Skip to content
Back to announcement

04. Reksa Dana Pinnacle Core High Dividend ETF.pdf

Financial statement Text extracted XPDV

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 28

Page 1
Reksa Dana Pinnacle Core High
        Dividend ETF
              Laporan Keuangan
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang
        Berakhir Pada Tanggal Tersebut

                   Dan
         Laporan Auditor Independen
Page 2
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                     DAFTAR ISI



                                                                                  Halaman

Laporan Auditor Independen

Surat Pernyataan Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan dari PT Pinnacle Persada
Investama sebagai Manajer Investasi

Surat Pernyataan Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan dari PT Bank Central Asia
Tbk sebagai Bank Kustodian

LAPORAN KEUANGAN

  Laporan Posisi Keuangan                                                            1

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                2

  Laporan Perubahan Aset Bersih                                                      3

  Laporan Arus Kas                                                                   4

  Catatan atas Laporan Keuangan                                                      5
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
                            REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                         Laporan Posisi Keuangan
                                        31 Desember 2025 dan 2024
                        (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                            Catatan            2025                2024

ASET

Portofolio efek bersifat ekuitas (biaya perolehan              4
  Rp 1.152.890.602 dan Rp 1.098.829.613
  pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024)                                  1.110.341.988        1.040.217.390

Kas di bank                                                    5              87.828.387           88.239.827

Piutang dividen                                                6              12.070.368            5.781.568

Piutang lain-lain                                                                        -                997

JUMLAH ASET                                                                 1.210.240.743       1.134.239.782

LIABILITAS

Beban akrual                                                   7              44.609.465           50.994.236

Utang pajak                                                    8                      299                 999

Utang lain-lain                                                                    88.800           1.670.000

JUMLAH LIABILITAS                                                             44.698.564           52.665.235

NILAI ASET BERSIH
Jumlah Kenaikan Nilai Aset Bersih                                          1.165.542.179        1.081.574.547
Penghasilan Komprehensif Lain                                                          -                    -

JUMLAH NILAI ASET BERSIH                                                    1.165.542.179       1.081.574.547

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                                10          1.800.000,0000       1.800.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                           647,5234             600,8747


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                     -1-
Page 10
                            REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                            Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                        (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                             Catatan           2025                2024

PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
  Pendapatan dividen                                           11             89.028.334          149.902.532
  Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi       12             39.775.217          (70.814.764)
  Keuntungan investasi yang belum direalisasi                  12             16.063.609           94.408.700
Pendapatan Lainnya                                             13              1.260.181            1.670.374

JUMLAH PENDAPATAN - BERSIH                                                   146.127.341          175.166.842

BEBAN
Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                                  14             11.918.229           14.803.961
  Beban kustodian                                              15              1.787.734            2.568.732
  Beban lain-lain                                              16             48.201.710           57.833.618
Beban Lainnya                                                                    252.036              334.075

JUMLAH BEBAN                                                                  62.159.709           75.540.386

LABA SEBELUM PAJAK                                                            83.967.632           99.626.456

BEBAN PAJAK                                                    17                        -                  -

LABA TAHUN BERJALAN                                                           83.967.632           99.626.456

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  TAHUN BERJALAN SETELAH PAJAK                                                           -                  -

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
  TAHUN BERJALAN                                                              83.967.632           99.626.456


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                       -2-
Page 11
                                   REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                              Laporan Perubahan Aset Bersih
                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                               (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                   Transaksi dengan        Kenaikan/         Penghasilan
                                                    Pemegang Unit       Penurunan Nilai     Komprehensif      Jumlah Nilai
                                                      Penyertaan          Aset Bersih           Lain          Aset Bersih

Saldo pada tanggal 1 Januari 2024                      3.044.715.467      (1.180.445.923)                 -   1.864.269.544

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                             -        99.626.456                   -      99.626.456
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
   Penjualan unit penyertaan                             476.348.124                   -                  -      476.348.124
   Pembelian kembali unit penyertaan                  (1.358.669.577)                  -                  -   (1.358.669.577)
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                               -                  -                  -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                    2.162.394.014      (1.080.819.467)                 -   1.081.574.547

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                             -        83.967.632                   -      83.967.632
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan                                                                                 -
   Penjualan unit penyertaan                                        -                  -                  -               -
   Pembelian kembali unit penyertaan                                -                  -                  -               -
   Distribusi kepada pemegang
      unit penyertaan                                               -                  -                  -                  -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                    2.162.394.014        (996.851.835)                 -   1.165.542.179


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                            -3-
Page 12
                             REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                             Laporan Arus Kas
                         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                        (Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                               2025                2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih                                                       1.008.145           1.336.299
Penerimaan dividen                                                             82.739.534         144.120.964
Penjualan portofolio efek bersifat ekuitas                                    456.845.202       1.847.644.584
Pembelian portofolio efek bersifat ekuitas                                   (471.130.974)     (1.116.188.903)
Pembayaran beban                                                              (69.874.344)        (70.800.025)

Kas bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                    (412.437)        806.112.919

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                                             997         476.348.124
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan                                      -      (1.358.669.577)

Kas bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                       997        (882.321.453)

PENURUNAN BERSIH KAS DI BANK                                                     (411.440)        (76.208.534)

KAS DI BANK PADA AWAL TAHUN                                                   88.239.827          164.448.361

KAS DI BANK PADA AKHIR TAHUN                                                  87.828.387           88.239.827


Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.




                                                       -4-
Page 13
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


1.   Umum

     Reksa Dana Pinnacle Core High Dividend ETF (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk
     Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
     tentang Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016
     tanggal 19 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan telah
     diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 9 Januari 2020 mengenai
     “Perubahan atas Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016” dan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun
     2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan OJK
     No. 23/POJK.04/2016, serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015
     mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya
     Diperdagangkan di Bursa Efek”.

     Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer
     Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta
     No. 116 tanggal 24 Maret 2017 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

     PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga yang terdiri
     dari komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi Reksa Dana bertanggung
     jawab untuk memberikan pengarahan dan strategi manajemen aset secara umum. Komite
     Investasi terdiri dari:
                                  2025 dan 2024

     Ketua                 :   Rinaldi Firmansyah
     Anggota               :   Guntur Surya Putra
                               Andri Yauhari Njauw

     Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
     eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
     Investasi terdiri dari:
                                       2025 dan 2024

     Ketua                 :   Indra Muharam Firmansyah
     Anggota               :   Jeremiah Riker Gunawan

     Reksa Dana berkedudukan di Sudirman 7.8 - 8F, Jl. Jenderal Sudirman No.8 Kav 7, Jakarta,
     Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10220.

     Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
     Kolektif adalah minimum 20.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
     jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 4.000.000.000 unit penyertaan.
     Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 500 per unit.

     Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Kepala Eksekutif
     Pengawas Pasar Modal atas nama Dewan Komisioner OJK No. S-255/D.04/2017 tanggal
     24 Mei 2017.

     Reksa Dana yang diwakili oleh PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi
     mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
     sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
     No. SP-0002/MI/KSEI/0417 tanggal 10 April 2017.




                                              -5-
Page 14
                      REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Pada tanggal 9 Juni 2017, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan unit penyertaan
     Reksa Dana pada Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat No. S-03045/BEI.PP2/06-2017
     tanggal 2 Juni 2017.

     Tujuan Reksa Dana dalam mengelola aset bersih adalah untuk memberikan tingkat
     pertumbuhan yang optimal atas nilai investasi pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh
     korporasi berkualitas tinggi dengan tingkat dividen yang tinggi dan konsisten yang ditawarkan
     melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

     Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
     80% dan maksimum 100% dari nilai aktiva bersih pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh
     korporasi melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia; serta
     minimum 0% dan maksimum 20% dari nilai aktiva bersih pada instrumen pasar uang dalam
     negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun dan/atau deposito sesuai dengan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
     ini disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31
     Desember 2025 dan 2024.

     Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 diselesaikan dan
     diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 3 Maret 2025 oleh Manajer Investasi dan Bank
     Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
     masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
     Investasi Kolektif Reksa Dana Pinnacle Core High Dividend ETF, serta menurut peraturan dan
     perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.


2.   Informasi Kebijakan Akuntansi Material

     a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan

        Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
        IAI serta Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
        Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran
        OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
        Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.

        Laporan Keuangan disusun berdasarkan harga perolehan (historical cost), kecuali untuk
        aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok instrumen keuangan yang diukur pada
        nilai wajar melalui laporan laba rugi yang diukur berdasarkan nilai wajar. Laporan Keuangan
        disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas.

        Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
        mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak
        dikelompokkan terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa
        Dana.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun
        yang berakhir 31 Desember 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
        diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
        2024.



                                                -6-
Page 15
                 REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


   Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
   mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

b. Nilai Aset Bersih Per Unit Penyertaan

   Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
   menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
   setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

c. Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas.

d. Instrumen Keuangan

   Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109,
   Instrumen Keuangan, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai
   pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas
   instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.

   Aset keuangan ini merupakan aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok
   diperdagangkan.

   Aset Keuangan

   Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
   Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
   diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
   rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

   (a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
   (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

   (1) Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

        Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
        terpenuhi:

        (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
            keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
        (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
            tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
            terutang.

        Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
        pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
        amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
        antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
        penurunan nilai.

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Aset keuangan yang diklasifikasi sebagai
        Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi kas di bank, piutang dividen dan
        piutang lain-lain.


                                                -7-
Page 16
             REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                      Catatan atas Laporan Keuangan
         Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
       (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


(2) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi

     Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
     diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
     komprehensif lain.

     Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
     derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.

     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan
     posisi keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba
     rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
     dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
     kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
     ditetapkan.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
     efek ekuitas.

Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan
berikut ini.

Liabilitas Keuangan

Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i)
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang
diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Reksa Dana menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi

Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai
awal dan nilai jatuh temponya.

Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini beban akrual dan utang lain-lain.

Instrumen Ekuitas

Karakteristik investasi pada instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak
residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.

Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan
menyerahkan kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi
definisi liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua
fitur berikut:

a)   memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,

b)   instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
     kelompok instrumen lain,

                                        -8-
Page 17
            REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                     Catatan atas Laporan Keuangan
        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
      (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


c)   seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,

d)   instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
     keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan

e)   jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur
     instrumen didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit

Saling Hapus Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

Reklasifikasi Aset Keuangan

Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara
risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan
dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal
dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya
atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini
dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
kredit sejak pengakuan awal.

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

(1) Aset Keuangan

     Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
     dihentikan pengakuannya jika;

     a)   hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;

     b)   Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
          tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar
          kepada pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa
          adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau

     c)   Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
          keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
          memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
          pengendalian atas aset keuangan tersebut.


                                       -9-
Page 18
                  REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                           Catatan atas Laporan Keuangan
              Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
            (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     (2) Liabilitas Keuangan

          Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
          dibatalkan, atau telah kadaluarsa.

e. Pengukuran Nilai Wajar

     Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
     mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika
     tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
     tersebut.

     Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
     pada tanggal pengukuran.
     Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
     meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar (selain sukuk) sebagai
     berikut:

     •    Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
          yang identik;
     •    Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
          langsung;
     •    Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
     keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
     dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.

f.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk
     pendapatan dari jasa giro yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

     Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
     emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).

     Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
     harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
     disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
     penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
     rata-rata tertimbang.

     Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.

g. Transaksi Pihak Berelasi

     Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
     No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
     Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Pinnacle Persada Investama, Manajer
     Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana.



                                              - 10 -
Page 19
                       REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                Catatan atas Laporan Keuangan
                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                 (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     h. Pajak Penghasilan

          Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
          No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
          Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Obyek pajak penghasilan terbatas hanya pada
          penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
          dan pembagian laba kepada pemegang unit bukan merupakan obyek pajak penghasilan.

          Pajak Penghasilan Final

          Pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai
          pendapatan kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
          dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh dikurangkan.

          Pajak Kini

          Pajak kini merupakan beban pajak penghasilan yang tidak bersifat final yang ditentukan
          berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan
          tarif pajak yang berlaku.

          Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan
          Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif
          pajak penghasilan badan sebesar 22%.

     i.   Informasi Segmen

          Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
          penyusunan dan penyajian laporan keuangan.

          Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
          Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
          rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.


3.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang
     disajikan dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini
     mungkin dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
     dimasa yang akan datang.

     Pertimbangan

     Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
     Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
     laporan keuangan:

     a.   Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Reksa Dana adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
          Reksa Dana beroperasi. Mata uang tersebut, antara lain, adalah yang paling mempengaruhi
          nilai portofolio efek dan unit penyertaan, mata uang dari negara yang kekuatan persaingan
          dan peraturannya sebagian besar menentukan nilai portofolio efek dan unit penyertaan, dan
          merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.


                                               - 11 -
Page 20
                 REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                          Catatan atas Laporan Keuangan
             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
           (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


b.   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
     liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi
     yang ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat
     sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam
     Catatan 2.

c.   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

     Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
     instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
     melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal
     bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
     Reksa Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan
     dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
     termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan
     (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
     berlebihan.

     Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
     instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
     tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
     sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
     mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
     dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
     jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
     berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada
     saat itu.

d.   Pajak Penghasilan

     Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
     Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
     jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
     pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
     tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam
     periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi
ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang
tersedia saat laporan keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan
masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa
Dana. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.

Nilai Wajar Aset Keuangan

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.


                                           - 12 -
Page 21
                        REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                                 Catatan atas Laporan Keuangan
                    Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                  (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 9.


4.   Portofolio Efek Bersifat Ekuitas

                                                                              2025
                                                     Jumlah       Harga              Jumlah           Persentase
                                                     lembar     perolehan             harga        terhadap jumlah
                       Jenis efek                    saham       rata-rata            pasar         portofolio efek
                                                                                                          %
     Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
      pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
      Saham
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 22.950     5.372,92        117.045.000                10,54
        PT Astra International Tbk                    16.452     5.500,97        110.228.400                 9,93
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        24.732     4.190,55        108.078.840                 9,73
        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk             30.708     3.462,08        106.863.840                 9,62
        PT Alamtri Resources Indonesia Tbk            57.474     2.587,54        104.027.940                 9,37
        PT Bank Central Asia Tbk                      12.708     8.936,32        102.617.100                 9,24
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk        27.216     4.544,69         99.610.560                 8,97
        PT United Tractors Tbk                         3.330    26.819,30         98.235.000                 8,85
        PT Perusahaan Gas Negara Tbk                  27.360     1.504,54         52.257.600                 4,71
        PT Aneka Tambang Tbk                          14.184     2.290,00         44.679.600                 4,02
        PT Bukit Asam Tbk                             14.886     2.992,37         34.386.660                 3,10
        PT Indo Tambangraya Megah Tbk                  1.422    32.286,30         31.106.250                 2,80
        PT Indofood Sukses Makmur Tbk                  4.086     7.075,00         27.682.650                 2,49
        PT Triputra Agro Persada Tbk                  13.536       760,00         20.304.000                 1,83
        PT AKR Corporindo Tbk                         15.480     1.095,00         19.504.800                 1,76
        PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk                 5.112     2.430,00         13.393.440                 1,21
        PT Surya Citra Media Tbk                      27.828       362,00          9.405.864                 0,85
        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk          6.840     1.215,00          8.037.000                 0,72
        PT Elnusa Tbk                                  5.778       484,00          2.877.444                 0,26

      Jumlah                                                                    1.110.341.988              100,00

                                                                              2024
                                                     Jumlah       Harga              Jumlah           Persentase
                                                     lembar     perolehan             harga        terhadap jumlah
                       Jenis efek                    saham       rata-rata            pasar         portofolio efek
                                                                                                          %
     Aset Keuangan atau Efek Ekuitas Diukur
      pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
      Saham
        PT United Tractors Tbk                          3.906    26.928,29           104.583.150             10,05
        PT Astra International Tbk                     20.718     5.555,78           101.518.200              9,76
        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk              37.458     3.487,86           101.511.180              9,76
        PT Bank Central Asia Tbk                       10.296     9.004,34            99.613.800              9,58
        PT Bukit Asam Tbk                              35.694     3.001,15            98.158.500              9,44
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  15.768     5.588,64            89.877.600              8,64
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk         22.014     4.739,37            89.817.120              8,63
        PT Indo Tambangraya Megah Tbk                   3.294    32.286,30            87.949.800              8,46
        PT Perusahaan Gas Negara Tbk                   43.938     1.496,89            69.861.420              6,72
        PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
            (dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk)     26.298      3.130,88           63.904.140               6,14
        PT Adaro Andalan Indonesia Tbk                  6.318      5.960,00           53.545.050               5,15
        PT Petrosea Tbk                                 1.026      7.684,12           28.343.250               2,72
        PT Matahari Department Store Tbk                7.200      1.531,14           10.116.000               0,97
        PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk          7.884      1.150,82            8.120.520               0,78
        PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk                 7.092      1.085,16            6.985.620               0,67
        PT Samudera Indonesia Tbk                      24.228        300,49            6.493.104               0,62
        PT Puradelta Lestari Tbk                       41.184        160,19            6.136.416               0,59
        PT Bank Pembangunan Daerah
            Jawa Timur Tbk                             11.142        555,00            6.016.680               0,58
        PT Hexindo Adiperkasa Tbk                         882      5.450,00            4.242.420               0,41
        PT Saratoga Investama Sedaya Tbk                1.638      1.801,80            3.423.420               0,33
       Jumlah                                                                    1.040.217.390              100,00

     Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.


                                                     - 13 -
Page 22
                      REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 efek bersifat ekuitas diklasifikasikan dengan
     menggunakan hirarki nilai wajar level 1 (Catatan 9).


5.   Kas di Bank

     Akun ini merupakan kas yang ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian).

     Saldo kas di bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar
     Rp 87.828.387 dan Rp 88.239.827.


6.   Piutang Dividen

     Akun ini merupakan piutang dividen atas pendapatan dividen yang dicatat pada tanggal
     penutupan (Expired Date). Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 atas piutang
     dividen masing-masing sebesar Rp 12.070.368 dan Rp 5.781.568.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen tidak dibentuk karena Reksa Dana
     berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat tertagih.


7.   Beban Akrual

                                                                    2025                2024

     Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi) (Catatan 14)       1.147.361           1.044.236
     Jasa kustodian (Catatan 15)                                      172.104                   -
     Lainnya                                                       43.290.000          49.950.000
     Jumlah                                                        44.609.465          50.994.236

     Lainnya biaya yang harus dibayarkan merupakan biaya atas jasa professional, listing fee, KSEI
     fee dan lainya yang ditetapkan dalam kontrak investasi kolektif.


8.   Utang Pajak

                                                                   2025               2024

     Withholding Tax Payable - PPh 23                                      299                 999


9.   Pengukuran Nilai Wajar

     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
     harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia
     sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek,
     badan penyedia jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga
     tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
     Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.




                                                 - 14 -
Page 23
                      REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                               Catatan atas Laporan Keuangan
                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
                (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


    Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan
    menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar
    yang dapat diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik
    yang dibuat oleh Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk
    menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki
    Level 2.

    Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:

                                                                    2025                       2024

    Nilai tercatat                                                1.110.341.988              1.040.217.390

    Pengukuran nilai wajar menggunakan:
      Level 1                                                     1.110.341.988              1.040.217.390
      Level 2                                                                 -                          -
      Level 3                                                                 -                          -
    Jumlah                                                        1.110.341.988              1.040.217.390


10. Unit Penyertaan Beredar

    Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi (pihak berelasi) adalah
    sebagai berikut:

                                          2025                                        2024
                         Persentase                 Unit             Persentase                 Unit
                             %                                           %

    Pemodal                    100,00            1.800.000,0000            100,00            1.800.000,0000
    Manajer Investasi
     (pihak berelasi)                 -                       -                   -                       -
    Jumlah                     100,00            1.800.000,0000            100,00            1.800.000,0000

    Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
    berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.


11. Pendapatan Dividen

    Akun ini merupakan pendapatan dividen atas portofolio efek ekuitas yang dimilki selama tahun
    berjalan dan dicatat pada tanggal penutupan (Expired Date). untuk tahun-tahun yang berakhir
    31 Desember 2025 dan 2024 pendapatan dividen masing-masing sebesar Rp 89.028.334 dan
    Rp 149.902.532.

    Pendapatan di atas termasuk pendapatan dividen yang belum direalisasi (Catatan 6).




                                                   - 15 -
Page 24
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


12. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi

                                                                 2025                2024

    Keuntungan (kerugian) investasi yang telah
      direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                               39.775.217         (70.814.764)

    Keuntungan investasi yang belum
      direalisasi atas:
      Efek Ekuitas                                               16.063.609          94.408.700


13. Pendapatan Lainnya

    Akun ini merupakan pendapatan bunga atas jasa giro. Pendapatan bunga atas jasa giro untuk
    tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 1.260.181
    dan Rp 1.670.374 yang disajikan dalam bruto.


14. Beban Pengelolaan Investasi

    Akun ini merupakan imbalan kepada PT Pinnacle Persada Investama sebagai Manajer Investasi,
    pihak berelasi, sebesar maksimum 3,5% per tahun dari aset bersih yang dihitung berdasarkan
    365 hari kalender pertahun dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur
    berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban
    pengelolaan investasi yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 7).

    Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
    masing-masing sebesar Rp 11.918.229 dan Rp 14.803.961.


15. Beban Kustodian

    Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
    administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
    pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
    penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum
    0,25% per tahun dari aset bersih berdasarkan 365 hari kalender pertahun dan dibayarkan setiap
    bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer
    Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun
    Beban Akrual (Catatan 7).

    Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
    sebesar Rp 1.787.734 dan Rp 2.568.732.


16. Beban Lain-lain

                                                                   2025                2024

    Beban Listing                                                  27.750.001          27.749.999
    Beban KSEI                                                     11.100.000          11.100.000
    Beban transaksi                                                 2.220.009           2.821.520
    Lainnya                                                         7.131.700          16.162.099
    Jumlah                                                         48.201.710          57.833.618

    Lainnya termasuk beban atas jasa profesional, dan lainnya yang ditetapkan dalam kontrak.

                                                 - 16 -
Page 25
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


17. Pajak Penghasilan

    a.   Pajak Kini

         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

                                                                2025                   2024

         Laba sebelum pajak menurut laporan laba
            rugi dan penghasilan komprehensif lain               83.967.632             99.626.456

         Perbedaan tetap:
            Beban investasi                                       62.159.709            75.540.386
            Pendapatan dividen                                   (89.028.334)         (149.902.532)
            Pendapatan Lainnya - Jasa giro                        (1.260.181)           (1.670.374)
            Kerugian (Keuntungan) investasi
               yang telah direalisasi                            (39.775.217)           70.814.764
            Keuntungan investasi yang
               belum direalisasi                                 (16.063.609)           (94.408.700)

            Jumlah                                               (83.967.632)           (99.626.456)

         Laba kena pajak                                                   -                      -

         Laba kena pajak dan beban pajak menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
         disampaikan Reksa Dana kepada Kantor Pelayanan Pajak.

         Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana (self-
         assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak tersebut
         sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata
         Cara Perpajakan.

    b.   Pajak Tangguhan

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat perbedaan temporer yang
         berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.


18. Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang
    disajikan dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai
    jenis risiko yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana
    berinvestasi.

    Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
    harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas pasar.

    Risiko Harga

    Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
    akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
    perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen
    keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
    pasar.


                                               - 17 -
Page 26
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


   Risiko harga pasar pada Reksa Dana berasal dari portofolio investasi dalam efek ekuitas.
   Fluktuasi harga pasar tidak hanya mencakup potensi kerugian tapi juga potensi keuntungan.

   Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
   investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.

   Analisa Sensitivitas

   Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
   Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
   pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih, jumlah aset
   keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana.

   Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
   sensitivitas harga secara reguler.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
   atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajer Investasi
   berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan kepada
   suatu emiten atau sekelompok emiten. Kebijakan Reksa Dana atas risiko kredit adalah
   meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang tinggi dengan cara
   hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit sebagaimana
   ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara terus
   menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut
   dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan
   siaran pers.

    Risiko Likuiditas Pasar

    Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
    yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

    Manajer Investasi mengelola risiko likuiditas pasar dengan bekerjasama dengan Dealer
    Partisipan dalam menyempurnakan teknologi yang mendukung mekanisme penciptaan pasar
    oleh Dealer Partisipan. Selain itu, Manajer Investasi juga telah mencantumkan satuan
    perdagangan Reksa Dana untuk memicu likuiditas pasar baik di pasar primer maupun pasar
    sekunder.


19. Informasi Segmen

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek yakni instrumen efek
   bersifat ekuitas.

   Selama tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, aset Reksa Dana
   diinvestasikan hanya pada efek bersifat ekuitas, sehingga informasi segmen pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 tidak disajikan.




                                             - 18 -
Page 27
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


20. Kelangsungan Usaha

    Laporan keuangan Reksa Dana disusun dengan anggapan bahwa Reksa Dana akan
    melanjutkan usahanya secara berksinambungan. Pada tanggal 31 Desember 2025, Jumlah Nilai
    Aset Bersih Reksa Dana adalah sebesar Rp 1.165.542.179, sesuai dengan Peraturan OJK
    Nomor 4 Tahun 2023 tentang perubahan peraturan OJK No. 23/POJK.04/2016 Reksa Dana
    berbentuk Kontrak Investasi Kolektif wajib dibubarkan apabila Jumlah Nilai Aset Bersih Reksa
    Dana kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) selama 120 (seratus dua puluh) hari
    bursa berturut-turut. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, jumlah hari bursa berturut-turut
    nilai aset bersih Reksa Dana berjumlah kurang dari Rp 10.000.000.000 telah melewati 120 hari.

    Manajer Investasi telah menyampaikan kondisi Reksa Dana kepada OJK dimana nilai aset
    bersih Reksa Dana telah mencapai 120 hari bursa secara berturut-turut yang merujuk pada
    Surat OJK No. S-97/D.04/2020 tanggal 20 Maret 2020, dimana dijelaskan kondisi Reksa Dana
    belum dapat melaksanakan pembubaran dikarenakan salah satu pemegang unit pada Reksa
    Dana berada dalam kondisi terblokir pada Rekening Efek Pemegang Unit Penyertaan. melalui
    surat No. 002/DIR/PPI/I/2026 tanggal 7 Januari 2026, PT Pinnacle Persada Investama telah
    melakukan permohonan pembukaan blokir SID (Single Investor Identification) kepada Kejaksaan
    Negeri Jakarta Pusat. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diterbitkan Reksa Dana
    belum menerima keputusan hukum atau konfirmasi atas penyitaan unit penyertaan dari
    Kejaksaan Agung Republik Indonesia.


21. Ikhtisar Rasio Keuangan

    Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Ketua
    Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa Dana
    tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi
    Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.

    Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember
    2025 dan 2024:

                                                                         2025            2024

    Total hasil investasi                                                  7,76%           6,36%

    Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran                7,76%           6,36%

    Biaya operasi                                                          5,78%           5,69%

    Perputaran portofolio                                                 0,42 : 1        0,84 : 1

    Persentase penghasilan kena pajak                                            -               -

    Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
    Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
    akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                              - 19 -
Page 28
                     REKSA DANA PINNACLE CORE HIGH DIVIDEND ETF
                              Catatan atas Laporan Keuangan
                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
               (Angka-Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


22. Standar Akuntansi Keuangan Baru

    Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

    Standar baru dan amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat
    wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah:

    1 Januari 2026

   •    Amendemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK No. 107, “Instrumen
        Keuangan: Pengungkapan” tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan dan
        tentang kontrak yang mengacu pada listrik bergantung alam.

    Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari
    dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amendemen terhadap laporan
    keuangan Reksa Dana.




                                                ********




                                              - 20 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.47 MB
Published25 Mar 2026
Pages28
Characters63,057
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.2 ×17
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.21 ×5
linked org Astra International Tbk p.21 ×5
linked org United Tractors Tbk p.21 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.21 ×4
linked org Aneka Tambang Tbk p.21 ×2
linked org Bukit Asam Tbk p.21 ×5
linked org Indo Tambangraya Megah Tbk p.21 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.21 ×2
linked org Triputra Agro Persada Tbk p.21 ×2
linked org AKR Corporindo Tbk p.21 ×2
linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Surya Citra Media Tbk p.21 ×2
linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Mitra Pinasthika Mustika Tbk p.21 ×2
linked org Samudera Indonesia Tbk p.21 ×2
linked org Puradelta Lestari Tbk p.21 ×2
linked org Hexindo Adiperkasa Tbk p.21 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.13
possible person Rinaldi Firmansyah p.13
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×3
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×2
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×5
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.21 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.21 ×5
possible org Elnusa Tbk p.21 ×2
possible org Petrosea Tbk p.21 ×2
possible org Saratoga Investama Sedaya Tbk p.21 ×2
possible — Kejaksaan Agung p.27
unresolved org PT Pinnacle Persada Investama p.2 ×7
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.13 ×3
unresolved person Leolin Jayayanti p.13
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.13
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.18
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE- p.19
unresolved org Matahari Department Store Tbk p.21 ×2
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk p.21 ×2
unresolved org Bapepam p.27 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-XPDV.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result