Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-TLKM-att3.pdf

Other Text extracted TLKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 252

Page 1
Transforming Business,
Driving Sustainable Growth



2025
Laporan Keberlanjutan
Page 2

          
Page 3
Tentang Tema




                     Transforming Business,
                     Driving Sustainable Growth
                     Laporan Keberlanjutan 2025



                     Transformasi bisnis menjadi fondasi utama bagi Telkom dan Anak Perusahaan
                     (“TelkomGroup”) dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui
                     penajaman prioritas bisnis serta penguatan kapabilitas inti di tahun 2025,
                     TelkomGroup tidak hanya mampu meningkatkan daya saing di tengah dinamika
                     industri dan tantangan keberlanjutan, namun juga mengoptimalkan peluang dari
                     transisi operasional menuju rendah karbon yang selaras dengan pencapaian
                     strategic objective perusahaan. Upaya transformasi ini didukung dengan
                     inovasi teknologi, keunggalan operasional, dan layanan yang andal, sehingga
                     tidak hanya memperkuat kinerja bisnis, namun juga memberikan nilai tambah
                     bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, TelkomGroup semakin
                     memperkuat peranannya dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang
                     menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                   1
Page 4
Daftar Isi




01.      Pengantar
                                                              03.
5                                                             67    Save Our Planet
6        Tentang Laporan Keberlanjutan                        69    Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
10       Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan di Tahun 2025               69    Pendekatan Manajemen
12       Pesan dari Komisaris Utama                                 70    Transisi Rendah Karbon
14       Pesan dari Direktur Utama                                  83    Resiliensi Operasional terhadap Perubahan Iklim
18       Tanggung Jawab Pelaporan Keberlanjutan 2025          89    Manajemen Sumber Daya
20       Penghargaan dan Rating LST di Tahun 2025                   89    Pendekatan Manajemen
22       Tentang Telkom                                             90    Kinerja Pengelolaan Limbah TelkomGroup
         22    Transformasi Bisnis Telkom                           90    Pengelolaan Limbah Elektronik
         24    Wilayah Operasional dan Layanan                            Pengurangan Penggunaan Kertas melalui
                                                                    93
         26    Profil Perusahaan                                          Digitalisasi

         28    Purpose, Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan      95    Manajemen Lingkungan Lainnya

                                                                    95    Pengelolaan Air

                                                                    98    Pelestarian Keanekaragaman Hayati

                                                              102   Biaya Lingkungan

                                                              103   Kinerja Lingkungan Perusahaan




02.
31       Keberlanjutan di Telkom

                                                              04.
32       Perjalanan Keberlanjutan Telkom

34       Tata Kelola Keberlanjutan

         34   Tata Kelola Perusahaan
                                                              113   Empower Our People
         41   Kerangka Tata Kelola Keberlanjutan
                                                              115   Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
51       Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                                                    115   Pendekatan Manajemen
52       Penilaian Materialitas
                                                                    122   Inklusivitas Rekrutmen Karyawan TelkomGroup
56       Manajemen Risiko dan Peluang Keberlanjutan                 123   Keberagaman Karyawan TelkomGroup
60       Strategi Keberlanjutan                                     124   Kompensasi dan Benefit

64       Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan         125   Pengembangan Talenta




     2                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 5
      131   Lingkungan Kerja yang Inklusif                 200   Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab

133   Kesehatan dan Keselamatan Karyawan                         201   Penyeleksian Mega Vendor

      133   Lingkungan Kerja yang Aman                           201   E-Procurement SMILE

      139   Kesejahteraan Karyawan                               202   Proses Pengadaan Berkelanjutan

142   Pengalaman Pelanggan                                       202   Keterlibatan Pihak Lokal

      142   Pendekatan Manajemen

      145   Inovasi Produk yang Bertanggung Jawab

146   Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas

      146   Pendekatan Manajemen

      147   Inklusivitas Digital

      147   Pemberdayaan Masyarakat

      158   Penguatan Kapasitas Digital UMKM



                                                           06.
163   Kinerja Sosial



                                                           205     Lampiran
                                                           206    Lampiran 1. Sorotan Anak Perusahaan

                                                           210    Lampiran 2. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)

                                                                  Lampiran 3. Indeks Pengungkapan POJK 51/2017 dan
                                                           220
                                                                  SEOJK 16/2021

                                                           222    Lampiran 4. Indeks Pengungkapan GRI



05.
                                                           226    Lampiran 5. Indeks Pengungkapan SASB

                                                                  Lampiran 6. Indeks Pengungkapan berbasis IFRS S1 dan
                                                           230
                                                                  S2/ PSPK 1 dan 2
177   Elevate Our Business                                 231    Lampiran 7. Metode Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca
179   Kepatuhan Regulasi
                                                                  Lampiran 8. Metode Penetapan Target Penurunan Emisi
      179    Pendekatan Manajemen                          233
                                                                  Gas Rumah Kaca
      181    Pemasaran Produk yang Etis                    234    Lampiran 9. Keanggotaan Asosiasi
      181    Perilaku Persaingan Usaha yang Adil                  Lampiran 10. Pernyataan Penjaminan Eksternal Laporan
                                                           237
      182    Kesetaraan Akses Internet                            Keberlanjutan

183   Praktik Bisnis Beretika                              241    Lampiran 11. Opini Hasil Verifikasi Emisi GRK

      184    Pendekatan Manajemen                          243    Lampiran 12. Lembar Umpan Balik

      185    Etika Media dan Komunikasi                    245    Lampiran 13. Daftar Istilah

      185    Antikorupsi dan Penyuapan

191   Keamanan Siber & Pelindungan Data

      191    Pendekatan Manajemen

      193    Strategi Pelindungan Data

             Kebijakan Penggunaan dan Retensi Data untuk
      194
             Melindungi Hak Pelanggan

      196    Pemrosesan Data Sekunder yang Terkendali

      197    Menghadapi Ancaman Siber




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                           3
Page 6
4
    01.   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 7
Pengantar



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   5
Page 8
01       Pengantar                                                        Tentang Laporan
                                                                          Keberlanjutan
                                                                                                Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                                di Tahun 2025
                                                                                                                                 Pesan dari
                                                                                                                                 Komisaris Utama




Tentang Laporan Keberlanjutan




PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (“Telkom”) menegaskan komitmen atas praktik keberlanjutan melalui publikasi tahunan,
yakni Laporan Keberlanjutan yang dirilis pada 12 Mei 2026. Laporan ini menyajikan informasi mengenai strategi, target dan
kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) Telkom beserta 13 Anak Perusahaan yang dimiliki secara langsung, kecuali
dinyatakan sebaliknya. [GRI 2-2, 2-3]


Gambar 1. Cakupan Entitas Laporan Keberlanjutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

                                                     Cakupan Entitas Pelaporan
 • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk         • PT Telkom Infrastruktur Indonesia (“TIF”)    • PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia
   (“Telkom”)                                • PT Telkom Data Ekosistem (“TDE” atau           (“Telkom Infra”)
 • PT Telekomunikasi Selular (“Telkomsel”)     “NeutraDC”)                                  • PT Metra-Net (”Metra-Net”)
 • PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk           • PT Telkom Satelit Indonesia (”Telkomsat”)    • PT Telkom Akses (“Telkom Akses”)
   (”Mitratel”)                              • PT Multimedia Nusantara (“Metra” atau        • PT PINS Indonesia (“PINS”)
 • PT Telekomunikasi Indonesia                 “TelkomMetra”)                               • PT Sigma Cipta Caraka (”Sigma”)
   International (“Telin”)                   • PT Graha Sarana Duta (“GSD” atau “Telkom
                                               Property”)




   6                                                                                               PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 9
Pesan dari                      Tanggung Jawab Pelaporan               Penghargaan             Tentang
Direktur Utama                  Keberlanjutan 2025                     di Tahun 2025           Telkom




Laporan keberlanjutan ini merangkum informasi dari                       Pengungkapan informasi dalam laporan ini menerapkan
periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025, sesuai                        adopsi awal atas Pernyataan Standar Pengungkapan
dengan periode pelaporan keuangan terkonsolidasi.                        Keberlanjutan (PSPK) 1 dan 2, sepanjang relevan,
Selain itu, laporan ini juga turut menyajikan informasi                  yang disusun selaras dengan International Financial
historis sampai tiga tahun terakhir (1 Januari 2023 hingga               Reporting Standard (IFRS) Sustainability Disclosure
31 Desember 2025) guna memberikan gambaran terhadap                      Standard S1 dan S2. Selain itu, pada tahun 2025 terdapat
perkembangan kinerja keberlanjutan TelkomGroup.                          penambahan 2 kategori pada standar SASB sebagai
[GRI 2-3]                                                                rujukan pelaporan untuk merefleksikan pilar bisnis utama
                                                                         TelkomGroup, yang mencakup SASB Industry Standard
Pembaca disarankan meninjau laporan ini bersamaan                        Telecommunication Services, IT & Software Services,
dengan Laporan Tahunan Telkom 2025 dan laman                             dan Internet Media & Services Sustainability Accounting
keberlanjutan Telkom untuk mendapatkan pemahaman                         Standard versi 2023- 12.
secara menyeluruh atas praktik keberlanjutan di
TelkomGroup.
                                                                         Penyajian Kembali Informasi
Standar Pelaporan
                                                                         [GRI 2-4]
Penyusunan laporan ini mengacu pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang                         Terdapat penyajian ulang sejumlah informasi dalam
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                       laporan ini seiring dengan pelaksanaan verifikasi internal.
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (POJK 51) dan                    Informasi yang disajikan kembali mencakup data limbah,
Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk                     air, emisi dan energi, dan rekrutmen karyawan dengan
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,                   catatan sebagai berikut:
serta merujuk pada standar Global Reporting Initiative
(GRI) 2021, Sustainability Accounting Standards Board
(SASB), dan 17 United Nation Sustainable Development
Goals (UN SDGs).


Tabel 1. Penyajian Kembali Informasi Akibat Penyesuaian Metodologi dan Verifikasi Data


  No              Data                                                               Catatan

   1    Limbah                       Kami menyesuaikan metodologi pengumpulan data timbulan limbah, sehingga dilakukan penyajian
                                     kembali data tahun 2023 dan 2024 yang sebelumnya mengalami:
                                     • Underreporting untuk data limbah berbahaya masing-masing sebesar 0,3% dan >100%.
                                     • Overreporting untuk data limbah tidak berbahaya sebesar 98%.

   2    Air                          Kami menyesuaikan metodologi pengumpulan data penarikan air, sehingga dilakukan penyajian
                                     kembali data tahun 2023 dan 2024 yang sebelumnya mengalami overreporting masing-masing
                                     sebesar 62% dan 59%.

   3    Emisi dan energi             Berdasarkan hasil penjaminan eksternal data emisi GRK oleh pihak eksternal independen, kami
                                     menyesuaikan metodologi pengumpulan data listrik, sehingga dilakukan penyajian kembali
                                     data emisi Cakupan 2 dan konsumsi listrik tahun 2023 dan 2024 yang sebelumnya mengalami
                                     underreporting masing-masing sebesar 2,5% dan 2,7%.

   4    Rekrutmen                    Kami melakukan proses peninjauan dan verifikasi internal terkait data rekrutmen karyawan,
                                     sehingga dilakukan penyajian kembali data tahun 2024 yang sebelumnya mengalami overreporting
                                     sebesar 25%.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                         7
Page 10
01          Pengantar                                                    Tentang Laporan
                                                                         Keberlanjutan
                                                                                             Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                             di Tahun 2025
                                                                                                                          Pesan dari
                                                                                                                          Komisaris Utama




Sejalan dengan upaya TelkomGroup dalam memberikan gambaran kinerja yang lebih menyeluruh, terdapat penyajian
kembali sejumlah informasi ketenagakerjaan akibat penambahan cakupan data dibandingkan pelaporan sebelumnya
dengan catatan sebagai berikut:

Tabel 2. Penyajian Kembali Informasi Akibat Perluasan Cakupan Entitas Pelaporan


  No              Data                                                            Catatan

   1    Turnover karyawan           Kami memperluas ruang lingkup data turnover pada pelaporan tahun ini dengan mencakup
                                    seluruh entitas pelaporan, sehingga dilakukan penyajian kembali data tahun 2023 dan 2024, yang
                                    sebelumnya mengalami:
                                    • Underreporting 49% untuk data tahun 2023
                                    • Overreporting 35% untuk data tahun 2024

  2     Return to work              Kami memperluas ruang lingkup pelaporan data return to work dengan mencakup 10 Anak
                                    Perusahaan, sehingga dilakukan penyajian kembali data tahun 2023 dan 2024 yang sebelumnya
                                    mengalami underreporting masing-masing sebesar 17% dan 31%. Penyajian kembali informasi ini
                                    berdampak pada penyesuaian nilai return to work dan retention rate.

  3     Pelatihan K3                Kami memperluas cakupan data pelatihan K3 dengan menambahkan 8 Anak Perusahaan, sehingga
                                    dilakukan penyajian kembali data 2023 dan 2024 yang sebelumnya mengalami underreporting
                                    masing-masing >100%.




Penjaminan Eksternal
[GRI 2-5]


Penjaminan eksternal atas Laporan Keberlanjutan 2025 dilakukan oleh pihak eksternal independen, yakni TÜV Rheinland
Indonesia, dengan ruang lingkup kepatuhan pelaporan atas standar GRI 2021. Hasil penjaminan eksternal disajikan pada
lampiran 10 laporan ini.

Pemilihan TÜV Rheinland Indonesia sebagai verifikator independen didasarkan pada pertimbangan keahlian, reputasi,
serta tidak adanya potensi benturan kepentingan maupun hubungan bisnis dengan Telkom. Pendelegasian pemilihan
verifikator independen pihak ketiga ditugaskan oleh manajemen kepada Unit Kerja Pengelola Sustainability, sesuai
dengan peraturan pengadaan yang berlaku.



Pernyataan Berwawasan ke Depan
Laporan ini memuat pernyataan berwawasan ke depan (forward-looking statement) seperti target, perkiraan, estimasi,
atau proyeksi yang akan datang. Pernyataan tersebut dibuat berdasarkan asumsi dan informasi yang tersedia pada saat
penyusunan laporan. Telkom menyadari bahwa pernyataan ini mengandung risiko dan ketidakpastian yang dapat berada
di luar kendali perusahaan sehingga kondisi aktual dapat berbeda dari yang diasumsikan pada pernyataan berwawasan
ke depan. Oleh karena itu, tidak ada jaminan bahwa seluruh pernyataan tersebut dapat dipenuhi seluruhnya. Pembaca
diharapkan menafsirkan pernyataan berwawasan ke depan dalam laporan ini dengan penuh kehati-hatian. Pembaca
sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan yang diambil berdasarkan informasi yang disajikan.



Informasi Lainnya
Semua referensi terhadap nilai mata uang adalah dalam Rupiah Indonesia (Rp), kecuali dinyatakan sebaliknya. Istilah
“Telkom” dan Perseroan dalam laporan ini mengacu pada entitas induk sedangkan istilah “Telkom dan Anak Perusahaan”
atau “TelkomGroup” mengacu pada keseluruhan perusahaan induk dan anak serta entitas afiliasi secara bersama-sama.
Namun, penggunaan istilah “Telkom” tidak menghilangkan entitas anak dan afiliasi dalam lingkup isi dan pembahasan
laporan.




   8                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 11
Pesan dari                 Tanggung Jawab Pelaporan         Penghargaan         Tentang
Direktur Utama             Keberlanjutan 2025               di Tahun 2025       Telkom




Kontak terkait Laporan
[GRI 2-3]


Kami menghargai setiap masukan dan saran yang dapat berkontribusi pada perbaikan laporan kami ke depan. Untuk itu,
silahkan menghubungi:



        Unit Kerja Pengelola Sustainability

     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
     The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower, Lantai 39
     Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta, Indonesia 12710
     Email : sustainability@telkom.co.id




Kami mengucapkan terima kasih atas umpan balik terhadap Laporan Keberlanjutan 2024 dari para pemangku
kepentingan. Manajemen Telkom telah menerima umpan balik terkait peluang peningkatan kinerja keberlanjutan dari
lembaga pemeringkat serta regulator dan telah kami tindak lanjuti pada pada Laporan Keberlanjutan ini. Dalam Laporan
Keberlanjutan tahun 2025, Telkom berupaya untuk terus meningkatkan pengelolaan aspek Environmental, Social, and
Governance (ESG) dan kinerja keberlanjutan. [OJK G.3]




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     9
Page 12
01       Pengantar                                   Tentang Laporan
                                                     Keberlanjutan
                                                                           Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                           di Tahun 2025
                                                                                                         Pesan dari
                                                                                                         Komisaris Utama




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Tahun 2025
[OJK B.1, B.2, B.3]




        Kinerja Ekonomi                                 Kinerja Lingkungan –
                                                        Save Our Planet
        Rp
          146.742 miliar
        Pendapatan Usaha
                            12,1%                        44%                          Membuat peta
                            Net Income Margin            Penurunan                    jalan dekarbonisasi
                                                         emisi Cakupan 1              TelkomGroup
        Rp
          17.814 miliar                                  TelkomGroup                  menuju net zero
        Laba Bersih
                            56,9%                        terhadap base year
                                                         2023
                                                                                      emission di tahun
                                                                                      2060
                            Total Pengeluaran yang
                            Dialokasikan untuk
        Rp
          19,5 triliun      Pemasok Lokal

        Pengeluaran untuk
        Pemasok Lokal
                                                         1                           177.915 botol
                                                         gedung GSD                  dengan berat 3,3 ton
                                                         tersertifikasi              diolah melalui Reverse
                                                         Excellence in Design        Vending Machine di
                                                         for Greater Efficiencies    lingkungan Telkom
                                                         (EDGE) oleh
                                                         International Finance
                                                         Corporation (IFC) dan
                                                         Green Building Council
                                                         Indonesia (GBCI)
                                                                                     73%
                                                                                      limbah kabel fiber
                                                                                      optic dialihkan dari
                                                                                      pembuangan akhir
                                                         24%
                                                         reduksi total timbulan
                                                         limbah TelkomGroup




   10                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 13
Pesan dari                            Tanggung Jawab Pelaporan      Penghargaan             Tentang
Direktur Utama                        Keberlanjutan 2025            di Tahun 2025           Telkom




                                                                       Kinerja Tata Kelola –
                                                                       Elevate Our Business


                                                                       SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
                                                                       Penyuapan (SMAP)
                                                                       Telkom dan 12 Anak Perusahaan dengan
                                                                       kepemilikan langsung telah tersertifikasi, dengan
                                                                       satu Anak Perusahaan masih dalam proses
                                                                       sertifikasi
   Kinerja Sosial –
   Empower Our People

                                                                       100%                           0
                                                                       Tingkat kepatuhan              Insiden kebocoran
   31,7%                                  21%                          terhadap regulasi yang         data yang kritikal
   Karyawan TelkomGroup                   Posisi manajerial di         berlaku tanpa adanya
   adalah karyawan                        TelkomGroup ditempati        kasus besar yang
   perempuan                              oleh karyawan                terbukti
                                          perempuan


                                                                                                      100%
                                                                                                      Direksi dan karyawan

  106 karyawan                            63 kategori excellent*       99,4         %                 telah diberikan
                                                                                                      sosialisasi dan pelatihan
  (setara0,5%)                                                         Kelulusan karyawan
                                          Skor NPS untuk                                              terkait dengan anti
  Karyawan difabel                                                     TelkomGroup dalam
                                          TelkomGroup dengan                                          korupsi
  diberdayakan                                                         pelatihan cybersecurity
                                          kenaikan +5 poin
  di lingkungan
                                          dibanding tahun 2024
  TelkomGroup




  Rp
         169 miliar                       >97%
  Investasi untuk                         Populasi di Indonesia
  pemberdayaan                            Mewujudkan inklusivitas
  komunitas melalui                       digital dengan jaringan
  program TJSL di Telkom                  yang menjangkau lebih
                                          dari 97%



     *    Menurut kategori Bain and Company




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                        11
Page 14
01     Pengantar   Tentang Laporan
                   Keberlanjutan
                                         Ikhtisar Keberlanjutan
                                         di Tahun 2025
                                                                   Pesan dari
                                                                   Komisaris Utama




Pesan dari
Komisaris Utama
                                     "
                                     Kami mengapresiasi
                                     konsistensi TelkomGroup
                                     dalam menjalankan
                                     strategi keberlanjutan,
                                     sebagaimana tercermin
                                     dari capaian kinerja dan
Angga Raka                           pengakuan eksternal
Prabowo                              terkait aspek lingkungan,
                                     sosial, dan tata kelola
Komisaris Utama




                                     Para pemangku kepentingan
                                     yang terhormat,

                                     Pertama-tama        kami     mengajak
                                     seluruh pemangku kepentingan untuk
                                     memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan
                                     Yang Maha Kuasa bahwa di tahun 2025 ini
                                     Telkom dapat mempertahankan kinerja
                                     dengan cukup baik dan memperkuat
                                     fondasi pertumbuhan bisnis yang
                                     berkelanjutan. Tahun 2025 ini dilalui
                                     dengan tantangan dalam berbagai
                                     aspek, seperti kondisi makroekonomi,
                                     kompetisi, perkembangan teknologi,
                                     dan isu keberlanjutan. Seiring dengan
                                     tantangan dan peluang keberlanjutan
                                     yang     makin    dirasakan    industri
                                     telekomunikasi, Telkom melakukan
                                     upaya terbaik untuk meningkatkan
                                     kinerja operasional dan keuangan yang
                                     mampu menciptakan dampak positif
                                     dan nilai tambah yang berkelanjutan
                                     bagi seluruh pemangku kepentingan.




  12                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 15
Pesan dari                 Tanggung Jawab Pelaporan        Penghargaan             Tentang
Direktur Utama             Keberlanjutan 2025              di Tahun 2025           Telkom




Sepanjang tahun 2025, kami menilai Direksi telah                Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pengelolaan
mengambil langkah konkret untuk memperkuat strategi             perusahaan, kami mencermati bahwa Telkom perlu
dan inisiatif keberlanjutan di lingkungan TelkomGroup,          terus melakukan mitigasi risiko dan tantangan global
yang antara lain tercermin pada kepemimpinan Direksi            yang berpotensi mengganggu operasi bisnis dan
yang didukung oleh seluruh Anak Perusahaan dalam                layanan TelkomGroup, di antaranya risiko keamanan
memperkuat dan menyelaraskan strategi dan inisiatif             siber, cuaca ekstrem dan bencana akibat perubahan
keberlanjutan di lingkungan TelkomGroup. Di tahun               iklim, serta kualitas sumber daya manusia yang
2025 ini, Telkom telah menetapkan strategi dan target           sejalan dengan transformasi digital perusahaan.
keberlanjutan TelkomGroup 2030 sebagai peta jalan               Pengembangan produk dan distribusi layanan
untuk menyempurnakan dan mengorkestrasi langkah-                telekomunikasi yang merata melalui pemanfaatan
langkah korporasi di bidang lingkungan, sosial, dan tata        teknologi dan inovasi perlu dilakukan dengan
kelola.                                                         mengedepankan aspek kebermanfaatan, tanggung
                                                                jawab, dengan tetap memperhitungkan nilai investasi
Tahun ini juga merupakan tahun pembuktian atas                  dan harga yang wajar agar Telkom dapat menjaga
keseriusan Telkom dalam meningkatkan kualitas                   keberlanjutannya dalam jangka panjang.
dan kredibilitas informasi kinerja keberlanjutan yang
disajikan dalam laporan ini. Telkom secara konsisten            Dalam menghadapi tantangan tersebut, tentunya
melakukan penjaminan eksternal untuk Laporan                    harus diiringi dengan fondasi tata kelola yang kuat
Keberlanjutan TelkomGroup 2025 yang dilakukan oleh              agar setiap langkah strategis dan operasional yang
pihak eksternal independen, yakni TÜV Rheinland                 diambil tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis,
Indonesia.                                                      tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan jangka
                                                                panjang dan penciptaan nilai tambah bagi seluruh
Kami memandang positif kinerja keberlanjutan                    pemangku kepentingan TelkomGroup. Konsekuensi
TelkomGroup yang secara konsisten mengalami                     dari penguatan tata kelola adalah penegakan
pengembangan, yakni dibuktikan dengan berbagai                  kedisiplinan termasuk dalam hal pemberian
penghargaan dan pencapaian pada aspek lingkungan,               apresiasi dan sanksi, penguatan integritas dan etika,
sosial, dan tata kelola. Beberapa penghargaan tersebut          serta penciptaan budaya perusahaan yang suportif
di antaranya pemenang anugerah ESG Sustainability               terhadap aspek tata kelola.
Ratings 2025 (CNBC Indonesia), meraih penghargaan
Distinction Award in ESG Risk Mitigation pada ajang             Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, saya
ESG Awards 2025, penghargaan apresiasi dalam                    menyampaikan terima kasih atas dukungan
ajang IDX Channel Anugerah ESG 2025 untuk kategori              penerapan praktik keberlanjutan di TelkomGroup dan
Sektor Infrastruktur (IDX Channel), Silver Winner pada          berharap dapat mempererat kolaborasi serta sinergi
kategori Relations to Local Communities pada Asia ESG           untuk melanjutkan kemitraan dan mewujudkan
Positive Impact Awards 2025 (Asia ESG Positive Impact           masa depan yang berkelanjutan. Selain itu, sebagai
Consortium), dan Dream Workplace for Learning 2025              bagian dari rasa syukur, kami mengucapkan terima
(MarkPlus Institute dan Marketeers). Pada tahun 2025,           kasih kepada jajaran Direksi, mitra serta seluruh
Telkom juga telah berhasil meningkatkan ESG Rating              pemangku kepentingan Telkom atas kontribusi yang
Sustainalytics dari 25,6 menjadi 24,5 (Medium Risk),            telah diberikan dalam mewujudkan pertumbuhan
skor tata kelola ACGS 101,98 (Leadership in Corporate           yang berkelanjutan.
Governance), serta mendapatkan predikat B dari CDP
(Carbon Disclosure Project) yang spesifik menilai
kesiapan Telkom terkait perubahan iklim. Pencapaian
                                                                                Jakarta, 12 Mei 2026
tersebut terus mendorong semangat dan konsistensi
Telkom dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan, tidak
hanya terpaku pada peningkatan jumlah penghargaan
dan peningkatan angka rating, tetapi mencakup
peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan yang
berdampak pada seluruh aspek keberlanjutan.
                                                                               Angga Raka Prabowo
                                                                                 Komisaris Utama




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                        13
Page 16
01      Pengantar             Tentang Laporan
                              Keberlanjutan
                                                Ikhtisar Keberlanjutan
                                                di Tahun 2025
                                                                          Pesan dari
                                                                          Komisaris Utama




Pesan dari
Direktur Utama
[OJK D.1]




             Dian
             Siswarini
             Direktur Utama




   14                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 17
Pesan dari                  Tanggung Jawab Pelaporan       Penghargaan             Tentang
Direktur Utama              Keberlanjutan 2025             di Tahun 2025           Telkom




  "
  Tahun 2025 menjadi tonggak baru bagi Telkom dalam
  mengakselerasi transformasi keberlanjutan melalui realisasi
  berbagai aksi terkait ESG dan penetapan Rencana Transisi Iklim



  Para pemangku kepentingan yang terhormat,

  Industri telekomunikasi dan digital kini dihadapkan     Pilar Save Our Planet mencerminkan komitmen
  dengan dinamika global yang kian berkembang,            Telkom untuk mengurangi dampak lingkungan dari
  di antaranya percepatan adopsi teknologi digital,       operasi bisnis, khususnya pada area yang memiliki
  tuntutan tata kelola yang semakin kompleks, hingga      dampak signifikan, yaitu emisi dan limbah. Di tahun
  dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Di           2025, TelkomGroup secara konsisten menghitung
  tengah dinamika ini, Telkom tetap berkomitmen           emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1, 2, dan 3,
  untuk memastikan keberlangsungan pertumbuhan            serta melakukan verifikasi oleh pihak independen.
  usaha dan relevansi model bisnis, serta penciptaan      Adapun total emisi GRK TelkomGroup cakupan 1, 2
  nilai yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku       dan 3 adalah 4.153.661,3 tCO2e, dengan 52% emisi
  kepentingan.                                            berasal dari emisi cakupan 2 (tidak langsung).
                                                          Selain itu, TelkomGroup berhasil menurunkan total
  Komitmen Telkom terwujud pada langkah strategis         timbulan limbah sekitar 24%, serta mengalihkan
  yang diambil pada tahun 2025, di mana Telkom            166,9 ton limbah kabel fiber optik atau setara dengan
  berhasil mencapai berbagai tonggak penting pada         73% dari pembuangan akhir. TelkomGroup juga
  perjalanan keberlanjutan perusahaan. Secara             telah banyak melakukan inisiatif untuk melestarikan
  perdana, Telkom menetapkan Rencana Transisi             keanekaragaman hayati dan meningkatkan daya
  Iklim TelkomGroup yang memandu transisi menuju          dukung ekosistem, termasuk melalui penanaman
  operasional rendah karbon. Tak hanya itu, kami juga     mangrove dan revegetasi, serta transplantasi
  secara konsisten melakukan verifikasi atas Laporan      terumbu karang.
  Keberlanjutan Tahun 2025, yang telah dinyatakan
                                                          Pilar Empower Our People menandakan dedikasi
  memenuhi standar AA1000AP dan AA1000ASv3
                                                          TelkomGroup untuk memberdayakan karyawan,
  serta telah mengikuti persyaratan pelaporan dengan
                                                          pelanggan, serta masyarakat melalui penciptaan
  mengacu pada GRI 2021.
                                                          ekosistem digital yang inklusif sebagai landasan
                                                          pengembangan kapabilitas serta inovasi yang
  Upaya kami untuk memperkuat praktik keberlanjutan
                                                          berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, sebesar 21%
  yang selaras dengan agenda Tujuan Pembangunan
                                                          posisi manajerial di TelkomGroup diisi oleh karyawan
  Berkelanjutan membuahkan hasil ESG Rating dari
                                                          perempuan, hal ini didukung oleh lingkungan
  beberapa lembaga pemeringkat, yaitu skor ESG
                                                          kerja yang inklusif sehingga dapat mendorong
  Sustainalytics 24,5 (Medium Risk), skor tata kelola
                                                          kesetaraan gender di lingkungan kerja. Dalam hal
  ACGS 101,98 (Leadership in Corporate Governance),
                                                          pengembangan keterampilan digital, program
  serta predikat B dari CDP (Carbon Disclosure
                                                          Digital Talent berhasil mencetak 20,2% talenta
  Project) untuk kategori iklim. Tak hanya itu, capaian
                                                          digital Telkom melalui berbagai pelatihan digital.
  keberlanjutan Telkom yang didukung melalui strategi
                                                          Telkom juga menempatkan keselamatan kerja
  dan program GoZero% juga tercermin pada tiga pilar
                                                          sebagai prioritas utama, yang tercermin dari tidak
  keberlanjutan utama.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                        15
Page 18
01     Pengantar                                             Tentang Laporan
                                                             Keberlanjutan
                                                                                  Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                  di Tahun 2025
                                                                                                            Pesan dari
                                                                                                            Komisaris Utama




adanya kasus kematian karyawan TelkomGroup akibat            preventif yang bertujuan pada 100% kepatuhan. Semua
kecelakaan kerja sepanjang tahun. Dari sisi pelanggan,       aduan yang masuk dari whistleblowing system juga telah
TelkomGroup terus meningkatkan kualitas layanan yang         ditindaklanjuti. Hal ini mencerminkan budaya kerja Telkom
menempatkan pelanggan sebagai fokus utama dengan             yang etis dan respectful. Dari sisi keamanan data, tidak
mendorong peningkatan kualitas dan strategi promosi          ada kebocoran data kritikal dan segala bentuk pemrosesan
yang lebih menarik kepada pelanggan. Hal ini dibuktikan      data telah dilakukan sesuai dengan kebijakan. Pencapaian
dengan peningkatan Net Promotor Score (NPS) sebesar          ini menegaskan komitmen Telkom dari sisi tata kelola
5 poin dari tahun sebelumnya menjadi 63 poin dengan          untuk terus membangun kepercayaan, mendorong inovasi
kategori berdasarkan Bain & Company yaitu Excellent.         dan tumbuh bersama Indonesia menuju masa depan
Terakhir, dalam aspek sosial, Telkom berkomitmen untuk       digital yang berkelanjutan.
memberdayakan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui
program Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.     Telkom senantiasa proaktif untuk mengidentifikasi
Telkom berhasil membantu 12,6% UMK binaannya naik            dan mengelola risiko keberlanjutan yang berpotensi
kelas, yang ditandai dengan peningkatan omzet, jumlah        memberikan dampak bagi perusahaan. Tak hanya itu,
pegawai, dan aset.                                           Telkom akan terus melakukan inovasi untuk membuka
                                                             dan mengoptimalkan peluang keberlanjutan baru yang
Pilar Elevate Our Business mencakup komitmen Telkom          strategis. Integrasi keberlanjutan di seluruh lini bisnis
untuk menjalankan praktik bisnis yang beretika dan           secara bertahap dilakukan seiring dengan penguatan
bertanggung jawab, termasuk dalam hal pelindungan            fondasi perusahaan. Langkah fundamental ini juga
data di tengah ancaman keamanan siber. Pada tahun            dilengkapi dengan sinergi inisiatif keberlanjutan di
2025 Telkom secara perdana membentuk Direktorat              lingkungan TelkomGroup untuk memastikan pencapaian
Legal & Compliance dan mengangkat Direktur Legal and         target keberlanjutan TelkomGroup 2030 dan net zero
Compliance sebagai bentuk penguatan struktur tata            emission tahun 2060.
kelola untuk mendukung pencapaian strategic objective
TelkomGroup. Sejalan dengan hal ini, sepanjang tahun         Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh
2025 Telkom mampu mempertahankan kinerja kepatuhan           pemangku kepentingan atas dukungan yang telah
pada proses hukum dan peraturan yang berlaku. Telkom         diberikan dalam penerapan praktik keberlanjutan. Kami
senantiasa menindak tegas setiap pelanggaran hukum           yakin, Telkom dapat terus berinovasi di tengah tantangan
di lingkungan TelkomGroup, bersikap kooperatif pada          dan peluang pada era digital sehingga dapat terus
proses hukum yang berlaku, serta melakukan tindakan          bertumbuh secara berkelanjutan untuk menjadi Digital
                                                             Telco pilihan utama masyarakat.




                                                  Jakarta, 12 Mei 2026




                                                    Dian Siswarini
                                                    Direktur Utama




  16                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 19
Pesan dari              Tanggung Jawab Pelaporan   Penghargaan     Tentang
Direktur Utama          Keberlanjutan 2025         di Tahun 2025   Telkom




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                   17
Page 20
01    Pengantar                                             Tentang Laporan
                                                            Keberlanjutan
                                                                                 Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                 di Tahun 2025
                                                                                                               Pesan dari
                                                                                                               Komisaris Utama




                 SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
          TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
   Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Dewan Komisaris telah memeriksa dan menyetujui
Laporan Keberlanjutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025, dan menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Keberlanjutan telah dimuat secara lengkap, serta kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
                                            Keberlanjutan Perseroan.
                                Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                              Jakarta, 12 Mei 2026
                                              Dewan Komisaris




                                              Angga Raka Prabowo
                                                Komisaris Utama




       Deswandhy Agusman                         Ira Noviarti                             Rofikoh Rokhim
       Komisaris Independen                  Komisaris Independen                       Komisaris Independen




                              Ossy Dermawan                           Rionald Silaban
                                Komisaris                                Komisaris




                               Silmy Karim                           Rizal Malarangeng
                                Komisaris                                Komisaris




 18                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 21
Pesan dari                Tanggung Jawab Pelaporan           Penghargaan             Tentang
Direktur Utama            Keberlanjutan 2025                 di Tahun 2025           Telkom




                        SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
             TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk

    Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Direksi telah memeriksa dan menyetujui Laporan
    Keberlanjutan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025, dan menyatakan bahwa semua informasi dalam
 Laporan Keberlanjutan telah dimuat secara lengkap, serta kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
                                             Keberlanjutan Perseroan.

                                Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


                                                Jakarta, 12 Mei 2026
                                                       Direksi




                                                     Dian Siswarini
                                                     Direktur Utama




  Arthur Angelo Syailendra                       Veranita Yosephine                             Nanang Hendarno
    Direktur Keuangan &                         Direktur Enterprise &                           Direktur Network
     Manajemen Risiko                             Business Service




        Seno Soemadji                         Faizal Rochmad Djoemadi                     Budi Satria Dharma Purba
  Direktur Strategic Business                     Direktur IT Digital                       Direktur Wholesale &
   Development & Portfolio                                                                  International Service




                            Willy Saelan                                       Andy Kelana
                       Direktur Human Capital                                Direktur Legal &
                            Management                                         Compliance




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                         19
Page 22
01        Pengantar                                                   Tentang Laporan
                                                                      Keberlanjutan
                                                                                              Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                              di Tahun 2025
                                                                                                                             Pesan dari
                                                                                                                             Komisaris Utama




Penghargaan dan Rating LST di Tahun 2025




                    Januari                                 Februari
                                                            Februari                                          April

Penghargaan ESG Sustainability Ratings        Indonesia Digital Sustainability Awards     •      Top LinkedIn Companies 2025 untuk
2025 diberikan oleh CNBC Indonesia            2025 oleh Plus Idea Komunika dan JakTV             tahun keempat berturut-turut
                                                                                          •      Best Corporate Emission Reduction
                                                                                                 Transparency Awards 2025 oleh
                                                                                                 Investortrust




                      Mei                                      Juni                                            Juli

 Dream Workplace for Learning 2025            •    Penghargaan Emiten                     •      Indonesia Best Workplace Awards
 untuk kategori Telekomunikasi diberikan           Telekomunikasi diberikan oleh Bisnis          2025 oleh Warta Ekonomi Group
 oleh MarkPlus Institute dan Marketeers            Indonesia Group                        •      Best Investor Pension Fund oleh
                                              •    Corporate Governance Award in                 KEHATI
                                                   Data Protection untuk Telin oleh       •      Anugerah ESG 2025 untuk Kategori
                                                   Enterprise Asia                               Utama Sektor Infrastruktur oleh IDX
                                              •    TOP CSR Awards 2025 dan TOP                   Channel
                                                   Leader on CSR Commitment 2025          •      BUMN Awards 2025 oleh
                                                   untuk Finnet oleh Majalah Top                 Investortrust
                                                   Business




                   Agustus                                 September                                        Oktober

•        Excellence Performance Award:        •    Katadata Green Initiative Awards       •      Juara 1 Lestari Awards 2025
         Excellence in Health Insurance            (KGIA) 2025 pada kategori Future-             untuk kategori Relations to Local
         Infrastructure untuk Admedika oleh        Ready Green Data Center untuk                 Communities diberikan oleh KG
         BUMN Track                                NeutraDC oleh Katadata                        Media
•        Anugerah Ekonomi Hijau untuk         •    TOP GRC Awards 2025 #4 Star dan        •      Distinction Award in ESG Risk
         kategori Inovasi Infrastruktur            The Most Committed GRC Leader                 Mitigation oleh Investortrust
         Telekomunikasi berbasis Energi            2025 untuk TelkoMedika diberikan       •      500 World’s Best Employers 2025
         Terbarukan diberikan oleh Detikcom        oleh Majalah Top Business                     oleh Forbes
                                              •    Best State-Owned Enterprises (Big      •      Top Corporate Impact Award 2025
                                                   Cap) oleh Indonesian Institute for            pada kategori SME Empowerment
                                                   Corporate Directorship (IICD)                 diberikan oleh Infobrand.id
                                              •    Penghargaan 5-STAR untuk Telkom
                                                   Akses oleh Majalah Top Business
                                              •    CSR Awards 2025-Impact
                                                   Excellence Award diberikan oleh
                                                   Investortrust



    20                                                                                           PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 23
Pesan dari                                  Tanggung Jawab Pelaporan            Penghargaan                Tentang
Direktur Utama                              Keberlanjutan 2025                  di Tahun 2025              Telkom




                                         November                                                           Desember

  •    IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025 diberikan oleh                  •   Best Company of The Year 2025 untuk Infomedia yang
       IDX Channel                                                                     diberikan oleh Frost & Sullivan pada kategori Customer
  •    ESG Initiative Awards 2025 untuk Predikat Diamond                               Experience Management (CXM)
       (Kategori Best Climate Adaptation & Resilience Initiative                   •   Best Emission Reduction dan Best Innovative Conservation
       serta Best ESG Governance & Risk Management Practice)                           diberikan oleh Investing on Climate
       dan Predikat Gold (Kategori Best Community Empowerment                      •   Sustainable Brand Leader untuk kategori Eco Action
       Initiative) diberikan oleh Sustain Life                                         Campaign yang diberikan oleh Pikiran Rakyat Media Network
  •    Detikcom Awards 2025 untuk kategori Pilar Konektivitas                          (PRMN)
       Digital Indonesia diberikan oleh Detikcom                                   •   Apresiasi Impact in Good Governance & ESG Practice
  •    Indonesia Corporate Sustainability Championship (ICCS)                          diberikan oleh Kumparan
       2025 untuk kategori Community Involvement Development                       •   Green Leadership & Corporate Governance Transformation
       bidang Kesehatan yang diberikan oleh Kementrian BUMN                            Award yang diberikan oleh CNBC Indonesia
  •    Indonesia Quality, Health and Safety Environment (IQSA)                     •   Excellent Mom in Digital Transformation and Regional
       Award diberikan oleh Business Asia                                              Connectivity Leadership yang diberikan oleh MetroTV
  •    Silver Winner untuk kategori penghargaan Relations With                     •   Best Risk Management Practice untuk Mitratel diberikan
       Local Communities Large Companies diberikan oleh KG                             oleh CNBC Indonesia
       Media
                                                                                   •   Investing on Climate diberikan oleh Editor’s Choice



 Rating LST di Tahun 2025




              27,1                                                     A       A

                                                                                        BBB
                                25,6
                                                24,5                                   Average
         * Semakin kecil nilai risiko,
                                                                                                                Telkom merupakan
           semakin baik                    Medium risk                                                       konstituen IDX LQ45 Low
                                                                                                             Carbon Index dan IDX ESG
             2023              2024             2025               2023       2024      2025                       Leader Index

                      Sustainalytics                               Morgan Stanley Capital                   Bursa Efek Indonesia (BEI)
                                                                    International (MSCI)




                      B        Climate Change                                Level 5   Level 5
                                                                   Level 4
                                                                                           Leadership in Corporate
                      C Water                                                                   Governance

                      2024               2025                      2023       2024      2025

                 Carbon Disclosure                             ASEAN Corporate Governance
                   Project (CDP)                                        (ACGS)




Informasi lengkap tentang penghargaan dan rating ESG di TelkomGroup tersedia di laman Profil Telkom dan
Kinerja & Rating Sustainability.


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                      21
Page 24
01      Pengantar                                               Tentang Laporan
                                                                Keberlanjutan
                                                                                      Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                      di Tahun 2025
                                                                                                                 Pesan dari
                                                                                                                 Komisaris Utama




Tentang Telkom




Telkom adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang layanan teknologi informasi dan komunikasi
serta telekomunikasi digital di Indonesia. Sejak didirikan di tahun 1991, Telkom telah menyediakan berbagai layanan digital
untuk pelanggan individu dan korporasi.

Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom memiliki 45 Anak Perusahaan dengan kepemilikan
langsung dan tidak langsung serta persentase kepemilikan lebih dari 50%, sehingga Laporan Keuangannya terkonsolidasi
dengan Telkom sebagai perusahaan Induk. Selain itu, terdapat 9 Anak Perusahaan yang tidak terkonsolidasi (afiliasi).
Informasi lengkap mengenai struktur perusahaan dan profil Anak Perusahaan disajikan dalam Laporan Tahunan Telkom
2025.



Transformasi Bisnis Telkom
[OJK C.6]

Pada tahun 2025, Telkom mengambil langkah bersejarah untuk menetapkan langkah transformasi struktural dalam
Perseroan menjadi strategic holding yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang. Transformasi ini dimaksudkan
untuk menyederhanakan portofolio, memperkuat tata kelola, dan menata ulang organisasi agar mampu menjalankan
eksekusi portofolio secara lebih cepat, tepat, dan terukur.




   22                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 25
Pesan dari                      Tanggung Jawab Pelaporan               Penghargaan                  Tentang
Direktur Utama                  Keberlanjutan 2025                     di Tahun 2025                Telkom




Gambar 2. Pilar Transformasi TLKM 30


     OPERATIONAL & SERVICE EXCELLENCE
                                                                                                                   STREAMLINING
         Melakukan reformasi budaya perusahaan dan
         tata kelola                                                                   Mengonsolidasikan unit bisnis yang tumpang
                                                                                              tindih serta melepas bisnis non‑inti
         Alokasi modal yang lebih prudent untuk Capex
         dan Opex guna meningkatkan efisiensi                                                  Memfokuskan kembali waktu, tenaga,
                                                                                              dan sumber daya pada kompetensi inti
         Penyediaan produk dengan hasil tinggi                                                                        perusahaan
         (high‑yielding product offerings)


                                                             TLKM 30

     UNLOCK VALUE                                                                                    MODUS-OPERANDI SHIFT
         Mempercepat monetisasi aset infrastruktur                                Beralih dari Operating Holding menjadi Strategic
         bernilai tinggi seperti data center, menara, dan                        Holding untuk mengoptimalkan (i) penciptaan nilai
         aset serat optik                                                                        dan (ii) Total Shareholders’ Return

         Membangun kemitraan strategis untuk                                       Melakukan pivot dari telco konvensional menuju
         mengoptimalkan nilai potensial yang tersimpan                                                          perusahaan digital



Sebagai dasar transformasi, Telkom menetapkan empat pilar utama dalam agenda TLKM. Pilar operaTional and service
excellence berfokus pada reformasi budaya perusahaan, penyelarasan tata kelola, serta peningkatan efektivitas belanja
modal dan operasional. Pilar streamLining diarahkan untuk menyederhanakan struktur bisnis sehingga sumber daya
dapat sepenuhnya dialokasikan untuk memperkuat kompetensi utama perusahaan. Pilar unlocK value mendorong
monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti data center, menara, dan jaringan fiber melalui kemitraan strategis
yang mampu menghasilkan nilai tambah optimal. Sementara itu, pilar Modus-operandi shift menegaskan transformasi
Telkom dari operating company menjadi strategic holding yang berperan sebagai pengarah strategi, pengelola kapital,
dan motor penciptaan nilai di tingkat grup.
Telkom mengelompokkan bisnisnya ke dalam lima portofolio utama: B2C Business, B2B Infrastructure, B2B International,
B2B IT Services, serta entitas lainnya untuk layanan yang efektif. Melalui transformasi ini Telkom bergerak secara strategis
memasuki fase pertumbuhan baru yang akan membawa Telkom menuju struktur perusahaan yang lebih lincah, berdaya
saing tinggi, dan berorientasi pada penciptaan nilai yang konsisten bagi seluruh pemangku kepentingan.


Gambar 3. Produk dan Layanan TelkomGroup [OJK C.4] [GRI 2-6]


                                                     Telkom Strategic Holding

     B2C Business               B2B Infrastructure           B2B International         B2B IT Services            Lainnya

     • Mobile                   • Tower         • Fiber      • Konektivitas            • Integrasi Sistem, Jasa   • Entitas Lainnya
     • Fixed Broadband          • ServerCo      • Satelit      Internasional             IT, lainnya
                                • Data Center

      Menyediakan basis         Berperan sebagai penyedia    Memperluas jejak          Menghubungkan aplikasi     Saat ini sedang
      pelanggan dan             infrastruktur digital yang   global Telkom Group       perangkat lunak, sistem,   menjalani perampingan
      jangkauan jaringan yang   mencakup pusat data,         melalui jaringan          & data sources yang        untuk mengoptimalkan
      dapat dikembangkan        tower, backbone fiber,       kabel bawah               berbeda ke dalam satu      sumber daya dan
      guna membuka              satelit, dan ServerCo.       laut, konektivitas        lingkungan Lingkungan      kolaborasi ekosistem
      peluang penjualan                                      international, dan        IT yang kohesif untuk      sehingga mampu
      silang. meningkatkan                                   layanan wholesale.        meningkatkan efisiensi,    memastikan keselarasan
      loyalitas pelanggan                                                              mengurangi silo data, &    dan efisiensi operasional
      dan mendorong                                                                    memenuhi tujuan bisnis.    yang lebih kuat.
      pertumbuhan
      pendapatan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                               23
Page 26
01        Pengantar                                                                         Tentang Laporan
                                                                                            Keberlanjutan
                                                                                                                               Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                                                                               di Tahun 2025
                                                                                                                                                                                       Pesan dari
                                                                                                                                                                                       Komisaris Utama




Wilayah Operasional dan Layanan
[OJK C.3] [GRI 2-1, 2-6]



Gambar 4. Wilayah Operasi dan Layanan TelkomGroup



                                                                                                                 Merah Putih
                                                                                                                   (1080E)         Merah Putih-2
                                                                                                                                      (1130E)
                                                                                                                                                                   Telkom - 3S
                                                                                                                                                                      (1180E)




                 MAN
                                                                                             AST
                 LON
                       BRU
                             LUX           WRS
                                    FRA
           DUB
                                                                                                                                                               SJC-2
                   PRS                           KIV                                                      DOS
                         MUN               VNA
                          TUR        SWI
                                                                                                                                                               Southeast Asia
                                   MIL                                                                                                                                                                          JUS
   EIG           MDR     MAR
                                                 SOF   IST                                         ALM                                                         - Japan Cable
         LSB                       PAL                                               BAK
                                                 GRE

                                                                                                                                                                       SEO             TYO
                                                                                                                                                                                                                     UNITY

                                                                                                                                                                                                   C2C           FASTER
                         ALG                                                                                                                                   SHA

                                                             CAI
                                                                         RYD                                                                                                             ASE
                 SEA-ME-WE-5                                                                                                                                            TWN
                 Southeast Asia-Middle East                                                                                                       MAC

                 - Western Europe 5 Cable                                      DUB
                                                                                                                                                                                               TGN-IA                        AAG
                                                                                                                                                                                       SJC
                                                                                                                                                                                                               HWI
                                                                                                                 IND
                                                                     IMEWE
                               SEA-ME-WE-6                                                                                                  BKK                                                    GUA

                               Southeast Asia-Middle East                                                                                                                                        SEA-US
                                                                                                                                              HAN
                               - Western Europe 6 Cable            DJI
                                                                                                                                                                                       DVO
                                                                                                                                       KL                                                          BCS
                                                                                      SEA-ME-WE 5                                                            BSW                                   Bifrost
                                                                                                                                                                                   MDO
                                                                                                                                                                                                   Cable System
                                                                                                         AAE-1                  DMCS
                                                                                                                                                        SG

                                                                                           DMCS
                                                                                           Dumai Melaka
                                                                                           Cable System
                                                                                                                       BSCS
                                                                                                                       Batam Singapore
                                                                                                                       Cable System                          SBY       DPS
                                                                                                                                                                                 DIL
                                                                                                                                                              IGG
                                                                                                                                              IGG
                                                                                                                                              Indonesia Global
                                                                                                                                              Gateway Cable




                                                                                                                                                                                                         SYD




TelkomGroup menjalankan operasi di seluruh Indonesia dan berbagai negara untuk memperkuat posisi sebagai penyedia
layanan telekomunikasi digital yang kompetitif. Telin mengoperasikan layanan yang menjangkau 35 negara dengan kantor
operasional yang tersebar di 15 negara di Asia, Australia, Eropa hingga Amerika. Keberadaan kantor-kantor ini memperluas
jangkauan layanan sekaligus memperkuat kerja sama strategis di pasar internasional. Dengan jaringan operasional yang
tersebar di berbagai negara dan pelosok negeri, kami terus mendorong pemerataan akses digital dan memastikan layanan
berstandar global dapat diakses masyarakat di berbagai wilayah.




   24                                                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 27
                 Pesan dari                                       Tanggung Jawab Pelaporan                       Penghargaan                        Tentang
                 Direktur Utama                                   Keberlanjutan 2025                             di Tahun 2025                      Telkom




                                                                                         CHG
      AAG                                               SJ
                                         SEA
      Asia - America                                                                              TOR

      Gateway Cable                                                                                     HAL



                                                                                          LYN                             Intra Asia                Asia - US
                                                                                   NYX                                                              (Pacific)
                                  SF
                                                                                 ASH
                                                                                                                                       SJC-2                    BCS
                       SLO
                                                                                                                                       SJC                      SEA-US

                                               SEA-US                                                                                  IGG                      AAG
                                               Southeast Asia                                                                          BSCB                     FASTER
                                                                           MIA
                                               - United States Cable
                                                                                                                                       DMCS                     JUS

                                                                                                                                       TIS                      UNITY

                                                                                                                                       TGN-JA

                                                                                                                                       BBG          Atlantic
BCS
                                                                                                                                       ASE                      GTT Atlantic

                                                                                                                                       APG

                                                                                                                                       C2C
                                                                                                                                                    Asia - Europe
                                                                                                                                       APCN-2       (Europe)
                                                                                                                                                                SEA-ME-WE-6

                                                                                                                                                                SEA-ME-WE-5

                                                                                                                                                                AAE-1

                                                                                                                                                                IMEWE

                                                                                                                                                                EIG



                                                                                                                                                                Poin of Presence (POP)

                                                                                                                                                                Global Office




                              5         Kantor Telkom Regional                                                      35 Data Center
                              31        Wilayah Telekomunikasi                                                       •   5 data center luar negeri (3 TDE Singapura, 2 Telin Hong Kong
                                                                                                                         dan Timor-Leste)
                              10        Global Offices di Indonesia, Singapura, Malaysia, Timor-
                                        Leste, Hong Kong, Taiwan, Myanmar, Arab Saudi, Australia                     •   26 data center neuCentrlX (dalam negeri)
                                        dan Amerika Serikat                                                          •   3 data center enterprise tier 3 dan 4 (dalam negeri)
                              5         Global Sales Representatives di Kanada, India, Filipina,                     •   1 data center hyperscale tier 3 dan 4 (dalam negeri)
                                        Vietnam, dan Britania Raya                                                  210.843 km Fiber Optic Backbone Network
                             463 GraPARI di Indonesia                                                                •   115.643 km serat optik domestik
                                                                                                                     •   95.200 km serat optik internasional


                             122 Point of Presence (PoP)                                 293.136 BTS Mobile Network                             Fiber Optic Access Network
                              •        64 PoP di jaringan domestik                       •      48.635 BTS 2G                                   •   40 juta Homes Passed
                              •        58 PoP di jaringan internasional                  •      239.588 BTS 4G                                  •   17,5 juta Optical Port
                             3 Satelit                                                   •      4.913 BTS 5G                                    148.052 Wi-Fi Access Point
                              •        Satelit Merah Putih-2 (32,4 Gbps)                 44.702 Tower                                           •   99.647 Managed Access Point
                              •        Satelit Merah Putih (5,4 Gbps)                    •      4.472 tower Telkomsel                           •   48.405 ONT Premium
                              •        Telkom 3S (4,4 Gbps)                              •      40.230 tower Mitratel




                LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                               25
Page 28
01       Pengantar                                 Tentang Laporan
                                                   Keberlanjutan
                                                                      Ikhtisar Keberlanjutan
                                                                      di Tahun 2025
                                                                                                  Pesan dari
                                                                                                  Komisaris Utama




Profil Perusahaan
[OJK C.2, C-3] [GRI 2-1, 2-6, 2-7]




          Nama
          PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

          Status                                         Bidang Usaha
          Perusahaan Terbuka (Tbk)                       Jasa layanan Teknologi Informasi
                                                         dan Komunikasi (TIK) serta jaringan
                                                         telekomunikasi

          Tahun Berdiri                                  Alamat Kantor Pusat
          • 19 November 1991                             Jalan Japati No. 1 Bandung



          Kode Saham                                     Kepemilikan Saham
          • TLKM – Bursa Efek Indonesia (BEI)            • Pemerintah
          • TLK – New York Stock Exchange (NYSE)           • PT Danantara Asset Management 52,09%
                                                           • Badan Pengaturan BUMN 0,00%
                                                         • Publik 47,91%




   26                                                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 29
Pesan dari                  Tanggung Jawab Pelaporan     Penghargaan           Tentang
Direktur Utama              Keberlanjutan 2025           di Tahun 2025         Telkom




  Posisi Keuangan 31 Desember 2025                     Jumlah Karyawan Telkom Group
  (consolidated):                                      Total Karyawan 21.151


  Aset:


       287.759 miliar
                                                                                         31
  Rp
                                                                                           ,70
                                                                                             %
                                                              %
                                                        68,30




  Liabilitas (Kewajiban):

  Rp
       137.222 miliar
  Ekuitas:

  Rp
       150.537 miliar
                                                          Karyawan laki-laki   Karyawan perempuan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                          27
Page 30
01      Pengantar                        Tentang Laporan
                                         Keberlanjutan
                                                           Ikhtisar Keberlanjutan
                                                           di Tahun 2025
                                                                                     Pesan dari
                                                                                     Komisaris Utama




Purpose, Visi, Misi, dan Nilai
Perusahaan
[OJK C.1]




                                                   PURPOSE
                                                   Mewujudkan bangsa
                                                   yang lebih sejahtera
                                                   dan berdaya saing serta
                                                   memberikan nilai tambah
                                                   yang terbaik bagi para
                                                   pemangku kepentingan




            Visi                  Misi

            Menjadi digital       • Mempercepat
            telco pilihan utama     pembangunan
            untuk memajukan         infrastruktur dan platform
                                    digital cerdas yang
            masyarakat              berkelanjutan, ekonomis,
                                    dan dapat diakses oleh
                                    seluruh masyarakat
                                  • Mengembangkan talenta
                                    digital unggulan yang
                                    membantu mendorong
                                    kemampuan digital dan
                                    tingkat adopsi digital
                                    bangsa.
                                  • Mengorkestrasi ekosistem
                                    digital untuk memberikan
                                    pengalaman digital
                                    pelanggan terbaik.




   28                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 31
Pesan dari               Tanggung Jawab Pelaporan         Penghargaan     Tentang
Direktur Utama           Keberlanjutan 2025               di Tahun 2025   Telkom




                    Nilai




                       Bravery      Keberanian melakukan eksekusi
                                    hingga mencapai hasil terbaik
                                    dengan kemauan mengambil risiko
                                    yang terukur demi kepentingan
                                    perusahaan
                       Integrity    Berpegang teguh pada prinsip
                                    etika, nilai, norma dan peraturan
                                    yang berlaku, dengan jujur, tanpa
                                    melakukan kecurangan yang dapat
                                    merugikan perusahaan
                       Service    Komitmen untuk selalu memberikan
                       Excellence pelayanan terbaik bagi seluruh
                                  pemangku kepentingan, dengan
                                  tanggung jawab penuh atas hasil
                                  tanpa mencari alasan
                       Agility      Kemampuan untuk bertindak
                                    cepat, tepat, efektif dan efisien
                                    tanpa menambah birokrasi, serta
                                    selalu solutif dan inovatif dalam
                                    menghadapi perubahan



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                          29
Page 32
 02.
30     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 33
Keberlanjutan
di Telkom



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   31
Page 34
02       Keberlanjutan di Telkom                              Perjalanan
                                                              Keberlanjutan di Telkom
                                                                                          Tata Kelola
                                                                                          Keberlanjutan
                                                                                                                    Pelibatan Pemangku
                                                                                                                    Kepentingan




Perjalanan Keberlanjutan Telkom
Gambar 5. Milestone Keberlanjutan Telkom




        <2021

   Embedding Social and Environmental Responsibility




                                                                          2006                 2013                   2014


     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai
     landasan utama praktik keberlanjutan


     Penyusunan Laporan Keberlanjutan yang berisi kinerja
     TJSL sejak tahun 2006, dengan pengecualian pada tahun
     2017-2019 sebagai bentuk penyesuaian regulasi nasional



                                                                          2015                 2016                  2020




        2021-2022


   Building the Sustainability Foundation




                                                       2021                 2022

     Pembentukan fondasi keberlanjutan untuk pemenuhan kepatuhan regulasi nasional


     • Penyusunan Laporan Keberlanjutan yang berisi kinerja keberlanjutan sesuai regulasi nasional (POJK 51.2017)
     • Pembentukan Komite TJSL untuk kepatuhan regulasi nasional




   32                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 35
Penilaian               Manajemen Risiko dan          Strategi                    Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas            Peluang Keberlanjutan         Keberlanjutan               Pembangunan Berkelanjutan




        2023

   Scaling Corporate-Wide Sustainability                                                   Perluasan penerapan keberlanjutan
                                                                                           TelkomGroup


                                                                                           • Peluncuran Program EXIST (ESG
                                                                                             Existence for Sustainability by
                                                                                             Telkom Indonesia) yang menjadi
                                                                                             acuan praktik keberlanjutan di
                                                                                             Telkom
                                                                                           • Penyusunan Laporan Risiko Iklim
                                                                                             berbasis kerangka TCFD
                                                    2023                   2023


        2024

   Advancing Sustainability Excellence
                                                                      Penguatan strategi dan target keberlanjutan TelkomGroup


                                                                      • Peluncuran strategi keberlanjutan TelkomGroup melalui
                                                                        melalui GoZero%: Sustainability Action
                                                                      • Penguatan target 2030 keberlanjutan TelkomGroup
                                                                      • Pengembangan tata kelola melalui Komite dan kebijakan
                                                                        keberlanjutan
                                                                      • Verifikasi Laporan Keberlanjutan 2024 dan emisi GRK oleh
                                                                        lembaga independen
                                                    2024


        2025

   Setting the Climate Transition Direction

                                                           Perumusan dan peluncuran rencana transisi iklim sebagai arah
                                                           strategis menuju operasional rendah karbon TelkomGroup


                                                           • Peluncuran Climate Transition Plan TelkomGroup
                                                           • Penguatan transparansi praktik keberlanjutan melalui dashboard
                                                             ESG di situs resmi Telkom

         https://www.telkom.co.id/sustainability/




Tahun 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan keberlanjutan Telkom, yang ditandai dengan penetapan rencana
transisi iklim TelkomGroup. Tidak hanya menegaskan komitmen iklim perusahaan, dokumen ini juga memberikan panduan
strategis perusahaan menuju operasional rendah karbon dan pencapaian target net zero emission pada tahun 2060.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari perjalanan keberlanjutan Telkom yang telah berkembang selama hampir dua
dekade seiring dengan perubahan konteks bisnis dan regulasi.

Komitmen awal Telkom tercermin melalui penerbitan Laporan Keberlanjutan pertama pada tahun 2006 yang
menitikberatkan pada kinerja TJSL, yang kemudian berkembang dengan memuat kinerja lain pada aspek ESG sesuai
dengan regulasi nasional, POJK 51/2017 tentang Keuangan Berkelanjutan. Secara perdana, Telkom meluncurkan
program EXIST pada tahun 2023 yang menekankan integrasi aspek ESG ke dalam aktivitas bisnis. Program ini kemudian
bertransformasi menjadi GoZero% di tahun 2024 yang menjadi payung aksi keberlanjutan untuk mencapai target 2030
TelkomGroup. Seiring dengan semakin terintegrasinya keberlanjutan dalam pengelolaan perusahaan, Telkom memperkuat
tata kelola keberlanjutan dengan membentuk Komite Sustainability, Kebijakan Keberlanjutan, serta dashboard sebagai
wadah penungkapan kinerja keberlanjutan TelkomGroup ke pemangku kepentingan.


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                         33
Page 36
02       Keberlanjutan di Telkom                            Perjalanan
                                                            Keberlanjutan di Telkom
                                                                                          Tata Kelola
                                                                                          Keberlanjutan
                                                                                                                Pelibatan Pemangku
                                                                                                                Kepentingan




Tata Kelola Keberlanjutan




Tata Kelola Perusahaan

Telkom meyakini bahwa penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang kuat adalah landasan utama untuk
mencapai tujuan keberlanjutan TelkomGroup. Penerapan tata kelola TelkomGroup diatur dalam Surat Keputusan Direksi
No. PD.602.00/r.00/HK000/COP-D0030000/2011 tentang Pedoman Pengelolaan Good Corporate Governance (GCG).

Secara spesifik, tata kelola TelkomGroup berlandaskan lima pilar GCG yang berpedoman pada peraturan perundang-
undangan yang berlaku serta diselaraskan dengan Prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikembangkan oleh
Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia yang
dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Penerapan tata kelola TelkomGroup sesuai parameter ACGS dinilai oleh penilai independen setiap tahunnya.



Gambar 6. Prinsip Tata Kelola TelkomGroup



     Transparansi               Akuntabilitas        Pertanggungjawaban                 Kemandirian            Kewajaran
    (Transparency)             (Accountability)        (Responsibility)               (Independency)           (Fairness)

 Telkom beserta Anak        Telkom beserta           Telkom beserta Anak         Telkom beserta Anak      Telkom beserta Anak
 Perusahaan dikelola        Anak Perusahaan          Perusahaan dikelola         Perusahaan dikelola      Perusahaan dikelola
 dengan keterbukaan         dikelola dengan          dengan mematuhi             dengan profesional       dengan keadilan dan
 dalam melaksanakan         kejelasan fungsi,        ketentuan dan peraturan     tanpa benturan           kesetaraan dalam
 proses pengambilan         pelaksanaan dan          perundang-undangan          kepentingan dan          memenuhi hak-hak
 keputusan dan              pertanggungjawaban       yang berlaku serta          pengaruh/tekanan         stakeholder yang
 menyediakan informasi      pemegang saham,          menerapkan prinsip-         dari pihak manapun       timbul berdasarkan
 materiil dan relevan       Dewan Komisaris,         prinsip korporasi yang      yang tidak sesuai        perjanjian dan
 mengenai perusahaan        Direksi, Komite-         sehat                       dengan peraturan         peraturan perundang-
                            komite, dan Sekretaris                               perundang-undangan       undangan yang berlaku
                            perusahaan agar                                      yang berlaku dan
                            pengelolaan                                          prinsip-prinsip
                            perusahaan terlaksana                                korporasi yang sehat
                            secara efektif




   34                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 37
Penilaian           Manajemen Risiko dan         Strategi                Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas        Peluang Keberlanjutan        Keberlanjutan           Pembangunan Berkelanjutan




Telkom juga menerapkan 8 (delapan) prinsip pengelolaan           2. Dewan Komisaris Telkom yang beranggotakan
perusahaan sesuai Peraturan OJK Nomor 21/                           delapan anggota Komisaris, melakukan fungsi
SEOJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata                        pengawasan serta memberi nasihat kepada Direksi
Kelola Perusahaan Terbuka serta Surat Edaran OJK                    dalam mengelola perusahaan. Dewan Komisaris
Nomor 32/SEOJK.04/2015 mengenai Pedoman Tata                        bertanggung jawab secara kolektif untuk memastikan
Kelola Perusahaan Terbuka. Hasil evaluasi per akhir 2025            prinsip-prinsip GCG dilakukan secara efektif dan
menyatakan bahwa pelaksanaan tata kelola Telkom telah               berkelanjutan dalam setiap praktik bisnis perusahaan.
memenuhi seluruh prinsip OJK yang dibahas secara rinci              Dalam melaksanakan fungsinya, Dewan Komisaris
dalam Laporan Tahunan Telkom 2025. Di samping itu,                  dibantu oleh:
penerapan tata kelola Telkom juga mengikuti Peraturan               a. Komite Audit
Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang                        b. Komite Nominasi dan Remunerasi
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan               c. Komite Evaluasi dan Monitoring
Badan Usaha Milik Negara.                                           d. Komite Tata Kelola Terintegrasi
                                                                 3. Dewan Direksi Telkom terdiri atas sembilan anggota
TelkomGroup secara konsisten memperkuat budaya                      Direksi yang dipimpin oleh Direktur Utama selaku Chief
kepatuhan dan etika bisnis di seluruh lini organisasi               of Executive (CEO). Direksi memiliki wewenang dan
melalui program sosialisasi, internalisasi nilai, serta             tanggung jawab penuh atas pengelolaan perusahaan,
pengawasan berlapis atas penerapan prinsip GCG. Upaya               serta berperan mewakili Telkom, baik dalam urusan
tersebut didukung oleh pemanfaatan sistem digital dan               hukum di dalam maupun di luar pengadilan. Direksi
pengendalian internal yang andal guna memastikan                    dibantu oleh Sekretaris Perusahaan, Unit Kerja
pengelolaan risiko, pencegahan benturan kepentingan,                Pengelola Internal Audit serta Komite Eksekutif.
serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas              Komite Eksekutif berwenang untuk memutuskan atau
berjalan secara optimal. GCG tidak hanya diposisikan                memberikan persetujuan atas kebijakan, Peraturan
sebagai pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi telah                  Perusahaan atau transaksi-transaksi tertentu, terdiri
menjadi nilai strategis yang terintegrasi dalam operasional         atas:
perusahaan untuk mendukung keberlanjutan usaha dan                  a. Komite Investasi
penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku               b. Komite Pengelolaan Anak Perusahaan
kepentingan.                                                        c. Komite Risiko, Kepatuhan, dan Revenue Assurance
                                                                    d. Komite Disclosure
Komitmen TelkomGroup dalam menciptakan lingkungan                   e. Komite Pengadaan
organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi             f. Komite Pricing
jangka panjang, telah diakui melalui penghargaan Best
State-Owned Enterprises (Big Cap) pada ajang The 16th            Disamping komite eksekutif, terdapat berbagai komite
IICD Corporate Governance Conference & Award 2025.               lainnya yang berperan dalam mendukung pengambilan
                                                                 keputusan strategis, pengawasan, serta koordinasi
Struktur Tata Kelola Perusahaan                                  pelaksanaan kebijakan dan inisiatif di TelkomGroup,
                                                                 seperti Komite Sustainability, Komite TJSL, Komite
[GRI 2-9, 2-11]                                                  Cybersecurity, Komite Portofolio, dan lainnya. Peran
                                                                 Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan organ pendukung
Struktur tata kelola Telkom mengadopsi ketentuan                 dijelaskan secara komprehensif dalam Laporan Tahunan
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan                Telkom 2025.
Terbatas yang terdiri dari organ utama yaitu Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi.             Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan
   organ tata kelola tertinggi Telkom yang menjadi               [GRI 2-9, 405-1]
   sarana bagi para Pemegang Saham dalam membuat
   keputusan penting serta strategis. RUPS memiliki              Resolusi RUPS Tahunan (RUPST) pada Mei 2025 dan
   wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi atau             RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada Desember 2025 telah
   Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam             menetapkan kepemimpinan baru atas Dewan Komisaris
   Undang-Undang dan/atau Anggaran Dasar. RUPS                   dan Direksi Telkom. Hal ini menunjukkan komitmen
   dilaksanakan minimal satu kali setiap tahun (RUPS             Telkom terhadap perencanaan suksesi, pembaharuan
   Tahunan) dan dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan.             dewan, dan pengawasan independen, sesuai prinsip GCG.
                                                                 Berikut komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Telkom
                                                                 per 31 Desember 2025.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                          35
Page 38
02         Keberlanjutan di Telkom                                 Perjalanan
                                                                   Keberlanjutan di Telkom
                                                                                                   Tata Kelola
                                                                                                   Keberlanjutan
                                                                                                                             Pelibatan Pemangku
                                                                                                                             Kepentingan




Gambar 7. Keberagaman Dewan Komisaris Telkom


           Independensi Komisaris                      Komposisi Dewan Komisaris                        Komposisi Dewan Komisaris
                                                          berdasarkan gender                               berdasarkan umur

                                                                                                                                      2




                                                                                    25




                                                                                                                                      5%
                                                                                      %
                                        37,
                                           5%
 62,5%




                                                 75%




                                                                                                  75%
         Anggota Non-           Anggota                    Laki-laki           Perempuan                      >50 tahun          30-50 tahun
         Independen             Independen




Tabel 3. Komposisi Dewan Komisaris Telkom per 31 Desember 2025


                                                                           Durasi             Jenis
         Nama            Jabatan             Dasar Pengangkatan                                              Usia              Keahlian
                                                                          Menjabat           Kelamin
                                      Rapat Umum Pemegang                                                                 Komunikasi,
 Angga Raka             Komisaris
                                      Saham Tahunan (RUPST)              10 bulan          Laki-laki       36 tahun       Hubungan
 Prabowo                Utama
                                      Telkom tanggal 27 Mei 2025                                                          International

                                                                                                                          Militer, Hubungan
                                      Rapat Umum Pemegang
                                                                                                                          Strategis, Kebijakan
 Ossy Dermawan          Komisaris     Saham Tahunan (RUPST)              10 bulan          Laki-laki       49 tahun
                                                                                                                          Publik dan Politik
                                      Telkom tanggal 27 Mei 2025
                                                                                                                          Nasional

                                      Rapat Umum Pemegang                                                                 Hukum, Ekonomi
 Rionald Silaban        Komisaris     Saham Tahunan (RUPST)              10 bulan          Laki-laki       59 tahun       dan Manajemen
                                      Telkom tanggal 27 Mei 2025                                                          Publik

                                      Periode Pertama: Rapat
                                      Umum Pemegang Saham
                                      Tahunan (RUPST) Telkom
 Rizal                                tanggal 24 Mei 2019                5 tahun                                          Komunikasi Publik
                        Komisaris                                                          Laki-laki       61 tahun
 Mallarangeng                         Periode Kedua: Rapat Umum          9 bulan                                          dan Politik
                                      Pemegang Saham Tahunan
                                      (RUPST) Telkom tanggal 3 Mei
                                      2024

                                      Rapat Umum Pemegang                                                                 Ekonomi dan
                                                                         2 tahun
 Silmy Karim            Komisaris     Saham Tahunan (RUPST)                                Laki-laki       51 tahun       Manajemen
                                                                         10 bulan
                                      Telkom tanggal 30 Mei 2023                                                          Pertahanan




   36                                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 39
Penilaian                 Manajemen Risiko dan            Strategi                    Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas              Peluang Keberlanjutan           Keberlanjutan               Pembangunan Berkelanjutan




                                                                            Durasi            Jenis
       Nama               Jabatan           Dasar Pengangkatan                                                     Usia                 Keahlian
                                                                           Menjabat          Kelamin
                                         Rapat Umum Pemegang
 Deswandhy               Komisaris                                                                                                Keuangan dan
                                         Saham Tahunan (RUPST)             10 bulan        Laki-laki         66 tahun
 Agusman                 Independen                                                                                               Kebijakan Publik
                                         Telkom tanggal 27 Mei 2025

                                         Rapat Umum Pemegang
                         Komisaris       Saham Luar Biasa (RUPSLB)                                                                Ekonomi, Keuangan
 Ira Noviarti                                                              5 bulan         Perempuan         54 tahun
                         Independen      Telkom tanggal 16 September                                                              dan Leadership
                                         2025

                                         Rapat Umum Pemegang                                                                      Ekonomi,
                         Komisaris       Saham Luar Biasa (RUPSLB)                                                                Perbankan,
 Rofikoh Rokhim                                                            3 Bulan         Perempuan         54 tahun
                         Independen      Telkom tanggal 12 Desember                                                               Keuangan dan
                                         2025                                                                                     Leadership




Gambar 8. Keberagaman Dewan Direksi Telkom


                        Komposisi Dewan Direksi                                            Komposisi Dewan Direksi
                          berdasarkan gender                                                 berdasarkan umur

                                                  22                                                                          2




                                                                                                                              2%
                                                   ,2
                                                     %
                77,8%




                                                                                     78%




                             Laki-laki        Perempuan                                         >50 tahun                 30-50 tahun




Tabel 4. Komposisi Direksi Telkom per 31 Desember 2025


                                                Dasar               Durasi              Jenis
       Nama                Jabatan                                                                          Usia                     Keahlian
                                             Pengangkatan          Menjabat            Kelamin

                                                                                                                          Transformasi digital,
                                                                                                                          pengembangan
                                           RUPST Telkom                                                                   infrastruktur
 Dian Siswarini         Direktur Utama                                10 bulan        Perempuan        57 tahun
                                           tanggal 27 Mei 2025                                                            telekomunikasi, dan
                                                                                                                          implementasi ESG di
                                                                                                                          Telkom

                                                                                                                          Investasi, Keuangan
                        Direktur                                                                                          & manajemen risiko,
 Arthur Angelo          Keuangan &         RUPST Telkom                                                                   Merger & Acquisition,
                                                                      10 bulan         Laki-laki        41 tahun
 Syailendra             Manajemen          tanggal 27 Mei 2025                                                            termasuk aspek
                        Risiko                                                                                            keberlanjutan dan tata
                                                                                                                          kelola perusahaan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                         37
Page 40
02       Keberlanjutan di Telkom                          Perjalanan
                                                          Keberlanjutan di Telkom
                                                                                       Tata Kelola
                                                                                       Keberlanjutan
                                                                                                               Pelibatan Pemangku
                                                                                                               Kepentingan




                                        Dasar              Durasi           Jenis
      Nama           Jabatan                                                                Usia              Keahlian
                                     Pengangkatan         Menjabat         Kelamin

                                                                                                       Penguatan layanan
                                                                                                       enterprise dan bisnis
                  Direktur
                                                                                                       serta portofolio
 Veranita         Enterprise        RUPST Telkom
                                                          10 bulan        Perempuan       47 tahun     strategis grup melalui
 Yosephine        & Business        tanggal 27 Mei 2025
                                                                                                       investasi, transformasi
                  Service
                                                                                                       digital, dan penerapan
                                                                                                       standar ESG global

                                                                                                       Strategi dan Arsitektur
 Nanang           Direktur          RUPST Telkom                                                       Jaringan, efisiensi
                                                          10 bulan         Laki-laki      57 tahun
 Hendarno         Network           tanggal 27 Mei 2025                                                infrastruktur, dan
                                                                                                       Cybersecurity

                                                                                                       Bisnis digital, inovasi
 Faizal Rochmad   Direktur IT      RUPST Telkom tanggal
                                                          10 bulan         Laki-laki      59 tahun     teknologi, dan integrasi
 Djoemadi         Digital          27 Mei 2025
                                                                                                       ESG dalam digitalisasi

                                                                                                       Pengelolaan portofolio
                  Direktur                                                                             strategis, investasi
                  Strategic                                                                            berkelanjutan,
                                    RUPST Telkom
 Seno Soemadji    Business                                10 bulan         Laki-laki      56 tahun     pengembangan bisnis
                                    tanggal 27 Mei 2025
                  Development &                                                                        group, pertumbuhan
                  Portfolio                                                                            berkelanjutan dan
                                                                                                       inisiatif ESG

                                                                                                       Pengembangan SDM,
                  Direktur          RUPSLB Telkom                                                      desain organisasi,
 Willy Saelan     Human Capital     tanggal 16             5 bulan         Laki-laki      56 tahun     inklusivitas tenaga
                  Management        September 2025                                                     kerja, dan budaya
                                                                                                       keberlanjutan.

                  Direktur                                                                             Layanan wholesale &
                                   RUPSLB Telkom
 Budi Satria      Wholesale &                                                                          internasional, standar
                                   tanggal 12 Desember     3 bulan         Laki-laki      52 tahun
 Dharma Purba     International                                                                        ESG global dalam
                                   2025
                  Service                                                                              operasional

                                                                                                       Tata kelola dan
                                                                                                       kepatuhan hukum
                                                                                                       berbasis GCG,
                                                                                                       pengelolaan kebijakan
                                   RUPSLB Telkom
                  Direktur Legal &                                                                     grup, serta mitigasi
 Andy Kelana                       tanggal 16 September    5 bulan         Laki-laki      59 tahun
                  Compliance                                                                           risiko hukum, dan
                                   2025
                                                                                                       pengawalan aksi
                                                                                                       korporasi keberlanjutan
                                                                                                       dalam hal kepatuhan
                                                                                                       regulasi


Proses Pemilihan dan Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi

[GRI 2-10]


Proses pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi di Telkom berlandaskan prinsip penghormatan kepada hak asasi
manusia (HAM), non-diskriminasi, serta kesetaraan. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi di Telkom
dilakukan berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan mempertimbangkan ketentuan lainnya termasuk Peraturan
Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara. Selain
itu, pengangkatan anggota Dewan Komisaris dilakukan dengan mempertimbangkan integritas, pemahaman mengenai




   38                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 41
Penilaian          Manajemen Risiko dan         Strategi                Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas       Peluang Keberlanjutan        Keberlanjutan           Pembangunan Berkelanjutan




masalah manajemen perseroan, dapat menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya, serta persyaratan
lain berdasarkan peraturan perundang-undangan. Adapun pemilihan atau pengangkatan anggota Direksi Telkom dilakukan
melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan mempertimbangkan kompetensi dan keahlian, integritas, serta
latar belakang yang dibutuhkan perseroan. Calon anggota yang terpilih dipastikan telah memenuhi kriteria dan syarat yang
telah ditentukan dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan.

Benturan Kepentingan                                            Tata Kelola Perusahaan yang berorientasi pada prinsip
                                                                independensi, mengatur ketentuan seperti kebijakan
[GRI 2-15]                                                      transaksi benturan kepentingan, larangan donasi partai
                                                                politik, dan larangan hubungan afiliasi. Prosedur Pokok
Penghindaran atas Benturan Kepentingan                          Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
                                                                mengatur ketentuan pelaksanaan dan pemantauan
Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board           atas transaksi afiliasi di lingkungan TelkomGroup yang
Manual) secara spesifik mengatur komitmen seluruh               disampaikan dalam bentuk Nota Dinas Direktur Utama
organ tata kelola perusahaan untuk menjaga integritas           Nomor C.Tel.02/HK 000/TEL-00000000/2021. Selain
dan menghindari benturan kepentingan dalam setiap               itu, Unit Kerja Pengelola HC Service Operation (HCSO)
pelaksanaan tugas. Sebagai wujud komitmen tersebut,             menyampaikan kuesioner benturan kepentingan setiap
setiap Anggota Dewan Komisaris menandatangani pakta             tahun ke seluruh karyawan TelkomGroup.
integritas yang menegaskan kewajiban mereka untuk
menjalankan tugas secara profesional dan bebas dari             Telkom mengungkapkan informasi rangkap jabatan
konflik kepentingan. Selanjutnya, dalam menjalankan             anggota Dewan Komisaris, Direksi dan anggota komite
fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan, anggota            di bawah Dewan Komisaris serta transaksi afiliasi lebih
yang memiliki potensi benturan kepentingan diwajibkan           lanjut dalam Laporan Tahunan Telkom 2025.
mengungkapkan kondisi tersebut dan menarik diri dari
proses pengambilan keputusan yang terkait.                      Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi

Selama periode pelaporan, seluruh Anggota Dewan                 [GRI 2-18]
Komisaris dan Direksi Telkom tidak ada indikasi benturan
kepentingan terkait kepemilikan saham pada pemasok              Tugas utama Dewan Komisaris mencakup pengawasan
maupun transaksi, hubungan afiliasi, baik finansial             kebijakan dan jalannya pengurusan Perseroan yang
maupun keluarga, dengan anggota lainnya maupun                  dilakukan oleh Direksi dan pemberian nasihat kepada
Pemegang Saham Pengendali.                                      Direksi, termasuk mengawasi pelaksanaan Rencana
                                                                Jangka Panjang Perseroan (RJPP), Rencana Kerja dan
Pencegahan dan Mitigasi Benturan Kepentingan                    Anggaran Tahunan Perseroan (RKAP), Corporate Strategic
                                                                Scenario (CSS), serta peraturan perundang-undangan
Komite Audit dan Dewan Komisaris memiliki peran dalam           sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Hal tersebut
mengawasi dan memastikan kepatuhan atas peraturan               menjadi dasar pengukuran self-assessment dari key
perundang-undangan, sebagaimana tercantum dalam                 performance indicator (KPI) kolegial yang diformulasikan
Charter Komite Audit Telkom dan Keputusan Dewan                 dari hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris kemudian
Komisaris Telkom Nomor 13/KEP/DK/2024. Selain itu               dilaporkan kepada Pemegang Saham dalam RUPS, dimana
Komite Audit dan Dewan Komisaris juga berperan dalam            penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan oleh Komite
menerima, menelaah, dan menindaklanjuti pengaduan               Nominasi dan Remunerasi (KNR).
yang masuk terkait dengan Perseroan dan Entitas
Anaknya.                                                        Evaluasi kinerja Direksi dilakukan melalui pengukuran
                                                                pencapaian KPI baik secara kolegial maupun individual.
Komite Audit Telkom per 31 Desember 2025 terdiri atas           Hasil dari pengukuran KPI tersebut ditinjau oleh Kantor
lima anggota, dengan dua anggota independen merupakan           Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit Laporan Keuangan
financial expert. Untuk memastikan independensi                 Perseroan untuk memastikan objektivitas, konsistensi
dan objektivitas Komite Audit Telkom, setiap anggota            metode, serta kesesuaian proses penilaiannya.
Komite Audit harus menandatangani Pakta Integritas dan          Berdasarkan hasil reviu KAP pada tahun 2025, tidak
Independensi. Profil anggota Komite Audit Telkom lebih          terdapat inkonsistensi dalam metode maupun hasil
lanjut dijabarkan dalam Laporan Tahunan Telkom 2025.            penilaian kinerja Direksi. Pencapaian KPI tersebut
                                                                dilaporkan kepada Dewan Komisaris dan Pemegang
Unit Kerja Pengelola Culture and Industrial Relations           Saham Seri A Dwiwarna, sebagai bagian dari akuntabilitas
bertanggung jawab atas pengembangan kebijakan etika             dan transparansi tata Kelola Perusahaan.
bisnis di Telkom yang mencakup benturan kepentingan.
HCCIR bersama Dewan Direksi mengembangkan Pedoman


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                        39
Page 42
02       Keberlanjutan di Telkom                           Perjalanan
                                                           Keberlanjutan di Telkom
                                                                                      Tata Kelola
                                                                                      Keberlanjutan
                                                                                                            Pelibatan Pemangku
                                                                                                            Kepentingan




Sebagai upaya internalisasi komitmen keberlanjutan Telkom, Perseroan telah menetapkan aspek ESG dalam KPI Direksi
kolegial, antara lain 1) ESG risk rating, 2) Carbon intensity, 3) Rasio perempuan dan top talent muda. Hasil penilaian kinerja
Direksi secara kolegial terdapat di Laporan Tahunan Telkom 2025.

Kebijakan Remunerasi

[GRI 2-19, 2-20]


Pemberian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Telkom disusun dengan berpedoman pada Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
Milik Negara dan kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 03/KEP/DK/2024 tentang
Penghasilan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris.

Dengan berpedoman pada ketentuan-ketentuan tersebut di atas dan merujuk pada Surat Danantara Nomor S-063/DI-BP/
VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 perihal Pemberian Tantiem, Insentif, dan/atau Penghasilan dalam Bentuk Lainnya kepada
Direksi dan Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN, remunerasi Dewan Komisaris memiliki komponen yang terdiri
dari:
1. Honorarium
2. Tunjangan, yang terdiri atas:
    a. Tunjangan hari raya;
    b. Tunjangan transportasi; dan
    c. Asuransi purna jabatan.
3. Fasilitas, yang terdiri atas:
    a. Fasilitas kesehatan; dan
    b. Fasilitas bantuan hukum.

Komponen remunerasi Dewan Direksi:
1. Gaji
2. Tunjangan, yang terdiri atas:
   a. Tunjangan hari raya;
   b. Tunjangan perumahan; dan
   c. Asuransi purna jabatan.
3. Fasilitas, yang terdiri atas:
   a. Fasilitas kesehatan;
   b. Fasilitas kendaraan; dan
   c. Fasilitas bantuan hukum
4. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus mengikuti ketentuan dari Danantara dan/atau BP BUMN. [GRI 2-19]

Dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Badan Usaha Milik Negara tersebut di atas juga diatur ketentuan mengenai penangguhan pembayaran sebagian tantiem,
dan pemberian Long Term Incentive (LTI) kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Oleh karena itu, Direksi PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk pada tahun 2025 belum menerima pembayaran tantiem, sehubungan dengan masih berlangsungnya proses
penetapan oleh pemegang saham. Penetapan tersebut berada dalam kewenangan Kementerian Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) dan/atau Danantara, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan dan kewenangan ini berdampak
pada penurunan total kompensasi tahunan tertinggi yang diterima anggota dewan direksi hingga sekitar 72%. Penurunan
kompensasi tahunan Dewan Komisaris dan Direksi tersebut juga tercermin dalam rasio remunerasi terhadap karyawan,
sebagaimana disajikan pada Lampiran 4: Indeks Pengungkapan GRI.

Telkom telah mengintegrasikan kinerja pengelolaan dampak ESG ke dalam remunerasi, dengan menjadikan pencapaian
KPI kolegial dan individual sebagai salah satu pertimbangan komponen insentif.




   40                                                                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 43
Penilaian              Manajemen Risiko dan         Strategi                 Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas           Peluang Keberlanjutan        Keberlanjutan            Pembangunan Berkelanjutan




Gambar 9. Prosedur dan Mekanisme Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi



                 Dewan Komisaris                       Apabila diperlukan,                     Pihak Independen
                                               1                                     2
               memberikan arahan dan                   KNR dapat meminta                      menyampaikan hasil
               meminta KNR menyusun            4     input/kajian remunerasi         3       kajian, benchmarking,
                  kajian dan draft                    dari pihak independen                    dan rekomendasi
                    remunerasi                         sebagai benchmark                    remunerasi kepada KNR
                                                      dan dasar analisis, dan
                                                       menyampaikan hasil
                  Dewan Komisaris                       kajian remunerasi
                 mengajukan usulan                   kepada Dewan Komisaris
                 remunerasi kepada
                RUPS/Menteri BUMN

                         5


               Keputusan RUPS/Surat
                 Keputusan Menteri
                      BUMN




Prosedur pengusulan hingga penetapan remunerasi                     juga telah diadopsi oleh Kemeterian BUMN melalui
Dewan Komisaris dan Direksi Telkom adalah sebagai                   penerapan kebijakan tantiem yang ditangguhkan selama 3
berikut:                                                            (tiga) tahun bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
1. Dewan Komisaris meminta Komite Nominasi dan
    Remunerasi untuk menyusun rancangan usulan
    remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.                         Kerangka Tata Kelola Keberlanjutan
2. Apabila dibutuhkan, Komite Nominasi dan Remunerasi
    dapat meminta Dewan Direksi untuk menunjuk pihak                [OJK E.1]
    independen untuk menyusun kerangka kerja untuk
    remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.                         Peran Dewan dan Manajemen
3. Komite Nominasi dan Remunerasi mengusulkan
    kerangka remunerasi tersebut kepada Dewan                       [GRI 2-9, 2-12, 2-13]
    Komisaris.
4. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi bagi                      Dewan Komisaris memiliki peran penting guna
    anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada RUPS.                menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat
5. RUPS dapat memberikan kewenangan dan kuasa                       kepada Direksi dalam mengelola perusahaan, termasuk
    kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu                   dalam penerapan praktik keberlanjutan. Keduanya juga
    mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A                      berperan dalam memastikan manajemen risiko berjalan
    Dwiwarna untuk menetapkan remunerasi bagi anggota               efektif guna mendukung pencapaian berkelanjutan. Rapat
    Dewan Komisaris dan Direksi. [GRI 2-20]                         formal antara Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan
                                                                    minimal satu kali setiap bulan dengan agenda konsultasi
Telkom juga mengadopsi kebijakan clawback yang                      dan pelaporan kinerja, yang dapat meliputi aspek ESG
mengatur pemulihan kompensasi berbasis insentif dari                (termasuk perubahan iklim).
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, baik yang masih
                                                                    Dewan Direksi bertanggung jawab memimpin penerapan
menjabat maupun yang sudah tidak, jika perusahaan perlu
                                                                    keberlanjutan, termasuk transisi iklim. Untuk memastikan
melakukan restatement atas laporan keuangan yang telah
                                                                    efektivitas implementasinya, kinerja pengelolaan dampak
diajukan ke Securities and Exchange Commission (SEC)
                                                                    ESG dievaluasi melalui skema penetapan dan pemantauan
Amerika Serikat berdasarkan Exchange Act. Restatement
                                                                    KPI yang terintegrasi dalam sistem manajemen kinerja
ini dilakukan untuk memperbaiki kesalahan yang bersifat
                                                                    Perseroan. Capaian kinerja diverifikasi secara internal
material pada laporan keuangan yang sebelumnya
                                                                    sebelum dikonsolidasikan dan dilaporkan kepada Dewan
diterbitkan, atau jika kesalahan tersebut dapat
mengakibatkan penyajian yang salah secara material jika
tidak diperbaiki pada periode saat ini. Kebijakan tersebut


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                            41
Page 44
02        Keberlanjutan di Telkom                              Perjalanan
                                                               Keberlanjutan di Telkom
                                                                                            Tata Kelola
                                                                                            Keberlanjutan
                                                                                                                    Pelibatan Pemangku
                                                                                                                    Kepentingan




Direksi setiap triwulan. Berdasarkan Peraturan Perusahaan Nomor: PD.704.00/r.00/HK290/DSC-M0200000/2025 tentang
Tata Kelola Sustainability TelkomGroup, Dewan Direksi mendelegasikan peranan pengelolaan dampak ESG kepada Komite
Sustainability Telkom.

Komite Sustainability
[GRI 2-12, 2-13, 2-16]

Komite Sustainability merupakan komite yang bertugas dalam penyelenggaraan aktivitas dan mekanisme pengelolaan
ESG, yang menghimpun seluruh fungsi ESG untuk memudahkan proses koordinasi dan kolaborasi dalam pencapaian tujuan
ESG. Komite ini bertanggung jawab atas berbagai isu keberlanjutan yang muncul, termasuk identifikasi, pemantauan, dan
penanganan dampaknya secara strategis. Adapun dalam hal pelaporan, Komite Sustainability menyampaikan laporan
pengelolaan dampak ESG kepada anggota Dewan Direksi secara berjenjang melalui Rapat Operasional (RAOP) di tingkat
Departemen atau Rapat Direktorat (RADIT) di tingkat Direktorat, serta Rapat Direksi (RADIR) yang dilaksanakan setiap
minggu. Penguatan tata kelola pengungkapan terkait ESG juga dilakukan secara triwulanan melalui Disclosure Committee
Meeting (DC Meeting) yang berperan memastikan relevansi dan akurasi informasi material yang akan disampaikan kepada
publik dan para pemangku kepentingan. Salah satu bentuk pelaporan ESG yang secara rutin diungkapkan ke publik, yaitu
Info Memo (per triwulan) dan Laporan Tahunan, Laporan Keberlanjutan, Form 20-F (per tahun).
Komite ini dipimpin oleh Direktur Utama, serta beranggotakan direktur yang membidangi risiko, network dan IT, serta
human capital. Kelompok kerja ESG yang mendukung integrasi dalam proses bisnis, terdiri dari Kepala Unit Kerja terkait
seperti Unit Kerja Pengelola Sustainability, Network & IT, Asset, Human Capital, Social Responsibility, Risk, Legal &
Compliance, Investor Relation, dan Financial Accounting.


Gambar 10. Susunan Anggota Komite Sustainability Telkom




                                                           Direktur Utama




          Direktur yang                                                                                       Direktur yang
                                          Direktur yang                     Direktur yang
      membidangi Keuangan                                                                                   membidangi Human
                                        membidangi Network               membidangi IT Digital
      dan Manajemen Risiko                                                                                       Capital




                                                           Kelompok Kerja

        • Kepala Unit Kerja pengelola group Sustainability &        •   Kepala Unit Kerja pengelola Human Capital
          Corporate Communication (sekretaris)                      •   Kepala Unit Kerja pengelola Social Responsibility
        • Kepala Unit Kerja pengelola Sustainability                •   Kepala Unit Kerja pengelola Legal & Compliance
        • Kepala Unit Kerja pengelola Network                       •   Kepala Unit Kerja pengelola Investor Relation
        • Kepala Unit Kerja pengelola IT Digital                    •   Kepala Unit Kerja pengelola Financial Accounting
        • Kepala Unit Kerja pengelola Asset




   42                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 45
Penilaian                           Manajemen Risiko dan                       Strategi                             Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas                        Peluang Keberlanjutan                      Keberlanjutan                        Pembangunan Berkelanjutan




              Tanggung jawab Komite Sustainability:

           1. Mengawasi, menetapkan, dan memberikan arahan terkait sasaran, rencana, strategi, peta jalan, kebijakan,
              inisiatif, dan ukuran kinerja ESG termasuk Perubahan Iklim
           2. Memastikan bahwa perusahaan telah menjalankan program keberlanjutan pada sektor ESG
           3. Melakukan monitoring pelaksanaan mitigasi risiko dan peluang dari aktivitas operasional Perusahaan terhadap
              ESG
           4. Melakukan pengawasan pencapaian kinerja ESG termasuk Perubahan Iklim berdasarkan penilaian pihak
              ketiga, Lembaga Pemeringkat ESG, kepentingan investor, dan/atau pemangku kepentingan lainnya; dan
           5. Memastikan publikasi Laporan Keberlanjutan termasuk Perubahan Iklim sesuai ketentuan yang berlaku,
              memenuhi kebutuhan para pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya.



Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite Sustainability berkoordinasi dengan komite lain di bawah
Dewan Komisaris dan Direksi, yang meliputi: Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL); Komite Risiko,
Kepatuhan dan Revenue Assurance; Komite Audit; Komite Tata Kelola Terintegrasi; Komite Nominasi dan Remunerasi;
serta Komite Evaluasi, Monitoring, Perencanaan dan Risiko. Komite Sustainability mendapatkan informasi terkini terkait
implementasi ESG di Telkom dan seluruh Anak Perusahaan secara berkala dari Unit Kerja Pengelola Group Sustainability
& Corporate Communication.


Gambar 11. Struktur Tata Kelola Keberlanjutan di Telkom




                                                                  Komite pengelola tata kelola                 Komite pengelola nominasi dan           Komite pengelola evaluasi dan
                     Komite pengelola aduit
 Komisaris




                                                                         terintegrasi                                   remunerasi                    monitoring perencanaan dan risiko
  Dewan




                Pemantauan kepatuhan terhadap
                                                              Pemantauan & Evaluasi ESG dalam                 Pengelolaan KPI ESG dan insentif         Pemantauan & evaluasi investasi
              regulasi ESG (termasuk IFRS S1 & S2)
                                                                   lingkup Telkom Group                                berbasis ESG                   Capex terkait ESG serta risiko ESG




                               Komite Sustainability                          Komite pengelola tanggung jawab sosial dan                Komite pengelola risiko, kepatuhan dan revenue
 Direksi




              Pengelolaan strategi, materialitas, target, tinjauan                       lingkungan (TJSL)                                                assurance
                      kinerja, dan pengungkapan ESG                             Pemantauan kegiatan sosial & lingkungan                           Peluang & Mitigasi Risiko ESG




                                                                                                       Kelompok Kerja
                Unit Kerja
                Pengelola
 Kelompok




              Sustainability                  Environmental (Lingkungan)                         Social (Sosial)                                      Governance (Tata Kelola)
   Kerja




               Mengelola &
              memfasilitasi      Strategi &                                                                 Praktik
              Implementasi       Pelaporan    Perubahan                                                                                                                             Good
                                                             Manajemen                   Perlibatan      Tenaga Kerja   Kesehatan &                                  Privasi &
              ESG di seluruh                    Iklim &                    Hubungan                                                                Praktik Etika                  Corporate
                                                            Sumber Daya                 Masyarakat        yang Etis &   Keselamatan   Kepatuhan                     Keamanan
              Telkom Group                    Manajemen                    Pelanggan                                                                  Bisnis                     Governance
                                                             & Efisiensi                & Komunitas       Perlibatan     Karyawan                                      Data
                                                Energi                                                                                                                              (GCG)
                                                                                                           Karyawan




                       Pelaporan
                       Koordinasi




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                                             43
Page 46
02       Keberlanjutan di Telkom                                       Perjalanan
                                                                       Keberlanjutan di Telkom
                                                                                                     Tata Kelola
                                                                                                     Keberlanjutan
                                                                                                                          Pelibatan Pemangku
                                                                                                                          Kepentingan




Unit Kerja Pengelola Group Sustainability & Corporate Communication

[GRI 2-13]

Telkom memiliki unit kerja tersendiri yang bertanggung jawab untuk mengorkestrasi dan mengelola implementasi strategi
dan pelaporan ESG di TelkomGroup, yakni Unit KerjaPengelola Group Sustainability & Corporate Communication yang
berada di bawah organisasi CEO Office. Unit kerja ini dipimpin oleh SVP Group Sustainability & Corporate Communication
yang memiliki peran utama sebagai orkestrator tata kelola implementasi keberlanjutan yang meliputi aspek ESG dan iklim,
sebagaimana diatur pada Peraturan Perusahaan Nomor: PD.202.75/r.00/HK250/COP-A0200000/2025 tentang organisasi
CEO Office. Dalam menjalankan tugasnya, SVP Group Sustainability & Corporate Communication melapor kepada Direktur
Utama melalui Rapat Direktur (Radir) yang dihadiri seluruh anggota Direksi, maupun secara langsung melalui forum CEO
Update yang dilakukan sesuai kebutuhan.


Gambar 12. Struktur Organisasi Unit Kerja Pengelola Sustainability di Telkom




                                SVP Group Sustainability &
                                Corporate Communication




                         VP Corporate
                                                   VP Sustainability
                        Communication




                                                                            AVP Sustainability Strategy & Program



                                                                          AVP Sustainability Execution & Monitoring



                                                                           AVP Sustainability Branding & Reporting




Peran dan tanggung jawab SVP Group Sustainability                            •    Menetapkan metode, parameter, dan evaluasi
& Corporate Communication dituangkan dalam                                        formulatif pada aktivitas ESG serta berkoordinasi
Peraturan Perusahaan Nomor: PR.202.72/r.02/HK.250/                                dengan Anak Perusahaan/mitra/agensi dalam
COP-A0200000/2024 tentang Organisasi Sub Departemen                               pelaksanaan program ESG.
Group Sustainability & Corporate Communication, dengan
aktivitas utama antara lain:                                                 Dalam melaksanakan tugasnya, SVP Group Sustainability &
• Memastikan ketersediaan kebijakan, tata kelola, dan                        Corporate Communication dibantu oleh VP Sustainability
    mekanisme pengelolaan organisasi Departemen                              yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
    Group Sustainability & Corporate Communication.                          • Memastikan efektivitas kolaborasi dengan unit kerja
• Memastikan ketersediaan rencana kerja jangka                                  terkait untuk merancang dashboard yang terintegrasi
    panjang dan tahunan, penganggaran, serta evaluasi                           untuk melakukan pengawasan terkait inisiatif ESG
    kinerja untuk aktivitas fungsi Group Sustainability &                    • Memastikan penentuan framework terkait ESG yang
    Corporate Communication.                                                    tepat, termasuk join operating model, dan memastikan
• Memastikan ketersediaan kerangka kerja ESG yang                               akuntabilitas masing-masing unit kerja di lingkungan
    tepat.                                                                      TelkomGroup
• Memastikan ketersediaan tujuan, target dan inisiatif                       • Memastikan penetapan tujuan, target, dan inisiatif
    ESG.                                                                        ESG di seluruh entitas termasuk berkolaborasi dengan
• Mengoordinasikan pelaksanaan inisiatif dan evaluasi.                          CFU/FU/DFU dan Anak Perusahaan.
• Memastikan pelaporan dan tata kelola keberlanjutan                         • Memastikan terlaksananya pengelolaan program ESG
    melalui dashboard yang terintegrasi di lingkup                              di seluruh CFU/FU/DFU, termasuk Anak Perusahaan.
    TelkomGroup.


   44                                                                                                     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 47
Penilaian             Manajemen Risiko dan        Strategi               Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas          Peluang Keberlanjutan       Keberlanjutan          Pembangunan Berkelanjutan




•     Memastikan terlaksananya proses pengawasan, evaluasi, dan pelaporan inisiatif ESG Direksi/Dewan Komisaris dan
      pemangku kepentingan lainnya.
•     Melaporkan kinerja ESG dan pelaporan keberlanjutan kepada pemangku kepentingan sesuai ketentuan regulasi, pasar
      modal dalam/luar negeri dan standar pelaporan yang relevan.
•     Memastikan terlaksananya pengelolaan program ESG dan akuntabilitas Organisasi Departemen Group Sustainability &
      Corporate Communication.
•     Memastikan pengelolaan branding dan komunikasi baik kepada pihak internal maupun eksternal atas pelaksanaan
      program ESG.
•     Memastikan ketersediaan kebijakan, tata kelola, mekanisme pengelolaan, dan pelaksanaan kegiatan untuk
      meningkatkan komunikasi dan corporate branding terkait implementasi ESG.

Telkom mengadopsi pendekatan desentralisasi yang memungkinkan seluruh Anak Perusahaan untuk mengembangkan
dan melaksanakan inisiatif keberlanjutan secara mandiri namun tetap terkoordinasi sesuai arahan dari Unit Kerja
Pengelola Sustainability. Langkah transformasi TelkomGroup turut mendukung upaya memperkuat tata kelola, orkestrasi,
dan sinergi inisiatif keberlanjutan di TelkomGroup.

Kebijakan ESG

[GRI 2-23, 2-24]


Telkom telah menetapkan Peraturan Perusahaan Nomor: PD.704.00/r.00/HK290/DSC-M0200000/2025 tentang Tata
Kelola Sustainability TelkomGroup sebagai kebijakan payung ESG yang mencakup area fokus yang bersifat material,
termasuk aspek perubahan iklim. Kebijakan ini dapat diadopsi oleh Anak Perusahaan untuk memandu penerapan ESG
dalam bisnis masing-masing.

Kebijakan ini disusun untuk memandu penyelenggaraan aktivitas dan mekanisme pengelolaan ESG di lingkungan
TelkomGroup serta memastikan bahwa pengelolaan ESG terselenggara secara memadai dan proporsional sesuai dengan
perkembangan TelkomGroup, GCG, dan prinsip kehati-hatian serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan. Panduan umum yang tertuang dalam kebijakan ESG diintegrasikan ke dalam strategi, kebijakan operasional,
dan prosedur pengelolaan masing-masing aspek ESG.

Pelaksanaan atas tiga pilar utama keberlanjutan di TelkomGroup, yaitu Save Our Planet (lingkungan), Empower Our People
(sosial), dan Elevate Our Business (tata kelola), dipandu oleh prinsip-prinsip integrity, outcomes-focused, equity, risks and
opportunities, evidence-based dan maturity.

Penerapan ESG bertujuan untuk memfasilitasi keterlibatan pemangku kepentingan, memenuhi aspirasi dan harapan
pemangku kepentingan secara sistematis serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat untuk masa depan
perusahaan yang lebih baik. Langkah Telkom dalam mengelola ESG terdiri dari:
• Identifikasi risiko dan peluang ESG.
• Penilaian dan evaluasi dampak ESG.
• Penetapan target, strategi, dan program ESG.
• Pelaporan, pengungkapan, dan komunikasi informasi ESG.


           Kebijakan terkait ESG lainnya yang mengatur pengelolaan topik material mencakup:

      1.   Peraturan terkait fungsi dewan direksi dan peran manajemen atas aspek ESG dan iklim
      2.   Kebijakan dan Framework Sistem Manajemen Risiko
      3.   Kebijakan Respectful Workplace
      4.   Kebijakan Penanggulangan Bencana
      5.   Peraturan Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Perusahaan
      6.   Tata Kelola Keamanan Informasi
      7.   Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi
      8.   Kebijakan Pengadaan Berkelanjutan


    Ringkasan kebijakan ESG Telkom tersedia pada laman kebijakan ESG.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                            45
Page 48
02       Keberlanjutan di Telkom                              Perjalanan
                                                              Keberlanjutan di Telkom
                                                                                        Tata Kelola
                                                                                        Keberlanjutan
                                                                                                             Pelibatan Pemangku
                                                                                                             Kepentingan




Kompetensi Keberlanjutan

[OJK E.2] [GRI 2-17]


Kesuksesan TelkomGroup dalam pelaksanaan strategi dan pencapaian target ESG membutuhkan kapabilitas internal
ESG yang memadai, terlebih dalam menghadapi perkembangan ESG yang kian dinamis dan membutuhkan kolaborasi
lintas-fungsi. Oleh karena itu, Telkom terus meningkatkan kapasitas Dewan Komisaris dan Direksi, serta unit kerja yang
mengelola ESG, melalui berbagai program pelatihan terkait ESG, pengelolaan risiko keberlanjutan dan perubahan iklim,
serta standar pengungkapan terbaru seperti IFRS S1 dan S2, serta PSPK 1 dan 2.

Unit Kerja Pengelola Corporate University (TCUC) bertanggung jawab atas penilaian kebutuhan skill dan pengembangan
rencana pelatihan baik bagi manajemen maupun karyawan. Selama 2025, kebutuhan pengembangan kompetensi
manajemen berfokus pada penguatan manajemen risiko, terlebih dalam menghadapi berbagai emerging risk yang
didorong oleh perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kemajuan ekosistem digital. Selama tahun 2025, tujuh anggota
Direksi mendapatkan sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP) for Board of Director (BoD) dan dua orang
anggota Direksi telah mengikuti pelatihan terkait cybersecurity dan AI. Informasi lengkap mengenai program pelatihan
untuk Dewan Komisaris dapat ditemukan dalam Laporan Tahunan Telkom 2025.

Telkom mendorong karyawan untuk mengembangkan kompetensi di bidang keberlanjutan melalui berbagai pelatihan
dan sertifikasi. Pada tahun 2025, sebanyak tiga karyawan Telkom memperoleh sertifikasi Certified Sustainability
Reporting Specialist (CSRS), satu karyawan memperoleh sertifikasi Fundamental Sustainability Accounting (FSA) Level
1, dua karyawan memperoleh sertifikasi Sustainability Excellence, serta dua karyawan memperoleh sertifikasi Certified
Sustainable Development Specialist (CSDS). Sementara itu, komitmen dan strategi pengembangan kompetensi karyawan
dijelaskan lebih lanjut pada bagian Empower Our People.




        Peningkatan Kompetensi terkait Keberlanjutan


     Gambar 13. Peningkatan Kompetensi Keberlanjutan Tahun 2025




     Roadmap & Training Dekarbonisasi                               Pelatihan Sustainability Reporting Standard
     Pelatihan dilakukan pada 19-21 Februari 2025 yang              Pelatihan dilakukan pada 21-22 Mei 2025 yang
     bekerjasama dengan PT ESQ, dengan peserta                      bekerjasama dengan Ikatan Akuntansi Indonesia,
     seluruh karyawan Telkom dan Anak Perusahaan                    dengan peserta meliputi Unit Kerja pengelola
     (TelkomGroup).                                                 Sustainability.




   46                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 49
Penilaian              Manajemen Risiko dan      Strategi               Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas           Peluang Keberlanjutan     Keberlanjutan          Pembangunan Berkelanjutan




      Awareness ISO 14001:2015 (SML) dan ISO 45001:2018          Training Internal Auditor ISO 14001:2015 (SML) dan
      (K3)                                                       ISO 45001:2018 (K3)
      Pelatihan dilakukan pada 23 dan 26 Mei 2025 yang           Pelatihan dilakukan pada 2-3 Juni 2025 yang
      bekerjasama dengan PT British Standard Institution         bekerjasama dengan PT British Standard Institution
      (BSI), dengan peserta karyawan Telkom dan                  (BSI), dengan peserta karyawan Telkom dan
      TelkomGroup.                                               TelkomGroup.




      Webinar Awareness ISO 14001:2015                           Pelatihan Good Corporate Governance
      Seminar dilakukan pada tanggal 21 Juli 2025                Pelatihan dilakukan pada 16-17 Desember 2025 yang
      bekerjasama dengan PT Sucofindo Prima                      bekerjasama dengan Binus Center yang dihadiri oleh
      Internasional Konsultan sebagai narasumber.                Unit Kerja Pengelola Sustainability.
      Peserta meliputi Unit Kerja Pengelola Sustainability,
      Corporate Communication, dan Risk Management di
      Telkom.




Budaya Keberlanjutan

[OJK F.1] [GRI 2-24]


TelkomGroup menumbuhkan budaya keberlanjutan melalui berbagai inisiatif, di antaranya penyampaian buletin GoZero%,
sosialisasi melalui kanal internal (portal, diarium, dsb) & eksternal (website, media sosial, dsb), serta roadshow strategi
dan program GoZero% ke regional. Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan karyawan di
lingkungan TelkomGroup dalam penerapan prinsip keberlanjutan secara konsisten dalam aktivitas operasional hingga
pengambilan Keputusan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                           47
Page 50
02    Keberlanjutan di Telkom                            Perjalanan
                                                         Keberlanjutan di Telkom
                                                                                      Tata Kelola
                                                                                      Keberlanjutan
                                                                                                           Pelibatan Pemangku
                                                                                                           Kepentingan




  Buletin GoZero%

Sebagai upaya membangun budaya keberlanjutan dan semangat GoZero% ke seluruh insan TelkomGroup, Unit
Kerja Pengelola Sustainability menerbitkan Buletin GoZero% setiap kuartal. Buletin dipublikasikan melalui website
Sustainability Telkom dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan internal maupun eksternal. Buletin GoZero%
mengomunikasikan rencana dan pencapaian GoZero%, edukasi, serta inisiatif ESG Telkom dan Anak Perusahaan,
yang hingga saat ini telah terbit sebanyak lima edisi. Direktur Utama turut berperan aktif dalam pengembangan
budaya keberlanjutan TelkomGroup, termasuk melalui supervisi atas penerbitan Buletin GoZero%.

Gambar 14. Buletin GoZero% Edisi Tahun 2025




     GoZero% Roadshow


Gambar 15. Kinerja Program GoZero% Roadshow




                                        GoZero% goes to Medan: Roaring for Change

                                              plogging                             partisipan
                            3Km+              sampah              150+             plogging




48                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 51
Penilaian        Manajemen Risiko dan             Strategi                   Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas     Peluang Keberlanjutan            Keberlanjutan              Pembangunan Berkelanjutan




                       GoZero% goes to Borneo: Hutan Dimulai dari Satu Pohon, Perubahan Dimulai dari kita

                                           bibit                                      partisipan
                          5000             mangrove                   150+            penanaman




                                GoZero% goes to Bandung: Manage Waste Manifest Change

                                             ton                                        partisipan
                             1.5+            sampah                    150+             clean up




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                  49
Page 52
02      Keberlanjutan di Telkom                          Perjalanan
                                                         Keberlanjutan di Telkom
                                                                                      Tata Kelola
                                                                                      Keberlanjutan
                                                                                                           Pelibatan Pemangku
                                                                                                           Kepentingan




                               GoZero% goes to Makassar: Revivce the Sea, Renew Our Planet

                                           ton                                     partisipan
                              1.4+         sampah                 200+             clean up




                        GoZero% goes to Yogyakarta: Menanam Harapan, Mengakar untuk Masa Depan

                                                                                   partisipan
                             500           pohon                     75            planting




Keterlibatan seluruh karyawan TelkomGroup dalam mendukung program GoZero% merupakan langkah esensial dalam
memastikan prinsip keberlanjutan menjadi bagian dari budaya perusahaan. Sepanjang tahun 2025, Telkom berusaha
untuk melakukan sosialisasi program GoZero% ke berbagai wilayah operasional Telkom melalui program GoZero%
roadshow. Kegiatan ini termanifestasi melalui beberapa acara substansial seperti edukasi pilar-pilar ESG di Telkom, daur
ulang limbah, kegiatan clean up, festival inovasi, hingga penanaman pohon. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Usaha
Mikro dan Kecil (UMK) serta pemerintah di sekitar wilayah operasional Telkom. Rincian dari kegiatan GoZero% roadshow
dapat dilihat selengkapnya pada buletin ESG Telkom.




  50                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 53
Penilaian              Manajemen Risiko dan          Strategi                Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas           Peluang Keberlanjutan         Keberlanjutan           Pembangunan Berkelanjutan




Pelibatan Pemangku Kepentingan
[OJK E.4] [GRI 2-29]

Pemangku kepentingan Telkom turut membentuk strategi keberlanjutan dan bisnis TelkomGroup. Telkom senantiasa
membangun komunikasi yang aktif dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal, menjaga hubungan yang
saling menguntungkan, dan mendengarkan pandangan serta harapan mereka melalui berbagai saluran.

Tabel 5. Pelibatan Pemangku Kepentingan


      Pemangku
                                          Metode Pelibatan                             Topik dan Perhatian Utama
     Kepentingan

 Pemegang Saham          • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)              •   Capaian KPI operasional maupun keuangan
 dan Investor              Tahunan, RUPS Luar Biasa, dan penjelasan      •   Pengembangan usaha
                           kinerja per kuartal                           •   Strategi dan target ESG TelkomGroup
                         • Konferensi investor dan/atau Non-Deal         •   Risiko perubahan iklim dan Rencana Transisi Iklim
                           Roadshow                                      •   Penyelarasan identifikasi risiko dengan strategi TJSL
                                                                         •   Dampak kejadian banjir Sumatera
                                                                         •   Keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan
                                                                         •   Penguatan kolaborasi dan pelibatan karyawan
                                                                         •   Pengembangan talenta
                                                                         •   Inklusivitas digital dan pengembangan masyarakat
                                                                         •   Kepatuhan dan etika bisnis

 Karyawan                •   Rapat berkala dengan manajemen              •   Jenjang karier
                         •   Serikat Karyawan (Sekar) Telkom             •   Kejelasan hak dan kewajiban
                         •   Pelatihan                                   •   Remunerasi dan tunjangan lainnya
                         •   Pusat pengaduan karyawan                    •   Peningkatan kompetensi

 Pelanggan               • Survei kepuasan pelanggan                     •   Koneksi dan cakupan jaringan
                         • Pusat pengaduan pelanggan                     •   Pelayanan yang prima
                                                                         •   Kemudahan penyelesaian keluhan
                                                                         •   Keamanan dan kerahasiaan data

 Pemerintah              • Pertemuan bipartit                            • Kepatuhan hukum dan pelaporan
                         • Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan      • Praktik etika bisnis
                           Perwakilan Rakyat (DPR) dan kunjungan kerja   • Keamanan siber

 Mitra Kerja             • Pertemuan pada saat proses pengadaan,         • Proses pengadaan yang adil dan transparan
                           pengawasan pelaksanaan pekerjaan, forum/      • Proses seleksi dan evaluasi yang objektif
                           gathering pemasok, survei kepuasan pemasok,   • Pelaksanaan pekerjaan yang memenuhi standar
                           uji kelayakan SMAP bagi pemasok                 kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                         • Kepatuhan hukum dan etika bisnis

 Masyarakat              • Musyawarah dalam perencanaan kegiatan         • Hubungan yang harmonis
                           pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan          • Kontribusi positif terhadap kehidupan ekonomi dan
                           kegiatan serta pengawasan atas realisasi        sosial
                           program                                       • Partisipasi dalam program-program lainnya termasuk
                                                                           kegiatan pelestarian lingkungan

 Media                   • Press release                                 • Akurasi objek pemberitaan
                         • Media gathering                               • Informasi terkini
                         • Press conference, serta press briefing        • Transparansi kondisi operasional, finansial, dan
                                                                           nonfinansial




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                    51
Page 54
02       Keberlanjutan di Telkom                                     Perjalanan
                                                                     Keberlanjutan di Telkom
                                                                                                Tata Kelola
                                                                                                Keberlanjutan
                                                                                                                        Pelibatan Pemangku
                                                                                                                        Kepentingan




Penilaian Materialitas
[GRI 2-14, 3-1, 3-2]


Pada tahun 2025, Unit Kerja Pengelola Sustainability melakukan peninjauan kembali terhadap topik material yang
digunakan dalam pelaporan tahun 2024 dan menyimpulkan bahwa topik-topik tersebut masih relevan. Hasil peninjauan
tersebut disampaikan kepada Dewan Direksi melalui mekanisme forum koordinasi formal secara berjenjang, yaitu dalam
Rapat Operasional di tingkat Departemen atau Rapat Direktorat di tingkat Direktorat, serta dieskalasi pada Rapat Direksi.

Sebelumnya, pada tahun 2024 Perseroan memperbarui penetapan topik material bersama konsultan independen dengan
mengacu pada standar GRI 2021 serta menerapkan prinsip double materiality. Melalui pendekatan ini, Perseroan menilai
dampak aktual dan potensial terhadap lingkungan dan masyarakat sekaligus mengevaluasi pengaruh isu keberlanjutan
terhadap kinerja dan posisi keuangan. Dalam proses penetapannya, Perseroan mempertimbangkan perspektif manajemen
internal serta masukan dari pemangku kepentingan eksternal.



Tabel 6. Proses Penilaian Materialitas


     Langkah penilaian
                                                                                Praktik di Telkom
    materialitas sesuai GRI

 1. Memahami konteks                     Melakukan tinjauan ulang untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konteks
    organisasi                           ESG di TelkomGroup terkait dengan komponen berikut:
                                         • Rantai nilai, aktivitas dan strategi bisnis Telkom dan Anak Perusahaan.
                                         • Standar keberlanjutan yang relevan, yaitu standar pengungkapan (GRI, SASB, UN SDGs, IFRS S1
                                           dan S2, dan PSPK 1 dan 2) dan kriteria penilaian ESG (MSCI, Sustainalytics, S&P, CDP).
                                         • Umpan balik dari pemangku kepentingan, di antaranya hasil penilaian ESG oleh Badan
                                           Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), lembaga pemeringkat (rating), serta masukan
                                           dari para investor.
                                         • Tren dan praktik ESG di industri telekomunikasi.

 2. Identifikasi dampak                  Memetakan isu-isu ESG yang relevan dengan operasional TelkomGroup berdasarkan riset literatur
                                         dan pelibatan divisi internal Telkom yang dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD).

 3. Penilaian signifikansi               • Melibatkan pemangku kepentingan untuk memahami dampak operasional TelkomGroup beserta
    dampak                                 signifikansinya, yang didasarkan pada tingkat dampak (severity) dan kemungkinan terjadinya
                                           (likelihood).
                                         • Workshop dengan unit kerja di TelkomGroup yang bertanggung jawab atas pengelolaan topik
                                           material ESG 2025. Proses ini difasilitasi oleh konsultan independen.
                                         • Wawancara dengan pemangku kepentingan eksternal, seperti regulator, investor, dan lembaga
                                           rating. Proses ini difasilitasi oleh Unit Investor Relation dan Sub Departemen Sustainability
                                           Telkom.

 4. Prioritisasi dampak untuk            Melakukan prioritisasi dampak dengan menggunakan kriteria internal berdasarkan hasil tinjauan
    pelaporan                            ulang konteks organisasi dan pelibatan pemangku kepentingan oleh Unit Kerja Pengelola
                                         Sustainability Telkom. Hasil prioritisasi tersebut kemudian disampaikan kepada Direktur Utama/
                                         direksi untuk mendapatkan persetujuan.
                                         Kategori prioritas:
                                         • Prioritas adalah isu dengan dampak paling signifikan terhadap kinerja perusahaan dan/
                                            atau kepentingan pemangku kepentingan saat ini maupun dalam jangka pendek, sehingga
                                            memerlukan perhatian dan pengelolaan strategis segera.
                                         • Kepentingan saat ini adalah isu yang tetap relevan terhadap operasional dan pemangku
                                            kepentingan perusahaan, dengan dampak yang relatif stabil, serta penting untuk menjaga
                                            ketahanan jangka panjang dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, sehingga
                                            memerlukan pengelolaan dan pemantauan berkelanjutan
                                         • Pengawasan dan Pengendalian adalah isu dengan tingkat dampak relatif rendah saat ini,
                                            namun tetap perlu dipantau dan dikelola guna mengantisipasi potensi peningkatan dampak di
                                            masa mendatang




   52                                                                                                PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 55
Penilaian                                           Manajemen Risiko dan             Strategi                  Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas                                        Peluang Keberlanjutan            Keberlanjutan             Pembangunan Berkelanjutan




Gambar 16. Matriks Materialitas




                                                                                                 Dampak ke Telkom

                                                     Pengawasan dan Pengendalian                 Kepentingan saat ini                      Prioritas

                                                                                              Keberagaman, Kesetaraan,             Pengalaman Pelanggan
                                                                                              dan Inklusi                          Kepatuhan Regulasi
                                        Prioritas




                                                                                              Kesehatan dan Keselamatan            Praktik Bisnis Beretika
                                                                                              Karyawan                             Keamanan Siber dan
        Kepentingan Stakeholder




                                                                                              Inklusivitas Digital dan             Pelindungan Data
                                                                                              Pelibatan Komunitas

                                                                                              Perubahan Iklim dan
                                      Kepentingan




                                                                                              Manajemen Energi
                                        saat ini




                                                                                              Manajemen Sumber Daya
                                     Pengendalian
                                     Pengawasan
                                         dan




                                  Lingkungan                 Sosial             Tata kelola




Tabel 7. Daftar Topik Material


                                                                       Dampak ke                                        Standar
                                            Topik                                                Dampak ke                            SASB yang        Penyelarasan
    Pilar                                                             masyarakat dan                                    GRI yang
                                           Material                                               Telkom                               relevan         dengan TPB*
                                                                       lingkungan                                       relevan

 Save Our                             Perubahan               Aktivitas operasional           Eksposur terhadap     GRI 102-1        TC-SI-130a.1      TPB 7.2.1.(a)
 Planet                               Iklim dan               perusahaan, khususnya           volatilitas harga,    GRI 102-2        TC-TL-130a.1      TPB 7.3.1
                                      Manajemen               pengoperasian jaringan          regulasi iklim yang   GRI 102-3        TC-IM-130a.1      TPB 13.2.2.(a)
                                      Energi                  dan data center,                semakin ketat,        GRI 102-4        TC- SI-130a.3
                                                              membutuhkan energi              serta kerusakan       GRI 102-5        TC-IM-130a.3
                                                              yang tinggi, sehingga           aset fisik akibat     GRI 102-6
                                                              berkontribusi pada              perubahan iklim       GRI 102-7
                                                              jejak karbon yang dapat         dapat berdampak       GRI 102-8
                                                              memperburuk perubahan           pada resiliensi       GRI 302-1
                                                              iklim                           operasional           GRI 302-3
                                                                                                                    GRI 302-4
                                                                                                                    GRI 305-1
                                                                                                                    GRI 305-2
                                                                                                                    GRI 305-3
                                                                                                                    GRI 305-4
                                                                                                                    GRI 305-5




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                        53
Page 56
02       Keberlanjutan di Telkom                          Perjalanan
                                                          Keberlanjutan di Telkom
                                                                                         Tata Kelola
                                                                                         Keberlanjutan
                                                                                                                Pelibatan Pemangku
                                                                                                                Kepentingan




                                 Dampak ke                                          Standar
                Topik                                      Dampak ke                              SASB yang      Penyelarasan
 Pilar                          masyarakat dan                                      GRI yang
               Material                                     Telkom                                 relevan       dengan TPB*
                                 lingkungan                                         relevan

             Manajemen       Pengelolaan limbah,        Pengetatan regulasi     GRI 306-3        TC-TL-440a.1    TPB 11.6.1.(b)
             Sumber Daya     termasuk e-waste,          pengelolaan                                              TPB 12.4.2
                             yang tidak memadai         limbah, termasuk                                         TPB 12.5.1.(a)
                             dapat menimbulkan          e-waste, berpotensi
                             pencemaran lingkungan      meningkatkan biaya
                             dan risiko kesehatan       kepatuhan. Namun,
                             masyarakat akibat          penerapan prinsip
                             kandungan bahan            sirkularitas dapat
                             berbahaya, sehingga        mendorong efisiensi
                             perlu dikelola secara      biaya dan membuka
                             bertanggung jawab          peluang insentif
                                                        ekonomi

Empower      Keberagaman,    Keberagaman talenta        Talenta yang            GRI 401-1        TC-SI-330a.1    TPB 5.5.2
Our          Kesetaraan,     meningkatkan               beragam dapat           GRI 401-2        TC-SI-330a.3    TPB 16.10.1.(c)
People       dan Inklusi     kesempatan yang            memperkuat              GRI 401-3        TC-IM-330a.1
                             setara dan memperkuat      kapabilitas             GRI 404-1        TC-IM-330a.3
                             inklusi di tempat kerja,   perusahaan untuk        GRI 404-2
                             sehingga mendorong         mencapai target         GRI 404-3
                             partisipasi ekonomi yang   perusahaan              GRI 405-1
                             lebih luas dan merata      dan mendorong           GRI 405-2
                             serta meningkatkan         penciptaan nilai        GRI 406-1
                             keterwakilan kelompok      jangka panjang
                             minoritas, khususnya di
                             sektor teknologi

             Kesehatan dan   Penciptaan lingkungan      Lingkungan kerja        GRI 403-1        TC-SI-330a.2    TPB 8.8.1.(a)
             Keselamatan     kerja yang aman dan        yang aman dan           GRI 403-2        TC-IM-330a.2
             Karyawan        sehat berkontribusi        kondusif, melalui       GRI 403-3
                             langsung terhadap          pengelolaan             GRI 403-4
                             perlindungan hak           kesehatan,              GRI 403-5
                             dasar karyawan,            keselamatan,            GRI 403-6
                             pencegahan cedera          keamanan, dan           GRI 403-7
                             dan penyakit akibat        kesejahteraan           GRI 403-8
                             kerja, serta peningkatan   karyawan yang           GRI 403-9
                             kesejahteraan tenaga       efektif, menjadi        GRI 403-10
                             kerja                      fondasi penting
                                                        untuk menjaga
                                                        produktivitas
                                                        dan mendukung
                                                        keberlangsungan
                                                        operasional

             Pengalaman      Penyediaan produk dan      Perkembangan            GRI 416-1        TC-SI-550a.1    TPB 17.6.1.(a)
             Pelanggan       layanan yang andal,        kebutuhan dan           GRI 416-2        TC-TL-550a.1    TPB 17.8.1
                             relevan, dan responsif     ekspektasi
                             terhadap kebutuhan         pelanggan
                             pelanggan di era digital   di era digital
                             berkontribusi pada         membuka peluang
                             peningkatan pengalaman     pengembangan
                             pelanggan, kemudahan       produk dan layanan
                             akses informasi            yang inovatif
                             dan layanan, serta
                             produktivitas masyarakat




 54                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 57
Penilaian              Manajemen Risiko dan          Strategi                 Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas           Peluang Keberlanjutan         Keberlanjutan            Pembangunan Berkelanjutan




                                      Dampak ke                                      Standar
                   Topik                                        Dampak ke                             SASB yang   Penyelarasan
    Pilar                            masyarakat dan                                  GRI yang
                  Material                                       Telkom                                relevan    dengan TPB*
                                      lingkungan                                     relevan

               Inklusivitas      Perluasan akses            Perluasan               GRI 413-1     -               TPB 4.4.1.(a)
               Digital dan       konektivitas yang          konektivitas                                          TPB 8.3.1.(a)
               Pelibatan         terjangkau dan             yang inklusif                                         TPB 9.c.1
               Komunitas         inklusif, khususnya        membuka peluang
                                 bagi masyarakat di         ekspansi pasar
                                 wilayah terpencil dan      dan pertumbuhan
                                 kelompok rentan,           pelanggan baru,
                                 berkontribusi pada         memperkuat
                                 pemerataan kesempatan      posisi kompetitif
                                 ekonomi, peningkatan       perusahaan,
                                 literasi digital, serta    serta mendukung
                                 pemberdayaan               pemenuhan
                                 komunitas untuk            kewajiban regulasi
                                 berpartisipasi aktif       terkait pemerataan
                                 dalam ekonomi dan          akses
                                 kehidupan sosial
                                 berbasis digital

 Elevate       Kepatuhan         Kepatuhan terhadap         Kepatuhan               GRI 206-1     TC-SI-520a.1    TPB 16.5.2
 Our           Regulasi          regulasi mencerminkan      terhadap regulasi       GRI 417-1     TC-TL-520a.1    TPB 16.10.2.(b)
 Business                        komitmen perusahaan        merupakan               GRI 417-2     TC-TL-520a.2
                                 dalam melindungi           prasyarat               GRI 417-3     TC-IM-520a.1
                                 kepentingan publik,        keberlangsungan
                                 menjaga standar            operasional bisnis;
                                 lingkungan dan sosial,     ketidakpatuhan
                                 serta meminimalkan         dapat menimbulkan
                                 dampak negatif terhadap    sanksi finansial,
                                 masyarakat dan             pembatasan
                                 pemangku kepentingan       kegiatan usaha,
                                                            serta risiko reputasi
                                                            yang berdampak
                                                            pada kinerja dan
                                                            nilai perusahaan

               Praktik Bisnis    Praktik bisnis yang        Pelanggaran             GRI 205-1     -               TPB 16.5.2
               Beretika          tidak etis, termasuk       etika bisnis dapat      GRI 205-2                     TPB 16.10.1.(b)
                                 korupsi dan penyuapan,     menimbulkan             GRI 205-3
                                 dapat merusak              sanksi hukum,
                                 kepercayaan publik,        denda yang
                                 menciptakan distorsi       signifikan, serta
                                 persaingan usaha, serta    kerusakan reputasi
                                 menimbulkan dampak         yang berdampak
                                 sosial dan ekonomi yang    langsung pada
                                 merugikan masyarakat       kinerja dan nilai
                                                            perusahaan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                   55
Page 58
02           Keberlanjutan di Telkom                                            Perjalanan
                                                                                Keberlanjutan di Telkom
                                                                                                                  Tata Kelola
                                                                                                                  Keberlanjutan
                                                                                                                                                Pelibatan Pemangku
                                                                                                                                                Kepentingan




                                              Dampak ke                                                   Standar
                       Topik                                                     Dampak ke                                   SASB yang             Penyelarasan
     Pilar                                   masyarakat dan                                               GRI yang
                      Material                                                    Telkom                                      relevan              dengan TPB*
                                              lingkungan                                                  relevan

                  Keamanan               Kegagalan dalam                    Keamanan siber               GRI 418-1          TC-SI-220a.1           TPB 16.10.2.(b)
                  Siber dan              menjaga keamanan siber             dan pelindungan                                 TC-SI-220a.2
                  Pelindungan            dan pelindungan data               data merupakan                                  TC-SI-220a.3
                  Data                   dapat mengakibatkan                faktor krusial bagi                             TC-SI-220a.4
                                         pelanggaran privasi,               keberlangsungan                                 TC-SI-230a.1
                                         penyalahgunaan                     industri                                        TC-SI-230a.2
                                         informasi pribadi,                 telekomunikasi;                                 TC-TL-220a.1
                                         serta gangguan                     insiden siber dapat                             TC-TL-220a.2
                                         layanan komunikasi                 mengganggu                                      TC-TL-220a.3
                                         yang berdampak pada                operasional,                                    TC-TL-220a.4
                                         individu, pelaku usaha,            memicu kebocoran                                TC-TL-230a.1
                                         dan stabilitas sosial.             data pribadi,                                   TC-TL-230a.2
                                                                            menimbulkan                                     TC-IM-220a.1
                                                                            sanksi regulasi,                                TC-IM-220a.2
                                                                            serta menurunkan                                TC-IM-220a.3
                                                                            kepercayaan                                     TC-IM-220a.4
                                                                            pelanggan yang                                  TC-IM-220a.6
                                                                            berdampak                                       TC-IM-230a.1
                                                                            langsung pada                                   TC-IM-230a.2
                                                                            pendapatan dan
                                                                            nilai perusahaan

*   Penyelarasan dilakukan terhadap indikator TPB yang dipetakan dan dipantau oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dengan mengacu pada ruang lingkup
    topik material, inisiatif, dan target keberlanjutan Perseroan.




Manajemen Risiko dan Peluang Keberlanjutan
[OJK E.3, E.5]


Manajemen risiko di Telkom mengacu pada ISO 31000:2018 Risk Management - Principles and Guidelines. Kerangka kerja ini
memandu proses identifikasi dan pengelolaan risiko keberlanjutan di Telkom yang telah diinisiasi sejak tahun 2023. Pada
tahun 2025, Telkom melakukan peninjauan ulang atas risiko dan peluang keberlanjutan dengan mencakup sektor bisnis
Anak Perusahaan yang dipandang strategis. Pembaruan ini dilakukan dengan mempertimbangkan profil risiko eksisting
serta standar Sustainability Accounting Standards Board (SASB) untuk mengidentifikasi risiko dan peluang keberlanjutan
yang relevan sesuai karakteristik industri Anak Perusahaan, serta selaras dengan konsep ISSB di tingkat grup.


Gambar 17. Proses Peninjauan Kembali Risiko dan Peluang Keberlanjutan TekomGroup


              1                                 2                                            3                                                 4
    Memetakan                     Mengidentifikasi                     Meninjau risiko dan peluang                           Mengintegrasikan risiko
    Telkom dan Anak               risiko dan peluang                   keberlanjutan baru yang relevan                       dan peluang keberlanjutan
    Perusahaan ke                 keberlanjutan                        dengan TelkomGroup dengan                             baru ke dalam risk
    standar SASB                  berdasarkan topik                    mempertimbangkan profil risiko                        register internal Telkom
    yang relevan                  pengungkapan SASB                    – berkoordinasi dengan Unit Kerja                     dan dikelola mengikuti
                                  yang relevan                         Pengelola Risk Management                             kerangka enterprise risk
                                                                                                                             management




     56                                                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 59
Penilaian              Manajemen Risiko dan           Strategi                 Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas           Peluang Keberlanjutan          Keberlanjutan            Pembangunan Berkelanjutan




Peninjauan ulang ini dilakukan oleh Unit Kerja Pengelola Sustainability Telkom yang berkoordinasi dengan Unit Kerja
Pengelola Risk Management. Proses ini menghasilkan daftar risiko dan peluang keberlanjutan yang berpotensi berdampak
pada keuangan TelkomGroup, beserta estimasi jangka waktu dampaknya. Daftar risiko dan peluang keberlanjutan ini akan
ditinjau secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan dan transformasi bisnis TelkomGroup.
Untuk memastikan manajemen risiko berjalan efektif, Dewan Komisaris dan Direksi Telkom melakukan pengelolaan, telaah
dan peninjauan berkala atas penerapan manajemen risiko, termasuk aspek keuangan berkelanjutan, guna mendukung
pencapaian tujuan dan keberlanjutan Perseroan.

Risiko dan peluang yang telah diidentifikasi mencerminkan tantangan dan prospek bagi TelkomGroup dalam menjalankan
operasi berkelanjutan. Karenanya, TelkomGroup telah mengambil berbagai langkah untuk mengelola risiko dan peluang
yang tercermin dari program dan inisiatif pada setiap topik material Telkom yang secara lengkap dibahas pada masing-
masing bagian. Selain itu, Telkom juga telah menjalankan upaya mitigasi risiko strategis sebagai bagian dari Enterprise
Risk Management (ERM) yang pembahasannya tersedia pada Laporan Tahunan Telkom 2025. Adapun sistem ERM Telkom
sendiri telah dikembangkan dan dapat diakses pada ermonline.telkom.co.id.



Tabel 8. Risiko dan Peluang Keberlanjutan Telkom



                                               Perubahan Iklim dan Manajemen Energi*

 [R] Kerusakan aset dan disrupsi layanan yang disebabkan oleh meningkatnya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan kenaikan suhu
 akibat perubahan iklim

 Jangka waktu              Jangka pendek hingga panjang

 Aksi mitigasi/            Langkah Telkom dalam pengelolaan risiko akibat cuaca ekstrem—sebagaimana disajikan pada bagian
 pengelolaan               Save Our Planet, khususnya sub bagian Resiliensi Operasional terhadap Perubahan Iklim yang mencakup
                           pemetaan alat produksi dan aset di kawasan rawan, relokasi ke area yang lebih aman, pengembangan dan
                           modernisasi perangkat tahan bencana, penyediaan jaringan cadangan (backup) di wilayah berisiko, serta
                           penguatan proteksi melalui asuransi aset.

 [R] Peningkatan volatilitas harga energi dan perubahan regulasi terkait iklim, seiring dengan sifat bisnis telekomunikasi yang
 intensif energi, berpotensi meningkatkan biaya operasional

 Jangka waktu              Jangka menengah hingga panjang

 Aksi mitigasi/            Langkah Telkom dalam memitigasi risiko peningkatan biaya operasional akibat volatilitas harga energi dan
 pengelolaan               perubahan regulasi iklim disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya Transisi Rendah Karbon, yang
                           mencakup penguatan praktik manajemen energi serta penyusunan jalur transisi iklim untuk menurunkan
                           emisi GRK TelkomGroup.

 [O] Pemanfaatan energi terbarukan dan teknologi hemat energi berpotensi mengurangi emisi serta mengoptimalkan biaya
 operasional

 Jangka waktu              Jangka menengah hingga panjang

 Aksi mitigasi/            Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang energi terbarukan disajikan pada bagian Save Our Planet,
 pengelolaan               khususnya subbagian Transisi Rendah Karbon yang merincikan terkait inisiatif penghematan energi dan
                           modernisasi perangkat.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                        57
Page 60
02     Keberlanjutan di Telkom                               Perjalanan
                                                             Keberlanjutan di Telkom
                                                                                        Tata Kelola
                                                                                        Keberlanjutan
                                                                                                                Pelibatan Pemangku
                                                                                                                Kepentingan




                                                  Manajemen Sumber Daya

[R] Regulasi pengelolaan limbah (e.g., e-waste) yang semakin ketat akibat meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan dapat
berdampak pada pengawasan dan pengenaan sanksi yang lebih tegas

Jangka waktu            Jangka pendek hingga panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam pengelolaan limbah disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya manajemen
pengelolaan             limbah, yang meliputi pelaksanaan monitoring dan audit limbah.

[O] Optimalisasi pengelolaan limbah elektronik melalui perluasan praktik pemulihan dan pemanfaatan kembali aset pada akhir masa
pakainya berpotensi menghasilkan insentif finansial serta menurunkan biaya operasional melalui pengurangan biaya pengadaan dan
peningkatan nilai residu aset

Jangka waktu            Jangka panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam pengelolaan limbah elektronik disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya
pengelolaan             manajemen limbah, yang meliputi pelaksanaan program 3R pada SIM card dan limbah elektronik lain.

[R] Ketergantungan pada pasokan air yang untuk pusat data meningkatkan risiko gangguan operasional dan volatilitas biaya, yang
berdampak pada keandalan layanan

Jangka waktu            Jangka panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam pasokan air disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya pada subbagian
pengelolaan             Transisi Rendah Karbon. Upaya tersebut mencakup pelaksanaan riset, pengembangan, serta kemitraan untuk
                        green data center.

[O] Penerapan teknologi dan pengelolaan air yang lebih efisien dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, menekan biaya
operasional, serta meningkatkan ketahanan operasional

Jangka waktu            Jangka panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam pengelolaan air disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya subbagian Transisi
pengelolaan             Rendah Karbon dan Pengelolaan Air, yang meliputi pengembangan green data center dan green building
                        termasuk pemanfaatan Sewage Treatment Plant untuk mendukung daur ulang dan efisiensi penggunaan air.



                                           Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi

[R] Tidak terpenuhinya kebutuhan keberagaman talenta sesuai kebutuhan bisnis akibat pasar tenaga kerja yang kompetitif dapat
berdampak pada pemenuhan target perusahaan

Jangka waktu            Jangka menengah hingga panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengelola risiko keberagaman talenta disajikan pada bagian Empower Our People,
pengelolaan             khususnya keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, yang meliputi rekrutmen kelompok difabel, penciptaan
                        lingkungan yang inklusif untuk mempertahankan talenta perempuan.

[O] Perekrutan dan pengembangan talenta yang beragam secara proaktif dapat memperkuat kapabilitas Telkom dan mendorong
penciptaan nilai jangka panjang

Jangka waktu            Jangka menengah hingga panjang

Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengelola peluang perekrutan dan pengembangan talenta disajikan pada bagian
pengelolaan             Empower Our People, khususnya keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.




 58                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 61
Penilaian            Manajemen Risiko dan           Strategi                Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas         Peluang Keberlanjutan          Keberlanjutan           Pembangunan Berkelanjutan




                                             Kesehatan dan Keselamatan Karyawan

 [R] Ketidakmampuan menjamin kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan karyawan

 Jangka waktu            Jangka pendek hingga panjang

 Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengelola risiko kesehatan, keselamatan serta kesejahteraan karyawan disajikan
 pengelolaan             pada bagian Empower Our People, khususnya kesehatan dan keselamatan karyawan, yang meliputi
                         implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karyawan (SMK3) dan penyelenggaraan
                         berbagai inisiatif untuk mendukung kesejahteraan karyawan sesuai dengan Telkom Well-Being Wheel.



                                                    Pengalaman Pelanggan

 [R] Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan terkait produk dan layanan

 Jangka waktu            Jangka menengah hingga panjang

 Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengelola risiko pemenuhan ekspektasi pelanggan disajikan pada bagian Empower
 pengelolaan             Our People, khususnya pengalaman pelanggan, yang meliputi penyediaan berbagai saluran keluhan
                         pelanggan hingga layanan yang inklusif bagi kelompok difabel.

 [O] Peluang pengembangan produk dan layanan yang inovatif seiring dengan berkembangnya kebutuhan pelanggan di era digital

 Jangka waktu            Jangka menengah hingga panjang

 Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang pengembangan produk disajikan pada bagian Empower
 pengelolaan             Our People, khususnya pengalaman pelanggan, yang meliputi inovasi pengembangan produk dengan
                         memanfaatkan teknologi AI secara bertanggungjawab.



                                         Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas

 [O] Peningkatan brand image dan reputasi perusahaan akibat kinerja program tanggung jawab sosial

 Jangka waktu            Jangka pendek hingga panjang

 Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang reputasi dari kinerja program TJSL disajikan pada
 pengelolaan             bagian Empower Our People, khususnya pemberdayaan masyarakat, yang meliputi penyediaan jaringan
                         komunikasi yang menjangkau seluruh Indonesia serta berbagai program pelibatan komunitas yang
                         memanfaatkan kapabilitas digital Telkom.


                                                      Kepatuhan Regulasi

 [R] Perubahan regulasi dan ketentuan pelaporan yang semakin ketat akibat meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan terkait
 keberlanjutan dapat berdampak pada peningkatan biaya operasional

 Jangka waktu            Jangka pendek hingga panjang

 Aksi mitigasi/          Langkah Telkom dalam mengelola risiko perubahan regulasi disajikan pada bagian Elevate Our Business,
 pengelolaan             khususnya kepatuhan regulasi, yang meliputi penerapan pendekatan sistematis dalam identifikasi
                         ketentuan regulasi baru juga melakukan legal review atas aksi korporasi maupun kemitraan dengan pihak
                         ketiga.

 [O] Peningkatan kredibilitas dan reputasi perusahaan yang didorong oleh kinerja kepatuhan

 Jangka waktu            Jangka pendek hingga panjang

 Aksi mitigasi           Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang reputasi dari kepatuhan disajikan pada bagian Elevate
                         Our Business, khususnya kepatuhan regulasi, yang meliputi peningkatan kapasitas tim internal agar dapat
                         menjalankan fungsinya secara optimal.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  59
Page 62
02          Keberlanjutan di Telkom                                                 Perjalanan
                                                                                    Keberlanjutan di Telkom
                                                                                                                         Tata Kelola
                                                                                                                         Keberlanjutan
                                                                                                                                                        Pelibatan Pemangku
                                                                                                                                                        Kepentingan




                                                                       Praktik Bisnis Beretika

    [R] Korupsi dan benturan kepentingan khususnya berkaitan dengan kerjasama dengan pihak ketiga

    Jangka waktu                   Jangka pendek hingga panjang

    Aksi mitigasi/                 Langkah Telkom dalam mengelola risiko korupsi dan benturan kepentingan disajikan pada bagian Elevate
    pengelolaan                    Our Business, khususnya praktik bisnis beretika, yang meliputi penerapan SNI ISO 37001: 2016 Sistem
                                   Manajemen Antikorupsi (SMAP), sosialisasi serta pelatihan rutin sebagai upaya internalisasi membangun
                                   budaya antikorupsi.


                                                            Keamanan Siber Dan Pelindungan Data

    [R] Insiden siber yang dapat mengganggu operasional bisnis dan/atau berdampak pada kebocoran data pribadi dan penurunan
    kepercayaan pelanggan [SASB TC-SI-550a.2]

    Jangka waktu                   Jangka pendek hingga panjang

    Aksi mitigasi/                 Langkah Telkom dalam mengelola risiko insiden siber disajikan pada bagian Elevate Our Business,
    pengelolaan                    khususnya keamanan siber dan pelindungan data, yang meliputi penetapan kebijakan tata kelola
                                   pelindungan data pribadi dan tata kelola informasi hingga peningkatan kesadaran karyawan.

    [O] Peluang bisnis untuk menyediakan layanan digital yang aman di tengah ancaman keamanan siber dapat meningkatkan posisi
    Telkom sebagai pilihan utama pelanggan

    Jangka waktu                   Jangka menengah hingga panjang

    Aksi mitigasi/                 Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang bisnis akan layanan digital yang aman disajikan pada
    pengelolaan                    bagian Elevate Our Business, khususnya keamanan siber dan pelindungan data, yang meliputi investasi
                                   pada infrastruktur informasi teknologi (IT) yang dapat menjamin keamanan layanan pelanggan.


*   Risiko dan peluang terkait iklim secara komprehensif telah diidentifikasi menggunakan rekomendasi kerangka kerja TCFD dan IFRS S2, dan disajikan pada bagian Save Our Planet
** [R] risiko, [O] peluang
*** Jangka pendek didefinisikan sebagai 5 tahun mendatang, jangka menengah = 5 sampai 15 tahun, dan jangka panjang = 15+ tahun

    Risiko atau peluang baru maupun yang mengalami perubahan




Strategi Keberlanjutan
[OJK A.1, E-5] [GRI 2-22]


Telkom memastikan bahwa arah strategi bisnis perusahaan selaras dengan prinsip keberlanjutan untuk mendukung
penciptaan nilai jangka panjang melalui penyediaan solusi dan layanan inovatif yang memberikan dampak positif bagi
masyarakat dan lingkungan. Telkom mengusung tagline GoZero% sebagai representasi komitmen perusahaan terhadap
pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab sesuai prinsip ESG, dengan target keberlanjutan di tahun 2030 untuk
memberikan dampak jangka panjang yang terukur bagi berbagai pemangku kepentingan. Sejalan dengan komitmen
tersebut, pada tahun 2025 kami melakukan peninjauan kembali dan penajaman atas target keberlanjutan TelkomGroup
2030, yang menghasilkan penyesuaian metrik dari pengalihan limbah kantor menjadi reduksi total timbulan limbah. Kami
memandang perubahan ini mencerminkan penguatan aksi korporasi yang lebih preventif dalam pengelolaan lingkungan,
sejalan dengan praktik terbaik global serta ekspektasi pemangku kepentingan yang semakin menitikberatkan pada upaya
waste prevention.




     60                                                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 63
Penilaian             Manajemen Risiko dan               Strategi                  Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas          Peluang Keberlanjutan              Keberlanjutan             Pembangunan Berkelanjutan




Gambar 18. Strategi Keberlanjutan TelkomGroup




GoZero%: Sustainability Action by Telkom Indonesia
Telkom Indonesia memimpin inovasi untuk membentuk masa depan yang berkelanjutan. Solusi dan layanan kami dirancang
untuk menciptakan dampak social dan lingkungan yang positif, sekaligus memastikan penciptaan nilai jangka panjang
serta memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan

Target Keberlanjutan TelkomGroup 2030

Gambar 19. Target Kerberlanjutan TelkomGorup 2030


          Save Our Planet                          Empower Our People                               Elevate Our Business


     Perubahan iklim dan                      Keberagaman, kesetaraan, dan                 Kepatuhan regulasi
     manajemen energi                         inklusi                                      • 100% tingkat kepatuhan terhadap
     • 20% penurunan emisi GRK                • 32% karyawan perempuan                       regulasi yang berlaku tanpa adanya
       TelkomGroup cakupan                    • 27% perwakilan karyawan                      kasus besar yang terbukti setiap
       1 dan 2 dibandingkan                     perempuan pada level manajerial              tahunnya
       dengan base year 2023                  • 1,5% karyawan difabel
                                              • 25% talenta digital                        Praktik bisnis beretika
     Manajemen sumber daya                                                                 • 100% karyawan menandatangani pakta
     • Minimum 70% limbah kabel                                                              integritas
                                              Kesehatan dan keselamatan
       fiber optic dialihkan dari                                                          • 100% Telkom dan 13 Anak Perusahaan
                                              karyawan
       pembuangan akhir                                                                      yang dimiliki secara langsung
                                              • Memastikan 0 kasus kematian
     • Minimum 70% reduksi total                                                             tersertifikasi SNI ISO 37001 :2016 Sistem
                                                akibat kecelakaan kerja setiap
       timbulan limbah                                                                       Manajemen Anti Penyuapan
                                                tahunnya
                                                                                           • 100% aduan melalui WBS (Whistleblowing
                                              • 80 skor indeks pelibatan
                                                                                             System) yang memenuhi syarat
                                                karyawan
                                                                                             ditindaklanjuti setiap tahunnya
                                              Pengalaman pelanggan                         • 100% aduan terkait pelanggaran hak
                                              • Mencapai skor NPS pada kategori              asasi manusia ditindaklanjuti setiap
                                                Excellent dengan skor diatas 62              tahunnya
                                                poin
                                                                                           Keamanan siber dan pelindungan data
                                              Inklusivitas digital dan pelibatan           • Memastikan 0 kasus kebocoran data
                                              komunitas                                      kritikal setiap tahunnya
                                              • 10% Usaha Mikro dan Kecil (UMK)            • 100% tingkat kelulusan karyawan dalam
                                                yang didukung oleh Telkom untuk              pelatihan awareness keamanan siber
                                                naik kelas setiap tahunnya




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                          61
Page 64
02      Keberlanjutan di Telkom                         Perjalanan
                                                        Keberlanjutan di Telkom
                                                                                  Tata Kelola
                                                                                  Keberlanjutan
                                                                                                       Pelibatan Pemangku
                                                                                                       Kepentingan




Sinergi Keberlanjutan TelkomGroup

Keragaman bisnis TelkomGroup dapat menghasilkan dampak dan perspektif yang berbeda dalam penentuan fokus dan
strategi keberlanjutan. TelkomGroup menerapkan pendekatan desentralisasi dalam pengelolaan keberlanjutan, di mana
setiap Anak Perusahaan memiliki mandat dan akuntabilitas untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke
dalam strategi bisnis dan operasional masing-masing, didukung oleh kerangka tata kelola yang sesuai di tingkat entitas.
Sejalan dengan itu, Telkom memastikan adanya keselarasan arah strategi keberlanjutan melalui penetapan KPI ESG
sebagai panduan seluruh grup dalam merumuskan dan mengeksekusi agenda keberlanjutan yang mendukung ambisi
GoZero%. Untuk menjaga konsistensi implementasi dan memperkuat kolaborasi lintas perusahaan, TelkomGroup juga
menyelenggarakan forum koordinasi keberlanjutan yang diselenggarakan minimal setiap kuartal dengan mempertemukan
Anak Perusahaan untuk membahas perkembangan, menyelaraskan prioritas, dan berbagi informasi mengenai praktik
terbaik.


Gambar 20. Sustainability Summit Telkom Group Q4 2025




Gambar 21. Kerangka ESG Telkomsel




   62                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 65
Penilaian             Manajemen Risiko dan      Strategi        Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas          Peluang Keberlanjutan     Keberlanjutan   Pembangunan Berkelanjutan




Gambar 22. Kerangka ESG Telin




Gambar 23. Kerangka ESG Mitratel


                      ESG Pillar                                        Material Topic


                                                                                    Energy Management
                   Right Environment Approach
                                                                               Material Sourcing & Efficiency




                                                                                Business Partner & Customer


                                                                            Community & Employee Engagement

                      Right Communication
                                                                                        Government


                                                                                            People




                                                                                        Compliance


                                                                                      Business Ethics
                        Right Governance

                                                                                  Data Privacy & Security


                                                                                  Asset & Data Information




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      63
Page 66
02       Keberlanjutan di Telkom                              Perjalanan
                                                              Keberlanjutan di Telkom
                                                                                          Tata Kelola
                                                                                          Keberlanjutan
                                                                                                                  Pelibatan Pemangku
                                                                                                                  Kepentingan




Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan
[GRI 2-22]


Telkom telah menetapkan tujuh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) sebagai prioritas utama, di mana TelkomGroup
dapat memberikan dampak yang paling signifikan bagi lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
TPB prioritas ini sejalan dengan topik material serta komitmen kami. Telkom secara aktif menjalin kolaborasi dengan
pemangku kepentingan lain dalam menjalankan inisiatif keberlanjutan yang mencerminkan implementasi dari 17 TPB.
Selain itu, melalui program TJSL, Telkom secara konsisten memberikan kontribusi lebih luas ke pencapaian TPB di
Indonesia. Informasi terkait pelaksanaan program TJSL secara lengkap disajikan dalam bagian Save Our Planet untuk
program lingkungan dan Empower Our People untuk program sosial, serta Laporan Tahunan Telkom 2025.

Tabel 9. Dukungan TelkomGroup terhadap TPB Prioritas


   TPB                Deskripsi                 Komitmen TelkomGroup                                 Inisiatif*

 TPB 4       Menjamin Kualitas              TelkomGroup menjadi penggerak        • Program pengembangan talenta, people
             Pendidikan yang Inklusif dan   pemerataan dan peningkatan             development plan, dan pemberian beasiswa
             Merata serta Meningkatkan      kualitas digitalisasi di sektor        untuk mendorong long-term learning karyawan
             Kesempatan Belajar             pendidikan, serta berperan aktif       (Hlm. 125)
             Sepanjang Hayat untuk          dalam mengembangkan talenta          • Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan
             Semua                          digital unggulan                       secara terpadu melalui progam penyediaan
                                                                                   akses aplikasi pembelajaran, internet dan
                                                                                   komputer ke sekolah dan pelatihan digital yang
                                                                                   menyasar siswa, guru, kelompok penyandang
                                                                                   disabilitas serta dalam rangka pemberdayaan
                                                                                   perempuan (Hlm. 151-154)

 TPB 5       Mencapai Kesetaraan Gender     TelkomGroup berupaya untuk           • Menetapkan target persentase perwakilan
             dan Memberdayakan Kaum         mendorong kesetaraan gender di         karyawan perempuan pada level manajerial di
             Perempuan                      lingkungan kerja                       TelkomGroup (Hlm. 123)
                                                                                 • Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif
                                                                                   (penyediaan employee resource group
                                                                                   (Srikandi Telkom) dan pelaksanaan Respectful
                                                                                   Workplace) (Hlm. 131-132)

 TPB 8       Meningkatkan Pertumbuhan       TelkomGroup mewujudkan               • Program Pembinaan UMK dilakukan
             Ekonomi yang Inklusif dan      ekosistem digital yang merata          dengan memberikan akses pembiayaan
             Berkelanjutan, Kesempatan      untuk mendukung berbagai               serta pendampingan untuk meningkatkan
             Kerja yang Produktif dan       aktivitas ekonomi di setiap            kemampuan dan kapasitas digital pelaku usaha.
             Menyeluruh, serta Pekerjaan    segmen dan lapisan masyarakat          Inisiatif ini mencakup program Go Modern,
             yang Layak untuk Semua                                                Go Digital, Go Online, hingga Go Global guna
                                                                                   mendorong UMK menjadi lebih tangguh dan
                                                                                   mandiri (Hlm. 159-161)

 TPB 9       Membangun Infrastruktur        TelkomGroup melakukan                • Akselerasi pemerataan jaringan di daerah
             yang Tangguh, Meningkatkan     percepatan pembangunan                 tertinggal, terpencil, dan terdepan (3T)
             Industri Inklusif dan          infrastruktur telekomunikasi           (Hlm. 147)
             Berkelanjutan, serta           yang handal dan merata, serta        • Berkolaborasi bersama mahasiswa dari
             Mendorong Inovasi              menghadirkan layanan terbaik           perguruan tinggi di Indonesia untuk
                                            bagi pelanggan                         menjalankan program sociodigipreneurship
                                                                                   yang berperan memfasilitasi inovasi solusi
                                                                                   berbasis teknologi untuk tantangan sosial dan
                                                                                   ekonomi yang ada di masyarakat (Hlm. 156)




   64                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 67
Penilaian                     Manajemen Risiko dan                      Strategi                         Dukungan terhadap Tujuan
Materialitas                  Peluang Keberlanjutan                     Keberlanjutan                    Pembangunan Berkelanjutan




     TPB                     Deskripsi                          Komitmen TelkomGroup                                              Inisiatif*

    TPB 12       Menjamin Pola Produksi                     TelkomGroup terus berinovasi                      • Menetapkan target untuk mengurangi jumlah
                 dan Konsumsi yang                          untuk mewujudkan pengelolaan                        limbah elektronik yang dibuang langsung ke
                 Berkelanjutan                              sumber daya dan limbah yang                         pembuangan akhir (Hlm. 91-92)
                                                            berkelanjutan dan sejalan dengan                  • Menggunakan bahan ramah lingkungan dalam
                                                            prinsip ekonomi sirkular                            pengembangan kemasan produk (Hlm. 93)

    TPB 13       Mengambil Tindakan Cepat                   TelkomGroup berkomitmen                           • Mengembangka peta jalan transisi iklim sebagai
                 untuk Mengatasi Perubahan                  mengurangi jejak emisi karbon                       basis rencana dekarbonisasi kolektif di tingkat
                 Iklim dan Dampaknya                        dari operasi bisnis dan rantai nilai                grup (Hlm. 74-75)
                                                            sejalan dengan target net zero                    • Menerapkan IoT dan program Gerakan Peduli
                                                            emission pemerintah Indonesia                       Efisiensi Energi (GePEE) sebagai inisiatif
                                                                                                                penghematan energi dan modernisasi (Hlm. 75)

    TPB 16       Menguatkan Masyarakat                      TelkomGroup senantiasa                            • Menerapkan sistem manajemen antikorupsi
                 yang Inklusif dan Damai                    menerapkan good corporate                           (SMAP), serta sosialisasi hingga pelatihan ke
                 untuk Pembangunan                          governance dan menjunjung                           seluruh Direksi dan karyawan (Hlm. 185-186)
                 Berkelanjutan, Menyediakan                 tinggi prinsip transparansi dan                   • Menyediakan akses dan saluran bagi seluruh
                 Akses Keadilan untuk                       akuntabilitas sebagai landasan                      pemangku kepentingan untuk menyampaikan
                 Semua, dan Membangun                       praktik bisnis yang bertanggung                     pengaduan melalui Telkom Integrity Line
                 Kelembagaan yang Efektif,                  jawab                                               (Hlm. 187-189)
                 Akuntabel, dan Inklusif di
                 Semua Tingkatan

*   Inisiatif ini bersifat non-exhaustive dan hanya dimaksudkan untuk memberikan contoh inisiatif yang dilakukan TelkomGroup




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                 65
Page 68
 03.
66     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 69
Save Our
Planet



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   67
Page 70
03       Save Our Planet                                         Perubahan Iklim dan
                                                                 Manajemen Energi
                                                                                                    Manajemen
                                                                                                    Sumber Daya




        “
        TelkomGroup mengambil peranan aktif dalam mewujudkan ekosistem yang lebih hijau
        melalui penerapan praktik bisnis berkelanjutan dan pengelolaan dampak operasional yang
        bertanggungjawab. Fokus pada pengelolaan risiko iklim, energi, dan limbah menjadi landasan
        dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika lingkungan yang terus berubah. Adapun
        aspek manajemen lingkungan lainnya, seperti pengelolaan air dan keanekaragaman hayati,
        senantiasa dikelola sesuai ketentuan regulasi dan standar yang berlaku.




Gambar 24. Kerangka Pengelolaan Aspek Lingkungan Telkom


        Save Our Planet




              Perubahan iklim dan                         Pengelolaan                            Manajemen
               manajemen energi                           sumber daya                        lingkungan lainnya

        • Transisi rendah karbon               • Pengelolaan limbah                    • Pengelolaan air
        • Resiliensi operasional                                                       • Keanekaragaman hayati




   68                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 71
Manajemen                  Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                     Perusahaan




        Topik Material                   Target 2030                                      Capaian Tahun 2025

 Perubahan iklim dan          20% penurunan emisi GRK TelkomGroup      Peningkatan 3,7% dari emisi GRK Cakupan 1 dan 2 (Market-based)
 manajemen energi             cakupan 1 dan 2 dibandingkan dengan      TelkomGroup apabila dibandingkan dengan tahun dasar 2023.
                              base year 2023                           • Penurunan 44% emisi Cakupan 1 dikarenakan adanya transisi
                                                                         operasional menggunakan biodiesel (B40, B30, B20, dan B10).
                                                                       • Peningkatan 3% emisi Cakupan 2 dikarenakan ekspansi aset
                                                                         dan ruang lingkup data di TelkomGroup.

 Pengelolaan sumber daya      Minimum 70% limbah kabel fiber optic     73% limbah kabel fiber optic dialihkan dari pembuangan akhir
                              dialihkan dari pembuangan akhir

                              Minimum 70% reduksi total timbulan       24% total reduksi timbulan limbah
                              limbah




Perubahan Iklim dan Manajemen Energi

Industri    telekomunikasi     menghadapi       tantangan            Perubahan Iklim & Manajemen Energi mendukung Komite
perubahan iklim yang kian meningkat. Ketergantungan                  Sustainability dalam implementasi mitigasi dan adaptasi
pada infrastruktur yang berintensitas energi tinggi serta            iklim di lingkungan TelkomGroup.
tuntutan regulasi dan standar global terkait penurunan
emisi GRK meningkatkan urgensi transisi menuju                       Telkom memiliki Unit Kerja Pengelola Sustainability
operasional rendah karbon. Pada saat yang sama,                      yang bertanggung jawab menyusun strategi pengelolaan
intensitas perubahan iklim turut memengaruhi ketahanan               iklim serta memantau kinerja pencapaian target iklim
produk dan keberlanjutan layanan, sebagaimana yang                   TelkomGroup melalui metrik emisi GRK yang dimonitor
terjadi pada banjir di Sumatera, sehingga penguatan                  secara berkala sesuai kebijakan perusahaan. Untuk
resiliensi operasional dan integrasi risiko iklim menjadi            mendukung pengelolaan keberlanjutan yang efektif,
kunci keberlangsungan bisnis TelkomGroup.                            Telkom juga melakukan upaya perekrutan dan penguatan
                                                                     tim dengan kapabilitas yang memadai dalam pengelolaan
                                                                     isu iklim, sebagaimana dirangkum pada tabel kinerja 16.
Pendekatan Manajemen
                                                                     Kebijakan Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
[GRI 3-3]

                                                                     Kebijakan perubahan iklim dan manajemen energi
Tata Kelola Iklim                                                    diatur dalam kebijakan tata kelola keberlanjutan yang
                                                                     ditetapkan melalui Peraturan Direksi. Ketentuan tersebut
Struktur tata kelola iklim Telkom terintegrasi dalam                 diturunkan ke dalam Prosedur Operasional Standar
Tata Kelola Sustainability TelkomGroup, diatur dalam                 (POS) yang mengatur panduan teknis perhitungan dan
Peraturan Perusahaan Nomor: PD.704.00/r.00/HK290/                    pelaporan emisi GRK di TelkomGroup sesuai standar
DSC-M0200000/2025. Komite Sustainability bertanggung                 internasional, seperti ISO 14064-1 dan GHG Protocol
jawab untuk memantau, menetapkan dan memberikan                      Corporate Accounting & Reporting Standard. Pada
arahan atas sasaran, rencana transisi dan adaptasi,                  tahun 2025, Telkom melakukan evaluasi dan pembaruan
strategi, inisiatif, target, kebijakan, pemantauan kinerja           POS perhitungan emisi dengan memperluas cakupan
dan pelaporan terkait iklim di lingkungan TelkomGroup.               inventarisasi emisi GRK di lingkungan TelkomGroup.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
Komite Sustainability berkoordinasi dengan komite lain               Kerangka Manajemen Perubahan Iklim
di bawah Dewan Komisaris dan Direksi, yang meliputi
Komite pengelola tanggung jawab sosial dan lingkungan                Pengelolaan perubahan iklim di TelkomGroup mengikuti
(TJSL), Komite pengelola risiko, kepatuhan dan revenue               kerangka empat aksi terpadu, yakni identify, assess,
assurance, Komite pengelola audit, dan Komite                        respond, dan monitor, sebagai wujud integrasi iklim dalam
pengelola nominasi dan remunerasi. Kelompok Kerja                    strategis bisnis perusahaan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       69
Page 72
03       Save Our Planet                                                                    Perubahan Iklim dan
                                                                                            Manajemen Energi
                                                                                                                                         Manajemen
                                                                                                                                         Sumber Daya




Gambar 25. Kerangka Manajemen Perubahan Iklim Telkom



              Identify                                         Assess                                  Respond                                 Monitor

     Mengidentifikasi faktor                          Menilai signifikansi                  Menetapkan strategi                       Memantau kinerja,
    iklim yang memengaruhi                            dampak risiko dan                      atas respons risiko                   berikut dengan progress
             bisnis                                 peluang iklim ke kinerja                dan peluang dengan                           atas target
                                                       keuangan, posisi,                  pengawasan manajemen
                                                    keuangan, dan prospek
                                                            bisnis



Transisi Rendah Karbon
Kinerja Emisi GRK TelkomGroup
[GRI 102-4, 102-5, 102-6, 102-7, 305-1, 305-2, 305-3]

Total emisi GRK TelkomGroup (Market-based) pada tahun 2025 adalah 4.153.661,3 tCO2e, yang terdiri dari 1% emisi
cakupan 1, 52% emisi cakupan 2, dan 47% emisi cakupan 3. Terdapat kenaikan emisi dibandingkan tahun pelaporan
sebelumnya, khususnya pada emisi cakupan 3, akibat terdapat tambahan cakupan perhitungan yang meliputi kategori 4,
7, 9, dan 12. Langkah ini merupakan bentuk perbaikan berkesinambungan TelkomGroup untuk menguatkan pengelolaan
emisi GRK. Adapun metode perhitungan, termasuk limitasi dan asumsi, disajikan pada Lampiran 7. Konsisten dengan
tahun 2024, emisi GRK tahun 2025 juga divalidasi pihak independen dengan opini yang disajikan pada Lampiran 11.



Profil Emisi TelkomGroup di Tahun 2025*


    Gambar 26. Emisi GRK TelkomGroup Cakupan 1, 2 (Market-based), dan 3


                                  2.500,00
                                                                                      2.078.121,0                        2.140.067,5
                                                   2.025.402,9                                                                         1.967.525,7
                                  2.000,00
               Emisi GRK (tCO2)




                                  1.500,00

                                  1.000,00

                                   500,00                      333.976,2                            307.017,3
                                        0
                                             83.730,0                      82.085,4                             46.068,1

                                                        2023                             2024                               2025



                                                                                              Cakupan 1         Cakupan 2 (Market-based)*        Cakupan 3




   70                                                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 73
Manajemen                     Biaya Lingkungan                 Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                             Perusahaan




     Gambar 27. Disagregasi emisi GRK TelkomGroup berdasarkan kategori

                                                                  1%




                                               %




                                                                                    52
                                            47




                                                                                      %
                                                                                             Cakupan 1


                                                                                             Cakupan 2


                                                                                             Cakupan 3




     Gambar 28. Disagregasi emisi GRK Cakupan 3 TelkomGroup berdasarkan kategori


                                   0,0% 0,0%
                                   0,0%      3,3%
                                                    12
                                                      ,2
                                                           %                    Kategori 1       Kategori 9

                                                                                Kategori 2       Kategori 10

                                                                                Kategori 3       Kategori 11
                                                                10,8%




                                                                        0,0%
                                                                                Kategori 4       Kategori 12
                                                                        0,0%
                                                                        0,2%    Kategori 5       Kategori 13
                                                                4,0%




                                                                        0,0%    Kategori 6       Kategori 14
                           69,




                                                                        0,0%
                                                                                Kategori 7       Kategori 15
                            5%




                                                                                Kategori 8




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     71
Page 74
03       Save Our Planet                                                 Perubahan Iklim dan
                                                                         Manajemen Energi
                                                                                                           Manajemen
                                                                                                           Sumber Daya




Ringkasan Kinerja Emisi GRK TelkomGroup Tahun Pelaporan 2025

Tabel 10. Ringkasan Kinerja Emisi GRK TelkomGroup Tahun Pelaporan 2025



                                   Tahun          Tahun                                                               Perubahan
                                 Pelaporan      Pelaporan                   Alasan perubahan emisi                    emisi sejak
  Cakupan        Deskripsi
                                    2025           2024                   sejak Tahun Pelaporan 2024                     tahun
                                 (tonCO2e)      (tonCO2e)                                                            pelaporan (%)
                                                               Perluasan pemanfaatan Biodiesel B40 sebagai
                                                               sumber bahan bakar genset dibandingkan dengan
                Emisi                                          pendekatan konservatif (penggunaan B0) yang
                langsung dari                                  diterapkan pada tahun 2024, disertai dengan
                                  12.288,4        27.381,5                                                                  55%
                pembakaran                                     upaya pengurangan durasi operasional genset
                 stasioner                                     di lingkungan TelkomGroup, termasuk Telkom,
                                                               Telkomsel, Sigma, Mitratel, Telin, Telkomsat,
                                                               Telkom Infra, dan GSD.
                                                               Perbaikan metodologi pengumpulan data
                Emisi                                          konsumsi bahan bakar kendaraan, yang
 Cakupan 1
                langsung dari                                  mengidentifikasi bahwa kendaraan di lingkup
                                   21.874,1       27.182,0                                                                  20%
                pembakaran                                     Telkom, Sigma, dan Mitratel menggunakan bensin
                 bergerak                                      Pertamax, yang memiliki faktor emisi relatif lebih
                                                               rendah dibandingkan Pertalite.

                                                               Penyempurnaan metodologi pengumpulan data
                                                               emisi fugitif dari pengolahan air limbah dan
                Emisi
                                                               AC, mencakup identifikasi septic tank sebagai
                fugitive           11.905,7       27.521,9                                                                  57%
                                                               kategori pengolahan air limbah tambahan dan
                langsung
                                                               pencantuman emisi akhir masa pakai (end-of-life)
                                                               dari unit AC yang dibongkar.
                                                               Peningkatan emisi konsumsi listrik dibandingkan
                Location-
                                                               tahun 2024 utamanya disebabkan oleh ekspansi
                based            2.182.493,3    2.078.121,1*                                                                 5%
                                                               aset TelkomGroup (misalnya, penambahan BTS
                Method
                                                               pada tahun 2025 untuk Telkomsel).

                                                               Peningkatan emisi konsumsi listrik dibandingkan
 Cakupan 2                                                     tahun 2024 utamanya disebabkan oleh ekspansi
                                                               aset TelkomGroup (misalnya, penambahan BTS
                Market-
                                                               pada tahun 2025 untuk Telkomsel), dengan
                based            2.140.067,5    2.078.121,1*                                                                 3%
                                                               inisiatif pembelian total 45.407 Renewable Energy
                Method
                                                               Certificate (REC) oleh Telkom dan TDE pada tahun
                                                               2025 berkontribusi untuk menekan kenaikan emisi
                                                               di tahun 2025 menjadi 3%.
                                                               Penyempurnaan metodologi untuk pengelompokan
                Barang dan                                     barang dan jasa (berdasarkan panduan dari GSMA)
 Cakupan 3
                jasa yang         64.796,5        87.218,1     dan disesuaikan untuk mencerminkan kategori                  26%
 Kategori 1
                dibeli                                         yang paling relevan dengan aktivitas operasional
                                                               perusahaan.

                                                               Penyempurnaan metodologi untuk pengelompokan
                                                               barang dan jasa (berdasarkan panduan dari GSMA)
 Cakupan 3      Barang
                                  239.681,5       70.677,0     dan disesuaikan untuk mencerminkan kategori                  239%
 Kategori 2     modal
                                                               yang paling relevan dengan aktivitas operasional
                                                               perusahaan.
                Bahan bakar                                    Penyempurnaan metodologi dan peningkatan
                dan energi                                     cakupan sumber emisi dalam perhitungan kategori
                terkait                                        ini, dimana pada tahun ini Cakupan 3 Kategori 3
 Cakupan 3
                yang tidak        211.750,4         0,3        dihitung untuk emisi yang bersumber dari proses           65.040.394%
 Kategori 3
                dimasukkan                                     well to tank bahan bakar yang dikonsumsi dan
                dalam                                          tranmission and distribution loss dari listrik yang
                cakupan                                        digunakan.



   72                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 75
Manajemen                              Biaya Lingkungan                    Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                         Perusahaan




                                            Tahun              Tahun                                                              Perubahan
                                          Pelaporan          Pelaporan                      Alasan perubahan emisi                emisi sejak
     Cakupan            Deskripsi
                                             2025               2024                      sejak Tahun Pelaporan 2024                 tahun
                                          (tonCO2e)          (tonCO2e)                                                           pelaporan (%)
                      Transportasi                                              Perluasan cakupan perhitungan seiring
    Cakupan 3
                      & distribusi             51,1               N/A           dengan mulai mengakomodasi Kategori 4 yang             -
    Kategori 4
                      hulu                                                      sebelumnya belum termasuk dalam perhitungan.

                      Limbah yang
    Cakupan 3         dihasilkan                                                Perluasan cakupan entitas TelkomGroup yang
                                              270,7               0,7                                                               40.421%
    Kategori 5        dalam                                                     mengungkapkan data limbah.
                      operasi
    Cakupan 3         Perjalanan                                                Berkurangnya jumlah perjalanan dinas di tahun
                                             3.574,7            32.119,5                                                              89%
    Kategori 6        bisnis                                                    2025.
                                                                                Perluasan cakupan perhitungan seiring dengan
    Cakupan 3         Perjalanan
                                              389,8               N/A           mulai mengakomodasi Kategori 7 yang sebelumnya         -
    Kategori 7        karyawan
                                                                                belum termasuk dalam perhitungan.
                      Aset yang                                                 Peningkatan jumlah Anak Perusahaan
    Cakupan 3
                      disewa di             77.941,4            7.985,9         TelkomGroup yang melakukan pencatatan aset            876%
    Kategori 8
                      hulu                                                      yang disewa.

                      Transportasi
                                                                               Perluasan cakupan perhitungan seiring dengan
    Cakupan 3         dan
                                              172,6               N/A          mulai mengakomodasi Kategori 9 yang sebelumnya          -
    Kategori 9        distribusi
                                                                               belum termasuk dalam perhitungan.
                      hilir
                      Pemrosesan
    Cakupan 3
                      produk yang                -                  -          Tidak relevan dengan nature bisnis TelkomGroup.         -
    Kategori 10
                      dijual
                      Penggunaan                                               Perluasan cakupan perhitungan produk terjual,
    Cakupan 3
                      produk               1.367.736,8         99.559,4        sebagai contoh mengikutsertakan Indihome,             1.274%
    Kategori 11
                      terjual                                                  Indibiz, dan ASTINet.

                      Perlakuan
                                                                                Perluasan cakupan perhitungan seiring dengan
    Cakupan 3         akhir masa
                                               58,6               N/A           mulai mengakomodasi Kategori 12 yang                   -
    Kategori 12       pakai produk
                                                                                sebelumnya belum termasuk dalam perhitungan.
                      yang dijual
                      Aset yang                                                Peningkatan jumlah Anak Perusahaan
    Cakupan 3
                      disewa di               833,4              148,1         TelkomGroup yang melakukan pencatatan aset            463%
    Kategori 13
                      hilir                                                    yang disewakan.

    Cakupan 3
                      Waralaba                   -                  -          Tidak relevan dengan nature bisnis TelkomGroup.         -
    Kategori 14

    Cakupan 3
                      Investasi               268,1             9.308,3        Peningkatan akurasi perhitungan emisi.                 97%
    Kategori 15
    Total Emisi GRK (Location-
                                          4.196.087,0        2.467.223,7*
    based)

    Total Emisi GRK (Market-
                                           4.153.661,3       2.467.223,7*
    based)


*    Pengungkapan kembali informasi berdasarkan penyesuaian metodologi pengumpulan data




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                  73
Page 76
03          Save Our Planet                                                              Perubahan Iklim dan
                                                                                         Manajemen Energi
                                                                                                                                  Manajemen
                                                                                                                                  Sumber Daya




Strategi Dekarbonisasi
[OJK F.7, F.12] [GRI 102-1, 102-4]


Tahun 2025 menjadi tonggak strategis transisi TelkomGroup menuju operasional rendah karbon melalui peluncuran
Rencana Transisi Iklim. Dokumen ini tidak hanya menegaskan komitmen iklim TelkomGroup, namun juga menggambarkan
perjalanan transisi perusahaan menuju net zero emission pada tahun 2060, serta strategi utama pencapaiaannya. Secara
terperinci, Rencana Transisi Iklim TelkomGroup menjabarkan transition pathway menuju operasional rendah karbon,
yang dimulai dengan penurunan 20% emisi cakupan 1 dan 2 pada jangka pendek (2023–2030), 40% di jangka menengah
(2040–2050), dan mencapai net zero emission di 2060. Adapun metodologi, asumsi, dan limitasi dalam penetapan target
ini disajikan pada Lampiran 8.


Jalur Transisi TelkomGroup untuk Emisi Scope 1 & 2


Gambar 29. Perjalanan Transisi TelkomGroup menuju Net Zero Emission 2060



            Milestone 2023-2030           Short-term targets                Medium-term targets                   Long-term targets


                     Penurunan 20% emisi                     Penurunan 40% emisi                 Penurunan 70% emisi                  TelkomGroup Net
                     Scope 1 dan Scope 2 pada                Scope 1 dan Scope 2                 Scope 1 dan Scope 2                  Zero Emmissions
                     2030.                                   pada 2040                           pada tahun 2050.                     pada tahun 2060

     4.0             Pengurangan konsumsi                     100% armada EV pada                >30 MWp Solar PV
                     energi sekitar 10%                       tahun 2040                         beroperasi pada tahun
                     melalui RAN AI, liquid                                                      2050.
     3.5
                     cooling, modernisasi, dan                >20 MWp Solar PV
                     outdoorization.                          terpasang pada tahun               >60% data center
                                                              2040                               menggunakan listrik
     3.0
                     >14 MWp Solar PV                                                            dari energi terbarukan
                     terpasang pada tahun                     >50% data center                   pada 2050.
     2.5             2030.                                    menggunakan listrik
                                                              dari energi terbarukan
                                                              pada 2040
     2.0


      1.5


      1.0


     0.5


     0.0


   -0.05
            2020                             2030                                 2040                                 2050                             2060


                                                         Offset             Scope 1            Scope 2



Keterangan: Strategi untuk mencapai net zero emission juga mempertimbangkan penggunaan REC untuk mereduksi emisi GRK Cakupan 2 market based

TelkomGroup juga telah menetapkan enam key decarbonization lever yang terangkum di dalam Rencana Transisi Iklim,
yang sebagian di antaranya meliputi efisiensi energi, elektrifikasi, energi terbarukan, hingga pemanfaatan instrumen
berbasis pasar. Inisiatif utama ini dipilih dengan mempertimbangkan profil emisi TelkomGroup yang didominasi oleh
penggunaan listrik, agenda transisi energi nasional, serta kebutuhan untuk menjaga keandalan layanan.
Pada tahun 2025, terdapat kenaikan emisi Cakupan 1 dan 2 (Market-based) sebesar 77.002,7 tCO2e atau setara 3,7%
dibandingkan base year 2023. Hal ini selaras dengan peningkatan aktivitas operasional sepanjang tahun berjalan dan
merupakan kondisi yang telah diantisipasi, mengingat rencana transisi baru disusun pada paruh kedua tahun 2025
sehingga implementasinya belum berjalan secara optimal pada periode pelaporan ini.




    74                                                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 77
Manajemen                             Biaya Lingkungan                      Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                          Perusahaan




Gambar 30. Inisiatif Kunci Dekarbonisasi TelkomGroup




    Penghematan           Elektrifikasi            Energi Terbarukan dan     REC / PPA                   Carbon Offset              Upaya Pemerintah
    Energi &                                       Penyimpanan Energi                                                               • Penurunan Emisi Listrik melalui
    Modernisasi           Peralihan Bahan                                    Pemanfaatan Instrumen       Pemanfaatan Instrumen
                          Bakar Fosil ke Listrik   Peningkatan               Berbasis Pasar untuk        Berbasis Pasar untuk         Transisi Energi Terbarukan PLN
    Peralatan                                                                                                                         Emisi jaringan listrik (Grid emission)
                                                   pemanfaatan energi        Menggurangi Emisi           Mengurangi sisa emisi
    Penerapan             1. Elektrifikasi         terbarukan                Terkait Listrik (Scope 2)   Gas Rumah Kaca (GRK)         diproyeksikan menurun seiring
    Teknologi Efisiensi   • Penggantian                                                                                               peningkatan penggunaan solar
    Energi                   diesel genset         1. Adopsi energi          Sertifikat Energi           Carbon Credit:               PV, angin, dan hydropower sesuai
                             menjadi pasokan          terbarukan             Terbarukan (Renewable)      Hak untuk menghasilkan       Electricity Supply Business Plan
    1. Peningkatan           listrik PLN           • Instalasi Solar PV      Energy Certifcate/REC):     sejumlah emisi CO2e atau     (RUPTL), serta National Electricity
       Efisiensi Energi                                                      Mengklaim penggunaan        emisi GRK. Cara untuk        General Plan (RUKN).
                                                   • Penggunaan hydrogen
    • Lighting            2. Transisi Electric        fuel cell genset       Energi Terbarukan (RE)      memperolehnya meliputi:    • Pengurangan Emisi dari Campuran
       Efficiency            Vehicle (EV)                                    dari jaringan listrik.      • Membeli carbon             Biodiesel
    • Cooling             • Penggantian            2. Penyimpanan energi                                   credit melalui carbon      Kementrian ESDM berencana
       management            kendaraan Internal    • Sistem power backup                                   exchange organizer.        menerapkan biodiesel mix sebesar
       system                Combustion               menggunakan baterai                                • Kemitraan untuk            40% pada 2025, 50% pada 2026,
                             Engine (ICE)             lithium                                              melaksanakan inisiatif     dan 60% pada 2027.
    2. Modernisasi           menjadi                                                                       Solusi Berbasis Alam     • Penggantian Refrigeran
       teknologi &           kendaraan listrik                                                             (NBS)                      Kementerian ESDM
       peralatan
                                                                                                                                      mengembangkan I-NCAP
                                                                                                                                      sebagai peta jalan pendinginan
                                                                                                                                      berkelanjutan, yang bertujuan
                                                                                                                                      menurunkan konsumsi energi dan
                                                                                                                                      emisi melalui penggunaan low-
                                                                                                                                      GWP refrigerants pada bangunan
                                                                                                                                      maupun pada sistem pendingin
                                                                                                                                      bergerak saat 2028.




Penghematan Energi & Modernisasi Peralatan
Telkom memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dengan mengintegrasikan sensor dan aktuator ke dalam platform
Integrated Smart Device for Advancing Energy Efficiency (iSave) sebagai inisiatif penghematan energi. Platform ini
memungkinkan pemantauan dan pengontrolan konsumsi energi listrik gedung secara real time, yang didukung oleh fitur
dashboard konsumsi daya, people counting, dan penjadwalan operasional. iSave telah diimplementasikan di sejumlah
lokasi operasional Telkom, antara lain Jakarta Outer (eks Witel Jakarta Selatan), Witel Tangerang BSD, Jakarta Inner (eks
Witel Jakarta Barat), Kebon Sirih 36 (eks Witel Jakarta Pusat), GMP Jakarta, dan GMP Bandung.



          Gerakan Peduli Efisiensi Energi (GePEE) [GRI 302-4]



                                                                                          Implementasi inisiatif efisiensi energi Telkom
                                                                                          melalui Gerakan Peduli Efisiensi Energi (GePEE) telah
                                                                                          konsisten berjalan sejak 2023. Program GePEE secara
                                                                                          kolektif mencakup sembilan aktivitas, dengan tiga
                                                                                          aktivitas utama sebagai berikut:




                                                                Optimalisasi Cooling System
          Aktivasi Budaya Efisiensi                                                                                      Dismantling Perangkat (DMP)
                                                                            (OCS)
                Energi (ABE)                                                                                                 Mematikan daya dan
                                                               Penyekatan ruangan, perbaikan
        Leaders talk dan pekan budaya                                                                                    membongkar perangkat yang
                                                               jalur panas dingin, dan cooling
               efisiensi energi                                                                                             sudah usang (obsolete)
                                                                     system assessment


        Secara kumulatif, implementasi program GePEE pada kantor Telkom di tahun 2025 berhasil menurunkan
        0,5% biaya listrik nasional atau setara total konsumsi listrik sebesar 9.480 GJ (2.238 ton CO2e). Nilai tersebut
        dihasilkan dengan mengonversi total tagihan listrik tahun 2025 menjadi estimasi konsumsi energi (GJ) dan
        dihitung emisinya menggunakan faktor emisi grid Indonesia.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                              75
Page 78
03      Save Our Planet                                                Perubahan Iklim dan
                                                                       Manajemen Energi
                                                                                                       Manajemen
                                                                                                       Sumber Daya




Adapun nilai investasi atas inisiatif penghematan energi TelkomGroup mencapai Rp18.346.158.626 (disajikan pada
tabel 15). Biaya ini meliputi pengadaan maupun peremajaan peralatan ramah lingkungan, seperti lampu LED, refrigeran,
baterai, maupun monitor yang lebih ramah lingkungan. Sebagai langkah lanjutan dalam insiatif efisiensi energi, Telkom
berencana menerapkan Autonomous Network (AN) pada tahun 2026 untuk memperluas efisiensi energi ke tingkat
jaringan melalui pengelolaan berbasis data yang adaptif terhadap kebutuhan trafik.


       Inovasi Green Data Center


    Gambar 31. Green Data Center oleh TDE (kiri: tampak depan, kanan: tampak atas)




    TDE yang mengelola data center, tengah mengembangkan green data center di Batam dengan kapasitas lebih
    dari 60 MW IT Load. Pengembangan Hyperscale Data Center (HDC) di Batam merupakan bentuk kerjasama joint
    venture dengan Medco Power dalam penyediaan pembangkit surya di sekitar kawasan Kabil Integrated Industrial
    Estate (KIIE). Green data center ini dirancang dengan tujuan efisiensi energi melalui penggunaan high-density
    racks, sistem pendinginan khusus, dan distribusi data yang optimal. Jika system requirement yang diperlukan
    sudah terpenuhi, langkah ini tak hanya mampu meningkatkan efisiensi energi, namun juga mengurangi biaya.
    [SASB TC- SI-130a.3, TC-IM-130a.3]

    Seiring dengan penerapan desain dan teknologi tersebut pada pengembangan data center baru, TDE secara
    bertahap berusaha meningkatkan kinerja operasional data center eksisting yang dapat dilihat pada kinerja Power
    Usage Effectiveness (PUE) pada grafik di bawah ini. [SASB TC-TL-130a.1]

                                                                            Pada tahun 2025 TDE juga menandatangani
                                                                            perjanjian konsorsium dengan Sustainable
                 Power Usage Effectiveness (PUE) pusat data                 Tropical Data Centre Testbed (STDCT) 2.0 yaitu
                 rata-rata tertimbang trailing 12-month (TTM)               sebuah program lima tahun yang dipimpin oleh
                                                                            National University of Singapore (NUS) untuk
                                                                            mendukung pengembangan desain pusat data
          2,2
                                                                            berkelanjutan dan siap AI di wilayah tropis
                      2,15
         2,15                                                               (Asia Tenggara). TDE berpartisipasi sebagai
           2,1                                                              anggota steering committee dan terlibat dalam
        2,05
             2
                                                                            kegiatan testbed, studi efisiensi daya dan
         1,95                                                               sistem pendingin, serta uji coba teknologi hemat
           1,9                       1,84             1.88                  energi dan air. Kolaborasi ini difokuskan pada
         1,85
           1,8
                                                                            pengaplikasian hasil riset akademik menjadi
         1,75                                                               solusi yang dapat direplikasi oleh industri data
           1,7                                                              center. Melalui kemitraan ini, TDE diharapkan
        ,1,65
                                                                            dapat berperan sebagai penghubung ekosistem
                      2023           2024            2025
                                                                            digital melalui pengembangan infrastruktur
                                                                            yang memperhatikan aspek keberlanjutan serta
                                                                            relevan dengan tren pemanfaatan teknologi AI di
                                                                            pasar.




  76                                                                                           PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 79
Manajemen                     Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                        Perusahaan




         Pengelolaan Green Building melalui IBMS


       Gambar 32. Pemantauan Energi Gedung melalui dashboard IBMS




       Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi energi dan penerapan prinsip green building, GSD
       menerapkan Integrated Building Management System (IBMS) yang mendukung pengelolaan gedung secara
       terintegrasi, khususnya dalam pengendalian konsumsi energi dan optimalisasi biaya perawatan. Sistem ini
       telah diimplementasikan pada beberapa gedung utama, yaitu Telkom Landmark Tower (TLT) Jakarta, TLT
       Surabaya, dan Menara Multimedia Jakarta.
       GSD mengoperasikan sistem Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) yang dilengkapi sensor untuk
       memantau tingkat kenyamanan penghuni gedung seperti halnya untuk memantau kadar CO2 dan O2, serta
       mengoptimalkan suhu dan sirkulasi udara di dalam gedung. Dalam proses pembangunan maupun revitalisasi
       gedung, GSD mengutamakan penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan, hemat energi, dan
       rendah emisi. Pada tahun 2025, gedung TLT Jakarta memperoleh sertifikasi EDGE oleh IFC dan GBCI.




         Liquid Tree


       Gambar 33. Implementasi Liquid Tree di Telkom Landmark Tower




                                                     Sebagai bagian dari inovasi keberlanjutan di lingkungan perkantoran
                                                     TLT Jakarta, teknologi liquid tree mulai diimplementasikan sebagai
                                                     bioreaktor transparan berbasis alga yang berfungsi meningkatkan
                                                     kualitas udara sekaligus mendukung pengurangan emisi di dalam
                                                     ruangan. Hingga tahun 2025, implementasi teknologi ini telah
                                                     mencapai kapasitas 100L. Mengacu pada kajian pemodelan regresi
                                                     di Lab Ecoplant UGM oleh mitra penyedia Algatech, perangkat

       tersebut diperkirakan berpotensi menyerap sekitar 0,02 ton CO2 dan menghasilkan sekitar 0,01 ton O2 pada
       tahun 2025. Penerapan liquid tree menjadi salah satu solusi untuk membantu menurunkan konsentrasi CO2 di
       ruang kerja, khususnya pada area perkantoran di pusat kota dengan keterbatasan ruang hijau konvensional.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                 77
Page 80
03    Save Our Planet                                              Perubahan Iklim dan
                                                                   Manajemen Energi
                                                                                                 Manajemen
                                                                                                 Sumber Daya




       Diversifikasi Produk Menara Ramah Lingkungan


     Gambar 34. Glass Fiber Reinforced Polymer Tower




                                                      Mitratel melanjutkan pengembangan dan realisasi 6
                                                      menara rendah karbon berbahan Glass Fiber Reinforced
                                                      Polymer (GFRP). Material GFRP telah dinyatakan
                                                      memenuhi persyaratan teknis oleh 3 (tiga) laboratorium
                                                      tersertifikasi di Indonesia yaitu Laboratorium Universitas
                                                      Indonesia untuk material testing (Februari 2024), Telkom
                                                      Lab untuk pengujian ketahanan lingkungan (suhu/UV
                                                      accelerated test) pada April 2024, dan pengujian teknis
                                                      oleh Laboratorium ITB. Melalui adanya implementasi
      total enam menara, maka diperkirakan mampu menurunkan emisi GRK sebesar ~0,099 ton CO2e yang
      berasal dari jejak karbon bawaan dari material GFRP itu sendiri.
      Pada tahun 2025, Mitratel juga melakukan diversifikasi portofolio yang berorientasi pada keberlanjutan
      melalui pengembangan MiQAs (Mitratel Quality Air System), Power as a Service (PaaS), dan Small Cell Solar
      Panel System (SPS). MiQAs merupakan solusi pemantauan kualitas udara dan cuaca berbasis Internet
      of Things (IoT) yang menghasilkan keluaran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), mencakup tujuh
      parameter utama, yaitu PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O2, dan HC dengan pembaruan data setiap 30 menit.
      Pada tahun pelaporan, solusi ini telah diuji coba secara terbatas di wilayah DKI Jakarta tepatnya di Kebon
      Kacang dan Gunung Sahari, Jakarta Pusat serta di Kalimantan Timur, tepatnya di Ibu Kota Nusantara
      (IKN).
      Dalam mendukung transisi energi, Mitratel berhasil mengomersialisasi 1.617 site Power as a Service
      (PaaS) yang menyediakan solusi pengelolaan pasokan daya terpadu bagi mobile network operator (MNO).
      Layanan ini mencakup skema off-grid, on-grid, dan hybrid untuk mendukung pemenuhan service level
      agreement (SLA), meningkatkan keandalan operasional, serta mendukung kualitas layanan. Selain itu,
      Small Cell, Solar Panel System (SPS) telah diimplementasikan pada 650 Solar Panel System (SPS) sampai
      dengan tahun 2025. Progres pengembangan dan implementasi produk ramah lingkungan ini menjadi
      bagian dari upaya Mitratel dalam mendukung pencapaian target transisi menuju net zero emission sesuai
      dengan komitmen yang telah ditetapkan.



     Gambar 35. Skema off-grid, on-grid, dan hybrid layanan PaaS




78                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 81
Manajemen                     Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                        Perusahaan




Elektrifikasi
TelkomGroup secara konsisten telah menggunakan Electric Vehicles (EV) untuk kendaraan operasional, juga turut serta
mendorong ekosistem penggunaan EV melalui instalasi EV charging station pada lingkungan TelkomGroup. Pada tahun
2025, sebanyak 17% dari total kendaraan karyawan di Telkom sudah menggunakan EV untuk operational support, Telkom
melakukan penyewaan 12 unit electric motorcycle dan 12 unit EV charging kepada GSD. Penggunaan EV juga telah
diterapkan di tingkat Anak Perusahaan, yaitu GSD, Telkom Infra, dan Telkomsat. Secara terakumulasi, ketiga entitas
tersebut, termasuk unit EV yang digunakan oleh Telkom melalui skema peminjaman dari GSD, mengoperasikan total 423
unit sepeda motor listrik untuk mendukung kegiatan operasional. Telkomsat dan GSD turut berkontribusi dalam ekosistem
penggunaan kendaraan listrik melalui instalasi EV charging station sebanyak 16 titik di wilayah operasionalnya.



         Nilai Tambah dalam Sinergi Ekspansi SPKLU


      Gambar 36. Implementasi infrastruktur SPKLU di wilayah TelkomGroup




                                                                               GSD menjalin kerja sama dengan V-Green
                                                                               dalam pengembangan infrastruktur Stasiun
                                                                               Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
                                                                               sebagai bagian dari percepatan penetrasi
                                                                               SPKLU di Indonesia. Kolaborasi ini difokuskan
                                                                               pada penggunaan berbagai aset properti

      yang tersebar di sejumlah wilayah TelkomGroup untuk mendukung ketersediaan infrastruktur kendaraan
      listrik. Hingga Oktober 2025, terdapat 6 titik SPKLU yang telah beroperasi dan dijadikan proyek percontohan
      dalam penerapan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) guna mendukung pengelolaan energi
      dan kinerja operasional. Ke depannya, kerja sama ini diarahkan pada rencana pengembangan 400 SPKLU
      yang direalisasikan secara bertahap. Melalui integrasi pemanfaatan aset, kedua perusahaan berharap dapat
      memberikan nilai tambah serta mendukung inisiatif pemerintah dalam percepatan transisi menuju mobilitas
      berkelanjutan.




         Optimalisasi Penyimpanan Energi melalui Penggunaan Baterai Lithium


                                            Mitratel meningkatkan pemanfaatan baterai lithium sebagai alternatif
                                            penyimpanan energi pada menara telekomunikasi untuk mendukung
                                            operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Melalui inisiatif ini,
                                            Mitratel secara bertahap menggantikan baterai konvensional jenis Valve
                                            Regulated Lead Acid (VRLA) dengan baterai lithium yang memiliki umur pakai
      lebih panjang serta menghasilkan limbah yang lebih rendah, sehingga membantu menekan dampak lingkungan
      dari kegiatan operasional. Dalam pengelolaannya, limbah baterai VRLA maupun lithium ditangani melalui
      mekanisme penggantian baterai oleh pihak ketiga Mitra First Line Maintenance (FLM). Melalui pendekatan ini,
      proses penanganan dan pengelolaan limbah VRLA dapat dilakukan dengan mengikuti standar lingkungan dan
      ketentuan regulasi yang berlaku.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                 79
Page 82
03      Save Our Planet                                               Perubahan Iklim dan
                                                                      Manajemen Energi
                                                                                                          Manajemen
                                                                                                          Sumber Daya




Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan
Pada 2025, TelkomGroup lanjut melakukan transisi menuju energi baru terbarukan dengan memasang PLTS dan PLTMH
pada aset operasional strategis. Berkaitan dengan hal tersebut, Telkomsel telah memasang 360 unit PLTS dan 1 unit PLTMH
pada BTS. Total konsumsi energi baru terbarukan secara keseluruhan mencapai 13.926 GJ. Ke depannya, TelkomGroup
berkomiten untuk meningkatkan pemanfaatan EBT selaras dengan Rencana Transisi Iklim yang sudah ditetapkan.



        Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Microhydro (PLTMH) pada BTS



       Gambar 37. Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Microhydro (PLTMH) pada BTS di seluruh Indonesia




         Aceh : 3

                                                                                                                                    Kalimantan Utara : 6

                     Sumatra Utara : 4

                                    Riau : 8

                                                       Kepulauan Riau : 3
                                                                                                       Kalimantan Barat : 10                Kalimantan
                           Sumatra Barat : 1                                                                                                Timur : 40



                                               Jambi : 1                                                          Kalimantan Tengah : 111


                                                      Sumatra Selatan : 7                                                            Kalimantan
                                                                                                                                     Selatan : 6



                                                                Lampung : 1




                                                                              DKI Jakarta : 1

                                                                                                Jawa Tengah : 3

                                                                                                                  Jawa Timur : 14           Nusa Tenggara
                                                                                                                                              Barat : 4




       Telkomsel terus mengekspansi penggunaan PLTS pada Base Transceiver Station (BTS) dengan menambah 86 unit
       PLTS baru di tahun 2025. Dengan penambahan tersebut Telkomsel telah mengoperasikan 360 unit BTS dengan
       panel surya serta 1 unit BTS yang memanfaatkan energi microhydro, dengan total energi yang dibangkitkan selama
       tahun 2025 mencapai 13.926 GJ. BTS ini tersebar tidak hanya di kota-kota besar, namun juga di wilayah tertinggal,
       terdepan, dan terluar (3T) Indonesia untuk menghadirkan koneksi yang prima. Unit BTS yang memanfaatkan energi
       microhydro berlokasi di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Adapun unit-unit BTS yang memanfaatkan energi
       surya tersebar pada wilayah berikut.




  80                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 83
                 Manajemen               Biaya Lingkungan           Kinerja Lingkungan
                 Lingkungan Lainnya                                 Perusahaan




                                         Mitratel yang mengoperasikan menara untuk BTS Telkomsel, secara bertahap
                                         melakukan elektrifikasi BTS di wilayah pedesaan melalui penggantian genset berbahan
                                         bakar fosil dengan teknologi panel surya. Selain menjalankan kegiatan operasional,
                                         Mitratel juga memperkuat kontribusi sosial melalui program TJSL pada Juli 2025
                                         dengan berkolaborasi bersama Telkom membangun PLTS di lima desa tertinggal di
                                         Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur yang masing-masing berkapasitas 5 kWp.




   Sulawesi                  Sulawesi
  Tengah : 25                Utara : 1        Maluku Utara : 5



                                                                   Papua Barat Daya : 1
Sulawesi
Barat : 4
                                                                                                                    Papua : 4
                                                     Maluku : 13

       Sulawesi Tenggara : 11                                                      Papua Barat : 13
                                                                                                      Papua Tengah : 1
 Sulawesi
Selatan : 28


                                                                                                                         Papua Selatan : 3




Nusa Tenggara Timur : 28




                 LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  81
Page 84
03      Save Our Planet                                                                               Perubahan Iklim dan
                                                                                                      Manajemen Energi
                                                                                                                                                                                      Manajemen
                                                                                                                                                                                      Sumber Daya




         Inovasi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)




                                          Sebagai bagian dari implementasi energi baru terbarukan, GSD telah
                                          mengoperasikan 77 unit Penerangan PJUTS di sepanjang kawasan The
                                          Telkom Hub, Provinsi DKI Jakarta. Sistem ini memiliki waktu pengisian daya
                                          sekitar 5–6 jam dan mampu beroperasi hingga 12 jam setiap hari, dengan total
                                          konsumsi energi sebesar 55,44 kWh per hari. Melalui pemanfaatan energi
                                          surya tersebut, gedung TLT diproyeksikan dapat menghemat konsumsi listrik
                                          sebesar 20.235,6 kWh per tahun.

                                          Gambar 38. Implementasi PJUTS di The Telkom Hub




        Program Bantuan Energi Bersih dan Terbarukan


     Telkom berupaya mendukung penyediaan dan pemanfaatan energi bersih dan terbarukan bagi masyarakat yang
     belum memiliki akses listrik dari PLN. Pada tahun 2025, Telkom menyalurkan bantuan dana sebesar Rp1,4 miliar
     untuk mendukung tujuh lokasi di Indonesia melalui penyediaan peralatan energi bersih dan terbarukan,
     pelatihan instalasi dan pemanfaatannya, serta pendampingan perawatan sistem secara berkelanjutan. Selaras
     dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 7, inisiatif ini dirancang untuk memberikan dampak positif
     bagi 14.463 penerima manfaat melalui peningkatan kualitas hidup serta penguatan ekonomi lokal berbasis
     energi baru terbarukan.




Renewable Energy Certificates (RECs)
Pada tahun 2025, Telkom dan TDE membeli 45.407 Renewable Energy Certificates (RECs) yang berasal dari Pembangkit
Listrik Tenaga Air (PLTA). Langkah ini menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi emisi Cakupan 2 dengan potensi penurunan
emisi sebesar 42.425,7 ton CO2e.



Gambar 39. Contoh Renewable Energy Certificate




                                                                                                    TIGR Registry Certificate of Retirement
                                                 APX, Inc., in its capacity as operator and administrator of the TIGR Registry, hereby certifies that the following Renewable Energy Certificates
                                                 (“RECs”) have been retired in the TIGR Registry on behalf of:


                                                                                                         PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                            Total RECs Retired: 35066
                                                 Retirement Reason Details: Meet Corporate Renewable Energy Goals
                                                 Retirement Date: August 13, 2025

                                                   Sub-Account Name                       Project Name                  Project Type                TIGRs Serial Numbers                              Quantity
                                                   PT Telkom Indonesia (Persero)          PLTA Bakaru - Bakaru          Hydroelectric - Run-of-     TIGR-3782-ID-JB-01-2025-68055-43467 to            35065
                                                   Tbk                                                                  River                       78531
                                                   PT Telkom Indonesia (Persero)          PLTA Bakaru - Bakaru          Hydroelectric - Run-of-     TIGR-3782-ID-JB-01-2025-68055-3472                1
                                                   Tbk                                                                  River

                                                 Retiring TIGRs Account Holder: PT Energy Management Indonesia
                                                 The Tradable Instrument for Global Renewables (TIGR) Registry is an online platform purpose built to meet RE100 best practices guidelines and CDP standards for
                                                 procuring and reporting purchases of renewable energy. The Registry is developed and managed by APX, leveraging more than 15 years of experience in environmental
                                                 markets. For more information: www.apx.com




   82                                                                                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 85
Manajemen                       Biaya Lingkungan                Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                              Perusahaan




Resiliensi Operasional terhadap                                            Risiko dan Peluang Iklim
Perubahan Iklim
                                                                           TelkomGroup telah mengidentifikasi risiko dan peluang
[GRI 102-2]                                                                terkait iklim untuk dua kategori, yaitu fisik dan transisi,
                                                                           yang berpotensi memberikan dampak bagi perusahaan
Peristiwa banjir bandang di Sumatera pada penghujung                       dalam jangka pendek (5 tahun mendatang), menengah
tahun 2025 menjadi bukti nyata meningkatnya intensitas                     (5-15 tahun), dan panjang (lebih dari 15 tahun). Informasi
perubahan iklim yang dampaknya turut dirasakan oleh                        terkait metodologi dalam menentukan risiko dan peluang
industri telekomunikasi. Terkait hal ini, TelkomGroup                      terkait iklim yang diidentifikasi TelkomGroup dapat
sendiri secara proaktif telah melakukan identifikasi risiko                diakses pada Laporan Risiko Iklim Telkom 2023 dan
dan peluang iklim serta analisis skenario iklim berbasis                   Telkomsel Sustainability Report 2024.
kerangka Task Force on Climate-related Financial
Disclosures (TCFD) sejak tahun 2023. Proses ini dilanjutkan
pada tahun 2025 untuk melihat dampak finansial risiko
iklim guna memberikan insight resiliensi perusahaan.
Adapun proses, metode, hasil, berikut limitasi dan asumsi
penilaian risiko iklim secara lengkap dapat merujuk pada
Laporan Risiko Iklim 2023.


Tabel 11. Daftar Risiko dan Peluang terkait Iklim TelkomGroup


                                  Tipe                                                        Risiko [R]/Peluang [O]

                                                                            • Hujan ekstrem/banjir [R]
               Akut                                                         • Siklon [R]
               Diakibatkan kejadian cuaca ekstrem                           • Kebakaran hutan [R]
                                                                            • Heatwave [R]
  Fisik
                                                                            • Kenaikan suhu [R]
               Kronis
                                                                            • Peningkatan curah hujan [R]
               Diakibatkan perubahan jangka panjang dalam pola
                                                                            • Kenaikan permukaan air laut [R]
               iklim
                                                                            • Water stress (akibat kekeringan) [R]

               Kebijakan & legal                                            • Peningkatan harga karbon [R/O]
               Diakibatkan perubahan regulasi pengurangan emisi             • Perubahan biaya energi akibat regulasi energi [R]

               Teknologi                                                    • Energi terbarukan [O]
               Diakibatkan adopsi teknologi dan inovasi yang                • Teknologi rendah karbon/green ICT [O]
               mendukung pengurangan emisi

  Transisi     Pasar                                                        • Perubahan harga pasokan material [R/O]
               Diakibatkan perubahan harga pasar dan permintaan             • Perubahan preferensi konsumen [R/O]
               atas komoditas tinggi emisi, layanan dan produk
               rendah karbon

               Reputasi                                                     Dampak reputasi sesuai pemenuhan ekspektasi pemangku
               Diakibatkan persegeseran persepsi dan ekspektasi             kepentingan [R/O]
               pemangku kepentingan atas aksi iklim



Untuk memahami bagaimana risiko dan peluang tersebut berdampak bagi perusahaan, TelkomGroup memilih sejumlah
risiko dan peluang untuk dianalisa lebih lanjut, termasuk menetapkan jangka waktu, memetakan konsentrasi risiko dan
peluang pada aset yang dimiliki, mengidentifikasi strategi untuk merespon risiko dan peluang, serta menilai potensi
dampak keuangan. Pemilihan risiko dan peluang ini mempertimbangkan relevansi isu dan kondisi kebijakan yang telah
ataupun berpotensi memengaruhi bisnis TelkomGroup, serta ketersediaan dan kesiapan proses internal.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                        83
Page 86
03       Save Our Planet                                                  Perubahan Iklim dan
                                                                          Manajemen Energi
                                                                                                           Manajemen
                                                                                                           Sumber Daya




Tabel 12. Analisis Risiko dan Peluang terkait Iklim TelkomGroup


                                                                  Fisik

 [R] Peningkatan intensitas dan frekuensi hujan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir

 Jangka waktu                           Jangka pendek hingga panjang (5 tahun sampai lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan           Aset tanah dan bangunan terutama di Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi dan Papua /
 terhadap risiko                        Base Transceiver Station (BTS) di Pulau Sumatera dan Sulawesi

 Strategi                               Aset tanah dan bangunan
                                        • Peningkatan infrastruktur aset
                                        • Penilaian risiko banjir rutin untuk aset kritikal
                                        • Penyediaan peralatan dan fasilitas penanggulangan banjir
                                        • Penyusunan pedoman penanggulangan banjir dan Business Continuity Management
                                        • Pembentukan Tim Disaster Recovery Plan dan Crisis Management
                                        • Penerimaan sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS)
                                        • Back up jaringan akses dan network untuk daerah rawan
                                        • Asuransi aset yang rawan terdampak bencana

                                        BTS
                                        • Pemasangan platform elevasi dan perlengkapan tahan air untuk melindungi unit BTS di
                                          wilayah rawan banjir
                                        • Pembentukan tim Telkomsel Emergency Response and Recovery (TERRA) dan tim Crisis
                                          Management (CMT)
                                        • Penerapan solusi energi mandiri dan hibrida di lokasi BTS untuk mengurangi ketergantungan
                                          pada listrik jaringan selama gangguan cuaca ekstrem
                                        • Penempatan infrastruktur jaringan kritis di lokasi elevasi tinggi guna meminimalkan risiko
                                          banjir
                                        • Pelaksanaan latihan dan simulasi darurat secara tahunan untuk memastikan kesiapan
                                          operasional
                                        • Asuransi aset yang rawan terdampak bencana

 Potensi dampak keuangan                   Peningkatan biaya operasional
                                           Peningkatan biaya modal atas investasi
                                           Penurunan nilai aset
                                           Peningkatan kerugian kredit ekspektasian

 [R] Kenaikan suhu udara dapat menyebabkan kerusakan aset, infrastruktur dan penurunan produktivitas pekerja lapangan

 Jangka waktu                           Jangka menengah hingga panjang (5-15 tahun atau lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan           Aset tanah dan bangunan terutama di Provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat / BTS
 terhadap risiko                        di Pulau Sumatera dan Sulawesi

 Strategi                               Aset tanah dan bangunan
                                        • Pengelolaan peralatan dan sistem pendinginan melalui unit Finance & Asset Operation
                                        • Pengimplementasian IoT pada menara dan gedung untuk pemantauan suhu udara

                                        BTS
                                        • Penggunaan material tahan panas dan sistem ventilasi yang ditingkatkan di ruang peralatan
                                          kritis
                                        • Penggunaan material infrastruktur yang tahan terhadap suhu tinggi

 Potensi dampak keuangan                   Peningkatan biaya operasional
                                           Peningkatan biaya modal atas investasi




   84                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 87
Manajemen                     Biaya Lingkungan             Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                         Perusahaan




                                                               Transisi

 [R/O] Peningkatan harga karbon didorong oleh regulasi pajak karbon yang semakin ketat untuk mendukung dekarbonisasi

 Jangka waktu                        Jangka menengah hingga panjang (5-15 tahun atau lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan        Seluruh entitas dalam TelkomGroup
 terhadap risiko

 Strategi                            •   Penyusunan peta jalan transisi iklim
                                     •   Penyusunan respon terhadap Carbon Disclosure Project (CDP)
                                     •   Memodernisasi sistem
                                     •   Meningkatkan efisiensi operasional untuk menurunkan emisi

 Potensi dampak keuangan                 Peningkatan biaya operasional
                                         Penurunan biaya operasional
                                         Peningkatan pendapatan

 [O] Penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi emisi dan optimisasi biaya operasional

 Jangka waktu                        Jangka menengah hingga panjang (5-15 tahun atau lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan        Aset Bangunan / BTS
 terhadap risiko

 Strategi                            Aset bangunan
                                     Penggunaan teknologi energi terbarukan pada penerangan jalan, data center dan kantor

                                     BTS
                                     Penerapan solusi energi mandiri dan hibrida di lokasi BTS untuk mengurangi ketergantungan
                                     pada listrik jaringan selama gangguan cuaca ekstrem

 Potensi dampak keuangan                 Peningkatan biaya operasional
                                         Penurunan biaya operasional
                                         Peningkatan biaya modal atas investasi

 [R] Peningkatan biaya energi dan listrik dari kenaikan tarif energi rantai pasokan

 Jangka waktu                        Jangka menengah hingga panjang (5-15 tahun atau lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan        Aset bangunan / BTS
 terhadap risiko

 Strategi                            Aset bangunan
                                     •    Inisiasi Gerakan Peduli Efisiensi Energi (GePEE)
                                     •    Penerapan sistem IoT dan AN untuk penghematan energi

                                     BTS
                                     Mengadopsi teknologi hemat energi

 Potensi dampak keuangan                   Peningkatan biaya operasional
                                           Penurunan biaya operasional




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  85
Page 88
03         Save Our Planet                                                      Perubahan Iklim dan
                                                                                Manajemen Energi
                                                                                                                      Manajemen
                                                                                                                      Sumber Daya




                                                                       Transisi

 [R/O] Dampak reputasi atas keberhasilan atau ketidakmampuan untuk memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan atas aksi
 iklim perusahaan

 Jangka waktu                              Jangka menengah hingga panjang (5-15 tahun atau lebih dari 15 tahun mendatang)

 Konsentrasi aset yang rentan              Seluruh entitas dalam TelkomGroup
 terhadap risiko

 Strategi                                  •    Kolaborasi dengan lembaga pemeringkat untuk memperoleh ESG rating
                                           •    Pelaporan inisiatif dan performa ESG kepada pemangku kepentingan secara berkala

 Potensi dampak keuangan                        Peningkatan pendapatan
                                                Peningkatan akses pendanaan
                                                Penurunan akses pendanaan
                                                Peningkatan biaya operasional
                                                Penurunan biaya operasional

        Dampak positif pada keuangan                Dampak negatif pada keuangan




Analisis Skenario Iklim
TelkomGroup telah melakukan analisis skenario iklim atas dua risiko fisik, yakni hujan ekstrem/banjir dan kenaikan suhu,
untuk mengetahui potensi eksposur atas aset tanah dan bangunan di 2023 yang dilanjutkan dengan penilaian atas aset
BTS TelkomGroup pada tahun 2024 dengan pendekatan seperti pada Gambar 40. Analisis ini menggunakan skenario
Shared Socio-economic Pathways (SSP) – Sustainable Development (SSP1-2.6) dan Fossil–fueled Development (SSP5-
8.5) untuk melihat kondisi perubahan iklim apabila global mencapai target Perjanjian Paris atau aksi iklim terbatas di
tahun 2030 dan 2050. Proses ini selanjutnya diperkuat dengan analisa lanjutan untuk memetakan aset yang terekspos
kedua bahaya fisik iklim yang diidentifikasi pada skenario tinggi emisi serta berada di wilayah rawan bencana berdasarkan
indeks multihazard dari Indeks Risiko Bencana Indonesia 2023 menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana.


Gambar 40. Pendekatan Analisis Skenario Iklim




                       Penentuan
Pendekatan                                         Seleksi indikator                   Penetapan                       Pemodelan
                       skenario dan
umum                   model
                                                   pemodelan                           lingkup analisis                skenario iklim




                                                                                                                        Peta wilayah
                                           Metrik curah                                      Potensi                    rawan bencana
                      SSPI-2.6                                         Gedung,
Fisik                                      hujan dan suhu                                    eksposur iklim             berdasarkan
                      SSPI-8.5                                         lahan, BTS
                                           tahunan                                           terhadap aset              indeks
                                                                                                                        multihazard




                      NGFS Net Zero 2050                    Metrik harga                                               Potensi biaya
                                                                                            Operasi
Transisi              NGFS Current                          karbon dan harga
                                                                                            TelkomGroup
                                                                                                                       karbon dan
                      Policies                              energi                                                     energi




   86                                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 89
Manajemen                     Biaya Lingkungan             Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                         Perusahaan




Hasil dari analisis skenario iklim pada Gambar 41 menunjukkan jumlah dan sebaran aset tanah dan bangunan pada lokasi
rawan bencana berdasarkan BNPB yang terekspos hujan ekstrem/banjir di tahun 2030 dan 2050. Jumlah aset terekspos
tertinggi secara konsisten diwakili oleh aset pada Pulau Jawa dan Sumatra, diikuti Sulawesi.


Gambar 41. Persentase Aset Tanah dan Bangunan (Merah) serta BTS (Biru) Terekspos
Hujan Ekstrem dan Kenaikan Suhu di Skenario SSP5-8.5 Tahun 20230 dan 2050




                                                                                       0,5%
                                             0,4%
                                                                                                           0,2%




                                                                        0,3%
                                                                        0,3%



                                                                                   0,3%
                                                                                                    0,1%
                                    0,1%


                                   2030      2050                                                   2030   2050
                                                                         2030      2050
                                  Aset Kalimantan                                                   Aset Maluku
                                                                        Aset Sulawesi
                1,6%
             0,7%
      0,3%
    0,2%




    2030      2050
                                                                                                                    0,7%
   Aset Sumatera
                                                    1,3%                                                     0,1%


                                           0,5%                                                              2030   2050
                                                                                                             Aset Papua

                                           2030     2050
                                           Aset Jawa
                                                                                              BTS             Aset tanah dan bangunan




Telkom juga melakukan analisis untuk risiko dan peluang iklim transisi yang meliputi: 1) peningkatan harga karbon,
2) penggunaan energi terbarukan, 3) peningkatan biaya energi dan listrik, serta 4) dampak reputasi untuk memenuhi
ekspektasi pemangku kepentingan. Analisis ini menggunakan dua skenario referensi, yaitu NGFS Net Zero dan Current
Policy. Proses ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi eksposur perusahaan berdasarkan potensi pengenaan harga
karbon terhadap emisi GRK, biaya investasi panel surya, dan biaya energi yang dikeluarkan perusahaan.
Melalui analisis atas risiko transisi di tahun 2023, tercatat bahwa potensi eksposur Telkom terhadap biaya karbon
mencapai Rp2,7 triliun pada tahun 2050 untuk skenario NGFS Net Zero. Hasil analisis juga mengestimasi bahwa
terdapat potensi penurunan biaya investasi untuk panel surya menjadi sekitar Rp140 miliar pada tahun 2050 untuk
skenario NGFS Net Zero dibandingkan 2030 (Rp229 miliar), akibat semakin masifnya upaya global dalam transisi menuju
ekonomi rendah karbon. Sementara itu, biaya energi termasuk listrik dan BBM diperkirakan meningkat 4,4 – 4,5% CAGR
sampai dengan tahun 2050 berdasarkan skenario NGFS Net Zero.
Hasil analisis skenario iklim ini menjadi dasar penguatan strategi transisi dan adaptasi iklim guna mewujudkan resiliensi
operasional dan keberlanjutan bisnis yang mampu beradaptasi menghadapi dinamika dan ketidakpastian akibat perubahan
iklim seperti yang tercantum pada Tabel 12.

Penilaian Dampak Finansial
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memahami risiko dan peluang iklim serta penguatan strategi
pengelolaannya, Telkom melakukan penilaian dampak finansial atas risiko iklim yang memberikan dampak signifikan pada
keberlangsungan operasional perusahaan di 2025, yakni banjir besar di Sumatera. Kejadian ini mengharuskan perusahaan
melakukan penghapusbukuan atas sebagian aset tetap yang terdampak, serta melakukan pengadaan aset baru untuk
memulihkan layanan dan operasional bisnis. Sehubungan dengan kejadian tersebut, perusahaan juga menanggung biaya
pembersihan dan pemulihan. Meski demikian, Telkom memiliki cakupan asuransi yang komprehensif sebagai bagian dari
strategi adaptasi iklim, termasuk perlindungan atas perangkat dan aset bangunan terhadap risiko fisik akibat banjir di
Sumatera.



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                        87
Page 90
03      Save Our Planet                                             Perubahan Iklim dan
                                                                    Manajemen Energi
                                                                                                  Manajemen
                                                                                                  Sumber Daya




       Pemulihan dan Percepatan Operasional TelkomGroup di Wilayah Terdampak Banjir di Wilayah Sumatera


     Wilayah Sumatera telah diidentifikasi sebagai salah satu area yang rentan terekspos curah hujan ekstrem bagi
     TelkomGroup (lihat Gambar 42). Pada bulan November-Desember 2025, curah hujan ekstrem melanda berbagai
     wilayah Sumatera dan menyebabkan bencana banjir yang berdampak pada 23% aset transmisi dan bangunan di
     Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terdampak, termasuk 18 bangunan STO Telkom.
     Prioritas pemulihan jaringan di Sumatera dilakukan melalui berbagai skema teknis untuk mengembalikan
     layanan secara bertahap. Langkah ini mencakup perbaikan dan penguatan aset jaringan, pemanfaatan
     infrastruktur alternatif untuk menjaga konektivitas di wilayah dengan akses terbatas, serta optimalisasi desain
     jaringan di lokasi dengan paparan risiko iklim yang tinggi. Hingga akhir periode pelaporan, tingkat perbaikan
     aset jaringan telah mencapai 95% dari total aset terdampak.


     Gambar 42. Bantuan TelkomGroup dalam Pemulihan Bencana Banjir di Wilayah Sumatra


                                                                   Selain    percepatan     pemulihan    operasional,
                                                                   TelkomGroup menyalurkan dukungan sosial dan
                                                                   kemanusiaan untuk mendukung pemulihan kondisi
                                                                   masyarakat. TelkomGroup berpartisipasi dalam
                                                                   program Hunian Danantara (Huntara) dengan
                                                                   menghadirkan akses telekomunikasi dan WiFi
                                                                   gratis, termasuk penyediaan Access Point WiFi
                                                                   di area hunian dan fasilitas umum, penguatan
                                                                   jaringan seluler melalui BTS dan Mobile BTS, serta
                                                                   menyediakan akses jaringan satelit berkolaborasi
                                                                   dengan Telkomsat. Hingga akhir periode pelaporan,
                                                                   total penyaluran dukungan sosial dan kemanusiaan
                                                                   TelkomGroup mencapai Rp122,6 miliar.




Sebagai respons terhadap meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem, Telkom mengevaluasi kecukupan
cakupan dan biaya asuransi untuk periode mendatang serta memperkuat strategi adaptasi operasional. Perusahaan juga
menjaga fleksibilitas pengelolaan sumber daya keuangan dan operasional guna memastikan ketahanan layanan.

Menuju Jasa Telekomunikasi Tangguh Iklim

Integrasi faktor iklim ke dalam strategi perusahaan merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan layanan telekomunikasi
yang tangguh terhadap perubahan iklim. Berangkat dari prinsip tersebut, perusahaan secara sistematis mengidentifikasi,
menilai, dan mengelola risiko serta peluang terkait iklim untuk memastikan keberlanjutan layanan, melindungi aset
strategis, dan menjaga keandalan operasional di tengah meningkatnya intensitas kejadian iklim ekstrem.

Dengan implementasi strategi adaptasi dan efisiensi operasional berwawasan iklim yang didukung posisi keuangan yang
solid dan perencanaan alokasi sumber daya yang terarah, perusahaan menilai bahwa langkah-langkah yang telah dan akan
dijalankan memadai untuk mendukung ketahanan model bisnis dan keberlangsungan layanan dalam menghadapi risiko
fisik terkait perubahan iklim hingga periode pelaporan berikutnya.




  88                                                                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 91
Manajemen                 Biaya Lingkungan        Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                Perusahaan




Manajemen Sumber Daya




        “
        Sebagai penyedia jasa telekomunikasi, operasional TelkomGroup bergantung pada infrastruktur
        jaringan dan pusat data yang melibatkan penggunaan sumber daya yang dalam proses bisnisnya
        menghasilkan limbah. Melalui pengelolaan sumber daya dan limbah yang terukur, Telkom
        berupaya mengurangi dampak operasional sekaligus menciptakan nilai keberlanjutan jangka
        panjang bagi bisnis, pemangku kepentingan, dan lingkungan.




Pendekatan Manajemen
[GRI 3-3]


Kebijakan Manajemen Sumber Daya
Kebijakan formal yang menjadi pedoman manajemen sumber daya dan pengelolaan limbah di Telkom tertuang dalam
Peraturan Direksi tentang praktik tata kelola keberlanjutan. Adapun panduan teknis diatur dalam prosedur perencanaan
sistem manajemen lingkungan Telkom.
Pengelolaan limbah Telkom dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengacu
pada standar sistem manajemen lingkungan yang relevan. Praktik tersebut didukung oleh penerapan Sistem Manajemen
Lingkungan yang tersertifikasi ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018
yang secara resmi diperoleh oleh Telkom pada tahun 2025.
Kegiatan operasional yang menjadi inti bisnis Telkom memerlukan pengelolaan yang bertanggung jawab sesuai dengan
prinsip keberlanjutan. TelkomGroup telah mengimplementasikan pengelolaan limbah elektronik (e-waste), digitalisasi,
hingga pemilahan sampah kantor sebagai bukti nyata komitmen penerapan ekonomi sirkular. Kinerja TelkomGroup
dalam pengelolaan limbah tercermin dalam Tabel 13. Ke depannya, Telkom terus berupaya untuk memperkaya inisiatif
pengelolaan limbah sejalan dengan regulasi serta standar industri yang berlaku. [OJK F.14]



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                    89
Page 92
03         Save Our Planet                                                                  Perubahan Iklim dan
                                                                                            Manajemen Energi
                                                                                                                                          Manajemen
                                                                                                                                          Sumber Daya




Kinerja Pengelolaan Limbah TelkomGroup
[OJK F.13] [GRI 306-3]

Dalam proses bisnisnya, TelkomGroup menghasilkan limbah, baik limbah berbahaya maupun tidak berbahaya. Limbah
berbahaya TelkomGroup mayoritas berasal dari limbah elektronik, sementara limbah tidak berbahaya merujuk pada limbah
domestik kantor. Pada tahun 2025, jumlah limbah yang dihasilkan TelkomGroup adalah 41.157,5 ton. Kenaikan timbulan
limbah berbahaya pada tahun 2024 dipengaruhi oleh mulai dikumpulkannya data limbah berbahaya oleh TIF. Sementara
itu, penurunan produksi limbah pada tahun 2025 dipengaruhi oleh penyesuaian cakupan pengumpulan data limbah tidak
berbahaya GSD. Selain itu, Perseroan melakukan restatement atas data tahun 2023 dan 2024, yang teridentifikasi melalui
proses peninjauan dan verifikasi data.

Tabel 13. Kinerja Pengelolaan Limbah**


                                                                                                      TelkomGroup
                    Metrik
                                                                   2025                                     2024                                      2023

  Pengelolaan limbah**

  Total limbah yang dihasilkan (ton)                              41.157,5                                54.170,6*                                 12.659,0*

  Limbah tidak berbahaya (ton)                                    6.264,9                                  6.542,5*                                 6.341,4*

  Limbah berbahaya (ton)                                         34.892,6                                 47.628,1*                                  6.317,5*

* Pengungkapan kembali informasi berdasarkan penyesuaian metodologi pengumpulan data
** Data limbah tidak berbahaya meliputi limbah organik dan anorganik GSD, serta limbah padat non-elektronik Telkomsel, Mitratel, TDE, Telkomsat. dan Telkom Akses. Data limbah
   berbahaya meliputi data limbah elektronik TDE, Telkomsel, Sigma, Telkom Akses, Telkomsat, GSD, serta data limbah medis dari entitas Telkom di bidang Kesehatan yaitu
   TelkoMedika dan Yakes (Yayasan Kesehatan) Telkom. Dua entitas ini turut dicakup dalam perhitungan karena dinilai relevan berdasarkan nature bisnis yang dijalankan. Terdapat
   penyesuaian informasi yang diungkapkan berdasarkan perubahan ketersediaan data pelaporan dan hasil proses verifikasi.




Pengelolaan Limbah Elektronik                                                              PINS dan Telkomsel melakukan pengelolaan masa akhir
                                                                                           pakai produk perangkat keras teknologi informasi, seperti
Sebagai langkah awal pengelolaan limbah elektronik,                                        komputer, server, dan router yang tergolong sebagai
TelkomGroup melakukan pemilahan limbah elektronik                                          Customer Premises Equipment (CPE). Perangkat CPE
yang umumnya berasal dari perangkat yang sudah usang                                       yang dikumpulkan akan diklasifikasikan berdasarkan
dan tidak terpakai dengan limbah non-elektronik. Di                                        kondisi dan kebutuhan penanganan, meliputi perangkat
tahun 2025, Mitratel, TDE, dan GSD telah menjalankan                                       hasil refurbish yang siap digunakan kembali, perangkat
program pengelolaan limbah elektronik di 18 titik lokasi.                                  yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan operasional,
Lebih lanjut, beberapa Anak Perusahaan melakukan                                           perangkat yang dialihkan ke pihak ketiga, serta perangkat
pemanfaatan kembali limbah elektronik, seperti TIF.                                        yang tidak lagi layak pakai dan akan dihapuskan (write-off).
Hingga 2025, TIF berhasil mengalihkan sebanyak 166,9                                       Selain itu, Telkomsel juga telah melakukan manajemen
ton limbah kabel serat optik dari pembuangan akhir, atau                                   limbah modem. Pada tahun 2025, sebanyak 122.193 unit
sekitar 73% dari total limbah kabel yang dikelola. Angka ini                               perangkat Network Terminal Equipment (NTE)/Customer
diperoleh dari perbandingan antara jumlah limbah kabel                                     Premises Equipment (CPE) (seperti halnya Optical
yang telah dan dapat dimanfaatkan kembali dengan total                                     Network Terminal (ONT), dan Set Top Box (STP) diperbaiki
limbah kabel yang dikumpulkan oleh TIF.                                                    atau digunakan kembali.




    90                                                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 93
Manajemen                         Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                            Perusahaan




        Aksi Pengelolaan Limbah Elektronik Telkom


     Pengelolaan limbah elektronik di Telkom terintegrasi dengan program Eduvice. Program ini bertujuan untuk
     mengajak karyawan Telkom untuk mendonasikan alat elektronik, seperti smartphone, laptop, dan tablet.
     Terdapat dua kanal bagi karyawan untuk menyalurkan donasinya, yaitu melalui kotak donasi di gedung
     perkantoran Telkom seluruh Indonesia, serta melalui web Eduvice. Alat elektronik yang terkumpul dipilah dan
     diperbaiki untuk disalurkan sebagai alat penunjang pendidikan.


     Gambar 43. Pendekatan Pengelolaan Limbah Elektronik Telkom




                  REDUCE                                           RECYCLE                    REUSE                  WASTE
                                                                                                                     DISPOSAL

                Membangun                                     Pemilihan dan                   Hibah              Pemusnahan
                                          Pengumpulan
                Awareness                                       Perbaikan                                          Limbah


            Membangun                Proses                 Limbah elektronik          Alat elektronik yang   Alat elektronik yang
            kepedulian dan           pengumpulan            yang terkumpulkan          telah diperbaiki       tidak bisa diperbaiki
            meningkatkan             limbah elektronik      akan dilakukan             disalurkan ke          akan masuk ke
            kesadaran tentang        dari karyawan          pemilihan dan              penerima manfaat.      tahap pemusnahan
            isu-isu lingkungan.      Telkom Group           perbaikan




     Limbah elektronik yang dikumpulkan kemudian dikelola dengan pendekatan Reduce, Recycle dan Reuse.
     Perangkat elektronik yang tidak bisa digunakan kembali akan dimusnahkan dengan melibatkan pengelola
     limbah elektronik dan B3 yang bersertifikasi. Mitra pengelola limbah elektronik program Eduvice yaitu
     PT Rangga Sakti, lembaga bersertifikasi untuk pengelolaan limbah B3 secara ramah lingkungan. Telkom
     melakukan proses seleksi mitra secara ketat untuk memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai dengan
     regulasi dan ketentuan yang berlaku.
     Pada tahun 2025, terdapat 317 unit perangkat yang berhasil dikumpulkan. Sebanyak 187 unit perangkat
     berhasil dikelola melalui program Eduvice dan 90 unit telah didistribusikan kepada 130 penerima manfaat yang
     tersebar di beberapa lembaga pendidikan di Indonesia, di antaranya:


        •    SMK 11 Bandung           •    Lembaga Pelatihan Global Teknik         •    SMK 11 Cimahi
        •    SMK Nasional             •    Lembaga Pelatihan Metrix Flasher




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                            91
Page 94
03    Save Our Planet                                               Perubahan Iklim dan
                                                                    Manajemen Energi
                                                                                                       Manajemen
                                                                                                       Sumber Daya




     Bengkel Refurbish


 Gambar 44. Implementasi Pengelolaan Limbah Elektronik melalui Bengkel Refurbish (kiri: ODC lama,
 kanan: ODC hasil reuse-refurbish-repair)




                                    TIF mendorong praktik keberlanjutan melalui inisiatif reuse–refurbish–
                                    repair dan leverage asset dengan mengubah material jaringan bongkaran
                                    menjadi aset bernilai guna kembali. Sejak pengumpulan aset bongkaran
                                    dimulai pada 2019 dan program berjalan penuh sejak 2022, TIF mampu
 mengembalikan fungsi berbagai material seperti kabel, splitter, tiang, Optical Distribution Point (ODP), dan
 Optical Distribution Cabinet (ODC). Upaya ini memberikan dampak finansial terukur, termasuk cost avoidance
 dari penggantian tutup ODP yang kini dapat diproduksi ulang melalui mitra UMKM dengan biaya di bawah
 Rp200.000, yaitu lebih murah dibandingkan mengganti satu set perangkat senilai Rp1,5 juta. Selain manfaat
 ekonomi, pendekatan ini meningkatkan kualitas layanan misalnya gangguan ODC yang sebelumnya mencapai
 rata‑rata 50 laporan per bulan menjadi nol setelah integrasi material refurbish.




92                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 95
Manajemen                    Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                       Perusahaan




Pengurangan Penggunaan Kertas melalui Digitalisasi
Telkom menerapkan kebijakan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan dan distribusi informasi melalui berbagai
platform daring, antara lain nota dinas digital, rapat virtual, sistem berbagi dokumen, survei berbasis online, serta layanan
sumber daya manusia berbasis teknologi informasi. Penerapan ini ditujukan untuk mendorong percepatan digitalisasi
sekaligus menekan penggunaan kertas dalam kegiatan operasional. Selain itu, sistem tanpa kertas juga diterapkan dalam
proses penyampaian tagihan kepada pelanggan. Praktik serupa turut diimplementasikan oleh anak perusahaan Telkom.
Pada tahun 2025, Telkom Infra berhasil mengurangi konsumsi kertas perusahaan sebesar 35%.


       Penggunaan material ramah lingkungan [OJK F.5]


                                       Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam penggunaan material ramah
                                       lingkungan untuk pembuatan dan pengemasan produk. Sejak tahun 2024,
                                       Telkomsel mulai mengganti kemasan SIM card dari material polyethylene
     terephthalate (PET) menjadi kemasan berbasis kertas untuk produk reguler, termasuk Telkomsel Lite dan byU.
     Transformasi ini sepenuhnya diimplementasikan pada tahun 2025 di seluruh produk reguler, sehingga sekitar
     111,3 ton material PET berhasil dihindarkan melalui pengalihan 2,9 juta SIM card ke kemasan kertas. Sampai
     dengan 2025, penggunaan material ramah lingkungan tersebut telah diterapkan pada 55,7 juta SIM card dan
     berkontribusi terhadap efisiensi biaya sebesar Rp8,35 miliar pada tahun yang sama.

     Gambar 45. Paving Block dan Phone Holder dair Limbah Kartu SIM dan Cangkangnya




     Selain melakukan transformasi pada aspek pengemasan, Telkomsel juga mengoptimalkan pengelolaan limbah
     kartu SIM melalui program daur ulang. Limbah kartu SIM beserta cangkangnya yang dikumpulkan dari mitra
     Telkomsel di seluruh Indonesia dikelola oleh pihak ketiga, PlusTik, yang bergerak di bidang manajemen limbah.
     Sepanjang tahun 2025, 0,3 ton SIM card dialihkan menjadi 10.000 phone holder, 10.000 display perdana, dan
     10.000 organize basket. Ke depannya, phone holder, display perdana, dan organize basket akan didistribusikan
     kembali ke Telkomsel Smart Office (TSO) untuk berbagai kepentingan di sana.
     Dari keseluruhan proses daur ulang yang dijalankan oleh Telkomsel, terdapat residu limbah SIM card sekitar
     705.282 kartu atau setara dengan 4,2 ton. Untuk mengatasi hal ini, Telkomsel akan terus melakukan evaluasi dan
     pemantauan proses pengelolaan limbah serta mengembangkan upaya peningkatan efisiensi daur ulang guna
     menekan residu yang dihasilkan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                             93
Page 96
03   Save Our Planet                                       Perubahan Iklim dan
                                                           Manajemen Energi
                                                                                          Manajemen
                                                                                          Sumber Daya




     Penyediaan Reverse Vending Machine (RVM)


 Gambar 46. Reverse Vending Machine di Lingkungan Telkom




 Telkom mendukung budaya kerja ramah lingkungan untuk semua karyawannya, termasuk dengan menumbuhkan
 kebiasaan dan kesadaran pengelolaan sampah. Di lingkungan kantor Telkom, tersedia tiga lokasi RVM bagi
 karyawan untuk menukarkan botol plastik menjadi poin, yaitu di lobi samping Telkom Landmark Tower (TLT)
 Jakarta, food court lantai 7 TLT Jakarta, dan Menara Multimedia Jakarta. Pada tahun 2025, Telkom telah
 mengolah 3,3 ton atau setara 177.915 botol plastik. Sampah botol plastik yang terkumpul akan didaur ulang
 menjadi produk daur ulang yang bermanfaat, di antaranya menjadi tas, totebag, pouch, tas laptop, dan berbagai
 barang daur ulang lainnya. Untuk penyediaan RVM dan proses daur ulang limbah plastik, Telkom bekerja sama
 dengan pihak ketiga yaitu PlasticPay.




94                                                                               PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 97
Manajemen                                              Biaya Lingkungan   Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                        Perusahaan




Manajemen Lingkungan Lainnya




Pengelolaan Air
[OJK F.8]

TelkomGroup menyadari pentingnya pengelolaan sumber daya air sebagai bagian dari upaya mengelola potensi risiko
kelangkaan air. Sebagai langkah identifikasi awal terhadap potensi risiko tersebut, Telkom melakukan penilaian tingkat
kekurangan air (water stress) di wilayah STO menggunakan AQUEDUCT Tool yang dikembangkan oleh World Resources
Institute (WRI). Berdasarkan hasil penilaian tersebut, sekitar 12,9% wilayah STO Telkom berada pada kategori sangat
rentan terhadap kekurangan air, sementara 29,9% lainnya berada dalam kategori rentan kekurangan air. Temuan ini
menjadi dasar bagi TelkomGroup untuk melakukan analisis risiko lanjutan pada Anak Perusahaan dan pemasok air, serta
menjadi langkah awal dalam penyusunan target dan strategi pengelolaan air yang lebih komprehensif ke depan.
Untuk memenuhi kebutuhan pasokan air, mayoritas entitas di TelkomGroup memasok air dari pihak ketiga, yaitu
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pada tahun 2025, total penarikan air perusahaan tercatat sebesar 3.728 ML, yang
dihitung berdasarkan konversi dari tagihan konsumsi air PDAM. Terdapat tren peningkatan konsumsi air dibandingkan
tahun 2024 yang terutama disebabkan oleh perluasan cakupan pelaporan pada tahun 2025. Tahun ini mencakup entitas
Anak Perusahaan yang sebelumnya belum disertakan, khususnya Anak Perusahaan dengan aset bangunan sendiri, seperti
Telkom Metra, Telin, Telkom Akses, dan TIF. Perseroan melakukan restatement atas data tahun 2023 dan 2024 seiring
dengan penyesuaian metodologi pengumpulan data. [SASB TC- SI-130a.2, TC-IM-130a.2]

Gambar 47. Tren Penarikan Air TelkomGroup


                                             5.000,0
                                             4.500,0
                                             4.000,0
                                                                                                3.728,4
                  Total Penarikan Air (ML)




                                                               3.538,7
                                                                                  3.406,2
                                             3.500,0
                                             3.000,0
                                             2.500,0
                                             2.000,0
                                             1.500,0
                                             1.000,0
                                              500,0
                                                  0
                                                                2023*              2024*         2025

       *   Pengungkapan kembali informasi berdasarkan penyesuaian metodologi pengumpulan data




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      95
Page 98
03        Save Our Planet                                         Perubahan Iklim dan
                                                                  Manajemen Energi
                                                                                                      Manajemen
                                                                                                      Sumber Daya




Pengelolaan Air Limbah
[OJK F.14]

Sejalan dengan upaya pengelolaan sumber daya air, GSD sebagai pengelola utama aset bangunan TelkomGroup
memastikan seluruh gedung operasional dilengkapi fasilitas Sewage Treatment Plant (STP). Proses pengelolaan limbah
cair melalui beberapa tahap, seperti penyaringan maupun pengendapan. Penggunaan teknologi ini ditujukan untuk
memantau kualitas limbah cair yang dibuang kembali ke saluran buang kota maupun didaur ulang lebih aman dan tidak
mengandung grey water dan black water.
Standar output dari limbah cair yang dikelola STP TelkomGroup mengacu pada KemenLHK No. 68 tahun 2016. Sampai
dengan 2025, fasilitas STP beroperasi di beberapa gedung TelkomGroup, di antaranya Graha Merah Putih (GMP)
Pekanbaru, Telkomsel Telecommunication Centre (TTC) Pekanbaru II, Witel Sumatra Utara Timur, Graha Sigma, Witel
Jakarta Barat, OPMC Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Graha GSD, Menara Multimedia, Telkom Landmark Tower (TLT)
Jakarta, GMP Bubat, TTC Solo Baru, GMP Pahlawan, dan TLT Manyar.


        Inisiatif Pengelolaan Air dan Sanitasi di Dalam dan Luar Lingkungan TelkomGroup



     Pengelolaan Air di Telkom Hub
     Telkom Hub yang merupakan kompleks perkantoran utama TelkomGroup yang terdiri dari tiga gedung utama,
     yakni GMP, TLT, dan TSO, telah menerapkan sistem pengelolaan air yang mengadopsi prinsip sirkularitas melalui
     wastewater recycling management untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan air. Secara garis besar, 22% dari
     total air yang ditarik digunakan untuk kebutuhan operasional, sementara sekitar 78% sisanya dihasilkan sebagai
     efluen.

     Gambar 48. Diagram Alir Penggunaan Air di TelkomHub


                                                Cooling Tower
                                                0,004 ML/hari

                                                    Toilet
                                                 0,4 ML/hari
                                                                                    Landscape
                PDAM          Gedung              Musholla                          0,2 ML/hari
             0,5 ML/hari    0,5 ML/hari          0,3 ML/hari

                                                   Kitchen                         Recycle Tank        Overflow Saluran
                                                                Proses STP &
                                                                                                        Kota Jika CWT
                                                0,04 ML/hari      WTP Ext.          0,3 ML/hari             Penuh

                                                  Cleaning
                                                 0,01 ML/hari




    Penggunaan air untuk operasional gedung sebagian besar dimanfaatkan untuk cooling tower, toilet, musholla,
    dapur, serta kegiatan operasional kebersihan gedung. Aktivitas tersebut menghasilkan air limbah yang kemudian
    diolah melalui fasilitas Sewage Treatment Plant (STP), sebelum dibuang dalam bentuk efluen ke saluran kota.
    Untuk memastikan kualitas efluen tidak mencemari saluran air perkotaan, dilakukan pengujian air limbah
    olahan secara berkala di lab kesehatan daerah setempat. Pengujian ini mencakup sejumlah parameter utama,
    seperti pH eks situ, Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended
    Solids (TSS), minyak dan lemak, amoniak, serta coliform, untuk memastikan hasil pengolahan memenuhi baku
    mutu lingkungan yang berlaku.




   96                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 99
Manajemen                    Biaya Lingkungan            Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                       Perusahaan




     Selain itu, TLT juga memanfaatkan sebagian air hasil pengolahan STP melalui penerapan wastewater recycling
     management. Sistem ini memanfaatkan air olahan STP serta air kondensasi dari Air Handling Unit (AHU) untuk
     digunakan sebagai media pendingin ruangan dan penyiraman tanaman. Unit Kerja Pengelola Shared Service
     Center (TSSC) mengelola inisiatif ini dan secara bertahap unit ini mengembangkannya untuk mendukung
     kebutuhan operasional lainnya sekaligus meminimalkan pembuangan air ke saluran perkotaan.
     Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Masyarakat
     Untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Target 6, Telkom berkontribusi dalam
     penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan
     infrastruktur air. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan perbaikan fasilitas air bersih,
     termasuk sumur bor, instalasi pengolahan air, serta sistem distribusi air di berbagai daerah. Selain itu, Telkom
     juga mendukung pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak, disertai edukasi dan pelatihan terkait
     penerapan pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat.
     Sepanjang tahun 2025, program ini diimplementasikan di 17 provinsi dengan menjangkau 99 titik lokasi dan
     memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 58.501 penerima manfaat. Beberapa wilayah sasaran program
     antara lain Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, serta Dusun Tammero’do,
     Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Pelaksanaan program melibatkan berbagai pemangku
     kepentingan, termasuk pemerintah daerah, komunitas setempat, dan mitra pelaksana, antara lain Yayasan
     Harapan Dhuafa, Banten.

     Gambar 49. Dukungan Pembangunan Sarana Air Bersih bagi Masyarakat Adat Bonokeling




     Mendukung Akses Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan untuk Masyarakat Adat
     Pada tahun 2025, Telkom mendukung pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat adat Bonokeling di Desa
     Pekuncen, Kabupaten Banyumas, sebagai respons atas keterbatasan akses air, khususnya pada musim kemarau
     di Desa Pekuncen. Telkom melihat bahwa air memiliki makna penting bagi masyarakat Bonokeling terutama dalam
     keberlanjutan tradisi pertanian dan praktik adat, termasuk rangkaian ritual seperti wiwitan sebelum tanam,
     wiwitan pari saat panen, dan sedekah bumi sebagai wujud penghormatan terhadap alam. Kerjasama dalam
     penyediaan sarana air bersih ini memperkuat kemampuan masyarakat untuk mempertahankan tradisi tersebut
     sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan pengelolaan air yang dijalankan selaras dengan nilai budaya
     dan kearifan lokal.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                         97
Page 100
03       Save Our Planet                                           Perubahan Iklim dan
                                                                   Manajemen Energi
                                                                                                           Manajemen
                                                                                                           Sumber Daya




Pelestarian Keanekaragaman Hayati
[OJK F.9, F.10]

Sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan, TelkomGroup ikut turut serta dalam melestarikan keanekaragaman
hayati, meskipun tidak ada wilayah operasional yang berlokasi langsung maupun dekat dengan kawasan konservasi.
Bentuk tanggung jawab ini juga tercermin dari tidak adanya pengaduan masyarakat terkait isu lingkungan hidup yang
diterima Telkom sepanjang tahun 2025, sehingga tidak terdapat pengaduan lingkungan hidup yang perlu ditindaklanjuti
maupun diselesaikan. [OJK F.16]
Melalui kolaborasi pentahelix dengan lembaga, komunitas, Anak Perusahaan, media, dan institusi pendidikan,
Telkom melalui Unit Kerja Pengelola Social Responsibility Center (SRC) mengimplementasikan program pelestarian
keanekaragaman hayati yang berfokus pada reforestasi dan penghijauan berkelanjutan dengan edukasi lingkungan
serta partisipasi aktif masyarakat. Pada tahun 2025, program lingkungan Telkom mencakup reforestasi dan konservasi
pada ekosistem darat dan laut, termasuk penanaman mangrove dan rehabilitasi terumbu karang, hingga menggerakan
komunitas lokal untuk mengurangi potensi emisi karbon dan membangun ekonomi masyarakat lokal. Pendekatan
kolaboratif ini mendukung penyerapan karbon, pelestarian lingkungan hidup, serta penguatan dampak sosial-ekonomi
dengan SROI 1:6,29.


Gambar 50. Kerangka Program Reforestari dan Konservasi Telkom


   Identifikasi Area Lahan yang        Penanaman Pohon atau
  Sesuai untuk Reforestasi atau        Intervensi Perlindungan
            Konservasi                 Keanekaragaman Hayati


• Kualitas Tanah                   • Pemilihan Spesies
  Pertimbangan jenis                 Pertimbangan spesies
  tanah, kesuburan, dan              yang tumbuh cepat dan
  drainase tanah.                    memiliki nilai karbon
• Iklim                              tinggi.
  Pertimbangan faktor iklim        • Teknik Penanaman dan
  meliputi suhu dan curah            Musim
  hujan.                             Perencanaan teknik
• Keanekaragaman Hayati              penanaman serta
  Eksisting                          pemilihan musim yang
  Pengidentifikasian                 optimal.
  spesies asli, hotspot            • Intervensi
  biodiversitas, dan spesies         Keanekaragaman Hayati                     Proses sekuestrasi karbon
  invasif.                           Pengintervensian
• Aksesibilitas dan                  diarahkan untuk
  Infrastruktur                      melestarikan,
  Pertimbangan kedekatan             memulihkan, atau
                                                                         Verifikasi dan sertifikasi            Pelibatan Komunitas
  lokasi dengan jalan                meningkatkan
  dan transportasi,                  keanekaragaman hayati.
  ketersediaan air, serta                                            Verifikasi dilakukan melalui             Melibatkan komunitas
  infrastruktur yang sudah                                           pengukuran pembuktian                    lokal dalam proyek
  ada.                                                               jumlah karbon yang                       untuk memastikan
                                                                     tersekuestrasi.                          dukungan mereka
• Kepemilikin Area                   Pemeliharaan dan Monitoring                                              sekaligus membantu
  Pemastian lahan                                                    Contoh Lembaga Verifikasi:
                                                                     • SRN - Sistem Registrasi                pertumbuhan ekonomi
  tersedia untuk                                                                                              masyarakat melalui
                                   • Kegiatan pemeliharaan             Nasional
  kegiatan reforestasi                                                                                        mata pencaharian
                                     Penyiraman, Penyiangan,         • LVV GRK - Lembaga
  atau konservasi                                                                                             alternatif
                                     Perlindungan dari hama            Verifikasi dan Validasi
  (pertimbangkan
  pengaturan tenurial lahan        • Monitoring                        Gas Rumah Kaca
  dan izin terkait)                  Pemantauan kesehatan
                                     pohon, tingkat
                                     kelangsungan hidup,
                                     pertumbuhan pohon, &
                                     serapan karbon




   98                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 101
Manajemen                     Biaya Lingkungan             Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                         Perusahaan




Pada tahun 2025, sebanyak 80.800 pohon telah ditanam dengan akumulasi luas lahan total 8,1 hektar bersama dengan
komunitas masyarakat di Hutan Binaan Digital Telkom milik desa yang tersebar di Desa Bojong dan Jayabakti Kabupaten
Garut, Desa Plumbon Kabupaten Karanganyar, Desa Tlogolele Kabupaten Bonyolali, Desa Bissoloro Kabupaten Gowa, Desa
Panyutran Kabupaten Pangandaran, dan Desa Waluran Mandiri Kabupaten Sukabumi.

Pohon yang ditanam yaitu alpukat (Persea americana), aren (Arenga pinnata), durian (Durio zibethinus L.), mahoni
(Swietenia mahagoni), petai (Parkia speciosa), jambu biji (Psidium guajava), sonokeling (Dalbergia latifolia), rasamala
(Altingia excelsa), pinus (Pinus merkusii), dan manglid (Manglietia glauca Bl). Berdasarkan hasil pemantauan sejak tahun
2022, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) tanaman yang ditanam oleh Telkom tercatat sekitar 70%. Selanjutnya,
Telkom mengembangkan visualisasi spasial berbasis Web Geographic Information System (WebGIS) untuk memantau
luasan wilayah konservasi serta sebaran lokasi penanaman pohon secara terintegrasi. Teknologi WebGIS ini dapat diakses
secara terbuka oleh masyarakat melalui laman web Telkom Green Digital.


Gambar 51. Aksi Kolektif Penanaman Pohon di Kawasan Prioritas Daerah Istimewa Yogyakarta




Selain peningkatan daya dukung ekosistem daratan,                     mangrove. Sementara itu, pada program transplantasi
Telkom juga mengambil peran dalam inisiatif serupa                    terumbu karang di Lanjukang, Telkom telah melibatkan
untuk ekosistem laut. Pada tahun 2025, Telkom dan                     Komunitas Gusung Tallasa (Gustalkom) dan Universitas
anak perusahaan meliputi Sigma, Telkomsel, dan Telkom                 Hasanuddin dalam kegiatan monitoring yang berlangsung
Akses melakukan aksi kolektif penanaman 110.042                       secara berkala.
pohon mangrove (Rhizophora mucronata) dan lamun
(Thalassia hemprichii). Telkom juga melanjutkan kegiatan              Selanjutnya, melalui kolaborasi dengan Telkom University,
transplantasi terumbu karang (Acropora sp dan Porites sp)             Telkom melakukan pengukuran stok karbon atas
sebanyak 760 substrat. Inisiatif ini dilakukan di berbagai            pelaksanaan program Hutan Binaan Digital dan restorasi
pesisir dan perairan Indonesia, beberapa di antaranya                 mangrove. Pengukuran ini bertujuan untuk memperoleh
Pesisir Pantai Cipatujah dan Cikalong Kabupaten                       estimasi cadangan karbon secara komprehensif sebagai
Tasikmalaya, Tarakan Kalimantan Utara, Tanjung Boleng                 bagian dari evaluasi dampak lingkungan program.
NTT, Pantai Glagah Kabupaten Demak, dan Pesisir                       Penghitungan stok karbon ekosistem dilakukan dengan
Wringinputih Banyuwangi.                                              mengacu pada SNI 7725:2019, yang mencakup pengukuran
                                                                      pada lima kantong karbon, yaitu stok karbon atas
Adapun upaya pemeliharaan mangrove setelah                            permukaan, stok karbon bawah permukaan, nekromasa,
penanaman, Telkom secara berkelanjutan melibatkan                     serasah, serta cadangan karbon tanah pada ekosistem
berbagai pemangku kepentingan. Di Sumatera Utara,                     tanah mineral dan mangrove. Ke depannya, Telkom
Telkom terus menjalin kemitraan dengan kelompok                       terus berupaya memperluas implementasi penanaman
masyarakat setempat, termasuk Baitulmaal Muamalat                     mangrove dan kegiatan reforestasi serta melaksanakan
(BMM) dan Kelompok Mangrove Tanjung Rejo, untuk                       verifikasi atas program carbon offset sebagai wujud
mendukung kegiatan perawatan dan pemeliharaan                         komitmen terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                               99
Page 102
03          Save Our Planet                                                                Perubahan Iklim dan
                                                                                           Manajemen Energi
                                                                                                                                         Manajemen
                                                                                                                                         Sumber Daya




Tabel 14. Stok Karbon Ekosistem Program Reforestasi dan Konservasi Telkom


                                                                                                                  Telkom
                           Indikator
                                                                                 2025                               2024                           2023*

    Lokasi pengukuran stok karbon (titik)                                          24                                 10                               3

    Luas wilayah stok karbon (ha)                                                245,2                               97,6                          105,4

    Rata-rata stok karbon ekosistem hutan binaan                                 1.172,1                            625,4                              1,5
    digital dan restorasi mangrove (ton C/ha)

*   Tahun 2023 merupakan piloting pengukuran stok karbon dan data hanya merepresentasikan kantong karbon di atas permukaan tanah saja.




            Aksi Kolektif Pelestarian Lingkungan


       Berbagi Hepi dengan Donasi Poin MyTelkomsel

       Gambar 52. Donasi Poin Telkomsel untuk Konservasi Seagrass

                                                                                                                  Berkolaborasi        bersama
                                                                                                                  platform Kitabisa, Telkomsel
                                                                                                                  pada bulan Desember 2025
                                                                                           mengajak pelanggan turut berpartisipasi dalam aksi
                                                                                           pelestarian lingkungan melalui penanaman 3.000
                                                                                           bibit lamun (seagrass) dan pembangunan Rumah
                                                                                           Kultivasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di
                                                                                           Pantai Karapyak, Kabupaten Pangandaran. Program
                                                                                           ini mendorong keterlibatan langsung pelanggan, di
                                                                                           mana mereka dapat menyalurkan Telkomsel Poin
                                                                                           melalui aplikasi MyTelkomsel untuk mendukung
                                                                                           pemulihan ekosistem laut.
       Aksi Jaga Bumi oleh Telkomsel

       Gambar 53. Aksi Jaga Bumi Revitalisasi Mangrove oleh Telkomsel

                                                                                           Telkomsel melanjutkan inisiatif Telkomsel Jaga Bumi
                                                                                           Carbon Offset fase ketiga pada periode September-
                                                                                           November 2025. Inisiatif ini dijalankan melalui
                                                                                           kolaborasi dengan startup teknologi lingkungan
                                                                                           Jejakin dan melibatkan partisipasi 47.000 pelanggan
                                                                                           Telkomsel serta by.U melalui donasi Telkomsel Poin
                                                                                           dan uCoin untuk mendukung upaya pengurangan
                                                                                           jejak karbon dari aktivitas sehari-hari.

       Telkomsel menargetkan penanaman 12.731 pohon pada fase ketiga ini dengan prioritas penanaman di delapan
       wilayah konservasi di Indonesia. Pelaksanaan fase ketiga difokuskan pada dua pendekatan, yaitu konservasi
       ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Multi-purpose
       Tree Species (MPTS). Adapun sebaran lokasi mencakup:

       •    Konservasi Pesisir (Mangrove)                                                  •   Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu (1.000 pohon)
       •    Patra Manggala, Tangerang (681 pohon)                                          •   Pakisjaya, Karawang (2.000 pohon)
       •    Romokalisari, Surabaya (1.050 pohon)                                           •   Pemberdayaan Ekonomi (Pohon MPTS)
       •    Margojoyo, Kendal (2.000 pohon)                                                    Berlokasi di Leuwisadeng, Bogor. Sejumlah 2.000
       •    Gojoyo, Demak (2.000 pohon)                                                        pohon MPTS yang terdiri dari jenis kopi, durian,
       •    Langsa, Aceh (2.000 pohon)                                                         petai dan jengkol.




     100                                                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 103
Manajemen                     Biaya Lingkungan             Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                         Perusahaan




    Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2022 hingga 2024, program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset telah
    menanam lebih dari 25.000 pohon dan diestimasikan mampu menyerap sekitar 1.093 ton CO2e. Sementara itu,
    kegiatan Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga diestimasi mampu mensekuestrasi karbon sekitar 824,5 ton CO2e
    dalam masa hidup delapan tahun. Informasi lebih lengkap tentang tata cara berkontribusi sebagai pelanggan pada
    program Telkomsel Jaga Bumi, tersedia di laman tsel.id/jagabumi.



     Penanaman Mangrove di Area Cable Landing oleh Telin

     Gambar 54. Aksi Kolektif Penanaman Mangrove di Kawasan Cable Landing oleh Telin

                                                          Sampai dengan tahun 2024 Telin telah menanam 15.000 mangrove
                                                          di kawasan cable landing dan terdampak abrasi Tanjung Pakis,
                                                          Jawa Barat. Upaya ini berlanjut pada tahun 2025 melalui
                                                          penanaman sebanyak 10.180 mangrove di kawasan tersebut.
                                                          Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program Collective
                                                          Carbon Action BATIC 2025 dan dilaksanakan melalui kolaborasi
                                                          dengan CarbonEthics. Telin juga melakukan penanaman
                                                          mangrove di kawasan cable landing Minahasa sebanyak 1.500

      mangrove di Desa Poopoh, Sulawesi Utara. Melalui program tersebut, Telin berhasil menanam sebanyak 26.680
      mangrove sejak dicanangkan pada 2022. Selanjutnya, Telin menaruh perhatian pada pemantauan dan evaluasi
      berkala guna memastikan dampak yang dihasilkan dapat terjaga dalam jangka panjang. Hasil pemantauan sejak
      periode sebelumnya menunjukkan survival rate mangrove yang ditanam sebesar 97%.


     Aksi Nyata Bersihkan Sampah

     Gambar 55. GoZero% Roadshow Goes To Bandung bersama Pandawara Group

                                                                      Telkom mendorong aksi pelestarian lingkungan
                                                                      melalui kolaborasi pentahelix dengan melibatkan
                                                                      pemerintah setempat, media, dan akademisi, serta
                                                                      menggerakkan relawan dan masyarakat dalam
                                                                      kegiatan bersih sungai dan pesisir di Bandung dan
                                                                      Makassar. Dalam memperingati World Clean Up Day (20
                                                                      September) dan Hari Sungai Sedunia (28 September),
                                                                      Telkom berkolaborasi bersama Pandawara Group –
     Gambar 56. GoZero% Roadshow Goes To Makassar                     gerakan pemuda asal Bandung yang memiliki rekam
                                                                      jejak lebih dari 200 titik aksi bersih di berbagai wilayah
                                                                      Indonesia - untuk melaksanakan aksi nyata River Clean
                                                                      Up di Sungai Cioray, Bandung pada 25 September
                                                                      2025. Kegiatan ini melibatkan sekitar 75 peserta yang
                                                                      terdiri atas manajemen Telkom, karyawan, mahasiswa
                                                                      Telkom University, serta Pandawara Group, dan
                                                                      berhasil mengangkat 1,5 ton sampah.


      Sementara itu, kegiatan di Makassar dilaksanakan di Pantai Barombong dan Galesong pada 18 Oktober 2025.
      Mengusung tema “Revive the Sea, Renew Our Future,” aksi Beach Clean Up ini melibatkan sebanyak 200 peserta
      yang terdiri dari manajemen dan karyawan TelkomGroup, SMK Telkom Makassar, perangkat desa, masyarakat
      sekitar, relawan umum, serta Marine Buddies Makassar yang merupakan komunitas di bawah naungan WWF
      Indonesia untuk membantu mengendalikan dan mengelola potensi kelautan Indonesia. Kegiatan ini berhasil
      mengumpulkan 1,4 ton sampah. Selain itu, Telkom juga menyerahkan 50 tempat sampah rumah tangga serta
      membangun dua titik fasilitas tempat sampah untuk mendukung pengelolaan sampah masyarakat pesisir.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                   101
Page 104
03          Save Our Planet                                                                   Perubahan Iklim dan
                                                                                              Manajemen Energi
                                                                                                                                             Manajemen
                                                                                                                                             Sumber Daya




Biaya Lingkungan [OJK F.4]




           “
           Telkom dan Anak Perusahaannya di tahun 2025 kembali konsisten mengalokasikan sumber daya
           untuk menunjang program dan inisiatif lingkungan. Biaya tersebut digunakan untuk pelaksanaan
           program terkait lingkungan termasuk upaya efisiensi energi dan inisiatif lingkungan lainnya.
           Pada tahun ini, biaya program efisiensi energi mengalami penurunan sejalan dengan
           optimalisasi operasional fokus pada maintenance dan perbaikan, dan arahan pengendalian
           belanja. Sementara itu, biaya inisiatif lingkungan meningkat sebesar 48% karena didorong
           oleh penguatan program penanaman mangrove sebagai bagian dari prioritas dan target TJSL
           perusahaan, serta adanya penambahan inisiatif berupa pembelian Renewable Energy Certificate
           (REC). Rincian biaya lingkungan yang dikeluarkan TelkomGroup dalam 3 tahun terakhir disajikan
           pada Tabel 15.




Tabel 15. Biaya Lingkungan TelkomGroup Tahun 2023-2025 (dalam Rupiah)


                          Peruntukan                                                2025                                2024                                 2023

    Biaya untuk efisiensi energi*                                             18.346.158.626                      57.443.772.856                       26.083.011.122

    Biaya untuk mendukung program inisiatif
                                                                              16.583.361.593                       11.199.138.467                      5.571.836.437
    lingkungan**

*   Biaya lingkungan untuk efisiensi energi TelkomGroup dihitung berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan maupun peremajaan peralatan ramah lingkungan, seperti
    lampu LED, refrigeran, baterai, monitor yang lebih ramah lingkungan. Angka tahun 2023-2024 meliputi Mitratel, TDE, dan Sigma, serta pada data tahun 2025 terdapat perluasan
    ruang lingkup data dengan mencakup GSD dan Telkom Infra.
** Pada tahun 2025, terdapat penambahan ruang lingkup biaya lingkungan untuk program inisiatif lingkungan lainnya dengan menambahkan biaya program REC, selain parameter
   biaya pada tahun buku 2024 yang meliputi biaya konservasi dan revegetasi hutan binaan digital, sanitasi dan air bersih, penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, serta
   inisiatif aksi iklim melalui pemanfaatan IoT. Angka dalam tabel, khususnya pada tahun 2025, diwakili oleh Telkom, Telkomsel, Mitratel, TDE, Sigma, Telkomsat. Terdapat perluasan
   cakupan dibandingkan data tahun 2023–2024, yang hanya mencakup Telkom dan Mitratel.




     102                                                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 105
Manajemen                               Biaya Lingkungan                    Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                          Perusahaan




Kinerja Lingkungan Perusahaan

Tabel 16. Jumlah Rekrutmen Karyawan untuk Mengelola Iklim di TelkomGroup
[GRI 102-3]


              Rekrutmen karyawan untuk mengelola iklim                                               2025                        2024                        2023

    Total Karyawan untuk mengelola iklim                                                                 7                          7                           6

    Jumlah karyawan untuk mengelola iklim

    Laki-laki                                                                                           5                           4                           4

    Perempuan                                                                                           2                           3                           2

    Jumlah karyawan tetap untuk mengelola iklim

    Laki-laki                                                                                           4                           4                           4

    Perempuan                                                                                           2                           3                           2

    Jumlah karyawan kontrak untuk mengelola iklim

    Laki-laki                                                                                            1                          -                           -

    Perempuan                                                                                            -                          -                           -

*   Rekrutmen untuk mendukung pengelolaan program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim mencakup berbagai divisi, namun tidak terbatas pada Unit Kerja Pengelola Sustainability
    dan Risk Management. Data yang disajikan di atas merepresentasikan hasil rekrutmen di Telkom dan Sigma.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                           103
Page 106
03           Save Our Planet                                                 Perubahan Iklim dan
                                                                             Manajemen Energi
                                                                                                                        Manajemen
                                                                                                                        Sumber Daya




Tabel 17. Kinerja Emisi GRK dan Energi
[OJK F.6, F.11] [GRI 102-5, 102-6, 102-7, 102-8, 302-1, 302-3, 302-4, 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]




                                     Telkom                                  Telkomsel                                     Mitratel
      Metrik
                        2025         2024         2023          2025           2024           2023           2025           2024        2023
Manajemen emisi
Total emisi GRK
(tCO2e) (Location-     1,142,673.9   430.926,9*   430.750,9*   2.708.748,7    1.696.947,8*   1.628.935,2*    37.630,5        53.706,3   62.742,8
based)

Total emisi GRK
(tCO2e) (Market-       1.112.914,8   430.926,9*   430.750,9*   2.708.748,7    1.696.947,8*   1.628.935,2*    37.630,5        53.706,3   62.742,8
based)

Scope 1 dan 2
                       304.190,7     367.945,5*   372.391,0*   1.736.327,9    1.561.941,6*   1.486.664,6*    13.136,7        37.896,0   38.587,7
(Location-based)

Scope 1 dan 2
                       274.431,6     367.945,5*   372.391,0*   1.736.327,9    1.561.941,6*   1.486.664,6*    13.136,7        37.896,0   38.587,7
(Market-based)

Scope 1                 5.044,4       25.087,0     25.429,1     14.360,2        19.337,3       19.866,5       1.059,4        3.445,9    3.847,9

Fuel combustion –
                         709,9        8.035,4      8.509,7       6.391,6        8.179,1        8.240,3         725,1         1.261,8    1.535,3
stationary

Fuel combustion –
                         2.011,3      4.126,4      4.126,4       4.369,7        4.324,7        4.324,7        315,6          2.134,9    2.264,8
mobile

Fugitive emission
– refrigerant & fire    2.323,2       12.925,1     12.792,8      3.596,1        6.833,4        7.301,4         18,8            49,1       47,7
suppression

Fugitive emission –
                          0,0           0,1          0,1           2,9           0,03           0,03           0,0             N/A        N/A
waste water

Scope 2 (location-
                       299.146,3     342.858,4*   346.961,9*   1.721.967,7   1.542.604,3*    1.466.798,1*    12.077,3       34.450,2    34.739,8
based)

Scope 2 (Market-
                       269.387,2     342.858,4*   346.961,9*   1.721.967,7   1.542.604,3*    1.466.798,1*    12.077,3       34.450,2    34.739,8
based)

Scope 3                838.483,2      62.981,4     58.359,9    972.420,8       135.006,1      142.270,6      24.493,8        15.810,3   24.155,1

Kategori 1              9.693,6       31.982,9      5.117,3     30.322,9        4.176,5       10.490,7         0,0            440,1      399,5

Kategori 2              75.242,4      16.664,7     37.982,9    132.506,2       22.366,2       20.623,6       22.904,7        15.251,5   22.784,7

Kategori 3              29.429,6        0,0          0,0        164.001,4         0,0            0,0          1.414,1          0,0        0,0

Kategori 4                51,1          N/A          N/A          0,0             N/A            N/A           0,0             N/A        N/A

Kategori 5               240,4          0,0          0,0           7,4            0,5            72,7          0,0             0,0        0,0

Kategori 6               833,7        14.232,5     15.102,4       472,1         8.873,2        3.927,4        160,2           106,4      963,4

Kategori 7                99,2          N/A          N/A          42,0            N/A            N/A           14,8            N/A        N/A

Kategori 8                8,2           0,0          0,0          0,0             N/A            N/A           0,0             12,2       7,5




   104                                                                                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 107
Manajemen                           Biaya Lingkungan               Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                 Perusahaan




              Telin                                 TDE                   Anak Perusahaan lainnya                            TelkomGroup

  2025       2024       2023           2025        2024        2023       2025        2024         2023         2025            2024           2023



  12.339,9   65.355,8   111.116,6      130.099,8   105.844,3   89.397,7   170.057,0   114.442,6    120.165,9   4.196.087,0    2.467.223,7*    2.443.109,1*



  12.339,9   65.355,8   111.116,6      117.433,2   105.844,3   89.397,7   170.057,0   114.442,6    120.165,9   4.153.661,3    2.467.223,7*    2.443.109,1*



   7.213,2   12.119,5   60.054,1       114.780,0   105.232,8   76.080,9   52.912,9      75.071,0   75.354,5    2.228.561,3    2.160.206,4*    2.109.132,9*


   7.213,2   12.119,5   60.054,1       102.113,3   105.232,8   76.080,9   52.912,9      75.071,0   75.354,5    2.186.135,6    2.160.206,4*    2.109.132,9*


    251,3     832,9     3.272,9         2.475,8     3.310,5     360,0     22.876,9      30.071,8   30.953,7     46.068,1        82.085,4        83.730,0


    13,8      400,5      504,0           196,1       143,2       54,1      4.251,9      9.361,4     9.201,2     12.288,3        27.381,5       28.044,6


    184,6     280,4      236,6           0,0         38,7       25,8      14.992,9      16.276,8   17.726,5     21.874,0        27.182,0       28.704,9



    49,2      151,9     2.532,4         2.165,7     3.125,5     279,4     2.249,2       4.406,1    3.993,7      10.402,1        27.491,1        26.947,5



     3,8       N/A        N/A            114,1         3,1       0,7       1.382,9        27,5       32,3        1.503,6          30,8            33,1


   6.961,9   11.286,6   56.781,2       112.304,2   101.922,2   75.721,0   30.036,0    44.999,3     44.400,8    2.182.493,3     2.078.121,1*   2.025.402,9*


   6.961,9   11.286,6   56.781,2       99.637,5    101.922,2   75.721,0   30.036,0    44.999,3     44.400,8    2.140.067,5     2.078.121,1*   2.025.402,9*


   5.126,6   53.236,3   51.062,5       15.319,8      611,6     13.316,8   117.144,1     39.371,6   44.811,3    1.967.525,7      307.017,3      333.976,2

    0,0      45.803,8   44.454,1         0,0           0,0       0,0      24.780,0      4.814,8    12.265,4     64.796,5        87.218,1        72.727,0

   4.027,0   4.575,9    6.109,9         448,6        183,7     13.172,5   4.552,6       11.635,1    1.999,0     239.681,5       70.677,0       102.672,6

   650,6       0,0        0,0           7.825,0        0,0       0,0      8.429,7         0,3         0,1       211.750,4          0,3            0,1

    0,0        N/A        N/A            0,0           N/A       N/A        0,0           0,0        0,0          51,1             N/A            N/A

    0,0        0,0        0,0            0,0           0,0       0,0        23,0          0,2         7,9        270,7             N/A            N/A

   440,5     2.856,6     498,5           38,4       427,9       144,3      1.630,0      5.622,8    9.603,7       3.574,7           N/A            N/A

     8,6       N/A        N/A             3,9          N/A       N/A       221,2          N/A        N/A         389,8             N/A            N/A

    0,0        0,0        0,0           7.004,0        0,0       0,0      70.929,2      7.973,7    7.742,0      77.941,4         7.985,9        7.749,5




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                        105
Page 108
03            Save Our Planet                                                      Perubahan Iklim dan
                                                                                   Manajemen Energi
                                                                                                                              Manajemen
                                                                                                                              Sumber Daya




                                       Telkom                                      Telkomsel                                     Mitratel
      Metrik
                          2025          2024           2023           2025           2024           2023           2025           2024        2023
Kategori 9                  0,0            N/A            N/A           0,0             N/A            N/A           0,0             N/A        N/A

Kategori 11              722.750,7         0,0            0,0        644.986,2       99.559,4        99.421,1        0,0             0,0        0,0

Kategori 12                  1,9           N/A            N/A           56,8            N/A            N/A           0,0             N/A        N/A

Kategori 13                 0,0            0,0            0,0           0,0             N/A            N/A           0,0             0,0        0,0

Kategori 15                132,5          101,3          157,2          26,0           30,3          7.735,0         0,0             0,0        0,0

Biogenic emission
dari penggunaan            244,3           N/A            N/A          2.553,0          N/A            N/A          241,7            N/A        N/A
biodiesel

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan 2
(ton CO2/Rp miliar           7,1           8,0*           7,3*          15,9           13,8*          14,5*           1,4            4,1         4,5
revenue) (Location-
based)

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan 2
(ton CO2/Rp miliar          6,4            8,0*           7,3*          15,9           13,8*          14,5*           1,4            4,1         4,5
revenue) (Market-
based)

Manajemen energi
Total penggunaan
                         1.223.410,5   1.501.475,8*   1.524.992,2*   6.984.695,3    6.510.919,2*   6.195.137,4*    62.393,5       175.481,0   183.466,5
energi (GJ)

Konsumsi listrik
                         1.182.032,5   1.334.295,0*   1.351.378,3*   6.787.504,4   6.329.140,9*    6.022.516,8*    46.434,3       128.226,0   130.680,1
yang dibeli (GJ)***

Konsumsi listrik
yang dibeli dari total     96,6%         88,9%*         88,6%*         97,2%          97,2%*         97,2%*         74,4%           73,1%      71,2%
konsumsi energi (%)

Konsumi listrik dari
sumber terbarukan
                            0,0            0,0            0,0         13.926,0        9.995,0          7,3           0,0             0,0        0,0
(PLTS dan PLTMH)
(GJ)

Persentase
konsumsi listrik
dari sumber energi
                            0,0            0,0            0,0           0,2%          0,2%*            0,0           0,0             0,0        0,0
terbarukan terhadap
total konsumsi
energi (%)

Konsumsi bahan
                          41.378,1      167.180,8      173.613,9      183.265,0      171.783,3      172.613,3      15.959,2        47.255,0   52.786,4
bakar (GJ)

Konsumsi bahan
bakar tidak               37.927,8      167.180,8      173.613,9      147.205,2      171.783,3      172.613,3      12.545,5        47.255,0   52.786,4
terbarukan (GJ)

Konsumsi bahan
bakar terbarukan          3.450,3          N/A            N/A         36.059,7          N/A            N/A          3.413,7          N/A        N/A
(GJ)

Konsumsi bahan
bakar biodiesel           3.450,3          N/A            N/A         36.059,7          N/A            N/A          3.413,7          N/A        N/A
-B40 (GJ)

Konsumsi bahan
bakar biodiesel             0,0            N/A            N/A           0,0             N/A            N/A           0,0             N/A        N/A
-B30 (GJ)




   106                                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 109
Manajemen                           Biaya Lingkungan              Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                Perusahaan




              Telin                                TDE                    Anak Perusahaan lainnya                           TelkomGroup

  2025       2024       2023           2025       2024        2023        2025        2024        2023         2025            2024           2023
    0,0        N/A        N/A            0,0           N/A      N/A         172,6       N/A         N/A          172,6            N/A            N/A

    0,0        0,0         0,0           0,0           0,0       0,0         0,0         0,0         0,0      1.367.736,8         N/A            N/A

    0,0        N/A        N/A            0,0           N/A      N/A          0,0        N/A         N/A          58,6             N/A            N/A

    0,0        0,0         0,0           0,0           0,0       0,0       6.296,1      148,0       107,3       833,4            148,0          107,3

    0,0        0,0         0,0           0,0           0,0       0,0        109,7      9.176,6    13.085,8       268,1          9.308,3       20.978,0


    49,4       N/A        N/A            23,2          N/A      N/A        1.704,4      N/A         N/A         4.816,0           N/A            N/A




    0,6        1,0         5,3           72,0       89,5        140,3        1,0         1,4         1,5         15,2            14,4            14,1




    0,6        1,0         5,3           64,1       89,5        140,3        1,0         1,4         1,5         14,9            14,4*          14,1*




  38.788,2   85.460,4   488.100,1     642.432,3   546.293,2   314.424,8   416.149,4   541.534,6   557.107,1   9.367.869,3     9.361.163,8*   9.270.561,5*


  35.409,3   76.226,4   478.090,5     639.460,8   543.813,2   313.328,2   124.092,4   185.629,3   183.083,7   8.814.933,6    8.597.330,8*    8.479.077,5*



   91,3%      89,2%      97,9%          99,5%      99,5%       99,7%       29,8%       34,3%       32,9%        94,1%           91,8%*         91,5%*




    0,0        0,0         0,0           0,0           0,0       0,0         0,0         0,0         0,0       13.926,0         9.995,0        7.341,0




    0,0        0,0         0,0           0,0           0,0       0,0         0,0         0,0         0,0         0,1%            0,1%*          0,1%*




   3.378,9   9.234,0    10.009,6        2.971,6    2.480,0     1.096,6    292.057,0   355.905,2   374.023,4   539.009,7        753.838,0      784.143,0



   2.681,0   9.234,0    10.009,6       2.644,0     2.480,0     1.096,6    268.004,7   355.905,2   374.023,4   471.008,2        753.838,0      784.143,0



   697,9       N/A        N/A           327,6          N/A      N/A       24.052,3      N/A         N/A        68.001,5           N/A            N/A



   697,9       N/A        N/A            0,0           N/A      N/A       24.050,5      N/A         N/A        67.672,0           N/A            N/A



    0,0        N/A        N/A            174,1         N/A      N/A          1,4        N/A         N/A          175,5            N/A            N/A




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                       107
Page 110
03           Save Our Planet                                                                 Perubahan Iklim dan
                                                                                             Manajemen Energi
                                                                                                                                              Manajemen
                                                                                                                                              Sumber Daya




                                           Telkom                                           Telkomsel                                            Mitratel
       Metrik
                            2025            2024             2023             2025             2024             2023              2025             2024             2023
 Konsumsi bahan
 bakar biodiesel
                               0,0             N/A              N/A              0,0              N/A              N/A              0,0              N/A               N/A
 -(B20- Singapore
 Biodiesel) (GJ)

 Konsumsi bahan
 bakar biodiesel
                               0,0             N/A              N/A              0,0              N/A              N/A              0,0              N/A               N/A
 -(B10- Malaysia
 Biodiesel) (GJ)

 Konsumsi bahan
 bakar terbarukan
                              0,3%             N/A              N/A             0,5%              N/A              N/A             5,5%              N/A               N/A
 yang dibeli dari total
 konsumsi energi (%)

 Penurunan
 penggunaan energi         -278.065,3       -23.516,4*       90.683,2*        473.776,1        315.781,8*       313.132,4*       -113.087,5        -7.985,6         -20.116,0
 (GJ) ****

 Penurunan
 penggunaan energi           -18,5%          -1,5%*            6,3%*            7,3%             5,1%*            5,3%*           -64,4%            -4,4%            -9,9%
 (%)****

 Intensitas energi
 (GJ/Rp miliar                28,4            32,6*            29,7*             63,9            57,4*            60,5*             6,5              19,0              21,3
 revenue)

 Total penggunaan
                          328.342.348,6   370.637.495,6*   375.382.868,2*   1.885.417.875,2 1.758.094.691,2* 1.672.921.324,3*   12.898.426,5     35.618.327,0     36.300.030,0
 listrik (kWh)


*     Pengungkapan kembali informasi berdasarkan penyesuaian metodologi pengumpulan data listrik
**    N/A (Not applicable)
*** Terdapat konversi satuan dari kilowatt-hour (kWh) menjadi Giga Joule (GJ) dengan faktor konversi sebesar 0,0036
**** Notasi minus (-) menunjukkan bahwa terjadi penurunan penggunaan energi dibandingkan tahun sebelumnya. [SASB TC-SI-130a.1, TC-TL-130a.1, TC-IM-130a.1]
***** Data konsolidasi TelkomGroup dan data per entitas Anak Perusahaan dapat menunjukkan nilai yang berbeda. Pada tingkat konsolidasi, aset yang disewakan dicatat sebagai
       satu kesatuan sehingga dihitung satu kali, sedangkan pada tingkat masing-masing entitas, aset yang sama dapat tercatat di lebih dari satu entitas sesuai dengan porsi atau
       keterlibatan masing-masing, sehingga menghasilkan jumlah yang lebih besar.




Penjelasan kinerja manajemen energi tahun 2025:
• Secara umum, penurunan penggunaan bahan bakar terutama didorong oleh transisi menuju penggunaan biodiesel,
  sejalan dengan mandat implementasi biodiesel di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
• Telkom mencatat penurunan penggunaan energi yang disebabkan oleh penurunan konsumsi bahan bakar kendaraan
  operasional dari 1.654.870 liter pada tahun 2024 menjadi 688.648 liter pada tahun 2025.
• Telkomsel mencatat peningkatan penggunaan energi pada tahun 2025, yang dipengaruhi oleh kenaikan konsumsi BBM
  kendaraan bermotor (RON 90, 92, dan 98) dari 1.770.828 liter pada tahun 2024 menjadi 1.865.891 liter pada tahun 2025.
  Selain itu, konsumsi listrik juga meningkat seiring dengan penambahan BTS sepanjang tahun 2025.
• Mitratel mencatat penurunan penggunaan energi pada tahun 2025, terutama dipengaruhi oleh perubahan model bisnis
  layanan operator, dari sebelumnya mencakup pembayaran listrik menjadi hanya berfokus pada penyewaan menara
  (tower leasing). Hal ini berimplikasi pada penurunan tagihan listrik Mitratel.
• Telin mencatat tren penurunan penggunaan energi pada tahun 2025, yang dipengaruhi oleh berkurangnya konsumsi
  BBM kendaraan bermotor (RON 90, 92, dan 98), serta penurunan penggunaan listrik di wilayah operasional Singapura,
  Malaysia, dan Hong Kong.
• TDE mencatat peningkatan penggunaan energi pada tahun 2025, seiring dengan ekspansi bisnis data center di Pulau
  Jawa.




    108                                                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 111
Manajemen                              Biaya Lingkungan                  Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                       Perusahaan




                Telin                                   TDE                      Anak Perusahaan lainnya                              TelkomGroup

  2025        2024          2023          2025         2024          2023         2025         2024         2023           2025            2024             2023

     0,0         N/A          N/A          153,5          N/A          N/A           0,0         N/A          N/A           153,5             N/A              N/A




     0,0         N/A          N/A           0,0           N/A          N/A          0,4          N/A          N/A            0,4              N/A              N/A




    1,8%         N/A          N/A           0,1%          N/A          N/A          5,8%         N/A          N/A           0,7%              N/A              N/A




  -46.672,2   -402.639,7   -22.453,0      96.139,1     231.868,4    220.681,0    -125.385,2    -15.572,5   -297.889,0      6.705,5         90.602,3*        291.371,5*



   -54,6%      -82,5%        -4,4%         17,6%        73,7%        235,4%        -23,2%       -2,8%        10,3%          0,1%             1,0%*            3,2%*



     3,2         7,1          42,8         403,1         464,5        579,6          8,2         10,4         10,8           63,8            62,4*            62,1*



 9.835.920,3 21.174.012,0 132.802.909,0 177.627.989,5 151.059.230,0 87.035.600,0 34.470.108,2 51.563.700,0 50.856.577,0 2.448.592.668,3 2.388.147.456,2* 2.355.299.308,5*




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                     109
Page 112
03       Save Our Planet                                                 Perubahan Iklim dan
                                                                         Manajemen Energi
                                                                                                           Manajemen
                                                                                                           Sumber Daya




Tabel 18. Kinerja Penurunan Emisi GRK Tahun 2025 Dibandingkan Base Year Tahun 2023*
[GRI 102-4,305-5




                                                                                                             Anak
            Metrik                Telkom        Telkomsel       Mitratel          Telin          TDE      Perusahaan     TelkomGroup
                                                                                                            Lainnya

 Penurunan emisi Scope 1
 dibanding base year 2023        -20.384,7      -5.506,2       -2.788,5         -3.021,6       2.115,9     -8.076,8       -37.661,9
 (tCO2)

 Penurunan emisi Scope 1
 dibanding base year 2023          -80,2          -27,7          -72,5           -92,3          587,8        -26,1          -45,0
 (%)

 Penurunan emisi Scope 2
 dibanding base year 2023        -47.815,7      255.169,5     -22.662,5        -49.819,3       36.583,2    -14.364,8      157.090,4
 (tCO2) (Location-based)

 Penurunan emisi Scope 2
 dibanding base year 2023          -13,8           17,4          -65,2           -87,7           48,3       -32,4            7,8
 (Location-based) (%)

 Penurunan emisi Scope 2
 dibanding base year 2023        -77.574,8      255.169,5     -22.662,5        -49.819,3       23.916,6    -14.364,8      114.664,7
 (tCO2) (Market-based)

 Penurunan emisi Scope 2
 dibanding base year 2023          -22,4           17,4          -65,2           -87,7           31,6       -32,4            5,7
 (Market-based) (%)

 Penurunan emisi Scope 3
 dibanding base year 2023        780.123,4      830.150,2        338,7         -45.935,9       2.003,0     66.870,1      1.633.549,5
 (tCO2)

 Penurunan emisi Scope 3
 dibanding base year 2023         1.336,7         583,5           1,4            -90,0           15,0       149,2           489,1
 (%)

 Penurunan emisi Scope 1 &
 2 dibanding base year 2023      -68.200,4      249.663,3      -25.451,0       -52.840,9       38.699,1    -22.441,7      119.428,5
 (Location-based) (tCO2)

 Penurunan emisi Scope 1 &
 2 dibanding base year 2023        -18,3           16,8          -66,0           -88,0          50,9        -29,8            5,7
 (Location-based) (%)

 Penurunan emisi Scope 1 &
 2 dibanding base year 2023      -97.959,4      249.663,3      -25.451,0       -52.840,9       26.032,4    -22.441,7      77.002,7
 (Market-based) (tCO2)




   110                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 113
Manajemen                                Biaya Lingkungan                    Kinerja Lingkungan
Lingkungan Lainnya                                                           Perusahaan




                                                                                                                                             Anak
                 Metrik                       Telkom            Telkomsel           Mitratel            Telin               TDE           Perusahaan        TelkomGroup
                                                                                                                                            Lainnya

    Penurunan emisi Scope 1 &
    2 dibanding base year 2023                 -26,3               16,8              -66,0              -88,0              34,2               -29,8                3,7
    (Market-based) (%)

    Penurunan emisi Total
    dibanding base year 2023                 711.923,0         1.079.813,5         -25.112,3         -98.776,8           40.702,1          44.428,4          1.752.978,0
    (Location-based) (tCO2)

    Penurunan emisi Total
    dibanding base year 2023                   165,3               66,3              -40,0              -88,9              45,5               37,0                71,8
    (Location-based) (%)

    Penurunan emisi Total
    dibanding base year 2023                682.164,0          1.079.813,5         -25.112,3         -98.776,8           28.035,4          44.428,4           1.710.552,2
    (Market-based) (tCO2)

    Penurunan emisi Total
    dibanding base year 2023                   158,4               66,3              -40,0              -88,9               31,4              37,0                70,0
    (Market-based) (%)

*    Notasi minus (-) menunjukkan bahwa pada tahun 2025, terjadi penurunan emisi dibandingkan tahun 2023. Penjelasan terkait latar belakang terjadinya kenaikan maupun penurunan
     ini dielaborasi pada bagian Transisi Rendah Karbon.




Detail emisi untuk masing-masing Anak Perusahaan disajikan pada Lampiran 2.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                               111
Page 114
  04.
112     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 115
Empower
Our People



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   113
Page 116
04        Empower Our People                                    Keberagaman,
                                                                Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                              Kesehatan dan
                                                                                              Keselamatan Karyawan




      “  TelkomGroup menempatkan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia sebagai
         elemen kunci dalam mendukung kesuksesan transformasi digital untuk mempertahankan daya
         saing perusahaan. Melalui penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan kolaboratif,
         perusahaan mendorong tumbuhnya talenta terbaik untuk menghadirkan layanan yang andal,
         bernilai, dan dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat.




Gambar 57. Kerangka Pengelolaan Aspek Sosial Telkom


          Empower Our People




     Keberagaman, kesetaraan,             Kesehatan dan                                         Inklusivitas digital dan
                                                                 Pengalaman Pelanggan
            dan inklusi                keselamatan karyawan                                      pelibatan komunitas

    • Inklusivitas rekrutmen        • Lingkungan Kerja yang    • Layanan unggul bagi          • Inklusivitas digital
      karyawan Telkom                 Aman                       semua pelanggan              • Pemberdayaan
    • Kompensasi dan benefit        • Kesejahteraan karyawan   • Inovasi produk yang            masyarakat
    • Pengembangan Talenta                                       bertanggung jawab
    • Lingkungan kerja yang
      inklusif




   114                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 117
Pengalaman              Inklusivitas Digital dan         Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan               Pelibatan Komunitas              Digital UMKM




            Topik Material                              Target 2030                                      Capaian tahun 2025

 Keberagaman, Kesetaraan,              32% karyawan perempuan (TelkomGroup)               31,7% karyawan perempuan di TelkomGroup
 dan Inklusi
                                       27% karyawan perempuan di Level Manajerial         21% karyawan perempuan di level manajerial
                                       (TelkomGroup)                                      di TelkomGroup

                                       1,5% karyawan difabel (TelkomGroup)                0,5% karyawan difabel di TelkomGroup

                                       25% talenta digital (TelkomGroup)                  20,2% talenta digital di TelkomGroup

 Kesehatan dan Keselamatan             0 kematian akibat kecelakaan kerja                 0 kematian akibat kecelakaan kerja
 Karyawan                              (TelkomGroup)                                      karyawan TelkomGroup

                                       Indeks keterlibatan karyawan TelkomGroup di        Indeks keterlibatan karyawan di level “sangat
                                       level “sangat terlibat” / skor > 80                terlibat”/skor 85,13

 Hubungan pelanggan                    Mencapai skor NPS kategori Excellent               63 poin NPS TelkomGroup, dengan kategori
                                       berdasarkan kategori Bain & Company dengan         “Excellent” menurut pengkategorian Bain &
                                       skor diatas 62 (TelkomGroup)                       Company

 Inklusivitas Digital dan              Peningkatan jumlah UMK Naik Kelas sebesar 10%      12,6% UMK naik kelas
 Pelibatan Komunitas                   (Telkom)




Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Strategi bisnis dan kebijakan yang Telkom ambil dapat                      Organisasi Human Capital Management (HCM)
memitigasi maupun menciptakan dampak bagi karyawan.
Komitmen TelkomGroup akan keberagaman, kesetaraan,                         Direktorat Human Capital Management (HCM) bertanggung
dan inklusi diwujudkan melalui proses rekrutmen,                           jawab atas pengelolaan dan pemantauan seluruh siklus
manajemen ketenagakerjaan, pemberian kompensasi dan                        HCM, mulai dari proses rekrutmen hingga masa purnabakti
manfaat, serta pengembangan talenta yang inklusif, tanpa                   karyawan Telkom. Dalam pelaksanaannya, Direktorat HCM
diskriminasi, dan berintegritas.                                           berkoordinasi secara berkelanjutan dengan Direktorat
                                                                           HCM di setiap Anak Perusahaan untuk memastikan
Pendekatan Manajemen                                                       integrasi struktur organisasi dan strategi HCM guna
                                                                           mendukung transformasi organisasi yang adaptif dan
[GRI 3-3]                                                                  berkelanjutan. Direktorat HCM didukung oleh unit-unit
                                                                           kerja yang secara khusus mengelola setiap proses
Peran Dewan dan Manajemen                                                  HCM serta bertanggung jawab atas pengembangan,
                                                                           implementasi, dan pemantauan inisiatif kesejahteraan
Direktur HCM sebagai bagian dari anggota Board of                          karyawan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Direksi
Executive ditunjuk sebagai Chief Human Capital Officer                     Nomor:      PD.202.44/r.02/HK250/COP-A2000000/2024
(CHCO), berperan sebagai strategic partner terhadap lini                   tentang Organisasi Direktorat Human Capital Management.
bisnis dan corporate function pengelolaan human capital
TelkomGroup, memberikan guidance terhadap fungsi HCM                       Sebagai bagian dari komitmen peningkatan berkelanjutan,
Anak Perusahaan, strategi human capital, serta kebijakan                   Direktorat HCM melakukan evaluasi kinerja HCM secara
talent management system yang terintegrasi di dalam                        tahunan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan. Hasil
TelkomGroup. Direktur HCM melaporkan kinerja secara                        evaluasi HCM tahun 2025 menghasilkan sejumlah lesson
berkala melalui rapat formal maupun informal kepada                        learned yang menjadi dasar penguatan program tahun
Dewan Direksi.                                                             2026, dengan fokus pada pengembangan organisasi yang
                                                                           lebih adaptif dan agile dalam merespons dinamika bisnis,
Dalam perannya, Direktur HCM memimpin integrasi aspek                      percepatan pengembangan talenta, serta penguatan
keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di seluruh aktivitas                  budaya perusahaan.
HCM dan memantau efektivitasnya melalui proses evaluasi
HCM yang dijalankan oleh Direktorat HCM setiap tahun.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       115
Page 118
04       Empower Our People                                           Keberagaman,
                                                                      Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                     Kesehatan dan
                                                                                                     Keselamatan Karyawan




Nilai-nilai HCM

Telkom telah mengembangkan serangkaian nilai Employee Value Proposition (EVP) yang menjadi acuan pengembangan
strategi HCM dan kebijakan ketenagakerjaan. Telkom meyakini nilai-nilai keberagaman, kesetaraan dan inklusif menjadi
kualitas pemimpin global sehingga nilai tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi HCM TelkomGroup.
Nilai EVP juga bertujuan untuk mendukung akselerasi kesiapan talenta untuk mendukung strategi transformasi bisnis
TelkomGroup, salah satunya diturunkan menjadi Digital Ways of Working: BISA sebagai penguatan kapabilitas digital
karyawan.

Gambar 58. Employee Value Proposition TelkomGroup




                             Learn, Grow and Contribute to Indonesia
                              Great Place to Elevate Global Leaders

                                                                                                     Great Place to Elevate
                Learn                          Grow               Contribute to Indonesia
                                                                                                        Global Leaders

     Memperoleh/menguatkan           Berkembang secara personal   Mempunyai kontribusi dan         Lingkungan kerja ideal untuk
     pengetahuan, perilaku,          maupun profesional           andil, serta memberikan          membentuk pemimpin
     keterampilan serta                                           makna dan manfaat bagi           berkarakter kuat dan
     melakukan inovasi                                            Indonesia                        berkelas global




Digital Ways of Working: BISA

Telkom meluncurkan Digital Ways of Working: BISA (Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility) sebagai kerangka
perilaku kerja yang menekankan penguatan digital mindset untuk mendukung akselerasi transformasi digital TelkomGroup
yang sejalan dengan implementasi Core Values AKHLAK. Berbagai upaya internalisasi dan aktualisasi telah dilakukan
melalui sosialisasi rutin untuk seluruh jenjang karyawan dan manajemen senior, program culture, serta formalisasi
kebijakan terkait Digital Ways of Working: BISA.



Gambar 59. Digital Ways of Working: BISA



                                                            Bravery          Keberanian melakukan eksekusi hingga mencapai
                                                                             hasil terbaik dengan kemauan mengambil risiko
                                                                             yang terukur demi kepentingan perusahaan
                                                            Integrity        Berpegang teguh pada prinsip etika, nilai, norma
                                                                             dan peraturan yang berlaku, dengan jujur, tanpa
                                                                             melakukan kecurangan yang dapat merugikan
                                                                             perusahaan
                                                            Service    Komitmen untuk selalu memberikan pelayanan
                                                            Excellence terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan,
                                                                             dengan tanggung jawab penuh atas hasil tanpa
                                                                             mencari alasan
                                                            Agility          Kemampuan untuk bertindak cepat, tepat, efektif
                                                                             dan efisien tanpa menambah birokrasi, serta
                                                                             selalu solutif dan inovatif dalam menghadapi
                                                                             perubahan




   116                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 119
Pengalaman           Inklusivitas Digital dan    Penguatan Kapasitas          Kinerja Sosial
Pelanggan            Pelibatan Komunitas         Digital UMKM




Kebijakan HCM                                                  Sejalan dengan penyesuaian kebijakan Human Capital
                                                               Management (HCM), seluruh ketentuan yang terkait
[GRI 2-30]                                                     serikat pekerja tetap mengacu pada PKB bagi karyawan
                                                               Telkom. Sementara itu, untuk Anak Perusahaan yang
Peraturan Perusahaan (PP) tentang Pengelolaan Human            tidak memiliki serikat pekerja dan tidak menerapkan
Capital TelkomGroup mengatur penyelenggaraan                   PKB, ketentuan ketenagakerjaannya diatur melalui PP
ketenagakerjaan pada seluruh aktivitas HCM, baik bagi          atau kebijakan ketenagakerjaan yang berlaku di masing-
karyawan TelkomGroup maupun pekerja non-karyawan,              masing entitas. Pendekatan ini memastikan seluruh
dan memandu pengembangan kebijakan ketenagakerjaan             pekerja, baik di Telkom maupun di Anak Perusahaan,
lainnya di Telkom maupun Anak Perusahaan.                      memperoleh perlindungan dan pengaturan yang selaras
                                                               dengan prinsip ketenagakerjaan yang adil. Perusahaan
Praktik ketenagakerjaan di Telkom diatur secara                juga turut menjamin pengembangan, pembinaan,
komprehensif dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2023–        pendidikan, bantuan hukum, Kesehatan dan Keselamatan
2025 yang berlaku bagi seluruh karyawan Telkom, sehingga       Kerja (K3) sesuai dengan Peraturan Perundangan,
100% karyawan telah tercakup dalam PKB tersebut. PKB           Peraturan dan Kebijakan Perusahaan.
mengatur hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan,
termasuk ketentuan jam kerja, kompensasi, benefit,             Keterlibatan Karyawan
tunjangan sosial, serta pengembangan kompetensi. PKB
X Tahun 2023–2025 antara Serikat Kerja Karyawan dan            Upaya Telkom dalam membangun komunikasi yang inklusif
Telkom juga menegaskan hak atas penghasilan, hak selain        dan pengalaman kerja yang bermakna bagi karyawan
penghasilan, serta jaminan lingkungan kerja yang bebas         dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti survei
dari diskriminasi, kekerasan, dan pelecehan.                   karyawan tahunan, rapat berkala dengan manajemen,
                                                               pusat pengaduan karyawan, kegiatan townhall dll. [GRI
                                                               2-16, 2-29] [SASB TC-SI-330a.2]


       Serikat Pekerja TelkomGroup


     Membangun Komunikasi dengan Serikat Pekerja
     Telkom melakukan komunikasi dengan Serikat Pekerja melalui media seperti:
     1. Lembaga Kerja Sama Bipartit (LKS Bipartit) adalah forum komunikasi dan konsultasi mengenai hal-hal yang
        berkaitan dengan hubungan industrial di Telkom yang anggotanya terdiri dari Telkom dan Sekar.
     2. Lembaga Kerja Sama Tripartit (LKS Tripartit) adalah forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah tentang
        masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari Telkom, Sekar, Kementerian Ketenagakerjaan
        Republik Indonesia atau Dinas Ketenagakerjaan setempat.
     3. Forum komunikasi adalah wadah atau sarana untuk bertukar informasi, berdiskusi, dan menyampaikan
        pendapat antara Telkom dan Sekar guna mencapai pemahaman bersama atau menyelesaikan masalah dan
        diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali setiap triwulan atau setiap kali dipandang perlu.
     4. Dialog manajemen dan Sekar adalah wadah atau sarana untuk bertukar informasi, berdiskusi, dan
        menyampaikan pendapat antara manajemen regional dan Sekar regional guna mencapai pemahaman
        bersama atau menyelesaikan masalah yang ada di regional dan dapat diadakan setiap kali dipandang perlu.



Telkom mendukung hak karyawan untuk berserikat dan berorganisasi serta menjamin kebebasan dalam menyampaikan
pendapat. Hingga akhir tahun 2025, sekitar 70% dari total karyawan Telkom tercatat sebagai anggota serikat pekerja.
Keberadaan serikat pekerja tidak hanya terdapat di Telkom, tetapi juga di seluruh entitas dalam TelkomGroup. Adapun
daftar serikat pekerja di TelkomGroup adalah sebagai berikut [GRI 407-1]:
a.   Serikat Karyawan Telkom Indonesia (SEKAR TELKOM)
b.   Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT)
c.   Serikat Pekerja Infomedia Nusantara (SPIN)
d.   Serikat Pekerja Metra Digital Media (Serikat Pekerja Digital atau SPMD)
e.   Serikat Karyawan Graha Sarana Duta (Serikat Pekerja Graha Sarana Duta atau SKATA)
f.   Serikat Karyawan PINS Indonesia (SETARA)
g.   Serikat Pekerja Administrasi Medika (SP Medika)
h.   Serikat Karyawan Sigma (SERASI)




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     117
Page 120
04        Empower Our People                                                   Keberagaman,
                                                                               Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                  Kesehatan dan
                                                                                                                  Keselamatan Karyawan




Culture Survey 2025
[OJK E.4] [GRI 2-29]

Culture Survey 2025 merupakan program survei tahunan yang dirancang khusus untuk mengukur implementasi nilai-nilai
budaya perusahaan, terdiri atas empat dimensi utama: Digital Ways of Working: BISA Implementation Index, BISA Culture
Journey Index, AKHLAK Culture Journey Index, dan Employee Net Promoter Score (e-NPS). Survei ini bertujuan untuk
memetakan perjalanan budaya organisasi dan dampaknya terhadap pencapaian transformasi digital TelkomGroup.



Gambar 60. Culture Survey Telkom


     DWoW BISA Implementation Index
                                                          50
    Mengetahui sejauh mana perilaku                                                    Kategori                              Range Index
    BISA diimplementasikan dalam        25                                 75                Exemplary Champions             75%-100%
    budaya Perusahaan saat ini .
                                                                                             ConsistentsPractitioners
                                                                                                         Practitioners       50%-74,9%
                                                       76.44%                                Emerging Adopters               25%-49,5%

                                                                                             Initial Movers                  0%-24,5%
                                                  0                  100

                                        Exemplary Champions


         BISA Culture Journey Index

    Mengetahui sejauh mana               Readiness To Change
    Perusahaan mengupayakan                                     60
                                                                                       Kategori                              Range Index
    perubahan agar perilaku
                                         30
    karyawan selaras dengan                                                                  Sangat Siap                     80%-100%
    Digital Ways of Working .                                                  80
                                                                                             Siap                            60%-79,9%
                                                       82,77%                                Kurang Siap                     30%-59,9%

                                                                                             Tidak Siap                      0%-29,9%
                                                  0                  100

                                                      Sangat Siap

                                                 Simbol & Atribut

                                                                                       Kategori                              Range Index
                                             1                             2
                                                                                             Melebihi Standar                2<x≤3

                                                                                             Memenuhi Standar                1<x≤2
                                                         2.81
                                                         2,81                                Kurang Memenuhi Standar         x≤1

                                                  0                   3

                                                 Melebihi Standar

                                         Readiness To Change
                                             Penerimaan

                                                                                       Kategori                              Range Index
                                         30                                251
                                                                                             Penerimaan Tinggi               251-300

                                                                                             Penerimaan
                                                                                             Siap       Menengah             181-250
                                                       257.84
                                                       257,84                                Penerimaan
                                                                                             Kurang Siap Rendah              <180

                                                  0                  300

                                             Penerimaan Tinggi



   118                                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 121
Pengalaman          Inklusivitas Digital dan                   Penguatan Kapasitas                Kinerja Sosial
Pelanggan           Pelibatan Komunitas                        Digital UMKM




      AKHLAK Culture Journey Index


    Mengetahui kesiapan karyawan                Readiness To Change
    Telkom Group menghadapi                                            60
                                                                                           Kategori                         Range Index
    transformasi budaya /perubahan,             30
    baik di level perusahan dan/ atau                                                           Exemplary
                                                                                                Sangat SiapChampions        80%-100%
                                                                                                                            75%-100%
    per unit kerja                                                                    80        Consistents Practitioners
                                                                                                Siap                        60%-79,9%
                                                                                                                            50%-74,9%
                                                              86,33%                            Emerging
                                                                                                Kurang   Adopters
                                                                                                       Siap                 30%-59,9%
                                                                                                                            25%-49,5%

                                                                                                Initial Siap
                                                                                                Tidak   Movers              0%-29,9%
                                                                                                                            0%-24,5%
                                                         0                  100

                                                             Sangat Siap


                                                        Simbol & Atribut

                                                                                           Kategori                         Range Index
                                                    1                             2
                                                                                                Melebihi Standar            2<x≤3

                                                                                                Memenuhi Standar            1<x≤2
                                                                2.74
                                                                2,74                            Kurang Memenuhi Standar     x≤1

                                                         0                  3

                                                        Melebihi Standar


                                                Readiness To Change
                                                    Penerimaan

                                                                                           Kategori                         Range Index
                                                30                                251
                                                                                                Penerimaan Tinggi           251-300

                                                                                                Penerimaan
                                                                                                Siap       Menengah         181-250
                                                               257.74
                                                               257,74                           Penerimaan
                                                                                                Kurang Siap Rendah          <180

                                                         0              300

                                                    Penerimaan Tinggi




     EMPLOYEE NET PROMOTER SCORE (e - NPS)

                                                                 50
    Mengetahui sejauh mana                                                                 Kategori                         Range Index
    karyawan mempromosikan                     25                                  75           Mature                      80%-100%
                                                                                                                            81%-100%
    perusahaannya sebagai
                                                                                                Developed                   60-80%
                                                                                                                            60-79%
    perusahaan yang telah
    menerapkan budaya digital                                 84.37%                            Starter                     0-59%

                                                         0                  100

                                                               Mature




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                119
Page 122
04       Empower Our People                                     Keberagaman,
                                                                Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                              Kesehatan dan
                                                                                              Keselamatan Karyawan




Arah pengembangan budaya TelkomGroup pada 2026 berdasarkan hasil survei yaitu penguatan budaya berbasis
performance-based merit dengan menempatkan budaya sebagai instrumen pencapaian hasil. Rekomendasi operasional
untuk mewujudkan visi tersebut di antaranya:
1. Penyelarasan sistem penilaian kinerja dan mekanisme reward berbasis kontribusi pada hasil dan dampak.
2. Penyederhanaan KPI agar berfokus pada outcome.
3. Penciptaan ruang aman kinerja di level operasional .
4. Penguatan peran pimpinan lini sebagai penggerak utama konversi nilai menjadi hasil.



      Metodologi Culture Survey 2025

    Culture Survey 2025 dilaksanakan pada Oktober 2025 yang melibatkan 8.870 responden dari seluruh level
    karyawan TelkomGroup dari berbagai level mulai dari BP-I hingga BP-VI. Survei kuantitatif dilakukan secara
    daring, kemudian dilakukan pendalaman melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Responden mencakup
    seluruh karyawan tetap TelkomGroup tanpa melihat masa kerja. Survei yang dilakukan terdiri dari empat dimensi
    utama yang mengukur faktor-faktor sebagai berikut:
    1. Digital Ways of Working: BISA: Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility.
    2. Indeks BISA Journey: Skor Readiness to Change, skor Simbol dan Atribut, dan skor Penerimaan karyawan
        terhadap implementasi Digital Ways of Working.
    3. Indeks AKHLAK Culture Journey: Skor Readiness to Change, skor Simbol dan Atribut, dan skor Penerimaan
        karyawan terhadap implementasi Core Values AKHLAK, serta skor Komitmen Pimpinan dan Sistem terhadap
        budaya perusahaan.
    4. Employee Net Promoter Score (e - NPS): skor penerimaan budaya perusahaan.



People Survey 2025

[OJK E.4] [GRI 2-29]


Telkom melakukan People Survey 2025 untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan HCM 2024-2025 dan memahami kondisi
serta pengalaman karyawan. Hasil survei menjadi masukan untuk penyusunan kebijakan HCM tahun 2026 yang lebih
responsif, relevan, dan mendukung keberlanjutan transformasi Perusahaan.

Total skor Employee Engagement mencapai 85,13 dan berada pada kategori “Sangat Terlibat”, mencerminkan tingginya
kesediaan karyawan untuk terlibat dan berkontribusi secara produktif bagi Perusahaan. Peningkatan employee
engagement diharapkan berdampak positif pada well-being, performa, retensi talenta, kepuasan pelanggan, serta kinerja
finansial dan operasional Perusahaan.

Gambar 61. Skor Indeks Keterlibatan Karyawan TelkomGroup


                                                           60



                           40                  Pasif              Cukup terlibat             80


                                                                                                       85,13
                                                                                           Sangat
                        Tidak terlibat                                                     terlibat
                         secara aktif



                0                                                                                        100


   120                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 123
Pengalaman                Inklusivitas Digital dan             Penguatan Kapasitas          Kinerja Sosial
Pelanggan                 Pelibatan Komunitas                  Digital UMKM




Tabel 19. Indeks Keterlibatan Karyawan TelkomGroup 2023-2025


                     2025                                              2024                                      2023

                     85,13                                              84,41                                    87,08




Gambar 62. Proporsi Kategori Keterlibatan Responden
[SASB TC-SI-330a.2, TC-IM-330a.2]




                                                     0% 3 %




                                                                     22
                                                                       %
                                                                                     Highly Engaged : 4.267
                             75 %




                                                                                     Actively Disengaged : 21

                                                                                     Passive : 144

                                                                                     Moderatly Engaged : 1.224




Tabel 20. Proporsi Indeks Keterlibatan Karyawan berdasarkan Gender


              Gender                                  2025                            2024                               2023

              Laki-laki                                86,71                          85,59                              87,58

             Perempuan                                82,90                            82,21                             85,91


Rekomendasi sebagai tindak lanjut analisis hasil temuan People Survey 2025 yaitu:
1. Penguatan peran leadership terutama sebagai transformative leader terhadap perubahan dan emphatic leadership
   terhadap beban kerja.
2. Peningkatan Employee Engagement and Well-Being melalui pengelolaan beban kerja yang seimbang, transparansi
   kinerja, penguatan financial well-being, fleksibilitas kerja, dan Respectful Workplace.


      Metodologi People Survey 2025

    People Survey 2025 dilaksanakan pada Oktober 2025 yang melibatkan 5.656 responden dari TelkomGroup
    dengan tingkat respon sebesar 43%. Responden mencakup seluruh karyawan tetap TelkomGroup tanpa melihat
    masa kerja. Survei ini mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan karyawan secara kuantitatif
    dan kualitatif, seperti Employee Engagement, Workplace Well-being, Employee Well-being, Job Burnout, Job
    Security, dan Rewards.
    Metode People Survey 2025 telah mengalami penyempurnaan atas model dan kuesioner tahun sebelumnya
    untuk mengakomodir pengukuran terhadap kondisi transformasi organisasi terkini. Karena itu, hasil survei
    tahun ini tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan periode sebelumnya. Pembaca diharapkan untuk
    menginterpretasi perubahan hasil survei dengan hati-hati.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       121
Page 124
04       Empower Our People                                     Keberagaman,
                                                                Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                      Kesehatan dan
                                                                                                      Keselamatan Karyawan




Penanganan Isu dan Pelanggaran Ketenagakerjaan
[GRI 2-29]

Respon atas pelanggaran regulasi ketenagakerjaan, HAM dan kebijakan perusahaan tertuang dalam Kebijakan Disiplin
Karyawan (PR.209.05/r.02/HK250/COP-A0900000/2024). Secara umum, tindakan yang diambil terhadap pelanggaran
di antaranya pembinaan atasan (untuk pelanggaran ringan dan sedang), pengelolaan HC (untuk pelanggaran berat atau
masif) dan eskalasi ke aparat penegak hukum bila diperlukan.



       Pendekatan penyelesaian pelanggaran regulasi ketenagakerjaan

    Perselisihan Hubungan Industrial wajib diupayakan penyelesaiannya terlebih dahulu melalui perundingan bipartit
    secara musyawarah untuk mencapai mufakat. Jenis Perselisihan Hubungan Industrial meliputi:
    Perselisihan hak;
    1. Perselisihan hak;
    2. Perselisihan kepentingan;
    3. Perselisihan pemutusan hubungan kerja; dan
    4. Perselisihan antar Serikat Pekerja hanya dalam satu Perusahaan
    Penyelesaian perselisihan melalui bipartit harus diselesaikan paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal
    dimulainya perundingan. Apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari salah satu pihak menolak untuk
    berunding atau telah dilakukan perundingan tetapi tidak mencapai kesepakatan, maka perundingan bipartit
    dianggap gagal.




Tabel 21. Umpan Balik Karyawan


                              Umpan Balik Karyawan                                   2025                 2024               2023

 Umpan balik karyawan terkait administrasi dan pelayanan                                  7.971            7.982             6.364

 Total umpan balik karyawan                                                          33.184               30.124         26.656




Inklusivitas Rekrutmen Karyawan TelkomGroup
[OJK F.18] [OJK F.19]

Strategi Rekrutmen
Proses rekrutmen TelkomGroup diatur dalam Peraturan Direktur HCM Nomor: PR.204.06/r.00/HK200/
COP-A0300000/2022 tentang Talent Acquisition dan PKB sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan nasional, di antaranya
UU Cipta Kerja No.6 tahun 2023 dan UU No.8 tahun 2016. TelkomGroup menjunjung proses rekrutmen yang adil tanpa
membedakan suku, agama, ras, status sosial, dan gender serta berkomitmen untuk tidak mempekerjakan pekerja anak
maupun menerapkan pekerja paksa.
Strategi Talent Acquisition TelkomGroup dilaksanakan untuk meningkatkan keberagaman dan inklusivitas talenta melalui
kesempatan yang adil bagi seluruh kandidat yang memenuhi kriteria. Salah satu strategi TelkomGroup untuk mendapatkan
talenta terbaik dilakukan dengan memberikan peluang kerja bagi kaum difabel sejak 2019. TelkomGroup meyakini strategi
ini mampu mendorong inovasi dalam pengembangan solusi digital yang inklusif untuk menjawab kebutuhan semua
segmen masyarakat, termasuk kelompok difabel.
Untuk memenuhi kebutuhan talenta, TelkomGroup juga melibatkan pekerja non-karyawan sesuai kebutuhan operasional,
yang mayoritas mendukung fungsi teknisi jaringan dan staf sales & marketing. Berbagai program akuisisi talenta juga
dilaksanakan untuk mengakses talenta secara lebih luas melalui strategi berikut.




   122                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 125
Pengalaman                     Inklusivitas Digital dan                   Penguatan Kapasitas                      Kinerja Sosial
Pelanggan                      Pelibatan Komunitas                        Digital UMKM




Strategi buy talent                                                                           Proses rekrutmen 2025 menghasilkan rata-rata biaya
• Program rekrutmen langsung seperti Rekrutmen                                                rekrutmen (FTE) di TelkomGroup mencapai Rp26.300.000,
  Bersama BUMN untuk proses rekrutmen Great People                                            sedangkan di Telkom mencapai Rp32.500.000.
  Trainee Program (GPTP), rekrutmen regional, career
  days dan campus recruitment, komunitas pelajar                                              Keberagaman Karyawan
  dan profesi. Adapun program rekrutmen regional
  mendukung akses dan kesempatan setara bagi                                                  TelkomGroup
  masyarakat lokal berdasarkan lokasi penempatan.
• Laman karir resmi perusahaan (careers.telkom.co.id)                                         Strategi rekrutmen yang dilakukan tanpa diskriminasi
  serta platform media sosial profesional seperti LinkedIn                                    berkontribusi pada keberagaman demografis karyawan
  dan Jobstreet.                                                                              TelkomGroup. Keberagaman ini turut dipengaruhi juga
• Program Talent Mobility merupakah salah satu program                                        oleh model bisnis TelkomGroup yang bervariasi dengan
  talent experience untuk mendukung pengembangan                                              kebutuhan industri yang berbeda-beda.
  karir dan personal karyawan melalui pengalaman
  kerja yang beragam, sekaligus memenuhi kebutuhan                                            Gender
  TelkomGroup akan kompetensi/skill khusus.
• Program experienced hire yaitu skema rekrutmen                                              [GRI 405-1]
  talenta profesional eksternal untuk memenuhi
  kebutuhan kompetensi khusus.                                                                TelkomGroup mendukung kesetaraan gender sebagai
                                                                                              langkah penguatan organisasi dan penciptaan budaya
Strategi borrow talent                                                                        kerja yang inklusif guna menarik talenta terbaik. Telkom
                                                                                              berkomitmen untuk meningkatkan proporsi karyawan
• Program prohire yaitu skema rekrutmen talenta                                               perempuan menjadi 32% serta memastikan 27% posisi
  profesional di lingkungan internal Telkom yang                                              manajerial diisi oleh perempuan pada tahun 2030. Pada
  dirancang untuk memenuhi kebutuhan kompetensi                                               tahun 2025, karyawan perempuan merepresentasikan
  strategis. Selama tahun 2025, sekitar 22,0% lowongan                                        31,7% dari total karyawan TelkomGroup dan 21% dari total
  di TelkomGroup dan 22,0% di Telkom telah diisi oleh                                         karyawan di level manajerial. Breakdown detil disajikan
  kandidat internal (internal hire).                                                          pada Tabel 22.

• Program work-based learning yang diselenggarakan
  melalui kegiatan pemagangan (apprenticeship) dan
  internship seperti program Digistar, Magenta, Praktik
  Kerja Lapang (PKL), dan Maganghub by Kemnaker.



Tabel 22. Kinerja Kesetaraan Gender


                                                                                                                                      TelkomGroup
                                                 Metrik
                                                                                                                      2025                        2024                   2023

    Persentase karyawan perempuan: Manajemen senior                                                                   14,0%                       13,3%                  12,1%

    Persentase karyawan perempuan: Manajemen madya                                                                    23,2%                       22,8%                 22,3%

    Persentase karyawan perempuan: Pengawas                                                                           33,4%                       32,0%                  30,1%

    Persentase karyawan perempuan: Staff dan lainnya                                                                  41,1%                       44,2%                  45,1%

    Persentase karyawan perempuan pada posisi manajemen madya pada                                                     8,3%
    revenue-generating function*

    Persentase karyawan perempuan pada posisi terkait STEM**                                                           8,1%

*   Contoh fungsi meliputi Enterprise Sales, Marketing dan sebagainya. Data ini mencakup Telkom, Tsel, Mitratel, Telin, TDE, Sigma, Telkom Akses, Metra-Net, GSD, Telkom Infra, TIF.
** Contoh fungsi meliputi Data Scientist, Digital Solution Architecture, Technology Enabler dan sebagainya. Data ini mencakup Mitratel, GSD, Metra-Net, Sigma, Telkomsat, dan Telin.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                                123
Page 126
04       Empower Our People                                   Keberagaman,
                                                              Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                            Kesehatan dan
                                                                                            Keselamatan Karyawan




Tenaga Kerja Multi-Generasi
Generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan Perusahaan. Dengan bimbingan generasi yang lebih
berpengalaman, keberagaman demografis ini memperkuat inovasi untuk melayani kebutuhan generasi yang beragam.
Kelompok usia 30-50 tahun mendominasi tenaga kerja TelkomGroup sebesar 69,9%, dengan karyawan muda (<30
tahun) merepresentasikan sebesar 16,19% dari total karyawan. Menyadari peluang ini, Telkomsel berkomitmen untuk
meningkatkan keberagaman tenaga kerja dengan menargetkan 18% karyawan berasal dari profesional muda.
Global dan lokal
Tenaga kerja dalam lingkungan TelkomGroup tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga mancanegara seiring
perkembangan bisnis digital yang merambah dunia internasional. Telin, dengan operasi yang menjangkau 35 negara,
memiliki proporsi karyawan asing sebesar 31% dan berasal dari 14 kewarganegaraan.
Disabilitas
Saat ini, jumlah karyawan difabel TelkomGroup mencapai 106 orang yang merepresentasikan 0,5% dari total karyawan,
menempati posisi Business Strategy and Development, Corporate Communication, Admin, Digital Service, Engineer,
Facility Asset, Sales, Finance, Human Capital, Pengajar, Multimedia, IT Platform, hingga Procurement. TelkomGroup
berkomitmen meningkatkan inklusi tenaga kerja dengan menargetkan 1,5% karyawan berasal dari kelompok difabel pada
2030.


Kompensasi dan Benefit
Remunerasi
[OJK F.20] [GRI 401-2]

Kebijakan remunerasi TelkomGroup dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan peraturan perusahaan yang berlaku untuk
mempertahankan serta memotivasi talenta, selaras dengan Employee Value Proposition (EVP) TelkomGroup. Remunerasi
diberikan secara transparan dan adil kepada seluruh karyawan tanpa memandang gender. Remunerasi karyawan terdiri
atas payment benefits dan non-payment benefits. Payment benefits mencakup gaji yang layak, tunjangan hari raya,
tunjangan perumahan, tunjangan kendaraan, tunjangan pajak, manfaat purna tugas, fasilitas jabatan, fasilitas asuransi
(termasuk kesehatan, jiwa, dan ketenagakerjaan), fasilitas kesehatan, serta insentif dan bonus berbasis kinerja sesuai
ketentuan perusahaan. Sementara itu, non-payment benefits meliputi cuti, serta kesempatan pengembangan karyawan
melalui program beasiswa pendidikan dan sertifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Seluruh komponen remunerasi
dikelola berbasis kinerja, di mana penyesuaian gaji tahunan mengacu pada pencapaian Key Performance Indicators
(KPI) individu, sedangkan pemberian insentif dan bonus didasarkan pada realisasi kinerja perusahaan. Di tingkat grup,
Anak Perusahaan memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan remunerasi masing‑masing dengan mengacu
pada peraturan ketenagakerjaan yang berlaku serta kebutuhan bisnis di entitas tersebut. Kami juga memastikan nilai
remunerasi karyawan di level terendah lebih tinggi di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) di masing-masing provinsi.
Rasio gaji pokok dan remunerasi karyawan perempuan dibandingkan laki-laki tidak memiliki perbedaan (1:1) untuk setiap
jenjang kepegawaian di TelkomGroup. [GRI 405-2]
Kebijakan Cuti
[GRI 401-3]

TelkomGroup menghargai kebutuhan karyawan diluar waktu kerja dan memberikan hak cuti yang mampu memenuhi
kebutuhannya.




   124                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 127
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan        Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas             Digital UMKM




Tabel 23. Jenis dan Ketentuan Cuti Karyawan


  Cuti orang tua             Cuti ayah selama 7 (tujuh) hari dan cuti bersalin berbayar bagi karyawan perempuan selama 3 (tiga) bulan
                             dan dapat diperpanjang hingga 6 (enam) bulan jika terdapat indikasi tertentu.

  Cuti tahunan               Seluruh karyawan berhak atas 12 hari cuti sesuai ketentuan regulasi.
  berbayar

  Cuti ibadah haji           Cuti sebanyak 45 hari bagi karyawan yang melaksanakan ibadah haji.

  Cuti besar                 Cuti yang diberikan setiap tiga tahun sekali selama maksimal 45 hari.

  Cuti karena alasan         Cuti yang diberikan bagi karyawan selama maksimal 7 (tujuh) hari.
  penting

  Cuti moments that          Cuti untuk karyawan merayakan peristiwa penting, seperti ulang tahun, selama 1 (satu) hari setiap tahun.
  matter (MTM)

  Cuti pendidikan            Cuti bagi karyawan yang melaksanakan pendidikan dengan biaya sendiri/sponsorship atas perizinan
                             perusahaan.


Selama tahun 2025, total karyawan yang mengambil cuti melahirkan mencapai 921 di TelkomGroup, dengan tingkat
karyawan yang kembali bekerja mencapai 96,1% dan tingkat karyawan yang dipertahankan mencapai 95,1%.


Tabel 24. Tingkat Kembali Bekerja dan Tingkat Karyawan yang Dipertahankan


                                                                                                          2025

                                                                                           Telkom                  TelkomGroup

 Tingkat kembali bekerja                                 Karyawan laki-laki                  100%                       99%

                                                         Karyawan perempuan                  100%                       90,7%

 Tingkat karyawan yang dipertahankan                     Karyawan laki-laki                  100%                       95,1%

                                                         Karyawan perempuan                  100%                       95,1%



Pengembangan Talenta
[OJK F.22] [GRI 404-2]

Kami meyakini bahwa melalui pengembangan talenta, TelkomGroup turut maju. People Development Plan (PDP) 2025
menguraikan rencana dan strategi pengembangan talenta bagi seluruh karyawan TelkomGroup.
Unit Kerja Pengelola Learning & Development bertanggung jawab atas pengembangan, eksekusi dan pemantauan program
pengembangan talenta di TelkomGroup. Pencapaian PDP dilaporkan secara berkala kepada Direktur HCM.

People Development Plan 2025
Untuk memastikan kesiapan talenta menghadapi arah transformasi perusahaan, TelkomGroup merumuskan People
Development Plan yang terintegrasi dalam Learning Blueprint 2025–2027. Peta jalan ini menjadi panduan menyeluruh bagi
penguatan kompetensi teknikal, kepemimpinan, dan perilaku kerja di seluruh grup. Blueprint ini memetakan kebutuhan
pembelajaran secara strategis pada tiga pilar bisnis utama TelkomGroup, yaitu Digital Infrastructure, Integrated B2C
Services, dan B2B ICT Services serta menguraikan kompetensi wajib seperti digital leadership, customer focus, dan
strategic orientation. Penguatan nilai AKHLAK juga menjadi fondasi budaya pembelajaran bagi karyawan TelkomGroup,
sehingga pengembangan karyawan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapabilitas, tetapi juga memastikan
keselarasan dengan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       125
Page 128
04          Empower Our People                                                               Keberagaman,
                                                                                             Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                               Kesehatan dan
                                                                                                                               Keselamatan Karyawan




Peningkatan Kompetensi
Setiap tahun, Unit Kerja Pengelola Learning & Development melakukan penilaian kebutuhan skill dan kompetensi berbasis
data dengan mempertimbangkan arah strategis bisnis, tren industri, aspirasi karyawan serta hasil profiling karyawan
yang dilakukan oleh Unit Kerja Pengelola Human Capital Intelligence, Analytic, and Performance. Proses ini melandasi
pengembangan kurikulum pelatihan karyawan maupun manajemen. Langkah transformasi strategi TelkomGroup yang
mendorong upaya digitalisasi dan keberlanjutan, menciptakan kebutuhan akselerasi kemampuan digital dan ESG. Fokus
program peningkatan kompetensi ESG pada 2025 di antaranya pelatihan ISO 14001 dan ISO 45001 melalui forum HSE dan
platform yakni myDigilearn untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam pengelolaan lingkungan, serta pelatihan
keberagaman dalam rangka penerapan Respectful Workplace beserta sosialisasi Playbook RWP dan modul e-learning
untuk seluruh karyawan TelkomGroup.
Telkom menjalankan program pengembangan kompetensi secara reguler, di antaranya melalui pelatihan internal dan
eksternal, serta sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan karyawan dan bisnis (lihat Tabel 25).


Tabel 25. Distribusi Peserta Pelatihan Karyawan TelkomGroup Tahun 2025


                                                                                                                               Anak
                    Metrik                              Telkom                 Telkomsel                Mitratel            Perusahaan       TelkomGroup
                                                                                                                             Lainnya*

    Pelatihan sertifikasi (laki-laki)                      415                         196                 24                    570               1.205

    Pelatihan sertifikasi (perempuan)                      264                         11                   -                    800                1.075

    Leadership Development
                                                           223                         394                 60                   2.889              3.566
    Program (laki-laki)

    Leadership Development
                                                           122                         83                  35                    629                  869
    Program (perempuan)

*   Anak perusahaan lainnya meliputi Telin, TDE, sigma, Telkom Infra, GSD, Metra-Net




Telkom menerapkan proses Learning Impact Measurement untuk mengukur kesuksesan program pembelajaran
menggunakan Model of Evaluation yang terdiri atas lima indikator dampak. Evaluasi atas indikator tersebut turut menilai
kontribusi pembelajaran terhadap pencapaian strategis bisnis Telkom. Selama tahun 2025, total jam pelatihan di Telkom
selama setahun mencapai 341.474,2 jam, di mana untuk TelkomGroup mencapai 718.316,2 jam.


Tabel 26. Biaya Pendidikan dan Pelatihan Karyawan TelkomGroup (Rp)


                                                                                                 2025                      2024                  2023

    Total biaya pendidikan dan pelatihan karyawan TelkomGroup*                               163.698.343.041           219.584.731.981      191.723.067.113

*   Akumulasi seluruh pengeluaran perusahaan dalam satu tahun pelaporan yang secara langsung dialokasikan untuk pengembangan kompetensi karyawan seperti pelatihan,
    sertifikasi, beasiswa. Data mencakup Telkom, Mitratel, Telkom Infra, Telin, Telkomsat, Metra-Net, dan Sigma



Akselerasi Talenta Digital melalui Program Digital Talent Readiness
Pengembangan kompetensi digital menjadi prioritas untuk mendukung strategi transformasi TelkomGroup yang
dilaksanakan melalui program Digital Talent Readiness. Program ini mencakup pengembangan soft skill, khususnya
terkait Digital Mindset & Behavior, serta technical skill melalui berbagai inisiatif seperti program inovasi, proyek berbasis
digital, dan sertifikasi sesuai kebutuhan keterampilan digital. Hingga akhir 2025, TelkomGroup memiliki 4.279 talenta
digital, atau setara dengan 20,2% dari total karyawan.




     126                                                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 129
Pengalaman            Inklusivitas Digital dan      Penguatan Kapasitas        Kinerja Sosial
Pelanggan             Pelibatan Komunitas           Digital UMKM




       myDigiLearn

    myDigiLearn merupakan platform e-learning (https://mydigilearn.id/) yang dikembangkan Telkom dan diluncurkan
    pada 2021 sebagai langkah modernisasi pelatihan. Program pelatihan TelkomGroup kini dikurasi dalam
    myDigiLearn sehingga dapat diakses secara mandiri setiap waktu dan mengakomodasi kebutuhan karyawan
    secara fleksibel. Tidak hanya berfungsi sebagai platform pelatihan, myDigiLearn juga menjadi sarana berbagai
    pengetahuan antar karyawan dan expert. Platform myDigiLearn dilengkapi fitur learning impact, analytics and
    reporting berbasis data, serta kapabilitas enterprise-ready seperti Single Sign-On, Open API, keamanan data, dan
    fleksibilitas branding untuk mendukung pembelajaran secara berkelanjutan.

     Gambar 63. Platform e-learning: myDigiLearn




      Pengembangan Talenta Siap AI


                                  Telkom Akses memfokuskan transformasi perusahaan pada kesiapan sumber daya
                                  manusia (SDM) untuk mendukung pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan
                                  (AI) dalam operasional. Penguatan dilakukan mulai dari level Board of Directors-1 dan
                                  Board of Directors-2 yang mendapatkan pelatihan AI literacy hingga pemanfaatan
    AI dalam proses manajemen SDM, termasuk rekrutmen, asesmen, dan evaluasi kinerja. Penataan organisasi
    berlandaskan AI juga dilanjutkan hingga level supervisor dan teknisi untuk memastikan setiap fungsi memiliki
    kompetensi lintas peran serta pemahaman terhadap penggunaan teknologi berbasis data dan AI dalam pekerjaan
    sehari-hari.
    Untuk mempercepat peningkatan kapabilitas tenaga kerja, Telkom Akses menerapkan model pembelajaran
    terintegrasi 70:20:10, yang menekankan pada experiential learning (70%), social learning (20%), dan formal
    learning (10%). Pengembangan kompetensi teknisi dilakukan melalui Fiber Academy yang berfungsi sebagai pusat
    pelatihan dan pengembangan kapabilitas digital, termasuk pemanfaatan AI dalam operasional jaringan.
    Telkom Akses juga turut mengimplementasikan sistem kerja outsourcing end-to-end yang dilengkapi dengan
    standar kinerja, pengawasan produktivitas, serta sistem umpan balik pelanggan berbasis teknologi informasi. Ke
    depan, Telkom Akses tengah mengembangkan Workforce Management (WFM) berbasis AI yang memungkinkan
    pemantauan langsung produktivitas teknisi di lapangan. Dengan sistem ini, manajemen dapat melihat performa
    dan efisiensi kerja teknisi secara real-time, sekaligus mengoptimalkan proses kerja di berbagai wilayah.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                         127
Page 130
04    Empower Our People                                               Keberagaman,
                                                                       Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                     Kesehatan dan
                                                                                                     Keselamatan Karyawan




  Telkom AI Center of Excellence: Membangun Ekosistem Inovasi AI yang Inklusif di Indonesia


Gambar 64. Peluncuran Telkom Artificial Intelligence (AI) Center of Excellence (CoE)

                                                                         Telkom AI Center of Excellence (CoE) merupakan
                                                                         pusat pengembangan ekosistem AI yang
                                                                         diluncurkan pada 2025. Inisiatif ini lahir dari
                                                                         kesadaran bahwa masa depan industri digital
                                                                         Indonesia membutuhkan talenta yang tidak hanya
                                                                         memahami teori teknologi, tetapi juga mampu
                                                                         mengaplikasikan AI secara etis dan relevan
                                                                         di berbagai sektor. Melalui pelatihan praktis,
                                                                         workshop, dan sertifikasi, AI CoE membantu
                                                                         talenta digital memahami bagaimana teknologi AI

diterapkan dalam situasi nyata. Peserta tidak hanya belajar konsep machine learning atau generative AI, tetapi
juga menggunakannya untuk memecahkan persoalan bisnis dan sosial. Dengan pendekatan ini, Telkom ingin
memperkecil kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan SDM.
AI CoE tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi antara industri,
akademisi, komunitas, dan startup. Melalui kolaborasi dengan mitra global seperti Alibaba Cloud serta komunitas
teknologi seperti HiColleagues, Telkom berupaya menciptakan ruang belajar, eksperimen, dan inovasi yang dapat
diakses oleh mahasiswa, profesional, hingga pelaku startup di Indonesia. AI CoE telah hadir di sembilan kota,
yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Malang, Bali, Aceh, Labuan Bajo dan Papua.



                AI Campus
                Menghadirkan program pelatihan dan literasi AI bagi mahasiswa, profesional, dan komunitas
                teknologi. Peserta tidak hanya belajar konsep dasar, tetapi juga praktik langsung yang relevan
                dengan kebutuhan industri.

                AI Playground
                Talenta digital diberi ruang untuk bereksperimen dengan teknologi AI. Lingkungan ini
                memungkinkan pengembangan solusi nyata, mulai dari prototipe hingga implementasi berbasis
                kebutuhan bisnis.

                AI Hub
                Pusat kolaborasi antara startup, perusahaan, dan institusi pendidikan. Di sinilah ide-ide inovatif
                bertemu dengan kebutuhan industri, menciptakan peluang riset dan pengembangan bersama.

                AI Connect
                AI Connect mempertemukan talenta digital dengan ekosistem industri melalui berbagai program
                networking dan kolaborasi, termasuk AI Talent Development Roadshow.



 Pengembangan talenta AI melalui pilar AI Campus menjadi bagian penting dari strategi Telkom dalam
 pengembangan kompetensi digital generasi muda. Hingga Desember 2025, program AI Connect telah membina
 lebih dari 19 ribu talenta digital, dengan sekitar 15 ribu di antaranya merupakan talenta AI. Melalui berbagai inisiatif
 seperti, AI Talent Certification, AI Introductory Class, AI Clinic for Business, dan AI Innovation Sprint, Telkom
 membuka ruang pertumbuhan bagi talenta AI sekaligus mendorong lahirnya solusi yang relevan dan berdampak.
 Transformasi digital dan AI hanya akan berkelanjutan jika ditopang oleh talenta yang adaptif dan inovatif. Melalui
 Telkom AI CoE, kami tidak hanya membangun keahlian teknis, tetapi juga mindset kolaboratif agar talenta mampu
 menciptakan solusi yang berdampak bagi bisnis dan masyarakat.




128                                                                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 131
Pengalaman            Inklusivitas Digital dan         Penguatan Kapasitas           Kinerja Sosial
Pelanggan             Pelibatan Komunitas              Digital UMKM




Scholarship Program
Telkom mendukung peningkatan jenjang pendidikan karyawan melalui Great People Scholarship Program (GPSP) sejak
tahun 2014. GPSP menyediakan program persiapan seleksi universitas, pendampingan selama masa studi, serta
pembiayaan studi. Program ini bertujuan mempersiapkan pemimpin masa depan yang unggul, memperluas jaringan
global, serta mendukung strategi bisnis dan Employee Value Proposition (EVP). Adapun realisasi dari anggaran GPSP
selama tahun 2025 sekitar Rp31,4 miliar.
Saat ini terdapat 31 karyawan yang mengikuti program GPSP pada jenjang S-2 di kampus terbaik dunia seperti MIT,
University of Oxford, University of Cambridge, Columbia University, Cornell University, dll. Adapun untuk jenjang S-3,
ditujukan bagi karyawan yang ingin menjadi peneliti independen sebagai upaya penguatan penelitian perusahaan yang
bertujuan untuk mendukung strategi bisnis TelkomGroup, dengan studi di bidang Teknik Informatika dan Teknik Elektro
di Telkom University.
Program beasiswa serupa juga dijalankan di tingkat Anak Perusahaan, seperti Telkomsel, Mitratel, Telin, dan TIF, yang
secara kumulatif pada tahun 2025 berhasil memberikan beasiswa kepada 24 karyawan.



      Gambar 65. Program Beasiswa di TelkomGroup (atas: Young Talent Dreamcatcher, bawah: Star Track)


      Mempersiapkan calon pemimpin masa depan Telin

                          Telin mengembangkan talenta yang siap
                          menghadapi masa depan sebagai bagian dari
                          komitmen keberlanjutannya dengan menyediakan
      kesempatan yang adil dan setara bagi karyawan untuk terus
      membangun keterampilan dan mencapai potensi penuh mereka.
      Melalui pengembangan kompetensi terintegrasi yang selaras dengan
      kemampuan individu dan kebutuhan bisnis yang terus berkembang,
      Telin memperkuat ketahanan organisasi dan mempersiapkan
      karyawannya untuk mendukung pertumbuhan digital jangka panjang
      dan berkelanjutan.

      Mentoring for Millenials Young Talent Dreamcatcher
      Program ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi milenial untuk menjadi pemimpin masa depan Telin
      berikutnya dengan mengembangkan keterampilan berpikir strategis mereka. Melalui program Dreamcatcher,
      karyawan muda di Telin diberi kesempatan untuk menerima bimbingan dari para Direktur dan Manajemen
      Senior kami. Mereka mengembangkan proyek mereka sendiri dan mempresentasikan ide-ide mereka di
      hadapan Dewan Direksi dan Pemimpin Senior.

      Star Track – Mentoring for Future Leader
      Program ini dirancang untuk karyawan berusia di atas 30 tahun dan
      bertujuan untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan Telin
      berikutnya dengan mengembangkan keterampilan berpikir strategis.




Pengembangan Karir
[GRI 404-3]

Telkom melakukan penilaian kinerja secara berkala untuk mendukung pertumbuhan profesional karyawan. Penilaian
kinerja dilakukan secara sistematis mempertimbangkan pencapaian KPI unit kerja, kompetensi serta perilaku individual
karyawan. Penilaian kompetensi dan perilaku individu utamanya dilakukan melalui metode 360o, penilaian atasan, tes
pengetahuan, serta parameter lain yang ditetapkan. Adapun hasil penilaian kinerja karyawan ini akan digunakan sebagai
salah satu dasar dalam pengelolaan karir, pengembangan kompetensi, serta pemberian reward di Telkom.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     129
Page 132
04          Empower Our People                                                             Keberagaman,
                                                                                           Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                                   Kesehatan dan
                                                                                                                                   Keselamatan Karyawan




Tabel 27. Karyawan TelkomGroup yang Mendapatkan Regular Performance dan Career Development Review pada Tahun 2025


                                                                                                                             Anak
           Metrik                     Telkom                     Telkomsel                     Mitratel                  Perusahaan                 TelkomGroup
                                                                                                                           lainnya*

    Karyawan berdasarkan gender

    Laki-laki                      2.442 (93,6%)                4.764 (100%)                   191 (41%)                 3.105 (86,8%)               10.502 (91,8%)

    Perempuan                      2.108 (97,0%)                 1.398 (98%)                   56 (26%)                   829 (63,5%)                 4.303 (86%)

    Karyawan berdasarkan jenjang kepegawaian

    Manajemen senior                 38 (34,5%)                    97 (91%)                     3 (36%)                   113 (78,2%)                 250 (68,0%)

    Manajemen madya                1.789 (95,5%)                1.823 (100%)                   19 (38%)                   723 (77,2%)                4.353 (92,9%)

    Pengawas                       2.271 (97,3%)                2.950 (100%)                   50 (43%)                   806 (58,2%)                6.077 (89,5%)

    Staff dan lainnya               451 (97,0%)                  1.290 (99%)                  253 (50%)                  2.220 (91,9%)                4.213 (89,8%)

*   Anak Perusahaan lainnya meliputi Telin, TIF, Telkom Infra, GSD, Telkomsat, dan Sigma. Persentase dihitung berdasarkan total karyawan yang mendapatkan reviu dibandingkan
    setiap kategori gender/level kepegawaian untuk entitas yang tercakup. Secara keseluruhan, data ini merepresentasikan sekitar 70,4% dari keseluruhan karyawan TelkomGroup.




Competency and Behaviour Appraisal                                                        Transisi menuju Masa Pensiun

Sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam membangun                                       [GRI 404-2]
organisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing
tinggi, Telkom menerapkan kebijakan Competencies                                          TelkomGroup      menyertakan     seluruh  karyawannya
and Behavior Appraisal (CBA) untuk memastikan                                             (selain Direksi) pada Program Pensiun Manfaat Pasti
pengembangan talenta berlangsung secara terstruktur                                       (PPMP) atau Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) sejak
dan transparan. Melalui pendekatan penilaian berbasis                                     tahun 2014. Selain itu, Telkom juga berkomitmen untuk
360°, data analitik, leadership inventory test (Compass),                                 mempersiapkan karyawan dalam memasuki masa pensiun
serta evaluasi kompetensi teknikal yang dirancang secara                                  melalui Program Readiness Retirement.
khusus, Telkom memastikan setiap karyawan dapat
memahami kesenjangan kompetensi dan merencanakan                                          Telkom Readiness Retirement Program
peningkatan kapasitas secara tepat sasaran. Kebijakan
ini juga menekankan penguatan nilai inti AKHLAK sebagai                                   Transisi menuju masa pensiun tidaklah mudah bagi
perilaku kerja, sekaligus memberikan laporan penilaian                                    semua orang. Untuk menciptakan perasaan aman,
yang terperinci untuk meningkatkan akuntabilitas dan                                      nyaman dan siap memasuki masa pensiun, Telkom telah
kualitas pengembangan individu karyawan. CBA menjadi                                      mengembangkan program Kesiapan Pensiun (Retirement
fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis                                        Readiness) pada 2025 yang didesain mengikuti konsep
yang berkelanjutan dan pembentukan future leaders di                                      Telkom Well-Being Wheel untuk mengakomodasi
lingkungan Telkom.                                                                        kebutuhan persiapan masa pensiun karyawan dengan
                                                                                          lebih baik.
Development Talk
                                                                                          Serangkaian program persiapan pensiun dilaksanakan
Telkom mewadahi karyawan untuk melakukan coaching,                                        melalui:
mentoring, counseling atau consulting bersama                                             • Program pelatihan secara hybrid, antara e-learning
atasan atau bawahan melalui program Development                                              dan offline class
Talk. Development Talk merupakan interaksi dua arah                                       • Pembekalan materi terkait aspek psikologis, keuangan
antara karyawan dengan manajer lini terkait individual                                       dan fisik
performance management yang menjadi rujukan dalam                                         • Sharing session kegiatan yang membangun
performance feedback, perencanaan program learning                                           produktivitas di masa pasca pensiun.
dan development, dan pengelolaan career and succession
karyawan. Selama tahun 2025, sebanyak 57% karyawan                                        Selama tahun 2025, sebanyak 239 karyawan telah
atau setara 2.723 karyawan Telkom telah menyelesaikan                                     mengikuti Program Readiness Retirement.
Development Talk.




     130                                                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 133
Pengalaman              Inklusivitas Digital dan           Penguatan Kapasitas         Kinerja Sosial
Pelanggan               Pelibatan Komunitas                Digital UMKM




Lingkungan Kerja yang Inklusif
[OJK F.21]

Respectful Workplace


TelkomGroup menjunjung prinsip HAM, seperti non-diskriminasi, kesetaraan gender, dan kesempatan yang sama, dalam
seluruh praktik ketenagakerjaan, mulai dari rekrutmen, remunerasi, promosi dan pengembangan karir hingga pengakhiran
masa kerja karyawan.

Komitmen tersebut dituangkan dalam Peraturan Direktur HCM tentang Respectful Workplace Policy (RWP) yang mengatur
pencegahan, penanganan dan mekanisme pelaporan atas kejadian diskriminasi, kekerasan dan pelecehan. RWP berlaku
untuk seluruh jenjang karyawan TelkomGroup, mitra kerja serta pihak-pihak yang berhubungan atau berinteraksi dengan
TelkomGroup. TelkomGroup menerapkan kebijakan non-diskriminasi yang ketat untuk melindungi karyawan dari tindak
diskriminatif berdasarkan gender, SARA, disabilitas, kondisi fisik, usia, pandangan politik, serta pendidikan. Pelaksanaan
komitmen ini selaras dengan prinsip dalam ILO Discrimination (Employment and Occupation) Convention, 1958 (No. 111). Ke
depannya, Telkom berupaya untuk meningkatkan praktik pengelolaan HAM dalam operasional.


Gambar 66. Kerangka Respectful Workplace di TelkomGroup




                                                                         Langkah TelkomGroup untuk mencegah tindak
             01                                    02                    diskriminasi, kekerasan dan pelecehan di antaranya
                                                                         melalui kegiatan sosialisasi bagi karyawan, manajemen,
                  Culture
                  Change
                                          Kebijakan                      maupun mitra kerja, pelatihan karyawan dan manajer
                                                                         lini, sertifikasi etika bisnis dan pakta integritas bagi
                                                                         seluruh jajaran Direksi dan karyawan serta kegiatan
                                                                         lainnya. Direktorat HCM telah mengembangkan playbook
                            Respectful                                   untuk memandu implementasi RWP di seluruh grup yang
          Respon            Workplace                                    dilengkapi dengan training course dalam myDigiLearn.
        Perusahaan                             Kegiatan
         terhadap                             Pencegahan                 Direktur HCM bertanggung jawab atas pengelolaan dan
  05     Laporan                                            03           pemantauan RWP di TelkomGroup yang didukung oleh Unit
                                                                         Kerja Pengelola Human Capital Intelligence, Analytic, and
                             Mekanisme
                             Pelaporan
                                                                         Performance, Unit Kerja Pengelola Culture and Industrial
                                                                         Relations, Unit Kerja Pengelola operasional Human Capital,
                                                                         Unit Kerja Pengelola Human Capital Regional serta unit
                               04                                        kerja lainnya. Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan
                                                                         RWP, Direktur HCM membentuk satuan tugas yang

melibatkan unit penanggung jawab serta serikat karyawan. Keterlibatan serikat karyawan diharapkan mampu mendukung
penerapan komitmen kesetaraan gender, inklusivitas dan non-diskriminasi dalam hubungan industrial. Evaluasi atas
pelaksanaan RWP dilakukan melalui survei berkala kepada Dewan Direksi dan Komisaris, karyawan TelkomGroup dan
mitra kerja, serta pihak lain yang relevan.
Pemantauan atas implementasi RWP tentunya membutuhkan partisipasi seluruh pihak. Seluruh karyawan, termasuk
karyawan mitra kerja, maupun pihak lainnya dapat menyampaikan pengaduan atas tindakan diskriminasi, kekerasan
maupun pelecehan melalui berbagai kanal, seperti Telkom Integrity Line, surel pengelola RWP, serta Direktorat HCM.
Selama tahun 2025, tercatat 1 laporan diskriminasi di Telkom yang telah diselesaikan sepenuhnya dan tidak memerlukan
tindak lanjut. Penanganan laporan tesebut di Telkom telah melalui proses investigasi internal dan sidang Komisi Disiplin
Karyawan (KDK). Berdasarkan hasil sidang, perusahaan menjatuhkan sanksi disiplin sesuai peraturan yang berlaku sebagai
bagian dari komitmen penegakan kebijakan zero tolerance. [GRI 406-1]
Telkom juga menyediakan berbagai saluran bagi karyawan untuk menyampaikan umpan balik yang lebih luas ke Unit Kerja
Pengelola Human Capital, yakni melalui surel, telepon, WhatsApp Chat, dan Telegram.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  131
Page 134
04       Empower Our People                                         Keberagaman,
                                                                    Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                  Kesehatan dan
                                                                                                  Keselamatan Karyawan




         HC Help Desk




             E-mail-in service              Phone-in service               Chat-in WhatsApp                Telegram
     hr_helpdesk@telkom.co.id                   1500305                    08111-900-305            @hchelpdesk_bot



Kesetaraan Gender
Kesetaraan gender memegang peranan kunci dalam penciptaan budaya yang inklusif dan penguatan organisasi.
TelkomGroup berkomitmen untuk meningkatkan kepemimpinan perempuan pada berbagai posisi untuk mendorong
perspektif yang lebih beragam dalam proses pengambilan keputusan.
Srikandi TelkomGroup, salah satu employee resource group, berfokus untuk memberikan dukungan bagi karyawan
perempuan melalui berbagai kegiatan pelibatan dan pengembangan kompetensi. Srikandi TelkomGroup memiliki program
kerja meliputi women talent readiness, profilling dan tindak lanjut respectful well-being karyawati, kegiatan partnership
dan pelibatan komunitas, aktivasi sosial media Srikandi, dan amplifikasi maupun aktivasi program Srikandi di Anak
Perusahaan.
Untuk mendukung implementasi RWP, Srikandi TelkomGroup turut berinisiatif untuk melakukan evaluasi, memperbaiki
strategi dan mekanisme RWP, serta memantau pelaksanaan RWP.
Tak hanya itu, Telkom juga memastikan fasilitas kerja mendukung produktivitas karyawan perempuan, yakni melalui
penyediaan dan perawatan fasilitas penitipan anak (Telkom Daycare) dan ruang laktasi agar tetap terjaga dengan baik.


Gambar 67. Dukungan bagi Karyawan Perempuan melalui Srikandi TelkomGroup




Memajukan Partisipasi Kaum Difabel dalam Dunia Kerja
TelkomGroup memastikan karyawan difabel mendapatkan fasilitas dan lingkungan kerja yang ramah disabilitas. Komitmen
ini salah satunya diwujudkan melalui program pendampingan dan pelatihan kerja, penyediaan fasilitas dan lingkungan
kerja yang mendukung aksesibilitas.

Flexible Working Arrangement
TelkomGroup menerapkan Flexible Working Arrangement (FWA) sebagai bagian dari new ways of working yang mendukung
wellbeing dan produktivitas karyawan. Penerapan FWA disesuaikan dengan kebutuhan fungsi kerja dan kondisi tertentu,
termasuk namun tidak terbatas pada arahan ad hoc maupun situasi lingkungan seperti cuaca ekstrem. Dengan pendekatan
ini, karyawan tetap memperoleh fleksibilitas tanpa mengurangi efektivitas operasional. Pemanfaatan teknologi dan
infrastruktur IT memastikan proses kerja dan kolaborasi tetap berlangsung secara lancar dan aman.




   132                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 135
Pengalaman         Inklusivitas Digital dan   Penguatan Kapasitas          Kinerja Sosial
Pelanggan          Pelibatan Komunitas        Digital UMKM




Kesehatan dan Keselamatan Karyawan




       “
       Melindungi karyawan serta memastikan mereka dapat bekerja di lingkungan yang aman dan
       nyaman adalah prioritas TelkomGroup. Untuk itu, TelkomGroup terus berupaya untuk melakukan
       pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.




Lingkungan Kerja yang Aman                                   Organisasi K3

[OJK F.21]                                                   [GRI 403-4]


Pendekatan Manajemen                                         Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Perusahaan
                                                             diterapkan di setiap unit kerja dengan tujuan memastikan
[GRI 3-3]                                                    pelaksanaan manajemen dan mitigasi risiko keamanan
                                                             dalam kegiatan operasional. Implementasi dan
Peran Dewan dan Manajemen                                    pengelolaan program K3 di Telkom menjadi tanggung
                                                             jawab Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Peran pimpinan menjadi sentral dalam penegakan budaya        (P2K3), yang berperan:
dan komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di         1. Memberikan saran dan mempertimbangkan mengenai
lingkungan TelkomGroup. Dewan Direksi dan manajemen              K3
berperan untuk memastikan pencapaian komitmen zero           2. Membantu menyusun kebijaksanaan manajemen dan
accident dan zero fatality, aktif membangun budaya               pedoman kerja dalam rangka upaya meningkatkan
dan kesadaran K3 dan memastikan implementasi K3                  keselamatan kerja, hygiene perusahaan, kesehatan
telah memenuhi ketentuan regulasi dan ISO 45001                  kerja, ergonomi dan gizi tenaga kerja
dalam seluruh aktivitas operasional TelkomGroup.             3. Mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan
Keterlibatan manajemen dalam pengawasan K3 salah                 kerja, kebakaran, peledakan, keracunan, penyakit
satunya dilaksanakan melalui kunjungan lapangan dan              akibat kerja serta pencemaran lingkungan
pembangunan proyek (management walkthrough).




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                    133
Page 136
04           Empower Our People                                            Keberagaman,
                                                                           Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                           Kesehatan dan
                                                                                                           Keselamatan Karyawan




Sistem Manajemen Kesehatan Kerja
[GRI 403-1, 403-4, 403-8]

Kebijakan Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Perusahaan yang dituangkan dalam Keputusan Direksi No. 37 tahun
2010 mengatur penerapan K3 di Telkom dan berlaku bagi seluruh karyawan, karyawan mitra kerja/kontraktor serta pihak
lain yang berada di wilayah operasional. Kebijakan tersebut juga menjadi acuan pengembangan dan penerapan SMK3
pada Anak Perusahaan. Kebijakan tersebut mengatur proses identifikasi risiko dan bahaya, langkah mitigasi, mekanisme
pemantauan serta pelatihan bagi seluruh karyawan dan mitra kerja/vendor/kontraktor. Proses penyusunan kebijakan K3
telah berkonsultasi dengan karyawan dan perwakilan serikat pekerja.



Gambar 68. Kerangka Penerapan SMK3


                                                                                                                  Peninjauan dan
             Penetapan                                                                  Pemantauan dan
                                              Perencanaan          Pelaksanaan                                     Peningkatan
             kebijakan                                                                  Evaluasi Kinerja
                                                                                                                     Kinerja



SMK3 Telkom telah memperoleh sertifikasi ISO 45001 dan dievaluasi melalui audit internal secara berkala untuk
memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Kantor Regional dan Kantor Wilayah Telekomunikasi (Witel) juga
telah tersertifikasi Golden Flag dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Beberapa Anak Perusahaan juga
telah mendapatkan sertifikasi ISO 45001 atas SMK3, sebagaimana dijabarkan dalam tabel 28 halaman 134.



Tabel 28. Penerapan SMK3 TelkomGroup pada Tahun 2025


                                                                                                      Persentase semua karyawan
                                                                 Persentase semua karyawan
                                  Persentase semua                                                   dan pekerja non-karyawan yang
                                                                  dan pekerja non-karyawan
                              karyawan dan pekerja non-                                                tercakup dalam SMK3 yang
          Entitas                                                 yang tercakup dalam SMK3
                               karyawan yang tercakup                                                sudah diaudit atau disertifikasi
                                                                  yang sudah diaudit secara
                                     dalam SMK3                                                      oleh pihak eksternal (sertifikasi
                                                                           internal
                                                                                                                ISO 45001)

    Telkom                                                                  100%                                   100%

    Telkomsel                                                               100%                                   100%

    Mitratel                                                                100%                                   100%

    TDE                                                                     100%                                   100%

    Metra​                                                                       -                                    -

    PINS                                                                    100%                                   100%

    Sigma                                                                   100%                                   100%
                             100% karyawan dan pekerja
                             non-karyawan di TelkomGroup
    Telkom Akses                                                            100%                                   100%

    Telin​                                                                  100%                                   100%

    Metra-Net                                                                    -                                    -

    Telkomsat                                                               100%                                   100%

    GSD                                                                     100%                                   100%

    Telkom Infra                                                            100%                                   100%

    TIF                                                                          -                                    -

*    Notasi (-) menunjukkan entitas belum melakukan aktivitas.




     134                                                                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 137
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan           Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas                Digital UMKM




Identifikasi Bahaya, Risiko K3, dan Mitigasi Dampak

[GRI 403-2, 403-7, 403-10]


Potensi bahaya dan kecelakaan kerja diidentifikasi melalui proses Identifikasi Bahaya Penilaian Risiko (IBPR)/Hazard
Identification Risk Assessment and Determine Control (HIRADC) sebagai perencanaan K3 dan langkah mitigasi untuk
mewujudkan komitmen TelkomGroup akan lingkungan kerja yang aman. Proses ini dilakukan setiap tahun untuk area
perkantoran maupun lokasi proyek.

Pekerjaan berisiko tinggi yang diidentifikasi di lingkungan TelkomGroup, di antaranya 1) pekerjaan yang dilakukan di
ketinggian; 2) pekerjaan yang berisiko terkena tegangan tinggi; 3) pekerjaan pada ground tank; 4) pekerjaan di manhole;
dan 5) pekerjaan penyambungan optik. Selain itu, kategori penyakit akibat kerja yang relevan dengan aktivitas bisnis
TelkomGroup dijabarkan sebagai berikut.


Tabel 29. Bahaya dan Penyakit Akibat Kerja TelkomGroup




             Fisika                       Kimia                     Biologi                 Ergonomi                    Psikologis

    Suhu ekstrem, bising,        Semua bahan kimia           Bakteri, virus, jamur,    Angkat angkut berat,        Beban kerja kualitatif
    pencahayaan, vibrasi,        dalam bentuk padat,         mamalia parasite,         posisi kerja janggal,       dan kuantitatif,
    radiasi pengion              cair, dan gas (misal:       fauna dan flora lainnya   posisi kerja statis,        organisasi kerja, kerja
    dan non pengion,             pembersih lantai yang       (misal: virus Covid-19,   gerak repetitif,            monoton, hubungan
    dan perubahan                dapat menyebabkan           penyakit menular          penerangan, Visual          interpersonal, kerja
    tekanan udara                penyakit kulit seperti      seksual)                  Display Terminal (VDT)      shift, lokasi kerja,
    (misal: heatstroke           dermatitis)                                           dan lain-lain (misal:       dan lain-lain (misal:
    akibat terpapar sinar                                                              low back pain akibat        burnout akibat
    matahari terlalu                                                                   duduk terlalu lama          pekerjaan yang
    lama, mata lelah                                                                   dan posisi duduk tidak      monoton, beban kerja
    akibat kurangnya                                                                   bagus)                      yang tinggi)
    pencahayaan)




Hasil identifikasi potensi bahaya dan risiko/dampak (termasuk Penyakit Akibat Kerja) Telkom beserta langkah mitigasinya
disajikan sebagai berikut.

Tabel 30. Identifikasi Risiko K3 dan Penyakit Akibat Kerja Telkom


          Jenis bahaya                     Risiko/Dampak              Tingkat Risiko                        Langkah mitigasi

 Peralatan dan kabel yang              Korsleting, tersengat        Medium-Tinggi            • Pengembangan SOP pemeriksaan
 rusak, tidak tersimpan dengan         listrik, luka bakar hingga                              peralatan dan instalasi listrik
 aman atau salah prosedur              kebakaran.                                            • Penggunaan APD.
 dalam penggunaannya.                                                                        • Inspeksi kelistrikan, peralatan dan kabel
                                                                                               secara periodik.

 Bekerja dengan menggunakan            Terjatuh dari ketinggian,    Tinggi                   • Pengembangan SOP kerja di ketinggian
 APD yang rusak, secara tidak          luka akibat jatuh dari                                • Sosialisasi penggunaan APD secara rutin.
 tepat atau lengkap saat               ketinggian, fatalitas.                                • Audit penggunaan APD.
 bekerja di ketinggian.


 Paparan debu, gas dan bahan           Gangguan pernapasan,         Rendah-Tinggi            •   Penggunaan APD dan respirator.
 kimia                                 iritasi kulit dan mata.                               •   Pembersihan ruangan, ventilasi dan filter
                                                                                             •   Evaluasi ventilasi dan filter secara rutin.
                                                                                             •   Pemeriksaan kesehatan berkala.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                             135
Page 138
04        Empower Our People                                      Keberagaman,
                                                                  Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                 Kesehatan dan
                                                                                                 Keselamatan Karyawan




Untuk memastikan pelaksanaan K3 yang komprehensif, Telkom telah menetapkan prosedur dan panduan keselamatan,
manual operasi dengan protokol keamanan terperinci khususnya di lokasi proyek dan menara telekomunikasi, checklist
Kesiapan Kerja Aman, serta mekanisme pelaporan insiden, yang seluruhnya dijalankan dengan mengintegrasikan prinsip
ESG mencakup keberlanjutan lingkungan, kesetaraan gender, penghormatan terhadap HAM, dan tata kelola usaha yang
bertanggung jawab. Masing-masing Anak Perusahaan juga mengembangkan prosedur keamanan, seperti SOP Erection
Menara Telekomunikasi Mitratel untuk memitigasi risiko dari pekerjaan di ketinggian.
Telkom juga memastikan vendor kami, khususnya yang terlibat dalam pekerjaan berisiko tinggi, telah memenuhi
ketentuan terkait K3 sebagaimana diatur dalam Pedoman Pengadaan TelkomGroup (No. PR.324.00/r.00/HK240/COP-
K0E00000/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan):
•   Penerapan SMK3 yang telah bersertifikasi beserta prosedur pendukung
•   Perencanaan tindakan pengendalian, perancangan (design) dan rekayasa
•   Prosedur tanggap darurat dan rencana pemulihan keadaan darurat
Ketentuan tersebut mengawali upaya Telkom untuk menilai lebih lanjut penerapan K3 vendor kedepannya.

Membangun Budaya K3 TelkomGroup
[GRI 403-5]

Budaya K3 TelkomGroup berlandasarkan tiga objektif utama, yakni Zero Accident & Fatality, Operational Excellence, dan
GoZero – yang ketiganya dijabarkan pada gambar 69.

Gambar 69. Budaya dan Objektif Penerapan K3



                                                        HSE Culture

                                                         Leadership

                                                        HSE Objectives


              Mengurangi kecelakaan               Meningkatkan efisiensi                        Memastikan
                dan penyakit kerja                  dan produktivitas                          keberlanjutan
                                                       operasional                              lingkungan

              Zero Accident & Fatality            Operational Excellence                          GoZero%




                          1                                   2                                       3



Untuk membangun budaya dan kompetensi K3, TelkomGroup terus melakukan komunikasi, sosialisasi, maupun konsultasi
K3 untuk meningkatkan kesadaran karyawan maupun mitra kerja/vendor di lingkungan TelkomGroup. Sosialisasi
dan kegiatan peningkatan kesadaran (awareness raising) bagi karyawan TelkomGroup secara rutin dilakukan melalui
peringatan Bulan K3 Nasional yang diadakan setiap tahun, Forum HSE TelkomGroup, dan kampanye K3 pada lingkungan
kerja dan media sosial.


Gambar 70. Langkah Membangun Budaya dan Kompetensi K3




          Bulan K3             Forum HSE        Mandatory         Management           Safety Briefing     Kampanye K3
          Nasional            TelkomGroup     Learning SMK3       Walkthrough




    136                                                                                     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 139
Pengalaman          Inklusivitas Digital dan      Penguatan Kapasitas      Kinerja Sosial
Pelanggan           Pelibatan Komunitas           Digital UMKM




Pada tahun 2025, Forum HSE (Health, Safety, Environment) TelkomGroup diadakan untuk pertama kali sebagai langkah
penguatan komitmen dan sinkronisasi penerapan K3 secara grup. Forum HSE telah diadakan sebanyak tiga kali. Forum
HSE menjadi wadah sharing best practice antar Telkom dan Anak Perusahaan dalam rangka meningkatkan penerapan
SMK3 serta menyampaikan pencapaian penerapan K3.

Untuk memastikan prosedur K3 dilaksanakan pada kegiatan operasional, unit terkait melaksanakan sosialisasi saat
mengawali kegiatan kerja, seperti Safety Briefing dan Safety Talk, maupun memantau selama kegiatan kerja berlangsung,
melalui Safety Risk Observation Round (SROT) dan HSE Patrol. Pengawasan atas penerapan lingkungan kerja juga
dilakukan oleh manajemen melalui kegiatan kegiatan management walkthrough, khususnya atas pembangunan proyek.




              Gambar 71. Management walkthrough                            Gambar 72. Safety briefing



Peningkatan kompetensi dan kapabilitas karyawan merupakan salah satu fokus TelkomGroup dalam membangun budaya
K3 yang dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi K3. Seluruh karyawan TelkomGroup wajib mengikuti
e-learning SMK3 setiap tahunnya dalam myDigiLearn. Pelatihan khusus, terutama bagi pekerja lapangan dan proyek,
dikembangkan sesuai dengan risiko K3 utama yang diidentifikasi.


      Inisiatif Pengembangan Kapasitas TelkomGroup


    Training Awareness dan Internal Auditor ISO 45001:2018
    Telkom menyelenggarakan pelatihan terkait awareness dan Internal Auditor ISO 45001:2018 mengenai K3, masing-
    masing pada 23-26 Mei dan 2-3 Juni 2025 yang bekerjasama dengan PT. British Standard Institution (BSI), dengan
    peserta karyawan Telkom dan TelkomGroup. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai standar
    ISO 45001:2018, yang merupakan standar internasional dalam sistem manajemen K3. Dengan memahami dan
    menerapkan standar ini, diharapkan berkontribusi pada kinerja manajemen K3 dan membangun budaya K3 yang
    lebih kuat di TelkomGroup.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     137
Page 140
04          Empower Our People                                                                 Keberagaman,
                                                                                               Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                             Kesehatan dan
                                                                                                                             Keselamatan Karyawan




       Telkom Akses: Pengembangan Kurikulum K3
       Operasional Telkom Akses sebagai penyedia infrastruktur dan layanan teknis, memaparkan para teknisi terhadap
       lingkungan kerja berisiko tinggi, di antaranya ketinggian, tegangan tinggi dan penyambungan optik. Untuk
       memastikan para teknisi mendapatkan pelatihan yang memadai, kurikulum pelatihan Teknisi Maintenance,
       Teknisi Fullfilment & Assurance mencakup pelatihan K3 yang dikembangkan atas proses identifikasi risiko kerja.
       Pelatihan yang diberikan termasuk pelatihan kerja di ketinggian, safety riding, bekerja aman dekat bahaya listrik,
       dan bekerja di ruang terbatas.
       Telkom Akses juga memastikan para teknisi memiliki sertifikasi keahlian, seperti sertifikasi Ahli K3 Umum (AK3
       Umum), Ahli K3 Listrik (AK3 Listrik), Bekerja di Ketinggian (TKBT-2), Bekerja di Tower (TKPK-1) yang dikeluarkan
       oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI (KEMENAKER RI).



Tabel 31. Data Pelatihan K3 TelkomGroup Tahun 2023-2025*


                                               Jumlah Karyawan (orang)                                              Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
    Jenis Pelatihan
                                      2025                    2024                     2023                   2025            2024              2023

    Ahli K3 Umum                        63                      169                      181                  6.632           26.320            4.615

    K3 Petugas
                                        17                       67                      50                   1.360            1.160                303
    Damkar Tipe D

    Sertifikasi Auditor
                                        18                       36                      26                   1.248            648                  198
    SMK3

    Pelatihan K3                      15.291                   8.366                   6.165                  21.502          12.572            8.600

*   Data termasuk Telkom, Mitratel, Telkom Infra, GSD, Telkomsat, Telkom Akses, Sigma, PINS, TDE.




Penyediaan Akses Fasilitas Kesehatan                                                        sayangnya komitmen kami untuk menjaga tempat kerja
                                                                                            yang aman masih menghadapi beberapa tantangan tahun
[GRI 403-3, 403-6]                                                                          ini. Terdapat seorang rekan kami yang bekerja sebagai
                                                                                            karyawan outsource untuk Mitratel, telah mengalami
Telkom juga menyediakan fasilitas kesehatan sebagai                                         insiden fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas saat
bentuk nyata komitmen kami terhadap kesehatan                                               perjalanan menuju lokasi kerja di Aceh. Pada saat yang
karyawan, di antaranya 1) Poliklinik umum dan gigi; 2)                                      sama, di tingkat Anak Perusahaan juga terjadi kecelakaan
Tempat fitness; 3) Ruang laktasi; 4) Tempat simulasi basic                                  kerja dengan konsekuensi tinggi yang dialami pekerja
life support; 5) Tempat periksa kebidanan.                                                  lapangan di Telkom Akses, karena secara operasional
                                                                                            Telkom Akses memiliki karakteristik pekerjaan dengan
Penyelenggaraan poliklinik di lingkungan Telkom berada                                      mobilitas tinggi di jalan sehingga meningkatkan paparan
di bawah tanggung jawab Yayasan Kesehatan, yang                                             risiko kecelakaan lalu lintas. Sebagai tindak lanjut, Telkom
mencakup perencanaan, pengendalian, pemeliharaan                                            Akses terus melakukan inspeksi Kendaraan Bermotor
kesehatan karyawan, pensiunan, dan keluarga, serta                                          (KBM), menyosialisasikan keselamatan berkendara secara
program penyuluhan, promotif fisik, dan kebersihan                                          berkala, memperbarui prosedur kerja, serta menetapkan
Perusahaan. Untuk karyawan di Anak Perusahaan, layanan                                      indikator kinerja terkait tingkat partisipasi dalam kegiatan
kesehatan disediakan dan dikelola oleh TelkoMedika.                                         sosialisasi dan pelatihan penerapan SMK3 di lingkungan
                                                                                            operasional.
Kinerja K3
                                                                                            Kejadian ini menjadi pengingat atas betapa pentingnya
[GRI 403-9]                                                                                 penerapan SMK3 baik bagi karyawan TelkomGroup maupun
                                                                                            para karyawan mitra kerja/vendor yang mendukung
Upaya kami dalam menjaga pekerja dan mewujudkan                                             operasional TelkomGroup. Secara terperinci, kinerja K3
lingkungan kerja yang aman membuahkan hasil positif, di                                     TelkomGroup disajikan pada tabel 48.
mana secara konsisten Telkom mampu mempertahankan
nol kasus kematian akibat kecelakaan kerja. Namun,


     138                                                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 141
Pengalaman            Inklusivitas Digital dan              Penguatan Kapasitas             Kinerja Sosial
Pelanggan             Pelibatan Komunitas                   Digital UMKM




Kesejahteraan Karyawan
Pendekatan Manajemen

[GRI 3-3]


Peran Dewan dan Manajemen

Direktur HCM yang didukung oleh Direktorat HCM bertanggung jawab dalam mengembangkan Well-Being Framework,
mengelola, serta memantau strategi dan inisiatif terkait. Penjelasan atas peran dan tanggung jawab organisasi HCM
terdapat di pendekatan manajemen keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.

Telkom Well-Being Wheel

Telkom Well-Being Wheel merupakan framework yang mengatur pengembangan program kesejahteraan karyawan
di Telkom dan turut menjadi acuan bagi penerapan di Anak Perusahaan. Kerangka tersebut melengkapi Respectful
Workplace Policy (RWP) dan SMK3 untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kesejahteraan
karyawan TelkomGroup maupun mitra kerja Telkom.



Gambar 73. Telkom Well-Being Wheel




                                                                 PHYSICAL

                                                                                                     M
                               AL




                                                                                                      EN
                            CI




                                                                      H RAGA
                                                                 OL A
                                                                                                         TA
                          SO




                                                                                                            L




                                                                 R ODUCTIVIT
                                                                P            Y
                                            OL AH R U H




                                                                                        OLAH ASA




                                                                   CORE
                                                                                                             ENVIRON




                                                                  VALUES
                                                                                            R
                      SPIRITU




                                                            EN
                                                                                                                     M




                                                              GAGEMENT
                                                                                                                       E
                             AL




                                                                                                                         NTA




                                                            OL
                                                               A H R ASIO
                                                                                                                            L




                                          FIN                                                     L
                                             AN                                               TUA
                                                C         IAL                          LL   EC
                                                                              I NT E




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                      139
Page 142
04       Empower Our People                                             Keberagaman,
                                                                        Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                      Kesehatan dan
                                                                                                      Keselamatan Karyawan




Tabel 32. Inisiatif Dalam Mendukung Kesejahteraan Karyawan di TelkomGroup


          Dimensi                                                              Inisiatif

 Mental Well-Being             • Aplikasi With-U yang mencakup layanan konseling, coaching, mentoring, dan pelatihan kesehatan
                                 mental.
                               • Webinar kesehatan mental.
                               • Survei tahunan yang menilai well-being karyawan TelkomGroup.

 Financial Well-Being          •   Webinar perencanaan keuangan
                               •   Konsultasi keuangan
                               •   Webinar Persiapan Dana Pensiun, termasuk Retirement Readiness Program
                               •   Financial Planning for Digital Generation

 Physical Well-Being           • Medical check up
                               • Wellness Assistance Program
                               • Webinar dan sosialisasi kesehatan

 Social Well-Being             • Webinar dan pelatihan inklusivitas dan non-diskriminasi
                               • Employee Volunteering Program
                               • Respectful Workplace

 Intellectual Well-Being       • Long-life learning
                               • Employee-driven innovation

 Spiritual Well-Being          • Webinar, digital learning dan pelatihan terkait keagamaan

 Environmental Well-Being      • Employee Volunteering Program pada program lingkungan

 Objektif pelaksanaan program well-being yaitu mengurangi atau mencegah kondisi yang dapat mengurangi kesejahteraan
 karyawan, khususnya yang diidentifikasi menjadi isu saat ini dan yang berpotensi:

 Kondisi saat ini              •   Kelelahan emosional dan fisik
                               •   Kecemasan akan career path
                               •   Rendahnya mental well-being dan financial well-being
                               •   Trust issues kepada atasan

 Kondisi yang mungkin          •   Peningkatan risiko stres dan burn-out
 terjadi                       •   Tantangan psychological safety
                               •   Resistensi emosional terhadap perubahan
                               •   Kekhawatiran finansial dan manfaat
                               •   Kekhawatiran skill gap
                               •   Tantangan sosial dan identitas organisasi
                               •   Kekhawatiran perubahan lingkungan kerja baru



Kesejahteraan Karyawan TelkomGroup

People Survey menjadi salah satu cara Telkom memahami kesejahteraan karyawannya, khususnya melalui indeks
employee engagement dan employee well-being, serta mengidentifikasi peluang perbaikan pada budaya organisasi dan
lingkungan kerja.

Employee engagement

Nilai employee engagement 2025 menunjukkan nilai yang meningkat bagi karyawan laki-laki maupun perempuan, dengan
nilai 86,71 untuk laki-laki dan 82,9 untuk perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan TelkomGroup secara umum
memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi lebih. Temuan survei juga mengidentifikasi peluang pengembangan inisiatif
yang berfokus pada retensi karyawan.




   140                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 143
Pengalaman                                       Inklusivitas Digital dan               Penguatan Kapasitas                Kinerja Sosial
Pelanggan                                        Pelibatan Komunitas                    Digital UMKM




Gambar 74. Employee Engagement Index TelkomGroup Berdasarkan Gender




                                                                                     Employee Engagement Index

                                                     88
                     Employee Engagement Index


                                                     87
                                                                     87,58
                                                     86
                                                     85
                                                                                                                                  86,71
                                                     84
                                                                                                  85,59
                                                     83
                                                     82                      85,91
                                                     81                                                                                   82,9
                                                                                                       82,21
                                                     80
                                                     79
                                                                            2023                     2024                           2025

                                                                                                                                          Laki-laki         Perempuan




Employee well-being

Nilai employee well-being 2025 mencapai 77,50 (baik), mengindikasikan implementasi kondisi lingkungan kerja sudah
baik dalam mendukung well-being karyawan. Nilai terendah terdapat pada aspek kesejahteraan finansial, intelektual dan
mental. Hal ini menjadi peluang perbaikan ke depannya untuk program pelibatan dan retensi karyawan serta pengembangan
kompetensi yang berfokus pada perbaikan financial well-being.


Gambar 75. Employee Well-being Score TelkomGroup




             Spiritual                                                   88,23                                            90,16


               Social                                                82,19                                         84,55


               Mental                                             71,75                                     76


      Environmental                                                  84,72                                             86,71


         Intellectual                                              71,96                                  74,48


             Physical                                             68,63                                73,83


             Financial                                           65,25                              63,73

                                                 0          20        40           60      80       100          120       140       160              180          200

                                                                                                                                                       Laki-laki         Perempuan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                                           141
Page 144
04          Empower Our People                                       Keberagaman,
                                                                     Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                      Kesehatan dan
                                                                                                      Keselamatan Karyawan




Pengalaman Pelanggan




         “
         Di tengah persaingan era 5G, TelkomGroup tidak hanya fokus pada kecepatan internet, tetapi
         juga pada jangkauan layanan, harga yang terjangkau, inovasi fitur, keandalan sistem TI, dan
         kualitas layanan pelanggan. TelkomGroup berkomitmen untuk memberikan layanan digital yang
         unggul dan inklusif agar semua pelanggan dengan latar belakang yang beragam mendapatkan
         customer experience yang setara. Selain itu, TelkomGroup juga terus mendorong inovasi solusi
         digital secara bertanggung jawab.



Pendekatan Manajemen
[GRI 3-3]

Pengelolaan Mutu dan Pengalaman Pelanggan
Telkom terus berupaya untuk memberikan pengalaman yang terbaik bagi pelanggan melalui langkah preventif untuk
mengurangi gangguan, mempercepat layanan, dan memastikan masalah serupa tidak terulang sebelum pelanggan
mengajukan keluhan.

Gambar 76. Kerangka Pelayanan Pelanggan


                     Proactive                            Preventive                                  Predictive

              perbaikan atau penyelesaian       meminimalisasi potensi gangguan            mencegah gangguan dari desain
             gangguan sebelum pelanggan       sejak awal dari beberapa indikasi yang      dan dengan pemanfaatan Big Data,
            merasa terganggu (lapor) dengan                   muncul.                     Artificial Intelligence, dan Robotic
                pemanfaatan Big Data.                                                         Process Automation (RPA).



   142                                                                                           PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 145
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan               Penguatan Kapasitas           Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas                    Digital UMKM




TelkomGroup berupaya meningkatkan mutu pelayanan yang melebihi harapan (excellent service) dan meningkatkan nilai
bagi pelanggan (customer value) melalui:
•     Pemberian informasi hak dan kewajiban pelanggan secara jelas dan mudah dimengerti dalam kontrak berlangganan
      (KB) sebelum akad/kontrak ditandatangani.
•     Pemenuhan hak-hak pelanggan atas layanan sesuai dengan Service Level Guarantee (SLG).
•     Penyediaan dan pengelolaan media kontak pelanggan untuk memudahkan pelanggan menyampaikan keluhan,
      feedback dan mengakses informasi tentang produk dan jasa.


Tabel 33. Layanan customer service berdasarkan segmen pelanggan TelkomGroup
[OJK F.24]


            Segmen Pelanggan                                                               Deskripsi

    Pelanggan Seluler dan Indihome                  Asisten Virtual Telkomsel di tsel.me/veronika
                                                    Twitter & Instagram @telkomsel
                                                    e-mail: cs@telkomsel.co.id

                                                    Call center “Caroline” pada nomor:
                                                    188 (24 jam x 7 hari) untuk pelanggan pascabayar (gratis) dan prabayar (Rp300)
                                                    +628110000333 dari Luar Negeri
                                                    GraPARI Terdekat

    Pelanggan UMK                                   0800-1835566 dan e-mail: tele-am@telkom.co.id
                                                    Social Media: @Smart_Bisnis (Twitter) dan Smartbisnis (Facebook)

    Pelanggan Korporat dan Institusi                08001 Telkom atau 08001035566
    Pemerintah                                      e-mail: c4@telkom.co.id
                                                    Social Media: @TelkomSolution (Twitter) dan TelkomSolutionID (Facebook)

    Pelanggan Wholesale dan International           OLO Care Center: 0800-1444-777
                                                    e-mail: occ@telkom.co.id
                                                    LinkedIn: Telkom DWS Official
                                                    Facebook: @dwstelkom @neucentrix
                                                    Instagram:@dws_tekom @neucentrix
                                                    Twitter: @neucentrix



Layanan Unggul bagi Semua Pelanggan
[OJK F.17, F.30]

Pencapaian TelkomGroup dalam menyediakan layanan berkualitas dinilai melalui Net Promoter Score (NPS). Metrik NPS
bertujuan untuk memberikan gambaran atas kepuasan dan pengalaman pelanggan terhadap seluruh tahapan customer
journey yang menjadi dasar perbaikan peningkatan pengalaman pelanggan. Telkom mengadopsi klasifikasi NPS dari Bain
& Company yang membagi kategori nilai NPS menjadi 4 kategori:
Good        : skor NPS > 0
Favorable : skor NPS > 20
Excellence : skor NPS > 50
World Class : skor NPS > 80




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                           143
Page 146
04       Empower Our People                                             Keberagaman,
                                                                        Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                           Kesehatan dan
                                                                                                           Keselamatan Karyawan




Tabel 34. NPS TelkomGroup 2023-2025


    Pengalaman Pelanggan                             2025                           2024                                2023

 Net Promotor Score                        2H 2025          1H 2025      2H 2024            1H 2024           2H 2023             1H 2023

 TelkomGroup                                 63               60             58                   58             56                 57

 Kenaikan Poin                               3                2              0                    2              -1                 2



Tabel 35. NPS Enterprise 2023-2025


    Pengalaman Pelanggan                             2025                           2024                                2023

 Net Promotor Score                        2H 2025          1H 2025      2H 2024            1H 2024           2H 2023             1H 2023

 Telkom (Enterprise)                         75               77             68                   68             65                 73

 Kenaikan Poin                               2                9              0                    3              -8                  7



Tabel 36. NPS Wholesale 2023-2025


    Pengalaman Pelanggan                             2025                           2024                                2023

 Net Promotor Score                        2H 2025          1H 2025      2H 2024            1H 2024                     1H 2023

 Telkom (Wholesale)                          81               72             72                   73                      73

 Kenaikan Poin                               9                0              -1                   0                       9



Tabel 37. NPS Consumer Fixed Broadband (Telkomsel-Indihome) 2023-2025


    Pengalaman Pelanggan                             2025                           2024                                2023

 Net Promotor Score                        2H 2025          1H 2025      2H 2024            1H 2024           1H 2023             1H 2023

 Telkomsel (Fixed Broadband)                 56               56             56                   51             47                 35

 Kenaikan Poin                               0                0              5                    4              12                 5


Tabel 38. NPS Consumer Mobile Broadband (Telkomsel-Mobile) 2023-2025


     Pengalaman Pelanggan                            2025                           2024                                 2023

  Net Promotor Score                       2H 2025          1H 2025       2H 2024            1H 2024          2H 2023             1H 2023

  Telkomsel (mobile broadband)                51               51            47                   49             49                 53

  Kenaikan Poin                               0                4             -2                   0              -4                  -1



Tabel 39. NPS Digital Business 2023-2025


     Pengalaman Pelanggan                            2025                           2024                                 2023

  Net Promotor Score                       2H 2025          1H 2025                2H 2024                              2H 2023

  Telkom (Digital Business)                  45               43                      43                                  44

  Kenaikan Poin                               2                0                       -1                                  -




   144                                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 147
Pengalaman            Inklusivitas Digital dan         Penguatan Kapasitas           Kinerja Sosial
Pelanggan             Pelibatan Komunitas              Digital UMKM




       Layanan Inklusif


     Gambar 77. Layanan Penyandang Difabel di GraPARI oleh Telkomsel




                                                                       TelkomGroup juga memiliki komitmen beyond the
                                                                       number. Kami percaya bahwa semua pelanggan
                                                                       memiliki hak untuk mendapatkan pengalaman
                                                                       yang adil. Untuk itu, kami terus berdedikasi untuk
                                                                       menghadirkan layanan yang inklusif. Sejak tahun
                                                                       2023, Telkomsel telah menghadirkan layanan bagi
                                                                       pelanggan penyandang difabel dalam penyampaian

     keluhan. Telkomsel kini menyediakan Teman Tuli di 459 titik GraPARI di Indonesia yang memungkinkan pelanggan
     dengan gangguan pendengaran untuk berkomunikasi dengan staf GraPARI.
     Untuk mendukung inisiatif ini, Telkomsel berkolaborasi dengan Silang.id dalam memberikan pelatihan Bahasa
     Isyarat Indonesia (Bisindo) kepada petugas layanan. Dengan keahlian ini, staf dapat berkomunikasi lebih efektif
     dengan pelanggan penyandang difabel, menciptakan pengalaman yang lebih nyaman dan inklusif.




Inovasi Produk yang Bertanggung                                        Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Solusi
                                                                       Inovatif
Jawab
[OJK F.26]                                                             Telkom juga terus berinovasi dalam digitalisasi operasional
                                                                       dan solusi cerdas untuk meningkatkan pengalaman
Komitmen Telkom atas penyediaan produk dan layanan                     pelanggan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi
berfokus pada pemenuhan standar kualitas, keamanan                     kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk
data dan perangkat, serta dampak terhadap pengguna                     meningkatkan kualitas layanan yang lebih responsif,
yang dipertimbangkan mulai dari tahap perencanaan                      personal, dan relevan bagi pelanggan.
hingga peluncuran. Telkom memastikan bahwa setiap
produk yang dijual telah melalui proses uji keamanan dan               Telkom telah membentuk Satgas AI yang berperan
evaluasi menyeluruh. Hal ini dilakukan guna menjamin                   dalam merumuskan arah strategis pengembangan dan
keamanan pelanggan serta kepatuhan terhadap standar                    pemanfaatan AI di lingkungan perusahaan.
yang berlaku di Indonesia. Informasi lengkap tentang
produk tersedia pada panduan yang terdapat di setiap                   Sebagai bagian dari jaminan kualitas, penerapan AI di
perangkat elektronik dan layanan, serta dapat diakses                  Telkom juga berada dalam lingkup TIQA, yang mencakup
melalui situs resmi Telkom. [OJK F.27] [GRI 416-1]                     cyber patrol, vulnerability assessment, serta pengujian
                                                                       ketat untuk memastikan sistem memenuhi standar
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kualitas, Telkom                 keamanan dan pelindungan privasi pelanggan serta
telah menerapkan program Telkom Integrated Quality                     karyawan. Selain itu, untuk memitigasi risiko keamanan
Assurance (TIQA) untuk menjamin kualitas produk dan                    dan kedaulatan data pada tingkat operasional karyawan,
layanan bagi pelanggan. TIQA berfokus pada aspek                       Telkom mengembangkan platform Generative AI internal
purna jual dan kebijakan layanan pelanggan, memastikan                 perusahaan guna memastikan data dan dokumen
pengalaman terbaik bagi pengguna. Hingga saat ini,                     perusahaan tetap dikelola secara aman dalam lingkungan
Telkom belum pernah melakukan penarikan produk karena                  internal perusahaan.
alasan keamanan. [OJK F.28, F.29] [GRI 416-2]




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                 145
Page 148
04      Empower Our People                                   Keberagaman,
                                                             Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                           Kesehatan dan
                                                                                           Keselamatan Karyawan




Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas




Dukungan TelkomGroup dalam memajukan inklusi digital melibatkan perpaduan antara layanan, inovasi, serta
pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Fokus TJSL kami diarahkan
pada upaya memaksimalkan dampak positif dari model bisnis kami yang berbasis digital. Pendekatan ini menegaskan
bahwa kontribusi kami terhadap inklusi digital merupakan strategi yang secara terarah memperluas nilai sosial melalui
integrasi proses bisnis dan program TJSL.

Bisnis model TelkomGroup berkontribusi pada pemerataan akses digital di Indonesia. Kami berperan aktif untuk
mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan perluasan jaringan, terlebih ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar
(3T) sebagai komitmen inklusi digital dan pemerataan akses telekomunikasi.

Melalui program TJSL, Telkom mampu memperluas jangkauan kami kepada masyarakat hingga ke luar lingkup operasional
untuk mewujudkan Misi, Visi dan Purpose kami, yaitu memajukan kesejahteraan masyarakat melalui ekosistem dan talenta
digital. Semangat ini turut mendukung pilar Ekonomi Digital dan Masyarakat Digital untuk mewujudkan Visi Indonesia
Digital 2045.


Pendekatan Manajemen
[GRI 3-3]


Tanggung Jawab Pelibatan Masyarakat

Direktur Human Capital Management (HCM) bertanggung jawab untuk mengarahkan, menyetujui, dan memantau
pelaksanaan program TJSL Telkom. Pengelolaan operasional program TJSL didelegasikan kepada Unit Kerja Pengelola
Social Responsibility Center (SRC) yang mengembangkan strategi dan program, serta melaporkan kinerja dan capaian
program secara berkala setiap kuartal kepada Direktur HCM.




  146                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 149
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan      Penguatan Kapasitas          Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas           Digital UMKM




Inklusivitas Digital
[OJK F.23] [GRI 413-1]

Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap inisiatif Digital Connectivity, Telkomsel terus mendorong pemerataan inklusi
digital bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Hingga tahun 2025, Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi
dan Digital (Komdigi) telah memenuhi kewajiban untuk memperluas cakupan layanan 4G/LTE pada desa blank spot.
Pengembangan jaringan ini diprioritaskan pada pusat-pusat layanan publik, seperti kantor layanan pelanggan, lembaga
pemerintahan, fasilitas kesehatan, dan pusat pendidikan, sehingga berhasil menjangkau 368 desa blank spot. Upaya
tersebut secara keseluruhan turut mendorong perluasan akses layanan hingga mencakup 1.857 desa yang sebelumnya
belum terhubung. Secara nasional, jangkauan layanan Telkomsel kini telah melampaui 97% populasi Indonesia, diperkuat
oleh operasional 293.136 BTS pada tahun 2025 yang memastikan pemerataan kualitas layanan di seluruh wilayah Indonesia.


     Satelit untuk Semua


    Gambar 78. Konektivitas Satelit olehTelkomsat Mendukung Kegiatan
    Belajar-Mengajar di SMA Negeri 8 Halmahera Barat (Wilayah 3T)

                                                                                            Telkomsat pada tahun 2025
                                                                                            memperkuat perannya sebagai
                                                                                            penyedia solusi konektivitas
                                                                       berbasis luar angkasa. Strategi hybrid multi-orbit
                                                                       yang mengintegrasikan satelit Geostasioner (GEO)
                                                                       dan Low Earth Orbit (LEO) dengan dukungan Artificial
                                                                       Intelligence (AI) mendukung Telkomsat untuk
                                                                       memperluas akses digital di wilayah 3T. Implementasi
                                                                       strategi tersebut tidak hanya meningkatkan
                                                                       keandalan dan fleksibilitas layanan, tetapi juga
                                                                       memperkuat posisi Telkomsat sebagai mitra unggul

    dalam layanan publik digital, termasuk BTS USO, SPBE, dan pengembangan smart village.
    Sebagai bagian dari hilirisasi pemanfaatan teknologi, AI Telehealth dan PINISI diciptakan untuk mendukung
    sektor kesehatan dan maritim di daerah dengan keterbatasan akses layanan dasar 3T. Inisiatif ini memungkinkan
    peningkatan kualitas layanan kesehatan jarak jauh, keselamatan pelayaran, serta produktivitas masyarakat
    pesisir melalui pemanfaatan data dan analitik secara real time. Keberlanjutan program didukung oleh penguatan
    kapabilitas internal melalui Telkom AI Center of Excellence (CoE) serta kolaborasi dengan ISP lokal dan pemerintah
    daerah, sehingga ekosistem konektivitas yang inklusif dapat tumbuh secara berkelanjutan.




Pemberdayaan Masyarakat
[OJK F.25] [GRI 413-1]

Strategi TJSL Telkom
Kerangka perencanaan Program TJSL Telkom menggunakan tahapan strategic planning framework concept sebagaimana
tertuang pada Kebijakan internal terkait Sistem Perencanaan Strategis Perusahaan dengan memasukkan konsiderans
dari berbagai pemangku kepentingan, kinerja TJSL, dan analisis isu eksternal serta internal.
Model Penciptaan Nilai Kami
Telkom, melalui Unit Kerja Pengelola Social Responsibility Center (SRC), melibatkan dan berkomunikasi dengan
masyarakat untuk memahami kebutuhan mereka untuk mengembangkan program pemberdayaan yang berdaya guna
dan mampu mendukung kesejahteraannya. Melalui pendekatan pentahelix (kolaboratif), kami melibatkan pihak-pihak lain
yang turut memiliki semangat membangun masyarakat untuk mengidentifikasi aspirasi, masukan serta berkolaborasi
dalam pengembangan dan pelaksanaan program TJSL. Telkom menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk
pemerintah, BUMN, akademisi, komunitas, media, serta karyawan melalui employee volunteering program.



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                               147
Page 150
04        Empower Our People                                            Keberagaman,
                                                                        Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                         Kesehatan dan
                                                                                                         Keselamatan Karyawan




Tidak sekedar tanggung jawab, Telkom telah mengembangkan Strategi TJSL berbasis pendekatan Creating Shared Value
(CSV) oleh Porter & Kramer, di mana Strategi TJSL berfokus untuk memaksimalkan penciptaan dampak positif. Kami
memperkuat penciptaan nilai kami menggunakan apa yang kami kuasai–digital dan konektivitas–dipandu oleh strategi
bisnis dan komitmen keberlanjutan kami, GoZero%. Inklusi digital, pemenuhan kebutuhan pokok (khususnya, akses
pendidikan dan kesehatan) dan ketahanan iklim menjadi kebutuhan yang hendak TelkomGroup atasi melalui Strategi
TJSL 2025.


Gambar 79. Konsep CSV Telkom




                       Mempertemukan peluang bisnis dengan                                Memanfaatkan kompetensi inti Telkom,
                       social pain points terkait transformasi                            yaitu infrastruktur konektivitas, produk
                       digital Indonesia (literasi digital, UMKM,                         dan platform digital, serta pengembangan
                       pendidikan, inklusi dan ekosistem digital)                         talenta digital



                                                      Langkah penciptaan nilai

                            Pengembangan produk dan layanan digital yang menjawab kebutuhan sosial
                                       Merancang ulang produk dan pasar (CSV Tipe 1)

                          Penguatan ekosistem lokal (pendidikan, UMKM, dan komunitas) berbasis digital
                                      Mendorong pengembangan klaster lokal (CSV Tipe 3)




Strategi TJSL Telkom senantiasa disempurnakan setiap tahun melalui proses evaluasi berkala, masukan manajemen
serta para pemangku kepentingan kami. Efektivitas program TJSL diukur melalui tingkat partisipasi masyarakat,
indikator keberlanjutan proyek, serta dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan. Penjelasan rinci terkait kerangka CSV
Telkom terdapat pada Laporan Tahunan Telkom Tahun 2025.
SUSTAIN: Strategi TJSL 2025 Telkom
Strategi TJSL 2025 berakar pada 3 (tiga) pilar ESG yang diterjemahkan ke dalam program utama dan inisiatif pendukung
lainnya. Baik program utama, inisiatif pendukung, maupun program Anak Perusahaan yang bersinergi dengan Strategi
TJSL 2025 Telkom di bahas lebih lanjut pada bagian selanjutnya. Baik program utama, inisiatif pendukung, maupun
program Anak Perusahaan yang bersinergi dengan Strategi TJSL 2025 Telkom di bahas lebih lanjut pada bagian selanjutnya
dan di Laporan Tahunan Telkom Tahun 2025.

Tabel 40. Pencapaian TJSL Telkom pada Tahun 2025


               Pilar                                 Program Utama                            Pencapaian 2025             Dampak

 Sosial         • Uplift Impactful    • Literasi Digital       Digital Learning            495 titik sekolah           Peningkatan
                  Social                Inklusif               School                                                  literasi digital
                  Empowerment         • TPB 4
                  (Peningkatan                                 DigiUp                      1.471 peserta lulus
                  Pemberdayaan                                                             sertifikasi pelatihan
                  Sosial yang                                                              skillset
                  Berdampak)
                                                               Indonesia Digital           1.371 guru lulus
                                                               Learning                    pelatihan dan sertifikasi
                                                                                           peningkatan kualitas
                                                                                           pendidikan




   148                                                                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 151
Pengalaman              Inklusivitas Digital dan            Penguatan Kapasitas          Kinerja Sosial
Pelanggan               Pelibatan Komunitas                 Digital UMKM




                Pilar                                    Program Utama                         Pencapaian 2025             Dampak

 Ekonomi         • Strengthen             • Pertumbuhan            Penguatan kapasitas      • 1.895 SSL untuk UMKM      12,6% UMK Naik
                   MSME Digital             UMKM Digital           bisnis UMKM melalui      • 5.596 registrasi          Kelas
                   Capacity               • TPB 8                  pembinaan digital          pengguna Kasir Aja
                   (Penguatan
                                                                                            • 1.416 pengguna yang
                   Kapasitas Digital
                                                                                              mengikuti orientasi
                   UMKM)
                                                                                              PaDi UMKM

                                                                   Pelatihan dan            • 451.000 hibah
                                                                   sertifikasi UMKM           kemasan packfest
                                                                                            • 2.512 sertifikasi Halal
                                                                                            • 10.257 pendampingan
                                                                                              NIB atau PIRT
                                                                                            • 2.220 pameran
                                                                                            • 146 UMK Go Global

                                                                   Penagihan Pinjaman       141,5% collection target
                                                                   Pendanaan UMKM           RKA

 Lingkungan      • Setup                  • Carbon offset          Konservasi dan           80.800 pohon ditanam        Peningkatan
                   Sustainable Net        • TPB 15                 revegetasi hutan                                     stok karbon
                   Zero Initiatives                                binaan
                   (Pengembangan
                   Inisiatif Net Zero     • Aksi Perubahan         Penanaman lahan          95.911 pohon ditanam
                   Berkelanjutan)           Iklim                  mangrove dan lamun
                                          • TPB 13, 14
                                                                   Penanaman terumbu        760 substrat ditanam
                                                                   karang


Langkah Transformasi TJSL Telkom

Transformasi strategi TelkomGroup turut mendorong transformasi atas tata kelola, proses dan kapabilitas TJSL yang
dituangkan dalam Strategi TJSL 2025, yang kemudian strategi tersebut berperan sebagai enabler dan penyempurnaan
atas mekanisme tata kelola saat ini.


Gambar 80. Strategi TJSL 2025: Pilar Hukum dan Tata Kelola



    Transform Effective CSR              Amplify CSR Branding                 Intensify CSR                  Nurture Innovation
          Governance                      and Communication               Operational Excellence                  Culture
    Transformasi Tata Kelola            Penguatan Branding dan           Intensifikasi Keunggulan          Pengembangan Budaya
       TJSL yang Efektif                   Komunikasi TJSL                   Operasional CSR                      Inovasi

     Menjaga akuntabilitas              Mengaktivasi publikasi           Memperkuat transformasi          Memelihara budaya inovasi
     pengelolaan program TJSL,          pelaksanaan program TJSL         digitisasi dan digitalisasi      dalam pengelolaan program
     implementasi manajemen             dengan mengutamakan              pengelolaan program              TJSL sebagai identitas
     risiko serta kepatuhan             komunikasi dari aspek            TJSL melalui peningkatan         penciptaan nilai tambah
     melalui perbaikan kualitas         dampak program TJSL              dan pemeliharaan sistem          yang berkelanjutan
     dan evaluasi tata kelola,          melalui kemitraan/               informasi, pemanfaatan
     serta pengawalan poses             kolaborasi multi pihak.          data analytics dan decision
     audit dan pelaporan                                                 support dalam pengambilan
     manajemen.                                                          keputusan strategis




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                        149
Page 152
04       Empower Our People                                             Keberagaman,
                                                                        Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                         Kesehatan dan
                                                                                                         Keselamatan Karyawan




Telkom melakukan sosialisasi core values dan aktivasi budaya Perusahaan untuk mendorong perilaku yang bertanggung
jawab secara sosial dan lingkungan pada seluruh insan TelkomGroup. Telkom juga melibatkan karyawan dalam kegiatan
TJSL melalui program social project karyawan dengan nama Telkom Employee Social Activity (TESA) sebagai wadah
aktivitas 1 employee 1 social activity.
Pencapaian Program TJSL Berbasis Dampak
Telkom setiap tahunnya mengevaluasi dampak program TJSL yang diukur secara terintegrasi menggunakan metode
Social Return on Investment (SROI), CSR (TJSL) Index, Net Promoter Score (NPS), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
Metode ini digunakan untuk memastikan bahwa program TJSL yang dijalankan memberikan nilai tambah yang nyata
bagi masyarakat. Capaian ini mencerminkan keberhasilan program dalam menciptakan manfaat sosial, lingkungan dan
ekonomi bagi para pemangku kepentingan.


Tabel 41. Skor TJSL Index, NPS dan IKM Program Utama TJSL 2025 Telkom


         Metrik                      2025                      2024                           2023                   Rata-rata

                                                                                                                  85,60 (Completely
 TJSL Index                 87,87 (Completely High)    85,10 (Completely High)      83,84 (Completely High)
                                                                                                                        High)

 Net Promoter Score
                                74,36 (Passive)            74,90 (Passive)              63,31 (Detractors)          70,85 (Passive)
 (NPS)

 Indeks Kepuasan
                               90,17 (Excellent)            87,70 (Good)                  85,07 (Good)               87,65 (Good)
 Masyarakat (IKM)



Telkom juga berhasil mencatatkan skor CSR (TJSL) Index sebesar 87,87 pada tahun 2025. Capaian ini menempatkan
kegiatan TJSL Telkom pada kategori baik atau completely high, yang menunjukkan pengaruh positif terhadap citra
perusahaan. Peningkatan ini didorong oleh persepsi positif dari penerima manfaat, UMKM binaan, dan masyarakat sekitar
terhadap program TJSL Telkom.
Keberhasilan program TJSL dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat juga diukur melalui Net Promoter Score
(NPS). Hasil pengukuran NPS pada tahun 2025 mencapai 74,36 yang mencerminkan tingkat kepercayaan dan kepuasan
masyarakat yang tinggi dalam merekomendasikan produk dan layanan Telkom. Sehingga, program TJSL Telkom tidak
hanya memberikan manfaat sosial tetapi juga mendukung loyalitas pelanggan terhadap produk dan layanan Perusahaan.
Telkom juga meraih skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 90,17 yang mencerminkan tingkat kepuasan tinggi
dari responden atau penerima manfaat terhadap berbagai program TJSL yang telah Telkom laksanakan.




   150                                                                                               PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 153
Pengalaman                 Inklusivitas Digital dan      Penguatan Kapasitas           Kinerja Sosial
Pelanggan                  Pelibatan Komunitas           Digital UMKM




Rincian hasil penilaian atas program utama disajikan pada tabel berikut.

Tabel 42. Skor Program Utama TJSL 2025 Telkom


                        Program                       TJSL Index               NPS                      IKM     SROI

 Program Indonesia Digital Learning                      77,79                 65,0                     84,50   2,96

 Program DigiUp                                         88,47                  89,81                    97,83   1,20

 Program Digital Learning School                        88,43                  73,53                    87,29   1,57

 Program Pemberdayaan Disabilitas                       88,07                  64,45                    88,59   4,24

 Program UMK Go Modern                                  88,48                  60,0                     91,79   5,04

 Program Green & Blue Carbon                            97,73                  100,0                    97,34   6,29

 Program Sarana Air Bersih & Sanitasi                    91,23                 83,33                    91,54   2,26

 Program Pengelolaan Limbah                              81,76                 50,0                     84,06   1,81

 Program Stunting Action Hub                            87,95                  83,33                    89,96   1,37

 Program TESA                                           84,74                  74,19                    86,41   0,63


Per 31 Desember 2025, total investasi Telkom pada empat pilar TJSL mencapai Rp169,3 miliar, atau sekitar 99% dari
alokasi yang direncanakan sebesar Rp170 miliar.


Tabel 43. Investasi Program TJSL Tahun 2025


 No                               Pilar TJSL                                                 Realisasi (Rp)
 1       Pilar Sosial                                                                         43.876.496.715

 2       Pilar Ekonomi                                                                       75.003.431.207

 3       Pilar Lingkungan                                                                     47.293.146.390

 4       Pilar Hukum dan Tata Kelola                                                          3.139.258.468

 Total                                                                                       169.312.332.780



Peningkatan Pemberdayaan Sosial yang Berdampak
Digital Learning School dan Cybersecurity Awareness
Telkom berkomitmen memperluas akses pembelajaran digital bagi sekolah dan siswa melalui penyediaan aplikasi belajar,
internet, perangkat komputer, serta peningkatan keterampilan TIK, terutama di wilayah 3T. Program Digital Learning
School telah berjalan sejak 2021, sementara inisiatif Cybersecurity Awareness telah diimplementasikan sejak 2024. Pada
tahun 2025, dukungan infrastruktur digital meningkat menjadi 495 sekolah, dibandingkan 472 sekolah pada 2024, tersebar
di 27 provinsi. Peningkatan ini berdampak signifikan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 35.380 siswa, naik dari
30.100 siswa pada tahun 2024.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                             151
Page 154
04    Empower Our People                                      Keberagaman,
                                                              Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                            Kesehatan dan
                                                                                            Keselamatan Karyawan




  MitraKidz DigiCamp 2025


                               Pada tahun 2025, Mitratel menyelenggarakan MitraKidz DigiCamp 2025, sebuah
                               program literasi digital bagi anak-anak karyawan Mitratel berusia 7–12 tahun
                               yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman teknologi sejak dini sekaligus
                               menanamkan karakter positif dan nilai keberlanjutan. Program yang berlangsung
 secara hybrid di Telkom Landmark Tower ini diikuti oleh 40 anak dan menghadirkan pelatihan pemrograman
 dasar melalui Scratch, pengembangan soft skill, serta sesi inagurasi bersama mentor dan figur inspiratif dari
 industri teknologi. Survei pada orangtua dan peserta juga menunjukkan bahwa jadwal dan durasi kegiatan
 sudah sesuai dengan yang mereka ekspektasikan. Melalui inisiatif ini, Mitratel memperkuat kontribusi sosial
 perusahaan dengan mendorong akses inklusif terhadap pendidikan digital, membangun kedekatan dengan
 komunitas sekitar, dan menegaskan komitmen ESG perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang
 bagi ekosistem digital dan masyarakat.


        Sunaryo




        “
        (orangtua peserta)

                  Melalui kegiatan ini anak saya dapat membuat permainannya sendiri sesuai minat dan
                  bakatnya serta dapat sedikit memahami tata cara dalam pembuatan permainan dari
                  pemrograman dengan sederhana, karena dari awal belum pernah mengikuti kegiatan atau
                  bimbingan belajar pemrograman dan sekarang mengikuti Digicamp anak saya menunjukan
                  sedikit pengetahuan tentang seru nya bermain sambil belajar bersama koding Digicamp ini.



 Gambar 81. Pelatihan Pemrograman dasar: MitraKidz DigiCamp




  Internet BAIK

                                     Internet BAIK merupakan inisiatif literasi digital Telkomsel yang ditujukan
                                     bagi pelajar Indonesia, khususnya siswa sekolah menengah, dengan fokus
                                     pada pengembangan keterampilan digital, pemahaman perilaku pembelajaran
                                     daring yang bertanggung jawab, serta penggunaan internet secara aman.

 Program ini mencakup seminar inspiratif dan talk show interaktif, bootcamp luring dan daring, sesi mentoring,
 hingga pameran proyek. Pada penyelenggaraan seri ke-9 dengan tema “Ignite Idea, Unleash Creativity”, kegiatan
 dilaksanakan di empat kota, yaitu Bogor, Madiun, Purwokerto, dan Gresik, serta melibatkan 10.185 peserta dari
 26 provinsi dan 152 sekolah, yang terdiri atas 9.517 siswa dan 668 guru. Selain itu, program ini menghadirkan
 lokakarya interaktif bertema kecerdasan artifisial (AI) dan bootcamp hybrid dengan tiga jalur pembelajaran,
 yaitu BizTech, Creativity, dan Genius. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan pendampingan
 terstruktur, peserta menghasilkan 109 karya digital berbasis AI, yang mencakup antara lain prototipe diagnostik
 medis berbasis machine learning, pemetaan perikanan berbasis location intelligence, alat digital untuk
 penanganan misinformasi, serta konten edukasi berbasis AI.




152                                                                                     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 155
Pengalaman             Inklusivitas Digital dan          Penguatan Kapasitas              Kinerja Sosial
Pelanggan              Pelibatan Komunitas               Digital UMKM




DigiUp: Pembekalan Keterampilan Digital bagi Siswa                       Indonesia Digital Learning: Sertifikasi Guru
SMA/SMK
                                                                         Sejak 2014, Telkom menyediakan pelatihan dan sertifikasi
Telkom DigiUp merupakan inisiatif pengembangan                           untuk meningkatkan kompetensi guru melalui kerja sama
talenta digital bagi siswa SMA/SMK untuk memperoleh                      dengan dinas pendidikan daerah, PGRI, dan perguruan
sertifikasi nasional yang sesuai kebutuhan industri                      tinggi guna mendukung penguatan kemampuan mengajar
digital. Program yang berjalan sejak 2022 ini dilaksanakan               berbasis digital. Pada tahun 2025, terdapat dua cakupan
melalui kolaborasi dengan dinas pendidikan daerah,                       pelatihan bagi guru, yaitu pelatihan peningkatan
perguruan tinggi, lembaga sertifikasi, serta kerja sama                  kompetensi guru dan peningkatan kualitas pendidikan
Unit Kerja Pengelola Social Responsibility Center (SRC)                  guru     melalui pemanfaatan aplikasi digital PIJAR.
dan Yayasan Pendidikan Telkom. Pada tahun 2025, Telkom                   Sebanyak 1.371 guru mengikuti pelatihan di 7 lokasi yang
mempersiapkan talenta digital untuk berkompeten di 5                     tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat,
bidang, seperti junior graphic designer, junior multimedia               Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Riau. Jangkauan lokasi
designer, junior network admin, junior web developer,                    program meningkat dari hanya 3 provinsi (Jawa Timur,
dan junior web programmer. Jumlah peserta pelatihan                      Banten, dan Jawa Barat) pada 2024.
mencapai 1.598 siswa, dengan 92% di antaranya atau
setara 1.471 siswa berhasil lulus .


       i-Chat 2.0: Platform Pendidikan Digital untuk Disabilitas Tuli dan Disabilitas Wicara


      Gambar 82. Pelatihan Indonesia Digital Learning dan Peluncuran Fitur i-Chat 2.0 di Yogyakarta

                                                                         Pada 26 Juni 2025, Telkom meluncurkan i-Chat
                                                                         2.0 (I Can Hear and Talk), sebuah platform digital
                                                                         pembelajaran bahasa isyarat yang dirancang khusus
                                                                         bagi anak-anak penyandang disabilitas tuli dan
                                                                         disabilitas wicara. Kegiatan ini berlangsung dalam
                                                                         momentum pelatihan Indonesia Digital Learning (IDL)
                                                                         yang diselenggarakan di Yogyakarta, dihadiri oleh
                                                                         lebih dari 100 guru dari berbagai Sekolah Luar Biasa
                                                                         (SLB) setempat.

     Nama i-Chat sendiri merupakan singkatan dari “I Can Hear and Talk”, yang mencerminkan semangat inklusif
     bahwa setiap anak berhak untuk mendapatkan akses belajar. I-Chat 2.0 merupakan hasil pengembangan dari
     versi pertama yang sudah disebarluaskan selama hampir 15 tahun terakhir. i-Chat 2.0 hadir sebagai respons
     nyata terhadap tantangan komunikasi dan akses belajar yang masih dihadapi peserta didik disabilitas tuli dan
     disabilitas wicara. Platform ini mendukung guru SLB untuk mengakses dan menyampaikan materi pelajaran
     dengan bantuan visual, video isyarat berbasis Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), serta alat bantu belajar
     lain yang ramah bagi anak dengan hambatan pendengaran. Kehadiran i-Chat 2.0 bukan sekadar meluncurkan
     fitur terbaru, melainkan simbol dari langkah konkret Telkom dalam menghadirkan inovasi yang merangkul
     seluruh anak bangsa.




Ekosistem Digital Inklusif bagi Kelompok Difabel
Komitmen Telkom terhadap pendidikan inklusif diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur dan peningkatan literasi
digital bagi penyandang disabilitas untuk memperluas akses mereka terhadap pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi
digital. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Sepanjang 2025, sebanyak
778 penyandang disabilitas telah mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas digital yang telah berlangsung sejak 2021.
Program ini menjangkau peserta dari 81 komunitas difabel dan berbagai wilayah Indonesia, termasuk Daerah Istimewa
Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Utara. Program ini memiliki SROI sebesar 1:4,24 yang
diukur pada tahun 2025.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                 153
Page 156
04      Empower Our People                                                Keberagaman,
                                                                          Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                        Kesehatan dan
                                                                                                        Keselamatan Karyawan




      RiseAble: Memajukan UMKM Disabilitas untuk Tumbuh di Era Ekonomi Digital

    Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, akses kerja bagi penyandang disabilitas masih menjadi
    tantangan di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia menghadirkan RiseAble, sebuah
    program pemberdayaan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas UMKM disabilitas agar mampu bersaing
    di era digital. RiseAble lahir dari keyakinan bahwa setiap individu berhak atas akses, ruang, dan dukungan untuk
    berkembang.
    Diselenggarakan pada 5–7 November 2025 di House of Arsenia Tondano, Jakarta Selatan, program ini
    mempertemukan 60 peserta disabilitas dari Jabodetabek untuk mengikuti pelatihan intensif yang fokus pada
    keterampilan usaha digital, literasi bisnis, dan strategi pengembangan produk. Tidak berhenti di pelatihan,
    peserta RiseAble akan terhubung ke pooling mitra, memungkinkan perusahaan dan publik untuk menjangkau
    produk maupun jasa karya UMKM disabilitas secara lebih mudah dan inklusif. Dengan RiseAble, Telkom Indonesia
    terus memperkuat visi untuk menciptakan ekosistem digital yang membuka jalan bagi semua kalangan, termasuk
    penyandang disabilitas, untuk berkembang.
    “RiseAble adalah langkah Telkom Indonesia membuka ruang yang inklusif agar talenta disabilitas dapat tumbuh
    dan mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital. Inklusi adalah bagian penting dari transformasi digital
    Indonesia” – Hery Susanto, Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia.


     Gambar 83. Pelatihan Intensif Disabilitas: RiseAble oleh Telkom Indonesia




Bootcamp Digital Empowering for Women

Telkom berkomitmen mendukung perempuan, ibu rumah tangga, dan komunitas perempuan dalam berwirausaha untuk
meningkatkan ekonomi keluarga melalui pelatihan dan pendampingan. Pada tahun 2025, untuk pertama kalinya, sebanyak
1.381 orang menerima bantuan dalam berbagai program, termasuk pelatihan digital program live streaming di platform
Tiktok, program literasi hukum dan digital untuk korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Bandung,
hingga pelatihan batik tulis dan cap di Jawa Tengah. Program ini membantu membekali para peserta dengan keterampilan
digital, mulai dari ideasi hingga strategi pemasaran, sehingga mereka dapat lebih mandiri dan berdaya saing.




  154                                                                                               PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 157
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan            Penguatan Kapasitas               Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas                 Digital UMKM




      Lari untuk Berbagi

     Digiland Run 2025
     Digiland Run 2025 berhasil diselenggarakan oleh Telkom dengan melibatkan 12.500 pelari pada kategori
     half marathon, 10K, dan 5K yang melintasi kawasan utama Jakarta, termasuk Gelora Bung Karno, Jalan Asia
     Afrika, Gatot Subroto, dan Sudirman, serta mencatat peningkatan partisipasi sekitar 25% dibandingkan tahun
     sebelumnya.
     Mengusung tema Elevating Your Future, Digiland 2025 memadukan olahraga, hiburan, donasi sosial, dan edukasi
     melalui rangkaian kegiatan terintegrasi yang juga melibatkan UMKM dan masyarakat luas.
     Komitmen keberlanjutan GoZero% turut diimplementasikan dalam acara ini melalui berbagai inisiatif, seperti
     penggunaan jersey berbahan daur ulang, edukasi pengelolaan sampah, serta konversi jarak lari yaitu setiap 1 km
     dikonversikan menjadi donasi paket data pendidikan Telkomsel sebesar 1 GB bagi wilayah pelosok Indonesia.
     Inisiatif ini memiliki total kontribusi mencapai 111.500 GB. Selain itu, TelkomGroup juga memberikan dukungan
     berupa layanan IndiHome dan perangkat komputer (PC) bagi sekolah-sekolah di wilayah 3T.
     Sebagai bagian dari pengelolaan dampak lingkungan, Telkom menghitung emisi yang dihasilkan dari program
     Digiland dengan menggandeng Jejakin untuk mengukur jejak karbon. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa
     total emisi dari Digiland Run 2025 mencapai 144,04 ton CO2e. Data ini kemudian menjadi dasar dalam penyusunan
     strategi kompensasi emisi Telkom sepanjang 2025. Berdasarkan hasil estimasi, Telkom membutuhkan sekitar
     15.969 pohon mangrove dengan masa serap karbon selama tiga tahun untuk menyeimbangkan emisi tersebut.
     Adapun realisasi penanaman mangrove pada 2025 disajikan pada bagian Save Our Planet.

    Gambar 84. GoZero% Sustainabiliy Action Booth di Digiland Run 2025




    Gambar 85. Peta Distribusi Penerima Program Bantuan Kuota Data Pendidikan Telkomsel dari Program Digiland Run 2025


        Nias                     Nunukan                              Siau Tagulandang Biaro                                       Pulau Morotai
        (Sumatera                (Kalimantan Utara)                   (Sulawesi Utara)                                            (Maluku Utara)
        Utara)
                                                                               Kepulauan Sangihe                             Halmahera Utara
                                Bengkayang
                                                                               (Sulawesi Utara)                                (Maluku Utara)
                                (Kalimantan Barat)
                                                                                                                             Halmahera Barat
                                                                                                                               (Maluku Utara)

                                                                                                                            Halmahera Timur
                                                                                                                               (Maluku Utara)




             Mentawai
             (Sumatera Barat)
                                                                                                     Wakatobi
                  Tanggamus                                                                          (Sulawesi Tenggara)
                  (Lampung)                                                                                                           Halmahera
                                                                                                                      Merauke            Tengah
                                                     Sikka   Kupang     Muna Barat        Buton Utara           (Papua Selatan)    (Maluku Utara)
                                                     (NTT)   (NTT)      (Sulawesi         (Sulawesi
                                                                        Tenggara)         Tenggara)




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                         155
Page 158
04      Empower Our People                                        Keberagaman,
                                                                  Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                Kesehatan dan
                                                                                                Keselamatan Karyawan




    Mitratel MOVES
    Mitratel di tahun 2025 meluncurkan gerakan olahraga berbasis donasi bertajuk
    Mitratel MOVES dengan tema “Bikin Bergerak, Hidup Lebih Berarti”, yang
    diperkenalkan di Gelora Bung Karno, Jakarta. Program ini mendorong karyawan
    untuk aktif berolahraga dan berdonasi. Setiap langkah yang dicatat melalui
    aplikasi MOVES dikonversi menjadi donasi sebesar Rp1 untuk mendukung program lingkungan, pendidikan, dan
    kesehatan. Selain meningkatkan kesehatan dan kebugaran, inisiatif ini turut mendukung pengurangan emisi
    karbon melalui dorongan penggunaan transportasi umum dan aktivitas berjalan kaki. Kegiatan ini diikuti oleh
    seluruh karyawan Mitratel (679 orang) dengan total langkah yang dikonversi sepanjang tahun 2025 sebanyak
    Rp 478.350.963 ,- yang digunakan untuk program TJSL PLTS di 5 desa tertinggal berkolaborasi dengan Telkom

    Gambar 86. Gerakan Olahraga berbasis Donasi: Mitratel MOVES




Innovillage: Program Inkubasi Sociodigipreneurship                Digistar

Program Innovillage mendorong sinergi antara industri,            Program Digistar merupakan program komprehensif
perguruan tinggi serta mahasiswa sebagai agen perubahan           yang ditujukan bagi mahasiswa dan fresh graduate,
untuk mengembangkan talenta digital yang berdampak                dengan melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk
pada perbaikan sosial bagi masyarakat, sekaligus                  universitas, instansi, lembaga, komunitas edu-tech, serta
mencetak talenta untuk memenuhi kebutuhan industri                perusahaan teknologi global.
digital. Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya
solusi inovatif yang menjawab tantangan masyarakat,               Digistar dirancang untuk mengembangkan potensi
khususnya pada bidang pendidikan, lingkungan, dan                 talenta muda secara end-to-end dan berkelanjutan
pemberdayaan ekonomi lokal. Program ini menjadi salah             dengan berpedoman pada EVP perusahaan “Learn, Grow,
satu langkah penciptaan nilai bersama melalui penguatan           Contribute to Indonesia: A Great Place to Elevate Global
ekosistem lokal (CSV tipe 3) dengan mengintegrasikan              Leaders”. Perjalanan talenta muda bersama Digistar
inovasi sosial dan pengembangan sumber daya manusia.              dimulai dari tahap awareness dan identifikasi melalui
                                                                  kunjungan/roadshow para talent perusahaan ke kampus-
Melalui Innovillage, Telkom memfasilitasi pengembangan            kampus, komunitas termasuk diaspora.
ide, pendampingan, serta implementasi solusi berbasis
digital dan teknologi tepat guna yang aplikatif dan               Pada tahap selanjutnya, talenta terpilih berkesempatan
berkelanjutan. Inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada        untuk memperoleh pengembangan hard skills dan soft
tahap konseptual, tetapi diimplementasikan langsung               skills melalui bimbingan mentor yang ahli di bidangnya,
di masyarakat, sehingga memberikan manfaat nyata                  mendapatkan pengalaman kerja (real work experience)
sekaligus meningkatkan kapasitas inovasi generasi muda.           melalui kegiatan magang, serta dapat berkolaborasi
                                                                  dengan berbagai komunitas untuk meningkatkan
Antusiasme mahasiswa tercermin dari tingginya jumlah              keterampilan dan koneksi. Sebagai langkah lanjutan,
peserta Innovillage seri ke-6 yang mencapai 4.555                 alumni Digistar dapat bergabung dengan Digistar Club,
mahasiswa pada 2025. Telkom telah memberikan                      yang merupakan komunitas eksklusif yang menjadi wadah
pendanaan untuk 195 invoasi sosial dan berhasil                   untuk terus belajar, bertumbuh, dan berkontribusi dalam
mengimplementasikan 63 inovasi yang menjangkau                    membangun ekosistem talenta digital yang unggul.
187 desa. Program ini memberikan manfaat bagi 26.397
penduduk di berbagai provinsi dan kabupaten/kota.


  156                                                                                       PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 159
Pengalaman             Inklusivitas Digital dan        Penguatan Kapasitas             Kinerja Sosial
Pelanggan              Pelibatan Komunitas             Digital UMKM




Berikut 6 (enam) sub-program utama Digistar yang                      Digistar Class
dirancang untuk mengakselerasi pengembangan potensi
talenta masa depan:                                                   Program mentoring intensif untuk mengembangkan
                                                                      keterampilan teknis (hard skills) dan interpersonal (soft
Digistar Story                                                        skills) bagi mahasiswa dan fresh graduate, dengan
                                                                      bimbingan dari talenta terbaik di TelkomGroup.
Program untuk membangun narasi branding di media
sosial yang membahas berbagai topik seperti budaya                    Digistar Internship
kerja, digital mindset, new ways of working in digital
era, career preparation, keberagaman, serta tips untuk                Program magang untuk memberikan pengalaman kerja
menghadapi rekrutmen.                                                 nyata bagi talenta potensial.

Digistar Connect                                                      Digistar Club

Program roadshow dan kunjungan, baik secara daring                    Komunitas eksklusif yang dirancang untuk para alumni
maupun luring, ke kampus-kampus dan komunitas,                        program Digistar, dengan menyediakan berbagai student
termasuk diaspora. Kegiatan ini dilaksankaan dalam                    club sesuai minat dan skill yang ingin dikembangkan.
bentuk diskusi interaktif (talkshow) yang secara khusus
ditujukan untuk berbagi pengalaman dari para talent                   Dalam kurun waktu 5 tahun pelaksanaannya, Digistar
Telkom kepada para mahasiswa mengenai pentingnya                      telah melibatkan lebih dari 95.000 talenta muda Indonesia
memiliki kompetensi digital dan inovasi untuk turut                   untuk meningkatkan kompetensi digital sehingga
mendukung transformasi digital Indonesia.                             mampu berdaya saing, membuka peluang digitalisasi
                                                                      di berbagai industri dan memperkuat ekosistem digital
Digistar Community                                                    guna mendukung transformasi digital bangsa menuju visi
                                                                      Indonesia Emas 2045.
Program kolaborasi dengan komunitas-komunitas
yang bergerak di bidang teknologi edukasi (edu-tech),
keterampilan digital, dan kepemudaan yang sejalan
dengan nilai-nilai Telkom, untuk membangun sinergi
percepatan transformasi digital.


Gambar 87. Program Komprehensif untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate melalui Digistar




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                              157
Page 160
04      Empower Our People                                       Keberagaman,
                                                                 Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                    Kesehatan dan
                                                                                                    Keselamatan Karyawan




Penguatan Kapasitas Digital UMKM
Framework Program Pembinaan UMK
Telkom memahami kebutuhan para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) akan bimbingan dalam standarisasi pengembangan
produk, kualitas, pemanfaatan teknologi dan manajemen, serta akses ke pasar yang lebih luas dan akses permodalan. Untuk
merespon kebutuhan tersebut, Program Pembinaan UMK dilaksanakan melalui pendekatan 3C, yaitu access to capital,
access to competence, dan access to commerce yang diterjemahkan ke dalam Framework Program Pembinaan UMK.


Gambar 88. Kerangka Kerja Pengembangan UMK




                                     Pengemasan Produk                           Digitalisasi
                                     (Product Packaging)                         (Digitalisation)


                                                                                                      Orientasi Daring
              Dukungan Legal                                                                          (Online Onboarding)
              (Legal Assistance)
                                                  Framework
                                              Pengembangan UMK
                      Pameran                                                                         Pelatihan
                      (Exhibition)                                                                    (Training)
                                                           Jejaring Kerja Sama
                                                           (Networking)




  158                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 161
Pengalaman           Inklusivitas Digital dan    Penguatan Kapasitas        Kinerja Sosial
Pelanggan            Pelibatan Komunitas         Digital UMKM




Peningkatan akses UMK terhadap layanan keuangan                Kegiatan penyaluran dana dilakukan bekerja sama dengan
(access to capital) dilaksanakan melalui Program               BRI sesuai surat S-721/MBU/11/2022. Telkom berfokus
Pendanaan UMK. Melalui program tersebut, Telkom                pada penagihan dan pembinaan UMK yang dilaksanakan
mendukung penguatan kapasitas UMK Binaan menuju UMK            oleh tim monitoring dan tim penagihan. Kegiatan
yang tangguh dan mandiri sehingga dapat berkontribusi          sosialisasi berfokus untuk mengedukasi mitra binaan
terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan           tentang mekanisme pembayaran digital (seperti, melalui
nilai tambah Perusahaan.                                       virtual account). Pengelolaan program ini juga diperkuat
                                                               dengan proses digitalisasi, sehingga memudahkan UMK
Penguatan kompetensi UMK (access to competence)                dalam mengakses pengajuan pinjaman, melakukan
dilaksanakan melalui pelatihan dan bimbingan UMK               pemantauan dan mendapatkan informasi atas riwayat
untuk mendukung modernisasi proses bisnis internal             angsuran.
UMK. Kegiatan tersebut didukung oleh program unggulan
Telkom, Go Modern dan Go Digital, yang berfokus pada           Selama tahun 2025, Telkom telah menyalurkan Rp50 miliar
penguatan proses pengelolaan bisnis dan digitalisasi           kepada 1.140 UMK.
melalui penggunaan aplikasi serta platform digital.
                                                               Go Modern
Telkom juga mendukung akselerasi promosi produk UMK
(access to commerce) melalui program Go Online dan Go          Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
Global. Melalui marketplace maupun virtual expo, para          produk UMK dengan memberikan pendampingan dalam
pelaku UMK dapat mengakses pasar tanpa harus membuka           registrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui lembaga
gerai secara fisik. Program tersebut juga mendorong            Online Single Submission (OSS). Selain itu, Telkom juga
ekspansi UMK ke pasar digital dan internasional.               membantu UMK dalam memperoleh Sertifikasi Produksi
                                                               Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan Sertifikasi
Melalui Program Pembinaan UMK, Telkom beraspirasi              Halal, guna memastikan standar kualitas dan daya saing
untuk menciptakan dampak bagi bisnis UMK Binaan yang           produk di pasar. Berdasarkan pengukuran SROI, program
diterjemahkan ke dalam target UMK Naik Kelas, yang             ini menunjukkan rasio 1:5,04.
dinilai berdasarkan peningkatan omzet, jumlah tenaga
kerja, serta pertumbuhan aset. Telkom menargetkan              Selain sertifikasi, Telkom turut memberikan pelatihan
peningkatan 10% setiap tahun untuk jumlah UMK binaan           digital marketing bagi pemula, pengembangan keahlian
yang berhasil naik kelas. Pada tahun 2025, Telkom berhasil     teknis UMK, serta program Rumah Kemasan (PackFest)
melampaui sasaran tersebut dengan capaian 12,6% UMK            untuk membantu 657 UMK meningkatkan daya tarik
Naik Kelas.                                                    produk melalui kemasan yang lebih profesional.

Program Pendanaan UMK                                          Sepanjang tahun 2025, semakin banyak UMK yang
                                                               mendapatkan dukungan untuk berkembang melalui
Program Pendanaan UMK bertujuan untuk meningkatkan             program Go Modern. Dari tahun ke tahun, upaya
pendapatan UMK melalui pemberian bantuan berupa                ini menunjukkan hasil nyata, dengan 24.646 UMK
pinjaman modal dengan tingkat jasa administrasi yang           mendapatkan pembinaan, meningkat dari 18.102 UMK
relatif rendah. Bidang usaha UMK Binaan meliputi berbagai      pada 2024.
sektor seperti perdagangan, peternakan, perkebunan,
perikanan, pertanian, jasa, dan lain-lain.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      159
Page 162
04      Empower Our People                                    Keberagaman,
                                                              Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                            Kesehatan dan
                                                                                            Keselamatan Karyawan




Bagi banyak pelaku UMK, memiliki legalitas usaha adalah       pelatihan digital marketing tingkat menengah, yang
langkah awal menuju pertumbuhan yang lebih besar.             membantu mereka mengoptimalkan strategi promosi
Tahun ini, 10.257 UMK berhasil memperoleh sertifikasi         secara daring.
NIB. Selain itu, 2.032,0 UMK mendapatkan sertifikat halal
dan SPP-IRT.                                                  Pada tahun 2025, sebanyak 24.263 UMK menerima
                                                              manfaat dari program ini, menunjukkan peningkatan
Tak hanya legalitas, peningkatan keterampilan juga            penerima manfaat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024.
menjadi fokus utama. Sebanyak 4.909 UMK mengikuti             Dukungan ini memperkuat daya saing UMK di era digital.
pelatihan teknis untuk meningkatkan kualitas produk dan
layanan mereka, melonjak dibandingkan hanya 2.581 UMK         Go Online
pada tahun 2024. Kesempatan untuk memasarkan produk
pun semakin luas, dengan 545 UMK berpartisipasi dalam         Program ini bertujuan mendukung digitalisasi UMKM
mini bazar dan pameran, memperkenalkan produk mereka          untuk meningkatkan penjualan online.            Telkom
kepada pasar yang lebih besar.                                menyelenggarakan roadshow pelatihan Go Online
                                                              di berbagai Rumah BUMN Telkom di Indonesia,
Dengan semakin banyak UMK yang naik kelas, program            berkolaborasi dengan Tokopedia untuk membantu UMKM
ini terus membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk         memanfaatkan fitur marketplace guna meningkatkan
menjadi lebih mandiri, kompetitif, dan siap bersaing di era   traffic dan penjualan. Sepanjang 2025, sebanyak 14.488
digital.                                                      UMK mendapatkan manfaat dari program Go Online,
                                                              meningkat signifikan 150% dari tahun 2024 dengan jumlah
Go Digital                                                    penerima manfaat 5.216 UMK. Program ini membantu
                                                              UMK beradaptasi dengan ekosistem digital, memperluas
Program ini berfokus pada percepatan digitalisasi             jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing mereka
usaha para pelaku UMK. Pada tahun 2025, Telkom                secara online.
menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang diawali
dengan sesi pengenalan konsep digitalisasi usaha serta        Go Global
registrasi penggunaan produk digital seperti sooltanPay
dan sooltanKasir sebagai fondasi transformasi operasional     Selain pemasaran dalam negeri, Telkom mendukung UMK
UMK. Selain itu, para peserta juga diperkenalkan              binaannya Go Global melalui program Go Global. Pada
pada PaDi UMKM untuk proses registrasi marketplace            2025, sebanyak 146 UMK berpartisipasi dalam pameran
sebagai langkah memperluas akses pasar. Telkom turut          internasional. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding
memberikan pemahaman mengenai platform Pijar Mahir            2024 yang hanya mencapai 96 UMK, memperluas peluang
sebagai sarana peningkatan kompetensi digital. Untuk          ekspor dan eksposur global bagi pelaku usaha lokal.
memperkuat kemampuan pemasaran, UMK mendapatkan




  160                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 163
Pengalaman                 Inklusivitas Digital dan             Penguatan Kapasitas                 Kinerja Sosial
Pelanggan                  Pelibatan Komunitas                  Digital UMKM




Gambar 89. Platform Satu Data UKM oleh Telkom


       Satu Data UKM

     Telkom mengembangkan platform Satu Data UKM untuk memudahkan UMK Binaan dalam mengakses Program
     Pembinaan UMK yang disediakan Telkom. Pengguna membuat membuat profil UMK Binaan yang kemudian
     digunakan untuk menentukan dan menawarkan program yang tepat bagi UMK.

       Fitur dan Layanan UKM HUB
                                           Integrasi Elemen-Elemen Pengembangan UMK
       Resouces           Prasarana        ke dalam Sentra Platform Pengembangan UMK
       Digitalisasi Proses Pembinaan UMK

      Access Competence

      Go Modern                                       Aktivitas Pendamping UMK                       Manfaat Bagi UMK
      Penguatan pondasi bisnis UMK menuju UMK         • Pelatihan skillset dan toolset               UMK mendapatkan peningkatan
      berdaya saing                                   • Asistensi legalitas usaha dan sertifikasi    kapasitas usaha mereka melalui pelatihan
                                                        produk/layanan                               peningkatan skill produksi, branding,
                                                      • Mentoring dan Coaching                       mendapatkan asisten legalitas usaha,
      Go Digital                                                                                     sampai dengan proses digitalisasi untuk
                                                      • Akses jaringan dan komunitas
                                                                                                     efektivitas dan efisiensi bisnis
      Optimalisasi solusi aplikasi mendukung          • Dukungan digitalisasi proses bisnis UMK
      kapabilitas UMK                                   (payment, point of sales, invetory)

      Access to Commerce

      Go Online                                       Aktivitas Pendamping UMK                       Manfaat Bagi UMK
      Perluasan akses pasar melalui toko online       • Asistensi registrasi dan onboarding          UMK mendapatkan peluang dalam
      & pameran                                         marketplace                                  peningkatan transaksi dan omzet melalui
                                                      • Asistensi pemasaran produk IMK melalui       akses keikutsertaan pameran dan transaksi
                                                        kanal media sosial                           melalui toko online, media sosial, maupun
      Go Global                                       • Kurasi keikutsertaan pameran                 pasar global
      Bantuan onboarding pemasaran ekspor             • Asistensi proses perizinan ekspor

      Access to Capital

                                  Aktivitas Pendamping UMK                                  Manfaat Bagi UMK
                                  • Asistensi registrasi dan onboarding marketplace         UMK mendapatkan layanan pengembangan UMK
                                  • Asistensi pemasaran produk UMK melalui kanal            dari BUMN Pembina yang terporgram, terjadwal dan
                                    media sosial                                            akuntabel




                                       Fitur

                                      Profiling                                       Pelatihan

                                      Fasilitator dapat melengkapi data usaha         • Setelah dilakukan profiling, fasilitator pendamping
                                      UMK untuk menentukan treatment                    dapat membuat event pelatihan bagi UMK, dalam rangka
                                      pembinaan yang paling tepat                       meningkatkan mindset dan skillset UMK
                                                                                      • Jenis Pelatihan dapat bersifat invitation maupun publik



                                      Pendampingan

                                      Treatment pembinaan yang bersifat spesifik kepada UMK
                                      1. Micro Teaching
                                         Pelatihan mini yang diberikan fasilitator pendamping, dapat diikuti oleh 1 sampai 5 mitra binaan
                                      2. Perijinan Usaha dan Sertifikasi
                                         Pendampingan proses pengurusan perijinan usaha dan sertifikasi ke lembaga terkait
                                      3. Konsultasi dan Business Matching
                                         Kegiatan konsultasi usaha secara umum yang dilakukan UMK binaan dengan fasilitator pendamping



                                      Pameran                                               Monitoring dan Evaluasi

                                      Proses keikutsertaan UMK ke dalam pameran,            Menu eksklusif untuk memonitor pencapaian kinerja
                                      yang terintegrasi mulai dari kurasi produk sampai     fasiliator pendamping dalam program pembinaan
                                      dengan registrasi ke event pameran, sampai            serta mengakses informasi kolektibilitas dan piutang
                                      dengan laporan hasil pameran                          outstanding UMK




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                         161
Page 164
04       Empower Our People                                              Keberagaman,
                                                                         Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                          Kesehatan dan
                                                                                                          Keselamatan Karyawan




Pengembangan Inisiatif Net Zero Berkelanjutan
Telkom melaksanakan program konservasi lingkungan melalui konservasi hutan binaan digital serta penanaman mangrove
dan terumbu karang. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi GRK melalui peningkatan stok
karbon.
Memanfaatkan kapabilitas digital kami, Telkom memberikan bantuan prasarana IoT untuk masyarakat yang melakukan
pertanian hidroponik, biovlok, dan tumpang sari. Inisiatif tersebut mendukung strategi lingkungan TelkomGroup yang
lebih lanjut dibahas dalam Bab Save Our Planet, halaman 67.

Ringkasan Dukungan dan Capaian Pelibatan Komunitas Bidang Sosial

Tabel 44. Ringkasan Dukungan dan Capaian Pelibatan Komunitas Bidang Sosial


     Penyelarasan              Proyek/Kegiatan
                                                               Metrik                    2025               2024             2023
      dengan TPB                Berkelanjutan

                                                         Jumlah sekolah                   495                472                 435
                           Digital Learning School dan
                           Cybersecurity Awareness
                                                         Jumlah siswa                   35.380              30.100           15.810

                                                         Jumlah peserta                  1.598               1.150            2.170
                           Digi Up: Pembekalan
                           Keterampilan Digital bagi
                                                         Jumlah peserta
                           Siswa SMA/SMK                                                 1.471               1.007           13.978
                                                         lulus

                                                         Jumlah peserta
                                                                                         1.371              1.602                1.150
                           Indonesia Digital Learning:   lulus
                           Sertifikasi Guru
          4,5,9
                                                         Jumlah lokasi               7 titik lokasi      4 titik lokasi   3 titik lokasi

                           Pelatihan dan Sertifikasi
                           Keterampilan TIK serta
                                                         Jumlah pendaftar                 778                675                 980
                           Bantuan Perangkat bagi
                           Kelompok Difabel

                           Bootcamp Digital
                                                         Jumlah peserta                  1.381               484                   -
                           Empowering for Women

                                                         Jumlah peserta                 35.102              18.394           21.183
                           Digistar
                                                         Conversion rate                 24%                 22%                 18%

                                                         Penerima manfaat               24.646              18.102           11.180

                                                         UMK memperoleh
                                                                                        10.257              5.647            4.578
                                                         sertifikasi NIB

                                                         UMK mendapat
                                                                                         2.032               2.127
                                                         SPP-IRT
                           Go Modern
                                                                                                                              2.107
                                                         UMK memperoleh
                                                                                         2.512               1.629
                                                         Sertifikasi Halal

            8                                            UMK mengikuti
                                                         pelatihan teknis                7.554               2.581               320
                                                         keterampilan

                                                         UMK penerima
                           Go Digital                                                   24.263              16.845           10.844
                                                         manfaat program

                                                         UMK penerima
                           Go Online                                                    14.488              5.793            4.060
                                                         manfaat program

                                                         UMK penerima
                           Go Global                                                      146                 96                  22
                                                         manfaat program




   162                                                                                                PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 165
Pengalaman              Inklusivitas Digital dan         Penguatan Kapasitas   Kinerja Sosial
Pelanggan               Pelibatan Komunitas              Digital UMKM




Kinerja Sosial

Tabel 45. Kinerja Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi di Telkom

[GRI 2-7, 2-8, 401-1, 401-3, 404-1, 405-1] [SASB TC-SI-330a.3, TC-IM-330a.3]


                                                                                  Telkom
                      Metrik
                                                                   2025            2024         2023

 Karyawan berdasarkan gender

 Karyawan Laki-laki                                                2.609           2.703        4.709

 Karyawan Perempuan                                                2.173           2.227        2.760

 Total karyawan                                                    4.782           4.930        7.469

 Karyawan berdasarkan status dan gender

 Karyawan tetap (laki-laki)                                        2.496            2.571       4.535

 Karyawan kontrak (laki-laki)                                       113              132         174

 Karyawan tetap (perempuan)                                        2.076            2.135       2.635

 Karyawan kontrak (perempuan)                                       97               92          125

 Pekerja status non karyawan

 Peserta magang                                                    2.639           2.265        1.475

 Pekerja status non karyawan lainnya                               6.463             238         273

 Karyawan penyandang disabilitas berdasarkan gender

 Karyawan Laki-laki                                                 17               14          13

 Karyawan Perempuan                                                  9                8          6

 Karyawan berdasarkan wilayah3

 Regional I                                                        249               261        488

 Regional II                                                       384              407         904

 Regional III                                                      477              493         937

 Regional IV                                                        199             202         362

 Regional V                                                        209              204          361

 Non Regional                                                      3.264           3.363        4.417

 Regional tidak terklasifikasi                                     N/A**            N/A         N/A




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                              163
Page 166
04     Empower Our People                                             Keberagaman,
                                                                      Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                          Kesehatan dan
                                                                                                          Keselamatan Karyawan




                                                                                          Telkom
                     Metrik
                                                            2025                           2024                          2023

Karyawan dengan status pegawai kontrak berdasarkan wilayah3

Regional I                                                       7                               7                         12

Regional II                                                     13                              13                         16

Regional III                                                    22                              21                         22

Regional IV                                                      7                              4                          6

Regional V                                                      20                              9                          13

Non Regional                                                    141                             170                       230

Regional tidak terklasifikasi                                   N/A                         N/A                           N/A

Karyawan berdasarkan usia

>50 tahun                                                   1.083                           1.028                        2.300

30 – 50 tahun                                               2.652                          2.470                         3.044

<30 tahun                                                   1.047                           1.432                        2.125

Karyawan berdasarkan tingkat pendidikan

Prakuliah                                                       154                             175                       779

Diploma                                                         112                             129                       437

Sarjana                                                     3.012                           3.175                        4.628

Pascasarjana                                                1.504                           1.451                        1.625

Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen senior)

>50 tahun                                                   78,2%                          67,3%                         50,0%

30 – 50 tahun                                               21,8%                          32,7%                         50,0%

<30 tahun                                                        -                               -                         -

Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen madya)

>50 tahun                                                   44,5%                          39,3%                         35,3%

30 – 50 tahun                                               55,4%                          60,7%                         64,6%

<30 tahun                                                   0,1%                            0,1%                           -

Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Pengawas}

>50 tahun                                                   7,0%                           10,4%                         35,6%

30 – 50 tahun                                               62,6%                          55,2%                         32,2%

<30 tahun                                                   30,4%                          34,4%                         32,2%

Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Staff dan lainnya}

>50 tahun                                                        -                               -                       0,4%

30 – 50 tahun                                               28,0%                          16,3%                         9,4%

<30 tahun                                                   72,0%                          83,7%                         90,2%




 164                                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 167
Pengalaman             Inklusivitas Digital dan    Penguatan Kapasitas   Kinerja Sosial
Pelanggan              Pelibatan Komunitas         Digital UMKM




                                                                            Telkom
                      Metrik
                                                         2025                2024         2023

 Jumlah karyawan perempuan berdasarkan status kepegawaian

 Manajemen senior (perempuan)                                16                16          18

 Manajemen madya (perempuan)                                 679              684          811

 Pengawas (perempuan)                                     1.218               1.061       1.414

 Staff dan lainnya (perempuan)                               260              466          517

 Profil gender berdasarkan level kepegawaian (% perempuan)

 Manajemen senior                                        14,5%               15,0%        14,8%

 Manajemen madya                                         36,3%               36,4%        30,7%

 Pengawas                                                52,2%               50,7%        38,7%

 Staff dan lainnya                                       55,9%               54,8%        49,3%

 Rekrutmen karyawan

 Total rekrutmen                                             48               122*         112

 Rekrutmen berdasarkan gender

 Karyawan laki-laki                                          23                59*         62

 Karyawan perempuan                                          25                63*         50

 Rekrutmen berdasarkan usia

 >30 tahun                                                   21               29*          26

 26 - 30 tahun                                               17                37*         38

 18 - 25 tahun                                               10                56*         48

 Rekrutmen berdasarkan usia dan gender

 Karyawan laki-laki usia 18-25                                3                24          19

 Karyawan laki-laki usia 26-30                                9                10          24

 Karyawan laki-laki usia >30                                 11                22          19

 Karyawan perempuan usia 18-25                                7                37          29

 Karyawan perempuan usia 26-30                                8                22          14

 Karyawan perempuan usia >30                                 10                 7           7

 Rekrutmen berdasarkan penempatan3

 Regional I                                                   -                2*           5

 Regional II                                                  -                4*          4

 Regional III                                                 1                4*          5*

 Regional IV                                                 4                 3*           2

 Regional V                                                  11                4*          2*

 Non Regional                                                32               105*         94*




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                        165
Page 168
04      Empower Our People                             Keberagaman,
                                                       Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                           Kesehatan dan
                                                                                           Keselamatan Karyawan




                                                                           Telkom
                       Metrik
                                               2025                         2024                          2023

Regional tidak terklasifikasi                   N/A                          N/A                           N/A

Turnover rate karyawan

Total turnover rate                            8,4%                         31,9%                         19,7%

Turnover berdasarkan gender

Karyawan laki-laki                              259                          1.512                         1.173

Karyawan perempuan                              151                          465                           441

Turnover berdasarkan usia

>50 tahun                                       171                          1.547                         692

30 – 50 tahun                                   175                              313                       692

<30 tahun                                       64                               117                       230

Turnover berdasarkan usia dan gender

Karyawan laki-laki <30 tahun                    27                               40                         113

Karyawan laki-laki 30-50 tahun                  101                              188                       446

Karyawan laki-laki >50 tahun                    131                          1.284                         614

Karyawan perempuan <30 tahun                    37                               78                         117

Karyawan perempuan 30-50 tahun                  74                               130                       246

Karyawan perempuan >50 tahun                    40                               257                        78

Turnover rate berdasarkan alasan

Voluntary (i.e., permintaan sendiri)           7,8%                         0,9%                          0,1%

Involuntary (i.e., menjadi direksi di BUMN,
pelanggaran disiplin, mendapatkan Surat
                                               2,2%                         0,6%                          0,5%
Keterangan Pemutusan Hubungan Kerja (SK
PHK) 2023-2025))

Lainnya (i.e., pensiun, wafat)                 90,0%                        98,5%                         99,4%

Menjadi Direksi BUMN atau Pejabat Pemerintah     1                               1                          -

Pelanggaran Disiplin                             6                               6                          -

Pensiun                                         27                           1.476                         484

Wafat                                            8                               13                         19

Permintaan sendiri                              32                               18                         8

Turnover berdasarkan wilayah

Regional I                                       6                               58                        122

Regional II                                     34                               323                       320

Regional III                                    29                               163                       204

Regional IV                                      3                               55                         51




 166                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 169
Pengalaman               Inklusivitas Digital dan   Penguatan Kapasitas   Kinerja Sosial
Pelanggan                Pelibatan Komunitas        Digital UMKM




                                                                             Telkom
                       Metrik
                                                             2025             2024           2023

 Regional V                                                    8                36             101

 Non Regional                                                330               1.342           816

 Regional tidak terklasifikasi                               N/A               N/A            N/A

 Karyawan yang memiliki hak cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki                                          2.154            2.485          3.902

 Karyawan perempuan                                          1.468            2.090           1.810

 Karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki                                           121               99             90

 Karyawan perempuan                                           136               132           174

 Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki                                           121               99             90

 Karyawan perempuan                                          136                130           145

 Karyawan yang masih bekerja setelah 12 bulan setelah kembali bekerja

 Total karyawan                                              257                167            74

 Pelatihan karyawan

 Total jam pelatihan setahun                             341.474,2         1.102.504,1     1.045.188,2

 Karyawan yang mendapatkan pelatihan berdasarkan gender

 Pelatihan sertifikasi (laki-laki)                            415               871           549

 Pelatihan sertifikasi (perempuan)                           264               572            313

 Leadership Development Program (laki-laki)                  223               256            140

 Leadership Development Program (perempuan)                  122                148            51

 Pelatihan reguler (laki-laki)                               2.551            2.525          2.870

 Pelatihan regular (perempuan)                               2.144             1,735          1,657

 Rata-rata jam pelatihan dalam setahun

 Rata-rata jam pelatihan karyawan (laki-laki)                72,6              239,1          174

 Rata-rata jam pelatihan karyawan (perempuan)                70,0             214,8           177.9

 Rata-rata jam pelatihan karyawan                            71,4             266,0           65,2

 Rata-rata jam pelatihan dalam setahun berdasarkan jenjang

 Manajemen senior                                            57,9             346,8           84,4

 Manajemen madya                                             73,0             253,8          138,3

 Pengawas                                                    70,4              198,6         184,2

 Staff dan lainnya                                           73,1             227,5           241,7




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                               167
Page 170
04            Empower Our People                                                  Keberagaman,
                                                                                  Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                     Kesehatan dan
                                                                                                                     Keselamatan Karyawan




Tabel 46. Kinerja Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi di TelkomGroup
[GRI 2-7, 2-8, 401-1, 401-3, 404-1, 405-1] [SASB TC-SI-330a.3]


                                                                                          Anak Perusahaan
                                 Telkomsel                      Mitratel                                                       TelkomGroup2
                                                                                              lainnya1
      Metrik
                      2025         2024      2023        2025    2024      2023        2025      2024       2023      2025        2024        2023

 Karyawan berdasarkan gender

 Karyawan laki-laki    4.784       4.796      4.856       465     439      373         6.588     6.807      6.081     14.446      14.745      16.019

 Karyawan
                       1.412       1.420      1.453       214     218       164        2.907     3.063      2.668     6.705       6.928       7.045
 perempuan

 Total karyawan        6.196       6.216      6.309       679     657      537         9.502     9.870      8.749     21.151      21.673      23.064

 Karyawan berdasarkan status dan gender

 Karyawan tetap
                       4.679       4.732      4.765       417     414      285         5.588     5.707      4.922     13.180      13.424      14.507
 (laki-laki)

 Karyawan kontrak
                        112         64         91          48      25       88         1.000      1.100     1.159     1.266        1.321      1.512
 (laki-laki)

 Karyawan tetap
                       1.278       1.313      1.301       202     205       128        2.346     2.344      2.034     5.902       5.997       6.098
 (perempuan)

 Karyawan kontrak
                        134         107        152         12      13       36          560       719        634       803         931         947
 (perempuan)

 Pekerja status non karyawan

 Peserta magang        1.026        527        334        245     142       101         663       222        124      4.573       3,156       2,034

 Pekerja status
 non karyawan          2.348       3.078      3.158       268     179      240         36.995    16.151     17.543    46.074      19,646      21,214
 lainnya

 Karyawan berdasarkan wilayah3

 Regional I             687         713        738         66      68       60          N/A       N/A        N/A      1.002       1.042       1.286

 Regional II            695         745        779         55      53       47          N/A       N/A        N/A      1.134       1.205       1.730

 Regional III           772         789        819         60      70       61          N/A       N/A        N/A      1.309       1.352        1.817

 Regional IV            257         229        245         18      23       20          N/A       N/A        N/A       474         454         627

 Regional V             429         456        484         37      39       36          N/A       N/A        N/A       675         699         881

 Non Regional          3.356       3.284      3.244       443     404       313         N/A       N/A        N/A      7.063       7.051       7.974

 Regional tidak
                        N/A         N/A        N/A        N/A     N/A      N/A         9.494     9.870      8.749     9.494       9.870       8.749
 terklasifikasi

 Karyawan dengan status pegawai kontrak berdasarkan wilayah3

 Regional I              15          7         20          -       1        17          N/A       N/A        N/A       22           15          49

 Regional II            20           8         18          -       -        76          N/A       N/A        N/A       33           21          98

 Regional III            14          7         23          -       2        16          N/A       N/A        N/A       36           30          51

 Regional IV            26           1         16          -       -        6           N/A       N/A        N/A       33           5           32

 Regional V              -           8          -          -       1        9           N/A       N/A        N/A       20           18          40

 Non Regional           164         140        166         60      34        -          N/A       N/A        N/A       365         344         380

 Regional tidak
                        N/A         N/A        N/A        N/A     N/A      N/A         1,560      1,819     1,809     1,560        1,819      1,809
 terklasifikasi




   168                                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 171
Pengalaman                     Inklusivitas Digital dan                  Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan                      Pelibatan Komunitas                       Digital UMKM




                                                                                                 Anak Perusahaan
                                  Telkomsel                              Mitratel                                                 TelkomGroup2
                                                                                                     lainnya1
      Metrik
                        2025         2024        2023        2025         2024      2023       2025    2024     2023     2025        2024        2023

 Karyawan berdasarkan usia

 >50 tahun               796          729         644             52        41       32        1.012    973       617    2.943       2.771       3.593

 30 – 50 tahun          4.648        4.576        4.516           499      503       423       6.985   7.095     6.566   14.784      14.644      14.549

 <30 tahun               752           911        1.149           128      113       82        1.497   1.802     1.566   3.424       4.258       4.922

 Karyawan berdasarkan tingkat pendidikan

 Prakuliah                93           115         123             9        4         6        1.077   1.476     1.155   1.333       1.770       2.063

 Diploma                 363          399          423            19        24       12        1.237    967      1.307   1.731        1.519      2.179

 Sarjana                 4.791        4.921       4.966           574      554       461       6.175   5.846     5.569   14.552      14.496      15.624

 Pascasarjana            949           781         797            77        75       58        1.005   1.581      718    3.535       3.888       3.198

 Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen senior)

 >50 tahun              48,0%        44,0%       40,7%           50,0%    50,0%     50,0%      28,6%   91,3%     61,4%   57,0%       63,5%       49,2%

 30 – 50 tahun          52,0%        56,0%       59,3%           50,0%    50,0%     50,0%      53,2%   8,7%      38,6%   39,4%       36,5%       50,8%

 <30 tahun               0,0%         0,0%        0,0%             -        -         -        18,2%   0,0%      0,0%    3,6%        0,0%        0,0%

 Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen madya)

 >50 tahun              21,0%        19,7%       16,8%           44%       39%       21%       22,6%   28,3%     19,8%   29,1%       29,2%       25,6%

 30 – 50 tahun          79,0%        79,8%       82,7%           56%       61%      79%        68,8%   71,2%     78,6%   67,6%       70,4%       73,8%

 <30 tahun               0,0%         0,4%        0,5%             -        -         -        8,6%    0,4%      1,9%    3,2%        0,3%        0,7%

 Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Pengawas}

 >50 tahun               9,0%         8,5%        8,1%            11%      10%       8%        9,2%    6,2%      4,4%    8,8%        7,6%        14,5%

 30 – 50 tahun          85,0%        84,2%       82,5%           89%       90%      92%        74,8%   74,1%     73,2%   75,1%       73,3%       63,4%

 <30 tahun               6,0%         7,3%        9,4%             -        -         -        16,1%   19,7%     22,3%   16,1%       19,1%       22,1%

 Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Staff dan lainnya}

 >50 tahun               7,0%         6,0%        4,0%            4%       3%        4%        0,2%    0,4%      1,2%    2,3%         1,6%       1,7%

 30 – 50 tahun          52,0%        48,0%       39,0%           72%       77%      75%        76,5%   65,2%     76,4%   60,9%       51,8%       47,8%

 <30 tahun              41,0%        46,0%       56,0%           24%       20%       21%       24,2%   34,5%    22,4%    36,8%       46,6%       50,5%

 Jumlah karyawan perempuan berdasarkan status kepegawaian

 Manajemen senior
                          17           18          14              -        -         -          6      2          5      39           36         37
 (perempuan)

 Manajemen madya
                         246          238         227              3        2         2        444      390       331    1.372       1.314       1.371
 (perempuan)

 Pengawas
                         629          622         627             23        22       20        1.815   1.858     1.651   3.685       3.563       3.712
 (perempuan)

 Staff dan lainnya
                         520          542         585             188      193       144        641     814       679    1.609       2.015       1.925
 (perempuan)




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                        169
Page 172
04       Empower Our People                                                          Keberagaman,
                                                                                     Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                       Kesehatan dan
                                                                                                                       Keselamatan Karyawan




                                                                                             Anak Perusahaan
                                 Telkomsel                          Mitratel                                                     TelkomGroup2
                                                                                                 lainnya1
    Metrik
                     2025          2024      2023       2025         2024      2023       2025      2024       2023     2025        2024        2023

Profil gender berdasarkan level kepegawaian (% perempuan)

Manajemen senior         15,9%     16,1%     12,4%          0,0%      0,0%     0,0%        10,9%     4,3%      7,1%     14,0%       13,3%       12,1%

Manajemen
                         13,4%     13,0%     12,7%          6,1%      5,1%     5,4%       20,5%      19,4%     19,7%    23,2%       22,8%       22,3%
madya

Pengawas                 21,3%     21,7%     22,0%          19,7%    19,5%     20,4%      32,2%     30,8%      28,8%    33,4%       32,1%       30,1%

Staff dan lainnya     39,8%        38,4%     33,9%          37,2%    38,7%     36,0%      39,3%     45,6%      53,6%     41,1%      44,3%       45,1%

Rekrutmen karyawan

Total rekrutmen           167       129       990            32        84       67          310       497       496      557         832*       1.665*

Turnover rate karyawan

Total turnover
                          3%       3,54%     4,95%          5,7%     21,4%*    12,5%       5,3%      4,7%*     4,7%*     5,4%       12,4%*      10,4%*
rate

Turnover berdasarkan gender

Karyawan laki-laki        114       136        88            33        90       43          376       343       297       782        2.081       1.601

Karyawan                                                                                                                  375        688         627
                          81        86         47            5         38       24          138       99        115
perempuan

Turnover berdasarkan usia

>50 tahun                 105       98         54            3         13       12          121       105       95       400        1.763        853

30 – 50 tahun             49        57         38            17       105       52          262       259       256      503         734        1.038

<30 tahun                 41        67         43            18        10        3          131       78        61       254         272         337

Turnover berdasarkan usia dan gender

Karyawan laki-laki
                          10        19         21            16        3         1          69        47        27       122         109         162
<30 tahun

Karyawan laki-laki
                          27        33         22            14        75       32          193       197       185      335         493         685
30-50 tahun

Karyawan laki-laki
                          77        84         45            3         12       10          114       99        85       325        1.479        754
>50 tahun

Karyawan
perempuan <30             31        48         22            2         7         2          62        31        34       132         164         175
tahun

Karyawan
perempuan 30-50           22        24         16            3         30       20          69        62        71       168         246         353
tahun

Karyawan
perempuan >50             28        14         9              -        1        2            7         6        10        75         278         99
tahun




 170                                                                                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 173
Pengalaman                    Inklusivitas Digital dan           Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan                     Pelibatan Komunitas                Digital UMKM




                                                                                         Anak Perusahaan
                                 Telkomsel                       Mitratel                                                TelkomGroup2
                                                                                             lainnya1
      Metrik
                       2025         2024       2023      2025     2024      2023       2025    2024     2023     2025       2024        2023

 Turnover berdasarkan alasan

 Voluntary (i.e.,
 permintaan            36,9%        23,9%*     26,7%     21,1%    86,7%*    85,1%      54,7%   49,8%*   35,9%*   33,9%      14,8%*      11,1%*
 sendiri)

 Involuntary
 (i.e., menjadi
 direksi di BUMN,
 pelanggaran
 disiplin,
 mendapatkan            4,6%        2,3%*       0,7%*    2,6%     12,5%*    7,5%*      2,5%    2,9%*     1,2%*   2,8%       1,7%*       0,9%*
 Surat Keterangan
 Pemutusan
 Hubungan Kerja
 (SK PHK) 2023-
 2025))

 Lainnya (i.e.,
                       58,5%        73,9%*     72,6%*    76,3%    0,8%*     7,5%*      42,8%   47,3%*   62,9%*   63,4%      83,5%*      88,0%*
 pensiun, wafat)

 Turnover berdasarkan wilayah

 Regional I              9            17         11        -        19       11         N/A     N/A       N/A     15         94          144

 Regional II             27           24         18        -        15        9         N/A     N/A       N/A     61         362         347

 Regional III            22           24         12        -        16       10         N/A     N/A       N/A     51         203         226

 Regional IV             3            10          6        -        6         3         N/A     N/A       N/A      6          71         60

 Regional V              9            22          2        -        11        5         N/A     N/A       N/A     17         69          108

 Non Regional           125          125         86       38        61       29         N/A     N/A       N/A     493       1.528        931

 Regional tidak
                        N/A          N/A         N/A     N/A       N/A       N/A        514     442       412     514        442         412
 terklasifikasi

 Karyawan yang memiliki hak cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki     4.197        4.199      4.095    380       315       262       1.564   1.032     1.140   8.295      8.031       9.399

 Karyawan
                        1.013        1.023       975      144      103       75         712     413       373    3.337      3.629       3.233
 perempuan

 Karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki     332          361*       405*      25       20*       18         119     101*      89*     597        581*        602*

 Karyawan
                        106          87*         97*      9         8*       10         73      50*       72*     324        277*        353*
 perempuan

 Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan

 Karyawan laki-laki     326          331*       358*      25       20*       18         119     101*      89*     591        551*        555*




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                171
Page 174
    04        Empower Our People                                                                Keberagaman,
                                                                                                Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                                       Kesehatan dan
                                                                                                                                       Keselamatan Karyawan




                                                                                                        Anak Perusahaan
                                    Telkomsel                              Mitratel                                                                TelkomGroup2
                                                                                                            lainnya1
         Metrik
                          2025         2024        2023         2025        2024        2023         2025       2024       2023         2025          2024           2023

    Karyawan
                             76         101*         84*          9           8*          10           73        50*         69*         294            289*          308*
    perempuan

    Karyawan yang masih bekerja setelah 12 bulan setelah kembali bekerja

    Total karyawan          423         430*        474*         34           26          28          113        114*        48*         799            737*          624*

    Pelatihan karyawan

    Total jam
                          250.539     373.082      277.596      18.241      14.774      8.899       108.062     45.817     24.902      718.316,2     1.536.177,2   1.356.584,8
    pelatihan setahun

    Rata-rata jam pelatihan dalam setahun

    Rata-rata
    jam pelatihan
                           577,0        69,0        47,0        28,8         16,0        12,0          23         26          13         90,4           53,1          34,6
    karyawan (laki-
    laki)

    Rata-rata
    jam pelatihan
                           171,0        27,0        33,0        23,4         8,0          5,0          17         25          13         41,0           44,3          32,5
    karyawan
    (perempuan)

    Rata-rata
    jam pelatihan          748,0        60,0        44,0        54,9         24,0        17,0          19         27          15        109,9           56,6          23,9
    karyawan

    Rata-rata jam pelatihan dalam setahun berdasarkan jenjang

    Manajemen senior         19          34          43         25,0          -           4,0         13,7       14,3        10,5        20,4           51,8          21,6

    Manajemen
                             32          52          40          14,7        2,5          8,6         18,5       28,2        7,3         25,6           53,0          25,6
    madya

    Pengawas                45           57          46          17,0        3,4          2,2         19,1       23,3        8,9         27,4           44,3          31,7

    Staff dan lainnya       44           75          45         34,8         19,2        13,8         20,6       23,8        12,1        30,6           51,6          41,5


*    Penyajian kembali.
** N/A (Tidak Relevan)
1
     Anak Perusahaan lainnya diwakili oleh semua Anak Perusahaan Telkom kecuali Telkomsel dan Mitratel, sesuai ketersediaan data.
2
     Lingkup data TelkomGroup mencakup Telkom dan 13 Anak Perusahaan sesuai ketersediaan data.
3
     Klasifikasi data karyawan berdasarkan penempatan wilayah menggunakan klasifikasi yang berlaku untuk Telkom, dan diterapkan untuk Telkomsel dan Mitratel hanya untuk
     kebutuhan pengungkapan laporan ini. Pembagian wilayah sebagai berikut:
    • Regional I   : Sumatera
    • Regional II  : Jakarta, Banten, Jawa Barat
    • Regional III : Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat
    • Regional IV : Kalimantan
    • Regional V   : Sulawesi, Papua, Maluku
    • Non Regional : kantor pusat (meliputi Jakarta dan Bandung)




      172                                                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 175
Pengalaman                     Inklusivitas Digital dan                  Penguatan Kapasitas                     Kinerja Sosial
Pelanggan                      Pelibatan Komunitas                       Digital UMKM




Penjelasan kinerja sosial tahun 2025                                                        •    Jumlah pekerja non-karyawan Telkom pada tahun
                                                                                                 2025 mengalami peningkatan seiring dengan
•     Rekrutmen mencakup karyawan professional hire                                              penguatan metodologi pengambilan data yang kini
      (prohire) dan karyawan tetap. Pada tahun 2025, jumlah                                      telah mengakomodasi seluruh pekerja kontrak,
      rekrutmen mengalami penyesuaian sejalan dengan                                             termasuk teknisi, serta staf sales dan marketing.
      kebijakan pertumbuhan yang lebih selektif dalam                                       •    Pelaksanaan pelatihan pada tahun 2025 mengalami
      rangka mendukung transformasi Telkom menuju                                                penurunan dibandingkan tahun sebelumnya seiring
      strategic holding.                                                                         dengan pergeseran pendekatan pembelajaran
•     Turnover mencakup karyawan kontrak (PKWT)                                                  dari dominasi e-learning bersifat mandatory
      yang mengundurkan diri dari TelkomGroup serta                                              menuju implementasi metode 70-20-10 yang lebih
      karyawan di Anak Perusahaan yang berpindah entitas                                         menekankan experiential learning (70%), serta
      untuk menjadi direksi di Anak Perusahaan lainnya.                                          prioritisasi program yang berfokus pada kebutuhan
      Turnover karyawan tidak mencakup karyawan yang                                             transformasi dan dampak langsung terhadap bisnis
      mengikuti talent mobility program. Tingkat turnover                                        TelkomGroup.
      menunjukkan penurunan dari 2024 ke 2025, terutama
      disebabkan oleh penurunan jumlah peserta program
      pensiun dini. Jumlah partisipasi dalam program
      pensiun dini menunjukkan pola peningkatan dan
      penurunan secara bergantian setiap dua tahun sekali.


Tabel 47. Kinerja Risiko Disrupsi Sistemik


                                                                                                                   TelkomGroup*
                                  Metrik
                                                                                        2025                              2024                              2023

    Rata – rata frekuensi gangguan Fiber Optic Backbone

    Rata – rata frekuensi gangguan                                                      6.686                             4.652                              3.811

    Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)

    Rata – rata frekuensi gangguan Wet plant*                                             23                                19                                 6

    Rata – rata frekuensi gangguan Dry plant**                                            23                                 1                                0

    Ganguan Layanan Pelanggan

    Q gangguan***                                                                         2,5                               2,3                              2,88

    Rata - rata perbaikan gangguan (average interruption
                                                                                          9,1                               5,9                              6,18
    duration) (jam)

*   Wet plant = OSP (Out Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/ laut yang terdiri dari kabel
    serat optik laut, repeater, equalizer, dan branching unit.
** Dry plant = ISP (In Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/laut yang terdiri dari kabel serat
    optik, SLTE, DWDM, PFE, dan lain-lain.
*** Q gangguan merepresentasikan jumlah pelanggan yang terganggu per 100 pelanggan dalam rentang waktu pengukuran 30 hari.
[SASB TC-TL-550a.1, TC-SI-550a.1]



Penjelasan kinerja pengendalian risiko disrupsi sistemik tahun 2025:
Terjadi peningkatan frekuensi gangguan pada tahun 2025 akibat dua kejadian bencana, yaitu gangguan massal di Papua
yang berkaitan dengan SKKL serta bencana banjir di Sumatera yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah aset jaringan.
Corrective action dan adaptation plan atas kejadian banjir di Sumatera disajikan pada bagian “Resiliensi Operasional
terhadap Perubahan Iklim”.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                             173
Page 176
04          Empower Our People                                                           Keberagaman,
                                                                                         Kesetaraan, dan Inklusi
                                                                                                                                  Kesehatan dan
                                                                                                                                  Keselamatan Karyawan




Tabel 48. Kinerja Keselamatan Operasional TelkomGroup
[GRI 403-9]


                                                                                Telkom                                                Telkomsel
                Cakupan                         Metrik
                                                                   2025          2024               2023                  2025           2024             2023

    Karyawan**          Kematian               Jumlah                    -          -                  -                    -              -                 -
                        akibat
                        kecelakaan
                        kerja                  Tingkat**                 -          -                  -                   -               -                 -


                        Kecelakaan             Jumlah                    -          -                  -                    -              -                 -
                        kerja dengan
                        konsekuensi
                        tinggi                 Tingkat                   -          -                  -                   -               -                 -


                        Kecelakaan             Jumlah                    -          -                  -                    1              -                 -
                        kerja yang
                        dapat dicatat          Tingkat                   -          -                  -                   0,1             -                 -

                        Jumlah jam
                                                                9.946.560,0    10.254.400,0      15.535.520,0       12.292.864         12.929.280    13.122.720
                        kerja

    Pekerja bukan       Kematian               Jumlah                    -          -                  -                    -              -                 -
    karyawan***         akibat
                        kecelakaan
                        kerja                  Tingkat                   -          -                  -                   -               -                 -


                        Kecelakaan             Jumlah                    -          -                  -                    -              -                 -
                        kerja dengan
                        konsekuensi
                        tinggi                 Tingkat                   -          -                  -                   -               -                 -


                        Kecelakaan             Jumlah                    -          -                  -                    -              -                 -
                        kerja yang
                        dapat dicatat          Tingkat                   -          -                  -                   -               -                 -

                        Jumlah jam
                                                                18.932.160,0   5.206.240,0       3.635.840,0         6.694.016         7.498.400         7.263.360
                        kerja


*   Catatan: Tingkat kecelakaan kerja dihitung per 1.000.000 jam kerja
** Karyawan pada pengungkapan Anak Perusahaan lainnya merujuk pada Telin, Sigma, Telkom Infra, GSD, Telkom Akses, PINS, dan TDE
*** Pekerja bukan karyawan pada pengungkapan Anak Perusahaan lainnya merujuk pada Telkom Akses, Sigma, PINS, TDE, Telin




     174                                                                                                                    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 177
Pengalaman             Inklusivitas Digital dan            Penguatan Kapasitas            Kinerja Sosial
Pelanggan              Pelibatan Komunitas                 Digital UMKM




               Mitratel                                Anak Perusahaan Lainnya                                 TelkomGroup

    2025        2024                2023           2025            2024           2023             2025           2024          2023

       -           -                   -              -               -              -                -              -            -


       -           -                   -              -               -              -                -              -            -


       -           -                   -              8               9             10                8              9            10


       -           -                   -             0,7             0,7            0,9              0,2            0,2          0,2


       -           -                   -              21             21              18              22              21           18

       -           -                   -             1,7             1,5            1,6              0,6            0,6          0,4


   1.305.792   1.261.440          1.031.040       11.275.179      13.537.817     11.183.406      34.820.395      37.982.937   40.872.686


       1           -                   -              -               7              2                1              7            2


      1,7          -                   -              -              0,1             -               0,0            0,1           -


       -           -                   -              -              72             80                -             72           80


       -                                              -              1,0            1,1               -             0,9          1,0


       1           -                   -             92              100            102              93             100          102

      1,7          -                   -             2,2             1,4            1,4              1,9            1,2          1,3


   594.816     299.520             460.800        41.508.199     73.845.797      71.880.613       67.729.191     86.849.957   83.240.613




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                         175
Page 178
 05.
176    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 179
Elevate Our
Business



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   177
Page 180
05        Elevate Our Business                                           Kepatuhan
                                                                         Regulasi
                                                                                                          Praktik Bisnis
                                                                                                          Beretika




         “
         TelkomGroup memperkuat fondasi bisnis yang berintegritas dan terpercaya melalui kepatuhan
         terhadap regulasi serta penerapan etika bisnis di seluruh aktivitas operasional. Di tengah
         percepatan digitalisasi, penguatan keamanan siber dan pelindungan data menjadi bagian
         penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan dan keberlanjutan usaha. Seluruh aspek ini,
         berikut dengan pengelolaan rantai pasok, diintegrasikan dalam kerangka tata kelola perusahaan
         untuk memastikan keselarasan dengan ketentuan dan standar yang berlaku.




Gambar 90. Kerangka Pengelolaan Aspek Tata Kelola Telkom


      Elevate Our Business




                                                                        Keamanan siber dan              Rantai Pasok yang
           Kepatuhan regulasi             Praktik etika bisnis
                                                                         Pelindungan data              Bertanggung Jawab


         • Pemasaran produk yang       • Antikorupsi                  • Pelindungan data pribadi    • Proses Pengadaan
           etis                        • Whistleblowing               • Keamanan siber                Bertanggung Jawab
         • Perilaku usaha yang adil                                                                 • Keterlibatan Pihak Lokal




          Topik Material                                    Target 2030                                   Capaian tahun 2025

 Kepatuhan regulasi                   100% tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku        100% tingkat kepatuhan terhadap
                                      tanpa adanya kasus besar yang terbukti (TelkomGroup)         regulasi

 Praktik etika bisnis                 Kepatuhan terhadap etika bisnis, 100% karyawan               100% karyawan menandatangani
                                      menandatangani pakta integritas (TelkomGroup)                Pakta Integritas

                                      Sertifikasi SNI ISO 370001 : 2016 SMAP Telkom parent         • 12 Anak Perusahaan telah
                                      dan Anak Perusahaan langsung (TelkomGroup)                     mendapatkan sertifikasi
                                                                                                   • 1 Anak Perusahaan sedang dalam
                                                                                                     proses sertifikasi

                                      100% aduan yang masuk ke whistleblowing system               98 % temuan ditindaklanjuti
                                      ditindaklanjuti (TelkomGroup)

                                      100% aduan terkait HAM ditindaklanjuti (TelkomGroup)         100 % aduan tindaklanjuti dengan
                                                                                                   2 aduan terbukti terkait HAM
                                                                                                   (respectful workplace)

 Keamanan siber dan                   Tidak terjadi kebocoran data yang kritikal (Telkom)          0 insiden kritikal
 pelindungan data
                                      100% tingkat kelulusan karyawan dalam pelatihan              99,4% tingkat kelulusan karyawan
                                      kesadaran cybersecurity (Telkom)                             dalam pelatihan kesadaran
                                                                                                   cybersecurity




   178                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 181
Keamanan Siber &                  Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                  Bertanggung Jawab




Kepatuhan Regulasi




Komitmen TelkomGroup terhadap kepatuhan tidak hanya berfokus pada pemenuhan ketentuan regulasi namun juga
terhadap ketentuan pasar, ekspektasi pelanggan dan juga masyarakat. Kepatuhan menjadi inti dari praktik bisnis
bertanggung jawab yang memungkinkan operasional TelkomGroup dan mitra kerja berdampak positif bagi pelanggan,
lingkungan, masyarakat, dan pasar.


Pendekatan Manajemen
[GRI 3-3]

Peran Dewan dan Manajemen
Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan dalam mengawasi kepatuhan Perusahaan atas ketentuan dan
peraturan perundang-undangan sebagaimana tertulis dalam Surat Keputusan Direksi No. PD.602.00/r.00/HK000/
COP-D0030000/2011 tentang Pedoman Pengelolaan Good Corporate Governance (GCG) dan Charter Komite Audit.
Dewan Direksi memastikan praktik bisnis dan operasional TelkomGroup telah mematuhi ketentuan yang berlaku, salah
satunya melalui penerapan tata kelola dan manajemen risiko perusahaan sebagaimana tertuang dalam Board Manual
dan Pedoman Pengelolaan GCG. Lebih lanjut, sebagai upaya memperkuat penerapan GCG dan mendukung pencapaian
strategic objectives TelkomGroup, pada tahun 2025 Telkom secara perdana membentuk Direktorat Legal & Compliance
dan mengangkat Direktur Legal & Compliance yang memiliki peran dan tanggung jawab fungsi pengelolaan aspek hukum,
tata kelola, dan kepatuhan perusahaan secara komprehensif.

Organisasi Pengawalan Kepatuhan
Seluruh karyawan TelkomGroup mengemban peran untuk mewujudkan kepatuhan terhadap ketentuan dan perundang-
undangan yang berlaku. Adapun unit kerja berikut yang mengawal penerapan sistem, kebijakan, serta proses yang
mendorong kepatuhan pada setiap aktivitas operasional dan kemitraan di lingkungan TelkomGroup.
• Unit Kerja Pengelola Legal & Compliance: berada di dalam Direktorat Legal & Compliance, dimana terdiri dari tiga
  fungsi, yaitu Corporate Legal, Legal Settlement, dan Group Policy yang dipimpin oleh Vice President (VP). Unit kerja
  ini bertanggung jawab atas kepatuhan terhadap perundang-undangan, di antaranya melalui aktivitas pemberian
  nasihat hukum (legal advisory), pendapat hukum (legal opinion), tinjauan hukum (legal review), serta penanganan
  litigasi.


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                     179
Page 182
05      Elevate Our Business                                   Kepatuhan
                                                               Regulasi
                                                                                            Praktik Bisnis
                                                                                            Beretika




• Unit Kerja Pengelola Risk Management: berada di dalam Direktorat Keuangan dan Manajemen Risiko yang dipimpin
  oleh Senior Vice President (SVP). Unit kerja ini bertanggung jawab atas identifikasi, penilaian, serta evaluasi
  pelaksanaan manajemen risiko yang mencakup risiko hukum dan ketidakpatuhan.
• Unit Kerja Pengelola Internal Audit: berada di dalam Organisasi CEO Office yang dipimpin oleh Senior Vice
  President (SVP). Unit kerja ini bertanggung jawab untuk memeriksa kepatuhan terhadap ketentuan peraturan dan
  perundangan-undangan, serta meninjau dugaan ketidakpatuhan dan kecurangan di TelkomGroup menindaklanjuti
  pelaporan whistleblower. Unit Kerja Pengelola Internal Audit melapor kepada Direktur Utama, Direksi, Dewan
  Komisaris maupun Komite Audit melalui rapat berkala maupun insidentil.

Sistem yang Menjaga Kepatuhan TelkomGroup
Aspek kepatuhan dikelola secara terintegrasi dalam Sistem Pengendalian Internal (SPI) berlandaskan kerangka
Governance, Risk, and Compliance (GRC) dan COSO Internal Control-Integrated Framework 2013. SPI berperan penting
dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi melalui penerapan di semua tingkat dan unit bisnis Telkom.
TelkomGroup selalu mengkaji setiap perubahan regulasi, termasuk ketentuan pelaporan, yang berpotensi memengaruhi
kegiatan operasi. Proses evaluasi kepatuhan dilakukan melalui pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, menilai,
dan mengelola risiko hukum dan ketidakpatuhan. Langkah mitigasi risiko hukum di antaranya dilakukan melalui:
• Melakukan legal review terhadap rencana aksi korporasi dan kontrak bisnis.
• Koordinasi dan memberikan bantuan hukum dengan seluruh unit terkait untuk penyelesaian kasus litigasi sesuai
  peraturan internal dan eksternal.
• Melakukan legal review atas peraturan internal yang akan diterbitkan.
• Penguatan kompetensi penanganan sengketa bisnis baik litigasi maupun non litigasi.
TelkomGroup mengadopsi pendekatan zero tolerance terhadap ketidakpatuhan hukum dan pelanggaran integritas,
termasuk dampak lingkungan dan kelalaian atas keamanan siber dan perlindungan data pribadi. Sepanjang periode
pelaporan, perusahaan tidak mencatat insiden ketidakpatuhan terhadap regulasi, yang menunjukkan efektivitas
implementasi kebijakan kepatuhan serta penguatan budaya integritas di seluruh organisasi. [GRI 2-27]
Penjelasan lebih lanjut atas SPI Telkom terdapat di Laporan Tahunan Telkom 2025.


     TELIS 2.0: Tata Kelola Legal Berbasis AI


    Gambar 91. Dashboard Telis 2.

                                                              Telkom resmi meluncurkan TELIS 2.0 (Telkom Legal
                                                              Intelligence System versi 2.0) pada 17 September 2025
                                                              sebagai pembaharuan atas TELIS 1.0 yang merupakan
                                                              aplikasi penyimpanan dokumen peraturan. Berbasis
                                                              teknologi Cognitive AI, TELIS 2.0 membantu
                                                              karyawan TelkomGroup untuk mengelola, mengakses
                                                              dan menganalisis dokumen peraturan perusahaan
                                                              secara efisien, sehingga karyawan dapat berfokus
                                                              pada pekerjaan yang lebih strategis dan berdampak.

    TELIS 2.0 telah membantu tim Legal dalam memangkas waktu kerja administratif hingga lebih dari tiga jam per
    hari atau setara dengan 40 menit per karyawan. Selain itu, kemampuan analitik dokumen berbasis AI membuat
    karyawan dapat melakukan pemeriksaan dan perbandingan dokumen hingga 24 kali lebih cepat dibandingkan
    proses manual.
    Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menuturkan bahwa TELIS 2.0 menjadi titik tolak use case
    AI dalam program Telkom AI Center of Excellence. “Memilih use case yang tepat adalah kunci sukses setiap
    organisasi dalam mengadopsi AI. Kami mulai dari pemilik data yang siap dengan data dan ambisi transformasi
    yang kuat, dengan dampak langsung kepada sebanyak mungkin karyawan. Unit kerja dipermudah, karyawan
    dipermudah, maka tidak sulit menjustifikasi kebutuhan AI, karena itu kami mulai dari unit Legal melalui TELIS 2.0
    ini,” jelas Faizal.




  180                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 183
Keamanan Siber &                        Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                        Bertanggung Jawab




      Dorong Digitalisasi Aktivitas Kepatuhan Hukum, Mitratel Adopsi Regulatory Compliance System


     Gambar 92. Digitalisasi Aktivitas Patuh Hukum: Regulatory Compliance System (RCS) oleh Mitratel


     Mitratel secara resmi mengadopsi Regulatory
     Compliance System (RCS) dari Hukumonline sebagai
     bagian dari komitmennya dalam memperkuat
     kepatuhan hukum dan mendorong transformasi
     digital di bidang tata kelola perusahaan. Digitalisasi
     aktivitas kepatuhan hukum merupakan salah satu
     langkah strategis yang diambil Mitratel untuk menjaga
     kepatuhan hukum perusahaan, terlebih dalam
     menghadapi perkembangan hukum dalam industri
     telekomunikasi yang begitu dinamis. RCS mendukung
     pemantauan regulasi secara terintegrasi, andal,
     dan proaktif untuk memastikan seluruh kegiatan
     operasional berjalan sesuai dengan ketentuan
     perundang-undangan.




Pemasaran Produk yang Etis                                              Perilaku Persaingan Usaha
                                                                        yang Adil
[GRI 417-1, 417-2, 417-3]
                                                                        [GRI 206-1]
TelkomGroup menghormati hak para pelanggan untuk
mendapatkan informasi yang jelas atas produk dan                        TelkomGroup berkomitmen kuat untuk menjalankan
layanan serta praktik pemasaran yang adil, transparan,                  bisnis secara etis dan membangun budaya kepatuhan
dan etis. Komitmen TelkomGroup terhadap pelindungan                     terhadap prinsip persaingan sehat sesuai UU No. 5 tahun
hak-hak pelanggan diatur dalam Peraturan Perusahaan                     1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan
No. PD. 201.01/r.00/PS150/COP-B0400000/2014 tentang                     Usaha Tidak Sehat serta ketentuan lainnya yang berlaku.
Etika Bisnis di Lingkungan TelkomGroup dan dilaksanakan
sesuai UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan                         TelkomGroup memastikan strategi penetapan harga
Konsumen, UU No. 11 tahun 2008 dan UU No. 1 tahun 2024                  tidak hanya memenuhi ketentuan penetapan harga pada
terkait Informasi dan Transaksi Elektronik.                             Peraturan KPPU No. 4 tahun 2011, namun juga adil dan
                                                                        terjangkau bagi pelanggan melalui pendekatan Customer
TelkomGroup berupaya memberikan informasi produk dan                    Value Model (CVM). Pelaksanaan legal review atas rencana
jasa secara transparan, jelas dan mudah dimengerti agar                 corporate action atau kontrak tertentu oleh Unit Kerja
pelanggan memahami hak dan kewajibannya sebelum                         Pengelola Corporate Legal berfungsi untuk memitigasi
menyetujui akad/kontrak berlangganan. TelkomGroup                       risiko hukum dan ketidakpatuhan berkaitan penetapan
membekali mitra kerja dengan pengetahuan terkait                        harga.
produk dan jasa, prosedur layanan dan etika pelayanan
melalui pelatihan, agar mitra kerja mampu melaksanakan                  Selama tahun 2025, tidak ada ketidakpatuhan maupun
tugasnya sesuai standar pelayanan dan Kode Etik                         dugaan pelanggaran yang diidentifikasi di operasional
TelkomGroup. Untuk menjamin keamanan pelanggan,                         Telkom terhadap peraturan persaingan usaha dan
pelabelan informasi keamanan produk terdapat pada                       monopoli, sehingga tidak ada kerugian finansial yang
seluruh perangkat elektronik (seperti modem) sesuai                     ditimbulkan. [SASB TC-TL- 520a.1, TC-SI-520a.1, TC-IM-520a.1]
standar dan regulasi yang berlaku.

Selama tahun 2025, tidak ada insiden ketidakpatuhan yang
diidentifikasi mengenai penyediaan informasi produk dan
layanan, pelabelan, dan komunikasi pemasaran.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                    181
Page 184
05      Elevate Our Business                                   Kepatuhan
                                                               Regulasi
                                                                                           Praktik Bisnis
                                                                                           Beretika




Kesetaraan Akses Internet
Setiap pelanggan berhak atas akses internet yang aman, adil, dan andal. TelkomGroup mendukung penyediaan akses
internet yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia berpedoman pada
prinsip open internet (net neutrality). Kami memastikan penyediaan infrastruktur, layanan dan akses internet memenuhi
ketentuan Permenkominfo No. 5 tahun 2021, standar industri dan peraturan telekomunikasi lainnya.

Kualitas layanan telekomunikasi dapat diukur melalui kecepatan dan stabilitas jaringan, salah satunya menggunakan
speed score yang mengombinasikan kecepatan unduh, unggah, serta latensi sehingga dapat memberikan gambaran
menyeluruh atas performa jaringan seluler. Berdasarkan laporan Ookla, Telkomsel secara konsisten mencatatkan speed
score tertinggi selama dua tahun berturut-turut. Pada kuartal 3 dan kuartal 4 2025, Telkomsel mencatat skor 55,67,
meningkat 23% dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang sebesar 42,93. [SASB TC-TL-520a.2]




     INDONESIA FASTEST MOBILE NETWORK




    55.67
    Speed Score
                               Telkomsel merupakan jaringan seluler tercepat di Indonesia pada
                               periode Q3–Q4 2025. Penghargaan Ookla® Speedtest Award™
                               untuk Jaringan Seluler Tercepat diberikan berdasarkan Speed
                               Score™, yang mengukur kinerja jaringan dari sisi throughput
                               dan responsivitas. Pengukuran ini mengombinasikan kecepatan
                               unduh dan unggah dengan latensi untuk memberikan gambaran
                               menyeluruh mengenai performa jaringan.




   Gambar 93. Speedtest® Map




  182                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 185
Keamanan Siber &                      Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                      Bertanggung Jawab




Praktik Bisnis Beretika




TelkomGroup memandang keberlanjutan sebagai respons strategis atas ekspektasi regulator, pelanggan, dan pasar,
tidak hanya terkait pertumbuhan bisnis, tetapi juga cara pertumbuhan tersebut berlangsung melalui prinsip etika yang
kuat, kepatuhan terhadap regulasi, serta pelindungan hak dan privasi konsumen pada setiap layanan yang ditawarkan
Telkom. Telkom mewujudkan prinsip keberlanjutan secara konsisten melalui komitmen etika yang kuat dan penerapannya
bersama seluruh mitra pada ekosistem bisnis Telkom.


Gambar 94. Komitmen Telkom dalam Praktik Bisnis Beretika




                                         Komitmen terhadap Pelanggan:
                                         Meningkatkan kepuasan pelanggan secara
                                         terus menerus termasuk media kontak
                                         pelanggan yang transparan dan mudah diakses
                                         dengan menjunjung tinggi hak-hak pelanggan.



       Komitmen terhadap Karyawan:                                             Komitmen terhadap Mitra Kerja:
       Menciptakan lingkungan kerja yang                                       Membangun hubungan profesional
       adil, sehat, aman, dan bebas dari                                       yang adil, transparan, dan berbasis
       diskriminasi                                                            pada prinsip tata kelola yang baik.




                   Komitmen terhadap Sosial Masyarakat:
                                                                     Komitmen terhadap Kompetitor:
                   Berkontribusi pada kesejahteraan
                                                                     Berkompetisi secara sehat dengan
                   masyarakat sekitar dengan membangun
                                                                     memperoleh informasi secara sah
                   hubungan yang harmonis dan mengurangi
                                                                     dan menjunjung integritas bisnis
                   dampak lingkungan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                           183
Page 186
05          Elevate Our Business                                Kepatuhan
                                                                Regulasi
                                                                                          Praktik Bisnis
                                                                                          Beretika




Pendekatan Manajemen                                        •     PD.201.01/r.00/PS150/COP-B0400000/2014 tentang
                                                                  Etika Bisnis di Lingkungan TelkomGroup (Kebijakan
[GRI 3-3]                                                         Etika Bisnis)
                                                            •     PD.602.00/r.00/HK000/COP-D0030000/2011 tentang
Peran Dewan dan Manajemen                                         Pedoman Pengelolaan GCG.
                                                            •     PR.209.10/r.02/HK200/COP-A0700000/2023 tentang
Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran manajemen            Respectful Workplace.
berperan sebagai role model dalam implementasi etika        •     PR.209.05/r.02/HK250/COP-A0900000/2024 tentang
bisnis. Secara spesifik, berikut peranan komite di bawah          Disiplin Karyawan.
Komisaris dan Direksi dalam pengawalan penerapan            •     PR.209.03/r.02/HK270/COP-A0900000/2024 tentang
praktik etika bisnis di Telkom:                                   Kewajiban Penyampaian LHKPN di Lingkungan
                                                                  TelkomGroup.
•   Komite Audit: mengawasi dan mengevaluasi                •     PR.209.04/r.02/HK270/COP-A0900000/2024 tentang
    pengaduan yang masuk melalui saluran whistleblowing           Pengendalian Gratifikasi.
    system Telkom, termasuk yang berkaitan dengan
    pelanggaran kode etik                                   Kebijakan Etika Bisnis mengatur hal-hal pokok terkait
•   Komite Investigasi: menginvestigasi pengaduan yang      kode etik, berkaitan:
    masuk melalui saluran whistleblowing system Telkom,
    termasuk yang berkaitan dengan pelanggaran kode         1. Etika kerja karyawan: Berisi norma untuk memandu
    etik                                                       seluruh karyawan dan pemimpin dalam bekerja sehari-
                                                               hari, termasuk mengatur ketentuan antikorupsi dan
Seluruh pimpinan di setiap level wajib melakukan               penyuapan, serta prinsip kesetaraan dan keberagaman
sosialisasi Kode Etik ke seluruh karyawan di jajarannya.       dalam praktik ketenagakerjaan.
Untuk mendukung perannya, Unit Kerja Pengelola              2. Etika usaha: Berisi norma yang dianut sebagai acuan
Human Capital Service Operation bertanggung jawab              Perusahaan, manajemen, serta karyawan dalam
atas pemantauan implementasi Kode Etik di seluruh              berhubungan dengan lingkungan eksternal, termasuk
TelkomGroup.                                                   mitra kerja/pemasok, seperti praktik persaingan
                                                               usaha yang etis.
Evaluasi dan pemutakhiran Kode Etik dilakukan oleh
Unit Kerja yang terkait dengan pengelolaan Etika Bisnis     Manajemen Telkom melakukan sosialisasi kode etik,
untuk memastikan pelaksanaan Etika Bisnis di lingkungan     termasuk aspek etika bisnis dan tata kelola ke seluruh
TelkomGroup sesuai dengan perkembangan dari sisi            lingkup TelkomGroup. Setiap tahun, seluruh karyawan
eksternal maupun internal Perusahaan. Hasil pengawalan      TelkomGroup menandatangani Pakta Integritas dan
dan evaluasi secara berkala dilaporkan kepada Direksi.      mendapatkan sosialisasi etika bisnis, seperti melalui
                                                            e-learning, pelatihan/workshop, serta sosialisasi via
Seluruh karyawan berperan atas pemantauan dan wajib         Diarium maupun media internal lainnya. Pada tahun
melaporkan kemungkinan kecurangan, pelanggaran etika        2025 ini telah diselenggarakan juga pelatihan Penguatan
bisnis (termasuk benturan kepentingan) dan hal lainnya      Integritas untuk seluruh karyawan Telkom mencakup
yang dapat melemahkan praktik etika bisnis. Penanganan      beberapa aspek, di antaranya etika bisnis, budaya
pengaduan etika bisnis mengikuti prosedur pelaporan         perusahaan, Respectful Workplace, LHKPN, gratifikasi,
whistleblowing, di mana penanganan isu etika akan           SMAP, dan disiplin karyawan.
ditangani oleh Komite Etika (Komite Disiplin Karyawan).
                                                            Pengawasan dan Evaluasi Etika Bisnis
Kebijakan Kode Etik
                                                            Telkom menyelenggarakan program survei online etika
[GRI 2-23]                                                  bisnis dengan populasi seluruh karyawan melalui media
                                                            portal/ intranet yang diakhiri dengan pernyataan kesediaan
Sesuai ketentuan Surat Edaran OJK No.32/SEOJK.04/2015       karyawan untuk menjalankan etika bisnis. Pemahaman
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan          dan penerapan etika bisnis, beserta hasil survei terkait,
Sarbanes-Oxley Act (SOA) 2002 section 406, kami memiliki    secara konsisten ditinjau dan diaudit setiap tahun melalui
dan menjalankan kode etik yang berlaku bagi seluruh level   mekanisme audit internal dan eksternal. Audit tersebut
organisasi. Telkom memiliki kode etik yang diatur dalam     dijalankan dalam rangka penerapan control environment
beberapa peraturan sebagai berikut:                         sesuai skema kerja pengendalian internal COSO pada
• KD.36/HK290/COP-D0053000/2009 tentang Pakta               audit pengendalian internal tingkat entitas. Implementasi
   Integritas;                                              dan evaluasi kinerja terkait Kode Etik dibahas lebih lanjut
                                                            dalam Laporan Tahunan Telkom 2025.




    184                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 187
Keamanan Siber &                      Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                      Bertanggung Jawab




Etika Media dan Komunikasi                                           kepada publik dan media, investor, pelanggan, regulator
                                                                     serta mitra, melalui siaran pers, tanggapan perusahaan,
Kita hidup di era di mana informasi dapat diperoleh                  sosial media, serta saluran lainnya. Melalui pedoman
dengan mudah berkat media sosial dan akses jaringan                  tersebut, Telkom secara tegas melarang penyampaian
telekomunikasi yang semakin andal. Informasi kini                    informasi yang mengandung SARA, kebohongan,
menjadi konsumsi utama masyarakat. Apabila situasi                   pencemaran nama baik, unsur kekerasan, maupun muatan
ini tidak disertai dengan literasi media dan informasi               yang tidak pantas, termasuk konten yang mendiskreditkan
yang memadai, masyarakat menjadi rentan atas isu-                    pihak atau instansi tertentu serta berpotensi memicu
isu etika media seperti misinformasi, disinformasi,                  sentimen keberpihakan politik.
penyalahgunaan data, dan penyebaran konten yang tidak
akurat.                                                              Lebih lanjut, Unit Kerja Pengelola Corporate
                                                                     Communication bertanggung jawab untuk memastikan
Sejalan dengan komitmen tersebut, TelkomGroup                        bahwa seluruh aktivitas komunikasi tidak melanggar
memastikan bahwa seluruh produk serta layanan inti                   ketentuan etika media, termasuk Kode Etik yang berlaku.
dijalankan selaras dengan kerangka regulasi media dan                Hasil pemantauan dilaporkan secara berkala kepada
komunikasi yang berlaku di Indonesia. Hal ini mencakup               Direktur Utama.
pemenuhan kewajiban terkait pemantauan, penyaringan
konten, pemblokiran, dan bentuk pengelolaan konten
lainnya. [SASB TC‑SI‑220a.5, TC-IM-220a.5, TC-IM-220a.6]             Antikorupsi dan Penyuapan
TelkomGroup berkomitmen untuk berperan aktif dalam                   Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
pencegahan isu etika media dengan memastikan setiap
penyampaian informasi mendukung prinsip transparansi,                [GRI 205-1]
akurasi, dan tanggung jawab, demi mendukung terciptanya
ekosistem komunikasi yang sehat dan bermanfaat bagi                  Telkom menerapkan SNI ISO 37001:2016 Sistem
masyarakat.                                                          Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sejak tahun 2020 yang
                                                                     dipantau oleh Dewan Komisaris dan Direksi yang berfungsi
Telkom, melalui Unit Kerja Pengelola Corporate                       sebagai Dewan Pengarah dan Manajemen Puncak bersama
Communication, telah mengembangkan SOP Komunikasi                    Komite Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) yang
Perusahaan untuk memandu penyampaian informasi                       bertanggung jawab atas sistem implementasi SMAP di
                                                                     perusahaaan.



Gambar 95. Struktur Komite FKAP Telkom




                                  Dewan Pengarah                                   Manajemen Puncak




                                            Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan

                                                          Fungsi Komite FKAP




            Bidang Pengendalian
                                         Bidang Evaluasi dan          Bidang Investigasi dan     Bidang Pengembangan
            Anti Penyuapan dan
                                            Audit Internal                Penanganan                dan Dokumentasi
                 Gratifikasi




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                             185
Page 188
05          Elevate Our Business                                                               Kepatuhan
                                                                                               Regulasi
                                                                                                                                           Praktik Bisnis
                                                                                                                                           Beretika




Penerapan SMAP terintegrasi dalam kebijakan-kebijakan                                         pelaksanaan praktik antikorupsi dan penyuapan, Telkom
yang ada di Telkom termasuk pada kebijakan pengadaan,                                         telah menerapkan Panduan Cegah Korupsi (PANCEK) yang
rekrutmen, dan keuangan.                                                                      dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),
• Pada proses pengadaan, untuk memitigasi risiko                                              mekanisme whistleblowing, dan kebijakan pendukung
    korupsi dan penyuapan dalam rantai pasokan,                                               lainnya. Penerapan PANCEK berhasil meraih skor verifikasi
    proses pengadaan mencakup uji kelayakan dan self-                                         mendekati 100% pada tahun 2025.
   assessment mitra untuk memverifikasi kepemilikan,
   penelusuran daftar hitam, serta meninjau riwayat                                           Pencegahan Korupsi, Suap, dan Tindak Penipuan
   kasus korupsi dari sumber internal dan eksternal.
   Telkom juga melakukan pemeriksaan benturan                                                 [GRI 205-2]
   kepentingan dengan mencocokkan data pemilik dan
   pengurus mitra terhadap data karyawan dan keluarga                                         Langkah-langkah mitigasi yang ketat telah diterapkan
   hingga derajat kedua.                                                                      oleh Telkom maupun Anak Perusahaan melalui program
• Pada proses rekrutmen, Telkom memastikan proses                                             utama seperti sosialisasi kebijakan, pelatihan dan
   terhindar dari benturan kepentingan dengan seluruh                                         pengembangan kompetensi personel serta pemasok.
   penguji menandatangani Komitmen Conflict of                                                Sosialisasi antikorupsi dan anti-fraud dilakukan secara
    Interest dan memastikan pemetaan peserta tidak                                            rutin untuk seluruh karyawan TelkomGroup. Karyawan
   memiliki hubungan kekerabatan dengan penguji.                                              juga memiliki kewajiban untuk mengikuti e-learning,
                                                                                              di antaranya terkait SMAP dan gratifikasi. Pada tahun
Secara rutin, Komite FKAP mengevaluasi potensi risiko                                         2025, 100% anggota Direksi dan 100% karyawan Telkom
terkait korupsi, penyuapan dan kecurangan di area                                             telah mendapatkan sosialisasi kebijakan dan prosedur
operasinya dan beberapa area bisnis unit. Pada tahun                                          antikorupsi, serta mengikuti pelatihan antikorupsi. Pada
2025, Telkom telah melakukan 100% penilaian risiko                                            Anak Perusahaan, 100% anggota Direksi TDE, Sigma,
penyuapan pada fungsi yang memiliki risiko terjadinya                                         Metra-Net, serta Telkom Infra telah mengikuti sosialisasi
penyuapan berdasarkan ruang lingkup ISO 37001: 2016                                           dan pelatihan antikorupsi.
SMAP, yaitu Fungsi Recruitment dan Procurement.
                                                                                              Selain itu, seluruh anggota Direksi, Komisaris, karyawan di
Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan                                                           level Band I-II (khususnya di Entitas di Luar TelkomGroup
                                                                                              (EDLT) dan kantor pusat), serta Komisaris dan Direksi
TelkomGroup menerapkan kebijakan zero tolerance                                               di Anak Perusahaan terafiliasi wajib melaporkan harta
terhadap segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme,                                            kekayaan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
suap, penipuan, dan praktik bisnis tidak etis lainnya,                                        Negara (LHKPN).
sebagaimana tertuang dalam Kode Etik. Untuk mengatur


Tabel 49. Pencapaian Sosialisasi dan Pelatihan Antikorupsi di TelkomGroup Tahun Finansial 2025*


                   Jenjang jabatan                                                  Sosialisasi                                                Pelatihan

    Manajemen Senior                                                                    92,2%                                                     89,4%

    Manajemen Madya                                                                     98,0%                                                     88,5%

    Pengawas                                                                            99,7%                                                     74,5%

    Karyawan di level lainnya                                                           85,4%                                                     65,2%

                                                                                        94,9%                                                     76,0%

*   Catatan: entitas yang dicakup dalam perhitungan sosialisasi dan pelatihan yaitu Telkom, TDE, Mitratel, Sigma, GSD, dan Telkom Infra.


TelkomGroup menyosialisasikan kebijakan antikorupsi kepada mitra bisnis sejak awal proses pengadaan melalui tahap
klarifikasi teknis. Pada tahun 2025, Telkom, Mitratel, Telin, dan Sigma memastikan 100% mitra kerja telah menerima
sosialisasi antikorupsi tersebut.




     186                                                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 189
Keamanan Siber &                                   Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                                   Bertanggung Jawab




Tabel 50. Pencapaian Sosialisasi Antikorupsi Mitra Bisnis TelkomGroup*


                                                                                                                               TelkomGroup
                                           Metrik
                                                                                                          2025                       2024                       2023

  Jumlah mitra bisnis yang mendapatkan sosialisasi kebijakan dan
                                                                                                           1.852                     1.422                      1.322
  prosedur antikorupsi (Jumlah)

  Persentase mitra bisnis yang mendapatkan sosialisasi kebijakan dan
                                                                                                           100%                      100%                       100%
  prosedur antikorupsi (%)

* Catatan: Cakupan Perusahaan dalam tabel deret waktu terdiri atas Telkom, Mitratel, dan Telin, sedangkan Sigma hanya berkontribusi pada periode pelaporan tahun 2025.




Pencapaian dan Evaluasi                                                                     Telkom Integrity Line

[GRI 205-3]                                                                                 [OJK F.24] [GRI 2-15, 2-16, 2-25, 2-26]


Pada tahun 2025, Telkom tidak mengidentifikasi adanya                                       Telkom Integrity Line merupakan WBS untuk menampung
korupsi, gratifikasi, suap, maupun fraud yang terbukti.                                     pengaduan terkait dugaan pelanggaran yang terjadi
Pencapaian ini dapat kami raih berkat komitmen yang kuat                                    di lingkungan TelkomGroup, baik yang dilakukan oleh
terhadap praktik etika bisnis dan antikorupsi.                                              karyawan TelkomGroup maupun pihak ketiga yang
                                                                                            terafiliasi. Isu yang dapat diadukan mencakup penipuan,
Pada tingkat Anak Perusahaan, kami mencatat dua kasus                                       korupsi, perilaku bisnis tidak etis, pelecehan, pelanggaran
korupsi yang terjadi pada Mitratel. Menanggapi temuan                                       HAM, K3 dan/atau ketenagakerjaan, serta pelanggaran
tersebut, perusahaan segera melakukan investigasi                                           lainnya. Terdapat 7 (tujuh) kanal pengaduan yang dapat
internal untuk memastikan penyelesaian yang akuntabel                                       diakses oleh seluruh karyawan maupun pemangku
dan transparan. Hasil investigasi mengarah pada                                             kepentingan lainnya pada website Telkom di menu
penerapan tindakan korektif serta penjatuhan sanksi                                         Telkom Integrity Line. Telkom Integrity Line dikelola
tegas berupa pemutusan hubungan kerja kepada pihak                                          secara independen oleh Deloitte. Telkom menjamin dan
yang terbukti terlibat. Setiap insiden yang teridentifikasi                                 memastikan kerahasiaan/anonimitas pelapor dalam
melalui mekanisme kontrol internal ditangani secara                                         seluruh proses dan menjamin perlindungan dari tindakan
cepat sesuai dengan prinsip zero tolerance terhadap                                         retaliasi.
pelanggaran integritas. TelkomGroup juga mendukung
penuh proses hukum yang berjalan untuk memastikan                                           Komite Audit bertanggung jawab atas evaluasi dan
penegakan aturan dan penguatan budaya antikorupsi di                                        pemantauan WBS Telkom berdasarkan ketentuan
seluruh entitas usaha.                                                                      Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015 dan Sarbanes-
                                                                                            Oxley Act 2002 Section 301. Seluruh laporan yang masuk
Kejadian ini menyebabkan kemunduran dalam pencapaian                                        akan ditinjau oleh Komite Audit untuk menentukan tindak
komitmen keberlanjutan Perusahaan, namun menjadi                                            lanjut sesuai dengan tingkat eskalasinya. Setiap laporan
pengingat betapa pentingnya pengawasan dan                                                  yang diterima diproses dengan penuh perhatian dengan
penegakkan komitmen antikorupsi di seluruh lingkungan                                       asas praduga tak bersalah.
TelkomGroup dan jenjang karyawan. TelkomGroup
mengupayakan penguatan kebijakan pengawasan
dan meningkatkan program pelatihan antikorupsi dan
etika bisnis baik bagi manajemen maupun karyawan
TelkomGroup untuk mencegah kasus serupa di masa
depan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                                               187
Page 190
05      Elevate Our Business                                           Kepatuhan
                                                                       Regulasi
                                                                                                       Praktik Bisnis
                                                                                                       Beretika




Gambar 96. Prosedur Telkom Integrity Line



       Penerimaan &                                                                      Proses                  Penyelesaian &
                                                  Pemeriksaan
    Verifikasi Pengaduan                                                               Investigasi                Tindak Lanjut


   • Konsultan/pihak           • Internal Audit Perseroan melakukan                • Komite                • Komite Audit
     ketiga menerima             pemeriksaan pendahuluan, dan jika diperlukan        Investigasi             mengevaluasi hasil
     dan memverifikasi           dapat melibatkan pihak independen.                  atau konsultan/         investigasi.
     pengaduan melalui         • Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut,             pihak ketiga          • Jika ada pelanggaran,
     Telkom Integrity Line.      Komite Aduit menetapkan apakah proses perlu         independen              tindakan disiplin atau
   • Pengaduan yang valid        dilanjutkan ke tahap investigasi atau tidak.        melakukan               perbaikan kebijakan
     diteruskan ke Komite                                                            investigasi.            dilakukan.
                               • Jika diperlukan audit investigasi, laporan
     Audit atau Unit Kerja       diajukan ke Direktur Utama yang akan              • Laporan hasil         • semua pengaduan
     Pengelola Internal          menugaskan Komite Investigasi.                      investigasi             yang telah selesai
     Audit                                                                           diberikan ke            ditutup dalam sistem.
                               • Jika membutuhkan pihak independen, Komite
                                                                                     Direktur Utama
                                 Audit meminta persetujuan Dewan Komisaris
                                                                                     dan Komite
                                 untuk menunjukan pihak independen.
                                                                                     Audit.
                               • Jika proses investigasi menyangkut personal
                                 dan/atau unit di Anak Perusahaan, maka
                                 Komite Investigasi akan menyampaikan kepada
                                 Komisaris dan DIreksi Anak Perusahaan
                                 dimaksud.




  188                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 191
Keamanan Siber &                        Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                        Bertanggung Jawab




Tabel 51. Data Pengaduan yang diterima WBS


                                                            TelkomGroup
           Deskripsi                    2025                   2024                      2023                Keterangan
                                    (Deloitte)               (Deloitte)                (Deloitte)

                                                                                                        Pengaduan yang
 Jumlah pengaduan:                       53                     56                        59
                                                                                                        diterima

                                                                                                        Pengaduan yang layak
 Memenuhi syarat:                        52                     46                        28
                                                                                                        ditindaklanjuti

 Tindak lanjut:

 Closed                                   18                    33                         19

 Tambahan Data                            10                     12                        9

 Pengkajian lebih lanjut
                                         24                      1                         0
 sesuai prosedur



Selama tahun 2025, TelkomGroup telah menyelesaikan                    Berdasarkan hasil pemeriksaan pendahuluan dan hasil
52 pengaduan dari total 53 pengaduan yang diterima dan                investigasi, TelkomGroup berupaya menindaklanjuti
layak ditindaklanjuti (98% pengaduan). Pengaduan banyak               dengan langkah korektif serta perbaikan sistem untuk
dilakukan melalui kanal situs internet (34 pelaporan),                mencegah terjadinya pelanggaran yang sama di masa
WhatsApp (9 pelaporan), email (8 pelaporan), Hot Line                 depan. Laporan terkait whistleblowing ini disampaikan
(1 pelaporan), dan SMS (1 pelaporan). Mayoritas isu yang              dalam laporan tahunan dan laporan keberlanjutan
disampaikan berkaitan dengan pelanggaran terhadap                     sebagai bentuk akuntabilitas Telkom kepada pemangku
peraturan internal (28 pelaporan), fraud/kecurangan (14               kepentingan.
pelaporan), perilaku tidak terpuji (7 pelaporan), lainnya (4
pelaporan).



       Akses Telkom Integrity Line


     Website       : https://id.deloitte-halo.com/telkomwbs/          P.O. Box 2800
     Hotline       : +62 21 5088 4601                                 JKP 10028
     Fax           : +62 21 5088 4602                                 SMS         : +62 813 9000 3217
     Email         : telkomwbs@tipoffs.info                           WhatsApp : +62 813 9000 3217
     PO Box        : Telkom Integrity Line




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                189
Page 192
05    Elevate Our Business   Kepatuhan
                             Regulasi
                                              Praktik Bisnis
                                              Beretika




190                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 193
Keamanan Siber &                   Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                   Bertanggung Jawab




Keamanan Siber & Pelindungan Data




       “
       Keamanan siber dan pelindungan data menjadi aspek kritikal yang mendukung keberlanjutan
       bisnis, terlebih seiring perkembangan digitalisasi yang pesat turut meningkatkan kerentanan
       sistem terhadap ancaman keamanan siber. Sebagai perusahaan yang melayani jutaan pelanggan
       dan mengelola data berskala besar, TelkomGroup berkomitmen menerapkan standar keamanan
       tertinggi untuk melindungi data pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan, sekaligus
       menangkap peluang penyediaan layanan digital yang aman dan tepercaya.




Pendekatan Manajemen                                          Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi TelkomGroup
                                                              dan Tata Kelola Keamanan informasi mengatur praktik
[GRI 3-3]                                                     keamanan siber dan pelindungan data di TelkomGroup
                                                              sesuai regulasi, khususnya UU No. 27 tahun 2022 tentang
Tata Kelola Pelindungan Data                                  Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) dan ketentuan yang
                                                              berlaku.
Untuk mendukung implementasi kebijakan keamanan
siber dan perlindungan data di Telkom, Unit Kerja Pengelola   Untuk memastikan kepatuhan dan efektivitas tata kelola
Data Protection Telkom dan pejabat Data Protection            data, Pedoman Pengawasan Pelindungan Data Pribadi
Officer (DPO) bertanggung jawab atas pemantauan               TelkomGroup mengatur proses audit yang dilakukan oleh
kepatuhan privasi, serta mengoordinasikan audit dan           Internal Audit di Telkom maupun pihak ketiga. Audit ini
mitigasi risiko. Unit Kerja Pengelola Data Protection         menilai kepatuhan dan kesesuaian pelaksanaan aktivitas
berperan dalam mengawasi kepatuhan terhadap kebijakan         bisnis operasional terhadap tata kelola data dan prosedur
pelindungan data pribadi, meningkatkan kesadaran di           turunannya, efektivitas kontrol keamanan informasi,
seluruh organisasi, serta memastikan bahwa setiap             kesesuaian pelaksanaan hak subjek data pribadi, serta
proses pemrosesan data pribadi dilakukan sesuai dengan        penanganan insiden kegagalan pelindungan data pribadi.
regulasi dan standar yang berlaku.


LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      191
Page 194
05         Elevate Our Business                                        Kepatuhan
                                                                       Regulasi
                                                                                                             Praktik Bisnis
                                                                                                             Beretika




Patuh PDP
TelkomGroup memiliki platform Patuh PDP yang dirancang untuk membantu entitas TelkomGroup memastikan kepatuhan
terhadap regulasi pelindungan data pribadi secara mandiri berdasarkan framework yang dirancang oleh Unit Kerja
Pengelola Data Protection, termasuk pemenuhan kewajiban perekaman kegiatan pemrosesan data pribadi (RoPA),
penilaian dampak pelindungan data pribadi (DPIA, PIA), dan sebagainya.

Framework Tata Kelola Data
Telkom memiliki Framework Tata Kelola Data yang mengatur siklus hidup pengelolaan aset data, mulai dari perencanaan,
penggunaan, pengendalian, pelindungan, dan penghancuran data. Framework ini dirancang untuk mendukung analisis dan
pengambilan keputusan yang lebih efektif. Dalam pelaksanaannya, Direktur Network dan Direktur IT Digital bertanggung
jawab atas pengelolaan strategis framework ini dan menunjuk Data Owner yang memiliki kewenangan atas pemanfaatan
aset data. Data Owner bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan data sesuai dengan prinsip tata kelola yang
ditetapkan.
Sebagai bagian dari mekanisme pelindungan data, framework ini mengatur aspek-aspek utama seperti persetujuan
pemilik data, arsitektur data, metadata, pengendalian data, kualitas data, enkripsi (kriptografi), kontrol akses, serta audit
trail management. Langkah-langkah ini diterapkan untuk memastikan keamanan serta integritas data selama proses
penyimpanan dan penggunaannya.


Gambar 97. Komite Tata Kelola Data Telkom


    DG Executive Committee                                            DG Business Committee

   Ketua       : VP Network/IT Strategy, Technology & Architecture   Ketua         : DEVP Digital Business Builder DBT
   Wakil       : EVP Digital Business & Technology                   Wakil         : DEGM IT Development DIT
                 EGM Divisi Information Technology                                   DEGM IT Operation DIT
   Sekretaris : AVP Network/IT Program Management & Digitization     Sekretaris : AVP Advance Network/IT Orchestration
   Anggota     : VP Performance & Governance Management NITS         Anggota       : AVP Integrated Governance & Quality Mgmt. NITS
                 DVP Cyber Security                                                  SYNERGY Project Leader One Data & CFU Mobile
                 VP Synergy                                                          All Deputy EGM CFU/FU
                 VP Legal & Compliance                                               All Deputy EVP CFU/FU
                 VP Information Technology Audit                                     AVP Infrastructure & Service Performance NITS
                 All EGM & EVP CFU/FU                                                AVP Infrastructure SLA Management NITS
                                                                                     AVP Integrated Governance & Quality Mgmt. NITS
                                                                                     AVP Legal Settlement
                                                                                     AVP Legal Counsellor
                                                                                     AVP Application Transaction Audit
                                                                                     AVP Information System Operation Audit
                                                                                     AVP Information Security Audit
                              DG Executive                                           All AVP, SM & OSM CFU/FU
                               Committee
                                                                                     All TRIBE LEADER Sub-Divisi Digital Business Builder
                                                                                     Data Owner: All DATA OWNER*

                              DG Business
                              Committee                                 DG Operations

                                                                     Koordinator        : AVP NETWORK/IT PROG MGT & DIGITIZATION
                                                                     Data Stewards      : Leader: Chapter Leader DS & AI
                              DG Operations                                               Anggota: All Data Steward
                                                                     Data Custodian: : Leader: SM Enterprise & Analytic Platform Operation
                                                                                          Anggota: All Development & Operation DIT




Kebijakan Pelindungan Data

Sebagai bagian dari pengendalian risiko keamanan siber dan pelindungan data bagi pihak internal dan eksternal, Telkom
menerapkan prosedur dokumentasi dan pelaporan dugaan insiden pelindungan data pribadi, meliputi proses identifikasi
awal, identifikasi lanjut, hingga langkah pemulihan dan pencegahan insiden lebih lanjut. Kebijakan tersebut mendukung
pemenuhan Telkom terhadap regulasi dan ketentuan yang berlaku, termasuk UU No. 27 tahun 2022 tentang Perlindungan
Data Pribadi, standar keamanan informasi ISO 27701:2019, ISO 27001:2013 dan ISO 27001:2022.


   192                                                                                                PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 195
Keamanan Siber &                           Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                           Bertanggung Jawab




       Pedoman Pelindungan Data Pribadi TelkomGroup


      TelkomGroup telah mengembangkan pedoman dan prosedur yang diturunkan dari Kebijakan Tata Kelola
      Pelindungan Data Pribadi TelkomGroup. Pedoman tersebut mengadopsi framework yang menggabungkan
      mitigasi sanksi administratif dan sanksi pidana dari regulasi pelindungan data pribadi di Indonesia dan best
      practice internasional. [SASB TC-TL-220a.1, TC-SI-220a.1, TC-IM-220a.1]
      Pedoman ini berisi:
      1. Pedoman Dasar Pemrosesan Data Pribadi
      2. Pedoman Pengendalian Akses Data Pribadi
      3. Pedoman Akurasi, Keamanan, dan Kerahasiaan Data Pribadi
      4. Pedoman Pengendalian Pemrosesan Data Pribadi
      5. Pedoman Pengawasan Pelindungan Data Pribadi




Strategi Pelindungan Data
TelkomGroup aktif mengedukasi karyawan melalui program sosialisasi, pelatihan, dan sertifikasi terkait manajemen data,
keamanan data, dan privasi.

TelkomGroup senantiasa melakukan Assessment Data Governance Maturity Level untuk menentukan strategi
pengembangan dan optimasi tata kelola data di perusahaan. Kegiatan Assessment Data Governance Maturity Level
dilaksanakan pada Patuh PDP.

Sepanjang tahun 2025 TelkomGroup juga telah melakukan upaya-upaya pelindungan data pribadi, termasuk pelaksanaan
mandatory e-learning bagi karyawan yang menjalankan fungsi terkait. Kebijakan dan program peningkatan kesadaran
terhadap privasi ini dirancang untuk memastikan tata kelola data dan keamanan yang kuat di seluruh ekosistem
TelkomGroup.


Gambar 98. Upaya Pelindungan Data Pribadi TelkomGroup


    POLICY & COMPLIANCE

             Pembaruan versi terhadap 2 Prosedur               Pendampingan                   Pemantauan                  Pendampingan
             menyesuaikan risk-matrix perusahaan               konsultasi                     dan pengawasan              proses surveillance
             dan feedback IA                                   compliance case                perkembangan                ISO 27701:2019
                                                               dari aspek PDP untuk           regulasi                    Privacy Information
             (total 5 pedoman dan 19 Prosedur                  tiap direktorat                                            Management Systems
             untuk mendukung compliance PDP)




    ARCHITECTURE, CONTROL & PROCESSING




                                                    Data Protection Platform Encryption           • Red Teaming Exercise
                                                    • 32 Critical Database (containing PII)         Selama Q3-Q4 2025 melibatkan CYS dan DIT
    Application Utilization
                                                    • 17 Application                              • PET Exploration UEBA:
    USER : 623     Case :120     Activity : 7.643
    (Naik 85%)     (Naik 185%)   (Naik 116%)        • 11 Operating System Updated                   12 Tech Providers Demo & PoC (IBM, Securiti,
                                                    • 2 Encryption Platform                         Exabeam, BeyondRisk, Securiti, Exabeam,
                                                                                                    BeyondRisk, Securonix, etc.)
    Maturity Level Telkom Grioup
    Kenaikan Maturitas:
    1.97 > 2.98
    On-track menuju
    defined level (3)




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                                 193
Page 196
05      Elevate Our Business                                            Kepatuhan
                                                                        Regulasi
                                                                                                              Praktik Bisnis
                                                                                                              Beretika




   RISK & MONETIZATION                                                        AWARENESS & STAKEHOLDER MGT



   117
   Total Use Case
                      433
                      Use case all time    PDPaaS as New
   2025                                    GTMA
                                                                              AWARENESS             E-LEARNING                 RELATIONS
   Increased ~67%     Handover to New      • Product Readiness                Poster, global        Mandatory e-learning       Collaboration
   Growth YoY         DG CHairman          • GTM Strategy                     privacy news,         UU PDP for Digital         with Komdigi
                                           • DPO BNSP                         webinar, podcast,     Business & Technology      (FGD & Audiensi)
                                             Certification                    sharing, session      team member


Sepanjang tahun 2025, Telkom mengidentifikasi tidak ada pelanggaran ketentuan pemrosesan data pribadi, baik berupa
kebocoran yang bersifat kritikal, pencurian atau kehilangan data pelanggan, serta tidak ada sanksi, denda, ataupun
proses hukum terkait privasi pelanggan. Telkom bersama Anak Perusahaan berkomitmen untuk memastikan pelindungan
data pribadi melalui kebijakan keamanan yang ketat dan pemantauan proaktif untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan
pemangku kepentingan. [SASB TC-TL-220a.3, TC-TL-230a.1, TC-SI-220a.3, TC-SI-230a.1, TC-IM-230a.1, TC-IM-220a.3]


    Prioritas Strategis Telkomsel dalam Privasi dan Keamanan Data Pelanggan


                                          Di Telkomsel, melindungi data pelanggan bukan sekadar tanggung jawab, namun
                                          komitmen utama. Hal ini diperkuat dengan penetapan target nol insiden terkait
                                          privasi data pelanggan sejak tahun 2024 sebagai bagian dari target keberlanjutan
                                          Telkomsel 2030. Untuk mencapai target tersebut, Telkomsel memusatkan
                                          pendekatan pada tiga prioritas strategis:

   Gambar 99. Pendekatan Prioritas Strategis oleh Telkomsel


                    Peningkatan                                  Pencegahan                                      Deteksi
        Peningkatan pada langkah-langkah             Pencegahan melalui Penguatan                    Deteksi & Pemantauan Ancaman
        Keamanan Siber, Tata Kelola Data,              Kapasitas dan Peningkatan                        Potensial, serta Tindakan
              dan Pelindungan Data                             Keamanan                                     Pelindungan Data


     Menerapkan Kerangka Tata Kelola Data,       Menyelenggarakan kampanye internal               Melindungi sistem melalui pertahanan
     audit dan tinjauan kematangan, Data         dan program pelatihan di kalangan                berlapis yang menggabungkan
     Protection Impact Assessment (DPIA),        karyawan, anak perusahaan, serta                 protokol fisik dan digital
     serta sertifikasi ISO 27001 dan 27701.      mitra bisnis, juga termasuk program
                                                 e-learning wajib tentang privasi data
                                                 dan sertifikasi keamanan siber bagi
                                                 karyawan.

    Strategi Telkomsel dalam Privasi dan Keamanan Data secara lebih terperinci dapat diakses pada Laporan
    Keberlanjutan Telkomsel.




Kebijakan Penggunaan dan Retensi Data untuk Melindungi Hak Pelanggan
Sebagai pengendali dan prosesor data, TelkomGroup berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pemrosesan data
pribadi dilakukan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Sejalan dengan UU PDP, Telkom telah memiliki dasar pemrosesan yang kuat sebelum melakukan pemrosesan data
pribadi, baik berupa kontrak, persetujuan yang sah dan eksplisit dan dasar pemrosesan lainnya. Secara umum, pelanggan
TelkomGroup berhak untuk mengubah, menghapus data, serta memperoleh pemberitahuan apabila terjadi insiden PDP
melalui media komunikasi yang mudah diakses pelanggan. Adapun hak subjek data pribadi lainnya bersifat spesifik,
tergantung pada layanan, dasar pemrosean dan konteks pemrosesan data pribadi tersebut.




  194                                                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 197
Keamanan Siber &                  Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                  Bertanggung Jawab




Telkom juga telah memperhatikan aspek privasi by design, di mana setiap aplikasi (Product/Project/Process) yang
TelkomGroup kembangkan memperhatikan aspek privasi data sejak proses desain awal.



      Membantu Pelanggan Kami untuk Memahami Hak Mereka atas Data Pribadi [OJK F.24] [GRI 2-25, 2-26, 418-1]


    Sebagai pemilik data, pelanggan memiliki hak penuh atas data pribadi mereka. Untuk membantu para pelanggan
    memahami hak-hak mereka, informasi mengenai hak subjek data pribadi, syarat dan ketentuan privasi dapat
    diakses melalui situs web masing-masing produk dalam ekosistem TelkomGroup.
    TelkomGroup juga menyediakan pusat layanan khusus melalui layanan hotline bagi pelanggan yang memiliki
    keluhan atau permintaan terkait pelindungan data pribadi.
    Pelanggan Telkomsel dapat mengakses informasi terkait kebijakan privasi melalui https://www.telkomsel.com/
    privacy-policy atau menghubungi e-mail cs@telkomsel.co.id dan nomor telepon 188.
    Sementara itu, pelanggan IndiHome dapat menemukan syarat dan ketentuan privasi melalui https://www.
    telkomsel.com/indihome/syarat-ketentuan atau menghubungi layanan pelanggan melalui e-mail customercare@
    telkom.co.id dan nomor telepon 147.
    Selama tahun 2025, tidak ada pengaduan dari pihak eksternal terkait dugaan pelanggaran privasi pelanggan.




Telkom berkomitmen menghapus data pelanggan yang tidak lagi berlangganan sesuai ketentuan, dengan retensi minimum
3 bulan berdasarkan Standar Pengelolaan Operasi Data TelkomGroup dan PP No. 52 Tahun 2000. Setiap data pribadi yang
diperoleh Telkom baik dari subjek data pribadi secara langsung maupun dari pihak lain dilakukan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan tetap memperhatikan prinsip Pelindungan Data Pribadi.




       “
       Berkat mekanisme pelindungan data saat ini, TelkomGroup memastikan bahwa data pribadi
       pelanggan tetap terlindungi, digunakan secara etis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
       Sepanjang tahun 2025, Telkom telah berhasil melindungi 100% data pelanggan tanpa adanya
       kebocoran data kritikal.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      195
Page 198
05       Elevate Our Business                                  Kepatuhan
                                                               Regulasi
                                                                                              Praktik Bisnis
                                                                                              Beretika




Pemrosesan Data Sekunder yang Terkendali
TelkomGroup mengupayakan proses pengelolaan data pribadi pelanggan secara bertanggung jawab sesuai UU PDP.
Telkom tidak memproses data pribadi tanpa adanya dasar pemrosesan yang tepat, kecuali untuk keperluan penyelesaian
layanan, kepatuhan hukum, atau pemenuhan regulasi yang berlaku.

Gambar 100. Siklus Pemrosesan Data


                                                       Pemerolehan
                                                           dan
                                                       pengumpulan

                               Penghapusan atau                             Pengolahan dan
                               pemusnahan data                             penganalisasisan



                         Pengumuman, transfer,
                          penyebarluasan atau                                Penyimpanan
                            pengungkapan




                                                                     Perbaikan dan
                                          Penampilan
                                                                      pembaruan




Seluruh data pribadi pelanggan diproses sesuai prinsip        mulai dari tujuan pemrosesan, metode transfer data,
pemrosesan data pribadi, serta dikelola secara sistematis     hingga enkripsi data. Hal ini dilakukan atas komitmen
dan sesuai hukum untuk menjamin transparansi dan              Telkom untuk menjaga transparansi, keamanan, dan
kepatuhan. Untuk mendukung penjaminan akurasi                 kepatuhan dalam setiap aktivitas pengelolaan data
kepatuhan data pribadi yang lengkap, aktual, dan              pelanggan.
mutakhir, TelkomGroup mengimplementasikan pedoman
kepatuhan akurasi data pribadi yang meliputi pemenuhan        Sebagai pengendali sekaligus prosesor data pribadi,
aspek kerahasiaan, integritas, ketersediaan, verifikasi,      Telkom juga memastikan bahwa pemrosesan data oleh
pembaruan/perbaikan, Service Level Agreement (SLA)            pihak ketiga dilakukan dengan memperhatikan prinsip-
serta notifikasi. Keberadaan pedoman kepatuhan                prinsip Pelindungan Data Pribadi, dengan tanggung
pelindungan data pribadi digunakan sebagai acuan untuk        jawab yang diatur dalam perjanjian pelindungan data
mengontrol pemrosesan data pribadi.                           yang transparan, guna menjaga keamanan serta privasi
                                                              pelanggan.
Salah satu aspek fundamental dalam memastikan
kepatuhan terhadap penerapan Prinsip Pelindungan              Pada tahun 2025, 100% permintaan data dari Pemerintah
Data Pribadi yaitu melakukan pengawasan atas peran            dan Aparat Penegak Hukum (APH) telah dipenuhi sesuai
setiap pihak dalam ekosistem pemrosesan data pribadi.         dengan asas kepatuhan, sementara tidak ada permintaan
TelkomGroup berkomitmen untuk senantiasa melakukan            dari pihak ketiga untuk tujuan monetisasi atau konsultasi
pengawasan terhadap entitas eksternal yang memproses          bisnis. Apabila terdapat permintaan data dari pihak ketiga,
data pribadi yang dilakukan melalui asesmen sebelum           seluruh proses pengungkapan data dilakukan dengan
pelibatan prosesor data, pengawasan selama pemrosesan         pelindungan ketat melalui Non-Disclosure Agreement
data, hingga pengawasan pasca selesainya perjanjian           (NDA) yang sejalan dengan kebijakan Data Governance,
pemrosesan data pribadi.                                      Standar Pengendalian Data dan Undang-Undang PDP.
                                                              [SASB TC-TL-230a.2, TC-TL- 220a.4]
Setiap permintaan data pribadi oleh pihak eksternal harus
melalui Data Governance (DG) Council, sebuah proses
sidang untuk memastikan kepatuhan pengelolaan data,




   196                                                                                 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 199
Keamanan Siber &                   Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                   Bertanggung Jawab




       “
       Pada tahun 2025, terdapat perpindahan data sebanyak 117 use cases yang ditangani secara
       aman, terenkripsi dan sesuai dengan prosedur di lingkungan TelkomGroup.




Menghadapi Ancaman Siber                                      hingga potensi kelemahan dalam rantai pasokan teknologi.
                                                              Sebagai upaya mitigasi, Telkom meningkatkan ketahanan
Peningkatan ancaman siber di era digital yang semakin         keamanan informasi melalui program peningkatan
terhubung telah menempatkan keamanan informasi                kesadaran (awareness) keamanan siber kepada karyawan
sebagai prioritas strategis. Menyadari hal ini, TelkomGroup   secara rutin, evaluasi kerentanan, uji penetrasi berkala,
mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi risiko        serta pemantauan harian terhadap infrastruktur TI.
siber.
                                                              Membangun Kompetensi Keamanan Siber
Telkom melalui Direktorat Network, memiliki unit
Kerja Network Strategy & Architecture dan Unit Kerja          Program security awareness dijalankan setiap bulan
Cybersecurity di tingkat BOD-1 (VP Level), yang masing-       melalui berbagai media, seperti poster, podcast, dan
masing bertanggung jawab atas tata kelola dan operasi         webinar. Seluruh karyawan TelkomGroup wajib mengikuti
keamanan siber. Penerapan keamanan siber tersebut             Mandatory Cybersecurity Training. Pada tahun 2025,
dipandu oleh kebijakan keamanan siber Telkom yang telah       sebanyak 4.844 karyawan mengikuti pelatihan, dengan
berstandar ISO/IEC 27001:2022. [SASB TC- TL- 230.a.2,         4.817 peserta dinyatakan lulus sehingga tingkat kelulusan
TC- SI- 230a.2, TC- IM-230a.2]                                mencapai 99,4%.

Telkom telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013            Penanganan Insiden Siber
sejak tahun 2022 yang masih berlaku hingga 11 April
2025. Sebagai kelanjutan dari sertifikasi yang ada, pada      Computer Security Incident Response Team (CSIRT)
13 Februari 2025, Telkom memperbarui sertifikasi ISO          bertanggung jawab menangani dan merespons insiden
27001:2022 (berlaku hingga 12 Februari 2028) untuk            keamanan siber. CSIRT juga berfungsi sebagai kanal
menyelaraskan penerapan standar keamanan informasi            eskalasi pelaporan bagi karyawan yang menemukan
dengan praktik termutakhir.                                   indikasi insiden pelindungan data pribadi. Sejak 2023,
                                                              CSIRT terdaftar di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Strategi preventif dilakukan melalui identifikasi dan         guna memperkuat pelindungan sistem, meningkatkan
pemetaan ancaman, seperti kurangnya kesadaran                 kapabilitas respons insiden, serta memperluas kolaborasi
pemangku kepentingan, berbagai motif serangan siber,          dan pertukaran informasi ancaman siber.



      Respon Cepat Insiden Siber


    Dalam upaya untuk memberikan respons cepat terhadap insiden siber, Cybersecurity Operation Center (CSOC)
    beroperasi 24/7 guna mendeteksi, mengawasi, dan menangani ancaman secara proaktif.
    Sepanjang tahun 2025, meski ancaman siber kerap Telkom alami, namun tidak terjadi insiden yang mengganggu
    operasional. Meski demikian, kewaspadaan dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keamanan
    informasi serta menjaga kelangsungan layanan bagi pelanggan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      197
Page 200
05       Elevate Our Business                                Kepatuhan
                                                             Regulasi
                                                                                             Praktik Bisnis
                                                                                             Beretika




Tabel 52. Frekuensi Serangan Siber Telkom


                                                                                  Tahun
                          Deskripsi
                                                             2025                2024                         2023

 Brute Force Attack terhadap elemen jaringan (frekuensi)       994                    879                     366.732

 Serangan Distributed Denial of Service terlama (menit)      4.320                  4.407                       1.818

 Serangan dengan volume terbesar dalam satuan gigabit per     1.160                  537,1                      199,1
 second (Gbps)


Sepanjang tahun 2025, tercatat 994 upaya Brute Force Attack terhadap elemen jaringan. Serangan Distributed Denial of
Service (DDoS) terlama terjadi pada masing-masing Februari, November, dan Desember 2025 dengan durasi 4.320 menit,
sementara serangan dengan volume terbesar mencapai 1.160 Gbps pada Oktober 2025. Peningkatan frekuensi serangan
teridentifikasi pada 2025 terutama disebabkan oleh penambahan sensor yang memungkinkan deteksi insiden lebih awal.
Meskipun indikator seperti frekuensi dan durasi serangan meningkat dibanding 2024, ketahanan sistem keamanan siber
Telkom memastikan tidak adanya gangguan terhadap operasional perusahaan.
TelkomGroup tetap berkomitmen menjaga kewaspadaan dan keamanan sistem informasi dengan memperkuat strategi
pemantauan serta pencegahan. Upaya ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan merespons potensi ancaman terhadap
server dengan cepat, memastikan integritas serta keamanan sistem tetap terjaga.

Tata Kelola dan Keamanan AI di TelkomGroup
Telkom berkomitmen mengadopsi dan mengembangkan kecerdasan buatan (AI) secara bertanggung jawab, aman, serta
berorientasi pada kepentingan pelanggan dan pemangku kepentingan. Pada tahun 2025, Telkom menetapkan prosedur
pelindungan data pribadi pada penerapan sistem AI dengan menekankan prinsip etika penggunaan dan pengembangan
AI di lingkungan TelkomGroup. Setiap proyek AI di Telkom perlu menjalani identifikasi dampak sejak tahap awal melalui
privacy threshold analysis (PTA) agar prinsip privacy by design diterapkan secara konsisten.
Telkom menetapkan peran dan tanggung jawab seluruh aktor utama dalam siklus AI (provider/developer, deployer, serta
end-user atau operator) secara jelas pada setiap tahapan hasil pekerjaan (deliverables). Telkom mendokumentasikan
pemetaan peran tersebut secara formal melalui perjanjian kerja sama atau service level agreement (SLA) yang memuat
klausul indemnity sebagai dasar pertanggungjawaban atas potensi kerugian.
Telkom juga mewajibkan analisis dampak pelindungan data pribadi dan mempertimbangkan hak subjek data pribadi pada
seluruh tahapan pengembangan AI. Seluruh kewajiban tersebut dirangkum dalam siklus hidup AI sebagai kerangka dasar
pelindungan data pribadi, dengan penerapan yang disesuaikan berdasarkan peran Telkom pada setiap proyek AI.




   198                                                                              PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 201
Keamanan Siber &                        Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                        Bertanggung Jawab




Gambar 101. Siklus Hidup AI dan Kewajiban Pelindungan Data Pribadi




                                                                     3

                                                             Pemilihan, Desain,
                                                            dan Pelatihan Model

                                        2                                                4

                                 Pengadaan dan                                     Pengujian dan
                                 Persiapan Data                                    Validasi Model




                                1                                                                    5
                                                           Siklus Hidup AI
                           Tahapan
                       Perencanaan dan                    dan Pelindungan                    Pelaporan dan
                                                                                             Dokumentasi
                       Formulasi Masalah                    Data Pribadi




                                        8                                                6

                                 Pembaruan dan                                     Penerapan dan
                               Penghapusan Model                                  Integrasi Sistem

                                                                     7
                                                             Penggunaan dan
                                                               Pemantauan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                   199
Page 202
05     Elevate Our Business                       Kepatuhan
                                                  Regulasi
                                                                           Praktik Bisnis
                                                                           Beretika




Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab




   “
   TelkomGroup membangun hubungan profesional dengan mitra kerja berdasarkan prinsip
   keadilan, transparansi, dan tata kelola yang baik. Sebagai pemimpin industri telekomunikasi
   nasional dengan jaringan rantai pasok yang luas, TelkomGroup menyadari besarnya
   dampak dan jangkauan aktivitas perusahaan bersama seluruh mitranya. Oleh karena itu,
   TelkomGroup mengelola rantai pasokan secara bertanggung jawab dengan mengacu pada
   pedoman pengadaan yang berlaku guna membentuk ekosistem bisnis yang berintegritas dan
   berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, setiap mitra wajib menandatangani
   Pakta Integritas yang menegaskan larangan terhadap praktik korupsi, kolusi harga, serta
   benturan kepentingan sepanjang proses pengadaan. Selama periode pelaporan, Telkom bekerja
   sama dengan 349 pemasok untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.




 200                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 203
Keamanan Siber &                     Rantai Pasok yang
Pelindungan Data                     Bertanggung Jawab




Gambar 102. Proses Pengadaan di TelkomGroup




       1               2               3                 4         5              6              7              8


                   Penyusunan      Publikasi                    Evaluasi                      Kontrak &
    Inisiasi                                      Penerimaan                  Penetapan                    Penyelesaian
                    Dokumen         Lelang/                    Proposal &                     Purchase
  Pengadaan                                        Proposal                   Pemenang                      Pengadaan
                   Pengadaan       Undangan                    Negosiasi                        Order




Penyeleksian Mega Vendor                                       Selanjutnya, Telkom menetapkan pemasok signifikan
                                                               secara ekonomi atau mega vendor berdasarkan beberapa
Telkom melakukan proses penyaringan (screening)                kriteria, antara lain nilai belanja yang besar dengan
pemasok dengan mempertimbangkan bidang atau                    tingkat risiko tinggi (komoditas dominan), status sebagai
klasifikasi usaha, pengalaman, serta skala usaha dan modal     satu-satunya penyedia produk atau teknologi tertentu,
dasar pemasok. Untuk pemasok baru pada sektor tertentu,        kepemilikan gelaran jaringan yang ekstensif di Telkom
seperti jasa fasilitas infrastruktur, transportasi, akses,     sebagai platform, serta peran sebagai calon pemasok
switching & routing, serta proyek TI, Telkom mewajibkan        untuk pengembangan atau penerapan teknologi baru.
tahapan tambahan melalui Unit Kerja Pengelola Digital          Telkom melakukan kunjungan wajib secara langsung (site
Connectivity Service (DCS) sebelum dapat berpartisipasi        visit) guna memverifikasi dokumen dan menilai kapabilitas
dalam proses pengadaan di TelkomGroup. Adapun bagi             operasional pemasok.
pemasok jasa konsultansi profesional, sewa (lease), serta
General & Administration dapat melakukan engagement
langsung dengan unit bisnis terkait sesuai ketentuan yang
berlaku.




       “
       Untuk pengadaan perangkat jaringan, Telkom mensyaratkan penyedia memiliki sertifikasi
       yang terakreditasi secara nasional dan/atau internasional, seperti sertifikasi CIQS 2000 untuk
       jaringan akses. Selain itu, Unit Fungsional Pengujian mengeluarkan sertifikat uji mutu (quality
       assurance) untuk perangkat-perangkat yang akan diintegrasikan ke dalam jaringan Telkom.




E-Procurement SMILE
Untuk mendorong proses pengadaan yang transparan, kompetitif, dan akuntabel, TelkomGroup mengadopsi sistem
e-procurement melalui aplikasi SMILE. Melalui sistem ini, seleksi pemasok dilakukan secara sistematis dengan
mempertimbangkan aspek Quality, Cost, Delivery, dan Service (QCDS). Seluruh mekanisme pengadaan tersebut dijalankan
sesuai dengan pedoman pengelolaan pemasok yang berlaku di TelkomGroup.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                       201
Page 204
05       Elevate Our Business                               Kepatuhan
                                                            Regulasi
                                                                                           Praktik Bisnis
                                                                                           Beretika




Proses Pengadaan Berkelanjutan                              komitmen ESG, serta sosialisasi dan pengembangan
                                                            kapasitas melalui program supplier development. Program
Sebagai pelaksanaan komitmen praktik bisnis yang            ini mencakup kegiatan berbagi pengetahuan (sharing
bertanggung jawab dan berkelanjutan, Telkom mulai           knowledge), peningkatan kapabilitas manajemen proyek
menerapkan pengelolaan pengadaan barang dan/atau            pemasok, konsultasi dan asistensi teknis, pelaksanaan
jasa berbasis prinsip ESG yang diinisiasi pada tahun ini,   workshop pemasok, pertemuan berkala (periodical
sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Keuangan        meeting), serta survei pemasok.
dan Manajemen Risiko tentang Pedoman Pelaksanaan
Pengadaan.                                                  Apabila ditemukan ketidakkepatuhan yang signifikan
                                                            terhadap ketentuan yang berlaku, Telkom berhak
Implementasi pengelolaan ESG dalam proses pengadaan         mengambil tindakan sesuai kebijakan, termasuk
dikoordinasikan oleh Unit Fungsional Logistik dengan        menghentikan kerja sama dan mengategorikan mitra
dukungan dan koordinasi Unit Kerja Pengelola                kedalam kategori blacklist. Pada tahun 2025, Telkom tidak
Sustainability, guna memastikan integrasi aspek ESG         mencatat adanya penghentian hubungan usaha dengan
berjalan secara konsisten di seluruh tahapan pengadaan      pemasok akibat kasus korupsi dan kasus ketidakpatuhan
dengan tetap menerapkan prinsip efisien, efektif,           lainnya.
kompetitif, transparan, adil dan wajar, terbuka, serta
akuntabel. Persyaratan terkait tanggung jawab ESG yang
perlu dipenuhi oleh pemasok dalam dokumen pengadaan         Keterlibatan Pihak Lokal
mengacu pada kebijakan internal Telkom dan dapat
ditinjau melalui Kebijakan ESG | Telkom.                    Keterlibatan pemasok lokal dalam rantai pasokan Telkom
                                                            diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan
Telkom mewajibkan pemasok menandatangani pakta              ekonomi lokal. TelkomGroup berkomitmen untuk
integritas yang berisi pernyataan bahwa selama              memprioritaskan pemasok lokal untuk memenuhi
kerjasama pemasok perlu memperhatikan penerapan             kebutuhan pengadaan barang dan jasa, serta
ESG antara lain keberlanjutan lingkungan, kesetaraan        menggunakan komponen yang diproduksi di dalam negeri.
gender, penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM),      Mitra lokal Telkom adalah perusahaan yang memiliki
penerapan K3, dan tata kelola usaha yang bertanggung        badan hukum Indonesia dan memiliki kantor operasional
jawab. Selanjutnya, Telkom secara rutin melakukan           di Indonesia.
evaluasi kinerja pemasok, pemantauan implementasi


Tabel 53. Kinerja Keterlibatan Pihak Lokal


            Indikator Keterlibatan Pihak Lokal               2025                 2024                      2023

 TKDN (%)                                                   56,9%                   61%                      55%

 Belanja pengadaan (triliun rupiah)                           19,5                  18,4                     23,7

 IBL Capex (%)                                                45%                   41%                     45%

 IBL Opex (%)                                                 39%                  43%                       41%

 OBL (%)                                                      16%                   16%                      14%

 Pemasok lokal – Pengeluaran (triliun rupiah)                 19,5                  18,4                     23,5

 Pemasok lokal - Pengeluaran (dari total spending) (%)       100%                 100%                       99%




   202                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 205
Keamanan Siber &             Rantai Pasok yang
Pelindungan Data             Bertanggung Jawab




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                       203
Page 206
 06.
204    PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 207
Lampiran



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025   205
Page 208
06      Lampiran                            Lampiran 1    Lampiran 2     Lampiran 3     Lampiran 4      Lampiran 5      Lampiran 6




Lampiran 1. Sorotan Anak Perusahaan

                                          Telkomsel
                                          Deskripsi Perusahaan
                                          Telkomsel merupakan operator telekomunikasi seluler 4G/5G yang andal
                                          beroperasi sejak 1995 dan telah menjangkau sekitar 97% populasi nasional.
                                          Bersama 6.196 karyawan, Telkomsel menjalankan bisnis inti di bidang penyediaan
                                          layanan telekomunikasi seluler, pengelolaan jaringan seluler, serta layanan fixed
                                          broadband.
Komitmen Keberlanjutan dan Capaian Keberlanjutan 2025
Telkomsel mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnisnya melalui pemberdayaan masyarakat, penerapan
praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta perlindungan dan peningkatan kualitas lingkungan untuk menciptakan
dampak jangka panjang bagi Indonesia. Telkomsel mengorkestrasi inisiatif keberlanjutan menjadi tiga program utama,
yaitu Telkomsel Jaga Cita, Telkomsel Jaga Data, dan Telkomsel Jaga Bumi.




    Inisiatif yang mendukung                  Pengintegrasian ISO 27701 untuk         Inisiatif untuk mendaur ulang kartu SIM
    siswa, pendidik, dan komunitas            meningkatkan perlindungan dan           menjadi produk yang dapat digunakan
    memanfaatkan platform digital untuk       privasi data                            kembali serta program carbon offset
    menghilangkan hambatan serta
    membuka peluang baru




Pada tahun 2025, Telkomsel melakukan double materiality assessment serta mulai menerapkan inisiatif partial compliance
terhadap IFRS S1 secara kualitatif dan IFRS S2 secara kuantitatif sebagai fondasi menuju pengadopsian penuh pada
tahun 2027. Upaya ini berperan melengkapi target keberlanjutan Telkomsel 2030 yang telah mengintegrasikan capaian
pada masing-masing topik material dalam pengelolaan bisnis. Untuk melihat lebih lanjut terkait strategi dan kinerja
keberlanjutan Telkomsel, pembaca direkomendasikan untuk mengunjungi laman Keberlanjutan | Telkomsel.




  206                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 209
Lampiran 7      Lampiran 8       Lampiran 9     Lampiran 10         Lampiran 11     Lampiran 12      Lampiran 13




                                              Mitratel
                                              Deskripsi Perusahaan
                                              Mitratel merupakan perusahaan yang berfokus pada bisnis menara telekomunikasi
                                              dan ekosistem pendukungnya. Bersama 679 karyawan, Mitratel menyediakan
                                              layanan penunjang digital untuk infrastruktur seluler serta optimalisasi
                                              pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan.


Komitmen Keberlanjutan dan Capaian Keberlanjutan 2025
Mitratel mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis melalui tiga pilar utama, yaitu Right Environment
Approach, Right Communication, dan Right Governance. Implementasi keberlanjutan Mitratel difokuskan pada investasi
dan inovasi melalui inisiatif menara hijau, yang mencakup peningkatan desain dan penggunaan material ramah lingkungan,
pemanfaatan energi baru terbarukan, pengelolaan energi, equipment sharing, penerapan teknologi cerdas dan digitalisasi,
serta pengelolaan limbah elektronik. Di tahun 2025, Mitratel mempertahankan ESG Risk Rating dari Sustainalytics dalam
kategori risiko rendah (18,8). Selain itu, Mitratel juga tercatat dalam indeks saham SRI-KEHATI, yang semakin memperkuat
posisinya sebagai pemimpin perusahaan menara telekomunikasi generasi berikutnya. Untuk melihat lebih lanjut terkait
strategi dan kinerja keberlanjutan Mitratel, pembaca direkomendasikan untuk mengunjungi laman Sustainability Report
– Mitratel.




                                                         GREEN TOWER INITATIVES




      Design and         Renewable               Energy                 Equipment          Smart Technology &       E-Waste
       Material           Energy               Management                Sharing             Digitallization       Management



                              Solar Panel         Electrification              Tower
             GFRP                                                                                  Smart CCTV
                               System               (PLN-isasi)               Sharing


                             Hybrid Wind                                       Power
             CFRP                                 Battery Swap                                    IOT Smart Lock
                             Turbine (PoC)                                    Sharing


        Lean Design                               Off-grid Power              Antenna
                                                                                                  IOT WAQ System
          Tower                                   Revitatization              Sharing


        Camouflage                                 Power as a                                       Predictive
          Tower                                   Service (Paas)                                   Maintenance
                                                                                                     Onefulx




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  207
Page 210
06       Lampiran                             Lampiran 1       Lampiran 2      Lampiran 3      Lampiran 4     Lampiran 5      Lampiran 6




                                            Telin
                                            Deskripsi Perusahaan
                                            Telin merupakan perusahaan penyedia layanan suara, data, serta solusi bisnis
                                            yang terintegrasi dan disesuaikan untuk berbagai segmen pelanggan, mulai dari
                                            wholesale hingga ritel. Didukung oleh 546 karyawan dari beragam latar belakang.
                                            Telin menggerakkan operasional global yang menjangkau Indonesia, Singapura,
                                            Hong Kong, Timor Leste, Australia, Malaysia, Taiwan, Amerika Serikat, Myanmar,
                                            dan Uni Emirat Arab, serta diperkuat oleh sales representative di India, Inggris,
                                            Kanada, Filipina, dan Vietnam.

Komitmen Keberlanjutan dan Capaian Keberlanjutan 2025
Telin mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis melalui komitmen “Telin for Tomorrow”, yang
mencerminkan aspirasi perusahaan melalui pilar: Tomorrow’s World is Connected, Tomorrow’s People are Inspired,,
Tomorrow’s Planet is Protected, serta Tomorrow’s Communities are Empowered. Telin memperkuat fondasi keberlanjutan
dengan enablers pada aspek Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko, Etika Bisnis, dan Antikorupsi sebagai pilar utama
praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Telin juga melaksanakan Double Materiality Assessment untuk mengidentifikasi
prioritas keberlanjutan yang paling relevan bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan. Hasil penilaian ini menjadi
dasar pembentukan Inisiatif Strategis Unggulan Keberlanjutan Telin, yang memandu arah transformasi berkelanjutan
perusahaan ke depan. Untuk melihat lebih lanjut terkait strategi dan kinerja keberlanjutan Telin, pembaca direkomendasikan
untuk mengunjungi laman Telin Sustainability.


                                      Inisiatif Strategis Unggulan Keberlanjutan Telin

 Telin’s Sustainable Value Creation                        Menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasi harian dan tata kelola untuk
                                                           membangun merek yang kuat dan bertanggung jawab.
                                                           Prinsip Operasional:
                                                           • Memperkuat tata kelola
                                                           • Mengintegrasikan keberlanjutan
                                                           • Mendukung pertumbuhan

 TENZ 2040 — Telin Enhanced Net Zero 2040                  Menggunakan strategi dekarbonisasi untuk mencapai net zero pada tahun
                                                           2040.
                                                           Prinsip Operasional:
                                                           • Mengatasi perubahan iklim
                                                           • Mencapai net zero emission
                                                           • Melindungi lingkungan

 Telin PDR — Prevent, Detect, and Respond                  Memperkuat keamanan siber melalui deteksi dan respons terhadap
                                                           ancaman.
                                                           Prinsip Operasional:
                                                           • Meminimalkan kerentanan
                                                           • Mengidentifikasi ancaman lebih awal
                                                           • Memastikan pemulihan yang tangguh

 T‑SAFE — Telin’s Asset Management, Protection and         Melindungi operasional dengan jaringan yang tangguh dan mampu
 Resilience                                                beradaptasi terhadap risiko iklim.
                                                           Prinsip Operasional:
                                                           • Menjamin keandalan infrastruktur
                                                           • Melindungi keberlanjutan bisnis
                                                           • Mengoptimalkan siklus hidup aset

 Telin for All                                             Mendorong budaya kerja yang inklusif dan beragam di Telin.
                                                           Prinsip Operasional:
                                                           • Menjunjung keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI)
                                                           • Membangun budaya positif
                                                           • Mengintegrasikan prinsip kesetaraan




   208                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 211
Lampiran 7   Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                     209
Page 212
06       Lampiran                        Lampiran 1    Lampiran 2      Lampiran 3         Lampiran 4          Lampiran 5        Lampiran 6




Lampiran 2. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Data konsolidasi TelkomGroup dan data per entitas Anak Perusahaan terutama pada Cakupan 3 dan total emisi GRK dapat
menunjukkan nilai yang berbeda. Pada tingkat konsolidasi, aset yang disewakan dicatat sebagai satu kesatuan sehingga
dihitung satu kali, sedangkan pada tingkat masing-masing entitas, aset yang sama dapat tercatat di lebih dari satu entitas
sesuai dengan porsi atau keterlibatan masing-masing, sehingga menghasilkan jumlah yang lebih besar.



                                      TelkomGroup                                                  Telkom
       Metrik
                          2025            2024             2023               2025                     2024                  2023
 Total emisi GRK
 (tCO2) (Location-      4.196.087,0    2.467.223,7*     2.443.109,1*       1.142.673,9           430.926,9*                430.750,9*
 based)

 Total emisi GRK        4.153.661,3    2.467.223,7*     2.443.109,1*        1.112.914,8          430.926,9*                430.750,9*
 (tCO2) (Market-
 based)

 Scope 1 dan 2          2.228.561,3    2.160.206,4*     2.109.132,9*        304.190,7            367.945,5*                372.391,0*
 (tCO2) (Location-
 based)

 Scope 1 dan 2
 (tCO2) (Market-        2.186.135,6    2.160.206,4*     2.109.132,9*        274.431,6            367.945,5*                372.391,0*
 based)

 Scope 1 (tCO2)          46.068,1       82.085,4          83.730,0           5.044,4              25.087,0                  25.429,1

 Fuel combustion –
                         12.288,3        27.381,5        28.044,6             709,9                8.035,4                  8.509,7
 stationary

 Fuel combustion –
                         21.874,0        27.182,0        28.704,9            2.011,3               4.126,4                  4.126,4
 mobile

 Fugitive emission
 – refrigerant & fire    10.402,1        27.491,1         26.947,5           2.323,2               12.925,1                 12.792,8
 suppression

 Fugitive emission        1.503,6         30,8              33,1               0,0                      0,1                   0,1
 – waste water

 Scope 2                2.182.493,3    2.078.121,1*     2.025.402,9*        299.146,3            342.858,4*                346.961,9*
 (Location-based)

 Scope 2 (Market-
                        2.140.067,5    2.078.121,1*     2.025.402,9*        269.387,2            342.858,4*                346.961,9*
 based)

 Scope 3                1.967.525,7     307.017,3        333.976,2          838.483,2              62.981,4                 58.359,9

 Kategori 1              64.796,5        87.218,1         72.727,0           9.693,6               31.982,9                  5.117,3

 Kategori 2             239.681,5        70.677,0        102.672,6          75.242,4               16.664,7                 37.982,9

 Kategori 3              211.750,4         0,3              0,1             29.429,6                   0,0                    0,0

 Kategori 4                51,1            N/A              N/A                51,1                    N/A                    N/A

 Kategori 5               270,7            0,7             80,6               240,4                    0,0                    0,0

 Kategori 6               3.574,7        32.119,5        30.239,8             833,7                14.232,5                 15.102,4

 Kategori 7               389,8            N/A              N/A                99,2                    N/A                    N/A

 Kategori 8              77.941,4        7.985,9          7.749,5              8,2                     0,0                    0,0

 Kategori 9                172,6           N/A              N/A                0,0                     N/A                    N/A

 Kategori 11            1.367.736,8     99.559,4          99.421,1          722.750,7                  0,0                    0,0




   210                                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 213
Lampiran 7      Lampiran 8      Lampiran 9     Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




                Telkomsel                                    Mitratel                                   Telin

    2025           2024            2023          2025          2024         2023          2025          2024       2023


 2.708.748,7    1.696.947,8*    1.628.935,2*    37.630,5     53.706,3      62.742,8      12.339,9      65.355,8   111.116,6


 2.708.748,7    1.696.947,8*    1.628.935,2*    37.630,5     53.706,3      62.742,8      12.339,9      65.355,8   111.116,6



 1.736.327,9     1.561.941,6*   1.486.664,6*    13.136,7     37.896,0      38.587,7      7.213,2       12.119,5   60.054,1




 1.736.327,9     1.561.941,6*   1.486.664,6*    13.136,7     37.896,0      38.587,7      7.213,2       12.119,5   60.054,1


   14.360,2       19.337,3        19.866,5       1.059,4      3.445,9      3.847,9        251,3         832,9     3.272,9

   6.391,6         8.179,1        8.240,3         725,1       1.261,8      1.535,3         13,8         400,5      504,0


   4.369,7         4.324,7        4.324,7         315,6       2.134,9      2.264,8        184,6         280,4      236,6



   3.596,1         6.833,4        7.301,4         18,8          49,1         47,7         49,2          151,9     2.532,4


     2,9             0,0            0,0            0,0          0,0          0,0           3,8           0,0        0,0


  1.721.967,7   1.542.604,3*    1.466.798,1*    12.077,3     34.450,2      34.739,8      6.961,9       11.286,6   56.781,2



  1.721.967,7   1.542.604,3*    1.466.798,1*    12.077,3     34.450,2      34.739,8      6.961,9       11.286,6   56.781,2

  972.420,8       135.006,1      142.270,6      24.493,8      15.810,3     24.155,1      5.126,6       53.236,3   51.062,5

   30.322,9        4.176,5       10.490,7          0,0         440,1        399,5          0,0         45.803,8   44.454,1

  132.506,2       22.366,2       20.623,6       22.904,7      15.251,5     22.784,7      4.027,0       4.575,9    6.109,9

  164.001,4          0,0            0,0          1.414,1        0,0          0,0          650,6          0,0        0,0

     0,0            N/A             N/A            0,0          N/A          N/A           0,0           N/A        N/A

     7,4             0,5            72,7           0,0          0,0          0,0           0,0           0,0        0,0

    472,1          8.873,2        3.927,4         160,2        106,4        963,4         440,5        2.856,6     498,5

     42,0           N/A             N/A           14,8          N/A          N/A           8,6           N/A        N/A

     0,0             0,0            0,0            0,0          12,2         7,5           0,0           0,0        0,0

     0,0            N/A             N/A            0,0          N/A          N/A           0,0           N/A        N/A

  644.986,2       99.559,4        99.421,1         0,0          0,0          0,0           0,0           0,0        0,0




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                             211
Page 214
06       Lampiran                   Lampiran 1   Lampiran 2   Lampiran 3      Lampiran 4           Lampiran 5      Lampiran 6




                                  TelkomGroup                                         Telkom
      Metrik
                       2025          2024            2023            2025                  2024                 2023
 Kategori 12            58,6          N/A             N/A             1,9                  N/A                   N/A

 Kategori 13            833,4        148,0           107,3            0,0                  0,0                   0,0

 Kategori 15            268,1       9.308,3        20.978,0          132,5                 101,3                 157,2

 Biogenic
 emission dari
                       4.816,0        N/A             N/A            244,3                 N/A                   N/A
 penggunaan
 biodiesel

 Intensitas emisi
 cakupan 1 dan
 2 (ton CO2/Rp          15,2          14,4            14,1            7,1                  8,0                    7,3
 miliar revenue)
 (Location-based)

 Intensitas emisi
 cakupan 1 dan
 2 (ton CO2/Rp          14,9          14,4            14,1            6,4                  8,0                    7,3
 miliar revenue)
 (Market-based)

*Pengungkapan kembali informasi




                                     TDE                                               Metra
      Metrik
                       2025          2024           2023             2025                  2024                 2023

 Total emisi GRK
 (tCO2) (Location-    130.099,8    105.844,3       89.397,7        25.464,1            6.978,6                  7.111,4
 based)

 Total emisi GRK
 (tCO2) (Market-      117.433,2    105.844,3       89.397,7        25.464,1            6.978,6                  7.111,4
 based)

 Scope 1 dan 2
 (tCO2) (Location-    114.780,0    105.232,8       76.080,9        14.655,8            6.965,6                  7.080,8
 based)

 Scope 1 dan 2
 (tCO2) (Market-      102.113,3    105.232,8       76.080,9        14.655,8            6.965,6                  7.080,8
 based)

 Scope 1 (tCO2)        2.475,8      3.310,5          360,0          1.599,0            1.203,4                  1.274,4

 Fuel combustion
                        196,1        143,2           54,1            10,9                  10,0                   7,9
 – stationary

 Fuel combustion
                        0,0          38,7            25,8            672,3                 676,7                648,2
 – mobile

 Fugitive
 emission –
                       2.165,7      3.125,5          279,4           377,4                 516,7                 618,2
 refrigerant & fire
 suppression




   212                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 215
Lampiran 7    Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




              Telkomsel                               Mitratel                                   Telin

    2025         2024         2023        2025         2024          2023          2025          2024        2023
     56,8         N/A          N/A         0,0           N/A          N/A           0,0           N/A         N/A

     0,0          0,0          0,0         0,0           0,0          0,0           0,0           0,0         0,0

     26,0         30,3       7.735,0       0,0           0,0          0,0           0,0           0,0         0,0



   2.553,0        N/A          N/A         241,7         N/A          N/A          49,4           N/A         N/A




     15,9         13,8        14,5          1,4          4,1          4,5           0,6           1,0         5,3




     15,9         13,8        14,5          1,4          4,1          4,5           0,6           1,0         5,3




                 PINS                                  Sigma                                 Telkom Akses

    2025         2024         2023        2025          2024         2023          2025          2024        2023


    1.733,7     10.106,0     13.464,0    2.868,8       7.375,8      9.994,1       67.396,4      16.096,6    17.719,1




    1.733,7     10.106,0     13.464,0    2.868,8       7.375,8      9.994,1       67.396,4      16.096,6    17.719,1




     139,1        103,8       103,4       1.811,3      3.111,3      1.068,4       13.966,4      15.368,8    16.825,7




     139,1        103,8       103,4       1.811,3      3.111,3      1.068,4       13.966,4      15.368,8    16.825,7


     22,3          0,0         0,0         171,4        115,6         65,6        13.966,4      15.368,8    16.825,7


     0,0           0,0         0,0          1,0          1,7          1,7           0,0           0,0         0,0


     14,5          0,0         0,0         60,1          41,3         23,7        13.633,3      13.604,0    15.060,9




      7,7          0,0         0,0         102,3         71,5         38,3         333,1        1.764,9     1.764,9




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                      213
Page 216
06     Lampiran                Lampiran 1   Lampiran 2    Lampiran 3       Lampiran 4          Lampiran 5      Lampiran 6




                                 TDE                                                Metra
     Metrik
                    2025        2024            2023             2025                   2024                2023

Fugitive
emission – waste     114,1        3,1            0,7             538,4                  0,0                  0,0
water

Scope 2
                   112.304,2   101.922,2       75.721,0         13.056,8            5.762,2                 5.806,3
(Location-based)

Scope 2 (Market-
                   99.637,5    101.922,2       75.721,0         13.056,8            5.762,2                 5.806,3
based)

Scope 3            15.319,8      611,6         13.316,8        10.808,3                 13,0                 30,7

Kategori 1           0,0         0,0             0,0            5.968,9                 0,0                   6,2

Kategori 2          448,6        183,7         13.172,5         3.209,8                 12,5                 20,3

Kategori 3         7.825,0       0,0             0,0            1.492,0                 0,0                  0,0

Kategori 4           0,0         N/A             N/A              0,0                   N/A                  N/A

Kategori 5           0,0         0,0             0,0              0,0                   0,0                   0,0

Kategori 6           38,4       427,9           144,3            44,7                   0,0                   3,1

Kategori 7            3,9        N/A             N/A             56,6                   N/A                  N/A

Kategori 8         7.004,0       0,0             0,0              0,0                   0,0                   0,0

Kategori 9           0,0         N/A             N/A             36,5                   N/A                  N/A

Kategori 11          0,0         0,0             0,0              0,0                   0,0                   0,0

Kategori 12          0,0         N/A             N/A              0,0                   N/A                  N/A

Kategori 13          0,0         0,0             0,0              0,0                   0,0                   0,0

Kategori 15          0,0         0,0             0,0              0,0                   0,5                   1,1

Biogenic
emission dari
                     23,2        N/A             N/A              9,2                   N/A                  N/A
penggunaan
biodiesel

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan
2 (ton CO2/Rp        72,0        89,5           140,3             0,5                   0,2                  0,2
miliar revenue)
(Location-based)

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan
2 (ton CO2/Rp        64,1        89,5           140,3             0,5                   0,2                  0,2
miliar revenue)
(Market-based)




 214                                                                           PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 217
Lampiran 7    Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




                 PINS                                  Sigma                                 Telkom Akses

    2025         2024         2023        2025          2024         2023          2025         2024        2023


      0,1          0,0         0,0          8,1          1,2           1,9          0,0          0,0         0,0



     116,8        103,8       103,4       1.639,9      2.995,6      1.002,8         0,0          0,0         0,0


     116,8        103,8       103,4       1.639,9      2.995,6      1.002,8         0,0          0,0         0,0


   1.594,6      10.002,2     13.360,6     1.057,5      4.264,6      8.925,7       53.430,0       727,7      893,4

      1,9          0,5         2,8         171,0         0,0          0,0           0,0          81,6       361,6

     0,0          471,7        9,7        522,8          0,0         479,9         193,0         131,0      265,0

     15,9          0,0         0,0         186,4         0,0          0,0         3.519,7        0,0         0,0

     0,0          N/A          N/A          0,0          N/A          N/A           0,0          N/A        N/A

     0,0           0,0         0,0          0,0          0,0          0,0           0,3          0,0         7,9

     24,5         64,6        22,5         126,2       4.264,6      8.445,8        1.137,1       515,2      258,8

      8,1         N/A          N/A         48,5          N/A          N/A           31,4         N/A        N/A

     48,7         141,2       133,6         0,0          0,0          0,0         48.548,6       0,0         0,0

    136,2         N/A          N/A          0,0          N/A          N/A           0,0          N/A        N/A

     0,0           0,0         0,0          0,0          0,0          0,0           0,0          0,0         0,0

     0,0          N/A          N/A          0,0          N/A          N/A           0,0          N/A        N/A

    1.253,8       148,0       107,3         0,0          0,0          0,0           0,0          0,0         0,0

    105,6        9.176,2     13.084,8       2,5          0,0          0,0           0,0          0,0         0,0



     0,0          N/A          N/A          1,6          N/A          N/A           0,0          N/A        N/A




     0,3           0,1         0,1          0,7          0,9          0,3           2,3          2,5         2,3




     0,3           0,1         0,1          0,7          0,9          0,3           2,3          2,5         2,3




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                    215
Page 218
06     Lampiran              Lampiran 1   Lampiran 2   Lampiran 3       Lampiran 4           Lampiran 5      Lampiran 6




                            Metra-Net                                          Telkomsat
     Metrik
                    2025      2024            2023            2025                   2024                  2023

Total emisi GRK
(tCO2) (Location-   283,5     279,5           307,1         18.666,0            18.890,9                  18.511,1
based)

Total emisi GRK
(tCO2)(Market-      283,5     279,5           307,1         18.666,0            18.890,9                  18.511,1
based)

Scope 1 dan 2
(tCO2) (Location-   225,3     265,6           287,0          8.349,4             5.819,8                  8.137,4
based)

Scope 1 dan 2
(tCO2) (Market-     225,3     265,6           287,0          8.349,4             5.819,8                  8.137,4
based)


Scope 1 (tCO2)      44,8      73,3            82,0            570,8                  397,5                 433,2


Fuel combustion
                     1,2       0,0             0,0             9,4                    5,1                   5,5
– stationary

Fuel combustion
                    30,5      26,0            36,6            190,1                  228,9                 264,2
– mobile

Fugitive emission
– refrigerant &     11,2      47,3            45,4            364,3                  163,5                 163,5
fire suppression

Fugitive emission
                     1,9       0,0             0,0             7,0                    0,1                   0,1
– waste water

Scope 2
                    180,5     192,3           205,0          7.778,6             5.422,3                  7.704,2
(Location-based)

Scope 2 (Market-
                    180,5     192,3           205,0          7.778,6             5.422,3                  7.704,2
based)

Scope 3             58,3       13,9           20,1           10.316,6            13.071,1                 10.373,7

Kategori 1           5,3       0,0             0,0             0,0               2.036,5                  9.198,7

Kategori 2           0,0       0,0             0,0             0,0               11.004,8                 1.139,8

Kategori 3          27,0       0,0             0,0            797,3                   0,0                   0,0

Kategori 4           0,0       N/A             N/A             0,0                   N/A                    N/A

Kategori 5           0,0       0,0             0,0             10,1                   0,0                   0,0

Kategori 6           9,5       0,5             4,1            53,4                   19,0                  22,9

Kategori 7          14,9       N/A             N/A             3,4                   N/A                    N/A

Kategori 8           0,0       13,5           16,0           9.452,5                 10,7                   12,3




 216                                                                        PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 219
Lampiran 7    Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10    Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




                  GSD                                 Telkom Infra                               TIF

    2025         2024         2023        2025           2024         2023          2025         2024   2023


   16.406,5     32.355,3     31.458,2    20.091,6       22.345,5     21.600,9      17.146,3      14,4   0,0




   16.406,5     32.355,3     31.458,2    20.091,6       22.345,5     21.600,9      17.146,3      14,4   0,0




   9.060,1      31.702,0     31.109,0    4.446,3        11.734,1     10.742,9       259,1        0,0    0,0




   9.060,1      31.702,0     31.109,0    4.446,3        11.734,1     10.742,9       259,1        0,0    0,0



   2.002,0       3.528,7     3.057,8     4.272,6        9.384,4      9.215,0        227,5        0,0    0,0


     41,7         65,9        62,6        4.187,7       9.278,7      9.123,5         0,0         0,0    0,0



     131,2       1.598,5     1.605,6       77,0           101,5        87,4         183,9        0,0    0,0



    1.001,6      1.838,1     1.359,3        7,9            4,1         4,1          43,6         0,0    0,0



    827,4         26,2        30,3          0,0           0,0          0,0           0,0         0,0    0,0


    7.058,1     28.173,3     28.051,2      173,7        2.349,7      1.527,9         31,6        0,0    0,0


    7.058,1     28.173,3     28.051,2      173,7        2.349,7      1.527,9         31,6        0,0    0,0


   7.346,4       653,3        349,2      15.645,2       10.611,4     10.858,1      16.887,2      14,4   0,0

   1.524,8         0,0         0,0        455,9          2.696,1     2.696,1       16.652,1      0,0    0,0

     0,0           0,2         1,1        627,0           14,9         83,3          0,0         0,0    0,0

    726,7          0,3         0,1        1.614,0         0,0          0,0          50,8         0,0    0,0

     0,0          N/A          N/A          0,0           N/A          N/A           0,0         N/A    N/A

     12,5          0,0         0,0          0,0           0,0          0,0           0,0         0,2    0,0

     12,3        652,7        348,0        63,8           92,1        498,5         158,6        14,2   0,0

     27,7         N/A          N/A          5,1           N/A          N/A          25,7         N/A    N/A

     0,0           0,0         0,0       12.879,4       7.808,3      7.580,2         0,0         0,0    0,0




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                217
Page 220
06     Lampiran            Lampiran 1   Lampiran 2   Lampiran 3    Lampiran 4         Lampiran 5    Lampiran 6




                          Metra-Net                                       Telkomsat
     Metrik
                   2025     2024            2023            2025                2024               2023

Kategori 9         0,0       N/A             N/A             0,0                N/A                N/A

Kategori 11        0,0       0,0             0,0             0,0                0,0                0,0

Kategori 12        0,0       N/A             N/A             0,0                N/A                N/A


Kategori 13        0,0       0,0             0,0             0,0                0,0                0,0




Kategori 15         1,5      0,0             0,0             0,0                0,0                0,0


Biogenic
emission dari
                   0,5       N/A             N/A             3,8                N/A                N/A
penggunaan
biodiesel

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan
2 (ton CO2/Rp       0,1      0,1             0,1             4,5                2,5                3,7
miliar revenue)
(Location-based)

Intensitas emisi
Cakupan 1 dan
2 (ton CO2/Rp       0,1      0,1             0,1             4,5                2,5                3,7
miliar revenue)
(Market-based)




 218                                                                   PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 221
Lampiran 7   Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10    Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




                 GSD                                 Telkom Infra                               TIF

    2025        2024         2023        2025           2024         2023         2025          2024   2023

     0,0         N/A          N/A          0,0           N/A          N/A          0,0          N/A    N/A

     0,0          0,0         0,0          0,0           0,0          0,0          0,0          0,0    0,0

     0,0         N/A          N/A          0,0           N/A          N/A          0,0          N/A    N/A


   5.042,3        0,0         0,0          0,0           0,0          0,0          0,0          0,0    0,0




     0,0          0,0         0,0          0,0           0,0          0,0          0,0          0,0    0,0




     16,7        N/A          N/A        1.672,7         N/A          N/A          0,0          N/A    N/A




     3,0          9,4         8,8          1,8           3,9          3,8           0,1         0,0    0,0




     3,0          9,4         8,8          1,8           3,9          3,8           0,1         0,0    0,0




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                               219
Page 222
06       Lampiran                               Lampiran 1    Lampiran 2   Lampiran 3   Lampiran 4    Lampiran 5       Lampiran 6




Lampiran 3. Indeks Pengungkapan POJK 51/2017
dan SEOJK 16/2021
[OJK G.4]



     No
                                                         Nama Indeks                                          Halaman
   Indeks
 Strategi Keberlanjutan

 A.1            Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                       Hlm. 60-63

 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan

 B.1            Aspek Ekonomi                                                                           Hlm. 10

 B.2            Aspek Lingkungan Hidup                                                                  Hlm. 10

 B.3            Aspek Sosial                                                                            Hlm. 11

 Profil Perusahaan

 C.1            Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                     Hlm. 28-29

 C.2            Alamat Perusahaan                                                                       Hlm. 26-27

 C.3            Skala Usaha                                                                             Hlm. 24-25

 C.4            Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                     Hlm. 23-25

 C.5            Keanggotaan pada Asosiasi                                                               Hlm. 234-236

 C.6            Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                         Hlm. 23

 Penjelasan Direksi

 D.1            Penjelasan Direksi                                                                      Hlm. 14-16

 Tata Kelola Keberlanjutan

 E.1            Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                       Hlm. 41-44

 E.2            Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                                  Hlm. 46-47

 E.3            Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                  Hlm. 56-60

 E.4            Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                    Hlm. 51, 118-121

 E.5            Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                  Hlm. 56-60

 Kinerja Keberlanjutan

 F.1            Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                 Hlm. 47-50

 Kinerja Ekonomi

                Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
 F.2                                                                                                    Laporan Tahunan
                Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan, dan Laba Rugi

                Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan
 F.3            atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang                                 Laporan Tahunan
                Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan

 Kinerja Lingkungan Hidup

 Aspek Umum

 F.4            Biaya Lingkungan Hidup                                                                  Hlm. 102

 Aspek Material

 F.5            Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                               Hlm. 93-94

 Aspek Energi

 F.6            Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                             Hlm. 104-109




   220                                                                                      PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 223
Lampiran 7        Lampiran 8       Lampiran 9     Lampiran 10   Lampiran 11    Lampiran 12   Lampiran 13




     No
                                                          Nama Indeks                                               Halaman
   Indeks
 F.7              Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                      Hlm. 74-82

 Aspek Air

 F.8              Penggunaan Air                                                                              Hlm. 95

 Aspek Keanekaragaman Hayati

                  Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki   Hlm. 98-99
 F.9
                  Keanekaragaman Hayati

 F.10             Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                      Hlm. 98-101

 Aspek Emisi

 F.11             Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                            Hlm. 104-109

 F.12             Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                       Hlm. 74-82

 Aspek Limbah dan Efluen

 F.13             Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                  Hlm. 90

 F.14             Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                     Hlm. 89, 96-97

 F.15             Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                            Tidak relevan

 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup

 F.16             Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                 Hlm. 98

 Kinerja Sosial

                  Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
 F.17                                                                                                         Hlm. 143-145
                  Konsumen

 Aspek Ketenagakerjaan

 F.18             Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                               Hlm. 122-124

 F.19             Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                    Hlm. 122-124

 F.20             Upah Minimum Regional                                                                       Hlm. 124-125

 F.21             Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                      Hlm. 131-141
 F.22             Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                Hlm. 125-130

 Aspek Masyarakat

 F.23             Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar                                                  Hlm. 147

 F.24             Pengaduan Masyarakat                                                                        Hlm. 143, 187-188, 195

 F.25             Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                            Hlm. 147-162

 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan

 F.26             Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan                                          Hlm. 145

 F.27             Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                Hlm. 145

 F.28             Dampak Produk/Jasa                                                                          Hlm. 145

 F.29             Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                          Hlm. 145

 F.30             Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan              Hlm. 143-144

 Lain-lain

 G.1              Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen                                                   Hlm. 237

 G.2              Lembar Umpan Balik                                                                          Hlm. 243

 G.3              Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                       Hlm. 9

                  Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
 G.4              tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan            Hlm. 220-221
                  Perusahaan Publik



LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                     221
Page 224
06     Lampiran                        Lampiran 1      Lampiran 2       Lampiran 3   Lampiran 4      Lampiran 5       Lampiran 6




Lampiran 4. Indeks Pengungkapan GRI


Pernyataan               PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI
Penggunaan               untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk pada GRI 2021.

GRI Digunakan            GRI 2021




  Standar GRI     Indikator                                  Pengungkapan                                         Halaman

GRI 2:            2-1         Rincian organisasi                                                           Hlm. 24-27
Pengungkapan
                  2-2         Entitas pada pelaporan keberlanjutan organisasi                              Hlm. 6
Umum 2021
                  2-3         Periode, frekuensi, dan kontak pelaporan                                     Hlm. 6-7, 9

                  2-4         Penyajian kembali informasi                                                  Hlm. 7-8

                  2-5         Penjaminan eksternal                                                         Hlm. 8

                  2-6         Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya                         Hlm. 23-25

                  2-7         Tenaga Kerja                                                                 Hlm. 26, 163-173

                  2-8         Pekerja yang bukan pekerja langsung                                          Hlm. 163-173

                  2-9         Struktur dan komposisi tata kelola                                           Hlm. 35-38, 41

                  2-10        Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi                         Hlm. 38-39

                  2-11        Ketua badan tata kelola tertinggi                                            Hlm. 35

                  2-12        Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak         Hlm. 41-43

                  2-13        Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                               Hlm. 41-45

                  2-14        Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan              Hlm. 52

                  2-15        Konflik kepentingan                                                          Hlm. 39, 187

                  2-16        Komunikasi masalah penting                                                   Hlm. 42, 117,
                                                                                                           187-189

                  2-17        Pengetahuan kolektif pejabat tata kelola tertinggi                           Hlm. 46

                  2-18        Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                                 Hlm. 39-40

                  2-19        Kebijakan remunerasi                                                         Hlm. 40

                  2-20        Proses menentukan remunerasi                                                 Hlm. 40-41

                  2-21        Rasio total kompensasi tahunan                                               • Rasio
                                                                                                             kompensasi
                                                                                                             total tahunan:
                                                                                                             19,7:1
                                                                                                           • Perubahan
                                                                                                             dalam rasio
                                                                                                             kompensasi
                                                                                                             total tahunan:
                                                                                                             -1,9:1

                  2-22        Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan                        Hlm. 60-65

                  2-23        Komitmen kebijakan                                                           Hlm. 45, 184


                  2-24        Menanamkan komitmen kebijakan                                                Hlm. 45, 47-50




 222                                                                                     PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 225
Lampiran 7        Lampiran 8     Lampiran 9     Lampiran 10    Lampiran 11    Lampiran 12   Lampiran 13




    Standar GRI          Indikator                                 Pengungkapan                               Halaman

                         2-25         Proses untuk memperbaiki dampak negatif                             Hlm. 187-189, 195

                         2-26         Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah            Hlm. 187-189, 195

                         2-27         Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan                              Hlm. 180

                         2-28         Asosiasi keanggotaan                                                Hlm. 234-236

                         2-29         Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan                  Hlm. 51, 117-122


                         2-30         Perjanjian perundingan kolektif                                     Hlm. 117

 GRI 3: Topik            3-1          Proses menentukan topik material                                    Hlm. 52-53
 Material 2021
                         3-2          Daftar topik material                                               Hlm. 53-56



Topik Material

    Standar GRI          Indikator                                 Pengungkapan                               Halaman

 Perubahan Iklim dan Manajemen Energi

 GRI 3: Topik            3-3          Manajemen topik material                                            Hlm. 69-70
 Material 2021

 GRI 102: Perubahan 102-1             Rencana transisi untuk mitigasi perubahan iklim                     Hlm. 74-75, 233
 Iklim 2025
                    102-2             Rencana adaptasi perubahan iklim                                    Hlm. 83

                         102-3        Transisi yang adil                                                  Hlm. 103

                         102-4        Sasaran dan kemajuan pengurangan emisi GRK                          Hlm. 70-75, 110-
                                                                                                          111, 233

                         102-5        Emisi GRK Cakupan 1                                                 Hlm. 70-72, 104-
                                                                                                          107, 231-232

                         102-6        Emisi GRK Cakupan 2                                                 Hlm. 70-72, 104-
                                                                                                          107, 231-232

                         102-7        Emisi GRK Cakupan 3                                                 Hlm. 70-73, 104-
                                                                                                          107, 231-232

                         102-8        Intensitas emisi GRK                                                Hlm. 106-107

 GRI 302: Energi         302-1        Konsumsi energi di dalam organisasi                                 Hlm. 104-109
 2016
                         302-3        Intensitas energi                                                   Hlm. 108-109

                         302-4        Pengurangan konsumsi energi                                         Hlm. 75, 108-109

 GRI 305: Emisi          305-1        Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                      Hlm. 70-72,
 2016                                                                                                     104- 107, 231-232

                         305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung                         Hlm. 70-72, 104-
                                                                                                          107, 231-232

                         305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya                        Hlm. 70-73, 104-
                                                                                                          107, 231-232

                         305-4        Intensitas emisi GRK                                                Hlm. 104-109

                         305-5        Pengurangan emisi GRK                                               Hlm. 110-111, 233

 Manajemen Sumber Daya

 GRI 3: Topik            3-3          Manajemen topik material                                            Hlm. 89
 Material 2021

 GRI 306: Limbah        306-3         Timbulan limbah                                                     Hlm. 90-94
 2020




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                             223
Page 226
06      Lampiran                          Lampiran 1      Lampiran 2      Lampiran 3      Lampiran 4     Lampiran 5       Lampiran 6




  Standar GRI        Indikator                                 Pengungkapan                                           Halaman

Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi

GRI 3: Topik         3-3         Manajemen topik material                                                      Hlm. 115-116
Material 2021

GRI 401:             401-1       Rekrutmen dan turnover karyawan                                               Hlm 163-172
Kepegawaian 2016
                     401-2       Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan      Hlm. 124
                                 kepada karyawan sementara atau paruh waktu

                     401-3       Cuti orang tua                                                                Hlm. 124, 163-172

GRI 404: Pelatihan   404-1       Rata-rata jam pelatihan pertahun per karyawan                                 Hlm 163-167
dan Pendidikan
                     404-2       Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan          Hlm. 125-129
2016
                                 peralihan

                     404-3       Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan         Hlm. 129-130
                                 pengembangan karier

GRI 405:             405-1       Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                                 Hlm. 35-38, 123-
Keanekaragaman                                                                                                 124, 163-167
dan Kesempatan
                     405-2       Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dengan laki-laki                    Hlm. 124
Setara 2016

GRI 406:             406-1       Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan                    Hlm. 131
Nondiskriminasi

Kesehatan dan Keselamatan Karyawan

GRI 3: Topik         3-3         Manajemen topik material                                                      Hlm. 133
Material 2021

GRI 403:             403-1       Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja                              Hlm.134
Kesehatan dan
                     403-2       Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden          Hlm. 135-136
Keselamatan Kerja
2018                 403-3       Layanan kesehatan kerja                                                       Hlm. 138

                     403-4       Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan       Hlm. 133-134
                                 kesehatan kerja

                     403-5       Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja                    Hlm. 136-138

                     403-6       Peningkatan kualitas kesehatan pekerja                                        Hlm. 138

                     403-7       Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan dan kesehatan kerja         Hlm. 135-136
                                 terkait hubungan bisnis

                     403-8       Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan        Hlm. 134
                                 kerja

                     403-9       Kecelakaan kerja                                                              Hlm. 138, 174-175

                     403-10      Penyakit Akibat Kerja                                                         Hlm. 135-136

Pengalaman Pelanggan

GRI 3: Topik         3-3         Manajemen topik material                                                      Hlm. 142-143
Material 2021

GRI 416:             416-1       Penilaian dampak keamanan dan kesehatan produk dan layanan                    Hlm. 145
Keselamatan
                     416-2       Insiden ketidakpatuhan terkait dampak keamanan dan kesehatan produk dan       Hlm. 145
dan Kesehatan
                                 layanan
Pelanggan 2016




  224                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 227
Lampiran 7       Lampiran 8     Lampiran 9      Lampiran 10    Lampiran 11      Lampiran 12    Lampiran 13




    Standar GRI         Indikator                                   Pengungkapan                                   Halaman

 Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas

 GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material                                                  Hlm. 146
 Material 2021

 GRI 413 :              413-1        Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan       Hlm. 147
 Masyarakat                          program pengembangan
 Setempat 2016

 Kepatuhan Regulasi

 GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material                                                  Hlm.179-180
 Material 2021

 GRI 206: Perilaku      206-1        Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, praktik antipakat,   Hlm. 181
 Antipersaingan                      dan monopoli
 2016

 GRI 417:               417-1        Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa                 Hlm. 181
 Pemasaran dan
                        417-2        Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk dan jasa    Hlm. 181
 Pelabelan 2016
                        417-3        Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran                       Hlm. 181

 Praktik Etika Bisnis

 GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material                                                  Hlm. 184
 Material 2021

 GRI 205:               205-1        Operasi yang dinilai memiliki risiko korupsi                              Hlm. 185
 Antikorupsi 2016
                        205-2        Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi       Hlm. 186-187

                        205-3        Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil                   Hlm. 187

 Keamanan Siber dan Pelindungan Data

 GRI 3: Topik           3-3          Manajemen topik material                                                  Hlm. 191
 Material 2021

 GRI 418: Privasi       418-1        Pengaduan pelanggan terkait privasi pelanggan dan kehilangan data         Hlm. 195
 Pelanggan 2016                      pelanggan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                225
Page 228
06      Lampiran                        Lampiran 1      Lampiran 2       Lampiran 3      Lampiran 4       Lampiran 5     Lampiran 6




Lampiran 5. Indeks Pengungkapan SASB

Industri Software & IT Services

        Topik              Standar                Informasi yang diungkapkan                          Halaman/ Catatan

Jejak Lingkungan        TC-SI-130a.1    1. Jumlah energi yang dikonsumsi                       Hlm. 106-109
Infrastruktur                           2. Persentase jaringan listrik yang dibeli
Perangkat Keras                         3. Persentase energi terbarukan

                        TC- SI-130a.2   1. Total air yang diambil                              1. Hlm. 95
                                        2. Total air yang dikonsumsi                           2. Belum dilakukan monitoring
                                           *Persentase masing-masing di wilayah dengan
                                           High atau Extremely High Baseline Water Stress      Telkom telah mengungkapkan
                                                                                               persentase aset yang terekspos
                                                                                               High dan Extremely High Baseline
                                                                                               Water Stress pada Hlm. 95
                        TC- SI-130a.3   Pembahasan mengenai integrasi pertimbangan             Hlm. 76
                                        lingkungan ke dalam perencanaan strategis untuk
                                        kebutuhan pusat data

Privasi Data, Standar   TC-SI-220a.1    Deskripsi kebijakan dan praktik yang berkaitan         Pedoman Pelindungan Data
dan Kebebasan                           dengan periklanan bertarget dan privasi pengguna       Pribadi hlm. 193
Berekspresi
                        TC-SI-220a.2    Jumlah pengguna yang informasinya digunakan            Tidak melakukan
                                        untuk tujuan sekunder                                  perhitungan metrik ini
                                                                                               tapi bagaimana data diproses dan
                                                                                               dikelola di deskripsikan dalam
                                                                                               hlm. 192-196

                        TC-SI-220a.3    Total kerugian finansial sebagai akibat dari proses    Hlm. 194
                                        hukum yang terkait dengan privasi pengguna

                        TC-SI-220a.4    1. Jumlah permintaan dari aparat penegak hukum         TelkomGroup tidak melakukan
                                           atas informasi pengguna                             pengungkapan kecuali dibutuhkan
                                        2. Jumlah pengguna yang informasinya diminta           untuk keperluan penegakan
                                        3. Persentase yang berujung pada pengungkapan          hukum
                                           informasi

                        TC-SI-220a.5    Daftar negara tempat produk atau layanan               Hlm. 185
                                        inti tunduk pada pemantauan, pemblokiran,
                                        penyaringan konten, atau penyensoran yang
                                        diwajibkan oleh pemerintah

Keamanan Data           TC-SI-230a.1    1. Jumlah pelanggaran data                             Hlm. 194
                                        2. Persentase yang merupakan pelanggaran data
                                           pribadi
                                        3. Jumlah pelanggan yang terdampak

                        TC-SI-230a.2    Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi            Hlm. 197
                                        dan menangani risiko keamanan data, termasuk
                                        penggunaan standar keamanan siber pihak ketiga

Rekrutmen dan           TC-SI-330a.1    Persentase karyawan yang membutuhkan visa              14% dari karyawan Telin
Pengelolaan Tenaga                      bekerja                                                membutuhkan visa kerja
Kerja Global yang
                        TC-SI-330a.2    Keterlibatan karyawan dalam persentase                 Hlm. 117, 121
Beragam dan Terampil
                        TC-SI-330a.3    Persentase keterwakilan (1) gender dan (2) kelompok    Hlm. 163-173
                                        keberagaman untuk (a) manajemen eksekutif, (b)
                                        manajemen non-eksekutif, (c) karyawan teknis, dan
                                        (d) seluruh karyawan lainnya




  226                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 229
Lampiran 7     Lampiran 8       Lampiran 9    Lampiran 10     Lampiran 11      Lampiran 12        Lampiran 13




         Topik                 Standar                 Informasi yang diungkapkan                               Halaman/ Catatan

 Perlindungan Kekayaan      TC-SI-520a.1     Jumlah total kerugian finansial akibat proses             Hlm. 181
 Intelektual dan                             hukum yang terkait dengan pelanggaran regulasi
 Competitive Behaviour                       perilaku anti-kompetitif

 Mengelola Risiko           TC-SI-550a.1     1. Jumlah masalah kinerja                                 Hlm. 173
 Sistemik dari Disrupsi                      2. Jumlah gangguan layanan
 Teknologi                                   3. Total waktu henti pelanggan

                            TC-SI-550a.2     Deskripsi risiko keberlanjutan bisnis yang terkait        Hlm. 60
                                             dengan gangguan operasional



Industri Telekomunikasi

         Topik                 Standar                 Informasi yang diungkapkan                               Halaman/ Catatan

 Jejak lingkungan           TC-TL-130a.1     1. Jumlah energi yang dikonsumsi                          Hlm. 106-109
 operasi                                     2. Persentase jaringan listrik yang dibeli
                                             3. Persentase energi terbarukan

 Manajemen akhir masa       TC-TL-440a.1     1. Berat total material yang dipulihkan melalui           1. 402, 7 ton
 pakai produk                                   program pengambilan kembali produk dan                 2. 83,5 ton (21%)
                                                layanan daur ulang                                     3. 0 ton (0%)
                                             2. Persentase material yang diperoleh kembali,            4. 0 ton (0%)
                                                berdasarkan beratnya, yang digunakan kembali           * Telkomsel melakukan take-
                                             3. Persentase material yang diperoleh kembali,               back program pada produk
                                                berdasarkan berat, yang didaur ulang atau                 modem melalui GraPARI. Sisa
                                                diproduksi ulang                                          319,2 ton (79%) modem yang
                                             4. Persentase material yang diperoleh kembali,               dipulihkan melalui program
                                                berdasarkan beratnya, yang ditimbun                       pengambilan kembali tercatat
                                                                                                          sebagai persediaan yang belum
                                                                                                          dimanfaatkan.

 Mengelola Risiko           TC-TL-550a.1     1. Rata-rata durasi interupsi sistem                      1. Tidak dilakukan pengukuran
 Sistemik dari Disrupsi                      2. Rata-rata frekuensi interupsi sistem                   2. Hlm. 173
 Teknologi                                   3. Rata-rata durasi interupsi per pelanggan               3. Hlm. 173




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                         227
Page 230
06       Lampiran                       Lampiran 1      Lampiran 2       Lampiran 3       Lampiran 4        Lampiran 5   Lampiran 6




         Topik              Standar               Informasi yang diungkapkan                            Halaman/ Catatan

 Competitive behaviour   TC-TL-520a.1   Jumlah total kerugian finansial akibat proses            Hlm. 181
 and open internet                      hukum yang terkait dengan pelanggaran regulasi
                                        perilaku anti-kompetitif

                         TC-TL-520a.2   Rata-rata kecepatan unduhan yang tercapai secara         Telkom tidak melakukan
                                        nyata untuk (1) konten milik dan terkait secara          pengungkapan berdasarkan metrik
                                        komersial dan (2) konten yang tidak terkait              tersebut namun hanya melakukan
                                                                                                 Topik Standar Informasi yang
                                                                                                 diungkapkan Halaman/ Catatan
                                                                                                 pengungkapan terhadap speed
                                                                                                 score
                                                                                                 Hlm. 182

                         TC-TL-520a.3   Deskripsi risiko dan peluang yang terkait dengan         Belum dilakukan pengungkapan
                                        net neutrality, paid peering, zero rating,dan praktik
                                        terkait lainnya

 Privasi Data            TC-TL-220a.1   Deskripsi kebijakan dan praktik terkait periklanan       Pedoman Pelindungan Data
                                        berbasis perilaku dan privasi pelanggan                  Pribadi Hlm 193

                         TC-TL-220a.2   Jumlah pelanggan yang informasinya digunakan             Tidak melakukan
                                        untuk tujuan sekunder                                    perhitungan metrik ini
                                                                                                 tapi bagaimana data diproses dan
                                                                                                 dikelola di deskripsikan dalam
                                                                                                 Hlm. 192-196

                         TC-TL-220a.3   Total kerugian finansial akibat proses hukum yang        Hlm. 194
                                        terkait dengan privasi pelanggan

                         TC-TL-220a.4   1. Jumlah permintaan informasi pelanggan dari            TelkomGroup tidak melakukan
                                           penegak hukum,                                        pengungkapan kecuali dibutuhkan
                                        2. jumlah pelanggan yang informasinya diminta,           untuk keperluan penegakan
                                        3. persentase yang berujung pada pengungkapan            hukum
                                           data.

 Keamanan Data           TC-TL-230a.1   1. Jumlah pelanggaran data,                              Hlm. 194
                                        2. persentase yang merupakan pelanggaran data
                                           pribadi,
                                        3. jumlah pelanggan yang terdampak.

                         TC-TL-230a.2   Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi              Hlm. 196
                                        dan menangani risiko keamanan data, termasuk
                                        penggunaan standar keamanan siber pihak ketiga



Industri Internet Media & Services

         Topik              Standar               Informasi yang diungkapkan                            Halaman/ Catatan

 Jejak Lingkungan        TC-IM-130a.1   1. Jumlah energi yang dikonsumsi                         Hlm. 106-109
 Infrastruktur                          2. Persentase jaringan listrik yang dibeli
 Perangkat Keras                        3. Persentase energi terbarukan

                         TC-IM-130a.2   1. Total air yang diambil                                1. Hlm. 95
                                        2. Total air yang dikonsumsi *Persentase masing-         2. Belum dilakukan monitoring
                                           masing di wilayah dengan High atau Extremely
                                           High Baseline Water Stress                            Telkom telah mengungkapkan
                                                                                                 persentase aset yang terekspos
                                                                                                 High dan Extremely High Baseline
                                                                                                 Water Stress pada Hlm. 95
                         TC-IM-130a.3   Pembahasan mengenai integrasi pertimbangan               Hlm. 76
                                        lingkungan ke dalam perencanaan strategis untuk
                                        kebutuhan pusat data



   228                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 231
Lampiran 7    Lampiran 8       Lampiran 9    Lampiran 10     Lampiran 11     Lampiran 12     Lampiran 13




         Topik                Standar                Informasi yang diungkapkan                            Halaman/ Catatan

 Privasi Data dan      TC-IM-220a.1         Deskripsi kebijakan dan praktik yang berkaitan        Pedoman Pelindungan Data
 Kebebasan Berekspresi                      dengan periklanan bertarget dan privasi pengguna      Pribadi hlm. 193

                           TC-IM-220a.2     Jumlah pengguna yang informasinya digunakan           Tidak melakukan perhitungan
                                            untuk tujuan sekunder                                 metrik ini tapi bagaimana
                                                                                                  data diproses dan dikelola di
                                                                                                  deskripsikan dalam hlm. 192-196

                           TC-IM-220a.3     Total kerugian finansial sebagai akibat dari proses   Hlm. 194
                                            hukum yang terkait dengan privasi pengguna

                           TC-IM-220a.4     1. Jumlah permintaan dari aparat penegak hukum        TelkomGroup tidak melakukan
                                               atas informasi pengguna                            pengungkapan kecuali dibutuhkan
                                            2. Jumlah pengguna yang informasinya diminta          untuk keperluan penegakan
                                            3. Persentase yang berujung pada pengungkapan         hukum
                                               informasi.

                           TC-IM-220a.5     Daftar negara tempat produk atau layanan              Hlm. 185
                                            inti tunduk pada pemantauan, pemblokiran,
                                            penyaringan konten, atau penyensoran yang
                                            diwajibkan oleh pemerintah

                           TC-IM-220a.6     Jumlah permintaan pemerintah untuk menghapus          TelkomGroup tidak melakukan
                                            konten, serta persentase kepatuhan terhadap           penghapusan konten kecuali
                                            permintaan tersebut                                   dibutuhkan untuk penegakan
                                                                                                  hukum. Adapun etika media dan
                                                                                                  komunikasi TelkomGroup terdapat
                                                                                                  pada hlm. 185

 Keamanan Data             TC-IM-230a.1     1. Jumlah pelanggaran data                            Hlm. 194
                                            2. Persentase yang merupakan pelanggaran data
                                               pribadi
                                            3. Jumlah pengguna yang terdampak

                           TC-IM-230a.2     Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi           Hlm. 197
                                            dan menangani risiko keamanan data, termasuk
                                            penggunaan standar keamanan siber pihak ketiga.

 Rekrutmen Karyawan,       TC-IM-330a.1     Persentase karyawan yang membutuhkan visa             14% dari karyawan Telin
 Inklusi, dan Kinerja                       bekerja                                               membutuhkan visa kerja

                           TC-IM-330a.2     Keterlibatan karyawan dalam persentase                Hlm. 117, 121


                           TC-IM-330a.3     Persentase keterwakilan (1) gender dan (2) kelompok Hlm. 163-173
                                            keberagaman untuk (a) manajemen eksekutif, (b)
                                            manajemen non-eksekutif, (c) karyawan teknis, dan
                                            (d) seluruh karyawan lainnya

 Perlindungan Kekayaan     TC-IM-520a.1     Jumlah total kerugian finansial akibat proses         Hlm. 181
 Intelektual dan                            hukum yang terkait dengan pelanggaran regulasi
 Competitive Behaviour                      perilaku anti-kompetitif




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                    229
Page 232
06        Lampiran                          Lampiran 1      Lampiran 2      Lampiran 3        Lampiran 4    Lampiran 5    Lampiran 6




Lampiran 6. Indeks Pengungkapan berbasis IFRS
S1 dan S2/ PSPK 1 dan 2

Indeks berikut berfokus pada pengungkapan terkait risiko dan peluang iklim yang dipandu oleh IFRS S1 dan S2/ PSPK 1 dan
2, kecuali dinyatakan sebaliknya. Halaman yang disajikan merujuk pada Laporan Keberlanjutan Telkom 2025.


              Ketentuan Pengungkapan                                               Halaman/Catatan

 Tata kelola                                        Kerangka Tata Kelola Keberlanjutan (hlm. 41-46) – mencakup climate dan
                                                    beyond climate Tata Kelola Iklim (hlm. 69)

 Strategi

 Risiko dan peluang                                 Risiko dan Peluang Keberlanjutan (hlm. 57-60)
                                                    Risiko dan Peluang Iklim (hlm. 83-86)

 Model bisnis dan rantai nilai                      Risiko dan Peluang Iklim (hlm. 83-86)
 Strategi dan pengambilan keputusan                 Risiko dan Peluang Iklim (hlm. 83-86)
                                                    Strategi Dekarbonisasi (hlm. 74-82)

 Posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas    Penilaian Dampak Finansial (hlm. 87-88)
                                                    Biaya Lingkungan (hlm. 102)

 Resiliensi                                         Analisis Skenario Iklim (hlm. 86-87)
                                                    Menuju Jasa Telekomunikasi Tangguh Iklim (hlm. 88)

 Manajemen risiko                                   Manajemen Risiko dan Peluang Keberlanjutan (hlm. 56-57) – mencakup climate
                                                    dan beyond climate

 Metrik dan target

 Metrik                                             Kinerja Emisi GRK TelkomGroup (hlm. 70-73)
                                                    Kinerja Lingkungan Perusahaan (hlm. 104-111)
                                                    Lampiran 7. Metode Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca (hlm. 231-232)

 Target                                             Target Keberlanjutan TelkomGroup 2030 (hlm. 61) – mencakup climate dan
                                                    beyond climate
                                                    Strategi Dekarbonisasi (hlm. 74)

 Pendekatan dan asumsi penetapan target             Lampiran 8. Metode Penetapan Target Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
                                                    (hlm. 233)




  230                                                                                             PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 233
Lampiran 7       Lampiran 8    Lampiran 9      Lampiran 10     Lampiran 11     Lampiran 12     Lampiran 13




Lampiran 7. Metode Perhitungan Emisi
Gas Rumah Kaca
[GRI 102-5,102-6,102-7, 305-1, 305-2, 305-3]


Perhitungan emisi GRK Cakupan 1, 2 , dan 3 mengikuti GHG Protocol Corporate Accounting & Reporting Standard. Adapun
proses konsolidasi menggunakan operational control approach.


             Emisi GRK                                            Metode                                     Pengecualian

 Cakupan 1                          Emisi meliputi:
                                    a. Bahan bakar untuk genset
                                    b. Bahan bakar kendaraan operasional perusahaan
                                    c. Sewage Treatment Plant
                                    d. Refrigeran yang digunakan air conditioning di gedung
                                       perkantoran, fasilitas, dan kendaraan bermotor
                                    e. APAR CO2

 Cakupan 2                          Emisi tidak langsung dari listrik yang dibeli dari Perusahaan Listrik
                                    Negara (PLN) yang dihitung dengan menggunakan metode Location-
                                    based method
 Cakupan 3

   Kategori 1 dan 2                 Emisi yang berkaitan dengan produk dan jasa yang dibeli, dan
                                    dihitung dengan menggunakan metode berikut:
                                    a. Average-based method
                                    b. Spend-based method

   Kategori 3                       Emisi dari pembelian bahan bakar lainnya yang tercatat dalam
                                    sistem manajemen bisnis internal

   Kategori 4 dan 9                 Emisi yang dihasilkan dari transportasi dan distribusi pada proses
                                    hulu dan hilir oleh pihak ketiga

   Kategori 5                       Emisi dari limbah yang dihasilkan kegiatan operasional perusahaan
                                    dihitung dengan menggunakan metode waste-type specific method

   Kategori 6                       Emisi dari perjalanan bisnis dihitung dengan menggunakan
                                    distance-based method
   Kategori 7                       Emisi dari perjalanan karyawan antara lokasi tempat tinggal dan
                                    tempat kerja

   Kategori 8 dan 13                Emisi dari penyewaan aset (upstream dan downstream) dihitung
                                    dengan menggunakan average-data method

   Kategori 11                      Emisi dari total konsumsi listrik dari penggunaan produk yang
                                    dihasilkan

   Kategori 12                      Emisi dari pembuangan dan pengolahan limbah produk yang dijual

   Kategori 15                      Emisi dari investasi, dihitung berdasarkan data emisi investasi atau
                                    emisi berbasis aktivitas ekonomi




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  231
Page 234
06        Lampiran                      Lampiran 1    Lampiran 2    Lampiran 3    Lampiran 4    Lampiran 5    Lampiran 6




Sumber referensi:
Sumber faktor emisi:
•   IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) (Intergovernmental Panel on Climate Change)
•   IPCC Sixth Assessment Report (AR6) (Intergovernmental Panel fon Climate Change)
•   DEFRA (2023) (UK Department for Environment, Food & Rural Affairs)
•   Annex 4 Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan
    Bidang Energi - Sub Bidang Ketenagalistrikan (2018) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
•   Inventarisasi Emisi GRK Bidang Energi (2020) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
•   Faktor Emisi Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2019) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
•   Faktor Emisi Bahan Bakar Minyak dan Batubara Kementerian ESDM (2023) (Kementerian Energi dan Sumber Daya
    Mineral)
•   Exiobase dan Climatiq (Proksi konsorsium dan Artificial Intelligence-driven data provider)
Sumber Global Warming Potential (GWP):
•   IPCC Sixth Assessment Report (AR6) (Intergovernmental Panel on Climate Change)
Sumber Net Calorific Value (NCV):
•   Annex 4 Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan
    Bidang Energi - Sub Bidang Ketenagalistrikan (2018) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
•   Faktor Emisi Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2019) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
•   Faktor Emisi Bahan Bakar Minyak dan Batubara Kementerian ESDM (2023) (Kementerian Energi dan Sumber Daya
    Mineral)
•   IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) (Intergovernmental Panel on Climate Change)
Sumber Methane Producing Capacity dan Methane Correction Factor (MCF):
•   2019 Refinement to the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2019) (Intergovernmental Panel
    on Climate Change)
•   Metodologi Perhitungan Emisi GRK Sektor Pengolahan Limbah KLHK (2012) (Kementerian Lingkungan Hidup dan
    Kehutanan)




    232                                                                               PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 235
Lampiran 7      Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




Lampiran 8. Metode Penetapan Target
Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
[GRI 102-1, 102-4, 305-5]




Sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi GRK melalui Nationally Determined Contribution (NDC),
TelkomGroup menetapkan target dan komitmen pengelolaan emisi GRK dari aktivitas operasional perusahaan secara
bertahap dan terukur, sebagai berikut:
- Mencapai 20% penurunan emisi GRK TelkomGroup Cakupan 1 dan 2 pada tahun 2030 dibandingkan dengan base year
    2023, yang ditetapkan berdasarkan kapabilitas internal TelkomGroup serta praktik baik yang berkembang di industri
    telekomunikasi.
- Mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat, sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia.

Penetapan target penurunan emisi GRK dilakukan dengan pendekatan berbasis kinerja operasional dan benchmarking
praktik industri, dengan mempertimbangkan kesiapan operasional perusahaan, kondisi dan ketersediaan teknologi,
praktik terbaik industri telekomunikasi serta selaras dengan arah kebijakan nasional menuju NZE 2060.

TelkomGroup telah menetapkan jalur transisi penurunan emisi Cakupan 1 (tanpa melibatkan emisi biogenik) dan Cakupan
2 (market-based) berdasarkan identifikasi inisiatif penurunan emisi utama yang mempertimbangkan model bisnis anak
perusahaan, serta berdasarkan estimasi potensi penurunan emisi dari rencana aksi yang telah dan akan dilaksanakan.
Proyeksi lintasan penurunan emisi dikembangkan menggunakan asumsi operasional yang wajar, termasuk intensitas
konsumsi listrik gedung perkantoran yang mengacu pada benchmark Energy Intensity Assessment (EIA) dengan rata-rata
7,5 MWh per pekerja per tahun dan faktor emisi jaringan Jawa sebesar 0,87 tCO2e/MWh. Asumsi dan inisiatif penurunan
emisi utama juga diselaraskan dengan arah perkembangan teknologi, dinamika pasar energi, dan kebijakan nasional untuk
memastikan jalur transisi tetap relevan dan dapat diimplementasikan.

Rencana transisi penurunan emisi ini akan disempurnakan secara berkelanjutan berdasarkan pembelajaran dari
implementasinya. Selanjutnya, perubahan signifikan dalam kegiatan usaha, termasuk namun tidak terbatas pada
merger, akuisisi, atau divestasi, dapat memengaruhi jalur pencapaian target iklim TelkomGroup. Dalam kondisi tersebut,
TelkomGroup akan melakukan penyesuaian terhadap inventarisasi emisi gas rumah kaca sesuai dengan standar pelaporan
GHG Protocol, serta menyusun kembali jalur pencapaian target iklim yang relevan.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                    233
Page 236
06       Lampiran                             Lampiran 1      Lampiran 2    Lampiran 3     Lampiran 4        Lampiran 5    Lampiran 6




Lampiran 9. Keanggotaan Asosiasi
[OJK C.5] [GRI 2-28]




 No.                                        Nasional                                                      Peserta

  1.    Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL)                                         Telkom, Telkomsat, TelkomMetra,
                                                                                         Infomedia, AdMedika, Mitratel, Telkomsel,
                                                                                         Telin, PINS, NeutraDC, Metranet
  2.    Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (ASKITEL)                                 Telkom, Telkomsel

  3.    Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII)                       Telkom, Telkomsat, TelkomMetra,
                                                                                         Telkomsel, TIF
  4.    Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI)                                 Telkom, Telkomsel

  5.    Indonesia Telecommunication Users Group (IDTUG)                                  Telkom

  6.    Asosiasi Penyelenggara Pengiriman Uang Indonesia (APPUI)                         Telkom, Finnet, Telkomsel

  7.    Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                      Telkom, Finnet, Telkomsel
  8.    Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (ASKALSI)                Telkom, Telin

  9.    Indonesia Mobile Conttent Association (IMOCA)                                    Telkom

  10.   Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)                                       Telkom

  11.   Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI)                                                Telkom, Telkomsat

  12.   Forum Komunikasi Satuan Supervisor Internal (FKSPI)                              Telkom

  13.   Asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)              Graha Sarana Duta, Telkomsat, Mitratel

  14.   Keanggotaan Green Building Council Indonesia (GBCI)                              Graha Sarana Duta

  15.   Keanggotaan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI)                     Graha Sarana Duta

  16.   Asosiasi Gabungan Rekanan Konstruksi Indonesia (GARANSI)                         Graha Sarana Duta

  17    Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI)                         Graha Sarana Duta

  18.   Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO)                          Graha Sarana Duta
  19.   Kamar Dagang dan Industri (KADIN)                                                Telkom, Graha Sarana Duta, Telkomsat,
                                                                                         Infomedia, Nutech, AdMedika, Bosnet,
                                                                                         Swadharma Sarana Informatika (SSI),
                                                                                         Telkomsel, Telkom Infra
  20.   Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI)                                     Graha Sarana Duta

  21.   Asosiasi Kontraktor Ketenagalistrikan Indonesia (AKLINDO)                        Graha Sarana Duta

  22.   Asosiasi Pengelola Gedung Badan Usaha Milik Negara (APG BUMN)                    Graha Sarana Duta

  23.   Indonesia Cyber Security Forum (ICSF)                                            Telkom

  24.   Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI)                                       Indigo Creative Nation

  25.   Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (APNATEL)                            Telkom, Telkom Akses

  26.   Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal Elektrikal (APTEK)                          Nutech, Swadharma Sarana Informatika
                                                                                         (SSI), Graha Sarana Duta




   234                                                                                          PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 237
Lampiran 7     Lampiran 8      Lampiran 9       Lampiran 10   Lampiran 11     Lampiran 12      Lampiran 13




 No.                                          Nasional                                                         Peserta

  27.   Asosiasi Perusahaan Pengadaan Komputer dan Telematika Indonesia (ASPEKMI)           Nutech, Infomedia, Swadharma Sarana
                                                                                            Informatika (SSI), Telkomsat
  28.   Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)                                               Infomedia

  29.   Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI)                                         Infomedia

  30.   Indonesia Contact Center Association (ICCA)                                         Infomedia

  31.   Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI)                            Swadharma Sarana Informatika (SSI)

  32.   Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN)                  Swadharma Sarana Informatika (SSI)

  33.   Asosiasi Perusahaan dan Consultant Telematika Indonesia (ASPEKTI)                   Swadharma Sarana Informatika (SSI)

  34.   Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor, Keagenan Dan Industri           Swadharma Sarana Informatika (SSI),
        (ARDIN)                                                                             Telkomsat
  35.   Asosiasi Fintech (AFTECH)                                                           Finnet, Telkomsel

  36.   Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA)                                                Finnet

  37.   Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)                                          Telkom

  38.   Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)                                                    Telkom

  39.   BUMN Muda                                                                           Telkom

  40.   Forum Digital BUMN (FORDIGI)                                                        Telkom

  41.   Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (KORIKA)      Telkom

  42.   Forum Human Capital Indonesia (FHCI)                                                Telkom

  43.   Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL)                                Mitratel

  44.   Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL)                            Mitratel (2024), TIF

  45.   Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI)                                                     Telkomsel

  46.   Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                     Telkom, Mitratel

  47.   Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI)                                           Telkom Akses

  48.   Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)                                                      Telkom

  49.   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                                    Mitratel

  50.   Cyber Defense Indonesia (CDEF ID)                                                   Telkom, Telkomsel

  51.   Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional (ASPEKNAS)                                   Graha Sarana Duta, Telkom Akses

  52.   Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (GAPEKNAS)                         Telkom Akses

  53.   Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI)                                          Telkomsel

  54.   Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD)                      Telkom

  55.   Forum Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) BUMN                                Telkom

  56.   Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN)                                         Metranet

  57.   Indonesia Digital Association (IDA)                                                 Metranet

  58.   Dewan Pers                                                                          Metranet
  59.   Project Management Institute Indonesia (PMI)                                        Metranet

  60.   Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVESINDO)                                        MDI Ventures




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       235
Page 238
06         Lampiran                               Lampiran 1      Lampiran 2   Lampiran 3     Lampiran 4      Lampiran 5    Lampiran 6




No.                                          Internasional                                                   Peserta

1.         International Telecommunication Union (ITU)                                      Telkom

2.         International Telecommunications Satellite Organization (ITSO)                   Telkom

3.         International Telecommunications Satellite (INTELSAT)                            Telkom

4.         International Marine / Maritime Satellite (INMARSAT)                             Telkom

5.         Asia Pacific Telecommunication (APT)                                             Telkom, Telkomsel

6.         Asia Pacific Economic Cooperation (APECTEL)                                      Telkom

7.         TM Forum                                                                         Telkom, Telkomsel

8.         ASEAN CIO Association (ACIOA)                                                    Telkom

9.         Wireless Broadband Alliance (WBA)                                                Telkom

10.        The Institute of Certified Management Accountants                                Telkom

11.        Asia-Pacific Satellite Communications Council (APSCC)                            Telkomsat

12.        Asia Pacific Network Information Centre (APNIC)                                  Telkomsel

13.        Bridge Alliance                                                                  Telkomsel

14.        Global System for Mobile Communications Association (GSMA)                       Telkomsel

15.        Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS)                                 Telkomsigma

16.        Pacific Telecommunications Council (PTC)                                         Telin

17.        Mobile Ecosystem Forum (MEF)                                                     Telin

18.        International Cable Protection Committee (ICPC)                                  Telin

19.        The ITW Global Leader’s Forum (GLF)                                              Telin

20.        Executive Global Network (EGN)                                                   Telin

21.        Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Chapter Indonesia      Telkom

22.        Global Information Assurance Certification (GIAC) Advisory Board                 Telkom

23.        International Information System Security Certification Consortium (ISC2)        Telkom

24.        International Association of Privacy Professionals (IAPP)                        Telkom

25.        The Global Mobile Suppliers Association (GSA)                                    Telkomsel

26.        Marketing + Media Alliance (MMA)                                                 Telkomsel

27.        Asosiasi Penyedia Data Center Indonesia                                          NeutraDC




     236                                                                                            PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 239
Lampiran 7   Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




Lampiran 10. Pernyataan Penjaminan Eksternal
Laporan Keberlanjutan
[OJK G.1]




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                     237
Page 240
06    Lampiran   Lampiran 1   Lampiran 2   Lampiran 3   Lampiran 4    Lampiran 5    Lampiran 6




238                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 241
Lampiran 7   Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                     239
Page 242
06    Lampiran   Lampiran 1   Lampiran 2   Lampiran 3   Lampiran 4    Lampiran 5    Lampiran 6




240                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 243
Lampiran 7        Lampiran 8        Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11    Lampiran 12    Lampiran 13




Lampiran 11. Opini Hasil Verifikasi Emisi GRK


             Report No: TRID-GHG-N12-26008
             PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
             and Its Subsidiaries



             Opinion of Verification

             April 2026
             PT Telkom Indonesia (Persero)
             Graha Merah Putih (GMP) Telkom, Jl. Japati No. 1 40133, Bandung, Jawa Barat, Indonesia


             Scope
             PT Telkom Indonesia (Persero) (“Responsible Party”) engaged PT TUV Rheinland Indonesia (“TRID”)
             to review PT Telkom Indonesia (Persero) and its subsidiaries’ 2025 Corporate Greenhouse Gas (GHG)
             Inventory, and supporting evidence, detailing the GHG emissions and associated source documents
             over the period January 1st, 2025 to December 31st, 2025. These components are collectively referred
             to as the “GHG Statement” for the purposes of this report.
             The Responsible Party is responsible for the preparation and presentation of information within the GHG
             Statement. Our responsibility is to express a conclusion as to whether anything has come to our attention
             to suggest that the GHG Statement is not presented fairly in accordance with generally accepted
             greenhouse gas (GHG) accounting standards, in particular ISO 14064 Part 1: Specification with
             guidance at the organization level for quantification and reporting of greenhouse gas emissions and
             removals.


             Methodology
             We completed our review in accordance with ISO 14064 Part 3:2019 – Greenhouse Gases:
             Specification with guidance for the verification and validation of greenhouse gas statements. As such,
             we planned and performed our work in order to provide limited, rather than absolute assurance with
             respect to the GHG Statement. Our review criteria were based on this guidance. We have reviewed the
             GHG Statement and associated documentation and we believe our work provides a reasonable basis
             for our conclusion.


             Conclusion
             Based on our review, nothing has come to our attention which causes us to believe that the GHG
             Statement is not presented fairly in accordance with the relevant criteria. During the verification process,
             TRID identified a few discrepancies in the GHG inventory of PT Telkom Indonesia (Persero) and its
             subsidiaries. These discrepancies were promptly addressed and corrected by PT Telkom Indonesia.
             TRID has verified GHG Statement of PT Telkom Indonesia (Persero) and its subsidiaries’ as below:




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                  241
Page 244
06    Lampiran                                 Lampiran 1        Lampiran 2         Lampiran 3         Lampiran 4         Lampiran 5           Lampiran 6




        Report No: TRID-GHG-N12-26008
        PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
        and Its Subsidiaries


                                                                                                                            Emission
                                                            Sources                                                          (tCO2e)
                                                                                                                               2025
         Category 1: Direct GHG emissions and removals                                                                       46,068.08
           1.1. Direct emissions from stationary combustion                                                                  12,288.35
           1.2. Direct emissions from mobile combustion                                                                      21,874.05
           1.3. Direct process emissions and removals from industrial processes                                                      -
           1.4. Direct fugitive emissions from the release of GHGs in anthropogenic systems                                  11,905.68
           1.5. Direct emissions and removals from land use, land use change and forestry (LULUCF)                                       -
                                                                                                                          2,182,493.2
         Category 2: Indirect GHG emissions from imported energy
                                                                                                                                    5
                                                                                                                          2,182,493.2
           2.1. Indirect emissions from imported electricity
                                                                                                                                    5
           2.2. Indirect emissions from imported energy                                                                                  -
         Category 3: Indirect GHG emissions from transportation                                                              4,188.27
           3.1. Emissions from upstream transport and distribution for goods                                                    51.12
           3.2. Emissions from downstream transport and distribution for goods                                                 172.64
           3.3. Emissions from employee commuting                                                                              389.78
           3.4. Emissions from client and visitor transport                                                                         -
           3.5. Emissions from business travel                                                                               3,574.74
         Category 4: Indirect GHG emissions from products used by an organization                                          594,440.49
         4.1. Emissions from purchased goods and services including fuel- and energy-related
              activities
                                                                                                                           269,681.88
         4.2. Emissions from capital goods                                                                                239,681.53
          4.3. Emissions from the disposal of solid and liquid waste                                                           270.69
          4.4. Emissions from the use of assets                                                                             77,941.42
          4.5. Emissions from the use of services that are not described in the above subcategories                          6,864.98
         Category 5: Indirect GHG emissions associated with the use of products from the                                  1,368,896.9
         organization                                                                                                               5
                                                                                                                          1,367,736.8
          5.1. Emissions or removals from the use stage of the product
                                                                                                                                    3
          5.2. Emissions from downstream leased assets                                                                         833.40
          5.3. Emissions from end-of-life stage of the product                                                                  58.64
          5.4. Emissions from investments                                                                                      268.08
         Category 6: Indirect GHG emissions from other sources                                                                      -
                                                                                                                          4,196,087.0
         Total emissions
                                                                                                                                    4
         7.1 GHG emission reduction and removal enhancement initiatives
         Reduction through contractual instruments, such as Renewable Energy Certificates (REC)                            (42,425.71)
         Biogenic CO2 emissions from stationery and mobile combustion                                                        (4,816.04)
        *If facts or new information that could materially affect the verification opinion are discovered after this report is released, the
        verifier will take appropriate action, including communicating the matter as soon as practicable to the party responsible and the
        client.


        For and on behalf of PT TUV Rheinland Indonesia:




        I Nyoman Susila
        Managing Director



        PT TUV Rheinland Indonesia ;
        Menara Karya Building. 10th Fl. Jl. HR. Rasuna Said Block X-5 Kav.1-2 Jakarta 12950, Indonesia



242                                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 245
Lampiran 7        Lampiran 8   Lampiran 9   Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




Lampiran 12. Lembar Umpan Balik
[OJK G.2]



UMPAN BALIK LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk membaca Laporan Keberlanjutan ini. Sebagai bagian dari upaya untuk
menyempurnakan isi pelaporan tahun berikutnya. Kami mengharapkan kiranya Anda berkenan memberikan masukan
dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.
Pertanyaan
1. Menurut Anda, Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi bermanfaat mengenai berbagai aktivitas yang
   telah dilaksanakan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

             SS                        S                     RR                       TS               STS

2. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan mudah dimengerti
   dan dipahami.

             SS                        S                     RR                       TS               STS

3. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan sudah cukup
   lengkap, mencakup semua isu keberlanjutan.

             SS                        S                     RR                       TS               STS

4. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan dapat diandalkan
   untuk pengambiilan keputusan.

             SS                        S                     RR                       TS               STS

Keterangan:
Notes:
SS: Sangat Setuju S: Setuju RR: Rata-rata TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju
5. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan ini dan dirasakan bermanfaat?
   a.
   b.
   c.
6. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan ini dan dirasakan kurang
   berguna?
   a.
   b.
   c.
7. Menurut Anda, bagaimana dengan tampilan Laporan Keberlanjutan ran ini baik dari isi, desain, dan tata letak, serta
   foto-foto yang disertakan?
   a.
   b.
   c.
8. Menurut Anda, informasi apa saja yang dirasakan kurang dan harus dilengkapi dalam Laporan Keberlanjutan
   mendatang?
   a.
   b.
   c.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                   243
Page 246
06      Lampiran                        Lampiran 1      Lampiran 2    Lampiran 3   Lampiran 4     Lampiran 5       Lampiran 6




Profil Anda
Nama Lengkap:
Umur dan Jenis Kelamin:          Thn L / P (coret yang tidak perlu)
Lembaga/Perusahaan:
Jenis Lembaga/Perusahaa

    Pemerintah            Industri              Media                 LSM            Masyarakat                Lainnya

Pengembalian formulir dan hal-hal lain terkait Laporan Keberlanjutan dapat disampaikan kepada:

Unit Kerja Pengelola Sustainability
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower II, Lantai 39
Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta, Indonesia, 12710
Tel: (62-21) 521 5109
Fax: (62-21) 522 0500
email: sustainability @telkom.co.id
website: www.telkom.co.id




  244                                                                                  PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 247
Lampiran 7        Lampiran 8     Lampiran 9     Lampiran 10     Lampiran 11      Lampiran 12    Lampiran 13




Lampiran 13. Daftar Istilah

       Glosarium                                                              Deskripsi

 4G/LTE                    Teknologi jaringan internet generasi keempat berbasis Internet Protocol (IP) untuk transfer data cepat dan
                           stabil.

 5G                        Generasi kelima komunikasi seluler dengan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan konektivitas perangkat masif.

 AI (Artificial            Kecerdasan buatan; program komputer yang dirancang untuk berpikir dan menyelesaikan tugas dengan
 Intelligence)             mengenali pola data.

 B2B                       Business-to-Business adalah model penjualan produk atau jasa antar perusahaan/bisnis.

 B2C                       Business-to-Customer adalah model pelayanan atau penjualan barang/jasa langsung kepada konsumen
                           perorangan.

 Big Data                  Kumpulan data dalam jumlah sangat besar dan kompleks yang dihasilkan dalam waktu sangat cepat.

 BUMN                      Badan Usaha Milik Negara adalah perusahaan yang dimiliki atau dibentuk oleh Pemerintah untuk kegiatan
                           komersial.

 CAGR                      Compound Annual Growth Rate merupakan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata pada investasi dalam
                           periode tertentu.

 Cyber Security            Upaya perlindungan informasi dan sistem dari serangan digital yang mengganggu kerahasiaan dan integritas
                           data.

 Data Center               Fasilitas infrastruktur komputasi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyebarkan data skala
                           besar.

 Digital Ways of           Kerangka perilaku kerja digital yang mendukung akselerasi transformasi digital TelkomGroup.
 Working BISA
 (Bravery, Integrity,
 Service Excellence,
 dan Agility)

 ERM                       Enterprise Risk Management merupakan pendekatan sistematis untuk mengelola risiko pada seluruh tingkat
                           perusahaan.

 ESG                       Environmental, Social, and Governance merupakan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam mengukur
                           keberlanjutan perusahaan.

 Fiber Optic               Kabel serat optik yang menggunakan teknologi laser untuk mengirimkan data melalui filamen kaca tipis.

 GHG / GRK                 Greenhouse Gas atau Gas Rumah Kaca merupakan gas di atmosfer (seperti CO2, metana) yang memerangkap
                           panas dan menyebabkan pemanasan global.

 GraPARI                   Pusat layanan pelanggan fisik bagi pengguna jaringan Telkomsel.

 GRI                       Global Reporting Initiative merupakan standar pelaporan keberlanjutan yang berfokus pada dampak ekonomi,
                           lingkungan, dan sosial organisasi terhadap pemangku kepentingan, dengan pendekatan berbasis dampak
                           (impact-based)

 IFRS S1                   International Financial Reporting Standards General Requirements for Disclosure of Sustainability-related
                           Financial Information (IFRS S1) merupakan standar pengungkapan keberlanjutan yang menetapkan
                           persyaratan umum untuk mengungkapkan informasi terkait risiko dan peluang keberlanjutan yang material
                           secara finansial, mencakup aspek tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target.

 IFRS S2                   International Financial Reporting Standards Climate-related Disclosures (IFRS S2) merupakan standar
                           pengungkapan yang secara spesifik mengatur informasi terkait risiko dan peluang perubahan iklim, termasuk
                           dampaknya terhadap strategi, model bisnis, kinerja keuangan, serta metrik dan target terkait iklim.




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                                                       245
Page 248
06       Lampiran                       Lampiran 1      Lampiran 2       Lampiran 3      Lampiran 4      Lampiran 5      Lampiran 6




      Glosarium                                                      Deskripsi

IoT                 Internet of Things merupakan konsep objek fisik yang terhubung ke internet dan mampu saling bertukar data.

IPCC                Intergovernmental Panel on Climate Change merupakan lembaga yang menyediakan penilaian ilmiah
                    berkala kepada para pembuat kebijakan mengenai dampak, risiko, dan opsi mitigasi perubahan iklim untuk
                    memberikan informasi kepada negosiasi iklim internasional.

ISSB                International Sustainability Standards Board adalah badan yang berada dibawah naungan IFRS dalam
                    menciptakan dan mengembangkan standar pelaporan keuangan terkait keberlanjutan untuk memenuhi
                    kebutuhan investor akan pelaporan keberlanjutan.

K3                  Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah sistem perlindungan untuk mencegah kecelakaan dan penyakit di
                    lingkungan kerja.

Mbps                Megabit per second merupakan satuan ukuran kecepatan transmisi data digital per detik.

NDC                 Nationally Determined Contributions merupakan komitmen negara dalam mengurangi emisi gas rumah kaca
                    secara nasional.

NGFS                Network for Greening the Financial System merupakan jaringan bank sentral global untuk mempercepat
                    keuangan ramah lingkungan (keuangan hijau).

NZE                 Net Zero Emission merupakan kondisi seimbang antara emisi yang dihasilkan dengan emisi yang diserap
                    kembali dari atmosfer.

OJK                 Otoritas Jasa Keuangan merupakan lembaga independen yang mengawasi seluruh kegiatan jasa keuangan di
                    Indonesia.

PSPK 1              Pedoman Standar Pelaporan Keberlanjutan 1 yang mengatur prinsip umum penyusunan dan penyajian
                    informasi keberlanjutan, termasuk aspek tata kelola, strategi, manajemen risiko, dan kinerja yang relevan
                    secara finansial.

PSPK 2              Pedoman Standar Pelaporan Keberlanjutan 2 yang secara khusus mengatur pengungkapan terkait perubahan
                    iklim, mencakup risiko dan peluang iklim, strategi transisi, serta metrik dan target terkait.

SASB                Sustainability Accounting Standards Board merupakan standar pelaporan keberlanjutan yang memandu
                    perusahaan mengungkapkan risiko dan peluang ESG yang material secara finansial kepada investor di 77
                    industri.

Scope 1, 2, 3       Kategorisasi emisi GRK; Scope 1 (langsung), Scope 2 (energi yang dibeli), dan Scope 3 (rantai pasokan/nilai)

SDGs                Sustainable Development Goals merupakan 17 tujuan global PBB untuk pembangunan berkelanjutan hingga
                    tahun 2030.

SSP                 Shared Socio-economic Pathways merupakan skenario proyeksi perubahan sosial ekonomi global terkait
                    dampak iklim.

TCFD                Task Force on Climate-related Financial Disclosures merupakan gugus tugas yang memberikan kerangka kerja
                    pengungkapan risiko keuangan akibat perubahan iklim.

TJSL                Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan merupakan komitmen etis perusahaan/BUMN terhadap
                    pembangunan ekonomi dan sosial.

TLT                 Telkom Landmark Tower adalah gedung kantor pusat operasional Telkom Indonesia di Jakarta.

WBS                 Whistleblowing System merupakan sistem pengaduan rahasia terhadap dugaan pelanggaran etika atau
                    kecurangan (fraud).

Witel               Wilayah Telekomunikasi unit pembagian operasional geografis di internal Telkom.




 246                                                                                         PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Page 249
Lampiran 7   Lampiran 8   Lampiran 9      Lampiran 10   Lampiran 11   Lampiran 12   Lampiran 13




                                       Halaman ini sengaja dikosongkan




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025                                                                        247
Page 250

          
Page 251

          
Page 252
Unit Kerja Pengelola Sustainability

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower II, Lantai 39
Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta, Indonesia, 12710
Tel: (62-21) 521 5109
Fax: (62-21) 522 0500
email: sustainability @telkom.co.id
website: www.telkom.co.id                                   Dicetak di atas kertas bersertifikat FSC

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.36 MB
Published12 May 2026
Pages252
Characters870,442
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Metra-Net p.8
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.8 ×2
linked org PT PINS Indonesia p.8
linked person Angga Raka Prabowo · Komisaris p.15 ×3
linked person Dian Siswarini · Direktur Utama p.16 ×4
linked person Deswandhy Agusman p.20
linked person Ira Noviarti p.20 ×2
linked person Rofikoh Rokhim p.20 ×2
linked person Ossy Dermawan · Komisaris p.20 ×2
linked person Rionald Silaban · Komisaris p.20 ×2
linked person Silmy Karim · Komisaris p.20 ×2
linked person Rizal Malarangeng p.20
linked person Arthur Angelo Syailendra · Keuangan & p.21 ×2
linked person Veranita Yosephine p.21
linked person Nanang Hendarno p.21
linked person Seno Soemadji p.21 ×2
linked person Faizal Rochmad Djoemadi · Direktur p.21 ×3
linked person Budi Satria Dharma Purba p.21
linked person Willy Saelan p.21 ×2
linked person Andy Kelana p.21 ×2
possible org TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk p.4 ×237
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9
possible person Gatot Subroto p.11
possible — Morgan Stanley p.23
possible org Bursa Efek Indonesia p.23 ×2
unresolved org PT Telkom Data Ekosistem p.8
unresolved org PT Telekomunikasi Selular p.8
unresolved org PT Telkom Satelit Indonesia p.8
unresolved org PT Telkom Akses p.8
unresolved org PT Multimedia Nusantara p.8
unresolved org PT Sigma Cipta Caraka p.8
unresolved org PT Graha Sarana Duta p.8
unresolved person IT Digital · Direktur p.21
unresolved org Milik Negara p.24 ×4
unresolved org Pengaturan BUMN p.28
unresolved org Menteri BUMN Nomor PER- p.37 ×2
unresolved person Independensi · Komisaris p.38
unresolved person Laki-laki · Anggota p.38 ×2
unresolved person Deswandhy · Komisaris p.39
unresolved — Syailendra · Manajemen p.39
unresolved person Nanang · Direktur p.40
unresolved person RUPST Telkom · Direktur p.40
unresolved — Hendarno · Network p.40
unresolved person RUPSLB Telkom · Direktur p.40
unresolved org Milik Negara. Selain p.40
unresolved — Nota Din · Direktur Utama p.41
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- p.42 ×2
unresolved org Kementerian Badan Usaha Milik Negara p.42
unresolved org Menteri BUMN p.43
unresolved org Menteri BUMN Prosedur p.43
unresolved — Radir · Direktur p.46
unresolved org Departemen Group Sustainability p.47
unresolved — BoD · Director p.48
unresolved org PT ESQ p.48
unresolved org PT British Standard Institution p.49 ×2
unresolved org PT Sucofindo Prima p.49
unresolved org Pengawasan Keuangan dan Pembangunan p.54
unresolved org Departemen Sustainability Telkom. p.54
unresolved org Perencanaan Pembangunan Nasional p.58
unresolved org Kementerian ESDM p.77
unresolved org Kota Nusantara p.80
unresolved org PT Energy Management Indonesia The Tradable Instrument p.84
unresolved org Nasional Penanggulangan Bencana. Gambar p.88
unresolved org Yayasan Kesehatan p.92
unresolved org PT Rangga Sakti p.93
unresolved org Yayasan Harapan Dhuafa p.99
unresolved person TelkomGroup. · Direktur p.117
unresolved person Pencegahan · Direktur p.133
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Beberapa Anak Perusahaan p.136

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result