Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 616
Page 1
Reinventing the Core
to Shape Indonesia’s
Digital Future
Laporan Tahunan
2025
Page 2
Disclaimer PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Laporan ini sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas untuk menyajikan data dan informasi yang bersifat material bagi para pemangku kepentingan. Secara umum, isi Laporan ini berasal dari analisis internal serta sumber dokumen dan narasumber yang kredibel. Beberapa bagian dari Laporan ini memuat data dan informasi yang bersifat forward- looking statement, seperti target, harapan, perkiraan, estimasi, prospek, atau proyeksi atas kinerja operasional dan kondisi usaha Telkom di masa mendatang. Sebelum disajikan dalam Laporan ini, Telkom telah mempertimbangkan data dan informasi tersebut dengan matang. Meskipun demikian, Telkom memahami bahwa risiko dan ketidakpastian yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan situasi ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia dapat memengaruhi kinerja operasional dan kondisi usaha yang akan datang. Oleh karena itu, Telkom mengingatkan pembaca bahwa Telkom tidak dapat menjamin data dan informasi yang bersifat forward-looking statement yang dinyatakan dalam Laporan ini adalah benar, akurat, serta dapat terpenuhi seluruhnya. Selain menerbitkan Laporan ini, Telkom sebagai perusahaan yang terdaftar di New York Stock Exchange (NYSE) juga wajib menyampaikan SEC Form 20-F sebagai bentuk Laporan Tahunan kepada Securities and Exchange Commission (SEC). Oleh sebab itu, sebagian informasi dalam Laporan Tahunan 2025 ini dapat ditemukan juga dalam SEC Form 20-F, walaupun kedua Laporan bukanlah satu kesatuan Laporan yang sama. Istilah “Telkom” dan “Perseroan” dalam Laporan ini mengacu pada entitas induk, sedangkan istilah “Telkom dan Anak Perusahaan” atau “Telkom dan Entitas Anak” atau “TelkomGroup” mengacu pada keseluruhan perusahaan induk dan anak serta entitas afiliasi secara bersama-sama. Namun, penggunaan istilah “Telkom” tidak menghilangkan entitas anak dan afiliasi dalam lingkup isi dan pembahasan Laporan. Untuk memudahkan para pemangku kepentingan, dokumen elektronik Laporan Tahunan 2025 ini dapat diakses dan diunduh melalui http://www.telkom.co.id atau dengan cara memindai QR code berikut ini: Kode Saham BEI : TLKM Kode Saham NYSE : TLK Para pemangku kepentingan Telkom dapat menyampaikan pertanyaan dan saran melalui: Corporate Secretary The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower Lantai 36 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710, Indonesia E-mail : investor@telkom.co.id Facebook : TelkomIndonesia Instagram : telkomindonesia Twitter/X : @telkomindonesia Website : www.telkom.co.id
Page 3
Menata Ulang Fondasi untuk Membentuk Masa Depan Digital Indonesia Melalui tema “Menata Ulang Fondasi untuk Membentuk Masa Depan Digital Indonesia,” Telkom menegaskan transformasi terarahnya untuk membangun kembali fondasi dan memperkuat posisinya sebagai penggerak utama ekosistem digital Indonesia. Tema ini mencerminkan pergeseran Telkom menjadi Strategic Holding yang mendorong pertumbuhan melalui keunggulan operasional, penyederhanaan portofolio, dan optimalisasi nilai aset. Transformasi ini berfokus pada pembaruan, ketajaman arah, dan kemajuan dengan cara memperbarui struktur dan budaya organisasi, memperkuat kapabilitas inti dalam konektivitas, infrastruktur, dan platform digital, serta mendorong langkah maju menuju kepemimpinan digital yang berkelanjutan. Melalui proses ini, Telkom membangun fondasi yang lebih kuat dan gesit untuk membentuk kemajuan digital Indonesia, meningkatkan daya saing nasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Page 4
Daftar Isi
109 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
01 Highlight Telkom
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
111
Publik
6 Transformasi Telkom 2030
Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Profesi
113
10 Profil Telkom dan Entitas Anak Penunjang Pasar Modal
16 Produk dan Pelanggan
18 Wilayah Operasional dan Layanan Analisis dan Pembahasan
04
20 Ikhtisar Data Keuangan Penting Manajemen
24 Ikhtisar Keberlanjutan 116 Tinjauan Bisnis
26 Informasi Saham 122 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Informasi Mengenai Obligasi, Sukuk atau 134 Aspek Pemasaran
28
Obligasi Konversi
144 Kinerja Keuangan Komprehensif
29 Peristiwa Penting 2025
161 Kemampuan Membayar Utang
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas
162
Struktur Modal
02 Laporan Manajemen
163 Realisasi Barang Modal
34 Laporan Dewan Komisaris 164 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
42 Laporan Direksi 165 Tingkat Kolektibilitas Piutang
Surat Pernyataan Tanggung Jawab atas Laporan Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan
52 166
Tahunan 2025 Akuntan
167 Prospek Usaha dan Keberlangsungan Perusahaan
Perbandingan Target pada Awal Tahun dengan
170
03 Tentang Telkom Realisasi
170 Target atau Proyeksi untuk Satu Tahun Mendatang
56 Purpose, Visi, Misi, dan Strategi 171 Dividen
58 Budaya dan Nilai Perusahaan 171 Realisasi Penggunaan Dana Penawaran Umum
Riwayat Singkat Telkom dan Perubahan Nama Informasi Material mengenai Transaksi Material,
60
Perusahaan Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan,
172
Transaksi dengan Pihak Afiliasi, Investasi, Divestasi,
62 Kegiatan Usaha
dan Akuisisi
64 Struktur Organisasi Telkom
173 Perubahan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan
66 Daftar Keanggotaan Asosiasi Industri
173 Perubahan Kebijakan Akuntansi
68 Profil Dewan Komisaris
78 Profil Direksi
91 Profil Senior Vice President 05 Tata Kelola Perusahaan
92 Profil Karyawan Telkom
176 Prinsip dan Landasan Tata Kelola
96 Komposisi Pemegang Saham
183 Struktur Tata Kelola Perusahaan
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan
100
Ventura Bersama 184 Penilaian Tata Kelola Perusahaan
107 Kronologi Pencatatan Saham 185 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
2 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 5
203 Dewan Komisaris
225 Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
294 Direksi
Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan
322
Direksi
326 Sekretaris Perusahaan
328 Departemen Internal Audit
331 Sistem Pengendalian Internal
335 Sistem Manajemen Risiko
353 Perkara Hukum yang Dihadapi
354 Kode Etik Perusahaan
357 Program Kepemilikan Saham Karyawan Telkom
Kebijakan Pelaporan Kepemilikan Saham Direksi dan
358
Dewan Komisaris
Sistem Pelaporan Pelanggaran
359
(Whistleblowing System) Laporan Keuangan
08
366 Kebijakan Anti Korupsi Konsolidasian
374 Informasi Tentang Sanksi Administratif
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan 2025 dan
375 Akses Informasi dan Data Perusahaan Kepada Publik 450 Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro
dan Usaha Kecil Auditan 2025
377 Penugasan Khusus
Lembar Umpan Balik Laporan Tahunan 2025
606
Tanggung Jawab Sosial dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
06
Lingkungan Perusahaan
Ringkasan Singkat Tanggung Jawab Sosial dan
380
Lingkungan Perusahaan
Laporan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab
381
Sosial dan Lingkungan Perusahaan
07 Lampiran
404 Lampiran 1 Daftar Istilah
409 Lampiran 2 Daftar Singkatan
Lampiran 3 Referensi Silang Surat Edaran OJK No. 16/
412
SEOJK.14/2021
432 Lampiran 4 Daftar Transaksi Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 3
Page 6
01. 4 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 7
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Highlight Telkom LAPORAN TAHUNAN 2025 5
Page 8
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Transformasi Telkom 2030
Di tahun 2025, Telkom memulai langkah bersejarah strategi, pengelolaan modal, dan optimalisasi value
dengan melakukan transformasi struktural paling creation pada level grup, sejalan dengan transformasi
signifikan dalam sejarah Perseroan untuk menjadi Telkom dari perusahaan telekomunikasi tradisional
strategic holding yang berfokus pada penciptaan nilai menjadi penyedia infrastruktur digital nasional.
jangka panjang. Transformasi ini diarahkan untuk
menyederhanakan portofolio, memperkuat tata kelola, Dengan arah transformasi yang semakin jelas dan
dan menata ulang organisasi agar mampu menjalankan eksekusi yang semakin solid di seluruh unit usaha, Telkom
eksekusi portofolio secara lebih cepat, tepat, dan terukur. menegaskan perannya sebagai enabler ekosistem digital
Indonesia, dan mendorong penciptaan nilai berkelanjutan
Sebagai landasan transformasi 5 tahun menuju 2030, pada skala nasional. Transformasi ini merupakan fondasi
Telkom telah menetapkan empat pilar transformasi strategis untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya,
TLKM 30. Pilar T yaitu operaTional and service yang akan membawa Telkom menuju struktur perusahaan
excellence berfokus pada reformasi budaya perusahaan, yang lebih agile, berdaya saing tinggi, dan berorientasi
penyelarasan tata kelola, serta peningkatan efektivitas pada value creation yang konsisten bagi pemegang
belanja modal dan operasional untuk mendorong efisiensi saham serta seluruh pemangku kepentingan.
dan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Pilar L
yaitu streamLining diarahkan untuk menyederhanakan Strategi Transformasi Telkom
struktur bisnis melalui konsolidasi unit yang tumpang
tindih dan divestasi lini non-core agar sumber daya Dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi dan
yang dimiliki dapat sepenuhnya mendukung kompetensi digital yang terus berkembang, Telkom menetapkan arah
core perusahaan. Pilar K yaitu unlocK value mendorong kebijakan yang jelas, terintegrasi, dan berorientasi jangka
monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti panjang. Perubahan perilaku pelanggan, percepatan
data center, tower, dan jaringan fiber melalui kemitraan adopsi teknologi digital, meningkatnya intensitas
strategis yang menghasilkan nilai tambah yang optimal. persaingan, serta tuntutan tata kelola yang semakin
Sementara itu, pilar M yaitu Modus-operandi shift kompleks mendorong Telkom untuk terus memperkuat
menegaskan pergeseran Telkom dari operating company fondasi bisnis sekaligus meningkatkan ketangkasan
menuju strategic holding yang berperan sebagai pengarah organisasi dalam memproses perubahan.
6 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 9
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Arah kebijakan umum Perseroan disusun sebagai landasan strategis untuk memastikan keberlangsungan pertumbuhan
usaha, relevansi model bisnis, serta kontribusi Perseroan dalam mendukung agenda transformasi digital nasional.
Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja jangka pendek dan pembangunan
kapabilitas jangka panjang, dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta penciptaan
nilai yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam kerangka tersebut, Perseroan menempatkan penguatan fundamental bisnis sebagai fokus utama kebijakan
strategis. Penguatan ini mencakup peningkatan kinerja operasional, penataan portofolio bisnis, pengembangan
kapabilitas organisasi, serta optimalisasi penggunaan aset infrastruktur digital. Penataan portofolio bisnis yang
strategis juga tercermin dalam langkah korporasi yang baru-baru ini disetujui oleh pemegang saham, yaitu persetujuan
atas pemisahan (spin-off) sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity ke entitas baru bernama InfraNexia.
Persetujuan ini diperoleh melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 12 Desember 2025 dan
merupakan bagian integral dari strategi transformasi yang lebih luas serta penataan fokus usaha.
Aksi spin-off tersebut menjadi bagian dari implementasi arah kebijakan yang menekankan pada penataan portofolio
dan fokus bisnis. Melalui InfraNexia, Perseroan dapat memperkuat fokus pada pengembangan bisnis fiber dengan
efisiensi operasional yang lebih tinggi serta membuka peluang kemitraan strategis di masa depan. Langkah ini juga
sejalan dengan upaya Perseroan untuk memperkuat fungsi infrastruktur sebagai penopang utama konektivitas
digital nasional.
Pilar-Pilar Transformasi Telkom
OPERATIONAL & SERVICE EXCELLENCE STREAMLINING
$ Reformasi budaya perusahaan dan tata kelola Konsolidasi bisnis yang tumpang tindih dan $
divestasi bisnis non-core
$ Alokasi modal yang prudent
Memfokuskan kembali waktu, usaha dan $
$ Produk, layanan, & solusi yang menguntungkan
sumber daya pada kekuatan utama
(high-yielding)
TLKM 30
UNLOCK VALUE MODUS-OPERANDI SHIFT
$ Mempercepat monetisasi aset infra seperti Transformasi dari operasional menjadi $
DC, Tower dan Fiber Strategic Holding untuk mengoptimalkan
(i) value creation, dan (ii) total shareholders’ return
$ Membangun kemitraan strategis untuk
memaksimalkan nilai Perubahan dari legacy telco menjadi digital telco $
Transformasi Telkom dijalankan melalui empat pilar strategis yang saling terintegrasi dan dirancang untuk memperkuat
posisi Perseroan sebagai pemimpin ekosistem digital berskala nasional. Pilar-pilar ini menjadi kerangka utama dalam
mendorong eksekusi transformasi secara disiplin, terarah, dan konsisten, dengan berfokus pada penciptaan nilai
jangka panjang yang berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 7
Page 10
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
operaTional and service excellence
Pilar ini menitikberatkan pada penguatan kualitas operasional dan layanan sebagai fondasi utama kinerja Perseroan.
Telkom melakukan pembaruan budaya korporasi dan tata kelola dengan menanamkan prinsip keberanian dalam
pengambilan keputusan, integritas, orientasi pada layanan, keunggulan eksekusi, serta ketangkasan organisasi.
Prinsip-prinsip tersebut diterjemahkan dan diterapkan secara konsisten ke dalam perilaku kerja sehari-hari agar
selaras dengan tuntutan dinamika industri yang semakin kompetitif.
Dalam mendukung keunggulan operasional, Perseroan menerapkan disiplin alokasi modal yang lebih efektif, baik
untuk belanja modal maupun belanja operasional. Pendekatan ini menekankan pada pengelolaan investasi berbasis
imbal hasil, peningkatan efisiensi pengadaan, serta pengawasan portofolio yang terukur secara berkelanjutan.
Melalui penguatan disiplin ini, Perseroan berupaya memastikan bahwa setiap penggunaan sumber daya dapat
memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja dan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
streamLining
Sebagai bagian dari penguatan fundamental, Telkom menjalankan inisiatif penyederhanaan struktur bisnis secara
menyeluruh. Pilar ini diarahkan untuk mengurangi kompleksitas organisasi melalui konsolidasi unit usaha yang
memiliki irisan, divestasi bisnis non-core, serta penataan ulang perizinan dan aktivitas usaha.
Penyederhanaan tersebut dilakukan sejalan dengan arah Perseroan menuju struktur strategic holding, dengan fokus
pada sejumlah pilar bisnis core. Melalui pilar streamlining, Perseroan dapat mengarahkan seluruh sumber daya,
waktu, energi, serta investasi pada core business dan area dengan nilai tambah tertinggi. Selain itu, Perseroan juga
berkonsentrasi pada peningkatan kesehatan bisnis anak usaha agar lebih fokus, kompetitif, dan selaras dengan
strategi grup.
unlocK value
Pilar unlock value berfokus pada optimalisasi dan monetisasi aset infrastruktur digital bernilai tinggi yang dimiliki
TelkomGroup. Dengan cakupan infrastruktur yang luas, mulai dari jaringan fiber, tower, data center, hingga
konektivitas internasional dan sistem kabel bawah laut, Perseroan melihat potensi nilai yang signifikan untuk
dioptimalkan secara strategis.
Upaya ini dilakukan melalui percepatan monetisasi aset, pengembangan skema kemitraan strategis, serta
pemisahan entitas infrastruktur tertentu untuk meningkatkan transparansi nilai dan fleksibilitas pengelolaan.
Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa skala dan kualitas aset infrastruktur Telkom dapat tercermin
secara lebih proporsional dalam kinerja keuangan dan nilai Perseroan, selaras dengan dukungan Telkom terhadap
kebutuhan konektivitas nasional yang terus berkembang.
Modus-operandi shift
Transformasi Telkom juga mencakup perubahan mendasar dalam cara Perseroan beroperasi. Melalui pilar ini, Telkom
melakukan transformasi dari legacy telco menuju digital telco dan pergeseran dari model operational holding menuju
strategic holding. Dalam model baru ini, Telkom berfokus pada penetapan arah strategis, pengelolaan portofolio, serta
pengawasan kinerja anak usaha, sementara aktivitas operasional dikelola oleh entitas yang lebih fokus dan sejalan
dengan spesialisasi bisnis yang ada.
Perubahan modus operandi ini memungkinkan struktur induk yang lebih ramping, penghapusan tumpang tindih bisnis,
serta penyelarasan kapabilitas dengan kebutuhan spesifik masing-masing lini usaha. Dengan demikian, produktivitas
organisasi dapat ditingkatkan secara menyeluruh dan proses penciptaan nilai dapat berjalan lebih efektif dan terukur.
8 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 11
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
TLKM 30
MERAJUT DIGITAL MASA DEPAN
Kuartal I/2025
13 Januari 2025
Telkom Kokohkan Kemitraan Strategis
bersama IBM, Perkuat Artificial
Intelligence (AI) di Indonesia Kuartal II/2025
11 Februari 2025 23 April 2025
Telkom Salurkan Bantuan Telkom Indonesia
Sanitasi Air Bersih ke 232 Kembali Masuk
Lokasi di Seluruh Indonesia Daftar LinkedIn Top
Companies 2025
18 Maret 2025
TelkomGroup Siaga RAFI 2025: 22 Mei 2025 20 Juni 2025
Menghubungkan Nusantara, Telkom dan Zoom Telkom Dukung
Satukan Hati nan Fitri Jalin Kerja Sama Ribuan Talenta
Hadirkan Solusi Digital Siap Kerja
Berbasis AI untuk Melalui Digistar
Kuartal III/2025
Pasar B2B Connect
25 Juli 2025
Telkom Hadirkan Digi
Koperasi, Dukung
Digitalisasi Ribuan
Koperasi Desa Merah Putih
25 Agustus 2025
NeutraDC Summit
2025 Digelar: Hadirkan
Kolaborasi Global,
Luncurkan Inovasi AI
19 September 2025
Kenalkan Dunia Siber kepada
Talenta Muda melalui Telkom
Cyberfest Vol. 2
Kuartal IV/2025
27 Oktober 2025 28 November 2025 4 Desember 2025
Telkom Masuk Jajaran 500 Telkom hadirkan Explorise Peresmian Data Center
World’s Best Employers Pulse 2025 untuk mendukung neuCentriX Jayapura untuk
2025 menunjukkan potensi inovasi dan kolaborasi memperluas infrastruktur
dalam praktik kerja dan startup-BUMN dalam rangka digital sekaligus mendukung
pengelolaan talenta digital mendorong ekonomi digital pemerataan konektivitas
12 Desember 2025 24 Desember 2025
Spin-off InfraNexia sebagian TelkomGroup Kejar Pemulihan
bisnis dan aset Wholesale Layanan Digital Pascabencana
Fiber Connectivity diserahkan di Aceh, Sumatra Barat, dan
ke PT Telkom Infrastruktur Sumatra Utara
Indonesia (InfraNexia) sebagai
bagian dari transformasi
bisnis berbasis portofolio
LAPORAN TAHUNAN 2025 9
Page 12
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Telkom dan Entitas Anak
Profil Telkom
Nama Perusahaan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Nama Singkat PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Perusahaan
Nama Komersial Telkom
Bidang Usaha, Jenis Penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta optimalisasi pemanfaatan sumber
Barang, dan Jasa daya yang dimiliki Perseroan
Status Perusahaan Perusahaan Terbuka, Badan Usaha Milik Negara
Kepemilikan • Pemerintah
- PT Danantara Asset Management 52,09%,
- Badan Pengaturan BUMN 0,00%
• Publik 47,91%
Legalitas NPWP 01.000.013.1-093.000
SIUP berdasarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120304490415
Tanggal Pendirian 19 November 1991
Landasan Hukum Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status perusahaan diubah menjadi Perseroan Terbatas
Pendirian milik Negara (“Persero”) berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H., No. 128, tanggal 24 September 1991
yang disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-6870.HT.01.01.
th.91 tanggal 19 November 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tanggal
17 Januari 1992, Tambahan No. 210
Alamat Kantor Graha Merah Putih
Pusat Jl. Japati No. 1, Bandung
Jawa Barat, Indonesia - 40133
Kontak Perusahaan Telepon : +62-22-4527117
Website : www.telkom.co.id
E-mail : corporate_comm@telkom.co.id dan investor@telkom.co.id
Media Sosial Facebook : TelkomIndonesia
Instagram : telkomindonesia
Twitter/X : @telkomindonesia
YouTube : TelkomIndonesiaOfficial
LinkedIn : Telkom Indonesia
Pencatatan Saham Persero mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE) pada
14 November 1995
Kode Saham Bursa Efek Indonesia (BEI): TLKM
New York Stock Exchange (NYSE): TLK
Jenis Saham Saham Seri A Dwiwarna dan saham Seri B
Modal Dasar 1 saham Seri A Dwiwarna
389.999.999.999 saham Seri B
Modal Ditempatkan 1 saham Seri A Dwiwarna
dan Disetor Penuh 99.062.216.599 saham Seri B
Rating Internasional : Baa1/stable dari Moody’s dan BBB/stable dari Fitch Ratings
Domestik : idAAA dari Pefindo untuk 2025
10 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 13
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Perusahaan LAPORAN TAHUNAN 2025 11
Page 14
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Entitas Anak
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar
di Indonesia, Telkom memiliki:
14
Entitas anak dengan
kepemilikan langsung dan
aktif beroperasi
31 Entitas anak dengan
kepemilikan tidak langsung
9 Entitas afiliasi
12 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 15
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom memiliki:
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) adalah operator penyedia layanan telekomunikasi digital
melayani pelanggan seluler dan fixed broadband dengan jaringan 4G yang menjangkau lebih dari
97% wilayah populasi serta menjadi pionir layanan 5G di Indonesia. Pada tahun 2025, Telkomsel
mencatatkan pendapatan sebesar Rp109.307 miliar, dengan EBITDA sebesar Rp49.624 miliar dan
laba bersih sebesar Rp19.687 miliar. Pencapaian tersebut mencerminkan komitmen Telkomsel
dalam menghadirkan layanan inovatif dan inklusif yang meningkatkan pengalaman digital bagi
pelanggan di seluruh Indonesia.
www.telkomsel.com
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi melalui skema network sharing dan managed
service untuk mendukung kebutuhan layanan TelkomGroup. Di tahun 2025, TIF membukukan
pendapatan sebesar Rp4.455 miliar, EBITDA Rp612 miliar dan laba bersih Rp541 miliar. Sebagai bagian
dari inisiatif transformasi InfraCo dalam strategi Five Bold Moves, TIF difokuskan untuk mengelola
dan mengoptimalkan aset jaringan fiber serta menyediakan layanan wholesale fiber connectivity
yang bersifat netral bagi pelanggan internal TelkomGroup maupun operator telekomunikasi lainnya.
www.infraco.telkom.co.id
PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) adalah merupakan penyedia infrastruktur telekomunikasi
berskala nasional yang berperan strategis dalam mendukung konektivitas digital di Indonesia, melalui
bisnis pembangunan dan pengelolaan menara, layanan colocation, serta jaringan fiber to the tower
(FTTT). Pada tahun buku 2025, Perseroan membukukan kinerja yang solid dengan pendapatan sebesar
Rp9.534 miliar, EBITDA Rp7.835 miliar, dan laba bersih Rp2.119 miliar. Pencapaian ini mencerminkan
fundamental bisnis yang kokoh, didukung oleh stabilitas recurring income serta disiplin operasional
yang konsisten di tengah ekspansi yang selektif. Bisnis Tower Leasing tetap menjadi kontributor utama
yang mencerminkan visibilitas pendapatan jangka panjang, sementara bisnis fiber tumbuh signifikan
seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas jaringan operator. Di saat yang sama, Perseroan terus
menjaga efisiensi biaya untuk memastikan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan. Dengan
kombinasi pertumbuhan yang solid, struktur pendapatan yang resilient, dan eksekusi strategi yang
disiplin, Mitratel terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital terdepan sekaligus
menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
www.mitratel.co.id
PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) merupakan perusahaan penyedia ekosistem infrastruktur data center
yang menghadirkan layanan pusat data berstandar global, mencakup hyperscale data center, enterprise data
center, serta edge data center yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia maupun internasional.
Fokus portofolio bisnis NeutraDC berada pada penyediaan infrastruktur data center dengan layanan inti berupa
colocation, yang didukung oleh layanan ekosistem tambahan seperti managed operation data center, cross
connect, dan smart hands services.
Pada akhir periode pelaporan, NeutraDC membukukan pendapatan sebesar Rp1.594 miliar, dengan EBITDA
sebesar Rp572 miliar dan laba bersih sebesar Rp150 miliar. Kinerja tersebut terutama didukung oleh kontribusi
dominan dari layanan colocation sebagai sumber pendapatan utama Perseroan. Selain itu, implementasi
efisiensi biaya operasional pada layanan data center turut memperkuat kinerja profitabilitas perusahaan serta
memberikan nilai tambah bagi pelanggan melalui peningkatan efisiensi biaya operasional secara keseluruhan.
www.neutradc.com
LAPORAN TAHUNAN 2025 13
Page 16
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) adalah perusahaan dengan portofolio bisnis satelit yang
memberikan layanan digital berbasis satelit dari hulu sampai hilir dengan fokus pada kebutuhan
pelanggan (customer-oriented). Sepanjang tahun 2025, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
mencatatkan pendapatan sebesar Rp1.844,4 miliar, EBITDA sebesar Rp556,7 miliar, serta rugi
bersih sebesar Rp249,5 miliar, mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal
ini dipengaruhi oleh kondisi pasar satelit yang semakin kompetitif, peningkatan beban operasional,
tekanan biaya depresiasi serta kewajiban bunga pinjaman yang signifikan.
Sebagai perusahaan dengan portofolio bisnis satelit yang menyediakan layanan digital berbasis
satelit dari hulu hingga hilir, Telkomsat tetap berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kinerja
keuangan. Perseroan terus melakukan ekspansi pasar melalui inovasi layanan secara berkelanjutan,
penguatan kerja sama strategis, melaksanakan langkah-langkah efisiensi operasional, serta
pengendalian biaya guna menjaga profitabilitas dan mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
www.telkomsat.co.id
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) adalah operator telekomunikasi global yang
menyediakan solusi layanan telekomunikasi dan IT di luar negeri, dengan jaringan global berupa
tujuh anak perusahaan yang beroperasi secara aktif di luar negeri. Dalam periode pelaporan
2025, Telin mencatatkan pendapatan sebesar Rp12.169 miliar, dengan EBITDA Rp1.682 miliar dan
laba bersih Rp944 miliar, sejalan dengan North Star Telin yang merupakan jawaban dan arah Telin
untuk mewujudkan visi “Digital Infrastructure and Platform Partner of Choice for Enterprise and
Hyperscaler Growth in Asia-Pacific”.
www.telin.net
PT Sigma Cipta Caraka (Sigma) merupakan perusahaan yang bergerak pada jasa konsultasi piranti
keras, piranti lunak komputer dan aktivitas hosting, optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang
dimiliki perseroan guna mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan melalui bisnis portofolionya
IT Services, Cloud dan Cyber Security. Pada akhir tahun buku, Sigma membukukan pendapatan
sebesar Rp2.613 miliar, EBITDA Rp45 miliar dan rugi bersih sebesar minus Rp363,6 miliar naik
sebesar 64,3% dibandingkan tahun sebelumnya nilai rugi bersih sebesar Rp221,3 miliar, hal sejalan
dengan program Clean Sheet Strategy yang dilakukan Perusahaan di tahun 2025 yang secara
langsung berdampak pada tekanan kinerja keuangan Perusahaan. Adapun program ini dilakukan
dengan tujuan perbaikan fundamental persiapan transformasi di dalam mendukung B2B ICT yang
dicanangkan oleh Manajemen TelkomGroup.
www.telkomsigma.co.id
PT PINS Indonesia (PINS) adalah perusahaan yang menyediakan berbagai peralatan sarana
teknologi, integrasi perangkat, jaringan, sistem, proses, dan Internet of Things (IoT). Sepanjang tahun
pelaporan, PINS mencatatkan pendapatan sebesar Rp456 miliar dan EBITDA Rp29 miliar, didukung
oleh perubahan alih kelola project yang awalnya oleh mitra kemudian fokus kepada swakelola oleh
PINS sehingga menghasilkan margin yang lebih kompetitif. Laba Bersih tercatat negatif sebagai
dampak dari transaksi masa lalu dari kerja sama bisnis dengan PT Omni Inovasi Indonesia (TELE).
www.pins.co.id
14 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 17
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) adalah perusahaan investasi dan sub-holding yang
melakukan ekspansi ke berbagai layanan dasar layanan digital dan industri TIK melalui akuisisi dan
kemitraan strategis serta membangun ekosistem bisnis yang kuat. Pada periode ini, TelkomMetra
mencatatkan pendapatan sebesar Rp26.722 miliar, dengan EBITDA Rp507 miliar dan laba
bersih Rp96 miliar. Kinerja konsolidasi TelkomMetra pada periode ini mencerminkan resilience
fundamental bisnis di tengah dinamika pasar, ditopang oleh kinerja operasional yang terjaga,
implementasi sustainable cost optimization, serta penguatan praktik Good Corporate Governance
(GCG) di seluruh portofolio Metra Group. Melalui operational excellence, pengelolaan keuangan
yang prudent, dan realisasi CAPEX selektif, TelkomMetra terus memperkuat perannya dalam
mengorkestrasi portofolio dan menciptakan sinergi lintas entitas TelkomGroup guna mendorong
sustainable long-term value creation bagi seluruh pemangku kepentingan.
www.metra.co.id
PT Metra Net (Metranet) adalah penyedia jasa solusi digital untuk big data & IOT dan digital advertising
melalui media dan konten digital terintegrasi meliputi media online, digital content, dan digital billing.
Sepanjang 2025, Metranet membukukan pendapatan sebesar Rp2.865 miliar, EBITDA Rp106 miliar dan
laba bersih Rp4,5 miliar, sebagai hasil atas penetrasi pasar secara nasional dan pengelolaan partner
strategis untuk melayani industri secara horizontal, ini terindikasi dengan porsi revenue external
sebesar 68%.
www.metranet.co.id
PT Graha Sarana Duta adalah perusahaan penyedia jasa properti yang mengedepankan
pemanfaatan idle asset Telkom dengan portofolio bisnis antara lain property development,
property management, project solution, transportation management service, dan managed
service. Pada tahun 2025, PT Graha Sarana Duta mencatatkan pendapatan sebesar Rp3.008 miliar,
dengan EBITDA Rp657 miliar dan laba bersih Rp48,9 miliar. Sebagai bagian dari TelkomGroup, PT
Graha Sarana Duta memiliki peran penting dalam memberikan solusi properti yang terintegrasi
untuk mendukung kebutuhan bisnis dan operasional grup, serta melayani pelanggan eksternal.
www.telkomproperty.co.id
PT Telkom Akses (Telkom Akses) adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa pembangunan
dan managed services jaringan backbone serta akses fixed-broadband. Pada tahun 2025,
Telkom Akses mencatatkan pendapatan sebesar Rp6.083 miliar, dengan EBITDA sebesar Rp454
miliar dan laba bersih sebesar Rp174 miliar. Pencapaian tersebut diraih di tengah kebijakan
efisiensi harga di lingkungan TelkomGroup, sekaligus memperlihatkan komitmen Telkom Akses
dalam mengoptimalkan efisiensi dan memperkokoh dasar pertumbuhan berkelanjutan guna
meningkatkan daya saing jangka panjang.
www.telkomakses.co.id
PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra) adalah penyedia jasa pengelolaan
infrastruktur telekomunikasi (services and solution) domestik dan internasional, dengan bisnis
inti jasa infrastruktur telekomunikasi dan submarine cable service. Mengakhiri tahun buku 2025,
Telkom Infra mencatatkan pendapatan sebesar Rp2.507 miliar, dengan EBITDA Rp240 miliar dan
laba bersih sebesar Rp60 miliar sebagai hasil dari pendapatan tiga portofolio dengan komposisi
Infra Network Services 53%, Submarine Cable Services 25%, dan Power Solution 22%, pencapaian
ini merupakan hasil dari optimalisasi kinerja Perusahaan dengan meningkatkan daya saing serta
efisiensi operasional yang berkesinambungan, guna mendukung dan meningkatkan peran serta
TelkomGroup dalam upaya memaksimalkan konektivitas digital yang merata dan berkualitas tinggi
di seluruh negeri.
www.telkominfra.co.id
Catatan:
Daftar entitas anak lebih lengkap dapat dilihat di Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 15
Page 18
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Produk dan Pelanggan
Pada akhir tahun 2025, Telkom melakukan reorganisasi segmen
usaha sebagai bagian dari proses transformasi menjadi
Strategic Holding. Dengan demikian, segmen usaha Telkom per
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
B2C
B2C Business terdiri dari produk Mobile yang
menyediakan layanan legacy seluler (voice dan
SMS), mobile broadband, layanan mobile digital yang
mencakup IoT, big data, layanan keuangan, VOD,
musik, permainan, dan iklan digital, serta produk Fixed
Broadband Indihome B2C yang menyediakan layanan
fixed voice, fixed broadband, IPTV, dan digital.
156,1 147,6
juta pelanggan juta pelanggan
seluler prabayar
8,4 10,3
juta pelanggan juta pelanggan fixed
pascabayar broadband IndiHome B2C
B2B Infra
Segmen B2B Infra berperan sebagai
penyedia infrastruktur digital yang
terdiri dari Data Center, Tower,
Backbone Fiber, dan Satelit.
5 483 36
pelanggan pelanggan pelanggan
other licensed internet service transponder &
operator (OLO) provider closed user group
16 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 19
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Internasional
Layanan internasional wholesale traffic, network,
dan digital platform & service, serta tower, data
center, dan managed infrastructure & network.
B2B ICT
Layanan ICT dan platform yang mencakup
konektivitas, layanan teknologi informasi
(TI) dan cloud, proses bisnis outsourcing,
perangkat, bisnis satelit, layanan digital dan
layanan yang berdekatan seperti layanan
e-health dan manajemen ATM.
514 1.805
pelanggan Grup BUMN, pelanggan Swasta
BUMD, dan BLU (Badan
Layanan Usaha)
662.815 721
pelanggan UKM pelanggan Institusi
Pemerintah
Lain-lain
Layanan digital seperti platform digital, konten digital,
e-commerce untuk B2B, dan manajemen properti
dalam upaya memanfaatkan aset properti Telkom di
seluruh Indonesia.
12 21,6
juta subscribers digital music juta pengguna berbayar
(RBT, music streaming, dan digital games
Langit Musik)
8 Rp283
juta pengguna berbayar miliar GMV dari e-commerce
digital lifestyle B2B PaDi
LAPORAN TAHUNAN 2025 17
Page 20
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Wilayah Operasional
dan Layanan
Merah Putih
Merah Putih-2
(1080E)
(1130E)
Telkom - 3S
(1180E)
MAN
AST
LON
BRU
LUX WRS
FRA
DUB
SJC-2
PRS KIV DOS
MUN VNA
TUR SWI
Southeast Asia
MIL JUS
EIG MDR MAR
SOF IST ALM - Japan Cable
LSB PAL BAK
GRE
SEO TYO
UNITY
C2C FASTER
ALG SHA
CAI
RYD ASE
SEA-ME-WE-5 TWN
Southeast Asia-Middle East MAC
- Western Europe 5 Cable DUB
TGN-IA AAG
SJC
HWI
IND
IMEWE
SEA-ME-WE-6 BKK GUA
Southeast Asia-Middle East SEA-US
HAN
- Western Europe 6 Cable DJI
DVO
KL BCS
SEA-ME-WE 5 BSW Bifrost
MDO
Cable System
AAE-1 DMCS
SG
DMCS
Dumai Melaka
Cable System
BSCS
Batam Singapore
Cable System SBY DPS
DIL
IGG
IGG
Indonesia Global
Gateway Cable
SYD
5 Kantor Telkom Regional 35 Data Center
31 Wilayah Telekomunikasi • 5 data center luar negeri (3 TDE Singapura, 2 Telin Hong Kong
10 Global Offices di Indonesia, Singapura, Malaysia, Timor- dan Timor-Leste)
Leste, Hong Kong, Taiwan, Myanmar, Arab Saudi, Australia • 26 data center neuCentrlX (dalam negeri)
dan Amerika Serikat • 3 data center enterprise tier 3 dan 4 (dalam negeri)
5 Global Sales Representatives di Kanada, India, Filipina, • 1 data center hyperscale tier 3 dan 4 (dalam negeri)
Vietnam, dan Britania Raya
210.843 km Fiber Optic Backbone Network
463 GraPARI di Indonesia
• 115.643 km serat optik domestik
• 95.200 km serat optik internasional
18 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 21
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
CHG
AAG SJ
SEA
Asia - America TOR
Gateway Cable HAL
LYN Intra Asia Asia - US
NYX (Pacific)
SF
ASH
SJC-2 BCS
SLO
SJC SEA-US
SEA-US IGG AAG
Southeast Asia BSCB FASTER
MIA
- United States Cable
DMCS JUS
TIS UNITY
TGN-JA
BBG Atlantic
BCS
ASE GTT Atlantic
APG
C2C
Asia - Europe
APCN-2 (Europe)
SEA-ME-WE-6
SEA-ME-WE-5
AAE-1
IMEWE
EIG
Point of Presence (POP)
Global Office
122 Point of Presence (PoP) 293.136 BTS Mobile Network Fiber Optic Access Network
• 64 PoP di jaringan domestik • 48.635 BTS 2G • 40 juta Homes Passed
• 58 PoP di jaringan internasional • 239.588 BTS 4G • 17,5 juta Optical Port
3 Satelit • 4.913 BTS 5G 148.052 Wi-Fi Access Point
• Satelit Merah Putih-2 (32,4 Gbps) 44.702 Tower • 99.647 Managed Access Point
• Satelit Merah Putih (5,4 Gbps) • 4.472 tower Telkomsel • 48.405 ONT Premium
• Telkom 3S (4,4 Gbps) • 40.230 tower Mitratel
LAPORAN TAHUNAN 2025 19
Page 22
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Ikhtisar Data
Keuangan Penting
Laporan Laba Rugi Komprehensif
2025 2024** 2023** 2022 2021
Keterangan
Dalam Rp miliar, kecuali dinyatakan lain
Total pendapatan 146.742 149.967 149.216 147.306 143.210
Total beban* 112.151 109.119 105.996 101.569 99.303
EBITDA 72.240 75.029 77.579 78.992 75.723
Laba bruto 34.648 41.453 42.688 39.581 47.563
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.814 22.403 23.186 20.753 24.760
Kepentingan non-pengendali 6.644 7.094 7.648 6.927 9.188
Total laba tahun berjalan 24.458 29.497 30.834 27.680 33.948
Laba komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.954 23.188 21.709 22.468 26.767
Kepentingan non-pengendali 6.630 7.204 7.671 6.979 9.161
Total laba komprehensif tahun berjalan 24.584 30.392 29.380 29.447 35.928
Laba per saham dasar (dalam jumlah penuh):
Laba bersih per saham 179,83 226,15 234,05 209,49 249,94
Laba bersih per ADS (1 ADS: 100 saham biasa) 17.983 22.615 23.405 20.949 24.994
Keterangan:
* Tanpa memperhitungkan beban lain-lain.
** Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Konsolidasian
2025 2024* 2023* 2022 2021
Keterangan
Dalam Rp miliar, kecuali dinyatakan lain
Aset 287.759 291.389 280.002 275.192 277.184
Liabilitas 137.222 137.185 130.480 125.930 131.785
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik
130.685 133.808 128.704 129.258 121.646
entitas induk
Modal kerja bersih (aset lancar - kewajiban
(12.182) (13.687) (15.955) (15.331) (7.854)
lancar)
Penyertaan jangka panjang pada entitas
106 110 109 123 139
asosiasi
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
20 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 23
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pengeluaran Modal
2025 2024 2023 2022 2021
Keterangan
Dalam Rp miliar, kecuali dinyatakan lain
Pengeluaran modal 24.577 24.449 32.968 34.156 30.341
Rasio Keuangan dan Operasi Konsolidasian
Keterangan Satuan 2025 2024* 2023* 2022 2021
Rasio laba (rugi) terhadap aset (ROA) (1) 8,5 10,1 11,0 10,1 12,2
Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas (ROE) (2) 16,2 19,1 20,6 18,5 23,3
Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan
23,6 27,6 28,6 26,9 33,2
(margin usaha) (3) %
Rasio lancar (4) 83,5 82,2 77,7 78,2 88,6
Rasio liabilitas terhadap ekuitas (5) 91,2 89,0 87,3 84,4 90,6
Rasio liabilitas terhadap aset (6) 47,7 47,1 46,6 45,8 47,5
Rasio utang terhadap ekuitas (7) 0,5 0,5 0,5 0,4 0,5
Rasio utang terhadap EBITDA (8)
x 1,0 1,0 0,9 0,8 0,9
Rasio EBITDA terhadap beban bunga (9) 13,9 14,4 16,7 19,6 17,3
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
(1) ROA merupakan laba tahun berjalan dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
(2) ROE merupakan laba tahun berjalan dibagi total ekuitas pada 31 Desember akhir tahun.
(3) Margin usaha merupakan laba bruto dibagi total pendapatan.
(4) Rasio lancar merupakan aset lancar dibagi liabilitas jangka pendek pada 31 Desember akhir tahun.
(5) Rasio liabilitas terhadap ekuitas merupakan jumlah liabilitas dibagi total ekuitas pada 31 Desember akhir tahun.
(6) Rasio liabilitas terhadap jumlah aset merupakan jumlah liabilitas dibagi jumlah aset pada 31 Desember akhir tahun.
(7) Rasio utang terhadap ekuitas merupakan debt (termasuk utang sewa pembiayaan) dibagi total ekuitas.
(8) Rasio utang terhadap EBITDA merupakan debt (termasuk utang sewa pembiayaan) dibagi jumlah EBITDA.
(9) Rasio EBITDA terhadap beban bunga merupakan jumlah EBITDA dibagi biaya pendanaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 21
Page 24
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Pendapatan EBITDA
2,2 % 3,7 %
(Rp Miliar) (Rp Miliar)
YoY YoY
2025 146.742 2025 72.240
2024 149.967 2024 75.029
2023 149.216 2023 77.579
2022 147.306 2022 78.992
2021 143.210 2021 75.723
Laba Bersih Laba Bersih per Saham
20,5% 20,5%
(Rp Miliar) (Rp Miliar)
YoY YoY
2025 17.814 2025 179,8
2024 22.403 2024 226,2
2023 23.186 2023 234,1
2022 20.753 2022 209,5
2021 24.760 2021 249,9
22 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 25
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
EBITDA Margin Net Income Margin
60 20
56 18
17,3%
53,6%
52,9%
16,5%
52,0%
52 16 15,8%
50,0%
49,2%
14,1%
48 14
12,1%
44 12
40 10
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Profitability Ratio Leverage Ratio
30 1,5
23,3%
24 1,2
1,04%
20,6%
1,02%
19,1%
18,5%
0,91%
18 0,9
0,88%
16,2% 0,80%
12,2%
12
11,0% 0,6
10,1% 10,1% 0,50%
0,50%
8,5% 0,48%
0,42% 0,46%
6 0,3
0 0
2021 2022 2023* 2024* 2025 2021 2022 2023* 2024* 2025
Return on Equity (ROE) Return on Assets (ROA) Debt to EBITDA Ratio Debt to Equity Ratio (DER)
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 23
Page 26
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Ikhtisar Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi
Rp
146.742 miliar 12,1%
Pendapatan Usaha Net Income Margin
Rp
17.814 miliar Rp
19,5 triliun
Laba Bersih Pengeluaran untuk
Pemasok Lokal
56,9%
Total Pengeluaran yang
Dialokasikan untuk
Pemasok Lokal
Kinerja Lingkungan
SAVE OUR PLANET
44% 177.915 botol
penurunan emisi dengan berat 3,3 ton diolah
cakupan 1 TelkomGroup melalui Reverse Vending
terhadap base year 2023 Machine di lingkungan Telkom
24% 73%
reduksi total timbulan limbah kabel fiber optic
limbah TelkomGroup dialihkan dari pembuangan akhir
1 Membuat peta
jalan dekarbonisasi
gedung GSD tersertifikasi TelkomGroup menuju
Excellence in Design net zero emission di
for Greater Efficiencies tahun 2060
(EDGE) oleh International
Finance Corporation (IFC)
dan Green Building Council
Indonesia (GBCI)
24
Page 27
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kinerja Sosial
EMPOWER OUR PEOPLE
31,7% 21%
karyawan TelkomGroup posisi manajerial di
adalah karyawan TelkomGroup ditempati oleh
perempuan karyawan perempuan
106 karyawan
(setara 0,5%) 63 kategori excellent*
karyawan difabel skor NPS untuk TelkomGroup
diberdayakan di dengan kenaikan +5 poin
lingkungan TelkomGroup dibanding tahun 2024
Rp
169 Miliar >97%
investasi untuk populasi di Indonesia
pemberdayaan terjangkau jaringan
komunitas melalui digital
program TJSL di Telkom
* Menurut kategori Bain and Company
Kinerja Tata Kelola
ELEVATE OUR BUSINESS
SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
Telkom dan 12 Anak Perusahaan dengan kepemilikan langsung
telah tersertifikasi, dengan satu Anak Perusahaan masih dalam
proses sertifikasi
100% 100%
tingkat kepatuhan terhadap Direksi dan karyawan telah
regulasi yang berlaku tanpa adanya diberikan sosialisasi dan pelatihan
kasus besar yang terbukti terkait dengan antikorupsi
99,4% 0
kelulusan karyawan TelkomGroup insiden kebocoran data yang
dalam pelatihan cybersecurity kritikal
25
Page 28
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Informasi Saham
Informasi Saham Telkom di BEI
Kapitalisasi
Harga per Saham Volume Jumlah Saham Beredar
Pasar
Tahun Kalender
Tertinggi Terendah Penutupan Tidak Termasuk
(Lembar Saham) (Rp miliar)
(Rp) (Rp) (Rp) Treasury Stock
2024 4.240 2.500 2.710 29.355.067.200 99.062.216.600 268.459
Triwulan I 4.240 3.430 3.470 6.088.142.200 99.062.216.600 343.746
Triwulan II 3.520 2.700 3.130 9.426.813.700 99.062.216.600 310.065
Triwulan III 3.280 2.760 2.990 7.176.112.400 99.062.216.600 296.196
Triwulan IV 3.130 2.500 2.710 6.663.998.900 99.062.216.600 268.459
2025 3.720 2.050 3.480 24.830.011.900 99.053.271.200 344.737
Triwulan I 2.770 2.240 2.410 6.360.712.400 99.062.216.600 238.740
Triwulan II 2.920 2.050 2.780 6.814.535.700 99.060.466.600 275.393
Triwulan III 3.490 2.610 3.060 5.841.724.800 99.060.466.600 303.130
Triwulan IV 3.720 2.850 3.480 5.813.039.000 99.053.271.200 344.737
Sumber: Bloomberg
Harga saham Telkom di hari perdagangan terakhir pada tanggal 30 Desember 2025 di BEI ditutup di level Rp3.480. Dengan
harga saham tersebut, kapitalisasi pasar Telkom mencapai Rp344,7 triliun atau 2,18% dari total kapitalisasi BEI.
Grafik Harga Penutupan Saham Telkom Tahun 2024–2025
600.000.000 4.500
4.000
500.000.000
3.500
Volume (dalam Jutaan lembar saham)
400.000.000 3.000
Harga Saham (Rp)
2.500
300.000.000
2.000
200.000.000 1.500
1.000
100.000.000
500
24
24
24
24
24
24
24
25
25
25
25
25
25
25
4
5
4
4
24
5
5
5
4
5
02
02
02
02
02
02
02
02
02
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
2
2
/2
/2
1/2
1/2
/2
1/2
/2
4/
4/
2/
2/
8/
9/
8/
9/
3/
5/
6/
3/
5/
6/
7/
7/
2/
/10
/10
/12
/11
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/1
/1
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
Sumber: Bloomberg
Volume Harga
26 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 29
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Informasi American Depositary Shares (ADS) Telkom di NYSE
Harga per ADS
Volume
Tahun Kalender
Tertinggi Terendah Penutupan (ADS)
(US$) (US$) (US$)
2024 26,85 15,35 16,45 100.869.627
Triwulan I 26,85 22,04 22,26 11.576.176
Triwulan II 22,38 16,62 18,70 29.009.841
Triwulan III 21,00 16,88 19,78 30.915.534
Triwulan IV 20,01 15,35 16,45 29.368.076
2025 22,39 13,15 21,05 154.020.961
Triwulan I 17,35 13,88 14,77 47.158.790
Triwulan II 18,43 13,15 16,94 36.354.859
Triwulan III 20,98 16,14 18,82 40.359.902
Triwulan IV 22,39 17,66 21,05 30.147.410
Sumber: Bloomberg
Pada tanggal 31 Desember 2025, harga penutupan untuk 1 ADS Telkom di New York Stock Exchange (NYSE) adalah sebesar
US$21,05. Tabel berikut ini melaporkan harga tertinggi, terendah, penutupan, dan volume perdagangan ADS Telkom yang
tercatat di NYSE untuk periode yang tertera.
Grafik Harga Penutupan Saham Telkom Tahun 2024–2025
4.000.000 30
3.500.000
25
3.000.000
Volume (dalam Ribuan lembar saham)
20
2.500.000
Harga Saham (US$)
2.000.000 15
1.500.000
10
1.000.000
5
500.000
24
24
24
24
24
24
24
25
25
25
25
25
25
25
24
25
4
4
24
5
5
5
4
5
02
02
02
02
02
02
02
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
20
/2
/2
1/2
1/2
/2
1/2
/2
4/
4/
2/
2/
8/
9/
8/
9/
3/
5/
6/
3/
5/
6/
7/
7/
2/
/10
/10
/12
/11
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/0
/1
/1
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
01
Sumber: Bloomberg
Volume Harga
LAPORAN TAHUNAN 2025 27
Page 30
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Informasi Aksi Korporasi Terkait Saham
Hingga akhir tahun 2025, baik di BEI maupun NYSE, Perseroan tidak melakukan aksi korporasi seperti pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus, perubahan nilai nominal
saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal. Selain itu, juga tidak terdapat sanksi
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan saham (delisting). Oleh sebab itu,
laporan ini tidak memuat informasi-informasi yang berkaitan dengan hal tersebut.
Informasi Mengenai Obligasi,
Sukuk atau Obligasi Konversi
Tanggal Jangka Tingkat
Nama Jumlah Tanggal Wali Peringkat
Jatuh Waktu Bunga Penjamin
Obligasi (Rp juta) Terbit Amanat (Pefindo)
Tempo (Tahun) (%)
Obligasi 1.200.000 23 Juni 23 Juni 15 10,60 PT Bahana PT Bank AAA
id
Berkelanjutan 2015 2030 Sekuritas; Permata
I Telkom Tahun PT BRI Tbk
2015 Seri C Danareksa
Sekuritas;
Obligasi 1.500.000 23 Juni 23 Juni 30 11,00 PT Mandiri
Berkelanjutan 2015 2045 Sekuritas;
I Telkom Tahun PT Trimegah
2015 Seri D Sekuritas
Indonesia Tbk
28 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 31
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Peristiwa Penting 2025
”Telkom Indonesia Akselerasi Transformasi Digital Untuk Indonesia
yang Lebih Maju”
Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan dari seluruh pelanggan, masyarakat, serta seluruh pemangku
kepentingan yang menjadi fondasi bagi Telkom Indonesia untuk terus mempercepat transformasi digital
dan memperkuat kapabilitas perusahaan. Berbekal kepercayaan tersebut, sepanjang 2025 Telkom mampu
menjaga kinerja yang resilien di tengah dinamika makroekonomi yang menantang, sekaligus mempertegas
perannya sebagai enabler ekosistem digital yang berdaya saing global. Momentum ini menjadi pijakan di tahun
2026 untuk melanjutkan transformasi dan fokus pada eksekusi empat pilar strategi TLKM 30 guna memastikan
pertumbuhan yang solid dan penciptaan nilai jangka panjang. Mari kita terus perkuat sinergi untuk kemajuan
dan memberi manfaat lebih luas bagi Indonesia.
Januari
Kokohkan Kemitraan Dukung Asta Cita melalui Business Matching PaDi Program Big Impact
Strategis bersama IBM, Program Pengembangan UMKM Raup Transaksi 1,2 BigBox Dukung Kampus
Perkuat Artificial Intelligence Talenta Digital Indonesia Triliun Dalam Sehari Kembangkan Talenta dan
(AI) di Indonesia Ekosistem Digital Kampus
Berbasis AI
Maret Februari
Ajak Talenta Terbaik Dukung Program Mudik Gratis Telin Perlebar Gerbang Bagian dari Implementasi
Bergabung dan Berkontribusi BUMN 2025 Dengan Sediakan Digital Indonesia: Kabel ESG, Salurkan Bantuan
di TelkomGroup melalui 35 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Bifrost Mendarat di Manado Sanitasi Air Bersih ke 232
program Rekrutmen untuk Pelanggan Setia Lokasi di Seluruh Indonesia
Bersama BUMN 2025
April
TelkomGroup Siaga RAFI 84.291 UMKM Binaan naik Telkom Indonesia Kembali Perkuat Aksi ESG GoZero%
2025: Menghubungkan kelas melalui program Masuk Daftar LinkedIn Top melalui Program Jejak Hijau
Nusantara, Satukan Hati nan Go Modern di tahun 2024 Companies 2025 Srikandi
Fitri
LAPORAN TAHUNAN 2025 29
Page 32
01 Highlight
Telkom
Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Mei
Inovasi Digital untuk Digiland Run 2025 yang Kerja Sama Strategis dengan RUPST Telkom Tahun Buku
Pendidikan Inklusif melalui Resmi Sandang World Zoom Hadirkan Solusi 2024
program Innovillage Athletics Label Raih Berbasis AI untuk Pasar B2B
Antusiasme Tinggi
Juli Juni
Perkuat Digitalisasi Dukung Transformasi Digital Hadirkan Harapan bagi UMKM Dari Kampus ke Industri:
Pendidikan Indonesia, Pijar Nasional, NeutraDC Nxera Batam Disabilitas Lewat Program Dukung Ribuan Talenta
Sukses Fasilitasi Ujian bagi dan Medco Power Kolaborasi Expandable Heroes Digital Siap Kerja Melalui
Lebih Dari 408.000 Siswa di Hadirkan Renewable Energy Digistar Connect
29 Provinsi untuk Data Center AI Enabler
Agustus
Digi Koperasi dari Telkom Dorong Peningkatan Daya Hadirkan Kolaborasi Global, BATIC 2025 Edisi-10: Igniting
Dukung Digitalisasi Ribuan Saing dan Perluas Akses Luncurkan Inovasi AI di Tomorrow’s Digital Evolution
Koperasi Desa Merah Putih Pasar UMKM melalui PaDi NeutraDC Summit 2025 - Hubungkan Konektivitas
UMKM Hybrid Expo & Global
Conference 2025
September
Kenalkan Dunia Siber kepada Program DigiHack Telkom RUPSLB Telkom 2025 Luncurkan Telkom AI Center
Talenta Muda melalui Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Tetapkan Perubahan of Excellence
Cyberfest Vol. 2 Adu Inovasi Berbasis AI Pengurus Perseroan
Oktober
Andil Perkuat Akses Perkuat Literasi dan Hadirkan AI Campus, Peringkat Pertama
Konektivitas Internet di Perlindungan Digital di Majukan Ekosistem Digital Perusahan Indonesia yang
MotoGP Mandalika 2025 Kalangan Pelajar melalui Perguruan Tinggi Masuk Jajaran 500 World’s
yang Berdampak Positif bagi Program Cyberheroes 2025 Best Employers 2025
Ekonomi Lokal
30 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 33
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
November
Telkom Catat Pendapatan Perkuat Transformasi Inovator Ramaikan Bumi Bagian dari Komitmen ESG
Rp109,6 Triliun pada Q3 2025, Korporasi Melalui Strategic Berseru Fest 2025 GoZero%, Salurkan 111.500
Pacu Efisiensi dan Inovasi Holding dan Penataan GB Kuota Internet ke 21
Bisnis Jangka Panjang Portofolio Bisnis Sekolah di Wilayah 3T
Desember
Resmikan Community Data Center Pertama di Menteri Koordinator Perkuat Pemulihan Layanan
Gateway Merauke untuk Papua, neuCentrIX Jayapura Bidang Perekonomian dengan Tambahan Backup
Perkuat Infrastruktur Resmi Beroperasi Tinjau Pelaksanaan Satelit di Wilayah Bencana
Konektivitas Papua Program Pemagangan Sumatra
Nasional di Telkom
Spin-off InfraNexia 13.700 Personel Siaga Berhasil Rampungkan
Disetujui, Tegaskan 24/7 Jaga Layanan Digital Infrastruktur di Sumatra,
Langkah Penguatan Bisnis NATARU 2025/2026 Jaringan dan Layanan Digital
Infrastruktur TelkomGroup Kembali Normal
Penghargaan dan Pencapaian
2 3 4
1
5 6 7
1. Fortune Indonesia 100 Indonesia’s Biggest Company 2025 5. IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025
2. ESG Sustainability Ratings Award 2025 6. ESG Now Awards 2025
3. Best Stock Awards 2025 7. Anugerah Media Humas (AMH) 2025
4. LinkedIn Top Companies 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 31
Page 34
02. 32 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 35
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Laporan Manajemen LAPORAN TAHUNAN 2025 33
Page 36
Highlight Telkom
02
Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Laporan
Dewan Komisaris
Angga Raka Prabowo
Komisaris Utama
34 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 37
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Para pemangku kepentingan yang terhormat, nasional yang solid dengan Produk Domestik Bruto
(PDB) tumbuh sebesar 5,11% YoY, meningkat dari
Teriring rasa syukur kami kepada Tuhan Yang 5,03% pada tahun sebelumnya.
Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk (“Telkom” atau “Perseroan”) Stabilitas makroekonomi juga tercermin dari inflasi
dapat melalui tahun 2025 dengan ketahanan yang yang tetap berada dalam rentang sasaran 2,5±1%
terjaga serta fokus transformasi yang tetap terarah, dan tercatat sebesar 2,92% YoY pada Desember
di tengah perlambatan ekonomi global, tekanan 2025, didukung oleh pengendalian harga yang
daya beli dan dinamika industri telekomunikasi yang terjaga dan pasokan yang relatif stabil. Nilai tukar
semakin kompetitif. Tahun 2025 menjadi periode rupiah relatif stabil dan ditutup di level Rp16.675
penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi per dolar AS pada 31 Desember 2025, di tengah
bisnis, menjaga disiplin eksekusi, serta memastikan fluktuasi yang dipengaruhi oleh penguatan dolar AS
proses transformasi jangka panjang yang sedang dan faktor musiman akhir tahun. Indikator sektor
dijalankan. riil mencatat ekspansi selama lima bulan berturut-
turut, dengan PMI Manufaktur Indonesia ditutup
Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan, di level 51,2 pada Desember 2025. Meski angka ini
Dewan Komisaris menyampaikan laporan menandakan berlanjutnya momentum ekspansi,
pengawasan atas pengelolaan Telkom untuk tahun pemulihan permintaan domestik masih berlangsung
buku 2025. Laporan ini mencakup evaluasi atas tidak merata, terutama di kalangan kelompok
kinerja Direksi, pengawasan terhadap perumusan berpendapatan menengah yang cenderung menahan
dan implementasi strategi Perseroan, penilaian konsumsi di tengah ketidakpastian ekonomi.
atas prospek usaha yang disusun Direksi, serta
pandangan Dewan Komisaris mengenai penerapan Di sisi industri, sektor telekomunikasi Indonesia
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik di memasuki fase transformasi struktural yang semakin
lingkungan Perseroan. nyata pada 2025. Konsolidasi pasar, pergeseran
perilaku konsumen ke layanan berbasis data,
Pandangan Umum Terhadap serta meningkatnya kebutuhan akan konektivitas
digital berkualitas tinggi mendorong operator
Makroekonomi dan Industri
untuk menyesuaikan strategi bisnis dan struktur
Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia investasinya. Pemerintah terus memperkuat agenda
tetap menunjukkan ketahanan di tengah perluasan infrastruktur digital yang merata, termasuk
meningkatnya ketidakpastian global dan dinamika ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, sehingga
domestik. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi peran industri telekomunikasi semakin krusial dalam
mendukung produktivitas ekonomi nasional.
LAPORAN TAHUNAN 2025 35
Page 38
Highlight Telkom
02Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Berdasarkan hasil Pengembangan teknologi 5G menjadi salah satu agenda
penting industri telekomunikasi pada 2025, seiring
pengawasan yang potensi kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi
digital jangka panjang. Meski penetrasi layanan 5G
dilakukan sepanjang masih terbatas dan menghadapi tantangan alokasi
spektrum serta kebutuhan investasi yang besar, kesiapan
tahun buku 2025, infrastruktur dan pengembangan use case di sektor-
Dewan Komisaris sektor produktif terus berjalan secara bertahap. Pada
saat yang sama, tren Fixed Mobile Convergence (FMC)
menilai bahwa Direksi semakin menguat sebagai respons atas kebutuhan
efisiensi operasional dan peningkatan pengalaman
telah menjalankan pelanggan.
fungsi pengurusan dan Tekanan struktural tetap mewarnai industri, mulai dari
pengelolaan Perseroan stagnasi bisnis layanan legacy, meningkatnya persaingan
dalam perebutan pelanggan bernilai tinggi, hingga
secara efektif, melemahnya daya beli sebagian segmen konsumen.
Biaya pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur
tercermin dari capaian yang tinggi, khususnya untuk menjangkau wilayah non-
kinerja yang dapat perkotaan, turut membatasi ruang gerak industri. Kondisi
ini menuntut operator untuk mempercepat transformasi
dipertanggungjawabkan model bisnis, memperluas sumber pertumbuhan di luar
layanan seluler tradisional, serta mengoptimalkan aset
di tengah dinamika dan kapabilitas digital yang dimiliki.
usaha yang menantang. Penilaian Terhadap Kinerja Direksi
Mengenai Pengelolaan Perusahaan
Dewan Komisaris secara rutin melaksanakan penilaian
menyeluruh atas kinerja Direksi, baik secara individual
maupun kolegial, yang terukur melalui Key Performance
Indicators (KPI) yang telah ditetapkan. Berdasarkan
hasil pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun
buku 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi
telah menjalankan fungsi pengurusan dan pengelolaan
Perseroan secara efektif, tercermin dari capaian kinerja
yang dapat dipertanggungjawabkan di tengah dinamika
usaha yang menantang.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris mencermati
sejumlah langkah utama yang dijalankan oleh Direksi
Telkom Indonesia, antara lain:
1. Melanjutkan inisiatif 5 Bold Moves Telkom terus
bertransformasi untuk menjadi perusahaan
telekomunikasi digital kelas dunia dengan
mengedepankan 4 (empat) fokus pilar bisnis utama
yaitu B2C, infrastruktur digital, B2B ICT, dan bisnis
internasional. Menghadapi tantangan berat di industri
36 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 39
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rizal Ossy Ira Noviarti Angga Raka Rofikoh Silmy Deswandhy Rionald
Malarangeng Dermawan Prabowo Rokhim Karim Agusman Silaban
Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris
Independen Utama Independen Independen
LAPORAN TAHUNAN 2025 37
Page 40
Highlight Telkom
02 Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
telekomunikasi Telkom melakukan streamlining Pengawasan Dewan Komisaris
organisasi dan anak perusahaan menuju strategic
holding guna meningkatkan optimasi operasi,
dalam Perumusan dan Implementasi
pertumbuhan bisnis, dan unlock value dari investasi Strategi Perusahaan yang Dilakukan
yang telah dilakukan. oleh Direksi
2. Tahun 2025 merupakan periode yang penuh
tantangan bagi industri telekomunikasi nasional dan Sebagai bagian dari fungsi pengawasan sebagaimana
Perseroan. Persaingan harga yang ketat (price war), diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan
pergeseran perilaku konsumsi layanan data, tingginya peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk
biaya investasi infrastruktur digital, serta penurunan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
layanan warisan (legacy services) seperti SMS/ tentang Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
Voice telah menekan performa finansial Perseroan. BUMN, Dewan Komisaris menjalankan pengawasan aktif
Penurunan Pendapatan, EBITDA, dan EBITDA margin strategi Perseroan dirumuskan dan dijalankan secara
mengindikasikan adanya tekanan pada profitabilitas efektif, dan setiap keputusan strategis yang diambil
akibat persaingan yang ketat. Meskipun demikian Direksi selaras dengan visi, misi, dan tujuan Perseroan.
langkah responsif Direksi melalui cost leadership Proses perencanaan strategis Perseroan disusun
dan CAPEX optimization berhasil menekan beban secara terstruktur dan berjenjang melalui Rencana
biaya operasional merupakan langkah krusial dalam Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Corporate Strategic
menjaga ketahanan arus kas Perseroan. Scenario (CSS), serta Rencana Kerja dan Anggaran
3. Transformasi Perseroan juga bertujuan meningkatkan Perusahaan (RKAP). Dewan Komisaris bertanggung
tata kelola usaha yang baik, operasional anak jawab untuk melakukan penelaahan atas seluruh usulan
perusahaan yang transparan serta agile menghadapi yang diajukan Direksi, memberikan masukan dalam
tantangan dinamis industri telekomunikasi. proses persetujuan terhadap rencana strategis, serta
Kemandirian setiap anak perusahaan dalam memantau implementasinya guna memastikan eksekusi
struktur strategic holding agar dapat memulihkan berjalan sesuai dengan arah yang telah ditetapkan.
kinerja TelkomGroup yang bersumber dari potensi
pendapatan baru di luar layanan konektivitas. Melalui Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan
dan Risiko (KEMPR), Dewan Komisaris melakukan
4. Digitalisasi di berbagai proses bisnis dilakukan untuk
pengawasan yang komprehensif terhadap proses
efisiensi biaya operasional melalui otomatisasi
perencanaan strategis, khususnya pada RJPP dan CSS.
jaringan dan layanan pelanggan.
Pengawasan tersebut mencakup kajian atas faktor
5. Menghadapi tantangan industri telekomunikasi internal dan eksternal, identifikasi, evaluasi, dan mitigasi
Perseroan terus mengakselerasi kapabilitas talent risiko, hingga penelaahan atas proyeksi keuangan. Dalam
di bidang data analytics, cybersecurity, advanced proses evaluasi dan persetujuan RKAP, Dewan Komisaris
connectivity, dan artificial intelligence (AI) untuk menilai keselarasan RKAP dengan RJPP dan CSS,
meningkatkan efisiensi dan daya saing. memastikan keterkaitannya dengan aspirasi Pemegang
Saham Dwiwarna, mengevaluasi asumsi penyusunan
RKAP, meninjau proyeksi bisnis, keuangan, dan belanja
modal, serta memastikan bahwa RKAP yang disusun
telah mengadopsi pendekatan risk-based budgeting.
38 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 41
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Untuk memastikan efektivitas implementasi strategi, analisis yang komprehensif serta mempertimbangkan
Dewan Komisaris menetapkan agenda prioritas keseimbangan antara manfaat bagi Perseroan dan
pengawasan sejak awal tahun berdasarkan peta risiko risiko yang melekat, guna mendukung keberlanjutan
hasil evaluasi perencanaan, yang dijalankan bersama pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang.
komite-komite pendukung. Sepanjang tahun 2025,
fokus pengawasan diarahkan pada sejumlah isu utama Penilaian atas Kinerja Komite di
yaitu realisasi sinergi FMC dalam rangka pemulihan
Bawah Dewan Komisaris
pangsa pasar B2C, memaksimalkan bisnis B2B berupa
growth story dan peluang unlock value dari bisnis data Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan
center, spin-off infrastruktur jaringan dalam rangka Komisaris didukung oleh sejumlah komite utama, yaitu
optimal infrastructure sharing, akselerasi superioritas Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR),
jaringan (network) melalui digitalisasi dan virtualization, Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan
melanjutkan efisiensi biaya (cost leadership) melalui Risiko (KEMPR), serta Komite Tata Kelola Terintegrasi
digitasi internal dan pengadaan yang unggul, persiapan sejalan dengan status Telkom sebagai BUMN Sistemik
transformasi perusahaan menuju Strategic Holding dan A. Berdasarkan hasil evaluasi, keempat komite tersebut
pembentukan Group Business Operation, serta asesmen telah melaksanakan peran dan tanggung jawabnya secara
risiko berkala dan mitigasinya dalam semua aspek bisnis. optimal melalui penyusunan kajian yang mendalam serta
pemberian rekomendasi yang mendukung efektivitas
Mekanisme Pemberian Nasihat fungsi pengawasan Dewan Komisaris atas pengelolaan
kepada Direksi Perseroan.
KEMPR berperan dalam memberikan rekomendasi
Selain menjalankan fungsi pengawasan dan pemantauan
kepada Dewan Komisaris terkait pemantauan manajemen
atas pengelolaan Perseroan oleh Direksi, Dewan
risiko dan implementasi strategi Perseroan, termasuk
Komisaris juga melakukan pemberian nasihat sebagai
melakukan evaluasi atas usulan Direksi mengenai
bagian dari tanggung jawabnya. Pemberian nasihat
perencanaan strategis yang mencakup Rencana Jangka
tersebut dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik
Panjang Perusahaan (RJPP), Corporate Strategic Scenario
dalam rapat-rapat Dewan Komisaris, rapat gabungan
dengan Direksi, maupun secara tertulis melalui surat (CSS), dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
atau Keputusan Dewan Komisaris. (RKAP), serta persetujuan terhadap aksi korporasi dalam
batasan tertentu sebagaimana direncanakan dalam
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara strategi Perseroan. Sementara itu, Komite Nominasi
berkala menyelenggarakan Rapat Internal, Rapat dan Remunerasi bertugas memberikan rekomendasi
Gabungan dengan Direksi, serta rapat-rapat komite terkait kebijakan, kriteria, dan proses seleksi talent
guna memastikan efektivitas fungsi pengawasan untuk posisi kunci di TelkomGroup, termasuk kebijakan
dan pemberian nasihat. Rapat yang dilaksanakan remunerasi Direksi. Komite Audit menjalankan peran
meliputi 26 kali Rapat Internal Dewan Komisaris, 8 kali dalam memastikan integritas informasi keuangan yang
Rapat Gabungan dengan Direksi, 35 kali Rapat Komite dipublikasikan, menelaah sistem pengendalian internal,
Audit, 26 kali Rapat Komite Evaluasi dan Monitoring serta menangani pengaduan yang disampaikan melalui
Perencanaan dan Risiko, 13 kali Rapat Komite Nominasi sistem whistleblowing. Adapun Komite Tata Kelola
dan Remunerasi, serta 3 kali Rapat Komite Tata Terintegrasi melaksanakan evaluasi atas kebijakan Tata
Kelola Terintegrasi. Selain itu, Dewan Komisaris juga Kelola Terintegrasi yang diusulkan Direksi, evaluasi
menerbitkan 21 surat persetujuan, 10 surat pemberian pelaksanaan tata kelola terintegrasi, serta kesesuaian
nasihat, dan 24 Keputusan Dewan Komisaris. kebijakan tata kelola terintegrasi antara Perseroan dan
Anak Perusahaan.
Melalui rangkaian mekanisme tersebut, Dewan Komisaris
secara aktif menyampaikan pandangan dan rekomendasi
langkah strategis yang diambil Direksi dilandasi dengan
LAPORAN TAHUNAN 2025 39
Page 42
Highlight Telkom
02 Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Kontribusi masing-masing komite tersebut menjadi 4. Perbaikan Registrasi dan Profiling Risiko 2025
elemen penting dalam mendukung Dewan Komisaris TelkomGroup sehingga terkait langsung dengan
menjalankan fungsi pengawasan secara menyeluruh, pencapaian target RKAP dari eksposur kuantitatif
sekaligus memastikan keberlanjutan pertumbuhan dan dan kualitatif atas setiap aspek risiko operasional,
penerapan tata kelola yang baik di Telkom Indonesia. strategik, risiko keuangan, risiko kepatuhan,
akuntabilitas risk owner, dan timeline pencapaiannya.
Pandangan atas Penerapan Tata 5. Integrasi aspek Dimensi dan Komposit Risiko dalam
Kelola Perusahaan yang Baik penilaian Risk Maturity Index (RMI) guna mengukur
efektivitas implementasi mitigasi risiko guna
Keberlangsungan dan kemampuan Perseroan untuk menurunkan eksposur risiko dan meningkatkan
meraih berbagai pencapaian dalam jangka panjang pencapaian kinerja finansial.
memerlukan penerapan tata kelola perusahaan yang
baik sebagai salah satu pilar utama yang terus dijaga Pandangan atas Prospek Usaha
dan diperkuat. Bagi Telkom, tata kelola berfungsi
sebagai sarana peningkatan nilai bagi para pemangku Dewan Komisaris memandang bahwa transformasi yang
kepentingan sekaligus fondasi dalam menjaga reputasi dilakukan oleh Telkom menuntut penguatan disiplin
dan integritas Perseroan. Kualitas penerapan tata kelola eksekusi portofolio serta konsistensi tata kelola di
tersebut tercermin dengan raihan skor ASEAN Corporate tingkat grup. Fokus Perseroan pada 2026 diarahkan
Governance Scorecard (ACGS) pada tahun 2025 yang pada penguatan peran induk sebagai strategic holding
mencapai 101.98. Atas skor ini, maka kinerja tingkat yang menjalankan fungsi pengarah strategi, pengelola
kepatuhan Telkom termasuk dalam predikat “Leadership alokasi modal, serta pengendali kinerja lintas entitas.
in Corporate Governance” atau Level 5. Arah tersebut dinilai relevan untuk menjawab tantangan
fundamental kinerja sekaligus mendukung upaya
Pada aspek manajemen risiko, Direksi menunjukkan peningkatan nilai Perseroan secara berkelanjutan.
memperkuat kualitas tata kelola perusahaan melalui
berbagai langkah strategis yang mendukung penguatan Sejalan dengan perubahan peran tersebut, Dewan
pengendalian internal dan pengelolaan risiko secara Komisaris mencermati pentingnya penyegaran visi,
menyeluruh, antara lain melalui inisiatif-inisiatif berikut: misi, dan sasaran strategis agar lebih mencerminkan
1. Penerbitan Keputusan Dewan Komisaris tentang posisi Perseroan sebagai pengelola ekosistem digital
Penetapan Kebijakan Penanganan Pengaduan yang lebih terdiversifikasi. Penguatan kontribusi
Dugaan Pelanggaran (Whistleblowing System) dalam bisnis B2B ICT dan infrastruktur digital dipandang
Lingkungan TelkomGroup. perlu untuk menyeimbangkan portofolio, mengurangi
ketergantungan terhadap segmen konsumer, serta
2. Penerbitan Keputusan Dewan Komisaris tentang
memperluas sumber pertumbuhan jangka panjang yang
Standard Operating Procedures (SOP) Whistleblowing
lebih stabil.
System dalam Lingkungan TelkomGroup.
3. Pelaksanaan workshop Komite Audit dengan Internal Agenda lanjutan penataan aset infrastruktur digital,
Audit sebagai bagian dari fungsi pengawasan Komite khususnya melalui pemisahan dan penguatan PT Telkom
Audit terhadap Internal Audit, dengan hasil akhir Infrastruktur Indonesia (TIF), juga menjadi perhatian
Management Letter Komite Audit kepada manajemen Dewan Komisaris dalam rencana usaha 2026. Setelah
berupa Opportunity for Improvement (merupakan kali pelaksanaan tahap awal spin-off, fokus berikutnya
ke-3 dilaksanakan sejak tahun 2023). diarahkan pada peningkatan kesiapan operasional,
penguatan tata kelola, serta pembukaan peluang
partisipasi investor guna mengoptimalkan nilai aset dan
meningkatkan transparansi struktur grup.
40 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 43
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dewan Komisaris menilai bahwa keberhasilan Kolaborasi lintas fungsi, konsistensi dalam menjalankan
transformasi menuju strategic holding sangat bergantung strategi, serta upaya dalam memperkuat tata kelola
pada keberhasilan merumuskan kerangka budaya kerja dan kualitas pengambilan keputusan menjadi fondasi
baru dengan penjabaran yang jelas mengenai peran penting dalam menjaga stabilitas dan arah pertumbuhan
holding sebagai arsitek strategis yang memegang kendali Perseroan. Dewan Komisaris memandang bahwa capaian
penuh pada kebijakan makro dan keputusan investasi dan pembelajaran sepanjang tahun ini merupakan modal
(who decides) sementara Anak Perusahaan menjadi berharga dalam memasuki fase transformasi berikutnya.
eksekutor (who owns) dengan mandat operasional penuh
Kami juga menyampaikan penghargaan kepada para
guna membangun budaya kerja yang lincah, berbasis
pemegang saham, pelanggan, Pemerintah, mitra
input kolektif, dan berorientasi pada hasil.
usaha, serta seluruh pemangku kepentingan atas
Agar corporate center di strategic holding berjalan dengan kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada
efektif maka perlu streamlining bisnis berupa konsolidasi Telkom. Kepercayaan tersebut menjadi landasan penting
unit bisnis yang serupa dan divestasi bisnis non-inti bagi Perseroan untuk terus menjalankan perannya
sehingga fokus upaya dan sumber daya grup kembali ke dalam pengembangan ekosistem digital nasional
kekuatan bisnis utama (core business strength). secara bertanggung jawab dan berkesinambungan,
sejalan dengan mandat dan peran strategis Telkom bagi
Proses sosialisasi yang baik dan transparan kepada perekonomian Indonesia.
karyawan harus dilakukan sehingga karyawan
TelkomGroup siap dan mendukung transformasi menjadi
strategic holding.
Jakarta, 12 Mei 2026
Apresiasi kepada Pemangku Atas nama Dewan Komisaris,
Kepentingan dan Penutup
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada
Direksi, jajaran manajemen, dan seluruh karyawan
Telkom Indonesia atas dedikasi, profesionalisme, dan
komitmen yang ditunjukkan sepanjang tahun 2025
dalam menjalankan agenda transformasi dan menjaga Angga Raka Prabowo
keberlangsungan kinerja Perseroan di tengah tantangan Komisaris Utama
ekonomi dan dinamika industri yang terus berkembang.
LAPORAN TAHUNAN 2025 41
Page 44
Highlight Telkom
02
Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Laporan Direksi
Dian Siswarini
Direktur Utama
42 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 45
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Para Pemegang Saham, Dewan Komisaris, serta dan layanan publik. Namun, industri juga menghadapi
seluruh pemangku kepentingan yang terhormat, tantangan struktural berupa tingkat penetrasi yang
semakin matang, kompetisi yang lebih rasional
Teriring rasa syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan namun tetap ketat, serta efisiensi anggaran. Tekanan
Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia- ini menuntut pelaku industri untuk menyeimbangkan
Nya, sehingga PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kebutuhan investasi jaringan dengan pertumbuhan
(“Telkom” atau “Perseroan”) dapat menjalani tahun pendapatan yang relatif moderat, sehingga efisiensi
2025 dengan ketahanan kinerja yang terjaga. Tahun modal dan peningkatan produktivitas pelanggan
ini menjadi fase penting bagi Perseroan, ditandai menjadi faktor kunci.
dengan perubahan komposisi Direksi serta dimulainya
perjalanan transformasi melalui kerangka TLKM 30.
Di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang
Transformasi Bisnis TLKM 30
belum sepenuhnya stabil, Perseroan menempatkan Setelah melewati paruh pertama tahun 2025,
penguatan fondasi transformasi sebagai fokus utama, Perseroan melanjutkan perjalanan transformasinya
dengan tujuan menjaga kinerja serta relevansi bisnis melalui kerangka strategis TLKM 30. Program ini
dalam jangka menengah dan panjang. dirancang untuk meningkatkan nilai Perseroan
sekaligus memperkuat daya saing jangka panjang di
Tinjauan Kondisi Ekonomi dan tengah dinamika industri telekomunikasi dan digital.
Industri Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Perseroan
Sepanjang 2025, kondisi ekonomi global yang masih menetapkan empat pilar transformasi sebagai
diliputi perlambatan pertumbuhan, suku bunga kerangka utama perbaikan fundamental operasional,
tinggi, dan ketidakpastian geopolitik mendorong penyederhanaan struktur organisasi, serta
industri telekomunikasi untuk lebih berhati-hati optimalisasi nilai portofolio bisnis.
dalam investasi dan pengelolaan biaya, termasuk Pilar pertama, Operational & Service Excellence,
di Indonesia. Namun, kebutuhan terhadap layanan
difokuskan pada perbaikan fundamental operasional
digital dan data tetap tumbuh seiring berlanjutnya
dan peningkatan kualitas layanan. Inisiatif ini
transformasi digital. Di tingkat nasional, ekonomi
mencakup transformasi budaya perusahaan
Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan
melalui program BISA (Bravery, Integrity, Service
pertumbuhan 5,11% sepanjang tahun 2025, lebih
Excellence, Agility), penyempurnaan tata kelola agar
tinggi dibandingkan 5,03% pada tahun sebelumnya,
organisasi lebih agile, serta penguatan efisiensi
dengan nilai PDB mencapai Rp23.821,1 triliun dan PDB
melalui pengelolaan total expenditure (TOTEX). Upaya
per kapita sebesar Rp83,7 juta atau sekitar USD 5.083.
efisiensi tidak hanya berorientasi pada pengurangan
Dalam kondisi tersebut, industri telekomunikasi biaya, namun yang lebih penting adalah penciptaan
nasional tetap berperan sebagai infrastruktur struktur biaya yang lebih kompetitif. Selain itu inisiatif
strategis yang menopang aktivitas ekonomi digital ini berfokus juga pada produk, layanan, dan solusi
yang menguntungkan (high yielding).
LAPORAN TAHUNAN 2025 43
Page 46
Highlight Telkom
02Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Implementasi strategi Pilar kedua, Streamlining, diarahkan
menyederhanakan struktur grup melalui penataan
untuk
TLKM 30 sepanjang portofolio anak perusahaan. Perseroan melakukan
peninjauan terhadap entitas yang belum memberikan
tahun 2025 telah kontribusi optimal atau berada di luar kompetensi inti.
berlangsung secara Melalui langkah divestasi, penggabungan, penutupan,
maupun pengalihan bisnis, struktur grup diharapkan
bertahap dan konsisten menjadi lebih ramping, fokus, dan agile, sehingga
alokasi sumber daya dapat diarahkan secara lebih
sesuai dengan roadmap optimal ke bisnis inti.
yang telah ditetapkan. Pilar ketiga, Unlocking Value, berfokus pada
optimalisasi nilai aset digital yang selama ini belum
Perseroan memusatkan terefleksikan secara optimal dalam valuasi Perseroan.
perhatian pada Aset-aset infrastruktur seperti fiber, tower, dan data
center dipisahkan ke entitas tersendiri agar dapat
penguatan fundamental dikelola secara lebih fokus serta memperoleh valuasi
yang sesuai dengan karakteristik bisnisnya. Perseroan
melalui pembentukan juga membuka peluang kemitraan strategis dengan
strategic holding, investor eksternal guna mempercepat monetisasi aset
serta meningkatkan nilai keseluruhan grup.
penajaman fokus bisnis Pilar terakhir, Modus Operandi Shift, menandai
pada masing-masing perubahan peran induk perusahaan dari operational
holding menjadi strategic holding. Dalam struktur
operating company, sebelumnya, induk perusahaan masih menjalankan
optimalisasi monetisasi sejumlah aktivitas bisnis secara langsung, sehingga
fungsi pengawasan dan pengelolaan kinerja anak
aset, serta peningkatan perusahaan belum berjalan secara optimal. Melalui
perubahan ini, aktivitas operasional yang sebelumnya
kapabilitas organisasi berada di tingkat holding dialihkan ke entitas
operasional sesuai pilar bisnisnya, sehingga induk
dan teknologi sebagai perusahaan dapat berperan sebagai pengarah strategi,
landasan transformasi pengelola alokasi modal, serta penjaga konsistensi
kinerja di seluruh entitas dalam grup.
jangka panjang. Implementasi strategi TLKM 30 sepanjang tahun 2025
telah berlangsung secara bertahap dan konsisten sesuai
dengan roadmap yang telah ditetapkan. Perseroan
memusatkan perhatian pada penguatan fundamental
melalui pembentukan strategic holding, penajaman
fokus bisnis pada masing-masing operating company,
optimalisasi monetisasi aset, serta peningkatan
kapabilitas organisasi dan teknologi sebagai landasan
transformasi jangka panjang.
44 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 47
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nanang Seno Willy Arthur A. Dian Veranita Budi Satria Faizal Andy
Hendarno Soemadji Saelan Syailendra Siswarini Yosephine Dharma Rochmad Kelana
Purba Djoemadi
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur IT Direktur Legal
Network Strategic Human Capital Keuangan dan Utama Enterprise Wholesale & Digital & Compliance
Business Management Manajemen & Business International
Development & Risiko Service Service
Portfolio
LAPORAN TAHUNAN 2025 45
Page 48
Highlight Telkom
02 Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Sejumlah inisiatif utama telah menunjukkan kemajuan, Strategic Scenario (CSS), dan Rencana Kerja dan
khususnya dalam penguatan bisnis wholesale fiber Anggaran Perusahaan (RKAP), yang menjadi pedoman
connectivity menjadi entitas tersendiri, pengembangan pelaksanaan agenda strategis di seluruh unit kerja.
digital platform and services yang siap mendukung
Dalam pelaksanaannya, Direksi secara rutin meninjau
pemanfaatan kecerdasan buatan, serta penataan
kemajuan strategi melalui rapat yang mencakup aspek
portofolio bisnis untuk memastikan alokasi sumber daya
keuangan, operasional, dan administratif, sekaligus
yang lebih efektif dan berorientasi pada penciptaan
mengambil keputusan strategis dan memantau
nilai jangka panjang.
pencapaian KPI. Pada tahun 2025, Direksi juga mulai
mencanangkan TLKM 30 sebagai kerangka transformasi
Proses Perumusan Strategi dan strategis jangka panjang untuk memperkuat
Peran Direksi Dalam Perumusan implementasi strategi, dengan fokus pada penataan
Strategi organisasi, penguatan tata kelola, serta peningkatan
budaya kerja dan pengalaman pelanggan.
Direksi memiliki peran penting dalam merumuskan,
menetapkan, dan mengimplementasikan strategi Direksi turut memastikan strategi berjalan adaptif
bisnis Perseroan, termasuk menentukan arah jangka terhadap dinamika pasar melalui evaluasi belanja modal
panjang serta memastikan keselarasan sumber daya. dan pengelolaan risiko secara berkelanjutan. Koordinasi
Strategi tersebut diturunkan ke dalam Key Performance dengan Dewan Komisaris dan komite pendukung terus
Indicators (KPI) di seluruh lapisan organisasi agar dapat dilakukan untuk menjaga keselarasan dengan rencana
dieksekusi secara terukur dan terkoordinasi, serta jangka panjang dan prinsip tata kelola yang baik, serta
dievaluasi secara berkala melalui forum internal Direksi didukung oleh pelibatan pemangku kepentingan dan
sebagai dasar penilaian kontribusi masing-masing penguatan budaya perusahaan melalui Digital Ways of
anggota. Working BISA guna mendorong transformasi organisasi.
Perumusan strategi mengacu pada visi dan misi
Implementasi Strategi Perseroan
Perseroan dengan mempertimbangkan analisis
kondisi internal dan eksternal. Proses ini dituangkan Dokumen strategis Perseroan diterjemahkan ke dalam
dalam dokumen perencanaan strategis, yaitu Rencana program kerja yang dijalankan secara terkoordinasi oleh
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Corporate unit bisnis dan anak perusahaan. Direksi memastikan
setiap inisiatif memiliki sasaran yang jelas, indikator
kinerja yang terukur, serta mekanisme pemantauan
yang konsisten melalui evaluasi berkala atas kinerja
keuangan dan operasional.
46 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 49
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sepanjang 2025, Perseroan secara aktif melakukan Segmen B2B Infra membukukan pendapatan
penyesuaian terhadap implementasi strategi dengan sebesar Rp8,9 triliun sepanjang tahun 2025, yang
mempertimbangkan dinamika pasar, perubahan perilaku dikontribusikan oleh tiga lini bisnis utama: menara
pelanggan, serta tekanan makroekonomi. Pendekatan telekomunikasi, data center, serta infrastruktur dan
ini memungkinkan Telkom menjaga relevansi strategi, manajemen jaringan. Di bisnis menara telekomunikasi,
meningkatkan ketahanan operasional, serta mengelola Mitratel mencatat pendapatan sebesar Rp9,5 triliun,
risiko secara lebih disiplin. tumbuh 0,7% secara tahunan, dengan EBITDA Rp7,8
triliun dan laba bersih Rp2,1 triliun didukung oleh
Pencapaian Kinerja Dibandingkan kenaikan pendapatan sewa menara telekomunikasi dan
pendapatan jasa konstruksi. Mitratel mempertahankan
Target 2025
posisinya sebagai perusahaan menara telekomunikasi
Upaya penguatan fondasi bisnis dan penyesuaian terbesar di ASEAN dengan kepemilikan lebih dari 40 ribu
strategi tersebut tercermin pada capaian kinerja menara, sementara jumlah tenant meningkat menjadi
segmen-segmen bisnis Perseroan sepanjang tahun 63.084 dan tenancy ratio naik dari 1,52x menjadi 1,57x.
2025. Pada segmen B2C, pendapatan dibukukan Layanan Fiber-to-the-Tower juga berkembang pesat
sebesar Rp105,9 triliun dengan tingkat profitabilitas dengan penambahan lebih dari 9 ribu km jaringan fiber,
yang tetap terjaga. Kontribusi utama berasal dari sehingga total jaringan mencapai 69.415 km.
pendapatan atas penggunaan spektrum frekuensi yang
Di bisnis data center, NeutraDC mencapai tingkat
terkait dengan layanan Data dan Digital Telkomsel.
utilisasi kapasitas sekitar 89%. Peluncuran dua layanan
Average Revenue Per User (ARPU) meningkat 3,6%
baru, Neutra Connect dan Neutra Compute, melengkapi
secara kuartalan, didukung oleh strategi penetapan
portofolio produk menjadi 3C (Colo, Connect, Compute)
harga yang diterapkan, upaya berkelanjutan untuk
sebagai landasan pembangunan AI Fabric dan
menjaga relevansi di tengah perubahan perilaku
penguatan posisi TelkomGroup dalam ekosistem data
penggunaan pelanggan, serta penyesuaian industri
center berbasis AI.
menuju market repair. Hingga kuartal keempat 2025,
Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan seluler, serta Sementara itu, di bidang Infrastruktur dan Manajemen
10,3 juta pelanggan IndiHome yang tumbuh 7,4% atau Jaringan, Telkom menjalankan langkah strategis berupa
bertambah 712 ribu pelanggan secara tahunan. spin-off bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity
domestik ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF),
Pada segmen B2B ICT, Perseroan mencatat pendapatan
yang kini beroperasi dengan identitas komersial
sebesar Rp15,3 triliun atau menurun 3,1% YoY,
InfraNexia, sejalan dengan transformasi Telkom
disebabkan oleh tantangan yang dihadapi berupa
menjadi strategic holding.
melemahnya permintaan solusi korporasi. Meski
demikian, Perseroan terus memperkuat kapabilitas
di bidang Connectivity+, Cybersecurity, dan Artificial
Intelligence (AI), serta memperluas kemitraan strategis
dengan mitra teknologi global untuk mendukung
prospek pertumbuhan jangka menengah.
LAPORAN TAHUNAN 2025 47
Page 50
Highlight Telkom
02 Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Pada segmen Internasional, Perseroan membukukan Transaksi ini menegaskan posisi Telkom sebagai
pendapatan sebesar Rp10,7 triliun, ditopang oleh pemegang saham pengendali di TIF, sementara tahap
ekspansi Telin di tingkat global melalui layanan lanjutan dari spin-off ditargetkan selesai sepenuhnya
wholesale, enterprise, dan retail di berbagai pasar global, pada tahun 2026.
dengan kehadiran operasional di 14 negara termasuk
melalui jaringan Sales Representatives. Sementara itu, Meskipun Telkom memiliki lebih dari 99,9% saham
TIF, entitas ini akan beroperasi secara netral dalam
segmen Lain-lain memberikan kontribusi pendapatan
menyediakan layanan wholesale fiber connectivity bagi
sebesar Rp5,9 triliun.
pelanggan eksternal maupun internal TelkomGroup.
Secara keseluruhan, Perseroan membukukan Dengan nama InfraNexia, yang merefleksikan
pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun pada peran sebagai penyedia konektivitas infrastruktur
akhir tahun 2025. Dari sisi profitabilitas, EBITDA nasional, kehadiran InfraNexia diharapkan dapat
konsolidasi tercatat sebesar Rp72,2 triliun dengan menjadi mesin pertumbuhan baru yang memperkuat
margin EBITDA mencapai 49,2%, sementara laba bersih kinerja Perseroan sekaligus meningkatkan kualitas
tercatat sebesar Rp17,8 triliun dengan margin laba layanan infrastruktur digital secara nasional. Dengan
bersih 12,1%. Meski kinerja operasional menunjukkan demikian, spin-off InfraNexia menjadi salah satu
ketahanan di tengah tekanan industri yang signifikan, tonggak utama pilar Unlocking Value dalam agenda
pencapaian pendapatan dan profitabilitas ini belum TLKM 30.
memenuhi target yang ditetapkan di awal tahun.
Tantangan dan Upaya Penanganan
Penguatan Infrastruktur Digital dan
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi
Aksi Korporasi sejumlah tantangan yang berasal dari dinamika
Pada bulan Desember 2025, Telkom resmi industri, tekanan makroekonomi, serta proses
menandatangani akta pemisahan sebagian bisnis dan transformasi yang sedang dijalankan. Dari sisi
aset wholesale fiber connectivity kepada PT Telkom kinerja keuangan, Perseroan mencatat penurunan
Infrastruktur Indonesia (TIF), yang dalam operasionalnya laba bersih di tahun 2025, seiring dengan tekanan
menggunakan nama InfraNexia. Langkah ini pada pendapatan di tengah kondisi pasar yang
merupakan bagian dari strategi transformasi TLKM semakin kompetitif.
30 sekaligus agenda menuju strategic holding yang Di sisi operasional, Telkomsel sebagai kontributor
berfokus pada penguatan fondasi bisnis infrastruktur utama pendapatan grup juga menghadapi penurunan
digital, optimalisasi aset, peningkatan efisiensi jumlah pelanggan seluler. Basis pelanggan mengalami
biaya operasional dan investasi, serta penciptaan penurunan tipis sebagai dampak dari penyesuaian
nilai melalui monetisasi infrastruktur dan kemitraan portofolio produk, rasionalisasi kartu perdana, serta
strategis. Inisiatif tersebut juga menegaskan komitmen meningkatnya intensitas persaingan di industri.
Perseroan dalam mendukung percepatan pembangunan Konsolidasi kompetitor yang membentuk beberapa
konektivitas digital yang merata di Indonesia. pemain utama di pasar seluler turut meningkatkan
Pada fase pertama spin-off, InfraNexia akan mengelola tekanan kompetitif, khususnya dalam menjaga
lebih dari 50% dari total infrastruktur jaringan fiber kualitas pelanggan dan mempertahankan tingkat
Telkom, mencakup segmen access, aggregation, ARPU.
backbone, serta infrastruktur pendukung lainnya,
dengan nilai bisnis dan aset sekitar Rp35,8 triliun.
48 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 51
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Perseroan juga menghadapi tantangan pada aspek berbagai layanan teknologi. Melalui TLKM 30, Telkom
infrastruktur, termasuk gangguan fisik pada jaringan berupaya mempercepat transformasi dari perusahaan
kabel laut yang sempat memengaruhi layanan fixed telekomunikasi tradisional menjadi perusahaan digital
broadband pada awal tahun. Di saat yang sama, yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi
kebutuhan investasi yang besar untuk memperluas digital Indonesia
jaringan, meningkatkan kapasitas, dan mengembangkan
teknologi baru tetap menjadi tekanan struktural bagi Penerapan Tata Kelola Perusahaan
industri telekomunikasi.
Perseroan menegaskan komitmennya dalam
Selain itu, proses transformasi menuju digital telco dan menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan
strategic holding menuntut penyesuaian organisasi, yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai
portofolio bisnis, serta tata kelola operasional secara landasan utama dalam menjalankan seluruh aktivitas
menyeluruh. Agenda streamlining bisnis, pemisahan usaha. Penerapan GCG di Telkom berlandaskan
aset infrastruktur, serta penguatan fokus pada bisnis pada standar internasional dan regulasi nasional
bernilai tambah seperti data center dan layanan yang berlaku, antara lain ISO 37001 tentang Sistem
digital memerlukan disiplin eksekusi yang tinggi serta Manajemen Anti-Penyuapan serta prinsip-prinsip GCG
kesiapan operasional di seluruh lini Perseroan. yang ditetapkan oleh otoritas pasar modal. Prinsip
dasar tersebut mencakup transparansi, akuntabilitas,
Kondisi makroekonomi global yang masih diliputi
kewajaran, tanggung jawab, dan keberlanjutan, yang
ketidakpastian, suku bunga tinggi, serta tekanan
menjadi pedoman dalam perumusan strategi maupun
terhadap daya beli konsumen turut menambah
pelaksanaan operasional Perseroan.
kompleksitas lingkungan usaha. Kombinasi antara
tekanan kompetitif, kebutuhan investasi, serta Selaras dengan prinsip tersebut, Perseroan memastikan
agenda transformasi inilah yang menjadi tantangan seluruh langkah strategis dan operasional dijalankan
utama Perseroan dalam menjaga kinerja sekaligus secara transparan dan akuntabel melalui mekanisme
mempersiapkan fondasi pertumbuhan jangka panjang. pengawasan internal serta sistem pelaporan yang
dilakukan secara sistematis. Pendekatan ini ditujukan
Untuk merespons berbagai tantangan tersebut,
untuk memastikan setiap inisiatif, termasuk inovasi
Direksi merumuskan kerangka transformasi
dan program keberlanjutan, berjalan secara efisien,
jangka panjang TLKM 30 untuk memperkuat posisi
etis, dan sesuai dengan kaidah tata kelola yang berlaku.
perusahaan dalam ekosistem digital hingga tahun
2030. Strategi ini mencakup perubahan arah bisnis,
penguatan infrastruktur digital, serta pengembangan
LAPORAN TAHUNAN 2025 49
Page 52
Highlight Telkom
02 Laporan
Manajemen
Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, Perseroan Selanjutnya, melalui Rapat Umum Pemegang Saham
juga secara rutin melakukan penilaian risiko, termasuk Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 16 September
risiko yang berkaitan dengan keberlanjutan usaha, 2025, Perseroan memberhentikan dengan hormat
guna menjaga stabilitas operasional dan memastikan Muhammad Awaluddin dari jabatannya sebagai Wakil
keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang. Direktur Utama dan mengukuhkan pemberhentian
dengan hormat Henry Christiadi dari jabatannya
Perubahan Komposisi Direksi dan sebagai Direktur Human Capital Management. Selain itu
Perseroan mengangkat Willy Saelan sebagai Direktur
Alasan Perubahannya
Human Capital Management serta Andy Kelana sebagai
Pada tahun 2025 telah terjadi perubahan komposisi Direktur Legal & Compliance. Perubahan komposisi
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang disahkan Direksi kembali terjadi melalui RUPSLB pada tanggal
melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 12 Desember 2025, yang memberhentikan dengan
(RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada tanggal hormat Honesti Basyir sebagai Direktur Wholesale
27 Mei 2025. RUPST tersebut memberhentikan dengan & International Service dan mengangkat Budi Satria
hormat Ririek Adriansyah sebagai Direktur Utama, Heri Dharma Purba sebagai penggantinya.
Supriadi sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen
Dengan demikian, susunan Direksi Perseroan per akhir
Risiko, F. M. Venusiana R. sebagai Direktur Enterprise
tahun 2025 adalah sebagai berikut:
& Business Service, Herlan Wijanarko sebagai Direktur
Network & IT Solution, Afriwandi sebagai Direktur • Direktur Utama: Dian Siswarini
Human Capital Management, Muhammad Fajrin Rasyid • Direktur Enterprise dan Business Service: Veranita
sebagai Direktur Digital Business, Budi Setyawan Wijaya Yosephine
sebagai Direktur Strategic Portfolio, Bogi Witjaksono • Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
sebagai Direktur Wholesale & International Service.
• Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi
Pada kesempatan yang sama, RUPST mengangkat • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur
Dian Siswarini sebagai Direktur Utama, Muhammad Angelo Syailendra
Awaluddin sebagai Wakil Direktur Utama, Veranita • Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
Yosephine sebagai Direktur Enterprise dan Business
• Direktur Network: Nanang Hendarno
Service, Nanang Hendarno sebagai Direktur Network,
• Direktur Strategic Business Development &
Seno Soemadji sebagai Direktur Strategic Business
Portfolio: Seno Soemadji
Development & Portfolio, Henry Christiadi sebagai
Direktur Human Capital Management, Arthur Angelo • Direktur Wholesale dan International Service: Budi
Syailendra sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Satria Dharma Purba
Risiko, serta Faizal Rochmad Djoemadi sebagai Direktur
IT Digital. Selain itu, mengangkat Honesti Basyir
sebagai Direktur Wholesale dan International Business
yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Group
Business Development.
50 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 53
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Prospek Usaha 2026 Penutup
Di tahun 2026, Telkom akan mempercepat Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi kepada
implementasi TLKM 30 secara terukur dengan para pemegang saham, Dewan Komisaris, karyawan,
menitikberatkan konsistensi eksekusi, peningkatan pelanggan, mitra, serta seluruh pemangku kepentingan
daya saing, dan penciptaan nilai berkelanjutan. atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan
TLKM 30 menjadi kerangka strategis utama bagi sepanjang tahun 2025. Dengan fondasi transformasi
Perseroan dalam merespons dinamika industri yang semakin kuat, Telkom mempersiapkan diri untuk
sekaligus memastikan pertumbuhan jangka panjang melangkah ke fase berikutnya sebagai strategic
yang sehat bagi pemegang saham dan seluruh holding yang mampu menciptakan nilai jangka panjang
pemangku kepentingan. dan memperkuat perannya sebagai tulang punggung
infrastruktur dan layanan digital Indonesia.
Mengingat semakin kompetitifnya industri
telekomunikasi, Telkom akan melakukan percepatan
implementasi dengan berfokus pada penguatan
empat pilar bisnis, yaitu B2C, B2B ICT, B2B Infra, Jakarta, 12 Mei 2026
dan International Business, yang akan menjadi Atas nama Direksi,
fondasi pertumbuhan jangka panjang. Strategi ini
dirancang untuk menangkap peluang dari percepatan
transformasi digital di berbagai sektor sekaligus
mengedepankan penciptaan nilai melalui optimalisasi
portofolio bisnis, penguatan sinergi, serta Dian Siswarini
pengembangan kapabilitas digital yang berorientasi Direktur Utama
pada kebutuhan pasar dan pemangku kepentingan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 51
Page 54
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap
dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 12 Mei 2026
Dewan Komisaris
Angga Raka Prabowo
Komisaris Utama
Deswandhy Agusman Ira Noviarti Rofikoh Rokhim
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Ossy Dermawan Rionald Silaban
Komisaris Komisaris
Silmy Karim Rizal Malarangeng
Komisaris Komisaris
Page 55
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Tahunan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap
dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 12 Mei 2026
Direksi
Dian Siswarini
Direktur Utama
Arthur Angelo Syailendra Veranita Yosephine Nanang Hendarno
Direktur Keuangan dan Direktur Enterprise & Direktur Network
Manajemen Risiko Business Service
Seno Soemadji Faizal Rochmad Djoemadi Budi Satria Dharma Purba
Direktur Strategic Business Direktur IT Digital Direktur Wholesale &
Development & Portfolio International Service
Willy Saelan Andy Kelana
Direktur Human Capital Direktur Legal &
Management Compliance
Page 56
03. 54 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 57
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Tentang Telkom LAPORAN TAHUNAN 2025 55
Page 58
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Purpose, Visi, Misi,
dan Strategi
PURPOSE
Membangun bangsa yang
lebih sejahtera dan berdaya
saing serta memberikan nilai
terbaik kepada pemangku
kepentingan.
VISI MISI
Menjadi perusahaan Bertransformasi menjadi
telekomunikasi digital perusahaan telekomunikasi
kelas dunia yang digital terbaik di Indonesia yang
berdampak besar berdampak signifikan dalam
di tingkat regional, kancah internasional.
dan membentuk
Membangun organisasi dengan
ekosistem digital untuk
tata kelola yang terstandarisasi,
menciptakan nilai
“agile”, kolaboratif, serta
bagi para pemangku
berorientasi pada hasil.
kepentingan.
Memperkuat kultur pelayanan
yang unggul bagi seluruh
pemangku kepentingan.
56 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 59
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
FOKUS STRATEGI 2025
Pada tahun 2025, kami terus menjalankan transformasi sebagai upaya
memperkuat fundamental bisnis serta mendorong pertumbuhan yang
sehat serta berkelanjutan. Berdasarkan lesson learned dari eksekusi
inisiatif Perusahaan di tahun-tahun sebelumnya, terdapat beberapa
hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait kecepatan eksekusi bold
moves yang belum optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh faktor
internal yaitu terkait kapabilitas, serta faktor eksternal terkait tren
industri telekomunikasi yang melandai dan kompetisi yang semakin
meningkat. Oleh karena itu, pada tahun 2025, Telkom akan melanjutkan
implementasi bold moves dengan fokus pada kualitas eksekusi yang
lebih disiplin dengan memperhatikan pencapaian progress dan impact.
Kami mencanangkan tema korporasi untuk tahun 2025, “Regain B2C
market share and drive B2B performance acceleration by boldly
executing practical & impactful programs” dengan tiga program
utama, yaitu:
1. Execute FMC offerings & Beyond Connectivity services to
uplift customer productivity, reinforced by efficient territory
management to ensure sales quality in both mobile and fixed
markets;
2. Strengthen product & consultative selling capability
and accelerate efficient business process & IT-tools
readiness to improve B2B competitiveness with clear
E2E financial visibility; dan
3. Push for more efficient & competitive network-
access and tighten Group capex & procurement
collaboration, while optimizing asset
utilization to enhance Group profitability.
LAPORAN TAHUNAN 2025 57
Page 60
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Budaya dan Nilai Perusahaan
Budaya TelkomGroup merupakan sistem nilai, keyakinan, norma, dan asumsi dasar yang dianut bersama oleh seluruh
insan TelkomGroup. Budaya ini terbentuk dari akumulasi pengalaman Perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan
eksternal serta kebutuhan integrasi internal, dan berperan sebagai penggerak utama dalam mewujudkan visi, misi,
dan tujuan strategis masing-masing entitas di TelkomGroup. Budaya tersebut diinternalisasi dan diimplementasikan
secara konsisten sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak di seluruh lini organisasi.
Mengacu pada Kebijakan Perusahaan tentang Panduan Implementasi Budaya TelkomGroup, budaya TelkomGroup
didasarkan pada nilai-nilai utama dan cara kerja yang ditetapkan oleh Telkom sebagai nilai inti yang diyakini dan
dijalankan oleh seluruh insan TelkomGroup. Nilai dan cara kerja tersebut senantiasa diselaraskan dengan dinamika
strategi bisnis TelkomGroup, sehingga menjadi landasan dalam perilaku kerja sehari-hari, termasuk dalam berinteraksi,
berkomunikasi, berkolaborasi, hingga pengambilan keputusan.
Dengan demikian, budaya TelkomGroup mencakup:
Core Values Digital Ways of Working
Amanah Memegang teguh kepercayaan yang diberikan Bravery Keberanian melakukan eksekusi hingga mencapai
Kompeten Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas hasil terbaik dengan kemauan mengambil risiko
yang terukur demi kepentingan perusahaan
Harmonis Saling peduli dan menghargai perbedaan
Integrity Berpegang teguh pada prinsip etika, nilai, norma
Loyal Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan
dan peraturan yang berlaku, dengan jujur, tanpa
bangsa dan negara
melakukan kecurangan yang dapat merugikan
Adaptif Terus berinovasi dan antusias dalam perusahaan
menggerakkan ataupun menghadapi
Service Komitmen untuk selalu memberikan pelayanan
perubahan
Excellence terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan,
Kolaboratif Membangun kerja sama yang sinergis dengan tanggung jawab penuh atas hasil tanpa
mencari alasan
Agility Kemampuan untuk bertindak cepat, tepat, efektif
dan efisien tanpa menambah birokrasi, serta
selalu solutif dan inovatif dalam menghadapi
perubahan
Penerapan budaya TelkomGroup berlaku bagi seluruh insan di lingkungan TelkomGroup, mencakup jajaran Direksi/
Pengurus, Dewan Komisaris/Dewan Pengawas, serta seluruh karyawan, sebagai satu kesatuan dalam mendukung
keberlanjutan kinerja dan pencapaian tujuan Perusahaan.
Program Aktualisasi Budaya Perusahaan
Seluruh pimpinan unit di lingkungan TelkomGroup berperan sebagai role model sekaligus penggerak utama dalam
pelaksanaan program aktualisasi budaya Perusahaan. Program budaya Perusahaan dibangun melalui berbagai inisiatif
implementasi dan aktualisasi budaya yang dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan, guna menjembatani nilai-
nilai yang dicanangkan dengan perilaku kerja nyata. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam Change
Management Perusahaan.
Untuk memastikan implementasi budaya berjalan secara efektif dan melibatkan partisipasi aktif seluruh karyawan,
pimpinan unit menunjuk Culture Agent dan Culture Booster di unit masing-masing. Hingga tahun pelaporan, jumlah
Culture Agent dan Culture Booster tercatat sebanyak 4.231 orang, yang terdiri atas 2.010 orang dari Telkom dan 2.221
orang dari entitas anak. Seluruh Culture Agent diwajibkan mengikuti program Culture Agent On Boarding (CAOB) guna
menyamakan pemahaman terkait peran budaya Perusahaan serta keterkaitannya dengan strategi Perusahaan dalam
mencapai Purpose serta Visi dan Misi.
58 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 61
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dalam pelaksanaannya, pimpinan unit bersama Culture Evaluasi Budaya Perusahaan
Agent dan Culture Booster membentuk Komunitas
Provokasi Aktivasi Budaya (Kipas Budaya) sebagai wadah Guna memastikan efektivitas implementasi budaya
kolaboratif untuk menggerakkan dan mengoordinasikan Perusahaan serta perilaku kerja digital di seluruh entitas
berbagai aktivitas aktualisasi budaya di masing-masing TelkomGroup, HCM TelkomGroup pada tahun 2025
unit kerja. melaksanakan Culture Survey sebagai bagian dari upaya
pengukuran implementasi budaya yang dilakukan secara
Revitalisasi Budaya Digital sistematis dan berkelanjutan. Survei ini dirancang untuk
memantau tingkat internalisasi dan aktualisasi budaya,
Berdampak sekaligus menilai dampaknya terhadap pencapaian
Seiring dengan dinamika industri telekomunikasi transformasi digital TelkomGroup.
yang terus berkembang dan semakin kompetitif,
Culture Survey 2025 mengukur sejumlah indikator utama,
TelkomGroup tidak hanya berfokus pada penguatan
yaitu Digital Ways of Working: BISA Implementation Index,
nilai-nilai Perusahaan, tetapi juga melakukan revitalisasi
BISA Culture Journey Index, AKHLAK Culture Journey
Digital Ways of Working sebagai respons strategis untuk
Index, serta Employee Net Promoter Score (e-NPS). Hasil
menjaga relevansi, meningkatkan daya saing, serta
pengukuran ini digunakan untuk memetakan posisi dan
memperkuat ketahanan Perusahaan dalam menghadapi
perjalanan budaya organisasi, mengidentifikasi kekuatan
kompleksitas bisnis yang semakin tinggi. Revitalisasi ini
serta area yang memerlukan penguatan, serta menilai
menjadi bagian dari prioritas strategis Perusahaan dalam
keterkaitan antara budaya kerja dengan kinerja dan
memastikan kesiapan organisasi terhadap perubahan
keberhasilan transformasi digital Perusahaan.
industri dan transformasi digital yang berkelanjutan.
Pelaksanaan Culture Survey dilakukan melalui daring (online
Sebagai wujud komitmen tersebut, pada tanggal 12
survey) yang mencakup seluruh entitas TelkomGroup.
Juni 2025, Telkom secara resmi meluncurkan Digital
Untuk memperdalam dan memvalidasi hasil pengukuran
Ways of Working: BISA (Bravery, Integrity, Service
kuantitatif, dilakukan pendalaman secara kualitatif melalui
Excellence, dan Agility) sebagai kerangka perilaku
metode Focused Group Discussion (FGD). Pendekatan
kerja digital yang menjadi fondasi dalam mendukung
kombinasi kuantitatif dan kualitatif ini memungkinkan
akselerasi transformasi digital TelkomGroup. Kerangka
Perusahaan memperoleh pemahaman yang lebih
ini dirancang untuk mendorong pola pikir, sikap, dan
komprehensif mengenai persepsi, pengalaman, serta
perilaku kerja yang adaptif, berintegritas, berorientasi
dinamika budaya kerja di lingkungan TelkomGroup.
pada layanan, serta responsif terhadap perubahan.
Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, TelkomGroup
Untuk memastikan implementasi budaya dapat memperoleh capaian indeks sebagai berikut:
memberikan dampak langsung terhadap pencapaian • Indeks Implementasi Digital Ways of Working:
kinerja, program budaya Perusahaan dijalankan melalui BISA, TelkomGroup mencatat skor 76,44% (Exemplary
berbagai program strategis yang selaras dengan target Champion).
dan prioritas bisnis TelkomGroup, serta didukung oleh • Indeks BISA Journey TelkomGroup meliputi
kebijakan dan sistem pendukung yang terintegrasi. skor Readiness to Change 82,77% (Sangat Siap), skor
Sistem pendukung tersebut meliputi pemanfaatan Intervensi Simbol 2,81 (Melebihi Standar), dan skor
berbagai digital tools, antara lain aplikasi kolaborasi Penerimaan 257,84 (Penerimaan Tinggi).
Diarium sebagai corporate portal, sistem operasional
• Indeks AKHLAK Culture Journey TelkomGroup
harian seperti e-office, e-budgeting, dan file sharing,
meliputi skor Readiness to Change 86,33% (Sangat Siap),
aplikasi Ingenium untuk pengelolaan karier dan suksesi,
skor Intervensi Simbol 2,74 (Melebihi Standar), dan skor
serta MyDigilearn sebagai platform pembelajaran
Penerimaan 257,74 (Penerimaan Tinggi).
dan manajemen pengetahuan, beserta sistem digital
pendukung lainnya. • Culture Journey TelkomGroup yang meliputi skor
Intervensi Pimpinan 2,62 (Melebihi Standar) dan skor
Intervensi Sistem 2,58 (Melebihi Standar).
• Employee Net Promoter Score e-NPS TelkomGroup
berada pada skor 84,37 (Mature).
LAPORAN TAHUNAN 2025 59
Page 62
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Singkat Telkom dan
Perubahan Nama Perusahaan
Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 240 Tahun 1961 tentang Pendirian Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi,
Pemerintah Indonesia mendirikan Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Selanjutnya PN Postel
dipecah menjadi PN Pos dan Giro dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi) sesuai PP No. 30 tanggal
6 Juli 1965. Tanggal ini menjadi dasar penentuan hari ulang tahun Telkom Indonesia.
PN Telekomunikasi dipecah menjadi dua entitas di tahun 1974, yaitu Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) dan
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI). Perumtel kemudian berubah menjadi Perseroan terbatas milik negara
dengan nama resmi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau Telkom pada tahun 1991. Di tahun 1995, Telkom menjadi
perusahaan terbuka yang terdaftar di BEI dan NYSE, dengan nilai kapitalisasi pasar yang dicapai hingga akhir tahun
2025 sebesar Rp345 triliun di BEI dan US$20 miliar di NYSE.
2025 • Telkom resmi menandatangani akta spin-off fase 1 sebagian bisnis dan aset wholesale fiber
connectivity kepada InfraNexia sebagai bagian dari strategi transformasi TLKM 30, unlocking
value atas portofolio infrastruktur digital.
• Telkom tuntaskan topping off Hyperscale Data Center NeutraDC Nxera Batam, merepresentasikan
kesiapan infrastruktur digital Telkom yang AI-ready. Fasilitas ini menjadi salah satu lokasi
strategis dalam melayani kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau), yang didukung oleh ekosistem
konektivitas internasional serta penerapan standar global.
• Telkom resmikan neuCentrIX Jayapura, data center pertama di Papua. Fasilitas berstandar
internasional untuk hadirkan akses digital lebih luas dan perkuat kapabilitas layanan di KTI.
2024 • Telkom sukses meluncurkan Satelit Merah Putih-2 dari Cape Canaveral Florida guna mendukung terwujudnya
pemerataan akses konektivitas hingga pelosok negeri.
• Sebagai bagian dari implementasi Five Bold Moves, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) resmi memulai
layanan pengoperasian jaringan konektivitas milik TelkomGroup secara end to end melalui mekanisme
Managed Service Agreement (MSA).
• Telkom memperkenalkan program ESG terbaru, GoZero - Sustainability Action by Telkom Indonesia, sebagai
aksi nyata Telkom di bidang ESG dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan untuk masa depan
yang lebih baik.
2023 Telkom dan Telkomsel telah menandatangani akta pemisahan untuk mengintegrasikan IndiHome ke Telkomsel,
yang merupakan langkah penting dalam inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) dalam strategi Five Bold
Moves. Selain itu, Telkom meluncurkan program ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia (EXIST)
untuk menegaskan komitmennya dalam pengelolaan dan penerapan aspek lingkungan, sosial, dan tata
kelola ESG).
2022 Telkom telah menyelesaikan tahap pertama pembangunan Hyperscale Data Center di Cikarang serta memulai
groundbreaking pembangunan Hyperscale Data Center di Batam. Telkom juga menjalin kerja sama dengan
perusahaan teknologi besar dunia, yaitu Microsoft.
2021 Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang menyediakan layanan 5G di Indonesia. Telkom juga
meningkatkan kolaborasinya melalui penambahan investasi di Gojek dan penandatanganan MoU dengan
Microsoft.
60 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 63
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
2020 TelkomGroup melakukan beberapa inisiatif untuk menanggapi pandemi COVID-19. Beberapa aksi korporasi yang
dilakukan Telkomsel, di antaranya penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat untuk penjualan 6.050 menara
telekomunikasi kepada Mitratel serta mengadakan kerja sama dan berinvestasi di Gojek.
2019 TelkomGroup mengakuisisi 2.100 menara milik Indosat Ooredoo dan mengakuisisi 95% saham PT Persada
Sokka Tama. Telkom juga memperoleh penghargaan “2019 Indonesia IoT Services Provider of the Year” dalam
Frost & Sullivan 2019 Asia Pacific Best Practices Awards.
2018 Telkom meluncurkan Satelit Merah Putih dan meresmikan Telkom Hub sebagai Center of Excellence and Source
of Inspiration to Build Digital Indonesia. Telkom juga menyelesaikan pembangunan kabel laut Indonesia Global
Gateway (IGG).
2017 Telkom meluncurkan Satelit Telkom 3S dan menyelesaikan jalur kabel serat optik bawah laut Southeast Asia-
United States (SEA-US).
2016 Telkom menyelesaikan pembangunan kabel laut South East Asia-Middle East-Western Europe 5
(SEA-ME-WE 5).
2011-2015 Telkom menyelesaikan proyek Super Nusantara Highway dan proyek True Broadband Access di tahun 2011.
Kemudian di tahun 2014, Telkom menjadi operator pertama di Indonesia yang menyediakan layanan 4G LTE.
Setahun kemudian, Telkom meluncurkan IndiHome.
1999-2010 Telkom meluncurkan satelit Telkom-1 di tahun 1999 dan satelit Telkom-2 di tahun 2005. Telkom juga berhasil
menyelesaikan proyek kabel serat optik bawah laut JaKaLaDeMa.
1991-1995 Perumtel resmi berubah menjadi Telkom di tahun 1991. Kemudian di tahun 1995, Telkom mendirikan entitas
anak Telkomsel sebagai operator seluler dan melakukan IPO di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya,
mendaftarkan saham di NYSE dan LSE, serta menawarkan saham terbuka tanpa listing di Bursa Efek Tokyo.
1974 PN Telekomunikasi dipecah menjadi Perumtel, yang menyediakan layanan telekomunikasi dan PT INTI, yang
memproduksi peralatan telekomunikasi.
1965 PN Postel dipecah menjadi dua entitas, yaitu Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro) dan Perusahaan
Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
LAPORAN TAHUNAN 2025 61
Page 64
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Berdasarkan 2. Merencanakan, mengembangkan, menyediakan,
memasarkan/menjual, dan meningkatkan layanan
Anggaran Dasar Perusahaan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang
Kegiatan usaha Telkom mengacu pada Pasal 3 Anggaran seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan
Dasar Perusahaan yang tercantum dalam Akta perundang-undangan.
Pernyataan Keputusan RUPS Perusahaan Nomor 37 3. Melakukan investasi termasuk penyertaan modal
tanggal 22 Juni 2022 yang telah diterima dan disetujui pada perusahaan lainnya sejalan dengan dan untuk
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan mencapai maksud dan tujuan Perseroan.
Surat No. AHU-0044650.AH.01.02 tahun 2022 tanggal
29 Juni 2022. Kegiatan usaha Telkom adalah di bidang Kegiatan Usaha Penunjang
penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi,
informatika, serta optimalisasi pemanfaatan sumber 1. Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan
daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan pengiriman uang melalui jaringan telekomunikasi dan
barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya informatika.
saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna 2. Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka
meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan optimalisasi sumber daya yang dimiliki Perseroan,
prinsip Perseroan Terbatas. Berikut adalah kegiatan antara lain pemanfaatan aktiva tetap dan aktiva
usaha utama dan kegiatan usaha penunjang Telkom bergerak, fasilitas sistem informasi, fasilitas
secara umum: pendidikan dan pelatihan, dan fasilitas pemeliharaan
dan perbaikan.
Kegiatan Usaha Utama 3. Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka
optimalisasi sumber daya informatika, komunikasi
1. Merencanakan, membangun, menyediakan,
atau teknologi yang dimiliki oleh pihak lain pelaku
mengembangkan, mengoperasikan, memasarkan/
industri informatika, komunikasi dan teknologi,
menjual/menyewakan, dan memelihara jaringan
sejalan dengan dan untuk mencapai maksud dan
telekomunikasi dan informatika dalam arti yang
tujuan Perseroan.
seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan
perundang-undangan. Seluruh kegiatan usaha, baik kegiatan usaha utama
maupun kegiatan usaha penunjang, telah dijalankan pada
tahun buku.
62 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 65
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Portofolio Produk dan/atau Jasa
Telkom memiliki portofolio produk dan layanan yang mencakup berbagai segmen usaha, sejalan dengan strategi
transformasi digital dan perkembangan industri telekomunikasi, yang dijelaskan sebagai berikut:
Segmen Lini Bisnis Produk
B2C B2C Legacy Mobile Voice, Mobile SMS, Fixed Voice
B2C Data Mobile Broadband, Fixed Broadband
B2C Digital Mobile Digital Services (E-Health, E-Education, IoT, Big Data, Financial
Service, VOD, Music, Gaming, Digital ads, VAS), Home Digital Services (Pay TV,
OTT, Other Digital Services)
B2B ICT Enterprise Fixed Voice, Fixed BB, Enterprise Data (termasuk Managed CPE, Advanced
Connectivity Connectivity), Wi-Fi, Satellite
Enterprise Digital Managed Solution (termasuk Managed Device)
Solution
Digital IT Services IT Service, Big Data, IoT, Cybersecurity, Cloud (IaaS, PaaS, SaaS
Digital Infrastructure WS Network Domestic Network
Cluster
WS FTTX Wholesale FTTH
Satellite Upstream (Orbital Slot, Satellite Mission, Transponder), Downstream (VSAT,
Broadband Satellite), Link
DC Colocation & Hosting, Integrated DC Services, Hyperscale
Tower Tower Owned (Macro, Micro, etc.), Reseller, Managed Service, Project, Tower
Fiberization
International Business WS Traffic International Voice, Domestic Voice, Internet Traffic
WS Network International Network
WS Platform & Services SMS A2P, Others (incl. Edge DC, CDN)
Other B2B Digital B2B e-Commerce, e-Logistic, Digital Advertising, Big Data & IoT Platform, Digi
Ads, Financal Services
B2B2X Digital Music, Gaming, Video/Digital Content
Non-portfolio Digital Investment, Property Development, Property Management, Hospitality,
Infrastructure Services
Digital Adjacent Financial Services, Digital Media, POS Managed Services, IT Svc.
Service Transportation, Professional Svc.
Digital BPO BPO (i.e.,Customer Relationship Management and Shared Service Operations)
B2B Digital Health B2B Digital Health (Health Service Claim and Provider Management Services)
Managed Services Infra & Network Managed Service, Submarine Cable Service, Power Solutions
Infra/Access
LAPORAN TAHUNAN 2025 63
Page 66
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur
Organisasi Telkom
Struktur organisasi Telkom per tanggal 31 Desember 2025 dengan
Direktur Utama
pengungkapan paling sedikit sampai dengan struktur satu tingkat di
DIAN SISWARINI
bawah Direksi adalah sebagai berikut:
Direktur Wholesale & Direktur Strategic
Direktur Enterprise & Direktur Keuangan dan
International Service Direktur Network Direktur IT Digital Business Development
Business Service Manajemen Risiko
BUDI SATRIA NANANG HENDARNO FAIZAL ROCHMAD D & Portfolio
VERANITA YOSEPHINE ARTHUR ANGELO S
DHARMA PURBA SENO SOEMADJI
CORPORATE OFFICE
AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat AVP Sekretariat
Direktorat EBIS Direktorat WINS Direktorat Network Direktorat IT Digital Direktorat SBDP Direktorat KMR
HAFIIZH KUSUMANINGTYAS RAYZA ARDIAN BAHRI AGUNG KERTIOSO H MOHAMAD RAHMAT Y SANDHI PRIMAYUDI WILLY KOESPRASETYO
VP Enterprise VP Strategy
VP Network, Strategy SVP Risk
Business Strategy Planning & VP IT Digital Strategy VP Corporate
& Architecture Management
IRWAN Performance & Performance Strategic Planning
ERMONO LIMAN ROBERTO S
ANDRIYANTO PRAYUDI JOKOADI WIBOWO ANANG SUPRIYADI
PRABOWO NEGARA
NUGROHO NUGROHO
VP Risk Strategy
VP Integrated
VP Connectivity & Governance
VP Enterprise VP Wholesale VP IT Digital Portfolio
Service & Budget RINI FITRIANI
Business Governance Product & Service Governance & QA Management
Strategy
ARIWIATI MICHAEL ADIGUNA RIZA A N RUKMANA CANDRA KUSUMA
MARFANI
WARDHANA
VP Risk Operation
& Process Mgt.
VP Wholesale M. ROSADI
VP Performance, VP Strategic
VP Enterprise Solution & Customer OVP IT Digital Product
Risk Management & Investment
Marketing & Growth Management Capability
Compliance Planning PGS VP Investor
- OKTADIASIH ARI KURNIAWAN Relation
IRWAN INDRIASTANTO RONNY ARNAZ
MUNINGGAR
BRET MATTHEW
GINESKY
OVP Enterprise VP TelkomGroup
OVP Cybersecurity VP Strategic
Product & Solution Financial Planning &
ELYSABETH Investment Execution
Development Analysis
DAMAYANTI AGUNG NUGROHO
- DEVINDRA KAMAL
VP Subsidiaries
Financial Planning &
VP Global Strategic
Analysis
Partnership & Synergy
HENDRA KURNIAWAN
ARFIANTO RAMADHIAN
VP Group Financial
Accounting &
Treasury
VP Business
JUNAINAH
Integration & Strategic
Partnership
VP Financial &
ERVIA TISSYARAKSITA Procurement Policy
NURCHOLIS FERI
AHMADI
EVP Private Service EVP Divisi EGM Digital SGM Finance System
Wholesale Service Connectivity Service EGM Digital Product & Acc Controller
MOHAMMAD -
DIVISIONS/CENTERS
SALSABIL MUHAMMAD ROFIK TEUKU MUDA NANTA SURYA MARDI D
EGM Digital
EGM Information SGM Group
EVP SOE Service Infrastructure
Technology Procurement
DEDY MARDHIANTO Development
- MOKHTAR ISMAIL
CHOLIS SAFRUDIN
EVP Government SGM Telkom Shared
Service Service
SYAIFUDIN EKA SETIAWAN
EGM Solution
Delivery & Assurance
FERA PEBRAYENTI
TERRITORY
EVP Telkom
CRO EVP Telkom EVP Telkom EVP Telkom EVP Telkom
Regional I
Regional II Regional III Regional IV PGS Regional V
DWI PRATOMO
EDIE KURNIAWAN RACHMAD DWI HARTANTO IRWAN ANDRIYANTO N AMIN SOEBAGYO
JUNIARTO
64 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 67
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dewan Komisaris
Komite Evaluasi dan
Komite Nominasi dan Komite Tata Kelola
Komite Audit Monitoring Perencanaan
Remunerasi Terintegrasi
dan Risiko
Direktur Human Direktur Legal &
Capital Management Compliance
WILLY SAELAN ANDY KELANA
AVP Sekretariat
AVP Sekretariat
Direktorat HCM
Direktorat L&C
YULIO GUNTUR
- CEO’s Office
WICAKSANA
SVP Group
SVP Group Corporate
VP HC Strategic SVP Corporate Sustainability & SVP Group Business
VP Corporate Legal SVP Internal Audit Transformation
Management Secretary Corporate Operation
JUNIAN SIDHARTA Communication MOHAMAD RAMZY JEMY VESTIUS
AHMED YASSER JATI WIDAGDO -
CONFIDO
AHMAD REZA
VP HC Talent VP Corporate VP Subsidiary
VP Regulatory VP Planning &
Management Policy VP Legal Settlement Communication Alignment & Value
Management Development Audit
GANJAR RONALDI ANDRI HERAWAN Operations
CHAIRUDIN MIRZA AFDOL MUFTIASA Taskforce Leader
DANISWARA SASOKO RANGGA SUMA AJI
VP Corporate VP Performance
VP HC Culture & VP Sustainability VP Infrastructure VP Change Mgt. &
VP Group Policy Office Support & Profitability
Industrial Relations GUNAWAN & Operation Audit Communication
- HARDI MUHAMMAD
IWAN SETIAWAN WASISTO ERFIZAL FIKRI Y R. RIFA HERDIAN
PURWANTO ZAKKIE R
OVP HC Intelligence, VP Data VP Information VP Product VP Operation
Analytic, & Performance Protection Technology Audit Management Enablers
DIDI HARYADI RIZAL AKBAR RUDY BERLIANDY SETYO BUDIANTO DEDEN MIFTAH P
VP Integrated &
Financial Audit
KENNY NAZAR
VP Audit Partner
UMAR SYAHID
SGM HC Strategic
Partner
SENDY ADITYA
KAMESVARA
SGM HC Service
Operations
PUSPO HENDRIADI
SGM Assessment Center
Indonesia, PGS
M. SUBHAN
ISWAHYUDI
SGM Social
Responsibility
HERY SUSANTO
SGM Telkom
Corporate University
MUHAMMAD SUBHAN
LAPORAN TAHUNAN 2025 65
Page 68
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Daftar Keanggotaan
Asosiasi Industri
No. Nasional Peserta
1. Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) Telkom, Telkomsat, TelkomMetra, Infomedia, AdMedika,
Mitratel, Telkomsel, Telin, PINS, NeutraDC, Metranet
2. Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (ASKITEL) Telkom, Telkomsel
3. Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) Telkom, Telkomsat, TelkomMetra, Telkomsel, TIF
4. Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Telkom, Telkomsel
5. Indonesia Telecommunication Users Group (IDTUG) Telkom
6. Asosiasi Penyelenggara Pengiriman Uang Indonesia (APPUI) Telkom, Finnet, Telkomsel
7. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Telkom, Finnet, Telkomsel
8. Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (ASKALSI) Telkom, Telin
9. Indonesia Mobile Conttent Association (IMOCA) Telkom
10. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Telkom
11. Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Telkom, Telkomsat
12. Forum Komunikasi Satuan Pengawas Internal (FKSPI) Telkom
13. Asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Graha Sarana Duta, Telkomsat, Mitratel
(GAPENSI)
14. Keanggotaan Green Building Council Indonesia (GBCI) Graha Sarana Duta
15. Keanggotaan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Graha Sarana Duta
16. Asosiasi Gabungan Rekanan Konstruksi Indonesia (GARANSI) Graha Sarana Duta
17 Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Graha Sarana Duta
18. Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) Graha Sarana Duta
19. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Telkom, Graha Sarana Duta, Telkomsat, Infomedia,
Nutech, AdMedika, Bosnet, Swadharma Sarana
Informatika (SSI), Telkomsel, Telkom Infra
20. Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI) Graha Sarana Duta
21. Asosiasi Kontraktor Ketenagalistrikan Indonesia (AKLINDO) Graha Sarana Duta
22. Asosiasi Pengelola Gedung Badan Usaha Milik Negara (APG BUMN) Graha Sarana Duta
23. Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Telkom
24. Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Indigo Creative Nation
25. Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (APNATEL) Telkom, Telkom Akses
26. Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal Elektrikal (APTEK) Nutech, Swadharma Sarana Informatika (SSI), Graha
Sarana Duta
27. Asosiasi Perusahaan Pengadaan Komputer dan Telematika Indonesia Nutech, Infomedia, Swadharma Sarana Informatika
(ASPEKMI) (SSI), Telkomsat
28. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Infomedia
29. Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Infomedia
30. Indonesia Contact Center Association (ICCA) Infomedia
31. Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
32. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia Swadharma Sarana Informatika (SSI)
(APJATIN)
33. Asosiasi Perusahaan dan Konsultan Telematika Indonesia (ASPEKTI) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
34. Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor, Keagenan Dan Swadharma Sarana Informatika (SSI), Telkomsat
Industri (ARDIN)
35. Asosiasi Fintech (AFTECH) Finnet, Telkomsel
36. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Finnet
37. Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Telkom
38. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Telkom
39. BUMN Muda Telkom
40. Forum Digital BUMN (FORDIGI) Telkom
41. Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia Telkom
(KORIKA)
66 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 69
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Nasional Peserta
42. Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Telkom
43. Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) Mitratel
44. Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Mitratel (2024), TIF
45. Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Telkomsel
46. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Telkom, Mitratel
47. Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI) Telkom Akses
48. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Telkom
49. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Mitratel
50. Cyber Defense Indonesia (CDEF ID) Telkom, Telkomsel
51. Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional (ASPEKNAS) Graha Sarana Duta, Telkom Akses
52. Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (GAPEKNAS) Telkom Akses
53. Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) Telkomsel
54. Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) Telkom
55. Forum Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) BUMN Telkom
56. Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) Metranet
57. Indonesia Digital Association (IDA) Metranet
58. Dewan Pers Metranet
59. Project Management Institute Indonesia (PMI) Metranet
60. Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVESINDO) MDI Ventures
No. Internasional Peserta
1. International Telecommunication Union (ITU) Telkom
2. International Telecommunications Satellite Organization (ITSO) Telkom
3. International Telecommunications Satellite (INTELSAT) Telkom
4. International Marine / Maritime Satellite (INMARSAT) Telkom
5. Asia Pacific Telecommunication (APT) Telkom, Telkomsel
6. Asia Pacific Economic Cooperation (APECTEL) Telkom
7. TM Forum Telkom, Telkomsel
8. ASEAN CIO Association (ACIOA) Telkom
9. Wireless Broadband Alliance (WBA) Telkom
10. The Institute of Certified Management Accountants Telkom
11. Asia-Pacific Satellite Communications Council (APSCC) Telkomsat
12. Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) Telkomsel
13. Bridge Alliance Telkomsel
14. Global System for Mobile Communications Association (GSMA) Telkomsel
15. Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) Telkomsigma
16. Pacific Telecommunications Council (PTC) Telin
17. Mobile Ecosystem Forum (MEF) Telin
18. International Cable Protection Committee (ICPC) Telin
19. The ITW Global Leader’s Forum (GLF) Telin
20. Executive Global Network (EGN) Telin
21. Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Chapter Telkom
Indonesia
22. Global Information Assurance Certification (GIAC) Advisory Board Telkom
23. International Information System Security Certification Consortium (ISC2) Telkom
24. International Association of Privacy Professionals (IAPP) Telkom
25. The Global Mobile Suppliers Association (GSA) Telkomsel
26. Marketing + Media Alliance (MMA) Telkomsel
27. Asosiasi Penyedia Data Center Indonesia NeutraDC
LAPORAN TAHUNAN 2025 67
Page 70
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris Yang Menjabat per 31 Desember 2025
Angga Raka Prabowo Deswandhy Agusman
Komisaris Utama Komisaris Independen
Usia 36 tahun Usia 66 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2011 Sarjana Hubungan Internasional, Riwayat Pendidikan 1988 MBA, Finance, Business, and
Universitas Jayabaya, Indonesia Economics, University of Denver,
Amerika Serikat
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 27 Mei 2025 1985 Sarjana Teknik Sipil (Manajemen
Konstruksi), Institut Teknologi
Rangkap Jabatan 2024 – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital,
Bandung, Indonesia
Saat Ini sekarang Kementerian Komunikasi dan Digital
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
2024 – Presiden Komisaris, PT Media Pandu
Telkom tanggal 27 Mei 2025
sekarang Bangsa
Rangkap Jabatan 2015 – Komisaris Independen, PT Berau Coal
2022 – Presiden Komisaris, PT Aneka Rupa
Saat Ini sekarang Energy Tbk
sekarang Pangan
2025 – 2030 Anggota Komite Nasional mengenai
2021 – Sekretaris Yayasan Pendidikan
Kebijakan Corporate Governance
sekarang Kebangsaan Republik Indonesia
Riwayat Jabatan 2015 - 2024 Komisaris, PT Maybank Sekuritas
Riwayat Jabatan 2025 – April Kepala Badan Komunikasi
Indonesia
2026 Pemerintah Republik Indonesia
2015 - 2024 Komisaris Independen, PT Maybank
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Indonesia Finance
Professional (QRGP)
2010 - 2012 Komisaris Independen, PT Bank
Tabungan Negara Tbk
2002 - 2006 Anggota Komisaris, PT Bank Permata
Tbk
2001 - 2003 Staf Ahli Menteri Negara Koperasi dan
UKM bidang Pemanfaatan Teknologi
2000-2005 Anggota, Komite Nasional mengenai
Kebijakan Corporate Governance
1999 - 2004 Komisaris Utama, PT Permodalan
Nasional Madani Venture Capital
1999 - 2001 Deputi Menteri Negara Koperasi dan
Pengusaha Kecil Menengah Bidang
Pembiayaan
1999 - 2001 Komisaris, PT Bank BRI
1998 - 1999 Direktur Jenderal Fasilitasi
Pembiayaan dan Simpan Pinjam
1992 - 1998 Managing Director - Corporate
Finance, PT Peregrine Sewu Securities
1990 - 1992 Manajer Sindikasi, PT Nomura
Indonesia
1988 - 1990 Management Associate Global
Corporate Banking Group, Citibank N.A
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
68 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 71
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ira Noviarti Rofikoh Rokhim
Komisaris Independen Komisaris Independen
Usia 54 tahun Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Banten, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1995 Sarjana Ekonomi (Akuntansi Riwayat 2005 Ph. D in Economics, Universite de Paris 1
Keuangan), Universitas Indonesia, Pendidikan Pantheon-Sorbonne, Prancis
Indonesia 2002 D.E. A (M.Phil) International and Development
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Economic, Universite de Paris 1 Pantheon-
(RUPSLB) Telkom tanggal 16 September 2025 Sorbonne, Prancis
Rangkap Jabatan 2025 – Strategic Advisor 2002 Master Specialist in Public Finance, Institut
Saat Ini sekarang to Global Private Equity International d’Administration Publique,
Prancis
Riwayat Jabatan 2020 - 2024 CEO & President Director,
PT Unilever Indonesia 1994 B.A in Public Administration, Universitas
Gadjah Mada, Indonesia
2017 - 2020 Vice President Beauty & Personal
Care and Board Member, PT Unilever 1990 B.A in Management Economic, Universitas
Indonesia Islam Indonesia, Indonesia
2014 - 2017 Vice President, Unilever Food Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom
Solutions South-East Asia tanggal 12 Desember 2025
2010 - 2014 Vice President Ice Cream dan Media Rangkap Jabatan 2025 – Komisaris Utama, PT Trimegah Sekuritas
Consumer Market Insight, Saat Ini sekarang Indonesia
PT Unilever Indonesia 2023 – Corporate Assessment Committee, Bursa
sekarang Efek Indonesia
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP) 2019 – Kepala Program, Magister Manajemen, Fakultas
sekarang Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia
Riwayat Jabatan 2017 – 2025 Wakil Komisaris Utama, PT Bank Rakyat
Indonesia (BRI) Tbk
2017 – 2019 Advisor and Expert on Ultra Micro Program,
PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
2015 – 2017 Komisaris Utama, PT Hotel
Indonesia Natour (Persero)
2016 – 2017 Satgas Dana Desa, Kementerian Desa,
Transmigrasi dan Daerah Tertinggal
2015 – 2017 Komite Pelayanan dan Komite Kepesertaan &
Kinerja Organisasi & SDM, BPJS Ketenagakerjaan
2014 – 2015 Satgas Tata Kelola Migas (Anti Mafia Migas),
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
2012 – 2015 Anggota Komite Audit & Komite Risiko, PT
Pos Indonesia
2008 – 2013 Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit
1995 – 2008 Reporter Bisnis Indonesia
Sertifikasi Profesi 2024 Level 6 Risk Management in Banking Industry
by Bankers Association for Risk Management
2024 Charter of Accountant
(CA), Asosiasi Akuntan Indonesia
2023 Indonesian Internal Auditor Practitioner (IIAP)
in Audit Financing, Institute Internal Audit
Indonesia
2017 Level 1 & Level 2 Risk Management in Banking
Industry, LSPP/IBI
LAPORAN TAHUNAN 2025 69
Page 72
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Ossy Dermawan Rionald Silaban
Komisaris Komisaris
Usia 49 tahun Usia 60 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2014 Master of Science,RSIS, Riwayat Pendidikan 1993 Master of Laws, Georgetown
Nanyang Technological University, Amerika Serikat
University (NTU), Singapura
1989 Sarjana Hukum, Universitas
2000 Bachelor of Science, Indonesia, Indonesia
Norwich University, Vermont,
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Amerika Serikat
Telkom tanggal 27 Mei 2025
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Telkom tanggal 27 Mei 2025
Saat Ini
Rangkap Jabatan 2024 – Wakil Menteri Agraria & Tata Ruang/
Riwayat Jabatan 2018 – 2021 Kepala Badan Pendidikan dan
Saat Ini sekarang Wakil Kepala Badan Pertanahan
Pelatihan, Kementerian Keuangan
Nasional, Kementerian Agraria dan
Tata Ruang-Badan Pertanahan 2016 – 2018 Staf Ahli bidang Ekonomi
Nasional Makro & Keuangan Internasional,
Kementerian Keuangan
2020 – Direktur Eksekutif, Museum SBY*Ani
sekarang Sertifikasi Profesi 2024 Kualifikasi 6 Bidang Manajemen
Risiko Perbankan, LSPP
2019 – Manager, Klub Bola Voli LavAni
sekarang 2019 Level 1 Komisaris, Bidang Manajemen
Risiko Perbankan, LSPP
Riwayat Jabatan 2018 – 2024 Staf Pribadi Presiden ke-6 Republik
Indonesia
2014 – 2018 Asespri Presiden ke-6 Republik
Indonesia
2009 – 2014 Pama Spamad, TNI Angkatan Darat
2007 – 2009 Danki Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
2006 – 2007 Kasi-2/Ops Yonkav/Sersus, Kodam
Jaya
2005 – 2006 Danton Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
2004 – 2005 Danton Yonkav 3/Serbu, Kodam V/
Brawijaya
2002 – 2004 Pama Spersad, TNI Angkatan Darat
2001 – 2002 Pama Pussimpur Kodiklat, TNI
Angkatan Darat
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
70 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 73
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Silmy Karim Rizal Malarangeng
Komisaris Komisaris
Usia 51 tahun Usia 61 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2014 Manajemen Pertahanan, Naval Postgraduate Riwayat Pendidikan 2000 Doctoral Comparative Politics, Ohio
School (NPS), Amerika Serikat State University, Amerika Serikat
2012 Advance Security, George C. Marshall 1994 Magister Comparative Politics,
European Center for Security Studies, Ohio State University, Amerika
Jerman Serikat
2012 NATO School, Jerman 1990 Sarjana Ilmu Komunikasi,
Universitas Gadjah Mada, Indonesia
2012 Pertahanan Nasional dan Internasional,
Amerika Serikat Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 19 Juni 2020
2010 Georgetown University, GLS, Washington
D.C., Amerika Serikat Rangkap Jabatan 2020 – Komisaris, PT Energi Mega Persada
Saat Ini sekarang
2007 Magister Ekonomi, Universitas Indonesia,
Indonesia Riwayat Jabatan 2001 – 2020 Direktur Eksekutif, Freedom
Institute
1997 Sarjana Ekonomi, Universitas Trisakti,
Indonesia 2016 Pendiri, Freedom Corp
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom 2009 Pendiri, Fox Indonesia
tanggal 30 Mei 2023
2008 – 2012 Direktur Operasional Sistem IT,
Rangkap Jabatan 2024 – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pusat Pelaporan, dan Analisis
Saat Ini sekarang Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Transaksi Keuangan (PPATK)
Riwayat Jabatan 2023 – 2024 Direktur Jenderal Imigrasi Republik Sertifikasi Profesi 2023 Qualified Risk Governance
Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Professional (QRGP)
Asasi Manusia
2018 – 2023 Direktur Utama, PT Krakatau Steel (Persero)
Tbk
2016 – 2019 Komisaris, PT GE Power Solution Indonesia
2016 – 2018 Direktur Utama, PT Barata Indonesia
(Persero)
2015 – 2016 Komisaris Utama, MAN Diesel & Turbo
Indonesia
2014 – 2016 Direktur Utama, PT Pindad (Persero)
2011 – 2014 Komisaris, PT PAL Indonesia (Persero)
2010 – 2011 Special Advisor Badan Koordinasi
Penanaman Modal RI
Sertifikasi Profesi 2023 Qualified Risk Governance Professional
(QRGP)
2014 Naval Postgraduate School (NPS) di
Bidang Manajemen Pertahanan, Monterey,
California, Amerika Serikat
2012 Harvard University di Bidang Pertahanan
Nasional dan Internasional, Cambridge,
Massachusetts, Amerika Serikat
2012 NATO School, Oberammergau, Jerman
2012 George C. Marshall European Center for
Security Studies, Program in Advance
Security, Garmisch-Partenkirchen, Jerman
LAPORAN TAHUNAN 2025 71
Page 74
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Anggota Dewan Komisaris Yang Berakhir Jabatannya di Tahun 2025
Bambang Permadi Soemantri
Brodjonegoro Bono Daru Adji
Komisaris Independen
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Usia 58 tahun Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1997 Ph.D., University of Illinois at Urbana- Riwayat Pendidikan 1995 LLM, Monash University, Australia
Champaign, Amerika Serikat
1993 Sarjana Hukum, Universitas Trisakti,
1993 Master of Urban Planning, University Indonesia
of Illinois at Urbana-Champaign,
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Amerika Serikat
Telkom tanggal 28 Mei 2021
1990 Sarjana Ekonomi, Universitas
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Indonesia, Indonesia
Telkom tanggal 27 Mei 2025
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Jabatan Saat Ini 2025 Managing Director Legal,
Telkom tanggal 28 Mei 2021
PT Danantara Invesment
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Management
Telkom tanggal 27 Mei 2025
Riwayat Jabatan 2023 - 2025 Anggota Komite Etik, Persatuan
(sebelumnya mengundurkan diri pada tanggal
Sepakbola Seluruh Indonesia
10 April 2025)
2022 - 2025 Anggota Dewan Pengurus, Ikatan
Jabatan Saat Ini 2025 Dean and CEO, Asian Development
Komite Audit Indonesia
Bank Institute
2017 - 2025 Managing Partner, Assegaf Hamzah
Riwayat Jabatan 2024 - 2025 Penasehat Khusus Presiden Bidang
& Partners
Ekonomi dan Pembangunan Nasional
2019 - 2022 Komite Disiplin, PT Bursa Efek
2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Prudential
Indonesia
Syariah
2018 - 2021 Ketua Dewan Standar, Himpunan
2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Bukalapak Tbk
Konsultan Hukum Pasar Modal
2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Astra
Sertifikasi Profesi 2024 Chartered Accountant, Ikatan
International Tbk
Akuntan Indonesia
2021 - 2025 Komisaris Independen, PT TBS
2024 Certificate in Accounting, Finance
Energi Utama Tbk
Business (CAFB) Level Lanjutan,
2021 - 2025 Komisaris, PT Combiphar Ikatan Akuntan Indonesia
2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Indofood 2024 Certificate in Accounting, Finance
Tbk Business (CAFB) Level Profesional,
Ikatan Akuntan Indonesia
2021 Komisaris Utama, PT Nusantara
Green Energy 2023 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
2021 - 2023 Komisaris Utama, PT Oligo
Infrastruktur 2017 Licensed to Practice Law as an
Advocate by Capital Market Legal
2019 - 2021 Menteri Riset, Teknologi, dan Badan
Consultants Association (Himpunan
Riset Inovasi Nasional
Konsultan Hukum Pasar Modal-
2016 - 2019 Menteri Perencanaan Pembangunan HKHPM)
Nasional Indonesia
2017 Licensed to Practice Law as an
2014 - 2016 Menteri Keuangan Republik Indonesia Advocate by the Indonesian Bar
Association (PERADI)
2013 - 2014 Wakil Menteri Keuangan Republik
Indonesia
Sertifikasi Profesi 2021 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
72 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 75
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Wawan Iriawan Yohanes Surya
Komisaris Independen Komisaris Independen
Usia 61 tahun Usia 62 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2018 Doktor Hukum, Universitas Riwayat Pendidikan 1994 Ph.D in Philosophy,
Padjadjaran, Indonesia The College William and Mary,
2005 Magister Hukum, Universitas Virginia, Amerika Serikat
Padjadjaran, Indonesia 1990 Master of Science in Physics, The
1989 Sarjana Hukum, Universitas College William and Mary, Virginia,
Jenderal Soedirman, Indonesia Amerika Serikat
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 1986 Sarjana Fisika, Universitas
Telkom tanggal 19 Juni 2020 Indonesia, Indonesia
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom
Telkom tanggal 27 Mei 2025 tanggal 27 Mei 2025
Jabatan Saat Ini Tidak memiliki jabatan Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) Telkom tanggal 12 Desember 2025
Riwayat Jabatan 1999 – 2000 Managing Partner, Iriawan & Co
Jabatan Saat Ini 2025 – Komisaris, PT Solusi Bangun
Sertifikasi Profesi 2023 Qualified Risk Governance sekarang Indonesia
Professional (QRGP)
Riwayat Jabatan 2024 – 2025 Tenaga Ahli Menteri,
2021 Certification in Audit Committee Kemendisaintek
Practices (CACP)
2018 – 2024 Penasehat Khusus Menko Marves
bidang teknologi dan komunikasi
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 73
Page 76
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Ismail Marcelino Rumambo Pandin
Komisaris Komisaris
Usia 55 tahun Usia 59 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2010 Doktor Teknik Elektro dan Informatika, Riwayat Pendidikan 2007 Ph.D. of Technology and Innovation,
Institut Teknologi Bandung, Indonesia The University of Queensland,
Australia
1999 Magister Teknik Elektro, Universitas
Indonesia, Indonesia 2005 Graduate Diploma in Company
Director Course, Australian Institute
1993 Sarjana Teknik Fisika, Institut
of Company Director (GAICD),
Teknologi Bandung, Indonesia
Australia
Dasar Penunjukan Periode Pertama: Rapat Umum Pemegang Saham
2003 Diploma in Company Direction
Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 24 Mei 2019
(Chartered Director Level II), The
Periode Kedua: Rapat Umum Pemegang Saham
Institute of Directors (IoD), London,
Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 3 Mei 2024
Inggris
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
1999 Master of Philosophy, Judge
Telkom tanggal 16 September 2025
Business School University of
Jabatan Saat Ini 2025 Sekretaris Jenderal Kementerian Cambridge, Inggris
Komunikasi dan Digital, Republik
1991 Sarjana Teknik Arsitektur, Institut
Indonesia
Teknologi Bandung, Indonesia
Riwayat Jabatan 2023 – 2024 Ketua Dewan Pengawas MASTEL
Dasar Penunjukan Periode Pertama: Rapat Umum Pemegang Saham
2021 – 2023 Plt. Direktur Jenderal Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 24 Mei 2019
Penyelenggaraan Pos dan Informatika Periode Kedua: Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 3 Mei 2024
2018 – 2019 Ketua, Badan Regulasi Telekomunikasi
Indonesia (BRTI) Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 27 Mei 2025
2014 – 2016 Direktur Telekomunikasi Khusus
PPKU/Pengembangan Pita Lebar, Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
Kementerian Komunikasi dan
Riwayat Jabatan 2018 – 2019 Committee, World Observatory on
Informatika Republik Indonesia
Subnational Government Finance,
2012 – 2014 Direktur Telekomunikasi, Direktorat and Investment OECD Paris, Prancis
Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
2017 – 2019 Senior Policy Advisor on City Finance,
Informatika, Kementerian Komunikasi
United City and Local Government
dan Informatika Republik Indonesia
(UCLG) Asia Pacific
2008 – 2012 Direktur Operasional Sistem IT, Pusat
Sertifikasi Profesi 2024 Chartered Accountant, Ikatan
Pelaporan dan Analisis Transaksi
Akuntan Indonesia
Keuangan (PPATK)
2024 Certificate in Accounting, Finance
Sertifikasi Profesi 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan
Business (CAFB) Level Lanjutan,
Indonesia
Ikatan Akuntan Indonesia
2024 Certificate in Accounting, Finance
2024 Certificate in Accounting, Finance
Business (CAFB) Level Profesional,
Business (CAFB) Level Profesional,
Ikatan Akuntan Indonesia
Ikatan Akuntan Indonesia
2024 Certificate in Accounting, Finance
2023 Qualified Risk Governance
Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Professional (QRGP)
Akuntan Indonesia
2020 Certification in Audit Committee
2023 Qualified Risk Governance
Practices (CACP)
Professional (QRGP)
2014-2015 The Company’s Director (CDC)
2021 Certification in Audit Committee
Practices (CACP)
2012 Computer Emergency Response Team
(CERT), Carnegie Mellon-USA
2010 Certified Information System Security
Professional (CISSP), INIXINDO
2010 Certified Data Center Professional
(CDCP), INIXINDO
2010 Certified Information Technology
Manager (CITM), INIXINDO
74 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 77
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Isa Rachmatarwata Arya Mahendra Sinulingga
Komisaris Komisaris
Usia 58 tahun Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Tangerang, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1994 Master of Mathematic, Actuarial Riwayat 1995 Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi
Science, University of Waterloo, Pendidikan Bandung, Indonesia
Kanada
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
1990 Jurusan Ilmu Pasti dan Alam Telkom tanggal 28 Mei 2021
Matematika, Institut Teknologi
Dasar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Bandung, Indonesia
Pemberhentian Telkom tanggal 27 Mei 2025
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Jabatan Saat Ini 2023 Anggota Komite Eksekutif Persatuan
Telkom tanggal 28 Mei 2021
Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
2021 Sekretaris Jenderal, Ikatan Alumni
Telkom tanggal 27 Mei 2025
Institut Teknologi Bandung
Jabatan Saat Ini Tidak memiliki jabatan
2021 Dewan Penasihat Pengurus Pusat
Riwayat Jabatan 2021 – 2025 Direktur Jenderal Anggaran, Persatuan Insinyur Indonesia
Kementerian Keuangan Republik
2020 Anggota Majelis Wali Amanat,
Indonesia
Universitas Sumatera Utara
2017 – 2021 Direktur Jenderal Kekayaan Negara,
Riwayat Jabatan 2019 – 2025 Staf Khusus III, Menteri Badan Usaha
Kementerian Keuangan Republik
Milik Negara (BUMN)
Indonesia
2019 – 2021 Komisaris, PT INALUM
2013 – 2017 Staf Ahli Menteri Keuangan
Bidang Kebijakan dan Regulasi 2018 – 2019 Corporate Secretary Director, PT
Jasa Keuangan dan Pasar Modal, MNC Tbk
Kementerian Keuangan Republik
2017 – 2018 Komisaris Utama, PT MNC Infotainment
Indonesia
2015 – 2018 Direktur Utama, PT IDX Channel
2013 Pegawai Tinggi pada Badan Kebijakan
Fiskal, Kementerian Keuangan 2015 – 2018 Wakil Direktur, iNews TV
Republik Indonesia 2014 – 2019 Presiden Komisaris, PT Hikmat Makna
2006 – 2012 Kepala Biro Perasuransian, Badan Aksara (Sindo Weekly)
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga 2014 – 2019 Direktur Pemberitaan, PT MNC, Tbk
Keuangan (BPPMLK), Kementerian
Keuangan Republik Indonesia 2014 – 2018 Direktur, PT MCI
Sertifikasi Profesi 2024 Chartered Accountant, Ikatan 2014 – 2015 Direktur, PT MNC Investama Tbk
Akuntan Indonesia 2014 – 2015 Pemimpin Redaksi, RCTI
2024 Certificate in Accounting, Finance 2011 – 2014 Pemimpin Redaksi, Global TV
Business (CAFB) Level Profesional,
Ikatan Akuntan Indonesia 2010 – 2018 Direktur News & Corporate Secretary,
Global TV
2024 Certificate in Accounting, Finance
Business (CAFB) Level Lanjutan, 2010 – 2014 Sekretaris Perusahaan, PT MNC Tbk
Ikatan Akuntan Indonesia 2008 – 2014 Direktur Utama, PT Hikmat Makna
2023 Qualified Risk Governance Aksara (Sindo Weekly)
Professional (QRGP) 2008 – 2014 Sekretaris Perusahaan, PT Global
2020 Fellow of the Society of Actuaries of Mediacom Tbk
Indonesia (FSAI) 2007 – 2015 Sekretaris Perusahaan PT MNC Sky
1993 Associate of the Society of Actuaries Vision
(ASA) 2004 – 2007 Anggota, Komisi Penyiaran Indonesia
Daerah Sumatra Utara
2001 – 2004 Staf Ahli, Ketua Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah dan Konsultan Tata
Ruang Provinsi Sumatera Utara
1995 – 2001 Konsultan Drainage & Kelautan,
Bandung
Sertifikasi Profesi 2023 Qualified Risk Governance Professional
(QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 75
Page 78
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Pernyataan Independensi Anggota Komisaris Independen
Dalam laporan ini tidak menyampaikan informasi mengenai independensi Komisaris Independen, sebagaimana yang
diwajibkan oleh Perseroan bahwa Komisaris Independen yang telah menjabat lebih dari dua periode wajib untuk
menandatangani pernyataan Independensi, dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat anggota
Komisaris Independen Telkom yang telah menjabat selama lebih dari dua periode.
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Telkom mengungkapkan hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris, Direksi, serta pemegang saham utama
dan pengendali, termasuk nama-nama pihak yang terafiliasi, sebagai bagian dari penerapan prinsip transparansi dalam
penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Jabatan Anggota Anggota
Anggota Saham Anggota Saham
Dewan Dewan
Direksi Utama dan Direksi Utama dan
Komisaris Komisaris
Pengendali(1) Pengendali(1)
Angga Raka
Komisaris Utama Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Prabowo
Deswandhy
Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Agusman
Ira Noviarti Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Rofikoh
Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Rokhim
Ossy
Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dermawan
Rionald
Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Silaban
Silmy Karim Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Rizal
Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Malarangeng
Keterangan:
(1) Pemegang saham pengendali dalam hal ini adalah Pemerintah Indonesia yang diwakili Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sebagai pemegang saham utama.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris
Pada tanggal 27 Mei 2025, Perseroan melakukan perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan ini telah
dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. Tel.55/UM 000/COP-K0F00000/2025 tanggal 27 Mei 2025
perihal Perubahan Pengurus Perseroan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Pada tanggal 16 September 2025 Perseroan kembali melakukan perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
melalui Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB) yang memberhentikan dengan hormat Bapak Ismail
sebagai Komisaris dan mengangkat Ibu Ira Noviarti sebagai Komisaris Independen. Perubahan ini telah dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. Tel.00024/LP 000/COP-M0000000/2025 tanggal 17 September 2025
perihal Informasi Perubahan Pengurus.
76 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 79
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Selanjutnya, pada tanggal 12 Desember 2025 Perseroan melakukan perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
kembali melalui Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa (RUPSLB) yang memberhentikan dengan hormat Bapak
Yohanes Surya sebagai Komisaris Independen dan mengangkat Ibu Rofikoh Rokhim sebagai Komisaris Independen.
Perubahan ini telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. Tel.45/LP 000/COP-M0000000/2025
tanggal 16 Desember 2025 perihal Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris Telkom per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Angga Raka Prabowo
Komisaris Utama/Komisaris Independen Komisaris Utama
Wawan Iriawan Deswandhy Agusman
Komisaris Independen Komisaris Independen
Bono Daru Adji Ira Noviarti
Komisaris Independen Komisaris Independen
Marcelino Rumambo Pandin Rofikoh Rokhim
Komisaris Komisaris Independen
Ismail Ossy Dermawan
Komisaris Komisaris
Rizal Malarangeng Rionald Silaban
Komisaris Komisaris
Isa Rachmatarwata Silmy Karim
Komisaris Komisaris
Arya Mahendra Sinulingga Rizal Malarangeng
Komisaris Komisaris
Silmy Karim
Komisaris
LAPORAN TAHUNAN 2025 77
Page 80
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Direksi
Anggota Direksi Yang Menjabat Per 31 Desember 2025
Dian Siswarini Arthur Angelo Syailendra
Direktur Keuangan dan
Direktur Utama Manajemen Risiko
Usia 57 tahun Usia 41 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1991 Sarjana Teknik Elektro, Institut Riwayat Pendidikan 2007 Master of Science, Management
Teknologi Bandung, Indonesia Science and Engineering
dengan konsentrasi di bidang
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Ekonomi dan Keuangan, Stanford
Telkom tanggal 27 Mei 2025
University, Amerika Serikat
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
2006 Sarjana Industrial and Operations
Saat Ini
Engineering, University of
Riwayat Jabatan 2015 – 2025 Presiden Direktur & CEO, PT XL Michigan, Amerika Serikat
Axiata Tbk
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
2022 – 2025 Komisaris Utama, PT Hypernet (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Indonesia
Rangkap Jabatan 2025 Anggota Dewan Pembina
2014 – 2022 Komisaris, PT Link Net Indonesia Saat Ini Yayasan Kesehatan Karyawan
Telkom
2014 – 2015 Group Chief of Marketing &
Operation Officer, PT XL Axiata Riwayat Jabatan 2022 – 2025 Komisaris, PT Indesso
Tbk Primatama
2011 – 2014 Direktur Digital Service Officer, PT 2019 – 2021 Director, EQT Group
XL Axiata Tbk
2016 – 2018 Director & Co-Investor, PT Data
2007 – 2011 Direktur Network Service Office, Center Infrastructure Indonesia
PT XL Axiata Tbk
2014 – 2019 Partner Investment Management
Sertifikasi Profesi – & Advisory, Sternbridge Partners
2012 – 2014 Senior Advisor to Shareholders,
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk
2009 – 2012 Senior Associate, Affinity Equity
Partners
2009 – 2009 Investment Banking Analyst,
Morgan Stanley
Sertifikasi Profesi –
78 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 81
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Veranita Yosephine Nanang Hendarno
Direktur Enterprise &
Business Service Direktur Network
Usia 47 tahun Usia 57 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2015 Master of Business Administration, Riwayat Pendidikan 1997 Master Space System Engineering,
INSEAD Delft University of Technology,
Belanda
2010 Business Administration and
Management, Japan American 1991 Sarjana Teknik Elektro, Institut
Institute of Management Studies, Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),
Amerika Serikat Indonesia
2009 Executive Education of Strategy, Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Harvard Business School, Amerika Telkom tanggal 27 Mei 2025
Serikat
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
1996 Sarjana Teknik Industri, Institut Saat Ini
Teknologi Bandung, Indonesia
Riwayat Jabatan 2022 – 2025 Chief Executive Officer,
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Infrastruktur Telekomunikasi
Telkom tanggal 27 Mei 2025 Indonesia
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan 2016 – 2022 Chief of Technology,
Saat Ini PT Telekomunikasi Indonesia
Internasional
Riwayat Jabatan 2019 – 2025 CEO, Air Asia Indonesia
2015 – 2016 EGM Divisi Service Operation, PT
2017 – 2019 President Director, The Kraft Heinz
Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Company
Sertifikasi Profesi 2023 Governance, Risk, and Compliance
2014 – 2017 Sales Development Director,
Professional Certification Body
Danone
2012 – 2014 Supply Chain Director, Danone
2010 – 2012 Sales Director, Danone
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 79
Page 82
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Seno Soemadji Faizal Rochmad Djoemadi
Direktur Strategic Business
Development & Portfolio Direktur IT Digital
Usia 56 tahun Usia 59 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Bandung, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2020 Master of Business Administration, Riwayat Pendidikan 2019 Doctor of Philosophy, Human
Institut Teknologi Bandung, Resource, Universitas Brawijaya,
Indonesia Indonesia
2001 Sarjana Akuntansi, Universitas 1998 Master of Science, Electrical
Indonesia, Indonesia & Electronics Engineering,
University of Saskatchewan,
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Kanada
Telkom tanggal 27 Mei 2025
1991 Sarjana Teknik Elektro, Institut
Rangkap Jabatan 2025 Anggota Dewan Pembina YPT
Teknologi Sepuluh Nopember
Saat Ini
(ITS), Indonesia
Riwayat Jabatan 2023 – 2025 Executive Vice President, Indosat
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Ooredoo Hutchison Tech Indosat
(RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Business
Rangkap Jabatan 2025 – Ketua Pembina YPT
2020 – 2023 Managing Director
Saat Ini sekarang
Communication, Media &
Technology, Accenture Riwayat Jabatan 2020 – 2025 Direktur Utama, PT Pos Indonesia
2017 – 2020 Country Manager, TIBCO Software 2019 – 2020 Direktur Digital Business, PT
Telkom Indonesia
2012 – 2017 Director Key Account, Oracle
2019 – 2020 Komisaris Utama, PT MetraNet
2009 – 2012 Practice Manager, IBM
2015 – 2019 CEO, PT Telekomunikasi Indonesia
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Internasional
Professional (QRGP)
2015 – 2016 Komisaris, PT Dayamitra
Telekomunikasi (Mitratel)
2015 – 2016 Executive Vice President
Wholesale Service, Telkom
Indonesia
2013 – 2015 Komisaris, PT Patra
Telekomunikasi Indonesia
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
80 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 83
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Budi Satria Dharma Purba Willy Saelan
Direktur Wholesale &
International Service Direktur Human Capital Management
Usia 52 tahun Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bekasi, Indonesia Domisili Tangerang, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1995 – 1997 Master of Engineering, Riwayat Pendidikan 1997 Master of Arts, Human Resource
Telecommunication Engineering, Management, University of Leeds,
RMIT University, Australia Inggris
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 1994 Bachelor of Arts, Social and
(RUPST) Telkom tanggal 12 Desember 2025 Political Sciences, Universitas
Padjadjaran, Indonesia
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Saat Ini Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 16 September 2025
Riwayat Jabatan 2021 – 2025 Chief Executive Officer, Telin
Rangkap Jabatan 2025 Ketua Pembina Yayasan Kesehatan
2018 – 2019 Board of Director, Telekomunikasi
Saat Ini Karyawan Telkom
Indonesia Internasional, (Timor
Leste) S.A. Riwayat Jabatan 2015 – 2025 HR Director, PT Unilever Indonesia,
Tbk
2017 – 2023 Chairman, Telekomunikasi
Indonesia Internasional, Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
(Hongkong) Limited. Professional (QRGP)
2016 – 2021 Chief Commercial Officer, Telin 2024 Certified Hogan Personality
Assessment
2016 – 2018 Board of Director Contact Center,
Australia
2015 – 2016 Board of Commissioner, PT.
Telekomunikasi Indonesia
International, Indonesia
2013 – 2019 Board of Director, Telekomunikasi
Indonesia International, (Malaysia)
Sdn,Bhd.
2013 – 2018 Board of Director, Telekomunikasi
Indonesia International, (USA) Inc.
2012 – 2016 VP Wholesale & International
Network Services, Telkom,
Indonesia
2008 – 2012 VP/Head Carrier Relation &
Sales Divisi Marketing and Sales,
PT. Telekomunikasi Indonesia
International, Indonesia
Sertifikasi Profesi 2012 Certified Directorship, Singapore
Institute of Directorship
LAPORAN TAHUNAN 2025 81
Page 84
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Andy Kelana
Direktur Legal & Compliance
Usia 59 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1994 Master of Business
Administration in Finance,
University of Hawai’i,
Amerika Serikat
1992 Master of Laws, Indiana
University Bloomington,
Amerika Serikat
1989 Sarjana Hukum, Universitas
Parahyangan, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) Telkom tanggal 16 September
2025
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Saat Ini
Riwayat Jabatan 2019 – 2025 Komisaris, PT Multistrada
Arah Sarana, Tbk
2009 – 2017 Direktur, PT American
Express Indonesia
Sertifikasi Profesi 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
1989 Lisensi PERADI
82 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 85
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Anggota Direksi Yang Masa Jabatannya Berakhir Pada 2025
Ririek Adriansyah Muhammad Awaluddin
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Usia 62 tahun Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 1989 Sarjana Teknik Elektro, Institut Riwayat Pendidikan 2016 Doktor Ilmu Manajemen, Universitas
Teknologi Bandung, Indonesia Padjadjaran Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 3 Mei 2024 Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Saat Ini Saat Ini
Riwayat Jabatan • 2019 – 2021 Komisaris Utama, PT Telekomunikasi Riwayat Jabatan 2010 – 2012 Direktur Utama, PT Infomedia
Selular (Telkomsel) Nusantara
• 2015 – 2019 Direktur Utama, PT Telekomunikasi 2012 – 2016 Direktur Enterprise & Business
Selular (Telkomsel) Service, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
• 2014 Direktur Wholesale & International
Service, PT Telkom Indonesia 2016 – 2023 Direktur Utama, PT Angkasa Pura II
(Persero) Tbk (Persero)
• 2012 – 2013 Direktur Compliance & Risk 2024 – 2025 Komisaris Utama, PT Pelayaran
Management, PT Telkom Indonesia Nasional Indonesia (Persero)
(Persero) Tbk
2025 – 2025 Wakil Direktur Utama, PT Telkom
• 2011 – 2012 Direktur Utama, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia International
Sertifikasi Profesi – –
• 2010 – 2011 Direktur Marketing & Sales,
PT Telekomunikasi Indonesia
International
• 2008 – Direktur International Carrier
2010 Service, PT Telekomunikasi
Indonesia International
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 83
Page 86
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Heri Supriadi Henry Christiadi
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Direktur Human Capital Management
Usia 60 tahun Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2013 Doktor Kekhususan Manajemen Riwayat Pendidikan 2018 Doktor Manajemen Strategis,
Bisnis, Universitas Padjadjaran, Universitas Padjadjaran Bandung,
Indonesia Indonesia
1997 Master of Business Administration Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
(MBA), Saint Mary’s University, Telkom tanggal 27 Mei 2025
Kanada
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
1991 Sarjana Teknik Industri, Institut Saat Ini
Teknologi Bandung, Indonesia
Riwayat Jabatan 2019 – 2022 Presiden Direktur PT PINS Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
2022 – 2025 Wakil Rektor II Sumber Daya, Telkom
Telkom tanggal 19 Juni 2020
University
Rangkap Jabatan 2021 Komisaris, PT Telekomunikasi Selular
2024 – 2025 Head of Supervisory Board Telkom
Saat Ini (Telkomsel)
University Endowment Fund
Riwayat Jabatan 2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Graha Sarana
2021 – 2025 Head of Telkom Endowment Fund, PT
Duta (Telkom Property)
Omni Inovasi Indonesia Tbk
2020 Komisaris Utama, PT Telekomunikasi
Sertifikasi Profesi – –
Selular (Telkomsel)
2019 – 2020 Komisaris Utama, PT Fintech Karya
Nusantara (LinkAja)
2019 – 2020 Komisaris Utama, PT Telkomsel
Mitra Inovasi
2012 – 2020 Direktur Keuangan, PT
Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
2012 – 2014 Komisaris Utama, PT Graha Sarana
Duta (Telkom Property)
2010 – 2012 Direktur Utama, PT Graha Sarana
Duta (Telkom Property)
2008 – 2011 Komisaris, PT Multimedia Nusantara
(Metra)
2007 – 2010 Vice President Subsidiary
Performance, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
84 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 87
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
FM Venusiana R Herlan Wijanarko
Direktur Enterprise & Business Service Direktur Network & IT Solution
Usia 59 tahun Usia 60 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Bandung, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2004 Magister Manajemen, Universitas Riwayat Pendidikan 2005 Magister Manajemen, Sekolah
Hasanuddin, Indonesia Tinggi Manajemen Bisnis Telkom,
Indonesia
1992 Sarjana Teknik Elektro, Universitas
Diponegoro, Indonesia 1989 Sarjana Teknik Elektro, Institut
Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 30 Mei 2023 Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 19 Juni 2020
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Saat Ini Rangkap Jabatan 2023 Komisaris, PT Dayamitra
Saat Ini Telekomunikasi
Riwayat Jabatan 2020 – 2023 Direktur Consumer Service, PT
Telkom Indonesia (Persero) Tbk Riwayat Jabatan 2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Dayamitra
Telekomunikasi
2022 – 2023 Komisaris Utama, PT PINS
Indonesia 2022 Komisaris Utama, PT Infrastruktur
Indonesia
2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Telkom Akses
2018 – 2020 Direktur Utama, PT Dayamitra
2020 Direktur Network, PT
Telekomunikasi
Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
2016 – 2018 EGM Divisi Service Operations, PT
2017 – 2020 Senior Vice President Procurement,
Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Telekomunikasi Selular
(Telkomsel) 2015 – 2016 Deputy EGM Infra Operations &
Maintenance, PT Telkom Indonesia
2016 – 2017 Senior Vice President Consumer
(Persero) Tbk
Marketing, PT Telekomunikasi
Selular (Telkomsel) 2014 – 2015 Deputy EGM Network Infrastructure
& Access, PT Telkom Indonesia
2013 – 2016 Executive Vice President Area
(Persero) Tbk
Jabodetabek Jawa Barat, PT
Telekomunikasi Selular (Telkomsel) 2014 Deputy EGM IP Network &
Operation, PT Telkom Indonesia
2010 – 2013 Vice President Area Jabotabek
(Persero) Tbk
Jawa Barat, PT Telkomsel
2013 – 2014 GM Regional Kawasan Jawa Barat
2010 Vice President Customer Lifecycle
bagian Utara (Bekasi), PT Telkom
Management, PT Telkomsel
Indonesia (Persero) Tbk
2006 – 2010 Vice President Radio Access
2010 – 2013 GM Network Regional Kawasan
Engineering Jawa – Bali, PT
Jawa Barat, PT Telkom Indonesia
Telkomsel
(Persero) Tbk
2005 – 2006 Vice President Network Operations,
2009 – 2010 GM Network Regional Kawasan
PT Telkomsel
Jawa Tengah, PT Telkom Indonesia
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance (Persero) Tbk
Professional (QRGP)
2007 – 2009 GM Network Regional Kawasan
Timur Indonesia, PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 85
Page 88
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Muhamad Fajrin Rasyid Budi Setyawan Wijaya
Direktur Digital Business Direktur Strategic Portfolio
Usia 39 tahun Usia 53 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia Domisili Bandung, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2019 Executive Educations in Innovations Riwayat Pendidikan 2003 Magister Manajemen, Sekolah Tinggi
and Growth, Stanford University of Manajemen Bisnis Telkom, Indonesia
Business, Amerika Serikat
1996 Sarjana Teknik dan Manajemen
2018 Executive Educations in Scaling Industri, Sekolah Tinggi Teknologi
Entrepreneurial Ventures, Harvard Telkom, Indonesia
Business School, Amerika Serikat
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
2009 Sarjana Teknik Informatika, Institut Telkom tanggal 19 Juni 2020
Teknologi Bandung, Indonesia
Rangkap Jabatan 2023 Komisaris, PT Sigma Cipta Caraka
2008 Student Exchange Program, Daejeon Saat Ini
University, Korea Selatan
Riwayat Jabatan 2022 – 2023 Komisaris Utama, PT Multimedia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Nusantara
Telkom tanggal 19 Juni 2020
2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Sigma Cipta
Rangkap Jabatan 2023 Komisaris, PT Digital Aplikasi Solusi Caraka
Saat Ini (Digiverse)
2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Jalin
2020 Komisaris, PT MDI Pembayaran Nusantara
Riwayat Jabatan 2020 – 2023 Komisaris, PT Sigma Cipta Caraka 2017 – 2020 Direktur Utama, PT Admedika
2020 – 2023 Komisaris Utama, PT MDI 2015 – 2017 Direktur Utama, PT MD Media
2020 – 2023 Komisaris Utama, PT Metranet 2013 – 2015 Direktur Utama, PT Melon Indonesia
2011 – 2020 Co-Founder & President, Bukalapak Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
2011 – 2014 Direktur Utama, Suitmedia
2009 – 2011 Konsultan, The Boston Consulting
Group (BCG)
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
86 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 89
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Afriwandi Bogi Witjaksono
Direktur Human Capital Management Direktur Wholesale & International Service
Usia 54 tahun Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bekasi, Indonesia Domisili Bogor, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2011 Magister Manajemen, Universitas Riwayat Pendidikan 1995 Magister Teknik Telekomunikasi,
Islam Sumatera Utara, Indonesia
Institut Teknologi Bandung,
1995 Sarjana Teknik Industri, Sekolah
Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 1989 Sarjana Teknik Elektro, Institut
Telkom tanggal 19 Juni 2020 Teknologi Sepuluh Nopember,
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan Indonesia
Saat Ini
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Riwayat Jabatan 2020 – 2023 Komisaris Utama, Infomedia
Telkom tanggal 28 Mei 2021
2020 – 2023 Ketua Dewan Pengawas, Dana
Pensiun Telkom Rangkap Jabatan 2023 Komisaris, PT Telkom Data
2015 – 2020 SVP Corporate Secretary, PT Saat Ini Ekosistem (NeutraDC)
Telkom Indonesia (Persero) Tbk
2023 Komisaris, PT Telkom Satelit
2015 Advisor CEO, PT Telkom Indonesia
(Telkomsat)
(Persero) Tbk
2023 Komisaris, PT Telekomunikasi
2014 – 2015 Executive General Manager
Regional VII, PT Telkom Indonesia Indonesia International (Telin)
(Persero) Tbk
Riwayat Jabatan 2020 – 2021 Professional on IT/ICT Solution
2013 – 2014 Deputy EGM Divisi Business Service,
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 2019 – 2020 Direktur Enterprise & Business
2012 – 2013 General Manager of National Service, PT Telkom Indonesia
Segment of Welfare Service Unit, (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
2019 – 2020 Komisaris Utama, PT Telkom Satelit
2012 GM Enterprise Regional Barat, PT
Telkom Indonesia (Persero) Tbk 2019 – 2020 Komisaris, PT Telkom Metra
2011 – 2012 GM Enterprise Regional 2, PT 2018 – 2019 Wakil Direktur Utama/COO, PT
Telkom Indonesia (Persero) Tbk Telkom Satelit
2008 – 2011 GM Enterprise Regional 1, PT Telkom 2015 – 2019 Direktur Utama, PT Patrakom
Indonesia (Persero) Tbk
2012 – 2019 Managing Director, PT Metrasat
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP) 2009 – 2012 General Manager Operasi, PT
Metrasat
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 87
Page 90
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Honesti Basyir
Direktur Wholesale & International Business
Usia 57 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan 2002 Magister Corporate Finance, Institut
Manajemen Telkom, Indonesia
1992 Sarjana Teknologi Industri, Institut
Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Telkom tanggal 30 Mei 2023
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan
Saat Ini
Riwayat Jabatan 2019 – 2023 Direktur Utama, PT Bio Farma
(Persero)
2017 – 2019 Direktur Utama, PT Kimia Farma Tbk
2014 – 2017 Direktur Wholesale and International
Service, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
2012 – 2014 Direktur Keuangan, PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi 2023 – 2025 Qualified Risk Governance
Professional (QRGP)
88 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 91
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Telkom mengungkapkan hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris, Direksi, serta pemegang saham utama
dan pengendali, termasuk nama-nama pihak yang terafiliasi, sebagai bagian dari penerapan prinsip transparansi dalam
penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Jabatan Anggota Anggota
Anggota Saham Anggota Saham
Dewan Dewan
Direksi Utama dan Direksi Utama dan
Komisaris Komisaris
Pengendali(1) Pengendali(1)
Dian Siswarini Direktur Utama Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Arthur Angelo Direktur Keuangan dan
Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Syailendra Manajemen Risiko
Veranita Direktur Enterprise &
Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Yosephine Business Service
Nanang
Direktur Network Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Hendarno
Seno Soemadji Direktur Strategic
Business Development & Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Portfolio
Faizal
Rochmad Direktur IT Digital Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Djoemadi
Budi Satria Direktur Wholesale &
Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Dharma Purba International Service
Willy Saelan Direktur Human Capital
Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Management
Andy Kelana Direktur Legal &
Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Compliance
Keterangan:
(1) Pemegang saham pengendali dalam hal ini adalah Pemerintah Indonesia yang diwakili Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sebagai pemegang saham utama.
Perubahan Komposisi Anggota Direksi
Pada tanggal 27 Mei 2025, Perseroan melakukan perubahan komposisi anggota Direksi. Perubahan ini telah dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. Tel.55/UM 000/COP-K0F00000/2025 tanggal 27 Mei 2025 perihal
Perubahan Pengurus Perseroan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Selanjutnya, pada tanggal 16 September 2025 Perseroan kembali melakukan perubahan komposisi anggota Direksi
dengan mengangkat Bapak Andy Kelana menjadi Direktur Legal & Compliance dan Bapak Willy Saelan menjadi
Direktur Human Capital Management. Perubahan ini telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No.
Tel.00024/LP000/COP-M0000000/2025 tanggal 18 September perihal Perubahan Pengurus Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 89
Page 92
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Kemudian pada tanggal 12 Desember 2025 Perseroan kembali melakukan perubahan komposisi anggota Direksi
dengan mengangkat Bapak Budi Satria Dharma Purba sebagai Direktur Wholesale & International Service. Perubahan
telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. Tel.45/LP000/COP-M0000000/2025 tanggal
16 Desember 2025 perihal Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Telkom per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Ririek Adriansyah Dian Siswarini
Direktur Utama Direktur Utama
Heri Supriadi Arthur Angelo Syailendra
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
F.M. Venusiana R Veranita Yosephine
Direktur Enterprise & Business Service Direktur Enterprise & Business Service
Herlan Wijanarko Nanang Hendarno
Direktur Network & IT Solution Direktur Network
Afriwandi Seno Soemadji
Direktur Human Capital Management Direktur Strategic Business Development & Portfolio
Muhamad Fajrin Rasyid Faizal Rochmad Djoemadi
Direktur Digital Business Direktur IT Digital
Budi Setiawan Wijaya Budi Satria Dharma Purba
Direktur Strategic Portfolio Direktur Wholesale & International Service
Bogi Witjaksono Willy Saelan
Direktur Wholesale & International Service Direktur Human Capital Management
Honesti Basyir Andy Kelana
Direktur Group Business Development Direktur Legal & Compliance
90 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 93
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Profil Senior
Vice President
Jati Widagdo
SVP Corporate Secretary
Usia 52 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Menjabat Sejak 6 Agustus 2024
Riwayat Pendidikan 1996 Sarjana Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Ahmad Reza
SVP Group Sustainability & Corporate Communication
Usia 49 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Menjabat Sejak 1 Oktober 2020
Riwayat Pendidikan 2025 Magister Administrasi Bisnis, Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia
2001 Sarjana Ekonomi, STIE IBII (Kwik Kian Gie Business School), Indonesia
Mohamad Ramzy
SVP Internal Audit
Usia 52 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Menjabat Sejak 1 Juli 2022
Riwayat Pendidikan 2005 Magister Teknik Manajemen Telekomunikasi, Universitas Indonesia, Indonesia
1997 Sarjana Teknik Elektro, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Jemy Vestius Confido
SVP Group Corporate Transformation
Usia 50 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Menjabat Sejak 1 Januari 2024
Riwayat Pendidikan 2019 Doktor Hukum Bisnis, Universitas Pelita Harapan, Indonesia
2019 Doktor Manajemen, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
1999 Master of Science in Engineering Management, TUFTS University, Amerika Serikat
1997 Sarjana Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Rini Fitriani
SVP Risk Management
Usia 47 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Menjabat Sejak 1 Januari 2026
Riwayat Pendidikan 2009 Master of Business & Information Technology, University of Melbourne, Australia
2000 Akuntansi, Universitas Padjadjaran, Indonesia
LAPORAN TAHUNAN 2025 91
Page 94
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Karyawan
Telkom
Karyawan merupakan aset utama dalam pencapaian tujuan strategis Perseroan. Oleh karena itu, TelkomGroup
senantiasa memberdayakan seluruh karyawan agar memiliki kompetensi tinggi dan mampu beradaptasi dengan
perubahan dalam mendukung transformasi Telkom menjadi digital telecommunication company. Manajemen
TelkomGroup juga memastikan terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, aman dan kondusif, sehingga setiap karyawan
dapat berkontribusi secara optimal, menjalankan tugas dengan penuh integritas, serta mendukung implementasi
kebijakan dan strategi perusahaan secara efektif.
Total Karyawan Pendidikan*
4.782 154
112
04
1. 5
16.369
3.0
12
Pasca Sarjana
Karyawan Entitas Anak Karyawan Telkom Sarjana Diploma Pra Kuliah
(S2 & S3)
Usia* Posisi Jabatan*
1 10
465
7
04
1.
1 .3
29
1.87
3
4
6
33
40
2.
2.
Manajemen Manajemen
>45 tahun 30-45 tahun <30 tahun Pengawas Lainnya
Senior Madya
92 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 95
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Status Kepegawaian* Jenis Kelamin*
69 14 0
210
2.60
2.173
4 .4 8
9
9
Pegawai Tenaga Tugas Masa Persiapan
Rehire Pria Wanita
Tetap Profesional Belajar Pensiun
Keterangan:
* Grafik disusun dengan hanya menggunakan data Telkom.
Pada akhir tahun 2025, Telkom memiliki total 21.151 karyawan, dengan 4.782 karyawan berasal dari perusahaan induk
dan 16.369 dari anak perusahaan. Jumlah karyawan TelkomGroup ini turun sebanyak 522 orang atau sekitar 2,4%
dibandingkan dengan tahun 2024. Sepanjang tahun 2025, Telkom tidak melakukan pemutusan hubungan kerja sebelum
masa purna bakti.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan 2023–2025
Keterangan 2025 2024 2023
Karyawan Telkom 4.782 4.930 7.469
Karyawan Entitas Anak 16.369 16.743 15.595
Total 21.151 21.673 23.064
Jaminan Kesetaraan Gender dan Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, TelkomGroup menjamin kesetaraan gender sesuai dengan Surat Keputusan
Direksi PD.201.01/r.00/PS150/COP-B0400000/2014 tanggal 6 Mei 2014 tentang Etika Bisnis di lingkungan TelkomGroup.
Hingga akhir tahun 2025, TelkomGroup memiliki 14.446 karyawan pria dan 6.705 karyawan wanita. Meskipun jumlah
karyawan pria lebih banyak, TelkomGroup tidak menetapkan kuota berdasarkan gender atau melakukan diskriminasi
terhadap salah satu gender. Jumlah karyawan pria yang lebih banyak disebabkan oleh minat pria untuk bekerja di
sektor telekomunikasi cenderung lebih tinggi dibandingkan wanita, seiring dengan karakteristik industri ini.
LAPORAN TAHUNAN 2025 93
Page 96
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Gender
2025 2024 2023
Gender
Telkom Entitas Anak Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Pria 2.609 11.837 14.446 68,3 14.746 68,04 16.019 69,5
Wanita 2.173 4.532 6.705 31,7 6.927 31,96 7.045 30,5
Total 4.782 16.369 21.151 100,00 21.673 100,0 23.064 100,0
Upaya TelkomGroup dalam memberikan kesempatan yang setara bagi karyawan pria dan wanita yang memiliki
kapabilitas serta kompetensi untuk menduduki berbagai posisi di perusahaan dapat dilihat pada tabel dibawah. Pada
tahun 2025, terdapat 39 wanita yang menempati jabatan manajemen senior, 1.372 wanita yang menempati jabatan
manajemen madya, 3.685 wanita di jabatan pengawas, dan 1.609 wanita di jabatan lainnya.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Posisi Jabatan dan Gender di Tahun 2025
Telkom Entitas Anak Total
Posisi Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Manajemen Senior 94 16 110 146 23 169 240 39 279
Manajemen Madya 1.194 679 1.873 3.349 693 4.042 4.543 1.372 5.915
Pengawas 1.116 1.218 2.334 6.245 2.467 8.712 7.361 3.685 11.046
Lainnya 205 260 465 2.097 1.349 3.446 2.302 1.609 3.911
Total 2.609 2.173 4.782 11.837 4.532 16.369 14.446 6.705 21.151
Jumlah Karyawan Berdasarkan Posisi Jabatan dan Status Kepegawaian
Tingkat jabatan di TelkomGroup terdiri atas manajemen senior, manajemen madya, pengawas, dan tingkat jabatan
lainnya di bawah pengawas. Hingga akhir tahun 2025, jumlah karyawan terbanyak berada pada tingkat pengawas dengan
total 11.046 orang, mengalami penurunan sebesar 0,49% atau 55 karyawan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Posisi Jabatan
2025 2024 2023
Posisi Jabatan
Telkom Entitas Anak Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Manajemen Senior 110 169 279 1,3 271 1,3 307 1,3
Manajemen Madya 1.873 4.042 5.915 28 5.754 26,5 6.155 26,7
Pengawas 2.334 8.712 11.046 52,2 11.101 51,2 12.331 53,5
Lainnya 465 3.446 3.911 18,5 4.547 21 4.271 18,5
Total 4.782 16.369 21.151 100,0 21.673 100,0 23.064 100,0
94 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 97
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Berdasarkan status kepegawaian, per 31 Desember 2025, TelkomGroup memiliki 19.082 karyawan tetap, yang mewakili
90,2% dari total karyawan. Sementara itu, karyawan tidak tetap terbagi dalam dua kategori, yaitu tenaga profesional
dan rehire, dengan total 2.069 orang atau 9,78% dari seluruh karyawan.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Status Kepegawaian
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Telkom Entitas Anak Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Pegawai Tetap 4.489 14.447 18.936 89,5 19.503 90,0 20.362 88,3
Tenaga Profesional 210 1.845 2.055 9,7 1.963 9,0 2.435 10,6
Rehire 0 14 14 0,1 15 0,1 24 0,1
Masa Persiapan Pensiun 14 45 59 0,3 78 0,4 110 0,5
Tugas Belajar 69 18 87 0,4 114 0,5 133 0,5
Total 4.782 16.369 21.151 100,0 21.673 100,0 23.064 100,0
Jumlah Karyawan Berdasarkan Sebaran Tingkat Pendidikan dan Usia
Karyawan
Pada akhir tahun 2025, mayoritas karyawan TelkomGroup memiliki tingkat pendidikan sarjana, yang mencapai 68,8%
atau sebanyak 14.552 orang. Tabel berikut menampilkan data karyawan TelkomGroup berdasarkan tingkat—pra kuliah,
diploma, sarjana, dan pascasarjana—selama periode 2023–2025.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Telkom Entitas Anak Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Pra Kuliah 154 1.179 1.333 6,3 1.770 8,2 2.063 8,9
Diploma 112 1.619 1.731 8,2 1.519 7,0 2.179 9,5
Sarjana 3.012 11.540 14.552 68,8 14.496 66,9 15.624 67,7
Pascasarjana (S2 dan S3) 1.504 2.031 3.535 16,7 3.888 17,9 3.198 13,9
Total 4.782 16.369 21.151 100,0 21.673 100,0 23.064 100,0
Berdasarkan usia, sebagian besar karyawan TelkomGroup sebanyak 16.041 karyawan atau 75,8% berusia di bawah 45
tahun. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 2,65% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah Karyawan Telkom dan Anak Perusahaan Berdasarkan Usia
2025 2024 2023
Usia
Telkom Entitas Anak Jumlah % Jumlah % Jumlah %
< 30 tahun 1.047 2.377 3.424 16,2 4.099 18,91 4.922 21,3
30 - 45 tahun 2.406 10.211 12.617 59,7 12.380 57,12 12.003 52,1
> 45 tahun 1.329 3.781 5.110 24,1 5.194 23,97 6.139 26,6
Total 4.782 16.369 21.151 100,0 21.673 100,0 23.064 100,0
LAPORAN TAHUNAN 2025 95
Page 98
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Komposisi Pemegang
Saham
Struktur saham Telkom per 31 Desember 2025 dapat dilihat pada tabel berikut.
Saham Seri A Saham Seri B
Pemegang Saham %
Dwiwarna Saham Biasa
Pemerintah Republik Indonesia
Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) 1 - 0,00
PT Danantara Asset Management (Persero) - 51.602.353.559 52,09
Publik 47.450.917.640 47,90
Pemegang saham lokal - 8.830.411.584 8,91
Pemegang saham asing - 38.620.506.056 38,99
Saham treasury - 8.945.400 0,01
Total 1 99.062.216.599 100,00
Informasi Pemegang Saham Utama/Pengendali Hingga Pemilik Akhir
Modal dasar yang ditempatkan dan disetor penuh oleh Telkom adalah sebanyak 99.062.216.600 lembar saham.
Pemerintah Republik Indonesia memiliki 1 lembar saham Seri A Dwiwarna melalui Badan Pengaturan BUMN (BP
BUMN) dan 51.602.353.559 lembar saham seri B melalui PT Danantara Asset Management (Persero), serta sebanyak
47.450.917.640 lembar seri B (saham biasa) dimiliki oleh publik. Perseroan memiliki saham treasury sebanyak
8.945.400 lembar. Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang dimiliki secara khusus oleh Negara Republik Indonesia
dan memberikan hak istimewa kepada pemegangnya sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna. Sementara itu, Saham
Seri B dapat dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dan/atau masyarakat. Dengan demikian, pemegang saham utama
dan pengendali Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia dengan persentase kepemilikan saham sebesar 52,09%.
96 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 99
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Komposisi Pemegang Saham Telkom per 31 Desember 2025
Saham Seri A Saham Seri B
Pemegang Saham %
Dwiwarna Saham Biasa
Pemerintah Republik Indonesia
Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) 1 - 0,00
PT Danantara Asset Management (Persero) - 51.602.353.559 52,09
Publik 47.450.917.640 47,90
Saham treasury - 8.945.400 0,01
Total 1 99.062.216.599 100,00
Tabel-tabel berikut menyajikan komposisi pemegang saham Telkom dengan lebih rinci untuk memberikan gambaran
lengkap mengenai struktur kepemilikan saham di Perseroan.
1. Pemegang Saham dengan Kepemilikan Lebih dari 5% (Pemegang Saham Utama/Pengendali)
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Jenis Saham Identitas Orang atau Kelompok
Jumlah Saham % Jumlah Saham %
Seri A Pemerintah Republik Indonesia 1 0 1 0
Seri B Pemerintah Republik Indonesia 51.602.353.559 52,09 51.602.353.559 52,09
2. Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5%
Pemegang Saham biasa Telkom dengan kepemilikan masing-masing kurang dari 5%, per tanggal 31 Desember 2025.
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Keterangan Kelompok
Jumlah Saham % Jumlah Saham %
Asing Badan usaha/Institusi 37.017.581.228 37,37 38.600.501.576 38,97
Perorangan/Individu 16.870.800 0,02 20.004.300 0,02
Lokal Badan usaha/Institusi
Dana Pensiun 3.858.668.094 3,90 3.895.478.974 3,93
Reksa dana 2.457.790.575 2,48 1.390.014.518 1,40
Perusahaan asuransi 2.442.919.996 2,47 1.805.959.584 1,82
Perusahaan terbatas 139.068.231 0,14 200.664.196 0,20
Lain-lain 136.440.950 0,14 122.695.950 0,12
Perorangan/Individu 1.390.523.166 1,40 1.424.543.762 1,44
Total 47.459.863.040 47,91 47.459.863.040 47,91
LAPORAN TAHUNAN 2025 97
Page 100
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
3. Kepemilikan Saham oleh Direktur dan Komisaris
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada Komisaris atau Direktur yang memiliki saham Telkom lebih dari
1,0%.
Anggota Direksi dan 1 Januari 2025 31 Desember 2025
Jabatan
Dewan Komisaris Jumlah Saham % Jumlah Saham %
Dewan Komisaris Angga Raka Prabowo - - - -
Ossy Dermawan - - - -
Rionald Silaban - - - -
Rofikoh Rokhim - - - -
Ira Noviarti - - - -
Deswandhy Agusman - - - -
Silmy Karim 1.344.700 <0,01 1.344.700 <0,01
Rizal Malarangeng 3.312.700 <0,01 3.240.600 <0,01
Direksi Dian Siswarini - - 203.000 <0,01
Arthur Angelo Syailendra - - - -
Veranita Yosephine 19.500 <0,01 90.000 <0,01
Nanang Hendarno 32.500 <0,01 32.500 <0,01
Seno Soemadji - - - -
Faizal Rochmad Djoemadi 248.500 <0,01 248.500 <0,01
Budi Satria Dharma Purba - - - -
Willy Saelan - - - -
Andy Kelana - - - -
4. Persentase Kepemilikan Tidak Langsung atas Saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh Anggota Direksi dan
Anggota Dewan Komisaris pada Awal dan Akhir Tahun Buku
Seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh Dewan Komisaris tidak memiliki saham Perseroan secara tidak langsung
sepanjang tahun 2025.
5. Persentase Saham yang Dimiliki di Indonesia dan di Luar Indonesia
Pada tanggal 31 Desember 2025, sebanyak 164.834 pemegang saham (termasuk Pemerintah Republik Indonesia),
terdaftar sebagai pemegang saham biasa. Dari jumlah tersebut, 38.620.506.056 saham biasa dimiliki oleh 2.122
pemegang saham di luar negeri atau sebesar 38,99%. Selain itu, 43.568.230 saham ADS yang beredar (1 ADS setara
dengan 100 saham biasa).
98 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 101
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
6. Daftar 20 Pemegang Saham Publik Terbesar
No. Institusi %
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT 2,39
2. THE BANK OF NEW YORK MELLON DR 2,25
3. THE BANK OF NEW YORK MELLON DR 2,15
4. BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD 1,94
5. CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT OF SIN 1,17
6. HSBC BK PLC S/A THE PRUDENTIAL ASSURANCE 0,91
7. JPMCB NA RE-NEW WORLD FUND, INC. 0,82
8. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL 0,64
9. JPMCB NA RE-T. ROWE PRICE INTERNATIONAL 0,64
10. NTC-HARDING LOEVNER FUNDS, INC. INTERNAT 0,60
11. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS 0,59
12. JPMCB NA RE-T. ROWE PRICE INTERNATIONAL S 0,54
13. NTC-WGI EMERGING MARKETS FUND, LLC 0,51
14. CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES CORE MSCI 0,51
15. HSBC-FUND SVS A/C PEOPLES BANK OF CHINA 0,43
16. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP 0,42
17. JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-JPMORGAN FUNDS 0,40
18. BNYMSANV RE SANVLUX RE INVESCO FUNDS 0,35
19. JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY TRUST COM 0,33
20. PT. TASPEN 0,31
Sumber: PT Datindo Entrycom
LAPORAN TAHUNAN 2025 99
Page 102
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Entitas Anak, Perusahaan Asosiasi, dan
Perusahaan Ventura Bersama
Per 31 Desember 2025, Telkom memiliki 45 entitas anak
dengan kepemilikan langsung maupun tidak langsung,
dengan persentase kepemilikan lebih dari 50%, sehingga
Laporan Keuangan entitas-entitas tersebut, baik yang
dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, telah
terkonsolidasi dengan Telkom sebagai perusahaan
induk. Selain itu, terdapat 9 entitas anak yang tidak
terkonsolidasi (afiliasi).
100,00% 70,00% 100.00% 72,00% 100,00% 100,00%
30,40% 100,00% 100,00% 100,00% 60,00% 100,00%
TED
100,00% 100,00% 24,83% 100,00% 100,00% 100,00% 24,00%
51,00% 100,00% 100,00% 60,00% 60,00%
Kepemilikan langsung (terkonsolidasi)
Kepemilikan tidak langsung (terkonsolidasi)
Tidak Terkonsolidasi
100 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 103
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pengelompokkan anak perusahaan berdasarkan bisnis pilar:
B2C
Pemerintah Indonesia
52,09% B2B Infra
Internasional
B2B ICT
Publik Lain-lain
47,91%
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 51,00% 100,00% 55,00%
TDI TDI SG
70,00% 10,00% 55,00% 100,00% 100,00% 70,00% 60,00% 100,00%
70,00%
15,67% 25,00% 6,32% 2,11% 33,00%
LAPORAN TAHUNAN 2025 101
Page 104
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Entitas Anak Dengan Kepemilikan Langsung
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Alamat
Saham Operasi (Rp miliar)
PT Telekomunikasi 70% Jasa jaringan, layanan Beroperasi 114.627 Telkomsel Smart Office
Selular (“Telkomsel”) telekomunikasi seluler, fixed Lt. 1-20, The Telkom Hub
Jakarta, Indonesia broadband, dan internet Jl. Jend. Gatot Subroto
protocol television (”IPTV”) Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Dayamitra 72% Penyewaan menara Beroperasi 58.350 Telkom Landmark Tower
Telekomunikasi telekomunikasi dan jasa Lt. 25-27, dan 50
(“Mitratel”) penunjang digital untuk Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia mobile infrastructure Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Telekomunikasi 100% Jasa telekomunikasi dan Beroperasi 19.540 Telkom Landmark Tower
Indonesia informasi internasional Lt. 16-17, The Telkom
International (“Telin”) Hub
Jakarta, Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Multimedia 100% Jasa jaringan telekomunikasi Beroperasi 17.287 Telkom Landmark Tower
Nusantara (“Metra”) dan multimedia II Lt. 22 & 41, The Telkom
Jakarta, Indonesia Hub
Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Telkom Data 100% Data center Beroperasi 9.924 Jl. Kapten Subijanto DJ
Ekosistem (“TDE”) Blok COA No. 1 Lengkong
Tangerang, Gudang Serpong,
Indonesia Tangerang Selatan,
Banten, Indonesia
PT Telkom 100% Telekomunikasi – Beroperasi 8.245 Telkom Landmark Tower
Satelit Indonesia menyediakan sistem Lt. 21, The Telkom Hub
(“Telkomsat”) komunikasi satelit, jasa, dan Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia sarana terkait Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Sigma Cipta 100% Jasa konsultasi piranti keras Beroperasi 5.416 Kantor Komersial:
Caraka (“Sigma”) dan piranti lunak komputer Telkom Landmark Tower
Tangerang, Lt. 23, The Telkom Hub
Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
Kantor Pusat: Graha
Telkomsigma II
Jl. CBD lot VIII No. 8,
Lengkong Gudang,
Tangerang 15321,
Indonesia
102 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 105
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Alamat
Saham Operasi (Rp miliar)
PT Graha Sarana 100% Pembangunan, perdagangan, Beroperasi 5.197 Graha Telkom Property
Duta (“GSD”) jasa, dan pengangkutan darat Jl. Kebon Sirih No. 10,
Jakarta, Indonesia Jakarta Pusat 10110,
Indonesia
PT Telkom Akses 100% Pembangunan, jasa, dan Beroperasi 4.244 Gedung Telkom Jakarta
(“Telkom Akses”) perdagangan bidang Barat
Jakarta, Indonesia telekomunikasi Jl. S. Parman Kav. 8
Jakarta Barat 11440,
Indonesia
PT Telkom 100% Jasa jaringan telekomunikasi Beroperasi 3.944 Telkom Landmark
Infrastruktur dan informasi Tower, The Telkom Hub
Indonesia (“TIF”) Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Metra-Net 100% Jasa portal multimedia Beroperasi 1.883 Mulia Business Park,
(”Metra-Net”) Gedung J
Jakarta, Indonesia Jl. Letjen MT Haryono
Kav. 58-60 Pancoran,
Jakarta 12780, Indonesia
PT Infrastruktur 100% Pembangunan, jasa dan Beroperasi 1.226 Telkom Landmark Tower
Telekomunikasi perdagangan bidang Lt. 19, The Telkom Hub
Indonesia telekomunikasi Jl. Jend. Gatot Subroto
(“Telkom Infra”) Kav. 52, Jakarta 12710,
Jakarta, Indonesia Indonesia
PT PINS Indonesia 100% Perdagangan perangkat Beroperasi 550 Telkom Landmark Tower
(“PINS”) telekomunikasi Lt. 42, The Telkom Hub
Jakarta, Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Napsindo 60% Telekomunikasi − 1999; berhenti 5 -
Primatel menyediakan Network Access beroperasi
Internasional Point (NAP), Voice Over Data pada tanggal
(“Napsindo”) (VOD) dan jasa terkait lainnya 13 Januari 2006
Jakarta, Indonesia
LAPORAN TAHUNAN 2025 103
Page 106
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Entitas Anak Dengan Kepemilikan Tidak Langsung
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Alamat
Saham Operasi (Rp miliar)
PT Metra Digital 100% Jasa perdagangan, informasi Beroperasi 9.054 The Telkom Hub Lt. 21
Investama (“MDI”) dan teknologi multimedia, Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia hiburan, dan jasa investasi Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
Telekomunikasi 100% Telekomunikasi dan jasa Beroperasi 7.102 Maritime Square, #09-63
Indonesia terkait Harbour Front Centre,
International Singapore - 099253
Pte. Ltd. (“Telin
Singapore”)
Singapura
Telekomunikasi 100% Pengelolaan investasi dan Beroperasi 3.530 Suite 905, 9/F, Ocean
Indonesia layanan telekomunikasi Centre, 5 Canton Road,
International Ltd. Tsim Sha Tsui, Kowloon,
(“Telin Hong Kong”) Hong Kong
Hong Kong
NeutraDC 100% Data center Beroperasi 2.379 1 Harbourfront Avenue,
Singapore Pte. #03-12/13, Keppel
Ltd (“NeutraDC Bay Tower, Singapore
Singapore”) 098632
Singapore
PT Teknologi Data 60% Jasa telekomunikasi dan data Beroperasi 2.261 Gedung Telkom
Infrastruktur (“TDI”) center STO Batam
Batam, Indonesia Jl. Laksamana Bintan,
Kelurahan Baloi Permai,
Kecamatan Batam Kota,
Kepulauan Riau
PT Telkom 55% Jasa pengembangan dan Beroperasi 2.148 Telkom Landmark
Landmark Tower manajemen properti Tower, The Telkom Hub
(“TLT”) Jl. Jend. Gatot Subroto
Jakarta, Indonesia Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Infomedia 100% Jasa layanan informasi, Beroperasi 1.979 PT Infomedia Nusantara
Nusantara contact center dan content Head Office
(“Infomedia”) directory Jl. RS. Fatmawati 77-81
Jakarta, Indonesia Jakarta 12150, Indonesia
PT Persada Sokka 100% Penyewaan menara Beroperasi 1.753 Telkom Landmark Tower
Tama (“PST”) telekomunikasi dan jasa Lt. 23
Jakarta, Indonesia telekomunikasi lainnya Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Finnet Indonesia 60% Jasa teknologi informatika Beroperasi 1.450 Telkom Landmark Tower
(“Finnet”) II Lt. 18, The Telkom Hub
Jakarta, Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Nuon Digital 100% Jasa penjualan konten digital Beroperasi 1.412 Telkom Landmark Tower
Indonesia (“Nuon”) II Lt. 45, The Telkom Hub
Jakarta, Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
104 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 107
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Alamat
Saham Operasi (Rp miliar)
Telekomunikasi 100% Jaringan telekomunikasi, Beroperasi 1.297 Timor Plaza Lt. 4. Rua
Indonesia mobile, internet, dan data Presidente Nicolao
International (TL) Lobato, Comoro, Dili,
S.A. (“Telkomcel”) Timor-Leste
Dili, Timor-Leste
PT Telkomsel Mitra 100% Jasa konsultan manajemen Beroperasi 1.014 Telkom Landmark Tower
Inovasi (“TMI”) bisnis dan investasi Menara 1
Jakarta, Indonesia Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Metra Digital 100% Jasa informasi Beroperasi 859 Telkom Landmark Tower
Media (“MD Media”) telekomunikasi dan informasi Lt. 1-20, The Telkom Hub
Jakarta, Indonesia lainnya Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Administrasi 100% Jasa administrasi asuransi Beroperasi 747 STO Telkom Gambir
Medika (“Ad Medika”) kesehatan Gedung C Lt. 3
Jakarta, Indonesia Jl. Medan Merdeka
Selatan No. 12, Jakarta
Pusat 10110, Indonesia
PT Digital Aplikasi 100% Jasa sistem komunikasi Beroperasi 507 88@Kasablanka, Lt. 35
Solusi (“Digiserve”) Jl. Casablanca Raya
Jakarta, Indonesia Kav. 88, Jakarta 12870,
Indonesia
PT Ultra Mandiri 100% Jasa sarana-prasarana Beroperasi 430 Ayoma Apartment
Telekomunikasi jaringan telekomunikasi Jl. Raya Ciater
(“UMT”) Barat, Rawa Buntu,
Kec. Serpong, Kota
Tangerang Selatan
Banten 15310, Indonesia
Telekomunikasi 100% Jasa telekomunikasi dan Beroperasi 392 800 Wilshire Boulevard,
Indonesia informasi Suite 620 Los Angeles,
International (USA) California 90017,
Inc. (“Telin USA”) Amerika Serikat
Los Angeles, USA
PT Swadharma 51% Jasa pengisian kas dan Beroperasi 388 Bellagio Office Park, Unit
Sarana Informatika pemeliharaan Anjungan Tunai OUG 31-32
(“SSI”) Mandiri (ATM) Jl. Mega Kuningan Barat,
Jakarta, Indonesia Kav. E4.3, Kawasan
Mega Kuningan,
Setiabudi, Jakarta
Selatan, Indonesia
PT Telkomsel 100% Jasa konsultasi manajemen Beroperasi 304 Telkom Landmark Tower
Ekosistem Digital bisnis dan investasi, dan/ Menara 1 Lt. 3, The
(“TED”) atau penyertaan modal pada Telkom Hub
Jakarta, Indonesia perusahaan lain Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Nusantara 100% Jasa dan perdagangan Beroperasi 286 Menara Multimedia,
Sukses Investasi Gedung Annex, Lt. 2
(“NSI”) Jl. Kebon Sirih No. 10-12,
Jakarta, Indonesia Jakarta Pusat, Indonesia
LAPORAN TAHUNAN 2025 105
Page 108
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Kepemilikan Status Jumlah Aset
Perusahaan Bidang Usaha Alamat
Saham Operasi (Rp miliar)
PT Graha Yasa 51% Jasa pariwisata dan Beroperasi 261 Jl. Cimanuk No. 33
Selaras (“GYS”) perhotelan Bandung, Indonesia
Jakarta, Indonesia
PT Metra TV 100% Jasa penyiaran berlangganan Beroperasi 255 Telkom Landmark Tower
(“Metra TV”) Lt. 22 & 41, The Telkom
Jakarta, Indonesia Hub
Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52, Jakarta 12710,
Indonesia
PT Nutech Integrasi 60% Jasa penyedia sistem Beroperasi 244 Jl. Tanjung Barat Raya
(“Nutech”) integrator No. 17 Pasar Minggu,
Jakarta, Indonesia Jakarta Selatan 12510,
Indonesia
TS Global Network 70% Jasa satelit Beroperasi 210 Jalan Teknorat ½ Cyber
Sdn. Bhd. (“TSGN”) 3, 6300 Cyberjaya,
Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan,
Malaysia Malaysia
PT Collega Inti 70% Perdagangan dan jasa Beroperasi 195 Talavera Office Park,
Pratama (“CIP”) Lantai 6-7
Jakarta, Indonesia Jl. TB Simatupang Kav.
22-26, Jakarta Selatan
12430, Indonesia
PT Graha 100% Jasa pengelolaan dan Beroperasi 163 Jl. Kapten Subijanto Dj.
Telkomsigma (“GTS”) konsultasi BSD City, Tangerang
Jakarta, Indonesia Selatan, Banten 15321,
Indonesia
Telekomunikasi 70% Jasa telekomunikasi dan Beroperasi 152 Suite 7-3, Level 7, Wisma
Indonesia informasi UOA II No. 21, Jalan
International Pinang, KLCC, 50450,
(Malaysia) Sdn. Bhd. Kuala Lumpur, Malaysia
(“Telin Malaysia”)
Kuala Lumpur,
Malaysia
PT Media Nusantara 55% Jasa konsultasi piranti keras, Beroperasi 128 Gedung Cyber-1 Lt. 1
Data Global (“MNDG”) piranti lunak komputer, data Kuningan Barat No. 8,
Jakarta, Indonesia center, dan internet exchange Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, DKI
Jakarta 12710, Indonesia
Telekomunikasi 100% Jasa telekomunikasi dan Beroperasi 58 Suite 408, Level 5, 20
Indonesia informasi Bond Street Sydney
International 2000, New South Wales,
(Australia) Pty. Ltd. Australia
(“Telin Australia”)
Sydney, Australia
PT Pojok Celebes 100% Usaha pariwisata Beroperasi 52 Plasa TelkomGroup Lt. 2
Mandiri (“PCM”) Jl. RS Fatmawati No. 65,
Jakarta, Indonesia Cilandak Barat Jakarta
Selatan 12430, Indonesia
PT Metraplasa 60% Jasa jaringan dan 2012; 28 Mulia Business Park,
(“Metraplasa”) e-commerce berhenti Gedung J
Jakarta, Indonesia beroperasi Jl. Letjen MT Haryono
pada bulan Kav. 58-60 Pancoran,
Oktober 2020 Jakarta 12780, Indonesia
106 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 109
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kronologi Pencatatan
Saham
Sejak tanggal 14 November 1995, saham Telkom tercatat dan diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode
saham TLKM dan New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode saham TLK.
Harga (Rp/Lembar) Komposisi Kepemilikan Saham
Tanggal Tindakan Korporasi Pemerintah
Nominal Penawaran/Pembelian Publik
Republik Indonesia
13/11/1995 Pra-Penawaran Umum Perdana 500 2.050 8.400.000.000 -
Penjualan Saham Milik Pemerintah (933.334.000) 933.334.000
Emisi Saham Baru Telkom - 933.333.000
Komposisi Kepemilikan Saham 7.466.666.000 1.866.667.000
11/12/1996 Block Sale Saham Milik Pemerintah 500 3.850 (388.000.000) 388.000.000
Komposisi Kepemilikan Saham 7.078.666.000 2.254.667.000
15/05/1997 Pemerintah Membagikan Saham 500 3.675 (2.670.300) 2.670.300
Insentif Kepada Para Pemegang
Saham Publik
Komposisi Kepemilikan Saham 7.075.995.700 2.257.337.300
07/05/1999 Block Sale Saham Milik Pemerintah 500 3.825 (898.000.000) 898.000.000
Komposisi Kepemilikan Saham 6.177.995.700 3.155.337.300
02/08/1999 Pembagian Bonus Saham (Emisi) 500 3.275 494.239.656 252.426.984
(Setiap 50 Saham Mendapatkan 4
Saham)
Komposisi Kepemilikan Saham 6.672.235.356 3.407.764.284
07/12/2001 Block Sale Saham Milik Pemerintah 500 2.700 (1.200.000.000) 1.200.000.000
Komposisi Kepemilikan Saham 5.472.235.356 4.607.764.284
16/07/2002 Block Sale Saham Milik Pemerintah 500 3.775 (312.000.000) 312.000.000
Komposisi Kepemilikan Saham 5.160.235.356 4.919.764.284
01/10/2004 Pemecahan Nilai Nominal Saham 250 4.200 10.320.470.712 9.839.528.568
dengan Rasio 1:2
21/12/2005 Program Pembelian Saham Kembali 250 6.050 - (211.290.500)
(I)(1)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.628.238.068
29/06/2007 Program Pembelian Saham Kembali 250 9.850 - (215.000.000)
(II)(2)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.413.238.068
LAPORAN TAHUNAN 2025 107
Page 110
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Harga (Rp/Lembar) Komposisi Kepemilikan Saham
Tanggal Tindakan Korporasi Pemerintah
Nominal Penawaran/Pembelian Publik
Republik Indonesia
20/06/2008 Program Pembelian Saham Kembali 250 7.750 - (64.284.000)
(III)(3)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.348.954.068
19/05/2011 Program Pembelian Saham Kembali 250 7.600 - (520.355.960)
(IV)(4)
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 8.828.598.108
14/06/2013 Pengalihan Program Pembelian 250 10.550 - 59.811.400
Saham Kembali III Kepada Karyawan
Melalui Program ESOP
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 8.888.409.508
30/07/2013 Pengalihan Program Pembelian 250 11.750 - 211.290.500
Saham Kembali I Melalui Private
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 10.320.470.712 9.099.700.008
02/09/2013 Pemecahan Nilai Nominal Saham 50 2.150 51.602.353.560 45.498.500.040
dengan Rasio 1:5
13/06/2014 Pengalihan Program Pembelian 50 2.440 - 1.075.000.000
Saham Kembali II Melalui Private
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 46.573.500.040
21/12/2015 Pengalihan Sisa Program Pembelian 50 3.110 - 22.363.000
Saham Kembali III Melalui Private
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 46.595.863.040
29/06/2016 Pengalihan Sisa Program Pembelian 50 3.970 - 864.000.000
Saham Kembali IV Melalui Private
Placement
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2017 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
02/07/2018 Pengalihan Saham Hasil Pembelian 50 3.750 - 1.737.779.800
Kembali Melalui Penarikan Kembali
Dengan Cara Pengurangan Modal
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2019 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2020 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
108 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 111
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Harga (Rp/Lembar) Komposisi Kepemilikan Saham
Tanggal Tindakan Korporasi Pemerintah
Nominal Penawaran/Pembelian Publik
Republik Indonesia
2021 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2022 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2023 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2024 Tidak ada tindakan korporasi - - - -
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.459.863.040
2025 Program Pembelian Saham Kembali 50 3.300* - (8.945.400)
2025 (5)
Komposisi Kepemilikan Saham 51.602.353.560 47.450.917.640
*Harga rata-rata pembelian saham kembali selama 2025
Keterangan:
(1) Program pembelian kembali saham tahap pertama dimulai pada tanggal 21 Desember 2005 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program tersebut disetujui) dan berakhir pada
bulan Juni 2007.
(2) Program pembelian kembali saham tahap kedua dimulai pada tanggal 29 Juni 2007 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program tersebut disetujui) dan berakhir pada bulan
Juni 2008.
(3) Program pembelian kembali saham tahap ketiga dimulai pada tanggal 20 Juni 2008 (bertepatan dengan RUPSLB ketika program tersebut disetujui) dan berakhir pada bulan
Desember 2009.
(4) Program pembelian kembali saham tahap keempat dimulai pada tanggal 19 Mei 2011 (bertepatan dengan RUPST ketika program tersebut disetujui) dan berakhir pada bulan
November 2012.
(5) Program pembelian kembali saham tahun 2025 dimulai pada tanggal 28 Mei 2025 (bertepatan dengan RUPST ketika program tersebut disetujui) dan berakhir
pada 27 Mei 2026.
Kronologi Pencatatan
Efek Lainnya
Pada tanggal 16 Juli 2002, Telkom menerbitkan obligasi pertamanya senilai Rp1.000 miliar dengan jangka waktu 5 tahun
di Bursa Efek Surabaya. Telkom telah memenuhi kewajiban atas obligasi tersebut pada tanggal jatuh temponya, yaitu
tanggal 16 Juli 2007. Kemudian pada tanggal 25 Juni 2010, Telkom menerbitkan obligasi keduanya yang terdiri dari Seri
A senilai Rp1.005 miliar dengan jangka waktu 5 tahun dan Seri B senilai Rp1.995 miliar dengan jangka waktu 10 tahun.
Kedua obligasi ini diterbitkan di BEI dan telah dibayar sepenuhnya pada tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 6 Juli 2015
dan 6 Juli 2020.
Selanjutnya Telkom menerbitkan obligasi berkelanjutan I Telkom Tahap I pada tanggal 16 Juni 2015, yang terdiri dari Seri
A senilai Rp2.200 miliar dengan jangka waktu 7 tahun, Seri B senilai Rp2.100 miliar dengan jangka waktu 10 tahun, Seri
C senilai Rp1.200 miliar dengan jangka waktu 15 tahun, dan Seri D senilai Rp1.500 miliar dengan jangka waktu 30 tahun.
Seluruh obligasi tersebut telah tercatat dan diperjualbelikan di BEI. Untuk obligasi Seri A telah dibayarkan sepenuhnya
pada tanggal jatuh tempo, yaitu tanggal 23 Juni 2022.
LAPORAN TAHUNAN 2025 109
Page 112
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Tanggal Tanggal Jangka
Nama Jumlah Tingkat Tanggal
dan Tahun Jatuh Waktu Penjamin Wali Amanat
Obligasi (Rp juta) Bunga Pelunasan
Penerbitan Tempo (Tahun)
Obligasi I 1.000.000 16 Juli 2002 16 Juli 2007 5 17,00% PT Danareksa PT BNI Tbk; 16 Juli 2007
Telkom Tahun Sekuritas PT BRI Tbk
2002
Obligasi II 1.005.000 25 Juni 6 Juli 2015 5 9,60% PT Bahana PT Bank CIMB 6 Juli 2015
Telkom Tahun 2010 Sekuritas; Niaga Tbk
2010 Seri A PT Danareksa
Sekuritas;
PT Mandiri
Sekuritas
Obligasi II 1.995.000 25 Juni 6 Juli 2020 10 10,20% PT Bahana PT Bank 6 Juli 2020
Telkom Tahun 2010 Sekuritas; Tabungan
2010 Seri B PT Danareksa Negara
Sekuritas; (Persero) Tbk
PT Mandiri
Sekuritas
Obligasi 2.200.000 23 Juni 23 Juni 2022 7 9,93%
Berkelanjutan 2015(1)
I Telkom Tahun
2015 Seri A
PT Bahana
Obligasi 2.100.000 23 Juni 23 Juni 2025 10 10,25%
Sekuritas;
Berkelanjutan 2015(1)
PT Danareksa
I Telkom Tahun
Sekuritas;
2015 Seri B PT Bank
PT Mandiri -
Obligasi 1.200.000 23 Juni 23 Juni 2030 15 10,60% Permata Tbk
Sekuritas;
Berkelanjutan 2015(1)
PT Trimegah
I Telkom Tahun
Sekuritas
2015 Seri C
Indonesia Tbk
Obligasi 1.500.000 23 Juni 23 Juni 2045 30 11,00%
Berkelanjutan 2015(1)
I Telkom Tahun
2015 Seri D
Keterangan:
(1) Obligasi Berkelanjutan I Telkom tahun 2015 Seri A diterbitkan tanggal 16 Juni 2015 namun transaksi penjualan resmi di tanggal 23 Juni 2015.
Di samping obligasi, pada tanggal 4 September 2018, Telkom juga menerbitkan Medium Term Notes I Telkom Tahun
2018 dengan nilai pokok Rp758.000.000.000 dan Medium Term Notes Syariah Ijarah I Telkom Tahun 2018 dengan sisa
imbalan ijarah Rp742.000.000.000. Untuk masing-masing Medium Term Notes tersebut Telkom menerbitkan tiga seri
serta menunjuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Agen Pemantau. Telkom telah melunasi MTN I Telkom
Tahun 2018 Seri C dan MTN Syariah Ijarah I Telkom Tahun 2018 Seri C yang jatuh tempo tanggal 4 September 2021.
110 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 113
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Tingkat Bunga
Tanggal Jangka (%)/Cicilan
Nama Jumlah Tanggal Tanggal
Jatuh Waktu Imbalan Arranger Pemantau
MTN (Rp juta) Terbit Pelunasan
Tempo (tahun) Per Tahun
(Rp juta)
MTN I 262.000 4 September 14 September 1 7,25% 14 September
Telkom 2018 2019 2019
Tahun
2018 Seri A
MTN I 200.000 4 September 4 September 2 8,00% 4 September
Telkom 2018 2020 2020
Tahun
2018 Seri B
MTN I 296.000 4 September 4 September 3 8,35% 4 September
Telkom 2018 2021 2021
Tahun PT Bahana
2018 Seri C Sekuritas;
PT BNI
MTN 264.000 4 September 14 September 2 Rp19.000 Sekuritas; PT Bank 14 September
Syariah 2018 2019 PT CGS-CIMB Tabungan 2019
Ijarah I Sekuritas Negara
Telkom Indonesia; (Persero)
Tahun PT Danareksa Tbk
2018 Seri A Sekuritas;
MTN 296.000 4 September 4 September 2 Rp24.000 PT Mandiri 4 September
Syariah 2018 2020 Sekuritas 2020
Ijarah I
Telkom
Tahun
2018 Seri B
MTN 182.000 4 September 4 September 2 Rp15.000 4 September
Syariah 2018 2021 2021
Ijarah I
Telkom
Tahun
2018 Seri C
Penggunaan Jasa Akuntan Publik
dan Kantor Akuntan Publik
Setiap tahun, Telkom telah melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Konsolidasi. Melalui RUPS, Perseroan
melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan audit Laporan Keuangan. Pada tahun 2025,
selain jasa audit, KAP juga memberikan jasa lain berupa jasa non-audit. Biaya yang dikeluarkan untuk jasa lainnya
tersebut tidak pernah melebihi biaya untuk jasa audit.
LAPORAN TAHUNAN 2025 111
Page 114
Highlight Telkom Laporan Manajemen
03 Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Tata Kelola
Perusahaan
Jasa KAP Tahun 2025
Kantor Akuntan Periode Akuntan
Alamat Jasa yang Diberikan Fee (Rp juta)
Publik Penugasan Publik
KAP Purwanto, Gedung Sejak 2012 Agung • Melakukan audit umum dan terintegrasi 92.953
Susanti & Surja Bursa Efek Purwanto atas Laporan Keuangan Konsolidasian
(Firma anggota Indonesia berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan
Ernst & Young Tower 2, Lt. 7 (“SAK”) di Indonesia dan International
Global Limited) Jl. Jend. Financial Reporting Standards (“IFRS”)
dan entitas Sudirman Kav. dan efektivitas pengendalian internal atas
asosiasinya* 52-53 Jakarta pelaporan keuangan.
12190 • Melakukan audit berbasis Standar Akuntansi
ETAP (Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik)
atas Laporan Keuangan Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
• Melakukan audit berbasis Standar
Pemeriksaan Keuangan Negara atas
Kepatuhan Perusahaan terhadap Peraturan
Perundang-undangan dan Pengendalian
Internal PT Telkom tahun buku 2025.
• Melakukan jasa audit kerja sama dengan BPK
RI terkait Penyusunan LKPP RI tahun buku
2025 (SA 600).
• Melakukan jasa Agreed Upon Procedures
(“AUP”) Paket Informasi Keuangan BUMN.
• Melakukan jasa atestasi kepatuhan atas
Laporan Kegiatan Penerapan Prinsip Kehati-
hatian (Laporan KPPK) dalam pengelolaan
Utang Luar Negeri Korporasi Non-Bank untuk
Perusahaan, Telkomsel, dan Telin.
• Melakukan jasa Agreed Upon Procedures
(“AUP”) untuk Perhitungan dan Pengukuran
KPI bagi Direksi dan Dewan Komisaris
Perusahaan.
• Melakukan audit umum berdasarkan standar
akuntansi keuangan yang berlaku pada
entitas Anak Perusahaan.
Jasa KAP Tahun 2021–2025
Fee
Tahun Buku (Rp juta)
No. Kantor Akuntan Publik Akuntan Publik
yang Diaudit Jasa Jasa
Total
Assurance Lainnya
1. 2025 KAP Purwanto, Susanti & Surja (Firma Agung Purwanto 89.810 3.143 92.953
anggota Ernst & Young Global Limited)
dan entitas asosiasinya
2. 2024 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Firma Agung Purwanto 79.003 4.724 83.727
anggota Ernst & Young Global Limited)
dan entitas asosiasinya
3. 2023 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Firma Agung Purwanto 68.969 3.964 72.933
anggota Ernst & Young Global Limited)
dan entitas asosiasinya
4. 2022 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Firma Agung Purwanto 59.700 5.440 65.140
anggota Ernst & Young Global Limited)
5. 2021 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Firma Widya Arijanti 59.050 11.540 70.590
anggota Ernst & Young Global Limited)
112 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 115
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nama dan Alamat Lembaga dan/atau
Profesi Penunjang Pasar Modal
Profesi Penunjang Fee Tahun Periode
Alamat Jasa
Pasar Modal 2025 Penugasan
Biro PT Datindo Wisma Sudirman Bertindak sebagai lembaga Rp1,5 miliar Sejak 1995
Administrasi Entrycom Jl. Jend. Sudirman Kav. penyimpanan (Kustodian) saham biasa
Efek 34-35 Jakarta 10220 Telkom yang diperdagangkan di BEI,
jasa administrasi pelaksanaan RUPS,
dan jasa administrasi pembayaran
dividen.
Wali Amanat PT Bank Gedung WTC II Lt. 28 Mewakili kepentingan pemegang Rp75 juta Sejak 2015
Permata Tbk Jl. Jend Sudirman Kav. obligasi dengan perusahaan untuk
29-31 Jakarta 12920 obligasi berkelanjutan tahap I Telkom.
Kustodian PT Kustodian Gedung Bursa Efek • Menyediakan jasa kustodian sentral Rp35 juta Sejak 1995
Sentral Sentral Efek Indonesia Tower 1, Lt. 5 dan penyelesaian transaksi saham/
Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. obligasi di BEI.
52-53 Jakarta 12190 • Layanan jasa penyimpanan dan
penyelesaian transaksi efek,
distribusi hasil aksi korporasi.
Agen PT Pemeringkat Equity Tower, Lt. 30 Menyediakan peringkat atas risiko Rp150 juta Sejak 2012
Pemeringkat Efek Indonesia Sudirman Central kredit atas penerbitan obligasi
Business District Lot. 9 Telkom.
Jl. Jenderal Sudirman
Kav. 52-53 Jakarta 12190
Moody’s Moody’s Investors Menyediakan peringkat atas risiko US$92.500 Sejak 2018
Service Singapore Pte. kredit Telkom.
Ltd, 50 Raffles Place
#23-06, Singapore Land
Tower,
Singapura - 048623
Fitch Fitch (Hong Kong) Menyediakan peringkat atas risiko US$81.000 Sejak 2018
Limited kredit Telkom.
19/F Man Yee Building
68 Des Voeux Road
Central,
Hong Kong
+ 852 2263 9963
Bank The Bank Corporate Headquarters Bertindak sebagai lembaga US$238.875 Sejak 1995
Kustodian of New 240 Greenwich Street penyimpanan (Kustodian) saham ADS
ADS York Mellon New York, NY 10286 yang diperdagangkan di NYSE.
Corporation Amerika Serikat
+1 212 495 1784
Konsultan Herbert Smith 50 Raffles Place, #24-01 Bertindak sebagai konsultan hukum Rp3 miliar Sejak 2023
Hukum Freehills Singapore Land Tower, Perseroan terkait pasar modal
Singapore 048623 Amerika Serikat untuk Laporan
UMBRA Telkom Landmark Tower Tahunan dalam Form 20-F.
Partnership Lt. 49
Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 52 Jakarta
Notaris Notaris/PPAT Jl. Suryo No. 54 Bertindak sebagai notaris dalam Rp189 juta Sejak 2012
Ashoya Ratam, Kebayoran Baru Jakarta Rapat Umum Pemegang Saham
S.H., M.Kn. 12180 Tahunan (RUPST).
LAPORAN TAHUNAN 2025 113
Page 116
04. 114 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 117
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Analisis dan Pembahasan Manajemen LAPORAN TAHUNAN 2025 115
Page 118
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Tinjauan Bisnis
Tinjauan Ekonomi Global dan Perekonomian Indonesia menunjukkan stabilitas yang
baik di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan
Indonesia 2025 ekonomi tahun 2025 tercatat sebesar 5,11% secara
Perekonomian global sepanjang 2025 tetap tahunan, lebih tinggi dari 5,03% pada 2024, didukung
menunjukkan ketahanan di tengah berbagai tekanan oleh permintaan domestik yang kuat sejalan dengan
dan ketidakpastian. Berdasarkan IMF World Economic berbagai bauran kebijakan yang ditempuh untuk terus
Outlook Update Januari 2026, pertumbuhan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, kinerja ekspor yang
dunia pada 2025 diperkirakan mencapai 3,3%, sama solid, investasi yang tangguh, serta optimalisasi belanja
dengan capaian tahun 2024. Kinerja ini banyak ditopang pemerintah. Akselerasi ini terlihat jelas pada kuartal
oleh peningkatan investasi di sektor teknologi, khususnya keempat 2025 yang tumbuh 5,39% YoY, didorong oleh
kecerdasan buatan (AI), yang terutama terkonsentrasi di peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, dan
Amerika Utara dan Asia, serta didukung kebijakan fiskal konsumsi pemerintah.
dan moneter yang relatif longgar di sejumlah negara.
Inflasi nasional sepanjang tahun 2025 tetap terkendali
Meski angka pertumbuhan global terlihat stabil, laju
sebesar 2,92% YoY pada Desember 2025, meningkat dari
pertumbuhan antarnegara dan antarsektor masih sangat
2,2% pada November namun tetap berada dalam kisaran
bervariasi sehingga pemulihan ekonomi belum merata.
target Bank Indonesia sebesar 2,5 ± 1%. Kenaikan inflasi
Negara-negara maju secara keseluruhan tumbuh 1,7% didorong terutama oleh tekanan harga pangan, meskipun
pada 2025, dengan Amerika Serikat menjadi pendorong inflasi inti tetap terkendali di 2,38% seiring dengan
utama melalui pertumbuhan sebesar 2,1% yang ditunjang konsisten kebijakan suku bunga dan kapasitas ekonomi
oleh investasi teknologi dan konsumsi rumah tangga yang masih memadai.
yang tetap kuat. Di sisi lain, negara-negara berkembang
Pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang 2025
masih menjadi penopang utama pertumbuhan global
menunjukkan volatilitas tinggi akibat penguatan dolar
dengan pertumbuhan sebesar 4,4% pada 2025, termasuk
AS, arus modal keluar, dan sentimen global. Rupiah
Tiongkok yang tumbuh sebesar 5,0% dan India 7,3%.
bergerak di kisaran Rp16.300–Rp16.900 per dolar AS,
Inflasi global pada 2025 berada di sekitar 4,1%, dengan pelemahan signifikan di pertengahan-akhir
melanjutkan tren penurunan dari tahun-tahun tahun hingga menyentuh Rp16.665 pada awal Desember
sebelumnya seiring meredanya tekanan harga energi 2025 dan Rp16.945 pada akhir Desember.
dan pengaruh pengetatan kebijakan moneter yang
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia melakukan
telah dilakukan secara luas. Volume perdagangan
beberapa penyesuaian terhadap suku bunga acuannya
dunia tumbuh 4,1% pada 2025, terutama didorong oleh
(BI Rate) sepanjang 2025 untuk menjaga stabilitas nilai
meningkatnya perdagangan produk-produk terkait
tukar sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam
teknologi, sementara pertumbuhan perdagangan di
kisaran target. Pada awal tahun, BI Rate diturunkan dari
sektor lain cenderung lebih lambat. Meskipun demikian,
6,00% menjadi 5,75% sebagai respons terhadap inflasi
prospek ekonomi global masih dibayangi risiko ke arah
domestik yang terkendali dan kondisi ekonomi yang
pelemahan, antara lain dari meningkatnya ketegangan
stabil. Selanjutnya, BI kembali menurunkan suku bunga
perdagangan dan geopolitik, serta kerentanan fiskal di
acuan menjadi 4,75% pada September hingga Desember
sejumlah negara maju dengan beban utang publik yang
2025 sebagai langkah akomodatif untuk memperkuat
tinggi.
momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah
perlambatan ekonomi global, sekaligus mempertahankan
stabilitas harga dan nilai tukar.
116 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 119
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Industri Telekomunikasi Indonesia Percepatan jaringan 5G di Indonesia masih tertahan
oleh sejumlah tantangan kritis. Laporan OpenSignal
Pada tahun 2025, industri telekomunikasi Indonesia menyoroti bahwa alokasi pita spektrum mid-band
memasuki fase transformasi struktural yang ditandai seperti 3,5 GHz yang berperan sebagai tulang punggung
dengan konsolidasi pasar, akselerasi teknologi 5G, dan 5G, masih jauh dari optimal dan menjadi salah satu kunci
pergeseran model bisnis ke arah konvergensi layanan. keterlambatan Indonesia dibanding negara tetangga.
Meningkatnya kebutuhan akan konektivitas digital Sementara itu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
berkualitas tinggi di berbagai sektor ekonomi, didukung Indonesia (APJII) mengungkap bahwa lambatnya
oleh fokus Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi pembangunan infrastruktur dan tingginya kebutuhan
dan Digital (Komdigi) untuk memperluas akses investasi menjadi hambatan utama penetrasi 5G,
infrastruktur yang lebih merata, mendorong para pemain terutama di luar wilayah perkotaan. Kedua faktor ini
industri untuk terus meningkatkan investasi dan inovasi membatasi kemampuan operator untuk menghadirkan
layanan guna mencapai wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, layanan generasi berikutnya dengan cakupan dan
dan Terluar) serta mempercepat adopsi teknologi terkini kualitas yang diharapkan.
seperti 5G dan fixed-mobile convergence (FMC).
Perubahan paling signifikan dalam industri
Kebanyakan operator telekomunikasi dengan pangsa telekomunikasi di tahun 2025 adalah rekonsolidasi
pasar dominan telah mengalokasikan investasi pasar menjadi tiga operator utama. Merger XL Axiata
substansial untuk memperluas jangkauan jaringan, dan Smartfren pada bulan April 2025 telah menciptakan
meningkatkan kapasitas layanan, dan membangun entitas baru bernama XLSmart Telecom dengan 73 juta
infrastruktur kelas dunia. Upaya kolaboratif ini selaras subscriber gabungan hingga Desember 2025. Ketiga
dengan arahan strategis Pemerintah untuk menciptakan pemain utama sekarang adalah Telkomsel, Indosat
ekosistem telekomunikasi yang lebih inklusif, Ooredoo Hutchison (IOH), dan XLSmart.
kompetitif, dan mendukung transformasi digital nasional
yang berkelanjutan. Dari sisi layanan, tren konvergensi menjadi semakin
dominan. Ketiga operator besar mempercepat
Pengembangan teknologi 5G menjadi salah satu inisiatif implementasi FMC, menggabungkan fixed dan mobile
paling krusial di industri telekomunikasi 2025, membawa broadband dalam sebuah ekosistem terintegrasi yang
dampak transformatif terhadap ekonomi digital menciptakan pengalaman pengguna lebih kohesif, kaya,
Indonesia. Menurut proyeksi Global System for Mobile dan efisien. Strategi FMC mencerminkan pola konsolidasi
Communications Association (GSMA), teknologi 5G dapat pasar yang luas dengan restrukturisasi mendalam di
berkontribusi sekitar USD 41 miliar terhadap produk layanan fixed broadband.
domestik bruto Indonesia dalam periode 2024–2030.
Meskipun penetrasi 5G masih berkisar di kisaran 10% Telkomsel, melalui integrasi IndiHome untuk pelanggan
per Oktober 2025, Komdigi memproyeksikan percepatan B2C, masih menjadi pemimpin pasar fixed broadband
signifikan dengan penetrasi mencapai 32% dari populasi nasional dengan jumlah pelanggan mencapai
Indonesia pada tahun 2030. 10,3 juta hingga Desember 2025. Integrasi ini menjadi
bagian dari strategi acquisitive complementing
Telkomsel memimpin ekspansi 5G dengan terus yang mendukung penguatan layanan Fixed-Mobile
menggelar lebih dari 4.900 unit BTS 5G hingga Desember Convergence (FMC) Telkomsel. Sementara itu, XLSmart
2025. Kesiapan infrastruktur Telkomsel ini membuka melalui layanan internet rumah XL Satu memiliki
peluang penerapan aplikasi digital canggih seperti hampir satu juta pelanggan hingga akhir kuartal
augmented reality/virtual reality (AR/VR), Internet keempat 2025. Konsolidasi fixed broadband ini tidak
of Things (IoT), dan teknologi lainnya, yang sekaligus hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga
memfasilitasi konektivitas berkecepatan tinggi dan stabil mendorong pertumbuhan bisnis melalui penetrasi
di sektor strategis termasuk kesehatan, pendidikan, cross-selling dan customer lifetime value yang
dan manufaktur. lebih tinggi.
LAPORAN TAHUNAN 2025 117
Page 120
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Industri telekomunikasi Indonesia masih mencatat Persaingan Pelaku Industri
perkembangan, namun kini berada di bawah tekanan
struktural yang semakin kompleks. Bisnis seluler yang
Telekomunikasi
selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan mulai
stagnan, sejalan dengan tren global bahwa layanan Bisnis Seluler (Mobile)
legacy seperti SMS dan telepon tidak lagi mampu
Telkomsel tetap menjadi pemimpin pasar di industri
menopang kebutuhan investasi jaringan yang terus
seluler Indonesia, dengan posisi dominan yang
meningkat. Persaingan antar operator pun semakin
relatif stabil di tengah perubahan struktur kompetisi
ketat, tidak lagi sekadar mengejar jumlah pelanggan,
industri. Hingga kuartal IV 2025, Telkomsel mencatat
tetapi berfokus pada perolehan pelanggan bernilai tinggi
sekitar 156,1 juta pelanggan yang lebih berkualitas
yang dapat memberikan kontribusi pendapatan lebih
dan mempertahankan pangsa pasar terbesar di
kuat. Pada saat yang sama, daya beli konsumen yang
industri. Meskipun tekanan terhadap Average Revenue
melemah serta munculnya pemain baru seperti penyedia
Per User (ARPU) masih berlanjut akibat pergeseran
e-SIM dan perusahaan utilitas yang menawarkan
konsumsi layanan dari voice dan SMS ke data serta
layanan telekomunikasi mempersempit ruang manuver
penurunan daya beli masyarakat di tengah tantangan
operator tradisional.
makroekonomi, Telkomsel menunjukkan ketahanan
Di dalam negeri, tantangan operasional juga semakin kinerja dengan tetap mencatat pertumbuhan trafik data
berat. Biaya pembangunan dan pemeliharaan (payload) dan peningkatan produktivitas pelanggan yang
infrastruktur—terutama untuk memperluas jaringan menggambarkan permintaan yang tetap kuat.
ke wilayah 3T—masih sangat besar dan menjadi
Persaingan di industri seluler kini cenderung lebih
penghambat utama ekspansi. Ketergantungan industri
rasional, berorientasi pada profitabilitas dan menuju
pada model bisnis lama membuat operator harus
market repair. Selain Telkomsel, pemain utama lainnya
mencari pilar pertumbuhan baru di luar layanan seluler
adalah Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan XL Axiata
untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Kombinasi antara
yang bersama-sama dengan Telkomsel menguasai
tekanan investasi, disrupsi teknologi, perubahan perilaku
pangsa pasar nasional. Dinamika industri semakin
konsumen, dan kompetisi para pelaku industri inilah
menarik dengan selesainya merger antara XL Axiata
yang membentuk lanskap baru industri telekomunikasi
dan Smartfren Telecom pada pertengahan 2025, yang
Indonesia, yang menuntut transformasi lebih agresif dari
membentuk entitas baru bernama XL Smartfren Telecom
seluruh pelakunya.
(XST/XLSmart). Konsolidasi ini diharapkan memperkuat
Di tengah tekanan tersebut, transformasi menjadi struktur industri telekomunikasi Indonesia yang lebih
keharusan. Telkom, misalnya, mulai menggeser fokusnya stabil dan rasional dengan mengurangi kompetisi
ke bisnis infrastruktur digital seperti pusat data, jaringan berbasis harga dan mendorong fokus pada efisiensi
fiber, menara telekomunikasi, dan layanan satelit serta peningkatan kualitas jaringan.
orbit rendah yang memiliki prospek jangka panjang
Secara keseluruhan, rasionalisasi industri yang
lebih cerah. Namun, bisnis-bisnis ini membutuhkan
berlangsung sepanjang 2025 menjadi momentum
investasi yang sangat besar dan memerlukan kolaborasi
positif bagi Telkomsel untuk memperkuat fundamental
strategis dengan mitra eksternal. Selain itu, industri
bisnis dan mempertahankan posisi dominan. Dengan
juga membutuhkan konsolidasi infrastruktur agar lebih
strategi yang berfokus pada model paket perpanjangan
efisien dan siap bersaing dengan dominasi pemain
layanan (renewal packages), penyederhanaan portofolio
OTT global.
produk, penetapan harga yang sesuai, pengembangan
Sementara itu, ketidakpastian makroekonomi, regulasi layanan digital yang relevan, serta optimalisasi
perlindungan data, dan kebijakan yang berfokus pengalaman pelanggan, Telkomsel tetap berada di posisi
pada pelanggan dari regulator turut mempersempit terdepan dalam mendukung transformasi digital dan
ruang pertumbuhan operator. Dengan lanskap yang pertumbuhan industri telekomunikasi nasional secara
berubah cepat, pemain telekomunikasi Indonesia harus lebih berkelanjutan.
menyeimbangkan investasi, inovasi, dan kemitraan
untuk membangun mesin pertumbuhan baru yang lebih
berkelanjutan.
118 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 121
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Bisnis Fixed Broadband & Fixed Mobile Telkom terus menunjukkan kepemimpinan dalam
mendukung pemerataan akses internet nasional. Hingga
Segmen fixed broadband menunjukkan momentum 2025, Telkom telah melakukan modernisasi jaringan
pertumbuhan yang positif sepanjang 2025 didukung oleh tembaga menjadi fiber di 459 kota dan kabupaten,
meningkatnya kebutuhan konektivitas rumah tangga sejalan dengan target Pemerintah untuk mencapai 30%
dan digitalisasi aktivitas harian masyarakat dengan penetrasi fixed broadband nasional. Upaya ini didukung
layanan broadband berbasis serat optik (FTTH) menjadi oleh infrastruktur Palapa Ring, proyek tulang punggung
pendorong utama pertumbuhan industri. Berdasarkan serat optik nasional yang mencakup sekitar 36.000
proyeksi industri, tingkat penetrasi fixed broadband kilometer jaringan laut dan darat di wilayah barat, tengah,
rumah tangga meningkat hingga hampir mencapai 30%, dan timur Indonesia. Infrastruktur ini menjadi fondasi
mencerminkan potensi pasar yang masih sangat luas. penting bagi adopsi FTTH di seluruh wilayah, sekaligus
mempersempit kesenjangan digital dengan menyediakan
Telkom Indonesia melalui IndiHome terus
konektivitas yang andal hingga ke daerah terpencil.
mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar
dengan pangsa lebih dari 60%. Hingga kuartal IV 2025,
IndiHome mencatat pertumbuhan pelanggan ritel yang Bisnis Pusat Data (Data Center)
solid sejalan dengan strategi household acquisition yang
Industri pusat data di Indonesia terus menunjukkan
memprioritaskan penawaran konvergensi antara layanan
pertumbuhan pesat dan menarik minat besar dari investor
fixed broadband dan mobile (FMC). Upaya Telkom dalam
lokal maupun global. Nilai pasar data center nasional
mengintegrasikan layanan IndiHome dengan Telkomsel
diperkirakan mencapai USD 1,45 miliar pada 2023, dan
One berhasil memperkuat nilai tambah bagi pelanggan
diproyeksikan meningkat menjadi USD 3,09–3,79 miliar
melalui beragam pilihan paket yang menarik, kemudahan
pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan
akses, efisiensi biaya, serta pengalaman digital yang
majemuk (CAGR) sekitar 11,4%, jauh melampaui rata-rata
lebih lancar.
pertumbuhan global. Perkembangan ini didorong oleh
Selain memperkuat layanan premium, Telkom juga pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan, dengan
berfokus memperluas jangkauan ke segmen pasar yang nilai transaksi e-commerce mencapai USD 65 miliar pada
lebih luas melalui EZnet, produk fixed broadband dengan 2024, serta kebijakan pemerintah mengenai lokalisasi
harga terjangkau yang dirancang untuk menjawab isu data yang mewajibkan penyimpanan dan pengelolaan
keterjangkauan tanpa mengorbankan kualitas layanan. data di dalam negeri.
Strategi ini menjadi kunci dalam menjawab dinamika
Selain itu, derasnya arus investasi dari perusahaan
persaingan yang semakin kompleks dan kebutuhan
teknologi global menjadi katalis penting bagi ekspansi
rumah tangga yang semakin beragam dengan tetap
industri ini. Sejumlah hyperscaler besar seperti
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume
Microsoft mengumumkan investasi senilai USD 1,7 miliar
pelanggan dan peningkatan ARPU melalui penawaran
untuk memperkuat infrastruktur cloud di Indonesia,
paket bernilai lebih tinggi, termasuk bundling konten
sementara Tencent Cloud menambah USD 500 juta untuk
hiburan dan layanan digital tambahan.
membangun fasilitas ketiganya di Tanah Air. Pemain baru
Persaingan di industri fixed broadband semakin ketat seperti Worldvuer iByond juga mengumumkan investasi
seiring banyaknya pemain di pasar dan meningkatnya USD 400 juta untuk membangun Quantum AI Data Center
investasi dari para pemain lama maupun pendatang pertama di Asia. Akibatnya, kapasitas terpasang industri
baru. IconNet (PLN Icon Plus) memperluas jangkauannya pusat data nasional yang saat ini berada di kisaran 430
hingga ke wilayah luar Jawa dengan memanfaatkan MW diproyeksikan melonjak 210% menjadi 936 MW
infrastruktur listrik nasional, sementara Biznet Home, pada 2028.
First Media, dan MyRepublic memperkuat posisi di
pasar perkotaan dan suburban. MyRepublic bahkan
mencatatkan lebih dari 1,5 juta pelanggan FTTH pada
akhir tahun 2025, menunjukkan pertumbuhan yang
signifikan di segmen konsumer.
LAPORAN TAHUNAN 2025 119
Page 122
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Bisnis International Traffic dan tradisional menjadi penyedia layanan infrastruktur
Interconnection terintegrasi, yang mencakup backbone connectivity,
edge infrastructure, dan colocation services. Tren ini
Perubahan perilaku komunikasi global telah membentuk juga mendorong perluasan persaingan ke area wholesale
ulang dinamika layanan international traffic (sambungan connectivity berbasis serat optik, yang kini menjadi
langsung internasional) tradisional (non-VoIP) di tulang punggung pertumbuhan infrastruktur digital di
Indonesia. Di tengah bergesernya preferensi pengguna Tanah Air.
menuju layanan berbasis OTT dan VoIP, seperti
WhatsApp, LINE, dan Skype, peran SLI tradisional Sejalan dengan arah transformasi grup menuju
semakin berkurang hingga kini hanya dikelola oleh dua strategic holding, TelkomGroup memperkuat portofolio
operator, yaitu Telkom dan Indosat Ooredoo Hutchison. infrastrukturnya melalui penguatan entitas strategis
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) yang kini
Menyikapi pergeseran tren tersebut, Telkom menggunakan identitas baru “InfraNexia”. Pada Oktober
mengarahkan ulang fokus bisnis internasionalnya dengan 2025, Telkom dan TIF menandatangani Kesepakatan
memaksimalkan peluang pada layanan bernilai tambah. Pemisahan Bersyarat (Conditional Spin-off Agreement/
Bekerja sama dengan berbagai penyedia OTT global, CSA) sebagai tonggak penting dalam proses pemisahan
Telkom memperluas portofolio di area connectivity, sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity
data center, dan Content Delivery Network (CDN) untuk dari Telkom kepada TIF. Langkah strategis ini berfokus
mengelola kebutuhan lalu lintas digital lintas negara pada penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital
dengan kapasitas dan efisiensi yang lebih tinggi. untuk menciptakan nilai tambah bagi pemangku
kepentingan melalui optimalisasi aset, peningkatan
Bisnis Infrastruktur Jaringan dan Satelit efisiensi biaya operasional dan investasi, serta unlock
value melalui monetisasi infrastruktur dan potensi
Pasar infrastruktur jaringan dan menara telekomunikasi kemitraan strategis.
di Indonesia pada 2025 menunjukkan pertumbuhan
yang solid, ditopang oleh peningkatan permintaan Upaya Telkom dalam membangun dan mengelola
konektivitas, perluasan jaringan 4G dan 5G, serta infrastruktur serat optik yang andal sejalan dengan
akselerasi transformasi digital nasional. Industri ini meningkatnya kebutuhan akan jaringan yang efisien,
kini didominasi oleh tiga pemain utama, yaitu Mitratel, berkapasitas besar, dan berkelanjutan. Pengembangan
Tower Bersama Infrastructure (TBI), dan Sarana Menara jaringan fiber backbone nasional oleh TelkomGroup
Nusantara (SMN). Di antara ketiganya, Mitratel, anak juga mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan
usaha TelkomGroup, mempertahankan posisi sebagai pemerataan konektivitas digital, terutama di wilayah
pemimpin pasar dengan portofolio menara yang timur Indonesia. Hal ini sekaligus memperkuat posisi
mendekati 40 ribu unit dan jumlah tenant yang menembus Telkom sebagai enabler utama kedaulatan digital
60 ribu per September 2025. Pertumbuhan ini didukung nasional, dengan infrastruktur yang menjadi fondasi
oleh jumlah menara sebanyak 40.102 menara yang bagi seluruh layanan digital, mulai dari broadband, data
menjadi Mitratel sebagai perusahaan dengan jaringan center, hingga cloud dan edge computing.
menara terbesar di Asia Tenggara.
Ekonomi antariksa global tengah memasuki fase
Selain penguatan pada aset menara, Mitratel dan pemain pertumbuhan yang sangat cepat, dengan nilai pasar
lainnya memperluas portofolio ke layanan fiber-to-the- mencapai USD 630 miliar pada 2023 dan diproyeksikan
tower dan billable fiber backbone untuk mendukung naik hampir tiga kali lipat menjadi USD 1,8 triliun pada
kebutuhan kapasitas data yang terus meningkat dari 2035 menurut McKinsey. Tren tersebut juga terlihat
operator seluler. Dengan jaringan fiber yang menjangkau di kawasan ASEAN, yang menurut studi Deloitte 2025
lebih dari 67.000 km di seluruh Indonesia, Mitratel secara memperkirakan potensi ekonomi antariksa mencapai
bertahap mengubah dirinya dari perusahaan menara USD 100 miliar hingga 2030, dengan Indonesia
diproyeksikan menjadi kontributor terbesar berkat skala
ekonomi dan luasnya pasar domestik.
120 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 123
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Salah satu peluang strategis yang dapat dioptimalkan Sektor perdagangan elektronik tetap menjadi pilar
Indonesia adalah pembangunan bandar antariksa utama ekonomi digital nasional, dengan proyeksi Gross
(spaceport), yang berpotensi menghasilkan pendapatan Merchandise Value (GMV) hampir mendekati USD 100
tahunan sekitar 200 juta dolar karena keuntungan miliar pada 2025 dan diperkirakan akan mencapai USD
geografis sebagai negara khatulistiwa. Namun, 180-340 miliar pada tahun 2030. Platform e-commerce
pertumbuhan industri satelit nasional menghadapi terus berinovasi dalam menawarkan pengalaman
tantangan besar pada ketersediaan SDM, karena berbelanja yang unik, termasuk live commerce yang
Indonesia membutuhkan sedikitnya 3.000 tenaga ahli mengintegrasikan entertainment dan commerce, serta
dalam manufaktur dan operasi satelit, pengelolaan strategi penetrasi pasar yang agresif di segmen tier-2
stasiun bumi, logistik, hingga asuransi luar angkasa. dan tier-3. Pertumbuhan ini juga difasilitasi oleh ekspansi
layanan fintech dan pembayaran digital, dengan proyeksi
TelkomGroup melalui anak usahanya Telkomsat
pertumbuhan pembayaran digital mencapai 15% pada
memainkan peran penting dalam sektor ini. Setelah
2025, didorong oleh adopsi dompet digital, transfer
sukses meluncurkan Satelit Merah Putih 2 yang
peer-to-peer, dan integrasi pembayaran yang lebih baik
menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS)
pada platform e-commerce.
dengan kapasitas hingga 32 Gbps, Telkomsat terus
memperluas portofolio layanannya untuk mendukung TelkomGroup memposisikan diri sebagai enabler utama
konektivitas di daerah-daerah yang sulit dijangkau transformasi digital melalui ekosistem bisnis yang
jaringan fiber. Salah satu upaya Telkomsat dalam terintegrasi. PT Telkomsel Ekosistem Digital (INDICO),
mewujudkan pemerataan akses digital di Indonesia yang beroperasi di bawah Telkomsel, berfokus pada
adalah dengan meluncurkan layanan internet broadband pengembangan fondasi digital, sinergi ekosistem, dan
berbasis HTS dengan kecepatan akses hingga 50/5 portofolio bisnis digital yang komprehensif mencakup
Mbps yang dinamakan Internet Merah Putih. Layanan ini berbagai sektor strategis: Fita sebagai platform
dirancang untuk menghadirkan koneksi cepat dan stabil health-tech yang menyediakan layanan telemedicine
yang menjangkau seluruh Nusantara, termasuk wilayah dan manajemen kesehatan digital melalui program
yang selama ini kurang terlayani (underserved) maupun yang dipersonalisasi; Kuncie sebagai platform ed-
tidak terlayani (unserved) jaringan terestrial. tech yang menawarkan konten pembelajaran interaktif
dan accessible untuk mendorong pembelajaran yang
Bisnis Digital holistik dan inklusif; serta Majamojo sebagai penyedia
solusi gaming dan hiburan digital yang menghadirkan
Ekosistem digital Indonesia mencatat pertumbuhan yang pengalaman untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.
substansial sepanjang 2025, didorong oleh penetrasi Diversifikasi bisnis ini memungkinkan TelkomGroup
teknologi yang semakin dalam, perluasan jangkauan untuk mengkapitalisasi pertumbuhan segmen-segmen
konektivitas internet, dan peningkatan keterlibatan digital yang potensial sekaligus mengintegrasikan
konsumen di platform digital. Berdasarkan data terbaru layanan telekomunikasi sebagai tulang punggung
Digital 2025 oleh DataReportal dan Hootsuite, Indonesia infrastruktur yang mendukung pertumbuhan aplikasi dan
mempertahankan posisinya sebagai pasar digital platform digital di berbagai vertikal industri.
terdepan di Asia Tenggara dengan 212 juta pengguna
internet dan 143 juta pengguna media sosial aktif pada
Januari 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh masif
adopsi internet seluler, dengan 98,7% dari pengguna
internet Indonesia mengakses layanan melalui perangkat
seluler sehingga menempatkan Indonesia sebagai
peringkat pertama dalam intensitas penggunaan
internet seluler.
LAPORAN TAHUNAN 2025 121
Page 124
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
Pada bulan Desember 2025, Telkom melakukan reorganisasi segmen usaha sebagai bagian dari penajaman arah
transformasi menuju strategic holding, guna memastikan struktur portofolio lebih selaras dengan kebutuhan
penciptaan nilai jangka panjang. Melalui penataan segmen usaha ke dalam B2C, B2B ICT, B2B Infra, Internasional, dan
Lain-lain (Others), Telkom mempertajam fokus masing-masing lini bisnis, memperkuat sinergi antar entitas operasional,
serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis dan alokasi modal. Penyesuaian ini diharapkan dapat
memperkuat daya saing Perseroan, menjaga konsistensi kinerja lintas portofolio, dan meningkatkan kesiapan Telkom
dalam merespons dinamika industri digital yang terus berkembang.
B2C B2B ICT B2B Infra Internasional Lain-Lain
Segmen B2C berfokus Segmen B2B ICT Segmen B2B Infra Segmen Internasional Segmen Lain-Lain
pada layanan mobile menyediakan layanan berperan sebagai ditujukan untuk mencakup entitas dan
dan fixed broadband enterprise connectivity, penyedia infrastruktur memperluas rekam bisnis lain yang saat ini
untuk melayani system integration, digital bagi ekosistem jejak TelkomGroup berada dalam proses
basis pelanggan ritel IT services, dan TelkomGroup dan mitra di tingkat global penataan. Pengelolaan
yang luas di seluruh solusi digital lainnya. eksternal. Portofolio melalui penyediaan segmen ini diarahkan
Indonesia. Segmen Segmen ini berfungsi bisnis mencakup layanan konektivitas untuk mengoptimalkan
ini menyediakan mengintegrasikan menara telekomunikasi, internasional. Fokus pemanfaatan sumber
konektivitas internet berbagai aplikasi, data center, jaringan utama mencakup daya, memperkuat
berkecepatan tinggi sistem, dan sumber fiber backbone, FTTH/ jaringan kabel kolaborasi dalam
melalui layanan data ke dalam FTTX, dan satelit. laut, konektivitas ekosistem
mobile voice, SMS, lingkungan TI yang lintas negara, serta TelkomGroup,
data dan digital, serta terpadu, dengan layanan wholesale serta memastikan
fixed broadband tujuan meningkatkan internasional. keselarasan strategis
B2C. Segmen B2C efisiensi operasional, dan efisiensi
menjadi motor mengurangi operasional sesuai arah
utama pertumbuhan fragmentasi sistem, strategic holding.
pendapatan melalui dan mendukung
optimalisasi peluang pencapaian tujuan
cross-selling dan bisnis pelanggan.
bundling guna
memperkuat loyalitas
pelanggan dan nilai
jangka panjang.
Telkomsel Per akhir 2025: GMV
memantapkan posisi dari B2B e-commerce
sebagai operator 283 miliar Rupiah.
seluler terbesar di 12 juta subscriber
Indonesia dengan digital music. 21,6 juta
jaringan 4G/LTE terluas pengguna berbayar
yang telah menjangkau digital games. 8 juta
lebih dari 97% populasi pengguna berbayar
didukung oleh total digital lifestyle.
293.136 BTS yang
tersebar di seluruh
wilayah Indonesia (per
Desember 2025).
122 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 125
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ikhtisar Kinerja per Segmen Usaha jaringan fiber optic, backbone, data center, dan satelit.
Segmen Internasional mencakup penyediaan layanan
TelkomGroup terus menghadirkan produk dan layanan konektivitas internasional dan jasa wholesale kepada
yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sambil terus operator telekomunikasi dan pelanggan di luar negeri.
memperkuat fondasi bisnis dengan bertransformasi Segmen Lain-lain mencakup kegiatan usaha dan entitas
menuju perusahaan strategic holding melalui strategi lainnya yang tidak memenuhi kriteria kuantitatif sebagai
transformasi TLKM 2030. Secara keseluruhan, Telkom segmen dilaporkan.
menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi di
tengah tantangan ekonomi global dan dinamika industri Perusahaan menelaah kinerja masing-masing segmen
yang semakin cepat dengan membukukan pendapatan dilaporkan berdasarkan laba atau rugi segmen yang
konsolidasi sebesar Rp146.742 miliar hingga akhir tahun diukur secara konsisten dengan laba atau rugi usaha
2025. EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dalam laporan keuangan konsolidasian. Pendapatan dan
dan Amortisasi) konsolidasi Perseroan mencapai beban segmen meliputi juga transaksi antar segmen
Rp72.240 miliar dengan margin EBITDA sebesar operasi. Transaksi tersebut dieliminasi pada saat
49,2%. Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar konsolidasi dan ditentukan berdasarkan harga pasar
Rp17.814 miliar dengan margin laba bersih 12,1%. yang berlaku (arm’s length basis).
Pada tahun 2025, Perusahaan mengubah dasar Hingga akhir tahun 2025, segmen B2C membukukan
pengelompokan segmen operasi TelkomGroup dari pendapatan terbesar yaitu sebesar Rp105,9 triliun
pendekatan berbasis Customer Facing Unit (“CFU”) atau sekitar 72% dari total pendapatan TelkomGroup.
menjadi pendekatan berbasis business pillar. Perubahan Selanjutnya, diikuti oleh segmen B2B ICT yang mencatat
ini dilakukan untuk mencerminkan cara Pengambil pendapatan Rp15,3 triliun atau sekitar 10% dan segmen
Keputusan Operasional (“PKO”) Grup dalam menelaah Internasional menyumbang Rp10,7 triliun atau sekitar
kinerja segmen operasi dan mengalokasikan sumber 7% dari total pendapatan. Selain itu, segmen B2B Infra
daya. Sehubungan dengan perubahan tersebut, informasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,9 triliun atau
segmen untuk tahun sebelumnya telah disajikan kembali sekitar 6% serta segmen lain sebesar Rp5,9 triliun atau
dalam Laporan Keuangan Konsolidasian agar konsisten sekitar 4% dari total pendapatan TelkomGroup.
dengan penyajian informasi segmen pada tahun berjalan. Jika dilihat pertumbuhan antar segmen berdasarkan
TelkomGroup mengidentifikasi lima segmen dilaporkan, pengelompokan segmen operasi TelkomGroup yang baru,
yaitu Business to Consumer (”B2C”), Business to Business kinerja paling solid dicatat oleh segmen Internasional
ICT (”B2B ICT”), Business to Business Infrastructure yang tumbuh 0,2% YoY, ditopang oleh bisnis konektivitas
(”B2B Infra”), Internasional, dan Lain-lain. Tidak terdapat internasional dan jasa wholesale kepada operator
penggabungan segmen operasi dalam penentuan telekomunikasi dan pelanggan internasional. Sementara
segmen dilaporkan tersebut. Segmen B2C mencakup itu, segmen B2C mengalami penurunan 3,3% YoY akibat
penyediaan layanan telekomunikasi kepada pelanggan penurunan daya beli masyarakat pada semester I - 2025,
individu/perumahan, termasuk layanan mobile dan fixed meski terjadi perbaikan pada semester berikutnya
broadband. Segmen B2B ICT mencakup penyediaan di mana industri mulai berfokus pada peningkatan
layanan system integration, jasa teknologi informasi, profitabilitas. Segmen B2B ICT, B2B Infra dan lainnya
dan solusi digital kepada pelanggan korporasi dan juga mengalami penurunan masing-masing 3,1% YoY,
institusional. Segmen B2B Infra mencakup penyediaan, 0,7% YoY dan 7,2% YoY.
pengelolaan, dan pemeliharaan infrastruktur
telekomunikasi, termasuk menara telekomunikasi,
LAPORAN TAHUNAN 2025 123
Page 126
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
Hasil Operasi
2025-2024 2025 2024* 2023*
Berdasarkan Segmen
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
B2C
Pendapatan
Pendapatan eksternal (3,4) 105.898 6.350 109.662 111.713
Pendapatan antar segmen (0,4) 3.255 195 3.268 3.694
Total pendapatan segmen (3,3) 109.153 6.545 112.930 115.407
Total beban segmen (3,0) (81.360) (4.879) (83.852) (80.623)
Hasil segmen (4,4) 27.793 1.667 29.078 34.784
B2B ICT
Pendapatan
Pendapatan eksternal (2,8) 15.300 917 15.741 15.441
Pendapatan antar segmen (4,4) 3.814 229 3.989 4.679
Total pendapatan segmen (3,1) 19.114 1.146 19.730 20.120
Total beban segmen (5,3) (17.355) (1.041) (18.328) (18.983)
Hasil segmen 25,5 1.759 105 1.402 1.137
B2B Infra
Pendapatan
Pendapatan eksternal 9,2 8.929 535 8.180 6.753
Pendapatan antar segmen (2,3) 47.661 2.858 48.799 40.001
Total pendapatan segmen (0,7) 56.590 3.393 56.979 46.754
Total beban segmen 13,8 (46.103) (2.765) (40.512) (34.830)
Hasil segmen (36,3) 10.487 629 16.467 11.924
Internasional
Pendapatan
Pendapatan eksternal (0,5) 10.673 640 10.732 10.634
Pendapatan antar segmen 5,7 1.493 90 1.412 762
Total pendapatan segmen 0,2 12.166 730 12.144 11.396
Total beban segmen 2,4 (11.205) (672) (10.940) (10.144)
Hasil segmen (20,2) 961 58 1.204 1.252
Lain-Lain
Pendapatan
Pendapatan eksternal 5,1 5.942 356 5.652 4.675
Pendapatan antar segmen (9,9) 23.155 1.388 25.701 26.320
Total pendapatan segmen (7,2) 29.097 1.745 31.353 30.995
Total beban segmen (9,8) (33.588) (2.014) (37.256) (35.527)
Hasil segmen 23,9 (4.491) (269) (5.903) (4.532)
Keterangan:
* Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
124 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 127
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ikhtisar Operasional
Tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember
Satuan
2025 2024 2023
Pelanggan
Pelanggan Seluler juta pelanggan 156,1 159,4 159,3
Telkomsel Halo juta pelanggan 8,4 8,0 7,5
Telkomsel Prabayar juta pelanggan 147,6 151,4 151,8
Pelanggan IndiHome B2C juta pelanggan 10,3 9,6 8,7
Infrastruktur
Kapasitas Satelit
Satelit Merah Putih-2 Gbps 32,4 32,4 -
Satelit Merah Putih Gbps 5,4 5,4 5,4
Satelit Telkom 3S Gbps 4,4 4,4 4,4
Point of Presence PoP 122 122 122
Domestik PoP 64 64 64
Internasional PoP 58 58 58
BTS unit 293.136 271.040 247.472
BTS 2G unit 48.635 48.775 48.980
BTS 3G unit - - -
BTS 4G unit 239.588 221.290 197.838
BTS 5G unit 4.913 975 654
Tower unit 44.702 43.825 43.047
Fiber Optic Backbone Network km 210.843 177.443 176.663
Domestik km 115.643 112.743 111.663
Internasional km 95.200 64.700 64.700
Wi-Fi Services access point 148.052 376.212 394.031
Layanan Pelanggan
Global sales representative Telkomsel lokasi 1 1 -
GraPARI lokasi 463 479 495
GraPARI milik Telkomsel lokasi 208 248 258
GraPARI Mitra lokasi 255 231 237
Pegawai Orang 21.151 21.673 23.064
Seiring dengan perluasan infrastruktur jaringan, khususnya dalam jumlah BTS 5G yang meningkat hingga sekitar 400%,
di tahun 2025 jumlah pelanggan TelkomGroup bertambah menjadi 166,4 juta, yang terdiri dari 156,1 juta pelanggan
seluler dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C.
Sejalan dengan peningkatan skala operasional tersebut, Perseroan juga memperkuat aspek keamanan siber guna
memastikan keandalan sistem dan aplikasi yang mendukung layanan. Dalam mencegah potensi serangan siber,
dilakukan Vulnerability Assessment secara rutin terhadap aplikasi dan elemen jaringan yang dioperasikan, dengan
memanfaatkan Vulnerability Assessment Tools untuk menjamin akurasi hasil pengujian serta menjaga kualitas layanan
secara konsisten.
LAPORAN TAHUNAN 2025 125
Page 128
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Segmen B2C
Segmen B2C berfokus pada layanan mobile dan fixed 4G dan 5G untuk kebutuhan internet rumah maupun
broadband untuk melayani basis pelanggan ritel yang luas mobilitas. Orbit memungkinkan penggunaan paket data
di seluruh Indonesia, sekaligus berperan sebagai mesin tanpa langganan bulanan. Beragam fitur tambahannya
pertumbuhan utama Perseroan. Layanan Mobile dijalankan dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi MyOrbit.
oleh Telkomsel yang menyediakan layanan lengkap dalam
Telkomsel membukukan jumlah pelanggan seluler
ranah ini, mencakup mobile voice, SMS, data, layanan
sebesar 156,1 juta per akhir 2025, sedikit menurun
digital, serta fixed broadband B2C. Operasi Telkomsel
dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini sejalan
didukung oleh teknologi 5G/4G/LTE yang terus ditingkatkan
dengan penyesuaian industri menuju market repair,
kapasitas dan kapabilitasnya, dengan jaringan 4G/LTE
terluas yang telah menjangkau lebih dari 97% populasi dengan hampir 95% merupakan pengguna prabayar dan
Indonesia. sisanya pascabayar. Strategi berorientasi pelanggan
dan penawaran harga yang tepat membantu Telkomsel
Produk-produk Telkomsel meliputi Telkomsel Halo, mencapai pertumbuhan produktivitas pelanggan secara
SIMPATI, by.U, dan Telkomsel Orbit. berkelanjutan. Layanan mobile broadband Telkomsel
1. Telkomsel Halo menunjukkan pertumbuhan yang pesat, tercermin dari
kenaikan data usage sebesar 15% menjadi 23,4 juta TB pada
Sebagai layanan seluler pascabayar, Telkomsel
tahun 2025.
Halo menghadirkan kualitas jaringan yang unggul,
pengalaman komunikasi yang optimal, dan beragam Telkomsel terus memperkuat posisinya sebagai penggerak
hiburan, serta pilihan paket yang lengkap dan menarik. ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan
2. SIMPATI melalui jaringan lebih dari 293 ribu BTS yang menjangkau
Telkomsel menghadirkan kembali SIMPATI, yang pertama lebih dari 98% populasi Indonesia. Komitmen terhadap
kali diperkenalkan pada tahun 1997. Kehadirannya kini konektivitas terdepan tercermin dari perluasan jaringan
membawa produk dan layanan yang lebih terintegrasi 5G secara contiguous yang diperkuat dengan pemanfaatan
melalui paket fleksibel yang dapat disesuaikan dengan artificial intelligence (AI) secara end-to-end di lebih dari 80
minat serta aktivitas digital setiap pengguna. kota/kabupaten dengan dukungan lebih dari 4,9 ribu BTS
5G di wilayah strategis seperti Jabodetabek, Bandung,
3. by.U
Surabaya, Bali, Makassar, Batam hingga Ibu Kota Nusantara.
by.U adalah layanan prabayar digital end-to-end yang
Sebagai digital enabler, Telkomsel mengembangkan
sepenuhnya dapat diakses melalui aplikasi. Mulai dari platform digital nasional yang mencakup layanan seperti
pemilihan nomor, pilihan pengiriman, kuota internet, MAXStream, Langit Musik, Dunia Games, dan LinkAja
kuota tambahan (topping), hingga pembayaran, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup
semuanya tersedia secara digital. digital masyarakat. Telkomsel juga mengelola ekosistem
4. Telkomsel Orbit inovasi melalui anak perusahaan PT Telkomsel Ekosistem
Telkomsel Orbit adalah layanan internet berbasis Digital (INDICO) yang mengelola bisnis vertikal Telkomsel di
modem Wi-Fi dan MiFi yang memanfaatkan jaringan sektor digital, serta Telkomsel Ventures yang mendukung
pertumbuhan startup digital Indonesia.
126 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 129
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sementara itu, layanan fixed broadband Telkom dikemas Pendapatan segmen B2C di tahun 2025 berhasil memberikan
dalam brand IndiHome yang terdiri dari fixed voice, kontribusi terbesar bagi TelkomGroup. Namun dilihat dari
fixed broadband, IPTV, serta layanan digital. IndiHome pertumbuhan pendapatannya, segmen B2C melalui Telkomsel
merupakan andalan Telkom untuk menjangkau pasar sebagai Entitas Anak di tahun 2025 mengalami penurunan
dengan strategi FMC. Rp3.764 miliar atau turun 3,4% dari Rp109.662 miliar di tahun
2024 menjadi Rp105.898 miliar di tahun 2025. Kondisi ini
Produk-produk Telkom untuk layanan fixed broadband dipengaruhi oleh tantangan makroekonomi serta berlanjutnya
meliputi IndiHome dan Telkomsel One. penurunan daya beli masyarakat pada semester I-2025. Namun,
1. IndiHome indikasi perbaikan mulai terlihat pada semester II-2025 seiring
IndiHome menyediakan layanan internet, telepon dengan inisiatif market repair, di mana industri mulai berfokus
rumah, dan TV interaktif dengan beragam paket pada peningkatan profitabilitas. Perbaikan ini tercermin dari
dan layanan tambahan yang dapat dipilih sesuai pertumbuhan yang kembali positif pada kuartal III dan IV. Di
kebutuhan. Jaringan IndiHome telah tersebar di tengah dinamika tersebut, Telkomsel tetap mempertahankan
seluruh wilayah Indonesia dengan keandalan tinggi. posisinya sebagai pemimpin pasar di industri seluler Indonesia,
2. Telkomsel One dengan pangsa pasar yang dominan dan relatif stabil meskipun
terjadi perubahan dalam struktur persaingan industri. Terlepas
Telkomsel One merupakan layanan konvergensi yang
dari penurunan ini, melalui Telkomsel, segmen ini masih
mewujudkan upaya Bold Move TelkomGroup, yaitu
menyumbangkan pendapatan terbesar bagi TelkomGroup,
FMC, dengan menggabungkan konektivitas jaringan
mencapai 72% dari keseluruhan pendapatan.
fixed (IndiHome) dan mobile broadband (Telkomsel)
dalam satu layanan untuk menghadirkan pengalaman Penurunan pada segmen B2C ini terutama disebabkan oleh
digital yang superior dan seamless bagi pengguna. penurunan pendapatan seluler sebesar Rp1.848 miliar (30,4%)
akibat pergeseran pelanggan dari layanan voice tradisional
IndiHome B2C menunjukkan momentum pertumbuhan
ke layanan OTT serta turunnya penggunaan dan permintaan
yang kuat dengan penambahan sekitar 712 ribu pelanggan
layanan seluler, diikuti penurunan pendapatan data, internet,
baru hingga kuartal keempat 2025 sehingga total basis
dan teknologi informasi sebesar Rp2.697 miliar (3,7%),
pelanggan mencapai 10,3 juta. Pertumbuhan pelanggan
penurunan pendapatan SMS sebesar Rp648 miliar (17,1%),
ini mencerminkan keberhasilan strategi household
serta penurunan pendapatan IndiHome sebesar Rp143 miliar
acquisition Telkomsel yang memprioritaskan penawaran
(0,5%) seiring penurunan pada ARPU IndiHome yang terjadi
konvergensi dan paket yang sesuai kebutuhan segmen
akibat pergeseran pola konsumsi pelanggan dari layanan triple-
rumah tangga. ARPU IndiHome mengalami penurunan
play (3P) ke single-play (1P); namun demikian, penurunan ini
akibat pergeseran pola konsumsi pelanggan dari layanan
sebagian diimbangi oleh kenaikan pendapatan lain-lain sebesar
triple-play (3P) ke single-play (1P), sejalan dengan
Rp1.549 miliar (412,4%) yang didorong oleh peningkatan layanan
menurunnya permintaan terhadap layanan fixed voice dan
seperti pemanfaatan frekuensi, ekosistem digital, solusi digital
IPTV serta meningkatnya preferensi pelanggan terhadap
dan telekomunikasi, serta online gaming dengan kontribusi
layanan internet-only. Penyesuaian ini juga sejalan dengan
terbesar dari solusi digital dan telekomunikasi—serta kenaikan
upaya IndiHome dalam meningkatkan penetrasi fixed
pendapatan interkoneksi sebesar Rp23 miliar (6,3%) dari
broadband secara lebih luas melalui perluasan ke segmen
layanan voice interkoneksi internasional.
entry-level, dengan tetap menjaga fokus pada penguatan
basis pelanggan yang sehat dan berkelanjutan. Pada Di sisi lain, beban usaha dari segmen ini juga mengalami
saat yang sama, tren konvergensi tetap menunjukkan penurunan sebesar Rp2.492 miliar atau turun 3% dari tahun
peningkatan dan menjadi pendorong utama peningkatan 2024. Dengan demikian, laba dari segmen ini di tahun 2025
nilai rumah tangga. mencapai Rp27.793 miliar atau mengalami penurunan 4,4%
jika dibandingkan di tahun 2024 sebesar Rp29.078 miliar.
2024-2025 2025 2024* 2023*
Segmen B2C
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (3,3) 109.153 6.545 112.930 115.407
Beban (3,0) (81.360) (4.879) (83.852) (80.623)
Hasil (4,4) 27.793 1.667 29.078 34.784
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 127
Page 130
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Segmen B2B ICT
Segmen B2B ICT Telkom menyediakan layanan enterprise Sebagai bagian dari inisiatif pertumbuhan jangka
connectivity, enterprise digital solutions, digital IT panjang, Telkom memfokuskan penguatan pada
services, dan solusi digital lainnya untuk pelanggan beberapa area kunci: digitalisasi platform di segmen
korporasi dan institusi. Seiring meningkatnya kebutuhan Pemerintah untuk mendukung layanan administrasi
transformasi digital di kalangan korporasi, segmen dan e-government, pengembangan solusi vertikal
ini diposisikan sebagai salah satu pilar pertumbuhan dan ekosistem bagi segmen Larger Enterprise yang
berikutnya dengan fokus pada pengembangan solusi mencakup BUMN, BUMD, dan korporasi swasta besar,
yang bernilai tambah dan berkelanjutan. serta perluasan layanan IndiBiz untuk menangkap
pasar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM/SME)
Layanan enterprise connectivity terdiri dari fixed
melalui jaringan Telkom Regional di seluruh Indonesia.
broadband, Wi-Fi, ethernet, dan data communication,
termasuk leased channels seperti metro ethernet, VPN- Pendapatan segmen B2B ICT pada 2025 mengalami
IP, dan solusi jaringan data berkapasitas tinggi yang penurunan sebesar Rp441 miliar atau 2,8% dari Rp15.741
menyediakan koneksi point-to-point, serta layanan fixed miliar pada 2024 menjadi Rp15.300 miliar. Penurunan
voice. Sementara itu layanan digital IT services mencakup pada pendapatan ini disebabkan oleh corporate action
pengembangan dan pengelolaan solusi TI end-to-end, terkait program streamlining subsidiaries berdasarkan
termasuk system integration, managed services, aplikasi business pillar baru yang mengubah pengelompokan
digital, serta layanan pendukung proses bisnis berbasis segmen operasi Perusahaan. Selain itu penurunan
teknologi. Fokus pengembangan segmen B2B IT Services terbesar berasal dari pendapatan layanan data,
diarahkan pada layanan yang bersifat bernilai tambah, internet, dan teknologi informasi yaitu sebesar Rp570
memiliki karakter recurring, serta mampu mendukung miliar (4,8%) yang disebabkan oleh penurunan kinerja
peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional layanan seperti paket TelkomNet VPN Intranet & Telkom
pelanggan korporasi, institusi pemerintah, dan entitas Metro Ethernet, serta layanan managed network dan
bisnis lainnya di tengah percepatan adopsi digital. platform. Namun penurunan ini sebagian diimbangi
oleh kenaikan pendapatan telepon tetap sebesar
Meskipun menghadapi tantangan ini, Telkom tetap
Rp87 miliar seiring meningkatnya penggunaan layanan
konsisten memperkuat kapabilitas layanan Connectivity+
suara, serta peningkatan pendapatan jaringan sebesar
(termasuk Software-Defined Wide Area Network/SD-
Rp29 miliar (4,5%) yang didorong oleh kenaikan layanan
WAN), Cybersecurity, dan Artificial Intelligence (AI), serta
leased line.
membangun kemitraan strategis dengan mitra teknologi
global untuk mendorong akselerasi transformasi digital
pelanggan B2B.
128 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 131
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Di sisi lain, beban usaha dari segmen ini juga mengalami tahun 2025 mencapai Rp1.759 miliar atau mengalami
penurunan sebesar Rp973 miliar atau turun 5,3% dari kenaikan 25,5% jika dibandingkan di tahun 2024 sebesar
tahun 2024. Dengan demikian, laba dari segmen ini di Rp1.421 miliar.
2024-2025 2025 2024* 2023*
Segmen B2B ICT
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (3,1) 19.114 1.146 19.730 20.120
Beban (5,3) (17.355) (1.041) (18.328) (18.983)
Hasil 25,5 1.759 105 1.402 1.137
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
Segmen B2B Infra
Segmen B2B Infra berperan sebagai penyedia bagi operator seluler. Melalui kombinasi tower leasing
infrastruktur digital yang mencakup layanan Tower, Data dan perluasan infrastruktur fiber, Mitratel memperkuat
Center, jaringan fiber backbone, dan satelit. Segmen ini perannya sebagai penyedia infrastruktur terintegrasi
menyediakan infrastruktur dan kapabilitas operasional yang mendukung kebutuhan pertumbuhan lalu lintas
esensial untuk mendukung solusi konektivitas, serta data nasional.
kebutuhan penyimpanan dan pemrosesan data bagi
berbagai segmen pelanggan dan ekosistem digital. Dalam menjalankan bisnis Data Center, TelkomGroup
melalui anak perusahaan NeutraDC menunjukkan
Pada layanan Tower, Mitratel sebagai anak usaha Telkom kemajuan signifikan dalam menjawab meningkatnya
yang mengelola menara telekomunikasi terus melakukan permintaan terhadap infrastruktur data center dan
penguatan kapasitas dan portofolio sepanjang tahun layanan cloud di Indonesia, dengan tingkat utilisasi
2025. Mitratel mempertahankan posisinya sebagai kapasitas data center NeutraDC mencapai sekitar 89%.
perusahaan menara telekomunikasi terbesar di kawasan Di tahun 2025, NeutraDC meluncurkan dua layanan baru,
ASEAN dengan kepemilikan lebih dari 40 ribu menara Neutra Connect dan Neutra Compute, yang memperluas
dan peningkatan jumlah tenant menjadi 63.084, yang portofolio produk menjadi 3C (Colo, Connect, Compute)
mendorong kenaikan tenancy ratio dari 1,52x menjadi sebagai langkah penting dalam membangun AI Fabric
1,57x. Ekspansi layanan Fiber-to-the-Tower juga dan memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain
berlangsung pesat, dengan penambahan lebih dari 9 utama ekosistem data center berbasis AI. Ekspansi
ribu km jaringan fiber sehingga total jaringan mencapai strategis juga terus dilakukan dengan pembangunan
69.415 km, memperluas cakupan layanan konektivitas Hyperscale Data Center (HDC) di Batam serta persiapan
LAPORAN TAHUNAN 2025 129
Page 132
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
ekspansi HDC Cikarang Campus 2 untuk memastikan kilometer di atas permukaan bumi serta eksplorasi
pertumbuhan kapasitas domestik berkelanjutan, dengan konstelasi satelit Low Earth Orbit (LEO) pada ketinggian
komitmen terhadap keberlanjutan dan inovasi melalui 200 hingga 2.000 kilometer, Telkomsat memperkuat
integrasi energi tenaga surya, teknologi pendinginan cakupan layanannya di wilayah Indonesia dan Asia.
berbasis air, serta desain data center yang mendukung
Pendapatan segmen B2B Infra pada 2025 meningkat
kebutuhan data center berbasis AI yang memiliki
sebesar Rp749 miliar atau 6,1% dari Rp8.180 miliar pada
kebutuhan energi tinggi di masa depan.
2024 menjadi Rp8.929 miliar, yang terutama didorong oleh
Di bidang Infrastruktur dan Manajemen Jaringan, Telkom kenaikan pendapatan interkoneksi sebesar Rp152 miliar
melakukan langkah strategis signifikan melalui spin-off (12,7%) akibat meningkatnya trafik voice wholesale
bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity domestik ke antarnegara dan layanan interkoneksi domestik,
anak perusahaan PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) peningkatan pendapatan data, internet, dan teknologi
yang kini mengusung identitas komersial “InfraNexia”, informasi sebesar Rp388 miliar (19,8%) yang berasal dari
sejalan dengan transformasi Telkom menjadi strategic layanan kolokasi di pusat data, IP transit, dan Telkom
holding dan penguatan fondasi bisnis infrastruktur Metro Ethernet, serta kenaikan pendapatan layanan
digital nasional. Aksi korporasi ini diharapkan dapat lainnya sebesar Rp156 miliar (40,8%) yang mencerminkan
menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan pertumbuhan layanan internet dan data center; namun
melalui optimalisasi pemanfaatan aset, peningkatan demikian, kenaikan ini sebagian diimbangi oleh penurunan
efisiensi operasional, dan pembukaan peluang pendapatan dari transaksi penyewaan sebesar Rp154
pertumbuhan baru melalui monetisasi infrastruktur miliar (5,1%) akibat turunnya pendapatan sewa menara
serta kemitraan strategis, sekaligus menegaskan dan gedung.
komitmen Telkom dalam mendukung percepatan
agenda nasional untuk pemerataan akses konektivitas di Di sisi lain, beban usaha dari segmen ini juga mengalami
seluruh Indonesia. kenaikan sebesar Rp6.036 miliar atau naik 14,9% dari
tahun 2024. Dengan demikian, laba dari segmen ini di
Sementara itu, layanan pengelolaan satelit dijalankan tahun 2025 mencapai Rp10.498 miliar atau mengalami
oleh PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat). Melalui penurunan 36,3% jika dibandingkan di tahun 2024 sebesar
pengoperasian lima satelit Geostationary Earth Orbit Rp16.467 miliar.
(GEO) yang mengorbit di ketinggian sekitar 35.786
2024-2025 2025 2024* 2023*
Segmen B2B Infra
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (0,7) 56.590 3.393 56.979 46.754
Beban 13,8 (46.103) (2.765) (40.512) (34.830)
Hasil (36,3) 10.487 629 16.467 11.924
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
130 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 133
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Segmen Internasional
Segmen Internasional ditujukan untuk memperluas Pendapatan segmen internasional pada 2025
jejak global TelkomGroup melalui penyediaan layanan mengalami penurunan sebesar Rp59 miliar atau 0,5%
konektivitas internasional. Fokus utama mencakup dari Rp10.732 miliar pada 2024 menjadi Rp10.673 miliar,
jaringan kabel laut, konektivitas lintas negara, serta yang terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan
layanan wholesale internasional guna memperkuat peran interkoneksi sebesar Rp390 miliar (5,1%) meskipun
Telkom sebagai pemain regional dalam infrastruktur dan didorong oleh trafik voice wholesale antarnegara
layanan telekomunikasi global. Layanan yang disediakan dan layanan SMS hubbing internasional; namun
oleh segmen ini mencakup wholesale traffic, wholesale penurunan ini sebagian diimbangi oleh peningkatan
network, serta wholesale platform & services. pendapatan jaringan sebesar Rp236 miliar (23,8%)
akibat meningkatnya permintaan layanan International
Melalui anak usahanya, Telin, TelkomGroup melakukan Private Leased Circuit (IPLC) dan sewa cable landing
ekspansi di tingkat global dengan menghadirkan layanan station, kenaikan pendapatan data, internet, dan
wholesale, enterprise, dan retail di berbagai pasar global, teknologi informasi sebesar Rp91 miliar (4,8%) dari
dengan kehadiran operasional di 14 negara termasuk layanan kolokasi data center, IP transit, dan paket
melalui jaringan Sales Representatives. Salah satu
internet seluler, serta peningkatan pendapatan layanan
kolaborasi yang dilakukan oleh Telin adalah melalui lainnya sebesar Rp16 miliar (94,1%) yang didorong
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama oleh kenaikan layanan managed service dan terminal,
Sarawak Digital Economy Corporation (SDEC) dan
khususnya dari pendapatan gateway Mobile Virtual
ITCO Niaga untuk mengembangkan sistem kabel laut
Network Operator (MVNO).
berkapasitas tinggi bernama Indonesia Cable Express II
(ICE II), yang akan menghubungkan Singapura ke Manado Di sisi lain, beban usaha dari segmen ini juga mengalami
serta wilayah strategis di Indonesia Timur dan Asia kenaikan sebesar Rp265 miliar atau naik 2,4% dari
Tenggara. Kolaborasi ini ditandatangani pada bertujuan tahun 2024. Dengan demikian, laba dari segmen ini
memperkuat kapasitas pusat data regional dan di tahun 2025 mencapai Rp961 miliar atau mengalami
konektivitas antara Indonesia, Malaysia, dan kawasan penurunan 20,2% jika dibandingkan di tahun 2024
Asia-Pasifik, sekaligus menjadi inti dari pendorong sebesar Rp1.204 miliar.
ekonomi digital lintas negara.
2024-2025 2025 2024* 2023*
Segmen Internasional
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan 0,2 12.166 730 12.144 11.396
Beban 2,4 (11.205) (672) (10.940) (10.144)
Hasil (20,2) 961 58 1.204 1.252
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 131
Page 134
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Segmen Lain-Lain
Segmen Lain-lain (Others) mencakup portofolio bisnis TelkomGroup juga mengembangkan ekosistem digital
di luar segmen utama Telkom, yang terdiri atas B2B lifestyle melalui entitas anak usaha PT Nuon Digital
Digital, Digital Venture, Adjacent Services, BPO (non-IT Indonesia yang mengelola berbagai layanan hiburan
Services), B2B Digital Health, Property, serta Managed digital, meliputi game publishing, platform top-up game
Services/Access. melalui Upoint, layanan musik streaming Langit Musik,
serta platform pembelian tiket dan whitelabel melalui
Dalam portofolio tersebut, TelkomGroup menyediakan tiketapasaja.com. Sepanjang tahun 2025, layanan musik
layanan digital melalui kiprah anak perusahaannya, digital mencatatkan pertumbuhan solid dengan 12 juta
PT Metranet, yang bergerak di bidang bisnis digital
subscribers dan 63 juta transaksi, sementara layanan
dengan fokus pada pengembangan platform media,
digital games melayani 21,6 juta pengguna berbayar
commerce, dan solusi teknologi, yang diwujudkan melalui dengan 134 juta transaksi, dan layanan digital lifestyle
beragam produk unggulan seperti Uzone sebagai portal mencatat 8 juta pelanggan berbayar dengan 26 juta
hiburan dan gaya hidup digital, Xooply sebagai platform transaksi.
B2B marketplace, Cazbox yang menyediakan layanan
konten dan hiburan digital, serta Scala yang berfokus Selain portofolio layanan konsumen, TelkomGroup
pada solusi dan layanan digital untuk mendukung di tahun 2025 juga mengelola MDI Ventures sebagai
transformasi bisnis, sehingga secara keseluruhan perusahaan venture capital yang berfokus pada
PT Metranet berperan sebagai enabler ekosistem digital investing, synergy facilitation, portfolio management,
yang mendorong pertumbuhan bisnis berbasis teknologi dan value creation. Hingga akhir tahun 2025, MDI
di Indonesia. Ventures mencatatkan 19 startup exit secara kumulatif,
termasuk divestasi pada 3 startup portfolio.
132 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 135
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
MDI menunjukkan komitmen terhadap penciptaan Didorong oleh upaya kuat dari TelkomGroup untuk
dampak sosial melalui penerbitan 8 laporan dampak, mendiversifikasi portofolio bisnisnya di segmen ini,
serta 4 laporan tambahan yang dipublikasikan secara dan pertumbuhan yang kuat dari sebagian besar anak
mandiri oleh startup portofolio. Di sisi investasi pada perusahaan karena memiliki penawaran yang atraktif
tahun 2025, MDI juga merealisasikan sejumlah langkah dan bernilai tinggi bagi masyarakat, pendapatan dari
strategis di sektor AI, Cybersecurity, dan Blockchain. segmen Lain-Lain di tahun 2025 tercatat sebesar
Inisiatif ini semakin memperkuat peran MDI dalam Rp5,942 miliar, turun 7,2% dari perolehan tahun 2024.
mendorong pertumbuhan ekosistem digital dan Penurunan pendapatan pada segmen ini disebabkan
penguatan tata kelola secara berkelanjutan. oleh turunnya pendapatan pada jasa E-Health sebesar
Rp767 miliar atau turun 100% dari tahun sebelumnya.
PT Graha Sarana Duta berperan sebagai pengelola
Hal ini disebabkan karena Telkom melepas anak
dan pengembang aset properti yang dimiliki Telkom
perusahaan yaitu PT Administrasi Medika (AdMedika),
dengan mengoptimalkan portofolio bisnisnya antara lain
termasuk anak usahanya TelkoMedika kepada Fullerton
property management, property development, project Health Group, sehingga pendapatan terkait jasa
solution, transport management service, dan managed E-Health untuk segmen ini sudah tidak dihasilkan lagi.
service. Sepanjang tahun 2025, GSD lebih berfokus pada Sejalan dengan penurunan pendapatan maka beban
peningkatan okupansi, optimalisasi aset, serta efisiensi usaha pada segmen ini juga mengalami penurunan
operasional di tengah dinamika industri properti yang 9,8% mencapai Rp3.668 miliar, sehingga menjadikan
semakin menantang. hasil dari segmen ini menurun 23,9% dari tahun 2024.
2024-2025 2025 2024* 2023*
Segmen Lain-Lain
(%) (Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (7,2) 29.097 1.745 31.353 30.995
Beban (9,8) (33.588) (2.014) (37.256) (35.527)
Hasil (23,9) (4.491) (269) (5.903) (4.532)
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 133
Page 136
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Aspek Pemasaran
Pangsa Pasar
TelkomGroup secara aktif memantau perkembangan teknologi terkini dan berupaya mengembangkan produk, layanan,
standar, serta model bisnis yang selaras dengan dinamika pasar untuk memperkuat posisi dalam persaingan domestik
maupun global. Telkom bersama seluruh entitas anak terus bersinergi untuk meningkatkan nilai perusahaan dan
memberikan pengalaman digital terbaik yang relevan dan berkualitas tinggi bagi pelanggan.
Pangsa Pasar Segmen Mobile
Struktur persaingan industri seluler di Indonesia berubah signifikan sepanjang 2025 dengan rampungnya merger XL
Axiata dan Smartfren menjadi XLSmart pada April 2025. Konsolidasi ini menciptakan struktur pasar yang lebih stabil
dan rasional, dengan Telkomsel tetap mempertahankan posisi dominan melalui pangsa pasar lebih dari 48%, diikuti IOH
di 29%, serta XLSmart dengan kombinasi pangsa pasar hampir 23%. Pola kompetisi yang baru ini memberikan ruang
bagi operator untuk mengelola pertumbuhan secara lebih berkelanjutan dan fokus pada profitabilitas industri.
Di tengah perubahan tersebut, Telkomsel menunjukkan ketahanan melalui strategi pertumbuhan berbasis kualitas.
Hingga Desember 2025, basis pelanggan mencapai 156,1 juta, hanya turun tipis 2,1% YoY, sesuai arah kebijakan
yang mengutamakan peningkatan produktivitas pelanggan daripada mengejar pertumbuhan volume semata.
Pelanggan pascabayar mencatat peningkatan solid sebesar 5,7% YoY menjadi 8,4 juta, menandakan keberhasilan
strategi peningkatan nilai. Sejalan dengan capaian tersebut, pada kuartal 4 2025 Average Revenue Per User (ARPU)
Telkomsel mengalami peningkatan sebesar 3,6% QoQ didukung oleh strategi penetapan harga yang diterapkan, upaya
berkelanjutan untuk menjaga relevansi di tengah perubahan perilaku penggunaan pelanggan, serta penyesuaian
industri menuju market repair.
Pertumbuhan konsumsi data terus menjadi pendorong utama kinerja Telkomsel. Payload data meningkat 15,0% YoY
menjadi 23,4 juta TB, menggambarkan permintaan yang tetap kuat di tengah tekanan makroekonomi. Dari sisi jaringan,
Telkomsel mengoperasikan lebih dari 293 ribu BTS, termasuk sekitar 240 ribu BTS 4G dan sekitar 5 ribu BTS 5G, dengan
cakupan yang menjangkau lebih dari 98% populasi Indonesia. Perluasan layanan 5G ke lebih dari 80 kota/kabupaten
dan implementasi use case seperti AI applications, smart city, dan industrial IoT semakin memperkuat daya saing
Telkomsel sebagai penyedia layanan digital terdepan.
Market Share Pelanggan Seluler Telkomsel dan Kompetitor Tahun 2023-2025
50,5% 50,9% 48,4%
2023 2024 2025
49,5% 49,1% 51,6%
Telkomsel Kompetitor
Keterangan:
* Dinamika industri pada tahun 2025 mencakup perubahan market share seiring dengan selesainya merger antara XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSmart pada bulan April 2025.
134 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 137
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pangsa Pasar Segmen Consumer
Pada tahun 2025, segmen fixed-broadband di Indonesia tetap berada dalam tingkat persaingan yang tinggi seiring
banyaknya pemain di pasar, termasuk IconNet yang terus memperluas jangkauan di luar Jawa dan mengukuhkan posisi
sebagai operator terbesar kedua, serta First Media, Biznet Home, dan MyRepublic yang telah melampaui satu juta
pelanggan FTTH pada awal 2025. Kondisi ini mendorong IndiHome B2C menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Dinamika industri juga diperkuat oleh konsolidasi, seperti akuisisi Link Net oleh XL Axiata serta MNC Play oleh Indosat
Ooredoo Hutchison, yang semakin meningkatkan intensitas persaingan. Di tengah kondisi tersebut, IndiHome B2C
tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan penguasaan lebih dari 60% pangsa pasar layanan
fixed broadband berbasis fiber per Desember 2025, serta basis pelanggan mencapai 10,3 juta per Desember 2025.
Untuk memperluas penetrasi di segmen harga sensitif dan menggarap pasar yang sebelumnya belum terlayani,
Telkomsel meluncurkan EZnet, layanan fixed broadband entry-level dengan harga yang lebih terjangkau. EZnet
dirancang sebagai pelengkap IndiHome untuk membuka akses pasar baru tanpa mengorbankan posisi IndiHome di
segmen premium. Pendekatan dual-brand ini memperkuat strategi Telkomsel dalam menjawab dinamika persaingan
yang semakin kompleks dan kebutuhan rumah tangga yang semakin beragam.
Telkomsel juga mengimplementasikan penyesuaian harga pada entry-level plan dan EZnet sepanjang tahun 2025
sebagai upaya untuk meningkatkan yield sekaligus tetap menjaga affordability bagi pelanggan. Di sisi lain, Telkomsel
terus memperkuat ARPU melalui strategi pemasaran berupa speed upgrades dan add-ons untuk high-value customers,
serta bundling konten digital untuk meningkatkan engagement dan retensi pelanggan, termasuk melalui inisiatif
cross-sell fixed–mobile convergence (FMC) untuk mengunci household value.
Telkomsel memiliki produk FMC bernama Telkomsel One yang merupakan layanan konvergensi yang menggabungkan
konektivitas jaringan fixed broadband (IndiHome) dan mobile broadband (Telkomsel) dalam satu layanan terpadu.
Layanan ini mencakup kombinasi mobile, fixed broadband, serta fixed wireless access (FWA) dengan beragam
pilihan paket yang fleksibel dan menarik, dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas rumah tangga secara
menyeluruh. Di tengah masuknya pemain baru, diferensiasi Telkomsel terletak pada kualitas dan keandalan jaringan
yang unggul, serta penawaran bundling FMC yang kompetitif, dengan tujuan menghadirkan nilai terbaik dan pengalaman
konektivitas yang mulus bagi rumah tangga di seluruh Indonesia.
Market Share Fixed Broadband IndiHome B2C dan Kompetitor Tahun 2023-2025
66,7% 65,2% 63,0%
2023 2024 2025
33,3% 34,8% 37,0%
Indihome B2C Kompetitor
Keterangan:
* Mempertimbangkan dinamika kompetisi industri, perhitungan market share diperbarui dengan menggunakan angka versi terbaru dari market intelligence
LAPORAN TAHUNAN 2025 135
Page 138
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Pangsa Pasar Segmen Enterprise & Sepanjang tahun 2025, TelkomGroup berhasil
Business Service menyediakan bandwidth sebesar 4.711 Gbps,
meningkat 22% dari tahun sebelumnya. Pasar cloud
Pada tahun 2025, TelkomGroup terus memperkuat dan B2B IT services di Indonesia diproyeksikan terus
posisinya di segmen Enterprise dengan menghadirkan tumbuh seiring percepatan transformasi digital serta
rangkaian layanan digital yang semakin komprehensif. peningkatan adopsi hybrid dan multi-cloud, migrasi
Layanan tersebut mencakup Internet of Things (IoT), dan modernisasi aplikasi berbasis cloud-native,
keamanan siber, big data, dan iklan digital yang dirancang pemanfaatan data analytics dan AI untuk pengambilan
sebagai pelengkap strategis bagi portofolio produk dan keputusan bisnis, penguatan cybersecurity dan data
layanan konektivitas, satelit, layanan TI, pusat data, sovereignty. Pasar cloud diperkirakan tumbuh dengan
dan cloud yang sudah ada. Selain itu, TelkomGroup CAGR (2025-2028) sekitar 21,2%, sementara pasar
juga menyediakan platform artificial intelligence yang B2B IT services diproyeksikan mencatat CAGR (2025-
membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan 2028) sekitar 8,8%.
berbasis data, peningkatan tata kelola, serta perumusan
strategi bisnis masa depan secara lebih terukur
dan adaptif.
Market Share System Integration Telkomsigma dan Kompetitor Tahun 2023-2025
13,8% 11,8% 9,4%
2023 2024 2025
86,2% 88,2% 90,6%
Telkomsigma Kompetitor
Pangsa Pasar Segmen Wholesale & Jumlah menara Mitratel yang tersebar di Pulau Jawa
International Business mencapai 16.532 unit per akhir tahun 2025, atau
menyumbang 41,09% dari total. Sedangkan sisanya
Pada tahun 2025, TelkomGroup terus memimpin pasar berlokasi di Sumatera sebanyak 11.622 menara (28,89%),
carrier traffic di Indonesia dengan pangsa pasar interkoneksi Sulawesi sebanyak 3.724 menara (9,26%), Kalimantan
suara sebesar 93,7%. Selain itu, TelkomGroup menguasai sebanyak 3.878 menara (9,64%), Bali Nusa Tenggara
62,5% pangsa pasar wholesale network dan 22,6% pangsa (Bali Nusra) sebanyak 2.659 menara (6,61%), Maluku dan
pasar wholesale internet. Keberhasilan TelkomGroup Papua sebanyak 1.815 menara (4,51%). Dengan demikian,
memimpin segmen wholesale network didukung oleh produk porsi aset menara di luar Jawa mencapai 58,91%.
Metro E dan leased line, sementara pada segmen wholesale Pencapaian ini sejalan dengan fokus Mitratel untuk
domestic terdapat produk IP Transit. melakukan pengembangan infrastruktur yang mampu
menjangkau seluruh pelosok negeri, termasuk kawasan
Bisnis tower telekomunikasi nirkabel dijalankan oleh
non-perkotaan, sebagai landasan untuk menciptakan
Mitratel yang pada tahun 2025 mencatatkan penguasaan
pemerataan ekonomi digital.
pasar sebesar 39,9%. Hingga kuartal empat 2025, Mitratel
memiliki 40.230 menara dengan jumlah tenant mencapai Bersamaan dengan itu, Mitratel juga terus
63.084. Sementara untuk jaringan fiber optik, Mitratel mengembangkan bisnis Fiber-to-the-Tower
memiliki 57.199 km panjang dengan penambahan lebih sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat
dari 6 ribu km, mencerminkan ekspansi infrastruktur fiber portofolio produknya untuk menjadi perusahaan
yang agresif untuk mendukung layanan konektivitas yang infrastruktur digital.
lebih luas.
136 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 139
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Market Share Tower Mitratel dan Kompetitor Tahun 2023-2025
41,8% 39,9% 39,9%
2023* 2024 2025
58,2% 60,1% 60,1%
Mitratel Kompetitor
Keterangan:
* Disajikan kembali
Pangsa Pasar Segmen Digital dan Di segmen lainnya, Telkom mengelola dana modal
Lainnya ventura melalui anak perusahaan, MDI Ventures, yang
berperan sebagai strategic corporate venture capital
Segmen Digital TelkomGroup mencakup berbagai untuk memperkuat ekosistem dan kapabilitas digital
layanan yang terus dikembangkan untuk menjawab TelkomGroup. Sejak didirikan pada 2016, MDI Ventures
kebutuhan pasar digital yang semakin luas, termasuk telah berinvestasi pada lebih dari 90 startup di tingkat
smart platform, digital content, dan e-commerce. Di lini regional dan global, dari tahap early hingga growth,
bisnis smart platform, TelkomGroup menawarkan layanan dengan fokus pada sektor berpotensi tinggi seperti
seperti digital advertising, intelligent applications, big financial technology, artificial intelligence, cybersecurity,
data, automation & AI, IoT, serta financial services. Di healthcare, logistics, edutech, hingga enterprise..
lini digital content, TelkomGroup menyediakan layanan Hingga akhir 2025, MDI terus memperkuat kinerja melalui
musik dan game melalui layanan RBT (Ring Back Tone) pengelolaan fund, optimalisasi nilai portofolio aktif,
dan platform streaming, seperti Langit Musik untuk realisasi startup exit, serta penciptaan nilai sinergi yang
musik dan Upoint serta Dunia Games untuk layanan top- memberikan dampak strategis bagi TelkomGroup.
up dan voucher game, yang memperkaya pengalaman
pengguna di ekosistem digital.
LAPORAN TAHUNAN 2025 137
Page 140
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Strategi Pemasaran Mobile
Untuk meningkatkan penjualan, TelkomGroup memiliki Seiring dengan dinamika persaingan industri
jalur distribusi produk dan layanan yang sangat telekomunikasi yang menunjukkan tren perbaikan
kompetitif, strategis, dan komprehensif, serta terus dan stabilisasi, Telkomsel menunjukkan ketahanan
melakukan penguatan brand dengan memberikan melalui strategi pertumbuhan berbasis kualitas dengan
nilai tambah dan meningkatkan customer experience berfokus pada model paket perpanjangan layanan
dari produk dan layanannya. TelkomGroup juga terus (renewal packages), penyederhanaan portofolio
menyesuaikan tingkat harga produk dan layanannya agar produk, dan penetapan harga yang sesuai. Pergeseran
tetap kompetitif dan sesuai dengan kemampuan pasar, ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki
dengan memperhatikan sisi utilisasi network, traffic kualitas pertumbuhan, mendorong belanja rata-rata
load, dan revenue. per pelanggan (ARPU), serta menciptakan kompetisi
yang lebih sehat dan rasional di industri seluler. Dengan
Selain itu, TelkomGroup juga memanfaatkan momentum strategi yang lebih terarah pada pelanggan aktif dan
yang terjadi, seperti peningkatan konsumsi layanan produktif, Telkomsel menjaga basis pelanggan yang lebih
digital oleh masyarakat, kebijakan pemerintah yang berkualitas, meskipun jumlah pelanggan pada kuartal
mendukung perkembangan industri telekomunikasi keempat 2025 turun secara terukur menjadi 156,1 juta dari
untuk mempercepat transformasi digital nasional, serta 159,4 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
adanya berbagai kesempatan ekspansi untuk melakukan
berbagai kolaborasi dan pembangunan infrastruktur Untuk memperkuat efektivitas strategi ini, Telkomsel
telekomunikasi di wilayah pelosok Indonesia. Hal-hal menerapkan penyederhanaan produk agar pelanggan
tersebut juga dilakukan sebagai bagian dari strategi lebih mudah memahami tawaran paket yang tersedia,
pemasaran TelkomGroup. sekaligus meningkatkan retensi dan pengalaman
pengguna. Pendekatan Customer Value Management
Telkom juga melaksanakan berbagai strategi pemasaran (CVM) diperkuat dengan metode bundling dan cross-
yang telah direncanakan, seperti perluasan pasar, selling untuk meningkatkan nilai layanan dan mendorong
kolaborasi dengan perusahaan strategis lainnya dalam peningkatan ARPU. Pada kuartal keempat 2025, ARPU
membangun ekosistem digital yang berkelanjutan, mengalami peningkatan menjadi sekitar Rp45.000 dari
pengembangan produk dan layanan, membangun sebelumnya sekitar Rp44.000 pada kuartal keempat
hubungan yang baik dengan pelanggan, serta menjaga 2024 dengan pertumbuhan konsumsi data yang
infrastruktur jaringan agar dapat terus memberikan mencapai 15,0% secara tahunan menunjukkan bahwa
layanan secara optimal. Berbagai langkah yang dilakukan pelanggan yang bertahan adalah pengguna produktif
Telkom dalam menjaga jaringan untuk dapat selalu dengan potensi monetisasi yang lebih besar.
menyediakan layanan optimal bagi pelanggan adalah
dengan:
Consumer
• Melakukan upgrade dan menambah kapasitas yang
memadai agar layanan tetap baik. Penetrasi fixed broadband terus menunjukkan
• Monitor keandalan jaringan melalui integrated perkembangan positif, dengan IndiHome B2C mencatat
command center (TIOC). penambahan sekitar 712 ribu pelanggan hingga
Desember 2025 sehingga total pelanggan mencapai 10,3
• Memiliki tim maintenance yang melakukan patroli
juta. Ekspansi ini didukung oleh strategi perluasan ke
berkala untuk mencegah terjadinya gangguan atau
segmen entry-level, wilayah baru yang belum terlayani,
intrusi, yang dilengkapi dengan aplikasi agar tim
penyederhanaan produk, serta strategi penetapan
tersebut bisa menangani permasalahan end-to-end.
harga yang disesuaikan untuk memastikan relevansi dan
menjaga affordability penawaran di tengah dinamika
138 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 141
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
persaingan yang semakin kompleks dan kebutuhan TelkomGroup siap membantu pelaku bisnis berbagai
rumah tangga yang semakin beragam dengan tetap sektor, termasuk BUMN dan institusi pemerintahan,
menjaga fokus pada penguatan basis pelanggan yang untuk mengoptimalkan infrastruktur digital agar
sehat dan berkelanjutan. proses bisnis yang dijalankan lebih cepat, efisien,
inovatif dan adaptif dengan kebutuhan pelanggan.
Sejalan dengan strategi ekspansi tersebut dengan
4. Mendukung Ekonomi Digital dengan Pemberdayaan
penyesuaian ARPU menjadi Rp213.500, IndiHome
UKM
melakukan streamlining produk dan pembaharuan paket
nasional untuk memastikan nilai layanan tetap kompetitif TelkomGroup mendukung pemberdayaan UKM
dan selaras dengan kondisi pasar. Pertumbuhan dan menjadi digital enabler mereka melalui
basis pelanggan konvergensi yang terus meningkat platform dan channel digital yang mendukung
menegaskan efektivitas inisiatif upselling dan bundling akses pasar, pendanaan, dan teknologi. Akses
lintas-segmen dalam memperdalam engagement dan channel dan platform digital yang kami hadirkan
memperkuat fondasi nilai pelanggan jangka panjang. sangat memudahkan UKM untuk berpartisipasi
dalam ekosistem digital Indonesia yang semakin
berkembang. Akses tersebut mempercepat
Enterprise
transformasi digital Indonesia dengan membuka
TelkomGroup melalui segmen Enterprise terus lebih banyak peluang pertumbuhan bisnis berbasis
berkomitmen memperkuat posisinya sebagai market digital di lintas sektor/industri.
leader B2B nasional dengan mendorong transformasi 5. Mitra TIK Terpercaya Pemerintah
digital yang berdampak melalui strategi pemasaran TelkomGroup terus membangun kemitraan strategis
yang inovatif dan berkelanjutan bagi para stakeholders. dengan pemerintah dalam mendukung inisiatif digital
Strategi pemasaran inovatif yang dilakukan adalah utama nasional. Kami memastikan bahwa Telkom
sebagai berikut: menjadi mitra TIK yang andal dengan menyediakan
1. Penguatan Fundamental Bisnis solusi yang mendukung digitalisasi sektor publik
TelkomGroup akan terus fokus pada peningkatan secara efektif.
kualitas produk dan layanan untuk memastikan 6. Pendekatan Khusus untuk Setiap Segmen Pelanggan
kepuasan pelanggan dan para pemangku kepentingan Untuk mempercepat dan memudahkan transformasi
(stakeholders). Melalui pendekatan consultative digital di sektor enterprise/korporasi, Telkom juga
selling, kami mendengarkan kebutuhan pasar secara menyediakan Account Manager yang fokus pada solusi
mendalam dan memberikan solusi yang tepat, yang dibutuhkan pelanggan enterprise secara end-to-
memastikan setiap pelanggan mendapatkan layanan end hingga layanan purna jual yang dapat diandalkan
yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. secara cepat. Sedangkan untuk pelanggan institusi
2. Memperkuat Jaringan Konektivitas Digital pemerintah, Telkom menghadirkan Government
TelkomGroup memiliki kapasitas jaringan konektivitas Relationship Officer (GRO) yang secara proaktif
dan bandwidth luas yang mampu memimpin agenda mengelola hubungan dan mendalami informasi
transformasi digital di sektor enterprise. Kekuatan strategis terkait program-program pemerintah.
ini akan kami dorong terus untuk menjadi pemimpin Adapun sejalan dengan tujuan TelkomGroup untuk
pasar B2B sekaligus sebagai penyedia solusi digital memperkuat posisi sebagai leader di market B2B
yang terpercaya dan terdepan bagi pelanggan. di Indonesia, Telkom menyediakan kanal digital
terpadu untuk meningkatkan manajemen hubungan
3. Akselerasi Transformasi Digital dan Inovasi Layanan
pelanggan terhadap sektor enterprise/korporasi
Tidak hanya berfokus pada konektivitas,
maupun institusi pemerintah.
TelkomGroup juga memiliki kemampuan untuk
memimpin agenda transformasi digital. Dengan
memanfaatkan teknologi dan solusi digital terkini,
LAPORAN TAHUNAN 2025 139
Page 142
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Melalui strategi pemasaran yang inovatif, terintegrasi, • Menyediakan Digital Touch Point dan terus
dan berfokus pada kebutuhan pelanggan—termasuk dikembangkan sebagai tools untuk mendukung
pendekatan consultative selling serta penguatan brand efisiensi proses delivery produk dalam rangka
Indibiz untuk pelaku UKM dan Telkom Solution untuk peningkatan customer experience.
korporat dan pemerintahan—Telkom berkomitmen • Menawarkan solusi tower end-to-end bagi pelanggan
untuk menjadi pemain utama dalam transformasi digital untuk layanan menara inti, seperti “built to suit”
Indonesia. Kami tidak hanya memberikan layanan yang (layanan penyewaan tower yang dapat disesuaikan
terbaik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi berdasarkan lokasi pilihan dan spesifikasi penyewa
digital di tingkat nasional dan lokal. Dengan pendekatan pertama atau penyewa utama untuk tower yang
kolaborasi berkelanjutan tersebut, Telkom optimis relevan), layanan co-location, pemeliharaan lokasi
menjadi mitra yang berharga dan mampu memberikan tower, dan layanan penunjang bisnis tower lainnya
dampak yang signifikan dalam transformasi digital untuk (micro DC, Fixed Wireless Access, Internet of Thing
berbagai segmen pelanggan dan pemangku kepentingan. dan Flying Tower System)
• Mengeksplorasi pasar global melalui peningkatan
Wholesale and International Business kapasitas kabel bawah laut.
Strategi pemasaran pada segmen WIB dilakukan • Memperkuat peluang bisnis dengan transformasi
dengan meningkatkan efektivitas dan efisiensi cost kapabilitas untuk mengamankan bisnis satelit di
structure, mengembangkan berbagai peluang baru, regional.
serta mendukung program kementerian terkait BUMN
Go Global. Selain itu, kami juga terus meninjau bisnis Layanan Digital dan Lainnya
luar negeri yang sedang dijalankan untuk membangun
struktur portofolio yang lebih baik dan memaksimalkan Untuk segmen Digital dan Lainnya, Telkom menjalankan
nilai segmen WIB. strategi pemasaran melalui berbagai peningkatan
inovasi digital, termasuk memperkaya konten digital,
Beberapa strategi pemasaran yang dijalankan di tahun mewujudkan layanan digital dengan berbagai fitur
2025 adalah sebagai berikut: khusus, meningkatkan branding, platform, operasional,
• Menawarkan skema bisnis yang menarik pada dan pengalaman pelanggan, membangun model bisnis
portofolio voice traffic untuk menahan laju penurunan digital untuk mendukung ekonomi digital Indonesia,
trafik melalui bundling produk voice traffic dengan memanfaatkan aset dan inventaris untuk memperoleh
harga bersaing yang sesuai dengan kualitas layanan insight mengenai layanan digital dan pengalaman
yang ditawarkan. pelanggan, serta mengembangkan portofolio bisnis
digital melalui investasi di startup digital. Kami juga
• Menawarkan smart pricing SMS A2P untuk potential
memiliki berbagai jalur komunikasi untuk melayani
partner dan menguatkan fungsi revenue assurance
pelanggan, seperti contact center, dedicated account
melalui filtering system yang efektif.
management, customer care, channel management,
• Mengembangkan dan menambah kapasitas data website, dan media sosial.
center yang terukur dan tepat sasaran sesuai dengan
kebutuhan pasar wholesale. Selain itu, program layanan digital kami juga membantu
• Memperkuat bisnis wholesale network dengan meningkatkan layanan IndiHome B2C, yaitu melalui
menawarkan berbagai variasi konfigurasi untuk aplikasi MyTelkomsel sebagai digital touch point bagi
mengambil pasar tertentu dan mengembangkan pelanggan untuk memberikan pengalaman digital
konektivitas end-to-end antara layanan DC dengan yang lebih terpadu dan seamless dengan kemudahan
harga yang kompetitif. pengelolaan, pembayaran tagihan, pelaporan gangguan,
hingga pembelian paket bundling layanan OTT dan solusi
• Memperkaya ekosistem internet wholesale dengan
layanan smart home.
konsolidasi konten dan agregasi eyeball serta
mengembangkan CDN as a Service.
140 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 143
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Telkomsel berkomitmen untuk memperkuat diferensiasi memudahkan akses katalog produk, kutipan digital,
produk dan kemampuan digital dalam rangka memberikan melacak tiket pengiriman, dan mencatat laporan
layanan yang melampaui konektivitas, serta memperluas gangguan layanan yang disampaikan oleh pelanggan
ekosistem digital untuk memastikan orientasi pada melalui tiket rilis.
kebutuhan pelanggan dan pertumbuhan jangka panjang
yang didukung oleh kualitas jaringan. Bagi pelanggan UKM, Telkom menyediakan MyIndibiz,
platform digital yang menyediakan berbagai layanan
Pada tahun 2025, strategi pemasaran Layanan Digital dan produk untuk membantu UMKM di Indonesia dalam
Telkom sudah bergeser dari product-led menuju mengembangkan ekosistem bisnis digital. Pelanggan
solution- & customer-led, dimana produk-produk digital dapat menemukan berbagai solusi untuk meningkatkan
yang dianggap tidak dapat memenuhi ekspektasi pasar operasional dan pemasaran bisnis melalui MyIndibiz.
sudah ditutup dan tidak dipasarkan lagi. Selanjutnya
Bagi pelanggan Wholesale, Telkom menyediakan
Telkom fokus pada penyediaan solusi digital untuk B2G
dan Public Sector, diantaranya mendukung program self-service digital touch point, MyCarrier, yang
digitalisasi Pemerintah di beberapa kementerian dan menghadirkan pengalaman digital pelanggan secara
Lembaga Negara. Disamping itu juga menyediakan solusi end-to-end yang terintegrasi secara realtime dengan
digital untuk Large Enterprise dan SOE. proses internal, mulai dari katalog produk, manajemen
pesanan, pelacakan instalasi/aktivasi layanan, penagihan
dan pembayaran, pembuatan dan pemantauan laporan
Jaringan Distribusi gangguan, dan sebagainya. Kami juga melakukan
pengukuran atas pengalaman pelanggan menggunakan
Digital Touch Point digital touch point dengan metode Net Promoter Score
(NPS). Dengan metode ini, kami memperoleh data yang
Setelah proses integrasi IndiHome ke Telkomsel, digital
akurat untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan
touch point bagi pelanggan seluler dan fixed broadband
serta pengalaman pelanggan.
telah terintegrasi dalam aplikasi MyTelkomsel.
Pelanggan fixed broadband dapat menggunakan aplikasi
MyTelkomsel untuk mengajukan permintaan pasang Customer Service Point
baru serta mengelola tagihan dan pembayaran. Untuk
TelkomGroup menghadirkan GraPARI sebagai pusat
pengalaman pelanggan yang lebih interaktif, kami
layanan pelanggan yang memberikan solusi berkaitan
telah mengintegrasikan MyTelkomsel dengan Veronika,
dengan berbagai produk TelkomGroup. Melalui GraPARI,
asisten virtual berbasis chatbot bagi pelanggan B2C
pelanggan dapat mengakses berbagai produk dan
yang didukung oleh teknologi AI terkini, sehingga
layanan Telkom serta Telkomsel, termasuk layanan
menghadirkan interaksi yang lebih natural dan intuitif
fixed broadband dan seluler, pengelolaan penagihan dan
dengan para pelanggan serta memberikan pengalaman
pembayaran, pembatalan layanan, program promosi,
layanan yang lebih nyaman dan personal. Selanjutnya
serta penanganan keluhan. Sejalan dengan upaya
hadir juga Ted, Enterprise Digital Account Manager yang
optimalisasi dan pengurangan duplikasi customer
mengintegrasikan teknologi Gen AI untuk meningkatkan
touch point, hingga akhir tahun 2025 TelkomGroup
kualitas layanan dengan menemukan solusi digital yang
mengoperasikan sebanyak 463 GraPARI Center yang
tepat bagi pelanggan B2B. Ted mampu menghadirkan
tersebar di seluruh Indonesia.
fungsi konsultatif berbasis teknologi Gen AI pada situs
web dalam bentuk chatbot maupun pada acara-acara Dalam rangka mengoptimalkan inisiatif sinergi, kami
tertentu dalam bentuk Metahuman™. telah melakukan optimalisasi terhadap lebih dari 300
GraPARI. Langkah ini tidak hanya mempertahankan
TelkomGroup juga menyediakan digital touch point
tingkat kepuasan pelanggan saat ini, tetapi juga
berbasis web bagi pelanggan segmen Enterprise melalui
mendorong peningkatan kualitas pengalaman pelanggan
My Telkom Enterprise Solution (MyTeNS) yang dapat
serta efisiensi operasional secara berkelanjutan.
meningkatkan produktivitas dan pelayanan pelanggan.
MyTeNS dapat menyederhanakan proses bisnis dengan
LAPORAN TAHUNAN 2025 141
Page 144
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Authorized Dealers, Retail Outlets dan Account Management Team
Modern Channel
TelkomGroup memiliki account management team
Authorized dealers dan retail outlets berperan sebagai jalur interaksi utama dengan pelanggan serta
sebagai jaringan distribusi non-eksklusif yang bertanggung jawab mengelola relasi dan portofolio
menyediakan berbagai produk Telkomsel, termasuk pelanggan. Account management team ini melayani
kartu perdana, voucher isi ulang, dan modem Orbit. berbagai pelanggan korporat, UKM, institusi pemerintah,
Seiring dengan perubahan perilaku pelanggan yang hingga wholesale & international.
semakin mengutamakan transaksi digital dibandingkan
kunjungan ke outlet fisik, Telkom melakukan penyesuaian Sales Specialist
terhadap indikator kinerja mitra outlet guna memastikan
pemberian insentif yang tepat serta mendukung TelkomGroup memiliki sales specialist yang bekerja
optimalisasi model bisnis mitra dalam meningkatkan sama dengan account manager untuk mengidentifikasi
penjualan. kebutuhan teknis pelanggan.
Percepatan digitalisasi serta penerapan strategi dan
transformasi digital oleh sektor swasta maupun lembaga
Channel Partner
publik mendorong peningkatan volume transaksi melalui TelkomGroup bekerja sama dengan pihak lain untuk
saluran modern, sehingga terjadi pertumbuhan pesat penyelenggaraan event bagi pelanggan segmen
di sektor e-commerce, fintech, e-money, dan layanan Enterprise. TelkomGroup juga bekerja sama dengan Mitra
pengiriman. Menyikapi dinamika tersebut, Telkomsel Komunitas & Mitra B2B untuk memenuhi permintaan
secara aktif memantau perubahan pasar untuk pelanggan Enterprise dan menjangkau pelanggan retail.
beradaptasi dengan menyesuaikan indikator kinerja
utama dalam skema penghargaan mitra, sekaligus
mendukung optimalisasi model bisnis mitra guna
Situs Web
meningkatkan penjualan. TelkomGroup memiliki berbagai situs web yang dapat
diakses oleh pelanggan sesuai kebutuhan, antara lain
Partnership Stores www.telkom.co.id, www.telkomsel.com, dan www.
telin.net. Berbagai situs web tersebut memudahkan
Untuk memperluas jaringan distribusinya, TelkomGroup pelanggan dalam mengakses informasi, menyampaikan
bekerja sama dengan berbagai outlet pemasaran pihak keluhan, hingga mendapatkan layanan seperti e-billing,
ketiga, antara lain toko komputer dan elektronik, jaringan registrasi, dan informasi collective billing.
ATM perbankan, serta jaringan bisnis lainnya.
Media Sosial
Contact Center
TelkomGroup mengelola akun media sosial pada berbagai
TelkomGroup memiliki layanan contact center di platform seperti Facebook, Instagram, dan X (Twitter),
Semarang, Bandung, dan Malang yang beroperasi 24 jam. untuk dapat menjangkau pelanggan secara luas,
Layanan ini disediakan untuk memudahkan pelanggan berkomunikasi dengan pelanggan, serta mendapatkan
dalam melakukan registrasi, menyampaikan pengaduan, umpan balik mengenai produk dan layanan dengan cepat.
serta mendapatkan informasi produk dan layanan
TelkomGroup lainnya.
142 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 145
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Instant Messaging Untuk mendukung kenyamanan pelanggan selama
menjalankan ibadah Umroh dan Haji, Telkomsel
TelkomGroup juga menyediakan jalur layanan berbasis menghadirkan GraPARI di Mekkah guna memudahkan
instant messaging melalui Facebook, X (Twitter), akses layanan konektivitas, termasuk layanan roaming
Telegram, dan WhatsApp bagi pelanggan Telkomsel yang internasional. Sejalan dengan pengembangan Ibu Kota
memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan asisten Nusantara (IKN), Telkomsel juga menghadirkan GraPARI
virtual chatbot Veronika untuk memperoleh informasi Nusantara sebagai pusat layanan yang memenuhi
serta menjelajahi berbagai produk dan layanan kami. beragam kebutuhan telekomunikasi pelanggan dan
mendukung aktivitas digital sehari hari di kawasan IKN,
LinkAja selaras dengan inisiatif Pemerintah dalam membangun
pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.
Diluncurkan pada tahun 2019, LinkAja—sebelumnya
dikenal sebagai T-Cash—merupakan layanan atau Kami juga terus melakukan perbaikan kualitas layanan
produk uang elektronik yang dikelola oleh PT Fintek melalui pendekatan “close the loop,” yang berfokus pada
Karya Nusantara (“Finarya”) dan dapat diakses melalui kebutuhan dan kepuasan pelanggan dari awal hingga akhir
perangkat smartphone. LinkAja menawarkan berbagai proses layanan. Melalui pendekatan ini, kami melakukan
fitur, mulai dari pembayaran tagihan, pembelian peningkatan berkelanjutan dengan memberikan solusi
produk dan layanan digital, hingga beragam transaksi atas berbagai permasalahan yang dialami oleh pelanggan
keuangan lainnya, baik secara online maupun offline. untuk meningkatkan pengalaman mereka. Umpan balik
Layanan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pelanggan yang tidak puas, yang diperoleh melalui survei
pembayaran ritel, transfer dana, serta berbagai aktivitas Net Promoter Score (NPS), dianalisis mendalam untuk
keuangan dengan mudah dan praktis. menemukan akar penyebab masalah. Dari hasil ini, kami
menyusun rencana tindakan prioritas yang paling efektif
Seiring perkembangan bisnisnya, LinkAja telah dalam meningkatkan kepuasan pelanggan TelkomGroup.
memperluas ekosistem layanan ke berbagai platform
digital, termasuk MyTelkomsel dan mitra strategis Selain itu, kami juga memanfaatkan profil yang
lainnya, melalui layanan seperti account linking, payment dikembangkan melalui pengumpulan data dan
balance, serta penyediaan produk digital. Selain itu, peningkatan mesin analisis hyper mikro segmentasi untuk
LinkAja juga memperkuat kehadirannya dalam bisnis memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan
periklanan dengan mengembangkan solusi iklan yang kebiasaan pelanggan. Dengan pendekatan ini, kami dapat
mendukung pertumbuhan bisnis para mitra. memberikan layanan dan penawaran produk yang lebih
personal dengan harga yang tepat, disesuaikan untuk
menjaga keterikatan dan meningkatkan produktivitas
Customer Relationship Management
pelanggan berdasarkan profil mereka.
(CRM)
Kami juga menerapkan manajemen hubungan pelanggan
Telkomsel telah menyelesaikan integrasi layanan call yang dapat dipantau dari awal hingga akhir, sehingga
center 147 dan 188, sehingga seluruh layanan pelanggan kami dapat mengidentifikasi dan memperbaiki masalah
Telkomsel dan IndiHome kini terpusat melalui nomor 188. secara langsung tanpa menunggu keluhan dari pelanggan.
Pusat layanan ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi Pendekatan ini memungkinkan kami menyelesaikan
operasional sekaligus kualitas interaksi pelanggan, masalah secara proaktif sebelum pelanggan terganggu.
mencakup penanganan pengaduan, penyediaan Dengan berbagai titik kontak yang tersebar di seluruh
informasi produk, dan bantuan teknis. Sejalan dengan negeri, kami memastikan pelanggan kami dapat terlayani
pengembangan inovasi layanan, Telkomsel menghadirkan dengan lebih nyaman dan cepat.
kemudahan pembelian eSIM di GraPARI tanpa
memerlukan kartu fisik serta menyediakan opsi migrasi
dari SIM fisik ke eSIM, sebagai bagian dari dukungan
terhadap adopsi teknologi yang lebih berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 143
Page 146
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Kinerja Keuangan
Komprehensif
Pada tahun 2025, TelkomGroup melakukan perubahan ketepatan penyajian melalui pemisahan komponen
kebijakan akuntansi yang mengakibatkan dilakukannya aset berdasarkan karakteristiknya. Sesuai dengan
penyajian kembali (restatement) atas beberapa akun ketentuan PSAK 208, perubahan kebijakan akuntansi
dalam laporan keuangan konsolidasian, sesuai dengan ini diterapkan secara retrospektif sepanjang praktis
ketentuan yang berlaku dalam standar akuntansi (to the extent practicable). TelkomGrup menilai
keuangan. Berdasarkan evaluasi manajemen atas bahwa informasi yang diperlukan untuk melakukan
komponenisasi aset drop cable, TelkomGroup penyajian kembali periode komparatif tersedia dan
menetapkan perubahan kebijakan akuntansi pada tahun dapat diandalkan. Oleh karena itu, dampak kumulatif
2025 terkait klasifikasi dan unit of account, dimana untuk periode sebelum 1 Januari 2023 diakui sebagai
sebelumnya aset drop cable diklasifikasikan sebagai penyesuaian terhadap saldo laba (retained earnings)
bagian dari kelas aset jaringan akses, namun sejak pada tanggal tersebut (posisi 1 Januari 2023). Selain
tahun 2025 dipisahkan sebagai kelas aset tersendiri itu, laporan keuangan komparatif untuk tahun yang
(“drop cable”). Pemisahan ini didukung oleh hasil berakhir pada 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2024
mapping topologi jaringan serta perubahan model bisnis telah disajikan kembali dalam laporan keuangan tahun
yang menunjukkan bahwa aset drop cable memiliki 2025. Penyajian kembali tersebut terutama berdampak
sifat penggunaan yang spesifik terhadap pelanggan pada penurunan nilai tercatat aset tetap, peningkatan
(customer-specific/last mile asset), sehingga tidak beban penyusutan, serta penurunan laba tahun berjalan
lagi tepat untuk digabungkan dengan jaringan akses pada periode terkait. Perubahan ini tidak memberikan
utama. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dampak terhadap arus kas Grup.
jaringan akses dan drop cable disajikan sebagai bagian
dari jaringan kabel. Perubahan ini memenuhi definisi Tinjauan Posisi Keuangan
perubahan kebijakan akuntansi karena mencerminkan
perubahan dalam prinsip dan dasar yang digunakan Per tanggal 31 Desember 2025, TelkomGroup
dalam penentuan unit of measure dan klasifikasi aset. memiliki total aset sebesar Rp287.759 miliar atau
Seiring dengan pemisahan tersebut, Grup menetapkan US$17.255 juta, turun 1,2% dari periode sebelumnya.
umur manfaat aset drop cable secara tersendiri sebesar Penurunan pada kelompok aset paling banyak
5 tahun, yang mencerminkan karakteristik dan pola disebabkan oleh adanya penurunan pada aset tetap,
konsumsi manfaat ekonominya. investasi jangka panjang, piutang usaha, klaim
restitusi pajak dan pajak dibayar di muka, serta aset
Perubahan kebijakan akuntansi ini dilakukan secara dan biaya kontrak. Sementara total liabilitas tercatat
sukarela (voluntary change) dengan tujuan untuk sebesar Rp137.222 miliar atau US$8.229 juta. Jumlah
meningkatkan relevansi dan keandalan penyajian tersebut naik 0,0% dibandingkan periode sebelumnya.
laporan keuangan. Dari sisi relevansi, klasifikasi Penurunan pada liabilitas ini di antaranya disebabkan
baru mencerminkan secara lebih tepat substansi oleh penurunan utang bank jangka pendek, deposit
ekonomi dan pola penggunaan aset, sedangkan dari pelanggan, dan utang pajak.
dari sisi keandalan, perubahan ini meningkatkan
144 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 147
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Posisi Keuangan Konsolidasian Telkom dan Anak Perusahaan Tahun 2023-2025
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
2025-2024 2025 2024* 2023*
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Jumlah Aset Lancar (2,1) 61.766 3.704 63.080 55.613
Jumlah Aset Tidak Lancar (1,0) 225.993 13.552 228.309 224.389
Jumlah Aset (1,2) 287.759 17.256 291.389 280.002
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek (3,7) 73.948 4.434 76.767 71.568
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4,7 63.274 3.795 60.418 58.912
Jumlah Liabilitas 0,0 137.222 8.229 137.185 130.480
Ekuitas yang dapat diatribusikan ke
(2,3) 130.685 7.837 133.808 128.704
pemilik entitas induk
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
Perbandingan Posisi Keuangan
Posisi aset lancar dan aset tidak lancar Telkom per 31 Desember 2025 masing-masing sebesar 21,5% dan 78,5% terhadap
total aset. Sementara untuk liabilitas, TelkomGroup memiliki liabilitas jangka pendek 53,9% dan 46,1% liabilitas jangka
panjang terhadap total liabilitas.
Komposisi Aset 2023-2025 (Rp miliar)
2023* 2024* 2025
55 63 61.
.61 .08 7 66
3; 0; ;
19
21
21
,9
,5%
,6%
%
,4%
,5 %
,1 %
; 80
; 78
; 78
224.389
228.309
225.993
Aset Tidak Lancar Aset Lancar
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 145
Page 148
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Komposisi Liabilitas 2023-2025 (Rp miliar)
2023 2024 2025
,2 % ,0% , 1%
; 45 44 46
12 8; 4;
.9
7
.41
.2
58
60
63
73
76 .
71.5
.94
767
8; 53
68 ; 5
;
56,0%
,9%
4,8%
Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang
Perbandingan Posisi Keuangan, • Penurunan pada biaya kontrak sebesar
untuk Tahun yang Berakhir Tanggal Rp202 miliar atau 17,8% disebabkan karena
31 Desember 2025 Dibandingkan adanya penurunan dari sisi biaya pemenuhan
dengan Tahun yang Berakhir Tanggal kontrak lancar maupun biaya perolehan
31 Desember 2024. kontrak lancar.
1. Aset • Penurunan pada persediaan sebesar
Rp195 miliar atau 17,8% disebabkan karena
Di akhir tahun 2025, total aset yang dimiliki
adanya penurunan nilai pada persediaan
TelkomGroup sebesar Rp287.759 miliar atau
kartu SIM dan voucer prabayar.
US$17.256 juta, mengalami penurunan sebesar
Rp3.630 miliar atau 1,2% dibandingkan tahun 2024. • Penurunan pada aset kontrak sebesar
Perubahan ini disebabkan oleh: Rp159 miliar atau 6,5% disebabkan karena
nilai penyisihan kerugian kredit ekspektasian
a. Aset Lancar
atas aset kontrak meningkat.
Aset lancar TelkomGroup per tanggal
• Penurunan aset lancar lainnya sebesar
31 Desember 2025 tercatat sebesar
Rp132 miliar atau 1,6% disebabkan karena
Rp61.766 miliar atau US$3.704 juta, turun sebesar
adanya penurunan pada piutang lain-lain, gaji
Rp1.314 miliar atau 2,1% dari tahun 2024. Hal ini
dibayar di muka, dan sewa dibayar di muka.
disebabkan beberapa faktor, di antaranya:
Penurunan ini dikompensasi oleh:
• Penurunan pada piutang usaha sebesar
Rp970 miliar atau 8,0% disebabkan terjadinya • Penambahan aset tersedia untuk dijual
penurunan piutang usaha pihak berelasi sebesar Rp751 miliar atas pelepasan
Rp310 miliar dan piutang usaha pihak ketiga AdMedika.
Rp660 miliar. • Peningkatan kas dan setara kas sebesar
• Penurunan pada klaim restitusi pajak dan Rp323 miliar atau 1 % disebabkan karena
pajak dibayar di muka sebesar Rp865 miliar naiknya penempatan kas bank pada pihak
atau 30,4% disebabkan penurunan jumlah berelasi dan pihak ketiga maupun deposito
pajak dibayar di muka bagian jangka pendek. berjangka yang di antaranya berasal dari
peningkatan arus kas kegiatan operasi,
pendapatan bunga serta pencairan utang
bank dan pinjaman lainnya.
146 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 149
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
• Peningkatan aset keuangan lancar lainnya pajak - setelah dikurangi bagian jangka
sebesar Rp 135 miliar atau 10,5% disebabkan pendek, beban dibayar di muka, uang muka,
karena terdapat peningkatan pada jumlah dan uang jaminan.
deposito berjangka dan reksa dana. • Peningkatan aset hak guna sebesar
b. Aset Tidak Lancar Rp1.051 miliar atau 3,9% dikarenakan
Aset tidak lancar TelkomGroup per tanggal penambahan pada aset hak guna atas tanah,
31 Desember 2025 tercatat sebesar bangunan, peralatan dan instalasi transmisi,
Rp225.993 miliar atau US$13.552 juta, turun 1,0% kendaraan dan lain-lain.
atau Rp2.316 miliar dari tahun 2024. Perubahan • Peningkatan aset pajak tangguhan sebesar
ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: Rp1.249 miliar atau 23,3% disebabkan karena
• Penurunan aset tetap sebesar Rp4.882 miliar adanya peningkatan pada beban pensiun
atau 2,9% disebabkan karena naiknya nilai dan beban imbalan pasca kerja lainnya dan
akumulasi penyusutan aset tetap secara kenaikan pada perbedaan nilai buku aset
keseluruhan terutama pada peralatan dan tetap menurut akuntansi dan pajak.
instalasi transmisi, jaringan kabel, dan 2. Liabilitas
catu daya. Selain itu kenaikan akumulasi Pada akhir tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan
penyusutan aset tetap juga dipengaruhi oleh total liabilitas sebesar Rp137.222 miliar atau
perubahan kebijakan akuntansi pada tahun US$8.229 juta, naik sebesar 0,0% atau Rp37 miliar
2025 atas aset drop cable. dibandingkan tahun 2024. Beberapa faktor yang
• Penurunan investasi jangka panjang menyebabkan perubahan liabilitas adalah sebagai
sebesar Rp948 miliar atau 11,4% disebabkan berikut:
karena berkurangnya nilai investasi jangka a. Liabilitas Jangka Pendek
panjang pada instrumen keuangan FVTPL
Di akhir tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan
maupun FVTOCI.
total liabilitas jangka pendek sebesar
• Penurunan biaya kontrak sebesar Rp73.948 miliar atau US$4.434 juta, turun sebesar
Rp226 miliar atau 14,2% disebabkan karena 3,7% atau Rp2.819 miliar yang disebabkan oleh:
adanya penurunan dari sisi biaya pemenuhan
• Penurunan utang bank jangka pendek sebesar
kontrak tidak lancar maupun biaya perolehan
Rp4.596 miliar atau 39,9% disebabkan karena
kontrak tidak lancar.
adanya pelunasan atas utang bank baik
• Penurunan aset tak berwujud sebesar dari pihak berelasi maupun pihak ketiga.
Rp205 miliar atau 2,2% disebabkan karena Perusahaan menjaga rasio keuangan yang
adanya penurunan nilai pada keseluruhan dihasilkan dimana salah satunya adalah debt
aset tak berwujud baik goodwill, piranti lunak, to service coverage ratio yang rendah.
lisensi, maupun aset tak berwujud lainnya.
• Penurunan deposit dari pelanggan sebesar
• Penurunan aset kontrak sebesar Rp20 miliar Rp1.349 miliar atau 47,0% mengindikasikan
atau 15,5% disebabkan karena nilai penyisihan adanya penurunan terhadap jumlah pelanggan.
kerugian kredit ekspektasian atas aset
• Penurunan utang pajak sebesar Rp1.268 miliar
kontrak meningkat.
atau 38,5% dipengaruhi oleh turunnya nilai
Penurunan ini dikompensasi oleh: utang pajak yang terbentuk pada entitas anak
• Peningkatan aset tidak lancar lainnya sebesar baik terkait pajak penghasilan maupun PPN.
Rp1.665 miliar atau 26,8% disebabkan karena
adanya peningkatan nilai pada klaim restitusi
LAPORAN TAHUNAN 2025 147
Page 150
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Penurunan ini dikompensasi oleh: disebabkan karena adanya kenaikan pada
• Peningkatan pinjaman jangka panjang yang imbalan kesehatan pasca kerja, Kewajiban
jatuh tempo dalam satu tahun sebesar pensiun berdasarkan Undang- Undang
Rp1.880 miliar atau 11,8% disebabkan Ketenagakerjaan, maupun liabilitas diestimasi
adanya kenaikan pada utang bank sebesar manfaat pensiun funded dan unfunded. Hal
Rp4.227 miliar dan penurunan pada obligasi ini juga dikarenakan tingkat diskonto pada
atas pelunasan obligasi seri B dan wesel bayar beberapa program imbalan pasca kerja
sebesar Rp2.347 miliar. mengalami penurunan sehingga nilai liabilitas
imbalan pasca kerja menjadi lebih tinggi
• Peningkatan beban yang masih harus dibayar
sebesar Rp675 miliar atau 4,8% disebabkan • Peningkatan pinjaman jangka panjang
karena adanya peningkatan beban gaji sebesar Rp581 miliar atau 2,3% disebabkan
dan tunjangan yang masih harus dibayar karena bertambahnya utang bank sebesar
ke karyawan. Rp581 miliar.
• Peningkatan utang usaha sebesar • Peningkatan liabilitas kontrak sebesar
Rp848 miliar atau 5,5% disebabkan karena Rp367 miliar atau 14,8% disebabkan
adanya kenaikan utang usaha pihak ketiga karena adanya penambahan uang muka
Rp903 miliar serta dikompensasi oleh dari pelanggan pada segmen B2B ICT dan
penurunan utang usaha pihak berelasi Internasional.
Rp55 miliar. • Peningkatan liabilitas diestimasi penghargaan
• Penambahan liabilitas terkait aset tersedia masa kerja sebesar Rp116 miliar atau 9,7%
untuk dijual sebesar Rp466 miliar atas disebabkan karena peningkatan pemberian
pelepasan AdMedika. imbalan kerja dalam bentuk Long Service
Awar (LSA) dan Long Service Leave (LSL)
• Peningkatan liabilitas kontrak sebesar
pada Telkomsel.
Rp232 miliar atau 3,0% disebabkan karena
adanya peningkatan pada uang muka • Peningkatan liabilitas sewa sebesar
pelanggan yang diterima dari segmen B2C, Rp79 miliar atau 0,4% disebabkan karena
B2B ICT, dan Internasional. adanya penambahan aktivitas sewa oleh
Perusahaan.
• Peningkatan utang lain-lain sebesar
Rp194 miliar atau 42,7%. • Peningkatan liabilitas lainnya sebesar
Rp16 miliar atau 7,1%.
• Peningkatan liabilitas sewa yang jatuh
tempo dalam satu tahun sebesar Rp99 miliar • Peningkatan liabilitas pajak tangguhan –
atau 1,8%. bersih sebesar RRp241 miliar atau 24,3%
disebabkan karena adanya peningkatan pada
b. Liabilitas Jangka Panjang
liabilitas pajak tangguhan entitas anak.
Di akhir tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan
3. Ekuitas
total liabilitas jangka panjang sebesar
Rp63.274 miliar atau US$3.795 juta, meningkat Jumlah ekuitas TelkomGroup di tahun 2025 tercatat
sebesar 4,7% atau Rp2.856 miliar yang sebesar Rp150.537 miliar atau US$9.027 juta, turun
disebabkan oleh: sebesar 2,4% atau Rp3.667 miliar dari tahun 2024
yang tercatat sebesar Rp154.204 miliar.
• Peningkatan liabilitas diestimasi manfaat
pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
sebesar Rp1.456 miliar atau 12,6%
148 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 151
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Tinjauan Laba Rugi
Total pendapatan konsolidasian TelkomGroup per tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp146.742 miliar
(US$8.799 juta) atau turun sebesar 2,2% jika dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp149.967 miliar
(US$9.317 juta). Penurunan ini terjadi disebabkan oleh penurunan pada pendapatan telepon, pendapatan interkoneksi,
pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika, pendapatan IndiHome serta pendapatan dari transaksi lessor.
Total beban TelkomGroup tahun 2025 mencapai Rp112.151 miliar (US$6.725 juta) atau meningkat sebesar 2,8% dibandingkan
total beban tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp109.119 miliar (US$6.780 juta). Perubahan ini disebabkan beberapa faktor,
yaitu peningkatan pada beban depresiasi dan amortisasi, beban umum dan administrasi serta beban interkoneksi. Pada
akhir tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp24.458 miliar (US$1.467 juta), menurun 17,1%
serta EBITDA sebesar Rp72.240 miliar yang menurun 3,7% dibandingkan pencapaian tahun 2024.
Laba Rugi Konsolidasian Telkom dan Anak Perusahaan Tahun 2023-2025
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
2025-2024 2025 2024* 2023*
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Pendapatan (2,2) 146.742 8.799 149.967 149.216
Pendapatan telepon (22,8) 8.135 488 10.544 12.473
Selular (29,7) 4.400 264 6.260 8.194
Telepon Tidak Bergerak 19,4 572 34 479 899
SMS (16,9) 3.163 190 3.805 3.380
Pendapatan interkoneksi (2,3) 8.972 538 9.187 9.067
Pendapatan data, internet dan jasa
(0,5) 90.044 5.399 90.533 87.440
teknologi informatika
Internet dan data seluler (1,9) 71.289 4.275 72.639 73.187
Internet komunikasi, data dan jasa
0,8 14.217 853 14.104 10.899
teknologi informatika
Lain-lain 19,7 4.538 272 3.790 3.354
Pendapatan jaringan 14,7 3.645 219 3.179 2.482
Pendapatan IndiHome (0,5) 26.119 1.566 26.262 28.785
Pendapatan layanan lainnya (3,9) 6.952 417 7.233 6.183
E-payment 29,5 1.684 101 1.300 496
Managed service dan terminal 17,3 1.226 74 1.045 920
Call center service (8,0) 1.154 69 1.255 1.264
E-health (100,0) - - 767 761
Lain-lain 0,8 2.888 173 2.866 2.742
Pendapatan dari transaksi lessor (5,1) 2.875 172 3.029 2.786
LAPORAN TAHUNAN 2025 149
Page 152
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
2025-2024 2025 2024* 2023*
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Beban 2,8 112.151 6.725 109.119 105.996
Beban penyusutan dan amortisasi 10,1 37.649 2.258 34.181 34.359
Beban operasi, pemeliharaan dan jasa
0,1 41.234 2.473 41.202 39.718
telekomunikasi
Operasi dan pemeliharaan (3,6) 23.478 1.408 24.365 23.057
Beban pemakaian frekuensi radio 0,8 7.746 464 7.687 7.412
Sewa sirkuit dan CPE 30,7 4.474 268 3.422 3.462
Beban hak penyelenggaraan dan KPU (1,6) 2.885 173 2.933 2.836
Listrik, gas dan air (4,2) 1.051 63 1.097 877
Beban pokok penjualan kartu SIM dan
(8,9) 532 32 584 797
voucher
Manajemen proyek 4,2 445 27 427 489
Asuransi 8,8 335 20 308 269
Sewa kendaraan dan fasilitas
(39,5) 164 10 271 308
pendukung
Lain-lain 14,8 124 7 108 211
Beban karyawan (2,6) 16.362 981 16.807 15.927
Gaji dan tunjangan (0,5) 9.411 564 9.457 9.674
Cuti, insentif dan tunjangan lainnya (10,2) 3.784 227 4.214 4.159
Beban pensiun dan imbalan pasca
9,6 1.854 111 1.691 1.764
kerja lainnya
Program Pensiun Dini (21,0) 937 56 1.186 -
Beban penghargaan masa kerja 25,7 284 17 226 289
Lain-lain 178,8 92 6 33 41
Beban interkoneksi 2,0 7.018 421 6.880 6.363
Beban pemasaran (14,0) 3.287 197 3.824 3.530
150 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 153
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
2025-2024 2025 2024* 2023*
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Beban umum dan administrasi 6,0 6.601 396 6.225 6.099
Beban umum (8,5) 2.241 134 2.448 2.446
Penyisihan kerugian kredit
62,1 1.465 88 904 513
ekspektasian
Jasa profesional (3,6) 824 49 855 996
Pelatihan, pendidikan dan rekrutmen (21,0) 358 21 453 461
Perjalanan (18,5) 343 21 421 443
Rapat (21,3) 307 18 390 334
Sumbangan sosial 29,2 301 18 233 232
Beban penagihan 50,0 291 17 194 195
Lain - lain 44,0 471 28 327 479
Laba (rugi) selisih kurs bersih 32,4 180 11 136 (36)
Keuntungan yang belum direalisasi
dari perubahan nilai wajar atas (228,7) (242) (15) 188 (748)
investasi
Penghasilan lain-lain - bersih (57,7) 119 7 281 252
Laba Usaha (16,4) 34.648 2.078 41.453 42.688
Penghasilan pendanaan 21,5 1.661 100 1.367 1.061
Biaya pendanaan (0,0) (5.206) (312) (5.208) (4.652)
Bagian laba (rugi) bersih entitas
(133,3) (1) (0) 3 1
asosiasi
Laba Sebelum Pajak (17,3) 31.102 1.865 37.615 39.098
Manfaat (Beban) pajak penghasilan (18,2) (6.644) (398) (8.118) (8.264)
Laba Tahun Berjalan (17,1) 24.458 1.467 29.497 30.834
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain 85,9 126 8 895 (1.454)
Jumlah Laba Komprehensif Tahun
(19,1) 24.584 1.474 30.392 29.380
Berjalan
Laba tahun berjalan yang diatribusikan
(20,5) 17.814 1.068 22.403 23.186
kepada pemilik entitas induk
Laba tahun berjalan yang diatribusikan
(6,3) 6.644 398 7.094 7.648
kepada kepentingan non pengendali
Laba komprehensif tahun berjalan
yang diatribusikan kepada pemilik (22,6) 17.954 1.077 23.188 21.709
entitas induk
Laba komprehensif tahun berjalan
yang diatribusikan kepada (8,0) 6.630 398 7.204 7.671
kepentingan non pengendali
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
LAPORAN TAHUNAN 2025 151
Page 154
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Perbandingan Laba Rugi
Komposisi pendapatan TelkomGroup tahun 2025 yang terbesar berasal dari pendapatan data, internet, dan jasa
teknologi informatika, dengan proporsi 61,4%, diikuti oleh pendapatan IndiHome dengan proporsi sebesar 17,8% dan
pendapatan interkoneksi sebesar 6,1%.
Komposisi beban terbesar berasal dari beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi dengan proporsi 36,8%,
diikuti oleh beban penyusutan dan amortisasi terkait dengan penggunaan aset tetap, perangkat lunak, perangkat
keras, dan infrastruktur teknologi Perusahaan sebesar 33,6%. Sementara beban terendah di tahun 2025 adalah beban
pemasaran dengan proporsi 2,9%.
Komposisi Pendapatan 2023-2025 (Rp miliar)
2023* 2024* 2025
4,1% 7.233; 4,9% 6.952; 4,7%
6.183; 0%
9% 0% ; 2,
; 1, 482; 1,6% ; 2, 179; 2,1% 75 3.645; 2
,5 %
.7 86 2. .0 29 3. .8
2 3 % 2
,1% 6,1 1%
;6 7; ;6
,
67
2
18
%
9.0
7
5%
%
9.
8.9
8,4
7,0
,
5; 5
73;
4 4;
8.13
12.4
1 0. 5
90.044; 61,4%
90.533; 60,4
87.440; 58,6
,3%
%
%
17,5
%
17,8
9
%
5; 1
2;
19 ;
.78
.26
.1
28
26
26
Data, Internet dan Pendapatan dari
IndiHome Telepon Interkoneksi Jaringan Layanan Lainnya
Teknologi Informasi Transaksi Lessor
Komposisi Beban 2023-2025 (Rp miliar)
2023* 2024* 2025
5,8% ,7% %
; 5,8 7; 2,9%%
99; 3.530; 3,3% 2 5; 5 ; 3,5% 01
6.0 6.2 3.824 6.6 3.28
0% 3% %
6, 6, ,3
;6
41
39
0;
3;
41
18
.2
8
6
.71
.23
6.8
6.3
7.0
02
8
, 37
; 37
4
4,6%
5,4%
5,0%
; 36
,8%
,5%
,8%
16.362; 1
16.807; 1
15.927; 1
%
%
3,6
%
2,4
1,3
;3
3
;3
9;
49
1
35
.18
7.6
4.
4
3 3 3
Operasi, Pemeliharaan Penyusutan dan Umum dan
Karyawan Interkoneksi Pemasaran
dan Jasa Telekomunikasi Amortisasi Administrasi
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
152 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 155
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Perbandingan Laba Rugi Tahun yang disebabkan oleh kenaikan pada pendapatan
Berakhir Tanggal 31 Desember 2025 abonemen subscriber, usage charge dan
Dibandingkan dengan Tahun yang installation charges dari layanan fixed line.
Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 Pendapatan SMS di tahun ini mengalami
1. Pendapatan penurunan 16,9% atau sebesar Rp642 miliar
dimana tahun 2024 sebesar Rp3.805 miliar
Sepanjang tahun 2025, TelkomGroup berhasil
menjadi Rp3.163 miliar di tahun 2025 disebabkan
memperoleh pendapatan sebesar Rp146.742 miliar
karena penurunan pendapatan SMS seluler
(US$8.799 Juta), turun 2,2% atau Rp3.225 miliar
domestik.
dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang sebesar
Rp149.967 miliar. Penurunan pada pendapatan ini b. Pendapatan Data, Internet, dan Jasa Teknologi
disebabkan oleh turunnya pendapatan telepon, Informatika
pendapatan data, internet dan jasa teknologi TelkomGroup mencatatkan pendapatan data,
informatika, pendapatan interkoneksi, pendapatan internet, dan teknologi informasi di tahun 2025
IndiHome serta pendapatan dari transaksi lessor. sebesar Rp90.044 miliar (US$5.399 juta), turun
a. Pendapatan Telepon 0,5% atau Rp489 miliar dibandingkan tahun 2024
yang sebesar Rp90.533 miliar. Penurunan ini
Pendapatan Telepon di tahun 2025 mengalami
disebabkan oleh penurunan pada pendapatan
penurunan sebesar 22,8%, yaitu menjadi Rp8.135
internet dan data seluler sebesar Rp1.350 miliar
miliar (US$488 Juta) dibandingkan tahun 2024
atau 1,9% karena pendapatan komunikasi data
sebesar Rp10.544 miliar. Pendapatan telepon
seluler dari Telkomsel menurun.
terdiri dari pendapatan telepon seluler dan
pendapatan telepon tidak bergerak serta di Penurunan ini dikompensasi oleh meningkatnya:
tahun ini termasuk pendapatan Short Messaging • Pendapatan jasa lainnya sebesar Rp748 miliar
Service (SMS). atau naik 19,7% yang berasal dari kenaikan
Pendapatan telepon seluler mengalami pendapatan pada game online dari Metranet,
penurunan sebesar 29,7%, yaitu menjadi Rp4.400 jasa kolokasi Internet Data Center (IDC),
miliar (US$264 Juta) dibandingkan tahun 2024 serta jasa aplikasi service provider maupun
yang sebesar Rp6.260 miliar. Penurunan ini e-commerce.
terjadi karena turunnya minat penggunaan • Pendapatan internet, komunikasi data, dan
layanan Over-the-Top (OTT) oleh konsumen dalam jasa teknologi informatika sebesar Rp113
memilih media komunikasi serta menurunnya miliar atau 0,8% didorong oleh meningkatnya
pendapatan pemakaian selular baik lokal, SLJJ pendapatan yang berasal dari Layanan
maupun internasional, pendapatan postpaid dan High Speed Internet (HSI) B2B dari Indibiz,
pendapatan komitmen seluler. pendapatan wifi, instalasi TelkomNet VPN
Pendapatan telepon tidak bergerak di tahun 2025 Intranet, dan layanan managed network.
adalah sebesar Rp572 miliar (US$34 juta), naik
19,4% atau Rp93 miliar dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp479 miliar. Hal ini
LAPORAN TAHUNAN 2025 153
Page 156
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
c. Pendapatan Interkoneksi Rp26.262 miliar. Penurunan ini disebabkan
Pendapatan interkoneksi berasal dari sambungan karena pendapatan IndiHome atas panggilan,
telepon tidak bergerak, termasuk sambungan smart device, layanan UseeTV, games, musik,
langsung international incoming dari layanan SLI serta jasa lainnya mengalami penurunan. Selain
007 dan jaringan seluler Telkomsel. Pendapatan itu penurunan ini juga seiring penurunan pada
interkoneksi yang diperoleh TelkomGroup di ARPU IndiHome yang terjadi akibat pergeseran
tahun 2025 sebesar Rp8.972 miliar (US$538 juta), pola konsumsi pelanggan dari layanan triple-play
turun 2,3% atau Rp215 miliar dibandingkan tahun (3P) ke single-play (1P);
2024 sebesar Rp9.187 miliar. Penurunan ini f. Pendapatan atas Layanan Lainnya
disebabkan oleh berkurangnya trafik antar negara TelkomGroup mencatatkan pendapatan
seperti SMS hubbing internasional, interkoneksi pada layanan lainnya sebesar Rp6.952 miliar
retail SLI 007, pendapatan jaringan seluler luar (US$417 juta) di tahun 2025, turun 3,9% atau
negeri, International Toll Free Service (ITFS) dan Rp281 miliar dibandingkan pendapatan di tahun
SMS Application to Person (A2P). 2024 sebesar Rp7.233 miliar. Penurunan ini
d. Pendapatan Jaringan disebabkan oleh turunnya pendapatan layanan
Pendapatan jaringan TelkomGroup di tahun call center sebesar Rp101 miliar atau 8%. Selain
2025 sebesar Rp3.645 miliar (US$219 juta), itu juga dipengaruhi oleh penurunan pendapatan
meningkat 14,7% atau Rp466 miliar dari layanan e-health sebesar Rp767 miliar atau 100%
perolehan sebesar Rp3.179 miliar di tahun 2024. karena adanya pelepasan anak perusahaan yaitu
Peningkatan tersebut disebabkan oleh naiknya PT Administrasi Medika (AdMedika), termasuk
pendapatan abonemen standard C-Band, anak usahanya TelkoMedika.
pendapatan International Private Leased Circuit Penurunan ini dikompensasi oleh
(IPLC), layanan sewa jaringan akses pelanggan, • Peningkatan pendapatan layanan e-payment
pendapatan sewa leased line, dan abonemen dari dari Finnet sebesar Rp384 miliar atau 29,5%.
layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT).
• Peningkatan pendapatan managed service
e. Pendapatan IndiHome dan terminal sebesar Rp181 miliar atau 17,3%.
Pendapatan IndiHome di tahun 2025 mencapai • Peningkatan pendapatan layanan lainnya
Rp26.119 miliar (US$1.566 juta), mengalami dipengaruhi oleh peningkatan jasa solusi dan
penurunan sebesar 0,5% atau Rp143 miliar digitalisasi sebesar Rp22 miliar atau 0,8%.
dari periode sebelumnya yang sebesar
154 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 157
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
g. Pendapatan dari Transaksi Lessor • Peningkatan beban manajemen proyek
Pendapatan dari transaksi lessor yang diperoleh sebesar Rp18 miliar atau 4,2% sejalan
TelkomGroup selama tahun 2025 tercatat sebesar dengan naiknya proyek baru yang baru mulai
Rp2.875 miliar (US$172 juta), turun 5,1% dari tahun dikerjakan.
sebelumnya yaitu Rp3.029 miliar. Pendapatan • Peningkatan beban lainnya sebesar Rp16
ini dihasilkan dari penerapan PSAK 115 yang miliar atau 14,8% terkait bertambahnya beban
mewajibkan Perusahaan untuk mengungkapkan atas jasa call center pada anak perusahaan
pendapatan dari transaksi lessor, seperti sewa yaitu Infomedia.
operasi, secara terpisah dari pendapatan dari Peningkatan ini dikompensasi oleh:
kontrak dengan pelanggan.
• Penurunan beban operasi dan pemeliharaan
2. Beban sebesar Rp887 miliar atau 3,6% karena
Jumlah keseluruhan beban TelkomGroup per penurunan pada biaya langsung untuk layanan
tanggal 31 Desember 2025 mencapai Rp112.151 miliar billing payment aggregator, biaya layanan
(US$6.725 juta), naik 2,8% atau Rp3.032 miliar kerja sama value added service dan imbal jasa
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar intrakoneksi switch.
Rp109.119 miliar. Perubahan tersebut disebabkan • Penurunan beban sewa kendaraan dan
oleh: fasilitas pendukung sebesar Rp107 miliar atau
a. Beban Operasi, Pemeliharaan, dan Jasa 39,5% karena penurunan beban transportasi
Telekomunikasi manajemen dan operasional sewa kendaraan
Di tahun 2025, beban operasi, pemeliharaan, didorong oleh program efisiensi Perusahaan.
dan jasa telekomunikasi TelkomGroup sebesar • Penurunan beban pokok penjualan kartu SIM,
Rp41.234 miliar (US$2.473 juta), naik 0,1% voucer, dan periferal sebesar Rp52 miliar atau
atau Rp32 miliar dibandingkan tahun 2024 8,9% terkait dengan turunnya nilai persediaan
yang sebesar Rp41.202 miliar. Perubahan ini kartu SIM dan voucer serta berkurangnya
disebabkan oleh: beban cetak kartu telepon umum dan SIM card
• Peningkatan beban sewa sirkuit dan CPE – Mobile Virtual Network Operator (MVNO).
sebesar Rp1.052 miliar atau 30,7% karena • Penurunan beban hak penyelenggaraan dan
naiknya beban yang timbul atas penyediaan KPU sebesar Rp48 miliar atau 1,6% disebabkan
device yang tidak terhubung dengan karena sejalan dengan turunnya kontribusi
connectivity, beban atas penyediaan network dari pendapatan kotor atas penyelenggaraan
dan beban atas penyediaan device. telekomunikasi untuk pengembangan KPU
• Peningkatan beban pemakaian frekuensi sesuai dengan kebijakan Komdigi.
radio Rp59 miliar atau 0,8% sejalan dengan • Penurunan beban pemakaian listrik, gas,
kenaikan pada aset pembayaran di muka dan air sebesar Rp46 miliar atau 4,2%
untuk beban hak penyelenggaraan frekuensi. karena penurunan biaya atas penggunaan
• Peningkatan beban asuransi sebesar listrik, gas, dan air sebagai bentuk program
Rp27 miliar atau 8,8% disebabkan karena efisiensi Perusahaan.
naiknya beban asuransi pada aset tetap,
satelit dan sewa gedung dan sejalan dengan
kenaikan diasuransikannya aset tetap kecuali
tanah terhadap risiko kebakaran, pencurian,
gempa bumi dan risiko lainnya, termasuk
gangguan bisnis.
LAPORAN TAHUNAN 2025 155
Page 158
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
b. Beban Penyusutan dan Amortisasi e. Beban Pemasaran
Beban penyusutan dan amortisasi TelkomGroup TelkomGroup mencatatkan beban pemasaran di
di tahun 2025 sebesar Rp37.649 miliar tahun 2025 sebesar Rp3.287 miliar (US$197 juta),
(US$2.258 juta), naik 10,1% atau Rp3.468 miliar turun 14% atau Rp537 miliar dibandingkan tahun
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar 2024 yang sebesar Rp3.824 miliar. Penurunan
Rp34.181 miliar. Kenaikan ini disebabkan oleh ini sejalan dengan penurunan pendapatan
bertambahnya beban penyusutan atas aset perusahaan dimana dikontribusi oleh penurunan
tetap catudaya dan peralatan penunjang serta pada fee penjualan, beban pameran, beban
beban penyusutan atas jaringan kabel. Selain promosi, dan customer education.
itu, kenaikan ini juga disebabkan karena adanya f. Beban Umum dan Administrasi
perubahan kebijakan akuntansi terkait klasifikasi
Beban umum dan administrasi TelkomGroup di
aset drop cable pada tahun 2025. Perubahan ini
tahun 2025 sebesar Rp6.601 miliar (US$396 juta),
kemudian berdampak pada perubahan estimasi
naik 6,0% atau Rp376 miliar dibandingkan tahun
umur manfaat aset dan juga beban penyusutan
2024 yang sebesar Rp6.225 miliar. Peningkatan
yang terbentuk.
ini disebabkan oleh bertambahnya beban
c. Beban Karyawan penyisihan kerugian kredit ekspektasian piutang
Beban karyawan di tahun 2025 sebesar usaha Rp561 miliar atau 62,1%, naiknya beban
Rp16.362 miliar (US$981 juta). Jumlah ini penagihan Rp97 miliar atau 50%, bertambahnya
mengalami penurunan sebesar 2,6% atau sumbangan sosial Rp68 miliar atau 29,2%, serta
Rp445 miliar dari tahun 2024 yang sebesar naiknya beban lain-lain sebesar Rp144 miliar atau
Rp16.807 miliar. Penurunan tersebut disebabkan 44,0%.
karena adanya program pensiun dini di tahun 2024 3. Laba (Rugi) Selisih Kurs-Bersih
sebesar Rp1.186 miliar dan di tahun 2025 sebesar
Bisnis yang dilakukan TelkomGroup melibatkan
Rp937 miliar, turun 21,0%. Selain itu, penurunan
berbagai transaksi dalam mata uang asing, sehingga
gaji dan tunjangan sebesar 0,5% atau Rp46 miliar
fluktuasi kurs yang terjadi sepanjang tahun 2025
dan beban cuti, insentif, dan tunjangan lainnya
berdampak positif maupun negatif terhadap
sebesar 10,2% atau Rp430 miliar sejalan dengan
keuangan Perusahaan. Di tahun 2025, TelkomGroup
penurunan jumlah karyawan TelkomGroup sekitar
mencatatkan laba akibat selisih kurs-bersih
2,4% dari total karyawan 21.673 di tahun 2024
sebesar Rp180 miliar (US$11 juta), meningkat 32,4%
menjadi 21.151 karyawan di tahun 2025. Walaupun
dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan
beban karyawan secara total mengalami
laba sebesar Rp136 miliar.
penurunan namun terjadi kenaikan juga pada
4. Keuntungan (Kerugian) yang Belum Direalisasi dari
beban pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
Perubahan Nilai Wajar atas Investasi
9,6%, dan beban penghargaan masa kerja 25,7%
dibandingkan tahun sebelumnya. Di tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan kerugian
yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar
d. Beban Interkoneksi
atas investasi sebesar Rp242 miliar, turun 228,7%
Beban interkoneksi TelkomGroup di tahun 2025
dari tahun sebelumnya yang mengalami untung
sebesar Rp7.018 miliar (US$421 juta), naik 2%
sebesar Rp188 miliar. Penurunan ini dipengaruhi
atau Rp138 miliar dibandingkan tahun 2024 yang
oleh perubahan nilai wajar pada investasi GOTO dan
sebesar Rp6.880 miliar. Kenaikan ini disebabkan
investasi MDI.
karena peningkatan pada beban interkoneksi
seluler ke SLI, SLJJ ke Seluler dan layanan
voice wholesale.
156 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 159
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
5. Penghasilan Lain-Lain – Bersih manfaat pasti – bersih yang sebelumnya tahun 2024
TelkomGroup mencatatkan penghasilan lain-lain berada di kondisi laba Rp635 miliar menjadi rugi
bersih di tahun 2025 sebesar Rp119 miliar (US$7 juta), Rp236 miliar di tahun 2025. Hal ini disebabkan karena
menurun 57,7% atau Rp162 miliar dibandingkan tingkat diskonto pada beberapa program imbalan
tahun sebelumnya yang sebesar Rp281 miliar. pasca kerja mengalami penurunan sehingga nilai kini
liabilitas imbalan pasca kerja menjadi lebih tinggi
6. Laba Usaha dan Margin Laba Usaha
dimana kenaikan liabilitas tersebut diakui sebagai
Laba usaha TelkomGroup di tahun 2025 tercatat kerugian aktuaria.
sebesar Rp34.648 miliar (US$2.078 juta), menurun
10. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan
16,4% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar
kepada Pemilik Entitas Induk
Rp41.453 miliar. Sementara margin laba usaha
TelkomGroup mengalami penurunan dari 28,7% di Laba tahun berjalan TelkomGroup yang dapat
tahun 2024 menjadi 23,6% di tahun 2025. diatribusikan kepada pemilik entitas induk di tahun
2025 tercatat sebesar Rp17.814 miliar (US$1.068 juta),
7. Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Margin Laba
menurun 20,5% dari Rp22.403 miliar di tahun 2024.
Sebelum Pajak Penghasilan
11. Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan
Laba sebelum pajak penghasilan di tahun 2025
kepada Kepentingan Non Pengendali
tercatat sebesar Rp31.102 miliar (US$1.865 juta),
menurun 17,3% dibandingkan tahun sebelumnya Laba tahun berjalan TelkomGroup yang dapat
yang sebesar Rp37.615 miliar. Sementara margin diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali
laba sebelum pajak penghasilan mengalami tercatat sebesar Rp6.644 miliar (US$398 juta),
penurunan dari 26,1% di tahun 2024 menjadi 21,2% di menurun 6,3% dari Rp7.094 miliar di tahun 2024.
tahun 2025. 12. Laba Komprehensif Tahun Berjalan
8. Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan Di tahun 2025, TelkomGroup mencatatkan
TelkomGroup mencatatkan beban pajak penghasilan laba komprehensif tahun berjalan sebesar
di tahun 2025 sebesar Rp6.644 miliar (US$398 juta), Rp24.584 miliar (US$1.474 juta), menurun 19,1%
turun 18,2% atau Rp1.474 miliar dibandingkan beban atau Rp5.808 miliar dibandingkan tahun 2024 yang
di tahun 2024 yang sebesar Rp8.118 miliar. Penurunan sebesar Rp30.392 miliar.
beban pajak penghasilan dikarenakan pajak kini dan 13. Laba per Saham
pajak tangguhan yang terbentuk pada Perusahaan Laba bersih per saham TelkomGroup di tahun
maupun entitas anak mengalami penurunan. 2025 tercatat sebesar Rp179,83 per lembar saham,
9. Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain menurun 20,5% atau Rp46,32 per lembar saham
Penghasilan komprehensif lain yang dicatat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar
TelkomGroup di tahun 2025 adalah sebesar Rp226,15 per lembar saham.
Rp126 miliar (US$8 juta), turun 85,9% atau Rp769
miliar dibandingkan tahun 2024 mengalami
penghasilan komprehensif lain sebesar Rp895 miliar.
Penurunan penghasilan komprehensif lain tahun
2025 disebabkan oleh perhitungan aktuaria program
LAPORAN TAHUNAN 2025 157
Page 160
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Tinjauan Arus Kas
Per tanggal 31 Desember 2025, kas dan setara kas TelkomGroup berada pada posisi yang baik dengan nilai sebesar
Rp34.228 miliar (US$2.052 juta). Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi tercatat sebesar Rp63.842 miliar,
arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi sebesar Rp26.095 miliar, serta arus kas bersih yang digunakan
untuk kegiatan pendanaan sebesar Rp37.743 miliar.
Arus Kas TelkomGroup Tahun 2023-2025
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Pertumbuhan
2025-2024 2025 2024 2023
(%)
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Arus Kas Bersih:
dari kegiatan operasi 3,6 63.842 3.827 61.600 60.581
untuk kegiatan investasi (11,4) (26.095) (1.564) (29.456) (36.909)
untuk kegiatan pendanaan 37,2 (37.743) (2.264) (27.505) (26.567)
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan
(99,9) 4 (1) 4.639 (2.895)
setara kas
Dampak perubahan kurs terhadap kas
23,2 320 20 260 (44)
dan setara kas
Penyisihan kerugian kredit ekspetasian 0 (1) - (1) (1)
Kas dan setara kas pada awal tahun 16,9 33.905 2.033 29.007 31.947
Kas dan setara kas pada akhir tahun 1,0 34.228 2.052 33.905 29.007
Perbandingan Arus Kas
Arus kas masuk TelkomGroup di tahun 2025 yang terbesar berasal dari kegiatan operasi dengan komposisi sebesar
67,8%, diikuti oleh arus kas masuk dari kegiatan pendanaan sebesar 31,7%, dan arus kas dari kegiatan investasi sebesar
0,5%. Komposisi ini menunjukkan bahwa kegiatan operasional TelkomGroup didukung dengan dana yang berasal dari
internal dan eksternal.
Komposisi Arus Kas Masuk 2023-2025 (Rp miliar)
2023 2024 2025
% ,8%
1,7 ,7%
;2 ; 25 ; 31
95 75 65
.7
.9
.1
41
70
52
150
151
150
.44
.014
.7
%
81; 7
4 ; 73
1
; 67,8%
313, 0,
1.202; 0,5%
8,2
957, 0.5%
,7%
%
Operasi Investasi Pendanaan
158 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 161
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Komposisi Arus Kas Keluar 2023-2025 (Rp miliar)
2023 2024 2025
,9% %% ,8%
34 48
; 0,0 08
;
62 ;4
7.9
.3
80
68
10
.4
80
90
89
.20
86.
,0%
.84
0;
17
4
37.222; 19
2; 39,0
; 44,7%
30.658; 15,3%
4 6 , 1%
%
2%
12, ;
52
7.0
2
Operasi Investasi Pendanaan
Perbandingan Arus Kas untuk Tahun TelkomGroup mencatatkan penerimaan kas
yang Berakhir Tanggal 31 Desember dari kegiatan operasi di tahun 2025 sebesar
2025 Dibandingkan dengan Tahun yang Rp150.014 miliar atau US$8.966 juta. Jumlah ini
Berakhir Tanggal 31 Desember 2024 menurun Rp1.430 miliar atau 0,9% dari penerimaan
di tahun 2024 sebesar Rp151.444 miliar. Penerimaan
TelkomGroup mencatatkan saldo kas dan setara kas kas ini diperoleh dari:
per tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp34.228 miliar • Penerimaan dari pelanggan dan operator lain
atau US$2.052 juta. Jumlah ini naik sebesar 1% atau sebesar Rp146.002 miliar.
Rp323 miliar dari saldo periode sebelumnya yang
• Penerimaan dari pendapatan bunga sebesar
sebesar Rp33.905 miliar. Penerimaan kas dari kegiatan
Rp1.670 miliar.
operasi tahun 2025 tercatat sebesar Rp150.014 miliar
atau 67,8% dari total penerimaan kas, sementara • Penerimaan restitusi pajak sebesar Rp1.322 miliar.
kas yang diperoleh dari kegiatan pendanaan tercatat • Penerimaan kas lainnya bersih sebesar
sebesar Rp70.165 miliar atau berkontribusi 31,7%, serta Rp1.020 miliar.
penerimaan kas dari kegiatan investasi tercatat sebesar Sementara pengeluaran kas untuk kegiatan
Rp957 miliar atau berkontribusi 0,5%. operasi di tahun 2025 sebesar Rp86.172 miliar atau
US$5.167 juta, menurun 4,1% atau Rp3.672 miliar
Selama tahun 2025, sebesar Rp86.172 miliar atau 39,0%
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
dari pengeluaran kas TelkomGroup digunakan untuk
Rp89.844 miliar. Pengeluaran kas ini digunakan
kegiatan operasional. Pengeluaran kas selanjutnya
untuk:
digunakan untuk kegiatan pendanaan yang tercatat
sebesar Rp107.908 miliar atau 48,8% dari total • Pembayaran kas untuk beban sebesar
pengeluaran kas, serta pengeluaran kas untuk kegiatan Rp51.455 miliar.
investasi sebesar Rp27.052 miliar atau 12,2%. • Pembayaran kas kepada karyawan sebesar
1. Arus Kas Kegiatan Operasi Rp13.319 miliar.
Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi • Pembayaran pajak penghasilan badan dan final
di tahun 2025 tercatat sebesar Rp63.842 miliar sebesar Rp10.438 miliar.
atau US$3.827 juta. Jumlah ini meningkat sebesar • Pembayaran beban bunga sebesar Rp5.230 miliar.
Rp2.242 miliar atau 3,6% jika dibandingkan dengan • Pembayaran sewa jangka pendek dan bernilai
periode sebelumnya. rendah sebesar Rp4.654 miliar.
• Pembayaran pajak pertambahan nilai - bersih
sebesar Rp1.076 miliar.
LAPORAN TAHUNAN 2025 159
Page 162
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
2. Arus Kas untuk Kegiatan Investasi 3. Arus Kas untuk Kegiatan Pendanaan
TelkomGroup membukukan arus kas bersih Arus kas bersih untuk kegiatan pendanaan
untuk kegiatan investasi di tahun 2025 sebesar TelkomGroup di tahun 2025 sebesar Rp37.743 miliar
Rp26.095 miliar atau US$1.564 juta, menurun 11,4% atau US$2.264 juta, meningkat 37,2% atau
atau Rp3.361 miliar dibandingkan dengan periode Rp10.238 miliar dari tahun 2024 yang tercatat sebesar
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp29.456 miliar. Rp27.505 miliar.
Penerimaan kas dari kegiatan investasi di tahun TelkomGroup menerima kas dari kegiatan pendanaan
2025 tercatat sebesar Rp957 miliar, menurun 20,4% sebesar Rp70.165 miliar, meningkat 32,4% atau
atau Rp245 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp17.190 miliar dibandingkan periode sebelumnya
yang sebesar Rp1.202 miliar. Penerimaan kas ini yang sebesar Rp52.975 miliar. Penerimaan kas ini
berasal dari: berasal dari:
• Hasil dari pelepasan investasi pada instrumen • Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya
keuangan sebesar Rp728 miliar. sebesar Rp69.895 miliar.
• Hasil dari klaim asuransi sebesar Rp151 miliar. • Penerimaan setoran modal pada entitas anak
• Hasil dari penjualan aset tetap sebesar dari pemegang saham non pengendali sebesar
Rp78 miliar. Rp270 miliar.
Sementara pengeluaran kas untuk kegiatan investasi Sementara pengeluaran kas untuk kegiatan
di tahun 2025 tercatat sebesar Rp27.052 miliar, pendanaan tercatat sebesar Rp107.908 miliar,
menurun 11,8% atau Rp3.606 miliar dari periode meningkat 34,1% atau Rp27.428 miliar dibandingkan
sebelumnya yang sebesar Rp30.658 miliar. periode sebelumnya yang sebesar Rp80.480 miliar.
Pengeluaran kas ini digunakan untuk: Pengeluaran kas ini digunakan untuk:
• Pembelian aset tetap sebesar Rp22.871 miliar. • Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya
sebesar Rp72.037 miliar.
• Pembelian aset tak berwujud sebesar
Rp2.897 miliar. • Pembayaran dividen kas kepada pemegang
saham perusahaan sebesar Rp21.047 miliar.
• Kenaikan uang muka dan aset lainnya sebesar
Rp1.117 miliar. • Pembayaran dividen kas kepada pemegang
saham non pengendali entitas anak sebesar
• Hasil (Penempatan) pada aset keuangan lancar
Rp7.359 miliar.
lainnya – bersih sebesar Rp141 miliar.
• Pembayaran kewajiban sewa sebesar
• Penambahan penyertaan jangka panjang pada
Rp7.356 miliar.
instrumen keuangan sebesar Rp26 miliar.
• Pembelian saham kembali pemegang saham
entitas anak sebesar Rp79 miliar.
• Pembelian kembali saham Perusahaan sebesar
Rp30 miliar.
160 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 163
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kemampuan
Membayar Utang
Laporan Keuangan Konsolidasi TelkomGroup tahun buku 2025 yang diaudit menunjukkan likuiditas dan solvabilitas
Perusahaan yang baik, serta mampu memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang. Pemenuhan
kewajiban ini dilakukan melalui kas masuk yang merupakan hasil dari kegiatan operasional. Hal ini menunjukkan bahwa
manajemen mampu mengelola kegiatan operasi dan menjaga likuiditas dengan baik.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
TelkomGroup menggunakan berbagai rasio untuk mengukur kemampuan membayar utang jangka pendeknya,
di antaranya rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio), dan rasio kas (cash ratio). Rasio-rasio tersebut
digunakan untuk menjaga likuiditas dan memastikan ketersediaan dana untuk membayar utang jangka pendek.
TelkomGroup selalu berusaha menjaga persentase rasio lancar agar tetap berada di atas rasio lancar rata-rata industri
serta mempertahankan ketersediaan fasilitas pinjaman yang dapat ditarik jika diperlukan.
Rasio Likuiditas TelkomGroup Tahun 2023-2025
Rasio 2025 2024 2023
Rasio Lancar 83,5% 82,2% 77,7%
Rasio Cepat 63,4% 61,7% 57,8%
Rasio Kas 48,2% 45,8% 42,9%
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
TelkomGroup mengawasi berbagai rasio untuk memastikan kemampuan membayar utang jangka panjangnya, di antaranya
rasio utang terhadap ekuitas, rasio utang terhadap EBITDA, dan rasio EBITDA terhadap beban bunga. Laporan Keuangan
Konsolidasian TelkomGroup untuk tahun buku 2025 menunjukkan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 0,5 kali, rasio
utang terhadap EBITDA sebesar 1,04 kali, dan rasio EBITDA terhadap beban bunga sebesar 13,88 kali. Hal ini menunjukkan
bahwa risiko gagal bayar TelkomGroup dalam membayar utang jangka panjang masih relatif rendah.
Rasio Solvabilitas TelkomGroup Tahun 2023-2025
Rasio 2025 2024* 2023*
Rasio Utang terhadap Ekuitas 0,50X 0,50X 0,46X
Rasio Utang terhadap EBITDA 1,04X 1,02X 0,88X
Rasio EBITDA terhadap Beban Bunga 13,88X 14,41X 16,68X
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
TelkomGroup secara aktif melakukan evaluasi terhadap profil utang, terutama pada utang yang berbunga floating,
untuk mengurangi beban bunga dan eksposur fluktuasi suku bunga di masa mendatang. Informasi lebih lanjut
mengenai likuiditas dan pembahasan utang TelkomGroup dapat dilihat pada Catatan 18 dan 19 pada Laporan Keuangan
Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 161
Page 164
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
Struktur Modal
Struktur modal TelkomGroup terdiri atas utang jangka pendek, utang jangka panjang, dan ekuitas. Per tanggal
31 Desember 2025, komposisi struktur modal terbesar TelkomGroup berasal dari ekuitas. Tidak ada perubahan
signifikan atas komposisi ekuitas dan modal tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Struktur Modal 2023-2025 (Rp miliar)
2023* 2024* 2025
9.650
; 4,9% 5; 5,5% 9; 3,3%
11.52 6 .9 2
67
58
65
.9
.47
.34
82
4;
3;
;
33,
%
3,5%
3,6%
29
31,0
5,4
,7%
1%
%
128.704; 6
133.808; 6
130.685; 6
Utang Jangka Panjang Ekuitas Utang Jangka Pendek
2025 2024* 2023*
Struktur Modal
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Utang 74.911 4.492 76.868 68.124
Utang Jangka Pendek 6.929 415 11.525 9.650
Utang Jangka Panjang 67.982 4.077 65.343 58.474
Ekuitas 130.685 7.837 133.808 128.704
Jumlah 205.596 12.329 210.676 196.828
Keterangan:
* Disajikan kembali. Lihat Catatan No. 2.z.iii Laporan Keuangan Konsolidasian.
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
TelkomGroup berkewajiban menjaga creditworthiness yang terlihat melalui tingkat utang dan struktur modal. Di tahun
2025, TelkomGroup mampu menjaga tingkat utangnya tetap berada di bawah rata-rata industri yang tercermin dalam
rasio Debt to Equity dan rasio Debt to EBITDA. TelkomGroup juga berhasil mempertahankan struktur modal yang kuat
melalui optimalisasi biaya modal (weighted average cost of capital) dan manfaat pajak, serta memastikan rasio-rasio
keuangan yang sehat untuk menjaga keseimbangan struktur modal.
Upaya-upaya tersebut sesuai dengan kebijakan struktur modal TelkomGroup untuk mencapai komposisi pendanaan
yang optimal. Kebijakan struktur modal di tahun berjalan menjadi landasan bagi manajemen dalam mengambil
keputusan untuk menambah atau membayar utang jangka pendek maupun jangka panjang.
Di tahun 2025, rasio utang terhadap modal (DER) TelkomGroup sebesar 0,50 kali, sedangkan di tahun 2024 sebesar
0,50 kali. Sementara Debt Service Coverage Ratio TelkomGroup per tanggal 31 Desember 2025 sebesar 0,9 kali,
sedangkan di tahun 2024 sebesar 1,4 kali. Informasi lebih rinci mengenai kebijakan manajemen atas struktur modal
dapat dilihat pada Catatan 38 Manajemen Modal pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
162 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 165
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Realisasi
Barang Modal
Untuk mengantisipasi perubahan teknologi yang terjadi • Network infrastructure, terdiri dari jaringan core,
secara dinamis, TelkomGroup telah merealisasikan jaringan backbone (kabel laut dan kabel terrestrial)
investasi barang modal yang disesuaikan dengan dan tower;
kebutuhan dan strategi Perseroan di sepanjang • Data Center, Cloud, IoT dan IT; dan
tahun 2025. Denominasi investasi barang modal yang
• Investasi barang modal pendukung lainnya, seperti
digunakan oleh TelkomGroup disajikan dalam dua mata
fasilitas pendukung konektivitas, gedung, dan
uang, yaitu Rupiah (Rp) dan Dolar Amerika (US$).
catu daya.
Strategi dan Tujuan Investasi Barang Nilai Investasi Barang Modal
Modal
Sepanjang tahun 2025, total realisasi investasi barang
Strategi dan tujuan penetapan investasi barang modal modal TelkomGroup adalah Rp24.577 miliar atau
adalah untuk memperluas dan mempertahankan US$1.474 juta. Jumlah ini meningkat 0,5% dari tahun
pertumbuhan bisnis di era digital yang berbasis pada lalu yang tercatat sebesar Rp24.449 miliar. Investasi
core investment, next core investment dan new play barang modal TelkomGroup terdiri atas:
investment. Di tahun 2025, TelkomGroup melakukan • Membangun BTS Telkomsel (5G dan 4G).
investasi barang modal dalam rangka membangun
• Membangun data center hyperscale Batam
kapasitas dan kapabilitas infrastruktur untuk memenuhi
dan penambahan kapasitas data center
kebutuhan pelanggan yang akan terus semakin
hyperscale Cikarang.
meningkat ke depannya.
• Penambahan tower dan kapasitas pendukungnya.
Jenis Investasi Barang Modal • Membangun proyek sistem kabel laut
internasional, diantaranya kabel Laut TOPAZ,
Jenis investasi barang modal TelkomGroup di tahun 2025 BIFROST, dan SJC2.
terdiri atas:
• Broadband services, terdiri dari mobile dan
fixed broadband;
Investasi Barang Modal TelkomGroup Tahun 2023-2025
Tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 2024 2023
(Rp miliar) (US$ juta) (Rp miliar) (Rp miliar)
Jumlah Investasi Barang Modal 24.577 1.474 24.449 32.968
LAPORAN TAHUNAN 2025 163
Page 166
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Ikatan Material untuk
Investasi Barang Modal
Tujuan Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Sebagai perusahaan telekomunikasi digital, TelkomGroup perlu melakukan investasi barang modal secara
berkesinambungan untuk mendukung akselerasi transformasi digital. Sejumlah ikatan material pada barang modal
dilakukan untuk menunjang peralatan transmisi, jaringan, dan infrastruktur digital lainnya. Ikatan material antara
TelkomGroup dengan pihak lain sepanjang tahun 2025 tercatat dalam bentuk perjanjian proyek pada Catatan 35 Ikatan
dan Perjanjian Signifikan pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
Sumber Dana untuk Memenuhi Ikatan Material Investasi Barang Modal
Di tahun 2025, TelkomGroup memiliki tingkat leverage yang baik untuk mendanai belanja modal. Sementara untuk
pendanaan lain terdapat beberapa alternatif, di antaranya menggunakan sumber dana internal dan eksternal seperti
pendanaan perbankan, instrumen utang, serta penambahan modal saham sesuai dengan kebijakan manajemen yang
telah ditetapkan.
Mata Uang yang Menjadi Denominasi dalam Ikatan Material untuk Investasi
Barang Modal
TelkomGroup menggunakan dua denominasi mata uang dalam ikatan material untuk investasi barang modal, yaitu
mata uang Rupiah dan US Dollar. Nilai ikatan terbesar ada pada mata uang Rupiah, yaitu sebesar Rp14.727 miliar.
Ikatan Material Berdasarkan Mata Uang per 31 Desember 2025
Jumlah Mata Uang Asing Setara Rupiah
Tabel Ikatan Material berdasarkan Mata Uang
(dalam jutaan) (dalam miliar)
Rupiah - 14.130
US Dollar 25 417
Total 25 14.547
Mitigasi Risiko dari Mata Uang Asing dalam Ikatan Material untuk Investasi
Barang Modal
Ikatan material barang modal yang menggunakan denominasi mata uang asing berisiko terpengaruh fluktuasi dari
nilai tukar. Untuk memitigasi risiko tersebut, TelkomGroup menetapkan deposito berjangka dan piutang minimal 25%
dari liabilitas jangka pendek dalam mata uang asing yang terutang. Dengan adanya kebijakan ini, TelkomGroup dapat
mengimbangi kerugian fluktuasi nilai tukar dengan keuntungan kurs deposito berjangka dan piutang. Penjelasan lebih
rinci mengenai ikatan material untuk investasi barang modal dan risiko nilai tukar mata uang asing dapat dilihat pada
Catatan 35 Ikatan, Perjanjian Signifikan, dan Lainnya dan Catatan 37 Instrumen Keuangan pada Laporan Keuangan
Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
164 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 167
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Tingkat Kolektibilitas
Piutang
TelkomGroup memiliki tingkat kolektibilitas piutang yang termasuk dalam kategori baik, dengan nilai piutang jatuh
tempo konsolidasi per 31 Desember 2025 dan 2024 yang tidak diturunkan nilainya atau yang dapat tertagih masing-
masing sebesar Rp4.799 miliar dan Rp5.291 miliar. Sementara untuk rasio perputaran piutang usaha tercatat sebesar
12,5% dan rasio lama penagihan rata-rata sebesar 29,1 hari.
TelkomGroup selalu melakukan pemantauan terhadap saldo dan penagihan piutang secara berkala untuk meminimalisir
risiko kredit pelanggan. Beberapa metode yang dilakukan untuk menagih piutang pelanggan di antaranya melalui
kunjungan, pemberian reminding letter (RL), menagih langsung kepada pelanggan, bekerja sama dengan mitra jasa
tenaga pencairan piutang hingga isolir layanan sementara, serta aktif menghubungi pelanggan via telepon, surat,
maupun email.
Kolektibilitas Piutang TelkomGroup Tahun 2023-2025
Rasio Lama Penagihan Rata-rata
Rasio
2025 2024 2023
Rasio lama penagihan rata-rata (hari) 29,1 27,8 23,6
Rasio perputaran piutang (%) 12,5 13,1 15,5
Analisis dan Penjelasan Kolektibilitas Piutang
TelkomGroup melakukan pengelompokan piutang untuk menganalisis piutang usaha berdasarkan umurnya.
Analisis Umur Piutang TelkomGroup Tahun 2023-2025
2025 2024 2023
Analisis Umur Piutang
(Rp miliar)
Belum jatuh tempo 6.687 7.319 7.020
0 – 3 bulan 3.155 3.602 2.758
3 – 6 bulan 1.573 1.305 1.215
> 6 bulan 6.763 6.031 5.235
Total piutang sebelum provisi 18.178 18.257 16.228
Provisi penurunan nilai piutang (6.955) (6.064) (5.561)
Jumlah bersih piutang setelah provisi 11.223 12.193 10.667
TelkomGroup membentuk provisi penurunan nilai piutang usaha berdasarkan tingkat penurunan secara kolektif dan
historis kredit pelanggan secara individual. Provisi penurunan nilai piutang di tahun 2025 adalah sebesar Rp6.955 miliar,
lebih tinggi 14,7% dibandingkan provisi tahun 2024 yang sebesar Rp6.064 miliar. Penjelasan lebih rinci mengenai
piutang TelkomGroup dapat dilihat pada Catatan 5 tentang Piutang Usaha pada Laporan Keuangan Konsolidasian
TelkomGroup Tahun 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 165
Page 168
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Informasi dan Fakta Material
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
TelkomGroup senantiasa berupaya menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk mewujudkan tata kelola
perusahaan yang baik (good corporate governance). Oleh karena itu, TelkomGroup menyampaikan informasi dan fakta
material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan per 31 Desember 2025, antara lain:
Informasi dan Fakta Material setelah Tanggal Laporan Akuntan untuk Periode Laporan Tahun 2025
No. Informasi dan Fakta Material
1. Pada tanggal 20 Oktober 2025, Perusahaan bersama dengan TIF telah menandatangani ”Perjanjian Pemisahan Bersyarat”
sehubungan dengan pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity (“spin-off Infraco”) Perusahaan ke TIF
yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2026. Berdasarkan perjanjian ini, nilai objek transaksi yang dialihkan adalah Rp35.787 miliar.
Sebagai imbal balik atas pengalihan objek transaksi, TIF akan menerbitkan saham sebanyak 357.872.580 lembar kepada
Perusahaan dan telah ditetapkan dalam Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 62 tanggal 18 Desember 2025. Akta tersebut
telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (”Kemenkumham”) sesuai dengan Surat
Keputusan No. 0086733.AH.01.02 tanggal 1 Januari 2026.
2. Efektif sejak tanggal 1 Januari 2026, Perusahaan melakukan pengalihan pinjaman bank dari DBS, BNI, dan BCA kepada TIF
sebesar Rp1.831 miliar, Rp2.649 miliar, dan Rp5.317 miliar sehubungan dengan proyek spin-off Infraco.
3. Pada tanggal 6 Januari 2026, DAM telah menyerahkan saham Perusahaan kepada BP BUMN, sehingga BP BUMN memiliki
1% saham dari jumlah kepemilikan negara melalui BP BUMN dan DAM, sejumlah 516.023.535 lembar saham yang terdiri dari
Saham Seri B sebesar 0,52% dari seluruh saham yang diterbitkan dan disetor penuh oleh Perusahaan.
4. Pada tanggal 6 Januari 2026, 23 Januari 2026, dan 1 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada BNI sebesar
Rp4.000 miliar.
5. Pada tanggal 12 Januari 2026, 27 Februari 2026, dan 27 Maret 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada Bank
Mandiri sebesar Rp3.000 miliar.
6. Pada tanggal 12 Januari 2026, 30 Maret 2026, dan 30 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada Bank
Sinarmas sebesar Rp3.000 miliar.
7. Pada tanggal 29 Januari 2026, dan 13 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada
Bank of China sebesar Rp3.800 miliar.
8. Pada tanggal 6 Januari 2026 dan 27 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada CIMB Niaga sebesar
Rp2.000 miliar.
9. Pada tanggal 29 Januari 2026 dan 13 Februari 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada MUFG dan DBS masing-
masing sebesar Rp1.000 miliar dan Rp1.000 miliar.
10. Selama periode Januari hingga April 2026, Telkomsel telah melakukan penarikan pinjaman kepada Bank of China, Bank
Sinarmas, CIMB Niaga, BNI, dan Bank DBS masing-masing sebesar Rp3.800 miliar, Rp2.000 miliar, Rp1.500 miliar,
Rp1.000 miliar, dan Rp1.000 miliar.
11. Pada tanggal 1 Mei 2026, Perusahaan mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian Kembali saham yang dimiliki
publik, dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.000 miliar dan tidak melebihi 10% dari jumlah saham yang ditempatkan dan
disetor penuh. Periode pembelian kembali saham adalah paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal persetujuan Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 8 Juni 2026, yang direncanakan dimulai sejak tanggal 9 Juni 2026 sampai dengan
tanggal 8 Juni 2027.
Penjelasan lebih rinci mengenai transaksi di atas dapat dilihat pada Catatan 40 Peristiwa Setelah Tanggal Laporan
Posisi Keuangan pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
166 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 169
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Prospek Usaha dan
Keberlangsungan Perusahaan
Prospek ekonomi global pada 2026 diperkirakan masih terbatas, yakni CAGR sekitar 1,0% hingga 2033. Laju ini
berada dalam fase perlambatan, dengan pemulihan mencerminkan stabilisasi industri setelah fase ekspansi
yang belum kuat. Fitch Ratings memproyeksikan yang pesat dalam satu dekade terakhir, sehingga
pertumbuhan ekonomi dunia sekitar 2,4%, sedikit pertumbuhan ke depan lebih banyak bergantung pada
lebih rendah dibandingkan perkiraan 2025 yang berada peningkatan konsumsi data, transformasi layanan
pada level 2,6%. Proyeksi ini mencerminkan tekanan digital, dan efisiensi operasional. Struktur persaingan
yang terus berlanjut akibat ketidakpastian geopolitik, yang semakin terkonsolidasi dan didominasi oleh
fragmentasi perdagangan, serta pengetatan kondisi tiga operator besar memperkuat dinamika kompetitif
keuangan di sejumlah negara. sekaligus mendorong disiplin komersial di pasar. Selain
faktor konsolidasi tersebut, penetapan harga yang lebih
Sementara itu, IMF memberikan proyeksi yang lebih sesuai di tingkat industri juga berperan penting dalam
optimistis, dengan estimasi pertumbuhan global mendukung tren perbaikan dan stabilisasi persaingan di
sebesar 3,2% pada 2025 dan sedikit melandai menjadi industri telekomunikasi. Pergeseran ini menjadi langkah
3,1% pada 2026. Namun, IMF menegaskan bahwa tren strategis untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan
global bergerak dari ekonomi yang terbuka menuju dan menciptakan kompetisi yang lebih sehat dan
terfragmentasi dan berpotensi menahan arus investasi rasional dengan strategi yang semakin terarah pada
global, memperlambat perdagangan internasional, pengelolaan pelanggan yang aktif dan produktif serta
serta menambah risiko volatilitas di pasar keuangan. pertumbuhan secara lebih berkelanjutan.
Di tengah perlambatan global, ekonomi Indonesia Permintaan data menjadi pendorong utama
diperkirakan tetap solid meski pertumbuhannya pertumbuhan industri, didukung penetrasi smartphone
berpotensi sedikit melandai. Bank Indonesia
yang terus meningkat, konsumsi layanan over-the-
memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
top (OTT) yang semakin masif, serta adopsi internet
2026 mencapai 5,33%, sedikit lebih rendah dibandingkan
tetap berkecepatan tinggi di rumah tangga. Ekspansi
target pemerintah sebesar 5,4%. Beberapa faktor
konektivitas di wilayah non-perkotaan juga terus
yang mendorong pertumbuhan ekonomi ini adalah
berlanjut, seiring program pemerintah mempercepat
pelonggaran kebijakan moneter yang berdampak pada
pemerataan jaringan serta meningkatkan kualitas
stabilisasi pertumbuhan kredit. Selain itu, kebijakan
infrastruktur digital. Namun, meski peluang tetap
fiskal yang lebih aktif dari Kementerian Keuangan juga
signifikan, sejumlah tantangan struktural menekan
akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
potensi pertumbuhan industri. Persaingan harga
Berbagai dinamika ekonomi tersebut menyebabkan yang ketat, perkembangan teknologi yang cepat, dan
industri telekomunikasi Indonesia bergerak menuju kemunculan model bisnis baru mendorong operator
fase pertumbuhan moderat dengan karakteristik pasar untuk terus memperbarui strategi produknya. Di sisi
yang semakin matang. Nilai pasar telekomunikasi lain, efisiensi spektrum, kesiapan infrastruktur untuk
diperkirakan mencapai sekitar US$13,66 miliar pada 5G, serta tekanan terhadap Average Revenue Per User
2025, dengan proyeksi pertumbuhan yang relatif (ARPU) menjadi faktor penting yang harus dikelola
secara hati-hati.
LAPORAN TAHUNAN 2025 167
Page 170
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Dalam menghadapi tantangan industri telekomunikasi Selain pengembangan teknologi, Telkom juga akan
yang semakin kompetitif, Telkom telah menetapkan terus meningkatkan customer experience untuk
arah strategis perusahaan untuk tahun 2026, dengan menjaga pangsa pasar, menarik pelanggan baru, dan
berfokus pada penguatan empat pilar bisnis utama, mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Upaya ini
yaitu B2C, Digital Infrastructure Cluster, B2B ICT, diwujudkan melalui peningkatan keandalan layanan,
International Business dengan tambahan pilar “Others”, percepatan proses pemenuhan layanan, penanganan
sebagai wadah untuk portofolio non-core atau bisnis pelanggan yang responsif, pengalaman konektivitas
transisional, sekaligus memberikan fleksibilitas yang lebih baik, serta penyediaan berbagai add-on
strategis dalam pengelolaan portofolio dan penciptaan bernilai tambah. IndiHome sebagai solusi digital rumah
nilai jangka panjang bagi TelkomGroup. Strategi ini tangga yang komprehensif menyediakan layanan
dirancang untuk menangkap peluang dari percepatan internet, telepon rumah, dan TV interaktif dengan
transformasi digital di berbagai sektor. Selain itu, beragam paket dan layanan tambahan yang dapat dipilih
Telkom juga akan mengedepankan penciptaan nilai sesuai kebutuhan didukung oleh jaringan yang tersebar
(value creation) melalui optimalisasi portofolio bisnis, di wilayah Indonesia. Telkom juga mengembangkan
penguatan sinergi, serta pengembangan kapabilitas strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) untuk
digital yang berorientasi pada kebutuhan pasar dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih terhubung
pemangku kepentingan. dan seamless melalui integrasi layanan internet rumah
dan seluler dalam satu ekosistem terpadu. Inisiatif FMC
Untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan di
yang dijalankan Telkomsel turut memperkuat posisi
bisnis B2C pada tahun 2026, Telkom berkomitmen
Telkom di pasar telekomunikasi, meningkatkan efisiensi
mempercepat ekspansi konektivitas dan platform
operasional, dan mendorong pemerataan akses digital
digital dengan mengadopsi teknologi yang lebih
yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
canggih dan inovatif. Salah satu langkah strategis
utama yang terus dikembangkan adalah penguatan Selain itu, Telkom akan memperkuat pilar bisnis B2B
layanan berbasis jaringan 5G dengan cakupan yang ICT dengan menghadirkan layanan solusi ICT yang
lebih luas dan optimal. Teknologi ini diharapkan mampu terintegrasi dan bernilai tambah tinggi seperti system
menghadirkan peningkatan kualitas layanan seluler integration, IT service management, dan Customer
yang signifikan, termasuk kecepatan koneksi yang Relationship Management (CRM). Solusi ini dirancang
lebih tinggi, kapasitas jaringan yang lebih besar, serta untuk meningkatkan efisiensi serta menjawab
latensi yang rendah. Kemampuan tersebut mendukung kebutuhan bisnis modern pada pelanggan enterprise/
penerapan layanan real-time yang lebih kompleks korporasi, pemerintahan, dan UKM. Seiring dengan
seperti Internet of Things (IoT), cloud computing, percepatan digitalisasi, Telkom juga akan memosisikan
hingga solusi berbasis Artificial Intelligence (AI), yang diri sebagai mitra strategis transformasi digital melalui
dapat meningkatkan pengalaman pelanggan secara penyediaan champion product yang berorientasi pada
menyeluruh. Teknologi AI juga akan menjadi value inovasi bisnis. Selain itu, Telkom akan memperluas
differentiator dalam hal personalisasi dan penawaran penetrasi di segmen UKM melalui ekosistem Indibiz
bundling yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. yang didukung program pelatihan dan edukasi digital
secara berkelanjutan.
168 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 171
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pada bisnis Digital Infrastructure, Telkom akan terus internasional, memperkuat posisi Telkom sebagai
memperkuat perannya sebagai enabler ekosistem penyedia global connectivity dan digital infrastructure,
digital dengan meningkatkan kapasitas infrastruktur serta menciptakan peluang pertumbuhan baru di pasar
digital, seperti layanan carrier, tower, infrastruktur regional dan global. Ekspansi internasional menjadi
fiber dan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) bagian penting dalam mendukung visi Telkom untuk
domestik maupun internasional, satelit, dan data menjadi pemain world-class digital telco, sekaligus
center. Telkom berkomitmen untuk meningkatkan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub konektivitas
kualitas dan jangkauan layanan jaringan fiber melalui digital di kawasan.
pemisahan bisnis konektivitas fiber ke entitas anak
usaha agar operasional dapat lebih fokus, efisiensi Portofolio bisnis dalam pilar ini mencakup Wholesale
biaya meningkat, monetisasi aset menjadi lebih terukur, Traffic (WS Traffic), Wholesale Network (WS Network),
dan agar lebih netral dalam menangkap peluang serta WS Platform yang mendukung layanan
pertumbuhan bisnis di masa depan. internasional bagi operator, enterprise, maupun pelaku
industri digital global. Selain itu, terdapat peluang
Telkom juga akan memperkuat posisi sebagai international play pada beberapa lini bisnis strategis
perusahaan pemimpin bisnis tower di Indonesia lainnya seperti Data Center (DC), Tower, dan B2B ICT,
sekaligus menjajaki ekspansi ke kawasan Asia Tenggara. yang dapat dikembangkan secara bertahap untuk
Penguatan infrastruktur satelit akan terus dilakukan memperluas penetrasi pasar global TelkomGroup.
untuk memperluas akses konektivitas di wilayah
terdepan, terluar, dan tertinggal. Sejalan dengan Pilar Others berfungsi sebagai enabler dalam
hal tersebut, Telkom terus meningkatkan kapasitas mendukung proses portfolio refocusing dan
data center, melalui pengembangan Hyperscale Data reformatting TelkomGroup menuju struktur bisnis yang
Center di Cikarang, pembangunan fasilitas serupa lebih terfokus pada Core dan Next-Core Businesses.
di Batam, serta penjajakan kemitraan strategis Pilar ini bertujuan memastikan pengelolaan portofolio
untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan bisnis non-core atau bisnis transisional tetap
kapabilitas internal. Ekspansi juga akan dilakukan ke memberikan kontribusi nilai sekaligus membuka ruang
negara lain di kawasan Asia Tenggara untuk menangkap bagi optimalisasi dan rasionalisasi portofolio guna
tingginya permintaan pasar dan menghadapi persaingan memaksimalkan enterprise value bagi TelkomGroup.
bisnis data center di tingkat regional. Melalui pendekatan ini, Telkom dapat secara bertahap
menyelaraskan portofolio bisnisnya dengan arah
Pilar International Business diarahkan untuk strategis perusahaan dan meningkatkan fokus pada
memperkuat kehadiran global Telkom melalui ekspansi bisnis dengan potensi pertumbuhan yang lebih kuat.
regional yang lebih terfokus dan strategis. Pilar
ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar
LAPORAN TAHUNAN 2025 169
Page 172
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Perbandingan Target pada Awal
Tahun dengan Realisasi
Pendapatan TelkomGroup di tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 2,2% menjadi Rp146.742 miliar. EBITDA dan
Laba Bersih tahun 2025 masing-masing tercatat sebesar Rp72.240 miliar dan Rp17.814 miliar. Sementara margin EBITDA
dan margin Laba Bersih TelkomGroup tahun 2025 mencapai 49,2% dan 12,1%. Sepanjang tahun 2025, TelkomGroup
mempergunakan Rp24.577 miliar untuk belanja modal atau 16,7% dari total pendapatan.
Perbandingan Target dan Realisasi TelkomGroup Tahun 2025
Indikator Realisasi Tahun 2025 Target pada Awal Tahun 2025
Pertumbuhan Pendapatan Pendapatan turun sebesar 2,2%. Dampak iklim kompetisi yang semakin
menantang, kami perkirakan akan memengaruhi
Perseroan. Secara keseluruhan, Perseroan
diharapkan dapat tumbuh positif pada kisaran
low to mid-single digit.
Margin EBITDA dan Margin Margin EBITDA turun menjadi 49,2%, sedangkan Margin EBITDA dan Margin Net Income
Net Income Margin Net Income turun menjadi 12,1%. diproyeksikan sedikit mengalami penurunan
sejalan dengan penurunan bisnis legacy yang
beralih ke bisnis digital.
Belanja Modal Realisasi belanja modal sebesar Rp24.577 miliar Sekitar 25%-30% dari pendapatan kami
atau 16,7% dari pendapatan dengan fokus rencanakan untuk belanja modal dengan fokus
investasi pada infrastruktur bisnis digital. membangun infrastruktur bisnis digital.
Dividen Realisasi pembayaran dividen berkisar sebesar Rasio pembayaran dividen berkisar antara
Rp21.047 miliar atau 89%. 60%-90%
Target atau Proyeksi untuk
Satu Tahun Mendatang
TelkomGroup terus berupaya mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan berdasarkan Framework 2026-2028
sebagai landasan strategi transisi menuju strategic holding yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027 terdapat
penyesuaian pada pilar portofolio Telkom untuk mengakomodasi dan memastikan keselarasan dengan arahan
stakeholder. Kerangka portofolio berfokus pada pengembangan lima pilar utama, yaitu Integrated B2C Services, Digital
Infrastructure, B2B ICT Services, International Business dan others.
Di tahun 2026, TelkomGroup menargetkan pendapatan dapat terus tumbuh secara kompetitif di tengah ketidakpastian
kondisi ekonomi global, eskalasi perang tarif, konflik geopolitik yang meluas serta fragmentasi dan proteksionisme
perdagangan. Telkom juga terus mendorong peluang pertumbuhan melalui inisiatif strategis yang merupakan
kelanjutan dari program 5 Bold Moves yang bertumpu pada penguatan Operating Company (OpCo) melalui delayering,
Telkom sedang bertransformasi menjadi Strategic holding.
170 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 173
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Target atau Proyeksi TelkomGroup untuk Satu Tahun Mendatang
Indikator Target Tahun 2026
Pertumbuhan Pendapatan Dengan tantangan kondisi ekonomi global dan nasional serta kompetisi yang semakin menantang,
Perusahaan diharapkan dapat tumbuh positif pada kisaran low to mid-single digit.
Margin EBITDA dan Margin Margin EBITDA dan Margin Net Income diproyeksikan masih terjaga dengan baik pada tingkat
Net Income industri.
Belanja Modal Sekitar 15%-20% dari pendapatan kami rencanakan untuk belanja modal dengan fokus membangun
infrastruktur bisnis di domain core dan next core.
Rasio Utang Terhadap Rasio utang terhadap EBITDA ditargetkan terjaga kategori sehat pada kisaran 0,9 x.
EBITDA
Dividen
TelkomGroup membagikan dividen kepada pemegang saham setiap tahunnya. Pembagian dividen ini dilakukan untuk
mengoptimalkan nilai bagi para pemegang saham. Kebijakan terkait pembagian dividen ditetapkan melalui proses
penentuan dan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam
lima tahun terakhir, rasio pembayaran dividen TelkomGroup ditetapkan berkisar antara 60% hingga 90%. Dividen yang
dibayarkan pada tahun 2025 untuk kinerja usaha tahun 2024 adalah sebesar Rp21.047.403 juta (89% dari laba bersih).
Pembayaran Dividen Telkom untuk Kinerja Operasi Tahun 2020-2024
Tanggal Pembayaran Dividen Rasio Pembayaran Jumlah Dividen Jumlah Dividen
Tahun
Kebijakan Dividen Kas dan/atau Tanggal Distribusi / Payout ratio per Tahun yang per Saham (Kas dan
Dividen
Dividen Non Kas (%) 1 Dibayar (Rp juta) atau Non Kas) (Rp)
2020 RUPST, 28 Mei 2021 2 Juli 2021 80,00 16.643.4432 168,01
2021 RUPST, 27 Mei 2022 30 Juni 2022 60,00 14.855.9213 149,97
2022 RUPST, 30 Mei 2023 5 Juli 2023 80,00 16.602.6974 167,59
2023 RUPST, 3 Mei 2024 29 Mei 2024 72,00 17.683.0195 178,50
2024 RUPST, 27 Mei 2025 19 Juni 2025 89,00 21.047.4036 212,47
Keterangan:
1. Rasio pembayaran merupakan persentase laba yang dapat diatribusikan kepada 3. Hanya terdiri dari dividen tunai sebesar Rp14.855.921 juta.
pemilik entitas induk yang dibayar ke pemegang saham sebagai dividen. 4. Hanya terdiri dari dividen tunai sebesar Rp16.602.697 juta.
2. Terdiri dari dividen tunai sebesar Rp12.482.582 juta dan dividen tunai spesial 5. Hanya terdiri dari dividen tunai sebesar Rp17.683.019 juta.
sebesar Rp4.160.860 juta. 6. Hanya terdiri dari dividen tunai sebesar Rp21.047.403 juta.
Realisasi Penggunaan Dana
Penawaran Umum
Kami telah menerbitkan beberapa obligasi yang saat ini masih beredar dan dimiliki oleh investor. Telkom memiliki
beberapa penjamin pelaksana emisi obligasi, yaitu PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,
dan PT Trimegah Sekuritas Tbk, serta bank yang menjadi wali amanat, yaitu PT Bank Permata Tbk. Telkom menjamin
seluruh obligasi dengan aset dan Pefindo memberikan peringkat idAAA terhadap seluruh obligasi Telkom. Status
obligasi Telkom yang belum jatuh tempo per 31 Desember 2025 ditampilkan dalam tabel berikut.
LAPORAN TAHUNAN 2025 171
Page 174
04
Analisis dan
Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom Pembahasan
Perusahaan
Manajemen
Realisasi Penggunaan Dana Penawaran Umum Telkom per 31 Desember 2025
Jangka Realisasi Penggunaan Dana
Jumlah Tanggal Tanggal
Nama Obligasi Waktu Saldo Akhir
(Rp juta) Terbit Jatuh Tempo Tahun
(tahun) (Rp juta)
Obligasi Berkelanjutan I
1.200.000 23 Juni 2015 23 Juni 2030 15 0 2016
Telkom Tahun 2015 seri C
Obligasi Berkelanjutan I
1.500.000 23 Juni 2015 23 Juni 2045 30 0 2016
Telkom Tahun 2015 seri D
Hingga saat ini, Telkom telah merealisasikan seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum, dengan sisa dana yang
tercatat nihil. Tidak terdapat perubahan mengenai realisasi penggunaan dana dari yang direncanakan sebelumnya.
Rincian informasi terkait obligasi dapat dilihat pada Catatan 18 Utang Bank Jangka Pendek dan Catatan 19 Pinjaman
Jangka Panjang pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup Tahun 2025.
Informasi Material Mengenai Transaksi Material,
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan,
Transaksi dengan Pihak Afiliasi, Investasi, Divestasi,
dan Akuisisi
TelkomGroup mencatat adanya transaksi yang mengandung afiliasi terjadi di sepanjang tahun 2025. Seluruh
pelaksanaan transaksi tersebut telah memenuhi ketentuan kebijakan internal terkait dengan Prosedur Pokok Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan yang tercantum dalam Nota Dinas dari Direktur Utama. Berdasarkan
peninjauan, Telkom telah memastikan bahwa pelaksanaan seluruh transaksi afiliasi tersebut sudah sesuai dengan
prosedur internal dan ketentuan umum yang berlaku, serta memenuhi ketentuan POJK No. 42/2020. Sementara itu,
selama tahun 2025, tidak adanya transaksi dengan pihak berelasi yang mengandung benturan kepentingan karena
dilakukan dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha.
Nama Pihak yang
No. Nilai Transaksi Objek Transaksi Sifat Hubungan Afiliasi Keterangan
Transaksi Bertransaksi
1 Pembelian Rp555.500.000.000 1. PT Telkom Data Tanah dan Bangunan 1. PT Telkom Data Wajar
Tanah dan Ekosistem Gedung Graha Ekosistem
Bangunan 2. Graha Telkom Sigma 1 merupakan Anak
Gedung GTS 1 Telkomsigma Usaha
2. Graha Telkomsigma
merupakan cucu
usaha
Daftar transaksi afiliasi yang wajib diungkapkan dalam Laporan Tahunan selama tahun buku 2025 dapat dilihat lebih
detailnya pada Catatan 32 Transaksi dengan Pihak Berelasi pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup Tahun
2025 dan Lampiran 4 pada Laporan Tahunan Tahun Buku 2025.
172 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 175
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Perubahan Ketentuan Peraturan
Perundang-Undangan
Dalam menjalankan praktik Good Corporate Governance (GCG), TelkomGroup selalu mengkaji setiap perubahan
ketentuan peraturan perundangan yang berpotensi memengaruhi kegiatan operasi. Dapat kami sampaikan di tahun
2025, tidak terdapat perubahan ketentuan peraturan perundangan yang mempengaruhi kegiatan operasi Perusahaan.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup disusun dengan mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang
diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Selain itu, laporan yang disusun juga telah memenuhi Peraturan Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK, sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK) No.VIII.G.7
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat
KEP347/BL/2012. TelkomGroup juga menerapkan standar akuntansi International Financial Reporting Standard (IFRS)
berdasarkan ketentuan Securities and Exchange Commission (SEC).
Perubahan kebijakan akuntansi di tahun 2025, meliputi:
1. Amendemen PSAK 221 tentang Pengaruh Kurs Valuta Asing
2. Amendemen IAS 21 tentang The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates
Penerapan dan Perubahan Kebijakan Akuntansi di TelkomGroup Tahun 2025
Dampaknya terhadap Laporan Keuangan
No Kebijakan Akuntansi Alasan Perubahan Tahun Buku 2025
Laporan Keuangan SAK Laporan Keuangan IFRS
1. PSAK 221 DSAK menerbitkan Tidak berdampak material pada Tidak berdampak material pada
amendemen standar laporan keuangan SAK. laporan keuangan IFRS.
akuntansi tersebut
sebagai adopsi dari
Amendemen IAS 21
2. IAS 21 IASB menerbitkan Tidak berdampak material pada Tidak berdampak material
amendemen IAS 21 terkait laporan keuangan SAK. pada laporan keuangan IFRS.
The Effects of Changes in
Foreign Exchange Rates:
Lack of Exchangeability
Penjelasan mengenai perubahan kebijakan akuntansi pada Laporan Keuangan Telkom untuk tahun berjalan diungkapkan
pada Catatan 2 Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi Material pada Laporan Keuangan Konsolidasian TelkomGroup
Tahun 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 173
Page 176
05. 174 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 177
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Tata Kelola Perusahaan LAPORAN TAHUNAN 2025 175
Page 178
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip dan Landasan
Tata Kelola
Penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang unggul bagi Telkom dan anak perusahaan dalam beroperasi dan
menjadi prioritas bagi TelkomGroup sebagai landasan bertransaksi sesuai etika dan prinsip GCG.
untuk memperkuat kepercayaan investor, pemegang
Dasar penerapan GCG di TelkomGroup adalah sebagai
saham, dan seluruh pemangku kepentingan. Praktik
berikut:
Good Corporate Governance (GCG) dijalankan secara
menyeluruh guna memastikan tercapainya visi dan misi 1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang
strategis TelkomGroup, sekaligus membangun fondasi Perseroan Terbatas.
pertumbuhan jangka panjang yang sehat dan adaptif di 2. Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar
tengah dinamika industri digital nasional maupun global. Modal.
Komitmen berkelanjutan terhadap GCG dinilai menjadi 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 33/
faktor kunci dalam menjaga reputasi, memperkokoh POJK.04/2014 tentang Direksi dan Komisaris Emiten
daya saing, dan memastikan keberlanjutan operasional atau Perusahaan Publik.
perusahaan.
4. Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan terhadap nilai Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
etika dan integritas, TelkomGroup mengimplementasikan Publik.
kebijakan dan program antikorupsi secara konsisten, 5. Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
yang dikomunikasikan secara terbuka kepada Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
seluruh karyawan serta mitra usaha. Seluruh entitas Komite Audit.
TelkomGroup menjunjung tinggi prinsip “zero penyuapan” 6. Peraturan OJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan
dan “zero tolerance” terhadap setiap bentuk kecurangan, Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
penyuapan, maupun perilaku tidak etis lain yang Saham Perusahaan Terbuka.
bertentangan dengan etika bisnis. Implementasi
7. Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs
program antikorupsi ini dikawal oleh komitmen nyata
Web Emiten atau Perusahaan Publik.
dari manajemen senior melalui sosialisasi kebijakan,
penguatan sistem pengendalian internal, dan penegakan 8. Peraturan OJK No. 29/POJK.04/2016 tentang
disiplin dalam pelaporan maupun sanksi pelanggaran. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
9. Peraturan OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang
Dasar Penerapan Tata Kelola Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Terbuka.
Perusahaan TelkomGroup
10. Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang
Penerapan GCG di TelkomGroup mengacu pada Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta 11. Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang
pedoman implementasi GCG lainnya, seperti prinsip- Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
prinsip Corporate Governance yang dikembangkan Perusahaan Publik.
oleh Organization for Economic Cooperation and
12. Surat Menteri BUMN No. S-35/MBU/01/2020 tentang
Development (OECD) dan Pedoman Umum Governansi
Implementasi Sistem Manajemen Anti Suap di BUMN.
Korporat Indonesia yang dikembangkan oleh Komite
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan ASEAN 13. Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023
Corporate Governance Scorecard (ACGS). Telkom tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
membangun landasan yang kuat dalam penerapan GCG Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
bagi entitas anak yang diatur dalam Surat Keputusan 14. Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
Direksi No. PD.602.00/r.00/HK000/COPD0030000/2011 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
tentang Pedoman GCG TelkomGroup sebagai panduan Usaha Milik Negara.
176 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 179
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Prinsip Tata Kelola TelkomGroup
TelkomGroup menjalankan lima prinsip GCG sebagai penopang utama dalam melaksanakan seluruh aktivitas bisnisnya
secara profesional dan transparan. Sejalan dengan itu, Telkom juga taat sepenuhnya pada ketentuan yang ditetapkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan, khususnya dalam Peraturan OJK Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman
Tata Kelola Perusahaan Terbuka serta Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 mengenai Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka dan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
Prinsip GCG
Prinsip Penjelasan Penerapan di Telkom
Transparansi Keterbukaan dalam melaksanakan proses 1. Publikasi Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan
(Transparency) pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam serta informasi material lainnya sebagai sarana bagi
mengungkapkan informasi material dan relevan investor untuk mengakses informasi penting dengan
mengenai perusahaan. mudah dan transparan.
2. Akses informasi berbentuk situs web perusahaan,
media cetak dan press release, pertemuan tatap
muka dengan para investor, public expose, dan press
gathering.
Akuntabilitas Kejelasan fungsi, pelaksanaan, dan 1. Tersedianya piagam (charter), panduan, atau manual
(Accountability) pertanggungjawaban organ perusahaan sehingga yang memuat kejelasan fungsi, pelaksanaan, dan
pengelolaan perusahaan terlaksana secara efektif. pertanggungjawaban pemegang saham, Dewan
Komisaris, Direksi, Komite-Komite, dan Sekretaris
Perusahaan.
2. Melaksanakan mekanisme check and balances
kewenangan dan peran dalam pengelolaan
Perseroan.
3. Memiliki Key Performance Indicator (KPI) dan target
operasional dengan jelas.
Tanggung Jawab Kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan 1. Mematuhi Undang-Undang dan/atau peraturan
(Responsibility) terhadap ketentuan peraturan perundang- perpajakan, persaingan yang sehat, hubungan
undangan dan prinsip perusahaan yang sehat. industrial, kesehatan dan keselamatan kerja, standar
penggajian, dan peraturan terkait lainnya.
2. Memiliki mekanisme dan prosedur yang mengatur
dan mengevaluasi kepatuhan terhadap ketentuan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
serta menerapkan prinsip-prinsip korporasi yang
sehat.
3. Memiliki fungsi pengelola legal and compliance yang
bertugas untuk memastikan pemenuhan seluruh
ketentuan peraturan dan perundang-undangan.
Independensi Keadaan di mana perusahaan dikelola secara 1. Menjalankan profesionalisme di dalam Perseroan
(Independency) profesional tanpa benturan kepentingan dan tanpa benturan kepentingan dan bebas dari
pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak pengaruh tekanan pihak lain yang tidak sesuai
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- dengan regulasi serta bertentangan dengan prinsip
undangan dan prinsip korporasi yang sehat. korporasi yang sehat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 177
Page 180
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Penjelasan Penerapan di Telkom
2. Mencantumkan aturan-aturan/wewenang pengambilan
keputusan korporasi dalam Board Charter maupun
Anggaran Dasar Perseroan yang menekankan pada
independensi.
3. Memiliki kebijakan tambahan dalam Pedoman Tata
Kelola Perusahaan yang berorientasi pada prinsip
independensi, seperti kebijakan transaksi benturan
kepentingan, larangan donasi partai politik, dan
larangan hubungan afiliasi.
Kesetaraan Keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak 1. Menerapkan prinsip kesetaraan dan kewajaran
dan Kewajaran pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan dalam memenuhi hak-hak pemangku kepentingan
(Fairness) perjanjian dan ketentuan peraturan perundang- yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan
undangan. perundang-undangan yang berlaku.
2. Menghormati hak pemegang saham minoritas.
3. Melarang praktik insider trading.
4. Menerapkan manajemen kinerja berdasarkan
balanced scorecard.
5. Melakukan lelang terbuka dalam pengadaan barang/
jasa dan mengimplementasikan e-procurement.
Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan OJK
Telkom menerapkan delapan prinsip pengelolaan perusahaan sesuai Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari hasil evaluasi per akhir 2025, sebagai berikut:
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status
Aspek 1: Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai 1. Cara atau prosedur teknis Perseroan telah memiliki prosedur teknis Comply
Penyelenggaraan Rapat pengumpulan suara (voting) pengumpulan suara yang terdapat dalam tata tertib
Umum Pemegang baik secara terbuka maupun Rapat Umum Pemegang Saham.
Saham (RUPS). tertutup yang mengedepankan
independensi dan kepentingan
pemegang saham.
2. Anggota Direksi dan Dewan Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris hadir dalam Comply
Komisaris hadir dalam RUPS RUPS.
Tahunan.
3. Ringkasan risalah RUPS tersedia Telkom menyediakan ringkasan risalah RUPS dalam Comply
dalam situs web paling sedikit website Perseroan dalam bagian Investor Relation.
1 tahun.
Prinsip 2
Meningkatkan 1. Memiliki kebijakan komunikasi Telkom memiliki kebijakan komunikasi kepada Comply
Kualitas Komunikasi perusahaan terbuka dengan investor melalui Non-Deal Roadshow, One on One
Perusahaan Terbuka pemegang saham atau investor. Meeting, Earnings Call, Public Expose, Conference,
dengan Pemegang dan Investor Summit.
Saham atau Investor.
2. Mengungkapkan kebijakan Telkom telah menyediakan bahan dari setiap Comply
komunikasi perusahaan terbuka Earnings Call, Conference, dan materi presentasi
dalam situs web. dengan investor di website Perseroan untuk
memberikan kesetaraan pada pemegang saham
atau investor atas pelaksanaan komunikasi dengan
Perseroan.
178 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 181
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status
Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
Prinsip 3
Memperkuat 1. Penentuan jumlah Telkom telah memenuhi ketentuan yang berlaku Comply
Keanggotaan dan anggota Dewan Komisaris bagi Perseroan sebagai perusahaan terbuka
Komposisi Dewan mempertimbangkan kondisi sebagaimana ditentukan dalam Pasal 20 Peraturan
Komisaris. perusahaan. OJK No. 33/POJK.04/2014 yaitu jumlah anggota
Dewan Komisaris paling kurang terdiri dari 2 (dua)
orang.
2. Penentuan komposisi Berdasarkan kebijakan pemegang saham, Dewan Comply
anggota Dewan Komisaris Komisaris telah dipilih dengan memperhatikan
memperhatikan keberagaman keberagaman keahlian, pengetahuan, pengalaman
keahlian, pengetahuan, dan serta kondisi, dan kompleksitas bisnis Telkom.
pengalaman yang dibutuhkan.
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas 1. Dewan Komisaris mempunyai Berdasarkan Peraturan Bersama Dewan Komisaris Comply
Pelaksanaan Tugas kebijakan penilaian sendiri dan Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan No.
dan Tanggung Jawab untuk menilai kinerja Dewan PD.620.00/r.01/HK200/COP-M4000000/2022
Dewan Komisaris. Komisaris. tentang Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris
dan Direksi (Board Manual) Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
terdapat kebijakan untuk menilai kinerja Dewan
Komisaris Perseroan dilakukan oleh pemegang
saham Seri A Dwiwarna melalui mekanisme Rapat
Umum Pemegang Saham.
2. Kebijakan penilaian sendiri Berdasarkan Peraturan Bersama Dewan Komisaris Comply
diungkapkan dalam Laporan dan Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan No.
Tahunan. PD.620.00/r.01/HK200/COP-M4000000/2022
tentang Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris
dan Direksi (Board Manual) Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk,
terdapat kebijakan untuk penilaian sendiri (self-
assessment) yang diungkapkan dalam Laporan
Tahunan.
3. Dewan Komisaris mempunyai Berdasarkan Anggaran Dasar Telkom, jo. Peraturan Comply
kebijakan pengunduran diri OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
apabila terlibat dalam kejahatan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,
keuangan. setiap Dewan Komisaris yang tidak memenuhi
syarat untuk menjadi Anggota Dewan Komisaris
yang disebutkan dalam Anggaran Dasar dan
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 termasuk di
dalamnya adalah terlibat kejahatan keuangan maka
jabatannya sebagai Dewan Komisaris akan batal
demi hukum.
Dalam hal Anggota Dewan Komisaris tersebut
mengundurkan diri maka akan diputuskan melalui
mekanisme RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025 179
Page 182
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status
4. Dewan Komisaris melalui Komite Komite Nominasi dan Remunerasi dalam charter Comply
Nominasi dan Remunerasi Komite Nominasi dan Remunerasi menyebutkan
menyusun kebijakan suksesi salah satu tugasnya adalah untuk memberikan
dalam proses nominasi anggota rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
Direksi. disampaikan kepada pemegang saham Seri A
Dwiwarna salah satunya mengenai perencanaan
suksesi anggota Direksi.
Selain itu sebagai BUMN kebijakan suksesi
Direksi mengacu pada Peraturan Menteri BUMN
No. PER-03/MBU/02/2015 tentang Persyaratan,
Tata Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian
Anggota Direksi BUMN.
Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi
Prinsip 5
Memperkuat 1. Penentuan jumlah anggota Penentuan jumlah Direksi Perseroan mengacu Comply
Keanggotaan dan Direksi mempertimbangkan pada Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan OJK
Komposisi Direksi. kondisi perusahaan serta No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
efektivitas dalam pengambilan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik yang
keputusan. mengatur jumlah anggota Direksi paling kurang
terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi, yang
1 (satu) di antaranya diangkat menjadi Direktur
Utama.
2. Penentuan komposisi anggota Berdasarkan kebijakan pemegang saham, Direksi Comply
Direksi memperhatikan Perseroan telah dipilih dengan memperhatikan
keberagaman keahlian, keberagaman keahlian, pengetahuan, pengalaman
pengetahuan, dan pengalaman serta kondisi, dan kompleksitas bisnis Perseroan.
yang dibutuhkan.
3. Anggota Direksi yang Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau Comply
membawahi bidang akuntansi keuangan dalam Perseroan adalah Direktur
atau keuangan memiliki keahlian Keuangan & Manajemen Risiko yang memiliki
dan/atau pengetahuan di bidang pengetahuan dan pengalaman yang cukup di bidang
akuntansi. akuntansi dan keuangan sebagaimana dapat dilihat
dalam riwayat jabatan dan pendidikan Direksi pada
bagian Profil Direksi.
Prinsip 6
Meningkatkan 1. Direksi mempunyai kebijakan Direksi telah memiliki kebijakan yang mengatur Comply
Pelaksanaan Tugas penilaian sendiri untuk menilai penilaian kinerja, proses, dan indikator penilaian
dan Tanggung Jawab kinerja Direksi. kinerja Direksi secara individu maupun kolegial, hal
Direksi. ini tertuang dalam bagian Penilaian Kinerja Direksi
pada Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan
Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan No. PD.620.00
/r.01/HK200/COP-M4000000/2022 tentang
Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
(Board Manual) Perusahaan Perseroan (Persero) PT
Telekomunikasi Indonesia Tbk.
2. Kebijakan penilaian sendiri Hasil penilaian sendiri Direksi diungkapkan dalam Comply
diungkapkan dalam Laporan Laporan Tahunan Perseroan dalam bagian Tata
Tahunan. Kelola Perusahaan.
180 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 183
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status
3. Direksi mempunyai kebijakan Berdasarkan Anggaran Dasar Telkom dan Peraturan Comply
pengunduran diri apabila terlibat OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
kejahatan keuangan. Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,
setiap anggota Direksi yang tidak memenuhi syarat
untuk menjadi anggota Direksi dan yang terlibat
kejahatan keuangan, maka jabatannya sebagai
Direksi akan batal demi hukum.
Dalam hal anggota Direksi tersebut
mengundurkan diri maka akan diputuskan melalui
mekanisme RUPS.
Aspek 4: Partisipasi Pemangku Kepentingan
Prinsip 7
Meningkatkan 1. Memiliki kebijakan untuk Berdasarkan pada Peraturan Direktur Human Comply
Aspek Tata Kelola mencegah praktik insider Capital Management No. PR 209.05/r.02/ HK250/
Perusahaan Melalui trading. COP-A0900000/2024 tentang Disiplin Karyawan
Partisipasi Pemangku kebijakan untuk mencegah praktik insider trading
Kepentingan. terdapat dalam Pasal 5 mengenai larangan bagi
setiap karyawan di antaranya penyalahgunaan
wewenang atau jabatan serta penggunaan
informasi perusahaan secara tidak sah.
2. Memiliki kebijakan antikorupsi Telkom selalu berkomitmen untuk mendukung Comply
dan anti-fraud. pelaksanaan antikorupsi dan anti-fraud di
lingkungan perusahaan dengan menyusun
program dan prosedur yang dituangkan dalam
kebijakan internal, yaitu Pakta Integritas, etika
bisnis, pelaporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara), disiplin karyawan,
pengendalian gratifikasi, serta implementasi ISO
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP). Pada tahun 2025, Telkom kembali
mendapatkan sertifikasi ISO 37001:2016 atas
implementasi SMAP di beberapa unit kerja.
3. Memiliki kebijakan tentang Telkom melakukan seleksi pemasok dan vendor Comply
seleksi dan peningkatan berdasarkan kebijakan procurement yang
kemampuan pemasok dan ada di internal Telkom yang dikelola melalui
vendor. unit Procurement Center yang dilaksanakan
dengan berpedoman kepada Peraturan Direktur
Keuangan & Manajemen Risiko PR.324.00/r.00/
HK240/COP-K0E00000/2025 tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan.
4. Memiliki kebijakan pemenuhan Telkom memiliki kebijakan untuk memenuhi Comply
hak-hak kreditur. hak-hak dari kreditur Telkom melalui unit
Financial Accounting & Corporate Finance yang
mengatur dan mengelola pembayaran hak-hak
kreditur Telkom.
5. Memiliki kebijakan sistem Melalui Keputusan Dewan Komisaris No. 08/ Comply
whistleblowing. KEP/DK/2025 tentang Kebijakan dan Prosedur
Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System)
dalam Lingkungan TelkomGroup yang kemudian
diratifikasi dengan Peraturan Direksi, Telkom
menjamin dan memastikan adanya perlindungan
kerahasiaan pelapor, baik karyawan maupun pihak
ketiga yang menyampaikan keluhan atau laporan
dugaan tindak pelanggaran. Whistleblowing System
ini mengembangkan kanal pengaduan menjadi 7
(tujuh) kanal pengaduan, yang dapat diakses pada
website Telkom di menu Telkom Integrity Line.
LAPORAN TAHUNAN 2025 181
Page 184
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Implementasi Status
6. Memiliki kebijakan pemberian Dalam menentukan insentif yang didapat oleh Comply
insentif jangka panjang Direksi Direksi, Telkom berpedoman kepada Peraturan
dan karyawan. Menteri BUMN No. PER-03/MBU/03/2023 tentang
Organ dan Sumber Daya Manusia BUMN beserta
perubahannya serta Pedoman Pelaksanaan Kerja
(Charter) Komite Nominasi dan Remunerasi.
Sedangkan untuk karyawan mengenai insentif
ini terdapat dalam Perjanjian Kerja Bersama
(PKB) mengenai Kompensasi dan Benefit dan
Peraturan Direktur Human Capital Management
No. PR 207.22/r.00/PS770/COP-J2000000/2016
tentang Reward and Recognition yang menjelaskan
mekanisme pemberian reward kepada karyawan
berupa opsi pemberian saham serta penjelasan
tingkatan reward, salah satunya pada tingkatan
advance diberikan reward secara konsisten dan
jangka panjang secara finansial.
Prinsip 8
Meningkatkan 1. Memanfaatkan penggunaan Telkom aktif dalam berbagai sosial media sebagai Comply
Keterbukaan Informasi. teknologi informasi secara lebih media keterbukaan informasi dan promosi produk.
luas selain situs web sebagai Selain itu Telkom juga menggunakan sistem
media keterbukaan informasi. mailing list sebagai media keterbukaan informasi
dan komunikasi kepada investor.
2. Laporan Tahunan perusahaan Telkom mengungkapkan pemilik manfaat akhir Comply
terbuka mengungkapkan dalam kepemilikan saham perusahaan dengan
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan 5% atau lebih dalam Laporan Tahunan
kepemilikan saham perusahaan, Telkom di bagian Komposisi Pemegang Saham.
paling sedikit 5% selain
pemegang saham utama dan
pengendali.
Komitmen Perseroan dalam mencegah dan memberantas korupsi saat ini dilakukan melalui tiga tahapan. Yang
pertama yakni menetapkan kebijakan mengenai antikorupsi, mengintegrasikan kebijakan antikorupsi ke dalam operasi
bisnis, serta melaporkan dan terlibat dalam program antikorupsi. Kebijakan dan prosedur antikorupsi ditetapkan
untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi korupsi di Perseroan. Kebijakan antikorupsi Telkom didasari
oleh penilaian risiko yang komprehensif terkait potensi korupsi di seluruh aspek operasi bisnis. Telkom juga telah
menyusun program dan prosedur yang dituangkan dalam kebijakan internal meliputi kebijakan Pakta Integritas, etika
bisnis, kewajiban pelaporan LHKPN, disiplin karyawan, pengendalian gratifikasi, dan penilaian Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP).
182 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 185
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Struktur Tata Kelola
Perusahaan
Merujuk pada Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, struktur tata kelola di Telkom terdiri dari
tiga organ perusahaan utama, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi.
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan
kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang dan/atau Anggaran
Dasar.
2. Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus
sesuai dengan Anggaran Dasar serta memberi nasihat kepada Direksi.
3. Direksi adalah organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk
kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan serta mewakili perusahaan, baik di dalam
maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.
Dewan Komisaris dan Direksi dapat membentuk organ pendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
sesuai dengan kebutuhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Organ pendukung tersebut adalah
Sekretaris Perusahaan, Departemen Internal Audit, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Evaluasi,
Monitoring Perencanaan dan Risiko serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Masing-masing organ ini memiliki fungsi,
kewenangan, dan tanggung jawab yang penting dalam implementasi tata kelola perusahaan yang baik.
Organ Utama
Rapat Umum Pemegang
Direksi Dewan Komisaris
Saham (RUPS)
Sekretaris Perusahaan Organ Pendukung Komite Audit
Departemen Komite Nominasi &
Internal Audit Remunerasi
Komite Evaluasi, Monitoring
Perencanaan Dan Risiko
Komite Tata Kelola
Terintegrasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 183
Page 186
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian Tata Kelola
Perusahaan
Melalui penerapan GCG, Telkom memperkuat TelkomGroup dinilai berhasil dalam menciptakan
akuntabilitas, mendorong peningkatan kinerja lingkungan organisasi yang transparan, akuntabel,
operasional, serta membangun reputasi dan nilai dan berorientasi jangka panjang, sebagaimana diakui
perusahaan yang solid. Implementasi tata kelola melalui penghargaan Best State-Owned Enterprises
dilaksanakan secara komprehensif dengan mematuhi (Big Cap) pada ajang The 16th IICD Corporate Governance
seluruh kerangka regulasi yang berlaku, mulai dari Conference & Award 2025. Melalui integrasi nilai-nilai
Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, hingga GCG dalam setiap aspek operasional dan pengambilan
Peraturan Menteri, serta memenuhi persyaratan yang keputusan, Perseroan siap melangkah maju sebagai
ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi penggerak ekosistem digital yang berintegritas dan
perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di Bursa bertanggung jawab di tataran nasional maupun regional.
Efek Indonesia (BEI).
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan, TelkomGroup
Selain itu, Telkom mengikuti standar tata kelola yang secara konsisten memperkuat budaya kepatuhan dan
diukur melalui ASEAN Corporate Governance Scorecard etika bisnis di seluruh lini organisasi melalui program
(ACGS), yang dikembangkan oleh ASEAN Capital sosialisasi, internalisasi nilai, serta pengawasan berlapis
Market Forum (ACMF) berdasarkan prinsip OECD. atas penerapan prinsip GCG. Upaya tersebut didukung
Parameter ini bertujuan meningkatkan kepercayaan oleh pemanfaatan sistem digital dan pengendalian
investor terhadap perusahaan-perusahaan di ASEAN, internal yang andal guna memastikan pengelolaan risiko,
termasuk Telkom, untuk memperkuat reputasi di pasar pencegahan benturan kepentingan, serta penerapan
internasional. Terdapat empat parameter utama yang prinsip transparansi dan akuntabilitas berjalan secara
dinilai, di antaranya terkait: Hak dan Perlakuan yang optimal. GCG tidak hanya diposisikan sebagai pemenuhan
Adil terhadap Pemegang Saham; Keberlanjutan dan kewajiban regulasi, tetapi telah menjadi nilai strategis
Ketahanan; Pengungkapan dan Transparansi; dan yang terintegrasi dalam operasional perusahaan untuk
Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris. Hingga mendukung keberlanjutan usaha dan penciptaan nilai
saat ini, TelkomGroup telah menerapkan tata kelola jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
sesuai parameter ACGS, yang setiap tahunnya dinilai oleh
penilai independen.
184 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 187
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan dan Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan
organ tata kelola tertinggi Telkom yang menjadi sarana memeriksa Laporan Keuangan Program Kemitraan
bagi para Pemegang Saham dalam membuat keputusan dan Bina Lingkungan.
penting serta strategis. Penyelenggaraan RUPS mengacu 6. Agenda lainnya yang diajukan oleh satu atau lebih
kepada ketentuan berikut, yaitu: Pemegang Saham yang mewakili 1/20 atau lebih dari
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang seluruh saham yang memiliki hak suara.
Perseroan Terbatas.
Pada penyelenggaraan RUPS, Pemegang Saham
2. Undang-Undang No. 19 tahun 2003 tentang Badan
diberikan hak-hak berdasarkan POJK No. 15 Tahun 2020
Usaha Milik Negara.
dan Anggaran Dasar Perseroan, sebagai berikut:
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/
1. Pemegang Saham baik sendiri maupun diwakili
POJK.04/2020 tentang Rencana dan
berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPS.
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15 Tahun 2020”). 2. Pemegang Saham baik sendiri maupun diwakili
berdasarkan surat kuasa berhak untuk memberikan
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 16/
hak suara dalam RUPS.
POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara 3. Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPS
Elektronik (“POJK No. 16 Tahun 2020”). merupakan pemegang saham yang namanya tercatat
dalam daftar pemegang saham perusahaan terbuka 1
5. Anggaran Dasar Perseroan.
(satu) hari kerja sebelum pemanggilan RUPS.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Telkom dan Peraturan 4. Pemegang Saham berhak untuk mengajukan
Perundang-Undangan, RUPS Tahunan (RUPST) pertanyaan dan/atau pendapat dalam RUPS.
dilaksanakan satu kali setiap tahun dengan agenda
pembahasan rutin sebagai berikut: Selain itu, pemegang saham juga memiliki hak untuk
mengajukan permintaan penyelenggaraan RUPS dengan
1. Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan,
syarat yang mengajukan adalah 1 (satu) orang atau lebih
termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10
Komisaris.
(satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham
2. Pengesahan atas Laporan Keuangan Perseroan dengan hak suara.
dan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan, serta Pembebasan Tanggung Jawab
RUPS Tahun Buku 2023
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
3. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan, Pada tahun 2024, Perseroan telah melaksanakan satu
termasuk pembagian dividen pada Tahun Buku. kali RUPS yaitu RUPST untuk tahun buku 2023 yang
dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 3 Mei 2024,
4. Penetapan Remunerasi bagi anggota Direksi dan
bertempat di Ballroom Hotel Four Seasons, Jl. Jend.
Dewan Komisaris.
Gatot Subroto No. 18, Jakarta. Pelaksanaan RUPST
5. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk memeriksa
telah sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam
Laporan Keuangan Perseroan termasuk Audit
Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020, Peraturan OJK No.
Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
16/ POJK.04/2020, serta Anggaran Dasar Perusahaan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 185
Page 188
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Proses Penyelenggaraan RUPS
Tahapan penyelenggaraan RUPST Tahun Buku 2023 adalah sebagai berikut:
Tahapan Penyelenggaran RUPS Tahun Buku 2023
Tahap Tanggal Pelaksanaan
Surat Pemberitahuan Rencana RUPS ke OJK 13 Maret 2024
Pengumuman RUPS 21 Maret 2024
Pemanggilan Penyelenggaraan RUPS 5 April 2024
Pelaksanaan RUPS 3 Mei 2024
Ringkasan Risalah RUPS 7 Mei 2024
Risalah RUPS 31 Mei 2024
Untuk menjamin independensi, Perseroan menunjuk pihak independen sebagai profesi penunjang yaitu Notaris Ashoya
Ratam SH., MKn. untuk mencatat jalannya rapat dan PT Datindo Entrycom untuk melakukan perhitungan dan/atau
validasi suara. Rincian agenda dan realisasi keputusan RUPST Tahun Buku 2023 adalah sebagai berikut:
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Pimpinan Rapat Bapak Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Kuorum Kehadiran Pemegang/kuasa pemegang saham Seri A Dwiwarna dan para pemegang/kuasa pemegang
saham Seri B yang hadir dan/atau diwakili secara fisik dan elektronik melalui eASY.KSEI yang
bersama-sama mewakili 85.078.795.949 saham atau merupakan 85,8842038% dari jumlah
keseluruhan saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan sampai dengan hari
Rapat, yaitu sejumlah 99.062.216.600 saham, dengan memerhatikan Daftar Pemegang Saham
pada penutupan perdagangan saham tanggal 4 April 2024.
Kehadiran Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris:
Direksi • Bapak BAMBANG PERMADI SOEMANTRI BRODJONEGORO – Komisaris Utama merangkap
Komisaris Independen;
• Bapak WAWAN IRIAWAN – Komisaris Independen;
• Bapak BONO DARU ADJI – Komisaris Independen;
• Bapak MARCELINO RUMAMBO PANDIN – Komisaris;
• Bapak ISMAIL – Komisaris;
• Bapak Rizal MALLARANGENG – Komisaris*;
• Bapak ISA RACHMATARWATA – Komisaris;
• Bapak SILMY KARIM – Komisaris.
Direksi:
• Bapak RIRIEK ADRIANSYAH – Direktur Utama;
• Ibu F.M. VENUSIANA R; – Direktur Enterprise & Business Service;
• Bapak MUHAMAD FAJRIN RASYID – Direktur Digital Business;
• Bapak AFRIWANDI – Direktur Human Capital Management;
• Bapak HERI SUPRIADI – Direktur Keuangan & Manajemen Risiko;
• Bapak HERLAN WIJANARKO – Direktur Network & IT Solution;
• Bapak BUDI SETYAWAN WIJAYA – Direktur Strategic Portfolio;
• Bapak BOGI WITJAKSONO – Direktur Wholesale & International Service;
• Bapak HONESTI BASYIR – Direktur Group Business Development.
* Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
Agenda Rapat Kesatu Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (”UMK”) Tahun Buku 2023, sekaligus pemberian
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada
Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan
Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2023.
186 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 189
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 1 tanggapan dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan 2 (dua) pertanyaan dari
Bertanya Pemegang Saham.
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 83.762.560.125 saham atau 98,4529214%
Tidak Setuju: 261.092.978 saham atau 0,3068837%
Abstain: 1.055.142.846 saham atau 1,2401949%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono,
Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst & Young Global Limited) sesuai laporan Nomor
00268/2.1032/AU.1/06 /0687-2/1/III/ 2024 tanggal 22 Maret 2024 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material; dan
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku
2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst & Young Global
Limited) sesuai laporan Nomor 00181/2.1032/AU.2/10/1902- 1/1/111/2024 tanggal 8 Maret
2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Pengawasan Dewan
Komisaris, dan disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan serta Laporan
Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK), seluruhnya untuk Tahun
Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka Rapat memberikan pelunasan
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh
anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh Anggota Dewan
Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku
2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan-laporan tersebut di atas.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui.
Agenda Rapat Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2023.
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 1 (satu) pertanyaan dari Pemegang Saham namun tidak relevan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 83.605.330.146 saham atau 98,2681163%
Tidak Setuju: 491.448.855 saham atau 0,5776396%
Abstain: 982.016.948 saham atau 1,1542441%
Keputusan Rapat Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2023 berjumlah
Rp24.559.749.105.967,- (dua puluh empat triliun lima ratus lima puluh sembilan miliar tujuh
ratus empat puluh sembilan juta seratus lima ribu sembilan ratus enam puluh tujuh Rupiah)
diperuntukkan sebagai berikut:
1. Dividen Tunai sebesar 72% dari laba bersih atau sejumlah Rp17.683.019.356.296,20 (tujuh belas
triliun enam ratus delapan puluh tiga miliar sembilan belas juta tiga ratus lima puluh enam ribu
dua ratus sembilan puluh enam koma dua nol Rupiah) atau Rp178,5041761 (seratus tujuh puluh
delapan koma lima nol empat satu tujuh enam satu Rupiah) per saham, berdasarkan jumlah
saham yang telah dikeluarkan per tanggal Rapat, yaitu sebanyak 99.062.216.600 (sembilan
puluh sembilan miliar enam puluh dua juta dua ratus enam belas ribu enam ratus) saham.
Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp9.211.235.606.774,44 (sembilan triliun
dua ratus sebelas miliar dua ratus tiga puluh lima juta enam ratus enam ribu tujuh ratus
tujuh puluh empat koma empat puluh empat Rupiah) disetorkan ke rekening Kas Umum
Negara.
b. Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2023 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
LAPORAN TAHUNAN 2025 187
Page 190
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
i. Yang berhak menerima Dividen Tunai adalah para pemegang saham yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada penutupan perdagangan saham
Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Mei 2024;
ii. Dividen Tunai akan dibayarkan secara sekaligus selambat-lambatnya pada tanggal 6 Juni
2024.
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk mengatur lebih
lanjut tata cara pembagian dividen tersebut dan mengumumkannya dengan memerhatikan
peraturan yang berlaku pada bursa efek di tempat saham Perseroan dicatatkan.
2. Dibukukan sebagai Laba Ditahan sebesar 28% dari laba bersih atau sejumlah
Rp6.876.729.749.670,80 (enam triliun delapan ratus tujuh puluh enam miliar tujuh ratus dua
puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu enam ratus tujuh puluh koma
delapan nol Rupiah) yang akan digunakan untuk membiayai pengembangan usaha Perseroan.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Agenda Rapat Ketiga Penetapan Tantiem Tahun Buku 2023, Gaji untuk Direksi dan Honorarium untuk Dewan Komisaris
Berikut Fasilitas dan Tunjangan Lainnya untuk Tahun 2024.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 76.780.119.391 saham atau 90,2458933%
Tidak Setuju: 7.327.563.963 saham atau 8,6126794%
Abstain: 971.112.595 saham atau 1,1414273%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
menetapkan bagi Anggota Dewan Komisaris:
a. Tantiem/lnsentif Kinerja/lnsentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka
Panjang periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium, Tunjangan, dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/lnsentif Kinerja/lnsentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka
Panjang periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Agenda Rapat Keempat Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
dan Laporan Keuangan Program Pendanaan UMK Perseroan Tahun Buku 2024.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 78.242.088.661 saham atau 91,9642642%
Tidak Setuju: 5.857.698.774 saham atau 6,8850278%
Abstain: 979.008.514 saham atau 1,1507080%
Keputusan Rapat 1. Menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst
& Young Global Limited) sebagai KAP yang akan mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian
Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta
laporan lainnya Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk
tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
188 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 191
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor
Akuntan Publik, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti
dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst
& Young Global Limited), karena sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa
audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024 dan/atau periode
lainnya pada Tahun Buku 2024, serta Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan
jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti tersebut.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui.
Agenda Rapat Kelima Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 2 (dua) pertanyaan dari Pemegang Saham.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 53.124.457.182 saham atau 62,4414774%
Tidak Setuju: 29.064.071.748 saham atau 34,1613576%
Abstain: 2.890.267.019 saham atau 3,3971649%
Keputusan Rapat 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Abdi Negara Nurdin sebagai Komisaris
Independen Perseroan yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku
2020 tanggal 28 Mei 2021, terhitung sejak tanggal 19 Januari 2024, dengan ucapan terima
kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Anggota
Dewan Komisaris Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut dibawah ini sebagai Pengurus
Perseroan:
1) Sdr. Ririek Adriansyah – sebagai Direktur Utama;
2) Sdr. Ismail – sebagai Komisaris;
3) Sdr. Marcelino Rumambo Pandin – sebagai Komisaris,
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018
tanggal 24 Mei 2019, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 tanggal 24 Mei 2019, dan
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 tanggal 24 Mei 2019, terhitung sejak ditutupnya
RUPS ini, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan
selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdr. Ririek Adriansyah – sebagai Direktur Utama;
2) Sdr. Ismail – sebagai Komisaris;
3) Sdr. Marcelino Rumambo Pandin – sebagai Komisaris.
4. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 3 sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memerhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tanpa mengurangi hak
RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, dan pengangkatan Pengurus
Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2, dan angka 3, maka susunan
anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama: RIRIEK ADRIANSYAH
2) Direktur Digital Business: MUHAMAD FAJRIN RASYID
3) Direktur Human Capital Management: AFRIWANDI
4) Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: HERI SUPRIADI
5) Direktur Strategic Portfolio: BUDI SETYAWAN WIJAYA
6) Direktur Wholesale & International Service: BOGI WITJAKSONO
LAPORAN TAHUNAN 2025 189
Page 192
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
7) Direktur Network & IT Solution: HERLAN WIJANARKO
8) Direktur Enterprise & Business Service: F. M. VENUSIANA R
9) Direktur Group Business Development: HONESTI BASYIR
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama/Independen: BAMBANG PERMADI SOEMANTRI BRODJONEGORO
2) Komisaris Independen: WAWAN IRIAWAN
3) Komisaris Independen: BONO DARU ADJI
4) Komisaris: MARCELINO RUMAMBO PANDIN
5) Komisaris: ISMAIL
6) Komisaris: Rizal MALLARANGENG
7) Komisaris: ISA RACHMATARWATA
8) Komisaris: ARYA MAHENDRA SINULINGGA
9) Komisaris: SILMY KARIM
6. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 3 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi atau Dewan Komisaris Badan
Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan
dari jabatannya tersebut.
7. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan Rapat.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Dalam pelaksanaannya, putusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 langsung berlaku pada implementasi bisnis dan
operasional Perseroan.
RUPS Tahun Buku 2024
RUPST untuk Tahun Buku 2024 dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 27 Mei 2025, bertempat di Ballroom Hotel Four
Seasons, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 18, Jakarta. Pelaksanaan RUPST telah sesuai dengan mekanisme yang tercantum
dalam Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020, Peraturan OJK No. 16/ POJK.04/2020, serta Anggaran Dasar Perusahaan.
Proses Penyelenggaraan RUPS
Tahapan penyelenggaraan RUPST Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut:
Tahapan Penyelenggaran RUPS Tahun Buku 2024
Tahap Tanggal Pelaksanaan
Surat Pemberitahuan Rencana RUPS ke OJK 10 April 2025
Pengumuman RUPS 17 April 2025
Pemanggilan Penyelenggaraan RUPS 5 Mei 2025
Pelaksanaan RUPS 27 Mei 2025
Ringkasan Risalah RUPS 2 Juni 2025
Risalah RUPS 26 Juni 2025
190 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 193
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Untuk menjamin independensi, Perseroan menunjuk pihak independen sebagai profesi penunjang yaitu Notaris Ashoya
Ratam SH., MKn. untuk mencatat jalannya rapat dan PT Datindo Entrycom untuk melakukan perhitungan dan/atau
validasi suara. Rincian agenda dan realisasi keputusan RUPST Tahun Buku 2024 adalah sebagai berikut:
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Pimpinan Rapat Bapak Marcelino Rumambo Pandin
Kuorum Kehadiran Pemegang/kuasa pemegang saham Seri A Dwiwarna dan para pemegang/kuasa pemegang
saham Seri B yang hadir dan/atau diwakili secara fisik dan elektronik melalui eASY.KSEI yang
bersama-sama mewakili 86.924.742.233 saham atau merupakan 87,7476249% dari jumlah
keseluruhan saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan sampai dengan hari
Rapat, yaitu sejumlah 99.062.216.600 saham, dengan memerhatikan Daftar Pemegang Saham
pada penutupan perdagangan saham tanggal 2 Mei 2025.
Kehadiran Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris:
Direksi • Bapak WAWAN IRIAWAN – Komisaris Independen;
• Bapak BONO DARU ADJI – Komisaris Independen;
• Bapak MARCELINO RUMAMBO PANDIN – Komisaris;
• Bapak ISMAIL – Komisaris*;
• Bapak Rizal MALLARANGENG – Komisaris;
• Bapak SILMY KARIM – Komisaris;
• Bapak ARYA MAHENDRA SINULINGGA – Komisaris.
Direksi:
• Bapak RIRIEK ADRIANSYAH – Direktur Utama;
• Ibu F.M. VENUSIANA R – Direktur Enterprise & Business Service;
• Bapak MUHAMAD FAJRIN RASYID – Direktur Digital Business;
• Bapak AFRIWANDI – Direktur Human Capital Management;
• Bapak HERI SUPRIADI – Direktur Keuangan & Manajemen Risiko;
• Bapak HERLAN WIJANARKO – Direktur Network & IT Solution;
• Bapak BUDI SETYAWAN WIJAYA – Direktur Strategic Portfolio;
• Bapak BOGI WITJAKSONO – Direktur Wholesale & International Service;
• Bapak HONESTI BASYIR – Direktur Group Business Development.
* Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
- sedangkan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Isa
Rachmatarwata selaku Komisaris Perseroan berhalangan hadir dalam Rapat.
Mata Acara Rapat Kesatu Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, sekaligus pemberian
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada
Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan
Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2024.
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 1 tanggapan dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan 2 pertanyaan dari Pemegang
Bertanya Saham.
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 85.727.265.976 saham atau 98,6223988%
Tidak Setuju: 287.065.108 saham atau 0,3302456%
Abstain: 910.411.149 saham atau 1,0473556%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono,
Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst & Young Global Limited) sesuai laporan Nomor
00646/2.1032/AU.1/06/0687-3/1/IV/2025 tanggal 17 April 2025 dengan opini wajar dalam
semua hal yang material; dan
LAPORAN TAHUNAN 2025 191
Page 194
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku
2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst & Young Global
Limited) sesuai laporan Nomor 00692/2.1032/AU.2/10/1902-2/1/IV/2025 tanggal 21 April
2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, serta
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya
untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka RUPS
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Anggota
Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun
Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui.
Mata Acara Rapat Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2024.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 85.962.607.682 saham atau 98,8931407%
Tidak Setuju: 26.466.885 saham atau 0,0304480%
Abstain: 935.667.666 saham atau 1,0764112%
Keputusan Rapat Menetapkan penggunaan Laba Bersih Konsolidasian Perseroan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2024 sebesar Rp23.648.767.816.604,- sebagai berikut:
1. Dividen Tunai sebesar 89% atau sejumlah Rp21.047.403.356.777,60 atau sebesar
Rp212,4665092 per saham, berdasarkan jumlah saham yang telah dikeluarkan per tanggal
Rapat, yaitu sebanyak 99.062.216.600 saham. Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan
sebagai berikut:
a. Dividen Tunai Tahun Buku 2024 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
(recording date).
b. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan Pembayaran Dividen
untuk Tahun Buku 2024 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku;
iii.Hal-hal teknis lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Dibukukan sebagai Laba Ditahan sebesar 11% atau sejumlah Rp2.601.364.459.826,40 yang
akan digunakan untuk membiayai pengembangan usaha Perseroan.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Mata Acara Rapat Ketiga Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan atas Kinerja Tahun Buku 2024.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 79.662.768.025 saham atau 91,6456765%
Tidak Setuju: 6.323.786.129 saham atau 7,2750128%
Abstain: 938.188.079 saham atau 1,0793107%
192 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 195
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
menetapkan bagi Anggota Dewan Komisaris:
a. Tantiem/lnsentif Kinerja/lnsentif Khusus untuk Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka
Panjang periode Tahun Buku 2025-2027, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/lnsentif Kinerja/lnsentif Khusus untuk Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka
Panjang periode Tahun Buku 2025-2027, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji berikut Fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Mata Acara Rapat Keempat Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2025.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 79.325.268.227 saham atau 91,2574098%
Tidak Setuju: 6.618.052.140 saham atau 7,6135424%
Abstain: 981.421.866 saham atau 1,1290478%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro
& Surja (a member Firm of Ernst & Young Global Limited) yang akan mengaudit Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan
Usaha Kecil (PUMK), serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2025 untuk tujuan
dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor
Akuntan Publik, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti
dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member Firm of Ernst
& Young Global Limited), karena sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa
audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 dan/atau periode
lainnya pada Tahun Buku 2025, serta Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025, termasuk menetapkan
imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
Publik Pengganti tersebut.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Mata Acara Rapat Kelima Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan oleh Perseroan (Share
Buyback).
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 2 pertanyaan dari Pemegang Saham.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 86.041.506.306 saham atau 98,9839073%
Tidak Setuju: 30.632.061 saham atau 0,0352397%
Abstain: 852.603.866 saham atau 0,9808529%
LAPORAN TAHUNAN 2025 193
Page 196
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Pembelian Kembali Saham Perseroan (share buyback) yang telah dikeluarkan dan
tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3.000.000.000.000,00
termasuk biaya-biaya terkait pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan (share
buyback) dengan memperhatikan perizinan serta ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
2. Memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan (share
buyback) termasuk penghentian pelaksanaannya kepada Direksi Perseroan, dengan tetap
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
Mata Acara Rapat Keenam Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 3 pertanyaan dari Pemegang Saham.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 55.611.014.018 saham atau 63,9760471%
Tidak Setuju: 30.321.194.158 saham atau 34,8821215%
Abstain: 992.534.057 saham atau 1,1418315%
Keputusan Rapat 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
anggota Dewan Komisaris Perseroan:
1) Komisaris Utama/Komisaris Independen: Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
2) Komisaris Independen: Bono Daru Adji
3) Komisaris: Isa Rachmatarwata
yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 18 Mei 2021,
masing-masing terhitung sejak tanggal 13 April 2025, 24 Maret 2025, 7 Februari 2025 dengan
ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat
sebagai Dewan Komisaris Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus
Perseroan:
1) Direktur Utama: Ririek Adriansyah
2) Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Heri Supriadi
3) Direktur Enterprise & Business Service: F. M. Venusiana R.
4) Direktur Network & IT Solution: Herlan Wijanarko
5) Direktur Human Capital Management: Afriwandi
6) Direktur Digital Business: Muhammad Fajrin Rasyid
7) Direktur Strategic Portfolio: Budi Setyawan Wijaya
8) Direktur Wholesale & International Service: Bogi Witjaksono
9) Komisaris Independen: Wawan Iriawan
10) Komisaris: Marcelino Pandin
11) Komisaris: Arya Mahendra Sinulingga
12) Komisaris : Rizal Mallarangeng
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
tanggal 3 Mei 2024, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 28 Mei 2021,
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 30 Mei 2023, Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2019 tanggal 19 Juni 2020, terhitung sejak ditutupnya RUPS ini dengan ucapan
terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai
Pengurus Perseroan.
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Semula Menjadi
1) - Wakil Direktur Utama
194 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 197
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
2) Direktur Network & IT Solution Direktur Network
3) Direktur Digital Business Direktur IT Digital
4) Direktur Strategic Portfolio Direktur Strategic Business Development &
Portfolio
5) Direktur Group Business -
Development
4. Mengalihkan penugasan Sdr. Honesti Basyir semula Direktur Group Business Development
menjadi Direktur Wholesale & International Service yang diangkat berdasarkan Keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 30 Mei 2023, dengan masa jabatan meneruskan
sisa masa jabatan sesuai dengan keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan sebagai
Direktur Group Business Development Perseroan.
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Direktur Utama: Dian Siswarini
2) Wakil Direktur Utama: Muhammad Awaluddin
3) Direktur Enterprise dan Business Service: Veranita Yosephine
4) Direktur Network: Nanang Hendarno
5) Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
6) Direktur Human Capital Management: Henry Christiadi
7) Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
8) Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi
9) Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
10) Komisaris Independen: Yohanes Surya
11) Komisaris: Rizal Mallarangeng
12) Komisaris: Ossy Dermawan
13) Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
14) Komisaris: Rionald Silaban
6. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 5, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi
hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
7. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, perubahan nomenklatur
jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan Pengurus Perseroan sebagaimana dimaksud
pada angka 1, angka 2, angka 3, angka 4, dan angka 5, maka susunan Pengurus Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama: Dian Siswarini
2) Wakil Direktur Utama: Muhammad Awaluddin
3) Direktur Enterprise dan Business Service: Veranita Yosephine
4) Direktur Network: Nanang Hendarno
5) Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
6) Direktur Human Capital Management: Henry Christiadi
7) Direktur Group Business Development: Honesti Basyir
8) Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
9) Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi
LAPORAN TAHUNAN 2025 195
Page 198
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
2) Komisaris Independen: Yohanes Surya
3) Komisaris: Ismail
4) Komisaris: Rizal Mallarangeng
5) Komisaris: Silmy Karim
6) Komisaris: Ossy Dermawan
7) Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
8) Komisaris: Rionald Silaban
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 5 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Badan
Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan
dari jabatannya tersebut.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan dilaksanakan.
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan dua kali RUPSLB. RUPSLB pertama diselenggarakan pada tanggal 16
September 2025 dan RUPSLB kedua dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2025. Kedua RUPSLB dilaksanakan
secara online melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”) dalam tautan https://akses.ksei.
co.id yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Pelaksanaan RUPSLB telah sesuai dengan
mekanisme yang tercantum dalam Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020, Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara
Elektronik, serta Anggaran Dasar Perusahaan.
Penyelenggaraan RUPSLB Pertama
Tahapan penyelenggaraan RUPSLB tahun 2025 Pertama adalah sebagai berikut:
Tahapan Penyelenggaraan RUPSLB Tahun 2025 Pertama
Tahap Tanggal Pelaksanaan
Surat Pemberitahuan Rencana RUPSLB ke OJK 21 Juli 2025
Pengumuman RUPSLB 28 Juli 2025
Pemanggilan Penyelenggaraan RUPSLB 12 Agustus 2025
Penundaan RUPSLB 3 September 2025
Pemberitahuan Perubahan Jadwal RUPSLB 4 September 2025
Pelaksanaan RUPSLB 16 September 2025
Ringkasan Risalah RUPSLB 18 September 2025
Risalah RUPSLB 10 Oktober 2025
196 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 199
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Untuk menjamin independensi, Perseroan menunjuk pihak independen sebagai profesi penunjang yaitu Notaris Ashoya
Ratam SH., MKn. untuk mencatat jalannya rapat dan PT Datindo Entrycom untuk melakukan perhitungan dan/atau
validasi suara. Rincian agenda dan realisasi keputusan RUPSLB tahun 2025 Pertama adalah sebagai berikut:
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Pertama
Pimpinan Rapat Bapak Angga Raka Prabowo
Kuorum Kehadiran Pemegang/kuasa pemegang saham Seri A Dwiwarna dan para pemegang/kuasa pemegang
saham Seri B yang hadir dan/atau diwakili secara fisik dan elektronik melalui eASY.KSEI yang
bersama-sama mewakili 80.852.605.434 saham atau merupakan 81,6194474% dari jumlah
keseluruhan saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan sampai dengan hari
Rapat, yaitu sejumlah 99.060.466.600 saham, dengan memerhatikan Daftar Pemegang Saham
pada penutupan perdagangan saham tanggal 3 September 2025.
Kehadiran Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris:
Direksi • Komisaris Utama: Bapak ANGGA RAKA PRABOWO;
• Komisaris Independen: Bapak YOHANES SURYA;
• Komisaris Independen: Bapak DESWANDHY AGUSMAN;
• Komisaris: Bapak ISMAIL;
• Komisaris: Bapak Rizal MALLARANGENG;
• Komisaris: Bapak SILMY KARIM; *
• Komisaris: Bapak OSSY DERMAWAN;*
• Komisaris: Bapak RIONALD SILABAN;*
Direksi:
• Direktur Utama: Ibu DIAN SISWARINI;
• Wakil Direktur Utama: Bapak MUHAMMAD AWALUDDIN;
• Direktur Enterprise dan Business Service: Ibu VERANITA YOSEPHINE;
• Direktur Network: Bapak NANANG HENDARNO;
• Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Bapak SENO SOEMADJI;
• Direktur Group Business Development: Bapak HONESTI BASYIR;
• Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Bapak ARTHUR ANGELO SYAILENDRA;
• Direktur IT Digital: Bapak FAIZAL ROCHMAD DJOEMADI;
* Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
Mata Acara Rapat Perubahan Pengurus Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 53.627.952.493 saham atau 66,3280450%
Tidak Setuju: 26.669.140.964 saham atau 32,9848875%
Abstain: 555.511.977 saham atau 0,6870675%
Keputusan Rapat 1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Bapak HENRY CHRISTIADI sebagai Direktur
Human Capital Management Perseroan yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2024 tanggal 27 Mei 2025, terhitung sejak tanggal 5 September 2025, dengan
ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat
sebagai Pengurus Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus
Perseroan:
1) Wakil Direktur Utama: Bapak MUHAMMAD AWALUDDIN
2) Komisaris: Bapak ISMAIL
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
tanggal 27 Mei 2025 dan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 tanggal 03 Mei 2024,
terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga
dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Direktur Human Capital Management: Bapak WILLY SAELAN
2) Direktur Legal & Compliance: Bapak ANDY KELANA
LAPORAN TAHUNAN 2025 197
Page 200
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Pertama
3) Komisaris Independen: Ibu IRA NOVIARTI
4. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 3, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi
hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, dan pengangkatan Pengurus
Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2, dan angka 3, maka susunan
Pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama: Ibu DIAN SISWARINI;
2) Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Bapak ARTHUR ANGELO SYAILENDRA;
3) Direktur Human Capital Management: Bapak WILLY SAELAN;
4) Direktur Legal & Compliance: Bapak ANDY KELANA;
5) Direktur Wholesale & International Service: Bapak HONESTI BASYIR;
6) Direktur Enterprise & Business Service: Ibu VERANITA YOSEPHINE;
7) Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Bapak SENO SOEMADJI
8) Direktur Network: Bapak NANANG HENDARNO;
9) Direktur IT Digital: Bapak FAIZAL ROCHMAD DJOEMADI;
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama: Bapak ANGGA RAKA PRABOWO;
2) Komisaris: Bapak RIONALD SILABAN;
3) Komisaris: Bapak Rizal MALLARANGENG;
4) Komisaris: Bapak OSSY DERMAWAN;
5) Komisaris: Bapak SILMY KARIM;
6) Komisaris Independen: Bapak DESWANDHY AGUSMAN;
7) Komisaris Independen: Bapak YOHANES SURYA;
8) Komisaris Independen: Ibu IRA NOVIARTI
6. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 3 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan Direksi dan Dewan Komisaris Badan Usaha Milik
Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan-
jabatan tersebut.
7. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui.
198 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 201
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Penyelenggaraan RUPSLB Kedua
Tahapan penyelenggaraan RUPSLB tahun 2025 Kedua adalah sebagai berikut:
Tahapan Penyelenggaraan RUPSLB Tahun 2025 Kedua
Tahap Tanggal Pelaksanaan
Surat Pemberitahuan Rencana RUPSLB ke OJK 14 Oktober 2025
Pengumuman RUPSLB 21 Oktober 2025
Pemanggilan Penyelenggaraan RUPSLB 20 November 2025
Pelaksanaan RUPSLB 12 Desember 2025
Ringkasan Risalah RUPSLB 16 Desember 2025
Risalah RUPSLB 9 Januari 2026
Untuk menjamin independensi, Perseroan menunjuk pihak independen sebagai profesi penunjang yaitu Notaris Ashoya
Ratam SH., MKn. untuk mencatat jalannya rapat dan PT Datindo Entrycom untuk melakukan perhitungan dan/atau
validasi suara. Rincian agenda dan realisasi keputusan RUPSLB tahun 2025 Kedua adalah sebagai berikut:
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Kedua
Pimpinan Rapat Ibu Ira Noviarti
Kuorum Kehadiran Pemegang/kuasa pemegang saham Seri A Dwiwarna dan para pemegang/kuasa pemegang
saham Seri B yang hadir dan/atau diwakili secara fisik dan elektronik melalui eASY.KSEI yang
bersama-sama mewakili 85.657.443.141 saham atau merupakan 86,4698563% dari jumlah
keseluruhan saham dengan hak suara yang telah dikeluarkan oleh Perseroan sampai dengan hari
Rapat, yaitu sejumlah 99.060.466.600 saham, dengan memerhatikan Daftar Pemegang Saham
pada penutupan perdagangan saham tanggal 19 November 2025.
Kehadiran Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris:
Direksi • Bapak ANGGA RAKA PRABOWO – Komisaris Utama*;
• Ibu IRA NOVIARTI – Komisaris Independen;
• Bapak YOHANES SURYA – Komisaris Independen;
• Bapak Rizal MALLARANGENG – Komisaris;
• Bapak SILMY KARIM – Komisaris;
• Bapak OSSY DERMAWAN – Komisaris;
• Bapak RIONALD SILABAN – Komisaris*;
• Bapak DESWANDHY AGUSMAN – Komisaris Independen*.
Direksi:
• Ibu DIAN SISWARINI – Direktur Utama;
• Ibu VERANITA YOSEPHINE – Direktur Enterprise & Business Service;
• Bapak FAIZAL ROCHMAD DJOEMADI – Direktur IT Digital;
• Bapak WILLY SAELAN – Direktur Human Capital Management;
• Bapak ARTHUR ANGELO SYAILENDRA – Direktur Keuangan & Manajemen Risiko;
• Bapak NANANG HENDARNO – Direktur Network;
• Bapak SENO SOEMADJI – Direktur Strategic Business Development & Portfolio;
• Bapak HONESTI BASYIR – Direktur Wholesale & International Service;
• Bapak ANDY KELANA – Direktur Legal & Compliance.
*Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
LAPORAN TAHUNAN 2025 199
Page 202
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Kedua
Mata Acara Rapat Kesatu Persetujuan atas rencana Perseroan untuk melakukan Pemisahan Sebagian Bisnis dan Aset
Wholesale Fiber Connectivity (Tahap-1) yang merupakan bagian dari rencana Pengalihan Seluruh
Bisnis dan Aset Wholesale Fiber Connectivity kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia, anak
perusahaan yang sahamnya dimiliki secara langsung oleh Perseroan sebesar 99,99%, sebagai
pemenuhan atas ketentuan Pasal 89 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang juncto Pasal 25 ayat
(6) Anggaran Dasar Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 85.212.558.278 saham atau 99,48086232%
Tidak Setuju: 33.833.999 saham atau 0,0394992%
Abstain: 411.050.864 saham atau 0,4798776%
Keputusan Rapat 1. a) Menyetujui tindakan Perseroan untuk melakukan pemisahan sebagian bisnis dan aset
wholesale fiber connectivity (Tahap-1) Perseroan yang merupakan bagian dari rencana
Pengalihan Seluruh Bisnis dan Aset Wholesale Fiber Connectivity kepada PT Telkom
Infrastruktur Indonesia, yang berlaku efektif setelah seluruh syarat sesuai ketentuan telah
terpenuhi;
b) Menyetujui penambahan penyertaan modal Perseroan kepada PT Telkom Infrastruktur
Indonesia yang berasal dari pemisahan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber
connectivity (Tahap-1) sebagaimana dimaksud pada putusan (a), dengan nilai wajar dan
sesuai dengan ketentuan;
2. Menyetujui Rancangan Pemisahan.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan telah dilaksanakan penandatanganan Akta Pemisahan Sebagian Bisnis dan
Aset Wholesale atau Fakta Material Fiber Connectivity oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ke
dalam PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) yang merupakan Tahap-1 dari rencana Pengalihan
Seluruh Bisnis dan Aset Wholesale Fiber Connectivity kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia
(TIF) pada tanggal 18 Desember 2025.
Mata Acara Rapat Kedua Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 76.760.424.933 saham atau 89,6132573%
Tidak Setuju: 8.390.301.644 saham atau 9,7951811%
Abstain: 506.716.564 saham atau 0,5915616%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian
dengan peraturan perundangan dan kebijakan, termasuk Undang-undang Nomor 16 Tahun
2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan
Usaha Milik Negara;
− yang telah disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara yang sah, termasuk pemegang saham Seri A Dwiwarna.
termasuk menyetujui perubahan Pasal 5 Anggaran Dasar Perseroan mengenai penyesuaian
hak-hak istimewa atas Saham Seri A Dwiwarna milik Negara Republik Indonesia;
− yang telah disetujui secara bulat oleh wakil dari pemegang Saham Seri A Dwiwarna
berdasarkan kuasa yang diterima, sebagai pemegang saham yang terdampak sebanyak 1
lembar saham atau 100%.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan
dalam suatu kodifikasi utuh sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada
butir 1 keputusan tersebut di atas;
200 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 203
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Kedua
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan mata acara Rapat
ini, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam
suatu Akta Notaris dan memberikan kuasa dengan hak substitusi untuk menyampaikan
kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan tanda penerimaan pemberitahuan dan
persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, melakukan segala sesuatu yang dipandang
perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang dikecualikan,
termasuk untuk mengadakan penambahan dan/atau perubahan dalam perubahan Anggaran
Dasar tersebut, jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan telah diubah dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Mata Acara Rapat Ketiga Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)
Tahun 2026 Termasuk dengan Perubahannya.
Jumlah Pemegang Saham yang Terdapat 1 (satu) tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 79.328.774.679 saham atau 92,6116538%
Tidak Setuju: 4.631.871.898 saham atau 5,4074366%
Abstain: 1.696.796.564 saham atau 1,9809097%
Keputusan Rapat 1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak untuk menyetujui
RKAP Perseroan Tahun 2026 termasuk dengan perubahannya.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan berlaku.
Mata Acara Rapat Keempat Persetujuan Atas Rencana Perseroan Untuk Menerima Penugasan Khusus dari Pemerintah
Pusat untuk Melaksanakan Penyediaan Layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Selama
Periode Peralihan.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 77.690.767.100 saham atau 90,6993768%
Tidak Setuju: 6.256.519.977 saham atau 7,3041171%
Abstain: 1.710.156.064 saham atau 1,9965061%
Keputusan Rapat 1. Menyetujui rencana Perseroan untuk menerima penugasan khusus dari Pemerintah Pusat
untuk melaksanakan penyediaan layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) untuk
menjamin keberlangsungan layanan digital Pemerintah;
2. Pelaksanaan penugasan khusus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tata kelola yang
berlaku serta setelah terpenuhinya persyaratan yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan
penugasan khusus sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk margin yang diharapkan
sepanjang dalam tingkat kewajaran sesuai dengan penugasan yang diberikan.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan berlaku.
Mata Acara Rapat Kelima Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Jumlah Pemegang Saham yang Tidak terdapat pertanyaan atau tanggapan.
Bertanya
Hasil Pemungutan Suara Setuju: 79.362.583.505 saham atau 92,6511236%
Tidak Setuju: 5.814.120.959 saham atau 6,787624%
Abstain: 480.738.677 saham atau 0,5612340%
Keputusan Rapat 1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Direktur Wholesale & International Service: Bapak Honesti Basyir
2) Komisaris Independen: Bapak Yohanes Surya
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022
tanggal 30 Mei 2023 jo. RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 27 Mei 2025 dan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 27 Mei 2025, terhitung sejak ditutupnya RUPS ini dengan
ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat
sebagai Pengurus Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 201
Page 204
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan RUPSLB Tahun 2025 Kedua
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Direktur Wholesale & International Service: Bapak Budi Satria Dharma Purba
2) Komisaris Independen: Ibu Rofikoh Rokhim
3. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 2, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi
hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
4. Dengan adanya pemberhentian, dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2, maka susunan Pengurus Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama: Dian Siswarini
2) Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
3) Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
4) Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi
5) Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
6) Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
7) Direktur Network: Nanang Hendarno
8) Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
9) Direktur Wholesale & International Service: Budi Satria Dharma Purba
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
2) Komisaris: Ossy Dermawan
3) Komisaris: Rionald Silaban
4) Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim
5) Komisaris: Silmy Karim
6) Komisaris Independen: Ira Noviarti
7) Komisaris: Rizal Mallarangeng
8) Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
5. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 2 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan Direksi dan Dewan Komisaris Badan Usaha Milik
Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan-
jabatan tersebut.
6. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut/Realisasi Telah disetujui dan berlaku.
202 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 205
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris adalah organ perusahaan yang memiliki 3. Memiliki komitmen untuk memenuhi peraturan
peran penting untuk menjalankan fungsi pengawasan perundang-undangan.
dan pemberian nasihat kepada Direksi dalam mengelola 4. Memenuhi ketentuan track record yang baik.
perusahaan. Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang
5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Dewan
perundang-undangan; memiliki pengetahun; dan/
Komisaris bertanggung jawab secara kolektif untuk
atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan.
mengawasi perusahaan beroperasi dengan baik dan
sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan 6. Persyaratan lainnya sesuai dengan UU Perseroan
yang Baik (GCG). Selain itu, Dewan Komisaris juga Terbatas, peraturan perundang-undangan di bidang
berkewajiban mengawasi dan memantau penerapan GCG Pasar Modal, dan peraturan perundang-undangan
dilakukan secara efektif dan berkelanjutan dalam setiap lain yang berlaku bagi dan terkait dengan kegiatan
praktik bisnis perusahaan. usaha Perseroan.
Selain itu, pengangkatan anggota Dewan Komisaris
Piagam/Board Charter Dewan dilakukan dengan mempertimbangkan integritas,
Komisaris dedikasi, pemahaman mengenai masalah manajemen
Perseroan yang berkaitan dengan salah satu fungsi
Telkom memiliki Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris manajemen; memiliki pengetahuan yang memadai
dan Direksi (Board Manual) yang disahkan dan di bidang usaha Perseroan; dan dapat menyediakan
ditandatangani oleh Dewan Komisaris dan Direksi waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya; serta
dalam Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi persyaratan lain berdasarkan peraturan perundang-
No. 05/KEP/DK/2022 dan PD.620.00/r.01/HK200/ undangan. Penetapan seseorang menjadi anggota Dewan
COP-M4000000/2022 tentang Panduan Tata Kerja Komisaris dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang
Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) Perusahaan Saham (RUPS).
Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Piagam tersebut mengatur tanggung jawab, kewajiban,
Masa Jabatan Dewan Komisaris
dan pembagian tugas Dewan Komisaris, ketentuan
tentang rapat, benturan kepentingan, kepemilikan Berdasarkan Anggaran Dasar serta memperhatikan
saham, serta hubungan Dewan Komisaris dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor
Direksi dan RUPS. Tugas dan tanggung jawab anggota PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya
Dewan Komisaris juga tercantum dalam Anggaran Dasar Manusia Badan Usaha Milik Negara dan Surat Wakil
Perseroan. Kepala Badan Pengaturan BUMN Nomor S-12/Wk2.
BPU/01/2026 tanggal 13 Januari 2026, masa jabatan
Dasar Pengangkatan Dewan anggota Dewan Komisaris Perseroan paling lama sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan ke-5 (lima) sejak
Komisaris
ditetapkannya Keputusan Pengangkatan anggota Direksi
Pengangkatan Dewan Komisaris Telkom diatur dan anggota Dewan Komisaris Perseroan, dengan tidak
berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan mengurangi kewenangan RUPS untuk memberhentikan
memperhatikan ketentuan lainnya termasuk Peraturan para anggota sewaktu-waktu. Adapun dalam masa
Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang peralihan, bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik yang masih menjabat dan masa jabatannya telah
Negara, dilaksanakan dengan memastikan terpenuhinya mencapai atau telah melewati RUPS Tahunan ke-5 (lima),
persyaratan-persyaratan yang diatur dalam ketentuan maka masa jabatan yang bersangkutan berakhir pada
tersebut, antara lain: pelaksanaan RUPS Tahunan terdekat.
1. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik.
2. Cakap dalam melakukan perbuatan hukum.
LAPORAN TAHUNAN 2025 203
Page 206
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Dewan Komisaris
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan memerhatikan ketentuan lainnya termasuk Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-
3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, jabatan anggota Dewan Komisaris
berakhir apabila:
1. Meninggal dunia;
2. Masa jabatannya berakhir, termasuk mengundurkan diri dari jabatannya;
3. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS; dan/atau
4. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan Komisaris BUMN berdasarkan ketentuan anggaran dasar
dan peraturan perundang-undangan, termasuk rangkap jabatan yang dilarang.
Keberagaman Dewan Komisaris
Telkom menerapkan kebijakan keberagaman dalam komposisi Dewan Komisaris berdasarkan prinsip-prinsip
GCG dan Undang-Undang No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Proses penetapan calon anggota Dewan
Komisaris mempertimbangkan aspek keberagaman, non-diskriminasi, hak asasi manusia, dan prinsip keadilan,
dengan mempertimbangkan kompetensi, keahlian, integritas, serta latar belakang yang sesuai dengan kebutuhan
perusahaan. Sebagai upaya mempromosikan kesetaraan gender, Telkom saat ini memiliki dua orang anggota Dewan
Komisaris perempuan, yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong representasi wanita dalam posisi
kepemimpinan senior di TelkomGroup.
Komposisi Keberagaman Dewan Komisaris per 31 Desember 2025
Jenis Latar Belakang Keahlian
No. Nama Jabatan Tingkat Pendidikan
Kelamin & Kecakapan
1. Angga Raka Prabowo Komisaris Utama Pria Komunikasi, Hubungan Sarjana
Internasional
2. Ossy Dermawan Komisaris Pria Militer, Hubungan Magister
Strategis, Kebijakan Publik,
dan Politik Nasional
3. Rionald Silaban Komisaris Pria Hukum, Ekonomi, dan Magister
Manajemen Publik
4. Rizal Malarangeng Komisaris Pria Komunikasi Publik dan Doktor
Politik
5. Silmy Karim Komisaris Pria Ekonomi dan Manajemen Magister
Pertahanan
6. Deswandhy Agusman Komisaris Independen Pria Keuangan dan Kebijakan Magister
Publik
7. Ira Noviarti Komisaris Independen Wanita Ekonomi, Keuangan, dan Sarjana
Leadership
8. Rofikoh Rokhim Komisaris Independen Wanita Ekonomi, Perbankan, Doktor
Keuangan, dan Leadership
204 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 207
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Keberagaman Komposisi Jabatan Dewan Komisaris Keberagaman Komposisi Tingkat Pendidikan Dewan Komisaris
%
25
37,5%
50%
62,5%
%
25
Non-Independen Independen Magister Doktor Sarjana
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Sebagai bagian dari peningkatan penerapan prinsip transparansi, Telkom mengungkapkan informasi rangkap jabatan
anggota Dewan Komisaris per 31 Desember 2025.
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris per 31 Desember 2025
Telkom
No. Nama Entitas Anak Entitas Lainnya
Jabatan Jabatan Lainnya
1. Angga Raka Prabowo Komisaris Utama KTKT Tidak Ada a. Wakil Menteri Komunikasi dan
Digital
b. Presiden Komisaris, PT Media
Pandu Bangsa
c. Presiden Komisaris, PT Aneka
Rupa Pangan
2. Ossy Dermawan Komisaris KEMPR, KNR Tidak Ada a. Wakil Menteri Agraria & Tata
Ruang/Wakil, Kepala Badan
Pertanahan Nasional
b. Direktur Eksekutif, Museum
SBY*Ani
c. Manager, Klub Bola Voli LavAni
3. Rionald Silaban Komisaris KEMPR Tidak Ada Tidak Ada
4. Rizal Malarangeng Komisaris KEMPR, KNR Tidak Ada Komisaris, PT Energi Mega Persada
5. Silmy Karim Komisaris KEMPR Tidak Ada Wakil Menteri Imigrasi dan
Pemasyarakatan
6. Deswandhy Agusman Komisaris KA, KTKT Tidak Ada Komisaris Independen, PT Berau
Independen Coal Energy Tbk
7. Ira Noviarti Komisaris KA, KNR, KTKT Tidak Ada Strategic Advisor to Global Private
Independen Equity
LAPORAN TAHUNAN 2025 205
Page 208
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Telkom
No. Nama Entitas Anak Entitas Lainnya
Jabatan Jabatan Lainnya
8. Rofikoh Rokhim Komisaris KA, KNR, KTKT, Tidak Ada a. Komisaris Utama, PT Trimegah
Independen KEMPR Sekuritas Indonesia
b. Corporate Assessment
Committee, Bursa Efek
Indonesia
c. Kepala Program Magister
Manajemen, Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Indonesia
Keterangan:
KA Komite Audit
KNR Komite Nominasi dan Remunerasi
KEMPR Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko
KTKT Komite Tata Kelola Terintegrasi
Tugas, Wewenang, dan Kewajiban 3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat
lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut
Dewan Komisaris
pengelolaan Perseroan.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan 4. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah
Komisaris bertugas untuk: dan akan dijalankan oleh Direksi.
1. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan 5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah
pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk
baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan menghadiri rapat Dewan Komisaris.
yang dilakukan Direksi.
6. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris
2. Memberikan nasihat kepada Direksi termasuk Dewan Komisaris.
pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka
7. Memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai
Panjang, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
serta ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan
8. Membentuk Komite Audit, Komite Remunerasi dan
RUPS serta pengaturan perundangan yang berlaku
Nominasi, Komite Pemantau Risiko dan Komite
untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud
lain jika dianggap perlu dengan memperhatikan
dan tujuan Perseroan.
kemampuan perusahaan.
3. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan
9. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan
perundang-undangan serta prinsip profesionalisme,
dalam jangka waktu tertentu atas beban Perseroan
efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas,
jika dianggap perlu dan dengan memperhatikan
pertanggungjawaban serta kewajaran.
ketentuan yang berlaku.
4. Beritikad baik, penuh kehati-hatian dan bertanggung
10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam
jawab dalam menjalankan tugas pengawasan dan
keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai
pemberian nasihat kepada Direksi untuk kepentingan
dengan ketentuan Anggaran Dasar.
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan
Perseroan. 11. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian
Sekretaris Perusahaan dan/atau Kepala Satuan
Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris Pengawas Intern setelah mendapatkan persetujuan
berwenang untuk: Pemegang Saham Seri B terbanyak terlebih dahulu.
1. Memeriksa buku, surat, serta dokumen lainnya, 12. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan-
memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan.
lain-lain surat berharga, dan memeriksa kekayaan
13. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
Perseroan.
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang perundang-undangan serta peraturan yang berlaku
dipergunakan oleh Perseroan. di bidang Pasar Modal, Anggaran Dasar, dan/atau
keputusan RUPS.
206 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 209
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dewan Komisaris berkewajiban untuk: Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib
1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya
melaksanakan pengurusan Perseroan. sesuai dengan kewenangannya sebagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan dan Anggaran
2. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana
Dasar.
Jangka Panjang Perseroan dan Rencana Kerja
Anggaran Perusahaan tahunan serta rencana lainnya, Apabila Perseroan mengalami kerugian, anggota Dewan
yang disiapkan Direksi sesuai dengan ketentuan Komisaris memiliki tanggung jawab secara kolektif atas
Anggaran Dasar. kesalahan atau kelalaian dalam menjalankan tugasnya,
3. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, kecuali dapat dibuktikan:
memberikan pendapat dan saran kepada RUPS 1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau
mengenai setiap masalah yang dianggap penting kelalaiannya.
bagi kepengurusan Perseroan.
2. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik,
4. Melaporkan kepada Pemegang Saham Seri B Terbanyak penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk
apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan. kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan
5. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Perseroan.
Publik yang akan melakukan pemeriksaan atas buku- 3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik
buku Perseroan. langsung maupun tidak langsung atas tindakan
6. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan pengurusan yang mengakibatkan kerugian.
Laporan Tahunan yang disiapkan Direksi serta 4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul
menandatangani Laporan Tahunan. atau berlanjutnya kerugian tersebut.
7. Memberikan penjelasan, pendapat, dan saran kepada
RUPS mengenai Laporan Tahunan, apabila diminta. Tugas Komisaris Utama
8. Membuat risalah Rapat Dewan Komisaris dan
menyimpan salinannya. Komisaris Utama berperan sebagai primus inter pares
yang berarti koordinator dalam pelaksanaan kegiatan
9. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan
dan tugas Dewan Komisaris. Namun Komisaris Utama
sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan
memiliki kedudukan yang setara dengan anggota Dewan
tersebut dan Perseroan lain.
Komisaris lainnya. Berikut ini tugas dan tanggung jawab
10. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang dari Komisaris Utama:
telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau
1. Memimpin dan memastikan efektivitas kinerja Dewan
kepada RUPS.
Komisaris.
11. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang
2. Membuat, menerapkan, dan memberikan peninjauan
ditanyakan atau yang diminta Pemegang Saham
atas pedoman kerja/prosedur-prosedur yang
Seri A Dwiwarna dengan memperhatikan peraturan
berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris.
perundang-undangan khususnya yang berlaku di
bidang Pasar Modal. 3. Membuat kalender jadwal rapat Dewan Komisaris
dan mengkoordinasikannya dengan jajaran Komite
12. Menyampaikan laporan triwulanan mengenai kinerja
Dewan Komisaris.
Perseroan termasuk realisasi Indikator Kinerja
Utama kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna 4. Mengorganisir dan menyampaikan agenda rapat serta
dan Pemegang Saham Seri B terbanyak. memastikan bahwa seluruh Komisaris mendapat
informasi tepat waktu.
13. Menyusun Piagam Dewan Komisaris dan tata Hubungan
Dewan Komisaris Perseroan dan Dewan Komisaris 5. Berinteraksi secara periodik dengan Direktur Utama
Anak Perusahaan Perseroan dan lainnya dengan dan bertindak sebagai penghubung antara Dewan
memperhatikan peraturan perundang-undangan Komisaris dengan Direksi.
khususnya ketentuan di bidang Pasar mMdal.
14. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas
pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025 207
Page 210
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
6. Memastikan informasi yang disampaikan kepada seluruh Komisaris secara akurat, tepat waktu, dan jelas.
7. Memastikan komunikasi yang efektif dengan para pemegang saham.
8. Mengatur evaluasi kinerja Dewan Komisaris, termasuk seluruh jajaran Komite dan Komisaris Independen, secara
reguler.
9. Memfasilitasi kontribusi efektif dari Komisaris Independen dan membuat hubungan yang konstruktif di antara pada
Komisaris.
Rapat Dewan Komisaris
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, Board Manual Telkom, dan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014, Dewan
Komisaris diwajibkan untuk mengadakan rapat setidaknya satu kali setiap bulan atau kapan pun dianggap perlu, serta
menyelenggarakan rapat gabungan dengan Direksi minimal satu kali setiap tiga bulan atau sesuai kebutuhan. Rapat
dianggap mencapai kuorum apabila lebih dari separuh anggota Dewan Komisaris hadir. Keputusan dalam rapat diambil
dengan musyawarah untuk mufakat. Jika mufakat tidak tercapai, keputusan dibuat berdasarkan mayoritas suara dari
anggota yang hadir atau diwakili. Apabila suara berimbang, keputusan akan mengikuti pendapat Ketua Rapat.
Pelaksanaan Rapat Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah mengadakan rapat internal sebanyak 26 kali dan rapat gabungan
bersama Direksi sebanyak delapan kali. Tabel berikut menunjukkan frekuensi kehadiran anggota Dewan Komisaris
dalam rapat internal serta kehadiran anggota Dewan Komisaris dan Direksi dalam rapat gabungan selama tahun 2025:
Agenda Rapat Internal Dewan Komisaris Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Senin, 6 Januari 2025 a. Pembahasan Usulan Release Commitment Budget Capex Tahap I Tahun 2025
b. Lain-lain: Masa Penugasan Anggota KEMPR
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ √ - √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
2. Selasa, 7 Januari 2025 Update Data Center Batam
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ √ - √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
3. Selasa, 14 Januari 2025 Pembahasan KPI Kolegial Direksi Tahun 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ √ - √ - √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
4. Selasa, 11 Februari 2025 Pembahasan RJPP 2025 - 2029
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ - √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
5. Rabu, 19 Februari 2025 Pembahasan Talent TelkomGroup Tahun 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ - √ N/A - √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
208 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 211
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
6. Senin, 17 Maret 2025 a. Pembahasan InfraCo-Carve Out
b. Laporan Progres Integrated Audit Tahun Buku 2024
c. Usulan Remunerasi 2025
d. Penyesuaian Tugas Dewan Komisaris
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
√ √ √ √ √ - N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
7. Selasa, 15 April 2025 Pembahasan Usulan Share Buyback
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ √ - N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
8. Rabu, 30 April 2025 Persiapan RUPS:
a. Presentasi Komite Audit Mengenai Usulan KAP
b. Usulan Alternatif Pimpinan RUPS
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A - √ - √ √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
9. Senin, 26 Mei 2025 Persiapan Nota Dewan Komisaris Periode Sebelum RUPST Kepada Dewan Komisaris Baru
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ √ - N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
10. Selasa, 10 Juni 2025 Pembentukan Organ Kelengkapan Dewan Komisaris dan Pembagian Tugas
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
11. Senin, 23 Juni 2025 a. Pembahasan Usulan Peraturan Direksi tentang Kerja Sama (PD Kerja Sama)
b. Laporan KEMPR tentang Kinerja Perseroan Ytd Mei 2025
c. Laporan Komite Audit tentang Satgas Tindak Lanjut Temuan Co-Lead Investigation
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
12. Selasa, 8 Juli 2025 a. Pembahasan Usulan Dokumen Contingency Plan 2025
b. Pembahasan Usulan Perubahan Organisasi/Transformasi Organisasi
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
13. Senin, 28 Juli 2025 Pembahasan Usulan Release CAPEX Tahap II Tahun 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A - √ √ √ √ N/A N/A
14. Rabu, 30 Juli 2025 a. Laporan Progres Satgas Tindak Lanjut Temuan Co-Lead Investigation (Laporan Satgas)
b. Update Evaluasi Kinerja Perseroan Ytd Juni 2025
c. Perubahan Anggaran Dasar
d. Usulan Alternate Pimpinan RUPSLB
e. Remunerasi dan Perpanjangan Kontrak Organ Dewan Komisaris
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 209
Page 212
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
15. Jumat, 29 Agustus 2025 a. Persetujuan Usulan Pembentukan Organisasi Satu Tingkat di Bawah Direksi: Group Business Operation
b. Pembahasan Usulan Kandidat Pengurus Anak Perusahaan
c. Lain-lain:
i. Penjelasan Usulan Harga Perkiraan Sendiri Biaya Audit TelkomGroup Tahun Buku 2025
ii. Penominasian Anggota Komite Audit dari Unsur Non Komisaris
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
16. Rabu, 17 September 2025 a. Pembagian Tugas Dewan Komisaris
b. Keikutsertaan Telkom dalam Tender Lelang Broadband 1,4 Ghz Kementerian Komunikasi dan Digital
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ - √ - √ N/A
17. Jumat, 19 September Tindak Lanjut Pembahasan Keikutsertaan Telkom dalam Tender Lelang Broadband 1,4 Ghz Kementerian Komunikasi
2025 dan Digital
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A - √ √ √ √ √ N/A
18. Minggu,21September2025 Pembahasan Penjelasan Tambahan terhadap Permohonan Persetujuan Dewan Komisaris Terkait Inisiasi Keikutsertaan
dalam Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 Ghz untuk Layanan Akses Nirkabel Pita Lebar (Broadband Wireless
Access) Tahun 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A - √ √ √ √ √ N/A
19. Jumat,26September2025 Pengambilan Keputusan terhadap:
a. Penyertaan Modal Tahap 3 dan 4 Project Data Center Batam
b. Persetujuan Strategic Fit Project Falcon - Pengambilalihan Seluruh Saham Telkomsigma di TDE
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
20. Senin, 27 Oktober 2025 Pengambilan Keputusan terhadap:
a. Usulan CSS 2026 - 2028
b. InfraCo: Tanggapan dan Persetujuan Final Pemisahan Sebagian Bisnis dan Aset Wholesale Fiber Connectivity
(Tahap-1) oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (”Telkom”) ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (”TIF”) dalam
Rangka Project InfraCo (”Pemisahan”)
c. Usulan RKAP 2026 Sekretariat Dewan Komisaris
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
21. Senin, 27 Oktober 2025 a. Pengambilan Keputusan terhadap Usulan Second Draft RKAP 2026 dan Release CAPEX 2026
b. Pembahasan LTI Grant 2022 - 2024
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
22. Rabu, 19 November 2025 Pengambilan Keputusan terhadap:
a. Pengambilan Keputusan terhadap Usulan KPI Direksi Secara Individual Tahun 2025
b. Laporan Rencana Penyampaian KPI Direksi Secara Kolegial Tahun 2026 Kepada Danantara
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ - N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
210 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 213
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
23. Senin, 1 Desember 2025 Update dari Direksi mengenai:
a. Kelanjutan Investasi Telkomsel di GoTo
b. Perkembangan Sosialisasi Strategic Holding dengan SEKAR
c. Lain-lain
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
24. Minggu, 7 Desember 2025 Update Persiapan RUPSLB Desember 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
25. Selasa, 16 Desember 2025 Pembagian Tugas Dewan Komisaris Pasca RUPSLB tanggal 12 Desember 2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
26. Selasa, 30 Desember 2025 a. Usulan Penghapusbukuan Piutang Usaha
b. Usulan RKAP Tahun 2026 (Fourth Submission)
c. Lain-lain
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
Keterangan:
BPSB Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro WI Wawan Iriawan
RM Rizal Malarangeng ARP Angga Raka Prabowo
SK Silmy Karim OD Ossy Dermawan
IS Ismail RS Rionald Silaban
MRP Marcelino Rumambo Pandin DA Deswandhy Agusman
AMS Arya Mahendra Sinulingga YS Yohanes Surya
IR Isa Rachmatarwata IN Ira Noviarti
BDA Bono Daru Adji RR Rofikoh Rokhim
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Internal hingga Mei 2025
Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran
Kehadiran (%)
1. Bambang Permadi Soemantri Komisaris Utama/ 6 6 100
Brodjonegoro1) Komisaris Independen
2. Bono Daru Adji Komisaris Independen 9 7 78
3. Wawan Iriawan Komisaris Independen 9 9 100
4. Arya Mahendra Sinulingga Komisaris 9 3 33
5. Isa Rachmatarwata 2)
Komisaris 3 3 100
6. Ismail Komisaris 9 8 89
7. Marcelino Rumambo Pandin Komisaris 9 7 78
8. Rizal Malarangeng Komisaris 9 8 89
9. Silmy Karim Komisaris 9 9 100
Keterangan:
1) Mengundurkan diri tanggal 10 April 2025.
2) Sejak tanggal 7 Februari 2025 menjalani kewajiban negara, sehingga tidak ada kewajiban hadir rapat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 211
Page 214
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Internal sejak Juni 2025
Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran
Kehadiran (%)
1. Angga Raka Prabowo Komisaris Utama 17 14 82
2. Ismail 1)
Komisaris 9 8 89
3. Ossy Dermawan Komisaris 17 17 100
4. Rionald Silaban Komisaris 17 16 94
5. Rizal Malarangeng Komisaris 17 17 100
6. Silmy Karim Komisaris 17 16 94
7. Deswandhy Agusman Komisaris Independen 15 15 100
8. Yohanes Surya 2)
Komisaris Independen 15 14 93
9. Ira Noviarti 3)
Komisaris Independen 11 11 100
10. Rofikoh Rokhim 4)
Komisaris Independen 2 2 100
Keterangan:
1) Sampai tanggal 16 September 2025.
2) Sampai tanggal 12 Desember 2025.
3) Sejak tanggal 16 September 2025.
4) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Kamis, 30 Januari a. Kinerja Ytd Desember 2024
2025
b. BoC Concern Rutin: Progres InfraCo dan FMC
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
- √ √ - √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
2. Jumat, 28 a. Kinerja Ytd Januari 2025
Februari 2025
b. BoC Concern Rutin: Progres InfraCo dan FMC
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
√ √ √ √ √ √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
3. Senin, 24 Maret a. Kinerja Ytd Januari 2025
2025 2025
b. Lain-lain:
i. Progres Tindak Lanjut Direksi atas Nasihat Dewan Komisaris
ii. Usulan Share Buyback
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
√ √ √ √ √ √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
212 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 215
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
4. Jumat, 2 Mei a. Kinerja Ytd April 2025 dan Langkah Direksi yang Akan Dilakukan untuk Pemulihan Kinerja di Mei 2025
2025
b. BoC Concern: Progres Pencapaian Target Finansial dan Bisnis 5 Bold Moves Posisi Q1 2025
c. Update RUPS 2025: Rencana Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
N/A √ √ √ √ √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
5. Senin, 26 Mei a. Kinerja Perseroan Ytd April 2024
2025
b. BoC Concern:
i. Reguler: Update FMC dan InfraCo
ii. Tematik: FGD Update Saham, Data Center, dan Starlink
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
N/A √ √ √ √ √ N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A
6. Rabu, 25 Juni Kinerja Perseroan Ytd Mei 2025
2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
N/A N/A N/A N/A N/A √ N/A N/A N/A √ √ N/A √ √ √ √ √ √ N/A N/A
7. Rabu, 30 Juli a. Penyampaian Update dari Direksi mengenai Program Subsidiary Streamlining
2025
b. Pokok-Pokok Usulan CSS 2026 - 2028
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
N/A N/A N/A N/A N/A √ N/A N/A N/A √ √ N/A √ √ √ √ √ √ N/A N/A
8. Rabu, 29 Oktober Pembahasan Update Kinerja Perseroan Ytd Juli 2024
2025
Daftar Kehadiran BPSB RM SK IS MRP AMS IR BDA WI ARP OD RS DA YS IN RR
Dewan Komisaris
N/A √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ N/A
Daftar Kehadiran RA AF BSW BW FMVR HB HS HW MFR DS MA WS AAS VY NH FRD SS HC AK BSDP
Direksi
N/A N/A N/A N/A N/A √ N/A N/A N/A √ N/A √ √ √ √ √ √ N/A √ N/A
Keterangan:
BPSB Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro DA Deswandhy Agusman MFR Muhamad Fajrin Rasyid
RM Rizal Malarangeng YS Yohanes Surya DS Dian Siswarini
SK Silmy Karim IN Ira Noviarti MA Muhammad Awaluddin
IS Ismail RR Rofikoh Rokhim WS Willy Saelan
MRP Marcelino Rumambo Pandin RA Ririek Adriansyah AAS Arthur Angelo Syailendra
AMS Arya Mahendra Sinulingga AF Afriwandi VY Veranita Yosephine
IR Isa Rachmatarwata BSW Budi Setyawan Wijaya NH Nanang Hendarno
BDA Bono Daru Adji BW Bogi Witjaksono FRD Faizal Rochmad Djoemadi
WI Wawan Iriawan FMVR FM Venusiana R SS Seno Soemadji
ARP Angga Raka Prabowo HB Honesti Basyir HC Henry Christiadi
OD Ossy Dermawan HS Heri Supriadi AK Andy Kelana
RS Rionald Silaban HW Herlan Wijanarko BSDP Budi Satria Dharma Purba
LAPORAN TAHUNAN 2025 213
Page 216
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan hingga Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Bambang Permadi Soemantri Komisaris Utama/ 3 3 100
Brodjonegoro1) Komisaris Independen
2. Wawan Iriawan Komisaris Independen 5 5 100
3. Bono Daru Adji Komisaris Independen 5 5 100
4. Marcelino Rumambo Pandin Komisaris 5 5 100
5. Ismail Komisaris 5 5 100
6. Rizal Malarangeng Komisaris 5 5 100
7. Isa Rachmatarwata 2)
Komisaris 1 1 100
8. Arya Mahendra Sinulingga Komisaris 5 5 100
9. Silmy Karim Komisaris 5 5 100
Keterangan:
1) Mengundurkan diri tanggal 10 April 2025.
2) Sejak tanggal 7 Februari 2025 menjalani kewajiban negara, sehingga tidak ada kewajiban hadir rapat.
Rekapitulasi Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan sejak Juni 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Angga Raka Prabowo Komisaris Utama 3 3 100
2. Ismail 1)
Komisaris 2 2 100
3. Ossy Dermawan Komisaris 3 3 100
4. Rionald Silaban Komisaris 3 3 100
5. Rizal Malarangeng Komisaris 3 3 100
6. Silmy Karim Komisaris 3 3 100
7. Deswandhy Agusman Komisaris Independen 3 3 100
8. Yohanes Surya 3)
Komisaris Independen 3 3 100
9. Ira Noviarti 2)
Komisaris Independen 1 1 100
10. Rofikoh Rokhim 4)
Komisaris Independen - - -
Keterangan:
1) Sampai tanggal 16 September 2025.
2) Sejak tanggal 16 September 2025.
3) Sampai tanggal 12 Desember 2025.
4) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
214 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 217
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan hingga Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Ririek Adriansyah Direktur Utama 5 4 80
2. Afriwandi Direktur Human Capital 5 5 100
Management
3. Bogi Witjaksono Direktur Wholesale & 5 4 80
International Service
4. Budi Setyawan Wijaya Direktur Strategic 5 5 100
Portfolio
5. FM Venusiana R Direktur Enterprise & 5 5 100
Business Service
6. Heri Supriadi Direktur Keuangan & 5 5 100
Manajemen Risiko
7. Herlan Wijanarko Direktur Network & IT 5 5 100
Solution
8. Honesti Basyir Direktur Group Business 5 5 100
Development
9. Muhamad Fajrin Rasyid Direktur Digital Business 5 5 100
Rekapitulasi Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan sejak Juni 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Dian Siswarini Direktur Utama 3 3 100
2. Muhammad Awaluddin1) Wakil Direktur Utama 2 2 100
3. Arthur Angelo Syailendra Direktur Keuangan & 3 3 100
Manajemen Risiko
4. Andy Kelana2) Direktur Legal & 1 1 100
Compliance
5. Budi Satria Dharma Purba4) Direktur Wholesale & - - -
International Service
6. Faizal Rochmad Djoemadi Direktur IT Digital 3 3 100
7. Henry Christiadi 1)
Direktur Human Capital 2 2 100
Management
8. Honesti Basyir3) Direktur Wholesale & 3 3 100
International Service
9. Nanang Hendarno Direktur Network 3 3 100
10. Seno Soemadji Direktur Strategic 3 3 100
Business Development &
Portfolio
11. Veranita Yosephine Direktur Enterprise & 3 3 100
Business Service
12. Willy Saelan2) Direktur Human Capital 1 1 100
Management
Keterangan:
1) Sampai tanggal 16 September 2025.
2) Sejak tanggal 16 September 2025.
3) Sampai tanggal 12 Desember 2025.
4) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 215
Page 218
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris
Tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, rapat internal Dewan
Komisaris, serta rapat komite sesuai rangkap jabatan masing-masing adalah sebagai berikut:
Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris hingga Mei 2025
Rapat Rapat Rata-Rata
No. Nama Jabatan KA KEMPR KNR KTKT
Gabungan Internal Kehadiran
1. Bambang Permadi Komisaris Utama/ 100% 100% 100% 100% - 100% 100%
Soemantri Komisaris Independen
Brodjonegoro
2. Bono Daru Adji Komisaris Independen 100% 78% 100% 83% - 100% 92%
3. Wawan Iriawan Komisaris Independen 100% 100% 100% - 100% - 100%
4. Arya Mahendra Komisaris 100% 22% - 83% 100% - 76%
Sinulingga
5. Isa Rachmatarwata Komisaris 100% 100% - 100% - - 100%
6. Ismail Komisaris 100% 89% - 100% 60% - 87%
7. Marcelino Rumambo Komisaris 100% 78% - - 80% 100% 90%
Pandin
8. Rizal Malarangeng Komisaris 100% 89% - 100% 100% - 97%
9. Silmy Karim Komisaris 100% 100% - 100% 80% - 95%
Rata-Rata Kehadiran Dewan Komisaris 100% 84% 100% 95% 87% 100% 94%
Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris sejak Juni 2025
Rapat Rapat Rata-Rata
No. Nama Jabatan KA KEMPR KNR KTKT
Gabungan Internal Kehadiran
1. Angga Raka Prabowo Komisaris Utama 100% 80% - - - 100% 93%
2. Rizal Malarangeng Komisaris 100% 100% - 100% 100% - 100%
3. Silmy Karim Komisaris 100% 93% - 93% - - 95%
4. Ossy Dermawan Komisaris 100% 100% - 100% 100% - 100%
5. Rionald Silaban Komisaris 100% 93% - 100% - - 98%
6. Deswandhy Agusman Komisaris Independen 100% 100% 92% - - 100% 98%
7. Ira Noviarti Komisaris Independen 100% 100% 100% - 100% 100% 100%
8. Yohanes Surya Komisaris Independen 100% 93% 67% - 100% 100% 92%
9. Rofikoh Rokhim Komisaris Independen - 100% - 100% - - 100%
Rata-Rata Kehadiran Dewan Komisaris 100% 95% 86% 99% 100% 100% 97%
Keterangan:
Rapat Gabungan Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi
Rapat Internal Rapat Internal Dewan Komisaris
KA Komite Audit
KEMPR Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko
KNR Komite Nominasi dan Remunerasi
KTKT Komite Tata Kelola Terintegrasi
216 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 219
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Kebijakan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Perseroan memberikan kesempatan dan menyediakan berbagai program pelatihan, kegiatan pendidikan, workshop,
atau kegiatan sejenis lainnya kepada setiap anggota Dewan Komisaris yang bertujuan mengembangkan pengetahuan
dan keahlian mereka, serta memastikan bahwa wawasan profesional, kompetensi, dan kemampuan kepemimpinan
Dewan Komisaris terus berkembang sejalan dengan perkembangan industri terkini. Pelaksanaan program peningkatan
kompetensi Dewan Komisaris ini juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan
Keputusan Deputi Menteri BUMN Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Nomor SK-3/DKU.MSU/05/2023 tanggal
26 Mei 2023 tentang Petunjuk Teknis Komposisi dan Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di Lingkungan Badan Usaha
Milik Negara.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris Tahun 2025
Program pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris selama tahun 2025 adalah sebagai
berikut:
Pendidikan, Pelatihan, Seminar, Konferensi, dan Kongres Dewan Komisaris Telkom Tahun 2025
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
1. DBN Breakfast Talk Dutch Business Network Jakarta 11 Februari 2025 Silmy Karim
Indonesia
2. Tri-Sector Leadership Institut Harkat Negeri Jakarta 15 Februari 2025 Silmy Karim
Bootcamp
3. Leading Global Business Harvard Business School Amerika Serikat 20 Februari 2025 Ira Noviarti
4. Harvard Asia Business Harvard Business School Amerika Serikat 23 Februari 2025 Ira Noviarti
Conference 2025
5. Private Equity and Harvard Business School Amerika Serikat 2 - 3 Maret 2025 Marcelino
Venture Capital Rumambo Pandin
Foundations
6. Mobile World Congress GSMA Barcelona 3 - 6 Maret 2025 Rizal Malarangeng
(MWC) 2025
7. Strategic Research Harvard Business School Amerika Serikat 4 - 5 Maret 2025 Marcelino
& Development Rumambo Pandin
Management
8 Eagles on Vacation with Yayasan Solidaritas Kawula Jakarta 24 Juni 2025 Silmy Karim
Diesel One Solidarity Muda
9. Narasumber pada Rapat Himpunan Pengusaha Jakarta 25 Juli 2025 Silmy Karim
Kerja Daerah (RAKERDA) Muda Indonesia (HIPMI)
HIPMI JAYA 2025
10. Narasumber pada Gabungan Industri Jakarta 30 Juli 2025 Silmy Karim
Rapat Kerja Nasional Pariwisata Indonesia (GIPI)
(RAKERNAS) III GIPI
LAPORAN TAHUNAN 2025 217
Page 220
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
11. Qualified Risk LPS - Mitra Kalyana Jakarta 30 - 31 Juli 2025 • Angga Raka
Governance Professional Sejahtera Prabowo
(QRGP) • Yohanes Surya
• Ossy Dermawan
Jakarta 17 September 2025 Deswandhy
Agusman
12 November 2025 Ira Noviarti
12. Critical Thinking for Telkom Corporate Online 8 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Better Judgment and University Center/LinkedIn
11 Agustus 2025 Silmy Karim
Decision-Making
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
13. Strategic Business Telkom Corporate Online 9 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Analysis Essentials University Center/LinkedIn
14. Top 10 Gotchas of Cyber Telkom Corporate Online 9 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Regulation University Center/LinkedIn
15. Algorithmic Auditing and Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Continuous Monitoring University Center/LinkedIn
13 Agustus 2025 • Rizal Malarangeng
• Rionald Silaban
16. Balanced Scorecard Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
and Key Performance University Center/LinkedIn 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
Indicator
17. Building a Responsible Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
AI Program: Context, University Center/LinkedIn
Culture, Content, and
Commitment
18. Compliance and Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Regulations for University Center/LinkedIn
13 Agustus 2025 • Rizal Malarangeng
Generative AI
• Rionald Silaban
19. Corporate Financial Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Statement Analysis University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
20. Digital Transformation Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
University Center/LinkedIn
21. Economics for Business Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Leaders University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
22. Finance Foundations: Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Corporate Governance University Center/LinkedIn 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
23. Foundations of Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Responsible AI University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
218 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 221
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
24. Insider Threat Risk Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Management University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
25. Introduction to AI Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Governance University Center/LinkedIn
13 Agustus 2025 • Rizal Malarangeng
• Rionald Silaban
26. Introduction to Auditing Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
AI Systems University Center/LinkedIn
13 Agustus 2025 • Rizal Malarangeng
• Rionald Silaban
27. Leveraging AI for Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Governance, Risk, and University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Compliance
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
28. Measuring Business Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Performance University Center/LinkedIn 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
29. Operational Excellence Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Foundations University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
30. Privacy, Governance, Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
and Compliance: Data University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Classification and
Inventory 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
31. Responsible AI: Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Principles and Practical University Center/LinkedIn
12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Application
13 Agustus 2025 Rionald Silaban
32. Strategic Business Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Analysis Essentials University Center/LinkedIn 12 Agustus 2025 Rionald Silaban
33. Top 10 Gotchas of Cyber Telkom Corporate Online 11 Agustus 2025 Silmy Karim
Regulation University Center/LinkedIn
34. Digital Transformation Telkom Corporate Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
University Center/LinkedIn 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
35. Diaspora Global Indonesia Diaspora Jakarta 13 Agustus 2025 Silmy Karim
Summit-2 Network (IDN) United
36. Building a Responsible Telkom Corporate Online 13 Agustus 2025 • Rizal Malarangeng
AI Program: Context, University Center/LinkedIn • Rionald Silaban
Culture, Content, and
Commitment
37. Top 10 Gotchas of Cyber Telkom Corporate Online 13 Agustus 2025 Rionald Silaban
Regulation University Center/LinkedIn
38. Bali Annual Telkom Telkom Indonesia Bali 27 - 28 Agustus 2025 • Angga Raka
International Conference International Prabowo
(BATIC) • Yohanes Surya
LAPORAN TAHUNAN 2025 219
Page 222
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
39. Forum Internal Audit Telkom Bandung 28 Agustus 2025 Deswandhy
TelkomGroup Agusman
40. Leading Transformation Telkom Jakarta 17 Oktober 2025 Ira Noviarti
with Innovation and
Agility in a Holding
Ecosystem
41. Beyond Strategic Harvard Business School Amerika Serikat 11 - 12 November Silmy Karim
Planning: From 2025
ClassRoom
Implementation to
Sustainment
42. Building Organizational Harvard Business School Amerika Serikat 11 - 12 November Silmy Karim
Cultures: ClassRoom A 2025
Framework for Leaders
43. Women Leading Change: Kementerian Keuangan Jakarta 20 November 2025 Ira Noviarti
Transformation and
Innovation in Action
44. Workshop Internal Audit Telkom Yogyakarta 26 - 27 November • Deswandhy
2025 Agusman
• Ira Noviarti
45. Seminar “Harmonisasi Telkom Jakarta 28 November 2025 Ossy Dermawan
Tata Kelola Pertanahan
dan Kepatuhan Hukum
dalam Pengelolaan
dan Penanganan
Permasalahan Aset
Tanah TelkomGroup”
220 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 223
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Program Pengenalan Anggota Komisaris Baru
Program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru untuk memahami kegiatan dan kondisi Perseroan, sesuai
dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan program orientasi sebagai berikut:
No. Tanggal Kegiatan/Materi Orientasi
1. 1 Juni 2025 Tanggung Jawab, Hak, Kewajiban, dan Tugas Dewan Komisaris, serta Remunerasi, Fasilitas
Jabatan, Pengenalan Organisasi, dan Aplikasi Digital Signature
2. 2 Juni 2025 Perencanaan Strategis Perseroan, RKAP, dan Key Performance Indicator (KPI)
3. 3 Juni 2025 Update Teknologi dan Aksi Korporasi
4. 4 Juni 2025 Office Tour:
a. GraPARI Telkomsel
b. TIOC (TelkomGroup Integrated Operation Center)
c. Vision Telkomsel (Vital Intelligent System & Integrated Operations Nexus)
d. Employee Corner
5. 5 Juni 2025 Manajemen Risiko dan Legal & Compliance
6. 23 September 2025 Onboarding Komite Audit mengenai Fraud
7. 24 September 2025 a. BoC & BoD Authority & Responsibility, Board Manual
b. Remunerasi dan Fasilitas Jabatan
c. Pengenalan Organisasi dan Perencanaan Strategis Perusahaan
d. Risk Management
e. Aksi Korporasi Perusahaan
f. Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan
8. 25 September 2025 Onboarding Komite Audit mengenai Integrated Audit
9. 2 Oktober 2025 WSA (Wholesale Agreement), CNOP (Collaborative Network Optimization Project) dan Sekilas
Perjanjian dengan Telkomsel, Enterprise Business, Teknologi, dan Digital
10. 22 Desember 2025 a. Pengenalan Organisasi, Perencanaan Strategis Perusahaan, dan Strategic Holding
b. Update Anak Perusahaan: Bisnis dan Permasalahannya
c. Subsidiary Streamlining
d. Aksi Korporasi Perusahaan dan Enterprise Business
11. 24 Desember 2025 a. Risk Management
b. Group Business Operation & Strategic Holding
c. Sekilas Perjanjian dengan Telkomsel
d. Teknologi dan Digital
LAPORAN TAHUNAN 2025 221
Page 224
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan Self-Assessment Dewan Komisaris
Telkom memiliki kebijakan self-assessment untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, yang merupakan bentuk
akuntabilitas terhadap penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial yang diharapkan dapat memotivasi
setiap anggota Dewan Komisaris untuk meningkatkan kinerjanya. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Bersama
Dewan Komisaris dan Direksi Nomor 05/KEP/DK/2022 dan PD.620.00/r.01/HK200/COP-M4000000/2022 tentang
Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian kinerja Dewan Komisaris Telkom dilakukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yang diformulasikan
dari tugas-tugas utama mereka, antara lain mengawasi kebijakan dan jalannya pengurusan Perseroan oleh Direksi,
memberikan nasihat kepada Direksi, serta mengawasi pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perseroan, Rencana
Kerja dan Anggaran Tahunan, ketentuan Anggaran Dasar, Keputusan RUPS, serta peraturan perundang-undangan
sesuai dengan tujuan perusahaan. Evaluasi KPI dilakukan setiap tahun, dengan hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan
bahwa Dewan Komisaris telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Berdasarkan KPI Tahun 2025
Pencapaian
Key Performance Indicator (KPI)
Bobot (%) Skor (%)
Perencanaan 20 115
Pengawasan dan Pemberian Nasihat 36 110
Pelaporan 16 100
Dinamis 28 112
Total 100 110
Penilaian Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite
Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Dewan Komisaris menilai
kinerja komite di bawahnya setiap tahun dan di tahun 2025. Penilaian dilakukan secara kualitatif untuk peningkatan
perbaikan kinerja pada tiap-tiap indikator sebagai berikut:
1. Ketekunan dalam memastikan tindak lanjut.
2. Penyampaian early warning terhadap pelemahan kondisi perusahaan (significant dan critical issues), perkembangan
project, dan pencapaian KPI Perseroan.
3. Kecepatan dan ketepatan dalam penyampaian laporan kepada Dewan Komisaris.
4. Kemampuan mengidentifikasi fraud dan mengawasi penanganannya.
5. Komprehensivitas analisis dan rekomendasi.
6. Peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
7. Kemampuan menjaga independensi, menentukan tema prioritas, dan menindaklanjuti rekomendasi dalam rencana
aksi di anak perusahaan.
222 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 225
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Secara umum, komite-komite tersebut mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik di sepanjang
tahun 2025.
Penilaian Komite-Komite di Bawah Dewan Komisaris Tahun 2025
Komite Nilai Kualitatif
Komite Audit Baik
Komite Nominasi dan Remunerasi Baik
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko Baik
Komite Tata Kelola Terintegrasi Baik
Komisaris Independen
Per tanggal 31 Desember 2025, Telkom memiliki delapan orang anggota Dewan Komisaris, dengan tiga orang di antaranya
merupakan Komisaris Independen. Jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014,
yaitu sebesar 30%. RUPS mengatur kriteria penentuan dan pengangkatan Komisaris Independen yang mengacu pada:
1. Anggaran Dasar Telkom.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, yaitu sebagai berikut:
a. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan perusahaan terkait dalam waktu enam bulan terakhir,
kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen pada periode berikutnya.
b. Tidak mempunyai saham Telkom, baik langsung maupun tidak langsung.
c. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Telkom, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang
saham utama Telkom.
d. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan
usaha Telkom.
Selain ketentuan Anggaran Dasar dan POJK Nomor 33/POJK.04/2014, Telkom juga memperhatikan ketentuan mengenai
Komisaris Independen yang diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
Tugas Komisaris Independen
Selaku anggota Komisaris yang bersifat independen, Komisaris Independen memiliki tanggung jawab untuk mendukung
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan Perseroan. Komisaris Independen memiliki tugas
yaitu:
1. Menjamin transparansi dan keterbukaan Laporan Keuangan Perseroan.
2. Perlakuan yang adil terhadap pemegang saham minoritas dan pemangku kepentingan yang lain.
3. Mengungkapkan transaksi yang mengandung benturan kepentingan secara wajar dan adil.
4. Memastikan kepatuhan Perseroan pada perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.
5. Menjamin akuntabilitas organ Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 223
Page 226
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Selain itu Komisaris Independen juga memiliki tanggung jawab sebagai berikut:
1. Memastikan bahwa Perseroan memiliki strategi bisnis yang efektif, termasuk memantau jadwal, anggaran, dan
efektivitas strategi tersebut.
2. Memastikan bahwa Perseroan mengangkat eksekutif dan manajer-manajer profesional.
3. Memastikan bahwa Perseroan memiliki informasi, sistem pengadilan, dan sistem audit yang bekerja dengan baik.
4. Memastikan bahwa Perseroan mematuhi hukum dan perundang-undangan yang berlaku maupun nilai-nilai yang
ditetapkan Perseroan dalam menjalankan operasinya.
5. Memastikan risiko dan potensi krisis selalu diidentifikasi dan dikelola dengan baik.
6. Memastikan prinsip-prinsip dan praktik GCG dipatuhi dan diterapkan dengan baik.
Pernyataan Independensi
Sesuai dengan Pasal 25 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014, Komisaris Independen yang telah menjabat selama
dua periode (dua kali masa jabatan lima tahun) dapat diangkat kembali, dengan syarat menyatakan independensinya
kepada RUPS dan mengungkapkannya secara terbuka dalam Laporan Tahunan. Hingga akhir Tahun Buku 2025,
tidak ada Komisaris Independen di Telkom yang telah menjabat selama dua periode. Meskipun demikian, Telkom
tetap mewajibkan setiap Komisaris Independen untuk menandatangani Pernyataan Independensi setiap tahun.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan GCG, untuk memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris
melaksanakan tugasnya secara independen dan tanpa intervensi dari pihak lain.
Komposisi Komisaris Independen Telkom Tahun 2025
Nama Dasar Pengangkatan
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro RUPST tanggal 27 Mei 2021 sampai dengan RUPST tanggal 27 Mei 2025
Bono Daru Adji RUPST tanggal 27 Mei 2021 sampai dengan RUPST tanggal 27 Mei 2025
Wawan Iriawan RUPST tanggal 18 Juni 2020 sampai dengan RUPST tanggal 27 Mei 2025
Yohanes Surya RUPST tanggal 27 Mei 2025 sampai dengan RUPSLB tanggal 12 Desember 2025
Deswandhy Agusman RUPST Tanggal 27 Mei 2025
Ira Noviarti RUPSLB tanggal 16 September 2025
Rofikoh Rokhim RUPSLB tanggal 12 Desember 2025
224 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 227
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Komite-Komite
di Bawah Dewan Komisaris
Dasar Hukum Pembentukan Komite Ruang Lingkup, Tugas, dan Tanggung
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris dibentuk Jawab Komite Audit
berdasarkan peraturan/perundangan sebagai berikut: Ruang lingkup, tugas, dan tanggung jawab Komite Audit
1. Pasal 121 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 adalah sebagai berikut:
Tentang Perseroan Terbatas. 1. Pengawasan terhadap Informasi Keuangan
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun a. Menelaah proses penyusunan Laporan Keuangan
2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang apakah telah dilakukan sesuai peraturan,
Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Badan Usaha Milik kebijakan serta sistem dan prosedur yang
Negara. berlaku;
3. Pasal 21 Peraturan Menteri BUMN Nomor 2 Tahun b. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan yang akan dipublikasikan Perseroan seperti
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Laporan Keuangan, proyeksi, dan informasi
4. Pasal 28 ayat (4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan keuangan lainnya; serta
Nomor: 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan c. Memastikan Laporan Keuangan dan informasi
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. lainnya yang terkait telah disajikan berdasarkan
5. Anggaran Dasar Telkom Pasal 15 angka 2 huruf a.8. data dan informasi keuangan atau akuntansi
manajemen secara benar dan akurat sesuai
Komite Audit dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
2. Pengawasan terhadap Audit Internal
Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan,
Telkom membentuk Komite Audit yang berperan dalam a. Menelaah Program Kerja Audit Tahunan (PKAT)
membantu Dewan Komisaris melaksanakan fungsi dan Program Kerja Non-Audit Tahunan Internal
pengawasan. Komite Audit ini bekerja berdasarkan Surat Audit (PKNAT);
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 13/KEP/DK/2024 b. Mengevaluasi efektivitas Internal Audit
tentang Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Perseroan;
Audit PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Pembentukan c. Memonitor pelaksanaan tindak lanjut temuan
Komite Audit juga merupakan wujud kepatuhan terhadap Auditor Internal dan/atau temuan serta
Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015 tanggal 23 management letter (rekomendasi) Auditor
Desember 2015, ketentuan US SEC Exchange Act Eksternal oleh Direksi;
10A-3, serta Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-
d. Memonitor status dan tindak lanjut terhadap isu
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
signifikan;
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara,
e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
dan PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber
Komisaris untuk pengangkatan Kepala Satuan
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara yang diterbitkan
Internal Audit (Senior Vice President Internal
pada tanggal 20 Maret 2023.
Audit); serta
f. Mengevaluasi secara berkala dan
merekomendasikan perbaikan terhadap Piagam
Audit Internal.
LAPORAN TAHUNAN 2025 225
Page 228
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
3. Pengawasan terhadap Pengendalian Internal a. Melakukan kajian atas ketaatan terhadap
a. Memonitor kecukupan usaha manajemen untuk peraturan perundang-undangan yang
membangun dan mengoperasikan pengendalian berhubungan dengan kegiatan usaha Perseroan,
internal yang efektif, khususnya pengendalian termasuk dan tidak terbatas pada peraturan
internal atas pelaporan keuangan; serta perundang-undangan di bidang Pasar Modal,
perpajakan, dan/atau peraturan terkait tata
b. Dengan segera melakukan pembahasan jika
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
terhadap temuan dan hal-hal yang mengandung
Governance), serta peraturan perundang-
indikasi kelemahan dan/atau hambatan dalam
undangan lainnya yang berhubungan dengan
pengendalian internal, inefisiensi dalam kegiatan
risiko-risiko pelaporan keuangan (financial
Perseroan, kekeliruan penerapan standar
reporting risk);
akuntansi, dan pelanggaran terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku. b. Menyediakan sarana untuk menerima, menelaah,
dan menindaklanjuti pengaduan yang mencakup
4. Pengawasan terhadap Audit Eksternal
Perseroan dan entitas anak yang dikonsolidasi;
a. Membantu Dewan Komisaris melakukan proses
serta
penunjukan calon auditor independen yang
c. Memastikan manajemen Perseroan menciptakan
akan melaksanakan integrated audit pada
budaya kerja yang mendorong setiap karyawan
Perseroan dan entitas anak perusahaan yang
mematuhi kode etik Perseroan.
dikonsolidasikan;
6. Melaksanakan Fungsi Pengawasan Secara
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Terintegrasi sebagai Bagian dari Tata Kelola
Komisaris Perseroan mengenai penunjukan AP
Terintegrasi
dan/atau KAP yang akan memberikan jasa audit;
7. Melaksanakan Tugas Lain yang Diberikan oleh
c. Memberikan pre-approval untuk jasa-jasa non-
Dewan Komisaris
audit yang akan ditugaskan kepada auditor
independen; 8. Menjaga Kerahasiaan Dokumen, Data, dan Informasi
Perseroan
d. Melakukan oversight atas proses integrated audit
pada Perseroan dan proses audit pada entitas
anak yang laporan keuangannya dikonsolidasi Susunan Anggota Komite Audit
ke dalam Laporan Keuangan Konsolidasian
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015
Perseroan;
tanggal 23 Desember 2015 dan Peraturan US SEC, Komite
e. Memberikan pendapat independen dalam hal Audit paling sedikit harus memiliki 3 orang anggota
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen yang berasal dari Komisaris Independen dan pihak luar
dan auditor independen; serta Perseroan, dengan ketuanya harus merupakan Komisaris
f. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Independen.
pemberian jasa audit atas informasi keuangan
Berdasarkan peraturan tersebut, susunan keanggotaan
historis tahunan oleh AP dan/atau KAP.
Komite Audit Perusahaan Perseroan (Persero) PT
5. Pengawasan terhadap Kepatuhan Peraturan dan
Telekomunikasi Indonesia Tbk sampai dengan 27 Mei
Perundangan, serta Pengaduan Terkait Proses
2025 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
04/KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024 adalah sebagai
berikut:
226 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 229
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Susunan Anggota Komite Audit hingga 27 Mei 2025
Nama dan Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
Status Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Bono Daru Adji Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2021 8 Juni 2021-
Komisaris Independen tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/KEP/DK/2024
tanggal 6 Februari 2024.
Anggota Bambang Permadi Soemantri Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2021 8 Juni 2021-
Brodjonegoro tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Komisaris Utama/Komisaris Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/KEP/DK/2024
Independen tanggal 6 Februari 2024.
Wawan Iriawan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 09/KEP/DK/2020 29 Juni 2020-
Komisaris Independen tanggal 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/KEP/DK/2024
tanggal 6 Februari 2024.
Emmanuel Bambang Suyitno Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2020 1 September
Anggota Independen/ tanggal 1 September 2020 dan terakhir ditetapkan kembali 2020 -
Financial Expert melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 04/KEP/ 25 September
DK/2025 tanggal 13 Juni 2025. 2025
Edy Sihotang Keputusan Dewan Komisaris Nomor 08/KEP/DK/2021 2 Agustus 2021 -
Anggota Independen/ tanggal 2 Agustus 2021 dan terakhir ditetapkan kembali 1 Desember 2025
Financial & Forensic Audit melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 14/KEP/DK/2025
Expert tanggal 25 September 2025.
Sementara susunan keanggotaan Komite Audit Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
per 31 Desember 2025 berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Audit per 31 Desember 2025
Nama dan Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
Status Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Deswandhy Agusman Keputusan Dewan Komisaris No.04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris Independen 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Anggota Ira Noviarti Keputusan Dewan Komisaris No.14/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Independen 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Rofikoh Rokhim Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
Komisaris Independen 23 Desember 2025. 2025 - Sekarang
Achmad Taufik Keputusan Dewan Komisaris No.14/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Anggota Independen/Fraud & 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Investigation Expert Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Irhoan Tanudiredja Keputusan Dewan Komisaris No. 20/KEP/DK/2025 tanggal 1 Desember 2025
Anggota Independen/ 1 Desember 2025. 2025 - Sekarang
Financial Expert
LAPORAN TAHUNAN 2025 227
Page 230
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Profil Anggota Komite Audit Merangkap Anggota Dewan Komisaris
Deswandhy Agusman
Ketua
Usia 66 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1988 MBA, Finance, Business, and Economics, University of Denver, Amerika Serikat
• 1985 Sarjana Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi), Institut Teknologi Bandung,
Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No. 04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No. 24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2015 - Sekarang Komisaris Independen, PT Berau Coal Energy Tbk
• 2025 - 2030 Anggota, Komite Nasional mengenai Kebijakan Corporate Governance
Riwayat Jabatan • 2015 - 2024 Komisaris, PT Maybank Sekuritas Indonesia
• 2015 - 2024 Komisaris Independen, PT Maybank Indonesia Finance
• 2010 - 2012 Komisaris Independen, PT Bank Tabungan Negara Tbk
• 2002 - 2006 Anggota Komisaris, PT Bank Permata Tbk
• 2001 - 2003 Staf Ahli Menteri Negara Koperasi dan UKM bidang Pemanfaatan Teknologi
• 2000 - 2005 Anggota, Komite Nasional mengenai Kebijakan Corporate Governance
• 1999 - 2004 Komisaris Utama, PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital
• 1999 - 2001 Deputi Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah Bidang
Pembiayaan
• 1999 - 2001 Komisaris, PT Bank BRI
• 1998 - 1999 Direktur Jenderal Fasilitasi Pembiayaan dan Simpan Pinjam
• 1992 - 1998 Managing Director - Corporate Finance, PT Peregrine Sewu Securities
• 1990 - 1992 Manajer Sindikasi, PT Nomura Indonesia
• 1988 - 1990 Management Associate Global Corporate Banking Group, Citibank N.A
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Ira Noviarti
Anggota
Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Banten, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 Sarjana Ekonomi (Akuntansi Keuangan), Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.14/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Strategic Advisor to Global Private Equity
228 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 231
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ira Noviarti
Anggota
Riwayat Jabatan • 2020 - 2024 Presiden Direktur, PT Unilever Indonesia
• 2017 - 2020 Vice President Beauty & Personal Care, PT Unilever Indonesia
• 2015 - 2017 Vice President, Unilever Food Solutions South-East Asia
• 2010 - 2015 Direktur Ice Cream dan Media Consumer Market Insight, PT Unilever Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rofikoh Rokhim
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2005 Ph.D in Economics, Universite de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 D.E.A (M.Phil) International and Development Economic, Universite de Paris 1
Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 Master Specialist in Public Finance, Institut International d’Administration
Publique, Prancis
• 1994 B.A in Public Administration, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
• 1990 B.A in Management Economic, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris Utama, PT Trimegah Sekuritas Indonesia
• 2023 - Sekarang Corporate Assessment Committee, Bursa Efek Indonesia
• 2019 - Sekarang Kepala Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
Riwayat Jabatan • 2017 - 2025 Wakil Komisaris Utama, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
• 2017 - 2019 Advisor and Expert on Ultra Micro Program, PT Permodalan Nasional Madani
(PNM)
• 2015 - 2017 Komisaris Utama, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)
• 2016 - 2017 Satgas Dana Desa, Kementerian Desa, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal
• 2015 - 2017 Komite Pelayanan dan Komite Kepesertaan & Kinerja Organisasi & SDM, BPJS
Ketenagakerjaan
• 2014 - 2015 Satgas Tata Kelola Migas (Anti Mafia Migas), Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral
• 2014 - 2015 Anggota Komite Audit dan Komite Risiko, PT Pos Indonesia
• 2008 - 2013 Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit
• 1995 - 2008 Reporter Bisnis Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2024 Level 6 Risk Management in Banking Industry by Bankers Association for Risk
Management
• 2024 Charter of Accountant (CA), Asosiasi Akuntan Indonesia
• 2023 Indonesian Internal Auditor Practitioner (IIAP) in Audit Financing, Institute
Internal Audit Indonesia
• 2017 Level 1 & Level 2 Risk Management in Banking Industry, LSPP/IBI
LAPORAN TAHUNAN 2025 229
Page 232
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Profil Anggota Komite Audit di Luar Anggota Dewan Komisaris
Achmad Taufik
Anggota Independen/Fraud & Investigation Expert
Usia 48 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2025 Magister Manajemen, Universitas Trilogi, Indonesia
• 1999 Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.14/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.24/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
2025
Periode Jabatan • 25 September 2025 - Sekarang
Tugas dan Tanggung Mengawasi dan memantau proses integrated audit, proses konsolidasi Laporan Keuangan, dan
Jawab efektivitas pengendalian internal atas pelaporan keuangan
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Advisor, Sustain Consulting
• 2025 - Sekarang Advisor, Parker Russel Indonesia
Riwayat Jabatan • 2020 - 2024 Sekretaris Dewan Komisaris, PT PLN (Persero)
• 2005 - 2020 Senior Specialist/Kasatgas, KPK RI
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2024 Certified Financial Investigation (CFI)
• 2021 Certified Audit Committee Practices (CACP)
• 2018 Graduate, FBI National Academy
Irhoan Tanudiredja
Anggota Independen/Financial Expert
Usia 63 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1986 Sarjana Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.20/KEP/DK/2025 tanggal 1 Desember 2025
Periode Jabatan 1 Desember 2025 - Sekarang
Tugas dan Tanggung Mengawasi dan memantau proses integrated audit, proses konsolidasi Laporan Keuangan, dan
Jawab efektivitas pengendalian internal atas pelaporan keuangan
Rangkap Jabatan Saat Ini • Anggota Komite Audit, PT Vale Indonesia Tbk
• Anggota Komite Audit, PT Astra International Tbk
• Anggota Dewan Pembina, Yayasan Mimpi Anak Wangsa Indonesia
Riwayat Jabatan • 1985 - 2023 Auditor, KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
Sertifikasi Profesi • 2016 Certified Public Accountant, IAPI
• 2012 CPA Australia, member
• 1996 ACCA, member
230 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 233
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Anggota Komite Audit yang Berakhir Jabatannya di Tahun 2025
Yohanes Surya
Anggota
Usia 62 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1994 Ph.D in Philosophy, The College William and Mary, Amerika Serikat
• 1990 Master of Science in Physics, The College William and Mary, Amerika Serikat
• 1986 Sarjana Fisika, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom tanggal 27 Mei 2025
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal 12 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris, PT Solusi Bangun Indonesia
Riwayat Jabatan • 2024 - 2025 Tenaga Ahli Menteri, Kemendiktisaintek
• 2018 - 2024 Penasehat Khusus Menko Marves bidang Teknologi dan Komunikasi
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Bono Daru Adji
Ketua
Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 LLM, Monash University, Australia
• 1993 Sarjana Hukum, Universitas Trisakti, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 Mei 2021
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Managing Director Legal, PT Danantara Invesment Management
Riwayat Jabatan • 2023 - 2025 Anggota Komite Etik, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
• 2022 - 2025 Anggota Dewan Pengurus, Ikatan Komite Audit Indonesia
• 2017 - 2025 Managing Partner, Assegaf Hamzah & Partners
• 2019 - 2022 Komite Disiplin, PT Bursa Efek Indonesia
• 2018 - 2021 Ketua Dewan Standar, Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
Sertifikasi Profesi • 2024 Certified Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2017 Licensed to practice law as an advocate by Capital Market Legal Consultants
Association (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal – HKHPM)
• 2017 Licensed to practice law as an advocate by the Indonesian Bar Association (PERADI)
LAPORAN TAHUNAN 2025 231
Page 234
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Anggota
Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1997 Ph.D., University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• 1993 Master of Urban Planning, University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika
Serikat
• 1990 Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 Mei 2021
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025 (sebelumnya
mengundurkan diri pada tanggal 10 April 2025)
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Dean and CEO, Asian Development Bank Institute
Riwayat Jabatan • 2024 - 2025 Penasehat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Prudential Syariah
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Bukalapak Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Astra International Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT TBS Energi Utama Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris, PT Combiphar
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Indofood Tbk
• 2021 Komisaris Utama, PT Nusantara Green Energy
• 2021 - 2023 Komisaris Utama, PT Oligo Infrastruktur
• 2019 - 2021 Menteri Riset, Teknologi, dan Badan Riset Inovasi Nasional
• 2016 - 2019 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia
• 2014 - 2016 Menteri Keuangan Republik Indonesia
• 2013 - 2014 Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2021 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Wawan Iriawan
Anggota
Usia 61 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2018 Doktor Hukum, Universitas Padjadjaran, Indonesia
• 2005 Magister Hukum, Universitas Padjadjaran, Indonesia
• 1989 Sarjana Hukum, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 Juni 2020
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
Riwayat Jabatan • 1999 - 2000 Managing Partner, Iriawan & Co
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2021 Certification in Audit Committee Practices (CACP)
232 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 235
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Emmanuel Bambang Suyitno
Anggota Independen/Financial Expert
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2007 MBA, Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI) International
Business School, Indonesia
• 1995 Sarjana Akuntansi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No. 17/KEP/DK/2020 tanggal 1 September 2020 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No. 04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025
Dasar Pemberhentian Keputusan Dewan Komisaris No.14/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025
Riwayat Jabatan • 2017 - 2020 Divisi Sekretaris Perusahaan, PT PP Presisi Tbk
• 2016 - 2017 SVP Head of Investor Relations, Corporate Finance, MIS & Audit, Lucky Group
of Indonesia
• 2014 - 2016 Anggota Komite Audit, PT Danareksa (Persero)
• 1994 - 2014 Komite Audit, Risk Management and Audit, Sekretaris Perusahaan, Investor
Relations, Corporate Finance, ChemOne Holdings Pte Ltd, PT Indika Energy
Tbk, PT Surya Citra Media Tbk., PT Kopitime Dot Com Tbk Jan Darmadi Group,
Ernst and Young
Sertifikasi Profesi • 2025 Brevet Pajak A & B, Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia (ATPI)
• 2024 Certified Professional Financial Analyst (CPFA®) by IEEEF Institute
• 2024 Certified Performance Management Professional (CPMP®) by IEEEF Institute
• 2023 Certified Risk Management Specialist (CRMS), Esas Management
• 2019 Certification in Audit Committee Practices (CACP), Ikatan Komite Audit
Indonesia
• 2015 Indonesia Registered Accountant (RNA) by Ministry of Finance of the Republic
of Indonesia
• 2014 Chartered of Accountant by International Federation of Accountants (IFAC),
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
• 2011 Certified of Investor Relations by Indonesia Investor Relations Institute
• 2001 Investment Manager License by Capital Market Supervisory Board (OJK/
Bapepam)
LAPORAN TAHUNAN 2025 233
Page 236
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Edy Sihotang
Anggota Independen/Financial & Forensic Audit Expert
Usia 60 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1997 MBA, University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• 1991 Diploma IV Akuntansi, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Indonesia
• 1985 Diploma III Akuntansi, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 08/KEP/DK/2021 tanggal 2 Agustus 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 14/KEP/DK/2024 tanggal 25 September 2025
Dasar Pemberhentian Keputusan Dewan Komisaris No.20/KEP/DK/2025 tanggal 1 Desember 2025
Riwayat Jabatan • 2025 Anggota Independen/Financial Expert, Komite Audit
• 2021 - 2025 Anggota Independen/Fraud & Investigation Expert, Komite Audit
• 2019 - 2020 Vice President Investigation & WBS, PT Pertamina (Persero)
• 2018 - 2019 Head of Internal Audit, PT Pertamina Geothermal Energy
• 2013 - 2017 Head of Internal Audit, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi
• 2009 - 2012 GCG & Compliance, Sekretaris Perusahaan, PT Pertamina (Persero)
• 2006 - 2009 Head of Internal Auditor/Inspektur, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-
Nias
• 1999 - 2005 Widyaiswara/Dosen, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Departemen
Keuangan
• 1997 - 1998 Auditor, Kantor Akuntan Publik (KAP) Hadori, Soejatna & Rekan
• 1985 - 1997 Auditor, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP), Lembaga Sertifikasi Profesi
MKS
• 2021 Certification of Audit Committee Practices (CACP), Ikatan Komite Audit
Indonesia
• 2019 Certification Forensic Auditor (CFrA), Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor
Forensik, Indonesia
• 2014 Chartered Accountant (CA), Ikatan Akuntan Indonesia
• 2014 Certified Control Self-Assessment (CCSA), Institute of Internal Auditor,
Amerika Serikat
• 2013 Certified Risk Management Assurance (CRMA), Institute of Internal Auditor,
Amerika Serikat
• 2012 Qualified Internal Auditor (QIA), Institute of Internal Auditor, Indonesia
• 2011 Certified Internal Auditor (CIA), Institute of Internal Auditor, Amerika Serikat
• 2009 Certified Fraud Examiner (CFE), Association of CFE, Amerika Serikat
• 1996 Certified Public Accountant (CPA), Amerika Serikat
234 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 237
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Independensi Komite Audit d. Melakukan pembahasan dengan lini pertama, lini
kedua, dan lini ketiga terkait peningkatan ICoFR
Seluruh anggota Komite Audit Telkom diwajibkan secara berkelanjutan.
memiliki integritas dan bersikap independen dalam e. Melakukan pembahasan dengan Internal
menjalankan tugas serta tanggung jawab mereka. Auditor untuk mengevaluasi efektivitas ICoFR
Sebagai wujud dari komitmen terhadap independensi, serta tingkat kepatuhannya terhadap regulasi,
setiap anggota Komite Audit harus menandatangani termasuk regulasi Pasar Modal, seperti Peraturan
Pakta Integritas dan Independensi. Hal ini memastikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Sarbanes-
bahwa setiap keputusan yang diambil oleh Komite Audit Oxley Act (SOX), mengingat Perseroan juga listed
bebas dari pengaruh atau tekanan pihak lain sehingga di New York Stock Exchange.
menjaga objektivitas dan transparansi dalam setiap
2. Supervisi terhadap Laporan Keuangan
langkah mereka.
Konsolidasian Perseroan Triwulanan
a. Melakukan peninjauan dan pembahasan dengan
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan
Internal Auditor dan manajemen termasuk
Komite Audit Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian
Berikut ini rangkuman kinerja dan pelaksanaan kegiatan
Perseroan Triwulanan sebelum Laporan
Komite Audit selama Tahun Buku 2025 dalam Laporan
Keuangan tersebut dilaporkan kepada Otoritas
Kegiatan Komite, di antaranya:
Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa guna memastikan
1. Pengawasan terhadap Internal Control over bahwa Laporan Keuangan yang diterbitkan
Financial Reporting (ICoFR) oleh manajemen telah disajikan secara wajar
Mengingat Internal Control over Financial Reporting mengacu kepada prinsip akuntansi yang berlaku
(ICoFR) atau Pengendalian Internal atas proses umum, telah mencukupi aspek pengungkapannya
Pelaporan Keuangan sangat penting untuk dan tidak terdapat kesalahan saji yang material,
memastikan integritas dan keandalan Laporan yang dibutuhkan oleh para pembacanya dalam
Keuangan Perseroan, maka Komite Audit melakukan pengambilan keputusan.
pengawasan sebagai berikut: b. Memberikan masukan atau rekomendasi kepada
a. Melakukan pembahasan dengan semua pihak manajemen dan Dewan Komisaris terkait
terkait dengan proses control design, khususnya perbaikan atau peningkatan dalam proses
yang berhubungan langsung dengan proses pelaporan keuangan.
pelaporan keuangan, untuk memastikan c. Memastikan bahwa kepentingan para pemangku
kecukupan kebijakan dan prosedur yang kepentingan dilindungi melalui Laporan Keuangan
memadai untuk mengidentifikasi, mengukur, dan yang andal dan transparan.
mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi
3. Pengawasan terhadap Pengendalian Internal
keandalan Laporan Keuangan.
a. Melakukan peninjauan dan pembahasan dengan
b. Melakukan pembahasan dengan Internal Auditor
Internal Audit terhadap hasil Control Self-
terkait pelaksanaan Control Self-Assessment
Assessment (CSA) yang dilakukan oleh masing-
(CSA) melalui penguatan kapabilitas lini pertama
masing risk owners.
dan kedua.
b. Melakukan peninjauan dan pembahasan dengan
c. Melakukan pembahasan dengan Internal Auditor
Internal Audit terhadap hasil internal consulting
dan Eksternal Auditor terkait proses pelaksanaan
yang dilakukan oleh Internal Audit.
remediasi Control Deficiency (CD).
LAPORAN TAHUNAN 2025 235
Page 238
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
c. Melakukan peninjauan dan pembahasan dengan i. Memastikan bahwa perusahaan telah
Internal Audit terhadap significant/critical issues mematuhi semua peraturan yang berlaku,
dan temuan-temuan lainnya, serta tindak lanjut sehingga mengurangi risiko hukum, reputasi,
yang telah dan/atau akan dilakukan, seperti dan operasional.
melalui audit tindak lanjut, audit khusus hingga ii. Memberikan keyakinan kepada pemangku
audit investigasi. kepentingan bahwa perusahaan dikelola
d. Melakukan peninjauan dan pembahasan dengan dengan baik dan sesuai dengan prinsip
Internal Audit terhadap manajemen risiko kepatuhan regulasi.
perusahaan, Komite Audit mengawasi dan iii. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
memonitor risiko kecurangan dan risiko-risiko dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan.
pelaporan keuangan yang mungkin berdampak
e. Terkait dengan proses Integrated Audit Tahun
material pada penyajian Laporan Keuangan.
Buku 2025, Komite Audit juga melakukan
4. Pengawasan terhadap proses Integrated Audit pembahasan mengenai audit planning dan audit
Tahun Buku 2025 dan Tahun Buku 2026 scoping serta Early Warning Report (EWR).
Hal-hal yang dibahas oleh Komite Audit bersama 5. Evaluasi terhadap kinerja Auditor Independen
dengan KAP PSS/EY, Internal Auditor, dan yang mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen, di antaranya: Perseroan Tahun Buku 2024 dan pemberian
a. Proses closing audit Laporan Keuangan per rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait
31 Desember 2025 untuk entitas-entitas anak penunjukan Auditor Independen yang akan
terkonsolidasi dan entitas induk (PT Telkom mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian
Indonesia (Persero) Tbk), yang mencakup: isu Perseroan Tahun Buku 2025
akuntansi dan audit yang signifikan, IT General a. Menyusun laporan evaluasi mengenai
Control & Application Control, kualitas dan pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan
akseptabilitas terhadap Standar Akuntansi Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku
Keuangan, kelayakan accounting estimate and 2024, yang kemudian disampaikan kepada Dewan
judgement serta kecukupan pengungkapan Komisaris dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
dalam Laporan Keuangan Konsolidasian.
b. Berdasarkan laporan evaluasi audit Laporan
b. Internal Control over Financial Reporting Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2024,
(ICoFR) yang dilaksanakan oleh manajemen memberikan rekomendasi kepada Dewan
guna memastikan Laporan Keuangan disajikan Komisaris mengenai Auditor Independen untuk
secara wajar dan bebas dari kesalahan penyajian mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian
material. Tahun Buku 2025. Dewan Komisaris kemudian
c. Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan dan mengusulkan calon Auditor Independen tersebut
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
dalam Laporan Tahunan (Form 20-F). (RUPST) Perseroan.
d. Komite Audit juga menelaah dan mendiskusikan c. Memberikan persetujuan awal (pre-approval)
dengan KAP PSS/EY terkait kepatuhan untuk layanan non-audit yang akan diberikan
manajemen terhadap peraturan Pasar Modal oleh Auditor Independen, untuk memastikan
dan peraturan lain yang berkaitan dengan usaha independensi, apabila diperlukan.
perusahaan, sesuai dengan standar PSA 62 yang
bertujuan untuk:
236 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 239
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
6. Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) dan Program 8. Workshop tahunan dengan Departemen Internal
Kerja Non-Audit Tahunan (PKNAT) Departemen Audit
Internal Audit Tahun Buku 2025 Mengadakan workshop dengan Departemen
Melakukan kajian dan pembahasan terkait dengan Internal Audit dengan tujuan untuk lebih mendalami
usulan Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) dinamika yang terjadi pada fungsi Internal Audit serta
dan Program Kerja Non-Audit Tahunan (PKNAT) mengidentifikasi praktik terbaik (best practices)
Departemen Internal Audit untuk Tahun Buku 2025. yang dapat diterapkan. Workshop ini juga bertujuan
Dalam proses ini, Komite Audit memberikan masukan untuk memahami perubahan kebutuhan perusahaan
serta rekomendasi yang konstruktif terhadap terhadap fungsi Internal Audit, seiring dengan
program kerja yang diajukan, guna memastikan perubahan dalam bisnis dan tindakan korporasi yang
bahwa program-program tersebut relevan dan sesuai dilakukan oleh perusahaan, atau perubahan strategi
dengan kebutuhan pengawasan dan pengendalian bisnis lainnya.
internal perusahaan. Setelah melakukan kajian dan Dalam workshop tersebut, diadakan sesi strategis
pembahasan, Komite Audit memastikan bahwa yang membahas berbagai hal penting terkait
program kerja tersebut telah melalui evaluasi yang kecukupan pemenuhan tugas dan fungsi Internal Audit
matang sebelum akhirnya disetujui dan ditetapkan untuk memastikan bahwa fungsi ini dapat berjalan
oleh manajemen untuk dilaksanakan pada tahun secara efektif dalam mendukung pengendalian
mendatang. internal yang kuat. Selain itu, sesi tersebut juga
7. Peninjauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan membahas tentang bagaimana memperkuat fungsi
Program Kerja Departemen Internal Audit secara Internal Audit agar mampu menghadapi tantangan
Triwulanan yang ada saat ini dan yang mungkin muncul di masa
Hal-hal yang dilakukan oleh Komite Audit, di depan, seperti perkembangan teknologi, risiko
antaranya: baru, atau perubahan regulasi. Fokus dari workshop
ini adalah untuk mengembangkan strategi yang
a. Melakukan tinjauan terhadap Laporan Manajemen
dapat meningkatkan peran Internal Audit dalam
Departemen Internal Audit yang memuat
mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan
pelaksanaan program kerja seluruh Departemen
perusahaan, serta menjaga keandalan Laporan
Internal Audit, beserta kendala-kendala yang
Keuangan dan kepatuhan terhadap peraturan yang
ditemui di lapangan.
berlaku, mengingat ekspektasi yang semakin tinggi
b. Menilai kemajuan penyelesaian audit internal,
dari pemangku kepentingan terhadap transparansi,
audit khusus, dan audit investigasi, serta
akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan.
memantau status penyelesaian isu-isu yang
9. Pengawasan terhadap proses audit Program
masih tertunda.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
c. Mengevaluasi kemajuan penyelesaian konsultasi
yang dilaksanakan oleh unit Social Responsibility
internal yang diberikan oleh Internal Audit (sub
(SR)
departemen yang independen dan terpisah dari
Mengadakan pembahasan dengan unit SR mengenai
departemen audit) kepada business/risk owner.
pelaksanaan Program TJSL – PUMK (Tanggung
d. Memantau perkembangan pelaksanaan Jawab Sosial dan Lingkungan – Program Usaha
rekomendasi yang telah disampaikan, baik yang Mikro dan Kecil) untuk tahun 2025. Pembahasan
berasal dari hasil audit (internal dan eksternal) ini bertujuan untuk memastikan bahwa program
maupun dari konsultasi internal. tersebut direncanakan dan dilaksanakan dengan
e. Memantau perkembangan maturity level dan baik sesuai dengan tujuan dan kebijakan yang telah
sustainability Internal Audit. ditetapkan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 237
Page 240
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Selain itu, Komite Audit juga berdiskusi dengan KAP 11. Kajian dan pengawasan terhadap penugasan-
PSS/EY mengenai seluruh proses audit atas Laporan penugasan khusus yang diberikan oleh Dewan
Keuangan Program TJSL – PUMK untuk Tahun Buku Komisaris kepada Komite Audit
2024. Pembahasan ini mencakup prosedur yang Melakukan kajian dan pembahasan sebagai tindak
telah disepakati (Agreed Upon Procedure/AUP) lanjut dari penugasan khusus terhadap beberapa
yang berfokus pada kepatuhan terhadap peraturan- disposisi yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
peraturan yang berlaku dalam pengelolaan program Disposisi tersebut berkaitan dengan keputusan atau
tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa instruksi yang perlu ditindaklanjuti oleh manajemen
program ini dikelola dengan transparansi dan sesuai atau pihak terkait dalam perusahaan. Komite Audit
dengan ketentuan yang ada. melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa
Di samping itu, Komite Audit juga membahas dengan disposisi tersebut telah sesuai dengan kebijakan
KAP PSS/EY mengenai perencanaan audit untuk dan prosedur yang berlaku, serta memberikan
Laporan Keuangan Program TJSL – PUMK Tahun dampak positif bagi pengelolaan perusahaan secara
Buku 2025. Pembahasan ini penting agar audit yang keseluruhan, dan dilaksanakan dengan benar, tepat
akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dan waktu, dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
tepat sasaran, serta memastikan Laporan Keuangan Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan
program tersebut dapat memberikan gambaran yang transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap
akurat dan sesuai dengan standar yang berlaku. peraturan yang berlaku dalam setiap langkah yang
10. Kajian dan perumusan Management Letter diambil oleh manajemen dalam menindaklanjuti
TelkomGroup 2025 disposisi yang diberikan.
Mengadakan pembahasan dengan Internal Audit 12. Joint Committee Assignment dengan Komite lain di
terkait dengan hasil audit internal dan audit eksternal Lingkungan Dewan Komisaris
yang dilakukan pada tahun 2025. Dalam pembahasan Menjalankan penugasan bersama dengan Komite lain
ini, dibahas berbagai peluang perbaikan (opportunity (joint committee assignment), seperti KEMPR dan/
for improvement) atau temuan signifikan yang atau Komite Nominasi dan Remunerasi. Salah satu
ditemukan selama proses audit. Temuan-temuan topik utama yang dibahas dalam pembahasan ini
ini dapat mencakup kelemahan dalam sistem adalah kajian terkait aspek akuntansi dan audit dari
pengendalian internal, ketidaksesuaian prosedur rencana corporate action yang akan dilakukan oleh
dengan kebijakan yang berlaku, atau area-area Perseroan. Dalam penugasan ini, Komite Audit akan
lain yang membutuhkan perhatian lebih untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam corporate
meningkatkan kinerja dan kepatuhan perusahaan. action tersebut diperiksa secara teliti, terutama dari
Setelah temuan-temuan tersebut dibahas, Komite sisi akuntansi dan audit, termasuk mengidentifikasi
Audit juga mendalami rekomendasi yang diberikan dampak yang mungkin terjadi terhadap Laporan
oleh auditor internal dan eksternal. Rekomendasi Keuangan dan pengelolaan risiko perusahaan. Selain
tersebut bertujuan untuk memperbaiki kekurangan itu, Komite Audit juga mengevaluasi kecukupan
atau kelemahan yang ditemukan selama audit, pengungkapan dan kepatuhan terhadap peraturan
dengan fokus pada peningkatan efisiensi, efektivitas, yang berlaku, agar corporate action dapat dilakukan
serta pengendalian yang lebih baik. dengan transparan, efisien, dan sesuai dengan
standar yang ditetapkan. Penugasan bersama lainnya
Komite Audit memastikan bahwa rekomendasi-
adalah dengan Komite Nominasi dan Remunerasi
rekomendasi tersebut disampaikan kepada
dalam hal penelahaan evaluasi key performance
manajemen untuk segera ditindaklanjuti, sehingga
indicator Direksi baik secara individu maupun
perusahaan dapat memperbaiki dan memperkuat
kolegial, dan verifikasi integritas dari kandidat
sistem pengendalian internalnya. Selain itu,
talent yang akan ditempatkan di posisi strategis di
Komite Audit akan memantau implementasi dari
Perseroan atau anak perusahaan Perseroan.
rekomendasi tersebut untuk memastikan bahwa
perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan dengan
tepat dan efektif.
238 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 241
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
13. Program Kerja Tahunan Komite Audit Tahun 2025 tingkat eskalasinya. Selain itu, Komite Audit
Menyusun dan mengajukan Program Kerja Tahunan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan
Komite Audit tahun 2025 kepada Dewan Komisaris. terkait untuk memastikan bahwa setiap laporan WBS
Tujuan dari pengajuan Program Kerja Tahunan ini telah ditangani sesuai dengan prinsip tata kelola
adalah untuk memastikan bahwa program kerja yang baik.
yang disusun sudah mencakup secara komprehensif 15. Pengawasan pengelolaan integritas karyawan
semua tugas dan tanggung jawab yang telah diatur dengan Direktorat Human Capital Management
dalam Charter Komite Audit. Komite Audit juga (HCM)
memastikan bahwa program kerja tahunan tersebut Membahas berbagai laporan pengelolaan integritas
mencakup tugas-tugas khusus yang diberikan oleh karyawan dengan Direktorat Human Capital
Dewan Komisaris. Tugas khusus ini bisa berupa Management (HCM) guna memastikan kebijakan dan
penugasan terkait dengan isu atau proyek tertentu prosesnya dilaksanakan dengan efektif. Beberapa
yang dianggap penting oleh Dewan Komisaris dan aspek yang dibahas antara lain:
perlu mendapat perhatian khusus dari Komite Audit,
a. Aplikasi My Integrity, ditujukan untuk memantau
seperti audit spesifik, evaluasi risiko tertentu, atau
dan meningkatkan budaya integritas, serta
pengawasan terhadap kebijakan baru perusahaan.
sebagai sarana pelaporan pelanggaran.
Komite Audit berupaya untuk memastikan bahwa
b. ISO 37001:2016 SMAP, merupakan bentuk
program kerja tahunan yang disusun relevan dan
penerapan standar manajemen anti-penyuapan
mencakup semua aspek yang perlu diperhatikan
untuk mengelola risiko penyuapan.
selama tahun berjalan. Program kerja tersebut
c. Etika Bisnis dan Pakta Integritas, sebagai
menjadi pedoman bagi Komite Audit dalam
pedoman penerapan nilai-nilai etika dan
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
komitmen integritas di kalangan karyawan.
dengan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan
perusahaan serta prinsip-prinsip tata kelola d. LHKPN, merupakan bagian dari upaya
perusahaan yang baik. pencegahan korupsi melalui pelaporan harta
kekayaan bagi pejabat Perseroan.
14. Kajian terhadap informasi pengaduan yang masuk
melalui program Whistleblowing System (WBS) 16. Pengawasan terhadap tindak lanjut atas
Tahun Buku 2025 rekomendasi dari Eksternal Auditor, Internal,
dan Audit
Mengevaluasi dan memantau semua laporan
Whistleblowing System (WBS) yang masuk melalui
Telkom Integrity Line, melakukan kajian dan tindak
lanjut setiap laporan WBS tersebut sesuai dengan
LAPORAN TAHUNAN 2025 239
Page 242
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Komite Audit
Kebijakan Rapat Komite Audit
Berdasarkan Charter Komite Audit Telkom, Komite Audit diwajibkan untuk melaksanakan rapat minimal sekali dalam
dua bulan. Ketentuan ini lebih intensif dibandingkan dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, khususnya Pasal 13, yang hanya mengharuskan rapat diadakan paling
sedikit sekali setiap tiga bulan.
Pelaksanaan Rapat Komite Audit
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit Telkom telah mengadakan rapat Komite sebanyak 35 kali, dengan tingkat
kehadiran yang disajikan dalam tabel berikut:
Agenda Rapat Komite Audit Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Kamis, 9 Januari 2025 Pembahasan Biweekly Progress Integrated Audit 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
2. Selasa, 21 Januari 2025 Pembahasan Biweekly Progress Integrated Audit 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
3. Kamis, 31 Januari 2025 Pembahasan Laporan Manajemen & Significant Critical Issue TW IV 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
4. Rabu, 5 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Telkom Akses Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
5. Kamis, 6 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT PINS Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
6. Jumat, 14 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Metranet Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
7. Selasa, 18 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT TIF Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
8. Rabu, 19 Februari 2025 Pembahasan Biweekly Progress Integrated Audit 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
9. Kamis, 20 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
10. Jumat, 21 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Telkomsat Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
240 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 243
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
11. Senin, 24 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Telkom Data Ekosistem (TDE) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
12. Selasa, 25 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
13. Jumat, 28 Februari 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
14. Senin, 3 Maret 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Graha Sarana Duta (GSD) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
15. Selasa, 4 Maret 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Sigma Cipta Caraka dan Entitas Anaknya Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
16. Rabu, 5 Maret 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Multimedia Nusantara dan Entitas Anaknya Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
17. Kamis, 6 Maret 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
18. Kamis, 13 Maret 2025 Pembahasan Biweekly Progress Integrated Audit 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
19. Kamis, 27 Maret 2025 Rapat Clearance & Audit Closing PUMK Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
20. Senin, 7 April 2025 Pembahasan Progres Audit Telkom Konsolidasi
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
21. Kamis, 17 April 2025 Clearance & Audit Closing Meeting PT Telkom Indonesia Tahun Buku 2024
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
22. Selasa, 29 April 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Triwulan I 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
23. Senin, 19 Mei 2025 Pembahasan LM & Sign/Critical Issue TW I 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
√ N/A √ √ √ N/A N/A N/A N/A N/A N/A
24. Rabu, 2 Juli 2025 Update Program TJSL ke Komite Audit
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ N/A N/A √ N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 241
Page 244
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
25. Senin, 7 Juli 2025 Pembahasan mengenai WBS Telkom bersama Deloitte
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ N/A N/A - N/A N/A
26. Rabu, 9 Juli 2025 Pembahasan Update Significant Issue
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ N/A N/A √ N/A N/A
27. Rabu, 16 Juli 2025 Pembahasan Laporan Manajemen & Significant/Critical Issue Triwulan II 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ N/A N/A √ N/A N/A
28. Selasa, 29 Juli 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Triwulan II 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ N/A N/A √ N/A N/A
29. Kamis, 23 Oktober 2025 Pembahasan Planning & Scoping Integrated Audit 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √ N/A
30. Kamis, 23 Oktober 2025 Pembahasan Laporan Manajemen & Significant/Critical Issue Triwulan III 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A √ √ √ N/A √ √ N/A
31. Kamis, 30 Oktober 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Triwulan III 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A √ √ √ N/A √ √ N/A
32. Rabu, 19 November 2025 Pembahasan Progres Integrated Audit
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A √ √ √ N/A √ √ N/A
33. Senin, 8 Desember 2025 Pembahasan Tindak Lanjut Remediasi terhadap Control Deficiency
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A N/A - √ N/A - √ √
34. Senin, 8 Desember 2025 Pembahasan Rencana Penghapusbukuan Piutang Usaha
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ N/A - √ √
35. Selasa, 9 Desember 2025 Pembahasan Progres Integrated Audit 2025
Daftar Kehadiran BDA BPSB WI EBS ES DA IN RR YS AT IT
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ N/A - √ √
Keterangan:
BDA Bono Daru Adji IN Ira Noviarti
BPSB Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro RR Rofikoh Rokhim
WI Wawan Iriawan YS Yohanes Surya
EBS Emmanuel Bambang Suyitno AT Achmad Taufik
ES Edy Sihotang IT Irhoan Tanudiredja
DA Deswandhy Agusman
242 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 245
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Audit hingga Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Bono Daru Adji Ketua 23 23 100
Bambang Permadi Soemantri Anggota 20 20 100
2.
Brodjonegoro1)
3. Wawan Iriawan Anggota 23 23 100
4. Emmanuel Bambang Suyitno Anggota 23 23 100
5. Edy Sihotang Anggota 23 23 100
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Audit sejak Juni 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Deswandhy Agusman Ketua 12 11 92
2. Yohanes Surya 6)
Anggota 12 8 67
3. Ira Noviarti 2)
Anggota 7 7 100
7. Rofikoh Rokhim 7)
Anggota - - -
4. Emmanuel Bambang Suyitno 3)
Anggota 5 5 100
5. Edy Sihotang 4)
Anggota 9 9 100
6. Achmad Taufik 2)
Anggota 7 7 100
7. Irhoan Tanudiredja 5)
Anggota 3 3 100
Keterangan:
1) Mengundurkan diri sejak tanggal 10 April 2025.
2) Sejak tanggal 25 September 2025.
3) Sampai dengan tanggal 25 September 2025.
4) Sampai dengan tanggal 1 Desember 2025.
5) Sejak tanggal 1 Desember 2025.
6) Sampai dengan tanggal 12 Desember 2025.
7) Sejak tanggal 23 Desember 2025.
Pendidikan dan Pelatihan Komite Audit
Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Komite Audit
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kapabilitas anggotanya, Komite Audit Telkom secara konsisten mengikuti
program pendidikan dan pelatihan sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Pasal 7 huruf d. Ketentuan ini
menegaskan pentingnya setiap anggota Komite Audit untuk memiliki pengetahuan yang memadai, baik dalam hal
pelaksanaan tugas pengawasan maupun dalam memahami risiko-risiko bisnis yang relevan dengan kegiatan usaha
Perseroan.
Pendidikan dan Pelatihan Komite Audit Tahun 2025
Untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya, anggota Komite Audit Telkom secara rutin mengikuti
berbagai pelatihan, seminar, dan workshop. Tabel berikut ini menyajikan informasi pelatihan yang telah diikuti oleh
anggota Komite Audit selama tahun 2025:
LAPORAN TAHUNAN 2025 243
Page 246
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pendidikan dan Pelatihan Komite Audit Tahun 2025
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
1. Standar Audit Ikatan Akuntan Publik Jakarta 28 Mei 2025 Irhoan Tanudiredja
(SA) 315 (revisi): Indonesia (IAPI)
Pengidentifikasian
dan Penilaian Risiko
Kesalahan Penyajian
Material
2. Update PSAK Terkini Ikatan Akuntan Publik Jakarta 11 Juni 2025 Irhoan Tanudiredja
dalam Penyusunan Indonesia (IAPI)
Laporan Keuangan
3. Penerapan ISAK 335: Ikatan Akuntan Publik Jakarta 14 Juli 2025 Irhoan Tanudiredja
Penyajian Laporan Indonesia (IAPI)
Keuangan Entitas
Berorientasi Nonlaba
4. Driving Enterprise Value Ikatan Komite Audit Jakarta 15 Juli 2025 Emmanuel
through Strategic Risk Indonesia (IKA) Bambang Suyitno
Oversight: The Critical
Role of Oversight Boards
and Internal Audit in
Strengthening Risk
Governance and Portfolio
Management
5. Brevet Pajak A & B Asosiasi Teknisi Jakarta 12 - 21 Agustus 2025 Emmanuel
Perpajakan Indonesia Bambang Suyitno
(ATPI)
6. E-Learning Organ Telkom Corpu Jakarta 13 Agustus 2025 Emmanuel
Pengelola Risiko untuk Bambang Suyitno
BoC & Komite
7. E-learning Organ Telkom Corporate Jakarta 22 Agustus 2025 Edy Sihotang
Pengelola Risiko untuk University Center
BoC & Komite (Pathway
2) - 22 Learning Hours
8. IIA Indonesia National IIA Indonesia Medan 27 - 28 Agustus 2025 Edy Sihotang
Conference 2025 -
Audit for Tomorrow:
Strategic, Future-Ready,
Sustainable
9. Manajemen Risiko Pajak Ikatan Akuntan Indonesia Jakarta 22 - 23 September Emmanuel
Atas Penerapan Core Tax (IAI) 2025 Bambang Suyitno
sesuai PER-11/PJ/2025
10. Update Transfer Pricing Ikatan Akuntan Publik Jakarta 7 Oktober 2025 Irhoan Tanudiredja
Documentation Indonesia (IAPI)
11. Aspek Audit dan Ikatan Akuntan Publik Jakarta 13 Oktober 2025 Irhoan Tanudiredja
Implementasi AI dalam Indonesia (IAPI)
Proses M&A
12. Qualified Risk Lembaga Sertifikasi Jakarta 21 November 2025 Achmad Taufik
Governance Professional Profesi MKS
(QRGP)
13. Penerapan SAK Entitas Ikatan Akuntan Publik Jakarta 8 Desember 2025 Irhoan Tanudiredja
Privat dalam Penyusunan Indonesia (IAPI)
Keterangan:
Pendidikan dan Pelatihan anggota Komite Audit yang merupakan anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Pendidikan dan Pelatihan Dewan Komisaris.
244 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 247
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Komite Nominasi dan Remunerasi c. Melakukan evaluasi terhadap posisi aset dan
pendapatan anak perusahaan terhadap aset dan
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) merupakan pendapatan Telkom parent sebagai basis untuk
salah satu Komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris pengusulan kandidat pengurus anak perusahaan
guna membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan kepada RUPS/Menteri. Evaluasi dilakukan
fungsi pengawasan khususnya terhadap kebijakan paling lambat satu bulan setelah pelaksanaan
dan proses nominasi dan remunerasi di lingkungan RUPST Telkom.
Perseroan. KNR dalam menjalankan tugasnya bertindak d. Melakukan validasi dan kalibrasi atas talenta yang
secara profesional dan independen untuk memastikan diusulkan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
bahwa kebijakan dan proses yang dijalankan oleh (selected talent) untuk menghasilkan daftar
Perseroan di bidang nominasi dan remunerasi baik talenta yang akan dinominasikan (nominated
pada level Perseroan maupun anak-anak perusahaan talent) oleh Dewan Komisaris kepada RUPS/
telah selaras dengan tujuan dan sasaran Perseroan Menteri.
serta berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan
e. Melakukan evaluasi terhadap calon wakil
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan yang akan diusulkan sebagai anggota
Pembentukan dan pelaksanaan tugas KNR berpedoman Direksi atau Dewan Komisaris anak perusahaan
pada Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Perseroan, sebelum diajukan kepada RUPS/
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Menteri.
Perusahaan Publik, Peraturan Menteri BUMN Nomor f. Melakukan evaluasi atas usulan struktur
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola organisasi Perseroan satu tingkat di bawah
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Direksi yang diusulkan oleh Direksi, mengacu pada
Negara dan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/ prinsip-prinsip good corporate governance.
MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia g. Membantu Dewan Komisaris yang bersama/
Badan Usaha Milik Negara. berkonsultasi dengan Direksi menyeleksi
kandidat untuk jabatan strategis di lingkungan
Untuk mengatur lebih lanjut pembentukan dan
Perseroan sesuai ketentuan dalam Anggaran
pelaksanaan tugas KNR, Dewan Komisaris menerbitkan
Dasar Perseroan, termasuk pengurus anak
Keputusan Dewan Komisaris No. 14/KEP/DK/2024
perusahaan dan Senior Vice President (SVP)
tanggal 23 Juli 2024 yang memuat Pedoman Pelaksanaan
Corporate Secretary.
Kerja (Charter) Komite Nominasi dan Remunerasi.
h. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris untuk disampaikan kepada pemegang
Ruang Lingkup, Tugas, dan Tanggung
saham Seri A Dwiwarna mengenai:
Jawab KNR
i. Usulan komposisi jabatan anggota Direksi
KNR Telkom memiliki ruang lingkup, tugas, dan tanggung Perseroan.
jawab sebagai berikut: ii. Calon anggota Direksi dan Komisaris anak
1. Untuk Bidang Nominasi perusahaan sesuai dengan threshold.
a. Melakukan tinjauan secara berkala atas Sistem iii. Calon Direktur Utama dan Komisaris Utama
Pengelolaan Talenta Perseroan serta melakukan seluruh anak perusahaan Perseroan.
monitoring dan evaluasi atas pelaksanaannya. i. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
b. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan prosedur dalam proses nominasi calon anggota
pengklasifikasian talenta yang dilakukan Direksi termasuk pengurus anak perusahaan
oleh Direksi. Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 245
Page 248
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
2. Untuk Bidang Remunerasi Kewenangan Dewan Komisaris PT Telekomunikasi
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Indonesia (Persero) Tbk. Dalam Surat tersebut
Komisaris untuk disampaikan kepada pemegang dilakukan pembagian kewenangan persetujuan
saham Seri A Dwiwarna mengenai kebijakan, mengenai pengajuan usulan wakil Perseroan yang
besaran dan/atau struktur atas remunerasi ditempatkan sebagai pengurus anak perusahaan
Direksi dan Dewan Komisaris dan selanjutnya Perseroan, sebagai berikut:
diputuskan dalam RUPS dengan memerhatikan: 1. Kewenangan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna,
i. Remunerasi yang berlaku di industri adalah untuk:
telekomunikasi. a. Direktur Utama dan Komisaris Utama anak
ii. Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan perusahaan Perseroan.
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris b. Pengurus perusahaan (Direktur dan
dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan Komisaris), dengan total aset ≥ 50% dari total
kinerja Perseroan. aset induk dan/atau revenue anak perusahaan
iii. Target kinerja masing-masing anggota ≥ 50% dari revenue Induk.
Direksi dan Dewan Komisaris. 2. Kewenangan Dewan Komisaris PT Telkom
b. Mengusulkan remunerasi Direksi dan Dewan Indonesia (Persero) Tbk, adalah untuk:
Komisaris berupa gaji atau honorarium, Meliputi pengajuan usulan untuk pengisian
tunjangan, dan fasilitas yang bersifat tetap serta jabatan Direktur (selain Direktur Utama) dan
insentif yang bersifat variabel kepada Dewan anggota Dewan Komisaris (selain Komisaris
Komisaris paling kurang sekali dalam satu Utama) pada anak perusahaan Perseroan dengan
tahun. total aset < 50% dari total aset perusahaan induk
c. Melakukan evaluasi atas usulan indikator dan dan/atau anak perusahaan dengan total revenue
evaluasi kinerja (Key Performance Indicator) sebesar < 50% dari total revenue perusahaan
Dewan Komisaris. induk.
d. Menyiapkan usulan sistem evaluasi kinerja Sebagai pelaksanaan ketentuan-ketentuan dalam Surat
individu (Key Performance Indicator Individu) bagi Menteri BUMN Nomor S.675/MBU/10/2018, tanggal
anggota Direksi. 18 Oktober 2018, KNR di tahun 2025 melakukan Uji
e. Menyusun dan memantau pelaksanaan Indikator Kelayakan dan Kepatuhan sebanyak 9 kali untuk 9 posisi
Pencapaian Kinerja (KPI) baik KPI Kolegial pengurus (target jabatan) dengan 9 kandidat di 6 anak
maupun KPI Individual Direksi. perusahaan.
f. Menyampaikan perkembangan realisasi indikator
pencapaian kinerja (KPI) Kolegial maupun KPI Susunan Anggota KNR
Individual Direksi kepada para pemegang saham/
Peraturan OJK Nomor 34/POJK.04/2015 tentang Komite
menteri sesuai ketentuan peraturan perundang-
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
undangan.
Publik mengatur bahwa jumlah anggota Komite Nominasi
g. Melakukan evaluasi atas kebijakan remunerasi
dan Remunerasi (KNR) harus paling sedikit tiga orang.
bagi pegawai yang membutuhkan persetujuan/
Salah satu anggota, yang merangkap sebagai Ketua KNR,
tanggapan dari Dewan Komisaris.
harus merupakan Komisaris Independen, sementara
h. Menyiapkan usulan program pengembangan dua anggota lainnya dapat berasal dari anggota Dewan
kompetensi bagi anggota Direksi dan/atau Komisaris, pihak luar Perseroan, atau manajemen di
anggota Dewan Komisaris. bawah Direksi. Selain itu, pembentukan dan penyusunan
Khusus untuk pelaksanaan pengajuan usulan wakil keanggotaan KNR juga dilakukan dengan memerhatikan
Perseroan yang ditempatkan sebagai pengurus anak Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
perusahaan pada tahun 2025 dijalankan dengan tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
berpedoman pada Surat Menteri BUMN No. S.675/ Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan PER-3/
MBU/10/2018 tanggal 18 Oktober 2018 tentang MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan
Persetujuan Usulan, Batasan, dan/atau Kriteria Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara. Pada
246 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 249
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
tahun 2025, sebagai tindak lanjut hasil RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa Perseroan yang diselenggarakan pada
tahun 2025 yang mengubah susunan keanggotaan Dewan Komisaris Perseroan, dilakukan beberapa kali perubahan
susunan keanggotaan KNR. Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari
2024, susunan keanggotaan KNR sebagai berikut:
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Wawan Iriawan Keputusan Dewan Komisaris No. 06/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 -
Komisaris Independen 8 Juni 2021 dan diperbarui beberapa kali dengan perubahan 27 Mei 2025
terakhir berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 05/
KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024.
Anggota Arya Mahendra Sinulingga Keputusan Dewan Komisaris No. 06/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 -
Komisaris 8 Juni 2021 dan diperbaharui dengan Keputusan Dewan 27 Mei 2025
Komisaris No. 05/KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024.
Ismail Keputusan Dewan Komisaris No. 06/KEP/DK/2019 tanggal 29 Mei 2019 -
Komisaris 29 Mei 2019 dan diperbaharui beberapa kali dengan perubahan 16 September
terakhir berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 05/ 2025
KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024.
Marcelino Rumambo Pandin Keputusan Dewan Komisaris No. 06/KEP/DK/2019 tanggal 29 Mei 2019 -
Komisaris Independen 29 Mei 2019 dan diperbaharui beberapa kali dengan perubahan 27 Mei 2025
terakhir berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 05/
KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024.
Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris No. 10/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 -
Komisaris 29 Juni 2020 dan diperbaharui beberapa kali dengan Sekarang
perubahan terakhir berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris
No. 05/KEP/DK/2024 tanggal 6 Februari 2024.
Silmy Karim Keputusan Dewan Komisaris No. 07/KEP/DK/2023 tanggal 27 Juni 2023 -
Komisaris 27 Juni 2023 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 13 Juni 2025
Keputusan Dewan Komisaris No. 05/KEP/DK/2024 tanggal
6 Februari 2024.
Sehubungan dengan hasil RUPS Tahunan Perseroan tanggal 27 Mei 2025 yang mengubah susunan keanggotaan Dewan
Komisaris Perseroan, berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 susunan
keanggotaan KNR Telkom sebagai berikut:
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Yohanes Surya Keputusan Dewan Komisaris No. 05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris Independen 13 Juni 2025. 12 Desember 2025
Anggota Ismail Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2019 29 Mei 2019 -
Komisaris tanggal 29 Mei 2019 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 16 September
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2025 2025
tanggal 13 Juni 2025.
Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris Nomor 10/KEP/DK/2020 29 Juni 2020 -
Komisaris tanggal 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2025
tanggal 13 Juni 2025.
Ossy Dermawan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2025 13 Juni 2025 -
Komisaris tanggal 13 Juni 2025. sekarang
LAPORAN TAHUNAN 2025 247
Page 250
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Sementara sehubungan dengan hasil RUPS Tahunan Perseroan tanggal 16 September 2025 yang mengubah susunan
keanggotaan Dewan Komisaris Perseroan, berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor: 15/KEP/DK/2025 tanggal
25 September 2025 susunan keanggotaan KNR Telkom sebagai berikut:
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Yohanes Surya Keputusan Dewan Komisaris No.05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris Independen 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan Kembali melalui 12 Desember
Keputusan Dewan Komisaris No.15/KEP/DK/2025 tanggal 25 2025
September 2025.
Anggota Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris No. 10/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 -
Komisaris 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.15/KEP/DK/2025 tanggal 25
September 2025.
Ossy Dermawan Keputusan Dewan Komisaris No.05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan Kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.15/KEP/DK/2025 tanggal 25
September 2025.
Ira Noviarti Keputusan Dewan Komisaris No.15/KEP/DK/2025 tanggal 25 25 September
Komisaris Independen September 2025. 2025 - Sekarang
Dan selanjutnya, sehubungan dengan hasil RUPS Tahunan Perseroan tanggal 12 Desember 2025 yang kembali mengubah
susunan keanggotaan Dewan Komisaris Perseroan, berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 21/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025 susunan keanggotaan KNR Telkom yaitu:
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Ira Noviarti Keputusan Dewan Komisaris No. 15/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Independen 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 21/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Anggota Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris No.10/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 -
Komisaris 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23
Desember 2025
Ossy Dermawan Keputusan Dewan Komisaris No.05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan Kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23
Desember 2025
Rofikoh Rokhim Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23 23 Desember
Komisaris Independen Desember 2025 2025 - Sekarang
Profil Anggota KNR Merangkap Anggota Dewan Komisaris
Ira Noviarti
Ketua
Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Banten, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 Sarjana Ekonomi (Akuntansi Keuangan), Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 15/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan Kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 21/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025
248 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 251
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ira Noviarti
Ketua
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Strategic Advisor to Global Private Equity
Riwayat Jabatan • 2020 - 2024 Presiden Direktur, PT Unilever Indonesia
• 2017 - 2020 Vice President Beauty & Personal Care, PT Unilever Indonesia
• 2015 - 2017 Vice President, Unilever Food Solutions South-East Asia
• 2010 - 2015 Direktur Ice Cream dan Media Consumer Market Insight, PT Unilever Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rizal Malarangeng
Anggota
Usia 61 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2000 Doctoral Comparative Politics, Ohio State University, Amerika Serikat
• 1994 Magister Comparative Politics, Ohio State University, Amerika Serikat
• 1990 Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.10/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2020 - Sekarang Komisaris, PT Energi Mega Persada
Riwayat Jabatan • 2001 - 2020 Direktur Eksekutif, Freedom Institute
• 2016 Pendiri, Freedom Corp
• 2009 Pendiri, Fox Indonesia
• 2008 - 2012 Direktur Operasional Sistem IT, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK)
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Ossy Dermawan
Anggota
Usia 49 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2014 Master of Science, RSIS, Nanyang Technological University (NTU), Singapura
• 2000 Bachelor of Science, Norwich University, Amerika Serikat
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.05/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan
Kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Wakil Menteri Agraria & Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional,
Kementerian Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional
• 2020 - Sekarang Direktur Eksekutif, Museum SBY*Ani
• 2019 - Sekarang Manager, Klub Bola Voli LavAni
Riwayat Jabatan • 2018 - Sekarang Staf Pribadi Presiden ke-6 Republik Indonesia
• 2014 - 2018 Asespri Presiden ke-6 Republik Indonesia
• 2009 - 2014 Pama Spamad, TNI Angkatan Darat
LAPORAN TAHUNAN 2025 249
Page 252
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Ossy Dermawan
Anggota
• 2007 - 2009 Danki Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
• 2006 - 2007 Kasi-2/Ops Yonkav/Sersus, Kodam Jaya
• 2005 - 2006 Danton Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
• 2004 - 2005 Danton Yonkav 3/Serbu, Kodam V/Brawijaya
• 2002 - 2004 Pama Spersad, TNI Angkatan Darat
• 2001 - 2002 Pama Pussimpur Kodiklat, TNI Angkatan Darat
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rofikoh Rokhim
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2005 Ph.D in Economics, Universite de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 D.E.A (M.Phil) International and Development Economic, Universite de Paris 1
Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 Master Specialist in Public Finance, Institut International d’Administration
Publique, Prancis
• 1994 B.A in Public Administration, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
• 1990 B.A in Management Economic, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.21/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris Utama, PT Trimegah Sekuritas Indonesia
• 2023 - Sekarang Corporate Assessment Committee, Bursa Efek Indonesia
• 2019 - Sekarang Kepala Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
Riwayat Jabatan • 2017 - 2025 Wakil Komisaris Utama, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
• 2017 - 2019 Advisor and Expert on Ultra Micro Program, PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
• 2015 - 2017 Komisaris Utama, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)
• 2016 - 2017 Satgas Dana Desa, Kementerian Desa, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal
• 2015 - 2017 Komite Pelayanan dan Komite Kepesertaan & Kinerja Organisasi & SDM, BPJS
Ketenagakerjaan
• 2014 - 2015 Satgas Tata Kelola Migas (Anti Mafia Migas), Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral
• 2014 - 2015 Anggota Komite Audit dan Komite Risiko, PT Pos Indonesia
• 2008 - 2013 Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit
• 1995 - 2008 Reporter Bisnis Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2024 Level 6 Risk Management in Banking Industry by Bankers Association for Risk
Management
• 2024 Charter of Accountant (CA), Asosiasi Akuntan Indonesia
• 2023 Indonesian Internal Auditor Practitioner (IIAP) in Audit Financing, Institute
Internal Audit Indonesia
• 2017 Level 1 & Level 2 Risk Management in Banking Industry, LSPP/IBI
250 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 253
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Independensi KNR Rapat KNR
Dalam menjalankan tugasnya, setiap anggota KNR telah Pada tahun 2025, KNR menjalankan kegiatan-kegiatan
memenuhi aspek independensi sesuai dengan syarat dan sebagai berikut:
ketentuan yang berlaku dalam Peraturan OJK No. 34/ 1. Rapat Komite, yang meliputi:
POJK.04/2015 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
a. Rapat internal KNR, sebanyak tiga kali, yang
Emiten atau Perusahaan Publik, Peraturan Menteri
meliputi pembahasan mengenai:
BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara, dan i. Usulan remunerasi pengurus Perseroan.
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 14/KEP/DK/2024 ii. Usulan KPI Direksi secara Individual tahun
tanggal 23 Juli 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Kerja 2025.
(Charter) Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan iii. Usulan perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan kandidat pengurus anak perusahaan.
b. Rapat Komite dengan pihak eksternal sebanyak
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan enam kali, dengan rincian agenda sebagai
KNR berikut:
i. Pembahasan usulan pembentukan organisasi,
Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi
sebanyak 2 kali, masing-masing untuk
telah membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
pembentukan organisasi di bawah Direktur
dalam menghasilkan keputusan-keputusan, antara lain:
IT Digital dan pembentukan organisasi Group
1. Rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas kandidat Business Operation di bawah Direktur Utama.
Direktur Utama dan Komisaris Utama anak-anak
ii. Pembahasan top talent TelkomGroup.
perusahaan Telkom (Tier 1) yang masuk dalam lingkup
iii. Pembahasan remunerasi anak perusahaan.
kewenangan persetujuan pemegang saham Seri
A Dwiwarna, yang selanjutnya akan disampaikan iv. Pembahasan usulan KPI Direksi secara
kepada pemegang saham Seri A Dwiwarna. Individual tahun 2025 dan usulan KPI Direksi
Kolegial tahun 2026.
2. Rekomendasi persetujuan kepada Dewan Komisaris
atas usulan pengangkatan Direktur dan Komisaris v. Pembahasan usulan KPI Direksi Kolegial
anak-anak perusahaan Telkom yang berada dalam tahun 2026 dan usulan KPI Direksi Individual
lingkup kewenangan Dewan Komisaris. tahun 2026.
3. Rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai c. Rapat dalam rangka Uji Kelayakan dan Kepatutan,
besaran remunerasi bagi pengurus Perseroan tahun yang diadakan melalui 4 kali rapat yang mencakup
2025 untuk disampaikan kepada pemegang saham 9 uji kelayakan dan kepatutan untuk pengisian
Seri A Dwiwarna, yang selanjutnya akan disampaikan 9 jabatan pada 6 anak perusahaan yaitu PT
kepada pemegang saham Seri A Dwiwarna. Telkom Infrastruktur Indonesia, PT Dayamitra
Telekomunikasi, PT Sigma Cipta Caraka, PT
4. Rekomendasi persetujuan kepada Dewan Komisaris
Telkom Akses, PT Telkom Data Ekosistem, dan
atas pembentukan organisasi satu tingkat di bawah
PT Telekomunikasi Indonesia International.
Direktur IT Digital.
Penjelasan mengenai rapat KNR secara lebih
5. Rekomendasi persetujuan kepada Dewan Komisaris
terperinci dapat dilihat pada bagian Rapat KNR.
atas pembentukan organisasi Group Business
2. Kunjungan kerja dalam rangka pemantauan hasil
Operation yang berada satu tingkat di bawah Direktur
transformasi bisnis Perseroan (B2B) dilakukan di
Utama.
wilayah telekomunikasi (Witel) Bali Telkom Regional
6. Rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas usulan
III, pada tanggal 21 Juni 2025.
perubahan ketentuan dalam Anggaran Dasar
3. Workshop KNR yang mengundang komite-komite lain
Perseroan yang selanjutnya akan disampaikan
di bawah Dewan Komisaris yaitu Workshop evaluasi
kepada pemegang saham Seri A Dwiwarna.
pelaksanaan transformasi Perseroan dilakukan pada
tanggal 13 Februari 2025 dan Workshop pembahasan
usulan KPI Direksi secara individual 2025 tanggal 24 -
25 April 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 251
Page 254
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan Rapat KNR
Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi, rapat KNR wajib
dilaksanakan minimal satu kali dalam empat bulan. Namun demikian, dalam Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter)
Komite Nominasi dan Remunerasi yang diterbitkan melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 14/KEP/DK/2024
tanggal 23 Juli 2024, digariskan bahwa rapat KNR wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam dua bulan.
Rapat KNR Tahun 2025
Selama tahun 2025, KNR Telkom telah melaksanakan rapat sebanyak 13 kali.
Agenda Rapat KNR Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Kamis, 6 Februari 2025 UKK Kandidat Direktur Komersial PT Telkom Infrastruktur Indonesia
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
√ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A
2. Senin, 17 Februari 2025 Top Talent TelkomGroup
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
√ √ - √ √ √ N/A N/A N/A N/A
3. Rabu, 12 Maret 2025 Usulan Remunerasi Pengurus Perseroan Tahun 2025
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
√ √ - √ - √ N/A N/A N/A N/A
4. Kamis, 8 Mei 2025 UKK Kandidat Pengurus PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
√ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A N/A
5. Rabu, 21 Mei 2025 Usulan KPI Direksi Individual 2025
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
√ √ √ √ √ - N/A N/A N/A N/A
6. Selasa, 17 Juni 2025 Remunerasi Pengurus Anak Perusahaan
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
7. Selasa, 8 Juli 2025 Perkembangan Transformasi Organisasi dan Usulan Penetapan Organisasi di Bawah Direktur IT Digital
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
8. Selasa, 5 Agustus 2025 Usulan Perubahan Anggaran Dasar dan Usulan Kandidat Pengurus Anak Perusahaan
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
9. Selasa, 12 Agustus 2025 UKK Kandidat Direktur Utama PT Telkom Infrastruktur Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional,
PT Telkomsigma, dan PT Telkom Akses
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
252 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 255
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
10. Jumat, 15 Agustus 2025 UKK Kandidat Direktur Utama PT Telkom Data Ekosistem
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
11. Jumat, 29 Agustus 2025 Usulan Penetapan Organisasi Group Business Operation
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ √ N/A N/A N/A √ √ N/A N/A
12. Rabu, 19 November 2025 Usulan KPI Direksi Individual 2025 dan Rencana Penyampaian Usulan KPI Direksi Kolegial 2026 ke Danantara
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ N/A N/A N/A N/A √ √ √ N/A
13. Selasa, 16 Desember 2025 Update Usulan KPI Direksi Kolegial 2026 dan Usulan KPI Direksi Individual 2026
Daftar Kehadiran WI RM IS AMS MRP SK YS OD IN RR
N/A √ N/A N/A N/A N/A √ √ √ N/A
Keterangan :
WI Wawan Iriawan SK Silmy Karim
RM Rizal Malarangeng YS Yohanes Surya
IS Ismail OD Ossy Dermawan
AMS Arya Mahendra Sinulingga IN Ira Noviarti
MRP Marcelino Rumambo Pandin RR Rofikoh Rokhim
Rekapitulasi Kehadiran Rapat KNR Tahun 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Wawan Iriawan1) Ketua 5 5 100
2. Arya Mahendra Sinulingga 1)
Anggota 5 5 100
3. Ismail 2)
Anggota 11 9 82
4. Marcelino Rumambo Pandin 1)
Anggota 5 4 80
5. Rizal Malarangeng Anggota 13 13 100
6. Silmy Karim 1)
Anggota 5 4 80
7. Yohanes Surya 3)
Ketua 8 8 100
8. Ossy Dermawan 4)
Anggota 8 8 100
9. Ira Noviarti 5)
Ketua/Anggota 2 2 100
10. Rofikoh Rokhim 6)
Anggota - - -
Keterangan:
1) Sampai dengan 27 Mei 2025.
2) Sampai dengan 16 September 2025.
3) Sejak 13 Juni 2025 sampai dengan 12 Desember 2025.
4) Sejak 13 Juni 2025.
5) Menjadi anggota sejak 25 September 2025 dan diangkat menjadi Ketua sejak 23 Desember 2025.
6) Sejak 23 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 253
Page 256
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pendidikan dan Pelatihan KNR
Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan KNR
Untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya, anggota KNR Telkom secara rutin dan berkesinambungan
mengikuti berbagai pelatihan, seminar, dan workshop.
Pendidikan dan Pelatihan KNR Tahun 2025
Tabel berikut ini menyajikan informasi pelatihan yang telah diikuti oleh anggota KNR selama tahun 2025:
Pendidikan dan Pelatihan KNR Tahun 2025
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
1. DBN Breakfast Talk Dutch Business Network Jakarta 11 Februari 2025 Silmy Karim
Indonesia
2. Tri-Sector Leadership Institut Harkat Negeri Jakarta 15 Februari 2025 Silmy Karim
Bootcamp
3. Leading Global Business Harvard Business School Amerika Serikat 20 Februari 2025 Ira Noviarti
4. Harvard Asia Business Harvard Business School Amerika Serikat 23 Februari 2025 Ira Noviarti
Conference 2025
5. Private Equity and Harvard Business School Amerika Serikat 2-3 Maret 2025 Marcelino
Venture Capital Rumambo Pandin
Foundations
6. Mobile World Congress GSMA Barcelona 3-6 Maret 2025 Rizal Malarangeng
(MWC) 2025
7. Strategic Research Harvard Business School Amerika Serikat 4-5 Maret 2025 Marcelino
& Development Rumambo Pandin
Management
8. Eagles on Vacation with Yayasan Solidaritas Kawula Jakarta 24 Juni 2025 Silmy Karim
Diesel One Solidarity Muda
9. Qualified Risk LPS - Mitra Kalyana Online 30-31 Juli 2025 • Yohanes Surya
Governance Professional Sejahtera
• Ossy Dermawan
(QRGP)
Jakarta 12 November 2025 Ira Noviarti
10. Critical Thinking for Telkom - LinkedIn Online 8 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Better Judgment and
Decision-Making
11. Strategic Business Telkom - LinkedIn Online 9 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Analysis Essentials
12. Top 10 Gotchas of Cyber Telkom - LinkedIn Online 9 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Regulation
13. Algorithmic Auditing and Telkom - LinkedIn Online 13 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Continuous Monitoring
14. Compliance and Telkom - LinkedIn Online 13 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Regulations for
Generative AI
15. Corporate Financial Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Statement Analysis
254 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 257
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
16. Economics for Business Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Leaders
17. Foundations of Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Responsible AI
18. Insider Threat Risk Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Management
19. Introduction to AI Telkom - LinkedIn Online 13 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Governance
20. Introduction to Auditing Telkom - LinkedIn Online 13 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
AI Systems
21. Leveraging AI for Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Governance, Risk, and
Compliance
22. Operational Excellence Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Foundations
23. Privacy, Governance, Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
and Compliance: Data
Classification and
Inventory
24. Responsible AI: Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
Principles and Practical
Application
25. Digital Transformation Telkom - LinkedIn Online 12 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
26. Building a Responsible Telkom - LinkedIn Online 13 Agustus 2025 Rizal Malarangeng
AI Program: Context,
Culture, Content, and
Commitment
27. Bali Annual Telkom Telkom Indonesia Bali 27 - 28 Agustus 2025 Yohanes Surya
International Conference International
(BATIC)
28. Leading Transformation Telkom Jakarta 17 Oktober 2025 Ira Noviarti
with Innovation and
Agility in a Holding
Ecosystem
29. Women Leading Change: Kementerian Keuangan Jakarta 20 November 2025 Ira Noviarti
Transformation and
Innovation in Action
30. Workshop Internal Audit Telkom Yogyakarta 26-27 November Ira Noviarti
2025
31. Seminar “Harmonisasi Telkom Jakarta 28 November 2025 Ossy Dermawan
Tata Kelola Pertanahan
dan Kepatuhan Hukum
dalam Pengelolaan
dan Penanganan
Permasalahan Aset
Tanah TelkomGroup”
LAPORAN TAHUNAN 2025 255
Page 258
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko (KEMPR) merupakan Komite di bawah Dewan Komisaris yang
bertugas mengevaluasi dan memantau perencanaan perusahaan serta manajemen risikonya dalam mencapai sasaran
kuantitatif dan kualitatif Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Corporate Strategic Scenario (CSS) dan Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). Selain itu, KEMPR juga bertugas melakukan pemantauan kinerja dan kesehatan
keuangan Telkom beserta anak perusahaan, serta membantu Dewan Komisaris menelaah usulan-usulan rencana
strategis Perseroan. Langkah ini sejalan dengan upaya Perseroan untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan
memastikan efektivitas penerapan manajemen risiko di seluruh kegiatan operasionalnya.
Ruang Lingkup, Tugas, dan Tanggung Jawab KEMPR
KEMPR memiliki Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) yang dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris nomor
12/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024 perihal Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Evaluasi dan Monitoring
Perencanaan dan Risiko Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Pedoman tersebut antara
lain mengatur:
1. Pembentukan dan pengangkatan anggota.
2. Struktur dan persyaratan keanggotaan.
3. Tugas, kewajiban, dan kewenangan KEMPR.
4. Lingkup pelaksanaan pekerjaan.
5. Rapat, pelaporan, masa tugas, dan pendanaan.
Sementara itu ruang lingkup, tugas, dan tanggung jawab KEMPR adalah:
1. Melakukan evaluasi secara komprehensif atas usulan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP), Corporate
Strategic Scenario (CSS), dan Rencana Kerja Anggaran Perseroan (RKAP) yang diajukan oleh Direksi.
2. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan RJPP, CSS, dan RKAP agar sesuai dengan sasaran RJPP, CSS, dan RKAP yang
disetujui oleh Dewan Komisaris.
3. Melakukan pemantauan (monitoring) terhadap pelaksanaan enterprise risk management dan project risk
management khususnya untuk proyek yang pelaksanaannya melalui persetujuan Dewan Komisaris.
256 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 259
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Susunan Anggota KEMPR
Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No. 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024 tentang Susunan Keanggotaan
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan Risiko Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia
Tbk, komposisi anggota KEMPR adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota KEMPR hingga 27 Mei 2025
Nama dan Status Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Arya Mahendra Sinulingga Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 8 Juni 2021 -
Komisaris tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
9 Juli 2024.
Anggota Bambang Permadi Soemantri Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 8 Juni 2021 -
Brodjonegoro tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 10 April 2025
Komisaris Utama/Komisaris Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
Independen 9 Juli 2024.
Bono Daru Adji Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 8 Juni 2021 -
Komisaris Independen tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
9 Juli 2024.
Isa Rachmatarwata Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 8 Juni 2021 -
Komisaris tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 7 Februari 2025
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
9 Juli 2024.
Ismail Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2021 29 Mei 2019 -
Komisaris tanggal 29 Mei 2019 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 16 September
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal 2025
9 Juli 2024.
Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2020 29 Juni 2020 -
Komisaris tanggal 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
9 Juli 2024.
Silmy Karim Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2023 27 Juni 2023 -
Komisaris tanggal 27 Juni 2023 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024 tanggal
9 Juli 2024
Siswa Rizali Keputusan Dewan Komisaris Nomor 09/KEP/DK/2021 2 Agustus 2021 -
Anggota Independen tanggal 2 Agustus 2021 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
melalui Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024
tanggal 9 Juli 2024
Janson Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2023 20 Maret 2023 -
Anggota Independen tanggal 20 Maret 2023 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
melalui keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2024
tanggal 9 Juli 2024
LAPORAN TAHUNAN 2025 257
Page 260
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Sehubungan dengan hasil RUPS Tahunan Perseroan tanggal 27 Mei 2025 yang mengubah susunan keanggotaan Dewan
Komisaris, maka terdapat perubahan susunan anggota KEMPR yang dituangkan melalui Keputusan Dewan Komisaris
Nomor 06/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 dan diperbarui kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 22/
KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan
Risiko Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, komposisi anggota KEMPR adalah sebagai
berikut:
Susunan Anggota KEMPR dari 27 Mei 2025 hingga 31 Desember 2025
Nama dan Status Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Rizal Malarangeng Keputusan Dewan Komisaris No.11/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 -
Komisaris 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 22/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Anggota Ismail1) Keputusan Dewan Komisaris No.05/KEP/DK/2021 tanggal 29 Mei 2019 -
Komisaris 29 Mei 2019 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 16 September
Keputusan Dewan Komisaris No.06/KEP/DK/2025 tanggal 2025
13 Juni 2025.
Silmy Karim Keputusan Dewan Komisaris No.06/KEP/DK/2023 tanggal 27 Juni 2023 -
Komisaris 27 Juni 2023 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Rionald Silaban Keputusan Dewan Komisaris No.04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Ossy Dermawan Keputusan Dewan Komisaris No.04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 -
Komisaris 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Rofikoh Rokhim2) Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
Komisaris Independen 23 Desember 2025. 2025 - Sekarang
Siswa Rizali Keputusan Dewan Komisaris No.09/KEP/DK/2021 tanggal 2 Agustus 2021 -
Anggota Independen 2 Agustus 2021 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Janson Keputusan Dewan Komisaris No.01/KEP/DK/2023 tanggal 20 Maret 2023 -
Anggota Independen 20 Maret 2023 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025.
Keterangan:
1) Hingga 16 September 2025.
2) Sejak 23 Desember 2025.
258 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 261
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Profil Anggota KEMPR Merangkap Anggota Dewan Komisaris
Rizal Malarangeng
Ketua
Usia 61 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2000 Doctoral Comparative Politics, Ohio State University, Amerika Serikat
• 1994 Magister Comparative Politics, Ohio State University, Amerika Serikat
• 1990 Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2020 tanggal 29 Juni 2020 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2020 - Sekarang Komisaris, PT Energi Mega Persada
Riwayat Jabatan • 2001 - 2020 Direktur Eksekutif, Freedom Institute
• 2016 Pendiri, Freedom Corp
• 2009 Pendiri, Fox Indonesia
• 2008 - 2012 Direktur Operasional Sistem IT, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK)
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Silmy Karim
Anggota
Usia 51 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2014 Manajemen Pertahanan, Naval Postgraduate School (NPS), Amerika Serikat
• 2012 Advance Security, George C. Marshall European Center for Security Studies,
Jerman
• 2012 NATO School, Jerman
• 2012 Pertahanan Nasional dan Internasional, Amerika Serikat
• 2010 Georgetown University, GLS, Washington D.C, Amerika Serikat
• 2007 Magister Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
• 1997 Sarjana Ekonomi, Universitas Trisakti, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.06/KEP/DK/2023 tanggal 27 Juni 2023 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan
Pemasyarakatan
Riwayat Jabatan • 2023 - 2024 Direktur Jenderal Imigrasi Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia
• 2018 - 2023 Direktur Utama, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
• 2016 - 2019 Komisaris, PT GE Power Solution Indonesia
• 2016 - 2018 Direktur Utama, PT Barata Indonesia (Persero)
• 2015 - 2016 Komisaris Utama, MAN Diesel & Turbo Indonesia
LAPORAN TAHUNAN 2025 259
Page 262
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Silmy Karim
Anggota
• 2014 - 2016 Direktur Utama, PT Pindad (Persero)
• 2011 - 2014 Komisaris, PT PAL Indonesia (Persero)
• 2010 - 2011 Special Advisor, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2014 Naval Postgraduate School (NPS) di Bidang Manajemen Pertahanan, Monterey,
California, Amerika Serikat
• 2012 Harvard University di Bidang Pertahanan Nasional dan Internasional, Cambridge,
Massachusetts, Amerika Serikat
• 2012 NATO School, Oberammergau, Jerman
• 2012 George C. Marshall European Center for Security Studies, Program in Advance
Security, Garmisch-Partenkirchen, Jerman
Rionald Silaban
Anggota
Usia 60 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1993 Master of Laws (LL.M.), Georgetown University, Amerika Serikat
• 1989 Sarjana Hukum, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
Riwayat Jabatan • 2018 - 2021 Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Keuangan
• 2016 - 2018 Staf Ahli bidang Ekonomi Makro & Keuangan Internasional, Kementerian
Keuangan
Sertifikasi Profesi • 2024 Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan, LSPP
• 2019 Level 1 Komisaris, Bidang Manajemen Risiko Perbankan, LSPP
Ossy Dermawan
Anggota
Usia 49 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2014 Master of Science, RSIS, Nanyang Technological University (NTU), Singapura
• 2000 Bachelor of Science, Norwich University, Amerika Serikat
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.04/KEP/DK/2025 tanggal 13 Juni 2025 dan diperbarui beberapa
kembali dengan perubahan terakhir berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Wakil Menteri Agraria & Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional,
Kementerian Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional
• 2020 - Sekarang Direktur Eksekutif, Museum SBY*Ani
• 2019 - Sekarang Manager, Klub Bola Voli LavAni
260 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 263
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Ossy Dermawan
Anggota
Riwayat Jabatan • 2018 - Sekarang Staf Pribadi Presiden ke-6 Republik Indonesia
• 2014 - 2018 Asespri Presiden ke-6 Republik Indonesia
• 2009 - 2014 Pama Spamad, TNI Angkatan Darat
• 2007 - 2009 Danki Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
• 2006 - 2007 Kasi-2/Ops Yonkav/Sersus, Kodam Jaya
• 2005 - 2006 Danton Yonkav 7/Sersus, Kodam Jaya
• 2004 - 2005 Danton Yonkav 3/Serbu, Kodam V/Brawijaya
• 2002 - 2004 Pama Spersad, TNI Angkatan Darat
• 2001 - 2002 Pama Pussimpur Kodiklat, TNI Angkatan Darat
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rofikoh Rokhim
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2005 Ph.D in Economics, Universite de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 D.E.A (M.Phil) International and Development Economic, Universite de Paris 1
Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 Master Specialist in Public Finance, Institut International d’Administration
Publique, Prancis
• 1994 B.A in Public Administration, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
• 1990 B.A in Management Economic, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris Utama, PT Trimegah Sekuritas Indonesia
• 2023 - Sekarang Corporate Assessment Committee, Bursa Efek Indonesia
• 2019 - Sekarang Kepala Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
Riwayat Jabatan • 2017 - 2025 Wakil Komisaris Utama, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
• 2017 - 2019 Advisor and Expert on Ultra Micro Program, PT Permodalan Nasional Madani
(PNM)
• 2015 - 2017 Komisaris Utama, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)
• 2016 - 2017 Satgas Dana Desa, Kementerian Desa, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal
• 2015 - 2017 Komite Pelayanan dan Komite Kepesertaan & Kinerja Organisasi & SDM, BPJS
Ketenagakerjaan
• 2014 - 2015 Satgas Tata Kelola Migas (Anti Mafia Migas), Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral
• 2014 - 2015 Anggota Komite Audit dan Komite Risiko, PT Pos Indonesia
• 2008 - 2013 Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit
• 1995 - 2008 Reporter Bisnis Indonesia
LAPORAN TAHUNAN 2025 261
Page 264
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rofikoh Rokhim
Anggota
Sertifikasi Profesi • 2024 Level 6 Risk Management in Banking Industry by Bankers Association for Risk
Management
• 2024 Charter of Accountant (CA), Asosiasi Akuntan Indonesia
• 2023 Indonesian Internal Auditor Practitioner (IIAP) in Audit Financing, Institute
Internal Audit Indonesia
• 2017 Level 1 & Level 2 Risk Management in Banking Industry, LSPP/IBI
Profil Anggota KEMPR di Luar Anggota Dewan Komisaris
Siswa Rizali
Anggota Independen
Usia 53 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2022 Master of Social Sciences (Economics), National University of Singapore,
Singapura
• 1996 Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.09/KEP/DK/2021 tanggal 2 Agustus 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 Agustus 2021 - Sekarang
Tugas dan Tanggung Bersama dengan anggota KEMPR lainnya, bertugas untuk mengevaluasi usulan Rencana Jangka
Jawab Panjang Perseroan (RJPP), Corporate Strategic Scenario (CSS), dan Rencana kerja Anggaran
Perseroan (RKAP) yang diajukan oleh Direksi, mengevaluasi atas pelaksanaan RJPP, CSS, dan
RKAP, serta melakukan pengawasan pelaksanaan enterprise risk management dan project risk
management Telkom
Riwayat Jabatan • 2019 - 2021 Komite Investasi dan Penempatan, Badan Pengelola Keuangan Haji
• 2015 - 2018 Direktur Investasi, PT Asanusa Asset Management
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2008 Sertifikat Wakil Manajer Investasi, OJK
• 2002 Certified Risk Professional (CRP) by Capital Market Professional Certification
Board
Janson
Anggota Independen
Usia 51 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1998 Bachelor of Science, Finance, University of Maryland, Amerika Serikat
262 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 265
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Janson
Anggota Independen
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.01/KEP/DK/2023 tanggal 20 Maret 2023 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.22/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 20 Maret 2023 - Sekarang
Tugas dan Tanggung Bersama dengan anggota KEMPR lainnya, bertugas untuk mengevaluasi usulan Rencana Jangka
Jawab Panjang Perseroan (RJPP), Corporate Strategic Scenario (CSS), dan Rencana kerja Anggaran
Perseroan (RKAP) yang diajukan oleh Direksi, mengevaluasi atas pelaksanaan RJPP, CSS, dan
RKAP, serta melakukan pengawasan pelaksanaan enterprise risk management dan project risk
management Telkom
Riwayat Jabatan • 2021 - 2022 Senior Corporate Finance, PT ASLI RI
• 2020 - 2021 SVP Equity Research, PT Kanaka Hita Solvera
• 2017 - 2019 SVP Equity Division and Research, PT Royal Investium Sekuritas
• 2013 - 2016 Head of Institutional Equity, PT MNC Sekuritas
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant (CA), Ikatan Akuntansi Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Certified Risk Professional (CRP) by Association of Indonesian Capital Market
Professional
• 2021 Sertifikat Wakil Perantara Pedagang Efek, OJK
• 2019 Sertifikat Wakil Manajer Investasi, OJK
Profil Anggota KEMPR yang Berakhir Jabatannya di Tahun 2025
Arya Mahendra Sinulingga
Ketua
Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2023 Anggota Komite Eksekutif, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
• 2021 Sekretaris Jenderal, Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung
• 2021 Dewan Penasihat Pengurus Pusat, Persatuan Insinyur Indonesia
• 2020 Anggota Majelis Wali Amanat, Universitas Sumatera Utara
Riwayat Jabatan • 2019 - 2025 Staf Khusus III, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
• 2019 - 2021 Komisaris, PT INALUM
• 2018 - 2019 Corporate Secretary Director, PT MNC Tbk
• 2017 - 2018 Komisaris Utama, PT MNC Infotainment
• 2015 - 2018 Direktur Utama, PT IDX Channel
• 2015 - 2018 Wakil Direktur, iNews TV
LAPORAN TAHUNAN 2025 263
Page 266
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Arya Mahendra Sinulingga
Ketua
• 2014 - 2019 Presiden Komisaris, PT Hikmat Makna Aksara (Sindo Weekly)
• 2014 - 2019 Direktur Pemberitaan, PT MNC, Tbk
• 2014 - 2018 Direktur, PT MCI
• 2014 - 2015 Direktur, PT MNC Investama Tbk
• 2014 - 2015 Pemimpin Redaksi, RCTI
• 2011 - 2014 Pemimpin Redaksi, Global TV
• 2010 - 2018 Direktur News & Corporate Secretary, Global TV
• 2010 - 2014 Sekretaris Perusahaan, PT MNC Tbk
• 2008 - 2014 Direktur Utama, PT Hikmat Makna Aksara (Sindo Weekly)
• 2008 - 2014 Sekretaris Perusahaan, PT Global Mediacom Tbk
• 2007 - 2015 Sekretaris Perusahaan PT MNC Sky Vision
• 2004 - 2007 Anggota, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatra Utara
• 2001 - 2004 Staf Ahli, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Konsultan Tata Ruang
Provinsi Sumatera Utara
• 1995 - 2001 Konsultan Drainage & Kelautan, Bandung
Sertifikasi Profesi • 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Anggota
Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1997 Ph.D., University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• 1993 Master of Urban Planning, University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika
Serikat
• 1990 Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 Mei 2021
Dasar Pemberhentian Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Dean and CEO, Asian Development Bank Institute
Riwayat Jabatan • 2024 - 2025 Penasehat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Prudential Syariah
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Bukalapak Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Astra International Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT TBS Energi Utama Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris, PT Combiphar
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Indofood Tbk
• 2021 Komisaris Utama, PT Nusantara Green Energy
• 2021 - 2023 Komisaris Utama, PT Oligo Infrastruktur
• 2019 - 2021 Menteri Riset, Teknologi, dan Badan Riset Inovasi Nasional
• 2016 - 2019 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia
264 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 267
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Anggota
• 2014 - 2016 Menteri Keuangan Republik Indonesia
• 2013 - 2014 Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2021 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Bono Daru Adji
Anggota
Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 LLM, Monash University, Australia
• 1993 Sarjana Hukum, Universitas Trisakti, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Managing Director Legal, PT Danantara Invesment Management
Riwayat Jabatan • 2023 - 2025 Anggota Komite Etik, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
• 2022 - 2025 Anggota Dewan Pengurus, Ikatan Komite Audit Indonesia
• 2017 - 2025 Managing Partner, Assegaf Hamzah & Partners
• 2019 - 2022 Komite Disiplin, PT Bursa Efek Indonesia
• 2018 - 2021 Ketua Dewan Standar, Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2017 Licensed to Practice Law as an Advocate by Capital Market Legal Consultants
Association (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal-HKHPM)
• 2017 Licensed to Practice Law as an Advocate by the Indonesian Bar Association
(PERADI)
Ismail
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2010 Doktor Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
• 1999 Magister Teknik Elektro, Universitas Indonesia, Indonesia
• 1993 Sarjana Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KEP/DK/2019 tanggal 29 Mei 2019 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024
LAPORAN TAHUNAN 2025 265
Page 268
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Ismail
Anggota
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal 16 September 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Republik Indonesia
Riwayat Jabatan • 2023 - 2024 Ketua Dewan Pengawas MASTEL
• 2021 - 2023 Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika
• 2018 - 2019 Ketua, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)
• 2014 - 2016 Direktur Telekomunikasi Khusus PPKU/Pengembangan Pita Lebar, Kementerian
Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
• 2012 - 2014 Direktur Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
• 2008 - 2012 Direktur Operasional Sistem IT, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK)
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2021 Certification in Audit Committee Practices (CACP)
• 2012 Computer Emergency Response Team (CERT), Carnegie Mellon-USA
• 2010 Certified Information System Security Professional (CISSP), INIXINDO
• 2010 Certified Data Center Professional (CDCP), INIXINDO
• 2010 Certified Information Technology Manager (CITM), INIXINDO
Isa Rachmatarwata
Anggota
Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1994 Master of Mathematic, Actuarial Science, University of Waterloo, Kanada
• 1990 Jurusan Ilmu Pasti dan Alam Matematika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KEP/DK/2021 tanggal 8 Juni 2021 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 11/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
Riwayat Jabatan • 2021 - 2025 Direktur Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
• 2017 - 2021 Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
• 2013 - 2017 Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan
Pasar Modal, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
• 2013 Pegawai Tinggi pada Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
• 2006 - 2012 Kepala Biro Perasuransian, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (BPPMLK), Kementerian Keuangan Republik Indonesia
266 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 269
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Isa Rachmatarwata
Anggota
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2020 Fellow of the Society of Actuaries of Indonesia (FSAI)
• 1993 Associate of the Society of Actuaries (ASA)
Independensi KEMPR
Seluruh anggota KEMPR wajib memenuhi aspek independensi dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan syarat
dan ketentuan yang tercantum dalam Keputusan Dewan Komisaris No. 12/KEP/DK/2024 tanggal 9 Juli 2024 perihal
Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Rapat KEMPR
Kebijakan Rapat KEMPR
Sesuai dengan Charter KEMPR No. 12/KEP/DK2024 tanggal 9 Juli 2024, Rapat KEMPR terdiri dari:
1. Rapat KEMPR, terdiri dari rapat internal KEMPR dan rapat KEMPR dengan pihak eksternal. Kedua rapat tersebut
dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) dari anggota KEMPR.
2. Rapat Ad-Hoc, merupakan rapat dengan pihak eksternal yang diadakan sesuai kebutuhan dan pelaksanaannya
dilakukan oleh anggota KEMPR non-Dewan Komisaris.
Rapat KEMPR Tahun 2025
Selama tahun 2025, KEMPR Telkom telah melaksanakan rapat sebanyak 26 kali dengan tingkat kehadiran anggota
sebagai berikut:
Agenda Rapat KEMPR Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Senin, 6 Januari 2025 Release Anggaran Commitment CAPEX Telkom Parent Tahap-1 Tahun 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A √ √
2. Selasa, 7 Januari 2025 Update Data Center Batam
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
- √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A √ √
3. Kamis, 23 Januari 2025 Pemantauan Manajemen Risiko Triwulan IV Tahun 2024
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ - √ √ √ √ N/A N/A N/A √ √
LAPORAN TAHUNAN 2025 267
Page 270
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
4. Selasa, 11 Februari 2025 Pembahasan RJPP Tahun 2025 - 2029
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
5. Kamis, 27 Februari 2025 Update Project Falcon
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
6. Selasa, 11 Maret 2025 InfraCo Carve Out - 1
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
7. Senin, 17 Maret 2025 InfraCo Carve Out - 2
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
8. Rabu, 19 Maret 2025 Profil Risiko TelkomGroup Tahun 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
- √ √ N/A √ - √ N/A N/A N/A √ √
9. Kamis, 10 April 2025 Share Buyback Saham Telkom Tahun 2025 (Bagian 1)
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
10. Selasa, 15 April 2025 Share Buyback Saham Telkom Tahun 2025 (Bagian 2)
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ N/A √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
11. Selasa, 29 April 2025 Pemantauan Manajemen Risiko Triwulan I 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ N/A - N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
12. Senin, 5 Mei 2025 Hasil Skenario Stress Testing Faktor Makro Ekonomi
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
√ N/A √ N/A √ √ √ N/A N/A N/A √ √
13. Jumat, 23 Juni 2025 Persetujuan Peraturan Direksi Pengelolaan Kerja Sama
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
14. Selasa, 8 Juli 2025 Dokumen Contingency Plan
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
15. Kamis, 10 Juli 2025 Update Kondisi Telkomsel
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
16. Rabu, 16 Juli 2025 Inorganic Roadmap
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
268 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 271
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Rapat
17. Senin, 28 Juli 2025 Pemantauan Profil Risiko Triwulan II Tahun 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
18. Senin, 28 Juli 2025 Release CAPEX Tahap II Tahun 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ N/A √ √
19. Rabu, 10 September 2025 Project Sirius & Starlink
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ - N/A √ √
20. Senin, 22 September 2025 Teknologi BWA
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
21. Jumat, 26 September Tambahan Informasi Project Data Center Batam & Strategic Fit Project Falcon - Pengambilalihan Seluruh Saham
2025 Telkomsigma di TDE oleh Telkom
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
22. Rabu, 8 Oktober 2025 Persetujuan CSS Tahun 2026 - 2028
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
23. Kamis - Senin, RKAP 2026
9 - 20 Oktober 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
24. Kamis, 13 November 2025 Pemantauan Profil Risiko Triwulan III Tahun 2025
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ - √ √ N/A √ √
25. Selasa, 2 Desember 2025 Project Falcon 2.0
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
26. Selasa, 30 Desember 2025 Hapus Buku Piutang Tahun 2025 dan 4th Submission RKAP 2026
Daftar Kehadiran AMS BPSB BDA IR IS RM SK OD RS RR SR JN
N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ N/A √ √
Keterangan:
AMS Arya Mahendra Sinulingga SK Silmy Karim
BPSB Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro OD Ossy Dermawan
BDA Bono Daru Adji RS Rionald Silaban
IR Isa Rachmatarwata RR Rofikoh Rokhim
IS Ismail SR Siswa Rizali
RM Rizal Malarangeng JN Janson
LAPORAN TAHUNAN 2025 269
Page 272
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Rapat KEMPR hingga 27 Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Arya Mahendra Sinulingga Ketua 12 10 83
2. Bambang Permadi Soemantri Anggota 9 9 100
Brodjonegoro1)
3. Bono Daru Adji Anggota 12 10 83
4. Isa Rachmatarwata 2)
Anggota 3 3 100
5. Ismail Anggota 19 19 100
6. Rizal Malarangeng Anggota 12 12 100
7. Silmy Karim Anggota 12 12 100
8. Siswa Rizali Anggota 12 12 100
9. Janson Anggota 12 12 100
Keterangan:
1) Hingga tanggal 10 April 2025.
2) Hingga tanggal 7 Februari 2025.
Rekapitulasi Kehadiran Rapat KEMPR dari 27 Mei 2025 hingga 31 Desember 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Rizal Malarangeng Ketua 14 14 100
2. Silmy Karim Anggota 14 13 93
3. Ismail 1)
Anggota 7 7 100
4. Rionald Silaban Anggota 14 13 93
5. Ossy Dermawan Anggota 14 14 100
6. Rofikoh Rokhim 2)
Anggota 1 1 100
7. Siswa Rizali Anggota 14 14 100
8. Janson Anggota 14 14 100
Keterangan:
1) Sampai tanggal 16 September 2025.
2) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan KEMPR
Sesuai wewenang, tugas, dan tanggung jawab KEMPR sebagaimana diatur pada Charter KEMPR, telah dilaksanakan
kegiatan-kegiatan KEMPR sebagai berikut:
1. Evaluasi Usulan Corporate Strategic Scenario (CSS) Tahun 2026 - 2028
Dalam evaluasinya, KEMPR memberikan saran dan masukan antara lain sebagai berikut:
a. Terkait dengan transisi Telkom menjadi strategic holding, agar disiapkan peta jalan transisi dari operational
holding menjadi strategic holding yang memuat pembagian peran dan pengambilan keputusan yang jelas
sebagai pedoman bagi level strategic, serta penciptaan fleksibilitas dari sisi operasional dan kecepatan
pengambilan keputusan. Diperlukan pula strategy recovery kinerja di Telkomsel dapat berdampak pada
optimalisasi pertumbuhan fixed mobile convergence (FMC), pemulihan penguasaan market share, peningkatan
efisiensi CAPEX dan OPEX, serta optimalisasi return atas investasi Telkomsel.
b. Memastikan ketersediaan sumber daya Perseroan yang baik, agar terjadi peningkatan kapabilitas internal.
270 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 273
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
c. Dalam hal menumbuhkan bisnis dari pilar- 3. Manajemen Risiko Perseroan (Enterprise Risk
pilar lain selain B2C, agar terjadi optimalisasi Management/ERM)
kontribusi inisiatif inorganic dalam mendorong Berdasarkan pemantauan atas profil risiko Perseroan,
pertumbuhan kinerja serta memastikan terdapat beberapa hal yang mendapatkan perhatian,
terselenggaranya praktik dan perilaku bisnis yang yaitu:
sehat dan berintegritas.
a. Implementasi project perlu menjadi perhatian,
d. Dalam hal subsidiary streamlining, perlu agar risiko keterlambatan/delay dapat dimitigasi.
diidentifikasi dan dikomunikasikan kepada
b. Mitigasi harus dilakukan secara tepat sasaran
stakeholder mengenai kebutuhan akan dukungan
agar dapat mengurangi risiko yang muncul.
perangkat regulasi.
c. Berkaitan dengan risiko bisnis B2C, perlu
e. Perlu dipastikan manajemen telah memastikan
diperhatikan pengelolaan High Value
seluruh proses perencanaan, pelaksanaan,
Customer khususnya customer yang sensitif
dan evaluasi dari dokumen perencanaan telah
terhadap harga.
memenuhi seluruh ketentuan dan peraturan
yang berlaku. d. Perbaikan pengelolaan CAPEX di TelkomGroup
agar menghasilkan revenue yang optimal dan
2. Evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan
efisiensi biaya.
serta Belanja Modal
e. Perseroan agar memfokuskan pada subsidiary
a. Memastikan agar rancangan anggaran yang
streamlining dan meminimalisir dampak risiko
telah disusun telah mempertimbangkan
yang akan terjadi.
adopsi teknologi terkini serta memastikan
efektivitas CAPEX untuk Telkom Parent maupun f. Perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan data
menggunakan AI, sehingga dapat digunakan
anak perusahaan.
dalam pengambilan keputusan penurunan tarif
b. Memastikan proyeksi RKAP tahun 2026 dapat
khususnya untuk segmen B2C.
dilakukan eksekusi dengan baik dengan tetap
4. Tindakan Tertentu Direksi yang Memerlukan
menerapkan enterprise risk management
Persetujuan Dewan Komisaris
yang komprehensif.
KEMPR telah membantu Dewan Komisaris dalam
c. Anak perusahan perlu didorong untuk lebih aktif
menelaah usulan-usulan rencana strategis yang
mencari customer di luar TelkomGroup.
disampaikan oleh Direksi selama tahun 2025, antara
d. Anak perusahaan harus berfokus pada core bisnis
lain:
agar dapat menghasilkan revenue dan net income
a. Release Anggaran Commitment CAPEX Telkom
sesuai dengan disebutkan pada RKAP 2026.
Parent tahap 1 tahun 2025.
e. TelkomGroup perlu melakukan diversifikasi pada
sumber bisnis lain sehingga tidak mengandalkan b. Perubahan Rencana Penyertaan Modal Data Center
pada satu core bisnis. Batam sampai dengan semester 1 tahun 2027.
c. Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)
f. Percepatan proses digitalisasi dan automasi
proses bisnis di internal TelkomGroup. tahun 2025 - 2029.
d. Share Buyback saham Telkom tahun 2025.
g. Penguatan kapabilitas internal dan pengetahuan
SDM. e. Dokumen Contingency Plan tahun 2025.
h. Penguatan aspek legal dan compliance. f. Release Commitment Budget CAPEX Telkom
i. Penuntasan subsidiary streamlining secara Parent tahap 2 tahun 2025.
tepat waktu sesuai dengan milestone perbaikan g. Inisiasi keikutsertaan dalam seleksi pengguna pita
kesehatan keuangan Perseroan maupun frekuensi radio 1,4GHz untuk layanan BWA 2025.
operasional entitas untuk masing-masing h. Strategic Fit Project Falcon - pengambilalihan
pilar bisnis. seluruh saham Telkomsigma di TDE oleh Telkom.
i. Persetujuan kembali penyertaan modal tahap 3
dan 4 Project Data Center Batam.
LAPORAN TAHUNAN 2025 271
Page 274
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
j. Pemisahan sebagian bisnis dan asset wholesale c. Peningkatan efisiensi biaya di masing-masing
Fiber Connectivity tahap 1 oleh Telkom ke TIF anak usaha.
dalam rangka Project InfraCo. d. Kelancaran proses pembayaran antara anak
k. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perusahaan dan Telkom parent.
tahun 2026. e. Pengurangan ketergantungan bisnis kepada
l. Laporan atas rencana Perseroan untuk menerima pihak ketiga.
penugasan khusus dari pemerintah pusat untuk
melaksanakan penyediaan layanan Pusat Data Pendidikan dan Pelatihan KEMPR
Nasional Sementara (PDNS) selama periode
peralihan.
Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan
KEMPR bersama dengan komite lain bekerja sama KEMPR
untuk menelaah beberapa usulan Direksi, antara
lain: Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/
a. Usulan KPI Direksi Kolegial 2025. MBU/02/2023 tentang Pedoman Tata Kelola & Kegiatan
Korporasi Signifikan BUMN dan Keputusan Deputi
b. Kinerja pencapaian Key Performance Indicator
Menteri BUMN Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko
(KPI) 2024 dan Strategy Recovery.
Nomor SK-3/DKU.MSU/05/2023 tanggal 26 Mei 2023
c. Organisasi Group Business Operation (GBO). tentang Petunjuk Teknis Komposisi dan Kualifikasi Organ
d. Usulan Key Performance Indicator (KPI) Direksi Pengelola Risiko di Lingkungan Badan Usaha Milik Negara
Individual 2025. yang mengatur mengenai komposisi anggota Komite
e. Usul penghapusbukuan Piutang Usaha Reguler Tata Kelola Terintegrasi, disebutkan bahwa anggota
Tidak Tertagih tahun 2025. Komite Pemantau Risiko dalam hal ini KEMPR, wajib
menjalani pelatihan minimal 20 jam per tahun dengan
f. Usulan KPI Direksi secara Kolegial tahun 2026 ke
topik yang berkaitan pada manajemen risiko, fraud,
Danantara.
bisnis, kegiatan usaha korporasi, hukum, kepatuhan,
5. Pemantauan Anak Perusahaan
keuangan, akuntansi, dan audit.
KEMPR telah membantu Dewan Komisaris dalam hal
pemantauan kinerja dan kesehatan keuangan anak
Pendidikan dan Pelatihan KEMPR Tahun
perusahaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan
2025
antara lain:
a. Refocusing bisnis anak perusahaan pada Selama tahun 2025, Telkom melibatkan anggota KEMPR
bisnis utama. dalam berbagai program pendidikan dan pelatihan
b. Pencegahan terjadinya tumpang tindih produk guna meningkatkan kompetensi mereka. Beberapa di
diantara entitas TelkomGroup. antaranya mencakup:
272 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 275
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pendidikan dan Pelatihan KEMPR Tahun 2025
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi Tanggal Peserta
1. Algorithmic Auditing and Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Continuous Monitoring University Center/LinkedIn • Janson
2. Balanced Score Card Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
and Key Performance University Center/LinkedIn • Janson
Indicator
3. Compliance and Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Regulations for University Center/LinkedIn • Janson
Generative AI
4. Corporate Financial Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Statement Analysis University Center/LinkedIn • Janson
5. Digital Transformation Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
University Center/LinkedIn • Janson
6. Finance Foundations: Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Corporate Governance University Center/LinkedIn • Janson
7. Foundations of Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Responsible AI University Center/LinkedIn • Janson
8. Introduction to AI Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Governance University Center/LinkedIn • Janson
9. Introduction to Auditing Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
AI System University Center/LinkedIn • Janson
10. Operational Excellence Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Foundations University Center/LinkedIn • Janson
11. Privacy, Governance, Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Compliance: Data University Center/LinkedIn • Janson
Classification and
Inventory
12. Top 10 Gotchas of Cyber Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Regulation University Center/LinkedIn • Janson
13. Workshop Internal Telkom Corporate Jakarta Agustus 2025 • Siswa Rizali
Control over Financial University Center/LinkedIn • Janson
Reporting (ICoFR)
14. Risk Beyond 2025 Telkom Corporate Bali Agustus 2025 • Siswa Rizali
On Enterprise Risk University Center/LinkedIn • Janson
Management Bali
15. Manajemen Risiko CRA, ESG Solusi Jakarta Agustus 2025 Siswa Rizali
CRP, dan Pasar Modal
Keterangan:
Pendidikan dan Pelatihan anggota KEMPR yang merupakan anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Pendidikan dan Pelatihan Dewan Komisaris.
LAPORAN TAHUNAN 2025 273
Page 276
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi 1. Struktur dan persyaratan keanggotaan.
2. Tugas, kewajiban, dan kewenangan.
Telkom telah ditetapkan sebagai BUMN dengan
3. Lingkup pelaksanaan pekerjaan.
klasifikasi sistemik A, sesuai dengan surat Dewan
Komisaris Nomor 028/SRT/DK/2024 tanggal 1 April 2024 4. Pengaturan rapat, pelaporan, masa tugas, dan
perihal Persetujuan Penetapan Klasifikasi Risiko Telkom pendanaan.
Berdasarkan Tingkat Intensitas Risiko sesuai Peraturan Adapun tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi antara
Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023. Oleh lain:
karenanya, Telkom wajib membentuk Komite Tata Kelola
1. Melakukan evaluasi dan memberikan persetujuan
Terintegrasi (KTKT) sebagaimana diamanatkan dalam
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi yang diusulkan
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
oleh Direksi.
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan Keputusan 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas kesesuaian
Deputi Menteri BUMN Bidang Keuangan dan Manajemen kebijakan Tata Kelola Terintegrasi Perseroan dan
Risiko Nomor SK-3/DKU.MBU/05/2023 tanggal 26 Mei anak perusahaan.
2023 tentang Petunjuk Teknis Komposisi dan Kualifikasi 3. Melakukan evaluasi pelaksanaan Tata Kelola
Organ Pengelola Risiko di Lingkungan Badan Usaha Milik Terintegrasi, paling sedikit melalui penilaian
Negara yang mengatur mengenai komposisi anggota kecukupan pengendalian internal dan pelaksanaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi (”Juknis”). fungsi kepatuhan secara terintegrasi.
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap fungsi
Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) merupakan
Tata Kelola Terintegrasi lainnya sesuai dengan
komite yang bertugas untuk membantu Dewan Komisaris
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran
dalam melakukan evaluasi dan memberikan persetujuan
dasar, dan/atau keputusan RUPS/menteri.
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi yang diusulkan oleh
Direksi, melakukan pemantauan dan evaluasi atas Sedangkan Kewajiban Komite Tata Kelola Terintegrasi
kesesuaian kebijakan Tata Kelola Terintegrasi Perseroan antara lain:
dan Anak Perusahaan, serta melakukan pemantauan
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
dan evaluasi terhadap fungsi Tata Kelola Terintegrasi
untuk penyempurnaan kebijakan Tata Kelola
lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
Terintegrasi.
undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS/
2. Membuat laporan realisasi program kerja tahunan
Menteri BUMN.
yang disampaikan dalam Laporan Tahunan
Perseroan.
Tugas dan Kewajiban Komite Tata
3. Memegang teguh rahasia komite sesuai dengan
Kelola Terintegrasi ketentuan yang berlaku.
Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) telah menyusun
Pedoman Pelaksanaan Kerja Tata Kelola Terintegrasi, Susunan Anggota Komite Tata Kelola
yang dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisaris Terintegrasi
Nomor 08/KEP/DK/2024 tanggal 16 April 2024 tentang
Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Tata Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Kelola Terintegrasi Perusahaan Perseroan (Persero) 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025 tentang
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Adapun dalam charter Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
tersebut tertuang mengenai: Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk, komposisi anggota KTKT sebagai berikut:
274 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 277
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Susunan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi hingga 27 Mei 2025
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Bambang Permadi Soemantri Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Brodjonegoro tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Komisaris Utama/Komisaris Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025
Independen PT Telkom tanggal 2 Januari 2025.
Indonesia (Persero) Tbk
Anggota Bono Daru Adji Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Telkom Indonesia (Persero) Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025
Tbk tanggal 2 Januari 2025.
Marcelino Rumambo Pandin Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telkom tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 27 Mei 2025
Indonesia (Persero) Tbk Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025
tanggal 2 Januari 2025.
Sarwoto Atmosutarno Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telekomunikasi tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 25 September
Selular Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 2025
tanggal 2 Januari 2025.
Andi Agus Akbar Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024-
Komisaris PT Graha Sarana tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Duta Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Oktadiasih Muninggar Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 2 Januari 2025 -
Komisaris PT Infrastruktur tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
Telekomunikasi Indonesia melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/
DK/2025 tanggal 23 Desember 2025.
Vedi Noviana Suherman Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Metra-Net tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Sofian Saleh Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Multimedia Nusantara Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
I Gusti Bagus Astawa Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT PINS Indonesia tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Farida Sunarjati Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Sigma Cipta Caraka Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Michael Adiguna Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telkom Data tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Ekosistem Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Muhammad Rofik Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telekomunikasi tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Indonesia International Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 275
Page 278
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
M. Ridwan Rizqi R. Nasution Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Telekomunikasi Indonesia Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025
International tanggal 2 Januari 2025.
Fahd Pahdepie Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 2 Januari 2025 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
Telkom Akses melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/
DK/2025 tanggal 23 Desember 2025.
Rama Pratama Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telkom Satelit tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Indonesia Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Sehubungan dengan hasil RUPS Tahunan Perseroan tanggal 27 Mei 2025 yang mengubah susunan keanggotaan Dewan
Komisaris, maka terdapat perubahan susunan anggota KTKT yang dituangkan melalui Keputusan Dewan Komisaris
Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan diperbarui kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris
Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025 tentang Susunan Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Komposisi anggota KTKT periode tanggal 27 Mei
2025 sampai dengan tanggal 31 Desember 2025 sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi dari 27 Mei hingga 31 Desember 2025
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Ketua Angga Raka Prabowo Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Utama PT Telkom 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Indonesia (Persero) Tbk Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Anggota Deswandhy Agusman Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Independen PT 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Telkom Indonesia (Persero) Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
Tbk tanggal 23 Desember 2025.
Ira Noviarti Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Independen PT 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Telkom Indonesia (Persero) Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
Tbk tanggal 23 Desember 2025.
Yohanes Surya1) Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Independen PT 25 September 2025. 2025 -
Telkom Indonesia (Persero) 12 Desember
Tbk 2025
Rofikoh Rokhim2) Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 23 Desember
Komisaris Independen PT tanggal 23 Desember 2025. 2025 - Sekarang
Telkom Indonesia (Persero)
Tbk
Rico Rustombi Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris PT Telekomunikasi 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Selular Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
276 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 279
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nama Anggota Periode
Jabatan Dasar Penunjukan
dan Rangkap Jabatan Jabatan
Fadli Tri Hartanto Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September
Komisaris Utama PT 25 September 2025 dan terakhir ditetapkan kembali melalui 2025 - Sekarang
Dayamitra Telekomunikasi Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Andi Agus Akbar Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Graha Sarana tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Duta Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Oktadiasih Muninggar Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 2 Januari 2025 -
Komisaris PT Infrastruktur tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
Telekomunikasi Indonesia melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/
DK/2025 tanggal 23 Desember 2025.
Vedi Noviana Suherman Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Metra-Net tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Sofian Saleh Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Multimedia Nusantara Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
I Gusti Bagus Astawa Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT PINS Indonesia tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Farida Sunarjati Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Sigma Cipta Caraka Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Michael Adiguna Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telkom Data tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Ekosistem Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Muhammad Rofik Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telekomunikasi tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Indonesia International Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Fahd Pahdepie Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 2 Januari 2025 -
Komisaris Independen PT tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan kembali Sekarang
Telkom Akses melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/
DK/2025 tanggal 23 Desember 2025.
Rama Pratama Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 2 April 2024 -
Komisaris PT Telkom Satelit tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan kembali melalui Sekarang
Indonesia Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025
tanggal 23 Desember 2025.
Keterangan:
1) Menjabat hingga 12 Desember 2025.
2) Menjabat sejak 23 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 277
Page 280
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Merangkap Anggota
Dewan Komisaris
Angga Raka Prabowo
Ketua
Usia 36 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2011 Sarjana Hubungan Internasional, Universitas Jayabaya, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan Kembali melalui keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23
Desember 2025.
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital
• 2024 - Sekarang Presiden Komisaris, PT Media Pandu Bangsa
• 2022 - Sekarang Presiden Komisaris, PT Aneka Rupa Pangan
• 2022 - Sekarang Chairman, Yayasan Prabowo Subianto Djojohadikusumo
• 2021 - Sekarang Sekretaris, Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia
Riwayat Jabatan • 2025 - April 2026 Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Deswandhy Agusman
Anggota
Usia 66 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1988 MBA, Finance, Business, and Economics, University of Denver, Amerika Serikat
• 1985 Sarjana Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi), Institut Teknologi Bandung,
Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2015 - Sekarang Komisaris Independen, PT Berau Coal Energy Tbk
• 2025 - 2030 Anggota, Komite Nasional mengenai Kebijakan Corporate Governance
Riwayat Jabatan • 2015 - 2024 Komisaris, PT Maybank Sekuritas Indonesia
• 2015 - 2024 Komisaris Independen, PT Maybank Indonesia Finance
• 2010 - 2012 Komisaris Independen, PT Bank Tabungan Negara Tbk
• 2002 - 2006 Anggota Komisaris, PT Bank Permata Tbk
• 2001 - 2003 Staf Ahli Menteri Negara Koperasi dan UKM bidang Pemanfaatan Teknologi
• 2000 - 2005 Anggota, Komite Nasional mengenai Kebijakan Corporate Governance
• 1999 - 2004 Komisaris Utama, PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital
• 1999 - 2001 Deputi Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah Bidang
Pembiayaan
• 1999 - 2001 Komisaris, PT Bank BRI
278 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 281
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Deswandhy Agusman
Anggota
• 1998 - 1999 Direktur Jenderal Fasilitasi Pembiayaan dan Simpan Pinjam
• 1992 - 1998 Managing Director - Corporate Finance, PT Peregrine Sewu Securities
• 1990 - 1992 Manajer Sindikasi, PT Nomura Indonesia
• 1988 - 1990 Management Associate Global Corporate Banking Group, Citibank N.A
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Ira Noviarti
Anggota
Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Banten, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 Sarjana Ekonomi (Akuntansi Keuangan), Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal
23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Strategic Advisor to Global Private Equity
Riwayat Jabatan • 2020 - 2024 Presiden Direktur, PT Unilever Indonesia
• 2017 - 2020 Vice President Beauty & Personal Care, PT Unilever Indonesia
• 2015 - 2017 Vice President, Unilever Food Solutions South-East Asia
• 2010 - 2015 Direktur Ice Cream dan Media Consumer Market Insight, PT Unilever Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rofikoh Rokhim
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2005 Ph.D in Economics, Universite de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 D.E.A (M.Phil) International and Development Economic, Universite de Paris 1
Pantheon-Sorbonne, Prancis
• 2002 Master Specialist in Public Finance, Institut International d’Administration
Publique, Prancis
• 1994 B.A in Public Administration, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
• 1990 B.A in Management Economic, Universitas Islam Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris Utama, PT Trimegah Sekuritas Indonesia
• 2023 - Sekarang Corporate Assessment Committee, Bursa Efek Indonesia
• 2019 - Sekarang Kepala Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
Riwayat Jabatan • 2017 - 2025 Wakil Komisaris Utama, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk
• 2017 - 2019 Advisor and Expert on Ultra Micro Program, PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
LAPORAN TAHUNAN 2025 279
Page 282
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rofikoh Rokhim
Anggota
• 2015 - 2017 Komisaris Utama, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)
• 2016 - 2017 Satgas Dana Desa, Kementerian Desa, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal
• 2015 - 2017 Komite Pelayanan dan Komite Kepesertaan & Kinerja Organisasi & SDM, BPJS
Ketenagakerjaan
• 2014 - 2015 Satgas Tata Kelola Migas (Anti Mafia Migas), Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral
• 2014 - 2015 Anggota Komite Audit dan Komite Risiko, PT Pos Indonesia
• 2008 - 2013 Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit
• 1995 - 2008 Reporter Bisnis Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2024 Level 6 Risk Management in Banking Industry by Bankers Association for Risk
Management
• 2024 Charter of Accountant (CA), Asosiasi Akuntan Indonesia
• 2023 Indonesian Internal Auditor Practitioner (IIAP) in Audit Financing, Institute
Internal Audit Indonesia
• 2017 Level 1 & Level 2 Risk Management in Banking Industry, LSPP/IBI
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Dari Anak Perusahaan
Rico Rustombi
Anggota
Usia 57 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2010 Master of Business Administration (MBA) in Finance, Universitas Gadjah Mada,
Indonesia
• 1992 Bachelor of Arts in Economics, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan dan
Perbankan Indonesia (STEKPI), Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
2025
Periode Jabatan 25 September 2025 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris, PT Telkomsel
• 2025 - Sekarang Penasihat Khusus di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM
• 2024 - Sekarang Wakil Ketua Umum Bidang Infrastruktur Kadin Indonesia
• 2023 - Sekarang Dewan Pengawas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)
• 2017 - Sekarang Komisaris Utama, PT Lumbung Dana Indonesia
Riwayat Jabatan • 2021 - 2024 Wakil Ketua Badan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital Kadin Indonesia
• 2018 - 2019 Komisaris Utama, PT Dewata Freight International, Tbk
• 2010 - 2016 Presiden Direktur, PT Mitrabahtera Segara Sejati, Tbk
280 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 283
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rico Rustombi
Anggota
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2024 Executive Course on Geopolitics, Geostrategy, Geoeconomics & Statecraft
Cohort-8, Universitas Pertahanan RI
• 2017 Coalition Building and Strategic Partnership, International Academy for
Leadership (IAF) Gummersbach, Germany
• 2014 Cambridge ASEAN Global Leadership Programme, Judge Business School -
Cambridge University, United Kingdom
Fadli Tri Hartono
Anggota
Usia 37 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2020 - 2021 Master Degree, Tsinghua University, Tiongkok
• 2007 - 2012 Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris No.17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025 dan terakhir
ditetapkan kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris No.23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
2025
Periode Jabatan 25 September 2025 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2024 - Sekarang Staf Khusus Menteri, Kementerian Sekretariat Negara RI
Riwayat Jabatan • 2024 Staf Khusus Menteri, Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI
• 2019 - 2024 Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR-RI
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2025 Executive Tech Updates: High Altitude Platform Station (HAPS)
• 2025 Executive Tech Briefing 2025: AI in Tower Business
Andi Agus Akbar
Anggota
Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1998 Master of Business Telecommunication, Technology University of Delft, Belanda
• 1991 Sarjana Teknik Elektro, Universitas Hasanuddin, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
LAPORAN TAHUNAN 2025 281
Page 284
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Andi Agus Akbar
Anggota
Riwayat Jabatan • 2024 - Sekarang Ketua Komite Pemantau Risiko merangkap Komite Tata Kelola Terintegrasi PT
Graha Sarana Duta
• 2023 - Sekarang Ketua Komite Audit PT Graha Sarana Duta
• 2023 - Sekarang Komisaris PT Graha Sarana Duta
• 2020 - 2025 SVP Corporate Secretary PT Telekomunikasi Seluler
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2024 Regulatory Compliance
Oktadiasih Muninggar
Anggota
Usia 53 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2007 Magister Manajemen Telekomunikasi, Universitas Indonesia, Indonesia
• 1995 Sarjana Teknik Elektro, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 Januari 2025 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2022 - VP Wholesale Solution & Customer Management, PT Telkom Indonesia (Persero)
Sekarang Tbk
Riwayat Jabatan • 2019 OSM Managed Service Planning and Development, PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk
• 2016 - 2018 OSM Business Development, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi • 2023 Certified in Enterprise Risk Governance
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Vedi Noviana Suherman
Anggota
Usia 59 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Bogor, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2018 S2 STIE Indonesia School of Management, Indonesia
• 2003 S1 Universitas Terbuka, Indonesia
• 1991 D3 Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
Kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
282 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 285
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Vedi Noviana Suherman
Anggota
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2021 - Sekarang Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Muda, Kementerian BUMN
Riwayat Jabatan • 2020 - 2021 Sub Koordinator, Kementerian BUMN
• 2020 Pengendali Sub Fungsi, Kementerian BUMN
• 2015 - 2020 Kepala Sub Bagian Perlengkapan dan Rumah Tangga, Kementerian BUMN
• 2014 - 2015 Kepala Sub Bidang Usaha Energi dan Pertambangan, Kementerian BUMN
• 2012 - 2014 Kepala Sub Bagian Tata Usaha Inspektorat Jenderal, Kementerian BUMN
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Sofian Saleh
Anggota
Usia 61 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1989 Undergraduate, Faculty of Economy, University of Southern California, Amerika
Serikat
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2022 - Sekarang Komisaris Independen, PT Multimedia Nusantara
• 2022 - Sekarang Sekretaris Komite Bilateral Indonesia - Brunei/Kamar Dagang dan Industri
Indonesia
• 2022 - Sekarang Dewan Pengawas, Persatuan Perusahaan Film Indonesia
• 2019 - Sekarang PR & Communication, B2G Business/V2 Indonesia (Teknologi Audio Visual)
Riwayat Jabatan • 2007 - 2019 Direktur Utama, PT MM Insa Film (Produksi Film)
• 2001 - 2006 Direktur Marketing, PT Tria Putra Pertiwi (Retail)
• 1999 - 2001 Government Relation Officer, PT Surya Cipta Internusa, Tbk. (Konstruksi &
Properti)
• 1995 - 1999 Manager Marketing, PT Multi Media Lestari (Advertising)
• 1990 - 1995 Manager Marketing, PT Satria Timur Wisesa (Artist Promotor)
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
I Gusti Bagus Astawa
Anggota
Usia 52 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • Magister Teknik Telekomunikasi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember
2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 283
Page 286
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
I Gusti Bagus Astawa
Anggota
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2022 - Sekarang Deputy Executive Vice President Divisi Government Service, PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk
Riwayat Jabatan • 2016 - 2022 OSM Bidding Management Divisi Government Service, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
• 2015 - 2016 OSM Legal & Compliance Divisi Government Service, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Farida Sunarjati
Anggota
Usia 55 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1993 Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2023 - Sekarang Komisaris Independen, PT Sigma Cipta Caraka
Riwayat Jabatan • 2010 - 2023 Head of Risk Management, PT Beyond Media
• 2007 - 2020 Deputy Chief Financial Officer (CFO), PT Emas Indonesia Duaribu
• 2005 - 2007 Financial Controller Mugi Rekso Abadi (MRA) Group, Printed Media Division
• 1999 - 2005 Treasury & Accounting Manager, PT Higina Alhadin
• 1996 - 1999 Supervisor Group Finance, PT Eterindo Wahanatama, Tbk
• 1993 - 1996 Senior Auditor Prasetio Utomo & Co - Arthur Andersen & Co, SC Registered
Public Accountant
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Michael Adiguna
Anggota
Usia 51 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2007 S2 Universitas Diponegoro, Indonesia
• 1997 S1 Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2021 - Sekarang Vice President Wholesale Product & Service, PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk
Riwayat Jabatan • 2020 - 2021 Senior Executive Account Manager, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
• 2019 - 2020 General Manager Carrier Service, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
284 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 287
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Michael Adiguna
Anggota
• 2016 - 2018 OSM Business Operation & Rev Assurance Telkom, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
• 2015 - 2016 Assistant Vice President Sales Strategy - Carrier Voice & VAS, PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk
• 2015 Manager Revenue Assurance, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
• 2014 Manager Business Assurance & Fraud Management, PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
Sertifikasi Profesi • 2024 Sertifikasi Profesional Utama GRCE (Governance, Risk & Compliance
Professional Certification)
• 2024 Advanced Governance, Risk & Compliance for Executive, PT Strategic
Development Group
Muhammad Rofik
Anggota
Usia 53 Tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2009 Magister Manajemen, Institut Manajemen Telkom, Indonesia
• 1997 Sarjana Teknologi Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2022 - Sekarang EVP Divisi Wholesale, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Riwayat Jabatan • 2020 - 2022 VP Corporate Strategic Planning & Performance Direktorat Wholesale &
International Service, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
• 2018 - 2020 VP Corporate Strategy, PT Telekomunikasi Indonesia International
• 2012 - 2018 Berbagai posisi Assistant Vice President di PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk, AVP Business Development, AVP Business Performance, AVP Business
Transformation
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Fahd Pahdepie
Anggota
Usia 38 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2025 Doctor of Public Administration, Universitas Muhammadiyah, Indonesia
• 2015 Magister Hubungan Internasional, Monash University, Australia
• 2009 Sarjana Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 Januari 2025 - Sekarang
LAPORAN TAHUNAN 2025 285
Page 288
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Fahd Pahdepie
Anggota
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2022 - Sekarang Komisaris Independen, PT Telkom Akses
• 2021 - Sekarang CEO, Inilah.com
Riwayat Jabatan • 2020 - 2022 Koordinator/Tim Komunikasi Pimpinan MPR RI - Menteri Perdagangan RI
• 2018 - 2019 Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia
• 2015 - 2018 Direktur Eksekutif, Digitroops Indonesia
• 2012 - 2014 Co-Founder & CEO Inspirasi.co
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Rama Pratama
Anggota
Usia 51 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2021 Doktor Ilmu Akuntansi Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas
Indonesia, Indonesia
• 2008 Magister Ilmu Politik Pascasarjana, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,
Universitas Indonesia, Indonesia
• 1999 Sarjana Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia,
Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 23/KEP/DK/2025 tanggal 23 Desember 2025
Periode Jabatan 2 April 2024 - Sekarang
Riwayat Jabatan • 2021 - Sekarang Dewan Komisaris, Telkomsat
• 2021 - Sekarang Komite Audit, Telkomsat
Sertifikasi Profesi • 2024 Certified Risk Executive Leader (CREL)
Profil Anggota KTKT yang Berakhir Jabatannya di Tahun 2025
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Anggota
Usia 58 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1997 Ph.D., University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• 1993 Master of Urban Planning, University of Illinois at Urbana-Champaign,
Amerika Serikat
• 1990 Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025 (sebelumnya
mengundurkan diri pada tanggal 10 April 2025)
286 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 289
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Anggota
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Dean and CEO, Asian Development Bank Institute
Riwayat Jabatan • 2024 - 2025 Penasehat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Prudential Syariah
• 2021 - 2025 Komisaris Utama, PT Bukalapak Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Astra International Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT TBS Energi Utama Tbk
• 2021 - 2025 Komisaris, PT Combiphar
• 2021 - 2025 Komisaris Independen, PT Indofood Tbk
• 2021 Komisaris Utama, PT Nusantara Green Energy
• 2021 - 2023 Komisaris Utama, PT Oligo Infrastruktur
• 2019 - 2021 Menteri Riset, Teknologi, dan Badan Riset Inovasi Nasional
• 2016 - 2019 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia
• 2014 - 2016 Menteri Keuangan Republik Indonesia
• 2013 - 2014 Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia
Sertifikasi Profesi • 2021 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
Bono Daru Adji
Anggota
Usia 56 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1995 LLM, Monash University, Australia
• 1993 Sarjana Hukum, Universitas Trisakti, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 Managing Director Legal, PT Danantara Invesment Management
Riwayat Jabatan • 2023 - 2025 Anggota Komite Etik, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
• 2022 - 2025 Anggota Dewan Pengurus, Ikatan Komite Audit Indonesia
• 2017 - 2025 Managing Partner, Assegaf Hamzah & Partners
• 2019 - 2022 Komite Disiplin, PT Bursa Efek Indonesia
• 2018 - 2021 Ketua Dewan Standar, Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2017 Licensed to Practice Law as an Advocate by Capital Market Legal Consultants
Association (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal-HKHPM)
• 2017 Licensed to Practice Law as an Advocate by the Indonesian Bar Association
(PERADI)
LAPORAN TAHUNAN 2025 287
Page 290
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Marcelino Rumambo Pandin
Anggota
Usia 59 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2007 Ph.D. of Technology and Innovation, The University of Queensland, Australia
• 2005 Graduate Diploma in Company Director Course, Australian Institute of
Company Director (GAICD), Australia
• 2003 Diploma in Company Direction (Chartered Director Level II), The Institute of
Directors (IoD), London, Inggris
• 1999 Master of Philosophy, Judge Business School University of Cambridge, Inggris
• 1991 Sarjana Teknik Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024 dan terakhir ditetapkan
kembali melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2025 tanggal 2 Januari 2025
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 27 Mei 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini Tidak memiliki rangkap jabatan
Riwayat Jabatan • 2018 - 2019 Committee, World Observatory on Subnational Government Finance, and
Investment OECD Paris, Prancis
• 2017 - 2019 Senior Policy Advisor on City Finance, United City and Local Government
(UCLG) Asia Pacific
Sertifikasi Profesi • 2024 Chartered Accountant, Ikatan Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Lanjutan, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2024 Certificate in Accounting, Finance Business (CAFB) Level Profesional, Ikatan
Akuntan Indonesia
• 2023 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2020 Certification in Audit Committee Practices (CACP)
• 2015 The Company Directors’ Course (CDC)
• 2014 The Company Directors’ Course (CDC)
Yohanes Surya
Anggota
Usia 62 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1994 Ph.D in Philosophy, The College William and Mary, Amerika Serikat
• 1990 Master of Science in Physics, The College William and Mary, Amerika Serikat
• 1986 Sarjana Fisika, Universitas Indonesia, Indonesia
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 17/KEP/DK/2025 tanggal 25 September 2025
Dasar Pemberhentian Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom tanggal 12 Desember 2025
Rangkap Jabatan Saat Ini • 2025 - Sekarang Komisaris, PT Solusi Bangun Indonesia
Riwayat Jabatan • 2024 - 2025 Tenaga Ahli Menteri, Kemendiktisaintek
• 2018 - 2024 Penasehat Khusus Menko Marves bidang Teknologi dan Komunikasi
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
288 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 291
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sarwoto Atmosutarno
Anggota
Usia 68 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Yogyakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • S2, Master of European Business Engineering (MSc)
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024
Periode Jabatan 2 April 2024 - 31 Desember 2024
Riwayat Jabatan • 2021 - 2024 Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL)
• 2009 - 2012 Presiden Direktur, PT Telkomsel
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
M. Ridwan Rizqi R. Nasution
Anggota
Usia 43 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2008 - 2009 MA in International Finance, London Metropolitan University, Inggris
• 2007 - 2008 BA Honours in Business Studies, Middlesex University, Inggris
• 2003 - 2006 BA Honours in Financial & Business Economics, University of Newcastle Upon
Tyne, Inggris
Dasar Penunjukan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KEP/DK/2024 tanggal 2 April 2024
Riwayat Jabatan • 2020 - Sekarang Komisaris Independen, PT Dayamitra Telekomunikasi, Tbk
• 2020 - Sekarang Komisaris, PT Majoris Asset Management
• 2015 - 2020 Komisaris Independen, PT Asuransi BRI Life
• 2014 - 2016 Komisaris Utama, PT Mitra Sentosa Parama Abadi
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
• 2016 Panitia Standar Profesi Pasar Modal (Wakil Manajer Investasi)
• 2015 Manajemen Risiko Perusahaan Perasuransian Tingkat 5 (Asosiasi Ahli
Manajemen Asuransi Indonesia)
Independensi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Seluruh anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi wajib memenuhi aspek independensi dalam menjalankan tugasnya
sesuai dengan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Tata Kelola
Terintegrasi yaitu:
1. Bukan merupakan Direksi Perseroan dalam waktu enam bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris
Perseroan.
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal dengan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan atau anak perusahaan.
3. Tidak merangkap sebagai anggota komite yang lingkup tugasnya berkaitan dengan fungsi Tata Kelola pada Emiten
atau Perusahaan Publik yang berada pada sektor industri yang sama dengan Perseroan pada periode yang sama.
LAPORAN TAHUNAN 2025 289
Page 292
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Kebijakan Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Kebijakan rapat KTKT diatur dalam Pedoman Pelaksanaan Kerja (Charter) Komite Tata Kelola Terintegrasi, antara
lain mengatur tentang jenis rapat, persyaratan kuorum, frekuensi penyelenggaraan rapat, tata cara penyelenggaraan
rapat, pengambilan keputusan dan dokumentasi hasil rapat.
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
Selama tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi Telkom telah melaksanakan rapat sebanyak 3 kali dengan tingkat
kehadiran anggota sebagai berikut:
Agenda Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
No. Tanggal Agenda Rapat
1. Kamis, 17 April 2025 Evaluasi dan perbaikan Tata Kelola di TelkomGroup
Daftar Kehadiran BPSB BDA MRP SA AAA OM VNS SS IGBA FS MA
N/A √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
ARP DA YS IN RR RRI FTH MR MRRN FP RP
N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A √ √ √ √
2. Kamis - Minggu, 8 - 11 Mei Corporate Governance & Director Program
2025
Daftar Kehadiran BPSB BDA MRP SA AAA OM VNS SS IGBA FS MA
N/A - √ √ √ √ √ √ √ √ √
ARP DA YS IN RR RRI FTH MR MRRN FP RP
N/A N/A N/A N/A N/A N/A N/A - √ √ √
3. Senin, 24 November 2025 Update GBO Terkait Rencana Menuju Strategic Holding
Daftar Kehadiran BPSB BDA MRP SA AAA OM VNS SS IGBA FS MA
N/A N/A N/A N/A √ √ √ √ √ √ √
ARP DA YS IN RR RRI FTH MR MRRN FP RP
√ √ - √ N/A √ √ √ N/A √ -
Keterangan:
BPSB Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ARP Angga Raka Prabowo
BDA Bono Daru Adji DA Deswandhy Agusman
MRP Marcelino Rumambo Pandin YS Yohanes Surya
SA Sarwoto Atmosutarmo IN Ira Noviarti
AAA Andi Agus Akbar RR Rofikoh Rokhim
OM Oktadiasih Muninggar RRI Rico Rustombi
VNS Vedi Noviana Suherman FTH Fadli Tri Hartono
SS Sofian Saleh MR Muhammad Rofik
IGBA I Gusti Bagus Astawa MRRN M. Ridwan Rizqi R. Nasution
FS Farida Sunarjati FP Fahd Pahdepie
MA Michael Adiguna RP Rama Pratama
290 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 293
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi hingga 27 Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Bambang Permadi Soemantri Ketua - - -
Brodjonegoro1)
2. Bono Daru Adji Anggota 2 1 50
3. Marcelino Rumambo Pandin Anggota 2 2 100
4. Sarwoto Atmosutarno Anggota 2 2 100
5. Andi Agus Akbar Anggota 2 2 100
6. Oktadiasih Muninggar Anggota 2 2 100
7. Vedi Noviana Suherman Anggota 2 2 100
8. Sofian Saleh Anggota 2 2 100
9. I Gusti Bagus Astawa Anggota 2 2 100
10. Farida Sunarjati Anggota 2 2 100
11. Michael Adiguna Anggota 2 2 100
12. Muhammad Rofik Anggota 2 1 50
13. M. Ridwan Rizqi R. Nasution Anggota 2 2 100
14. Fahd Pahdepie Anggota 2 2 100
15. Rama Pratama Anggota 2 2 100
Keterangan:
1) Mengundurkan diri pada tanggal 10 April 2025.
Rekapitulasi Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi dari 27 Mei 2025 hingga 31 Desember 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Angga Raka Prabowo Ketua 1 1 100
2. Deswandhy Agusman Anggota 1 1 100
3. Yohanes Surya1) Anggota 1 0 0
4. Ira Noviarti Anggota 1 1 100
5. Rofikoh Rokhim2) Anggota - - -
6. Rico Rustombi Anggota 1 1 100
7. Fadli Tri Hartono Anggota 1 1 100
8. Andi Agus Akbar Anggota 1 1 100
9. Oktadiasih Muninggar Anggota 1 1 100
10. Vedi Noviana Suherman Anggota 1 1 100
11. Sofian Saleh Anggota 1 1 100
12. Farida Sunarjati Anggota 1 1 100
13. Michael Adiguna Anggota 1 1 100
14. Muhammad Rofik Anggota 1 1 100
15. Fahd Pahdepie Anggota 1 1 100
16. Rama Pratama Anggota 1 0 0
Keterangan:
1) Sampai tanggal 12 Desember 2025.
2) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 291
Page 294
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan Dewan Komisaris yang efektif, tantangan yang
ditemukan di anak perusahaan, kompetensi yang
Komite Tata Kelola Terintegrasi penting untuk Dewan Komisaris serta pentingnya
Sepanjang tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi dinamika kolektif Board.
telah melaksanakan kegiatan-kegiatan berikut: c. Sharing session dan diskusi dengan Direksi
1. Komite Tata Kelola Terintegrasi melakukan TelkomGroup dan Komisaris Utama anak
pertemuan dengan tema pembahasan yaitu perusahaan, dengan topik pembahasan update
Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola di TelkomGroup. terkait GBO menuju strategic holding. Adapun
Beberapa hal yang dibahas mengenai: beberapa hal penting dalam pertemuan terkait
transformasi strategic holding, respons positif
a. Penguatan kualitas tata kelola keputusan
pasar, Telkom 30 sebagai roadmap transformasi,
strategis.
masalah ketergantungan pada Telkomsel,
b. Pengembangan kapabilitas internal dan urgensi diversifikasi pendapatan, benchmark
independensi pengambilan keputusan. internasional, penyederhanaan struktur dan
c. Penyempurnaan proses tata kelola Dewan dan portofolio serta perbaikan tata kelola dan
kualitas board paper. kepatuhan global.
d. Penguatan monitoring, eksekusi transformasi,
dan kinerja finansial. Pendidikan dan Pelatihan Komite Tata
e. Optimalisasi peran komite dalam fungsi Kelola Terintegrasi
pengawasan.
2. Pada Bulan Mei, KTKT melaksanakan kegiatan Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan
workshop dengan tema “Corporate Governance & Komite Tata Kelola Terintegrasi
Director Program”. Adapun workshop ini dirancang
sebagai forum strategis untuk menyamakan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan anggota Komite
pemahaman, memperkuat sinergi pengawasan, Tata Kelola Terintegrasi mengacu kepada:
serta mendalami praktik tata kelola korporasi 1. Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
yang terintegrasi, dinamis, dan sesuai dengan tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Aksi
arah transformasi TelkomGroup ke depan. Pada Korporasi Signifikan BUMN.
workshop kali ini, diisi dengan materi sebagai 2. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen
berikut: Risiko Kementerian BUMN Nomor SK- 3/DKU.
a. Sharing bersama Global Corporate Governance MBU/05/2023 tentang Petunjuk Teknis Komposisi
Expert, yang mencakup pembahasan mengenai dan Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di Lingkungan
peran strategis BUMN di negara berkembang, BUMN.
masalah utama tata kelola di BUMN, pilar 3. Surat Menteri BUMN Nomor S-491/MBU/10/2023
transformasi tata kelola BUMN, dan peran tanggal 29 September 2023 yang ditujukan kepada
strategis komisaris anak perusahaan Telkom. Direksi dan Dewan Komisaris/Pengawas BUMN
b. Sharing bersama anggota Komite Tata Kelola perihal Aspirasi Pemegang Saham (APS) untuk
Terintegrasi yang mencakup tiga elemen Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
utama penentu efektivitas Board, peran Tahun 2024.
292 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 295
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Pendidikan dan Pelatihan Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
Selama tahun 2025, Telkom melibatkan anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam berbagai program pendidikan
dan pelatihan guna meningkatkan kompetensi mereka. Beberapa di antaranya mencakup:
Pendidikan dan Pelatihan Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
No. Peserta Nama Program Tanggal Penyelenggara
1. Rico Rustombi Qualified Risk Governance Professional Oktober 2025 LSP MKS
2. Fadli Tri Hartono Qualified Risk Governance Professional November 2025 LSP MKS
Executive Tech Update: High Altitude Platform 24 September Telkom Corporate
Station (HAPS) 2025 University
Executive Tech Briefing 2025: AI in Tower 17 November 2025 Telkom Corporate
Business University
3. Andi Agus Akbar Strategic Leadership for Sustainable Growth Februari 2025 HEC Paris
Corporate Governance & Directorship Program 9 - 10 Mei 2025 Telkom
4. Oktadiasih Muninggar 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
5. Vedi Noviana Suherman 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
6. Sofian Saleh 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
7. I Gusti Bagus Astawa 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
8. Farida Sunarjati 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
9. Michael Adiguna 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
10. Muhammad Rofik 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
11. Fahd Pahdepie 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
12. Rama Pratama 20 Hours E-learning Board of Commissioner* 2025 Linked Indonesia
Keterangan:
• Pendidikan dan Pelatihan anggota KTKT yang merupakan anggota Dewan Komisaris dapat dilihat pada Pendidikan dan Pelatihan Dewan Komisaris.
• Kewajiban memenuhi kuota jam pelatihan dihitung mulai tahun 2025.
* Adapun materi untuk 20 Hours E-learning Board of Commissioner antara lain:
a. Strategic Business Analysis Essentials.
b. Critical Thinking for Better Judgment and Decision Making.
c. Measuring Business Performance.
d. Balanced Scorecard and Key Performance Indicator.
e. Top 10 Gotchas of Cyber Regulation.
f. Digital Transformation.
g. Privacy, Governance, and Compliance.
h. Economics for Business Leaders.
i. Finance Foundation.
j. Corporate Financial Statement Analysis.
k. Leveraging AI for Governance, Risk, and Compliance.
l. Insider Threat Risk Management.
m. Operational Excellence Foundations.
n. Foundations of Responsible AI.
o. Responsible AI: Principles and Practical Applications.
p. Introduction to AI Governance.
q. Compliance and Regulations for Generative AI.
r. Building a Responsible AI Program.
s. Introduction to Auditing AI Systems.
t. Algorithmic Auditing and Continuous Monitoring.
LAPORAN TAHUNAN 2025 293
Page 296
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Direksi
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Piagam/Board Charter Direksi
Terbatas mengatur bahwa Direksi merupakan organ
Perseroan yang memiliki wewenang penuh dan Dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja Direksi agar
bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan, lebih terarah dan menciptakan sinergi yang lebih baik di
dengan tujuan untuk kepentingan Perseroan sesuai antara anggota Direksi, Telkom memiliki Panduan Tata
dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Direksi juga Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) yang
berperan mewakili Perseroan, baik dalam urusan hukum dituangkan dalam Peraturan Bersama Dewan Komisaris
di dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan dan Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan PD.620.00/r.01/
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang- HK200/COP-M4000000/2022. Board Manual ini berfungsi
undangan yang berlaku. sebagai pedoman bagi Direksi dalam menjalankan
tugasnya, mencakup tata tertib kerja, wewenang, tugas,
Dalam menjalankan tugasnya, Direksi harus mematuhi tanggung jawab, kewajiban, pembagian tugas, rapat,
semua peraturan perundang-undangan yang ketentuan mengenai benturan kepentingan, kepemilikan
berlaku, mengikuti ketentuan dalam Anggaran Dasar saham, serta pengaturan mekanisme dan pembagian
Perseroan, serta berpedoman pada Piagam/Board kerja antar anggota Direksi yang tidak diatur dalam
Charter Direksi. Selain itu, Direksi diwajibkan untuk Anggaran Dasar Perseroan atau peraturan perundang-
mengimplementasikan prinsip-prinsip profesionalisme, undangan yang berlaku.
efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas,
tanggung jawab, dan kewajaran dalam setiap langkah dan
Keberagaman Direksi
keputusan yang diambil.
TelkomGroup menjunjung tinggi prinsip persamaan Hak
Dasar Pengangkatan Direksi Asasi Manusia (HAM) sebagaimana diatur dalam Undang-
Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Mekanisme pemilihan dan pengangkatan anggota Pemegang saham utama dan pengendali Telkom
Direksi Telkom dilakukan melalui RUPS. Pemegang memastikan bahwa proses pemilihan dan pengangkatan
saham utama dan pengendali Telkom, yaitu pemerintah Direksi dilakukan tanpa diskriminasi, meskipun tidak
Indonesia yang diwakili Kementerian Badan Usaha Milik terdapat kebijakan tertulis yang secara khusus mengatur
Negara (BUMN). Pengangkatan atau pemilihan Direksi hal tersebut. Setiap anggota Direksi dipilih berdasarkan
mempertimbangkan kompetensi dan keahlian, integritas, profesionalisme, keahlian, kecakapan, dan integritas
serta latar belakang yang dibutuhkan Perseroan. Calon yang sesuai dengan kebutuhan strategis TelkomGroup di
anggota yang terpilih dipastikan telah memenuhi kriteria era digital. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
dan syarat yang telah ditentukan dalam Uji Kelayakan dan (RUPST) 2025 menetapkan sembilan anggota Direksi,
Kepatutan. di antaranya dua orang perempuan yang menunjukkan
bahwa proses seleksi dijalankan secara transparan dan
bebas dari diskriminasi gender.
Keberagaman Direksi per 31 Desember 2025
Latar Belakang Keahlian
No. Nama Jabatan Gender Tingkat Pendidikan
dan Kecakapan
1. Dian Siswarini Direktur Utama Wanita Electrical Engineering Sarjana
2. Nanang Hendarno Direktur Network Pria Space System Engineering Magister
3. Budi Satria Dharma Purba Direktur Wholesale & Pria Telecommunication Magister
International Service Engineering
4. Veranita Yosephine Direktur Enterprise & Wanita Business Administration Magister
Business Service
294 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 297
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Latar Belakang Keahlian
No. Nama Jabatan Gender Tingkat Pendidikan
dan Kecakapan
5. Arthur Angelo Syailendra Direktur Keuangan & Pria Economics & Finance Magister
Manajemen Risiko
6. Willy Saelan Direktur Human Capital Pria Arts in Human Resource Magister
Management Management
7. Seno Soemadji Direktur Strategic Business Pria Business Administration Magister
Development & Portfolio
8. Faizal Rochmad Djoemadi Direktur IT Digital Pria Philosophy, Human Doktor
Resource
9. Andy Kelana Direktur Legal & Pria Business Administration Magister
Compliance and Law
Keberagaman Komposisi Gender Direksi Keberagaman Komposisi Tingkat Pendidikan Direksi
% 1%
1 1 ,1 1 1 1 ,1
1%
11,1
77,78%
8 8, 8 9 %
Pria Wanita Magister Sarjana Doktor
Wewenang, Tugas, dan Tanggung 2. Merumuskan dan menyatakan strategic direction
dalam rangka mengondisikan kemampuan Perseroan
Jawab Direksi untuk mewujudkan sustainable competitive growth
Pengelolaan Perseroan dilaksanakan melalui Board of pada seluruh portofolio bisnis TelkomGroup dan
Executive (BoE) TelkomGroup yang dikoordinasikan oleh pengendalian risiko serta interfacing with external
Direktur Utama selaku Chief of Executive (CEO). Tugas constituent.
pokok Direktur Utama adalah sebagai berikut: 3. Mengendalikan fungsi perencanaan strategis dalam
1. Mengkoordinasikan proses strukturisasi dan/ lingkup TelkomGroup dan mengarahkan upaya
atau rekonstruksi aspek-aspek filosofi Perseroan pertumbuhan dengan fokus pada portofolio bisnis baru.
yang mencakup namun tidak terbatas pada visi, 4. Mengendalikan arah Perseroan dan TelkomGroup
misi, tujuan, corporate culture, serta leadership dalam upaya driving new business, entering/
architecture. developing new market, serta internasionalisasi/
regionalisasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025 295
Page 298
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
5. Mengendalikan pengelolaan aspek strategis dari fungsi-fungsi keuangan dan manajemen risiko, human capital,
digital business, dan strategic portfolio pada seluruh portofolio bisnis yang dijalankan pada lingkup TelkomGroup.
6. Memimpin proses pembinaan leader TelkomGroup, serta mengangkat dan memberhentikan pemangku jabatan pada
posisi tertentu sesuai dengan peraturan manajemen karier yang ditetapkan, serta pembinaan leader TelkomGroup.
7. Melaporkan secara periodik kinerja Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada perusahaan publik.
8. Menetapkan kebijakan dan keputusan terkait pengelolaan Perseroan dan TelkomGroup sebagaimana dimaksud
pada huruf a sampai dengan huruf g serta hal lain yang belum dirumuskan dalam tugas dan wewenang masing-
masing anggota Direksi dalam peraturan ini.
Dalam menjalankan tugasnya, Direktur Utama didukung oleh beberapa Direktur yang memiliki tugas dan tanggung
jawab sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tabel berikut menyajikan tugas dan tanggung jawab dari setiap
Direktur berdasarkan bidang yang mereka tangani:
Jabatan Direktur Tugas dan Tanggung Jawab
Direktur Enterprise & 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur EBIS bertanggung jawab atas business
Business Service strategy dalam rangka pengondisian sustainable competitive growth melalui pemenangan kompetisi
dan pertumbuhan portofolio bisnis segmen corporate (enterprise, government, dan business).
2. Direktur EBIS sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai CEO Enterprise
Business yang bertugas melaksanakan fungsi parenting strategy melalui strategic control,
koordinasi, dan subsidiaries performance management dalam rangka penciptaan value perusahaan
melalui optimalisasi dan harmonisasi interelasi antara parent dengan seluruh entitas pengelola
operasi CFU Enterprise Business pada lingkup TelkomGroup.
Direktur Wholesale & 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur WINS bertanggung jawab atas business
International Service strategy dalam rangka pengondisian sustainable competitive growth melalui pemenangan kompetisi
dan pertumbuhan portofolio bisnis segmen wholesale & international.
2. Direktur WINS sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai CEO Wholesale &
International Business yang bertugas melaksanakan fungsi parenting strategy melalui strategic
control, koordinasi, dan subsidiaries performance management dalam rangka penciptaan value
Perseroan melalui optimalisasi dan harmonisasi interelasi antara parent dengan seluruh entitas
pengelola operasi CFU Wholesale & International Business (WIB) pada lingkup TelkomGroup.
Direktur Strategic 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur SBDP bertanggung jawab atas ketersediaan
Business rumusan corporate level strategy yang mencakup directional strategy, portfolio strategy, dan
Development & parenting strategy, serta mengeksplorasi sumber-sumber pertumbuhan baru untuk pertumbuhan
Portfolio portofolio bisnis TelkomGroup melalui alliance & acquisition dan synergy.
2. Direktur SBDP sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai Chief Strategic
Officer (CSO) yang bertugas melaksanakan parenting strategy, functional strategy & business
development dalam rangka penciptaan value perusahaan melalui optimalisasi dan harmonisasi
pengelolaan strategy & business development dalam lingkup TelkomGroup.
Direktur IT Digital 1. Direktur IT Digital memiliki tugas untuk merumuskan enterprise architecture, IT digital masterplan,
group product lifecycle management, dan implementasi AI center of excellence untuk menyukseskan
transformasi strategic holding di lingkup TelkomGroup.
2. Direktur IT Digital sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai Chief IT Digital
Officer (CIDO) yang juga bertanggung jawab dalam rumusan policy dan governance IT digital
TelkomGroup di level digitisasi dan digitalisasi.
Direktur Network 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur Network bertanggung jawab atas pengelolaan
strategi, teknologi, dan arsitektur infrastruktur network TelkomGroup—mulai dari perencanaan,
pengembangan, hingga orkestrasi operasi—untuk memastikan kesiapan kapasitas, kualitas layanan,
dan efisiensi operasional. Peran ini dijalankan melalui transformasi infrastruktur jaringan (termasuk
modernisasi dan standardisasi), penguatan tata kelola aset & inventory, serta pengawalan roadmap
network agar investasi jaringan tepat sasaran dan berdampak langsung pada daya saing bisnis.
296 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 299
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Jabatan Direktur Tugas dan Tanggung Jawab
2. Direktur Network sebagai bagian dari Board of Executive ditunjuk sebagai Chief Technology Officer
(CTO) yang menjalankan orkestrasi TOTEX strategy dalam lingkup TelkomGroup. Dalam peran ini,
Direktur Network memastikan harmonisasi kebijakan Network and Technology, eksekusi lintas
entitas, termasuk pengawalan TOTEX group (CAPEX–OPEX) untuk cost effectiveness, pengendalian
prioritas program strategis, serta penguatan governance agar target bisnis dan operasional tercapai
secara konsisten.
3. Untuk memastikan keberlanjutan layanan dan ketahanan perusahaan, Direktur Network juga
memimpin pengawalan performansi layanan (termasuk WISA/SLA/quality level), memastikan
implementasi dan operasional cybersecurity end-to-end (roadmap, kontrol, dan operasi), serta
mendorong peningkatan pengalaman pelanggan melalui perbaikan reliability jaringan, kesiapan
kapasitas, dan respon insiden yang lebih cepat dan terukur.
Direktur Keuangan & 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur KMR bertanggung jawab atas ketersediaan
Manajemen Risiko rumusan directional strategy, portfolio strategy, dan parenting strategy khususnya dari aspek
financial, supply, dan risk management Perseroan untuk mewujudkan sustainable competitive
growth pada lingkup TelkomGroup.
2. Direktur KMR sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai Chief Financial & Risk
Officer (CFRO) yang bertugas melaksanakan parenting strategy fungsional keuangan dan manajemen
risiko TelkomGroup, termasuk di dalamnya controlling pengelolaan asset dan leverage asset dengan
implementasi strategic control, koordinasi, dan subsidiaries performance management dalam
rangka penciptaan value Perseroan melalui optimalisasi dan harmonisasi interelasi antara parent
dengan seluruh entitas pengelola operasi dan subsidiaries FU Finance & Risk Management.
Direktur Human 1. Di samping tugasnya sebagai anggota Direksi, Direktur HCM berperan sebagai strategic partner
Capital Management terhadap lini bisnis dan corporate function pengelolaan human capital TelkomGroup, mendukung
unit bisnis dan subsidiaries melalui pengembangan center of excellence atas fungsi-fungsi human
capital management, memberikan guidance dan kebijakan dalam pelaksanaan alignment dan
integrasi strategic human capital, serta mengintegrasikan talent management system.
2. Direktur HCM sebagai bagian dari anggota Board of Executive ditunjuk sebagai Chief Human
Capital Officer (CHCO) yang bertugas melaksanakan parenting strategy fungsional human capital
management dalam lingkup TelkomGroup dan mengelola supervisi Dana Pensiun dan Yayasan Telkom
dengan implementasi strategic control, koordinasi, dan foundation performance management
dalam rangka penciptaan value Perseroan melalui optimalisasi dan harmonisasi interelasi antara
parent dengan seluruh entitas pengelola operasi anak perusahaan FU HCM.
Direktur Legal & 1. Direktur L&C memiliki peran dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi yang memiliki fungsi
Compliance pengelolaan aspek hukum, tata kelola, dan kepatuhan perusahaan secara komprehensif antara lain
berperan sebagai strategis, steward, ambassador, dan operator untuk pengelolaan aspek hukum
yang mendukung bisnis perusahaan dalam kerangka governance, risk, and compliance (GRC),
termasuk pengendalian kebijakan pada lingkup TelkomGroup dengan dukungan teknologi terkini
guna memastikan penerapan prinsip good corporate governance (GCG) dan kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan dan/atau kebijakan terkait lainnya dalam rangka mendukung
pencapaian strategic objective TelkomGroup.
Apabila Perseroan mengalami kerugian, setiap anggota Direksi memiliki tanggung jawab secara tanggung renteng atas
kesalahan/kelalaian dalam menjalankan tugasnya, kecuali bagi anggota Direksi yang dapat membuktikan:
1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya.
2. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk kepentingan dan
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang
mengakibatkan kerugian.
4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.
LAPORAN TAHUNAN 2025 297
Page 300
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rangkap Jabatan Direksi
Pada tahun 2025, terdapat beberapa anggota Direksi Telkom yang merangkap jabatan di induk perusahaan, entitas
anak, maupun entitas lainnya. Rincian mengenai rangkap jabatan tersebut disajikan dalam tabel berikut:
Rangkap Jabatan Direksi per 31 Desember 2025
Telkom
No. Nama Entitas Anak Entitas Lainnya
Jabatan Jabatan Lainnya
1. Dian Siswarini Direktur Utama - - -
2. Nanang Hendarno Direktur Network - - -
3. Budi Satria Dharma Direktur Wholesale - - -
Purba & International
Service
4. Veranita Yosephine Direktur Enterprise - - -
& Business Service
5. Arthur Angelo Direktur Keuangan Anggota Dewan - -
Syailendra & Manajemen Pembina Yayasan
Risiko Kesehatan
Karyawan Telkom
6. Willy Saelan Direktur Ketua Pembina - -
Human Capital Yayasan Kesehatan
Management Karyawan Telkom
7. Seno Soemadji Direktur Strategic Anggota Dewan - -
Business Pembina Yayasan
Development & Pendidikan Telkom
Portfolio
8. Faizal Rochmad Direktur IT Digital Ketua Dewan - -
Djoemadi Pembina Yayasan
Pendidikan Telkom
9. Andy Kelana Direktur Legal & - - -
Compliance
Rapat Direksi
Kebijakan Rapat Direksi
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi Telkom wajib mengadakan rapat internal setidaknya sekali dalam
sebulan dan kapan pun dianggap perlu. Selain itu, Direksi juga diwajibkan untuk mengadakan rapat gabungan dengan
Dewan Komisaris minimal sekali setiap empat bulan. Rapat dianggap mencapai kuorum apabila lebih dari setengah
jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili secara sah. Setiap anggota Direksi yang hadir atau diwakili berhak atas satu
suara, dan pengambilan keputusan dilakukan dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Jika mufakat tidak
tercapai, keputusan diambil berdasarkan suara mayoritas dari anggota yang hadir atau diwakili.
Pelaksanaan Rapat Direksi Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah mengadakan 62 kali rapat. Berikut ini disajikan agenda dan rekapitulasi kehadiran
anggota Direksi selama rapat sepanjang tahun 2025:
298 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 301
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Agenda Rapat Internal Direksi Tahun 2025
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
1. 7 Januari 2025 1/REG/I/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE, Calendar of Event 2025, Peninjauan
Pelaksanaan Radir 2024 & Executive Dashboard eLMO
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Desember 2024 (Outlook)
c. Laporan Format Reporting RADIR 2025
d. Laporan Kolaborasi IndiHome - Indibiz
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
2. 14 Januari 2025 2/REG/I/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performance & Program Strategis W2 Januari 2025
c. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ - √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
3. 21 Januari 2025 3/REG/I/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Progres Integrated Audit Tahun 2024 (Terbatas)
c. Laporan Persetujuan Going Concern PINS dan Telkom Infra (Terbatas)
d. Laporan Enterprise Agreement Telkom - Microsoft (Terbatas)
e. Laporan RJPP 2025 - 2029 (Terbatas)
f. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
g. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Desember 2024 (Closing) & W3 Januari 2025
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
4. 22 Januari 2025 4/REG/I/2025 a. Laporan Kinerja Perseroan YtD Desember 2024
b. Laporan Progres FMC dan InfraCo
c. Update Perkembangan 5 Bold Moves
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
5. 5 Februari 2025 5/REG/II/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan terkait RUU BUMN (Terbatas)
c. Laporan PD Pengelolaan Kerja Sama (Terbatas)
d. Laporan Closing CNOP (Terbatas)
e. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
f. Laporan Satgas Scrap
g. Laporan Performance & Program Strategis W5 Januari 2025
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ - √ √ N/A N/A N/A
6. 11 Februari 2025 6/REG/II/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Januari 2025 (Outlook)
c. Laporan Konsolidasi Produk SD-WAN (Terbatas)
d. Laporan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) (Terbatas)
e. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ - √ √ N/A N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 299
Page 302
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
7. 17 Februari 2025 7/REG/II/2025 Laporan Penunjukan KJPP untuk Penentuan Nilai Wajar dan Nilai Saham Perseroan
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
8. 18 Februari 2025 8/REG/II/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Program Strategis W2 Februari 2025
c. Laporan terkait Pengurusan Aset Lahan Lokasi Daan Mogot (Terbatas)
d. Laporan Transformasi Organisasi Dept. Internal Audit (Terbatas)
e. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (tambahan Laporan CFA-2 DC Singapore, Laporan
Progres InfraCo, dan Laporan Project MDI)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
9. 20 Februari 2025 9/REG/II/2025 a. Laporan Kinerja Perseroan YtD Januari 2025
b. Laporan Progres FMC dan InfraCo
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
10. 25 Februari 2025 10/REG/II/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Update Hasil CEO TelkomGroup Forum 2025
c. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Januari 2025 (Closing) dan W3 Februari
2025
d. Laporan Kinerja LSP Microsoft Telkomsigma (Terbatas)
e. Laporan Cost Transformation Governance Body (Terbatas)
f. Laporan Progres CNOP (Terbatas)
g. Laporan FU SP: Inorganik, FMC, dan InfraCo (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
11. 27 Februari 2025 11/REG/II/2025 a. Laporan Update Self-Assessment Perubahan Change of Control dan Valuasi Nilai Wajar
Perseroan (Terbatas)
b. Laporan Project Data Center Batam (Terbatas)
c. Laporan Project Falcon (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
12. 4 Maret 2025 12/REG/III/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Program Strategis W4 Februari 2025
c. Laporan Kesiapan Safari Ramadhan Tahun 2025
d. Laporan Kajian Bantuan THR Pensiunan (Terbatas)
e. Laporan Konsep Temuan Pemeriksaan BPK RI (Terbatas)
f. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ - - √ √ √ √ N/A N/A N/A
13. 11 Maret 2025 13/REG/III/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional & Revenue YtD Februari 2025 (Outlook)
c. Laporan KPI Direksi Individual 2025 (Terbatas)
d. Laporan Progres Pemenuhan Alpro (Terbatas)
e. Laporan FU SP: Inorganik, FMC, dan InfraCo (Terbatas)
300 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 303
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
14. 18 Maret 2025 14/REG/III/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Program Strategis W2 Maret 2025
c. Laporan FU FRM: Laporan Dividen Anak Perusahaan Tahun Buku 2024 (Terbatas)
d. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ - - N/A N/A N/A
15. 19 Maret 2025 15/REG/III/2025 a. Laporan Kinerja Perseroan YtD Februari 2025
b. Laporan Progres FMC dan InfraCo
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
16. 25 Maret 2025 16/REG/III/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
c. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Februari 2025 (Closing) dan W3 Maret 2025
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
17. 26 Maret 2025 17/REG/III/2025 Laporan Keuangan Konsolidasi FY 2024
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
18. 9 April 2025 18/REG/IV/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Maret 2025 (Outlook)
c. Laporan Extended Procedure Integrated Audit 2024 dan penjelasan terkait dokumen: Replet,
Disclosure 20-F - 6K, Disclosure AR, dan Legal Opinion (Terbatas)
d. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ - √ √ - √ - - √ N/A N/A N/A
19. 10 April 2025 19/REG/IV/2025 Laporan Project Falcon (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
20. 10 April 2025 20/REG/IV/2025 Laporan Usulan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel Tahun Buku 2024 (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
21. 15 April 2025 21/REG/IV/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Program Strategis W2 April 2025
c. Laporan Kesiapan RUPST Telkom Tahun Buku 2024 (Terbatas)
d. Laporan Pengurusan Legalitas Aset Lahan Lokasi Daan Mogot KM.11 Jakarta Barat
e. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 301
Page 304
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
22. 21 April 2025 22/REG/IV/2025 Laporan Update Earning Call FY 2024
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
23. 22 April 2025 23/REG/IV/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Maret 2025 (Closing) dan W3 April 2025
c. Laporan Tema RAPIM TelkomGroup I Tahun 2025
d. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
- √ √ √ √ √ - √ - N/A N/A N/A
24. 27 April 2025 24/REG/IV/2025 a. Update Materi RAGAB YtD Maret 2025
b. Laporan Keuangan Kinerja Triwulan I Tahun 2025
c. Laporan Agenda RUPST Telkom dan RUPST Mitratel
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
25. 2 Mei 2025 25/REG/V/2025 Update Materi Earning Call Triwulan I Tahun 2025
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
26. 6 Mei 2025 26/REG/V/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Peraturan Presiden terkait dengan Pajak Transaksi Luar Negeri (Terbatas)
c. Laporan Management News dan Unjuk Rasa (Terbatas)
d. Laporan Project PDNS (Terbatas)
e. Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI (Terbatas)
f. Laporan Project Management Resolution Telkomsat (Terbatas)
g. Laporan FU SP: FMC, InfraCo dan Inorganik (tambahan agenda Laporan Project Slingshot 2.0)
(Terbatas)
h. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD April 2025 (Outlook)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
27. 15 Mei 2025 27/REG/V/2025 a. Laporan Kinerja Perseroan YtD April 2024 (Terbatas)
b. Laporan Program Strategis W2 Mei 2025
c. Laporan Kesiapan Digiland 2025
d. Laporan Pelaksanaan Press Conference terkait Pemberitaan Telkom (Terbatas)
e. Laporan Data Center Strategic Partnership (Terbatas)
f. Laporan Peringkat Komposit Risiko Telkom 2024 (Terbatas)
g. Laporan Kesiapan RUPST Telkom Tahun Buku 2024 (Terbatas)
h. Laporan FU SP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (tambahan Laporan CNOP 3.0) (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
28. 20 Mei 2025 28/REG/V/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Update Materi RAGAB YtD April 2025 (Terbatas)
c. Laporan Project Kimia Farma, PDNS, dan Pertamina (Terbatas)
302 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 305
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
d. Laporan Guiding Principle Cost & Process Transformation (Terbatas)
e. Laporan Aset Lahan Daan Mogot (Terbatas)
f. Laporan Kinerja KPI Direksi secara Kolegial dan Individual FY2024 (Audited) (Terbatas)
g. Laporan FU SP: Inorganik, FMC, dan InfraCo (tambahan Laporan Project Mustang) (Terbatas)
h. Laporan Faskes Direksi Purna Tugas (Terbatas)
Daftar Kehadiran RA HS FMV HW MFR BSW AW BW HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
29. 28 Mei 2025 29/REG/V/2025 a. Laporan Kesiapan Pelaksanaan RUPST Telkomsel dan Mitratel Tahun Buku 2024
b. Laporan Pengaturan Ruang Lingkup Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab Anggota Direksi
dalam Masa Transisi
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
30. 3 Juni 2025 30/REG/VI/2025 a. Laporan Kesiapan Workshop Penyusunan Program 100 Hari BoE TelkomGroup
b. Laporan AD/ART Telkomsel (Terbatas)
c. Laporan Kinerja Anak Perusahaan Telkom
d. Laporan Kesiapan Acara Office Tour dan Greeting from the Board
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
31. 10 Juni 2025 31/REG/VI/2025 a. Update Townhall dan Update Media Gathering
b. Komitmen & Project Charter Program 100 Hari Kerja BoE
c. Pengadaan Konsultan untuk Roadmap Strategic Holding
d. Update Legal Case
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
32. 17 Juni 2025 32/REG/VI/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan GRC Council
c. Laporan Kesiapan War Room
d. Laporan Procurement Konsultan Penyusunan Strategy dan Roadmap menjadi Digital Telco
menuju Strategic Holding
e. Laporan Progres Project Resolution Management (Mansol & Utip)
f. Laporan Streamlining PINS
g. Laporan SBDP: FMC, InfraCo, dan Inorganik (tambahan Laporan Project Thunder)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ - N/A N/A N/A
33. 20 Juni 2025 33/REG/VI/2025 Update Materi RAGAB YtD Mei 2025
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
34. 24 Juni 2025 34/REG/VI/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Streamlining PINS
c. Laporan Deep Dive Kinerja Telkomsel
d. Laporan Efektivitas CAPEX TelkomGroup
e. Laporan Kinerja KM Direksi Q1 2025 dan Prognosa KM Direksi Q2 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 303
Page 306
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
f. Laporan Usulan Penyelarasan Struktur Organisasi
g. Laporan Inorganik
h. Laporan Program Asuransi Purna Jabatan Direksi
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
35. 1 Juli 2025 35/REG/VII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Streamlining Telkomsigma
c. Laporan Pembentukan Transformation Orchestration Council dan Integrated Business Engine
Performance Council (Terbatas)
d. Laporan Peraturan Tata Kelola Produk dan Enterprise Architecture
e. Laporan Managed Service Agreement (MSA) Telkom - TIF 2.0
f. Laporan Inorganik
g. Laporan Kesiapan Pelaksanaan HUT Telkom ke-60
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ - √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
36. 8 Juli 2025 36/REG/VII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Business Performance (Deep Dive): (Market & Program: e.g Product, Sales Deployment,
Retention)
c. Operational Performance
d. Progress Program 100 Hari BoE TelkomGroup (Terbatas)
e. Laporan Ketentuan terkait Kewenangan BoD & BoC dan Kajian RUPSLB Telkom dan Mitratel
(Terbatas)
f. Laporan Inorganik (Terbatas)
g. Kick Off Project Thunder (Terbatas)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
37. 15 Juli 2025 37/REG/VII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Peta Peran Eksekusi Streamlining KMR - SBDP
c. Laporan Streamlining PINS & Sigma
d. Laporan EBITDA/FTE Group, People Fulfillment & Development
e. Sertifikasi dan Pelatihan Organ Risk bagi para BoD dan BoC Telkom
f. Laporan Kajian terkait Spectrum 1400 MHz
g. Laporan Kajian Media Monitoring & Tindak Lanjut RDP DPR RI
h. Laporan Inorganik (tambahan Telkomsel Tower Consolidation Proposal)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
38. 22 Juli 2025 38/REG/VII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Juni 2025 (Closing)
c. Laporan GRC Council: Usulan Pembenahan Makro Proses Bisnis Level-0 TelkomGroup
d. Laporan Progres Program 100 Hari BoE TelkomGroup
e. Laporan Pembahasan Tindak Lanjut UTIP
f. Laporan Kesiapan RUPS Luar Biasa
g. Laporan Tech Giant (Microsoft, Google Cloud Partner, Huawei, dan Partnership Anchor Tenant HDC)
h. Laporan Inorganik
304 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 307
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ - √ N/A N/A N/A
39. 25 Juli 2025 39/REG/VII/2025 a. Laporan Strategic Holding
b. Update Materi RAGAB YtD Juni 2025
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
40. 29 Juli 2025 40/REG/VII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Update SVP GSCC: Media Monitoring
c. Laporan Progres Program 100 hari BoE TelkomGroup
d. Laporan MSA 2.0 TIF
e. Laporan Keuangan Triwulan II Tahun 2025
f. Laporan Inorganik (Terbatas)
g. Laporan Remunerasi BoD/BoC Anak & Cucu Perusahaan (Terbatas)
h. Laporan Legal Case (Terbatas)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
41. 5 Agustus 2025 41/REG/VIII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Pembentukan Group Business Operations (GBO): Group Business Process (GBP),
Group Policy & Control (GPC), dan Pembentukan Special Situation Project
c. Laporan Progres Tender 1400 Mhz
d. Laporan FU FRM: Progres Release CAPEX Tahap 2 dan Usulan Penunjukan Auditor Independen
Anak Perusahaan
e. Laporan Progres Percepatan Penyelesaian UTIP
f. Laporan Timeline dan Rangkaian RAPIM TelkomGroup II Tahun 2025
g. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
42. 12 Agustus 2025 42/REG/VIII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Materi CSS 2026 - 2028 (Terbatas)
c. Business Performance (Deep Dive): Telkomsel
d. Laporan Inorganik (Terbatas)
e. Laporan Subsidiary Streamlining (Terbatas)
f. Laporan Organization Alignment: Legal (Terbatas)
g. Laporan RUPSLB Tahun 2025 (Terbatas)
h. Operational Performance
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
43. 19 Agustus 2025 43/REG/VIII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Dit ITD
c. Laporan Dit Network
d. Laporan EBITDA/FTE Group, People Fulfillment & Development
e. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 305
Page 308
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
44. 26 Agustus 2025 44/REG/VIII/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Strategi Komunikasi Crisis Management (tambahan update Harmony Flashmob Choir)
c. Laporan Kinerja KPI Direksi Periode Triwulan II 2025
d. Laporan Inorganik (Dir SBDP)
e. Laporan CSS Interim 2026 - 2028
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
45. 2 September 2025 45/REG/IX/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Performansi Operasional dan Revenue YtD Juli 2025 (Closing)
c. Laporan Dit Network
d. Laporan Kesiapan RUPS Luar Biasa Tahun 2025
e. Laporan Inorganik (Terbatas)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ √ √ √ N/A N/A N/A
46. 15 September 2025 46/REG/IX/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Laporan Progres Penyelesaian UTIP & Mansol
c. Laporan Progres Program 100 Hari BoE TelkomGroup
d. Laporan Penyelesaian Permasalahan Transaksi Bisnis antara PT Telkom dan PT Telkom Akses
e. Laporan Special Situation Group: SSI ATM Business Bid Overview & Decision
f. Laporan Inorganik
g. Laporan KPI Individual Direksi dan Anak Perusahaan H2 2025
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ √ √ √ √ √ N/A √ √ √ N/A N/A
47. 18 September 2025 47/REG/IX/2025 a. Laporan PD Transisi Organisasi
b. Laporan Progres Tender Frekuensi 1,4 GHz
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ √ √ √ N/A
48. 23 September 2025 48/REG/IX/2025 a. Update SVP Corporate Secretary: Update Agenda BoE
b. Business Performance (Deep Dive): (Market & Program: e.g Product, Sales Deployment,
Retention)
c. Laporan Organisasi dan Progres Enhancement B2B Enterprise System Capability (EBESC)
d. Laporan CSS 2026 - 2028
e. Laporan Inorganik (tambahan Laporan Project Slingshot)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ √ √ √ N/A
49. 30 September 2025 49/REG/IX/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Inorganik: Final approval InfraCo Spin-off
c. Laporan RKAP 2026
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ √ √ √ N/A
306 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 309
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
50. 7 Oktober 2025 50/REG/X/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Progres LKPP dan PDNS
c. Laporan Organisasi Direktorat L&C
d. Laporan Community Gateway Papua
e. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ - √ √ N/A - √ √ √ N/A
51. 14 Oktober 2025 51/REG/X/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Update Project EBIS: Progres KDMP dan Progres OSS BKPM
c. Program TowerCo Value Enhancement
d. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A - √ √ √ N/A - √ √ √ N/A
52. 22 Oktober 2025 52/REG/X/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Pengesahan Daftar List Asset untuk Pemindahtanganan ke TIF
c. Laporan RKAP 2026
d. KPI Direksi secara Kolegial Tahun 2026
e. Laporan Update Materi RAGAB YtD September 2025: Kinerja Perseroan YtD September 2025
f. Business Performance (Deep Dive) WINS: (Market & Program: e.g Product, Sales Deployment,
Retention)
g. Laporan Pembangunan SKKL SUB-2
h. Laporan Inorganik
i. Laporan Update Materi Rencana Strategi Perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN
untuk Danantara
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ - √ N/A √ - √ √ N/A
53. 28 Oktober 2025 53/REG/X/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Managed Operation EBIS
c. Laporan CAM 2026
d. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ - √ √ N/A
54. 30 Oktober 2025 54/REG/X/2025 a. Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan III 2025
b. Laporan Materi Earning Call Triwulan III 2025
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A - √ √ √ N/A √ √ √ - N/A
55. 12 November 2025 55/REG/XI/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Penyelesaian Permasalahan Transaksi Bisnis Aplikasi: Online Single Submission
BKPM, MyPertamina Loyalty, MyPertamina Subsidi Tepat, dan Logee
c. Laporan Laporan Pembangunan SKKL SUB-2
d. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ - √ N/A - √ √ √ N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 307
Page 310
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
56. 17 November 2025 56/REG/XI/2025 a. Laporan Project Falcon
b. Laporan Update PD Perencanaan Strategis & RJPP 2026 - 2030
c. Laporan 3rd Submission RKAP 2026
d. Laporan Kesiapan RUPSLB Tahun 2025
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ √ √ √ N/A
57. 25 November 2025 57/REG/XI/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Business Performance (Deep Dive): (Market & Program: e.g Product, Sales Deployment,
Retention)
c. Laporan Manajemen YtD Oktober 2025
d. Laporan LKPP dan Alih Kelola PDNS-1
e. Laporan Perjanjian Kerja Sama Usaha Satelit Telkom 3S
f. Laporan HCM: Pensiun Dini dan Guiding Principles & Communication Pact Strategic Holding
g. Laporan Inorganik
h. Laporan Update Materi ke Komdigi (Terbatas)
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ - √ √ N/A
58. 2 Desember 2025 58/REG/XII/2025 a. Laporan terkait Penerapan UU KUHAP (Sharing Session/Sosialisasi UU KUHAP oleh Jaksa
Agung Muda Pidana Umum Kejagung RI)
b. Laporan Streamlining Subsidiaries - Project Slingshot
c. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A - √ √ √ N/A √ - √ √ N/A
59. 9 Desember 2025 59/REG/XII/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Penyelesaian Rupa - Rupa Pengesampingan Dit Network
c. Laporan Kesiapan MoU SUB2 Telkom-CCSI
d. Laporan ITD: Laporan Technology Synergy Enablement Plan (Telkom & BPI Danantara)
e. Laporan Write off/Penghapusbukuan Piutang Tahun 2025
f. Laporan 4th Submission RKAP 2026
g. Laporan Subsidiaries Streamlining
h. Laporan Inorganik
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ - √ N/A √ √ √ √ N/A
60. 19 Desember 2025 60/REG/XII/2025 a. Laporan Penyelesaian Rupa - Rupa Pengesampingan di EBIS
b. Laporan Penyelesaian Rupa - Rupa Pengesampingan di ITD
c. Laporan Revisi PD Pengadaan dan PD Kerja Sama
d. Laporan Usulan KPI Direksi Individual 2026
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ √ √ N/A √ N/A √ √ √
308 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 311
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Nomor
No. Tanggal Agenda Rapat
Keputusan Hadir
61. 23 Desember 2025 61/REG/XII/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Hasil Workshop BoD: Accelerate B2B ICT Co
c. Laporan KPI Direksi Individual Tahun 2026
d. Laporan Pembentukan Probis B2B ICT Co
e. Laporan Management Kinerja YtD November 2025
f. Laporan Project Slingshot
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ - √ N/A √ N/A √ √ √
62. 30 Desember 2025 62/REG/XII/2025 a. Laporan SVP CorSec: Update Agenda BoE
b. Laporan Revisi PD Pengadaan
c. Laporan 4th Submission RKAP 2026
d. Laporan Kesiapan TelkomClick 2026
Daftar Kehadiran DS MA VY FRD SS NH HC AAS HB WS AK BSDP
√ N/A √ √ - √ N/A - N/A √ - √
Keterangan:
RA Ririek Adriansyah BSW Budi Setyawan Wijaya MA Muhammad Awaluddin HC Henry Christiadi
HS Heri Supriadi AW Afriwandi VY Veranita Yosephine AAS Arthur Angelo Syailendra
FMV FM Venusiana R BW Bogi Witjaksono FRD Faizal Rochmad Djoemadi WS Willy Saelan
HW Herlan Wijanarko HB Honesti Basyir SS Seno Soemadji AK Andy Kelana
MFR Muhamad Fajrin Rasyid DS Dian Siswarini NH Nanang Hendarno BSDP Budi Satria Dharma Purba
Rekapitulasi Kehadiran Direksi dalam Rapat Internal Periode Januari - Mei 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Ririek Adriansyah Direktur Utama 28 27 96
2. Herlan Wijanarko Direktur Network & IT 28 27 96
Solution
3. Bogi Witjaksono Direktur Wholesale & 28 26 93
International Service
4. FM Venusiana R Direktur Enterprise & 28 27 96
Business Service
5. Heri Supriadi Direktur Keuangan & 28 27 96
Manajemen Risiko
6. Afriwandi Direktur Human Capital 28 24 86
Management
7. Budi Setyawan Wijaya Direktur Strategic 28 28 100
Portfolio
8. Muhamad Fajrin Rasyid Direktur Digital Business 28 26 93
9. Honesti Basyir Direktur Group Business 28 26 93
Development
LAPORAN TAHUNAN 2025 309
Page 312
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Rekapitulasi Kehadiran Direksi dalam Rapat Internal Periode Mei - Desember 2025
Jumlah Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran (%)
1. Dian Siswarini Direktur Utama 34 34 100
2. Muhammad Awaluddin 1)
Wakil Direktur Utama 18 18 100
3. Arthur Angelo Syailendra Direktur Keuangan & 34 29 85
Manajemen Risiko
4. Andy Kelana2) Direktur Legal & 16 16 100
Compliance
5. Budi Satria Dharma Purba4) Direktur Wholesale & 1 1 100
International Service
6. Faizal Rochmad Djoemadi Direktur IT Digital 34 33 97
7. Henry Christiadi1) Direktur Human Capital 17 17 100
Management
8. Honesti Basyir3) Direktur Wholesale & 31 26 84
International Service
9. Nanang Hendarno Direktur Network 34 34 100
10. Seno Soemadji Direktur Strategic 34 29 85
Business Development &
Portfolio
11. Veranita Yosephine Direktur Enterprise & 34 30 88
Business Service
12. Willy Saelan2) Direktur Human Capital 17 17 100
Management
Keterangan:
1) Sampai tanggal 16 September 2025.
2) Sejak tanggal 16 September 2025.
3) Sampai tanggal 12 Desember 2025.
4) Sejak tanggal 12 Desember 2025.
Kinerja dan Pelaksanaan Kegiatan Direksi
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah melaksanakan kegiatan-kegiatan berikut:
Direktur Human Capital Management
1. Focus Group Discussion Forum Human Capital Indonesia (FHCI) - Human Capital Technology & People Analytics (HCTPA)
Framework, Jakarta (23 Januari 2025).
2. Rekrutmen Bersama BUMN (11 Februari 2025).
3. Musyawarah Nasional (Munas) IX Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom bersama Menteri Ketenagakerjaan, Jakarta (22 April 2025).
4. Telkom Culture Festival, Jakarta (16 Juli 2025).
5. Kick-off PKB XI dan Penandatanganan Bantuan Kesehatan Masa Pensiun (BKMP), Bandung (1 Agustus 2025).
6. Courtesy Visit dengan Menteri Agama, Jakarta (5 Agustus 2025).
7. Forum Expert TelkomGroup 2025, Bandung (15 Agustus 2025).
8. Simposium Riset GPSP S3, Bandung (15 Agustus 2025).
9. Focus Group Discussion Penyusunan Peta Okupasi Nasional dan Level SKKNI Bidang Telekomunikasi Indonesia, Jakarta (21
Agustus 2025).
10. Kuliah Umum sebagai Dosen Tamu Manajemen SDM, Jakarta (3 Oktober 2025).
11. Workshop Human Capital BUMN, Jakarta (14 November 2025).
12. Pertemuan dengan Menko Perekonomian dalam rangka Kunjungan Kerja Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi di
Telkom, Jakarta (2 Desember 2025).
310 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 313
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Direktur Human Capital Management
13. Focus Group Discussion Serikat Karyawan (SEKAR) Telkom dengan Wamenaker dan Direktur HCM, “Restrukturisasi
TelkomGroup: Tantangan Bisnis, Perlindungan Pekerja, dan Tanggung Jawab Negara”, Jakarta (10 Desember 2025).
14. Peluncuran (Launching) Program Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z dan Soft Launching AI Open Innovation Challenge, Jakarta
(18 Desember 2025).
15. ToT Transformation Update, Jakarta (23 Desember 2025).
Direktur Enterprise & Business Service
1. Business Meeting & Customer Visit: Bank Mandiri.
2. Business Meeting & Customer Visit: Pertamina.
3. Menghadiri peluncuran Yayasan Padi Kapas Indonesia.
4. Menghadiri Narrating the Future: Harmony of Tech and Nature in Nusantara.
5. Business Meeting & Customer Visit: Paragon.
6. Business Meeting & Customer Visit: MIND.ID.
7. Business Meeting & Customer Visit: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
8. Fire Briefing Telkom Regional I-V.
9. Menghadiri Telkomsel Enterprise Solutions Day 2025.
10. Business Meeting Huawei.
11. Business Meeting ZTE.
12. Menghadiri NeutraDC Summit 2025.
13. Menghadiri BATIC 2025.
14. Launching TelkomAI.
15. Business Meeting & Customer Visit: Indomaret.
16. Business Meeting & Customer Visit: Pertamina Patra Niaga.
17. Business Meeting & Customer Visit: Garudafood.
18. Mentor pada acara Kartini Danantara Lead Boldly: From Within to the Future.
19. Business Meeting & Customer Visit: BCA.
20. Business Meeting dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI.
21. Mengisi segmen di CNBC Indonesia.
22. Business Meeting & Customer Visit: Mayora.
23. Business Meeting & Customer Visit: Kapal Api.
24. Menghadiri Town Hall Meeting Danantara.
25. Business Meeting & Customer Visit: KAI.
26. Business Meeting & Customer Visit: Kalla Group.
27. Menghadiri BISA Ngobrol bareng CEO TelkomGroup & MD Holding Operasional Danantara: Transformation Update BOD-1.
Direktur IT Digital
1. ITD Summit (18 Desember 2025).
2. Workshop Accelerate Creation of B2B ICT Co (16 - 17 Desember 2025).
3. Diskusi Alignment Program 2026 dengan BuD & BuS.
4. PaDi Business Forum & Showcase 2025 (10 Desember 2025).
5. Kick-start Konsultansi Enterprise Architecture (4 Desember 2025).
6. Peresmian IS SMART (3 Desember 2025).
7. Alibaba Cloud Indonesia Customer Appreciation Dinner 2025 (3 Desember 2025).
8. Speaker at Senior Leaders Conference (SLC) CIMB Niaga (27 November 2025).
9. BISA Ngobrol bareng CEO TelkomGroup & MD Holding Operasional Danantara (26 November 2025).
LAPORAN TAHUNAN 2025 311
Page 314
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Direktur IT Digital
10. Penerimaan Detikcom Awards 2025 (25 November 2025).
11. Guest lecturer ITS (22 November 2025).
12. Opening ITD+ batch 2.0 (21 November 2025).
13. Ayo Berlari Road to Earth Mission Mangrove Chapter (21 November 2025).
14. Dosen S2 Sistem Informasi & Teknologi Logistik ULBI (21 November 2025).
15. Tahapan Uji Publik Komisi Informasi Pusat (19 November 2025).
16. Meeting dengan Pak Jon Alaway MD digital solutions - Danantara (19 November 2025).
17. Kunjungan Danantara ke STO Kebayoran (18 November 2025).
18. Kick-off Autonomous Network Zero Touch Provisioning Layanan Connectivity (18 November 2025).
19. FBB Fundamental Issues & Solution dengan Telkomsel (12 November 2025).
20. Meeting dengan MD Strategic Technology Initiatives Danantara (11 November 2025).
21. Diskusi Integrasi Aplikasi Telin (11 November 2025).
22. Penandatanganan Kesepakatan Bersama Uji Tuntas (Danantara) (5 November 2025).
23. Workshop & FGD Penataan Anak Usaha dalam rangka Agility & Optimalisasi Bisnis Telkom pasca Berlakunya Amendemen III
dan Amendemen IV UU BUMN (31 Oktober 2025).
24. Meeting dengan Kaprodi DKV Telkom University (30 November 2025).
25. Speaker BRIN (30 Oktober 2025).
26. Townhall OSS (28 Oktober 2025).
27. Site Visit Telkom University Purwokerto (24 Oktober 2025).
28. Meeting OSS dengan BPKM (CEO) (21 Oktober 2025).
29. Peletakan Batu Pertama Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (17 Oktober 2025).
30. Workshop ITD (16 Oktober 2025).
31. Executive Roundtable on the Regional Cooperation on Technology and Security - ERIA (15 Oktober 2025).
32. Meeting dengan Sesmenko (2 Oktober 2025).
33. RAPIM TelkomGroup (1 Oktober 2025).
34. Kick-off Integrated Audit Tahun 2025 (30 September 2025).
35. Meeting dengan Menteri Koperasi (29 September 2025).
36. Meeting dengan Wamen Komdigi dan PT INTI (27 September 2025).
37. Launching Garuda Spark Innovation Hub (27 September 2025).
38. Speaker at OJK (26 September 2025).
Direktur Wholesale & International Service
1. Launching Cable Landing System (CLS) Telin Minahasa, Manado (17 Juli 2025).
2. Launching NeuCentrIX Balikpapan, (8 Oktober 2025).
3. Penandatanganan CSA & Termsheet WISA Project InfraCo (20 Oktober 2025).
4. NDR USA mengenai Project InfraCo (2 - 7 November 2025).
5. NDR Singapore mengenai Project InfraCo (19 - 21 November 2025).
6. NDR Indonesia mengenai Project InfraCo (24 - 28 November 2025).
7. Launching NeuCentrIX Jayapura (4 Desember 2025).
8. Penandatangan Akta Pemisahan Project InfraCo (18 Desember 2025).
Direktur Legal & Compliance
1. Focus Group Discussion: “Streamlining Anak Usaha untuk Agility & Optimalisasi Bisnis Telkom” yang dihadiri oleh Kepala BPKP
RI, Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung RI, Direktur Legal & Compliance Telkom, Direktur Strategic Business
Development Portfolio Telkom, dan Direktur Information and Technology Development Telkom pada tanggal 30 Oktober 2025.
312 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 315
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Direktur Legal & Compliance
2. Penguatan fungsi Legal & Compliance di Telkom Regional 4 tanggal 14 November 2026.
3. Direktur Legal & Compliance hadir sebagai keynote speaker pada kegiatan “Harmonisasi Tata Kelola Pertanahan dan
Kepatuhan Hukum dalam Pengelolaan dan Penanganan Permasalahan Aset Tanah TelkomGroup” bersama Wakil Menteri
Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia pada tanggal 28 November 2025.
4. Direktur Legal & Compliance menyerahkan bantuan bakti sosial dalam rangka perayaan Natal Nasional 2025 di Maluku Utara
pada tanggal 17 - 18 Desember 2025.
Direktur Network
1. Penandatanganan Nota Kesepakatan (NK) antara Kejaksaan Republik Indonesia dan Operator Telekomunikasi tentang Pemasangan
dan Pengoperasian Perangkat Penyadapan Informasi Serta Penyediaan Rekaman Informasi Telekomunikasi, Jakarta.
2. Kunjungan Reses Komisi VI DPR, Sorong.
3. Pengawalan kesiapan HUT RI di Istana Merdeka dan Monas, Jakarta.
4. Audiensi bersama Pemda dan Aliansi Mahasiswa Pasela, Jakarta.
5. Data Governance Council Meeting, Jakarta.
6. Audit Mutu Eksternal Surveillance (AMEX) 2025, Jakarta.
7. Realisasi program Cost & Transformation (COB-RA), Malang.
8. Rapat Kepemimpinan (RAPIM) Network 2025, Jakarta.
9. Pembicara General Lecture S2 Telkom University, Bandung.
10. Peresmian Node Consolidation di NeuCentrIX Pontianak, Pontianak.
11. Cybersecurity Drill, Jakarta.
12. Kick-off management committee IGG, Jakarta.
13. Kick-off Autonomous Network & Autonomous Network Zero touch Provisioning Layanan Connectivity, Jakarta.
14. Pemulihan Layanan TelkomGroup dampak Bencana Banjir Sumatera, Aceh, Medan, dan Sumatera Barat.
15. Signing MoU SKKL SUB2 Telkom - CCSI.
16. Idea Days Network 2025.
17. Pengawalan Posko Siaga NARU 2025 - 2026.
18. Forum Digital Connectivity 2025.
19. Signing PKSU T3S.
20. CTO Forum 2025.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio
1. Executive Media Gathering, Jakarta.
2. Pembicara Seminar Kemenpolhukam, Bekasi.
3. Realisasi program Cost & Transformation (COB-RA), Malang.
4. Juri Swiss Innovation Challenge 2025, Bandung.
5. Kick-off Integrated Audit Tahun 2025, Jakarta.
6. RAPIM TelkomGroup II 2025, Jakarta.
7. Pembicara Forum Indonesia Economic Summit 2025, Jakarta.
8. Pembicara Humpus Maritim International Directorship Program, Jakarta.
9. Pembicara Bahana Corporate Access, Jakarta.
10. Pembicara AdXelerate Executive Connect, Jakarta.
11. Pembicara HIPMI - Danantara Indonesia Business Forum 2025, Jakarta.
12. Penandatanganan CSA dan Termsheet WISA Project InfraCo, Jakarta.
13. Cisco Executive Partner Reception, Jakarta.
14. Topping Off HDC NeutraDC - Nxera, Batam.
15. Non Deal Roadshow, Amerika Serikat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 313
Page 316
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Direktur Strategic Business Development & Portfolio
16. Executive Media Briefing, Jakarta.
17. Dry Run Nasional InfraCo, Bandung.
18. Penandatanganan deed of Spin Off Tahap 1 Project InfraCo ke Infranexia, Jakarta.
19. Persetujuan RUPSLB terkait Spin Off Tahap 1 Project InfraCo, Jakarta.
20. Kunjungan dan CSR Lokasi Bencana Banjir Sumatera, Langkat, dan Aceh Tamiang.
21. Kunjungan Posko Siaga Natal dan Tahun Baru 2025, Jakarta.
Keputusan Direksi yang Perlu Mendapat Persetujuan Dewan Komisaris
Berdasarkan ketentuan pada Board Manual Direksi dan Dewan Komisaris Telkom, Direksi memiliki kewajiban untuk
mengadakan rapat gabungan bersama dengan Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga)
bulan. Setiap aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Direksi akan masuk sebagai agenda yang dibahas dalam rapat
gabungan dengan Dewan Komisaris, untuk dimintakan pendapat, pertimbangan, dan persetujuan dari Dewan Komisaris.
Agenda rapat gabungan selama tahun 2025 dapat diakses pada Laporan Tahunan ini bagian Rapat Dewan Komisaris.
Peningkatan Kompetensi Direksi
Kebijakan Peningkatan Kompetensi Direksi
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Direksi, anggota Direksi diharuskan secara rutin mengikuti program
pelatihan, pengembangan pengetahuan, dan sertifikasi yang relevan, mandiri, dan berkelanjutan. Telkom menyediakan
kesempatan bagi anggota Direksi untuk mengikuti berbagai program pendidikan, pelatihan, workshop, seminar,
konferensi, atau kegiatan sejenis lainnya yang bertujuan memperbarui pengetahuan dan meningkatkan keahlian
mereka. Program-program ini dirancang untuk memperkuat efektivitas Direksi dalam menjalankan fungsinya.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Direksi Tahun 2025
Berikut adalah daftar program pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh anggota Direksi selama tahun 2025:
Pendidikan, Pelatihan, Seminar, Konferensi, dan Kongres Direksi Telkom Tahun 2025
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi dan Tanggal Peserta
1. Workshop Danantara Danantara Indonesia Jakarta, 22 Januari 2026 Direktur EBIS, Direktur
Technology Synergy SBDP, dan Direktur ITD
Enablement
2. Workshop Program 100 Hari Corporate Secretary Bandung, 28 - 29 Mei 2025 Seluruh BoE
BoE TelkomGroup
3. ICI 2025 (International Kementerian Koordinator Jakarta, 11 Juni 2025 Delegasi Internasional,
Conference on Infrastructure) Bidang Infrastruktur dan Lembaga Pemerintah,
Pembangunan Kewilayahan Investor, dan Swasta
Republik Indonesia
4. Team Building BoD Corporate Secretary Bogor, 25 - 26 Juli 2025 Seluruh BoD
TelkomGroup
5. Organ Pengelola Risiko untuk TCUC Online, 30 Juli - 6 Oktober Seluruh BoD
BoD (Pathway 1) 2025
6. Workshop BoD dan BoC Telkom Jakarta, 14 Agustus 2025 Seluruh BoE
Telkom terkait CSS 2026 -
2028
314 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 317
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Nama Program Penyelenggara Lokasi dan Tanggal Peserta
7. BATIC 2025 Telin Bali, 26 - 29 Agustus 2025 Operator Global, Vendor,
Tech Partner, dan Regulator
8. Qualified Risk Governance Telkom Corporate Bandung, 17 September 2025 Seluruh BoD
Professional (QRGP) University
9. Qualified Risk Governance LSP-MKS Online, 5 November 2025 Seluruh BoD
Professional (QRGP)
10. Qualified Risk Governance LSP Mitra Kalyana Jakarta, 10 November 2025 Direktur Legal & Compliance
Professional (QRGP) Sejahtera
11. E-Learning Penguatan Telkom Corporate Bandung, 17 November 2025 Seluruh BoD
Integritas University
12. Executive Leadership Human Talent Telkom Corporate University, Seluruh BoD
Development Program BoD & Development 18 - 19 Desember 2025
BoD-1
13. Executive Leadership Human Talent Bandung, 18 - 19 Desember Seluruh BoD dan BoD-1
Development Program BoD & Development (Telkom 2025
BoD-1 Corporate University)
14. Executive Leadership Human Talent Offline, 18 - 19 Desember Direktur WINS, Direktur
Development Program BoD & Development (Telkom 2025 HCM, BP1 WINS, dan BP1
BoD-1 Corporate University) HCM
Kebijakan Self-Assessment Direksi
Berdasarkan Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan PD.620.00/r.01/HK200/
COP-M4000000/2022 tentang Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, diterapkan kebijakan self-assessment untuk menilai kinerja Direksi.
Penilaian dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi dengan menilai kinerja Direksi secara kolegial, bukan penilaian
kinerja individual. Kebijakan ini sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Direksi, sehingga diharapkan setiap
anggota dapat berkontribusi untuk memperbaiki kinerja Direksi secara berkesinambungan. Informasi lebih lengkap
mengenai kebijakan self-assessment Direksi dapat dilihat di website Telkom pada menu GCG - Pedoman Kerja Direksi
dan Dewan Komisaris.
Hasil Penilaian Kinerja Direksi Secara Kolegial
No. KPI Satuan Target Polaritas Bobot
A. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia
1. Financial Performance
a. Revenue Consolidated T Rp 156,22 Maximize 3
b. EBITDA Consolidated T Rp 83,96 Maximize 6
c. EBITDA Telkomsel T Rp 54,74 Maximize 4
2. Operating Cash Capability dan Economic Value Added
a. Free Cash Flow T Rp 34,23 Maximize 5
b. ROIC≥WACC % 6,2 Maximize 5
3. Rasio Hutang Pendanaan % 100 Maximize 5
LAPORAN TAHUNAN 2025 315
Page 318
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. KPI Satuan Target Polaritas Bobot
4. Operational Excellence
a. Home Served/Home Passed % 45,5 Maximize 4
b. CAPEX to Revenue % 28,7 Maximize 4
c. Mobile Data Revenue Share % 48,38 Maximize 4
5. Social Impact % 100 Maximize 5
B. Inovasi Model Bisnis
6. External Revenue
a. B2B Digital T Rp 17,46 Maximize 5
b. B2C Digital T Rp 11,19 Maximize 5
7. Sinergi Klaster TMT: Efektivitas sinergi Telkom dengan anggota Waktu Des Maximize 5
klaster (PFN, Peruri, Antara) 2023
C. Kepemimpinan Teknologi
8. Project Milestone Completion for Planned 5G Initiatives: Penyiapan Jumlah 16 Maximize 2
infrastruktur untuk mendukung 5G
9. 5G Readiness: % Tower terkoneksi fiber, jumlah use case piloting, % 100 Maximize 3
dan kota implementasi 5G (penguatan implementasi 5G)
D. Peningkatan investasi
10. Telkom Digital Venture:
a. Telkom Venture Fund Value T Rp 9,06 Maximize 3
b. Money multiplier x 1,3 Maximize 3
11. Telkom MPF Effectiveness: Implementasi Winter Strategy untuk Waktu Des Maximize 3
startup dan potential unicorn 2023
12. Efektivitas Value Creation
a. Subs dengan ROIC>WACC % 50 Maximize 3
b. Streamlining Program Effectiveness % 100 Maximize 3
13. Data Center
a. Strategic Partnership Waktu Jun 23 Maximize 3
b. Capacity Expansion % 100 Maximize 2
E. Pengembangan Talenta
14. Talent Perempuan dan Talent Milenial
a. Rasio Perempuan dalam Nominated Talent % 18 Maximize 5
b. Rasio Top Talent Muda dalam Nominated Talent % 6 Maximize 5
15. Digital Capability Readiness (Build) Talent 2.500 Maximize 5
Total 100
316 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 319
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Komite-Komite di Bawah Direksi
Direksi Perseroan telah menetapkan Komite eksekutif melalui Peraturan Perusahaan Perseroan PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk. Nomor: PD.608.00/r.02/HK.000/COP-D0030000/2014 tentang Komite Eksekutif. Komite Eksekutif
membantu Direksi dalam pengambilan keputusan dalam Peraturan Perusahaan. Komite Eksekutif dibentuk oleh Direksi
yang beranggotakan 2 (dua) Direktur atau lebih dan diberikan kewenangan untuk memutuskan/menyetujui kebijakan,
Peraturan Perusahaan atau transaksi-transaksi tertentu.
Memiliki wewenang untuk memutuskan atau memberikan persetujuan atas kebijakan, Peraturan Perusahaan atau
transaksi-transaksi tertentu sesuai dengan objek dari Komite tersebut. Berikut Komite Eksekutif yang dibentuk
berdasarkan objektif kewenangannya:
1. Komite Investasi
Komite ini dibentuk untuk membantu kerja Direksi dalam memberikan persetujuan atas program-program investasi yang akan
dijalankan, dan melakukan evaluasi atas program-program investasi yang telah dijalankan. Susunan Anggota Komite Investasi
terdiri atas:
Ketua Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio;
b. Direktur Network & IT Solution; dan
c. Direktur bisnis terkait (Direktur Enterprise & Business Services atau Direktur Wholesale & International
Services).
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi Management Accounting;
b. VP yang membidangi fungsi Kebijakan Perencanaan Infrastruktur;
c. VP yang membidangi fungsi Pengelolaan Produk;
d. VP yang membidangi fungsi Corporate Strategic Planning;
f. VP yang membidangi fungsi Risk Management;
g. VP yang membidangi fungsi Supply Planning & Control; dan
h. Pejabat setingkat VP yang diperlukan.
2. Komite Pengelolaan Anak Perusahaan
Komite ini membantu Direksi Perseroan untuk memberikan persetujuan dan menetapkan rencana kerja, arah, dan kebijakan
yang terkait dengan pengelolaan bisnis dan pengelolaan risiko pada anak perusahaan Telkom, serta hal-hal lain yang
memerlukan persetujuan Telkom atas rencana aksi korporasi yang akan dijalankan oleh anak perusahaan Telkom. Susunan
Komite Pengelolaan Anak Perusahaan terdiri atas:
Ketua Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio; dan
b. Direktur lainnya jika diperlukan untuk pengelolaan anak perusahaan.
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi subsidiary performance (Management Accounting) atau VP yang
membidangi fungsi Strategic Business Development;
b. VP yang membidangi fungsi Corporate Strategic Planning;
c. VP yang membidangi fungsi Legal & Compliance;
d. VP yang membidangi fungsi Financial Logistic Policy; dan
e. Pejabat setingkat VP yang diperlukan.
3. Komite Risiko, Kepatuhan, dan Revenue Assurance
Pembentukan Komite Risiko, Kepatuhan, dan Revenue Assurance memiliki fungsi untuk membantu Direksi dalam objek:
a. Menetapkan risk profile & mitigasi risiko yang perlu dipertimbangkan oleh seluruh Direksi.
b. Merumuskan dan menetapkan kebijakan-kebijakan GCG.
LAPORAN TAHUNAN 2025 317
Page 320
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
c. Mengawasi efektivitas proses revenue assurance, termasuk penetapan tindakan pencegahan maupun perbaikan potensi
kebocoran.
d. Merumuskan dan menerapkan kebijakan-kebijakan yang dilakukan dalam rangka: eliminasi bisnis proses yang tidak efisien,
penguatan pengendalian internal dan mitigasi risiko serta kebijakan yang terkait manajemen risiko dan kepatuhan.
e. Menetapkan rekomendasi keputusan atas penyelesaian dispute, yang memerlukan persetujuan Direksi.
f. Melakukan review atas implementasi GCG, kepatuhan dan penegakan etika bisnis.
Susunan Komite Risiko, Kepatuhan, dan Revenue Assurance terdiri atas:
Ketua Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio;
b. Direktur Human Capital; dan
c. Direktur lainnya yang terkait dengan materi keputusan dari Komite.
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi Risk Management;
b. VP yang membidangi fungsi Compliance, Risk Management, and General Affairs;
c. Jabatan yang mengepalai fungsi Internal Audit;
d. VP yang membidangi fungsi Corporate Strategic Planning;
e. VP yang membidangi fungsi Risk Management;
f. VP yang membidangi fungsi Supply Planning & Control; dan
g. Pejabat setingkat VP yang diperlukan.
4. Komite Disclosure
Dalam pengelolaan pengungkapan (disclosure) yang akan disampaikan oleh perusahaan, Komite Disclosure membantu untuk
memutuskan atau menyetujui sehubungan dengan:
a. Menyetujui pengungkapan informasi yang mengandung unsur proyeksi mengenai operasi, kondisi keuangan, kinerja
keuangan, dan hal-hal yang bersifat keuangan dan statistik.
b. Menentukan tingkat materialitas atas pengungkapan informasi serta memastikan informasi material yang disampaikan
telah diungkapkan secara lengkap, akurat, konsisten, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
c. Membahas laporan audit internal.
d. Memberikan rekomendasi dan/atau surat representasi kepada approver untuk mensertifikasi/ menyetujui suatu disclosure
yang akan dikeluarkan kepada pihak eksternal.
e. Objek kewenangan lainnya diatur lebih detail dalam Peraturan Perusahaan tentang Pedoman Pengungkapan (Disclosure).
Susunan Komite Disclosure terdiri atas:
Ketua Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio; dan
b. Direktur lainnya yang terkait dengan materi keputusan dari Komite.
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi Financial Accounting atau VP yang membidangi fungsi Enterprise
Management atau VP yang membidangi fungsi Investor Relations (sesuai dengan materi yang dibahas);
dan
b. Pejabat setingkat VP yang diperlukan sesuai dengan materi Disclosure yang dibahas.
5. Komite Pengadaan
Komite Pengadaan memiliki objek kewenangan untuk memberikan persetujuan terhadap pengadaan dengan nilai yang telah
ditetapkan oleh kebijakan logistik yang berlaku, termasuk persetujuan dan penetapan terkait dengan penetapan pemenang
sesuai kebijakan pengadaan yang berlaku, dan penetapan HPS. Susunan Komite Pengadaan terdiri atas:
Ketua Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
318 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 321
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio;
b. Direktur Network & IT Solution; dan
c. Direktur bisnis terkait (Direktur Enterprise & Business Services atau Direktur Wholesale & International
Services).
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi Supply Planning & Control;
b. Kepala yang membidangi fungsi Compliance Risk Management & General Affair;
c. SGM yang membidangi Supply Center;
d. VP yang membidangi fungsi Legal & Compliance;
e. VP yang membidangi fungsi Kebijakan Perencanaan Infrastruktur; dan
f. Pejabat setingkat VP yang diperlukan.
6. Komite Pricing
Komite ini memiliki tugas dengan objek menjamin pricing strategi produk Telkom/TelkomGroup sesuai dengan strategi
perusahaan, harga produk yang kompetitif dan pricing review secara periodik, serta mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan
single point margin di TelkomGroup. Susunan Komite Pricing terdiri atas:
Ketua Direktur yang membidangi fungsi Enterprise & Business.
Anggota a. Direktur Strategic Portfolio;
b. Direktur Network & IT Solution;
c. Direktur Enterprise & Business Services;
d. Direktur Wholesale & International Services; dan
e. Direktur yang menangani bidang bisnis berkaitan.
Kelompok Kerja a. VP yang membidangi fungsi Enterprise Management;
b. VP yang membidangi fungsi Enterprise Business & Strategic;
c. VP yang membidangi fungsi Enterprise Service;
d. VP yang membidangi fungsi Business Service;
e. VP yang membidangi fungsi Wholesale & International Development;
f. VP yang membidangi fungsi Marketing & Sales;
g. VP yang membidangi fungsi Innovation Strategy and Synergy;
h. VP yang membidangi fungsi Management Accounting;
i. VP yang membidangi fungsi Penyusunan Tarif; dan
j. Pejabat setingkat VP yang diperlukan sesuai dengan materi Disclosure yang dibahas.
Penilaian Terhadap Kinerja Direksi diangkat/diangkat kembali menjadi anggota Direksi,
berjanji antara lain akan memenuhi segala target
Salah satu alat ukur yang digunakan untuk menilai kinerja yang ditetapkan oleh RUPS/Menteri, termasuk KPI
Direksi adalah Key Performance Indicator (KPI) yang yang sudah ditetapkan sebelumnya, dan menerapkan
disusun berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang atau Good Corporate Governance.
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik 2. Penilaian kinerja berdasarkan KPI ditetapkan secara
Negara, yang menetapkan: kolegial untuk Direktur Utama, dan secara individual
1. Kewajiban penandatanganan Kontrak Manajemen untuk masing-masing anggota Direksi.
oleh Direksi. Kontrak Manajemen memuat janji atau 3. Penetapan lima perspektif dalam penyusunan KPI
pernyataan calon anggota Direksi, yaitu apabila Direksi secara kolegial, yaitu:
LAPORAN TAHUNAN 2025 319
Page 322
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
a. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia; (Board Manual) Perusahaan Perseroan (Persero) PT
b. Inovasi model bisnis; Telekomunikasi Indonesia Tbk, Telkom menerapkan
kebijakan self-assessment untuk menilai kinerja Direksi.
c. Kepemimpinan teknologi;
Penilaian dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi
d. Peningkatan investasi; dan dengan menilai kinerja Direksi secara kolegial, bukan
e. Pengembangan talenta. penilaian kinerja individual. Kebijakan ini sebagai bentuk
akuntabilitas atas penilaian kinerja Direksi, sehingga
Setiap akhir triwulan III, Menteri BUMN selaku pemegang
diharapkan setiap anggota dapat berkontribusi untuk
saham Seri A Dwiwarna menyampaikan surat aspirasi
memperbaiki kinerja Direksi secara berkesinambungan.
pemegang saham yang berisi arahan strategis dan
Informasi lebih lengkap mengenai kebijakan self-
taktis, target kinerja, kebijakan manajemen risiko, dan
assessment Direksi dapat dilihat di situs web Telkom
parameter-parameter KPI yang dapat dipilih sebagai
pada menu GCG - Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
komponen KPI Direksi secara kolegial dan individual.
Komisaris.
Pencapaian KPI Direksi dihitung secara kolegial dan
individual, serta peninjauan oleh Kantor Akuntan Publik
(KAP) yang mengaudit Laporan Keuangan Telkom. Hubungan Afiliasi antara Direksi dan
Dewan Komisaris
Pencapaian KPI Direksi dihitung secara kolegial dan
individual, serta ditinjau oleh Kantor Akuntan Publik Dewan Komisaris dan Direksi Telkom dilarang memiliki
(KAP) yang mengaudit Laporan Keuangan Telkom. hubungan afiliasi antar sesama anggota Dewan
Seiring dengan komitmen Telkom untuk mengelola Komisaris, sesama anggota Direksi, antara Direksi dan
aspek ESG dalam rantai nilai bisnisnya, juga Perseroan Dewan Komisaris, atau dengan pemegang saham, sesuai
telah menetapkan indikator kinerja utama dalam kategori dengan ketentuan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
aspek ESG, antara lain: tentang Perseroan Terbatas, serta ketentuan hubungan
1. Aspek environmental, tercermin dari parameter TJSL afiliasi TelkomGroup yang disampaikan dalam bentuk
effectiveness, dan ITDRI research effectiveness; Nota Dinas Direktur Utama Nomor: C.Tel.02/HK 000/
TEL-00000000/2021 tentang Prosedur Sementara untuk
2. Aspek social, terlihat dari parameter total shareholder
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
return dan social impact; dan
TelkomGroup. Ketentuan ini bertujuan untuk menghindari
3. Aspek governance, tercermin dari parameter risk benturan kepentingan, sehingga Dewan Komisaris dan
maturity index, efektivitas Laporan Keuangan tahun Direksi dapat mengambil keputusan yang objektif dan
2023, dan procurement excellence. tidak merugikan kepentingan Telkom.
Selain itu, berdasarkan Peraturan Bersama Dewan Tabel di bawah ini menampilkan hubungan keluarga
Komisaris dan Direksi No. 05/KEP/DK/2022 dan antara anggota Dewan Komisaris dengan sesama
PD.620.00/r.01/HK200/COP-M4000000/2022 tentang anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi pemegang saham utama/pengendali:
320 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 323
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Hubungan Afiliasi
Pemegang Saham
Nama Jabatan Dewan Komisaris Direksi
Utama/Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Dewan Komisaris
Angga Raka Prabowo Komisaris Utama - √ - √ - √
Ossy Dermawan Komisaris - √ - √ - √
Rionald Silaban Komisaris - √ - √ - √
Rizal Malarangeng Komisaris - √ - √ - √
Silmy Karim Komisaris - √ - √ - √
Deswandhy Agusman Komisaris Independen - √ - √ - √
Ira Noviarti Komisaris Independen - √ - √ - √
Rofikoh Rokhim Komisaris Independen - √ - √ - √
Direksi
Dian Siswarini Presiden Direktur - √ - √ - √
Arthur Angelo Syailendra Direktur Keuangan &
- √ - √ - √
Manajemen Risiko
Veranita Yosephine Direktur Enterprise &
- √ - √ - √
Business Service
Nanang Hendarno Direktur Network - √ - √ - √
Seno Soemadji Direktur Strategic
Business Development - √ - √ - √
& Portfolio
Faizal Rochmad Djoemadi Direktur IT Digital - √ - √ - √
Willy Saelan Direktur Human Capital
- √ - √ - √
Management
Budi Satria Dharma Purba Direktur Wholesale &
- √ - √ - √
International Service
Andy Kelana Direktur Legal &
- √ - √ - √
Compliance
LAPORAN TAHUNAN 2025 321
Page 324
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Nominasi dan Remunerasi Dewan
Komisaris dan Direksi
Kebijakan dan Pelaksanaan 5. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam
proses nominasi calon anggota Direksi.
Suksesi Direksi
Mekanisme suksesi Direksi BUMN diatur dalam Remunerasi Dewan Komisaris
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 dan Direksi
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
Milik Negara. Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Pemberian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris
tersebut, Direksi BUMN menyampaikan Daftar Talenta dan Direksi Telkom disusun dengan berpedoman pada
Terseleksi (selected talent) kepada Dewan Komisaris, Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
yang selanjutnya berdasarkan evaluasi Daftar Talenta 3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Terseleksi yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan Badan Usaha Milik Negara dan kemudian ditindaklanjuti
dibantu Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) terhadap dengan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 03/KEP/
Direksi yang sedang menjabat, Dewan Komisaris akan DK/2024 tentang Penghasilan Anggota Direksi dan Dewan
mengirimkan hasil dari evaluasi tersebut sebagai Talenta Komisaris.
Ternominasi kepada Ketua Cluster Jasa Telekomunikasi
Dengan berpedoman pada ketentuan-ketentuan tersebut
dan Media yang pada periode tahun 2025 dijabat oleh
di atas dan merujuk pada Surat Danantara Nomor S-063/
Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)
DI-BP/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 perihal Pemberian
Tbk. Selanjutnya, Ketua Cluster Jasa Telekomunikasi dan
Tantiem, Insentif, dan/atau Penghasilan dalam Bentuk
Media menyampaikan Daftar Talenta Ternominasi dari
Lainnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris BUMN dan
seluruh anggota Cluster Jasa Telekomunikasi dan Media
Anak Usaha BUMN, remunerasi Dewan Komisaris memiliki
kepada Menteri BUMN.
komponen yang terdiri dari:
KNR dengan mengacu pada Pedoman Pelaksanaan 1. Honorarium.
Kerja (Charter) Komite Nominasi dan Remunerasi yang 2. Tunjangan, yang terdiri atas:
penyusunannya berpedoman pada Peraturan Menteri
a. Tunjangan hari raya;
BUMN di atas, dalam proses suksesi Direksi BUMN
menjalankan hal-hal sebagai berikut: b. Tunjangan transportasi; dan
1. Melakukan tinjauan secara berkala atas Sistem c. Asuransi purna jabatan.
Pengelolaan Talenta Perseroan serta monitoring dan 3. Fasilitas, yang terdiri atas:
evaluasi atas pelaksanaannya. a. Fasilitas kesehatan; dan
2. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan prosedur b. Fasilitas bantuan hukum.
pengklasifikasian talenta yang dilakukan oleh Direksi.
Sementara itu, remunerasi bagi anggota Direksi memiliki
3. Melakukan validasi dan kalibrasi atas talenta yang
komponen yang terdiri dari:
diusulkan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
(selected talent) untuk menghasilkan daftar talenta 1. Honorarium.
yang akan dinominasikan oleh Dewan Komisaris 2. Tunjangan, yang terdiri atas:
(nominated talent) untuk diusulkan dalam RUPS/ a. Tunjangan hari raya;
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna (Badan
b. Tunjangan transportasi; dan
Pengaturan BUMN) dan Pemegang Saham Seri B
terbanyak (Danantara). c. Asuransi purna jabatan.
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Fasilitas, yang terdiri atas:
untuk disampaikan kepada pemegang saham Seri a. Fasilitas kesehatan;
A Dwiwarna dan pemegang saham Seri B terbanyak b. Fasilitas kendaraan; dan
mengenai usulan komposisi jabatan anggota Direksi
c. Fasilitas bantuan hukum.
Perseroan.
322 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 325
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya
Manusia Badan Usaha Milik Negara tersebut di atas juga diatur ketentuan mengenai penangguhan pembayaran
sebagian tantiem, dan pemberian Long-Term Incentive (LTI) kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
Prosedur dan Mekanisme Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Apabila diperlukan, KNR dapat meminta
1 2 Pihak Independen
Dewan Komisaris memberikan arahan input/kajian remunerasi dari pihak
menyampaikan hasil kajian,
dan meminta KNR menyusun kajian dan independen sebagai benchmark dan dasar
benchmarking, dan rekomendasi
draft remunerasi analisis, dan menyampaikan hasil kajian
remunerasi kepada KNR
4 remunerasi kepada Dewan Komisaris 3
Dewan Komisaris mengajukan usulan
remunerasi kepada RUPS/Menteri
BUMN
5
Keputusan RUPS/Surat Keputusan
Menteri BUMN
Prosedur pengusulan hingga penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Telkom adalah sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris meminta Komite Nominasi dan Remunerasi untuk menyusun rancangan usulan remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Apabila dibutuhkan, Komite Nominasi dan Remunerasi dapat meminta pihak independen untuk menyusun kerangka
kerja untuk remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.
3. Komite Nominasi dan Remunerasi mengusulkan kerangka remunerasi tersebut kepada Dewan Komisaris.
4. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada RUPS/Menteri BUMN.
5. RUPS dapat memberikan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan
pemegang saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Remunerasi Dewan Komisaris Tahun 2025
Total remunerasi yang dibayarkan oleh Telkom kepada seluruh Dewan Komisaris, baik yang menjabat pada periode
tahun 2025 maupun periode sebelumnya, mencapai Rp23.766.274.451. Tabel berikut menyajikan rincian remunerasi
Dewan Komisaris untuk tahun 2025:
Rekapitulasi Remunerasi Dewan Komisaris Tahun 2025
Tunjangan Hari Tunjangan Tantiem Tahun
No. Dewan Komisaris Jabatan Gaji Total
Raya (THR) Transportasi Buku 2025
1. Bambang Permadi Komisaris 799.200.000 199.800.000 159.840.000 - 1.158.840.000
Soemantri Brodjonegoro1) Utama/
Komisaris
Independen
2. Wawan Iriawan1) Komisaris 899.100.000 179.820.000 179.820.000 - 1.258.740.000
Independen
LAPORAN TAHUNAN 2025 323
Page 326
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Tunjangan Hari Tunjangan Tantiem Tahun
No. Dewan Komisaris Jabatan Gaji Total
Raya (THR) Transportasi Buku 2025
3. Bono Daru Adji1) Komisaris 899.100.000 179.820.000 179.820.000 - 1.258.740.000
Independen
4. Arya Mahendra Komisaris 899.100.000 179.820.000 179.820.000 - 1.258.740.000
Sinulingga1)
5. Isa Rachmatarwata1) Komisaris 899.100.000 179.820.000 179.820.000 - 1.258.740.000
6. Marcelino Rumambo Komisaris 899.100.000 179.820.000 179.820.000 - 1.258.740.000
Pandin1)
7. Ismail3) Komisaris 1.618.380.000 179.820.000 323.676.000 - 2.121.876.000
8. Silmy Karim Komisaris 2.157.840.000 179.820.000 431.568.000 - 2.769.228.000
9. Rizal Malarangeng Komisaris 2.157.840.000 179.820.000 431.568.000 - 2.769.228.000
10. Angga Raka Prabowo2) Komisaris Utama 1.430.825.806 - 286.165.161 - 1.716.990.968
11. Ossy Dermawan2) Komisaris 1.287.743.226 - 257.548.645 - 1.545.291.871
12. Rionald Silaban2) Komisaris 1.287.743.226 - 257.548.645 - 1.545.291.871
13. Yohanes Surya5) Komisaris 1.171.730.323 - 234.346.064 - 1.406.076.387
Independen
14. Deswandhy Agusman2) Komisaris 1.287.743.226 - 257.548.645 - 1.545.291.871
Independen
15. Ira Noviarti4) Komisaris 629.370.000 - 125.874.000 - 755.244.000
Independen
16. Rofikoh Rokhim6) Komisaris 116.012.903 - 23.202.581 - 139.215.484
Independen
Total 18.439.928.710 1.638.360.000 3.687.985.741 - 23.766.274.451
Keterangan:
• Seluruh remunerasi Dewan Komisaris adalah setelah pajak.
1) Honorarium dan tunjangan periode Januari-Mei 2025.
2) Honorarium dan tunjangan periode Juni-Desember 2025.
3) Honorarium dan tunjangan periode Januari-16 September 2025.
4) Honorarium dan tunjangan periode 16 September-Desember 2025.
5) Honorarium dan tunjangan periode Juni-12 Desember 2025.
6) Honorarium dan tunjangan periode 12-31 Desember 2025.
Remunerasi Direksi Tahun 2025
Total remunerasi yang dibayarkan oleh Telkom kepada seluruh Direksi, baik yang menjabat pada periode tahun 2025
maupun periode sebelumnya, mencapai Rp45.823.780.645. Tabel berikut menyajikan rincian remunerasi Dewan
Komisaris untuk tahun 2025:
Rekapitulasi Remunerasi Direksi Tahun 2025
Tunjangan Hari Tunjangan Tantiem Tahun
No. Direksi Jabatan Gaji Total
Raya (THR) Transportasi Buku 2025
1. Ririek Adriansyah1) Direktur Utama 2.220.000.000 444.000.000 125.000.000 0 2.789.000.000
2. Herlan Wijanarko1) Direktur Network 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
& IT Solution
3. Bogi Witjaksono1) Direktur 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
Wholesale &
International
Service
4. FM Venusiana R1) Direktur 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
Enterprise &
Business Service
5. Heri Supriadi1) Direktur 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
Keuangan &
Manajemen
Risiko
324 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 327
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Tunjangan Hari Tunjangan Tantiem Tahun
No. Direksi Jabatan Gaji Total
Raya (THR) Transportasi Buku 2025
6. Afriwandi1) Direktur 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
Human Capital
Management
7. Budi Setyawan Wijaya1) Direktur Strategic 1.887.000.000 377.400.000 125.000.000 0 2.389.400.000
Portfolio
8. Muhammad Awaluddin2) Wakil Direktur 1.662.851.613 0 104.032.258 0 1.766.883.871
Utama
9. Henry Christiadi2) Direktur 1.570.470.968 0 104.032.258 0 1.674.503.226
Human Capital
Management
10. Dian Siswarini 3)
Direktur Utama 3.179.612.903 0 179.032.258 0 3.358.645.161
11. Nanang Hendarno3) Direktur Network 2.702.670.968 0 179.032.258 0 2.881.703.226
12. Honesti Basyir3) Direktur 4.151.400.000 0 275.000.000 0 4.426.400.000
Wholesale &
International
Service
13. Veranita Yosephine3) Direktur 2.702.670.968 0 179.032.258 0 2.881.703.226
Enterprise &
Business Service
14. Arthur Angelo Syailendra3) Direktur 2.702.670.968 0 179.032.258 0 2.881.703.226
Keuangan &
Manajemen
Risiko
15. Willy Saelan4) Direktur 1.320.900.000 0 87.500.000 0 1.408.400.000
Human Capital
Management
16. Seno Soemadji3) Direktur Strategic 2.702.670.968 0 179.032.258 0 2.881.703.226
Business
Development &
Portfolio
17. Faizal Rochmad Direktur IT Digital 2.702.670.968 0 179.032.258 0 2.881.703.226
Djoemadi3)
18. Andy Kelana4) Direktur Legal & 1.320.900.000 0 87.500.000 0 1.408.400.000
Compliance
19. Budi Satria Dharma Direktur 246.632.257 0 0 0 246.632.257
Purba5) Wholesale &
International
Service
Total 40.508.122.581 2.708.400.000 2.607.258.064 0 45.823.780.645
Keterangan:
• Seluruh remunerasi Direksi adalah setelah pajak.
1) Honorarium dan tunjangan periode Januari - Mei 2025.
2) Honorarium dan tunjangan periode Juni - September 2025.
3) Honorarium dan tunjangan periode Juni - Desember 2025.
4) Honorarium dan tunjangan periode 16 September - Desember 2025.
5) Baru menjabat sejak 12 Desember 2025.
Direksi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2025 belum menerima pembayaran tantiem, sehubungan dengan
masih berlangsungnya proses penetapan oleh pemegang saham. Penetapan tersebut berada dalam kewenangan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan/atau Danantara, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagaimana diatur dalam prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), pemberian tantiem
kepada Direksi harus melalui mekanisme persetujuan resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Oleh
karena itu, realisasi pembayaran tantiem belum dapat dilakukan sebelum adanya keputusan dan penetapan resmi dari
pemegang saham.
LAPORAN TAHUNAN 2025 325
Page 328
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Sesuai dengan POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, Telkom
memiliki fungsi Sekretaris Perusahaan yang berperan dalam memfasilitasi komunikasi antara Direksi dan Dewan
Komisaris. Sekretaris Perusahaan berperan penting sebagai penghubung internal, sekaligus menjalin hubungan
eksternal dengan pemegang saham, pemerintah, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, Sekretaris
Perusahaan bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan Telkom terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku terkait Pasar Modal. Pada tahun 2025, posisi Sekretaris Perusahaan Telkom dipegang oleh Bapak
Jati Widagdo.
Profil Sekretaris Perusahaan
Jati Widagdo
Usia 52 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1996 Sarjana Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Periode Jabatan 2024 – Sekarang
Riwayat Jabatan • 2024 - Sekarang SVP Corporate Secretary, PT Telkom Indonesia
• 2023 - Sekarang Komisaris Utama, PT Multimedia Nusantara (Telkom Metra)
• 2023 - Sekarang Ketua Komite Audit, PT Multimedia Nusantara (Telkom Metra)
• 2021 - 2023 Komisaris Utama, PT AdMedika
• 2021 - 2024 SVP Risk Management & Sustainability
• 2020 - 2021 Komisaris Utama, PT Telkomedika
Sertifikasi Profesi • 2024 IMD Business School, Lausanne Swiss & BUMN School of Excellence
• 2024 American Academy of Financial Management
• 2023 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
• 2022 Kementerian BUMN & McKinsey
• 2022 ITDRI, Telkom
• 2017 Kellogg, Amerika Serikat
Tugas Dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Menyiapkan penyelenggaraan RUPS, termasuk materi, khususnya Laporan Tahunan (Annual Report).
2. Menghadiri rapat Direksi dan rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi.
3. Mengelola dan menyimpan dokumen yang terkait dengan kegiatan perusahaan meliputi dokumen RUPS, dan
dokumen-dokumen Perseroan penting lainnya.
4. Menentukan kriteria mengenai jenis dan materi informasi yang dapat disampaikan kepada para pemangku
kepentingan, termasuk informasi yang dapat disampaikan sebagai dokumen publik.
326 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 329
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Fungsi Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Menyiapkan dan mengomunikasikan informasi yang akurat, lengkap, dan tepat waktu mengenai kinerja dan prospek
Perseroan kepada pemangku kepentingan.
2. Sinergi dengan unit terkait termasuk dengan entitas anak untuk sosialisasi, implementasi, pemantauan, dan
penelaahan GCG, beserta pelaksanaannya.
3. Membantu Direksi dalam berbagai kegiatan, informasi, dan dokumentasi antara lain:
a. Membuat daftar pemegang saham.
b. Menghadiri rapat Direksi dan membuat minutes of meeting.
c. Mengorganisasikan penyelenggaraan RUPS.
4. Mempublikasikan informasi perusahaan secara taktis, strategis, dan tepat waktu.
Pelaksanaan Kegiatan Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan Telkom telah menyelenggarakan berbagai kegiatan di sepanjang tahun 2025, di antaranya:
No. Tanggal Nama Kegiatan Penyelenggara Lokasi
1. 27 Mei 2025 RUPS Tahun Buku 2024 Telkom Jakarta
2. 16 September 2025 RUPS Luar Biasa I 2025 Telkom Jakarta
3. 12 Desember 2025 RUPS Luar Biasa II 2025 Telkom Jakarta
4. 19 Desember 2025 Sosialisasi Regulasi OJK Jakarta
dan Sistem Pelaporan
Perubahan Kepemilikan
Saham
Pendidikan dan Pelatihan Sekretaris Perusahaan
Telkom menyediakan berbagai program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Sekretaris
Perusahaan. Program pendidikan dan pelatihan yang diikuti selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Pendidikan dan Pelatihan yang Diikuti Sekretaris Perusahaan/Investor Relations Tahun 2025
No. Tanggal Topik/Tema Pelatihan
1. 30 - 31 Januari 2025 Form 20-F and Foreign Private Issuer In-Depth Workshop
2. 23 - 24 April 2025 Finance for Non-Finance
3. 24 - 25 September 2025 Corporate Voice Mastery Training
LAPORAN TAHUNAN 2025 327
Page 330
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Departemen Internal Audit
Departemen Internal Audit (IA) merupakan bagian penting dari TelkomGroup yang berperan untuk memberikan keyakinan
dan jaminan yang wajar/reasonable kepada manajemen serta pemangku kepentingan terkait efektivitas pengendalian
internal, pengelolaan risiko, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. IA juga berfungsi memberikan nilai tambah
bagi perusahaan melalui peningkatan efisiensi dan efektivitas operasi bisnis TelkomGroup secara keseluruhan.
Pedoman/Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter)
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya IA berpedoman pada Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter)
Nomor SK.01/PW000/TEL-00000000/2024 tanggal 3 Januari 2024 yang ditetapkan oleh Direktur Utama dan disetujui
oleh Komisaris Utama dan Ketua Komite Audit. IA Charter memuat acuan dan pedoman bagi IA dalam menjalankan
tugasnya, seperti visi, misi, struktur, status, tugas, tanggung jawab, dan kode etik IA, serta persyaratan personel IA.
Profil Kepala Departemen Internal Audit
Mohamad Ramzy
Usia 53 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2005 Magister Teknik Manajemen Telekomunikasi, Universitas Indonesia, Indonesia
• 1997 Sarjana Teknik, Sekolah Tinggi Teknologi Telkom, Indonesia
Dasar Penunjukan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Nomor K.TEL. 15/HK810/COP-1000000/2025 tanggal
31 Juli 2025
Periode Jabatan 1 Agustus 2025 - 31 Juli 2026
Riwayat Jabatan • 2024 - Sekarang SVP Internal Audit, Telkom
• 2021 - 2024 Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Telkomsel
• 2020 - 2021 SVP Financial Planning Analysis & Business Partner, Telkomsel
• 2018 - 2021 VP WINS Strategy & Planning, Telkom
• 2015 - 2018 VP WINS Development, Telkom
• 2013 - 2014 AVP Performance Development Dit. WINS, Telkom
Sertifikasi Profesi • 2025 Qualified Internal Auditor, Yayasan Pendidikan Internal Auditor
• 2023 Certified Risk Executive Leader, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
• 2022 Associate Chartered Management Accountant, The Chartered Institute of Management Accountants
• 2022 Chartered Global Management Accountant, The Chartered Institute of Management Accountants
Tugas dan Tanggung Jawab Departemen Internal Audit
Berdasarkan Internal Audit Charter, tugas dan tanggung jawab IA Telkom adalah:
1. Menyusun rencana kerja dan program audit tahunan berbasis risiko selaras dengan arah dan perkembangan bisnis
perusahaan serta melaksanakan rencana kerja dan program audit yang telah disetujui Komite Audit dan disahkan
oleh Direktur Utama.
2. Membantu Perseroan untuk memastikan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko telah dilaksanakan
secara efektif dan efisien terkait dengan:
a. Pelaporan keuangan untuk menghasilkan informasi yang bebas salah saji material dan sesuai dengan standar
dan aturan yang berlaku.
b. Pengendalian operasional untuk memastikan bahwa tujuan manajemen telah dicapai dengan cara yang tepat.
328 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 331
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
c. Pengelolaan aset telah dilakukan dengan tepat untuk melindungi aset dari risiko fisik dan hukum serta
memastikan penggunaan aset yang optimal.
d. Memastikan bahwa aktivitas dan kegiatan Perseroan telah mematuhi peraturan perundangan yang berlaku.
3. Melakukan pemantauan, analisis, dan pelaporan atas tindak lanjut perbaikan yang telah direkomendasikan.
4. Menyusun metode evaluasi dan program peningkatan mutu atas kegiatan dan hasil dari Departemen Internal Audit
bekerja sama dengan Komite Audit.
5. Memberikan konsultasi yang dibutuhkan oleh perusahaan, anak perusahaan, perusahaan terafiliasi, dan entitas
lainnya sesuai dengan cakupan audit internal yang telah disepakati.
6. Melakukan sinergi audit dengan unit yang menjalankan fungsi internal audit di anak perusahaan, perusahaan
terafiliasi, dan entitas lainnya.
7. Menindaklanjuti pelaporan whistleblower yang masuk melalui Telkom Integrity Line terkait dengan adanya dugaan
kecurangan (fraud) yang terjadi pada Perseroan, anak perusahaan, dan entitas terafiliasi lainnya, dan menyampaikan
laporan kepada Komite Audit dan Direktur Utama.
Struktur dan Kedudukan Departemen Internal Audit
Departemen Internal Audit Telkom dikepalai oleh Senior Vice President (SVP) yang diangkat dan diberhentikan oleh
Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. Departemen IA bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Utama dan terdiri atas 99 orang. Sejalan dengan POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris dapat memberhentikan
SVP IA yang tidak memenuhi persyaratan dan/atau gagal atau tidak cakap dalam menjalankan tugasnya. Hingga akhir
tahun 2025, bagan struktur organisasi IA Telkom adalah sebagai berikut:
SVP INTERNAL
AUDIT
VP PLANNING & VP INFRASTRUCTURE VP INFORMATION & VP INTERGRATED
VP AUDIT PARTNER
DEVELOPMENT AUDIT & OPERATION AUDIT TECHNOLOGY AUDIT & FINANCIAL AUDIT
AVP APPLICATION AVP ICOFR & RISK
AVP SYSTEM AVP INFRASTRUCTURE AVP AUDIT
TRANSCATION MANAGEMENT
DEVELOPMENT & SUPPLY AUDIT PARTNER 1
AUDIT AUDIT
AVP SERVICE AVP INFORMATION AVP FINANCIAL &
AVP QUALITY AVP AUDIT
OPERATION & SUPPORT SYSTEM OPERATION ASSET MANAGEMENT
ASSURANCE PARTNER 2
AUDIT AUDIT AUDIT
AVP RESOURCE & AVP SERVICE AVP INFORMATION AVP A&A AVP AUDIT
ADMINISTRATION DELIVERY AUDIT SECURITY AUDIT COMPLIANCE AUDIT PARTNER 3
LAPORAN TAHUNAN 2025 329
Page 332
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pelaksanaan Kegiatan Departemen Audit Internal
Setiap tahun, IA Telkom menyusun rencana kerja yang dituangkan dalam Program Kerja Audit Tahunan (PKAT) dan
Program Kerja Non-Audit Tahunan (PKNAT) Departemen Internal Audit. Rencana kerja ini disetujui oleh Komite Audit dan
Direktur Utama. Pada tahun 2025, IA Telkom telah melaksanakan 53 penugasan di luar PKNAT, yang meliputi berbagai
kegiatan seperti audit, konsultasi, evaluasi, dan review. Berikut adalah rincian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh
IA Telkom.
Sub Departemen Audit Konsultasi Evaluasi Review Jumlah
Infrastructure & Operation Audit (IOA) 10 3 0 2 15
Integrated & Financial Audit (IFA) 6 5 4 8 23
Information & Technology Audit (ITA) 7 5 2 1 15
Total 23 13 6 11 53
Kualifikasi, Sertifikasi, dan Kompetensi Audit Internal
Auditor Internal Telkom diharuskan memiliki berbagai sertifikasi untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai
standar dan mendukung kualitas pengawasan internal yang efektif. Hingga akhir tahun 2025, sebanyak 94 karyawan IA
telah memiliki sertifikasi di berbagai bidang dengan detail sebagai berikut:
No. Bidang Sertifikasi Jenis Sertifikasi Jumlah Sertifikasi
1. Audit 12 57
2. Business & Operation 18 58
3. Finance 16 17
4. IT 22 14
5. Marketing 3 6
6. People Development 15 9
7. Risk & Quality Management 21 59
8. Others 7 7
Jumlah 114 227
Pendidikan dan Pelatihan Auditor Internal
Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi auditor internal, Telkom secara aktif melibatkan karyawan
Internal Audit (IA) dalam berbagai program pengembangan profesional yang diselenggarakan oleh Telkom CorpU, ACFE,
IIA, ISACA, SPRINT, BPKP, dan institusi profesional lainnya. Tabel berikut menyajikan rekapitulasi kegiatan pendidikan
dan pelatihan yang diikuti oleh karyawan IA Telkom sepanjang tahun 2025:
Program Jumlah Peserta Jumlah Hari
Culture 454 40
Leadership 31 28
Business 485 53
Technical 220 64
Certification 26 50
Knowledge Sharing 431 9
Jumlah 1.647 244
330 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 333
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sistem
Pengendalian Internal
Sistem Pengendalian Internal (SPI) merupakan (Corporate Secretary). Unit ini melaksanakan berbagai
mekanisme pengawasan berkelanjutan yang dijalankan aktivitas, seperti pemberian nasihat hukum (legal
untuk memastikan keandalan dan ketepatan waktu advisory), pendapat hukum (legal opinion), tinjauan
Laporan Keuangan, serta melakukan evaluasi atas hukum (legal review), serta penanganan litigasi.
pelaporan tersebut. SPI Telkom dijalankan secara kolektif
oleh Direksi, manajemen, dan personel terkait, di bawah Telkom menerapkan lima komponen pengendalian
pengawasan Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan internal sesuai dengan COSO Framework yang saling
Manajemen Risiko. terikat di semua tingkat dan unit bisnis Perseroan, yaitu:
1. Lingkungan Pengendalian
Melalui SPI, Telkom memastikan bahwa penyusunan
a. Demonstrates commitment to integrity and
Laporan Keuangan konsolidasi sesuai dengan Standar
ethical values.
Akuntansi Keuangan yang ditetapkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI). Sebagai perusahaan yang b. Exercises oversight responsibility.
sahamnya tercatat di Bursa New York, Telkom juga wajib c. Establishes structure, authority, and
memenuhi ketentuan Sarbanes-Oxley Act (SOX) Section responsibility.
404, yang mengharuskan perusahaan untuk membangun, d. Demonstrates commitment to competence.
memelihara, menguji, dan melaporkan efektivitas e. Enforces accountability.
pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
2. Penilaian Risiko
SPI juga berperan krusial dalam menjamin efisiensi dan a. Specifies suitable objectives.
efektivitas operasional serta memastikan kepatuhan b. Identifies and analyzes risk.
terhadap regulasi yang berlaku. Melalui SPI, Telkom
c. Assesses fraud risk.
dapat memantau kepatuhan terhadap kebijakan internal
dan peraturan pemerintah, sekaligus mengendalikan d. Identifies and analyzes significant change.
kegiatan operasional sesuai dengan prosedur kerja yang 3. Aktivitas Pengendalian
ditetapkan di setiap fungsi organisasi. a. Selects and develops control activities.
b. Selects and develops general controls over
Kerangka (Framework) Pengendalian technology.
Internal c. Deploys through policies and procedures.
Telkom menerapkan Sistem Pengendalian Internal (SPI) 4. Informasi dan Komunikasi
sesuai dengan Internal Control-Integrated Framework a. Uses relevant information.
2013 yang dikeluarkan oleh The Committee of Sponsoring b. Communicates internally.
Organizations of the Treadway Commission (COSO).
c. Communicates externally.
Telkom memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnisnya
5. Aktivitas Pemantauan
mematuhi ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.
Tanggung jawab terkait kepatuhan terhadap perundang- a. Conducts ongoing and/or separate evaluations.
undangan berada pada Unit Legal & Compliance, yang b. Evaluates and communicates deficiencies.
berada di bawah Departemen Sekretaris Perusahaan
LAPORAN TAHUNAN 2025 331
Page 334
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Penerapan Pengendalian Internal di Telkom
Telkom menerapkan dan mengaplikasikan komponen COSO Framework ke dalam kebijakan-kebijakannya, yaitu:
Penerapan Pengendalian Internal di Telkom
Lingkungan Pengendalian
1. Telkom berkomitmen terhadap integritas dan nilai-nilai etis dengan membangun dan menetapkan budaya Perseroan sebagai
panduan bagi para pemegang peran utama dalam membangun pola kepemimpinan dan memperkuat sinergi organisasi,
sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, akselerator kesejahteraan sosial, penyedia lapangan kerja, dan penyedia talenta
high performing culture. Telkom menjamin sustainability competitive growth berupa pencapaian kinerja unggul jangka
panjang. Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) merupakan nilai utama
sumber daya manusia BUMN yang harus diadopsi oleh TelkomGroup agar setiap sumber daya TelkomGroup mengetahui,
mengimplementasikan, dan menginternalisasikan secara sungguh-sungguh, konsisten, dan konsekuen, sehingga melahirkan
perilaku keseharian yang membentuk budaya kerja TelkomGroup yang selaras dengan Core Values BUMN.
2. Telkom memastikan efektivitas penyelenggaraan aktivitas Internal Audit yang dilaksanakan dengan mengimplementasikan
prasyarat SOA 302/404 dan dikelola dengan pendekatan risk based audit. Telkom juga memastikan terselenggaranya
koordinasi dan kerja sama yang efektif dengan pihak internal maupun pihak eksternal, serta risiko bisnis pada seluruh
aktivitas bisnis telah dikelola secara memadai dengan sistem internal control.
3. Telkom memiliki Direktori Kompetensi yang menetapkan kebutuhan kompetensi Perseroan, salah satunya yaitu Stream
Finance yang meliputi kompetensi Corporate Finance dengan sub area kompetensi Capital Structure dan Working Capital
Management (Treasury Management). Kemudian accounting dengan sub area kompetensi Financial Accounting, Management
Accounting, dan Corporate Tax. Kebijakan pengembangan kompetensi ditujukan untuk menciptakan karyawan yang unggul,
berkualitas global, dan berdaya saing tinggi.
Penilaian Risiko
4. Telkom memiliki beberapa pertimbangan dalam menyusun kebijakan akuntansi seperti Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK), Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (ISAK), International Accounting Standards (IAS),
Undang-Undang yang terkait, dan perubahan lingkungan internal yang berdampak.
5. Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan (ICoFR) dirancang prinsip penilaian risiko (risk based assessment).
6. Telkom memiliki prinsip asersi keuangan dalam perencanaan ICoFR yang diperhatikan dengan baik oleh semua karyawan
yang terkait.
7. Telkom mengelola risiko Perseroan yang muncul, baik internal maupun eksternal dengan mekanisme yang telah ditentukan.
8. Telkom juga menerapkan sistem pengendalian kebijakan anti-fraud dan memiliki pencegahan potensi fraud.
Aktivitas Pengendalian
9. Tata kelola aktivitas pengendalian ICoFR di Telkom menerapkan three lines model, dimana unit bisnis (Business Process Owner)
sebagai lini pertama bertanggung jawab pada implementasi pengendalian, Risk Management sebagai lini kedua bertanggung
jawab untuk memastikan kesesuaian rancangan pengendalian, dan Internal Audit sebagai lini ketiga bertanggung jawab untuk
melakukan penilaian efektivitas rancangan pengendalian dibandingkan dengan implementasi operasional.
10. Telkom menetapkan dan memperbarui rancangan ICoFR yang terdiri dari Entity Level Control (ELC), Transactional Level
Control (TLC), dan IT General Control (ITGC) secara berkala.
11. Telkom menetapkan Business Process Owner (BPO) dan Application Owner (AO) yang memiliki tugas dan tanggung jawab
terkait ICoFR.
12. Telkom melakukan perancangan pengendalian internal yang mengacu pada kebijakan ICoFR yang terdiri dari segregation of
duties, penentuan risiko, dan penentuan pengendalian internal.
13. Telkom memiliki pedoman penerapan sekuriti sistem informasi yang selaras dengan kebutuhan perusahaan dan dapat
dilaksanakan secara berkesinambungan.
14. Telkom menjalankan Control Self-Assessment (CSA) ICoFR untuk menilai efektivitas rancangan secara periodik.
332 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 335
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Informasi dan Komunikasi
15. Telkom memiliki kebijakan akuntansi yang diterapkan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan IFRS yang
diuraikan berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi dan penerapan, termasuk informasi atau data yang terkait dalam proses dan
pengungkapan pelaporan keuangan, serta mengatur tentang komponen Laporan Keuangan konsolidasian.
16. Telkom memiliki kebijakan teknologi informasi yang memberikan kerangka acuan bagi setiap proses maupun unit yang terkait
dengan penyelenggaraan TI Perseroan dalam penyusunan dan penetapan petunjuk pelaksanaan dan prosedur. Ruang lingkup
peraturan TI di Telkom mencakup aspek TI governance dan TI management.
Aktivitas Pemantauan
17. Telkom memiliki Internal Audit Charter yang mencakup persyaratan auditor di Departemen Internal Audit, yaitu memiliki
integritas dan perilaku yang profesional, pengetahuan tentang risiko dan pengendalian yang penting di bidang teknologi
informasi, serta pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
18. CEO TelkomGroup senantiasa meningkatkan awareness dari manajemen terkait audit maupun change management dalam
bentuk CEO Notes dan menetapkan Integrated Audit.
Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN No.PER-2/ 4. Pencatatan yang Akurat dan Tepat Waktu atas
MBU03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Kejadian dan Transaksi
Korporasi Signifikan pada Badan Usaha Milik Negara, Pencatatan yang akurat dan tepat waktu atas
Telkom melakukan penilaian atas penerapan SPI secara kejadian dan transaksi operasional yang dilakukan.
rutin untuk meningkatkan kualitas SPI. Hasil penilaian SPI
5. Pembatasan Akses dan Akuntabilitas atas Sumber
di tahun 2025 menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian
Daya dan Pencatatannya
Telkom sudah efektif.
Akses terhadap sumber daya dan catatan perusahaan
harus dibatasi hanya oleh personil yang diberikan
Pengendalian Keuangan dan tugas dan tanggung jawab.
Operasional 6. Dokumentasi yang Baik atas Kejadian dan Transaksi
Pengendalian keuangan yang dijalankan Telkom Pengendalian
mencakup rencana keuangan, umpan balik, penyesuaian, Setiap kejadian dan transaksi dalam Perseroan
hingga proses validasi untuk memastikan implementasi didokumentasikan dengan baik sebagai bukti dasar
rencana atau untuk mengubah rencana sebagai keterjadian dan kewajaran transaksi.
tanggapan terhadap perubahan yang terjadi. Sementara
itu, pengendalian operasional mencakup proses Tinjauan Atas Efektivitas Sistem
pemantauan dan pengaturan untuk memastikan kegiatan
Pengendalian Internal
operasional dijalankan secara efektif dan efisien.
Telkom melakukan peninjauan atas efektivitas Sistem
Secara umum, pengendalian operasional dan keuangan
Pengendalian Internal (SPI) melalui pengawasan yang
di Telkom, meliputi:
dilaksanakan oleh Departemen Internal Audit (IA) dan
1. Pengendalian Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud Audit Eksternal. Departemen IA bertanggung jawab
Pengendalian fisik aset di lingkungan Perseroan untuk menyampaikan laporan pengawasan SPI kepada
diarahkan untuk mengamankan dan melindungi aset- Direksi dan Dewan Komisaris. Manajemen bertugas
aset berisiko. memastikan bahwa SPI yang efektif dan andal telah
2. Pemisah Fungsi dan Otoritas diterapkan di seluruh jenjang organisasi.
Pemisahan fungsi diarahkan untuk kecukupan review Setiap hasil pengawasan yang ditemukan oleh
dan mengurangi potensi kesalahan dan kecurangan. Departemen IA dilaporkan kepada Direksi dan Dewan
3. Pelaksanaan Kejadian dan Transaksi Komisaris, kemudian temuan tersebut disampaikan
Pengendalian dilakukan untuk memastikan aktivitas kepada manajemen terkait untuk ditindaklanjuti.
transaksi dilakukan semestinya sesuai perencanaan Berdasarkan pengawasan yang dilakukan selama tahun
dan kebutuhan yang telah ditetapkan. 2025, SPI Telkom dinilai telah berfungsi secara efektif.
LAPORAN TAHUNAN 2025 333
Page 336
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan b. SOX 404 Management Assessment of Internal
Controls
Komisaris atas Kecukupan Sistem
Mewajibkan perusahaan yang mencatatkan
Pengendalian Internal sahamnya di bursa saham Amerika Serikat untuk
merancang, melaksanakan, mendokumentasikan,
Direksi dan Dewan Komisaris, melalui Komite Audit,
mengevaluasi, dan mengungkapkan hasil evaluasi
secara berkala mengadakan rapat dengan Departemen
terhadap efektivitas pengendalian internal
IA dan Audit Eksternal untuk membahas pemantauan
atas pelaporan keuangan (Internal Control over
pengendalian internal serta rencana tindak lanjut
Financial Reporting/ICoFR).
atas isu-isu yang perlu diperhatikan oleh manajemen.
Dalam rapat tersebut, dibahas hasil pemantauan dan c. SOX 906 Corporate Responsibilities for Financial
pengendalian internal serta langkah-langkah tindak Reports: Failure of Corporate Officers to Certify
lanjut yang harus dilakukan. Departemen IA dan Audit Financial Reports
Eksternal melaporkan hasil pemantauan dan pengujian i. Apabila salah mengungkapkan, CEO dan CFO
pengendalian internal kepada Direksi dan Dewan dikenai hukuman pidana denda sampai US$1
Komisaris setidaknya satu kali dalam setahun. juta atau sampai dengan 10 tahun penjara,
atau keduanya; atau
Direksi dan Dewan Komisaris menilai SPI Telkom telah
ii. Apabila salah pengungkapan disengaja, CEO
berjalan secara efektif serta memenuhi kecukupan dari
dan CFO dikenai hukuman pidana denda
kebijakan dan standar yang diacu, antara lain:
sampai US$5 juta atau sampai dengan 20
1. Ketentuan SOX 302, 404, dan 906
tahun penjara, atau keduanya.
a. SOX 302 Corporate Responsibility for Financial
2. Peraturan Menteri BUMN No.PER-2/MBU03/2023
Reports
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Mewajibkan CEO dan CFO untuk memberikan Korporasi Signifikan pada Badan Usaha Milik Negara
sertifikasi mengenai efektivitas rancangan
dan pelaksanaan pengendalian internal dan
pengungkapan kekurangan yang signifikan atas
pengendalian internal dalam rangka pelaporan
keuangan (Internal Control over Financial
Reporting/ICoFR).
334 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 337
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sistem
Manajemen Risiko
Sistem manajemen risiko memiliki peran krusial dalam 3. Peraturan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik di Telkom (PR.614.00/r.02/HK200/COP-K0000000/2024)
dan seluruh entitas anak. Melalui penerapan manajemen tentang Pedoman Implementasi Manajemen Risiko
risiko yang efektif, Perseroan dapat mengidentifikasi Perusahaan.
berbagai risiko bisnis yang dihadapi serta merumuskan 4. Standard Operation Procedure, (Nomor: SOP.01.00/
strategi mitigasi yang tepat. Implementasi sistem RSG/2024) tentang Proses Manajemen Risiko dan
manajemen risiko yang terstruktur memungkinkan Integrasi Risiko Perusahaan.
Telkom untuk memperluas cakupan bisnis dalam rangka
5. Standard Operation Procedure, (Nomor: SOP.02.00/
transformasi komunikasi di era digital, sekaligus terus
RSG/2024) tentang Pelaporan Manajemen Risiko dan
menyempurnakan proses pengelolaan risiko secara
Evaluasi Kinerja.
berkelanjutan untuk mendukung keberlangsungan usaha
jangka panjang. 6. Standard Operation Procedure, (Nomor: SOP.03.00/
RSG/2024) tentang Penilaian Indeks Kematangan
Risiko (Risk Maturity Index).
Gambaran Umum Mengenai Sistem
Manajemen Risiko Regulasi dan ketentuan tersebut menjadi landasan
Telkom dalam menjalankan manajemen risiko dan telah
Sebagai perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham New disusun dengan mengacu pada berbagai standar dan
York (NYSE), Telkom diwajibkan menerapkan manajemen best practice yang ada.
risiko yang sesuai dengan ketentuan SOX, khususnya
Pasal 302 dan 404. Selain itu, berdasarkan Peraturan
Kebijakan dan Framework Sistem
Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Manajemen Risiko
Badan Usaha Milik Negara, Telkom, sebagai salah satu Penerapan manajemen risiko Telkom berlandaskan pada
BUMN, juga diwajibkan menerapkan sistem manajemen dua kebijakan, yaitu Peraturan Direksi No. PD.614.00/r.02/
risiko. Penerapan manajemen risiko ini tidak hanya HK.290/COP-K0A10000/2024 tanggal 3 September
sebagai pemenuhan aspek kepatuhan, tetapi juga untuk 2024 tentang Manajemen Risiko Perusahaan serta
memastikan kelangsungan bisnis berjalan dengan lancar Peraturan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
dan efektif. PR.614.00/r.02/HK200/COP-K0000000/2024 tentang
Telkom menerbitkan berbagai kebijakan perusahaan yang Pedoman Implementasi Manajemen Risiko Perusahaan.
berkaitan dengan pengaturan implementasi manajemen Kebijakan manajemen risiko Telkom mengacu pada
risiko, antara lain: standar ISO 31000:2018 Risk Management - Principles
and Guidelines, yang terdiri dari tiga komponen utama,
1. Keputusan Direksi/Peraturan Direksi (KD 13/2009
yaitu:
tentang Pedoman Pengelolaan SOX Section 302 dan
404, Pengelolaan Perusahaan mengacu ketentuan 1. Prinsip (Principle)
US SEC). Prinsip Manajemen Risiko sebagai fondasi bagaimana
2. Peraturan Direksi (Nomor: PD.614.00/r.02/HK.290/ manajemen risiko berjalan untuk menjamin tercipta
COP-K0A10000/2024) tentang Manajemen Risiko dan terlindunginya nilai, di antaranya:
Perusahaan. a. Terintegrasi (Integrated)
Manajemen risiko merupakan bagian yang
terintegrasi dengan keseluruhan aktivitas
Perseroan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 335
Page 338
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
b. Terstruktur dan Komprehensif (Structured and 2. Kerangka Kerja (Framework)
Comprehensive) Kerangka kerja yang mengatur komitmen atas peran
Dalam pelaksanaannya, Perseroan melakukan dan pembagian fungsi manajemen risiko Telkom, di
pendekatan terstruktur dan komprehensif, antaranya:
sehingga memberikan hasil yang konsisten dan a. Kepemimpinan dan Komitmen (Leadership and
dapat dibandingkan. Commitment)
c. Disesuaikan (Customized) i. Direksi memastikan bahwa manajemen
Kerangka kerja dan proses manajemen risiko risiko diintegrasikan ke dalam semua
harus disesuaikan dan proporsional dengan aktivitas Perseroan dan harus menunjukkan
konteks eksternal dan internal organisasi sejalan kepemimpinan dan komitmen, dengan:
dengan tujuan Perseroan. (1) Menyesuaikan dan menerapkan semua
d. Inklusif (Inclusive) komponen kerangka kerja.
Diperlukan keterlibatan stakeholder yang (2) Mengeluarkan pernyataan atau kebijakan
tepat dan pada saat yang tepat membuat yang menetapkan pendekatan, rencana,
pengetahuan, pandangan, dan persepsi mereka atau tindakan manajemen risiko.
dapat dipertimbangkan, sehingga meningkatkan (3) Memastikan bahwa sumber daya yang
awareness terhadap manajemen risiko yang diperlukan dialokasikan untuk mengelola
kemudian terinformasi dengan baik. risiko.
e. Dinamis (Dynamic) (4) Menetapkan wewenang, tanggung jawab,
Risiko dapat muncul, berubah, dan menghilang dan akuntabilitas pada tingkat yang sesuai
seiring dengan perubahan konteks dan kondisi dalam Perseroan.
lingkungan internal dan eksternal Perseroan. ii. Manajemen risiko menjadi bagian yang tidak
Penerapan manajemen risiko harus dapat terpisahkan dari tujuan Perseroan, tata kelola,
mengantisipasi, mendeteksi, mengakui, dan kepemimpinan dan komitmen, strategi,
merespons perubahan dan peristiwa tersebut sasaran, dan pengoperasiannya.
dengan cara yang sesuai dan tepat waktu.
b. Integrasi (Integration)
f. Informasi Terbaik yang Tersedia (Best Available
i. Manajemen risiko menjadi bagian yang tidak
Information)
terpisahkan dari tujuan Perseroan, tata kelola,
Manajemen risiko didasarkan pada informasi kepemimpinan dan komitmen, strategi,
historis, terkini, dan ekspektasi masa sasaran, dan pengoperasiannya.
depan. Manajemen risiko secara eksplisit
ii. Pengintegrasian manajemen risiko ke dalam
mempertimbangkan segala keterbatasan dan
Perseroan adalah proses yang dinamis dan
ketidakpastian yang terkait dengan informasi
berulang, serta harus disesuaikan dengan
dan ekspektasi tersebut. Informasi harus tepat
kebutuhan dan budaya Perseroan.
waktu, jelas, dan tersedia untuk stakeholder
iii. Risiko dikelola di setiap bagian struktur
terkait.
Perseroan, di mana setiap orang dalam
g. Faktor Manusia dan Budaya (Human and Culture
Perseroan memiliki tanggung jawab untuk
Factors)
mengelola risiko.
Perilaku dan budaya yang secara signifikan
c. Desain (Design)
memengaruhi semua aspek manajemen
risiko pada setiap level dan tahapan kegiatan i. Perancangan kerangka kerja pengelolaan
Perseroan. risiko dilakukan dengan cara memeriksa dan
memahami konteks eksternal dan internal
h. Perbaikan Berkesinambungan (Continuous
Perseroan.
Improvement)
ii. Direksi dan Dewan Komisaris menunjukkan dan
Manajemen risiko terus ditingkatkan melalui
mengartikulasikan komitmen berkelanjutan
pembelajaran dan pengalaman.
mereka terhadap manajemen risiko melalui
kebijakan, pernyataan, atau bentuk lain, dan
dikomunikasikan di dalam Perseroan dan
kepada stakeholder.
336 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 339
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
iii. Wewenang, tanggung jawab, dan akuntabilitas pengendalian, dan keefektifannya. Suatu
terkait manajemen risiko ditetapkan dan peristiwa dapat memiliki banyak penyebab
dikomunikasikan di semua tingkat dalam dan dampak dan dapat pula memengaruhi
Perseroan. berbagai tujuan.
iv. Manajemen memastikan alokasi sumber daya iii. Risk evaluation
yang sesuai untuk manajemen risiko. Adalah proses untuk mendukung pengambilan
v. Perseroan menetapkan pendekatan keputusan, yang pelaksanaannya melibatkan
komunikasi dan konsultasi yang disetujui perbandingan hasil analisis risiko dengan
untuk mendukung kerangka kerja dan kriteria risiko yang ditetapkan untuk
memfasilitasi penerapan manajemen risiko menentukan di mana tindakan tambahan
yang efektif. diperlukan.
d. Implementasi (Implementation) b. Risk treatment
Implementasi manajemen risiko membutuhkan i. Perlakuan risiko dilakukan untuk memilih dan
keterlibatan dan awareness para stakeholder, menerapkan opsi untuk menangani risiko,
sehingga memungkinkan Perseroan untuk secara yang terdiri dari:
eksplisit mempertimbangkan ketidakpastian (1) Menghindari risiko.
dalam pengambilan keputusan.
(2) Menerima risiko.
e. Evaluasi (Evaluation)
(3) Memitigasi risiko.
Perseroan mengevaluasi efektivitas kerangka
(4) Membagi/mentransfer risiko.
manajemen risiko dengan mengukur kinerja
ii. Rencana perlakuan terhadap risiko harus
kerangka kerja manajemen risiko secara
diintegrasikan ke dalam rencana dan proses
periodik.
manajemen Perseroan melalui konsultasi
f. Perbaikan (Improvement)
dengan stakeholder yang sesuai.
i. Perseroan memantau dan menyesuaikan
c. Monitoring dan review
kerangka kerja manajemen risiko untuk
mengantisipasi perubahan eksternal dan i. Monitoring dan review adalah untuk
internal. memastikan dan meningkatkan kualitas serta
efektivitas dari desain proses, implementasi,
ii. Perseroan terus meningkatkan kesesuaian,
dan hasil manajemen risiko.
kecukupan, dan efektivitas kerangka kerja
manajemen risiko dan cara mengintegrasikan ii. Monitoring dan review harus dilakukan
proses manajemen risiko. di semua tahapan proses, mencakup
perencanaan, pengumpulan dan analisis
3. Penetapan Konteks - Lingkup, Konteks, dan Kriteria
informasi, pendokumentasian hasil, serta
a. Risk assessment yang terdiri dari: pemberian umpan balik.
i. Risk identification d. Recording dan reporting
Adalah proses untuk menemukan, mengenali, i. Proses manajemen risiko dan hasilnya harus
dan mendeskripsikan risiko dalam didokumentasikan dan dilaporkan melalui
pencapaian tujuan perusahaan, dimana dalam mekanisme yang sesuai.
pelaksanaannya, informasi yang relevan,
ii. Pelaporan merupakan bagian yang tidak
sesuai, dan terkini menjadi penting dalam
terpisahkan dari tata kelola Perseroan dan
mengidentifikasi risiko.
dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas
ii. Risk analysis dialog dengan stakeholder serta mendukung
Adalah proses untuk memahami sifat dan Direksi dan Dewan Komisaris dalam
karakteristik risiko termasuk tingkat risikonya. memenuhi tanggung jawabnya.
Analisis risiko melibatkan pertimbangan
rinci tentang ketidakpastian, sumber risiko,
dampak, probabilitas, peristiwa, skenario,
LAPORAN TAHUNAN 2025 337
Page 340
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Profil Pimpinan Departemen Manajemen Risiko
Rini Fitriani
SVP Risk Management
Usia 47 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 2009 Master of Business & Information Technology, University of Melbourne, Australia
• 2000 Akuntansi, Universitas Padjadjaran, Indonesia
Executive Course • Leading Digital Transformation and Innovation Programme, INSEAD, Prancis
Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi Telkom No. SK 18/PS720/HCP-a104/2024 tanggal 28 Maret 2024 tentang Mutasi Karyawan
Periode Jabatan 1 Januari 2026 - Sekarang
Riwayat Jabatan • 2025 - Sekarang SVP Risk Management, Telkom
• 2024 - 2025 VP Risk Strategy & Governance Risk Management, Telkom
• 2023 - 2024 Deputy SGM Finance & Asset Operation Direktorat KMR, Telkom
• 2018 - 2023 VP Financial Accounting & Asset Management Direktorat KMR, Telin
• 2013 - 2018 VP Accounting Direktorat KMR, Telin
Sertifikasi Profesi • 2024 Qualified Chief Risk Officer (QCRO)
M. Rosadi
VP Risk Operation & Process Management
Usia 54 tahun
Kewarganegaraan Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan • 1999 Business Administration, Southeastern University, Amerika Serikat
• 1998 Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia
Executive Course • Leadership GRC - BP 1 (Batch 2), Indonesia
• Great People Managerial Program II Batch 14, Indonesia
• Suspim 3 International MBS Batch 3 W4, Bandung
• Suspim 3 International MBS Batch 3 W1-W3, Australia
Dasar Penunjukan Surat Keputusan Direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk No. SK 684/PS720/HCP-A104/2025 28 Juli 2025 tentang Mutasi Karyawan
Periode Jabatan 1 Juli 2025 - Sekarang
Riwayat Jabatan • 2025 - Sekarang VP Risk Operation & Process Management
• 2025 - 2025 Vice President Global Strategic Partnership Subdirektorat Global Strategic Partnership, Telkom Direktorat Strategic
Portfolio
• 2023 - 2024 Assistant Vice President Synergy & Partnership Synergy & Partnership, Telkom Direktorat Group Business
Development
• 2018 - 2023 Assistant Vice President Parenting & Investment Parenting & Investment, Telkom Direktorat Wholesale & International
Services
• 2016 - 2018 Engine Team Group, Telkom Direktorat Wholesale & International Services
• 2015 - 2016 VP Strategic Alliances, PT Telkom Infra
Sertifikasi Profesi • 2025 TCCX Foundation Batch 3
• 2025 TCCX Batch 2
• 2024 DCFC (Data Centre Foundation Certificate)
338 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 341
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Struktur Organisasi Pengelola Manajemen Risiko
Sebagai bagian dari inisiatif untuk memperkuat manajemen risiko sesuai arahan dan aspirasi dari Kementerian BUMN
serta Dewan Komisaris, Telkom menempatkan tanggung jawab tata kelola manajemen risiko di bawah Departemen
Manajemen Risiko, yang berada dalam naungan Direktorat Keuangan & Manajemen Risiko. Pengangkatan dan
pemberhentian anggota Departemen Manajemen Risiko dilakukan oleh Direktur Utama, Direktur HCM, atau SGM HCBP
melalui Surat Keputusan yang diterbitkan oleh mereka. Saat ini, Departemen Manajemen Risiko memiliki 27 orang
karyawan.
Pengelolaan fungsi manajemen risiko diatur melalui Peraturan Direksi No. PD.202.47/r.09/HK250/COP-A0200000/2024
tentang Organisasi Direktorat Keuangan & Manajemen Risiko. Direktorat Keuangan & Manajemen Risiko bertanggung
jawab atas beberapa aspek penting, antara lain tersedianya proses bisnis fungsional dan lintas fungsi berbasis
pengendalian internal (SOA/ICoFR), implementasi tata kelola, pengelolaan manajemen risiko strategis dan operasional,
serta Enterprise Risk Management (ERM). Adapun struktur organisasi Departemen Manajemen Risiko pada tahun 2025
adalah sebagai berikut:
Direktur Utama
Direktur Keuangan
Direktur
& Manajemen Risiko
Departemen
Risk Management
VP SV RM
VP Risk Strategy VP Risk Operation &
& Governance Process Management
AVP Risk AVP Risk AVP AVP AVP Risk
AVP
Strategy & Mgt Planning Governance & Operational Reporting &
Process Mgt
Governance & Policy Quality Mgt Risk Mgt Support
LAPORAN TAHUNAN 2025 339
Page 342
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab a. Vice President (VP) Risk Strategy & Governance.
b. Vice President (VP) Risk Operation & Process
Departemen Manajemen Risiko Management.
SVP Risk Management
VP Risk Strategy & Governance
1. Departemen Manajemen Risiko dipimpin oleh
1. VP Risk Strategy & Governance bertanggung jawab
Senior Vice President Risk Management (SVP Risk
atas pengelolaan Enterprise Risk Management (ERM)
Management).
di tataran strategis yang memadai dan efektif serta
2. Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, SVP implementasi governance dan quality dalam lingkup
Risk Management bertanggung jawab melapor TelkomGroup.
kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
2. Dalam menjalankan tanggung jawabnya, VP Risk
3. SVP Risk Management bertanggung jawab atas Strategy & Governance melaksanakan aktivitas
ketersediaan proses bisnis fungsional dan cross utama antara lain:
functional berbasis pengendalian internal Sarbanes-
a. Menjalankan peran sebagai CoE organisasi
Oxley Act (SOA) atau Internal Control over Financial
Direktorat Keuangan & Manajemen Risiko dalam
Reporting (ICoFR), implementasi governance
risk management antara lain:
dan quality management, pengelolaan strategic
& operational risk management, Enterprise Risk i. Merumuskan dan mengembangkan strategi,
Management (ERM), serta pelaksanaan peran sebagai roadmap, kebijakan, dan arsitektur Enterprise
CoE dalam hal risk management. Risk Management (ERM).
4. Dalam menjalankan tanggung jawabnya, SVP Risk ii. Menyusun dan mengelola risiko perusahaan
Management melaksanakan aktivitas utama antara meliputi Risk Profile, Risk Factors, RKAP,
lain, namun tidak terbatas sebagai berikut: termasuk kegiatan advisory pengelolaan
risiko di lingkup TelkomGroup.
a. Menjalankan peran sebagai CoE dan/atau subject
matter expert organisasi Direktorat Keuangan & iii. Melakukan pengukuran Risk Maturity Index
Manajemen Risiko dalam risk management antara (RMI), risk culture, dan risk competency
lain: enhancement, serta tata kelola risiko
terintegrasi.
i. Menentukan strategi, roadmap, kebijakan,
tata kelola, dan mekanisme dalam pengelolaan iv. Merumuskan strategi, kebijakan, dan
risiko (ERM), governance and quality mekanisme Good Corporate Governance
management, serta process management di (GCG) serta quality management dalam
TelkomGroup. lingkup TelkomGroup.
ii. Memastikan pengelolaan risiko, governance v. Melaksanakan fungsi advisory risiko,
and quality management, serta process implementasi GCG, dan quality management
management dengan unit-unit terkait di pada lingkup TelkomGroup.
lingkungan TelkomGroup. b. Memastikan terlaksananya pengelolaan risk-
iii. Melakukan koordinasi proses pengawasan, based planning antara lain RJPP, CSS, dan
evaluasi, dan pelaporan implementasi budgeting, serta pengelolaan anggaran unit &
pengelolaan risiko, governance and quality Key Performance Indicator (KPI) atau Kontrak
management, serta process management di Manajemen (KM).
TelkomGroup. c. Memastikan terlaksananya koordinasi dengan
b. Memastikan terlaksananya pengelolaan strategi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
dan implementasi pengelolaan risiko dan dan pihak eksternal lainnya, berkaitan dengan
governance dengan pihak eksternal termasuk penetapan strategi risiko, penilaian risiko,
regulator. mitigasi risiko, dan pelaporan implementasi
pengelolaan risiko Perseroan serta keperluan
5. Dalam menjalankan tugas dan wewenang
lainnya.
sebagaimana dimaksud pada ayat (3), SVP Risk
Management dibantu oleh: d. Memastikan penyusunan dan pengukuran KPI
risk management unit serta pengembangan,
pengelolaan, dan pemutakhiran aplikasi ERM.
340 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 343
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
e. Memastikan terlaksananya koordinasi dan b. Memastikan terlaksananya pengelolaan
pengawalan implementasi GCG & quality business risk, nota regularisasi, rupa-rupa
management, serta mekanisme dan bisnis proses pengesampingan, dan ICoFR risk assessment.
Disclosure Control & Procedure (DCP) beserta c. Memastikan perumusan strategi, kebijakan, tata
evaluasi dan pelaporannya. kelola, dan mekanisme pengelolaan process
3. Dalam melakukan aktivitasnya, VP Risk Strategy & management antara lain seperti enterprise-wide
Governance berinteraksi antara lain, namun tidak process dan business unit process Perseroan.
terbatas dengan: d. Memastikan terlaksananya proses review atas
a. Unit kerja, anak perusahaan, dan afiliasi Telkom, pengelolaan manajemen risiko untuk aspek
dalam hal pengelolaan GCG. compliance dan finansial (antara lain hedging dan
b. Unit kerja, dalam hal advisory penyusunan risk asset impairment) di TelkomGroup.
register unit, risk profile, serta penilaian KPI risk e. Memastikan rancangan proses bisnis ICoFR
management effectiveness. sebagai bagian dari proses transactional level
c. Anak perusahaan, dalam hal advisory pengelolaan control dan rancangan dokumen entity level
risk management dan tata kelola risiko control berbasis framework internal control dan
terintegrasi. standar SOA yang berlaku.
d. Unit kerja pengelola financial planning and 3. Dalam menjalankan aktivitasnya, VP Risk Operation
analysis, dalam hal penyusunan risk based & Process Management berinteraksi antara lain
budgeting & monitoring, serta sistem aplikasi dengan:
yang terintegrasi dengan Kementerian BUMN. a. Unit bisnis pengelola infrastruktur dan aset,
e. Unit kerja pengelola internal audit, dalam hal dalam hal pengelolaan business continuity
audit efektivitas implementasi ERM. management dan insurance management.
f. Unit kerja pengelola performansi, dalam hal b. Unit bisnis pengelola pelanggan, dalam hal
penetapan dan pengukuran KPI risk management pengelolaan revenue assurance dan fraud
unit. management.
4. Dalam menjalankan aktivitasnya, VP Risk c. Unit kerja pengelola organisasi perusahaan, unit
Strategy dibantu oleh: kerja pengelola kebijakan perusahaan, unit kerja
pengelola internal audit, seluruh unit operasi,
a. Assistant Vice President (AVP) Risk Strategy &
dan anak perusahaan, dalam hal pengelolaan
Reporting.
enterprise-wide process, business unit process,
b. Assistant Vice President (AVP) Governance & Risk
dan proses bisnis ICoFR.
Policy.
d. Unit kerja pengelola kebijakan perusahaan,
internal audit, dan seluruh unit operasi, dalam
VP Risk Operation & Process hal pengelolaan perancangan transaction level
Management control & entity level control untuk mendukung
1. VP Risk Operation & Process Management efektivitas pengelolaan ICoFR Perseroan.
bertanggung jawab atas pengelolaan Enterprise Risk 4. Dalam menjalankan tugas dan wewenang
Management (ERM) pada tataran operasional dan sebagaimana dimaksud pada ayat (3), VP Risk
ketersediaan bisnis proses yang memadai dan efektif Operation & Process Management dibantu oleh:
dalam lingkup Perseroan.
a. Assistant Vice President (AVP) Process
2. Dalam menjalankan tanggung jawabnya, VP Risk Management.
Operation & Process Management melaksanakan
b. Assistant Vice President (AVP) Financial &
aktivitas utama antara lain:
Compliance Risk Management.
a. Menjalankan peran sebagai CoE dan/atau subject
c. Assistant Vice President (AVP) Operational Risk
matter expert organisasi Direktorat Keuangan &
Management.
Manajemen Risiko pada aspek operational risk
dan business process management.
LAPORAN TAHUNAN 2025 341
Page 344
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pelatihan dan Sertifikasi Departemen Manajemen Risiko
Untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pengelolaan risiko, Telkom secara rutin melibatkan anggota
Departemen Manajemen Risiko dalam berbagai program pendidikan dan pelatihan profesional. Selain itu, Perseroan
juga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan workshop di kantor pusat, divisi regional, serta seluruh anak
perusahaan untuk memastikan pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan manajemen risiko di seluruh unit
TelkomGroup.
Pelatihan Manajemen Risiko Tahun 2025
No. Nama Lembaga Penyelenggara
1. GRC Professional OCEG (Open Compliance & Ethics Group)
2. Financial Risk Analyst for Corporation CRMS
3. Certified Risk Professional Tap Kapital
4. Qualified Risk Management Professional CRMS
5. Financial Risk Academy Preparation Program BINUS
6. IRCA BCMS ISO 22301:2019 BSI Training Academy
Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
Anggota Departemen Manajemen Risiko Telkom merupakan para profesional yang memiliki keahlian dan pengalaman
mendalam di bidang manajemen risiko. Hingga akhir tahun 2025, sebanyak 23 anggota dari departemen ini telah
berhasil memperoleh berbagai sertifikasi profesi yang relevan dengan manajemen risiko. Sertifikasi ini mencakup
beragam aspek manajemen risiko untuk memastikan bahwa sistem manajemen risiko diterapkan secara efektif dan
sesuai dengan standar internasional, serta terus mendukung keberlanjutan bisnis Perseroan.
Sertifikasi Profesi Anggota Departemen Manajemen Risiko Telkom per 31 Desember 2025
No. Nama Anggota Sertifikasi Tahun Perolehan Status
1. Hendri Purnaratman Qualified Chief Risk Officer (QCRO) 2023 Aktif
Certified Integrity Officer 2023 Aktif
Certified Compliance Professional 2023 Aktif
Certified Governance Professional 2024 Aktif
GRC Professional 2025 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation 2025 Aktif
2. Tatwanto Prastistho Compliance Management Fundamentals with 2024 Aktif
CCP Certification) Batch 3
Qualified Chief Risk Officer (QCRO) 2023 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation 2025 Aktif
Certified Risk Professional 2025 Aktif
3. Rizky Ponti Annastuti Certified Accountant 2022 Aktif
Certified Management Accountant 2014 Aktif
Certified Risk Professional 2023 Aktif
Qualified Risk Mgt Professional 2023 Aktif
4. Bima Aryo Putro Certified Management Accountant 2019 Aktif
Certified Risk Professional 2024 Aktif
342 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 345
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No. Nama Anggota Sertifikasi Tahun Perolehan Status
5. Arie Hestiningdaru Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
(QRMP)
Certified Risk Professional 2023 Aktif
IFRS Training & Certification 2012 Aktif
6. Rudi Sudiro Certified Risk Professional 2024 Aktif
Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
(QRMP)
Financial Risk Analyst for Corporation (FRAC) 2025 Aktif
7. Leonard Sutardodo Parapat Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
(QRMP)
Certified Governance Professional 2024 Aktif
Ahli Pembangun Integritas Muda 2023 Aktif
PECB Certified ISO 37001 Lead Auditor 2023 Aktif
8. Mahditya Governance, Risk and Compliance for 2023 Aktif
Executives
Qualified Risk Management Professional 2025 Aktif
(QRMP)
9. Tati Krisnayanti Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
(QRMP)
Financial Risk Analyst for Corporation (FRAC) 2025 Aktif
Certified Risk Professional 2024 Aktif
Certified of Professional Industrial Relation 2024 Aktif
(CPIR)
10. Marisi P. Purba ASEAN Chartered Professional Accountant 2017 Aktif
Chartered Accountant 2014 Aktif
Certified Professional Accountant (Australia) 2022 Aktif
11. Nofriandi Rosa Certified Risk Professional 2024 Aktif
PECB Certified ISO 37001 Lead Auditor 2023 Aktif
Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
Ahli Pembangun Integritas Muda 2023 Aktif
12. Iswatoen Hasanah Lead Auditor IRCA BCMS ISO 22301:2019 2025 Aktif
Lead Auditor IRCA QMS ISO 9001:2015 2024 Aktif
Certified Project Risk Manager 2024 Aktif
Qualified Risk Management Professional 2023 Aktif
Certified Risk Professional 2027 Aktif
13. Dear Ahmad A’dhomul Syafaat Certified Risk Professional 2023 Aktif
Certified Risk Professional 2023 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation 2023 Aktif
14. Meylia Candrawati Certified Governance Professional 2024 Aktif
Good Corporate Governance 2023 Aktif
Certified Public Accountant of Indonesia 2025 Aktif
Qualified Risk Management Analyst (QRMA) 2023 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation 2025 Aktif
LAPORAN TAHUNAN 2025 343
Page 346
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Nama Anggota Sertifikasi Tahun Perolehan Status
15. Ardistya Wirawan Certified Risk Professional 2025 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation 2025 Aktif
Qualified Risk Management Analyst 2023 Aktif
16. Alya Mutiara Basti Certified Risk Professional 2025 Aktif
Qualified Risk Management Analyst (QRMA) 2023 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporation (FRAC) 2025 Aktif
Financial Risk Academy Preparation Program 2025 Aktif
Certified Financial Risk Management (CFRM) 2024 Aktif
17. Rizka Raniah Rahmat Qualified Risk Management Analyst 2023 Aktif
Certified in Financial Risk Management (CFRM) 2024 Aktif
Certified Risk Professional 2025 Aktif
Qualified Risk Management Professional 2025 Aktif
18. Fabri Tobal H. Situmeang Certified Risk Professional 2025 Aktif
19. Niken Dwi T. Certified Risk Professional 2022 Aktif
Qualified Risk Management Analyst (QRMA) 2023 Aktif
Certified Project Risk Manager (CPRM) 2024 Aktif
20. Dimas Prasstyo Certified Management Accountant 2019 Aktif
Financial Risk Analyst for Corporations 2025 Aktif
Certified Financial Risk Management (CFRM) 2024 Aktif
Certified Risk Professional 2021 Aktif
21. Gustaf Geysbert Lontoh Financial Risk Manager 2024 Aktif
22. Muhammad Azhar Ashari Certified Compliance Professional 2024 Aktif
Certified Risk Professional 2025 Aktif
23. Lely Firda Anggraeni Certified Risk Professional 2025 Aktif
User Experience Research and Design 2020 Aktif
Pada tahun 2025, Telkom melaksanakan program Sertifikasi Profesi di bidang Manajemen Risiko serta memperpanjang
sertifikasi bagi para karyawan yang berperan sebagai pengelola risiko utama di divisi dan/atau sub-unit masing-masing.
Risk Awareness and Culture
Peningkatan Risk Aware-Culture merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai target dan tujuan Perseroan,
sejalan dengan Rencana Strategis BP BUMN 2020-2025, khususnya terkait penguatan fungsi manajemen risiko dan
GCG BUMN. Risk Aware-Culture yang baik dapat meningkatkan:
1. Kapabilitas organisasi mengelola tingkat risiko yang terukur.
2. Meningkatkan Corporate Governance Compliance.
3. Tercapainya target kinerja perusahaan.
Risk Aware-Culture juga merupakan penerapan salah satu Core Values AKHLAK, khususnya aspek Kompeten, yaitu
terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. Untuk itu, program risk awareness dilakukan dalam tiga kategori, yaitu
leader journey, people journey, dan program journey.
344 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 347
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
1. Leader Journey risiko Perseroan. Salah satu bentuk kegiatan yang
a. Sharing session yang melibatkan Telkom telah dilaksanakan adalah pendampingan untuk
Leaders penyelarasan pengelolaan strategi dan risiko dari
seluruh unit.
Telkom secara rutin melakukan sharing session
yang melibatkan C-Level Executive dari divisi b. Memberikan tanggung jawab terhadap risiko
dan anak perusahaan dengan tujuan membangun Terdapat pengelola risiko di setiap divisi dan
komitmen penerapan manajemen risiko. anak Perseroan yang melakukan identifikasi
b. Pelatihan dan Sertifikasi dan pemantauan secara langsung sehingga
diharapkan dapat menangkap segala
Telkom juga melakukan penguatan manajemen
kemungkinan risiko yang ada di Perseroan.
risiko melalui program pelatihan yang relevan
yang diikuti oleh kepala unit dan manajemen anak c. Pemanfaatan teknologi dan IT Tools
perusahaan. Telkom memiliki aplikasi ERM Online yang
c. Webinar dengan tenaga ahli eksternal sudah digunakan oleh seluruh divisi dan anak
perusahaan yang digunakan secara real-
Program webinar dilakukan oleh tenaga ahli
time. Adapun beberapa modul yang sudah
eksternal baik itu konsultan, praktisi, maupun
dikembangkan di antaranya:
akademisi.
i. Modul Risk Register Telkom dan anak
2. People Journey
perusahaan.
a. Melakukan komunikasi dengan jelas (Compile
ii. Modul Risk Reporting Telkom dan anak
Story)
perusahaan.
Departemen Manajemen Risiko Telkom secara
iii. Modul Risk Project.
intensif melakukan advisory dan juga coaching
terhadap unit dan anak perusahaan dalam rangka iv. Modul EWS (Early Warning System).
penguatan manajemen risiko melalui beberapa v. Modul LED (Loss Event Database).
platform di antaranya: vi. Modul Support Needed.
i. Diarium (Digital Poster). vii. Modul Repository.
ii. Telegram Channel. viii.Modul Helpdesk dan Ticketing.
b. Mandatory digital learning ix. Modul Risk Universe.
Telkom melakukan pelatihan digital terkait x. Modul Risk Taxonomy.
refreshment knowledge manajemen risiko yang
d. Menerapkan KPI Manajemen Risiko.
wajib diikuti oleh seluruh entitas TelkomGroup.
Skor minimal untuk memenuhi threshold e. Komitmen Senior Leader terhadap penerapan
kelulusan adalah sebesar 70. manajemen risiko dibuktikan dengan
diberlakukannya KPI Risk Management
c. Program pelatihan karyawan baru
Effectiveness sebagai salah satu indikator
Setiap karyawan baru wajib untuk mengikuti kinerja yang dinilai untuk seluruh unit BOD-1
beberapa pelatihan, salah satunya adalah di Telkom. Penilaian dilakukan setiap triwulan
mengenai Manajemen Risiko. oleh Departemen Manajemen Risiko Telkom
3. Program Journey terhadap Risk Register dan Risk Reporting dari
a. Breakdown Silos seluruh unit BOD-1. Adapun parameter yang
menjadi penilaian efektivitas Manajemen Risiko
Departemen Manajemen Risiko menjadi
meliputi completeness, quality dan time delivery
perantara dan pusat komunikasi lintas divisi
pelaporan.
maupun anak perusahaan untuk dapat melakukan
kerja sama kolaboratif dalam rangka mitigasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 345
Page 348
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Daftar Improvement Program Risk Awareness
No. Dimensi 2025 2026
1. Budaya dan Kapabilitas Risiko Perusahaan telah memiliki program budaya Mengembangkan program budaya risiko
risiko dan program pelatihan peningkatan perusahaan berdasarkan hasil evaluasi atas
keahlian risiko yang komprehensif bagi budaya risiko.
pengelola risiko.
2. Organisasi dan Tata Kelola Kelengkapan organ pengelola risiko, Mendorong anak perusahaan untuk
Risiko fungsi, dan tanggung jawabnya telah melaksanakan penilaian RMI secara
sesuai dengan ketentuan dalam PER-2/ berkala.
MBU/03/2023.
3. Kerangka Risiko dan Kepatuhan Perusahaan telah memiliki kebijakan Pengkinian atas kebijakan manajemen
manajemen risiko yang senantiasa dikaji risiko sesuai dengan ketentuan shareholder
dan diperbaharui. Perusahaan juga telah terbaru.
memiliki kapasitas risiko dan menjadi dasar
dalam penetapan nilai ambang batas dan
turunannya.
4. Proses dan Kontrol Risiko Perusahaan telah melakukan asesmen Melakukan pemantauan berkala atas
terhadap sasaran objektif perusahaan dan keselarasan perencanaan strategi bisnis
dipantau untuk memastikan ketercapaian dan manajemen risiko perusahaan.
objektif perusahaan.
5. Model, Data, dan Teknologi Perusahaan telah memiliki mekanisme Mengembangkan sistem pendukung
Risiko pelaporan risiko dari unit bisnis dan anak aplikasi manajemen risiko dengan secara
perusahaan menggunakan aplikasi online. bertahap dengan mempertimbangkan
kebutuhan perusahaan.
Pelaksanaan Kegiatan Departemen 6. Menyusun dokumen Contingency Plan dan Stress
Testing atas kondisi makro yang berpotensi
Manajemen Risiko merugikan.
Tugas dan tanggung jawab yang dilaksanakan oleh 7. Mengoordinasi dan melakukan kegiatan advisory
Departemen Manajemen Risiko dalam pengelolaan risiko dalam rangka penyusunan risk register, risk review,
selama tahun 2025, adalah: serta pengawalan peningkatan ERM baik di unit
1. Menyusun dan memutakhirkan Risk Strategy yang maupun anak perusahaan.
meliputi pernyataan selera risiko (Risk Appetite 8. Melakukan pemutakhiran risk universe.
Statement) dan Batasan Risiko (Risk Capacity, Risk 9. Melakukan pemetaan taksonomi risiko berdasarkan
Tolerance dan Risk Appetite). Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023
2. Melakukan perhitungan atas unexpected loss dan tail tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
loss beserta penyusunan strategi pengelolaannya. Signifikan.
3. Membantu penyusunan risk factor untuk dokumen: 10. Melakukan kajian atas Profil dan Parameter
a. Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Risiko berdasarkan Surat dari PT Danantara Asset
untuk periode 5 tahun; dan Management Nomor SR.122/DI-DAM/DO/2025 perihal
Pedoman Strategis Penyusunan Rencana Kerja dan
b. Corporate Strategic Scenario untuk periode 3
Anggaran Perusahaan (RKAP) Anak Perusahaan PT
tahun.
Danantara Asset Management.
4. Menyusun dan memutakhirkan risk profile
11. Melakukan alignment implementasi Risk Management
TelkomGroup beserta pelaporan implementasinya.
dengan anak perusahaan.
5. Membantu penyusunan Risk-Based RKAP.
346 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 349
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
12. Mendukung aktivitas pengukuran Risk Maturity Index 29. Mendukung revenue assurance.
tahun 2025 untuk kinerja tahun 2024 di TelkomGroup 30. Mengawal implementasi fraud management.
bersama dengan Internal Audit perusahaan.
31. Melakukan Risk Assessment Scoping & Significant
13. Melakukan pengawalan atas tindak lanjut rekomendasi ICoFR secara periodik.
roadmap peningkatan ERM perusahaan.
32. Melakukan perancangan Entity Level Control (ELC)
14. Menyusun dan memutakhirkan kebijakan-kebijakan: ICoFR.
a. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi; 33. Melakukan perancangan, evaluasi, serta remediasi
b. Kebijakan ICoFR; terhadap perancangan Business Process & Risk
c. Pedoman Good Corporate Governance (GCG); dan Control Matrix sebagai bagian dari perancangan
Transaction Level Control (TLC) IcoFR.
d. Guideline Key Performance Indicator Risk
Management Effectiveness (KPI RME). 34. Melakukan Risk Assessment Key Control Business
Process ICoFR secara periodik.
15. Mendukung aktivitas Asesmen Akuntabilitas Kinerja
dan Keuangan oleh BPKP. 35. Melakukan pengawalan dan evaluasi Control Self-
Assessment ICoFR yang dilakukan oleh Business
16. Mendukung aktivitas Asesmen GCG ACGS Leadership
Process Owner.
Governance.
36. Melaksanakan fraud risk assessment business
17. Mendukung dan melakukan kegiatan Sistem
process ICoFR.
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Surveillance.
37. Menyusun dan memutakhirkan kebijakan serta SOP
18. Melakukan advisory dan sosialisasi terkait kebijakan
ERM (PR ERM, SOP ERM, petunjuk pelaksanaan risk
manajemen risiko perusahaan.
assessment, BCMS, asuransi, fraud management,
19. Melakukan penilaian KPI RME setiap triwulan. dan revenue).
20. Melakukan survei liaison officer dan aplikasi ERM
38. Mengkaji business process high layer organisasi.
online.
39. Melakukan Fraud Risk Assessment produk/layanan
21. Mengawal pelaksanaan pemenuhan kualifikasi baru.
kompetensi risiko (modul pelatihan, sertifikasi organ
40. Penyusunan/update SOP Business Continuity Plan
pengelola risiko, dan people development plan).
(BCP).
22. Mengawal dan mendukung pelaksanaan Charter 8
41. Melakukan review untuk aspek risiko atas rencana
Policy & Process.
aksi korporasi perusahaan.
23. Mengorkestrasikan pemenuhan kompetensi dan/
42. Melakukan review untuk aspek risiko atas inisiatif
atau sertifikasi organ pengelola risiko di level Direksi,
kerja sama perusahaan.
Dewan Komisaris, senior leaders, dan seluruh
karyawan. 43. Melakukan kegiatan advisory untuk aspek risiko
dalam rangka penyusunan risk register rencana aksi
24. Mengoordinasikan penyusunan/updating BCP Set.
korporasi perusahaan.
25. Mengoordinasikan risk assessment dan business
44. Melakukan review untuk aspek risiko terkait
impact analysis.
perubahan kebijakan/regulasi perusahaan.
26. Melakukan evaluasi dan testing BCP.
45. Melakukan review untuk aspek risiko dalam
27. Melaksanakan Audit Surveillance ke-1 ISO 22301: 2019 pengelolaan OPEX & CAPEX perusahaan.
BCMS.
28. Mendukung pengelolaan asuransi (asuransi property
all risk (PAR), Director & Officer/D&O, kecelakaan
diri (ASKEDIR), in-orbit satellite insurance, dan
sebagainya).
LAPORAN TAHUNAN 2025 347
Page 350
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Risiko dan Cara Pengelolaannya
Departemen Manajemen Risiko mengidentifikasi beberapa risiko strategis yang berpengaruh terhadap kegiatan bisnis
Telkom, di antaranya:
Jenis Risiko Risiko yang Dihadapi Dampak Terhadap Telkom Mitigasi/Pengelolaan Risiko
1. Risiko Sistemik
Politik dan Sosial Gangguan stabilitas politik, Berdampak negatif bagi • Pemantauan pengaruh
gejolak sosial, dan keamanan pertumbuhan bisnis, operasi, gejolak sosial politik terhadap
baik di lingkup domestik maupun keadaan keuangan, hasil usaha, gangguan operasional/layanan.
internasional yang diakibatkan rantai pasok alat produksi, dan • Pemeliharaan kewaspadaan
oleh isu-isu spesifik seperti krisis prospek serta harga pasar surat melalui peningkatan fungsi
geopolitik, perang dagang, dan berharga. safety & security.
lain sebagainya. • Memantau isu supply chain
terkait bahan baku dan mencari
alternatif pengganti bahan/
desain perangkat.
Makro Ekonomi • Perubahan tingkat inflasi. • Berpengaruh pada daya • Monitoring pengaruh makro
• Fluktuasi nilai tukar Rupiah. beli dan kemampuan bayar ekonomi terhadap potensi
• Peningkatan harga energi dan pelanggan. peningkatan beban melalui
bahan bakar. • Berpengaruh pada bisnis, program cost leadership.
• Peningkatan suku bunga kondisi keuangan, operasional, • Menjaga kesehatan rasio
pinjaman. hasil usaha maupun prospek keuangan untuk mendapatkan
• Penurunan peringkat kredit usaha. suku bunga yang kompetitif.
pemerintah atau Perseroan. • Berdampak material dan • Restrukturisasi pinjaman
merugikan pada bisnis, kondisi dengan tingkat suku bunga
keuangan, hasil usaha maupun yang kurang kompetitif.
prospek usaha. • Menjaga kecukupan aset kurs
mata uang asing sesuai dengan
kebutuhan bisnis.
Risiko Kebencanaan Bencana alam seperti angin ribut, Mengganggu operasional bisnis • Monitoring indikator
dan Wabah gempa bumi, tsunami, letusan dan memberikan dampak negatif yang berpotensi dalam
gunung berapi, kebakaran, terhadap kinerja keuangan dan mengakibatkan gangguan pada
kekeringan, endemi, dan keuntungan, prospek usaha serta perangkat seperti kelembapan
pandemi. harga pasar surat berharga. dan temperatur perangkat,
traffic kapal di jalur SKKL
melalui sistem.
• Transfer risiko menggunakan
asuransi aset untuk
mengantisipasi bencana alam
dan kebakaran.
• Koordinasi dengan ASKALSI
(Asosiasi Kabel Laut Seluruh
Indonesia) dan BAKAMLA
(Badan Keamanan Laut) untuk
pengamanan SKKL.
• Preventive & corrective action
melalui penyusunan disaster
recovery plan dan crisis
management team.
348 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 351
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Jenis Risiko Risiko yang Dihadapi Dampak Terhadap Telkom Mitigasi/Pengelolaan Risiko
Risiko Ketidaksiapan dalam merespons Kerusakan aset jaringan dan • Upgrade infrastruktur untuk
Perubahan Iklim risiko terkait iklim yang infrastruktur, disrupsi operasi meningkatkan ketahanan
mendorong di antaranya kejadian termasuk pemadaman jaringan dari bencana yang dipicu
cuaca ekstrem seperti banjir dan listrik (on-grid), penurunan perubahan iklim.
perubahan jangka panjang dalam produktivitas karyawan akibat • Memiliki prosedur Business
pola iklim seperti kenaikan suhu. gangguan transportasi atau akses Continuity Management dan
lokasi, dan ancaman keselamatan pedoman penanggulangan
bagi karyawan lapangan. bencana.
• Mitigasi risiko overheating
dengan memastikan kondisi
gedung memiliki pendinginan
yang optimal.
• Menetapkan inisiatif
pengurangan emisi GRK.
• Program carbon-offset
melalui upaya reforestasi dan
konservasi, pemanfaatan
energi terbarukan serta
efisiensi energi.
• Gerakan peduli efisiensi energi
(GePEE) yang ditetapkan di
seluruh gedung kantor dan
Plasa.
2. Risiko-Risiko Terkait Bisnis
Risiko Operasional Kegagalan dalam keberlanjutan Berdampak negatif terhadap • Implementasi BCM, BCP, dan
operasi jaringan, sistem utama, bisnis, kondisi keuangan, hasil DRP.
gateway pada jaringan Telkom operasi, dan prospek usaha. • Sertifikasi Integrated
atau jaringan operator lain. Management System
(IMS) untuk pengelolaan
infrastruktur.
Ancaman keamanan fisik seperti Berpengaruh negatif terhadap • Peningkatan Preventive
pencurian, perusakan, kerusuhan, bisnis, kondisi keuangan, dan Action berupa Vulnerability
serangan teroris yang berada di hasil operasi secara material. Assessment dan Penetration
luar kendali Telkom atau tindakan Test secara periodik.
lain serta ancaman keamanan • Monitoring dan identifikasi
cyber seperti di antaranya brute semua jenis serangan secara
force attack, DDoS attack, dan real-time serta memilih dan
threats di Data Center. melakukan tindakan yang
diperlukan segera.
• Menyusun rekomendasi
penanganan cyber attack
berdasarkan analisis historis
incident.
• Koordinasi yang intensif pihak-
pihak yang terkait dengan
penanganan cyber attack.
• Memantau situasi dan
berkoordinasi dengan APH
terkait (contoh: Polisi) untuk
menjaga keamanan aset dan
bangunan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 349
Page 352
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Risiko Risiko yang Dihadapi Dampak Terhadap Telkom Mitigasi/Pengelolaan Risiko
Keterlambatan adopsi teknologi Berdampak negatif pada daya • Penyusunan roadmap teknologi
baru. saing. dengan mempertimbangkan
teknologi ke depan dan potensi
implementasi teknologi
kompetitor.
• Evaluasi dan validasi High-
Level-Design (HLD) melalui
simulasi LAN untuk memeriksa
interoperability antar platform.
Risiko Keuangan Risiko kredit terutama dari Berdampak merugikan pada • Pengawasan terus menerus
piutang usaha dan piutang lain- kondisi keuangan, kinerja atas saldo piutang serta
lain. operasional, dan prospek usaha. melakukan upaya penagihan
secara berkala.
Risiko likuiditas. Berdampak pada kemampuan • Penyusunan roadmap teknologi
dalam memenuhi liabilitas dengan mempertimbangkan
keuangan, ketika liabilitas teknologi ke depan dan potensi
keuangan tersebut jatuh tempo. implementasi teknologi
kompetitor.
• Melakukan analisis untuk
mengawasi rasio-rasio
likuiditas laporan posisi
keuangan seperti rasio
lancar dan rasio debt to
equity terhadap persyaratan-
persyaratan yang diharuskan
perjanjian utang.
Keterbatasan dalam mencari Berdampak merugikan secara • Menjaga dan meningkatkan
sumber pendanaan atas inisiatif material terhadap bisnis, kondisi performansi perusahaan untuk
investasi. keuangan, kinerja operasional, memperoleh kepercayaan dari
dan prospek usaha. lembaga/sumber pendanaan
nasional maupun global.
Risiko Hukum dan Gugatan perdata dan/atau Menurunkan pendapatan Telkom • Penguatan legal review
Kepatuhan wanprestasi dari pihak ketiga dan berdampak negatif pada terhadap dokumen perikatan
(vendor, mitra atau partner kerja bisnis, reputasi, dan keuntungan. dengan pihak ketiga dan
sama). pengawalan penyelesaian hak
dan kewajiban sesuai kontrak.
• Penguatan kebijakan internal
terkait proses pengadaan dan
kerja sama.
Kebocoran data pribadi. Denda sebesar maksimal 2% • Program untuk meningkatkan
dari pendapatan berdasarkan kesadaran karyawan tentang
regulasi tentang perlindungan regulasi perlindungan data
data pribadi. pribadi.
• Pengawasan dan evaluasi
mekanisme dan pelaksanaan
transaksi data di lingkup
perusahaan.
• Penguatan keamanan
siber untuk memastikan
perlindungan atas data pribadi
yang dikelola di perusahaan.
350 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 353
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Jenis Risiko Risiko yang Dihadapi Dampak Terhadap Telkom Mitigasi/Pengelolaan Risiko
Risiko Regulasi Perubahan regulasi Indonesia Berdampak terhadap bisnis, • Analisis dampak rencana
atau internasional. kondisi keuangan, kinerja regulasi terhadap industri
operasional, dan prospek usaha. secara umum dan Telkom
secara khusus.
• Memberikan masukan
agar peraturan yang akan
ditetapkan memberi manfaat
positif bagi Perseroan dan
industri.
Risiko Transformasi Ketidakberhasilan inisiatif Berdampak terhadap • Penyusunan strategic fit dan
transformasi bisnis dan pertumbuhan bisnis dan kinerja roadmap inisiatif transformasi.
organisasi yang signifikan. keuangan Perseroan secara • Melakukan risk assessment
jangka pendek maupun jangka atas inisiatif transformasi baik
panjang. pada tahapan pra maupun
pasca transformasi (termasuk
memastikan layanan pada
pelanggan tetap berjalan).
• Implementasi manajemen
perubahan dengan
memaksimalkan fungsi Project
Management Office (PMO).
Tinjauan Atas Efektivitas Sistem Telkom juga telah melakukan proses penilaian efektivitas
implementasi manajemen risiko di tahun 2025, yaitu:
Manajemen Risiko
1. Pengukuran Risk Maturity Index (RMI).
Selama tahun 2025, sistem manajemen risiko Telkom 2. Monitoring dan evaluasi atas efektivitas mitigasi
telah berjalan efektif dalam mengelola berbagai risiko risiko melalui aplikasi ERM Online.
bisnis Telkom untuk mendukung setiap kebijakan dan
3. Evaluasi/diskusi dan advisory secara one-on-one
proses di TelkomGroup. Telkom menggunakan beberapa
dengan unit bisnis sesuai kebutuhan.
tools atau sistem informasi manajemen risiko, di
4. Pelaporan dan evaluasi bersama dengan BOD dan
antaranya:
Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan
1. Generic Tools Enterprise Risk Management Online
Risiko (KEMPR).
(ERM Online) yang dipergunakan oleh seluruh unit
5. Penyusunan dan pelaporan dokumen Contingency
untuk pengelolaan Risk Register.
Plan 2025.
2. Specific Tools untuk tujuan pengelolaan risiko
tertentu misalnya:
Pernyataan Direksi dan Dewan
a. Aplikasi Fraud Management System (FRAMES)
yang dipergunakan untuk sistem deteksi dini Komisaris Atas Kecukupan Sistem
potensi Customer and Third Party Fraud. Manajemen Risiko
b. Telkom Legal Intelligence System (TELIS) yang
Direksi dan Dewan Komisaris, melalui Komite Evaluasi
dipergunakan sebagai repository untuk kebijakan
dan Monitoring Perencanaan dan Risiko (KEMPR),
internal dan peraturan eksternal perusahaan.
secara berkala mengadakan rapat dengan Departemen
c. ICoFR Control Self-Assessment (ICSA) merupakan Manajemen Risiko untuk membahas pemantauan
alat bantu atau aplikasi yang digunakan untuk risiko di seluruh lingkungan Perseroan. Rapat ini juga
memfasilitasi proses self-assessment atas mencakup tindak lanjut yang telah dilakukan oleh pemilik
implementasi proses bisnis di level transaction risiko (risk owner) dalam upaya meminimalisir risiko
level control (TLC) dan memungkinkan pelaporan yang diidentifikasi. Departemen Manajemen Risiko
hasil self-assessment secara tepat waktu. melaporkan hasil pemantauan risiko kepada Direksi
d. Aplikasi EITA (Enterprise IT Architecture) adalah dan Dewan Komisaris setiap triwulan, memastikan
aplikasi yang mengelola repository proses bisnis bahwa manajemen risiko dijalankan secara efektif dan
ICoFR. berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 351
Page 354
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
1. Kecukupan Sistem Informasi Manajemen Risiko
Sistem manajemen risiko yang dijalankan di Perseroan telah mengacu kerangka ISO 31000:2018 dan mengadopsi
berbagai standar internasional untuk memastikan implementasi terbaik dari suatu manajemen risiko. Penyusunan
risk register dan risk profile perusahaan telah memanfaatkan aplikasi ERM Online, demikian juga proses monitoring
dan evaluasi serta dashboard-nya.
2. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko
Dewan Direksi melalui fungsi Internal Audit telah melakukan pemeriksaan, evaluasi, pelaporan, dan/atau
rekomendasi perbaikan atas kecukupan dan efektivitas proses manajemen risiko yang kemudian ditindaklanjuti
melalui evaluasi oleh Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan dan Risiko.
Pernyataan Selera Risiko Telkom (Telkom Risk Appetite Statement)
Sikap Telkom Risk Appetite Statement
Tidak Toleran 1. TelkomGroup tidak mentoleransi setiap penyimpangan terhadap integritas dan kepatuhan,
termasuk kerusakan lingkungan serta kelalaian terkait keamanan siber dan perlindungan
data pribadi, yang dapat berdampak pada reputasi perusahaan.
2. TelkomGroup berkomitmen untuk memenuhi target pembayaran dividen kepada BUMN
sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Konservatif 1. TelkomGroup berupaya memaksimalkan potensi bisnis Digital Infrastructure, Integrated B2C
Services, dan B2B ICT Services yang termasuk dalam kategori “Core Investment” dengan
pencapaian yang tepat sesuai target.
2. TelkomGroup berkomitmen untuk memenuhi kewajiban keuangan serta menjaga struktur
keuangan yang sehat dan memastikan keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan.
3. TelkomGroup berkomitmen menjalankan aktivitas bisnis utamanya dengan kualitas terbaik
melalui pemenuhan aspek ESG.
Moderat 1. TelkomGroup berupaya mengoptimalkan potensi bisnis Digital Infrastructure, Integrated
B2C Services, dan B2B ICT Services yang termasuk dalam kategori “Next Core Investment”
dengan pengelolaan yang prudent (hati-hati) serta terukur.
2. TelkomGroup BUMN mengoptimalkan pengelolaan volatilitas pasar dan makroekonomi
dengan menerima konsekuensi beban tersebut secara terukur.
Strategis 1. TelkomGroup berupaya menjalankan transformasi dengan tata kelola yang ketat untuk
pengelolaan dan pengembangan bisnis “New Play Investment” yang selektif, dengan risiko
yang wajar dan terukur serta imbal hasil investasi yang sepadan.
352 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 355
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Perkara Hukum
yang Dihadapi
Sepanjang tahun 2025, Telkom menghadapi 255 perkara Pulsa Mandiri (“IPM”). Per tanggal ini, penyelidikan ini masih
hukum, yang terdiri dari 130 perkara hukum pidana dan 125 berlangsung, dan kami akan terus memberikan pembaruan
perkara hukum perdata. Dari jumlah tersebut, 58 perkara kepada SEC dan DOJ seiring dengan perkembangan
pidana dan 56 perkara perdata merupakan kelanjutan dari temuan. Penyelidikan SEC dan DOJ masih berlangsung, dan
kasus tahun sebelumnya, sementara sejumlah 72 perkara kami terus bekerja sama sepenuhnya dengan SEC dan DOJ.
pidana dan 69 perkara perdata merupakan kasus baru
yang dimulai pada tahun 2025. Kami tidak dapat memprediksi lamanya waktu, hasil, atau
dampak dari penyelidikan-penyelidikan ini. Konsekuensi
Selain perkara-perkara di atas, pada bulan Oktober yang mungkin timbul meliputi pengenaan denda atau
2023, Telkom menerima permintaan dokumen dari US sanksi yang signifikan, tindakan penegakan hukum perdata
Securities and Exchange Commission (SEC) terkait atau pidana, pembatasan terhadap kegiatan usaha kami,
keterlibatan Telkom Infra dalam proyek dengan Badan potensi penghapusan pencatatan saham, penyelidikan atau
Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian tindakan penegakan hukum tambahan dari pemerintah,
Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (BAKTI atau ketidakmampuan untuk menyelesaikan laporan
Kominfo) terkait dengan penyediaan infrastruktur Base keuangan kami tepat waktu, termasuk penundaan dalam
Transceiver Station (BTS) 4G. SEC kemudian memperluas penyampaian Laporan Tahunan kami pada Formulir 20-F
penyelidikannya hingga mencakup penelaahan atas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang
permasalahan akuntansi pengungkapan yang berkaitan mana pun dapat memiliki dampak merugikan yang material
dengan pengakuan pendapatan dan praktik pelaporan terhadap bisnis kami, kondisi keuangan, hasil operasi, dan
keuangan serta pengendalian internal atas pelaporan harga pasar saham kami serta American Depositary Shares.
keuangan secara keseluruhan, serta laporan publik Meskipun penyelidikan atau pemeriksaan oleh SEC atau DOJ
mengenai proses hukum di Indonesia yang melibatkan tidak boleh ditafsirkan sebagai indikasi bahwa telah terjadi
perusahaan, berbagai anak perusahaan dan afiliasi, serta pelanggaran hukum atau sebagai refleksi terhadap orang,
beberapa klien dan supplier Telkom. Pada awal bulan entitas, atau sekuritas mana pun, tindakan penegakan
Mei 2024, Telkom juga menerima tambahan permintaan hukum atau penyelesaian apa pun, meskipun pada akhirnya
dokumen dari US Department of Justice (DOJ) terkait diselesaikan secara menguntungkan, dapat berdampak
permasalahan hukum yang menyangkut kepatuhan buruk terhadap reputasi, bisnis, prospek, kondisi keuangan,
terhadap US Foreign Corrupt Practices Act (FCPA). dan hasil operasi kami.
Telkom bekerja sama dengan otoritas Amerika Serikat dan
Lebih lanjut, pada Februari 2025, pemerintah Amerika Serikat
telah menunjuk penasihat hukum asing untuk melakukan
mengeluarkan perintah Presiden berjudul “Menghentikan
investigasi internal terkait isu-isu tersebut.
Penegakan Undang-Undang FCPA untuk Melindungi
Sampai dengan tanggal laporan ini, berdasarkan Ekonomi dan Keamanan Nasional Amerika Serikat”
hasil investigasi internal kami, kami meyakini bahwa (“Pausing Foreign Corrupt Practices Act Enforcement to
secara substansial seluruh dari sekitar 140 transaksi Further American Economic and National Security”) yang
yang telah kami identifikasi sebagai transaksi tanpa menghentikan penegakan FCPA oleh DOJ selama 180 hari
substansi ekonomi telah mengakibatkan pelaporan (dapat diperpanjang hingga 180 hari tambahan) hingga Jaksa
yang berlebihan atas informasi keuangan tertentu, Agung Amerika Serikat mengeluarkan pedoman penegakan
termasuk pendapatan, piutang dagang bruto, dan FCPA yang telah diamandemen. Dikarenakan perubahan
piutang dagang bersih, sebagaimana tercantum dalam sifat dan ketidakpastian terkait regulasi, Telkom tidak dapat
laporan keuangan konsolidasi kami terkait tahun-tahun memastikan bagaimana penegakan FCPA oleh DOJ akan
keuangan sebelumnya. berubah atau berdampak terhadap hasil investigasi DOJ
terhadap bisnis Telkom. Selain itu, tidak terdapat kepastian
Kami juga sedang melakukan penyelidikan bersama
apakah Telkom, afiliasi, karyawan, agen, atau kontraktornya
dengan komite penyelidikan internal kami yang berfokus
akan memenuhi ketentuan dari pengecualian individual
pada penjualan ponsel dari anak perusahaan kami PT
terhadap moratorium penegakan FCPA.
Pins Indonesia (“PINS”) kepada pelanggan kami Inter
LAPORAN TAHUNAN 2025 353
Page 356
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Kami juga bekerja sama dengan, dan dalam beberapa kasus telah secara sukarela melaporkan kepada, otoritas pemerintah
di Indonesia, termasuk Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi, terkait
berbagai hal yang melibatkan dugaan atau potensi pelanggaran terhadap undang-undang dan peraturan Indonesia oleh unit
bisnis, anak perusahaan, dan afiliasi kami, termasuk masalah antikorupsi, dugaan penipuan, penggelapan, serta masalah
yang berkaitan dengan piutang usaha, beberapa di antaranya terkait dengan masalah yang sedang diselidiki oleh SEC dan
DOJ. Pada Mei 2025, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan sebelas orang sebagai tersangka dan menahan mereka
sehubungan dengan dugaan korupsi yang melibatkan pembiayaan fiktif di perusahaan kami, terkait dengan tindakan
yang terutama terjadi antara tahun 2016 dan 2019, menyusul penyerahan temuan audit internal kami sebagai dukungan
terhadap program Bersih-Bersih BUMN Pemerintah. Kami telah mengambil tindakan korektif termasuk tindakan disiplin
terhadap karyawan yang terlibat, upaya pemulihan aset, dan perubahan kebijakan. Kami sepenuhnya mendukung proses
hukum yang berlaku di Indonesia dan terus bekerja sama dengan otoritas Indonesia. Hasil dari proses hukum ini masih
belum pasti dan dapat membuat kami menghadapi kewajiban tambahan, kerugian reputasi, atau gangguan operasional.
Rekapitulasi Perkara Hukum Tahun 2023-2025
Permasalahan Hukum
Status 2025 2024 2023
Pidana Perdata* Pidana Perdata* Pidana Perdata*
Dalam proses penyelesaian 87 66 62 91 42 55
Dinyatakan selesai 43 59 36 35 13 43
Sub Total 130 125 98 126 55 98
Total 255 224 153
Keterangan:
* Merupakan gabungan antara Perkara Perdata dan Non Litigasi.
Kode Etik
Perusahaan
Pemberlakuan Penerapan Kode Etik 1. KD.36/HK290/COP-D0053000/2009 tentang Pakta
Integritas.
Bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan
2. PD.201.01/r.00/PS150/COP-B0400000/2014 tentang
Karyawan Etika Bisnis di Lingkungan TelkomGroup.
TelkomGroup yakin bahwa keberlanjutan tidak hanya 3. PD. 602.00/r.00/HK000/COP-D0030000/2011 tentang
tentang bisnis yang terus bertumbuh, tetapi juga Pedoman Pengelolaan GCG Telkom.
bagaimana pertumbuhan tersebut terjadi dengan prinsip 4. PR.209.10/r.02/HK200/COP-A0700000/2023 tentang
etika bisnis yang dipegang bersama seluruh Direksi, Respectful Workplace.
Dewan Komisaris, dan karyawan. 5. PR.209.05/r.02/HK250/COP-A0900000/2024 tentang
Disiplin Karyawan.
Berdasarkan Sarbanes-Oxley Act (SOA) 2002 Section 406,
Telkom memiliki kode etik yang diatur dalam beberapa 6. PR.209.03/r.02/HK270/COP-A0900000/2024 tentang
peraturan sebagai berikut: Kewajiban Penyampaian LHKPN di Lingkungan
TelkomGroup.
7. PR.209.04/r.02/HK270/COP-A0900000/2024 tentang
Pengendalian Gratifikasi.
354 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 357
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Salah satu penerapan kode etik yang dilakukan adalah adanya kewajiban karyawan untuk melakukan sertifikasi etika
bisnis yang mencakup Surat Pernyataan Etika Bisnis dan Pakta Integritas yang diisi dan ditandatangani oleh seluruh
karyawan TelkomGroup setiap tahunnya. Pelaksanaan sertifikasi ini dilakukan juga oleh para Direksi sebagai pimpinan
perusahaan untuk menunjukkan komitmen pimpinan terkait dengan praktik bisnis dan perilaku etika yang ada di
perusahaan.
Manajemen memastikan efektivitas implementasi Good Corporate Governance, dengan menerapkan kebijakan etika
bisnis dalam rangka mewujudkan bisnis yang berkinerja unggul, berkesinambungan, dan dijalankan dengan menaati
kaidah-kaidah etika yang sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Hal ini juga berlaku kepada para vendor
yang bekerja sama dengan Telkom untuk melakukan pengisian Pakta Integritas.
Pokok-Pokok Kode Etik
Kode Etik Telkom yang diberlakukan antara lain mengatur hal-hal pokok mengenai:
1. Etika Kerja Karyawan
Berisi sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh karyawan dan pemimpin dalam bekerja sehari-hari, baik
perilaku utama karyawan dan perilaku utama pemimpin.
2. Etika Usaha
Berisi sistem nilai atau norma yang dianut oleh perusahaan sebagai acuan perusahaan, manajemen, dan karyawan
untuk berhubungan dengan pihak eksternal seperti regulator, stakeholder, dan pihak eksternal lainnya.
Sosialisasi Kode Etik dan Upaya Penegakannya
Setiap tahun, manajemen Telkom melaksanakan sosialisasi kepada seluruh insan di TelkomGroup mengenai pemahaman
GCG, Etika Bisnis, Pakta Integritas, Fraud, Manajemen Risiko, Pengendalian Internal (SOA), Whistleblowing, Pelarangan
Gratifikasi, Tata Kelola TI, Keamanan Informasi, Sistem Manajemen Anti Penyuapan, dan hal-hal lain terkait etika dan
praktik tata kelola perusahaan.
Sosialisasi kode etik yang dilakukan oleh Telkom bertujuan selain untuk meningkatkan awareness juga selalu
melakukan continuous improvement terhadap pemahaman terkait kode etik yang berlaku. Peningkatan awareness
secara periodik baik dari segi kebijakan maupun implementasinya dilakukan melalui berbagai macam channel yang
dimiliki oleh TelkomGroup, seperti melalui media internal perusahaan yaitu Web Portal, Instagram, Diarium, WA Blast,
E-mail Blast, dan media lainnya.
Senior Leader juga selalu melakukan reminding terkait dengan praktis bisnis dan perilaku etis pada event-event yang
diselenggarakan misalnya melalui kegiatan RAPIM, Townhall, Briefing Unit, Coffee Morning, Culture Event, ataupun
event lainnya baik yang bersifat formal maupun informal. Tak ketinggalan juga, para karyawan baru juga diberikan
pemahaman terkait praktik bisnis dan perilaku etis dalam materi pembekalan Great People Trainee Program (GPTP).
Pelaksanaan sharing session juga dilakukan bersama dengan expert (KPK, Kementerian BUMN, Kemnaker, dan para
praktisi), ataupun kegiatan benchmark yang dilakukan ke perusahaan lain.
Sosialisasi Kode Etik Telkom di Tahun 2025
No. Pendekatan Jumlah Terjangkau/Partisipasi
1. E-learning 4782/4782
2. Tatap muka (pelatihan, forum komunikasi/workshop) 145/4782
3. Materi sosialisasi melalui portal internet 4782/4782
Dalam implementasinya, setiap pelanggaran kode etik yang terjadi akan berpotensi untuk dilakukan pemberian sanksi
setelah melalui mekanisme sesuai dengan kebijakan perusahaan yang berlaku. Berikut adalah kategori sanksi yang
berlaku untuk karyawan Telkom.
LAPORAN TAHUNAN 2025 355
Page 358
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Hal Pokok Jenis Pelanggaran Sanksi
1. Etika Kerja Karyawan 1. Pelanggaran Ringan Hukuman Disiplin Ringan
2. Pelanggaran Sedang Hukuman Disiplin Sedang
3. Pelanggaran Berat Hukuman Disiplin Berat
2. Etika Usaha 1. Insider Trading Keputusan Komite Integritas
2. Conflict of Interest Keputusan Komite Disiplin Karyawan
3. Window Dressing Keputusan Komite Integritas
4. Melakukan Gratifikasi Keputusan Komite Disiplin Karyawan
Laporan Hasil Penerapan Kode Etik
Pada tahun 2025, Telkom memproses sebanyak 19 kasus pelanggaran kode etik dan disiplin karyawan yang melibatkan
93 orang pelaku. Dari jumlah tersebut, 17 kasus telah selesai diputus sementara 3 kasus lainnya masih dalam proses.
Karyawan yang telah mendapatkan keputusan adalah sebanyak 86 orang pelaku sedangkan 7 orang pelaku lainnya
masih dalam proses. Jumlah ini menunjukkan peningkatan penyelesaian kasus yang signifikan dibandingkan tahun
sebelumnya, yaitu sejumlah 12 kasus dengan 131 orang pelaku masih terdapat 5 kasus yang melibatkan 27 karyawan
yang masih dalam proses. Oleh karena itu, Telkom terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas
pengendalian internal guna menekan jumlah pelanggaran kode etik di masa mendatang.
Penegakan Kode Etik Tahun 2025
No. Bentuk Pelanggaran Kode Etik Jumlah Pelanggaran Kode Etik Sanksi yang Diberikan
1. Penyalahgunaan Barang/Aset/ 11 kasus Hukuman Disiplin
Uang Perusahaan/Wewenang-Jabatan Ringan :0
Sedang :7
Berat : 41
Bebas/Peringatan : 30
Dalam Proses :7
2. Kemangkiran 5 kasus Berhenti APS :1
Bebas :0
Berat :4
3. Perkara Tindak Pidana 1 kasus Berat :1
4. Pelanggaran Norma Susila 2 kasus Berat :2
5. Lain-lain 0 kasus Hukuman Disiplin
Ringan :0
Sedang :0
Berat :0
Bebas/Peringatan :0
Dalam Proses :0
356 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 359
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Program Kepemilikan Saham
Karyawan Telkom
Telkom memiliki kebijakan pemberian kompensasi jangka 2. Waktu Pelaksanaan
panjang berbasis kinerja untuk karyawan dan manajemen Program kepemilikan saham Telkom oleh karyawan
melalui program kepemilikan saham, yaitu Employee dan/atau manajemen dilaksanakan pada tanggal 14
Stock Ownership Program (ESOP) dan Management Juni 2013.
Stock Ownership Program (MSOP). Program tersebut
3. Persyaratan Karyawan dan/atau Manajemen dalam
bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense
Program Kepemilikan Saham Telkom
of belonging), mempertahankan, dan mengapresiasi
a. Memenuhi Kriteria Eligibilitas:
kontribusi karyawan. Program kepemilikan saham ini
dimulai sejak tahun 1995 ketika Telkom melakukan i. Karyawan Perseroan dan karyawan
Initial Public Offering (IPO) dan dilakukan kembali pada anak perusahaan/afiliasi yang laporan
tanggal 14 Juni 2013. Ketentuan pelaksanaan ESOP yang keuangannya terkonsolidasi dalam Laporan
dilakukan pada tahun 2013 adalah: Keuangan Telkom.
1. Jumlah Saham ii. Direksi anak perusahaan/afiliasi yang laporan
keuangannya dikonsolidasikan, kecuali BOD/
Jumlah saham yang ditawarkan pada periode
BOC Telkom dan Telkomsel.
program ESOP di tahun 2013 adalah sejumlah
64.284.000 saham seri B yang merupakan b. Telah berkontribusi minimal 1 bulan pada
hasil pembelian kembali (buyback) tahap III tahun 2012.
atau Treasury Stock. Bahwa jumlah tersebut c. Dalam hal karyawan tersebut telah berstatus
dialokasikan untuk setiap peserta dengan tidak aktif pada tahun 2013, maka:
ketentuan sebagai berikut: i. Yang Bersangkutan masih berhak mengikuti
a. Peserta berstatus aktif, mengacu pada level Band program, dengan alokasi saham dihitung
Posisi, Role Category, serta masa kontribusi secara proporsional sesuai kontribusi Yang
peserta per 31 Desember 2012; sementara Bersangkutan pada tahun 2012.
b. Peserta berstatus non aktif, mengacu pada ii. Yang Bersangkutan masih berhak mengikuti
level Band Posisi dan periode kontribusi selama program apabila tidak berhenti atas
tahun 2012, kecuali dalam hal Yang Bersangkutan permintaan sendiri (APS), diberhentikan
meninggal maka kontribusi diperhitungkan karena pelanggaran disiplin karyawan tingkat
100%. berat, dan/atau berhenti karena diangkat
Terhadap proses pengalihan saham tersebut, sebagai Direksi BUMN.
karyawan yang menjadi peserta program d. Program bersifat opsi dengan ketentuan hak
dikenakan ketentuan Lock-Up Period berdasar untuk membeli tidak dapat dialihkan dan
level sebagai berikut: gugur apabila tidak digunakan selama masa
i. Level BP I dan II dikenakan Lock Up Period penawaran.
selama 12 (dua belas) bulan. 4. Harga Pelaksanaan atau Penentuan Harga
ii. Level BP III dan IV dikenakan Lock Up Period Bahwa dalam pelaksanaan program kepemilikan
selama 6 (enam) bulan. saham oleh karyawan pada 2013, Telkom menetapkan
iii. Level BP V hingga VII dikenakan Lock Up harga pengalihan saham sebesar Rp10.714 (sepuluh
Period selama 3 (tiga) bulan. ribu tujuh ratus empat belas rupiah), yaitu 90%
dari harga rata-rata penutupan perdagangan
saham selama periode 25 hari sebelum tanggal
penetapan harga.
LAPORAN TAHUNAN 2025 357
Page 360
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Jumlah Karyawan Jumlah Saham Nilai Saham
1. 14 November 1995 43.218 116.666.475 lembar Rp239 miliar
2. 14 Juni 2013 24.993 59.811.400 lembar Rp661 miliar
(setara dengan 299.057.000 lembar
saham setelah stock split)
Kriteria eligibilitas peserta ESOP adalah sebagai berikut:
1. Karyawan perusahaan atau Telkom.
2. Karyawan Telkom yang diperbantukan atau dipekerjakan di TelkomGroup maupun di luar TelkomGroup.
3. Karyawan anak perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan ke dalam Laporan Keuangan
Telkom.
4. Karyawan perusahaan anak tidak langsung yang laporan keuangannya dikonsolidasikan ke dalam Laporan Keuangan
anak perusahaan Telkom.
5. Direksi anak perusahaan dan Direksi perusahaan anak tidak langsung yang laporan keuangannya dikonsolidasikan,
akan tetapi tidak termasuk:
a. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
b. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Telekomunikasi Seluler Indonesia.
6. Karyawan kontrak dengan level tertentu yang masih aktif di TelkomGroup.
Kebijakan Pelaporan Kepemilikan Saham
Direksi dan Dewan Komisaris
Setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris Telkom Perseroan telah rutin melaporkan kepemilikan saham
telah melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan baik anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris setiap
langsung maupun tidak langsung atas kepemilikan bulan dan mengungkapkan dalam Laporan Tahunan
dan setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan serta Laporan Keuangan. Dalam Laporan Tahunan
terbuka sesuai ketentuan Peraturan OJK No. 4 Tahun Tahun Buku 2025, Telkom melaporkan informasi
2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap kepemilikan saham oleh anggota Direksi dan Dewan
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka Komisaris serta perubahannya pada bagian “Komposisi
Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Pemegang Saham”.
Terbuka. Ketentuan mengenai pelaporan kepemilikan
saham diatur juga secara internal dalam Board Manual Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris diwajibkan
melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya paling
Direksi dan Dewan Komisaris yang tercantum dalam
lambat tiga hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau
Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi No.
perubahan kepemilikan atas saham perusahaan terbuka.
05/KEP/DK/2022 dan No. PD.620.00/r.01/HK200/
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh anggota Direksi dan
COP-M4000000/2022 tentang Panduan Tata Kerja
Dewan Komisaris. Pada tahun 2023 dan 2024, terdapat
Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) Perusahaan
beberapa anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang
Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
mendapatkan Long-Term Incentive (LTI) dan Tantiem
yang ditangguhkan dalam bentuk saham Telkom.
358 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 361
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
Telkom telah membentuk sistem pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) sejak tahun 2006. WBS ini
merupakan bagian dari upaya Telkom untuk mencegah tindakan fraud serta menyediakan media bagi seluruh individu
di internal Telkom maupun pihak ketiga untuk melaporkan pelanggaran, kecurangan, atau bentuk pelanggaran etika
lainnya yang terkait dengan TelkomGroup.
Sebagai bagian dari perbaikan yang berkelanjutan, pada tanggal 31 Januari 2022, Telkom meluncurkan Telkom Integrity
Line, yang merupakan versi terbaru dari WBS, dengan keterlibatan Deloitte sebagai Konsultan Independen. Kebijakan
dan prosedur sistem ini diatur melalui Keputusan Dewan Komisaris Nomor 01/KEP/DK/2022 tanggal 25 Januari 2022
dan disahkan melalui Peraturan Direksi Nomor PD.622/r.00/HK200/COP-C0000000/2022 pada 22 Februari 2022. Saat
ini Perseroan tengah memperbaharui kebijakan dan prosedur penanganan WBS agar relevan dengan perkembangan
regulasi terkini.
Salah satu pertimbangan regulasi yang menjadi perhatian Telkom dalam revisi kebijakan dan prosedur WBS adalah
POJK Nomor 12 tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. Meskipun Perseroan
bukan merupakan lembaga keuangan, namun hal-hal penting yang diatur dalam POJK tersebut relevan untuk diterapkan
di Telkom.
Penyampaian Laporan Pelanggaran
Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui saluran-saluran untuk sistem pelaporan Telkom Integrity Line
berikut ini:
Website : https://id.deloitte-halo.com/telkomwbs/
Hotline : (021) 5088 4601
Faksimili : (021) 5088 4602
E-mail : telkomwbs@tipoffs.info
PO Box : Telkom Integrity Line PO Box 2800 JKP 10028
SMS : 0813 9000 3217
WhatsApp : 0813 9000 3217
Jenis Pengaduan yang dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme WBS meliputi:
1. Fraud atau kecurangan adalah ucapan atau tindakan berupa penipuan, kecurangan benturan kepentingan, maupun
penggunaan sesuatu dalam bentuk apa pun secara tidak sah untuk mendapatkan keuntungan material atau
imaterial yang tidak seharusnya didapat atau menghindari kewajiban yang seharusnya diselesaikan yang berakibat
merugikan TelkomGroup. Jenis perbuatan yang tergolong fraud terdiri atas:
a. Korupsi, meliputi:
i. Benturan kepentingan yang merugikan perusahaan dan/atau konsumen;
ii. Penyuapan;
iii. Penerimaan tidak sah; dan/atau
iv. Pemerasan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 359
Page 362
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
b. Penyalahgunaan aset, meliputi: 7. Tindakan atau perilaku yang ofensif seperti
i. Penyalahgunaan uang tunai; merendahkan, menghina, melecehkan atau
mempermalukan seseorang, dan diidentifikasi
ii. Penyalahgunaan persediaan; dan/atau
sebagai hal yang tidak patut dalam norma sosial dan
iii. Penyalahgunaan aset lainnya. moral.
c. Kecurangan Laporan Keuangan, meliputi:
i. Melebihkan kekayaan bersih dan/atau Perlindungan Bagi Pelapor
pendapatan bersih; atau
Telkom senantiasa mengedepankan kerahasiaan dan
ii. Mengurangi kekayaan bersih dan/atau
asas praduga tidak bersalah dalam menindaklanjuti
pendapatan bersih.
setiap laporan yang disampaikan melalui WBS. Hal ini
d. Penipuan. dilakukan untuk mendorong seluruh pihak memiliki
e. Pembocoran informasi rahasia; dan/atau keberanian dan merasa aman tanpa ada rasa takut atau
f. Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan khawatir dalam menyampaikan laporan pelanggaran dan
fraud sesuai dengan ketentuan peraturan merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian dari
perundang-undangan. kerja sama TPK (Terintegrasi Telkom dan KPK). Telkom
telah memasukkan kebijakan perlindungan bagi pelapor
2. Permasalahan akuntansi dan pengendalian
dalam rancangan kebijakan penanganan pengaduan
internal atas pelaporan keuangan yang berpotensi
dugaan pelanggaran (Whistleblowing System).
mengakibatkan salah saji material dalam Laporan
Keuangan perusahaan selain yang dijelaskan pada
poin 1.c. Penanganan Pengaduan
3. Permasalahan audit terutama yang menyangkut Mekanisme WBS Telkom berada di bawah tanggung
independensi Kantor Akuntan Publik. jawab Komite Audit serta mengacu pada Peraturan OJK
4. Pelanggaran terhadap peraturan perundangan Nomor 55/POJK.04/2015 dan Sarbanes-Oxley Act 2002
dan peraturan Pasar Modal yang berkaitan dengan Section 301 tentang Public Company Audit Committee.
operasi perusahaan. Untuk memenuhi laporan pengaduan yang bertanggung
5. Pelanggaran terhadap peraturan internal yang jawab dan bukan bersifat fitnah, Telkom menentukan
berpotensi mengakibatkan kerugian bagi syarat pengaduan dengan laporan yang didukung dengan
perusahaan. bukti-bukti yang cukup memadai. Laporan dapat segera
ditindaklanjuti apabila jenis pengaduan sesuai dengan
6. Perilaku Dewan Komisaris, organ Dewan Komisaris,
ruang lingkup mekanisme Whistleblowing System,
Direksi, manajemen dan karyawan perusahaan yang
bukti pendukung dapat diandalkan sebagai data awal
tidak terpuji seperti namun tidak terbatas pada
untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa
penyalahgunaan jabatan dan/atau memberi informasi
pengaduan WBS tidak dapat ditindaklanjuti karena data
yang menyesatkan kepada publik yang langsung
dan informasi yang tidak lengkap, tidak akurat dan tidak
maupun tidak langsung berpotensi mencemarkan
dapat diandalkan.
reputasi dan/atau mengakibatkan kerugian bagi
perusahaan.
360 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 363
PROSES INVESTIGASI PROSES INVESTIGASI
Bahan
Arsip
Evaluasi
Perusahaan
Audit
Komite
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Proses
Persetujuan Tidak
LAPORAN TAHUNAN 2025
Mulai Penunjukan Tenaga Ahli CC TL? Laporan TL
Tindak Lanjut Tenaga ahli
Utama
Direktur
Ya Ya
Tidak Tidak Tidak
Persetujuan Menyusul Tim Pelaksanaan Laporan Hasil
Mulai Perlu Ahli? KEKD? Nota TL
Tindak Lanjut Investigasi Investigasi Investigasi
Lampiran
Ya Ya
Komite
Surat Dirut ke
Investigasi
Subsidiary Cc.
1. Dirut Terkait Nota TL Dokumentasi Selesai
2. Komite Audit
3. IA Subsidiary
Ya
Pembahasan Ya Laporan Hasil
TL Gabungan Laporan KEKD
di Subsidiary Audit
Tidak
Investigasi oleh KEKD
Subsidiary
TL? Surat Jawaban
Subsidiary Subsidiary
Tidak
Tidak
Tim
Gabungan?
Ya
HR
KEKD
Laporan KEKD
Gabungan
TL Ubis Laporan TL
UBIS
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
361
Page 364
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Pihak yang Mengelola Pengaduan 4. Membuat surat permintaan investigasi internal
kepada Direktur Utama untuk proses investigasi
Mekanisme WBS Telkom dikelola oleh Komite Audit, yang tidak memerlukan bantuan pihak independen.
Departemen Internal Audit, Komite Investigasi, dan Selanjutnya Direktur Utama menugaskan Komite
Konsultan/Pihak Ketiga Independen dan dilaksanakan Investigasi untuk melakukan audit investigasi.
oleh masing-masing pihak sesuai dengan tanggung 5. Meminta persetujuan Dewan Komisaris untuk
jawabnya masing-masing. proses investigasi yang memerlukan bantuan pihak
independen. Dalam hal Dewan Komisaris menyetujui,
Komite Audit adalah komite yang dibentuk oleh Dewan
maka dilanjutkan dengan melakukan proses seleksi,
Komisaris PT Telkom Indonesia Tbk untuk melakukan
menunjuk dan menugaskan Konsultan/Pihak Ketiga
pengawasan (oversight) atas kualitas dan integritas
independen terseleksi untuk melakukan investigasi
pelaporan keuangan perusahaan dengan ruang lingkup
dan melaporkan hasilnya.
tugasnya mencakup seluruh perusahaan di lingkungan
TelkomGroup serta menindaklanjuti pengaduan yang Departemen Internal Audit berperan dalam:
diterima sesuai kewenangannya.
1. Melakukan pemeriksaan atas laporan pengaduan
Departemen Internal Audit adalah organisasi yang yang diterima dari Komite Audit atau Konsultan/
ditunjuk untuk memantau seluruh pengaduan yang Pihak Ketiga pengelola laporan pengaduan.
diterima dari Konsultan Independen yang mengelola 2. Bekerja sama dengan unit terkait untuk memastikan
penerimaan pengaduan dari seluruh kanal WBS kebenaran laporan pengaduan, membuktikan ada
serta menindaklanjuti pengaduan sesuai dengan atau tidak adanya pelanggaran serta tindak lanjut
kewenangannya. berikutnya.
3. Jika dalam proses pemeriksaan terdapat
Komite Investigasi adalah komite yang dibentuk oleh
kebutuhan untuk melakukan pendalaman melalui
Direktur Utama perusahaan untuk menindaklanjuti
audit investigasi, maka SVP Internal Audit dapat
laporan hasil pemeriksaan atas pengaduan yang
melaporkan hal tersebut kepada Direktur Utama, yang
memerlukan proses audit investigasi lebih lanjut sesuai
selanjutnya akan menugaskan Komite Investigasi
kewenangannya. Konsultan/pihak ketiga independen
untuk menjalankan audit investigasi.
adalah pihak ketiga yang ditunjuk oleh Telkom untuk
ikut serta dan berperan aktif dalam menerima dan 4. Melaporkan hasil pemeriksaan dan melakukan closing
mendistribusikan pengaduan dan/atau berperan aktif atas Laporan Pengaduan melalui sistem Laporan
dalam proses penyelesaian pengaduan yang diterima Pengaduan yang dapat diakses dan dianalisis oleh
melalui sistem pengelolaan pengaduan. Komite Audit untuk tindak lanjut berikutnya.
Komite Audit berperan dalam: Komite Investigasi berperan dalam:
1. Bersama Konsultan/Pihak Ketiga pengelola 1. Menelaah permasalahan dan hasil pemeriksaan atas
laporan pengaduan, menerima dan menyampaikan laporan pengaduan yang memerlukan proses audit
laporan pengaduan yang memenuhi syarat kepada investigasi. Jika proses investigasi menyangkut
Departemen Internal Audit atau pihak Independen personal dan/atau unit di anak perusahaan, maka
lainnya untuk dilakukan pemeriksaan. Komite Investigasi akan menyampaikan kepada
Komisaris dan Direksi anak perusahaan dimaksud.
2. Melakukan pemantauan perkembangan proses
pemeriksaan atas laporan pengaduan. 2. Membentuk tim investigasi untuk melakukan proses
audit investigasi sesuai kewenangan mengacu
3. Mengevaluasi dan memutuskan apakah hasil
kepada peraturan yang berlaku. Tim investigasi dapat
pemeriksaan Departemen Internal Audit atau pihak
beranggotakan personel dari anak perusahaan sesuai
independen lainnya memerlukan proses investigasi
kebutuhan.
lebih lanjut, atau tidak memerlukan proses investigasi
lebih lanjut dan disimpan sebagai arsip. 3. Menyampaikan laporan hasil investigasi kepada
Direktur Utama dan/atau Komite Audit sebagai
bahan evaluasi manajemen perusahaan untuk
ditindaklanjuti ke tahap berikutnya.
362 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 365
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Konsultan/Pihak Ketiga yang ditunjuk sebagai pengelola 4. Terhadap pengaduan yang memenuhi syarat
laporan pengaduan berperan dalam: sebagaimana dimaksud dalam butir 3.a. dan 3.b.
1. Menerima dan mendistribusikan pengaduan yang di atas, dilakukan pemeriksaan oleh Departemen
masuk dari seluruh saluran Telkom Integrity Line. Internal Audit Perseroan atau pihak independen
lainnya jika diperlukan.
2. Melakukan penelaahan dan verifikasi awal untuk
memastikan bahwa pengaduan tersebut telah 5. Departemen Internal Audit melaporkan hasil
memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai pemeriksaan dan melakukan closing atas laporan
pengaduan yang valid dan akan diproses lebih lanjut. pengaduan melalui sistem Laporan Pengaduan yang
dapat diakses dan dianalisis lebih lanjut oleh Komite
3. Menyimpan arsip pengelolaan whistleblowing
Audit untuk tindak lanjut berikutnya.
termasuk pengaduan yang tidak memenuhi
persyaratan. 6. Berdasarkan hasil pemeriksaan Departemen
Internal Audit atau pihak independen, Komite
4. Memantau proses penyelesaian pengaduan yang
Audit akan mengevaluasi dan memutuskan apakah
diterima melalui sistem pengelolaan pengaduan.
hasil pemeriksaan tersebut perlu ditindaklanjuti
dan diproses lebih lanjut melalui audit investigasi
Prosedur Penanganan Pengaduan atau tidak perlu proses investigasi lebih lanjut dan
Proses penanganan yang dilakukan terhadap pengaduan disimpan sebagai arsip.
yang diterima adalah sebagai berikut: 7. Jika diputuskan untuk dilakukan proses audit
1. Unit atau Konsultan/Pihak Ketiga yang ditunjuk investigasi yang tidak memerlukan bantuan pihak
sebagai pihak yang bertanggung jawab atas independen, maka Komite Audit dan/atau SVP
penerimaan pengaduan dalam whistleblowing Internal Audit dapat membuat surat permintaan
system memantau pengaduan yang masuk dari investigasi internal kepada Direktur Utama, yang
seluruh saluran pengaduan yang ada. selanjutnya akan menugaskan Komite Investigasi
untuk melakukan proses audit investigasi dan
2. Terhadap pengaduan yang diterima dilakukan
membuat Laporan Hasil Investigasi.
penelaahan dan verifikasi untuk memastikan bahwa
pengaduan tersebut telah memenuhi persyaratan 8. Jika diputuskan untuk dilakukan proses audit
untuk ditetapkan sebagai pengaduan yang valid dan investigasi yang memerlukan bantuan pihak
akan diproses lebih lanjut. Sedangkan pengaduan independen, maka Komite Audit akan meminta
yang tidak memenuhi persyaratan tidak diproses dan persetujuan kepada Dewan Komisaris. Dalam hal
disimpan sebagai arsip pengelola whistleblowing. Dewan Komisaris menyetujui, maka Komite Audit
akan melakukan seleksi, menunjuk dan menugaskan
3. Terhadap pengaduan yang memenuhi syarat dan akan
Konsultan/Pihak Independen terseleksi untuk
diproses lebih lanjut, dipilah berdasarkan tingkat/
melakukan audit investigasi dan membuat Laporan
leveling yang diadukan dan disampaikan kepada:
Hasil Investigasi.
a. Dewan Komisaris melalui Komite Audit, untuk
pengaduan terhadap salah satu atau lebih anggota
Proses Investigasi
Direksi Telkom (termasuk Direktur Utama),
karyawan yang bertugas di Departemen Internal Sebagai tindak lanjut instruksi dari Direktur Utama untuk
Audit Telkom atau karyawan di lingkungan organ melaksanakan proses audit investigasi, maka Komite
pendukung Dewan Komisaris. Investigasi melakukan hal sebagai berikut:
b. Direktur Utama Telkom melalui SVP Internal 1. Menelaah permasalahan dan hasil pemeriksaan atas
Audit, untuk semua pengaduan terhadap seluruh laporan pengaduan yang memerlukan proses audit
karyawan TelkomGroup termasuk anggota investigasi. Jika proses investigasi menyangkut
Direksi dan/atau Komisaris anak perusahaan, personal dan/atau unit di anak perusahaan, maka
kecuali Direksi Telkom dan karyawan Telkom yang Komite Investigasi akan menyampaikan kepada
bertugas di Departemen Internal Audit. Komisaris dan Direksi anak perusahaan dimaksud.
c. Kementerian BUMN, untuk pengaduan terhadap
Dewan Komisaris.
LAPORAN TAHUNAN 2025 363
Page 366
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
2. Dalam hal investigasi dilakukan atas anak perusahaan, membentuk tim investigasi untuk melakukan proses audit
investigasi sesuai kewenangan mengacu kepada peraturan yang berlaku. Tim investigasi dapat beranggotakan
personel dari anak perusahaan sesuai kebutuhan.
3. Menyampaikan Laporan Hasil Investigasi kepada Direktur Utama dan/atau Komite Audit sebagai bahan evaluasi
manajemen anak perusahaan untuk ditindaklanjuti ke tahap berikutnya.
4. Dalam hal diperlukan bantuan tenaga ahli untuk melakukan proses audit investigasi, maka Komite Investigasi
dapat meminta kepada Direktur Utama untuk memproses penunjukan dan penugasan tim ahli untuk membantu
menangani proses audit investigasi dimaksud.
Kerja Sama Penanganan WBS Terintegrasi
Telkom bersama 26 BUMN lain dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani Perjanjian Kerja Sama
(PKS) Penanganan Pengaduan pada tanggal 2 Maret 2021 yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja sama antara Komisi
Pemberantasan Korupsi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Nomor: 84 Tahun 2021/Nomor: K.TEL.06/HK.810/
TEL-000000002021 tanggal 2 Maret 2021 tentang Penanganan Pengaduan Dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi. PKS ini bertujuan sebagai salah satu upaya untuk memberantas tindak pidana korupsi melalui penerapan WBS
terintegrasi. Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi:
1. Penyusunan dan/atau penguatan aturan internal untuk menangani pengaduan.
2. Komitmen pengelolaan penanganan pengaduan.
3. Penanganan pengaduan melalui aplikasi.
4. Koordinasi dan kegiatan bersama penanganan pengaduan.
5. Pertukaran data dan/atau informasi.
Pembahasan WBS lebih lanjut dapat ditemukan dalam Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report).
Hasil Penanganan Pengaduan
Sepanjang tahun 2025, Telkom menerima 53 laporan pengaduan. Dari 53 pengaduan tersebut, 52 laporan yang layak
untuk ditindaklanjuti dengan rincian 5 laporan terbukti, 13 laporan tidak terbukti serta 34 laporan dalam proses tindak
lanjut. Dari 34 laporan tersebut, 10 laporan masih menunggu data tambahan untuk dapat ditindaklanjuti.
Jumlah Pengaduan Berdasarkan Kategori
Saluran Pelaporan Total
Kategori Situs Tahun
E-mail PO Box Fax Hotline WhatsApp SMS 2025
Internet
Permasalahan akuntansi dan 0 0 0 0 0 0 0 0
pengendalian internal atas pelaporan
keuangan
Permasalahan audit 0 0 0 0 0 0 0 0
Pelanggaran terhadap peraturan 0 0 0 0 0 0 0 0
perundangan dan peraturan Pasar
Modal yang berkaitan dengan operasi
perusahaan
Pelanggaran terhadap peraturan 17 6 0 0 1 4 0 28
internal
364 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 367
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Saluran Pelaporan Total
Kategori Situs Tahun
E-mail PO Box Fax Hotline WhatsApp SMS 2025
Internet
Kecurangan (fraud) dan/atau 10 1 0 0 0 3 0 14
penyalahgunaan jabatan
Perilaku yang tidak terpuji 6 1 0 0 0 0 0 7
Gratifikasi dan suap 1 0 0 0 0 0 1 2
Harassment atau pelecehan 0 0 0 0 0 2 0 2
Total Tahun 2025 34 8 0 0 1 9 1 53
Perbandingan Penanganan Pengaduan dengan Tahun Sebelumnya
Jumlah
Deskripsi 2025 2024 2023 Keterangan
(Deloitte) (Deloitte) (Deloitte)
Jumlah pengaduan 53 56 59 Pengaduan yang diterima
Memenuhi syarat 52 46 28 Pengaduan yang layak ditindaklanjuti
Tindak lanjut:
Closed (tidak terbukti/tidak terpenuhi) 18 33 19 -
Tambahan data 10 12 9 -
Pengkajian lebih lanjut sesuai -
24 1 0
prosedur
Transparansi Praktik Bad Governance
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik selama tahun 2025. Bentuk komitmen
yang dijalankan oleh Perseroan melalui pemenuhan ketentuan yang diwajibkan bagi Perseroan serta kegiatan
operasional yang tidak melakukan praktik bad corporate governance.
No. Keterangan Praktik
1. Laporan atas kegiatan Perseroan yang mencemari lingkungan Nihil
2. Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan Nihil
3. Ketidaksesuaian antara penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan dengan Nihil
peraturan yang berlaku dan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
4. Tidak menyampaikan kasus/perkara hukum terkait buruh dan karyawan Nihil
5. Tidak mengungkapkan tinjauan segmen operasi Nihil
6. Ketidaksesuaian berkas Laporan Tahunan Nihil
LAPORAN TAHUNAN 2025 365
Page 368
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan
Antikorupsi
Telkom berkomitmen untuk mencegah dan memberantas 1. Keputusan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero)
korupsi melalui penerapan berbagai macam standar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor: KD.36/
baik nasional maupun internasional dengan melalui HK290/COP-D0053000/2009 tentang Pakta
tiga tahapan utama yaitu menetapkan kebijakan, Integritas.
mengintegrasikannya ke dalam aktivitas operasional 2. Peraturan Perusahaan PD.201.01/r.00/PS150/
bisnis, serta melaksanakan program-program COP-B0400000/2014 tentang Etika Bisnis di
antikorupsi. Lingkungan TelkomGroup.
Berbagai kebijakan dan program antikorupsi Telkom 3. Peraturan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero)
dirancang untuk mengidentifikasi, mencegah, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor PD
menangani praktik korupsi, termasuk potensi korupsi 622.00/r.00/HK200/COP-C0000000/2022 tentang
di seluruh aspek bisnis berdasarkan penilaian risiko Pengesahan Keputusan Dewan Komisaris Nomor
yang komprehensif. Beberapa contoh kebijakan terkait 01/KEP/DK/2022 tentang Kebijakan dan Prosedur
antikorupsi di antaranya adalah Pakta Integritas, Etika Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System)
Bisnis, LHKPN, Disiplin Karyawan, dan Pengendalian Dalam Lingkungan TelkomGroup.
Gratifikasi. 4. Peraturan Direktur Human Capital Management
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Telkom telah menerapkan standar ISO 37001:2016
Indonesia Tbk Nomor PR.209.05/r.02/HK250/
tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sejak
COP-A0900000/2024 tentang Disiplin Karyawan.
tahun 2020 yang dilengkapi dengan dokumen manual
5. Peraturan Direktur Human Capital Management
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
17 Prosedur. Seluruh manual dan prosedur mencakup
Indonesia Tbk Nomor PR.209.03/r.02/HK270/
langkah-langkah dan kontrol di ranah operasional
COP-A0900000/2024 tentang Kewajiban
untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani kasus
Penyampaian LHKPN di Lingkungan TelkomGroup.
penyuapan dan korupsi, serta memastikan perusahaan
terhindar dari praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), 6. Peraturan Direktur Human Capital Management
suap, fraud, dan gratifikasi ilegal. Selain SMAP, Telkom Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
telah menerapkan Panduan Cegah Korupsi (PANCEK) dari Indonesia Tbk Nomor PR.209.04/r.02/HK270/
KPK, whistleblowing, prinsip GCG dan berbagai kebijakan COP-A0900000/2024 tentang Pengendalian
antikorupsi. Telkom juga ikut serta aktif dalam HAKORDIA Gratifikasi.
(Hari Anti Korupsi Sedunia) 2025 dengan melakukan 7. Keputusan Direktur Utama Perusahaan Perseroan
sosialisasi kepada seluruh karyawan TelkomGroup. (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor
SK 31/PS 170/COP-A0900000/2025 tentang Susunan
Kebijakan Antikorupsi, Anti Balas Struktur Organisasi Sistem Manajemen Anti
Penyuapan.
Jasa (Kickbacks), Anti Gratifikasi, dan
8. Amandemen terhadap PKB No. KTel 02/HK800/TEL-
Anti-Fraud 00000000/2024 tanggal 13 Februari 2024 antara
Berikut adalah kebijakan internal Telkom terkait Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
antikorupsi: Indonesia Tbk dengan Serikat Karyawan
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk.
366 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 369
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Program dan Prosedur Pelaksanaan Antikorupsi, Balas Jasa (Kickbacks),
Anti Gratifikasi, dan Anti-Fraud
Dalam rangka mendukung pengelolaan maupun pelaksanaan program-program antikorupsi, balas jasa (kickbacks), anti
gratifikasi, dan anti-fraud, termasuk juga pelaksanaan pelaporan LHKPN, kewajiban Etika Bisnis dan Pakta Integritas
Telkom menggunakan wadah berikut ini:
Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) berfungsi untuk mencegah korupsi
1. dengan memantau kekayaan pejabat publik, serta memungkinkan pengawasan publik terhadap
harta pejabat Komisaris, Direksi dan Band Posisi I, II dan Komisaris dan Direksi anak perusahaan.
Pelaksanaan sertifikasi Etika Bisnis dan penandatanganan Pakta Integritas yang dilakukan oleh
2. seluruh Direksi dan seluruh karyawan sebagai wujud komitmen terhadap kode etik yang berlaku di
perusahaan.
Telkom juga menggunakan platform digital yang dimiliki KPK untuk melaporkan penerimaan
3. gratifikasi dan terintegrasi dengan KPK sesuai dengan peraturan yang berlaku demi mencegah
korupsi, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta membangun budaya integritas.
PANCEK merupakan panduan yang berisi langkah-langkah pencegahan tindak pidana korupsi.
4. PANCEK dirancang untuk membantu badan usaha dalam membangun lingkungan usaha yang bebas
dari korupsi dan berintegritas dengan melakukan memasukkan data-data ke aplikasi JAGA.
Berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S-17/S.MBU/02/2020 tentang Sertifikasi ISO 37001
5. Sistem Manajemen Anti Penyuapan di BUMN mewajibkan seluruh BUMN membangun, menerapkan,
dan melakukan sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP sebelum tanggal 17 Agustus 2020.
Gratifikasi 3. Meneruskan laporan penerimaan gratifikasi
kepada KPK.
4. Melaporkan rekapitulasi laporan penerimaan
Unit Pengelola Gratifikasi
dan penolakan gratifikasi dan usulan kebijakan
Terdapat unit yang bertanggung jawab untuk melakukan pengendalian gratifikasi kepada pimpinan Telkom.
fungsi helpdesk, pengawasan, pengelolaan, dan 5. Menyampaikan hasil pengelolaan laporan penerimaan
pengendalian gratifikasi di Telkom, yang disebut Unit dan penolakan gratifikasi dan usulan kebijakan
Pengelola Gratifikasi (UPG). UPG ditetapkan melalui pengendalian gratifikasi kepada pimpinan Telkom.
keputusan dari Direktur yang membidangi fungsi human
6. Melakukan sosialisasi ketentuan gratifikasi kepada
capital. UPG memiliki tugas dan wewenang sebagai
pihak internal dan eksternal.
berikut:
7. Melakukan pemeliharaan barang gratifikasi sampai
1. Menerima, menganalisis, dan mengadministrasikan
dengan adanya penetapan status barang tersebut.
laporan penerimaan gratifikasi dari pihak pelapor.
8. Melakukan pemantauan dan evaluasi dalam rangka
2. Menerima dan mengadministrasikan laporan
pengendalian gratifikasi.
penolakan gratifikasi, dalam hal pihak pelapor
9. Melakukan laporan monitoring dan evaluasi setiap
melaporkan penolakan gratifikasi.
periode yang dilaporkan ke KPK.
LAPORAN TAHUNAN 2025 367
Page 370
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Alur Pelaporan Gratifikasi
10 HK (Hari Kerja) Laporan
• Penerimaan & Penolakan Sejak Gratifikasi Unit Pengendalian Gratifikasi diteruskan Komisi Pemberantasan Korupsi
Gratifikasi diterima/ditolak. • Verifikasi dokumen laporan ke KPK • Menerima laporan Gratifikasi
• Melaporkan UPG Telkom melalui gratifikasi • Permintaan data dan keterangan
Direksi & https://myintegrity.telkom.co.id • Menganalisa laporan Gratifikasi melalui UPG/pelapor
Karyawan Telkom dengan mengisi form dan upload • Menindaklanjuti laporan gratifikasi • Analisis dan Penetapan Status
Indonesia dokumen pendukung menurut UPG • Status pada myintegrity:
• Submit laporan karyawan • Meneruskan laporan Gratifikasi ke Diteruskan ke KPK
• Laporan di Tindaklanjuti (Proses KPK melalui https://gol.kpk.go.id
Verifikasi) (Jika diperlukan)
Apabila melebihi Laporan Status laporan Gol.kpk.go.id
10 HK, pelapor ditindaklanjuti myintegrity: - 30 HK sejak
dapat langsung UPG Telkom ditindaklanjuti UPG Terverifikasi
menyampaikan Lengkap
gratifikasi
tersebut ke Unit Pengendalian Gratifikasi
https://gol.kpk. Menginformasikan Status dan
go.id Pemanfaatan Gratifikasi kepada
Pelapor melalui email penetapan.
Status pada aplikasi myintegrity:
Selesai.
Direksi/Karyawan Surat Penetapan KPK
Menerima email penetapan pelaporan (disampaikan ke UPG)
Gratifikasi melalui email penetapan • Penerimaan diserahkan ke Negara Disampaikan
yang dikirimkan Ketua UPG Telkom • Penerimaan dimanfaatkan pelapor 7 HK sejak SK
ditetapkan KPK
Unit Pengendalian Gratifikasi
Kementerian Rekening
Keuangan Kas Negara
Republik
Indonesia
Laporan Gratifikasi Tahun 2025
Latar Belakang Gratifikasi
Penanganan Gratifikasi dilakukan oleh Unit Pengendalian
Gratifikasi (UPG). Pelaporan dapat disampaikan • Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 tahun
karyawan organik maupun non-organik melalui aplikasi 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi tanggal 5 November
tahun 2019.
myintegrity.telkom.co.id pada halaman laporan • Peraturan Direktur Human Capital Management
gratifikasi. Jika dibutuhkan, laporan yang diterima UPG Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
akan ditindaklanjuti KPK melalui aplikasi gol.kpk.go.id. Indonesia Tbk Nomor: PR.209.04/r.02/HK270/
COP-A4000000/2024 tentang Pengendalian Gratifikasi
LHPKN tanggal 31 Desember 2024.
Pedoman LHKPN
Laporan Khusus Awal Menjabat
1. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor
7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran,
Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara telah diubah melalui Peraturan
12
100% pelaporan
100% Laporan
Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Tahun 2020 ke UPG ditindaklanjuti
dan selanjutnya dilakukan perubahan kedua melalui
Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 3
Tahun 2024.
5 laporan ditindaklanjuti UPG 7 laporan
pada aplikasi MyIntegrity ditindaklanjuti KPK
368 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 371
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
2. Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SE-12/MBU/10/2021 tanggal 5 Oktober 2021 tentang
Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi Pejabat di Lingkungan
Badan Usaha Milik Negara, diatur bahwa Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus menetapkan pejabat satu
tingkat di bawah Direksi yang wajib menyampaikan LHKPN dan memberlakukan kewajiban penyampaian LHKPN
kepada Direksi dan Dewan Komisaris anak perusahaan/perusahaan terafiliasi yang terkonsolidasi dengan BUMN.
3. Peraturan Direktur Human Capital Management Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Nomor: PR.209.05/r.02/HK250/COP-A0900000/2024 tanggal 9 Agustus 2024 tentang Disiplin Karyawan.
4. Peraturan Direktur Human Capital Management Nomor PR. 209.03/r.02/PS000/COP-A4000000/2024 tanggal 31
Desember 2024 Perihal Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Lingkungan
TelkomGroup.
Latar Belakang LHKPN 2025
• Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun
2003 tentang BUMN yang salah satu substansi perubahannya adalah Penghapusan Pasal 9G yang berupa ketentuan anggota
Direksi, Dewan Komisaris dan dewas pengawas BUMN bukan merupakan penyelenggara negara.
• Peraturan KPK No.03/2024 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2016
tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara.
• Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor: SE-12/MBU/10/2021 tanggal 5 Oktober 2021 tentang
Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bagi Pejabat Di Lingkungan Badan Usaha
Milik Negara.
• Surat Edaran Pimpinan KPK Nomor 17 Tahun 2025 tanggal 7 November 2025 tentang Ketentuan Wajib Lapor LHKPN.
• Peraturan Direktur Human Capital Management Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor:
PR.209.03/r.02/HK270/COP-A0900000/2024 perihal Kewajiban Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di
Lingkungan TelkomGroup.
Laporan Periodik 2025 Laporan Komisaris & Direksi TelkomGroup 2025
100% 902
Wajib Lapor
100% 74
Wajib Lapor
Pencapaian LHKPN 2025 Waktu pelaksanaan Anak Perusahaan
Pelaksanaan LHKPN Periodik 1 Januari – 11 April 2025. • Telkomsat • Sigma • Telkom Akses
2025 sebanyak 902 Wajib Lapor. • Telkom Metra • Telkomsel • Metranet
• GSD • Dayamitra • PINS
Wajib Lapor LHKPN meliputi: Periode Harta dilaporkan
• Telin • Telkom Infra • Telkom Data Ekosistem
• Dewan Komisaris Telkom. 1 Januari – 31 Desember 2024.
• Direksi Telkom.
• BP I dan II.
Laporan Khusus Awal Menjabat Komisaris & Direksi
8 6
Komisaris Direksi
100% (8 dari 8 Wajib Lapor)
100% (4 dari 9 Wajib Lapor)
Laporan LHKPN Khusus Awal Menjabat
• Seluruh anggota Dewan Komisaris Telkom Indonesia sebanyak 8 Wajib Lapor (100%) telah menyampaikan LHKPN.
• Laporan Wajib Lapor Direksi Telkom Indonesia, yaitu:
- 6 Direksi (67%) telah menyampaikan LHKPN Awal Menjabat.
- 3 Direksi belum menyampaikan LHKPN Awal Menjabat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 369
Page 372
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Wajib Lapor dan Pengelolaan Pelaporan LHKPN
Pejabat dan karyawan TelkomGroup yang diberlakukan kewajiban untuk pelaporan LHKPN setiap tahunnya adalah:
1. Anggota Dewan Komisaris Telkom.
2. Anggota Direksi Telkom.
3. Anggota Dewan Komisaris anak perusahaan terafiliasi yang terkonsolidasi dengan Telkom (EDLT).
4. Anggota Direksi anak perusahaan yang terafiliasi yang terkonsolidasi dengan Telkom (EDLT).
5. Karyawan Telkom Band Posisi I dan II termasuk karyawan talent mobility in dan karyawan talent mobility out.
6. Karyawan kontrak yang menduduki jabatan sebagai wajib lapor.
Mendukung tertibnya pelaksanaan pelaporan LHKPN, Telkom memiliki unit yang ditunjuk oleh Direksi untuk mengelola
Pelaporan Harta Kekayaan di lingkungan TelkomGroup. Pengelola Pelaporan Harta Kekayaan memiliki tugas untuk:
1. Menjadi mitra kerja KPK dalam melakukan pengelolaan LHKPN di lingkungan TelkomGroup.
2. Melakukan koordinasi dengan KPK terkait perubahan regulasi pengelolaan LHKPN di TelkomGroup.
3. Melakukan pemberitahuan kepada wajib lapor LHKPN atas kewajiban penyampaian LHKPN.
4. Melakukan pendaftaran bagi karyawan yang baru menduduki posisi sebagai wajib lapor menggunakan aplikasi KPK.
5. Melakukan asistensi dalam pengisian LHKPN.
6. Melakukan monitoring kepatuhan wajib lapor dalam penyampaian LHKPN melalui aplikasi KPK.
7. Memberikan data dan informasi mengenai perubahan jabatan dari wajib lapor kepada KPK.
8. Melakukan pembaruan atau penyesuaian data perusahaan terafiliasi dan terkonsolidasi dengan TelkomGroup.
Sosialisasi Pengisian LHKPN
Agar pelaporan LHKPN di Telkom terlaksana dengan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Telkom
menyampaikan pemberitahuan pengisian LHKPN secara berkala pada masa penyampaian LHKPN. Selain melalui nota
dinas kepada para wajib lapor, juga dilakukan sosialisasi terkait pengisian LHKPN tahun 2025.
370 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 373
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Program Pelatihan dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Balas Jasa
(Kickbacks), Gratifikasi, dan Fraud di Lingkungan Perseroan
Telkom telah mengadakan program pelatihan dan sosialisasi kepada seluruh karyawan untuk mendukung pencegahan
korupsi, balas jasa (kickbacks), gratifikasi, dan fraud di lingkungan Perseroan. Program-program sosialisasi yang
dilakukan Telkom selama tahun 2025, di antaranya:
Januari Februari Maret April
• Sosialisasi Pelaksanaan Konsekuensi Gratifikasi Pelaksanaan Tolak Berani Lapor
LHKPN Gratifikasi di Bulan Suci Itu Hebat
• Edukasi Gratifikasi
Mei Juni Juli Agustus
Untold Stories X Untold Stories X • Edukasi Aturan Ganti Rugi Edukasi Gratifikasi
“Fasilitas Bukan Berarti “Main Dua Kaki, di Telkom “Kenali Bentuknya,
Tanpa Batas” Kena Sanksi” • Penerapan SMAP Hindari Risikonya”
September Oktober November Desember
Panduan Cegah Korupsi Gerakan Stop Penyuapan Penerapan Prinsip Sosialisasi
dari KPK dan Korupsi 4 NO’s HAKORDIA
LAPORAN TAHUNAN 2025 371
Page 374
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
Program-program pelatihan yang dilakukan Telkom Kebijakan Insider Trading
selama tahun 2025, di antaranya:
1. Mengadakan pelatihan dan pemahaman etika bisnis Praktik insider trading di TelkomGroup diatur dalam
serta penandatanganan Pakta Integritas tahunan beberapa kebijakan sebagai berikut:
yang diwajibkan untuk seluruh karyawan. 1. Keputusan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero)
2. Mengadakan pelatihan awareness ISO 37001:2016 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor: KD.36/
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) oleh para HK290/COP-D0053000/2009 tentang Pakta
ahli kepada tim ruang lingkup dan Komite FKAP. Integritas.
3. Melakukan perpanjangan terhadap sertifikat Lead 2. Peraturan Perusahaan PD.201.01/r.00/PS150/
Auditor ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti COP-B0400000/2014 tentang Etika Bisnis di
Penyuapan (SMAP) melalui lembaga eksternal Lingkungan TelkomGroup.
Professional Evaluation and Certification Board 3. Peraturan Direktur Human Capital Management
kepada pemilik sertifikat. Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
4. Menyelesaikan pelatihan e-learning SNI ISO Indonesia Tbk Nomor PR.209.05/r.02/HK250/
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan COP-A0900000/2024 tentang Disiplin Karyawan.
(SMAP). 4. Peraturan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
5. Mengadakan pelatihan ISO 19011:2018 Auditor Internal Nomor PR.705.02/r.00/HK270/COP-KOF00000/2024
kepada personel baru pada ruang lingkup sertifikasi tentang Insider Trading (kebijakan Insider Trading).
Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Komite
Dalam kebijakan Insider Trading, perusahaan
FKAP.
memberikan definisi dari insider trading adalah transaksi
6. Menjalankan audit internal ISO 37001:2016 Sistem efek dari emiten atau perusahaan publik yang dilakukan
Manajemen Anti Penyuapan. oleh orang dalam. Kriteria orang dalam yang diatur dalam
7. Mengadakan e-learning Penguatan Integritas kebijakan Insider Trading adalah:
untuk seluruh karyawan Telkom yang berisikan 1. Komisaris, Direktur, atau pegawai/karyawan emiten
berbagai macam materi seperti Etika Bisnis, atau perusahaan publik.
Budaya Perusahaan, Respectful Workplace, LHKPN,
2. Pemegang saham utama emiten atau perusahaan
Gratifikasi, SMAP, dan Disiplin Karyawan.
publik.
8. Menjalankan audit eksternal surveillance II untuk ISO
3. Pihak yang karena kedudukannya, profesinya, dan/
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
atau karena hubungan usahanya dengan emiten atau
9. Mengadakan program peringatan Hari Anti Korupsi perusahaan publik memungkinkan orang tersebut
Sedunia (HAKORDIA) di lingkungan TelkomGroup. memperoleh informasi orang dalam.
Melalui program sosialisasi dan pelatihan tersebut 4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak
diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja di lagi menjadi pihak bertindak sebagaimana dimaksud
TelkomGroup yang kondusif dan bebas dari praktik pada angka 1, angka 2, dan angka 3.
korupsi.
Lebih lanjut dalam kebijakan Insider Trading mengatur
larangan bagi orang dalam untuk melakukan tipping
atau memberikan informasi mengenai emiten atau
perusahaan publik atau perusahaan lain yang melakukan
transaksi dengan Telkom kepada pihak lain.
372 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 375
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Selain itu perusahaan juga memberlakukan Blackout 2. PD.302.00/r.00/HK240/COP-K0E00000/2024 tanggal
Period, yang pada saat pemberlakuannya orang dalam 29 Oktober 2024 tentang Pengelolaan Logistik.
dilarang untuk: 3. PR.301.08/r.07/HK240/COP-K0700000/2023 tanggal
1. Melakukan transaksi efek perusahaan agar 24 November 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan
memperoleh keuntungan yang bersifat pribadi. Pengadaan.
2. Melakukan transaksi efek emiten atau perusahaan 4. PR.301.09/r.01/HK240/COP-K0700000/2023 tanggal
publik atau perusahaan lain yang sedang melakukan 8 Desember 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan
transaksi dengan Telkom. Sinergi Pengadaan dan Strategic Sourcing
3. Menggunakan informasi orang dalam untuk TelkomGroup.
meminta pihak lain untuk melakukan transaksi efek
Ruang lingkup kebijakan Pengadaan Barang dan/atau
perusahaan.
Jasa di Telkom mengatur terkait mekanisme pengadaan
Penerapan kebijakan Insider Trading oleh Telkom barang dan/atau jasa antara lain perencanaan,
merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi pelaksanaan, dokumen, penerimaan, dan pelaporan.
praktik Insider Trading di lingkungan TelkomGroup,
serta memastikan bahwa seluruh aktivitas karyawan Ketentuan Umum Pengadaan Barang
TelkomGroup sesuai dengan prinsip tata kelola dan/atau Jasa di Telkom
perusahaan yang baik, khususnya terkait integritas
dan transparansi. Pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa di Telkom
berpedoman pada prinsip-prinsip Good Corporate
Kebijakan Pengadaan Barang dan/ Governance sebagai berikut:
Atau Jasa 1. Efisien, berarti pengadaan barang dan/atau jasa
harus diusahakan untuk mendapatkan hasil yang
Telkom telah menetapkan beberapa kebijakan yang optimal dan terbaik dalam waktu yang cepat dengan
dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan menggunakan dana dan kemampuan seoptimal
pengadaan barang dan/atau jasa. Kebijakan yang mungkin secara wajar dan bukan hanya didasarkan
ditetapkan oleh Perseroan mengacu pada Peraturan pada harga terendah, dengan pengecualian untuk
Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/ pengadaan barang dan/atau jasa strategis yang
MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan memiliki nilai signifikan dapat dilakukan pendekatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. penghitungan semua biaya (total cost of ownership).
Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa Telkom
antara lain:
1. PD.301.00/r.02/HK240/COP-K0700000/2022 tanggal 6 April
2022 tentang Sinergi Pengadaan dan Strategic Sourcing
TelkomGroup.
LAPORAN TAHUNAN 2025 373
Page 376
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
2. Efektif, berarti pengadaan barang dan/atau jasa 7. Akuntabel, berarti pengadaan barang dan/
harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan atau jasa harus mencapai sasaran dan dapat
dan memberikan manfaat sesuai dengan sasaran dipertanggungjawabkan, sehingga menjauhkan dari
yang ditetapkan. potensi penyalahgunaan dan penyimpangan.
3. Kompetitif, berarti pengadaan barang dan/atau
Cara pengadaan barang dan jasa di TelkomGroup dapat
jasa harus terbuka bagi penyedia yang memenuhi
dilakukan dengan cara pelelangan, pemilihan langsung,
persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang
atau penunjukan langsung, baik pekerjaan konstruksi
sehat di antara penyedia yang setara dan memenuhi
maupun pekerjaan non-konstruksi yang dilakukan
syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan
dengan menggunakan aplikasi e-Auction atau Manual
prosedur yang jelas dan transparan.
Auction. Perseroan mengutamakan penggunaan produk
4. Transparan, berarti semua ketentuan dan informasi dalam negeri dan pemberdayaan produk usaha mikro
mengenai pengadaan barang dan/atau jasa, termasuk dan usaha kecil sepanjang kualitas, harga, dan tujuannya
syarat teknis administrasi pengadaan, tata cara dapat dipertanggungjawabkan.
evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia,
harus terbuka bagi peserta penyedia yang berminat. Telkom yang berkomitmen untuk menerapkan standar
ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti
5. Adil dan wajar, berarti dalam pelaksanaan pengadaan
Penyuapan (SMAP), maka dalam pelaksanaan pengadaan
barang dan/atau jasa, Telkom memberikan perlakuan
barang dan jasa di lingkungan TelkomGroup terdapat
yang sama bagi semua calon penyedia yang
kewajiban untuk menandatangani Pakta Integritas.
memenuhi syarat.
6. Terbuka, berarti pengadaan barang dan/atau jasa dapat
diikuti oleh semua penyedia yang memenuhi syarat.
Informasi Tentang
Sanksi Administratif
Sepanjang tahun 2025, tidak ada sanksi administratif yang dikenakan kepada Telkom, anggota Dewan Komisaris
dan/atau Direksi, oleh OJK dan otoritas lainnya.
374 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 377
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Akses Informasi dan Data
Perusahaan Kepada Publik
Telkom menyediakan kemudahan akses informasi bagi GCG, pelaksanaan program TJSL, peluang kerja
para pemangku kepentingan sebagai upaya untuk dan pengembangan karier, serta produk Telkom.
menjalin hubungan baik dengan seluruh pemangku Laporan-laporan Telkom juga dapat diakses pada
kepentingan serta memenuhi ketentuan Peraturan OJK laman tersebut, antara lain Laporan Tahunan,
No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi Laporan Keuangan, Laporan Keberlanjutan, dan
dan Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik. laporan lainnya.
Telkom menyediakan beberapa pendekatan dan media 4. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
sebagai jalur komunikasi, yaitu: (PPID)
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PPID mengelola keterbukaan informasi publik Telkom
RUPS menjadi media bagi Telkom untuk dan bertanggung jawab melakukan fungsi-fungsi
menyampaikan informasi kinerja Perseroan kepada penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan,
pemegang saham. Para pemegang saham juga dan/atau pelayanan informasi publik. PPID
dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan menyediakan informasi publik yang akurat dan dapat
strategis untuk kemajuan Perseroan. dipertanggungjawabkan melalui layanan informasi
2. Media publik yang cepat, tepat waktu, dan sederhana untuk
memenuhi hak pemohon informasi publik sesuai
Selama tahun 2025, Telkom membuat news release
dengan ketentuan perundang-undangan.
dan mengirimkannya kepada media massa untuk
menyebarluaskan informasi Perseroan kepada para Telkom memiliki kanal E-PPID yang merupakan
pemangku kepentingan. layanan online untuk permohonan informasi
publik dan sebagai salah satu wujud pelaksanaan
3. Website
keterbukaan informasi di TelkomGroup. E-PPID
Website Telkom terdapat pada laman www.telkom. memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
co.id dan tersedia dalam Bahasa Indonesia dan untuk mendukung pengelolaan informasi publik, yang
Bahasa Inggris. Para pemangku kepentingan dapat dapat diakses pada website Telkom melalui menu
mengakses informasi terkini mengenai profil, praktik
PPID atau melalui laman https://eppid.telkom.co.id.
LAPORAN TAHUNAN 2025 375
Page 378
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
05 Tata Kelola
Perusahaan
5. Pertemuan dengan Analis dan Investor
Telkom senantiasa melakukan pertemuan dengan analis dan investor sebagai sarana untuk memberikan informasi
mengenai kinerja dan prospek Perseroan, sekaligus memberikan informasi terkini mengenai industri telekomunikasi
secara umum.
6. Kontak via Email
Para pemangku kepentingan juga dapat berkomunikasi melalui email. Bagi pelanggan, dapat menggunakan alamat
email customercare@telkom.co.id, sementara email untuk jalur komunikasi investor adalah investor@telkom.co.id.
7. Media Internal
Telkom memiliki berbagai media internal, yaitu portal TelkomGroup sebagai sarana informasi, edukasi, dan
sosialisasi bagi seluruh karyawan, serta Diarium yang menjadi media sosial karyawan TelkomGroup di lingkup
internal.
8. Media Sosial
Semakin berkembangnya era digital, Telkom menggunakan beragam media sosial dan media digital yang dapat
menjangkau pemangku kepentingan dan masyarakat luas, serta memudahkan Perseroan untuk berkomunikasi
dengan generasi milenial.
@TelkomIndonesia Telkom Indonesia @telkomindonesia Telkom Indonesia Official @telkomindonesia
146.500 530.000 705.758 658.000 122.200
followers followers followers subscribers followers
Keterangan:
Data per 31 Desember 2025.
376 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 379
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Penugasan Khusus
Sebagai BUMN yang berperan strategis dalam berkontribusi dalam membangun platform digital
pembangunan nasional, PT Telkom Indonesia (Persero) pengadaan yang terintegrasi, andal, dan aman, tetapi
Tbk mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk juga memastikan tersampaikannya informasi secara
mendukung percepatan transformasi digital di sektor efektif guna mendukung proses pengadaan pemerintah
publik. Penugasan ini dilaksanakan sebagai bagian dari yang lebih transparan, adaptif, dan efisien.
kontribusi Perseroan dalam memperkuat tata kelola
Transformasi digital pengadaan nasional tersebut
pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan
diwujudkan melalui pengembangan INAPROC, yaitu
akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.
ekosistem digital yang mengintegrasikan berbagai sistem
Salah satu penugasan yang dijalankan Perseroan pengadaan pemerintah dalam satu layanan terpadu.
adalah dukungan terhadap transformasi digital sistem Ekosistem ini mencakup berbagai aplikasi utama,
pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui seperti Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE),
pengembangan ekosistem GovTech Procurement Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP),
bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Katalog Elektronik (e-Katalog), platform e-Purchasing,
Pemerintah (LKPP). Inisiatif ini menjadi bagian penting Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP), serta
dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berbagai aplikasi pendukung lainnya yang mendukung
menekankan efisiensi pengelolaan anggaran negara, pengelolaan data penyedia, pengamanan dokumen,
peningkatan transparansi, serta penguatan penggunaan hingga layanan bantuan pengguna. Melalui integrasi
produk dalam negeri dan keterlibatan UMKM dalam dan optimalisasi sistem dalam ekosistem INAPROC,
pengadaan pemerintah. khususnya pada pemanfaatan SPSE yang diperkuat
melalui kebijakan pemusatan Layanan Pengadaan
Penugasan tersebut dilandasi oleh berbagai kebijakan Secara Elektronik (LPSE), proses pengadaan pemerintah
pemerintah, antara lain Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun didorong menjadi semakin terstandar, transparan, dan
2022 mengenai percepatan peningkatan penggunaan terdokumentasi dengan baik, sekaligus meningkatkan
produk dalam negeri dan pemberdayaan UMKM dalam efisiensi dan kualitas belanja secara nasional. Inisiatif
pengadaan pemerintah, serta Peraturan Presiden Nomor dalam ekosistem ini juga memberikan dampak langsung
17 Tahun 2023 yang mengatur pembenahan sistem terhadap optimalisasi anggaran pemerintah, dengan
pengadaan secara elektronik. Selain itu, Peraturan potensi penghematan yang diproyeksikan mencapai
Menteri Keuangan Nomor 117 Tahun 2023 menetapkan Rp315 miliar pada tahun 2026.
mekanisme tarif dan jenis penerimaan negara bukan
pajak (PNBP) terkait penyelenggaraan sistem pengadaan Pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem
tersebut. INAPROC memberikan berbagai manfaat strategis bagi
pemerintah, antara lain meningkatkan efisiensi proses
Dalam pelaksanaan penugasan ini, Telkom berperan pengadaan, memperkuat transparansi data transaksi,
dalam penyediaan infrastruktur dan pengembangan serta meningkatkan keamanan sistem digital. Seluruh
sistem digital pengadaan pemerintah secara menyeluruh. proses pengadaan dilaksanakan secara elektronik
Lingkup peran Perseroan mencakup pendanaan, dengan tingkat ketersediaan sistem yang tinggi serta
perencanaan, pembangunan, pengembangan, perlindungan keamanan digital yang memadai, termasuk
pengintegrasian, pengoperasian, hingga pemeliharaan penanganan berbagai potensi ancaman siber. Selain itu,
sistem pengadaan elektronik beserta berbagai platform ini juga mulai mengadopsi teknologi kecerdasan
sistem pendukungnya, serta pelaksanaan sosialisasi, buatan untuk mendukung proses monitoring, verifikasi
komunikasi, dan publikasi informasi terkait berbagai
transaksi, serta pengawasan pengadaan secara
pembaruan sistem atau layanan kepada para pemangku
lebih efektif.
kepentingan. Dengan demikian, Telkom tidak hanya
LAPORAN TAHUNAN 2025 377
Page 380
06. 378 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 381
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan LAPORAN TAHUNAN 2025 379
Page 382
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Ringkasan Singkat Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Telkom Indonesia menjalankan Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan 2025 dapat diakses melalui:
Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian integral
dari praktik tata kelola perusahaan yang baik, dengan
menyeimbangkan penciptaan nilai bisnis dan kontribusi
berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.
Komitmen ini diwujudkan melalui pengelolaan TJSL yang
berorientasi pada pemangku kepentingan, perlindungan
lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan sosial
secara berkelanjutan. Pelaksanaan dan pelaporan TJSL Selaku BUMN, Telkom juga melaksanakan TJSL
Telkom mengacu pada standar dan kerangka kerja berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
yang diakui secara internasional, antara lain Global Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan
Reporting Initiative (GRI), ISO 26000 Guidance on Social Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Responsibility, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara yang mencabut
(TPB/SDGs). Pendekatan ini memastikan bahwa setiap dan menggantikan Peraturan Menteri BUMN Nomor
inisiatif TJSL dilaksanakan secara terukur, akuntabel, PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung
dan selaras dengan agenda pembangunan nasional Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara
maupun global. sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-6/ MBU/09/2022
Telkom menyampaikan informasi pelaksanaan TJSL
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri BUMN Nomor
dalam Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung
yang terpisah dari Laporan Tahunan ini, sesuai dengan
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
SEOJK No. 16/POJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Pasal 33 PM BUMN PER-1/2023 mengatur agar laporan
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,
keuangan dan pelaksanaan Program TJSL BUMN
dengan dasar penyusunan berdasarkan Peraturan OJK
dilaporkan dalam Laporan Berkala dan Laporan Tahunan.
No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Telkom menyajikan laporan pelaksanaan Program
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
TJSL dalam Laporan Tahunan pada sub bab Laporan
dan Perusahaan Publik.
Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perusahaan, sementara Laporan Keuangan
TJSL disajikan dalam lampiran Laporan Tahunan ini,
yaitu Laporan Keuangan Program Pendanaan UMK.
380 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 383
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Laporan Pelaksanaan Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Komitmen dan Kebijakan Tanggung 4. Peraturan Direktur Human Capital Management
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Jawab Sosial Dan Lingkungan Indonesia Tbk Nomor: PR.703.01/r.01/HK200/
Direksi Telkom memastikan implementasi dan SRC-A1000000/ 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan
pengawasan pelaksanaan praktik keberlanjutan dalam Operasional Program Tanggung Jawab Sosial dan
program TJSL bertujuan untuk memberikan kemanfaatan Lingkungan;
bagi pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, 5. Peraturan Direktur Human Capital Management
pembangunan lingkungan serta pembangunan hukum Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
dan tata kelola bagi Perusahaan, memberikan kontribusi Indonesia Tbk Nomor: PR.202.60/r.03/HK200/
pada penciptaan nilai tambah bagi Perusahaan dengan COP-A2000000/2021 tanggal 29 Februari 2024
prinsip yang terintegrasi, terarah dan terukur dampaknya tentang Organisasi Social Responsibility Center;
serta akuntabel, membina usaha mikro dan usaha kecil 6. Peraturan Direktur Human Capital Management
agar lebih tangguh dan mandiri, serta masyarakat sekitar Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi
Perusahaan, dan menyelaraskan strategic directions Indonesia Tbk Nomor: PR.301.01/r.00/HK200/
ESG TelkomGroup dengan integrasi bersama Program CDC-A1000000/2022 tanggal 30 Maret 2022 tentang
CSR & SDG dalam rangka peningkatan upaya value Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
co-creation.
Landasan hukum pelaksanaan kegiatan Program TJSL Kerangka Strategi Keberlanjutan
adalah: Program TJSL
1. Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-1/
Strategi keberlanjutan program Tanggung Jawab
MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan
Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom dirancang melalui
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
kerangka SUSTAIN, yang menjadi landasan dalam
BUMN tanggal 26 Maret 2023;
memastikan bahwa setiap program sosial perusahaan
2. Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi
(Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor: juga menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi
17/KEP/DK/2024/RHS tanggal 5 Desember 2024 masyarakat, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi.
tentang Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Kerangka ini disusun dengan mengintegrasikan
Perusahaan (RKAP) Perusahaan Perseroan (Persero) prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2025; serta kontribusi terhadap pencapaian Sustainable
3. Peraturan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) Development Goals (SDGs) dengan memenuhi aspek
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Nomor: Good Corporate Governance (GCG) sesuai dengan ISO
PD.703.00/r.01/HK200/CDC-A1000000/2023 tanggal 26000 (tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan)
24 November 2023 tentang Program Tanggung sebagai bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung
Jawab Sosial dan Lingkungan; pembangunan berkelanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 381
Page 384
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Perumusan Program TJSL Tahun 2025
ENVIRONMENT PILLAR SOCIAL & ECONOMIC PILLAR GOVERNANCE PILLAR
GHG Emission | Reduction Waste Inclusive Opportunity | Economic Growth Accountability & Reporting
Addressing Climate Change
Setup Sustainable Uplift Impactful Strengthen MSME Transform Effective
Key Driver
Net Zero Initiatives Social Empowerment Digital Capacity TJSL Governance
Impactful TJSL and CARBON OFFSET INCLUSIVE DIGITAL LITERATION DRIVING DIGITAL MSME GROWTH Uplift TJSL Cycle Management
Creating Shared Value
Carbon Stocks creation through Creating Inclusive digital society Accelerating MSME Digital GOVERNANCE & COMPLIANCE
(PER-1/MBU/03/2023,
• Mangrove planting, by initiating: Capacity development, aligning
POJK No. 51/ • Leadership and Communication
reforestation, & coral • Digital Skill for Woman with corporate’s business strategy
POJK.03/2017, ISO • Risks-based TJSL Strategy
conservation • Digital Skill for Disabilities based on MSE journey
26000) • Internal Process Assessment
• Renewable Energy initiatives and enhancing Quality Digital
• Electronical and Community Education initiatives: Stage Program • Audit Supervision
Waste Management • Digital Learning School • Alignment of CSV Strategy and
ESG
Initial Set Up Basic entrepreneurial &
• Water Provision Action • Digital Skill for Vocational standardization Execution*
• Sociodigipreneurship
CLIMATE CHANGE ACTION REPORTING MGT
• Teacher Certification Capacity Develop MSE capability
ESG Standard (SASB Action on mitigating climate Building with digitalization
• Digiheroes: Digital Awareness • Monitoring and Review
Tech & Comm), IFRS change through
S-1, S-2 REDUCE INEQUALITIES Scaling Leverage access to online • MSOE TJSL Report Data Filling
• Climate Change Adaptation market
using Green Apps • Integrated Food Security • Annual Report TJSL Submission
• Biodiversity Empowerment • Stunting Prevention & Intervention Mature Open up access to • SR/ESG Report Disclosure
international market
• Community Climate Action • Desa Binaan
Contributing to
2030 SDGs
MANAGING BENEFICIARY COMMUNITIES
Corporate Strategy
Amplify TJSL Branding & Communication Intensify TJSL Operational Excellence Nurture Collaborative Innovation Culture
& Direction
(CSS, Master Plan
Promoting the effective communication of Telkom’s Strengthening TJSL program management Fostering a culture of collaborative innovation in
Sustainability ,
TJSL program to strengthen shared value to encompassing excellent people, process and TJSL program management to continuously create
FU HCM)
stakeholders platform development sustainable value, e.g: Telkom Employee Social Activity
Rincian program utama tersebut adalah sebagai berikut:
1. Sustainable Net Zero Initiatives, yaitu inisiatif pelaksanaan program lingkungan berbasis aksi iklim, melalui
penciptaan kantung karbon dalam rangka mendorong pengurangan dan kompensasi dari emisi karbon sebagai
dampak operasional perusahaan melalui skema carbon offset.
Inisiatif peningkatan carbon stock meliputi 5 (lima) program, yaitu green & blue carbon action, renewable energy, green
communities, waste management dan water provision and conservation, yang ditunjukkan dalam kerangka kerja berikut:
INISIATIF CARBON OFFSETTING & BIODIVERSITY
Green & Blue Carbon Water Provision
Renewable Energy Green Communities Waste Management
Action And Conservation
Background
Program reforestasi (penghijauan Pemanfaatan energi baru Menggerakkan komunitas untuk Mengurangi potensi emisi karbon Mengurangi potensi emisi karbon
kembali) dan program konservasi terbarukan, untuk mengurangi mengurangi potensi emisi karbon melalui pengolahan sampah yang melalui pengelolaan sarana air bersih
lingkungan untuk menyerap karbon penggunaan bahan bakar fosil di masyarakat lebih efisien dan ramah lingkungan yang efisien dan ramah lingkungan
Green Carbon Action Instalasi Pembangkit Pelibatan komunitas, untuk Pengelolaan Limbah • Penyediaan Sarana
Reforestasi Hutan di Listrik Tenaga Energi mendukung pelestarian Domestik Terpadu Air Bersih dan
Lahan Kritis Baru Terbarukan lingkungan melalui edukasi, yang Ramah sanitasi yang
untuk penerangan dan aksi nyata mencapai SDGs Lingkungan ramah lingkungan
Mission Statement kegiatan produktif di • Konservasi sumber
Meningkatkan Serapan Karbon masyarakat Mission Statement Mission Statement air baku
di Area Konservasi Hutan Meningkatkan Ratio Kelompok Mengurangi jumlah timbulan
Mission Statement Masyarakat Teredukasi ttg Iklim sampah tidak terkelola Mission Statement
Blue Carbon Action Mengurangi Rasio Penggunaan Mengurangi penggunaan energi
Meningkatkan Kemandirian
Energi Fosil berbasis fosil dalam penyediaan air
Restorasi ekosistem laut Inisiatif dalam mengakomodasi Masyarakat dengan Pengembangan
di kawasan pesisir Meningkatkan Pendapatan Masyarakat kegiatan sosial karyawan Ekonomi Sirkuler Meningkatkan ratio rumah tangga
1) Penanaman Pengguna Instalasi PLTEBT dalam medium Employee memanfaatkan sarana air bersih
mangrove, seagrass, Volunteering Program
seaweed Meningkatkan Potensi Capaian
Carbon Offsetting Perusahaan
Program
2) Transplantasi Mission Statement
Terumbu Karang
Meningkatkan Partisipasi
Karyawan dalam Kegiatan Sosial
Mission Statement Pemanfaatan Biogas
Meningkatkan Serapan Karbon di hasil pengolahan
Area Konservasi Laut dan Pesisir limbah masyarakat Climate Change Actions
through Green Apps
Development
Biodiversity Mission Statement
Conservation Mengurangi Potensi Limbah Mission Statement
Wildlife Conservation/ Ternak dan Domestik
Pemanfaatan Corporate Expertise
Rewilding dalam Inisiasi Aksi Perubahan Iklim
Meningkatkan Pendapatan
Mission Statement Masyarakat Melalui Ekonomi Sirkuler
Meningkatkan Index Keanekaragaman Meningkatkan Potensi Capaian Inisiatif mengelola sampah elektronik dengan memperbaiki perangkat
Hayati pada Wilayah Intervensi Carbon Offsetting Perusahaan untuk pendidikan dan mengolah limbah dengan mitra terakreditasi.
382 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 385
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
2. Uplift Impactful Social Empowerment, yaitu mendorong terwujudnya pendidikan inklusif dan kualitas hidup sehat
yang baik untuk mendukung bangsa yang sejahtera dan berdaya saing, melalui dukungan infrastruktur digital serta
edukasi talenta digital yang inklusif untuk mendukung peningkatan literasi digital nasional.
Program pendidikan menjadi program prioritas pada inisiatif bidang sosial. Kerangka kerja pada program pendidikan
meliputi digital competency, digital literation dan digital education, seperti gambar di bawah ini.
DIGITAL COMPETENCY DIGITAL LITERATION DIGITAL EDUCATION
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan digital Meningkatkan literasi digital pada masyarakat Meningkatkan kualitas belajar mengajar
dari siswa dan guru melalui pelatihan dan sertifikasi khususnya pelajar dan difabel serta mengurangi potensi di sekolah melalui penyediaan infrastruktur
kompetensi digital penyalahgunaan internet pendidikan digital
TEACHER CERTIFICATION CYBERHEROES DIGITAL LEARNING SCHOOL
• Pelatihan/Sertifikasi Kompetensi • Pelatihan internet sehat bagi • Perbaikan kualitas pembelajaran
Guru pelajar dan parents (orang tua), pada satuan pendidikan formal
• Web-based learning (materi dan supported by Pijar melalui pendayagunaan dan
tryout) ujian kompetensi guru • Cybersecurity awareness peningkatan usage Learning
• Manage communities, e.g. kompetisi training/seminar Management System (PIJAR)
(Try-Out Online) Penyediaan device & network
Mission Statement Mission Statement • Digital Data Donation for School
Mengurangi Jumlah Kasus Penggunaan Internet Negatif
Meningkatkan Kesejahteraan & Keterampilan Guru Mission Statement
bagi Siswa Sekolah & Masyarakat Umum
Meningkatkan Rasio Guru Tersertifikasi UKG Peningkatan Index Kualitas Pembelajaran di Dalam Kelas
Peningkatan Jumlah Sekolah di 3T yang Mendapatkan
Akses Internet dan Pembelajaran Digital
DIGITAL SKILL FOR VOCATIONAL DIGITAL INCLUSION
• Program pelatihan dan sertifikasi • Digital skills for disabilities (e.g.
vokasional untuk siswa tuna rungu, tuna daksa)
• Manage communities: kompetisi • Digital skills for Women
DigiUp • Manage communities, e.g.
• Inkubasi socio-digipreneurship kompetisi guru dan siswa
• Sinergi program Magenta/Digistar via i-Chat
Mission Statement Mission Statement
Meningkatkan Index Penguasaan Digital Siswa/Mahasiswa Meningkatkan Kemandirian Kaum Disabilitas & Kelompok Rentan
Meningkatkan Index Melek Digital Kaum Disabilitas &
Meningkatkan Keterampilan Industri bagi Pelajar
Kelompok Rentan
3. Strengthen Excellent MSME Digital Capacity, yaitu memperbesar kapasitas Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui
penyediaan akses ke layanan keuangan, peningkatan kapabilitas dan akses ke pasar nasional dan internasional
untuk memperluas lapangan kerja meningkatkan produktivitas tenaga kerja serta mendorong pertumbuhan
ekonomi.
Kerangka kerja pengembangan UMK dirancang berbasis ekosistem dengan fokus pada transformasi kapasitas
UMK secara berkelanjutan. Melalui tahapan Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global, UMK dibina secara
bertahap sesuai tingkat kematangan usaha, mulai dari penguatan fondasi bisnis, adopsi teknologi digital, perluasan
akses pasar, hingga kesiapan ekspor. Pendekatan ini memastikan intervensi pembinaan yang relevan, terukur, dan
berdampak nyata yang didukung oleh pendamping kompeten, kurikulum terstruktur, serta jaringan Rumah BUMN
dan infrastruktur Telkom di berbagai wilayah. Platform UMK Hub memperkuat implementasi dan sistem monitoring
serta evaluasi berbasis data.
LAPORAN TAHUNAN 2025 383
Page 386
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Implementasi kerangka kerja ini mendorong UMK Naik Kelas, berkontribusi pada TPB/SDG 8, serta
merepresentasikan inisiatif Creating Shared Value melalui penguatan ekonomi lokal yang selaras dengan
pengembangan ekosistem bisnis digital Telkom.
PAIN POINT PEMBINAAN UKM UMK HUB: INTEGRASI ELEMEN EKOSISTEM PENGEMBANGAN UMK OUTCOME/IMPACT
Mayoritas Pain Point dalam Pembinaan “UKM Hub menjembatani ekosistem pengembangan UMK dan pelaku pengembangan UMK NAIK KELAS
UKM di Indonesia dapat disimpulkan UMK mempercepat pertumbuhan UMK menuju UMK tangguh dan mandiri”
sebagai berikut: UMK mengalami pertumbuhan dari
sisi omzet, volume produksi, dan
1. Bagaimana Cara PROSES jumlah karyawan
Memastikan Pembinaan
UMK dapat Termonitor
SDG/TPB8
dengan baik dan akurat? GO MODERN GO DIGITAL GO ONLINE GO GLOBAL
• Persentase akses UMKM ke
• Pelatihan • Pelatihan Social • Pelatihan Digital • Pelatihan Export layanan keuangan
2. Bagaimana Cara Management Bisnis Media Bisnis Marketing Lanjutan • Proporsi lapangan kerja informal,
Memastikan Pembinaan • Pelatihan Branding • Pelatihan Digital • Pelatihan • Business Matching berdasarkan sektor dan jenis
UMK tidak terjadi Duplikasi • Pelatihan Packaging Marketing Optimalisasi dan dengan Mitra kelamin
Pembinaan kepada UKM • Standarisasi Produk (Menengah), Apps, Management Global • Upah rata-rata/jam kerja
yang sama? (PIRT, Halal, BPOM) dan Connectivity: Marketplace, dan • Pendaftaran
• Pengenalan Social KasirAja, Indibiz B2B Marketplace Legalitas Export
Commerce • Pelatihan • Pelatihan Export (HACCP,dll) CREATING SHARED VALUE
3. Bagaimana Cara Menilai • Pengenalan Basic Pengenalan untuk Pemula • Pel. Optimalisasi
Kinerja dari Resource SDM/ Digitalisasi Marketplace & & Management • Peningkatan Belanja Digital service
Pembina UMK dengan tepat e-Commerce kepada Marketplace Global segmen UMK
dan akuntabel? UMKM: PaDi UMKM • Pelatihan Inkubasi & • Peningkatan konsumsi Digital
Partnership Bisnis Connectivity
4. Bagaimana Cara Melakukan
Evaluasi Pendampingan
UKM yang sudah dilakukan?
PEOPLE RESOURCES PRASARANA SISTEM EVALUASI & MONITORING
5. Bagaimana Cara
Mengintegrasikan
Pembinaan UMK dengan Total Pengelola Anggaran Pendamping/ 43 titik
Business Perusahaan Fasilitator Rumah BUMN Penggunaan tools KPI (Key Performance
supaya mendapatkan 82 Fasilitator Indicator) untuk evaluasi dan monitoring
Pemeliharaan sarana
Nilai Tambah? kinerja Fasilitator dan UKM Ranger
(touchpoint) 31 kantor
104 UKM Rangers Report Achievement Periodik
Kurikulum pembinaan Witel
4. Transform Effective TJSL Governance, menjaga aspek akuntabilitas pengelolaan Program TJSL dan aspek
implementasi manajemen risiko serta kepatuhan, dengan menerapkan prinsip terintegrasi, terarah, terukur
dampaknya dan akuntabel.
5. Amplify TJSL Branding & Communication, yaitu mengaktivasi komunikasi pelaksanaan Program TJSL kepada para
pemangku kepentingan dengan mengutamakan aspek dampak Program TJSL Telkom melalui kemitraan/kolaborasi
multipihak.
6. Intensify TJSL Digitization & Data Analytics, yaitu memperkuat pengelolaan manajemen program TJSL yang
berorientasi pada impact meliputi excellent people, excellent process dan excellent platform.
• Excellent People
Melalui penguatan kapasitas SDM dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, Telkom memastikan
bahwa pelaksanaan strategi TJSL tidak hanya didukung oleh kerangka kebijakan yang kuat, tetapi juga oleh
sumber daya manusia yang mampu mengelola program secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada
penciptaan nilai bersama bagi masyarakat dan perusahaan. Berikut adalah berbagai program pengembangan
kompetensi yang diikuti oleh karyawan Telkom TJSL di tahun 2025:
Sertifikasi Terkait Sustainability
No Sertifikasi Jumlah
Keahlian terkait sustainability
1 Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS) 3 Karyawan
2 Fundamental Sustainability Accounting (FSA) Level 1 1 Karyawan
3 Sustainability Excellence 2 Karyawan
4 Certified Sustainable Development Specialist (CSDS) 2 Karyawan
384 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 387
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
No Sertifikasi Jumlah
Keahlian terkait enabler sustainability
1 Sertifikasi Pendampingan UMK 3 Karyawan
2 Certified Scrum Master 1 Karyawan
3 Certified Scrum Product 1 Karyawan
4 Certified KPI Professional 2 Karyawan
5 Certified Risk Professional 2 Karyawan
6 Sertifikasi Pengadaan BNSP 2 Karyawan
7 Certified Digital Marketing Specialist 1 Karyawan
• Excellent Process
Sebagai bagian dalam perbaikan berkelanjutan, dilakukan beberapa tahapan dalam menuju excellent process
antara lain:
a. Pemetaan proses
Pemetaan proses yang dilakukan berdasarkan hasil evaluasi efektivitas implementasi proses, tindak lanjut
hasil audit dan memastikan pembaruan proses agar tetap relevan dan sesuai dengan regulasi atau kebijakan
baru yang berlaku.
b. Redesain atau perbaikan proses
Kebutuhan penyesuaian proses pada tahap pemetaan proses ditindaklanjuti dengan mendesain ulang
proses agar lebih efektif yang didukung proses digitisasi dan digitalisasi dalam platform terpadu SIMTJSL.
c. Implementasi proses
Sosialisasi dan pelatihan dilakukan untuk dapat menjalankan proses hasil redesain dan perbaikan
berkelanjutan secara efektif.
d. Proses Monitoring dan Kontrol
Monitoring dan kontrol terhadap implementasi proses dilakukan antara lain melalui implementasi OKR
(Objective and Key Result) TJSL, pengembangan dashboard proses dan kinerja program pada sistem
informasi SIMTJSL dan pelaksanaan self-assessment secara berkala.
LAPORAN TAHUNAN 2025 385
Page 388
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
• Excellent Platform
Telkom juga melakukan penguatan Governance dengan pengembangan platform digital terintegrasi yang
mendukung pengelolaan, kolaborasi, monitoring, serta pelaporan program TJSL Telkom secara lebih efektif,
transparan, dan berbasis data. Transformasi digitisasi dan digitalisasi pengelolaan Program TJSL melalui
peningkatan dan pemeliharaan sistem informasi, pemanfaatan data analytics dalam pengambilan keputusan
strategis.
7. Nurture Innovation Culture, yaitu memelihara budaya inovasi dalam pengelolaan Program TJSL sebagai identitas
penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan.
Implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2025
Pada tahun 2025, jumlah dana yang direalisasikan untuk kegiatan Program TJSL adalah sebesar Rp169,3 miliar.
Realisasi Program TJSL Tahun 2025
No. Pilar TJSL Realisasi (Rp)
1. Pilar Sosial 43.876.496.715
2. Pilar Ekonomi 75.003.431.207
3. Pilar Lingkungan 47.293.146.390
4. Pilar Hukum dan Tata Kelola 3.139.258.468
Total 169.312.332.780
386 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 389
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Implementasi TJSL Berdasarkan Bidang Prioritas
A. Prioritas Lingkungan
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim, Telkom
mengembangkan berbagai program lingkungan melalui kerangka Carbon Offsetting & Biodiversity Initiative. Inisiatif ini
dirancang untuk memperkuat kontribusi perusahaan dalam mengurangi emisi karbon, melestarikan keanekaragaman
hayati, serta meningkatkan ketahanan lingkungan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis kolaborasi dengan
berbagai pemangku kepentingan.
No Program Unggulan Deskripsi Realisasi ‘25 Dampak
1. Solusi pengelolaan Polusi menjadi salah satu masalah utama lingkungan • 9 titik lokasi SROI 1,81
sampah terpadu hidup di Indonesia dan dunia saat ini. Pengelolaan • 25.871 kg
dan pengembangan sampah yang tepat bisa menjadi solusi dalam mengurangi sampah
ekonomi sirkuler polusi. Telkom mengembangkan inisiatif pengembangan terkelola
pengelolaan sampah terpadu dengan pendekatan daur • 6.849 KK
ulang dan ekonomi sirkuler yang diperkuat dengan penerima
integrasi platform digital untuk memudahkan akses manfaat
informasi layanan TPS. Dampak positif yang diharapkan
meliputi manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi
masyarakat.
2. Pengurangan limbah Sebagai penyedia layanan digital dan telekomunikasi, • 187 perangkat SROI 1,81
elektronik melalui Telkom berupaya berperan dalam mengelola limbah elektronik
daur ulang perangkat elektronik yang berpotensi mengandung limbah B3. dikelola
digital (EDUVICE) Upaya ini menggunakan pendekatan 3R (Reduce, Reuse, • 90 perangkat
Recycle) dengan melibatkan karyawan Perusahaan. elektronik
Beberapa hasil pengumpulan dan pengelolaan (recycle) didistribusikan
limbah elektronik didistribusikan kepada penerima
manfaat, khususnya pada komunitas pendidikan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 387
Page 390
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
No Program Unggulan Deskripsi Realisasi ‘25 Dampak
3. Penurunan efek Selain pemulihan dan konservasi ekosistem daratan, • 95.911 pohon SROI 6,29
Gas Rumah Kaca Telkom juga menjalankan program pemulihan dan mangrove dan
melalui penanaman konservasi ekosistem di kawasan pesisir dan lautan lamun
lahan mangrove dan melalui penanaman mangrove dan rehabilitasi terumbu • 760 terumbu
rehabilitasi terumbu karang. Program ini mendukung upaya realisasi dari karang
karang komitmen Net Zero 2060 melalui kontribusi peningkatan
blue carbon (karbon yang diserap dan disimpan oleh
ekosistem pesisir dan laut).
4. Penanganan Inisiatif perbaikan ekosistem lingkungan oleh Telkom • 80.800 bibit SROI 6,29
perubahan iklim sebagai upaya untuk memulihkan dan melindungi hutan pohon
melalui restorasi dan yang telah rusak atau hilang bersinergi dengan lembaga/ • 8 titik lokasi
konservasi hutan komunitas masyarakat peduli dan berbudaya lingkungan
binaan hidup. Program ini mendukung upaya realisasi dari
komitmen Net Zero 2060 melalui kontribusi peningkatan
green carbon (karbon yang disimpan dalam ekosistem
daratan).
388 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 391
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
B. Prioritas Pendidikan
Program prioritas pendidikan Telkom dirancang melalui pendekatan terpadu yang mencakup penguatan kompetensi
digital, literasi digital, dan ekosistem pendidikan digital, yang saling melengkapi untuk memperkuat ekosistem
pembelajaran digital di Indonesia.
No Program Unggulan Deskripsi Realisasi ‘25 Dampak
1. Digital Learning Telkom membantu sekolah dalam menyediakan akses • 495 titik lokasi SROI 1,57
School & terhadap platform pembelajaran digital, konektivitas • 35.380
Cybersecurity internet, serta perangkat pendukung pembelajaran penerima
Awareness berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas proses manfaat
belajar mengajar. Selain penguatan infrastruktur
pendidikan digital, program ini juga mendukung
peningkatan kompetensi digital siswa dan guru melalui
berbagai pelatihan serta pengembangan keterampilan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Selaras dengan
pilar Digital Literacy, Telkom juga mengembangkan
program Cybersecurity Awareness yang bertujuan
meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar
terhadap penggunaan internet yang aman, sehat, dan
bertanggung jawab. Edukasi ini mencakup pemahaman
mengenai keamanan siber, perlindungan data pribadi,
serta mitigasi risiko penyalahgunaan internet di
kalangan pelajar.
2. Program sertifikasi Sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan • 5.123 pendaftar SROI 1,2
digital untuk talenta digital nasional, Telkom mengembangkan • 1.598 peserta
vokasional (DIGI-UP) program sertifikasi digital vokasional melalui inisiatif pelatihan
DigiUp yang ditujukan bagi siswa dan pelajar tingkat SMA/ • 1.471 peserta
SMK dan sederajat, bekerja sama dengan Diknas Kab/ lulus sertifikasi
Kota, Provinsi, perguruan tinggi, dan lembaga sertifikasi
melakukan pembinaan dan pelatihan skill digital untuk
mendukung penguatan Digital Competency yang relevan
dengan kebutuhan industri serta perkembangan ekonomi
digital. Program ini terdiri dari program pelatihan, case-
based experience, dan sertifikasi yang diharapkan
mampu mendorong talenta digital di Indonesia yang
siap kerja.
LAPORAN TAHUNAN 2025 389
Page 392
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
No Program Unggulan Deskripsi Realisasi ‘25 Dampak
3. Program Indonesia Melalui program ini, Telkom berupaya mendukung 1.371 guru lulus SROI 2,96
Digital Learning terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih sertifikasi digital
adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus
memperkuat kesiapan guru dalam menghadapi berbagai
tantangan pendidikan di era digital, termasuk dalam
mempersiapkan diri menghadapi Uji Kompetensi Guru
(UKG). Inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi pada
peningkatan kualitas pembelajaran serta memperluas
pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan di
Indonesia secara berkelanjutan.
4. Pemberdayaan Komitmen Telkom untuk pendidikan yang inklusif • 778 pendaftar SROI 4,24
kelompok difabel diwujudkan melalui bantuan infrastruktur serta • 703 peserta
dalam rangka peningkatan literasi digital kepada penyandang lulus
peningkatan disabilitas untuk mendapatkan akses pendidikan,
kemandirian pelatihan, sertifikasi digital. Tujuan dari inisiatif
masyarakat rentan tersebut adalah untuk meningkatkan kapabilitas dan
kompetensipenyandang disabilitas sehingga membuka
kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak. Program
direalisasikan melalui kerja sama dengan Yayasan
Pendidikan Telkom (YPT).
390 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 393
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
C. Prioritas Pengembangan UMK
No Program Unggulan Deskripsi Realisasi ‘25 Dampak
1. Peningkatan akses Pada tahun 2025, Telkom melaksanakan penyaluran Rp50 miliar 12,6% UMK Naik
UMK terhadap program Pendanaan UMK melalui mekanisme kerja sama penyaluran dana Kelas
Layanan Keuangan dengan BRI yang direkomendasikan sesuai surat S-721/ PUMK melalui
(Access to Capital) MBU/11/2022. Untuk bidang usaha UMK Binaan meliputi kerja sama BRI
berbagai sektor seperti perdagangan, peternakan,
perkebunan, perikanan, pertanian, jasa, dan lain-lain.
2. Penguatan Kapasitas Penguatan kapasitas UMK sangat penting agar UMK • GM 24.646 UMK 12,6% UMK Naik
Bisnis UMK melalui bisa terus tumbuh berkelanjutan. Lingkup program pada • Halal 2.512 UMK Kelas
Pembinaan Go Modern tahap ini adalah: • NIB 10.257 UMK
dan Go Digital (Access • Melalui pendekatan Go Modern, Telkom memfasilitasi • PIRT 2.032 UMK
to Competence) UMK dalam proses standardisasi produk, pengurusan • NF 1.773 UMK
perizinan dan legalitas usaha, peningkatan kapasitas • 451.000 Hibah
kewirausahaan, serta penguatan identitas usaha Kemasan
melalui perbaikan branding dan desain kemasan produk. PackFest
Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan • GD 24.263 UMK
daya saing produk UMK agar mampu memenuhi standar • Reg POS 5.596
pasar yang lebih luas. • HSI 1.895 SSL
• Melalui program Go Digital, Telkom mendorong • Antares 732
pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan bisnis • 9.822 UMK ikut
UMK. Pendampingan ini mencakup peningkatan literasi pelatihan
digital, pemanfaatan platform digital untuk operasional
dan pemasaran usaha, serta penggunaan berbagai
solusi digital yang mendukung efisiensi dan perluasan
akses pasar.
3. Penetrasi akses pasar Tahap penting berikutnya dalam pembinaan UMK adalah • Go Online 14.488 12,6% UMK Naik
digital dan global: meningkatkan akses kepada pasar pada lingkup nasional • Reg PaDi 4.752 Kelas
online marketplace, dan internasional, meliputi: • Onboarding PaDi
dan virtual expo • Melalui inisiatif Go Online, Telkom memfasilitasi UMK 1.416
(Access to Commerce) untuk mengoptimalkan pemanfaatan platform digital • Pameran 2.220
dalam kegiatan pemasaran dan penjualan. Pendampingan • Go Global 146
yang diberikan meliputi pelatihan digital marketing, • Penjualan Go
pengelolaan toko pada platform online marketplace, Global 380
serta dukungan partisipasi dalam pameran dan kegiatan
promosi di tingkat lokal maupun nasional. Upaya ini
diharapkan dapat meningkatkan visibilitas produk UMK
sekaligus memperluas akses terhadap konsumen yang
lebih luas melalui kanal digital.
• Melalui program Go Global, Telkom turut mendorong
UMK untuk memperkenalkan produknya ke pasar
internasional. Dukungan yang diberikan antara lain
berupa fasilitasi promosi produk, partisipasi dalam
pameran internasional maupun virtual expo, serta
penguatan kesiapan UMK untuk memenuhi standar
pasar global.
LAPORAN TAHUNAN 2025 391
Page 394
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Laporan Keuangan Program Pendanaan UMK
Angka Audited (Dalam Jutaan Rupiah)
Laporan Posisi Keuangan (Rp)
Aset
Kas di Bank 241.180
Pinjaman kepada Mitra Binaan setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp36.437 6.317
Piutang Kerja sama PUMK kepada Mitra Binaan setelah dikurangi penyisihan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp176 22.171
Piutang Kerja sama PUMK kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (“BRI”) 58.561
Pinjaman bermasalah setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp334.548 -
Jumlah Aset 328.229
Liabilitas dan Aset Neto
Liabilitas
Utang dan liabilitas lancar lainnya 417
Kelebihan Pembayaran Angsuran 259
Jumlah Liabilitas 676
Aset Neto
Tanpa pembatasan dari pemberi sumber daya 327.553
Jumlah Aset Neto 327.553
Jumlah Liabilitas dan Aset Neto 328.229
Angka Audited (Dalam Jutaan Rupiah)
Laporan Laba Rugi dan Aset Neto (Rp)
Tanpa Pembatasan dari Pemberi Sumber Daya
Pendapatan
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 500
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman Kerja sama BRI 789
Pendapatan Jasa Giro 3.722
Pendapatan Lain-lain 2
Jumlah Pendapatan 5.013
392 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 395
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Angka Audited (Dalam Jutaan Rupiah)
Laporan Laba Rugi dan Aset Neto (Rp)
Pendapatan (Beban)
Kerugian Penyisihan Nilai Pinjaman kepada Mitra Binaan - bersih (3.091)
Pemulihan Penyisihan Nilai Pinjaman Bermasalah 5.671
Kerugian Penyisihan Piutang Kerja sama PUMK kepada BRI (176)
Beban Lainnya (245)
Jumlah Pendapatan/(Beban) 2.159
Kenaikan Aset Neto Tanpa Pembatasan dari Pemberi Sumber Daya 7.172
Total Penghasilan Komprehensif 7.172
Aset Neto Tanpa Pembatasan dari Pemberi Sumber Daya pada Awal Tahun 320.381
Aset Neto Tanpa Pembatasan dari Pemberi Sumber Daya pada Akhir Tahun 327.553
Angka Audited (Dalam Jutaan Rupiah)
Laporan Arus Kas (Rp)
Aktivitas Operasi
Pengembalian Pinjaman dari Mitra Binaan 26.356
Pengembalian Pinjaman Bermasalah 5.671
Pembayaran Utang (5)
Penerimaan Jasa Administrasi Pinjaman 569
Pendapatan Jasa Giro 3.722
Penyetoran Dana PUMK kepada BRI (50.000)
Pengembalian Kelebihan Angsuran ke Mitra Binaan (48)
Kas Neto Diterima dari/(digunakan untuk) dari Aktivitas Operasi (13.735)
Kenaikan/(Penurunan) Kas di Bank (13.735)
Kas di Bank pada Awal Periode 254.915
Kas di Bank pada Akhir Periode 241.180
LAPORAN TAHUNAN 2025 393
Page 396
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Implementasi Program Creating Shared Value Perusahaan
Framework Program CSV
Risk Opportunity & Mapping Corporate Expertise Expected Value
BIZ. THREAT DIGITAL TALENT CAPABILITY INDIRECT VALUE DIRECT VALUE
Peningkatan
Keuntungan
Reputasi
Finansial
Perusahaan
Telkom memiliki sumber
daya manusia yang andal
dalam aspek digital, Hubungan yang Efisiensi
termasuk digital talent lebih baik dengan Operasional &
wanita & disabilitas stakeholder Supply Chain
Keberlanjutan Akses terhadap
pasar & Talenta
Ekosistem bisnis Berkualitas
DIGITAL CONNECTIVITY,
SERVICES & PLATFORM
Shifting biz. Operation
menjadi digital telco
mendorong Telkom dalam
Risk Profile
akuisisi infrastructure
• Risiko S8, terkait implementasi ESG berada pada digital serta enrichment Pendekatan Program
level HIGH-TO-MODERATE terhadap produk-produk
• Risiko S6, terkait Capaian Value Creation tidak digital, yang mampu • CSV 1 - Reconceiving
terpenuhi berada pada level HIGH mendorong adopsi literasi Products and Markets
digital di Indonesia
BIZ. CHALLENGEs • CSV 2 - Redefining
Productivity in Value Chains
Transformasi Perusahaan 5 Bold Moves:
• CSV 3 - Enabling Local
• Post 5 Bold Moves transformation, Telkom
Cluster Development
parent will focus on monetize B2B market, include
Enterprise, Government and SME segments
• DigiCo, focus penguatan kapabilitas internal
termasuk talenta digital
SOCIAL CHALLENGEs & OBJECTIVEs Corporate Agenda Outcomes
Dalam kurun waktu 225 tahun ke depan, Indonesia CORPORATE PURPOSE
memiliki beberapa target capaian yang perlu kontribusi Peningkatan Peningkatan
stakeholder dari berbagai layer, di antaranya: “Mewujudkan bangsa yang lebih sejahtera dan berdaya Literasi Digital kapasitas UMKM
saing serta memberikan nilai tambah yang terbaik bagi
para pemangku kepentingan.” Penurunan Peningkatan
• Mencapai SDGs pada tahun 2030 Dampak Negatif Kinerja
Internet Keberlanjutan
• Mencapai Visi Indonesia Emas 2045
NZE
• Mencapai NZE pada tahun 2060 Peningkatan Tingkat
2060 Adopsi Digital
Program Creating Shared Value (CSV) Telkom merupakan pendekatan strategis pengelolaan TJSL yang dirancang
untuk menciptakan nilai bisnis dan nilai sosial secara simultan dengan memanfaatkan kapabilitas inti Telkom di bidang
konektivitas, layanan digital, platform, dan talenta digital untuk menjawab tantangan pembangunan nasional. Secara
konseptual, Program CSV Telkom:
a. Mempertemukan peluang bisnis dengan social pain points, khususnya dalam transformasi digital Indonesia (literasi
digital, UMKM, pendidikan, inklusi, dan ekosistem digital).
b. Memanfaatkan kompetensi inti Telkom, yaitu infrastruktur konektivitas, produk dan platform digital, serta
pengembangan talenta digital.
394 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 397
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Implementasi program CSV Telkom tahun 2025:
a. CSV Tipe 1
Reconceiving Products and Markets: pengembangan produk/layanan digital yang menjawab kebutuhan sosial.
Digitalisasi Pembinaan UMK
Framework Program Digitalisasi Pembinaan UMK
UMK HUB: INTEGRASI ELEMEN EKOSISTEM PENGEMBANGAN UMKM DIGITAL SOLUTION FOR SME
Digitalisasi Proses Pembinaan UMK Digitalisasi Collection
Dana Salur
Access to Competence
• Monitoring Angsuran
Go Modern AKTIVITAS PENDAMPING UMK MANFAAT BAGI UMK UMK
• Informasi Rek. Virtual
Penguatan pondasi • Pelatihan skillset dan toolset UMK mendapatkan
Account
bisnis UMK menuju • Asistensi legalitas usaha dan peningkatan kapasitas
• Reminder Pembayaran
UMK berdaya saing sertifikasi produk/layanan usaha mereka melalui
Angsuran UMK
• Mentoring dan coaching pelatihan peningkatan
Go Digital • Akses jaringan dan skill produksi, branding,
komunitas mendapatkan asistensi
Optimalisasi solusi • Dukungan digitalisasi legalitas usaha, sampai Digitalisasi Peningkatan
aplikasi mendukung proses bisnis UMK dengan proses digitalisasi Kompetensi UMK
kapabilitas UMK (payment, point of sales, untuk efektivitas dan
inventory) efisiensi bisnis
Aplikasi modul Pembinaan
UMK terintegrasi
Access to Commerce (pelatihan dan sertifikasi)
Go Online AKTIVITAS PENDAMPING UMK MANFAAT BAGI UMK
Aplikasi pencatatan
Perluasan akses • Asistensi registrasi dan UMK mendapatkan
keuangan UMK
pasar melalui toko onboarding marketplace peluang dalam
online & pameran • Asistensi pemasaran produk peningkatan transaksi
UMK melalui kanal social dan omzet melalui akses Solusi Digital
media keikutsertaan pameran Payment UMK
Go Global
• Kurasi keikutsertaan dan transaksi melalui
Bantuan onboarding pameran toko online, social Solusi Digital Akses
pemasaran ekspor • Asistensi proses perizinan media, maupun pasar Internet UMK
ekspor global
Pengajuan perizinan/
Access to Capital legalisasi secara
online
AKTIVITAS PENDAMPING UMK MANFAAT BAGI UMK
• Asistensi registrasi dan UMK mendapatkan
onboarding marketplace layanan pengembangan Digitalisasi Perluasan
• Asistensi pemasaran produk UMK dari BUMN Pembina Pasar UMK
UMK melalui kanal social yang terprogram,
media terjadwal, dan akuntabel
Peningkatan akses pasar
UMK melalui listing
produk di PaDiUMKM,
marketplace Nasional
(Tokopedia) & Delivery
(Gojek)
PEOPLE RESOURCES PRASARANA
• Asistensi digitalisasi
pemasaran produk
Total Pengelola Anggaran Pendamping/ UMK melalui media
43 titik
Fasilitator sosial
82 Fasilitator Rumah BUMN
Pemeliharaan sarana • Pengajuan akses
(touchpoint) 31 kantor pembuatan toko
104 UKM Rangers
Witel online/expo ekspor
Kurikulum pembinaan
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui
pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK), Telkom mengembangkan pendekatan pembinaan berbasis digital
melalui platform UKM Hub yang mengintegrasikan berbagai elemen ekosistem pengembangan UMK. Pendekatan ini
dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan utama dalam pembinaan UMK di Indonesia, antara lain keterbatasan
akurasi data pelaku usaha, potensi duplikasi program pembinaan, kesulitan dalam memantau kinerja fasilitator,
serta kebutuhan evaluasi program yang lebih terukur dan akuntabel. Melalui digitalisasi proses pembinaan,
Telkom menghadirkan sistem yang mampu mengelola profil UMK secara terintegrasi melalui platform Satu Data
UKM, sehingga proses pendampingan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Platform ini memungkinkan
pengumpulan dan pengelolaan data usaha secara komprehensif, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam
merancang program pengembangan kapasitas UMK secara berkelanjutan. Selain itu, digitalisasi pembinaan
UMK juga diperkuat melalui integrasi berbagai solusi digital dari TelkomGroup, seperti platform pembelajaran
daring, aplikasi pencatatan keuangan digital, layanan pembayaran elektronik, serta akses konektivitas internet
untuk mendukung operasional usaha. Integrasi tersebut membentuk ekosistem digital yang komprehensif guna
mempercepat transformasi UMK menuju usaha yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.
LAPORAN TAHUNAN 2025 395
Page 398
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Realisasi Program CSV Tipe 1
TIPE CSV Social Benefit Business Benefit Realisasi
1 Mendorong literasi
digital UMK
Meningkatkan jumlah
subscriber & user
traction platform UMK
5.596 user
register Point of Sales
Program
Meningkatkan user
Utilisasi adoption layanan
Meningkatkan usage 1.416 user
digital connectivity OnBoarding PaDi UMKM
digital
Digital
Platform Membantu UMK
1.895 SSL
untuk UMK berinovasi &
Internet untuk UMK
berkembang mandiri
Mendorong UMK
naik kelas melalui
digitalisasi
Dampak Program
Peningkatan Adopsi Teknologi UMK Lebih UMK Naik
Literasi Digital Lebih Tinggi Inovatif Kelas
b. CSV Tipe 3
Enabling Local Cluster Development: penguatan ekosistem lokal (pendidikan, UMKM, komunitas) berbasis digital.
Program Innovillage: Kompetisi social project mahasiswa.
Framework Program Innovillage
Paint Points Innovillage – Inkubasi Sociodigipreneurship Untuk Mahasiswa
Deskripsi Program Sasaran Program
InnoVillage merupakan ajang Expected Outcome
pengembangan talenta digital
untuk mendorong kapabilitas Budaya Inovatif Adopsi Inovasi
dan tingkat adaptasi digital Meningkat Mahasiswa
“Kebutuhan akan platform
bangsa melalui inkubasi
kolaboratif yang mampu
sociodigipreneurship sebagai Process Output
menghubungkan inovasi
bentuk sinergi antara industri
teknologi dari mahasiswa • Jumlah
dan perguruan tinggi, dalam
dengan kebutuhan nyata Mahasiswa
peningkatan kemampuan
masyarakat desa untuk • Ide Terkumpul
digital mahasiswa, yang
menciptakan solusi • Kampus Terlibat
berdampak pada perbaikan
sosial yang berkelanjutan • Implementasi
sosial masyarakat desa.
berbasis teknologi digital” Inovasi
Sasaran Penerima Manfaat:
Mahasiswa perguruan tinggi
How to Sasaran Program
Pre-Launching Metodologi Inkubasi Result
Riset & Design Thinking Product Management Output
Workflow
kolaborasi
dengan • Understand Sertifikasi dan Kompetensi
TelkomGroup • Observe Digital Talent SDGs Indicator Proxy target
• Ideate
Pemberdayaan • Pemberdayaan Mahasiswa lulus
SDGs Indicator IMPACT
alumni inovator Remaja 15–24 Tahun program dengan ide
• Keterampilan TIK sosial terealisasi
• Pemberdayaan Remaja • Inovasi berkelanjutan • Pengembangan
Melakukan 15–24 Tahun • Jaringan Alumni Teknologi &
kolaborasi • Keterampilan TIK InnoVillage Berdaya Inovasi
dan juga • Pengembangan
pemberdayaan Teknologi &
Inovasi
396 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 399
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Innovillage merupakan ajang pengembangan talenta digital untuk mendorong kapabilitas dan tingkat adopsi digital
bangsa melalui inkubasi sociodigipreneurship sebagai bentuk sinergi antara industri dan perguruan tinggi dalam
peningkatan kemampuan digital mahasiswa, yang berdampak pada perbaikan sosial bagi masyarakat, dengan
melibatkan mahasiswa dan perguruan tinggi sekaligus mencetak talenta digital sebagai input untuk memenuhi
kebutuhan industri digital.
Realisasi Program CSV Tipe 3
TIPE CSV Social Benefit Business Benefit Realisasi
3 Potensi peningkatan
kesejahteraan sosial &
ekonomi masyarakat
Telkom memiliki
inventory solusi digital
yang aplikatif untuk
4.555
Pendaftar
di lokasi implementasi dikembangkan hingga
Kompetisi social project market validation
195
Social Pendanaan Proyek
Project Telkom memiliki
Sosial
profiling Digital Talent
Mahasiswa Pool Perusahaan 63
Implementasi Proyek
Sosial
187
Desa
26.397
Penerima Manfaat
Impact
Kolaborasi Peningkatan
Inovasi Solusi Digital
Universitas & Kesejahteraan
Berkelanjutan Aplikatif
Masyarakat Sosial & Ekonomi
Implementasi Program Kolaborasi TJSL
Penyelenggaraan program TJSL dilaksanakan secara efektif melalui kolaborasi dengan berbagai pihak (pentahelix),
di antaranya peningkatan sinergi internal TelkomGroup, kerja sama eksternal dengan pemerintah, BUMN, akademisi,
komunitas, media, maupun institusi/lembaga yang terkait di bidang TJSL. Program Kolaborasi dengan BUMN dan
pihak lainnya yang dilaksanakan di tahun 2025, di antaranya:
No. Program TJSL Realisasi Program Peserta
1. Program Inisiatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas serapan dan penyimpanan Telkom kolaborasi
Kolaborasi karbon biru (blue carbon) sekaligus memulihkan ekosistem pesisir dan laut dengan Pemkab
Lingkungan – melalui rehabilitasi 10.000 mangrove di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat NTT
Inisiatif Blue Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur dan & BMM, Universitas
Carbon melalui restorasi 200 Substrat Terumbu karang di Pulau Bone Tambu, Makassar. Hasanuddin
Penanaman
Mangrove &
Terumbu Karang
LAPORAN TAHUNAN 2025 397
Page 400
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
No. Program TJSL Realisasi Program Peserta
2. Program Inisiatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi digital Telkom kolaborasi
Kolaborasi para pendidik 81 SLB dari Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan dengan Universitas
Pendidikan – Kota Yogyakarta melalui penguatan literasi digital, pemanfaatan teknologi Negeri Yogyakarta
Program Indonesia pembelajaran, dan pengembangan praktik pendidikan berbasis digital yang
Digital Learning inklusif dan berkelanjutan, sehingga harapannya dapat mendorong mutu
pendidikan di Indonesia secara menyeluruh.
3. Program Inisiatif yang bertujuan meningkatkan kepatuhan, daya saing, dan akses pasar Telkom dan Surveyor
Kolaborasi UMK melalui bantuan sertifikasi halal untuk 1.512 UMK. Indonesia
Pengembangan
UMK – Bantuan
Sertifikasi Halal
Pencapaian Keberhasilan Program TJSL Berbasis Dampak
Untuk menjamin pelaksanaan pencapaian keberhasilan program TJSL berbasis dampak, Telkom Indonesia secara
konsisten mengukur dampak dan keberhasilan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pengukuran
dampak dilakukan melalui pendekatan terintegrasi, yaitu metode Social Return on Investment (SROI), CSR (TJSL)
Index, Net Promoter Score (NPS), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Metode ini digunakan untuk memastikan
bahwa program TJSL yang dijalankan memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung
reputasi perusahaan.
Pengukuran Social Return on Investment (SROI) dilakukan pada empat program prioritas yang mencakup bidang
lingkungan, pendidikan, pembinaan UMKM, dan creating shared values. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata nilai
SROI sebesar 2,71, melebihi target sebesar 1,5. Capaian ini mencerminkan keberhasilan program dalam menciptakan
manfaat sosial, lingkungan dan ekonomi bagi para pemangku kepentingan. Rincian nilai SROI per bidang adalah sebagai
berikut:
• Program Prioritas Lingkungan melalui program Desa Binaan Tarumaja nilai 1,92.
• Program Prioritas Pendidikan melalui program Digital Learning Lab Nilai 2,44.
• Program Prioritas PUMK melalui program Go Modern nilai 4,16.
• Program CSV melalui program Digitalisasi UMK Binaan nilai 2,31.
398 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 401
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Program Program Program Program
Desa Binaan Tarumaja Digital Learning Lab Go Modern Digitalisasi UMK Binaan
SROI SROI SROI SROI
1,92 2,44 4,16 2,31
Program Prioritas Program Prioritas Program Prioritas PUMK Program CSV
Lingkungan Pendidikan (Pembinaan UMKM) (Creating Shared Values)
Selain itu, Telkom berhasil mencatatkan skor CSR (TJSL) Telkom tidak hanya memberikan manfaat sosial tetapi
Index sebesar 87,87% pada tahun 2025. Capaian ini juga mendukung penguatan loyalitas pelanggan terhadap
menempatkan kegiatan TJSL Telkom pada kategori baik produk dan layanan perusahaan.
atau level strong, yang menunjukkan pengaruh positif
Perusahaan juga mencatatkan skor Indeks Kepuasan
terhadap citra perusahaan. Peningkatan ini didorong
Masyarakat (IKM) sebesar 90,17 yang mencerminkan
oleh persepsi positif dari penerima manfaat, UMKM
tingkat kepuasan tinggi dari responden atau penerima
binaan, dan masyarakat sekitar terhadap program TJSL
manfaat terhadap program-program TJSL yang telah
Telkom, terutama dalam aspek Corporate Governance
dilaksanakan. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas
dan Economic Responsibility.
penerima manfaat merasa puas dengan berbagai inisiatif
Di sisi lain, untuk mengukur keberhasilan program yang dirancang untuk memberikan dampak positif.
TJSL dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat,
Telkom Indonesia terus berkomitmen untuk menjalankan
Telkom menggunakan Net Promoter Score (NPS). Hasil
program TJSL yang relevan dan memberikan dampak
pengukuran NPS pada tahun 2025 mencapai angka 74,36
positif yang terukur, selaras dengan tujuan pembangunan
yang mencerminkan tingkat kepercayaan dan kepuasan
berkelanjutan dan mendukung keberlanjutan bisnis
masyarakat yang tinggi dalam merekomendasikan
perusahaan.
produk dan layanan Telkom. Sehingga, program TJSL
LAPORAN TAHUNAN 2025 399
Page 402
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
1 Social Return On Investment (SROI)
Capaian ini menunjukkan bahwa setiap Rp1 investasi program TJSL menghasilkan
Rp2,71 nilai manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi para pemangku kepentingan.
Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata nilai SROI sebesar 2,71, melebihi target sebesar 1,5.
Capaian ini mencerminkan keberhasilan program dalam menciptakan manfaat sosial,
lingkungan, dan ekonomi bagi para pemangku kepentingan.
Rincian nilai SROI Per Bidang Program Prioritas
2,71
Bidang Program Program Nilai SROI
Lingkungan Desa Binaan Tarumaja 1,92
(Target Perusahaan 1,5)
Pendidikan Digital Learning Lab 2,44
PUMK Go Modern 4,16
Creating Shared Value Digitalisasi UMK Binaan 2,31
2 CSR (TJSL) Index
87,87%
Corporate Governance
Economic Responsibility
Kategori: Strong / Baik
Persepsi positif dari masyarakat dan UMKM binaan
3 Net Promoter Score (NPS)
Nilai ini mencerminkan tingkat kepercayaan dan loyalitas
masyarakat yang tinggi terhadap program TJSL Telkom.
74,36 Peningkatan ini didorong oleh persepsi positif dari penerima
manfaat, UMKM binaan, dan masyarakat sekitar terhadap program
TJSL Telkom, terutama dalam aspek Corporate Governance.
4 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
90,17
Mayoritas penerima merasakan manfaat nyata bagi masyarakat:
Meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi
Kategori: Sangat Puas
Relevan dengan kebutuhan komunitas
400 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 403
06
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
International Award National Award
A.1
B.1 B.2
B.3 B.4
A.2
B.4 B.6
Penghargaan Program TJSL 2025
No. Nama Acara Penghargaan Badan/Lembaga yang Memberikan
A. International Award/Recognition
1. United Nations High Level Political Best Practices in National Voluntary • United Nations
Forum Review, for SDGs #14 – Telkom Sustainable • Indonesia SDGs National Secretary,
Undersea Cable Operation Ministry of Bappenas
2. ESG Asia Positive Impact Awards Silver in Community Involvement in Asia Positive Impact
Development Category
B. National Award
1. Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 Bronze – Large Company Ministry of Bappenas
2. Indonesia Corporate Communication • Gold – Education Pilar BP BUMN
& Sustainability Awards (ICCS) • Best TJSL Agent of the Year
3. IDX Channel Awards Gold – Health Empowerment IDX (Pasar Modal Indonesia)
4. Indonesia Corporate Sustainability Gold – CSR Strategy Olahkarsa & IBCSD
Awards
5. Lestari Awards #Gold in Community Involvement & EY & KG Media
Development
6. Republika Awards Gold in Health Empowerment Republika Media
LAPORAN TAHUNAN 2025 401
Page 404
07. 402 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 405
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Lampiran LAPORAN TAHUNAN 2025 403
Page 406
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Lampiran 1: Daftar Istilah
Istilah Deskripsi
2G Singkatan untuk generasi kedua: berkaitan dengan penggunaan teknologi yang memberi pengguna
ponsel fitur yang lebih baik dan memungkinkan orang mengirim pesan teks (SMS).
3G Istilah umum untuk teknologi telekomunikasi bergerak generasi ketiga. 3G menawarkan koneksi
berkecepatan tinggi bagi telepon seluler dan perangkat komunikasi bergerak lainnya, sehingga
memungkinkan jalannya aplikasi video conference dan aplikasi lainnya yang membutuhkan
konektivitas broadband ke jaringan internet.
4G/LTE 4G/LTE adalah teknologi jaringan internet super cepat generasi keempat berbasis Internet Protocol
(IP) yang membuat proses transfer data jadi lebih cepat dan stabil.
5G Generasi kelima komunikasi seluler yang menargetkan kecepatan data tinggi, latensi berkurang,
penghematan energi, pengurangan biaya, kapasitas sistem yang lebih tinggi, dan konektivitas
perangkat yang masif.
ADS American Depositary Share (juga dikenal sebagai American Depositary Receipt, atau “ADR”), sertifikat
yang diperdagangkan di pasar sekuritas A.S. (seperti New York Stock Exchange) yang mewakili
sejumlah saham asing. Setiap ADS kami mewakili 100 saham common stock.
AKHLAK Didefinisikan sebagai nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang
mendasari perilaku insan BUMN.
ARPU Average Revenue per Unit, ukuran yang digunakan terutama oleh perusahaan telekomunikasi dan
jaringan yang menyatakan berapa banyak pendapatan yang dihasilkan oleh pengguna secara rata-
rata. Ini didefinisikan sebagai total pendapatan dari layanan tertentu dibagi dengan jumlah pengguna
layanan tersebut.
Artificial Intelligent Didefinisikan sebagai kecerdasan artifisial atau kecerdasan buatan, yaitu suatu program komputer
yang dikembangkan manusia pada suatu sistem agar bisa berfikir layaknya manusia dan dapat
menyelesaikan suatu tugas tertentu dengan cara memproses serta mengenali pola data.
B2B (Business-to- Penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh satu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya,
Business) bukan kepada konsumen.
B2C (Business-to- Bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau
Customer) grup secara langsung.
Backbone Jaringan telekomunikasi utama terdiri dari fasilitas transmisi dan switching yang menghubungkan
beberapa node akses jaringan. Tautan transmisi antara node dan fasilitas switching termasuk
microwave, kabel bawah laut, satelit, serat optik dan teknologi transmisi lainnya.
Balanced Scorecard Salah satu alat yang digunakan oleh manajer untuk mengukur kinerja suatu bisnis yang dilihat dari
empat perspektif. Keempat perspektif itu terdiri dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan,
perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.
Bandwidth Kapasitas hubungan komunikasi.
Bapepam-LK Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, merupakan pendahulu OJK.
Big Data Platform Didefinisikan sebagai platform pengolahan data dengan volume yang besar, bervariasi, dan dinamis.
Broadband Metode pensinyalan yang mencakup atau menangani rentang frekuensi (atau pita) yang relatif luas.
BTS Base Transceiver Station, peralatan yang mentransmisikan dan menerima sinyal telepon radio ke dan
dari sistem telekomunikasi lainnya.
404 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 407
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Istilah Deskripsi
BUMN Badan Usaha Milik Negara adalah perusahaan milik pemerintah, perusahaan milik negara, badan usaha
milik negara, perusahaan milik negara, perusahaan milik publik, atau parastatal yang merupakan badan
hukum yang dibentuk oleh Pemerintah untuk melakukan kegiatan komersial atas nama Pemerintah
sebagai pemilik.
CFU Customer Facing Unit, mirip dengan unit bisnis strategis, yang merupakan unit organisasi yang
berinteraksi dengan segmen pelanggan tertentu, dengan tanggung jawab untuk untung dan rugi
masing-masing, dan bertanggung jawab menyusun kembali Anak Perusahaan dan portofolio bisnis
yang relevan dengan segmen bisnis tertentu yang menjadi tanggung jawabnya.
Cloud Computing Praktik penggunaan jaringan server jarak jauh yang dihosting di internet untuk menyimpan, mengelola,
dan memproses data, daripada menggunakan server lokal atau komputer pribadi.
Colocation Layanan sewa infrastruktur telekomunikasi yang dimiliki oleh penyedia setelah pelanggan pertama
atau Anchor Tenant, yang menyediakan ruang dalam infrastruktur telekomunikasi untuk memasang
peralatan mereka.
Common Stock Saham Seri B kami memiliki nilai nominal Rp50 per saham.
CPE Customer Premises Equipment, setiap handset, penerima, set-top box atau peralatan lain yang
digunakan oleh konsumen layanan nirkabel, telepon kabel atau broadband, yang merupakan properti
dari operator jaringan dan terletak di lokasi pelanggan.
Cyber Attack Cyber attack disengaja untuk eksploitasi sistem komputer, perusahaan yang bergantung pada
teknologi, dan jaringan. Cyber attack menggunakan kode berbahaya untuk mengubah kode komputer,
logika atau data, yang mengakibatkan konsekuensi membahayakan data dan menyebabkan cyber
crimes, seperti pencurian informasi dan identitas.
Cyber Security Upaya untuk melindungi informasi dari serangan dunia maya. Serangan dunia maya dalam operasi
informasi adalah segala bentuk tindakan sengaja untuk mengganggu kerahasiaan, integritas, dan
ketersediaan informasi.
Data Center Fasilitas yang terdiri dari komputer yang terhubung dalam jaringan, sistem penyimpanan, dan
infrastruktur komputasi yang digunakan oleh organisasi untuk mengumpulkan, memproses,
menyimpan, dan menyebarkan sejumlah besar data.
Diarium Alat atau media yang digunakan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menyebarkan informasi
terkait internal perusahaan.
Digitisasi Proses mengubah informasi non-digital menjadi digital. Jika sebuah perusahaan menggunakan
informasi digital tersebut untuk meningkatkan bisnis, menghasilkan pendapatan, atau
menyederhanakan beberapa proses bisnis, maka itu disebut digitalisasi. Hasil dari proses digitisasi
dan digitalisasi disebut transformasi digital.
e-Commerce Electronic commerce, pembelian dan penjualan produk atau layanan melalui sistem elektronik seperti
internet dan jaringan komputer lainnya.
e-Procurement Electronic procurement, proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara online.
EBITDA Laba usaha sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi. EBITDA disesuaikan dan rasio-rasio
terkait lainnya yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini merupakan indikator tambahan atas kinerja
dan likuiditas perusahaan yang merupakan ukuran keuangan yang tidak diatur dalam SAK.
LAPORAN TAHUNAN 2025 405
Page 408
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Istilah Deskripsi
Edutainment Edukasi dan hiburan (entertainment).
Fiber Optic Kabel yang menggunakan serat optik dan teknologi laser dimana pantulan cahaya yang mewakili data
dikirim melalui filamen kaca yang tipis.
Fixed Wireline Jalur kabel atau kabel tetap yang menghubungkan pelanggan di lokasi tertentu ke pertukaran lokal,
biasanya dengan nomor telepon individu.
Gateway Gateway adalah perangkat yang menjembatani jaringan berbasis paket (IP) dan jaringan berbasis
sirkuit (PSTN).
Gbps Gigabit per second adalah rata-rata jumlah bits, karakter, atau blok per unit waktu yang bergerak
antara perangkat dalam sistem pengiriman data. Biasanya diukur dalam kumpulan bit unit per detik.
GHz Gigahertz, hertz (simbol Hz), adalah satuan frekuensi standar internasional yang didefinisikan sebagai
jumlah siklus per detik dari fenomena periodik.
GraPARI Jaringan pelayanan Telkomsel.
GSM Global System for Mobile Telecommunication yang merupakan standar Eropa untuk telepon seluler
digital.
High Throughput Satellite Satelit komunikasi yang menyediakan throughput lebih tinggi daripada satelit komunikasi konvensional
(HTS) (Fixed Satellite Service atau FSS), yang mengacu pada peningkatan kapasitas yang signifikan saat
menggunakan jumlah spektrum orbit yang sama, dari 2 hingga lebih dari 100 kali lipat kapasitas
dibandingkan dengan FSS klasik.
Homes Passed Sambungan dengan akses ke jaringan suara telepon tetap, IPTV, dan layanan broadband.
Hyperscale Data Center Pusat data yang mampu menampung 5.000 atau lebih server dan memiliki luas lebih dari 10.000 kaki
persegi (lebih dari 900-meter persegi).
Insider Trading Perdagangan saham perusahaan publik atau sekuritas lain (seperti obligasi atau opsi saham) oleh
individu dengan akses ke informasi non publik tentang perusahaan. Di berbagai negara, beberapa jenis
perdagangan berdasarkan informasi orang dalam adalah ilegal.
Interkoneksi Tautan fisik jaringan operator dengan peralatan atau fasilitas yang bukan milik jaringan itu.
Internet of Things (IoT) Konsep komputasi yang menggambarkan ide bahwa objek fisik sehari-hari terhubung ke internet dan
mampu mengidentifikasi diri mereka sendiri kepada perangkat lain serta mengirim dan menerima
data.
IP Internet Protocol, metode atau protokol yang dengannya data dikirim dari satu komputer ke komputer
lainnya di internet.
IP Transit Layanan interkoneksi berskala besar ke internet global dengan kinerja yang andal, dilengkapi dengan
berbagai fitur, pemblokiran IP dengan rute BGP, serta Sistem Otonom (AS) yang dimiliki oleh klien.
IPO Initial Public Offering adalah penjualan saham perdana yang diterbitkan perusahaan kepada
masyarakat.
IPTV Internet Protocol Television, sebuah sistem dimana layanan televisi dikirim menggunakan suite
Internet Protocol melalui jaringan packet-switched seperti internet, alih-alih dikirim melalui format
terestrial tradisional, sinyal satelit, dan televisi kabel.
ISP Internet Service Provider adalah organisasi yang menyediakan akses internet.
406 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 409
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Istilah Deskripsi
Kartu SIM Kartu Subscriber Identity Module adalah sebuah kartu pintar seukuran perangko yang dimasukkan
dalam di telepon genggam yang menyimpan kunci pengenal jasa telekomunikasi.
Leased Line Saluran transmisi telekomunikasi khusus yang menghubungkan satu titik tetap ke titik tetap lainnya,
disewa dari operator untuk penggunaan eksklusif.
Mbps Megabit per second, ukuran kecepatan untuk transmisi sinyal digital dinyatakan dalam jutaan bit per
detik.
Metro Ethernet Jembatan atau hubungan antara lokasi yang terpisah secara geografis. Jaringan ini menghubungkan
pelanggan LAN di beberapa lokasi yang berbeda.
MHz Megahertz, satuan ukuran frekuensi sama dengan satu juta siklus per detik.
Mobile Broadband Istilah pemasaran untuk akses internet nirkabel melalui modem portable, telepon bergerak, modem
USB nirkabel atau perangkat bergerak lainnya.
Network Access Point Fasilitas pertukaran jaringan publik tempat ISP terhubung dalam pengaturan peering.
OJK Otoritas Jasa Keuangan, penerus Bapepam-LK, adalah lembaga independen dengan wewenang untuk
mengatur dan mengawasi kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, sektor pasar modal serta
sektor industri keuangan non-bank.
OTT Over The Top, istilah umum yang biasa digunakan untuk merujuk pada pengiriman audio, video, dan
media lain melalui internet tanpa keterlibatan operator multi-sistem dalam kontrol atau distribusi
konten.
Pascabayar Jenis layanan komunikasi dimana pelanggan dapat menggunakan layanan telekomunikasi terlebih
dahulu kemudian baru membayarnya.
PoP Point of Presence, jalur akses, lokasi atau fasilitas yang menghubungkan dan membantu perangkat lain
membangun koneksi dengan internet, yang mungkin terdiri dari router, switch, server dan perangkat
komunikasi data lainnya. Kami mengoperasikan dua point of presence, yaitu main dan primary point
of presence. “Main point of presence” adalah jaringan transportasi utama yang berisi kumpulan trafik
pada satu negara. “Primary point of presence” adalah kumpulan jaringan transportasi utama regional
yang memiliki kemampuan menciptakan suatu layanan.
Prabayar Jenis layanan komunikasi dimana pelanggan melakukan pembayaran terlebih dahulu di awal agar
dapat menggunakan layanan telekomunikasi.
PSA 62 Pernyataan Standar Audit No. 62 (PSA 62) adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi
Indonesia yang menyebutkan bahwa dalam melakukan audit atas laporan keuangan entitas
pemerintahan atau penerima lain bantuan keuangan Pemerintah yang melakukan penawaran efek
melalui pasar modal, auditor wajib mematuhi ketentuan Undang-Undang Pasar Modal.
Pulsa Unit dalam perhitungan biaya telepon.
Reverse Stock Pemampatan jumlah lembar saham menjadi jumlah lembar yang lebih sedikit dengan menggunakan
nilai nominal yang lebih tinggi per lembar sahamnya.
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham, yang juga dapat berarti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(“RUPST”) atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”).
Satellite Transponder Peralatan relai radio yang tertanam dalam satelit yang menerima sinyal dari bumi dan menguatkan dan
mengirimkan kembali sinyal ke bumi.
Security Insight Platform Didefinisikan sebagai platform pembuatan insight-insight tentang keamanan cyber.
LAPORAN TAHUNAN 2025 407
Page 410
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Istilah Deskripsi
Self-Assessment Pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Dewan Komisaris secara
kolegial.
SKKL Sistem Komunikasi Kabel Laut adalah kabel yang dibentangkan di bawah laut antara stasiun yang
dibangun di daratan untuk menghantarkan sinyal telekomunikasi melalui jalan bawah laut.
SMS Short Messaging Service atau Layanan Pesan Pendek, teknologi yang memungkinkan pertukaran
pesan teks antara ponsel dan antara telepon nirkabel tidak bergerak.
SOA Sarbanes-Oxley Act, diberlakukan pada tanggal 30 Juli 2002, juga dikenal sebagai Public Company
Accounting Reform and Investor Protection Act dan Corporate and Auditing Accountability and
Responsibility Act.
SOX Section 404 SOX Section 404 (Sarbanes-Oxley Act Section 404) mengamanatkan bahwa semua perusahaan
publik harus membuat kontrol dan prosedur internal untuk pelaporan keuangan dan harus
mendokumentasikan, menguji, dan memelihara kontrol dan prosedur tersebut untuk memastikan
efektivitasnya.
Saham Dwiwarna Saham Seri A Dwiwarna memiliki nilai nominal Rp50 per saham. Saham Dwiwarna dipegang oleh
Pemerintah dan memberikan hak suara khusus dan hak veto atas hal-hal tertentu yang terkait dengan
tata kelola perusahaan kami.
Stasiun Bumi Antena dan peralatan terkait yang digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal telekomunikasi
melalui satelit.
Stock Split Pemecahan jumlah saham menjadi jumlah lembar yang lebih banyak dengan menggunakan nilai
nominal yang lebih rendah per lembar sahamnya secara proporsional.
Switching Perangkat elektronik, listrik atau mekanis yang berfungsi membuka atau menutup sirkuit, melengkapi
atau menghentikan jalur listrik, atau memilih jalur atau sirkuit, yang digunakan untuk mengarahkan
traffic di jaringan telekomunikasi.
Telepon Tidak Bergerak Layanan telepon tidak bergerak kabel dan tidak bergerak nirkabel.
TPE Cara normalisasi yang merujuk pada bandwidth transponder sederhana mengenai berapa banyak
transponder akan digunakan jika total bandwidth yang sama digunakan hanya 36 Mt transponder (1
TPE = 36 MHz).
Treasury Stock Saham perusahaan yang dibeli kembali dari peredaran untuk sementara.
VoIP Voice over Internet Protocol, sarana pengiriman informasi suara menggunakan IP.
VPN Virtual Private Network, koneksi jaringan pribadi yang aman, dibangun di atas infrastruktur yang dapat
diakses publik, seperti internet atau jaringan telepon umum. VPN biasanya menggunakan kombinasi
enkripsi, sertifikat digital, otentikasi pengguna yang kuat, dan kontrol akses untuk mengamankan
lalu lintas yang dibawanya. VPN menyediakan konektivitas ke banyak mesin di belakang gateway atau
firewall.
VSAT Very Small Aperture Terminal, antena yang relatif kecil, biasanya berdiameter 1,5 hingga 3,0 meter,
ditempatkan di tempat pengguna dan digunakan untuk komunikasi dua arah oleh satelit.
Whistleblower Istilah bagi karyawan, mantan karyawan atau pekerja, anggota dari suatu institusi atau organisasi
yang melaporkan suatu tindakan yang dianggap melanggar ketentuan kepada pihak yang berwenang.
408 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 411
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Lampiran 2: Daftar Singkatan
Kata Kunci Deskripsi Kata Kunci Deskripsi
ACGS ASEAN Corporate Governance Scorecard CD Control Deficiency
ACMF ASEAN Capital Market Forum CDN Content Delivery Network
ADS American Depositary Shares CEO Chief Executive Officer
AI Artificial Intelligence CFO Chief Financial Officer
AKHLAK Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif CFRO Chief Financial & Risk Officer
Kolaboratif
CHCO Chief Human Capital Officer
AO Application Owner
CNOP Collaborative Network Optimization
AR Augmented Reality Project
ARPU Average Revenue per User COSO Committee of Sponsoring Organizations of
the Treadway Commission
ASKALSI Asosiasi Kabel Laut Seluruh Indonesia
CPE Customer Premises Equipment
ASEAN Association of Southeast Asian Nation
CRM Customer Relationship Management
ATM Anjungan Tunai MandirI
CSA Control Self-Assessment
AUP Agreed Upon Procedure
CSI Customer Satisfaction Index
B2B Business-to-Business
CSR Corporate Social Responsibility
B2C Business-to-Consumer
CSS Corporate Strategic Scenario
BAKAMLA Badan Keamanan Laut
CSV Creating Shared Value
Bapepam-LK Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan CVM Customer Value Management
BCM Business Continuity Management DCP Disclosure Control & Procedure
BCP Business Continuity Plan DRP Disaster Recovery Plan
BEI Bursa Efek Indonesia EBIS Enterprise & Business Service
BISA Bravery, Integrity, Service Excellence, Edutainment Education and Entertainment
Agility
ELC Entity Level Control
BMD Barang Milik Daerah
ERM Enterprise Risk Management
BOC Board of Commisioners
ESG Environmental, Social, and Governance
BOD Board of Directors
ESOP Employee Stock Ownership Program
BPK Badan Pemeriksa Keuangan
EWR Early Warning Report
BPO Business Process Outsourcing
FHCI Forum Human Capital Indonesia
BTS Base Transceiver Station
FMC Fixed Mobile Convergence
BUMN Badan Usaha Milik Negara
FRAMES Fraud Management System
CAGR Compound Annual Growth Rate
GBO Group Business Operation
CAOB Culture Agent on Boarding
Gbps Gigabit per second
CAPEX Capital Expenditure
GCG Good Corporate Governance
LAPORAN TAHUNAN 2025 409
Page 412
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kata Kunci Deskripsi Kata Kunci Deskripsi
GDP Gross Domestic Product IT Information Technology
GEO Geostationary Earth Orbit ITA Information & Technology Audit
GHz Gigahertz ITDRI Indonesia Telecommunication and Digital
Research Institute
GRI Global Reporting Initiative
JaKaLaDeMa Jawa Kalimantan Sulawesi Denpasar
GRO Government Relationship Officer
Mataram
GSMA Global System for Mobile Communications
Jo. Juncto
Association
KA Komite Audit
HAKORDIA Hari Anti Korupsi Dunia
KAP Kantor Akuntan Publik
HAM Hak Asasi Manusia
KEMPR Komite Evaluasi dan Monitoring
HCM Human Capital Management
Perencanaan dan Risiko
HSDC HyperScale Data Center
Kipas Budaya Komunitas Provokasi Aktivasi Budaya
HSI High Speed Internet
KMR Keuangan dan Manajemen Risiko
HTS High Throughput Satellite
KNKG Komite Nasional Kebijakan Governance
IA Internal Audit
KNR Komite Nominasi dan Remunerasi
IAI Ikatan Akuntan Indonesia
KPI Key Performance Indicator
IAS International Accounting Standards
KPK Komisi Pemberantasan Korupsi
ICoFR Internal Control over Financial Reporting
KSEI PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
ICT Information and Communications
KTKT Komite Tata Kelola Terintegrasi
Technology
L&C Legal & Compliance
IFA Integrated & Financial Audit
LED Loss Event Database
IFAS Indonesian Financial Accounting Standard
LEO Low Earth Orbit
IFRS International Financial Reporting Standard
LKHPN Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
IGG Indonesia Global Gateway
Negara
IICD Indonesian Institute for Corporate
LSA Long Service Awards
Directorship
LSE London Stock Exchange
IKM Indeks Kepuasan Masyarakat
LSL Long Service Leaves
IMF International Monetary Fund
LTE Long-Term Evolution
IMS Integrated Management System
LTI Long-Term Incentive
IOA Infrastructure & Operation Audit
MSA Managed Service Agreement
IOH Indosat Ooredoo Hutchsion
MSOP Management Stock Ownership Program
IoT Internet of Things
MTN Medium Term Notes
IPLC International Private Leased Circuit
MVNO Mobile Virtual Network Operator
IPO Initial Public Offering
NAP Network Access Point
ISAK Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
NIB Nomor Induk Berusaha
ISO International Organization for
Standardization NPS Net Promoter Score
410 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 413
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kata Kunci Deskripsi Kata Kunci Deskripsi
NPWP Nomor Pokok Wajib Pajak SEOJK Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
NYSE New York Stock Exchange SIUP Surat Izin Usaha Perdagangan
OECD Organization for Economic Cooperation SKKL Sistem Komunikasi Kabel Laut
and Development
SLI Sambungan Langsung Internasional
OJK Otoritas Jasa Keuangan
SMAP Sistem Manajemen Anti Penyuapan
OLO Other Licensed Operator
SOX Sarbanes-Oxley Act
OTT Over The Top
SPI Sistem Pengendalian Internal
PaDi Pasar Digital
SR Social Responsibility
PANCEK Panduan Cegah Korupsi
SROI Social Return on Investment
PDB Produk Domestik Bruto
THR Tunjangan Hari Raya
PDNS Pusat Data Nasional Sementara
TIOC TelkomGroup Integrated Operation Center
Pefindo PT Pemeringkat Efek Indonesia
TJSL Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
PKAT Program Kerja Audit Tahunan
TJSL - PUMK Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan -
PKNAT Program Kerja Non-Audit Tahunan Program Usaha Mikro dan Kecil
PN Perusahaan Negara TLC Transaction Level Control
POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan TLK Kode Saham Telkom di New York Stock
Exchange
PoP Point of Presence
TLKM Kode Saham Telkom di Bursa Efek
PPID Pejabat Pengelola Informasi dan
Indonesia
Dokumentasi
TPK Terintegrasi Telkom dan KPK
PSAK Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
UMK Usaha Mikro dan Kecil
RJPP Rencana Jangka Panjang Perseroan
UPG Unit Pengendalian Gratifikasi
RKAP Rencana Kerja Anggaran dan Pendapatan
UU Undang-Undang
RMI Risk Maturity Index
VOD Video on Demand
ROA Return on Asset
VOD Voice Over Data
ROE Return on Equity
VoIP Voice over Internet Protocol
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham
VPN Virtual Private Network
RUPSLB Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
VR Virtual Reality
RUPST Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
VSAT Very Small Aperture Terminal
SaaS Software as a Service
WBS Whistleblowing System
SAK Standar Akuntansi Keuangan
WINS Wholesale and International Service
SDG Sustainable Development Goals
WSA Wholesale Agreement
SDM Sumber Daya Manusia
SD-WAN Software Defined-Wide Area Network
SEA-ME-WE 5 Southeast Asia-Middle East-Western
Europe 5
SEA-US Southeast Asia-United States
SEC Securities and Exchange Commission
LAPORAN TAHUNAN 2025 411
Page 414
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Lampiran 3: Referensi Silang Surat
Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021
Kriteria Penjelasan Halaman
I BENTUK LAPORAN TAHUNAN
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik.
2. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang,
berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan
yang dikonversi dalam portable document format (PDF).
II ISI LAPORAN TAHUNAN
1. Laporan Tahunan paling sedikit 1) ikhtisar data keuangan penting; 20-23
memuat:
2) informasi saham (jika ada); 26-28
3) laporan Dewan Komisaris; 34-41
4) laporan Direksi; 42-51
5) profil Emiten atau Perusahaan Publik; 10-17
6) analisis dan pembahasan manajemen; 114-173
7) tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 174-377
8) tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau 378-401
Perusahaan Publik;
9) laporan keuangan konsolidasian; dan 450-605
10) surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan 52-53
Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan.
2. Uraian isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang 20-23
disajikan dalam bentuk perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku
atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun,
paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan;
2) laba bruto;
3) laba (rugi);
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan non pengendali;
5) total laba (rugi) komprehensif;
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
pengendali;
412 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 415
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
7) laba (rugi) per saham;
8) jumlah aset;
9) jumlah liabilitas;
10) jumlah ekuitas;
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;
14) rasio lancar;
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan
Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis industrinya;
b. Informasi Saham Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat: 26-28
1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan
yang disajikan dalam bentuk perbandingan selama 2 (dua)
tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) jumlah saham yang beredar;
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek
tempat saham dicatatkan;
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan
berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan; dan
d) volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham
dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya
diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek;
2) dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya
perubahan pada saham, seperti pemecahan saham (stock
split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham,
saham bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan
efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal,
informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1)
ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;
b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus,
dan perubahan nilai nominal saham;
c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi
korporasi;
LAPORAN TAHUNAN 2025 413
Page 416
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan
e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;
3) dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan Tidak ada
saham (suspension), dan/atau pembatalan pencatatan saham suspension/
(delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian delisting
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut; dan
4) dalam hal penghentian sementara perdagangan saham Tidak ada
(suspension) sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/ suspension/
atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) delisting
masih berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan,
dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan
penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai: 42-51
1) kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
meliputi:
a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
Perusahaan Publik;
b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan
kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik;
c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik;
d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik; dan
e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik;
2) gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan
Publik; dan
3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;
d. Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat 34-41
mengenai:
1) penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk pengawasan
Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi
strategi Emiten atau Perusahaan Publik yang dilakukan
oleh Direksi;
2) pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan
Publik yang disusun oleh Direksi;
3) pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau
Perusahaan Publik;
e. Profil Emiten atau Perusahaan Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat
Publik informasi:
414 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 417
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
1) nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila 10
terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan tanggal
efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk 10
kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan
masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten
atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) alamat;
b) nomor telepon;
c) alamat surat elektronik; dan
d) alamat situs web;
3) riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 60-61
4) visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya 56-59
perusahaan (corporate culture) atau nilai-nilai
perusahaan;
5) kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan 62-63
usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta jenis barang
dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah 18-19
operasional merupakan wilayah atau daerah pelaksanaan
kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan
operasional perusahaan;
7) struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam 64-65
bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu)
tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah
Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris,
disertai dengan nama dan jabatan;
8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala 66-67
nasional maupun internasional yang berkaitan dengan
penerapan keuangan berkelanjutan;
9) profil Direksi, paling sedikit memuat: 78-88
a) nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab;
b) foto terbaru;
c) usia;
d) kewarganegaraan;
e) riwayat pendidikan;
f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota
Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang
bersangkutan;
LAPORAN TAHUNAN 2025 415
Page 418
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut; dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi
tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau
Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut; dan
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut;
10) profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 68-75
a) nama dan jabatan;
b) foto terbaru;
c) usia;
d) kewarganegaraan;
e) riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;
f) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota
Dewan Komisaris;
(2) dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai
anggota Dewan Komisaris yang merupakan
komisaris independen pada Emiten atau
Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak
memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut; dan
(4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
416 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 419
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
g) hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi;
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut;
h) pernyataan independensi komisaris independen dalam
hal komisaris independen telah menjabat lebih dari 2
(dua) periode; dan
i) perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
11) dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/ 76-77, 89-90
atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi setelah tahun
buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian
Laporan Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam Laporan
Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, 92-95
tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/
kontrak) dalam tahun buku. Pengungkapan informasi dapat
disajikan dalam bentuk tabel.
13) nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada 96-99
awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi
mengenai:
a) pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau
lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik;
b) anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang
memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
c) kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu
kelompok pemegang saham yang masing-masing
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten
atau Perusahaan Publik;
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
14) persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten 98
atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk
informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam
daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan
tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris;
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak
langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
LAPORAN TAHUNAN 2025 417
Page 420
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
15) jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per 97
akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a) kepemilikan institusi lokal;
b) kepemilikan institusi asing;
c) kepemilikan individu lokal; dan
d) kepemilikan individu asing;
16) informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali 96
Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak
langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan
dalam bentuk skema atau bagan;
17) nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura 100-106
bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki
pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase
kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status
operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama;
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat
entitas anak tersebut.
18) kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, 107-109
dan harga penawaran dari awal pencatatan hingga akhir
tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Emiten
atau Perusahaan Publik dicatatkan termasuk pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock),
dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal
saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan
dan pengurangan modal (jika ada);
19) informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana 109-111
dimaksud pada angka 18), yang belum jatuh tempo pada
tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun
penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh
tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor 111-112
akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
meliputi:
a) nama dan alamat;
b) periode penugasan;
c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;
d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-
masing penugasan yang diberikan selama tahun buku;
dan
e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut;
dan
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam
bentuk tabel;
418 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 421
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
21) nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar 113
modal selain AP dan KAP;
f. Analisis dan Pembahasan Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan
Manajemen pembahasan mengenai laporan keuangan dan informasi penting
lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi
dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:
1) tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis 116-133
industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
a) produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan
perkembangannya;
b) pendapatan/penjualan; dan
c) profitabilitas;
2) kinerja keuangan komprehensif yang mencakup 144-160
perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku
terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan
dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
a) aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;
b) liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan
total liabilitas;
c) ekuitas;
d) pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif;
dan
e) arus kas;
3) kemampuan membayar utang dengan menyajikan 161
perhitungan rasio yang relevan;
4) tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik 165
dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan;
5) struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen 162
atas struktur modal (capital structure) tersebut disertai
dasar penentuan kebijakan dimaksud;
6) bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi 164
barang modal dengan penjelasan paling sedikit memuat:
a) tujuan dari ikatan tersebut;
b) sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan
tersebut;
c) mata uang yang menjadi denominasi; dan
d) langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan
Publik untuk melindungi risiko dari posisi mata uang
asing yang terkait;
LAPORAN TAHUNAN 2025 419
Page 422
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
7) bahasan mengenai investasi barang modal yang 163
direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling sedikit
memuat:
a) jenis investasi barang modal;
b) tujuan investasi barang modal; dan
c) nilai investasi barang modal yang dikeluarkan;
8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal 166
laporan akuntan (jika ada);
9) prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan 167-169
dengan kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar
internasional disertai data pendukung kuantitatif dari
sumber data yang layak dipercaya;
10) perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku 170
dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
a) pendapatan/penjualan;
b) laba (rugi);
c) struktur modal (capital structure); atau
d) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
Perusahaan Publik;
11) target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan 170-171
Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
a) pendapatan/penjualan;
b) laba (rugi);
c) struktur modal (capital structure);
d) kebijakan dividen; atau
e) hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
Perusahaan Publik;
12) aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau 134-143
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi
pemasaran dan pangsa pasar;
13) uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir 171
(jika ada), paling sedikit:
a) kebijakan dividen; antara lain memuat informasi
persentase jumlah dividen yang dibagikan terhadap
laba bersih;
b) tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal
distribusi dividen non kas;
c) jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan
d) jumlah dividen per tahun yang dibayar;
420 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 423
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan
dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut;
14) realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan 171-172
ketentuan:
a) dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki
kewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan
dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum secara kumulatif sampai
dengan akhir tahun buku; dan
b) dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum, maka Emiten menjelaskan
perubahan tersebut;
15) informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, 172
ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan usaha,
akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi material,
transaksi afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan, yang
terjadi pada tahun buku, paling sedikit memuat:
a) tanggal, nilai, dan objek transaksi;
b) nama pihak yang melakukan transaksi;
c) sifat hubungan afiliasi (jika ada);
d) penjelasan mengenai kewajaran transaksi;
e) pemenuhan ketentuan terkait; dan
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau
Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
(1) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi
telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s-
length principle); dan
(2) peran Dewan Komisaris dan komite audit
dalam melakukan prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s-
length principle);
LAPORAN TAHUNAN 2025 421
Page 424
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
g) untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
secara rutin, berulang dan/atau berkelanjutan,
ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi
atau transaksi material tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan;
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut;
h) untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan yang merupakan
hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
tersebut; dan
i) dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut;
16) perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang 173
berpengaruh signifikan terhadap Emiten atau Perusahaan
Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada);
dan
17) perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya 173
terhadap laporan keuangan (jika ada) ;
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat
Publik uraian singkat mengenai:
1) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling sedikit 185-202
memuat:
a) informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku
dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
(1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu)
tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan
pada tahun buku; dan
(2) keputusan RUPS pada tahun buku dan
1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
belum direalisasikan beserta alasan belum
direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik
menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan
RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
422 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 425
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
2) Direksi, paling sedikit memuat: 294-321
a) tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota
Direksi;
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-
masing anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
b) pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau
piagam (charter) Direksi;
c) kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat
Direksi, rapat bersama Dewan Komisaris, dan tingkat
kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut
termasuk kehadiran dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam
rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris,
atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel;
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Direksi, termasuk program
orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat
(jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika
ada);
e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun
buku paling sedikit memuat:
1) prosedur penilaian kinerja; dan
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat; dan
f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak
memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
3) Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 203-224
a) tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
b) pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman
atau piagam (charter) Dewan Komisaris;
c) kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan
Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam
rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris
dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris
bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel;
LAPORAN TAHUNAN 2025 423
Page 426
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun
buku (jika ada);
e) penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta
masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
(1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat; dan
(3) pihak yang melakukan penilaian;
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite
yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja
selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran
rapat;
4) nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, 322-325
paling sedikit memuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai
kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/
atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris, antara lain:
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris;
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
seperti gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan
lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam
bentuk tabel;
5) dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Tidak relevan
Publik yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip
syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling
sedikit memuat:
424 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 427
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
a) nama;
b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah;
c) periode penugasan dewan pengawas syariah;
d) tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah;
dan
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta
pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar modal
terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, paling sedikit memuat: 225-244
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite;
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota Komite Audit;
g) pernyataan independensi Komite Audit;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah
diikuti dalam tahun buku (jika ada);
i) kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat
Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota Komite
Audit dalam rapat tersebut;
j) pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku
sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau
piagam (charter) Komite Audit;
7) komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau 245-255
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite;
LAPORAN TAHUNAN 2025 425
Page 428
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite;
g) pernyataan independensi komite;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah
diikuti dalam tahun buku (jika ada);
i) uraian tugas dan tanggung jawab;
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
piagam (charter);
k) kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat dan
tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku;
m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan
remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik
cukup mengungkapkan informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
mengungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan
remunerasi;
8) komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik 256-293
dalam rangka mendukung fungsi dan tugas Direksi (jika ada)
dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
a) nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) usia;
c) kewarganegaraan;
d) riwayat pendidikan;
e) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota
komite;
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
f) periode dan masa jabatan anggota komite;
g) pernyataan independensi komite;
h) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah
diikuti dalam tahun buku (jika ada);
426 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 429
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
i) uraian tugas dan tanggung jawab;
j) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
piagam (charter) komite;
k) kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat
komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam
rapat tersebut; dan
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada
tahun buku;
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain: 326-327
a) nama;
b) domisili;
c) riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris
Perusahaan; dan
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
d) riwayat pendidikan;
e) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti dalam tahun buku; dan
f) uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris
Perusahaan pada tahun buku;
10) unit Audit Internal, paling sedikit memuat: 328-330
a) nama kepala unit Audit Internal;
b) riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit
Audit Internal; dan
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik;
c) kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi Audit
Internal (jika ada);
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
diikuti dalam tahun buku;
e) struktur dan kedudukan unit Audit Internal;
f) uraian tugas dan tanggung jawab;
g) pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau
piagam (charter) unit Audit Internal; dan
h) uraian singkat pelaksanaan tugas unit Audit Internal
pada tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/
atau Komite Audit;
11) uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal 331-334
control) yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan
Publik, paling sedikit memuat:
LAPORAN TAHUNAN 2025 427
Page 430
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
a) pengendalian keuangan dan operasional, serta
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
lainnya;
b) tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal;
dan
c) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas
kecukupan sistem pengendalian internal;
12) sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau 335-352
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko
Emiten atau Perusahaan Publik;
b) jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan
c) tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko
Emiten atau Perusahaan Publik; dan
d) pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau
komite audit atas kecukupan sistem manajemen risiko;
13) perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi 353-354
oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas anak, anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling
sedikit memuat:
a) pokok perkara/gugatan;
b) status penyelesaian perkara/gugatan; dan
c) pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan
Publik;
14) informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang 374
dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik, anggota
Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa
Keuangan dan otoritas lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik 354-356
meliputi:
a) pokok-pokok kode etik;
b) bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya;
dan
c) pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan
Emiten atau Perusahaan Publik;
16) uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi 357-358
jangka panjang berbasis kinerja kepada manajemen dan/atau
karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik
(jika ada), antara lain berupa program kepemilikan saham
oleh manajemen (management stock ownership program/
MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan
(employee stock ownership program/ESOP);
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program
kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan
saham oleh karyawan (employee stock ownership program/
ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
428 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 431
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
a) jumlah saham dan/atau opsi;
b) jangka waktu pelaksanaan;
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
berhak; dan
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;
17) uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi 358
mengenai:
a) kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan
kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka; dan
b) pelaksanaan atas kebijakan yang dimaksud;
18) uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran 359-365
(whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan Publik
(jika ada), antara lain meliputi:
a) cara penyampaian laporan pelanggaran;
b) perlindungan bagi pelapor;
c) penanganan pengaduan;
d) pihak yang mengelola pengaduan; dan
e) hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit
meliputi:
(1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses
dalam tahun buku; dan
(2) tindak lanjut pengaduan;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak
memiliki sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing
system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
19) uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau 366-374
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/
atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik;
dan
b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan
Emiten atau Perusahaan Publik;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
dimilikinya kebijakan dimaksud;
20) penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka 178-182
bagi Emiten yang menerbitkan efek bersifat ekuitas atau
Perusahaan Publik, meliputi:
a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah
dilaksanakan; dan/atau
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada);
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel;
LAPORAN TAHUNAN 2025 429
Page 432
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
h. Tanggung Jawab Sosial dan 1) informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab Telkom akan
Lingkungan Emiten atau sosial dan lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan menerbitkan
Perusahaan Publik (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Laporan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 Keberlanjutan
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga 2025 secara
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling terpisah
sedikit memuat:
a) penjelasan strategi keberlanjutan;
b) ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup);
c) profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
d) penjelasan Direksi;
e) tata kelola keberlanjutan ;
f) kinerja keberlanjutan;
g) verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada;
h) lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika
ada; dan
i) tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap
umpan balik laporan tahun sebelumnya;
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka
1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada Informasi
angka 1) dapat: terkait
Keberlanjutan
terdapat
di Laporan
Keberlanjutan
2025 Telkom
a) diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan
diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi;
dan/atau
b) merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab
sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu pada
Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan
Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau
Perusahaan Publik;
430 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 433
07
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Lampiran PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
Perusahaan
Kriteria Penjelasan Halaman
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana Telkom akan
dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang tidak menerbitkan
terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan Laporan
secara terpisah dengan Laporan Tahunan; Keberlanjutan
2025 secara
terpisah
5) dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan, informasi yang diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud
pada angka 1); dan
b) disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah 378-401
dengan Laporan Tahunan, maka dalam bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa
informasi mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan
telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang
disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan; dan
7) penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
yang disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan
harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan
Tahunan;
i. Laporan Keuangan Tahunan yang Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan 450-605
Telah Diaudit disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia
dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas
Jasa Keuangan. Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat
pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau
peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal yang
mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal
Emiten merupakan perusahaan efek;
j. Surat Pernyataan Anggota Direksi Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris 52-53
dan Anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai
tentang Tanggung Jawab atas dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
Laporan Tahunan Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2025 431
Page 434
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Lampiran 4: Daftar Transaksi Afiliasi
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Telkom
Bunga SHL ✓ ✓
Dividen ✓
ESOP
Jasa Advertising/Printing ✓ ✓
Jasa APP2P ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Call Center/Contact Center – Outsourcing
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
Jasa CPE Managed Application
Jasa Fee Voucher Pulsa/RITNAS
Jasa Health Service ✓
Jasa I/C SLI 007
Jasa ii_007 – Signalling
Jasa Incoming Domestik (Interkoneksi)
Jasa Inkubasi ✓
Jasa Instalasi Perangkat
Jasa Konstruksi ✓
Jasa Konten/PIB
Jasa Layanan IoT
Jasa Lease & Trade ✓
Jasa Lisensi/Aplikasi
Jasa Maintenance Service
Jasa Manage Capacity Service
Jasa Management Service ✓
Jasa Outsourcing
Jasa PE2PE
432 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 435
18
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
✓
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓
✓
✓
✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
TIF
✓ ✓
✓
Mitratel
✓
✓
Digital Aplikasi Solusi
07
✓
✓
✓
✓
✓
Infomedia Nusantara
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓
Persada Sokka Tama
31
✓
✓
✓
✓
PINS
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
✓
✓
✓
✓
✓
✓ ✓ ✓
✓ Telkomsel
TII
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
Telin Timor-Leste TP USD
Telkom Data Ekosistem
✓
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
✓
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
433
Page 436
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
Jasa Penyewaan Gedung/Tower
Jasa Royalti
Jasa Sarana Telekomunikasi: CINOP, GRX dll
Jasa SARTEL-SARPEN ✓ ✓
Jasa SARTEL-SARPEN (IDR) ✓ ✓
Jasa SARTEL-SARPEN-CALLCENTER
Jasa SARTEL-SARPEN-WIFI.ID (IDR)
Jasa SARTEL-SARPEN-WIFI.ID (USD)
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit
Jasa Sewa Link: Metroethernet, Astinet, VPN IP, ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
DINACCESS
Jasa Sewa Sarana Kerja/Seat Management
Jasa Training/Assessment ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Balebat
Jasa Advertising/Printing ✓
Infomedia Solusi Humanika
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Outsourcing ✓
Media Nusantara Data Global
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
NeutraDC Singapore
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Admedika
Jasa Health Service ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
Collega Inti Pratama
Jasa Lisensi/Aplikasi ✓
Finnet
Jasa Collection ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
434 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 437
18
✓
✓
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
✓
✓
Sigma Cipta Caraka
✓
20
SSI
Perusahaan
21
✓
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓ ✓
✓
✓ ✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
TIF
✓
✓ ✓
✓
Mitratel
✓ ✓
Digital Aplikasi Solusi
07
✓
✓
Infomedia Nusantara
✓
✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
Persada Sokka Tama
31
✓ ✓
✓
✓
✓
✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
PINS
Telin Hong Kong
✓
Telin Singapore
✓
✓
✓
Telkomsel
✓ ✓
✓ ✓
✓
✓
✓
✓ ✓
TII
✓ ✓
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
Telin Timor-Leste TP USD
✓
✓
Telkom Data Ekosistem
✓
✓
✓ ✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
Telkom Landmark Tower
✓
TelkoMedika
✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
✓
Ultra Mandiri Telekomunikasi
✓
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
435
Page 438
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Jasa e-Data
Jasa Layanan e-Payment/Money ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site
Graha Sarana Duta
ESOP ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Hosting Service/CDN
Jasa Konstruksi ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓ ✓ ✓
Jasa Penyewaan Gedung/Tower
Jasa Sarana Penunjang ✓
Jasa Transport Management ✓
Graha Yasa Selaras
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
MD Investama
Dividen ✓
Jasa Inkubasi ✓
Metra Digital Media
Jasa Advertising/Printing ✓ ✓ ✓
Jasa APP2P ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Management Service ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site
Jasa Satellite Service & VAS ✓
Jasa SMS KA ✓
Metra Net
Jasa Advertising/Printing ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
Jasa Sarana Penunjang
Jasa Satellite Service & VAS
436 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 439
18
✓
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
Sigma Cipta Caraka
✓ ✓ ✓
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓
✓
✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
✓
✓
TIF
✓
✓
Mitratel
Digital Aplikasi Solusi
07
✓
✓
Infomedia Nusantara
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓ ✓
Persada Sokka Tama
31
✓
✓
✓
PINS
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
✓
✓
Telkomsel
✓ ✓
✓
TII
✓
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
✓
Telin Timor-Leste TP USD
✓
Telkom Data Ekosistem
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
✓
Telkom Landmark Tower
✓
TelkoMedika
✓
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
437
Page 440
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Metra TV
Jasa Advertising/Printing ✓
Jasa Konten/PIB ✓
NU TECH
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa CPE Managed Application
Jasa CPE Managed Device ✓
Jasa Layanan e-Payment/Money
Jasa Sarana Penunjang ✓
NUON
Jasa Advertising/Printing ✓
Jasa Konten/PIB ✓
Jasa SARTEL-SARPEN ✓
Pojok Celebes Mandiri
Jasa e-Ticketing ✓ ✓ ✓ ✓
Sigma Cipta Caraka
ESOP ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa Lisensi/Aplikasi
Jasa Maintenance Service
Jasa Sarana Penunjang
Jasa Sewa Server ✓
Sigma Metrasys
Jasa Lisensi/Aplikasi
SSI
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit ✓
Telin Malaysia
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit
438 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 441
18
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
✓
Sigma Cipta Caraka
✓
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓ ✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
TIF
✓
Mitratel
Digital Aplikasi Solusi
07
Infomedia Nusantara
✓
✓ ✓ ✓
✓ ✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
Persada Sokka Tama
31
✓
PINS
✓
Telin Hong Kong
✓
Telin Singapore
✓
✓
✓
✓
✓
Telkomsel
✓
✓ ✓
TII
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
✓
Telin Timor-Leste TP USD
✓
Telkom Data Ekosistem
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
Telkom Landmark Tower
✓ ✓ ✓
TelkoMedika
✓
Telkomsel Ekosistem Digital
✓
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
439
Page 442
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Telkom Akses
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Jaringan Akses ✓
Jasa Konstruksi ✓
Jasa Lease & Trade ✓
Jasa Maintenance Service ✓
Jasa Manage Capacity Service ✓
Jasa Management Service ✓
Jasa Transport Management ✓
Telkomsat
Jasa Advertising/Printing ✓
Jasa Inkubasi ✓
Jasa Instalasi Perangkat ✓
Jasa Konstruksi
Jasa Manage Capacity Service ✓
Jasa Management Service ✓
Jasa Sarana Telekomunikasi: CINOP, GRX dll
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit ✓ ✓
Jasa Satellite Service & VAS ✓
TIF
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Incoming Domestik (Interkoneksi) ✓
Jasa Management Service ✓
Mitratel
ESOP ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey ✓
Jasa Maintenance Service
Jasa Manage Capacity Service ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
440 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 443
18
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
✓
✓
TIF
Mitratel
✓ ✓
Digital Aplikasi Solusi
07
Infomedia Nusantara
✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓
Persada Sokka Tama
31
PINS
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
✓
Telkomsel
✓
✓
✓
TII
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
Telin Timor-Leste TP USD
✓
Telkom Data Ekosistem
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
✓
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
441
Page 444
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Jasa Penyewaan Gedung/Tower ✓
Jasa SARTEL-SARPEN (IDR) ✓
Jasa Sewa Power Supply
Digital Aplikasi Solusi
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa CPE Managed Application ✓
Jasa Lisensi/Aplikasi ✓
Jasa Management Service ✓
Infomedia Nusantara
Jasa Advertising/Printing
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Call Center/Contact Center – Outsourcing ✓ ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Management Service ✓
Jasa Outsourcing ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
Jasa Sarana Penunjang ✓
Multimedia Nusantara
Bunga SHL
ESOP ✓
Jasa e-Data
Jasa Konten/PIB ✓
Jasa Layanan Data Center
Jasa Sarana Penunjang ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit
Persada Sokka Tama
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey ✓
Jasa Jaringan Akses ✓
Jasa Konstruksi ✓
Jasa Manage Capacity Service ✓
Jasa Penyewaan Gedung/Tower
442 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 445
18
✓
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
✓
✓
✓
✓
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓
✓
✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
✓
TIF
✓
✓
Mitratel
Digital Aplikasi Solusi
07
Infomedia Nusantara
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓
✓
Persada Sokka Tama
31
✓
PINS
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
✓
✓
✓
✓
✓
Telkomsel
✓
✓
TII
Teknologi Data Infrastruktur
✓
Telin Australia
✓
Telin Timor-Leste TP USD
Telkom Data Ekosistem
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
✓
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
443
Page 446
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
PINS
ESOP ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa CPE Managed Application ✓
Jasa CPE Managed Network ✓
Jasa Lease & Trade ✓
Jasa Maintenance Service ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site
Jasa Sarana Penunjang ✓
Jasa Sewa Sarana Kerja/Seat Management ✓ ✓
Jasa Sewa Server ✓
Telin Hong Kong
Jasa I/C SLI 007 ✓ ✓
Jasa Konten/PIB ✓
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit ✓
Jasa SMS KA
Telin Singapore
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
Jasa I/C SLI 007 ✓
Jasa Layanan Data Center
Jasa Sarana Penunjang ✓
Telkomsel
Jasa Advertising/Printing ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa APP2P ✓
Jasa Collection ✓
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓
Jasa CPE Managed Device
Jasa Fee Voucher Pulsa/RITNAS
444 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 447
18
Pojok Celebes Mandiri
19
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
✓
TIF
Mitratel
✓
✓
Digital Aplikasi Solusi
07
✓
✓
✓
Infomedia Nusantara
✓
✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
Persada Sokka Tama
31
PINS
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
Telkomsel
✓
TII
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
Telin Timor-Leste TP USD
✓
✓
Telkom Data Ekosistem
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
✓
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
445
Page 448
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Jasa Hosting Service/CDN ✓
Jasa I/C SLI 007 ✓
Jasa Incoming Domestik (Interkoneksi) ✓
Jasa Konten/PIB ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa Layanan e-Payment/Money ✓
Jasa Layanan IoT ✓
Jasa PE2PE ✓
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓
Jasa Pengelolaan Service Solution & Power
Jasa Penyewaan Gedung/Tower
Jasa Sarana Penunjang
Jasa SARTEL-SARPEN
Jasa SARTEL-SARPEN-WIFI.ID (IDR) ✓
Jasa Sewa Link: Metroethernet, Astinet, VPN IP,
DINACCESS ✓
Jasa SMS KA ✓
TII
ESOP ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
Jasa Hosting Service/CDN ✓
Jasa Konstruksi
Jasa Layanan Internasional IPLC/SIMBOX
Jasa Management Service
Jasa Sarana Penunjang ✓
Jasa SARTEL-SARPEN-WIFI ROAMING (IDR) ✓
Jasa SARTEL-SARPEN-WIFI ROAMING (USD) ✓
Jasa Satellite Link/Transponder/VISAT/Sirkit ✓
Jasa Sewa Link: Metroethernet, Astinet, VPN IP,
DINACCESS ✓
446 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 449
18
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓
✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
Telkomsel Mitra Inovasi
TIF
✓
Mitratel
Digital Aplikasi Solusi
07
✓
Infomedia Nusantara
✓
✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓
Persada Sokka Tama
31
PINS
✓
✓
Telin Hong Kong
Telin Singapore
✓
Telkomsel
TII
Teknologi Data Infrastruktur
Telin Australia
✓
Telin Timor-Leste TP USD
✓
Telkom Data Ekosistem
✓
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
Telkomsel Ekosistem Digital
✓
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
447
Page 450
Analisis dan Pembahasan Tata Kelola
Highlight Telkom Laporan Manajemen Tentang Telkom
Manajemen Perusahaan
Media Nusantara Data Global
Infomedia Solusi Humanika
NeutraDC Singapore
Collega Inti Pratama
Graha Yasa Selaras
Metra Digital Media
Graha Sarana Duta
Pemberi Jasa
MD Investama
NAPSINDO
Admedika
Metra Net
NU TECH
Metra TV
Balebat
Telkom
Finnet
NUON
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Telin Timor-Leste
Jasa I/C SLI 007
Jasa Konten/PIB ✓
Telin USA
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey ✓
Telkom Data Ekosistem
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang ✓ ✓ ✓
Jasa Layanan Data Center ✓ ✓ ✓
Jasa SARTEL-SARPEN ✓
Telkom Infra
Jasa Instalasi Perangkat
Jasa Maintenance Service
Jasa Manage Capacity Service
Jasa Management Service
Jasa Sarana Penunjang
Telkom Landmark Tower
Jasa Advertising/Printing ✓
Jasa Bantuan Teknis/Investigation Survey
Jasa Fee Voucher Pulsa/RITNAS
Jasa Pengelolaan Gedung/Site ✓ ✓ ✓ ✓
Jasa Penyewaan Gedung/Tower ✓ ✓
TelkoMedika
Jasa Health Service ✓ ✓ ✓ ✓
Penjualan Peralatan Kesehatan
Telkomsel Ekosistem Digital
Jasa Advertising/Printing ✓
TSGN
Jasa Colocation/Maintenance/Sarana Penunjang
448 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 451
18
✓
Pojok Celebes Mandiri
19
✓
✓
Sigma Cipta Caraka
20
SSI
Perusahaan
21
Telin Malaysia
Tanggung Jawab
✓ ✓
Telkom Akses
Sosial dan Lingkungan
✓
Telkomsat
LAPORAN TAHUNAN 2025
✓
Telkomsel Mitra Inovasi
✓ ✓
✓ ✓ ✓
TIF
✓
✓
Mitratel
✓
Digital Aplikasi Solusi
07
Infomedia Nusantara
✓
Multimedia Nusantara
Lampiran
22 23 24 25 26 27 28 29 30
✓
✓
Persada Sokka Tama
31
✓
PINS
Telin Hong Kong
✓
✓
✓
Telin Singapore
✓
✓
Telkomsel
✓
✓ ✓ ✓
✓ ✓
✓
TII
Teknologi Data Infrastruktur
✓
Telin Australia
✓
Telin Timor-Leste TP USD
✓
Telkom Data Ekosistem
✓ ✓ ✓
✓
32 33 34 35 36 37 38 39 40
Telkom Infra
41
✓
Telkom Landmark Tower
TelkoMedika
✓ ✓
Telkomsel Ekosistem Digital
TSGN
Ultra Mandiri Telekomunikasi
42 43 44 45 46
Kuncie Pintar Nusantara
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk
449
Page 452
08. 450 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 453
PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) Tbk Laporan Keuangan Konsolidasian LAPORAN TAHUNAN 2025 451
Page 454
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan entitas anaknya Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 455
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 2
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 3-4 -
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6-118
Page 456
Surat Pernyataan Direksi
mengenai Tanggung Jawab Direksi atas
Laporan Keuangan Konsolidasian
tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya
Atas nama Direksi, kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Dian Siswarini
Alamat Kantor : Jl. Japati No.1 Bandung 40133
Alamat Domisili : Jl. Tebet Utara II C/18 RT 004 RW 001
Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan
Nomor Telepon : (022) 452 7101
Jabatan : Direktur Utama
2. Nama : Arthur Angelo Syailendra
Alamat Kantor : Jl. Japati No.1 Bandung 40133
Alamat Domisili : Jl. Jenderal Sudirman Kav. 59 RT 004 RW 003
Kelurahan Senayan Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Nomor Telepon : (022) 452 7201/ (021) 520 9824
Jabatan : Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas persiapan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian Perusahaan
Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (”Perusahaan”) dan entitas anak tanggal
31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
2. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas anak tanggal 31 Desember 2025 dan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah dipersiapkan dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
3. Seluruh informasi dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas anak ini telah
diungkapkan secara lengkap dan benar.
4. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas anak tidak mengandung informasi atau fakta
material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
5. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal Perusahaan dan entitas anak.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 11 Mei 2026
untuk dan atas nama
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Dian Siswarini Arthur Angelo Syailendra
Direktur Utama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Page 457
Laporan Audit or Independen Laporan No. 01320/ 2.1505/ AU.1/ 06/ 0687-4/ 1/ V/ 2026 Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“ Perusahaan” ) dan entitas anaknya (secara kolektif disebut sebagai “ Grup” ) terlampir, yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Basis opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini kami. Hal audit ut ama Hal audit utama adalah hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal audit utama tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan kami tentang bagaimana audit kami merespons hal tersebut disampaikan dalam konteks tersebut. KAP Purwanto Susanti dan Surja i Registered Public Accountants KMK No. 69/ MK/ SK/ 2025 A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 458
Laporan Audit or Independen (lanjut an)
Laporan No. 01320/ 2.1505/ AU.1/ 06/ 0687-4/ 1/ V/ 2026 (lanjutan)
Hal audit ut ama (lanjut an)
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor
terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami, termasuk sehubungan
dengan hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, audit kami
mencakup pelaksanaan prosedur yang didesain untuk merespons penilaian kami atas risiko
kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian terlampir. Hasil prosedur
audit kami, termasuk prosedur yang dilakukan untuk merespons hal audit utama di bawah ini,
menyediakan basis bagi opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terlampir.
Evaluasi atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi
Penjelasan atas hal audit utama:
Pada tanggal 31 Desember 2025, saldo infrastruktur telekomunikasi konsolidasian adalah
sebesar Rp144.713 miliar yang merupakan 50% dari total aset konsolidasian. Seperti dibahas
dalam Catatan 2.z. ii.(b) dan 11 pada laporan keuangan konsolidasian terlampir, Grup menelaah
estimasi umur manfaat aset tetap, termasuk infrastruktur telekomunikasi, setidaknya setiap
tahun dan estimasi tersebut dimutakhirkan jika ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnya
karena perubahan ekspektasi tingkat keausan fisik, keusangan teknis atau keusangan
komersial, dan pembatasan hukum atau pembatasan lainnya atas penggunaan aset tetap.
Audit atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi Grup merupakan hal yang
kompleks dan memerlukan pertimbangan yang signifikan karena penentuan estimasi umur
manfaat mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk rencana bisnis strategis,
perkembangan teknologi masa depan yang diharapkan, dan perilaku pasar.
Respons audit:
Kami memeroleh pemahaman, dan mengevaluasi desain serta menguji efektivitas operasi atas
pengendalian internal Grup dalam memperkirakan umur manfaat infrastruktur telekomunikasi.
Dalam hal ini termasuk diantaranya pengujian pengendalian penelaahan oleh manajemen dalam
memeriksa kelengkapan dan keakuratan data klasifikasi aset dan menilai ketepatan atas
pertimbangan mengenai data yang paling relevan untuk dipertimbangkan dalam menentukan
umur manfaat. Kami juga menguji pengendalian oleh manajemen atas analisis pembandingan,
termasuk kriteria pemilihan, atas estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi.
Untuk menguji apakah estimasi umur manfaat infrastuktur telekomunikasi yang digunakan oleh
manajemen adalah wajar, prosedur audit kami termasuk diantaranya memeroleh pemahaman
tentang strategi manajemen terkait penggantian aset dan menilai kewajaran asumsi-asumsi
dengan mempertimbangkan sumber eksternal, seperti perkembangan teknologi
telekomunikasi, perubahan permintaan pasar, tren ekonomi dan peraturan saat ini. Kami
menilai apakah analisis pembandingan estimasi umur manfaat infrastruktur telekomunikasi
yang digunakan oleh manajemen lengkap dan konsisten sesuai kriteria pemilihan, melalui
pembandingan portofolio sampel perusahaan publik di dalam indust ri telekomunikasi.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 459
Laporan Audit or Independen (lanjut an)
Laporan No. 01320/ 2.1505/ AU.1/ 06/ 0687-4/ 1/ V/ 2026 (lanjutan)
Penekanan Suat u Hal
Kami membawa perhatian ke Catatan 2.z.iii atas laporan keuangan terlampir yang menjelaskan
tentang perubahan kebijakan akuntansi pada aset tetap dan penerapannya secara retrospektif.
Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal tersebut.
Informasi lain
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang
tercantum dalam Laporan Tahunan Tahun 2025 (“ Laporan Tahunan” ) selain laporan keuangan
konsolidasian terlampir dan laporan auditor independen kami. Laporan Tahunan diharapkan
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor independen ini.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan,
dan oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan
tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan konsolidasian terlampir, tanggung
jawab kami adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam
melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan mengandung
ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan konsolidasian terlampir atau
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan melakukan tindakan yang
tepat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap
laporan keuangan konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan
laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen bertanggung jawab untuk
menilai kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan,
sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk
melikuidasi Grup atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Grup.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 460
Laporan Audit or Independen (lanjut an)
Laporan No. 01320/ 2.1505/ AU.1/ 06/ 0687-4/ 1/ V/ 2026 (lanjutan)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as laporan keuangan konsolidasian
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor
independen yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat
keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan
penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh
bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
terdeteksinya suatu kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian atas
pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Grup.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpast ian material
yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan
atas kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami
menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk
menarik perhatian dalam laporan auditor independen kami ke pengungkapan terkait dalam
laporan keuangan konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai,
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh
hingga tanggal laporan auditor independen kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan
dapat menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian secara
keseluruhan, termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan konsolidasian
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang
mencapai penyajian wajar.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 461
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 462
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Disajikan kembali (Catatan 2z)
Catatan 2025 2024 1 Januari 2024
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 3,32,37 34.228 33.905 29.007
Aset keuangan lancar lainnya 4,32,37 1.420 1.285 1.661
Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
kerugian kredit ekspektasian
Pihak berelasi 5,32,37 2.040 2.350 1.918
Pihak ketiga 5,37 9.183 9.843 8.749
Aset kontrak 6,32 2.290 2.449 2.704
Persediaan 7 901 1.096 997
Biaya kontrak 9 932 1.134 653
Klaim restitusi pajak dan pajak dibayar di muka 27 1.979 2.844 1.928
Aset tersedia untuk dijual 1e 751 - -
Aset lancar lainnya 8,32 8.042 8.174 7.996
Jumlah Aset Lancar 61.766 63.080 55.613
ASET TIDAK LANCAR
Aset kontrak 6,32 109 129 26
Investasi jangka panjang 10,37 7.387 8.335 8.162
Biaya kontrak 9 1.370 1.596 1.568
Aset tetap 11,32,35a 165.453 170.335 172.063
Aset hak-guna 12a 27.961 26.910 22.584
Aset takberwujud 14 9.237 9.442 8.731
Aset pajak tangguhan 27f 6.603 5.354 5.822
Aset tidak lancar lainnya 13,27,32 7.873 6.208 5.433
Jumlah Aset Tidak Lancar 225.993 228.309 224.389
JUMLAH ASET 287.759 291.389 280.002
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 15,32,37 571 626 585
Pihak ketiga 15,37 15.613 14.710 18.023
Liabilitas kontrak 17a,32 7.970 7.738 6.848
Utang lain-lain 37 648 454 441
Utang pajak 27c 2.025 3.293 4.525
Beban yang masih harus dibayar 16,32,37 14.867 14.192 13.079
Deposit dari pelanggan 32 1.523 2.872 2.566
Utang bank jangka pendek 18,32,37 6.929 11.525 9.650
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun 19,32,37 17.746 15.866 10.276
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun 12a,37 5.590 5.491 5.575
Liabilitas terkait aset tersedia untuk dijual 1e 466 - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 73.948 76.767 71.568
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan 27f 1.233 992 841
Liabilitas kontrak 17b,32 2.851 2.484 2.591
Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja 31 1.308 1.192 1.153
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan
pasca kerja lainnya 30 12.996 11.540 11.414
Pinjaman jangka panjang 19,32,37 26.099 25.518 27.773
Liabilitas sewa 12a,37 18.547 18.468 14.850
Liabilitas tidak lancar lainnya 240 224 290
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 63.274 60.418 58.912
JUMLAH LIABILITAS 137.222 137.185 130.480
EKUITAS
Modal saham 21 4.953 4.953 4.953
Tambahan modal disetor 2.310 2.310 2.711
Modal saham yang diperoleh kembali 1c (30) - -
Komponen ekuitas lainnya 22 10.259 9.898 9.639
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 29 15.337 15.337 15.337
Belum ditentukan penggunaannya 97.856 101.310 96.064
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk - bersih 130.685 133.808 128.704
Kepentingan nonpengendali 20 19.852 20.396 20.818
JUMLAH EKUITAS 150.537 154.204 149.522
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 287.759 291.389 280.002
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
1
Page 463
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Disajikan kembali
(Catatan 2z)
Catatan 2025 2024
PENDAPATAN 23,33 146.742 149.967
BIAYA DAN BEBAN
Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi 25,32 (41.234) (41.202)
Beban penyusutan dan amortisasi 11,12a,14 (37.649) (34.181)
Beban karyawan 24 (16.362) (16.807)
Beban interkoneksi 32 (7.018) (6.880)
Beban umum dan administrasi 26,32 (6.601) (6.225)
Beban pemasaran 32 (3.287) (3.824)
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan
nilai wajar atas investasi 10 (242) 188
Penghasilan lain-lain - bersih 119 281
Laba selisih kurs - bersih 180 136
LABA USAHA 34.648 41.453
Penghasilan pendanaan - bersih 32 1.661 1.367
Biaya pendanaan 32 (5.206) (5.208)
Bagian laba (rugi) investasi jangka panjang pada entitas asosiasi (1) 3
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 31.102 37.615
(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 27d
Pajak kini (7.605) (7.635)
Pajak tangguhan 961 (483)
(6.644) (8.118)
LABA TAHUN BERJALAN 24.458 29.497
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Penghasilan komprehensif lain yang akan
direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Selisih kurs penjabaran 22 360 258
Perubahan nilai wajar investasi 1 1
Bagian penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi 1 1
Penghasilan komprehensif lain yang tidak akan
direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti - bersih 30 (236) 635
Penghasilan komprehensif lain - bersih 126 895
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 24.584 30.392
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.814 22.403
Kepentingan nonpengendali 20 6.644 7.094
24.458 29.497
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.954 23.188
Kepentingan nonpengendali 6.630 7.204
24.584 30.392
LABA PER SAHAM DASAR
(dalam jumlah penuh) 28
Laba bersih per saham 179,83 226,15
Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS) 17.982,85 22.615,08
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
2
Page 464
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Saldo laba
Modal saham
Tambahan yang Komponen Belum
Modal modal diperoleh ekuitas Ditentukan ditentukan Jumlah Kepentingan Jumlah
Uraian Catatan saham disetor kembali lainnya penggunaannya penggunaannya bersih nonpengendali ekuitas
Saldo, 1 Januari 2025 (disajikan kembali, Catatan 2z) 4.953 2.310 - 9.898 15.337 101.310 133.808 20.396 154.204
Penambahan setoran modal dari kepentingan nonpengendali
pada entitas anak 1e - - - - - - - 270 270
Penyesuaian kepentingan nonpengendali - - - - - - - (6) (6)
Dividen kas 29 - - - - - (21.047) (21.047) (7.359) (28.406)
Modal saham yang diperoleh kembali 1c - - (30) - - - (30) (79) (109)
Laba tahun berjalan 20 - - - - - 17.814 17.814 6.644 24.458
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih - - - 361 - (221) 140 (14) 126
Saldo, 31 Desember 2025 4.953 2.310 (30) 10.259 15.337 97.856 130.685 19.852 150.537
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
3
Page 465
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Saldo laba
Komponen
Modal Tambahan ekuitas Ditentukan Belum ditentukan Kepentingan Jumlah
Uraian Catatan saham modal disetor lainnya penggunaannya penggunaannya Jumlah bersih nonpengendali ekuitas
Saldo, 31 Desember 2023 (disajikan sebelumnya) 4.953 2.711 9.639 15.337 103.104 135.744 20.818 156.562
Penyesuaian: penyajian kembali - - - - (7.040) (7.040) - (7.040)
Saldo, 1 Januari 2024 (disajikan kembali, Catatan 2z) 4.953 2.711 9.639 15.337 96.064 128.704 20.818 149.522
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali 1e - (401) - - - (401) (158) (559)
Penambahan setoran modal dari kepentingan nonpengendali
pada entitas anak 1e - - - - - - 322 322
Penyesuaian kepentingan nonpengendali - - - - - - 13 13
Dividen kas 29 - - - - (17.683) (17.683) (7.099) (24.782)
Modal saham kepentingan nonpengendali yang diperoleh
1e - - - - - - (704) (704)
kembali
Laba tahun berjalan 20 - - - - 22.403 22.403 7.094 29.497
Penghasilan komprehensif lain - bersih - - 259 - 526 785 110 895
Saldo, 31 Desember 2024 (disajikan kembali, Catatan 2z) 4.953 2.310 9.898 15.337 101.310 133.808 20.396 154.204
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
4
Page 466
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2025 2024
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain 146.002 148.415
Penerimaan dari pendapatan bunga 1.670 1.366
Penerimaan restitusi pajak 1.322 1.144
Pembayaran kas untuk beban (51.455) (51.273)
Pembayaran kas kepada karyawan (13.319) (16.364)
Pembayaran pajak penghasilan badan dan final (10.438) (11.528)
Pembayaran beban bunga (5.230) (5.295)
Pembayaran sewa jangka pendek dan bernilai rendah 12a (4.654) (3.693)
Pembayaran pajak pertambahan nilai - bersih (1.076) (1.691)
Penerimaan kas lainnya - bersih 1.020 519
Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi 63.842 61.600
ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
Hasil dari pelepasan investasi pada instrumen keuangan 10 728 -
Hasil dari klaim asuransi 11 151 143
Hasil dari penjualan aset tetap 11 78 717
Pembelian aset tetap 11,39 (22.871) (26.005)
Pembelian aset takberwujud 14,39 (2.897) (3.658)
Pembayaran uang muka dan aset lainnya (1.117) (330)
(Penempatan pada) hasil dari aset keuangan lancar lainnya - bersih (141) 339
Penambahan investasi jangka panjang pada instrumen keuangan (26) (30)
Penerimaan dividen dari entitas asosiasi - 3
Pembelian bisnis setelah dikurangi kas yang diperoleh - (635)
Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi (26.095) (29.456)
ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya 18,19 69.895 52.653
Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari pemegang
saham nonpengendali 270 322
Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya 18,19 (72.037) (47.607)
Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham perusahaan 29 (21.047) (17.683)
Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
nonpengendali entitas anak (7.359) (7.099)
Pembayaran liabilitas sewa 39 (7.356) (7.387)
Pembelian saham kembali pemegang saham entitas anak 1e (79) (704)
Pembelian kembali saham Perusahaan 1c (30) -
Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan (37.743) (27.505)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 4 4.639
DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN
SETARA KAS 320 260
PENYISIHAN KERUGIAN KREDIT EKSPEKTASIAN (1) (1)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 3 33.905 29.007
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 3 34.228 33.905
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.
5
Page 467
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Perusahaan”) pada mulanya
merupakan bagian dari “Post en Telegraafdienst”, yang didirikan dan beroperasi secara komersial
pada tahun 1884 berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7 tanggal
27 Maret 1884 dan diumumkan dalam Berita Negara Hindia Belanda No. 52 tanggal 3 April 1884.
Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status Perusahaan diubah
menjadi perseroan terbatas milik negara (“Persero”). Entitas induk terakhir Perusahaan adalah
Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”).
Pada tanggal 22 Maret 2025, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 15 dan No. 16 tahun 2025,
Perusahaan menjadi entitas anak dari PT Danantara Asset Management (“DAM”), dengan Pemerintah
tetap berkedudukan sebagai entitas induk terakhir Perusahaan (Catatan 21).
Perusahaan didirikan berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H., No. 128 tanggal
24 September 1991. Akta pendirian tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-6870.HT.01.01.Th.1991 tanggal 19 November 1991 dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tanggal 17 Januari 1992, Tambahan
No. 210. Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali diubah, dengan perubahan terakhir
dilakukan sehubungan dengan kebutuhan Perusahaan untuk melakukan penyesuaian kegiatan usaha
dalam Anggaran Dasar dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020.
Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan di atas sebagaimana dituangkan dalam Akta Notaris
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 37 tanggal 22 Juni 2022, telah diterima dan disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Keputusan
Menkumham No. AHU-0044650.AH.01.02. Tahun 2022 tanggal 29 Juni 2022 tentang Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
melakukan usaha di bidang penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perusahaan untuk menghasilkan barang
dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan
guna meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsip Perseroan Terbatas. Untuk
mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha yang
secara umum meliputi:
i. Usaha utama:
(a) Merencanakan, membangun, menyediakan, mengembangkan, mengoperasikan,
memasarkan/menjual/menyewakan, dan memelihara jaringan telekomunikasi dan
informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan perundang-
undangan;
(b) Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan/menjual, dan meningkatkan
layanan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan;
(c) Melakukan investasi, termasuk penyertaan modal pada perusahaan lainnya sejalan dengan
dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.
ii. Usaha penunjang:
(a) Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan
telekomunikasi dan informatika;
(b) Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki
Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap dan aset bergerak, fasilitas sistem
informasi, fasilitas pendidikan dan pelatihan, serta fasilitas pemeliharaan dan perbaikan;
(c) Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka optimalisasi sumber daya informatika,
komunikasi atau teknologi yang dimiliki oleh pihak lain pelaku industri informatika, dan
komunikasi dan teknologi lainnya sejalan dengan dan untuk mencapai maksud dan tujuan
Perusahaan.
6
Page 468
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, dengan alamat di Jalan
Japati No. 1, Bandung.
Perusahaan memiliki beberapa izin penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa dari Pemerintah yang
berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas selama Perusahaan tunduk pada ketentuan
perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan ketentuan sebagaimana tercantum dalam
izin-izin tersebut. Untuk setiap izin yang diterbitkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital
(“Menkomdigi”) sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika (“Menkominfo”), evaluasi dilakukan
setiap tahun dan evaluasi menyeluruh dilakukan setiap lima tahun. Perusahaan wajib menyampaikan
laporan atas penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa berdasarkan izin-izin tersebut di atas setiap
tahun kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (“DJPPI”), sebelumnya
adalah Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (“DJPT”).
Laporan tersebut meliputi beberapa informasi, seperti kemajuan pengembangan jaringan, pencapaian
standar kualitas jasa, jumlah pelanggan, pembayaran biaya atas hak penyelenggaraan, dan kontribusi
pelayanan universal. Sementara, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik, jasa interkoneksi
internet, dan jasa akses internet, terdapat tambahan informasi yang dipersyaratkan, seperti kinerja
operasi, segmen pelanggan, lalu lintas, dan pendapatan bruto.
Rincian izin-izin tersebut adalah sebagai berikut:
Tanggal penetapan/
Izin No. Izin Jenis jasa perpanjangan
Izin penyelenggaraan jasa 127/KEP/DJPPI/ Jasa internet 30 Maret 2016
internet teleponi untuk KOMINFO/3/2016 teleponi untuk
keperluan publik keperluan publik
Izin penyelenggaraan jasa 2176/KEP/M.KOMINFO/ Jasa akses internet 30 Desember 2016
akses internet 12/2016
Izin penyelenggaraan jasa 1040/KEP/M.KOMINFO/ Jasa penyediaan 16 Mei 2017
penyediaan konten 16/2017 konten
Izin penyelenggaraan jasa 1004/KEP/M.KOMINFO/ Jasa interkoneksi 26 Desember 2018
interkoneksi internet 2018 internet
Izin penyelenggaraan jasa 046/KEP/M.KOMINFO/ Jaringan sistem 3 Agustus 2020
sistem komunikasi data 02/2020 komunikasi data
Izin penerbit uang elektronik Izin Bank Indonesia Penerbit uang elektronik 1 Juli 2021
dan penyelenggara 23/587/DKSP/Srt/B dan penyelenggara
transfer dana transfer dana
Izin penyelenggaraan 073/KEP/M.KOMINFO/ Jaringan tetap 23 Agustus 2021
jaringan tetap sambungan 02/2021 sambungan
langsung jarak jauh langsung jarak jauh
Izin penyelenggaraan 082/KEP/M.KOMINFO/ Jaringan tetap 8 Oktober 2021
jaringan tetap sambungan 02/2021 sambungan
internasional internasional
Izin penyelenggaraan 094/KEP/M.KOMINFO/ Jaringan tetap 9 Desember 2021
jaringan tetap tertutup 02/2021 tertutup
Izin penyelenggaraan 095/KEP/M.KOMINFO/ Jaringan tetap lokal 9 Desember 2021
jaringan tetap lokal 02/2021 berbasis circuit
berbasis circuit switched switched dan packet
switched
7
Page 469
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Corporate Secretary, Audit Internal, dan Karyawan
i. Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 32 tanggal
12 Desember 2025 dan No. 58 tanggal 28 Mei 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebagai berikut:
2025 2024
Komisaris Utama Angga Raka Prabowo -
HIDDEN_ROW
Komisaris Utama/ Bambang Permadi
Komisaris Independen - Soemantri Brojonegoro
Komisaris Independen Rofikoh Rokhim Bono Daru Adji
Komisaris Independen Ira Noviarti Wawan Iriawan
Komisaris Independen Deswandhy Agusman -
Komisaris Ossy Dermawan Arya Mahendra Sinulingga
Komisaris Rionald Silaban Ismail
Komisaris Silmy Karim Silmy Karim
Komisaris Rizal Mallarangeng Rizal Mallarangeng
Komisaris - Marcelino Rumambo Pandin
Komisaris - Isa Rachmatarwata
Direktur Utama Dian Siswarini Ririek Adriansyah
Direktur Enterprise &
Business Service Veranita Yosephine F.M. Venusiana R.
Direktur Human Capital Management Willy Saelan Afriwandi
Direktur IT Digital Faizal Rochmad Djoemadi Muhamad Fajrin Rasyid
Direktur Keuangan dan
Manajemen Risiko Arthur Angelo Syailendra Heri Supriadi
Direktur Legal & Compliance Andy Kelana -
Direktur Network Nanang Hendarno Herlan Wijanarko
Direktur Strategic Business
Development & Portfolio Seno Soemadji Budi Setyawan Wijaya
Direktur Wholesale &
International Service Budi Satria Dharma Purba Bogi Witjaksono
Direktur Group Business Development - Honesti Basyir
ii. Komite Audit, Corporate Secretary, dan Audit Internal
Susunan Komite Audit, Corporate Secretary, dan Audit Internal Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebagai berikut:
2025 2024
Ketua Deswandhy Agusman Bono Daru Adji
Anggota Ira Noviarti Bambang Permadi
Soemantri Brojonegoro
Anggota Rofikoh Rokhim Emmanuel Bambang Suyitno
Anggota Achmad Taufik Edy Sihotang
Anggota Irhoan Tanudiredja Wawan Iriawan
Corporate Secretary Jati Widagdo Octavius Oky Prakarsa
Audit Internal Mohamad Ramzy* Mohamad Ramzy
*Berdasarkan Surat Pemberitahuan SVP Corporate Secretary No Tel.03/LP 000/COP-M0000000/2026 tanggal 5 Maret 2026 kepada
Otoritas Jasa Keuangan tentang Pemberitahuan Pergantian Kepala Unit Audit Internal Perusahaan, Bapak Afdol Muftiasa ditunjuk sebagai
pejabat pengganti sementara SVP Internal Audit (Kepala Unit Audit Internal) Perusahaan. Selanjutnya, Bapak Mohamad Ramzy tidak lagi
menjalankan fungsi sebagai Kepala Unit Audit Internal Perseroan.
8
Page 470
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Corporate Secretary, Audit Internal, dan Karyawan
(lanjutan)
iii. Karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan dan entitas anak (secara kolektif disebut
“Grup”) masing-masing memiliki 19.082 karyawan dan 19.695 karyawan (tidak diaudit).
c. Penawaran umum efek Perusahaan
Jumlah saham Perusahaan sesaat sebelum penawaran umum perdana (Initial Public Offering
atau “IPO”) adalah 8.400.000.000, yang terdiri dari 8.399.999.999 saham Seri B dan 1 saham Seri A
Dwiwarna yang seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah. Pada tanggal 14 November 1995, Pemerintah
menjual saham Perusahaan yang terdiri dari 933.333.000 saham baru Seri B dan 233.334.000 saham
Seri B milik Pemerintah kepada masyarakat melalui IPO di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), dan
penawaran dan pencatatan di Bursa Efek New York (“NYSE”) dan Bursa Efek London (“LSE”) atas
700.000.000 saham Seri B milik Pemerintah dalam bentuk American Depositary Shares (“ADS”).
Terdapat 35.000.000 ADS dan masing-masing ADS mewakili 20 saham Seri B pada saat itu.
Pada bulan Desember 1996, Pemerintah menjual saham Perusahaan sebanyak 388.000.000 saham
Seri B dan selanjutnya pada tahun 1997, Pemerintah membagikan 2.670.300 saham Seri B sebagai
insentif bagi para pemegang saham Perusahaan yang tidak menjual sahamnya selama satu tahun
terhitung sejak tanggal IPO. Pada bulan Mei 1999, Pemerintah kembali menjual 898.000.000 saham
Seri B.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, pada
RUPST Perusahaan tanggal 16 April 1999, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk
meningkatkan modal ditempatkan yang berasal dari kapitalisasi sebagian tambahan modal disetor
melalui pembagian saham bonus sejumlah 746.666.640 lembar saham. Pembagian saham bonus
kepada para pemegang saham Perusahaan dilakukan pada bulan Agustus 1999. Pada tanggal
16 Agustus 2007, Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas telah diamendemen
dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang berlaku
efektif pada tanggal yang sama. Pemberlakuan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tidak berdampak
terhadap penawaran umum efek Perusahaan. Perusahaan telah memenuhi ketentuan Undang-
Undang tersebut.
Pada bulan Desember 2001, Pemerintah menjual 1.200.000.000 saham atau 11,9% dari jumlah
saham Seri B yang beredar. Pada bulan Juli 2002, Pemerintah kembali menjual 312.000.000 saham
atau 3,1% dari jumlah saham Seri B yang beredar.
Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris A. Partomuan Pohan,
S.H., LLM., No. 26 tanggal 30 Juli 2004, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan
saham Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 2. Untuk 1 saham Seri A
Dwiwarna dengan nilai nominal Rp500 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai
nominal Rp250 dan 1 saham Seri B dengan nilai nominal Rp250. Jumlah modal saham dasar
Perusahaan setelah pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 39.999.999.999
saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B, dan jumlah
modal saham ditempatkan Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan
10.079.999.639 saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B.
Setelah pemecahan saham, setiap ADS mewakili 40 saham Seri B.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) yang diselenggarakan pada tanggal
21 Desember 2005 dan RUPST pada tanggal 29 Juni 2007, 20 Juni 2008, dan 19 Mei 2011, para
pemegang saham Perusahaan menyetujui masing-masing rencana tahap I, II, III, dan IV program
Perusahaan untuk membeli kembali saham Seri B yang telah diterbitkan.
9
Page 471
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Penawaran umum efek Perusahaan (lanjutan)
Selama periode 21 Desember 2005 sampai dengan 20 Juni 2007, Perusahaan telah melakukan
pembelian kembali 211.290.500 saham dari publik (program pembelian kembali saham tahap I).
Pada tanggal 30 Juli 2013, Perusahaan telah menjual seluruh saham tersebut.
Pada RUPST tanggal 19 April 2013, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
M.Kn., No. 38 tanggal 19 April 2013, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
Perusahaan atas saham treasuri yang diakuisisi dalam tahap III. Berdasarkan keputusan RUPST
Perusahaan tanggal 19 April 2013 yang dinyatakan dalam Akta Notaris No. 38 tanggal 19 April 2013
oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan saham
Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 5. Untuk 1 saham Seri A Dwiwarna
dengan nilai nominal Rp250 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal Rp50
dan 4 saham Seri B dengan nilai nominal Rp50. Jumlah modal saham dasar Perusahaan setelah
pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B menjadi
1 saham Seri A Dwiwarna dan 399.999.999.999 saham Seri B. Jumlah modal saham ditempatkan
Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B menjadi
1 saham Seri A Dwiwarna dan 100.799.996.399 saham Seri B. Setelah pemecahan saham, setiap
ADS mewakili 200 saham Seri B. Efektif tanggal 26 Oktober 2016, Perusahaan melakukan perubahan
rasio Depositary Receipt dari 1 ADS mewakili 200 saham Seri B menjadi 1 ADS mewakili 100 saham
Seri B. Informasi laba bersih per ADS pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya
konsolidasian telah disesuaikan dengan perubahan rasio ini.
Pada tanggal 16 Mei dan 5 Juni 2014, Perusahaan telah melakukan pembatalan pencatatan pada
Bursa Efek Tokyo (“TSE”) dan delisting pada LSE.
Pada tanggal 21 Desember 2015, Perusahaan menjual sisa saham treasuri tahap III.
Pada tanggal 29 Juni 2016, Perusahaan menjual saham treasuri tahap IV.
Pada RUPST tanggal 27 April 2018, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
M.Kn., No. 35 tanggal 15 Mei 2018, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
pengalihan saham hasil pembelian kembali melalui penarikan kembali sejumlah 1.737.779.800
saham yang merupakan seluruh saham yang telah dibeli kembali oleh Perusahaan, dengan cara
pengurangan modal ditempatkan dan disetor dari semula sebesar Rp5.040 miliar menjadi sebesar
Rp4.953 miliar. Dengan demikian, guna memenuhi ketentuan Pasal 33 Undang-Undang
No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, pada RUPST telah disetujui pengurangan modal
dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp20.000 miliar menjadi sebesar Rp19.500 miliar, sehingga
jumlah modal saham dasar Perusahaan menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 389.999.999.999
saham Seri B.
Berdasarkan Risalah RUPS oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 52 tanggal 27 Mei 2025,
RUPS menyetujui program pembelian kembali saham Perusahaan dengan alokasi dana maksimum
sebesar Rp3 triliun. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah melakukan pembelian
kembali saham sebanyak 8.945.400 lembar atau sebesar Rp30 miliar (Catatan 21).
Pada tanggal 31 Desember 2025, seluruh saham Seri B Perusahaan telah dicatatkan pada BEI dan
43.568.230 ADS atau setara dengan 4.356.822.980 lembar saham Seri B telah dicatatkan pada NYSE
(Catatan 21).
Pada tanggal 16 Juni 2015, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahap I Tahun
2015 masing-masing sebesar Rp2.200 miliar untuk Seri A yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun,
Rp2.100 miliar untuk Seri B yang berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun, Rp1.200 miliar untuk Seri C
yang berjangka waktu 15 (lima belas) tahun, dan Rp1.500 miliar untuk Seri D yang berjangka waktu
30 (tiga puluh) tahun dan masing-masing telah dicatatkan di BEI (Catatan 19a).
10
Page 472
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas anak
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah mengkonsolidasikan laporan keuangan
semua entitas anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, sebagai berikut
(Catatan 2b dan 2d):
i. Entitas anak dengan kepemilikan langsung:
Tahun
dimulainya Jumlah aset sebelum
operasi Persentase kepemilikan* eliminasi
Entitas anak Jenis usaha komersial 2025 2024 2025 2024
PT Telekomunikasi Jasa jaringan, layanan 1995 70 70 114.627 117.403
Selular telekomunikasi seluler,
(“Telkomsel”) fixed broadband, dan
internet protocol
television ("IPTV")
PT Dayamitra Penyewaan menara 1995 72 72 58.350 58.140
Telekomunikasi Tbk. telekomunikasi dan jasa
(“Mitratel”) penunjang digital untuk
mobile infrastructure
PT Telekomunikasi Jasa telekomunikasi dan 1995 100 100 19.540 17.173
Indonesia informasi internasional
International
(“Telin”)
PT Multimedia Jasa jaringan telekomunikasi 1998 100 100 17.287 17.995
Nusantara dan multimedia
(“Metra”)
PT Telkom Data Data center 1996 100 100 9.924 8.466
Ekosistem
(“TDE”)
PT Telkom Satelit Telekomunikasi - 1996 100 100 8.245 8.858
Indonesia menyediakan sistem
(“Telkomsat”) komunikasi satelit, jasa
dan sarana terkait
PT Sigma Cipta Jasa konsultasi piranti 1988 100 100 5.416 6.207
Caraka keras dan piranti lunak
(“Sigma”) komputer
PT Graha Sarana Pembangunan, perdagangan, 1982 100 100 5.197 5.494
Duta jasa, dan pengangkutan
("GSD") darat
PT Telkom Akses Pembangunan, jasa dan 2013 100 100 4.244 4.480
(“Telkom Akses”) perdagangan bidang
telekomunikasi
PT Telkom Jasa jaringan 2024 100 100 3.944 3.048
Infrastruktur telekomunikasi
Indonesia dan informasi
(“TIF”)
PT Metra-Net Jasa portal multimedia 2009 100 100 1.883 2.096
(“Metra-Net”)
PT Infrastruktur Pembangunan, jasa dan 2014 100 100 1.226 1.371
Telekomunikasi perdagangan bidang
Indonesia telekomunikasi
(“Telkom Infra”)
PT PINS Indonesia Perdagangan perangkat 1995 100 100 550 733
(“PINS”) telekomunikasi
PT Napsindo Primatel Telekomunikasi - 1999; 60 60 5 5
Internasional menyediakan Network, berhenti
(“Napsindo”) Access Point ("NAP"), beroperasi
Voice Over Data ("VOD"), pada
dan jasa terkait lainnya tanggal
13 Januari
2006
*Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
Semua entitas anak dengan kepemilikan langsung berdomisili di Indonesia.
11
Page 473
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas anak (lanjutan)
ii. Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung:
Tahun
dimulainya Jumlah aset sebelum
operasi Persentase kepemilikan* eliminasi
Entitas anak Jenis usaha komersial 2025 2024 2025 2024
PT Metra Digital Jasa perdagangan, 2013 100 100 9.054 9.110
Investama Ventura informasi dan
(“MDI”) teknologi multimedia,
hiburan, dan
jasa investasi
Telekomunikasi Telekomunikasi dan 2008 100 100 7.102 6.090
Indonesia jasa terkait
International Pte. Ltd.
("Telin Singapore"),
berdomisili di Singapura
Telekomunikasi Pengelolaan investasi 2010 100 100 3.530 3.624
Indonesia dan layanan
International Ltd. telekomunikasi
("Telin Hong Kong"),
berdomisili di Hong Kong
NeutraDC Data center 2024 100 100 2.379 2.086
Singapore Pte. Ltd.
(“NeutraDC Singapore”)
berdomisili di Singapura
PT Teknologi Data Jasa telekomunikasi 2013 60 60 2.261 1.444
Infrastruktur dan data center
(“TDI”)
PT Telkom Landmark Jasa pengembangan 2012 55 55 2.148 2.120
Tower dan manajemen
(“TLT”) properti
PT Infomedia Jasa layanan informasi, 1984 100 100 1.979 2.203
Nusantara contact center dan
(“Infomedia”) content directory
PT Persada Sokka Penyewaan menara 2008 100 100 1.753 1.621
Tama telekomunikasi dan
("PST") jasa telekomunikasi
lainnya
PT Finnet Indonesia Jasa teknologi 2006 60 60 1.450 1.383
(“Finnet”) informatika
PT Nuon Digital Indonesia Jasa penjualan 2010 100 100 1.412 1.393
(“Nuon”) konten digital
Telekomunikasi Jaringan telekomunikasi, 2012 100 100 1.297 1.035
Indonesia mobile, internet,
International dan data
(TL) S.A.
("Telkomcel"),
berdomisili di Timor Leste
PT Telkomsel Mitra Jasa konsultan 2019 100 100 1.014 1.040
Inovasi manajemen bisnis
(“TMI”) dan investasi
PT Metra Digital Media Jasa informasi 2013 100 100 859 877
(“MD Media”) telekomunikasi dan
informasi lainnya
PT Administrasi Jasa administrasi 2002 100 100 747 704
Medika asuransi kesehatan
(“Ad Medika”)**
*Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
**Note 1.e.iii.
Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.
12
Page 474
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas anak (lanjutan)
ii. Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):
Tahun
dimulainya Jumlah aset sebelum
operasi Persentase kepemilikan* eliminasi
Entitas anak Jenis usaha komersial 2025 2024 2025 2024
PT Digital Aplikasi Solusi Jasa sistem 2014 100 100 507 441
("Digiserve") komunikasi
PT Ultra Mandiri Jasa sarana-prasarana 2019 100 100 430 366
Telekomunikasi jaringan telekomunikasi
("UMT")
Telekomunikasi Jasa telekomunikasi 2014 100 100 392 267
Indonesia dan informasi
International (USA) Inc.
(“Telin USA”),
berdomisili di
Amerika Serikat
PT Swadharma Jasa pengisian kas 2001 51 51 388 387
Sarana Informatika dan pemeliharaan
(“SSI”) Anjungan Tunai
Mandiri ("ATM")
PT Telkomsel Ekosistem Jasa konsultasi 2021 100 100 304 451
Digital manajemen bisnis
("TED") dan investasi, dan/atau
penyertaan modal pada
perusahaan lain
PT Nusantara Sukses Jasa dan 2014 100 100 286 288
Investasi perdagangan
(“NSI”)
PT Graha Yasa Selaras Jasa pariwisata dan 2012 51 51 261 277
(”GYS”) perhotelan
PT Metra TV Jasa penyiaran 2013 100 100 255 57
("Metra TV") berlangganan
PT Nutech Integrasi Jasa penyedia 2001 60 60 244 225
(“Nutech”) sistem integrator
TS Global Jasa satelit 1996 70 70 210 357
Network Sdn. Bhd.
(“TSGN”),
berdomisili di Malaysia
PT Collega Inti Pratama Perdagangan dan 2001 70 70 195 196
("CIP") jasa
PT Graha Telkomsigma Jasa pengelolaan 1999 100 100 163 167
("GTS") dan konsultasi
Telekomunikasi Jasa telekomunikasi 2013 70 70 152 144
Indonesia International dan informasi
(Malaysia) Sdn. Bhd.
(”Telin Malaysia”),
berdomisili di Malaysia
PT Media Nusantara Jasa konsultasi piranti 2012 55 55 128 134
Data Global keras, piranti lunak
("MNDG") komputer, data center,
dan internet exchange
* Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.
13
Page 475
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas anak (lanjutan)
ii. Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):
Tahun
dimulainya Jumlah aset sebelum
operasi Persentase kepemilikan* eliminasi
Entitas anak Jenis usaha komersial 2025 2024 2025 2024
Telekomunikasi Jasa telekomunikasi 2013 100 100 58 52
Indonesia dan informasi
International
(Australia) Pty. Ltd.
(“Telin Australia”),
berdomisili di Australia
PT Pojok Celebes Usaha pariwisata 2008 100 100 52 69
Mandiri
("PCM")
PT Metraplasa Jasa jaringan dan 2012; 60 60 28 29
(“Metraplasa”) e-commerce berhenti
beroperasi
pada bulan
Oktober 2020
* Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.
e. Informasi penting lainnya
i. Mitratel
Pembelian kembali saham
Pada tanggal 6 Maret 2023, Mitratel mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali saham
yang dimiliki publik, dengan jumlah maksimum 7,88% saham dari saham Mitratel yang
ditempatkan dan disetor penuh. Periode pembelian kembali saham adalah 18 (delapan belas)
bulan dimulai dari tanggal 14 April 2023 sampai tanggal 13 Oktober 2024. Pada
31 Desember 2024, Mitratel telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 1.095.945.900
lembar saham atau setara dengan Rp704 miliar.
Pada tanggal 18 Juli 2025, Mitratel mengumumkan rencana melakukan pembelian kembali
saham yang dimiliki publik, dengan jumlah maksimum 4,12% saham dari saham Mitratel yang
ditempatkan dan disetor penuh. Periode pembelian kembali saham adalah 12 (dua belas) bulan
dimulai dari tanggal 26 Agustus 2025 sampai tanggal 25 Agustus 2026. Pada tanggal
31 Desember 2025, Mitratel telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 131.491.800
lembar saham atau setara dengan Rp79 miliar.
Akuisisi entitas sepengendali
Berdasarkan Akta Notaris Shinta Dewi S.H., Nomor 2 dan Nomor 3 pada tanggal
2 Desember 2024, Mitratel melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham (Share Purchase
Agreement) dengan PT Pembangunan Perumahan Infrastruktur (“PPIN”) dan Yayasan
Kesejahteraan Karyawan Pembangunan Perumahan (“YKPP”) untuk akuisisi 100% saham
UMT. Transaksi ini merupakan transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, dimana
pemegang saham pengendali terakhir (ultimate shareholder) dari Mitratel dan UMT adalah
Pemerintah. Atas transaksi ini Mitratel menjadi pengendali atas UMT.
Selisih antara nilai imbalan yang dialihkan dan nilai tercatat investasi yang diperoleh dari transaksi
ini telah diakui sebagai Tambahan Modal Disetor dalam Laporan Perubahan Ekuitas
Konsolidasian, dengan rincian sebagai berikut:
Imbalan yang dibayarkan 650
Nilai buku ekuitas UMT pada saat akuisisi (91)
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali 559
14
Page 476
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Informasi penting lainnya (lanjutan)
ii. TDI
Berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., No. 313 tanggal 14 Oktober 2024, seluruh
pemegang saham TDI menyetujui penerbitan 8.050.000 lembar saham baru. Atas penerbitan
saham tersebut, diambil bagiannya oleh TDE sebanyak 4.830.000 lembar saham atau sebesar
Rp483 miliar; Nxera ID Pte. Ltd. (sebelumnya ST Dynamo ID Pte. Ltd.) sebanyak
2.817.500 lembar saham atau sebesar Rp282 miliar; dan PT Medco Power Indonesia sebesar
402.500 lembar saham atau sebesar Rp40 miliar.
Selanjutnya, berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., No. 238 pada tanggal
22 Desember 2025, seluruh pemegang saham TDI menyetujui penerbitan 7.315.000 lembar
saham baru. Atas penerbitan saham tersebut, diambil bagiannya oleh TDE sebanyak
4.620.000 lembar saham atau sebesar Rp462 miliar dan Nxera ID Pte. Ltd. sebanyak
2.695.000 lembar saham atau sebesar Rp270 miliar.
iii. Ad Medika dan entitas anaknya
Pada tanggal 4 Maret 2026, Metra menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional
Sale and Purchase Agreement/CSPA) dengan Global Assistance and Healthcare (Singapore)
Pte. Ltd. sehubungan dengan rencana pelepasan seluruh kepemilikan atas Ad Medika dan
entitas anaknya. Pada tanggal 31 Desember 2025, transaksi divestasi masih dalam proses dan
pengendalian masih dimiliki oleh Perusahaan.
Kelompok utama aset dan liabilitas dari Ad Medika dan entitas anaknya yang diklasifikasikan
sebagai tersedia untuk dijual pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Aset
Kas dan setara kas 413
Piutang usaha 157
Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 181
Aset tersedia untuk dijual 751
Liabilitas
Deposit pada pelanggan (247)
Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 miliar) (219)
Liabilitas terkait aset yang tersedia untuk dijual (466)
Aset tersedia untuk dijual - bersih 285
f. Penyelesaian dan kewenangan penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah disetujui dan
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 11 Mei 2026.
15
Page 477
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia ("DSAK IAI") dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam surat KEP-347/BL/2012.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
dasar akrual. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan dasar harga perolehan, kecuali
untuk akun tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan
yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan
perubahan kas dan setara kas dari kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
Rupiah (“Rp”) yang juga merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam Grup, kecuali atas
entitas anak tertentu yang memiliki mata uang fungsional Dolar Amerika Serikat, Dolar Australia,
Dolar Singapura, dan Ringgit Malaysia.
Untuk angka-angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini yang masih mengandung nilai tetapi di
bawah Rp1 miliar dan US$1 juta disajikan dengan angka nol.
Standar akuntansi baru
Pada tanggal 1 Januari 2025, Grup menerapkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan
interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang efektif sejak tanggal tersebut.
Penyesuaian kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi. Penerapan standar dan interpretasi
yang baru dan direvisi tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Grup dan
tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan atau tahun
sebelumnya adalah:
Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing
Amendemen ini menjelaskan kriteria ketertukaran antara dua mata uang dan mensyaratkan
pengungkapan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan memahami dampak mata
uang yang tidak dapat dipertukarkan. Amendemen ini tidak memberikan dampak material terhadap
laporan keuangan konsolidasian.
Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Berlaku efektif 1 Januari 2026:
Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan
Amendemen ini menjelaskan terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan dengan kas
menggunakan sistem pembayaran elektronik, klasifikasi aset keuangan, pengungkapan terkait
investasi pada instrumen ekuitas ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, dan pengungkapan terkait persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau
jumlah arus kas kontraktual.
16
Page 478
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif (lanjutan)
Berlaku efektif 1 Januari 2026: (lanjutan)
Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan
(lanjutan)
Amendemen ini mengatur pertimbangan sebagai pembeli neto dalam menerapkan ketentuan
‘penggunaan sendiri’. Amendemen ini menjelaskan penerapan akuntansi lindung nilai jika kontrak
yang mengacu pada listrik bergantung alam ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai serta
amendemen ini mensyaratkan pengungkapan agar pengguna dapat memahami risiko dari kontrak
yang mengacu pada listrik bergantung alam.
Amendemen ini diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
PSAK 338 (Revisi 2025): Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
DSAK IAI telah mengesahkan PSAK 338 (Revisi 2025): Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali. Revisi
ini mencakup ruang lingkup dan penerapan dari metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest)
dan pelepasan di ekuitas (disposal in equity) sebagai konsep akuntansi yang digunakan dalam PSAK
338.
Perubahan utama dalam revisi ini mencakup pengecualian entitas investasi dari ruang lingkup PSAK
338, serta tambahan definisi bisnis alihan, entitas penerima, dan entitas pengalih. Revisi ini juga
mencakup rujukan jumlah tercatat bisnis alihan dan penyajian informasi prakombinasi bisnis ketika
terjadi ketidakpraktisan dalam penerapan metode penyatuan kepemilikan.
Amendemen ini diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
Berlaku efektif 1 Januari 2027:
PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
DSAK IAI telah mengesahkan PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan.
PSAK 118 akan menggantikan PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan. PSAK 118 memberikan
persyaratan untuk penyajian subtotal laba (rugi) operasi, laba (rugi) sebelum pendanaan dan pajak
penghasilan, serta laba (rugi). Selain itu, PSAK 118 juga mensyaratkan penghasilan dan beban untuk
diklasifikasikan ke dalam kategori operasi, investasi, dan pendanaan, serta pajak penghasilan dan
operasi yang dihentikan.
PSAK 118 juga mengatur mengenai pengungkapan Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen (“UKTM”)
dengan tujuan mengomunikasikan pandangan manajemen atas aspek kinerja keuangan perusahaan
secara keseluruhan. PSAK 118 menjelaskan mengenai peran laporan keuangan utama dan catatan
atas laporan keuangan serta prinsip dan persyaratan mengenai agregasi dan disagregasi informasi.
Prinsip tersebut berlaku baik dalam penyajian di laporan keuangan maupun dalam pengungkapan di
catatan atas laporan keuangan. Saat ini, Grup tengah berupaya mengidentifikasi dampak yang akan
ditimbulkan terhadap laporan keuangan konsolidasian.
17
Page 479
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif (lanjutan)
Berlaku efektif 1 Januari 2027 (lanjutan):
PSAK 119: Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan
DSAK IAI telah mengesahkan PSAK 119: Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan.
PSAK 119 mengatur persyaratan pengungkapan yang dapat diterapkan oleh entitas sebagai
pengganti persyaratan pengungkapan dalam PSAK lain. Entitas dapat memilih untuk menerapkan
PSAK ini dalam laporan keuangan konsolidasian, tersendiri, atau laporan keuangan individual jika dan
hanya jika pada akhir periode pelaporan entitas merupakan entitas anak tanpa akuntabilitas publik di
mana entitas induknya menyusun laporan keuangan konsolidasian yang tersedia bagi publik yang
mematuhi SAK Indonesia.
Pada November 2025, DSAK IAI mengesahkan amendemen PSAK 119. Amendemen PSAK 119 ini
mencakup:
i. penghapusan penerapan dalam laporan keuangan tersendiri oleh entitas induk perantara;
ii. penghapusan tujuan pengungkapan terkait pembiayaan pemasok, kekurangan ketertukaran,
model Pilar Dua, klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan, serta liabilitas jangka panjang
dengan kovenan;
iii. pengurangan persyaratan pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan pemasok;
iv. penghapusan materi yang berisi panduan dan bukan persyaratan pengungkapan; dan
v. penggantian persyaratan pengungkapan ukuran kinerja tetapan manajemen dengan rujukan
silang ke PSAK 118.
Amendemen ini diperkirakan tidak memberikan dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
b. Prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak yang mana
Perusahaan memiliki kendali. Pengendalian timbul ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara spesifik, Grup mengendalikan
investee jika dan hanya jika Grup memiliki kekuasaan atas investee, eksposur, atau hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil.
Umumnya, ada dugaan bahwa mayoritas hak suara menghasilkan kontrol. Untuk mendukung
anggapan ini bila Grup memiliki mayoritas atau kurang dari mayoritas hak suara atau hak serupa dari
investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah
Grup memiliki kuasa atas investee, termasuk:
i. pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee;
ii. hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain; dan
iii. hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.
Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas anak dikonsolidasi
sejak tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi
sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Aset, liabilitas, pendapatan, dan beban entitas anak
yang diperoleh atau dilepaskan selama periode berjalan dimasukkan ke dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian hingga tanggal sejak Grup kehilangan pengendalian.
18
Page 480
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Prinsip konsolidasi (lanjutan)
Laba atau rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
Perusahaan dan pada kepentingan nonpengendali, meskipun hal ini akan mengakibatkan timbulnya
saldo defisit pada kepentingan nonpengendali.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan dan beban, dan arus kas atas transaksi antar-Grup
dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.
Saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup:
i. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada nilai
tercatatnya ketika pengendalian hilang;
ii. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak
terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian;
iii. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan
yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;
iv. mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
hilangnya pengendalian; dan
v. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba
rugi konsolidasian yang dapat diatribusikan pada Grup.
c. Transaksi dengan pihak berelasi
Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang digunakan sesuai
dengan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan
No.KEP-347/BL/2012. Pihak-pihak yang dipertimbangkan sebagai pihak berelasi adalah orang atau
entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya.
Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tersebut, entitas berelasi dengan pemerintah
merupakan entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara signifikan oleh
pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang
merupakan pemegang saham dari entitas.
Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas entitas, secara langsung atau tidak
langsung, termasuk direktur (baik eksekutif maupun bukan eksekutif) dari Grup. Status pihak berelasi
diperluas sampai dengan manajemen kunci dari entitas anak sampai dengan tingkatan mereka
mengarahkan operasi entitas anak dengan tingkat keterlibatan minimal dari manajemen Perusahaan.
d. Kombinasi bisnis dan goodwill
Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan diukur sebesar nilai
wajarnya, yang merupakan agregat dari nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil alih, dan
instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai pertukaran atas pengendalian dari pihak yang diakuisisi.
Untuk setiap kombinasi bisnis, kepentingan nonpengendali diukur pada nilai wajar atau pada proporsi
kepemilikan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Pilihan dasar
pengukuran dibuat berdasarkan basis tiap transaksi. Biaya terkait akuisisi dicatat sebagai beban pada
saat timbulnya. Aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi diakui pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi.
19
Page 481
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)
Goodwill awalnya diukur pada harga perolehan, yang merupakan selisih lebih dari nilai agregat
imbalan yang dialihkan dan nilai yang diakui oleh kepentingan nonpengendali dan nilai kepentingan
ekuitas yang dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih. Jika nilai wajar dari jumlah neto aset yang diakuisisi melebihi nilai agregat imbalan
yang dialihkan, Grup menilai kembali apakah semua aset yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil
alih sudah diidentifikasi dengan benar dan memeriksa prosedur yang digunakan untuk mengukur nilai
yang harus diakui pada tanggal akuisisi. Jika hasil penilaian kembali tersebut masih menghasilkan
selisih lebih atas nilai wajar dari aset neto diakuisisi atas nilai agregat imbalan yang dialihkan, maka
keuntungan diakui pada laba atau rugi.
Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 109,
diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai dengan PSAK
109. Imbalan kontinjensi lain yang tidak termasuk dalam PSAK 109 diukur sebesar nilai wajar pada
setiap tanggal pelaporan dengan perubahan nilai wajar yang diakui pada laba rugi.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi bisnis terjadi, maka Grup akan melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses
akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama periode pengukuran,
Grup menyesuaikan secara retrospektif jumlah sementara yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal
akuisisi dan, jika diketahui, telah berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal
tersebut. Periode pengukuran berakhir segera setelah Perusahaan menerima informasi yang dicari
tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi atau mempelajari bahwa informasi
tambahan tidak dapat diperoleh. Namun demikian, periode pengukuran tidak boleh melebihi satu
tahun dari tanggal akuisisi.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak diakuisisi pada nilai wajar saat tanggal
akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan, jika ada, dalam laba rugi.
Berdasarkan PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali, pengalihan aset, liabilitas, saham,
dan instrumen kepemilikan lain antara entitas sepengendali tidak akan menghasilkan suatu laba atau
rugi bagi Perusahaan atau entitas individual yang berada dalam Grup yang sama. Oleh karena
transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengubah substansi ekonomi atas
kepemilikan aset, liabilitas, saham, atau instrumen kepemilikan lain yang dipertukarkan, aset atau
liabilitas yang dialihkan harus dicatat berdasarkan nilai buku yang menggunakan metode penyatuan
kepentingan (pooling-of-interests).
Dalam pelaksanaan metode penyatuan kepentingan, komponen-komponen laporan keuangan selama
restrukturisasi terjadi disajikan seolah-olah restrukturisasi tersebut telah terjadi sejak awal periode
penyajian paling awal. Selisih imbalan yang dibayar atau diterima dengan nilai buku historis terkait
dengan nilai tercatat dari kepentingan yang diperoleh, setelah memperhitungkan dampak pajak
penghasilan, diakui secara langsung di ekuitas dan disajikan sebagai “Tambahan Modal Disetor” pada
bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pada saat penerapan awal PSAK 338, seluruh saldo Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
Sepengendali direklasifikasikan ke akun “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
20
Page 482
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas di laporan posisi keuangan terdiri dari kas di tangan, kas di bank, dan deposito
jangka pendek yang sangat likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang, yang siap dikonversi
menjadi uang tunai dalam jumlah yang diketahui dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
signifikan.
Deposito yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai
“Aset keuangan lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
f. Persediaan
Persediaan terdiri dari kartu Subscriber Identification Module (“SIM”) dan voucer prabayar yang
dibebankan pada saat dijual.
Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih.
Nilai realisasi bersih ditentukan dengan mengestimasi harga jual, dikurangi estimasi biaya penjualan
atau menentukan biaya penggantian yang berlaku.
Biaya persediaan meliputi harga beli, bea impor, pajak lainnya, biaya pengangkutan, biaya
penanganan, dan biaya lainnya yang secara langsung dapat diatribusikan pada perolehannya.
Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.
Jumlah penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi bersih dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi bersih, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban umum dan administrasi pada
periode terjadinya pemulihan tersebut.
Provisi persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan setiap jenis persediaan pada
masa depan.
g. Beban dibayar di muka
Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis
lurus. Beban dibayar di muka disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai aset lancar
lainnya dan aset tidak lancar lainnya.
h. Aset tidak lancar tersedia untuk dijual
Aset (atau kelompok lepasan) diklasifikasikan sebagai aset tersedia untuk dijual ketika nilai
tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
berlanjut dan penjualannya sangat mungkin terjadi. Aset ini dicatat pada nilai yang lebih rendah antara
jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Aset (atau kelompok lepasan) berada dalam keadaan segera dapat dijual dengan syarat-syarat yang
biasa dan umum diperlukan dalam penjualan aset (atau kelompok lepasan) tersebut dan penjualannya
harus sangat mungkin (highly probable).
Aset (atau kelompok lepasan) yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara
terpisah dari aset lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas dari kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dari liabilitas
lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
21
Page 483
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
i. Aset takberwujud
Aset takberwujud diakui jika kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa
depan dari aset takberwujud tersebut dan biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.
Aset takberwujud dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi
penurunan nilai (apabila ada). Aset takberwujud diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya.
Periode amortisasi dan metode amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah
setidaknya setiap akhir periode pelaporan. Grup mengestimasi nilai terpulihkan dari aset takberwujud.
Apabila nilai tercatat aset takberwujud melebihi estimasi jumlah terpulihkan, maka nilai tercatat aset
tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi jumlah terpulihkan.
Aset takberwujud, kecuali goodwill, diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat aset takberwujud sebagai berikut:
Tahun
Piranti lunak 3-6
Lisensi 3-20
Aset takberwujud lainnya 3-30
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya ketika aset tersebut dilepaskan atau ketika tidak terdapat
lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasan aset tersebut.
Selisih dalam laporan antara nilai tercatat aset dengan hasil neto yang diterima dari pelepasannya
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
j. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
nilai (jika ada).
Biaya perolehan aset tetap terdiri dari: (a) harga perolehan; (b) setiap biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan; dan (c) estimasi awal
biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap. Setiap bagian aset
tetap yang memiliki harga perolehan cukup signifikan terhadap biaya perolehan seluruh aset tetap
disusutkan secara terpisah.
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 10-50
Renovasi bangunan sewa 3-10
Peralatan sentral telepon 3-15
Peralatan telegraf, teleks, dan komunikasi data 15
Peralatan dan instalasi transmisi 3-40
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 4-20
Jaringan kabel 3-25
Drop cable 5
Catu daya 4-25
Peralatan pengolahan data 4-20
Peralatan telekomunikasi lainnya 3-5
Peralatan kantor 2-5
Kendaraan 4-8
Peralatan lainnya 2-5
22
Page 484
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
j. Aset tetap (lanjutan)
Biaya signifikan sehubungan dengan renovasi bangunan sewa dikapitalisasi dan disusutkan selama
masa sewa.
Metode penyusutan, umur manfaat, dan nilai residu dari suatu aset direviu paling tidak setiap akhir
tahun buku dan disesuaikan jika diperlukan. Nilai residu dari aset adalah estimasi jumlah yang dapat
diperoleh Grup dari pelepasan aset, setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, ketika aset telah
mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada akhir umur manfaatnya.
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran dengan aset non-moneter atau kombinasi aset moneter
dan non-moneter diukur pada nilai wajar kecuali, (i) transaksi pertukaran tidak memiliki substansi
komersial; atau (ii) nilai wajar aset yang diterima, dan aset yang diserahkan tidak dapat diukur secara
andal.
Suku cadang utama dan suku cadang siap pakai yang diperkirakan dapat digunakan lebih dari
12 bulan dicatat sebagai bagian dari aset tetap.
Ketika aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi
penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian dan laba atau rugi yang timbul
dari pelepasan atau penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Piranti keras komputer tertentu tidak dapat dioperasikan tanpa ketersediaan piranti lunak komputer
tertentu. Dalam kondisi tersebut, piranti lunak komputer dicatat sebagai bagian dari piranti keras
komputer. Jika piranti lunak komputer berdiri sendiri dari piranti keras komputernya, piranti lunak
komputer tersebut dicatat sebagai bagian dari aset takberwujud.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian pada saat terjadinya. Pemugaran dan penambahan yang signifikan, dikapitalisasi
ke akun aset tetap yang terkait.
Grup mengakui biaya penggantian sebagian aset tetap dalam jumlah tercatat aset tetap tersebut,
maka entitas menghentikan pengakuan jumlah tercatat dari bagian aset yang diganti.
Aset dalam pembangunan diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai
(jika ada), hingga pembangunan selesai, yang kemudian direklasifikasi ke akun aset tetap yang terkait.
Selama masa pembangunan hingga aset tetap siap untuk digunakan/dijual, biaya pinjaman, yang
termasuk di dalamnya beban bunga dan selisih kurs yang timbul atas pinjaman yang diperoleh untuk
membiayai pembangunan aset, dikapitalisasi secara proporsional terhadap rata-rata nilai akumulasi
pengeluaran selama periode tersebut sepanjang aset tetap tersebut memenuhi definisi aset
kualifikasian. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika pembangunan selesai, dan aset tetap siap
untuk digunakan atau dijual.
k. Sewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika
kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu
tertentu dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-
masing kontrak, kecuali dalam kasus di mana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi
perpanjangan kontrak.
23
Page 485
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Grup memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman dalam PSAK 116, antara lain:
• penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
• akuntansi untuk sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan sebagai sewa jangka
pendek;
• pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna sebagai sewa jangka
pendek;
• penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa di mana kontrak berisi opsi
untuk perpanjangan atau pemutusan masa sewa;
• tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Grup
menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
• untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa di mana aset dasar adalah
aset bernilai rendah (yaitu aset dasar dengan nilai maksimum US$5.000 atau Rp50 juta dalam
kondisi baru).
Grup menerapkan definisi sewa dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK 116 untuk semua
kontrak sewa.
i. Grup sebagai lessee
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali
untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk
melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
yang mendasarinya.
Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang
diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang
dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.
Aset hak guna diamortisasi dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara
masa sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
Tahun
Tanah 1-33
Bangunan 1-30
Peralatan dan instalasi transmisi 1-25
Kendaraan 1-6
Lain-lain 1-6
Jika kepemilikan aset hak guna dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa
manfaat ekonomis aset. Aset hak guna mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 236:
Penurunan Nilai Aset.
24
Page 486
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
i. Grup sebagai lessee (lanjutan)
Liabilitas sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk
pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang
diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk
harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti akan dilakukan oleh Grup dan pembayaran
penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang melaksanakan
opsi untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs
diakui sebagai beban pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran
terjadi.
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental karena tingkat suku bunga implisit sewa tidak dapat ditentukan dengan
mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan
pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah
tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
perubahan pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang
mendasarinya.
Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan dan sewa aset bernilai rendah,
serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-
prinsip pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 116 akan diperlakukan sama dengan sewa
operasi. Grup akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa
sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
ii. Grup sebagai lessor
Berdasarkan PSAK 116, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau
sewa operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa di mana
Grup mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan
sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal insepsi dan dinilai kembali hanya jika
ada modifikasi sewa.
Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan dengan
jumlah yang sama dengan investasi bersih dalam sewa dan menyajikannya sebagai piutang
sewa pembiayaan. Investasi bersih dalam sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk
pembayaran tetap dalam substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel
yang bergantung pada indeks atau kurs, dan jaminan nilai residu yang diberikan kepada lessor
oleh lessee. Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup
pasti akan dilakukan oleh lessee dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka
waktu sewa mencerminkan Grup yang menggunakan opsi untuk mengakhiri.
Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 109, penyisihan kerugian kredit ekspektasian telah diakui
sebagai piutang sewa dan disajikan sebagai "Piutang lain-lain" (Catatan 8).
25
Page 487
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
ii. Grup sebagai lessor (lanjutan)
Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa
dan dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk
menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset tetap dan
diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi
diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.
Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan
pendapatan PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, untuk mengalokasikan
pertimbangan dalam kontrak. Pendapatan yang timbul dari sewa operasi dicatat sebagai
Pendapatan dari transaksi lessor (Catatan 2o).
l. Beban tangguhan - hak atas tanah
Hak atas tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali
dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan
pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi
dengan metode garis lurus selama periode legal hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana
yang lebih pendek.
m. Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih
antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk
jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.
n. Penjabaran valuta asing
Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs tengah Reuters yang
berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan
liabilitas moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs beli dan
jual yang diterbitkan oleh Reuters pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dengan rincian
sebagai berikut:
2025 2024
Beli Jual Beli Jual
Pound Inggris (“GBP”) 1 22.386 22.401 20.198 20.212
Dolar A.S. (“US$”) 1 16.672 16.681 16.090 16.100
Dolar Australia (“AU$”) 1 11.136 11.149 9.995 10.009
Dolar Singapura (“SGD”) 1 12.960 12.969 11.815 11.829
Dolar Taiwan Baru (“TWD”) 1 530,38 531,21 490,07 490,52
Euro (“EUR”) 1 19.541 19.556 16.761 16.775
Yen Jepang (“JPY”) 1 106,45 106,52 103,02 103,11
Ringgit Malaysia (“MYR”) 1 4.101 4.111 3.591 3.601
Dolar Hong Kong (“HKD”) 1 2.142 2.143 2.072 2.074
Kyat Myanmar (“MMK”) 1 7,91 7,97 7,64 7,69
26
Page 488
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
n. Penjabaran valuta asing (lanjutan)
Laba atau rugi selisih kurs yang timbul, baik yang telah maupun yang belum direalisasi, dikreditkan
atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian periode
berjalan, kecuali untuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman selama pembangunan suatu aset
tertentu yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi, di mana pinjaman dapat diatribusikan terhadap
pembangunan aset tersebut (Catatan 2i).
o. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
PSAK 115 menetapkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan, dan
berapa banyak pendapatan yang harus diakui. Standar ini menyediakan model lima langkah tunggal
untuk penentuan dan pengakuan pendapatan untuk diterapkan pada semua kontrak dengan
pelanggan. Standar ini juga memberikan panduan spesifik yang mensyaratkan jenis biaya tertentu
untuk memperoleh dan/atau memenuhi kontrak yang akan dikapitalisasi dan diamortisasi secara
sistematis yang konsisten dengan pengalihan kepada pelanggan atas barang atau jasa yang terkait
dengan biaya yang dikapitalisasi.
Di bawah ini adalah ringkasan kebijakan akuntansi pengakuan pendapatan Grup untuk setiap jenis
pendapatan:
i. Data, internet, dan jasa teknologi informatika
Pendapatan dari komunikasi data dan internet diakui berdasarkan pemakaian, yang diukur
berdasarkan jangka waktu pemakaian internet atau berdasarkan jumlah biaya tetap tergantung
pengaturan dengan pelanggan. Pendapatan dari penjualan, instalasi dan implementasi piranti
lunak dan perangkat keras komputer, jasa pemasangan jaringan data komputer, dan instalasi
diakui pada saat penyerahan barang dan/atau jasa kepada pelanggan atau instalasi perangkat.
Pendapatan dari jasa pengembangan piranti lunak komputer diakui berdasarkan metode
persentase penyelesaian.
Untuk layanan yang dijual dalam paket bundel/solusi, total penerimaan dari pelanggan
dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual yang berdiri sendiri untuk
setiap produk dan/atau layanan. Grup mengestimasi harga jual yang berdiri sendiri menggunakan
harga yang berlaku jika layanan tersebut dijual dengan basis yang berdiri sendiri. Sebagian besar
paket bundel/solusi yang dijual oleh Grup hanya mencakup layanan yang pada umumnya
terselesaikan selama periode waktu yang sama. Karena itu, pola pengakuan pendapatan
umumnya tidak dipengaruhi oleh alokasi.
ii. IndiHome
Pendapatan dari layanan IndiHome berasal dari pelanggan yang berlangganan layanan internet
atau paket layanan bundel kombinasi layanan consumer (misal telepon, internet dan data, serta
TV berbayar). Layanan tersebut ditawarkan berdasarkan pascabayar yang ditagih pada bulan
berikutnya. Grup menerapkan syarat dan ketentuan yang mengharuskan pelanggan untuk
membayar denda pengakhiran yang substantif apabila kontrak berlangganan berakhir atas
permintaan dan/atau kesalahan pelanggan dalam 12 bulan pertama setelah layanan aktif.
Setelah periode 12 bulan pertama, pelanggan dapat memutuskan untuk berhenti berlangganan
sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku tanpa dikenakan denda. Sesuai ketentuan
PSAK 115, periode kontrak adalah 12 bulan, dan selanjutnya dapat diperbaharui sebagai kontrak
bulanan.
27
Page 489
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)
ii. IndiHome (lanjutan)
Seluruh layanan IndiHome diakui menggunakan metode output berdasarkan penggunaan aktual
pelanggan atau waktu yang telah berlalu ketika pelanggan secara bersamaan menerima dan
mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup.
Pelanggan diharuskan membayar biaya di muka pada saat dimulainya kontrak. Biaya di muka
dianggap sebagai hak material karena pelanggan tidak diharuskan membayar biaya di muka
ketika pelanggan memperbarui layanan di luar periode kontrak asli. Grup menilai opsi pembaruan
sebesar pembayaran yang diterima dari biaya di muka untuk layanan instalasi. Grup
menangguhkan nilai tersebut sebagai liabilitas kontrak dan mengakuinya sebagai pendapatan
berdasarkan metode garis lurus sepanjang taksiran jangka waktu hubungan dengan pelanggan.
Grup memperkirakan jangka waktu hubungan dengan pelanggan berdasarkan informasi historis
dan tren pelanggan serta memperbarui evaluasi tersebut setiap tahun.
iii. Interkoneksi
Pendapatan dari interkoneksi terutama terdiri dari jasa interkoneksi untuk panggilan pelanggan
operator telekomunikasi lainnya ke pelanggan Grup (panggilan masuk), panggilan antara
pelanggan operator telekomunikasi lainnya melalui jaringan Grup (transit), dan jasa jaringan
dengan operator telekomunikasi lainnya. Semua jasa ini diakui berdasarkan metode output
menggunakan basis traffic aktual yang tercatat untuk bulan tersebut.
iv. SMS, telepon tidak bergerak, dan selular
Layanan ditawarkan secara pascabayar atau prabayar. Untuk layanan prabayar, penjualan paket
perdana (juga dikenal sebagai kartu SIM dan voucer perdana) dan voucer isi ulang pada awalnya
diakui sebagai liabilitas kontrak. Grup mengakui aset kontrak untuk penyediaan jasa dari
pelanggan pascabayar yang belum ditagih.
Seluruh pendapatan layanan tersebut diakui berdasarkan metode output, baik per penggunaan
aktual atau estimasi unit yang digunakan (jika layanan dijual berdasarkan paket), karena
pelanggan secara bersamaan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan oleh Grup.
Untuk layanan yang dijual dalam paket bundel, total penerimaan dari pelanggan dialokasikan
untuk kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual yang berdiri sendiri untuk setiap produk
dan/atau layanan. Grup mengestimasi harga jual yang berdiri sendiri menggunakan harga yang
berlaku jika layanan tersebut dijual dengan basis yang berdiri sendiri. Sebagian besar paket
bundel yang dijual oleh Grup hanya mencakup layanan yang pada umumnya terselesaikan
selama periode waktu yang sama. Karena itu, pola pengakuan pendapatan umumnya tidak
dipengaruhi oleh alokasi.
Pembayaran yang diterima dialokasikan antara layanan telekomunikasi yang terjual dan jumlah
poin yang dikeluarkan, dengan nilai yang dialokasikan ke poin yang setara dengan nilai wajarnya.
Nilai wajar poin yang dikeluarkan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan saat poin
tersebut ditukarkan, berakhir masa berlakunya, atau pada saat program tersebut dihapus.
v. Jaringan dan jasa telekomunikasi lainnya
Pendapatan dari jaringan terdiri dari pendapatan dari sewa sirkit dan transponder satelit yang
diakui pada periode saat jasa diberikan. Pendapatan dari perangkat atau jasa telekomunikasi
lainnya diakui pada saat penyerahan kepada pelanggan.
28
Page 490
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Aset kontrak
Aset kontrak awalnya diakui dari pendapatan atas pengalihan barang atau jasa karena penerimaan
imbalan masih bersyarat tahapan tertentu atau setelah penyelesaian proyek. Setelah penyelesaian
syarat tahapan tertentu atau proyek, jumlah yang diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang
usaha.
Aset kontrak tunduk pada penilaian penurunan nilai. Lihat kebijakan akuntansi tentang penurunan nilai
aset keuangan di bagian 2.r.i. Instrument keuangan - pengakuan awal dan pengukuran selanjutnya.
Liabilitas kontrak
Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran telah jatuh tempo (mana yang
lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa. Liabilitas kontrak diakui
sebagai pendapatan ketika Grup melaksanakan kewajiban dalam kontrak (misal mengalihkan kendali
atas barang atau jasa kepada pelanggan).
Biaya inkremental untuk mendapatkan dan biaya memenuhi kontrak
Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan, yang pada dasarnya
terdiri dari komisi penjualan dan biaya pemenuhan kontrak, pada awalnya diakui pada laporan posisi
keuangan konsolidasian sebagai biaya kontrak. Biaya-biaya ini kemudian diamortisasi secara
sistematis yang konsisten dengan periode dan pola pengiriman produk dan jasa terkait ke pelanggan.
Biaya yang tidak memenuhi syarat sebagai biaya untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan
pelanggan dibebankan pada saat terjadinya atau sesuai dengan standar terkait lainnya.
Setiap akhir tahun pelaporan, Grup melakukan evaluasi apakah terdapat indikasi bahwa
biaya kontrak yang dikapitalisasi mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai terjadi ketika
nilai tercatat biaya kontrak melebihi nilai yang diharapkan diterima dari pertukaran barang dan jasa.
Ketika terjadi penurunan nilai, rugi penurunan nilai diakui di laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Pendapatan dari transaksi lessor
Pendapatan dari transaksi lessor terdiri dari pendapatan dari sewa operasi atas menara
telekomunikasi dan sewa lainnya. Pendapatan sewa diakui berdasarkan metode garis lurus selama
masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya.
p. Imbalan kerja
i. Imbalan kerja jangka pendek
Seluruh imbalan kerja jangka pendek yang terdiri dari gaji dan imbalan terkait, tunjangan cuti,
insentif, dan imbalan kerja jangka pendek lain diakui sebagai biaya yang tidak didiskonto saat
karyawan telah memberikan jasa kepada Grup.
29
Page 491
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Imbalan kerja (lanjutan)
ii. Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain
Imbalan pasca kerja terdiri dari program pensiun imbalan pasti yang funded dan unfunded,
program pensiun iuran pasti, imbalan pasca kerja lainnya, program imbalan kesehatan pasca
kerja imbalan pasti, program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti, dan kewajiban
berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan.
Imbalan kerja jangka panjang lain terdiri dari penghargaan masa kerja, cuti masa kerja, dan masa
persiapan pensiun.
Perhitungan biaya terkait dengan program imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang
lain dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.
Kewajiban bersih Perusahaan berkaitan dengan imbalan pasti pensiun dan imbalan kesehatan
pasca kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi imbalan yang akan diperoleh karyawan di
masa depan sehubungan dengan jasa di masa sekarang dan masa lalu, dikurangi dengan nilai
wajar dari aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
estimasi arus kas keluar di masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah,
yang didenominasi dalam mata uang di mana manfaat akan dibayarkan dan yang mempunyai
jangka waktu sampai dengan jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban imbalan pasca
kerja terkait. Obligasi pemerintah digunakan karena tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat
berkualitas tinggi.
Aset program adalah aset yang dimiliki oleh program pensiun imbalan pasti dan imbalan
kesehatan pasca kerja serta polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset ini diukur pada nilai wajar
pada akhir periode pelaporan. Nilai wajar polis asuransi adalah jumlah yang sama dengan
kewajiban yang terkait (dan dapat dikurangi jika jumlah yang dapat diterima dari polis asuransi
tidak dapat diperoleh secara penuh).
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset
(tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti
neto) dan imbal hasil aset program (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto) diakui pada ekuitas melalui penghasilan komprehensif
lain di periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak diklasifikasikan ke laba rugi di periode
selanjutnya.
Biaya jasa lalu diakui di laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara:
(a) ketika amendemen atau kurtailmen program terjadi; dan
(b) ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait.
Bunga neto dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat
diskonto.
Laba atau rugi kurtailmen diakui apabila terdapat komitmen untuk melakukan pengurangan
jumlah karyawan dalam jumlah yang material yang ditanggung oleh suatu program atau apabila
terdapat perubahan ketentuan-ketentuan pada suatu program imbalan pasti, di mana bagian
yang material dari jasa yang diberikan karyawan pada masa depan tidak lagi memberikan
imbalan, atau memberikan imbalan yang lebih rendah.
Laba atau rugi penyelesaian diakui apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua
kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program manfaat
pasti (selain pembayaran imbalan sesuai dengan ketentuan program dan termasuk dalam asumsi
aktuaria).
30
Page 492
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Imbalan kerja (lanjutan)
ii. Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain (lanjutan)
Untuk program iuran pasti, Perusahaan membayar iuran secara rutin yang merupakan biaya
berkala bersih untuk periode iuran tersebut dan dicatat sebagai bagian dari beban karyawan
ketika terutang.
Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan program imbalan pasti, yaitu dari tanggal ketika jasa
pekerja pertama kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa
pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program
tersebut.
iii. Pensiun dini (“Pendi”)
Beban Pendi yang dicatat sebagai biaya karyawan di laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian diakui pada saat Grup berkomitmen untuk membayar pesangon
Pendi yang timbul sehubungan dengan tawaran yang diajukan Grup agar karyawan
mengundurkan diri secara sukarela. Grup dianggap berkomitmen untuk membayar pesangon
Pendi jika, dan hanya jika, Grup telah memiliki rencana formal terinci yang tidak dapat dibatalkan.
q. Pajak
Pajak Penghasilan (“PPh”)
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak penghasilan tersebut sehubungan dengan
transaksi atau kejadian yang diakui secara langsung di ekuitas di mana pajak penghasilannya diakui
secara langsung di ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak kini dihitung sebesar jumlah yang diperkirakan dapat diperoleh atau dibayar
dengan menggunakan tarif dan ketentuan pajak yang telah ditetapkan atau secara substantif
ditetapkan pada setiap tanggal pelaporan. Manajemen secara periodik mengevaluasi perlakuan pajak
yang diterapkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT Tahunan”) sehubungan dengan situasi
di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
provisi berdasarkan jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada Otoritas Pajak.
Pemeriksaan pajak
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya Surat Ketetapan Pajak
(“SKP”) atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Jumlah tambahan
pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP diakui sebagai pendapatan atau beban dalam
laba rugi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan
pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
memenuhi kriteria pengakuan aset.
Pajak tangguhan
Grup mengakui aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk semua perbedaan temporer antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup juga
mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari manfaat pajak pada masa depan, seperti
kompensasi rugi fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa depan cukup besar
(probable). Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
pajak dan undang-undang pajak pada setiap tanggal pelaporan yang diharapkan berlaku terhadap
penghasilan kena pajak ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan.
31
Page 493
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
q. Pajak (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi apabila
tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak yang memadai akan tersedia untuk
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar kemungkinan
bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Pengurangan
pajak yang berasal dari pembalikan aset pajak tangguhan dikecualikan dari estimasi laba kena pajak
masa depan.
Pajak tangguhan suatu transaksi diakui di luar laba rugi, oleh karena itu pajak tangguhan atas
transaksi tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain konsolidasian atau diakui langsung di
ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,
jika dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
hapus aset dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh Otoritas Pajak yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau
entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada
setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan
diharapkan untuk dipulihkan atau diselesaikan.
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:
i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
item beban-beban yang diterapkan; dan
ii. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
Ketidakpastian dalam perlakuan pajak penghasilan
ISAK 123: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan menyatakan bahwa, pengakuan dan
pengukuran aset dan liabilitas pajak yang mengandung ketidakpastian perlakuan pajak penghasilan
ditentukan dengan mempertimbangkan apakah diperlakukan secara terpisah atau bersamaan,
penggunaan asumsi tentang pemeriksaan atas perlakuan pajak tidak pasti oleh otoritas perpajakan,
pertimbangan apakah besar kemungkinan Otoritas Pajak akan menerima perlakuan pajak tidak pasti
dan penilaian kembali pertimbangan atau estimasi yang disyaratkan jika terjadi perubahan fakta dan
keadaan.
Jika penerimaan perlakuan pajak dimungkinkan oleh Otoritas Pajak, pengukuran tersebut sejalan
dengan pengisian pajak penghasilan. Jika penerimaan perlakuan pajak oleh Otoritas Pajak tidak
memungkinkan, Grup menggunakan jumlah pajak dengan menggunakan metode yang memberikan
prediksi resolusi yang lebih baik (yaitu jumlah yang paling mungkin atau nilai yang diharapkan).
Pajak final
Peraturan perpajakan Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 212: Pajak Penghasilan. Pajak final
atas jasa konstruksi dan sewa disajikan sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”.
32
Page 494
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Instrumen keuangan
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
i. Aset keuangan
Pengakuan dan pengukuran awal
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan nilai
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan/atau
saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur pada harga transaksi yang
telah ditentukan berdasarkan PSAK 115.
Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus memiliki arus kas yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal
sebagai Solely Payment of Principal and Interest (”SPPI”) testing dan dilakukan pada tingkat
instrumen.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup
mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus
kas akan dihasilkan dari perolehan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang
lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau
menjual aset tersebut.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan ke dalam
empat kategori:
(a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
dipenuhi:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
kas dan setara kas, aset keuangan lancar lainnya, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset
tidak lancar lainnya.
33
Page 495
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Instrumen keuangan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)
(b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dengan fitur
reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)
Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
kedua kondisi berikut dipenuhi:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai
diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset keuangan diukur
pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada penghasilan
komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya
direklasifikasi ke laba rugi.
(c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tanpa fitur
reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen
ekuitas)
Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai wajar investasi dalam
instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 232: Instrumen Keuangan:
Penyajian dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan.
Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset
keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen
telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya
investasi. Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori
ini meliputi investasi jangka panjang pada instrumen keuangan.
(d) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi meliputi aset keuangan yang dikelola
untuk diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal ditetapkan untuk diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai
wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diperdagangkan jika
perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif,
termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan
kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan
yang tidak memenuhi SPPI testing diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang
yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan
pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat
menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau
pengakuan.
34
Page 496
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Instrumen keuangan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)
(d) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan)
Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan konsolidasian diukur pada nilai
wajarnya di mana keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai
wajar diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Aset
keuangan Grup diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari investasi jangka panjang
pada instrumen keuangan dan aset keuangan lancar lainnya.
Kerugian kredit ekspektasian
Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian untuk seluruh instrumen utang
yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kerugian kredit
ekspektasian didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai
dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
menggunakan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima
tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kualitas kredit
lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen
keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal,
pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian dalam
12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara
signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit
ekspektasian selama sisa umurnya, terlepas dari waktu gagal bayar (sepanjang umurnya).
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam
risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umur. Grup telah membentuk model provisi yang didasarkan pada data historis
kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) yaitu
kondisi pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi gagal bayar ketika telah menunggak
lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset
keuangan dalam keadaan gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan
bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
peningkatan kualitas kredit. Penghapusan piutang usaha dilakukan ketika kecil kemungkinan
untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan
telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
35
Page 497
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Pengakuan dan pengukuran awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar
pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi atau (b) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus
dibayar, deposit dari pelanggan, pinjaman, dan liabilitas sewa. Pinjaman termasuk utang bank
jangka pendek, obligasi, dan utang bank jangka panjang.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
(a) Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah liabilitas
keuangan yang diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada saat awal ditetapkan
untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli
kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan
sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan
dan efektif. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi.
Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi ditentukan pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat
dalam PSAK 109 terpenuhi. Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan untuk diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi.
(b) Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
melalui proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung
dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
merupakan bagian integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga
efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini secara umum
berlaku untuk pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat mengacu ke Catatan 19.
36
Page 498
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Instrumen keuangan (lanjutan)
iii. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan
posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas
peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap seluruh keadaan
sebagai berikut:
(i) situasi bisnis yang normal;
(ii) peristiwa default; dan
(iii) peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari Grup dan seluruh pihak lawan.
iv. Penghentian pengakuan instrumen keuangan
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan manfaat dari aset keuangan
tersebut ditransfer secara substansial kepada pihak lain.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual untuk membayar
dilepaskan, dibatalkan atau berakhir.
s. Modal saham yang diperoleh kembali
Saham diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan nilai perolehannya sebagai “Modal Saham
yang Diperoleh Kembali” dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Harga pokok dari
penjualan/pengalihan saham yang diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan metode rata-rata
tertimbang. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan, penjualan kembali,
penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Grup. Selisih antara nilai tercatat dan nilai yang
diperoleh kembali dari penjualan kembali saham treasuri di masa mendatang, diakui sebagai bagian
dari tambahan modal disetor dalam ekuitas.
t. Dividen
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
laporan keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
saham Perusahaan. Untuk dividen interim, Perusahaan mengakui sebagai liabilitas berdasarkan
keputusan Rapat Direksi dengan persetujuan Rapat Dewan Komisaris.
u. Laba per saham dan laba per ADS
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
tersebut. Laba per ADS dihitung dengan mengalikan laba per saham dasar dengan 100, yaitu jumlah
lembar saham per ADS.
37
Page 499
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
v. Informasi segmen
Informasi segmen Grup disajikan menurut segmen operasi yang telah diidentifikasi sesuai dengan
PSAK 108: Segmen Operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
ii. hasil operasinya direviu secara reguler oleh Pengambil Keputusan Operasional (“PKO”) Grup,
misalnya Direksi untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
iii. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
w. Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi untuk kontrak yang merugi diakui ketika kontrak tersebut menjadi merugi sebesar mana yang
lebih rendah antara biaya neto memenuhi kontrak dengan denda atau kompensasi yang dibayar jika
tidak memenuhi kontrak.
x. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset non-keuangan
mengalami penurunan nilai aset. Aset tersebut meliputi atas aset tetap, aset lancar, dan aset tidak
lancar lainnya, termasuk aset takberwujud. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan
diestimasi untuk aset individual. Jika tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset
individual, maka Grup menentukan jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (“UPK”) yang mana
aset tercakup (“aset UPK”).
Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajarnya dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset lebih
besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan
nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai,
estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.
Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan dibebankan pada operasi berjalan dan disajikan
sebagai bagian dari laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
38
Page 500
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
x. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset selain goodwill, mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka jumlah terpulihkan aset
tersebut diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset
selain goodwill, dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
tercatat yang telah ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai
yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui
dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Penurunan nilai goodwill diuji setiap tahun dan ketika terdapat keadaan yang mengindikasikan adanya
penurunan nilai. Penurunan nilai untuk goodwill ditentukan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
UPK (atau kelompok UPK) yang mana goodwill tercakup. Jika nilai terpulihkan dari UPK lebih rendah
dari nilai tercatatnya, maka rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai atas goodwill tidak dapat
dipulihkan pada periode mendatang.
y. Klasifikasi lancar dan tidak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan sebagai lancar bila:
i. akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan; atau
iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
iv. kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Aset yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila:
i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
ii. untuk diperdagangkan;
iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
iv. tidak ada hak pada akhir periode pelaporan untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling
tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Persyaratan liabilitas yang dapat mengakibatkan diselesaikannya liabilitas tersebut dengan
menerbitkan instrumen ekuitas sesuai dengan pilihan pihak lawan, tidak berdampak terhadap
klasifikasi liabilitas tersebut.
Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
keputusan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas
yang dilaporkan, dan pengungkapan yang menyertainya, dan pengungkapan liabilitas kontinjensi,
pada akhir periode pelaporan.
Ketidakpastian tentang asumsi dan perkiraan ini dapat menghasilkan hasil yang memerlukan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode
mendatang.
39
Page 501
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
i. Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
Informasi segmen
Untuk tujuan manajemen, Grup menggunakan pendekatan berbasis business pillars sebagai
berikut: Business to Customer (“B2C”), Business to Business Infrastructure (“B2B Infra”),
Business to Business ICT (“B2B ICT”), Internasional, dan Lain-lain. Grup telah menentukan
segmen dilaporkan berdasarkan, antara lain, struktur organisasi serta komponen dari Grup yang
hasil operasinya secara regular direviu oleh PKO. Grup juga telah menentukan Direksi sebagai
PKO karena Direksi memonitor hasil operasi masing-masing segmen secara terpisah untuk
tujuan pengambilan keputusan atas alokasi sumber daya dan penilaian kinerja.
Pajak penghasilan
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak
dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan
penyesuaian di masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang telah dicatat. Pertimbangan
juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal.
Grup mengakui liabilitas untuk area pemeriksaan pajak yang diantisipasi berdasarkan estimasi
apakah tambahan pajak akan terutang. Jika hasil akhir pajak berbeda dengan jumlah yang sudah
dicatat, selisihnya akan mempengaruhi aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan pada periode
ditentukannya hasil pajak tersebut.
ii. Estimasi dan asumsi
Estimasi dan asumsi terus dievaluasi dan didasarkan kepada pengalaman historis dan faktor-
faktor lain, termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi
yang ada.
Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan,
menurut definisi, jarang yang sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi pada saat
tanggal pelaporan yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas selama satu tahun laporan keuangan ke depan dipaparkan di
bawah ini.
(a) Imbalan pasca kerja
Nilai kini kewajiban imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
dengan dasar aktuaria berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan tingkat
pengembalian investasi. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas
imbalan pasca kerja.
Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat
diskonto tersebut adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai
kini dari estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
kewajiban. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan
tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan
yang akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
yang terkait.
40
Page 502
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
(a) Imbalan pasca kerja (lanjutan)
Jika terdapat peningkatan peringkat seperti pada obligasi pemerintah atau penurunan tingkat
bunga sebagai hasil dari peningkatan kondisi ekonomi, maka akan terdapat dampak material
terhadap tingkat diskonto yang digunakan dalam menentukan kewajiban pasca kerja.
Asumsi kunci kewajiban imbalan pasca kerja lainnya sebagian ditentukan berdasarkan
kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 30 dan 31.
(b) Umur manfaat aset tetap
Grup mengestimasi umur manfaat aset tetap berdasarkan ekspektasi penggunaan aset oleh
Grup dengan mempertimbangkan rencana strategi usaha, perkembangan teknologi di masa
depan, dan perilaku pasar. Estimasi umur manfaat aset tetap adalah berdasarkan pada
penelaahan Grup secara kolektif terhadap praktik industri, evaluasi teknis internal, dan
pengalaman untuk aset yang sejenis.
Grup melakukan reviu atas estimasi umur manfaat sekurang-kurangnya setiap akhir periode
pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya, yang
dikarenakan adanya perubahan ekspektasi daya pakai aset akibat pemakaian dan
kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain
atas penggunaan aset. Jumlah beban tercatat setiap tahun akan terpengaruh oleh
perubahan atas faktor-faktor dan situasi tersebut. Perubahan estimasi umur manfaat aset
tetap merupakan perubahan estimasi akuntansi dan diakui secara prospektif dalam laporan
laba rugi pada periode perubahan dan periode mendatang.
Pada tahun 2025, Perusahaan menetapkan perubahan estimasi umur manfaat untuk
beberapa aset yang dimiliki Perusahaan sebagai berikut:
Perubahan
Estimasi umur estimasi umur
Kelompok manfaat manfaat
aset tetap Kelas aset (tahun) (tahun)
Jaringan kabel Optical Line Terminal 25 8
Peralatan sentral telepon Sentral telepon 10-15 5-10
Peralatan dan instalasi
transmisi Transmisi terestrial 10-15 8
Satelit, stasiun bumi, IP Multimedia Subsystem
dan peralatan ("IMS") 10-15 8
(c) Menentukan jangka waktu kontrak dengan opsi perpanjangan dan penghentian - Grup
sebagai lessee
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat
dibatalkan, bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa
sewa jika cukup pasti akan dilaksanakan, atau periode yang dicakup oleh opsi untuk
menghentikan masa sewa, jika cukup pasti untuk tidak dilakukan.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan dan penghentian.
Grup menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah akan menggunakan opsi
untuk memperbarui atau menghentikan sewa, mempertimbangkan semua faktor relevan
yang menciptakan insentif ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau penghentian.
Setelah tanggal dimulainya sewa, Grup menilai kembali masa sewa jika ada peristiwa atau
perubahan signifikan dalam kendali yang mempengaruhi kemampuan untuk melakukan atau
tidak opsi perpanjangan atau penghentian.
41
Page 503
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
(d) Penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan
Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian untuk
piutang usaha dan aset kontrak. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan
dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit
ekspektasian sepanjang kepemilikan aset pada tanggal pelaporan. Untuk piutang lain-lain,
Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang lain-lain mengalami
penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan.
Grup telah membentuk metodologi terkait penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk
piutang usaha dan aset kontrak yang didasarkan pada data historis kerugian kredit dan
informasi terkini yang lebih mencerminkan perubahan kondisi saat ini, disesuaikan dengan
faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan, dan
lingkungan ekonomi. Metode dan pendekatan akan terus dimonitor dan diperbaharui jika
terdapat tambahan informasi yang wajar, terdukung, dan tersedia.
(e) Pendapatan
(i) Pertimbangan penting dalam menentukan kewajiban pelaksanaan, waktu pengakuan
pendapatan, dan klasifikasi pendapatan
Grup menyediakan jasa teknologi informatika dengan spesifikasi sesuai pesanan
pelanggan. Produk sesuai pesanan pelanggan terdiri dari berbagai barang dan/atau
jasa yang dijual dalam satu rangkaian tidak terpisah untuk memberikan layanan solusi
terintegrasi kepada pelanggan. Selain produk sesuai pesanan pelanggan, Grup juga
menyediakan beberapa produk standar sebagai bagian dari solusi terintegrasi dalam
kontrak dengan pelanggan. Diperlukan pertimbangan yang signifikan dalam
menentukan jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan yang dijanjikan kepada pelanggan
dalam kontrak tersebut. Jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan akan menentukan
waktu pengakuan pendapatan untuk kontrak tersebut.
Grup menelaah penentuan kewajiban pelaksanaan berdasarkan kontrak per kontrak.
Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dinilai memiliki
satu kewajiban pelaksanaan, Grup menerapkan metode tunggal untuk mengukur
tingkat penyelesaian kewajiban pelaksanaan berdasarkan metode pengukuran yang
paling menggambarkan ekonomi kontrak, yang dalam banyak kasus adalah
berdasarkan waktu.
Grup juga menyajikan klasifikasi pendapatan dengan menggunakan pendekatan yang
konsisten. Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dicatat
sebagai kewajiban pelaksanaan tersendiri, Grup menyajikan kewajiban pelaksanaan
dalam komponen laporan keuangan yang paling mewakili layanan utama Grup, yaitu
internet, data, dan jasa teknologi informatika.
(ii) Pertimbangan penting dalam menentukan harga jual yang berdiri sendiri
Grup menyediakan beragam produk yang berkaitan dengan telekomunikasi dan
teknologi. Untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri untuk barang dan/atau jasa
yang tidak dapat diamati, Grup menggunakan pendekatan margin biaya ditambah biaya
yang diharapkan. Grup menentukan margin yang sesuai berdasarkan data historis.
42
Page 504
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)
(f) Uji penurunan nilai aset tidak lancar dan goodwill
Penerapan metode akuisisi dalam suatu kombinasi bisnis mensyaratkan penggunaan
estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar
wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis tertentu
oleh Grup menimbulkan goodwill, yang tidak diamortisasi namun diuji bagi penurunan nilai
setiap tahunnya dan setiap terdapat indikasi penurunan nilai.
Perhitungan arus kas masa depan dalam menentukan nilai wajar aset tetap dan aset tidak
lancar lainnya dari entitas yang diakuisisi pada tanggal akuisisi melibatkan estimasi yang
signifikan. Walaupun manajemen berkeyakinan bahwa asumsi yang digunakan adalah tepat
dan memiliki dasar yang kuat, perubahan signifikan pada asumsi tersebut dapat
mempengaruhi secara material evaluasi atas nilai terpulihkan dan dapat menimbulkan
penurunan nilai sesuai PSAK 236.
(g) Pengukuran nilai wajar instrumen keuangan
Ketika nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan
posisi keuangan tidak dapat diukur pada harga kuotasian di pasar aktif, nilai wajar diukur
menggunakan teknik penilaian termasuk model arus kas diskonto. Input atas model ini
diambil dari pasar yang dapat diobservasi apabila memungkinkan, namun apabila tidak
tersedia, sejumlah pertimbangan diperlukan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan
mencakup input seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan volatilitas. Perubahan asumsi yang
berkaitan dengan faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar instrumen
keuangan yang dilaporkan.
(h) Akuisisi
Grup mengevaluasi setiap transaksi akuisisi untuk menentukan akan diperlakukan sebagai
akuisisi aset atau kombinasi bisnis. Untuk transaksi yang diperlakukan sebagai akuisisi aset,
harga pembelian dialokasikan untuk aset yang diperoleh, tanpa pengakuan goodwill. Untuk
akuisisi yang memenuhi definisi kombinasi bisnis, Grup menerapkan metode akuntansi
untuk kombinasi bisnis atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat pada
nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan hasil operasi disertakan dengan hasil Grup dari tanggal
akuisisi masing-masing.
Setiap kelebihan dari harga pembelian dibayar atas jumlah yang diakui untuk aset yang
diperoleh dan liabilitas diambil alih dicatat sebagai goodwill. Grup terus mengevaluasi
akuisisi yang diperhitungkan sebagai kombinasi bisnis untuk jangka waktu tidak melebihi
satu tahun setelah tanggal akuisisi yang berlaku dari setiap transaksi untuk menentukan
apakah penyesuaian tambahan diperlukan untuk alokasi harga pembelian yang dibayarkan
untuk aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Nilai wajar dari aset yang diperoleh
dan liabilitas yang diambil alih biasanya ditentukan dengan menggunakan salah satu
perkiraan biaya penggantian atau metode penilaian arus kas diskonto. Ketika menentukan
nilai wajar dari aset berwujud yang diperoleh, Grup memperkirakan biaya untuk mengganti
aset dengan aset baru dengan mempertimbangkan faktor seperti umur, kondisi, dan masa
manfaat ekonomi dari aset. Ketika menentukan nilai wajar dari aset tidak berwujud yang
diperoleh, Grup memperkirakan tingkat diskonto yang berlaku dan waktu dan jumlah arus
kas masa depan, termasuk tingkat dan persyaratan atas perpanjangan dan pengurangan.
43
Page 505
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
iii. Penyajian kembali atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada tahun 2025, setelah dilakukan penelaahan mendalam atas karakteristik fisik, penerapan
operasional, dan topologi aset drop cable, Grup menyimpulkan bahwa drop cable perlu
diidentifikasi dan diklasifikasikan sebagai komponen terpisah dari aset infrastruktur telekomunikasi
dan tidak lagi digabungkan dalam komponen kabel jaringan akses utama. Dalam mencapai
kesimpulan tersebut, Grup menilai bahwa kebijakan komponenisasi yang direvisi memberikan
informasi yang lebih andal dan lebih relevan karena lebih mencerminkan sifat penggunaan yang
spesifik terhadap pelanggan (customer-specific/last mile asset).
Perubahan ini memenuhi definisi perubahan kebijakan akuntansi karena mencerminkan
perubahan dalam prinsip dan dasar yang digunakan dalam penentuan unit of measure dan
klasifikasi aset. Seiring dengan pemisahan tersebut, Grup menetapkan umur manfaat aset drop
cable secara tersendiri selama 5 tahun, yang mencerminkan karakteristik dan pola konsumsi
manfaat ekonominya.
Grup menerapkan bahwa perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela (voluntary change) ini
secara retrospektif sesuai dengan ketentuan PSAK 208. Grup menilai bahwa informasi yang
diperlukan untuk melakukan penyajian kembali periode komparatif tersedia dan dapat diandalkan.
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
mencakup penyajian kembali atas informasi komparatif untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan January 1, 2024, yang berdampak pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan
perubahan ekuitas konsolidasian, serta catatan terkait. Dampak kumulatif sebelum 1 Januari 2024
diakui sebagai penyesuaian saldo laba pada tanggal tersebut. Tidak terdapat dampak terhadap
laporan arus kas konsolidasian Grup.
(a) Dampak terhadap Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Disajikan Disajikan
31 Desember 2024 Catatan sebelumnya Penyesuaian kembali
Aset tetap 11 180.566 (10.231) 170.335
Aset pajak tangguhan 27f 3.409 1.945 5.354
Jumlah Aset Tidak Lancar 236.595 (8.286) 228.309
Jumlah Aset 299.675 (8.286) 291.389
Saldo laba:
Belum ditentukan penggunaannya 29 109.596 (8.286) 101.310
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk - bersih 142.094 (8.286) 133.808
Jumlah Ekuitas 162.490 (8.286) 154.204
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 299.675 (8.286) 291.389
Disajikan Disajikan
1 Januari 2024 Catatan sebelumnya Penyesuaian kembali
Aset tetap 11 180.755 (8.692) 172.063
Aset pajak tangguhan 27f 4.170 1.652 5.822
Jumlah Aset Tidak Lancar 231.429 (7.040) 224.389
Jumlah Aset 287.042 (7.040) 280.002
Saldo laba:
Belum ditentukan penggunaannya 29 103.104 (7.040) 96.064
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk - bersih 135.744 (7.040) 128.704
Jumlah Ekuitas 156.562 (7.040) 149.522
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 287.042 (7.040) 280.002
44
Page 506
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
z. Pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)
iii. Penyajian kembali atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
(b) Dampak terhadap Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Disajikan Disajikan
31 Desember 2024 Catatan sebelumnya Penyesuaian kembali
Beban penyusutan dan amortisasi 11,12a (32.643) (1.538) (34.181)
Laba usaha 42.991 (1.538) 41.453
Laba sebelum pajak penghasilan 39.153 (1.538) 37.615
Beban pajak penghasilan
Pajak tangguhan 27d (775) 292 (483)
Laba tahun berjalan 30.743 (1.246) 29.497
Laba komprehensif tahun berjalan 31.638 (1.246) 30.392
Laba tahun berjalan yang diatribusikan
kepada Pemilik entitas induk 23.649 (1.246) 22.403
Laba komprehensif tahun berjalan yang
diatribusikan kepada Pemilik entitas induk 24.434 (1.246) 23.188
Laba per saham dasar (dalam jumlah penuh)
Laba bersih per saham 238,73 (12,58) 226,15
Laba bersih per ADS (100 saham seri B per ADS) 23.872,88 (1.257,80) 22.615,08
Disajikan Penyesuaian Disajikan
1 Januari 2024 Catatan sebelumnya Penyesuaian kembali
kembali
Beban penyusutan dan amortisasi 11,12a (32.663) (1.696) (34.359)
Laba usaha 44.384 (1.696) 42.688
Laba sebelum pajak penghasilan 40.794 (1.696) 39.098
Manfaat pajak penghasilan
Pajak tangguhan 27d 210 322 532
Laba tahun berjalan 32.208 (1.374) 30.834
Laba komprehensif tahun berjalan 30.754 (1.374) 29.380
Laba tahun berjalan yang diatribusikan
kepada Pemilik entitas induk 24.560 (1.374) 23.186
Laba komprehensif tahun berjalan yang
diatribusikan kepada Pemilik entitas induk 23.083 (1.374) 21.709
Laba per saham dasar (dalam jumlah penuh)
Laba bersih per saham 247,92 (13,87) 234,05
Laba bersih per ADS (100 saham seri B per ADS) 24.792,50 (1.387,01) 23.405,49
3.
45
Page 507
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KAS DAN SETARA KAS
2025 2024
Saldo Saldo
Mata uang Mata uang
Mata asing Setara asing Setara
uang (dalam jutaan) Rupiah (dalam jutaan) Rupiah
Kas Rp - 39 - 14
Bank
Pihak berelasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“BRI”) Rp - 4.959 - 3.278
US$ 240 4.007 229 3.678
TWD 4 2 2 1
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”) Rp - 5.780 - 4.715
US$ 34 567 45 718
EUR 2 44 2 37
HKD 3 7 2 4
JPY 6 1 6 1
AU$ 0 1 0 0
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“BNI”) Rp - 2.785 - 4.180
US$ 39 652 31 506
GBP 0 1 0 1
SGD 0 0 0 0
EUR 0 0 0 0
AU$ 0 0 - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. ("BTN") Rp - 2.925 - 4.097
Lain-lain Rp - 72 - 51
US$ 0 0 0 0
Sub-jumlah 21.803 21.267
Pihak ketiga
PT Bank Maybank Indonesia Tbk ("Maybank") Rp - 839 - 355
MYR 1 4 1 5
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
("HSBC Hongkong") US$ 22 364 6 102
HKD 12 27 9 19
Standard Chartered Bank ("SCB") US$ 8 135 7 108
SGD 12 160 5 55
DBS Bank (Hong Kong) Ltd. ("DBS Hong Kong") US$ 10 165 19 308
HKD 0 1 0 1
Citibank, N.A. (“Citibank”) Rp - 7 - 35
US$ 7 119 2 25
EUR 0 2 0 1
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) Rp - 606 - 870
US$ 13 214 9 164
SGD 2 23 2 20
TWD 34 18 28 14
MYR 1 3 0 2
AU$ 0 2 0 3
MMK 15 0 167 1
EUR 0 0 - -
Sub-jumlah 2.689 2.088
Jumlah bank 24.492 23.355
Deposito berjangka
Pihak berelasi
BTN Rp - 1.530 - 1.400
US$ - - 7 104
BRI Rp - 1.159 - 647
US$ 10 168 18 283
TWD - - 6 3
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (“BSI”) Rp - 1.150 - 1.688
BNI Rp - 497 - 566
US$ 34 567 10 162
Bank Mandiri Rp - 190 - 97
US$ 10 167 - -
Sub-jumlah 5.428 4.950
46
Page 508
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
2025 2024
Saldo Saldo
Mata uang Mata uang
Mata asing Setara asing Setara
uang (dalam jutaan) Rupiah (dalam jutaan) Rupiah
Deposito berjangka (lanjutan)
Pihak ketiga
PT Bank Pan Indonesia Tbk. ("Bank Panin") Rp - 909 - 274
PT Bank Mega Tbk. (“Bank Mega”) Rp - 433 - 1.922
US$ 38 637 18 287
Bank Pembangunan Daerah ("BPD") Rp - 804 - 962
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
("BJB") Rp - 58 - 370
US$ 22 367 12 195
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.
("CCB Indonesia") Rp - 184 - -
US$ 13 209 10 153
PT Bank UOB Indonesia ("UOB Indonesia") US$ 16 274 16 259
SGD 3 44 3 35
SCB US$ 7 117 9 145
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) Rp - 206 - 500
US$ 1 13 30 478
MYR 4 15 2 7
Sub-jumlah 4.270 5.587
Jumlah deposito berjangka 9.698 10.537
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (1) (1)
Jumlah 34.228 33.905
Tingkat bunga deposito berjangka per tahun adalah sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah 0,53%-7,08% 0,53%-7,25%
Mata uang asing 1,01%-5,25% 2,55%-6,00%
Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kas pada bank milik negara (pihak berelasi) yang
memiliki reputasi dan peringkat kredit yang baik. Berdasarkan penilaian manajemen atas risiko kredit
ekspektasian, tidak terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan sehingga penyisihan kerugian kredit
ekspektasian atas aset tersebut tidak material.
47
Page 509
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
2025 2024
Saldo Saldo
Mata uang Mata uang
Mata asing Setara asing Setara
uang (dalam jutaan) Rupiah (dalam jutaan) Rupiah
Deposito berjangka
Pihak berelasi
BRI Rp - 50 - 415
US$ 5 84 - -
BSI Rp - 120 - 198
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) Rp - 100 - 135
US$ 5 84 5 81
Pihak ketiga
United Overseas Bank Limited Singapore
("UOB Singapore") US$ 33 554 12 195
Standard Chartered Bank (Singapore) Limited
("SCB Singapore") US$ 6 101 - -
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) Rp - 10 - 3
Jumlah deposito berjangka 1.103 1.027
Rekening penampungan
Pihak berelasi
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) Rp - 106 - 108
US$ 0 4 0 5
Pihak ketiga
Lain-lain Rp - 1 - 36
US$ 4 67 1 14
Jumlah rekening penampungan 178 163
Reksa dana
Pihak berelasi
Lain-lain Rp - 94 - 89
Jumlah reksa dana 94 89
Lain-lain Rp - 44 - 5
MYR 0 1 0 1
Jumlah lain-lain 45 6
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (0) (0)
Jumlah 1.420 1.285
Seluruh deposito berjangka di atas memiliki tanggal jatuh tempo lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih
dari satu tahun, dengan tingkat bunga per tahun sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah 3,00%-6,50% 2,50%-7,25%
Mata uang asing 3,75%-4,45% 4,57%-4,61%
48
Page 510
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA
Piutang usaha berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada pelanggan retail dan non-retail, dengan
rincian sebagai berikut:
a. Berdasarkan pelanggan
(i) Pihak berelasi
2025 2024
Badan Usaha Milik Negara ("BUMN") 1.702 1.935
PT Indosat Tbk. ("Indosat") 906 738
PT Indonusa Telemedia ("Indonusa") 387 386
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 134 409
Jumlah 3.129 3.468
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (1.089) (1.118)
Jumlah bersih 2.040 2.350
(ii) Pihak ketiga
2025 2024
Pelanggan individual dan bisnis 13.758 13.613
Penyelenggara jasa telekomunikasi luar negeri 1.291 1.176
Jumlah 15.049 14.789
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (5.866) (4.946)
Jumlah bersih 9.183 9.843
b. Berdasarkan umur
2025 2024
Penyisihan Tingkat Penyisihan Tingkat
Sebelum kerugian kredit kerugian kredit Sebelum kerugian kredit kerugian kredit
penyisihan ekspektasian ekspektasian penyisihan ekspektasian ekspektasian
Belum jatuh tempo 6.687 263 3,9% 7.319 417 5,7%
Jatuh tempo sampai dengan 3 bulan 3.155 414 13,1% 3.602 329 9,1%
Jatuh tempo lebih dari 3 bulan sampai
dengan 6 bulan 1.573 454 28,9% 1.305 285 21,8%
Jatuh tempo lebih dari 6 bulan 6.763 5.824 86,1% 6.031 5.033 83,5%
Jumlah 18.178 6.955 18.257 6.064
Grup telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan nilai
historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan dengan faktor-
faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha pihak ketiga dalam menilai
jumlah yang jatuh tempo. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai tercatat piutang usaha
Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya masing-masing sebesar
Rp4.799 miliar dan Rp5.291 miliar. Manajemen berpendapat bahwa piutang usaha yang telah jatuh
tempo tetapi tidak diturunkan nilainya, termasuk piutang usaha yang belum jatuh tempo dan juga tidak
diturunkan nilainya, adalah terutang dari para pelanggan dengan historis tingkat ketertagihan yang
baik dan diharapkan dapat terpulihkan.
c. Berdasarkan mata uang
2025 2024
Rupiah 15.554 15.775
Dolar A.S. 2.423 2.180
Dolar Singapura 156 273
Lain-lain 45 29
Jumlah 18.178 18.257
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (6.955) (6.064)
Jumlah bersih 11.223 12.193
49
Page 511
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (lanjutan)
d. Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian
2025 2024
Saldo awal 6.064 5.561
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian 1.465 904
Penghapusbukuan piutang (574) (401)
Saldo akhir 6.955 6.064
Penghapusbukuan piutang merupakan penghapusbukuan piutang usaha pihak berelasi dan pihak
ketiga. Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang
usaha sudah cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang usaha tertentu atas entitas anak masing-masing
sebesar Rp3.131 miliar dan Rp2.137 miliar telah dijaminkan dalam beberapa perjanjian pinjaman
(Catatan 18 dan 19b).
6. ASET KONTRAK
Rincian dari aset kontrak adalah sebagai berikut:
2025 2024
Aset kontrak 2.529 2.603
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (130) (25)
Jumlah bersih 2.399 2.578
Lancar (2.290) (2.449)
Tidak Lancar 109 129
Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas aset kontrak sudah
cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya aset kontrak.
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
7. PERSEDIAAN
Persediaan diakui sebesar nilai realisasi bersih, terdiri atas:
2025 2024
Kartu SIM dan voucer prabayar 457 676
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 504 480
Jumlah 961 1.156
Provisi atas persediaan usang (60) (60)
Jumlah bersih 901 1.096
Manajemen berpendapat saldo provisi atas persediaan usang cukup untuk menutup kerugian akibat dari
penurunan nilai persediaan karena usang.
Persediaan yang diakui sebagai beban termasuk dalam beban usaha operasi, pemeliharaan, dan
jasa telekomunikasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp532 miliar
dan Rp584 miliar (Catatan 25).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada persediaan yang dijaminkan dalam perjanjian
pinjaman.
50
Page 512
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET LANCAR LAINNYA
Rincian dari aset lancar lainnya adalah sebagai berikut:
2025 2024
Izin penggunaan frekuensi
dibayar di muka - bagian jangka pendek (Catatan 35c.i) 6.384 6.245
Uang muka 511 451
Gaji dibayar di muka 178 281
Piutang lain-lain 173 621
Sewa dibayar di muka 162 129
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 634 447
Jumlah 8.042 8.174
9.
9. BIAYA KONTRAK
Mutasi biaya kontrak untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025
Biaya Biaya
perolehan pemenuhan Jumlah
kontrak kontrak
Saldo, 1 Januari 2025 1.666 1.064 2.730
Penambahan selama tahun berjalan 519 323 842
Amortisasi selama tahun berjalan (499) - (499)
Beban selama tahun berjalan - (763) (763)
Penurunan nilai - (8) (8)
Saldo, 31 Desember 2025 1.686 616 2.302
Lancar (472) (460) (932)
Tidak lancar 1.214 156 1.370
2024
Biaya Biaya
perolehan pemenuhan Jumlah
kontrak kontrak
Saldo, 1 Januari 2024 1.641 580 2.221
Penambahan selama tahun berjalan 479 1.318 1.797
Amortisasi selama tahun berjalan (454) - (454)
Beban selama tahun berjalan - (831) (831)
Penurunan nilai - (3) (3)
Saldo, 31 Desember 2024 1.666 1.064 2.730
Lancar (407) (727) (1.134)
Tidak lancar 1.259 337 1.596
51
Page 513
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. INVESTASI JANGKA PANJANG
Rincian dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:
2025 2024
Instrumen keuangan
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
Ekuitas 6.901 7.797
Obligasi konversi 353 377
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain:
Ekuitas 27 27
Obligasi konversi - 24
7.281 8.225
Entitas asosiasi
PT Jalin Pembayaran Nusantara ("Jalin") 106 110
106 110
Jumlah investasi jangka panjang 7.387 8.335
Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka panjang
dalam bentuk saham pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan
teknologi. Grup tidak memiliki pengaruh signifikan dalam perusahaan start-up tersebut.
Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk investasi pada:
(i) Investasi Telkomsel pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (“GOTO”).
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO
menggunakan level 1 berdasarkan nilai pasar GOTO masing-masing sebesar Rp64 per saham dan
Rp70 per saham. Jumlah kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi
Telkomsel pada GOTO untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
masing-masing adalah sebesar Rp142 miliar dan Rp380 miliar. Nilai ini disajikan sebagai kerugian
yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
(ii) Investasi MDI pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi.
Pada tahun 2025 dan 2024, penambahan investasi MDI pada tahun berjalan masing-masing sebesar
Rp97 miliar dan Rp100 miliar. Nilai wajar investasi MDI menggunakan level 3, jumlah (kerugian)
keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi MDI pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar (Rp16 miliar) dan Rp483 miliar. Nilai
ini disajikan sebagai keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas
investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.
Pada tahun 2025, Grup melakukan pelepasan investasi jangka panjang pada instrumen keuangan
sebesar Rp728 miliar.
Rincian informasi terkait teknik valuasi nilai wajar level 1 dan level 3 diungkapkan dalam Catatan 37.
Investasi pada obligasi konversi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka
panjang yang dimiliki oleh MDI dan Telkomsel dalam bentuk obligasi konversi pada berbagai perusahaan
start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi. Obligasi konversi ini memberikan opsi bagi
pemegangnya untuk mengkonversi obligasi menjadi saham pada saat jatuh tempo, sesuai dengan syarat
dan ketentuan yang disepakati. Dalam hal opsi konversi tidak digunakan, pemegang obligasi berhak
menerima pengembalian pokok obligasi.
Bagian kerugian yang tidak diakui dari investasi di asosiasi, yang diperhitungkan berdasarkan metode
ekuitas, masing-masing adalah sebesar Rp338 miliar dan Rp323 miliar per 31 Desember 2025 dan 2024.
52
Page 514
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
Disajikan kembali
(Catatan 2z)
31 Desember Reklasifikasi/ 31 Desember
2024 Penambahan Pengurangan Translasi 2025
Harga perolehan:
Aset tetap pemilikan langsung
Tanah 1.981 - - 14 1.995
Bangunan 20.907 197 (2) 861 21.963
Renovasi bangunan sewa 1.795 5 (46) 147 1.901
Peralatan sentral telepon 19.470 285 (1.722) 1.667 19.700
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 5 - - (3) 2
Peralatan dan instalasi transmisi 182.170 1.836 (5.178) 8.062 186.890
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 14.795 143 (202) 371 15.107
Jaringan kabel 63.471 3.505 (13) 212 67.175
Drop cable 18.104 1.686 - - 19.790
Catu daya 25.604 483 (476) 1.924 27.535
Peralatan pengolahan data 21.940 407 (1.245) 1.775 22.877
Peralatan telekomunikasi lainnya 12.238 1.047 - (11) 13.274
Peralatan kantor 2.719 128 (85) (146) 2.616
Kendaraan 530 2 (5) (11) 516
Peralatan lainnya 60 3 - 8 71
Aset dalam pembangunan 2.930 14.850 (1) (13.768) 4.011
Jumlah 388.719 24.577 (8.975) 1.102 405.423
Akumulasi penyusutan:
Aset tetap pemilikan langsung
Bangunan 7.461 701 (2) 196 8.356
Renovasi bangunan sewa 1.347 121 (46) 27 1.449
Peralatan sentral telepon 14.795 1.755 (1.717) 67 14.900
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 4 - - (2) 2
Peralatan dan instalasi transmisi 106.321 12.320 (5.076) 568 114.133
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 7.377 918 (203) 389 8.481
Jaringan kabel 20.531 4.944 (12) 27 25.490
Drop cable 13.497 1.941 - - 15.438
Catu daya 18.720 2.300 (432) 313 20.901
Peralatan pengolahan data 16.532 1.837 (1.248) 349 17.470
Peralatan telekomunikasi lainnya 9.216 1.608 - (2) 10.822
Peralatan kantor 2.284 253 (85) (229) 2.223
Kendaraan 250 31 (5) (11) 265
Peralatan lainnya 49 2 - (11) 40
Jumlah 218.384 28.731 (8.826) 1.681 239.970
Nilai buku bersih 170.335 165.453
53
Page 515
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut (lanjutan):
Disajikan kembali (Catatan 2z)
31 Desember Reklasifikasi/ 31 Desember
2023 Akuisisi Penambahan Pengurangan Translasi 2024
Harga perolehan:
Aset tetap pemilikan langsung
Tanah 1.955 - 13 - 13 1.981
Bangunan 19.596 - 221 (32) 1.122 20.907
Renovasi bangunan sewa 1.675 - 40 (94) 174 1.795
Peralatan sentral telepon 19.636 - 228 (1.090) 696 19.470
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 1.583 - - (1.578) - 5
Peralatan dan instalasi transmisi 180.664 - 1.393 (9.972) 10.085 182.170
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 10.941 - 50 (114) 3.918 14.795
Jaringan kabel 60.256 314 3.140 (15) (224) 63.471
Drop cable 16.513 - 1.591 - - 18.104
Catu daya 24.348 - 559 (730) 1.427 25.604
Peralatan pengolahan data 21.893 - 332 (1.577) 1.292 21.940
Peralatan telekomunikasi lainnya 11.087 - 412 (4) 743 12.238
Peralatan kantor 2.696 0 84 (74) 13 2.719
Kendaraan 593 0 15 (42) (36) 530
Peralatan lainnya 53 - 3 - 4 60
Aset dalam pembangunan 6.240 - 16.368 (31) (19.647) 2.930
Jumlah 379.729 314 24.449 (15.353) (420) 388.719
Akumulasi penyusutan:
Aset tetap pemilikan langsung
Bangunan 6.818 - 650 (27) 20 7.461
Renovasi bangunan sewa 1.312 - 128 (86) (7) 1.347
Peralatan sentral telepon 14.121 - 1.756 (1.088) 6 14.795
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 1.582 - - (1.578) - 4
Peralatan dan instalasi transmisi 104.347 - 11.713 (9.787) 48 106.321
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 6.726 - 719 (114) 46 7.377
Jaringan kabel 17.812 - 2.698 (15) 36 20.531
Drop cable 11.273 - 2.223 - 1 13.497
Catu daya 17.387 - 2.014 (710) 29 18.720
Peralatan pengolahan data 16.149 - 2.031 (1.545) (103) 16.532
Peralatan telekomunikasi lainnya 7.700 - 1.517 (1) - 9.216
Peralatan kantor 2.136 - 278 (68) (62) 2.284
Kendaraan 256 - 38 (27) (17) 250
Peralatan lainnya 47 - 4 - (2) 49
Jumlah 207.666 - 25.769 (15.046) (5) 218.384
Nilai buku bersih 172.063 170.335
54
Page 516
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut (lanjutan):
Disajikan kembali (Catatan 2z)
31 Desember Reklasifikasi/ 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Translasi 2023
Harga perolehan:
Aset tetap pemilikan langsung
Tanah 1.838 110 - 7 1.955
Bangunan 18.947 569 (34) 114 19.596
Renovasi bangunan sewa 1.571 28 (14) 90 1.675
Peralatan sentral telepon 20.083 582 (309) (720) 19.636
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 1.583 - - - 1.583
Peralatan dan instalasi transmisi 171.106 5.839 (3.562) 7.281 180.664
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 10.804 137 - - 10.941
Jaringan kabel 59.608 4.336 (6) (3.682) 60.256
Drop cable 15.087 1.426 - - 16.513
Catu daya 23.276 722 (768) 1.118 24.348
Peralatan pengolahan data 20.954 557 (218) 600 21.893
Peralatan telekomunikasi lainnya 10.402 468 - 217 11.087
Peralatan kantor 2.625 96 (18) (7) 2.696
Kendaraan 605 48 (56) (4) 593
Peralatan lainnya 51 1 - 1 53
Aset dalam pembangunan 4.598 18.049 - (16.407) 6.240
Jumlah 363.138 32.968 (4.985) (11.392) 379.729
Akumulasi penyusutan:
Aset tetap pemilikan langsung
Bangunan 6.228 649 (11) (48) 6.818
Renovasi bangunan sewa 1.207 141 (6) (30) 1.312
Peralatan sentral telepon 14.100 1.967 (309) (1.637) 14.121
Peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data 1.582 - - - 1.582
Peralatan dan instalasi transmisi 97.335 12.171 (3.372) (1.787) 104.347
Satelit, stasiun bumi, dan peralatan 6.041 746 - (61) 6.726
Jaringan kabel 20.550 2.593 (6) (5.325) 17.812
Drop cable 8.955 2.318 - - 11.273
Catu daya 16.890 1.861 (758) (606) 17.387
Peralatan pengolahan data 15.490 2.093 (217) (1.217) 16.149
Peralatan telekomunikasi lainnya 6.067 1.659 - (26) 7.700
Peralatan kantor 2.073 285 (18) (204) 2.136
Kendaraan 242 48 (31) (3) 256
Peralatan lainnya 44 3 - - 47
Jumlah 196.804 26.534 (4.728) (10.944) 207.666
Nilai buku bersih 166.334 172.063
Kelompok aset tetap yang terdiri dari (1) peralatan sentral telepon; (2) peralatan telegraf, teleks, dan
komunikasi data; (3) peralatan dan instalasi transmisi; (4) satelit, stasiun bumi, dan peralatan;
(5) jaringan kabel; (6) drop cable; (7) catu daya; (8) peralatan pengolahan data; dan (9) peralatan
telekomunikasi lainnya merupakan infrastruktur utama telekomunikasi Grup.
a. Laba dari penjualan aset tetap
2025 2024 2023
Hasil penjualan aset tetap 78 717 100
Nilai buku bersih 0 (59) (16)
Laba dari pelepasan atau penjualan aset tetap 78 658 84
b. Lain-lain
(i) Selama tahun 2025 dan 2024, UPK yang menghasilkan proyeksi arus kas masuk adalah
sambungan nirkabel tidak bergerak, seluler, dan lainnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak
ada indikasi penurunan nilai aset dari UPK tersebut pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
55
Page 517
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
b. Lain-lain (lanjutan)
(ii) Bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan sejumlah Rp13 miliar dan
Rp98 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024. Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi berkisar antara 5,44%-8,20% dan 1,50%-6,10% masing-masing untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
(iii) Tidak ada rugi selisih kurs yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
(iv) Selama tahun 2025 dan 2024, Grup telah mendapat klaim asuransi atas aset tetap yang hilang
dan rusak masing-masing sebesar Rp151 miliar dan Rp143 miliar dan dicatat sebagai bagian dari
“Penghasilan lain-lain - bersih” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Selama tahun 2025 dan 2024, nilai tercatat aset tetap tersebut masing-masing
sebesar Rp96 miliar dan Rp114 miliar, telah dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
(v) Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di berbagai daerah di Indonesia dengan
status Hak Guna Bangunan (“HGB”) berjangka waktu 10-50 tahun yang akan habis masa
berlakunya antara tahun 2026 sampai dengan tahun 2071. Manajemen berkeyakinan bahwa
tidak akan terdapat kesulitan untuk memperpanjang hak atas tanah pada saat berakhirnya hak
tersebut.
(vi) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset tetap milik Grup kecuali tanah, dengan nilai
tercatat bersih masing-masing sebesar (sebelum eliminasi dan penyesuaian intercompany)
Rp160.374 miliar dan Rp178.692 miliar telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran,
pencurian, gempa bumi dan risiko lainnya, termasuk gangguan bisnis. Jumlah keseluruhan
pertanggungan untuk tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar
Rp44.267 miliar dan Rp44.143 miliar, HKD35 juta dan HKD10 juta, SGD197 juta dan
SGD219 juta, dan MYR46 juta dan MYRNihil. Jumlah pertanggungan first loss basis untuk
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp2.750 miliar dan Rp2.750 miliar.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk
menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
(vii) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tingkat perkiraan persentase penyelesaian aset
dalam pembangunan adalah masing-masing sekitar 44,12% dan 53,29% dari nilai kontrak atau
Rp4.011 miliar dan Rp2.930 miliar sebagai jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan,
dengan perkiraan penyelesaian masing-masing sampai Desember 2026. Saldo aset dalam
pembangunan tersebut terutama terdiri dari bangunan, peralatan dan instalasi transmisi, jaringan
kabel, dan catu daya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan yang dapat
mempengaruhi penyelesaian aset dalam pembangunan.
(viii) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 seluruh aset yang dimiliki Perusahaan telah
dijaminkan dalam perjanjian obligasi (Catatan 19a). Aset tetap entitas anak tertentu dengan biaya
perolehan masing-masing sebesar Rp2.205 miliar dan Rp2.190 miliar telah dijaminkan dalam
beberapa perjanjian pinjaman (Catatan 18 dan 19b).
(ix) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap Grup yang
telah disusutkan secara penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar
Rp100.603 miliar dan Rp89.480 miliar. Grup saat ini sedang melakukan modernisasi aset jaringan
untuk menggantikan aset tetap yang sudah disusutkan secara penuh.
56
Page 518
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)
b. Lain-lain (lanjutan)
(x) Pada tahun 2025, Perusahaan mengklasifikasikan aset drop cable dengan umur manfaat 5 tahun.
Perubahan kebijakan akuntansi ini telah diterapkan secara retrospektif (Catatan 2z.iii). Dampak
penambahan beban penyusutan (sebelum eliminasi dan penyesuaian intercompany) untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.352 miliar. Sedangkan
estimasi untuk penambahan (pengurangan) beban penyusutan untuk setidaknya 5 (lima) tahun
ke depan masing-masing adalah sebesar sebagai berikut:
Tahun Penambahan (Pengurangan)
2026 880
2027 419
2028 55
2029 (298)
2030 (642)
(xi) Pada tahun 2025, Perusahaan menetapkan perubahan estimasi umur manfaat untuk beberapa
aset yang dimiliki Perusahaan (Catatan 2z.ii.(b)). Dampak penambahan beban penyusutan
(sebelum eliminasi dan penyesuaian intercompany) untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.684 miliar. Sedangkan estimasi untuk penambahan
(pengurangan) beban penyusutan untuk setidaknya 5 (lima) tahun ke depan masing-masing
adalah sebesar sebagai berikut:
Tahun Penambahan (Pengurangan)
2026 1.446
2027 653
2028 228
2029 (96)
2030 (381)
(xii) Di tahun 2025, Perusahaan melakukan evaluasi kondisi fisik aset dan selanjutnya melakukan
percepatan depresiasi sebesar Rp1.945 miliar atas beberapa jenis aset yang diperkirakan tidak
optimal lagi.
(xiii) Pada tahun 2025 dan 2024, nilai wajar tanah dan bangunan Grup adalah sebesar Rp54.474 miliar
dan Rp53.262 miliar.
12. SEWA
a. Grup sebagai lessee
Grup menyewa beberapa aset termasuk tanah, bangunan, peralatan dan instalasi transmisi,
kendaraan, dan lain-lain yang digunakan dalam operasi, yang pada umumnya memiliki masa sewa
antara 1 dan 33 tahun.
Nilai tercatat aset hak-guna yang diakui dan mutasi selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
Peralatan
dan instalasi
Tanah Bangunan transmisi Kendaraan Lain-lain Jumlah
Saldo, 1 Januari 2024 4.691 582 15.868 522 921 22.584
Penambahan 1.725 198 7.337 241 920 10.421
Pengurangan dan reklasifikasi (167) (0) (409) (4) (16) (596)
Beban penyusutan (1.074) (192) (3.699) (266) (268) (5.499)
Saldo, 31 Desember 2024 5.175 588 19.097 493 1.557 26.910
Penambahan 2.320 138 4.471 413 99 7.441
Pengurangan dan reklasifikasi (137) 23 (603) (12) - (729)
Beban penyusutan (1.142) (193) (3.977) (310) (39) (5.661)
Saldo, 31 Desember 2025 6.216 556 18.988 584 1.617 27.961
57
Page 519
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. SEWA (lanjutan)
a. Grup sebagai lessee (lanjutan)
Nilai tercatat liabilitas sewa dan rincian mutasinya selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
2025 2024
Saldo, 1 Januari 23.959 20.425
Penambahan bunga 1.466 1.335
Penambahan (Catatan 39a) 7.441 10.421
Pengurangan (8.729) (8.222)
Saldo, 31 Desember 24.137 23.959
Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (5.590) (5.491)
Bagian jangka panjang 18.547 18.468
Jatuh tempo pembayaran liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 6.844 6.824
Lebih dari satu tahun dan kurang dari 5 tahun 14.676 14.356
Lebih dari 5 tahun 7.517 8.081
Jumlah pembayaran sewa 29.037 29.261
Bunga (4.900) (5.302)
Nilai kini atas pembayaran sewa 24.137 23.959
Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (5.590) (5.491)
Bagian jangka panjang 18.547 18.468
Grup juga memiliki sewa tertentu dengan jangka waktu dua belas bulan atau kurang dan nilai sewa
bernilai rendah. Grup menerapkan 'sewa jangka pendek' dan 'sewa aset bernilai rendah' sebagai
pengecualian untuk sewa ini. Tidak ada kontrak sewa dengan pembayaran sewa variabel.
Berikut adalah beban terkait sewa yang diakui pada laba rugi:
2025 2024
Beban penyusutan 5.661 5.499
Beban sewa jangka pendek 4.638 3.689
Beban bunga sewa 1.466 1.335
Beban sewa aset bernilai rendah 16 4
b. Grup sebagai lessor
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa dengan pihak ketiga maupun pihak
berelasi yang tidak dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan
telekomunikasi serta tanah dan bangunan dengan jangka waktu bervariasi berkisar 1 sampai dengan
29 tahun yang akan berakhir bervariasi antara tahun 2026 hingga 2039. Periode sewa menyewa dapat
diperpanjang berdasarkan perjanjian oleh kedua belah pihak.
Jumlah pembayaran dan penerimaan sewa minimum di masa yang akan datang untuk perjanjian sewa
operasi adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 3.188 6.222
Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun 10.670 8.502
Lebih dari 5 tahun 4.701 3.518
Jumlah 18.559 18.242
58
Page 520
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
Rincian dari aset tidak lancar lainnya adalah sebagai berikut:
2025 2024
Klaim restitusi pajak - setelah dikurangi
bagian jangka pendek (Catatan 27b) 3.996 2.818
Beban dibayar di muka 1.432 1.056
Izin penggunaan frekuensi dibayar di muka - setelah
dikurangi bagian jangka pendek (Catatan 35c.i) 1.201 1.594
Uang muka 734 205
Uang jaminan 284 234
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 226 301
Jumlah 7.873 6.208
Grup mereklasifikasi piutang usaha - bersih atas transaksi yang tidak memiliki substansi ekonomi dan
tidak sesuai dengan standar pelaporan keuangan yang berlaku serta kebijakan dan pengendalian internal
Grup ke aset tidak lancar lainnya, sebagaimana diungkapkan pada Catatan 35.c.iv.
14. ASET TAKBERWUJUD
Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:
Aset
takberwujud
Goodwill Piranti lunak Lisensi lainnya Jumlah
Nilai tercatat bruto:
Saldo, 1 Januari 2025 1.474 20.531 647 1.703 24.355
Penambahan - 2.878 68 16 2.962
Pengurangan - (8) (1) (3) (12)
Reklasifikasi/translasi (85) 196 11 (2) 120
Saldo, 31 Desember 2025 1.389 23.597 725 1.714 27.425
Akumulasi amortisasi:
Saldo, 1 Januari 2025 (479) (13.086) (277) (1.071) (14.913)
Beban amortisasi - (2.906) (94) (72) (3.072)
Pengurangan - 7 - - 7
Reklasifikasi/translasi 4 (218) 1 3 (210)
Saldo, 31 Desember 2025 (475) (16.203) (370) (1.140) (18.188)
Nilai buku bersih 914 7.394 355 574 9.237
Aset
takberwujud
Goodwill Piranti lunak Lisensi lainnya Jumlah
Nilai tercatat bruto:
Saldo, 1 Januari 2024 1.492 21.642 550 1.694 25.378
Penambahan - 3.415 94 9 3.518
Pengurangan (18) (4.489) - - (4.507)
Reklasifikasi/translasi - (37) 3 - (34)
Saldo, 31 Desember 2024 1.474 20.531 647 1.703 24.355
Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai:
Saldo, 1 Januari 2024 (413) (15.034) (200) (1.000) (16.647)
Beban amortisasi - (2.515) (76) (71) (2.662)
Penurunan nilai (77) - - - (77)
Pengurangan 11 4.472 - - 4.483
Reklasifikasi/translasi - (9) (1) - (10)
Saldo, 31 Desember 2024 (479) (13.086) (277) (1.071) (14.913)
Nilai buku bersih 995 7.445 370 632 9.442
59
Page 521
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan)
(i) Goodwill timbul dari akuisisi oleh Mitratel, Metranet, Sigma, TDE, Telkomsat, dan Metra masing-
masing sebesar Rp467 miliar, Rp220 miliar, Rp78 miliar, Rp77 miliar, Rp68 miliar, dan Rp4 miliar.
(ii) Sisa periode amortisasi dari aset takberwujud piranti lunak untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing 1-6 tahun. Beban amortisasi diakui sebagai
bagian dari “Beban penyusutan dan amortisasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
(iii) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah tercatat bruto dari aset takberwujud yang telah
diamortisasi seluruhnya dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp10.664 miliar dan
Rp8.345 miliar.
15. UTANG USAHA
Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:
2025 2024
Pihak berelasi
Pembelian peralatan, barang, dan jasa 337 378
Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya 234 248
Sub-jumlah 571 626
Pihak ketiga
Pembelian peralatan, barang, dan jasa 10.006 9.729
Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya 3.123 2.350
Beban pemakaian frekuensi radio, beban hak
penyelenggaraan, dan Kewajiban Pelayanan Universal ("KPU") 2.484 2.631
Sub-jumlah 15.613 14.710
Jumlah 16.184 15.336
Utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah 13.476 13.217
Dolar A.S. 2.657 2.059
Lain-lain 51 60
Jumlah 16.184 15.336
Syarat dan ketentuan atas utang usaha di atas:
a. Utang usaha tidak dikenakan bunga dan secara umum diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun.
b. Lihat Catatan 32c untuk rincian transaksi pihak berelasi.
c. Lihat Catatan 37b.v untuk manajemen risiko likuiditas Grup.
60
Page 522
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG USAHA (lanjutan)
GSD, Telkom Akses, dan Mitratel memiliki kerjasama dengan beberapa bank dalam fasilitas pembiayaan
supply chain. Fasilitas tersebut dapat digunakan oleh pemasok GSD, Telkom Akses, dan Mitratel untuk
memperoleh pembayaran atas tagihan yang telah disetujui untuk dibayarkan oleh bank sesuai dengan
syarat dan ketentuan tertentu. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai tercatat liabilitas dalam
pengaturan pembiayaan pemasok adalah sebagai berikut:
2025 2024
Liabilitas dalam pengaturan pembiayaan pemasok 353 475
Jumlah yang vendor telah terima dari penyedia pembiayaan 353 473
Rentang tanggal jatuh tempo 1 - 3 bulan 1 - 3 bulan
Tidak ada kombinasi bisnis material atau perbedaan nilai tukar mata uang asing yang akan
mempengaruhi kewajiban berdasarkan pengaturan pembiayaan pemasok pada kedua periode tersebut.
Terdapat transfer non-tunai dari utang usaha ke utang bank berdasarkan pengaturan pembiayaan
pemasok sebesar RpNihil dan Rp115 miliar masing-masing pada tahun 2025 dan 2024.
16. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Rincian beban yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:
2025 2024
Gaji dan tunjangan 5.673 3.856
Operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi 5.459 6.424
Umum, administrasi, dan pemasaran 3.525 3.665
Beban bunga dan administrasi bank 210 247
Jumlah 14.867 14.192
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
17. LIABILITAS KONTRAK
Rinican dari liabilitas kontrak adalah sebagai berikut:
a. Liabilitas kontrak jangka pendek
2025 2024
Uang muka pelanggan B2C 3.396 3.529
Uang muka pelanggan B2B ICT 2.774 2.208
Uang muka pelanggan Internasional 814 679
Uang muka pelanggan B2B Infra 492 699
Uang muka pelanggan lain-lain 494 623
Jumlah 7.970 7.738
b. Liabilitas kontrak jangka panjang
2025 2024
Uang muka pelanggan Internasional 1.059 948
Uang muka pelanggan B2B ICT 581 244
Uang muka pelanggan B2C 558 602
Uang muka pelanggan lain-lain 653 690
Jumlah 2.851 2.484
61
Page 523
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS KONTRAK (lanjutan)
Mutasi liabilitas kontrak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
sebagai berikut:
2025 2024
Saldo, 1 Januari 10.222 9.439
Ditangguhkan selama tahun berjalan 8.337 7.631
Diakui sebagai pendapatan selama tahun berjalan (7.738) (6.848)
Saldo, 31 Desember 10.821 10.222
Lancar (7.970) (7.738)
Tidak lancar 2.851 2.484
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK
Saldo Terutang
Kreditur 2025 2024
Pihak berelasi
Bank Mandiri 804 3.755
BNI 586 1.799
BRI 100 -
Sub-jumlah 1.490 5.554
Pihak ketiga
MUFG Bank ("MUFG") 2.805 1.805
PT Bank HSBC Indonesia ("HSBC") 2.100 2.440
PT Bank DBS Indonesia ("DBS") 420 440
PT Bank Maspion Indonesia Tbk. ("Bank Maspion") 95 167
Bank of China - 1.000
UOB Indonesia - 100
Lain-lain 19 19
Sub-jumlah 5.439 5.971
Jumlah 6.929 11.525
62
Page 524
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)
Informasi lain yang signifikan terkait utang bank jangka pendek pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut:
Total
fasilitas Periode Tingkat
Mata (dalam Jatuh tempo fasilitas pembayaran suku bunga
Peminjam uang miliar)* pinjaman bunga per tahun Jaminan**
Bank Mandiri
2020 Finnet Rp 500 28 April 2026 Bulanan 1 bulan Tidak ada
IndONIA + 1,30%
2021 Nutech Rp 100 27 September 2026 Bulanan 9,00% Piutang usaha
dan aset tetap
2022 Mitratel Rp 3.450 25 Juli 2026 Bulanan 5,50% Tidak ada
BNI
2014 Sigma Rp 150 9 Januari 2026 Bulanan 8,50% Piutang usaha
dan aset tetap
2017 - 2021 Infomedia, Rp 985 28 Maret 2026 - Bulanan 1 bulan Tidak ada
Telkom Infra 6 Juni 2026 JIBOR + 1,75%;
1 bulan
IndONIA + 2,78%
2019 Metranet Rp 150 18 Februari 2026 Bulanan 1 bulan Piutang usaha
JIBOR + 2,00%
BRI
2025 Finnet Rp 500 19 Juni 2026 Bulanan 6,70% Tidak ada
MUFG
2018 Telkomsel Rp 1.000 30 April 2026 Bulanan 5,05% Tidak ada
2018 - 2019 Infomedia, Rp 2.176 31 Januari 2026 - Bulanan, 1 bulan JIBOR + Tidak ada
Metra, GSD, 31 Oktober 2026 Kuartalan 0,25%-0,80%;
Telkom Infra, 3 bulan JIBOR +
Telkomsat 0,25%-0,80%
HSBC
2014 Sigmaa Rp 400 6 November 2026 Bulanan 6,42%-7,63% Piutang usaha
2018 - 2023 Sigma, Metra, Rp 2.588 12 Januari 2026 - Bulanan, 1 bulan Tidak ada
PINS, 25 Oktober 2026 Kuartalan JIBOR + 0,35%;
Metranet, 3 bulan
Telkomsat, JIBOR + 2,00%
GSD, TDE
DBS
2018 Telkom Infra, Rp 600 1 Agustus 2026 Bulanan 1 bulan Tidak ada
Infomedia JIBOR + 1,20%
Bank Maspion
2023 Metranet Rp 170 26 Oktober 2026 Bulanan 7,25% Tidak ada
*
Disajikan dalam mata uang asal.
** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.
a.
Perpanjangan otomatis jika belum dilunasi.
Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
batasan seperti adanya batasan bahwa Perusahaan harus memiliki kepemilikan saham mayoritas paling
sedikit 51% terhadap anak perusahaan dan mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada tanggal
31 Desember 2025, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut, kecuali untuk
Sigma terkait debt to service coverage ratio yang masih lebih rendah dari yang dipersyaratkan. Pada
tanggal 31 Desember 2025, Grup telah memperoleh persetujuan (waiver) untuk pinjaman sebesar
Rp9 miliar dari HSBC untuk tidak mensyaratkan pembayaran sebagai konsekuensi atas pelanggaran
tersebut untuk Sigma. Waiver dari HSBC diterima pada tanggal 15 Desember 2025 dan berlaku efektif
selama 12 bulan setelah periode pelaporan.
Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis usaha.
63
Page 525
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun adalah sebagai berikut:
Catatan 2025 2024
Obligasi 19a - 2.347
Utang bank 19b 17.746 13.519
Jumlah 17.746 15.866
Pinjaman jangka panjang adalah sebagai berikut:
Catatan 2025 2024
Obligasi 19a 2.696 2.696
Utang bank 19b 23.403 22.822
Jumlah 26.099 25.518
Jadwal pembayaran pokok utang pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Tahun
Catatan Jumlah 2027 2028 2029 2030 Selanjutnya
Obligasi 19a 2.696 - - - 1.200 1.496
Utang bank 19b 23.403 6.175 5.554 4.979 4.003 2.692
Jumlah 26.099 6.175 5.554 4.979 5.203 4.188
a. Obligasi
Saldo terutang
Obligasi 2025 2024
Obligasi Telkom Tahun 2015
Seri B - 2.100
Seri C 1.200 1.200
Seri D 1.500 1.500
Obligasi Mitratel Tahun 2024 - 240
Sukuk Mitratel Tahun 2024 - 10
Jumlah 2.700 5.050
Biaya perolehan pinjaman yang belum
diamortisasi (4) (7)
2.696 5.043
Bagian yang akan jatuh tempo dalam satu tahun - (2.347)
Bagian jangka panjang 2.696 2.696
i. Obligasi Telkom Tahun 2015
Periode Tingkat
Tempat Tanggal pembayaran bunga per
Obligasi Pokok utang Penerbit pencatatan terbit Jatuh tempo bunga tahun
Seri A 2.200 Perusahaan BEI 23 Juni 2015 23 Juni 2022 Kuartalan 9,93%
Seri B 2.100 Perusahaan BEI 23 Juni 2015 23 Juni 2025 Kuartalan 10,25%
Seri C 1.200 Perusahaan BEI 23 Juni 2015 23 Juni 2030 Kuartalan 10,60%
Seri D 1.500 Perusahaan BEI 23 Juni 2015 23 Juni 2045 Kuartalan 11,00%
Total 7.000
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
Perusahaan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun
yang akan ada dikemudian hari (Catatan 11b.viii). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi
obligasi ini adalah PT Bahana TCW Investment Management (“Bahana TCW”), PT BRI
Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.,
sedangkan bertindak sebagai Wali Amanat adalah Bank Permata. Perusahaan menerima hasil
penerbitan obligasi ini pada tanggal 23 Juni 2015.
64
Page 526
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (lanjutan)
a. Obligasi (lanjutan)
i. Obligasi Telkom Tahun 2015 (lanjutan)
Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
seluruhnya dipergunakan untuk pengembangan usaha: broadband, backbone, metro network,
regional metro junction, information technology application and support, dan akuisisi beberapa
perusahaan baik dalam lingkup domestik maupun internasional.
Pada tanggal 31 Desember 2025, peringkat obligasi Perusahaan yang diberikan oleh
PT Pemeringkat Efek Indonesia adalah idAAA (Triple A).
Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Perusahaan dipersyaratkan untuk menaati semua
pembatasan, termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
(a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1;
(b) EBITDA terhadap beban bunga tidak kurang dari 4:1;
(c) Debt service coverage minimal sebesar 125%.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai rasio-rasio
tersebut di atas.
ii. Obligasi Mitratel Tahun 2024
Pada tanggal 4 Juli 2024, Mitratel menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I sebesar
Rp240 miliar. Bunga obligasi sebesar 6,50% per tahun akan dibayarkan setiap triwulan.
Pembayaran atas obligasi telah dilakukan pada tanggal 14 Juli 2025.
BTN ditunjuk sebagai wali amanat atas penerbitan obligasi Mitratel 2024. Penerbitan obligasi ini
memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.
iii. Sukuk Mitratel Tahun 2024
Pada tanggal 4 Juli 2024, Mitratel menerbitkan Sukuk Ijarah berkelanjutan tahap I sebesar
Rp10 miliar. Bunga sukuk sebesar 6,50% per tahun akan dibayarkan setiap triwulan. Pembayaran
atas sukuk telah dilakukan pada tanggal 14 Juli 2025.
BTN ditunjuk sebagai wali amanat atas penerbitan sukuk Mitratel 2024. Penerbitan sukuk ini
memperoleh peringkat AAAsy dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.
65
Page 527
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (lanjutan)
b. Utang bank
2025 2024
Saldo terutang Saldo terutang
Mata uang Mata uang
asing Setara asing Setara
Kreditur Mata uang (dalam jutaan) Rupiah (dalam jutaan) Rupiah
Pihak berelasi
BNI Rp - 13.155 - 6.030
Bank Mandiri Rp - 7.635 - 6.355
BSI Rp - 1.666 - 2.083
BRI Rp - 261 - 1.475
Sub-jumlah 22.717 15.943
Pihak ketiga
BCA Rp - 7.313 - 9.755
DBS Rp - 4.350 - 4.800
Bank of China Rp - 1.900 - 1.900
Bank CIMB Niaga Rp - 1.750 - 1.710
US$ 10 173 6 99
Bank Permata Rp - 1.229 - 1.021
PT Bank Sinarmas Tbk. (“Bank Sinarmas”) Rp - 1.000 - -
HSBC Rp - 784 - 1.000
Bank Danamon Rp - 16 - 110
PT Bank ANZ Indonesia ("Bank ANZ") Rp - - - 22
Bank Sindikasi US$ - - 4 60
Lain-lain Rp - - - 3
MYR 6 26 7 27
Sub-jumlah 18.541 20.507
Jumlah 41.258 36.450
Biaya perolehan pinjaman yang belum
diamortisasi (109) (109)
41.149 36.341
Utang bank yang jatuh tempo dalam
satu tahun (17.746) (13.519)
Bagian jangka panjang 23.403 22.822
Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
Pembayaran
Total periode
fasilitas berjalan Periode
Mata (dalam (dalam Jadwal pembayaran Tingkat suku
Peminjam Uang miliar)* miliar)* pembayaran bunga bunga per tahun Jaminan**
BNI
2013 Sigma Rp 650 61 2021-2027 Bulanan 1 bulan Piutang
IndONIA + 2,25% usaha dan
aset tetap
2018 TLT Rp 1.540 110 2018-2033 Kuartalan 3 bulan Aset tetap
JIBOR + 1,50%
2018 - 2025 Perusahaan, Rp 22.825 2.131 2018-2032 Bulanan, 3 bulan Tidak ada
Mitratel, Kuartalan JIBOR + 0,25%;
UMT, PST, 1 bulan IndONIA +
Telkomsel 0,75%-1,65%;
3 bulan
IndONIA + 0,75%
Bank Mandiri
2018 Telkomsel Rp 4.000 11.000 2018-2026 Kuartalan 5,00% Tidak ada
2018 - 2024 Perusahaan, Rp 9.975 2.320 2020-2031 Bulanan, 3 bulan JIBOR + Tidak ada
GSD, PST, Kuartalan 0,25%-1,50%;
Mitratel 1 bulan
IndONIA + 0,85%;
3 bulan
IndONIA + 0,90%
BSI
2021 - 2022 Telkomsel Rp 2.000 5.000 2022-2027 Bulanan 5,30% Tidak ada
2024 Mitratel Rp 2.500 417 2024-2029 Bulanan 1 bulan Tidak ada
IndONIA + 0,85%
BRI
2019 - 2023 Perusahaan, Rp 3.000 1.214 2021-2030 Bulanan, 3 bulan Tidak ada
Mitratel Kuartalan JIBOR + 0,75%;
1 bulan
IndONIA + 1,00%
2024 Telkomsel Rp 1.000 2.000 2024-2026 Semesteran 6,50% Tidak ada
* Disajikan dalam mata uang asal
** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan
66
Page 528
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (lanjutan)
b. Utang bank (lanjutan)
Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
Pembayaran
Total periode
fasilitas berjalan Periode
Mata (dalam (dalam Jadwal pembayaran Tingkat suku bunga
Peminjam Uang miliar)* miliar)* pembayaran bunga per tahun Jaminan**
BCA
2020 - 2024 Perusahaan, Rp 18.686 2.443 2020-2032 Bulanan, 3 bulan JIBOR + Tidak ada
PST, GSD, Kuartalan 0,50%-1,00%;
Mitratel 1 bulan
IndONIA + 0,75%;
3 bulan IndONIA +
1,25%-1,89%
2022 Telkomsel Rp 2.000 5.000 2022-2026 Bulanan 6,10% Tidak ada
DBS
2021 - 2023 Mitratel Rp 5.500 1.283 2022-2030 Bulanan 1 bulan Tidak ada
IndONIA + 0,95%
2024 - 2025 Perusahaan, Rp 6.000 2.167 2025-2031 Kuartalan 4,95%-6,50% Tidak ada
Telkomsel
Bank of China
2019 Telkomsel Rp 1.900 1.900 2019-2026 Bulanan 5,05% Tidak ada
Bank CIMB
Niaga
2019 - 2022 PINS, Rp 2.300 960 2022-2028 Bulanan, 3 bulan Tidak ada
Mitratel Kuartalan JIBOR + 1,95%;
1 bulan
IndONIA + 0,90%
2025 Telkomsel Rp 1.000 2.000 2025-2027 Bulanan 4,70% Tidak ada
2021 - 2022 Telin US$ 0 0 2025-2030 Semesteran 6 bulan Tidak ada
SOFR + 1,82%
Bank Permata
2020 - 2024 Mitratel Rp 2.250 292 2021-2031 Bulanan 1 bulan Tidak ada
IndONIA + 1,02%
2025 Telkomsel Rp 1.000 2.000 2025-2027 Bulanan 5,85% Tidak ada
Bank Sinarmas
2024 Telkomsel Rp 1.000 6.500 2025-2026 Kuartalan 1 minggu Tidak ada
JIBOR
HSBC
2021 - 2023 Mitratel Rp 1.250 216 2023-2030 Bulanan 1 bulan Tidak ada
IndONIA + 0,90%
Bank Danamon
2022 Mitratel Rp 636 91 2022-2025 Kuartalan 3 bulan Tidak ada
JIBOR + 1,50%
2024 SSI Rp 24 3 2024-2029 Bulanan 8,75% Tidak ada
Bank ANZ
2015 PINS, GSD Rp 440 22 2020-2025 Kuartalan 3 bulan JIBOR + Tidak ada
1,40%-2,00%
2025 Telkomsel Rp 1.500 3.000 2025-2027 Bulanan 5,32% Tidak ada
Bank Sindikasi
2018 Telin US$ 0 0 2020-2025 Semesteran 6 bulan Tidak ada
SOFR + 1,55%
* Disajikan dalam mata uang asal
** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan
67
Page 529
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG (lanjutan)
b. Utang bank (lanjutan)
Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
batasan seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan utang baru,
termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup telah
memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut, kecuali untuk Sigma terkait debt to service
coverage ratio yang masih lebih rendah dari yang dipersyaratkan. Pada tanggal 31 Desember 2025,
Grup telah memperoleh persetujuan (waiver) untuk pinjaman sebesar Rp47 miliar dari BNI untuk tidak
mensyaratkan pembayaran sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut untuk Sigma. Waiver dari
BNI diterima pada tanggal 15 Desember 2025 dan berlaku efektif selama 12 bulan setelah periode
pelaporan.
Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup tersebut digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis
usaha dan keperluan investasi.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup memiliki fasilitas pinjaman yang belum ditarik sebesar
Rp42.109 miliar dan US$67 juta.
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Rincian kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut:
2025 2024
Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
Telkomsel 10.381 11.022
Mitratel 8.404 8.440
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 1.067 934
Jumlah 19.852 20.396
2025 2024
Kepentingan nonpengendali atas laba (rugi)
tahun berjalan entitas anak:
Telkomsel 6.101 6.434
Mitratel 597 594
Lain-lain (54) 66
Jumlah 6.644 7.094
Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material
Kepemilikan kepentingan nonpengendali yang dianggap material oleh Perusahaan adalah kepemilikan
kepentingan nonpengendali atas Telkomsel dan Mitratel. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Telkomsel dan Mitratel masing-masing adalah sebesar
30,10% dan 28,16%.
Ringkasan informasi keuangan Telkomsel dan Mitratel disajikan di bawah ini. Informasi ini berdasarkan
nilai sebelum penyesuaian dan eliminasi antar perusahaan.
68
Page 530
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI (lanjutan)
Ringkasan laporan posisi keuangan:
Telkomsel Mitratel
2025 2024 2025 2024
Aset lancar 17.651 19.374 3.051 3.447
Aset tidak lancar 96.976 98.029 55.299 54.693
Liabilitas jangka pendek (41.560) (41.199) (7.500) (12.286)
Liabilitas jangka panjang (44.791) (45.216) (17.499) (12.467)
Jumlah ekuitas 28.276 30.988 33.351 33.387
Yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.895 19.966 24.947 24.947
Kepentingan nonpengendali 10.381 11.022 8.404 8.440
Ringkasan laporan laba (rugi) dan penghasilan komprehensif lain:
Telkomsel Mitratel
2025 2024 2025 2024
Pendapatan 109.307 113.340 9.534 9.308
Beban operasi (81.386) (83.883) (5.381) (5.129)
Beban lain-lain - bersih (2.458) (2.108) (1.905) (1.918)
Laba sebelum pajak penghasilan 25.463 27.349 2.248 2.261
Beban pajak penghasilan - bersih (5.776) (5.347) (129) (157)
Laba tahun berjalan 19.687 22.002 2.119 2.104
Penghasilan (rugi) komprehensif
lain - bersih (43) 355 (3) 1
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan 19.644 22.357 2.116 2.105
Diatribusikan kepada
kepentingan nonpengendali 6.101 6.434 597 594
Dividen yang dibayar kepada
kepentingan nonpengendali 6.729 6.627 545 407
Ringkasan laporan arus kas:
Telkomsel Mitratel
2025 2024 2025 2024
Kegiatan operasi 36.806 38.939 6.776 6.632
Kegiatan investasi (14.282) (14.932) (2.250) (3.490)
Kegiatan pendanaan (22.937) (25.631) (4.514) (3.436)
Kenaikan (penurunan) bersih
kas dan setara kas (413) (1.624) 12 (294)
69
Page 531
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. MODAL SAHAM
2025
Persentase Jumlah modal
Keterangan Jumlah saham
kepemilikan disetor
Saham seri A Dwiwarna
Pemerintah 1 0 0
Saham seri B
DAM 51.602.353.559 52,09 2.580
The Bank of New York Mellon Corporation* 4.356.822.980 4,40 218
Direksi (Catatan 1b):
Dian Siswarini 203.000 0 0
Veranita Yosephine 90.000 0 0
Nanang Hendarno 32.500 0 0
Faizal Rochmad Djoemadi 248.500 0 0
Komisaris (Catatan 1b):
Rizal Mallarangeng 3.240.600 0 0
Silmy Karim 1.344.700 0 0
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 43.088.935.360 43,50 2.155
Modal saham yang diperoleh kembali (Catatan 1c) 8.945.400 0,01 0
Jumlah 99.062.216.600 100,00 4.953
2024
Persentase Jumlah modal
Keterangan Jumlah saham
kepemilikan disetor
Saham seri A Dwiwarna
Pemerintah 1 0 0
Saham seri B
Pemerintah 51.602.353.559 52,09 2.580
The Bank of New York Mellon Corporation* 4.185.694.580 4,23 209
Direksi (Catatan 1b):
Ririek Adriansyah 9.336.755 0 0
Bogi Witjaksono 6.952.700 0 0
Afriwandi 6.995.200 0 0
Heri Supriadi 7.242.700 0 0
F.M. Venusiana R. 10.629.200 0 0
Herlan Wijanarko 6.995.200 0 0
Muhamad Fajrin Rasyid 6.952.700 0 0
Budi Setyawan Wijaya 7.407.700 0 0
Honesti Basyir 3.250.844 0 0
Komisaris (Catatan 1b):
Isa Rachmatarwata 3.312.700 0 0
Marcelino Rumambo Pandin 3.312.700 0 0
Ismail 3.312.700 0 0
Arya Mahendra Sinulingga 3.359.500 0 0
Rizal Mallarangeng 3.312.700 0 0
Silmy Karim 1.344.700 0 0
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 43.190.450.461 43,68 2.164
Jumlah 99.062.216.600 100,00 4.953
*The Bank of New York Mellon Corporation bertindak sebagai lembaga penyimpanan untuk saham ADS Perusahaan.
Perusahaan hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah Republik
Indonesia dan tidak dapat dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam RUPS
Perusahaan berkaitan dengan pengangkatan dan penggantian Dewan Komisaris dan Direksi, penerbitan
saham baru, serta perubahan Anggaran Dasar Perusahaan.
Berdasarkan Akta Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn., Nomor 121 tanggal 22 Maret 2025, Pemerintah
mengalihkan kepemilikan 51.602.353.559 Saham Seri B, atau 52,09% dari seluruh saham Perusahaan,
kepada PT Biro Klasifikasi Indonesia (“BKI”) melalui proses penyertaan saham inbreng.
Pengalihan saham ini merupakan pelaksanaan peraturan perundang-undangan, yaitu:
(a) Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI
ke dalam Modal Saham BKI untuk Pendirian Holding Operasional;
(b) Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2025 tentang Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Badan
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (“Danantara”).
70
Page 532
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. MODAL SAHAM (lanjutan)
BKI, sebagai penerima pengalihan, merupakan Perusahaan Induk Operasional (Holding Operasional)
yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah melalui Menteri BUMN dan Danantara. Pemerintah tetap
berkedudukan sebagai Pemegang Saham Pengendali Perusahaan (Ultimate Beneficial Owner) melalui
kepemilikan langsung 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa dan kepemilikan tidak
langsung saham Seri B milik BKI melalui Danantara. Berdasarkan Akta Notaris Jose Dima Satria, S.H.,
M.Kn., No. 163 tanggal 23 Mei 2025, BKI berubah nama menjadi DAM.
22. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA
2025 2024
Selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan
nonpengendali pada entitas anak 8.364 8.364
Selisih kurs karena penjabaran 1.462 1.102
Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi 386 386
Laba belum direalisasi atas kepemilikan efek yang
tersedia untuk dijual 10 9
Komponen ekuitas lainnya 37 37
Jumlah 10.259 9.898
23. PENDAPATAN
Grup memperoleh pendapatan dari lini produk utama sebagai berikut:
Pendapatan
2025 B2C B2B Infra B2B ICT Internasional Lain-lain konsolidasian
Pendapatan data, internet, dan
jasa teknologi informatika
Internet dan data seluler 71.289 - - - - 71.289
Internet, komunikasi data, dan
jasa teknologi informatika 440 1.107 10.817 1.843 10 14.217
Lain-lain 48 1.237 505 159 2.589 4.538
Jumlah pendapatan data, internet,
dan jasa teknologi informatika 71.777 2.344 11.322 2.002 2.599 90.044
Pendapatan IndiHome 26.119 - - - - 26.119
Pendapatan interkoneksi 386 1.345 - 7.241 - 8.972
Pendapatan telepon
Selular 4.229 - - 171 - 4.400
Telepon tidak bergerak - 88 484 - - 572
SMS 3.143 - 20 - - 3.163
Jumlah pendapatan telepon 7.372 88 504 171 - 8.135
Pendapatan jaringan 3 1.739 677 1.226 - 3.645
Layanan lainnya
E-payment - - - - 1.684 1.684
Manage service dan terminal - - 1.201 25 - 1.226
Call center service - - 1.154 - - 1.154
E-health - - - - - -
Lain-lain 241 538 442 8 1.659 2.888
Jumlah layanan lainnya 241 538 2.797 33 3.343 6.952
Jumlah pendapatan dari
kontrak dengan pelanggan 105.898 6.054 15.300 10.673 5.942 143.867
Pendapatan dari transaksi lessor - 2.875 - - - 2.875
Jumlah pendapatan 105.898 8.929 15.300 10.673 5.942 146.742
71
Page 533
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENDAPATAN (lanjutan)
Grup memperoleh pendapatan dari lini produk utama sebagai berikut (lanjutan):
Disajikan kembali
Pendapatan
2024 B2C B2B Infra B2B ICT Internasional Lain-lain konsolidasian
Pendapatan data, internet, dan
jasa teknologi informatika
Internet dan data seluler 72.639 - - - - 72.639
Internet, komunikasi data, dan
jasa teknologi informatika - 1.122 11.314 1.651 17 14.104
Lain-lain 134 834 578 260 1.984 3.790
Jumlah pendapatan data, internet,
dan jasa teknologi informatika 72.773 1.956 11.892 1.911 2.001 90.533
Pendapatan IndiHome 26.262 - - - - 26.262
Pendapatan interkoneksi 363 1.193 - 7.631 - 9.187
Pendapatan telepon
Selular 6.077 - - 183 - 6.260
Telepon tidak bergerak - 82 397 - - 479
SMS 3.791 - 14 - - 3.805
Jumlah pendapatan telepon 9.868 82 411 183 - 10.544
Pendapatan jaringan 3 1.538 648 990 - 3.179
Layanan lainnya
E-payment 14 - - - 1.286 1.300
Call center service - - 1.255 - - 1.255
Manage service dan terminal - 1 1.039 5 - 1.045
E-health - - - - 767 767
Lain-lain 379 381 496 12 1.598 2.866
Jumlah layanan lainnya 393 382 2.790 17 3.651 7.233
Jumlah pendapatan dari
kontrak dengan pelanggan 109.662 5.151 15.741 10.732 5.652 146.938
Pendapatan dari transaksi lessor - 3.029 - - - 3.029
Jumlah pendapatan 109.662 8.180 15.741 10.732 5.652 149.967
Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang
belum diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2025 akan diakui sebagai pendapatan selama periode-
periode pelaporan berikutnya. Kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal
31 Desember 2025, bagian yang diharapkan dapat direalisasi dalam satu tahun adalah sebesar
Rp8.512 miliar dan bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp5.453 miliar.
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi
yang tidak dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan telekomunikasi serta
tanah dan bangunan dengan jangka waktu bervariasi berkisar 1 sampai dengan 29 tahun yang akan
berakhir bervariasi antara tahun 2026 hingga 2039. Periode sewa menyewa dapat diperpanjang
berdasarkan perjanjian oleh kedua belah pihak.
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
24. BEBAN KARYAWAN
Rincian dari beban karyawan adalah sebagai berikut:
2025 2024
Gaji dan tunjangan 9.411 9.457
Cuti, insentif, dan tunjangan lainnya 3.784 4.214
Beban pensiun dan imbalan pasca kerja
lainnya (Catatan 30) 1.854 1.691
Program pensiun dini 937 1.186
Beban penghargaan masa kerja (Catatan 31) 284 226
Lain-lain 92 33
Jumlah 16.362 16.807
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
72
Page 534
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN OPERASI, PEMELIHARAAN, DAN JASA TELEKOMUNIKASI
Rincian dari beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:
2025 2024
Operasi dan pemeliharaan 23.478 24.365
Beban pemakaian frekuensi radio (Catatan 35c.i) 7.746 7.687
Sewa sirkit dan Customer Premise
Equipment ("CPE") 4.474 3.422
Beban hak penyelenggaraan dan
KPU (Catatan 15) 2.885 2.933
Listrik, gas, dan air 1.051 1.097
Beban pokok penjualan kartu SIM, voucer,
dan periferal (Catatan 7) 532 584
Manajemen proyek 445 427
Asuransi 335 308
Sewa kendaraan dan fasilitas pendukung 164 271
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 124 108
Jumlah 41.234 41.202
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Rincian dari beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:
2025 2024
Beban umum 2.241 2.448
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian
piutang usaha (Catatan 5) 1.465 904
Jasa profesional 824 855
Pelatihan, pendidikan, dan rekrutmen 358 453
Perjalanan 343 421
Rapat 307 390
Sumbangan sosial 301 233
Beban penagihan 291 194
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar) 471 327
Jumlah 6.601 6.225
Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
27. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar di muka
2025 2024
Perusahaan:
Pajak penghasilan ("PPh")
Pasal 23 - Penyerahan jasa - 260
Entitas anak:
PPh
PPh Badan 4 1
Pasal 4(2) - Pajak final 16 17
Pasal 23 - Penyerahan jasa 55 79
PPN 1.587 2.076
Jumlah pajak dibayar di muka 1.662 2.433
Bagian jangka pendek (1.662) (2.433)
Bagian jangka panjang - -
73
Page 535
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Klaim restitusi pajak
2025 2024
Perusahaan
PPh
PPh Badan 663 641
PPh 21 - PPh pribadi 42 154
PPN 746 168
Entitas anak
PPh
PPh Badan 1.806 1.553
PPh 21 - PPh pribadi 6 7
PPh 23 - Penyerahan jasa 60 -
PPN 990 706
Jumlah tagihan restitusi pajak 4.313 3.229
Bagian jangka pendek (317) (411)
Bagian jangka panjang (Catatan 13) 3.996 2.818
c. Utang pajak
2025 2024
Perusahaan:
PPh
Pasal 4(2) - Pajak final 31 11
Pasal 21 - PPh pribadi 2 1
Pasal 22 - Pembelian barang 1 1
Pasal 23 - Penyerahan jasa 46 45
Pasal 25 - Angsuran PPh Badan - 78
PPN 304 109
PPN atas Pemungutan Pajak ("WAPU") 185 114
569 359
Entitas anak:
PPh
Pasal 4(2) - Pajak final 219 644
Pasal 21 - PPh pribadi 52 160
Pasal 22 - Pembelian barang 5 6
Pasal 23 - Penyerahan jasa 183 33
Pasal 25 - Angsuran PPh Badan 52 587
Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri 14 178
Pasal 29 - PPh Badan 317 203
PPN 147 473
PPN WAPU 467 650
1.456 2.934
Jumlah utang pajak 2.025 3.293
d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Disajikan kembali)
Kini
Perusahaan 1.017 905
Entitas anak 6.588 6.730
7.605 7.635
Tangguhan
Perusahaan (489) 316
Entitas anak (472) 167
(961) 483
Beban pajak penghasilan bersih 6.644 8.118
74
Page 536
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut (lanjutan):
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan estimasi laba kena pajak untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Disajikan kembali)
Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian 31.102 37.615
Penambahan kembali eliminasi konsolidasian 24.739 25.590
Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan
dan eliminasi 55.841 63.205
Dikurangi: laba entitas anak sebelum pajak penghasilan (37.007) (38.949)
Laba sebelum pajak penghasilan sebelum dikurangi
pajak penghasilan atas pajak final - Perusahaan 18.834 24.256
Dikurangi: penghasilan yang telah dikenakan pajak final (1.156) (801)
Laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurangi
penghasilan atas pajak final - Perusahaan 17.678 23.455
Perbedaan temporer:
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (273) (324)
Pendapatan instalasi tangguhan (31) 17
Sewa (1) 7
Provisi imbalan karyawan 116 (127)
Hak atas tanah, aset takberwujud dan lainnya 24 67
Beban pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
berkala bersih 777 (175)
Perbedaan nilai buku aset tetap menurut akuntansi
dan pajak 1.870 (1.157)
Beban yang masih harus dibayar - (127)
Lain-lain 26 (7)
Jumlah perbedaan temporer bersih 2.508 (1.826)
Perbedaan tetap:
Beban imbalan kesehatan pasca kerja berkala - bersih 282 282
Sumbangan 172 211
Imbalan karyawan 11 14
Beban untuk mendapatkan obyek
pajak penghasilan final 407 242
Bagian laba bersih entitas asosiasi dan entitas anak (16.576) (18.342)
Beban lain-lain dari hasil pemeriksaan pajak 47 69
Lain-lain 88 95
Jumlah perbedaan tetap bersih (15.569) (17.429)
Penghasilan kena pajak - Perusahaan 4.617 4.200
Beban pajak penghasilan kini 878 798
Beban pajak penghasilan final 139 107
Jumlah beban pajak penghasilan kini - Perusahaan 1.017 905
Beban pajak penghasilan kini - entitas anak 6.588 6.730
Jumlah beban pajak penghasilan kini 7.605 7.635
Rekonsiliasi antara pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak perusahaan
19% terhadap laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurang pendapatan yang dikenakan pajak
final dan beban pajak bersih pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
adalah sebagai berikut:
2025 2024
(Disajikan kembali)
Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian 31.102 37.615
Dikurangi pendapatan yang dikenakan
pajak final - bersih konsolidasian (8.471) (7.598)
22.631 30.017
Beban pajak penghasilan dihitung pada tarif
Perusahaan 4.300 5.703
Perbedaan pada tarif pajak entitas anak 657 738
Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk
tujuan perpajakan 1.295 1.229
Beban pajak penghasilan final 138 107
Penyesuaian pajak tangguhan 295 (4)
Pajak tangguhan yang tidak diakui 39 8
Lain-lain (80) 337
Beban pajak penghasilan bersih 6.644 8.118
75
Page 537
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut (lanjutan):
Dalam UU No. 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan UU No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Pasal 17 ayat (1) huruf b
mengatur bahwa tarif pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi wajib pajak badan
dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% (dua puluh dua persen) yang mulai berlaku pada
tahun pajak 2022 dan dalam Pasal 17 ayat (2b) mengatur bahwa bagi wajib pajak badan berbentuk
perseroan terbatas dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek
di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh tarif sebesar
3% lebih rendah dari tarif seharusnya.
Perusahaan telah menerapkan tarif pajak PPh Badan sebesar 19% untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Entitas anak menerapkan tarif pajak sebesar 22% untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Perusahaan telah menyampaikan SPT Tahunan Badan untuk tahun pajak 2024 pada tanggal
30 April 2025 kepada Otoritas Pajak sebagaimana ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.
e. Pemeriksaan pajak
(i) Perusahaan
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024, Perusahaan menerima sejumlah ketetapan
pajak hasil pemeriksaan pajak tahun pajak 2019, 2020 dan 2021, dimana dari seluruh ketetapan
pajak tersebut Perusahaan menerima restitusi bersih sebesar Rp7,7 miliar setelah dipotong
dengan tagihan dan ketetapan jenis pajak lainnya. Selain restitusi dari hasil pemeriksaan pajak,
Perusahaan juga menerima restitusi senilai Rp37,9 miliar atas keputusan persetujuan
pembatalan Surat Tagihan Pajak PPN tahun pajak 2015 dan 2016.
Pada bulan Juli 2024, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
untuk seluruh jenis pajak tahun 2023. Pada bulan September 2024, Perusahaan menerima Surat
Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan PPN tahun 2022.
Pada bulan Juni 2025, Perusahaan menerima sejumlah ketetapan pajak hasil pemeriksaan pajak
tahun pajak 2023. Pada bulan Agustus 2025, dari seluruh ketetapan pajak tersebut Perusahaan
menerima restitusi bersih sebesar Rp589,1 miliar setelah dipotong dengan tagihan dan ketetapan
pajak. Pada bulan Agustus 2025, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
(“SKPKB”) hasil pemeriksaan PPN tahun 2022 senilai total Rp10,1 miliar (termasuk denda).
Pada bulan Agustus 2025, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
untuk seluruh jenis pajak tahun 2024.
Pada bulan Oktober 2025, Perusahaan menerima surat keputusan keberatan pajak yang
menolak permohonan keberatan yang telah diajukan Perusahaan terhadap surat ketetapan pajak
hasil pemeriksaan tahun 2019 dan 2020 senilai Rp35,7 miliar. Perusahaan sedang dalam proses
upaya hukum banding atas sengketa pajak tahun 2019 dan 2020. Sampai dengan laporan
keuangan konsolidasian ini diterbitkan, proses pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2024, dan
proses banding atas sengketa pajak tahun pajak 2019 dan 2020 masih berlangsung.
76
Page 538
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)
(ii) Telkomsel
Pada tanggal 31 Desember 2025, Telkomsel memiliki sejumlah ketetapan pajak yang sedang
dalam proses banding. Rincian klaim restitusi pajak, baik yang berkaitan dengan ketetapan pajak
maupun yang belum ditetapkan oleh Otoritas Pajak, termasuk eksposur ketetapan pajak yang
tidak disertai dengan klaim pajak oleh Telkomsel, adalah sebagai berikut:
2025
Keberatan Banding Lainnya Jumlah
Klaim restitusi pajak yang belum
ditetapkan oleh Otoritas Pajak
Telkomsel
PPh Badan
Tahun pajak 2025 - - 261 261
Tahun pajak 2024 - - 791 791
Anak perusahaan
PPN
Tahun Pajak 2025 - - 46 46
PPh
Tahun Pajak 2025 - - 1 1
Ketetapan pajak dengan klaim
restitusi pajak
PPh Badan
Tahun pajak 2018 - 35 - 35
Tahun pajak 2015 - 294 - 294
Tahun pajak 2014 - 35 - 35
PPh
Tahun pajak 2015 - - 0 0
- 364 1.099 1.463
Ketetapan pajak tanpa adanya
klaim restitusi pajak
PPh Badan
Tahun pajak 2023 1.623 - - 1.623
PPh
Tahun pajak 2023 12.844 - - 12.844
14.467 - - 14.467
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Telkomsel menerima sejumlah
SKPKB atas PPN untuk tahun fiskal 2021 sampai dengan 2023 sebesar Rp606 miliar (termasuk
sanksi sebesar Rp181 miliar), serta atas PPh Pasal 23 dan PPh Badan untuk tahun fiskal 2023
masing-masing sebesar Rp12.844 miliar (termasuk sanksi sebesar Rp3.823 miliar) dan Rp1.623
miliar (termasuk sanksi sebesar Rp445 miliar). Sehubungan dengan kurang bayar PPN, di mana
Telkomsel bertindak sebagai Pemungut Pajak, Telkomsel menerima seluruh jumlah kurang bayar
pajak dan mencatatkan sanksi sebesar Rp181 miliar sebagai beban pajak dalam laporan laba
rugi konsolidasian tahun 2025, dan mengkompensasikan pokok pajak kurang bayar PPN sebesar
Rp425 miliar sebagai kredit pajak PPN tahun 2025. Sehubungan dengan kurang bayar PPh Pasal
23 dan PPh Badan untuk tahun fiskal 2023, Telkomsel memiliki argumen teknis yang kuat untuk
mendukung posisi perpajakannya serta meyakini telah mematuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan perpajakan yang berlaku, sehingga Telkomsel mempertimbangkan bahwa
tidak diperlukan provisi atas kurang bayar pajak tersebut. Telkomsel telah mengajukan keberatan
kepada Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 10 Desember 2025. Sampai dengan tanggal
penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, hasil atas pengajuan keberatan belum diterima.
Manajemen berkeyakinan bahwa Telkomsel memiliki argumen yang kuat untuk mempertahankan
posisinya terkait dengan klaim restitusi pajak. Telkomsel memutuskan bahwa provisi terkait
dengan ketetapan pajak tidak diperlukan.
77
Page 539
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
f. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
Aset dan liabilitas pajak tangguhan (Dibebankan) dikreditkan ke
pada laporan posisi keuangan laporan laba rugi
2025 2024 2023 2025 2024
(Disajikan kembali) (Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Perusahaan
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian 718 770 831 (52) (61)
Beban pensiun dan beban imbalan pasca
kerja lainnya berkala - bersih 1.001 781 822 148 (34)
Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
akuntansi dan pajak 2.519 1.894 2.082 367 (189)
Provisi imbalan karyawan 298 276 299 22 (23)
Pendapatan instalasi tangguhan 19 25 21 (6) 4
Hak atas tanah, aset takberwujud, dan lainnya 47 42 29 5 13
Beban yang masih harus dibayar - - 24 - (24)
Sewa 1 1 - - 1
Lain-lain 78 73 76 5 (3)
Aset pajak tangguhan Perusahaan - bersih 4.681 3.862 4.184 489 (316)
Telkomsel
Provisi imbalan karyawan 1.698 1.445 1.385 241 160
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian 571 324 205 247 119
Sewa 15 481 554 (466) (73)
Liabilitas kontrak 399 370 400 29 (30)
Pengukuran nilai wajar
atas instrumen-instrumen keuangan (8) (8) - - (8)
Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
akuntansi dan pajak (857) (1.361) (1.228) 504 (133)
Amortisasi lisensi (195) (174) (171) (21) (3)
Biaya kontrak (6) (23) (46) 17 23
Instrumen-instrumen keuangan lainnya (270) (242) (165) (28) (77)
Aset pajak tangguhan Telkomsel - bersih 1.347 812 934 523 (22)
Aset pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih 575 680 704 (99) (15)
Liabilitas pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih (1.233) (992) (841) 48 (130)
Beban pajak tangguhan (manfaat) 961 (483)
Aset pajak tangguhan - bersih 6.603 5.354 5.822
Liabilitas pajak tangguhan - bersih (1.233) (992) (841)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan
investasi pada entitas anak dan entitas asosiasi atas liabilitas pajak tangguhan yang tidak diakui
adalah masing-masing sebesar Rp28.516 miliar dan Rp84.310 miliar.
Realisasi dari aset pajak tangguhan tergantung kepada kemampuan Grup dalam menghasilkan laba
fiskal di masa depan. Meskipun tidak ada jaminan atas realisasi tersebut, Grup yakin bahwa
kemungkinan besar aset pajak tangguhan tersebut akan terealisasi melalui pengurangan atas laba
fiskal masa depan ketika perbedaan temporer terpulihkan. Jumlah aset pajak tangguhan tersebut
diperkirakan dapat terealisasi, namun bisa berkurang jika laba fiskal di masa depan lebih kecil dari
pada yang diestimasikan.
g. Administrasi
Pada bulan Desember 2024, Pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 465
tahun 2024 tentang Implementasi Sistem Inti Administrasi Perpajakan dan Peraturan Menteri
Keuangan tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi
Perpajakan No. 81 Tahun 2024. Guna mewujudkan aspek keadilan di masyarakat, pada akhir
Desember 2024 Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131 Tahun 2024
tentang Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Impor Barang Kena Pajak, Penyerahan Barang
Barang Kena Pajak, Penyerahan Jasa Kena Pajak, Pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud
dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean, dan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari Luar
Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean (PMK 131/2024) yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari
2025. PMK 131/2024 mengatur bahwa atas Impor dan/atau penyerahan Barang Kena Pajak di dalam
Daerah Pabean oleh Pengusaha selain Barang Kena Pajak yang tergolong mewah, penyerahan Jasa
Kena Pajak di dalam Daerah Pabean oleh Pengusaha, pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak
berwujud dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean, pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar
Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean terutang PPN yang dihitung dengan cara mengalikan tarif
12% (dua belas persen) dengan Dasar Pengenaan Pajak berupa nilai lain.
78
Page 540
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
g. Administrasi (lanjutan)
Penerbitan PMK 131/2024 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi
Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang mengatur bahwa selambat-lambatnya mulai 1 Januari 2025
akan diterapkan tarif PPN sebesar 12%. Pada bulan Februari 2025, Pemerintah menerbitkan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11 tahun 2025 tentang Ketentuan Nilai Lain sebagai Dasar
Pengenaan Pajak dan Besaran Tertentu Pajak Pertambahan Nilai. Perusahaan memastikan
koordinasi dengan unit terkait, Tim IT dan otoritas perpajakan agar proses administrasi perpajakan
yang dilakukan melalui aplikasi Sistem Inti Administrasi Perpajakan serta ketentuan penggunaan nilai
lain sebagai Dasar Pengenaan Pajak PPN berjalan lancar.
Dalam rangka menerapkan Pilar Kedua Kerangka Kerja Inklusif Organisasi untuk Kerja Sama dan
Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development atau "OECD"),
pada tanggal 31 Desember 2024, Pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan
No. 136/2024 (PMK 136/2024) yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2025.
PMK 136/2024 menerapkan mekanisme perpajakan baru yang mensyaratkan Perusahaan
Multinasional ("PMN") untuk membayar pajak tambahan di suatu yurisdiksi ketika tarif pajak efektif,
yang ditentukan berdasarkan yurisdiksi menurut aturan Pilar Kedua, lebih rendah dari tarif minimum
15%. PMK 136/2024 menetapkan mekanisme untuk menentukan entitas mana (atau entitas-entitas
mana) dalam Grup PMN yang harus menerapkan pajak tambahan tersebut dan porsi pajak yang
dibebankan kepada setiap entitas terkait.
Grup telah melakukan analisa berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku dan mengidentifikasi
adanya potensi pajak tambahan pada entitas konstituen yang beroperasi di yurisdiksi Timor Leste.
Grup berpendapat berdasarkan hasil analisa bahwa dampak potensi pajak tambahan tersebut tidak
material terhadap laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025.
Sehubungan dengan pelaksanaan ketentuan Pasal 222 Peraturan Menteri BUMN Nomor
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN. BUMN
diwajibkan menyampaikan realisasi kontribusi kepada negara (berbasis kas). Rincian kontribusi
kepada negara pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
2025
Pajak
PPh 18.120
PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah 13.457
Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai 23
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ("PDRD"), termasuk
PBB P2 (Perkotaan dan Pedesaan) 96
Total kontribusi pajak 31.696
Penerimaan Negara Bukan Pajak ("PNBP")
Dividen 10.964
PNBP Lainnya 10.221
Total kontribusi PNBP 21.185
Total kontribusi kepada negara 52.881
79
Page 541
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. LABA PER SAHAM DASAR
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk sebesar Rp17.814 miliar dan Rp22.403 miliar dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar sejumlah 99.061.024.659 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan sejumlah 99.062.216.600 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 (disajikan
kembali). Jumlah rata-rata tertimbang juga memperhitungkan rata-rata tertimbang atas dampak transaksi
modal saham yang diperoleh kembali dalam perubahan transaksi pembelian saham kembali selama
periode berjalan.
Laba per saham dasar masing-masing sejumlah Rp179,83 dan Rp226,15 (dalam jumlah penuh) untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (disajikan kembali). Perusahaan tidak
memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024 (disajikan kembali).
29. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
No. 52 tertanggal 27 Mei 2025 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
untuk tahun buku 2024 sebesar Rp21.047 miliar (Rp212,47 per lembar saham). Perusahaan melakukan
pembayaran dividen kas pada tanggal 19 Juni 2025.
Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
No. 04 tertanggal 3 Mei 2024 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
untuk tahun buku 2023 sebesar Rp17.683 miliar (Rp178,50 per lembar saham). Perusahaan melakukan
pembayaran dividen kas pada tanggal 29 Mei 2024.
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan
cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Saldo laba ditentukan penggunaannya Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
masing adalah sebesar Rp15.337 miliar.
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA
Rincian liabilitas manfaat pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya adalah sebagai berikut:
Catatan 2025 2024
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan
imbalan pasca kerja lainnya
Program manfaat pensiun
Perusahaan - funded 30a.i.a
Manfaat pasti 30a.i.a.i 3.725 3.543
Manfaat tambahan 30a.i.a.ii 42 42
Perusahaan - unfunded 30a.i.b 216 215
Telkomsel 30a.ii 5.978 4.950
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun 9.961 8.750
Imbalan kesehatan pasca kerja 30b 1.708 1.550
Imbalan pasca kerja lainnya 30c 187 175
Imbalan tunjangan masa kerja 30d 1 1
Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
Undang Ketenagakerjaan 30e 1.139 1.064
Jumlah 12.996 11.540
80
Page 542
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
Beban manfaat pensiun yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian adalah sebagai berikut:
Catatan 2025 2024
Beban pensiun
Perusahaan - funded 30a.i.a
Manfaat pasti 30a.i.a.i 357 518
Manfaat tambahan 30a.i.a.ii 3 3
Perusahaan - unfunded 30a.i.b 25 (27)
Telkomsel 30a.ii 978 663
Beban pensiun berkala-bersih 24 1.363 1.157
Beban imbalan kesehatan pasca kerja
berkala-bersih 24,30b 281 282
Beban imbalan pasca kerja lainnya 24,30c 17 20
Beban imbalan tunjangan masa kerja 24,30d 1 0
Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
Ketenagakerjaan 24,30e 192 232
Jumlah 1.854 1.691
Jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya adalah sebagai berikut:
Catatan 2025 2024
Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti
Perusahaan - funded 30a.i.a
Manfaat pasti 30a.i.a.i (381) 72
Manfaat tambahan 30a.i.a.ii (1) 1
Perusahaan - unfunded 30a.i.b 14 (53)
Telkomsel 30a.ii (77) 420
Beban pensiun berkala-bersih (445) 440
Beban imbalan kesehatan pasca kerja 30b 123 202
Beban imbalan pasca kerja lainnya 30c (6) 6
Beban imbalan tunjangan masa kerja 30c - 0
Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
Ketenagakerjaan 30e 5 107
Sub-jumlah (323) 755
Pajak tangguhan dengan tarif pajak yang
berlaku 87 (120)
Laba (rugi) aktuaria program manfaat pasti -
bersih (236) 635
81
Page 543
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat pasti dan liabilitas imbalan kesehatan pasca
kerja, perubahan aset program pensiun dan aset program kesehatan pasca kerja, status pendanaan
program pensiun dan program imbalan kesehatan pasca kerja, dan nilai bersih yang tercatat pada laporan
posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, berdasarkan program pensiun
manfaat pasti sebagai berikut:
Funded Imbalan kesehatan
Manfaat pasti pasca kerja
Perusahaan Telkomsel Perusahaan
Liabilitas Aset
Liabilitas Aset Liabilitas Aset imbalan program
manfaat program manfaat program kesehatan kesehatan
pensiun pensiun pensiun pensiun pasca kerja pasca kerja Jumlah
Saldo awal, 1 Januari 2025 22.377 (18.834) 6.089 (1.139) 14.152 (12.602) 10.043
Beban jasa 177 - 332 - - - 509
Beban jasa lalu - - 294 - - - 294
Beban bunga (pendapatan bunga) 1.500 (1.271) 406 (55) 970 (862) 688
Beban administrasi program (110) 110 - 1 - 173 174
Jumlah yang dibebankan
pada laba rugi 1.567 (1.161) 1.032 (54) 970 (689) 1.665
(Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
Perubahan asumsi pengalaman (17) - (187) - (66) - (270)
Perubahan asumsi demografi (1) - - - 0 - (1)
Perubahan asumsi keuangan 1.053 - 261 - 478 - 1.792
Pengembalian aset program pensiun
(setelah dikurangi nilai yang termasuk
dalam beban bunga bersih) - (654) - 3 - (535) (1.186)
Jumlah yang dibebankan pada
penghasilan komprehensif lain 1.035 (654) 74 3 412 (535) 335
Kontribusi pemberi kerja - (605) - (27) - - (632)
Kontribusi peserta program pensiun 10 (10) 1 (1) - - -
Pembayaran imbalan dari
aset program (1.843) 1.843 - - (584) 584 -
Pembayaran imbalan oleh
Perusahaan (17) 17 (288) 288 - - -
Pembayaran imbalan lalu oleh
Perusahaan - - (221) 221 - - -
Saldo akhir, 31 Desember 2025 23.129 (19.404) 6.687 (709) 14.950 (13.242) 11.411
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
pada akhir periode 3.725 5.978 1.708 11.411
Funded Imbalan kesehatan
Manfaat pasti pasca kerja
Perusahaan Telkomsel Perusahaan
Liabilitas Aset
Liabilitas Aset Liabilitas Aset imbalan program
manfaat program manfaat program kesehatan kesehatan
pensiun pensiun pensiun pensiun pasca kerja pasca kerja Jumlah
Saldo awal, 1 Januari 2024 23.718 (20.052) 5.796 (1.070) 14.624 (13.154) 9.862
Beban jasa 279 - 346 - - - 625
Biaya transfer pegawai (2) 1 2 (2) - - (1)
Beban bunga (pendapatan bunga) 1.533 (1.304) 381 (65) 966 (866) 645
Beban administrasi program (115) 115 - 1 - 182 183
Beban tambahan manfaat
kesejahteraan 34 - - - - - 34
Jumlah yang dibebankan
pada laba rugi 1.729 (1.188) 729 (66) 966 (684) 1.486
(Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
Perubahan asumsi pengalaman (609) - (121) - 65 - (665)
Perubahan asumsi demografi (1) - - - 0 - (1)
Perubahan asumsi keuangan (491) - (314) - (863) - (1.668)
Pengembalian aset program pensiun
(setelah dikurangi nilai yang termasuk
dalam beban bunga bersih) - 1.029 - 15 - 596 1.640
Jumlah yang dibebankan pada
penghasilan komprehensif lain (1.101) 1.029 (435) 15 (798) 596 (694)
Kontribusi pemberi kerja - (558) - (18) - - (576)
Kontribusi peserta program pensiun 13 (13) 1 (1) - - -
Pembayaran imbalan dari
aset program (1.948) 1.948 (2) 1 (640) 640 (1)
Pembayaran imbalan oleh
Perusahaan (34) - - - - - (34)
Saldo akhir, 31 Desember 2024 22.377 (18.834) 6.089 (1.139) 14.152 (12.602) 10.043
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
pada akhir periode 3.543 4.950 1.550 10.043
82
Page 544
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat unfunded, liabilitas manfaat tambahan, imbalan
pasca kerja lainnya, dan kewajiban pensiun berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan, perubahan
aset program imbalan pensiun tambahan, dan nilai bersih yang diakui pada laporan posisi keuangan
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, berdasarkan program pensiun manfaat pasti
sebagai berikut:
Perusahaan dan
Perusahaan entitas anak
Imbalan Imbalan Kewajiban pensiun
Manfaat pasca kerja tunjangan undang-undang
tambahan Unfunded lainnya masa kerja ketenagakerjaan Jumlah
Saldo awal, 1 Januari 2025 42 215 175 1 1.064 1.497
Beban jasa 0 10 5 1 134 150
Beban jasa lalu - - - - (10) (10)
Beban bunga 3 15 12 - 68 98
Jumlah yang dibebankan
pada laba rugi 3 25 17 1 192 238
(Laba) rugi aktuaria diakui pada
penghasilan komprehensif lainnya 1 (14) 6 - (5) (12)
Pembayaran imbalan oleh
Perusahaan (4) (10) (11) (1) (68) (94)
Divestasi - - - - (44) (44)
Saldo akhir, 31 Desember 2025 42 216 187 1 1.139 1.585
Perusahaan dan
Perusahaan entitas anak
Imbalan Imbalan Kewajiban pensiun
Manfaat pasca kerja tunjangan undang-undang
tambahan Unfunded lainnya masa kerja ketenagakerjaan Jumlah
Saldo awal, 1 Januari 2024 44 258 244 1 1.005 1.552
Beban jasa 0 9 6 0 204 219
Beban jasa lalu - - 1 - 18 19
Beban bunga 3 14 13 - 10 40
Biaya transfer pegawai (0) (0) (0) - (0) (0)
Biaya penyelesaian Pensiun Dini - (50) 0 (0) (0) (50)
Jumlah yang dibebankan
pada laba rugi 3 (27) 20 0 232 228
(Laba) rugi aktuaria diakui pada
penghasilan komprehensif lainnya (1) 53 (6) (0) (107) (61)
Pembayaran imbalan oleh
Perusahaan (4) (69) (83) - (62) (218)
Divestasi anak perusahaan - - - - (4) (4)
Saldo akhir, 31 Desember 2024 42 215 175 1 1.064 1.497
a. Program manfaat pensiun
i. Perusahaan
(a) Funded
(i) Manfaat pasti
Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap
yang mulai bekerja sebelum 1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-
undang pensiun Indonesia dan dikelola oleh Dana Pensiun Telkom (“Dapen”).
Pengelolaan Dana Pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan
Investasi yang ditetapkan oleh Pendiri dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan
Pengurus diawasi oleh Dewan Pengawas yang terdiri dari perwakilan Perusahaan dan
peserta.
Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun
dan masa kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini
membayar kontribusi 18% (sebelum Maret 2003: 8,4%) dari gaji pokok ke dana pensiun.
Perusahaan memberikan kontribusi kepada Dapen untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar Rp605 miliar dan
Rp558 miliar.
83
Page 545
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
a. Program manfaat pensiun (lanjutan)
i. Perusahaan (lanjutan)
(a) Funded (lanjutan)
(i) Manfaat pasti (lanjutan)
Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah risiko seperti volatilitas aset
dan perubahan imbal hasil obligasi. Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil obligasi pemerintah, jika imbal hasil
aset program lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit program. Penurunan imbal
hasil obligasi pemerintah akan meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan
saling hapus secara sebagian dengan kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki.
Perusahaan memastikan bahwa posisi investasi telah diatur dalam kerangka asset-
liability matching (“ALM”) yang telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka panjang
yang sejalan dengan liabilitas pada program pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka
ALM, tujuan Perusahaan adalah untuk menyesuaikan aset-aset dan liabilitas pensiun
dengan berinvestasi pada portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dalam
menghasilkan tingkat pengembalian yang optimal dengan mempertimbangkan tingkat
risikonya. Investasi pada program telah terdiversifikasi dengan baik, sehingga kinerja
buruk satu investasi tidak akan memberikan dampak material bagi seluruh kelompok
aset.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset program manfaat pasti terdiri dari:
2025 2024
Harga kuotasian Tidak memiliki Harga kuotasian Tidak memiliki
di pasar aktif harga kuotasian di pasar aktif harga kuotasian
Kas dan setara kas 1.255 - 921 -
Instrumen ekuitas:
Keuangan 1.004 - 1.265 -
Barang konsumen primer 325 - 48 -
Bahan baku 383 - 203 -
Infrastruktur 431 - 510 -
Energi 175 - 146 -
Teknologi 91 - 91 -
Perindustrian 268 - 239 -
Barang konsumen non-primer 60 - 448 -
Properti dan real estate 75 - 110 -
Kesehatan 141 - 175 -
Transportasi dan logistik 7 - 4 -
Reksadana berbasis saham 74 - 193 -
Instrumen keuangan pendapatan tetap:
Obligasi korporasi - 2.031 - 2.034
Obligasi pemerintah 11.191 - 10.608 -
Reksadana pendapatan tetap ("RDPT") - - - 66
Reksadana indeks 14 - - -
Medium-term notes ("MTN") - 105 - 100
Efek beragun aset ("EBA") - 5 - 7
Sukuk - 980 - 935
Saham non-publik:
Penempatan langsung - 359 - 377
Properti - 204 - 202
Lainnya - 495 - 356
Jumlah 15.494 4.179 14.961 4.077
Aset program pensiun termasuk di dalamnya saham Seri B yang dikeluarkan oleh
Perusahaan dengan nilai wajar Rp256 miliar dan Rp294 miliar, yang mewakili 1,32%
dan 1,54% dari total aset program pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan
obligasi yang dikeluarkan oleh Perusahaan dengan nilai wajar masing-masing senilai
Rp248 miliar dan Rp338 miliar mewakili masing-masing 1,28% dan 1,78% dari total
aset per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
84
Page 546
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
a. Program manfaat pensiun (lanjutan)
i. Perusahaan (lanjutan)
(a) Funded (lanjutan)
(i) Manfaat pasti (lanjutan)
Perkiraan pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian
keseluruhan masa liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset
program. Hasil aktual aset program adalah Rp1.924 miliar dan Rp275 miliar masing-
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 14 Januari 2014
mengenai kebijakan pendanaan Dapen. Perusahaan tidak akan memberikan kontribusi
ke Dapen bila Rasio Kecukupan Pendanaan (“RKD”) Dapen di atas 105%. Berdasarkan
laporan keuangan Dapen pada tanggal 31 Desember 2025, RKD Dapen di bawah 105%
sehingga Perusahaan akan memberikan kontribusi pemberi kerja ke program pensiun
manfaat pasti.
Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022,
tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menetapkan
bagi para pensiunan yang berhenti selain karena Hukuman Disiplin, Pensiun Dini, dan
Atas Permintaan Sendiri dan menerima Manfaat Pensiun kurang dari Rp1 juta per bulan
diberikan kenaikan Manfaat Pensiun bulanan menjadi Rp1 juta. Pada tahun 2025 dan
2024, Perusahaan memberikan manfaat kesejahteraan tambahan kepada Pensiunan
dan penerima manfaat pensiun dari peserta yang memasuki masa pensiun sebelum
30 Juni 2002 masing-masing sebesar Rp17 miliar dan Rp34 miliar.
Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan
perhitungan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada laporan masing-masing
tertanggal 15 April 2026 dan 19 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka
Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris
independen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,50% 7,00%
Tingkat kenaikan kompensasi 8,00% 8,00%
Table tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
(ii) Manfaat Tambahan
Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022,
tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan
menyelenggarakan Program Manfaat Lain Iuran Pasti (“PMLIP”) dalam bentuk Manfaat
Tambahan. Peserta PMLIP berhak menerima Manfaat Pensiun Berkala tiap bulan
sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Dana Pensiun. Dana Manfaat Tambahan
bersumber dari iuran Manfaat Tambahan Pemberi Kerja dan dana penyisihan hasil
pengembangan investasi apabila tercapai RKD di atas 102% dan tingkat pengembalian
investasi (“ROI”) di atas suku bunga aktuaria untuk pendanaan. Iuran Manfaat
Tambahan Pemberi Kerja untuk setiap peserta PMLIP ditetapkan sebesar Rp120 ribu
untuk periode iuran 12 bulan yang dihitung secara proporsional sesuai dengan jumlah
penerimaan.
85
Page 547
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
a. Program manfaat pensiun (lanjutan)
i. Perusahaan (lanjutan)
(a) Funded (lanjutan)
(ii) Manfaat Tambahan (lanjutan)
Penilaian aktuaria untuk program pensiun manfaat tambahan dilakukan berdasarkan
perhitungan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada laporan masing-masing
tertanggal 15 April 2026 dan 19 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka
Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris
independen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,50% 7,00%
Table tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
Aset program untuk manfaat tambahan telah disisihkan sejak 2018 sesuai persetujuan
Dewan Pengawas. Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada kewajiban tambahan
yang disisihkan karena persyaratan pengakuan manfaat tambahan sebagaimana
tersebut di atas belum terpenuhi.
(b) Unfunded
Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dan
program pensiun iuran pasti untuk karyawannya. Program pensiun iuran pasti
diselenggarakan bagi karyawan tetap yang mulai bekerja pada atau setelah tanggal
1 Juli 2002. Program ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”).
Kontribusi Perusahaan kepada DPLK dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji
karyawan di mana untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
adalah masing-masing sebesar Rp48 miliar dan Rp52 miliar.
Sejak tahun 2007, Perusahaan memberlakukan manfaat pensiun berdasarkan
penyeragaman bagi peserta sebelum 20 April 1992 dan peserta sejak 20 April 1992 yang
mulai diterapkan bagi karyawan yang akan pensiun terhitung sejak 1 Februari 2009. Pada
tahun 2010, Perusahaan menggantikan penyeragaman dengan Manfaat Pensiun Sekaligus
(“MPS”). MPS diberikan bagi karyawan yang telah mencapai usia pensiun, kematian, atau
cacat sejak 1 Februari 2009.
Perusahaan juga menyelenggarakan manfaat bagi karyawan yang akan memasuki masa
persiapan pensiun, di mana karyawan tidak aktif selama periode 6 bulan sebelum mencapai
usia pensiun yakni 56 tahun yang disebut dengan Masa Persiapan Pensiun (“MPP”). Selama
periode tersebut, karyawan tetap menerima manfaat-manfaat yang diselenggarakan bagi
pegawai aktif, di antaranya termasuk, namun tidak terbatas pada gaji regular, kesehatan,
cuti besar, bonus, dan manfaat-manfaat lainnya. Mulai tanggal 1 April 2012, karyawan harus
mengajukan permohonan MPP terlebih dahulu dan tanpa permohonan maka dianggap tetap
akan bekerja sampai dengan masa pensiun.
Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dilakukan
berdasarkan perhitungan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada laporan masing-
masing tertanggal 15 April 2026 dan 19 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka
Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,25% 7,00%
Tingkat kenaikan kompensasi 6,00%-8,00% 6,00%-8,00%
Tabel tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
86
Page 548
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
a. Program manfaat pensiun (lanjutan)
ii. Telkomsel
Telkomsel menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti bagi karyawannya. Berdasarkan
program ini, karyawan berhak atas imbalan pensiun yang ditentukan berdasarkan gaji pokok
terakhir atau gaji bersih yang diterima (tidak termasuk tunjangan fungsional) dan masa kerjanya.
Program pensiun tersebut dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”),
perusahaan asuransi jiwa milik negara, melalui suatu kontrak asuransi anuitas. Hingga tahun
2004, karyawan berkontribusi pada program ini sebesar 5% dari gaji pokok bulanan mereka,
sementara Telkomsel menanggung sisa besaran kontribusi yang diharuskan menurut program
tersebut. Sejak tahun 2005, Telkomsel telah menanggung sepenuhnya besaran kontribusi
tersebut.
Pada tanggal 23 April 2021, Telkomsel dan Jiwasraya sepakat untuk mengakhiri kontrak program
asuransi tersebut dan menandatangani perjanjian restrukturisasi. Perjanjian tersebut
menggantikan program manfaat dari anuitas menjadi manfaat sekaligus (lump sum).
Berdasarkan perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk menentukan nilai tunai pada tanggal
pengakhiran yang terbagi menjadi nilai tunai untuk peserta aktif dan peserta pasif masing-masing
sebesar Rp857 miliar dan Rp73 miliar. Terdapat potongan 5% dari nilai tunai untuk peserta aktif,
maka 95% dari Rp857 miliar (atau setara dengan Rp814 miliar) ditambah Rp73 miliar akan
menjadi jumlah yang selanjutnya diambil alih oleh PT Asuransi Jiwa IFG (”IFG Life”) pada saat
perjanjian dengan IFG Life menjadi efektif dan karenanya, perjanjian restrukturisasi akan
berakhir. Pada tanggal 30 November 2023, dana tunai telah selesai diambil alih oleh IFG Life
dengan tidak terdapat perubahan pada program dan nilai tunai yang dialihkan pada tanggal
pengalihan, dan di saat yang sama, perjanjian restrukturisasi dinyatakan berakhir.
Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan dan Telkomsel menandatangani perjanjian mengenai
Dapen untuk menunjuk Telkomsel sebagai Mitra dari Perusahaan sebagai satu-satunya Pendiri,
yang menghasilkan hak dan kewajiban bagi Telkomsel sebagaimana diatur pada Peraturan Dana
Pensiun efektif sejak tanggal pemisahan segmen usaha IndiHome ke Telkomsel.
Sejak tanggal pemisahan segmen usaha IndiHome ke Telkomsel, Telkomsel menyelenggarakan
program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap yang dialihkan, yang mulai bekerja sebelum
1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-undang pensiun Indonesia dan dikelola
oleh Dapen. Dapen dikelola sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang
ditetapkan oleh Perusahaan sebagai Pendiri dan dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan
Pengurus diawasi oleh Dewan Pengawas yang ditunjuk oleh Pendiri.
Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan
masa kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar kontribusi
sebesar 18% dari gaji pokok ke dana pensiun. Kontribusi Telkomsel kepada Dapen untuk tahun
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp27 miliar (2024: Rp18 miliar).
Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan laporan tertanggal masing-masing
13 Februari 2026 dan 6 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA Halim dan Rekan, aktuaris
independen yang berasosiasi dengan Milliman. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh
aktuaris independen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,30% 7,10%
Tingkat kenaikan kompensasi 7,00%-8,00% 7,25%-8,00%
Tabel tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
87
Page 549
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
b. Imbalan kesehatan pasca kerja
Perusahaan menyelenggarakan program imbalan kesehatan pasca kerja untuk semua karyawannya
yang sudah bekerja sebelum tanggal 1 November 1995 dengan masa kerja 20 tahun atau lebih pada
saat pensiun, dan anggota keluarganya yang memenuhi syarat. Ketentuan untuk masa kerja selama
20 tahun ini tidak berlaku bagi karyawan yang memasuki masa pensiun sebelum tanggal 3 Juni 1995.
Program ini tidak berlaku bagi karyawan yang mulai bekerja pada Perusahaan sejak tanggal
1 November 1995. Program jaminan kesehatan pasca kerja tersebut dikelola oleh Yayasan
Kesehatan Telkom (“Yakes Telkom”).
Program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti diselenggarakan bagi karyawan tetap yang mulai
bekerja pada atau setelah tanggal 1 November 1995 atau karyawan dengan masa kerja kurang dari
20 tahun pada saat pensiun. Perusahaan tidak memberikan kontribusi ke Yakes Telkom untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
aset program terdiri dari:
2025 2024
Harga kuotasian Tidak memiliki Harga kuotasian Tidak memiliki
di pasar aktif harga kuotasian di pasar aktif harga kuotasian
Kas dan setara kas 700 - 375 -
Instrumen ekuitas:
Keuangan 983 - 1.070 -
Barang konsumen primer 300 - 78 -
Bahan baku 276 - 197 -
Infrastruktur 500 - 517 -
Energi 238 - 164 -
Teknologi 62 - 43 -
Perindustrian 296 - 242 -
Barang konsumen non-primer 95 - 355 -
Properti dan real estate 79 - 96 -
Kesehatan 99 - 118 -
Transportasi dan logistik 3 - 4 -
Reksadana berbasis ekuitas 326 - 313 -
Instrumen keuangan pendapatan tetap:
Obligasi pemerintah 2.321 - 1.837 -
Obligasi korporasi 447 - 196 -
Reksadana pendapatan tetap 5.972 - 6.484 -
Exchange Traded Fund ("ETF") 35 - 24 -
Reksadana Indeks - - 5 -
Saham non-publik:
Penempatan privat - 535 - 507
Jumlah 12.732 535 12.118 507
Aset program Yakes Telkom juga termasuk saham Seri B yang diterbitkan Perusahaan dengan nilai
wajar sebesar Rp251 miliar dan Rp217 miliar yang merupakan 1,89% dan 1,72% dari keseluruhan
aset program masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Obligasi yang dikeluarkan
oleh Perusahaan dengan nilai wajar senilai Rp99 miliar dan Rp69 miliar mewakili masing-masing
0,74% dan 0,55% dari total aset per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Perkiraan pengembalian
ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian keseluruhan masa liabilitas dengan
mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset program. Hasil aktual aset program adalah
Rp1.397 miliar dan Rp270 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
Penilaian aktuaria untuk program imbalan kesehatan pasca kerja dilakukan berdasarkan perhitungan
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada laporan masing-masing tertanggal 15 April 2026 dan
19 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria
yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,75% 7,00%
Tingkat pertumbuhan beban kesehatan untuk tahun depan 7,00% 7,00%
Tingkat tren beban kesehatan 7,00% 7,00%
Tabel tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
88
Page 550
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
c. Imbalan pasca kerja lainnya
Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja lainnya dalam bentuk uang tunai yang dibayarkan pada
saat karyawan pensiun atau saat pemutusan hubungan kerja atau meninggal dunia. Imbalan pasca
kerja lainnya tersebut adalah Biaya Fasilitas Perumahan Terakhir (“BFPT”) dan Biaya Perjalanan
Pensiun dan Purnabhakti (“BPP”) dan Pesangon Meninggal Dunia (“Pesangon MD”). Pesangon MD
diberikan kepada karyawan yang meninggal dunia dengan besaran sebanyak 12 kali gaji terakhir.
Penilaian aktuaria untuk program imbalan pasca kerja lainnya dilakukan berdasarkan perhitungan
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada laporan masing-masing tertanggal 15 April 2026 dan
19 Maret 2025 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSA dan Rekan. Asumsi dasar aktuaria
yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,00% 7,00%
Tabel tingkat kematian di Indonesia 2019 2019
d. Imbalan khusus masa kerja
Perusahaan memberikan Tunjangan Khusus Masa Kerja kepada karyawan dengan kriteria karyawan
yang diangkat sebelum 1 Juli 2002 dan memiliki masa kerja lebih dari 30 tahun serta berakhir
hubungan kerja setelah 19 September 2019. Jumlah tercatat liabilitas imbalan khusus masa kerja
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp1 miliar dan Rp1 miliar. Beban
tunjangan masa kerja yang dibebankan adalah sebesar Rp1 miliar dan Rp1 miliar masing-masing
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
e. Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan
Berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 mengenai Ketenagakerjaan, Perusahaan dan
entitas anak diharuskan untuk memberikan manfaat pensiun minimum, jika belum dipenuhi oleh
program pensiun yang diselenggarakan, kepada para karyawannya yang mencapai usia pensiun.
Jumlah tercatat liabilitas tambahan ini pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
sebesar Rp1.139 miliar dan Rp1.064 miliar. Beban pensiun yang dibebankan adalah sebesar
Rp192 miliar dan Rp232 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024. Laba (rugi) aktuaria yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya adalah
sebesar Rp5 miliar dan Rp107 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti
Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
Perkiraan pembayaran manfaat
Perusahaan Kewajiban pensiun
Funded Imbalan Imbalan berdasarkan
Manfaat Manfaat kesehatan pasca kerja Undang-Undang
Jangka waktu pasti tambahan Unfunded Telkomsel pasca kerja lainnya ketenagakerjaan
2025
Dalam 10 tahun kedepan 20.124 38 253 6.688 8.654 200 1.848
Dalam 10-20 tahun 14.464 27 95 9.486 13.671 119 5.030
Dalam 20-30 tahun 8.069 13 195 5.080 13.558 60 3.243
Dalam 30-40 tahun 2.667 4 6 77 7.185 1 238
Dalam 40-50 tahun 430 1 - - 1.800 - -
Dalam 50-60 tahun 26 - - - 281 - -
Dalam 60-70 tahun 0 - - - 52 - -
Dalam 70-80 tahun - - - - 5 - -
Rata-rata tertimbang
durasi atas liabilitas
manfaat pasti 8,11 tahun 8,11 tahun 6,28 tahun 10 tahun 16,34 tahun 5,04 tahun 11,35 tahun
89
Page 551
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti (lanjutan)
Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
untuk tahun 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut (lanjutan):
Perkiraan pembayaran manfaat
Perusahaan Kewajiban pensiun
Funded Imbalan Imbalan berdasarkan
Manfaat Manfaat kesehatan pasca kerja Undang-Undang
Jangka waktu pasti tambahan Unfunded Telkomsel pasca kerja lainnya ketenagakerjaan
2024
Dalam 10 tahun kedepan 20.107 39 277 5.933 8.159 202 1.857
Dalam 10-20 tahun 15.035 28 110 9.831 13.330 118 4.874
Dalam 20-30 tahun 8.744 15 212 5.603 13.966 66 3.369
Dalam 30-40 tahun 3.079 5 20 93 7.931 2 319
Dalam 40-50 tahun 539 1 - - 2.142 - -
Dalam 50-60 tahun 37 - - - 340 - -
Dalam 60-70 tahun 1 - - - 62 - -
Dalam 70-80 tahun - - - - 7 - -
Rata-rata tertimbang
durasi atas liabilitas
manfaat pasti 8,16 tahun 8,16 tahun 6,48 tahun 10,47 tahun 16,75 tahun 5,18 tahun 11,29 tahun
g. Analisis sensitivitas
Perubahan 1% pada tingkat diskonto dan tingkat gaji akan memberikan dampak atas liabilitas manfaat
pasti pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:
Tingkat diskonto Tingkat gaji
Peningkatan 1% Penurunan 1% Peningkatan 1% Penurunan 1%
Jumlah peningkatan (penurunan) Jumlah peningkatan (penurunan)
Sensitivitas
2025
Didanai:
Manfaat pasti (1.885) 2.205 139 (134)
Tidak didanai (10) 11 12 (11)
Telkomsel (492) 558 595 (534)
Imbalan kesehatan pasca kerja (1.738) 2.118 2.020 (1.693)
Imbalan pasca kerja lainnya (9) 10 3 (3)
Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
Undang Ketenagakerjaan (93) 100 135 (124)
2024
Didanai:
Manfaat pasti (1.809) 2.113 153 (146)
Tidak didanai (11) 12 13 (12)
Telkomsel (434) 492 531 (475)
Imbalan kesehatan pasca kerja (1.666) 2.036 1.948 (1.628)
Imbalan pasca kerja lainnya (9) 10 3 (3)
Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
Undang Ketenagakerjaan (71) 94 99 (77)
Analisis sensitivitas dilakukan dengan menggunakan metode yang mengekstrapolasi dampak atas
liabilitas manfaat pasti sebagai akibat perubahan atas asumsi utama yang muncul pada akhir tahun
pelaporan.
Hasil sensitivitas tersebut di atas menentukan dampak secara individu atas liabilitas manfaat pasti
masing-masing program pada akhir tahun. Dalam kenyataannya, setiap program bergantung pada
beberapa hal eksternal lain yang dapat menyebabkan liabilitas manfaat pasti bergerak baik searah
maupun berlawanan, dan sensitivitas setiap program dapat berubah secara bervariasi dari waktu ke
waktu.
Tidak terdapat perubahan metode dan asumsi yang digunakan dalam menghitung analisis sensitivitas
dari periode sebelumnya.
90
Page 552
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. PENGHARGAAN MASA KERJA (“LONG SERVICE AWARDS” atau “LSA”)
Telkomsel dan Telkomsat memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai atau sejumlah hari cuti
tertentu kepada karyawan yang telah memenuhi syarat masa kerja tertentu, termasuk LSA dan Long
Service Leaves (“LSL”). LSA diberikan saat karyawan mencapai kelipatan tahun tertentu atau saat
pemutusan hubungan kerja. LSL dalam bentuk sejumlah hari cuti atau uang tunai, tergantung persetujuan
manajemen, diberikan kepada karyawan yang memenuhi syarat masa kerja dan dengan usia minimum
tertentu.
Liabilitas yang timbul sehubungan dengan penghargaan ini ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit sebesar Rp1.308 miliar dan Rp1.192 miliar masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Manfaat yang dibebankan adalah sebesar
Rp284 miliar dan Rp226 miliar masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 24).
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
a. Hubungan dan sifat saldo akun atau transaksi dengan pihak berelasi
Rincian hubungan dan sifat akun atau transaksi dengan pihak berelasi yang signifikan adalah sebagai
berikut:
Pihak Berelasi Hubungan Sifat Saldo Akun/Transaksi
Pemerintah
Menteri Keuangan Pemegang saham Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
utama telekomunikasi lainnya, biaya pendanaan, dan investasi pada
instrumen keuangan
BUMN
Indosat Entitas sepengendali Pendapatan interkoneksi, pendapatan sewa jaringan,
pendapatan atas penggunaan satelit transponder, beban
interkoneksi, beban penggunaan fasilitas telekomunikasi,
beban operasional dan pemeliharaan, dan beban atas
penggunaan data jaringan sistem komunikasi
PT Pertamina (Persero) Entitas sepengendali Pendapatan jasa internet dan data dan pendapatan jasa
(“Pertamina”) telekomunikasi lainnya
PT Garuda Indonesia (Persero) Entitas sepengendali Pendapatan jasa internet dan data dan pendapatan jasa
(“Garuda Indonesia”) telekomunikasi lainnya
Bank milik negara Entitas sepengendali Penghasilan pendanaan dan biaya pendanaan
BNI Entitas sepengendali Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
telekomunikasi lainnya, beban konsultan, beban kesehatan
karyawan, penghasilan pendanaan, dan biaya pendanaan
BRI Entitas sepengendali PePendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan, dan biaya
pendanaan
Bank Mandiri Entitas sepengendali PePendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan, dan biaya
pendanaan
PT Perusahaan Listrik Negara Entitas sepengendali Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
(Persero) (“PLN”) telekomunikasi lainnya, dan beban listrik
Indonesia Financial Group Entitas sepengendali Beban asuransi aset tetap dan beban asuransi karyawan
Bahana TCW Entitas sepengendali Reksa dana
Sarana Multi Infrastruktur Entitas sepengendali Pinjaman lainnya dan biaya pendanaan
BUMN lainnya Entitas sepengendali Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
telekomunikasi lainnya, beban operasi, dan pembelian aset
tetap
PT Omni Inovasi Indonesia Tbk. Entitas asosiasi Distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
(“Omni Inovasi Indonesia”)
PT Fintek Karya Nusantara Entitas asosiasi Beban pemasaran dan distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
(“Finarya”)
PT Kereta Cepat Indonesia China Entitas berelasi lainnya Pendapatan jasa telekomunikasi lainnya
(“KCIC”)
Padi UMKM Entitas berelasi lainnya Beban jasa operasional dan pemeliharaan, beban pencairan
piutang, beban pelatihan, beban pengamanan internal, beban
pengembangan dan penelitian, beban cetak dan printing,
beban rapat, beban umum dan administrasi lainnya, beban
promosi, beban iklan, beban penjualan, beban customer
education, dan beban pemasaran
Direksi Personil manajemen Gaji dan fasilitas
kunci
Komisaris Personil pengawas Gaji dan fasilitas
91
Page 553
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
a. Hubungan dan sifat saldo akun atau transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)
Jumlah saldo dari piutang dan utang usaha pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak dijamin
dan bebas dari bunga, serta penyelesaiannya akan terjadi dalam bentuk kas. Tidak ada jaminan yang
disediakan atau diterima untuk setiap piutang dan utang usaha dengan pihak berelasi. Pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024, Grup mencatat (penurunan) peningkatan atas kerugian penurunan nilai
piutang usaha dari pihak berelasi sebesar (Rp29) miliar dan Rp29 miliar.
b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi
Tabel berikut menyajikan transaksi signifikan dengan pihak terkait:
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah pendapatan Jumlah pendapatan
Pendapatan
Pemegang saham utama
Menteri Keuangan 387 0,26 234 0,16
Entitas sepengendali
Indosat 2.392 1,63 2.209 1,47
BNI 586 0,40 531 0,35
Pertamina 573 0,39 488 0,33
Bank Mandiri 243 0,17 308 0,21
BRI 184 0,13 228 0,15
Garuda Indonesia 105 0,07 57 0,04
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp100 miliar) 287 0,20 373 0,25
Sub-jumlah 4.370 2,99 4.194 2,80
Entitas berelasi lainnya
KCIC 103 0,07 357 0,24
Lain-lain 49 0,03 47 0,03
Sub-jumlah 152 0,10 404 0,27
Entitas asosiasi 0 0,00 0 0,00
Jumlah 4.909 3,35 4.832 3,23
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah beban Jumlah beban
Beban
Entitas sepengendali
PLN 2.905 2,59 2.779 2,55
Indosat 712 0,63 644 0,59
Indonesia Financial Group 137 0,12 112 0,10
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp100 miliar) 239 0,21 333 0,32
Sub-jumlah 3.993 3,55 3.868 3,56
Entitas berelasi lainnya
Padi UMKM 388 0,35 508 0,47
Lain-lain 61 0,05 77 0,07
Sub-jumlah 449 0,40 585 0,54
Entitas asosiasi 98 0,09 109 0,10
Jumlah 4.540 4,04 4.562 4,20
92
Page 554
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan transaksi signifikan dengan pihak terkait (lanjutan):
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
penghasilan penghasilan
Jumlah pendanaan Jumlah pendanaan
Penghasilan pendanaan
Entitas sepengendali
Bank milik negara 346 20,83 371 27,14
Jumlah 346 20,83 371 27,14
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah biaya pendanaan Jumlah biaya pendanaan
Biaya pendanaan
Pemegang saham utama
Menteri Keuangan - - 1 0,02
Entitas sepengendali
Bank milik negara 1.400 26,89 1.329 25,52
Sarana Multi Infrastruktur - - 8 0,15
Jumlah 1.400 26,89 1.338 25,69
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah pembelian Jumlah pembelian
Pembelian aset tetap
Entitas sepengendali 42 0,17 29 0,12
Jumlah 42 0,17 29 0,12
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah pendapatan Jumlah pendapatan
Distribusi kartu SIM dan
voucer
Entitas asosiasi
Finarya 76 0,05 100 0,08
Omni Inovasi Indonesia - - 371 0,26
Jumlah 76 0,05 471 0,34
c. Saldo dengan pihak berelasi
Tabel berikut menyajikan transaksi signifikan dengan pihak terkait:
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah aset Jumlah aset
Kas dan setara kas
(Catatan 3) 27.231 9,46 26.217 9,00
Aset keuangan lancar lainnya
(Catatan 4) 642 0,22 1.031 0,35
Piutang usaha
(Catatan 5) 2.040 0,71 2.350 0,81
Aset kontrak
Pemegang saham utama
Menteri Keuangan 94 0,03 16 0,01
Entitas sepengendali 210 0,07 193 0,07
Entitas asosiasi 1 0,00 1 0,00
Entitas berelasi lainnya 4 0,00 3 0,00
Jumlah 309 0,10 213 0,08
Aset lancar lainnya 151 0,05 138 0,05
Aset tidak lancar lainnya 7 0,00 12 0,00
93
Page 555
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
c. Saldo dengan pihak berelasi (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan transaksi signifikan dengan pihak terkait (lanjutan):
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah liabilitas Jumlah liabilitas
Utang usaha (Catatan 15)
Pemegang saham utama
Menteri Keuangan 7 0,01 17 0,01
Entitas sepengendali
BUMN 281 0,20 317 0,23
Indosat 200 0,15 212 0,15
Sub-jumlah 481 0,35 529 0,38
Entitas asosiasi 3 0,00 20 0,01
Entitas berelasi lainnya 80 0,06 60 0,04
Jumlah 571 0,42 626 0,44
Beban yang masih harus
dibayar
Entitas sepengendali
BUMN 279 0,20 209 0,15
Bank milik negara 58 0,04 81 0,06
Lain-lain 1 0,00 - -
Sub-jumlah 338 0,24 290 0,21
Entitas asosiasi 7 0,01 1 0,00
Jumlah 345 0,25 291 0,21
Liabilitas kontrak
Pemegang saham utama
Menteri Keuangan 58 0,04 90 0,07
Entitas sepengendali
BUMN 698 0,51 474 0,35
Lain-lain 1 0,00 1 0,00
Sub-jumlah 699 0,51 475 0,35
Entitas asosiasi 5 0,00 7 0,01
Entitas berelasi lainnya
KCIC 1.023 0,75 1.113 0,81
Lain-lain 8 0,01 4 0,00
Sub-jumlah 1.031 0,76 1.117 0,81
Jumlah 1.793 1,31 1.689 1,24
Deposit dari pelanggan 19 0,01 19 0,01
Utang bank jangka pendek
(Catatan 18) 1.490 1,09 5.554 4,05
Utang bank jangka panjang
(Catatan 19b) 22.717 16,55 15.943 11,62
94
Page 556
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi
Indosat
Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi
internasional kepada masyarakat.
Perusahaan juga mengadakan perjanjian interkoneksi dengan Indosat antara jaringan telepon tidak
bergerak (“Public Switched Telephone Network” atau “PSTN”) milik Perusahaan dan jaringan
telekomunikasi bergerak selular (“Global System for Mobile Communications” atau “GSM”) milik
Indosat dalam rangka penyelenggaraan jasa Indosat Multimedia Mobile serta penyelesaian hak dan
liabilitas interkoneksi terkait.
Perusahaan juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk interkoneksi jaringan telekomunikasi
bergerak selular GSM milik Indosat dengan PSTN Perusahaan yang memungkinkan pelanggan
masing-masing perusahaan untuk melakukan panggilan domestik antara jaringan telekomunikasi
bergerak selular GSM milik Indosat dan jaringan tidak bergerak Perusahaan, serta memungkinkan
pelanggan Indosat untuk mengakses jasa Sambungan Langsung Internasional (“SLI”) Perusahaan
dengan menekan “007”.
Pemilik Indosat, Ooredoo telah melakukan merger dengan Tri, CK Hutchison Holdings (“CKHH”)
dengan menggabungkan perusahaan mereka menjadi Indosat Ooredoo Hutchison. Dengan adanya
merger ini dan Peraturan Menkominfo terbaru No. 5 tahun 2021, Perusahaan telah melakukan
amandemen perjanjian kerjasama interkoneksi untuk jaringan tidak bergerak (lokal, Sambungan
Langsung Jarak Jauh (“SLJJ”), dan internasional) dan jaringan bergerak pada tanggal 30 Mei 2023
dalam rangka implementasi liabilitas tarif berbasis biaya berdasarkan Dokumen Penawaran
Interkoneksi tahun 2014.
Perusahaan juga menyediakan sewa sirkit kepada Indosat dan entitas anaknya, yaitu
PT Aplikanusa Lintasarta (“Lintasarta”). Saluran ini dapat digunakan perusahaan-perusahaan
tersebut untuk hubungan telepon, telegraf, data, teleks, faksimili, atau jasa telekomunikasi lainnya.
e. Remunerasi personil manajemen kunci dan pengawas
Personil manajemen kunci adalah Direksi Perusahaan dan personil pengawas adalah Dewan
Komisaris.
Perusahaan memberikan remunerasi dalam bentuk gaji atau honorarium dan fasilitas untuk
mendukung tata kelola dan tugas pengawasan Dewan Komisaris, serta tugas kepemimpinan dan
manajemen Direksi. Jumlah remunerasi tersebut adalah sebagai berikut:
2025 2024
% terhadap jumlah % terhadap jumlah
Jumlah beban Jumlah beban
Direksi 579 0,52% 504 0,46%
Dewan Komisaris 48 0,04% 176 0,16%
Jumlah yang disajikan pada tabel di atas adalah jumlah yang diakui sebagai beban umum dan
administrasi selama periode laporan keuangan.
95
Page 557
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. SEGMEN OPERASI
Pada tahun 2025, Manajemen mengubah dasar pengelompokan segmen operasi Grup dari pendekatan
berbasis Customer Facing Unit (“CFU”) menjadi pendekatan berbasis business pillar. Perubahan ini
dilakukan untuk mencerminkan cara PKO dalam menelaah kinerja segmen operasi dan mengalokasikan
sumber daya. Sehubungan dengan perubahan tersebut, informasi segmen untuk tahun sebelumnya telah
disajikan kembali agar konsisten dengan penyajian informasi segmen pada tahun berjalan.
Grup mengidentifikasi lima segmen dilaporkan, yaitu B2C, B2B Infra, B2B ICT, Internasional, dan
Lain-lain. Tidak terdapat penggabungan segmen operasi dalam penentuan segmen dilaporkan tersebut.
Segmen B2C mencakup penyediaan layanan telekomunikasi kepada pelanggan individu/perumahan,
termasuk layanan mobile dan fixed broadband. Segmen B2B Infra mencakup penyediaan, pengelolaan,
dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi, termasuk menara telekomunikasi, jaringan fiber optic,
backbone, data center, dan satelit. Segmen B2B ICT mencakup penyediaan layanan system integration,
jasa teknologi informasi, dan solusi digital kepada pelanggan korporasi dan institusional. Segmen
Internasional mencakup penyediaan layanan konektivitas internasional dan jasa wholesale kepada
operator telekomunikasi dan pelanggan di luar negeri. Segmen Lain-lain mencakup kegiatan usaha
pendukung antara lain layanan media dan konten, jasa konsultasi dan pengelolaan bisnis, perdagangan
dan distribusi, layanan teknologi informasi tertentu, serta aktivitas investasi dan pengembangan bisnis
lainnya.
PKO menelaah kinerja masing-masing segmen dilaporkan berdasarkan laba atau rugi segmen yang
diukur secara konsisten dengan laba atau rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pendapatan dan beban segmen meliputi juga transaksi antar segmen operasi. Transaksi tersebut
dieliminasi pada saat konsolidasi dan ditentukan berdasarkan harga pasar yang berlaku (arm’s length
basis).
2025
Penyesuaian
Total dan Jumlah
B2C B2B Infra B2B ICT Internasional Lain-lain segmen eliminasi konsolidasian
Hasil segmen
Pendapatan
Pendapatan eksternal 105.898 8.929 15.300 10.673 5.942 146.742 - 146.742
Pendapatan antar segmen 3.255 47.661 3.814 1.493 23.155 79.378 (79.378) -
Jumlah pendapatan segmen 109.153 56.590 19.114 12.166 29.097 226.120 (79.378) 146.742
Hasil segmen 27.793 10.487 1.759 961 (4.491) 36.509 (5.407) 31.102
Informasi lain
Pembelian barang modal (11.980) (10.042) (1.473) (1.086) (233) (24.814) 237 (24.577)
Penyusutan dan amortisasi (21.704) (15.894) (3.156) (718) (613) (42.085) 4.436 (37.649)
Provisi diakui selama
tahun berjalan (1.239) (52) (376) (120) (12) (1.799) 334 (1.465)
2024 (Disajikan kembali)
Penyesuaian
Total dan Jumlah
B2C B2B Infra B2B ICT Internasional Lain-lain segmen eliminasi konsolidasian
Hasil segmen
Pendapatan
Pendapatan eksternal 109.662 8.180 15.741 10.732 5.652 149.967 - 149.967
Pendapatan antar segmen 3.268 48.799 3.989 1.412 25.701 83.169 (83.169) -
Jumlah pendapatan segmen 112.930 56.979 19.730 12.144 31.353 233.136 (83.169) 149.967
Hasil segmen 29.078 16.467 1.402 1.204 (5.903) 42.248 (4.633) 37.615
Informasi lain
Pembelian barang modal (12.653) (12.579) (2.007) (460) (174) (27.873) 3.424 (24.449)
Penyusutan dan amortisasi (21.880) (12.424) (3.290) (594) (679) (38.867) 4.686 (34.181)
Provisi diakui selama
tahun berjalan (678) (7) 5 (32) (65) (777) (127) (904)
96
Page 558
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
2023 (Disajikan kembali)
Penyesuaian
Total dan Jumlah
B2C B2B Infra B2B ICT Internasional Lain-lain segmen eliminasi konsolidasian
Hasil segmen
Pendapatan
Pendapatan eksternal 111.713 6.753 15.441 10.634 4.675 149.216 - 149.216
Pendapatan antar segmen 3.694 40.001 4.679 762 26.320 75.456 (75.456) -
Jumlah pendapatan segmen 115.407 46.754 20.120 11.396 30.995 224.672 (75.456) 149.216
Hasil segmen 34.784 11.924 1.137 1.252 (4.532) 44.565 (5.467) 39.098
Informasi lain
Pembelian barang modal (12.744) (17.330) (3.184) (865) (181) (34.304) 1.336 (32.968)
Penyusutan dan amortisasi (24.486) (10.034) (3.387) (557) (776) (39.240) 4.881 (34.359)
Provisi diakui selama
tahun berjalan (655) (15) 149 (5) (81) (607) 94 (513)
Rekonsiliasi hasil segmen:
2024 2023
2025 (Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Jumlah hasil segmen 36.509 42.248 44.565
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar atas investasi (242) 188 (748)
Penghasilan (beban) lain-lain - bersih 119 282 252
Laba (rugi) selisih kurs-bersih 180 136 (36)
Penghasilan pendanaan 1.661 1.367 1.061
Biaya pendanaan (5.206) (5.208) (4.652)
Bagian laba (rugi) bersih entitas asosiasi (1) 3 1
Penyesuaian dan eliminasi pendapatan (beban)
antar segmen - bersih (1.918) (1.401) (1.345)
Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasi 31.102 37.615 39.098
Informasi geografis:
2025 2024 2023
Pendapatan eksternal
Indonesia 137.858 141.062 141.157
Luar negeri 8.884 8.905 8.059
Jumlah 146.742 149.967 149.216
Informasi terkait pendapatan di atas didasarkan pada lokasi pelanggan.
Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan pada tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024.
97
Page 559
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Informasi geografis (lanjutan):
2024 1 Januari 2024
2025 (Disajikan kembali) (Disajikan kembali)
Aset operasional tidak lancar
Indonesia 171.604 176.927 177.862
Luar negeri 3.086 2.850 2.932
Jumlah 174.690 179.777 180.794
Aset operasional tidak lancar untuk tujuan pelaporan segmen ini terdiri dari aset tetap dan aset
takberwujud.
34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI
Berdasarkan UU No. 36 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 2000, tarif penyelenggaraan
jaringan dan/atau jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara berdasarkan jenis tarif, struktur,
dan dengan mengacu pada formula batasan tarif jasa telekomunikasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Kemudian, peraturan tersebut disesuaikan dengan UU No. 11 tahun 2020, sebagaimana terakhir diubah
dengan UU No. 6 tahun 2023, dan Peraturan Pemerintah No. 46 tahun 2021 yang membuat menteri yang
berwenang dapat menetapkan tarif batas atas dan/atau tarif batas bawah.
a. Tarif telepon tidak bergerak
Pemerintah telah mengeluarkan formula penyesuaian tarif yang diatur dalam Peraturan Menkominfo
No. 5/2021 tanggal 31 Maret 2021 tentang “Penyelenggaraan Telekomunikasi”. Peraturan ini
menggantikan peraturan sebelumnya Peraturan Menkominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/4/2008
tanggal 30 April 2008.
Berdasarkan peraturan tersebut, struktur tarif jasa teleponi dasar yang disalurkan melalui jaringan
tetap terdiri dari:
i. Biaya aktivasi;
ii. Biaya berlangganan bulanan;
iii. Biaya penggunaan; dan
iv. Biaya fasilitas tambahan.
b. Tarif telepon selular
Pada tanggal 31 Maret 2021, Menkomdigi mengeluarkan Peraturan Menkominfo No. 5/2021 yang
memberikan pedoman penetapan tarif selular dengan formula yang terdiri dari biaya elemen jaringan
dan biaya aktivitas layanan ritel.
Berdasarkan Peraturan Menkominfo No. 5/2021, tarif selular untuk penyelenggaraan jasa
telekomunikasi yang terhubung melalui jaringan selular bergerak terdiri dari:
i. Tarif jasa teleponi dasar;
ii. Tarif jasa nilai tambah teleponi; dan/atau
iii. Tarif jasa multimedia.
dengan struktur tarif sebagai berikut:
i. Biaya aktivasi;
ii. Biaya berlangganan bulanan; dan/atau
iii. Biaya penggunaan.
98
Page 560
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI (lanjutan)
c. Tarif interkoneksi
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (“BRTI”), dalam suratnya No. 262/BRTI/XII/2011 tanggal
12 Desember 2011, memutuskan untuk mengubah tarif interkoneksi SMS menjadi berbasis biaya
dengan tarif maksimal sebesar Rp23 per SMS efektif sejak tanggal 1 Juni 2012 dan berlaku untuk
seluruh operator penyelenggara telekomunikasi.
Berdasarkan surat Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika
No. 118/KOMINFO/DJPPI/PI.02.04/01/2014 tanggal 30 Januari 2014, Direktur Jenderal
Penyelenggaraan Pos dan Informatika memutuskan untuk menerapkan tarif interkoneksi baru yang
berlaku efektif sejak 1 Februari 2014 sampai dengan 31 Desember 2016 dan dapat dievaluasi setiap
tahun oleh BRTI. Sebagai tindak lanjut, Perusahaan dan Telkomsel diminta untuk menyampaikan
usulan Dokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) kepada BRTI untuk dievaluasi.
Selanjutnya, BRTI melalui suratnya No. 60/BRTI/III/2014 tanggal 10 Maret 2014 dan
No. 125/BRTI/IV/2014 tanggal 24 April 2014 menyetujui revisi DPI Telkomsel dan Perusahaan terkait
tarif interkoneksi. Melalui surat tersebut, BRTI juga menyetujui perubahan tarif interkoneksi SMS
menjadi Rp24 per SMS.
Pada tanggal 18 Januari 2017, BRTI melalui suratnya No. 20/BRTI/DPI/I/2017 dan
No. 21/BRTI/DPI/I/2017, memutuskan untuk tetap memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan
DPI Perusahaan dan Telkomsel tahun 2014 sampai dengan tarif interkoneksi yang baru ditetapkan.
d. Tarif sewa jaringan
Pada tahun 2008 Direktur Jendral Pos dan Telekomunikasi Indonesia menerbitkan peraturan
No. 115 tahun 2008 yang mengatur tentang Perjanjian Dokumen Jenis Layanan Sewa Jaringan, Tarif
Layanan Sewa Jaringan, Kapasitas Tersedia Layanan Sewa Jaringan, Kualitas Layanan Sewa
Jaringan, dan Prosedur Penyediaan Layanan Sewa Jaringan yang Dimiliki oleh Penyedia Layanan
Sewa Jaringan Dominan sesuai dengan usulan Perusahaan. Selanjutnya, berdasarkan peraturan
Menkominfo No. 5/2021, Pemerintah mengatur bentuk, jenis, struktur, dan perhitungan tarif untuk jasa
yang berhubungan dengan sewa jaringan.
e. Tarif jasa lainnya
Tarif sewa satelit, jasa teleponi, dan multimedia lainnya ditentukan oleh penyedia layanan dengan
memperhitungkan berbagai pengeluaran dan harga pasar. Pemerintah hanya menetapkan formula
tarif untuk layanan teleponi dasar. Tidak ada aturan untuk tarif atas jasa-jasa lainnya.
99
Page 561
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA
a. Pembelian barang modal
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah ikatan pembelian barang modal adalah sebesar
Rp14.130 miliar dan US$25 juta.
Jumlah di atas termasuk perjanjian-perjanjian signifikan berikut:
Pihak yang terkait dengan kontrak Periode perjanjian Bagian yang signifikan dari perjanjian
Perjanjian dan Pengadaan Development
and Rollout Agreement ("DRA") dan
12 September 2019-
Telkomsel dan PT Phincon Technical Support Agreement ("TSA")
11 September 2027
Customer Relationship Management
("CRM") Solution System Integrator
Telkomsel, PT Ericsson Indonesia,
1 Februari 2021- Perjanjian Pengadaan Radio Ultimate
PT Huawei Tech Investment, dan
31 Januari 2027 Solution ("ROA") dan TSA
PT ZTE Indonesia
Telkomsel dan PT Ericsson 13 Februari 2022- Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
Indonesia 12 Februari 2028 ROA
Telkomsel dan PT Ericsson 13 Februari 2022- Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
Indonesia 31 Agustus 2027 TSA
Telkomsel dan PT Lintas Teknologi 13 Februari 2022- Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
Indonesia 12 Februari 2028 ROA
Telkomsel dan PT Lintas Teknologi 13 Februari 2022- Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
Indonesia 31 Agustus 2027 TSA
Telkomsel dan PT Huawei Tech 24 Maret 2022-
Perjanjian Pengadaan PCRF
Investment 23 Maret 2028
24 Juni 2024- Perjanjian Desain, Pengembangan, dan
Telkomsel dan PT Phincon
23 Juni 2029 Peluncuran Solusi Platform By.U
Telkomsel, Amdocs Software
Perjanjian Online Charging System
Solutions Limited Liability 8 Oktober 2024-
(“OCS”) dan Service Control Points
Company, dan PT Application 7 Oktober 2029
(“SCP”) System Solution Development
Solutions
Telkomsel dan PT Application 8 Oktober 2024-
TSA untuk OCS dan SCP
Solutions 7 Oktober 2029
Perjanjian Kontrak terhadap General
14 Oktober 2024-
TDE dan PT ZTE Indonesia Contractor ("GC") untuk Proyek Delta
14 Oktober 2027
Level-2 Fit Out Works
Telkomsel dan PT Mahardika 14 November 2024- Perjanjian Pengadaan Fixed Broadband
Teknotama Integrasi 13 November 2027 Core ("FBB Core")
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
Perusahaan dan PT Packet 18 Desember 2024-
OTN Metro ("OTM") Future State
Systems Indonesia 17 Desember 2026
Architecture ("FSA") - Platform Huawei
3 Januari 2025- Perjanjian untuk General Contractor for
TDI dan KSO-PP Adhi
26 Februari 2026 Data Center Construction
Perjanjian Pengadaan Next Generation
Telkomsel dan PT Ericsson 23 Januari 2025-
of Gateway GPRS Support Node
Indonesia 22 Januari 2028
("GGSN") (Virtualized EPC)
Perjanjian Kontrak terhadap General
TDE dan PT Huawei Tech 24 Maret 2025-
Contractor ("GC") untuk Proyek Delta
Investment 23 Maret 2028
Level-3 dan Level-4 Fit Out Works
Perjanjian Pengadaan Next Generation
Telkomsel dan PT Lintas Teknologi 8 April 2025-
of Gateway GPRS Support Node
Indonesia 7 April 2028
("GGSN") (Virtualized EPC)
Perjanjian Pengadaan Next Generation
Telkomsel dan PT Cahaya Mutiara 26 Mei 2025-
of Gateway GPRS Support Node
Mandiri 25 Mei 2028
("GGSN") (Virtualized EPC)
Telkomsat dan PT Starlink 22 Desember 2025- Perjanjian Penjualan Kembali Layanan
Services Indonesia 31 Desember 2026 dan Perangkat Starlink
Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
Perusahaan dan PT Lintas 24 Desember 2025-
Sistem Komunikasi Kabel Laut ("SKKL")
Teknologi Indonesia 23 Juni 2027
Papua Selatan ("PASELA")
100
Page 562
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA (lanjutan)
b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya
(i) Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki fasilitas bank garansi untuk jaminan
penawaran (tender bond), pelaksanaan (performance bond), pemeliharaan (maintenance bond),
setoran jaminan, dan uang muka (advance payment bond) berbagai proyek Perusahaan, dengan
rincian sebagai berikut:
78
Akhir periode
Kreditur Jumlah fasilitas fasilitas Mata uang asal Fasilitas yang digunakan
BRI 500 14 Maret 2026 Rp 5
BNI 500 31 Maret 2026 Rp 73
Bank Mandiri 500 21 Juni 2026 Rp 136
Jumlah 1.500 214
Perusahaan memiliki fasilitas bank yang cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya
(Catatan 37b.v).
(ii) Pada tanggal 31 Desember 2025, Telkomsel memiliki fasilitas bank garansi untuk berbagai
macam proyek sebagai berikut:
78
Akhir periode
Kreditur Jumlah fasilitas fasilitas Mata uang asal Fasilitas yang digunakan
BRI 1.000 25 September 2028 Rp 621
BNI 2.100 1 Mei 2028 Rp 1.420
Jumlah 3.100 2.041
Fasilitas bank garansi dengan BRI dan BNI sebagian besar untuk performance bond dan surety
bond of radio frequency (Catatan 35c.i).
(iii) Telin memiliki fasilitas bank garansi dari Bank Mandiri dan BRI dengan batas kredit maksimum
masing-masing sebesar US$25 juta dan US$5 juta atau setara dengan Rp417 miliar dan
Rp83 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat fasilitas bank garansi yang
digunakan.
c. Lainnya
(i) Penggunaan frekuensi radio
Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999, penggunaan spektrum frekuensi radio dan biaya
penggunaan frekuensi radio ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan Surat Keputusan
Menkominfo No. 025/TEL.01.02/2022 Tahun 2022 tanggal 28 Januari 2022, Menkomdigi
memberikan hak kepada Telkomsel untuk layanan telekomunikasi bergerak dengan pita
frekuensi radio di 800 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz; dan layanan
telekomunikasi dasar.
Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 509 Tahun 2016, No. 1896 Tahun 2017,
No. 806 Tahun 2019, No. 620 Tahun 2020, No. 178 Tahun 2021, No. 479 Tahun 2022,
No. 90 Tahun 2023, dan No. 188 Tahun 2023 Telkomsel disyaratkan antara lain, untuk:
1. Menyerahkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp1.028 miliar untuk pita frekuensi
2,3 GHz.
2. Menyerahkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp360 miliar untuk pita frekuensi
2,3 GHz Blok A dan C.
3. Menyerahkan surety bond sebesar Rp617 miliar untuk pita frekuensi 2,1 GHz.
4. Membayar iuran tahunan Biaya Hak Penyelenggara (“BHP”) selama jangka waktu lisensi
sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan. BHP terutang pada saat diterimanya Surat
Pemberitahuan Pembayaran dari DJPPI. Iuran tahunan BHP terutang sampai dengan
berakhirnya periode lisensi.
101
Page 563
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA (lanjutan)
c. Lainnya (lanjutan)
(i) Penggunaan frekuensi radio (lanjutan)
Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir:
1. Pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz
Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 620 Tahun 2020, terkait dengan
perpanjangan penetapan pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz, sehingga
Telkomsel harus membayar biaya penggunaan frekuensi tahunan pada tahun 2020 sampai
2030.
2. Pita frekuensi radio sampai 2,1 GHz
No. Izin Deskripsi
Surat Keputusan Menkominfo Pada 27 Februari 2023, Telkomsel memperoleh izin
No. 90 Tahun 2023 amd. Surat penggunaan tahunan atas penggunaan pita frekuensi
Keputusan Menkominfo radio 1.975-1.980 MHz berpasangan dengan
No. 76 Tahun 2023 2.165-2.170 MHz sampai dengan 18 Maret 2033.
Surat Keputusan Menkominfo Menkomdigi menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan
No. 509 Tahun 2016 amd. izin atas penggunaan pita frekuensi 1.970-1.975 MHz
Surat Keputusan Menkominfo berpasangan dengan 2.160-2.165 MHz sampai dengan
No. 76 Tahun 2023 28 Maret 2026.
Surat Keputusan Menkominfo Menkomdigi menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan
No. 806 Tahun 2019 amd. izin atas penggunaan pita frekuensi 1.965-1.970 MHz
Surat Keputusan Menkominfo berpasangan dengan 2.155-2.160 MHz sampai dengan
No. 76 Tahun 2023 30 September 2029.
Surat Keputusan Menkominfo Telkomsel sebagai pemenang lelang dan berhak atas
No. 479 Tahun 2022 amd. penggunaan tahunan atas pita frekuensi radio
Surat Keputusan Menkominfo 1.960-1.965 MHz berpasangan dengan
No. 76 Tahun 2023 2.150-2.155 MHz, terhitung sejak 11 Januari 2023
sampai dengan 10 Januari 2033.
3. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz
No. Izin Deskripsi
Surat Keputusan Menkominfo Telkomsel sebagai pemenang atas hak penggunaan
No. 1896 tahun 2017 pita frekuensi radio 2.300-2.330 Mhz sampai dengan
2026.
Surat Keputusan Menkominfo Telkomsel sebagai pemenang atas penggunaan pita
No. 178 Tahun 2021 frekuensi radio 2.330-2.340 MHz berpasangan dengan
2.340-2.350 MHz masing-masing untuk Blok A dan C
sampai dengan 2030.
Surat Keputusan Menkominfo Pada 18 November 2022, Telkomsel memperoleh
No. 487 Tahun 2022 amd. pengalihan hak penggunaan pita frekuensi radio
Surat Keputusan Menkominfo 2.340-2.355 MHz berpasangan dengan
No. 92 Tahun 2023 2.330-2.360 MHz sampai dengan 17 November 2029.
Surat Keputusan Menkominfo Pada 18 April 2023, Telkomsel diberikan persetujuan
No. 188 Tahun 2023 untuk mengalihkan sebagian hak penggunaan spektrum
frekuensi radio 2,3 GHz kepada PT Smart Telecom.
102
Page 564
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA (lanjutan)
c. Lainnya (lanjutan)
(ii) Perjanjian kerjasama spektrum frekuensi radio
Menkomdigi memberikan persetujuan atas kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio
kepada Telkomsel dan KCIC melalui Surat Keputusan No. B-171/M.KOMINFO/SP.01.01/03/2023
tanggal 17 Maret 2023 mengenai Persetujuan Kerja Sama Penggunaan Spektrum Frekuensi
Radio pada rentang 891-895 MHz berpasangan dengan 936-940 MHz, dengan jangka waktu
sampai dengan tanggal 14 Desember 2030.
Sebagai akibat dari perjanjian ini, KCIC akan membayar sejumlah kompensasi kepada Telkomsel
yaitu kompensasi biaya penggunaan tahunan sebesar Rp878 miliar per tahun, biaya jaringan
pengganti sebesar Rp1.250 miliar, serta biaya operasional dan perawatan tambahan.
(iii) KPU
Pada tanggal 27 Desember 2011, Telkomsel (atas nama Konsorsium Telkomsel, konsorsium
yang dibentuk dengan Mitratel pada 9 Desember 2011) ditunjuk oleh Balai Penyedia dan
Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (“BPPPTI”), sekarang Badan
Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (“BAKTI”), sebagai penyedia Program KPU di daerah
perbatasan dengan total harga sebesar Rp261 miliar. Pada tahun 2015, program tersebut
dihentikan. Pada Januari 2016, Telkomsel mengajukan klaim arbitrase ke Badan Arbitrase
Nasional Indonesia (“BANI”) terkait penyelesaian dari sisa piutang atas penyelenggaraan
program tersebut.
Pada tanggal 22 Juni 2017, Telkomsel menerima surat keputusan BANI
No. 792/1/ARB-BANI/2016 yang menginstruksikan BAKTI untuk membayar kompensasi kepada
Telkomsel sebesar Rp218 miliar, dan sampai penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini
Telkomsel telah menerima pembayaran dari BAKTI sebesar Rp91 miliar (sebelum dikurangi
pajak) dan sisa kompensasi masih belum dibayarkan.
Menkomdigi menerbitkan Peraturan Menkominfo No. 5 Tahun 2021 tanggal 31 Maret 2021 yang
menggantikan peraturan sebelumnya terkait kebijakan program KPU. Peraturan tersebut
mengharuskan penyelenggara telekomunikasi untuk memberikan kontribusi sebesar 1,25% dari
pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi (dengan mempertimbangkan piutang tidak
tertagih dari penyelenggaraan telekomunikasi dan/atau beban interkoneksi dan/atau beban
ketersambungan dan/atau pendapatan yang tidak diperhitungkan sebagai pendapatan kotor
penyelenggara telekomunikasi) untuk pengembangan KPU.
Berdasarkan Surat Keputusan No. 827/KOMINFO/BAKTI.31/KS.1/10/2021 tanggal
4 Oktober 2021, BAKTI memberikan kepada Telkomsel sebagai mitra kerjasama operasi (“KSO”)
untuk delapan paket KSO, yang meliputi Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua
Barat, Papua Barat Tengah, Papua Tengah Utara, dan Papua Timur Selatan untuk periode tahun
2021 sampai dengan 2031.
(iv) Kontinjensi
Berdasarkan PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi, suatu provisi harus
diakui ketika terdapat kewajiban kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu,
kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya
yang mengandung manfaat ekonomi, dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban
tersebut dapat dibuat.
103
Page 565
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA (lanjutan)
c. Lainnya (lanjutan)
(iv) Kontinjensi (lanjutan)
Pada bulan Oktober 2023, Grup menerima permintaan dokumen dari Komisi Sekuritas dan Bursa
Amerika Serikat (“SEC”) terkait keterlibatan Telkom Infra dalam proyek dengan Badan
Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik
Indonesia (“BAKTI Kominfo”) terkait penyediaan infrastruktur 4G Base Transceiver Station
(“BTS”). Sejak saat itu, SEC telah memperluas penyelidikannya mencakup isu-isu akuntansi dan
pengungkapan yang terkait dengan pengakuan pendapatan dan praktik pelaporan keuangan
serta pengendalian internal atas pelaporan keuangan Grup, termasuk laporan publik mengenai
proses hukum tertentu di Indonesia yang melibatkan Grup, beberapa entitas anak dan afiliasinya,
serta beberapa klien dan pemasok Grup. Sejak Mei 2024, Grup juga telah menerima permintaan
tambahan untuk informasi dari Departemen Kehakiman A.S. (“DOJ”) terkait kepatuhan terhadap
Undang-Undang Praktik Korupsi Asing A.S. (“FCPA”). SEC dan DOJ saling mengetahui atas
masing-masing penyelidikan yang sedang terjadi. Melalui proses audit internal dan investigasi
yang Grup lakukan, Grup telah menetapkan, atau Grup menduga (untuk proyek dan transaksi
yang masih dalam tahap investigasi) bahwa transaksi tersebut tidak memiliki substansi ekonomi.
Terhitung sejak bulan Mei 2024, Grup juga menerima permintaan informasi tambahan dari
Departemen Kehakiman A.S. (“DOJ”) yang berfokus pada kepatuhan terhadap Undang-Undang
Praktik Korupsi Asing A.S. (“FCPA”). Grup telah menunjuk penasihat hukum eksternal dan auditor
forensik untuk melakukan penyelidikan internal terhadap isu-isu yang sedang berlangsung. Pada
tanggal 31 Desember 2025, penyelidikan internal tersebut secara substansial telah selesai,
namun penyelidikan oleh SEC dan DOJ masih berlangsung dan Grup terus bekerja sama dengan
otoritas tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan internal yang secara substansial telah selesai, Grup
mengidentifikasi bahwa sekitar 140 transaksi historis, terutama yang terjadi pada periode
sebelum tahun 2021 dan khususnya antara tahun 2016 hingga 2019 dan terutama terkait dengan
segmen bisnis enterprise, tidak memiliki substansi ekonomi tidak sesuai dengan standar
pelaporan keuangan yang berlaku serta kebijakan dan pengendalian internal Grup yang
mengakibatkan adanya pencatatan yang berlebihan (overstatement) atas informasi keuangan
tertentu.
Meskipun demikian, berdasarkan penilaian manajemen, kelebihan pencatatan tersebut tidak
bersifat material secara kuantitatif terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup untuk periode-
periode yang telah disajikan sebelumnya. Grup meyakini bahwa transaksi-transaksi tersebut
mengakibatkan adanya kelebihan pencatatan (overstatement) atas pendapatan, piutang usaha
bruto, dan piutang usaha neto, setidaknya sebagai berikut:
2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Pendapatan 31 10 291 2.285 721 368 58 378 247 11 39
Piutang usaha 23 22 288 1.687 1.972 1.999 2.018 2.154 2.152 2.094 1.927
Piutang usaha-bersih 23 22 256 1.376 1.558 980 94 72 63 63 30
Grup menghadapi tantangan dalam mengompilasi informasi historis yang rinci untuk sebagian
besar dari 140 transaksi tersebut, yang disebabkan oleh usia transaksi, kendala sistem akuntansi,
serta kendala terkait penyimpanan dan pengambilan kembali dokumen pendukung akuntansi
historis yang dalam beberapa kasus berasal dari hampir 10 tahun yang lalu. Perusahaan
mengasumsikan bahwa transaksi tertentu tidak memiliki substansi ekonomi kecuali tersedia
informasi akuntansi dan dokumen pendukung lainnya yang dapat menunjukkan sebaliknya.
Pada tanggal 31 Desember 2020, sebagian besar piutang usaha yang terkait dengan transaksi
tersebut telah memiliki pencadangan penuh dalam laporan laba rugi serta penyisihan terkait
kerugian kredit ekspektasian, sehingga piutang usaha neto atas transaksi tersebut yang disajikan
dalam Laporan Posisi Keuangan Perusahaan sejak tahun 2020 dan seterusnya bersifat tidak
material (de minimis). Oleh karena itu, berdasarkan informasi yang tersedia hingga saat ini,
transaksi historis tersebut tidak memerlukan koreksi atas Laporan Posisi Keuangan pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024, maupun Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
untuk tahun yang berakhir pada 2025 dan 2024.
104
Page 566
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. IKATAN, PERJANJIAN SIGNIFIKAN, DAN LAINNYA (lanjutan)
c. Lainnya (lanjutan)
iv. Kontinjensi (lanjutan)
Grup selanjutnya menetapkan bahwa piutang usaha bruto sebesar Rp1.898 miliar dan
Rp1.762 miliar beserta cadangan kerugian kredit ekspektasian terkait sebesar Rp1.898 miliar dan
Rp1.762 miliar yang berasal dari transaksi historis yang telah ditinjau atau dijadwalkan untuk
ditinjau dalam investigasi internal, direklasifikasi ke aset tidak lancar lainnya pada laporan posisi
keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 13). Reklasifikasi
ini dilakukan untuk tujuan penyajian yang lebih tepat sesuai dengan substansi ekonomi transaksi.
Grup menilai bahwa piutang usaha tersebut tidak memiliki kemungkinan yang wajar untuk dapat
dipulihkan dan oleh karena itu tidak lagi memenuhi kriteria penyajian sebagai piutang usaha.
Karena jumlah piutang usaha bruto yang direklasifikasi dan cadangan kerugian kredit
ekspektasian terkait saling meniadakan (neto nihil), reklasifikasi tersebut tidak memberikan
dampak terhadap nilai bersih piutang usaha maupun aset tidak lancar lainnya pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan
konsolidasian ini, piutang tersebut telah disetujui untuk dihapus buku berdasarkan nilai piutang
per 31 Desember 2024 sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, namun hal tersebut
tidak menghilangkan hak penagihan.
Perusahaan merupakan BUMN, sehingga proses penghapusan piutang Perusahaan tunduk pada
ketentuan tata kelola dan regulasi tertentu yang berlaku bagi BUMN. Berdasarkan kebijakan
penghapusan piutang yang berlaku, piutang yang melebihi batas tertentu dan/atau piutang
dengan karakteristik tertentu memerlukan persetujuan dari otoritas terkait dan/atau instansi
pemerintah. Dengan demikian, penyelesaian dan waktu pelaksanaan proses penghapusan
piutang tersebut tidak sepenuhnya berada dalam kendali Manajemen, karena bergantung pada
proses penelaahan dan persetujuan eksternal yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan
pemerintah.
Grup juga telah bekerjasama dengan otoritas penegak hukum Pemerintah Indonesia dan
melakukan pelaporan mandiri (self-reporting) yang melibatkan dugaan atau potensi pelanggaran
hukum dan peraturan Indonesia oleh Grup, beberapa anak perusahaan, dan afiliasinya, termasuk
anti-korupsi, dugaan penipuan, penggelapan, dan masalah yang terkait dengan piutang usaha,
beberapa di antaranya terkait dengan hal-hal yang telah dijelaskan di atas yang sedang diselidiki
oleh SEC dan DOJ. Grup telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk penguatan
kebijakan prosedur dan pengendalian internal, serta peningkatan fungsi kepatuhan dan tata
kelola perusahaan.
Untuk investigasi yang disebutkan di atas terkait isu akuntansi dan pengungkapan Grup
mengenai pengakuan pendapatan, praktik pelaporan keuangan, serta pengendalian internal atas
pelaporan keuangan, berdasarkan penilaian Grup hingga tanggal penerbitan laporan keuangan
konsolidasian ini, Grup saat ini tidak meyakini bahwa investigasi tersebut akan menimbulkan
dampak merugikan yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Hingga tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup belum dapat mengestimasi
secara andal potensi kerugian atau rentang kerugian yang mungkin timbul dari penyelidikan oleh
SEC dan DOJ, mengingat masih adanya ketidakpastian signifikan terkait hasil akhir, waktu
penyelesaian, serta potensi sanksi atau dampak lainnya.
Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa hasil akhir dari penyelidikan yang sedang berlangsung
atau identifikasi informasi tambahan di masa mendatang dapat berdampak material terhadap
posisi keuangan, hasil usaha, atau arus kas Grup.
105
Page 567
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:
2025
Dolar A.S. Lain-lain* Setara Rupiah
(dalam jutaan) (dalam jutaan) (dalam miliaran)
Aset
Kas dan setara kas 522,25 21,10 9.097
Aset keuangan lancar lainnya 53,23 - 895
Piutang usaha
Pihak berelasi 0,24 0,02 3
Pihak ketiga 144,38 11,90 2.620
Aset kontrak 4,42 - 75
Piutang lain-lain 0,62 - 10
Aset lancar lainnya 1,45 0,35 30
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 307,89 6,17 5.241
Aset tidak lancar lainnya 0,40 0,74 19
Jumlah aset 1.034,88 40,28 17.990
Liabilitas
Utang usaha
Pihak berelasi (0,05) - (1)
Pihak ketiga (158,59) (3,06) (2.707)
Utang lain-lain (19,61) (2,17) (365)
Beban yang masih harus dibayar (11,17) (11,08) (373)
Deposit dari pelanggan (3,98) (0,32) (72)
Pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa
yang jatuh tempo dalam satu tahun (10,82) (0,35) (187)
Pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa (23,03) (1,30) (408)
Liabilitas lainnya (0,36) - (6)
Jumlah liabilitas (227,61) (18,28) (4.119)
Aset (liabilitas) bersih 807,27 22,00 13.871
2024
Dolar A.S. Lain-lain* Setara Rupiah
(dalam jutaan) (dalam jutaan) (dalam miliaran)
Aset
Kas dan setara kas 475,58 13,01 7.885
Aset keuangan lancar lainnya 18,19 0,06 296
Piutang usaha
Pihak berelasi 0,19 0,01 3
Pihak ketiga 134,77 18,64 2.479
Aset kontrak 2,77 - 45
Piutang lain-lain 1,09 - 18
Aset lancar lainnya 2,05 0,31 38
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 389,31 12,28 6.464
Aset tidak lancar lainnya 0,42 2,90 53
Jumlah aset 1.024,37 47,21 17.281
Liabilitas
Utang usaha
Pihak berelasi (0,01) - 0
Pihak ketiga (127,43) (3,56) (2.119)
Utang lain-lain 3,76 (8,00) (70)
Beban yang masih harus dibayar (13,90) (1,83) (254)
Deposit dari pelanggan (2,72) (0,27) (47)
Pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa
yang jatuh tempo dalam satu tahun (9,33) (0,28) (155)
Pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa (24,65) (1,47) (422)
Liabilitas lainnya (0,09) (0,05) (2)
Jumlah liabilitas (174,37) (15,46) (3.069)
Aset (liabilitas) bersih 850,00 31,75 14.212
*Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lain-lain disajikan dalam setara Dolar A.S. dengan menggunakan kurs beli dan jual yang diterbitkan oleh
Reuters pada akhir periode pelaporan.
Grup memiliki kemungkinan terhadap berbagai risiko keuangan termasuk dampak perubahan harga
pasar surat utang dan efek, nilai tukar mata uang asing, dan tingkat bunga.
106
Page 568
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN
a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan
i. Klasifikasi
(a) Aset Keuangan
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi
Kas dan setara kas 34.228 33.905
Aset keuangan lancar lainnya 1.326 1.196
Piutang usaha 11.223 12.193
Piutang lain-lain 172 621
Aset tidak lancar lainnya 208 165
FVTPL
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 7.254 8.174
Aset keuangan lancar lainnya 94 89
FVTOCI
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 27 51
Jumlah aset keuangan 54.532 56.394
(b) Liabilitas Keuangan
2025 2024
Liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi
Utang usaha 16.184 15.336
Utang lain-lain 648 454
Beban yang masih harus dibayar 14.867 14.192
Deposit dari pelanggan 52 41
Utang bank jangka pendek 6.929 11.525
Obligasi 2.696 5.043
Utang bank jangka panjang 41.149 36.341
Liabilitas sewa 24.137 23.959
Liabilitas lainnya 75 104
Jumlah liabilitas keuangan 106.737 106.995
ii. Nilai wajar
Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan:
Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
menggunakan
Harga pasar aset Input Input signifikan
atau liabilitas signifikan yang tidak
sejenis pada yang dapat dapat
Jumlah nilai pasar aktif diobservasi diobservasi
2025 tercatat Nilai wajar (level 1) (level 2) (level 3)
FVTPL
Aset keuangan lancar lainnya 94 94 94 - -
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 7.254 7.254 1.529 - 5.725
FVTOCI
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 27 27 - - 27
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi
Pinjaman:
Obligasi 2.696 3.458 3.458 - -
Utang bank jangka panjang 41.149 40.863 - - 40.863
Liabilitas sewa 24.137 24.137 - - 24.137
Liabilitas lainnya 75 75 - - 75
Jumlah 75.432 75.908 5.081 - 70.827
107
Page 569
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
ii. Nilai wajar (lanjutan)
Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan (lanjutan):
Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
menggunakan
Input
Harga pasar aset Input signifikan
atau liabilitas signifikan yang tidak
sejenis pada yang dapat dapat
Jumlah nilai pasar aktif diobservasi diobservasi
2024 tercatat Nilai wajar (level 1) (level 2) (level 3)
FVTPL
Aset keuangan lancar lainnya 89 89 89 - -
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 8.174 8.174 1.668 - 6.506
FVTOCI
Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan 51 51 - - 51
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi
Pinjaman:
Obligasi 5.043 5.669 5.669 - -
Utang bank jangka panjang 36.341 36.472 - - 36.472
Liabilitas sewa 23.959 23.959 - - 23.959
Liabilitas lainnya 104 104 - - 104
Jumlah 73.761 74.518 7.426 - 67.092
Kerugian atas pengukuran nilai wajar yang diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 senilai
Rp103 miliar.
Rekonsiliasi saldo awal dan akhir untuk investasi yang nilai wajarnya diukur dengan input
signifikan yang tidak dapat diobservasi (level 3) pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
adalah:
2025 2024
Saldo awal 6.557 5.997
Laba (rugi) yang diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian (103) 578
Pembelian/penambahan 26 49
Penjualan/pengurangan (728) (67)
Saldo akhir 5.752 6.557
108
Page 570
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
ii. Nilai wajar (lanjutan)
Analisis Sensitivitas
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan informasi kuantitatif atas input signifikan yang tidak dapat
diobservasi yang digunakan pada pengukuran nilai wajar level 3:
Input signifikan
yang tidak dapat Rentang (rata-
Industri Teknik valuasi diobervasi rata tertimbang) Sensitivitas atas input nilai wajar
Investasi ekuitas
Investasi ekuitas tidak terdaftar - OPM Volatility 20%-75,40% Kenaikan (penurunan) sebesar 10% pada
teknologi Backsolve percentage of volatility akan menghasilkan
method kenaikan (penurunan) sebesar Rp5 miliar
pada nilai investasi
Time to liquidity 1-4 Tahun Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun time
to liquidity akan menghasilkan kenaikan
(penurunan) sebesar Rp5 miliar pada nilai
investasi
Market Volatility 30,40%-85,59% Kenaikan (penurunan) sebesar 10% pada
movement percentage of volatility akan menghasilkan
kenaikan (penurunan) sebesar Rp13 miliar
pada nilai investasi
Time to liquidity 1-6 Tahun Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun time
to liquidity akan menghasilkan kenaikan
(penurunan) sebesar Rp15 miliar pada
nilai investasi
Guideline Volatility 10,77%-91,40% Kenaikan (penurunan) sebesar 10% pada
Public percentage of volatility akan menghasilkan
Company kenaikan (penurunan) sebesar Rp91 miliar
Method pada nilai investasi
Time to liquidity 1-6 Tahun Kenaikan (penurunan) pada 1 tahun time
to liquidity akan menghasilkan kenaikan
(penurunan) sebesar Rp134 miliar pada
nilai investasi
Investasi ekuitas tidak terdaftar - Discounted Weighted Average 9%-22% Penurunan (kenaikan) sebesar 1% pada
lembaga pemeringkat kredit cash flow Cost of Capital WACC akan menghasilkan kenaikan
("WACC") (penurunan) sebesar Rp5 miliar pada nilai
investasi
Terminal growth 1%-5% Kenaikan (penurunan) sebesar 1% pada
rate terminal growth rate akan menghasilkan
kenaikan (penurunan) sebesar Rp3 miliar
pada nilai investasi
Investasi ekuitas tidak terdaftar - Discounted WACC 3,03%-13,20% Penurunan (kenaikan) sebesar 0,5% pada
telekomunikasi cash flow WACC akan menghasilkan kenaikan
(penurunan) sebesar Rp6 miliar pada nilai
investasi
Terminal growth 1,97%-3,10% Kenaikan (penurunan) sebesar 1% pada
rate terminal growth rate akan menghasilkan
kenaikan (penurunan) sebesar Rp12 miliar
pada nilai investasi
109
Page 571
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
iii. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah jumlah suatu aset dapat ditukarkan, atau suatu liabilitas dapat diselesaikan,
antara berbagai pihak secara arm’s length transaction.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau
kurang (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya, utang usaha,
utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, dan utang bank jangka pendek), dan aset tidak
lancar lainnya dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari pendiskontoan yang
tidak signifikan.
Nilai wajar aset keuangan jangka panjang (aset tidak lancar lainnya (piutang jangka panjang dan
kas dibatasi penggunaannya)) dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari
pendiskontoan yang tidak signifikan.
Grup menentukan pengukuran nilai wajar untuk tujuan pelaporan dari tiap kelas aset dan liabilitas
keuangan berdasarkan metode dan asumsi sebagai berikut:
(a) Nilai wajar pada laporan laba rugi, terdiri dari saham, reksadana, obligasi korporasi dan
Pemerintah, dan obligasi konversi. Saham dan reksadana yang aktif diperdagangkan di
pasar dinyatakan pada nilai wajarnya dengan menggunakan kuotasi harga pasar atau jika
tidak dikuotasi, ditentukan menggunakan teknik penilaian. Nilai wajar dari obligasi konversi
dan investasi entitas anak (investasi ekuitas tidak terdaftar) ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Obligasi korporasi dan Pemerintah dinyatakan pada nilai
wajar dengan referensi harga dari surat berharga yang sejenis pada tanggal pelaporan;
(b) Nilai wajar liabilitas keuangan jangka panjang diestimasikan dengan mendiskontokan arus
kas kontraktual masa depan dari tiap liabilitas pada tingkat suku bunga yang ditawarkan
kepada Grup untuk liabilitas sejenis yang jatuh temponya bisa diperbandingkan oleh para
pelaku bank Grup, kecuali untuk obligasi yang didasarkan pada harga pasar
Estimasi nilai wajar bersifat judgemental dan melibatkan batasan-batasan yang beragam,
termasuk:
(a) Nilai wajar disajikan tidak mempertimbangkan dampak fluktuasi mata uang di masa depan;
(b) Estimasi nilai wajar tidak selalu mengindikasikan nilai yang Grup akan catat pada saat
pelepasan/penghentian aset dan liabilitas keuangan.
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan
Aktivitas Grup mengandung berbagai macam risiko keuangan, seperti risiko pasar (termasuk risiko
kurs, risiko harga pasar, dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko likuiditas. Secara
keseluruhan, program manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk meminimalkan kerugian atas
nilai aset dan liabilitas yang dapat timbul dari pergerakan kurs dan pergerakan tingkat suku bunga.
Manajemen mempunyai kebijakan tertulis untuk manajemen risiko valuta asing yang sebagian besar
melalui penempatan deposito berjangka dan lindung nilai untuk mengantisipasi risiko fluktuasi valuta
asing untuk jangka waktu 3 sampai dengan 12 bulan.
Fungsi manajemen risiko keuangan dijalankan oleh Unit Group Financial Accounting & Treasury di
bawah kebijakan-kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Unit Group Financial Accounting & Treasury
mengidentifikasi, mengevaluasi, dan melakukan aktivitas lindung nilai risiko-risiko keuangan.
110
Page 572
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)
i. Risiko nilai tukar mata uang asing
Grup rentan terhadap risiko nilai tukar mata uang asing atas transaksi penjualan, pembelian, dan
pinjaman yang didenominasi dalam mata uang asing. Transaksi yang didenominasi dalam mata
uang asing terutama dalam Dolar A.S. Eksposur risiko nilai tukar mata uang asing Grup tidak
material.
Risiko kenaikan nilai tukar mata uang asing terhadap liabilitas Grup diharapkan dapat saling
hapus dengan dampak dari nilai tukar atas deposito berjangka dan piutang dalam mata uang
asing yang ditetapkan minimal 25% dari liabilitas jangka pendek dalam mata uang asing yang
terutang.
Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur aset dan liabilitas keuangan Grup terhadap risiko
nilai tukar mata uang:
2025 2024
Dolar A.S Dolar A.S
(dalam miliar) (dalam miliar)
Aset keuangan 1,03 1,02
Liabilitas keuangan (0,23) (0,17)
Eksposur bersih 0,80 0,85
Analisis sensitivitas
Penguatan Dolar A.S. sebagaimana diindikasikan di bawah, terhadap Rupiah pada
31 Desember 2025 akan menurunkan ekuitas dan laba atau rugi sebesar jumlah yang ditunjukkan
di bawah. Analisis ini didasarkan pada varian kurs yang Grup pertimbangkan sebagai sangat
mungkin terjadi pada tanggal pelaporan. Analisis mengasumsikan bahwa seluruh variabel lain,
pada khususnya tingkat bunga, tidak berubah.
Ekuitas/ laba (rugi)
31 Desember 2025
Dolar A.S. (penguatan 1%) 135
Pelemahan Dolar A.S. terhadap Rupiah pada 31 Desember 2025 akan mempunyai dampak yang
setara tetapi berlawanan terhadap jumlah yang ditunjukkan di atas, pada dasar seluruh variabel
lain tidak berubah.
ii. Risiko harga pasar
Grup rentan terhadap perubahan dalam harga pasar atas utang dan ekuitas terkait aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui
pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lainnya.
Kinerja aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi Grup dimonitor secara
berkala, bersama dengan penilaian secara teratur mengenai keterkaitannya dengan rencana
strategis jangka panjang Grup.
Pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen mempertimbangkan risiko harga untuk aset
keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi adalah tidak material dalam hal
dampak yang mungkin terjadi pada laba rugi dan total ekuitas dari perubahan dalam nilai wajar
yang sangat mungkin terjadi.
111
Page 573
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)
iii. Risiko tingkat suku bunga
Pergerakan tingkat suku bunga diawasi untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap posisi
keuangan. Pinjaman dalam berbagai tingkat suku bunga menyebabkan Grup terpapar risiko
tingkat suku bunga (Catatan 18 dan 19). Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku
bunga. Grup melakukan analisis pada pergerakan margin suku bunga dan pada profil jatuh tempo
aset dan liabilitas keuangan berdasarkan jadwal perubahan suku bunga.
Pada tanggal pelaporan, profil risiko tingkat bunga pinjaman yang dikenakan bunga milik Grup
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Pinjaman bunga tetap 37.407 48.097
Pinjaman bunga mengambang 37.504 28.771
Analisis sensitivitas untuk pinjaman bunga mengambang
Pada 31 Desember 2025, penurunan (kenaikan) 25 poin dasar pada tingkat bunga pinjaman
bunga mengambang akan menaikkan (menurunkan) ekuitas dan laba atau rugi masing-masing
sebesar Rp94 miliar. Analisis mengasumsikan bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya kurs,
tidak berubah.
iv. Risiko kredit
Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur maksimum risiko kredit atas aset keuangan Grup:
2025 2024
Kas dan setara kas 34.228 33.905
Aset keuangan lancar lainnya 1.420 1.285
Piutang usaha 11.223 12.193
Piutang lain-lain 172 621
Aset tidak lancar lainnya 208 165
Jumlah 47.251 48.169
Grup rentan terhadap risiko kredit terutama dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang
lain-lain. Risiko kredit dikendalikan dengan pengawasan terus menerus atas saldo dan
penagihan. Risiko kredit yang berasal dari saldo bank dan institusi keuangan dikelola oleh Grup
melalui Unit Group Financial Accounting & Treasury sesuai dengan kebijakan tertulis dari Grup.
Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik pemerintah karena bank
milik pemerintah memiliki jaringan cabang terluas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai
bank terpercaya, karena dimiliki oleh Pemerintah. Oleh karena itu, penempatan ini bertujuan
untuk meminimalisasi kerugian secara finansial yang berasal dari potensi kegagalan dalam
pembayaran dari bank dan institusi keuangan.
Risiko kredit pelanggan dikelola dengan memantau saldo piutang dan penagihannya secara
berkala. Piutang usaha dan piutang lain-lain tidak memiliki suatu konsentrasi utama risiko kredit
di mana tidak ada saldo piutang pelanggan yang melebihi 7,95% dari piutang usaha dan
piutang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2025 (2024: 5,76%).
Manajemen yakin akan kemampuannya untuk mengawasi dan mempertahankan eksposur risiko
kredit yang minimal, di mana Grup telah menyediakan provisi yang memadai untuk menutupi
kerugian yang timbul dari piutang yang tidak tertagih berdasarkan data kerugian historis.
112
Page 574
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)
v. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas timbul apabila Grup mengalami kesulitan untuk memenuhi liabilitas keuangan
ketika liabilitas keuangan tersebut jatuh tempo.
Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dalam upaya pemenuhan
liabilitas keuangan Grup. Grup secara terus menerus melakukan analisis untuk mengawasi rasio-
rasio likuiditas laporan posisi keuangan, seperti antara lain: rasio lancar dan rasio debt to equity
terhadap persyaratan-persyaratan yang diharuskan perjanjian utang. Grup memiliki posisi
liabilitas jangka pendek bersih pada tanggal 31 Desember 2025, dan memperkirakan untuk
memenuhi kewajiban jangka pendek dengan menggunakan akses pada fasilitas pinjaman yang
belum ditarik sebesar Rp42.109 miliar dan US$67 juta (Catatan 19b).
Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
kontraktual yang tidak didiskontokan:
Nilai buku Arus kas 2030 dan
tercatat wajib 2026 2027 2028 2029 selanjutnya
2025
Utang usaha 16.184 (16.184) (16.184) - - - -
Utang lain-lain 648 (648) (648) - - - -
Beban yang masih harus dibayar 14.867 (14.867) (14.867) - - - -
Deposit dari pelanggan 52 (52) (52) - - - -
Pinjaman:
Utang bank jangka pendek 6.929 (6.929) (6.929) - - - -
Obligasi 2.696 (6.544) (296) (296) (297) (296) (5.359)
Utang bank jangka panjang 41.149 (45.311) (19.003) (7.279) (6.357) (5.499) (7.173)
Liabilitas sewa 24.137 (29.037) (6.844) (4.438) (3.604) (3.440) (10.711)
Liabilitas lainnya 75 (89) (4) (21) (21) (21) (22)
Jumlah 106.737 (119.661) (64.827) (12.034) (10.279) (9.256) (23.265)
Nilai buku Arus kas 2029 dan
tercatat wajib 2025 2026 2027 2028 selanjutnya
2024
Utang usaha 15.336 (15.336) (15.336) - - - -
Utang lain-lain 454 (454) (454) - - - -
Beban yang masih harus dibayar 14.192 (14.192) (14.192) - - - -
Deposit dari pelanggan 41 (41) (41) - - - -
Pinjaman:
Utang bank jangka pendek 11.525 (11.525) (11.525) - - - -
Obligasi 5.043 (9.307) (2.763) (296) (296) (297) (5.655)
Utang bank jangka panjang 36.341 (42.701) (15.419) (8.442) (6.086) (4.955) (7.799)
Liabilitas sewa 23.959 (29.261) (6.824) (4.597) (3.656) (3.152) (11.032)
Liabilitas lainnya 104 (120) (6) (29) (29) (28) (28)
Jumlah 106.995 (122.937) (66.560) (13.364) (10.067) (8.432) (24.514)
Perbedaan antara nilai buku tercatat dengan arus kas wajib merupakan nilai bunga. Nilai bunga
dari pinjaman mengambang ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga efektif pada tanggal
pelaporan.
113
Page 575
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN MODAL
Struktur modal Grup adalah sebagai berikut:
2025 2024
(disajikan kembali, Catatan 2z)
Jumlah Bagian Jumlah Bagian
Utang jangka pendek 6.929 3,37% 11.525 5,47%
Utang jangka panjang 67.982 33,07% 65.343 31,02%
Total utang 74.911 36,44% 76.868 36,49%
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik 130.685 63,56% 133.808 63,51%
Jumlah 205.596 100,00% 210.676 100,00%
Tujuan Grup dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Grup
guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan
lainnya serta menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.
Secara berkala, Grup melakukan penilaian utang untuk menilai kemungkinan pembiayaan kembali
kewajiban yang ada dengan yang baru yang memiliki biaya yang lebih efisien yang akan mengarahkan
pada biaya utang yang lebih optimal. Dalam kasus kas menganggur dengan kesempatan investasi
terbatas, Grup akan mempertimbangkan membeli kembali saham-sahamnya atau membayar dividen
kepada para pemegang sahamnya.
Sebagai tambahan untuk patuh kepada pembatasan-pembatasan utang, Grup juga menjaga struktur
modalnya pada tingkat yang diyakini tidak akan membahayakan peringkat kredit dan yang hampir setara
dengan pesaingnya.
Rasio utang terhadap ekuitas (perbandingan utang dengan bunga bersih terhadap total ekuitas) adalah
rasio yang dimonitor oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur modal Grup dan mengkaji efektifitas
utang Grup. Grup memonitor tingkat utangnya untuk meyakinkan bahwa rasio utang terhadap ekuitas
sesuai atau di bawah rasio yang ditetapkan dalam pinjaman kontraktual dan bahwa rasio tersebut
sebanding atau lebih baik daripada entitas industri telekomunikasi lain dalam area regional.
Rasio utang terhadap ekuitas Grup pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
(disajikan kembali, Catatan 2z)
Jumlah utang dengan bunga 74.911 76.868
Dikurangi: kas dan setara kas (34.228) (33.905)
Utang bersih 40.683 42.963
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik 130.685 133.808
Rasio utang bersih terhadap ekuitas 31,13% 32,11%
Sebagaimana disajikan dalam Catatan 19. Grup dipersyaratkan untuk memelihara rasio utang terhadap
ekuitas dan rasio debt service coverage tertentu oleh pemberi pinjaman. Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup sudah memenuhi beberapa persyaratan modal yang telah
diberlakukan secara eksternal.
114
Page 576
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Aktivitas non-kas investasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Penambahan aset tetap melalui:
Utang usaha 3.945 2.251
Kapitalisasi bunga 13 98
Penambahan aset hak-guna melalui:
Liabilitas sewa (Catatan 12) 7.441 10.421
Penambahan aset takberwujud melalui:
Utang usaha 404 339
b. Perubahan dalam kenaikan liabilitas dari kegiatan pendanaan adalah sebagai berikut:
Perubahan non-tunai
Perubahan Perubahan
1 Januari 2025 Arus kas valuta asing Sewa baru lainnya 31 Desember 2025
Utang bank jangka pendek 11.525 (4.596) - - - 6.929
Obligasi 5.043 (2.350) - - 3 2.696
Utang bank jangka panjang 36.341 4.804 2 - 1 41.148
Liabilitas sewa 23.959 (7.356) 16 7.441 78 24.138
Jumlah liabilitas dari
aktivitas pendanaan 76.868 (9.498) 18 7.441 82 74.911
40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
a. Pada tanggal 20 Oktober 2025, Perusahaan bersama dengan TIF telah menandatangani ”Perjanjian
Pemisahan Bersyarat” sehubungan dengan pengalihan sebagian bisnis dan aset wholesale fiber
connectivity (“spin-off Infraco”) Perusahaan ke TIF yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2026.
Berdasarkan perjanjian ini, nilai objek transaksi yang dialihkan adalah Rp35.787 miliar. Sebagai imbal
balik atas pengalihan objek transaksi, TIF akan menerbitkan saham sebanyak 357.872.580 lembar
kepada Perusahaan dan telah ditetapkan dalam Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 63 tanggal
18 Desember 2025. Akta tersebut telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asas Manusia
Republik Indonesia (”Kemenkumham”) sesuai dengan Surat Keputusan No. 0086733.AH.01.02
tanggal 1 Januari 2026.
b. Efektif sejak tanggal 1 Januari 2026, Perusahaan melakukan pengalihan pinjaman bank dari DBS,
BNI, dan BCA kepada TIF sebesar Rp1.831 miliar, Rp2.649 miliar, dan Rp5.317 miliar sehubungan
dengan proyek spin-off Infraco.
c. Pada tanggal 6 Januari 2026, DAM telah menyerahkan saham Perusahaan kepada BP BUMN,
sehingga BP BUMN memiliki 1% saham dari jumlah kepemilikan negara melalui BP BUMN dan DAM,
sejumlah 516.023.535 lembar saham yang terdiri dari Saham Seri B sebesar 0,52% dari seluruh
saham yang diterbitkan dan disetor penuh oleh Perusahaan.
d. Pada tanggal 6 Januari 2026, 23 Januari 2026, dan 1 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman
bank kepada BNI sebesar Rp4.000 miliar.
e. Pada tanggal 12 Januari 2026, 27 Februari 2026, dan 27 Maret 2026, Telkomsel telah melunasi
pinjaman bank kepada Bank Mandiri sebesar Rp3.000 miliar.
f. Pada tanggal 12 Januari 2026, 30 Maret 2026, dan 30 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman
bank kepada Bank Sinarmas sebesar Rp3.000 miliar.
g. Pada tanggal 29 Januari 2026, dan 13 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada
Bank of China sebesar Rp3.800 miliar.
h. Pada tanggal 6 Januari 2026 dan 27 April 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada
CIMB Niaga sebesar Rp2.000 miliar.
i. Pada tanggal 29 Januari 2026 dan 13 Februari 2026, Telkomsel telah melunasi pinjaman bank kepada
MUFG dan DBS masing-masing sebesar Rp1.000 miliar dan Rp1.000 miliar.
115
Page 577
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
j. Selama periode Januari hingga April 2026, Telkomsel telah melakukan penarikan pinjaman kepada
Bank of China, Bank Sinarmas, CIMB Niaga, BNI, dan Bank DBS masing-masing sebesar
Rp3.800 miliar, Rp2.000 miliar, Rp1.500 miliar, Rp1.000 miliar dan Rp1.000 miliar.
k. Pada tanggal 1 Mei 2026, Perusahaan mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali
saham yang dimiliki publik, dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.000 miliar dan tidak melebihi 10%
dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Periode pembelian kembali saham adalah
paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
pada 8 Juni 2026, yang direncanakan dimulai sejak tanggal 9 Juni 2026 sampai dengan tanggal
8 Juni 2027.
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
REPORTING STANDARDS (“IFRS”)
Di bawah ini disajikan ikhtisar perbedaan signifikan antara PSAK dan IFRS untuk tahun 2025.
Dampak perbedaan antara PSAK dan IFRS atas pos-pos dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Referensi PSAK Rekonsiliasi IFRS
ASET
Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
kerugian kredit ekspektasian
Pihak berelasi b 2.040 590 2.630
Pihak ketiga b 9.183 (590) 8.593
Aset lancar lainnya d 8.042 14 8.056
Jumlah Aset Lancar 61.766 14 61.780
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan a 165.453 (1.995) 163.458
Aset hak-guna a,d 27.961 1.372 29.333
Aset pajak tangguhan - bersih d 6.603 130 6.733
Jumlah Aset Tidak Lancar 225.993 (493) 225.500
JUMLAH ASET 287.759 (479) 287.280
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang usaha
Pihak berelasi b 571 2.487 3.058
Pihak ketiga b 15.613 (2.487) 13.126
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun d 5.590 355 5.945
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 73.948 355 74.303
Liabilitas sewa d 18.547 0 18.547
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 63.274 0 63.274
JUMLAH LIABILITAS 137.222 355 137.577
EKUITAS
Tambahan modal disetor c 2.310 (333) 1.977
Komponen ekuitas lainnya c 10.259 (9.139) 1.120
Saldo laba c 113.193 8.938 122.131
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk d 130.685 (534) 130.151
Kepentingan nonpengendali d 19.852 (300) 19.552
JUMLAH EKUITAS 150.537 (834) 149.703
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 287.759 (479) 287.280
116
Page 578
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
REPORTING STANDARDS (“IFRS”) (lanjutan)
Dampak perbedaan antara PSAK dan IFRS atas pos-pos dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Referensi PSAK Rekonsiliasi IFRS
Beban penyusutan dan amortisasi a,d (37.649) (4) (37.653)
Penghasilan lain-lain - bersih d 119 (587) (468)
LABA USAHA 34.648 (591) 34.057
Biaya pendanaan d (5.206) (2) (5.208)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 31.102 (593) 30.509
(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN d (6.644) 103 (6.541)
LABA TAHUN BERJALAN 24.458 (490) 23.968
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 24.584 (490) 24.094
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.814 (328) 17.486
Kepentingan nonpengendali 6.644 (162) 6.482
24.458 (490) 23.968
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 17.954 (328) 17.626
Kepentingan nonpengendali 6.630 (162) 6.468
24.584 (490) 24.094
LABA PER SAHAM DASAR
(dalam jumlah penuh)
Laba bersih per saham 179,83 (3,31) 176,52
Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS) 17.982,85 (331,10) 17.651,75
a. Hak atas tanah
Berdasarkan PSAK, hak atas tanah dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi
kecuali terdapat bukti yang mengindikasikan bahwa perpanjangan atau pembaruan hak atas tanah
kemungkinan besar atau pasti tidak diperoleh. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal
hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau
umur ekonomis tanah mana yang lebih pendek.
Berdasarkan IFRS, hak atas tanah dicatat sebagai sewa pembiayaan dan disajikan sebagai bagian
dari aset hak-guna. Hak atas tanah diamortisasi selama masa sewa.
b. Transaksi dengan pihak berelasi
Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten, atau Perusahaan Publik, entitas berelasi dengan pemerintah merupakan entitas
yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi oleh suatu pemerintahan. Pemerintah
dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang merupakan pemegang saham
dari entitas.
Berdasarkan IFRS, entitas berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
bersama, atau dipengaruhi oleh suatu pemerintahan. Pemerintah dalam hal ini mengacu pada
pemerintah, instansi pemerintah dan lembaga sejenis baik lokal, nasional, maupun internasional.
117
Page 579
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. RINGKASAN PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN ANTARA PSAK DAN INTERNATIONAL FINANCIAL
REPORTING STANDARDS (“IFRS”) (lanjutan)
c. Selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali
Berdasarkan PSAK, selisih transaksi restrukturisasi entitas sepengendali masuk ke dalam kelompok
tambahan modal disetor di ekuitas. Sementara berdasarkan IFRS, selisih transaksi restrukturisasi
entitas sepengendali masuk ke dalam kelompok saldo laba.
d. Perbedaan waktu penerapan standar akuntansi
Grup menerapkan PSAK 116 Sewa mulai tanggal 1 Januari 2020. Penerapan tersebut setara dengan
standar akuntansi IFRS 16 Leases yang diimplementasikan mulai tanggal 1 Januari 2019. Perbedaan
waktu penerapan standar akuntansi menyebabkan perbedaan di beberapa akun pada laporan
keuangan konsolidasian.
118
Page 580
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (”PUMK”) Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 581
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN ENDED
TANGGAL TERSEBUT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Surat Pernyataan Senior General Manager Statement of Senior General Manager
Social Responsibility Social Responsibility
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ................................................ 1 ..................................Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Aset Neto ................................... 2 ......... …...Statement of Profit or Loss and Net Assets
Laporan Arus Kas ............................................................ 3 ........................................... Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan ..................................... 4 - 24 ............................. Notes to the Financial Statements
************************
Page 582
Page 583
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 3/ 1/ IV/ 2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders and t he Board of
Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) Commissioners and Direct ors Perusahaan
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia
Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan Program We have audited the accompanying financial
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil statements of Program Pendanaan Usaha Mikro
Perusahaan Perseroan (Persero) dan Usaha Kecil Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“ PUMK” ) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“ PUMK” ), which
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi comprise the statement of financial position as of
keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta December 31, 2025, and the statement of profit or
laporan laba rugi dan aset neto, dan laporan arus loss and net assets, and statement of cash flows for
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year then ended, and notes to the financial
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, statements, including material accounting policy
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respect s,
material, posisi keuangan PUMK tanggal the financial position of the PUMK as of
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan December 31, 2025, and its financial performance
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada and cash flows for the year then ended, in
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar accordance with Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan Entitas Privat di Indonesia. Standards of Private Entity.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Registered Public Accountants KMK No. 69/ MK/ SK/ 2025
i
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 584
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ IV/ 2026 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“ IICPA” ). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Financial
pada laporan kami. Kami independen terhadap Statements paragraph of our report. We are
PUMK berdasarkan ketentuan etika yang relevan independent of the PUMK in accordance with the
dalam audit kami atas laporan keuangan di ethical requirements relevant to our audit of the
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah accordance with such requirements. We believe
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk that the audit evidence we have obt ained is
menyediakan suatu basis bagi opini kami. sufficient and appropriate to provide a basis for our
opinion.
Informasi lain Ot her informat ion
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan Tahun 2025 information included in the annual report year
(“ Laporan Tahunan” ). Laporan Tahunan 2025 (the “ Annual Report” ). The Annual Report is
diharapkan akan tersedia bagi kami setelah expected to be made available to us after the date
tanggal laporan auditor independen ini. of this independent auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan dan, dalam the Annual Report when it becomes available and,
pelaksanaannya, mempertimbangkan apakah in doing so, consider whether the Annual Report is
Laporan Tahunan mengandung materially inconsistent with the accompanying
ketidakkonsistensian material dengan laporan financial statements or our knowledge obtained in
keuangan terlampir atau pemahaman yang kami the audit, or otherwise appears to be materially
peroleh selama audit, atau mengandung misstated.
kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misst atement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggungjawab atas tata kelola dan actions based on the applicable laws and
melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 585
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ IV/ 2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilit ies of management and t hose
bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap charged wit h governance for t he financial
laporan keuangan st at ement s
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut fair presentation of the financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan accordance with Indonesian Financial Accounting
Entitas Privat di Indonesia, dan atas pengendalian Standards of Private Entity, and for such internal
internal yang dianggap perlu oleh manajemen control as management determines is necessary to
untuk memungkinkan penyusunan laporan enable the preparation of financial statements that
keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian are free from material misstatement, whether due
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan to fraud or error.
maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements, management
manajemen bertanggung jawab untuk menilai is responsible for assessing the PUMK’s ability to
kemampuan PUMK dalam mempertahankan continue as a going concern, disclosing, as
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai applicable, matters related to going concern, and
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan using the going concern basis of accounting, unless
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis management either intends to liquidate the PUMK
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali or to cease its operations or has no realistic
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi alternative but to do so.
PUMK atau menghentikan operasi atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the PUMK’s financial reporting process.
pelaporan keuangan PUMK.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 586
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ IV/ 2026 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan financial st at ement s
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk independent auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always detect
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit a material misst atement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users t aken on
material jika, baik secara individual maupun the basis of these financial statement s.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Ident ify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obt ain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis for
bukti audit yang cukup dan tepat untuk our opinion. The risk of not detecting a material
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko misstatement resulting from fraud is higher
tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian than for one resulting from error, as fraud may
material yang disebabkan oleh kecurangan involve collusion, forgery, intentional
lebih tinggi dari yang disebabkan oleh omissions, misrepresentations, or override of
kesalahan, karena kecurangan dapat internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian atas pengendalian internal.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 587
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ IV/ 2026 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan (lanjut an) financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also
audit. Kami juga (lanjutan): (continued):
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal PUMK. the PUMK’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty exists
ketidakpastian material yang terkait dengan related to events or conditions that may cast
peristiwa atau kondisi yang dapat significant doubt on the PUMK's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan PUMK untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusion is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the PUMK to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan PUMK tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 588
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Audit or Independen (lanjut an) Independent Audit or’s Report (cont inued)
Laporan No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902- Report No. 01141/ 2.1505/ AU.2/ 10/ 1902-
3/ 1/ IV/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ IV/ 2026 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan (lanjut an) financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair present ation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
KAP Purwant o Susant i dan Surja
Yuki, CPA
Registrasi Akuntan Publik No.: AP.1902 / Public Accountant Registration No.: AP.1902
29 April 2026/ April 29, 2026
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 589
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO
USAHA KECIL DAN USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
Catatan/
2025 Notes 2024
ASET ASSETS
Kas di Bank 241.180 4 254.915 Cash in Banks
Pinjaman kepada Mitra Binaan setelah Loan to Foster Partners
dikurangi penyisihan kerugian net of allowance for
penurunan nilai sebesar impairment losses of
Rp36.437, 2024: Rp53.343 6.317 5 36.014 Rp36,437, 2024: Rp53,343
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
Mitra Binaan setelah dikurangi Foster Partners net of
penyisihan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai sebesar Rp176, 2024: Rpnil 22.171 6 28.021 losses of Rp176, 2024: Rpnil
Piutang Kerjasama PUMK PUMK Collaboration Receivable
kepada PT Bank Rakyat to PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk. (“BRI”) 58.561 7 2.098 Indonesia Tbk. (“BRI”)
Pinjaman Bermasalah Troubled Loan
setelah dikurangi penyisihan net of allowance
penurunan nilai sebesar impairment losses of
Rp334.548, 2024: Rp320.222 - 8 - Rp334,548, 2024: Rp320,222
JUMLAH ASET 328.229 321.048 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN ASET NETO LIABILITIES AND NET ASSETS
LIABILITAS LIABILITIES
Utang dan Liabilitas Lancar Payables and Other
Lainnya 417 9 406 Current Liabilities
Kelebihan Pembayaran Angsuran 259 10 261 Overpayment of Installments
JUMLAH LIABILITAS 676 667 TOTAL LIABILITIES
ASET NETO NET ASSETS
Tanpa Pembatasan dari Without Restrictions from
Pemberi Sumber Daya 327.553 320.381 Resource Provider
JUMLAH ASET NETO 327.553 320.381 TOTAL NET ASSETS
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
ASET NETO 328.229 321.048 NET ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini financial statements
1
Page 590
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN ASET NETO AND NET ASSETS
untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
Catatan/
2025 Notes 2024
TANPA PEMBATASAN DARI WITHOUT RESTRICTIONS
PEMBERI SUMBER DAYA FROM RESOURCE PROVIDER
PENDAPATAN REVENUES
Pendapatan Jasa Administrasi Loan Administration
Pinjaman 500 11 2.728 Service Income
Pendapatan Jasa Administrasi Loan Administration Service
Pinjaman Kerjasama BRI 789 6, 7 119 Income from BRI Collaboration
Interest Income from
Pendapatan Jasa Giro 3.722 12 3.359 Current Accounts
Pendapatan Lain - lain 2 4 Other Income
JUMLAH PENDAPATAN 5.013 6.210 TOTAL REVENUES
PENDAPATAN/(BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME/(EXPENSES)
Kerugian Penyisihan Allowance for
Nilai Pinjaman kepada Impairment of Loan
Mitra Binaan - bersih (3.091) 5d (10.008) to Foster Partners - net
Pemulihan Penyisihan Recovery for Impairment
Nilai Pinjaman Bermasalah 5.671 8 7.306 of Troubled Loan
Kerugian Penyisihan Piutang Allowance for Impairment of PUMK
Kerjasama PUMK kepada BRI (176) 6 - Collaboration Receivable to BRI
Beban Lainnya (245) (558) Other Expenses
JUMLAH PENDAPATAN/ TOTAL OTHER INCOME/
(BEBAN) LAIN-LAIN 2.159 (3.260) (EXPENSES)
KENAIKAN ASET NETO TANPA INCREASE IN NET ASSETS
PEMBATASAN DARI PEMBERI WITHOUT RESTRICTIONS
SUMBER DAYA 7.172 2.950 FROM RESOURCE PROVIDER
TOTAL PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 7.172 2.950 INCOME
ASET NETO TANPA NET ASSETS WITHOUT
PEMBATASAN DARI RESTRICTION FROM
PEMBERI SUMBER DAYA RESOURCE PROVIDER
PADA AWAL TAHUN 320.381 317.431 IN THE BEGINNING PERIOD
ASET NETO TANPA NET ASSETS WITHOUT
PEMBATASAN DARI RESTRICTION FROM
PEMBERI SUMBER DAYA RESOURCE PROVIDER
PADA AKHIR TAHUN 327.553 320.381 IN THE END PERIOD
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini financial statements
2
Page 591
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
untuk Tahun yang Berakhir pada For the Year Ended
Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in millions of Rupiah)
Catatan/
2025 Notes 2024
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Pengembalian Pinjaman Loan Repayments from
dari Mitra Binaan 26.356 79.232 Foster Partners
Pengembalian Pinjaman Repayments
Bermasalah 5.671 8 7.306 from Troubled Loan
Penerimaan Jasa Administrasi Receipt from
Pinjaman 569 2.694 Loan Administration Service
Pendapatan Jasa Giro 3.722 12 3.359 Interest Income from Current Assets
Penyetoran dana PUMK PUMK funds transferred
kepada BRI (50.000) 7 (10.000) to BRI
Pembayaran Utang (5) (5) Payable Payment
Pengembalian Kelebihan Angsuran Refund of Overpayment Installment
ke Mitra Binaan (48) 10 (68) to Foster Partners
KAS NETO DITERIMA DARI/ NET CASH FLOWS PROVIDED BY/
(DIGUNAKAN UNTUK) (USED FOR)
DARI AKTIVITAS OPERASI (13.735) 82.518 BY OPERATING ACTIVITIES
KENAIKAN/(PENURUNAN) INCREASE/(DECREASE)
KAS DI BANK (13.735) 82.518 CASH IN BANK
KAS DI BANK PADA CASH IN BANK
AWAL PERIODE 254.915 172.397 AT BEGINNING OF PERIOD
KAS DI BANK PADA CASH IN BANK
AKHIR PERIODE 241.180 254.915 AT END OF PERIOD
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes form an integral part of these
bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini financial statements
3
Page 592
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
1. INFORMASI MENGENAI UNIT SOCIAL 1. INFORMATION OF SOCIAL RESPONSIBILITY
RESPONSIBILITY CENTER CENTER UNIT
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
Pusat Pengelolaan Program Tanggung Jawab Pusat Pengelolaan Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan (Community Sosial dan Lingkungan (Community
Development Center) didirikan oleh Development Center) was established by
Perusahaan Perseroan (Persero) Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (BUMN PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Foster
Pembina) melalui Peraturan Perusahaan SOE”) based on Decree of the Directors
Nomor: KD. 61/ PS150/CTG-10/2003 tentang Number: 61/ PS150/ CTG-10/ 2003 regarding
Pembentukan Organisasi Pusat Pengelola Organization of Pusat Pengelola Program
Program Kemitraan dan Program Bina Kemitraan dan Program Bina Lingkungan
Lingkungan (Community Development Center). (Community Development Center).
Peraturan Perusahaan ini telah beberapa kali Establishment of this Company Regulation
diubah terakhir dengan Peraturan Direktur has been amended several times,
Human Capital Management Nomor: most recently with Decree of the Director of
PR.202.60/r.03/HK250/COP - A0200000/2024 Human Capital Management Number.
tanggal 29 Februari 2024 tentang Organisasi PR.202.60/r.03/HK250/COP - A0200000/2024
Social Responsibility Center (”SRC”). dated February 29, 2024 regarding
Organization of Social Responsibility Center
(”SRC”).
SRC didirikan sebagai implementasi dari SRC was established as an implementation
Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara from the Decree of Minister of State-Owned
(“BUMN”) No. KEP-236/MBU/2003 tanggal Enterprises (“SOE”) No. KEP-236/MBU/2003
17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan dated June 17, 2003 regarding SOE’s
BUMN dan Usaha Kecil dan Program Bina Partnership Program and Small Enterprises and
Lingkungan. Keputusan Menteri BUMN Community Development Program. The Decree
tersebut didasarkan pada Undang-Undang of Minister SOE was based on The Law of
Republik Indonesia No. 19 Tahun 2003 tentang Republic of Indonesia No. 19 Tahun 2003
penyisihan laba untuk pembinaan usaha regarding allowance from profit to develop
kecil/koperasi serta pembinaan masyarakat. small/cooperative business and community
development.
Keputusan Menteri BUMN tersebut telah The Minister of SOEs Decree has undergone
beberapa kali mengalami perubahan dengan several amendments, with the latest
perubahan terakhir yang tertuang pada PER- amendment set out in PER-1/MBU/03/2023
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang dated March 3, 2023, concerning Special
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Assignments and the Social and Environmental
Jawab Sosial dan Lingkungan (“TJSL”). Responsibility (“TJSL”) Program.
Kantor pusat SRC berdomisili di Graha Merah SRC head office is located at Graha Merah
Putih PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Putih PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Gatot
Jalan Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta. Social Subroto Kav. 52 Jakarta. Social Responsibility
Responsibility (“SR”) Regional dan SR Witel (“SR”) Regional and SR Witel is located in
berdomisili di Kantor Telkom Regional dan Telkom Regional Office and Telkom Wilayah
Kantor Telkom Wilayah (“Witel”) yang tersebar Office (“Witel”) Telkom which spread all over
di seluruh Indonesia. Indonesia.
4
Page 593
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
1. INFORMASI MENGENAI UNIT SOCIAL 1. INFORMATION OF SOCIAL RESPONSIBILITY
RESPONSIBILITY CENTER (lanjutan) CENTER UNIT (continued)
b. Kegiatan Utama b. Primary Activities
Sebelum periode tahun 2023, kegiatan utama Before the 2023 period, SRC’s primary activities
yang dilakukan SRC adalah pembiayaan dan are financing and developing Micro and Small
pembinaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Business (“SME”) through Program Pendanaan
(“UMK”) melalui Program Pendanaan UMK UMK to Foster Partners.
kepada mitra binaan.
Sejak tahun 2023, kegiatan utama yang Since 2023 period, SRC’s primary activities are
dilakukan SRC adalah pembiayaan dan financing and developing SME through Program
pembinaan UMK melalui Program Pendanaan Pendanaan UMK to foster partners in
UMK kepada mitra binaan yang bekerjasama collaboration with BRI.
dengan BRI.
c. Sumber Dana c. Fund Resources
Sumber dana Program PUMK berasal dari: The source of funds for the PUMK Program
i. Saldo dana program kemitraan yang comes from:
teralokasi sampai dengan akhir tahun 2015, i. Balance of partnership program funds
dan/ atau allocated until the end of 2015, and/or
ii. Jasa administrasi pinjaman/ margin jual beli/ ii. Administration service income/ sale and
porsi bagi hasil, bunga deposito dan/ atau purchase margin/profit sharing portion,
jasa giro dari dana program kemitraan. deposit interest and/or current account
services from partnership program funds.
d. Susunan Pengelola d. Management Structures
Susunan Pengelola SRC pada tanggal Management structures of SRC as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
2025 2024
Senior General Manager Hery Susanto Hery Susanto Senior General Manager
Pengelola Fungsi Dukungan: Supporting Management:
Senior Manager Planning, Senior Manager Planning
Governance and Support Arif Swasono Arif Swasono Governance and Support
Senior Manager Community Senior Manager Community
Involvement and Development Soni Galih Riadi Soni Galih Riadi Involvement and Development
Senior Manager Sustainable Senior Manager Sustainable
Development Goals Suharsono Suharsono Development Goals
Senior Manager Micro Small Senior Manager Micro Small
Enterprise Incubation Adrian Sani H Adrian Sani H Enterprise Incubation
5
Page 594
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
1. INFORMASI MENGENAI UNIT SOCIAL 1. INFORMATION OF SOCIAL RESPONSIBILITY
RESPONSIBILITY CENTER (lanjutan) CENTER UNIT (continued)
d. Susunan Pengelola (lanjutan) d. Management Structure (continued)
Berdasarkan KD.21/PR000/COP-030000/2010 Based on KD.21/PR000/COP-B0030000/2010
tentang Pengelolaan Program Kemitraan dan regarding Management of Partnership Program
Program Bina Lingkungan yang telah diubah and Community Development Program
dengan PD.703.00/r.01/HK200/SRC- which was amended by PD.703.00/r.01/
A1000000/2023 tanggal 24 November 2023 HK200/SRC- A1000000/ 2023 dated November
tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan 24, 2023 regarding Social and Environmental
Lingkungan, dimana SRC adalah Unit Kerja Responsibility Program where SRC is the TJSL
Pengelola Program TJSL di bawah supervisi Program Management Unit is supervised by the
Direktur Human Capital Management Director of Human Capital Management
(“HCM”). (“HCM”).
Pada tanggal 31 Desember 2024, Direktur As of December 31, 2024, the Director of HCM
HCM PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. of PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. is
adalah Bapak Afriwandi. Pada tanggal Mr. Afriwandi. As of December 31, 2025, the
31 Desember 2025, Direktur HCM PT Telkom Director of HCM of PT Telkom Indonesia
Indonesia (Persero) Tbk adalah Bapak Willy (Persero) Tbk is Mr. Willy Saelan.
Saelan.
Jumlah karyawan pada tanggal Number of employees as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
2025 2024
SRC Pusat 42 37 SRC Corporate
Seluruh pegawai adalah pegawai yang All employees are employees who earn salaries
memperoleh gaji dan manfaat lainnya dari BUMN and other benefits from Foster SOE so that the
Pembina sehingga penerapan Imbalan Kerja Employee Benefits is implemented by and
dilaksanakan dan menjadi beban BUMN charged to Foster SOE.
Pembina.
Pemotongan dan penyetoran atas pajak Witholding and payment for income tax
penghasilan pasal 21 atas pegawai BUMN Article 21 of Foster SOE’s employee who is
Pembina yang ditempatkan di SRC dilakukan assigned at SRC are performed by Foster SOE.
oleh BUMN Pembina.
Berdasarkan Peraturan Direksi Nomor: Based on Decree of the Director Number:
PD.202.06/r.06/HK.250/COP-A0200000/2024 PD.202.06/r.06/HK.250/COP-A0200000/2024,
tanggal 29 Juli 2024 tentang Organisasi Divisi dated July 29, 2024 regarding Organization of
Telkom Regional bahwa: Telkom Regional Division that:
1. Untuk meningkatkan efektivitas organisasi 1. To enhance the effectiveness of Telkom
Divisi Telkom Regional guna mendukung Regional Division in supporting the
pencapaian strategic objective, terdapat achievement of strategic objectives, the
penyesuaian jumlah Divisi Telkom total of Telkom Regional Division was
Regional yang sebelumnya berjumlah adjusted from 7 divisions to 5 divisions,
7 divisi menjadi 5 divisi, secara spesifik specifically, regional II and regional III
adalah regional II dan regional III merged into regional II, regional IV and
bergabung menjadi regional II, regional IV regional V merged into regional III and
dan regional V bergabung menjadi regional regional VI and VII became regional IV and
III dan regional VI dan VII masing - masing V, respectively.
menjadi regional IV dan V.
.
6
Page 595
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
1. INFORMASI MENGENAI UNIT SOCIAL 1. INFORMATION OF SOCIAL RESPONSIBILITY
RESPONSIBILITY CENTER (lanjutan) CENTER UNIT (continued)
d. Susunan Pengelola (lanjutan) d. Management Structure (continued)
2. Terjadi perubahan atas Peraturan 2. There were changes to Company
Direksi No: PD.202.06/r.05/HK200/COP Regulation No: PD.202.06/r.05/HK200/COP
A2000000/2023 tanggal 27 Juni 2023 A2000000/2023 dated June 27 2023
tentang Organisasi Divisi Regional. Organization of Telkom Regional Division.
Manajemen meyakini bahwa Peraturan Management believes that Decree of the
Direksi No: PD.202.06/r.06/HK.250/COP Director No: PD.202.06/r.06/HK.250/COP
A0200000/2024 tanggal 29 Juli 2024 tidak A0200000/2024, dated July 29, 2024 does not
berdampak signifikan terhadap operasional have a significant impact on SRC operations.
SRC.
e. Penyelesaian dan Otorisasi Penerbitan e. Completion and Authorization of the
Laporan Keuangan Issuance of Financial Statements
Laporan keuangan telah diselesaikan dan The financial statements were completed and
disahkan untuk diterbitkan oleh Pengelola SRC authorized for issuance by SRC’s Management
pada 29 April 2026. on April 29, 2026.
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL POLICIES INFORMATION
Kebijakan akuntansi material dan diterapkan dalam The material accounting principles which are applied
menyusun laporan keuangan untuk tahun yang consistently in the preparation of the financial
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah statements for the year then ended December 31,
sebagai berikut: 2025 are as follows:
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan The financial statement is prepared based on
Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat Private Entities Financial Accounting Standards
(SAK EP) yang diterbitkan oleh Dewan Standar (SAK EP) that was issued by the Financial
Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia. Accounting Standard Board - Indonesian
dan mempertimbangkan Surat Edaran Badan Institute of Accountants. and consider the
Pengelola BUMN No. 1 Tahun 2026 tanggal 7 Regulatory Agency of SOE Circular Letter No. 1
Januari 2026 tentang Pedoman Akuntansi Tahun 2026 dated on January 1, 2026
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha concerning Accounting Guidelines for the Micro
Kecil Badan Usaha Milik Negara. and Small Business Funding Program of State-
owned Enterprise.
Efektif tanggal 1 Januari 2025, SAK EP Effective January 1, 2025, SAK EP superseded
menggantikan Standar Akuntansi Keuangan Non - Publicly Accountable Entities Financial
Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Perubahan Accounting Standards. The changes arising
yang timbul dari penerapan SAK EP tersebut from the implementation of SAK EP do not have
tidak berdampak material terhadap laporan a material impact on the financial statements of
keuangan Program PUMK yang berakhir pada the Program PUMK for the year ended
31 Desember 2024, sehingga tidak memerlukan December 31, 2024; therefore, restatement is
penyajian kembali. not required.
7
Page 596
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial Statements
(lanjutan) (continued)
Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, The financial statements, except for statement of
disusun dengan konsep harga perolehan dan cash flows, are prepared based on the historical
dasar akrual, kecuali disebutkan lain dalam cost concept and accrual basis, except as
catatan atas laporan keuangan yang relevan. otherwise disclosed in the relevant notes to the
financial statements herein.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statements of cash flows are prepared
metode langsung, menyajikan penerimaan dan based on the direct method, presenting cash
pengeluaran kas dan setara kas yang receipt and payment and cash equivalents that
diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, are classified into operating, investing and
investasi dan pendanaan. financing activities.
Mata uang yang digunakan pada laporan Amounts in the financial statements are
keuangan adalah Rupiah yang juga merupakan presented in Rupiah which also represents its
mata uang fungsionalnya. functional currency.
b. Pinjaman kepada Mitra Binaan b. Loan to Foster Partners
Pinjaman pada awalnya diakui sebesar nilai Loan is initially measured based on fair values
wajar dan selanjutnya diukur pada biaya and subsequently measured at amortized cost,
perolehan diamortisasi, setelah dikurangi after deducted by allowance for impairment
penyisihan penurunan nilai. Penyisihan losses. The allowance for impairment is based
penurunan nilai dibentuk berdasarkan evaluasi on SRC’s Management evaluation on the
Pengelola SRC terhadap tingkat ketertagihan collectibility of these loans.
saldo pinjaman.
Pinjaman kepada Mitra Binaan dicatat sebagai Loan to Foster Partners are recognized in the
pinjaman sebesar pokok pinjaman yang amount of principal and administration service
diberikan dan jasa administrasi pinjaman yang income earned as agreed in the contract.
telah jatuh tempo sesuai dengan kontrak. Administration service income are recorded as
Pendapatan jasa administrasi pinjaman dicatat loan to foster partners and as revenues on
sebagai pinjaman kepada mitra binaan dan accrual basis for loans classified as current
pendapatan secara akrual untuk pinjaman yang and substandard loan.
berkualitas lancar dan kurang lancar.
Pinjaman kepada Mitra Binaan disajikan dalam Loan to Foster Partners are presented in
laporan posisi keuangan sebesar jumlah yang statement of financial position at its realizable
diharapkan dapat ditagih dari mitra binaan value although the agreed repayment of loan
walaupun pengembalian pinjaman yang may be more than one year after reporting
disepakati akan diterima melebihi satu tahun period.
setelah akhir periode pelaporan.
8
Page 597
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Pinjaman kepada Mitra Binaan b. Loan to Foster Partners
Penggolongan kualitas pinjaman ditetapkan The classification of loan based on its
sebagai berikut: collectibility are as follows:
i. Lancar adalah pembayaran angsuran i. Current represents principal installment and
pokok dan jasa administrasi pinjaman administration service income payment are
terjadi tepat waktu atau keterlambatan paid on time or those late payments of
pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa maximum 30 (thirty) days from the payment
administrasi yaitu selambat-lambatnya 30 due date as agreed with the agreement.
(tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo
pembayaran angsuran, sesuai dengan
perjanjian yang telah disepakati.
ii. Kurang Lancar apabila terjadi ii. Substandard when late payment of principal
keterlambatan pembayaran angsuran and/or administration service income
pokok dan/atau jasa administrasi pinjaman payment are between 30 (thirty) days and
yang telah melampaui 30 (tiga puluh) hari 180 (one hundred and eighty) days from the
dan belum melampaui 180 (seratus payment due date of installment as agreed in
delapan puluh) hari dari tanggal jatuh the agreement.
tempo pembayaran angsuran sesuai
dengan perjanjian yang telah disepakati.
iii. .Diragukan apabila terjadi keterlambatan iii. Doubtful when late payment of principal
pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa and/or administration service income
administrasi pinjaman yang telah payment are between 180 (one hundred and
melampaui 180 (seratus delapan puluh) eighty) days and 270 (two hundred and
hari dan belum melampaui 270 (dua ratus seventy) days from the payment due date of
tujuh puluh) hari dari tanggal jatuh tempo installment as agreed in the agreement.
pembayaran angsuran sesuai dengan
perjanjian yang telah disepakati.
iv….Macet apabila terjadi keterlambatan iv. Loss when late payment of principal and/ or
pembayaran angsuran pokok dan/atau administration service income payment over
jasa administrasi pinjaman yang telah 270 (two hundred and seventy) days from
melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari the payment due date of installment as
dari tanggal jatuh tempo pembayaran agreed in the agreement.
angsuran sesuai dengan perjanjian yang
telah disepakati.
c. Penyisihan Penurunan Nilai Pinjaman c. Allowance for Impairment of Loan
Penyisihan pinjaman merupakan penyisihan Allowance for impairment of loan represents
atas pinjaman yang mungkin tidak tertagih. allowance for doubtful loan. This allowance is
Penyisihan penurunan nilai pinjaman dibentuk calculated based on the Management’s SRC
berdasarkan taksiran Pengelola SRC terhadap estimation of their collectibility.
tingkat ketertagihan saldo pinjaman.
9
Page 598
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Penyisihan Penurunan Nilai Pinjaman c. Allowance for Impairment of Loan
(lanjutan) (continued)
SRC pertama kali menentukan apakah terdapat SRC firstly determines whether there is objective
bukti objektif mengenai penurunan nilai secara evidence that there is impairment, individually for
individual atas pinjaman yang signifikan secara significant loan or collectively for loan which are
individual atau secara kolektif untuk penerimaan insignificant. If SRC decides that there is no
yang jumlahnya tidak signifikan secara objective evidence of individual impairment,
individual. Jika SRC menentukan tidak terdapat regardless those loans are significant or
bukti objektif mengenai penurunan nilai atas insignificant, SRC classifies these loan as having
aset keuangan yang dinilai secara individual, similar credit risk characteristics and determining
terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau the impairment collectively.
tidak, maka SRC memasukkan piutang tersebut
ke dalam kelompok pinjaman yang memiliki
karakteristik risiko kredit yang sejenis dan
menilai penurunan nilai kelompok tersebut
secara kolektif.
Penyisihan pinjaman dihitung berdasarkan Allowance for impairment of loan is calculated
estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih yaitu based on estimated uncollectible loss, which
secara kolektif berdasarkan prosentase tertentu collectively based on specific percentage of
tingkat ketertagihan (collection) data historis available historical collectibility rate (2 years of
yang ada (minimal 2 tahun). historical data at minimum).
d. Pinjaman Kerjasama BUMN d. PUMK Collaboration Receivable
Piutang Kerjasama PUMK adalah pinjaman PUMK Collaboration Receivable represents
yang diberikan kepada Mitra Binaan melalui loan is provided to Foster Partners through
BRI sebagai bentuk sinergi untuk meningkatkan BRI as a synergy to increase efficiency and
efisiensi dan efektivitas dalam pengembangan effectiveness in the economic development and
dan pemberdayaan ekonomi usaha mikro dan empowerment of micro and small businesses.
usaha kecil. Piutang Kerjasama PUMK diakui PUMK Collaboration Receivable is recognized
pada saat terjadi penyetoran dana kepada BRI, when funds are transferred to BRI, measured,
diukur serta dicatat sebesar jumlah dana yang and recorded at the amount of funds transferred.
disetorkan. Penyaluran ini bersifat jangka This distribution is long term for 5 years. This
panjang selama 5 tahun. Piutang ini terdiri receivable are consists of PUMK Receivable
Piutang Kerjasama kepada Mitra Binaan dan Collaboration to Foster Partners and PUMK
Piutang Kerjasama kepada BRI. Receivable Collaboration to BRI.
Piutang Kerjasama PUMK kepada Mitra PUMK Collaboration Receivable to Foster
Binaan Partners
Piutang Kerjasama PUMK kepada Mitra Binaan PUMK Collaboration Receivable to Foster
adalah pinjaman yang diberikan kepada Mitra Partners represents loan is provided to Foster
Binaan melalui BRI dan dicatat sebesar jumlah Partners through BRI and recorded at the
dana yang belum dikembalikan oleh Mitra amount of funds that have not been returned by
Binaan. the Foster Partners.
10
Page 599
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Pinjaman Kerjasama BUMN (lanjutan) d. PUMK Collaboration Receivable (continued)
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI PUMK Collaboration Receivable to BRI
Piutang Kerjasama PUMK kepada BRI adalah PUMK Collaboration Receivable represents
pinjaman untuk Mitra Binaan yang telah loan for Foster Partners that have been returned
dikembalikan kepada BRI dan akan to BRI and will be returned to SRC when the
dikembalikan kepada SRC pada saat perjanjian agreement ends and also include loan fund was
berakhir dan juga termasuk dana pinjaman received by BRI from SRC that have not been
yang diterima BRI dari SRC yang belum distributed to Foster Partners.
disalurkan kepada Mitra Binaan.
e. Pinjaman Bermasalah e. Troubled Loan
Pinjaman bermasalah merupakan pinjaman Troubled loan represents loss loan which has
macet yang telah diupayakan pemulihannya been attempted to be recovered by rescheduling
dengan penjadwalan kembali (rescheduling) and reconditioning but cannot be recovered.
dan peninjauan kembali persyaratan Troubled loan will be represented at loan
(reconditioning), namun tidak terpulihkan. principal value with 100% of troubled loan
Pinjaman bermasalah disajikan sebesar nilai balance.
pokok pinjaman dengan besarnya alokasi
penyisihan sebesar 100% dari saldo pinjaman
bermasalah.
Tata cara penghapusbukuan pinjaman The procedures to write-off the troubled loan
bermasalah mengacu kepada Keputusan adhere to the Decree of Minister of SOE
Menteri BUMN No. SK-277/MBU/10/2023 No. SK-277/MBU/10/2023 dated October 4,
tanggal 4 Oktober 2023. 2023.
f. Kelebihan Pembayaran Angsuran f. Overpayment of Installments
Kelebihan pembayaran angsuran adalah Overpayment of installments represents
penerimaan angsuran yang melebihi saldo repayment which exceeds its loan balance from
pinjaman kepada mitra binaan saat foster partners at the final payment. This
pembayaran terakhir. Kelebihan pembayaran overpayment is recognized and presented as
angsuran diakui dan disajikan sebagai liabilitas liability when the installment is received.
pada saat setoran diterima.
Kelebihan pembayaran angsuran setiap Mitra Overpayment of installment from each Foster
Binaan sampai dengan nilai Rp100.000 (dalam Partners to maximum amount of Rp100,000 (full
jumlah penuh) diakui sebagai Pendapatan Lain- amount) is recognized as Other Income,
lain sesuai dengan Peraturan Senior based on Decree of Senior General
General Manager Manager
Nomor:.PK.703.01.01/r.00/HK200/SRC100000 Number:.PK.703.01.01/r.00/HK200/SRC10000
0/2022 tanggal 30 Mei 2022 tentang Petunjuk 00/2022 dated on May 30, 2022 regarding
Pelaksanaan Operasional Program Tanggung Operational Guidelines of Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan. Environmental Responsibility Program.
11
Page 600
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
g. Utang dan Liabilitas Lancar Lainnya g. Payables and Other Current Liabilities
Utang dan liabilitas lancar lainnya merupakan Payables and other current liabilities are
penerimaan angsuran yang diterima setelah repayment after the foster partners’s loans have
pinjaman mitra binaan dinyatakan lunas. Utang been fully settled. Payables are recognized
diakui pada saat terjadinya transaksi atau saat when transactions occur or when contract are
perjanjian kontrak diselesaikan dan dicatat completed and recognized based on transaction
sebesar nilai transaksi atau perjanjian kontrak. amount or contracts.
h. Aset Neto h. Net Assets
Aset neto tanpa pembatasan dari pemberi Net assets without restrictions from resource
sumber daya adalah aset yang penggunaannya provider represent assets that can be utilized
tidak dibatasi untuk tujuan tertentu. without being limited for specific purposes.
i. Pendapatan dan Beban i. Revenue and Expenses
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman Loan Administration Service Income
Pendapatan jasa administrasi pinjaman diukur Loan administration service income is
dan dicatat sebesar nilai yang telah jatuh tempo measured and recorded at the value that has
sesuai dengan kontrak untuk pinjaman dengan matured in accordance with the contract for
status lancar dan kurang lancar. current and substandard status.
Pendapatan Jasa Giro Interest income from Current Accounts
Pendapatan jasa giro merupakan penerimaan Interest income from current account is
jasa giro setelah dikurangi pajak yang bersifat consideration received from interest income net
final. of final tax
Beban Lainnya Other Expenses
Beban lainnya merupakan beban atas Other expenses are the write-off of
penghapusan jasa administrasi saat dilakukan administration service income incurred during
peninjauan kembali persyaratan reconditioning. Expense is recognised as
(reconditioning). Beban diakui pada saat incurred.
terjadinya.
. .
12
Page 601
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATION,
DAN ASUMSI AND ASSUMPTIONS
a. Estimasi dan Asumsi a. Estimation and Assumptions
. .
Penyisihan penurunan nilai pinjaman Allowance for impairment of loan
SRC menggunakan pertimbangan berdasarkan SRC uses judgement based on best facts
fakta-fakta terbaik yang tersedia untuk available to recognize individual allowance for
mengakui penyisihan secara individu atas mitra foster partners and distributing partners to
binaan dan lembaga penyalur terhadap jumlah adjust the individual loan to its realizable
yang jatuh tempo untuk menurunkan pinjaman amount. This individual allowance will be
individu jumlah yang diharapkan dapat ditagih. assessed if there is additional information
Pencadangan secara individu ini ditelaah jika received which affect the estimated amount.
terdapat informasi tambahan yang diterima
yang mempengaruhi jumlah yang
diestimasikan.
SRC juga melakukan penilaian penyisihan SRC also assesses the allowance for
penurunan nilai secara kolektif terhadap risiko impairment loss collectively. Allowance for
pinjaman. Penyisihan penurunan nilai pinjaman impairment of loan is measured based on the
dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan evaluation of current value and historical rate of
historis tingkat ketertagihan dari pinjaman. loan collectability.
Penyisihan pinjaman dihitung berdasarkan Allowance for impairment of loan is recognised
estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih yaitu based on the estimation of uncollectible amount,
secara kolektif berdasarkan prosentase tertentu which is done collectively based on a specific
tingkat ketertagihan (collection) data historis percentage of the two-year-minimum historical
yang ada (minimal 2 tahun). Penyisihan ini rate of loan collectibility. This allowance is
disesuaikan secara berkala untuk adjusted periodically to reflect actual result and
mencerminkan hasil aktual dan estimasi estimation (Notes 5 and 6).
(Catatan 5 dan 6).
13
Page 602
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
4. KAS DI BANK 4. CASH IN BANKS
2025 2024
______________________________________________
Kas di Bank: Cash in Banks:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 137.260 121.022 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 90.622 121.297 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. 13.298 12.596 PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
______________________________________________
Jumlah Kas di Bank 241.180 254.915 Total Cash in Banks
5. PINJAMAN KEPADA MITRA BINAAN 5. LOAN TO FOSTER PARTNERS
a. Pinjaman kepada Mitra Binaan berdasarkan a. Loan to Foster Partners Classified by
SR Regional SR Regional
2025 2024
______________________________________________
Pinjaman kepada Mitra Binaan Loan to Foster Partners
Regional I 9.592 18.435 Regional I
Regional II 8.748 20.230 Regional II
Regional III 16.686 32.768 Regional III
Regional IV 2.825 7.512 Regional IV
Regional V 4.903 10.412 Regional V
____________________________________________
Jumlah 42.754 89.357 Total
Penyisihan Penurunan Nilai Pinjaman (36.437) (53.343) Allowance for Impairment of Loan
____________________________________________
Jumlah Pinjaman kepada Mitra
Binaan - Neto 6.317 36.014 Total Loan to Foster Partners - Net
b. Pinjaman kepada Mitra Binaan Menurut b. Loan to Foster Partners Classified by Sector
Sektor
2025 2024
_________________________________
Perdagangan 23.006 47.080 Trading
Industri 7.912 19.102 Industry
Jasa 5.523 12.325 Service
Peternakan 2.083 3.776 Farming
Pertanian 1.726 2.828 Agriculture
Perikanan 1.586 2.520 Fishing
Perkebunan 502 850 Plantation
Lainnya 416 876 Others
Jumlah 42.754 89.357 Total
Penyisihan penurunan nilai pinjaman (36.437) (53.343) Allowance for impairment of loan
Jumlah pinjaman kepada Mitra
Binaan - Neto 6.317 36.014 Total Loan to Foster Partners - Net
Manajemen berpendapat bahwa saldo Management believes that the balance of
penyisihan penurunan nilai pinjaman cukup allowance for impairment of loan is adequate
untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya to cover losses from the uncollectible loan.
pinjaman.
14
Page 603
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
5. PINJAMAN KEPADA MITRA BINAAN (lanjutan) 5. LOAN TO FOSTER PARTNERS (continued)
c. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman c. Loan Administration Service Income
Tingkat suku bunga mulai 1 Oktober 2022 Interest rate start from October 1, 2022 is
diatur berdasarkan PER-06/MBU/09/2022 regulated on PER-06/MBU/09/2022 as
sebagaimana diubah oleh PER-01/MBU/03/2023 amended to PER-01/MBU/03/2023 become 3%
menjadi sebesar 3% per tahun. per annum.
d. Penyisihan Pinjaman kepada Mitra Binaan d. Allowance for Impairment of Loan to Foster
Partners
Mutasi cadangan penurunan nilai pinjaman Movement of allowance for impairment of loan
adalah sebagai berikut: is as follow:
2025 2024
_________________________________
Saldo awal 53.343 65.468 Beginning balance
Penyisihan - bersih* 3.091 10.008 Allowance - net*
Reklasifikasi ke Reclassification to
pinjaman bermasalah (Catatan 8) (19.997) (22.133) troubled loan (Note 8)
Saldo akhir 36.437 53.343 Ending balance
*) Pada tanggal 31 Desember 2025, total penyisihan dan pemulihan dari pinjaman kepada mitra binaan masing-masing sebesar Rp19.997 dan Rp16.906 (2024: Rp22.133
dan Rp12.125)/In December 31, 2025, total allowance and recovery of loan to foster partners amounted Rp19.997 and Rp16.906 (2024:Rp22.133 and Rp12.125),
respectively.
Rincian pinjaman kepada mitra binaan The breakdown of loan to foster partners based
berdasarkan kolektibilitas adalah sebagai berikut: on collectability is as follow:
31 Desember 2025/ December 31, 2025
% Akumulasi Saldo Setelah
Saldo Pinjaman/ Penyisihan/ Penyisihan/ Penyisihan/
Loan Allowance Accumulated Balance After
Kualitas Pinjaman Balance % Allowance Allowance Loan Quality
_ _
Lancar 918 1,09% 10 908 Current
Kurang lancar 3.069 1,79% 55 3.014 Substandard
Diragukan 2.515 4,77% 120 2.395 Doubtful
Macet 36.252 100,00% 36.252 - Loss
Sub jumlah 42.754 36.437 6.317 Subtotal
Bermasalah Troubled
Mitra Binaan 325.348 100,00% 325.348 - Foster Partner
BUMN Pembina lain/ Other Foster SOE/
Lembaga Penyalur 9.200 100,00% 9.200 - Distributing Partners
Sub jumlah 334.548 334.548 - Sub total
Jumlah 377.302 370.985 6.317 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
% Akumulasi Saldo Setelah
Saldo Pinjaman/ Penyisihan/ Penyisihan/ Penyisihan/
Loan Allowance Accumulated Balance After
Kualitas Pinjaman Balance % Allowance Allowance Loan Quality
_ _
Lancar 20.493 0,61% 125 20.368 Current
Kurang lancar 11.730 2,86% 335 11.395 Substandard
Diragukan 4.614 7,86% 363 4.251 Doubtful
Macet 52.520 100,00% 52.520 - Loss
Sub jumlah 89.357 53.343 36.014 Subtotal
Bermasalah Troubled
Mitra Binaan 311.022 100,00% 311.022 - Foster Partner
BUMN Pembina lain/ Other Foster SOE/
Lembaga Penyalur 9.200 100,00% 9.200 - Distributing Partners
Sub jumlah 320.222 320.222 - Sub total
409.579 373.565 36.014 Total
15
Page 604
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA 6. PUMK COLLABORATION RECEIVABLE TO
BINAAN FOSTER PARTNERS
Pada tanggal 29 Agustus 2023, SRC telah On August 29, 2023, SRC signed Perjanjian Kerja
menandatangani Perjanjian Kerja Sama Induk Sama Induk No. B 30/MBD/08/2023 or No. Tel.
No. B 30/MBD/08/2023 atau No. Tel. 1194/HK.810/ 1194/HK.810/CDC-A1000000/2023 with BRI)
CDC-A1000000/2023 dengan BRI tentang regarding Implementation of Program Pendanaan
Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Mikro dan Usaha Kecil. This agreement is
Usaha Kecil. Perjanjian ini berlaku untuk jangka valid for 5 (five) years from the signing of the
waktu selama 5 (lima) tahun terhitung sejak agreement.
ditandatanganinya perjanjian.
2025 2024
_________________________________
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
Mitra Binaan 22.309 28.021 Foster Partners
Receivables for accrual of
Piutang atas akrual jasa administrasi 38 - administrative services
Jumlah 22.347 28.021 Total
Allowance for Impairment of
Penyisihan Piutang Kerjasama PUMK Collaboration Receivable
kepada Mitra Binaan (176) - to Foster Partners
Jumlah Piutang Kerjasama PUMK Total PUMK Collaboration Receivable to
Kepada Mitra Binaan-Neto 22.171 28.021 to Foster Partners-Net
Mutasi piutang kerjasama PUMK kepada Mitra Binaan Movement of PUMK collaboration receivable to Foster
adalah sebagai berikut: Partners is as follow:
2025 2024
_________________________________
Saldo awal dana yang dipinjamkan Beginning balance of funds
kepada Mitra Binaan 28.021 - loaned to Foster Partners
Dana yang dipinjamkan kepada
Mitra Binaan 9.251 30.000 Funds loaned to Foster Partners
Pembayaran pokok dari Mitra Binaan (14.963) (1.979) Principal payment from Foster Partners
Receivables for accrual of
Piutang atas akrual jasa administrasi 38 - administrative services
Saldo akhir dana yang dipinjamkan Ending balance of funds loaned
Kepada Mitra Binaan 22.347 28.021 to Foster Partners
Allowance for Impairment of
Penyisihan Piutang Kerjasama PUMK Collaboration Receivable
kepada Mitra Binaan (176) - to Foster Partners
Jumlah Piutang Kerjasama PUMK Total PUMK Collaboration Receivable to
kepada Mitra Binaan - Neto 22.171 28.021 to Foster Partners - Net
Mutasi penyisihan atas Piutang Kerjasama PUMK Movement of allowance for impairment PUMK
kepada Mitra Binaan sebagai berikut: collaboration receivable to Foster Partners is as follow:
2025 2024
_________________________________
Saldo awal - - Beginning balance
Penambahan 176 - Additional
Saldo akhir 176 - Ending balance
16
Page 605
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
6. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA MITRA 6. PUMK COLLABORATION RECEIVABLE TO
BINAAN (lanjutan) FOSTER PARTNERS (continued)
31 Desember 2025/ December 31, 2025
% Akumulasi Saldo Setelah
Saldo Pinjaman/ Penyisihan/ Penyisihan/ Penyisihan/
Loan Allowance Accumulated Balance After
Kualitas Pinjaman Balance % Allowance Allowance Loan Quality
_ _
Lancar 20.915 0,03% 6 20.909 Current
Kurang lancar 998 1,60% 16 982 Substandard
Diragukan 282 14,18% 40 242 Doubtful
Macet 114 100,00% 114 - Loss
Jumlah 22.309 176 22.133 Total
31 Desember 2024/ December 31, 2024
% Akumulasi Saldo Setelah
Saldo Pinjaman/ Penyisihan/ Penyisihan/ Penyisihan/
Loan Allowance Accumulated Balance After
Kualitas Pinjaman Balance % Allowance Allowance Loan Quality
_ _
Lancar 27.897 0% - 27.897 Current
Kurang lancar 124 0% - 124 Substandard
Diragukan - 0% - - Doubtful
Macet - 0% - - Loss
Jumlah 28.021 - 28.021 Total
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA BRI 7. PUMK COLLABORATION RECEIVABLE TO BRI
Pada tanggal 29 Agustus 2023, SRC telah On August 29, 2023, SRC signed Perjanjian Kerja
menandatangani Perjanjian Kerja Sama Induk Sama Induk No. B 30/MBD/08/2023 or No. Tel. 1194/
No. B 30/MBD/08/2023 atau No. Tel. 1194/ HK.810/ HK.810/ CDC-A1000000/2023 with BR) regarding
CDC-A1000000/2023 dengan BRI tentang Pelaksanaan Implementation of Program Pendanaan Usaha Mikro
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil. dan Usaha Kecil. This agreement is valid for 5 (five)
Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu selama 5 (lima) years from the signing of the agreement. On November
tahun terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian. Pada 29, 2023, SRC signed Perjanjian Kerja Sama Turunan
tanggal 29 November 2023, SRC menandatangani No. B.827-MBD/11/2023 or No. Tel 1603/ HK.810/
Perjanjian Kerja Sama Turunan No.B.827-MBD/11/2023 CDC-A1000000/ 2023 with BRI regarding transferred
atau No. Tel.1603/ HK.810/ CDC-A1000000/ 2023 funds to BRI’s checking account of Rp20,000. On
dengan BRI tentang penyetoran dana ke rekening giro November 25, 2024, SRC signed Perjanjian Kerja
BRI sebesar Rp20.000. Pada tanggal 25 November 2024, Sama Turunan No.B.663-MBD/11/2024 or
SRC menandatangani Perjanjian Kerja Sama Turunan No.Tel.2161/ HK800/ SRT-A1000000/ 2024 with BRI
No.B.663-MBD/11/2024 atau No. Tel.2161/ HK800/ SRT- regarding transferred funds to BRI’s checking account
A1000000/ 2024 dengan BRI tentang penyetoran dana ke of Rp10,000. On December 29, 2025, SRC signed
rekening giro BRI sebesar Rp10.000. Pada tanggal 29 Perjanjian Kerja Sama Turunan No.B.29-MBD/12/2025
Desember 2025, SRC menandatangani Perjanjian Kerja or No. Tel.4350/HK800/SRT-A1000000/2025 with BRI
Sama Turunan No.B.29-MBD/12/2025 atau No. regarding transferred funds to BRI’s checking account
Tel.4350/HK800/SRT-A1000000/2025 dengan BRI of Rp50,000.
tentang penyetoran dana ke rekening giro BRI sebesar
Rp50.000.
Berdasarkan perjanjian, BRI berkewajiban untuk Based on the agreement, BRI is obliged to
(1) melakukan penyaluran dana Program Pendanaan (1) distribute funds from the SRC's Program
UMK SRC kepada usaha mikro dan usaha kecil, (2) Pendanaan UMK to micro and small businesses, (2)
melakukan penagihan angsuran pinjaman UMK Binaan collect installments of the Foster MSE loans for the
atas penyaluran dana Program Pendanaan UMK SRC funds distribution of the SRC’s Program Pendanaan
sampai dengan pelunasan pinjaman oleh UMK Binaan UMK until the loan repayment by the Foster MSEs is
yang disetorkan melalui rekening SRC oleh BRI, transferred through SRC's account by BRI, even
meskipun perjanjian telah berakhir, (3) melakukan though the agreement has ended, (3) carry out
efektivitas kinerja penyaluran dan kolektibilitas Program effective performance of distribution and collectibility
Pendanaan UMK, (4) melaporkan pelaksanaan of Program Pendanaan UMK, (4) report the
penyaluran dana Program Pendanaan UMK implementation of the funds distribution for Program
sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Pendanaan UMK as regulated in Minister of SOE
No: PER-1/2023 kepada Kementerian BUMN, (5) Regulation No: PER-1/2023 to the Ministry of SOE,
melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan (5) carry out monitoring and evaluation of the
penyaluran dana Program Pendanaan UMK SRC, implementation of the distribution of funds for SRC's
Program Pendanaan UMK,
17
Page 606
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
7. PIUTANG KERJASAMA PUMK KEPADA BRI 7. PUMK COLLABORATION RECEIVABLE TO BRI
(lanjutan) (continued)
(6) memberikan laporan atas penyaluran dana Program (6) providing report on the distribution of funds for
Pendanaan UMK SRC sebagai dasar dari pelaksanaan SRC's Program Pendanaan UMK as a basis for the
audit Program Pendanaan UMK SRC, (7) audit of the implementation of Program Pendanaan
mengalokasikan kembali jasa administrasi yang diperoleh UMK, (7) reallocating administrative services obtained
dari penyaluran dana Program Pendanaan UMK yang from the distribution of Program Pendanaan UMK funds
untuk selanjutnya menjadi bagian dari penyaluran dana for then becomes part of the distribution of funds for the
Program Pendanaan UMK pada periode berikutnya yang Program Pendanaan UMK in the following period which
akan dikembalikan kepada SRC pada akhir periode will be returned to SRC at the end of the period of
Perjanjian Kerja Sama Induk. Perjanjian Kerja Sama Induk.
SRC berkewajiban (1) melakukan penyetoran/ SRC is obliged to (1) deposit/transfer funds from
pemindahbukuan dana Program Pendanaan UMK pada Program Pendanaan UMK to BRI's checking account,
rekening giro BRI, (2) melakukan pembinaan sesuai (2) carry out development in accordance with the scope
ruang lingkup perjanjian, (3) menyampaikan bukti of the agreement, (3) submit evidence of deposit/book-
penyetoran/ pemindahbukuan penyaluran dana Program entry of disbursement of Program Pendanaan UMK.
Pendanaan UMK. SRC dan BRI sepakat untuk SRC and BRI agree to hold a meeting at least 1 time in
mengadakan pertemuan minimal 1 kali dalam 1 tahun 1 year to evaluate the implementation of the
untuk mengevaluasi pelaksanaan perjanjian. agreement.
2025 2024
_________________________________
Piutang kepada BRI 57.691 1.979 Receivable to BRI
Piutang jasa administrasi pinjaman 870 119 Loan administration service receivable
Jumlah 58.561 2.098 Total
Mutasi piutang kerjasama PUMK kepada BRI adalah Movement of PUMK collaboration receivable to BRI is
sebagai berikut: as follow:
2025 2024
_________________________________
Saldo awal Piutang kepada BRI 2.098 20.000 Beginning balance of receivable to BRI
Titipan dana tahun berjalan 50.000 10.000 Loan administration service receivable
Dana yang dipinjamkan
kepada Mitra Binaan (9.251) (30.000) Funds loaned to Foster Partners
Pembayaran pokok dari Mitra Binaan 14.963 1.979 Principal payment from Foster Partners
Piutang jasa administrasi pinjaman 751 119 Loan administration service receivable
Saldo akhir 58.561 2.098 Ending balance
18
Page 607
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
8. PINJAMAN BERMASALAH 8. TROUBLED LOAN
Pinjaman Bermasalah Kepada Mitra Binaan Troubled Loan to Foster Partners Classified by
Berdasarkan SR Regional SR Regional
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pinjaman As of December 31, 2025 and 2024, the troubled
bermasalah yang di klasifikasikan berdasarkan SR loan which classified per SR Regional is as follow:
Regional adalah sebagai berikut:
2025 2024
_________________________________
Regional I 71.331 68.872 Regional I
Regional II 100.413 96.760 Regional II
Regional III 82.204 77.705 Regional III
Regional IV 30.761 30.133 Regional IV
Regional V 40.639 37.552 Regional V
325.348 311.022
_________________________________
SR Corporate SR Corporate
PT Sang Hyang Seri (Persero) (“SHS”) 7.582 7.582 PT Sang Hyang Seri (Persero) (“SHS”)
Baitul Mal Wal Tamwil (“BMT Hidayah”) 1.618 1.618 Baitul Mal Wal Tamwil (“BMT Hidayah”)
9.200 9.200
Jumlah 334.548 320.222 Total
Penyisihan Pinjaman Bermasalah (334.548) (320.222) Allowance for Impairment of Troubled Loan
Jumlah Pinjaman Bermasalah-Neto - - Troubled Loan Distribution-Net
Mutasi penyisihan penurunan nilai pinjaman Movement of allowance for impairment of troubled
bermasalah adalah sebagai berikut: loan is as follow:
2025 2024
_________________________________
Saldo awal 320.222 305.395 Beginning balance
Reklasifikasi dari pinjaman kepada Reclassification from loan to
Mitra Binaan (Catatan 5d) 19.997 22.133 Foster Partners (Note 5d)
Pemulihan (5.671) (7.306) Recovery
Saldo akhir 334.548 320.222 Ending balance
19
Page 608
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
9. UTANG DAN LIABILITAS LANCAR LAINNYA 9. PAYABLES AND OTHER CURRENT LIABILITIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini As of December 31, 2025 and 2024, this account
merupakan uang titipan. represents incidental deposit.
10. KELEBIHAN PEMBAYARAN ANGSURAN 10. OVERPAYMENT OF INSTALLMENTS
2025 2024
_________________________________
Saldo awal 261 237 Beginning balance
Penambahan 46 92 Additional
Pengembalian (48) (68) Refund
Saldo akhir 259 261 Ending balance
11. PENDAPATAN JASA ADMINISTRASI PINJAMAN 11. LOAN ADMINISTRATION SERVICE INCOME
2025 2024
Pinjaman kepada Mitra Binaan Loan to Foster Partners
Regional I 84 503 Regional I
Regional II 114 632 Regional II
Regional III 194 922 Regional III
Regional IV 74 433 Regional IV
Regional V 34 238 Regional V
Jumlah 500 2.728 Total
12. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK 12. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Hubungan dan sifat saldo akun/ transaksi dengan The relationship and nature of account balances/
pihak - pihak berelasi adalah sebagai berikut: transactions with related parties were as follows:
Hubungan/ Pihak-pihak berelasi/ Transaksi/
`
Relationship Related parties Transactions
Perusahaan dibawah entitas PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Jasa perbankan/ Banking services
sepengendali oleh Pemerintah/
Entity under common control of
the Government
Perusahaan dibawah entitas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jasa perbankan/ Banking services
sepengendali oleh Pemerintah/
Entity under common control of
the Government
Perusahaan dibawah entitas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. Jasa perbankan/ Banking services
sepengendali oleh Pemerintah/
Entity under common control of
the Government
Perusahaan dibawah entitas PT Sang Hyang Seri (Persero) BUMN Penyalur lain/ Other Foster
sepengendali oleh Pemerintah/ SOE
Entity under common control of
the Government
Perusahaan dibawah entitas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. BUMN Penyalur lain/ Other Foster SOE
sepengendali oleh Pemerintah/
Entity under common control of
the Government
20
Page 609
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
12. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK 12. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Rincian akun dan transaksi signifikan dengan pihak - The details of accounts and significant transactions
pihak berelasi adalah sebagai berikut: with related parties are as follows:
Persentase terhadap
jumlah aset/
Percentage to
Jumlah total assets
2025 2024 2025 2024
Kas di Bank (Catatan 4) Cash in Banks (Note 4)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. 137.260 121.022 41,8% 37,7% (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 90.622 121.297 27,6% 37,8% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia PT Bank Syariah Indonesia
(Persero) Tbk. 13.298 12.596 4,1% 3,9% (Persero) Tbk.
241.180 254.915 73,5% 79,4%
Piutang Kerjasama BUMN PUMK Collaboration Receivable
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
Mitra Binaan 22.171 28.021 6,8% 8,7% Foster Partners
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
BRI 58.561 2.098 17,8% 0,7% BRI
80.732 30.119 24,6% 9,4%
Persentase terhadap
jumlah pendapatan/
Percentage to
Jumlah total revenue
2025 2024 2025 2024
Pendapatan Jasa Giro Interest from Current Account
Kas di bank Cash in banks
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk. 1.860 1.603 37,1% 25,8% (Persero) Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 1.763 1.664 35,2% 26,8% PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia PT Bank Syariah Indonesia
(Persero) Tbk. 99 92 2,0% 1,5% (Persero) Tbk.
3.722 3.359 74,3% 54,1%
21
Page 610
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
13. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN 13. RECLASSIFICATION OF FINANCIAL
STATEMENT ACCOUNTS
Beberapa akun dalam laporan posisi keuangan pada Certain accounts in the statement of financial
tanggal 31 Desember 2024 telah direklasifikasi position as of December 31, 2024, have been
sehingga sesuai dengan penyajian laporan reclassified to conform to the presentation of the
keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan financial statements as of December 31, 2025, and
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. for the year then ended. A summary of these
Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah sebagai accounts is as follows:
berikut:
31 Desember 2024
Sebelum Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Setelah Reklasifikasi/
Before Reclassification Reclassification After Reklasifikasi
ASET ASSETS
Kas di Bank 254.915 (254.915) - Cash in Banks
Pinjaman kepada Mitra Binaan setelah Loan to Foster Partners
dikurangi penyisihan kerugian net of allowance for
penurunan nilai 36.014 (36.014) - impairment losses
JUMLAH ASET LANCAR 290.929 (290.929) - TOTAL CURRENT ASSETS
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
Mitra Binaan setelah dikurangi Foster Partners net of
penyisihan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai 28.021 (28.021) - loss
Piutang Kerjasama PUMK PUMK Collaboration Receivable
kepada PT Bank Rakyat to PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk. (“BRI”) 2.098 (2.098) - Indonesia Tbk. (“BRI”)
Pinjaman Bermasalah Troubled Loan
setelah dikurangi penyisihan net of allowance
penurunan nilai - - - impairment losses
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 30.119 (30.119) - TOTAL NON-CURRENT ASSETS
JUMLAH ASET 321.048 (321.048) - TOTAL ASSETS
31 Desember 2024
Sebelum Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Setelah Reklasifikasi/
Before Reclassification Reclassification After Reklasifikasi
ASET ASSETS
Kas di Bank - 254.915 254.915 Cash in Banks
Pinjaman kepada Mitra Binaan setelah Loan to Foster Partners
dikurangi penyisihan kerugian net of allowance for
penurunan nilai - 36.014 36.014 impairment losses
Piutang Kerjasama PUMK kepada PUMK Collaboration Receivable to
Mitra Binaan setelah dikurangi Foster Partners net of
penyisihan kerugian penurunan allowance for impairment
nilai - 28.021 28.021 losses
Piutang Kerjasama PUMK PUMK Collaboration Receivable
kepada PT Bank Rakyat to PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk. (“BRI”) - 2.098 2.098 Indonesia Tbk. (“BRI”)
Pinjaman Bermasalah Troubled Loan
setelah dikurangi penyisihan net of allowance
penurunan nilai - - - impairment losses
JUMLAH ASET - 321.048 321.048 TOTAL ASSETS
22
Page 611
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
13. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN 13. RECLASSIFICATION OF FINANCIAL
(lanjutan) STATEMENT ACCOUNTS (continued)
31 Desember 2024
Sebelum Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Setelah Reklasifikasi
Before Reclassification Reclassification After Reklasifikasi
TANPA PEMBATASAN DARI WITHOUT RESTRICTIONS
PEMBERI SUMBER DAYA FROM RESOURCE PROVIDER
PENDAPATAN REVENUES
Pendapatan Jasa Administrasi Loan Administration Service
Pinjaman 2.847 (119) 2.728 Income
Pendapatan Jasa Administrasi Loan Administration Service
Pinjaman Kerjasama BRI - 119 119 Income from BRI Collaboration
Interest Income from
Pendapatan Jasa Giro 3.359 - 3.359 Current Accounts
Pendapatan Lain - lain 4 - 4 Other Income
JUMLAH PENDAPATAN 6.210 - 6.210 TOTAL REVENUES
PENDAPATAN/(BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME/(EXPENSES)
Kerugian/(Pemulihan) Penyisihan (Allowance)/Recovery for
Nilai Pinjaman (2.702) 2.702 - Impairment of Loan
Kerugian Penyisihan Allowance for
Nilai Pinjaman kepada Impairment of Loan
Mitra Binaan - bersih - (10.008) (10.008) to Foster Partners - net
Pemulihan Penyisihan Recovery for Impairment
Nilai Pinjaman Bermasalah - 7.306 7.306 of Troubled Loan
Kerugian Penyisihan Piutang Allowance for Impairment of PUMK
Kerjasama PUMK Collaboration Receivable
kepada BRI - - - to BRI
Beban Lainnya (558) - (558) Other Expenses
JUMLAH PENDAPATAN/ TOTAL OTHER INCOME/
(BEBAN) LAIN-LAIN (3.260) - (3.260) (EXPENSES)
KENAIKAN ASET NETO TANPA INCREASE IN NET ASSETS
PEMBATASAN DARI PEMBERI WITHOUT RESTRICTIONS
SUMBER DAYA 2.950 - 2.950 FROM RESOURCE PROVIDER
TOTAL PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 2.950 - 2.950 INCOME
ASET NETO TANPA NET ASSETS WITHOUT
PEMBATASAN DARI RESTRICTION FROM
PEMBERI SUMBER DAYA RESOURCE PROVIDER
PADA AWAL TAHUN 317.431 - 317.431 IN THE BEGINNING PERIOD
ASET NETO TANPA NET ASSETS WITHOUT
PEMBATASAN DARI RESTRICTION FROM
PEMBERI SUMBER DAYA RESOURCE PROVIDER
PADA AKHIR TAHUN 320.381 - 320.381 IN THE END PERIOD
23
Page 612
The original financial statements included herein are in Indonesian
language.
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN
USAHA KECIL USAHA KECIL
PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan Tahun yang Berakhir As of December 31, 2025 and
pada Tanggal Tersebut For the Year Ended
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah) (Expressed in Millions of Rupiah)
13. REKLASIFIKASI AKUN LAPORAN KEUANGAN 13. RECLASSIFICATION OF FINANCIAL
(lanjutan) STATEMENT ACCOUNTS (continued)
Beberapa akun dalam laporan arus kas untuk tahun Certain accounts in the statement of cash flows for
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah the year ended December 31, 2024, have been
direklasifikasi sehingga sesuai dengan penyajian reclassified to conform to the presentation of the
laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 financial statements as of December 31, 2025, and
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal for the year then ended. A summary of these
tersebut. Ringkasan dari akun-akun tersebut adalah accounts is as follows:
sebagai berikut:
31 Desember 2024
Sebelum Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Setelah Reklasifikasi
Before Reclassification Reclassification After Reklasifikasi
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Pengembalian Pinjaman Loan Repayments from
dari Mitra Binaan 86.538 (7.306) 79.232 Foster Partners
Pengembalian Pinjaman Repayments from
Bermasalah - 7.306 7.306 Troubled Loan
Penerimaan Jasa Administrasi Receipt from
Pinjaman 2.694 - 2.694 Loan Administration Service
Interest Income from
Penerimaan Jasa Giro 3.359 - 3.359 Current Accounts
Penyetoran dana PUMK PUMK funds transferred
Kepada BRI (10.000) - (10.000) to BRI
Pembayaran Utang (5) - (5) Payable Payment
Pengembalian Kelebihan Angsuran Refund of Overpayment
Ke Mitra Binaan (68) - (68) Installment to Foster Partners
KAS NETO DITERIMA DARI/ NET CASH FLOWS
(DIGUNAKAN UNTUK) PROVIDED BY/(USED FOR)
DARI AKTIVITAS OPERASI 82.518 - 82.518 BY OPERATING ACTIVITIES
KENAIKAN/(PENURUNAN) INCREASE/(DECREASE)
KAS DI BANK 82.518 - 82.518 CASH IN BANKS
KAS DI BANK PADA CASH IN BANKS
AWAL PERIODE 172.397 - 172.397 AT BEGINNING OF PERIOD
KAS DI BANK PADA CASH IN BANKS
AKHIR PERIODE 254.915 - 254.915 AT END OF PERIOD
24
Page 613
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Page 614
Lembar Umpan Balik Laporan Tahunan 2025
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk membaca Laporan Tahunan 2025 ini. Sebagai bagian dari upaya untuk menyempurnakan isi pelaporan tahun
berikutnya, kami mengharapkan kiranya Anda berkenan memberikan masukan dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.
PERTANYAAN
1. Menurut Anda, Laporan Tahunan ini telah memberikan informasi bermanfaat mengenai berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan oleh PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk.
SS S RR TS STS
2. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan mudah dimengerti dan dipahami.
SS S RR TS STS
3. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan sudah cukup lengkap, mencakup semua isu keberlanjutan.
SS S RR TS STS
4. Menurut Anda, materi dalam pelaporan ini termasuk data dan informasi yang disajikan dapat diandalkan untuk
pengambilan keputusan.
SS S RR TS STS
Keterangan:
SS: Sangat Setuju S: Setuju RR: Rata-rata TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju
5. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam pelaporan ini dan dirasakan bermanfaat?
a. ....................................................................................................
b. ....................................................................................................
c. ....................................................................................................
6. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam pelaporan ini dan dirasakan kurang berguna?
a. ....................................................................................................
b. ....................................................................................................
c. ....................................................................................................
7. Menurut Anda, bagaimana dengan tampilan pelaporan ini baik dari isi, desain dan tata letak serta foto-foto yang disertakan?
a. ....................................................................................................
b. ....................................................................................................
c. ....................................................................................................
8. Menurut Anda, informasi apa saja yang dirasakan kurang dan harus dilengkapi dalam Laporan Tahunan mendatang?
a. ....................................................................................................
b. ....................................................................................................
c. ....................................................................................................
PROFIL ANDA
Nama Lengkap :.....................................
Umur dan Jenis Kelamin : . . . . . . . . . . .Thn L / P (coret yang tidak perlu)
Lembaga/Perusahaan :.....................................
Jenis Lembaga/Perusahaan : Pemerintah Industri Media
LSM Masyarakat Lain-lain
Pengembalian formulir dan hal-hal lain terkait Laporan Tahunan 2025 dapat disampaikan kepada:
Corporate Secretary
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower Lantai 36
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710, Indonesia
Telepon : 022-4527117
E-mail : investor@telkom.co.id
Facebook : TelkomIndonesia
Instagram : telkomindonesia
Twitter/X : @telkomindonesia
Website : www.telkom.co.id
612 LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 615
Page 616
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Corporate Secretary The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower Lantai 36 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta 12710, Indonesia E-mail : investor@telkom.co.id Facebook : TelkomIndonesia Instagram : telkomindonesia Twitter/X : @telkomindonesia Website : www.telkom.co.id
Names mentioned 228 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Internal Audit
p.5 ×2
unresolved
org
Koperasi Desa Merah Putih
p.11 ×2
unresolved
org
PT Telkom Infrastruktur
p.11
unresolved
org
Telekomunikasi Indonesia Tbk
· Nama Perusahaan
p.12 ×9
unresolved
org
Milik Negara Kepemilikan
p.12
unresolved
org
Pengaturan BUMN
p.12 ×3
unresolved
person
Akta Notaris Imas Fatimah
p.12
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
PT Telekomunikasi Selular
p.15 ×3
unresolved
org
PT Telkom Data Ekosistem
p.15
unresolved
org
PT Telkom Satelit Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
PT Telekomunikasi Indonesia International
p.16 ×4
unresolved
org
PT Sigma Cipta Caraka
p.16
unresolved
org
PT Multimedia Nusantara
p.17 ×2
unresolved
org
PT Graha Sarana Duta
p.17 ×5
unresolved
org
PT Telkom Akses
p.17
unresolved
org
Layanan
p.19
unresolved
—
Obligasi
p.30
unresolved
org
PT BRI
p.30
unresolved
org
PT Mandiri Berkelanjutan
p.30
unresolved
org
Sekuritas Indonesia Tbk
p.30
unresolved
org
Menteri Koordinator
p.33
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.40 ×2
unresolved
person
TelkomGroup
· Komisaris
p.42
unresolved
org
PT Telkom Audit
p.42
unresolved
org
PT Telkom
p.50 ×3
unresolved
—
Supriadi
· Direktur Keuangan
p.52
unresolved
person
Veranita
· Direktur
p.52 ×2
unresolved
—
Yosephine
· Direktur
p.52
unresolved
—
Arthur Dian Siswarini
· Direktur Utama
p.52 ×12
unresolved
—
Angelo Syailendra Awaluddin
· Wakil Direktur Utama
p.52
unresolved
—
Andy Kelana Yosephine
· Direktur
p.52 ×10
unresolved
—
Budi Syailendra
· Direktur Keuangan
p.52
unresolved
person
IT Digital
· Direktur
p.55 ×2
unresolved
org
PT Persada Sokka Tama. Telkom
p.63
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.64
unresolved
org
International Service
· Direktur
p.66 ×2
unresolved
org
Jasa Pengamanan Indonesia
p.68 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.68 ×3
unresolved
org
Telkom
49. Indonesia
p.69
unresolved
org
Menteri Komunikasi dan Digital
p.70
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Digital Dasar
p.70
unresolved
org
PT Media Pandu Telkom
p.70
unresolved
org
PT Berau Coal
p.70
unresolved
org
PT Aneka Rupa Saat Ini
p.70
unresolved
org
Energy Tbk
p.70
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Kebijakan
p.70
unresolved
org
PT Maybank Sekuritas Riwayat
p.70
unresolved
org
Komunikasi Indonesia
p.70
unresolved
org
PT Maybank Sertifikasi
p.70
unresolved
org
Menteri Negara Koperasi
p.70 ×2
unresolved
org
PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital
p.70
unresolved
org
PT Bank BRI
p.70
unresolved
org
PT Peregrine Sewu Securities
p.70
unresolved
org
PT Nomura Indonesia
p.70
unresolved
org
PT Unilever
p.71
unresolved
org
PT Trimegah Sekuritas Consumer Market Insight
p.71
unresolved
org
Kementerian Desa
p.71
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.71
unresolved
org
Menteri Agraria & Tata Ruang
p.72
unresolved
org
Pendidikan
p.72
unresolved
org
Pertanahan Pelatihan
p.72
unresolved
org
Kementerian Keuangan Nasional
p.72
unresolved
org
Kementerian Agraria
p.72
unresolved
org
Pertanahan
p.72
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.72 ×2
unresolved
org
PT Energi Mega Persada Saat Ini
p.73
unresolved
org
Freedom Corp
p.73
unresolved
org
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
p.73
unresolved
org
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
p.73
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak
p.73
unresolved
org
PT GE Power Solution Indonesia
p.73
unresolved
org
PT Barata Indonesia (Persero)
p.73
unresolved
org
PT Pindad (Persero)
p.73
unresolved
org
PT PAL Indonesia (Persero)
p.73
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal RI Sertifikasi
p.73
unresolved
org
PT Danantara Invesment Dasar Pemberhentian
p.74
unresolved
org
Bank Institute
p.74
unresolved
org
Penasehat Khusus Presiden Bidang & Partners
p.74
unresolved
org
PT Prudential Indonesia Syariah
p.74
unresolved
org
PT Astra Sertifikasi
p.74
unresolved
org
Ikatan International Tbk
p.74
unresolved
org
PT TBS
p.74
unresolved
org
Finance Energi Utama Tbk
p.74
unresolved
org
PT Combiphar
p.74
unresolved
org
PT Indofood
p.74
unresolved
org
Finance Tbk
p.74
unresolved
org
PT Nusantara Green Energy
p.74
unresolved
org
PT Oligo Infrastruktur
p.74
unresolved
org
Menteri Riset
p.74
unresolved
org
Consultants Association
p.74
unresolved
org
Menteri Perencanaan Pembangunan
p.74
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.74
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia Sertifikasi
p.74
unresolved
org
PT Solusi Bangun Sertifikasi
p.75
unresolved
—
GAICD
· Director
p.76
unresolved
person
Plt.
· Direktur
p.76
unresolved
org
Regulasi Telekomunikasi Indonesia
p.76
unresolved
org
Kementerian Komunikasi
p.76
unresolved
org
Kementerian Komunikasi United City and Local Government dan Informatika Republik Indonesia
p.76
unresolved
—
CDC
· Director
p.76
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik
p.77 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Kementerian Keuangan Republik Milik Negara
p.77
unresolved
org
PT INALUM
p.77
unresolved
org
Menteri Keuangan Bidang Kebijakan dan Regulasi
p.77
unresolved
org
MNC Tbk
p.77 ×4
unresolved
org
PT MNC Infotainment Indonesia
p.77
unresolved
org
PT IDX Channel
p.77
unresolved
org
Kebijakan Fiskal
p.77
unresolved
org
PT Hikmat Makna
p.77 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.77
unresolved
org
PT MCI Sertifikasi
p.77
unresolved
org
MNC Investama Tbk
p.77 ×2
unresolved
org
Mediacom Tbk
p.77
unresolved
org
PT MNC Sky
p.77
unresolved
person
Independensi
· Komisaris Independen
p.78
unresolved
org
PT XL
p.80
unresolved
org
Amerika Serikat Axiata Tbk
p.80
unresolved
org
PT Hypernet
p.80
unresolved
org
Yayasan Kesehatan Karyawan Telkom
p.80
unresolved
org
Indesso Tbk
p.80 ×2
unresolved
org
EQT Group XL Axiata Tbk
p.80
unresolved
org
PT Infrastruktur Telekomunikasi Telkom
p.81
unresolved
org
PT Telekomunikasi Indonesia Internasional Riwayat
p.81
unresolved
org
Kraft Heinz Telkom Indonesia (Persero) Tbk
p.81
unresolved
org
PT MetraNet
p.82
unresolved
org
PT Telekomunikasi Indonesia Sertifikasi
p.82
unresolved
org
PT Patra Telekomunikasi Indonesia Sertifikasi
p.82
unresolved
org
Yayasan Kesehatan
p.83
unresolved
org
PT American Express Indonesia Sertifikasi
p.84
unresolved
org
PT Infomedia Selular
p.85
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.85
unresolved
org
PT Telekomunikasi Indonesia International Sertifikasi
p.85
unresolved
org
PT PINS Indonesia Dasar
p.86
unresolved
org
PT Graha Sarana
p.86
unresolved
org
PT Duta
p.86
unresolved
org
PT Telekomunikasi Sertifikasi
p.86
unresolved
org
PT Fintech Karya Nusantara
p.86
unresolved
org
PT Telkomsel Mitra Inovasi
p.86
unresolved
person
Rochmad
· Direktur
p.91
unresolved
org
International Global Limited
p.114
unresolved
org
Young Global Limited
p.114 ×11
unresolved
org
Purwantono
p.114 ×4
unresolved
org
Menteri BUMN No. S-
p.178
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.178 ×4
unresolved
org
Milik Negara. Prinsip GCG Prinsip
p.179
unresolved
person
Organ Pendukung
· Sekretaris Perusahaan
p.185
unresolved
person
Ashoya Ratam SH.
p.188
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.188
unresolved
person
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro Kuorum Kehadiran
· Pimpinan Rapat
p.188 ×6
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Pengganti
p.191 ×3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.191 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.