Skip to content
Back to announcement

Final Report RD XMIG 31 Desember 2025.pdf

Financial statement Text extracted XMIG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 32

Page 1
REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF
INDONESIA

Laporan Keuangan
31 Desember 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut

Dan Laporan Auditor Independen




                                   i
Page 2
                         REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                            LAPORAN KEUANGAN
                                              31 Desember 2025
                              Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut


                                                                         Daftar Isi

                                                                                                                                                      Halaman

Surat pernyataan Manajer Investasi

Surat pernyataan Bank Kustodian

Laporan auditor independen

Laporan posisi keuangan .....................................................................................................................               1

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ........................................................................                                2

Laporan perubahan aset bersih ...........................................................................................................                   3

Laporan arus kas ..................................................................................................................................         4

Catatan atas laporan keuangan ...........................................................................................................               5 - 24
Page 3
                                                                                        MAJORIS
                                                                                         I\     •   .. 1   '


                                                                                     Menara DEA II 3rd floor, Unit 303
                                                                             JI. Mega Kuningan Barat Kav . E4.3No.1-2
                                                                                     Jakarta Selatan 12950, Indonesia
                                                                             T (6221) 5020 0599 I F (6221) 5020 0601


                                    SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
                                                    TENTANG
                                TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                      REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                   PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025



Kami yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama               Gresia Ariastuty Kusyanto

Alamat kantor      Menara DEA II lantai 3, unit 303
                   JI. Mega Kuningan Barat E4.3 no. 1-2,
                   Jakarta Selatan

Nomor telepon      (021) 50200599
Jabatan             Direktur



menyatakan bahwa :
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan keuangan Reksa Dana lndeks
   Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia sesuai tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi
   sebagaimana tercantum dalam Kontrak lnvestasi Kolektif Reksa Dana dan menurut peraturan dan perundangan
   yang berlaku.
2. Laporan Keuangan Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-Grade Elf Indonesia telah disusun dan disajikan sesuai
   dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia .
3. Sesuai dengan tanggung jawab sebagaimana yang disebutkan dalam butir 1 diatas, Manajer lnvestasi
   menegaskan bahwa:
        a. Seluruh informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia
             telah dimuat secara lengkap dan benar;
        b. Laporan keuangan Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia tidak mengandung
             informasi atau fakta material yang tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
4. Manajer lnvestasi bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-
   Grade ETF Indonesia sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana
   tercantum dalam Kontrak lnvestasi Kolektif Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
   berlaku .

                               Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya .


                                  j            Jakarta, 13 Februari 2026
                                      Atas nama dan mewakili Manajer lnvestasi
                                            PT Majoris Asset Management




                                               Gresia Ariastuty Kusyanto
                                                       Direktur
Page 4
             BCA
                                          SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN
                           TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER2025
                              DAN UNTUK TAHUN YANG B.ERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                              REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA


       Kami yang bertanda tangan di bawah ini :

       Nama                                       Leo Sanjaya
       Alamat Kantor                              PT. Bank Central Asia, Tbk Komplek Perkantoran Landmark Pluit Blok A No.8 Lantai
                                                  6 Jl. Pluit Selatan Raya No.2. Pcnjaringan. Jakarta Utara 14440
       Nom or Telepon                             02 1-235-88-665 ext.l451450
       Jabatan                                    Vice President


       Nama                                       Hardi Suhardi
       Alamar Kantor                              PT. Bank Central Asia Tbk. Gedung BCA KCU Bintaro Lt. 3 Bintaro Jaya Blok A-5 ,
                                                  No 12 & 15, Sektor 7, Pondok Jaya, Pondok Aren Tangerang Selatan. Banten 15224
       Nornor Telepon                             021-235-88-665 ext. 1451379
       .labatan                                   Assistant Vice President


       Dengan merujuk pada surat edaran Bapepam & LK No: SE-02/BU20 II kepada seluruh Direksi l'vlanajer lnvestasi dan Bank
       Kustodian Produk lnvestasi berbasis KIK tertanggal 30 Maret 20 I I . Sural Otoritas Jasa Keuangan 1\'o. S-469/D.04120 13
       tanggal24 Desember 2013 peri hal Laporan Keuangan Tahunan Produk Jnvestasi berbcntuk Kontrak lnvestasi Kolekti f(KIK) ,
       dan Keputusan Kepala Departemcn Pengawasan Pasar Modal 2A Nomor: KEP-04/PM .21 /20 14 tanggal 7 01-."tober 2014
       tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk Kontrak lnvestasi Kolektif, PT Bank Central Asia Tbk
       ("Bank Kustodian") . dalam kapasitasnya sebagai Bank Kustodian dari Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo !-Grade ETF
       Indonesia ("Reksa Dana") dengan ini menyatakan:

       I. Bank Kustodian Bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana ~;esuai dengan fungsi
          dan kewenangan Bank Kustodian sebagaimana dinyatakan dalam Kontrak lnvestasi Kolektif(se lanjlltnya disebut ·'KIK'')
          serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku ;
          Laporan keuangan Reksa Dana telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
       3. Tanggungjawab Bank Kustodian atas laporan keuangan Reksa Dana ini hanya terbatas pada kewajiban dan tanggung
          jawab Bank Kustodian sebagaimana telah ditentukan dalam KIK;
       4. Berdasarkan pengetahuan terbaik Bank Kustodian, laporan keuangan Reksa Dana ini telah memtlat semua informasi,
          termasuk informasi atau fakta material, yang diketahui oleh Bank Kustodian dalam kapasitasnya sebagai Bank Kustodian
          dari Reksa Dana:
       5. Bank Kustodian memberlakukan prosedur pengendalian intern dalam mengadministrasikan Reksa Dana, sesuai dengan
          kewajiban dan tanggungjawabnya seperti yang ditentukan dalam KfK.

                                                           Jakarta, 13 Februari 2026

                                                  Atas nama dan mewakili Bank Kustodian

                                                          PT Bank Central Asia Tbk




                              Leo Sanjaya                                                             Hardi Suhardi
                             Vice President                                                      Assistant Vice President




i
z
N
    PT BAN K CENTRAL ASIA TBK
    Ko mp lek Pcrka ntoran Landma rk Pluit Blok A No .!; Jl. Plui t Setata n Raya, Jakurta Uturn 14440, Tcl p. (02 1) 2358 8000 / 2556 3000
Page 5
ANWAR & REKAN                                                                                          ~ i>rl<
Registered Public Accountants and Business Advisors                                                      ~      I NIEIHIIOUL
Business License No. KEP665/KM.l/2015


                                                      LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


       Laporan No. 00009/2.1035/AU.1/09/1432-1/1/ll/2026

       Pemegang Unit Penyertaan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian
       Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia

       Opini

       Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia
       ("Reksa Dana"}, yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tc1hun yang bE3rakhir
       pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuritansi material.

       Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal y3ng material posisi
       keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahu n yang
       berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi di Indonesia.

       Basis Opini

       Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
       Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab
       Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana
       berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di lndone:,ia, dan kami telah
       memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang
       telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit karr i.

       Hal Audit Utama

       Hal audit utama adalah hal-hal yang , menurut pertimbangan profesional kam i, merupaka n hal yang paling
       signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-ha! tersebut disampaikan dalam
       konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan , dan dalam merumuskan opini kami atas
       laporan keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.

       Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

       Portofolio Efek

       Klasifikasi dan pengukuran portofolio efek bergantung pada hasil pengujian semata pemb ayaran pokok dan
       bunga ("SPPI") dan model bisnis. Reksa Dana menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan
       bagaimana kelompok portofolio efek dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tert13ntu. Penilaian ini
       mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset
       dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya.
       Reksa Dana mereviu nilai wajar portofolio efek portofolio efek setiap tanggal posisi keua n~1an dengan syarat
       dan kondisi standar dan diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga kuotasi
       pasar, yaitu harga penutupan (closing price) .

       Seperti diuraikan pada Catatan 4 atas laporan keuangan terlampir, pada tangga l 31 Desember 2025,
       portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 4.478.802 .048 atau sebesar 98% dari total aset Reksa
       Dana. Kami menjadikan klasifikasi dan nilai wajar portofolio sebagai hal audit utama kamna nilai portofolio
       efek mewakili 98% total aset Reksa Dana, dan area tersebut mengandung estimasi dan pertimbangan
       akuntasi.




                                                                                     l'ERMATA KU 'I, GA>s; BUILD!. .G 5TH FLOOR
                                                                                                )L KL'-JI 'GA. i\\UUA ' V. ()C
                                                                                                                 JAKARTA 129 0

                                                                                                        PHO'-JE: 021 - 83780750
                                                                                                           FAX : 021 - 83780735
Page 6
ANWAR & REKAN                                                                                                i>rl<
Registered Public Accountants and Business Advisors                                                          INIEINATIONAl
Business License No. KEP665/KM.l/2015


       Hal Audit Utama (lanjutan)

       Portofolio Efek (lanjutan)

       Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama

       • Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana termasuk yang relevan
         dengan nilai wajar portofolio efek dengan Standar Akuntasi Keuangan.
       • Kami menilai risiko inheren salah saji material dengan mempertimbangkan faktor risiko inheren dari
         tingkat nilai wajar yang berbeda.
       • Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yan9 kami terirna dari
         Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga pasar yang dikeluarkan Bursa Efok Indonesia pada
         hari terakhir bursa.
       • Melakukan rekonsiliasi data portofolio efek dengan sistem pengelolaan investasi terpadu ( $-Invest) .

       Tanggung Jawab Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanguung Jawab atas
       Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

       Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
       keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal
       yang dianggap perlu oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian untuk memungkinkan pimyusunan laporan
       keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh ke:curangan maupun
       kesalahan.

       Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertang!~ung jawab untuk
       menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan ,
       sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan m1:mggunakan basis
       akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian merniliki intensi untuk
       melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
       melaksanakannya.

       Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
       keuangan Reksa Dana .

       Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

       Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
       keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan,
       dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat
       keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar
       Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada . Kesalahan penyajian dapat
       disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun
       secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonom1 yang diambil oleh
       pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

       Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
       mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
       • Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
         disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur c1udit yang responsif
         terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi
         opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan olel1 kecurangan lebih
         tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi , pemalsuan,
         penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian internal.
       • Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan aud it untuk mendesain
         prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
         keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
       • Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
         pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian.
Page 7
ANWAR & REKAN                                                                                                       Drl<
Registered Public Accountants and Business Advisors                                                                 INT EINAIIONAL
Business License No. KEP.665/KM.l/2015


       Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

       • Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer lnvestasi dan Bank
         Kustodian, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
         dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
         untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahw.3 terdapat suatu
         ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor karni ke
         pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
         menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pacla bukti audit yang
         diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
         menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
       • Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya,
         dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara
         yang mencapai penyajian wajar.

       Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
       lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap clefisiensi signifikan
       dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

       Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-
       hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh lcarenanya menjadi
       hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami , kecuali peraturan perundang-
       undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang
       terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konse uensi
       merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan
       publik atas komunikasi tersebut.

       KANTOR AKUNTAN PUBLIK
       ANWAR & REKAN




       Soaduon Tampubolon, CPA
       Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1432
                                                                                                            00009

       13 Februari 2026
Page 8
                  REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                        31 Desember 2025
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                             Catatan             2025            2024

ASET
Portofolio efek (biaya perolehan
  Rp 4.555.779.508 untuk tahun 2025 dan
  Rp 10.049.280.894 untuk tahun 2024)
  Efek bersifat ekuitas                                     2,4,16,17         4.478.802.048    8.816.470.117
Kas                                                         2,5,16,17            83.933.221      172.376.007
Piutang bunga                                               2,6,16,17            29.820.516       56.376.810

TOTAL ASET                                                                    4.592.555.785    9.045.222.934

LIABILITAS
Utang lain-lain                                              2,7,16,17            37.927.691     37.905.490
Utang pajak                                                     8a                     5.974        258.056
Beban akrual                                               2,9,15,16,17           15.203.142     14.306.025

TOTAL LIABILITAS                                                                  53.136.807     52.469.571

NILAI ASET BERSIH
Total kenaikan nilai aset bersih                                              4.539.418.978    8.992.753.363
Penghasilan komprehensif lain                                                             -                -

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                                       4.539.418.978    8.992.753.363
JUMLAH UNIT PENYERTAAN
 YANG BEREDAR                                                  10                 20.400.000     42.700.000
NILAI ASET BERSIH PER
 UNIT PENYERTAAN                                                                    222,5205       210,6031




                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       1
Page 9
              REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
               LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                    31 Desember 2025
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                       Catatan             2025                  2024
PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi                                   2,11
  Pendapatan dividen                                                       445.535.331          235.230.605
  Keuntungan (kerugian) investasi yang telah
   direalisasi                                                          (1.136.188.198)         484.057.402
  Keuntungan (kerugian) investasi yang belum
   direalisasi                                                           1.155.833.317        (1.713.639.783)
 Pendapatan Lainnya
  Pendapatan jasa giro                                                       2.239.514            1.642.821

TOTAL PENDAPATAN                                                           467.419.964         (992.708.955)
BEBAN
 Beban Investasi                                          2
  Pengelolaan investasi                                 12,15               (3.581.459)          (3.104.234)
  Kustodian                                              13                (12.893.252)         (11.175.242)
 Beban Lainnya                                            2
  Pajak final                                            8c                    (447.903)           (328.564)
  Lain-lain                                              14               (147.619.015)        (128.365.988)

TOTAL BEBAN                                                               (164.541.629)        (142.974.028)

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                  302.878.335        (1.135.682.983)

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - BERSIH                        2,8b                              -                -

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                                          302.878.335        (1.135.682.983)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                             -                -

TOTAL PENGHASILAN (RUGI)
 KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                               302.878.335        (1.135.682.983)




                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   2
Page 10
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
                            Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                       31 Desember 2025
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                 Transaksi
                                                  dengan                    Total
                                                 Pemegang                 Kenaikan
                                                    Unit                  Nilai Aset          Total Nilai Aset
                                                 Penyertaan                Bersih                  Bersih

Saldo per 1 Januari 2024                             (82.942.899 )        4.820.076.285           4.737.133.386
Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Rugi komprehensif tahun
 berjalan                                                       -        (1.135.682.983 )        (1.135.682.983 )

Transaksi dengan pemegang unit
  penyertaan

 Penjualan unit penyertaan                        16.251.844.230                       -        16.251.844.230

 Pembelian kembali unit penyertaan               (10.860.541.270 )                     -        (10.860.541.270 )
Saldo per 31 Desember 2024                         5.308.360.061          3.684.393.302           8.992.753.363

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Penghasilan komprehensif tahun
 berjalan                                                       -           302.878.335             302.878.335

Transaksi dengan pemegang unit
  penyertaan

 Penjualan unit penyertaan                         7.761.894.800                       -          7.761.894.800

 Pembelian kembali unit penyertaan               (12.518.107.520 )                     -        (12.518.107.520 )
Saldo 31 Desember 2025                               552.147.341          3.987.271.637           4.539.418.978




                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       3
Page 11
              REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                   LAPORAN ARUS KAS
                         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                    31 Desember 2025
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                    2025                    2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penjualan portofolio efek                                           15.635.658.349          11.266.549.255
Pembelian portofolio efek                                          (11.278.506.753 )       (16.599.560.936 )
Kenaikan piutang pendapatan bunga                                       26.556.294             (56.376.810 )
Penerimaan pendapatan dividen                                          445.535.331             235.230.605
Penerimaan pendapatan bunga                                              2.239.514               1.642.821
Pembayaran biaya operasi                                              (163.712.801 )          (157.273.429 )
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Operasi                                                   4.667.769.934          (5.309.788.494 )

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Hasil dari penjualan unit penyertaan                                 7.761.894.800         16.251.844.230
Pembelian kembali unit penyertaan                                  (12.518.107.520 )       (10.860.541.270 )
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Pendanaan                                                (4.756.212.720 )        5.391.302.960

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                                        (88.442.786 )           81.514.466

KAS AWAL TAHUN                                                         172.376.007             90.861.541

KAS AKHIR TAHUN                                                         83.933.221            172.376.007




                          Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                    4
Page 12
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2025
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM
  Pendirian
  Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana
  berbentuk Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8
  tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)
  No. 23/POJK.04/2016 tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif,
  dengan perubahannya sesuai dengan POJK No. 2/POJK.4/2020 tanggal 8 Januari 2020 dan perubahan
  kedua sesuai dengan POJK No. 4/POJK.04/2023, serta POJK No. 48/POJK.04/2015 tanggal
  23 Desember 2015 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan
  Penjaminan dan Reksa Dana Indeks.

  Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) antara PT Majoris Asset Management sebagai Manajer Investasi dan
  PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta Notaris No. 91 tanggal
  23 Mei 2019 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti S.H., M.Kn., di Jakarta.

  Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
  Otoritas Jasa Keuangan No. S-805/PM.21/2019 tanggal 12 Juli 2019 mengenai pernyataan efektif
  Reksa Dana. Penjualan unit penyertaan awal dilakukan pada tanggal 24 Juli 2019
  (“Tanggal Penawaran”).
  Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif
  adalah secara terus menerus sampai dengan jumlah maksimum 30.000.000.000 (tiga puluh miliar) unit
  penyertaan dan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar
  Rupiah). Setiap unit penyertaan Reksa Dana ditawarkan dengan harga sama dengan nilai aset bersih
  awal per unit penyertaan, selanjutnya harga setiap unit penyertaan Reksa Dana berdasarkan harga
  pasar di Bursa Efek Indonesia.

  PT Majoris Asset Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang terdiri
  dari Komite Investasi dan Pengelola Investasi. Komite Investasi mengarahkan dan mengawasi Tim
  Pengelolaan Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari sesuai dengan
  tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari:
  Ketua       : San Verandy Herveranto Kusuma
  Anggota : Azis Armand, Dasrul, Gresia Ariastuty Kusyanto
  Tim Pengelolaan Investasi bertugas pelaksana harian atas kebijakan, strategi, eksekusi investasi yang
  telah diformulasikan bersama dengan komite Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi terdiri dari:
  Ketua       : Rafdi Prima
  Anggota : Zulfa Hendri, Rangga Nakasumi

  Tujuan dan Kebijakan Investasi
  Sesuai dengan Pasal 4 dari Akta Notaris No. 91, tujuan Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade
  ETF Indonesia memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks Pefindo I-Grade dengan
  menggunakan pendekatan investasi pasif.
  Berdasarkan KIK, kebijakan investasi Reksa Dana adalah melakukan investasi dengan komponen
  portofolio investasi sebesar:
  a. Minimum 80% dan maksimum 100% dari nilai aset bersih pada efek bersifat ekuitas yang
     diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia serta terdaftar dalam Indeks Pefindo I-Grade.
  b. Minimum 0% sampai dengan 20% dari nilai aset bersih diinvestasikan pada instrumen pasar
     uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito.

  Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit dipublikasikan hanya pada hari-hari bursa,
  dimana hari terakhir bursa di bulan Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah tanggal
  30 Desember 2025 dan 30 Desember 2024. Laporan keuangan Reksa Dana ini disajikan berdasarkan
  aset bersih Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

                                                 5
Page 13
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   Jangka Waktu

   Sesuai dengan Surat Edaran (“SE”) OJK No.S-97/D.40/2020 dan No.19/SEOJK.04/2021, jangka waktu
   berdirinya Reksa Dana Indeks adalah sejak ditetapkannya pernyataan efektif oleh OJK dan Reksa Dana
   dapat dibubarkan pada persyaratan dan kondisi tertentu, sebagai berikut:
   - Dalam jangka waktu 160 hari bursa Reksa Dana yang pernyataan pendaftarannya telah efektif,
       memiliki dana kelola kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar).
   - Diperintahkan oleh OJK sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
   - Total nilai aktiva bersih Reksa Dana kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar) selama
       160 hari bursa berturut turut.
   - Manager Investasi dan Bank Kustodian telah sepakat untuk membubarkan Reksa Dana.

   Penerbitan Laporan Keuangan
   Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian,
   pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan pada tanggal
   13 Februari 2026.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”)

   Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
   Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
   (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-
   IAI”) dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK (dahulu
   Bapepam & LK).

   Dasar Pengukuran dalam Penyusunan Laporan Keuangan

   Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan PSAK 201, “Penyajian Laporan
   Keuangan” dan POJK No. 33/POJK.04/2020 tentang “Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
   Kolektif” tanggal 2 Juni 2020 dengan Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi Berbentuk
   Kontrak Investasi Kolektif sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No.
   14/SEOJK.04/2020. Dasar pengukuran yang digunakan adalah berdasarkan biaya historis, kecuali
   untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
   akuntansi terkait.

   Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun dengan dasar akrual. Laporan arus kas
   disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokan arus kas atas dasar aktivitas operasi,
   investasi dan pendanaan.

   Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
   Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

   Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan Manajer Investasi dan
   Bank Kustodian untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan
   kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun
   estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan
   pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah
   yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal
   dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam
   Catatan 3 atas laporan keuangan.




                                                   6
Page 14
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Penerapan PSAK yang Direvisi
   Tidak terdapat standar akuntansi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 yang memiliki dampak
   terhadap laporan keuangan Reksa Dana.

   Instrumen Keuangan
   Aset Keuangan

   Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur dengan menggunakan nilai wajar. Dalam hal aset
   keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
   tersebut ditambah biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan aset
   keuangan. Dalam hal nilai wajar aset keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga
   transaksi maka Reksa Dana menerapkan ketentuan sebagaimana disyaratkan oleh SAK terkait.
   a) Klasifikasi Aset Keuangan

       Aset keuangan harus diklasifikasikan ke dalam salah satu kategori sebagai berikut:
       1)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jika kedua kondisi berikut
             terpenuhi:
             (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                  dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
             (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu
                  yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang;
       2)    Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif, jika kedua kondisi
             berikut terpenuhi:
             (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                  mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
             (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                  tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
                  pokok terutang; atau
       3)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yaitu:
              (a) aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali diukur pada biaya
                  perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain;
              (b) saat pengakuan awal, Reksa Dana dapat menetapkan pilihan yang tak terbatalkan atas
                  investasi pada instrumen ekuitas tertentu yang umumnya diukur pada nilai wajar melalui
                  laba rugi sehingga perubahan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif
                  lain; dan

      Tanpa memperhatikan ketentuan pada angka i, angka ii, angka iii di atas, saat pengakuan awal,
      Reksa Dana dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur aset keuangan pada
      nilai wajar melalui laba rugi, jika penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan
      mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (“accounting mismatch”) yang dapat timbul
      dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau
      liabilitas dengan dasar yang berbeda-beda.




                                                  7
Page 15
              REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    31 Desember 2025
                   Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   b) Reklasifikasi Aset Keuangan

      1)   Jika Reksa Dana mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan maka Reksa
           Dana mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terpengaruh.
      2)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan maka Reksa Dana menerapkan reklasifikasi
           secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Reksa Dana tidak menyajikan kembali
           keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang
           diakui sebelumnya.
      3)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
           perolehan diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui laba rugi maka nilai
           wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih
           antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
           laba rugi.
      4)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
           melalui laba rugi menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi maka nilai wajar
           pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.
      5)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
           perolehan diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui penghasilan
           komprehensif lain maka nilai wajar-nya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
           kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai
           wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan
           pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.
      6)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
           melalui penghasilan komprehensif lain menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
           diamortisasi maka aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi.
           Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
           komprehensif lain dihapus dari aset bersih dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset
           keuangan pada tanggal reklasifikasi. Dampaknya pada tanggal reklasifikasi, aset keuangan
           diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan
           diamortisasi. Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak
           memengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku
           bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat
           dari reklasifikasi.
      7)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
           melalui laba rugi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
           lain, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya.
      8)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
           melalui penghasilan komprehensif lain menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui laba
           rugi maka aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
           kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari aset
           bersih ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi.

      Pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler untuk setiap kategori aset keuangan dicatat
      pada tanggal transaksi.




                                                  8
Page 16
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   c) Penghentian Pengakuan Aset Keuangan

       1)   Reksa Dana menghentikan pengakuan aset keuangan hanya apabila:
            (a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
            (b) Reksa Dana mengalihkan aset keuangan dan pengalihan tersebut memenuhi kriteria
                penghentian pengakuan.
      2)    Reksa Dana langsung mengurangi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan ketika tidak
            memiliki ekspektasi wajar untuk memulihkan aset keuangan secara keseluruhan atau secara
            parsial.

   Liabilitas Keuangan

   Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur dengan menggunakan nilai wajar. Dalam hal
   liabilitas keuangan tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
   tersebut dikurangi biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas
   keuangan. Dalam hal nilai wajar liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga
   transaksi maka Reksa Dana menerapkan ketentuan sebagaimana disyaratkan oleh SAK terkait.

   a) Klasifikasi Liabilitas Keuangan

       1)   Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
       2)   Liabilitas keuangan selain diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yaitu:
            (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, termasuk derivatif;
            (b) liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
                syarat penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
                diterapkan, yaitu:
                 - untuk liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak
                      memenuhi syarat penghentian pengakuan, liabilitas diukur atas imbalan yang
                      diterima; dan
                 - untuk liabilitas keuangan yang timbul ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
                      diterapkan, liabilitas diukur dengan cara yang akan membuat jumlah tercatat bersih
                      dari aset alihan dan liabilitas terkait merupakan:
                       i) biaya perolehan diamortisasi atas hak dan kewajiban yang masih dipertahankan
                           Reksa Dana, jika aset alihan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; atau
                       ii) setara dengan nilai wajar dari hak dan kewajiban yang masih dipertahankan
                           Reksa Dana apabila diukur secara tersendiri, jika aset alihan diukur pada nilai
                           wajar;
            (c) kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku
                bunga di bawah pasar, setelah pengakuan awal diukur sebesar jumlah yang lebih tinggi
                antara:
                 - jumlah penyisihan kerugian; dan
                 - jumlah pengukuran awal dikurangi dengan jumlah kumulatif penghasilan yang diakui
                      sesuai SAK;
            (d) imbalan kontinjensi yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis diukur
                pada nilai wajar dan selisihnya diakui dalam laba rugi; dan




                                                    9
Page 17
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

   a) Klasifikasi Liabilitas Keuangan (lanjutan)
      2) Liabilitas keuangan selain diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yaitu: (lanjutan)
         (e) saat pengakuan awal, Reksa Dana dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk
             mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh SAK atau
             jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
             - mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran atau
                   pengakuan (“accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau
                   liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan
                   dasar yang berbeda-beda; atau
             - sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola
                   dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau
                   strategi investasi yang terdokumentasi, informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud
                   atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci
                   Reksa Dana.

   b) Reklasifikasi Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana tidak diperkenankan untuk mereklasifikasi liabilitas keuangan.

   c) Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan

      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
      dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

   Saling Hapus

   1) Reksa Dana melakukan saling hapus aset keuangan dan liabilitas keuangan dan menyajikan nilai
      berisihnya dalam laporan posisi keuangan hanya apabila Reksa Dana:
      a)      memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
              jumlah yang diakui; dan
      b)      memiliki intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar bersih atau untuk
              merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
   2) Reksa Dana mengungkapkan informasi untuk memungkinkan pengguna laporan keuangannya
      untuk mengevaluasi dampak atau potensi dampak dari hak saling hapus yang terkait dengan aset
      keuangan dan liabilitas keuangan Reksa Dana yang diakui.

   Penurunan Nilai

   1) Reksa Dana mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada aset keuangan
      selain investasi pada sukuk, yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan
      yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebagai berikut:
      a)      jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara
              signifikan sejak pengakuan awal, Reksa Dana mengukur penyisihan kerugian untuk
              instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan;
      b)      jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara
              signifikan sejak pengakuan awal, Reksa Dana mengukur penyisihan kerugian untuk
              instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya;
              dan




                                                   10
Page 18
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Penurunan Nilai (lanjutan)

   1) Reksa Dana mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada aset keuangan
      selain investasi pada sukuk, yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan
      yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebagai berikut (lanjutan):

       c)     khusus aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, pada
              tanggal pelaporan Reksa Dana hanya mengakui perubahan kumulatif atas kerugian kredit
              ekspektasian sepanjang umurnya sejak pengakuan awal aset keuangan sebagai penyisihan
              kerugian.

   2) Reksa Dana mengakui jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) dalam
      laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai.

   Penentuan Nilai Wajar

   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
   menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
   diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input
   signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:

   •   penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
   •   teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen
       keuangan lainnya.


   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi

   Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sesuai dengan PSAK 224
   “Pengungkapan Pihak-Pihak yang Berelasi”.

   Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
   persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
   yang tidak berelasi.

   Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 15
   atas laporan keuangan.

   Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A No. Kep-04/PM.21/2014
   tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengolahan Reksa Dana Berbentuk Kontrak
   Investasi Kolektif, PT Majoris Asset Management, selaku Manajer Investasi, adalah pihak berelasi
   Reksa Dana.

   Nilai Aset Bersih Reksa Dana
   Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
   menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada setiap
   akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.


                                                   11
Page 19
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2025
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.

   Portofolio efek diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
   Lihat pembahasan instrumen keuangan di atas untuk perlakuan akuntansi aset keuangan yang diukur
   pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif dan nilai wajar melalui
   laba rugi.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Pendapatan

   Pendapatan investasi merupakan pendapatan yang bersumber dari kegiatan investasi Reksa Dana.
   Pendapatan investasi harus dirinci berdasarkan jenis pendapatannya sebagai berikut:

   a) Pendapatan dividen
      Merupakan pendapatan investasi yang berasal dari efek bersifat ekuitas.
   b) Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi.
   c) Keuntungan (kerugian) investasi yang belum direalisasi.
   d) Pendapatan lain-lain
      Merupakan pendapatan investasi di luar jenis pendapatan diatas.

   Pendapatan diakui atas:

   a) Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang telah direalisasi mencerminkan keuntungan (kerugian)
      yang timbul dari penjualan portofolio efek. Keuntungan (kerugian) tersebut diakui sebesar
      perbedaan antara jumlah tercatat portofolio efek dengan harga jualnya. Jumlah tercatat efek yang
      dijual ditentukan berdasarkan metode rata-rata bergerak (moving average method) untuk efek
      ekuitas dan metode masuk pertama keluar pertama (first-in first-out method) untuk efek utang.
   b) Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang belum direalisasi mencerminkan perubahan nilai wajar
      dari portofolio efek dalam kelompok aset keuangan yang diperdagangkan yang diukur pada FVTPL.
   c) Pendapatan bunga diakui atas dasar proporsi waktu, dengan mengacu pada pokok dan suku bunga
      yang berlaku.
   d) Pendapatan dividen merupakan pendapatan investasi yang berasal dari efek bersifat ekuitas.


   Beban

   Beban yang berhubungan dengan pengelolaan investasi, jasa kustodian, pajak final dan beban lainnya
   diakui secara akrual.

   Perpajakan

   Reksa Dana berbentuk KIK adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan, kongsi atau
   firma. Objek pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
   No. SE18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana, serta
   ketentuan pajak yang berlaku. Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima
   oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali (pelunasan) unit penyertaan dan pembagian laba
   (pembagian uang tunai) yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan bukan
   merupakan objek pajak penghasilan.

   Pajak Final dan Pajak Kini

   Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak final dan non-final yang dicatat masing-masing
   sebagai pajak final dalam beban usaha dan beban pajak penghasilan dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.



                                                         12
Page 20
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2025
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Perpajakan (lanjutan)

   Pajak Final dan Pajak Kini (lanjutan)

   Sesuai dengan peraturan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak
   lagi dilaporkan sebagai laba kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
   dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat dikurangkan. Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang
   berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka
   perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

   Beban pajak penghasilan kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak, yang dihitung berdasarkan tarif
   pajak yang berlaku. Laba kena pajak berasal dari kenaikan aset neto dari aktivitas operasi di luar
   pendapatan dan beban yang telah dikenakan pajak final.

   Sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, Manajer Investasi dan Bank Kustodian,
   sebagaimana tercantum dalam KIK Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
   berlaku, melakukan evaluasi secara periodik atas posisi yang diambil dalam surat pemberitahuan pajak
   apabila terdapat situasi dimana peraturan perpajakan yang berlaku adalah subjek atas interpretasi.
   Reksa Dana membentuk cadangan, jika dianggap perlu berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan
   dibayarkan ke kantor pajak.

   Informasi Segmen

   Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan investasi Reksa Dana. Segmen investasi
   adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek dan
   komponen tersebut memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.
   Reksa Dana memiliki portofolio efek bersifat ekuitas.

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana membutuhkan berbagai penilaian, estimasi, dan asumsi
   oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian, yang memberikan dampak terhadap jumlah pendapatan,
   beban, aset, liabilitas, dan pengungkapan kontinjen liabilitas yang dilaporkan pada akhir periode
   pelaporan. Tetapi, ketidakpastian mengenai asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi tersebut dapat
   menyebabkan penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset atau liabilitas yang akan
   terdampak di masa depan.

   Pertimbangan

   Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi, Manajer Investasi dan Bank Kustodian membuat
   berbagai pertimbangan, selain dari keterlibatan estimasi yang secara signifikan dapat memengaruhi
   jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

   Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian,
   aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana seperti
   diungkapkan pada Catatan 2 dan 16 atas laporan keuangan.




                                                     13
Page 21
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2025
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Menentukan Penilaian Model Bisnis

   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok
   dan bunga (“SPPI”) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Reksa Dana menentukan model
   bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk
   mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti
   yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang
   memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya. Reksa Dana memantau aset keuangan
   yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain
   yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan
   apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis dimana aset tersebut dimiliki. Pemantauan
   adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Reksa Dana tentang apakah model bisnis yang memiliki aset
   keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan model bisnis
   dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut.

   Menentukan Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan

   Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) diukur sebagai penyisihan yang setara dengan ECL 12-bulan
   (12mECL) untuk aset tahap 1, atau ECL sepanjang umur untuk tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset
   bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
   Dalam menilai apakah risiko kredit suatu aset telah meningkat secara signifikan, Reksa Dana (dalam
   likuidasi) mempertimbangkan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung secara
   kualitatif dan kuantitatif.

   Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian

   Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”), Reksa Dana (dalam likuidasi) menggunakan
   informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk
   pergerakan masa depan dari berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana pendorong ini akan saling
   memengaruhi.

   Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar (default). Hal ini didasarkan
   pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang diharapkan akan diterima
   pemberi pinjaman, dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.

   Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (“default”)
   adalah estimasi kemungkinan gagal bayar (“default”) selama jangka waktu tertentu, yang
   penghitungannya mencakup data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.

   Sumber Estimasi Ketidakpastian

   Asumsi utama terkait masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan
   yang memiliki risiko bagi penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk
   tahun berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Reksa Dana mendasarkan asumsi dan estimasi pada
   acuan yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Situasi saat ini dan asumsi mengenai
   perkembangan di masa depan, dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Reksa
   Dana. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi yang terkait pada saat terjadinya.




                                                   14
Page 22
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         31 Desember 2025
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian (lanjutan)

     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
     kegiatan usaha normal. Reksa Dana mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
     estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Jumlah tercatat dari perpajakan
     diungkapkan pada Catatan 8 atas laporan keuangan.
     Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan
     Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan syarat dan kondisi standar dan
     diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga kuotasi pasar, yaitu harga
     penutupan (closing price).

4.   PORTOFOLIO EFEK
     Efek bersifat ekuitas diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
     melalui laba rugi
                                                                           2025
                                                                                                           Persentase
                                                             Nilai Wajar                                    Terhadap
                                       Total       Harga         per                                          Total
                                      Saham      Perolehan    Lembar            Total          Tingkat     Portofolio
             Nama Emiten             (Lembar)    Rata-rata     Saham         Nilai Wajar       Hierarki        (%)

     Saham
     PT Bank Central Asia Tbk         101.184     9.004,76       8.075        817.060.800      Tingkat 1     18,24
     PT Bank Rakyat Indonesia
       (Persero) Tbk                  217.668     4.171,19       3.660        796.664.880      Tingkat 1     17,79
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    126.684     5.389,31       5.100        646.088.400      Tingkat 1     14,43
     PT Telekomunikasi Indonesia
       Tbk                            145.860     3.099,65       3.480        507.592.800      Tingkat 1     11,33
     PT Dian Swastatika Sentosa
       Tbk                              4.284    90.101,27    101.000         432.684.000      Tingkat 1     9,66
     PT Barito Pacific Tbk             86.904     2.506,84      3.270         284.176.080      Tingkat 1     6,34
     PT Bank Negara Indonesia Tbk      49.980     4.643,33      4.370         218.412.600      Tingkat 1     4,88
     PT Chandra Asri Pacific Tbk       27.132     7.727,85      7.000         189.924.000      Tingkat 1     4,24
     PT Petrosea Tbk                    8.568     5.577,72     10.925          93.605.400      Tingkat 1     2,09
     PT Merdeka Copper Gold Tbk        38.760     2.431,04      2.280          88.372.800      Tingkat 1     1,97
     PT Merdeka Battery Materials
       Tbk                            108.936       602,72         570            62.093.520   Tingkat 1      1,39
     PT Indah Kiat Pulp and Paper
       Tbk                              7.140     7.510,81       8.500            60.690.000   Tingkat 1      1,36
     PT Mediakaloka Hermina Tbk        29.172     1.415,70       1.375            40.111.500   Tingkat 1      0,90
     PT Indosat Tbk                    17.952     2.068,44       2.320            41.648.640   Tingkat 1      0,93
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk     14.484     2.689,33       2.230            32.299.320   Tingkat 1      0,72
     PT Semen Indonesia (Persero)
       Tbk                             11.220     3.181,49       2.640            29.620.800   Tingkat 1      0,66
     PT Medco Energi Internasional
       Tbk                             20.196     1.309,21       1.345            27.163.620   Tingkat 1      0,61
     PT Mayora Indah Tbk               11.628     2.347,52       2.130            24.767.640   Tingkat 1      0,55
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk        6.120     4.057,30       3.410            20.869.200   Tingkat 1      0,47
     PT Bumi Serpong Damai Tbk         19.992       967,89         905            18.092.760   Tingkat 1      0,40
     PT Bank PAN Indonesia Tbk          9.996     1.192,63       1.080            10.795.680   Tingkat 1      0,24
     PT Summarecon Agung Tbk           27.132       451,28         382            10.364.424   Tingkat 1      0,23
     PT Hartadinata Abadi Tbk           4.284       971,01       2.150             9.210.600   Tingkat 1      0,21
     PT Sumber Global Energy Tbk       10.404       459,89         418             4.348.872   Tingkat 1      0,10
     PT PP Persero Tbk                  9.996       402,07         414             4.138.344   Tingkat 1      0,09
     PT Samudera Indonesia Tbk         10.404       293,53         392             4.078.368   Tingkat 1      0,09
     PT J Resourced Asia Pasifik
         Tbk                             7.140      528,68         550          3.927.000      Tingkat 1     0,09
     Total                           1.133.220                              4.478.802.048                   100,00




                                                   15
Page 23
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         31 Desember 2025
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. PORTOFOLIO EFEK (lanjutan)

     Efek bersifat ekuitas diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
     melalui laba rugi (lanjutan)

                                                                         2024
                                                                                                         Persentase
                                                               Nilai                                      Terhadap
                                       Total       Harga     Wajar per                                      Total
                                      Saham      Perolehan    Lembar          Total          Tingkat     Portofolio
             Nama Emiten             (Lembar)    Rata-rata    Saham        Nilai Wajar       Hierarki        (%)

     Saham
     PT Bank Central Asia Tbk         197.274    10.026,38      9.675     1.908.625.950      Tingkat 1     21,65
     PT Bank Rakyat Indonesia
       (Persero) Tbk                  417.606     4.969,45      4.080     1.703.832.480      Tingkat 1     19,33
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    284.809     6.714,84      5.700     1.623.411.300      Tingkat 1     18,41
     PT Telekomunikasi Indonesia
       Tbk                            368.074     3.099,57      2.710       997.480.540      Tingkat 1     11,31
     PT Chandra Asri Pacific Tbk       98.210     7.810,97      7.500       736.575.000      Tingkat 1      8,35
     PT Bank Negara Indonesia Tbk     114.436     5.268,09      4.350       497.796.600      Tingkat 1      5,65
     PT Barito Pacific Tbk            169.519     1.010,76        920       155.957.480      Tingkat 1      1,77
     PT Merdeka Copper Gold Tbk        94.367     2.624,63      1.615       152.402.705      Tingkat 1     1,73
     PT Mediakaloka Hermina Tbk        74.725     1.403,11      1.630       121.801.750      Tingkat 1      1,38
     PT Merdeka Battery Materials
       Tbk                            242.536       583,61        458       111.081.488      Tingkat 1      1,26
     PT Indosat Tbk                    42.273     2.571,19      2.480       104.837.040      Tingkat 1      1,19
     PT Indah Kiat Pulp and Paper
       Tbk                             14.518     8.744,02      6.800           98.722.400   Tingkat 1      1,12
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk     34.160     2.824,30      2.730           93.256.800   Tingkat 1      1,06
     PT Semen Indonesia (Persero)
       Tbk                             25.193     4.603,83      3.290           82.884.970   Tingkat 1      0,94
     PT Mayora Indah Tbk               27.328     2.564,33      2.780           75.971.840   Tingkat 1      0,86
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk       16.653     4.999,99      4.330           72.107.490   Tingkat 1      0,82
     PT Medco Energi Internasional
       Tbk                             47.824     1.382,76      1.100           52.606.400   Tingkat 1      0,60
     PT Bank PAN Indonesia Tbk         26.474     1.492,13      1.860           49.241.640   Tingkat 1      0,56
     PT Bumi Serpong Damai Tbk         51.667     1.091,92        945           48.825.315   Tingkat 1      0,55
     PT Summarecon Agung Tbk           61.915       618,95        490           30.338.350   Tingkat 1      0,34
     PT Dharma Satya
       Nusantara Tbk                    26.474      797,94        950        25.150.300      Tingkat 1      0,29
     PT Bank CIMB Niaga Tbk             14.091    1.879,52      1.730        24.377.430      Tingkat 1      0,28
     PT Bank Jabar Banten Tbk           18.788    1.052,67        910        17.097.080      Tingkat 1      0,19
     PT Global Mediacom Tbk             73.871      228,75        183        13.518.393      Tingkat 1      0,15
     PT Elnusa Tbk                      23.912      456,12        432        10.329.984      Tingkat 1      0,12
     PT Samudera Indonesia Tbk          30.744      336,68        268         8.239.392      Tingkat 1      0,09
     Total                           2.597.441                            8.816.470.117                    100,00



     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh efek bersifat ekuitas diukur pada nilai wajar
     menggunakan hierarki nilai wajar tingkat 1.

5.   KAS
     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini merupakan rekening giro yang ditempatkan pada
     PT Bank Central Asia Tbk masing-masing sebesar Rp 83.933.221 dan Rp 172.376.007.

6.   PIUTANG BUNGA

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini merupakan piutang bunga efek bersifat ekuitas
     masing-masing sebesar Rp 29.820.516 dan Rp 56.376.810.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang bunga pada akhir periode, Reksa Dana
     berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai dan seluruh piutang tersebut dapat
     tertagih, sehingga tidak dilakukan penyisihan penurunan nilai.



                                                   16
Page 24
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2025
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7.   UTANG LAIN-LAIN

                                                                      2025                 2024
     Listing fee                                                         27.075.349         27.075.349
     KSEI fee                                                            10.830.142         10.830.141
     Movement fee                                                            22.200                  -

     Total                                                               37.927.691         37.905.490

8.   PERPAJAKAN
     a. Utang Pajak

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini seluruhnya merupakan utang pajak
        penghasilan Pasal 23 masing-masing sebesar Rp 5.974 dan Rp 258.056.

     b. Beban Pajak Penghasilan
        Rekonsiliasi antara kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi sebelum beban pajak penghasilan
        menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan kenaikan aset bersih dari
        aktivitas operasi kena pajak untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
        2024 adalah sebagai berikut:
                                                                  2025                    2024
        Laba (rugi) sebelum pajak                                  302.878.335           (1.135.682.983)
        Koreksi positif (negatif):
            Beban investasi                                        164.541.629             142.974.028
            Kerugian (keuntungan) bersih investasi
              yang belum direalisasi                            (1.155.833.317)          1.713.639.783
            Kerugian (keuntungan) bersih investasi
              yang telah direalisasi                             1.136.188.198            (484.057.402)
            Pendapatan dividen                                    (445.535.331)           (235.230.605)
            Pendapatan yang telah dikenakan pajak
              penghasilan final:
               Jasa giro                                            (2.239.514)              (1.642.821)

        Taksiran laba kena pajak                                               -                       -

     c. Pajak Final

                                                                  2025                    2024
        Penghasilan yang dikenakan pajak final                       2.239.514               1.642.821
        Pajak final                                                      447.903                 328.564

     d. Perubahan Peraturan Pajak

        Perubahan Tarif Pajak

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang
        Harmonisasi Peraturan Perpajakan ("RUU HPP") menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 yang
        menetapkan, antara lain, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai ("PPN") dari semula 10% menjadi
        11% mulai tanggal 1 April 2022 dan 12% mulai tanggal 1 Januari 2025. Selain itu, membatalkan
        penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari
        semula turun ke 20% menjadi tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.



                                                  17
Page 25
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2025
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8.   PERPAJAKAN (lanjutan)

     d. Perubahan Peraturan Pajak (lanjutan)

        Perubahan Tarif Pajak (lanjutan)

        Pada bulan Desember 2024, Pemerintah Indonesia mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan
        Republik Indonesia No. 131 Tahun 2024 tentang Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Impor
        Barang Kena Pajak, Penyerahan Barang Kena Pajak, Penyerahan Jasa Kena Pajak, Pemanfaatan
        Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean, dan
        Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean yang mengubah
        cara perhitungan pajak pertambahan nilai yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif
        12% dengan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas) dari
        harga jual mulai tanggal 1 Januari 2025.


9.   BEBAN AKRUAL
                                                                 2025                    2024
     Jasa profesional                                               14.152.500              13.875.000
     Jasa kustodian (Catatan 13)                                       825.475                       -
     Jasa pengelolaan investasi (Catatan 12 dan 15)                    225.167                 431.025
     Total                                                          15.203.142              14.306.025


10. UNIT PENYERTAAN YANG BEREDAR
     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini merupakan unit penyertaan yang beredar
     seluruhnya dimiliki investor (pihak ketiga) yaitu masing-masing sebesar 20.400.000 dan 42.700.000
     unit penyertaan.

11. PENDAPATAN

                                                                 2025                    2024
     Pendapatan Investasi:
      Pendapatan dividen                                          445.535.331             235.230.605
      Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang
       telah direalisasi                                        (1.136.188.198 )          484.057.402
      Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang
       belum direalisasi                                        1.155.833.317           (1.713.639.783 )
     Pendapatan Lainnya:
      Jasa giro                                                      2.239.514               1.642.821
     Total                                                        467.419.964             (992.708.955 )


12. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
     Akun ini merupakan beban yang dibayarkan kepada PT Majoris Asset Management, pihak berelasi,
     sebagai Manajer Investasi sebesar maksimum 3% per tahun dari nilai aset bersih berdasarkan 365/366
     hari dan dibayarkan setiap bulan yang dihitung secara harian. Pemberian imbalan tersebut diatur
     berdasarkan KIK antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban jasa pengelolaan investasi yang
     masih terutang per tanggal laporan posisi keuangan dibukukan pada akun “beban akrual”. Beban jasa
     pengelolaan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar
     Rp 3.581.459 dan Rp 3.104.234 (Catatan 15).




                                                      18
Page 26
                  REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2025
                       Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13. BEBAN KUSTODIAN
   Beban kustodian merupakan beban pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas aset
   Reksa Dana kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,20% per
   tahun dari nilai aset bersih berdasarkan 365/366 hari dan dibayarkan setiap bulan yang dihitung secara
   harian. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan KIK antara Manajer Investasi dan Bank
   Kustodian. Beban jasa kustodian yang masih terutang per tanggal laporan posisi keuangan dibukukan
   pada akun “beban akrual”. Beban jasa kustodian yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
   2024 masing-masing sebesar Rp 12.893.252 dan Rp 11.175.242 (Catatan 9).

14. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                    2025                    2024
       Index license expenses                                          55.500.000             55.500.000
       Listing                                                         38.850.000             38.605.483
       Jasa profesional                                                28.471.500             27.805.500
       Broker fee                                                      12.940.392              2.027.414
       Beban lainnya                                                   11.857.123              4.427.591

   \
       Total                                                          147.619.015            128.365.988

15. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

       Berikut ini rincian saldo dan transaksi signifikan antara Reksa Dana dan Manajer Investasi sesuai
       dengan persyaratan yang ditetapkan.

                                                                    2025                    2024
   Beban Akrual (Catatan 9)
       PT Majoris Asset Management                                         225.167               431.025
   Persentase terhadap total liabilitas                                     0,42%                  0,82%

                                                                    2025                    2024
   Beban Pengelolaan Investasi (Catatan 12)
       PT Majoris Asset Management                                      3.581.459              3.104.234

   Persentase terhadap total beban investasi                                2,18%                  2,17%


               Pihak Berelasi                Sifat Hubungan           Sifat Saldo Akun/Transaksi

   PT Majoris Asset Management            Manajer Investasi      Beban akrual dan beban pengelolaan
                                                                             investasi

16. INSTRUMEN KEUANGAN

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang tidak
   disajikan pada nilai wajarnya di laporan posisi keuangan Reksa Dana seperti portofolio efek adalah
   pada kas, utang lain-lain, dan beban akrual adalah sama dengan atau mendekati nilai tercatatnya
   karena transaksi yang terjadi bersifat jangka pendek.

   Nilai wajar portofolio efek yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga
   pasar yang berlaku (Tingkat 1).




                                                   19
Page 27
                      REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                            31 Desember 2025
                           Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar sebagai berikut:

   i)    Tingkat 1
         Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;

   ii)   Tingkat 2
         Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset
         atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) maupun tidak langsung (misalnya derivasi
         harga); dan

   iii) Tingkat 3
        Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
        yang tidak dapat diobservasi).

   Tabel berikut menyajikan aset keuangan Reksa Dana yang diukur pada nilai wajar pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024, yang dikelompokkan ke dalam Tingkat 1 hingga 3 berdasarkan sejauh
   mana nilai wajar diamati:

                                                                       2025
                                   Tingkat 1               Tingkat 2          Tingkat 3          Nilai wajar
   Aset
    Portofolio efek                 4.478.802.048                      -                  -      4.478.802.048



                                                                       2024
                                   Tingkat 1               Tingkat 2          Tingkat 3          Nilai wajar
   Aset
    Portofolio efek                 8.816.470.117                      -                  -      8.816.470.117


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
   Reksa Dana memiliki beberapa eksposur risiko terhadap instrumen keuangan dalam bentuk risiko
   pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko permodalan. Adapun seluruh aktivitas utama Reksa Dana
   dilakukan dalam mata uang Rupiah sehingga tidak menimbulkan risiko nilai tukar. Kebijakan Manajer
   Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalisir
   potensi dan dampak keuangan yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. Dalam kaitannya dengan
   hal ini. Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana tidak memperkenankan adanya transaksi
   derivatif yang bertujuan spekulatif. Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko
   keuangan Reksa Dana:

   Risiko Pasar

   Risiko harga pasar adalah risiko fluktuasi nilai efek sebagai akibat dari perubahan harga pasar.
   Portofolio yang dikelompokkan sebagai instrumen keuangan untuk diperdagangkan adalah saham,
   dimana setiap perubahan harga efek akan memengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain Reksa Dana. Tujuan dari kebijakan manajemen terhadap risiko harga adalah untuk
   mengurangi dan mengendalikan risiko pada besaran yang dapat diterima (acceptable parameters) dan
   sekaligus mencapai tingkat pengembalian investasi secara optimal. Terkait dengan hal tersebut.
   Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana melakukan telaah terhadap kinerja portofolio efek
   secara periodik bersamaan dengan pengujian terhadap relevansi instrumen tersebut terhadap rencana
   strategis jangka panjang.




                                                      20
Page 28
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         31 Desember 2025
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Pasar (lanjutan)

   Perubahan harga portofolio efek ekuitas dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain kondisi
   perekonomian, dimana setiap perubahan akan memengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain. Manajer Investasi dan Bank Kustodian belum melakukan evaluasi terhadap variabel
   tersebut serta dampaknya terhadap laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak yang terkait dalam instrumen keuangan gagal dalam
   memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko ini secara
   umum akan timbul dari simpanan di bank dan piutang bunga. Manajer Investasi Reksa Dana mengelola
   risiko terkait simpanan di bank dengan senantiasa memonitor tingkat kesehatan bank yang
   bersangkutan. Manajer Investasi Reksa Dana juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan
   instrumen keuangan dan melakukan diversifikasi portofolio efek.

   Risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya mencakup kas, portofolio efek dan piutang bunga.
   Eksposur maksimum atas risiko kredit adalah sebesar jumlah tercatat dari aset keuangan dalam laporan
   posisi keuangan. Reksa Dana tidak memiliki jaminan yang diterima terkait dengan risiko ini.

   Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko dimana Reksa Dana akan mengalami kesulitan dalam
   memperoleh dana tunai dalam rangka memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Pengelolaan
   terhadap risiko ini dilakukan antara lain dengan senantiasa menjaga komposisi portofolio sesuai dengan
   Kebijakan Investasi sebagaimana diatur dalam KIK Reksa Dana.

   Selain itu Reksa Dana juga menerapkan manajemen kas yang mencakup proyeksi hingga beberapa
   periode ke depan, menjaga profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan serta senantiasa memantau
   rencana dan realisasi arus kas.

   Ikhtisar selisih likuiditas (liquidation gap) antara aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan arus kas pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan
   adalah sebagai berikut:

                                                                   2025
                                      Kurang dari           1 Bulan -       Lebih dari
                                       1 Bulan              1 Tahun          1 Tahun            Total
   Aset keuangan
   Portofolio efek                     4.478.802.048                    -                -    4.478.802.048
   Kas                                    83.933.221                    -                -       83.933.221
   Piutang bunga                          29.820.516                    -                -       29.820.516

   Sub-total                           4.592.555.785                    -                -    4.592.555.785

   Liabilitas keuangan
   Utang lain-lain                       37.927.691                     -                -       37.927.691
   Beban akrual                          15.203.142                     -                -       15.203.142

   Sub-total                             53.130.833                     -                -       53.130.833

   Selisih likuiditas                 4.539.424.952                     -                -    4.539.424.952




                                                       21
Page 29
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2025
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                 2024
                                    Kurang dari           1 Bulan -        Lebih dari
                                     1 Bulan              1 Tahun           1 Tahun                Total
   Aset keuangan
   Portofolio efek                   8.816.470.117                    -                 -        8.816.470.117
   Kas                                 172.376.007                    -                 -          172.376.007
   Piutang bunga                        56.376.810                    -                 -           56.376.810

   Sub-total                         9.045.222.934                    -                 -        9.045.222.934

   Liabilitas keuangan
   Utang lain-lain                      37.905.490                    -                 -           37.905.490
   Beban akrual                         14.306.025                    -                 -           14.306.025

   Sub-total                            52.211.515                    -                 -           52.211.515

   Selisih likuiditas                8.993.011.419                    -                 -        8.993.011.419


   Manajemen Risiko Permodalan
   Manajer Investasi dan Bank Kustodian memonitor modal atas dasar nilai aset bersih. Jumlah aset bersih
   dapat berubah secara signifikan secara harian, dimana Reksa Dana bergantung kepada pembelian
   kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang unit penyertaan secara
   harian. Tujuan Manajer Investasi dan Bank Kustodian ketika mengelola modal adalah untuk menjaga
   kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka memberikan
   keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal yang kuat untuk
   mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.


18. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
    INDONESIA

   Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh
   regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar
   Akuntansi Indonesia.

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana yang dihitung berdasarkan Surat Keputusan
   Ketua Bapepam No. KEP.99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996 untuk tahuntahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Tidak diaudit):

                                                                   2025                          2024
                                                              (Tidak Diaudit)               (Tidak Diaudit)
   Jumlah hasil investasi                                                 5,66%                     (10,64%)
   Hasil investasi setelah memperhitungkan beban                          5,66%                     (10,64%)
                                                                                                     pemasaran
   Beban investasi                                                        2,43%                        2,08%
   Perputaran portofolio                                                  1:2,31                       1:1,64
   Persentase penghasilan kena pajak                                      0,00%                        0,00%

   Tujuan informasi ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
   Dana. Informasi ini seharusnya tidak diperhitungkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan akan
   sama dengan kinerja masa lalu.




                                                     22
Page 30
                     REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                           31 Desember 2025
                          Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
    INDONESIA (lanjutan)

   Sesuai dengan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-99/PM/1996 “Informasi dalam Ikhtisar Keuangan
   Singkat Reksa Dana”, ikhtisar keuangan singkat di atas dihitung sebagai berikut:

   •    Total hasil investasi adalah perbandingan antara besarnya kenaikan aset bersih per unit penyertaan
        dalam satu tahun dengan nilai aset bersih per unit penyertaan pada awal tahun;

   •    Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran adalah perbandingan antara besarnya
        kenaikan aset bersih per unit penyertaan dalam satu tahun dengan nilai aset bersih per unit
        penyertaan pada awal tahun setelah ditambah beban pemasaran dan dikurangi beban pelunasan
        yang dibayar oleh pemodal;

   •    Beban investasi adalah perbandingan antara beban operasi (beban investasi) dalam satu tahun
        dengan rata-rata nilai aset bersih dalam satu tahun;

   •    Perputaran portofolio adalah perbandingan nilai pembelian atau penjualan portofolio dalam satu
        tahun mana yang lebih rendah dengan rata-rata nilai aset bersih dalam satu tahun; dan

   •    Persentase penghasilan kena pajak dihitung dengan membagi penghasilan selama satu tahun yang
        mungkin dikenakan pajak pada pemegang unit penyertaan dengan pendapatan operasi bersih
        (kenaikan aset bersih dari kegiatan operasi).


19. INFORMASI SEGMEN

                                                                                    2025
                                                   Efek Bersifat ekuitas       Tidak Dialokasikan      Total

   Laporan Posisi
     Keuangan
   Aset                                                      4.508.622.564              83.933.221      4.592.555.785

   Liabilitas                                                              -            53.136.807         53.136.807
   Laporan Laba Rugi dan
     Penghasilan Komprehensif Lain
   Pendapatan                                                 465.180.450                2.239.514       467.419.964
   Beban                                                                -             (164.541.629 )    (164.541.629 )
   Penghasilan sebelum pajak                                  465.180.450             (162.302.115 )     302.878.335
   Beban pajak penghasilan - bersih                                                                                 -
   Penghasilan komprehensif lain - setelah pajak                                                                    -
   Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                                               302.878.335


                                                                                    2024
                                                   Efek Bersifat ekuitas       Tidak Dialokasikan      Total

   Laporan Posisi
     Keuangan
   Aset                                                      8.872.846.927             172.376.007      9.045.222.934

   Liabilitas                                                              -            52.469.571         52.469.571
   Laporan Laba Rugi dan
     Penghasilan Komprehensif Lain
   Pendapatan                                                 (994.351.776)              1.642.821      (992.708.955)
   Beban                                                                 -            (142.974.028 )    (142.974.028 )
   Rugi sebelum pajak                                         (994.351.776)           (141.331.207 )   (1.135.682.983)
   Beban pajak penghasilan - bersih                                                                                 -
   Rugi komprehensif lain - setelah pajak                                                                           -
   Rugi Komprehensif Tahun Berjalan                                                                    (1.135.682.983)




                                                        23
Page 31
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     31 Desember 2025
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk tahun tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   1) 1 Januari 2026

      • Penyesuaian Tahunan 2024 terhadap PSAK 107: Instrumen Keuangan - Pengungkapan, PSAK
        109: Instrumen Keuangan, PSAK 110: Laporan Keuangan Konsolidasian dan PSAK 207:
        Laporan Arus Kas
      • Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107: Instrumen Keuangan -
        Pengungkapan: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan
      • Amendemen PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107: Instrumen Keuangan:
        Pengungkapan - Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam
      • PSAK 338 (Revisi 2025): Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

   2) 1 Januari 2027

      • PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
      • PSAK 119: Entitas Anak tanpa Akuntabilitas Publik
      • PSAK 413: Penurunan Nilai

   Reksa Dana masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
   baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
   laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                 24
Page 32

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.29 MB
Published24 Feb 2026
Pages32
Characters105,490
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk. p.4 ×25
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Dian Swastatika Sentosa Tbk p.22 ×2
linked org Merdeka Battery Materials Tbk p.22 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.22 ×5
linked org Mayora Indah Tbk p.22 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.22 ×5
linked org Bank PAN Indonesia Tbk p.22 ×4
linked org Summarecon Agung Tbk p.22 ×5
linked org Hartadinata Abadi Tbk p.22 ×2
linked org Sumber Global Energy Tbk p.22 ×2
linked org Samudera Indonesia Tbk p.22 ×5
linked org Dharma Satya Nusantara Tbk p.23 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.23 ×2
linked org Global Mediacom Tbk p.23 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Barito Pacific Tbk p.22 ×5
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.22 ×4
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.22 ×5
possible org Petrosea Tbk p.22 ×2
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.22 ×5
possible org Indosat Tbk p.22 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org PP Persero Tbk p.22 ×2
possible org Elnusa Tbk p.23 ×2
unresolved org PT Majoris Asset Management Gresia Ariastuty Kusyanto p.3
unresolved — Nom or p.4
unresolved — Alamar Kantor p.4
unresolved — Nornor p.4
unresolved — .labatan p.4
unresolved org Bapepam p.4 ×8
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak p.4
unresolved org Bank Kustodian Bertanggungjawab p.4
unresolved — Leo Sanjaya p.4
unresolved — Vice p.4
unresolved org BAN K CENTRAL ASIA TBK p.4 ×2
unresolved org ANWAR & REKAN p.5 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana p.5 ×4
unresolved org KANTOR AKUNTAN PUBLIK ANWAR & REKAN p.7
unresolved org REKAN Soaduon Tampubolon p.7
unresolved org Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia p.12 ×2
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.12 ×2
unresolved org Reksa Dana Terproteksi p.12
unresolved org Reksa Dana Indeks. Kontrak Investasi Kolektif p.12
unresolved person Leolin Jayayanti S.H. p.12
unresolved person Azis Armand · Anggota p.12
unresolved person Zulfa Hendri · Anggota p.12
unresolved org Reksa Dana Indeks p.13
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.18
unresolved org Reksa Dana Nilai p.18
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE p.19
unresolved org Telekomunikasi Indonesia Tbk p.22 ×4
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.22 ×2
unresolved org Paper Tbk p.22 ×2
unresolved org Mediakaloka Hermina Tbk p.22 ×4
unresolved org J Resourced Asia Pasifik Tbk p.22 ×2
unresolved org Bank Jabar Banten Tbk p.23 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.25

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-Tahunan-XMIG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result