Skip to content
Back to announcement

20251223_MBSS_Informasi Transaksi Afiliasi_32015117_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review MBSS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 97

Page 1
d




      LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
      TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
    PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK
                    KEPADA
        PT ANAGA GROUP INDONESIA
       (PIHAK BERELASI YANG MEMILIKI
     ENTITAS PENGENDALI YANG SAMA)

    No. 00042/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025
            Tanggal : 23 Desember 2025




                                                1
Page 2
  LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
  TRANSAKSI PEMBERIAN PINJAMAN
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK
                KEPADA
    PT ANAGA GROUP INDONESIA
   (PIHAK BERELASI YANG MEMILIKI
 ENTITAS PENGENDALI YANG SAMA)

No. 00042/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025
        Tanggal : 23 Desember 2025
Page 3
No. 00042/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025                       Bekasi, 23 Desember 2025

Kepada:
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine
Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230


Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman dari PT Mitrabahtera
          Segara Sejati Tbk kepada PT Anaga Group Indonesia selaku Pihak Berelasi yang
          memiliki Entitas Pengendali yang Sama


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2 023.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0053/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16 September
2025, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Pemberian Pinjaman dari PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (atau selanjutnya disebut ‘’MBSS’’)
kepada PT Anaga Group Indonesia (atau selanjutnya disebut ‘’AGI’’) selaku pihak berelasi yang
memiliki Entitas Pengendali yang sama.


Latar Belakang
MBSS berencana memberikan pinjaman kepada AGI yang merupakan pihak berelasi yang
memiliki Entitas Pengendali yang sama. Berdasarkan perjanjian pinjaman, jumlah pemberian
pinjaman yang akan diberikan MBSS kepada AGI adalah sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga
Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah).

MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret 1996. Akta
tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusan
No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996. Anggaran Dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni
2024, dibuat di hadapan Engawati Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan
Dewan Komisaris dan Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni
2024.




                                                                                            i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           PT Galley Adhika Arnawama (atau selanjutnya disebut ‘’GAA’’) merupakan entitas induk dan
           pengendali MBSS. Di sisi lain, PT Merlot Grup Indonesia (atau selanjutnya disebut ‘’MGI’’)
           merupakan pengendali GAA dan AGI dengan penyertaan kepemilikan masing-masing pada
           GAA sebesar 60,00% dan pada pada AGI sebesar 55,00%.


           Atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS, dan AGI. Dengan
           terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, dan AGI, maka transaksi tersebut memenuhi
           ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan
           No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
           Benturan Kepentingan karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki afiliasi
           dengan MBSS.


           Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas MBSS adalah
           Rp3.547.213.208.966,-.     Menurut    Peraturan    No. 17/POJK.04/2020,     suatu   transaksi
           dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20,00% atau
           lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. MBSS berencana memberikan pinjaman sebesar
           Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan 9,58%
           dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan
           terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
           Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material
           dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena
           nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


           Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
           Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
           No. 00042/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025, tanggal 23 Desember 2025.


           Tanggal Penilaian
           Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 Juni 2025.


           Objek Penilaian
           Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS
           kepada AGI sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah).


           Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
           Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
           Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI.


           Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada Peraturan OJK
           No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman
           Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020,
           Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang
           ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").



                                                                                                       ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           Pendekatan dan Metode


           Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang digunakan adalah
           sebagai berikut:
           1) Besaran dana objek transaksi;
           2) Dampak keuangan dari transaksi;
           3) Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
           4) Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
           5) Identifikasi dan hubungan antara pihak;
           6) Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
           7) Analisis likuiditas;
           8) Analisis manfaat dan risiko;
           9) Analisis kualitatif:
              a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
              b) Analisis industri dan bisnis;
              c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
              d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
              e) Keuntungan dan kerugian;
              f) Analisis dampak leverage;
              g) Analisis dampak likuiditas; dan
              h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh dana hasil
                 transaksi tersebut mengalami kegagalan.
           10) Analisis kuantitatif;
               - Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan perusahaan,
                   termasuk:
                   a) Penilaian kinerja historis;
                   b) Penilaian atas proyeksi keuangan;
                   c) Analisis rasio keuangan;
                   d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                   e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                   f) Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
               - Analisis Yield
               - Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                   a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi,
                       termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan perusahaan;
                   b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                   c) Informasi non keuangan yang relevan.
               - Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur keuntungan dan
                   kerugian dari transaksi, jika diperlukan.
               - Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi antara lain:
                   a) Analisis kelayakan investasi;
                   b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                   c) Analisis atas faktor lain yang relevan.



                                                                                                     iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           11)      Analisis atas jaminan.


           Asumsi dan Kondisi Pembatas
           Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
           adalah:


           •     Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           •     Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
                 Pendapat Kewajaran.
           •     Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
                 informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari informasi yang
                 tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
           •     Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk
                 periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 yang telah disesuaikan yang
                 mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh MBSS dengan kemampuan
                 pencapaiannya (fiduciary duty).
           •     Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                 yang telah disesuaikan.
           •     Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
                 rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
           •     Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
                 dihasilkan.
           •     Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
                 pemberi tugas.


           Kesimpulan

           A. Analisis Transaksi


               1.    Para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:


                     - Pemberi Pinjaman
                        1.   Nama                         :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                        2.   Alamat, No. Telp, Faks,      :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin
                             dan Email                        Nine, Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat,
                                                              10230
                        3.   Kegiatan usaha               :   Angkutan laut dalam negeri untuk barang
                                                              umum, angkutan laut dalam negeri untuk
                                                              barang   khusus   dan   aktivitas   penunjang
                                                              pertambangan dan penggalian lainnya
                        4.   Pengurus                     :   Komisaris Utama : Armand Setiawan Tanudjaja
                                                              Komisaris : Wisma Bharuna Andre
                                                              Komisaris Independen : Kevin Evan Suandar
                                                              Direktur Utama : Zhang Hao


                                                                                                          iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                             Direktur : Susan Faustine
                      5.   Pengawasan                    :   -
                      6.   Susunan Pemegang Saham        :   GAA 82,5%, Masyarakat 17,5%


                      MBSS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine, Jl. MH.
                      Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230.


                   - Penerima Pinjaman
                      1.   Nama                          :   PT Anaga Group Indonesia
                      2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan   :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin
                           Email                             Nine, Jl. MH. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat,
                                                             10230
                      3.   Kegiatan usaha                :   Jasa dan real estat
                      4.   Pengurus                      :   Komisaris : Hermawan Tanudjaja
                                                             Direktur : Widy
                      5.   Pengawasan                    :   -
                      6.   Susunan Pemegang Saham        :   PT Merlot Group Indonesia dan PT Graman
                                                             Infiniti Arta
                      AGI sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                      beralamat kantor di Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine, Jl. MH.
                      Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


              2.   Hubungan Pihak-pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham karena penerima pinjaman
                   merupakan pihak berelasi yang memiliki Entitas Pengendali yang sama dengan MBSS.
                   Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, maka transaksi tersebut
                   memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan
                   dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi
                   Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan karena transaksi dilakukan oleh Pihak-
                   Pihak yang memiliki afiliasi dengan MBSS.


              3.   Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas MBSS
                   adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu
                   transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan
                   20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MBSS kepada AGI
                   sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah), nilai ini setara
                   dengan 9,58% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak



                                                                                                        v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal
                   20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya
                   disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari
                   ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


              4.   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
                   Pemberian Pinjaman dari MBSS ke AGI


                   Pemberi Pinjaman          :   MBSS
                   Penerima Pinjaman         :   AGI
                   Tujuan                    :   Operasional AGI
                   Nilai                     :   Rp340.000.000.000,-
                   Tenor                     :   5 (lima) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman
                   Bunga                     :   MGSS akan mengenakan bunga atas pinjaman dengan
                                                 tingkat bunga mengambang sebesar 8,50% per tahun,
                                                 yang dihitung dengan mengacu pada tingkat suku
                                                 bunga acuan MGSS dan dapat disesuaikan dari waktu
                                                 ke    waktu.   Seluruh   bunga    yang    timbul   wajib
                                                 dibayarkan     oleh   GAA   kepada    MGSS     selambat-
                                                 lambatnya pada saat pelunasan Pinjaman (tanggal
                                                 jatuh tempo pembayaran bunga).
                   Jaminan                   :   Tanpa Jaminan.
                   Pencairan                 :   Setelah   penandatanganan        perjanjian,   penerima
                                                 pinjaman dapat meminta pencairan utang dengan
                                                 jumlah dan tanggal yang disepakati bersama oleh
                                                 Pemberi dan Penerima Pinjaman.
                   Pelunasan                 :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                 bunga selambat-lambatnya berjalan dalam kurun
                                                 waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal             pencairan
                                                 pinjaman.


          B. Analisis Kualitatif


              1.   Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret 1996.
                   Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat
                   keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996. Anggaran
                   dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
                   Akta Notaris No. 22, tanggal 19 Juni 2025, dibuat dihadapan Engawati Gazali, S.H.,
                   Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Akta




                                                                                                            vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                   (“Menkumham”) No. AHU-AH.01.09-0301166 Tahun 2025, tanggal 20 Juni 2025.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 Juni 2025, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham, tercatat di
                   BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


              2.   Analisis Industri dan Lingkungan


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang terletak
                   di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan barang dan
                   penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar negeri. Pelabuhan
                   strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk Bayur, Dhumai,
                   Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung Priok, Tanjung
                   Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan,
                   Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura dan Biak.


                   Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Juni 2025 mencapai 40,8 juta ton
                   atau turun 4,82% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah barang
                   yang diangkut terjadi di Pelabuhan Panjang sebesar 10,93%, Tanjung Priok sebesar
                   9,09%, dan Tanjung Perak sebesar 0,19%. Sebaliknya, peningkatan jumlah barang yang
                   diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar 15,41% dan Makassar sebesar 0,86%.
                   Jumlah barang yang diangkut selama Januari–Juni 2025 mencapai 242,1 juta ton atau
                   naik 22,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Peningkatan
                   jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Makassar sebesar 5,52%.
                   Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan
                   sebesar 23,01%, Panjang sebesar 11,35%, Tanjung Perak sebesar 5,36%, dan Tanjung
                   Priok sebesar 0,15%.


              3.   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2020 hingga 30 Juni



                                                                                                    vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   2025 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021—2022 seiring lonjakan
                   permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2023, dan 2024 akibat penurunan volume
                   pengangkutan dan armada.


              4.   Alasan Dilakukannya Transaksi


                   Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan dana
                   untuk tujuan operasional AGI.


              5.   Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS sebagai
                   imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.


          C. Analisis Kuantitatif


              1.   Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas dan kondisi keuangan


                   a.   Penilaian atas Kinerja Historis
                        Selama periode 2020 hingga 30 Juni 2025, pendapatan MBSS mengalami fluktuasi
                        yang mencerminkan dinamika pasar batubara. Hingga 30 Juni 2025, MBSS
                        mencatat pendapatan sebesar Rp479,27 miliar atau mencapai 57,71% dari
                        pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp830,54 miliar. Pada tahun 2023, MBSS
                        mencatatkan pendapatan sebesar US$63,19 juta. Nilai ini menurun sebesar
                        28,50% atau setara dengan US$25,19 juta dibandingkan perolehan tahun 2022
                        sebesar US$88,37 juta. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya volume
                        pengangkutan dan armada. Sebelumnya, pendapatan pada 2022 meningkat
                        20,39% dari 2021 (US$73,41 juta) seiring lonjakan permintaan batubara.


                        Laba komprehensif MBSS juga menunjukkan variasi signifikan selama periode
                        tersebut. Hingga 30 Juni 2025, MBSS mencatat laba komprehensif sebesar
                        Rp203,62 miliar atau setara dengan US$12,54 juta (Kurs tengah Bank Indonesia
                        tanggal 30 Juni 2025). Pada 2024, laba komprehensif tercatat US$18,39 juta, lebih
                        rendah dibandingkan dengan US$24,71 juta pada tahun 2023, sedikit lebih
                        rendah dari 2022 sebesar US$25,87 juta, yang sebelumnya naik signifikan dari
                        2021 (US$12,30 juta) setelah pulih dari rugi komprehensif US$14,86 juta pada
                        2020.




                                                                                                      viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   b.   Penilaian atas proyeksi keuangan


                        Selama periode proyeksi 2025-2030, jumlah aset MBSS diperkirakan meningkat
                        dari Rp4,26 triliun menjadi Rp7,01 triliun, terutama karena kenaikan kas dan
                        setara kas. Di sisi lain, liabilitas diproyeksikan menurun dari Rp335,43 miliar pada
                        2025 menjadi Rp99,48 miliar pada 2030, didominasi oleh pelunasan utang bank.
                        Ekuitas juga diperkirakan meningkat dari Rp3,93 triliun pada akhir 2025 menjadi
                        Rp6,91 triliun pada akhir 2030.


                        Pendapatan MBSS pada 2025 diperkirakan sebesar Rp958,54 miliar, dan
                        diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp1,54 triliun di tahun 2030. Seiring
                        pertumbuhan tersebut, laba tahun berjalan diproyeksikan meningkat dari
                        Rp383,85 miliar pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp750,05 miliar pada tahun
                        2030.


                   c.   Analisis rasio keuangan


                        Berdasarkan proyeksi keuangan, rata-rata current ratio dan quick ratio di atas
                        100,00%, ini menunjukkan likuiditas perusahaan yang baik, di mana aset lancar
                        mampu melunasi liabilitas lancar. Adapun rasio likuiditas tanpa dilakukannya
                        transaksi lebih besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas MBSS.


                   d.   Analisis atas proforma keuangan


                        Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana
                        transaksi dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current
                        ratio, quick ratio dan Working Capital to Total Assets Ratio pada rasio likuiditas.
                        Hal ini dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak
                        berelasi yang sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas MBSS.


                   e.   Analisis atas pelunasan transaksi


                        Dari hasil analisis kemampuan penerima pinjaman untuk melunasi utang, sesuai
                        dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, AGI diharapkan
                        dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MBSS. Dalam proyeksi
                        keuangan MBSS, diharapkan AGI dapat melunasi pinjamannya pada tahun 2030.


                   f.   Analisis atas cash management dan financial covenant


                        Berdasarkan analisis Cash Management, sumber dana transaksi pemberian
                        pinjaman MBSS kepada AGI sebesar Rp340.000.000.000,-, berasal dari kas setara
                        kas MBSS.




                                                                                                          ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                       Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan
                       transaksi ini.


              2.   Analisis Yield


                   Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                   tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                   Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal ini
                   MBSS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                   dengan MBSS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                   dengan MBSS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.


              3.   Analisis Inkremental


                   Diperkirakan nilai tambah atas aset dan ekuitas masing-masing sebesar Rp17,53
                   miliar pada tahun 2026 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada
                   tahun 2030. Dari sisi laba (rugi) diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan
                   sebesar Rp22,39 miliar pada tahun 2026, dan Rp42,92 miliar pada tahun 2030. Dari
                   sisi arus kas, terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi arus
                   kas akhir pada proyeksi tahun 2030 sebesar Rp134 ,99 miliar.


              4.   Analisis Sensitivitas


                   Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa NPV MBSS dalam kondisi normal adalah
                   Rp1,07 triliun. Jika pendapatan turun 10%, NPV turun menjadi Rp528,01 miliar,
                   sedangkan kenaikan biaya investasi 10% menghasilkan NPV Rp901,55 miliar. Kenaikan
                   struktur biaya 10% menurunkan NPV menjadi Rp658,95 miliar, dan kenaikan discount
                   rate 10% menghasilkan NPV sebesar Rp993,13 miliar. Hasil ini menunjukkan kelayakan
                   MBSS dengan transaksi paling sensitif terhadap penurunan pendapatan.

          D. Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana


               1. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa transaksi pemberian pinjaman dari MBSS
                   kepada AGI tersebut layak dilakukan dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar
                   33,48% yang berarti di atas tingkat discount rate yang sebesar 9,84%, dan Net Present
                   Value (NPV) sebesar Rp1.070.239.000.000,-, sehingga rencana pemberian pinjaman
                   ini dinilai layak untuk dilaksanakan.
               2. Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, AGI
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MBSS. Dalam proyeksi
                   keuangan MBSS, diharapkan AGI dapat melunasi pinjamannya pada tahun 2030.
               3. Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi Pemberian
                   Pinjaman MBSS kepada AGI.




                                                                                                      x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




          E. Analisis Atas Jaminan


              Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
              Pinjaman MBSS kepada AGI.


           Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


           Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek transaksi,
           dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif, analisis kuantitatif, dan
           analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS
           kepada AGI adalah Wajar.


           Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
           material terhadap Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI. Perubahan tersebut termasuk,
           namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
           yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
           serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
           Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
           Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
           mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI ini mungkin berbeda.

           Hormat kami,
           KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




           Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
                                                                          Digitally signed by Endang Sunardi
           Rekan                                                          DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
                                                                          Endang dan Rekan,
           MAPPI                    : No. 09-S-02341                      email=syarifendangdanrekan@gmail.com
           Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
           Klasifikasi Izin         : Penilaian Bisnis
           Register                 : No. RMK-2017.00303
           STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
           STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                  xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI


            Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
            di bawah ini menyatakan bahwa:

            1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                 independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan MBSS, dan pihak-pihak
                 yang terkait dengan transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                 keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                 kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                 pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                 pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                 menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
                 No. 0053/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 16 September 2025;
            2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                 dilakukan dengan benar;
            3.   Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
                 Pendapat kewajaran;
            4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                 tanggal Pendapat Kewajaran;
            5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                 Pendapat Kewajaran;
            6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                 pembatas;
            7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                 berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
            8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                 Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
                 No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                 Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                 oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
            9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                 diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
            10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                 bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                   xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
           penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
           penilaian yang baik.


           No.    Nama                                                    Tugas        Tanda Tangan




            1.    Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Penanggung Jawab      (....................)
                  MAPPI              : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                  Register           : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




            2.    Meilindra Indriani, S.Si.                              Reviewer      (....................)
                  MAPPI              : No. 14-T-05006
                  Register           : No. RMK-2017.01002




            3.    Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev.                         Staf Penilai   (....................)
                  MAPPI              : No. 09-P-02398
                  Register           : No. RMK-2021.03694




            4.    Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                     Tenaga Inspeksi    (....................)
                  MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                         xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                                   DAFTAR ISI

           SURAT PENGANTAR ......................................................................................................... i
           PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................... xii
           DAFTAR ISI .................................................................................................................... xiv
           DAFTAR TABEL .............................................................................................................. xvi
           DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................... xvii
           DEFINISI DAN ISTILAH .................................................................................................. xviii
           1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
           1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 1
           1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
           1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
           1.4       Identifikasi Status Penilai ..................................................................................... 2
           1.5       Identitas Pemberi Tugas ...................................................................................... 2
           1.6       Identitas Pengguna Laporan ................................................................................ 3
           1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 3
           1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 3
           1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 3
           1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 3
           1.11      Benturan Kepentingan Atas Transaksi .................................................................. 4
           1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
           1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 5
           1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 6
           1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 7
           1.16      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ...................................................... 8
           1.17      Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan
                     Peraturan OJK, dan Surat Edaran OJK ................................................................... 8
           1.18      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 8
           2         ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................ 9
           2.1       Besaran Dana Dari Objek Transaksi ..................................................................... 9
           2.2       Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan ................ 9
           2.3       Pertimbangan Bisnis Manajemen ......................................................................... 9
           2.4       Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ............................. 9
           2.5       Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi ........................................................ 9
           2.6       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 11
           2.7       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi ............................ 11
           2.8       Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan ..................... 12
           2.9       Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi ..................................................... 12
           3         ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 13
           3.1       Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ........................................................ 14
           3.2       Analisis Industri dan Bisnis ................................................................................ 15
           3.2.1     Perkembangan Ekonomi Global ......................................................................... 15
           3.2.2     Kondisi Ekonomi Indonesia ................................................................................ 15


                                                                                                                                           xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.2.3   Gambaran Umum Industri .................................................................................. 21
           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 27
           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi ................................................................. 28
           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 28
           3.6     Analisis Dampak Leverage pada Keuangan ........................................................ 28
           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan .................................... 30
           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai Jika Mengalami Kegagalan ..... 30
           4       ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 31
           4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                   Perusahaan ........................................................................................................ 31
           4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 31
           4.1.2   Kinerja Laba (Rugi) ............................................................................................. 36
           4.1.3   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 42
           4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 46
           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ............ 50
           4.1.6   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi .................. 54
           4.1.7   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi .................... 54
           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding .................................. 54
           4.3     Analisis Inkremental .......................................................................................... 56
           4.3.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 56
           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 59
           4.3.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 59
           4.4     Analisis Sensitivitas ........................................................................................... 59
           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA ............................................................................................... 62
           5.1     Analisis Kelayakan ............................................................................................. 62
           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang .................................................................. 62
           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain yang Relevan .......................................................... 62
           6       ANALISIS ATAS JAMINAN .................................................................................... 63
           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 64
           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 65
           9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 66




                                                                                                                                       xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                               DAFTAR TABEL

           Tabel 1 Susunan Pemegang Saham MBSS ........................................................................ 13
           Tabel 2 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS ................................................................ 14
           Tabel 3 Pertumbuhan PDB Dunia ..................................................................................... 15
           Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 16
           Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 16
           Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 17
           Tabel 7 Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap PDB ......................................................... 22
           Tabel 8 Perkembangan Penumpang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025 ................. 23
           Tabel 9 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025 ......................... 24
           Tabel 10 Impor Menurut Provinsi, Juni 2025 ................................................................... 26
           Tabel 11 Proyeksi DAR dan DER ...................................................................................... 28
           Tabel 12 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri Sejenis .. 29
           Tabel 13 Working Capital To Total Assets Ratio .............................................................. 30
           Tabel 14 Proyeksi Working Capital To Total Assets Ratio ................................................ 30
           Tabel 15 Kinerja Posisi Keuangan MBSS .......................................................................... 31
           Tabel 16 Kinerja Laba (Rugi) MBSS .................................................................................. 36
           Tabel 17 Analisis Rasio Keuangan MBSS .......................................................................... 41
           Tabel 18 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .......................... 43
           Tabel 19 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) .................................... 45
           Tabel 20 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ...................................... 46
           Tabel 21 Proyeksi Rasio Keuangan .................................................................................. 47
           Tabel 22 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma per 30 Juni 2025 (Rp.000) .. 50
           Tabel 23 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian ............. 52
           Tabel 24 Analisis Rasio Keuangan Proforma .................................................................... 53
           Tabel 25 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .............................. 54
           Tabel 26 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang (Rp.000) ........ 54
           Tabel 27 Tingkat Bunga Surat Utang Negara ................................................................... 55
           Tabel 28 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka Waktu
                        12 Bulan ........................................................................................................... 55
           Tabel 29 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) .............................................................. 56
           Tabel 30 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ........................................................................ 58
           Tabel 31 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ......................................................................... 58
           Tabel 32 Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 60




                                                                                                                                          xvi
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                          DAFTAR GAMBAR

           Gambar 1 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan III 2024................................... 17
           Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 18
           Gambar 3 Grafik Aliran Modal Asing ............................................................................... 18
           Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 19
           Gambar 5 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju Kecuali AS & Negara Berkembang . 19
           Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 20
           Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 21
           Gambar 8 Nilai Impor Beberapa Provinsi Utama (Juta US$), Juni 2025 ............................. 27
           Gambar 9 Analisis Sensitivitas ......................................................................................... 61




                                                                                                                                 xvii
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                         DEFINISI DAN ISTILAH


            MBSS                    :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk.


            MGI                     :   PT Merlot Grup Indonesia atau pengendali GAA dan AGI.


            GAA                     :   PT Galley Adhika Arnawama selaku entitas induk dan
                                        pengendali MBSS.


            AGI                     :   PT Anaga Group Indonesia perusahaan yang dikendalikan
                                        oleh MGI


            Marine Shipping         :   Bidang usaha yang berkaitan dengan pengiriman barang
                                        melalui kapal laut. Bidang usaha ini juga dikenal sebagai
                                        industri perkapalan atau shipping industry.


            Financial Covenant      :   Persyaratan keuangan yang harus dipenuhi oleh debitur
                                        dalam   kontrak    hutang.   Dalam   perjanjian   pinjaman,
                                        terdapat klausula atau covenant yang membebankan
                                        kewajiban-kewajiban kepada debitur. Tujuannya adalah
                                        untuk melindungi kepentingan pemberi pinjaman. Salah
                                        satu jenis klausula covenant adalah affirmative covenant,
                                        yaitu janji debitur untuk melakukan hal-hal tertentu
                                        selama perjanjian kredit masih berlaku.




                                                                                                xviii
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1       PENDAHULUAN


           1.1     Latar Belakang


                   MBSS berencana memberikan pinjaman kepada AGI yang merupakan pihak berelasi
                   yang memiliki Entitas Pengendali yang sama. Berdasarkan perjanjian pinjaman,
                   jumlah pemberian pinjaman yang akan diberikan MBSS kepada AGI sebesar
                   Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah).


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS dengan penyertaan kepemilikan
                   saham sebesar 82,50% pada MBSS. Di sisi lain, MGI merupakan pengendali GAA dan
                   AGI dengan penyertaan kepemilikan masing-masing pada GAA sebesar 60,00% dan
                   pada pada AGI sebesar 55,00%.


                   Atas informasi ini maka terlihat adanya hubungan afiliasi antara MBSS, dan AGI.
                   Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, dan AGI, maka transaksi
                   tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana
                   didefinisikan    dalam      Peraturan   Otoritas   Jasa   Keuangan    Republik   Indonesia
                   No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                   Transaksi        Benturan       Kepentingan        (selanjutnya      disebut     “Peraturan
                   No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh Pihak-Pihak yang memiliki
                   afiliasi dengan MBSS.


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas
                   MBSS adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020,
                   suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
                   sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   MBSS berencana memberikan pinjaman sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus
                   Empat Puluh Miliar Rupiah), nilai ini setara dengan 9,58% dari total nilai ekuitas
                   MBSS. Dengan demikian, Transaksi tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait
                   transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
                   Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan



                                                                                                            1
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS
                   per 31 Desember 2024.


           1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                   Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi dengan Laporan
                   No. 00042/2.0113-03/BS/06/0340/1/XII/2025, tanggal 23 Desember 2025


           1.3     Tanggal Penilaian


                   Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 30 Juni 2025.


           1.4     Identifikasi Status Penilai


                   KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah
                   memiliki perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik
                   No. 2.12.0113 dan Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh
                   Menteri Keuangan Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
                   Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD)
                   No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


                   Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                   objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                   atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                   dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                   memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


           1.5     Identitas Pemberi Tugas


                   Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan       :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha          :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                             angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                             aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                             lainnya.
                   Alamat                :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                             Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                             Jakarta Pusat, 10230
                   Telepon/Fax.          :   (+62 21) 50603688/-
                   Website               :   https://www.mbss.co.id
                   Email                 :   corporate.secretary@mbss.co.id



                                                                                                         2
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.6     Identitas Pengguna Laporan


                   Pengguna tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                   Nama Perusahaan      :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                   Bidang Usaha         :   Angkutan    laut   dalam    negeri   untuk   barang   umum,
                                            angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dan
                                            aktivitas   penunjang      pertambangan      dan   penggalian
                                            lainnya.
                   Alamat               :   Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine,
                                            Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                            Jakarta Pusat, 10230
                   Telepon/Fax.         :   (+62 21) 50603688/-
                   Website              :   https://www.mbss.co.id
                   Email                :   corporate.secretary@mbss.co.id


           1.7     Objek Penilaian


                   Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Transaksi Pemberian
                   Pinjaman MBSS kepada AGI sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh
                   Miliar Rupiah).


           1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                   Jenis mata uang yang digunakan dalam Rencana Transaksi adalah mata uang rupiah.


           1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                   Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                   atas Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI.


                   Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
                   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020
                   tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                   POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta Standar
                   Penilaian Indonesia 2018 (SPI 2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai
                   Indonesia (MAPPI).


           1.10    Tingkat Kedalaman Investigasi


                   Dalam melakukan pekerjaan pendapat kewajaran, kami telah melakukan:
                   1.   Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.



                                                                                                        3
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   2.   Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                        perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                   3.   Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi terkait
                        rencana transaksi.
                   4.   Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.
                   5.   Meminta tambahan data dan informasi.
                   6.   Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan
                        persepsi terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


           1.11    Benturan Kepentingan Atas Transaksi


                   Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari masing-masing
                   pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Transaksi.


           1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                   Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Transaksi, sebagai Penilai
                   Independen       kami   telah   mempelajari,    mempertimbangkan,    mengacu    atau
                   melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
                   1.   Proyeksi Keuangan untuk tahun 2025 sampai dengan 2030 yang disediakan
                        oleh manajemen MBSS;
                   2.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2020,
                        No. 00100/2.1265/AU.1/05/0565-1/1/III/2021, tanggal 31 Maret 2021 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   3.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2021,
                        No. 00135/2.1265/AU.1/10/0565-2/1/IV/2022, tanggal 4 April 2022 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Muhammad Irfan, dari Kantor Akuntan Publik
                        Imelda & Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   4.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2022,
                        No. 00085/2.0959/AU.1/06/0786-1/1/III/2023, tanggal 29 Maret 2023 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   5.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2023,
                        No. 00094/2.0959/AU.1/06/0786-2/1/III/2024, tanggal 25 Maret 2024 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   6.   Laporan     Keuangan       Konsolidasian   MBSS    per   31   Desember    2024,
                        No. 00116/2.0959/AU.1/06/0786-3/1/III/2025, tanggal 26 Maret 2025 yang
                        telah diaudit oleh Akuntan Publik Tagor Sidik Sigiro, dari Kantor Akuntan Publik
                        Gani Sigiro & Handayani dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                   7.   Laporan Keuangan Unaudited Konsolidasian MBSS Per 30 Juni 2025;
                   8.   Legalitas MBSS;



                                                                                                      4
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   9.   Informasi Keuangan Proforma per 30 Juni 2025;
                   10. Draft Perjanjian Pinjaman MBSS kepada AGI;
                   11. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                        No. 004/MBSS-JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025, dinyatakan
                        bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
                        terdapat benturan kepentingan;
                   12. Surat   Pernyataan    Manajemen     atas   Transaksi   Material   No.    006/MBSS-
                        JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025, dinyatakan bahwa Rencana
                        Transaksi termasuk pada transaksi material.
                   13. Wawancara dan diskusi dengan manajemen MBSS sehubungan dengan
                        penugasan pendapat Kewajaran, diantaranya adalah Bapak Martinus sebagai
                        Accounting Manager MBSS dan Ibu Susan Faustine sebagai Direktur MBSS; dan
                   14. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                        No. No. 008/MBSS-JKT/ACC/XII/2025, tanggal 15 Desember 2025.


                   Prosedur yang Digunakan


                   Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                   dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
                   Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua
                   hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana
                   jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di
                   dalamnya menjadi menyesatkan.


                   Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
                   diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                   dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) MBSS telah diberikan kesempatan untuk
                   meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
                   untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                   di dalamnya (ii) MBSS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                   hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai
                   sehubungan       dengan   pemeriksaan    keakuratan    informasi      atau   keputusan.
                   Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
                   Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
                   yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
                   dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
                   Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Transaksi dalam hal kewajarannya.


           1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                   Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                   oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang dilakukan adalah
                   wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)



                                                                                                        5
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
                   Pasar Modal, dengan ketentuan sebagai berikut:
                   -    Pendapat     Kewajaran    atas   Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib didasarkan pada hasil evaluasi atas objek transaksi.
                   -    Pendapat     Kewajaran    atas   Transaksi   Pinjam-Meminjam   Dana   dan/atau
                        Penjaminan wajib diberikan atas keseluruhan rencana transaksi pinjam-
                        meminjam dana dan/atau penjaminan serta unsur analisis rencana transaksi.


                   Nilai materialitas Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020 tentang
                   Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.


                   Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan Penilai
                   untuk memberikan pendapat kewajaran atas Transaksi, maka ruang lingkup
                   pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Transaksi
                   tersebut.


           1.14    Pendekatan dan Metode


                   Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
                   digunakan adalah sebagai berikut:
                   1)   Besaran dana objek transaksi;
                   2)   Dampak keuangan dari transaksi;
                   3)   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen;
                   4)   Analisis pengaruh transaksi keuangan perusahaan;
                   5)   Identifikasi dan hubungan antara pihak;
                   6)   Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati;
                   7)   Analisis likuiditas;
                   8)   Analisis manfaat dan risiko;
                   9)   Analisis kualitatif:
                        a) Riwayat perusahaan yaitu riwayat transaksi dan sifat kegiatan usaha;
                        b) Analisis industri dan bisnis;
                        c) Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                        d) Analisis alasan dan latar belakang manajemen;
                        e) Keuntungan dan kerugian;
                        f)    Analisis dampak leverage;
                        g) Analisis dampak likuiditas; dan
                        h) Analisis dampak keuangan perusahaan jika proyek yang dibiayai oleh
                              dana hasil transaksi tersebut mengalami kegagalan.
                   10) Analisis kuantitatif;
                        - Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                             perusahaan, termasuk:
                             a) Penilaian kinerja historis;
                             b) Penilaian atas proyeksi keuangan;



                                                                                                    6
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           c) Analisis rasio keuangan;
                           d) Analisis keuangan baik sebelum maupun setelah transaksi;
                           e) Analisis atas kemampuan perusahaan sampai saat jatuh tempo; dan
                           f)   Analisis cash management dan financial covenant dari transaksi.
                       - Analisis Yield;
                       - Melakukan analisis inkremental (incremental analysis):
                           a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                                transaksi,     termasuk   dampaknya        terhadap   proyeksi   keuangan
                                perusahaan;
                           b) Biaya atau pendapatan yang relevan; dan
                           c) Informasi non keuangan yang relevan.
                       - Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                           keuntungan dan kerugian dari transaksi, jika diperlukan;
                       - Analisis kelayakan rencana penggunaan dana dan jaminan atas transaksi
                           antara lain:
                           a) Analisis kelayakan investasi;
                           b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
                           c) Analisis atas faktor lain yang relevan.
                   11) Analisis atas jaminan.


           1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                   Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                   Kewajaran ini adalah:
                   •   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                   •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                       dalam Pendapat Kewajaran.
                   •   Dalam        menyusun    laporan   ini,   penilai   mengandalkan   keakuratan   dan
                       kelengkapan informasi yang disediakan oleh MBSS atau data yang diperoleh dari
                       informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian
                       yang kami anggap relevan.
                   •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                       Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2024 sampai dengan tahun 2029 yang
                       telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang
                       dibuat oleh MBSS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
                   •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                       keuangan yang telah disesuaikan.
                   •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                       bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional MBSS.
                   •   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                       yang dihasilkan.
                   •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                       Kewajaran dari pemberi tugas.



                                                                                                         7
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           1.16    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                   Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                   dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                   persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                   kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                   persetujuan kami secara tertulis.


                   Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                   kami dapat       disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir kepentingan
                   stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

           1.17    Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, Ketentuan Peraturan
                   OJK, dan Surat Edaran OJK


                   Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                   Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                   Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                   serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.


           1.18    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                   diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                   tanggal laporan penilaian.




                                                                                                    8
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           2       ANALISIS TRANSAKSI


           2.1     Besaran Dana Dari Objek Transaksi


                   Besaran dana dari objek transaksi adalah jumlah pemberian pinjaman MBSS kepada
                   AGI sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah).


           2.2     Dampak Keuangan Dari Transaksi Terhadap Kepentingan Perusahaan

                   Sejalan dengan Perjanjian Pinjaman terhadap kepentingan Perusahaan adalah
                   dengan tersedianya dana kegiatan investasi MBSS. Maka dampaknya terjadi pada
                   tahun proyeksi 2025, yang dimana nilai ini dicatatkan sebagai pinjaman pihak
                   berelasi pada liabilitas jangka panjang sebesar Rp450.000.000.000,- yang berasal
                   dari pinjaman MBSS sebesar Rp340.000.000.000,- dan pinjaman dari MGSS sebesar
                   Rp110.000.000.000,-.


           2.3     Pertimbangan Bisnis Manajemen


                   Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan
                   rencana   transaksi   adalah   dapat   memberikan     bunga    yang   kompetitif   jika
                   dibandingkan dengan deposito di bank.


           2.4     Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan

                   Transaksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keuangan perusahaan.
                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current ratio, quick
                   ratio, dan working capital to total assets ratio pada rasio likuiditas. pada current
                   ratio, quick ratio, dan working capital to total assets ratio sesudah rencana transaksi
                   lebih rendah dibandingkan sebelum rencana transaksi atas adanya transaksi
                   terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang sumbernya berasal dari akun kas dan
                   setara kas MBSS.


           2.5     Hubungan Pihak yang Melakukan Transaksi


                   GAA merupakan entitas induk dan pengendali MBSS. Di sisi lain, MGK merupakan
                   pengendali GAA dan AGI dengan penyertaan kepemilikan masing-masing pada GAA
                   sebesar 60,00% dan pada pada AGI sebesar 55,00%.


                   Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:




                                                                                                        9
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Pemberi Pinjaman
                      1.   Nama                            :   PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
                      2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan     :   Gedung Autograph Tower, Kompleks
                           Email                               Thamrin Nine, Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                                               Jakarta Pusat, 10230
                      3.   Kegiatan usaha                  :   Angkutan      laut    dalam    negeri     untuk
                                                               barang umum, angkutan laut dalam
                                                               negeri untuk barang khusus dan aktivitas
                                                               penunjang            pertambangan          dan
                                                               penggalian lainnya
                      4.   Pengurus                        :   Komisaris Utama : Armand Setiawan
                                                               Tanudjaja
                                                               Komisaris : Wisma Bharuna Andre
                                                               Komisaris Independen : Kevin Evan
                                                               Suandar
                                                               Direktur Utama : Zhang Hao
                                                               Direktur : Susan Faustine
                      5.   Pengawasan                      :   -
                      6.   Susunan Pemegang Saham          :   GAA 82,5%, Masyarakat 17,5%


                   MBSS sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                   beralamat kantor di Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine, Jl. MH.
                   Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, 10230.


                   - Penerima Pinjaman
                      1.   Nama                            :   PT Anaga Group Indonesia
                      2.   Alamat, No. Telp, Faks, dan     :   Gedung Autograph Tower, Kompleks
                           Email                               Thamrin Nine, Jl. MH. Thamrin No. 10,
                                                               Jakarta Pusat, 10230
                      3.   Kegiatan usaha                  :   Jasa dan real estat
                      4.   Pengurus                        :   Komisaris : Hermawan Tanudjaja
                                                               Direktur : Widy
                      5.   Pengawasan                      :   -
                      6.   Susunan Pemegang Saham          :   PT   Merlot      Group        Indonesia    dan
                                                               PT Graman Infiniti Arta


                   GAA sebuah Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dan
                   beralamat kantor di Gedung Autograph Tower, Kompleks Thamrin Nine, Jl. MH.
                   Thamrin No. 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


                   Terdapat hubungan afiliasi dari sisi kepemilikan saham karena penerima pinjaman
                   merupakan pihak berelasi yang memiliki Entitas Pengendali yang sama dengan
                   MBSS. Dengan terdapatnya hubungan afiliasi dengan MBSS, maka transaksi tersebut



                                                                                                           10
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan
                   dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi
                   Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan karena transaksi dilakukan oleh Pihak-
                   Pihak yang memiliki afiliasi dengan MBSS.


           2.6     Materialitas Nilai Transaksi


                   Berdasarkan Laporan keuangan Audit MBSS per 31 Desember 2024, total ekuitas
                   MBSS adalah Rp3.547.213.208.966,-. Menurut Peraturan No. 17/POJK.04/2020,
                   suatu transaksi dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi
                   sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.


                   Berdasarkan perjanjian, jumlah pinjaman yang akan diberikan MBSS kepada AGI
                   sebesar Rp340.000.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Miliar Rupiah), nilai ini
                   setara dengan 9,58% dari total nilai ekuitas MBSS. Dengan demikian, Transaksi
                   tersebut tidak memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana
                   didefinisikan    dalam   Peraturan       Otoritas    Jasa   Keuangan     Republik    Indonesia
                   No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan
                   Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020”)
                   karena nilai transaksi di bawah 20,00% dari ekuitas MBSS per 31 Desember 2024.


           2.7     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi


                   Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Transaksi Pemberian
                   Pinjaman berdasarkan keterangan manajemen MBSS:


                   Pemberian Pinjaman dari MBSS ke AGI
                   Pemberi Pinjaman               :   MBSS
                   Penerima Pinjaman              :   AGI
                   Tujuan                         :   Operasional AGI
                   Nilai                          :   Rp340.000.000.000,-
                   Tenor                          :   5 (lima) tahun sejak tanggal pencairan pinjaman
                   Bunga                          :   MGSS akan mengenakan bunga atas pinjaman dengan
                                                      tingkat bunga mengambang sebesar 8,50% per tahun,
                                                      yang dihitung dengan mengacu pada tingkat suku
                                                      bunga acuan MGSS dan dapat disesuaikan dari waktu
                                                      ke    waktu.     Seluruh   bunga     yang    timbul   wajib
                                                      dibayarkan       oleh    GAA   kepada    MGSS     selambat-
                                                      lambatnya pada saat pelunasan Pinjaman (tanggal
                                                      jatuh tempo pembayaran bunga).
                   Jaminan                        :   Tanpa Jaminan.
                   Pencairan                      :   Setelah    penandatanganan          perjanjian,   penerima
                                                      pinjaman dapat meminta pencairan utang dengan



                                                                                                              11
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                  jumlah dan tanggal yang disepakati bersama oleh
                                                  Pemberi dan Penerima Pinjaman.
                   Pelunasan                  :   Pelunasan pembayaran atas utang pokok beserta
                                                  bunga selambat-lambatnya berjalan dalam kurun
                                                  waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal      pencairan
                                                  pinjaman.


           2.8     Transaksi Analisis Likuiditas dari Transaksi yang Akan Dilakukan


                   Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                   jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                   liabilitas jangka pendeknya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, current ratio dan quick ratio sebesar 3548,76% dan 3498,82% sedangkan
                   rata-rata historis sebesar 926,75% dan 882,34%.

                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, current ratio dan quick
                   ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.

           2.9     Risiko dan Manfaat Transaksi atas Transaksi


                   Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
                   disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
                   pada waktu yang telah ditetapkan.


                   Manfaat dari adanya Transaksi adalah MBSS akan mendapatkan manfaat berupa
                   pendapatan bunga dari pinjaman jangka panjang.




                                                                                                 12
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3       ANALISIS KUALITATIF


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 22, tanggal 19 Juni 2025, dibuat dihadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0301166 Tahun 2025 tanggal 20 Juni 2025.


                   Pada tanggal 25 Maret 2011, MBSS telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
                   Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan surat
                   No. S-3102/BL/2011 untuk melakukan penawaran umum atas 175.000.000 saham
                   Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 6 April 2011 saham tersebut telah
                   dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).


                   Pada 30 Juni 2025, seluruh saham MBSS sebanyak 1.750.026.639 saham, tercatat
                   di BEI.


                   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
                   MBSS adalah angkutan laut dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam
                   negeri untuk barang khusus dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian
                   lainnya. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   Susunan Pemegang Saham


                   Susunan Pemegang Saham MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut.


                                           Tabel 1 Susunan Pemegang Saham MBSS
                                                           Lembar       Komposisi       Jumlah
                    No.      Nama Pemegang Saham
                                                            Saham       Kepemilikan     (Rp.000)
                    1     PT Galley Adhika Arnawama     1.443.766.800       82,50%      144.376.680
                    2     Suwantara Gotama                 97.824.900        5,59%          9.782.490
                    3     Masyarakat                      208.434.939       11,91%       20.843.494
                                       Jumlah           1.750.026.639      100,00%      175.002.664
                   Sumber: Laporan Keuangan per 30 Juni 2025


                   Susunan Komisaris dan Direksi


                   Susunan Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan Komite Audit MBSS per 30 Juni 2025
                   adalah sebagai berikut:




                                                                                                   13
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Dewan Komisaris
                   Komisaris Utama                    : Armand Setiawan Tanudjaja
                   Komisaris                          : Wisma Bharuna Andre
                   Komisaris Independen               : Kevin Evan Suandar


                   Dewan Direksi
                   Direktur Utama                     : Zhang Hao
                   Direktur                           : Susan Faustine


                   Kepala Internal Audit              : Reza Adiasa
                   Sekretaris Perusahaan              : Emy Oktavia


           3.1     Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana


                   Pada tanggal 30 Juni 2025, MBSS telah memperoleh fasilitas perjanjian pinjaman
                   jangka panjang sebesar Rp200.000.000.000,- dari PT Bank Central Asia Tbk.
                   Pinjaman ini bertujuan untuk membiayai investasi pembelian kapal Perusahaan.
                   Jangka waktu pinjaman tersebut adalah 5 (lima) tahun dengan suku bunga sebesar
                   8,50% per tahun. Pinjaman tersebut telah penuh dicairkan pada tanggal 4 April
                   2022.


                   Pada tanggal 5 Juli 2022, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian fasilitas
                   perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 2 senilai Rp500.000.000.000,- untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun.


                   Pada tanggal 20 September 2023, MBSS telah melakukan perubahan perjanjian
                   fasilitas perbankan dengan PT Bank Central Asia Tbk, perubahan tersebut adalah
                   penambahan Fasilitas Kredit Investasi 3 senilai Rp360.000.000.000,- untuk jangka
                   waktu 5 (lima) tahun sejak penarikan pertama dengan suku bunga sebesar 7,75%
                   per tahun. Selama tahun 2023, Perusahaan telah menarik sebagian fasilitas kredit
                   yang diberikan oleh bank.


                                        Tabel 2 Rincian Pembayaran Utang Bank MBSS
                                                  Uraian                                   Rp
                    Pihak Ketiga
                      Rupiah
                           PT Bank Central Asia Tbk                                   288.299.584.667
                    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
                           PT Bank Central Asia Tbk                                  (107.256.705.385)
                    Utang Bank Jangka Panjang-Bersih                                  181.042.879.282




                                                                                                    14
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           3.2     Analisis Industri dan Bisnis

           3.2.1   Perkembangan Ekonomi Global


                   Ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat pascapengumuman kenaikan
                   tarif efektif resiprokal Amerika Serikat (AS) ke beberapa negara maju dan
                   berkembang. Pertumbuhan ekonomi di AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun
                   di tengah ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan
                   moneter di negara tersebut. Kinerja ekonomi Tiongkok juga diprakirakan belum
                   kuat, di tengah berbagai strategi diversifikasi ekspor. Sementara itu, kinerja
                   perekonomian India diprakirakan tetap baik didukung permintaan domestik. Bank
                   Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi dunia 2025 masih belum kuat
                   sekitar 3,0%. Tekanan inflasi AS masih menurun sehingga mendorong tetap kuatnya
                   ekspektasi arah penurunan Fed Funds Rate (FFR) ke depan. Sementara itu,
                   pergeseran aliran modal keluar dari AS ke Eropa dan negara berkembang, serta
                   komoditas yang dianggap aman seperti emas, terus berlanjut sejalan dengan
                   meningkatnya risiko ekonomi AS, termasuk risiko fiskal. Perkembangan ini
                   mendorong berlanjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
                   negara maju dan negara berkembang.

                                             Tabel 3 Pertumbuhan PDB Dunia




                   Sumber: Bank Indonesia

           3.2.2   Kondisi Ekonomi Indonesia


                   Pertumbuhan Ekonomi


                   Dari domestik, berbagai respons kebijakan perlu terus diperkuat untuk mendorong
                   pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah prospek perekonomian global yang
                   melemah. Pertumbuhan ekonomi semester II 2025 diprakirakan membaik dan
                   secara keseluruhan tahun 2025 diprakirakan berada dalam kisaran 4,6—5,4%,



                                                                                               15
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   ditopang oleh investasi nonbangunan terkait kegiatan di sektor transportasi. Di
                   samping membaiknya permintaan domestik, perbaikan ini juga didukung oleh tetap
                   positifnya kinerja ekspor sejalan dengan hasil perundingan tarif dengan Pemerintah
                   AS, dari sisi ekspor berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur. Sementara
                   itu, konsumsi rumah tangga masih perlu ditingkatkan, tercermin pada penjualan
                   eceran yang melambat. Secara sektoral, Lapangan Usaha (LU) Pertanian tetap
                   tumbuh ditopang oleh kinerja subsektor LU Perkebunan dan dukungan program
                   Pemerintah, sedangkan kinerja beberapa LU utama lainnya seperti LU Industri
                   Pengolahan serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum belum kuat. Secara
                   spasial, ekonomi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) diprakirakan
                   tumbuh di atas 5%, sedangkan wilayah lainnya belum meningkat.


                      Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                 Sumber: Bank Indonesia


                   Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                 Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                  16
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                             Gambar 1 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan III 2024




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Neraca Pembayaran Indonesia


                   Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal.
                   Neraca perdagangan pada Mei 2025 masih mencatat surplus US$4,3 miliar,
                   meningkat dari surplus April 2025 sebesar US$0,2 miliar. Perkembangan positif
                   pada neraca perdagangan ini didukung oleh ekspor komoditas mesin listrik serta
                   besi dan baja. Kinerja ekspor diprakirakan akan tetap positif sejalan dengan hasil
                   perundingan tarif dengan Pemerintah AS. Sementara itu, aliran masuk modal asing
                   ke instrumen portofolio domestik juga terus berlanjut dipengaruhi tetap baiknya
                   prospek perekonomian Indonesia, tingginya imbal hasil instrumen keuangan
                   Indonesia, dan bergesernya aliran modal ke negara berkembang termasuk
                   Indonesia sejalan dengan meningkatnya risiko ekonomi AS. Aliran masuk modal
                   asing ke SBN pada awal triwulan III 2025 (hingga 14 Juli 2025) mencatat net inflows
                   sebesar US$0,9 miliar, melanjutkan net inflows pada triwulan II 2025 sebesar
                   US$1,6 miliar.


                                         Tabel 6 Neraca Pembayaran Indonesia




                   Sumber: Bank Indonesia *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                                                                                                   17
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                            Gambar 2 Grafik Neraca Perdagangan




                   Sumber: Bank Indonesia


                                            Gambar 3 Grafik Aliran Modal Asing




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Posisi cadangan devisa pada akhir Juni 2025 tetap tinggi sebesar US$152,6 miliar,
                   setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran
                   utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional
                   sekitar 3 bulan impor.




                                                                                                  18
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                            Gambar 4 Grafik Cadangan Devisa




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Nilai Tukar Rupiah


                        Gambar 5 Indeks Rupiah terhadap US$, Negara Maju Kecuali AS & Negara
                                                     Berkembang




                   Sumber: Bank Indonesia


                   Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
                   berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025 (hingga
                   30 Juni 2025) menguat sebesar 0,34% (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir bulan
                   sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli 2025 (hingga 15 Juli
                   2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian
                   global. Secara umum, perkembangan Rupiah relatif stabil bila dibandingkan dengan
                   kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia dan
                   terhadap kelompok mata uang negara maju di luar US$, sehingga tetap mendukung



                                                                                                19
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   daya saing ekspor Indonesia. Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh
                   konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk
                   modal asing, terutama ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh
                   eksportir pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil
                   Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).


                   Inflasi


                   Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan
                   mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87%
                   (yoy) ditopang inflasi inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan
                   inflasi administered prices (AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi
                   2,37% (yoy), dipengaruhi konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam
                   mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya serta permintaan yang
                   lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih tercatat rendah 0,57% (yoy) didukung oleh
                   kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian
                   inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan
                   Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara itu, inflasi kelompok AP
                   tetap terkendali 1,34% (yoy), di tengah kenaikan tarif air minum PAM dan cukai hasil
                   tembakau.


                                      Gambar 6 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                   Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                     20
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                              Gambar 7 Inflasi IHK Provinsi




                   Sumber: Bank Indonesia


           3.2.3   Gambaran Umum Industri


                   Struktur Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menunjukkan bahwa pada periode
                   yang dicatat, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar
                   terhadap    perekonomian    nasional   dengan   kontribusi   18,98%,   diikuti   oleh
                   perdagangan besar dan eceran sebesar 13,07%, serta pertanian, kehutanan, dan
                   perikanan yang memberikan sumbangan 12,61%. Sektor konstruksi juga memegang
                   peranan penting dengan kontribusi 10,09%, mencerminkan tingginya aktivitas
                   pembangunan infrastruktur di Indonesia. Sementara itu, sektor transportasi dan
                   pergudangan memberikan kontribusi 6,13% terhadap PDB. Di dalamnya, subsektor
                   angkutan darat menjadi yang terbesar dengan 2,84%, diikuti oleh angkutan udara
                   (1,41%), serta pergudangan dan jasa penunjang angkutan; pos dan kurir (1,28%).
                   Menarik untuk dicermati, subsektor angkutan laut berkontribusi 0,33% terhadap
                   total PDB Indonesia. Meski persentasenya relatif kecil dibandingkan subsektor
                   transportasi lain, angkutan laut memiliki signifikansi strategis mengingat posisi
                   geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau.


                   Peran angkutan laut tidak hanya terkait dengan pergerakan barang domestik
                   antarwilayah, tetapi juga menunjang perdagangan internasional melalui ekspor dan
                   impor. Dengan kontribusi 0,33% terhadap PDB, subsektor ini mencerminkan
                   pentingnya jalur logistik maritim dalam menjaga konektivitas ekonomi nasional.
                   Terlebih, ketika dikaitkan dengan subsektor terkait seperti pergudangan dan jasa
                   penunjang angkutan, maka peran ekosistem maritim dalam perekonomian
                   Indonesia jauh lebih besar dari angka nominal tersebut.




                                                                                                     21
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Secara keseluruhan, meskipun kontribusi angkutan laut terhadap PDB secara
                   persentase belum sebesar subsektor transportasi lain, keberadaannya merupakan
                   fondasi vital bagi perdagangan, distribusi logistik, serta konektivitas antarwilayah
                   di Indonesia. Dengan pengembangan infrastruktur pelabuhan, modernisasi armada,
                   dan peningkatan efisiensi layanan maritim, kontribusi subsektor angkutan laut
                   berpotensi meningkat signifikan di masa mendatang.


                                      Tabel 7 Kontribusi Lapangan Usaha Terhadap PDB


                                                                                  Distribusi Persentase
                                            Lapangan Usaha
                                                                                       PDB ADHK


                    A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          12,61
                    B Pertambangan dan Penggalian                                                   9,15
                    C Industri Pengolahan                                                          18,98
                    D Pengadaan Listrik dan Gas                                                     1,03

                    E Pengadaan Air; Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur                           0,06
                    Ulang
                    F Konstruksi                                                                   10,09

                    G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda                      13,07
                    Motor
                    H Transportasi dan Pergudangan                                                  6,13
                    1. Angkutan Rel                                                                 0,10
                    2. Angkutan Darat                                                               2,84
                    3. Angkutan Laut                                                                0,33
                    4. Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan                                    0,16
                    5. Angkutan Udara                                                               1,41
                                                                                                    1,28
                    6. Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir
                    I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum                                          2,64
                    J Informasi dan Komunikasi                                                      4,34
                    K Jasa Keuangan dan Asuransi                                                    4,17
                    L. Real Estat                                                                   2,35
                    M,N Jasa Perusahaan                                                             1,92

                    O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                     3,04
                    Wajib
                    P Jasa Pendidikan                                                               2,81
                    Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                                            1,26
                    R,S,T,U Jasa Lainnya                                                            2,05
                    A Nilai Tambah Bruto Atas Harga                                                95,70
                    B Pajak Dikurang Subsidi Atas Produk                                            4,30
                    C Produk Domestik Bruto                                                       100,00
                  Sumber: BPS


                                                                                                          22
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Perkembangan Angkutan Laut


                   Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Juni 2025 tercatat 2,7 juta
                   orang atau naik 9,38% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Peningkatan jumlah
                   penumpang terjadi di Pelabuhan Makassar sebesar 33,33%, Belawan sebesar
                   23,23%, dan Tanjung Priok sebesar 9,22%. Sebaliknya, penurunan jumlah
                   penumpang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 38,25% dan Balikpapan
                   sebesar 3,25%. Selama Januari –Juni 2025, jumlah penumpang angkutan laut dalam
                   negeri mencapai 15,5 juta orang atau naik 20,71% dibandingkan dengan periode
                   yang sama tahun 2024. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan
                   Balikpapan sebesar 49,18%, Tanjung Perak sebesar 23,04%, Belawan sebesar 5,10%,
                   dan Makassar sebesar 0,56%. Sebaliknya, penurunan jumlah penumpang terjadi di
                   Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 2,73%.


                      Tabel 8 Perkembangan Penumpang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025




                   Sumber: BPS


                   Sementara itu, jumlah barang yang diangkut pada Juni 2025 mencapai 40,8 juta ton
                   atau turun 4,82% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah
                   barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Panjang sebesar 10,93%, Tanjung Priok
                   sebesar 9,09%, dan Tanjung Perak sebesar 0,19%. Sebaliknya, peningkatan jumlah
                   barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan sebesar 15,41% dan Makassar
                   sebesar 0,86%. Jumlah barang yang diangkut selama Januari–Juni 2025 mencapai
                   242,1 juta ton atau naik 22,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun
                   2024. Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Makassar
                   sebesar 5,52%. Sebaliknya, penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di
                   Pelabuhan Balikpapan sebesar 23,01%, Panjang sebesar 11,35%, Tanjung Perak
                   sebesar 5,36%, dan Tanjung Priok sebesar 0,15%.




                                                                                                23
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                         Tabel 9 Perkembangan Barang Angkutan Laut Dalam Negeri, Juni 2025




                   Sumber: BPS


                   Kunjungan Kapal Dalam Negeri


                   Berdasarkan data dari BPS per provinsi, pada tahun 2025, statistik kunjungan kapal
                   di beberapa wilayah utama Indonesia menunjukkan pola yang bervariasi,
                   mencerminkan dinamika yang berbeda pada sektor pelayaran domestik, pariwisata
                   bahari, dan aktivitas logistik. Aktivitas pelayaran di Sulawesi Utara sangat hidup,
                   terutama pada Juli 2025. Dari total 983 unit kapal yang tercatat, mayoritas (97,86%)
                   berasal dari pelayaran dalam negeri. Angka ini menggarisbawahi peran penting
                   sektor maritim domestik dalam menopang perekonomian regional dan memenuhi
                   kebutuhan transportasi antar-pulau. Meskipun data ini hanya mencakup satu bulan,
                   dominasi kapal domestik konsisten dengan tren yang terlihat sepanjang tahun, di
                   mana transportasi laut menjadi pilihan utama masyarakat setempat.


                   Aktivitas pelayaran di Maluku pada semester pertama 2025 menunjukkan angka
                   yang solid. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon, sebagai
                   salah satu pintu gerbang utama, mencatat 1.345 kunjungan kapal selama periode
                   Januari hingga Juni 2025. Namun, perlu dicatat bahwa pada Juni 2025 terjadi
                   penurunan kunjungan sebesar 10,86% dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Mei
                   2025. Penurunan ini mungkin bersifat sementara dan dipengaruhi oleh berbagai
                   faktor, seperti perubahan musim atau pola pergerakan pasca periode Lebaran,
                   namun tidak mengurangi signifikansi total kunjungan di sepanjang semester
                   pertama.


                   Labuan Bajo menunjukkan lonjakan yang luar biasa dalam pariwisata bahari,
                   khususnya          pada       segmen      kapal        pesiar   (cruise)     dan yacht.
                   Kunjungan cruise dan yacht pada semester I 2025 secara dramatis melampaui total
                   kunjungan        yang   tercatat   sepanjang   tahun    2024. Peningkatan   drastis   ini
                   menunjukkan semakin populernya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata bahari


                                                                                                         24
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   premium di kancah internasional. Kehadiran puluhan ribu wisatawan yang datang
                   melalui kapal pesiar sepanjang paruh pertama 2025 mengindikasikan keberhasilan
                   promosi dan daya tarik destinasi ini.


                   Kepulauan     Riau    (Kepri) mengalami    peningkatan     signifikan   pada   kunjungan
                   wisatawan mancanegara (wisman) di Juni 2025. Hal ini didukung oleh lalu lintas
                   transportasi laut yang padat, terutama dari negara-negara tetangga. Kenaikan ini
                   memberikan dorongan positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
                   Sebagaimana tren yang juga terlihat di beberapa wilayah lain, sektor transportasi
                   laut menjadi katalisator penting bagi pergerakan wisman.


                   Pelabuhan Strategis di Indonesia dan Total Impor Indonesia


                   Sebagian besar kegiatan Pelabuhan dilakukan di 25 pelabuhan strategis yang
                   terletak di 21 provinsi. Kegiatan Pelabuhan tersebut mencakup kegiatan angkutan
                   barang dan penumpang untuk pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar
                   negeri. Pelabuhan strategis terdiri dari Pelabuhan Lhokseumawe, Belawan, Teluk
                   Bayur, Dhumai, Pekanbaru, Palembang, Panjang, Tanjung Pinang, Batam, Tanjung
                   Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Banten, Benoa, Tenau, Pontianak, Banjarmasin,
                   Balikpapan, Samarinda, Bitung, Makassar, Ambon, Sorong, Jayapura dan Biak.


                   Pada Juni 2025, total impor Indonesia tercatat sebesar 20,42 juta kg dengan nilai
                   mencapai US$19,33 miliar. Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Juni 2025
                   nilai impor Indonesia sudah mencapai US$115,94 miliar dengan volume 114,1 juta
                   kg. Aktivitas impor ini terkonsentrasi pada beberapa pelabuhan utama, baik di Pulau
                   Jawa maupun kawasan timur Indonesia yang menjadi pintu masuk strategis
                   perdagangan.


                   Wilayah dengan kontribusi terbesar antara lain DKI Jakarta, yang membukukan
                   impor senilai US$9,35 miliar atau hampir setengah dari total impor nasional pada
                   bulan     tersebut,   dengan   volume     sekitar   3,44   juta   kg.   Dominasi   Jakarta
                   mencerminkan posisinya sebagai pusat perdagangan dan logistik utama Indonesia.
                   Selain itu, Jawa Timur juga menjadi pintu masuk penting dengan nilai impor
                   US$2,25 miliar dan volume 2,65 juta kg, disusul Jawa Tengah dengan nilai US$1,06
                   miliar.


                   Di luar Pulau Jawa, aktivitas impor cukup menonjol terlihat di Sulawesi Utara yang
                   mencatat volume impor terbesar, yakni 4,59 juta kg, dengan nilai US$1,12 miliar.
                   Sementara itu, Kalimantan Timur berkontribusi US$360,7 juta, dan Maluku Utara
                   menorehkan capaian signifikan dengan nilai impor US$560,7 juta. Dari kawasan
                   Sumatera, Sumatera Utara tercatat mengimpor barang senilai US$476 juta,
                   sementara provinsi lain seperti Riau, Lampung, dan Sumatera Selatan menyumbang
                   nilai ratusan juta dolar.



                                                                                                          25
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa impor Indonesia pada Juni 2025
                   masih sangat terkonsentrasi di pelabuhan-pelabuhan besar Jawa sebagai pusat
                   industri dan perdagangan, dengan dukungan signifikan dari pelabuhan di kawasan
                   timur seperti Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Pola ini memperlihatkan peran
                   sentral pelabuhan strategis dalam menjaga kelancaran arus barang impor ke
                   berbagai wilayah Indonesia.


                                           Tabel 10 Impor Menurut Provinsi, Juni 2025
                                                          Berat Bersih (Kg)                    Nilai CIF (US$)
                                Provinsi
                                                    Juni 2025        Jan-Jun 2025       Juni 2025        Jan-Jun 2025

                    Aceh                             47.425.572        670.144.997      21.170.166         311.278.585

                    Sumatera Utara                  580.206.595      3.364.614.093     476.202.458       2.650.983.630

                    Sumatera Barat                   92.126.574        432.583.912      53.931.052         220.887.284

                    Riau                            442.313.004      2.891.219.871     139.611.936         815.724.427

                    Jambi                             3.650.890          31.600.842       7.298.771          28.400.801

                    Sumatera Selatan                143.850.676      1.011.426.907      83.918.807         514.340.574

                    Lampung                         352.817.993      2.228.852.453     172.182.876       1.146.156.365

                    Kepulauan Bangka Belitung         1.759.970           7.340.162        651.189               4.365.379

                    Kepulauan Riau                  715.905.062      5.862.981.198    1.872.701.617     11.429.383.066

                    DKI Jakarta                   3.438.359.751     20.155.308.694    9.345.208.210     55.889.579.644

                    Jawa Barat                      230.792.678      1.641.392.169     268.997.280       1.883.220.320

                    Jawa Tengah                   1.124.034.239      7.202.016.446    1.058.460.697      6.729.696.659

                    DI Yogyakarta                           181               2.832           2.772                86.414

                    Jawa Timur                    2.654.361.358     17.346.244.471    2.245.619.561     14.227.955.262

                    Banten                        2.511.610.847     14.962.262.579     956.550.618       6.426.242.179

                    Bali                              1.050.412           4.749.374       9.849.658          57.626.605

                    Nusa Tenggara Barat               2.439.132          27.521.614     21.297.069         150.176.161

                    Nusa Tenggara Timur               1.329.627           7.370.541        472.922               4.078.245

                    Kalimantan Barat                 37.134.613        328.456.357      34.155.130         197.900.383

                    Kalimantan Tengah                  460.732           16.235.751       2.390.504          16.967.030

                    Kalimantan Selatan              176.562.790        886.539.565     175.963.601         754.412.641

                    Kalimantan Timur                527.017.745      3.474.677.398     360.706.740       2.394.559.743

                    Kalimantan Utara                 52.511.646        411.925.345     102.680.419         458.982.672

                    Sulawesi Utara                   11.923.853        154.771.162        8.931.361          75.685.198

                    Sulawesi Tengah               4.591.225.096     19.431.938.854    1.119.840.985        557.127.646

                    Sulawesi Selatan                273.438.969        958.079.794     114.968.292         423.513.620

                    Sulawesi Tenggara               239.500.992      1.848.348.813      62.701.190         600.423.541

                    Gorontalo                                   -         1.475.960                 -             705.509

                    Maluku                           38.643.851        251.102.142      24.511.763         169.735.558

                    Maluku Utara                  2.096.125.502      8.230.781.812     560.675.719       2.643.304.869

                    Papua Barat                                 -      168.804.594                  -        13.096.108




                                                                                                                   26
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                       Berat Bersih (Kg)                      Nilai CIF (US$)
                              Provinsi
                                                 Juni 2025        Jan-Jun 2025         Juni 2025        Jan-Jun 2025

                    Papua                                319               18.518            3.338              3.370.867

                    Papua Tengah                  27.547.289          94.783.900       31.293.774         135.190.810

                    TOTAL IMPOR               20.416.127.958   114.105.573.120      19.332.950.475   115.935.157.796

                   Sumber: BPS, data berdasarkan Pelabuhan bongkar


                            Gambar 8 Nilai Impor Beberapa Provinsi Utama (Juta US$), Juni 2025




                   Sumber: BPS

           3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                   MBSS didirikan berdasarkan Akta Notaris Darbi, S.H., No. 107, tanggal 24 Maret
                   1996. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
                   dalam surat keputusan No. C2-10.152.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 November 1996.
                   Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                   berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 10 Juni 2024, dibuat di hadapan Engawati
                   Gazali, S.H., Notaris di Jakarta, terkait perubahan susunan Dewan Komisaris dan
                   Direksi. Akta tersebut telah diterima dan dicatat kepada Kementerian Hukum dan
                   Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.09-0214456 Tahun 2024, tanggal 14 Juni 2024.


                   Kegiatan usaha utama Perseroan yang telah dijalankan saat ini adalah angkutan laut
                   dalam negeri untuk barang umum, angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus
                   dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya. Perusahaan mulai
                   beroperasi secara komersial pada tahun 1994.


                   MBSS merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) berstatus perusahaan terbuka
                   (public company) sejak tahun 2011. Kinerja operasional MBSS dari 2020 hingga 30


                                                                                                                  27
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Juni 2025 menunjukkan tren fluktuatif, meningkat pada 2021—2022 seiring
                   lonjakan permintaan batu bara, tetapi menurun pada 2023, dan 2024 akibat
                   penurunan volume pengangkutan dan armada.


           3.4     Alasan dan Latar Belakang Transaksi


                   -     Alasan MBSS melakukan Transaksi yaitu dalam rangka memberikan dukungan
                         dana untuk tujuan operasional AGI.
                   -     Latar belakang atas transaksi ini yaitu MBSS melihat perkembangan industri
                         marine shipping yang baik untuk mendukung perputaran dan pergerakan
                         ekonomi nasional. Khususnya kebijakan yang berkaitan dengan sektor logistik
                         nasional demi terwujudnya keadilan logistik bagi seluruh rakyat Indonesia.


           3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                   Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah adanya pendapatan bunga MBSS sebagai
                   imbalan pemberian pinjaman.


                   Tidak terdapat kerugian yang bersifat kualitatif atas adanya transaksi.


           3.6     Analisis Dampak Leverage pada Keuangan


                   Analisis dampak leverage pada keuangan MBSS dilakukan dengan menggunakan
                   rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER).
                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, rata-rata DAR MBSS adalah
                   sebesar 11,90%, dengan DAR pada 30 Juni 2025 sebesar 9,41%, yang artinya bahwa
                   utang MBSS dapat dipenuhi oleh aset MBSS. Sementara itu, rata-rata DER adalah
                   sebesar 13,81%dengan DER pada 30 Juni 2025 sebesar 10,39%, yang artinya bahwa
                   utang MBSS dapat dipenuhi oleh ekuitas.


                   Analisis Dampak leverage MBSS di masa yang akan datang terkait dengan Transaksi
                   pemberian pinjaman MBSS kepada AGI dari hasil proyeksi DAR dan DER adalah
                   sebagai berikut:


                                                 Tabel 11 Proyeksi DAR dan DER
                         Keterangan       2025        2026     2027    2028      2029    2030    Rata-rata

                       DER                  8,49%      5,14%   2,93%   1,75%     1,57%   1,43%      3,55%
                       DAR                  7,82%      4,89%   2,85%   1,72%     1,54%   1,41%      3,37%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DAR dan DER lebih
                   rendah dibandingkan dengan rata-rata historisnya.




                                                                                                       28
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
                   DER dengan perusahaan pada bidang aktivitas marine shipping.

                      Tabel 12 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
                                                              Sejenis
                                                  30 Juni                                                        Rata-
                              DER                           2024        2023     2022     2021     2020
                                                  2025                                                           rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk                 5,38%    6,38%       5,87%   23,54%   21,53%   27,26%        14,99%
            PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk      9,29%   11,15%      20,48%   56,93%   54,78%   95,78%        41,40%
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk        35,0%    21,3%       13,6%    11,9%    12,4%    13,9%        18,00%
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk            26,0%    28,0%       22,7%    24,4%    23,5%    29,0%        25,59%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk              94,9%   119,2%      154,4%   216,5%   441,4%   136,6%    193,84%
            PT Trans Power Marine Tbk               75,4%    66,4%       26,9%    20,9%    28,8%    34,7%        42,18%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk              17,6%    19,8%       20,9%    23,0%    40,6%    55,3%        29,53%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
            Purnamasari Tbk                         36,0%    25,6%       26,4%    14,4%    22,3%    23,1%        24,63%


                                                  30 Juni                                                        Rata-
                              DAR                           2024        2023     2022     2021     2020
                                                   2025                                                          rata
            PT Dana Brata Luhur Tbk                 5,10%    6,00%       5,54%   19,06%   17,71%   21,42%        12,47%
            PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk      8,50%   10,03%      17,00%   36,28%   35,39%   48,92%        26,02%
            PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk       25,93%   17,54%      11,94%   10,66%   11,01%   12,19%        14,88%
            PT Jasa Armada Indonesia Tbk           20,63%   21,87%      18,50%   19,60%   19,01%   22,48%        20,35%
            PT Buana Lintas Lautan Tbk             48,70%   54,38%      60,69%   68,40%   81,53%   57,73%        61,91%
            PT Trans Power Marine Tbk              42,98%   39,90%      21,19%   17,28%   22,36%   25,79%        28,25%
            PT IMC Pelita Logistik Tbk             14,96%   16,52%      17,29%   18,67%   28,89%   35,62%        21,99%
            PT Pelayaran Nasional Ekalya
            Purnamasari Tbk                        23,28%   20,38%      20,89%   12,58%   18,23%   18,80%        19,03%


                        Dari tabel di atas, rata-rata proyeksi DER MBSS adalah sebesar 5,63% dan DAR
                        sebesar 5,20%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada bidang aktivitas
                        marine shipping, dengan rata-rata DER dan DAR adalah sebagai berikut:
                          -     PT Dana Brata Luhur Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 14,99% dan DAR
                                sebesar 12,47%;
                          -     PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar
                                41,40% dan DAR sebesar 26,02%;
                          -     PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 18,00%
                                dan DAR sebesar 14,88%;
                          -     PT Jasa Armada Indonesia Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 25,59% dan
                                DAR sebesar 20,35%;
                          -     PT Buana Lintas Lautan Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 193,84% dan
                                DAR sebesar 61,91%;
                          -     PT Trans Power Marine Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 42,18% dan
                                DAR sebesar 28,25%;




                                                                                                            29
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           -     PT IMC Pelita Logistik Tbk, diperoleh rata-rata DER sebesar 29,53% dan
                                 DAR sebesar 21,99%; dan
                           -     PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, diperoleh rata-rata DER
                                 sebesar 24,63% dan DAR sebesar 19,03%.


                          Berdasarkan rasio di atas, posisi DER dan DAR MBSS cenderung berada dibawah
                          kisaran DER perusahaan pembanding yang bergerak pada bidang aktivitas
                          marine shipping.

           3.7     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan


                   Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan MBSS secara historis yang tercermin pada
                   current ratio dan quick ratio.

                                             Tabel 13 Working Capital To Total Assets Ratio
                                                                                                                 Rata-
                      Keterangan           30/06/2025      2024        2023       2022      2021       2020
                                                                                                                  rata
                    Current Ratio            1359,51%    1244,36%    1298,29%    705,52%   741,95%    210,86%   926,75%
                    Quick Ratio              1322,55%    1207,99%    1265,58%    677,37%   635,13%    185,39%   882,34%


                   Analisis dampak likuiditas Keuangan MBSS di masa yang akan datang terkait dengan
                   Transaksi atas pemberian pinjaman dari hasil proyeksi current ratio dan quick ratio
                   adalah sebagai berikut:


                                            Tabel 14 Proyeksi Working Capital To Total Assets Ratio
                     Keterangan            2024         2025        2026        2027       2028       2029      Rata-rata

                    Current Ratio     1119,28%     1282,97%       1924,69%    3851,74%   5427,30%    7173,88%   3463,31%
                    Quick Ratio       1078,70%     1235,15%       1863,55%    3750,15%   5325,58%    7106,33%   3393,24%


                   Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, current ratio dan quick
                   ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga pada
                   kondisi historis kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek
                   lebih baik dibandingkan dengan rata-rata proyeksi.

           3.8     Dampak Keuangan Atas Transaksi yang Dibiayai Jika Mengalami Kegagalan


                   Jika        transaksi     pinjaman          mengalami      kegagalan     maka      tidak     terdapat
                   pengaruh/dampak pada keuangan dan/operasional MBSS.




                                                                                                                         30
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4           ANALISIS KUANTITATIF


           4.1         Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                       Perusahaan


           4.1.1       Penilaian Kinerja Historis

                       Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan MBSS
                       adalah sebagai berikut.

                       Kinerja Posisi Keuangan


                       Kinerja Posisi Keuangan MBSS selama per 31 Desember 2020 sampai dengan 30
                       Juni 2025 adalah sebagai berikut:


                                                 Tabel 15 Kinerja Posisi Keuangan MBSS
                                                   30 Juni
                                                                   2024           2023          2022          2021         2020
                         Keterangan                 2025
                                                  Rp. Juta*       Rp. Juta*        US$           US$           US$            US$
          ASET
          Aset Lancar
               Kas dan bank                        2.249.654      2.177.681    148.314.940   100.692.087    27.240.958   35.190.214
               Piutang usaha
               > Pihak berelasi                       2.777           8.195      1.875.701      736.461              -    3.728.721
               > Pihak ketiga                       223.276         127.788      7.736.435     6.025.940    10.810.308    8.364.242
               Piutang lain-lain                     24.086           1.773              -             -             -        59.148
               > Persediaan
               > Bahan bakar                         19.069          16.631      1.588.776     1.818.657     1.386.410     723.548
               > Suku cadang                         11.397          11.013       708.473       708.473      1.860.688    1.899.624
               > Peralatan keselamatan                  504             411        44.813              -             -              -
               > Penyisihan penurunan nilai          (6.321)         (6.321)     (111.535)             -             -              -
                 persediaan
               Aset kontrak                           8.325           6.495       658.399       926.311       566.104      550.226
               Pajak dibayar di muka                  1.121             990        28.648          1.361     1.129.405    1.085.285
               Uang muka dan biaya dibayar di        11.021          14.843      1.164.041     1.011.658     1.457.162    1.244.891
               muka lainnya
               Aset tidak lancar yang dimiliki                -      23.828              -             -             -     932.718
               untuk dijual
               Total Aset Lancar                   2.544.910      2.383.326    162.008.691   111.920.948    44.451.035   53.778.617


          Aset Tidak Lancar
               Uang muka pembelian aset tetap        92.578          54.038      4.409.301    13.058.450             -              -
               Aset Tetap                           525.000         525.000              -             -             -              -
               Biaya Perolehan
               Pemilikan langsung
               Tanah                                  2.547           2.547       165.187       165.187       165.187      165.187
               Bangunan dan prasarana                 6.439           6.439       417.683      5.618.734     5.618.734    5.716.838
               Alat-alat pengangkutan                 6.147           6.147       500.105       500.105       500.105      500.105
                                                   2.068.378      2.085.307    166.191.316   232.737.356   326.885.394   324.886.45
               Kapal                                                                                                                5
               Kendaraan                             12.028          10.380       516.779       532.971       630.371      921.598
               Peralatan kantor                      21.670          21.670      1.392.429     1.343.472     1.342.886    1.333.871




                                                                                                                         31
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                               30 Juni
                                                                 2024              2023           2022           2021           2020
                       Keterangan               2025
                                               Rp. Juta*        Rp. Juta*           US$            US$            US$              US$
             Aset dalam penyelesaian:
             Kapal                                10.600            4.101           232.984        404.760        745.537                388
             Jumlah                            2.127.808        2.136.591       169.416.483    241.302.585    335.888.214    333.524.442


             Akumulasi penyusutan
             Pemilikan langsung
             Tanah
             Bangunan dan prasarana               (3.441)          (3.281)        (192.136)     (3.444.699)    (3.196.856)    (2.984.517)
             Alat-alat pengangkutan               (6.147)          (6.147)        (448.648)      (397.778)      (346.614)      (280.670)
                                              (1.131.512)      (1.090.784)      (88.413.808) (150.473.308) (197.804.867)      (180.903.1
             Kapal                                                                                                                       84)
             Kendaraan                            (7.305)          (6.499)        (364.132)      (459.620)      (613.913)      (866.470)
             Peralatan kantor                    (21.153)         (21.006)       (1.342.159)    (1.306.034)    (1.277.888)    (1.250.767)
             Jumlah                           (1.169.558)      (1.127.717)      (90.760.883) (156.081.439) (203.240.138) (186.285.608)


             Akumulasi penurunan nilai:
             Kapal                                         -                -             -              -              -     (6.521.906)


             Nilai Buku                          958.251        1.008.874        78.655.600     85.221.146    132.648.076    140.716.928


             Aset hak guna
             Biaya perolehan
             Bangunan dan prasarana               18.039           18.039         1.170.116              -              -                  -


             Akumulasi penyusutan
             Bangunan dan prasarana               (8.951)          (7.133)        (226.920)              -              -                  -


             Nilai Buku                            9.088           10.905           943.196              -              -                  -


             Aset tidak lancar lainnya            10.825           11.916         1.051.323        793.328        539.974        363.515


             Total Aset Tidak Lancar           1.595.741        1.610.733        85.059.420     99.072.924    133.188.050    141.080.443


          TOTAL ASET                           4.140.651        3.994.059       247.068.111    210.993.872    177.639.085    194.859.060


          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
             Utang bank                                    -                -             -              -              -      7.500.000
             Utang usaha
             Pihak berelasi                                0       40.706            73.907         66.362              -        305.098
             Pihak ketiga                         41.942                    0     2.790.281      4.974.992      3.797.990      7.307.427
             Utang lain-lain
             > Pihak berelasi                            71             20                -              -              -                  -
             > Pihak ketiga                          252                12            1.831          5.488         29.749           2.742
             Utang pajak                           2.285            9.942           486.424      5.658.854        227.223        346.914
             Biaya yang masih harus dibayar       30.294           27.409         1.563.124      2.522.526      1.936.113      1.957.538
             Uang muka dari pihak ketiga           1.467            2.567           370.845              -              -                  -
             Liabilitas jangka panjang yang
             jatuh tempo dalam satu tahun:
             > Liabilitas sewa                     3.625            3.463           208.348              -              -                  -
             > Utang bank                        107.257          107.411         6.983.840      2.635.286              -      8.084.466
             > Utang pihak berelasi                        -                -             -              -              -                  -


             Total Liabilitas Jangka Pendek      187.193          191.530        12.478.600     15.863.508      5.991.075     25.504.185



                                                                                                                              32
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                   30 Juni
                                                                    2024              2023          2022          2021           2020
                        Keterangan                  2025
                                                   Rp. Juta*       Rp. Juta*           US$           US$           US$              US$


          LIABILITAS JANGKA PANJANG
             Liabilitas jangka panjang -
             setelah dikurangi bagian yang
             jatuh tempo dalam satu tahun:
             > Liabilitas sewa                         6.116           7.980          742.300              -             -                -
             > Utang bank                            181.043         233.596        21.949.491     8.109.363             -      9.441.272
             > Utang pihak berelasi                            -               -             -             -             -                -
             Liabilitas imbalan kerja                 15.420          13.740         1.082.934      912.372      2.541.025      3.108.338
             Liabilitas jangka panjang lain-lain             50                -             -             -             -                -


             Total Liabilitas Jangka Panjang         202.628         255.316        23.774.725     9.021.735     2.541.025     12.549.610


             TOTAL LIABILITAS                        389.820         446.845        36.253.325    24.885.243     8.532.100     38.053.795


          EKUITAS
             Modal saham                             175.003         175.003        26.684.752    26.684.752    26.684.752     26.684.752
             > PT Galley Adhika Arnawama             144.377         144.377        22.014.841    22.014.841    22.014.841                -
             > Suwantara Gotama                        9.782           9.782         1.479.987     1.398.845             -                -
             > PT Indika Energy Infrastructure                 -               -             -             -             -     12.881.608
             > The China Navigation Co. Pte.                   -               -             -             -             -      7.932.949
             Ltd
             > Lo Kheng Hong                                   -               -             -             -             -      1.458.651
             > Masyarakat                             20.843          20.843         3.189.924     3.271.066     4.669.911      4.411.544
             Tambahan modal disetor                  361.670         361.670        33.628.706    33.628.706    33.628.706     33.628.706
             Komponen ekuitas lainnya                    836             836         (103.661)     (170.987)    (3.546.417)    (3.700.361)
             Selisih kurs penjabaran laporan       1.357.367       1.357.367                 -             -             -                -
             keuangan
             Saldo laba
             > Ditentukan penggunaannya                2.637           2.637          249.032       249.032        249.032        249.032
             > Tidak ditentukan                    1.834.663       1.631.717       149.203.742   124.581.256    99.477.263     87.977.903
               penggunaannya


             Ekuitas yang dapat diatribusikan      3.732.175       3.529.229       209.662.571   184.972.759   156.493.336    144.840.032
             kepada pemilik entitas induk


             Kepentingan non-pengendali               18.655          17.984         1.152.215     1.135.870    12.613.649     11.965.233


             TOTAL EKUITAS                         3.750.830       3.547.213       210.814.786   186.108.629   169.106.985    156.805.265


          TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS             4.140.651       3.994.059       247.068.111   210.993.872   177.639.085    194.859.060

         Sumber: Laporan Keuangan MBSS


                    Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 31 Desember 2024, aset MBSS tercatat
                    mengalami perkembangan sebagai berikut:


                    - Total aset MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp4,14 triliun, mengalami
                          peningkatan sebesar 3,67% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar
                          Rp3,99 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar
                          seiring peningkatan piutang lain-lain sebesar 1258,23% dari Rp1,77 miliar
                          menjadi Rp24,09 miliar.


                                                                                                                               33
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Mulai tahun 2024 MBSS merubah pencatatan mata uang dalam Laporan keuangan
                      menjadi Rupiah. Total aset MBSS per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3,99
                      triliun atau setara dengan US$247,13 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal
                      31 Desember 2024), yang mana nilai tersebut 0,02% lebih tinggi dari total aset
                      per 31 Desember 2023.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$247,07 juta,
                      mengalami peningkatan sebesar 17,10% atau setara dengan US$36,07 juta dari
                      total aset per 31 Desember 2022 yang sebesar US$210,99 juta. Peningkatan ini
                      terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                      setara kas sebesar 47,30% dari US$100,69 juta menjadi US$148,31 juta.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$210,99 juta,
                      mengalami peningkatan sebesar 18,78% atau setara dengan US$33,35 juta dari
                      total aset per 31 Desember 2021 yang sebesar US$177,64 juta. Peningkatan ini
                      terutama disebabkan oleh peningkatan aset lancar seiring peningkatan kas dan
                      setara kas sebesar 269,63% dari US$27,24 juta menjadi US$100,69 juta.
                   - Total aset MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$177,64 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 8,84% atau setara dengan US$17,22 juta dari total
                      aset per 31 Desember 2020 yang sebesar US$194,86 juta. Penurunan ini
                      terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 22,59% dari
                      US$35,19 juta menjadi US$27,24 juta karena MBSS melunasi seluruh utang
                      banknya. Serta adanya penurunan atas piutang usaha sebesar 10,61% menjadi
                      US$10,81 juta. Dari sisi aset tidak lancar, aset tetap menurun 5,73% dari
                      US$140,72 juta di tahun 2020 menjadi US$132,65 juta pada 2021 terutama
                      karena penjualan kapal yang sudah tua dan depresiasi.


                 Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2024, liabilitas MBSS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Total liabilitas MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp389,82 miliar, mengalami
                      penurunan sebesar 13,14% dari total liabilitas per 31 Desember 2024 yang
                      sebesar Rp446,85 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh penurunan
                      liabilitas jangka panjang seiring penurunan utang bank liabilitas setelah dikurang
                      bagian yang telah jatuh satu tempo dalam satu tahun sebesar 22,50% dari
                      Rp233,60 miliar menjadi Rp181,04 miliar.
                   - Mulai tahun 2024 adalah sebesar Rp446,85 miliar, atau setara dengan US$27,65
                      juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember 2024), yang mana nilai
                      tersebut 23,74% lebih rendah dari total liabilitas per 31 Desember 2023 yang
                      sebesar US$36,25 juta.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$36,25 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 45,68% atau setara dengan US$11,37 juta dari total
                      liabilitas per 31 Desember 2022 yang sebesar US$24,89 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 163,53% dari
                      US$9,02 juta pada tahun 2022 menjadi US$23,77 juta pada tahun 2023.



                                                                                                     34
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      Peningkatan tersebut terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank
                      Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$24,89 juta,
                      mengalami kenaikan sebesar 191,67% atau setara dengan US$16,35 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2021 yang sebesar US$8,53 juta. Hal tersebut
                      disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek sebesar 164,79% dari
                      US$5,99 juta pada tahun 2021 menjadi US$15,86 juta pada tahun 2022, dan
                      peningkatan liabilitas jangka panjang sebesar 255,04% dari US$2,54 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$9,02 juta pada tahun 2022. Peningkatan tersebut
                      terutama disebabkan fasilitas pinjaman baru dari PT Bank Central Asia Tbk.
                   - Total liabilitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$8,53 juta,
                      mengalami penurunan sebesar 77,58% atau setara dengan US$29,52 juta dari
                      total liabilitas per 31 Desember 2020 yang sebesar US$38,05 juta. Hal tersebut
                      terutama disebabkan oleh penurunan liabilitas jangka panjang sebesar 79,75%
                      dari US$12,55 juta pada 2020 menjadi US$2,54 juta pada 2021 karena adanya
                      pelunasan dipercepat atas seluruh utang bank. Liabilitas Jangka Pendek juga
                      mengalami penurunan sebesar 76,51% dari US$25,50 juta pada 2020 menjadi
                      US$5,99 juta pada 2021.


                 Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, ekuitas MBSS tercatat
                 mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Ekuitas MBSS per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp3,75 triliun, yang mana nilai
                      tersebut 5,74% lebih tinggi dari total ekuitas per 31 Desember 2024 yang sebesar
                      Rp3,55 triliun.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp3,55 triliun, atau setara
                      dengan US$219,48 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember
                      2024), yang mana nilai tersebut 4,11% lebih tinggi dari total ekuitas per
                      31 Desember 2023 yang sebesar US$210,82 juta.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2023 adalah sebesar US$210,81 juta, mengalami
                      peningkatan sebesar 13,28% atau setara dengan US$24,71 juta dari ekuitas per
                      31 Desember 2022 yang sebesar US$186,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                      disebabkan oleh adanya peningkatan laba ditahan sebesar 19,76% dari
                      US$124,58 juta pada tahun 2022 menjadi US$149,20 juta pada tahun 2023 yang
                      diperoleh dari laba tahun berjalan.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2022 adalah sebesar US$186,11 juta, mengalami
                      peningkatan sebesar 10,05% atau setara dengan US$17,00 juta dari ekuitas per
                      31 Desember 2021 yang sebesar US$169,11 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                      karena peningkatan laba ditahan sebesar 25,24% dari US$99,48 juta pada tahun
                      2021 menjadi US$124,58 juta pada tahun 2022 yang diperoleh dari laba tahun
                      berjalan.
                   - Ekuitas MBSS per 31 Desember 2021 adalah sebesar US$169,11 juta, mengalami
                      peningkatan sebesar 7,85% atau setara dengan US$12,30 juta dari ekuitas per



                                                                                                   35
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           31 Desember 2020 yang sebesar US$156,81 juta. Peningkatan ekuitas terutama
                           karena peningkatan laba ditahan sebesar 13,07% dari US$87,98 juta menjadi
                           US$99,48 juta pada tahun 2021 yang diperoleh dari laba tahun berjalan.


           4.1.2    Kinerja Laba (Rugi)


                    Kinerja Laba (Rugi) MBSS selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025 adalah
                    sebagai berikut:
                                                     Tabel 16 Kinerja Laba (Rugi) MBSS
                                                30 Juni
                                                                 2024             2023          2022          2021          2020
                           Keterangan            2025
                                                Rp. Juta*       Rp. Juta*          US$           US$           US$           US$
            PENDAPATAN USAHA                     479.272         830.544        63.186.783    88.374.026    73.405.133    54.862.833
            Jasa angkutan laut:
            > Berdasarkan muatan                 474.412         763.782        60.805.245    80.637.874    66.849.171    45.563.100
            > Berdasarkan waktu                     4.860          66.762        2.381.538     7.736.152     6.555.962     9.299.733
            > Konsultasi                                    -               -            -             -             -             -

            BEBAN LANGSUNG                      (294.828)       (556.029) (44.156.730) (61.928.330) (58.217.669) (50.981.440)
            Penyusutan aset tetap                (42.982)       (147.869) (12.519.467) (20.190.120) (20.400.132) (21.068.400)
            Bahan bakar                          (73.842)       (131.375) (11.266.150) (21.118.238) (13.012.205)          (6.996.445)
            Operasional kapal                    (46.852)        (81.623)       (5.899.878)   (5.613.953)            -             -
            Upah, tunjangan dan lain-lain kru    (29.566)        (66.013)       (5.881.157)   (8.140.664)   (7.189.308)   (6.229.858)
            Suku cadang dan pelumas              (14.314)        (27.406)       (3.282.763)   (3.604.731)   (4.781.013)   (6.776.906)
            Sewa kapal                           (75.857)        (81.276)       (2.532.009)    (887.198)    (2.433.167)            -
            Asuransi kapal                         (7.746)       (16.522)       (1.128.385)   (1.486.226)   (1.398.668)   (1.523.833)
            Tambat dan pelabuhan                            -               -            -             -    (3.863.630)   (3.210.010)
            Perlengkapan kapal                              -               -            -             -    (1.061.776)    (854.662)
            Perbekalan                                      -               -            -             -     (981.252)     (930.643)
            Pemeliharaan dan perlengkapan                   -               -            -             -     (735.336)     (639.647)
            Bongkar muat suku cadang                        -               -            -             -     (549.315)     (648.206)
            Sertifikat dan dokumen kapal                    -               -            -             -     (360.516)     (690.503)
            Keagenan, lumpsum dan
            disbursement                                    -               -            -             -             -             -
            Sewa alat berat                                 -               -            -             -             -             -
            Telekomunikasi                                  -               -            -             -             -             -
            Transportasi                                    -               -            -             -             -             -
            Survei kapal                                    -               -            -             -             -             -
            Lain-lain                              (3.670)         (3.945)      (1.646.921)    (887.200)    (1.451.351)   (1.412.327)

            LABA (RUGI) BRUTO                    184.444         274.515        19.030.053    26.445.696    15.187.464     3.881.393


                Beban Administrasi dan Umum      (40.171)        (73.512)       (5.170.494)   (4.946.234)   (7.359.152) (10.541.192)
                Gaji dan tunjangan               (26.645)        (47.521)       (3.507.291)   (3.019.074)   (4.547.190)   (7.746.842)
                Beban kantor                       (3.634)         (7.286)       (748.511)     (673.210)     (870.172)    (1.070.001)
                Jasa profesional                     (984)         (3.169)       (245.294)       (48.365)    (523.507)     (367.891)
                Penyusutan aset hak guna           (1.818)         (3.635)       (226.920)             -             -             -
                Penyusutan aset tetap              (1.113)         (1.584)       (214.376)     (288.707)     (333.628)     (367.767)
               Transportasi dan perjalanan
                dinas                              (1.015)         (2.146)       (137.066)     (303.813)     (139.230)     (191.196)
                Sewa                                 (678)         (1.111)         (81.340)    (198.972)     (303.337)     (305.562)
                Retribusi dan sumbangan                     -               -            -             -     (283.289)     (218.252)
                Konsumsi dan koordinasi                     -               -            -             -       (92.255)    (172.402)
                Pemeliharaan                                -               -            -             -             -             -
                Amortisasi                                  -               -            -             -             -             -



                                                                                                                           36
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                               30 Juni
                                                                2024             2023          2022          2021         2020
                       Keterangan               2025
                                               Rp. Juta*       Rp. Juta*          US$           US$           US$          US$
               Informasi dan teknologi            (3.653)         (5.716)               -             -             -            -
               Lain-lain                            (631)         (1.344)          (9.696)    (414.093)     (266.544)    (101.279)

               Beban penjualan                             -               -            -             -       (6.098)      (12.930)

            LABA (RUGI) USAHA                   144.272         201.003        13.859.559    21.499.462     7.822.214   (6.672.729)

            PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN          59.345          98.728       10.779.254     6.365.245     4.319.796   (8.303.225)
               Keuntungan penjualan aset
               tetap                              47.724          49.083        8.712.258    10.970.234             -            -
               Pendapatan bunga                   64.160        103.392         3.522.800       499.795      348.016       693.441
               Keuntungan (kerugian) selisih
               kurs                             (35.634)           4.980          695.576    (3.187.842)            -            -
               Beban keuangan                   (13.754)        (36.377)       (1.076.445)    (813.959)     (684.360)   (2.298.424)
               Beban pajak final                  (5.758)       (10.296)        (776.911)    (1.083.775)    (904.194)    (683.183)
               Pembalikan (penambahan)
               penurunan nilai aset - bersih               -               -            -             -     5.688.856   (5.991.508)
               Keuntungan dan kerugian lain-
               lain - bersih                       2.606        (12.054)        (298.024)       (19.208)    (128.522)      (23.551)

            LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN      203.617         299.731        24.638.813    27.864.707    12.142.010 (14.975.954)

            BEBAN PAJAK PENGHASILAN                        -      (4.087)               -    (2.279.168)            -            -

            LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN          203.617         295.644        24.638.813    25.585.539    12.142.010 (14.975.954)


            PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
               Pos yang tidak akan
               direklasifikasi ke laba rugi:
                  Pengukuran kembali atas
                  kewajiban imbalan pasti                  -       1.648           67.344       235.223      162.132       131.221

               Pos-pos yang akan
               direklasifikasi ke laba rugi:
                  Selisih kurs karena
                   penjabaran laporan
                   keuangan                                -               -            -        44.775       (2.422)      (14.292)

               Jumlah penghasilan
               komprehensif lain                           -       1.648           67.344       279.998      159.710       116.929

            JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
            TAHUN BERJALAN                      203.617         297.292        24.706.157    25.865.537    12.301.720 (14.859.025)

           Sumber: Laporan Keuangan MBSS


                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, pendapatan MBSS tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan pendapatan sebesar
                       Rp479,27 miliar atau mencapai 57,71% dari pendapatan per 31 Desember 2024
                       yang sebesar Rp830,54 miliar.




                                                                                                                         37
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar Rp830,54 miliar atau
                      setara dengan US$51,39 juta (Kurs tengah Bank Indonesia tanggal 31 Desember
                      2024). Nilai ini menurun sebesar 18,67% atau setara dengan US$11,80 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$63,19 juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$63,19 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 28,50% atau setara dengan US$25,19 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2022 sebesar US$88,37 juta. Penurunan seiring dengan
                      penurunan volume pengangkutan sebesar 17,7 juta metrik ton dan jumlah kapal
                      tug dan barge serta floating crane yang lebih sedikit merupakan penyebab utama
                      penurunan yang terjadi di tahun berjalan.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$88,37 juta. Nilai ini
                      meningkat sebesar 20,39% atau setara dengan US$14,97 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2021 sebesar US$73,41 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                      meningkatnya permintaan batu bara yang berkontribusi pada lonjakan harga
                      batu bara.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan pendapatan sebesar US$73,41 juta. Nilai ini
                      meningkat sebesar 33,80% atau setara dengan US$18,54 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2020 sebesar US$54,86 juta. Peningkatan terjadi seiring dengan
                      membaiknya    kondisi   pasar   batubara    yang   mengakibatkan   peningkatan
                      permintaan batubara, ditambah dengan strategi komersial terkait pemanfaatan
                      kombinasi pengiriman untuk beberapa armada sehingga meningkatkan utilisasi.


                   Selama tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba kotor MBSS tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:
                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan beban langsung sebesar
                      Rp294,83 miliar atau mencapai 53,02% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar
                      Rp556,03 miliar. Sehingga laba kotor tercatat sebesar Rp184,44 miliar atau
                      67,19% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp274,52 miliar.
                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$34,40 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 22,09% atau setara dengan US$9,75 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2023 sebesar US$44,16 juta. Penurunan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh penurunan beban penyusutan yang merupakan komponen
                      utama dari beban langsung yang mengalami penurunan sebesar 26,92% dari
                      US$12,52 pada tahun 2023 menjadi US$9,15 juta pada tahun 2024. Dengan
                      beban langsung tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$16,99 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 10,75% atau setara dengan US$2,04 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2023 sebesar US$19,03 juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$44,16 juta.
                      Nilai ini menurun sebesar 28,70% atau setara dengan US$17,77 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$61,93 juta. Penurunan tersebut
                      terutama dipengaruhi oleh penurunan bahan bakar yang merupakan komponen
                      utama dari beban langsung mengalami penurunan sebesar 46,65% dari US$21,12
                      juta pada tahun 2022 menjadi US$11,27 juta pada tahun 2023. Dengan beban



                                                                                                 38
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      langsung tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$19,03 juta. Nilai ini
                      menurun sebesar 28,04% atau setara dengan US$7,42 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2022 sebesar US$26,45 juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$61,93 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 6,37% atau setara dengan US$3,71 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2021 sebesar US$58,22 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 62,30% dari US$13,01 juta pada
                      tahun 2021 menjadi US$21,12 juta pada tahun 2022. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$26,45 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 74,13% atau setara dengan US$11,26 juta dibandingkan perolehan tahun
                      2021 sebesar US$15,19 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan beban langsung sebesar US$58,22 juta.
                      Nilai ini naik sebesar 14,19% atau setara dengan US$7,24 juta dibandingkan
                      perolehan tahun 2020 sebesar US$50,98 juta. Kenaikan tersebut terutama
                      dipengaruhi oleh kenaikan bahan bakar yang merupakan komponen utama dari
                      beban langsung mengalami kenaikan sebesar 85,98% dari US$7,00 juta pada
                      tahun 2020 menjadi US$13,01 juta pada tahun 2021. Dengan beban langsung
                      tersebut, MBSS mencatatkan laba kotor sebesar US$15,19 juta. Nilai ini naik
                      sebesar 291,29% atau setara dengan US$11,31 juta dibandingkan perolehan
                      tahun 2020 sebesar US$3,88 juta.


                   Selama tahun tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba sebelum pajak MBSS
                   tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada tahun 2025, selama 6 bulan operasi mencatatkan beban umum administrasi
                      sebesar Rp40,17 miliar atau mencapai 54,65% dari per 31 Desember 2024 yang
                      sebesar Rp274,52 miliar. Sehingga laba usaha tercatat sebesar Rp144,27 miliar
                      atau 71,78% dari per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp201,00 miliar.
                      Sedangkan laba sebelum pajak pada 30 Juni 2025 setelah diakumulasi dengan
                      pendapatan (beban) lain-lain sebesar Rp203,62 miliar.
                   - Pada tahun 2024, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$4,55 juta. Nilai ini menurun sebesar 12,03% atau setara dengan US$622,02
                      ribu dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$5,17 juta. Setelah
                      diakumulasi dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba
                      sebelum pajak sebesar US$18,55 juta. Nilai ini turun sebesar 24,73% atau setara
                      dengan US$6,09 juta dibandingkan perolehan tahun 2023 sebesar US$24,64
                      juta.
                   - Pada tahun 2023, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$5,17 juta. Nilai ini meningkat sebesar 4,53% atau setara dengan US$224,26
                      ribu dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$4,95 juta. Setelah
                      diakumulasi dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba
                      sebelum pajak sebesar US$24,64 juta. Nilai ini turun sebesar 11,58% atau setara



                                                                                                  39
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      dengan US$3,23 juta dibandingkan perolehan tahun 2022 sebesar US$27,86
                      juta.
                   - Pada tahun 2022, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$4,95 juta. Nilai ini turun sebesar 32,79% atau setara dengan US$2,41 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$7,36 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$27,86 juta. Nilai ini naik sebesar 129,49% atau setara dengan
                      US$15,72 juta dibandingkan perolehan tahun 2021 sebesar US$12,14 juta.
                   - Pada tahun 2021, MBSS mencatatkan nilai beban umum dan administrasi sebesar
                      US$7,36 juta. Nilai ini turun sebesar 30,19% atau setara dengan US$3,18 juta
                      dibandingkan perolehan tahun 2020 sebesar US$10,54 juta. Setelah diakumulasi
                      dengan pendapatan (beban) lain-lain, MBSS mencatatkan laba sebelum pajak
                      sebesar US$12,14 juta. Nilai ini naik dibandingkan perolehan tahun 2020 yang
                      mencatatkan rugi sebesar US$14,98 juta.


                   Selama tahun tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, laba komprehensif tahun
                   berjalan MBSS tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:


                   - Pada 30 Juni 2025, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar
                      Rp203,62 miliar atau setara dengan US$12,54 juta (Kurs tengah Bank Indonesia
                      tanggal 30 Juni 2025).
                   - Selama tahun 2024, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$101,99 ribu. Pada tahun 2024,
                      MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$18,39 juta, lebih
                      rendah dibandingkan dengan US$24,71 juta pada tahun 2023.
                   - Selama tahun 2023, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$67,34 ribu. Pada tahun 2023, MBSS
                      mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$24,71 juta, lebih rendah
                      dibandingkan dengan US$25,87 juta pada tahun 2022.
                   - Selama tahun 2022, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$235,22 ribu dan ditambah selisih
                      kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$44,78 ribu. Pada tahun
                      2022, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$25,87 juta,
                      lebih tinggi dibandingkan dengan US$12,30 juta pada tahun 2021.
                   - Selama tahun 2021, penghasilan komprehensif dihasilkan dari pengukuran
                      kembali kewajiban imbalan pasti sebesar US$162,13 ribu dan dikurangi selisih
                      kurs karena penjabaran laporan keuangan sebesar US$2,42 ribu. Pada tahun
                      2021, MBSS mencatat laba komprehensif tahun berjalan sebesar US$12,30 juta,
                      lebih tinggi dibandingkan dengan rugi US$14,86 juta pada tahun 2020.




                                                                                                40
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                Tabel 17 Analisis Rasio Keuangan MBSS
                                                 30 Juni
                        Uraian                               2024       2023      2022      2021      2020      Rata-rata
                                                 2025
         A.   LIQUIDITY (%)
              Current Ratio                     1359,51%    1244,36%   1298,29%   705,52%   741,95%   210,86%    926,75%
              Quick Ratio                       1322,55%    1207,99%   1265,58%   677,37%   635,13%   185,39%    882,34%
              Working Capital to Total Assets     56,94%      54,88%     60,52%    45,53%    21,65%    14,51%        42,34%
         B.   ACTIVITY
              Total Assets Turnover (X)              0,23       0,21       0,26      0,42      0,41      0,28          0,30
              Inventory Turnover (X)               11,96       25,58      19,80     24,51     17,93     19,44         19,87
              Average Day's Inventory (Day)        30,52       14,27        18        15        20        19          19,54
              Account Receivable Turnover (X)        4,24       6,11       6,57     13,07      6,79      4,54          6,99
              Average Collection Period (Day)      86,08       59,76        56        28        54        80          65,27
              Working Capital Turnover (X)           0,41       0,38       0,42      0,92      1,91      1,94          0,99
         C.   SOLVABILITY (%)
              Total Debt to Equity Ratio          10,39%      12,60%     17,20%    13,37%     5,05%    24,27%        13,81%
              Total Debt to Asset Ratio            9,41%      11,19%     14,67%    11,79%     4,80%    19,53%        11,90%
              Long Term Debt to Equity Ratio       5,40%       7,20%     11,28%     4,85%     1,50%     8,00%         6,37%
         D.   RENTABILITY (%)
              Gross Profit Margin                 38,48%      33,05%     30,12%    29,92%    20,69%     7,07%        26,56%
              Operating Profit Margin             30,10%      24,20%     21,93%    24,33%    10,66%   -12,16%        16,51%
              Net Profit Margin                   42,48%      35,60%     38,99%    28,95%    16,54%   -27,30%        22,55%
              Rate of Return on Investment         9,84%       7,40%      9,97%    12,13%     6,84%    -7,69%         6,28%
              Rate of Return on Equity            10,86%       8,33%     11,69%    13,75%     7,18%    -9,55%         6,90%
       Sumber: Laporan Keuangan MBSS (data diolah)


                    Rasio Likuiditas


                    Rasio likuiditas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi
                    kewajiban jangka pendek yang harus dibayar dengan aset lancarnya. Semakin besar
                    perbandingan aset lancar dengan kewajiban jangka pendek maka artinya semakin
                    tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendek.
                    Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 926,75%, artinya
                    perusahaan memiliki Rp9,27 aset lancar yang dapat digunakan untuk memenuhi
                    setiap Rp1,- liabilitas jangka pendek. Sedangkan untuk quick ratio hanya memiliki
                    rata-rata sebesar 882,34%, artinya Perseroan memiliki Rp8,82 aset lancar (kas dan
                    piutang usaha) yang dapat digunakan untuk memenuhi setiap Rp1,- liabilitas jangka
                    pendek.


                    Rasio Aktivitas


                    Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan
                    aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
                    perputaran aset adalah sebanyak 0,30 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
                    aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui asetnya.
                    Dengan demikian, kemampuan Perseroan untuk menghasilkan pendapatan dari
                    total aset yang dimiliki cukup rendah karena total aset yang dimiliki lebih besar dari


                                                                                                                41
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   jumlah pendapatan yang dihasilkan. Hal tersebut bisa dilihat dari rata-rata rasio
                   perputaran aset yang dihasilkan yang tidak melebihi 1 kali perputaran dalam satu
                   tahun.


                   Rasio Solvabilitas


                   Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                   pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                   jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Ratio (DER)
                   menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan
                   sedangkan Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas terhadap aset
                   dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan rata-rata DER
                   sebesar 13,81%, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat utang yang
                   relatif rendah dibandingkan dengan ekuitasnya. Sementara itu rata-rata DAR adalah
                   sebesar 11,90%, menunjukkan bahwa struktur pendanaan yang lebih dominan
                   menggunakan ekuitas, sehingga perusahaan memiliki risiko finansial yang relatif
                   rendah terhadap beban utang.


                   Rasio Rentabilitas


                   Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                   menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 26,56%. Gross
                   Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                   pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 22,55%. Net profit
                   margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
                   perusahaan dari pendapatan bersih.


                   Selama periode 2020—30 Juni 2025, rata-rata tingkat balikan terhadap total
                   investasi (ROI) adalah sebesar 6,28%, menunjukkan bahwa MBSS menghasilkan laba
                   dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata tingkat balikan terhadap
                   ekuitas (ROE) tercatat sebesar 6,90%, yang juga menunjukkan bahwa MBSS mampu
                   menghasilkan     laba,   yang   mencerminkan     efektivitas   perusahaan   dalam
                   memanfaatkan modal pemegang saham untuk menghasilkan keuntungan.


           4.1.3   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

                   Asumsi-Asumsi dalam Proyeksi Keuangan

                   Kami telah menerima proyeksi keuangan dengan dan tanpa Rencana Transaksi dari
                   manajemen MBSS. Penilai melakukan penyesuaian pada proyeksi yang disusun oleh
                   manajemen berdasarkan tanggal penilaian. Proyeksi yang disusun oleh manajemen
                   telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan.




                                                                                                   42
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                     Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah sebagai berikut:
                     • Proyeksi keuangan disajikan mulai Juli tahun 2025 sampai dengan tahun 2030.
                     • Pendapatan diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar 10,00% per tahun.
                     • Beban langsung diasumsikan sebesar 41,01% dari pendapatan setiap tahun
                        proyeksi.
                     • Beban usaha diasumsikan mengalami kenaikan sebesar 5,00% per tahun.
                     • Perputaran persediaan diasumsikan 10—15 hari, piutang usaha 64—89 hari, dan
                        utang usaha 18—26 hari.

                     Proyeksi Posisi Keuangan

                     Proyeksi posisi keuangan MBSS selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah
                     sebagai berikut:

                              Tabel 18 Proyeksi Posisi Keuangan dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                         Keterangan                   2025        2026        2027        2028        2029        2030

          ASET
          Aset Lancar
              Kas dan setara kas                     1.957.085   1.895.900   2.249.318   2.744.033   3.944.711   5.138.412
              Piutang usaha                           232.834     239.819     247.014     254.424     262.057     269.919
              Aset kontrak                              8.575       8.832       9.097       9.370       9.651          9.941
              Piutang lain-lain                              -           -           -           -           -            -
              Persediaan - bersih                      24.773      24.896      25.021      25.146      25.272         25.398
              Pajak dibayar di muka                     1.127       1.133       1.138       1.144       1.150          1.156
              Uang muka                                 2.698       2.711       2.725       2.738       2.752          2.766
              Biaya dibayar di muka                    12.297      12.359      12.421      12.483      12.545         12.608
          Total Aset Lancar                          2.239.389   2.185.651   2.546.734   3.049.339   4.258.139   5.460.199
          Aset Tidak Lancar
              Pinjaman kepada pihak berelasi          975.000     975.000     975.000     975.000     450.000             -
             Uang muka pembelian aset tetap            92.578            -           -           -           -            -
              Aset tetap - setelah dikurangi
                 akumulasi penyusutan dan
                 penurunan nilai
              Aset hak guna                           940.882    1.428.064   1.501.429   1.538.540   1.544.713   1.544.779
              Refundable deposit                        7.270       3.635            -           -           -            -
              Aset tidak lancar lainnya                 7.724       7.724       7.724       7.724       7.724          7.724
          Total Aset Tidak Lancar                    2.025.464   2.414.422   2.484.153   2.521.264   2.002.437   1.552.503


          TOTAL ASET                                 4.264.852   4.600.074   5.030.887   5.570.603   6.260.576   7.012.702


          LIABILITAS DAN EKUITAS
          Liabilitas Jangka Pendek
              Utang bank jangka pendek                       -           -           -           -           -            -
              Utang usaha                              42.152      42.362      42.574      42.787      43.001         43.216
              Utang lain-lain                                -           -           -           -           -            -
              Biaya yang masih harus dibayar           30.446      30.598      30.751      30.905      31.059         31.215
              Utang pajak                               2.297       2.308       2.320       2.331       2.343          2.355
              Liabilitas jangka panjang yang jatuh
                 tempo dalam satu tahun:
                     Liabilitas sewa                    3.795       4.185            -           -           -            -
                     Utang bank                       106.708      80.042      49.899            -           -            -




                                                                                                                 43
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           Keterangan                2025        2026        2027        2028        2029        2030

              Uang muka dari pihak ketiga
                     Penjualan aset                         -           -           -           -           -            -
                     Pelanggan                         1.474            -           -           -           -            -
          Total Liabilitas Jangka Pendek             186.872     159.495     125.544      76.023      76.403         76.785

          Liabilitas Jangka Panjang
             Liabilitas jangka panjang - setelah
                dikurangi bagian yang jatuh tempo
                dalam satu tahun:
                  Liabilitas sewa                      4.185            -           -           -           -            -
                  Utang bank                         128.381      49.361            -           -           -            -
              Liabilitas imbalan kerja                15.805      16.990      18.265      19.635      21.107         22.690
              Liabilitas jangka panjang lain-lain        183         448         714         980            -            -
          Total Liabilitas Jangka Panjang            148.553      66.800      18.979      20.614      21.107         22.690

          EKUITAS
              Modal saham - nilai nominal Rp 100
                per saham                            175.003     175.003     175.003     175.003     175.003     175.003
              Tambahan modal disetor                 361.670     361.670     361.670     361.670     361.670     361.670
              Komponen ekuitas lainnya                  (812)       (812)       (812)       (812)       (812)         (812)
              Selisih kurs penjabaran laporan
                keuangan                            1.357.367   1.357.367   1.357.367   1.357.367   1.357.367   1.357.367
              Saldo laba
                    Ditentukan penggunaannya           2.637       2.637       2.637       2.637       2.637          2.637
                    Tidak ditentukan
                       penggunaannya                2.014.898   2.458.679   2.970.692   3.557.719   4.246.245   4.996.293

             Jumlah ekuitas yang dapat
                diatribusikan kepada pemilik
                Entitas Induk                       3.910.763   4.354.543   4.866.556   5.453.583   6.142.109   6.892.157

              Kepentingan nonpengendali               18.665      19.236      19.809      20.382      20.956         21.069

          TOTAL EKUITAS                             3.929.427   4.373.779   4.886.365   5.473.965   6.163.065   6.913.227


          TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS              4.264.852   4.600.074   5.030.887   5.570.603   6.260.576   7.012.702

         Sumber: Proyeksi Keuangan


                     Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, jumlah aset
                     diperkirakan mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp4,26 triliun pada tahun 2025
                     menjadi sebesar Rp7,01 triliun pada tahun 2030. Kenaikan tersebut terutama
                     dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas dari sisi aset lancar.

                     Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                     jumlah liabilitas diperkirakan akan mengalami penurunan yaitu dari sebesar
                     Rp335,43 miliar pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp99,48 miliar pada tahun 2030.
                     Penurunan liabilitas tersebut didominasi oleh pembayaran utang bank.

                     Pada sisi ekuitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                     jumlah ekuitas diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pada akhir tahun 2025,
                     ekuitas diperkirakan adalah sebesar Rp3,93 triliun. Jumlah ekuitas diperkirakan


                                                                                                                44
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                    mengalami kenaikan pada tahun berikutnya, hingga diperkirakan menjadi sebesar
                    Rp6,91 triliun pada akhir tahun 2030.

                    Proyeksi laba rugi MBSS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                    sebagai berikut:

                                         Tabel 19 Proyeksi Laba Rugi dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                          Keterangan                 2025        2026           2027         2028        2029         2030

            PENDAPATAN USAHA
               Pendapatan                            958.544    1.054.398     1.159.838    1.275.821    1.403.404   1.543.744
            TOTAL                                    958.544    1.054.398     1.159.838    1.275.821    1.403.404   1.543.744
               Growth Per Year                                    10,00%         10,00%       10,00%      10,00%         10,00%
            BEBAN LANGSUNG                          (589.656)   (638.794)      (692.355)    (750.755)   (814.454)    (883.953)
               To Sales                               61,52%      60,58%         59,69%       58,84%      58,03%         57,26%
            LABA (RUGI) BRUTO                        368.887     415.604        467.483      525.066     588.950      659.791
               Gross Profit Margin                    38,48%      39,42%         40,31%       41,16%      41,97%         42,74%
            BEBAN USAHA
               General and administrative
               expenses                              (80.342)    (84.359)       (88.577)     (93.006)    (97.657)    (102.539)
            TOTAL                                    (80.342)    (84.359)       (88.577)     (93.006)    (97.657)    (102.539)


            LABA (RUGI) USAHA                        288.545     331.244        378.906      432.060     491.293      557.251
               Operating Profit Margin                30,10%      31,42%         32,67%       33,87%      35,01%         36,10%
            PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
               Pendapatan Lain-lain                  165.845     148.442        161.479      178.792     220.814      218.062
               Beban Lain-Lain                       (70.537)    (35.905)       (28.372)     (23.826)    (23.581)     (25.265)
            TOTAL                                     95.308     112.537        133.107      154.967     197.233      192.797


            LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN           383.853     443.781        512.013      587.027     688.526      750.048


            PAJAK PENGHASILAN                               -            -             -            -           -            -

            LABA TAHUN BERJALAN                      383.853     443.781        512.013      587.027     688.526      750.048
            Sumber: Proyeksi Keuangan

                    Selama tahun 2025, MBSS diperkirakan mencatatkan pendapatan sebesar Rp958,54
                    miliar, dan diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp1,54 triliun di tahun
                    2030.        Dengan      perkiraan      pendapatan       tersebut,     MBSS     memproyeksikan
                    perkembangan laba tahun berjalan sebesar Rp383,85 miliar pada tahun 2025
                    menjadi sebesar Rp750,05 miliar pada tahun 2030.

                    Proyeksi Arus Kas

                    Proyeksi arus kas MBSS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                    sebagai berikut:




                                                                                                                    45
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                   Tabel 20 Proyeksi Arus Kas dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
                           Keterangan
                                                             2025         2026         2027         2028         2029         2030
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Penerimaan kas dari:
              Pelanggan                                     859.611     1.047.156    1.152.378    1.268.138    1.395.490    1.535.593
              Lain-lain                                       4.681              -            -            -            -            -
            Pembayaran kas kepada:
              Pemasok                                      (533.404)    (460.580)    (606.301)    (667.337)    (731.228)    (799.102)
              Direksi dan karyawan                          (96.727)    (101.564)    (106.642)    (111.974)    (117.573)    (123.451)
            Kas dihasilkan dari operasi                     234.160      485.012      439.435      488.827      546.689      613.039
            Pembayaran pajak penghasilan                    (11.503)     (12.653)     (13.918)     (15.310)     (16.841)     (18.525)

          Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas operasi    222.658      472.359      425.517      473.517      529.848      594.514


          ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            Penerimaan dari penjualan aset tetap             99.590              -            -            -            -            -
            Penerimaan uang muka penjualan aset                     -            -            -            -            -            -
            Penerimaan bunga                                123.400      148.442      161.479      178.792      220.814      218.062
            Perolehan aset tetap                            (43.020)    (555.928)    (142.112)    (105.857)     (74.919)     (68.812)
            Kenaikan uang muka pembelian aset               (38.540)             -            -            -            -            -
            Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi       (450.000)             -            -            -            -            -
            Pembayaran kembali pinjaman dari pihak
              berelasi                                              -            -            -            -    525.000      450.000
          Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
            Investasi                                      (308.569)    (407.486)      19.367       72.935      670.895      599.250


          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Pembayaran utang bank                          (106.708)    (106.708)     (80.042)     (50.031)             -            -
            Pembayaran beban keuangan                       (24.514)     (15.554)      (7.240)      (1.707)         (64)           (64)
            Pembayaran pokok liabilitas sewa                 (3.463)      (3.795)      (4.185)             -            -            -
            Penerimaan utang bank                                   -            -            -            -            -            -

          Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas
            Pendanaan                                      (134.686)    (126.058)     (91.466)     (51.738)         (64)           (64)


          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                     (220.597)     (61.184)     353.418      494.714     1.200.679    1.193.701
          Kas dan setara kas pada awal tahun               2.177.681    1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711


          KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN              1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711    5.138.412
          Sumber: Proyeksi Keuangan

           Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, kas dan setara kas
           diperkirakan mengalami tren yang terus naik. Pada akhir periode proyeksi tahun 2030, kas
           dan setara kas diperkirakan mencapai Rp5,14 triliun.

           4.1.4 Analisis Rasio Keuangan

                  Berdasarkan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen MBSS,
                  diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:




                                                                                                                              46
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                  Tabel 21 Proyeksi Rasio Keuangan
                       Keterangan                    2025         2026         2027         2028         2029         2030         Rerata

        I.    RASIO LIKUIDITAS
              Dengan
              Current Ratio                        1198,35%      1370,36%     2028,57%     4011,06%     5573,24%     7110,99%     3548,76%
              Quick (Acid Test) Ratio              1171,88%      1339,05%     1988,42%     3944,14%     5506,00%     7043,44%     3498,82%
              Working Capital to Total Assets
              Ratio                                  48,13%        44,05%       48,13%       53,38%       66,79%       76,77%          56,21%
              Tanpa
              Current Ratio                        1441,79%      1641,51%     2353,97%     4515,78%     6041,78%     6935,19%     3821,67%
              Quick (Acid Test) Ratio              1415,32%      1610,21%     2313,82%     4448,85%     5974,55%     6867,64%     3771,73%
              Working Capital to Total Assets
              Ratio                                  58,73%        53,65%       56,71%       60,99%       73,59%       76,31%          63,33%
              Dengan-Tanpa
              Current Ratio                        -243,44%      -271,15%     -325,40%     -504,72%     -468,54%      175,80%     -272,91%
              Quick (Acid Test) Ratio              -243,44%      -271,15%     -325,40%     -504,72%     -468,54%      175,80%     -272,91%
              Working Capital to Total Assets
              Ratio                                 -10,60%        -9,61%       -8,59%       -7,61%       -6,80%        0,46%          -7,13%


       II.    RASIO LEVERAGE
              Dengan
              Total Debt to Equity Ratio              8,54%         5,17%        2,96%        1,77%        1,58%        1,44%           3,58%
              Total Debt to Total Assets Ratio        7,86%         4,92%        2,87%        1,73%        1,56%        1,42%           3,39%
              Time Interest Earned Ratio              11,09         19,98        48,72       234,89     7.704,08     8.738,38      2.792,86
              Tanpa
              Total Debt to Equity Ratio              8,53%         5,19%        2,98%        1,79%        1,61%        1,47%           3,59%
              Total Debt to Total Assets Ratio        7,86%         4,94%        2,90%        1,76%        1,58%        1,45%           3,41%
              Time Interest Earned Ratio (kali)       11,09         19,98        48,72       234,89     7.704,08     8.738,38      2.792,86
              Dengan-Tanpa
              Total Debt to Equity Ratio              0,01%        -0,02%       -0,03%       -0,02%       -0,02%       -0,03%          -0,02%
              Total Debt to Total Assets Ratio        0,01%        -0,02%       -0,02%       -0,02%       -0,02%       -0,03%          -0,02%
              Time Interest Earned Ratio (kali)        0,00          0,00         0,00         0,00         0,00         0,00               -


       III.   RASIO AKTIVITAS
              Dengan
              Total Assets Turnover (kali)             0,22          0,23         0,23         0,23         0,22         0,22            0,23
              Receivables Turnover (kali)              4,12          4,40         4,70         5,01         5,36         5,72            4,88
              Collection Period (Hari)                      89           83           78           73           68           64            76
              Inventory Turnover (Total) (kali)       23,80         25,66        27,67        29,86        32,23        34,80           29,00
              Average Days Inventory (Hari)                 15           14           13           12           11           10            13
              Working Capital Turnover (kali)          0,47          0,52         0,48         0,43         0,34         0,29            0,42
              Tanpa
              Total Assets Turnover (kali)             0,22          0,23         0,23         0,23         0,23         0,22            0,23
              Receivables Turnover (kali)              4,12          4,40         4,70         5,01         5,36         5,72            4,88
              Collection Period (Hari)                      89           83           78           73           68           64            76
              Inventory Turnover (Total) (kali)       23,80         25,66        27,67        29,86        32,23        34,80           29,00
              Average Days Inventory (Hari)                 15           14           13           12           11           10            13
              Working Capital Turnover (kali)          0,38          0,43         0,41         0,38         0,31         0,29            0,37
              Dengan-Tanpa
              Total Assets Turnover (kali)             0,00         (0,00)       (0,00)       (0,00)       (0,00)       (0,00)          (0,00)
              Receivables Turnover (kali)                    -            -            -            -            -            -             -
              Collection Period (Hari)                       -            -            -            -            -            -             -
              Inventory Turnover (Total) (kali)              -            -            -            -            -            -             -



                                                                                                                                  47
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                      Keterangan               2025       2026       2027       2028       2029       2030        Rerata

             Average Days Inventory (Hari)            -          -          -          -          -          -             -
             Working Capital Turnover (kali)     0,08       0,09       0,07       0,05       0,03      (0,01)           0,05


       IV.   RASIO KEUANGAN
             Dengan
             Gross Profit Margin               38,48%     39,42%     40,31%     41,16%     41,97%     42,74%          40,68%
             Operating Profit Margin           30,10%     31,42%     32,67%     33,87%     35,01%     36,10%          33,19%
             Net Profit Margin                 40,05%     42,09%     44,15%     46,01%     49,06%     48,59%          44,99%
             Return On Investment, ROI          9,00%      9,65%     10,18%     10,54%     11,00%     10,70%          10,18%
             Return On Equity, ROE              9,77%     10,15%     10,48%     10,72%     11,17%     10,85%          10,52%
             Tanpa
             Gross Profit Margin               38,48%     39,42%     40,31%     41,16%     41,97%     42,74%          40,68%
             Operating Profit Margin           30,10%     31,42%     32,67%     33,87%     35,01%     36,10%          33,19%
             Net Profit Margin                 40,56%     39,97%     42,08%     44,07%     47,23%     45,81%          43,29%
             Return On Investment, ROI          9,11%      9,20%      9,78%     10,21%     10,75%     10,28%           9,89%
             Return On Equity, ROE              9,88%      9,67%     10,07%     10,40%     10,92%     10,43%          10,23%
             Dengan-Tanpa
             Gross Profit Margin                0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%           0,00%
             Operating Profit Margin            0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%      0,00%           0,00%
             Net Profit Margin                 -0,51%      2,12%      2,06%      1,94%      1,83%      2,78%           1,70%
             Return On Investment, ROI         -0,10%      0,45%      0,39%      0,32%      0,25%      0,41%           0,29%
             Return On Equity, ROE             -0,11%      0,47%      0,40%      0,33%      0,25%      0,42%           0,29%


                      Rasio Likuiditas


                      Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                      jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                      liabilitas jangka pendeknya.


                      Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                      proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 3548,76% dan quick ratio
                      menunjukkan rata-rata sebesar 3498,82%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
                      keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, current ratio
                      menunjukkan rata-rata sebesar 3821,67% dan quick ratio menunjukkan rata-rata
                      sebesar 3771,73%.


                      Dengan demikian, diperoleh rata-rata current ratio dan quick ratio lebih dari
                      100,00%. Hal ini menunjukan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang likuid,
                      dimana perusahaan mampu melunasi liabilitas lancar dengan menggunakan aset
                      lancar yang dimilikinya. Adapun rasio likuiditas tanpa dilakukannya transaksi lebih
                      besar karena Rencana Transaksi menggunakan kas MGSS.


                      Rasio Leverage


                      Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                      modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                                                                                                                 48
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 3,58%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,04 hutang. Total debt to assets ratio (DAR) menunjukkan tren
                   menurun dengan rata-rata sebesar 3,39%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                   digunakan untuk menjaminkan Rp0,03 hutang.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi Total Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rata-
                   rata sebesar 3,59%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan untuk
                   menjamin Rp0,04 hutang. Total Debt to Total Assets Ratio (DAR) menunjukkan tren
                   menurun dengan rata-rata sebesar 3,41%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
                   digunakan untuk menjaminkan Rp0,03 hutang.


                   Tren yang menurun mengindikasikan risiko yang dihadapi perusahaan berkurang
                   karena penggunaan utang yang berkurang.


                   Rasio Aktivitas


                   Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                   dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,23 kali per tahunnya.
                   Sementara itu, rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 4,88 kali per tahun
                   atau setiap 76 hari.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi rata-rata perputaran aset juga sebanyak 0,23 kali per tahunnya, dan rata-
                   rata perputaran piutang juga sebanyak 4,88 kali per tahun atau setiap 76 hari.


                   Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan
                   penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk mengukur
                   berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.


                   Rasio Keuangan


                   Rasio ini bertujuan untuk melihat kemampuan yang dimiliki perusahaan dalam
                   menghasilkan sebuah laba.




                                                                                                    49
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 40,68%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 44,99%.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 40,68%. Sementara itu rata-
                   rata Net Profit Margin adalah sebesar 43,29%.


                   Net profit margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang
                   dihasilkan perusahaan dari pendapatan bersih.

           4.1.5   Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan


                   Laporan Posisi Keuangan Proforma

                   Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                   setelah transaksi dilakukan:

                       Tabel 22 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma per 30 Juni 2025
                                                            (Rp.000)

                                                      Sebelum Rencana                      Proforma setelah
                                   Uraian                                Penyesuaian
                                                         Transaksi                         Rencana Transaksi



                    ASET
                    ASET LANCAR
                    Kas dan bank                         2.249.654.379    (110.000.000)       2.139.654.379
                    Kas dan deposito berjangka yang
                    dibatasi penggunaannya                           -                 -                      -
                    Piutang usaha - bersih
                      Pihak berelasi                         2.776.788                 -           2.776.788
                      Pihak ketiga                        223.276.082                  -        223.276.082
                    Aset kontrak                             8.325.407                 -           8.325.407
                    Piutang lain-lain
                      Pihak berelasi                       24.085.830                  -         24.085.830
                      Pihak ketiga                                   -                 -                      -
                    Persediaan                             24.649.266                  -         24.649.266
                    Uang muka jangka pendek dan
                    biaya dibayar di muka                  11.020.913                  -         11.020.913
                    Pajak dibayar di muka                    1.121.473                 -           1.121.473
                    Aset tidak lancar yang dimiliki
                    untuk dijual                                     -                 -                      -
                    Aset lancar lainnya                              -                 -                      -


                    Jumlah Aset Lancar                   2.544.910.139    (110.000.000)       2.434.910.139


                    ASET TIDAK LANCAR
                    Uang muka pembelian aset tetap         92.577.631                  -         92.577.631


                                                                                                           50
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                          Sebelum Rencana                           Proforma setelah
                                  Uraian                                          Penyesuaian
                                                             Transaksi                              Rencana Transaksi

                    Pinjaman kepada pihak berelasi            525.000.000           110.000.000          635.000.000
                    Kas dan deposito berjangka yang
                    dibatasi penggunaannya                                -                     -                      -
                    Investasi pada entitas asosiasi                       -                     -                      -
                    Aset pajak tangguhan                                  -                     -                      -
                    Aset tetap - bersih                       958.250.523                       -        958.250.523
                    Aset hak-guna - bersih                       9.087.694                      -           9.087.694
                    Aset tidak lancar lainnya                  10.824.667                       -          10.824.667

                    Jumlah Aset Tidak Lancar                 1.595.740.515          110.000.000         1.705.740.515
                    JUMLAH ASET                              4.140.650.653                      -       4.140.650.653


                                                           Sebelum Rencana                          Proforma setelah
                                   Uraian                                         Penyesuaian
                                                              Transaksi                             Rencana Transaksi


                    LIABILITAS DAN EKUITAS

                    LIABILITAS JANGKA PENDEK
                    Utang bank jangka pendek                                  -                 -                      -
                    Utang usaha
                      Pihak berelasi                                          -                 -                      -
                      Pihak ketiga                               41.941.821                     -          41.941.821
                    Utang lain-lain
                      Pihak berelasi                                 70.530                     -              70.530
                      Pihak ketiga                                  251.648                     -             251.648
                    Utang pajak                                   2.285.294                     -           2.285.294
                    Beban yang masih harus dibayar               30.294.423                     -          30.294.423
                    Pendapatan diterima di muka                   1.466.945                     -           1.466.945
                    Liabilitas jangka panjang JTDST
                      Utang bank                                107.256.705                     -         107.256.705
                      Utang pembiayaan konsumen                               -                 -                      -
                      Liabilitas sewa                             3.625.168                     -           3.625.168

                    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek             187.192.534                     -         187.192.534

                    LIABILITAS JANGKA PANJANG
                    Provisi rehabilitasi tambang,
                    penutupan tambang dan
                    pembongkaran
                      Liabilitas jangka panjang-stlh
                      dikurangi bag. JTDST
                      Utang bank                                181.042.879                     -         181.042.879
                      Utang pembiayaan konsumen                               -                 -                      -
                      Liabilitas sewa                             6.115.581                     -           6.115.581
                    Liabilitas imbalan kerja                     15.419.543                     -          15.419.543
                    Liabilitas jangka panjang lain-lain              49.894                     -              49.894

                    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang            202.627.897                     -         202.627.897


                    Jumlah Liabilitas                           389.820.431                     -         389.820.431




                                                                                                                       51
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                          Sebelum Rencana                          Proforma setelah
                                    Uraian                                       Penyesuaian
                                                             Transaksi                             Rencana Transaksi
                    EKUITAS
                    Modal Disetor                             175.002.664                      -         175.002.664
                    Tambahan modal disetor                    361.669.862                      -         361.669.862
                    Komponen ekuitas lainnya                      835.679                      -             835.679
                    Selisih kurs penjabaran laporan
                    keuangan                                 1.357.366.805                     -       1.357.366.805
                    Selisih nilai transaksi mata uang
                    asing                                                    -                 -                      -
                    Saldo laba
                      Ditentukan penggunaannya                   2.637.336                     -           2.637.336
                      Belum ditentukan
                      penggunaannya                          1.834.662.628                     -       1.834.662.628

                    Ekuitas yang dapat diatribusikan
                    kepada pemilik entitas induk             3.732.174.973                     -       3.732.174.973

                    Kepentingan non-pengendali                  18.655.249                     -          18.655.249

                    Jumlah Ekuitas                           3.750.830.222                     -       3.750.830.222

                    JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS            4.140.650.653                     -       4.140.650.653


                   Berikut ini adalah laba rugi sebelum transaksi dan proforma laba rugi setelah
                   transaksi dilakukan:


                     Tabel 23 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                  Proforma per 30 Juni 2025 (Rp.000)
                                                         Sebelum Rencana                           Proforma setelah
                                   Uraian                                        Penyesuaian
                                                            Transaksi                              Rencana Transaksi


                    PENDAPATAN                               479.271.759                       -         479.271.759
                    BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (294.828.217)                      -       (294.828.217)

                    LABA BRUTO                               184.443.542                       -         184.443.542

                    Beban umum dan administrasi              (40.171.139)                      -         (40.171.139)
                    Keuntungan penjualan aset tetap           47.723.705                       -          47.723.705
                    Beban keuangan                           (13.753.658)                      -         (13.753.658)
                    Penghasilan keuangan                      64.159.933                       -          64.159.933
                    Beban pajak final                         (5.757.849)                      -          (5.757.849)
                    Keuntungan selisih kurs                  (35.633.913)                      -         (35.633.913)
                    Pendapatan (beban) lain-lain -
                      bersih                                   2.606.392                       -           2.606.392
                    LABA SEBELUM PAJAK
                      PENGHASILAN                            203.617.013                       -         203.617.013

                    BEBAN PAJAK PENGHASILAN                              -                     -                      -

                    LABA BERSIH TAHUN BERJALAN               203.617.013                       -         203.617.013

                    PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                      LAINNYA
                            Pengukuran kembali atas
                              kewajiban program
                              imbalan pasti                              -                     -                      -


                                                                                                                      52
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                                        Sebelum Rencana                             Proforma setelah
                                 Uraian                                        Penyesuaian
                                                           Transaksi                                Rencana Transaksi
                         Pajak penghasilan terkait                       -                   -                         -


                         Selisih kurs atas penjabaran
                           akun-akun kegiatan
                           usaha luar negeri                             -                   -                         -

                    Jumlah laba komprehensif -
                      setelah pajak


                    KOMPREHENSIF LAINNYA TAHUN
                      BERJALAN                              203.617.013                      -            203.617.013


                   Penyesuaian manajemen

                   Penyesuaian berasal dari pengurangan sebesar Rp340.000.000.000,- pada akun
                   kas dan bank atas adanya Pinjaman kepada pihak berelasi dengan rincian sebagai
                   berikut:

                  Kas dan Bank
                  Pinjaman dari MBSS kepada AGI                                                   340.000.000.000
                  Penyesuaian                                                                Rp340.000.000.000


                   Penambahan sebesar Rp340.000.000.000,- terjadi pada akun Pinjaman kepada
                   pihak berelasi dengan rincian sebagai berikut:

                  Pinjaman Kepada Pihak Berelasi
                  Pinjaman dari MBSS kepada AGI                                                   340.000.000.000
                  Penyesuaian                                                                Rp340.000.000.000


                   Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                   dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi current ratio, quick
                   ratio dan Working Capital to Total Assets Ratio pada rasio likuiditas. Hal ini
                   dikarenakan dengan adanya transaksi terdapat pinjaman kepada pihak berelasi yang
                   sumbernya berasal dari akun kas dan setara kas MBSS.


                                           Tabel 24 Analisis Rasio Keuangan Proforma
                                                                Sebelum Rencana                  Proforma setelah
                                      Uraian
                                                                       Transaksi             Rencana Transaksi
                    LIQUIDITY (%)
                    Current Ratio                                            1359,51%                       1177,88%
                    Quick Ratio                                              1322,55%                       1140,91%
                    Working Capital To Total Assets
                    Ratio                                                      56,94%                         48,73%




                                                                                                                       53
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.1.6   Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Transaksi

                   Berikut adalah proyeksi arus kas MBSS dengan adanya Transaksi:

                             Tabel 25 Arus Kas Dari Aktivitas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)

                                Keterangan                        2025            2026   2027       2028   2029           2030

                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                      INVESTASI
                    Pemberian pinjaman kepada
                       pihak berelasi                         (450.000.000)          -          -      -           -             -
                    Pembayaran kembali pinjaman
                       dari pihak berelasi                               -           -          -      -           -   450.000.000


                   Berdasarkan analisis terhadap proyeksi arus kas dengan adanya transaksi, terdapat
                   proyeksi kas yang diperoleh dari pelunasan pinjaman pada tahun 2030 sebesar
                   Rp340,00 miliar yang berasal dari pembayaran pinjaman AGI kepada MBSS dan
                   Rp110,00 miliar yang berasal dari pembayaran pinjaman GAA kepada MGSS.
                   Sedangkan rincian pelunasan pinjaman AGI sebagai berikut.


                              Tabel 26 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Utang
                                                                         (Rp.000)
                                                                                                       Total
                      Year      Bunga         Principal          Draw down           Interest        Principal +       Outstanding
                                                                                                       Interest
                     2025         8,50%                   -     340.000.000                     -                  -   340.000.000
                     2026         8,50%                   -                   -     28.900.000        28.900.000       340.000.000
                     2027         8,50%                   -                   -     28.900.000        28.900.000       340.000.000
                     2028         8,50%                   -                   -     28.900.000        28.900.000       340.000.000
                     2029         8,50%                   -                   -     28.900.000        28.900.000       340.000.000
                     2030         8,50%      340.000.000                      -     28.900.000       368.900.000                  -


           4.1.7   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi


                   Berdasarkan analisis Cash Management, sumber dana transaksi pemberian
                   pinjaman MBSS kepada AGI sebesar Rp340.000.000.000,-, berasal dari kas setara
                   kas MBSS.


                   Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada financial covenant sehubungan dengan
                   transaksi ini.


           4.2     Analisis Yield dari Transaksi yang Sejenis dan Sebanding


                   Sesuai Perjanjian Utang Piutang maka suku bunga Rencana Transaksi yang
                   disepakati     sebesar       8,50%         per    tahun.       Kami     melakukan        analisis      dengan



                                                                                                                                 54
Page 75
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   membandingkan tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan tingkat suku bunga
                   pasar berdasarkan Surat Utang Negara dan Suku Bunga Simpanan Berjangka.


                   Merujuk pada Ringkasan Hasil Penerbitan Surat Berharga Negara Tahun 2025,
                   besarnya tingkat bunga surat utang negara pada Juni 2025 adalah sebesar 6,92%
                   dengan rincian sebagai berikut:


                                           Tabel 27 Tingkat Bunga Surat Utang Negara

                                    Bond                          Maturity               Yield
                                FR0104                           15-Jul-30                       6,2539%
                                FR0103                           15-Jul-35                       6,5946%
                                FR0106                          15-Aug-40                        6,9466%
                                FR0107                          15-Aug-45                        7,0098%
                                FR0102                           15-Jul-54                       7,0100%
                                FR0105                           15-Jul-64                       7,0589%
                                                 Average                                         6,9240%
                   Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
                              Keuangan, 1 Juli 2025


                   Merujuk pada Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia per Juni 2025 yang dirilis oleh
                   Bank Indonesia, besarnya Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut
                   Kelompok Bank untuk jangka waktu 12 bulan sebesar 5,04% dengan rincian sebagai
                   berikut:


                   Tabel 28 Suku Bunga Simpanan Berjangka Rupiah Menurut Kelompok Bank Jangka
                                                           Waktu 12 Bulan

                                             Kelompok Bank                        Bunga (per tahun)
                    Bank Persero                                                                 3,44%
                    Bank Pemerintah Daerah                                                       6,09%
                    Bank Swasta Nasional                                                         5,24%
                    Bank Asing dan Bank Campuran                                                 5,38%
                    Bank Umum                                                                    5,07%
                                                Average                                          5,04%
                   Sumber: Statistik Keuangan Ekonomi Indonesia, Bank Indonesia


                   Dari analisis perbandingan antara tingkat suku bunga Rencana Transaksi dengan
                   tingkat suku bunga pasar dapat disimpulkan bahwa tingkat suku bunga dalam
                   Rencana Transaksi lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga pasar. Dalam hal
                   ini MBSS akan mendapatkan pendapatan bunga yang lebih besar jika dibandingkan
                   dengan MBSS melakukan investasi dengan mengandalkan bunga simpanan atau
                   dengan MBSS melakukan investasi pada Surat Utang Negara.




                                                                                                         55
Page 76
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           4.3       Analisis Inkremental

           4.3.1    Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                    Asumsi-asumsi pembentuk peningkatan masing-masing akun selama periode
                    proyeksi telah dirincikan sebagai berikut telah dijelaskan pada sub bab 4.1.1.
                    Analisis        inkremental      dilakukan       dengan       membandingkan        proyeksi    tanpa
                    dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                    Inkremental Posisi Keuangan


                    Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:


                                                Tabel 29 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                          Keterangan                     2025          2026         2027        2028        2029        2030

          ASET
          Aset Lancar
              Kas dan setara kas                        (454.919)     (432.475)    (408.524)   (383.703)   (357.983)    134.992
              Piutang usaha                                      -            -            -           -           -           -
              Aset kontrak                                       -            -            -           -           -           -
              Piutang lain-lain                                  -            -            -           -           -           -
              Persediaan - bersih                                -            -            -           -           -           -
              Pajak dibayar di muka                              -            -            -           -           -           -
              Uang muka                                          -            -            -           -           -           -
              Biaya dibayar di muka                              -            -            -           -           -           -
          Total Aset Lancar                             (454.919)     (432.475)    (408.524)   (383.703)   (357.983)    134.992

          Aset Tidak Lancar
              Pinjaman kepada pihak berelasi             450.000       450.000      450.000     450.000     450.000            -
             Uang muka pembelian aset tetap                      -            -            -           -           -           -
              Aset tetap - setelah dikurangi
                 akumulasi penyusutan dan
                 penurunan nilai                                 -            -            -           -           -           -
              Aset hak guna                                      -            -            -           -           -           -
              Refundable deposit                                 -            -            -           -           -           -
              Aset tidak lancar lainnya                          -            -            -           -           -           -
          Total Aset Tidak Lancar                        450.000       450.000      450.000     450.000     450.000            -


          TOTAL ASET                                      (4.919)       17.525       41.476      66.297      92.017     134.992


          LIABILITAS DAN EKUITAS
          Liabilitas Jangka Pendek
              Utang bank jangka pendek                           -            -            -           -           -           -
              Utang usaha                                        -            -            -           -           -           -
              Utang lain-lain                                    -            -            -           -           -           -
              Biaya yang masih harus dibayar                     -            -            -           -           -           -
              Utang pajak                                        -            -            -           -           -           -
              Liabilitas jangka panjang yang jatuh
                 tempo dalam satu tahun:
                     Liabilitas sewa                             -            -            -           -           -           -
                     Utang bank                                  -            -            -           -           -           -
              Uang muka dari pihak ketiga



                                                                                                                       56
Page 77
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                           Keterangan                  2025       2026        2027       2028       2029        2030

                     Penjualan aset                           -           -          -          -          -           -
                     Pelanggan                                -           -          -          -          -           -
          Total Liabilitas Jangka Pendek                      -           -          -          -          -           -

          Liabilitas Jangka Panjang
             Liabilitas jangka panjang - setelah
                dikurangi bagian yang jatuh tempo
                dalam satu tahun:
                  Liabilitas sewa                             -           -          -          -          -           -
                  Utang bank                                  -           -          -          -          -           -
              Liabilitas imbalan kerja                        -           -          -          -          -           -
              Liabilitas jangka panjang lain-lain             -           -          -          -          -           -
          Total Liabilitas Jangka Panjang                     -           -          -          -          -           -

          EKUITAS
              Modal saham - nilai nominal Rp 100
                per saham                                     -           -          -          -          -           -
              Tambahan modal disetor                          -           -          -          -          -           -
              Komponen ekuitas lainnya                        -           -          -          -          -           -
              Selisih kurs penjabaran laporan
                keuangan                                      -           -          -          -          -           -
              Saldo laba
                    Ditentukan penggunaannya                  -           -          -          -          -           -
                    Tidak ditentukan penggunaannya     (4.919)    17.469      41.365     66.131     91.799      134.722

             Jumlah ekuitas yang dapat
                diatribusikan kepada pemilik Entitas
                Induk                                  (4.919)    17.469      41.365     66.131     91.799      134.722

              Kepentingan nonpengendali                       -          55      111        166        219          270

          TOTAL EKUITAS                                (4.919)    17.525      41.476     66.297     92.017      134.992


          TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                 (4.919)    17.525      41.476     66.297     92.017      134.992


                     Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp17,53 miliar pada
                     tahun 2026 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada tahun
                     2030.

                     Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas ekuitas sebesar Rp17,53 miliar pada
                     tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp134,99 miliar pada tahun
                     2030.

                     Inkremental Laba Rugi


                     Inkremental laba rugi MBSS adalah sebagai berikut:




                                                                                                               57
Page 78
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                              Tabel 30 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
                                Keterangan                2025          2026        2027            2028           2029           2030
                    PENDAPATAN USAHA
                       Pendapatan                                -             -           -               -              -              -
                    TOTAL                                        -             -           -               -              -              -
                       Growth Per Year
                    BEBAN LANGSUNG                               -             -           -               -              -              -
                       To Sales
                    LABA (RUGI) BRUTO                            -             -           -               -              -              -
                       Gross Profit Margin
                    BEBAN USAHA
                       General and administrative
                       expenses                                  -             -           -               -              -              -
                    TOTAL                                        -             -           -               -              -              -


                    LABA (RUGI) USAHA                            -             -           -               -              -              -
                       Operating Profit Margin
                    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                       Pendapatan Lain-lain               (4.919)       22.444      23.952          24.820         25.721         42.975
                       Beban Lain-Lain                           -          (55)        (56)          (54)           (53)           (52)
                    TOTAL                                 (4.919)       22.389      23.896          24.766         25.668         42.923


                    LABA SEBELUM PAJAK
                    PENGHASILAN                           (4.919)       22.389      23.896          24.766         25.668         42.923


                    PAJAK PENGHASILAN                            -             -           -               -              -              -

                    LABA TAHUN BERJALAN                   (4.919)       22.389      23.896          24.766         25.668         42.923


                   Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar
                   Rp22,39 miliar pada tahun 2026, dan Rp42,92 miliar pada tahun 2030.


                   Inkremental Arus Kas


                   Inkremental Arus Kas MBSS adalah sebagai berikut:


                                               Tabel 31 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)

                                  Keterangan                     2025        2026        2027          2028           2029           2030

                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                    Penerimaan kas dari:
                    Pelanggan                                           -           -           -              -              -              -
                    Lain-lain                                           -           -           -              -              -              -
                    Pembayaran kas kepada
                    Pemasok                                             -           -           -              -              -              -
                    Direksi dan karyawan                                -           -           -              -              -              -
                    Pembayaran pajak penghasilan                        -           -           -              -              -              -
                    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas                 -           -           -              -              -              -
                        Operasi




                                                                                                                                    58
Page 79
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                                   Keterangan                 2025       2026       2027       2028       2029       2030


                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                    Penerimaan dari penjualan aset tetap             -          -          -          -          -          -
                    Penerimaan uang muka penjualan aset              -          -          -          -          -          -
                    Penerimaan bunga                         (4.919)     22.444     23.952     24.820     25.721     42.975
                    Perolehan aset tetap                             -          -          -          -          -          -
                    Kenaikan uang muka pembelian aset                -          -          -          -          -          -
                    Pemberian pinjaman kepada pihak          (450.00
                        berelasi                                  0)            -          -          -          -          -
                    Pembayaran kembali pinjaman dari                                                                 450.00
                        pihak berelasi                               -          -          -          -          -          0
                    Kas Bersih Diperoleh dari
                    (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi   (454.919)    22.444     23.952     24.820     25.721     492.975


                    ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                        PENDANAAN
                    Pembayaran utang bank                            -          -          -          -          -          -
                    Pembayaran beban keuangan                        -          -          -          -          -          -
                    Pembayaran pokok liabilitas sewa                 -          -          -          -          -          -
                    Penerimaan utang bank                            -          -          -          -          -          -
                    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                        Pendanaan                                    -          -          -          -          -          -


                    KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA
                        KAS                                 (454.919)    22.444     23.952     24.820     25.721     492.975
                    KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL
                        PERIODE                                      - (454.919) (432.475) (408.524) (383.703) (357.983)
                    KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR
                        PERIODE                             (454.919) (432.475) (408.524) (383.703) (357.983)        134.992


                   Dari tabel di atas terlihat bahwa dengan adanya rencana transaksi bahwa akumulasi
                   arus kas akhir pada proyeksi tahun 2030 sebesar Rp134 ,99 miliar.

           4.3.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                   Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan pendapatan yang relevan
                   sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yaitu penerimaan bunga.

           4.3.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan


                   Tidak terdapat Informasi non keuangan yang relevan pada rencana Transaksi
                   Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI.


           4.4     Analisis Sensitivitas


                   Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, biaya
                   investasi naik, struktur biaya naik, dan kenaikan discount rate dengan masing-



                                                                                                                     59
Page 80
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                     masing perubahan kondisi sebesar 2,50%, 5,00%, 7,50%, hingga 10,00% yang
                     berpengaruh terhadap kelayakan MBSS dengan dilakukannya transaksi yang
                     digambarkan dengan grafik sensitivitas sebagai berikut:


                                                  Tabel 32 Analisis Sensitivitas
                                                    Kondisi                    Perubahan Kondisi
                           Keterangan
                                                    Normal       2,50%        5,00%        7,50%       10,00%
               Pendapatan Turun
               Net Present Value (NPV) - Rp.000    1.070.239     934.553      798.936      663.412      528.014
               Internal Rate of Return (IRR)         33,48%       30,10%       26,86%       23,74%       20,73%
               Return On Investment (ROI)            10,18%         9,23%        8,27%        7,32%        6,36%
               Profitability Index (PI)             1,57622      1,50371      1,43110      1,35839      1,28560
               Payback Period (PP)                 4 Th 4 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln   4 Th 8 Bln   4 Th 9 Bln
               BEP    a. Rp.000                     223.527      241.838      265.329      296.533      339.962
                      b. % Terhadap Pendapatan       18,48%       21,05%       24,35%       28,74%       34,87%



               Biaya Investasi Naik
               Net Present Value (NPV) - Rp.000    1.070.239    1.028.066     985.894      943.722      901.550
               Internal Rate of Return (IRR)         33,48%       32,06%       30,71%       29,42%       28,18%
               Return On Investment (ROI)            10,18%       10,18%       10,18%       10,18%       10,18%
               Profitability Index (PI)             1,57622      1,54123      1,50775      1,47570      1,44499
               Payback Period (PP)                 4 Th 4 Bln   4 Th 5 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln
               BEP    a. Rp.000                     223.527      223.527      223.527      223.527      223.527
                      b. % Terhadap Pendapatan       18,48%       18,48%       18,48%       18,48%       18,48%



               Struktur Biaya Naik
               Net Present Value (NPV) - Rp.000    1.070.239     968.083      865.472      762.421      658.951
               Internal Rate of Return (IRR)         33,48%       30,90%       28,39%       25,95%       23,58%
               Return On Investment (ROI)            10,18%         9,75%        9,33%        8,91%        8,48%
               Profitability Index (PI)             1,57622      1,52133      1,46618      1,41079      1,35516
               Payback Period (PP)                 4 Th 4 Bln   4 Th 6 Bln   4 Th 7 Bln   4 Th 8 Bln   4 Th 8 Bln
               BEP    a. Rp.000                     223.527      243.724      265.813      290.027      316.641
                      b. % Terhadap Pendapatan       18,48%       20,15%       21,99%       24,00%       26,22%



               Discount Rate Naik
               Net Present Value (NPV) - Rp.000    1.070.239    1.050.550    1.031.138    1.011.998     993.125
               Internal Rate of Return (IRR)         33,48%       33,48%       33,48%       33,48%       33,48%
               Return On Investment (ROI)            10,18%       10,18%       10,18%       10,18%       10,18%
               Profitability Index (PI)             1,57622      1,56747      1,55879      1,55018      1,54166
               Payback Period (PP)                 4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln   4 Th 4 Bln
               BEP    a. Rp.000                     223.527      223.527      223.527      223.527      223.527
                      b. % Terhadap Pendapatan       18,48%       18,48%       18,48%       18,48%       18,48%


                     Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                     sebesar Rp1,07 triliun, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                     pendapatan turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                     Rp528,01 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi naik, dimana
                     biaya investasi naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah


                                                                                                              60
Page 81
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




                   sebesar Rp901,55 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana
                   struktur biaya naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
                   sebesar Rp658,95 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount
                   rate, dimana discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan
                   adalah sebesar Rp993,13 miliar.


                                                          Gambar 9 Analisis Sensitivitas
                                     1.200.000

                                     1.000.000

                                      800.000
                     NPV (Rp.Juta)




                                      600.000

                                      400.000

                                      200.000

                                            0
                                                 NORMAL          2,50%        5,00%        7,50%    10,00%

                                                    PENDAPATAN TURUN          STRUKTUR BIAYA NAIK

                                                    BIAYA INVESTASI NAIK      DISCOUNT RATE NAIK



                   Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan MBSS dengan dilakukannya
                   transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.




                                                                                                             61
Page 82
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           5       ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM
                   MEMINJAM DANA

           5.1     Analisis Kelayakan


                   Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa           dengan    dilakukannya
                   transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
                   • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate → Layak
                     IRR yang dihasilkan adalah sebesar 33,48% yang berarti di atas tingkat discount
                     rate yang sebesar 9,84%.
                   • Net Present Value ( NPV ) > 0 → Layak
                     NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
                      Rp1.070.239.000.000,-.
                   • Profitability Index ( PI ) > 1 → Layak
                     PI yang diperoleh adalah sebesar 1,57622 yang berarti lebih besar dari 1.
                   • Payback Period ( PP )
                     PP akan diperoleh dalam waktu 4 tahun 4 bulan.

           5.2     Analisis Kelayakan Pelunasan Utang

                   Sesuai dengan proyeksi keuangan yang diperoleh dari manajemen MBSS, AGI
                   diharapkan dapat melunasi pokok pinjaman dan bunga kepada MBSS. Dalam
                   proyeksi keuangan MBSS, diharapkan AGI dapat melunasi pinjamannya pada tahun
                   2030.

           5.3     Analisis Faktor-Faktor Lain yang Relevan


                   Tidak terdapat informasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi transaksi
                   Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI.




                                                                                                    62
Page 83
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           6       ANALISIS ATAS JAMINAN


                   Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas Pemberian
                   Pinjaman MBSS kepada AGI.




                                                                                                  63
Page 84
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                   Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi (analisis atas besaran dana dari objek
                   transaksi, dampak dari transaksi, dan pertimbangan bisnis), analisis kualitatif,
                   analisis kuantitatif, dan analisis atas jaminan, maka kami berpendapat bahwa
                   Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI adalah Wajar.

                   Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                   dampak material terhadap Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI.
                   Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik
                   secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian,
                   kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan
                   pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
                   Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
                   Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
                   kesimpulan mengenai kewajaran Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI
                   ini mungkin berbeda.




                                                                                                  64
Page 85
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                   Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                   berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                   28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                   Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                   Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                   Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                   MAPPI                    : No. 09-S-02341
                   Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                   Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                   Register                 : No. RMK-2017.00303
                   STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                   STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                  65
Page 86
Pendapat Kewajaran
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk




           9       KESIMPULAN


                   Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Transaksi yang meliputi
                   analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas transaksi, analisis atas
                   kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat
                   bahwa Transaksi Pemberian Pinjaman MBSS kepada AGI adalah Wajar.




                                                                                                              66
Page 87
    LAMPIRAN
PROYEKSI KEUANGAN
Page 88
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ASUMSI - ASUMSI                                                                                                                                Lampiran 1


                   Keterangan                             2024       2025      2025         2026         2027         2028         2029           2030
                                                         31-Dec     30-Jun     0,50         1,50         2,50         3,50         4,50           5,50

     Jumlah Hari Dalam Setahun                  Hari         365        181       184           365          365          365          365            365
     Jumlah Hari Operasional Dalam Setahun      Hari         360        180       180           360          360          360          360            360
     Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun    Bulan          12          6         6            12           12           12           12             12

STRUKTUR PENDAPATAN
    Pendapatan                                Rp.Juta     830.544    479.272   479.272     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404      1.543.744

     Pertumbuhan                              Growth                                         10,00%       10,00%       10,00%       10,00%         10,00%

STRUKTUR BIAYA
A. BEBAN POKOK PENDAPATAN
   Variable                                   To Sales                         41,01%        41,01%       41,01%       41,01%       41,01%         41,01%
   Fixed                                       Growth                                         5,00%        5,00%        5,00%        5,00%          5,00%

B.   BEBAN USAHA
     General and administrative expenses      Growth                                          5,00%        5,00%        5,00%        5,00%          5,00%

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
   Pendapatan Lain-lain                       To Sales                         17,30%        14,08%       13,92%       14,01%       15,73%         14,13%
   Beban Lain-Lain                            To Sales                          7,36%         3,41%        2,45%        1,87%        1,68%          1,64%

TINGKAT BUNGA
    KI                                          p.a.                            8,92%         8,92%        8,92%        8,92%        8,92%          8,92%
    KMK                                         p.a.                            8,82%         8,82%        8,82%        8,82%        8,82%          8,82%

TARIF PAJAK
    PPh Badan                                 To EBT                           22,00%        22,00%       22,00%       22,00%       22,00%         22,00%

TURNOVER
  Persediaan                                    Hari                                  15           14           13           12           11             10
  Piutang Usaha                                 Hari                                  89           83           78           73           68             64
  Hutang Usaha                                  Hari                                  26           24           22           21           19             18
Page 89
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN                                                                                              Lampiran 2
Rp.Juta

                  Keterangan                         2025         2026         2027         2028         2029          2030


ASSETS
CURRENT ASSETS
     Kas dan setara kas                              1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711     5.138.412
     Piutang usaha                                     232.834      239.819      247.014      254.424      262.057       269.919
     Aset kontrak                                        8.575        8.832        9.097        9.370        9.651         9.941
     Piutang lain-lain                                     -            -            -            -            -             -
     Persediaan - bersih                                24.773       24.896       25.021       25.146       25.272        25.398
     Pajak dibayar dimuka                                1.127        1.133        1.138        1.144        1.150         1.156
     Uang muka                                           2.698        2.711        2.725        2.738        2.752         2.766
     Biaya dibayar di muka                              12.297       12.359       12.421       12.483       12.545        12.608
Total Current Assets                                 2.239.389    2.185.651    2.546.734    3.049.339    4.258.139     5.460.199

NON-CURRENT ASSETS
     Pinjaman kepada pihak berelasi                   975.000      975.000      975.000      975.000      450.000             -
     Uang muka pembelian aset tetap                    92.578          -            -            -            -               -
     Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
        penyusutan dan penurunan nilai                 940.882    1.428.064    1.501.429    1.538.540    1.544.713     1.544.779
     Aset hak guna                                       7.270        3.635          -            -            -             -
     Refundable deposit                                  7.724        7.724        7.724        7.724        7.724         7.724
     Intangible assets                                   2.010          -            -            -            -             -
Total Non - Current Assets                           2.025.464    2.414.422    2.484.153    2.521.264    2.002.437     1.552.503

TOTAL ASSETS                                         4.264.852    4.600.074    5.030.887    5.570.603    6.260.576     7.012.702

LIABILITY AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
    Utang bank jangka pendek                              -            -            -            -            -             -
    Utang usaha                                        42.152       42.362       42.574       42.787       43.001        43.216
    Utang lain-lain                                       -            -            -            -            -             -
    Biaya yang masih harus dibayar                     30.446       30.598       30.751       30.905       31.059        31.215
     Utang pajak                                        2.297        2.308        2.320        2.331        2.343         2.355
     Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
        dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                               3.795        4.185          -              -            -             -
          Utang bank                                  106.708       80.042       49.899            -            -             -
     Uang muka dari pihak ketiga
          Penjualan asset                                 -            -            -            -            -             -
          Pelanggan                                     1.474          -            -            -            -             -
Total Current Liabilities                             186.872      159.495      125.544       76.023       76.403        76.785

NON-CURRENT LIABILITIES
     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
        bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                               4.185          -            -            -            -             -
          Utang bank                                  128.381       49.361          -            -            -             -
     Liabilitas imbalan kerja                          15.805       16.990       18.265       19.635       21.107        22.690
     Liabilitas jangka panjang lain-lain                  183          448          714          980          -             -
Total Non-Current Liabilities                         148.553       66.800       18.979       20.614       21.107        22.690

EQUITY
   Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham        175.003      175.003      175.003      175.003      175.003       175.003
   Tambahan modal disetor                              361.670      361.670      361.670      361.670      361.670       361.670
   Komponen equitas lainnya                               (812)        (812)        (812)        (812)        (812)         (812)
   Selisih kurs penjabaran laporan keuangan          1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367    1.357.367     1.357.367
   Saldo laba
     Ditentukan penggunaannya                            2.637        2.637        2.637        2.637        2.637         2.637
     Tidak ditentukan penggunaannya                  2.014.898    2.458.679    2.970.692    3.557.719    4.246.245     4.996.293

     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik Entitas Induk                   3.910.763    4.354.543    4.866.556    5.453.583    6.142.109     6.892.157

     Kepentingan nonpengendali                         18.665       19.236       19.809       20.382       20.956        21.069

Total Equity                                         3.929.427    4.373.779    4.886.365    5.473.965    6.163.065     6.913.227

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY                         4.264.852    4.600.074    5.030.887    5.570.603    6.260.576     7.012.702
Page 90
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI                                                                                               Lampiran 3
Rp.Juta

                 Keterangan                    2025          2026         2027         2028         2029          2030


REVENUES
    Pendapatan                                   958.544     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404     1.543.744
TOTAL                                            958.544     1.054.398    1.159.838    1.275.821    1.403.404     1.543.744
    Growth Per Year                                             10,00%       10,00%       10,00%       10,00%        10,00%
COST OF REVENUES                                 (589.656)    (638.794)    (692.355)    (750.755)    (814.454)     (883.953)
    To Sales                                       61,52%       60,58%       59,69%       58,84%       58,03%        57,26%
GROSS PROFIT                                      368.887      415.604      467.483      525.066      588.950       659.791
    Gross Profit Margin                            38,48%       39,42%       40,31%       41,16%       41,97%        42,74%
OPERATING EXPENSES
    General and administrative expenses           (80.342)     (84.359)     (88.577)     (93.006)     (97.657)     (102.539)
TOTAL                                             (80.342)     (84.359)     (88.577)     (93.006)     (97.657)     (102.539)

OPERATING PROFIT                                 288.545      331.244      378.906      432.060      491.293        557.251
    Operating Profit Margin                       30,10%       31,42%       32,67%       33,87%       35,01%         36,10%
OTHER INCOME (EXPENSES)
    Pendapatan Lain-lain                         165.845      148.442      161.479      178.792      220.814        218.062
    Beban Lain-Lain                              (70.537)     (35.905)     (28.372)     (23.826)     (23.581)       (25.265)
TOTAL                                             95.308      112.537      133.107      154.967      197.233        192.797

PROFIT BEFORE INCOME TAX                         383.853      443.781      512.013      587.027      688.526        750.048

Income Tax Expense - Net                                -           -            -            -            -             -

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR                 383.853      443.781      512.013      587.027      688.526        750.048
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)                       -     383.853      827.634     1.339.646    1.926.673     2.615.199

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)                   383.853      827.634     1.339.646    1.926.673    2.615.199     3.365.247
Page 91
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS                                                                                                         Lampiran 4
Rp.Juta

                    Keterangan                          2025         2026         2027         2028         2029          2030


    Cashflow from Operating Activities
     Penerimaan kas dari:
       Pelanggan                                         859.611     1.047.156    1.152.378    1.268.138    1.395.490      1.535.593
       Lain-lain                                           4.681           -            -            -            -              -
     Pembayaran kas kepada:
       Pemasok                                           (533.404)    (460.580)    (606.301)    (667.337)    (731.228)      (799.102)
       Direksi dan karyawan                               (96.727)    (101.564)    (106.642)    (111.974)    (117.573)      (123.451)
     Kas dihasilkan dari operasi                          234.160      485.012      439.435      488.827      546.689        613.039

     Pembayaran pajak penghasilan                         (11.503)     (12.653)     (13.918)     (15.310)     (16.841)       (18.525)

    Net Cashflow from Operation                          222.658       472.359      425.517      473.517      529.848        594.514

    Cashflow from Investing Activities
     Penerimaan dari penjualan aset tetap                  99.590          -            -            -            -              -
     Penerimaan uang muka penjualan aset                      -            -            -            -            -              -
     Penerimaan bunga                                     123.400      148.442      161.479      178.792      220.814        218.062
     Perolehan aset tetap                                 (43.020)    (555.928)    (142.112)    (105.857)     (74.919)       (68.812)
     Kenaikan uang muka pembelian aset                    (38.540)         -            -            -            -              -
     Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi            (450.000)         -            -            -            -              -
     Pembayaran kembali pinjaman dari pihak berelasi          -            -            -            -        525.000        450.000

    Net Cashflow from Investing Activities               (308.569)    (407.486)      19.367       72.935      670.895        599.250

    Cashflow from Financing Activities
     Pembayaran utang bank                               (106.708)    (106.708)     (80.042)     (50.031)          -             -
     Pembayaran beban keuangan                            (24.514)     (15.554)      (7.240)      (1.707)          (64)          (64)
     Pembayaran pokok liabilitas sewa                      (3.463)      (3.795)      (4.185)         -             -             -
     Penerimaan utang bank                                    -            -            -            -             -             -

    Net Cashflow from Financing Activities               (134.686)    (126.058)     (91.466)     (51.738)          (64)          (64)

    Net Change in Cash                                   (220.597)     (61.184)     353.418      494.714    1.200.679      1.193.701

    Beginning Cash Balance                              2.177.681    1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033      3.944.711

    Ending Cash Balance                                 1.957.085    1.895.900    2.249.318    2.744.033    3.944.711      5.138.412
Page 92
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN - INCREMENTAL                                                                               Lampiran 5
Rp.Juta

                  Keterangan                         2025         2026        2027         2028         2029          2030


ASSETS
CURRENT ASSETS
     Kas dan setara kas                               (454.919)   (432.475)   (408.524)    (383.703)    (357.983)      134.992
     Piutang usaha                                         -           -           -            -            -             -
     Aset kontrak                                          -           -           -            -            -             -
     Piutang lain-lain                                     -           -           -            -            -             -
     Persediaan - bersih                                   -           -           -            -            -             -
     Pajak dibayar dimuka                                  -           -           -            -            -             -
     Uang muka                                             -           -           -            -            -             -
     Biaya dibayar di muka                                 -           -           -            -            -             -
Total Current Assets                                  (454.919)   (432.475)   (408.524)    (383.703)    (357.983)      134.992

NON-CURRENT ASSETS
     Pinjaman kepada pihak berelasi                    450.000     450.000     450.000      450.000      450.000             -
     Uang muka pembelian aset tetap                        -           -           -            -            -               -
     Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi
        penyusutan dan penurunan nilai                     -           -           -            -            -               -
     Aset hak guna                                         -           -           -            -            -               -
     Refundable deposit                                    -           -           -            -            -               -
     Intangible assets                                     -           -           -            -            -               -
Total Non - Current Assets                             450.000     450.000     450.000      450.000      450.000             -

TOTAL ASSETS                                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992

LIABILITY AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
     Utang bank jangka pendek                               -            -           -            -            -             -
     Utang usaha                                            -            -           -            -            -             -
     Utang lain-lain                                        -            -           -            -            -             -
     Biaya yang masih harus dibayar                         -            -           -            -            -             -
     Utang pajak                                            -            -           -            -            -             -
     Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
        dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                                   -            -           -            -            -             -
          Utang bank                                        -            -           -            -            -             -
     Uang muka dari pihak ketiga
          Penjualan asset                                   -            -           -            -            -             -
          Pelanggan                                         -            -           -            -            -             -
Total Current Liabilities                                   -            -           -            -            -             -

NON-CURRENT LIABILITIES
     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
        bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
          Liabilitas sewa                                   -            -           -            -            -             -
          Utang bank                                        -            -           -            -            -             -
     Liabilitas imbalan kerja                               -            -           -            -            -             -
     Liabilitas jangka panjang lain-lain                    -            -           -            -            -             -
Total Non-Current Liabilities                               -            -           -            -            -             -

EQUITY
   Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham             -            -           -            -            -             -
   Tambahan modal disetor                                   -            -           -            -            -             -
   Komponen equitas lainnya                                 -            -           -            -            -             -
   Selisih kurs penjabaran laporan keuangan                 -            -           -            -            -             -
   Saldo laba
     Ditentukan penggunaannya                              -           -           -            -            -             -
     Tidak ditentukan penggunaannya                     (4.919)     17.469      41.365       66.131       91.799       134.722

     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
       kepada pemilik Entitas Induk                     (4.919)     17.469      41.365       66.131       91.799       134.722

     Kepentingan nonpengendali                              -            55          111          166          219           270

Total Equity                                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY                            (4.919)     17.525      41.476       66.297       92.017       134.992
Page 93
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI - INCREMENTAL                                                                           Lampiran 6
Rp.Juta

                Keterangan                 2025         2026        2027         2028         2029           2030


REVENUES
    Pendapatan                                    -            -           -           -            -             -
TOTAL                                             -            -           -           -            -             -
    Growth Per Year                                                              #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
COST OF REVENUES                                  -            -          -            -            -             -
    To Sales                                                        #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
GROSS PROFIT                                      -            -          -            -            -             -
    Gross Profit Margin                                             #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!
OPERATING EXPENSES
    General and administrative expenses           -            -           -            -            -              -
TOTAL                                             -            -           -            -            -              -

OPERATING PROFIT                                  -            -           -            -            -              -


OTHER INCOME (EXPENSES)
    Pendapatan Lain-lain                      (4.919)    22.444        23.952       24.820       25.721        42.975
    Beban Lain-Lain                              -          (55)          (56)         (54)         (53)          (52)
TOTAL                                         (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923

PROFIT BEFORE INCOME TAX                      (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923

Income Tax Expense - Net                          -            -           -            -            -              -

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR              (4.919)    22.389        23.896       24.766       25.668        42.923
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)                 -       (4.919)      17.469       41.365       66.131        91.799

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)                (4.919)    17.469        41.365       66.131       91.799       134.722
Page 94
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS - INCREMENTAL                                                                                    Lampiran 7
Rp.Juta

                  Keterangan                           2025        2026        2027        2028        2029         2030


    Cashflow from Operating Activities
     Penerimaan kas dari:
       Pelanggan                                              -           -           -           -           -            -
       Lain-lain                                              -           -           -           -           -            -
     Pembayaran kas kepada:
       Pemasok                                                -           -           -           -           -            -
       Direksi dan karyawan                                   -           -           -           -           -            -
     Kas dihasilkan dari operasi                              -           -           -           -           -            -

      Pembayaran pajak penghasilan                            -           -           -           -           -            -

    Net Cashflow from Operation                               -           -           -           -           -            -

    Cashflow from Investing Activities
     Penerimaan dari penjualan aset tetap                   -           -           -           -           -            -
     Penerimaan uang muka penjualan aset                    -           -           -           -           -            -
     Penerimaan bunga                                    (4.919)     22.444      23.952      24.820      25.721       42.975
     Perolehan aset tetap                                   -           -           -           -           -            -
     Kenaikan uang muka pembelian aset                      -           -           -           -           -            -
     Pemberian pinjaman kepada pihak berelasi          (450.000)        -           -           -           -            -
     Pembayaran kembali pinjaman dari pihak berelasi        -           -           -           -           -        450.000

    Net Cashflow from Investing Activities             (454.919)     22.444      23.952      24.820      25.721      492.975

    Cashflow from Financing Activities
     Pembayaran utang bank                                    -           -           -           -           -            -
     Pembayaran beban keuangan                                -           -           -           -           -            -
     Pembayaran pokok liabilitas sewa                         -           -           -           -           -            -
     Penerimaan utang bank                                    -           -           -           -           -            -

    Net Cashflow from Financing Activities                    -           -           -           -           -            -

    Net Change in Cash                                 (454.919)     22.444      23.952      24.820      25.721      492.975

    Beginning Cash Balance                                    -    (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)     (357.983)

    Ending Cash Balance                                (454.919)   (432.475)   (408.524)   (383.703)   (357.983)     134.992
Page 95
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI RATIO KEUANGAN                                                                                                                       Lampiran 8

                                                                                                                                              Average
               Keterangan                          2025           2026           2027           2028           2029           2030           Th'2025 s/d
                                                                                                                                              Th'2030

I. RATIO LIKUIDITAS
   Dengan
   Current Ratio                                   1198,35%       1370,36%       2028,57%       4011,06%       5573,24%       7110,99%          3548,76%
   Quick (Acid Test) Ratio                         1171,88%       1339,05%       1988,42%       3944,14%       5506,00%       7043,44%          3498,82%
   Working Capital To Total Assets Ratio             48,13%         44,05%         48,13%         53,38%         66,79%         76,77%            56,21%
   Tanpa
   Current Ratio                                   1441,79%       1641,51%       2353,97%       4515,78%       6041,78%       6935,19%          3821,67%
   Quick (Acid Test) Ratio                         1415,32%       1610,21%       2313,82%       4448,85%       5974,55%       6867,64%          3771,73%
   Working Capital To Total Assets Ratio             58,73%         53,65%         56,71%         60,99%         73,59%         76,31%            63,33%
   Dengan-Tanpa
   Current Ratio                                   -243,44%       -271,15%       -325,40%       -504,72%       -468,54%        175,80%          -272,91%
   Quick (Acid Test) Ratio                         -243,44%       -271,15%       -325,40%       -504,72%       -468,54%        175,80%          -272,91%
   Working Capital To Total Assets Ratio            -10,60%         -9,61%         -8,59%         -7,61%         -6,80%          0,46%            -7,13%

II. RATIO LEVERAGE
    Dengan
    Total Debt To Equity Ratio             DER        8,54%          5,17%          2,96%          1,77%           1,58%          1,44%             3,58%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        7,86%          4,92%          2,87%          1,73%           1,56%          1,42%             3,39%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      11,09          19,98          48,72         234,89        7.704,08       8.738,38          2.792,86
    Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER        8,53%          5,19%          2,98%          1,79%           1,61%          1,47%             3,59%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        7,86%          4,94%          2,90%          1,76%           1,58%          1,45%             3,41%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      11,09          19,98          48,72         234,89        7.704,08       8.738,38          2.792,86
    Dengan-Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER        0,01%         -0,02%         -0,03%         -0,02%          -0,02%         -0,03%            -0,02%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR        0,01%         -0,02%         -0,02%         -0,02%          -0,02%         -0,03%            -0,02%
    Time Interest Earned Ratio              Kali        0,00           0,00           0,00           0,00            0,00           0,00              -

III. RATIO AKTIVITAS
     Dengan
     Total Assets Turnover                 Kali           0,22           0,23           0,23           0,23           0,22           0,22           0,23
     Receivables Turnover                  Kali           4,12           4,40           4,70           5,01           5,36           5,72           4,88
     Collection Period                     Hari              89             83             78             73             68             64            76
     Inventory Turnover( Total )           Kali           23,80          25,66          27,67          29,86          32,23          34,80         29,00
     Average Day'a Inventory               Hari              15             14             13             12             11             10            13
     Working Capital Turnover              Kali            0,47           0,52           0,48           0,43           0,34           0,29          0,42
     Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali        0,22           0,23           0,23           0,23           0,23           0,22              0,23
     Receivables Turnover                  Kali        4,12           4,40           4,70           5,01           5,36           5,72              4,88
     Collection Period                     Hari          89             83             78             73             68             64                76
     Inventory Turnover( Total )           Kali       23,80          25,66          27,67          29,86          32,23          34,80             29,00
     Average Day'a Inventory               Hari          15             14             13             12             11             10                13
     Working Capital Turnover              Kali        0,38           0,43           0,41           0,38           0,31           0,29              0,37
     Dengan-Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali           0,00       (0,00)         (0,00)         (0,00)          (0,00)         (0,00)            (0,00)
     Receivables Turnover                  Kali            -           -              -              -               -              -                 -
     Collection Period                     Hari            -           -              -              -               -              -                 -
     Inventory Turnover( Total )           Kali            -           -              -              -               -              -                 -
     Average Day'a Inventory               Hari            -           -              -              -               -              -                 -
     Working Capital Turnover              Kali           0,08        0,09           0,07           0,05            0,03          (0,01)             0,05

IV. RATIO KEUANGAN
    Dengan
    Gross Profit Margin                              38,48%         39,42%         40,31%         41,16%         41,97%         42,74%            40,68%
    Operating Profit Margin                          30,10%         31,42%         32,67%         33,87%         35,01%         36,10%            33,19%
    Net Profit Margin                                40,05%         42,09%         44,15%         46,01%         49,06%         48,59%            44,99%
    Return On Investment, ROI                         9,00%          9,65%         10,18%         10,54%         11,00%         10,70%            10,18%
    Return On Equity, ROE                             9,77%         10,15%         10,48%         10,72%         11,17%         10,85%            10,52%
    Tanpa
    Gross Profit Margin                              38,48%         39,42%         40,31%         41,16%         41,97%         42,74%            40,68%
    Operating Profit Margin                          30,10%         31,42%         32,67%         33,87%         35,01%         36,10%            33,19%
    Net Profit Margin                                40,56%         39,97%         42,08%         44,07%         47,23%         45,81%            43,29%
    Return On Investment, ROI                         9,11%          9,20%          9,78%         10,21%         10,75%         10,28%             9,89%
    Return On Equity, ROE                             9,88%          9,67%         10,07%         10,40%         10,92%         10,43%            10,23%
    Dengan-Tanpa
    Gross Profit Margin                               0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%             0,00%
    Operating Profit Margin                           0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%             0,00%
    Net Profit Margin                                -0,51%          2,12%          2,06%          1,94%          1,83%          2,78%             1,70%
    Return On Investment, ROI                        -0,10%          0,45%          0,39%          0,32%          0,25%          0,41%             0,29%
    Return On Equity, ROE                            -0,11%          0,47%          0,40%          0,33%          0,25%          0,42%             0,29%
Page 96
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK                                                                                              Lampiran 9
Rp.Juta

               Keterangan                    TOTAL         2025        2026        2027        2028        2029          2030
                                                            0,50        1,50        2,50        3,50        4,50          5,50



EBITDA                                       4.293.013      206.478     403.625     451.287     500.806     560.040      2.170.777

CASH OUT FLOW
  - Tax                                         -82.998      -5.751      -12.653    -13.918     -15.310      -16.841       -18.525
  - Interest ( i x T )                           -8.651      -2.861       -3.647     -1.711        -405          -14           -14
  - Investment Outlays - Eksisting             -948.152    -948.152            0          0           0            0             0
  - Capital Expenditure, CAPEX                 -969.138     -21.510     -555.928   -142.112    -105.857      -74.919       -68.812
 + / - Working Capital                         -136.939      12.631      -34.824    -41.616     -57.410       -7.741        -7.978
TOTAL                                        -2.145.878    -965.643     -607.051   -199.357    -178.982      -99.515       -95.329

NET CASH FLOW                                2.147.135 -   759.166 -    203.426    251.930     321.824     460.524      2.075.448
Discount Factor                      9,84%                  0,9542       0,8687     0,7908      0,7200      0,6555         0,5967
DISCOUNTED CASH FLOW                         1.070.239 -   724.358 -    176.708    199.234     231.706     301.859      1.238.505

PROCEED                                                    -759.166     -962.591   -710.662    -388.837      71.687      2.147.135

PRESENT VALUE KAS MASUK                      2.927.567      197.011      350.614    356.892     360.569     367.089      1.295.392
PRESENT VALUE KAS KELUAR                     -1.857.329    -921.369     -527.322   -157.658    -128.863     -65.229        -56.887

INTERNAL RATE OF RETURN                           IRR        33,48%
NET PRESENT VALUE                                 NPV      1.070.239
PROFITABILITY INDEX                                 PI      1,57622

PAYBACK PERIOD                                     PP              4   Tahun               4   Bulan
BREAK EVEN POINT                                  BEP
    Penjualan                                               958.544    1.054.398   1.159.838   1.275.821   1.403.404     1.543.744
    Variable Cost                                           589.656      638.794     692.355     750.755     814.454       883.953
    Fixed Cost                                               80.342       84.359      88.577      93.006      97.657       102.539
BEP                                                         208.767      214.022     219.763     225.989     232.705       239.916
BEP Rata-rata (Rp.Juta)                        223.527      21,78%       20,30%      18,95%      17,71%      16,58%        15,54%
BEP Rata-rata ( % )                            18,48%

PERHITUNGAN MODAL KERJA
      Aset Lancar                                           282.304      289.751    297.416     305.306     313.427       321.787
      Utang Lancar                                         -186.872     -159.495   -125.544     -76.023     -76.403       -76.785
KEBUTUHAN MODAL KERJA                                        95.432      130.256    171.873     229.283     237.024       245.002
+ / - Working Capital                                       -12.631       34.824     41.616      57.410       7.741         7.978
Rounded
                                                                               -
Page 97
PT MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ANALISIS SENSITIVITAS PROYEK                                                                                          Lampiran 10

                                                             KONDISI                      PERUBAHAN KONDISI
                     Keterangan
                                                             NORMAL         2,50%         5,00%         7,50%         10,00%

  1. PENDAPATAN TURUN
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                1.070.239       934.553       798.936       663.412        528.014
        Internal Rate of Return (IRR)                             33,48%        30,10%        26,86%        23,74%         20,73%
        Return On Investment (ROI)                                10,18%         9,23%         8,27%         7,32%          6,36%
        Profitability Index (PI)                                1,57622       1,50371       1,43110       1,35839        1,28560
        Payback Period (PP)                                    4 Th 4 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 7 Bln    4 Th 8 Bln     4 Th 9 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                      223.527       241.838       265.329       296.533        339.962
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan         18,48%        21,05%        24,35%        28,74%         34,87%


  2. BIAYA INVESTASI NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               1.070.239     1.028.066       985.894       943.722        901.550
         Internal Rate of Return (IRR)                            33,48%        32,06%        30,71%        29,42%         28,18%
         Return On Investment (ROI)                               10,18%        10,18%        10,18%        10,18%         10,18%
         Profitability Index (PI)                               1,57622       1,54123       1,50775       1,47570        1,44499
         Payback Period (PP)                                   4 Th 4 Bln    4 Th 5 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 6 Bln     4 Th 7 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                     223.527       223.527       223.527       223.527        223.527
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan        18,48%        18,48%        18,48%        18,48%         18,48%


  3. STRUKTUR BIAYA NAIK
        Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta                1.070.239       968.083       865.472       762.421        658.951
        Internal Rate of Return (IRR)                             33,48%        30,90%        28,39%        25,95%         23,58%
        Return On Investment (ROI)                                10,18%         9,75%         9,33%         8,91%          8,48%
        Profitability Index (PI)                                1,57622       1,52133       1,46618       1,41079        1,35516
        Payback Period (PP)                                    4 Th 4 Bln    4 Th 6 Bln    4 Th 7 Bln    4 Th 8 Bln     4 Th 8 Bln
        BEP                a. Dalam Rp.Juta                      223.527       243.724       265.813       290.027        316.641
                           b. Dalam % Terhadap Pendapatan         18,48%        20,15%        21,99%        24,00%         26,22%


  4. DISCOUNT RATE NAIK
         Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta               1.070.239     1.050.550     1.031.138     1.011.998        993.125
         Internal Rate of Return (IRR)                            33,48%        33,48%        33,48%        33,48%         33,48%
         Return On Investment (ROI)                               10,18%        10,18%        10,18%        10,18%         10,18%
         Profitability Index (PI)                               1,57622       1,56747       1,55879       1,55018        1,54166
         Payback Period (PP)                                   4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln    4 Th 4 Bln     4 Th 4 Bln
         BEP                a. Dalam Rp.Juta                     223.527       223.527       223.527       223.527        223.527
                            b. Dalam % Terhadap Pendapatan        18,48%        18,48%        18,48%        18,48%         18,48%

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.72 MB
Published23 Dec 2025
Pages97
Characters313,281
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MITRABAHTERA SEGARA SEJATI TBK · Nama Perusahaan p.1 ×309
linked org PT ANAGA GROUP INDONESIA p.1 ×13
linked org PT Galley Adhika Arnawama p.4 ×7
linked person Armand Setiawan Tanudjaja · Komisaris Utama p.6 ×4
linked person Kevin Evan Suandar · Komisaris Independen p.6 ×4
linked person Zhang Hao · Direktur Utama p.6 ×4
linked person Susan Faustine · Direktur p.7 ×6
linked org Negara Maju p.19 ×2
linked — Suwantara Gotama p.33 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk. p.34 ×20
linked org Dana Brata Luhur Tbk p.49 ×8
linked org Batulicin Nusantara Maritim Tbk p.49 ×8
linked org Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk p.49 ×8
linked org Jasa Armada Indonesia Tbk p.49 ×6
linked org Buana Lintas Lautan Tbk p.49 ×8
linked org Trans Power Marine Tbk p.49 ×8
linked org IMC Pelita Logistik Tbk p.49 ×8
linked org Pelayaran Nasional Ekalya p.49 ×3
linked org Indika Energy p.53
linked person Lo Kheng Hong p.53
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×3
possible person Widy · Direktur p.7 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Bank Persero p.75
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×3
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik p.3 ×2
unresolved person Akta Notaris Darbi p.3 ×5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.3 ×5
unresolved person Engawati Gazali · Notaris p.3 ×9
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH. p.3
unresolved org PT Merlot Grup Indonesia p.4 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×4
unresolved — Faks, p.6 ×4
unresolved person Bharuna Andre · Komisaris p.6 ×2
unresolved person Hermawan Tanudjaja · Komisaris p.7 ×2
unresolved org PT Merlot Group Indonesia p.7
unresolved org PT Graman Infiniti Arta AGI p.7
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×22
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.13
unresolved person Digitally signed by Endang Sunardi · Rekan | DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif p.13 ×2
unresolved org KJPP Syarif Endang dan Rekan p.13
unresolved org KJPP Syarif Endang p.13
unresolved org Rekan p.13
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) p.15
unresolved person Meilindra Indriani p.15
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev. p.15 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.15
unresolved org Bank MBSS p.18 ×2
unresolved org Kementerian p.21 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Imelda p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Gani Sigiro p.24 ×3
unresolved person Martinus p.25
unresolved org PT Graman Infiniti Arta GAA p.30
unresolved org Bank Jangka Panjang-Bersih p.34
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia p.37
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.38
unresolved org Bank Indonesia Nilai Tukar Rupiah Gambar p.39
unresolved org Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk p.49 ×6
unresolved org PT Indika Energy Infrastructure p.53
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan p.75
unresolved org Bank Campuran p.75
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.85
unresolved org Endang dan Rekan p.85
unresolved org KJPP p.85

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 13294 ms 12 Sep 2026 22:33
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '..................................................................... '
                            '9'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '..................................................................... '
                '9',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '20.00'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result