Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 714
Page 1
Propelled by Trust
Propelled
by Trust
LAPORAN TAHUNAN
PO
KE
TV
AL
AS
2024
PT BANK CENTRAL ASIA TBK
LAPORAN
TAHUNAN 2024
Page 2
Keberlanjutan Tema
2020
Beyond Uncertainties: Managing the Next Normal
BCA berada dalam posisi yang solid dalam menghadapi tantangan pandemi, dinamika
perekonomian dan ketidakpastian yang terjadi. Konsistensi BCA dalam menjalankan strategi
perbankan digital telah memampukan Bank untuk meraih peluang di tengah peralihan nasabah
yang semakin cepat ke solusi perbankan digital.
BCA meyakini bahwa preferensi nasabah terhadap layanan digital akan semakin tinggi. Oleh
karena itu, BCA senantiasa berupaya menyediakan ekosistem layanan perbankan transaksi yang
terpercaya dalam mengelola perubahan perilaku ‘new normal’ masyarakat ke arah digital.
Dari sisi penyaluran kredit, tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan di tengah
ketidakpastian dan tekanan atas kegiatan usaha di hampir seluruh sektor ekonomi akibat
penyebaran pandemi COVID-19. BCA menerapkan kebijakan restrukturisasi kredit selaras dengan
peraturan pemerintah yang berlaku dalam upaya mendukung para nasabah, menawarkan dan
merumuskan berbagai skema restrukturisasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
2021
Innovation and Collaboration for a Better Tomorrow
Aktivitas perekonomian menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah
pemulihan permintaan kredit, BCA menyalurkan pinjaman yang kompetitif bagi para debitur yang
berkualitas. Di samping itu, demi menjaga hubungan jangka panjang dengan para nasabah, BCA
menyediakan perpanjangan restrukturisasi kredit bagi para debitur yang membutuhkan sejalan
dengan regulasi yang berlaku.
Perkembangan digitalisasi telah terjadi demikian pesatnya sejak awal pandemi. Sejalan dengan
hal tersebut, untuk masa depan yang lebih baik, BCA senantiasa mengembangkan berbagai
produk dan layanan berbasis digital yang inovatif.
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam, kami senantiasa menjalin kolaborasi yang
saling menguntungkan dengan para mitra bisnis, baik dalam ekosistem online maupun offline.
Berbekal kekuatan BCA dalam penyediaan solusi transaksi serta loyalitas nasabah yang tinggi,
kami berhasil mencatatkan volume transaksi online tertinggi dan pertumbuhan dana murah (CASA)
yang signifikan pada tahun 2021.
Sebagai bagian dari dukungan kepada masyarakat dan lingkungan, kami terus berkomitmen
untuk menjalankan program keberlanjutan yang mendukung keselarasan antara aspek bisnis dan
ESG. Portofolio keuangan berkelanjutan tumbuh positif, bahkan melebihi ekspektasi. Sebagai
warga korporasi yang bertanggung jawab, BCA menyadari pentingnya upaya bersama untuk
mengendalikan pandemi COVID-19. Untuk itu, kami mendukung program vaksinasi pemerintah
melalui sentra-sentra vaksinasi yang diperuntukkan bagi masyarakat luas. Kami juga memastikan
karyawan Bank sudah divaksinasi. Sesuai regulasi pemerintah, BCA menyesuaikan kebijakan
work from home dan mempromosikan “Banking from Home”. Secara keseluruhan, peningkatan
mobilitas, pemulihan ekonomi, serta berbagai terobosan inovasi dan kolaborasi, akan membawa
kami ke masa depan yang lebih baik.
2022
Resilience, Regaining Momentum
Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2022 menunjukkan tren resilience didukung oleh
pemulihan aktivitas bisnis serta kinerja ekspor yang kuat. Konsumsi domestik kembali tumbuh
seiring dengan pelonggaran pembatasan mobilitas. BCA berhasil memanfaatkan momentum
kenaikan permintaan kredit di berbagai industri dan segmen, baik korporasi, komersial, UKM,
maupun konsumer.
Platform perbankan transaksi BCA kembali menciptakan rekor frekuensi dan nilai transaksi
tertinggi di tahun 2022, sehingga memperkokoh CASA sebagai sumber pendanaan utama BCA.
Secara konsisten, BCA memberikan pelayanan perbankan transaksi yang berkualitas melalui
model “hybrid” yang dilengkapi dengan jaringan multi-channel terintegrasi. BCA berhasil
mencatatkan kinerja yang kuat di berbagai aspek keuangan di tahun 2022.
Page 3
2023
Unleashing Potential,
Delivering Value
Tahun 2023, di tengah perlambatan ekonomi
dunia dengan tingkat ketidakpastian yang
tinggi, pemulihan ekonomi Indonesia terus
berlanjut dan menunjukkan kinerja yang baik.
Perekonomian Indonesia bertumbuh didukung
oleh permintaan domestik serta aktivitas
2024
investasi yang masih tinggi.
Memanfaatkan momentum tersebut, BCA
berhasil membukukan kinerja yang solid, yang
ditandai dengan pertumbuhan portofolio kredit
dan dana pihak ketiga. BCA memegang teguh
komitmen untuk senantiasa di sisi nasabah dan
tumbuh bersama nasabah dengan menyediakan
Propelled by Trust
berbagai produk dan layanan perbankan Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang stabil
berkualitas sesuai dengan kebutuhan nasabah. di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut
Serangkaian inovasi produk dan layanan pada tahun 2024. Sejalan dengan upaya hilirisasi yang dilakukan
perbankan dilakukan dengan mengoptimalkan oleh pemerintah, investasi asing maupun domestik turut menopang
kemajuan teknologi terkini dengan tetap
pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang pada akhirnya menciptakan
memperhatikan customer experience sebagai
prioritias utama. Kami juga terus berkomitmen peluang bagi sektor perbankan untuk meningkatkan penyaluran
untuk menjalankan program keberlanjutan yang kredit.
mendukung keselarasan antara aspek bisnis
dan ESG. Sepanjang tahun 2024, BCA berhasil mencatatkan kinerja yang
solid dalam menyalurkan kredit, diwarnai pertumbuhan positif pada
Investasi pada sumber daya manusia dan
teknologi adalah kunci kesuksesan BCA
seluruh segmen kredit. CASA tetap menjadi sumber pendanaan
dalam memanfaatkan potensi-potensi yang inti yang mencapai lebih dari 80% dari total dana pihak ketiga,
ada, serta menghasilkan pertumbuhan bisnis menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada BCA
yang berkelanjutan dalam jangka panjang sebagai bank transaksi pilihan.
untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh
pemangku kepentingan.
Dengan kepercayaan yang diberikan, BCA berkomitmen untuk
senantiasa memberikan keamanan, kenyamanan dan keandalan
dalam layanan bertransaksi kepada para nasabah. Berbagai inovasi
produk dan layanan terus dikembangkan guna mempertahankan
keunggulan di peta persaingan perbankan transaksi di Indonesia.
BCA secara konsisten berinvestasi di bidang teknologi informasi
dan sumber daya manusia sebagi faktor pendukung utama dalam
rangka menopang pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang,
serta menjaga keselarasan antara aspek bisnis dan ESG yang
mengutamakan keberlanjutan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 1
Page 4
2 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 5
Propelled by Trust
Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan
kinerja yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global
yang masih berlanjut pada tahun 2024. Sejalan dengan upaya
hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah, investasi asing
maupun domestik turut menopang pertumbuhan ekonomi
Indonesia, yang pada akhirnya menciptakan peluang bagi
sektor perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit.
Sepanjang tahun 2024, BCA berhasil mencatatkan kinerja yang
solid dalam menyalurkan kredit, diwarnai pertumbuhan positif
pada seluruh segmen kredit. CASA tetap menjadi sumber
pendanaan inti yang mencapai lebih dari 80% dari total dana
pihak ketiga, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat
kepada BCA sebagai bank transaksi pilihan.
Dengan kepercayaan yang diberikan, BCA berkomitmen
untuk senantiasa memberikan keamanan, kenyamanan dan
keandalan dalam layanan bertransaksi kepada para nasabah.
Berbagai inovasi produk dan layanan terus dikembangkan guna
mempertahankan keunggulan di peta persaingan perbankan
transaksi di Indonesia.
BCA secara konsisten berinvestasi di bidang teknologi
informasi dan sumber daya manusia sebagi faktor pendukung
utama dalam rangka menopang pertumbuhan bisnis dalam
jangka panjang, serta menjaga keselarasan antara aspek bisnis
dan ESG yang mengutamakan keberlanjutan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 3
Page 6
Daftar Isi
18 Ikhtisar Utama 98 Persentase Kepemilikan Saham
Dewan Komisaris dan Direksi
18 Ikhtisar Data Keuangan 98 Penghentian Sementara
20 Ikhtisar Saham dan Obligasi Perdagangan dan/atau
Pembatalan Pencatatan Saham
98 Aksi Korporasi, Informasi Material,
23 Laporan Manajemen
serta Informasi Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan
24 Laporan Direksi 99 Keanggotaan dalam Asosiasi
36 Laporan Tugas Pengawasan 100 Kronologis Pencatatan Saham dan
Dewan Komisaris Efek Lainnya
101 Struktur Grup Perusahaan dan
Kepemilikan Entitas Anak
43 Profil Perusahaan 102 Informasi Entitas Anak
104 Lembaga Profesi Penunjang
44 Informasi Umum Perusahaan
Pasar Modal
45 Bidang Usaha
105 Penghargaan dan Sertifikasi
48 Riwayat Singkat BCA
112 Kantor Cabang
50 Peristiwa Penting 2024
115 Informasi pada Situs Perusahaan
56 Budaya Perusahaan (Visi, Misi, dan
Tata Nilai)
58 Produk dan Layanan
60 Struktur Organisasi
117 Analisis dan
Pembahasan
62 Profil Direksi dan Dewan Komisaris Manajemen
79 Profil Anggota Komite Penunjang 118 Tinjauan Bisnis
Dewan Komisaris dan Sekretaris
Perusahaan 118 Ikhtisar Kinerja per Segmen Usaha
92 Pejabat Senior 120 Perbankan Transaksi
94 Jumlah Karyawan dan 123 Perbankan Korporasi
Pengembangan Kompetensi 126 Perbankan Komersial & Usaha Kecil
94 Jumlah Karyawan Menengah (UKM)
95 Pengembangan Kompetensi 130 Perbankan Individu
95 Pendidikan dan/atau Pelatihan 133 Perbankan Tresuri dan Internasional
Dewan Komisaris, Direksi, Komite, 136 Tinjauan Pendukung Bisnis
Sekretaris Perusahaan, dan Unit
Audit Internal 136 Manajemen Risiko
95 Perubahan komposisi anggota 246 Sumber Daya Manusia
Dewan Komisaris dan anggota
249 Jaringan dan Operasi
Direksi
252 Teknologi Informasi
95 Pernyataan Independensi Komisaris
Independen 254 Tinjauan Ekonomi, Sektor
Perbankan, dan Keuangan BCA
96 Komposisi Pemegang Saham
257 • Laporan Posisi Keuangan
96 Pemegang Saham Pengendali
BCA 257 - Aset
96 Rincian 20 Pemegang Saham 261 - Liabilitas
Terbesar
263 - Ekuitas
97 Rincian Pemegang Saham
263 • Laporan Laba Rugi
dengan Kepemilikan Saham Lebih
dari 5% 263 - Laporan Laba Rugi
97 Kelompok/Klasifikasi Pemegang 264 - Pendapatan Bunga Bersih
Saham Masyarakat dengan dan Marjin Bunga Bersih
Kepemilikan Saham Masing-
masing < 5% 264 - Pendapatan Operasional
Lainnya
4 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 7
265 - Beban Operasional 272 • Pengungkapan Transaksi Pihak 437 Sistem Manajemen Risiko
Berelasi
265 - Beban Penyisihan Kerugian 445 Sistem Pengendalian Internal
Penurunan Nilai Aset 273 • Pemberian Penyediaan Dana, (Internal Control)
Komitmen Maupun Fasilitas Lain
265 - Laba Sebelum Pajak 449 Penerapan Strategi Anti-Fraud
yang dapat Dipersamakan Dengan
Penghasilan dan Laba Bersih
itu dari Setiap Perusahaan atau 453 Whistleblowing System
266 - Laba Rugi Komprehensif Badan Hukum yang Berada Dalam
Satu Kelompok Usaha dengan 455 Kebijakan Antikorupsi dan
266 - Profitabilitas Berdasarkan Bank Kepada Debitur yang telah Pengendalian Gratifikasi
Segmen Operasi Memperoleh Penyediaan Dana 457 Transaksi Afiliasi dan Transaksi
267 • Arus Kas dari Bank Benturan Kepentingan
267 • Rasio Keuangan Utama 273 • Dampak Perubahan Peraturan 466 Permasalahan Hukum
Perundang-undangan
268 Tinjauan Kinerja Entitas Anak 469 Perkara Penting & Sanksi
273 • Perubahan Kebijakan Akuntansi Administratif
270 Informasi Material Lainnya
273 • Informasi Kelangsungan Usaha 470 Akses Informasi dan Data
270 • Pencapaian Target Tahun 2024
273 • Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Perusahaan
270 • Aspek Pemasaran
274 • Prospek, Prioritas Strategis, dan 487 Kode Etik
270 • Kemampuan Membayar Hutang Proyeksi Tahun 2025 489 Budaya Perusahaan
dan Kolektibilitas Piutang
274 - Prospek Perekonomian dan 490 Program Kepemilikan Saham oleh
270 • Pemantauan dan Penanganan Sektor Perbankan Tahun 2025 Manajemen dan/atau Pegawai
Kredit Bermasalah
274 - Prioritas Strategis BCA dan melalui Opsi MSOP/ESOP
271 • Struktur Modal dan Kebijakan Proyeksi Tahun 2025 490 Pembelian Kembali Saham (Shares
Manajemen atas Struktur Modal
Buy Back)
271 - Struktur Modal
490 Aksi Korporasi Lainnya
271 - Kebijakan Manajemen atas
Struktur Modal 275 Tata Kelola
Perusahaan
491 Penyediaan Dana kepada Pihak
Terkait (Related Party) dan
271 - Dasar Penetapan Kebijakan Penyediaan Dana Besar (Large
Manajemen atas Struktur 283 Komitmen Penerapan Prinsip Tata Exposure)
Modal Kelola Perusahaan yang Baik
493 Rencana Strategis
271 • Implementasi Pembagian Dividen 299 Rapat Umum Pemegang Saham
493 Transparansi Kondisi Keuangan
272 • Ikatan Material untuk Investasi 313 Informasi Pemegang Saham Utama/ dan Non-Keuangan yang Belum
Barang Modal Pengendali Diungkap dalam Laporan Lainnya
272 - Tujuan dari Ikatan Material 314 Dewan Komisaris 495 Pemberian Dana untuk Kegiatan
untuk Investasi Barang Modal 326 Komisaris Independen Sosial
272 - Sumber Dana untuk Investasi 328 Direksi 495 Pemberian Dana untuk Kegiatan
Barang Modal Politik
346 Rapat Dewan Komisaris, Direksi, dan
272 - Mata Uang dan Mitigasi Risiko Rapat Gabungan 496 Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
Nilai Tukar terkait Investasi
357 Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris, 507 Informasi Terkait Pemenuhan
Barang Modal
Direksi, dan Pemegang Saham Penerapan Tata Kelola Perusahaan
272 • Investasi Barang Modal yang Pengendali
Direalisasikan
359 Keberagaman Komposisi Dewan
272 • Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi Setelah Tanggal Laporan
Akuntan
Komisaris dan Direksi
361 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
529 Tanggung
Sosial dan
Jawab
dan Direksi
272 • Program Kepemilikan Saham oleh Lingkungan
Manajemen dan/atau Pegawai 365 Kebijakan Remunerasi
529 Tanggung Jawab Sosial dan
melalui Opsi MSOP/ESOP 371 Komite-Komite Dewan Komisaris Lingkungan
272 • Realisasi Penggunaan Dana Hasil 397 Komite-Komite Eksekutif Direksi
Penawaran Umum
419 Sekretaris Perusahaan
272 • Informasi Material mengenai
Investasi, Ekspansi, Divestasi, dan
Akuisisi
424 Fungsi Hubungan Investor 531 Laporan Keuangan
Konsolidasian
426 Divisi Audit Internal
272 • Informasi mengenai Transaksi 430 Akuntan Publik (Audit Eksternal)
Material yang Mengandung
Benturan Kepentingan 433 Fungsi Kepatuhan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 5
Page 8
Apresiasi atas
Pencapaian Kinerja BCA
Global Excellence in Retail Finance World’s Strongest Banking The 15th IICD Corporate Governance
Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)
Awards 2024 Brand 2024 Conference and Award
Award
Most Recommended Retail Bank in Asia Top 50 Big Capitalization Public
Implementasi terbaik kelompok Bank
Pacific, Best Retail Bank in Indonesia, Most Listed Company, Best Overall Big
Umum Konvensional
Recommended Retail Bank in Indonesia Cap
Bank Indonesia Award 2024
Bank Konvensional Pendukung
Pengendalian Moneter Rupiah Terbaik,
Forbes World’s Best Bank 2024 Bank Pendukung Keuangan Hijau Terbaik 14th Asian Excellence Award 2024
Annual Report Award (ARA) 2023
#1 World’s Best Bank in Indonesia (KBMI III dan KBMI IV), Bank dengan Asia’s Best CSR (Bakti BCA)
Juara Umum
Kepatuhan Pelaporan Keuangan Terbaik
Gallup Global Customer Engagement 2023 FinanceAsia Asia’s Best Companies 2024 Asia Executive Team
Customer Engagement (CE) Recognition - FinanceAsia: FinanceAsia Asia’s Best
2024 #1 Best ESG (Sell – side dan
CE Score di atas Companies 2024
Most Committed to ESG (Silver) Combined) in Asia ex-Mainland
rata-rata global China dan #2 Best ESG (Sell – side)
in Core Asia
Kantar BrandZ: Top 30 Most Valuable Building and Construction Authority
Newsweek: World’s Most Trustworthy Southeast Asian Brands 2024 Singapura: Green Mark Super Low
Companies 2024 #1 The Most Valuable Southeast Asian Energy Building
No. 1 World’s Most Trustworthy Companies Brand in Indonesia, Most Meaningfully Wisma Foresta BSD - Certificate
2024 in Banking Sector Different Brand in Indonesia Green Mark Super Low Energy
Building (#1 in Indonesia)
ESG, CSR,
Korporasi
GCG, & IVR
Produk dan
Pekerja
Layanan
Kementerian Keuangan Republik Top Ranking Performance Award - 2024 Stevie Awards for Great
Indonesia: Asia Pacific Region HR Asia: HR Asia Award 2024 Employers:
Dealer Utama dan Mitra Distribusi 8 Certified World Class (Best Contact Best Company to Work for in Asia, Best Leadership Development
Surat Berharga Negara Terbaik Center, Best Contact Center Design, Most Caring Companies Program
Dealer Utama SUN Terbaik I Tahun Best CX Branch/Retail Service, Best
2024, Dealer Utama SUN Terbaik Tahun Employee Engagement, Best Employee Asia Pacific Stevie Awards 2024
2024 di Pasar Sekunder, Dealer Utama Wellness Program, Best Help Desk, Gold Winner - Award for Innovation
SBSN Terbaik I Tahun 2024, Dealer Best Improvement Award, Best in Internal Corporate Events (BIA)
Utama SBSN Terbaik Pasar Perdana Customer Service)
Tahun 2024, Dealer Utama SBSN Brandon Hall Group Excellence Awards
Terbaik Tahun 2024 untuk Pelaksanaan - HCM Program 2024
Kuotasi, Mitra Distribusi SUN terbaik Best Benefits, Wellness and Well-Being
Marketeers Youth Choice Award
Tahun 2024 Program (Bronze) - BCA’s Ring the Bell
2024
& Beautiful Life Programs, Best Results
2024 Stevie International Business Kategori Dream Workplace (Silver)
of a Learning Program (Bronze) - BCA’s
Awards Digital Factory Program (DFP)
Marketing Campaign of the Year -
Alpha Southeast Asia: 17th Annual Financial Products & Services (Gold) -
Private Wealth Awards 2024 #SuddenlyPeaceful - BCA’s Ramadan
Best Wealth Management Bank in Campaign, Brand & Experiences
Indonesia - Exhibition Experience (Gold) (BCA’s
UMKM Fest - Festival for MSMEs)
6 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 9
Pertumbuhan Kredit
yang Solid
Kualitas Kredit
Pertumbuhan Kredit 5,3 % Loan at Risk (LAR)
13,8 % YoY
Pertumbuhan
Portofolio Kredit, 1,8 % Non-Performing Loan (NPL)
Rp921,9 triliun di atas rata-rata industri
RPIM (Rasio
21,5% Pembiayaan Inklusif
Makroprudensial)
Permodalan dan Likuiditas yang Kuat
29,4 % Rasio Kecukupan
Modal (CAR) 78,4 % Loan to
Deposit Ratio
(LDR)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 7
Page 10
Franchise Perbankan Transaksi
yang Kokoh
End-to-end Supply Chain
Kemampuan Digital yang Andal
Jumlah Transaksi
Supplier Principal Large-sized
Distributor
Mid-sized
Distributor
Retailer End Customer Mobile & Internet
Banking
5,0x
dalam 5 tahun
2,8x
1 Merchant Point of Sales Two Leading Mobile
2 3
Online Business Banking
(POS) & Merchant Apps Banking Apps Jumlah Pengguna
Mobile Banking
dalam 5 tahun
Nilai
Transaksi QRIS
2,5x
4
5 E-Wallet YoY
6 Online payment embedded
in 3rd party platform
Cash Deposit
& Withdrawal
Machine 7 24/7 Contact Center
8
1.264
Cabang
Pertumbuhan Nasabah Kanal Online Mencetak
yang Berkelanjutan Rekor Tertinggi
Giro & Tabungan
Jumlah Nasabah Jumlah Transaksi Nilai Transaksi
(CASA)
Mobile Banking & Internet Banking
33,1 juta Rp 924,0 triliun 31,6 miliar Rp 28.261 triliun
7,6% YoY 81,5% 23,5% YoY 13,8% YoY
terhadap Total Dana
Pihak Ketiga
8 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 11
Melayani Nasabah melalui
Multi-Channel Terintegrasi,
Dilengkapi Beragam Fitur
Poket Valas
KlikBCA Kantong dana untuk
Layanan Welma in bertransaksi dengan
Merchant BCA pilihan 16 mata uang
Aplikasi untuk perbankan MyBCA
internet untuk Investasi asing
myBCA & BCA Mobile mengakses layanan
Aplikasi mobile banking bagi merchant secara nasabah secara online
individual atau pada reksa Pemrek Online
untuk melayani mudah, mulai dari
on-boarding, serta bisnis dana, obligasi, Kemudahan
kebutuhan transaksi serta informasi pembukaan
nasabah lintas generasi koneksi dengan
jaringan ekstensif mengenai rekening secara
EDC/QR produk asuransi online via
myBCA dan
BCA mobile
QRIS
Metode transaksi QR
secara nasional maupun EDC APOS BCA
cross-border yang Perangkat payment
distandardisasi point berbasis
oleh Bank Indonesia Android
Contactless
Payment menggunakan eBranch BCA
kartu kredit dan kartu Aplikasi pendukung
debit jadi lebih nyaman untuk layanan
dan cepat di EDC BCA perbankan di kantor
cabang
Halo BCA New Branch Model
Aplikasi pendukung Layanan kantor cabang
Halo BCA contact secara tatap muka dan
center yang online 24/7 digital (hybrid branch
banking)
Aplikasi KeyBCA BI-Fast
Token KeyBCA Kanal transfer, real
digital yang time, 24/7, yang
memungkinkan distandardisasi oleh
nasabah untuk Bank Indonesia
melakukan otorisasi
transaksi melalui
smartphone
Flazz
Kartu transaksi multifungsi
dengan teknologi chip
ATM Setor Tarik RFID (Radio Frequency
Mesin ATM yang Indentification) untuk
menawarkan penarikan proses pembayaran
dan penempatan secara non-tunai
dana tunai
Paylater BCA
Fasilitas kredit yang dapat
digunakan sebagai alternatif
OneKlik pembayaran melalui scan
Fasilitas pembayaran QRIS di aplikasi myBCA
online pada aplikasi
co-partner
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 9
Page 12
Pencapaian dan Ikhtisar
Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi
PERTUMBUHAN KINERJA KEBERLANJUTAN YANG SOLID BERDAMPAK PADA NILAI PERUSAHAAN
9 Sektor KUBL yang Dibiayai
CAGR: 12,7% YoY:
229 12,5%
(Dalam triliun rupiah) 203
Pencegahan
184 99
dan
13,5% pengendalian
polusi
87
Kredit Hijau
82 Efisiensi
Energi
Produk Ramah
Lingkungan
Kegiatan
Usaha yang
130 11,9% Berwawasan
UMKM 102 116 Energi
Lingkungan
Lainnya
Terbarukan
Transportasi
Ramah
Lingkungan
Bangunan
2022 2023 2024 Berwawasan
Lingkungan
Pengelolaan
Sumber Data Alam
% terhadap dan Lahan yang
total 25,5% 24,9% 24,8% Berkelanjutan
Pengelolaan Air dan
portofolio Air Limbah yang
Berkelanjutan
PEMBIAYAAN & INVESTASI HIJAU
Pembiayaan Energi Baru Terbarukan Pembiayaan Sustainability Linked Loan (SLL)
Total Kapasitas Outstanding
216 MW Rp 1.003 miliar
Outstanding Rp3 triliun 3x YoY
Mengambil bagian dalam pengembangan Pembiayaan Kelapa Sawit Berkelanjutan
ekosistem kendaraan listrik Indonesia
Sertifikasi pembiayaan kelapa sawit 2020 2024
Outstanding
Tersertifikasi ISPO dan RSPO 8 16
Rp 2.348 miliar
Tersertifikasi RSPO
Tersertifikasi ISPO
# debitur korporasi sektor kelapa sawit 48
12
28
20
32
68
bersertifikat
Pembelian obligasi hijau menuju
% debitur sektor kelapa sawit yang 36% 76%
penerapan Keuangan Berkelanjutan
terverifikasi
Obligasi Sukuk Hijau % outstanding kredit sektor kelapa sawit 45% 69%
yang terverifikasi
Rp 1.635 miliar
10 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 13
DUKUNGAN SOSIAL & KEBERLANJUTAN PADA UMKM
Bangga Lokal
total 1.427 Total >1.500
merchant dengan UMKM yang
total penjualan bergabung
2024
Rp548 miliar
Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Rp 784 miliar 30,9% YoY
MENDUKUNG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
Debitur UMKM Perempuan Outstanding
47ribu Rp 17,2 triliun
7,6% YoY 16,4% YoY
PEMBINAAN PELAKU USAHA UMKM BAKTI BCA
Total Peserta Penyerapan Tenaga Kerja Bantuan Sertifikat
Pembinaan UMKM UMKM Desa Binaan Bakti BCA Halal untuk UMKM
> 2.500 UMKM 268 Warga Lokal 1.986 UMKM
Peserta Pelatihan Peserta Pelatihan
Nilai Ekspor
Sertifikat Halal Ekspor
> 2.400 UMKM 58 UMKM Rp37 miliar
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 11
Page 14
Kinerja Lingkungan
Total Emisi Operasional Total Emisi Pembiayaan
349.741 Ton CO2eq 28,9 juta Ton CO2eq
EMISI OPERASIONAL
Emisi operasional BCA 2024 Intensitas Emisi Cakupan 1 & 2
(tCO2eq/miliar Rupiah pendapatan
Emisi GRK (tCO2eq) 2024 operasional)
Cakupan 1
1,61
Pembakaran stasioner 778,7 1,43
1,33
Pembakaran mobile 10,8
Emisi fugitive 3.861,1
TOTAL 4.650,6
Cakupan 2
Listrik yang dibeli 139.855,6
Cakupan 3
Kategori 1. Barang dan jasa yang dibeli 79.367,6 2022 2023 2024
Kategori 2. Barang modal 56.881,3
Kategori 3. Aktivitas terkait bahan bakar dan energi (tidak
20.853,9
tercakup dalam cakupan 1 & 2)
Kategori 5. Limbah yang dihasilkan dalam operasi 2.325,3
Kategori 6. Perjalanan bisnis 10.704,9 Cakupan penghitungan emisi
Kategori 8. Aset disewa di hulu 34.306,1 operasional
100 %
Kategori 12. Penanganan pada akhir masa pakai produk
795,5
terjual
TOTAL 205.234,6
Total Emisi (GRK Cakupan 1 + 2 + 3) 349.740,8 Emisi operasional dari
Keterangan: cakupan 1, 2, dan 3 secara
Penghitungan dilakukan dengan mengekstrapolasi data bulan Januari-Oktober nasional telah dihitung
2024 untuk 100% Kantor Pusat, Data Center, dan Kantor Cabang.
EMISI PEMBIAYAAN
Emisi pembiayaan BCA 2023
Pertambangan & Penggalian Industri Pengolahan
1,7 juta tCO2eq 23,3 juta tCO2eq
TOTAL
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ Pertanian, Kehutanan, &
Air Panas dan Udara Dingin Perikanan
0,4 juta tCO2eq 28,9 2,1 juta tCO2eq
juta tCO2eq
Konstruksi Pengangkutan & Pergudangan
0,6 juta tCO2eq 0,8 juta tCO2eq
Keterangan:
Penghitungan dilakukan atas lebih dari 50% portofolio kredit produktif BCA pada tahun 2023.
12 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 15
UPAYA MENUJU OPERASI RAMAH LINGKUNGAN
Potensi Pengurangan Emisi Karbon
Ton CO2eq
Meningkat 2x lipat
dalam 2 tahun
4.216
3.021
1.996
71.500 Ton CO2eq
Berpartisipasi dalam
2022 2023 2024 perdagangan IDX Carbon
Produk dan Solusi Pengelolaan Limbah &
Perbankan Digital Inisiatif Daur Ulang
2.272 957
Ton CO2eq
4.216 Ton CO2eq
Ton CO2eq
Total potensi
pengurangan Konservasi
Gedung Ramah karbon Keanekaragaman
Lingkungan Hayati
879Ton CO2eq
108
Ton CO2eq
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 13
Page 16
PRODUK & SOLUSI DIGITAL
Mengembangkan fitur digital untuk meningkatkan transaksi digital
SOLUSI PERBANKAN DIGITAL DIGITAL WORKPLACE
Volume Transaksi (miliar) 36
30
24
18 Administrasi Mekanisme
Digital Internal Persetujuan Digital
Work From Hub Kegiatan Internal
2021 2022 2023 2024 Daring
99,8%
dari total transaksi
dilakukan secara digital
35,9 miliar Less Paper Less Mobilisation Less Emission
Total Transaksi Digital
GEDUNG RAMAH LINGKUNGAN
2024 2024
WISMA BCA FORESTA WISMA BCA BSB
Menjadi gedung pertama di Indonesia yang
memperoleh Sertifikat Green Mark Super Low
Mendapatkan Sertifikat Green
Building Level Platinum 27 2
Energy Building Gedung Gedung
oleh Building and Construction Authority Singapore
Terpasang Hijau
oleh Green Building Council Indonesia
Panel Surya Bersertifikasi
Meminimalkan
intensitas energi
2024 2023
Jumlah transaksi (kWh/transaksi)
0,005 0,006 15%
Luas gedung (kWh/m2/tahun)
2021 2022 2023
Sertifikat Pemenang Gedung Winner: Energy 139 154 10%
Platinum dengan Efiensi Efficient
Green Building Energi Terbaik Building Diklasifikasi sebagai “Efisien” berdasarkan
Council Subroto Award dari ASEAN Energy SNI 03-6196-200
Indonesia Kementerian ESDM Award
14 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 17
PENGELOLAAN LIMBAH & INISIATIF DAUR ULANG
593 Ton
Total limbah dikelola
Rp 489,6
Hasil pengelolaan limbah
juta
disalurkan ke Yayasan Bakti BCA
410 60 Ton Ton
37 Ton
25 Ton
23 Ton
38 Ton
Arsip Cartridge EDC & Limbah Plastik Limbah
ATM Key BCA Anorganik Bungkus Lainnya
Uang
696 Kg
Limbah elektronik BCA
di daur ulang menjadi
sebuah karya seni di BCA
Sustainability Corner
KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
51.500
Pohon ditanam
463 108 Ton CO2eq
Estimasi penyerapan emisi
CO2 2021-2024
Pelibatan
pihak lokal dengan 92% survival rate
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 15
Page 18
Kinerja Sosial
MEMBERDAYAKAN SUMBER DAYA MANUSIA
26.532 Total Pekerja BCA
61,1% 61,4% 61,3% 4,67/ 5,0 3,4% 1,0%
Pekerja Manajer Pekerja Baru Skor Team Engagement Turnover Rate Absentee Rate
Perempuan Perempuan Perempuan (skala 5)
MENINGKATKAN KEUNGGULAN LAYANAN
97,4% dari >1,2 juta 88,1%
Pengaduan Total pengaduan tingkat penyelesaian pengaduan
terselesaikan pelanggan yang diterima whistleblowing
4,77 / 5,0 Persentil 91 4,88 / 5,0
Indeks Customer Global Customer Indeks Branch Service
Engagement (CE) Engagament Quality (BSQ)
untuk Indonesia
Sebaran Program 2024
Rp169,8 Miliar dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan disalurkan
Bakti Lingkungan Bakti Pendidikan
51.500 >15.000 5 700 >230.000
pohon yang ditanam tukik dilepaskan orang utan penerima Beasiswa peserta edukasi
direhabilitasi Bakti BCA literasi keuangan
3 ton 5 10 32
kompos hasil pelatihan
orang utan sahabat disabilitas Sekolah Binaan
pengelolaan sampah
dilepasliarkan mendapatkan pelatihan Bakti BCA
Survei awal konservasi macan tutul Jawa MUA dan sertifikat BNSP
Bakti Budaya Bakti Kesehatan
120 1.114 65 1.010 2.211 US$1 juta
penampil penonton peserta pembinaan pasien operasi kantong darah komitmen donasi
pagelaran budaya pagelaran wastra warna alam katarak dalam program program Partnership
mayoritas pelajar budaya donor darah to Accelerate
pendapatan penenun binaan 13.620 Stunting Reduction
in Indonesia (PASTI)
>Rp305 juta wastra warna alam masyarakat mendapatkan subsidi 2023-2026
layanan kesehatan di Klinik Bakti BCA
Desa Bakti BCA
30 Desa Bakti BCA 76 jenis pembinaan Desa Wisata
UMKM penerima bantuan sertifikat
291.452 wisatawan Desa Binaan Bakti BCA 1.986 halal
Rp13,3 miliar pendapatan Desa Binaan Bakti BCA 58 UMKM peserta UMKM Go Export
penyerapan tenaga kerja di desa
1.213 orang binaan Bakti BCA Rp37 miliar nilai ekspor UMKM binaan Bakti BCA
16 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 19
Aspek Tata Kelola
Penghargaan dan Apresiasi Praktik Keberlanjutan
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ASEAN Corporate
Governance
Scorecard Rating
106,6
101,9 Juara Umum
BCA 85,2
77,0
Annual Report Best Overall
Rata-rata 67,0
70,0
Award 2023 IICD Award 2024
Tema: Internalizing Integrated Indonesian Institute for Corporate
2017 2019 2021 Mindset Toward Sustainable Directorship (IICD) Corporate
Long Term Value Creation Governance Conference and Award
RATING ESG OLEH LEMBAGA INDEPENDEN
MSCI Thomson Dow Jones
Indonesia Index Reuters - Refinitiv Sustainability Index
Top 10 Constituents Skor ESG S&P Global CSA
Rating A Skor 50
Skor 86/100 Persentil 80
FTSE4Good FIHRRST
ASEAN 5 Index Best Sustainability
Top 10 Constituents Report
Rating A+
BCA masuk daftar konstituen:
• IDX ESG Leaders Index
• SRI - KEHATI Index
• ESG Quality 45 IDX - KEHATI
• ESG Sector Leaders IDX - KEHATI
SERTIFIKASI IT & KEAMANAN DATA
ISO 20000-1:2018 ISO 27001:2013
ISO 27001:2013 untuk IT service management
untuk Enterprise Security untuk data center
& data center
network & operation
PCI DSS 3.2.1 Certification ISO 9001-2015
untuk BCA data center untuk data center operations
(global data security) & quality management system
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 17
Page 20
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Ikhtisar Data Keuangan
Ikhtisar Data Keuangan 5 tahun terakhir (Diaudit, Konsolidasi, pada atau untuk tahun yang berakhir 31 Desember)
(dalam miliar Rupiah) 2024 2023 2022 2021 2020
Posisi Keuangan
Total Aset 1.449.301 1.408.107 1.314.732 1.228.345 1.075.570
Total Aset Produktif 1.354.435 1.266.223 1.173.144 1.125.418 1.005.423
Total Kredit1 921.878 810.392 711.262 636.987 588.672
Penempatan pada Bank Indonesia & Bank-Bank Lain, dan 388.316 410.351 434.237 458.163 386.623
Efek-efek
Total Liabilitas 1.186.466 1.165.569 1.093.550 1.025.496 890.856
Dana Pihak Ketiga2 1.133.612 1.101.673 1.039.718 975.949 840.753
CASA (Current Account Saving Account) 923.977 884.641 847.938 767.012 643.862
Giro 361.884 348.457 323.924 285.640 229.821
Tabungan 562.094 536.184 524.014 481.373 414.041
Deposito 209.635 217.032 191.780 208.937 196.891
Pinjaman yang diterima dan Simpanan dari Bank Lain 5.899 11.700 9.253 10.993 11.470
Efek-efek Utang yang Diterbitkan 3
- - - 482 591
Obligasi Subordinasi 500 500 500 500 500
Total Ekuitas 262.835 242.538 221.182 202.849 184.715
Penghasilan Komprehensif
Pendapatan Operasional 108.307 98.517 85.419 76.821 73.957
Pendapatan Bunga Bersih 82.264 74.938 63.863 55.987 53.977
Pendapatan Operasional selain Bunga 26.042 23.579 21.557 20.834 19.980
Beban Operasional (38.054) (37.281) (31.638) (29.736) (29.264)
Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan (2.034) (1.056) (3.314) (8.243) (11.124)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 68.218 60.180 50.467 38.841 33.569
Laba Bersih 54.851 48.658 40.756 31.440 27.147
Pendapatan Komprehensif Lainnya (345) (1.106) (3.323) 427 3.889
Total Laba Komprehensif 54.506 47.552 37.433 31.867 31.036
Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.836 48.639 40.736 31.423 27.131
Kepentingan Non-Pengendali 15 19 20 17 16
Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.493 47.534 37.413 31.849 31.018
Kepentingan Non-Pengendali 13 18 19 18 18
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah penuh)4 445 395 330 255 220
Semua angka dalam laporan tahunan ini menggunakan aturan dalam Bahasa Indonesia, kecuali dinyatakan lain.
1. Termasuk aset dari transaksi syariah, piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan.
2. Termasuk dana simpanan syariah.
3. Efek-efek utang yang diterbitkan merupakan obligasi dan wesel bayar jangka menengah (medium-term notes) yang diterbitkan oleh BCA Finance, anak perusahaan BCA
yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor roda empat.
4. Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021.
5. Induk perusahaan saja, rasio keuangan disajikan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang Transparansi
dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
6. Rasio CAR memperhitungkan risiko kredit, risiko operasional, dan risiko pasar sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.11/3/DPNP tanggal 27 Januari 2009 yang
kemudian digantikan dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.06/SEOJK.03/2020 mengenai Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum; dan dihitung sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11/ POJK.03/2016 tanggal 2
Februari 2016 mengenai Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
7. Dihitung dari total kredit bermasalah (kurang lancar, diragukan, macet) dibagi total kredit.
8. Terdiri dari kredit kolektibilitas ‘Dalam Perhatian Khusus‘, ‘Kredit Bermasalah’ dan kredit yang direstrukturisasi dengan kolektibilitas ‘Lancar
9. Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata total aset.
18 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 21
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
2024 2023 2022 2021 2020
Rasio Keuangan5
Permodalan
Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio - CAR)6 29,4% 29,4% 25,8% 25,7% 25,8%
CAR Tier 1 28,2% 28,3% 24,8% 24,7% 24,8%
CAR Tier 2 1,1% 1,1% 1,0% 1,0% 1,0%
Aset Tetap terhadap Modal 14,7% 15,7% 16,3% 15,9% 18,8%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif Bermasalah
1,0% 1,0% 0,9% 1,1% 0,9%
terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non-Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif 0,9% 0,9% 0,8% 1,0% 0,8%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan
2,5% 2,7% 3,0% 3,0% 2,8%
terhadap Aset Produktif
Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loans - NPL) - bruto7 1,8% 1,9% 1,8% 2,2% 1,8%
Rasio Kredit Bermasalah (Non Performing Loans - NPL) - neto 0,6% 0,6% 0,6% 0,8% 0,7%
Loan at Risk (LAR)8 5,3% 6,9% 10,4% 15,2% 19,7%
Rentabilitas
Tingkat Pengembalian atas Aset (Return on Asset - ROA)9 3,9% 3,6% 3,2% 2,8% 2,7%
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas (Return on Equity - ROE)10 24,6% 23,5% 21,7% 18,3% 16,5%
Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin - NIM)11 5,8% 5,5% 5,3% 5,1% 5,7%
Cost to Income Ratio - CIR12 31,5% 34,1% 35,1% 34,9% 37,4%
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 41,7% 43,7% 46,1% 54,2% 63,5%
Likuiditas
Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga
78,4% 70,2% 65,2% 62,0% 65,8%
(Loan to Deposit Ratio - LDR)13
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) (konsolidasi)14 81,5% 73,2% 68,4% 65,0% 68,6%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio - NSFR)
157,3% 168,6% 171,1% 180,7% 171,8%
(konsolidasi)15
Rasio CASA terhadap Dana Pihak Ketiga (konsolidasi) 81,5% 80,3% 81,6% 78,6% 76,6%
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (konsolidasi) 451,4% 480,6% 494,4% 505,5% 482,3%
Rasio Liabilitas terhadap Aset (konsolidasi) 81,9% 82,8% 83,2% 83,5% 82,8%
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio - LCR)16 323,0% 357,8% 393,5% 396,3% 379,2%
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
a. Pihak Terkait 0,0% 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
b. Pihak Tidak Terkait 0,0% 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
Persentase Pelampauan BMPK
a. Pihak Terkait 0,0% 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
b. Pihak Tidak Terkait 0,0% 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
Giro Wajib Minimum (GWM)
a. GWM Utama Rupiah 5,0% 6,4% 7,5% 3,2% 3,2%
b. GWM Valuta Asing 2,0% 2,0% 2,0% 2,0% 2,0%
Posisi Devisa Neto (PDN) 0,3% 0,1% 0,1% 0,1% 0,4%
Indikator Utama Lainnya
Jumlah Rekening (dalam ribuan) 41.321 38.258 34.680 28.505 24.487
Jumlah Cabang 1.264 1.258 1.247 1.242 1.248
Jumlah ATM 19.543 19.047 18.268 18.034 17.623
Jumlah Kartu ATM (dalam ribuan) 36.401 33.822 30.552 24.577 22.533
Jumlah Kartu Kredit (dalam ribuan) 4.966 4.634 4.379 4.112 4.186
10. Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata modal Tier 1.
11. Dihitung dari pendapatan (beban) bunga bersih dibagi dengan rata-rata aset produktif.
12. Sesuai standar akuntansi disajikan dengan perhitungan keuntungan dan kerugian dari transaksi perdagangan dan valuta asing secara bersih pada pendapatan operasional.
13. Dihitung dari total kredit non bank dibagi dengan dana pihak ketiga.
14. Rasio RIM sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No.20/4/PBI/2018.
15. Rasio NSFR sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.50/POJK/2017.
16. Dihitung dari total High Quality Liquid Asset (HQLA) dibagi dengan total arus kas keluar bersih, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.03/2015
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 19
Page 22
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Ikhtisar Saham dan Obligasi
Kinerja Saham BCA Periode 2020 – 2024
11.000 1.600
Volume
Harga Saham
10.000 1.400
9.000
1.200
Harga Saham (dalam Rupiah)
Volume (dalam jutaan)
8.000
1.000
7.000
800
6.000
600
5.000
400
4.000
3.000 200
2.000 0
Jan-20 Apr-20 Jul-20 Nov-20 Feb-21 Jun-21 Sep-21 Jan-22 Apr-22 Agu-22 Nov-22 Mar-23 Jun-23 Okt-23 Jan-24 Mei-24 Agu-24 Des-24
Sumber: Bloomberg
2024 2023 2022 2021 2020
Harga Tertinggi (dalam Rupiah) 10.950 9.450 9.400 8.250 7.060
Harga Terendah (dalam Rupiah) 8.775 8.000 7.000 5.905 4.325
Harga Penutupan (dalam Rupiah) 9.675 9.400 8.550 7.300 6.770
Kapitalisasi Pasar (dalam triliun Rupiah) 1.193 1.159 1.054 900 835
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah)* 445 395 330 255 220
Nilai Buku per Saham (dalam Rupiah)* 2.131 1.966 1.794 1.645 1.498
P/E (x) 21,7 23,8 25,9 28,6 30,8
P/BV (x) 4,5 4,8 4,8 4,4 4,5
* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021
Sumber: Bloomberg
Harga, Volume, dan Kapitalisasi Pasar dari Saham BCA
Periode 2020 – 2024
Harga
Volume Kapitalisasi
Tahun Triwulan Transaksi Pasar
Tertinggi Terendah Penutupan (dalam ribuan) (dalam miliar Rupiah)
(dalam Rupiah) (dalam Rupiah) (dalam Rupiah)
I 10.400 9.300 10.075 4.534.247 1.241.996
II 10.100 8.775 9.925 5.896.590 1.223.505
2024
III 10.950 9.800 10.325 4.346.292 1.272.815
IV 10.875 9.550 9.675 4.388.680 1.192.686
I 8.950 8.000 8.750 4.979.844 1.078.657
II 9.325 8.650 9.150 3.976.118 1.127.967
2023
III 9.450 8.825 8.825 4.051.111 1.087.902
IV 9.450 8.600 9.400 4.723.425 1.158.785
I 8.300 7.300 7.975 5.039.634 983.119
II 8.250 7.250 7.250 6.308.537 893.744
2022
III 8.875 7.000 8.550 5.833.306 1.054.002
IV 9.400 8.125 8.550 5.522.982 1.054.002
I 7.380 6.145 6.215 5.619.018 766.154
II 6.620 5.980 6.025 5.237.765 742.732
2021
III 7.000 5.905 7.000 4.458.440 862.925
IV 8.250 6.710 7.300 4.842.602 899.908
I 7.060 4.325 5.525 7.437.995 681.095
II 6.100 4.680 5.695 7.140.300 702.051
2020
III 6.600 5.390 5.420 5.424.057 668.151
IV 7.000 5.440 6.770 5.999.223 834.572
Sumber: Bloomberg
20 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 23
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Struktur Permodalan BCA Periode 2020 – 2024*
2024 2023 2022 2021 2020
Modal Dasar
Jumlah Saham 440.000.000.000 440.000.000.000 440.000.000.000 440.000.000.000 88.000.000.000
Jumlah Nominal (Rp) 5.500.000.000.000 5.500.000.000.000 5.500.000.000.000 5.500.000.000.000 5.500.000.000.000
Belum Ditempatkan
Jumlah Saham 316.724.950.000 316.724.950.000 316.724.950.000 316.724.950.000 63.344.990.000
Jumlah Nominal (Rp) 3.959.061.875.000 3.959.061.875.000 3.959.061.875.000 3.959.061.875.000 3.959.061.875.000
Ditempatkan dan Disetor Penuh
Jumlah Saham 123.275.050.000 123.275.050.000 123.275.050.000 123.275.050.000 24.655.010.000
Jumlah Nominal (Rp) 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000
Saham Beredar
Jumlah Saham 123.275.050.000 123.275.050.000 123.275.050.000 123.275.050.000 24.655.010.000
Jumlah Nominal (Rp) 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000 1.540.938.125.000
* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021
Dividen Tunai BCA Periode 2020 – 2024*
2024 2023 2022 2021 2020
Laba Bersih per Saham (Rp) 445 395 330 255 220
Dividen Tunai per Saham (Rp) n.a 270,0 205,0 145,0 106,0
Jumlah Dividen Tunai (Rp) n.a 33.284.263.500.000 25.271.385.250.000 17.874.882.250.000 13.067.155.300.000
Dividen Interim (Rp) 50,0 42,5 35,0 25,0 19,6
Cum Dividen untuk Perdagangan di:
Pasar Reguler & Negosiasi 20 Nov 2024 1 Des 2023 1 Des 2022 16 Nov 2021 7 Des 2020
Pasar Tunai 22 Nov 2024 5 Des 2023 5 Des 2022 18 Nov 2021 10 Des 2020
Dividen Final (Rp) n.a 227,5 170,0 120,0 86,4
Cum Dividen untuk Perdagangan di:
Pasar Reguler & Negosiasi n.a 22 Mar 2024 28 Mar 2023 25 Mar 2022 7 Apr 2021
Pasar Tunai n.a 26 Mar 2024 30 Mar 2023 29 Mar 2022 9 Apr 2021
Dividend Payout Ratio n.a 68,4% 62,0% 56,9% 48,2%
* Angka telah disesuaikan setelah stock split 1:5 pada 15 Oktober 2021.
Riwayat Dividen BCA*
Tanggal Tanggal
Keterangan Nilai per Saham Diumumkan Cum-Dividen
Pencatatan Pembayaran
2024 Interim Rp50,0 12 Nov 2024 Pasar Regular dan Negosiasi 20 Nov 2024 22 Nov 2024 11 Des 2024
Pasar Tunai 22 Nov 2024
2023 Final Rp227,5 18 Mar 2024 Pasar Regular dan Negosiasi 22 Mar 2024 26 Mar 2024 4 Apr 2024
Pasar Tunai 26 Mar 2024
2023 Interim Rp42,5 23 Nov 2023 Pasar Regular dan Negosiasi 1 Des 2023 5 Des 2023 20 Des 2023
Pasar Tunai 5 Des 2023
2022 Final Rp170,0 20 Mar 2023 Pasar Regular dan Negosiasi 28 Mar 2023 30 Mar 2023 14 Apr 2023
Pasar Tunai 30 Mar 2023
2022 Interim Rp35,0 23 Nov 2022 Pasar Regular dan Negosiasi 1 Des 2022 5 Des 2022 20 Des 2022
Pasar Tunai 5 Des 2022
2021 Final Rp120,0 21 Mar 2022 Pasar Regular dan Negosiasi 25 Mar 2022 29 Mar 2022 19 Apr 2022
Pasar Tunai 29 Mar 2022
2021 Interim Rp25,0 8 Nov 2021 Pasar Regular dan Negosiasi 16 Nov 2021 18 Nov 2021 7 Des 2021
Pasar Tunai 18 Nov 2021
2020 Final Rp86,4 31 Mar 2021 Pasar Regular dan Negosiasi 7 Apr 2021 9 Apr 2021 28 Apr 2021
Pasar Tunai 9 Apr 2021
2020 Interim Rp19,6 1 Des 2020 Pasar Regular dan Negosiasi 7 Des 2020 10 Des 2020 22 Des 2020
Pasar Tunai 10 Des 2020
* BCA melakukan pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:2 atau pemecahan dari 1 lembar saham menjadi 2 lembar saham efektif pada tanggal 15 Mei 2001, 8 Juni
2004 dan 31 Januari 2008. Serta melakukan pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:5 atau pemecahan dari 1 lembar saham menjadi 5 lembar saham efektif pada
tanggal 15 Oktober 2021.
Ikhtisar Obligasi
Penjamin
Tanggal Mata Jumlah Pokok Jangka Tanggal Suku Wali
Instrumen Peringkat Pelaksana
Pencatatan Uang Obligasi Waktu Jatuh Tempo Bunga Amanat
Emisi
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018
- Seri A 6 Juli 2018 Rupiah Rp435 miliar 7 tahun 5 Juli 2025 7,75% p.a idAA PT Bank PT BCA
(Pefindo) Rakyat Indonesia Sekuritas
(Persero) Tbk
- Seri B 6 Juli 2018 Rupiah Rp65 miliar 12 tahun 5 Juli 2030 8,00% p.a idAA PT Bank PT BCA
(Pefindo) Rakyat Indonesia Sekuritas
(Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 21
Page 24
Page 25
O1
L ap o
me
rn
a n
naje
Ma
Page 26
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laporan Direksi
Jahja
Jahja
Setiaatmadja
Setiaatmadja
Presiden
PresidenDirektur
Direktur
24 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 27
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA senantiasa memperdalam
dan memperluas basis nasabah
untuk mendorong pertumbuhan
yang berkelanjutan
Para Pemegang Saham yang Terhormat,
BCA mencatatkan kinerja bisnis dan penurunan daya beli kalangan Sejalan dengan terjaganya kondisi
keuangan yang solid pada tahun masyarakat menengah ke bawah. ekonomi, BCA berhasil membukukan
2024, di tengah ekonomi yang Penanaman Modal Asing (PMA) dan pendapatan operasional yang baik,
tumbuh moderat serta meningkatnya Penanaman Modal Dalam Negeri ditopang pertumbuhan kredit yang
persaingan usaha. Laba bersih yang (PMDN) turut mendukung aktivitas menyeluruh dan melampaui kinerja
diatribusikan kepada pemegang ekonomi, khususnya program hilirisasi industri. Ekspansi kredit BCA diiringi
saham naik 12,7% menjadi Rp54,8 Pemerintah, yang menarik aliran dana dengan biaya dana yang stabil di
triliun pada tahun 2024. Tingkat imbal ke dalam negeri dan menciptakan tengah tingginya tingkat suku bunga
hasil atas aset (ROA) dan imbal hasil peluang penyaluran kredit baru bagi di perbankan nasional. Franchise
atas ekuitas (ROE) juga meningkat, sektor perbankan. Pertumbuhan transaksi BCA yang andal, yang
masing-masing menjadi 3,9% dan kredit sektor perbankan tetap didukung kepercayaan nasabah
24,6%, dibandingkan dengan 3,6% kuat di atas 10% pada tahun 2024. terhadap BCA sebagai bank pilihan
dan 23,5% pada tahun sebelumnya. Selain itu, proyek-proyek belanja utama, berhasil menghasilkan dana
pemerintah untuk infrastruktur, CASA berbiaya rendah. Brand equity
Indonesia tetap menunjukkan kinerja bantuan sosial, dan distribusi BCA memperkokoh ketahanan
perekonomian yang positif, dengan dana ke provinsi-provinsi turut posisi likuiditas BCA yang solid dan
pertumbuhan Produk Domestik Bruto mendorong pertumbuhan ekonomi. kemampuan BCA mengatasi berbagai
(PDB) terjaga sebesar 5,0%, di tengah Kami mengapresiasi upaya regulator tantangan persaingan suku bunga
ketidakstabilan kondisi global dan dalam mempertahankan kestabilan simpanan.
hasil pemilihan umum di Amerika makro, melalui implementasi langkah-
Serikat yang mempengaruhi ekonomi langkah moneter yang pruden
negara-negara berkembang. guna menjaga nilai tukar rupiah dan
Secara umum, konsumsi domestik menghadapi gejolak perputaran
tetap meningkat meskipun terjadi modal global.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 25
Page 28
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja pendapatan operasional tersebut juga diiringi dengan kualitas kredit yang membaik, terlihat dari rasio Loan at Risk
yang lebih rendah, sehingga biaya pencadangan kredit bermasalah tetap terkendali. Pencapaian-pencapaian tersebut
memungkinkan BCA untuk mencapai serta melampaui hampir keseluruhan target-target finansial di bawah ini.
Ikhtisar Kinerja BCA di tahun 2024
Kinerja Keuangan Target 2024 Realisasi
Pertumbuhan Kredit 9% - 10% 13,8%
Pertumbuhan CASA 6% - 8% 4,4%
Marjin Bunga Bersih (NIM) 5,5% - 5,6% 5,8%
Cost to Income Ratio (CIR) 34% - 35% 31,5%
Tingkat Pengembalian atas Aset (Return on Asset - ROA) 3,4% - 3,6% 3,9%
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas (Return on Equity - ROE) 21% - 23% 24,6%
Prioritas dan Inisiatif Strategis Dalam rangka memberikan customer experience yang
Kepercayaan nasabah merupakan aset berharga bagi BCA, lebih baik, BCA mengantisipasi kebutuhan nasabah di luar
menjadi kunci keberhasilan dalam meraih pencapaian yang penawaran yang sudah ada saat ini. Hal ini dimulai dengan
solid dalam kondisi pasar keuangan yang dinamis. Dalam pendalaman pemahaman akan nasabah yang komprehensif
jangka panjang, BCA telah membangun brand terkemuka melalui analisis perilaku nasabah.
dan kompetitif. Newsweek kembali memberikan BCA
penghargaan sebagai Perusahaan Paling Terpercaya di Untuk mewujudkan hal tersebut, kami senantiasa
Dunia di sektor perbankan untuk tahun 2024, mengulangi mengembangkan mobile channel. Desain user experience
pencapaian di tahun 2023. (UX) dan user interface (UI) terus disempurnakan dan diuji
secara ekstensif untuk memastikan bahwa kanal-kanal
BCA berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan tersebut intuitif, aman, dan nyaman digunakan oleh nasabah.
kepercayaan nasabah melalui pelayanan yang prima serta Pada tahun 2024, kami meluncurkan fitur seperti Poket
penyediaan produk dan layanan perbankan yang andal dan Valas yang mendukung 16 mata uang asing, memberikan
komprehensif. Pendekatan ini menghasilkan peningkatan akses dari luar negeri dan token digital yang menggantikan
jumlah nasabah hingga dua kali lipat dalam waktu lima tahun token fisik KeyBCA untuk transaksi keuangan.
menjadi 33,1 juta per Desember 2024. Oleh karena itu, pada
tahun 2024 kami tetap berfokus pada strategi-strategi Penyempurnaan layanan wealth management online
prioritas yang berorientasi pada nasabah, sebagaimana ‘Welma’ mendukung kenaikan jumlah transaksi produk
diuraikan di bawah ini: investasi sebesar 26% YoY. Peningkatan fungsi aplikasi
tersebut disertai dengan perluasan produk sejumlah 16
Senantiasa memberikan pelayanan yang prima & produk investasi dan bancassurance baru yang diterbitkan
memberikan layanan baru sepanjang tahun 2024. Berbagai inisiatif online dan offline
BCA telah membangun basis nasabah yang signifikan, telah berkontribusi terhadap naiknya total Investments
dengan perbankan transaksi berperan sebagai layanan Assets under Management (AUM) sebesar 35% YoY. Laju
inti dalam mengembangkan bisnis serta sebagai sumber pertumbuhan tersebut melampaui pertumbuhan industri
dana CASA. BCA memperhatikan layanan yang prima dan mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap BCA
dan keandalan seluruh kanal transaksi. Seluruh kanal sebagai mitra investasi pilihan nasabah.
menunjukkan kinerja baik dengan tingkat downtime
yang rendah sepanjang tahun, melebihi target “Always Untuk meningkatkan layanan merchant, BCA
On 99,8%”. Komitmen ini tercermin dari besarnya jumlah menyempurnakan aplikasi Merchant BCA, serta
transaksi yang diproses, mencapai 98 juta transaksi per meningkatkan layanan akuisisi merchant baru dan proses
hari di tahun 2024, atau tumbuh 21% dibandingkan tahun settlement QRIS. Jaringan merchant point-of-sale (POS)
sebelumnya.
26 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 29
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA yang luas adalah salah satu yang terbesar di Indonesia, Terlepas dari perkembangan kanal digital, BCA melihat
dan menawarkan berbagai pilihan pembayaran kepada keberadaan jaringan offline tetap penting. Di tengah
lebih dari 33 juta nasabah BCA, termasuk pembayaran efisiensi jaringan offline yang dilakukan bank-bank
QRIS, kartu debit dan kartu kredit, serta contactless. Pada lainnya, BCA tetap mempertahankan dan memperluas
tahun 2024, 65% pendaftaran merchant baru dilakukan secara strategis jaringan ATM dan kantor cabangnya untuk
secara digital melalui aplikasi, sehingga proses onboarding mengakomodir transaksi tunai nasabah, dimana uang
menjadi lebih cepat dan mudah diakses. Aplikasi ini beredar di Indonesia masih tumbuh 9,3% di tahun 2024.
juga menyediakan fitur-fitur untuk memantau penjualan Per Desember 2024, BCA mengoperasikan 1.264 kantor
secara real-time, manajemen toko, dan komunikasi yang cabang dan outlet, serta memiliki mobile branch dan unit
lebih efisien dengan BCA terkait pertanyaan atau keluhan layanan yang dapat dikerahkan sesuai kebutuhan untuk
merchant. Berbagai peningkatan layanan tersebut telah melayani basis nasabah yang terus tumbuh.
berkontribusi terhadap pertumbuhan transaksi, serta
mengukuhkan peran BCA sebagai mitra terpercaya di Kantor cabang berfungsi sebagai tempat membina dan
lingkungan bisnis Indonesia. Frekuensi transaksi QRIS menjaga hubungan baik dengan nasabah. Keberadaan
tercatat tumbuh 170% pada tahun 2024. kantor cabang tetap relevan bagi nasabah bisnis dan
nasabah individu segmen menengah ke atas yang
Memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang memperoleh akses layanan prioritas serta bantuan dari
beragam serta terus memperluas ekosistem relationship manager. Untuk memastikan terjaganya
BCA mempertahankan eksistensinya sebagai bank hybrid kualitas layanan tatap muka, BCA terus berinvestasi
untuk melayani beragam nasabah, dengan mengoperasikan dalam pelatihan karyawan cabang, serta memberikan
multi channel yang terintegrasi guna memfasilitasi volume penghargaan atas kinerja karyawan cabang yang
transaksi yang besar dari ekosistem online dan offline. berprestasi, demi terciptanya budaya pelayanan prima di
BCA berinvestasi pada berbagai touch points digital yang seluruh jaringan kantor cabang.
diiringi dengan ekspansi cabang secara selektif.
Tidak kalah penting, BCA menawarkan dukungan contact
Transaksi digital merupakan kontributor terbesar untuk center 24/7 di berbagai platform, termasuk WhatsApp,
pertumbuhan transaksi secara keseluruhan. Volume web chat, e-mail, X (sebelumnya Twitter), dan aplikasi Halo
transaksi mobile dan internet meningkat 23,5% menjadi BCA. Secara rata-rata, BCA menangani lebih dari 107.000
31,6 miliar, menyumbang 87,8% dari total volume transaksi. kontak setiap harinya di berbagai platform contact center
Selain itu, jumlah pengguna mobile banking telah mencapai untuk memberikan dukungan kepada para nasabah serta
30,8 juta nasabah. Transaksi nasabah secara digital berperan dalam melakukan akuisisi nasabah baru.
didukung oleh dua aplikasi mobile banking, yaitu BCA Mobile
dan myBCA. BCA Mobile telah memiliki banyak pengguna Melalui berbagai kanal, BCA mampu memperluas ekosistem
setia terutama di kalangan generasi senior, sementara dan mengembangkan kemitraan dengan berbagai pelaku
myBCA menawarkan fitur yang lebih komprehensif untuk bisnis online maupun offline di berbagai sektor. Kolaborasi
memenuhi kebutuhan generasi muda. Melalui kedua aplikasi berperan penting dalam perluasan ekosistem serta
tersebut transaksi mobile banking per pengguna meningkat meningkatkan manfaat dan layanan bagi nasabah BCA.
sebesar 25% YoY, menunjukkan tingkat penggunaan yang Open platform BCA menghubungkan berbagai segmen
tinggi oleh nasabah. Kami melihat bahwa aplikasi myBCA nasabah, mulai dari individu, pemilik usaha kecil, retailer,
terus mendapatkan sambutan dari masyarakat dengan hingga korporasi besar, sehingga memfasilitasi hubungan
cepat di mana jumlah pengguna telah mencapai sekitar 3 business-to-business (B2B), business-to-customer (B2C),
kali lipat dibandingkan tahun lalu. Platform business banking dan customer-to-customer (C2C). BCA terus memperluas
BCA dan transaksi merchant juga mengalami pertumbuhan jangkauan ekosistem ke komunitas-komunitas yang belum
yang kuat, berkontribusi terhadap keseluruhan volume menjadi nasabah BCA, tetapi telah terhubung dengan
transaksi digital, serta mendukung perluasan ekosistem basis nasabah saat ini.
BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 27
Page 30
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Anggota Direksi
Santoso Lianawaty Suwono Jahja Setiaatmadja
Direktur Direktur Presiden Direktur
Frengky Chandra Kusuma Subur Tan Armand Wahyudi Hartono
Direktur Direktur Wakil Presiden Direktur
28 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 31
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Vera Eve Lim Haryanto Tiara Budiman Antonius Widodo Mulyono
Direktur Direktur Direktur
Gregory Hendra Lembong Rudy Susanto John Kosasih
Wakil Presiden Direktur Direktur Direktur
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 29
Page 32
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Ekspansi pertumbuhan kredit, menjangkau nasabah Di segmen kredit konsumer, BCA menjadi top of mind
berkualitas serta menjajaki peluang baru brand untuk produk KPR, pembiayaan kendaraan bermotor,
Kami berkomitmen mendukung kebutuhan pembiayaan dan kartu kredit. Hingga tahun 2024, kami menawarkan
para nasabah, dari nasabah korporasi, komersial, UKM, suku bunga yang kompetitif, yang bertujuan untuk menarik
hingga konsumer. Kredit korporasi merupakan porsi lebih banyak nasabah di tengah permintaan pasar yang
terbesar dari portofolio kredit yaitu 46,3%, diikuti oleh relatif stabil. Kami mengapresiasi kebijakan serta insentif
kredit komersial sebesar 15,0%, kredit UKM sebesar 13,4%, dari pemerintah, khususnya program pengurangan Pajak
dan kredit konsumer sebesar 24,3%. Pembiayaan syariah, Pertambahan Nilai untuk KPR. Kampanye pemasaran baik
meskipun merupakan segmen yang relatif lebih kecil, yaitu secara online maupun offline, melalui BCA Expoversary
sebesar Rp10,7 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 2024 dan BCA Expo Hybrid 2024, telah menghasilkan
18,9% YoY. Pada tahun 2024, seluruh segmen kredit BCA aplikasi KPR sebesar Rp43 triliun. Sebagai hasilnya, KPR
mengalami pertumbuhan, secara total naik 13,8% YoY BCA tumbuh 11,2% YoY menjadi Rp135 triliun.
melampaui pertumbuhan kredit industri.
Di sisi pembiayaan kendaraan bermotor, kemitraan dengan
Di segmen korporasi, BCA membukukan pertumbuhan merek-merek mobil ternama serta lebih dari 400 dealer
yang tinggi sebesar 15,7%, didukung oleh portofolio mendukung pertumbuhan kredit kendaraan bermotor BCA
yang terdiversifikasi dengan baik di berbagai sektor sebesar 14,8% YoY. Sama halnya dengan KPR, berbagai
seperti keuangan, telekomunikasi, makanan dan acara yang diselenggarakan oleh BCA efektif dalam
minuman, transportasi, pembiayaan konsumen, otomotif, mendorong permintaan, dimana BCA expo menghasilkan
properti konstruksi, dan minyak nabati. Dalam upaya pengajuan kredit sebesar Rp23 triliun pada tahun 2024.
pengembangan portofolio, serta penyelarasan dengan Permintaan datang dari berbagai wilayah, di mana new
kebijakan pemerintah atas hilirisasi sumber daya alam, booking dari wilayah Jawa dan Jakarta tumbuh masing-
BCA menjajaki dan menyalurkan kredit ke industri yang masing sebesar 7,2% dan 11,6%, sementara new booking
sedang berkembang seperti nikel dan aluminium. Beberapa dari luar wilayah Jawa mengalami peningkatan sebesar
nasabah blue-chip kami juga terlibat dalam bidang-bidang 19,1% YoY.
usaha baru tersebut. Secara komposisi, kredit investasi
mencapai 65% dari portofolio kredit korporasi, sementara Pinjaman personal, yang didorong oleh kartu kredit, tumbuh
kredit modal kerja mencapai 35%. 12,8% YoY. Kami bermitra dengan prinsipal internasional
untuk memastikan kartu kredit BCA dapat digunakan
Sejak tahun 2022, BCA terus meningkatkan kapasitasnya secara global, dan tetap menjadi satu-satunya bank di
untuk mendukung penyaluran kredit UKM. Jangka waktu Indonesia yang menawarkan kartu kredit dengan merek
pemrosesan kredit terus dioptimalkan, dan jumlah account sendiri. Kemampuan BCA untuk bersaing di segmen kredit
officer khusus UKM serta personil manajemen risiko telah konsumer mencerminkan kekuatan merek dan layanannya.
ditambahkan. Peningkatan analisa data transaksi telah
menghasilkan prospek bisnis, baik untuk kredit bisnis Pertumbuhan kredit BCA yang kuat diimbangi dengan
maupun kredit konsumer. Dengan demikian, BCA dapat pengelolaan risiko portofolio yang proaktif. Kualitas aset
menjangkau lebih banyak nasabah perbankan transaksi menunjukkan pembaikan, terlihat pada penurunan rasio
yang belum memiliki fasilitas kredit di BCA serta menjangkau Loan at Risk (LAR) dari 6,9% pada akhir tahun 2023 menjadi
kembali eks-debitur. Berbagai inisiatif terarah dalam rangka 5,3% pada akhir tahun 2024, turun dari puncaknya sebesar
menjangkau debitur menghasilkan peningkatan signifikan 19,4% pada kuartal pertama tahun 2021. BCA menjaga
pada portofolio UKM, yang tumbuh sebesar 14,8% pada kecukupan pencadangan terhadap LAR sebesar 76,9%
tahun 2024, melebihi rata-rata industri. Pertumbuhan yang pada Desember 2024, dibandingkan dengan 69,7% pada
tinggi terjadi baik di wilayah Jawa maupun di luar wilayah Desember 2023, sementara pencadangan terhadap Non
Jawa, dengan peningkatan masing-masing sebesar 14,9% Performing Loan (NPL) sebesar 208,5% pada Desember
dan 17,5%. 2024.
30 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 33
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Berinvestasi pada faktor pendukung utama, Sumber Daya Langkah-langkah keamanan siber terus ditingkatkan.
Manusia dan Teknologi Informasi (TI) BCA mengoperasikan Security Monitoring Center 24 jam
Sumber daya manusia dan teknologi sangat penting sehari, yang secara konsisten meningkatkan kebijakan
dalam memberikan pengalaman terbaik yang diharapkan perlindungan data, serta menggunakan solusi berbasis AI
nasabah BCA. Oleh karena itu, BCA berinvestasi pada untuk mendeteksi anomali dan memperkuat keamanan
pengembangan sumber daya manusia, budaya perusahaan, transaksi. Selain itu, program-program awareness bagi
dan kapabilitas teknologi informasi, guna senantiasa karyawan dan nasabah juga dilaksanakan untuk memitigasi
memberikan layanan yang prima sebagai bagian dari nilai- risiko yang terkait dengan social engineering dan
nilai utama BCA. pembobolan data.
Mengembangkan kepemimpinan merupakan salah Inisiatif-inisiatif ini secara strategis memposisikan BCA
satu prioritas utama di tahun 2024 melalui pengayaan untuk memberikan layanan digital yang andal, aman, dan
kepemimpinan bagi para pemimpin saat ini dan calon terdepan dalam melayani nasabah dengan lebih baik, serta
pemimpin masa depan. Para pemimpin dari seluruh fungsi membina tenaga kerja yang gesit dan inovatif guna meraih
mengikuti program BCA LEADER+ untuk memperkuat kesuksesan jangka panjang yang berkelanjutan.
kemampuan kepemimpinan dan menyelaraskannya
dengan nilai-nilai kepemimpinan BCA, terutama bagi Memperkuat Implementasi Lingkungan, Sosial,
para pemimpin baru yang muda dan berbakat. Program- dan Tata Kelola (LST)
program seperti Transformational Leadership ditawarkan Sejalan dengan posisinya sebagai pemimpin di
untuk memastikan para pemimpin siap menghadapi masa industri perbankan, BCA terus menjunjung tinggi dan
depan yang menuntut inovasi dan transformasi yang memperkuat penerapan LST di seluruh kegiatan usaha dan
berkesinambungan. Nilai-nilai dan budaya BCA secara operasionalnya, untuk memastikan terciptanya nilai tambah
aktif disosialisasikan kepada seluruh karyawan di setiap bagi seluruh pemangku kepentingan dalam jangka panjang.
tingkatan untuk memperkuat kerja sama tim yang solid
antar seluruh divisi, kantor wilayah, dan kantor cabang BCA telah mengembangkan dan menerapkan langkah-
(“One BCA”). langkah penting terkait LST dalam kegiatan pembiayaan,
termasuk penerapan kebijakan kredit sektoral untuk
Sementara itu, investasi di bidang infrastruktur TI dan industri yang memiliki risiko lingkungan tinggi seperti
keamanan siber meningkat secara signifikan seiring dengan industri perkebunan kelapa sawit, pertambangan batu
transaksi nasabah yang semakin tinggi di kanal digital. bara, pembangunan jalan tol, industri semen dan baja
Pada akhir tahun 2024, data center keempat BCA mulai dasar, serta perkayuan dan hasil hutan. Kami memiliki
beroperasi, sehingga meningkatkan kapasitas pengelolaan daftar pengecualian bagi kegiatan-kegiatan seperti illegal
data Bank. BCA merupakan salah satu dari sedikit bank logging, perjudian, dan pelanggaran hak-hak masyarakat.
yang memiliki dan mengoperasikan data center sendiri, Penelaahan proposal kredit mempertimbangkan faktor
sebuah keunggulan yang sangat penting dalam mendukung lingkungan dan upaya konservasi debitur. BCA secara aktif
pertumbuhan transaksi digital di masa depan serta memantau komitmen dan rencana mitigasi risiko debitur,
memperkuat tata kelola TI dan kebijakan keamanan siber. terutama untuk bisnis yang memiliki risiko signifikan
terhadap perubahan iklim, kerusakan hutan dan penurunan
Sistem TI telah dimodernisasi dengan mengadopsi platform keanekaragaman hayati.
Open System dan Microservices Architecture, sehingga
meningkatkan agility dan skalabilitas sistem. Divisi TI telah Menindaklanjuti analisis bottom-up climate risk stress test
mendukung efisiensi biaya melalui penggunaan teknologi (CRST) BCA, yang pertama kali dilakukan tahun lalu, kami
seperti Robotic Process Automation, Artificial Intelligence, memperdalam analisis eksposur risiko portofolio terhadap
dan Machine Learning untuk mengotomasi fungsi back- isu-isu terkait iklim. Pada tahun 2024, program CRST kami
office dan meningkatkan kualitas layanan. sesuai jadwal yang diterapkan untuk memenuhi pedoman
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam hal penilaian dan
mitigasi risiko terkait iklim berdasarkan 50% dari portofolio
kami.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 31
Page 34
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Memperluas Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BCA Kami terus fokus untuk meningkatkan efisiensi energi di
Sebagai wujud komitmen kami dalam mengembangkan gedung-gedung BCA. Pada tahun 2024, Gedung Wisma
pembiayaan berkelanjutan, sekitar 24,8% dari total BCA Foresta menjadi gedung pertama di Indonesia yang
portofolio kredit BCA telah disalurkan pada green financing memperoleh sertifikat Green Mark Super Low Energy dari
dan social financing. Total pembiayaan berkelanjutan Building and Construction Authority of Singapore. Selain
meningkat menjadi Rp229 triliun, dengan Rp99 triliun itu, Wisma BSB Semarang juga meraih sertifikasi bangunan
dialokasikan untuk Green Financing dan Rp130 triliun untuk hijau tingkat Platinum dari Green Building Council Indonesia.
Social Financing.
Di bidang pengelolaan limbah, BCA meningkatkan inisiatif
Di sisi Green Financing, kredit diarahkan pada sumber untuk menangani berbagai jenis limbah operasional,
daya alam dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, termasuk limbah elektronik, arsip dan dokumentasi yang
transportasi yang berkelanjutan, produk ramah lingkungan, sudah kadaluarsa, serta sampah organik dan non-organik.
pengelolaan air limbah, serta energi terbarukan. BCA Di bidang pelestarian alam, BCA mendukung rehabilitasi
melanjutkan upayanya untuk mendukung praktik-praktik empat pulau untuk menyediakan habitat yang aman bagi
kelapa sawit berkelanjutan melalui peningkatan sertifikasi orangutan, menanam lebih dari 51.500 bibit bakau dan
ISPO dan RSPO pada portofolio kelapa sawit. Pada akhir pohon lainnya, dan membangun ruang penetasan telur
tahun 2024, 76% dari debitur kelapa sawit bersertifikat penyu yang mampu menampung hingga 15.000 telur, serta
telah memenuhi standar keberlanjutan nasional atau berhasil melepasliarkan 15.003 tukik.
internasional. Upaya lainnya adalah mendorong transisi ke
transportasi rendah karbon dengan menyalurkan kredit Melalui keempat inisiatif tersebut, BCA mencapai total
untuk electric vehicles (EV). Pembiayaan kendaraan listrik penghematan karbon sekitar 4.216 tCO2 ekuivalen pada
mencapai Rp2,3 triliun, naik 84,2% YoY. tahun 2024, meningkat 40% dibandingkan dengan 3.021
tCO2 ekuivalen pada tahun 2023. BCA terus melakukan
Di sisi pembiayaan sosial, BCA berfokus pada penyempurnaan perhitungan jejak karbon di seluruh bank,
pengembangan bisnis UMKM lokal, terutama untuk UMKM termasuk dari aktivitas penyaluran kredit. Informasi lebih
perempuan sebagai bagian dari kontribusi BCA dalam lanjut mengenai perkembangan mitigasi karbon BCA dapat
mendukung pemberdayaan perempuan. Penyaluran dilihat pada Laporan Keberlanjutan 2024.
kredit kepada debitur UMKM perempuan tumbuh sebesar
16,4% YoY mencapai Rp17,2 triliun dengan total debitur Memberi Kembali, Berbuat Lebih Banyak
perempuan sebesar 47.856 orang. BCA menjalankan serangkaian program untuk menciptakan
lingkungan kerja yang aman dan menyenangkan serta
Mengurangi Jejak Karbon Bank meningkatkan kesejahteraan karyawan. Pada tahun
Sebagai bagian dari upaya untuk menjadi perusahaan yang 2024, BCA membentuk Sexual Harassment and Assault
ramah lingkungan, BCA telah mengambil langkah-langkah Prevention Unit serta menyelenggarakan program
yang konsisten dengan fokus pada empat inisiatif utama, keselamatan dan kesehatan kerja yang dinamakan Gebyar
yaitu: digitalisasi kegiatan perbankan, inisiatif efisiensi Bulan K3 untuk meningkatkan kesadaran karyawan akan
energi, pengelolaan dan daur ulang limbah, serta konservasi keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan secara
alam. keseluruhan.
Kontribusi terbesar dalam penghematan karbon berasal BCA juga terus berkomitmen untuk menciptakan dampak
dari digitalisasi operasional BCA. Dengan mengurangi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui
konsumsi kertas dan mobilitas fisik, penerapan digital program “Bakti BCA” yang telah dimulai sejak tahun 1999.
terus menurunkan emisi karbon baik di sisi interaksi dengan Bakti BCA menargetkan berbagai bidang penting seperti
nasabah dan di sisi proses internal. pendidikan, kesehatan masyarakat, pengembangan
ekonomi, dan akses terhadap layanan dasar.
32 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 35
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada tahun 2024, BCA membantu 30 desa di Indonesia, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai
mendorong masyarakat setempat meningkatkan mitra yang bertanggung jawab dalam menciptakan nilai
potensi ekonomi mereka. BCA juga menyelenggarakan yang berkesinambungan.
program kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di
berbagai wilayah di Indonesia. Secara keseluruhan, BCA Kepatuhan terhadap tata kelola perusahaan
menyelenggarakan operasi katarak bagi 1.010 pasien, yang baik
memberikan bantuan kesehatan kepada 13.620 orang, Penerapan tata kelola perusahaan merupakan faktor
serta memfasilitasi kegiatan donor darah yang berhasil penting dalam menjaga kepercayaan para pemangku
mengumpulkan 2.211 kantong darah. Melalui berbagai kepentingan yang beragam. BCA menerapkan standar
upaya tersebut, BCA turut mendukung peningkatan kepatuhan yang ketat, mendorong transparansi, dan
kesehatan masyarakat. menjunjung tinggi perilaku yang baik dalam menjalankan
bisnis dan operasional Bank.
Bidang pendidikan tetap menjadi program yang
berkelanjutan, melalui Beasiswa Bakti BCA yang Standar tata kelola perusahaan yang tinggi tercermin
memberikan bantuan pendidikan selama satu tahun kepada dari pencapaian BCA sebagai salah satu dari beberapa
700 siswa. Di tahun 2024, BCA juga menyelenggarakan Perusahaan Terbuka ASEAN yang masuk dalam kategori
lebih dari 1.000 aktivitas literasi keuangan yang diikuti lebih ASEAN Asset Class Public Companies. Kepatuhan BCA
dari 230.000 individu. dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik secara
konsisten telah mendapatkan pengakuan dari berbagai
Melalui berbagai inisiatif yang ditargetkan ini, BCA lembaga bergengsi. Di antaranya, BCA dinobatkan sebagai
mempertegas komitmennya dalam mendorong siklus The Greatest Champions of GRC Excellence Performance
pemberdayaan, sehingga individu, komunitas, dan 2024 dan The Best Overall in Corporate Governance - IICD
ekosistem dapat berkembang bersama dan berkontribusi Corporate Governance Award 2024.
pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia.
Peran Direksi dalam Merumuskan Strategi dan
Pengakuan atas Penerapan LST Kebijakan
BCA menerima berbagai penghargaan di tahun 2024, Direksi berperan penting dalam mengembangkan dan
sebagai pengakuan atas fokus BCA terhadap keberlanjutan mengimplementasikan strategi dan kebijakan BCA,
dan prinsip-prinsip LST. Di tingkat global, MSCI ESG Ratings memastikan keselarasannya dengan Visi dan Misi BCA, serta
kembali memberikan BCA Peringkat A, yang mencerminkan menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
pencapaian kinerja di seluruh dimensi lingkungan, sosial, Dalam hal ini, Direksi menetapkan arah strategi yang jelas
dan tata kelola. Selain itu, BCA juga meraih nilai 84,6 dengan memanfaatkan kekuatan utama untuk menopang
dari Thomson Reuters - Refinitiv, nilai tertinggi di antara pertumbuhan bisnis.
perusahaan-perusahaan di Indonesia dengan Peringkat
A. BCA terus menjadi komponen dari FTSE4Good ASEAN Direksi menetapkan target-target yang selaras dengan
5 Index. Dalam Dow Jones Sustainability Index (CSA S&P tujuan ini, dan target-target tersebut dikomunikasikan
Global), BCA meraih skor 50 dengan peringkat persentil ke seluruh jajaran organisasi dengan penerapan Indikator
ke-80 secara global. Kinerja Utama (Key Performance Indicators/KPI) yang
jelas. Direksi merumuskan inisiatif dan kebijakan strategis
Di dalam negeri, BCA masuk dalam Indeks SRI-KEHATI, serta menetapkan target yang harus dicapai oleh setiap
Indeks IDX KEHATI ESG Quality 45, dan Indeks IDX KEHATI unit bisnis untuk menyelaraskan aktivitas di berbagai unit
ESG Sector Leaders, yang merupakan indikator utama kerja dan menerapkan akuntabilitas di seluruh organisasi.
keunggulan kinerja LST di pasar Indonesia. Penghargaan- Rencana bisnis yang komprehensif didiskusikan dengan
penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat seluruh unit bisnis, bersama dengan faktor pendukung yang
upaya kami menerapkan keberlanjutan dalam setiap penting, seperti kebutuhan staf, teknologi dan infrastruktur,
aspek bisnis. Ke depannya, BCA terus berkomitmen serta manajemen risiko untuk memastikan efektivitas
untuk mendorong perubahan positif bagi lingkungan, kebijakan mitigasi risiko.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 33
Page 36
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Memastikan Pelaksanaan dan Penerapan Strategi Prospek Usaha
Perusahaan Memasuki tahun 2025, kami optimis namun tetap berhati-
Direksi memastikan pelaksanaan strategi perusahaan hati. Secara global, isu-isu utama termasuk potensi
melalui komunikasi yang efektif di seluruh organisasi, eskalasi perang dagang AS-Tiongkok, konflik yang sedang
termasuk unit bisnis, fungsi pendukung, cabang, dan anak berlangsung di Timur Tengah, potensi munculnya kembali
perusahaan. tekanan inflasi, dan risiko gangguan rantai pasokan, dapat
berdampak kepada negara-negara berkembang.
Unit-unit kerja dan anak perusahaan memberikan
laporan kemajuan secara berkala kepada Direksi. Direksi Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia
bertanggung jawab untuk memantau, memberikan diproyeksikan akan tetap berada di kisaran 5,0% pada
feedback, dan menyelaraskan inisiatif dari berbagai unit tahun 2025, kurang lebih sama dengan tingkat pertumbuhan
kerja agar dapat mencapai tujuan secara keseluruhan. yang diperkirakan untuk tahun 2024, meskipun demikian
Review dan feedback difokuskan antara lain pada aspek proyeksi ini dapat berubah tergantung pada berbagai
pertumbuhan bisnis, manajemen risiko, keterlibatan faktor. Terkait kebijakan suku bunga, Bank Indonesia akan
nasabah, kapabilitas digital, kualitas layanan, dan keamanan mempertimbangkan dengan hati-hati, memprioritaskan
transaksi. stabilitas makro dan memelihara lingkungan bisnis yang
kondusif untuk pertumbuhan ke depan. Penyesuaian suku
Unit Manajemen Risiko dan fungsi Audit Internal bunga kebijakan lebih lanjut akan dipengaruhi oleh berbagai
mendukung Direksi dalam menjaga tata kelola risiko variabel termasuk keputusan suku bunga Federal Reserve,
dengan memantau operasional harian dan memberikan arus investasi asing, pertumbuhan ekonomi nasional dan
masukan mengenai risiko kredit dan operasional. Hasil dari nilai tukar Rupiah.
tinjauan ini memberikan arah pada tindakan perbaikan guna
memastikan kepatuhan terhadap ambang batas risiko, dan Bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BCA
pada saat yang sama tetap fokus pada pencapaian tujuan akan proaktif untuk melakukan kajian terhadap lingkungan
strategis. operasional, serta tetap agile dalam menyesuaikan
berbagai asumsi bisnis dengan tetap berpegang
Kinerja Komite-Komite di bawah Direksi teguh pada prinsip kehati-hatian perbankan. Dengan
Direksi dibantu oleh tujuh komite: Komite Aset dan Liabilitas mempertimbangkan kondisi saat ini, target moderat telah
(ALCO), Komite Manajemen Risiko, Komite Manajemen ditetapkan untuk tahun 2025, sebagai berikut:
Risiko Terintegrasi, Komite Kebijakan Perkreditan, Komite
Perkreditan, Komite Pengarah Teknologi Informasi, dan Kategori Target 2025
Komite Penasihat Kasus Kepegawaian. Sepanjang tahun, Produk Domestik Bruto (PDB) 5%
komite-komite tersebut telah menjalankan perannya secara Pertumbuhan Kredit 6% - 8%
efektif, memberikan nasihat dan rekomendasi kepada
Marjin Bunga Bersih (Net Interest
5,7% - 5,8%
Direksi. Secara berkala, Direksi menyelenggarakan diskusi Margin-NIM)
rutin dengan komite-komite tersebut untuk mendapatkan CIR (Cost to Income Ratio) 33% - 34%
masukan dalam pengambilan keputusan strategis. Biaya CKPN kredit terhadap Total ~0,3%
Kredit (Cost of Credit-CoC)
Tingkat Pengembalian atas Aset
Komposisi Direksi (Return on Asset - ROA)
3,6% - 3,8%
Komposisi anggota Direksi tidak mengalami perubahan
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas
21% - 23%
sepanjang tahun 2024. Seluruh anggota direksi (Return on Equity - ROE)
menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para
pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya
dalam upaya mencapai pertumbuhan yang
berkesinambungan bagi BCA serta menciptakan nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
34 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 37
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk menghadapi ketidakpastian di tahun mendatang, Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kami telah membentuk cadangan modal yang kuat dan kepada Dewan Komisaris atas arahan, nasihat, dan
likuiditas yang cukup. Kami juga berada di posisi unggul dukungan yang luar biasa sepanjang tahun. Masukan
untuk meraih peluang apabila pertumbuhan ekonomi dan saran dari Dewan Komisaris sangat penting dalam
melebihi ekspektasi. Dalam jangka panjang, faktor-faktor menentukan arah strategis Bank serta memberikan
seperti urbanisasi yang terus berlanjut, meningkatnya kontribusi yang signifikan bagi kesuksesan Bank yang
keragaman nasabah, penetrasi perbankan yang masih berkelanjutan. Selain itu, kami juga berterima kasih kepada
rendah, dan meningkatnya jumlah penduduk akan regulator, yaitu Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa
mendorong permintaan terhadap layanan perbankan. Kami Keuangan (OJK). Dukungan dan kerja sama regulator,
yakin akan prospek masa depan Indonesia, dan sebagai terutama selama periode ketidakpastian, sangat penting
salah satu bank besar di Indonesia, kami berkomitmen bagi keberlanjutan pertumbuhan dan stabilitas Bank.
untuk tumbuh bersama secara nasional. Kami bangga dapat berkolaborasi dengan mereka dalam
menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang
Terima kasih atas Kepercayaan Anda di sektor keuangan.
Di penghujung tahun 2024, kami ingin menyampaikan rasa
terima kasih kami yang tulus kepada seluruh nasabah, mitra Ke depan, BCA akan terus berkomitmen untuk memperkuat
kerja, dan karyawan atas kepercayaan dan dukungan yang kepercayaan masyarakat terhadap brand BCA. Dengan
terus diberikan kepada BCA. Loyalitas yang diberikan telah tetap berfokus pada keunggulan layanan, tata kelola
berperan penting dalam membentuk BCA menjadi institusi yang baik, dan etika korporasi, kami bertekad untuk terus
yang kuat dan dinamis seperti saat ini, dan kami berterima membangun institusi yang terpercaya dan tangguh serta
kasih atas kesempatan yang diberikan untuk senantiasa tetap “Senantiasa di Sisi Anda”. Sekali lagi, terima kasih atas
melayani dan mendapatkan kepercayaan di hati nasabah. kepercayaan dan dukungan Anda. Kami menantikan tahun-
tahun berikutnya yang penuh kesuksesan, pertumbuhan,
dan kemajuan bersama di tahun 2025.
Jakarta, Februari 2025
Atas nama Direksi,
Jahja Setiaatmadja
Presiden Direktur
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 35
Page 38
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris
Djohan Emir Setijoso
Presiden Komisaris
36 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 39
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA membukukan kinerja yang sangat
baik dan memperkokoh fondasi guna
menopang pertumbuhan dimasa depan
melalui investasi strategis di berbagai
bidang
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
BCA menutup tahun 2024 dengan Kinerja yang Sangat Baik di Dalam rangka menjaga nilai tukar
kinerja keuangan yang solid dan Tengah Operating Environment Rupiah, Bank Indonesia menghentikan
membukukan laba bersih setelah yang Moderat sementara rencana penurunan
pajak sebesar Rp54,8 triliun, tumbuh Perekonomian global pada tahun suku bunga selama sisa tahun
sebesar 12,7% YoY. Dewan Komisaris 2024 mengalami ketidakpastian 2024 setelah melakukan satu
mengapresiasi kinerja BCA dengan yang tinggi, hal ini didorong oleh kali penyesuaian pada bulan
pencapaian pertumbuhan kredit meningkatnya ketegangan geopolitik, September 2024. Tingkat inflasi
yang tinggi di seluruh segmen dan transisi pemerintahan di beberapa Indonesia tetap rendah dan cadangan
menjaga soliditas posisi likuiditas di negara termasuk di Amerika Serikat. devisa berada pada tingkat yang
tengah ketatnya persaingan dana. Hasil pemilihan presiden Amerika memadai, sehingga memberikan
Pencapaian ini menghasilkan laba Serikat telah memperkuat indeks penyangga terhadap guncangan
per saham sebesar Rp445 dan imbal Dolar Amerika Serikat sehingga eksternal sebagai dampak dari
hasil atas dana pemegang saham menyebabkan pelemahan mata uang perubahan arus modal global
yang cukup baik yaitu sebesar 24,6%. di berbagai negara berkembang di dan risiko nilai tukar mata uang
Fokus BCA sebagai bank hybrid yang samping prospek suku bunga yang asing. Perekonomian Indonesia
memiliki multiple customer touch relatif tinggi untuk jangka waktu yang berhasil mencatat pertumbuhan
points telah mengukuhkan perannya lebih lama. Pemangkasan suku bunga moderat sekitar 5% pada tahun
sebagai mitra yang dapat diandalkan oleh Federal Reserve Board yang lebih 2024. Pemerintah Indonesia telah
di industri perbankan dalam melayani lambat dari perkiraan menyebabkan meluncurkan beberapa paket insentif
basis nasabah yang semakin terjadinya capital outflow yang tidak untuk meningkatkan pertumbuhan
berkembang dan beragam. stabil secara global. ekonomi domestik, mulai dari
dukungan untuk rumah tangga
Kami mengapresiasi otoritas di hingga paket fiskal yang bertujuan
Indonesia yang dengan cepat untuk menstimulasi segmen UKM
merespons tantangan ini dengan dan daya beli domestik terutama
menerapkan langkah kehati-hatian untuk kelompok masyarakat kelas
serta memprioritaskan stabilitas menengah ke bawah.
makro.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 37
Page 40
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dewan Komisaris
Raden Pardede Djohan Emir Setijoso Sumantri Slamet
Komisaris Independen Presiden Komisaris Komisaris Independen
Cyrillus Harinowo Tonny Kusnadi
Komisaris Independen Komisaris
38 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 41
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Sebagai representasi dari ekonomi makro, sektor Bank yang berfokus pada media transaksi yang nyaman
perbankan Indonesia menunjukkan ketahanannya secara dan andal, model bisnis hybrid, penguatan kemampuan TI
umum meskipun terdapat pengetatan likuiditas. Seiring dan keamanan siber, pengembangan sumber daya manusia
dengan pertumbuhan kredit yang melebihi peningkatan serta pertumbuhan kredit yang berkualitas.
dana pihak ketiga di sepanjang tahun, sistem perbankan
mengalami persaingan yang ketat dalam hal penghimpunan Dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabah yang terus
dana di tengah tingkat suku bunga yang tinggi. Hal ini berkembang dalam hal pembayaran dan penyelesaian
mendorong perbankan untuk menaikkan suku bunga transaksi, BCA memperkenalkan sejumlah fitur baru di luar
simpanan pihak ketiga yang tentunya memberikan tekanan layanan yang telah ada sebelumnya. Platform transaksi BCA
pada profitabilitas. Walaupun menghadapi tantangan telah menghasilkan frekuensi transaksi yang lebih tinggi,
tersebut, dengan basis ekosistem yang luas, BCA baik di jaringan fisik maupun digital. Peningkatan customer
berhasil meningkatkan komposisi dana murah CASA yang experience, kelancaran transaksi di semua kanal dan
memberikan kontribusi sekitar 82% dari total dana pihak pemasaran secara terarah, telah berhasil memperdalam
ketiga BCA. BCA mampu mempertahankan cadangan customer engagement di sepanjang tahun. Secara rata-
likuiditas yang kokoh dan mengelola biaya dana secara rata, BCA memproses lebih dari 98 juta transaksi setiap hari
efektif, sehingga dapat menyalurkan kredit dengan tingkat sepanjang tahun 2024, yang merupakan bukti keunggulan
suku bunga yang kompetitif. BCA mencatat pertumbuhan layanan BCA.
total kredit sebesar 13,8%, lebih tinggi dari rata-rata
industri sebesar 10,4%. Kinerja kredit dan pendanaan yang Berbekal basis nasabah yang besar, BCA semakin
kuat telah meningkatkan pendapatan bunga bersih sebesar memperluas ekosistemnya, menjangkau komunitas-
9,8% menjadi Rp82,3 triliun, memberikan kontribusi sekitar komunitas baru dan rantai nilai nasabah yang belum
76% terhadap total pendapatan operasional BCA. tersentuh. Kolaborasi dengan ekosistem lain berjalan
dengan baik berlandaskan interkonektivitas platform
Penerapan prinsip kehati-hatian memastikan pertumbuhan terbuka. Berbagai upaya tersebut terbukti membuahkan
kredit BCA diimbangi oleh penekanan pada terjaganya hasil dengan keberhasilan BCA dalam meraih lebih dari
kualitas kredit dan diversifikasi portofolio. Rasio Loan 15 juta nasabah baru dalam lima tahun terakhir.
at Risk (LAR) membaik, disertai pencadangan terhadap
NPL yang memadai sebesar 208,5% pada akhir tahun BCA melakukan investasi yang berkelanjutan di bidang
2024. Pada saat yang sama, disiplin dalam pengelolaan infrastruktur TI, kanal transaksi dan sumber daya manusia
biaya menghasilkan Cost to Income Ratio yang lebih guna memperkuat fundamental bisnis. Beberapa area
rendah sebesar 31,5% dibandingkan dengan 34,1% di investasi utama antara lain adalah data center baru yang
tahun sebelumnya. Dengan demikian, BCA mencatatkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2024, sistem keamanan
hasil yang sangat baik di berbagai parameter keuangan, siber, pelatihan pegawai, dan perbaikan proses secara
mulai dari pendapatan operasional hingga laba bersih dan sistematis. Pada tahun 2024, total belanja modal mencapai
disertai dengan posisi neraca yang solid. Rp4,3 triliun, dan sebagian besar merupakan belanja
terkait TI.
Penilaian atas Kinerja Direksi
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas pencapaian Di sisi penyaluran kredit, Direksi menjajaki berbagai
kinerja keuangan tahun 2024 yang tidak terlepas dari peluang di segmen korporasi, khususnya di sektor hilirisasi
keberhasilan Direksi dalam menyikapi dinamika makro mineral dan sumber daya alam, yang sejalan dengan fokus
ekonomi global dan domestik yang memberikan tantangan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi bernilai
di industri perbankan. Secara umum, BCA berhasil tambah. Inisiatif-inisiatif tersebut dievaluasi secara hati-
membukukan pertumbuhan kredit yang berkualitas, serta hati dengan tetap memperhatikan praktik manajemen
semakin memperkokoh bisnis perbankan transaksi BCA. risiko yang prudent. Kualitas underwriting yang baik sangat
penting bagi Bank untuk mempertahankan portofolio kredit
Kami melihat pencapaian tersebut tidak dapat diraih yang sehat dalam jangka panjang.
tanpa melalui berbagai tantangan. Direksi telah mengatasi
berbagai rintangan, antara lain dinamika perkembangan Pada segmen kredit UKM, berbagai investasi telah
teknologi yang sangat cepat, risiko serangan siber, dilakukan dalam tiga tahun terakhir guna meningkatkan
kestabilan kualitas aset, dan regenerasi sumber daya kapasitas dan produk untuk melayani pelaku UKM dengan
manusia. Secara keseluruhan, kami melihat bahwa lebih baik. Dewan Komisaris melihat pertumbuhan
tantangan-tantangan yang ada dapat dikelola dengan baik kredit UKM yang positif dan berkualitas. Segmen kredit
dan inisiatif-inisiatif utama Bank dapat dilaksanakan secara konsumer mencatatkan peningkatan pada Kredit
efektif. Dewan Komisaris mendukung prioritas strategis Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB),
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 39
Page 42
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
dan kartu kredit. Prestasi kinerja di segmen kredit UKM Inisiatif pembiayaan hijau dan pembiayaan sosial terutama
dan konsumer juga didorong oleh analisa data nasabah untuk pemberdayaan pengusaha perempuan skala kecil,
yang lebih mendalam serta perluasan jangkauan target meningkat di tahun 2024. Kami melihat kedua bidang
nasabah. Pertumbuhan kredit UKM dan konsumer yang ini memiliki potensi untuk terus bertumbuh dan semakin
solid di seluruh Indonesia, menjadi pertanda positif bagi memberikan kontribusi positif bagi lingkungan maupun dari
ekspansi di masa mendatang pada wilayah geografis yang sisi sosial. Secara paralel, Direksi berinisiatif untuk mengelola
lebih beragam. jejak karbon Bank, termasuk program pengurangan dan
daur ulang limbah, serta berinvestasi pada gedung-gedung
Dewan Komisaris merekomendasikan agar Bank senantiasa hemat energi. Upaya-upaya tersebut sejalan dengan tujuan
mempertahankan permodalan dan likuiditas yang kuat keberlanjutan Indonesia yang lebih luas, yaitu pertumbuhan
untuk menghadapi ketidakpastian global dan domestik, ekonomi inklusif dan mencapai nol karbon pada tahun
serta sekaligus memberikan landasan bagi pertumbuhan 2060. Berbagai upaya ini menegaskan kembali peran BCA
kredit yang berkesinambungan dan berkualitas dalam sebagai warga korporasi yang bertanggung jawab.
jangka panjang.
Pengawasan atas Strategi dan Implementasi
Komitmen Keuangan Berkelanjutan dan BCA
Ketahanan Iklim Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan
Sebagai bagian dari upaya membangun bisnis perbankan arah dan penerapan strategi sepanjang tahun, memastikan
yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap target bahwa BCA tetap berada pada jalur yang tepat untuk
nasional, BCA berkomitmen untuk mendukung inisiatif mencapai tujuan jangka panjang di tengah kondisi yang
ekonomi hijau dan mengatasi risiko terkait iklim. Manajemen semakin dinamis. Penelaahan secara rutin atas inisiatif-
secara proaktif menjajaki peluang di bidang ini dengan inisiatif utama memungkinkan Dewan Komisaris untuk
meningkatkan portofolio keuangan berkelanjutan sebesar memberikan arahan dan umpan balik yang konstruktif
12,5% menjadi Rp228,6 triliun atau sekitar 24,8% dari total melalui pertemuan dan komunikasi, baik secara tatap muka
portofolio kredit BCA. Faktor-faktor LST kini telah menjadi maupun hybrid pada berbagai bidang penting, termasuk
bagian dari proses pemberian kredit BCA, selaras dengan strategi bisnis, manajemen risiko, audit, dan kepatuhan.
arahan regulator dan praktik-praktik terbaik di industri.
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris mengadakan 44
pertemuan dan 6 rapat gabungan dengan Direksi. Di bawah
ini adalah bidang-bidang yang dibahas bersama Direksi:
Topik Kegiatan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris
Strategi & Manajemen Bisnis • Melakukan pengawasan bisnis dan operasi bank, serta memantau lingkungan bisnis di
sepanjang tahun 2024, yang mencakup parameter makroekonomi, pergerakan suku
bunga, dan persaingan.
• Memberikan masukan mengenai arah strategis Bank kepada Direksi. Memberikan
masukan mengenai bagaimana model bisnis agar tetap relevan di tengah lingkungan
yang dinamis, dengan mempertimbangkan perubahan perilaku transaksi, evolusi
digital, persaingan dalam sistem pembayaran, dan pergeseran demografi nasabah.
Dewan Komisaris mengamati perkembangan di bidang TI dan sumber daya manusia.
• Meninjau kebijakan terkait dengan batas maksimum pemberian kredit terutama
untuk industri yang sedang berkembang pesat, dan mengevaluasi pemberian kredit
kepada debitur besar untuk mengelola risiko konsentrasi.
• Memantau alokasi dan pengelolaan aset. Mengawasi anggaran Bank dari sisi
pendapatan dan biaya serta memberikan umpan balik melalui tinjauan berkala.
Manajemen Risiko • Memantau dan menilai profil risiko, penerapan manajemen risiko terintegrasi dan
struktur permodalan.
• Menyelenggarakan diskusi rutin dengan divisi TI dan Satuan Kerja Manajemen Risiko,
serta memantau risiko siber di sektor perbankan dan BCA.
• Menyelenggarakan diskusi dengan pihak eksternal, dan melakukan penelaahan
terhadap tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dari waktu ke waktu.
• Memantau kondisi makroekonomi global dan tren perbankan, serta mengevaluasi
kekuatan likuiditas dan kecukupan modal BCA apabila terjadi gangguan yang
signifikan.
• Memantau dan meninjau Risk Appetite Statement Bank.
• Menyetujui Rencana Aksi dan Rencana Resolusi Bank.
Audit & Compliance • Memantau dan meninjau ruang lingkup audit.
• Memantau penilaian audit internal terhadap unit kerja dan kinerja cabang.
40 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 43
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Evaluasi Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan kondisi pasar yang terus berkembang. Pada tahun 2024,
Berdasarkan pandangan Dewan Komisaris, manajemen Komite Pemantau Risiko telah menilai berbagai faktor
telah secara efektif mematuhi dan menerapkan praktik- risiko, termasuk kualitas kredit, volatilitas pasar, dan risiko
praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dalam operasional, serta memberikan arahan untuk menjaga
kegiatan operasional BCA sehari-hari. Manajemen secara posisi likuiditas dan kualitas aset.
konsisten menjunjung tinggi prinsip-prinsip transparansi,
akuntabilitas dan kewajaran, sehingga memastikan bahwa Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan
operasional BCA sesuai dengan ketentuan regulator rekomendasi atas kebijakan remunerasi dan strategi
dan responsif terhadap ekspektasi para pemangku manajemen talenta BCA. Komite ini juga mengawasi
kepentingan. Berdasarkan kriteria ASEAN Corporate upaya pemetaan talenta untuk memperkuat regenerasi
Governance Scorecard (ACGS), implementasi GCG BCA kepemimpinan di berbagai organ organisasi.
memperoleh peringkat ‘Sangat Baik’, yang menegaskan
keselarasannya dengan standar internasional. Komite Tata Kelola Terintegrasi berfokus untuk memastikan
penerapan tata kelola terintegrasi di seluruh BCA dan
Dewan Komisaris memantau secara seksama kerangka anak perusahaan. Dengan memantau kepatuhan terhadap
kerja manajemen risiko BCA sebagai bagian dari penerapan prinsip-prinsip tata kelola, Komite Tata Kelola Terintegrasi
GCG yang baik, dengan perhatian khusus pada risiko- mendorong praktik-praktik bisnis yang baik di seluruh
risiko yang muncul seperti ancaman keamanan siber dan organisasi, serta memperkuat komitmen BCA terhadap
volatilitas ekonomi global. Pendekatan manajemen risiko transparansi dan akuntabilitas. Informasi lebih lanjut
yang kuat memastikan bahwa BCA memiliki daya tahan mengenai komite-komite tersebut dapat dilihat pada Bab
didukung oleh penyangga likuiditas yang memadai dan Tata Kelola Perusahaan dalam laporan ini di halaman 324-
diversifikasi portofolio kredit untuk memitigasi potensi 325.
risiko.
Komposisi Dewan Komisaris
Pengamatan atas Sistem Pelaporan Pelanggaran Komposisi anggota Dewan Komisaris tidak mengalami
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) perubahan pada tahun 2024.
BCA berperan sebagai mekanisme penting dalam menjaga
praktik bisnis yang beretika dan transparan. Diawasi Pada tanggal 16 Desember 2024, saya secara resmi
langsung oleh Dewan Komisaris, sistem ini berjalan mengajukan pengunduran diri sebagai Presiden Komisaris
dengan baik di tahun 2024, sehingga memungkinkan para BCA dengan mengajukan pensiun dini dari masa jabatan 5
pemangku kepentingan internal maupun eksternal untuk tahun yang semula (periode 2021-2026). Atas pengajuan
melaporkan kecurangan atau pelanggaran secara rahasia. tersebut, BCA telah meninjau kembali rencana suksesi dan
Komite Remunerasi dan Nominasi akan menominasikan
Penilaian terhadap Komite-komite di bawah pengganti saya dengan mempertimbangkan rekam jejak,
Dewan Komisaris pengalaman, dan kompetensi yang dimiliki oleh para
Dewan Komisaris didukung oleh empat komite yakni: kandidat. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi akan menentukan tanggal efektif terakhir masa jabatan
dan Nominasi, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Setiap saya sebagai Presiden Komisaris.
komite menjalankan tugasnya dengan baik pada tahun
2024 dalam mendukung penerapan tata kelola yang baik. Penilaian atas Evaluasi Direksi terhadap Prospek
Usaha
Komite Audit melakukan penelaahan atas hal-hal penting Kami sejalan dengan pandangan Direksi untuk tahun
terkait pelaporan keuangan, sistem pengendalian internal 2025 yang optimis namun tetap hati-hati, dengan
dan kepatuhan terhadap peraturan, guna memastikan mempertimbangkan potensi dampak ketidakpastian
bahwa kegiatan operasional BCA telah sesuai dengan global terhadap negara-negara berkembang, termasuk
standar peraturan dan kebijakan internal. Komite Audit Indonesia.
juga menangani kasus-kasus penipuan dan memberikan
masukan kepada Direksi. Perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh moderat
pada tahun 2025 sekitar 5%, atau sama dengan tahun 2024.
Komite Pemantau Risiko secara aktif memantau kerangka Kami percaya otoritas keuangan terkait akan mengambil
kerja manajemen risiko BCA, memastikan bahwa kebijakan tindakan yang tepat dan waspada menghadapi tantangan
dan praktik-praktik BCA telah memadai untuk menghadapi global guna menjaga kondisi ekonomi yang kondusif.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 41
Page 44
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kebijakan-kebijakan regulator akan mempertimbangkan Kata Penutup
berbagai faktor, termasuk inflasi, laju pertumbuhan Setelah menutup tahun ini dengan kinerja yang baik,
ekonomi, arah kebijakan Bank Sentral AS, dan stabilitas penting bagi BCA untuk tetap berada pada posisi yang
Rupiah. Kami sependapat dengan pandangan Direksi untuk solid dalam menghadapi berbagai tantangan di masa
menetapkan asumsi bisnis yang realistis dalam Rencana mendatang, baik di tingkat global maupun domestik. Kami
Bisnis Bank (RBB) agar sejalan dengan laju perekonomian. percaya bahwa tantangan-tantangan tersebut juga akan
membawa peluang bagi pertumbuhan bisnis, inovasi, dan
Kami memandang bahwa Direksi perlu menyeimbangkan kolaborasi.
target-target yang ditetapkan dengan langkah-langkah
yang pruden, serta siap menghadapi guncangan yang Merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bagi saya
mungkin terjadi, didukung oleh manajemen risiko yang untuk menjabat sebagai Presiden Komisaris selama 14
baik. Secara paralel, Direksi harus tetap agile untuk tahun terakhir, setelah saya menjabat sebagai Presiden
memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang ada apabila Direktur sejak tahun 1999. Saya sangat bersyukur dapat
pertumbuhan melebihi ekspektasi. menyaksikan transformasi luar biasa dan pertumbuhan
bisnis berkelanjutan, disertai dengan budaya kehati-hatian
Prioritas strategis Bank untuk tahun 2025 mencakup dan tata kelola yang baik. Saya ingin menyampaikan terima
upaya-upaya untuk mempertahankan pertumbuhan kredit kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang
yang berkualitas, meningkatkan kapabilitas digital, serta diberikan kepada saya untuk bekerja bersama dengan
memperluas ekosistem melalui kemitraan dan akuisisi insan-insan yang berbakat, dan dapat menjadi bagian dari
nasabah. Kami juga mendorong Direksi untuk berinvestasi tim yang menghargai kolaborasi dan inovasi. Semoga BCA
secara konsisten di bidang-bidang utama seperti dapat terus meraih kesuksesan dan saya akan memberikan
digitalisasi, keamanan siber, dan sumber daya manusia, dukungan penuh dan memastikan kelancaran masa transisi.
untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang BCA. Kami
optimis bahwa BCA akan terus memberikan pelayanan Akhir kata, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih
prima kepada nasabah dan mempertahankan posisinya yang sebesar-besarnya kepada para nasabah, regulator,
sebagai salah satu pemimpin di industri perbankan seluruh anggota Direksi, karyawan dan pemegang saham
Indonesia. atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan
sehingga BCA dapat mencapai kinerja yang baik. Dengan
dukungan dari seluruh pihak tersebut, kami yakin BCA
akan terus tumbuh dan memberikan nilai tambah secara
berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Jakarta, Februari 2025
Atas nama Dewan Komisaris,
Djohan Emir Setijoso
Presiden Komisaris
42 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 45
O2
rofi
ha
l
an
P
rusa
Pe
Page 46
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Informasi Umum Perusahaan
Nama Bidang Usaha Kepemilikan
PT Bank Central Asia Tbk Bank Umum PT Dwimuria Investama Andalan 54,94%
Masyarakat 45,06%
Pendirian Perusahaan Dasar Hukum Pendirian
10 Oktober 1955 Akta Pendirian Perusahaan No. 38 dengan Akta Notaris
Raden Mas Soeprapto tanggal 10 Agustus 1955.
Disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan
No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955.
Modal Dasar Perubahan Nama
Rp5.500.000.000.000 Sebelumnya perusahaan dinamakan NV
(440.000.000.000 Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang
lembar saham) Knitting Factory. Efektif pada 2 September
1975, nama Bank diubah menjadi PT Bank
Modal Ditempatkan dan Central Asia (BCA).
Disetor Penuh
Rp1.540.938.125.000 Kantor Pusat
(123.275.050.000 lembar saham) Menara BCA, Grand Indonesia
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta 10310, Indonesia
Tel. (+62 21) 2358 8000
Bursa Efek Fax. (+62 21) 2358 8300
Saham PT Bank Central Asia Tbk
dicatat dan diperdagangkan pada
Jumlah Jaringan
Bursa Efek Indonesia 1.264 Cabang, 19.543 ATM, dan ratusan ribu EDC
(Informasi lokasi cabang dapat dilihat pada bagian
Kantor Cabang di halaman 112-114)
Tanggal Pencatatan Saham
31 Mei 2000
Entitas Anak
• PT BCA Finance
Kode Saham • PT Bank BCA Syariah
BBCA • PT Bank Digital BCA
• PT BCA Sekuritas
• PT Asuransi Umum BCA
ISIN Code SWIFT Code • PT Asuransi Jiwa BCA
ID1000109507 CENAIDJA • PT Central Capital Ventura
• BCA Finance Limited
(Informasi lokasi entitas anak dapat dilihat pada bagian
Total Karyawan Informasi Entitas Anak di halaman 101-103)
26.532
Website Perusahaan Call Center
www.bca.co.id Halo BCA 1500888
www.klikbca.com halobca@bca.co.id
Corporate Communication, Investor Relations, ESG
• Corporate Communications Tel. (+62 21) 2358 8000
• Investor Relations Fax. (+62 21) 2358 8300
• Environment Sustainability and Governance E-mail: corcom_BCA@bca.co.id
Menara BCA, Lantai 20, Grand Indonesia, investor_relations@bca.co.id
Jl. M.H. Thamrin No. 1 corporate_governance@bca.co.id
Jakarta 10310, Indonesia
44 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 47
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Bidang Usaha
BCA menjalankan usaha dan kegiatan di bidang perbankan sesuai dengan anggaran dasar BCA. Berdasarkan Pasal 3
Anggaran Dasar, BCA sebagai Bank Umum dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk k. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit
simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat dan kegiatan wali amanat;
deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang l. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan
dipersamakan dengan itu; kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah, baik
b. Memberikan kredit; melalui pendirian anak perusahaan maupun melalui
c. Menerbitkan surat pengakuan hutang; pembentukan unit usaha Syariah sesuai dengan
d. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia atau
maupun untuk kepentingan atau atas perintah Otoritas Jasa Keuangan atau instansi yang berwenang
nasabahnya; lainnya;
i. Surat-surat wesel, termasuk wesel yang diakseptasi m. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
oleh bank, yang masa berlakunya tidak lebih lama memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
daripada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau instansi
dimaksud; yang berwenang lainnya;
ii. Surat-surat pengakuan hutang dan kertas dagang n. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari atau perusahaan lain di bidang keuangan, seperti
kebiasaan dalam perdagangan surat-surat tersebut; perusahaan sewa guna usaha, perusahaan modal
ventura, perusahaan efek, perusahaan asuransi, serta
iii. Kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan
lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan,
pemerintah;
dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh
iv. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau
v. Obligasi;
instansi yang berwenang lainnya;
vi. Surat dagang berjangka waktu, sesuai dengan
o. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
peraturan perundangan yang berlaku;
mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat harus
vii. Surat berharga lain yang berjangka waktu, sesuai menarik kembali penyertaannya, dengan memenuhi
dengan peraturan perundangan yang berlaku. ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia atau
e. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri Otoritas Jasa Keuangan atau instansi yang berwenang
maupun untuk kepentingan nasabah; lainnya;
f. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau p. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus
meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan dana pensiun, sesuai dengan ketentuan dalam peraturan
menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun perundang-undangan dana pensiun yang berlaku; dan
dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya; q. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-
dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak undangan dan peraturan yang berlaku, termasuk
ketiga; antara lain tindakan dalam rangka restrukturisasi atau
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan penyelamatan kredit antara lain membeli agunan,
surat berharga; baik semua maupun sebagian, melalui lelang atau
i. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak dengan cara lain, dalam hal debitur tidak memenuhi
lain berdasarkan suatu kontrak; kewajibannya kepada bank, dengan ketentuan agunan
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada yang dibeli wajib dicairkan secepatnya.
nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang
tidak tercatat di bursa efek;
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 45
Page 48
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Bidang Usaha - lanjutan
BCA memiliki posisi yang solid di industri perbankan nasional. Namun demikian seluruh industri tak terkecuali perbankan
dan termasuk BCA kini berada di tengah revolusi digital yang semakin pesat. BCA melihat teknologi digital menawarkan
kemudahan, kenyamanan, dan kecepatan bagi masyarakat di seluruh dunia untuk menyelesaikan berbagai hal. BCA
mengikuti perubahan tren yang sedang berlangsung di teknologi digital, perilaku konsumen, dan lingkungan bisnis.
Berbagai inisiatif diterapkan untuk menciptakan peluang baru di tengah perubahan, untuk mengamankan pertumbuhan
perusahaan di masa depan serta memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan BCA.
INOVASI UNTUK KEMUDAHAN & KENYAMANAN NASABAH BERTRANSAKSI
Application Programming
myBCA Welma in myBCA Lifestyle
Interface (API)
myBCA merupakan Welma merupakan Lifestyle merupakan API merupakan teknologi
digital platform yang pengelola investasi dan fitur di BCA mobile yang yang menghubungkan secara
dapat diakses nasabah proteksi yang semakin memungkinkan nasabah langsung sistem dari company
BCA melalui aplikasi di memudahkan nasabah membeli tiket pesawat & partner dengan sistem
smartphone ataupun dalam transaksi reksa dana, kereta api, game voucher perbankan BCA, sebagai solusi
melalui website di desktop obligasi, dan asuransi. serta melakukan reservasi payment dan collection, untuk
di mana nasabah hanya hotel. Business to Business (B2B)
memerlukan single user ID maupun Business to Customer
(BCA ID) untuk mengakses Aplikasi Mobile (B2C). Dengan teknologi ini
seluruh informasi Halo BCA Pembukaan Rekening potensi pertumbuhan bisnis
rekening yang dimiliki Online online dalam ekosistem
dan melakukan beragam pembayaran BCA dapat
transaksi perbankan. Aplikasi Mobile Halo BCA semakin dioptimalkan.
adalah aplikasi berbasis Pembukaan Rekening Online
mobile yang dapat diunduh merupakan fitur di BCA
oleh nasabah BCA atau non mobile yang memudahkan
nasabah BCA dari gawai nasabah untuk membuka
(gadget) untuk menghubungi rekening kapan pun dan di
Halo BCA secara online mana pun.
melalui voice over Internet
Protocol (VoIP) call, e-mail,
chat, dan media sosial.
Aplikasi Merchant
Poket Valas di myBCA BCA
Aplikasi Merchant BCA merupakan sarana komprehensif
Fitur ini merupakan kantong dana dengan pilihan enam belas
bagi mitra merchant untuk menyederhanakan transaksi
mata uang asing, yang terkoneksi dengan satu rekening.
keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung
Dengan fitur ini, nasabah dapat melakukan transaksi
pertumbuhan bisnis. Fitur-fitur yang menjadi unggulan dari
menggunakan mata uang asing kapanpun dan di manapun.
aplikasi Merchant BCA antara lain: Merchant Care, Manajemen
Transaksi debit dan tarik tunai di luar negeri dengan mata uang
User, Real-time Notifikasi Transaksi, Pencairan Dana sebanyak
asing akan dipotong langsung dari saldo Poket Valas, dan tanpa
4 kali dalam sehari (Multi Settlement) untuk transaksi QRIS BCA,
konversi kurs ke rupiah.
dan Pengajuan EDC atau QRIS Statis.
Virtual Account BCA Tarik/Setor Tunai Tanpa BagiBagi Debit Online
Kartu (Cardless) Mastercard
Virtual Account BCA Tarik/Setor Tunai Tanpa BagiBagi merupakan fitur Debit Online Mastercard
merupakan rekening khusus Kartu (Cardless) merupakan di BCA mobile untuk bagi- merupakan fitur yang
yang diberikan kepada fitur di BCA mobile yang bagi uang kepada keluarga/ disediakan untuk nasabah
pelanggan perusahaan memungkinkan pengguna kerabat/teman yang memiliki dengan dua keuntungan
yang bekerja sama dengan untuk menarik/menyetor aplikasi Sakuku, di momen hari utama, yaitu kemudahan
BCA sebagai sarana uang tunai tanpa kartu ATM. raya ataupun sebagai tanda dan beragam kontrol
pembayaran tagihan, apresiasi. Jumlah uang yang transaksi.
sehingga memudahkan dibagikan bisa sama (fixed)
perusahaan tersebut dalam atau berbeda-beda (random).
mengidentifikasi kiriman dana
yang diterima.
46 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 49
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
INOVASI UNTUK KELANCARAN BISNIS NASABAH
Layanan Cash
BCA KlikPay
Management BCA
Layanan Cash Management BCA memberikan solusi yang tepat untuk pengelolaan BCA KlikPay merupakan
arus kas perusahaan yang terintegrasi dengan komunitas bisnis. fitur di internet banking BCA
(KlikBCA) sebagai cara bayar
Di samping itu Cash Management BCA akan memperluas kolaborasi kemitraan belanja online yang praktis
strategis digital untuk menciptakan seamless ecosystem yang akan meningkatkan dan terpercaya, bagi nasabah
kenyamanan dan kemudahan nasabah dalam bertransaksi seperti mengelola yang memiliki fasilitas
arus keuangan; mendukung pengambilan keputusan bisnis; dan mengoptimalkan KlikBCA atau BCA Card.
keuntungan perusahaan serta dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan tepat.
Fitur BCA Cash Management meliputi:
1. Payable Management:
• Payroll
Donasi dan Zakat
• Auto Credit lewat BCAmobile
• Cash Delivery
• Bill Payment Pembayaran donasi dan
• Tax Payment zakat lewat Dompet Dhuafa
• Outward Remittance dan NU CARE - LAZISNU
• BCA Visa Corporate kini lebih praktis dengan
• Fleet Facility menggunakan fitur Lifestyle
di BCA Mobile.
2. Receivable Management:
• Autodebet
• Autocollection
• BCA Virtual Account
• Cash Pick Up
eBranch BCA
• Inward Remittance
• Payment Gateway
• Business to Business (B2B)
eBranch BCA
• Business to Consumer (B2C)
adalah aplikasi
yang memberikan
3. Liquidity Management:
kemudahan bagi calon
• Account Sweeping
dan/atau nasabah BCA
• Automatic Transfer System
untuk bertransaksi,
• Pembukaan Rekening Giro Korporasi
dengan fitur utama
yaitu e-form untuk
4. Host to Host
pembukaan rekening,
reservasi, dan lain-lain.
Virtual Assistant OneKlik
Chat Banking (VIRA)
VIRA merupakan aplikasi yang mampu OneKlik merupakan fitur di internet
memberikan informasi secara interaktif banking BCA (KlikBCA) yang
dan real time, baik informasi finansial menyederhanakan proses pembayaran
maupun non-finansial, dengan belanja online menjadi semakin cepat
menggunakan teknologi Chatbot dan mudah, dengan sumber dana yang
yang dikembangkan melalui machine berasal dari rekening BCA. OneKlik
learning. banyak digunakan untuk top up uang
elektronik pada berbagai aplikasi
digital, di samping untuk pembayaran
lainnya. Hal ini menjadi alternatif dari
Virtual Account.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 47
Page 50
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Riwayat Singkat BCA
1955 1999 Kilas aksi korporasi
periode 2000-2005
NV Perseroan Dagang Dan Industrie Proses rekapitalisasi BCA selesai, dimana
Semarang Knitting Factory berdiri Pemerintah Indonesia melalui BPPN
sebagai cikal bakal Bank Central Asia menguasai 92,8% saham BCA sebagai 2000
(BCA). hasil pertukaran dengan Bantuan Likuiditas BPPN melakukan divestasi 22,5%
Bank Indonesia. Dalam proses rekapitalisasi dari seluruh saham BCA melalui
tersebut, kredit pihak terkait dipertukarkan Penawaran Saham Publik Perdana
1957 dengan Obligasi Pemerintah. (IPO), sehingga kepemilikan BPPN
berkurang menjadi 70,3%.
BCA mulai beroperasi pada 21 Februari
1957 dan berkantor pusat di Jakarta.
2007 2001
Penawaran Publik Kedua
BCA menjadi pelopor dalam (Secondary Public Offering) 10%
menawarkan produk kredit kepemilikan dari total saham BCA. Kepemilikan
rumah dengan suku bunga tetap. BPPN atas BCA berkurang menjadi
1970an BCA meluncurkan kartu prabayar, 60,3%.
Flazz Card serta mulai menawarkan
layanan Weekend Banking untuk terus
Efektif pada 2 September 1975, nama Bank
membangun keunggulan di bidang
2002
diubah menjadi PT Bank Central Asia (BCA) FarIndo Investment (Mauritius)
perbankan transaksi. Limited mengambil alih 51% total
BCA memperkuat jaringan layanan cabang. saham BCA melalui proses tender
Pada tahun 1977 BCA berkembang menjadi strategic private placement.
Bank Devisa.
2008-2009
2004
BPPN melakukan divestasi atas
1980an BCA secara proaktif mengelola penyaluran
kredit dan posisi likuiditas di tengah gejolak
1,4% saham BCA kepada investor
domestik melalui penawaran
krisis global, sekaligus tetap memperkuat
BCA memperluas jaringan kantor cabang terbatas.
kompetensi utama sebagai bank transaksi.
secara agresif sejalan dengan deregulasi
sektor perbankan di Indonesia.
BCA telah menyelesaikan pembangunan 2005
mirroring IT system guna memperkuat Pemerintah Republik Indonesia
BCA mengembangkan berbagai produk
kelangsungan usaha dan meminimalisasi melalui PT Perusahaan Pengelola
dan layanan maupun pengembangan
risiko operasional. BCA membuka layanan Aset (PPA) melakukan divestasi
teknologi informasi, dengan menerapkan
Solitaire bagi nasabah high net-worth seluruh sisa kepemilikan saham BCA
online system untuk jaringan kantor cabang,
individual. sebesar 5,02%.
dan meluncurkan Tabungan Hari Depan
(Tahapan) BCA.
2010-2013 Catatan: Terdapat efek dilusi atas
kepemilikan saham lama sehubungan
1990an BCA memasuki lini bisnis baru yaitu dengan penerbitan saham baru
perbankan Syariah, pembiayaan sepeda dalam rangka program kompensasi
motor, asuransi umum dan sekuritas. Di tahun manajemen berbasis saham, dimana
BCA mengembangkan alternatif jaringan
periode eksekusi opsi dilakukan dari
layanan melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri 2013, BCA menambah kepemilikan efektif November 2001 sampai dengan
atau Automated Teller Machine). Pada tahun dari 25% menjadi 100% pada perusahaan November 2006.
1991, BCA mulai menempatkan 50 unit ATM asuransi umum, PT Asuransi Umum BCA
di berbagai tempat di Jakarta. (sebelumnya bernama PT Central Sejahtera
Insurance dan dikenal juga sebagai BCA
Pengembangan jaringan dan fitur ATM Insurance).
dilakukan secara intensif. BCA bekerja sama Pengembangan bisnis
dengan institusi terkemuka, antara lain PT BCA memperkuat bisnis perbankan periode 2000-2005
Telkom untuk pembayaran tagihan telepon transaksi melalui pengembangan produk
melalui ATM BCA. dan layanan yang inovatif di antaranya
aplikasi mobile banking untuk smartphone BCA memperkuat dan
mengembangkan produk dan
BCA juga bekerja sama dengan Citibank terkini, layanan penyelesaian pembayaran
layanan, terutama perbankan
agar nasabah BCA pemegang kartu kredit melalui e-commerce, dan mengembangkan
elektronik dengan memperkenalkan
Citibank dapat melakukan pembayaran konsep baru Electronic Banking Center yang
Debit BCA, Tunai BCA, internet
tagihan melalui ATM BCA. melengkapi ATM Center dengan tambahan
banking KlikBCA, mobile banking
fitur-fitur yang didukung teknologi terkini.
m-BCA, EDCBIZZ, dan lain-lain.
1997-1998 Guna meningkatkan keandalan layanan
BCA mendirikan fasilitas Disaster
perbankannya, BCA telah menyelesaikan
Recovery Center di Singapura.
Indonesia mengalami krisis moneter. BCA pembangunan Disaster Recovery Center
mengalami bank rush. (DRC) di Surabaya yang berfungsi sebagai
BCA meningkatkan kompetensi di
disaster recovery backup data center yang
bidang penyaluran kredit, termasuk
Pada tahun 1998 BCA menjadi Bank Take terintegrasi dengan dua mirroring data
melalui ekspansi ke bidang
Over (BTO) dan disertakan dalam program center. DRC yang baru menggantikan DRC
pembiayaan mobil melalui entitas
rekapitalisasi dan restrukturisasi yang yang sebelumnya berlokasi di Singapura.
anaknya, BCA Finance.
dilaksanakan oleh Badan Penyehatan
Perbankan Nasional (BPPN), suatu institusi
Pemerintah.
48 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 51
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
2014-2016 2020-2022
BCA mengembangkan ‘myBCA’, suatu gerai Penyediaan fasilitas pembukaan rekening online BCA mentransformasi cara
layanan perbankan digital yang dapat digunakan baru operasional bank di tengah COVID-19. Selain itu, BCA juga meluncurkan
secara mandiri (self service); melanjutkan fitur Lifestyle pada mobile app dan BCA Virtual Showroom untuk mendukung
pengembangan jaringan ATM berbasis Cash interaksi dan penyediaan informasi bagi nasabah.
Recycling Machine; dan meluncurkan produk
Sakuku’, e-wallet berbasis aplikasi. Bank melanjutkan penerapan model bisnis Future Branch dan model layanan
terkini untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
Untuk segmen nasabah institusi, BCA
menyempurnakan layanan cash management BCA memperkenalkan aplikasi myBCA, platform digital yang memungkinkan
BCA melalui internet banking platform, ‘KlikBCA nasabah melakukan berbagai transaksi perbankan secara seamless melalui
Integrated Business Solution’. Layanan ini smartphone atau website desktop. Selain itu, BCA juga menghadirkan aplikasi
memiliki fitur-fitur yang diperlukan oleh nasabah Merchant BCA untuk memudahkan merchant dalam memonitor dan mengatur
pebisnis. bisnis, serta aplikasi HaloBCA yang memungkinkan nasabah menghubungi
HaloBCA secara online melalui VOIP, e-mail, chat, dan media sosial. Tahun
Pada Januari 2014, BCA menyelesaikan 2022, BCA meningkatkan keamanan myBCA dengan fitur biometrik dan
pembelian saham PT Central Santosa Finance menambahkan fitur instant top up KPR.
(CS Finance), suatu perusahaan yang bergerak
di bidang pembiayaan sepeda motor, sehingga BCA mengganti nama Bank Royal menjadi Bank Digital BCA.
kepemilikan saham BCA terhadap CS Finance
secara efektif meningkat dari 25% menjadi Bank menyelesaikan 100% akuisisi saham Rabobank (langsung dan tidak
70%. Di samping itu, BCA memperoleh izin untuk langsung) dan kemudian menggabungkan Rabobank dengan BCA Syariah.
memberikan layanan asuransi jiwa melalui
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life).
Selama Juli 2016 sampai dengan Maret 2017,
BCA turut berpartisipasi dalam menyukseskan
program tax amnesty dengan menjalankan 2023-2024
perannya sebagai bank persepsi dan bank
gateway. BCA terus mengembangkan super app myBCA untuk memperkuat
transaksi digital dan menghadirkan customer experience yang
holistik melalui omni-channel dan mengintegrasikan aplikasi
WELMA ke myBCA.
2017-2019
BCA senantiasa berinovasi dalam memberikan produk/layanan
BCA membangun kolaborasi dengan
yang terbaik dan termutakhir kepada nasabah. Sejak 2023, Kartu
perusahaan fintech dan e-commerce melalui
Application Programming Interface (API)
Debit BCA Mastercard telah dilengkapi dengan fitur nirsentuh
platform, yang memfasilitasi konektivitas (contactless) yang memungkinkan nasabah bertransaksi tanpa PIN.
antara sistem perusahaan terkait dengan
sistem BCA. Mendukung inisiatif kolaboratif regulator dalam membangun
konektivitas pembayaran di ASEAN, BCA turut menyediakan
BCA terus berinovasi untuk memberi layanan QRIS Cross Border di BCA mobile yang telah dapat
kemudahan bagi transaksi nasabah melalui digunakan di tiga negara yaitu: Thailand, Malaysia, dan Singapura.
aplikasi BCA Mobile, layanan pembukaan
rekening online, Sakuku, OneKlik, layanan
BCA juga memperkuat infrastruktur perkreditan melalui
Welma Digital, Flazz 2.0, serta fitur peer to
peer transfer berbasis QR Code.
pengembangan sumber daya manusia, berbagai otomasi, maupun
penyesuaian prosedur perkreditan. Untuk mendukung program
Memanfaatkan teknologi artificial pemerintah dalam peningkatan nilai tambah komoditas, BCA
intelligence, BCA mengembangkan ‘VIRA’, menyalurkan kredit untuk sektor hilirisasi pertambangan dan
suatu Virtual Assistant yang dapat diakses logam. BCA berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur
melalui berbagai aplikasi chat ternama. di Indonesia melalui pemberian kredit sindikasi.
BCA menandatangani pembaharuan Pada tahun 2024, BCA meluncurkan layanan digital Poket Valas
perjanjian dengan PT AIA Financial (AIA
dalam aplikasi myBCA dengan 16 jenis mata uang asing.
Indonesia) di tahun 2017 guna memperluas
ruang lingkup kerja sama di bidang
bancassurance. Untuk memudahkan para merchant dalam memenuhi kebutuhan
bisnis secara efisien, kini pencairan dana atas pembayaran melalui
BCA mengakuisisi 100% kepemilikan efektif di QRIS pada aplikasi Merchant BCA dapat dilakukan empat kali
Bank Royal pada 2019. sehari.
BCA meningkatkan penyertaan pada entitas Penggabungan BCA Multi Finance dengan BCA Finance yang
anak CS Finance, BCA Sekuritas dan BCA menyatukan potensi terbaik kedua perusahaan. Diharapkan
Life pada tahun 2017 untuk memperkokoh
BCA Finance sebagai perusahaan hasil penggabungan akan
integrasi dan meningkatkan kerja sama bisnis
memperkuat posisi grup usaha BCA dalam sektor pembiayaan
entitas-entitas anak tersebut dengan BCA.
Indonesia.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 49
Page 52
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Peristiwa Penting 2024
1
25 Januari 4
29 Februari 5
2 Maret
Mendukung Perekonomian Nasional, Kredit BCA Tumbuh BCA Kembali Gelar BCA BCA Luncurkan Aplikasi
Solid di Seluruh Segmen Expoversary 2024 “Merchant BCA”, Bikin
FY23 Results: BCA dan entitas anak menutup tahun 2023 dengan Merayakan HUT ke-67, BCA Pelaku Usaha Jadi Serba
pertumbuhan total kredit 13,9% secara tahunan (YoY), atau di atas mengadakan BCA Expoversary Bisa
rata-rata industri. Di sisi profitabilitas, laba bersih BCA dan entitas 2024 pada tanggal 29 Februari BCA meluncurkan aplikasi
anak tumbuh 19,4% YoY mencapai Rp48,6 triliun di sepanjang 2023. hingga 3 Maret 2024 di ICE Merchant BCA, didesain
BSD. Berbagai penawaran sebagai solusi terdepan
yang bisa diperoleh mencakup yang dirancang untuk
27 Januari
produk KPR BCA dengan memberdayakan bisnis dari
2 bunga 2,6% eff.p.a fixed berbagai skala, termasuk
1 tahun, bunga spesial dan Usaha Mikro, Kecil, dan
promo KKB BCA DP 0%, promo Menengah (UMKM). Fitur-fitur
Tanda Tangani Kerja Sama dengan Jamkrindo, BCA spesial kredit motor DP mulai unggulan antara lain: Merchant
Berkomitmen Mendorong Penyaluran KUR Berkualitas dari 0% dari harga OTR, dan Care, Manajemen User, Real-
BCA menjalin kemitraan dengan PT Jaminan Kredit Indonesia beragam produk unggulan time Notifikasi Transaksi, dan
(Jamkrindo) untuk berkontribusi terhadap perkembangan UMKM dari Solusi BCA. Berbagai Pengajuan EDC atau QRIS
dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia, melalui penawaran menarik lainnya Statis.
penjaminan KUR. juga dapat dinikmati seperti
gadget, fashion, beauty,
travel, hingga berbagai produk
3
25 Februari lokal berkualitas dari UMKM
BCA Bangga Lokal. BCA
Expoversary juga diadakan
secara online yang dapat
BCA Daur Ulang 12,2 Ton Limbah Seragam
diakses melalui website
Selama tahun 2023, BCA berhasil mengumpulkan 12,2 ton limbah
https://expo.bca.co.id pada
seragam yang habis masa pakainya untuk didaur ulang kembali.
29 Februari hingga 31 Maret
Sekitar setengah dari limbah seragam terkumpul telah diproses
2024.
untuk menghasilkan 36.000 meter kain daur ulang yang dirilis pada
25 Februari 2024.
1 2 3
4 5
50 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 53
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6 7
8 10 11
9
6
9 Maret 9
18 April 10
22 April
Gedung Wisma BCA BSB Raih Sertifikat Green Building Sambut Hari Kartini, BCA Kredit BCA Tumbuh 17,1%,
Wisma BCA BSB Semarang berhasil mendapatkan Sertifikat Green Kembali Hadirkan Bunga Kinerja Solid di Seluruh
Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Berdiri sejak Spesial Kredit Mulai Dari Segmen
2021, Wisma BCA BSB Semarang merupakan gedung BCA kedua 3,21% Untuk Perempuan BCA dan entitas anak
yang mengantongi sertifikat Green Building setelah Wisma BCA Pengusaha membukukan kenaikan total
Foresta di kawasan BSD, Tangerang. Dalam rangka memperingati kredit sebesar 17,1% secara
Hari Kartini yang jatuh di setiap tahunan (YoY) menjadi
tanggal 21 April, BCA kembali Rp835,7 triliun per Maret
14 Maret menghadirkan program Kredit 2024. Pertumbuhan total
7 Multiguna Usaha (KMU) Kartini, kredit tersebut berada di atas
khusus bagi perempuan rata-rata industri. Sementara
pengusaha ataupun usaha itu, laba bersih BCA dan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024: BCA yang memiliki mayoritas entitas anak tumbuh 11,7%
Tetapkan Dividen Rp270,00 per Saham karyawan perempuan. YoY hingga Rp12,9 triliun pada
RUPST menetapkan beberapa hal, antara lain menyetujui laporan Program ini menawarkan suku kuartal I 2024. Pertumbuhan
tahunan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas bunga spesial mulai dari 3,21% ini ditopang ekspansi
Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang p.a, dan berlaku sejak 1 April pembiayaan yang disalurkan,
berakhir pada 31 Desember 2023 serta menetapkan penggunaan 2024 hingga 30 Juni 2024. perbaikan kualitas pinjaman
laba bersih tersebut antara lain untuk dibagikan sebagai dividen secara konsisten, serta
tunai sebesar Rp270,00 per saham, meningkat 31,7% dibandingkan peningkatan volume transaksi
dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2022. dan pendanaan.
8
20 Maret 11
24 April
Kemitraan dengan NU Care-LAZISNU Peluncuran Kampanye #BuktiBaktiBCA
BCA menjalin kemitraan strategis dengan Lembaga Amil Zakat, BCA mempertegas komitmennya dalam memberikan dampak
Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (NU Care-LAZISNU) guna sosial bagi masyarakat melalui berbagai program pengembangan
memenuhi kebutuhan nasabah dalam memberikan donasi dan berkelanjutan dengan meluncurkan kampanye #BuktiBaktiBCA.
zakat melalui layanan mobile banking. Peluncuran ini ditandai dengan pemutaran perdana video Bukti
Bakti BCA serta pengenalan Duta Bakti BCA, Nicholas Saputra.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 51
Page 54
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Peristiwa Penting 2024 - lanjutan
12
3 Mei 15
11 Juni 16
17 Juni
Rayakan Hari Pendidikan Nasional, Bakti BCA Kembali Gelar BCA Bantu Revitalisasi Forbes Kembali Nobatkan
“BCA Berbagi Ilmu” Kebun Kopi Cikoneng Bogor BCA Jadi Bank Terbaik di
Seiring Hari Pendidikan Nasional, Bakti BCA kembali melaksanakan BCA melalui Bakti BCA Indonesia
“BCA Berbagi Ilmu”. Program ini merupakan salah satu program melakukan revitalisasi Kebun PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
unggulan dari pilar Bakti Pendidikan untuk mendukung pencapaian Kopi Cikoneng di Desa meraih predikat sebagai Bank
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pendidikan Berkualitas, Tugu Utara, Bogor. Melalui Terbaik di Indonesia (#1 World
serta menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya program ini, BCA bekerja Best Bank) yang ditetapkan
saing untuk menghadapi puncak Bonus Demografi pada tahun sama dengan Yayasan Kopi oleh Forbes, sebuah
2030 mendatang. Di sepanjang 2024, BBI menjangkau 10 kampus Nasional (YKN) dan Dinas perusahaan media ekonomi
di berbagai kota di Indonesia. Tanaman Pangan Hortikultura dan bisnis internasional.
& Perkebunan (Distanhorbun) Apresiasi ini merupakan bukti
Kabupaten Bogor memberikan atas komitmen BCA dalam
13
8 Mei pembinaan, penyuluhan, serta
bantuan sarana-prasarana
kepada Kelompok Tani
menjaga kepercayaan dan
menyediakan solusi finansial
terbaik bagi para nasabah.
setempat.
Bakti BCA Gelar Pembinaan Warna Alam Bagi 50 Penenun
Sumba Timur
BCA bersama Perkumpulan Warna Alam Indonesia (WARLAMI)
secara simbolis memulai pembinaan wastra warna alam bagi 50
penenun dari 5 desa dan kelurahan di Sumba Timur, Nusa Tenggara
Timur (NTT) yang dijadwalkan berlangsung selama 6 bulan.
17
1 Juli
PT BCA Finance dan PT BCA Multi Finance Melakukan Merger
4 Juni
Anak perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yaitu
14 PT BCA Finance (BCA Finance/BCAF) dan PT BCA Multi
Finance (BCA Multi Finance/BCAMF) melakukan merger atau
penggabungan dalam rangka memperkokoh bisnis pembiayaan
BCA Raih 4 Penghargaan Terbaik di Asia: CEO, CFO, CSR dan otomotif. Pascamerger, BCA Finance akan menjadi perusahaan
Investor Relations penerima penggabungan (surviving entity). Penggabungan dua
BCA berhasil meraih penghargaan di ajang 14th Asian Excellence entitas anak ini telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Award 2024 yang diselenggarakan oleh Corporate Governance Keuangan (OJK). Inisiatif ini merupakan langkah strategis Grup BCA
Asia di Hong Kong pada Jumat (31/05). Mewakili Indonesia, BCA dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen di berbagai
memenangkan penghargaan dalam empat kategori, yakni Asia’s segmen pembiayaan otomotif.
Best CEO untuk Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Asia’s
Best CFO untuk Direktur BCA Vera Eve Lim, Asia’s Best CSR, dan
Best Investor Relations Company di Indonesia.
12 13 14 15
16 17
52 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 55
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
18 19 20
21 22
23
18
15 Juli 21
7 Agustus 22
12 Agustus
Konsisten Berkontribusi bagi Pendapatan Negara, UMKM Fest 2024 Kantar Nobatkan BCA
BCA Kembali Raih Penghargaan Wajib Pajak 2024 PT Bank Central Asia Tbk Sebagai Merek Paling
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerima penghargaan dan (BCA) kembali menghadirkan Bernilai di Asia Tenggara
apresiasi Wajib Pajak dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak BCA UMKM Fest di Mal Tahun 2024
Wajib Pajak Besar (Kanwil LTO). Penghargaan ini diberikan kepada Kota Kasablanka, Jakarta, BCA berhasil mempertahankan
BCA atas Kontribusi dan Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan PPh tanggal 7–11 Agustus 2024; posisi puncak dalam daftar
Badan dan SPT Masa Tahun Pajak 2023. dan dilanjutkan secara Kantar BrandZ Top 30 Most
online pada 12 Agustus–12 Valuable Southeast Asian
September 2024. Pada Brands 2024. Anugerah ini
festival tahunan ini, terdapat
24 Juli
kembali menahbiskan BCA
19
lebih dari 50 UMKM terpilih sebagai merek paling bernilai
untuk showcase produk- di wilayah Asia Tenggara. Tak
produk andalan mereka; hanya itu, BCA juga berhasil
Hasil Kinerja Semester I 2024 dan lebih dari 1.200 pelaku menyabet penghargaan pada
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak membukukan UMKM pada perhelatan online kategori “Most Meaningfully
peningkatan total kredit sebesar 15,5% secara tahunan (YoY) yang dapat diakses melalui Different Brand in Indonesia”.
menjadi Rp850 triliun per Juni 2024. Pertumbuhan total kredit website umkmfest.bca.co.id, Dalam laporan Kantar BrandZ,
tersebut berada di atas rata-rata industri. Dari sisi profitabilitas, berkolaborasi dengan platform valuasi merek BCA mencapai
laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 11,1% YoY menjadi Rp26,9 e-commerce Blibli dan Grab. US$28,3 Miliar (sekitar Rp460
triliun pada semester I 2024. Pertumbuhan ini ditopang ekspansi Lebih dari 300 pelaku usaha triliun), meningkat 21% hanya
pembiayaan secara berkualitas, serta peningkatan volume lokal juga memeriahkan dalam setahun.
transaksi dan pendanaan. penyelenggaraan UMKM Fest
di 47 KCU BCA di berbagai
daerah.
20
28 Juli 23
16 Agustus
Bakti BCA Dukung Inovasi Mutakhir Anak Bangsa Berupa BCA Expo 2024 Persembahkan Bunga Terendah Sepanjang
Ruang Inkubasi untuk 15.000 Telur Penyu Sejarah di Hari Kemerdekaan, KPR Mulai 1,45% dan Kendaraan
Melalui Bakti BCA, perseroan mendukung penelitian dan Mulai 2,45%
pembuatan “Intan Ruang”, alat inkubasi telur penyu, oleh Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, BCA
Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) sebagai bagian kembali menggelar BCA Expo 2024 secara offline pada 16-18
dari upaya untuk menjaga populasi penyu di dunia, khususnya Agustus 2024 di ICE BSD City dan secara online pada 16 Agustus-30
Banyuwangi. Intan Ruang dapat meningkatkan kemungkinan September 2024 melalui situs resmi expo.bca.co.id. Menghadirkan
penetasan tukik secara signifikan dengan rasio keberhasilan penawaran bunga spesial KPR mulai dari 1,45% eff. p.a. fixed 1 tahun
di atas 90%. dan untuk KKB terdapat bunga spesial 2,45% flat p.a. untuk tenor 3
tahun dan promo DP 0%.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 53
Page 56
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Peristiwa Penting 2024 - lanjutan
24
24 Agustus 27
23 September 28
26 September
Gebyar BCA Merah Putih BCA Umumkan Penerima Halo BCA Sabet 66 Medali
Merayakan hari kemerdekaan ke-79 Indonesia, BCA di bawah Program Gebyar Hadiah di TBCCI 2024, Pertahankan
payung Bakti BCA mempersembahkan acara berjudul “Gebyar BCA Gelar Grand Champion
BCA Merah Putih: Indonesia Banget!”. Acara ini berlangsung PT Bank Central Asia Tbk (BCA) 13 Tahun Beruntun
pada 22-24 Agustus 2024 di area Candi Prambanan, Yogyakarta. telah menggelar program BCA melalui layanan Halo BCA
Selama tiga hari penyelenggaraan, gelaran ini menghadirkan Pasar Gebyar Hadiah BCA 2024 dan kembali mempertahankan
Kangen yang diramaikan 60 tenant UMKM, termasuk beragam secara resmi mengumumkan pengakuan tertinggi sebagai
UMKM binaan Desa Bakti BCA dan program Bangga Lokal BCA. nama-nama nasabah penerima Grand Champion di perhelatan
Sebagai puncak, perhelatan ini diakhiri dengan pagelaran musikal hadiah program tersebut di The Best Contact Center
berjudul “Nusantara: Jiwa Surga Khatulistiwa” di Ramayana Ballet Jakarta, Senin (23/9). Program Indonesia (TBCCI) selama
Prambanan. Gebyar Hadiah BCA 2024 13 tahun secara berturut-
digelar sebagai wujud terima turut. Pengakuan di ajang
kasih kami kepada seluruh bergengsi para praktisi
25
4 September nasabah setia, yang senantiasa
hadir dan mendukung BCA.
Melihat antusiasme nasabah
contact center tersebut,
mengukuhkan komitmen BCA
untuk senantiasa memberikan
BCA Wealth Summit Kembali! Hadirkan Beragam Hadiah, yang tinggi, BCA akan kembali pelayanan berkualitas bagi
menyelenggarakan program segenap nasabah tercinta.
Promo, dan Cashback untuk Produk Investasi serta Proteksi
Gebyar Hadiah BCA untuk Tahun ini, BCA meraih 66
BCA Wealth Summit 2024 hadir dengan tema “Grow Prosperity
memberikan kesempatan medali, yang terdiri dari 20
Beyond Wealth”, dengan menyediakan beragam promo yang
kepada seluruh nasabah medali Platinum, 21 medali
menarik, mulai dari cashback unit reksa dana hingga jutaan
agar dapat memenangkan Gold, 13 medali Silver, 12
rupiah untuk pembelian produk investasi, paket trip ke Tasmania
berbagai hadiah menarik yakni medali Bronze, serta 1 gelar
(Australia) untuk pembelian produk asuransi, undian berhadiah
4 unit Mercedes-Benz E 200 Grand Champion.
serta aktivitas promosi lainnya.
Exclusive Line, 12 unit Toyota
Innova Zenix Q Hybrid, dan 120
unit Honda Vario 125 CBS ISS.
26
18 September
Mewakili Indonesia! BCA Kembali Jadi Bank Paling
29
2 Oktober
Dipercaya di Dunia Versi Majalah Newsweek
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali meraih predikat bergengsi Wisma BCA Foresta Raih Sertifikat Green Mark Super Low
World’s Most Trustworthy Company atau perusahaan paling dapat Energy Building Pertama di Indonesia
dipercaya di dunia versi Majalah Newsweek. Mewakili Indonesia, Salah satu gedung kantor BCA yakni Wisma BCA Foresta, meraih
BCA menduduki peringkat pertama di dunia untuk kategori Bank sertifikat Green Mark Super Low Energy Building dari Building and
selama dua tahun beruntun, mengungguli 66 bank lainnya yang Construction Authority Singapura. Sertifikat itu diraih karena Wisma
berasal dari berbagai negara. BCA Foresta dinilai berhasil menerapkan efisiensi sangat tinggi pada
operasional gedung. Wisma BCA Foresta menjadi gedung pertama
di Indonesia yang menerima sertifikasi Green Mark Super Low
Energy Building berdasarkan kriteria Green Mark Internasional.
24 25 26
27 28 29
54 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 57
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
30 31 32 33
34 35
30
7 Oktober 33
12 November 34
8 Desember
BCA Raih Gelar Juara Umum pada Indonesia Knowledge Forum Ajak Nasabah Sehat Sambil
Annual Report Award 2023 (IKF) 2024: Penguatan Cuan, BCA Gelar Runvestasi
BCA ditetapkan sebagai Juara Umum di ajang Annual Report Sektor Bisnis Menuju BCA untuk pertama kalinya
Award (ARA) 2023. Penghargaan ARA diselenggarakan oleh OJK, Indonesia Emas 2045 menggelar kompetisi
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PT Bank Central Asia Tbk “Runvestasi” pada 8-22
BUMN, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bursa (BCA) menggelar Indonesia Desember 2024. Mengusung
Efek Indonesia (BEI), Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), Knowledge Forum (IKF) 2024 tema “Wealth-Life Balance”,
serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai bentuk apresiasi atas pada tanggal 12-13 November kegiatan ini menghadirkan
penyusunan laporan tahunan BCA yang berkualitas dan transparan. 2024. Mengusung tema konsep inovatif yang
Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan komitmen BCA untuk “Linear to Limitless: Advancing memadukan lomba kebugaran
senantiasa meningkatkan kualitas penyusunan Laporan Tahunan Business Exponential Growth,” dengan investasi finansial.
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). IKF 2024 menghadirkan 25 Dengan konsep ini, BCA
praktisi dan pakar terkemuka berharap dapat meningkatkan
dari lintas industri yang akan kualitas hidup masyarakat
31
15 Oktober berbagi perspektif menarik
tentang cara berpikir strategis
dengan orientasi masa
sekaligus memperluas literasi
dan inklusi keuangan di
Indonesia.
Fitur Multi Settlement untuk transaksi QRIS depan, berinovasi, hingga
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkenalkan fitur Multi berkolaborasi.
Settlement untuk transaksi QRIS pada aplikasi Merchant BCA.
Melalui fitur ini, pelaku usaha mikro (UMi) perorangan dapat
mencairkan dana dari transaksi QRIS statis dan dinamis secara
lebih cepat dan sering hingga empat kali per harinya. Fitur ini
merupakan wujud komitmen perseroan mengutamakan inovasi
35
11 Desember
digital dalam mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis lokal.
BCA Bagikan Dividen Interim Tunai Rp50,00 per Saham
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memutuskan membagikan dividen
32
23 Oktober interim tunai seiring dengan komitmen Perseroan untuk senantiasa
memberikan nilai tambah kepada segenap pemegang saham.
Keputusan tersebut ditopang oleh tren pertumbuhan kinerja yang
berkelanjutan hingga triwulan III tahun 2024.
Hasil Kinerja Q3-2024
PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) dan entitas anak
membukukan peningkatan total kredit sebesar 14,5% secara
tahunan (YoY) menjadi Rp877 triliun per September 2024.
Laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 12,8% YoY menjadi
Rp41,1 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2024, ditopang
ekspansi pembiayaan berkualitas serta peningkatan volume
transaksi dan pendanaan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 55
Page 58
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Budaya Perusahaan
Bank pilihan utama andalan
masyarakat, yang berperan
sebagai pilar penting
perekonomian Indonesia
Membangun institusi yang unggul di
bidang penyelesaian pembayaran dan
solusi keuangan bagi nasabah bisnis dan
perseorangan
Memahami beragam kebutuhan nasabah
dan memberikan layanan finansial yang
tepat demi tercapainya kepuasan optimal
bagi nasabah
Meningkatkan nilai francais dan nilai
stakeholder BCA
56 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 59
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TATA NILAI
1
2
Fokus pada Integritas
Nasabah
4
Berusaha
Mencapai yang Kerja Sama
Terbaik Tim
3
Informasi lebih detail mengenai Budaya Perusahaan dapat dilihat pada bagian
Tata Kelola Perusahaan di halaman 489.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 57
Page 60
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Produk dan Layanan
Per 31 Desember 2024
Produk dan Layanan Keterangan Produk dan Layanan Keterangan
Tahapan Perbankan Elektronik Call Center (Halo BCA)
Tahapan Xpresi (lanjutan) Host to Host (H2H) ERP Integration
Tahapan Gold Paylater
Tahapan Berjangka Payable Management/Disbursement
Layanan Cash
Tahapan Berjangka SiMuda Management Receivable Management/Collection
Tapres (termasuk B2B & B2C)
Account and Liquidity Management
Simpanan Pelajar (termasuk RDN dan RDL)
TabunganKu BCA Card
Produk Simpanan BCA Dollar BCA Mastercard
Kartu Kredit
Deposito Berjangka BCA Visa
Giro BCA Amex
e-deposito BCA JCB
Poket Valas BCA UnionPay
Safe Deposit Box Regular Premium Unit Link
Transfer Maxi Infinite Link Assurance Plus
Remittance (MILA Plus)
Maxi Value Protection
Collection dan Kliring
Health Protection
Bank Notes
BCA Life Proteksi Kesehatan (BCA Life
Travellers' Cheque
ProKes)
Virtual Account Hospital 100% Refundable
Sub Account Bima Proteksi Kesehatanku
Payment Optima Cancer Protection
Auto Debit Optima Protection Plus
Payroll Services Proteksi Penyakit Kritis Maksima Extra
Cash Pick Up (PRIMA Extra)
Layanan Premier Medical Protection (Medic Pro)
Jasa Kustodian
Transaksi
Proteksi Kesehatan Ultima (PRATAMA)
Perbankan Business Debit Card (BDC)
BCA Life Perlindungan Kritis Optima
Payment Gateway
(BCA Life PELITA)
STAR Teller Dental Care Plan
eBranch Safety Guard Critical Cover (STAR)
eService Life Protection
Modul Penerimaan Negara Generasi 3 BCA Life Accident Safeguard
(MPN G3)
BCA Life Heritage Protection
e-Billing (pembayaran pajak lokal: PPN, PPh,
dan lainnya) BCA Life Proteksi Jiwa Optima
ATM BCA (multifungsi, dan ATM setor tarik) Optima Accident Protection
EDC BCA Education Guard
Produk Household Guard
Debit BCA
Bancassurance
Tunai BCA Wealth Premier Protection (Premier Pro)
Flazz Credit Life
BCA mobile Digital
m-BCA MyGuard
Internet Banking Education
KlikBCA Individu Proteksi Edukasi Maksima (EduPlan)
KlikBCA Bisnis Retirement
KlikBCA Bisnis Integrated Solution - Proteksi Retirement Maksima (RetirePlan)
memiliki fitur lebih komprehensif dari Corporate Solutions
KlikBCA Bisnis, contohnya untuk layanan
supply chain Program Pensiun DPLK
API BCA Health Corporate Insurance
OneKlik Life Corporate Insurance
Perbankan
Elektronik Welma Asuransi Umum
VIRA Electronic Equipment Insurance (EEI)
Sakuku Asuransi Kebakaran
BCA KlikPay Asuransi Property/Industrial All Risks
(PAR/IAR)
WhatsApp Bank BCA
Asuransi Kendaraan Bermotor
Vindi
Travel Insurance
myBCA
Reksa Dana Pasar Uang
BCA by Phone
Bahana Gebyar Dana Likuid
Info SMS/Email
Batavia Dana Kas Maxima
Video Banking Produk Investasi
BRI Gebyar Dana Likuid
CS Digital Reksa Dana
Manulife Dana Kas II Kelas A2
Schroder Dana Likuid
58 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 61
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Produk dan Layanan Keterangan Produk dan Layanan Keterangan
Reksa Dana Pendapatan Tetap IDR B. SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)
Ashmore Dana Obligasi Nusantara Mata uang Rupiah
Ashmore Dana Obligasi Unggulan 1. SR (Sukuk Ritel)
Nusantara
2. PBS (Project Based Sukuk)
Bahana Pendapatan Tetap Makara Prima
Kelas G 3. SPNS (Surat Perbendaharaan Negara
Syariah)
Batavia Dana Obligasi Ultima
4. ST (Sukuk Tabungan)*
BNP Paribas Prima ll Kelas RK1
Valuta Asing
BRI Gebyar Indonesia Il Produk Investasi
(lanjutan) 1. Global Sukuk
Eastspring Investments Yield Discovery
Kelas A Structured Product
Manulife Obligasi Negara Indonesia II DCI (Dual Currency Investment)
Kelas Income 1 SLD (Swap Linked Deposit)
Manulife Obligasi Unggulan Kelas A
Kredit Pemilikan Rumah
Panin Gebyar Indonesia Il
Kredit Kendaraan Bermotor
Schroder Dana Mantap Plus Il
Kredit Sindikasi
Schroder Prestasi Gebyar Indonesia ll
Kredit Modal Kerja
Reksa Dana Pendapatan Tetap USD
Kredit Ekspor
Ashmore Dana USD Nusantara
Trust Receipt
BNP Paribas Prima USD Kelas RK1
Kredit Investasi
Manulife USD Fixed Income Kelas A
Distributor Financing
Schroder USD Bond Fund
Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap Supplier Financing
Bahana Indeks IBPA 35 Dealer Financing
Reksa Dana Campuran Fasilitas Kredit Franchise Financing
Schroder Dana Terpadu Il Showroom Financing
Schroder Dana Kombinasi Investment Financing
Schroder Dynamic Balance Fund Business Personal Loan
Reksa Dana Saham IDR Kredit Usaha Rakyat
Produk Investasi Ashmore Dana Ekuitas Nusantara Personal Loan
Reksa Dana Ashmore Dana Progresif Nusantara Pinjaman Berjangka Money Market (PBMM)
(lanjutan)
Ashmore Saham Dinamis Nusantara Advance Payment Guarantee
Batavia Dana Saham Bid Guarantee
Batavia Dana Saham Optimal Counter Guarantee
BNP Paribas Ekuitas
Custom Guarantee (P4BM)
BNP Paribas Pesona Syariah
Direct Pay Guarantee
BRI Mawar Konsumer 10 Kelas A
Financial Guarantee
Eastspring Investment Value Discovery
Standby LC / Maintenance Guarantee
kelas A
Bank Garansi
Schroder 90 Plus Equity Fund Payment Guarantee
Schroder Dana lstimewa Performance Guarantee
Schroder Dana Prestasi Inward Documentary Collection
Schroder Dana Prestasi Plus LC Issuance
Reksa Dana Saham USD Trust Receipt
Batavia Global ESG Sharia Equity USD LC Forfaiting
Batavia India Sharia Equity USD LC Confirmation
Batavia Technology Sharia Equity USD LC Discounting
BNP Paribas Cakra Syariah USD Kelas RK1 Pembiayaan LC Negotiation
BNP Paribas Greater China Equity Syariah Ekspor-Impor Letter of Guarantee
USD Kelas RK1 (Trade Finance)
Outward Documentary Collection
Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS
Pre Export Financing (Export Loan)
Schroder Global Sharia Equity Fund USD
Reksa Dana Indeks Saham SKBDN Issuance
Batavia Index PEFINDO i-Grade Trust Receipt
BNP Paribas Sri-Kehati SKBDN Forfaiting
Money Market Surat Kredit Berdokumen Letter of Guarantee
Dalam Negeri (SKBDN /
DBMM (Deposito Berjangka Money Market) Local LC) SKBDN Discounting
Valas Cash Transaction
Term Deposit (TD) Valas DHE SDA FX TOD
Fixed Income FX TOM
Surat Berharga Negara (SBN) FX SPOT
A. Surat Utang Negara (SUN) Banknotes
Mata Uang Rupiah Derivatives/Hedging/Structured Products
1. ORI (Obligasi Ritel Indonesia) FX FORWARD
2. Fixed Rate FX SWAP
Produk Investasi
3. SPN ( Surat Perbendaharaan Negara) DNDF (Domestic Non Deliverable Forward)
4. ST (Sukuk Tabungan)* Fasiltas Valuta
FX OPTION
Asing
Valuta Asing CCS (Cross Currency Swap)
1. Global Bonds IRS (Interest Rate Swap)
*) Tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder
OIS (Overnight Index Swap)
CSO (Call Spread Option)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 59
Page 62
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Struktur Organisasi
Per 31 Desember 2024
DIREKSI
Asset & Liability
Committee PRESIDEN DIREKTUR
Jahja Setiaatmadja
Credit Policy
Comittee
Audit Anti
Credit Committee Internal*) Fraud
Leo Ariston Erin Sutedja
Risk Management
Committee
Information
Technology Steering
Committee WAKIL PRESIDEN DIREKTUR
(IT & DIGITAL BANKING)
Komite Gregory Hendra Lembong
Pertimbangan Kasus
Kepegawaian
Integrated Risk DIREKTUR DIREKTUR
DIREKTUR DIREKTUR
Management PERBANKAN PERENCANAAN
KREDIT & TRANSAKSI
Committee KORPORASI & & KEUANGAN #)
HUKUM PERBANKAN
Subur Tan TRESURI Vera Eve Lim Santoso
Rudy Susanto
EXECUTIVE EXECUTIVE EXECUTIVE
VICE VICE EXECUTIVE EXECUTIVE VICE EXECUTIVE
PRESIDENT PRESIDENT VICE VICE PRESIDENT VICE
ENTITAS Deddy Muljadi Linus Ekabranko
PRESIDENT PRESIDENT Lilik Winarni PRESIDENT
Wira Chandra Raymon Yonarto Soedarso David Formula
ANAK Hendrawinata Windoe
Central Capital Credit Risk Corporate Corporate Strategic
Ventura Treasury Pengembangan
Analysis Junita Grace Banking & Strategy & Information Bisnis &
• Shirley Transaction^^) Planning Technology Pemasaran
Bank Digital Magdalena • Denny Haryanto Jayaprawirya • Lily Wongso Transaksi
BCA • Edy Gunawan
International • Heru Wirawan Diah • Indra Tjahaja
• Budi Mulja Adi Perbankan
Chandra • Evans Charles
Sentana Banking I Ketut Alam
• Kristian Marbun Benny H.
BCA Sekuritas • Djulijanto Liong Tjoe Henny Wangsawijaya
• Sylna Accounting • Thomas
• Henrietta • R. Marthin Joel Felix Ivanata Armand Lahey
Soesilo • Winny Harianto Darmasetia • Ferdinan
BCA Finance Ltd. • Tan Tesien • Yayi Mustika Marlim H. S.
Pengembangan
Hong Kong Tanudjaja Pudyanti • Pauline
Solusi Kerjasama
• Sianne Dhalia Transaksi
• Inge Setiawati Tax Perbankan
Winata Yuandri Martua
Hendra
BCA Syariah • Ferry Philip S
• Andi Agus Salim Tanumihardja
Asuransi Investor Relations Operation
Umum BCA Rudy Winarto Pengembangan
Strategy & Produk
Budiardjo
Credit Corporate Development Perbankan
Asuransi Jiwa • Justina Transaksi
Recovery Finance
BCA Environment Susiloningsih Jan Hendra
Edy Untung Maria Jashinta
Sustainability • Susanwati
Fransiska • I Made Sucita
Governance
BCA Finance Legal Linda Chandrawati
• Andry Santoso Wholesale
• Rieka Transaction
• Suzi Tanzino Cabang
Banking Product
Korporasi
Liliani Kurniawan Economy & Development
Industry Research Martinus Robert
David Erenst Sumual Winata
Layanan dan
Pendukung
Bisnis
Perbankan
Transaksi
Wilson Karimun
60 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 63
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN KOMISARIS
Djohan Emir Setijoso, Tonny Kusnadi, Cyrillus Harinowo,
Raden Pardede, Sumantri Slamet
Komite
Remunerasi
dan Nominasi
Komite
Pemantau
Risiko
Komite
Tata Kelola
Terintegrasi
Komite
Audit
WAKIL PRESIDEN DIREKTUR
(BUSINESS BANKING & OPERATION)
Armand Wahyudi Hartono
garis pelaporan/
DIREKTUR tanggung jawab
DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
PERBANKAN PERBANKAN JARINGAN WILAYAH KEPATUHAN & MANAJEMEN garis pengawasan
KOMERSIAL & KONSUMER & CABANG ##) SUMBER DAYA RISIKO^)
SME Haryanto Tiara Frengky Chandra MANUSIA ^) Antonius Widodo garis komunikasi dan
John Kosasih Budiman Kusuma Lianawaty Suwono Mulyono penyampaian informasi
garis koordinasi
Catatan:
*)
Termasuk melakukan
pemantauan pelaksanaan
fungsi audit internal/
manajemen risiko/
kepatuhan pada
Perusahaan Anak dalam
rangka penerapan
tata kelola terintegrasi
dan manajemen risiko
Regional & Manajemen Contact terintegrasi.
Commercial & Wealth Jaringan & Risk
Branch Banking Center Compliance*)
SME Banking Management Pengembangan Management*) ^)
Direktur Kepatuhan
Freddy Iman Indrawan B. Management & Digital Lanny Tanzania
Famiati Daun & Manajemen Risiko
##) Wilayah Services melakukan fungsi
pemantauan risiko
Ng A Im Wani Perusahaan Anak dalam
rangka manajemen risiko
Cash Individual terintegrasi
Management Logistik & Global Trade Human Capital Corporate
Customer
Tjoe Aniek Gedung & Payment Management Communication ^^)
Penentuan grup
Business Rudi Lim bisnis korporasi yang
Susilowati Development Alrianto Djunaidi Services & Social bertanggung jawab
Adrianus Wagimin Radiman Ali Responsibility kepada EVP ditetapkan
oleh Direktur Perbankan
Wang Rohim Hera Fendayani Korporasi
Layanan Learning & Haryn
Kredit Development
#)
Direktur Perencanaan
Wiwin Wielianti Bisnis Kredit E-Channel & & Keuangan melakukan
Teddy Gunawan fungsi
Konsumer Settlement • pemantauan &
Tjhong Welly Services penyelarasan
secara menyeluruh
Yandoko Reni Septiana terhadap pengelolaan
Perusahaan Anak
• pemantauan kinerja
keuangan Perusahaan
Anak
##)
Direktur Jaringan
Wilayah & Cabang
sebagai pelaksana
harian, pembina, dan
pemantauan manajemen
wilayah dan cabang.
Pertanggungjawaban
Kepala Kantor Wilayah
adalah kepada Direksi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 61
Page 64
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Profil Direksi
TUGAS DAN Presiden Direktur BCA yang bertanggung jawab atas koordinasi
TANGGUNG JAWAB umum, serta membawahkan Divisi Audit Internal dan Biro Anti
Fraud.
PERJALANAN Menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA (2005-2011)
KARIR dengan tanggung jawab terakhir atas Perbankan Cabang,
Divisi Tresuri, Divisi Perbankan Internasional, dan kantor-
kantor perwakilan di luar negeri. Pernah menjabat sebagai
Direktur BCA (1999-2005) serta memangku berbagai jabatan
manajerial di BCA sejak tahun 1990. Sebelum bergabung
dengan BCA, menjabat sebagai Direktur Keuangan pada
perusahaan otomotif Indonesia terkemuka, PT Indomobil
(1989-1990), serta memimpin sejumlah posisi strategis pada
salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, PT Kalbe
Farma (1980-1989) dengan jabatan terakhir sebagai Direktur
Keuangan. Memulai karir di tahun 1979 sebagai akuntan pada
kantor akuntan Price Waterhouse.
Jahja Setiaatmadja
Presiden Direktur Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya change management, banking
strategy, treasury, accounting & financial management,
Warga Negara Indonesia,
corporate banking, international banking, risk management,
69 tahun. Berdomisili di dan digital banking.
Indonesia. Diangkat sebagai
Presiden Direktur BCA pada
RIWAYAT Memperoleh gelar sarjana dalam bidang Akuntansi dari
RUPS Tahunan 2011 dan
PENDIDIKAN, Universitas Indonesia (1982).
mendapat persetujuan Bank SERTIFIKASI, DAN
Indonesia pada tanggal 17 Juni PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
2011. Pengangkatan terakhir • Manajemen Risiko Jenjang 7.
efektif sejak RUPS Tahunan 2021
untuk periode jabatan 5 tahun. Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 337 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepemilikan
AFILIASI saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham
pengendali BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
62 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 65
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Wakil Presiden Direktur BCA yang menjalankan supervisi
TANGGUNG JAWAB umum atas Direktur Keuangan & Perencanaan Perusahaan
dan Direktur Transaksi Perbankan serta bertanggung jawab
atas Group Strategic Information Technology dan Group
Operation Strategy & Development. Selain itu juga memantau
perkembangan PT Central Capital Ventura, entitas anak yang
bergerak di bidang modal ventura, dan PT Bank Digital BCA
(BCA Digital), entitas anak yang bergerak di bidang perbankan
digital.
PERJALANAN Memiliki pengalaman perbankan di Indonesia dan di luar negeri
KARIR lebih dari 30 tahun. Sebelum bergabung dengan BCA, beliau
ditunjuk sebagai Chief Transformation Officer yang memimpin
Program Transformasi & Strategi untuk seluruh unit atau fungsi
di PT Bank CIMB Niaga Tbk sejak bulan Januari tahun 2019,
sebagai Chief Fintech Officer CIMB Group Malaysia (Juni 2018
sampai dengan Desember 2018), CEO Group of Transaction
Gregory Hendra Lembong Banking CIMB Group Malaysia (Juli 2016 sampai dengan
Wakil Presiden Direktur Desember 2018), Chief of Transaction Banking PT Bank CIMB
Niaga Tbk (Agustus 2013 sampai dengan Desember 2018),
Regional Head of Transaction Services (cash, liquidity, FX), Asia
Warga Negara Indonesia,
Pacific di J.P. Morgan Asia-Pasific di Singapura (2010-2013),
52 Tahun. Berdomisili di Global COO & Head of Business Development di Deutsche
Indonesia. Diangkat sebagai Bank London (2009-2010), dan berkarir di Citibank sejak tahun
Wakil Presiden Direktur BCA 1994 sampai dengan 2009 dengan memegang berbagai peran
pada RUPS Tahunan 2022 di bidang strategi & manajemen produk di Asia dan Eropa.
dan mendapat persetujuan
dari Otoritas Jasa Keuangan Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya transformation strategy &
pada tanggal 22 April 2022.
implementation, transaction banking and services, global
Pengangkatan terakhir efektif trade finance & corporate cash management business
sejak RUPS Tahunan 2021 untuk development, regional strategy & planning, dan product
periode jabatan 5 tahun. solution management.
RIWAYAT Beliau meraih gelar Bachelor of Science in Chemical
PENDIDIKAN, Engineering dari University of Washington dan Master of
SERTIFIKASI, DAN Science in Engineering Economic Systems dari Stanford
PELATIHAN 2024 University di Amerika Serikat.
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 337 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham,
AFILIASI dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham
pengendali BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 63
Page 66
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TUGAS DAN Wakil Presiden Direktur BCA yang menjalankan supervisi
TANGGUNG JAWAB umum atas Direktur Jaringan Wilayah dan Cabang,
Direktur Konsumen Perbankan, dan Direktur Komersial &
SME Perbankan, serta bertanggung jawab atas unit kerja
operasional yang meliputi E-Channel & Settlement Services,
Layanan Perbankan Internasional, serta Layanan Contact
Center dan Layanan Digital.
PERJALANAN Menjabat sebagai Direktur BCA dari tahun 2009. Sebelumnya
KARIR menjabat sebagai Kepala Perencanaan dan Pembinaan Wilayah
BCA (2004-2009). Beliau pernah menjabat sejumlah posisi
eksekutif pada PT Djarum (1998-2004), antara lain sebagai
Direktur Keuangan, Deputy Purchasing Director dan Kepala
Sumber Daya Manusia. Armand Wahyudi Hartono pernah
menjadi analis pada Global Credit Research and Investment
Banking, JP Morgan Singapura (1997-1998).
Armand Wahyudi Hartono Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Wakil Presiden Direktur dan penugasan di antaranya IT & digital transformation,
change management, banking operation & service excellence
dan network distribution & delivery channel.
Warga Negara Indonesia,
49 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai RIWAYAT Lulusan University of California, San Diego (1996) dan meraih
Wakil Presiden Direktur BCA PENDIDIKAN, gelar Master of Science di bidang Engineering Economic-
SERTIFIKASI, DAN System and Operation Research (1997) dari Stanford University,
pada RUPS Tahunan 2016 dan
PELATIHAN 2024 Amerika Serikat.
mendapat persetujuan Otoritas
Jasa Keuangan pada tanggal Sertifikasi:
21 Juni 2016. Pengangkatan • Manajemen Risiko Jenjang 7.
terakhir efektif sejak RUPS
Tahunan 2021 untuk periode Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
jabatan 5 tahun. dilihat pada halaman 338 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Memiliki hubungan keuangan dan keluarga dengan pemegang
AFILIASI saham pengendali BCA yaitu Robert Budi Hartono dan
Bambang Hartono, namun tidak memiliki hubungan keuangan,
kepemilikan saham, dan/atau keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris, dan/atau anggota Direksi lainnya.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
64 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 67
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Direktur BCA yang membawahi Analisa Risiko Kredit,
TANGGUNG JAWAB Penyelamatan Kredit, serta Bidang Hukum & Litigasi.
PERJALANAN Memimpin Kepala Satuan Kerja Hukum, Wakil Kepala Divisi
KARIR Hukum (1999-2000), Kepala Biro Hukum (1995-1999), dan telah
memangku beberapa posisi manajerial, termasuk sebagai
Kepala Bidang Kredit Kantor Pusat Operasional (1991-1995).
Bergabung dengan BCA sejak tahun 1986.
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya legal & litigation, enterprise &
credit risk management, human capital management, credit
restructuring, compliance, divestasi dan IPO, serta merger dan
akuisisi.
RIWAYAT Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Jenderal
Subur Tan PENDIDIKAN, Soedirman (1986) dan menyelesaikan pendidikan terakhirnya
SERTIFIKASI, DAN dalam program spesialisasi Notariat Fakultas Hukum di
Direktur
PELATIHAN 2024 Universitas Indonesia (2002).
Warga Negara Indonesia, Sertifikasi:
64 tahun. Berdomisili di • Manajemen Risiko Jenjang 7.
Indonesia. Diangkat sebagai
Direktur BCA pada RUPS Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 338 pada Laporan Tahunan ini.
Tahunan 2002 dan mendapat
persetujuan Bank Indonesia
pada tanggal 13 Agustus 2002. HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
Pengangkatan terakhir efektif AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
sejak RUPS Tahunan 2021 untuk
BCA.
periode jabatan 5 tahun.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 65
Page 68
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Grup Corporate
TANGGUNG JAWAB Banking, Transaction & Finance, Divisi Tresuri, Divisi Perbankan
Internasional, dan Kantor Cabang Korporasi. Juga memantau
perkembangan usaha entitas anak yang bergerak di bidang
layanan remittance di Hong Kong, yaitu BCA Finance Limited,
dan entitas anak yang merupakan perusahaan sekuritas,
PT BCA Sekuritas.
PERJALANAN Sejak bergabung dengan BCA pada tahun 2002, Rudy Susanto
KARIR pernah mengisi berbagai posisi manajerial, yaitu sebagai
Executive Vice President Grup Analisa Risiko Kredit (2011-
2014), Kepala Grup Analisa Risiko Kredit (2004-2011), dan
Kepala Divisi Kredit (2002-2004). Sebelum bergabung dengan
BCA, menjabat di Badan Penyehatan Perbankan Nasional
(BPPN) sebagai Kepala Divisi Loan Work Out II (2001-2002)
dan Senior Credit Officer (1999-2001). Selain itu, pernah
bergabung dengan Bank LTCB Central Asia sebagai Vice
Rudy Susanto President Corporate Finance (1998-1999), Senior Manager
Direktur Corporate Finance (1996-1998), Manager Corporate Finance
(1995), dan Assistant Manager Corporate Finance (1994).
Warga Negara Indonesia,
Memulai karir di PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada tahun
62 tahun. Berdomisili di 1992 sebagai trainee dalam credit marketing program.
Indonesia. Diangkat sebagai Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Direktur BCA pada RUPS dan penugasan di antaranya corporate lending business,
Tahunan 2014 dan mendapat syndication loan, credit restructuring, corporate banking
persetujuan Otoritas Jasa operation & services, treasury, international banking business,
Keuangan pada tanggal 21 Juli dan merger & acquisition.
2014. Pengangkatan terakhir
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 RIWAYAT Meraih gelar sarjana dalam bidang Teknik Sipil dari Universitas
untuk periode jabatan 5 tahun. PENDIDIKAN, Tarumanagara (1989) dan memperoleh gelar MBA dalam bidang
SERTIFIKASI, DAN Keuangan dari The University of Tennessee, Knoxville, Amerika
PELATIHAN 2024 Serikat (1992).
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
• Treasury Dealer Level 5.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 338 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
66 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 69
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Pengelolaan
TANGGUNG JAWAB Strategi dan Kebijakan Kepatuhan Bank, Sumber Daya Manusia
serta Pembelajaran & Pengembangan.
PERJALANAN Menjabat sebagai Kepala Divisi Human Capital Management
KARIR (2006-2016), serta sebagai anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi (2007-2016). Karirnya di BCA dimulai pada tahun 1991
sebagai Management Trainee dalam Program Pengembangan
Manajemen BCA dan kemudian ditunjuk sebagai Business
Analyst di Divisi Sistem Informasi (1992-1996), menangani
Integrated Banking Systems Project untuk Integrated Deposit
Systems & Integrated Loan Systems. Setelah berkarya di
bidang Teknologi Informasi, Lianawaty Suwono melanjutkan
karirnya di bidang Human Resources dengan berawal
dari penugasan untuk mengembangkan Human Resource
Information Systems.
Lianawaty Suwono Dalam perjalanan karirnya, Lianawaty Suwono menduduki
Direktur sejumlah posisi eksekutif, seperti Wakil Kepala Divisi Sumber
Daya Manusia (2002-2006), Kepala Biro HR Resourcing
& Development (2000-2002), Kepala Biro Management
Warga Negara Indonesia,
Development Program & Kepala Biro Career Development
58 tahun. Berdomisili di (1999-2000), Kepala Biro HR Operation Systems & Support
Indonesia. Diangkat sebagai (1998-1999), dan Kepala Urusan HR Operations Support (1996-
Direktur BCA pada RUPS 1998). Sejak 2014 hingga Juli 2016, Lianawaty Suwono juga
Tahunan 2016. Selanjutnya menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Asuransi Jiwa BCA.
diangkat sebagai Direktur
Kepatuhan BCA pada RUPS Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya human capital management,
Tahunan 2022 dan mendapat
talent management, corporate culture, employee training
persetujuan Otoritas Jasa & development, information system & technology, dan
Keuangan pada tanggal 22 April compliance.
2022.
RIWAYAT Lulusan Business Information Computing Systems, San
PENDIDIKAN, Francisco State University, California.
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
• Manajemen Risiko Perusahaan Perasuransian.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 338 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 67
Page 70
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Pengembangan
TANGGUNG JAWAB Bisnis & Pemasaran Perbankan Transaksi, Pengembangan
Solusi Kerjasama Perbankan Transaksi, Pengembangan Produk
Perbankan Transaksi, Layanan & Pendukung Bisnis Perbankan
Transaksi, serta Pengembangan Produk Wholesale Perbankan
Transaksi.
PERJALANAN Menjabat sebagai Kepala Grup Layanan & Pendukung Bisnis
KARIR Consumer Card (2015-2016), Kepala Grup Merchant & Kredit
Consumer Card (2012-2014), Kepala Unit Bisnis Kartu Kredit
(2009-2012), Kepala Divisi Bisnis Kecil & Menengah (2005-
2009), Wakil Kepala Divisi Jaringan Konsumer, Wakil Kepala
Divisi Jaringan Layanan serta Wakil Kepala Divisi Jaringan &
Penjualan (2000-2005), dan Kepala Kepala Biro Area Marketing
(1998-2000). Dalam perjalanan karirnya, menduduki beberapa
jabatan manajerial, seperti Kepala Urusan Marketing Area Non
Jabodetabek II (1996-1998). Karirnya di BCA dimulai pada
Santoso tahun 1992 sebagai Kepala Bidang Supporting Administrasi.
Direktur
Santoso juga aktif sebagai Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI) (Juni 2021-sekarang), Board of Executive
Warga Negara Indonesia,
Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) (2013-sekarang), Wakil
58 tahun. Berdomisili di Sekretaris Jendral ASPI (Agustus 2020-Juni 2021), Ketua
Indonesia. Diangkat sebagai Bidang Riset, Pengkajian, dan Publikasi (RPP) di Ikatan Bankir
Direktur BCA pada RUPS Indonesia (IBI) (2019-2023). Ketua Komite VII ASPI (2016-2020),
Tahunan 2016 dan mendapat Komisaris PT Abacus Cash Solution, perusahaan penyedia jasa
persetujuan Otoritas Jasa pengelolaan kas (2010-2016), dan Ketua Dana Pensiun BCA
Keuangan pada tanggal 8 (2003-2016).
Agustus 2016. Pengangkatan
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai
terakhir efektif sejak RUPS bidang dan penugasan di antaranya transaction banking
Tahunan 2021 untuk periode business development, retail payment settlement, business
jabatan 5 tahun. partnership, consumer card issuance & acquisition, dan digital
banking & financial technology.
RIWAYAT MenyeIesaikan pendidikan terakhir pada FakuItas Teknik di
PENDIDIKAN, Universitas Trisakti, Jakarta (1989).
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 339 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
68 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 71
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab mengawasi kegiatan
TANGGUNG JAWAB Corporate Strategy and Planning, Industry & Economic
Research, Investor Relations, Environment, Social and
Governance (ESG), Good Corporate Governance (GCG),
Corporate Secretary, Finance & Accounting, dan Tax &
Regulatory Reporting.
PERJALANAN Bergabung dengan BCA pada tahun 2018 dengan posisi
KARIR sebagai Executive Vice President Keuangan dan Perencanaan
serta Sekretariat Perusahaan. Sebelum bergabung di BCA,
beliau menjabat berbagai posisi Direktur dan Komisaris pada
beberapa perusahaan, antara lain Direktur dan Chief Financial
Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2006-2017), Komisaris
PT Adira Dinamika Multi Finance merangkap sebagai Direktur
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2010-2017), Wakil Komisaris
Utama PT Asuransi Adira Dinamika merangkap sebagai Direktur
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-2013), Chief Financial
Vera Eve Lim Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2006),
Direktur serta Kepala Divisi, Wakil Kepala Divisi dan Kepala Bagian
di Bank Danamon Indonesia Tbk (1990-2003). Memulai karir
sebagai Asisten Manajer Keuangan di PT Asuransi Sinarmas
Warga Negara Indonesia,
(1987-1998), Asisten Manajer Akuntansi & Keuangan PT MBF
59 tahun. Berdomisili di Leasing (1988-1990).
Indonesia. Diangkat sebagai
Direktur BCA pada RUPS Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Tahunan 2018 dan mendapat dan penugasan di antaranya merger dan akuisisi, divestasi
persetujuan Otoritas Jasa dan IPO, capital market fund / capital raising, transformation
Keuangan pada tanggal 20 April management office, operation excellence, corporate strategy
and planning, procurement, real estate management, investor
2018. Pengangkatan terakhir
relations, financial accounting & tax, regulatory reporting,
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 management information system (MIS), dan lainnya.
untuk periode jabatan 5 tahun.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi/Akuntansi di
PENDIDIKAN, Universitas Tarumanegara (1989) dan program Eksekutif di
SERTIFIKASI, DAN Stanford Graduate School (2008).
PELATIHAN 2024
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 339 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 69
Page 72
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Divisi Bisnis Kredit
TANGGUNG JAWAB Konsumer, Divisi Individual Customer Business Development
dan Divisi Wealth Management. Selain itu, juga memantau
perkembangan PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) yang bergerak
di bidang asuransi jiwa, PT BCA Finance yang bergerak di
bidang pembiayaan kendaraan serta PT BCA Multi Finance yang
bergerak di bidang pembiayaan anjak piutang, pembiayaan
motor, dan sewa guna usaha.
PERJALANAN Menjabat sebagai Managing Director & Senior Country Officer
KARIR (Chief Executive) J.P. Morgan Indonesia (sejak Januari 2012
sampai dengan April 2020), sebagai Senior Executive Vice
President and Head of Change Management Office PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (sejak Oktober 2006 sampai Desember
2011), dan memulai karir di McKinsey & Company, perusahaan
konsultan manajemen global (1996-2006) dengan jabatan
terakhir sebagai Associate Partner dan sebagai Direktur
Haryanto Tiara Budiman PT McKinsey Indonesia. Beliau juga ditunjuk sebagai Ketua
Direktur Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) untuk periode masa jabatan
4 tahun (2019-2023), dan terpilih kembali sebagai Ketua Umum
untuk periode kedua (2023-2027). Beliau diangkat sebagai
Warga Negara Indonesia,
salah satu dari 7 Ketua Gugus Tugas B20 Indonesia dalam
56 Tahun. Berdomisili di rangka Presidensi G20 Indonesia 2022 untuk bidang Integrity &
Indonesia. Diangkat sebagai Compliance. Sejak September 2022, beliau diangkat sebagai
Direktur BCA pada RUPS anggota Board of Trustee USINDO (United States Indonesia
Tahunan 2020 dan mendapat Society) - sebuah organisasi nirlaba yang secara eksklusif
persetujuan dari Otoritas Jasa didedikasikan untuk memperkuat hubungan antara Amerika
Keuangan pada tanggal 14 Mei Serikat dan Indonesia.
2020. Pengangkatan terakhir
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 dan penugasan di antaranya strategic planning, corporate &
untuk periode jabatan 5 tahun. investment banking, risk management, compliance, merger &
acquisition, capital market, dan consumer banking.
RIWAYAT Meraih gelar Bachelor of Science dari Texas A&M University,
PENDIDIKAN, Master of Science dari Virginia Polytechnic Institute & State
SERTIFIKASI, DAN University (Virginia Tech), dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari
PELATIHAN 2024 Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat.
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
• Treasury Dealer Advance Level.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 340 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
70 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 73
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Direktur Jaringan Wilayah dan Cabang yang bertanggung
TANGGUNG JAWAB jawab sebagai pelaksana harian, pembina dan pemantau
manajemen jaringan & pengembangan wilayah, serta
bertanggung jawab atas Divisi Logistik dan Gedung, serta
Divisi Manajemen Wilayah dan Cabang.
PERJALANAN Frengky Chandra Kusuma memulai karirnya pada tahun
KARIR 1989 di BCA sebagai Analis Kredit dan terus berkembang
karirnya hingga menjadi Kepala KCU Cakranegara pada tahun
2001. Selanjutnya beliau menjadi Kepala KCU Sidoarjo, KCU
Diponegoro, KCU Solo, dan KCU Veteran Surabaya hingga
diangkat menjadi Kepala Kantor Wilayah IV Indonesia Timur
pada tahun 2012. Sejak 2018 hingga 2021, beliau menjabat
sebagai Kepala Kantor Wilayah III Surabaya BCA dan Member
of Steering Committee Badan Musyawarah Perbankan Daerah
Jawa Timur.
Frengky Chandra Kusuma Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Direktur dan penugasan di antaranya SME & commercial banking,
branch banking management, network distribution & delivery
channel, dan procurement & property management.
Warga Negara Indonesia,
58 Tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai RIWAYAT Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari STIE Yayasan Pendidikan
Direktur BCA pada RUPS PENDIDIKAN, Ujung Pandang (STIE YPUP) dan Magister Manajemen Keuangan
SERTIFIKASI, DAN dari Universitas Katolik Widya Mandala.
Tahunan 2021 dan mendapat
PELATIHAN 2024
persetujuan Otoritas Jasa Sertifikasi:
Keuangan pada tanggal • Manajemen Risiko Jenjang 7.
26 April 2021 untuk periode
jabatan 5 tahun. Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 340 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 71
Page 74
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Divisi Komersial &
TANGGUNG JAWAB SME, Cash Management Division, dan Sentra Layanan Kredit.
Selain itu, juga memantau perkembangan entitas anak yang
dimiliki sepenuhnya oleh BCA yaitu PT Asuransi Umum BCA
(BCA Insurance), serta PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah).
PERJALANAN Sejak tahun 2016 hingga awal 2021, John Kosasih menjabat
KARIR sebagai Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah. Sebelumnya
memiliki pengalaman yang cukup beragam di bidang
perbankan, antara lain pernah menjabat sebagai Finance
and Loan Administration Manager, Ketua Koordinator Pusat
dan Anggota Tim Pengelola BPPN di PT Bank Risjad Salim
Internasional (1997-2000), Head of Business Development
and Business Planning, Consumer Mass Marketing, Head
of Consumer Banking Strategic Planning & Marketing
Communication, Head of Liability Product & Marketing
Communication, Head of Jakarta Region di PT Bank Danamon
John Kosasih Indonesia Tbk (2000-2005), Kepala Pengembangan Penjualan
Direktur Perbankan Individu, Senior Adviser Satuan Kerja Perencanaan
dan Pengembangan Wilayah, Konsultan Pengembangan
Strategi Pemasaran di PT Bank Central Asia Tbk (2005-2010),
Warga Negara Indonesia,
Direktur dan Wakil Presiden Direktur PT Bank BCA Syariah
55 Tahun. Berdomisili di (2010-2016). Saat ini beliau aktif sebagai Pengurus Perbanas
Indonesia. Diangkat sebagai periode 2020-2024.
Direktur BCA pada RUPS
Tahunan 2021 dan mendapat Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
persetujuan Otoritas Jasa dan penugasan di antaranya consumer banking, wealth
Keuangan pada tanggal management, commercial & SME banking, micro business,
sharia/islamic banking strategy, dan accounting & financial
26 April 2021 untuk periode
management.
jabatan 5 tahun.
RIWAYAT Meraih gelar Bachelor of Economic dari Murdoch University,
PENDIDIKAN, Perth, Western Australia, Pacific RIM Bankers Programme-
SERTIFIKASI, DAN University of Washington, Foster Education Seattle, Amerika
PELATIHAN 2024 Serikat (2012), ASEAN Global Leadership Program, UC Berkeley
California, Amerika Serikat (2017) dan University of Chicago
Booth School of Business, Amerika Serikat (2023).
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 7.
• Treasury Dealer.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 340 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
72 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 75
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TUGAS DAN Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Manajemen Risiko
TANGGUNG JAWAB dan Corporate Communication & Social Responsibility.
PERJALANAN Antonius Widodo Mulyono memiliki pengalaman perbankan di
KARIR Indonesia lebih dari 30 tahun. Sejak tahun 2019 hingga 2022,
beliau menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa BCA yang
bertanggung jawab terhadap pemasaran seluruh produk
Asuransi Jiwa BCA melalui berbagai saluran distribusi.
Sebelum menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa BCA,
beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis di PT Bank
DKI (2015-2018), Komisaris di PT Asuransi Umum BCA (2014-
2015) serta beberapa jabatan di PT Bank Central Asia Tbk
yaitu sebagai Kepala Divisi Komersial dan SME (2011-2015),
Kepala Kantor Wilayah II Jawa Tengah & Daerah Istimewa
Yogyakarta (2009-2011), Kepala Kantor Wilayah IV Denpasar
Bali (2008-2009), Kepala Kantor Cabang BCA Malang (2006-
Antonius Widodo Mulyono 2008), Wakil Kepala Divisi Retail Banking (2003-2006), Kepala
Direktur Kantor Cabang BCA Yogyakarta (2000-2003), dan Kepala
Biro Perkreditan Cabang BCA (1994-1999). Saat ini beliau juga
menjabat sebagai Ketua Bidang Komunikasi periode 2023 –
Warga Negara Indonesia,
2027 pada Ikatan Bankir Indonesia (IBI).
61 Tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai Selama masa karir, beliau telah berpengalaman dan memiliki
Direktur BCA pada RUPS keahlian di berbagai bidang di antaranya commercial & SME
Tahunan 2022 dan mendapat banking, retail banking, branch banking management, strategi
persetujuan Otoritas Jasa pemasaran, asuransi umum, asuransi jiwa, management
Keuangan pada tanggal 22 April community development, dan corporate communication.
2022 untuk periode jabatan
sampai dengan ditutupnya RUPS RIWAYAT Meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen dari
Tahunan Tahun 2026. PENDIDIKAN, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
• Risk Management Certification Refresher Program – BARa
Risk Forum: Digitalization of Risk Management.
• Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko
Jenjang 7 – Optimalisasi Pengawasan Aktif Dewan Komisaris:
Kupas Tuntas Fungsi dan Peran Aktif Komisaris di Era BANI
(Brittle, Anxous, Non-Linear, and Incomprehensible).
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 340 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali
BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 73
Page 76
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Profil Dewan Komisaris
PERJALANAN Djohan Emir Setijoso memangku jabatan sebagai Presiden
KARIR Direktur BCA (1999-2011), dengan tanggung jawab terakhir
atas Koordinasi Umum, Divisi Internal Audit, Perencanaan
Perusahaan, Keuangan dan Akuntansi, serta Sekretariat
Perusahaan. Sebelum bergabung dengan BCA, Djohan Emir
Setijoso bekerja di Bank Rakyat Indonesia (1965-1998) dengan
jabatan terakhir sebagai Direktur; dan menjadi Komisaris
Utama pada Inter Pacific Bank (1993-1998). Di samping sebagai
Presiden Komisaris BCA, saat ini aktif dalam berbagai kegiatan
organisasi.
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan, di antaranya banking & financial strategy,
banking supervision, internal audit, corporate banking, branch
banking, dan individual banking.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 di Institut Pertanian Bogor (1964).
Djohan Emir Setijoso PENDIDIKAN,
Presiden Komisaris SERTIFIKASI, DAN Sertifikasi:
PELATIHAN 2024 • Manajemen Risiko Jenjang 7.
Warga Negara Indonesia,
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
83 tahun. Berdomisili di dilihat di halaman 321 pada Laporan Tahunan ini.
Indonesia. Diangkat sebagai
Presiden Komisaris BCA
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
pada RUPS Tahunan 2011 dan
AFILIASI atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
mendapat persetujuan Bank anggota Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
Indonesia pada tanggal
25 Agustus 2011. Pengangkatan
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
terakhir efektif sejak RUPS
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Tahunan 2021 untuk periode Keuangan (POJK) yang berlaku.
jabatan 5 tahun.
74 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 77
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PERJALANAN Sebelum bergabung dengan BCA, Tonny Kusnadi menjabat
KARIR sebagai Direktur PT Cipta Karya Bumi Indah, perusahaan yang
bergerak di bidang konstruksi dan pengembangan properti
(2001-2002), setelah sebelumnya menempati posisi sebagai
Komisaris. Tonny Kusnadi juga pernah menjabat sebagai Chief
Manager Corporate Banking BCA (1992-1998) serta berbagai
posisi manajerial di beberapa perusahaan lain, antara lain
Presiden Direktur PT Sarana Kencana Mulya, perusahaan
distributor elektronik (1999-2001), General Manager
PT Tamara Indah, perusahaan engineering dan general supplier
(1988-1992), dan General Manager PT Indomobil, perusahaan
otomotif Indonesia terkemuka (1987).
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya corporate banking, banking
operation & services, dan corporate planning.
Tonny Kusnadi RIWAYAT Meraih gelar Insinyur dari Universitas Brawijaya, Malang,
Komisaris PENDIDIKAN, jurusan Teknik Mesin (1978).
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
Warga Negara Indonesia,
• Manajemen Risiko Jenjang 6.
77 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Komisaris BCA pada RUPS dilihat pada halaman 321 pada Laporan Tahunan ini.
Tahunan 2003 dan mendapat
persetujuan Bank Indonesia HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham,
pada tanggal 4 September AFILIASI dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
2003. Pengangkatan terakhir Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 pengendali BCA.
untuk periode jabatan 5 tahun.
RANGKAP Saat ini juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sarana
JABATAN Menara Nusantara Tbk.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 75
Page 78
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sebelum bergabung dengan BCA, Cyrillus Harinowo
KARIR berkarya di Bank Indonesia (BI) selama kurang lebih dua puluh
lima tahun, antara lain sebagai Kepala Urusan Pasar Uang
dan Giralisasi dan Urusan Operasi Pengendalian Moneter
(1994-1998), pejabat setingkat Direktur. Selain itu pernah
menjadi Alternate Executive Director dan Technical Assistance
Advisor di Monetary and Exchange Affairs Department di
International Monetary Fund (IMF), Washington (1998-2003).
Cyrillus Harinowo juga pernah menjabat berbagai jabatan
manajerial di pemerintahan dan non pemerintahan, dan pernah
menjabat sebagai Staf Menteri Perdagangan (1988-1989).
Aktif sebagai staf pengajar di beberapa universitas terkemuka
di Jakarta, serta menjadi pembicara dan penulis artikel di
seminar-seminar maupun forum-forum di dalam dan di luar
negeri serta media massa. Cyrillus Harinowo menulis buku
tentang hutang publik Indonesia (2002), tentang IMF (2004),
Cyrillus Harinowo buku Musim Semi Perekonomian Indonesia (2005), buku
Oceanic Joy: A Journey of a Big Indonesian Shipping Company
Komisaris Independen (2020), buku Towards the Age of Electric Vehicles (2021), buku
Menuju Zaman Renewable Energy (2022), buku Gunungkidul,
Warga Negara Indonesia, The Next Bali (2022), buku Indonesia Pusat Gravitasi Industri
71 tahun. Berdomisili di Baterai Dunia (2023), dan buku Multi-Pathways for Car
Indonesia. Diangkat sebagai Electrification (2024).
Komisaris Independen BCA
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
pada RUPS Tahunan 2003 dan dan penugasan di antaranya monetary economy, macro &
mendapat persetujuan international economy, banking & finance, dan renewable
Bank Indonesia pada tanggal 4 energy.
September 2003. Pengangkatan
terakhir efektif sejak RUPS RIWAYAT Menyandang gelar Doktorandus di bidang Akuntansi
Tahunan 2021 untuk periode PENDIDIKAN, dari Universitas Gadjah Mada (1977). Meraih gelar Master
jabatan 5 tahun. SERTIFIKASI, DAN Development Economics, Center for Development Economics
PELATIHAN 2024 dari Williams College, Massachusetts (1981), dan Doktor
Moneter dan Ekonomi Internasional dari Vanderbilt University,
Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (1985).
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 6.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat di halaman 321 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
anggota Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
RANGKAP Tidak memiliki rangkap jabatan di perusahaan maupun
JABATAN lembaga lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) yang berlaku.
76 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 79
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PERJALANAN Menjabat sebagai Komisaris Independen PT Adaro Energy
KARIR Indonesia, Tbk (2010-2022), Komisaris Utama PT Perusahaan
Pengelola Aset (2008-2009), Wakil Direktur Utama PT
Perusahaan Pengelola Aset (2004-2008), Direktur Eksekutif
PT Danareksa (2002-2004), Chief Economist dan Kepala Divisi
PT Danareksa (1995-2002).
Selain itu, Raden Pardede pernah menjabat berbagai jabatan
di beberapa perusahaan dan pemerintahan, antara lain Sekjen
Komite Penanganan COVID dan Pemulihan Ekonomi Nasional
(2020-2023), Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (2010-
2014), Staf Khusus Menteri Keuangan (2008-2010), Ketua
Forum Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia (2007-2009),
Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (2008-2009),
Ketua Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Indonesia
(2004-2005), Staf Khusus Menko Perekonomian RI (2004-
2005), Wakil Koordinator Tim Asistensi Menteri Keuangan RI
Raden Pardede (2000-2004), Pendiri Danareksa Research Institute (1995),
Konsultan di World Bank (1994-1995), Staf Perencanaan
Komisaris Independen di Departemen Perindustrian RI (1985-1990), dan Process
Engineer di PT Pupuk Kujang (1985).
Warga Negara Indonesia,
64 tahun. Berdomisili di Raden Pardede adalah pengajar tamu di Institut Teknologi
Indonesia. Diangkat sebagai Bandung, Universitas Indonesia, dan Prasetiya Mulya Business
School.
Komisaris Independen BCA
pada RUPS Tahunan 2004 dan Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
mendapat persetujuan Bank dan penugasan di antaranya monetary economy, economic
Indonesia pada tanggal 14 Juni development planning, scenario planning, banking & finance,
2004. Pengangkatan terakhir dan macro economic policy.
sebagai Komisaris Independen
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 RIWAYAT Meraih gelar Insinyur dari Institut Teknologi Bandung jurusan
untuk periode jabatan 5 tahun. PENDIDIKAN, Teknik Kimia dan gelar Ph.D. pada bidang Ekonomi dari Boston
SERTIFIKASI, DAN University, Amerika Serikat.
PELATIHAN 2024
Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 6.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 321 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham,
AFILIASI dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham
pengendali BCA.
RANGKAP Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen
JABATAN PT Global Digital Niaga Tbk.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 77
Page 80
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen dan
KARIR Ketua Komite Audit PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Anggota
Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia, Ketua Komite Risiko
Universitas Indonesia, Anggota Komite Teknologi Informasi dan
Manajemen Risiko PT Bursa Efek Indonesia, Komite Remunerasi
& Nominasi dan Komite Audit pada PT Bank CIMB Niaga Tbk,
dan Komisaris Utama pada PT Danakita Investama, suatu
perusahaan di bidang manajer investasi.
Sumantri Slamet juga pernah menjabat posisi manajerial
maupun Direktur pada beberapa perusahaan, di antaranya
sebagai Head of Project Finance and Investor Relations –
Strategy and Business Development pada PT Medco Energi
Internasional Tbk (2008-2013) sekaligus sebagai Managing
Director pada beberapa perusahaan anak Medco di luar
Indonesia, yaitu di Singapura, Amerika Serikat, Oman, Yaman
dan Perancis (2008-2013). Selain itu, pernah menjabat sebagai
Sumantri Slamet Direktur pada PT Surya Citra Televisi-SCTV (2005-2008) dan
Direktur pada PT Surya Citra Media Tbk (2004-2008).
Komisaris Independen
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
Warga Negara Indonesia, dan penugasan di antaranya IT, finance, capital market, audit,
70 tahun. Berdomisili di risk management, dan remuneration & nomination.
Indonesia. Diangkat sebagai
Komisaris Independen BCA RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 jurusan Matematika pada
pada RUPS Tahunan 2016 dan PENDIDIKAN, Fakultas MIPA, Universitas Indonesia (1978), dan mendapat geIar
mendapat persetujuan Otoritas SERTIFIKASI, DAN MSc. (1981) & Ph.D. Computer Science (1983) dari University of
Jasa Keuangan pada tanggal 11 PELATIHAN 2024 Illinois, Urbana Champaign (Amerika Serikat).
Juli 2016. Pengangkatan terakhir
Sertifikasi:
efektif sejak RUPS Tahunan 2021 • Manajemen Risiko Jenjang 6.
untuk periode jabatan 5 tahun.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat di halaman 321 pada Laporan Tahunan ini.
HUBUNGAN Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/
AFILIASI atau keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
anggota Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali BCA.
RANGKAP Menjabat sebagai Anggota Komite Risiko Universitas Indonesia
JABATAN (efektif menjabat sampai dengan Agustus 2024).
78 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 81
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Komite Audit
Sumantri Slamet menjabat sebagai Ketua Komite Audit BCA sejak sejak tanggal 22
April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No.073/SK/DIR/2021. Saat ini juga
merangkap sebagai Komisaris Independen. Informasi detail dapat dilihat pada bagian
Profil Dewan Komisaris di halaman 78.
Sumantri Slamet
Ketua
PERJALANAN Fanny Sagitadewi memulai karirnya pada tahun 1990 sebagai
KARIR staf auditor internal PT BCA Tbk, Kepala Urusan Audit General
Kantor Pusat dan Kantor Wilayah (1996-1997), Kepala Biro Audit
Kantor Pusat dan Kantor Wilayah (1997-1999), Kepala Biro Audit
Cabang Area 1 (1999-2004), Kepala Subdivisi Audit Cabang
(2004-2012). Kemudian bergabung dengan Divisi Keuangan
dan Perencanaan Perusahaan sebagai Senior Adviser Evaluasi
Efektivitas Biaya (2013-2014). Selanjutnya menjabat sebagai
Kepala Subdivisi Monitoring Perusahaan Anak & Efisiensi
Efektivitas Biaya (2015- 2018). Terakhir bergabung dengan
Divisi Corporate Strategy & Planning (2019-2020) sebagai
Kepala Subdivisi Business Finance & Planning.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
keahlian di berbagai bidang dan penugasan yaitu Perbankan.
RIWAYAT Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti (1990) dan Magister
Fanny Sagitadewi PENDIDIKAN, Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2005).
Anggota SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
• Manajemen Risiko Jenjang 6, yang dikeluarkan oleh LSPP.
Warga negara Indonesia,
59 tahun. Berdomisili di Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Indonesia. Diangkat sebagai dilihat pada halaman 372 pada Laporan Tahunan ini.
anggota Komite Audit BCA pada
tanggal 22 April 2021 sesuai
dengan Surat Keputusan Direksi
No.073/SK/ DIR/2021.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 79
Page 82
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sebelum menjadi anggota Komite Audit BCA, pernah menjabat
KARIR sebagai anggota Komite Audit PT Tugu Pratama Indonesia,
Universitas Indonesia, dan PT Krakatau Steel Tbk. Rallyati A.
Wibowo memulai karir pada tahun 1986 sebagai akuntan pada
Kantor Akuntan Drs. Hadi Sutanto & Rekan (Price Waterhouse).
Selanjutnya pernah menjabat posisi manajerial pada beberapa
perusahaan, diantaranya sebagai Vice President – Financial
Controller pada PT Sewu New York Life (1992-1995), Vice
President - Head of Finance and Accounting Division pada
PT Kustodian Depositori Efek (KDEI)/PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia (KSEI) (1995-2005). Selanjutnya sebagai Vice
President - Head of Finance, Accounting & Tax, Human
Resources & GA Division dan Vice President - Head of Risk
Management pada PT Surya Citra Media, Tbk (2005-2009).
Rallyati A. Wibowo juga pernah menjabat sebagai Finance
and Administration Director pada PT Indospec Asia (2012)
dan Independent Director pada PT Adi Sarana Armada Tbk
Rallyati A. Wibowo (2012-2015).
Anggota Saat ini Rallyati A. Wibowo adalah staf pengajar pada Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (FEBUI) dan juga
Warga negara Indonesia, sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit
64 tahun. Berdomisili di PT WOM Finance Tbk. (Oktober 2024 - saat ini), anggota
Indonesia. Diangkat sebagai Komite Audit PT Mitrabara Adiperdana Tbk. (Oktober 2024 -
saat ini), serta anggota Pengurus Ikatan Komite Audit Indonesia
anggota Komite Audit BCA pada
(IKAI) (Oktober 2019 - saat ini).
tanggal 22 April 2021 sesuai
dengan Surat Keputusan Direksi Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
No.073/SK/ DIR/2021. di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, Keuangan dan
Akuntansi.
RIWAYAT Memperoleh gelar sarjana S1 Akuntansi dari Fakultas Ekonomi
PENDIDIKAN, Universitas Indonesia (1985) dan gelar Magister Akuntansi dari
SERTIFIKASI, DAN Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2010).
PELATIHAN 2024
Sertifikasi:
a. Certification in Audit Committee Practices (CACP) yang
dikeluarkan oleh Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI).
b. Chartered Accountant (CA) yang dikeluarkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI).
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 372 pada Laporan Tahunan ini.
80 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 83
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Komite Pemantau Risiko
Cyrillus Harinowo menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko BCA sejak tanggal
29 April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No.079/SK/DIR/2021. Saat ini juga
merangkap sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Informasi detail dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 76.
Cyrillus Harinowo
Ketua
PERJALANAN Endang Swasthika Wibowo adalah akademisi dan peneliti
KARIR dalam bidang manajemen risiko, keuangan dan perbankan.
Sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Program Magister
Management Perbankan di ABFII Perbanas, pelatih untuk risk
management (Certified GARP – BSMR), Ketua Pusat Penelitian
dan Pengabdian Masyarakat di Perbanas (2000-2006), Staf
Ahli bidang Ekuinbank di Badan Legislasi DPR-RI (2000-2005),
Komisaris PT Putera Lintas Kemas, Air Freight Forwarder Co
(2000-2004), dan Ketua Jurusan Manajemen, STIE Perbanas
(1990-1993).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, keuangan dan
perbankan.
RIWAYAT Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia,
PENDIDIKAN, Yogyakarta (1985), meraih gelar Graduate Diploma di bidang
Endang Swasthika Wibowo SERTIFIKASI, DAN Banking & Finance (1996), dan gelar Master di bidang Perbankan
Anggota PELATIHAN 2024 dari Monash University, Australia (1998).
Sertifikasi:
Warga negara Indonesia,
a. Trainer General Banking, yang dikeluarkan oleh Lembaga
63 tahun. Berdomisili di Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP).
Indonesia. Menjabat sebagai b. Trainer Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah
anggota Komite Pemantau (SPPUR) – Bank Indonesia.
Risiko BCA sejak tahun 2007. c. Manajemen Risiko Jenjang 6 – LSP BSMR.
Pengangkatan terakhir untuk
periode berikutnya efektif pada Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 379 pada Laporan Tahunan ini.
tanggal 18 Desember 2023
sesuai dengan Surat Keputusan
Direksi No. 0212/SK/DIR/2023.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 81
Page 84
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Memulai karirnya di BCA sebagai staf audit di Divisi Internal Audit
KARIR (1990-1996), Kepala Biro Divisi Audit Internal (1997-2001), Wakil
Kepala Divisi Audit Internal (2001-2012). Kemudian bergabung
dengan Sentra Layanan Perbankan Elektronik (2012-2020)
sebagai Kepala Sentra Layanan Perbankan Elektronik.
Joanes Justira Gunawan diberikan penugasan tambahan sebagai
Komisaris pada PT Abacus Cash Solution (2019-2023). Setelah
pensiun pada tahun 2020, juga menjabat sebagai Komisaris pada
PT Abacus Teknika Solusindo (2021-2023), Komisaris PT Zeals
Digital Asia (2022-sekarang), dan Presiden Komisaris PT Abacus
Dana Pensiuntama (2023-2024), kemudian kembali bergabung
dengan BCA sebagai anggota Komite Pemantau Risiko (sejak
Januari 2024).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di bidang audit khususnya IT Audit dan operasional berbasis
elektronik.
Joanes Justira Gunawan
Anggota RIWAYAT Meraih gelar sarjana dari Universitas Trisakti (1989) dan gelar
PENDIDIKAN, Magister Manajemen dari Universitas Budi Luhur Jakarta (2023).
SERTIFIKASI, DAN
Warga negara Indonesia, PELATIHAN 2024 Sertifikasi:
59 tahun. Berdomisili di Indonesia. • Manajemen Risiko Perbankan Level 7, yang dikeluarkan oleh
Diangkat sebagai anggota Komite LSPP.
Pemantau Risiko BCA pada
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat dilihat
tanggal 18 Desember 2023 sesuai pada halaman 380 pada Laporan Tahunan ini.
dengan Surat Keputusan Direksi
No. 0212/SK/DIR/2023.
PERJALANAN Memulai karirnya di Bank BTN sebagai Staf Officer Development
KARIR Program (1991-1994) pada KC Jayapura dan Kepala Seksi di KC
Samarinda (1994-1997) serta Kepala Bagian Manajemen Risiko
Operasional pada Divisi Manajemen Risiko (2005-2009), Branch
Manager di KC Mataram (2009-2010), AVP Operational Risk
pada Divisi Manajemen Risiko (2010-2011), Operational Risk
Management Departement Head pada Divisi Manajemen Risiko
(2011-2012), Division/Branch Risk Management Coordinator
(Feb 2012-Juli 2012), Deputy Branch Manager Commercial
pada KC Tangerang (2012-2013). Selanjutnya diangkat menjadi
Vice President Risk Management Division Head (2013-2015),
Business Deputy Regional Manager pada Kantor Wilayah 2
Surabaya (2015-2017) serta Housing Finance Center Head (2017
sampai dengan Masa Persiapan Pensiun tahun 2018). Selanjutnya,
diangkat menjadi Anggota Komite Audit pada PT Perusahaan
Perdagangan Indonesia (Persero) sejak tahun 2020 dan Anggota
Komite Pemantau Risiko BCA sejak tahun 2024.
Selama bertugas, di Industri Perbankan terlibat aktif dalam
kepengurusan Banker Association for Risk Management (BARa)
Reinhard Harianja sebagai Wakil Direktur Bidang Risiko Likuiditas (2018) dan Deputy
Anggota Executive Director (2018-2021).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
Warga negara Indonesia, di berbagai bidang dan penugasan di bidang Manajemen Risiko.
61 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai RIWAYAT Meraih gelar sarjana dari Institut Pertanian Bogor (1987) dan
anggota Komite Pemantau PENDIDIKAN, gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (1999).
Risiko BCA pada tanggal SERTIFIKASI, DAN Saat ini, sedang menempuh pendidikan Program Doktoral (S3)
18 Desember 2023 sesuai PELATIHAN 2024 Program Study Communication & Leadership pada London
School of Public Relation).
dengan Surat Keputusan Direksi
No.0212/SK/DIR/2023 Tentang Sertifikasi:
Pengangkatan Anggota Komite a. Manajemen Risiko Perbankan Jenjang kualifikasi 7.
b. Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR)
Pemantau Risiko. jenjang kualifikasi 6 SubBidang Pengelolaan Uang Tunai (Cash
Handling).
c. Pengelolaan Transfer Dana Bagi Bank dan Penukaran valuta
asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing yang diterbitkan
oleh LSP-LSPP.
d. Certification in Audit Committee Practices (CACP) yang
diterbitkan oleh Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI).
e. Sertifikat Asesor Kompetensi yang diterbitkan oleh LSP LSPP;-
Certified Credit Manager yang diterbitkan oleh Ikatan Bankir
Indonesia.
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat dilihat
pada halaman 380 pada Laporan Tahunan ini.
82 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 85
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Komite Remunerasi
dan Nominasi
Raden Pardede menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi BCA sejak
sejak tanggal 7 April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 064B/SK/
DIR/2021. Saat ini juga merangkap sebagai Komisaris Independen. Informasi detail
dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 77.
Raden Pardede
Ketua
Djohan Emir Setijoso menjabat Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi BCA sejak
sejak tanggal 7 April 2021 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 064B/SK/DIR/2021.
Saat ini juga merangkap sebagai Presiden Komisaris. Informasi detail dapat dilihat pada
bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 74.
Djohan Emir Setijoso
Anggota
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 83
Page 86
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Memulai karirnya di BCA lewat jalur Management Development
KARIR Program (MDP) pada tahun 1994, dengan berbagai posisi antara
lain Kepala Bidang Operasional KCU Cikokol (1998-1999),
Kepala Biro Layanan Kompensasi dan Kepegawaian (2005-
2012), Kepala Sub Divisi Human Capital Services (2012-2016),
Kepala Sub Divisi Human Strategy & Solutions (2016-2020)
dan menempati posisi terakhir sebagai Kepala Divisi Human
Capital (Januari 2021 - sekarang).
Selama masa karir, Rudi Lim telah memperoleh pengalaman
dan keahlian di berbagai bidang dan penugasan, di antaranya
Direktur Dana Pensiun.
RIWAYAT Meraih gelar Sarjana Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi
PENDIDIKAN, Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (1993) dan Magister
SERTIFIKASI, DAN Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2005).
PELATIHAN 2024
Rudi Lim Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Anggota dilihat pada halaman 385 pada Laporan Tahunan ini.
Warga negara Indonesia,
54 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai
anggota Komite Remunerasi
dan Nominasi BCA sejak sejak
tanggal 7 April 2021 sesuai
dengan Surat Keputusan Direksi
No. 064B/SK/DIR/2021.
84 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 87
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Komite
Tata Kelola Terintegrasi
Cyrillus Harinowo menjabat sebagai Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi BCA sejak
tanggal 6 Mei 2021 sesuai dengan Surat Keputusan No. 088/SK/DIR/2021. Saat ini juga
merangkap sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Pemantau Risiko. Informasi
detail dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris di halaman 76.
Cyrillus Harinowo
Ketua
PERJALANAN Memulai karirnya di Bank Indonesia pada tahun 1985, dengan
KARIR berbagai posisi di sepanjang karirnya dan posisi terakhir
sebagai Direktur Investigasi dan Mediasi Perbankan (2012-
2013). Kemudian bergabung ke Otoritas Jasa Keuangan
sebagai Direktur Market Conduct (2014-2015), dan terakhir
sebagai Direktur Utama Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan
(2015- 2019).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
keahlian di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, SDM,
keuangan, dan perbankan.
RIWAYAT Meraih gelar sarjana dari Fakultas Hukum jurusan Perdata
PENDIDIKAN, Universitas Gajah Mada (1984) dan gelar MBA (International
SERTIFIKASI, DAN Business) dari University of Stirling, Skotlandia, Inggris. (1994).
PELATIHAN 2024
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Prabowo dilihat pada halaman 391 pada Laporan Tahunan ini.
Anggota
Warga negara Indonesia,
66 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Diangkat sebagai
anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi BCA pada tanggal
6 Mei 2021 sesuai dengan Surat
Keputusan Direksi No. 088/SK/
DIR/2021.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 85
Page 88
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sulistiyowati mengawali karirnya pada tahun 1978-1981 pada
KARIR perusahaan ekspor impor dan selanjutnya pada tahun 1981
mulai bergabung di PT Bank Central Asia Tbk, dengan berbagai
posisi di sepanjang karirnya hingga Juli 2004 dengan jabatan
terakhir sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi. Dan
setelah itu sampai sekarang menjadi trainer dan konsultan
keuangan serta partner di Elevasi Performa Insani (nama
sebelumnya Leny-Astrid & Associates), juga sejak 2016 hingga
sekarang menjabat sebagai Komisaris Independen di PT BCA
Finance.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
keahlian di berbagai bidang dan penugasan yaitu Akuntansi
dan Keuangan.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan Akuntansi di Yayasan Akuntansi
PENDIDIKAN, Indonesia (1983) dan di Sekolah Tinggi Manajemen PPM (1996).
Sulistiyowati SERTIFIKASI, DAN
Anggota PELATIHAN 2024 Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 391 pada Laporan Tahunan ini.
Warga negara Indonesia,
65 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Menjabat sebagai
anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi BCA sejak tanggal
6 Mei 2021 sesuai dengan
Surat Keputusan No. 088/
SK/DIR/2021. Saat ini juga
merangkap sebagai Komisaris
Independen PT BCA Finance.
PERJALANAN Sebelum bergabung dengan BCA, dalam kurun waktu 1979-
KARIR 2011, Gustiono Kustianto pernah menjabat berbagai posisi
senior, baik di industri keuangan maupun non keuangan, di
antaranya VP Citibank N.A Jakarta, Direktur PT Bank Tiara
Asia Tbk (merger dengan PT Bank Danamon Tbk), Kepala
Divisi Bank Restructuring Unit BPPN, Wakil Presiden Direktur
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (sekarang PT Bank Maybank
Indonesia Tbk), Direktur PT Tri Polyta Indonesia Tbk (sekarang
PT Chandra Asri Pacific Tbk), CFO PT Broadband Multimedia
Tbk (sekarang PT First Media Tbk), dan Presiden Direktur
PT Indonesia Air Transport Tbk.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, Manajemen
Keuangan dan Manajemen Risiko.
RIWAYAT Meraih gelar Insinyur Sipil dari Fakultas Teknik Sipil Universitas
Gustiono Kustianto PENDIDIKAN, Kristen Petra, Surabaya (1979) serta Master of Business
Anggota SERTIFIKASI, DAN Administration dari Institut Pengembangan Manajemen
PELATIHAN 2024 Indonesia (IPMI), pada tahun 1988.
Warga negara Indonesia,
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
70 tahun. Berdomisili di Indonesia. dilihat pada halaman 391 pada Laporan Tahunan ini.
Menjabat sebagai anggota
Komite Tata Kelola Terintegrasi
BCA sejak tahun 2015.
Pengangkatan terakhir untuk
periode berikutnya efektif pada
tanggal 6 Mei 2021 sesuai dengan
Surat Keputusan No. 088/SK/
DIR/2021. Saat ini juga menjabat
sebagai Komisaris Independen
PT Asuransi Umum BCA sejak
tahun 2011.
86 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 89
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PERJALANAN Sebelum bergabung dengan BCA, Pudjianto berkarir di
KARIR PT Asuransi Kesehatan Indonesia (PT Askes - Persero) selama
31 tahun dan PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia selama
5 tahun. Mengawali karir di PT Askes sebagai staf di Bidang
Keuangan, pada 1977 di Jakarta. Karirnya merangkak
naik dengan menjadi Asisten Manajer bidang Keuangan
(1983-1987), Manajer Bidang Akuntansi (1988-1999), dan
General Manager Bidang Akuntansi (2000-2008). Pada
2009- 2013, Pudjianto sempat menjadi Direktur Keuangan,
Sumber Daya Manusia dan Umum PT Asuransi Jiwa Inhealth
Indonesia, Jakarta.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, manajemen
keuangan, dan akuntansi serta manajemen risiko asuransi jiwa.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 Jurusan Administrasi Niaga
Pudjianto PENDIDIKAN, di Universitas Terbuka Jakarta (1990) dan S2 Manajemen
Anggota SERTIFIKASI, DAN Keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta (2002).
PELATIHAN 2024
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Warga negara Indonesia, 68 tahun.
dilihat pada halaman 391 pada Laporan Tahunan ini.
Berdomisili di Indonesia. Menjabat
sebagai anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi BCA sejak tahun
2015. Pengangkatan terakhir untuk
periode berikutnya efektif pada
tanggal 6 Mei 2021 sesuai dengan
Surat Keputusan No. 088/SK/
DIR/2021. Saat ini juga merangkap
sebagai Komisaris Independen dan
Ketua Komite Audit PT Asuransi
Jiwa BCA, sejak November 2014.
PERJALANAN Bergabung dengan BCA sejak 1991 dengan pengalaman
KARIR di cabang (1992-2001) dan telah memangku berbagai
posisi strategis di Kantor Pusat yaitu sebagai Kepala Gugus
Pengembangan Kredit Konsumer (2001-2004), Kepala Biro
Pemasaran dan Penjualan Kredit Konsumer (2004-2007),
Kepala Operasional Kredit Konsumer (2007–2011), dan terakhir
sebagai Kepala Divisi Bisnis Kredit Konsumer (2011–2022).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
keahlian di berbagai bidang, khususnya dalam perencanaan
stratejik dan pengembangan kredit konsumer, joint financing,
manajemen risiko serta mengelola operasional perbankan.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Ekonomi Program Studi
PENDIDIKAN, Manajemen dari Universitas Tarumanagara tahun 1990.
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Felicia Mathilda Simon dilihat pada halaman 391 pada Laporan Tahunan ini.
Anggota*
Warga negara Indonesia, 57 tahun.
Berdomisili di Indonesia.
sebagai anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi BCA sejak
tanggal 14 September 2023 sesuai
dengan Surat Keputusan
No. 0154/SK/DIR/2023. Saat ini
juga merangkap sebagai Komisaris
Independen PT BCA Multi Finance.
* Menjabat sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024,
sehubungan dengan efektifnya penggabungan
PT BCA Multi Finance ke dalam PT BCA Finance per
1 September 2024.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 87
Page 90
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sebelum menjabat sebagai Presiden Komisaris Independen
KARIR BCAS, beliau telah berkarier di BCA (1988-2018) sebagai
staf SDM bagian recruitment (1988-1989) dan selanjutnya
menempati berbagai posisi strategis di antaranya Kepala
Kantor Wilayah Surabaya (2015-2018), Kepala Kantor Wilayah
Semarang (2011-2015), Kepala Kantor Wilayah Balikpapan
(2010-2011), dan Pimpinan di beberapa Kantor Cabang
Utama BCA (Indrapura-Surabaya, Darmo-Surabaya, Veteran-
Surabaya) pada tahun 1997-2010. Pada 16 April 2019 sampai
30 September 2020 sebagai Kepala Tim Perwakilan BCA
dalam proses akuisisi Bank Royal Indonesia dan Rabobank
Internasional Indonesia.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, operasional,
pengawasan perbankan dan psikologi klinik.
Ratna Yanti RIWAYAT Menyelesaikan Pendidikan S1 dari Fakultas Psikologi Universitas
Anggota PENDIDIKAN, Surabaya pada tahun 1987.
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Warga negara Indonesia, 61 tahun.
dilihat pada halaman 392 pada Laporan Tahunan ini.
Berdomisili di Indonesia. Menjabat
sebagai anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi BCA sejak tanggal 31
Maret 2022 sesuai dengan Surat
Keputusan No. 052/SK/DIR/2022.
Pengangkatan terakhir untuk periode
berikutnya efektif pada tanggal 10
Maret 2023 sesuai dengan Surat
Keputusan No. 0050/SK/DIR/2023.
Saat ini juga menjabat sebagai
Presiden Komisaris Independen
PT Bank BCA Syariah.
PERJALANAN Sebelum bergabung dengan PT Bank BCA Syariah, berkarir di
KARIR PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sebagai Senior Corporate
Banking (1993-2004), lalu menjadi Direktur Karim Business
Consultant (2004-2014). Pada tahun 2010-2015, Sutedjo
Prihatono menjadi Komite Audit dan Pemantau Risiko PT Bank
BCA Syariah.
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
keahlian di berbagai bidang dan penugasan di antaranya
Syariah Banking General Management.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomi jurusan
PENDIDIKAN, Manajemen Universitas Krisnadwipayana (1993) serta Magister
SERTIFIKASI, DAN Manajemen dari Binus Business School (2014).
PELATIHAN 2024
Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 392 pada Laporan Tahunan ini.
Sutedjo Prihatono
Anggota
Warga negara Indonesia,
56 tahun. Berdomisili di
Indonesia. Menjabat sebagai
anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi BCA sejak tahun
2015. Pengangkatan terakhir
untuk periode berikutnya efektif
pada tanggal 6 Mei 2021 sesuai
dengan Surat Keputusan No.
088/SK/DIR/2021. Saat ini juga
merangkap sebagai anggota
Dewan Pengawas Syariah PT Bank
BCA Syariah.
88 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 91
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PERJALANAN Saat ini menjabat sebagai Komite Perencanaan dan
KARIR Pemantauan Risiko Perum Perumnas (September
2020-sekarang), Komite Audit PT Hasnur International
Shipping Tbk (Mei 2021-sekarang), Direktur Utama PT Central
Sudirman Development (Juni 2021-sekarang). Hendra Iskandar
Lubis juga menjadi konsultan independen di bidang corporate
finance dan pasar modal (2012-2014 dan 2016-sekarang).
Sebelumnya, pernah menjabat sebagai Direktur Utama
PT Pefindo Riset Konsultasi (2014-2016), Direktur Investment
Banking & Corporate Finance pada PT OSK Nusadana Securities
Indonesia (2006-2012), Direktur PT Catunilai Finans Adhinarya
(2002-2006), Advisor pada Lippo Group (2000- 2002), serta
Group Head of Bank Restructuring dan Division Head of Asset
Management Investment pada Badan Penyehatan Perbankan
Nasional (1998-2000).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan
Hendra Iskandar Lubis keahlian di berbagai bidang dan penugasan di antaranya, pasar
modal dan keuangan.
Anggota
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 jurusan Teknik Perencanaan
Warga negara Indonesia, 58 tahun.
PENDIDIKAN, Kota & Wilayah dari Institut Teknologi Bandung (1990), dan
Berdomisili di Indonesia. Menjabat SERTIFIKASI, DAN memperoleh gelar Master of Business Administration dari
sebagai anggota Komite Tata PELATIHAN 2024 George Washington University, Amerika Serikat (1994).
Kelola Terintegrasi BCA sejak tahun
2017. Pengangkatan terakhir untuk Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
periode berikutnya efektif pada dilihat pada halaman 392 pada Laporan Tahunan ini.
tanggal 6 Mei 2021 sesuai dengan
Surat Keputusan No. 088/SK/
DIR/2021. Saat ini juga merangkap
sebagai Komisaris Independen
PT BCA Sekuritas sejak tahun 2017.
PERJALANAN Sebagian besar perjalanan karir Janto Havianto banyak
KARIR dihabiskan di dunia Treasury di beberapa bank lokal maupun
internasional, dimulai dari Bank Bali (1992-1996), PT Bank Credit
Agricole Indonesia (1996-2002), PT Rabobank Indonesia
(2002-2008), dan terakhir bergabung dengan PT Bank Central
Asia tbk pada tahun 2008 dengan jabatan terakhir sebagai
Kepala Divisi Tresuri pada tahun 2020-2021.
Selama masa karir, telah memperoleh banyak pengalaman
dan keahlian di bidang treasury, terkait dengan aktivitas
dan pengelolaan transaksi di bidang ALM, Money Market,
Forex, Fixed Income, Derivative dan Structure Product
dalam memenuhi kebutuhan nasabah baik individu,
korporasi, interbank maupun wholesale client, termasuk
mengembangkan Treasury System Support.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 jurusan Teknik Elektro dari
Janto Havianto PENDIDIKAN, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (1992) dan memperoleh
Anggota SERTIFIKASI, DAN gelar Master of Science dari PSKTTI Universitas Indonesia
PELATIHAN 2024 jurusan Perbankan Syariah (2010).
Warga negara Indonesia,
Sertifikasi:
56 tahun. Berdomisili di a. Sertifikat Kompetensi Treasury Dealer Level Advance
Indonesia. sebagai anggota (Jenjang-7) dari LSPP tahun 2022.
Komite Tata Kelola Terintegrasi b. Sertifikasi Kompetensi Asesor dari LSPP tahun 2021.
BCA sejak tanggal 20 Juni 2024
sesuai dengan Surat Keputusan Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
No. 0093/SK/DIR/2024. dilihat pada halaman 392 pada Laporan Tahunan ini.
Saat ini juga menjabat sebagai
Direktur Independen PT BCA
Finance Limited sejak tanggal
13 Juni 2024.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 89
Page 92
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERJALANAN Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank
KARIR Digital BCA, beliau telah berkarier di BCA (1990-2020) dan
memulai karir di Divisi Audit Internal sebelum kemudian
melanjutkan karir di Consumer Banking BCA sejak tahun 1995
dengan posisi terakhir sebagai Kepala Divisi Pengembangan
Produk Transaksi Perbankan (Februari 2020).
Selama masa karir, telah memperoleh pengalaman dan keahlian
di berbagai bidang, khususnya dalam pengembangan produk
perbankan elektronik, pengembangan dana pihak ketiga dan
marketing communication.
RIWAYAT Menyelesaikan pendidikan S1 Teknologi Pangan IPB tahun 1988
PENDIDIKAN, dan S2 Magister Manajemen IPMI pada tahun 2006.
SERTIFIKASI, DAN
PELATIHAN 2024 Pelatihan, seminar, dan konferensi pada tahun 2024 dapat
dilihat pada halaman 393 pada Laporan Tahunan ini.
Ina Suwandi
Anggota
Warga negara Indonesia,
59 tahun. Berdomisili di Indonesia.
sebagai anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi BCA sejak
tanggal 14 September 2023 sesuai
dengan Surat Keputusan No. 0154/
SK/DIR/2023.
90 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 93
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Sekretaris Perusahaan
PERJALANAN Raymon Yonarto menempati berbagai jabatan manajerial di
KARIR BCA yaitu sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Perencanaan
(2011-2018), Sekretaris Perusahaan (2007-2011), dan Kepala
Investor Relations (2005-2006). Sebelum bergabung dengan
BCA, beliau pernah bekerja sebagai Vice President di Komite
Kebijakan Sektor Keuangan Indonesia (2002-2003), Badan
Penyehatan Perbankan Nasional (1998-2002) sebagai Vice
President, Banking Analyst di PT DBS Securities Indonesia
(1996-1998) dan di Departemen Akuntansi, Keuangan dan Audit
Internal pada Modern Group (1994-1996).
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang
dan penugasan di antaranya ESG, financial accounting &
tax, capital market/capital raising, merger and acquisition,
corporate planning and strategy, investor relations, dan
regulator reporting.
Raymon Yonarto RIWAYAT Meraih gelar Bachelor of Arts Major in Accounting dari
Sekretaris Perusahaan PENDIDIKAN, Philippines Christian University (1994) dan meraih gelar MBA
SERTIFIKASI, DAN dari Strathclyde University di Inggris, di mana beliau mendapat
PELATIHAN 2024 Beasiswa Chevening.
Warga negara Indonesia,
54 tahun. Berdomisili di Pelatihan, seminar dan konferensi pada tahun 2024 dapat
Indonesia. Menjabat sebagai dilihat di halaman 419-420 pada Laporan Tahunan ini.
Sekretaris Perusahaan
BCA terhitung sejak
1 September 2019 berdasarkan
Surat Pengangkatan No. 2271/
SK/HCM-KP/A/2019. Beliau
juga menjabat sebagai Senior
Executive Vice President
yang bertanggung jawab
untuk Industry & Economic
Research, Investor Relations,
ESG (Environment, Social and
Governance), GCG (Good
Corporate Governance),
Corporate Secretary, Finance &
Accounting, Tax, dan Regulatory
Reporting.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 91
Page 94
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pejabat Senior
Per 31 Desember 2024
Nama Jabatan
WEMINTO SURYADI Kepala Kantor Wilayah I, Bandung
WIDJAJA STEPHEN Kepala Kantor Wilayah II, Semarang
HENDRIK SIA Kepala Kantor Wilayah III, Surabaya
HARIJANTO Kepala Kantor Wilayah IV, Makassar
IWAN SANTOSO NARTO Kepala Kantor Wilayah V, Medan
SUHARDJO MOELIADI Kepala Kantor Wilayah VI, Palembang
HIANNI Kepala Kantor Wilayah VII, Malang
LILIANA Kepala Kantor Wilayah VIII, Pondok Indah, Jakarta
SEWAKA KOSASIH MULJADI Kepala Kantor Wilayah IX, Matraman, Jakarta
IKA MAYA SARI KHAIDIR Kepala Kantor Wilayah X, Pluit, Jakarta
JUNIARTA Kepala Kantor Wilayah XI, Balikpapan
TITIANI Kepala Kantor Wilayah XII, Wisma Asia, Jakarta
WIRA CHANDRA Executive Vice President Grup Corporate Banking, Transaction & Finance
RAYMON YONARTO Executive Vice President CFO Office & Sekretaris Perusahaan
LINUS EKABRANKO WINDOE Executive Vice President Treasury Division & International Banking Division
LILIK WINARNI SOEDARSO Executive Vice President Operation Strategy & Development Group
DAVID FORMULA Executive Vice President Strategic Information Technology Group
DEDDY MULJADI HENDRAWINATA Executive Vice President Credit Risk Analysis Group
HERA FENDAYANI HARYN Head of Corporate Communication & Social Responsibility
LEO ARISTON Kepala Divisi Audit Internal
FREDDY IMAN Head of Commercial & SME Banking Division
TJHONG WELLY YANDOKO Kepala Divisi Bisnis Kredit Konsumer
TJOE ANIEK SUSILOWATI Kepala Divisi Cash Management
JAYAPRAWIRYA DIAH Kepala Divisi Corporate Strategy & Planning
RUDI LIM Kepala Divisi Human Capital Management
ADRIANUS WAGIMIN WANG Head of Individual Customer Business Development Division
TEDDY GUNAWAN Head of Learning & Development Division
ALRIANTO DJUNAIDI Kepala Divisi Logistik Dan Gedung
NG A IM Kepala Divisi Manajemen Jaringan & Pengembangan Wilayah
TJOE HENNY Head of International Banking Division
JUNITA GRACE Head of Treasury Division
INDRAWAN B Kepala Divisi Wealth Management
ANDI AGUS SALIM Head of Corporate Credit Risk Analysis Group
EDY GUNAWAN Head of Corporate Credit Risk Analysis Group
FERRY Head of Corporate Credit Risk Analysis Group
TAN TESIEN TANUDJAJA Head of Corporate Credit Risk Analysis Group
SHIRLEY MAGDALENA Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
DJULIJANTO LIONG Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
BUDI MULJA ADI SENTANA Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
SIANNE DHALIA WINATA Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
HENRIETTA SOESILO Head of SME & Commercial Credit Risk Analysis Group
92 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 95
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Nama Jabatan
INGE SETIAWATY Head of Corporate Transaction Group
SYLNA Kepala Grup Corporate Banking
YAYI MUSTIKA PUDYANTI Kepala Grup Corporate Banking
KRISTIAN MARBUN Kepala Grup Corporate Banking
DENNY HARYANTO Kepala Grup Corporate Banking
HERU WIRAWAN CHANDRA Kepala Grup Corporate Banking
R. MARTHIN JOEL Kepala Grup Corporate Banking
WINNY HARIANTO Kepala Corporate Support & Data Analytics
MARIA JASHINTA FRANSISKA Kepala Grup Corporate Finance
LILIANI KURNIAWAN Kepala Kantor Cabang Korporasi
EVANS CHARLES BENNY H. Head of Digital Innovation Solutions Group
INDRA TJAHAJA Head of IT Infrastructure & Operation Group
LILY WONGSO Head of Enterprise IT Architecture, Data Management & Service Quality Group
THOMAS ARMAND LAHEY Head of Application Management Group
FERDINAN MARLIM H. S. Head of Information Technology Security Group
PAULINE Head of Modernization Group
I KETUT ALAM WANGSAWIJAYA Kepala Divisi Pengembangan Bisnis & Pemasaran Transaksi Perbankan
JAN HENDRA Kepala Divisi Pengembangan Produk Perbankan Transaksi
HENDRA TANUMIHARDJA Kepala Divisi Pengembangan Solusi Kerjasama Transaksi Perbankan
WILSON KARIMUN Kepala Sentra Layanan dan Pendukung Bisnis Perbankan Transaksi
MARTINUS ROBERT WINATA Head of Wholesale Transaction Banking Product Development
RUDY WINARTO BUDIARDJO Head of Investor Relations
YUANDRI MARTUA PHILIP S Head of Tax
FELIX IVANATA DARMASETIA Head of Accounting
LINDA CHANDRAWATI Head of Environment Sustainability Governance
SUSANWATI Head of Experience Design - Consumer & Wholesale Banking Group
JUSTINA SUSILONINGSIH Head of Experience Design - Branch & Shared Service Group
ANDRY SANTOSO Head of Experience Design - Loan Operation and Credit Process Group
I MADE SUCITA Head of Application & User Acceptance Test Group
RENI SEPTIANA Head of E-Channel & Settlement Services
LANNY TANZANIA Head of Compliance Division
FAMIATI DAUN Head of Risk Management Division
EDY UNTUNG Head of Credit Recovery Group
RADIMAN ALI ROHIM Head of Global Trade & Payment Services
WANI Head of Contact Center & Digital Services
WIWIN WIELIANTI Kepala Sentra Layanan Kredit
SUZI TANZINO Head of Legal Operation & Litigation Group
RIEKA Head of Legal Credit, Corporation & Asset Management Group
DAVID ERENST SUMUAL Head of Economic & Industry Research
ERIN SUTEDJA Kepala Biro Anti Fraud
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 93
Page 96
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Jumlah Karyawan dan
Pengembangan Kompetensi
Jumlah Karyawan
Pada akhir tahun 2024, BCA memiliki 26.532 karyawan, turun 1,42% dibandingkan tahun sebelumnya yang sejumlah
26.915 karyawan.
Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
2024 2023 2022
Non Staf 903 996 1.070
Staf 20.186 20.713 18.450
Manajer 5.349 5.099 4.886
Pejabat Senior (termasuk Dewan Komisaris dan Direksi) 94 107 102
Total 26.532 26.915 24.508
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
2024 2023 2022
≤ 25 Tahun 4.377 4.978 3.740
> 25 – 30 Tahun 6.494 5.973 5.387
> 30 – 35 Tahun 5.430 5.565 4.998
> 35 – 40 Tahun 2.690 2.089 1.435
> 40 – 45 Tahun 899 999 1.462
> 45 – 50 Tahun 2.561 3.033 3.675
> 50 Tahun 4.081 4.278 3.811
Total 26.532 26.915 24.508
Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
2024 2023 2022
Sampai dengan Tingkat SMU 2.108 2.460 2.574
Diploma dan Sarjana 23.155 23.282 20.869
Pasca Sarjana 1.269 1.173 1.065
Total 26.532 26.915 24.508
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan
2024 2023 2022
Tetap 24.685 24.054 22.291
Tidak Tetap (termasuk kontrak, percobaan, dan trainee) 1.847 2.861 2.217
Total 26.532 26.915 24.508
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
2024 2023 2022
≤ 1 tahun 1.800 4,470 2.585
> 1 - 5 tahun 8.185 5.828 4.698
> 5 - 10 tahun 5.679 5.994 6.598
> 10 - 15 tahun 3.353 2.261 1.560
> 15 - 20 tahun 775 700 559
> 20 tahun 6.740 7.662 8.508
Total 26.532 26.915 24.508
* Terdapat penyajian ulang data total pekerja pada tahun 2023
94 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 97
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Pengembangan Kompetensi
Pelatihan Karyawan
2024 2023 2022
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Kelas Hari Peserta Kelas Hari Peserta Kelas Hari Peserta
Manajerial Kepemimpinan & 467 51.303 12.430 420 30.907 11.371 342 15.337 10.625
Pengembangan Diri
Manajemen Kredit 82 40.105 2.020 190 12.202 4.140 169 19.831 4.164
Program Sertifikasi Manajemen 134 15.758 13.523 47 665 476 31 431 382
Risiko
Penjualan 187 7.683 5.187 288 11.061 7.142 156 11.118 5.628
Pelayanan 49 4.317 2.306 32 6.951 1.584 25 3.049 2.123
Operasi & Teknologi Informasi 866 122.368 18.610 856 80.993 18.503 871 141.545 19.623
Lainnya 921 40.513 32.179 729 107.730 27.266 528 70.343 22.614
Total 2.706 282.047 86.255 2.562 250.509 70.482 2.122 261.654 65.159
Biaya Pelatihan Karyawan (dalam juta Rupiah)
2024 2023 2022
Total Biaya Pelatihan 353.627 372.815 263.243
Informasi lebih detail mengenai pengembangan kompetensi dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bagian Sumber Daya Manusia pada hal 246-248.
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan
Komisaris, Direksi, Komite, Sekretaris
Perusahaan, dan Unit Audit Internal
Informasi mengenai pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris, Direksi, Komite, Sekretaris Perusahaan, dan
Unit Audit Internal dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bagian Profil Perusahaan di halaman 62-91 dan Tata Kelola
Perusahaan di halaman 321-322, 337-341, 372-393, and 419-420.
Perubahan komposisi anggota Dewan
Komisaris dan anggota Direksi
Pada tahun 2024, tidak terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi. Susunan komposisi
anggota Dewan Komisaris dan Direksi dapat diamati pada Laporan Tahunan ini bab Dewan Komisaris di halaman 314-327
dan Direksi di halaman 328-345.
Pernyataan Independensi Komisaris
Independen
Pengangkatan dan Pernyataan Independensi Komisaris Independen dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini bab Komisaris
Independen di halaman 326.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 95
Page 98
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Komposisi Pemegang Saham
Pemegang Saham Pengendali BCA
Pada 1 Januari 2024 - 31 Desember 2024 tidak ada perubahan pemegang saham pengendali BCA
Robert Budi Hartono Bambang Hartono
(Pemegang Saham Pengendali (Pemegang Saham Pengendali
Terakhir) Terakhir)
51,00% 49,00%
PT Dwimuria Investama Masyarakat
Andalan
54,94% 45,06% *
Keterangan:
Pengendali
Jalur Pengendalian
* Pada komposisi saham yang dimiliki masyarakat per 31 Desember 2024,
sebesar 2,46% dimiliki oleh pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria
Investama Andalan. Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi memiliki
0,14% saham BCA
Rincian 20 Pemegang Saham Terbesar
Per 1 Januari 2024 Per 31 Desember 2024
No. Nama Jumlah Saham % No. Nama Jumlah Saham %
1 PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN 67.729.950.000 54,94 1 PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN 67.729.950.000 54,94
2 CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT OF 1.772.181.025 1,44 2 CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT OF 1.804.761.329 1,46
SINGAPORE SINGAPORE
3 PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG 1.313.250.000 1,07 3 PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG 1.313.250.000 1,07
4 PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA 1.261.750.000 1,02 4 PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA 1.261.750.000 1,02
5 ANTHONI SALIM 855.239.635 0,69 5 BBH BOSTON S/A GQG PARTNERS EMERGING MARKETS 873.752.230 0,71
EQUITY FUND
6 JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL 753.898.097 0,61
STOCK INDEX FUND 6 ANTHONI SALIM 855.239.635 0,69
7 JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS 749.080.650 0,61 7 JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL 777.666.397 0,63
STOCK INDEX FUND STOCK INDEX FUND
8 BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD 729.665.300 0,59 8 BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD 724.578.700 0,59
BOARD-2039927326 BOARD-2039927326
9 JPMCB NA RE-EUROPACIFIC GROWTH FUND 630.484.100 0,51 9 JPMCB NA RE-NEW WORLD FUND,INC 715.787.000 0,58
10 JPMCB NA RE-NEW WORLD FUND,INC 628.557.549 0,51 10 JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS 708.575.550 0,57
STOCK INDEX FUND
11 BBH BOSTON S/A GQG PARTNERS EMERGING MARKETS 623.756.130 0,51
EQUITY FUND 11 CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 1 697.688.164 0,57
12 STATE STREET BANK-GOLDMAN SACHS TRUST II- 608.808.898 0,49 12 SSB 58Z6 GOLDMAN SACHS TST II-GOLD SA GQG PRTN 608.808.898 0,49
GOLDMAN SACHS GQG PARTNERS INTERNATIONAL IOF-2183964139
OPPORTUNITIES FUND
13 JPMCB NA RE-WELLCOME TRUST 521.550.100 0,42
13 CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 1 596.146.700 0,48
14 JPMCB NA RE-WELLCOME TRUST 580.770.100 0,47 14 JPMCB NA RE-EUROPACIFIC GROWTH FUND 516.745.500 0,42
15 JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-JPMORGAN FUNDS 580.632.300 0,47
15 SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF 487.008.200 0,40
16 STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING 502.209.200 0,41
-2183966403
MARKETS ETF
16 BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S BANK OF CHINA 476.417.900 0,39
17 BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S BANK OF CHINA 471.828.200 0,38
17 PT LINGKARMULIA INDAH 450.000.000 0,37
18 PT LINGKARMULIA INDAH 450.000.000 0,37
18 JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-JPMORGAN FUNDS 443.898.900 0,36
19 STATE STREET BANK-INVESCO DEVELOPING MARKETS 387.065.800 0,31
FUND 19 SSB KGZ3 INVESCO DEVELOPING MARKETS FUND 423.372.600 0,34
-2183965924
20 JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY TRUST COMPANY 360.015.242 0,29
INSTITUTIONAL TOTAL INTERNATIONAL STOCK MARKET 20 CITIBANK SINGAPORE S/A MONETARY AUTHORITY OF 411.177.306 0,33
IT II SPORE
Total 81.585.288.926 66,18 Total 81.801.978.409 66,36
Sumber: Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
Catatan:
Beberapa institusi yang tercatat dalam daftar di atas bertindak sebagai kustodian untuk pemegang saham
96 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 99
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Rincian Pemegang Saham dengan Kepemilikan Saham Lebih Dari 5%
Pada 1 Januari 2024 - 31 Desember 2024, tidak terdapat pemegang saham dengan kepemilikan saham lebih dari
5%, kecuali PT Dwimuria Investama Andalan yang merupakan Pemegang Saham Pengendali BCA
Kelompok/Klasifikasi Pemegang Saham Masyarakat dengan
Kepemilikan Saham Masing-masing < 5%
Per 1 Januari 2024 Per 31 Desember 2024
Komposisi* Komposisi*
Individu Individu
Lokal 3,86% Lokal 4,12%
Asing 0,003% Asing 0,004%
Institusi Institusi
Lokal 5,35% Lokal 4,86%
Asing 35,86% Asing 36,08%
Total 45,06% Total 45,06%
Per 1 Januari 2024 Per 31 Desember 2024
Komposisi* Komposisi*
Pemodal Nasional 9,20% Pemodal Nasional 8,98%
Perorangan 3,86% Perorangan 4,12%
Perseroan Terbatas 2,59% Perseroan Terbatas 2,61%
Asuransi 1,27% Asuransi 1,08%
Danareksa 0,94% Danareksa 0,72%
Yayasan 0,55% Yayasan 0,45%
Koperasi 0,002% Koperasi 0,002%
Pemodal Asing 35,86% Pemodal Asing 36,08%
Perorangan 0,003% Perorangan 0,004%
Badan Usaha Asing 35,86% Badan Usaha Asing 36,08%
Total 45,06% Total 45,06%
*
dihitung berdasarkan total lembar saham BCA yang beredar sejumlah 123.275.050.000 lembar saham
Sumber: Kustodian Sentral Efek Indonesia dan PT Raya Saham Registra
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 97
Page 100
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Komposisi Pemegang Saham - lanjutan Persentase Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Per 31 Desember 2024, Dewan Komisaris dan Direksi BCA memiliki 0,14% saham BCA secara kumulatif. Adapun rincian kepemilikan saham masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi BCA dapat dilihat pada Laporan Tahunan ini pada halaman 639-640. Penghentian Sementara Perdagangan dan/atau Pembatalan Pencatatan Saham Pada Tahun 2023 dan 2024 BCA tidak dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku. Apabila ada, agar dijelaskan alasan penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting). Aksi Korporasi, Informasi Material, serta Informasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan Sepanjang tahun 2024, BCA tidak melakukan penyertaan modal, pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus dan perubahan nilai nominal saham. BCA juga tidak melakukan penerbitan Obligasi/Sukuk baru. Keterbukaan terkait Aksi Korporasi lainnya dapat dilihat pada halaman 490-491. Sepanjang tahun 2024, BCA tidak melakukan divestasi, penggabungan/peleburan usaha entitas utama, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, dan transaksi material. Informasi transaksi afiliasi dan transaksi benturan kepentingan yang terjadi pada tahun buku 2024 dapat dilihat pada halaman 457-465. 98 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 101
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian Keanggotaan dalam Asosiasi Daftar keanggotaan asosiasi industri antara lain : No. Nama Asosiasi 1 Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) 2 Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI) 3 Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) 4 ACI Financial Market Association (ACI FMA) 5 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) 6 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) 7 Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) 8 Indonesia Contact Center Association (ICCA) 9 The Institute of Internal Auditors (IIA) 10 Indonesia Chapter Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) 11 Securities Investor Protection Fund (SIPF) 12 Asia Pacific Loan Market Association (APLMA) 13 European ATM Security Team (EAST) 14 International Monetary Conference (IMC) 15 Certified Information System Audition - Information Systems Audit & Control Association (CISA) 16 Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) 17 Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE) 18 Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) 19 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 20 Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 99
Page 102
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kronologis Pencatatan Saham
dan Efek Lainnya
PT Bank Central Asia (BCA) melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering - IPO) pada 11 Mei 2000. Penawaran
umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000 (kedua bursa ini telah digabung dan
sekarang bernama Bursa Efek Indonesia).
Kronologis Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia
Jumlah Saham
Waktu Keterangan %
Beredar
11 Mei 2000 Penawaran umum saham perdana (IPO) 2.943.986.000 2.943.986.000 500
Stock split I dengan rasio 1:2,
15 Mei 2001 x2 5.887.972.000 250
Harga Setelah Stock Split menjadi Rp860
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2001 program kompensasi manajemen berbasis 58.025.000 5.945.997.000 250
saham (MSOP)
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2002 program kompensasi manajemen berbasis 71.526.000 6.017.523.000 250
saham (MSOP)
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2003 program kompensasi manajemen berbasis 113.611.500 6.131.134.500 250
saham (MSOP)
Stock split II dengan rasio 1:2,
8 Juni 2004 x2 12.262.269.000 125
Harga Setelah Stock Split menjadi Rp1.750
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2004 program kompensasi manajemen berbasis 40.944.500 12.303.213.500 125
saham (MSOP)
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2005 program kompensasi manajemen berbasis 15.888.000 12.319.101.500 125
saham (MSOP)
Saham yang diterbitkan dalam rangka
2006 program kompensasi manajemen berbasis 8.403.500 12.327.505.000 125
saham (MSOP)
Stock split III dengan rasio 1:2,
31 Januari 2008 x2 24.655.010.000 62,5
Harga Setelah Stock Split menjadi Rp3.525
Stock split IV dengan rasio 1:5,
15 Oktober 2021 x5 123.275.050.000 12,5
Harga setelah Stock Split menjadi Rp7.320
Keterangan:
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 12 April 2001 memutuskan untuk meningkatkan modal ditempatkan melalui penerbitan 147.199.300 saham melalui
program kompensasi manajemen berbasis saham (MSOP). Opsi tersebut dapat dieksekusi dari tanggal 10 November 2001 hingga 9 November 2006. Saham yang
diterbitkan dalam rangka program MSOP yang tercantum dalam tabel di atas telah memperhitungkan stock split yang dilakukan oleh BCA.
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
Sejak tahun 2018, BCA menerbitkan obligasi subordinasi dengan rincian yang dapat dilihat pada bagian Ikhtisar Obligasi di halaman 21.
100 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 103
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Struktur Grup Perusahaan dan
Kepemilikan Entitas Anak
100% 99,576% 99,99995% 75% 99,9997% 90% 90% 99,999997%
BCA Finance 0,424% PT BCA PT Central
0,00005% PT Bank BCA 25% PT Asuransi 0,0003% PT BCA PT Asuransi 0,000003% PT Bank
Limited Finance Syariah Umum BCA Capital
Sekuritas Jiwa BCA Digital BCA
100% 100% 100% 100% Ventura
90% 90% 100%
100%
Produk dan Layanan
PT BCA Finance
Pembiayaan Kendaraan:
Mobil Baru, Mobil Bekas
BCA Finance Limited
Fire Cash, Tahapan, LC, Loan and Trade Financing, Remittance.
Dana:
PT Bank BCA Syariah Tahapan iB, Tahapan Rencana iB, Giro iB, Deposito iB, Simpanan Pelajar (SimPel) iB,
Tahapan Mabrur iB, Rekening Dana Nasabah
Pembiayaan:
Pembiayaan Rekening Koran Syariah, Bank Garansi, Pembiayaan Umrah iB,
Pembiayaan Modal Kerja iB, Pembiayaan Investasi iB, KPR iB, Pembiayaan Anjak
Piutang iB, KKB iB, Pembiayaan Emas iB
Jasa:
Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, Kiriman Uang (Retail dan RTGS), Kliring
(Lokal dan Intercity Clearing), Inkaso, Safe Deposit Box (SDB), Layanan Payroll,
Referensi Bank
PT Asuransi Umum BCA (BCA Insurance) Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kebakaran, Asuransi Property All Risks,
Asuransi Gempa Bumi, Asuransi Kecelakaan Diri, Travel Insurance, Asuransi
Pengangkutan, Asuransi Terorisme dan Sabotase, Asuransi Contractor All Risks,
Asuransi Alat Berat, Asuransi Machinery Breakdown, Asuransi Siber Pribadi, Asuransi
Santunan Kerugian Total Kendaraan, Electronic Equipment Insurance, Asuransi
Moveable Property All Risk, Asuransi Tanggung Gugat Umum, Asuransi Uang, Asuransi
Papan Reklame, Asuransi Ketidakjujuran Karyawan, Asuransi Rangka Kapal, Asuransi
Mikro Kecelakaan Diri
PT Central Capital Ventura (CCV)
Jasa Investasi dan Kolaborasi
PT BCA Sekuritas
Perantara Perdagangan Efek dan Penjamin Emisi Efek
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) Asuransi Kesehatan:
Asuransi Hospital 100% Refundable, Bima Proteksi Kesehatanku, BCA Life
Perlindungan Kritis Optima, BCA Life Purna Medis Optima
Warisan:
BCA Life Heritage Protection, BCA Life Proteksi Jiwa Optima, BCA Credit Life
Protection
Asuransi Kecelakaan:
b-SAVE Accident Protection
PT Bank Digital BCA
Solusi Perbankan Digital
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 101
Page 104
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Informasi Entitas Anak
Per 31 Desember 2024
Nama Perusahaan Persentase Kepemilikan Saham Bidang Usaha
PT BCA Finance PT Bank Central Asia Tbk : 99,59 Pembiayaan Kendaraan; Pembiayaan Multiguna.
BCA Finance Limited : 0,41%
Total : 100%
BCA Finance Limited PT Bank Central Asia Tbk : 100% Remittance dan Money Lending
PT Bank BCA Syariah PT Bank Central Asia Tbk : 99,99995% Perbankan Syariah
(BCA Syariah)
PT BCA Finance : 0,00005%
Total : 100%
PT Asuransi Umum BCA PT Bank Central Asia Tbk : 75% Asuransi Umum dan Kerugian
(BCA Insurance)
PT BCA Finance : 25%
Total : 100%
PT Central Capital Ventura PT Bank Central Asia Tbk : 99,9997% Perusahaan Modal Ventura
(CCV)
PT BCA Finance : 0,0003%
Total : 100%
PT BCA Sekuritas PT Bank Central Asia Tbk : 90% Perantara Perdagangan Efek dan Penjamin Emisi Efek
Chandra Adisusanto : 10%
Total : 100%
PT Asuransi Jiwa BCA PT Bank Central Asia Tbk : 90% Asuransi Jiwa
(BCA Life)
Chandra Adisusanto : 10%
Total : 100%
PT Bank Digital BCA PT Bank Central Asia Tbk : 99,999997% Perbankan
PT BCA Finance : 0,000003%
Total : 100%
102 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 105
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Total Aset
Profil Singkat Perusahaan Alamat Perusahaan Status Operasi
(dalam miliar Rupiah)
PT BCA Finance berdiri sejak tahun 1981 kemudian pada 10.995 Wisma BCA Pondok Indah Lantai 8, Beroperasi
tahun 2000 mulai fokus pada bidang usaha pembiayaan Jl. Metro Pondok Indah No. 10
kendaraan bermotor. Jakarta 12310
Telp. : (021) 29973100
BCA Finance Limited berdiri sejak tahun 1975 dan 414 Unit 4707, 47/F, The Center, Beroperasi
bergerak di bidang jasa pengiriman uang dan memiliki 99 Queen's Road Central,
izin usaha sebagai money lender. BCA memiliki Hong Kong
kepemilikan (langsung dan tidak langsung) sebesar Telp. : (852) 28474388
100% pada tahun 1996.
PT Bank BCA Syariah (sebelumnya bernama 16.641 Jl. Jatinegara Timur No. 72 Beroperasi
PT Bank UIB) berdiri sejak 1991 dan bergerak di bidang Jakarta 13310
Perbankan Syariah. Sejak 10 Desember 2020, PT Bank Telp. : (021) 8505030, 8505035,
Interim Indonesia telah efektif bergabung dengan 8190072
PT Bank BCA Syariah. BCA memiliki kepemilikan
(langsung dan tidak langsung) sebesar 100% pada
tahun 2009.
PT Asuransi Umum BCA (sebelumnya bernama 3.355 Gedung Sahid Sudirman Center Beroperasi
PT Central Sejahtera Insurance) berdiri sejak 1988 dan Lantai 10 Unit F
bergerak di bidang industri perasuransian, terutama Jl. Jend. Sudirman Kav. 86
di bidang asuransi umum atau asuransi kerugian. BCA Jakarta 10220
melalui PT BCA Finance menjadi pemegang saham Telp. : (021) 27889588
sebesar 25% pada tahun 2010 dan BCA meningkatkan
kepemilikan secara langsung dan tidak langsung
menjadi 100% pada tahun 2013.
PT Central Capital Ventura, berdiri sejak 2017 dan 497 Gedung Office 8 Lantai 16 Unit F Beroperasi
bergerak di bidang perusahaan modal ventura. BCA SCBD Lot 28
memiliki kepemilikan (langsung dan tidak langsung) Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
sebesar 100%. Jakarta 12190
PT BCA Sekuritas (sebelumnya bernama PT Dinamika 1.432 Menara BCA, Grand Indonesia Beroperasi
Usaha Jaya) berdiri sejak tahun 1990 dan bergerak di Lantai 41, Suite 4101
bidang perantara perdagangan efek dan penjamin Jl. M.H. Thamrin No.1
emisi efek. BCA menjadi pemegang saham mayoritas Jakarta 10310
pada tahun 2011. Telp. : (021) 23587222
PT Asuransi Jiwa BCA, berdiri sejak 2013, bergerak di 3.340 Chase Plaza Lantai 22 Beroperasi
bidang asuransi jiwa, dan mulai melakukan kegiatan Jl. Jend. Sudirman Kav. 21
operasional pada tahun 2014. Pada tahun 2017, BCA Jakarta 12920
menjadi pemegang saham secara langsung pada PT Telp. : (021) 21888000
Asuransi Jiwa BCA dengan kepemilikan sebesar 90%,
yang semula merupakan pemegang saham secara tidak
langsung melalui PT BCA Sekuritas dan PT Asuransi
Umum BCA.
PT Bank Digital BCA (sebelumnya PT Bank Royal 16.054 The City Tower Lantai 11 Beroperasi
Indonesia), bergerak di bidang perbankan dengan Jl. M.H. Thamrin No. 81
status Bank KMBI I. BCA memiliki kepemilikan (langsung Jakarta 10310
dan tidak langsung) sebesar 100% pada tahun 2019. Telp. : (021) 50848010
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 103
Page 106
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
Per 31 Desember 2024
Kantor Akuntan Publik
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(firma anggota jaringan global PwC)
WTC 3
Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta 12920, Indonesia
Tel. (+62-21) 5099 2901, 3119 2901
Wali Amanat
Fax. (+62-21) 5290 5555, 5290 5050
Website: www.pwc.com/id Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018
(Seri A & B)
Biro Administrasi Efek PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Divisi Investment Services
PT Raya Saham Registra
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
Gedung Plaza Sentral, Lantai 2
Jakarta 10210, Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 47-48
Tel. (+62-21) 251 0244, 251 0254, 251 0264,
Jakarta 12930, Indonesia
251 0269, 251 0279
Tel. (+62-21) 252 5666
Fax. (+62-21) 250 0065, 250 0077
Fax. (+62-21) 252 5028
Website: www.registra.co.id
Notaris
Notaris
Perusahaan Pemeringkat Efek
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn
Fitch Ratings Ltd Jl. K.H. Zainul Arifin No.2
30 North Colonnade, Canary Wharf, Kompleks Ketapang Indah Blok B2 no. 4-5
London E14 5GN Jakarta Barat 11140, Indonesia
Tel. (+44-20) 3530 1000 Tel. (+62-21) 630 1511
Fax. (+44-20) 3530 1000 Fax. (+62-21) 633 7851
Website: www.fitchratings.com
PT Fitch Ratings Indonesia
Konsultan Hukum
DBS Bank Tower, Lantai 24, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5 Hadiputranto, Hadinoto & Partners
Jakarta 12940, Indonesia Pacific Century Place, Level 35
Tel. (+62-21) 2988 6800, (62-21) 4000 0180 Sudirman Central Business District Lot 10
Fax. (+62-21) 2988 6822 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Website: www.fitchratings.com Jakarta 12190, Indonesia
Tel. (+62-21) 2960 8888
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Fax. (+62-21) 2960 8999
Equity Tower, Lantai 30
Sudirman Central Business District Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. (+62-21) 5096 8469
Fax. (+62-21) 5096 8468
Website: www.pefindo.com
104 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 107
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Penghargaan dan Sertifikasi
Kategori: Korporasi
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
Global Excellence in Retail Finance Awards 2024 The Asian Banker Most Recommended Retail Bank in Asia Pacific, Best Retail Bank
in Indonesia, Most Recommended Retail Bank in Indonesia
World's Strongest Banking Brand 2024 Brand Finance AAA+ (93,8 / 100)
Forbes World’s Best Bank 2024 Forbes #1 World’s Best Bank in Indonesia
Gallup Global Customer Engagement 2023 Gallup International Customer Engagement Recognition - Customer Engagement
mencapai batas Customer Engagement Score di atas rata-rata
global atau 90th percentile
World's Most Trustworthy Companies 2024 Newsweek No. 1 World's Most Trustworthy Companies 2024 in Banking
Sector
Bank Indonesia Award 2024 Bank Indonesia Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah
Terbaik, Bank Pendukung Keuangan Hijau Terbaik (KBMI III dan
KBMI IV), Bank dengan Kepatuhan Pelaporan Keuangan Terbaik
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2024 Finance Asia Indonesia Best Large Cap Company (Gold), Indonesia Best
Managed Company (Bronze)
FinanceAsia Award 2024 Finance Asia Indonesia Best Bank Domestic (Highly Commended)
Top 30 Most Valuable Southeast Asian Brands Kantar BrandZ #1 The Most Valuable Southeast Asian Brand in Indonesia, Most
2024 Meaningfully Different Brand in Indonesia
Penganugerahan Wajib Pajak Tahun 2024 Kantor Wilayah Direktorat Wajib Pajak 2024
Jenderal Pajak Wajib
Pajak Besar (Kanwil LTO)
ABF Retail Banking Awards 2024 Asian Banking Finance Fraud Initiative of the Year - Indonesia
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 105
Page 108
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kategori: Korporasi
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
2024 Asia Executive Team Institutional Investor #1 Best IR Program (Sell – side) in Asia ex-Mainland China dan #3
Best IR Program (Sell – side) in Core Asia, #1 Best IR Profesional
(Sell – side) in Core Asia dan Asia ex-Mainland China, #1
Company Board (Sell – side) in Asia ex-Mainland China dan #2
Company Board (Sell – side) in Core Asia
Private Banking Awards 2024 Euromoney Best For Next Gen in Indonesia, Best For High Net Worth in
Indonesia
Citra Pariwara Advertising Festival 2024 Persatuan Perusahaan Audio - Financial and Investment Services - BCA The Birthday
Periklanan Indonesia Kid's Request (Silver), BCA The Lover's Request (Silver), Audio -
Audio Campaign - BCA Credit Card - The Big Request (Silver),
Film - Financial & Investment Services - Don't Know? Kasih No!
(Bronze), Beli Rumah #TenangDuluan (Bronze), Digital Content
- Best use of influencer - myBCA #NyamannyaDuniamyBCA
(Bronze), Cinematography - Bakti BCA Kisah Jejak
#BuktiBaktiBCA (Bronze) dan Don't Know? Kasih No! (Bronze)
14th Asian Excellence Award 2024 Corporate Governance Best Investor Relations Company
Asia
18th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards Alpha Southeast Asia Best Bank in Indonesia
2024
Global Business & Finance Magazine Awards 2024 Global Business & Finance Best PR Campaign: Integrated Communications Indonesia 2024
Magazine Awards 2024
Marketing Excellence Awards Indonesia 2024 Marketing Interactive Excellence in CSR / Cause Marketing - Gold (Bakti BCA
- Kisah Jejak #BuktiBakti BCA), Best Marketer of The Year -
Winner (BCA), Excellence in B2B Marketing - Silver (Merchant
App #BukaJalan), Excellence in Brand Awareness - Gold
(Ramadan #KemuDianRingan) dan Bronze (Don't Know?
Kasih No!), Excellence in Brand Strategy - Gold (Paylater BCA
(with Ambilhati)) dan Silver (Ramadan #KemuDianRingan),
Excellence in Communication/PR - SiIver (Don't Know? Kasih
No!), Excellence in Data Driven Marketing - Gold (Advanced
Predictive Analytics Solutions for BCA EXPO Campaign (with
Merkle)), Excellence in Viral Marketing - Gold (Ramadan
#TibaTibaTenang), Excellence in TV/Video Advertising - Gold
(Don't Know? Kasih No!), SIlver (#NyamannyaDunia myBCA (with
Ambilhati)) dan Bronze (Ramadan #TibaTibaTenang), Excellence
in Omnichannel - Silver (myBCA #RahasiaRaisa (with Ambilhati)),
Excellence in Multilingual Marketing - Silver (Don't Know?
Kasih No!), Excellence in Integrated Marketing - Gold (HUT 67
#BikinTambahMeriah), Excellence in Media Strategy - Gold
(myBCA #RahasiaRaisa (with Ambilhati)), Excellence in Event
Marketing - Gold (Expoversary (with Ambilhati))
YouTube Works SEA YouTube Force for Good (Winner - Don't Know? Kasih No!)
YouTube Works ID YouTube Force for Good (Winner - Don't Know? Kasih No!), Best Brand
Story (Winner - Don't Know? Kasih No!), The Big Bang (Winner -
Don't Know? Kasih No!), Best of Indonesia (Winner - Don't Know?
Kasih No!), dan Master of Media (1st Runner Up - Don't Know?
Kasih No!)
Qorus-Infosys Finacle Banking Innovation Awards Qorus-Infosys Finacle Future Workforce (Bronze)
2024 Robotic Precision for APOS Production Efficiency and a Better
Workplace
Bisnis Indonesia Financial Award 2024 Bisnis Indonesia Most Efficient Bank KBMI IV
Bisnis Indonesia Award 2024 Bisnis Indonesia Bank Swasta Nasional KBMI IV
Cybersecurity Symposiums (CSS) Indonesia 2024 Asia Symposium Best Financial Data Protection
PR Excellence Awards 2024 (PREA) PERHUMAS Internal PR Tema Umum, Humas Korporasi
Malam Apresiasi Indeks Integritas Bisnis Lestari Tempo Media Group Predikat Diamond
PR Indonesia Award (PRIA) 2023 PR Indonesia 20 Lembaga/Korporasi di Media Cetak dan Online versi PR
INDONESIA AWARDS (PRIA) 2024
Fortune Indonesia 100 Indonesia's Biggest Fortune Indonesia BCA (as 100 Indonesia's Biggest Companies 2024), The Highest
Companies 2024 Net Profit Margin
MMA Smarties MMA Global Indonesia Short or Long Form Video (Gold - Don't Know? Kasih No!),
Celebrity Marketing (Gold - Don't Know? Kasih No!), Brand
Purpose (Gold - Don't Know? Kasih No!), Social Impact Marketing
(Gold - Don't Know? Kasih No!), Service Launch (Gold - Merchant
App #BukaJalan), Celebrity Marketing (Bronze - Merchant App
#BukaJalan), Instant Impact or Promotion (Bronze - Ramadan
#KemuDianRingan) dan O2O / New Retail / Innovative & New
Tech Sales Channels (Silver - Expoversary #SekarangWaktunya)
International Convention on Quality Control Sri Lanka Association for Gold - Payment Status Request (PSR)
Circles (ICQCC) 2024 Advancement of Quality & Gold - Auto-Reverse
Productivity (SLAAQP) Gold - One Stop Reconciliation App (OSRA)
Gold - Robotic Process Automation (RPA)
106 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 109
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Kategori: Korporasi
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
Media Relation Awards 2024 Serikat Perusahaan Pers Kategori Media Relations Award Terbaik (BCA Expoversary
2023), Kategori Press Conference Terbaik (Peluncuran
Kampanye #BuktiBaktiBCA
The 15th Serikat Perusahaan Pers Awards 2024 Serikat Perusahaan Pers Majalah Digital Internal Korporasi - InfoBCA
Media Relation Awards 2024 Serikat Perusahaan Pers Press Conference Terbaik (Peluncuran Kampanye
#BuktiBaktiBCA)
CSA Awards 2024 Asosiasi Analis Efek The Best Financial Sector on the Main Board, Best of the Best
Indonesia
IABC Awards 2024 IABC Indonesia Awards of Excellence (Kategori: Impactful Public Relations
Awards (IMPRA), Sub-kategori: Best Creative PR), Awards of
Merit (Kategori: Impactful Public Relations Awards (IMPRA), Sub-
kategori: Best Media Relations Program)
7th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Majalah Infobank The Best KBMI IV Bank in Satisfaction, Loyalty, & Engagement
Engagement (SLE) 2024 2024, The Best KBMI IV Bank in Marketing Engagement, The Best
KBMI IV Bank in Customer Satisfaction, The Best KBMI IV Bank
in Brand Interactivity, The 2nd Best KBMI IV Bank in Customer
Loyalty
13th Infobank Digital Brand Recognition 2024 Majalah Infobank The 2nd Best Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI IV, The 2nd
Best Overall Bank Umum Konvensional 2024
29th INFOBANK BANKING APPRECIATION 2024 Majalah Infobank The Bank With Excellent Performance In 20 Consecutive Year
(Diamond Thropy)
WOW Brand 2024 MarkPlus, Inc Conventional Bank
Marketeers Digital Marketing Heroes 2024 Marketeers Content Marketing of the Year (Winner - #AwasModus)
Marketeers Editor’s Choice Awards 2024 Marketeers Content Marketing of the Year (Winner - #AwasModus)
20 Top Companies to Watch in 2024 Bloomberg Technoz 20 Top Companies to Watch in 2024
Malam Apresiasi Emiten 2024 Tempo-IDNFinancials 52 Main Index, High Devidend, High Growth, High Market Cap
Indonesia Best Bank 2024 Warta Ekonomi Indonesia Best Bank 2024 for Strengthening Hybrid Banking
Ecosystem to Maintain Credit Portfolio Performance (Kategori :
KBMI IV, Swasta)
Indonesia Most Acclaimed Company 2024 Warta Ekonomi Indonesia Most Acclaimed Company 2024 with Outstanding
Financial Performance Through Credit Distribution Growth
Kategori : Conventional Bank, KBMI 4
Indonesia Top Leader Finance 2024 Warta Ekonomi Best Leader for Maintaining Solid Performance through
Expansive Credit Disbursement (Kategori : KBMI IV - Swasta)
Indonesia Living Legend Awards 2024 Warta Ekonomi Platinum Living Legend Company in Strengthening Business
Ecosystem Through Development of Solid and Sophisticated
Banking System
Indonesia Best Digital Financing Awards 2024 Warta Ekonomi Best Digital Finance 2024 for Digital Capability Developmennt
to Maintain Prudent Credit Disbursement (Category : KBMI IV,
Conventional Bank)
7 Most Popular Brand Of The Year 2024 Jawa Pos Perbankan Umum
5th Indonesia Public Relations Award 2024 The Iconomics 5th Corporate Reputation Awards 2024 (Kategori: Bank)
5 Indonesia Top Bank Awards 2024
th
The Iconomics Top Bank 2024 in KBMI IV Category
The Best Bank 2024 Investortrust.id Bank Umum KBMI IV (Modal Inti Lebih dari Rp70 Triliun)
The Best Investortrust Companies 2024 Investortrust.id The Best Six Inverstortrust Companies 2024
Digital Banking Award 2024 Investortrust.id Dimensi Customer Terbaik - Bank KBMI IV
AI Driven Bot Competition 2024 Indonesia AI Society (IAIS) Juara 1 Inovasi GestureCam untuk Penyandang Disabilitas
dan PT Sari Teknologi
Global
Indonesia PR of The Year 2024 Mix Marketing & PR Program of the Year 2024 (Judges Review) (Kategori:
Communication Internal PR Program, Program: Seragam Khusus Berbahan Daur
Ulang untuk Karyawan, Predikat: Good), PR Program of the
Year 2024 (Based on Engagement Index) (Kategori: Internal PR
Program, Program: Seragam Khusus Berbahan Daur Ulang untuk
Karyawan), PR Practitioners of the Year 2024 (Journalist Choice)
(Corcomm Team, Kategori: Financial Services)
Marcom Corcom Dream Team 2024 Mix Marketing & Corcomm Dream Team (Journalist Choice) (Category: Banking,
Communication Predicate: Excellent)
IWEB Award 2024 Ikatan Wartawan Ekonomi Kategori Corporate Social Responsibility (CSR) Terbaik, Kategori
Bisnis (IWEB) Good Corporate Governance (GCG) Terbaik
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 107
Page 110
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kategori: Keberlanjutan
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
The 15 IICD Corporate Governance Conference
th
IICD (Indonesian Top 50 Big Capitalization Public Listed Company, Best Overall
and Award Institute for Corporate Big Cap
Directorship)
Annual Report Award (ARA) 2023 Komite Nasional Kebijakan Juara Umum
Governansi (KNKG)
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2024 Finance Asia Most Committed to ESG (Silver)
Green Mark Super Low Energy Building Building and Construction Wisma Foresta BSD - Certificate Green Mark Super Low Energy
Authority Singapura Building (#1 in Indonesia)
Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award Otoritas Jasa Keuangan Implementasi terbaik kelompok Bank Umum Konvensional
(OJK)
14th Asian Excellence Award 2024 Corporate Governance Asia's Best CSR (Bakti BCA)
Asia
2024 Asia Executive Team Institutional Investor #1 Best ESG (Sell – side dan Combined) in Asia ex-Mainland
China dan #2 Best ESG (Sell – side) in Core Asia
2024 Stevie International Business Awards Stevie Awards Sustainability Initiative of the Year - in Asia, Australia, and New
Zealand (Bronze) - BCA's Sustainable Office Building
Detik Awards 2024 Detik.com Bakti BCA Aksi Keberlanjutan Bank Unggul dan Berdampak
Fortune Indonesia Change the World Fortune Indonesia Sustainability BCA: Mengolah Limbah Perbankan
Hari Donor Darah Sedunia PMI Jakarta Instansi yang aktif melakukan donor darah periode 2023-2024
Indonesia Excellence Good Corporate Warta Ekonomi Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards
Governance Awards 2024 2024
Indonesia Most Visionary Companies Awards Warta Ekonomi Indonesia Most Visionary Company with Capability
2024 Development to Encourage Sustainable Growth - Kategori :
Banking
UMKM Summit 2024 Obsession Media Group UMKM Sebagai Motor Penggerak Perekonomian Nasional -
PT Bank Central Asia Tbk, UMKM Sebagai Motor Penggerak
Perekonomian Nasional - Doesoen Kopi Sirap (Bakti BCA)
CSR Award 2024 Investortrust.id Penghargaan Next generation Empowerment Award: Program
Pendidikan Bisnis & Perbankan (PPBP)
ESG Award 2024 Investortrust.id Platinum Star Awards (Big Cap)
Nusantara TV Sustainability Communications Nusantara TV The Excellent Sustainable Communication Company in Financial
Award Sector
Nusantara Award 2024 Media Nawacita Indonesia Seni & Pertunjukan Budaya Nusantara
GRC & Performance Excellence Award 2024 Business News Indonesia The Greatest Champions of GRC Excellence Performance 2024
(Banking Industries), The Best GRC for Board of GRC Leader
108 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 111
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Kategori: HR
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
HR Asia Award 2024 HR Asia HR Asia Best Companies to Work for in Asia, HR Asia Most Caring
Companies Award
Brandon Hall Group Excellence Awards - HCM Brandon Hall Group Best Benefits, Wellness and Well-Being Program (Bronze) -
Program 2024 BCA's Ring the Bell & Beautiful Life Programs, Best Results of a
Learning Program (Bronze) - BCA's Digital Factory Program (DFP)
2024 Stevie Awards for Great Employers Stevie Awards Best Leadership Development Program (Silver) - BCA's
Leadership Acceleration Program (LAP)
Asia Pacific Stevie Awards 2024 Stevie Awards Gold Winner - Award for Innovation in Internal Corporate Events
(BIA)
2024 Stevie Awards for Great Employers Stevie Awards Achievement in Leadership Development (Silver) - BCA's
Leadership Acceleration Program (LAP)
Marketeers Youth Choice Award 2024 Marketeers PT Bank Central Asia Tbk (BCA) - Kategori Dream Workplace
(Silver)
HR Excellence Awards 2024 humanresourceonline.net GOLD - Excellence in Leadership Development
HR Excellence Award 2024 SWA Media Group Learning & Development (L&D) dan Knowledge Management,
Reward Management & Talent Retention Strategy, Employer
Branding and Talent Acquisition
Indonesia Best Companies in Creating Leaders SWA Media Group Indonesia Best Companies in Creating Leaders From Within -
from Within 2024 Predikat: Excellent
Indonesia Human Capital Awards (IHCA) 2024 Economic Review Best Company In Human Capital 2024 Pinnacle Award - Best
Of The Best Company 2024 (Juara Umum), Best Company In
Transformation In Strategic Human Capital 2024, Best Company
In Green HR 2024, Best Company In Digital/Technology 2024
Kategori: Produk dan Layanan
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
Dealer Utama dan Mitra Distribusi Surat Berharga Kementerian Keuangan Dealer Utama SUN Terbaik I Tahun 2024, Dealer Utama SUN
Negara Terbaik Republik Indonesia Terbaik Tahun 2024 di Pasar Sekunder, Dealer Utama SBSN
Terbaik I Tahun 2024, Dealer Utama SBSN Terbaik Pasar Perdana
Tahun 2024, Dealer Utama SBSN Terbaik Tahun 2024 untuk
Pelaksanaan Kuotasi, Mitra Distribusi SUN terbaik Tahun 2024
17th Annual Private Wealth Awards 2024 Alpha Southeast Asia Best Wealth Management Bank in Indonesia
Top Ranking Performance ContactCenterWorld.com 45 Gold dan 3 Silver: DREAM Team Award, 24 penghargaan
kategori Corporate, 16 penghargaan Individual, 8 penghargaan
Team
Top Ranking Performance Award - Asia Pacific ContactCenterWorld.com 8 Certified World Class (Best Contact Center, Best Contact
Region Center Design, Best CX Branch/Retail Service, Best Employee
Engagement, Best Employee Wellness Program, Best Help Desk,
Best Improvement Award, Best Customer Service), 42 Gold, 2
Silver dan Best TopPlace2Work: PT Bank Central Asia Tbk
2024 Stevie International Business Awards Stevie Awards Marketing Campaign of the Year - Financial Products & Services
(Gold) - #SuddenlyPeaceful - BCA's Ramadan Campaign, Brand
& Experiences - Exhibition Experience (Gold) (BCA's UMKM Fest
- Festival for MSMEs)
The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2024 ICCA (Indonesia Contact 20 Platinum (14 Individu dan 6 Corporate), 21 Gold (19 Individu,
Center Association) 1 Teamwork dan 1 Corporate), 13 Silver (11 Individu dan 2
Teamwork), 12 Bronze (10 Individu dan 2 Teamwork)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 109
Page 112
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kategori: Produk dan Layanan
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional PT Wahana Kendali Mutu Top 3 Diamond (penghargaan spesial untuk perusahaan dengan
(TKMPN) XXVIII 2024 dan Asosiasi Manajemen inovasi terbaik) - Integrasi dan Otomasi Proses Pembukaan
Kualitas dan Produktivitas Rekening Dana Nasabah atas inovasi REDANA (layanan
Indonesia pembukaan rekening), Excellent Productivity - CSV Cash
Ecosystem Transformation for Sustainable Development Goals,
Excellent Innovation - CSV Cash Ecosystem Transformation for
SDGs, Excellent Hi-Tech Application - CSV Cash Ecosystem
Transformation for SDGs, Best Presentation - CSV Cash
Ecosystem Transformation for SDGs, Diamond - Mengurangi
Kegagalan Transaksi BI-FAST, Mempercepat Proses Rekonsiliasi
dan Penanganan Keluhan atas inovasi PSR, Auto-reverse,
OSRA, dan RPA, Platinum - Optimalisasi Manajemen Aset Mesin
ATM atas inovasi Sistem OASE (One ATM Solution Ecosystem),
Diamond - Integrasi dan Otomasi Proses Pembukaan Rekening
Dana Nasabah atas inovasi REDANA, Best Performance -
Integrasi dan Otomasi Proses Pembukaan Rekening Dana
Nasabah dengan REDANA atas inovasi REDANA, Diamond
- Strategi Proaktif Penyelesaian Transaksi Abnormal atas
inovasi Machine Learning & Transformation Process, Most
Favorite - Strategi Proaktif Penyelesaian Transaksi Abnormal
dengan Machine Learning dan Transformasi Proses atas
inovasi Machine Learning & Transformation Process, Diamond
- Transformasi Proses End-to-End EDC atas inovasi Integrated
System Environment, Diamond - Efisiensi dan Optimalisasi
Layanan Pengisian Uang di ATM atas inovasi InCash, Diamond
- Transformasi Penyediaan Kartu Debit Instan atas inovasi
Magnifico System, Platinum - Mempercepat Proses Transaksi
Bulk Transfer Offline atas inovasi Robotic Smart OCR
Solo Best Brand and Innovation (SBBI) 2024 Solopos Kategori Tabungan Bank Swasta, Kategori Kartu Kredit
7 Most Popular Brand Of The Year 2024 Jawa Pos Kategori Aplikasi Digital Perbankan - BCA mobile, Kategori
Keuangan Tabungan Perbankan - Tahapan BCA
7th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Majalah Infobank The Most Satisfying KBMI IV Bank in ATM Service, The Most
Engagement (SLE) 2024 Satisfying KBMI IV Bank in Mobile Banking
13th Infobank Digital Brand Recognition 2024 Majalah Infobank The Best Credit Card Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI
IV, The Best Debit Card Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI
IV, The Best Deposito Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI
IV, The Best KPR Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI IV, The
Best KKB Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI IV, The Best
Wealth Management Bank Umum Konvensional 2024 - KBMI IV,
The Best Internet Banking Umum Konvensional 2024 - KBMI IV,
The 2nd Best E-Money Bank 2024 - KBMI IV, The 2nd Best Overall
Deposito Bank Umum Konvensional 2024 Product Brand, The 2nd
Best Overall Deposito Bank Umum Konvensional 2024 Product
Brand; The Best Overall KPR Bank Umum Konvensional 2024
Product Brand, The Best Overall KKB Bank Umum Konvensional
2024 Product Brand, The Best Overall Kartu Debit Bank Umum
Konvensional 2024 Product Brand, The 2nd Best Overall Kartu
Kredit Bank Umum Konvensional 2024 Product Brand, The Best
Overall Internet Banking Bank Umum Konvensional 2024 Product
Brand, The Best Overall Wealth Management Bank Umum
Konvensional 2024 Product Brand, The 2nd Best Overall E-Money
Bank 2024
21st Infobank Banking Service Exellence 2024 Majalah Infobank The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence, The Best
Overall - Digital Channel, The 2nd Best Overall - E-Banking, The
Best - Branch ATM Bank, The Best - Internet Banking, The Best -
Opening Account via Mobile Application/Mobile Browser, The
Best - Digital Branch, The Best- Cash Recycling Machine Bank,
The 2nd Best - Email Service
7th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Majalah Infobank The Best KBMI IV Bank in Customer Engagement, The Most
Engagement (SLE) 2024 Satisfiying KBMI IV Bank in Customer Service, The 2nd Most
Satisfying KBMI IV Bank in Teller Service, The 2nd Most Satisfying
KBMI IV Bank in Branch Office, Golden Recognition - 5
Consecutive Years in Service Excellence, Platinum Recognition
- 10 Consecutive Years in e-Banking, Golden Recognition - 5
Consecutive Years in Digital Channel
Marketeers Youth Choice Award 2024 Marketeers Tahapan Xpresi BCA - Kategori Saving Account (Gold), myBCA -
Kategori Banking Mobile Apps (Gold), Flazz - Kategori E-money
(Silver)
Indonesia Excellence Good Corporate Warta Ekonomi Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards
Governance Awards 2024 2024
110 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 113
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Kategori: Produk dan Layanan
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
ICSQ Award 2024 SWA Media Group BCA Mobile (Kategori: Aplikasi Mobile Banking, Predikat:
Excellent, Peringkat: 1 (Champion)), BCA (Kategori: Bank Umum,
Predikat: Excellent, Peringkat: 1 (Champion)), Kartu Kredit
BCA (Kategori: Kartu Kredit, Predikat: Excellent, Peringkat:
1 (Champion)), BCA (Kategori: Contact Center Bank Umum,
Predikat: Excellent, Peringkat: 1 (Champion))
ICSC Award 2024 SWA Media Group Penghargaan Indonesia Customer Service Champion 2024
(Predikat : EXCELLENT)
Opexcon Award 2024 - Next-Gen Operational SHIFT Indonesia Gold Achievement Kategori Service, Silver Achievement
Excellence : Empower People, Optimize Kategori Service
Processes, Embrace Technology
Indonesia Customer Experience Champions 2024 SWA Media Group Indonesia Customer Experience Champions 2024 (Predikat:
Excellent)
Indonesia Property&Bank Award XVIII & Indonesia Journalis Media Group The Best Service and Technology in Banking (PT Bank Central
My-Home Award VII Asia Tbk)
Kategori: Individu
Nama Penghargaan Penyelenggara Kategori/Peringkat
FinanceAsia Asia’s Best Companies 2024 Finance Asia Indonesia Best CEO – Jahja Setiaatmadja (Silver)
2024 Asia Executive Team Institutional Investor #1 Best CEO (Sell – side) in Asia ex-Mainland China - Jahja
Setiaatmadja, #1 Best CFO (Sell – side) in Asia ex-Mainland
China - Vera Eve Lim
Asia Pacific Stevie Awards 2024 Stevie Awards Gold Winner Most Innovative HR Executive of the Year -
Lianawaty Suwono, Silver Winner Most Innovative Woman of the
Year - Lianawaty Suwono
14th Asian Excellence Award 2024 Corporate Governance Asia's Best CEO - Jahja Setiaatmadja, Asia's Best CFO - Vera
Asia Eve Lim
Top CEO Indonesia Awards 2024 Tempo-IDNFinancials 52 The Best CEO Enormous Support in National Stunting Program -
Jahja Setiaatmadja
Infobank TOP 100 and The 200 Future Leaders Majalah Infobank Special CEO: CEO in The Most Valuable Company 2024 - Jahja
Forum 2024 Setiaatmadja, Bankers of The Year - Santoso
Indonesia CEO Excellence Awards 2024 Warta Ekonomi Indonesia CEO Excellence 2024 for Creating Solid Performance
through Financing Expansion and Transaction Volume
Enhancement - Jahja Setiaatmadja
3rd Anniversary Indonesia Inspiring Women Awards The Iconomics Indonesia Inspiring Women Awards 2024 - Vera Eve Lim
2024
5th Anniversary Indonesia Best 50 CEO Awards The Iconomics Indonesia Best 50 CEO 2024 in KBMI IV Category “Employees’
2024“Employees’ Choice” Choice” 5th Anniversary - Jahja Setiaatmadja
Indonesia Top Banker Awards 2024 The Iconomics Djohan Emir Setijoso (as Top Banker)
Indonesia Property&Bank Award XVIII & Indonesia Journalis Media Group Best CEO of The Year - Jahja Setiaatmadja
My-Home Award VII
CEO Awards 2024 Nusantara TV Best Assessment in Financial Sector - Jahja Setiaatmadja
Indonesia Human Capital Awards (IHCA) 2024 Economic Review Best HC Director 2024 - HC Visionary Exemplar Star 2024 -
Lianawaty Suwono
GRC & Performance Excellence Award 2024 Business News Indonesia The Best Chief Compliance Officer 2024 - Lianawaty Suwono
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 111
Page 114
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kantor Cabang
Per 31 Desember 2024
KANTOR WILAYAH I KANTOR WILAYAH III
Alamat: Jumlah Kantor Cabang: Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jl. Asia Afrika 122-124, Lt.4 11 Kantor Cabang Utama Wisma BCA Bukit Darmo, 14 Kantor Cabang Utama
Bandung 40261 70 Kantor Cabang Pembantu Jl. Mayjend Jonosewojo No. 14 93 Kantor Cabang Pembantu
Tel. (022) 4236303 13 KCP Kas Surabaya 60225 28 KCP Kas
Tel. (031) 29711888
Lokasi:
Bandung Majalengka Kota Lokasi:
Bangkalan Pamekasan
Banjar Ngamprah
Bojonegoro Sampang
Ciamis Purwakarta
Gresik Sidoarjo
Cianjur Singaparna
Jombang Sumenep
Cimahi Soreang
Lamongan Surabaya
Cirebon Subang
Mojokerto Tuban
Garut Sukabumi
Indramayu Sumber
KANTOR WILAYAH IV
Karawang Sumedang
Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Kuningan Tasikmalaya
Jl. Boulevard Blok F5 No.5 13 Kantor Cabang Utama
Makassar 90231 73 Kantor Cabang Pembantu
Tel. (0411) 453355 16 KCP Kas
KANTOR WILAYAH II
Alamat: Jumlah Kantor Cabang: Lokasi:
Jl. Pemuda 90-92, Lt.4 13 Kantor Cabang Utama
Semarang 50133 86 Kantor Cabang Pembantu Ambon Palopo
Tel. (024) 3510575 / 3510582 29 KCP Kas Bau Bau Palu
Bitung Pare Pare
Lokasi:
Denpasar Pinrang
Banjarnegara Purbalingga
Gianyar Praya
Bantul Purwodadi
Gorontalo Ruteng
Batang Purwokerto
Jayapura Selong
Blora Purworejo
Kendari Semarapura
Boyolali Rembang
Kotamobagu Sentani
Brebes Salatiga
Kupang Singaraja
Cilacap Semarang
Labuan Bajo Sorong
Demak Slawi
Luwuk Sumbawa Besar
Jepara Sleman
Makassar Sungguminasa
Kajen Sragen
Mamuju Tabanan
Karanganyar Sukoharjo
Manado Ternate
Kebumen Surakarta
Manokwari Timika
Kendal Tegal
Mataram Tomohon
Klaten Temanggung
Maumere Waingapu
Kudus Ungaran
Mengwi Watampone
Magelang Wates
Merauke Woha
Mungkid Wonogiri
Negara
Pati Wonosari
Pekalongan Wonosobo
Pemalang Yogyakarta
112 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 115
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KANTOR WILAYAH V KANTOR WILAYAH VII
Alamat: Jumlah Kantor Cabang: Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jl. P. Diponegoro 15, Lt.5 11 Kantor Cabang Utama Jl. Jend. Basuki Rachmat 70-74, 11 Kantor Cabang Utama
Medan 20112 58 Kantor Cabang Pembantu Lt.3 Malang 65111 51 Kantor Cabang Pembantu
Tel. (061) 4148800 / 4575800 20 KCP Kas Tel. (0341) 358500 11 KCP Kas
Lokasi: Lokasi:
Bandar Seri Bentan Payakumbuh Banyuwangi Magetan
Batam Pekanbaru Batu Malang
Bengkalis Pematang Siantar Blitar Mejayan
Binjai Rantau Prapat Bondowoso Nganjuk
Bukittinggi Sei Rampah Jember Ngawi
Dumai Sibolga Kota Kanigoro Pasuruan
Kabanjahe Stabat Kediri Ponorogo
Kisaran Tanjung Balai Kepanjen Probolinggo
Limapuluh Tanjung Balai Karimun Kraksaan Situbondo
Lubuk Pakam Tanjung Pinang Lumajang Trenggalek
Medan Tebing Tinggi Madiun Tulungagung
Padang Tembilahan
KANTOR WILAYAH VIII
KANTOR WILAYAH VI Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Wisma BCA Pondok Indah, Lt.3 11 Kantor Cabang Utama
Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jl. Metro Pondok Indah No.10 96 Kantor Cabang Pembantu
Jl. Kapten A. Rivai 22, Lt.4 10 Kantor Cabang Utama
Jakarta 12310 19 KCP Kas
Palembang 30129 41 Kantor Cabang Pembantu
Tel. (021) 29973488
Tel. (0711) 312244 29 KCP Kas
Lokasi:
Lokasi:
Cibinong Tangerang
Bandar Lampung Menggala
Depok Tangerang Selatan
Bangko Mentok
Jakarta
Baturaja Metro
(Pusat, Selatan & Timur)
Bengkulu Muara Bungo
Curup Muara Enim
KANTOR WILAYAH IX
Gunung Sugih Pagar Alam
Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jambi Palembang Jl. Matraman Raya 14-16, Lt.3 13 Kantor Cabang Utama
Jakarta 13150 110 Kantor Cabang Pembantu
Kalianda Pangkal Pinang
Tel. (021) 8581966 16 KCP Kas
Kepahiang Pangkalan Balai
Koba Prabumulih Lokasi:
Kotabumi Pringsewu Bekasi Depok
Kuala Tungkal Sekayu Bogor Jakarta
(Pusat, Selatan, Timur & Utara)
Lahat Sungai Liat
Cibinong Karawang
Lubuk Linggau Tanjung Pandan
Cikarang
Manggar Toboali
Martapura
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 113
Page 116
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kantor Cabang - lanjutan
KANTOR WILAYAH X KANTOR WILAYAH XII
Alamat: Jumlah Kantor Cabang: Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jl. Pluit Selatan Raya, Komp. 10 Kantor Cabang Utama Wisma Asia, Lt.8 12 Kantor Cabang Utama
Perkantoran Landmark Pluit 91 Kantor Cabang Pembantu Jl. S. Parman Kav.79 97 Kantor Cabang Pembantu
Blok A No. 8 Lantai 12 & 15 2 KCP Kas Jakarta 11420 30 KCP Kas
Jakarta 14440 Tel. (021) 5638888
Tel. (021) 6601718
Lokasi:
Lokasi:
Cilegon Serang
Jakarta (Barat, Pusat & Utara) Tigaraksa
Jakarta (Barat & Pusat) Tangerang
Pandeglang Tangerang Selatan
KANTOR WILAYAH XI
Rangkasbitung Tigaraksa
Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Jl. Jend. Sudirman 139, Lt.4 8 Kantor Cabang Utama
Balikpapan 76113 40 Kantor Cabang Pembantu KANTOR NON WILAYAH
Tel. (0542) 737133 7 KCP Kas
Alamat: Jumlah Kantor Cabang:
Menara BCA, Grand Indonesia 1 Kantor Cabang Utama
Lokasi: Lt. 28, Jl. M.H. Thamrin No. 1
Balikpapan Samarinda Jakarta 10310
Tel. (021) 23588000
Banjarbaru Sambas
Banjarmasin Sampit Lokasi:
Batulicin Sangatta Jakarta (Pusat)
Bontang Singkawang
Kapuas Sintang KANTOR PERWAKILAN
Ketapang Sungai Raya SINGAPURA HONG KONG
Alamat: Alamat:
Martapura Tanjung
360 Orchard Road, # 06-06A Unit 4707, 47/F The Center,
Mempawah Tanjung Redeb International Building 99 Queen’s Road Central
Singapore 238869
Palangkaraya Tarakan
Pangkalan Bun Tenggarong
Pontianak
114 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 117
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Informasi pada Situs Perusahaan
BCA menyediakan situs perusahaan yang dapat diakses melalui https://www.bca.co.id/ sebagai sarana bagi
masyarakat untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perusahaan.
Pada situs perusahaan, BCA menyediakan informasi terkait solusi produk dan layanan perbankan untuk memenuhi
kebutuhan perseorangan maupun untuk kebutuhan bisnis, informasi Tentang BCA dan informasi-informasi penting
lainnya.
Informasi Menu pada Situs Perusahaan
Individu Tentang BCA
Informasi mengenai Login Pada bagian ini Korporasi
solusi produk dan • Login via KlikBCA Individu mencakup informasi • Visi, Misi dan Tata Nilai
layanan perbankan • Login via KlikBCA Bisnis lebih mendalam • Manajemen BCA
untuk kebutuhan • Buka BCA Mobile tentang perusahaan • Sejarah BCA
perseorangan • myBCA • Penghargaan dan Pengakuan
(https://www.bca. • Perusahaan Anak
co.id/id/individu) Layanan Individu
• Rencanakan Masa Depan Hubungan Investor
• e-Banking • Informasi Saham
• BCA Prioritas • Laporan Keuangan & Presentasi
• Jaringan Cabang Perusahaan
• Customer Service • Berita Investor
• Pengiriman Uang • Peringkat Perusahaan
• Laporan Riset Ekonomi
Produk Individu
• Simpanan Individu Tata Kelola Perusahaan
• Pinjaman Individual • ACGS, Kebijakan dan Laporan GCG
• Wealth Management • Akta Perusahaan
• Uang Elektronik • Struktur Organisasi
• Kartu Kredit • Aksi Korporasi
• Reward BCA • Whistleblowing BCA
• Informasi Lain
Promo
• Promo BCA Keberlanjutan
• Membangun Budaya Keberlanjutan
Webform BCA • Komitmen Keberlanjutan
• Perbankan Berkelanjutan
Chat • Budaya Keberlanjutan
• Halo BCA Chat • Berkarya Memberi Nilai
• Laporan Keberlanjutan
• Kebijakan, Standar, & Sertifikasi
Bisnis Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• CSR (Bakti BCA)
Informasi mengenai Produk Bisnis
solusi produk dan • Simpanan Bisnis Media & Riset
layanan perbankan • Penerimaan Bisnis • News and Features
untuk kebutuhan bisnis • Pinjaman Bisnis • Pressroom
(https://www.bca. • Kartu Kredit Bisnis • Social Media
co.id/id/bisnis) • Investasi Bisnis untuk Pengusaha • Riset Ekonomi BCA
Solusi Bisnis • Laporan Riset Ekonomi
• Cash Management
• API
• Program Promosi BCA
• Business Debit Card Selain itu, pada website perusahaan terdapat layanan Halo BCA untuk
• Fire Cash BCA berkomunikasi melalui media chat apabila terdapat pertanyaan terkait
produk dan layanan BCA ataupun untuk menyampaikan masukan bagi
Layanan Bisnis perusahaan. Untuk memperoleh informasi lebih detail mengenai BCA,
• e-Banking Bisnis dapat menghubungi:
• Layanan Perbankan
• Tresuri dan Kustodian
Kurs Divisi Sekretariat & Komunikasi Perusahaan
• Kurs eRate BCA
• Kalkulator Kurs
• Corporate Communication
Chat
• Halo BCA Chat
• Investor Relations
• Environment, Sustainability, Governance
Menara BCA - Grand Indonesia Lt. 20
Karir Jl. M.H. Thamrin No.1, Jakarta 10310, Indonesia
Informasi kondisi Keseharian Kami
Tel. (+62 21) 2358 8000
lingkungan kerja,
peluang, dan informasi Karir Fax. (+62 21) 2358 8300
lainnya terkait karir
Magang Bakti E-mail : corcom_BCA@bca.co.id
di BCA.
investor_relations@bca.co.id
Beasiswa BCA
corporate_governance@bca.co.id
Info & Artikel
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 115
Page 118
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen 116 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 119
O3
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
asan
a l i si s
ah
A n
emb
P
d ajemen
a n
Man
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 117
Page 120
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Ikhtisar Kinerja
per Segmen Usaha
Perbankan Transaksi
Pertumbuhan Jumlah Transaksi
(YoY)
Sebagai salah satu core business BCA, perkembangan
teknologi yang pesat menuntut perbankan transaksi BCA
untuk tetap agile. Inovasi yang tanggap dan berfokus pada
kebutuhan nasabah yang semakin beragam dan dinamis pun
dilakukan secara konsisten untuk mempertahankan keunggulan
20,5%
kompetitif BCA. Usaha-usaha ini membuat BCA berhasil
mempertahankan pertumbuhan CASA yang positif. Komposisi Dana Pihak Ketiga
(dalam triliun Rupiah)
Kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan
1.101,7 1.133,6
transaksi BCA didukung oleh ekosistem BCA yang memiliki 1.039,7
berbagai touchpoint yang saling terintegrasi. Kapabilitas 217,0 209,6
191,8
perbankan transaksi BCA juga terus dikembangkan dengan
memanfaatkan perkembangan teknologi. BCA berkomitmen
untuk menyederhanakan proses transaksi bagi nasabah dan 536,2 562,1
524,0
menyediakan pembayaran andal di berbagai kanal untuk
memberikan pengalaman bertransaksi yang mudah, aman,
dan nyaman. Pada tahun 2024, total volume transaksi BCA 323,9 348,5 361,9
22 22
mencapai 36 miliar transaksi.
2022 2023 2024
Giro Tabungan Deposito
Perbankan Korporasi
Pertumbuhan Portofolio
Kredit Korporasi (YoY)
Pertumbuhan yang solid pada Kredit Korporasi BCA
merupakan buah dari konsistensi BCA menjadi mitra
yang andal dalam penyediaan pembiayaan bagi nasabah
korporasi. Membaiknya iklim investasi juga mendorong
meningkatnya permintaan kredit dari berbagai sektor,
15,7%
seperti sektor pembangkit energi dan tenaga listrik dan
infrastruktur sarana angkutan. Portofolio Kredit Korporasi
(dalam triliun Rupiah)
BCA terus berkomitmen untuk menyalurkan kredit ke
426,8
berbagai sektor dan menjajaki sektor-sektor baru yang
368,9
potensial dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian
320,7
agar kualitas kredit tetap sehat.
22 22
2022 2023 2024
118 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 121
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Perbankan Komersial & UKM
Pertumbuhan Portofolio
Kredit Komersial & UKM
(YoY)
Pertumbuhan kredit Komersial dan UKM yang
11,6%
berkesinambungan didukung oleh penguatan infrastruktur
kredit, dengan tetap memperhatikan kualitas kredit. Beberapa
langkah telah diambil, di antaranya pemberian solusi
terintegrasi dan personalisasi layanan, penggunaan data
analytics dalam mengidentifikasi peluang penyaluran kredit,
Portofolio Kredit Komersial & UKM
pengembangan SDM, serta memperkuat hubungan dengan (dalam triliun Rupiah)
para vendor dan mitra. Selain itu, BCA juga menyediakan
berbagai produk yang dikombinasikan dengan suku bunga 261,7
yang kompetitif bagi pelaku usaha. 234,4
210,8
Dukungan BCA terhadap program pemerintah diwujudkan 123,8
107,8
dalam kemitraan dengan berbagai lembaga dan kementerian 93,0
dalam menyalurkan kredit kepada UMKM, terlihat dari Rasio
Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang mencapai
137,9
21,5%. 117,8 126,6
22 22
2022 2023 2024
Komersial UKM
Perbankan Individu
Sebagai salah satu faktor utama dalam pertumbuhan bisnis, kepercayaan dan kesetiaan nasabah senantiasa
BCA bangun dan jaga melalui berbagai inisiatif. BCA secara berkelanjutan memperdalam hubungan dengan
nasabah individu melalui analisis perilaku dan kebutuhan nasabah berbasis data analytic untuk memberikan
solusi yang tepat dan menyeluruh.
Kredit konsumen yang terdiri dari kredit pemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, dan personal loan terus
tumbuh dengan baik didukung oleh berbagai promosi serta berbagai acara strategis, salah satunya melalui
BCA Expo yang diadakan dua kali pada tahun 2024. Di bidang investasi, BCA berusaha memberikan layanan
terbaik melalui aplikasi Welma, yang kini terintegrasi dengan myBCA. BCA juga turut serta memperluas
literasi keuangan melalui Wealth Management Goes to Campus serta kegiatan Runvestasi yang mengajarkan
keseimbangan finansial dan kesehatan.
Pertumbuhan Portofolio Penyaluran Kredit Konsumer berdasarkan Produk
Kredit Konsumer (dalam triliun Rupiah)
(YoY)
Naik/(turun) 2024
2024 2023 2022
Nominal %
12,4%
KPR 135,5 121,8 109,1 13,6 11,2
KKB 65,3 56,9 47,1 8,4 14,8
Personal Loan 19,5 17,0 13,8 2,5 14,8
Total* 223,7 199,1 173,2 24,6 12,4
*)
termasuk pinjaman karyawan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 119
Page 122
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan
Transaksi
CASA
Perbankan transaksi yang terus
Rp
berkembang mendorong BCA
untuk menyempurnakan produk dan
layanan secara berkesinambungan
924,0 triliun
serta secara konsisten melakukan Pertumbuhan
edukasi kepada nasabah guna Jumlah Transaksi (YoY)
20,5
mendukung pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan %
120 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 123
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Di tengah pesatnya perkembangan secara global serta adanya kebutuhan MENGINTEGRASIKAN
teknologi, bisnis Perbankan Transaksi akan transaksi dalam mata uang asing, JARINGAN MULTI-
BCA terus melakukan pengembangan BCA meluncurkan fitur Poket Valas, CHANNEL SECARA
dengan tetap fokus pada kebutuhan di mana nasabah dapat melakukan BERKELANJUTAN
nasabah yang semakin beragam dan pengisian saldo dari rekening rupiah
dinamis. Untuk memenuhi kebutuhan secara mudah dan cepat dalam 16 BCA terus berkomitmen untuk
yang ada, BCA secara konsisten mata uang asing dengan kurs yang menyederhanakan proses transaksi
menghadirkan inovasi-inovasi yang kompetitif, serta bertransaksi debit nasabah dan memposisikan
dapat memberikan kenyamanan dan (termasuk contactless) dan tarik tunai produknya sebagai alat pembayaran
pengalaman terbaik saat bertransaksi. melalui ATM tanpa konversi kurs di yang dapat diandalkan di berbagai
Hasilnya, BCA mempertahankan negara masing-masing. BCA juga kanal. Dalam mencapai tujuan ini, BCA
pertumbuhan CASA sepanjang mengembangkan fitur QRIS Payment terus mengoptimalkan produk serta
tahun 2024, dengan CASA mencapai dengan Customer Presented Mode memperkuat proses dan jaringan
Rp924,0 triliun, atau sebesar 82% dari (CPM) untuk pembayaran QRIS melalui digitalisasi. Sebagai contoh,
total dana pihak ketiga. yang dipindai oleh merchant, QRIS para pemegang kartu debit dan kartu
Transfer sebagai alternatif transfer kredit BCA dapat menggunakan fitur
KONSISTEN BERINOVASI menggunakan kode QRIS, QRIS nirsentuh untuk melakukan transaksi
UNTUK KEAMANAN DAN Cross-border untuk mempermudah yang lebih nyaman dan cepat baik
KENYAMANAN NASABAH transaksi luar negeri, seperti di di dalam maupun luar negeri. Bagi
Singapura, Malaysia, dan Thailand, Nasabah yang memperhatikan aspek
Perbankan Transaksi BCA serta QRIS Tap yang memungkinkan keamanan dari kartu kredit, fitur Card
senantiasa memperkuat keunggulan transaksi nirsentuh (contactless). Control untuk mengatur preferensi
kompetitif dengan terus berinovasi Selain itu, nasabah yang berada transaksi dapat diakses melalui
mengembangkan produk dan di luar negeri dapat merasakan aplikasi BCA Mobile dan myBCA.
layanan. Kebutuhan transaksi nasabah kemudahan dalam berkomunikasi
baik individu maupun organisasi telah menggunakan paket roaming Selain fitur transaksi, BCA mempunyai
berevolusi ke arah model hybrid, melalui fitur Bayar & Isi Ulang serta program loyalty untuk mendorong
dimana keamanan dan kenyamanan bertransaksi menggunakan nomor pertumbuhan dana dan transaksi
bertransaksi baik secara offline telepon luar negeri dengan layanan dengan meluncurkan program
maupun online menjadi hal yang Worldwide Banking yang terdapat “Gebyar Hadiah BCA” pada Mei 2024,
sangat penting untuk menunjang di myBCA. Layanan pengajuan kartu yang kini tengah memasuki tahap II
berbagai aktivitas sehari-hari kredit dan konversi transaksi kartu dengan fitur Gacha Berhadiah.
terutama yang bersinergi dengan kredit menjadi cicilan juga tersedia di
operasional bisnis. myBCA. Layanan Halo BCA berperan
penting dalam membantu nasabah
Dengan pertumbuhan transaksi BCA menyadari pentingnya menjaga bertransisi ke ekosistem digital BCA
yang luar biasa di kanal digital, BCA loyalitas dan kenyamanan nasabah yang terus berkembang. Salah satu
berfokus pada pengembangan dari berbagai generasi. Oleh karena inovasi terbaru adalah kemampuan
mobile banking dan internet itu, BCA tetap mempertahankan pengkinian data nasabah secara
banking dengan berbagai fitur aplikasi BCA Mobile yang telah ada online melalui aplikasi Halo BCA,
perbankan transaksi. Hal ini bertujuan sebelumnya. Baik myBCA maupun yang kini telah terintegrasi dengan
untuk memberikan pengalaman BCA Mobile dirancang untuk saling seluruh layanan contact center,
bertransaksi yang aman, andal, melengkapi, menawarkan berbagai termasuk VoIP (tanpa biaya telepon),
cepat, nyaman, dan komprehensif, layanan yang disesuaikan dengan e-mail, Halo BCA Chat, dan akun
melengkapi kanal-kanal transaksi preferensi dan kebutuhan nasabah. media sosial @HaloBCA, sehingga
lainnya, seperti kantor cabang dan memudahkan nasabah untuk
ATM. Berkat inovasi BCA, total transaksi mengakses layanan tanpa biaya
nasabah bertumbuh sebesar 21%, komunikasi. Pada November 2024,
Selama tahun 2024, aplikasi mencapai lebih dari 36 miliar transaksi, fitur VoIP Call juga ditambahkan pada
mobile banking BCA, myBCA, terus dengan layanan mobile banking dan myBCA, sehingga nasabah dapat
dikembangkan dengan berbagai internet banking menyumbang lebih menjangkau Layanan Telepon Halo
fitur tambahan. Seiring dengan dari 87% dari total transaksi. BCA melalui myBCA.
meningkatnya mobilitas nasabah
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 121
Page 124
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Transaksi
Sebagai sumber informasi dan layanan utama untuk nasabah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan baik finansial
BCA dan calon nasabah, website BCA, www.bca.co.id, maupun non finansial nasabah segmen korporasi. Hal ini
meluncurkan fitur baru pada bulan Agustus 2024, berupa sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia
simulasi Kredit Multiguna Usaha. Fitur ini ditujukan bagi (BSPI) 2025 dari Bank Indonesia dan Cetak Biru Transformasi
nasabah pebisnis, sehingga nasabah dapat menentukan Digital Perbankan dari OJK.
plafon pinjaman dan jangka waktu kredit sesuai dengan
kebutuhan, serta mengajukan permohonan secara online. BCA secara aktif berkolaborasi dengan mitra strategis dan
komunitas lokal untuk memberikan nilai tambah bagi setiap
Berkat digitalisasi dan jaringan multi-channel yang transaksi yang dilakukan melalui produk-produk BCA, dan
kuat, pertumbuhan akuisisi nasabah melalui kanal digital pada saat yang sama juga dapat meningkatkan loyalitas
menunjukkan tren positif, dimana pembukaan rekening nasabah dalam ekosistem BCA.
secara online berkontribusi lebih dari 60% terhadap total
pembukaan rekening selama tahun 2024. Sebagai salah satu prioritas utama dalam mengedepankan
keamanan bertransaksi secara digital, BCA secara aktif
MENAWARKAN SOLUSI PERBANKAN mengedukasi nasabah melalui beberapa seri edukasi
TRANSAKSI YANG KOMPREHENSIF populer seperti “Nurut Apa Kata Mama” dan kampanye
“Don’t Know Kasih No”, yang telah ditonton lebih dari 300
Dalam upaya membangun ekosistem yang nyaman dan juta kali. Selain itu, BCA konsisten dalam memberikan
kolaboratif bagi nasabah dan merchant, BCA menawarkan dukungan pada beragam inisiatif serta kolaborasi seperti
beragam solusi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan Gerakan Bersama Perlindungan Konsumen (GEBER PK)
setiap segmen. Melalui aplikasi Merchant BCA, BCA di bulan Maret 2024 bersama Bank Indonesia, OJK,
menyediakan platform yang mudah diakses oleh para Kemenkominfo, dan asosiasi terkait, untuk meningkatkan
merchant dan terus dikembangkan untuk membantu kesadaran nasabah terhadap kejahatan siber terbaru.
pengembangan. Berfungsi sebagai kanal onboarding
bagi merchant, aplikasi ini telah membantu ratusan ribu RENCANA PENGEMBANGAN DI MASA
merchant dalam mengajukan permohonan fitur EDC atau MENDATANG
QRIS Statis hingga Desember 2024. Merchant juga dapat
menggunakan aplikasi ini untuk memantau penjualan BCA berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman
secara real-time, mengelola toko, serta berkomunikasi bertransaksi melalui beragam inovasi sejalan dengan
dengan BCA terkait pertanyaan atau keluhan. perubahan preferensi nasabah, kebutuhan masyarakat,
serta perubahan regulasi. Pengembangan terhadap kanal-
Aplikasi ini juga memudahkan merchant untuk mengajukan kanal digital seperti aplikasi myBCA, Merchant BCA, dan
penambahan mesin EDC, QRIS Statis, dan pengkinian data kanal-kanal digital lainnya akan terus dilakukan dengan
merchant. Pada tahun 2024, beberapa fitur ditambahkan memperhatikan prinsip cepat, mudah, aman, dan nyaman.
untuk membantu merchant dalam mengelola usahanya, Untuk memenuhi kebutuhan nasabah bertransaksi secara
seperti fitur multi-settlement hingga empat kali sehari, tradisional, BCA tetap menyediakan layanan unggulan
suara notifikasi transaksi QRIS yang berhasil, metode QRIS melalui jaringan konvensional seperti ATM dan kantor
Payment Merchant Presented Mode (MPM), dan solusi cabang.
lainnya yang dapat diakses melalui perangkat Android dan
iOS. BCA akan terus memperkuat produk dan layanan secara
komprehensif dan sinergis, baik bagi nasabah individu
BCA terus mengembangkan Application Programming maupun organisasi. BCA akan berkolaborasi dengan
Interface (API) yang dapat memperkuat konektivitas berbagai komunitas dan ekosistem yang relevan untuk
ekosistem BCA dan ekosistem nasabah sesuai dengan menyampaikan literasi mengenai produk, layanan, dan
Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) yang program edukasi keamanan bertransaksi yang tepat
diimplementasikan sejak tahun 2022. Selain itu, BCA terus sasaran di beragam segmen nasabah.
menyempurnakan layanan untuk ekosistem korporasi,
122 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 125
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tinjauan Bisnis
Perbankan
Korporasi
Portofolio Kredit Korporasi
Melalui pendalaman hubungan Rp
dengan nasabah dan penyediaan
solusi yang tepat, BCA memperkuat 426,8 triliun
value proposition sebagai mitra
perbankan andalan bagi nasabah Pertumbuhan
korporasi beserta ekosistemnya Kredit Korporasi (YoY)
15,7 %
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 123
Page 126
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Korporasi
Pada tahun 2024, perekonomian Bersamaan dengan itu, BCA tetap Untuk mempertahankan keunggul-
Indonesia menunjukkan ketahanan melakukan analisis kelayakan kredit an kompetitifnya, BCA terus
di tengah berbagai tantangan dengan memperhatikan prinsip menghadirkan beragam fitur digital
makro. Keberhasilan ini tidak lepas kehati-hatian, baik untuk debitur baru dan menawarkan solusi sesuai
dari dukungan kebijakan adaptif maupun debitur existing. Sepanjang dengan kebutuhan nasabah, seperti
pemerintah serta kolaborasi efektif tahun 2024, BCA menyalurkan kredit mesin setor korporasi, QRIS API,
antara pemerintah dan sektor swasta. sebesar Rp44 triliun kepada debitur/ API bulk payroll, dan transaksi
grup debitur baru, dengan mayoritas valuta asing secara bulk. Perbankan
Sebagai bank swasta terkemuka di penyaluran ke sektor mineral. Untuk Korporasi juga menyediakan
Indonesia, BCA secara konsisten memitigasi potensi kerugian kredit, solusi bisnis komprehensif dengan
menjadi mitra yang andal dalam BCA juga telah mengalokasikan mengombinasikan fasilitas kredit
penyediaan pembiayaan bagi cadangan kerugian penurunan nilai dengan solusi cash management
nasabah korporasi. Portofolio kredit (CKPN) yang memadai. dan mengeluarkan berbagai program
Perbankan Korporasi tumbuh 15,7% menarik, seperti program employee
secara tahunan atau meningkat Pada Desember 2024, rasio Loan benefit payroll, program taktikal
Rp57,9 triliun menjadi Rp426,8 at Risk (LAR) korporasi membaik kartu kredit, dan kerja sama QRIS.
triliun. Pertumbuhan yang solid ini dari 5,6% menjadi 4,3%. Rasio Non
berasal dari peningkatan fasilitas Performing Loan (NPL) juga tetap KREDIT SINDIKASI
Kredit Investasi dan Installment Loan terjaga pada level 1,5%, turun 0,4% UNTUK MENDUKUNG
sebesar Rp48,9 triliun. Iklim investasi dibandingkan posisi Desember 2023 PENGEMBANGAN
yang membaik dan meningkatnya yang sebesar 1,9% INFRASTRUKTUR
permintaan kredit dari berbagai
sektor, seperti energi dan pembangkit MEMPERKUAT TRANSAKSI Sebagai bentuk dukungan terhadap
tenaga listrik, infrastruktur sarana NASABAH KORPORASI pengembangan infrastruktur
angkutan, dan batubara secara Indonesia, BCA berpartisipasi
signifikan mendorong pertumbuhan Nasabah korporasi memegang menyalurkan kredit sindikasi
kredit periode ini. peranan penting dalam ekosistem untuk pembiayaan refinancing,
value chain. Transaksi nasabah akuisisi, dan pengembangan
MENJAGA KUALITAS KREDIT korporasi merupakan kunci dari bisnis bisnis di berbagai sektor seperti
perbankan transaksi BCA. Kapabilitas jalan tol, pertambangan, bahan
BCA secara konsisten menerapkan digital BCA dalam pengelolaan kimia, polywood, telekomunikasi,
praktik manajemen risiko kredit yang collection dan payment menjadi pengolahan air, dan energi. BCA telah
prudent, termasuk meminimalkan fundamental dalam memperkuat berpartisipasi menyalurkan kredit
risiko konsentrasi melalui diversifikasi likuiditas dan mendorong sindikasi sebesar Rp41,4 triliun dari
kredit ke berbagai sektor, menjajaki pertumbuhan CASA. Melalui total kredit sindikasi sebesar Rp142,1
sektor-sektor baru yang potensial, pemanfaatan kapabilitas digital dan triliun yang ada. Atas peran sebagai
serta memilih debitur berkualitas yang pendalaman relationship dengan arranger, underwriter, participant,
memiliki rekam jejak baik. Pendekatan nasabah, BCA terus mendorong dan agen, BCA berhasil membukukan
ini bertujuan untuk menjaga kualitas penggunaan layanan perbankan fee-based income sebesar Rp569,6
kredit bahkan saat terjadi disrupsi di transaksi BCA dalam ekosistem miliar.
sektor tertentu. nasabah korporasi sehingga
meningkatkan CASA dan fee-based
income bank.
124 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 127
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
RENCANA DI MASA DEPAN Perbankan Korporasi akan terus menjaga rasio LAR
dan tingkat kecukupan likuiditas serta meningkatkan
Perbankan Korporasi akan tetap fokus pada beberapa pertumbuhan kredit melalui berbagai program kredit
sektor industri yang potensial seperti sektor kesehatan, dan refinancing yang kompetitif. Melalui pendalaman
transportasi & logistik, e-commerce, bahan bangunan, dan hubungan dengan nasabah korporasi, diharapkan BCA
Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). dapat memperkuat value proposition perusahaan sebagai
mitra perbankan andalan bagi nasabah korporasi beserta
Digitalisasi dan pemanfaatan data seperti pengembangan ekosistemnya.
platform digital ke dalam ekosistem nasabah dan industri
terus dilakukan untuk mendukung upaya BCA dalam
membina hubungan yang erat dan mendalam dengan
nasabah. MyBCA Bisnis (MBB) yang merupakan versi
terkini untuk layanan internet banking bisnis, menawarkan
customized feature, baik yang bersifat otomatis maupun
semi-otomatis, untuk memberikan layanan transaksi sesuai
dengan kebutuhan nasabah korporasi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 125
Page 128
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Komersial &
Usaha Kecil Menengah (UKM)
Portofolio Kredit
Komersial & UKM
BCA menawarkan solusi yang Rp
bernilai tambah bagi nasabah
Komersial dan UKM untuk 261,7 triliun
mendukung pertumbuhan serta
meningkatkan pengalaman Pertumbuhan Kredit
perbankan nasabah Komersial & UKM (YoY)
11,6 %
126 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 129
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada tahun 2024, kami terus Sebagai bentuk dukungan terhadap FOKUS PADA CUSTOMER
meningkatkan bisnis Komersial dan program pemerintah dalam ENGAGEMENT
UKM yang didukung oleh pertumbuhan pembinaan dan pembiayaan UMKM,
kredit berkualitas dan layanan cash BCA menjalin kemitraan dengan BCA berkomitmen untuk memberikan
management dari hasil pendalaman berbagai lembaga keuangan dan solusi perbankan yang bernilai tambah
relasi dengan nasabah. Berbagai non-keuangan, seperti Kedutaan sekaligus meningkatkan pengalaman
program dan rencana kerja dilakukan Besar Republik Indonesia (KBRI), nasabah melalui pengadaan berbagai
untuk mendukung pertumbuhan Kementerian Agama, Kementerian kegiatan. Salah satu kegiatan tahunan
kredit Komersial dan UKM, di Perdagangan, Kementerian BCA yang diselenggarakan di tahun
antaranya mengoptimalkan analisis Koperasi dan UKM, Kementerian 2024 adalah BCA UMKM Fest, yang
berbasis data untuk mengidentifikasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berlangsung secara hybrid melalui
peluang bisnis, penyempurnaan fintech, serta lembaga lainnya yang platform Blibli dan Grab (online) serta
proses dan infrastruktur kredit, serta memiliki keahlian, kompetensi, di Mal Kota Kasablanka (offline).
peningkatan kompetensi sumber dan infrastruktur di bidang UMKM. Sebanyak 1.579 UMKM binaan
daya manusia. Sebagai hasilnya, total Kami juga mendorong inisiatif berbagai lembaga (Bank Indonesia,
fasilitas kredit Perbankan Komersial pemberdayaan perempuan dan Kementerian, BCA, dan komunitas)
dan UKM tumbuh sebesar 10,8% taksonomi hijau dalam rangka berpartisipasi dengan produk yang
menjadi Rp438,7 triliun, sementara mendukung program ESG dengan ditawarkan antara lain: makanan dan
outstanding kredit tumbuh sebesar menawarkan Kredit Multiguna Usaha minuman, produk kesehatan dan
11,6% menjadi Rp261,7 triliun, dengan (KMU) dengan suku bunga khusus bagi kecantikan, pakaian, kesenian, dan
utilisasi kredit sebesar 60%. pengusaha UMKM perorangan wanita kerajinan tangan. Melalui program
atau badan usaha yang pengurus Bangga Lokal, BCA turut mendukung
PERTUMBUHAN KREDIT atau pemegang sahamnya adalah dan memperkenalkan produk lokal
YANG BERKUALITAS perempuan. ke pasar domestik dan internasional.
Selain itu BCA, juga melakukan sesi
BCA selalu mengedepankan prinsip Bentuk dukungan BCA tercermin business matching untuk membantu
kehati-hatian dalam penyaluran dari Rasio Pembiayaan Inklusif UMKM memasarkan produk mereka.
kredit dengan mempertimbangkan Makroprudensial (RPIM) yang UMKM Fest juga mengadakan
prospek usaha, kebutuhan, dan mencapai 21,5% pada Desember pelatihan melalui webinar dengan
skala usaha nasabah. Penguatan 2024. Mayoritas pencapaian RPIM topik-topik yang berkaitan dengan
infrastruktur pendukung kredit juga dikontribusi melalui pembiayaan pengembangan bisnis UMKM, yang
terus kami lakukan guna mendukung langsung dan rantai pasok, selebihnya dihadiri oleh lebih dari 1.500 peserta.
pertumbuhan kredit yang berkualitas. melalui pembiayaan Lembaga Jasa
Agar proses kredit lebih efisien, kami Keuangan, Badan Layanan Usaha
memperluas cakupan sentra UMKM dan Badan Usaha, serta pembiayaan
ke 8 kota baru, sehingga secara total melalui Surat Berharga Pembiayaan
meliputi 56 kota pada tahun 2024. Inklusif (SBPI).
Beragam produk dan program Untuk menjaga kualitas portofolio
pembiayaan telah dikembangkan, kredit, kami melakukan pemantauan
seperti Kredit Multiguna Usaha (KMU), berkala, terutama pada kredit yang
Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Kredit direstrukturisasi. Pada tahun 2024,
Kemitraan, yang ditawarkan dengan total kredit yang direstrukturisasi
skema jangka waktu tertentu dan untuk segmen Komersial dan UKM
suku bunga yang kompetitif. Produk- membaik dari Rp14,0 triliun menjadi
produk tersebut dikembangkan Rp10,1 triliun, atau sebesar 3,9%
dengan pendekatan value chain, dari total kredit Komersial dan UKM.
yang berfokus pada komunitas dan Loan at Risk (LAR) juga mencatatkan
sektor usaha yang prospektif. perbaikan secara signifikan, turun
dari 7,8% menjadi 5,9%, dengan rasio
NPL sebesar 2,2%.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 127
Page 130
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Komersial & Usaha Kecil Menengah (UKM)
BCA bekerja sama dengan International Chamber of BCA menyediakan solusi terintegrasi untuk mengoptimalkan
Commerce (ICC) Indonesia mendukung para pelaku UMKM pengelolaan arus kas bagi nasabah organisasi. Pendekatan
untuk meningkatkan skala usaha ke pasar internasional solusi secara komprehensif pada “Payable Management,
melalui program UMKM Go Export. Program pelatihan Receivable Management, Account & Liquidity
dilaksanakan di tiga kota, yaitu Bandung, Surabaya, dan Management”, memungkinkan BCA Cash Management
Malang diikuti oleh 58 peserta UMKM. Selain itu, 32 UMKM terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2024 di ICE
BSD. Program ini berhasil meningkatkan potensi pembeli Seiring perkembangan ekosistem digital, BCA turut
hingga sepuluh kali lipat dan peluang nilai transaksi lebih menyediakan layanan Cash Management melalui Virtual
dari dua puluh kali lipat. Account Online dan Application Programming Interface
(API). Per Desember 2024, lebih dari 6.000 nasabah telah
Guna mendukung UMKM dalam pemenuhan peraturan melakukan kerja sama layanan API BCA. Sejalan dengan
pemerintah tentang kewajiban produk bersertifikasi halal, Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) yang
BCA memfasilitasi pelaku usaha UMKM binaan BCA untuk ditetapkan oleh Bank Indonesia, BCA telah melakukan
mengikuti pelatihan dan pendaftaran sertifikasi halal self- migrasi SNAP untuk Penyedia Jasa Pembayaran (PJP)
declare. Pelatihan berlangsung pada lebih dari 26 lokasi sejak tahun 2022, dan berlanjut untuk pengguna API BCA
di seluruh Indonesia, dengan melibatkan lebih dari 2.500 non PJP pada tahun 2024. BCA juga menjajaki kerja sama
UMKM dengan target penerbitan 2.000 Sertifikat Halal. strategis di bidang digital dengan berbagai IT API Gateway,
Switcher, dan Virtual Account Aggregator.
MENINGKATKAN SOLUSI MANAJEMEN KAS
Dalam rangka memperkuat penetrasi dan retensi solusi
Layanan Cash Management memfasilitasi kelancaran payroll, BCA mengembangkan beberapa program, seperti
transaksi nasabah dalam ekosistem BCA sehingga Welcoming Payroll, Loyalty Payroll, dan Payroll Executive,
mendorong pertumbuhan CASA. Per Desember 2024, yang menawarkan beragam manfaat bagi perusahaan dan
nasabah Komersial dan UKM yang menggunakan karyawannya. Salah satu benefitnya adalah fasilitas kasbon
layanan cash management meningkat 18% YoY, dengan yang memungkinkan karyawan untuk menikmati dana cair
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari segmen ini kapan saja dengan skema pembayaran penuh pada gajian
mencapai Rp276 triliun, dan CASA berkontribusi sebesar berikutnya.
90%. Selain itu, frekuensi transaksi di segmen ini telah
melampaui 3 miliar transaksi, dengan total nilai lebih dari Pada tahun 2024, BCA meluncurkan program “Gebyar Badan
Rp30.000 triliun. Usaha”, yang merupakan program undian berhadiah untuk
meningkatkan loyalitas nasabah dan mempertahankan
portofolio CASA nasabah organisasi.
128 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 131
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Selain itu, kami terus memperkuat akuisisi bisnis dalam RENCANA MASA DEPAN
ekosistem nasabah termasuk ekosistem minyak & gas,
serta memperluas kolaborasi dengan mitra strategis di BCA berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan bisnis
sektor pelayanan publik melalui pengembangan solusi yang berkelanjutan melalui berbagai inisiatif strategis,
pembayaran, dan perluasan cakupan wilayah penerimaan seperti peningkatan kapabilitas relationship manager
pembayaran. dan officer, akselerasi penetrasi kredit bagi nasabah
pengusaha, ekspansi pasar, serta pemanfaatan data
BCA secara aktif mendukung pertumbuhan pasar modal analytics untuk optimalisasi proses bisnis.
Indonesia dengan memfasilitasi pembukaan rekening
investor dengan jumlah yang cukup signifikan. Untuk Di bidang cash management, kami akan terus
melayani kebutuhan pasar modal dengan lebih baik, BCA mengembangkan ekosistem komunitas bisnis dan menjalin
mengembangkan fitur baru untuk pembukaan rekening kemitraan strategis untuk memperluas basis nasabah
investor dan berbagai fitur lainnya guna memenuhi BCA. Kami akan fokus pada penyediaan solusi yang
kebutuhan investor pasar modal. dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan nasabah, serta
secara konsisten menjalankan program akuisisi dan retensi
Sebagai bagian dari proses internal, kami terus nasabah.
mengoptimalkan penggunaan Big Data Analytics
dan Intelligence Tools untuk pengambilan keputusan,
peningkatan produktivitas, identifikasi peluang bisnis,
dan personalisasi layanan nasabah. Lebih lanjut, kami
juga mengembangkan sumber daya manusia untuk
meningkatkan efektivitas solusi cash management serta
memperkuat hubungan dengan para vendor dan mitra.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 129
Page 132
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan
Individu
Portofolio Kredit Konsumer
Guna mendukung pertumbuhan dan Rp
stabilitas yang berkelanjutan, BCA
senantiasa berupaya meningkatkan 223,7 triliun
layanan dan memperkuat relasi
dengan nasabah individu melalui Pertumbuhan
analisis data perilaku, transaksi, dan Jumlah Rekening (YoY)
portofolio nasabah
8,0 %
130 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 133
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Menjalin relasi yang baik dengan BCA Young Community (BYC), guna Guna mendukung pertumbuhan
nasabah merupakan fokus utama menjaga dan mengembangkan berkelanjutan, BCA memastikan
BCA. Kepercayaan dan kesetiaan nasabah generasi kedua dan ketiga. bahwa calon nasabah kredit
nasabah merupakan faktor penting Pada tahun 2024, BCA meraih kendaraan bermotor dapat dengan
guna mendukung pertumbuhan dan penghargaan Indonesia’s Best for mudah mengakses informasi
stabilitas yang berkelanjutan. Oleh Next-Gen dari Euromoney untuk mengenai layanan dan penawaran
karena itu, BCA senantiasa berupaya inisiatif BYC. terkait kendaraan bermotor melalui
untuk meningkatkan layanan dan berbagai kanal. Saat ini, nasabah
memperkuat relasi tersebut. KREDIT KEPEMILIKAN dapat membeli asuransi kendaraan
RUMAH (KPR) dari BCA Insurance. Kolaborasi dan
Pada tahun 2024, BCA memperdalam sinergi dengan dealer penjual mobil,
engagement dengan nasabah individu Portofolio KPR tumbuh sebesar anak perusahaan, dan rekanan-
melalui analisis data mengenai 11,2% YoY menjadi Rp135,5 triliun rekanan pendukung lainnya akan
perilaku, transaksi, dan portofolio per Desember 2024. Pertumbuhan terus diperkuat guna memastikan
nasabah. Penawaran dan bundling solid ini didukung oleh kebijakan pertumbuhan di tahun-tahun
produk disesuaikan dengan profesi, pemerintah dalam mendorong sektor mendatang.
customer journeys, dan parameter properti, seperti perpanjangan
lainnya. Berbagai upaya ini berhasil kebijakan relaksasi LTV hingga KARTU KREDIT
mempertahankan dan meningkatkan 100% dan program PPN-DTP untuk
jumlah nasabah individu BCA. Hingga pembelian rumah sepanjang tahun Sebagai salah satu penyedia kartu
akhir tahun 2024, jumlah nasabah 2024. Meskipun program relaksasi kredit terkemuka di Indonesia,
individu mencapai lebih dari 32 juta, COVID-19 telah berakhir pada Maret BCA menawarkan kartu kredit
tumbuh sekitar 8% dibandingkan 2024, BCA berhasil mempertahankan dengan merek sendiri, serta
tahun 2023. Rekening yang dibuka rasio KPR bermasalah pada level 1,3%, bekerja sama dengan berbagai
secara online memberikan kontribusi melalui pengawasan yang ketat dan prinsipal internasional, seperti
60% terhadap total pembukaan pengelolaan kredit bermasalah yang Visa, Mastercard, JCB, AMEX, dan
rekening. konsisten. UnionPay. BCA juga telah membangun
kemitraan co-branding bersama
LAYANAN BCA SOLITARE Faktor utama dari pertumbuhan maskapai penerbangan terkemuka,
DAN PRIORITAS yang luar biasa adalah BCA Expo, Singapore Airlines dan platform
secara offline maupun online, e-commerce seperti BliBli dan tiket.
Nasabah High Net Worth Individual yang diselenggarakan pada bulan com.
(HNWI) dan Affluent dapat menikmati Februari dan Agustus. Antusiasme
keistimewaan khusus melalui masyarakat yang tinggi terhadap Melalui kerja sama ini, nasabah
keanggotaan BCA Solitaire dan kegiatan tersebut tercermin dari dapat menggunakan kartu kredit
Prioritas, sebagai bentuk dari upaya total pengajuan KPR yang mencapai BCA dengan aman dan nyaman
BCA untuk memberikan pengalaman Rp43,2 triliun, dari dua kegiatan di berbagai merchant di seluruh
bertransaksi terbaik. tersebut. dunia. Berbagai kerja sama juga
dilakukan melalui promosi dan
Dalam rangka menjaga hubungan Dalam jangka panjang, BCA tetap acara khusus yang bertujuan untuk
dengan nasabah, BCA Solitaire optimis dengan prospek sektor meningkatkan engagement nasabah
dan Prioritas secara konsisten properti yang masih menjanjikan. dan mendukung pertumbuhan volume
memperkuat value proposition, baik Sebagai pemimpin pasar KPR non transaksi.
dari sisi layanan perbankan maupun subsidi, BCA berkomitmen untuk
non perbankan. Sebagai bagian dari terus mengembangkan infrastruktur WEALTH MANAGEMENT
pengalaman Solitaire dan Prioritas, layanan digital dan meningkatkan
nasabah mendapatkan prioritas kemampuan data analytics untuk Pada Juli 2024, Wealth Management
dalam layanan cabang dan digital. pemasaran dan pemrosesan KPR. BCA meraih penghargaan sebagai
Nasabah Solitaire dan Prioritas juga Bank Wealth Management Terbaik
memiliki PIC Relationship dan Personal KREDIT KENDARAAN di Indonesia dari Alpha Southeast
Banker khusus, sebagai penasihat BERMOTOR Asia. Penghargaan ini merupakan
keuangan terlatih yang memberikan bukti nyata keberhasilan BCA
solusi perbankan berkualitas tinggi. Melalui kerja sama yang dalam memberikan solusi wealth
Melalui layanan unggulan ini, BCA berkesinambungan dengan berbagai management kepada nasabah melalui
meraih penghargaan Euromoney merek mobil ternama dan dealer pengembangan produk dan platform
Global Private Banking Awards 2024 di seluruh Indonesia, bisnis Kredit digital, serta berbagai kegiatan yang
sebagai Indonesia’s Best for High Net Kendaraan Bermotor BCA mencatatkan menarik. Per Desember 2024, Asset
Worth. pertumbuhan sebesar 14,8% YoY di Under Management (AUM) untuk
tahun 2024, mencapai Rp65,3 triliun. produk investasi tumbuh sebesar
Menyadari pentingnya membina Pertumbuhan tersebut didukung 35% YoY, mencapai Rp268,4 triliun.
nasabah HWNI dan Affluent di masa oleh sinergi yang dilakukan oleh anak
depan, BCA mengadakan program perusahaan BCA, yaitu BCA Finance dan
BCA Multi Finance.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 131
Page 134
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Individu
Pertumbuhan AUM tersebut didukung oleh perluasan ragam lari virtual. Melalui Runvestasi, BCA ingin meningkatkan
produk Wealth Management BCA, mulai dari investasi kesadaran nasabah akan kesehatan fisik dan finansial.
hingga asuransi. Di bidang investasi, terdapat penambahan Pada September 2024, BCA menyelenggarakan BCA
delapan reksa dana yang telah dikurasi. Selain itu, BCA juga Wealth Summit 2024 sebagai wujud komitmen BCA dalam
memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Mengusung
penilaian profil risiko secara online melalui menu “Welma” tema “Grow Prosperity Beyond Wealth”, acara ini
di aplikasi myBCA. menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri.
Bekerja sama dengan mitra asuransi AIA, BCA meluncurkan RENCANA PENGEMBANGAN DI MASA
Wealth Premier Protection, sebuah solusi dengan manfaat DEPAN
uang pertanggungan yang semakin meningkat, dirancang
khusus untuk nasabah HNWI. BCA juga memperkenalkan Pada tahun 2025, Perbankan Individu akan terus berfokus
menu “Proteksi” di aplikasi myBCA. Melalui fitur ini, pada pengembangan ekosistem nasabah. Dengan
nasabah dapat dengan mudah membeli produk asuransi menggunakan data analytics, Perbankan Individu akan
MyGuard dari BCA Life. Kemudahan akses ini diharapkan mengidentifikasi kebutuhan nasabah untuk menumbuhkan
dapat mendorong lebih banyak nasabah untuk memiliki portofolio mereka. Akuisisi nasabah berkualitas tinggi
perlindungan jiwa secara mudah dan nyaman. tetap akan menjadi strategi utama, dengan berfokus pada
segmen dan profesi tertentu.
BCA juga memperluas fasilitas kredit dengan agunan Surat
Berharga Negara (SBN) melalui penambahan pilihan dalam BCA akan terus berkolaborasi dengan anak perusahaan,
mata uang USD (INDON/INDOIS). Fasilitas ini diberikan baik dalam hal penawaran produk yang bersifat kolaboratif
untuk kredit modal kerja dan personal loan dengan agunan. maupun proses onboarding yang lebih mudah dan
penyelarasan layanan dalam myBCA. Selain itu, kolaborasi
BCA mendorong perluasan literasi dan inklusi keuangan dengan berbagai pihak ketiga akan terus diperkuat untuk
ke seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai inisiatif. menciptakan produk, program dan layanan yang sesuai
Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain dengan preferensi segmen nasabah. BCA juga akan terus
‘Wealth Management Goes to Campus’ yang ditujukan mengembangkan sistem pengelolaan relasi nasabah guna
bagi generasi muda dan mahasiswa untuk mempromosikan meningkatkan efisiensi dan pengalaman layanan nasabah,
pengelolaan keuangan, serta ‘Runvestasi’, kegiatan sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan dan
memperkuat kepercayaan nasabah Perbankan Individu.
132 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 135
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tinjauan Bisnis
Perbankan Tresuri
dan Internasional
Dana Investasi yang Dikelola
Tresuri (Portofolio Tresuri)
Nasabah BCA dapat mengakses Rp
solusi Tresuri BCA yang
komprehensif, serta produk dan 372,6 triliun
layanan perbankan internasional
yang selaras dengan tren Komposisi terhadap
total aset
keuangan global
25,7 %
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 133
Page 136
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Perbankan Tresuri dan Internasional
PERBANKAN TRESURI perbankan internasional komprehensif kami mencakup
pengiriman uang lintas negara, trade finance, serta layanan
Perbankan Tresuri BCA senantiasa mengedepankan lainnya untuk nasabah bank dan lembaga keuangan.
pengelolaan likuiditas yang optimal dengan menjaga
keseimbangan antara imbal hasil dan risiko dalam menjajaki TRADE FINANCE
peluang investasi. BCA mengelola aset tresuri sebesar
Rp372,6 triliun, yang mewakili 25,7% dari total aset BCA. Di tengah meningkatnya mobilitas nasabah dan
perkembangan teknologi, BCA merespon tantangan
Selain mengelola likuiditas, Perbankan Tresuri BCA juga tersebut dengan meningkatkan efisiensi layanannya,
menawarkan berbagai solusi untuk memenuhi kebutuhan termasuk layanan trade finance. Untuk memenuhi
finansial nasabah perorangan, korporasi, dan institusi kebutuhan nasabah akan transaksi perdagangan yang
keuangan, yang mencakup layanan transaksi valuta asing, cepat, BCA menyediakan layanan trade finance yang
pasar modal, pasar uang, dan layanan kustodian. lebih mudah dan cepat, baik untuk perdagangan domestik
maupun internasional.
MANAJEMEN LIKUIDITAS
Layanan trade finance terus ditingkatkan melalui
Pada tahun 2024, BCA ditetapkan sebagai Dealer Utama penggunaan Client Trade, sebuah platform elektronik yang
oleh Bank Indonesia (BI) untuk mendukung pelaksanaan menyediakan proses pengajuan Letter of Credit (LC) dan
operasi moneter dan pengembangan pasar uang dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dengan
valuta asing. lebih mudah, cepat, dan aman.
Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, BCA berhasil REMITTANCE
mempertahankan posisi likuiditas yang sangat memadai.
Secara umum, kami mengalokasikan kelebihan likuiditas Seiring dengan peran digitalisasi dalam memacu
pada instrumen keuangan dengan tingkat imbal hasil yang pertumbuhan ekonomi global melalui efisiensi dan inovasi,
optimal dan risiko terukur, seperti instrumen BI, obligasi kami secara berkelanjutan mengoptimalkan layanan
pemerintah dan obligasi korporasi pilihan. digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah organisasi
dan perorangan yang semakin dinamis. Upaya kami
SOLUSI PERBANKAN TRESURI membuahkan hasil yang positif, dimana transaksi remitansi
melalui e-channel mencapai 39%.
Perbankan Tresuri BCA menyediakan solusi komprehensif
bagi nasabah, mulai dari solusi lindung nilai hingga investasi Sebagai pemain utama layanan remitansi dengan pangsa
alternatif. Beragam solusi tersebut mencakup produk valuta pasar lebih dari 20%, BCA secara konsisten mendukung
asing (FX) seperti kontrak spot, forward, dan swap, serta pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi
interest rate swap dan cross-currency swap. BCA juga melalui transaksi mata uang lokal atau Local Currency
menawarkan produk option seperti call spread option dan Transaction (LCT). Kami telah memfasilitasi transaksi
FX option. Nasabah juga dapat mengakses produk swap- perdagangan internasional menggunakan mata uang lokal
linked deposits, domestic non-deliverable forward (DNDF), negara Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok dengan
BI FX Term Deposit, Deposito Berjangka Money Market peningkatan 31%.
dan obligasi. Selain itu, BCA juga memfasilitasi layanan
Local Currency Transaction (LCT) untuk memudahkan BCA juga berupaya menjadi pilihan utama nasabah dengan
pembayaran lintas negara. terus meningkatkan layanan pembayaran valuta asing,
dengan fokus pada pengembangan fitur remittance melalui
Perbankan Tresuri BCA telah memperluas layanannya e-channel.
dengan menyediakan jasa kustodian untuk beragam aset,
seperti saham, obligasi pemerintah dan korporasi, deposito, LEMBAGA KEUANGAN
reksadana, dan kontrak pengelolaan dana baik dalam mata
uang Rupiah maupun mata uang asing. Kustodian BCA BCA terus memperkuat hubungan dengan bank
mengelola aset sebesar Rp432 triliun, meningkat 21% YoY, koresponden di seluruh dunia dengan tetap menerapkan
dengan lebih dari 380.000 rekening efek yang terdaftar. prinsip Know Your Customer (KYC) dan kebijakan Anti-
Money Laundering (AML) yang solid. Sehingga, kami dapat
PERBANKAN INTERNASIONAL beradaptasi dengan kondisi politik dan ekonomi global
yang dinamis, yang secara langsung maupun tidak langsung
BCA senantiasa berupaya mengembangkan produk dan mempengaruhi sektor perbankan.
layanan perbankan internasional yang selaras dengan tren
keuangan global dan bernilai tambah bagi nasabah. Layanan
134 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 137
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Selain itu, BCA juga memperluas hubungan bisnis dengan Layanan trade finance dan guarantees merupakan hasil
mitra Non-Bank Financial Institutions (NBFI) internasional dari hubungan baik dan kepercayaan antara BCA dan bank
maupun domestik. Dalam kerja sama ini, kami menyediakan koresponden. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi global
solusi perbankan sesuai kebutuhan NBFI yang bergerak di dan peningkatan fokus pada inisiatif strategis Indonesia
berbagai sektor keuangan, seperti fintech, money transfer seperti ibu kota baru IKN (Ibu Kota Nusantara), Kawasan
operator, penyedia jasa remitansi untuk pekerja migran Industri Morowali, dan proyek-proyek infrastruktur besar
Indonesia, bisnis pembayaran, dan NBFI domestik. lainnya, BCA menawarkan layanan bagi nasabah yang
membutuhkan trade finance dan bank garansi untuk
Dalam rangka beradaptasi dengan perkembangan transaksi perdagangan domestik dan internasional.
digitalisasi layanan perbankan, BCA terus menyempurnakan
aplikasi API FIRE yang telah terkoneksi real-time dengan BCA juga menawarkan layanan perbankan lokal
BI FAST untuk memberikan solusi remitansi secara cepat, dalam bentuk SBLC (Standby LC) dan bank
aman, dan fleksibel baik bagi penyedia jasa remitansi garansi kepada nasabah bank koresponden yang
maupun mitra NBFI lainnya. memiliki investasi atau ekspansi bisnis di Indonesia.
Kami juga secara aktif mendukung program LCT pemerintah PENGEMBANGAN DI MASA DEPAN
di negara-negara, seperti Malaysia, Thailand, Jepang,
dan Tiongkok. Sementara itu, kami juga mempersiapkan Seiring dengan perkembangan pasar, Perbankan Tresuri
dukungan ekspansi LCT ke negara-negara lain dengan dan Internasional akan terus memberikan layanan
memanfaatkan jaringan bank koresponden yang dimiliki. keuangan yang unggul melalui beragam produk dan solusi
Layanan pembayaran QR Cross Border BCA telah berjalan inovatif untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan
di Thailand dan Malaysia, dan baru saja diluncurkan di memanfaatkan kemajuan teknologi.
Singapura. QR Cross Border memiliki fitur konversi nilai
tukar secara real-time serta menawarkan pengalaman Dengan mengoptimalkan saluran digital dan
pembayaran secara cepat dan seamless, dan diharapkan menyederhanakan proses, kami senantiasa berupaya
dapat mendukung pertumbuhan ekonomi negara-negara untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi guna
yang berpartisipasi. memastikan kepuasan nasabah.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 135
Page 138
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Pendukung Bisnis Manajemen Risiko Dalam menghadapi lingkungan bisnis perbankan yang dinamis, implementasi manajemen risiko menjadi fondasi yang penting bagi Bank dalam rangka menjaga stabilitas, melindungi kepentingan nasabah, dan patuh pada regulasi yang berlaku 136 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 139
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA menerapkan kebijakan yang mengacu pada SEOJK No. Lebih lanjut, BCA juga melakukan
manajemen risiko dengan mengacu 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 stress test secara berkala, dalam
pada ketentuan yang berlaku serta April 2020 tentang Perhitungan rangka mengukur dampak perubahan
international best practice. Di Aset Tertimbang Menurut Risiko faktor makroekonomi terhadap
samping itu, BCA juga senantiasa untuk Risiko Operasional dengan kondisi permodalan, likuiditas, kualitas
meningkatkan risk awareness Menggunakan Pendekatan aset, dan laba Bank. Hasil stress test
melalui pelatihan manajemen risiko Standar bagi Bank Umum secara umum menunjukkan bahwa
bagi seluruh unit kerja agar memiliki • Menyempurnakan penerapan BCA memiliki posisi permodalan
pemahaman yang kuat tentang risiko manajemen risiko terkait dan likuiditas yang solid dalam
dan peran dalam pengelolaan risiko. keamanan siber maupun mengantisipasi estimasi kerugian dari
teknologi informasi yang potensi risiko yang dihadapi dalam
FOKUS MANAJEMEN RISIKO mengacu pada ketentuan berbagai skenario yang memburuk.
TAHUN 2024 regulator dan standar nasional/ Di samping itu, BCA memperhatikan
internasional, di antaranya besarnya risiko dan tren yang tampak
Dalam menjalankan strategi mencakup penyesuaian dari Laporan Profil Risiko Bank serta
dan kegiatan bisnis, BCA terus struktur organisasi, kebijakan faktor-faktor yang mendukung
mengedepankan prinsip kehati- dan prosedur serta tools yang dalam analisa kecukupan modal
hatian melalui penerapan kaidah digunakan dalam mengelola untuk menentukan model bisnis dan
manajemen risiko yang baik dengan risiko. interaksi dengan profil risiko secara
tetap memenuhi ketentuan yang • Menyesuaikan kebijakan dan keseluruhan.
berlaku, serta mempertimbangkan prosedur terkait pemenuhan
perkembangan lingkungan bisnis. UU No. 27 tahun 2022 tanggal Kualitas Kredit
Sepanjang tahun 2024, penerapan 17 Oktober 2022 tentang BCA secara konsisten menerapkan
sistem manajemen risiko BCA Pelindungan Data Pribadi dan ISO disiplin manajemen risiko yang ketat
berfokus pada beberapa aktivitas 27701, serta kebijakan mengenai dalam pengelolaan portofolio kredit.
utama, meliputi: pengamanan informasi yang Upaya ini tercermin dari kinerja
• Secara rutin dan proaktif mengacu pada ISO 27001 rasio kredit bermasalah atau Non-
melakukan monitoring melalui penerbitan kebijakan Performing Loan (NPL) sebesar 1,8%
perkembangan debitur-debitur pelindungan data pribadi, per Desember 2024. Kredit
yang sebelumnya mendapatkan termasuk memastikan penerapan restrukturisasi mengalami
restrukturisasi COVID-19. dan melakukan sosialisasi terkait penurunan sebesar 1,9% menjadi
• Mengkinikan ketentuan dan pelindungan data pribadi. 3,2%, dibandingkan dengan
prosedur untuk kredit Korporasi, • Mengimplementasikan sistem tahun sebelumnya, seiring dengan
Komersial, SME, Konsumen, dan metodologi perhitungan membaiknya kondisi ekonomi dan
dan Kartu Kredit, serta Kredit ATMR Risiko Pasar untuk peningkatan aktivitas bisnis debitur.
Antarbank. perhitungan rasio Kewajiban Hal ini juga tercermin pada penurunan
• Mengembangkan aplikasi Penyediaan Modal Minimum rasio Loan at Risk (LAR) 161 bps menjadi
Integrated Risk Management (KPMM) sesuai dengan SEOJK 5,3% dari total kredit pada akhir
Information System (IRMIS) No.23/SEOJK.03/2022 tanggal tahun 2024.
untuk mendukung penyusunan 7 Desember 2022 tentang
laporan profil risiko BCA, Perhitungan Aset Tertimbang Untuk mengantisipasi potensi risiko
risiko terintegrasi, dan laporan Menurut Risiko untuk Risiko kredit, BCA telah membentuk
kecukupan permodalan Pasar yang akan efektif cadangan kerugian penurunan nilai
terintegrasi. diimplementasikan pada (CKPN) atas aset kredit sebesar
• Menerapkan SEOJK No. 24/ Januari 2024. Laporan uji coba Rp2,0 triliun sepanjang tahun 2024.
SEOJK.03/2021 tanggal perhitungan ATMR Risiko Pasar Dengan demikian, total CKPN tercatat
7 Oktober 2021 tentang sudah disampaikan kepada sebesar Rp34,5 triliun dan dinilai
Perhitungan Aset Tertimbang regulator. telah memadai untuk mengantisipasi
Menurut Risiko untuk Risiko • Melakukan kajian risiko pasar potensi risiko kredit macet di masa
Kredit dengan Menggunakan atas implikasi dari transisi mendatang.
Pendekatan Standar Bagi Bank penggunaan LIBOR menjadi
Umum yang menggantikan suku bunga referensi alternatif BCA terus melakukan monitoring
SEOJK No. 42/SEOJK.03/2016. (ARRs), serta menyiapkan sistem risiko konsentrasi kredit termasuk
• Menerapkan Pendekatan untuk mengakomodasi transaksi penggunaan limit kredit dan kualitas
Standar dalam perhitungan derivatif yang menggunakan portofolionya, serta melakukan
Aset Tertimbang Menurut Risiko suku bunga referensi alternatif. evaluasi sektor industri dengan
(ATMR) untuk risiko operasional pertimbangan prospek/kinerja usaha
dan penetapan limit untuk pembiayaan
tertentu yang disesuaikan dengan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 137
Page 140
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
tingkat risiko. Selain itu, BCA juga menerapkan Early BCA senantiasa memantau transaksi-transaksi valuta asing
Warning System (EWS) dalam rangka mendeteksi potensi agar sesuai dengan ketentuan dan kebijakan internal Bank
debitur bermasalah, untuk dilakukan langkah-langkah maupun maupun ketentuan regulator (OJK/BI). Transaksi-
mitigasi selanjutnya dilakukan langkah-langkah mitigasi transaksi yang diproses melalui cabang dipantau, dicatat,
guna meminimalkan risiko kredit bermasalah. dan dilaporkan kepada Divisi Tresuri sebagai pengelola
keseluruhan transaksi valuta asing. Setiap cabang
Likuiditas diharuskan untuk menutup risiko nilai tukar valuta asing pada
BCA berkomitmen untuk menjaga posisi likuiditas yang akhir hari kerja sesuai dengan batas toleransi yang diberikan.
memadai sekaligus memantau keseimbangan antara
kewajiban jangka pendek dengan ketersediaan dana jangka Risiko Operasional
pendek yang dimiliki. BCA juga memastikan kecukupan BCA menerapkan perhitungan Aset Tertimbang Menurut
dana pada penempatan dana jangka pendek yang likuid dan Risiko (ATMR) risiko operasional menggunakan Pendekatan
berisiko rendah, terutama pada penempatan surat berharga Standar mengacu pada SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020
yang diterbitkan Bank Indonesia yang secara relatif bebas dan menyampaikan Laporan Perhitungan Aset Tertimbang
risiko. Menurut Risiko untuk Risiko Operasional Menggunakan
Pendekatan Standar, dan Laporan Penerapan Manajemen
Loan to Deposit Ratio (LDR) BCA pada Desember 2024 Risiko untuk Risiko Operasional kepada regulator.
tercatat sebesar 78,4%. Sementara itu, Liquidity Coverage
Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) tetap solid, Kualitas data kejadian risiko operasional sangat krusial
masing-masing pada posisi 323,0% dan 155,9%. dalam menentukan kebutuhan modal risiko operasional yang
memadai. Oleh karena itu, BCA secara rutin mengevaluasi
Posisi Permodalan mekanisme dalam proses identifikasi, pengumpulan, dan
BCA selalu menjaga kondisi permodalan yang memadai pengelolaan data kerugian risiko operasional dengan
guna mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan Anak mengacu kepada ketentuan/manual Aplikasi Operational
Perusahaan yang berkelanjutan. Pada Desember 2024, Risk Management Information System (ORMIS) – Loss Event
Capital Adequacy Ratio (CAR) BCA secara konsolidasi Database (LED), serta secara rutin melakukan mengadakan
sebesar 29,1%. Kebutuhan permodalan Bank dipenuhi dari sosialisasi kepada unit kerja terkait.
pertumbuhan modal secara organik yang didukung oleh
profitabilitas yang sehat. Selain itu, dalam mengantisipasi risiko terkait
penyelenggaraan teknologi informasi termasuk di dalamnya
Sesuai dengan POJK No.14/POJK.03/2017 tentang Rencana risiko keamanan siber, BCA telah memiliki struktur organisasi
Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik, BCA telah: Information Security Group (ISG) sebagai lini pertama,
• Menerbitkan obligasi subordinasi sebesar Rp500 Cyber Security Risk Management (CBR) sebagai lini kedua,
miliar pada tahun 2018 untuk memenuhi kewajiban dan Divisi Audit Internal (DAI) sebagai lini ketiga dalam
penerbitan surat utang yang memiliki karakteristik menjalankan fungsi manajemen risiko terkait keamanan
modal. siber. Beberapa kebijakan yang dimiliki BCA terkait
• Menyusun dan menyampaikan Dokumen Rencana Aksi teknologi informasi, antara lain:
(Recovery Plan) untuk pertama kalinya pada tahun • Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan
2017 dan secara rutin setiap tahunnya (2018 s.d 2024) Teknologi Informasi
menyampaikan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery • Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi
Plan) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). • Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber
• Ketentuan terkait perlindungan terhadap aset
Selain itu, selaras dengan Peraturan LPS No.1 Tahun 2021 informasi, yaitu Kebijakan Pengamanan Informasi,
tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum, BCA juga telah Manual Data Loss Prevention, dan Panduan Bring Your
menyampaikan Rencana Resolusi (Resolution Plan) kepada Own Device (BYOD)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk pertama kalinya • Disaster Recovery Plan
pada tahun 2022 dan dilakukan pembaruan kembali pada
tahun 2024. Dalam pemenuhan UU No. 27 tahun 2022 tanggal 17 Oktober
2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, BCA memiliki unit
Risiko Nilai Tukar yang mengoordinasikan Pejabat Pelindung Data Pribadi
Di tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap valuta asing sesuai dengan ketentuan regulator, serta melakukan
akibat tekanan ekonomi global, BCA mengelola risiko terkait penyesuaian kebijakan dan prosedur.
eksposur valuta asing dengan menjaga rasio Posisi Devisa
Neto (PDN) secara konservatif. Pada Desember 2024, PDN
BCA tercatat sebesar 0,3%, jauh di bawah batas maksimum
sebesar 20% yang diterapkan oleh regulator.
138 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 141
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PENGENDALIAN INTERNAL - Menjaga komunikasi yang konstruktif dan secara
aktif memberikan saran kepada Direksi dalam
BCA mengimplementasikan mekanisme pengawasan yang menentukan langkah-langkah strategis yang perlu
ditetapkan oleh manajemen secara berkesinambungan (on dijalankan.
going basis) yang disesuaikan dengan tujuan, ukuran, dan • Direksi
kompleksitas kegiatan usaha BCA dengan berpedoman - Dibantu oleh ALCO, Credit Policy Committee,
pada persyaratan dan tata cara sebagaimana ditetapkan Credit Committee, RMC, Information Technology
oleh regulator. Steering Committee, Employee Relation
Committee, dan IRMC.
Tujuan Penerapan Sistem Pengendalian Internal - Secara aktif melakukan diskusi, memberikan
Tujuan BCA menerapkan sistem pengendalian internal yang masukan serta memantau kondisi internal dan
efektif antara lain untuk memastikan: eksternal yang secara langsung maupun tidak
1. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan langsung mempengaruhi strategi bisnis BCA.
serta kebijakan/ketentuan internal.
2. Kelengkapan, akurasi, efisiensi, dan ketepatan waktu I.B. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen
penyediaan informasi keuangan dan manajemen. Risiko, serta Penetapan Limit Risiko
3. Efektivitas dan efisiensi kegiatan operasional. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta
4. Efektivitas budaya risiko secara menyeluruh. penetapan limit risiko antara lain terlihat dari:
1. Struktur organisasi formal yang memadai untuk
HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO BCA DAN mendukung penerapan manajemen risiko dan
ENTITAS ANAK pengendalian internal yang baik, antara lain DAI, MRK,
DCP, POL, RMC, dan IRMC.
Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-asessment), 2. Kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko telah
peringkat profil risiko BCA secara individu maupun didokumentasikan serta dikaji ulang dan dikinikan
secara terintegrasi dengan entitas anak pada tahun 2024 secara berkala.
adalah “low to moderate”. Peringkat profil risiko tersebut 3. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang berisi arah
merupakan hasil penilaian dari peringkat risiko inheren “low kebijakan pengelolaan risiko dan strategi BCA secara
to moderate” dan peringkat kualitas penerapan manajemen keseluruhan, serta disusun sesuai dengan visi, misi,
risiko “satisfactory.” strategi bisnis, kecukupan permodalan, kemampuan
sumber daya manusia, dan risk appetite BCA. RBB
PENGUNGKAPAN MANAJEMEN RISIKO dikaji ulang secara berkala dan disesuaikan dengan
perkembangan/perubahan internal maupun eksternal
Pengungkapan prinsip-prinsip manajemen risiko dan yang terjadi.
eksposur risiko, termasuk permodalan BCA, mengacu
kepada Surat Edaran OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 I.C. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Juni 2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta
Umum Konvensional. Sistem Informasi Manajemen Risiko
Pelaksanaan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
I. Penerapan Manajemen Risiko BCA pengendalian risiko sebagai bagian dari proses penerapan
BCA telah menerapkan manajemen risiko dengan mengacu manajemen risiko secara memadai, antara lain terlihat dari:
pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 1. Memantau eksposur risiko secara berkala dan
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum berkesinambungan dengan membandingkan risiko
sebagai berikut: aktual dengan limit risiko yang telah ditetapkan untuk
memastikan eksposur risiko tetap terjaga sesuai
I.A. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi dengan batasan toleransi risiko Bank.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab 2. Menyampaikan laporan antara lain Laporan Profil
atas efektivitas penerapan manajemen risiko di BCA. Risiko, Laporan Profil Risiko Terintegrasi, Laporan
Pelaksanaan pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Portofolio Kredit dan Laporan Pencapaian Rencana
Direksi mengacu pada tugas dan tanggung jawab Kerja Perusahaan, kepada Direksi secara rutin, akurat,
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, peraturan dan tepat waktu.
perundang-undangan, serta peraturan internal dan
eksternal yang berlaku. Selain itu, pelaksanaan pengawasan I.D. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh
antara lain dilakukan oleh: Sistem pengendalian internal yang diterapkan oleh BCA
• Dewan Komisaris terdiri dari 5 (lima) komponen utama sejalan dengan Internal
- Dibantu oleh Audit Committee, Risk Oversight Control Integrated Framework yang dikembangkan oleh The
Committee, Remuneration & Nomination Committee of Sponsoring Organization of the Treadway
Committee, serta Integrated Corporate Commission (COSO), yang meliputi:
Governance Committee.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 139
Page 142
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
1. Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Dalam rangka mendukung penerapan sistem pengendalian
Pengendalian (Management Oversight and Control internal, BCA memiliki pedoman standar sistem
Culture). pengendalian internal dan kebijakan manajemen risiko yang
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk Recognition and mencakup kejelasan tanggung jawab, pemisahan fungsi,
Assessment). prosedur penetapan limit, dan lainnya. BCA mendorong
3. Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control terciptanya budaya sadar risiko (risk awareness culture)
Activities and Segregation of Duties). dan kepatuhan terhadap kebijakan dan ketentuan regulator
4. Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi (Accountancy, yang berlaku. Pemantauan penerapan kebijakan serta
Information, and Communication). panduan manajemen risiko dilakukan oleh Risk Management
5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi Division (MRK) dan Divisi Compliance (DCP) yang berfungsi
Penyimpangan/Kelemahan (Monitoring Activities and sebagai second line roles.
Correcting Deficiencies).
BCA juga telah membangun sistem pengendalian internal
Melalui three lines model, penerapan sistem pengendalian yang menyeluruh guna mendukung penerapan manajemen
internal dan pengelolaan risiko BCA melibatkan semua risiko terintegrasi, yaitu dengan memastikan:
tingkatan di dalam struktur organisasi, dengan pengawasan • Dipatuhinya kebijakan atau ketentuan internal serta
(oversight) yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
• Tersedianya informasi keuangan dan manajemen yang
lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu.
• Efektivitas budaya risiko (risk culture) pada organisasi
konglomerasi keuangan secara menyeluruh.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DIREKSI DEWAN KOMISARIS
Asset & Liability Komite
Committee Remunerasi dan
PRESIDEN DIREKTUR Nominasi
Credit Policy
Comittee Komite
Pemantau
Risiko
Credit
Committee Audit Anti
Komite
Internal*) Fraud Tata Kelola
Risk Terintegrasi
Management
Committee
Komite
Audit
Information
Technology
Steering
Committee
garis pelaporan/
Komite tanggung jawab
Pertimbangan WAKIL PRESIDEN DIREKTUR WAKIL PRESIDEN DIREKTUR
Kasus (IT & DIGITAL BANKING) (BUSINESS BANKING & OPERATION) garis pengawasan
Kepegawaian
garis komunikasi dan
Integrated Risk penyampaian informasi
Management DIREKTUR DIREKTUR
Committee DIREKTUR
KREDIT & KEPATUHAN & SUMBER MANAJEMEN RISIKO2) garis koordinasi
HUKUM DAYA MANUSIA2)
1. Melakukan pemantauan
pelaksanaan fungsi audit
internal/manajemen
EXECUTIVE VICE Risk risiko/kepatuhan pada
PRESIDENT Management1) Entitas Anak dalam
ENTITAS
ANAK rangka penetapan
Credit Risk tata kelola terintegrasi
Analysis dan menajemen risiko
Central Capital terintegrasi.
Ventura 2. Direktur Kepatuhan
Enterprise Operational Business & Manajemen Risiko
Credit Risk Market Risk Cyber Security
Bank Digital Risk Risk Continuity & Crisis melakukan fungsi
Management Management Risk Management
BCA Credit Management Management Management pemantauan risiko
Recovery Perusahaan Anak dalam
BCA Sekuritas rangka manajemen risiko
terintegrasi.
Legal
BCA Finance Ltd.
Hong Kong
BCA Syariah
Asuransi
Umum BCA
Asuransi Jiwa
BCA
BCA Finance
140 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 143
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TINJAUAN EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN Penerapan Basel
RISIKO BANK Bank terus mempersiapkan diri dalam penerapan Basel di
Indonesia dan turut berpartisipasi mendukung persiapan
Dewan Komisaris dan Direksi BCA melaksanakan evaluasi penerapan Basel III, baik dari segi permodalan dan likuiditas,
terhadap efektivitas sistem manajemen risiko di Bank antara lain melalui Quantitative Impact Study (QIS). BCA
dibantu oleh komite-komite di bawahnya. Komite-komite berpartisipasi dalam pelaksanaan QIS untuk Risiko Pasar dan
tersebut mengadakan pertemuan secara berkala untuk Risiko Operasional.
membahas dan memberikan masukan dan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Risk Appetite
Bank mendefinisikan risk appetite sebagai tingkat
Bank juga melakukan evaluasi secara berkala terhadap: dan jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam
• Kebijakan serta metodologi yang digunakan dalam rangka mencapai sasaran bisnis Bank. Risk appetite yang
penilaian berbagai jenis risiko ditetapkan oleh BCA tercermin dalam strategi dan sasaran
• Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit bisnis Bank.
• Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko Stress Test
• Efektivitas sistem pengendalian internal yang BCA secara berkala dan berkelanjutan melakukan stress
menyeluruh test dengan berbagai skenario, termasuk di dalamnya
juga skenario stress akibat risiko iklim serta melakukan
Evaluasi dan pengkinian kebijakan, prosedur, dan pendalaman terhadap faktor-faktor dan parameter dalam
metodologi dilakukan secara berkala untuk menjaga stress test. Secara umum, skenario dalam pelaksanaan stress
kesesuaiannya dengan regulasi dan kondisi operasional. test mempertimbangkan beberapa variabel makroekonomi
Evaluasi terhadap efektivitas manajemen risiko juga seperti suku bunga, tingkat inflasi, Produk Domestik Bruto
dilakukan melalui laporan berkala yang dikirimkan (PDB), dan nilai tukar. Metode yang digunakan dalam
kepada Dewan Komisaris dan Direksi, antara lain Laporan melakukan stress test selain menggunakan model statistik
Pelaksanaan Kebijakan Manajemen Risiko, Laporan Profil yang berdasarkan data historis, juga menggunakan metode
Risiko, Risk Update, dan laporan terkait lainnya. judgement dengan memperhatikan faktor risiko kualitatif.
Semua itu dilakukan untuk melihat dampak perubahan
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris dan Direksi menyatakan faktor makroekonomi di atas terhadap berbagai indikator
bahwa sistem pengendalian intern dan sistem manajemen utama, termasuk tingkat NPL, profitabilitas, likuiditas, dan
risiko yang dilakukan oleh BCA berjalan efektif, memadai, permodalan.
dan mampu mengelola risiko-risiko dan peluang bisnis
untuk mendukung Bank mencapai tujuan bisnisnya tanpa Hasil stress test yang telah dilakukan oleh Bank untuk risiko
mengorbankan kinerja keuangan, kepatuhan dan/atau kredit, pasar, dan likuiditas adalah baik, sementara modal
reputasi. BCA memiliki sistem pengendalian intern dan serta likuiditas Bank masih memadai untuk mengantisipasi
manajemen risiko yang dapat mengantisipasi dan mengelola potensi kerugian yang mungkin timbul berdasarkan skenario
risiko dengan mempertimbangkan perubahan profil risiko yang dibangun. Selain itu, BCA juga telah melakukan stress
yang diakibatkan oleh perubahan strategi bisnis, faktor test secara terintegrasi dengan entitas anak.
eksternal, dan ketentuan regulator.
II. Permodalan BCA
Struktur Modal
Struktur permodalan BCA terdiri dari:
1. Modal inti utama (Tier 1) mencapai 96,3% dari total modal atau sebesar Rp255,3 triliun, naik 9,2% dibandingkan tahun
sebelumnya.
2. Sedangkan 3,7% dari total modal BCA atau sebesar Rp9,9 triliun merupakan modal pelengkap (Tier 2). Modal pelengkap
sebagian besar merupakan cadangan umum Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA).
Komponen Modal (konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
2024 2023 2022
Total Modal 265.198 242.694 220.568
Modal Inti Utama (Tier 1) 255.311 233.702 212.446
Modal Pelengkap (Tier 2) 9.887 8.992 8.123
Aset Tertimbang Menurut Risiko 910.184 825.611 821.723
(Risiko Kredit, Pasar & Operasional)
Rasio Kecukupan Modal (CAR) Konsolidasi 29,1% 29,4% 26,8%
Rasio Kecukupan Modal (CAR) Tidak Konsolidasi 29,4% 29,4% 25,8%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 141
Page 144
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal 1. Dewan Komisaris, bertanggung jawab menyetujui
BCA memastikan posisi permodalan pada tingkat yang rencana perkreditan Bank dan mengawasi
memadai guna mendukung pengembangan usaha Bank pelaksanaannya, menyetujui Kebijakan Dasar
dan entitas anak. Kecukupan modal BCA dihitung dengan Perkreditan Bank, dan meminta penjelasan kepada
menggunakan indikator Capital Adequacy Ratio (CAR). BCA Direksi jika dalam pelaksanaan pemberian kredit
memiliki tingkat permodalan yang memadai dengan rasio terdapat penyimpangan dari kebijakan yang telah
CAR sebesar 29,4%, berada di atas ketentuan minimum ditetapkan.
sesuai profil risiko, dan termasuk tambahan penyangga 2. Direksi, bertanggung jawab atas penyusunan rencana
(buffer) sebesar 5,0%. BCA telah membentuk buffer sesuai dan kebijakan perkreditan, memastikan kepatuhan
dengan pemenuhan ketentuan PBI tentang kewajiban Bank terhadap ketentuan perundangundangan
pemenuhan Conservation Buffer, Countercyclical Buffer, dan peraturan yang berlaku di bidang perkreditan
dan Capital Surcharge sebagai bank sistemik. dan kebijakan perkreditan, serta melaporkan
kepada Dewan Komisaris mengenai hal-hal, seperti
Bank serta seluruh entitas anak secara terintegrasi telah pelaksanaan rencana perkreditan, penyimpangan
melakukan stress testing menggunakan berbagai skenario dalam pelaksanaan pemberian kredit, perkembangan
yang menghasilkan perubahan tingkat NPL dan pengaruhnya kualitas portofolio kredit, dan kredit dalam pengawasan
pada laba, posisi likuiditas, dan permodalan. Secara umum, khusus atau bermasalah.
hasil stress testing menunjukkan bahwa posisi likuiditas dan 3. Chief Risk Officer, merupakan salah satu Direktur
permodalan BCA dan entitas anak sangat memadai dalam BCA yang bertanggung jawab atas manajemen risiko
mengantisipasi kerugian dari potensi risiko-risiko yang kredit, pasar, operasional, dan risiko lainnya di dalam
dihadapi berdasarkan skenario-skenario yang disusun. organisasi Bank (selanjutnya akan disebut Direktur
Manajemen Risiko).
Kebutuhan permodalan BCA sepenuhnya dapat terpenuhi 4. Unit kerja yang melaksanakan fungsi-fungsi yang terkait
dari pertumbuhan kinerja keuangan Bank yang sehat. dengan manajemen risiko kredit (Unit Bisnis Perkreditan
Sebagian besar dari laba bersih BCA ditahan untuk dan Unit Analisa Risiko Kredit), merupakan risk owner
peningkatan permodalan BCA setiap tahunnya. yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko
kredit.
Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen atas
Struktur Modal Selain itu, Bank juga memiliki komite-komite yang
Kebijakan permodalan BCA senantiasa disesuaikan dengan didedikasikan untuk membantu Direksi dalam proses
memperhatikan potensi bisnis namun tetap menerapkan perkreditan seperti Komite Kebijakan Perkreditan, Komite
prinsip kehati-hatian. Dengan mengacu pada ketentuan Kredit, dan Komite Manajemen Risiko.
OJK, Direksi menyusun rencana permodalan sebagai bagian
dari Rencana Bisnis Bank dan mendapatkan persetujuan Strategi Manajemen Risiko untuk Aktivitas yang Memiliki
Dewan Komisaris. Kebijakan atas struktur modal mengacu Eksposur Risiko Kredit yang Signifikan
pada POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 2 Februari 2016 BCA merumuskan strategi manajemen risiko selaras dengan
dan POJK No. 34/POJK.03/2016 tanggal 26 September strategi bisnis secara keseluruhan dengan memperhatikan
2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank risk appetite dan risk tolerance. BCA juga menyusun strategi
Umum. manajemen risiko untuk memastikan bahwa eksposur risiko
BCA dikelola secara terkendali sesuai dengan kebijakan
III. Pengungkapan Eksposur Risiko dan Penerapan kredit, prosedur internal BCA, peraturan dan perundang-
Manajemen Risiko undangan, serta ketentuan lain yang berlaku.
Berikut adalah ikhtisar eksposur risiko yang dihadapi oleh
BCA dalam menjalankan usaha serta penerapan manajemen Strategi manajemen risiko BCA disusun secara terstruktur
risiko yang dirancang untuk meminimalkan dampak dari berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut:
risiko-risiko tersebut. • Berorientasi jangka panjang untuk memastikan
kelangsungan usaha BCA dengan mempertimbangkan
III.A. Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan kondisi/siklus ekonomi,
Penerapan Manajemen Risiko Kredit • Secara komprehensif dapat mengendalikan dan
mengelola risiko BCA dan Perusahaan Anak, dan
Organisasi Manajemen Risiko Kredit • Mencapai kecukupan permodalan yang diharapkan
BCA telah mengembangkan organ manajemen risiko kredit dan disertai alokasi sumber daya yang memadai.
yang terstruktur guna mendukung prinsip perkreditan
yang kokoh dengan pengendalian internal yang kuat, yang Strategi manajemen risiko BCA di atas disusun dengan
melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, Chief Risk Officer, mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut:
dan unit kerja yang melaksanakan fungsi-fungsi yang terkait • Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak yang
dengan manajemen risiko kredit (Unit Bisnis Perkreditan dan mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi oleh BCA,
Unit Analisa Risiko Kredit) dengan rincian sebagai berikut:
142 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 145
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Struktur organisasi BCA termasuk kecukupan sumber impairment. Perhitungan kerugian kredit ekspektasian dan
daya manusia dan infrastruktur pendukung, macroeconomic forecast tersebut di-review oleh Bank
• Kondisi keuangan BCA termasuk kemampuan untuk secara berkala.
menghasilkan laba dan kemampuan BCA mengelola
risiko yang timbul sebagai akibat perubahan faktor Kebijakan terkait Eksposur Wrong Way Risk
eksternal dan faktor internal, Dalam rangka mengantisipasi wrong way risk eksposur
• Komposisi serta diversifikasi portofolio BCA. karena harga pasar menuju ke arah yang merugikan, BCA
menambahkan capital charge untuk eksposur tertimbang
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit dari Credit Valuation Adjustment (CVA) risk weighted assets
BCA melakukan pengelolaan risiko konsentrasi kredit sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022
dengan menentukan limit, antara lain untuk sektor tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
industri, valuta asing, jenis fasilitas kredit tertentu, serta Risiko Pasar Bagi Bank Umum.
eksposur perseorangan dan grup usaha. Seiring dengan
perkembangan rating database, teknologi, sumber daya Dampak Jaminan Terhadap Peringkat kredit
manusia, tingkat kompleksitas Bank, pasar, dan regulasi Peringkat kredit debitur dipengaruhi oleh berbagai faktor
yang ada, Bank secara aktif mengelola portfolio kredit dan salah satunya adalah kualitas agunan yang diberikan.
dengan mengoptimalkan alokasi modal Bank pada suatu Dampak agunan terhadap peringkat kredit debitur memiliki
tingkat risiko (risk appetite dan risk tolerance) yang dapat perbedaan perlakuan antara kredit produktif dan kredit
diterima. konsumtif. Pada kredit produktif seperti UKM, komersial,
dan korporasi, agunan (jenis, nilai dan/atau kualitas) akan
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Kredit mempengaruhi peringkat kredit dari sisi exposure risk factor
BCA melakukan pengukuran risiko kredit dengan (bukan customer risk factor) sehingga semakin bagus suatu
menggunakan metode standar sesuai dengan SEOJK No. agunan, maka semakin baik peringkat exposure risk factor.
24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Berbeda halnya dengan kredit konsumer seperti KPR, nilai
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. Regulasi ini agunan secara langsung mempengaruhi peringkat kredit
mensyaratkan bahwa seluruh Bank harus melakukan debitur (customer risk factor) sehingga semakin tinggi nilai
perhitungan ATMR untuk risiko kredit dengan menggunakan agunan, maka semakin baik pula peringkat kredit debitur.
Pendekatan Standar.
Penerapan Pengukuran Risiko Kredit dengan Pendekatan
Untuk keperluan internal, Bank menggunakan pengukuran Standar
berdasarkan internal rating yang digunakan sebagai Dalam melakukan perhitungan Aset Tertimbang Menurut
alat bantu dalam proses pengambilan keputusan kredit. Risiko (ATMR) risiko kredit, Bank mengacu kepada SEOJK No.
Pengendalian risiko kredit dilakukan melalui penetapan 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
sistem penilaian (internal credit review) yang independen Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan
untuk penerapan proses manajemen risiko kredit secara Pendekatan Standar Bagi Bank Umum, dan SEOJK No.
efektif yang meliputi: 48/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Perhitungan
• Evaluasi proses administrasi perkreditan, Tagihan Bersih Transaksi Derivatif dalam Perhitungan Aset
• Penilaian terhadap akurasi penerapan internal risk Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan
rating atau penggunaan alat pemantauan lainnya, Menggunakan Pendekatan Standar.
• Efektivitas pelaksanaan unit kerja dan petugas Bank
yang melakukan pemantauan kualitas kredit individual. ATMR untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan
Standar Basel III dihitung berdasarkan hasil peringkat yang
Selain itu, Bank menerapkan sistem deteksi dini kredit diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang diakui OJK
bermasalah ataupun berpotensi bermasalah sehingga sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 37/SEOJK.03/2016
upaya penanganan dapat dilakukan secara dini guna perihal Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang diakui
meminimalisasi dampak kredit bermasalah terhadap OJK. Penggunaan peringkat dalam perhitungan ATMR
keseluruhan portofolio. risiko kredit hanya digunakan untuk jenis tagihan kepada
Pemerintah Negara lain, Entitas Sektor Publik, Bank
Forward Looking Information Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
Dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian, Bank tertentu, Bank, Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
memperhitungkan pengaruh dari macroeconomic Keuangan Lainnya, dan Korporasi.
forecast, serta menentukan probability secara tertimbang
atas kemungkinan terjadinya sebuah skenario makro. Counterparty credit risk timbul dari jenis transaksi derivatif
Berbagai macroeconomic variable (MEV) digunakan dalam Over the Counter (OTC) dan transaksi repo/reverse
permodelan PSAK 109 berdasarkan hasil analisis statistik repo baik posisi trading book maupun banking book.
kesesuaian MEV dengan data historical pembuatan model Perhitungan risiko kredit dalam rangka perhitungan KPMM
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 143
Page 146
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
untuk eksposur yang menimbulkan risiko kredit akibat Pihak-pihak utama pemberi jaminan/garansi dianalisis
kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk) adalah pada saat pengolahan kredit dan kelayakan pemberian
dengan menggunakan pendekatan standar dari regulator. kredit tersebut diputuskan dengan menerapkan Four Eyes
Penentuan credit limit terkait counterparty credit risk Principle, yakni keputusan kredit ditentukan oleh dua pihak
disesuaikan dengan kebutuhan counterparty dan tingkat independen, yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisa
risiko yang akan diambil (risk appetite) Bank dan ketentuan risiko kredit.
yang ada, antara lain POJK No. 32/POJK.03/2018 dan POJK
No. 38/POJK.03/2019 tentang Batas Maksimum Pemberian Selain itu, untuk memitigasi risiko kredit yang mungkin
Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum. terjadi, portofolio kredit BCA telah terdiversifikasi dengan
baik, secara kategori kredit maupun industri/sektor
Mitigasi Risiko Kredit ekonomi.
Agunan utama yang diterima untuk memitigasi risiko
kredit adalah agunan berupa cash collateral dan/atau III.B. Pengungkapan Eksposur Risiko Pasar dan
tanah dan bangunan. Jenis agunan tersebut memiliki nilai Penerapan Manajemen Risiko Pasar
likuiditas relatif tinggi dan/atau keberadaannya tetap (tidak
berpindah-pindah tempat) sehingga dapat segera dicairkan Organisasi Manajemen Risiko Pasar
pada saat pinjaman debitur/grup debitur masuk dalam Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk
kategori bermasalah. memastikan bahwa penerapan manajemen risiko pasar
telah sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik
Penilaian agunan secara umum dilakukan oleh penilai bisnis, dan profil risiko pasar yang dapat berdampak pada
independen dan apabila di lokasi agunan tersebut tidak kecukupan modal Bank, serta memastikan penerapan
terdapat penilai independen, maka penilaian agunan akan manajemen risiko pasar terintegrasi dengan risiko-risiko
dilakukan oleh staf penilai internal yang tidak terlibat dalam lainnya, sehingga profil risiko Bank secara keseluruhan
proses pemberian kredit. Untuk memantau fisik agunan dapat dikelola secara efektif.
yang dijaminkan oleh debitur ke BCA, maka peninjauan
agunan dilakukan secara berkala.
Direksi mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab kepada pihak-pihak berikut ini:
Pihak Wewenang dan Tanggung Jawab
Asset Liability Committee Menetapkan kebijakan dan risiko nilai tukar dan suku bunga
(ALCO)
Risk Management Division Mendukung ALCO dalam pemantauan dan pengukuran risiko nilai tukar dan suku bunga
Treasury Division Mengelola operasional transaksi valuta asing dan suku bunga pada trading book Bank secara
keseluruhan, yaitu:
- Bertanggung jawab untuk memelihara Posisi Devisa Neto (PDN) dan memitigasi risiko
suku bunga pada trading book dan memastikan Bank mematuhi ketentuan Bank Indonesia
mengenai PDN
- Bertanggung jawab dalam operasional pengelolaan trading surat berharga dan transaksi
valuta asing dalam rangka pemenuhan kebutuhan nasabah dan/atau memperoleh
pendapatan
Kantor Wilayah dan Cabang Bertanggung jawab dalam pengelolaan transaksi valuta asing di wilayah/cabang masing-
masing sesuai dengan limit yang ditetapkan. Pada prinsipnya, transaksi valuta asing di wilayah/
cabang ditangani oleh Treasury Division. Limit masing-masing wilayah/cabang ditetapkan
sesuai dengan operasional dalam mengelola transaksi valuta asing.
Perhitungan risiko pasar untuk perhitungan kebutuhan modal BCA menggunakan metode standar mengacu pada SEOJK
No.23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar
Bagi Bank Umum yang berlaku sejak 1 Januari 2024.
Pengelolaan Portofolio Trading dan Banking Book
Pengelolaan portofolio yang terekspos risiko suku bunga (trading book) dan nilai tukar dilakukan dengan menetapkan dan
memantau penggunaan Limit Nominal (Surat Berharga, Posisi Devisa Neto), Limit Value at Risk (VAR), dan Limit Stop Loss.
Metode valuasi yang digunakan adalah berdasarkan harga transaksi yang terjadi (close out prices) atau kuotasi harga pasar
dari sumber yang independen, antara lain:
144 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 147
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA). Antisipasi terhadap Risiko Pasar atas Transaksi Mata Uang
• Bloomberg Generic & Value (BGN & VAL). Asing dan Transaksi Surat Berharga
• Harga di bursa (exchange prices). Langkah-langkah dan rencana yang dilakukan untuk
• Harga pada layar dealer (screen prices). mengantisipasi risiko pasar atas transaksi yang terkait
• Kuotasi yang paling konservatif yang diberikan paling dengan risiko nilai tukar dan suku bunga adalah dengan
kurang 2 (dua) broker dan atau market maker. melakukan penetapan dan kontrol limit risiko pasar seperti
• Dalam hal harga pasar dari sumber independen tidak Limit VaR, Limit Nominal, dan Limit Stop Loss, serta
tersedia, maka penetapan harga dilakukan dengan melakukan stress test dalam mengukur risiko. Dalam upaya
berdasarkan kurva imbal hasil. mendukung program Bank Indonesia tentang Pendalaman
Transaksi Pasar Keuangan, Bank melakukan assessment
Pengukuran Risiko Pasar manajemen risiko dan melakukan persiapan kebijakan dan
Untuk keperluan pemantauan risiko pasar (nilai tukar dan sistem prosedur terhadap berbagai transaksi yang akan
suku bunga) secara harian, dilakukan pengukuran risiko dikembangkan.
pasar dalam bentuk Value at Risk berdasarkan metode full
valuation historical berdasarkan windows data 250 hari III.C. Pengungkapan Eksposur Risiko Operasional
dan confidence level 99%. Untuk perhitungan Kewajiban dan Penerapan Manajemen Risiko Operasional
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), risiko pasar dihitung
berdasarkan metode standar yang ditetapkan OJK. Organisasi Manajemen Risiko Operasional
Penerapan Manajemen Risiko Operasional secara bankwide
Cakupan Portofolio Trading dan Banking Book yang mengacu pada prinsip three lines model dengan melibatkan
Diperhitungkan pada KPMM Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Manajemen Risiko,
Berikut adalah cakupan portofolio yang diperhitungkan Divisi Audit Internal (DAI), Risk Management Division (MRK),
dalam KPMM: Operation Strategy & Development Group (POL), beserta
• Risiko nilai tukar memperhitungkan trading dan risk owner (unit bisnis dan unit pendukung). Terlibat di
banking book. Risiko nilai tukar dapat timbul dari dalamnya juga Information Technology Security Group
transaksi nilai tukar Today (TOD), Tomorrow (TOM), (ISG) yang bertanggung jawab dalam melindungi dan
Spot, Forward, Swap, Domestic Non Delivery Forward mengamankan aset informasi Bank, serta memastikan
(DNDF) dan Option (Structured Product). bahwa tata kelola pengamanan informasi Bank dilakukan
• Risiko suku bunga memperhitungkan trading book. sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.
Risiko suku bunga dapat timbul dari transaksi surat
berharga, Forward, dan Swap. Mekanisme Mengidentifikasi dan Mengukur Risiko
• Risiko ekuitas (bagi entitas anak) memperhitungkan Operasional
trading book. Risiko ekuitas dapat timbul dari transaksi Bank menerapkan Risk and Control Self Assessment (RCSA)
perdagangan ekuitas yang mungkin dilakukan entitas secara berkala ke seluruh kantor cabang, kantor wilayah,
anak. dan unit kerja kantor pusat. RCSA merupakan sarana
bagi unit kerja untuk melakukan identifikasi, pengukuran,
Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) pemantauan, dan pengendalian risiko dengan tujuan untuk
Risiko suku bunga pada banking book (IRRBB) timbul meningkatkan budaya kesadaran dalam mengelola risiko
akibat pergerakan suku bunga pasar yang berlawanan operasional dari setiap karyawan dalam melaksanakan
dengan posisi atau transaksi yang dimiliki Bank, yang dapat aktivitas sehari-hari.
berpengaruh pada pendapatan bunga Bank maupun nilai
ekonomis modal Bank. Dalam melakukan pengukuran Selain RCSA, Bank juga menerapkan Loss Event Database
IRRBB, Bank menggunakan gap report (repricing gap) yang (LED) dan Key Risk Indicator (KRI). LED bertujuan untuk
menyajikan akun aset dan kewajiban yang bersifat interest mengadministrasikan dan menganalisis kejadian
rate sensitive untuk dipetakan dalam skala waktu tertentu. operasional yang telah terjadi dan berpotensi menimbulkan
Pemetaan dilakukan berdasarkan sisa waktu jatuh tempo kerugian bagi Bank serta digunakan sebagai database
untuk instrumen dengan suku bunga tetap dan berdasarkan kerugian operasional untuk menghitung beban modal dari
sisa waktu hingga penyesuaian suku bunga berikutnya risiko operasional dan sarana untuk memantau kejadian
untuk instrumen dengan suku bunga mengambang. Metode operasional yang membutuhkan tindak lanjut.
pengukuran risiko suku bunga menggunakan pendekatan
pendapatan (earning approach) dan pendekatan nilai Sementara KRI bertujuan untuk memberikan early warning
ekonomis (economic value approach). Pemantauan dan sign atas kemungkinan terjadinya peningkatan risiko
pengukuran eksposur risiko suku bunga pada banking book operasional di suatu unit kerja kepada pejabat berwenang
disampaikan kepada Direksi/ALCO setiap bulan. serta berfungsi sebagai sumber data untuk mengidentifikasi
proses, prosedur, dan kontrol yang lemah. Seluruh kantor
cabang dan wilayah, serta unit kerja kantor pusat yang
dinilai memiliki risiko operasional cukup signifikan telah
menerapkan KRI.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 145
Page 148
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Penerapan metodologi RCSA, LED, dan KRI dijalankan Untuk memastikan kelangsungan usaha BCA pada saat
dengan menggunakan aplikasi Operational Risk terjadi gangguan, BCA memiliki Business Continuity Plan
Management Information System (ORMIS). Untuk memantau (BCP) yang disusun agar pelaksanaan recovery dapat
hasil pelaksanaan manajemen risiko operasional pada segera dilakukan sehingga dapat meminimalkan maupun
aplikasi ORMIS dan pelaksanaan Risk Awareness Program, mengantisipasi dampak gangguan, di antaranya dengan:
telah terdapat dashboard interaktif yang dapat diakses • Melakukan pengukuran tingkat kesiapan Kantor
oleh masing-masing unit kerja. Pusat, Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang dengan
melaksanakan program penilaian dan awareness.
Mekanisme Memitigasi Risiko Operasional • Memastikan pelaksanaan testing fire drill di seluruh
Dalam rangka memitigasi risiko operasional, Bank: gedung Kantor Pusat, Kantor Wilayah, dan Kantor
• Melaksanakan Risk Awareness Program secara Cabang BCA berjalan dengan baik, termasuk
regular kepada seluruh unit kerja baik di cabang dan kecukupan sarana proteksi kebakaran yang ada di
kantor pusat untuk menumbuhkan budaya sadar risiko gedung (seperti fire alarm, water sprinkler, hydrant,
sehingga dapat turut memperkuat mitigasi risiko sistem paging, dan lain-lain).
operasional yang berdampak bagi seluruh pemangku • Memastikan kesiapan dari Secondary Work Place
kepentingan BCA. (SWP) sebagai tempat kerja cadangan yang akan
• Menetapkan dan selalu mengkinikan kebijakan, digunakan untuk melanjutkan operasional.
prosedur, dan limit agar sesuai dengan perkembangan
organisasi, peraturan regulator, dan undang-undang Selain itu, dalam rangka mengantisipasi risiko yang
yang berlaku. dapat timbul berkaitan dengan kegiatan kerja, BCA juga
• Memiliki Business Continuity Management menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan
• Memiliki sistem pengendalian internal yang Kerja (SMK3) yang mengacu pada peraturan perundangan
pelaksanaannya antara lain memperhatikan prinsip yang berlaku, diantaranya: melalui cara-cara pencegahan
dual control dan segregation of duty guna mengurangi kecelakaan kerja, termasuk penyakit yang dapat timbul
potensi terjadinya fraud. akibat pekerjaan sehingga tercipta tempat kerja yang
aman, efisien, dan produktif.
Untuk menjaga keamanan dalam melakukan transaksi
perbankan secara digital, BCA mengimplementasikan Pengelolaan Risiko Produk dan Aktivitas Baru
cyber security risk management dengan mengacu pada Dalam melakukan pengembangan produk baru (mencakup
strategi Bank dan arahan regulator. BCA juga mengadakan penyelenggaraan produk, layanan, dan/atau jasa untuk
sosialisasi security awareness secara rutin kepada karyawan kepentingan nasabah), Bank memperhatikan aspek-aspek
dalam bentuk e-learning, video, infografis, cybersecurity sebagai berikut:
awareness month, simulasi e-mail phishing, serta awareness • Terdapat sistem dan prosedur yang mengatur mengenai
kepada nasabah melalui konten pada media sosial BCA dan penerbitan produk/aktivitas dan penyediaan sistem
event gathering nasabah. teknologi informasi pendukungnya yang mengacu
pada ketentuan regulator, antara lain:
Hal lain yang dilakukan untuk meminimalkan risiko - POJK No. 21 tahun 2023 tentang Layanan Digital
operasional yang dapat terjadi terkait sistem teknologi oleh Bank Umum.
informasi, serta memastikan keandalan (reliability), - POJK No. 13/POJK.03/2021 tentang Penyeleng-
keamanan (security), ketersediaan (availability), serta garaan Produk Bank Umum.
ketepatan waktu (timeliness) atas sistem teknologi - PADG No. 24/7/PADG/2022 tentang Penyeleng-
informasi yang digunakan: garaan Sistem Pembayaran oleh Penyedia Jasa
• Ketersediaan Disaster Recovery Center (DRC) Pembayaran dan Penyelenggara.
• Menerapkan sistem keamanan yang mengacu pada • Setiap rencana pengembangan produk Bank harus
standardisasi sistem nasional maupun internasional. mendapat persetujuan Direksi dan dilaporkan kepada
• Mengimplementasikan sistem/teknologi dan peralatan Dewan Komisaris sebagai bentuk pelaksanaan
yang dapat digunakan untuk memantau, mendeteksi, pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris.
dan memitigasi gangguan/kegagalan sistem, ancaman • Pengembangan produk dapat dilakukan dengan
fraud dari internal maupun eksternal (serangan siber) melalui beberapa tahapan, antara lain perencanaan,
pada sistem perbankan BCA. pengembangan, uji coba, implementasi, dan evaluasi.
• Melakukan vendor due diligence untuk memitigasi • Setiap pengembangan produk Bank melalui proses
risiko keamanan siber yang mungkin muncul dari pihak risk assessment serta penilaian materialitas atas
ketiga. peningkatan eksposur risiko dari pengembangan
• Melaksanakan beragam inisiatif strategis untuk produk yang telah dimiliki oleh Bank sebelumnya.
memastikan infrastruktur dan layanan BCA memiliki • Setiap produk Bank dipastikan telah memiliki metode
availability yang optimum, dan dapat mengakomodasi pencatatan akuntansi yang memadai sesuai ketentuan
target bisnis BCA. yang berlaku.
146 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 149
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Produk Bank yang sudah diimplementasi akan III.D. Pengungkapan Eksposur Risiko Likuiditas dan
dievaluasi untuk memastikan bahwa produk tersebut Penerapan Manajemen Risiko Likuiditas
sesuai target yang telah ditetapkan dan telah memiliki
mitigasi risiko yang memadai. Organisasi Manajemen Risiko Likuiditas
• Menerapkan transparansi informasi kepada nasabah Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab untuk
terkait produk Bank yang telah dikeluarkan. memastikan bahwa penerapan manajemen risiko likuiditas
telah sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik
bisnis, dan profil risiko likuiditas Bank, termasuk memastikan
integrasi penerapan manajemen risiko likuiditas dengan
risiko-risiko lainnya yang dapat berdampak pada posisi
likuiditas Bank.
Direksi mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab kepada pihak-pihak berikut ini:
Pihak Wewenang dan Tanggung Jawab
Asset Liability Committee Menetapkan kebijakan dan strategi likuiditas.
(ALCO)
Risk Management Division Mendukung ALCO dalam pemantauan dan pengukuran risiko likuiditas.
Treasury Division Mengelola operasional likuiditas Bank secara keseluruhan yaitu:
- Bertanggung jawab untuk memelihara Giro Wajib Minimum (GWM) dan memastikan
Bank mematuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai GWM.
- Bertanggung jawab dalam operasional pengelolaan secondary reserves dalam rangka
pengelolaan likuiditas dan melihat peluang-peluang yang dapat menghasilkan pendapatan
bagi Bank.
Kantor Wilayah dan Cabang Bertanggung jawab dalam pengelolaan likuiditas di wilayah dan cabang masing-masing.
Strategi Pendanaan Proses pemantauan risiko likuiditas mencakup aktivitas-
Strategi pendanaan mencakup strategi diversifikasi aktivitas berikut:
sumber dan jangka waktu pendanaan yang dikaitkan • Pemantauan terhadap risiko likuiditas memperhatikan
dengan karakteristik dan Rencana Bisnis Bank. BCA indikator peringatan dini (early warning indicators)
mengidentifikasi dan memantau faktor utama yang yang berpotensi meningkatkan risiko likuiditas, baik
mempengaruhi kemampuan Bank untuk memperoleh dana, indikator internal maupun eksternal.
termasuk mengidentifikasi dan memantau alternatif sumber • Pemantauan dana dan posisi likuiditas, yang meliputi:
pendanaan yang dapat memperkuat kapasitasnya untuk - Strategi suku bunga, alternatif investasi bagi
bertahan pada kondisi krisis. pemilik dana, perubahan perilaku nasabah,
perubahan nilai tukar, dan selisih suku bunga
Mitigasi Risiko Likuiditas yang ditawarkan oleh bank-bank pesaing utama
Dalam upaya mitigasi risiko likuiditas, Bank menetapkan yang akan mempengaruhi perubahan struktur
panduan untuk mengukur dan memitigasi risiko likuiditas, dana, volatilitas dana, dan core funds. Perubahan
termasuk batasan Secondary Reserves, batasan Interbank faktor-faktor tersebut dipantau secara berkala
Overnight Borrowing, Liquidity Coverage Ratios dan Net (harian, bulanan, dan tahunan).
Stable Funding Ratio. Bank juga mengidentifikasi dan - Pemantauan harian posisi likuiditas berupa Giro
mengembangkan Indikator Peringatan Dini (Early Warning Wajib Minimum (GWM), secondary reserves, dan
Indicators), serta menerapkan Rencana Pendanaan Darurat rasio likuiditas.
(Contingency Funding Plan) dalam beberapa tingkatan
untuk memitigasi risiko. Stress Testing Risiko Likuiditas
Stress testing risiko likuiditas merupakan pengujian dengan
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas menggunakan skenario tertentu terhadap kemampuan Bank
BCA melakukan pengukuran risiko likuiditas secara berkala untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi krisis.
dan komprehensif dengan memantau proyeksi profil arus Stress test dilakukan berdasarkan skenario stress secara
kas, skenario stress test, dan rasio likuiditas. Pemantauan spesifik pada Bank (Bank specific stress scenario) dan
risiko likuiditas dilakukan dengan tujuan agar jika terjadi skenario stress pada pasar (general market stress
peningkatan potensi risiko likuiditas dapat segera dimitigasi scenario). Stress testing secara spesifik pada
atau dilakukan penyesuaian secara tepat waktu, termasuk Bank paling sedikit dilakukan sekali dalam tiga
terhadap strategi manajemen risiko likuiditas. bulan, sedangkan untuk skenario stress pada pasar
paling sedikit dilakukan sekali dalam satu tahun.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 147
Page 150
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Stress testing dilakukan dengan mempertimbangkan • Mengadakan forum komunikasi hukum untuk
beberapa faktor, di antaranya peristiwa yang telah atau meningkatkan kompetensi staf hukum.
berpotensi menyebabkan kondisi krisis likuiditas, durasi • Melakukan sosialisasi mengenai dampak peraturan
(lamanya peristiwa atau kondisi stress), dan tingkat severity yang baru berlaku terhadap kegiatan perbankan BCA
permasalahan yang ditimbulkan peristiwa tersebut. Hasil dan berbagai modus operandi kejahatan perbankan
stress test risiko likuiditas selanjutnya dapat menjadi serta pedoman penanganannya secara hukum kepada
masukan dalam melakukan kaji ulang terhadap kebijakan cabang, kantor wilayah, dan unit kerja kantor pusat
dan strategi manajemen risiko likuiditas, komposisi aset, terkait.
kewajiban dan/atau rekening administratif, rencana • Melakukan pembelaan hukum atas perkara perdata
pendanaan darurat (contingency funding plan), dan dan pidana yang melibatkan BCA yang sedang dalam
penetapan limit. proses di pengadilan serta memonitor perkembangan
kasusnya.
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan) • Menyusun rencana strategi pengamanan kredit
Bank telah menyusun rencana pendanaan darurat (bekerja sama dengan unit kerja lain, antara lain Credit
(contingency funding plan) yang merupakan rencana Recovery Group) sehubungan dengan permasalahan
tindakan untuk mengatasi kondisi likuiditas Bank yang kredit macet.
memburuk. Rencana tindakan disusun dalam beberapa • Mendaftarkan aset-aset milik BCA, antara lain Hak
tingkatan, yaitu tingkat satu (normal), tingkat dua (temporary Kekayaan Intelektual (HKI) atas produk dan jasa
liquidity squeeze), dan tingkat tiga (name crisis). perbankan BCA, serta hak atas tanah dan bangunan
milik BCA pada instansi yang berwenang.
Rencana tindakan yang dipilih pada setiap tingkatan • Memonitor dan melakukan tindakan hukum atas
disesuaikan dengan kondisi pada saat terjadinya krisis dan pelanggaran terhadap aset-aset BCA termasuk
prioritas kecepatan memperoleh likuiditas dan biaya yang pelanggaran atas HKI milik BCA.
wajar. Rencana pendanaan darurat harus sejalan dengan • Memonitor dan menganalisis perkara yang dihadapi
hasil stress test, dan secara berkala dievaluasi, dikinikan, oleh BCA dan anggota KK yang sedang dalam proses
dan diuji untuk memastikan tingkat keandalan. di pengadilan.
• Melakukan identifikasi, memonitor, menganalisis, dan
III.E. Pengungkapan Eksposur Risiko Hukum dan menghitung potensi kerugian yang mungkin timbul
Penerapan Manajemen Risiko Hukum terkait kasus-kasus hukum yang terjadi.
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/ III.F. Pengungkapan Eksposur Risiko Stratejik dan
atau kelemahan aspek yuridis, antara lain karena adanya Penerapan Manajemen Risiko Stratejik
tuntutan hukum dalam proses litigasi, baik yang timbul dari
gugatan pihak ketiga terhadap Bank maupun Bank terhadap Risiko stratejik merupakan risiko yang disebabkan oleh
pihak ketiga, lemahnya perikatan yang dilakukan oleh Bank, ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan dan/atau
ketiadaan dan/atau perubahan peraturan perundang- pelaksanaan suatu rencana stratejik, serta ketidakmampuan
undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
dilakukan Bank menjadi tidak sesuai dengan ketentuan yang
berlaku di kemudian hari. Organisasi Manajemen Risiko Stratejik
Direksi memberikan arahan dalam penyusunan rencana
Organisasi Manajemen Risiko Hukum stratejik dan inisiatif-inisiatif bisnis yang dituangkan
Dalam rangka mengendalikan risiko hukum yang mungkin dalam blueprint strategi bisnis 3 (tiga) tahunan berupa
terjadi, BCA telah membentuk unit kerja Grup Hukum (GHK) Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan tujuan mengendalikan
di kantor pusat dan unit kerja hukum di kantor wilayah arah kegiatan usaha dan menjaga potensi timbulnya risiko
untuk mendukung BCA dalam menjalankan kegiatan stratejik.
perbankan dan melakukan mitigasi risiko hukum. GHK juga
mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengamankan Selanjutnya, Dewan Komisaris meninjau dan memberikan
kepentingan hukum BCA dalam melaksanakan kegiatan persetujuan atas RBB. Divisi Corporate Strategy & Planning
bisnis dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang mendukung perumusan/penyusunan RBB serta memantau
berlaku. realisasinya serta melakukan kaji ulang sasaran bisnis.
Pengendalian Risiko Hukum Kebijakan untuk Mengidentifikasi dan Merespons
Dalam rangka memitigasi risiko hukum, BCA telah melakukan Perubahan Lingkungan Bisnis
antara lain: Dalam rangka mengidentifikasi dan merespons perubahan
• Memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Hukum dan lingkungan bisnis, baik eksternal maupun internal, BCA
ketentuan internal yang mengatur mengenai struktur melaksanakan:
organisasi dan job description GHK, serta menyusun
standardisasi dokumen hukum.
148 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 151
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Pengkajian RBB secara berkala sesuai dengan Sementara itu, untuk pengelolaan pemberitaan negatif,
perkembangan bisnis dan keadaan perekonomian BCA memiliki unit kerja Corporate Communication, yang
Indonesia. Dalam hal diperlukan pengkinian rencana berfungsi memonitor dan menangani pemberitaan negatif
stratejik dan inisiatif-inisiatif bisnis sebagai respons di media massa.
terhadap perubahan lingkungan bisnis, Bank dapat
menyusun Revisi RBB dengan tetap memperhatikan Kebijakan dan Mekanisme Pengendalian Risiko Reputasi
ketentuan yang berlaku. Dalam rangka mengelola risiko reputasi, BCA telah
• Penetapan target pada aspek-aspek bisnis melakukan beberapa hal, antara lain:
mempertimbangkan keadaan ekonomi tahun berjalan • Memiliki ketentuan penanganan pengaduan nasabah
serta perkiraan tahun yang akan datang, dengan yang secara jelas mengatur kebijakan, prosedur, dan
menekankan prinsip kehati-hatian, memperhatikan unit kerja yang melakukan pemantauan dan pelaporan
kapasitas/kemampuan BCA, dan tren persaingan dari seputar penanganan pengaduan nasabah, termasuk
perbankan maupun non-perbankan. pelaporan kepada regulator.
• Memantau keluhan nasabah dan melaporkan secara
Perumusan strategi BCA memperhatikan peraturan Bank rutin kepada pimpinan unit kerja masing-masing dan
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan serta ketentuan secara khusus disampaikan kepada Direksi. Laporan
lainnya yang terkait. Strategi BCA memperhitungkan keluhan nasabah dianalisis dan digunakan untuk
dampak risiko stratejik terhadap permodalan Bank dan mendukung Bank dalam pengembangan proses
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) berdasarkan penanganan keluhan secara sistematis.
risk appetite, risk tolerance, dan pertimbangan akan • Melakukan pengembangan infrastruktur yang meliputi
kemampuan BCA. implementasi software dan hardware yang tepat guna
serta pengembangan prosedur dan manajemen kerja
Pengukuran Rencana Bisnis Bank yang semakin baik. Pengembangan infrastruktur sistem
Untuk mengukur kemajuan pencapaian rencana bisnis, BCA informasi manajemen memudahkan pemantauan dan
telah melakukan, antara lain: mendukung kecepatan dan kualitas kerja organisasi
• Identifikasi, pengukuran, dan pemantauan risiko dalam memonitor dan merespons keluhan nasabah.
stratejik, serta penyusunan laporan profil risiko stratejik • Melakukan monitoring pemberitaan negatif secara
secara triwulanan. berkala dan berkoordinasi lintas unit kerja untuk
• Penyusunan laporan realisasi RBB, antara lain menangani pemberitaan negatif.
memuat pencapaian kinerja keuangan (realisasi vs
budget), realisasi program kerja Bank, dan realisasi Pengelolaan Risiko Reputasi pada Saat Krisis
pengembangan/perubahan jaringan kantor. BCA telah memiliki manajemen pengelolaan krisis guna
mengelola risiko reputasi pada saat krisis, yang mencakup:
III.G. Pengungkapan Eksposur Risiko Reputasi dan • Kebijakan Pengelolaan Krisis
Penerapan Manajemen Risiko Reputasi Strategi yang digunakan untuk mengelola krisis atau
kejadian yang sifatnya mengganggu operasi layanan
Risiko reputasi dapat terjadi akibat menurunnya tingkat dan/atau memperburuk reputasi BCA.
kepercayaan pemangku kepentingan yang bersumber dari • Pembentukan Tim Krisis
persepsi negatif terhadap Bank. Bertanggung jawab mengoordinasikan proses
pengelolaan krisis termasuk proses pemulihannya.
Organisasi Manajemen Risiko Reputasi • Pengelolaan Crisis Communication
BCA mempunyai komitmen kuat untuk mengelola risiko Tindakan untuk mengoordinasikan komunikasi
reputasi. Terkait dengan pengelolaan keluhan nasabah, krisis kepada pihak internal dan eksternal BCA,
BCA telah membentuk Divisi Contact Center & Digital termasuk media massa. Alur protokol komunikasi
Services yang secara khusus menangani keluhan nasabah dan penanggung jawab komunikasi telah diatur pada
24 jam sehari dan 7 hari seminggu, baik melalui telepon, semua tahapan krisis
surat, e-mail, WhatsApp (WA), web chat di www.bca.co.id, • Ketentuan Pengelolaan Krisis
aplikasi haloBCA, maupun social media. Mencakup penanggulangan darurat, layanan transaksi
nasabah saat terjadi krisis, dan kondisi siaga.
Dalam pengelolaan keluhan nasabah, Divisi Contact Center • Business Continuity Plan dan Disaster Recovery Plan
& Digital Services berkoordinasi dengan unit-unit kerja Dirancang untuk meminimalisasi gangguan dan
terkait, antara lain Sentra Layanan dan Pendukung Bisnis mempercepat proses pemulihan pada saat terjadi
Transaksi Perbankan, dan Divisi Bisnis Kredit Konsumer, bencana (disaster).
untuk merespons kejadian-kejadian yang berpotensi • Secondary Work Place
menciptakan risiko reputasi. Merupakan tempat kerja cadangan bagi unit kerja yang
kritikal untuk tetap menjaga kelangsungan usaha BCA.
• Sistem back up untuk mencegah kegagalan usaha
yang berisiko tinggi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 149
Page 152
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
III.H. Pengungkapan Eksposur Risiko Kepatuhan • Menyusun compliance matrix diary sebagai sarana
dan Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan pemantauan untuk menjaga komitmen terhadap
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul akibat Bank kewajiban pelaporan kepada regulator.
tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan • Memanfaatkan teknologi informasi yang dikenal
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. dengan istilah Regulatory Technology (RegTech) untuk
meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses
Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan pengelolaan ketentuan regulator.
Dalam rangka meminimalkan potensi risiko kepatuhan • Melakukan pemantauan transaksi keuangan yang
yang mungkin terjadi, seluruh lini organisasi bertanggung mencurigakan dengan menggunakan aplikasi berbasis
jawab terhadap pengelolaan risiko kepatuhan pada web yang dinamakan STIM (Suspicious Transaction
seluruh aktivitas bank. Direktur yang membawahkan Fungsi Identification Model) serta senantiasa melakukan
Kepatuhan dibantu oleh Compliance Division (DCP) yang pengembangan sistem atas aplikasi menggunakan
bersifat independen terhadap satuan kerja operasional, teknologi terkini dan pembaharuan parameter untuk
bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan dan dapat mendeteksi transaksi mencurigakan.
meminimalkan risiko kepatuhan dengan merumuskan • Melakukan penyaringan dan pemantauan data
kebijakan dan prosedur manajemen risiko kepatuhan dan nasabah dan transaksi terkait Daftar Terduga Teroris
memantau pelaksanaannya. dan Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM), United
Hasil pengawasan Direktur yang membawahi Fungsi Nations (UN) List, dan The Office of Foreign Assets
Kepatuhan dilaporkan secara triwulanan kepada Presiden Control (OFAC) List yang diterbitkan oleh otoritas
Direktur dengan tembusan kepada Dewan Komisaris. Selain berwenang pada saat melakukan hubungan usaha
itu, DCP juga bertanggung jawab terhadap penerapan (pembukaan rekening maupun penambahan fasilitas
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan lainnya), transaksi, dan pada saat terjadi perubahan
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata pada daftar tersebut.
Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM) di BCA, termasuk
pula melakukan penilaian risiko penerapan program APU, PPT Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengendalian
dan PPPSPM sesuai ketentuan dari regulator. internal, unit kerja MRK, DAI, dan DCP berkoordinasi
melalui rapat secara berkala dan komunikasi yang intensif.
Unit kerja di kantor pusat dan kantor cabang sebagai lini Permasalahan yang terkait dengan pengendalian internal,
depan bertanggung jawab menjaga agar seluruh aktivitas khususnya potensi risiko kepatuhan, dikaji dan dirumuskan
bisnis dilaksanakan sesuai dengan ketentuan regulator yang langkah-langkah yang perlu dilakukan.
berlaku.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
Strategi Manajemen Risiko terkait Risiko Kepatuhan BCA telah menerapkan Manajemen Risiko Terintegrasi
BCA mempunyai komitmen kuat untuk senantiasa mematuhi mengacu pada POJK No. 17/POJK.03/2014 tanggal
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan 18 November 2014 dan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015
mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kelemahan tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko
apabila terjadi. Hal ini sejalan dengan strategi manajemen Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan (KK).
risiko kepatuhan BCA yang mempunyai kebijakan untuk
senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku dengan cara BCA sebagai Entitas Utama dari KK BCA menerapkan
proaktif melakukan pencegahan (ex-ante) dalam rangka manajemen risiko terintegrasi yang dirancang untuk
meminimalkan terjadinya pelanggaran dan melakukan memitigasi risiko-risiko yang dihadapi oleh BCA maupun
tindakan kuratif (ex-post) dalam rangka perbaikan. anggota KK BCA. BCA telah memantau dan mengelola
10 (sepuluh) jenis risiko, terdiri dari 8 (delapan) risiko
Pemantauan dan Pengendalian Risiko Kepatuhan yang dihadapi Bank, yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas,
BCA telah melakukan langkah-langkah yang dapat operasional, hukum, reputasi, stratejik, dan kepatuhan,
mengendalikan dan meminimalkan risiko kepatuhan, antara ditambah dengan 2 (dua) risiko lain yaitu risiko transaksi
lain: intra-grup dan risiko asuransi.
• Melakukan identifikasi sumber-sumber risiko
kepatuhan. Selaras dengan POJK No. 26/POJK.03/2015, tanggal 4
• Melakukan gap analysis, menganalisis dampak Desember 2015 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
ketentuan baru terhadap operasional Bank, dan Minumum Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan,
mengusulkan penyesuaian manual, kebijakan, dan BCA dan anggota KK BCA telah memiliki modal minimum
prosedur internal. terintegrasi (rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum -
• Melakukan pengukuran dan pemantauan risiko KPMM Terintegrasi) yang memadai pada posisi Desember
kepatuhan secara berkala dan hasilnya disampaikan 2024 dan berada di atas persyaratan minimum yang
kepada Risk Management Division (MRK). ditentukan.
• Memberikan sosialisasi ketentuan dan konsultasi atas
berbagai pelaksanaan peraturan. BCA mengendalikan dan mengelola eksposur risiko
• Melakukan uji kepatuhan atas pelaksanan ketentuan. konglomerasi keuangan dengan mengacu pada 4 (empat)
pilar utama sesuai ketentuan OJK, yakni:
150 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 153
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris dari • Melakukan kaji ulang penerapan manajemen risiko
Entitas Utama terhadap Konglomerasi Keuangan BCA. terintegrasi dan stress test terintegrasi (BCA dan
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan Limit anggota KK BCA) untuk melihat ketahanan permodalan
Manajemen Risiko Terintegrasi. (solvency) dan likuiditas secara berkala.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, • Mengkaji usulan lini bisnis baru yang bersifat strategis
pemantauan, dan pengendalian risiko secara dan berpengaruh signifikan terhadap eksposur Risiko
terintegrasi, serta Sistem Informasi Manajemen Risiko Konglomerasi Keuangan.
Terintegrasi. • Mengembangkan sistem informasi manajemen
4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh terintegrasi yang disesuaikan dengan karakteristik,
terhadap penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi. kegiatan dan kompleksitas kegiatan usaha dan ditinjau
secara berkala yang sesuai kebutuhan BCA dan
Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, BCA ketentuan regulator.
sebagai Entitas Utama telah:
• Memiliki Direktur yang membawahkan fungsi Berdasarkan hasil penilaian risiko secara terintegrasi, modal
manajemen risiko terintegrasi. KK BCA memadai untuk mengantisipasi potensi kerugian
• Membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi. yang mungkin timbul/dihadapi KK BCA dalam menjalankan
• Menyesuaikan struktur organisasi Risk Management bisnisnya.
Division (MRK) yang mencakup fungsi manajemen
risiko terintegrasi. Anggota KK BCA dalam cakupan penerapan manajemen
• Melaporkan Entitas Utama dan anggota KK BCA kepada risiko terintegrasi adalah PT BCA Finance, BCA Finance
OJK. Limited, PT Bank BCA Syariah, PT BCA Sekuritas, PT Asuransi
• Melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan anggota Umum BCA (BCA Insurance), PT Asuransi Jiwa BCA (BCA
KK BCA. Life), PT Central Capital Ventura (CCV), dan PT Bank Digital
• Menyampaikan Laporan Profil Risiko Terintegrasi dan BCA.
Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi secara
semesteran. Risiko Transaksi Intra-Grup
• Menyusun beberapa kebijakan terkait penerapan BCA melakukan pemantauan Risiko Transaksi Intra-Grup
manajemen risiko terintegrasi, antara lain: untuk memastikan bahwa Transaksi Intra-Grup yang
- Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi. dilakukan sesuai dengan prinsip kewajaran, kelaziman usaha
- Kebijakan penyusunan dan penyampaian Laporan dan ketentuan yang berlaku, serta telah didokumentasikan
Profil Risiko Terintegrasi (LPRT). dengan baik. Berdasarkan hasil penilaian, Risiko Transaksi
- Kebijakan Penyediaan Modal Minimum Intra-Grup memiliki dampak yang tidak signifikan terhadap
Terintegrasi bagi KK BCA. kinerja KK BCA secara keseluruhan.
- Kebijakan Manajemen Risiko Transaksi Intra-Grup.
- Kebijakan Manajemen Risiko Kepatuhan Risiko Asuransi
Terintegrasi. BCA melakukan pemantauan Risiko Asuransi karena adanya
- Kebijakan Limit Risiko Terintegrasi. anggota KK yang bergerak di bidang perasuransian.
- Kebijakan Business Continuity Terintegrasi KK Berdasarkan hasil penilaian, Risiko Asuransi memiliki
BCA. dampak yang tidak signifikan terhadap kinerja KK BCA
secara keseluruhan.
Masing-masing anggota KK telah mengimplementasikan penerapan manajemen risiko sebagai berikut:
Pilar Implementasi Penerapan Manajemen Risiko di Perusahaan Anak
Pengawasan aktif Direksi dan • Dewan Komisaris secara aktif mengawasi kinerja dan keputusan Direksi.
Dewan Komisaris • Direksi menyusun, menyetujui dan mengawasi pelaksanaan kebijakan internal perusahaan.
• Pelaporan penerapan manajemen risiko kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan regulator
melalui laporan berkala.
• Pembentukan struktur organisasi sesuai ketentuan regulator (termasuk kelengkapan komite
di tingkat Eksekutif Direksidan Dewan Komisaris).
Kecukupan kebijakan, prosedur • Kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko telah cukup memadai dan telah
dan penetapan limit disosialisasikan secara internal serta dikaji ulang secara berkala.
• Memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (KDMR) dan kebijakan turunannya sesuai
ketentuan regulator.
• Memiliki risk appetite dan risk tolerance beserta limit risiko untuk risiko yang dikelola.
Proses identifikasi, pengukuran, • Melakukan proses:
pemantauan dan pengendalian, - Identifikasi (termasuk memanfaatkan sistem informasi manajemen risiko) terhadap
serta sistem informasi seluruh produk dan transaksi.
manajemen risiko - Pengukuran sesuai jenis,karakteristik, dan kompleksitas.
- Pemantauan bersama unit kerja terkait.
- Pengendalian sesuai eksposur/tingkat risiko.
• Pelaksanaan proses manajemen risiko dituangkan dalam laporan profil risiko, laporan
pemantauan, laporan kaji ulang limit, dan laporan lainnya secara berkala.
Sistem pengendalian internal Pelaksanaan fungsi pengendalian internal/audit internal/kaji ulang terhadap efektivitas
yang menyeluruh pelaksanaan kebijakan, dan prosedur dilakukan secara independen dan berkala.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 151
Page 154
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tabel Manajemen Risiko
1. Umum - Ukuran Utama (Key Metrics) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
No. Deskripsi
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1)
2 Modal Inti (Tier 1)
3 Total Modal
Aset Tertimbang Menurut Risiko (nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko sebagai persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%)
6 Rasio Tier 1 (%)
7 Rasio Total Modal (%)
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital Conservation Buffer (2,5% dari ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%)
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 dan Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer
Rasio Pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transactions (SFT) secara gross (%)
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross (%)
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow)
17 LCR (%)
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
20 NSFR (%)
152 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 155
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
31 Desember 2024 30 September 2024 30 Juni 2024 31 Maret 2024 31 Desember 2023
255.311.302 247.507.639 232.321.451 218.853.959 233.701.580
255.311.302 247.507.639 232.321.451 218.853.959 233.701.580
265.198.025 256.900.576 241.524.434 227.999.046 242.694.176
910.183.696 881.371.842 872.998.220 865.146.430 825.610.552
28,05% 28,08% 26,61% 25,30% 28,31%
28,05% 28,08% 26,61% 25,30% 28,31%
29,14% 29,15% 27,67% 26,36% 29,40%
2,500% 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
0,000% 0,000% 0,000% 0,000% 0,000%
2,500% 2,500% 2,500% 2,500% 2,500%
5,000% 5,000% 5,000% 5,000% 5,000%
19,15% 19,16% 17,68% 16,36% 19,41%
1.587.197.376 1.559.829.955 1.567.707.829 1.583.239.404 1.556.632.983
16,09% 15,87% 14,82% 13,82% 15,01%
16,09% 15,87% 14,82% 13,82% 15,01%
15,71% 15,38% 14,64% 13,71% 14,63%
15,71% 15,38% 14,64% 13,71% 14,63%
455.814.631 469.404.999 473.723.237 500.317.685 522.354.163
138.375.584 137.278.342 143.001.958 147.748.856 144.680.517
329,40% 341,94% 331,27% 338,63% 361,04%
1.223.567.547 1.213.925.492 1.195.030.995 1.177.794.273 1.174.984.869
777.730.080 742.232.389 728.087.933 725.828.147 696.803.168
157,33% 163,55% 164,13% 162,27% 168,63%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 153
Page 156
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
2. Umum - Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan
dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1) - per 31 Desember 2024
a b
Carrying values
Carrying values
sebagaimana tercantum
berdasarkan prinsip
dalam publikasi laporan
kehati-hatian
keuangan
Aset
Kas 29.315.878 29.315.815
Penempatan pada Bank Indonesia 45.054.681 45.054.681
Penempatan pada bank lain 11.167.894 10.722.300
Tagihan spot dan derivatif/forward 221.208 221.208
Surat berharga yang dimiliki 400.007.735 395.066.432
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 1.222.258 1.222.258
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali 1.450.603 1.450.603
(reverse repo)
Tagihan akseptasi 10.061.742 10.061.742
Kredit dan pembiayaan yang diberikan 911.109.701 911.109.117
Pembiayaan syariah 10.717.227 10.717.227
Penyertaan modal 672.824 1.822.001
Aset keuangan lainnya 13.790.725 13.153.630
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (34.521.992) (34.484.038)
Aset tidak berwujud 2.722.675 2.668.116
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (917.036) (884.218)
Aset tetap dan inventaris 38.150.330 37.949.889
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (9.899.706) (9.766.505)
Aset non produktif 2.127.603 2.127.603
Aset lainnya 16.846.978 16.720.366
Total aset 1.449.301.328 1.444.248.227
Kewajiban
Giro 361.883.711 361.890.019
Tabungan 562.093.704 562.093.704
Deposito 209.634.748 209.759.748
Uang Elektronik 1.369.505 1.369.505
Liabilitas kepada Bank Indonesia 577 577
Liabilitas kepada bank lain 3.656.301 3.656.301
Liabilitas spot dan derivatif/forward 257.613 257.613
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 1.330.996 1.330.996
Liabilitas akseptasi 4.651.955 4.651.955
Surat berharga yang diterbitkan 500.000 500.000
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 2.241.939 2.241.939
Setoran jaminan 275.893 275.893
Liabilitas antar kantor - -
Liabilitas lainnya 38.569.299 34.421.528
Kepentingan non-pengendali (non-controlling interest) 194.466 113.050
Total Kewajiban 1.186.660.707 1.182.562.828
154 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 157
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka risiko Sesuai kerangka Sesuai kerangka Sesuai kerangka risiko persyaratan permodalan
kredit counterparty credit risk sekuritisasi pasar atau berdasarkan
pengurangan modal
29.315.815 - - 1.643.053 -
45.054.681 - - 7.583.664 -
10.722.300 - - 10.510.821 -
- 221.208 - - -
395.066.432 - - 36.314.628 -
- 1.222.258 - - -
- 1.450.603 - - -
10.061.742 - - 5.946.835 -
911.109.117 - - 43.395.106 -
10.717.227 - - - -
668.396 - - - 1.153.605
13.153.630 - - 488.527 -
(34.484.038) - - (4.192.546) -
- - - - 2.668.116
- - - - (884.218)
37.949.889 - - 8.285 -
(9.766.505) - - (6.002) -
2.127.603 - - 24.511 -
11.334.907 - - 3.900.107 5.385.459
1.433.031.196 2.894.069 - 105.616.989 8.322.962
- - - 40.988.321 361.890.019
- - - 19.272.715 562.093.704
- - - 14.604.926 209.759.748
- - - - 1.369.505
- - - - 577
- - - 1.531.742 3.656.301
- - - - 257.613
- - - - 1.330.996
- - - 3.330.866 4.651.955
- - - - 500.000
- - - 295.605 2.241.939
- - - 97.209 275.893
- - - - -
- - - 5.651.657 34.421.528
- - - - 113.050
- - - 85.773.041 1.182.562.828
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 155
Page 158
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Umum - Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan Nilai Eksposur sesuai dengan
Ketentuan OJK (LI2) - per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e
Item sesuai :
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
1 Nilai asset carrying value sesuai dengan 1.444.248.227 1.433.031.196 2.894.069 - 105.616.989
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
hatian (sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
2 Nilai liabilities carrying value 1.182.562.828 - - - 85.773.041
sesuai lingkup sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
3 Total nilai bersih sesuai dengan cakupan 261.685.399 1.433.031.196 2.894.069 - 19.843.948
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
4 Nilai rekening administratif 450.823.120 152.207.976 - - 587.745
5 Perbedaan valuasi - - - - -
6 Perbedaan antara netting rules, selain - - - - -
dari yang termasuk pada baris 2.
7 Perbedaan provisi - - - - -
8 Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, 261.685.399 1.433.031.196 2.894.069 - 19.843.948
sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
4. Umum - Penjelasan mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA)
Perbedaan antara nilai tercatat dalam Publikasi Laporan Keuangan dan nilai tercatat dalam prinsip kehati-hatian disebabkan karena Bank
memiliki anak perusahaan berupa asuransi
Grup mengukur nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:
• Level 1: input yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk instrumen yang identik yang dapat diakses
Grup pada tanggal pengukuran;
• Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi, baik secara langsung atau tidak langsung.
Dalam kategori ini termasuk instrumen yang dinilai dengan menggunakan: harga kuotasian untuk instrumen serupa di pasar aktif; harga
kuotasian untuk instrumen yang identik atau yang serupa di pasar yang tidak aktif; atau teknik penilaian lainnya dimana seluruh input
signifikan dapat diobservasi secara langsung maupun tidak langsung dari data pasar;
• Level 3: input yang tidak dapat diobservasi. Dalam kategori ini termasuk semua instrumen dimana teknik penilaiannya menggunakan
input yang tidak dapat diobservasi dan input yang tidak dapat diobservasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penilaian
instrumen. Termasuk dalam kategori ini adalah instrumen yang dinilai berdasarkan harga kuotasian untuk instrumen serupa yang
memerlukan penyesuaian atau asumsi signifikan yang tidak dapat diobservasi untuk mencerminkan perbedaan diantara instrumen
tersebut.
Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif didasarkan pada kuotasi harga pasar. Untuk
seluruh instrumen keuangan lainnya, Bank menentukan nilai wajar menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan arus kas yang didiskontokan, perbandingan dengan instrumen yang sejenis yang
harga pasarnya tersedia dan dapat diobservasi, dan model penilaian lainnya. Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik penilaian
termasuk suku bunga bebas risiko (risk-free), suku bunga acuan, credit spread, dan variabel lainnya yang digunakan dalam mengestimasi
tingkat diskonto, harga obligasi, kurs valuta asing, serta volatilitas, dan korelasi harga yang diharapkan.
156 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 159
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2024
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1:
Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1. Saham biasa (termasuk stock surplus) 7.252.306 f
2. Laba ditahan 242.640.813 i
3. Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 15.585.243 h
4. Modal yang diterbitkan yang termasuk phase out dari CET 1 N/A
5. Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6. CET 1 sebelum regulatory adjustment 265.478.362
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7. Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan -
dalam trading book
8. Goodwill (1.113.614) a
9. Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (670.284) c
10. Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A
11. Cash-flow hedge reserve N/A
12. Shortfall on provisions to expected losses N/A
13. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - k
14. Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) - j
15. Aset pensiun manfaat pasti N/A
16. Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan N/A
Posisi Keuangan)
17. Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain N/A
18. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
19. Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20. Mortgage servicing rights - b
21. Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di N/A
atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22. Jumlah melebihi batasan 15% dari:
23. Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24. Mortgage servicing rights N/A
25. Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
26. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Selisih PPKA dan CKPN -
b. PPKA non produktif (1.844.098)
c. Aset Pajak Tangguhan (5.385.459) d
d. Penyertaan (1.153.605)
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
f. Eksposur sekuritisasi -
g. Lainnya -
27. Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
28. Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (10.167.060)
29. Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 255.311.302
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 157
Page 160
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2024
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)
31. Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar - g
akuntansi
32. Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar - e
akuntansi
33. Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
34. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35. Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36. Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37. Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38. Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A
39. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
40. Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi N/A
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
41. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
42. Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
43. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44. Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45. Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 255.311.302
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46. Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 115.750
47. Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
48. Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49. Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
50. Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan 9.770.973
jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 9.886.723
Modal Pelengkap (Tier 2):
Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52. Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53. Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A
54. Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank GSIB)
55. Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net
posisi short yang diperkenankan)
158 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 161
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2024
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
56. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
a. Sinking fund -
b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 9.886.723
59. Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 265.198.025
60. Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 910.183.696
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan
Modal (Capital Buffer)
61. Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR 28,05%
62. Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 28,05%
63. Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 29,14%
64. Tambahan modal (buffer) - persentase terhadap ATMR 5,000%
65. Capital Conservation Buffer 2,500%
66. Countercyclical Buffer 0,000%
67. Higher Loss Absorbency Requirement 2,500%
68. Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan 19,15%
Modal (Buffer) – persentase terhadap ATMR
National minimal (jika berbeda dari Basel 3)
69. Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70. Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71. Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan
(sebelum pembobotan risiko)
72. Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A
entitas keuangan lain
73. Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74. Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
75. Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari N/A
kewajiban pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76. Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77. Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan N/A
standar
78. Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79. Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara
1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80. Cap pada CET 1 yang termasuk phase out N/A
81. Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
82. Cap pada AT 1 yang termasuk phase out N/A
83. Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap N/A
(kelebihan di atas cap setelah redemptions dan maturities)
84. Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A
85. Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 159
Page 162
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2023
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1:
Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1. Saham biasa (termasuk stock surplus) 7.252.306 f
2. Laba ditahan 222.650.234 i
3. Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 15.521.218 h
4. Modal yang diterbitkan yang termasuk phase out dari CET 1 N/A
5. Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6. CET 1 sebelum regulatory adjustment 245.423.758
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7. Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan -
dalam trading book
8. Goodwill (1.113.614) a
9. Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (426.630) c
10. Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A
11. Cash-flow hedge reserve N/A
12. Shortfall on provisions to expected losses N/A
13. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - k
14. Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) - j
15. Aset pensiun manfaat pasti N/A
16. Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan N/A
Posisi Keuangan)
17. Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain N/A
18. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
19. Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20. Mortgage servicing rights - b
21. Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di N/A
atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22. Jumlah melebihi batasan 15% dari:
23. Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A
24. Mortgage servicing rights N/A
25. Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
160 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 163
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2023
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
26. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Selisih PPKA dan CKPN -
b. PPKA non produktif (1.704.721)
c. Aset Pajak Tangguhan (7.356.283) d
d. Penyertaan (1.120.930)
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi -
f. Eksposur sekuritisasi -
g. Lainnya -
27. Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
28. Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (11.722.178)
29. Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 233.701.580
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)
31. Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar - g
akuntansi
32. Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar - e
akuntansi
33. Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
34. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35. Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
36. Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37. Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38. Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A
39. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
40. Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi N/A
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
41. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
42. Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor -
pengurangnya
43. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 -
44. Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45. Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 233.701.580
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 161
Page 164
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2023
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46. Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 202.750
47. Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
48. Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49. Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A
50. Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan 8.789.846
jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 8.992.596
Modal Pelengkap (Tier 2):
Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52. Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53. Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A
54. Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A
asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank GSIB)
55. Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net
posisi short yang diperkenankan)
56. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
a. Sinking fund -
b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58. Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 8.992.596
59. Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 242.694.176
60. Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 825.610.552
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan
Modal (Capital Buffer)
61. Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR 28,31%
62. Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 28,31%
63. Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 29,40%
64. Tambahan modal (buffer) - persentase terhadap ATMR 5,000%
65. Capital Conservation Buffer 2,500%
66. Countercyclical Buffer 0,000%
67. Higher Loss Absorbency Requirement 2,500%
68. Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan 19,41%
Modal (Buffer) – persentase terhadap ATMR
162 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 165
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1) - per 31 Desember 2023
Jumlah
No. Ref. yang berasal dari
(dalam Juta Rupiah)
No. Komponen Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian Konsolidasian
National minimal (jika berbeda dari Basel 3)
69. Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70. Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71. Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan
(sebelum pembobotan risiko)
72. Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A
entitas keuangan lain
73. Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74. Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
75. Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari N/A
kewajiban pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76. Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77. Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan N/A
standar
78. Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79. Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara
1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80. Cap pada CET 1 yang termasuk phase out N/A
81. Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
82. Cap pada AT 1 yang termasuk phase out N/A
83. Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap N/A
(kelebihan di atas cap setelah redemptions dan maturities)
84. Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A
85. Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 163
Page 166
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2024
ASET
1. Kas 29.315.878 29.315.815
2. Penempatan pada Bank Indonesia 45.054.681 45.054.681
3. Penempatan pada bank lain 11.167.894 10.722.300
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 221.208 221.208
5 Surat berharga yang dimiliki 400.007.735 395.066.432
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 1.222.258 1.222.258
kembali (repo)
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan 1.450.603 1.450.603
janji dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 10.061.742 10.061.742
9. Kredit dan pembiayaan yang diberikan 911.109.701 911.109.117
10. Pembiayaan syariah 10.717.227 10.717.227
11. Penyertaan modal 672.824 1.822.001
12. Aset keuangan lainnya 13.790.725 13.153.630
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset (34.521.992) (34.484.038)
keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (450.422) (412.468)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan (33.498.517) (33.498.517)
syariah
c. Lainnya (573.053) (573.053)
14. Aset tidak berwujud 2.722.675 2.668.116
Goodwill 1.158.201 1.157.122 a
Mortgage servicing rights - - b
Aset tidak berwujud lainnya (selain 1.564.474 1.510.994 c
Mortgage servicing rights)
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (917.036) (884.218)
Goodwill (43.512) (43.508) a
Mortgage servicing rights - - b
Aset tidak berwujud lainnya (selain (873.524) (840.710) c
Mortgage servicing rights)
15. Aset tetap dan inventaris 38.150.330 37.949.889
Akumulasi penyusutan aset tetap dan (9.899.706) (9.766.505)
inventaris -/-
16. Aset non produktif 2.127.603 2.127.603
a. Properti terbengkalai 47.668 47.668
b. Agunan yang diambil alih 1.859.220 1.859.220
c. Rekening tunda 12.747 12.747
d. Aset antar kantor 207.968 207.968
17. Aset lainnya 16.846.978 16.720.366
Aset pajak tangguhan 5.495.208 5.385.459 d
Lainnya 11.351.770 11.334.907
TOTAL ASET 1.449.301.328 1.444.248.227
164 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 167
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 361.883.711 361.890.019
2. Tabungan 562.093.704 562.093.704
3. Deposito 209.634.748 209.759.748
4. Uang Elektronik 1.369.505 1.369.505
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia 577 577
6. Liabilitas kepada bank lain 3.656.301 3.656.301
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 257.613 257.613
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual 1.330.996 1.330.996
dengan janji dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 4.651.955 4.651.955
10. Surat berharga yang diterbitkan 500.000 500.000
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima 2.241.939 2.241.939
Diakui dalam AT 1 - - e
Tidak diakui sebagai Komponen Modal 2.241.939 2.241.939
12. Setoran jaminan 275.893 275.893
13. Liabilitas antar kantor - -
14. Liabilitas lainnya 38.569.299 34.421.528
15. Kepentingan non-pengendali (non-controlling 194.466 113.050
interest)
TOTAL LIABILITAS 1.186.660.707 1.182.562.828
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 165
Page 168
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2024
EKUITAS
16. Modal disetor 1.540.938 1.540.938
a. Modal dasar 5.500.000 5.500.000
a.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk 5.500.000 5.500.000 f
Modal Inti Utama
a.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
b. Modal yang belum disetor -/- (3.959.062) (3.959.062)
b.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk (3.959.062) (3.959.062) f
Modal Inti Utama
b.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
c. Saham yang dibeli kembali (treasury - -
stock) -/-
c.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - f
Modal Inti Utama
c.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
17. Tambahan modal disetor 5.548.977 5.618.537
a. Agio 5.711.368 5.711.368 f
b. Disagio -/- - - f
c. Dana setoran modal - - f
d. Lainnya (162.391) (92.831)
18. Penghasilan komprehensif lain 8.173.485 8.164.571
a. Keuntungan 11.878.405 11.873.209
b. Kerugian -/- (3.704.920) (3.708.638)
19. Cadangan 3.720.540 3.720.540 h
a. Cadangan umum 3.720.540 3.720.540
b. Cadangan tujuan - -
20. Laba/rugi 243.656.681 242.640.813
a. Tahun-tahun lalu 223.029.202 222.200.295
a.1. Laba/Rugi tahun lalu 223.029.202 222.200.295 i
a.2. Peningkatan/penurunan - - j
nilai wajar atas kewajiban
keuangan
a.3. Keuntungan penjualan aset - - k
dalam transaksi sekuritisasi
b. Tahun berjalan 54.836.305 54.649.344
b.1. Laba/Rugi tahun berjalan 54.836.305 54.649.344 i
b.2. Peningkatan/penurunan - - j
nilai wajar atas kewajiban
keuangan
b.3. Keuntungan penjualan aset - - k
dalam transaksi sekuritisasi
c. Dividen yang dibayarkan -/- (34.208.826) (34.208.826) i
TOTAL EKUITAS 262.640.621 261.685.399
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.449.301.328 1.444.248.227
166 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 169
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2023
ASET
1. Kas 21.701.514 21.701.447
2. Penempatan pada Bank Indonesia 93.369.596 93.369.596
3. Penempatan pada bank lain 10.065.706 9.038.204
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 217.514 217.514
5 Surat berharga yang dimiliki 335.856.269 332.267.991
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 1.117.221 1.117.221
kembali (repo)
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan 93.097.151 93.097.151
janji dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 14.942.739 14.942.739
9. Kredit dan pembiayaan yang diberikan 801.238.110 801.236.990
10. Pembiayaan syariah 9.013.552 9.013.552
11. Penyertaan modal 853.800 1.970.303
12. Aset keuangan lainnya 15.094.056 14.397.891
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset (34.898.867) (34.859.953)
keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (444.590) (405.676)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan (34.059.755) (34.059.755)
syariah
c. Lainnya (394.522) (394.522)
14. Aset tidak berwujud 2.622.268 2.572.022
Goodwill 1.158.201 1.157.122 a
Mortgage servicing rights - - b
Aset tidak berwujud lainnya (selain 1.464.067 1.414.900 c
Mortgage servicing rights)
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (1.057.495) (1.031.778)
Goodwill (43.512) (43.508) a
Mortgage servicing rights - - b
Aset tidak berwujud lainnya (selain (1.013.983) (988.270) c
Mortgage servicing rights)
15. Aset tetap dan inventaris 36.924.867 36.742.510
Akumulasi penyusutan aset tetap dan (10.100.123) (9.992.344)
inventaris -/-
16. Aset non produktif 1.947.165 1.947.165
a. Properti terbengkalai 47.212 47.212
b. Agunan yang diambil alih 1.707.367 1.707.367
c. Rekening tunda 21.406 21.406
d. Aset antar kantor 171.180 171.180
17. Aset lainnya 16.101.967 16.317.035
Aset pajak tangguhan 7.451.236 7.356.283 d
TOTAL ASET 1.408.107.010 1.404.065.256
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 167
Page 170
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 348.457.223 348.494.977
2. Tabungan 536.183.763 536.183.763
3. Deposito 217.031.663 217.056.663
4. Uang Elektronik 1.240.471 1.240.471
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia 577 577
6. Liabilitas kepada bank lain 10.070.823 10.070.823
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 122.765 122.765
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual 1.054.780 1.054.780
dengan janji dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 6.701.256 6.701.256
10. Surat berharga yang diterbitkan 690.000 690.000
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima 1.629.049 1.629.049
Diakui dalam AT 1 - - e
Tidak diakui sebagai Komponen Modal 1.629.049 1.629.049
12. Setoran jaminan 290.144 290.144
13. Liabilitas antar kantor 5.388 5.388
14. Liabilitas lainnya 42.091.515 38.842.050
15. Kepentingan non-pengendali (non-controlling 181.337 108.278
interest)
TOTAL LIABILITAS 1.165.750.754 1.162.490.984
168 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 171
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2) - per 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Laporan Publikasi
Posisi Keuangan Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian dengan
Cakupan Konsolidasi No.
No. Pos-Pos
Berdasarkan Ketentuan Referensi
Konsolidasi Kehati-hatian
per 31 Desember 2023
EKUITAS
16. Modal disetor 1.540.938 1.540.938
a. Modal dasar 5.500.000 5.500.000
a.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk 5.500.000 5.500.000 f
Modal Inti Utama
a.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
b. Modal yang belum disetor -/- (3.959.062) (3.959.062)
b.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk (3.959.062) (3.959.062) f
Modal Inti Utama
b.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
c. Saham yang dibeli kembali (treasury - -
stock) -/-
c.1. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - f
Modal Inti Utama
c.2. Jumlah yang dipersyaratkan untuk - - g
Modal Inti Tambahan
17. Tambahan modal disetor 5.548.977 5.618.537
a. Agio 5.711.368 5.711.368 f
b. Disagio -/- - - f
c. Dana setoran modal - - f
d. Lainnya (162.391) (92.831)
18. Penghasilan komprehensif lain 8.553.051 8.530.414
a. Keuntungan 12.316.976 12.296.454
b. Kerugian -/- (3.763.925) (3.766.040)
19. Cadangan 3.234.149 3.234.149 h
a. Cadangan umum 3.234.149 3.234.149
b. Cadangan tujuan - -
20. Laba/rugi 223.479.141 222.650.234
a. Tahun-tahun lalu 201.035.967 200.411.992
a.1. Laba/Rugi tahun lalu 201.035.967 200.411.992 i
a.2. Peningkatan/penurunan - - j
nilai wajar atas kewajiban
keuangan
a.3. Keuntungan penjualan aset - - k
dalam transaksi sekuritisasi
b. Tahun berjalan 48.639.122 48.434.190
b.1. Laba/Rugi tahun berjalan 48.639.122 48.434.190 i
b.2. Peningkatan/penurunan - - j
nilai wajar atas kewajiban
keuangan
b.3. Keuntungan penjualan aset - - k
dalam transaksi sekuritisasi
c. Dividen yang dibayarkan -/- (26.195.948) (26.195.948) i
TOTAL EKUITAS 242.356.256 241.574.272
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.408.107.010 1.404.065.256
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 169
Page 172
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
7. Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC -Eligible (CCA) - per 31 Desember 2024
No. Pertanyaan Jawaban Jawaban Jawaban
1. Penerbit PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
2. Nomor identifikasi BBCA BBCA01ASBCN1 BBCA01BSBCN1
3. Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia Hukum Indonesia
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4. Pada saat masa transisi N/A N/A N/A
5. Setelah masa transisi CET 1 Tier 2 Tier 2
6. Apakah instrumen eligible untuk Solo/Group Solo Solo Solo
atau Group dan Solo
7. Jenis Instrumen Saham Biasa Surat berharga Surat berharga
subordinasi subordinasi
8. Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 7.252.306 435.000 65.000
9. Nilai Par dari instrumen 12,5 435.000 65.000
10. Klasifikasi akuntansi Ekuitas Liabilitas – Amortised Liabilitas – Amortised
Cost Cost
11. Tanggal penerbitan 31 Mei 2000 5 Juli 2018 5 Juli 2018
12. Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan Perpetual Dengan Jatuh Tempo Dengan Jatuh Tempo
jatuh tempo
13. Tanggal jatuh tempo N/A 5 Juli 2025 5 Juli 2030
14. Eksekusi call option atas persetujuan Pengawas Tidak Tidak Tidak
Bank
15. Tanggal call option, jumlah penarikan dan N/A N/A N/A
persyaratan call option lainnya (bila ada)
16. Subsequent call option N/A N/A N/A
Kupon/dividen
17. Fixed atau floating Floating Fixed Fixed
18. Tingkat dari kupon rate atau indeks lain yang N/A N/A N/A
menjadi acuan
19. Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak Tidak Tidak
20. Fully discretionary; partial atau mandatory Fully partial partial
21. Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak Tidak Tidak
22. Noncumulative atau cumulative Non-cumulative Cumulative Cumulative
23. Convertible atau non-convertible Non-convertible Non-convertible Non-convertible
24. Jika, convertible, sebutkan trigger point-nya N/A N/A N/A
25. Jika, convertible, apakah seluruh atau sebagian N/A N/A N/A
26. Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A N/A N/A
27. Jika dikonversi, apakah mandatory atau N/A N/A N/A
optional
28. Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen N/A N/A N/A
konversinya
29. Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it N/A N/A N/A
converts into
30. Fitur write-down Tidak Ya Ya
31. Jika write down, sebutkan trigger-nya N/A **) **)
32. Jika write down, apakah penuh atau sebagian N/A bisa penuh atau sebagian bisa penuh atau sebagian
33. Jika write down; permanen atau temporer N/A Permanen Permanen
34. Jika write down temporer, jelaskan mekanisme N/A N/A N/A
write up
35. Hierarki instrumen pada saat likuidasi *) ***) ***)
36. Apakah transisi untuk fitur yang non-compliant Tidak Tidak Tidak
37. Jika Ya, jelaskan fitur non-compliant N/A N/A N/A
Analisis Kualitatif
*)
Pada saat likuidasi pemegang saham hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur perseroan telah
memperoleh pembayaran dan masih terdapat sisa harta perseroan.
**)
(i)
Rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1) lebih rendah atau sama dengan 5,125% dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR)
baik secara individu maupun konsolidasian dengan perusahaan anak; dan/atau
(ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan penyertaan modal kepada Emiten yang dinilai berpotensi
terganggunya kelangsungan usahanya; dan
(iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan write down.
Jika dikemudian hari kriteria write down ditentukan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundangan, maka kriteria Write Down
akan mengikuti ketentuan tersebut.
***)
Pada saat likuidasi pemegang Obligasi Subordinasi hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur preferen
dan pemegang utang senior Perseroan telah memperoleh pembayaran dan masih terdapat sisa harta Perseroan.
170 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 173
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
7. Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC -Eligible (CCA) - per 31 Desember 2023
No. Pertanyaan Jawaban Jawaban Jawaban
1. Penerbit PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
2. Nomor identifikasi BBCA BBCA01ASBCN1 BBCA01ASBCN1
3. Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia Hukum Indonesia
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4. Pada saat masa transisi N/A N/A N/A
5. Setelah masa transisi CET 1 Tier 2 Tier 2
6. Apakah instrumen eligible untuk Solo/Group Solo Solo Solo
atau Group dan Solo
7. Jenis Instrumen Saham Biasa Surat berharga subordinasi Surat berharga subordinasi
8. Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 7.252.306 435.000 65.000
9. Nilai Par dari instrumen 12,5 435.000 65.000
10. Klasifikasi akuntansi Ekuitas Liabilitas – Amortised Liabilitas – Amortised
Cost Cost
11. Tanggal penerbitan 31 Mei 2000 5 Juli 2018 5 Juli 2018
12. Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan Perpetual Dengan Jatuh Tempo Dengan Jatuh Tempo
jatuh tempo
13. Tanggal jatuh tempo N/A 5 Juli 2025 5 Juli 2030
14. Eksekusi call option atas persetujuan Pengawas Tidak Tidak Tidak
Bank
15. Tanggal call option, jumlah penarikan dan N/A N/A N/A
persyaratan call option lainnya (bila ada)
16. Subsequent call option N/A N/A N/A
Kupon/dividen
17. Fixed atau floating Floating Fixed Fixed
18. Tingkat dari kupon rate atau indeks lain yang N/A N/A N/A
menjadi acuan
19. Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak Tidak Tidak
20. Fully discretionary; partial atau mandatory Fully partial partial
21. Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak Tidak Tidak
22. Noncumulative atau cumulative Non-cumulative Cumulative Cumulative
23. Convertible atau non-convertible Non-convertible Non-convertible Non-convertible
24. Jika, convertible, sebutkan trigger point-nya N/A N/A N/A
25. Jika, convertible, apakah seluruh atau sebagian N/A N/A N/A
26. Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A N/A N/A
27. Jika dikonversi, apakah mandatory atau N/A N/A N/A
optional
28. Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen N/A N/A N/A
konversinya
29. Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it N/A N/A N/A
converts into
30. Fitur write-down Tidak Ya Ya
31. Jika write down, sebutkan trigger-nya N/A **) **)
32. Jika write down, apakah penuh atau sebagian N/A bisa penuh atau sebagian bisa penuh atau sebagian
33. Jika write down; permanen atau temporer N/A Permanen Permanen
34. Jika write down temporer, jelaskan mekanisme N/A N/A N/A
write up
35. Hierarki instrumen pada saat likuidasi *) ***) ***)
36. Apakah transisi untuk fitur yang non-compliant Tidak Tidak Tidak
37. Jika Ya, jelaskan fitur non-compliant N/A N/A N/A
Analisis Kualitatif
*)
Pada saat likuidasi pemegang saham hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur perseroan telah
memperoleh pembayaran dan masih terdapat sisa harta perseroan.
**)
(i)
Rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1) lebih rendah atau sama dengan 5,125% dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR)
baik secara individu maupun konsolidasian dengan perusahaan anak; dan/atau
(ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan penyertaan modal kepada Emiten yang dinilai berpotensi
terganggunya kelangsungan usahanya; dan
(iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan write down.
Jika dikemudian hari kriteria write down ditentukan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundangan, maka kriteria Write
Down akan mengikuti ketentuan tersebut.
***)
Pada saat likuidasi pemegang Obligasi Subordinasi hanya akan memperoleh pengembalian investasinya jika seluruh kreditur preferen
dan pemegang utang senior Perseroan telah memperoleh pembayaran dan masih terdapat sisa harta Perseroan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 171
Page 174
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
10.a. Rasio Pengungkit - Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit -
Bank secara Individu
A. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
No. Keterangan Periode 31 Desember 2024
1 Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. 1.439.638.640
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN).
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau -
entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar
cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam -
sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank
umum.
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan
posisi keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam N/A
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan N/A
berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur
dalam Rasio Pengungkit.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur -
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 930.837
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. 199.932
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK. 151.566.257
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (51.764.964)
12 Penyesuaian lainnya. -
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit. 1.540.570.702
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No. Keterangan
31 Desember 2024 30 September 2024
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak 1.437.334.614 1.424.919.493
termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak - -
lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena
adanya penerapan standar akuntansi keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif). - -
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur - -
SFT yang diakui sebagai aset).
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan). (33.308.750) (34.813.195)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana (15.488.631) (16.685.423)
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban
penyediaan modal minimum bagi bank umum).
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 1.388.537.233 1.373.420.875
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin 306.487 525.094
yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi
persyaratan tertentu.
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif. 843.269 632.173
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central - (28)
counterparty (CCP)).
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit. - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit).
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 1.149.756 1.157.239
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
172 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 175
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No. Keterangan
31 Desember 2024 30 September 2024
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 2.085.107 2.029.501
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada 199.932 295.214
perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT 2.285.039 2.324.715
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 447.829.590 427.654.442
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN).
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau (296.263.333) (285.496.275)
kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN).
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (2.967.583) (3.138.590)
22 Total Eksposur TRA 148.598.674 139.019.577
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 239.468.854 230.944.007
24 Total Eksposur 1.540.570.702 1.515.922.406
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
Rasio Pengungkit (Leverage)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 15,54% 15,23%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 15,54% 15,23%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3,00% 3,00%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit N/A N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk 39.732.399 50.514.785
transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT.
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah 2.085.107 2.029.501
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction)
yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
dalam SFT.
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 1.578.217.994 1.564.407.690
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28.
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 1.578.217.994 1.564.407.690
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28.
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 15,17% 14,76%
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28.
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 15,17% 14,76%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai
rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 173
Page 176
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
10.b. Rasio Pengungkit - Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
A. Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
No. Keterangan Periode 31 Desember 2024
1 Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. 1.483.823.320
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN).
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau (5.053.101)
entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar
cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam -
sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank
umum.
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan
posisi keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
N/A
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan N/A
berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur
dalam Rasio Pengungkit.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur -
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 931.752
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. 785.603
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK. 152.528.902
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (45.819.100)
12 Penyesuaian lainnya. -
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit. 1.587.197.376
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No. Keterangan
31 Desember 2024 30 September 2024
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak 1.475.876.150 1.461.747.831
termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak - -
lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena
adanya penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif) - -
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT - -
yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (34.520.951) (35.956.495)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana (8.322.962) (9.441.920)
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban
penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 1.433.032.237 1.416.349.416
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin 309.691 525.094
yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi
persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif 843.269 632.173
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central N/A (28)
counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 1.152.960 1.157.239
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
174 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 177
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
B. Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No. Keterangan
31 Desember 2024 30 September 2024
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 2.671.820 2.419.386
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada 786.644 685.099
perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT 3.458.464 3.104.485
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 450.823.119 429.876.572
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau (298.294.217) (287.516.556)
kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (2.975.187) (3.141.201)
22 Total Eksposur TRA 149.553.715 139.218.815
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 255.311.302 247.507.639
24 Total Eksposur 1.587.197.376 1.559.829.955
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
Rasio Pengungkit (Leverage)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 16,09% 15,87%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 16,09% 15,87%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3,00% 3,00%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit N/A N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk 40.516.446 51.425.093
transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah 2.671.820 2.419.386
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction)
yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 1.625.042.002 1.608.835.662
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 1.625.042.002 1.608.835.662
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 15,71% 15,38%
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 15,71% 15,38%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai
rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam
baris 28
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 175
Page 178
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
12.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang CKPN (Pendekatan
Stage 2 dan Nilai Bersih
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 IRB)
Stage 3 (a+b-c)
Tempo Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
1 Kredit 16.022.062 878.890.020 32.382.006 20.727.914 11.654.092 862.530.076
2 Surat Berharga 100.000 381.416.498 377.570 100.000 277.570 381.138.928
3 Transaksi Rekening 89.066 355.273.406 2.967.583 159.872 2.807.711 352.394.889
Administratif
4 Total 16.211.128 1.615.579.924 35.727.159 20.987.786 14.739.373 1.596.063.893
12.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang CKPN (Pendekatan
Stage 2 dan Nilai Bersih
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 IRB)
Stage 3 (a+b-c)
Tempo Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
1 Kredit 16.413.245 905.413.099 33.498.517 21.468.597 12.029.920 888.327.827
2 Surat Berharga 100.000 394.966.431 412.468 100.000 312.468 394.653.963
3 Transaksi Rekening 89.066 357.312.122 2.975.187 159.872 2.815.315 354.426.001
Administratif
4 Total 16.602.311 1.657.691.652 36.886.172 21.728.469 15.157.703 1.637.407.791
176 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 179
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
13.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan 18.199.114
terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan 6.401.257
terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh 1.487.692
tempo
4 Nilai hapus buku 2.150.890
5 Perubahan lain (4.839.727)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode 16.122.062
pelaporan (1+2-3-4+5)
13.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan 18.571.755
terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan 6.566.508
terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh 1.520.068
tempo
4 Nilai hapus buku 2.465.904
5 Perubahan lain (4.639.046)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode 16.513.245
pelaporan (1+2-3-4+5)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 177
Page 180
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Indonesia
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan kepada Pemerintah - 368.166.256 - - 368.166.256
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 313.604 42.199.324 - - 42.512.928
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 260.231 52.102.114 78.226 57.714 52.498.285
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 9.699 54.245.819 488.913 11.950 54.756.381
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - 627.983 - - 627.983
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 14.450.545 187.288.264 6.263.453 9.435.054 217.437.316
9 Kredit Beragun Properti Komersial 22.205.493 310.678.296 7.532.061 12.944.109 353.359.959
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 3.775.001 87.147.016 2.153.413 3.498.945 96.574.375
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 7.701.027 244.044.367 3.073.298 4.434.524 259.253.216
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 254.205 4.639.972 169.738 274.752 5.338.667
15 Aset Lainnya 4.442.645 59.345.655 1.034.432 3.709.309 68.532.041
Total 53.412.450 1.410.485.066 20.793.534 34.366.357 1.519.057.407
14.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Indonesia
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan kepada Pemerintah - 445.174.198 - - 445.174.198
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 45.470.531 - - 45.470.531
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 254.814 58.801.484 82.310 161.810 59.300.418
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 163.539 45.854.488 682.229 7.017 46.707.273
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - 538.590 - - 538.590
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 12.623.481 173.194.709 5.416.358 8.301.905 199.536.453
9 Kredit Beragun Properti Komersial 19.845.464 266.652.637 5.710.675 11.798.687 304.007.463
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 3.153.019 74.610.364 2.062.102 2.990.885 82.816.370
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 5.942.622 228.425.397 2.914.179 3.707.889 240.990.087
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 255.511 4.280.227 69.507 136.113 4.741.358
15 Aset Lainnya 3.104.743 55.168.724 742.724 1.943.826 60.960.017
Total 45.343.193 1.398.171.349 17.680.084 29.048.132 1.490.242.758
178 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 181
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
14.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Indonesia Operasi Luar
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur Negeri
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah - 378.037.874 - - - 378.037.874
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 346.937 42.459.758 - 233.333 - 43.040.028
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 260.231 54.174.271 78.226 57.714 345.285 54.915.727
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 9.699 53.928.029 488.913 11.950 - 54.438.591
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - 600.017 - - 59.109 659.126
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 14.494.023 188.393.579 6.264.528 9.476.912 - 218.629.042
9 Kredit Beragun Properti Komersial 22.210.582 310.791.336 7.532.061 12.949.390 - 353.483.369
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 77.950 57.296 12.376 53.387 - 201.009
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 5.795.060 96.295.259 2.842.230 4.518.449 - 109.450.998
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 9.318.475 258.023.419 3.927.856 5.001.871 - 276.271.621
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 274.445 4.723.792 178.095 281.286 - 5.457.618
15 Aset Lainnya 4.489.109 60.956.954 1.034.432 3.709.533 4.035 70.194.063
Total 57.276.511 1.448.441.584 22.358.717 36.293.825 408.429 1.564.779.066
14.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah (CRB-1) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Tagihan bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio
Indonesia Operasi Luar
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur Negeri
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah - 455.677.257 - - 200.323 455.877.580
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 46.141.368 - - - 46.141.368
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 254.814 60.038.662 82.310 161.810 118.337 60.655.933
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 163.539 45.144.398 682.229 7.017 - 45.997.183
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - 840.103 - - - 840.103
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 12.646.670 173.829.079 5.416.358 8.314.072 - 200.206.179
9 Kredit Beragun Properti Komersial 19.850.423 266.836.271 5.710.675 11.800.158 - 304.197.527
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - 254.391 - - - 254.391
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 4.671.048 83.106.717 2.656.156 3.738.644 - 94.172.565
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 6.591.439 240.936.018 2.938.749 4.233.795 707.494 255.407.495
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 270.892 4.352.023 73.605 140.505 - 4.837.025
15 Aset Lainnya 3.104.743 56.462.862 742.724 1.943.826 7.966 62.262.121
Total 47.553.568 1.433.619.149 18.302.806 30.339.827 1.034.120 1.530.849.470
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 179
Page 182
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank secara Individu
Tagihan
Tagihan Tagihan kepada
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
Periode 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - - 206.306
2 Pertambangan dan Penggalian - 2.464.263 - - - -
3 Industri Pengolahan - 1.451.472 - - - 43.760
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, - 19.542.010 - - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 923.629 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - 51.391 - - - 6.463
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 7.602.426 - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 9.575.496 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 6.116.796 - - 52.498.285 - 54.493.132
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - - 6.391
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna - - - - - -
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 358.964.489 - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - 322
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai - - - - - -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - 7
24 Lainnya 3.084.971 902.241 - - - -
Total 368.166.256 42.512.928 - 52.498.285 - 54.756.381
180 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 183
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan berupa Kredit untuk Tagihan
Kredit
Surat Berharga/ Kredit Pengadaan kepada Usaha
Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Piutang Subordinasi, Beragunan Tanah, Mikro, Usaha Aset
Properti Pegawai/ kepada Telah Jatuh
Ekuitas, dan Properti Pengolahan Kecil, dan Lainnya
Rumah Pensiunan Korporasi Tempo
Instrumen Modal Komersial Tanah, dan Portofolio
Tinggal
Lainnya Konstruksi Ritel
(i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- 2.539.663 28.392.033 - - 1.558.971 8.344.760 78.315 -
- 917.426 5.791.945 - - 262.346 23.271.270 22.172 -
- 24.527.673 135.472.122 - - 3.048.247 62.202.313 2.096.355 -
- 262.092 6.273.436 - - 74.487 5.566.707 2.836 -
- 202.352 2.777.980 - - 87.955 2.365.182 6.586 -
- 3.287.358 5.437.572 - - 986.197 32.271.268 82.458 -
- 67.996.489 98.355.707 - - 9.907.505 26.113.882 1.386.961 -
- 6.469.953 14.275.418 - - 1.382.229 13.707.041 34.591 -
- 2.041.698 10.443.724 - - 1.296.432 1.926.797 112.200 -
80 684.646 1.852.168 - - 240.341 19.017.415 12.862 -
627.903 164.358 352.938 - - 141.594 2.011.826 827 7.018
- 2.445.617 21.375.176 - - 1.100.462 11.164.299 113.387 -
- 1.632.016 3.020.868 - - 851.248 483.061 25.679 -
- 1.785.898 6.998.376 - - 679.663 2.138.532 27.442 -
- - - - - - - - -
- 151.839 891.383 - - 209.391 319.298 4.533 -
- 872.696 3.901.189 - - 324.588 410.317 9.135 -
- 101.962 358.629 - - 116.824 240.092 154 -
- 576.036 1.628.763 - - 467.598 113.303 7.832 -
- - - - - - - - -
- 15 - - - 175 - - -
- 100.777.529 5.760.532 - - 52.070.777 - 1.209.586 -
- - - - - 20.648.784 307 46.570 -
- - - - - 1.118.561 47.585.546 58.186 68.525.023
627.983 217.437.316 353.359.959 - - 96.574.375 259.253.216 5.338.667 68.532.041
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 181
Page 184
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank secara Individu
Tagihan
Tagihan Tagihan kepada
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
Periode 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - 283.311 - - - 679.038
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.589.240 - - - 231
3 Industri Pengolahan - 1.860.267 - - - 234.105
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, - 9.919.274 - - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.318.930 - - - 2.838
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - - - - - 99.578
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.781.787 - - - 879
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - - 6.574
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 8.890.611 - - - 1.017
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.627.417 11.277.779 - 59.300.418 - 45.676.193
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - - 2.618
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna - - - - - 4.194
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 439.746.249 - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 2.758.563 - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai - - - - - -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - 8
24 Lainnya 2.800.532 1.790.769 - - - -
Total 445.174.198 45.470.531 - 59.300.418 - 46.707.273
182 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 185
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan berupa Kredit untuk Tagihan
Kredit
Surat Berharga/ Kredit Pengadaan kepada Usaha
Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Piutang Subordinasi, Beragunan Tanah, Mikro, Usaha Aset
Properti Pegawai/ kepada Telah Jatuh
Ekuitas, dan Properti Pengolahan Kecil, dan Lainnya
Rumah Pensiunan Korporasi Tempo
Instrumen Modal Komersial Tanah, dan Portofolio
Tinggal
Lainnya Konstruksi Ritel
(i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- 2.478.673 24.079.504 - - 1.581.628 9.571.121 50.060 -
- 737.278 882.080 - - 194.487 17.294.432 1.004 -
- 23.732.985 124.109.105 - - 2.336.407 55.176.440 2.174.287 -
- 282.759 2.661.057 - - 45.198 3.913.678 2.734 -
- 62.360 331.026 - - 60.984 2.206.756 2.896 -
- 3.702.059 4.774.517 - - 670.441 26.090.597 113.313 -
- 62.443.583 91.297.646 - - 8.635.017 27.577.459 1.168.065 -
- 4.914.983 12.117.937 - - 1.024.712 9.814.144 59.299 -
- 1.577.052 10.414.460 - - 1.253.556 1.828.436 34.186 -
80 677.015 796.081 - - 185.569 17.697.167 13.773 -
538.510 188.576 202.541 - - 113.650 3.400.436 27 -
- 2.017.397 13.888.291 - - 974.026 8.925.181 37.963 -
- 1.541.740 2.502.981 - - 590.237 292.297 8.222 -
- 1.627.292 4.700.355 - - 568.444 3.640.523 12.878 -
- - - - - - - - -
- 76.706 784.633 - - 125.796 299.528 773 -
- 805.097 3.436.142 - - 236.965 436.348 4.837 -
- 56.037 299.189 - - 89.172 103.100 11.303 -
- 495.405 1.420.588 - - 320.477 105.134 5.325 -
- - - - - - - - -
- 32 - - - 429 - - -
- 92.119.424 5.309.330 - - 44.197.983 - 947.948 -
- - - - - 18.448.053 723 31.217 -
- - - - - 1.163.139 52.616.587 61.248 60.960.017
538.590 199.536.453 304.007.463 - - 82.816.370 240.990.087 4.741.358 60.960.017
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 183
Page 186
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.2b Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan Tagihan kepada
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
Periode 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - - 206.306
2 Pertambangan dan Penggalian - 2.464.263 - - - -
3 Industri Pengolahan - 1.451.472 - - - 43.760
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, - 19.983.313 - - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 994.827 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - 51.391 - - - 6.463
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 7.602.426 - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 9.575.496 - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 10.632.048 4.319 - 54.915.727 - 54.175.342
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - - 6.391
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna - 135 - - - -
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 364.320.855 - - - - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - 10.145 - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - 322
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai - - - - - -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - 7
24 Lainnya 3.084.971 902.241 - - - -
Total 378.037.874 43.040.028 - 54.915.727 - 54.438.591
184 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 187
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan berupa Kredit untuk Tagihan
Kredit
Surat Berharga/ Kredit Pengadaan kepada Usaha
Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Piutang Subordinasi, Beragunan Tanah, Mikro, Usaha Aset
Properti Pegawai/ kepada Telah Jatuh
Ekuitas, dan Properti Pengolahan Kecil, dan Lainnya
Rumah Pensiunan Korporasi Tempo
Instrumen Modal Komersial Tanah, dan Portofolio
Tinggal
Lainnya Konstruksi Ritel
(i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- 2.539.663 28.392.033 - 196.483 2.090.101 9.402.255 85.873 -
- 917.426 5.791.945 - - 474.331 24.576.891 23.997 -
- 24.527.673 135.472.122 - - 4.250.347 67.101.275 2.110.537 -
- 262.092 6.273.436 - - 101.245 5.752.941 3.132 -
- 202.352 2.777.980 - - 121.667 2.367.998 7.034 -
- 3.287.831 5.437.572 - - 1.352.433 32.736.868 86.955 -
- 67.997.027 98.357.285 - - 12.830.245 28.451.791 1.420.999 -
- 6.469.953 14.284.537 - - 1.668.302 14.464.320 37.340 -
- 2.042.153 10.445.614 - - 1.804.399 2.102.651 119.799 -
80 684.646 1.852.168 - - 406.603 19.887.438 14.154 -
659.046 164.358 352.938 - - 509.853 5.836.160 3.023 7.018
- 2.445.617 21.471.969 - - 1.223.557 11.577.227 114.287 -
- 1.632.016 3.020.868 - - 1.060.818 501.680 26.959 -
- 1.785.898 6.998.376 - - 966.898 2.719.755 31.038 -
- - - - - 396.764 1.081 4.620 -
- 151.839 891.383 - - 544.629 359.226 7.335 -
- 873.964 3.901.189 - - 846.141 425.775 13.762 -
- 101.962 358.629 - - 196.576 244.056 1.315 -
- 576.036 1.628.763 - - 1.936.784 116.645 21.212 -
- - - - - 794 90 18 -
- 15 - - - 175 - - -
- 101.966.411 5.774.562 - 4.526 54.290.404 59.029 1.219.427 -
- 110 - - - 20.805.086 923 46.616 -
- - - - - 1.572.846 47.585.546 58.186 70.187.045
659.126 218.629.042 353.483.369 - 201.009 109.450.998 276.271.621 5.457.618 70.194.063
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 185
Page 188
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.2b Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-2) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan Tagihan kepada
kepada Bank Tagihan
Tagihan kepada Tagihan Perusahaan Efek
Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada dan Lembaga
Multilateral Covered
Pemerintah Sektor Bank Jasa Keuangan
dan Lembaga Bond
Publik Lainnya
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
Periode 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - 283.311 - - - 679.038
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.589.240 - - - 231
3 Industri Pengolahan - 1.860.267 - - - 234.105
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, - 10.344.274 - - - -
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, - - - - - -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.345.922 - - - 2.838
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi - - - 1.011 - 99.578
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.781.787 - - - 879
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan - - - - - 6.574
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - 8.890.611 - - - 1.017
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 9.911.629 11.466.689 - 60.159.136 - 44.966.103
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - - 2.618
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna - 175 - - - 4.194
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 443.165.419 - - 495.786 - -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - 29.760 - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan - - - - - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - 2.758.563 - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai - - - - - -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - 8
24 Lainnya 2.800.532 1.790.769 - - - -
Total 455.877.580 46.141.368 - 60.655.933 - 45.997.183
186 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 189
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan berupa Kredit untuk Tagihan
Kredit
Surat Berharga/ Kredit Pengadaan kepada Usaha
Beragun Kredit Tagihan Tagihan yang
Piutang Subordinasi, Beragunan Tanah, Mikro, Usaha Aset
Properti Pegawai/ kepada Telah Jatuh
Ekuitas, dan Properti Pengolahan Kecil, dan Lainnya
Rumah Pensiunan Korporasi Tempo
Instrumen Modal Komersial Tanah, dan Portofolio
Tinggal
Lainnya Konstruksi Ritel
(i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- 2.478.673 24.079.504 - 241.489 1.971.045 10.740.622 55.379 -
- 737.278 882.080 - - 368.411 17.673.782 1.876 -
- 23.732.985 124.128.665 - - 3.415.944 57.707.485 2.185.409 -
- 282.759 2.661.057 - - 64.373 3.922.266 2.788 -
- 62.360 331.026 - - 93.581 2.210.026 3.572 -
- 3.702.059 4.820.517 - - 969.736 27.292.294 115.971 -
- 62.443.583 91.297.646 - - 10.512.419 29.695.580 1.191.308 -
- 4.914.983 12.181.890 - - 1.271.282 11.078.643 61.357 -
- 1.577.432 10.414.460 - - 1.640.845 2.054.752 39.533 -
80 677.015 796.081 - - 339.469 18.045.704 14.846 -
812.866 188.576 202.541 - - 374.437 5.244.200 1.668 -
- 2.017.397 13.931.843 - - 1.073.329 9.303.116 38.990 -
- 1.541.740 2.502.981 - - 741.946 306.960 9.166 -
- 1.627.292 4.700.355 - - 905.983 4.371.079 15.978 -
- - - - - 375.710 1.653.623 3.664 -
- 76.706 784.633 - - 2.057.299 389.573 17.703 -
- 805.463 3.436.142 - - 541.874 452.016 6.831 -
- 56.037 299.189 - - 163.579 106.910 12.049 -
- 495.405 1.420.588 - - 1.073.144 108.490 8.118 -
- - - - - 17 32 - -
- 32 - - - 429 - - -
- 92.788.404 5.326.329 - 12.902 45.848.046 251.536 958.354 -
- - - - - 18.501.181 182.219 31.217 -
27.157 - - - - 1.868.486 52.616.587 61.248 62.262.121
840.103 200.206.179 304.197.527 - 254.391 94.172.565 255.407.495 4.837.025 62.262.121
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 187
Page 190
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.3a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
>1 tahun s.d. >3 tahun s.d. Non-
≤ 1 tahun > 5 tahun Total
3 tahun 5 tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 170.512.358 81.728.621 91.516.636 24.408.641 - 368.166.256
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 4.566.666 5.234.754 2.777.797 29.933.711 - 42.512.928
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 38.510.699 12.904.435 989.604 93.547 - 52.498.285
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 22.794.960 31.217.684 743.737 - - 54.756.381
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 627.983 627.983
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 88.480.417 19.592.016 25.467.710 83.897.173 - 217.437.316
9 Kredit Beragun Properti Komersial 174.334.232 30.488.077 46.011.168 102.526.482 - 353.359.959
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 17.846.096 34.735.526 30.939.563 13.053.190 - 96.574.375
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 108.480.772 37.646.129 38.078.905 75.047.410 - 259.253.216
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.981.364 607.027 585.587 2.164.689 - 5.338.667
15 Aset Lainnya - - - - 68.532.041 68.532.041
Total 627.507.564 254.154.269 237.110.707 331.124.843 69.160.024 1.519.057.407
14.3a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
>1 tahun s.d. >3 tahun s.d. Non-
≤ 1 tahun > 5 tahun Total
3 tahun 5 tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 259.715.665 74.492.328 68.288.390 42.677.815 - 445.174.198
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 16.763.999 6.260.650 3.456.990 18.988.892 - 45.470.531
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 43.714.415 15.228.506 262.328 95.169 - 59.300.418
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 10.012.939 28.518.197 3.610.001 4.566.136 - 46.707.273
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 538.590 538.590
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 83.916.395 16.560.903 23.651.163 75.407.992 - 199.536.453
9 Kredit Beragun Properti Komersial 161.154.956 22.527.811 41.146.304 79.178.392 - 304.007.463
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 14.536.505 28.866.474 28.130.215 11.283.176 - 82.816.370
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 109.393.321 29.924.821 43.395.104 58.276.841 - 240.990.087
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.200.805 259.276 614.007 1.667.270 - 4.741.358
15 Aset Lainnya - - - - 60.960.017 60.960.017
Total 701.409.000 222.638.966 212.554.502 292.141.683 61.498.607 1.490.242.758
188 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 191
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
14.3b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
>1 tahun s.d. >3 tahun s.d. Non-
≤ 1 tahun > 5 tahun Total
3 tahun 5 tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 178.669.930 82.725.065 91.641.323 25.001.556 - 378.037.874
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 4.784.264 5.283.542 2.838.511 30.133.711 - 43.040.028
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 40.699.895 13.056.693 1.065.592 93.547 - 54.915.727
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 22.477.170 31.217.684 743.737 - - 54.438.591
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 659.126 659.126
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 89.540.921 19.602.656 25.541.245 83.944.220 - 218.629.042
9 Kredit Beragun Properti Komersial 174.403.575 30.490.588 46.013.058 102.576.148 - 353.483.369
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 139.484 14.485 27.462 19.578 - 201.009
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 22.430.921 39.018.471 34.280.785 13.720.821 - 109.450.998
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 116.944.073 41.836.231 40.904.278 76.587.039 - 276.271.621
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.019.970 638.733 626.420 2.172.495 - 5.457.618
15 Aset Lainnya 103.501 382.081 - - 69.708.481 70.194.063
Total 652.213.704 264.266.229 243.682.411 334.249.115 70.367.607 1.564.779.066
14.3b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak (CRB-3) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
>1 tahun s.d. >3 tahun s.d. Non-
≤ 1 tahun > 5 tahun Total
3 tahun 5 tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 266.253.164 76.929.655 68.892.153 43.802.608 - 455.877.580
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 16.901.701 6.296.360 3.502.423 19.440.884 - 46.141.368
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 44.551.204 15.663.431 346.129 95.169 - 60.655.933
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 9.302.849 28.518.197 3.610.001 4.566.136 - 45.997.183
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 840.103 840.103
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 83.919.827 16.583.495 23.737.309 75.965.548 - 200.206.179
9 Kredit Beragun Properti Komersial 161.205.627 22.533.228 41.212.513 79.246.159 - 304.197.527
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 6.475 51.076 80.146 116.694 - 254.391
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 18.322.033 33.048.595 30.980.717 11.821.220 - 94.172.565
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 115.909.852 33.620.880 45.764.945 60.111.818 - 255.407.495
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.215.171 288.407 657.862 1.675.585 - 4.837.025
15 Aset Lainnya 516.725 361 - - 61.745.035 62.262.121
Total 719.104.628 233.533.685 218.784.198 296.841.821 62.585.138 1.530.849.470
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 189
Page 192
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.4a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Indonesia
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 61.563.591 1.687.650.926 23.609.909 35.762.609 1.808.587.035
2 Tagihan yang mengalami peningkatan dan
pemburukan risiko kredit (Stage 2 dan
Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 1.051.647 19.750.623 273.517 218.250 21.294.037
b. Telah jatuh tempo 444.470 15.255.601 417.075 497.406 16.614.552
3 CKPN - Stage 1 926.490 13.132.988 278.683 546.011 14.884.172
4 CKPN - Stage 2 502.540 9.361.692 110.737 31.646 10.006.615
5 CKPN - Stage 3 191.594 10.721.580 247.513 224.859 11.385.546
6 Tagihan yang dihapus buku 19.973 3.213.645 36.923 24.705 3.295.246
14.4a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Wilayah
No. Keterangan
Indonesia
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 54.405.384 1.639.510.811 20.836.418 31.583.138 1.746.335.751
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 1.325.092 18.501.920 644.797 372.883 20.844.692
b. Telah jatuh tempo 554.571 14.174.834 158.992 249.763 15.138.160
3 CKPN - Stage 1 782.933 14.593.257 244.763 637.977 16.258.930
4 CKPN - Stage 2 689.573 9.242.353 447.305 92.572 10.471.803
5 CKPN - Stage 3 322.693 10.016.982 89.689 122.596 10.551.960
6 Tagihan yang dihapus buku 63.106 2.299.060 22.070 104.248 2.488.484
190 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 193
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
14.4b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan
Indonesia Operasi
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur Luar Negeri
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan 65.591.336 1.718.602.552 25.194.340 37.725.478 404.394 1.847.518.100
2 Tagihan yang mengalami peningkatan dan
pemburukan risiko kredit (Stage 2 dan
Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 1.182.752 20.430.731 291.312 237.747 - 22.142.542
b. Telah jatuh tempo 504.570 15.578.190 439.148 515.405 - 17.037.313
3 CKPN - Stage 1 975.321 13.461.986 296.938 572.054 - 15.306.299
4 CKPN - Stage 2 511.083 9.399.192 114.052 35.222 - 10.059.549
5 CKPN - Stage 3 271.542 11.319.428 263.150 239.257 - 12.093.377
6 Tagihan yang dihapus buku 123.891 3.655.923 67.076 56.577 - 3.903.467
14.4b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah (CRB-4) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
Wilayah
No. Keterangan
Indonesia Operasi
Sumatera Jawa Kalimantan Total
Bagian Timur Luar Negeri
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan 56.644.432 1.666.539.916 21.467.156 32.886.431 1.159.358 1.778.697.293
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 1.370.409 19.254.226 657.092 385.919 - 21.667.646
b. Telah jatuh tempo 590.023 14.419.324 168.313 260.697 - 15.438.357
3 CKPN - Stage 1 824.499 14.918.861 256.782 656.935 1.734 16.658.811
4 CKPN - Stage 2 693.485 9.470.173 448.720 93.936 - 10.706.314
5 CKPN - Stage 3 350.840 10.286.048 96.289 130.503 - 10.863.680
6 Tagihan yang dihapus buku 160.518 2.529.168 34.785 115.532 - 2.840.003
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 191
Page 194
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.5a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Kerugian Kerugian Kerugian
Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan Penurunan Penurunan Penurunan
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku
Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) -
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Per 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan 47.554.246 47.478 276.658 724.085 3.660 198.590 18.550
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 51.647.233 139.221 30.803 273.186 94.639 8.631 801
3 Industri Pengolahan 324.501.867 4.178.365 8.652.768 4.069.001 2.481.361 6.556.366 738.207
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ 38.565.449 1.172 4.057 241.783 189 1.221 285
Air Panas, dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan 6.873.598 3.060 10.458 74.342 200 3.885 4.754
Air Limbah, Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 51.198.374 256.320 213.782 798.050 138.257 131.531 41.544
7 Perdagangan Besar dan 275.683.423 2.794.602 3.500.692 4.350.064 1.557.051 2.117.956 663.504
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor
8 Pengangkutan dan 53.001.857 38.278 51.729 672.965 2.837 17.464 7.749
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan 20.630.843 5.056.276 240.593 361.616 2.277.608 128.501 15.826
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 39.783.855 776.743 32.747 255.620 401.470 19.955 1.637
11 Aktivitas Keuangan dan 171.747.430 2.277 2.099 595.642 52 3.073 2.960
Asuransi
12 Real Estat 41.569.632 4.509.898 231.895 603.752 2.354.384 118.512 4.812
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, 7.598.428 242.576 39.995 96.955 103.976 15.613 5.105
dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 13.462.787 66.319 40.505 249.694 38.345 13.115 4.793
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, 379.652.045 - - 96 - - 314
Pertahanan, dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.914.995 465 6.897 25.672 82 2.377 722
17 Aktivitas Kesehatan Manusia 6.262.885 1.618 14.319 90.991 119 5.228 615
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan 938.927 1.900 4.488 18.991 304 4.334 873
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 3.385.600 17.464 14.576 64.493 1.841 7.121 4.692
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja;
Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional 190 - - - - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 162.084.497 2.542.221 2.605.150 493.574 362.797 1.443.153 1.096.154
23 Bukan Lapangan Usaha 48.792.318 269.320 191.166 538.426 65.326 155.428 295.178
Lainnya
24 Lainnya 61.736.556 348.464 449.175 285.174 122.117 433.492 386.171
Total 1.808.587.035 21.294.037 16.614.552 14.884.172 10.006.615 11.385.546 3.295.246
192 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 195
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
14.5a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Kerugian Kerugian Kerugian
Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan Penurunan Penurunan Penurunan
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku
Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) -
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Per 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan 46.988.338 69.698 209.568 842.217 16.884 159.932 21.087
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 37.111.481 8.635 1.667 189.336 944 699 1.628
3 Industri Pengolahan 295.045.386 4.250.811 8.637.003 4.346.626 2.476.302 6.461.097 250.808
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ 22.641.630 555 3.617 123.223 46 883 188
Air Panas, dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan 4.255.108 20.258 7.954 77.030 7.162 5.206 4.511
Air Limbah, Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 46.383.483 153.827 246.252 804.722 6.983 133.207 26.804
7 Perdagangan Besar dan 263.122.852 2.943.447 2.897.702 4.498.357 1.532.967 1.755.481 836.655
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor
8 Pengangkutan dan 40.671.910 24.312 263.069 615.296 2.952 203.777 4.871
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan 18.868.662 3.015.857 99.594 489.921 1.730.088 66.221 88.085
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 34.011.132 871.835 18.739 223.427 467.583 4.990 2.623
11 Aktivitas Keuangan dan 162.772.222 5.223 1.919 602.770 264 3.662 2.588
Asuransi
12 Real Estat 31.908.954 5.916.354 108.821 620.634 3.432.326 70.865 116.547
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, 6.182.467 710.422 20.223 86.469 362.770 13.546 5.046
dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 12.834.871 97.001 24.336 220.545 53.135 11.519 12.013
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, 453.545.291 - - 300 - - 116
Pertahanan, dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 1.506.295 1.152 1.398 22.567 164 638 765
17 Aktivitas Kesehatan Manusia 5.769.155 874 6.471 110.772 115 1.634 1.128
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan 657.287 2.960 17.926 14.948 96 6.742 763
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 5.524.849 13.691 8.549 935.940 1.763 3.390 7.791
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja;
Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional 461 - - 1 - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 144.243.773 2.458.645 2.060.299 603.928 300.048 1.212.774 844.309
23 Bukan Lapangan Usaha 44.302.763 203.735 136.361 521.315 50.801 113.499 260.158
Lainnya
24 Lainnya 67.987.381 75.400 366.692 308.586 28.410 322.198 -
Total 1.746.335.751 20.844.692 15.138.160 16.258.930 10.471.803 10.551.960 2.488.484
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 193
Page 196
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.5b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Kerugian Kerugian Kerugian
Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan Penurunan Penurunan Penurunan
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku
Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) -
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Per 31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan 49.381.277 62.602 299.376 755.695 5.575 216.840 42.533
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 53.365.111 142.512 35.212 296.545 95.187 11.564 4.509
3 Industri Pengolahan 331.539.724 4.478.523 8.693.801 4.114.700 2.483.799 6.782.925 790.168
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ 39.220.851 1.739 5.028 246.287 224 1.995 1.146
Air Panas, dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan 6.911.742 3.600 11.920 74.800 255 4.957 6.862
Air Limbah, Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 52.198.055 263.545 227.291 808.342 139.149 142.020 52.423
7 Perdagangan Besar dan 281.527.044 2.983.906 3.638.653 4.408.823 1.563.974 2.288.375 799.860
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor
8 Pengangkutan dan 54.279.635 156.844 60.693 681.894 4.118 131.897 14.774
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan 21.342.451 5.068.769 262.594 370.503 2.279.424 144.409 38.132
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 41.078.855 779.255 36.951 277.080 401.787 23.218 5.156
11 Aktivitas Keuangan dan 172.384.159 6.759 9.563 624.529 746 8.884 8.355
Asuransi
12 Real Estat 42.182.043 4.511.708 234.453 625.356 2.354.657 120.382 8.370
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, 7.835.395 245.178 44.894 100.441 104.330 19.594 8.890
dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 14.586.050 71.979 51.251 259.249 39.020 21.102 15.579
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, 387.786.370 7.600 11.899 5.614 1.235 7.943 13.443
Pertahanan, dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 2.317.802 25.962 15.761 31.864 713 16.441 11.056
17 Aktivitas Kesehatan Manusia 6.819.923 11.819 30.061 98.585 1.633 17.847 10.318
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan 1.026.669 3.282 8.155 20.030 506 6.996 3.504
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 4.891.093 42.437 42.890 81.794 5.756 22.791 67.021
20 Aktivitas Rumah Tangga 1.099 30 205 19 5 192 32
sebagai Pemberi Kerja;
Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional 190 - - - - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 165.678.896 2.656.682 2.676.180 597.470 390.012 1.513.990 1.319.981
23 Bukan Lapangan Usaha 48.949.488 269.347 191.307 538.738 65.327 155.523 295.184
Lainnya
24 Lainnya 62.214.178 348.464 449.175 287.941 122.117 433.492 386.171
Total 1.847.518.100 22.142.542 17.037.313 15.306.299 10.059.549 12.093.377 3.903.467
194 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 197
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
14.5b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi (CRB-5) - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami Cadangan Cadangan Cadangan
Penurunan Nilai Kerugian Kerugian Kerugian
Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan Penurunan Penurunan Penurunan
Belum Jatuh Telah Jatuh dihapus buku
Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) - Nilai (CKPN) -
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Per 31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan 48.848.975 81.553 220.026 861.577 18.187 166.306 33.717
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 37.525.358 11.277 3.669 193.802 1.296 2.009 3.666
3 Industri Pengolahan 300.702.846 4.631.441 8.713.409 4.403.591 2.577.536 6.532.765 279.298
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/ 23.203.183 853 3.882 128.906 133 1.098 265
Air Panas, dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan 4.292.769 20.910 9.622 77.749 7.262 6.223 5.682
Air Limbah, Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 49.516.865 230.561 252.970 855.867 8.707 138.144 35.503
7 Perdagangan Besar dan 266.574.209 2.986.680 2.951.507 4.552.599 1.536.879 1.860.909 912.977
Eceran; Reparasi dan
Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor
8 Pengangkutan dan 41.581.815 117.091 266.741 623.253 64.323 205.822 14.748
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan 19.356.466 3.026.294 110.524 498.544 1.731.017 73.282 97.714
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 34.623.218 874.097 20.907 229.499 467.877 6.347 5.067
11 Aktivitas Keuangan dan 164.930.580 8.568 5.804 621.993 661 6.164 6.794
Asuransi
12 Real Estat 32.467.920 5.968.040 110.665 643.952 3.480.989 71.941 118.426
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, 6.352.099 712.212 23.029 89.734 362.967 15.654 8.012
dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 13.806.988 104.107 32.649 235.157 53.936 18.147 41.973
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, 458.940.986 8.200 8.413 8.293 716 5.945 9.557
Pertahanan, dan Jaminan
Sosial Wajib
16 Pendidikan 3.586.969 39.793 45.174 60.815 4.955 37.018 80.351
17 Aktivitas Kesehatan Manusia 6.095.633 5.217 11.040 116.766 509 4.788 5.859
dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan 737.871 4.567 19.891 16.699 272 8.188 2.757
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 6.356.242 31.836 20.474 956.099 2.848 13.099 63.669
20 Aktivitas Rumah Tangga 48 - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja;
Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional 461 - - 1 - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 146.704.132 2.525.214 2.104.908 652.831 306.033 1.254.134 853.810
23 Bukan Lapangan Usaha 44.356.733 203.735 136.361 521.500 50.801 113.499 260.158
Lainnya
24 Lainnya 68.134.927 75.400 366.692 309.584 28.410 322.198 -
Total 1.778.697.293 21.667.646 15.438.357 16.658.811 10.706.314 10.863.680 2.840.003
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 195
Page 198
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
14.6a. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan (CRB-6) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur > 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
(c) (d) (e) (f)
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan 834.977 1.078.061 14.109.024 16.022.062
yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam - - 100.000 100.000
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
3 TOTAL 834.977 1.078.061 14.209.024 16.122.062
14.6b. Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan (CRB-6) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur > 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
(c) (d) (e) (f)
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan 935.636 1.170.373 14.307.236 16.413.245
yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam - - 100.000 100.000
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
3 TOTAL 935.636 1.170.373 14.407.236 16.513.245
196 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 199
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
15.1a. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Performing & Non Performing (CRB-A1) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Penurunan Nilai
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Memiliki Memiliki
Tunggakan > 90 Hari Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 381.416.498 277.570 100.000 100.000 - - - -
2 Kredit 879.414.066 21.987.781 15.498.016 10.394.225 - - - -
a. Korporasi 417.573.525 12.124.035 6.432.701 5.240.041 - - - -
b. Ritel 327.486.831 4.469.034 5.766.575 2.927.494 - - - -
c. Komersial 134.353.710 5.394.712 3.298.740 2.226.690 - - - -
3 Transaksi 355.273.406 2.938.262 89.066 29.321 - - - -
Rekening
Administratif
15.1b. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Performing & Non Performing (CRB-A1) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Penurunan Nilai
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Memiliki Memiliki
Tunggakan > 90 Hari Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 394.966.431 312.468 100.000 100.000 - - - -
2 Kredit 905.801.718 22.711.961 16.024.626 10.786.556 - - - -
a. Korporasi 429.661.912 12.524.090 6.555.677 5.345.306 - - - -
b. Ritel 340.352.804 4.784.441 6.163.614 3.207.952 - - - -
c. Komersial 135.787.002 5.403.429 3.305.335 2.233.299 - - - -
3 Transaksi 357.312.122 2.945.866 89.066 29.321 - - - -
Rekening
Administratif
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 197
Page 200
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
15.2a. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing & Non Performing (CRB-A2) - Bank secara Individu
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
(a) (b) (c) (d)
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 18.758.155 6.185.782 10.028.447 7.478.887
a. Korporasi 9.949.607 3.636.979 6.431.439 5.238.782
b. Ritel 3.835.602 325.052 1.284.801 676.593
c. Komersial 4.972.946 2.223.751 2.312.207 1.563.512
3 Transaksi Rekening Administratif 587.027 65.351 544 -
15.2b. Risiko Kredit - Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing & Non Performing (CRB-A2) -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
(a) (b) (c) (d)
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 19.273.166 6.473.798 10.153.403 7.584.878
a. Korporasi 10.339.188 3.911.526 6.529.061 5.331.484
b. Ritel 3.945.902 337.763 1.311.602 689.349
c. Komersial 4.988.076 2.224.509 2.312.740 1.564.045
3 Transaksi Rekening Administratif 587.027 65.351 544 -
17.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Kuantitatif terkait MRK (CR3) - Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan yang Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
MRK Asuransi Kredit
(a) (b) (c) (d) (e)
1 Kredit 837.041.741 25.488.335 25.458.911 29.424 -
2 Surat Berharga 381.138.928 - - - -
3 Total 1.218.180.669 25.488.335 25.458.911 29.424 -
4 Kredit dan Surat Berharga yang Telah 5.131.477 1.599 1.599 - -
Jatuh Tempo
198 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 201
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
(e) (f) (g) (h) (i) (j)
- - - - - -
8.441.513 603.851 9.694.793 5.047.772 10.650.296 8.013.046
3.490.578 81.680 5.842.258 3.022.223 7.048.210 5.771.858
3.300.507 219.890 530.016 104.079 1.289.880 677.676
1.650.428 302.281 3.322.519 1.921.470 2.312.206 1.563.512
474.162 26.842 112.865 38.509 544 -
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
(e) (f) (g) (h) (i) (j)
- - - - - -
8.561.235 610.764 9.697.149 5.048.097 11.168.185 8.399.815
3.520.831 81.931 5.842.258 3.022.223 7.505.160 6.138.856
3.387.530 226.428 532.372 104.404 1.337.602 696.280
1.652.874 302.405 3.322.519 1.921.470 2.325.423 1.564.679
474.162 26.842 112.865 38.509 544 -
17.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3) - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan yang Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
MRK Asuransi Kredit
(a) (b) (c) (d) (e)
1 Kredit 862.312.784 26.015.043 25.985.619 29.424 -
2 Surat Berharga 394.653.963 - - - -
3 Total 1.256.966.747 26.015.043 25.985.619 29.424 -
4 Kredit dan Surat Berharga yang Telah 5.230.462 1.599 1.599 - -
Jatuh Tempo
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 199
Page 202
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
19.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan
Rata-Rata Bobot Risiko
No. Kategori Portfolio / Jenis Transaksi Teknik MRK Teknik MRK
Rata-Rata
Laporan Posisi Laporan Posisi TRA
TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
(e/(c+d))
(a) (b) (c) (d) (e) (f)
1 Tagihan kepada Pemerintah 367.442.126 6.000.000 367.442.126 600.000 - 0%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 37.021.750 28.685.259 37.021.750 5.491.157 9.922.878 23%
Publik
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 49.594.986 3.218.747 49.581.329 1.536.521 15.650.195 31%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 46.955.828 32.154.010 46.842.934 7.679.507 14.912.387 27%
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Korporasi - 178.420.832 153.507.897 162.822.651 52.488.880 182.246.335 85%
Eksposur Korporasi Umum
Tagihan kepada perusahaan efek - - - - - -
dan lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus 21.447.514 6.065.943 21.447.514 2.426.377 26.058.428 109%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 627.983 - 627.983 - 1.539.957 245%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 89.582.839 39.471.297 80.948.813 4.688.373 63.861.484 75%
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 196.831.606 51.699.401 196.047.827 20.520.163 119.407.940 55%
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - -
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 289.350.788 124.336.291 288.287.211 48.400.172 291.935.689 87%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 14.525.043 2.471.128 14.523.882 988.451 16.665.113 107%
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 5.290.258 59.745 5.280.683 43.984 4.603.599 86%
11 Aset Lainnya 68.532.041 - 68.532.041 - 40.136.538 59%
12 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
Total 1.365.623.594 447.669.718 1.339.406.744 144.863.585 786.940.543 53%
200 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 203
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
19.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4) - Bank secara Konsolidasi dengan
Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan
Rata-Rata Bobot Risiko
No. Kategori Portfolio / Jenis Transaksi Teknik MRK Teknik MRK
Rata-Rata
Laporan Posisi Laporan Posisi TRA
TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
(e/(c+d))
(a) (b) (c) (d) (e) (f)
1 Tagihan kepada Pemerintah 373.683.320 6.000.000 373.683.320 600.000 - 0%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 37.021.750 28.685.259 37.021.750 5.491.157 9.922.878 23%
Publik
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 50.649.259 3.218.652 50.635.602 1.536.512 15.861.076 30%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 46.833.359 31.402.559 46.720.465 7.484.186 14.835.018 27%
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Korporasi - 185.149.941 155.214.609 169.551.759 53.171.565 187.935.992 84%
Eksposur Korporasi Umum
Tagihan kepada perusahaan efek - - - - - -
dan lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus 21.447.514 6.065.943 21.447.514 2.426.377 26.058.428 109%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 659.126 - 659.126 - 1.586.671 241%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 102.072.758 39.471.297 93.438.732 4.688.373 75.876.972 77%
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 196.831.606 51.699.401 196.047.827 20.520.163 119.407.940 55%
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - -
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 289.350.788 124.336.291 288.287.211 48.400.172 291.935.689 87%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 14.525.043 2.471.128 14.523.882 988.451 16.665.113 107%
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 5.409.156 59.745 5.399.581 43.984 4.773.774 88%
11 Aset Lainnya 69.779.324 - 69.779.324 - 41.392.104 59%
12 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
Subtotal 1.393.412.944 448.624.884 1.367.196.093 145.350.940 806.251.655 53%
13 Eksposur di Perusahaan Anak 16.638.509 2.038.364 15.697.072 215.488 9.609.868 60%
yang Melakukan Kegiatan Usaha
berdasarkan Prinsip Syariah (apabila
ada)
Total 1.410.051.453 450.663.248 1.382.893.165 145.566.428 815.861.523 53%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 201
Page 204
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
20.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 368.042.126 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 37.778.585 4.734.322
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75%
4 Tagihan kepada Bank 38.360.975 375.466 4.533.213 1.329.094
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 46.510.363 847.660 - 150.696
Lembaga Jasa Keuangan Lain
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 21.881.040 19.082.215 - 904.248 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus - - - -
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 20.000 -
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 7.730.364 69.190.783
Kecil, dan Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - 14.182.405 10.727.682 52.094.102 15.041.757 4.779.089
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti Komersial - 3.743.385 - - 13.881.624 11.409.507
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Komersial
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh tempo 1.596.338
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 29.292.836 -
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
12 Kredit Pegawai atau Pensiunan
202 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 205
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - 368.042.126
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - 42.512.907
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
4.526.297 1.992.805 - - 51.117.850
6.988.546 - 25.176 - 54.522.441
Tagihan Bersih Setelah FKK
50% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
85% 100% 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
43.142.920 128.945.476 - 1.355.632 - 215.311.531
- - - - -
16.592.103 7.281.788 - - 23.873.891
Tagihan Bersih Setelah FKK
250% 400% Lainnya
dan Teknik MRK
607.983 - - 627.983
Tagihan Bersih Setelah FKK
85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
1.658.581 7.031.915 25.543 85.637.186
Tagihan Bersih
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Setelah FKK
dan Teknik MRK
- 58.831.375 38.668.301 17.434.900 4.792.983 - 15.396 216.567.990
- - - - - - - -
- -
- - - - - - -
- - - - -
- 39.720.478 135.563.936 132.368.453 - - 336.687.383
- -
- -
- - - - - - -
3.514.018 1.920.536 6.599.626 3.478.154 - 15.512.333
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
150% Lainnya
dan Teknik MRK
3.572.788 155.541 - 5.324.667
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 1250% Lainnya
dan Teknik MRK
37.444.537 1.794.668 - - 68.532.041
Tagihan Bersih
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Setelah FKK dan
Teknik MRK
- -
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 203
Page 206
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
20.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 374.283.320 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 37.778.585 4.734.322
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75%
4 Tagihan kepada Bank 39.415.084 375.466 4.533.378 1.329.094
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 46.217.684 847.660 - 150.696
Lembaga Jasa Keuangan Lain
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 23.430.475 19.945.046 - 904.248 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus - - - -
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 20.000 31.143
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 7.730.364 69.190.783
Kecil, dan Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - 14.182.405 10.727.682 52.094.102 15.041.757 4.779.089
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti Komersial - 3.743.385 - - 13.881.624 11.409.507
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan -
pembagian kredit (dijamin)
dengan menggunakan pendekatan - - - - -
pembagian kredit (dijamin)
Kredit Beragun Properti Komersial
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh tempo 1.604.510
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 29.294.041 -
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
12 Kredit Pegawai atau Pensiunan -
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 35% 50%
13 Eksposur di Perusahaan Anak 3.630.424 2.042.209 484.635 522.884
yang Melakukan Kegiatan Usaha
berdasarkan Prinsip Syariah (apabila
ada)
204 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 207
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - - 374.283.320
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - 42.512.907
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
- - - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
4.526.287 1.992.805 - - 52.172.114
6.963.435 - 25.176 - 54.204.651
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
50% 100% Lainnya
Teknik MRK
- - - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
85% 100% 130% 150% Lainnya
Teknik MRK
43.484.072 133.603.851 - 1.355.632 - 222.723.324
- - - - -
16.592.103 7.281.788 - - 23.873.891
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% Lainnya
Teknik MRK
607.983 - - 659.126
"Tagihan Bersih Setelah FKK
85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK"
4.821.452 16.358.963 25.543 98.127.105
Tagihan Bersih
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Setelah FKK dan
Teknik MRK
- 58.831.375 38.668.301 17.434.900 4.792.983 - 11.941 216.567.990
- - - - - - - -
- -
- - - - - - -
- - - - -
- 39.720.478 135.563.936 132.368.453 - - 336.687.383
- -
- -
- - - - - - -
3.514.018 1.920.536 6.599.626 3.478.153 - 15.512.333
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
150% Lainnya
Teknik MRK
3.572.788 266.267 - 5.443.565
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% 1250% Lainnya
Teknik MRK
38.671.639 1.813.644 - - 69.779.324
Tagihan Bersih
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Setelah FKK dan
Teknik MRK
- -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
75% 100% 150% Lainnya
Teknik MRK
1.347.105 190.178 7.695.125 - - 15.912.560
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 205
Page 208
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
20.a. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No. Bobot Risiko Rata-Rata FKK (Setelah Pengenaan FKK
Posisi Keuangan (sebelum Pengenaan FKK)
dan Teknik MRK)
1 < 40% 608.319.293 62.780.509 25% 623.836.625
2 40% -70% 128.764.908 64.879.485 29% 146.619.180
3 75% 152.753.047 48.346.389 24% 159.998.653
4 80% - - - -
5 85% 171.663.904 94.998.715 41% 197.800.337
6 90% -100% 286.704.114 165.514.291 34% 334.681.596
7 105% -130% 11.355.282 6.473.447 40% 13.902.204
8 150% 5.455.063 4.676.882 33% 6.823.751
9 250% 607.983 - - 607.983
10 400% - - - -
11 1250% - - - -
12 Total Tagihan Bersih 1.365.623.594 447.669.718 32% 1.484.270.329
206 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 209
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
20.b. Risiko Kredit - Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No. Bobot Risiko Rata-Rata FKK (Setelah Pengenaan FKK
Posisi Keuangan (sebelum Pengenaan FKK)
dan Teknik MRK)
1 < 40% 623.751.715 62.362.424 25% 639.070.041
2 40% -70% 130.983.182 64.884.382 29% 148.837.453
3 75% 153.133.332 48.115.216 24% 160.163.710
4 80% - - - -
5 85% 175.167.928 94.998.715 41% 201.304.361
6 90% -100% 309.436.124 169.152.182 34% 357.589.245
7 105% -130% 11.355.282 6.473.447 40% 13.902.204
8 150% 5.615.907 4.676.882 33% 6.984.596
9 250% 607.983 - - 607.983
10 400% - - - -
11 1250% - - - -
12 Total Tagihan Bersih 1.410.051.453 450.663.248 32% 1.528.459.593
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 207
Page 210
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
22. Risiko Kredit - Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1) - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak -
per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f
Alpha
Potential digunakan
Replacement
Future EEPE untuk Tagihan Bersih ATMR
Cost (RC)
Exposure (SFT) perhitungan
regulatory EAD
1 SA-CCR (untuk 221.208 513.710 1,4 1.028.885 587.745
derivatif)
2 Metode Internal Model N/A N/A
(untuk derivatif dan
SFT)
3 Pendekatan sederhana N/A N/A
untuk mitigasi risiko
kredit (untuk SFT)
4 Pendekatan N/A N/A
komprehensif untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
6 Total 221.208 513.710 1,4 1.028.885 587.745
23. Risiko Kredit - Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak - per 31 Desember 2024
Bobot Risiko a b c d e
Kategori Portofolio 0% 20% 35% 40% 45%
Tagihan kepada Pemerintah 87.958 - - - -
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank - 1.270.800 - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha - - - - -
Kecil, dan Portofolio Ritel
Tagihan kepada Korporasi - - - - -
Total 87.958 1.270.800 - - -
208 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 211
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
f g h i j k l
50% 75% 85% 100% 150% Lainnya Total Tagihan Bersih
- - - - - - 87.958
- - - - - - -
- - - - - - -
95.482 - - - - - 1.366.282
- - - - - - -
- - - - - - -
- - 36.513 - - - 36.513
95.482 - 36.513 - - - 1.490.753
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 209
Page 212
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
24.a. Risiko Kredit - Laporan Eksposur terkait Transaksi dengan CCP - Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
a b
Tagihan Bersih (Setelah Teknik
ATMR
MRK)
1 Total Eksposur kepada QCCP 5.032 101
Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC
2
(ii) transaksi derivatif melalui bursa
(iii) securities financing transactions
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)
3 Initial margin yang terpisah (segregated)
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)
5 Prefunded default fund contribution 5.032 101
6 Unfunded default fund contribution
7 Total Eksposur kepada NonQCCP
Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk initial
margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC
(ii) transaksi derivatif melalui bursa
8
(iii) securities financing transactions
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)
9 Initial margin yang terpisah (segregated)
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)
11 Prefunded default fund contribution
12 Unfunded default fund contribution
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 5.032 101
210 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 213
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
24.b. Risiko Kredit - Laporan Eksposur terkait Transaksi dengan CCP - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
a b
Tagihan Bersih (Setelah Teknik
ATMR
MRK)
1 Total Eksposur kepada QCCP 5.032 101
Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC
2
(ii) transaksi derivatif melalui bursa
(iii) securities financing transactions
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)
3 Initial margin yang terpisah (segregated)
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)
5 Prefunded default fund contribution 5.032 101
6 Unfunded default fund contribution
7 Total Eksposur kepada NonQCCP
Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk initial
margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC
(ii) transaksi derivatif melalui bursa
8
(iii) securities financing transactions
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan)
9 Initial margin yang terpisah (segregated)
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated)
11 Prefunded default fund contribution
12 Unfunded default fund contribution
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 5.032 101
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 211
Page 214
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
25. Risiko Kredit - Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
BCA tidak memiliki eksposur tagihan bersih derivatif kredit
26. Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)
BCA tidak memiliki eksposur sekuritisasi
27. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book (SEC1) - per 31 Desember 2024
BCA tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada banking book
28. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book (SEC2) - per 31 Desember 2024
BCA tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada trading book
29. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya -
Bank yang Bertindak sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
BCA tidak bertindak sebagai originator atau sponsor eksposur sekuritisasi
30. Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya
Bank yang Bertindak Sebagai Investor (SEC4) - per 31 Desember 2024
BCA tidak bertindak sebagai investor eksposur sekuritisasi
212 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 215
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
31.a. Risiko Pasar - Perhitungan Risiko Pasar
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
No. Jenis Risiko Individual Konsolidasian
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
1 GIRR (General Interest Rate Risk) 387.672 4.845.906 390.499 4.881.235
2 CSR (Credit Spread Risk) 191.572 2.394.655 195.652 2.445.646
3 Risiko Nilai Tukar 94.513 1.181.408 55.604 695.053
4 Risiko Ekuitas - - 112.528 1.406.598
5 Risiko Komoditas - - - -
6 DRC (Default Risk Capital) 9.646 120.580 32.337 404.215
7 RRAO (Residual risk add-on) - - - -
CVA (Credit Valuation 16.602 17.230
Adjustment)
31.b. Risiko Pasar - Perhitungan Risiko Pasar
(dalam jutaan Rupiah)
Periode 31 Desember 2023
No. Jenis Risiko Individual Konsolidasian
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
1 Risiko Suku Bunga 97.061 1.213.263 115.526 1.444.081
a. Risiko Spesifik 8.059 100.740 10.124 126.547
b. Risiko Umum 89.002 1.112.523 105.403 1.317.534
2 Risiko Nilai Tukar 19.081 238.514 46.031 575.392
3 Risiko Ekuitas - - 83.293 1.041.157
4 Risiko Komoditas - - - -
5 Risiko Option - - - -
CVA (Credit Valuation 13.478 13.490
Adjustment)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 213
Page 216
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
32.1a. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu - per 31 Desember 2024
No. Analisis Kualitatif
1. Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the banking book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku
bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi banking book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan
rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Perhitungan IRRBB menggunakan dua perspektif
yaitu perspektif nilai ekonomis (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut bertujuan agar Bank dapat
mengidentifikasi risiko secara lebih akurat dan melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
2. Saat ini Bank tidak memiliki sumber dana dengan contractual maturity jangka panjang dalam jumlah yang memadai untuk mem-
biayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka komponen
sumber pendanaan untuk membiayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap diperhitungkan dari core deposit.
Untuk memitigasi risiko, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap, limit
IRRBB serta strategi pricing.
3. Pengukuran IRRBB individu dilakukan secara bulanan dengan menggunakan 2 (dua) metode sebagai berikut:
a. pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity), yang mengukur dampak peru-
bahan suku bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan
b. pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income), yang mengukur dampak perubahan
suku bunga terhadap rentabilitas (earnings) Bank.
4. Skenario shock suku bunga yang digunakan Bank dalam pengukuran IRRBB adalah sesuai skenario shock suku bunga standar yang
terdapat dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran
Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) bagi bank Umum.
Metode Economic Value of Equity (EVE) menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga, yakni:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga
jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga
jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Metode Net Interest Income (NII) menggunakan 2 (dua) skenario shock suku bunga, yakni:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down).
5. Metode EVE menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga atas posisi neraca yang sensitif terhadap suku
bunga kemudian melakukan diskonto dengan tingkat suku bunga yang relevan.
Bank tidak menghitung margin komersial dan spread components dalam arus kas. Perhitungan EVE yang dilakukan adalah arus kas
berupa nosional dikali suku bunga acuan (base rate) saat transaksi dilakukan didiskonto dengan risk-free rate pada saat tanggal
pelaporan.
Perhitungan IRRBB menggunakan core deposit, yaitu bagian dari Non Maturity Deposit stabil dengan tingkat perubahan suku bunga
sangat kecil walaupun terjadi perubahan tingkat suku bunga yang cukup signifikan di pasar.
Bank mengidentifikasi core deposit dan non core deposit dari setiap simpanan stabil retail transaksional, retail non-transaksional
dan wholesale.
Penempatan arus kas core deposit dilakukan menggunakan uniform slotting pada time-bucket diatas 1 (satu) tahun dengan jangka
waktu untuk setiap kategori simpanan stabil yang mengacu pada SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen
Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking
Book) bagi Bank Umum.
Metodologi yang digunakan Bank untuk mengestimasi prepayment rate dari pinjaman dan early withdrawal rate untuk deposito
berjangka menggunakan data historis dari pelunasan dipercepat untuk pinjaman suku bunga tetap dan data early redemption
deposito selama satu tahun terakhir.
Bank melakukan perhitungan add-on untuk automatic interest rate options pada produk KPR dengan suku bunga mengambang
yang memiliki fitur caps dan komitmen pinjaman dengan suku bunga tetap dengan menggunakan black model.
Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang IDR dan USD. Metode agregasi yang digunakan adalah
dengan menjumlahkan nilai potensi kerugian dari setiap mata uang untuk setiap skenario shock yang sama.
6. Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB metode EVE secara individu per 31 Des 2024 turun sebesar 0,63% jika dibandingkan
dengan periode 30 Jun 2024; yaitu dari 7,16% menjadi 6,53%. Berdasarkan metode NII per 31 Des 2024 turun sebesar 2,24%
jika dibandingkan dengan periode 30 Jun 2024; yaitu dari 8,92% menjadi 6,68%. Penurunan untuk metode EVE disebabkan oleh
kenaikan Modal Tier 1 sebesar 10,85% dan kenaikan Core Deposit > 1 Tahun sebesar 11,60%. Sementara itu, Aset yang Reprice > 1
Tahun mengalami kenaikan sebesar 3,73%.
No. Analisis Kuantitatif
1. Rata-rata repricing maturity yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 4 Tahun.
2. Repricing maturity terpanjang yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 7 Tahun.
214 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 217
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
(Mata Uang: Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 31 Desember 2024 30 Juni 2024
1 Parallel up 15.090.425 15.475.113 5.434.097 6.952.207
2 Parallel down (14.001.354) (15.263.111) (5.263.376) (6.792.024)
3 Steepener (8.406.867) (7.372.531)
4 Flattener 11.346.546 10.408.076
5 Short rate up 15.634.187 15.091.375
6 Short rate down (15.659.868) (15.437.793)
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 15.634.187 15.475.113 5.434.097 6.952.207
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 239.468.854 216.032.487 81.360.192 77.954.243
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 6,53% 7,16% 6,68% 8,92%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
(Mata Uang: USD)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 31 Desember 2024 30 Juni 2024
1 Parallel up (2.153.388) (2.171.117) (591.399) (457.154)
2 Parallel down 2.377.215 2.402.298 591.421 457.193
3 Steepener (382.360) (421.887)
4 Flattener (115.760) (80.641)
5 Short rate up (1.010.886) (987.859)
6 Short rate down 1.055.778 1.032.010
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 2.377.215 2.402.298 591.421 457.193
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 239.468.854 216.032.487 81.360.192 77.954.243
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 0,99% 1,11% 0,73% 0,59%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
32.1b. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Individu
Mata Uang: Gabungan (Rupiah &USD)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 **
31 Desember 2024 30 Juni 2024**
1 Parallel up 15.090.425 15.475.113 5.434.097 6.952.207
2 Parallel down 2.377.215 2.402.298 591.421 457.193
3 Steepener - -
4 Flattener 11.346.546 10.408.076
5 Short rate up 15.634.187 15.091.375
6 Short rate down 1.055.778 1.032.010
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 15.634.187 15.475.113 5.434.097 6.952.207
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 239.468.854 216.032.487 81.360.192 77.954.243
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 6,53% 7,16% 6,68% 8,92%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
Catatan:
• Nilai positif pada setiap skenario shock menunjukkan potensi kerugian.
* Nilai maksimum negatif yang dimaksud adalah nilai maksimum potensi kerugian dari seluruh skenario shock.
** Agregasi Rupiah dan USD untuk periode 30 Jun’24 disesuaikan mengikuti metode agregasi periode 31 Des’24.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 215
Page 218
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
32.1c Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi - per 31 Desember 2024
No. Analisis Kualitatif
1. Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the banking book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku
bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi banking book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan
rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Perhitungan IRRBB menggunakan dua perspektif
yaitu perspektif nilai ekonomis (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut bertujuan agar Bank dapat
mengidentifikasi Risiko secara lebih akurat dan melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
2. Saat ini Bank tidak memiliki sumber dana dengan contractual maturity jangka panjang dalam jumlah yang memadai untuk
membiayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka komponen
sumber pendanaan untuk membiayai pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap diperhitungkan dari core deposit.
Untuk memitigasi risiko, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat berharga banking book berbunga tetap, limit
IRRBB serta strategi pricing.
3. Pengukuran IRRBB konsolidasi dilakukan secara semesteran dengan menggunakan 2 (dua) metode sebagai berikut:
a. pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity), yang mengukur dampak
perubahan suku bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan
b. pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income), yang mengukur dampak perubahan
suku bunga terhadap rentabilitas (earnings) Bank.
4. Skenario shock suku bunga yang digunakan Bank dalam pengukuran IRRBB adalah sesuai skenario shock suku bunga standar yang
terdapat dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan
Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) bagi
Bank Umum.
Metode Economic Value of Equity (EVE)menggunakan 6 (enam) skenario shock suku bunga, yakni:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga
jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga
jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Metode Net Interest Income (NII) menggunakan 2 (dua) skenario shock suku bunga, yakni:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down)
5. Metode EVE menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga atas posisi neraca yang sensitif terhadap suku
bunga kemudian melakukan diskonto dengan tingkat suku bunga yang relevan.
Bank tidak menghitung margin komersial dan spread components dalam arus kas. Perhitungan EVE yang dilakukan adalah arus kas
berupa nosional dikali suku bunga acuan (base rate) saat transaksi dilakukan didiskonto dengan risk-free rate pada saat tanggal
pelaporan.
Perhitungan IRRBB menggunakan core deposit, yaitu bagian dari Non Maturity Deposit stabil dengan tingkat perubahan suku
bunga sangat kecil walaupun terjadi perubahan tingkat suku bunga yang cukup signifikan di pasar.
Bank mengidentifikasi core deposit dan non core deposit dari setiap simpanan stabil retail transaksional, retail non-transaksional
dan wholesale.
Penempatan arus kas core deposit dilakukan menggunakan uniform slotting pada time-bucket diatas 1 (satu) tahun dengan jangka
waktu untuk setiap kategori simpanan stabil yang mengacu pada SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen
Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking
Book) bagi Bank Umum.
Metodologi yang digunakan Bank untuk mengestimasi prepayment rate dari pinjaman dan early withdrawal rate untuk deposito
berjangka menggunakan data historis dari pelunasan dipercepat untuk pinjaman suku bunga tetap dan data early redemption
deposito selama satu tahun terakhir.
Bank melakukan perhitungan add-on untuk automatic interest rate options pada produk KPR dengan suku bunga mengambang yang
memiliki fitur caps dan komitmen pinjaman dengan suku bunga tetap dengan menggunakan black model.
Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang IDR dan USD. Metode agregasi yang digunakan adalah
dengan menjumlahkan nilai potensi kerugian dari setiap mata uang untuk setiap skenario shock yang sama.
6. Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB metode EVE secara konsolidasi per 31 Des 2024 turun sebesar 0,81% jika dibandingkan
dengan periode 30 Jun 2024; yaitu dari 7,60% menjadi 6,79%. Berdasarkan metode NII per 31 Des 2024 turun sebesar 2,08% jika
dibandingkan dengan periode 30 Jun 2024; yaitu dari 9,12% menjadi 7,04%. Penurunan untuk metode EVE terutama disebabkan
oleh kenaikan Modal Tier 1 sebesar 9,86% dan kenaikan Core Deposit di atas 1 tahun sebesar 11,59%. Sementara itu, Aset yang
Reprice di atas 1 tahun mengalami kenaikan sebesar 3,51%.
No. Analisis Kuantitatif
1. Rata-rata repricing maturity yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 4 Tahun.
2. Repricing maturity terpanjang yang diterapkan untuk Non Maturity Deposit (NMD) adalah 7 Tahun.
216 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 219
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi
(Mata Uang: Rupiah)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 31 Desember 2024 30 Juni 2024
1 Parallel up 17.342.852 17.661.822 5.922.933 7.395.341
2 Parallel down (16.731.850) (17.919.022) (5.751.119) (7.233.937)
3 Steepener (8.091.700) (7.084.950)
4 Flattener 11.521.583 10.590.824
5 Short rate up 16.828.340 16.263.500
6 Short rate down (16.923.795) (16.677.730)
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 17.342.852 17.661.822 5.922.933 7.395.341
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 255.235.401 232.321.451 84.101.347 81.067.853
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 6,79% 7,60% 7.04% 9,12%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi
(Mata Uang: USD)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 31 Desember 2024 30 Juni 2024
1 Parallel up (2.153.081) (2.160.039) (598.523) (467.046)
2 Parallel down 2.376.908 2.390.334 598.545 467.085
3 Steepener (382.655) (421.790)
4 Flattener (115.396) (78.170)
5 Short rate up (1.010.430) (981.020)
6 Short rate down 1.055.322 1.024.914
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 2.376.908 2.390.334 598.545 467.085
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 255.235.401 232.321.451 84.101.347 81.067.853
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 0,93% 1,03% 0,71% 0,58%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
32.1d. Pengungkapan Eksposur Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) - Bank secara Konsolidasi
Mata Uang: Gabungan (Rupiah &USD)
Periode 31 Desember 2024
No. (dalam jutaan Rupiah)
EVE NII
Periode 31 Desember 2024 30 Juni 2024 **
31 Desember 2024 30 Juni 2024**
1 Parallel up 17.342.852 17.661.822 5.922.933 7.395.341
2 Parallel down 2.376.908 2.390.334 598.545 467.085
3 Steepener - -
4 Flattener 11.521.583 10.590.824
5 Short rate up 16.828.340 16.263.500
6 Short rate down 1.055.322 1.024.914
7 Nilai Maksimum Negatif (absolut)* 17.342.852 17.661.822 5.922.933 7.395.341
8 Modal Tier 1 (untuk EVE) atau Projected 255.235.401 232.321.451 84.101.347 81.067.853
Income (untuk NII)
9 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk 6,79% 7,60% 7,04% 9,12%
EVE) atau Projected Income (untuk NII)
Catatan:
• Nilai positif pada setiap skenario shock menunjukkan potensi kerugian.
* Nilai maksimum negatif yang dimaksud adalah nilai maksimum potensi kerugian dari seluruh skenario shock..
** Agregasi Rupiah dan USD untuk periode 30 Jun’24 disesuaikan mengikuti metode agregasi periode 31 Des’24.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 217
Page 220
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
33. Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan
INDIVIDUAL
Posisi Triwulan IV 2024
Nilai HQLA setelah
pengurangan
nilai (haircut),
outstanding
No. Komponen
Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tagihan tingkat penarikan
kontraktual (run-off rate) atau nilai
tagihan kontraktual
dikalikan tingkat
penerimaan
(inflow rate).
1 Jumlah data poin yang digunakan dalam perhitungan LCR 63 hari
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 443.878.218
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang berasal dari nasabah Usaha 860.643.549 51.825.436
Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 684.778.376 34.238.919
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 175.865.173 17.586.517
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, terdiri dari: 254.296.679 63.974.136
a. Simpanan operasional 225.134.367 51.997.650
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban lainnya yang bersifat 29.162.312 11.976.486
non-operasional
c. Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh bank (unsecured debt) - -
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri dari: 458.813.680 56.401.876
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 19.518.758 19.518.758
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas - -
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas 310.428.254 33.385.819
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya terkait penyaluran dana - -
f. arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi pendanaan lainnya 126.915.466 1.546.098
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 1.951.202 1.951.202
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 172.201.448
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan (Secured lending) - -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) yang bersifat lancar (inflows from 31.425.331 15.168.255
fully performing exposures)
10 Arus kas masuk lainnya 19.612.180 19.612.180
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 51.037.511 34.780.435
TOTAL ADJUSTED
VALUE1
12 TOTAL HQLA 443.878.218
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 137.421.013
14 LCR (%) 323,01%
Keterangan:
1
Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
Nilai outstanding Triwulan IV 2024 merupakan rata-rata LCR selama hari kerja bulan Okt 2024 s.d Des 2024 (63 titik data) sedangkan Triwulan III 2024 merupakan rata-rata
LCR selama hari kerja bulan Jul 2024 s.d Sep 2024 (65 titik data).
Perhitungan Liquidity Coverage Ratio di atas dibuat berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity
Coverage Ratio) bagi Bank Umum dan perubahannya, yaitu POJK No 19 Tahun 2024 serta POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan
disajikan sesuai dengan SE OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
218 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 221
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
KONSOLIDASI
Posisi Triwulan III 2024 Posisi Triwulan IV 2024 Posisi Triwulan III 2024
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan pengurangan
nilai (haircut), nilai (haircut), nilai (haircut),
outstanding outstanding outstanding
Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan
tagihan kontraktual (run-off rate) tagihan kontraktual (run-off rate) tagihan kontraktual (run-off rate)
atau nilai tagihan atau nilai tagihan atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate). (inflow rate).
65 hari 63 hari 65 hari
457.614.652 455.814.631 469.404.999
860.706.658 52.556.633 878.678.123 53.124.918 878.285.751 53.834.290
670.280.644 33.514.032 694.857.884 34.742.894 679.885.705 33.994.285
190.426.014 19.042.601 183.820.239 18.382.024 198.400.046 19.840.005
249.796.021 63.389.811 258.761.964 65.976.906 253.471.229 64.955.024
220.171.538 51.214.776 226.412.901 52.296.319 221.290.780 51.481.571
29.624.483 12.175.035 32.349.063 13.680.587 32.180.449 13.473.453
- - - - - -
- - -
463.818.806 55.680.111 462.114.835 57.030.786 466.079.552 56.117.433
18.881.378 18.881.378 19.518.758 19.518.758 18.881.378 18.881.378
- - - - - -
- - - - - -
311.417.834 33.919.306 312.003.236 33.566.968 312.090.854 34.008.021
- - - - - -
132.169.594 1.529.427 128.197.979 1.550.198 133.412.960 1.533.674
1.350.000 1.350.000 2.394.863 2.394.863 1.694.360 1.694.360
171.626.555 176.132.610 174.906.747
- - 1.796 1.796 1.732 1.732
33.116.834 15.725.088 35.990.277 18.143.051 37.153.721 18.356.916
19.269.757 19.269.757 19.612.180 19.612.180 19.269.757 19.269.757
52.386.591 34.994.845 55.604.253 37.757.026 56.425.210 37.628.405
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1 VALUE1
457.614.652 455.814.631 469.404.999
136.631.710 138.375.584 137.278.342
334,93% 329,40% 341,94%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 219
Page 222
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan
Analisis secara Individu
• Perhitungan Liquidity Coverage Ratio BCA (Bank Only) periode Triwulan IV 2024 menggunakan data rata-rata posisi harian
selama bulan Oktober 2024 s.d Desember 2024. Sementara perhitungan periode Triwulan III 2024 menggunakan data rata-rata
posisi harian selama bulan Juli 2024 s.d September 2024.
• Liquidity Coverage Ratio BCA (Bank Only) selama periode Triwulan IV 2024 turun sebesar 11,92%; yaitu dari 334,93% (Triwulan
III 2024) menjadi 323,01% (Triwulan IV 2024). Penurunan rasio ini terutama dari penurunan nilai tertimbang HQLA sebesar 3,00%
(Rp13,74 triliun) dan kenaikan Net Cash Outflow setelah run-off sebesar 0,58% (Rp0,79 triliun). Penurunan HQLA terutama
disebabkan oleh penurunan surat berharga HQLA sebesar Rp10,15 triliun, penurunan penempatan pada BI sebesar Rp5,53 triliun,
dan kenaikan Kas sebesar Rp1,18 triliun. Sementara itu, kenaikan NCO setelah run-off terutama disebabkan oleh kenaikan arus kas
keluar kontraktual lainnya (ex: dividen dan borrowing) sebesar Rp0,60 triliun, penurunan tagihan jatuh tempo ≤ 30 hari sebesar
Rp0,56 triliun, dan penurunan unused loan facilities sebesar Rp0,53 triliun.
• Komposisi HQLA BCA Triwulan IV 2024 terdiri dari HQLA Level 1 sebesar 97,67%; HQLA Level 2A sebesar 1,59%; dan HQLA Level
2B sebesar 0,74%. Komposisi terhadap total HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah
Pusat dan BI sebesar 78,86% dan Penempatan pada Bank Indonesia sebesar 16,44%.
• Komposisi sumber pendanaan (DPK) BCA selama Triwulan IV 2024 terutama dari CASA, yaitu sebesar 82,35%. Adapun komposisi
tersebut dapat dilihat pada Tabel 1 dibawah ini.
Tabel 1. Komposisi Sumber Pendanaan BCA selama Triwulan IV 2024.
Jenis Sumber Pendanaan (Rp & Va) Komposisi
Giro 32,86%
Tabungan 49,49%
CASA 82,35%
Deposito 17,65%
Total 100,00%
• Eksposur derivatif BCA terutama berasal dari transaksi FX Swap Buy-Sell USD sebesar rata-rata USD182,50 juta.
• Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko likuiditas dengan baik.
Selain dengan rasio LCR, Bank juga melakukan pemantauan kondisi dan kecukupan likuiditas melalui laporan proyeksi arus kas,
laporan NSFR, dan rasio likuiditas lainnya. Bank telah memiliki limit, early warning indicator, contingency funding plan, dan Rencana
Aksi Pemulihan terkait risiko likuiditas.
220 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 223
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan
Analisis secara Konsolidasi
• Perhitungan Liquidity Coverage Ratio BCA (Konsolidasi) periode Triwulan IV 2024 menggunakan data rata-rata posisi harian selama
bulan Oktober 2024 s.d Desember 2024. Sementara perhitungan periode Triwulan III 2024 menggunakan data rata-rata posisi
harian selama bulan Juli 2024 s.d September 2024.
• Liquidity Coverage Ratio BCA (Konsolidasi) selama periode Triwulan IV 2024 turun sebesar 12,54%; yaitu dari 341,94% (Triwulan
III 2024) menjadi 329,40% (Triwulan IV 2024). Penurunan rasio ini terutama dari penurunan nilai tertimbang HQLA sebesar 2,90%
(Rp13,59 triliun) dan kenaikan Net Cash Outflow setelah run-off sebesar 0,80% (Rp1,10 triliun). Penurunan HQLA terutama disebabkan
oleh penurunan surat berharga HQLA sebesar Rp10,03 triliun, penurunan penempatan pada BI sebesar Rp5,55 triliun, dan kenaikan Kas
sebesar Rp1,18 triliun. Sementara itu, kenaikan NCO setelah run-off terutama disebabkan oleh kenaikan arus kas keluar kontraktual
lainnya (ex: dividen dan borrowing) sebesar Rp0,70 triliun, kenaikan yang berasal dari simpanan nasabah perorangan, usaha mikro
dan usaha kecil, serta korporasi sebesar Rp0,31 triliun, dan penurunan tagihan jatuh tempo ≤ 30 hari sebesar Rp0,21 triliun.
• Komposisi HQLA Triwulan IV 2024 terdiri dari HQLA Level 1 sebesar 97,19%; HQLA Level 2A sebesar 1,98%; dan HQLA Level 2B
sebesar 0,83%. Komposisi terhadap total HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan
BI sebesar 78,96% dan Penempatan pada Bank Indonesia sebesar 16,44%.
• Komposisi sumber pendanaan (DPK) selama Triwulan IV 2024 terutama dari CASA, yaitu sebesar 81,50%. Adapun komposisi tersebut
dapat dilihat pada Tabel 2 dibawah ini.
Tabel 2. Komposisi Sumber Pendanaan BCA (Konsol) selama Triwulan IV 2024.
Jenis Sumber Pendanaan (Rp & Va) Komposisi
Giro 32,36%
Tabungan 49,14%
CASA 81,50%
Deposito 18,50%
Total 100,00%
• Eksposur derivatif BCA terutama berasal dari transaksi FX Swap Buy-Sell USD sebesar rata-rata USD182,50 juta.
• Dalam mengelola likuiditas, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko likuiditas dengan baik.
Selain dengan rasio LCR, Bank juga melakukan pemantauan kondisi dan kecukupan likuiditas melalui laporan proyeksi arus kas,
laporan NSFR, dan rasio likuiditas lainnya. Bank telah memiliki limit, early warning indicator, contingency funding plan, dan Rencana
Aksi Pemulihan terkait risiko likuiditas.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 221
Page 224
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
34.a. Net Stable Funding Ratio (NSFR) (Individu)
A. PERHITUNGAN NSFR
Posisi Tanggal Laporan (September 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen ASF
≥ 6 Bulan -
Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan
< 1 Tahun
1 Modal
2 Modal sesuai POJK KPMM 256.642.240 - -
3 Instrumen modal lainnya - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan
Pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan Pendanaan stabil 524.042.177 162.677.486 -
6 Simpanan dan Pendanaan kurang stabil 172.230.256 5.104.872 -
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi:
8 Simpanan operasional 213.355.914 - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 341.943 30.459.974 -
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling bergantung - - -
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya:
12 NSFR liabilitas derivatif - -
13 Ekuitas dan Liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 41.020 32.489.775 283.151
kategori di atas
14 TOTAL ASF
222 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 225
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Total Nilai Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Tertimbang Tertimbang
≥ 6 Bulan -
≥ 1 Tahun Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan ≥ 1 Tahun
< 1 Tahun
137.500 256.779.740 264.429.302 - - 115.750 264.545.052
- - - - - - -
- 652.383.680 538.346.260 154.823.698 - - 658.511.460
- 159.601.615 155.192.761 12.485.765 - - 150.910.673
- 106.677.957 223.234.686 - - - 111.617.343
- 14.291.625 404.739 29.493.301 - - 13.715.475
- - - - - - -
- 35.415 - -
32.304 173.880 85.144 34.679.515 330.199 12.419 177.518
1.189.908.497 1.199.477.521
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 223
Page 226
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
34.a. Net Stable Funding Ratio (NSFR) (Individu)
Posisi Tanggal Laporan (September 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF
≥ 6 Bulan -
Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan
< 1 Tahun
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 4.871.310 - -
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian Khusus
(performing) dan surat berharga
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin HQLA Level 1 - 1.354.598 -
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 34.480.844 3.981.470
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 Kepada perusahaan non-keuangan, nasabah perorangan - 170.772.979 122.296.781
dan nasabah usaha mikro dan usaha kecil, Pemerintah
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank
sentral negara lain, dan entitas sektor publik, yang di
antaranya:
21 Memenuhi klasifikasi untuk mendapat bobot risiko 35% - 37.500 488.305
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk risiko kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - 9.807 27.988
dijaminkan, yang di antaranya:
23 Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko 35% - 288.257 987.621
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR Risiko Kredit
24 Surat berharga yang tidak sedang dijaminkan, tidak gagal - 23.649.870 948.269
bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling bergantung - - -
26 Aset lainnya:
27 Komoditas fisik yang diperdagangkan, termasuk emas -
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat sebagai
initial margin atau aset lain yang diserahkan sebagai default
fund pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif
30 20% NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk kategori di atas 16.204 41.616.419 968.650
32 Rekening administratif
33 TOTAL RSF
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio (%))
224 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 227
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Total Nilai Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Tertimbang Tertimbang
≥ 6 Bulan -
≥ 1 Tahun Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan ≥ 1 Tahun
< 1 Tahun
20.208.270 19.636.348
- 2.435.655 4.020.259 - - - 2.010.130
- 135.460 - 815.041 - - 81.504
41.249.694 48.412.555 - 24.942.775 16.168.042 36.855.495 48.680.932
381.877.953 471.131.140 - 181.121.012 126.482.722 411.801.909 503.833.490
11.272.591 7.590.087 - 821 450.000 11.233.922 7.527.460
1.182.891 1.024.355 - 9.598 31.243 1.366.972 1.182.347
72.389.661 47.691.219 - 342.937 1.039.915 73.754.818 48.632.058
9.637.625 20.491.051 - 24.061.856 5.954.998 5.305.658 19.518.236
- - - - - - -
-
- - -
- - - -
830 830 - -
- 7.083 7.083
55.443.917 98.045.190 12.747 44.550.986 912.981 55.472.714 100.949.428
427.654.442 16.432.341 447.829.590 17.561.702
733.598.151 769.620.718
162,20% 155,85%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 225
Page 228
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
34.b. Net Stable Funding Ratio (NSFR) (Konsolidasi)
Posisi Tanggal Laporan (September 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen ASF
≥ 6 Bulan -
Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan
< 1 Tahun
1 Modal
2 Modal sesuai POJK KPMM 266.204.997 - -
3 Instrumen modal lainnya - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan
Pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan Pendanaan stabil 526.650.525 162.734.607 -
6 Simpanan dan Pendanaan kurang stabil 172.446.628 9.353.451 -
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi:
8 Simpanan operasional 219.394.078 - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 353.241 40.467.190 76.296
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling bergantung - - -
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya:
12 NSFR liabilitas derivatif - -
13 Ekuitas dan Liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 157.927 26.608.618 283.151
kategori di atas
14 TOTAL ASF
226 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 229
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Total Nilai Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Tertimbang Tertimbang
≥ 6 Bulan -
≥ 1 Tahun Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan ≥ 1 Tahun
< 1 Tahun
137.500 266.342.497 273.329.336 - - 115.750 273.445.086
- - - - - - -
- 654.915.875 541.081.422 154.878.256 - - 661.161.694
- 163.620.071 155.419.066 16.672.018 - - 154.881.975
- 109.697.039 230.673.687 - - - 115.336.844
324.199 18.873.465 419.989 41.517.962 43.785 266.519 18.451.379
- - - - - - -
- - - -
218.240 476.546 198.195 25.970.403 330.199 12.419 290.569
1.213.925.492 1.223.567.547
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 227
Page 230
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
34.b. Net Stable Funding Ratio (NSFR) (Konsolidasi)
Posisi Tanggal Laporan (September 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF
≥ 6 Bulan -
Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan
< 1 Tahun
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 4.889.296 - -
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian Khusus
(performing) dan surat berharga
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin HQLA Level 1 - 1.611.229 -
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan 22.734 37.426.389 4.082.648
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 Kepada perusahaan non-keuangan, nasabah perorangan - 172.225.887 126.657.082
dan nasabah usaha mikro dan usaha kecil, Pemerintah
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank
sentral negara lain, dan entitas sektor publik, yang di
antaranya:
21 Memenuhi klasifikasi untuk mendapat bobot risiko 35% - 37.500 488.305
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk risiko kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - 45.552 31.085
dijaminkan, yang di antaranya:
23 Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko 35% - 288.257 987.621
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR Risiko Kredit
24 Surat berharga yang tidak sedang dijaminkan, tidak gagal - 24.720.358 1.178.993
bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling bergantung - - -
26 Aset lainnya:
27 Komoditas fisik yang diperdagangkan, termasuk emas -
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat sebagai
initial margin atau aset lain yang diserahkan sebagai default
fund pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif
30 20% NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk kategori di atas 16.207 35.707.420 990.283
32 Rekening administratif
33 TOTAL RSF
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio (%))
228 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 231
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Total Nilai Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Tertimbang Tertimbang
≥ 6 Bulan -
≥ 1 Tahun Tanpa Jangka Waktu < 6 Bulan ≥ 1 Tahun
< 1 Tahun
21.202.186 20.822.467
- 2.444.648 4.096.777 - - - 2.048.389
- 161.123 - 1.366.282 - - 136.628
41.651.554 49.310.247 - 27.687.000 16.269.402 37.771.356 50.059.107
397.572.076 487.377.749 - 183.493.537 129.511.361 428.224.950 520.493.656
11.272.591 7.590.087 - 821 450.000 11.233.922 7.527.460
2.351.755 2.037.310 - 38.930 36.174 2.679.048 2.314.743
72.389.661 47.691.219 - 342.937 1.039.915 73.754.818 48.632.058
10.366.659 21.761.336 - 25.670.957 6.169.998 6.242.379 21.226.500
- - - - - - -
- - -
- - - -
830 830 - -
- -
49.464.100 86.178.010 12.747 36.242.344 930.017 49.620.327 86.805.435
429.876.572 16.477.645 450.823.120 17.663.638
742.232.389 777.730.080
163,55% 157,33%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 229
Page 232
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
B. PENILAIAN KUALITATIF TERKAIT NSFR
Analisis secara Individu
• Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) – Individu per 31 Des 2024 turun sebesar 6,35% jika
dibandingkan dengan periode 30 Sep 2024; yaitu dari 162,20% (30 Sep’24) menjadi 155,85% (31 Des’24). Penurunan nilai NSFR
ini disebabkan oleh kenaikan komponen Required Stable Funding (RSF) sebesar 4,91% (Rp36,02 triliun) yang lebih besar
daripada kenaikan komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar 0,80% (Rp9,57 triliun). Kenaikan komponen RSF terutama
disebabkan oleh kenaikan pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga sebesar
Rp32,98 triliun dan kenaikan aset lainnya sebesar Rp2,91 triliun. Sementara itu, kenaikan komponen ASF terutama disebabkan
oleh kenaikan KPMM sebesar Rp7,77 triliun dan kenaikan nilai tertimbang simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha
kecil serta pendanaan dari nasabah korporasi sebesar Rp1,80 triliun.
• Rasio NSFR BCA secara individual saat ini sudah memenuhi persyaratan minimum sebesar 100%. Hal ini ditopang oleh komposisi
dana stabil yang cukup besar, terutama dari Stable Funds (62,31%). Adapun komposisi DPK dan Dana Bank dapat dilihat pada
Tabel 1 dibawah ini.
Tabel 1. Komposisi DPK dan Dana Bank - Bank Only periode 31 Desember 2024.
Kategori %
1. Retail
a. Fully covered and transactional 40,42%
b. Fully covered, non-transactional and related 13,60%
Stable Funds 2. UMKM
a. Fully covered and transactional 7,97%
b. Fully covered, non-transactional and related 0,32%
Total Stable Funds 62,31%
1. Retail 13,70%
Unstable Fund
2. UMKM 1,37%
Total Unstable Funds 15,07%
Total Operational Deposits 20,06%
Total Non-Operational Deposits 2,56%
Total DPK dan Dana Bank 100,00%
230 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 233
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
B. PENILAIAN KUALITATIF TERKAIT NSFR
Analisis secara Konsolidasi
• Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Net Stable Funding Ratio (NSFR) – Konsolidasi per 31 Des 2024 turun sebesar 6,22% jika
dibandingkan dengan periode 30 Sep 2024; yaitu dari sebesar 163,55% (30 Sep’24) menjadi sebesar 157,33% (31 Des’24). Nilai
NSFR turun karena kenaikan komponen Required Stable Funding (RSF) sebesar 4,78% (Rp 35,50 triliun) yang lebih besar daripada
kenaikan komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar 0,79% (Rp 9,64 triliun). Kenaikan komponen RSF terutama disebabkan
oleh kenaikan pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga sebesar Rp34,46
triliun dan kenaikan aset lainnya sebesar Rp0,63 triliun. Sementara itu, kenaikan komponen ASF terutama disebabkan oleh
kenaikan KPMM sebesar Rp7,10 triliun dan kenaikan nilai tertimbang simpanan nasabah perorangan, usaha mikro dan usaha kecil
serta pendanaan dari nasabah korporasi sebesar Rp2,73 triliun.
• Rasio NSFR BCA secara konsolidasi saat ini sudah memenuhi persyaratan minimum sebesar 100%. Hal ini ditopang oleh komposisi
dana stabil yang cukup besar, terutama dari Stable Funds (61,19%). Adapun komposisi DPK dan Dana Bank dapat dilihat pada Tabel
1 dibawah ini.
Tabel 1. Komposisi DPK, Dana Investasi Revenue Sharing, dan Dana Bank - Konsolidasi periode 31 Desember 2024.
Kategori %
1. Retail
a. Fully covered and transactional 39,74%
b. Fully covered, non-transactional and related 13,31%
Stable Funds 2. UMKM
a. Fully covered and transactional 7,83%
b. Fully covered, non-transactional and related 0,31%
Total Stable Funds 61,19%
1. Retail 13,71%
Unstable Fund
2. UMKM 1,42%
Total Unstable Funds 15,13%
Total Operational Deposits 20,28%
Total Non-Operational Deposits 3,40%
Total DPK dan Dana Bank 100,00%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 231
Page 234
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
35. Laporan Aset Terikat (Encumbrance) - ENC - per 31 Desember 2024
Individual
a b
Aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan bank sentral
Aset Terikat (Encumbered)
namun belum digunakan untuk
menghasilkan likuiditas
1 HQLA Level 1
a. Kas dan setara Kas - -
b. Penempatan pada Bank Indonesia:
- Giro - -
- Fine Tune Operation - -
- Deposit Facility - -
c. Surat Berharga Bank Indonesia - -
d. Sekuritas Rupiah Bank Indonesia - -
e. Sekuritas Valas Bank Indonesia - -
f. Sukuk Bank Indonesia - -
g. Tagihan atas Surat Berharga yang dibeli dengan janji dijual - -
kembali (Reverse Repo agunan HQLA Level 1)
h. Obligasi Pemerintah (Rupiah) - 53.480.984
i. Obligasi Pemerintah (Valuta Asing) - -
j. UST - Bond - -
2 HQLA Level 2A - -
3 HQLA Level 2B - -
TOTAL HQLA - 53.480.984
Analisis Kualitatif
• Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank
pada saat terjadi kondisi stres. Encumbered assets tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia
namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas sebagaimana dimaksud dalam POJK tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.
• Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai High Quality Liquid Assets (HQLA) sebagaimana dimaksud
dalam POJK tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum.
• Mengacu pada penjelasan atas POJK No 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity
Coverage Ratio) bagi Bank Umum, pasal 9 ayat (3) huruf a, contoh aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia
namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas adalah giro wajib minimum sekunder (sekarang Penyangga Likuiditas
Makroprudensial).
• Per 31 Desember 2024, secara individu dan konsolidasi BCA tidak memiliki posisi HQLA yang dikategorikan sebagai aset terikat
(encumbered)
232 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 235
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Konsolidasi
c d a b c d
Aset yang disimpan atau
Aset tidak terikat Aset Terikat diperjanjikan dengan bank sentral Aset tidak terikat
Total Total
(unencumbered) (Encumbered) namun belum digunakan untuk (unencumbered)
menghasilkan likuiditas
29.285.818 29.285.818 - - 29.315.815 29.315.815
35.165.855 35.165.855 - - 36.408.143 36.408.143
4.104.225 4.104.225 - - 4.104.225 4.104.225
3.999.417 3.999.417 - - 4.542.314 4.542.314
- - - - - -
92.095.315 92.095.315 - - 94.827.724 94.827.724
1.068.618 1.068.618 - - 1.068.618 1.068.618
- - - - 1.050.752 1.050.752
862.850 862.850 - - 1.414.090 1.414.090
175.177.330 228.658.314 - 54.435.581 178.523.729 232.959.310
7.631.532 7.631.532 - - 7.631.532 7.631.532
1.284.523 1.284.523 - - 1.284.523 1.284.523
8.741.256 8.741.256 - - 10.086.786 10.086.786
6.614.428 6.614.428 - - 8.010.365 8.010.365
366.316.671 419.797.655 - 54.435.581 379.077.019 433.512.600
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 233
Page 236
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU - TAHUNAN
Form D1: Laporan Data Kerugian Historis
No. Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional
(loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta
rupiah) atau lebih
1. Jumlah kerugian operasional bersih setelah - - -
memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)
2. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional - - -
3. Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
4. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang - - -
dikecualikan
5. Jumlah kerugian operasional bersih setelah - - -
memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
operasional yang dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional
(loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima
ratus juta rupiah) atau lebih
6. Jumlah kerugian operasional bersih setelah 42.715 1.832 0,07
memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)
7. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 7 1 -
8. Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
9. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang - - -
dikecualikan
10. Jumlah kerugian operasional bersih setelah 42.715 1.832 0,07
memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
operasional yang dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11. Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? Ya
(Ya/Tidak)
12. Dalam hal baris 11 diisi Tidak, apakah tidak digunakannya data Tidak
kerugian intern tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar
minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
13. Treshold yang digunakan dalam perhitungan modal untuk 1.500.000.000
risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)
14. Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
234 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 237
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Rata-Rata
T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
10 Tahun
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
96.043 13.143 88 41.767 16.486 63.374 - 30.605
3 6 1 4 2 1 - 3
- - - - - - - -
- - - - - - - -
96.043 13.143 88 41.767 16.486 63.374 - 30.605
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 235
Page 238
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU - TAHUNAN
Form D3: Laporan Rincian Indikator Bisnis
No. Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1. Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen 30.147.200
(KBSD)
1a. Pendapatan Bunga 82.110.428 68.103.869 62.039.167
1b. Beban Bunga 9.812.313 6.212.171 7.832.564
1c. Aset Produktif 1.333.369.009 1.256.127.958 1.178.464.483
1d. Pendapatan Dividen 1.914.400 1.702.184 2.045.885
2. Komponen Jasa (KJ) 16.203.943
2a. Pendapatan Jasa dan Komisi 16.884.778 16.522.759 14.568.393
2b. Beban Jasa dan Komisi 252.533 350.702 313.103
2c. Pendapatan operasional lainnya 64.286 111.112 50.113
2d. Beban operasional lainnya 171.418 237.009 227.472
3. Komponen Keuangan (KK) 2.317.273
3a. Laba Rugi Bersih Trading Book 1.461.667 1.004.971 1.883.343
3b. Laba Rugi Bersih Banking Book 125.944 1.993.618 482.277
4. IB 48.668.416
5. Komponen Indikator Bisnis (KIB) 6.850.262
Pengungkapan IB
6a. IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 48.668.416
6b. Pengurangan IB dikarenakan pengecualian 0,00
atas aktivitas yang didivestasi
7. Keterangan Tambahan Optional
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL INDIVIDU - TAHUNAN
Form D5: Laporan Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar
No. Rincian T
1. Komponen Indikator Bisnis (KIB) 6.850.262
2. Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 0,6
3. Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 4.152.240
4. ATMR untuk Risiko Operasional 51.903.001
236 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 239
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individual
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko Operasional.
Dalam melaksanakan manajemen risiko operasional, Bank mengimplementasikan beberapa kebijakan, di antaranya:
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.
• Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi Informasi.
• Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi.
• Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber.
• Kebijakan Pengamanan Informasi.
• Kebijakan Penerbitan Produk/Aktivitas dan Penyediaan Sistem Teknologi Informasi Pendukungnya.
• Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
• Kebijakan Rencana Kelangsungan Usaha.
Bank juga memiliki ketentuan, prosedur, dan manual yang merupakan turunan dari kebijakan manajemen risiko operasional.
Peraturan-peraturan tersebut di-review secara berkala agar sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku, perkembangan
penerapan Basel Accord, prudential banking principle, dan international best practices lainnya untuk memastikan bahwa risiko
operasional telah dimitigasi dengan baik.
2 Penjelasan struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional.
Peran dan tanggung jawab Bank dalam pengelolaan risiko operasional mengacu pada Prinsip Three Lines Model dengan perangkat
organisasi sebagai berikut:
Perangkat Organisasi Wewenang/Tanggung Jawab
Dewan Komisaris dan Direksi Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas,
dan profil risiko Bank, serta memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko yang melekat pada
kegiatan bisnis Bank.
Komite Manajemen Risiko Memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan memadai
terhadap risiko-risiko yang dihadapi Bank.
Komite Pemantau Risiko Membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tanggung jawab pengawasan risiko untuk
memastikan kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan yang memadai
terhadap seluruh risiko Bank.
Risk Management Division Meyakinkan Bank melakukan mitigasi risiko dengan benar melalui identifikasi, pengukuran,
(MRK) pemantauan, pengendalian, dan pelaporan sesuai kerangka kerja manajemen risiko serta mampu
menghadapi situasi darurat yang mengancam kelangsungan usaha Bank.
Biro Anti Fraud Memperkuat sistem pengendalian internal Bank melalui penerapan strategi anti fraud.
Operation Strategy & Mengkaji, menyusun, dan memastikan kebijakan dan prosedur operasi serta layanan dengan
Development Group mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan operasi, kepatuhan terhadap regulator dan lembaga lain
yang terkait, manajemen risiko dan kontrol, serta mengomunikasikannya kepada cabang maupun
unit kerja terkait untuk dapat dipahami dengan mudah dan dilaksanakan dengan efektif dan efisien.
Strategic Information Mengembangkan tindakan preventif untuk melindungi dan mengamankan aset informasi serta
Technology Group - infrastruktur teknologi informasi Bank dari berbagai tindak kejahatan teknologi (cybercrime)
Information Technology mencakup pemantauan dan pengujian ketahanan siber Bank.
Security Group
Unit Kerja (unit bisnis dan unit Risk owner yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko operasional sehari-hari serta
pendukung) melaporkan permasalahan dan kejadian risiko operasional kepada MRK.
Divisi Audit Internal Memeriksa dan menilai kecukupan dan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian internal,
dan tata kelola Bank.
3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko Operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung Risiko
Operasional agar dapat memperkirakan beban modal untuk Risiko Operasional).
Risiko operasional diukur dengan memperhatikan besarnya dampak, tingkat kemungkinan terjadinya risiko, serta tingkat kekuatan
kontrol yang diterapkan untuk mendapatkan gambaran profil risiko operasional Bank dan menentukan prioritas tindakan mitigasi
dari risiko yang ada. Sistem pengukuran risiko operasional dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesesuaian asumsi, akurasi,
kewajaran, dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko operasional.
Bank mengacu pada arahan regulator dalam SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum dalam memperhitungkan beban modal untuk
risiko operasional. Data yang digunakan dalam perhitungan tersebut diantaranya Komponen Indikator Bisnis dan Data Kerugian Risiko
Operasional. Bank memiliki prosedur dalam melakukan identifikasi, pengumpulan, dan perlakuan atas data kerugian risiko operasional
agar data tersebut memiliki kualitas yang baik untuk digunakan dalam memperhitungkan beban modal risiko operasional yang sesuai/
mencerminkan eksposur kerugian operasional Bank.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 237
Page 240
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individual
Selain itu, Bank memiliki infrastruktur pendukung dalam pengelolaan risiko operasional berupa aplikasi ORMIS yang dapat mendukung
tiga aktivitas, yaitu:
• Risk and Control Self Assessment (RCSA)
RCSA merupakan sarana bagi Risk Owner untuk melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko dengan
tujuan untuk meningkatkan budaya kesadaran dalam mengelola risiko operasional dari setiap karyawan dalam melaksanakan
aktivitas sehari-hari. RCSA dilaksanakan secara rutin setiap setahun sekali.
• Loss Event Database (LED)
LED digunakan untuk mengadministrasikan dan menganalisis kejadian operasional yang telah terjadi yang menimbulkan kerugian
bagi Bank serta digunakan sebagai database kerugian operasional untuk menghitung beban modal dari kerugian risiko operasional
dan sarana untuk memantau kejadian operasional yang membutuhkan tindak lanjut.
• Key Risk Indicator (KRI)
KRI bertujuan untuk memberikan early warning sign atas adanya indikasi peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja kepada
pejabat berwenang serta berfungsi sebagai sumber data untuk mengidentifikasi proses, prosedur, dan kontrol yang perlu
mendapat perhatian.
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional untuk pejabat eksekutif dan Direksi
Bank.
Dalam rangka pengawasan aktif Dewan Komisaris dan/atau Direksi atas risiko operasional, terdapat pelaporan yang disampaikan
sebagai berikut:
1. Laporan rutin (berkala):
• Laporan Eksposur Risiko Operasional.
• Laporan Profil Risiko Operasional.
• Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional.
2. Laporan insidentil:
Laporan hasil analisis atas kejadian operasional, perubahan kebijakan, sistem dan prosedur yang bersifat insidentil. Laporan ini
dapat berupa laporan hasil analisis atas sistem dan prosedur operasional Bank dalam kaitannya dengan kejadian operasional di
internal atau eksternal Bank yang mempunyai dampak kerugian operasional yang signifikan.
5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima, dan alih daya), dengan
divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh, dampak dari kerugian operasional dapat dimitigasi dengan asuransi.
Penerapan manajemen risiko di Bank disesuaikan dengan ukuran dan kompleksitas usaha Bank, dan mencakup 4 pilar, yaitu:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko serta Penetapan Limit Risiko.
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Informasi Manajemen Risiko.
4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas efektivitas penerapan manajemen risiko Bank. Penyusunan kebijakan terkait
manajemen risiko termasuk strategi, kerangka manajemen risiko, dan limit risiko secara keseluruhan termasuk ke dalam wewenang
dan tanggung jawab Direksi. Kebijakan tersebut disusun dengan memperhatikan risk appetite dan risk tolerance sesuai kebutuhan/
kondisi Bank serta memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan permodalan. Penetapan kebijakan, strategi, dan kerangka
manajemen risiko oleh Direksi dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris.
Secara umum, cakupan kebijakan manajemen risiko operasional berdasarkan penyebab timbulnya risiko operasional adalah sebagai
berikut:
Penyebab Risiko Cakupan Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
Kompleksitas Proses Internal 1. Pengendalian untuk mencegah terjadinya risiko operasional baik untuk seluruh proses internal
maupun yang berhubungan langsung dengan nasabah.
2. Prosedur penyelesaian transaksi dari proses internal antara lain untuk memastikan efektivitas
proses penyelesaian transaksi.
3. Prosedur pelaksanaan akuntansi untuk memastikan pencatatan akuntansi yang akurat.
4. Prosedur penyimpanan aset dan kustodian, antara lain dokumentasi, pengendalian yang
dibutuhkan untuk keamanan fisik aset, dan pengecekan secara berkala mengenai kondisi aset.
5. Prosedur pelaksanaan penyediaan produk dan aktivitas lainnya yang dilakukan oleh Bank.
6. Prosedur pencegahan dan penyelesaian fraud.
Sumber Daya Manusia Rekrutmen dan penempatan sesuai kebutuhan organisasi, remunerasi dan struktur insentif yang
kompetitif, pelatihan dan pengembangan, rotasi berkala, kebijakan perencanaan karir dan suksesi,
penanganan isu pemutusan hubungan kerja dan serikat pekerja, serta pemisahan fungsi kerja.
Sistem dan infrastruktur Prosedur akses antara lain terhadap sistem informasi manajemen, sistem informasi akuntansi, sistem
pengelolaan risiko, pengamanan di dealing room, dan ruang pemrosesan data.
Kejadian eksternal Perlindungan asuransi, back-up data/system, jaminan keselamatan kerja, prosedur pengamanan
fisik, dan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga.
Risiko operasional dari profil Bank melakukan Customer Due Diligence (CDD) atau Enhanced Due Diligence (EDD) sesuai dengan
nasabah dan calon nasabah eksposur risiko operasional.
238 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 241
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Individual
Bank menginternalisasikan penerapan manajemen risiko operasional ke seluruh lini bisnis dan pendukung untuk memastikan kecukupan
prosedur dan kontrol operasional serta melakukan pengembangan budaya kesadaran atas pentingnya manajemen risiko operasional
secara berkelanjutan.
Bank menerapkan manajemen risiko secara menyeluruh pada setiap penyelenggaraan produk, layanan dan/atau jasa Bank. Bank juga
melakukan pengukuran atau penilaian atas materialitas peningkatan eksposur risiko Produk Bank serta secara berkelanjutan melakukan
pemantauan risiko tersebut. Penerapan manajemen risiko atas penyelenggaraan Produk Bank juga mengacu pada ketentuan regulator,
antara lain:
• POJK No. 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
• POJK No. 21 tahun 2023 tentang Layanan Digital oleh Bank Umum.
• PADG No. 24/7/PADG/2022 tentang Penyelenggaraan Sistem Pembayaran oleh Penyedia Jasa Pembayaran dan Penyelenggara.
• Ketentuan regulator lainnya.
Bank melakukan post implementation review atas penyelenggaraan Produk Bank yang telah diimplementasikan untuk memantau
pencapaian target dan kecukupan mitigasi risiko yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dengan adanya peningkatan penyediaan layanan digital yang menyebabkan tingginya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi
nasabah serta penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), Bank memiliki unit yang
mengoordinasikan Pelindungan Data Pribadi. Bank secara aktif melakukan review atas kebijakan/prosedur/sistem yang digunakan
untuk memastikan bahwa kebijakan/prosedur/sistem tersebut telah sesuai dengan regulasi dan kebutuhan nasabah. Bank juga
memberikan pelatihan terkait PDP untuk meningkatkan awareness kepada karyawan.
Untuk meminimalkan dampak gangguan yang dapat disebabkan oleh teknologi, wabah penyakit, bencana alam, maupun manusia yang
dapat memengaruhi kegiatan operasional dan pelayanan terhadap nasabah, Bank menerapkan Business Continuity Management,
memiliki Business Continuity Plan (BCP), Disaster Recovery Center yang terhubung dengan 2 (dua) Data Center utama, Secondary
Workplace, Command and Crisis Center, serta secara rutin melakukan sosialisasi BC awareness dan pengujian atas BCP termasuk
simulasi insiden siber.
Transformasi digital menyebabkan semakin meningkatnya pemanfaatan TI untuk menunjang kegiatan operasional dan penyediaan
layanan kepada nasabah, namun di sisi lain meningkatkan risiko bagi operasional Bank sehingga Bank berupaya untuk meningkatkan
kematangan (maturity) dalam penyelenggaraan TI dan kemampuan untuk menangani risiko yang mungkin timbul dari pengunaan TI,
diantaranya dengan:
• Mengimplementasikan cyber security risk management mengacu pada strategi Bank dan arahan regulator.
• Menetapkan prosedur penanganan insiden keamanan informasi, membentuk Information Security Incident Response Team
(ISIRT), dan Security Monitoring Center (SMC).
• Mengadakan sosialisasi security awareness secara rutin kepada pekerja dan manajemen.
• Melakukan upaya edukasi kepada nasabah secara berkelanjutan.
Dalam memitigasi risiko dalam penggunaan tenaga kerja alih daya, Bank memiliki ketentuan Pengelolaan Alih Daya yang mengacu
pada ketentuan regulator, di antaranya pekerjaan yang dapat dialihdayakan kepada perusahaan penyedia jasa merupakan kegiatan
jasa penunjang atau yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan utama Bank. Sedangkan dalam mengelola risiko terkait pihak
ketiga, terdapat Ketentuan Pengadaan Barang dan/atau Jasa yang menerapkan prinsip multi vendor serta adanya evaluasi vendor
secara berkala.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 239
Page 242
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN
Form D1: Laporan Data Kerugian Historis
No. Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional
(loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta
rupiah) atau lebih
1. Jumlah kerugian operasional bersih setelah - - -
memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)
2. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional - - -
3. Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
4. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang - - -
dikecualikan
5. Jumlah kerugian operasional bersih setelah - - -
memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
operasional yang dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional
(loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima
ratus juta rupiah) atau lebih
6. Jumlah kerugian operasional bersih setelah 42.715 1.832 0,07
memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa pengecualian)
7. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 7 1 -
8. Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan - - -
9. Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang - - -
dikecualikan
10. Jumlah kerugian operasional bersih setelah 42.715 1.832 0,07
memperhitungkan nilai pemulihan dan kerugian risiko
operasional yang dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11. Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? Tidak
(Ya/Tidak)
12. Dalam hal baris 11 diisi Tidak, apakah tidak digunakannya data Ya
kerugian intern tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar
minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
13. Treshold yang digunakan dalam perhitungan modal untuk 1.500.000.000
risiko operasional (dalam satuan rupiah penuh)
14. Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
240 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 243
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Rata-Rata
T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
10 Tahun
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
96.043 13.143 88 41.767 16.486 63.374 - 30.605
3 6 1 4 2 1 - 3
- - - - - - - -
- - - - - - - -
96.043 13.143 88 41.767 16.486 63.374 - 30.605
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 241
Page 244
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN
Form D3: Laporan Rincian Indikator Bisnis
No. Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1. Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen 28.855.932 - -
(KBSD)
1a. Pendapatan Bunga 87.726.825 72.663.805 66.038.144
1b. Beban Bunga 10.549.776 6.667.238 8.158.468
1c. Aset Produktif 1.364.336.598 1.282.277.431 1.196.795.462
1d. Pendapatan Dividen 34.525 46.527 10.029
2. Komponen Jasa (KJ) 16.355.833
2a. Pendapatan Jasa dan Komisi 16.833.376 16.739.240 14.823.384
2b. Beban Jasa dan Komisi 273.221 374.357 343.015
2c. Pendapatan operasional lainnya 64.286 111.117 50.113
2d. Beban operasional lainnya 193.939 239.496 238.065
3. Komponen Keuangan (KK) 2.348.989
3a. Laba Rugi Bersih Trading Book 1.457.516 899.083 1.912.781
3b. Laba Rugi Bersih Banking Book 197.509 2.044.147 535.931
4. IB 47.560.753
5. Komponen Indikator Bisnis (KIB) 6.684.113
Pengungkapan IB
6a. IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 47.560.753
6b. Pengurangan IB dikarenakan pengecualian 0,00
atas aktivitas yang didivestasi
7. Keterangan Tambahan Optional
LAPORAN KPMM DAN ATMR BANK UMUM KONVENSIONAL KONSOLIDASI - TAHUNAN
Form D5: Laporan Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar
No. Rincian T
1. Komponen Indikator Bisnis (KIB) 6.684.113
2. Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1
3. Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 6.684.113
4. ATMR untuk Risiko Operasional 83.551.413
242 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 245
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Konsolidasi
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko Operasional.
Bank sebagai entitas utama Konglomerasi Keuangan mengintegrasikan penerapan manajemen risiko pada semua perusahaan
anak yang tergabung dalam Konglomerasi Keuangan dengan mengacu pada ketentuan regulator. Bank memiliki Kebijakan Dasar
Manajemen Risiko Terintegrasi yang bertujuan untuk:
1. Menyamakan persepsi dalam memandang risiko.
2. Menekankan kewajiban pengelolaan risiko pada Bank dan Perusahaan Anak.
3. Meyakinkan bahwa semua risiko dapat dikendalikan dengan baik.
Pengkinian kebijakan dilakukan secara berkala agar sesuai ketentuan regulator yang berlaku, arah perkembangan penerapan Basel
Accord, prudential banking principle, dan international best practices lainnya. Berikut adalah beberapa kebijakan yang dimiliki Bank:
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.
• Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi Informasi.
• Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi.
• Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber.
• Kebijakan Pengamanan Informasi.
• Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
• Ketentuan Kerja Sama Sinergi Perbankan dengan Perusahaan Anak.
• Ketentuan Business Continuity Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
Penyusunan kebijakan terkait manajemen risiko termasuk strategi, kerangka manajemen risiko, dan limit risiko secara keseluruhan
termasuk ke dalam wewenang dan tanggung jawab Direksi. Kebijakan tersebut disusun dengan memperhatikan risk appetite dan risk
tolerance sesuai kebutuhan/kondisi Bank secara terintegrasi serta memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan permodalan.
Penetapan kebijakan, strategi, dan kerangka manajemen risiko oleh Direksi dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Dewan
Komisaris.
2 Penjelasan struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional.
Dalam mengelola risiko operasional secara terintegrasi, Bank mengacu pada Prinsip Three Lines Model dengan perangkat organisasi
sebagai berikut:
Perangkat Organisasi Wewenang/Tanggung Jawab
Dewan Komisaris dan Direksi Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik dan
kompleksitas usaha Konglomerasi Keuangan, serta memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko
yang melekat pada Konglomerasi Keuangan.
Komite Manajemen Risiko Memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko terintegrasi telah memberikan perlindungan
Terintegrasi memadai terhadap risiko-risiko yang dihadapi Konglomerasi Keuangan.
Komite Pemantau Risiko Membantu Dewan Komisaris dalam memastikan kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan
perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko Konglomerasi Keuangan.
Risk Management Division Meyakinkan bahwa risiko yang dihadapi Konglomerasi Keuangan dapat diidentifikasi, diukur,
(MRK) dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan dengan benar melalui penerapan kerangka kerja manajemen
risiko yang sesuai. Dalam melaksanakan tugasnya, MRK berkoordinasi dengan unit kerja yang
menjalankan fungsi manajemen risiko di setiap perusahaan anak dalam Konglomerasi Keuangan.
Biro Anti Fraud Memperkuat sistem pengendalian internal Bank melalui penerapan strategi anti fraud.
Operation Strategy & Mengkaji, menyusun, dan memastikan kebijakan dan prosedur operasi serta layanan dengan
Development Group mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan operasi, kepatuhan terhadap regulator dan lembaga lain
yang terkait, manajemen risiko dan kontrol, serta mengomunikasikannya kepada cabang maupun
unit kerja terkait untuk dapat dipahami dengan mudah dan dilaksanakan dengan efektif dan efisien.
Strategic Information Mengembangkan tindakan preventif untuk melindungi dan mengamankan aset informasi serta
Technology Group - infrastruktur teknologi informasi Bank dari berbagai tindak kejahatan teknologi (cybercrime)
Information Technology mencakup pemantauan dan pengujian ketahanan siber Bank.
Security Group
Unit Kerja (unit bisnis dan Risk owner yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko operasional sehari-hari serta
unit pendukung) melaporkan permasalahan dan kejadian risiko operasional kepada MRK.
Divisi Audit Internal Memeriksa dan menilai kecukupan dan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian internal,
dan tata kelola Bank secara terintegrasi.
Penerapan manajemen risiko pada masing-masing perusahaan anak mengacu pada ketentuan regulator mengenai manajemen risiko
bagi sektor jasa keuangan sesuai jenis usaha yang dilakukan. Dalam struktur organisasi, masing-masing perusahaan anak memiliki unit
kerja yang melaksanakan fungsi manajemen risiko untuk memastikan bahwa risiko yang dihadapi oleh masing-masing perusahaan
anak dapat dikelola dengan baik.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 243
Page 246
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Konsolidasi
3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko Operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung Risiko
Operasional agar dapat memperkirakan beban modal untuk Risiko Operasional).
Pengukuran risiko operasional dilakukan untuk mengetahui eksposur risiko operasional secara konsolidasi. Bank mengacu pada arahan
regulator dalam SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional dengan
Menggunakan Pendekatan Standar bagi bank Umum dalam memperhitungkan beban modal untuk risiko operasional secara konsolidasi.
Data yang digunakan dalam perhitungan tersebut diantaranya Komponen Indikator Bisnis dan Data Kerugian Risiko Operasional. Bank
menyadari bahwa pengumpulan data kejadian risiko operasional yang baik dan berkualitas dari Bank maupun dari perusahaan anak
merupakan hal yang penting agar Bank secara konsolidasi dapat memperkirakan beban modal yang sesuai dengan eksposur kerugian
operasional yang dialami.
Masing-masing perusahaan anak memiliki sarana dalam mengelola data kerugian risiko operasional, mengidentifikasi, dan mengukur
risiko sesuai dengan kompleksitas usahanya. Salah satu sarana untuk membantu pelaporan data risiko operasional dari perusahaan
anak ke Bank menggunakan aplikasi berbasis web, yaitu Integrated Risk Management Information System (IRMIS).
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional untuk pejabat eksekutif dan Direksi
Bank.
Dalam rangka pengawasan aktif Dewan Komisaris dan/atau Direksi entitas utama, terdapat pelaporan yang disampaikan sebagai
berikut:
1. Laporan rutin (berkala):
• Laporan Eksposur Risiko Konglomerasi Keuangan.
• Laporan Profil Risiko Terintegrasi.
2. Laporan insidentil:
Laporan hasil analisis atas kejadian operasional, perubahan kebijakan, sistem dan prosedur yang bersifat insidentil. Laporan ini
dapat berupa laporan hasil analisis atas sistem dan prosedur operasional Bank dalam kaitannya dengan kejadian operasional di
internal atau eksternal Bank yang mempunyai dampak kerugian operasional yang signifikan secara terintegrasi.
244 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 247
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional - Konsolidasi
5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima, dan alih daya), dengan
divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh, dampak dari kerugian operasional dapat dimitigasi dengan asuransi.
Prinsip penerapan manajemen risiko terintegrasi mencakup 4 pilar sebagai berikut:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama.
2. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko serta Penetapan Limit Risiko Terintegrasi.
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Informasi Manajemen Risiko
Terintegrasi.
4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh terhadap Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
Dalam melaksanakan manajemen risiko terintegrasi, Bank menyusun kebijakan yang paling sedikit memuat hal sebagai berikut:
• Penetapan risiko yang terkait dengan kegiatan bisnis Konglomerasi Keuangan.
• Perumusan strategi Manajemen Risiko Terintegrasi.
• Penetapan penggunaan metode pengukuran dan sistem informasi Manajemen Risiko Terintegrasi.
• Penetapan strategi dan kerangka risiko sesuai dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk
tolerance).
• Penetapan metode penilaian peringkat risiko.
• Penetapan sistem pengendalian intern dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
• Penyusunan rencana darurat (contingency plan) dalam kondisi terburuk (worst case scenario).
Dalam proses penyelenggaraan produk Bank yang bekerja sama dengan Perusahaan Anak, Bank melakukan analisis risiko secara
menyeluruh untuk memastikan risiko yang teridentifikasi telah memiliki kontrol atau mitigasi risiko yang memadai. Bank dan Perusahaan
Anak juga melakukan kerja sama sinergi perbankan dalam rangka optimalisasi sumber daya untuk menunjang pelaksanaan aktivitas
bisnis. Kerja sama sinergi perbankan dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan pada ketentuan regulator, potensi bisnis, risiko
yang mungkin terjadi, kesiapan operasional Bank dan Perusahaan Anak, serta mengacu pada prinsip good corporate governance
termasuk arm’s length principle.
Adanya transformasi digital menyebabkan semakin meningkatnya pemanfaatan TI untuk menunjang kegiatan operasional dan
penyediaan layanan kepada nasabah/konsumen, namun di sisi lain meningkatkan risiko operasional perusahaan secara konglomerasi.
Dengan adanya peningkatan penyediaan layanan digital yang menyebabkan tingginya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi
nasabah serta penerapan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), Bank dan Perusahaan
Anak telah memiliki ketentuan internal yang mengatur mengenai pelaksanaan PDP. Selain itu, perusahaan secara konglomerasi
berupaya untuk meningkatkan kematangan dalam penyelenggaraan TI dan kemampuan untuk menangani risiko yang mungkin timbul
dari pengunaan TI, di antaranya dengan:
• Mengimplementasikan cyber security risk management mengacu pada strategi Perusahaan dan arahan regulator.
• Menetapkan prosedur penanganan insiden keamanan informasi, membentuk Information Security Incident Response Team (ISIRT),
dan Security Monitoring Center (SMC).
• Meningkatkan awareness karyawan terkait keamanan siber melalui program risk awareness seperti phising simulation yang
dilakukan secara berkala. Bank juga melakukan upaya edukasi kepada nasabah secara berkelanjutan.
Untuk meminimalkan dampak gangguan dan kerusakan yang dapat disebabkan oleh bencana alam maupun manusia yang dapat
memengaruhi kegiatan operasional Konglomerasi Keuangan, Bank telah memiliki ketentuan Business Continuity Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan yang antara lain mengatur mengenai koordinasi untuk mendukung proses recovery yang optimal.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 245
Page 248
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Pendekatan holistik dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia memastikan bahwa budaya perusahaan BCA yang kuat, persatuan, dan standar keunggulan BCA ditanamkan dan dipertahankan sebagai fondasi untuk bertumbuh 246 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 249
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Keberhasilan dan pencapaian BCA Dengan memanfaatkan jaringan SISTEM MENTORSHIP/
tidak terlepas dari peran sumber teknologi dan talenta, BCA PENDAMPINGAN BAGI
daya manusia. Hal ini tertanam dalam telah menyederhanakan proses PEKERJA DAN PEMIMPIN
visi dan misi BCA yang menyatakan rekrutmen untuk mengurangi BARU
bahwa Sumber Daya Manusia waktu pelaksanaannya. Rekrutmen
(SDM) merupakan kekuatan utama dilakukan melalui platform seperti Dengan mengusung semangat
bagi BCA dalam mencapai tujuan situs web BCA (karir.bca.co.id), SENADA, BCA memberikan
perusahaan. Agar tetap kompetitif Instagram (@lifeatbca), dan LinkedIn bimbingan kepada seluruh pekerja,
di tengah perkembangan industri PT Bank Central Asia Tbk. Sistem mulai dari pekerja baru hingga para
perbankan, BCA terus berinvestasi pelacakan digital dan Robotic pemimpin. Program FLY (First Learning
pada pengembangan keterampilan Process Automation (RPA) juga telah Year) mempertemukan pekerja baru
terkini guna memastikan kemampuan meningkatkan efisiensi rekrutmen. dengan mentor berpengalaman
adaptasi dan daya saing SDM. Divisi Human Capital Management (buddy) untuk membantu mereka
telah menjalankan 60 RPA selama beradaptasi dengan cepat dan
Selain pengembangan SDM, BCA tahun 2024 untuk merekrut 1.969 membangun rasa percaya diri melalui
membangun budaya organisasi pekerja dan mengikutsertakan 3.982 pembelajaran berbasis pengalaman.
yang kuat berdasarkan tata nilai peserta dalam program Magang Bakti Program FLY dilengkapi dengan
perusahaan: Customer Focus, BCA. Journey and Experience Tracking
Integrity, Teamwork, dan Continuous System (JETS) untuk memantau
Pursuit of Excellence. Inisiatif “One MEMBENTUK PEMIMPIN perjalanan proses adaptasi dari
BCA” yang berlandaskan pada MASA DEPAN pekerja baru.
prinsip “SENADA” (SEtia, NAungi,
DAmpingi), mendorong kolaborasi BCA memprioritaskan regenerasi Untuk memastikan para pemimpin
dan menciptakan lingkungan positif kepemimpinan dengan menyeleng- baru memiliki keterampilan dan
yang menyelaraskan SDM dengan garakan program-program yang kemampuan yang memadai, BCA
tujuan jangka panjang perusahaan. dirancang khusus untuk menyelenggarakan Induction
mempersiapkan para pemimpin baru Program untuk mempersiapkan
Strategi BCA mencakup yang akan menduduki posisi-posisi para pemimpin dalam memahami
pengembangan para pemimpin yang penting. Program BCA LEADER+ tanggung jawab dan fungsi organisasi
memiliki nilai-nilai tersebut untuk mengidentifikasi 10 karakter masing-masing. Di kantor cabang
memastikan kesinambungan budaya kepemimpinan yang penting, BCA, para pemimpin cabang
perusahaan. Program BCA LEADER+ sedangkan program-program baru dipasangkan dengan Branch
bertujuan untuk mengembangkan lain seperti Career Development, Manager Buddy agar lebih cepat
para pemimpin yang tangguh, Leadership Development, dan beradaptasi dengan lingkungan baru
sehingga membantu perusahaan Transformational & Situational sambil menjalankan tugasnya. Selain
tetap inovatif dan berkomitmen Leadership membekali para itu, pelaksanaan Advisory Program
terhadap misinya dalam menghadapi pemimpin untuk mengelola risiko juga mendukung para pemimpin
tantangan ke depan. internal dan eksternal. Melalui baru dalam memantau tim dan
pembinaan dan kolaborasi, program menyelaraskannya dengan budaya
MEREKRUT SDM GEMBA (Gerakan Manajemen perusahaan.
BERKUALITAS turun ke Bawah) meningkatkan
pemahaman SDM di lapangan, kerja MEMUPUK KECAKAPAN
Dalam industri perbankan yang sama tim, dan problem-solving. BCA DIGITAL DAN POLA PIKIR
dinamis, perekrutan dan pengelolaan juga mendukung pengembangan INOVATIF
SDM yang berkualitas menjadi kunci kepemimpinan melalui pemberian
untuk menjawab tantangan saat ini. beasiswa untuk meraih gelar master BCA mengintegrasikan digitalisasi
Strategi jangka panjang BCA tidak di universitas-universitas terkemuka dengan mendorong inovasi melalui
hanya berfokus pada perekrutan guna meningkatkan keterampilan dan pelatihan RPA, pemrograman dengan
pekerja terbaik, tetapi juga pada kualitas SDM. low-code, design thinking, UI/UX,
upaya mempertahankan talenta data analysis, machine learning,
unggul. Proses rekrutmen, pelatihan, blockchain, dan cybersecurity.
dan pengembangan SDM dimulai Program Digital Buddy memfasilitasi
dengan menyelaraskan kandidat pertukaran pengetahuan melalui
dengan tata nilai perusahaan: Community of Practice (CoP) dan
Customer Focus, Integrity, Teamwork, Data Community. Inisiatif seperti BCA
dan Continuous Pursuit of Excellence.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 247
Page 250
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Pendukung Bisnis
Sumber Daya Manusia
Innovation Convention (BIC) dan Kaizen Championship Sebagai bagian dari tagline Senantiasa di Sisi Anda,
memberdayakan SDM untuk mengusulkan perbaikan alur BCA terus menyediakan tempat kerja dan sumber daya
kerja, di mana ide-ide terbaik akan diimplementasikan pendukung bagi SDM untuk memperoleh keterampilan
secara menyeluruh di perusahaan. BCA menyediakan terkini. Kebijakan-kebijakan kerja yang mendukung
sumber daya pembelajaran digital yang dirancang untuk agility, program pengembangan diri, dan kesejahteraan
mendukung pertumbuhan yang berkesinambungan, pekerja menciptakan lingkungan yang kondusif.
mencakup e-Learning, micro-learning, pembelajaran Perkembangan saat ini telah menghasilkan kondisi kerja
audio dan video, perpustakaan digital, serta adanya adopsi yang lebih fleksibel seperti BCA TouchPoint, Flexi-Time,
teknologi terbaru berupa Generative AI juga dilakukan dan flexible benefit.
untuk memberikan dukungan pembelajaran yang lebih
personal untuk pekerja. BCA menerima beberapa penghargaan prestisius di tahun
2024, yang mencerminkan komitmen BCA terhadap
EMPLOYEE ENGAGEMENT MELALUI pengembangan sumber daya manusia. Penghargaan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL tersebut meliputi penghargaan HR Asia Best Companies
to Work for in Asia selama enam tahun berturut-turut dan
BCA menggunakan platform digital guna mengukur nominasi HR Asia’s Most Caring Company Award. Di tingkat
employee engagement, termasuk Team Engagement nasional, BCA meraih berbagai penghargaan di ajang
Survey 2024, yang didistribusikan melalui platform pihak Indonesia Human Capital Awards (IHCA) 2024, antara lain
ketiga untuk dianalisis. BCA telah mengimplementasikan Best Company in Human Capital Pinnacle Award - Best
aplikasi seperti MyGrowth untuk pengelolaan kinerja, of The Best Company, Best Company in Transformation in
MyXperience sebagai platform sosial internal, MyWiki Strategic Human Capital, Best Company in Green HR, dan
sebagai kamus internal, dan MyDevelopment untuk Best Company in Digital/Technology. BCA juga meraih
kegiatan pembelajaran dan pengembangan. penghargaan pada ajang Human Resources Excellence
Awards 2024 untuk kategori Learning & Development (L&D)
BCA juga mengembangkan HC Inspire yang menawarkan and Knowledge Management, Reward Management &
layanan HR seperti MySolution untuk mengajukan cuti sakit, Talent Retention Strategy, dan Employer Branding & Talent
lembur, dan izin lainnya secara online, dilengkapi dengan Acquisition. Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan
chatbot bernama EViA yang mampu menjawab berbagai dedikasi BCA dalam menciptakan lingkungan kerja yang
pertanyaan seputar HR. BCA juga mengembangkan kondusif dan inovatif, yang dipimpin oleh Ibu Lianawaty
MySaku, sistem reward untuk mendukung inisiatif-inisiatif Suwono, Human Resources and Compliance Director BCA,
yang berkaitan dengan kesejahteraan pekerja. yang dianugerahi penghargaan sebagai Best HC Director
2024 - HC Visionary Exemplar Star.
MEMBINA LINGKUNGAN KERJA YANG
POSITIF UNTUK MENINGKATKAN RENCANA KE DEPAN
PRODUKTIVITAS
Ke depannya, BCA akan terus mengoptimalkan sumber
BCA memandang SDM sebagai aset utama, sehingga daya manusia melalui perencanaan tenaga kerja yang
menciptakan lingkungan kerja yang positif menjadi hal strategis, pemantauan produktivitas, pengembangan
penting untuk mempertahankan pekerja yang berkualitas. kompetensi, dan otomatisasi proses SDM. Dalam komitmen
Melalui Employer Value Proposition (EVP), BCA mendorong untuk mempertahankan budaya kerja yang positif dengan
terciptanya lingkungan kerja yang bersahabat dan penguatan nilai integritas untuk membangun hubungan
perbaikan yang berkesinambungan. Inisiatif “One BCA”, yang kuat dengan para stakeholder, serta menciptakan
termasuk TEAAA (Team Engagement Action Action Action), lingkungan kerja yang positif, BCA menekankan
mendorong SDM untuk berkomitmen dan memberikan pentingnya hubungan yang bermakna dan menjalankan
upaya terbaik guna mencapai tujuan perusahaan. berbagai program kesejahteraan SDM untuk mengenali
serta mengembangkan potensi individu. Dengan
mengedepankan reskilling dan upskilling, BCA membekali
SDM dengan pola pikir inovatif dan keterampilan teknis
untuk beradaptasi dalam industri yang dinamis dan berbasis
digital.
248 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 251
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian Tinjauan Pendukung Bisnis Jaringan dan Operasi BCA konsisten untuk fokus memberikan customer experience yang unggul di seluruh jaringannya untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pertumbuhan bisnis Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 249
Page 252
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Pendukung Bisnis
Jaringan dan Operasi
MENGHADIRKAN LAYANAN DAN OPERASI Perpaduan teknologi digital dengan layanan personal akan
YANG BERKUALITAS BAGI NASABAH lebih memberikan kepastian akan kepuasan, kenyamanan,
dan kepercayaan nasabah. Dengan jaringan kantor cabang
Kualitas serta keandalan jaringan dan operasi BCA yang dimiliki, BCA dapat mengidentifikasi peluang serta
berperan penting untuk menjaga kepercayaan nasabah menjangkau daerah-daerah di Indonesia yang memiliki
dalam pengembangan bisnis. Sebagai bagian dari strategi potensi tinggi, tetapi masih belum terlayani. Oleh karena
untuk melayani dan mengembangkan basis nasabah, itu, BCA secara strategis mengembangkan jaringan kantor
BCA senantiasa meningkatkan dan memperluas jaringan cabang sejalan dengan kondisi pasar saat ini.
kantor cabang dan layanan digital. Hal ini bertujuan untuk
memberikan pengalaman terbaik yang sesuai dengan Pada tahun 2024, BCA mengoperasikan sebanyak 1.264
kebutuhan nasabah melalui layanan yang dipilih. Di tengah kantor yang terdiri dari 138 Kantor Cabang Utama dan 1.126
semakin populernya transaksi digital, kantor cabang BCA Kantor Cabang Pembantu. Selain itu, BCA juga mengelola
secara fisik tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan 59 BCA Express, 3 BCA Express Mobile, 4 Mobil Kas, dan
dari ekosistem BCA. 23 Kantor Fungsional. BCA juga mengoperasikan sebanyak
19.543 ATM yang sebagian besar merupakan ATM setor-
MENINGKATKAN PENGALAMAN NASABAH tarik dan ATM tarik-tunai, selain terminal perbankan
DI KANTOR CABANG elektronik lainnya.
Kantor cabang tetap menjadi bagian penting dari customer INTEGRASI LAYANAN CABANG DAN
experience, yang berfungsi sebagai touchpoints sekaligus LAYANAN DIGITAL TANPA BATAS
sarana bagi BCA untuk membangun relasi yang bermakna
dengan nasabah dan masyarakat. Dalam beberapa tahun Salah satu keunggulan BCA adalah model layanan hybrid
terakhir, BCA telah meningkatkan efisiensi dan kapabilitas yang mengintegrasikan kemampuan cabang dengan
jaringan kantor cabang dengan mengintegrasikan saluran digital. Meskipun platform digital menawarkan
teknologi digital guna meningkatkan layanan yang prima, di kemudahan dan efisiensi untuk transaksi rutin, kantor
mana strategi tersebut juga didukung oleh upaya reskilling cabang tetap penting bagi nasabah yang membutuhkan
dan upskilling. Melalui teknologi digital, nasabah dapat bantuan lebih lanjut serta menangani transaksi yang
menghemat waktu dengan menggunakan mesin customer kompleks. Sinergi ini memastikan nasabah mendapatkan
service digital untuk memenuhi kebutuhannya. BCA juga perhatian, kenyamanan, dan kepuasan yang setara.
menyediakan tablet eService bagi nasabah untuk membuka
rekening dan mencetak rekening koran tabungan Tahapan. Sebagai contoh dari model layanan hybrid BCA adalah
Selain itu, nasabah tetap mendapat bantuan staf customer pembukaan rekening secara online melalui aplikasi dengan
service untuk mendapatkan layanan yang lebih personal. menggunakan fitur face recognition. Nasabah juga dapat
mengakses e-Statement, e-Deposito, pembayaran QRIS
Menjunjung tinggi komitmen untuk memberikan layanan dan Produk Investasi melalui aplikasi myBCA, pembayaran
berkualitas, BCA mengikutsertakan para karyawan di kredit dan penarikan dana melalui KlikBCA Bisnis, serta
kantor-kantor cabang dalam berbagai pelatihan dan pengiriman uang ke luar negeri melalui KlikBCA Individu.
program pengembangan kompetensi. Dalam rangka
mengukur keberhasilan rangkaian program tersebut, survei Dalam rangka melengkapi kanal digital BCA, seluruh
Customer Engagement (CE) dari Gallup diselenggarakan transaksi perbankan, baik di cabang maupun di saluran
dari waktu ke waktu untuk memantau dan mengukur tingkat digital, didukung oleh Halo BCA sebagai contact center
kepuasan nasabah. BCA memberikan insentif kepada BCA. Nasabah dapat berinteraksi dengan Halo BCA
karyawan yang memberikan layanan terbaik melalui melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, WhatsApp,
penghargaan dan pengakuan, termasuk penghargaan tim. webchat, e-mail, X atau Twitter, dan aplikasi Halo BCA.
Beragamnya saluran komunikasi tersebut memungkinkan
nasabah untuk menghubungi Halo BCA sesuai dengan
preferensi masing-masing melalui cara yang paling nyaman
bagi mereka.
250 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 253
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
MENINGKATKAN PENGALAMAN DIGITAL RENCANA PENGEMBANGAN DI MASA
NASABAH DEPAN
BCA berupaya menciptakan ekosistem yang kuat pada Mengantisipasi kebutuhan nasabah yang terus berubah,
saluran digital yang dimiliki sebagai rencana perluasan BCA berkomitmen untuk selalu mengembangkan solusi dan
jaringan dan operasi. Demi mengutamakan kepuasan layanan yang inovatif. BCA berencana melakukan ekspansi
nasabah, BCA berfokus pada peningkatan user experience jaringan kantor cabang secara strategis, terutama di
(UX) dan desain user interface (UI) untuk menciptakan wilayah-wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan yang
aplikasi yang intuitif, mudah digunakan, dan aman. signifikan, serta mengembangkan kemampuan e-channel.
Pembaruan dan penyempurnaan secara berkala dilakukan
untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Untuk menjamin efisiensi dan efektivitas operasional, BCA
akan terus berinvestasi pada sistem teknologi mutakhir
Di tingkat operasional, BCA memprioritaskan solusi yang yang selaras dengan pengembangan sumber daya manusia.
efisien, aman, dan logis. Dengan teknologi “Always On” Penerapan model layanan hybrid akan terus memperkuat
yang menjadi pendukung utama solusi-solusi tersebut, BCA ekosistem layanan BCA di masa mendatang.
berupaya mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan
jaringan, memastikan aksesibilitas selama 24 jam sehari Melalui berbagai upaya tersebut BCA menegaskan
dan 7 hari seminggu bagi para penggunanya. Melalui inovasi komitmennya untuk senantiasa menyediakan layanan
berkesinambungan yang didukung oleh infrastruktur dan operasi yang berkualitas, memperkuat perannya
tangguh, memungkinkan BCA untuk memenuhi ekspektasi sebagai mitra terpercaya dalam setiap kebutuhan finansial
nasabah dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin nasabah, serta mendorong pertumbuhan bersama di dalam
dalam layanan perbankan digital. ekosistem BCA.
Bersamaan dengan hal tersebut, fitur-fitur digital BCA
senantiasa terintegrasi ke dalam touchpoints layanan fisik,
sehingga nasabah dapat melakukan aktivitas perbankan
dengan lancar untuk mencapai kenyamanan dan
pengalaman nasabah yang menyeluruh (360⁰ Convenience
and Experience).
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 251
Page 254
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Pendukung Bisnis Teknologi Informasi BCA senantiasa berinvestasi dalam modernisasi dan peningkatan kemampuan teknologi informasi untuk kelancaran dan keamanan operasional yang menjadi prioritas utama di era digital saat ini 252 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 255
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA senantiasa meningkatkan sesuai dengan peraturan yang Development Life Cycle dengan
layanan perbankan digital dengan berlaku, mendukung peningkatan memberdayakan tim internal untuk
fokus pada inovasi untuk menjawab volume transaksi dan integrasi anak membuat aplikasi yang sesuai, serta
kebutuhan nasabah yang terus perusahaan, serta berfungsi sebagai dapat meningkatkan efisiensi dan
berkembang. Di era pasca- pusat pengujian untuk aplikasi baru. proses kerja. Agar tetap menjadi
COVID-19, pergeseran preferensi Inisiatif modernisasi lainnya di 2024 yang terdepan di era digital, BCA
nasabah terhadap model transaksi meliputi implementasi API internal terus mengeksplorasi teknologi
hybrid antara transaksi online dan baru, desain ulang Database Transaksi yang sedang berkembang seperti
onsite menjadikan mobile banking Deposit, pemisahan database, Blockchain dan Generative AI.
dan internet banking sebagai offloading sistem back-office,
prioritas strategis untuk memastikan migrasi DBValas ke platform Open PENGEMBANGAN SUMBER
kenyamanan dan keandalan dalam System, dan Container Platform DAYA MANUSIA UNTUK
bertransaksi di bank. yang berkontribusi pada peningkatan TEKNOLOGI INFORMASI
kecepatan dan keamanan transaksi.
PEMANFAATAN Menyadari pentingnya sumber daya
TEKNOLOGI UNTUK MEMPERKOKOH SISTEM manusia yang kompeten, IT BCA
MENDORONG INOVASI DAN KEAMANAN UNTUK merekrut 207 karyawan di 2024,
PRODUKTIVITAS MENINGKATKAN sehingga total karyawan IT menjadi
KEANDALAN 2.316 orang, memperluas perekrutan
BCA telah memanfaatkan teknologi tenaga profesional secara strategis
modern seperti Robotic Process BCA mengoperasikan Security ke kota-kota seperti Bandung,
Automation (RPA), Optical Monitoring Center 24 jam untuk Yogyakarta, dan Surabaya.
Character Recognition (OCR), menanggulangi risiko keamanan siber
Natural Language Processing (NLP), dan menerapkan program-program RENCANA PENGEMBANGAN
Augmented Reality (AR), Artificial peningkatan kesadaran bagi nasabah DI MASA DEPAN
Intelligence (AI), Video Surveillance, dan karyawan melalui e-learning,
Application Programming Interface pelatihan, dan simulasi phishing. Secara ringkas, BCA berencana untuk
(API), dan Machine Learning untuk Perangkat canggih seperti sistem fokus dalam memastikan layanan
mengotomatisasi proses internal. Data Loss Prevention, AI, dan Machine digital yang andal dan selalu hadir
Sistem inti telah dimodernisasi Learning memperkuat perlindungan melalui modernisasi infrastruktur,
menggunakan platform Open System data dan memungkinkan deteksi pusat data baru, dan migrasi sistem
dengan teknologi microservices anomali secara real-time. Platform lama ke open systems. Prioritas
dan container guna mendukung utama, termasuk ATM, kartu kredit, utamanya termasuk mengembangkan
berbagai inisiatif, seperti New dan internet banking, sudah microservices-based architecture,
Digital Core Banking, Deposito dilengkapi dengan sistem Security mengintegrasikan API Open Banking,
Berjangka, dan Trade Infrastructure. Orchestration and Automation meningkatkan model Work From
Keamanan data telah diperkuat Response (SOAR) dan Security Anywhere, serta memanfaatkan AI
melalui perlindungan data pribadi Information & Event Management untuk mendeteksi dan menyelesaikan
di Big Data dan Data Warehouse, (SIEM). BCA juga melakukan masalah secara dini. BCA memiliki
Customer 360 Information, serta komparasi kesiapan keamanan tujuan untuk memperkuat ekosistem
algoritma pendeteksian fraud siber terhadap standar global dan digitalnya dengan mengeksplorasi
yang disempurnakan untuk sistem melakukan simulasi insiden untuk Generative AI dan Blockchain, serta
e-channel. memastikan tata kelola yang kuat. memodernisasi sistem dengan
teknologi hybrid cloud. Integrasi
MENINGKATKAN MENINGKATKAN LAYANAN data dan fitur-fitur baru pada aplikasi
KAPABILITAS DAN APLIKASI DIGITAL myBCA (BCA Mobile dan KlikBCA
INFRASTRUKTUR TI Bisnis) akan meningkatkan layanan
Aplikasi mobile banking myBCA yang lebih berfokus pada nasabah
Modernisasi infrastruktur dengan mengintegrasikan transaksi di dan efisiensi operasional.
mengimplementasikan High kantor cabang, mobile banking,
Availability Systems dan Cloud dan internet banking untuk
Technology menjadi prioritas, guna memberikan pengalaman yang
memastikan kelancaran operasional lebih baik bagi nasabah perorangan
dan pemulihan yang cepat dari dan bisnis. Citizen Developer
gangguan. Data Center yang baru, BCA menyederhanakan Software
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 253
Page 256
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Ekonomi, Sektor Perbankan, dan Keuangan BCA BCA mempertahankan pertumbuhan kredit yang berkualitas, posisi permodalan yang kokoh, dan likuiditas yang sehat 254 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 257
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TINJAUAN EKONOMI
Kondisi perekonomian Indonesia tetap kondusif di tahun Pertumbuhan PDB juga ditopang oleh kenaikan investasi
2024, meski di tengah tantangan global dan domestik. sebesar 4,3% berkat dukungan Pemerintah dalam
Pemotongan suku bunga oleh The Fed yang lama dinanti mengembangkan program hilirisasi. Hal ini berhasil menarik
oleh pasar, akhirnya dimulai pada bulan September. Namun, investasi baru, serta mendorong pertumbuhan kredit yang
langkah ini diiringi oleh kenaikan suku bunga jangka panjang kuat di tahun 2024.
AS di tengah kekhawatiran akan defisit fiskal AS yang lebih
besar, serta tarif yang diberlakukan oleh Presiden Trump. Proyek-proyek pemerintah juga terus menjadi pendorong
Akibatnya, nilai tukar dolar AS terus mengalami penguatan. utama pertumbuhan ekonomi, dengan investasi
Untuk itu, BI menerapkan kebijakan moneter yang pruden infrastruktur secara masif di bawah pemerintahan Presiden
dengan memperlambat pemangkasan suku bunga, Jokowi, beralih ke arah program swasembada pangan dan
demi mempertahankan stabilitas makro, serta menjaga energi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
perekonomian Indonesia tetap kondusif.
Pada akhir tahun, nilai tukar Rupiah ditutup melemah di
Kinerja komoditas masih beragam, dimana hasil pertanian Rp16.102/dolar AS, tetapi depresiasi ini masih wajar di
(khususnya kelapa sawit) mengalami kenaikan, sedangkan tengah penguatan dolar AS dan meningkatnya kebutuhan
batu bara dan logam masih mengalami tekanan akibat pembiayaan dalam negeri. Secara keseluruhan, kinerja
kelebihan pasokan di Tiongkok. Sepanjang tahun 2024, Rupiah masih menjadi salah satu yang terbaik dibandingkan
kesenjangan antara besarnya pasokan di Tiongkok dan beberapa negara berkembang di Asia. Hal ini tidak terlepas
lemahnya permintaan semakin melebar, berdampak dari kontribusi kebijakan moneter BI yang prudent,
negatif pada stabilitas perdagangan global. kebijakan makroprudensial yang akomodatif, disertai
intervensi strategis di pasar valuta asing, pasar obligasi,
Tahun 2024 kondisi dalam negeri diwarnai oleh Pemilihan dan pasar uang.
Umum dan Daerah, yang mendorong pertumbuhan ekonomi
jangka pendek. Sementara itu, inflasi turun drastis ke level
terendah sepanjang sejarah, yaitu 1,57% disebabkan
oleh stabilisasi harga pangan. Hal ini yang menopang
pertumbuhan konsumsi pada tingkat yang relatif cukup
sehat, yakni 4,9% (hingga triwulan ke-4).
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 255
Page 258
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN SEKTOR PERBANKAN DAN dan 1,9%. Dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR)
URAIAN SINGKAT KINERJA BCA sebesar 27,1%, permodalan sektor perbankan masih sangat
TAHUN 2024 memadai guna menghadapi ketidakpastian dan dinamika
Sektor perbankan tetap mencatatkan kinerja yang di masa depan.
cukup solid di tengah perekonomian yang moderat dan
dinamika global. Pertumbuhan kredit perbankan tahun BCA turut berperan mendukung pertumbuhan industri
2024 kembali mencapai double digit, yaitu sebesar 10,4% perbankan dan melakukan fungsi intermediasi secara
secara tahunan, mirip dengan kenaikan tahun 2023 sebesar berkelanjutan. Pada tahun 2024, BCA berhasil membukukan
10,3%. Pencapaian ini terutama didorong oleh kredit kinerja keuangan yang solid. Dalam menyikapi berbagai
investasi yang tumbuh 13,6%, sementara kredit modal kerja dinamika, BCA senantiasa menerapkan manajemen risiko
tumbuh 8,3%. Pertumbuhan yang tinggi tersebut antara lain yang prudent guna mempertahankan pertumbuhan kredit
dikontribusi oleh sektor mineral seiring dengan realisasi yang berkualitas, posisi permodalan yang kokoh, dan
kebijakan hilirisasi Pemerintah. Adapun pinjaman sektor likuiditas yang sehat.
perbankan diluar sektor mineral diperkirakan tumbuh lebih
lambat dikisaran 8,3% dari tahun sebelumnya. Pada akhir tahun 2024, total aset BCA secara konsolidasi
tumbuh sebesar 2,9% dari tahun sebelumnya mencapai
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga, laju pertumbuhan Rp1.449,3 triliun. BCA berhasil mempertahankan posisi
lebih moderat sebesar 4,5%. Loan to Deposit Ratio sebagai bank swasta terbesar di Indonesia dari sisi aset
(LDR) perbankan meningkat 480 bps, menjadi 90,4%, dengan pangsa pasar sebesar 11,9%. Portofolio kredit BCA
mencerminkan pengetatan likuiditas di tengah tren tingkat secara konsolidasi tumbuh di atas sektor perbankan secara
suku bunga yang relatif tinggi selama dua tahun terakhir. konsisten dalam lima tahun terakhir. Kredit tercatat sebesar
Pengetatan likuiditas dalam sistem perbankan masih Rp921,9 triliun, naik 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya
berlangsung karena bank-bank bersaing dengan produk ditopang oleh seluruh segmen kredit. Kualitas kredit terus
investasi dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Hal ini membaik, dengan rasio Loan at Risk (LAR) dan NPL yang
terlihat dari melemahnya pertumbuhan dana pihak ketiga menurun masing-masing berada pada level 5,3% (Des-23:
yang dimiliki oleh individu, sementara aliran investasi 6,9%) dan 1,8% (Des-23: 1,9%).
oleh pemegang individu ke dalam obligasi pemerintah
meningkat sebesar 17,7% selama tahun 2024. Pertumbuhan Total penyaluran kredit ke berbagai sektor berkelanjutan
dana pihak ketiga rumah tangga (sebagai persentase tumbuh 12,5% menjadi Rp228,6 triliun, dan berkontribusi
terhadap PDB) berada dalam tren menurun dalam dua tahun 24,8% terhadap total portofolio pinjaman BCA. Pembiayaan
terakhir. Likuiditas tambahan dalam sistem perbankan lebih green financing mencapai Rp98,8 triliun, meningkat 13,5%
banyak didukung oleh perusahaan swasta yang lebih besar. dari tahun 2023 sedangkan pembiayaan social financing
tumbuh 11,9% selama tahun 2024. Sementara itu penyaluran
Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit untuk kendaraan listrik mencapai Rp2,3 triliun atau
menjaga stabilitas sistem keuangan secara prudent serta tumbuh 84,2% dibandingkan tahun lalu.
berkolaborasi dengan pelaku perbankan agar sektor
keuangan tetap kondusif. Efektif Juni 2024, Bank Indonesia Pertumbuhan Kredit BCA dan Industri Perbankan dalam
mendukung fungsi intermediasi perbankan melalui 5 tahun terakhir
pemberian insentif Giro Wajib Minimum (GWM) yang
13,9%
memperkuat likuiditas sektor perbankan dalam rangka BCA
melakukan penyaluran kredit ke sektor-sektor ekonomi 11,7% 13,8%
prioritas. Industri
11,0% 10,3% 10,4%
8,2%
Sektor perbankan nasional terus bertransformasi dan
mengembangkan berbagai layanan dan proses digital,
4,9%
serta melanjutkan inisiatif-inisiatif efisiensi pembayaran
dan inklusi keuangan. Di samping itu, Regulator menerapkan
operasi moneter secara prudent untuk menjaga stabilitas
keuangan nasional. Berbagai kebijakan diterapkan untuk -2,5%
-2,6%
memastikan terjaganya makroprudensial untuk mendukung
2020 2021 2022 2023 2024
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: Bank Indonesia (SEKI)
Dari sisi kualitas aset, rasio Non Performing Loan (NPL)
sektor perbankan secara keseluruhan tercatat sebesar
2,2%. Rasio NPL kredit Korporasi dan komersial, UKM, Mikro Disamping pertumbuhan kredit yang berkualitas, BCA
serta Konsumer terjaga pada tingkat yang dapat ditoleransi senantiasa memperkuat bisnis inti sebagai penyedia layanan
disepanjang tahun 2024, berada di level 1,7%, 4,6%, 3,3% perbankan transaksi terkemuka di Indonesia. Sejalan
256 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 259
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
dengan inovasi yang berkelanjutan, volume transaksi CASA Rasio BCA dan Industri Perbankan dalam
melalui kanal online (mobile banking & internet banking) 5 tahun terakhir
tumbuh 23,5% disertai kenaikan nilai transaksi kanal online
sebesar 13,8%. Pengembangan kanal cabang dan ATM 81,6% 80,3% 81,5%
76,6% 78,6%
juga terus memberikan kontribusi yang signifikan secara
61,5% 63,9% 63,3% 63,6%
nilai transasksi. Jumlah nasabah mengalami pertumbuhan 58,4%
sebesar 45% dalam tiga tahun terakhir, mencapai lebih dari
33 juta nasabah.
Layanan perbankan transaksi yang handal mampu
mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga khususnya
dana Giro dan Tabungan (CASA) yang naik sebesar 4,4%
secara tahunan menjadi Rp924,0 triliun pada akhir 2024. 2020 2021 2022 2023 2024
Dana Giro dan Tabungan (CASA) berkontribusi sebesar
Industri BCA
81,5% dari total dana pihak ketiga dengan tingkat biaya
Sumber: Bank Indonesia (SEKI)
dana (cost of fund) yang rendah dan stabil. Portofolio Giro
dan Tabungan masing-masing naik sebesar 3,9% dan 4,8%
menjadi Rp361,9 triliun dan Rp562,1 triliun. Sedangkan Di tengah tren pengetatan likuiditas, BCA tetap memiliki
dana deposito, yang berkontribusi sebesar 18,5% dari total cadangan likuiditas yang kokoh dengan rasio LDR BCA
dana pihak ketiga, turun 3,4% mencapai Rp209,6 triliun berada pada tingkat 78,4%, salah satu yang terendah
dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan tingkat di industri perbankan. Rasio LCR dan NSFR berada pada
suku bunga deposito BCA yang relatif rendah di pasar. Total level yang memadai, masing-masing mencapai 323,0%
portofolio dana pihak ketiga naik sebesar 2,9% menjadi dan 157,3%. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sangat
Rp1.133,6 triliun pada akhir 2024. sehat sebesar 29,4% pada 31 Desember 2024.
Selama tahun 2024, BCA dan entitas anak mampu
membukukan laba bersih sebesar Rp54,8 triliun, naik 12,7%
dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat pengembalian
atas aset (ROA) dan tingkat pengembalian atas ekuitas
(ROE) masing-masing tercatat sebesar 3,9% dan 24,6%
pada akhir tahun 2024.
TINJAUAN KINERJA KEUANGAN BCA TAHUN 2024
Berikut ini kami sampaikan uraian Analisa dan Pembahasan Manajemen mengenai kinerja keuangan BCA selama tahun 2024.
Adapun Laporan ini mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasi PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan,
firma anggota jaringan global PwC.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
ASET
Total Aset (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023 2022
2024 2023
(%) terhadap (%) terhadap (%) terhadap
Nominal Nominal Nominal Nominal % Nominal %
Total Aset Total Aset Total Aset
Kas, Giro pada Bank 69.821 4,8% 119.934 8,5% 130.222 9,9% (50.112) -41,8% (10.288) -7,9%
Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada Bank 388.316 26.8% 410.351 29,1% 434.237 33,0% (22.035) -5,4% (23.886) -5,5%
Indonesia & Bank Lain
dan Efek-efek
Total Kredit - bruto* 921.878 63,6% 810.392 57,6% 711.262 54,1% 111.486 13,8% 99.130 13,9%
Cadangan Kerugian (34.522) -2,4% (34.899) -2,5% (35.462) -2,7% 377 -1,1% 563 -1,6%
Penurunan Nilai (CKPN)
(-/-)
Aset Lainnya 103.808 7,2% 102.329 7,3% 74.473 5,7% 1.479 1,4% 27.856 37,4%
Total Aset 1.449.301 100,0% 1.408.107 100,0% 1.314.732 100,0% 41.194 2,9% 93.375 7,1%
Total Aset Produktif 1.354.435 93,5% 1.266.223 89,9% 1.173.144 89,2% 88.212 7,0% 93.079 7,9%
*
Termasuk aset dari transaksi syariah, piutang pembiayaan konsumen, dan piutang sewa pembiayaan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 257
Page 260
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2024, Total Aset tumbuh sebesar 2,9% secara KAS, GIRO PADA BANK INDONESIA & GIRO PADA
tahunan menjadi Rp1.449,3 triliun. Sekitar 93,5% dari Total BANK LAIN
Aset tersebut merupakan Aset Produktif yang terdiri dari Posisi Kas dan Giro pada Bank Indonesia pada tahun 2024
portofolio Kredit, Efek-efek berisiko rendah (antara lain turun 42,5% menjadi Rp65,7 triliun terutama dari penurunan
pada instrumen-instrumen jangka pendek Bank Indonesia), Giro pada Bank Indonesia. Saldo Giro pada Bank Indonesia
dan Obligasi Pemerintah. tercatat sebesar Rp36,4 triliun turun 60,7% secara
tahunan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia
Total Aset Produktif meningkat sebesar 7,0% menjadi untuk memberikan insentif likuiditas tambahan kepada
Rp1.354,4 triliun pada tahun 2024. Portofolio Kredit bank-bank yang menyalurkan kredit kepada sektor-sektor
tercatat sebesar Rp921,9 triliun dan memiliki kontribusi prioritas mulai tanggal 1 Juni 2024. Giro Wajib Minimum
terbesar terhadap total Aset Produktif yaitu 68,1%. Imbal (GWM) Rupiah tercatat sebesar 5,04% dan GWM Valuta
hasil aset produktif pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,7% Asing sebesar 2,00%.
meningkat 24 bps dari tahun sebelumnya.
Saldo Kas tercatat sebesar Rp29,3 triliun tumbuh 35,1%
Aset lainnya meningkat 1,4% mencapai Rp103,8 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp21,7
pada tahun 2024, dikontribusikan oleh transaksi wesel dan triliun. Kenaikan tersebut sudah termasuk saldo kas pada
akseptasi, serta kenaikan aset tidak lancar yang mencakup Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang sebesar Rp9,2 triliun
aset TI (software and hardware), peralatan, tanah dan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya yang
bangunan serta penyertaan modal. sebesar Rp8,5 triliun sejalan dengan bertambahnya jumlah
jaringan kantor cabang, kantor kas, kas mobil, dan ATM
sepanjang tahun 2024. Sementara itu, posisi Giro pada
Bank Lain yang ditempatkan pada bank-bank terkemuka di
luar negeri turun sebesar 27,0% menjadi Rp4,1 triliun.
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA, BANK LAIN & EFEK-EFEK
Penempatan pada Bank Indonesia & Bank Lain dan Efek-efek (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Penempatan pada Bank Indonesia & 15.715 5.202 31.377 10.513 202,1% (26.175) -83,4%
Bank Lain
Efek-efek 372.601 405.150 402.860 (32.549) -8,0% 2.290 0,6%
Efek-efek untuk Tujuan Investasi 371.152 312.054 248.895 59.098 18,9% 63.159 25,4%
SBI, SBBI, SBI Syariah & SRBI 78.291 31.053 93 47.238 152,1% 30.960 33.290,7%
Obligasi Pemerintah 243.651 234.585 209.118 9.067 3,9% 25.467 12,2%
Efek-efek Lainnya 49.210 46.416 39.684 2.794 6,0% 6.732 17,0%
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual 1.450 93.096 153.965 (91.647) -98,4% (60.869) -39,5%
Kembali
Total Penempatan pada Bank Indonesia & 388.316 410.351 434.237 (22.035) -5,4% (23.886) -5,5%
Bank Lain dan Efek-efek
Penempatan pada BI dan Bank Lain naik 202,1% menjadi Rp15,7 triliun terutama disebabkan penempatan likuiditas dalam
instrumen jangka pendek, di mana sebagian besar pada tenor di bawah 3 bulan. Hal ini merupakan bagian dari prinsip kehati-
hatian BCA dalam mengelola likuiditas terutama untuk kebutuhan jangka pendek.
Penempatan pada Efek-efek mencapai Rp372,6 triliun atau menurun 8,0% dari tahun sebelumnya seiring dengan
pertumbuhan Kredit. Pos Efek-efek terdiri dari Efek-efek untuk Tujuan Investasi sebesar Rp371,2 triliun dan Efek-efek yang
Dibeli dengan Janji Dijual Kembali yang mencapai Rp1,4 triliun. Terdapat pergerakan dari Efek-efek yang Dibeli dengan Janji
Dijual Kembali ke Efek-efek untuk Tujuan Investasi sesuai dengan operasi moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia.
Dalam pos Efek-efek untuk Tujuan Investasi tercatat surat berharga Bank Indonesia yang tumbuh 152,1% menjadi Rp78,3
triliun. Obligasi Pemerintah juga mencatatkan kenaikan sebesar 3,9% menjadi Rp243,7 triliun. Sedangkan Efek-efek Lainnya
juga naik 6,0% menjadi Rp49,2 triliun terutama berasal dari unit penyertaan reksa dana dan obligasi korporasi. Penempatan
pada Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali (reverse repo) turun sebesar 98,4% dibandingkan tahun lalu yang
sebagian besar ditempatkan pada penyaluran kredit dan Efek-efek untuk Tujuan Investasi.
258 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 261
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KREDIT YANG DIBERIKAN
Portofolio kredit tercatat sebesar Rp921,9 triliun, meningkat 13,8% secara tahunan, di atas kenaikan kredit sektor perbankan
di level 10,4%. BCA berhasil mempertahankan posisinya sebagai Bank Swasta penyedia kredit terbesar di Indonesia dengan
pangsa pasar sebesar 11,9%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 11,5%.
Kredit berdasarkan Segmen
Komposisi Kredit berdasarkan Segmen (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Korporasi 426.793 368.885 320.729 57.908 15,7% 48.156 15,0%
Komersial 137.917 126.598 117.755 11.320 8,9% 8.842 7,5%
UKM 123.751 107.796 93.025 15.955 14,8% 14.771 15,9%
Konsumer 223.721 199.084 173.230 24.637 12,4% 25.854 14,9%
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) 135.465 121.848 109.060 13.618 11,2% 12.788 11,7%
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) 65.315 56.906 47.116 8.410 14,8% 9.790 20,8%
Personal Loan* 19.498 16.981 13.759 2.518 14,8% 3.222 23,4%
Pinjaman Karyawan 3.442 3.350 3.296 92 2,8% 54 1,6%
Syariah 10.717 9.014 7.577 1.704 18,9% 1.437 19,0%
Total Kredit** 921.878 810.392 711.262 111.486 13,8% 99.130 13,9%
* Termasuk kartu kredit, payroll, dan unsecured loans
** Termasuk aset dari transakasi syariah, piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, dan kredit yang belum diamortisasi
Kredit korporasi tumbuh sebesar 15,7% mencapai Rp426,8 Kredit konsumen mencatat pertumbuhan 12,4% pada
triliun, menyumbang 51,9% dari total pertumbuhan kredit tahun 2024 mencapai Rp223,7 triliun didukung oleh kredit
sepanjang tahun. Pendorong pertumbuhan korporasi pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor
datang dari berbagai sektor termasuk peluang di industri (KKB). Selama tahun 2024 BCA telah menyelenggarakan
mineral. BCA optimis untuk terus menjajaki berbagai dua kali BCA Expo secara hybrid yang telah berkontribusi
peluang pertumbuhan kredit di sektor/industri baru pada pertumbuhan kredit konsumen. BCA mencatat KPR
sesuai dengan risk appetite dan tetap mengedepankan sebesar Rp135,5 triliun, naik 11,2% dibandingkan tahun
pertumbuhan yang berkualitas sebelumnya, dan pembiayaan KKB sebesar Rp65,3 triliun,
naik 14,8%. Personal loan tumbuh sebesar 14,8% menjadi
Kredit komersial dan UKM masing-masing meningkat Rp19,5 triliun didorong oleh portofolio kartu kredit. BCA
sebesar 8,9% dan 14,8% dari tahun 2023. Terkait dengan telah menawarkan produk Paylater sejak tahun 2023,
kredit UKM, BCA telah melakukan peningkatan kapasitas dengan saldo pembiayaan Paylater mencapai Rp328 miliar
penyaluran kredit sejak tahun 2022, di antaranya melalui per 31 Desember 2024.
penambahan account officer, unit fungsi risiko, dan
percepatan pemrosesan kredit. Cakupan pemrosesan
kredit UKM diperluas dengan penambahan sentra-sentra
proses kredit, serta penggunaan data analytics untuk
menjajaki peluang pemberian kredit. Berbagai produk
dan program UKM terus dikembangkan terutama bagi
nasabah CASA yang belum memiliki pinjaman UKM di BCA,
di antaranya pinjaman multiguna, pembiayaan merchant
BCA, dan kredit kemitraan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 259
Page 262
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kualitas Kredit
BCA senantiasa mengelola risiko kredit dengan prudent untuk mempertahankan kualitas portofolio kredit. Sepanjang
tahun 2024, rasio LAR terus membaik dan turun ke posisi 5,3% dari total kredit, dibandingkan pada posisi 6,9% pada tahun
sebelumnya. Pencadangan LAR juga tercatat solid sebesar 76,9%, salah satu yang tertinggi di industri perbankan. Perbaikan
rasio LAR sebagian besar dikontribusikan oleh perbaikan kondisi keuangan nasabah yang terus membaik seiring dengan
pertumbuhan perekonomian dalam negeri.
Loan at Risk (LAR) berdasarkan Segmen (Entitas Induk, dalam miliar Rupiah)
LAR (Nominal) LAR (%)* LAR
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Korporasi 18.055 20.545 27.353 4,3% 5,6% 8,6% (2.490) -12,1% (6.808) -24,9%
Komersial 8.910 11.740 16.988 6,5% 9,3% 14,4% (2.830) -24,1% (5.248) -30,9%
UKM 6.525 6.454 7.483 5,3% 6,0% 8,1% 71 1,1% (1.029) -13,8%
Konsumer 12.318 12.943 17.628 5,8% 6,9% 10,8% (625) -4,8% (4.685) -26,6%
Total LAR 45.808 51.682 69.452 5,3% 6,9% 10,4% (5.874) -11,4% (17.770) -25,6%
LAR Coverage** 76,9% 69,7% 53,6% 7,2% 16,1%
*
LAR nominal/portofolio kredit per segmen
**
Termasuk on & off balance sheet
Catatan: LAR terdiri dari kredit yang direstrukturisasi dengan kolektibilitas ’Lancar’, serta kredit dengan kolektibilitas ‘Dalam Perhatian Khusus’ dan ‘Kredit Bermasalah’
Kredit yang Direstrukturisasi berdasarkan Kolektibilitas (Entitas Induk, dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Performing Loan 18.758 29.879 52.753 (11.121) -37,2% (22.874) -43,4%
Lancar 11.897 21.392 45.966 (9.495) -44,4% (24.574) -53,5%
Dalam Perhatian Khusus 6.861 8.487 6.787 (1.626) -19,2% 1.700 25,0%
NPL 10.028 10.703 9.459 (674) -6,3% 1.244 13,2%
Kurang Lancar 387 1.727 1.386 (1.341) -77,6% 341 24,6%
Diragukan 222 443 4.313 (221) -50,0% (3.870) -89,7%
Macet 9.420 8.533 3.759 887 10,4% 4.773 127,0%
Total Kredit yang Direstrukturisasi 28.787 40.582 62.212 (11.795) -29,1% (21.630) -34,8%
Total Portofolio Kredit 894.912 787.499 691.141 107.413 13,6% 96.358 13,9%
% Kredit yang Direstrukturisasi terhadap 3,2% 5,2% 9,0% -1,9% -3,8%
Total Portofolio Kredit
BCA mencatat kredit yang direstrukturisasi turun sebesar 29,1% menjadi Rp28,8 triliun atau sebesar 3,2% dari total kredit,
ditopang oleh debitur-debitur yang pinjamannya telah kembali ke dalam kategori normal (back to normal). Tren penurunan
kredit restrukturisasi diperkirakan akan berlanjut seiring dengan membaiknya arus kas dan aktivitas bisnis para debitur.
Kredit berdasarkan Kolektibilitas (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Performing Loan 905.852 795.902 699.208 109.950 13,8% 96.694 13,8%
Lancar 886.261 778.154 686.682 108.107 13,9% 91.472 13,3%
Dalam Perhatian Khusus 19.591 17.748 12.526 1.843 10,4% 5.222 41,7%
NPL 16.027 14.490 12.054 1.537 10,6% 2.437 20,2%
Kurang Lancar 1.197 2.460 1.703 (1.263) -51,4% 757 44,4%
Diragukan 1.359 1.303 4.698 56 4,3% (3.395) -72,3%
Macet 13.471 10.727 5.653 2.744 25,6% 5.075 89,8%
Total Kredit* 921.878 810.392 711.262 111.486 13,8% 99.130 13,9%
Rasio NPL - bruto 1,8% 1,9% 1,8% -0,1% 0,1%
Rasio NPL - bersih 0,6% 0,6% 0,6% 0,0% 0,0%
Cadangan / NPL** 208,5% 234,1% 286,9% -25,6% -52,8%
*
Termasuk aset dari transakasi syariah, piutang pembiayaan konsumen & piutang sewa pembiayaan
**
Termasuk on & off balance sheet
260 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 263
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Total kredit bermasalah (NPL) berada pada Rp16,0 triliun dengan rasio NPL pada level 1,8%. Persentase NPL BCA adalah
salah satu yang terendah di industri perbankan. Sementara itu pencadangan NPL sebesar 208,5%, salah satu yang tertinggi
di industri perbankan.
Rincian Penghapusbukuan Kredit (Entitas Induk, dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Korporasi - 110 730 (110) -100,0% (620) -85,0%
Komersial 982 901 861 82 9,1% 40 4,6%
UKM 370 216 377 154 71,5% (161) -42,8%
Konsumer 1.943 1.263 1.203 680 53,9% 59 4,9%
KPR 213 187 209 27 14,3% (23) -10,9%
KKB Mobil 1.358 789 644 570 72,2% 145 22,6%
KKB Motor 46 18 25 28 151,6% (7) -26,9%
Kartu Kredit 325 269 325 56 20,8% (56) -17,4%
Total Hapus Buku 3.295 2.488 3.171 807 32,4% (683) -21,5%
Pemulihan dari Hapus Buku 702 1.036 1.026 (334) -32,2% 10 1,0%
BCA melakukan hapus buku (write-off) atas kredit macet sebesar Rp3,3 triliun, relatif kecil terhadap total kredit atau hanya
sebesar 0,4% dari total kredit. Pemulihan dari hapus buku (recoveries) mencapai 21,3% dari kredit yang dihapusbukukan
selama tahun 2024.
LIABILITAS
Liabilitas (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
Komposisi
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal % 2024 2023 2022
Dana Pihak Ketiga* 1.133.612 1.101.673 1.039.718 31.940 2,9% 61.955 6,0% 95,5% 94,5% 95,1%
Giro 361.884 348.457 323.924 13.426 3,9% 24.533 7,6% 30,5% 29,9% 29,6%
Tabungan 562.094 536.184 524.014 25.910 4,8% 12.170 2,3% 47,4% 46,0% 47,9%
Deposito 209.635 217.032 191.780 (7.397) -3,4% 25.251 13,2% 17,7% 18,6% 17,5%
Simpanan dari Bank- 3.656 10.071 7.936 (6.415) -63,7% 2.135 26,9% 0,3% 0,9% 0,7%
Bank Lain
Utang Akseptasi 4.652 6.701 9.667 (2.049) -30,6% (2.965) -30,7% 0,4% 0,6% 0,9%
Pinjaman yang Diterima 2.243 1.630 1.317 613 37,6% 313 23,7% 0,2% 0,1% 0,1%
Beban yang masih harus 27.515 29.496 20.430 (1.980) -6,7% 9.066 44,4% 2,3% 2,5% 1,9%
dibayar dan liabilitas
lain-lain
Liabilitas imbalan 9.098 9.032 7.521 66 0,7% 1.511 20,1% 0,8% 0,8% 0,7%
pasca-kerja
Obligasi Subordinasi 500 500 500 - 0,0% - 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
Kewajiban Lainnya 5.190 6.467 6.461 (1.277) -19,7% 6 0,1% 0,4% 0,6% 0,6%
Total Liabilitas 1.186.466 1.165.569 1.093.550 20.897 1,8% 72.019 6,6% 100,0% 100,0% 100,0%
*
Termasuk dana simpanan syariah
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 261
Page 264
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
DANA PIHAK KETIGA
Komposisi Dana Pihak Ketiga* (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023 2022
2024 2023
Nominal Komposisi Nominal Komposisi Nominal Komposisi Nominal % Nominal %
Giro 361.884 31,9% 348.457 31,6% 323.924 31,2% 13.426 3,9% 24.533 7,6%
Rupiah 320.896 28,3% 312.110 28,3% 285.342 27,4% 8.786 2,8% 26.768 9,4%
Valuta Asing 40.987 3,6% 36.347 3,3% 38.582 3,7% 4.640 12,8% (2.235) -5,8%
Tabungan 562.094 49,6% 536.184 48,7% 524.014 50,4% 25.910 4,8% 12.170 2,3%
Rupiah 542.821 47,9% 518.068 47,0% 504.360 48,5% 24.753 4,8% 13.708 2,7%
Valuta Asing 19.273 1,7% 18.116 1,6% 19.654 1,9% 1.157 6,4% (1.538) -7,8%
Jumlah Dana Giro dan 923.977 81,5% 884.641 80,3% 847.938 81,6% 39.336 4,4% 36.703 4,3%
Tabungan (CASA)
Deposito 209.635 18,5% 217.032 19,7% 191.780 18,4% (7.397) -3,4% 25.251 13,2%
Rupiah 195.030 17,2% 203.011 18,4% 173.103 16,6% (7.981) -3,9% 29.908 17,3%
Valuta Asing 14.605 1,3% 14.020 1,3% 18.677 1,8% 585 4,2% (4.657) -24,9%
Total Dana Pihak 1.133.612 100,0% 1.101.673 100,0% 1.039.718 100,0% 31.940 2,9% 61.955 6,0%
Ketiga
Rupiah 1.058.747 93,4% 1.033.189 93,8% 962.805 92,6% 25.558 2,5% 70.384 7,3%
Valuta Asing 74.865 6,6% 68.483 6,2% 76.913 7,4% 6.382 9,3% (8.429) -11,0%
*
Termasuk dana simpanan syariah
Dana Pihak Ketiga tumbuh 2,9% menjadi sebesar Rp1.133,6 triliun, didorong oleh kenaikan dana berbiaya rendah CASA
sebesar 4,4% selama tahun 2024.
Giro dan Tabungan (CASA) end supply chain yaitu dari supplier, principal, distributor,
Giro meningkat sebesar 3,9% menjadi Rp361,9 triliun retailer hingga end customer. BCA terus melakukan
sedangkan tabungan tumbuh 4,8% menjadi Rp562,1 triliun investasi digital dalam rangka memperkuat platform
di tahun 2024. perbankan transaksi yang aman, andal, dan nyaman bagi
para nasabah.
Rata-rata Giro naik 6,6% YoY, lebih tinggi dibandingkan
pertumbuhan outstanding Giro sebesar 3,9% YoY yang Volume transaksi melalui kanal digital (mobile banking,
terutama didukung oleh nasabah pebisnis kecil menengah. internet banking, dan ATM) mencapai 99,8% dari total
transaksi, dan hanya sebesar 0,2% merupakan transaksi
Rata-rata Tabungan naik 4,9% YoY, didorong oleh segmen perbankan yang dilakukan di cabang. Dari sisi nilai, transaksi
mass (43,8% YoY). Saldo Tabungan di segmen HNWI dan melalui mobile banking dan internet banking berkontribusi
Affluent menurun, beralih ke instrumen investasi dengan sebesar 62,7% sementara transaksi di cabang dan ATM
imbal hasil lebih tinggi. mencapai 37,3%.
Total saldo nasabah secara keseluruhan termasuk investasi Jumlah nasabah BCA mencapai 33 juta didukung investasi
(pihak ketiga + obligasi + kepemilikan reksa dana) naik 8% di bidang TI, sistem operasi dan berbagai kanal transaksi
YoY, melampaui pertumbuhan M2 sebesar 7% YoY. termasuk mobile banking BCA Mobile dan myBCA.
Pengembangan produk, fitur serta berbagai inisiatif dalam
Pencapaian tersebut tidak lepas dari beragam upaya memperkokoh perbankan transaksi diuraikan di bagian
perluasan ekosistem nasabah BCA yang mencakup end-to- Perbankan Transaksi halaman 120 di Laporan Tahunan ini.
Deposito
Deposito Berjangka* (berdasarkan jangka waktu, dalam miliar Rupiah)
2024 2023 2022
Nominal Komposisi Nominal Komposisi Nominal Komposisi
1 Bulan 140.577 67,1% 135.403 62,4% 147.100 76,7%
3 Bulan 61.302 29,2% 71.512 33,0% 28.082 14,6%
6 Bulan 4.630 2,2% 6.080 2,8% 9.015 4,7%
12 Bulan 3.125 1,5% 4.036 1,9% 7.584 4,0%
Total 209.635 100,0% 217.032 100,0% 191.780 100,0%
*
Termasuk dana simpanan syariah
Deposito berjangka turun 3,4% menjadi Rp209,6 triliun dibandingkan tahun lalu sejalan dengan tren penurunan suku bunga
deposito. Suku bunga deposito turun 50 bps sepanjang tahun dan berada pada level 3,25% pada akhir 2024.
262 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 265
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
EKUITAS
Ekuitas (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
Komposisi
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal % 2024 2023 2022
Modal ditempatkan dan 1.541 1.541 1.541 - 0,0% - 0,0% 0,6% 0,6% 0,7%
disetor penuh
Tambahan modal disetor 5.549 5.549 5.549 - 0,0% - 0,0% 2,1% 2,3% 2,5%
Surplus revaluasi aset 11.139 10.936 10.713 202 1,9% 223 2,1% 4,2% 4,5% 4,8%
tetap
Saldo Laba 243.679 222.957 200.959 20.722 9,3% 21.998 10,9% 92,7% 91,9% 90,9%
Telah ditentukan 3.721 3.234 2.827 486 15,0% 407 14,4% 1,4% 1,3% 1,3%
penggunaannya
Belum ditentukan 239.959 219.723 198.132 20.236 9,2% 21.591 10,9% 91,3% 90,6% 89,6%
penggunaannya
Lainnya 732 1.373 2.257 (640) -46,6% (883) -39,1% 0,3% 0,6% 1,0%
Kepentingan Non 194 181 163 13 7,2% 18 11,2% 0,1% 0,1% 0,1%
Pengendali
Total Ekuitas 262.835 242.538 221.182 20.297 8,4% 21.356 9,7% 100,0% 100,0% 100,0%
Ekuitas meningkat 8,4% menjadi Rp262,8 triliun ditopang oleh kenaikan saldo Laba pada Tahun Berjalan sebesar Rp243,7
triliun. ROE tercatat meningkat 110 bps dibandingkan tahun lalu, mencapai level 24,6%.
LAPORAN LABA RUGI
Laporan Laba Rugi (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Pendapatan Operasional 108.307 98.517 85.419 9.790 9,9% 13.098 15,3%
Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih 82.264 74.938 63.863 7.327 9,8% 11.075 17,3%
Pendapatan Bunga dan Syariah 94.796 87.207 72.114 7.590 8,7% 15.092 20,9%
Beban Bunga dan Syariah (12.532) (12.269) (8.252) (263) 2,1% (4.017) 48,7%
Pendapatan Operasional Lainnya 26.042 23.579 21.557 2.463 10,4% 2.023 9,4%
Beban Operasional (38.054) (37.281) (31.638) (774) 2,1% (5.643) 17,8%
Laba usaha sebelum beban pencadangan dan 70.252 61.236 53.781 9.016 14,7% 7.455 13,9%
pajak (PPOP)
Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai (2.034) (1.056) (3.314) (978) 92,6% 2.258 -68,1%
Aset*
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 68.218 60.180 50.467 8.038 13,4% 9.713 19,2%
Laba Bersih 54.851 48.658 40.756 6.193 12,7% 7.903 19,4%
Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lainnya (345) (1.106) (3.323) 761 -68,8% 2.217 -66,7%
Total Laba Komprehensif 54.506 47.552 37.433 6.954 14,6% 10.119 27,0%
Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.836 48.639 40.736 6.197 12,7% 7.903 19,4%
Kepentingan Non-Pengendali 15 19 20 (4) -21,1% (1) -4,4%
Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.493 47.534 37.413 6.960 14,6% 10.120 27,0%
Kepentingan Non-Pengendali 13 18 19 (5) -28,2% (1) -5,6%
* Termasuk Agunan yang Diambil Alih (AYDA)
Laba bersih mencapai Rp54,8 triliun atau naik 12,7% secara tahunan didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional
(+9,9% YoY), biaya operasional yang terkendali dan disertai dengan rendahnya biaya kredit.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 263
Page 266
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Pendapatan Bunga dan Syariah 94.796 87.207 72.114 7.590 8,7% 15.092 20,9%
Kredit yang diberikan 63.093 54.144 46.157 8.949 16,5% 7.986 17,3%
Efek-efek 24.802 26.288 20.057 (1.486) -5,7% 6.230 31,1%
Piutang Pembiayaan Konsumen dan 3.595 3.267 2.848 328 10,0% 419 14,7%
Sewa Pembiayaan
Penempatan pada Bank Indonesia 712 1.164 1.338 (452) -38,9% (174) -13,0%
dan Bank-bank Lain
Lainnya (termasuk Bagi hasil Syariah) 2.595 2.344 1.714 251 10,7% 631 36,8%
Beban Bunga dan Syariah (-/-) 12.532 12.269 8.252 263 2,1% 4.017 48,7%
Giro 2.753 2.383 2.070 313 15,1% 314 15,2%
Tabungan 463 561 254 (98) 120,9% 307 121,2%
Deposito 6.288 6.566 3.526 (278) -4,2% 3.040 86,2%
Lainnya (termasuk Beban Syariah) 3.028 2.758 2.402 270 9,8% 356 14,8%
Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih 82.264 74.938 63.863 7.327 9,8% 11.075 17,3%
Pendapatan bunga dan syariah bersih naik 9,8% menjadi Bank Indonesia (SRBI) turut memberikan imbal hasil yang
Rp82,3 triliun, terutama dari kenaikan pendapatan bunga relatif lebih tinggi dibandingkan instrumen jangka pendek
dan syariah sebesar 8,7%. Beban bunga dan syariah naik lainnya. Secara keseluruhan, tingkat imbal hasil total aset
2,1%, lebih rendah dari kenaikan tahun sebelumnya, seiring produktif mencapai 6,7%, naik 24 bps dibandingkan tahun
dengan stabilnya cost of funds BCA meskipun likuiditas sebelumnya.
sistem perbankan yang cukup ketat. Kenaikan pendapatan
bunga didukung oleh peningkatan volume kredit yang Total beban bunga dan syariah naik 2,1% didorong
solid sehingga komposisi aset produktif (asset mix yield) pertumbuhan volume dana pihak ketiga. Cost of fund Giro
lebih optimal. Komposisi kredit mencapai 68,1% dari total dan Tabungan (Rupiah) tercatat pada level masing-masing
aset produktif jika dibandingkan dengan 64,0% di tahun 0,79% dan 0,06%, relatif tidak bergerak secara signifikan.
sebelumnya. Beban bunga deposito berjangka turun 4,2%, mengikuti
penurunan suku bunga deposito yang turun sebesar 50
Imbal hasil kredit (Rupiah) tercatat 7,6% naik 3 bps bps dalam satu tahun terakhir. Beban bunga lainnya,
dibandingkan tahun lalu. Kenaikan imbal hasil kredit naik 9,8% secara tahunan terutama dari efek-efek yang
sepanjang tahun 2024 lebih disebabkan oleh kenaikan dijual dengan janji beli kembali (repo), sebagai alternatif
suku bunga benchmark rate (JIBOR untuk Rupiah dan SOFR pendanaan untuk kredit. Secara keseluruhan, BCA mampu
untuk Valas) untuk kredit dengan suku bunga mengambang. mempertahankan tingkat cost of fund sebesar 1,0%, relatif
Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan naik 16,5% stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Margin bunga bersih
dari tahun lalu atau mencapai Rp63,1 triliun. (Net Interest Margin atau NIM) tercatat sebesar 5,8% atau
naik 29 bps dibanding tahun 2023. Kenaikan NIM tersebut
Pendapatan bunga dari Efek-efek turun 5,7% seiring didukung oleh pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2024,
dengan optimalisasi asset mix ke aset kredit. Sementara optimalisasi komposisi aset produktif, serta tingkat cost of
penempatan likuiditas pada instrumen Sekuritas Rupiah fund yang relatif stabil.
Pendapatan Operasional Lainnya (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Pendapatan Provisi dan Komisi - bersih 17.980 16.622 16.584 1.357 8,2% 39 0,2%
Kredit 2.428 2.820 2.084 (391) -13,9% 736 35,3%
Trade 1.113 1.044 1.203 68 6,5% (159) -13,2%
CASA dan Transactional 12.888 11.436 11.848 1.451 12,7% (411) -3,5%
Wealth 863 741 806 122 16,4% (65) -8,1%
Lainnya 688 581 642 107 18,4% (62) -9,6%
Pendapatan Transaksi yang diukur pada 2.855 1.888 1.287 967 51,2% 600 46,6%
nilai wajar melalui laba rugi-bersih
Lainnya 5.208 5.069 3.685 139 2,7% 1.384 37,5%
Total Pendapatan Operasional Lainnya 26.042 23.579 21.557 2.463 10,4% 2.023 9,4%
264 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 267
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Total pendapatan operasional lainnya naik sebesar 10,4% Pendapatan provisi dan komisi - bersih tumbuh 8,2%
menjadi Rp26,0 triliun, ditopang oleh pertumbuhan menjadi Rp18,0 triliun dengan kontribusi utama
pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar, pertumbuhan dari pendapatan komisi produk CASA dan
pendapatan provisi dan komisi – bersih; serta pendapatan transactional fees, wealth, trade, dan lain-lain. Komisi
lainnya. terkait kredit turun sebesar 13,9% menjadi Rp2,4 triliun,
terutama dari menurunnya komisi dan provisi pinjaman
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar (melalui sindikasi. Secara keseluruhan, CASA dan Transactional
laba rugi – bersih) naik sebesar 51,2% terutama sebagai Fees berkontribusi 71,7% terhadap total pendapatan komisi
dampak dari realisasi keuntungan transaksi SRBI dalam & provisi.
trading book.
Beban Operasional
Beban Operasional (dalam miliar rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Beban Umum dan Administrasi 16.874 17.306 14.694 (431) -2,5% 2.612 17,8%
Beban Karyawan 17.444 16.198 13.651 1.246 7,7% 2.546 18,7%
Lainnya 3.736 3.777 3.293 (41) -1,1% 485 14,7%
Total 38.054 37.281 31.638 774 2,1% 5.643 17,8%
BCA menerapkan efisiensi biaya yang terukur antara Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset
kebutuhan saat ini dan masa depan untuk mendukung Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset naik
pertumbuhan bisnis dan daya saing. sebesar 92,6% dari tahun sebelumnya menjadi Rp2,0
triliun. Hal ini dilakukan demi menjaga tingkat pencadangan
Beban umum dan administrasi turun 2,5%. Namun pos biaya yang memadai dalam menghadapi ketidakpastian kondisi
terkait IT dan cybersecurity tercatat naik sebesar 12,8%, ekonomi dan bisnis debitur kedepannya. Cost of credit
sejalan dengan tren digitalisasi. Sementara itu beban atau Rasio biaya CKPN kredit terhadap rata-rata portofolio
karyawan naik 7,7% dan beban lainnya turun sebesar 1,1% kredit tercatat sebesar 0,28% di tahun 2024, membaik
pada tahun 2024. Secara keseluruhan, beban operasional 3 bps dibandingkan tahun sebelumnya.
naik 2,1% secara tahunan.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan dan Laba Bersih
Dalam rangka mendukung pertumbuhan volume transaksi, Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp68,2
BCA melakukan investasi berupa data center baru yang triliun, naik 13,4% dibandingkan tahun lalu. Hal ini tidak lepas
telah beroperasi pada akhir tahun 2024. Investasi ini dari peningkatan pendapatan operasional, manajemen
merupakan data center ke empat yang dimiliki BCA, biaya dan kualitas aset yang memadai.
dengan kapasitas lebih besar dari total tiga data center
yang dibangun sebelumnya. Secara keseluruhan laba bersih BCA yang diatribusikan
kepada entitas induk tercatat sebesar Rp54,8 triliun, naik
Secara keseluruhan, rasio biaya terhadap pendapatan (Cost sebesar 12,7% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut
to Income Ratio) membaik 266 bps dari tahun lalu, berada mendorong peningkatan laba bersih per saham (Earning
pada level 31,5%, salah satu yang terendah di industri. Per Share - EPS) menjadi sebesar Rp445 per saham, naik
BCA terus mengupayakan berbagai inisiatif digitalisasi dibandingkan Rp395 per saham di tahun 2023.
dan otomasi proses untuk layanan nasabah dan efisiensi
operasional.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 265
Page 268
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Laba Rugi Komprehensif (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Laba Bersih 54.851 48.658 40.756 6.193 12,7% 7.903 19,4%
Penghasilan Komprehensif Lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 72 (559) (350) 631 -112,8% (210) 60,0%
Pajak penghasilan (14) 106 66 (120) -112,7% 40 60,7%
Surplus revaluasi aset tetap 239 232 1.226 7 3,0% (994) -81,1%
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Kerugian yang belum direalisasi atas aset (824) (1.084) (5.330) 259 -23,9% 4.246 -79,7%
keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan 147 206 1.012 (60) -28,9% (806) -79,6%
Selisih kurs karena penjabaran laporan 35 (8) 53 43 -548,6% (61) -114,9%
keuangan dalam valuta asing
Total Penghasilan Komprehensif Lain (345) (1.106) (3.323) 761 -68,8% 2.217 -66,7%
Total Laba Komprehensif 54.506 47.552 37.433 6.954 14,6% 10.119 27,0%
Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.836 48.639 40.736 6.197 12,7% 7.903 19,4%
Kepentingan Non-Pengendali 15 19 20 (4) -21,1% (1) -4,4%
Laba Komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik Entitas Induk 54.493 47.534 37.413 6.960 14,6% 10.120 27,0%
Kepentingan Non-Pengendali 13 18 19 (5) -28,2% (1) -5,6%
Laba Bersih per Saham yang Dapat 445 395 330 50 12,7% 64 19,4%
Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
(Rupiah penuh)
Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 14,6% terutama dari peningkatan laba
bersih pada tahun 2024 dibanding tahun sebelumnya.
BCA mencatat ‘kerugian yang belum direalisasi atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain’ sebesar Rp824 miliar, lebih kecil dibandingkan dari akhir tahun sebelumnya yang mencatat kerugian
sebesar Rp1.084 miliar. Hal ini disebabkan oleh portofolio ‘aset keuangan yang tersedia untuk dijual’ yang memiliki nilai pasar
yang lebih tinggi dibandingkan penilaian di tahun lalu
Profitabilitas berdasarkan Segmen Operasi
Total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali pada tahun 2024 tercatat
sebesar Rp54,9 triliun, tumbuh 12,7% secara tahunan. Berdasarkan tinjauan operasi per segmen operasi, sebagian besar
pendapatan dan laba tahun berjalan dikontribusi dari wilayah Jawa dan Sumatera. Informasi mengenai kinerja berdasarkan
segmen operasi dapat dilihat pada Laporan Keuangan catatan 41 halaman 659.
266 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 269
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
ARUS KAS
Arus Kas (dalam miliar Rupiah)
Naik / (turun) Naik / (turun)
2024 2023
2024 2023 2022
Nominal % Nominal %
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 53.820 58.064 33.779 (4.244) -7,3% 24.285 71,9%
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (58.948) (69.745) (32.383) 10.797 -15,5% (37.362) 115,4%
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (33.329) (25.071) (19.116) (8.258) 32,9% (5.955) 31,2%
(Penurunan) / Kenaikan Kas dan Setara Kas (38.456) (36.752) (17.720) (1.704) 4,6% (19.032) 107,4%
Bersih
Kas dan Setara Kas, Awal Tahun 124.396 160.422 177.268 (36.026) -22,5% (16.846) -9,5%
Pengaruh Fluktuasi Kurs Valuta Asing pada (456) 726 874 (1.182) -162,9% (148) -16,9%
Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun 85.483 124.396 160.422 (38.913) -31,3% (36.026) -22,5%
BCA membukukan posisi kas dan setara kas sebesar Rp85,5 triliun, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar
Rp124,4 triliun.
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi turun sebesar 7,3% dibanding tahun lalu, terutama berasal dari penurunan aktivitas dana
simpanan nasabah dan simpanan dari bank-bank lain.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas dari aktivitas investasi mencatat pengeluaran sebesar Rp58,9 triliun, turun 15,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut disebabkan berkurangnya penerimaan atas efek-efek yang jatuh tempo selama tahun berjalan.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pengeluaran arus kas untuk aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp33,3 triliun, naik 32,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya pembayaran pinjaman yang diterima menjadi sebesar Rp72,7 trilliun dan pembayaran
dividen yang mencapai Rp34,2 trilliun selama tahun 2024.
RASIO KEUANGAN UTAMA (Entitas induk saja)
Selama tahun 2024, BCA berhasil menjaga rasio–rasio keuangan utama di bawah ini.
2024 2023 2022 2021 2020
NIM 5,8% 5,5% 5,3% 5,1% 5,7%
CIR* 31,5% 34,1% 35,1% 34,9% 37,4%
BOPO 41,7% 43,7% 46,1% 54,2% 63,5%
ROA** 3,9% 3,6% 3,2% 2,8% 2,7%
ROE 24,6% 23,5% 21,7% 18,3% 16,5%
CAR 29,4% 29,4% 25,8% 25,7% 25,8%
LDR 78,4% 70,2% 65,2% 62,0% 65,8%
NPL-Bruto 1,8% 1,9% 1,8% 2,2% 1,8%
LAR 5,3% 6,9% 10,4% 15,2% 19,7%
* Sesuai standar akuntansi disajikan dengan perhitungan keuntungan dan kerugian dari transaksi perdagangan dan valuta asing secara bersih pada pendapatan
operasional.
** Dihitung dari laba (rugi) setelah pajak dibagi dengan rata-rata total aset.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 267
Page 270
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Entitas Anak
Entitas anak BCA menyediakan beragam solusi keuangan di Di tahun 2024, BCA Finance menerima sejumlah
berbagai bidang yang mencakup pembiayaan kendaraan penghargaan, antara lain The Excellent Performance
bermotor, perbankan syariah, perbankan digital, sekuritas, Multifinance Company (Asset IDR 5T - < IDR 10T) dan
asuransi umum, dan jiwa, remittance serta perusahaan The Best Performance Multifinance Company In 20
modal ventura. Consecutive Years (2004-2023) dari majalah Infobank
dalam Non-Bank Financial Institution Award 2024.
PT BCA Finance
BCA Finance merupakan entitas anak BCA yang fokus PT Bank BCA Syariah
pada pembiayaan kendaraan bermotor. BCA Finance BCA Syariah merupakan entitas anak BCA yang bergerak di
memiliki brand image yang kuat dan menjadi salah satu bidang perbankan syariah. Pada tahun 2024, BCA Syariah
yang terbesar di industri pembiayaan. Melalui aktivitas memiliki 76 jaringan cabang yang terdiri dari 14 Kantor
penggabungan usaha dengan BCA Multi Finance yang Cabang, 19 Kantor Cabang Pembantu, 43 Kantor Cabang
efektif per 1 September 2024, BCA Finance memiliki lini Pembantu Unit Layanan Syariah, serta 100 jaringan Layanan
bisnis baru yaitu pembiayaan sepeda motor yang semakin Syariah Bank Umum yang tersebar di kota-kota strategis di
memperkaya layanan pembiayaan BCA Finance. Hingga Indonesia.
Desember 2024, BCA Finance telah memiliki 138 kantor
cabang dan 59 kantor selain kantor cabang untuk melayani Sampai dengan 2024, total aset BCA Syariah tumbuh 15,0%
lebih dari 360 ribu pelanggan. menjadi Rp16,6 triliun yang didukung oleh kenaikan dana
pihak ketiga 20,3% menjadi Rp13,2 triliun. Adapun total
BCA Finance menyalurkan pembiayaan melalui pembiayaan bertumbuh 18,9% menjadi Rp10,7 triliun. Khusus
skema pendanaan joint financing dengan entitas induk. untuk Pembiayaan Emas iB, BCA Syariah mencatatkan
Selain itu, BCA Finance dan BCA juga melakukan joint pertumbuhan signifikan sebesar 198,6% menjadi Rp153,8
marketing berupa pemanfaatan jaringan kantor cabang miliar, yang mulai dapat diajukan melalui aplikasi BSya sejak
BCA untuk aktivitas pemasaran, serta penyeleng- Oktober 2024. BCA Syariah juga berhasil menjaga kualitas
garaan Hybrid Expo (pameran kendaraan bagi nasabah pembiayaan dengan rasio pembiayaan bermasalah (gross)
BCA secara onsite dan virtual). berada di angka 1,5%, lebih rendah dari rata-rata industri.
BCA Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp183,7
Pada tahun 2024, BCA Finance membukukan pembiayaan miliar, meningkat 19,5% dari tahun sebelumnya.
baru Rp47,8 triliun atau tumbuh 17,7% dibandingkan 2023.
Total aset dalam kelolaan (AUM) pada 2024 mencapai Pada 2024, BCA Syariah meraih 56 penghargaan di bidang
Rp65,8 triliun, lebih tinggi 20,6% jika dibandingkan dengan kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, produk dan
tahun 2023. kualitas layanan di antaranya Indonesia Best Sharia Bank
2024 with Sharia Financial dari Warta Ekonomi dalam
Strategi yang diterapkan tahun 2024 antara lain dengan ajang Warta Ekonomi Indonesia Sharia and Halal Top
perluasan target segmen pasar, penawaran produk- Brand Awards 2024 dan Platinum Champion Sharia Bank
produk yang kompetitif sesuai kebutuhan konsumen, dan (Excellent financial performance in 10 consecutive years
pengembangan teknologi untuk mendukung efektivitas 2014-2023) dari Infobank dalam ajang 13th Infobank Sharia
kerja serta meningkatkan customer experience. BCA Award 2024.
Finance juga terus menjalin kerja sama secara intensif
dengan dealer penjual mobil dan rekanan-rekanan PT Bank Digital BCA
pendukung lainnya. Adapun Non Performing Financing (NPF) BCA Digital berfokus pada penyediaan solusi perbankan
bruto BCA Finance masih berada di level yang terkendali digital. Selama tahun 2024, BCA Digital terus
dan sesuai risk appetite Perusahaan yaitu di angka 2,9%, mengembangkan fitur-fitur dalam aplikasi “blu” dan
dan NPF neto di angka 0,9%. aplikasi mitranya untuk meningkatkan layanan simpanan
dan transaksi. Hingga akhir tahun 2024, BCA Digital
membukukan total aset sebesar Rp16,1 triliun.
268 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 271
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Dengan jumlah nasabah lebih dari 2,3 juta, BCA Digital telah PT BCA Sekuritas
menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp11,7 triliun, yang BCA Sekuritas merupakan entitas anak yang bergerak di
diperoleh melalui produk tabungan dan deposito berjangka. bidang perantara perdagangan dan penjamin efek baik
Adapun laba bersih tercatat Rp108,0 miliar atau tumbuh berupa saham, obligasi, maupun instrumen pasar modal
134,5% dibandingkan 2023. BCA Digital juga berkolaborasi lainnya.
dengan BCA untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah,
antara lain berupa penyediaan akses bertransaksi pada BCA Sekuritas menyediakan berbagai jasa perantara
ATM BCA, serta contact center Haloblu. pedagang efek bagi nasabah individu, perusahaan, dan
institusi melalui platform online trading yang dapat diakses
PT Asuransi Umum BCA dari aplikasi ponsel (Android/iOS), aplikasi komputer
BCA Insurance merupakan entitas anak BCA yang (installer), situs web, dan juga tenaga penjualan yang
bergerak dalam penyediaan produk asuransi kerugian/ profesional. Aplikasi ponsel terus dikembangkan dengan
umum seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi harta berbagai fitur dan UI/UX terbaru, untuk memenuhi kebutuan
benda, asuransi pengangkutan, asuransi perjalanan (travel investor. Selain itu, BCA Sekuritas juga menyediakan
insurance), asuransi kecelakaan diri, dan bentuk asuransi jasa mediasi bagi nasabah yang membutuhkan layanan
kerugian lainnya. pembiayaan dengan berbagai instrumen pasar modal.
BCA Insurance bersama entitas induk dan perusahaan anak Pada akhir Desember 2024, nilai Modal Kerja Bersih
lainnya berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan asuransi Disesuaikan (MKBD) sebesar Rp948,6 miliar serta total
umum bagi para nasabah kredit konsumer maupun kredit aset Rp1,4 triliun. Di tahun 2024, BCA Sekuritas menduduki
korporasi BCA Group. peringkat ke-7 oleh Bloomberg untuk penjaminan obligasi
domestik, serta menerima penghargaan Indonesia “20
Pada tahun 2024, total aset BCA Insurance meningkat Popular Digital Product Award 2024” kategori eTrading
12,5% menjadi Rp3,4 triliun, sedangkan pendapatan pada Sekuritas dari The Iconomics dan “The Most
premi meningkat 24,7% menjadi Rp1,7 triliun dari tahun Innovative Securities for Digital Platform Optimization
sebelumnya. Adapun laba bersih tercatat Rp227,1 miliar atau to Improve Transaction Ease and Financial Literacy” dari
tumbuh 27,2% dibandingkan 2023 dan rasio solvabilitas Warta Ekonomi.
tercatat sebesar 440,6%.
PT Central Capital Ventura
PT Asuransi Jiwa BCA CCV berdiri sejak 2017 dan bergerak di bidang perusahaan
BCA Life adalah anak usaha BCA dengan kepemilikan modal ventura (venture capital). CCV melaksanakan
BCA sebesar 90% yang memberikan layanan penyediaan kegiatan investasi pada perusahaan-perusahaan start-up
produk perlindungan jiwa mencakup asuransi jiwa, asuransi yang berorientasi financial technology (fintech) yang dapat
kecelakaan, asuransi kesehatan, dan employee benefit. mendukung ekosistem layanan BCA secara keseluruhan.
Pada 2024, total aset BCA Life tercatat sebesar Rp3,3 BCA Finance Limited
triliun, tumbuh 16,0% dari tahun sebelumnya. Cadangan BCA Finance Limited (BCAFL) adalah anak perusahaan BCA
teknis atau kewajiban kepada pemegang polis mencapai yang berlokasi di Hong Kong. Saat ini BCAFL memegang
Rp2,4 triliun, tumbuh 20,5% dari 2023. Pendapatan premi izin usaha sebagai pemberi pinjaman uang.
BCA Life tercatat sebesar Rp1,5 triliun, tumbuh negatif
6,8% meskipun demikian BCA Life mencatat laba setelah
pajak sebesar Rp92,5 miliar, tumbuh 17,2% dibandingkan
tahun sebelumnya. Rasio solvabilitas mencapai 433,1%.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 269
Page 272
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Informasi Material Lainnya
PENCAPAIAN TARGET TAHUN 2024
Ringkasan pencapaian kinerja keuangan tahun 2024 dibandingkan dengan target adalah berikut.
Pencapaian vs. Target
Target 2024 Pencapaian 2024
Pertumbuhan Kredit 9% - 10% 13,8%
Pertumbuhan Dana Giro dan Tabungan (CASA) 6% - 8% 4,4%
Marjin Bunga Bersih (NIM) 5,5% - 5,6% 5,8%
Cost to Income Ratio (CIR) 34% - 35% 31,5%
Tingkat Pengembalian atas Aset (Return On Assets - ROA) 3,4% - 3,6% 3,9%
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas (Return On Equity - ROE) 21% - 23% 24,6%
ASPEK PEMASARAN Fitch ratings
BCA melakukan pemasaran secara hybrid yaitu dengan Keterangan Rating
mengkombinasikan pemanfaatan digital platform (online) Outlook Stable
dan interaksi manusia secara langsung (offline). Melalui
Long-Term IDR BBB
metode hybrid, BCA mengoptimalkan penggunaan
digital media dan social media dalam rangka pemasaran Short-Term IDR F3
produk dan jasa, meningkatkan brand awareness, serta National Long-Term AAA (idn)
mengedukasi nasabah terkait keamanan siber. Situs web National Short-Term F1+ (idn)
perusahaan di bca.co.id juga terus disempurnakan untuk
Viability bbb
menyediakan informasi terkait produk, layanan, dan
Government Support bbb-
aktivitas korporasi.
BCA juga mengadakan BCA Expo untuk pasar ritel, Wealth Pefindo
Management Summit untuk beragam produk wealth dan Keterangan Rating
investasi, UMKM Fest untuk segmen UKM. Corporate Rating idAAA / Stable
Shelf Registration Sub Bond I idAA / Stable
KEMAMPUAN MEMBAYAR HUTANG DAN
KOLEKTABILITAS PIUTANG
BCA memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi PEMANTAUAN DAN PENANGANAN
seluruh kewajiban, baik jangka pendek maupun jangka KREDIT BERMASALAH
panjang. Untuk meminimalkan potensi kerugian, Bank melakukan
antisipasi dini atas upaya penyelamatan kredit sejak
Posisi likuiditas berada pada level yang solid dengan rasio saat mulai munculnya indikasi kredit bermasalah.
NSFR, LCR dan LDR, masing–masing sebesar 157,3%, Mempertimbangkan kemampuan bayar dan bisnis nasabah
323,0% dan 78,4% di tahun 2024. Rasio Intermediasi terkait, terdapat dua metode untuk mengatasi kredit
Makroprudensial (RIM) tercatat sebesar 81,5%. Rentabilitas bermasalah sebagai berikut:
BCA yang baik tercermin pada peningkatan Laba Usaha 1. Restrukturisasi kredit
Sebelum Beban Pencadangan sebesar 14,7% dibandingkan Ruang lingkup restrukturisasi kredit meliputi penurunan
tahun sebelumnya. suku bunga pinjaman, perpanjangan jangka waktu
pengembalian pinjaman, pengurangan tunggakan
BCA senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam bunga, pengurangan tunggakan pokok kredit,
setiap aspek operasional perusahaan agar sejalan dengan penambahan fasilitas pinjaman, dan pengurangan
profil risiko yang telah ditetapkan oleh manajemen. Dengan denda.
demikian, kualitas aset tetap terjaga dengan cadangan 2. Penyelamatan kredit
aset keuangan yang mencukupi. Pada tahun 2024, BCA Penyelamatan kredit dapat dilakukan melalui
menerima penilaian yang baik dari lembaga pemeringkat pembayaran tunai maupun eksekusi lelang terhadap
eksternal yaitu Fitch Ratings dan Pefindo sebagai berikut: agunan kredit atau aset debitur dan/atau penjamin.
270 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 273
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BCA memiliki kebijakan penanganan kredit bermasalah BCA senantiasa memastikan kecukupan modal nominal
yang mencakup kebijakan penagihan kredit (debt untuk memenuhi aturan terkait Batas Maksimum Pemberian
collection policy) sebagaimana tertuang dalam ketentuan: Kredit (BMPK) kepada satu grup nasabah korporasi.
• Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB)
• Manual Kebijakan Penyelamatan dan Penghapusan BCA secara terintegrasi melaksanakan stress test dengan
Kredit memperhitungkan berbagai skenario krisis yang mungkin
• Ketentuan internal terkait lainnya yang memuat teknis terjadi serta dampaknya terhadap NPL, tingkat likuiditas
pelaksanaan penanganan dan pelaporan debitur dan permodalan. Berdasarkan hasil stress test, BCA
kategori Criticized Exposure (CE). memiliki likuiditas dan permodalan yang memadai dalam
mengantisipasi potensi kerugian atas risiko yang dihadapi
BCA mengkategorikan debitur CE berdasarkan kualitas sesuai skenario yang disusun.
kredit yang masuk golongan kolektibilitas 2, 3, 4, dan 5.
Debitur CE mencakup kategori kredit Korporasi, Komersial, Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen atas
UKM, dan Konsumer (termasuk kartu kredit). Penanganan Struktur Modal
kredit bermasalah khususnya kredit konsumen dan kartu Direksi menyusun rencana permodalan sejalan dengan
kredit dilakukan melalui aplikasi e-Collection (e-Coll) Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh Dewan Komisaris
dengan fitur penagihan sebagai berikut: dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
• Preventive Collection: pemberitahuan melalui SMS No. 11/POJK.03/2016 tanggal 2 Februari 2016, No. 34/
kepada debitur untuk melakukan pembayaran. POJK.03/2016 tanggal 26 September 2016, dan No. 27
Pemberitahuan ini hanya dilakukan saat debitur harus Tahun 2022 tanggal 26 Desember 2022.
melakukan pembayaran pertama.
• Desk Collection: penagihan kartu kredit melalui sarana IMPLEMENTASI PEMBAGIAN DIVIDEN
telepon dan surat peringatan. Pembayaran dividen ditetapkan melalui Rapat Umum
• Field Collection: penagihan kredit yang dilakukan Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan). BCA mengkaji
melalui kunjungan ke lapangan antara lain ke rumah atau pembayaran dividen secara berkala untuk menjaga posisi
kantor. permodalan yang solid dalam mendukung pertumbuhan
• Recovery: upaya penyelamatan kredit bermasalah yang bisnis, investasi, dan dengan mempertimbangkan masukan
sudah/akan dihapusbukukan atau dieksekusi dari para pemegang saham.
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN Berdasarkan hasil RUPS Tahunan tanggal 14 Maret 2024,
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL para pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan
sebagian laba bersih tahun 2023 untuk pembagian dividen
Struktur Modal tunai sebesar Rp33,3 triliun atau Rp270 per lembar saham
BCA memiliki struktur permodalan sebagai berikut: (dalam bentuk dividen interim sebesar Rp42,5 per lembar
• Modal inti (Tier 1) mencapai 96,3% dari total modal atau saham yang telah dibayarkan pada tanggal 20 Desember
sebesar Rp255,3 triliun, naik 9,2% dibandingkan tahun 2023 dan dividen final sebesar Rp227,5 per lembar
sebelumnya saham yang telah dibayarkan pada tanggal 4 April 2024).
• Sedangkan 3,7% dari total modal BCA atau sebesar Pembagian dividen ini setara dengan dividend payout ratio
Rp9,9 triliun merupakan modal pelengkap (Tier 2). Modal sebesar 68,4% atas laba bersih tahun 2023.
pelengkap sebagian besar merupakan cadangan umum
Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA). Grafik berikut menunjukkan tren dividend payout ratio BCA
dalam beberapa tahun terakhir.
Secara konsolidasi, rasio kecukupan modal (CAR) tercatat
memadai yaitu sebesar 29,1%. Dividend Payout Ratio
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal 68,4%
62,0%
BCA menjaga tingkat permodalan yang memadai, diukur 56,9%
melalui indikator Capital Adequacy Ratio (CAR) yang 47,9% 48,2%
meliputi risiko kredit, pasar, dan operasional. BCA memenuhi
tambahan modal sebagai penyangga (buffer) sesuai
ketentuan BI dan OJK termasuk di dalamnya Conservation
Buffer, Countercyclical Buffer dan Capital Surcharge for
Domestic Systemically Important Bank (D-SIB). Pada tahun
2024, CAR BCA melampaui ketentuan regulator.
2019 2020 2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 271
Page 274
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI INFORMASI MATERIAL MENGENAI
BARANG MODAL INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, DAN
AKUISISI
Tujuan dari Ikatan Material untuk Investasi Barang Selama tahun 2024 BCA tidak memiliki transaksi atau
Modal aktivitas terkait investasi, ekspansi, divestasi, dan akuisisi
Ikatan material terkait investasi barang modal terutama dengan nilai yang material.
ditujukan untuk pengembangan infrastruktur teknologi
informasi dan jaringan, serta investasi penunjang kegiatan Namun sebagai informasi tambahan, dua perusahaan anak
operasional lainnya. BCA melakukan penggabungan, yaitu PT BCA Finance dan
PT BCA Multi Finance, dimana PT BCA Finance sebagai
Sumber Dana untuk Investasi Barang Modal perusahaan penerima penggabungan. Kedua perusahaan
BCA melakukan investasi yang sebagian besar terkait anak tersebut sepenuhnya (secara langsung dan tidak
dengan teknologi informasi dan pengembangan jaringan langsung) dimiliki oleh BCA sebelum penggabungan terjadi.
dengan sumber pendanaan berasal dari akumulasi laba
usaha. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI
MATERIAL YANG MENGANDUNG
Mata Uang dan Mitigasi Risiko Nilai Tukar terkait BENTURAN KEPENTINGAN
Investasi Barang Modal Selama tahun 2024, tidak terdapat transaksi material yang
BCA melakukan investasi barang modal yang berasal dari dilakukan oleh BCA yang dapat dikategorikan sebagai
dalam negeri maupun luar negeri. Tagihan dan pembayaran transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
investasi barang modal tersebut sebagian besar
menggunakan mata uang Rupiah untuk meminimalisasi PENGUNGKAPAN TRANSAKSI PIHAK
risiko nilai tukar. BERELASI
BCA melakukan berbagai transaksi dengan pihak-pihak
INVESTASI BARANG MODAL YANG berelasi. Transaksi-transaksi tersebut dilaksanakan dengan
DIREALISASIKAN memperhatikan prinsip-prinsip kewajaran transaksi (arms
Selama tahun 2024, investasi barang modal yang length principles) dan mematuhi peraturan-peraturan
direalisasikan mencapai Rp4,3 triliun yang sebagian terkait benturan kepentingan yang berlaku.
besar terkait dengan pengembangan teknologi informasi.
Dengan adanya percepatan era digital, BCA berkomitmen Rincian informasi transaksi dengan pihak berelasi (jumlah,
untuk terus melaksanakan investasi pengembangan jenis transaksi dan sifat dari hubungan dengan pihak
berbasis teknologi termasuk IT security, guna meningkatkan berelasi) dapat dilihat pada bagian “Tata Kelola Perusahaan”
kapabilitas layanan perbankan transaksi. dengan sub bagian “Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan” (hal 457) dan dilihat pada Laporan
Di samping investasi barang modal, BCA juga berupaya Keuangan Konsolidasi yang telah diaudit pada Catatan 46
untuk mengembangkan kapabilitas sumber daya manusia. Lampiran 5/143 (hal 688).
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG PEMBERIAN PENYEDIAAN DANA,
TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN KOMITMEN MAUPUN FASILITAS LAIN
AKUNTAN YANG DAPAT DIPERSAMAKAN DENGAN
Tidak terdapat peristiwa penting, informasi atau fakta ITU DARI SETIAP PERUSAHAAN ATAU
material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan. BADAN HUKUM YANG BERADA DALAM
SATU KELOMPOK USAHA DENGAN
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH BANK KEPADA DEBITUR YANG TELAH
MANAJEMEN DAN/ATAU PEGAWAI MEMPEROLEH PENYEDIAAN DANA DARI
MELALUI OPSI MSOP/ESOP BANK
Selama tahun 2024, BCA tidak memiliki program pemberian Fasilitas kredit gabungan yang disediakan oleh BCA
opsi saham kepada Direksi, Dewan Komisaris, maupun dan entitas anak kepada debitur atau grup debitur per
karyawan. Desember 2024 sebesar Rp275,2 triliun atau 29,9% dari
total outstanding kredit Bank per 31 Desember 2024. NPL
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL dari portofolio kredit tersebut adalah sebesar 1,5%.
PENAWARAN UMUM
Pada tahun 2024, BCA tidak melakukan penawaran umum
dalam bentuk penerbitan saham baru.
272 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 275
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Fasilitas pada Anak Perusahaan (dalam miliar Rupiah)
Jumlah
Kolektibilitas BCA BCA
Debitur Fasilitas BCA BCA Total
Finance Multi
pada BCA Finance Syariah Exposure
Limited Finance
Lancar 419.717 257.533 5.740 28 1.249 447 264.996
Dalam Perhatian Khusus 31.432 5.596 370 - 13 35 6.014
Kurang Lancar 2.097 507 27 - - 3 537
Diragukan 2.909 456 38 - 12 3 509
Macet 7.684 2.984 122 - 57 8 3.172
Total 463.839 267.075 6.298 28 1.330 497 275.228
DAMPAK PERUBAHAN PERATURAN PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
PERUNDANG-UNDANGAN Penjelasan mengenai perubahan kebijakan akuntansi dapat
dilihat pada laporan audit Catatan 2.d, halaman 559.
Ringkasan Dampak Perubahan Peraturan Perundang-
Undangan INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA
Di tahun 2024, beberapa peraturan baru telah diterbitkan, BCA mempertahankan kepercayaan nasabah melalui
berdampak pada kegiatan usaha BCA dan entitas anak, penyediaan solusi keuangan yang komprehensif dan
antara lain: berkualitas dengan penerapan prinsip kehati-hatian serta
- PBI No. 5 Tahun 2024 tanggal 9 Juli 2024. BCA perlu dukungan teknologi dan digitalisasi.
memastikan kepemilikan sertifikat Pelatihan Berbasis
Kompetensi (PBK) Sistem Pembayaran dan/atau Menyadari pentingnya aspek keamanan dan peningkatan
Sertifikat Kompetensi Sistem Pembayaran SDM serta risiko cyber security, BCA memastikan pelaksanaan 3 (tiga)
mengadakan pelatihan kompetensi Sistem Pembayaran. aspek pokok keamanan teknologi informasi yaitu sumber
- PBI No. 6 Tahun 2024 tanggal 11 Juli 2024. BCA perlu daya manusia, proses, dan teknologi.
menyesuaikan ketentuan internal terkait harga acuan
dari Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) menjadi BCA juga melakukan pengelolaan risiko operasional terkait
Indonesia Overnight Index Average (IndONIA). TI dengan memperhatikan keandalan (reliability), keamanan
- PBI No. 7 Tahun 2024 tanggal 30 Juli 2024. BCA (security), ketersediaan (availability) dan ketepatan waktu
perlu menyesuaikan pelaporan Utang Luar Negri dan (timeliness) untuk melayani dan melindungi aset nasabah
Kewajiban Lainnya dalam Valas Jangka Pendek yang maupun BCA, melalui beberapa cara antara lain:
dilaporkan pada Laporan Bank Umum Terintegrasi • Menerapkan sistem keamanan yang mengacu kepada
(LBUT). standardisasi sistem, baik dalam maupun luar negeri.
- PADG No. 4 Tahun 2024 tanggal 22 Mei 2024, PADG • Menggunakan tools monitoring system guna memantau/
No. 21 Tahun 2024 tanggal 12 Desember 2024. BCA mendeteksi adanya gangguan sistem, ancaman fraud,
wajib melakukan penyesuaian kebijakan internalnya dan serangan siber sehingga dapat meminimalkan risiko
serta melakukan perhitungan GWM sesuai dengan kerugian dan risiko reputasi.
ketentuan terbaru. • Melakukan review dan menerapkan kebijakan
- POJK No. 4 Tahun 2024 tanggal 26 Februari 2024. terhadap keamanan untuk aplikasi yang akan diakses
BCA wajib menyesuaikan pelaksanaan pemenuhan menggunakan VPN dan terhadap pengguna untuk
kewajiban pelaporan kepemilikan atau setiap kebutuhan work from hub serta memberi rekomendasi
perubahan kepemilikan saham Perusahaan Terbuka dan keamanan yang dibutuhkan.
melakukan pelaporan aktivitas menjaminkan saham
Perusahaan Terbuka. BCA juga turut meningkatkan kompetensi para karyawan
- POJK No. 11 Tahun 2024 tanggal 22 Juli 2024. BCA terutama untuk mendukung inovasi layanan perbankan
perlu menyesuaikan porsi outstanding debitur pada digital dan mempererat hubungan dengan nasabah. Proses
laporan debitur dengan perusahaan penjamin, asuransi, regenerasi dan suksesi kepemimpinan dikelola secara
serta LPBBTI. pruden yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan serta tata
- POJK No. 12 Tahun 2024 tanggal 23 Juli 2024. BCA kelola yang sehat.
perlu mengevaluasi kebijakan Strategi Anti-Fraud yang
sudah ada dan melaporkannya ke OJK. SUKU BUNGA DASAR KREDIT (SBDK)
- POJK No. 15 Tahun 2024 tanggal 2 Oktober 2024. Terkait transparansi dan publikasi laporan, BCA
BCA harus menyusun dan menetapkan kebijakan memaparkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) melalui
pengendalian internal, membentuk unit pencegahan website dan laporan tahunan. Hal ini mendukung praktik
kecurangan, dan melaporkan pengendalian internal tata kelola perusahaan dan mendorong persaingan yang
serta pengawasan Dewan Komisaris kepada OJK. sehat dalam industri perbankan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 273
Page 276
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Informasi mengenai perubahan SBDK tersedia di cabang dan dapat diakses melalui website www.bca.co.id. Berikut adalah
informasi SBDK per triwulan yang telah ditetapkan oleh BCA pada tahun 2024.
Suku Bunga Dasar Kredit per Akhir Triwulan (efektif % p.a)
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah berdasarkan Segmen Kredit
Akhir Periode Kredit Konsumsi
Kredit Korporasi Kredit Ritel
KPR Non KPR
Triwulan IV - 2023 7,90 8,10 7,20 5,96
Triwulan I - 2024 7,90 8,10 7,20 5,96
Triwulan II - 2024 7,90 8,10 7,20 5,96
Triwulan III - 2024 7,90 8,10 7,20 5,96
Triwulan IV - 2024 7,77 8,33 9,45 7,38
PROSPEK, PRIORITAS STRATEGIS, DAN 2. Mempertahankan Portofolio Kredit yang Berkualitas
PROYEKSI TAHUN 2025 Dalam menjalankan bisnisnya, BCA akan tetap
menyalurkan kredit secara selektif dengan
Prospek Perekonomian dan Sektor Perbankan memperhatikan prinsip kehati-hatian. BCA akan
Tahun 2025 terus menjajaki berbagai industri baru yang dianggap
Prospek pertumbuhan ekonomi domestik tahun 2025 juga berpotensi melalui proses analisis yang mendalam untuk
diperkirakan moderat. Bank Indonesia turut mendukung meningkatkan diversifikasi industri. Dalam menjaga
iklim bisnis di domestik dengan melangkah secara kualitas portofolio kredit, BCA secara rutin melakukan
pruden melalui kebijakan suku bunga BI dan kebijakan monitoring serta mengambil langkah-langkah proaktif
makroprudensial secara keseluruhan. dalam mempertahankan kualitas kredit.
Sebagai proksi dari perekonomian, industri perbankan Untuk mendukung proses pengolahan kredit dan
nasional, baik dari sisi kredit maupun sisi dana, diprediksi akuisisi debitur, BCA akan terus mengembangkan dan
akan tumbuh sejalan dengan pertumbuhan ekonomi menyempurnakan infrastruktur kredit lewat melalui
Indonesia. simplifikasi dan optimalisasi pengolahan kredit. Tidak
hanya itu, BCA juga terus mengembangkan kualitas PIC
Pembahasan mengenai tinjauan makroekonomi dan sektor relationship melalui berbagai program untuk menjaga dan
perbankan dapat dilihat pada halaman 255-257. meningkatkan tingkat kepuasan debitur. Pembahasan
penyaluran di masing-masing segmen juga diulas pada
Prioritas Strategis BCA dan Proyeksi Tahun 2025 bagian Analisis dan Pembahasan Manajemen sub bagian
Secara garis besar, arah kebijakan dan langkah strategis Perbankan Korporasi, Perbankan Komersial & UKM, dan
BCA jangka pendek menengah akan mengacu pada Perbankan Individu pada hal. 123-132.
inisiatif-inisiatif strategis utama, yaitu:
3. Penyediaan solusi perbankan yang komprehensif
1. Memperkuat franchise perbankan transaksi melalui bersama para perusahaan anak
peningkatan kapabilitas layanan payment settlement Menjawab kebutuhan berbagai segmen nasabah
Sebagai bank yang memiliki transaction banking yang semakin beragam, BCA menyediakan rangkaian
sebagai salah satu inti bisnis, BCA berkomitmen produk dan layanan keuangan yang komprehensif dan
untuk senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah yang menyeluruh. Salah satu upayanya adalah melalui sinergi
semakin beragam. Untuk mewujudkan hal tersebut, BCA dengan Perusahaan Anak yang bergerak di bidang
berkomitmen untuk konsisten meningkatkan kapabilitas pembiayaan, perbankan digital, perbankan syariah,
layanan payment settlement dari berbagai aspek demi sekuritas, dan asuransi. BCA berkomitmen untuk terus
mendukung pertumbuhan CASA (Giro dan Tabungan). tumbuh bersama Perusahaan Anak dan mendorong
Perusahaan Anak menjadi major player di lini bisnisnya
Ekosistem perbankan transaksi multi-channel BCA masing-masing.
terus diperluas dan disempurnakan untuk menciptakan
layanan yang semakin terintegrasi dalam ekosistem BCA Kategori Target 2025
serta memberikan added-value bagi nasabah. BCA juga
Produk Domestik Bruto (PDB) 5%
terus berfokus untuk menerapkan model bisnis hybrid
Pertumbuhan Kredit 6% - 8%
banking, yang mengkombinasikan layanan fisik dengan
layanan digital, yang diharapkan dapat memberikan Marjin Bunga Bersih 5,7% - 5,8%
(Net Interest Margin - NIM)
nasabah pengalaman bertransaksi yang mudah, aman,
CIR (Cost to Income Ratio) 33% - 34%
dan nyaman. Pembahasan pengembangan perbankan
transaksi juga diulas di bagian Laporan Direksi pada hal. Biaya CKPN kredit terhadap Total Kredit ~0,3%
(Cost of Credit - CoC)
24-35 dan Perbankan Transaksi pada hal. 120-122.
Tingkat Pengembalian atas Aset 3,6% - 3,8%
(Return on Asset - ROA)
Tingkat Pengembalian atas Ekuitas 21% - 23%
(Return on Equity - ROE)
274 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 277
O4
at a K
h
e
aan
l o la
T
rusa
Pe
Page 278
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
GLOSARIUM
No. Kata/Istilah Penyebutan No. Kata/Istilah Penyebutan
1. Akuntan Publik AP 23. Nomor (untuk Peraturan) No.
2. Asset Liability Committee ALCO 24. Otoritas Jasa Keuangan OJK
3. Anak Perusahaan PT Bank Central Perusahaan Anak 25. Pajak Pertambahan Nilai PPN
Asia Tbk
26. Peraturan Bank Indonesia PBI
4. ASEAN Corporate Governance ACGS
Scorecard 27. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
5. Badan Sertifikasi Manajemen BSMR 28. Perseroan BCA
Risiko 29. POJK No. 55/POJK.03/2016 POJK tentang
6. Bursa Efek Indonesia BEI tanggal 7 Desember 2016 tentang Penerapan Tata
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Kelola bagi Bank
7. Bank Indonesia BI Umum sebagaimana telah dicabut Umum
dengan POJK No. 17 tahun 2023
8. Credit Committee CC tanggal 14 September 2023
tentang Penerapan Tata Kelola
9. Credit Policy Committee CPC
bagi Bank Umum
10. Information Technology Steering KPTI
30. PT Bank Central Asia Tbk BCA
Committee
31. Rapat Umum Pemegang Saham RUPSLB
11. Integrated Risk Management IRMC
Luar Biasa
Committee
32. Rapat Umum Pemegang Saham RUPST
12. Kantor Akuntan Publik KAP
Tahunan
13. Komite Audit KA
33. Risk Management Committee RMC
14. Komite Pertimbangan Kasus KPKK
34. Surat Edaran Bank Indonesia SEBI
Kepegawaian
35. Surat Edaran Otoritas Jasa SE OJK
15. Komite Pemantau Risiko KPR
Keuangan
16. Komite Remunerasi dan Nominasi KRN
36. Tata Kelola Perusahaan yang Baik GCG
17. Komite Tata Kelola Terintegrasi KTKT
37. Tata Kelola Terintegrasi TKT
18. Laporan Keuangan LK
38. Tanggung Jawab Sosial TJSL
19. Laporan Tahunan LT Perusahaan
20. Laporan Perbankan Keberlanjutan Laporan 39. Tingkat Kesehatan Bank TKB
Keberlanjutan
40. Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM
21. Lembaga Jasa Keuangan LJK
22 Lembaga Penjamin Simpanan LPS
276 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 279
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
DAFTAR ISI
323 11. Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris
282 Tata Kelola Perusahaan 324 12. Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan
288 1. Struktur Tata Kelola Perusahaan Komisaris
(Governance Structure) 325 13. Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan
289 2. Proses Tata Kelola Perusahaan (Governance Komisaris
Process) 325 14. Penilaian Kinerja Anggota Dewan Komisaris
296 3. Hasil Tata Kelola Perusahaan (Governance
Outcome)
326 Komisaris Independen
299 Rapat Umum Pemegang Saham 326
326
1. Kriteria Komisaris Independen
2. Masa Jabatan Komisaris Independen
299 1. Hak Pemegang Saham
326 3. Pernyataan Independensi Komisaris
299 2. Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tahun Buku Independen
2023
231 3. Tata Cara Penyelenggaraan RUPST
302 4. Kehadiran Pengurus, Komite, dan Pemegang
Saham
328 Direksi
328 1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
302 5. Pimpinan RUPST
(Piagam Direksi)
302 6. Tata Tertib RUPS dan Mekanisme
328 2. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Perhitungan Suara
330 3. Kewenangan Direksi
304 7. Keputusan RUPST Tahun 2024 serta
Realisasinya 331 4. Kriteria Anggota Direksi
308 8. Keputusan RUPST Tahun 2023 serta 332 5. Nominasi Anggota Direksi
Realisasinya 333 6. Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi
312 9. Realisasi Pembayaran Dividen 334 7. Masa Jabatan Direksi
312 10. Pernyataan Terkait Keputusan RUPS yang 334 8. Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab
Belum Terealisasi Direksi
337 9. Program Orientasi bagi Anggota Direksi
Baru
313 Informasi Pemegang Saham
Utama/Pengendali 337 10. Program Pelatihan dalam Rangka
Meningkatkan Kompetensi Anggota Direksi
341 11. Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang
Mencapai 5% atau Lebih dari Modal Disetor
314 Dewan Komisaris 342 12. Rangkap Jabatan Anggota Direksi
314 1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan 344 13. Laporan Pelaksanaan Tugas dan Penilaian
Komisaris (Piagam Dewan Komisaris) Komite Eksekutif Direksi
314 2. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan 345 14. Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi
Komisaris
345 15. Penilaian Kinerja Anggota Direksi
316 3. Kewenangan Dewan Komisaris
317 4. Kriteria Anggota Dewan Komisaris
318 5. Nominasi Anggota Dewan Komisaris
346 Rapat Dewan Komisaris,
Direksi, dan Rapat Gabungan
319 6. Jumlah dan Komposisi Anggota Dewan
Komisaris 346 1. Rapat Dewan Komisaris
320 7. Masa Jabatan Dewan Komisaris 350 2. Rapat Direksi
320 8. Program Orientasi bagi Anggota Dewan 355 3. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan
Komisaris Baru Direksi
321 9. Program Pelatihan dalam Rangka 356 4. Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan dalam RUPS Selama Tahun 2024
Komisaris
322 10. Kepemilikan Saham Anggota Dewan
Komisaris yang Mencapai 5% (lima persen)
atau Lebih dari Modal Disetor
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 277
Page 280
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
374 9. Tugas dan Tanggung Jawab Komite
357 Hubungan Afiliasi Dewan
Komisaris, Direksi, dan
Audit
375 10. Wewenang Komite Audit
Pemegang Saham Pengendali 375 11. Rangkap Jabatan Anggota Komite
357 1. Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris Audit
dengan Anggota Dewan Komisaris Lainnya,
376 12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat
Anggota Direksi, dan Pemegang Saham
Komite Audit
Pengendali
377 13. Realisasi Program Kerja dan
358 2. Hubungan Afiliasi Anggota Direksi dengan
Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit
Anggota Direksi Lainnya, Anggota
Selama Tahun 2024
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali 378 II. KOMITE PEMANTAU RISIKO
378 1. Dasar Hukum
378 2. Piagam KPR
359 Keberagaman Komposisi
Dewan Komisaris dan Direksi 378 3. Struktur dan Keanggotaan KPR
379 4. Profil dan Kualifikasi Anggota KPR
359 1. Kebijakan Keberagaman
379 5. Pendidikan atau Pelatihan
359 2. Keberagaman Komposisi Anggota Dewan
Komisaris 380 6. Masa Tugas
360 3. Keberagaman Komposisi Anggota Direksi 380 7. Persyaratan Keanggotaan KPR
381 8. Independensi Anggota KPR
381 9. Tugas dan Tanggung Jawab KPR
361 Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi 382 10. Wewenang KPR
382 11. Rangkap Jabatan Anggota KPR
361 1. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian
Kinerja Dewan Komisaris 382 12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KPR
362 2. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian 383 13. Realisasi Program Kerja dan
Kinerja Direksi Pelaksanaan Kegiatan KPR Selama
Tahun 2024
363 3. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian
Kinerja Presiden Direktur 384 III. KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
384 1. Dasar Hukum
384 2. Piagam KRN
365 Kebijakan Remunerasi 384 3. Struktur dan Keanggotaan KRN
367 1. Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan 385 4. Profil dan Kualifikasi Anggota KRN
Komisaris dan Direksi
385 5. Pendidikan atau Pelatihan
368 2. Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi
Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai 385 6. Masa Tugas
369 3. Penerapan Remunerasi di BCA bagi MRT 385 7. Persyaratan Keanggotaan KRN
(untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan 386 8. Independensi Anggota KRN
Komisaris)
386 9. Tugas dan Tanggung Jawab KRN
370 4. Data Rasio Gaji dan Pesangon yang
Dibayarkan 387 10. Wewenang KRN
387 11. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KRN
388 12. Remunerasi KRN
371 Komite-Komite
Komisaris
Dewan
388 13. Realisasi Program Kerja dan
Pelaksanaan Kegiatan KRN Selama
371 I. KOMITE AUDIT Tahun 2024
371 1. Dasar Hukum 388 14. Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi
371 2. Piagam Komite Audit 388 IV. Komite Tata Kelola Terintegrasi
371 3. Struktur dan Keanggotaan Komite Audit 388 1. Dasar Hukum
372 4. Profil dan Kualifikasi Anggota Komite 389 2. Piagam KTKT
Audit 389 3. Struktur dan Keanggotaan KTKT
372 5. Pendidikan atau Pelatihan 390 4. Profil dan Kualifikasi Anggota KTKT
373 6. Masa Tugas 391 5. Pendidikan atau Pelatihan
373 7. Persyaratan Keanggotaan Komite Audit 393 6. Masa Tugas
374 8. Independensi Anggota Komite Audit 393 7. Persyaratan Keanggotaan KTKT
393 8. Independensi Anggota KTKT
278 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 281
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
394 9. Tugas dan Tanggung Jawab KTKT 408 4. Pengambilan Keputusan
395 10. Wewenang KTKT 408 5. Frekuensi Rapat KKP Selama Tahun
2024
395 11. Rangkap Jabatan Anggota KTKT
409 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
395 12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KTKT
409 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
396 13. Realisasi Program Kerja dan
Pelaksanaan Kegiatan KTKT Selama 409 8. Rencana Kerja KKP Tahun 2025
Tahun 2024
410 V. CREDIT COMMITTEE
410 1. Struktur, Keanggotaan CC, dan Status
Hak Suara
397 Komite-Komite
Direksi
Eksekutif
411 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan
Tanggung Jawab CC
397 I. ASSET LIABILITY COMMITTEE
411 3. Rapat CC
397 1. Struktur, Keanggotaan ALCO, dan
411 4. Pengambilan Keputusan
Status Hak Suara
412 5. Frekuensi Rapat CC Selama Tahun 2024
398 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan
Tanggung Jawab ALCO 413 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
398 3. Rapat ALCO 413 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
398 4. Pengambilan Keputusan 413 8. Rencana Kerja CC Tahun 2025
399 5. Frekuensi Rapat ALCO Selama Tahun 414 VI. INFORMATION TECHNOLOGY STEERING
2024 COMMITTEE
400 6. Pelaporan Pertanggungjawaban 414 1. Struktur, Keanggotaan KPTI, dan Status
Hak Suara
400 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
414 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan
400 8. Rencana Kerja ALCO Tahun 2025
Tanggung Jawab KPTI
401 II. RISK MANAGEMENT COMMITTEE
415 3. Rapat KPTI
401 1. Struktur, Keanggotaan, dan Status Hak
415 4. Pengambilan Keputusan
Suara
415 5. Frekuensi Rapat KPTI Selama Tahun
401 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan
2024
Tanggung Jawab RMC
416 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
402 3. Rapat RMC
416 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
402 4. Pengambilan Keputusan
416 8. Rencana Kerja KPTI 2025
402 5. Frekuensi Rapat RMC Selama Tahun
2024 417 VII. KOMITE PERTIMBANGAN KASUS
KEPEGAWAIAN
403 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
417 1. Struktur, Keanggotaan KPKK, dan
403 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
Status Hak Suara
403 8. Rencana Kerja RMC Tahun 2025
417 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan
404 III. INTEGRATED RISK MANAGEMENT Tanggung Jawab KPKK
COMMITTEE
417 3. Rapat KPKK
404 1. Struktur, Keanggotaan IRMC, dan
417 4. Pengambilan Keputusan
Status Hak Suara
418 5. Frekuensi Rapat KPKK Selama Tahun
404 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas dan
2024
Tanggung Jawab IRMC
418 6. Pelaporan Pertanggungjawaban
405 3. Rapat IRMC
418 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
405 4. Pengambilan Keputusan
418 8. Rencana Kerja KPKK Tahun 2025
405 5. Frekuensi Rapat IRMC Selama Tahun
2024
406 6. Pertanggungjawaban dan Pelaporan
406 7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024 419 Sekretaris Perusahaan
406 8. Rencana Kerja IRMC Tahun 2025 419 Struktur dan Kedudukan Sekretaris Perusahaan
407 IV. CREDIT POLICY COMMITTEE 419 Dasar Hukum dan Profil Sekretaris Perusahaan
407 1. Struktur, Keanggotaan KKP, dan Status 419 Program Pengembangan Kompetensi dan
Hak Suara Pelatihan
407 2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan 420 Fungsi Sekretaris Perusahaan
Tanggung Jawab KKP 421 Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Pada
408 3. Rapat KKP Tahun 2024
423 Laporan Keterbukaan Informasi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 279
Page 282
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
424 Fungsi Hubungan Investor 445 Sistem Pengendalian Internal
(Internal Control)
424 1. Tugas Pokok Hubungan Investor
445 1. Kerangka Sistem Pengendalian Internal
424 2. Aktivitas Hubungan Investor
445 2. Komponen Utama Sistem Pengendalian
Internal
426 Divisi Audit Internal 448
448
3. Evaluasi Sistem Pengendalian Internal
4. Pernyataan Dewan Komisaris atas
426 1. Struktur dan Kedudukan Divisi Audit Internal Kecukupan dan Efektivitas Sistem
427 2. Profil Kepala Divisi Audit Internal Pengendalian Internal
427 3. Piagam Audit Intern
427
427
4. Independensi & Objektivitas
5. Standar Pelaksanaan Audit dan
449 Penerapan Strategi Anti-Fraud
Pengendalian Mutu 449 1. Pengantar
428 6. Etik dan Profesionalisme Auditor 449 2. Tujuan
428 7. Tugas dan Tanggung Jawab Audit Intern 451 3. Penerapan dan Internalisasi
428 8. Komposisi Auditor dan Pengembangan 452 4. Data Pelanggaran Internal Fraud tahun 2024
Kompetensi 452 5. Pelaporan
429 9. Pelaksanaan Tugas Divisi Audit Internal
Tahun 2024
429 10. Kegiatan Advisori Divisi Audit Internal Tahun
2024
453 Whistleblowing System
453 1. Cara Penyampaian Laporan
429 11. Fokus Kegiatan Audit tahun 2025
454 2. Perlindungan bagi Pelapor
454 3. Alur Penanganan Pengaduan
430 Akuntan Publik (Audit
Eksternal)
454 4. Pihak yang Mengelola Pengaduan
454 5. Pengungkapan Pengaduan Melalui
432 1. Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal Whistleblowing System Pada Tahun 2024
432 2. Hubungan antara Bank, Akuntan Publik, dan
Otoritas Jasa Keuangan
432 3. Biaya Audit Tahun 2024 455 Kebijakan Antikorupsi dan
Pengendalian Gratifikasi
432 4. Jasa Selain Audit yang Diberikan oleh KAP/
AP 455 1. Latar Belakang
432 5. Historis KAP dan AP yang melakukan audit 455 2. Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian
Gratifikasi
456 3. Implementasi Kebijakan Antikorupsi dan
433 Fungsi Kepatuhan 456
Pengendalian Gratifikasi
4. Informasi lain
433 1. Struktur Organisasi DCP
433 2. Tanggung Jawab DCP
433 3. Fungsi Kepatuhan Terintegrasi
457 Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan
433 4. Pelaksanaan Kerja Fungsi Kepatuhan Selama
Tahun 2024 457 1. Transaksi Afiliasi
435 5. Indikator Kepatuhan Tahun 2024 465 2. Transaksi Benturan Kepentingan
435 6. Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) 466 Permasalahan Hukum
466 1. Permasalahan Hukum Pidana
466 2. Permasalahan Hukum Perdata
437 Sistem Manajemen Risiko 468 3. Permasalahan Hukum yang Dihadapi oleh
437 1. Gambaran Umum Sistem Manajemen Risiko Perusahaan Anak
439 2. Jenis Risiko dan Pengelolaannya
444 3. Tinjauan/Hasil Review atas Efektivitas
Sistem Manajemen Risiko 469 Perkara Penting dan Sanksi
Administratif
444 4. Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
atas Kecukupan serta Tinjauan atas
Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
280 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 283
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
492 3. Kebijakan Pemberian Pinjaman kepada
470 Akses Informasi dan data
perusahaan
Direksi dan Dewan Komisaris
492 4. Implementasi Penyediaan Dana kepada
471 1. Sarana Komunikasi Pemangku Kepentingan Pihak Terkait Tahun 2024
472 2. Informasi dan Transparansi Produk
472 3. Sarana Informasi dan Data Perusahaan
475 4. Daftar Siaran Pers 2024 493 Rencana Strategis
481 5. Korespondensi kepada Otoritas Jasa
Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
485 6. Komunikasi Internal 493 Transparansi Kondisi Keuangan
dan Non-Keuangan yang Belum
Diungkap dalam Laporan
487 Kode Etik Lainnya
487 1. Pokok-Pokok Kode Etik BCA 493 1. Transparansi Kondisi Keuangan
487 2. Pemberlakuan Kode Etik 494 2. Transparansi Kondisi Non-Keuangan
487 3. Kode Etik yang Berhubungan dengan
Antikorupsi
487 4. Kode Etik yang Berhubungan dengan 495 Pemberian Dana untuk
Kegiatan Sosial
Vendor
488 5. Sosialisasi
488 6. Upaya Penegakan dan Sanksi Pelanggaran
488
Kode Etik
7. Kasus Pelanggaran Kode Etik BCA Tahun
495 Pemberian Dana untuk
Kegiatan Politik
2024
489 Budaya Perusahaan 496 Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi
489 1. Visi dan Misi BCA 496 1. Laporan Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata
Kelola Terintegrasi
489 2. Tata Nilai BCA
497 2. Struktur Konglomerasi Keuangan BCA
489 3. Pelatihan dan Sosialisasi Visi, Misi, serta Tata
Nilai 497 3. Struktur Kepemilikan Saham pada
Konglomerasi Keuangan BCA
489 4. Pengenalan Budaya bagi Pekerja Baru
499 4. Struktur Kepengurusan dalam Konglomerasi
489 5. Pengenalan Budaya bagi Anggota Dewan
Keuangan BCA
Komisaris dan/atau Direksi Baru
505 5. Risiko Transaksi Intra-Grup
490 Program Kepemilikan Saham
oleh Manajemen dan/atau 507 Informasi terkait pemenuhan
Pegawai Melalui Opsi MSOP/ penerapan Tata Kelola
ESOP Perusahaan
507 1. POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan
Tata Kelola bagi Bank Umum
490 Pembelian Kembali Saham
(Shares Buyback)
508 2. Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Terbuka (rekomendasi SE OJK No.32/
SEOJK.04/2015).
514 3. Penerapan prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan dari OECD oleh BCA
490 Aksi Korporasi Lainnya 514 4. Prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai
Guidelines of Corporate Governance
Principles for Banks
491 Penyediaan Dana Kepada Pihak
Terkait (Related Party) dan
516 5. Pedoman Umum Governansi Korporat
Indonesia
Penyediaan Dana Besar (Large 528 6. ASEAN Corporate Governance Scorecard
(ACGS)
Exposure)
528 7. Pernyataan Bad Corporate Governance
491 1. Kebijakan Penyediaan Dana kepada Pihak
Terkait
491 2. Kebijakan Penyediaan Dana Besar
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 281
Page 284
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) merupakan salah satu aspek keberlanjutan yang menjadi fondasi penting BCA dalam menjalankan kegiatan bisnis dan kegiatan operasionalnya. Peningkatan penerapan prinsip-prinsip GCG secara terintegrasi mendapat dukungan dan kepercayaan dari pemegang saham dan pemangku kepentingan yang membawa dampak positif bagi BCA antara lain kinerja yang solid di tengah tantangan perekonomian nasional. 282 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 285
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KOMITMEN PENERAPAN PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika bisnis, prinsip-prinsip GCG merupakan dasar penting
dalam pengelolaan perusahaan. Hal ini tercermin dari tingkat kesehatan BCA yang sangat baik, mampu memperkuat
kepercayaan, serta memberikan nilai tambah bagi investor dan para pemangku kepentingan dalam jangka panjang.
Penerapan GCG secara terintegrasi, dilakukan tidak sekedar memenuhi ketentuan regulator/peraturan perundang-
undangan yang berlaku, tetapi didorong oleh kesadaran bahwa implementasi dan continuous improvement GCG merupakan
kunci penting untuk meningkatkan kinerja dan keunggulan daya saing berkelanjutan. BCA senantiasa melakukan perbaikan,
menyesuaikan kebijakan dan prosedur operasional untuk mematuhi peraturan yang berlaku, mengembangkan sistem serta
meningkatkan awareness seluruh Insan BCA dan mengadopsi praktik terbaik.
Beberapa pencapaian kinerja BCA selama tahun 2024 sebagai berikut.
TOTAL TOTAL TOTAL DANA TOTAL LABA
ASET KREDIT PIHAK BERSIH
KETIGA
SECARA
KONSOLIDASI
Rp1.449,3 Rp921,9 Rp1.133,6 Rp54,8
triliun triliun triliun triliun
2,93% YoY 13,8% YoY 2,90% YoY 12,7% YoY
Beberapa penghargaan yang diterima BCA terkait dengan Penerapan Prinsip-Prinsip GCG yaitu:
The 15th IICD
Corporate ABF Retail Banking
Juara Umum ACGS "Most Committed
Governance Awards 2024
Annual Report ASEAN Asset Conference &
to ESG (Silver)"
"Fraud Initiative
Award Class PLCs Award 2024 of the Year -
“Best Overall” Indonesia"
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 283
Page 286
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
BCA meraih Juara Umum Annual Report Award 2023
Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik - POJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Penerapan prinsip-prinsip GCG di BCA bertujuan antara Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi
lain untuk: Keuangan sebagaimana telah dicabut sebagian dengan
a. Mendukung visi BCA, yaitu menjadi “Bank pilihan POJK No. 45/POJK.03/2020 yang telah dicabut
utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai dengan POJK No. 30 tahun 2024 tentang Konglomerasi
pilar penting perekonomian Indonesia”. Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
b. Mendukung misi BCA, yaitu: ("POJK Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi").
• Membangun institusi yang unggul di bidang - POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata
penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
bagi nasabah bisnis dan perseorangan. sebagaimana telah dicabut sebagian dengan POJK No.
• Memahami beragam kebutuhan nasabah dan 45/POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan
memberikan layanan finansial yang tepat demi yang telah dicabut dengan POJK No. 30 Tahun 2024
tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah. tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan
• Meningkatkan nilai francais dan nilai stakeholders Induk Konglomerasi Keuangan (“POJK Penerapan Tata
BCA. Kelola Terintegrasi”).
c. Memberikan manfaat dan nilai tambah (added value). - POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
bagi para pemegang saham (shareholders) dan para Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
pemangku kepentingan (stakeholders). - POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten
d. Mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan atau Perusahaan Publik.
usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang - POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
(sustainable). Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
e. Meningkatkan kepercayaan para investor kepada - POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan
BCA. atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau
Perusahaan Publik.
Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik - POJK No. 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank.
di BCA - POJK Nomor 32/POJK.03/2016 tentang Perubahan
BCA telah melaksanakan GCG dengan mengacu pada atas POJK Nomor 6/POJK.03/2015 tentang
ketentuan regulator, ketentuan internal, serta best practices Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
yang berlaku dan diteladani dalam skala nasional maupun - POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan
internasional. Selain itu, kebijakan dan ketentuan internal Emiten atau Perusahaan Publik.
terkait penerapan GCG juga mengacu pada Anggaran Dasar - POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
BCA sehingga kebijakan yang disusun tidak hanya mematuhi Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
regulasi yang ada namun juga sejalan dengan upaya bisnis BCA. - POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi
Anti-Fraud bagi Bank Umum sebagaimana telah dicabut
Peraturan perundang-undangan yang dijadikan rujukan dalam dengan POJK No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
penerapan GCG di BCA antara lain: Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan.
- Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar - POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan
Modal. Publikasi Laporan Bank.
- Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan - POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
Terbatas. dan Transaksi Benturan Kepentingan.
284 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 287
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
- POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum. - SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata
- POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Kelola Perusahaan Terbuka.
Teknologi Informasi oleh Bank Umum. - SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan
- POJK No. 18 Tahun 2022 tentang Perintah Tertulis Tata Kelola bagi Bank Umum.
sebagaimana telah dicabut dengan POJK No. 31 Tahun - SE OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi
2024 tentang Perintah Tertulis. dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
- POJK No. 22 tahun 2022 tentang Kegiatan Penyertaan - SE OJK No.12/SEOJK.03/2021 tentang Rencana Bisnis
Modal oleh Bank Umum sebagaimana telah dicabut Bank Umum.
sebagian dengan POJK No. 26 tahun 2024 tentang - SE OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Perluasan Kegiatan Usaha Perbankan. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
- POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola - Roadmap Pedoman Tata Kelola Perusahaan Indonesia
bagi Bank Umum (“POJK Penerapan Tata Kelola bagi yang dikeluarkan oleh OJK.
Bank Umum”). - Anggaran Dasar BCA.
- POJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Dalam penerapan GCG, BCA juga mengacu pada beberapa
Saham Perusahaan Terbuka sebagaimana telah best practices sebagai berikut:
dicabut dengan POJK No. 4 Tahun 2024 tentang - Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan (PUGKI) Indonesia yang dikeluarkan oleh Komite
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).
Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka - ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
("POJK Laporan Perubahan Kepemilikan Saham"). yang dikeluarkan oleh ASEAN Capital Market Forum
- POJK No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan (ACMF).
Keuangan Bank. - Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang dikeluarkan
- SE OJK No.14/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan oleh Organization for Economic Cooperation and
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Development (OECD).
Keuangan. - Principles for Enhancing Corporate Governance
- SE OJK No.15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan yang dikeluarkan oleh Basel Committee on Banking
Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Supervision.
Penerapan Prinsip-Prinsip GCG
Penerapan prinsip-prinsip GCG di BCA mengacu pada POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan SE OJK
No. 13/SEOJK.03/2017 dengan 5 (lima) prinsip dasar yaitu Keterbukaan, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Independensi,
dan Kewajaran.
Prinsip GCG Penerapan di BCA
Keterbukaan • BCA menyampaikan laporan-laporan terkait Tata Kelola Perusahaan dan mengungkapkan informasinya
secara tepat waktu, jelas, dan mudah diakses oleh para stakeholders melalui situs web BCA.
• BCA mengungkapkan keterbukaan atas informasi atau fakta material sesuai dengan tata cara yang diatur
dalam ketentuan pasar modal dan/atau perundang-undangan yang berlaku.
• BCA menyampaikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemberitaan di media massa.
• Dalam menerapkan prinsip keterbukaan, BCA senantiasa memenuhi ketentuan rahasia bank dan rahasia
jabatan.
• Seluruh stakeholders BCA mempunyai akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
Akuntabilitas • Anggota Direksi dan Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas.
• Melalui RUPS Tahunan, Direksi dan Dewan Komisaris mempertanggungjawabkan kinerjanya.
• Masing-masing organ memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas dari organisasi yang selaras dengan
visi, misi, sasaran strategi, dan usaha BCA. Hal ini dapat dilihat pada Struktur Organisasi BCA, dimana tiap
organ bertindak sesuai dengan tanggung jawabnya.
Pertanggung- • BCA selalu berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) dalam melaksanakan
jawaban kegiatan usahanya.
• BCA juga bertindak sebagai good corporate citizen.
• BCA mematuhi ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Independensi • BCA bertindak profesional, tidak mendapat tekanan/intervensi dari pihak manapun dan objektif dalam
setiap pengambilan keputusan.
• BCA senantiasa menghindari benturan kepentingan (conflict of interest).
Kewajaran • BCA senantiasa memerhatikan kepentingan seluruh stakeholders berdasarkan azas kesetaraan dan
kewajaran (equal treatment).
• BCA memberikan kesempatan kepada seluruh pemegang saham dalam RUPS untuk menyampaikan
pendapat.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 285
Page 288
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perjalanan Implementasi Tata Kelola Perusahaan BCA
• Penyusunan atau Penyempurnaan:
- Pedoman Tata Kelola Perusahaan
2021 - Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
- Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
- Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
- Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan
• Sosialisasi:
- Implementasi Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
- Digitalisasi Annual Disclosure
- Digitalisasi Laporan Daftar Khusus
- Digitalisasi Laporan Dewan Komisaris dan Direksi atas Transaksi Saham BCA
• Penyusunan atau Penyempurnaan:
- Kebijakan Pelaporan Pengendalian Gratifikasi
2022 - Kebijakan Pengelolaan Informasi Situs Web BCA
- Kebijakan Keterbukaan Informasi dan Pelaporan ke Regulator (Information Disclosure and Reporting
Manual)
- Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris terkait komitmen penerapan prinsip-prinsip GCG
- Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
- Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, berupa:
1. Penerbitan Pernyataan Kode Etik
2. Pelaksanaan program orientasi anggota Direksi baru terkait dengan pengangkatan yaitu Bapak
Gregory Hendra Lembong dan Bapak Antonius Widodo Mulyono
3. Pemutakhiran situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan secara berkala
4. Piagam Komite Audit
5. Piagam Komite Pemantau Risiko
• Sosialisasi:
- Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi
digital internal mengenai:
1. RUPS
2. Pembagian Dividen
3. Laporan Tahunan
4. Corporate Secretary
- Forum Group Discussion dengan Perusahaan Anak, dengan topik:
1. Penyertaan Modal
2. Transaksi Afiliasi
3. Self-Assessment atas indikator Mapping Tata Kelola Terintegrasi
4. Pengelolaan situs web
- GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di portal MyBCA Portal (portal internal)
• Penyempurnaan sistem:
- Melakukan revamp E-Learning GCG
- Enhancement Enterprise Management System, portal internal BCA guna memudahkan pelaporan,
sharing informasi dan kebijakan GCG secara terpadu, antara lain:
1. Digitalisasi Rekap Kuorum RUPS, Dividen BCA, TKB
2. Digitalisasi Peringkat Self-Assessment TKB & TKT BCA
3. Digitalisasi Komposisi Saham BCA
4. Digitalisasi Historis Saham
5. Digitalisasi Rekap KAP/AP
6. Digitalisasi Data Corporate Secretary
- Enhancement Robotic Process Automation (RPA) terkait pengolahan data efek dari KSEI
- Enhancement otomasi klasifikasi dan monitoring perubahan data kepemilikan saham BBCA atas nama
Dewan Komisaris dan Direksi
286 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 289
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Penyusunan atau Penyempurnaan
2023 - Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
- Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
- Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi
- Piagam Komite Pemantau Risiko
- Piagam ALCO
- Piagam Risk Management Committee
- Piagam Integrated Risk Management Committee
- Piagam Credit Committee
- Piagam Credit Policy Committee
- Piagam Information Technology Steering Committee
- Piagam Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian
• Sosialisasi
- Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi
digital internal mengenai:
1. Aksi Korporasi Stock Split
2. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
3. Biro Administrasi Efek
4. Komite Dewan Komisaris
- Menyelenggarakan Forum Group Discussion dengan Perusahaan Anak, mengenai:
1. Kebijakan Kerjasama Transaksi dengan Pihak Terkait atau Pihak Terafiliasi
2. Daftar Khusus
3. Arm’s Length Transaction
4. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
- GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di MyBCA Portal (Portal Internal)
• Penyempurnaan Sistem
- Sistem Pelaporan Transaksi Afiliasi
- Robotic Process Automation (RPA) enhancement untuk peningkatan data akurasi atas pelaporan
ANTASENA OJK
- Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, yaitu pemutakhiran situs web BCA bagian Tata
Kelola Perusahaan secara berkala
- Digitalisasi reminder unit kerja atas laporan koordinasi terkait GCG, transaksi afiliasi, dsb
- Otomasi reminder tingkat kehadiran rapat manajemen
- Digitalisasi Kalender RUPS dan Dividen
• Penyusunan atau Penyempurnaan
- Piagam Dewan Komisaris
2024 - Piagam Direksi
- Piagam Komite Audit
- Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi
- Kebijakan Atas Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
- Kebijakan Pelindungan Data Pribadi
- Kebijakan terkait Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
• Sosialisasi
- Membuat video sosialisasi bagi Insan BCA yang ditayangkan pada sosial media dan media publikasi
digital internal mengenai lembaga penunjang pasar modal
- Menyelenggarakan Forum Group Discussion dengan Perusahaan Anak, mengenai:
1. Perhitungan Emisi Karbon Perusahaan Anak BCA
2. Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
3. Penerapan Anti-Fraud
- Petunjuk Pelaksanaan Transaksi Afiliasi ke seluruh Kanwil dan Unit Kerja Kantor Pusat
- GCG Series yang dapat diakses Insan BCA di MyBCA Portal (Portal Internal)
• Penyempurnaan Sistem
- Sistem Pelaporan Transaksi Afiliasi
- Notifikasi tracking system pajak terkait pihak afiliasi
- Implementasi GCG, mengacu pada kriteria ACGS, yaitu pemutakhiran situs web BCA bagian Tata
Kelola Perusahaan secara berkala
- Enhancement digitalisasi rekap rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, rapat Komite di bawah Dewan
Komisaris dan Direksi
- Dashboard Rating ESG
- Pembuatan Chatbot ESG, sebagai solusi untuk mempermudah komunikasi dengan unit kerja.
- Enhanced i-sign Risalah Rapat Direksi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 287
Page 290
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
Implementasi GCG di BCA melalui serangkaian kegiatan utama (governance structure, governance process, dan governance
outcome), berlandaskan prinsip-prinsip GCG serta berpedoman pada komitmen perusahaan.
Penerapan Prinsip GCG di BCA
Prinsip GCG Secara 1. Keterbukaan Prinsip GCG Menurut 1. Perilaku beretika
Umum 2. Akuntabilitas PUGKI 2. Transparansi
3. Pertanggungjawaban 3. Akuntabilitas
4. Independensi 4. Keberlanjutan
5. Kewajaran
Komitmen BCA 1. Visi
2. Misi
3. Tata Nilai
4. Pedoman/Charter
5. Kode Etik
Governance Structure 1. Organ utama (RUPS, Dewan Komisaris, Direksi)
2. Organ Pendukung (Komite-komite di bawah Dewan Komisaris, Komite-komite di bawah Direksi,
Sekretaris Perusahaan, Risk Management Division, Compliance Division, Grup Hukum, Divisi Audit
Internal, Grup ESG)
Governance Process 1. Komunikasi dengan pemangku kepentingan
2. Perumusan kebijakan & pengambilan keputusan
3. Penilaian & evaluasi
Governance Outcome 1. Kinerja perusahaan bertumbuh positif
2. Tingkat Kesehatan Bank
3. Penilaian Lembaga pemeringkat kredibel untuk kinerja perusahaan dan/atau praktik GCG BCA
4. Penghargaan dari berbagai reputable organization
1. Struktur Tata Kelola Perusahaan (Governance Structure)
BCA telah menetapkan struktur tata kelola perusahaan yang mencerminkan prinsip checks and balances dalam
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
(RUPS)
Checks and Balances
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Asset Liability Sekretaris
Komite Audit
Committee (ALCO) Perusahaan
Komite Pemantau Risk Management Risk Management
Risiko Committee Division
Komite Remunerasi Integrated Risk
Management Compliance Division
dan Nominasi Committee
Komite Tata Kelola Credit Policy
Legal Group
Terintegrasi Committee
Credit Committee Divisi Audit Internal
Information
Technology Steering Grup ESG
Committee
Komite Pertimbangan
Kasus Kepegawaian
288 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 291
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Pemaparan terkait RUPS dapat dilihat pada Bab RUPS dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Dewan Komisaris dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Direksi dapat dilihat pada Bab Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite Tata Kelola
Terintegrasi dapat dilihat pada Bab Komite-Komite Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait ALCO, Risk Management Committee, Integrated Risk Management Committee, Credit Policy
Committee, Credit Committee, Information Technology Steering Committee, dan Komite Pertimbangan Kasus
Kepegawaian dapat dilihat pada Bab Komite-Komite Eksekutif Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Sekretaris Perusahaan dapat dilihat pada Bab Sekretaris Perusahaan dalam Laporan Tahunan
ini.
• Pemaparan terkait Risk Management Division dapat dilihat pada Bab Penerapan Manajemen Risiko dalam Laporan
Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Compliance Division dapat dilihat pada Bab Fungsi Kepatuhan dalam Laporan Tahunan ini.
• Pemaparan terkait Divisi Audit Internal dapat dilihat pada Bab Divisi Audit Internal dalam Laporan Tahunan ini.
2. Proses Tata Kelola Perusahaan (Governance Process)
Komitmen BCA dalam menerapkan GCG diwujudkan antara lain melalui:
a. Kebijakan Internal terkait Tata Kelola Perusahaan yang Baik
BCA memiliki kebijakan internal terkait GCG sebagai sarana pemenuhan kepatuhan BCA terhadap regulasi
serta sarana pendukung infrastruktur dan implementasi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Beberapa
kebijakan BCA terkait Tata Kelola Perusahaan yang Baik antara lain:
Perihal Jenis Kebijakan Internal
Ketentuan umum 1. Anggaran Dasar.
2. Kode Etik.
Pedoman Tata Kelola Surat Keputusan Direksi No.121/SK/DIR/2021 tanggal 30 Juni 2021 terkait Penyesuaian
Perusahaan Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
Dewan Komisaris dan Direksi 1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Direksi yang menjadi satu kesatuan dengan Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang
dimuat dalam Surat Keputusan Direksi No.121/SK/DIR/2021 tanggal 30 Juni 2021 terkait
Penyesuaian Pedoman Tata Kelola.
2. Penyempurnaan kebijakan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris yang dimuat dalam
Surat Keputusan No. 165/SK/DIR/2024 terkait Perubahan Ketentuan Kuorum Kehadiran
pada Rapat Dewan Komisaris dan Direksi.
Kebijakan Orientasi bagi Dewan Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal Kebijakan
Komisaris dan Direksi Baru Orientasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Baru PT Bank Central Asia Tbk.
Komite di Bawah Dewan 1. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 168/SK/KOM/2024 tanggal 16 Oktober 2024 perihal
Komisaris Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
2. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 212/SK/KOM/2024 tanggal 10 Desember 2024
tentang Piagam Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight Committee Charter) PT Bank
Central Asia Tbk.
3. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 003/SK/KOM/2023 tanggal 4 Januari 2023 perihal
Struktur Komite Remunerasi dan Nominasi.
4. Surat Keputusan Dewan Komisaris No.121/SK/KOM/2023 tanggal 17 Juli 2023 perihal
Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi – BCA.
5. Bab 3 Pedoman Tata Kelola BCA perihal Pedoman dan Tata Tertib Komite-Komite
Penunjang Dewan Komisaris.
Sekretaris Perusahaan Surat Keputusan Direksi No. 259/SK/DIR/2021 tanggal 23 Desember 2021 perihal Piagam
Sekretaris Perusahaan.
Tata Kelola Terintegrasi 1. Surat Keputusan Direksi No. 217/SK/DIR/2020 tanggal 30 Desember 2020 perihal
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan Perusahaan Anak.
2. Surat Keputusan Direksi No. 037/SK/DIR/2017 tanggal 27 Maret 2017 perihal Kebijakan
Manajemen Risiko Kepatuhan Terintegrasi.
3. Piagam Korporasi – Konglomerasi Keuangan BCA.
Transaksi Afiliasi dan Transaksi 1. Surat Keputusan Direksi No. 219/SK/DIR/2003 tanggal 10 November 2003 perihal
Benturan Kepentingan Ketentuan Mengenai Benturan Kepentingan.
2. Surat Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023 tanggal 12 September 2023 perihal
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
3. Surat Edaran No. 155/SE/POL/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal Pelaksanaan Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 289
Page 292
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perihal Jenis Kebijakan Internal
Anti-fraud 1. Surat Keputusan Direksi No. 114/SK/DIR/2021 tanggal 17 Juni 2021 perihal Penyesuaian
Kebijakan Strategi Anti-fraud.*)
2. Surat Keputusan Direksi No. 139/SK/DIR/2020 tanggal 30 Juli 2020 perihal Deklarasi Anti-
fraud dan Pakta Integritas.**)
3. Surat Edaran No. 377/SE/POL/2021 tanggal 13 December 2021 perihal Penyampaian
Pelaporan Penerapan Strategi Anti-fraud.
Keterangan:
*) BCA telah melakukan penyempurnaan Kebijakan Strategi Anti-fraud dalam Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025
tanggal 20 Januari 2025 tentang Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-fraud.
**) BCA telah melakukan penyempurnaan Deklarasi Anti-fraud dan pakta integritas sesuai POJK No. 12 Tahun 2024 dalam
Surat Keputusan Direksi SK No. 004/SK/DIR/2025 tanggal 10 Januari 2025 perihal Deklarasi Anti-Fraud dan Pakta
Integritas.
Audit dan Pengendalian Internal 1. Surat Keputusan Direksi No. 0192/SK/DIR/2024 tanggal 19 November 2024 perihal Piagam
Audit Intern (Internal Audit Charter).
2. Surat Keputusan Direksi No. 183/SK/DIR/2017 tanggal 13 Desember 2017 perihal Pedoman
Standar Sistem Pengendalian Internal (PSSPI) PT Bank Central Asia Tbk.
Manajemen Risiko 1. Surat Keputusan Direksi No. 243/SK/DIR/2021 tanggal 6 Desember 2021 perihal Kebijakan
Dasar Manajemen Risiko PT Bank Central Asia Tbk.
2. Surat Edaran No. 200/SE/POL/2023 tanggal 4 Juli 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Manajemen Risiko Kepatuhan Terintegrasi.
3. Surat Keputusan Direksi No.123/SK/DIR/2023 tanggal 4 Juli 2023 perihal Kebijakan
Manajemen Risiko Kepatuhan Terintegrasi.
4. Surat Keputusan Direksi No. 244/SK/DIR/2021 tanggal 6 Desember 2021 perihal Kebijakan
Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
Anti-Money Laundering Surat Keputusan Direksi No. 242/SK/DIR/2022 tanggal 23 Desember 2022 tentang Pedoman
Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme.
Whistleblowing System Surat Keputusan Direksi No. 146/SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017 perihal Penerapan
Whistleblowing System di BCA.
Pengadaan 1. Surat Keputusan Direksi No. 075/SK/DIR/2022 tanggal 31 Mei 2022 tentang Perubahan
Ketentuan Pengadaan Barang dan/atau Jasa.
2. Surat Keputusan Direksi No. 038/SK/DIR/2022 tanggal 4 Maret 2022 Perubahan Ketentuan
Pengadaan Barang dan/atau Jasa.
3. Surat Edaran No. 085/SE/POL/2022 tanggal 4 Maret 2022 tentang Penyesuaian Proses
Pengadaan Barang dan/atau Jasa.
Insider Trading Bab 11 Pedoman Tata Kelola BCA perihal Transaksi Orang Dalam.
Pengendalian Gratifikasi 1. Surat Keputusan No.269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Kebijakan
Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi.
2. Surat Edaran No.336/SE/POL/2022 tanggal 15 September 2022 tentang Pelaporan
Pengendalian Gratifikasi.
Keterbukaan Informasi 1. Bab 9 Pedoman Tata Kelola BCA perihal Keterbukaan Informasi.
2. Surat Edaran No.480/SE/POL/2022 tanggal 15 Desember 2022 tentang Pengelolaan
Informasi Website BCA.
Kebijakan Dividen Kebijakan yang diatur dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan*)
Keterangan:
*) Sebagaimana juga telah diatur dalam Surat Keputusan DIreksi No. 003/SK/DIR/2025 tanggal 3 Januari 2025 tentang
Kebijakan Dividen.
Kebijakan Terkait Lainnya 1. Kebijakan penanganan Keadaan Darurat yang diatur dalam Kebijakan Business Continuity
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
2. Kebijakan Tata Kelola Teknologi Informasi.
3. Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan Komisaris.
4. Kebijakan Pelindungan Data Pribadi.
5. Kebijakan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
Terbuka.
Pedoman Tata Kelola Perusahaan BCA sebagaimana telah direview/disempurnakan melalui Surat Keputusan
Nomor 165/SK/DIR/2024 tentang Perubahan Ketentuan Kuorum Kehadiran pada Rapat Dewan Komisaris dan
Direksi, mencakup pembahasan tentang:
290 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 293
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang pembagian dividen, dan keputusan RUPS
Baik. terkait dividen. Kebijakan Dividen lebih
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan detail diatur dalam Surat Keputusan Direksi
penyelenggaraannya. yang mengatur tentang metode pembagian
• Dewan Komisaris serta pedoman dan tata dividen, prinsip pembagian dividen, besar
tertibnya. dividen yang diberikan, sarana pengumuman
• Komite-komite Penunjang Dewan Komisaris (publikasi), alur pembagian dan ketentuan
serta pedoman dan tata tertibnya. pajak dividen yang mengacu pada ketentuan
• Direksi serta pedoman dan tata tertibnya. dan/atau peraturan perundang-undangan
• Fungsi Komunikasi dan Informasi. yang berlaku, antara lain peraturan BI, OJK,
• Keterbukaan Informasi. BEI, perpajakan, serta Anggaran Dasar
• Transaksi Orang Dalam (Insider Trading). BCA. Pokok–pokok kebijakan dividen
• Pembagian Dividen. dapat diunduh pada situs web BCA bagian
• Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata Kebijakan Tata Kelola (https://www.
Kelola dan Tata Kelola Terintegrasi. bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
• Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola acgs/kebijakan-gcg). Sepanjang tahun
Perusahaan dan Tata Kelola Terintegrasi. 2024, realisasi pembayaran dividen telah
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang
Pokok–pokok Pedoman Tata Kelola Perusahaan berlaku.
dapat diunduh pada situs web BCA bagian Tata
Kelola (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/ Implementasi pembayaran dividen
tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg). dipaparkan dalam halaman 271 laporan
tahunan ini.
Selain Pedoman Tata Kelola Perusahaan BCA
tersebut, salah satu upaya dalam menerapkan 3) Kebijakan Benturan Kepentingan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, BCA memiliki BCA telah memiliki Kebijakan Benturan
beberapa kebijakan yang telah memenuhi standar Kepentingan berdasarkan Surat Keputusan
prinsip dan rekomendasi ACGS yaitu antara lain: Direksi No. 219/SK/DIR/2003 tanggal
10 November 2003 perihal Ketentuan
1) Kebijakan Transaksi Orang Dalam (Insider mengenai Benturan Kepentingan. Kebijakan
Trading) ini merupakan pedoman bagi setiap Insan
Kebijakan Transaksi Orang Dalam diatur BCA untuk selalu mengedepankan tata
dalam Pedoman Tata Kelola BCA yang nilai dalam berhubungan dengan nasabah,
meliputi aturan tentang dasar hukum rekanan, maupun dengan sesama rekan
kebijakan, larangan, pengecualian, dan pekerja dalam rangka penerapan praktik
kepatuhan kebijakan transaksi orang dalam. tata kelola dan meningkatkan kepercayaan
Insan BCA wajib mematuhi ketentuan pasar masyarakat. Pokok-pokok kebijakan
modal yang berlaku dan menjunjung tinggi benturan kepentingan dapat diunduh pada
nilai-nilai Kode Etik BCA untuk mendukung situs web bagian Kebijakan Tata Kelola
implementasi kebijakan ini. Insan BCA harus (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
menjaga agar kepentingan pribadi tidak tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
bertentangan dengan kepentingan BCA
selaku entitas perbankan ataupun nasabah, 4) Kebijakan Penanganan Keadaan Darurat
tidak menyalahgunakan jabatan dan Kebijakan Penanganan Keadaan Darurat
wewenangnya untuk kepentingan pribadi diatur dalam Kebijakan Business Continuity
maupun keluarganya, dan tidak melakukan Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BCA.
perbuatan tercela yang dapat merugikan Kebijakan tersebut berisi tentang penerapan
citra profesinya maupun citra BCA pada Business Continuity untuk memastikan
umumnya. Pokok-pokok kebijakan transaksi kelangsungan usaha BCA dan Anggota
orang dalam (insider trading) dapat diunduh Konglomerasi Keuangan BCA pada saat
pada situs web BCA bagian Kebijakan Tata terjadi gangguan. Hal-hal yang diatur dalam
Kelola (https://www.bca.co.id/id/tentang- kebijakan dimaksud antara lain terkait
bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg). kebijakan business continuity plan, protokol
dari BCA kepada anggota Konglomerasi
2) Kebijakan Dividen Keuangan BCA dan sebaliknya, serta urutan
Kebijakan Dividen secara umum diatur dalam prioritas recovery.
Pedoman Tata Kelola BCA yang mencakup
dasar hukum kebijakan, pertimbangan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 291
Page 294
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5) Kebijakan Tata Kelola Teknologi Informasi dapat diunduh pada situs web BCA bagian
Seiring dengan pesatnya perkembangan dan Kebijakan Tata Kelola (https://www.bca.
penggunaan teknologi dalam memberikan co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/
layanan perbankan, BCA telah memiliki kebijakan-gcg).
Pedoman Tata Kelola Teknologi Informasi
yang meliputi kebijakan terkait risiko teknologi Terkait dengan vendor pengadaan, Insan
informasi, manajemen risiko keamanan cyber, BCA tunduk kepada Kode Etik yang
pengelolaan perubahan teknologi informasi, Berhubungan dengan vendor yang dapat
pengelolaan permasalahan teknologi dilihat pada halaman 487 Bagian Kode Etik
informasi, pengendalian mutu teknologi Laporan Tahunan ini. Sepanjang tahun 2024,
informasi, pengelolaan kapasitas teknologi BCA telah menjalankan pengadaan dan/
informasi, pengelolaan jaringan komunikasi atau proses penunjukan supplier/kontraktor
teknologi informasi dan keamanan fisik sesuai dengan kebijakan internal BCA
data center. BCA juga telah melaksanakan terkait Pengadaan Barang/Jasa/Teknologi
pengukuran tingkat kematangan teknologi Informasi dan ketentuan lain yang telah
informasi. Pokok-pokok kebijakan tata kelola ditetapkan.
teknologi informasi dapat diunduh pada
situs web BCA bagian Kebijakan Tata Kelola 7) Kebijakan Komunikasi
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/ BCA menyadari pentingnya kebijakan
tata-kelola/acgs/kebijakangcg) komunikasi yang mengatur komunikasi
antara BCA dengan para pemangku
6) Kebijakan Pengadaan kepentingan. BCA telah memiliki Kebijakan
Untuk mendukung kegiatan usaha perbankan, Komunikasi dan Keterbukaan Informasi yang
BCA membutuhkan pengadaan barang dan dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola.
jasa. Kebutuhan tersebut mendorong BCA Kebijakan tersebut meliputi peraturan
untuk memiliki pedoman pengadaan agar terkait Sekretaris Perusahaan, Pelaporan
BCA dapat memperoleh barang dan/atau dan Pengungkapan, Investor Relations,
jasa dengan kualitas yang diharapkan sesuai Media Komunikasi, Akses Informasi,
ketentuan yang berlaku dan prinsip-prinsip Penentuan Tingkat Keterbukaan, Aspek
Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Kebijakan Transparansi Kondisi BCA, dan Keterbukaan
pengadaan di BCA meliputi kebijakan atas Informasi atau Fakta Material. BCA
pengadaan barang dan/atau jasa logistik senantiasa memberikan kemudahan bagi
dan gedung serta pengadaan terkait dengan pemangku kepentingan dan masyarakat luas
teknologi informasi. untuk melakukan komunikasi dan mengakses
informasi dan data BCA. Pokok-pokok
Kebijakan pengadaan barang dan/atau kebijakan komunikasi dapat diunduh pada
jasa logistik dan gedung berisi syarat situs web BCA bagian Kebijakan Tata Kelola
dan wewenang pengadaan, sistem (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
pengadaan sentralisasi dan desentralisasi, tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
jenis barang dan/atau jasa, penanganan
masalah pengadaan, pengelompokan 8) Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi
aktivitas, dokumen pendukung, proses/alur Benturan Kepentingan
pengadaan, dan seleksi vendor. Kebijakan Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi
pengadaan terkait dengan teknologi Benturan Kepentingan dapat dilihat pada
informasi mencakup tentang pengadaan, halaman 457 Bagian Informasi Transaksi
kegiatan uji coba dan end user computing, Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
rekomendasi dan persetujuan pengadaan, di Laporan Tahunan ini.
wewenang rekomendasi dan persetujuan
pengadaan, penerapan multi principal/multi 9) Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan
vendor/multi brand serta tentang petunjuk Komisaris
pelaksanaan pengadaan. Dalam kebijakan Kebijakan Pinjaman bagi Direksi dan Dewan
pengadaan tersebut juga diatur mengenai Komisaris dapat dilihat pada halaman 491
mekanisme untuk mencari dan memilih calon Bagian Penyediaan Dana kepada Pihak
vendor dengan mempertimbangkan faktor- Terkait di Laporan Tahunan ini.
faktor seperti biaya atas barang/jasa yang
ditawarkan, profesionalisme dan kredibilitas
vendor. Pokok–pokok kebijakan pengadaan
292 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 295
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
10) Kebijakan Orientasi Anggota Direksi dan Uraian rinci atas pemenuhan prinsip-prinsip GCG
Dewan Komisaris yang Baru dapat dilihat pada halaman 496 Bagian Informasi
BCA telah memiliki Kebijakan Orientasi terkait pemenuhan penerapan Tata Kelola
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang Perusahaan.
Baru berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember c. Internalisasi
2020 perihal Kebijakan Orientasi bagi Dewan Salah satu upaya efektif untuk mendukung
Komisaris dan Direksi Baru PT Bank Central terwujudnya pelaksanaan pemenuhan prinsip
Asia Tbk. Kebijakan tersebut bertujuan agar GCG di BCA adalah dengan melakukan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang internalisasi kepada seluruh insan BCA. Kegiatan
baru diangkat dapat mengikuti program internalisasi dalam mendukung implementasi Tata
orientasi untuk memperoleh pemahaman Kelola Perusahaan yang Baik oleh BCA mencakup:
tentang BCA dalam waktu singkat.
1) Pernyataan Insan BCA.
11) Kebijakan Pelindungan Data Pribadi Sebagai wujud nyata komitmen BCA untuk
Sebagai pemenuhan Undang-Undang No. terus meningkatkan implementasi prinsip-
27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Pribadi, BCA telah memiliki Kebijakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka
Pelindungan Data Pribadi berdasarkan Surat tiap tahunnya BCA mewajibkan karyawan
Keputusan Direksi No. 083/SK/DIR/2024 untuk membuat pernyataan antara lain
tanggal 30 Mei 2024 perihal Pelindungan terkait:
Data Pribadi. • Pakta Integritas
Sejalan dengan POJK No. 39/
12) Kebijakan Laporan Kepemilikan atau Setiap POJK.03/2019 tentang Penerapan
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Strategi Anti-Fraud bagi Bank Umum
Terbuka sebagaimana telah dicabut dengan
Dalam rangka memenuhi POJK Laporan POJK 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Perubahan Kepemilikan Saham, BCA telah Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga
memiliki kebijakan pelaporan kepemilikan Jasa Keuangan, serta untuk penerapan
saham BBCA kepada OJK sebagaimana Strategi Anti-Fraud yang lebih efektif,
tertuang dalam Memorandum No. 0075/MO/ diperlukan upaya peningkatan budaya
ESG/2024 tanggal 6 Agustus 2024 perihal sadar risiko agar pencegahan Fraud
Update Surat Kuasa terkait Perubahan menjadi fokus perhatian dan kepedulian
Mekanisme Pelaporan Kepemilikan Saham bagi seluruh jajaran organisasi, oleh
BBCA kepada OJK. karenanya BCA melakukan awareness
penandatanganan pernyataan pakta
b. Pemenuhan Prinsip-Prinsip GCG integritas secara digital oleh seluruh Insan
BCA telah melakukan pemenuhan atas prinsip- BCA.
prinsip GCG, antara lain melalui: • Kode Etik
1) Rekomendasi POJK No. 17 tahun 2023 Pernyataan kode etik BCA disusun
tanggal 14 September 2023 tentang untuk menunjukkan komitmen Insan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum; BCA dalam mematuhi kode etik yang
2) Rekomendasi SE OJK No. 32/SEOJK.04/2015 berlaku. Pernyataan kode etik dilakukan
tanggal 17 November 2015 tentang Pedoman melalui sarana digital melalui MyBCA
Tata Kelola Perusahaan Terbuka; Portal dan dilakukan tiap tahun.
3) Prinsip-prinsip Tata Kelola dari Organization • Annual disclosure (minimal eselon 5 ke
for Economic Cooperation and Development atas).
(OECD); Untuk menghindari adanya potensi
4) Guidelines of Corporate Governance benturan kepentingan dan untuk
Principles for Banks yang dikeluarkan oleh menciptakan situasi yang dapat
Basel Committee in Banking Supervision; mengenal, mencegah, dan mengatasi
5) Pedoman Umum Governansi Korporat situasi-situasi benturan kepentingan,
Indonesia (PUGKI); dan Insan BCA membuat pernyataan Annual
6) Indikator ASEAN CG Scorecard (ACGS). Disclosure tiap tahunnya. Pernyataan ini
menggambarkan komitmen BCA untuk
melaksanakan prinsip-prinsip GCG
secara transparan dan efisien.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 293
Page 296
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pernyataan tertulis dalam Annual • Customer Focus (Fokus pada Nasabah)
Disclosure adalah sebagai berikut: Penerapan Customer Focus antara lain
a) Pernyataan ada atau tidaknya melalui kegiatan SMART SOLUTION
kepemilikan saham/penyertaan yaitu program untuk mencapai tujuan
saham 10% atau lebih pada suatu mencapai pelayanan prima BCA untuk
perusahaan atas nama sendiri atau memenuhi kebutuhan nasabah dan
istri/suami dan/atau anak baik pemberian solusi keuangan, penilaian
secara sendiri-sendiri maupun Branch Service Quality Index, dan
bersama-sama; penilaian Customer Engagement.
b) Pernyataan apakah yang • Integrity (Integritas)
bersangkutan menjabat sebagai Penerapan Integrity antara lain melalui
Komisaris/Direksi/pekerja/mitra/ kegiatan internalisasi budaya yaitu
sekutu/menjadi pengurus pada semangat One BCA (One Goal, One
perusahaan butir a) di atas dan/ Soul, One Joy) dan Senada (Senantiasa
atau perusahaan lainnya; di Sisi Anda).
c) Pernyataan apabila dalam • Teamwork (Kerja Sama Tim)
periode laporan, perusahaan yang Penerapan Teamwork antara lain
dimaksud pada butir a) atau b) di melalui program TEAAA (Team
atas menerima kredit atau menjadi Engagement Action, Action, Action)
rekanan BCA; dan Share Your TEX (Team Engagement
d) Pernyataan ada atau tidaknya Xperience) dimana setiap leader
keterlibatan transaksi dalam dapat membagikan cerita mengenai
proses pemberian kredit/transaksi action plan untuk meningkatkan Team
sebagai rekanan; Engagement yang telah dilakukan di unit
e) Pernyataan ada atau tidaknya kerjanya melalui media sosial internal
hubungan keluarga dengan BCA, yaitu MyXperience.
pemilik, Komisaris/Direksi dan/ • Continuous Pursuit of Excellence
atau rekanan BCA; (Berusaha Mencapai yang Terbaik)
f) Pernyataan apakah yang Penerapan Continuous Pursuit of
bersangkutan menjadi pengurus/ Excellence antara lain melalui program
anggota organisasi lain yang BCA Innovation Award yang terbuka
memungkinkan terjadi benturan bagi seluruh pegawai untuk memberikan
kepentingan; ide inovasi bagi pengembangan BCA.
g) Pernyataan pernah atau tidak yang Prinsip GCG tercakup dalam setiap
bersangkutan menerima hadiah/ tata nilai BCA, khususnya dalam nilai
imbalan/bingkisan dari pihak- Integritas dan nilai Berusaha Mencapai
pihak yang berkaitan dengan yang Terbaik. Visi, Misi, dan Tata Nilai
BCA yang dapat menimbulkan dapat dilihat pada situs web BCA
dampak negatif dan memengaruhi (https://www.bca.co.id/id/tentang-
keputusan BCA dan/atau harganya bca/korporasi/visi-misi).
melampaui batas wajar; serta Kegiatan sosialisasi yang merupakan
h) Pernyataan lainnya yang berkaitan salah satu upaya internalisasi budaya
dengan Benturan Kepentingan di dan tata nilai BCA dilakukan dengan
luar butir-butir di atas. sharing session, sosialisasi secara tatap
muka dengan pemimpin dan rekan
Untuk memudahkan akses insan BCA, kerja dalam satu divisi (Community of
pernyataan insan BCA dapat diakses Practice/COP), pembuatan komik tata
secara online pada MyBCA Portal. nilai, sosialisasi melalui intranet, serta
pemutaran video Tata Nilai pada portal
2) Sosialisasi Tata Nilai BCA. internal yang dapat diunduh setiap saat.
Tata Nilai BCA atau corporate values yang
ditanamkan pada setiap individu karyawan
meliputi:
294 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 297
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
3) Sosialisasi GCG. MyBCA, video Anti-fraud Awareness
Sosialisasi GCG antara lain dilakukan melalui: (AFA), poster, COP Penerapan Strategi
• Sosialisasi Prinsip dan Implementasi Anti-fraud, e-learning yang wajib diikuti
GCG oleh seluruh karyawan, dan sebagainya.
Sosialisasi ini dilakukan melalui
penyusunan artikel Tata Kelola BCA melaksanakan program AFA
Perusahaan (artikel GCG Series) pada agar setiap karyawan dapat ikut
portal internal MyBCA yang dapat berperan aktif dalam menerapkan
diakses oleh seluruh pekerja (detail budaya anti-fraud sebagai salah
GCG series dapat dilihat pada Bab satu upaya penerapan prinsip
Sekretaris Perusahaan), penayangan pertanggungjawaban dan independensi
video, infografis, misalnya dengan dalam Tata Kelola Perusahaan yang Baik,
mengusung tema prinsip-prinsip GCG, sehingga tercipta kondisi lingkungan
transaksi afiliasi dan transaksi benturan kerja yang kondusif dan bebas dari
kepentingan, mekanisme pengisian tindakan fraud. Salah satu program AFA
annual disclosure, dan sebagainya. yang terus digaungkan saat ini adalah
• Sosialisasi Kode Etik deklarasi Anti-fraud dan pengisian
Untuk lebih mempermudah memahami Pakta Integritas yang diwajibkan bagi
Kode Etik Insan BCA, sosialisasi tiap Insan BCA.
pada tahun 2024 dilakukan dengan
pemutaran video yang dapat diakses
oleh seluruh karyawan BCA dalam portal
internal BCA (myVideo), pengisian
pernyataan kode etik secara elektronik
melalui portal internal BCA, dan e-mail
reminder ke seluruh karyawan.
• Sosialisasi Lembaga Penunjang
Pada tahun 2024, BCA melakukan
sosialisasi lembaga penunjang pasar
modal, antara lain terkait:
- Kantor Akuntan Publik dan Akuntan
Publik
- Konsultan Hukum
- Notaris • Sosialisasi Transaksi Afiliasi dan
- Penilai Independen Pasar Modal Transaksi Benturan Kepentingan
BCA berperan aktif untuk menerapkan
Sosialisasi ini dilakukan melalui TV keterbukaan informasi atau laporan
plasma di Kantor Pusat yang tersebar transaksi afiliasi dan transaksi benturan
pada Divisi/Unit Kerja dan pada internal kepentingan sebagai bentuk penerapan
display Kantor Cabang BCA. Pemutaran prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
video tentang Lembaga Penunjang yang Baik. Kebijakan terkait laporan
diputar berulang-ulang, diharapkan transaksi afiliasi dan transaksi benturan
Insan BCA dapat lebih memahami fungsi kepentingan dituangkan dalam Surat
Lembaga Penunjang di pasar modal. Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023
• Sosialisasi Anti-Fraud Awareness (AFA) tanggal 12 September 2023 perihal
BCA memiliki Pedoman Penerapan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Strategi Anti-fraud yang berisi Kepentingan dan Surat Edaran No. 155/
penerapan strategi, penerapan SE/POL/2024 tanggal 15 Mei 2024
manajemen risiko, laporan yang wajib perihal Pelaksanaan Transaksi Afiliasi
disampaikan kepada regulator, dan dan Transaksi Benturan Kepentingan.
sanksi yang diberikan. BCA juga aktif Kebijakan tersebut dapat diunduh pada
melakukan sosialisasi fraud awareness MyBCA portal (portal internal) yang
dan anti gratifikasi melalui penyebaran dapat diakses oleh seluruh pekerja
komik Anti-Fraud, Anti-fraud BCA di seluruh Indonesia. Sosialisasi
Statement, slide penerapan Anti-fraud dilakukan melalui forum komunikasi dan
dan whistleblowing system yang dapat sharing session antar unit kerja.
diunduh karyawan pada portal internal
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 295
Page 298
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Implementasi Tata Kelola Perusahaan • Governance process
yang Baik adalah faktor penting Menilai efektivitas proses penerapan
dalam memelihara kepercayaan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik
para pemegang saham dan para yang didukung oleh kecukupan struktur
pemangku kepentingan terhadap dan infrastruktur Tata Kelola BCA.
BCA. Keperluan untuk menerapkan • Governance outcome
GCG semakin signifikan, agar BCA Menilai kualitas outcome yang
dapat mempertahankan kelangsungan memenuhi harapan Pemangku
usahanya di tengah meningkatnya Kepentingan BCA yang merupakan
risiko bisnis dan tantangan di industri hasil proses penerapan prinsip Tata
perbankan. Melalui penerapan Kelola Perusahaan yang Baik serta
pinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan didukung oleh kecukupan struktur dan
yang Baik diharapkan BCA dapat infrastruktur Tata Kelola BCA.
mempertahankan kelangsungan
usahanya yang sehat dan berkelanjutan. 2) Kriteria Penilaian
Kriteria yang digunakan dalam penilaian
3. Hasil Tata Kelola Perusahaan (Governance mengacu pada SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017
Outcome) tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum, paling sedikit meliputi 11 (sebelas)
Indikator capaian sasaran penerapan GCG dinilai faktor penilaian penerapan Tata Kelola
secara internal maupun eksternal. Kebijakan penilaian Perusahaan yang Baik yaitu:
tata kelola perusahaan dapat dilihat pada Pedoman • Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Tata Kelola BCA yang dapat diunduh pada bagian Direksi;
Kebijakan GCG situs web BCA (https://www.bca. • Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan- Dewan Komisaris;
gcg). • Kelengkapan dan pelaksanaan tugas
komite;
a. Penilaian Internal • Penanganan benturan kepentingan;
BCA melakukan penilaian internal Penerapan • Penerapan fungsi kepatuhan;
GCG setiap semester dengan menggunakan • Penerapan fungsi audit internal;
metode kertas kerja penilaian sendiri (self- • Penerapan fungsi audit eksternal;
assessment) merujuk pada pada SE OJK No. 13/ • Penerapan manajemen risiko termasuk
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola sistem pengendalian intern;
bagi Bank Umum. • Penyediaan dana kepada pihak terkait
(related party) dan penyediaan dana
1) Prosedur besar (large exposure);
Tim Sekretariat Perusahaan dan GCG • Transparansi kondisi keuangan dan non
Terintegrasi BCA melakukan pengumpulan keuangan Bank, laporan pelaksanaan
data dan informasi yang relevan untuk tata kelola dan pelaporan internal; dan
keperluan penilaian sendiri (self-assessment) • Rencana strategis Bank.
terkait kecukupan dan efektivitas Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Penilaian 3) Pihak yang melakukan penilaian
dilakukan meliputi seluruh aspek governance Penilaian sendiri (self-assessment) atas 11
dengan memperhatikan prinsip signifikansi (sebelas) faktor penilaian dilakukan dengan
dan materialitas. Setelah data terkumpul, melibatkan fungsi atau unit yang terkait,
dapat disimpulkan faktor positif dan negatif antara lain Dewan Komisaris, Direksi, Komite,
dari masing-masing aspek governance, DAI, Compliance Division, Risk Management
yakni: Division, Sekretaris Perusahaan, serta unit
• Governance structure kerja terkait lainnya.
Menilai kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola BCA agar 4) Hasil Penilaian Sendiri
proses penerapan prinsip Tata Kelola Hasil penilaian sendiri penerapan GCG tahun
Perusahaan yang Baik menghasilkan 2024 pada semester I dan II adalah peringkat
outcome yang sesuai dengan harapan 1 (satu), dengan rincian sebagai berikut:
Pemangku Kepentingan BCA.
296 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 299
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Secara Individual
Peringkat Definisi Peringkat
Semester I 1 Manajemen BCA telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum sangat
baik. Hasil ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip Tata Kelola.
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip Tata Kelola, maka secara umum
kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal
oleh manajemen BCA.
Semester II 1 Manajemen BCA telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum sangat
baik. Hasil ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip Tata Kelola.
Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip Tata Kelola, maka secara umum
kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal
oleh manajemen BCA.
b. Penilaian Eksternal 3. Pengungkapan dan
1) ASEAN Corporate Governance Scorecard transparansi,
Selain melakukan penilaian sendiri, 4. Tanggung jawab Dewan
penerapan tata kelola perusahaan di Komisaris dan Direksi.
BCA juga dinilai oleh pihak eksternal - Level 2
yang independen yaitu RSM Indonesia Bonus
sebagai Domestic Ranking Body (DRB)
Indonesia untuk penilaian ASEAN Corporate • Hasil penilaian
Governance Scorecard (ACGS). Hasil penilaian ACGS adalah sebesar
106,64. BCA berhasil meraih ASEAN
ASEAN Corporate Governance Scorecard Asset Class PLCs bersama dengan 9
(ACGS) ACGS merupakan salah satu inisiatif emiten lainnya, posisi BCA berada di
dari ASEAN Capital Market Forum (ACMF) atas rata-rata penilaian regional dengan
yang didukung oleh Asian Development rincian sebagai berikut:
Bank (ADB) untuk meningkatkan praktik
tata kelola perusahaan yang tercatat di Hasil Penilaian
ASEAN. Indonesia menjadi salah satu dari 6 120 106,6
101,9
(enam) negara ASEAN yang berpartisipasi 100 85,2
dalam inisiatif ini. BCA berkomitmen untuk 77,0
80 67,0 70,0
mengimplementasikan aspek penilaian
60
ACGS dalam rangka meningkatkan praktik
Tata Kelola Perusahaan yang Baik. 40
20
• Pihak yang melakukan penilaian 0
Pihak yang melakukan penilaian adalah 2017 2019 2021
RSM Indonesia yang ditunjuk oleh OJK BCA Rata-rata Regional
dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk
menjadi Domestic Ranking Body (DRB) Implementasi indikator menjadi
Indonesia. tolok ukur hasil penilaian. BCA telah
menerapkan indikator dan mampu
• Aspek penilaian melebihi standar pelaksanaan minimum,
Praktik penilaian ASEAN CG Scorecard yang dijelaskan lebih lanjut antara lain
didasarkan pada informasi yang sebagai berikut:
dapat diakses oleh publik. Secara - Secara konsisten menerapkan
umum, aspek penilaian ACGS dibuat jangka waktu pemanggilan RUPS
berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola Tahunan paling lambat 28 (dua
yang dikeluarkan oleh Organization for puluh delapan) hari sebelum
OECD. tanggal RUPS Tahunan.
- Mengungkapkan nama KAP dan AP
Aspek penilaian ACGS meliputi: dalam Pemanggilan RUPS Tahunan.
- Level 1 - Kehadiran seluruh anggota Komite
1. Hak pemegang saham, Audit dalam RUPS Tahunan,
2. Keberlanjutan dan ketahanan, termasuk seluruh Ketua Komite di
bawah Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 297
Page 300
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
- Pemungutan suara dalam RUPS metode Corporate Governance (CG)
dilakukan secara fisik dan Scorecard OECD, yang merupakan prinsip
elektronik (e-voting) melalui eASY. CG berstandar internasional, yang sudah
KSEI. diimplementasi di negara-negara ASEAN
- Ringkasan hasil RUPS dipublikasikan termasuk Indonesia. Kemudian sejak 2012,
pada hari kerja berikutnya setelah IICD melakukan penilaian terhadap 100
tanggal pelaksanaan RUPS. (seratus) perusahaan dengan kapitalisasi
- Mengungkapkan kepemilikan pasar terbesar yang terdaftar di Bursa
saham senior manajemen. Efek Indonesia dengan metode ASEAN CG
- Telah menerapkan kerangka Scorecard. Sejak tahun 2017, jumlah emiten
Laporan Keberlanjutan yang diakui yang dinilai IICD ditingkatkan menjadi 200
secara internasional. emiten.
- Dapat menggunakan jasa pihak
ketiga dalam rangka melakukan Hasil penilaian pada tahun 2024, BCA
pencarian kandidat Dewan berhasil meraih penghargaan “Best Overall”
Komisaris dan/atau Direksi. dalam The 15th IICD Corporate Governance
- Kebijakan dan kelengkapan terkait Conference & Award dan Top 50 Emiten
proses tata kelola di seputar Big Cap & Mid Cap yang diselenggarakan di
masalah teknologi informasi Jakarta pada tanggal 25 November 2024.
termasuk penanganan gangguan,
cyber security, dan pemulihan c. Penilaian Entitas Anak BCA
bencana. BCA melakukan penilaian internal Penerapan
- Melakukan self-assessment GCG atas masing-masing perusahaan anak
terhadap indikator ACGS setiap semester dengan menggunakan metode
untuk memudahkan assessor penilaian sendiri (self-assessment) yang mengacu
dalam melakukan penilaian pada ketentuan Tata Kelola Perusahaan masing-
dan pengukuran implementasi masing bidang usaha perusahaan anak.
indikator. Self-assessment ACGS
dapat diakses melalui situs web 1) Prosedur
BCA pada https://www.bca.co.id/ Tim GCG BCA melakukan pengumpulan data
id/tentang-bca/tata-kelola/acgs. dan informasi yang relevan untuk keperluan
penilaian sendiri (self-assessment) terkait
• Rekomendasi dan Tindak Lanjutnya: kecukupan dan efektivitas Penerapan Tata
Terkait indikator D.3.4 dalam ACGS Kelola Perusahaan yang Baik. Penilaian
BCA telah adalah menyusun kebijakan dilakukan meliputi seluruh aspek governance
terkait kuorum bahwa: dengan memperhatikan prinsip signifikansi.
Rapat Direksi atau Rapat Dewan Setelah data terkumpul, dapat disimpulkan
Komisaris adalah sah dan berhak aspek governance structure, process, dan
mengambil keputusan yang mengikat outcome.
jika sekurang-kurangnya 2/3 (dua per
tiga) bagian dari jumlah anggota Direksi 2) Kriteria Penilaian
atau Dewan Komisaris yang sedang Kriteria yang digunakan dalam penilaian
menjabat hadir atau diwakili dalam sebagaimana diatur dalam POJK dan/atau
rapat tersebut. SE OJK Tata Kelola Perusahaan masing-
masing bidang usaha Entitas Anak.
BCA telah melakukan praktik Tata Kelola
Perusahaan yang Baik sesuai dengan 3) Pihak yang melakukan penilaian
regulasi yang berlaku dan akan terus Penilaian sendiri (self-assessment) dilakukan
berupaya meningkatkan pengungkapan oleh Unit Sekretariat Perusahaan dan GCG
praktik tata kelola berdasarkan ACGS. Terintegrasi.
2) The Indonesian Institute for Corporate 4) Hasil Penilaian Sendiri
Directorship (IICD) Corporate Governance Secara keseluruhan, hasil penilaian BCA atas
Award penerapan Tata Kelola Perusahaan di Entitas
IICD telah melakukan penilaian CG Anak BCA tahun 2024 pada semester I dan II
terhadap emiten yang terdaftar di Bursa adalah “Sangat Memenuhi”.
Efek Indonesia sejak tahun 2005, dengan
298 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 301
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM e. Mendapatkan perlakuan yang sama dari BCA.
f. Memberikan suara dalam RUPS.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ g. Menominasikan calon anggota Dewan Komisaris
tertinggi dalam struktur Tata Kelola BCA yang berfungsi dan/atau Direksi.
sebagai sarana bagi para pemegang saham untuk h. Mengangkat seorang anggota Direksi dan/atau
melaksanakan hak dan kewajibannya. RUPS memiliki Dewan Komisaris atau lebih untuk menambah
wewenang tersendiri, yang tidak diberikan kepada Direksi jumlah anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
maupun Dewan Komisaris, dalam batas yang ditentukan yang ada atau menggantikan anggota Direksi
dalam undang-undang dan/atau Anggaran Dasar BCA. dan/atau Dewan Komisaris yang diberhentikan.
i. Memberhentikan anggota Direksi dan/atau
Dasar hukum penyelenggaraan RUPS di BCA mengacu Dewan Komisaris pada setiap waktu sebelum
pada: masa jabatannya berakhir melalui RUPS.
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan j. Memperoleh pembayaran dividen sesuai dengan
Terbatas. tata cara dan ketentuan yang berlaku.
2. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan k. Melaksanakan hak dan/atau kewenangan lainnya
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham berdasarkan Anggaran Dasar BCA dan peraturan
Perusahaan Terbuka. perundang-undangan yang berlaku, termasuk hak
3. POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan untuk berpartisipasi dalam otorisasi penambahan
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka modal, perubahan Anggaran Dasar perusahaan,
secara Elektronik. dan peralihan seluruh atau sebagian aset yang
4. Anggaran Dasar BCA (dapat dilihat pada situs web menyebabkan penjualan perusahaan.
BCA, https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
kelola/akta- perusahaan). Hak, wewenang, dan tanggung jawab Pemegang
5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (dapat dilihat pada Saham diatur dalam Anggaran Dasar BCA yang dapat
situs web BCA, https://www.bca.co.id/id/tentang- diakses langsung melalui situs web BCA (www.bca.
bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg). co.id), BCA menghimbau kepada seluruh pemegang
saham dan/atau kuasanya untuk menghadiri RUPS
1. Hak Pemegang Saham yang diselenggarakan oleh BCA.
Hak-hak pemegang saham BCA antara lain:
a. Menghadiri RUPS. 2. Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tahun Buku
b. Mengusulkan mata acara RUPS sesuai dengan 2023
ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2024, BCA telah menyelenggarakan RUPS
c. Memperoleh publikasi materi RUPS selambat- Tahunan Tahun Buku 2023 (RUPST). Mata acara (beserta
lambatnya pada 28 (dua puluh delapan) hari penjelasan atas setiap mata acara) yang dibahas
sebelum RUPS dilaksanakan. dalam RUPST telah tersedia di Grup Environment
d. Memperoleh kesempatan untuk mengajukan Sustainability Governance - Kantor Pusat BCA dan
pertanyaan dan/atau pendapat di tiap telah diunggah dalam situs web BCA pada tanggal
pembahasan mata acara RUPS. yang sama dengan tanggal pemanggilan dengan
rincian sebagai berikut:
Penyelenggaraan RUPST:
Hari/Tanggal Kamis, 14 Maret 2024
Waktu Pk. 9.49 – 12.15 WIB
Tempat Menara BCA Grand Indonesia,
Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
Kuorum Jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili dalam RUPST adalah 109.394.556.800
saham atau 88,740% dari 123.275.050.000 saham yang merupakan seluruh saham yang telah
dikeluarkan oleh BCA, karenanya ketentuan kuorum kehadiran sebagaimana diatur dalam Pasal 23
ayat (1a) Anggaran Dasar BCA telah terpenuhi.
Kehadiran: Ir. Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris
Dewan Komisaris
Tonny Kusnadi Komisaris
Cyrillus Harinowo Komisaris Independen
Raden Pardede Komisaris Independen
Sumantri Slamet Komisaris Independen
Seluruh anggota Dewan Komisaris hadir dalam RUPST (100%)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 299
Page 302
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kehadiran: Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur
Direksi
Gregory Hendra Lembong Wakil Presiden Direktur
Armand Wahyudi Hartono Wakil Presiden Direktur
Tan Ho Hien/Subur atau disebut juga Subur Tan Direktur
Rudy Susanto Direktur
Lianawaty Suwono Direktur (yang juga merupakan Direktur yang
membawahkan fungsi Kepatuhan)
Santoso Direktur
Vera Eve Lim Direktur
Haryanto Tiara Budiman Direktur
Frengky Chandra Kusuma Direktur
John Kosasih Direktur
Antonius Widodo Mulyono Direktur
Seluruh anggota Direksi hadir dalam RUPST (100%)
Kehadiran: Sumantri Slamet Ketua
Komite Audit
Fanny Sagitadewi* Anggota
Rallyati A. Wibowo* Anggota
Seluruh anggota Komite Audit hadir dalam RUPST (100%)
Kehadiran: Cyrillus Harinowo Ketua
Komite Pemantau
Endang Swasthika Wibowo*) Anggota
Risiko
Reinhard Harianja *)
Anggota
Joanes Justira Gunawan*) Anggota
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko hadir dalam RUPST (100%)
Kehadiran: Raden Pardede Ketua
Komite Remunerasi
Ir. Djohan Emir Setijoso Anggota
dan Nominasi
Rudi Lim *)
Anggota
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi hadir dalam RUPST (100%)
Kehadiran: Cyrillus Harinowo Ketua
Komite Tata Kelola
Gustiono Kustianto*) Anggota
Terintegrasi
Ratna Yanti*) Anggota
Pudjianto *)
Anggota
Prabowo*) Anggota
Sutedjo Prihatono *)
Anggota
Fanny Surjadi *)
Anggota
Hendra Iskandar Lubis*) Anggota
7 Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi hadir dalam RUPST (63,64%)
*) Hadir dalam RUPST melalui video konferensi yang memungkinkan yang bersangkutan untuk melihat dan mendengar jalannya RUPST.
300 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 303
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
3. Tata Cara Penyelenggaraan RUPST • Untuk memudahkan pemegang saham,
Penyelenggaraan RUPST di BCA dilakukan dengan formulir surat kuasa (proxy) dapat diunduh
memperhatikan tata cara sebagai berikut: pada situs web BCA bagian Tata Kelola atau
dapat diperoleh dari PT Raya Saham Registra,
a. Pemberitahuan selaku Biro Administrasi Efek BCA, pada hari
BCA menyampaikan pemberitahuan mata acara dan jam kerja di Gedung Plaza Sentral Lantai
RUPST kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari 2 Jalan Jenderal Sudirman Kavling 47-48,
kerja sebelum pengumuman RUPST. Jakarta, 12930.
b. Pengumuman d. Penyelenggaraan
• Pengumuman RUPST dilakukan paling lambat • Pemegang saham atau wakil pemegang
14 (empat belas) hari sebelum pemanggilan saham yang berhak hadir dalam RUPST
RUPST. adalah pemegang saham yang namanya
• Pengumuman RUPST disampaikan kepada tercatat dalam Daftar Pemegang Saham
para pemegang saham BCA paling kurang pada tanggal 13 Februari 2024 pukul 16.00
melalui situs eASY.KSEI, situs web Bursa Efek WIB.
Indonesia (BEI), dan situs web BCA. Selain itu, • Sesuai dengan Pasal 23 ayat 1 Anggaran
melalui surat kabar harian Bisnis Indonesia Dasar BCA, RUPST adalah sah dan berhak
dan The Jakarta Post. mengambil keputusan yang mengikat jika
• Pemegang saham secara individu atau para pemegang saham BCA atau wakilnya
lebih yang bersama-sama mewakili 1/20 yang sah, yang mewakili lebih dari ½ (satu per
(satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah dua) bagian dari jumlah seluruh saham BCA
seluruh saham BCA yang telah dikeluarkan dengan hak suara yang sah yang dikeluarkan
BCA dengan hak suara yang sah dapat oleh BCA hadir dan/atau diwakili dalam
mengusulkan mata acara RUPS. Usulan dari RUPST, kecuali ditentukan lain.
para pemegang saham diterima paling • Setiap saham yang dikeluarkan memiliki 1
lambat 7 (tujuh) hari sebelum tanggal (satu) hak suara, ketentuan dalam Anggaran
pemanggilan dan akan dimasukkan ke dalam Dasar BCA tidak terdapat pembagian
mata acara RUPS jika memenuhi ketentuan lebih dari satu kelas saham yang dapat
Pasal 21 ayat 4 Anggaran Dasar BCA dan memengaruhi hak suara yang berbeda.
Pasal 16 POJK No. 15/POJK.04/2020
tanggal 21 April 2020 tentang Rencana dan e. Risalah Rapat
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang • Ringkasan Risalah RUPST diumumkan kepada
Saham Perusahaan Terbuka. publik melalui situs web BCA dalam 1 (satu)
hari kerja setelah RUPST diselenggarakan
c. Pemanggilan serta melalui surat kabar harian Bisnis
• Jangka waktu pemanggilan RUPST Indonesia dan The Jakarta Post dan situs
adalah 28 (dua puluh delapan) hari web BEI paling lambat 2 (dua) hari kerja
sebelum penyelenggaraan RUPST. Dalam setelah RUPST diselenggarakan. Selain itu,
pemanggilan RUPST tersebut, BCA juga Ringkasan Risalah RUPST dapat diumumkan
menyampaikan penjelasan untuk masing- melalui situs eASY. KSEI.
masing mata acara yang memerlukan • Bukti pengumuman Ringkasan Risalah RUPST
persetujuan pemegang saham. disampaikan kepada OJK paling lambat 2
• Pemanggilan RUPST dilakukan paling kurang (dua) hari kerja setelah diumumkan.
melalui situs eASY.KSEI dimana Pemegang • Berita Acara RUPST kepada OJK dan BEI
Saham dapat memberikan kuasa secara disampaikan paling lambat dalam jangka
elektronik (e-Proxy), situs web BEI, dan situs waktu 30 (tiga puluh) hari setelah RUPST
web BCA. Selain itu, pemanggilan RUPST diselenggarakan. Salinan Berita Acara
dilakukan melalui surat kabar harian Bisnis tersebut dapat diakses dan/atau diunduh
Indonesia dan The Jakarta Post. oleh masyarakat di situs web BCA bagian
Tata Kelola, https://www.bca.co.id/id/
tentang-bca/tata-kelola/akta-perusahaan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 301
Page 304
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tahapan Penyelenggaraan RUPS
Keterangan RUPST
Pemberitahuan Diberitahukan kepada OJK melalui surat No. 0106/DIR/2024 tanggal 24 Januari 2024.
Pengumuman • Pengumuman RUPST melalui surat kabar harian Bisnis Indonesia, The Jakarta Post, situs eASY.KSEI dan
situs web BCA tanggal 31 Januari 2024.
• Bukti pengumuman disampaikan melalui hardcopy dan e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal
31 Januari 2024.
Pemanggilan • Pemanggilan RUPST melalui Surat Kabar Harian Bisnis Indonesia, The Jakarta Post, situs eASY.KSEI, dan
situs web BCA tanggal 15 Februari 2024.
• Bukti pemanggilan disampaikan melalui hardcopy dan e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal 15
Februari 2024.
• Pada saat pemanggilan RUPST, BCA juga telah menyerahkan Laporan Tahunan BCA 2023 kepada OJK
dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Selain itu, Laporan Tahunan BCA 2023 juga telah tersedia di
situs web BCA yang dapat diakses para pemangku kepentingan (https://www.bca.co.id/id/tentang-
bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-tahunan).
Penyelenggaraan Kamis, 14 Maret 2024
Ringkasan Risalah • Diumumkan melalui situs web BCA, situs web KSEI dan Surat Kabar Harian Bisnis Indonesia dan The
Jakarta Post tanggal 15 Maret 2024.
• Bukti pengumuman disampaikan melalui hardcopy dan e-reporting kepada OJK dan BEI tanggal 18
Maret 2024.
Risalah Rapat (Akta • Diumumkan melalui situs web BCA tanggal 5 April 2024.
Berita Acara Rapat) • Akta Berita Acara Rapat telah disampaikan melalui hardcopy dan e-reporting kepada OJK dan BEI
tanggal 5 April 2024.
4. Kehadiran Pengurus, Komite, dan Pemegang jumlah saham yang dimiliki/diwakili,
Saham alamat e-mail, serta pertanyaan dan/
Uraian mengenai kehadiran pengurus, komite, dan atau pendapat yang diajukan; dan
pemegang saham dalam RUPST tercantum dalam ii. diajukan pada saat Pimpinan Rapat
halaman 299-300 Laporan Tahunan ini. memberikan kesempatan kepada
para pemegang saham atau kuasanya
5. Pimpinan RUPST sebelum diadakannya pemungutan
Sesuai dengan Pasal 22 ayat 1 (a) Anggaran Dasar BCA, suara mengenai hal yang bersangkutan,
RUPST dipimpin oleh Bapak Ir. Djohan Emir Setijoso dengan cara mengangkat tangan dan
selaku Presiden Komisaris. menyerahkan formulir tersebut kepada
petugas Rapat.
6. Tata Tertib RUPS dan Mekanisme Perhitungan b) Pemegang saham atau kuasanya yang
Suara hadir secara elektronik dapat mengajukan
BCA juga memberikan informasi terkait prosedur pertanyaan dan/atau pendapat secara
pemungutan suara pada saat RUPST dalam tata elektronik dengan ketentuan sebagai
tertib rapat yang selalu dibacakan sebelum memulai berikut:
pelaksanaan RUPST. i. Pertanyaan dan/atau pendapat
diajukan secara tertulis melalui fitur
Pemegang saham atau kuasa pemegang saham yang chat pada kolom “Electronic Opinions”
menghadiri RUPST (“Rapat”) dimohon memperhatikan yang tersedia di layar E-Meeting Hall
tata tertib sebagai berikut: di aplikasi eASY.KSEI, selama kolom
1) Tata cara penyampaian hal-hal yang berhubungan ‘General Meeting Flow Text’ masih
dengan mata acara Rapat: tertulis “Discussion started for agenda
a) Pemegang saham atau kuasanya yang hadir item no. [ ]”.
secara fisik dapat mengajukan pertanyaan BCA akan menonaktifkan fitur “raise
dan/atau pendapat dengan ketentuan hand” dan “allow to talk” dalam webinar
sebagai berikut: Zoom pada fasilitas AKSes.
i. diajukan secara tertulis dengan mengisi ii. Pada saat mengajukan pertanyaan,
formulir yang dibagikan kepada pemegang saham atau kuasanya wajib
pemegang saham atau kuasanya menuliskan nama pemegang saham,
sebelum memasuki ruangan Rapat yang jumlah saham yang dimiliki/diwakili, dan
diisi dengan nama pemegang saham, alamat e-mail pemegang saham.
302 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 305
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
c) Hanya pemegang saham atau kuasanya Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik dan
yang sah yang hadir secara fisik maupun Anggaran Dasar BCA, yaitu sebagai berikut:
elektronik dalam Rapat berhak untuk a) Keputusan Rapat diambil berdasarkan
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat musyawarah untuk mufakat;
secara tertulis tentang mata acara Rapat b) Dalam hal keputusan berdasarkan
yang sedang dibicarakan. musyawarah untuk mufakat tidak
d) BCA berhak untuk tidak menjawab tercapai, maka keputusan diambil dengan
pertanyaan yang tidak mencantumkan nama pemungutan suara. Pemegang saham atau
pemegang saham dan jumlah saham yang kuasa pemegang saham mempunyai hak
dimiliki/diwakili. untuk memberikan suara SETUJU, suara
e) Pertanyaan dan/atau pendapat yang TIDAK SETUJU atau suara ABSTAIN terhadap
diajukan harus berhubungan langsung setiap mata acara BCA;
dengan mata acara Rapat yang sedang c) Keputusan atas usul yang diajukan dalam
dibicarakan. Rapat adalah sah jika disetujui oleh lebih dari
f) Untuk memberikan kesempatan yang sama ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara
kepada semua pemegang saham, maka yang hadir dan/atau diwakili dalam Rapat;
setiap pemegang saham atau kuasanya yang d) Sesuai dengan Pasal 47 POJK RUPS, suara
hadir secara fisik maupun elektronik, dapat ABSTAIN dianggap mengeluarkan suara yang
menyampaikan maksimal 3 (tiga) pertanyaan sama dengan suara mayoritas pemegang
dan/atau pendapat. saham yang mengeluarkan suara.
g) Jika diajukan beberapa pertanyaan 3) Pemungutan suara bagi pemegang saham atau
mengenai materi yang sama, maka kuasanya yang hadir secara fisik dalam Rapat
pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
dijawab secara sekaligus. a) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang
h) BCA akan sedapat mungkin menjawab saham atau kuasanya yang TIDAK SETUJU
pertanyaan sesuai dengan urutan pertanyaan atau ABSTAIN terhadap usul yang diajukan
yang masuk. untuk mengangkat tangan dan menyerahkan
i) Agar Rapat lebih efektif dan efisien, maka surat suara kepada petugas Rapat;
Pimpinan Rapat berhak untuk menentukan b) Bagi kuasa pemegang saham yang telah
akan menanggapi pertanyaan secara menerima kuasa dengan pilihan suara
langsung (lisan) atau secara tertulis. melalui aplikasi eASY.KSEI, suara yang akan
j) Agar Rapat lebih efektif dan efisien, maka dihitung adalah suara yang diberikan oleh
durasi tanya jawab di setiap mata acara pemegang saham melalui aplikasi eASY.KSEI,
adalah maksimal 10 (sepuluh) menit. dengan demikian kuasa pemegang saham
k) Pertanyaan yang belum ditanggapi secara terkait tidak perlu mengangkat tangan dan
langsung (lisan) akan ditanggapi secara menyerahkan surat suara kepada petugas
tertulis dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah Rapat;
tanggal Rapat. BCA akan mengirimkan c) Pemegang saham atau kuasa pemegang
tanggapan ke alamat e-mail yang saham yang tidak mengangkat tangan untuk
dicantumkan oleh pemegang saham atau menyerahkan surat suara TIDAK SETUJU
kuasanya di formulir pertanyaan atau di fitur atau ABSTAIN terhadap usul yang diajukan,
chat pada kolom “Electronic Opinions” yang dianggap menyetujui usul yang diajukan
tersedia di layar E-Meeting Hall di aplikasi tanpa Pimpinan Rapat perlu meminta kepada
eASY.KSEI. Apabila pemegang saham atau para pemegang saham atau kuasa pemegang
kuasanya tidak mencantumkan alamat saham tersebut untuk mengangkat tangan
e-mail maka jawaban BCA akan dikirimkan masing-masing sebagai tanda setuju;
melalui surat ke alamat pemegang saham d) Perhitungan suara akan dilakukan dengan
yang tercantum dalam Daftar Pemegang cara memindai barcode pada surat suara
Saham BCA. TIDAK SETUJU dan ABSTAIN yang diserahkan
2) Tata cara pemungutan dan perhitungan suara: kepada petugas Rapat;
Penghitungan suara akan dilakukan dengan e) Pemegang saham atau kuasa pemegang
mengacu pada ketentuan Undang-Undang saham yang telah mendaftarkan diri namun
Perseroan Terbatas, POJK No. 15/POJK.04/2020 meninggalkan ruang Rapat dan tidak
tentang Rencana dan Penyelengaraan Rapat melaporkan hal tersebut kepada petugas
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka pendaftaran sebelum Rapat selesai,
(“POJK RUPS”), POJK No. 16/POJK.04/2020 dianggap hadir dan menyetujui usul yang
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang diajukan dalam Rapat.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 303
Page 306
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
4) Pemungutan suara bagi pemegang saham atau e) Pemegang saham yang telah memberikan
kuasanya yang hadir secara elektronik melalui suaranya sebelum Rapat dimulai dan
aplikasi eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara pemegang saham atau kuasanya yang telah
sebagai berikut: melakukan registasi melalui aplikasi eASY.
a) Proses pemungutan suara berlangsung di KSEI pada tanggal pelaksanaan Rapat akan
aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting dianggap sah menghadiri Rapat walaupun
Hall, sub menu Live Broadcasting; tidak mengikuti jalannya Rapat sampai akhir
b) Pemegang saham yang hadir atau telah karena alasan apapun;
memberikan kuasa secara elektronik dalam f) Apabila pemegang saham atau kuasanya
Rapat melalui aplikasi eASY.KSEI, namun tidak memberikan pilihan suara hingga
belum menetapkan pilihan suara, maka status pelaksanaan Rapat yang terlihat
pemegang saham atau kuasanya tersebut pada kolom ‘General Meeting Flow Text’
memiliki kesempatan untuk menyampaikan berubah menjadi “Voting for agenda item
pilihan suaranya selama masa pemungutan no [ ] has ended”, maka pemegang saham
suara dibuka oleh BCA melalui layar atau kuasanya tersebut akan dianggap
E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI; memberikan suara ABSTAIN untuk mata
c) Selama proses pemungutan suara secara acara Rapat yang bersangkutan.
elektronik berlangsung akan terlihat status 5) Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang
“Voting for agenda item no [ ] has started” saham atau kuasanya baik secara fisik maupun
pada kolom ‘General Meeting Flow Text’; elektronik akan dihitung oleh Biro Administrasi
d) Pemungutan suara langsung secara Efek BCA dan kemudian diverifikasi oleh Notaris
elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI selaku pejabat umum yang independen.
dialokasikan maksimal selama 2 (dua) menit; 6) Pimpinan Rapat akan meminta Notaris
menginformasikan hasil perhitungan suara untuk
setiap mata acara Rapat.
7. Keputusan RUPST Tahun 2024 serta Realisasinya
Keputusan RUPST pada tahun 2024 serta realisasinya adalah sebagai berikut:
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2024 Realisasi
1. Mata Acara Pertama I. Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk: Terealisasi.
Persetujuan atas Laporan 1. Laporan Keuangan yang meliputi Neraca dan Perhitungan Laba
Tahunan termasuk Laporan Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Keuangan Perseroan dan Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto
Laporan Tugas Pengawasan & Rekan (sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
Dewan Komisaris Perseroan & Rekan), firma anggota jaringan global PwC (selanjutnya disebut
untuk tahun buku yang “PwC Indonesia”), sesuai dengan laporannya Nomor 00017/2.1025/
berakhir pada tanggal AU.1/07/0229-1/1/I/2024 tanggal 24 Januari 2024 yang telah
31 Desember 2023 serta memberikan opini tanpa modifikasian, yang termuat dalam Laporan
memberikan pelunasan dan Tahunan 2023; dan
pembebasan tanggung 2. Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, untuk tahun buku
jawab (acquit et decharge) yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang termuat dalam
kepada anggota Direksi Laporan Tahunan 2023.
atas tindakan pengurusan
dan kepada anggota Dewan II. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit
Komisaris Perseroan atas et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan
tindakan pengawasan yang dan kepada anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan
dilakukan selama tahun buku yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
yang berakhir pada tanggal Desember 2023, sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercatat dalam
31 Desember 2023. Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 serta dokumen
pendukungnya.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
108.702.268.987 256.511.645 435.776.168 5
(99,367%) (0,235%) (0,398%)
304 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 307
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2024 Realisasi
2. Mata Acara Kedua I. Sesuai dengan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk Terealisasi.
Penetapan penggunaan Laba tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang
Bersih Perseroan untuk tahun telah diaudit oleh PwC Indonesia, laba bersih Perseroan dalam tahun
buku yang berakhir pada buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
tanggal 31 Desember 2023. Rp48.639.121.868.737,00 (empat puluh delapan triliun enam ratus tiga
puluh sembilan miliar seratus dua puluh satu juta delapan ratus enam
puluh delapan ribu tujuh ratus tiga puluh tujuh rupiah) (“Laba Bersih
2023”).
II. Menetapkan penggunaan Laba Bersih 2023 sebagai berikut:
1. Sebesar Rp486.391.218.687,00 (empat ratus delapan puluh enam
miliar tiga ratus sembilan puluh satu juta dua ratus delapan belas
ribu enam ratus delapan puluh tujuh rupiah) disisihkan untuk dana
cadangan.
2. Sebesar Rp33.284.263.500.000,00 (tiga puluh tiga triliun dua ratus
delapan puluh empat miliar dua ratus enam puluh tiga juta lima ratus
ribu rupiah) atau sebesar Rp270,00 (dua ratus tujuh puluh rupiah)
per saham dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 kepada para pemegang
saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai, dimana
jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim
sebesar Rp5.239.189.625.000,00 (lima triliun dua ratus tiga puluh
sembilan miliar seratus delapan puluh sembilan juta enam ratus dua
puluh lima ribu rupiah) atau sebesar Rp42,50 (empat puluh dua rupiah
lima puluh sen) per saham yang telah dibayarkan oleh Perseroan
pada tanggal 20 Desember 2023 sehingga sisanya sebesar
Rp28.045.073.875.000,00 (dua puluh delapan triliun empat puluh
lima miliar tujuh puluh tiga juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu
rupiah) atau sebesar Rp227,50 (dua ratus dua puluh tujuh rupiah lima
puluh sen) per saham.
Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan
sebagai berikut:
(i) sisa dividen untuk tahun buku 2023 akan dibayarkan untuk setiap
saham yang dikeluarkan oleh Perseroan yang tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal pencatatan
(recording date) yang akan ditetapkan oleh Direksi;
(ii) atas pembayaran sisa dividen tahun buku 2023, Direksi akan
melakukan pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku;
(iii) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal- hal
yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen
tahun buku 2023, antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
(aa) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang
dimaksud dalam butir (i) untuk menentukan para pemegang
saham Perseroan yang berhak menerima pembayaran sisa
dividen tahun buku 2023; dan
(bb) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen
tahun buku 2023, dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak
mengurangi peraturan Bursa Efek dimana saham Perseroan
tercatat;
3. Sisa dari Laba Bersih 2023 yang tidak ditentukan penggunaannya
ditetapkan sebagai laba ditahan.
III. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir II angka 2
keputusan ini berlaku sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
106.980.104.967 2.143.757.446 270.694.387 0
(97,793%) (1,960%) (0,247%)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 305
Page 308
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2024 Realisasi
3. Mata Acara Ketiga I. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan Terealisasi.
Penetapan gaji atau untuk menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan dan/atau
honorarium dan tunjangan fasilitas untuk para anggota Direksi yang menjabat dalam dan selama
untuk tahun buku 2024 tahun buku 2024, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite
serta tantiem untuk tahun Remunerasi dan Nominasi;
buku 2023 kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris II. Memberikan kuasa dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA
Perseroan. ANDALAN selaku pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada
saat ini, untuk menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium,
tunjangan dan/atau fasilitas untuk para anggota Dewan Komisaris yang
menjabat dalam dan selama tahun buku 2024, dengan memperhatikan
rekomendasi dari Dewan Komisaris, yang mana Dewan Komisaris akan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi;
III. Dengan mempertimbangkan kinerja anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku
2023, dan setelah menerima usulan dari Dewan Komisaris yang mana
usulan tersebut telah memperhatikan usulan dari Direksi Perseroan
dan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi, menetapkan
maksimal sebesar Rp765.000.000.000,00 (tujuh ratus enam puluh lima
miliar rupiah) untuk dibayarkan sebagai tantiem kepada anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun
buku 2023.
Sehubungan dengan pemberian tantiem tersebut, memberikan kuasa
dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN selaku
pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada saat ini, untuk
menetapkan besarnya tantiem serta pembagiannya kepada masing-
masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat
dalam dan selama tahun buku 2023, termasuk segala sesuatu yang
berhubungan dengan pembayaran tantiem tersebut.
IV. Besarnya gaji atau honorarium, tunjangan, dan/atau fasilitas yang akan
diberikan oleh Perseroan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2024, serta
besarnya tantiem yang akan dibayar oleh Perseroan kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan
selama tahun buku 2023, akan dimuat dalam Laporan Tahunan untuk
tahun buku 2024.
V. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I, II dan III
keputusan ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam
mata acara ini disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
99.658.226.256 9.463.827.405 272.503.139 1
(91,100%) (8,651%) (0,249%)
306 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 309
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2024 Realisasi
4. Mata Acara Keempat I. Menunjuk PwC Indonesia, sebagai Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Terealisasi.
Penunjukan Kantor Akuntan Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku dan catatan
Publik Terdaftar (termasuk Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Akuntan Publik Terdaftar 2024;
yang tergabung dalam Kantor
Akuntan Publik Terdaftar) II. Menunjuk Ibu Lucy Luciana Suhenda yang merupakan Akuntan Publik
untuk mengaudit/memeriksa yang tergabung dalam PwC Indonesia dan merupakan Akuntan Publik
buku-buku Perseroan untuk Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku
tahun buku yang berakhir dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
pada tanggal Desember 2024;
31 Desember 2024.
III. Menyatakan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk:
a. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti, dalam hal PwC Indonesia
karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit/pemeriksaan
buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024;
b. Menunjuk Akuntan Publik pengganti dari antara Akuntan Publik
yang tergabung dalam PwC Indonesia, dalam hal Ibu Lucy Luciana
Suhenda karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit/
pemeriksaan buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024; dan
c. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan sehubungan dengan
penunjukan dan/atau penggantian Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk tetapi
tidak terbatas pada menetapkan besarnya honorarium dan syarat
lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan
Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tersebut;
dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
IV. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir III keputusan
ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara
ini disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
109.055.546.936 86.798.877 252.210.987 0
(99,690%) (0,079%) (0,231%)
5. Mata Acara Kelima I. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan Terealisasi.
Pemberian kuasa dan persetujuan Dewan Komisaris, jika keadaan keuangan Perseroan
wewenang kepada Direksi memungkinkan dan dengan mempertimbangkan ketentuan hukum
untuk membayar dividen dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk menetapkan
interim/sementara untuk dan membayar dividen sementara/interim untuk tahun buku yang
tahun buku yang berakhir berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, dengan ketentuan, untuk
pada tanggal 31 Desember memenuhi Pasal 72 UUPT, apabila dividen sementara/interim tersebut
2024. akan dibagikan, maka pembagian tersebut harus dilakukan kepada
para pemegang saham sebelum berakhirnya tahun buku 2024,
termasuk menentukan bentuk, besarnya dan cara pembayaran dividen
sementara/interim tersebut.
II. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I keputusan ini
berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
106.980.105.067 2.143.757.446 270.694.287 0
(97,793%) (1,960%) (0,247%)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 307
Page 310
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2024 Realisasi
6. Mata Acara Keenam Menyetujui perubahan Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan, Terealisasi.
Persetujuan atas perubahan sebagaimana termuat dalam Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central
Recovery Plan Perseroan. Asia Tbk Tahun 2024 yang telah dicatat dalam administrasi pengawasan
Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat dari Otoritas Jasa Keuangan
Nomor S-6/PB.3/2023 tanggal 21 Desember 2023 perihal Pengkinian
Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central Asia Tbk Tahun 2024.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
106.925.118.367 2.217.111.146 252.327.287 2
(97,743%) (2,027%) (0,230%)
Pihak Independen yang Melakukan Penghitungan dan/atau Validasi Suara dalam RUPST
Pihak yang melakukan penghitungan suara dan/atau melakukan validasi suara dalam RUPST 2024 adalah PT Raya
Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek dan BCA telah menunjuk pihak independen yaitu Christina Dwi Utami,
S.H., M.Hum., M.Kn., selaku Notaris Publik untuk melakukan verifikasi penghitungan suara tersebut.
8. Keputusan RUPST Tahun 2023 serta Realisasinya
Keputusan RUPST pada tahun 2023 serta realisasinya adalah sebagai berikut:
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2023 Realisasi
1. Mata Acara Pertama I. Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk: Terealisasi.
Persetujuan atas Laporan 1. Laporan Keuangan yang meliputi Neraca dan Perhitungan Laba
Tahunan termasuk Laporan Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Keuangan Perseroan dan Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Laporan Tugas Pengawasan Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan
Dewan Komisaris Perseroan global PwC), sesuai dengan laporannya Nomor 00017/2.1025/
untuk tahun buku yang AU.1/07/1124-3/1/I/2023 tanggal 25 Januari 2023 yang telah
berakhir pada tanggal memberikan opini tanpa modifikasian, yang termuat dalam Laporan
31 Desember 2022 serta Tahunan 2022; dan
memberikan pelunasan dan 2. Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, untuk tahun buku
pembebasan tanggung yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang termuat dalam
jawab (acquit et decharge) Laporan Tahunan 2022.
kepada anggota Direksi
atas tindakan pengurusan II. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit
dan kepada anggota Dewan et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan
Komisaris Perseroan atas kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan
tindakan pengawasan yang yang dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
dilakukan selama tahun buku Desember 2022, sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercatat dalam
yang berakhir pada tanggal Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
31 Desember buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 serta dokumen
2022. pendukungnya.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.576.773.734 20.991.185 487.265.525 1
(99,529%) (0,020%) (0,451%)
308 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 311
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2023 Realisasi
2. Mata Acara Kedua I. Menetapkan bahwa sesuai dengan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Terealisasi.
Penetapan penggunaan Laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Bersih Perseroan untuk tahun 2022, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
buku yang berakhir pada Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan global PwC), laba
tanggal 31 Desember 2022. bersih Perseroan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp40.735.722.526.481,00 (empat puluh
triliun tujuh ratus tiga puluh lima miliar tujuh ratus dua puluh dua juta lima
ratus dua puluh enam ribu empat ratus delapan puluh satu rupiah) (“Laba
Bersih 2022”).
II. Menetapkan penggunaan Laba Bersih 2022 sebagai berikut:
1. Sebesar Rp407.357.225.265,00 (empat ratus tujuh miliar tiga ratus
lima puluh tujuh juta dua ratus dua puluh lima ribu dua ratus enam
puluh lima rupiah) disisihkan untuk dana cadangan.
2. Sebesar Rp25.271.385.250.000,00 (dua puluh lima triliun dua ratus
tujuh puluh satu miliar tiga ratus delapan puluh lima juta dua ratus
lima puluh ribu rupiah) atau sebesar Rp205,00 (dua ratus lima rupiah)
per saham dibagikan sebagai dividen tunai untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 kepada para pemegang
saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai, dimana
jumlah dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim
sebesar Rp4.314.626.750.000,00 (empat triliun tiga ratus empat
belas miliar enam ratus dua puluh enam juta tujuh ratus lima puluh
ribu rupiah) atau sebesar Rp35,00 (tiga puluh lima rupiah) per saham
yang telah dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal 20 Desember
2022 sehingga sisanya sebesar Rp20.956.758.500.000,00 (dua
puluh triliun sembilan ratus lima puluh enam miliar tujuh ratus lima
puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) atau sebesar Rp170,00
(seratus tujuh puluh rupiah) per saham.
Atas pembayaran dividen tersebut berlaku syarat dan ketentuan
sebagai berikut:
(i) sisa dividen untuk tahun buku 2022 akan dibayarkan untuk setiap
saham yang dikeluarkan oleh Perseroan yang tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal pencatatan
(recording date) yang akan ditetapkan oleh Direksi;
(ii) atas pembayaran sisa dividen tahun buku 2022, Direksi akan
melakukan pemotongan pajak dividen sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku;
(iii) Direksi diberi kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal- hal
yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran sisa dividen
tahun buku 2022, antara lain (akan tetapi tidak terbatas):
(aa) menentukan tanggal pencatatan (recording date) yang
dimaksud dalam butir (i) untuk menentukan para pemegang
saham Perseroan yang berhak menerima pembayaran sisa
dividen tahun buku 2022; dan
(bb) menentukan tanggal pelaksanaan pembayaran sisa dividen
tahun buku 2022, dan hal-hal teknis lainnya dengan tidak
mengurangi peraturan Bursa Efek dimana saham Perseroan
tercatat;
3. Sisa dari Laba Bersih 2022 yang tidak ditentukan penggunaannya
ditetapkan sebagai laba ditahan.
III. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir II angka 2
keputusan ini berlaku sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.808.270.849 300 276.759.295 0
(99,743%) (0,001%) (0,256%)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 309
Page 312
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2023 Realisasi
3. Mata Acara Ketiga I. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan Terealisasi.
Penetapan gaji atau untuk menentukan jenis dan/atau besarnya gaji, tunjangan dan/atau
honorarium dan tunjangan fasilitas untuk para anggota Direksi yang menjabat dalam dan selama
untuk tahun buku 2023 tahun buku 2023, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite
serta tantiem untuk tahun Remunerasi dan Nominasi;
buku 2022 kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris II. Memberikan kuasa dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA
Perseroan. ANDALAN selaku pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada
saat ini, untuk menentukan jenis dan/atau besarnya honorarium,
tunjangan dan/atau fasilitas untuk para anggota Dewan Komisaris yang
menjabat dalam dan selama tahun buku 2023, dengan memperhatikan
rekomendasi dari Dewan Komisaris, yang mana Dewan Komisaris akan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi;
III. Dengan mempertimbangkan kinerja anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku
2022, dan setelah menerima usulan dari Dewan Komisaris yang mana
usulan tersebut telah memperhatikan usulan dari Direksi Perseroan
dan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi, menetapkan
maksimal sebesar Rp670.000.000.000,00 (enam ratus tujuh puluh
miliar rupiah) untuk dibayarkan sebagai tantiem kepada anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun
buku 2022.
Sehubungan dengan pemberian tantiem tersebut, memberikan kuasa
dan wewenang kepada PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN selaku
pemegang saham mayoritas dalam Perseroan pada saat ini, untuk
menetapkan besarnya tantiem serta pembagiannya kepada masing-
masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat
dalam dan selama tahun buku 2022, termasuk segala sesuatu yang
berhubungan dengan pembayaran tantiem tersebut.
IV. Besarnya gaji atau honorarium, tunjangan, dan/atau fasilitas yang akan
diberikan oleh Perseroan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan yang menjabat dalam dan selama tahun buku 2023, serta
besarnya tantiem yang akan dibayar oleh Perseroan kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang menjabat dalam dan
selama tahun buku 2022, akan dimuat dalam Laporan Tahunan untuk
tahun buku 2023.
V. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I, II dan III
keputusan ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam
mata acara ini disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
100.967.432.868 6.806.857.896 310.739.680 0
(93,415%) (6,298%) (0,287%)
310 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 313
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2023 Realisasi
4. Mata Acara Keempat I. Menunjuk Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan Terealisasi.
Penunjukan Kantor Akuntan (firma anggota jaringan global PwC), sebagai Kantor Akuntan Publik
Publik Terdaftar (termasuk Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku
Akuntan Publik Terdaftar dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
yang tergabung dalam Kantor Desember 2023;
Akuntan Publik Terdaftar)
untuk mengaudit/memeriksa II. Menunjuk Ibu Lucy Luciana Suhenda yang merupakan Akuntan Publik
buku-buku Perseroan untuk yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
tahun buku yang berakhir Rintis & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) dan merupakan
pada tanggal Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/
31 Desember 2023. memeriksa buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023;
III. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk:
a. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti, dalam hal Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma
anggota jaringan global PwC) karena sebab apapun tidak dapat
menyelesaikan audit/pemeriksaan buku dan catatan Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023;
b. Menunjuk Akuntan Publik pengganti dari antara Akuntan Publik yang
tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis
& Rekan (firma anggota jaringan global PwC), dalam hal Ibu Lucy
Luciana Suhenda karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
audit/pemeriksaan buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023; dan
c. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan sehubungan dengan
penunjukan dan/atau penggantian Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, termasuk tetapi
tidak terbatas pada menetapkan besarnya honorarium dan syarat
lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan
Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tersebut;
dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
IV. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir III keputusan
ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara
ini disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.769.928.164 38.333.485 276.768.795 0
(99,708%) (0,036%) (0,256%)
5. Mata Acara Kelima I. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan Terealisasi.
Pemberian kuasa dan persetujuan Dewan Komisaris, jika keadaan keuangan Perseroan
wewenang kepada Direksi memungkinkan dan dengan mempertimbangkan ketentuan hukum
untuk membayar dividen dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk menetapkan
interim/sementara untuk dan membayar dividen sementara/interim untuk tahun buku yang
tahun buku yang berakhir berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, dengan ketentuan, untuk
pada tanggal 31 Desember memenuhi Pasal 72 UUPT, apabila dividen sementara/interim tersebut
2023. akan dibagikan, maka pembagian tersebut harus dilakukan kepada
para pemegang saham sebelum berakhirnya tahun buku 2023,
termasuk menentukan bentuk, besarnya dan cara pembayaran dividen
sementara/interim tersebut;
II. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir I keputusan ini
berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara ini
disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.808.270.249 300 276.759.895 0
(99,743%) (0,001%) (0,256%)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 311
Page 314
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Agenda Keputusan RUPST Tahun 2023 Realisasi
6. Mata Acara Keenam Menyetujui perubahan Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan, Terealisasi.
Persetujuan atas perubahan sebagaimana termuat dalam Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central
Recovery Plan Perseroan. Asia Tbk Tahun 2023 yang telah dicatat dalam administrasi pengawasan
Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan surat dari Otoritas Jasa Keuangan
Nomor S-69/PB.3/2022 tanggal 29 Desember 2022 perihal Pengkinian
Rencana Aksi (Recovery Plan) PT Bank Central Asia Tbk Tahun 2023.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.732.539.564 68.924.685 283.566.195 0
(99,674%) (0,064%) (0,262%)
7. Mata Acara Ketujuh I. Menyetujui Rencana Resolusi (Resolution Plan) PT Bank Central Asia Terealisasi.
Persetujuan atas Resolution Tbk Tahun 2022 yang telah disampaikan Perseroan kepada Lembaga
Plan Perseroan. Penjamin Simpanan pada tanggal 23 November 2022;
II. Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan, dengan
persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan, untuk melakukan setiap
dan seluruh tindakan yang diperlukan sehubungan dengan perbaikan
Rencana Resolusi (Resolution Plan) PT Bank Central Asia Tbk Tahun
2022 sesuai dengan permintaan Lembaga Penjamin Simpanan dengan
memperhatikan peraturan yang berlaku;
III. Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang dalam butir II keputusan
ini berlaku efektif terhitung sejak usul yang diajukan dalam mata acara
ini disetujui oleh Rapat.
Hasil Perhitungan Jumlah Suara:
Setuju Tidak Setuju Abstain Pertanyaan
107.727.135.419 68.924.685 288.970.340 1
(99,669%) (0,064%) (0,267%)
Pihak Independen yang Melakukan Penghitungan • Pembayaran dividen final tahun buku 2023
dan/atau Validasi Suara dalam RUPST dibayarkan pada tanggal 4 April 2024 dan
Pihak yang melakukan penghitungan suara dan/atau pembayaran dividen interim tahun buku 2024
melakukan validasi suara dalam RUPST 2023 adalah PT dilakukan pada tanggal 11 Desember 2024.
Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek dan
BCA telah menunjuk pihak independen yaitu Christina • BCA telah mempublikasikan pengumuman dan
Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., selaku Notaris Publik tata cara pembayaran dividen final tahun buku
untuk melakukan verifikasi penghitungan suara 2023 pada tanggal 18 Maret 2024 di harian Bisnis
tersebut Indonesia dan The Jakarta Post. Pengumuman
dan tata cara pembayaran dividen interim tahun
9. Realisasi Pembayaran Dividen buku 2024 telah dipublikasikan pada tanggal 12
• Informasi terkait tata cara pengusulan dan November 2024 di Bursa Efek Indonesia dan situs
pembagian atau pembayaran dividen, pemegang web BCA.
saham yang berhak menerima dividen, serta
ketentuan perpajakan terkait diatur dalam • Historis besaran pembagian dividen dapat dilihat
Kebijakan Pembagian Dividen BCA. Pokok pada halaman 21 Laporan Tahunan ini.
kebijakan tersebut dapat diunduh pada situs web
BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/ 10. Pernyataan terkait Keputusan RUPS yang Belum
tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg) dibagian Tata Terealisasi
Kelola Perusahaan - ACGS, Kebijakan & Laporan BCA telah melaksanakan seluruh rekomendasi dari
GCG - Kebijakan GCG - Kebijakan Dividen. Keputusan RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
dan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 14 Maret
• Pembayaran dividen (interim maupun final/ 2024, sehingga dalam Laporan Tahunan ini tidak
tahunan) dilakukan oleh BCA secara tepat ada informasi mengenai alasan dalam hal terdapat
waktu dan berdasarkan asas keadilan. Seluruh keputusan yang belum direalisasikan.
pemegang saham diperlakukan sama dan dividen
dibayarkan dalam jangka waktu paling lambat
30 (tiga puluh) hari setelah pengumuman dividen
interim dan/atau RUPS menyetujui pembagian
dividen final.
312 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 315
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA/PENGENDALI
Sejak tanggal 11 November 2016, Pemegang Saham Utama/Pengendali BCA adalah PT Dwimuria Investama Andalan. OJK
telah menyetujui perubahan Pemegang Saham Pengendali BCA melalui surat No. KEP-15/D.03/2017 tertanggal 1 Februari
2017 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan PT Dwimuria Investama Andalan selaku calon Pemegang Saham
Pengendali BCA.
Sehubungan dengan perubahan Pemegang Saham Pengendali tersebut, tidak terjadi perubahan pengendalian di BCA di
mana Pemegang Saham Pengendali terakhir adalah Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono.
Skema atau diagram informasi mengenai Pemegang Saham Utama/Pengendali BCA, baik langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu adalah sebagai berikut:
Skema/Diagram Informasi mengenai Pemegang Saham Utama/Pengendali BCA
Robert Budi Hartono Bambang Hartono
(Pemegang Saham Pengendali (Pemegang Saham Pengendali
Terakhir) Terakhir)
51,00% 49,00%
PT Dwimuria Investama Masyarakat
Andalan
54,94% 45,06% *)
Keterangan:
Pengendali
Jalur Pengendalian
*) Pada komposisi saham yang dimiliki masyarakat per 31 Desember 2024,
sebesar 2,46% dimiliki oleh pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria
Investama Andalan. Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi memiliki
0,14% saham BCA
Informasi mengenai Pemegang Saham Utama/Pengendali BCA dapat dilihat pada situs web BCA (www.bca.co.id) bagian
Hubungan Investor.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 313
Page 316
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
DEWAN KOMISARIS 2. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris BCA
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang mencakup hal-hal berikut:
Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris merupakan organ a. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan
Perseroan yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk pengurusan BCA dan jalannya pengurusan pada
melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus umumnya, untuk kepentingan BCA sesuai dengan
sesuai dengan Anggaran Dasar, memberi nasihat kepada maksud dan tujuan dalam Anggaran Dasar BCA
Direksi, serta memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip tata antara lain:
kelola terselenggara dalam setiap kegiatan usaha di seluruh - Dewan Komisaris memberikan pandangan,
tingkatan atau jenjang organisasi. masukan, dan persetujuan atas rencana kerja
dan anggaran tahunan yang telah disusun
1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dan disampaikan Direksi sesuai ketentuan
(Piagam Dewan Komisaris) yang berlaku.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, - Dewan Komisaris melakukan pengawasan
Dewan Komisaris BCA berpedoman pada Piagam dan memberikan masukan serta turut
Dewan Komisaris sehingga setiap anggota Dewan bertanggung jawab atas Laporan Tahunan
Komisaris dapat melaksanakan fungsi pengawasan dan Laporan Keberlanjutan yang disusun
yang efektif, efisien, akuntabel, transparan, dan oleh Direksi.
independen. Piagam ini dievaluasi dan diperbaharui - Dewan Komisaris memberikan masukan dan
secara berkala dengan mengacu pada peraturan pertimbangan atas usulan Direksi perihal
perundang-undangan yang berlaku. pembagian dividen sebelum dimintakan
persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang
Piagam Dewan Komisaris yang diperbaharui di 2024 Saham.
sebagaimana tercantum dalam Pedoman Tata Kelola - Dewan Komisaris mengadakan rapat untuk
BCA serta dapat diakses oleh publik melalui situs web memberikan persetujuan atas dividen
BCA Bagian Tata Kelola Perusahaan https://www. Interim yang telah diputuskan oleh Direksi
bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur- sesuai ketentuan pada Anggaran Dasar yang
organisasi. berlaku.
- Dewan Komisaris melakukan pengawasan
Piagam Dewan Komisaris BCA mengatur tentang: dalam hal penyaluran kredit melalui
a. Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris; pemberian persetujuan keputusan kredit
b. Komisaris Independen; di atas nominal tertentu dan pemberian
c. Kriteria Komisaris Independen; persetujuan kredit kepada pihak terkait.
d. Masa Jabatan Dewan Komisaris; b. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
e. Pengangkatan Dewan Komisaris; pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta
f. Rangkap Jabatan Dewan Komisaris; memberikan nasihat kepada Direksi sesuai
g. Kewajiban, Tugas, Tanggung Jawab, dan dengan regulasi antara lain:
Wewenang Dewan Komisaris; - Dewan Komisaris melakukan pengkajian dan
h. Tugas-Tugas Pokok Presiden Komisaris; memberikan persetujuan atas pengkinian
i. Persetujuan dan Tindakan Dewan Komisaris; Recovery Plan dan Resolution Plan yang telah
j. Larangan Dewan Komisaris; disampaikan kepada Regulator.
k. Aspek Transparansi bagi Dewan Komisaris; - Dewan Komisaris menyampaikan Laporan
l. Orientasi Dewan Komisaris; Manajemen dan Hasil Pengawasan Dewan
m. Pelatihan bagi Dewan Komisaris; Komisaris mengenai Laba Rugi Khusus
n. Etika dan Waktu Kerja Dewan Komisaris; Layanan Sistem Pembayaran secara tahunan
o. Rapat Dewan Komisaris; kepada Bank Indonesia.
p. Pelaporan dan Pertanggungjawaban; - Dewan Komisaris melaporkan pengawasan
q. Remunerasi; dalam hal Rencana Bisnis Bank kepada OJK
r. Pemberian Pinjaman kepada Dewan Komisaris; secara semesteran.
serta - Dewan Komisaris mengkaji realisasi Rencana
s. Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Dewan Bisnis Bank yang telah disampaikan Direksi
Komisaris. kepada OJK.
- Dewan Komisaris mengevaluasi,
mengarahkan, serta melakukan pembahasan
bersama dengan Direksi perihal Rencana
Strategis Teknologi Informasi Bank.
- Dewan Komisaris memberikan pandangan
dan masukan kepada Direksi ketika
membahas Kinerja BCA secara berkala.
314 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 317
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
- Dewan Komisaris memantau dan memberikan - Dewan Komisaris mendapatkan
masukan perihal perkembangan ESG. laporan mengenai pelaksanaan pokok-
- Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pokok hasil audit internal secara
pembahasan perihal update industri yang semesteran, melakukan pembahasan,
mendapat perhatian regulator. dan memberikan masukan kepada DAI
c. Memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip Tata sebelum disampaikan kepada OJK.
Kelola Perusahaan terselenggara dalam setiap - Dewan Komisaris menerima laporan
kegiatan usaha BCA pada seluruh tingkatan atau hasil audit dari DAI secara berkala
jenjang organisasi BCA, yaitu dengan melakukan dan membahas beberapa hasil audit
pengawasan paling sedikit terhadap: tersebut bersama DAI, Komite Audit,
1) Pemantauan dan pemberian masukan terutama mengenai laporan hasil audit
kepada Direksi perihal pelaksanaan tata yang dipandang perlu untuk diketahui
kelola perusahaan secara berkala; dan mendapatkan masukan dari Dewan
2) Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komisaris.
Dewan Komisaris dan Direksi; - Dewan Komisaris mengevaluasi kinerja
3) Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite- DAI berdasarkan rekomendasi dari
komite dan satuan kerja yang menjalankan Komite Audit.
fungsi pengendalian intern; Auditor Eksternal
- Dewan Komisaris melakukan - Berdasarkan rekomendasi dari
pembahasan bersama Komite Audit, Komite Audit, Dewan Komisaris telah
Komite Pemantau Risiko, serta Komite menyampaikan usulan penunjukan
Tata Kelola Terintegrasi secara berkala KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
perihal laporan pelaksanaan tugas Rekan, firma anggota jaringan global
yang disampaikan oleh masing-masing PwC (sejak tanggal 16 Mei 2024 KAP
Komite. Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan,
4) Penerapan kebijakan remunerasi dan evaluasi firma anggota jaringan global PwC
secara berkala atas kebijakan remunerasi; sudah mengganti nama menjadi KAP
5) Penerapan fungsi kepatuhan, auditor Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan) untuk
internal, dan auditor eksternal; melaksanakan penugasan audit atas
Kepatuhan laporan keuangan BCA tahun buku 2024
- Dewan Komisaris melakukan dan telah mendapat persetujuan dalam
pengawasan atas kepatuhan Bank RUPST BCA di tahun 2024.
terhadap peraturan dan ketentuan yang
berlaku. - Berdasarkan rekomendasi Komite
- Dewan Komisaris menelaah laporan Audit, Dewan Komisaris memberikan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab persetujuan atas penggantian Akuntan
Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi Publik untuk menyelesaikan audit/
BCA. pemeriksaan buku dan catatan BCA
- Dewan Komisaris menerima, memantau, untuk tahun buku yang berakhir pada
dan berdiskusi dengan Direksi terkait tanggal 31 Desember 2024.
perkembangan peraturan baru dari 6) Penerapan manajemen risiko, termasuk
Bank Indonesia dan OJK. sistem pengendalian intern;
- Dewan Komisaris secara berkala - Dewan Komisaris melakukan
membahas pelaksanaan Program pengawasan atas pengelolaan aset dan
Anti Pencucian Uang, Pencegahan liabilitas (ALCO) yang dilakukan oleh
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan manajemen perseroan.
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah - Dewan Komisaris mengevaluasi secara
Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) serta berkala Kebijakan Manajemen Risiko
memberikan persetujuan atas Kebijakan antara lain memberikan persetujuan
dan Ketentuan Penerapan Program APU, atas penetapan tingkat risiko yang akan
PPT, dan PPPSPM. diambil (risk appetite) Bank.
Auditor Internal - Dewan Komisaris melakukan pembahasan
- Dewan Komisaris telah melakukan dan memberikan arahan kepada Direksi
pembahasan atas laporan hasil kaji dan unit kerja perihal perkembangan
ulang pihak ekstern terhadap Quality risiko yang terjadi di Industri perbankan,
Assurance dan Maturity Assessment termasuk diantaranya membahas tentang
Divisi Audit Internal. cyber risk yang semakin berkembang
karena transformasi digital.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 315
Page 318
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
7) Penyediaan dana kepada pihak terkait dan menunjuk Presiden Komisaris sebagai Pimpinan
penyediaan dana besar; RUPS Tahunan BCA.
8) Rencana strategis BCA; d. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan
9) Transparansi kondisi keuangan dan non tanggung jawab Dewan Komisaris.
keuangan; e. Presiden Komisaris bersama Presiden Direktur
10) Menyetujui dan mengkaji secara berkala visi, menandatangani dokumen-dokumen yang wajib
misi, dan nilai-nilai utama BCA. disampaikan kepada Regulator sesuai dengan
d. Melakukan pengawasan atas penerapan Tata regulasi yang berlaku.
Kelola Terintegrasi.
e. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti Sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,
temuan audit dan rekomendasi dari DAI, Auditor sepanjang tahun 2024 Dewan Komisaris BCA tidak
Eksternal, hasil pengawasan OJK, Bank Indonesia, terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan
dan/atau hasil pengawasan otoritas lain. operasional BCA kecuali dalam hal-hal yang
f. Memberikan persetujuan atas rancangan diamanatkan dalam Anggaran Dasar BCA.
penggabungan atau peleburan dan/atau integrasi
yang memuat informasi ringkasan laporan penilai 3. Kewenangan Dewan Komisaris
independen. Di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
g. Memberitahukan kepada OJK/Bank Indonesia Dewan Komisaris BCA memiliki kewenangan untuk:
paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak ditemukan a. Memasuki bangunan atau tempat lain yang
pelanggaran peraturan perundang-undangan digunakan atau dikuasai oleh BCA, memeriksa
di bidang keuangan dan perbankan, dan/atau semua pembukuan, surat dan alat bukti lainnya,
keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas
membahayakan kelangsungan usaha BCA. dan lain-lain serta mengetahui segala tindakan
h. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa yang telah dijalankan oleh Direksi.
komite-komite yang telah dibentuk menjalankan b. Meminta penjelasan kepada Direksi tentang
tugasnya secara efektif dan melakukan evaluasi segala hal mengenai BCA.
terhadap kinerja komite-komite tersebut setiap c. Memberhentikan untuk sementara waktu
akhir tahun buku. seorang atau lebih anggota Direksi jika anggota
i. Menyelenggarakan rapat, termasuk membuat Direksi tersebut bertindak bertentangan dengan
risalah rapat dalam hal pelaksanaan: Anggaran Dasar BCA, merugikan BCA, melalaikan
1) Rapat Dewan Komisaris secara berkala kewajiban, dan/atau melanggar peraturan
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan perundang-undangan yang berlaku.
atau paling sedikit 6 (enam) kali dalam 1 (satu) d. Mengusulkan penggantian dan/atau
tahun. pengangkatan anggota Direksi kepada RUPS
2) Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dengan memperhatikan rekomendasi Komite
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali Remunerasi dan Nominasi.
dalam 4 (empat) bulan. e. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan
j. Dalam kondisi tertentu, menyelenggarakan Direksi yang berkaitan dengan transaksi yang
RUPS Tahunan dan RUPS lainnya sesuai dengan memerlukan persetujuan Dewan Komisaris sesuai
kewenangannya sebagaimana diatur dalam ketentuan Anggaran Dasar BCA, yakni:
peraturan perundang-undangan yang berlaku 1) Meminjamkan uang atau memberikan
dan Anggaran Dasar BCA. fasilitas kredit atau fasilitas perbankan
k. Membuat dan menyampaikan laporan kepada lain yang menyerupai atau mengakibatkan
RUPS atau OJK atau pihak lain. timbulnya pinjaman uang:
l. Menyetujui Rencana Bisnis Bank dan Rencana i. kepada pihak terkait sebagaimana
Aksi Keuangan Berkelanjutan yang disusun oleh diatur dalam ketentuan Bank Indonesia
Direksi. atau OJK atau instansi yang berwenang
lainnya tentang Batas Maksimum
Tugas dan Tanggung Jawab Presiden Komisaris Pemberian Kredit Bank Umum;
Presiden Komisaris menjalankan tugas dan tanggung ii. yang melebihi jumlah tertentu yang dari
jawab yang sama dengan Dewan Komisaris di atas, waktu ke waktu yang akan ditetapkan
ditambah dengan tugas dan tanggung jawab lainnya, oleh Dewan Komisaris.
yakni: 2) Memberikan jaminan atau penanggungan
a. Melakukan pemanggilan rapat Dewan Komisaris. hutang (borgtocht):
b. Memimpin rapat Dewan Komisaris. i. guna menjamin kewajiban pembayaran
c. Memimpin Rapat Umum Pemegang Saham. pihak terkait kepada pihak lain
Dewan Komisaris telah memutuskan dan sebagaimana diatur dalam ketentuan
316 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 319
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Bank Indonesia atau OJK atau instansi 8) Melakukan tindakan hukum atau transaksi
yang berwenang lainnya tentang Batas yang bersifat strategis dan dapat berdampak
Maksimum Pemberian Kredit Bank signifikan terhadap kelangsungan usaha BCA,
Umum; yang jenis tindakan hukum atau transaksi tersebut
ii. guna menjamin kewajiban pihak lain dari waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan
untuk jumlah yang melebihi jumlah Komisaris.
tertentu yang dari waktu ke waktu akan
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. Dewan Komisaris BCA senantiasa memperhatikan
3) Membeli atau dengan cara lain memperoleh ketentuan Anggaran Dasar, Piagam Dewan Komisaris,
barang tidak bergerak, kecuali dalam rangka serta peraturan perundang-undangan yang berlaku
melaksanakan apa yang ditetapkan dalam dalam rangka melaksanakan tugas, tanggung jawab,
butir q ayat 2 Pasal 3 Anggaran Dasar BCA dan wewenangnya.
yang melebihi jumlah tertentu dari waktu
ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan 4. Kriteria Anggota Dewan Komisaris
Komisaris, yaitu melakukan kegiatan lain yang Anggota Dewan Komisaris BCA merupakan
lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak perseorangan yang memenuhi kriteria dan persyaratan
bertentangan dengan peraturan perundang- antara lain sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris
undangan yang berlaku, termasuk antara lain yang dapat diunduh pada Bagian Struktur Organisasi
tindakan dalam rangka restrukturisasi atau situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-
penyelamatan kredit antara lain membeli bca/tata-kelola/struktur-organisasi).
agunan, baik semua maupun sebagian,
melalui lelang atau dengan cara lain, dalam Kriteria Anggota Dewan Komisaris BCA antara lain
hal debitur tidak memenuhi kewajibannya sebagai berikut:
kepada bank dengan ketentuan agunan yang a. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang
dibeli wajib dicairkan secepatnya. baik.
4) Mendirikan perusahaan baru, melakukan atau b. Cakap melakukan perbuatan hukum.
melepaskan atau mengurangi penyertaan c. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
modal atau menambah penyertaan modal, selama menjabat:
kecuali: 1) Tidak pernah dihukum karena melakukan
i. Penambahan penyertaan modal yang tindak pidana yang merugikan keuangan
berasal dari dividen saham BCA; atau negara dan/atau yang berkaitan dengan
ii. Penyertaan modal dalam rangka sektor keuangan; dan
penyelamatan kredit, 2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
dengan tetap memperhatikan peraturan atau anggota Dewan Komisaris yang selama
perundang-undangan yang berlaku. menjabat:
5) Meminjam uang yang tidak termasuk dalam i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
ketentuan yang dimaksud pada Anggaran Dasar Tahunan;
BCA, yaitu menghimpun dana dari masyarakat ii. Pertanggungjawabannya sebagai
dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito anggota Direksi dan/atau anggota
berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/ Dewan Komisaris pernah tidak
atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan diterima oleh RUPS atau pernah tidak
itu. memberikan pertanggungjawaban
6) Mengalihkan atau melepaskan hak tagih BCA sebagai anggota Direksi dan/atau
yang telah dihapusbukukan, baik untuk sebagian anggota Dewan Komisaris kepada
ataupun seluruhnya, yang jumlahnya akan RUPS; dan
ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Dewan iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang
Komisaris. memperoleh izin, persetujuan, atau
7) Menjual atau mengalihkan atau melepaskan hak pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
atau mengagunkan/menjaminkan, kekayaan BCA kewajiban menyampaikan laporan
di atas nilai tertentu yang akan ditetapkan dari tahunan dan/atau laporan keuangan
waktu ke waktu oleh Dewan Komisaris namun kepada OJK.
kurang dari atau sama dengan ½ (satu per dua) d. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
bagian dari jumlah kekayaan bersih BCA yang perundang-undangan.
tercantum dalam neraca BCA, baik dalam 1 (satu) e. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
transaksi maupun dalam beberapa transaksi yang bidang yang dibutuhkan BCA.
berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama f. Memenuhi persyaratan integritas, kompetensi,
lain dalam 1 (satu) tahun buku. dan reputasi keuangan sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 317
Page 320
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
1) Persyaratan integritas, antara lain meliputi: Mekanisme Nominasi
i. Cakap melakukan perbuatan hukum; BCA telah memiliki pengaturan terkait mekanisme
ii. Memiliki akhlak dan moral yang baik, nominasi dalam dokumen Mekanisme Nominasi Dewan
paling sedikit ditunjukkan dengan sikap Komisaris dan Direksi yang dapat diakses oleh publik
mematuhi ketentuan yang berlaku, melalui situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan
termasuk tidak pernah dihukum karena (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
terbukti melakukan tindak pidana acgs/kebijakan-gcg).
dalam jangka waktu tertentu sebelum
dicalonkan; Mengacu pada ketentuan tentang Penerapan Tata
iii. Memiliki komitmen untuk mematuhi Kelola bagi Bank Umum, alur mekanisme nominasi
peraturan perundang-undangan dan anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
mendukung kebijakan OJK; a. Usulan dari Pemegang Saham/Dewan Komisaris/
iv. Memiliki komitmen terhadap Presiden Direktur terkait nominasi Dewan
pengembangan Bank yang sehat; Komisaris disampaikan kepada Dewan Komisaris.
v. Tidak termasuk sebagai pihak yang b. Dewan Komisaris meminta kepada Komite
dilarang untuk menjadi Pihak Utama; Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk membahas
dan usulan terkait nominasi Dewan Komisaris.
vi. Memiliki komitmen untuk tidak c. KRN melakukan pembahasan terkait usulan
melakukan dan/atau mengulangi dimaksud dalam rapat KRN. Pembahasan tersebut
perbuatan dan/atau tindakan yang dituangkan dalam Risalah Rapat KRN. Hal-hal
menyebabkan yang bersangkutan yang dipertimbangkan dalam rapat tersebut,
termasuk sebagai pihak yang dilarang antara lain:
untuk menjadi Pihak Utama. 1) Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan
2) Persyaratan kompetensi, antara lain meliputi: (antara lain berdasarkan hasil interview,
i. Pengetahuan di bidang perbankan kajian reputasi keuangan, pengalaman,
yang memadai dan relevan dengan rekam jejak, dan opini publik yang beredar di
jabatannya; berbagai media);
ii. Pengalaman di bidang perbankan dan/ 2) Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai
atau bidang keuangan. dengan arahan strategis BCA;
3) Persyaratan reputasi keuangan, paling 3) KRN telah melakukan langkah-langkah
sedikit dibuktikan dengan: antara lain:
i. Tidak memiliki kredit macet dan/atau i. Memperhatikan kondisi eksternal dan
pembiayaan macet; internal sesuai arahan strategi BCA;
ii. Tidak pernah dinyatakan pailit dan/atau ii. Melakukan komunikasi dengan
tidak pernah menjadi pemegang saham, Pemegang Saham Pengendali (jika
Pengendali Perusahaan Perasuransian usulan bukan dari Pemegang Saham
yang bukan merupakan pemegang Pengendali).
saham, anggota Direksi, atau anggota d. Setelah melakukan pembahasan, KRN
Dewan Komisaris yang dinyatakan memberikan rekomendasi kepada Dewan
bersalah menyebabkan suatu perseroan Komisaris yang dituangkan dalam bentuk Surat
dinyatakan pailit dalam waktu 5 (lima) Keputusan KRN.
tahun terakhir sebelum dicalonkan. e. Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
4) Telah lulus Penilaian Kemampuan dan mengajukan calon Dewan Komisaris kepada
Kepatutan (Fit and Proper Test) sesuai Pimpinan RUPS melalui Surat Keputusan Dewan
dengan ketentuan OJK. Komisaris.
f. Pimpinan RUPS meminta persetujuan Pemegang
5. Nominasi Anggota Dewan Komisaris Saham dalam mata acara RUPS terkait nominasi
Penyelenggaraan nominasi untuk anggota Dewan Dewan Komisaris.
Komisaris mengacu pada Pasal 7 dan Pasal 26 POJK g. Setelah mendapat persetujuan RUPS, persetujuan
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan tersebut dituangkan dalam Berita Acara RUPS
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta Pasal 41 yang menjadi dasar Fit and Proper Test calon
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Dewan Komisaris.
h. BCA dapat menggunakan jasa pihak ketiga dalam
rangka melakukan pencarian kandidat Dewan
Komisaris.
318 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 321
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Penjelasan alur nominasi digambarkan dalam bentuk diagram di bawah ini:
Mekanisme Nominasi Anggota Dewan Komisaris BCA
Pemegang Saham/
Dewan Komisaris/ Dewan Komisaris KRN RUPS Fit and Proper Test*
Presiden Direktur
Usulan Nominasi Menyampaikan Pembahasan Tidak
(Calon Dewan Komisaris usulan kepada dalam
BCA) KRN Rapat KRN
Ya
Pengajuan usulan
calon kepada
Pemimpin RUPS Surat
melalui Surat Keputusan
Keputusan Dewan KRN
Komisaris
Pemimpin
RUPS meminta
persetujuan
pemegang saham
Persetujuan Persiapan dan
dituangkan dalam pemenuhan
Berita Acara RUPS kelengkapan
(Dasar Fit and proses Fit and
Proper Test) Proper Test
PT Bank Central Asia Tbk
Penerimaan Hasil
Fit and Proper Test
Keterangan:
*) Penyampaian dokumen administratif fit and proper test kepada
OJK dapat dilakukan sejak diperolehnya Surat Keputusan KRN Selesai
6. Jumlah dan Komposisi Anggota Dewan Komisaris
BCA telah menetapkan jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris sesuai dengan Piagam Dewan Komisaris.
Ketentuan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Implementasi di BCA
Bank Umum
Memiliki paling sedikit 3 (tiga) orang anggota Dewan Anggota Dewan Komisaris berjumlah 5 (lima) orang.
Komisaris dan paling banyak sama dengan jumlah
anggota Direksi.
Memiliki paling sedikit 1 (satu) orang anggota Dewan Seluruh anggota Dewan Komisaris BCA berdomisili di Indonesia.
Komisaris yang berdomisili di Indonesia.
Memiliki Komisaris Independen paling sedikit Jumlah Komisaris Independen BCA adalah 3 (tiga) orang atau 60%
berjumlah 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. (enam puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris BCA.
Per 31 Desember 2024, BCA memiliki 5 (lima) anggota Dewan Komisaris, yang terdiri atas 1 (satu) Presiden Komisaris,
1 (satu) Komisaris, dan 3 (tiga) Komisaris Independen. Jumlah anggota Dewan Komisaris BCA tidak melebihi jumlah
anggota Direksi BCA. Jumlah Komisaris Independen BCA adalah 60% (enam puluh persen) dari jumlah anggota Dewan
Komisaris BCA. Seluruh anggota Dewan Komisaris BCA berdomisili di Indonesia.
Sepanjang tahun 2024 tidak terjadi perubahan susunan Dewan Komisaris, sehingga pada Laporan Tahunan ini BCA
tidak menyajikan alasan perubahan susunan Dewan Komisaris. Susunan keanggotaan Dewan Komisaris BCA dimuat
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat BCA No. 33 tanggal 10 Mei 2022, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami,
S.H. M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 319
Page 322
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Susunan Anggota Dewan Komisaris BCA per 31 Desember 2024
Nama Jabatan No. Surat Persetujuan Periode Jabatan
Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris 13/99/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 25 Agustus 2011 2021 – 2026
Tonny Kusnadi Komisaris 5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003 2021 – 2026
Cyrillus Harinowo Komisaris Independen 5/4/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 4 September 2003 2021 – 2026
Raden Pardede Komisaris Independen 8/84/DPB3/TPB3-2 tanggal 16 Agustus 2006 2021 – 2026
Sumantri Slamet Komisaris Independen SR-117/D.03/2016 tanggal 11 Juli 2016 2021 – 2026
Sehubungan dengan telah diterimanya surat d. Diberhentikan berdasarkan Rapat Umum
pengunduran diri Bapak Djohan Emir Setijoso Pemegang Saham;
dari jabatannya selaku Presiden Komisaris BCA e. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-
pada tanggal 16 Desember 2024, maka BCA telah undangan yang berlaku.
melakukan keterbukaan informasi tanggal 17
Desember 2024 untuk memenuhi ketentuan Pasal 27 8. Program Orientasi bagi Anggota Dewan
jo. Pasal 9 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi Komisaris Baru
Dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan Publik Anggota Dewan Komisaris baru wajib mengikuti
jis. Pasal 2 ayat (1) POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang program orientasi agar dapat menjalankan tugas
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh dan tanggung jawabnya sebagai anggota Dewan
Emiten atau Perusahaan Publik dan Ketentuan III.2.1.1 Komisaris dengan baik.
Lampiran Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek
Indonesia Nomor Kep-00066/BEI/09-2022 perihal Program orientasi Dewan Komisaris diatur dalam:
Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban a. Pedoman Tata Kelola BCA Bab 3 tentang Piagam
Penyampaian Informasi. Dewan Komisaris.
b. Surat Keputusan Direksi No. 189/SK/DIR/2020
Seluruh anggota Dewan Komisaris BCA telah tanggal 4 Desember 2020 perihal Pedoman
memperoleh persetujuan dan telah lulus uji Orientasi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
kemampuan dan kepatutan dari Bank Indonesia Baru PT Bank Central Asia Tbk.
(saat ini OJK) sebelum menjalankan tugas dan fungsi
jabatannya. Hal tersebut sesuai dengan PBI No. 12/23/ Program orientasi meliputi antara lain:
PBI/2010 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit a. Pengetahuan mengenai Visi, Misi, Tata Nilai,
and Proper Test) dan SE BI No. 13/8/DPNP tentang Strategi BCA;
Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) b. Rencana jangka menengah dan jangka panjang
sebagaimana diubah dengan SE BI No. 13/26/DPNP BCA (RBB tahun berjalan);
tanggal 30 November 2011. c. Kinerja dan keuangan BCA; dan
d. Hal-hal yang relevan dengan dunia perbankan.
7. Masa Jabatan Dewan Komisaris
Sesuai Anggaran Dasar BCA, masa jabatan anggota Tata Cara Orientasi
Dewan Komisaris adalah 5 (lima) tahun sejak tanggal Orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru
yang ditetapkan dalam RUPS. Masa jabatan anggota dapat dilakukan dengan cara:
Dewan Komisaris untuk periode ini akan berakhir pada a. Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UKKP);
saat ditutupnya RUPS Tahunan BCA tahun 2026. RUPS b. Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA;
tetap memiliki kewenangan untuk memberhentikan c. Pertemuan dan diskusi dengan anggota Direksi
seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris setiap dan Dewan Komisaris lain untuk mendiskusikan
waktu sebelum jabatannya berakhir. berbagai masalah BCA atau informasi lain yang
dibutuhkan; dan
Jabatan anggota Dewan Komisaris dengan sendirinya d. Mempelajari berbagai informasi BCA yang
berakhir, jika yang bersangkutan: tersedia secara elektronik (online base).
a. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah
pangampuan berdasarkan suatu keputusan Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat pelaksanaan
Pengadilan; program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
b. Mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan dikarenakan tidak ada pengangkatan anggota Dewan
ketentuan yang berlaku; Komisaris baru.
c. Meninggal dunia;
320 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 323
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
9. Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
BCA memiliki kebijakan program pelatihan Dewan Komisaris yang diatur dalam Piagam Dewan Komisaris. BCA
mewajibkan anggota Dewan Komisaris untuk mengikuti program pelatihan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun
guna menunjang pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Sebagai tambahan informasi, bahwa program pelatihan Dewan
Komisaris pada tahun 2024 dilaksanakan secara offline maupun online.
Daftar program pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Program Pelatihan yang Diikuti Anggota Dewan Komisaris Tahun 2024
Sarana/
No. Nama Program Pelatihan Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
1 D.E. Refreshment BSMR: Strengthen 4 Pillars BCA 15 Januari 2024 Jakarta, Webinar
Setijoso Risk Control System toward Sustainable Indonesia
Bank
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Bankers 21 - 22 Mei 2024 Jakarta, Seminar/
untuk Komisaris: Meningkatkan Fungsi Association Indonesia Conference
Oversight Penerapan Manajemen Risiko for Risk
untuk Mewujudkan Industri Perbankan Management
yang Berkelanjutan (BARa)
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4 - 5 September Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum 2024 BCA 12 - 13 Jakarta, Seminar/
November 2024 Indonesia Conference
2 Tonny Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko BARa 16 - 18 Oktober Jakarta, Seminar/
Kusnadi Jenjang Kualifikasi 6 2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum 2024 BCA 12 - 13 Jakarta, Seminar/
November 2024 Indonesia Conference
3 Cyrillus Starting Year Forum 2024: Stabilitas Infobank 1 Februari 2024 Jakarta, Webinar
Harinowo Moneter di tengah Dinamika Ekonomi Indonesia
2024
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko BARa 23 Agustus Jakarta, Seminar/
Jenjang Kualifikasi 6 2024 Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4 - 5 September Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ASEAN Global Leadership Program: SRW & Co. 4-8 November China Seminar/
Innovation and Entrepreneurship: Cutting- dan Cheung 2024 Conference
edge Insights from China Kong Graduate
School of
Business, China
Indonesia Knowledge Forum 2024 BCA 12 - 13 Jakarta, Seminar/
November 2024 Indonesia Conference
KPMG Board Governance Forum: Climate KPMG 14 November Jakarta, Seminar/
reporting in the financial statements event 2024 Indonesia Conference
4 Raden Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko BARa 16 - 18 Oktober Jakarta, Seminar/
Pardede Jenjang Kualifikasi 6 2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum 2024 BCA 12 - 13 Jakarta, Seminar/
November 2024 Indonesia Conference
5 Sumantri BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari 2024 Jakarta, Webinar
Slamet Indonesia
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 321
Page 324
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sarana/
No. Nama Program Pelatihan Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
Digital Transformation Strategy Imperial 17 - 21 Juni 2024 London, Seminar/
College UK Conference
Business
School, London
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko BARa 21 - 23 Agustus Jakarta, Seminar/
Jenjang Kualifikasi 6 2024 Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4 - 5 September Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum 2024 BCA 12 - 13 Jakarta, Seminar/
November 2024 Indonesia Conference
KPMG Board Governance Forum: Climate KPMG 14 November Jakarta, Seminar/
reporting in the financial statements event 2024 Indonesia Conference
Sesuai POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum dan SE OJK Nomor
28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum, seluruh anggota
Dewan Komisaris telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko dan/atau Refreshment sesuai ketentuan yang berlaku.
10. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris b. Kewajiban anggota Dewan Komisaris untuk
yang Mencapai 5% (lima persen) atau Lebih menyampaikan informasi kepada BCA atas
dari Modal Disetor kepemilikan dan perubahan atas saham BCA
Kebijakan BCA dalam hal pelaporan kepemilikan dalam waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja
saham anggota Dewan Komisaris mengacu pada Pasal setelah terjadinya kepemilikan atau setiap
57 POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan
Kelola bagi Bank Umum, SE OJK No.13/SEOJK.03/2017 Terbuka. Kebijakan pelaporan kepemilikan atau
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, setiap perubahan kepemilikan saham Direksi
Pasal 2 POJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan sesuai dengan POJK No. 11/POJK.04/2017
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap
Saham Perusahaan Terbuka, serta POJK 4 Tahun 2024 Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Terbuka sebagaimana telah dicabut oleh POJK
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan
Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka. atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas
Penerapan Kebijakan Pelaporan Kepemilikan atau Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka dan
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham telah disosialisasikan melalui Memorandum No.
Piagam Dewan Komisaris, telah mengatur antara lain: 075/MO/ESG/2024 tanggal 6 Agustus 2024 oleh
a. Kewajiban pengungkapan Dewan Komisaris Sekretaris Perusahaan kepada segenap Direksi
atas kepemilikan saham yang mencapai 5% dan Dewan Komisaris.
(lima persen) atau lebih dari modal disetor, yang
meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada BCA juga telah menyampaikan laporan kepemilikan
BCA, bank lain, lembaga keuangan bukan bank saham BCA Dewan Komisaris setiap awal bulan dan
dan perseroan lainnya, yang berkedudukan di atas setiap perubahan kepemilikan saham Dewan
dalam dan di luar negeri. Di samping itu, BCA juga Komisaris tahun 2024 melalui sistem e-reporting
telah mengadakan dan menyimpan Daftar Khusus kepada OJK dan BEI sebagai wujud kepatuhan
sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Undang- terhadap kebijakan internal dan eksternal mengenai
Undang Perseroan Terbatas. laporan kepemilikan saham.
322 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 325
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tabel Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris yang Mencapai 5% (lima persen) atau Lebih dari Modal Disetor
per 31 Desember 2024
Kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris yang Jumlahnya 5% atau lebih pada:
Nama Lembaga Keuangan
BCA Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Djohan Emir Setijoso - - - √
Tonny Kusnadi - - - √
Cyrillus Harinowo - - - √
Raden Pardede - - - √
Sumantri Slamet - - - -
Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham BCA. Dewan Komisaris BCA
memiliki 0,093% saham BCA secara kumulatif. Berikut rincian kepemilikan saham BCA beserta persentase pada awal
dan akhir tahun buku oleh anggota Dewan Komisaris secara langsung pada tahun 2024.
Tabel Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Dewan Komisaris Tahun 2024
Jumlah Kepemilikan
Jumlah Kepemilikan
Akhir Tahun
Direksi Jabatan Awal Tahun Persentase Persentase
(per 31 Desember
(per 1 Januari 2024)
2024)
Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris 106.610.700 0,086% 106.824.845 0,087%
Tonny Kusnadi Komisaris 7.087.982 0,006% 7.269.681 0,006%
Cyrillus Harinowo Komisaris Independen N/A N/A N/A N/A
Raden Pardede Komisaris Independen N/A N/A N/A N/A
Sumantri Slamet Komisaris Independen N/A N/A N/A N/A
TOTAL 113.698.682 0,092% 114.094.526 0,093%
11. Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris b. Komisaris Independen dilarang merangkap
Ketentuan rangkap jabatan Dewan Komisaris BCA jabatan sebagai pejabat publik, yakni orang yang
berdasarkan Pasal 46 POJK Penerapan Tata Kelola ditunjuk dan diberi tugas untuk menduduki posisi
bagi Bank Umum adalah sebagai berikut: atau jabatan tertentu pada badan publik yang
a. Anggota Dewan Komisaris BCA tidak melakukan sebagian atau seluruh dananya bersumber dari
rangkap jabatan: anggaran pendapatan dan belanja negara dan/
1) Sebagai anggota Direksi, Dewan Komisaris, atau anggaran pendapatan dan belanja daerah.
atau Pejabat Eksekutif: c. Tidak termasuk rangkap jabatan sebagaimana
a) pada lembaga keuangan atau dimaksud pada paragraf di atas, apabila:
perusahaan keuangan, baik bank 1) Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai
maupun bukan bank; anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
b) pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau atau Pejabat Eksekutif yang melaksanakan
perusahaan bukan keuangan, baik yang fungsi pengawasan pada 1 (satu) perusahaan
berkedudukan di dalam maupun di luar anak bukan bank yang dikendalikan oleh
negeri; BCA;
2) Pada bidang tugas fungsional pada lembaga 2) Komisaris Non-Independen menjalankan
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan tugas fungsional dari pemegang saham
bukan bank yang berkedudukan di dalam bank yang berbentuk badan hukum pada
maupun di luar negeri; kelompok usaha BCA; dan/atau
3) Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan 3) Anggota Dewan Komisaris menduduki
benturan kepentingan dalam pelaksanaan jabatan pada organisasi atau lembaga
tugas sebagai anggota Dewan Komisaris; nirlaba, sepanjang yang bersangkutan
dan/atau tidak mengabaikan pelaksanaan tugas dan
4) Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan tanggung jawab sebagai anggota Dewan
peraturan perundang-undangan. Komisaris BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 323
Page 326
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
d. Anggota Dewan Komisaris BCA tidak melakukan rangkap jabatan sebagai anggota komite pada lebih dari 5 (lima)
komite di lembaga/perusahaan dimana yang bersangkutan juga menjabat sebagai anggota Direksi atau anggota
Dewan Komisaris.
Sepanjang tahun 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris BCA tidak memiliki jabatan pada Perusahaan Anak BCA.
Berikut informasi mengenai rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris pada instansi/perusahaan/lembaga/organisasi/
komite lain sepanjang tahun 2024.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris BCA Tahun 2024
Nama Jabatan di Bank Jabatan di Perusahaan/
Jabatan di BCA Bidang Usaha
lain Lembaga
Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris - - -
Tonny Kusnadi Komisaris - Presiden Komisaris PT Sarana Operator Menara
Menara Nusantara Tbk Telekomunikasi
Cyrillus Harinowo Komisaris Independen - - -
Raden Pardede Komisaris Independen - Komisaris Independen PT Perdagangan Eceran
Global Digital Niaga Tbk melalui Platform Digital
Sumantri Slamet Komisaris Independen - Anggota Komite Risiko Pendidikan
Universitas Indonesia*)
* ) Menjabat hingga 28 Agustus 2024.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dalam Komite di BCA Tahun 2024
Jabatan Periode
Nama Posisi di Komite
di BCA RUPST
Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris 2021-2026 Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Tonny Kusnadi Komisaris 2021-2026 -
Cyrillus Harinowo Komisaris Independen 2021-2026 Ketua Komite Pemantau Risiko
Raden Pardede Komisaris Independen 2021-2026 Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
Sumantri Slamet Komisaris Independen 2021-2026 Ketua Komite Audit
12. Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris yang telah dibentuk untuk mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
yaitu:
a. Komite Audit (KA)
b. Komite Pemantau Risiko (KPR)
c. Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN)
d. Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT)
Dewan Komisaris melaksanakan penilaian terhadap komite-komite tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Kriteria
Kriteria penilaian komite-komite di bawah Dewan Komisaris didasarkan pada kepatuhan terhadap piagam serta
realisasi kerja/pelaksanaan tugas masing-masing komite.
2. Proses
Penilaian dilakukan oleh Dewan Komisaris sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
3. Hasil
Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun 2024 seluruh komite di bawah Dewan Komisaris telah
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan efektif serta bekerja dengan menjunjung standar kompetensi
dan kualitas yang baik.
324 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 327
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Hasil Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
Komite Penilaian
1. KA KA telah memastikan terselenggaranya pengendalian internal dan secara efektif membantu Dewan
Komisaris dalam pengawasan atas pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal, implementasi tata kelola
perusahaan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2024, KA telah melaksanakan tugasnya dengan efektif dan telah menyelenggarakan
rapat sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali, telah mengikuti pendidikan atau pelatihan dan telah merealisasikan
program kerja KA.
Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan atau pelatihan dan program kerja KA dapat dilihat pada Bab
Komite Audit pada halaman 371.
2. KPR KPR telah memastikan BCA memiliki sistem manajemen risiko yang memberikan perlindungan terhadap
risiko-risiko yang dihadapi BCA.
Sepanjang tahun 2024, KPR telah menyelenggarakan rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali, telah mengikuti
pendidikan atau pelatihan dan telah merealisasikan program kerja KPR.
Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan atau pelatihan dan program kerja KPR dapat dilihat pada Bab
Komite Pemantau Risiko pada halaman 378.
3. KRN KRN telah menjalankan tugasnya dalam pemberian rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait kebijakan
remunerasi di BCA secara keseluruhan.
Sepanjang tahun 2024, KRN telah menyelenggarakan rapat sebanyak 5 (lima) kali, telah mengikuti
pendidikan atau pelatihan dan telah merealisasikan program kerja KRN.
Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan, atau pelatihan dan program kerja KRN dapat dilihat pada Bab
Komite Remunerasi dan Nominasi pada halaman 384.
4. KTKT KTKT mendukung Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas penerapan tata kelola di BCA dan
para entitas anak secara terintegrasi.
Sepanjang tahun 2024, KTKT telah menyelenggarakan rapat sebanyak 6 (enam) kali, telah mengikuti
pendidikan atau pelatihan dan telah melaksanakan program kerja KTKT.
Informasi terkait kehadiran rapat, pendidikan, atau pelatihan dan program kerja KTKT dapat dilihat pada Bab
Komite Tata Kelola Terintegrasi pada halaman 388.
Penjelasan terkait komite-komite di bawah Dewan Komisaris dipaparkan secara rinci pada Bab Komite-komite di
bawah Dewan Komisaris di halaman 371 pada Laporan Tahunan ini.
13. Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris selengkapnya disajikan pada halaman 36 bagian Laporan Dewan
Komisaris pada Laporan Tahunan ini.
Kebijakan dan pelaksanaan rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama Direksi, dan tingkat kehadiran rapat
masing-masing anggota Dewan Komisaris selengkapnya disajikan pada halaman 346 dan 355 bagian Rapat Dewan
Komisaris, Direksi, dan Rapat Gabungan pada Laporan Tahunan ini.
14. Penilaian Kinerja Anggota Dewan Komisaris
Penilaian terhadap kinerja anggota Dewan Komisaris yaitu terkait prosedur pelaksanaan penilaian kinerja, kriteria
yang digunakan, dan pihak yang melakukan penilaian dapat dilihat pada halaman 361 bagian Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi pada Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 325
Page 328
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
KOMISARIS INDEPENDEN • Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang
menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap
Per 31 Desember 2024, Komisaris Independen BCA dapat bertindak independen;
berjumlah 3 (tiga) orang dari keseluruhan anggota Dewan • Pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS
Komisaris sebanyak 5 (lima) orang atau 60% (enam puluh mengenai independensi yang bersangkutan.
persen) dari total anggota Dewan Komisaris. Dalam hal ini,
komposisi anggota Dewan Komisaris BCA telah memenuhi BCA memiliki Komisaris Independen yang telah
ketentuan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum diangkat lebih dari 2 (dua) periode, yakni Cyrillus
dan SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Harinowo dan Raden Pardede. Berdasarkan rapat
Tata Kelola bagi Bank Umum, yang mengatur bahwa jumlah anggota Dewan Komisaris keduanya tetap dapat
Komisaris Independen paling sedikit 50% (lima puluh bertindak independen dan masing-masing telah
persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris. membuat Surat Pernyataan Independensi yang
dibacakan pada saat pengangkatan anggota
1. Kriteria Komisaris Independen Komisaris Independen saat RUPS Tahunan BCA tahun
Kriteria yang perlu dipenuhi oleh seluruh Komisaris 2021.
Independen BCA antara lain:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau 3. Pernyataan Independensi Komisaris
mempunyai wewenang dan tanggung jawab Independen
untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, Komisaris Independen BCA yang menjabat saat
atau mengawasi kegiatan BCA dalam waktu 6 ini telah diangkat pada tahun 2021 dan keputusan
(enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan pengangkatan tersebut akan berlaku hingga tahun
kembali sebagai Komisaris Independen BCA pada 2026. Masing-masing Komisaris Independen BCA
periode berikutnya; telah membuat Surat Pernyataan Independensi sesuai
2. Tidak memiliki saham pada BCA, baik langsung dengan aspek independensi yang mengacu kepada
maupun tidak langsung; ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 pasal 25 ayat
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCA, 1 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Perusahaan Publik dan telah disampaikan kepada OJK.
Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali
BCA; Berikut pernyataan independensi Komisaris
4. Tidak memiliki hubungan keuangan, Independen yang telah diangkat lebih dari 2 (dua)
kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau periode, yang dibacakan pada saat RUPS Tahunan
hubungan keluarga dengan anggota Direksi, tahun 2021:
anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali terakhir, atau Sehubungan dengan pencalonan saya sebagai
hubungan dengan Bank yang dapat memengaruhi Komisaris Independen PT BCA Tbk (selanjutnya disebut
kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak ”Perseroan”) dan mengingat saya sudah menjabat
independen; sebagai Komisaris Independen Perseroan lebih dari
5. Tidak memiliki hubungan usaha yang berkaitan 2 (dua) periode masa jabatan, maka guna memenuhi
dengan kegiatan usaha BCA, baik langsung ketentuan Pasal 25 ayat 1 POJK No.33/POJK.04/2014
maupun tidak langsung; tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
6. Memenuhi persyaratan lain dari Komisaris Perusahaan Publik dan Pasal 26 ayat 1 huruf b POJK
Independen sebagaimana peraturan yang No.55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola
berlaku. Bagi Bank Umum, dengan ini saya menyatakan,
1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
Selain kriteria yang telah disebutkan di atas, Komisaris kepengurusan, hubungan kepemilikan dan/
Independen juga harus memenuhi persyaratan calon atau hubungan keluarga dengan anggota
anggota Dewan Komisaris secara umum. Direksi, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Perseroan saat ini
2. Masa Jabatan Komisaris Independen atau hubungan dengan Perseroan yang dapat
Masa jabatan Komisaris Independen mengikuti masa memengaruhi kemampuan saya untuk bertindak
jabatan Dewan Komisaris secara umum yaitu menjabat independen sebagaimana diatur dalam ketentuan
hingga tahun 2026. Komisaris Independen yang OJK yang mengatur mengenai Penerapan Tata
telah menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan Kelola Bagi Bank Umum.
berturut-turut dapat diangkat kembali pada periode 2. Apabila kemudian hari ditemukan bahwa saya
selanjutnya sebagai Komisaris Independen dengan memiliki hubungan sebagaimana dimaksud pada
mempertimbangkan: angka 1, maka saya bersedia melepaskan jabatan
Komisaris Independen saya dan bersedia untuk
diganti.
326 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 329
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tabel aspek independensi Komisaris Independen
Cyrillus Raden Sumantri
Aspek Independensi
Harinowo Pardede Slamet
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung √ √ √
jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
BCA dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen BCA pada periode berikutnya.
Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung pada BCA. √ √ √
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCA, anggota Dewan Komisaris, anggota √ √ √
Direksi, maupun Pemegang Saham Utama BCA.
Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan √ √ √
dengan kegiatan usaha BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 327
Page 330
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
DIREKSI Divisi Audit Intenal (DAI) BCA sesuai dengan
kebijakan atau arahan yang diberikan Dewan
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Komisaris.
Perseroan Terbatas, Direksi merupakan organ perseroan b. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik
yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya
pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan, dengan mengindahkan peraturan perundang-
sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan, serta undangan yang berlaku;
mewakili perseroan baik di dalam maupun luar pengadilan c. Direksi mewakili BCA di dalam dan di luar
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala
perundang-undangan yang berlaku. kejadian, mengikat BCA dengan pihak lain dan
pihak lain dengan BCA, serta menjalankan segala
1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (Piagam tindakan, baik yang mengenai kepengurusan
Direksi) maupun kepemilikan, akan tetapi dengan
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, pembatasan bahwa untuk tindakan-tindakan
Direksi BCA berpedoman pada Piagam Direksi. Piagam berikut di bawah ini, Direksi wajib mendapat
Direksi dievaluasi dan diperbaharui secara berkala persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Dewan
untuk disesuaikan dengan peraturan perundang- Komisaris:
undangan yang berlaku. 1) Meminjamkan uang atau memberikan
fasilitas kredit atau fasilitas perbankan
Piagam Direksi diperbaharui pada tahun 2024 lain yang menyerupai atau mengakibatkan
sebagaimana tercantum pada Pedoman Tata Kelola timbulnya pinjaman uang:
BCA dan dapat diakses oleh publik melalui situs web a) kepada pihak terkait sebagaimana
BCA bagian Tata Kelola Perusahaan (https://www.bca. diatur dalam ketentuan Bank Indonesia
co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan- tentang Batas Maksimum Pemberian
gcg). Kredit Bank Umum;
b) yang melebihi jumlah tertentu yang dari
Piagam Direksi mengatur tentang: waktu ke waktu akan ditetapkan oleh
- Landasan Hukum; Dewan Komisaris.
- Tata Nilai/Nilai-nilai; 2) Memberikan jaminan atau penanggungan
- Komposisi, Kriteria, dan Independensi Direksi; hutang (borgtocht):
- Masa Jabatan Direksi; a) guna menjamin kewajiban pembayaran
- Rangkap Jabatan Direksi; pihak terkait kepada pihak lain
- Pengangkatan Direksi; sebagaimana diatur dalam ketentuan
- Kewajiban, Tugas, Tanggung Jawab, dan Bank Indonesia atau Otoritas Jasa
Wewenang Direksi; Keuangan atau instansi yang berwenang
- Aspek Transparansi dan Larangan bagi Direksi; lainnya tentang Batas Maksimum
- Orientasi dan Pelatihan Direksi; Pemberian Kredit Bank Umum;
- Etika dan Waktu Kerja Direksi; b) guna menjamin kewajiban pihak lain
- Rapat Direksi; untuk jumlah yang melebihi jumlah
- Pelaporan dan Pertanggungjawaban; serta tertentu yang dari waktu ke waktu akan
- Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Direksi. ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
3) Membeli, atau dengan cara lain memperoleh
2. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi barang tidak bergerak, kecuali dalam rangka
Tugas dan tanggung jawab Direksi BCA antara lain melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan
sebagai berikut: oleh BCA sepanjang tidak bertentangan
a. Direksi bertanggung jawab penuh atas dengan perundang-undangan dan
kepengurusan BCA untuk kepentingan dan tujuan peraturan yang berlaku, termasuk antara lain
BCA. Tugas pokok Direksi adalah: tindakan dalam rangka restrukturisasi atau
1) memimpin dan mengurus BCA sesuai dengan penyelamatan kredit antara lain membeli
maksud dan tujuan BCA; agunan, baik semua maupun sebagian,
2) menguasai, memelihara dan mengurus melalui lelang atau dengan cara lain, dalam
kekayaan BCA untuk kepentingan BCA; hal debitur tidak memenuhi kewajibannya
3) menciptakan struktur pengendalian kepada BCA, dengan ketentuan agunan
internal, menjamin terselenggaranya fungsi yang dibeli wajib dicairkan secepatnya, yang
Audit Internal BCA dalam setiap tingkatan melebihi jumlah tertentu yang dari waktu ke
manajemen dan menindaklanjuti temuan waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris;
328 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 331
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
4) Mendirikan perusahaan baru, melakukan atau berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu
melepaskan atau mengurangi penyertaan sama lain dalam 1 (satu) tahun buku; atau
modal atau menambah penyertaan modal, 2) Mengajukan permohonan kepada instansi
kecuali: yang berwenang tentang kepailitan BCA
a) Penambahan penyertaan modal yang atau permohonan agar BCA diberikan
berasal dari dividen saham Perseroan; penundaan kewajiban pembayaran hutang
atau (surseance van betaling);
b) Penyertaan modal dalam rangka Direksi wajib mendapat persetujuan terlebih
penyelamatan kredit, dahulu dari RUPS yang dihadiri oleh (para)
dengan tetap memperhatikan peraturan pemegang saham BCA dan/atau kuasa mereka
perundang-undangan yang berlaku; yang sah yang mewakili paling sedikit ¾ (tiga per
5) Meminjam uang yang tidak termasuk dalam empat) bagian dari jumlah seluruh saham BCA
kegiatan menghimpun dana dari masyarakat dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
dalam bentuk simpanan berupa giro, BCA dan usul yang diajukan disetujui oleh lebih
deposito berjangka, sertifikat deposito, dari ¾ (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang suara yang dikeluarkan secara sah dalam rapat
dipersamakan dengan itu, yang jumlahnya yang bersangkutan.
dari waktu ke waktu akan ditetapkan oleh e. Dalam hal:
Dewan Komisaris; 1) Seorang anggota Direksi tidak berwenang
6) Mengalihkan atau melepaskan hak tagih mewakili BCA karena suatu hal atau transaksi
BCA yang telah dihapusbukukan, baik di mana anggota Direksi yang bersangkutan
untuk sebagian ataupun seluruhnya, yang mempunyai kepentingan yang bertentangan
jumlahnya akan ditetapkan dari waktu ke dengan kepentingan BCA, maka harus
waktu oleh Dewan Komisaris; diwakili oleh anggota Direksi lain (dengan
7) Menjual atau mengalihkan atau melepaskan tidak mengurangi ketentuan dalam Anggaran
hak atau mengagunkan/menjaminkan, Dasar BCA);
kekayaan BCA di atas nilai tertentu yang akan 2) Semua anggota Direksi mempunyai
ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Dewan kepentingan yang bertentangan dengan
Komisaris namun yang bernilai kurang dari kepentingan BCA, maka Dewan Komisaris
atau sama dengan ½ (satu per dua) bagian BCA berhak bertindak untuk dan atas nama
dari jumlah kekayaan bersih BCA yang serta mewakili BCA;
tercantum dalam neraca BCA, baik dalam 3) Ketentuan dalam butir 1) dan 2) di atas ini tidak
1 (satu) transaksi maupun dalam beberapa mengurangi ketentuan mengenai “Transaksi
transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang yang mengandung Benturan Kepentingan”
berkaitan satu sama lain dalam 1 (satu) tahun yang tercantum dalam Anggaran Dasar BCA.
buku; f. Tanpa mengurangi tanggung jawab Direksi, untuk
8) Melakukan tindakan hukum atau transaksi perbuatan tertentu Direksi berhak mengangkat
yang bersifat strategis dan dapat berdampak seorang atau lebih sebagai kuasa dengan
signifikan terhadap kelangsungan usaha wewenang dan syarat-syarat yang ditentukan
BCA, yang jenis tindakan hukum atau oleh Direksi dalam suatu surat kuasa khusus.
transaksi tersebut dari waktu ke waktu akan g. Dalam hubungan dengan tugas pokok Direksi
ditetapkan oleh Dewan Komisaris; sebagaimana diuraikan di atas, maka Direksi
9) Persetujuan Dewan Komisaris untuk wajib, antara lain:
tindakan-tindakan Direksi tersebut dapat 1) Mengusahakan dan menjamin terlaksananya
diberikan untuk melakukan 1 (satu) tindakan usaha dan kegiatan BCA sesuai dengan
atau lebih dari 1 (satu) tindakan dan dari tujuan BCA dan lapangan usahanya;
waktu ke waktu yang dapat ditinjau kembali, 2) Menyiapkan rencana pengembangan BCA,
dengan tidak mengurangi peraturan rencana kerja dan anggaran tahunan BCA,
perundang-undangan yang berlaku. termasuk rencana lainnya yang berhubungan
d. Untuk melakukan salah satu tindakan sebagai dengan pelaksanaan usaha dari BCA
berikut: dan menyampaikannya kepada Dewan
1) Mengalihkan, melepaskan hak dan/atau Komisaris;
menjadikan jaminan utang yang jumlahnya 3) Mengadakan dan memelihara tata buku dan
lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah administrasi BCA sesuai dengan kelaziman
kekayaan bersih BCA atau merupakan yang berlaku bagi suatu perseroan;
seluruh harta kekayaan BCA, baik dalam 1
(satu) transaksi atau beberapa transaksi yang
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 329
Page 332
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
4) Menyusun sistem akuntansi berdasarkan Remunerasi. Pengungkapan tersebut harus
prinsip pengendalian internal, terutama dilakukan melalui sarana yang diketahui atau
pemisahan fungsi pengurusan, pencatatan, diakses dengan mudah oleh karyawan;
penyimpanan dan pengawasan; 9) Menyediakan data dan informasi yang
5) Memberikan pertanggungjawaban dan akurat, relevan dan tepat waktu kepada
segala keterangan tentang keadaan dan Dewan Komisaris;
jalannya BCA, berupa laporan kegiatan BCA, 10) Mengangkat anggota komite-komite
termasuk laporan keuangan, baik dalam Penunjang Direksi berdasarkan keputusan
bentuk laporan tahunan maupun dalam rapat Direksi;
bentuk laporan berkala lainnya, menurut cara 11) Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan/atau
dan waktu yang ditentukan dalam Anggaran RUPS lainnya/Luar Biasa sesuai kebutuhan
Dasar BCA setiap kali diminta oleh Dewan BCA dan sesuai ketentuan yang berlaku;
Komisaris; 12) Menyampaikan pertanggungjawaban atas
6) Menyiapkan susunan organisasi BCA lengkap pengurusan BCA selama 1 (satu) tahun
dengan perincian tugasnya; kepada RUPS selambat-lambatnya 6 (enam)
7) Menjalankan kewajiban lainnya sesuai bulan setelah tahun buku BCA ditutup;
dengan Anggaran Dasar BCA atau 13) Menyampaikan laporan dan keterbukaan
berdasarkan petunjuk Rapat Dewan informasi kepada OJK, Bursa Efek Indonesia,
Komisaris atau RUPS. dan instansi berwenang lainnya sesuai
h. Kewajiban Lainnya: peraturan perundang-undangan.
1) Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam
setiap kegiatan usaha BCA pada seluruh 3. Kewenangan Direksi
tingkatan atau jenjang organisasi BCA; Berdasarkan Anggaran Dasar BCA, Pedoman
2) Mengembangkan kerangka pengendalian Tata Kelola BCA serta peraturan terkait lainnya,
intern untuk mengidentifikasi, mengukur, kewenangan Direksi antara lain mencakup:
memantau, dan mengendalikan semua risiko a. Menetapkan kebijakan dalam memimpin dan
yang dihadapi BCA; mengurus BCA;
3) Menindaklanjuti temuan audit dan b. Menetapkan perumusan strategi dan kebijakan
rekomendasi dari DAI BCA, Auditor Eksternal, strategis BCA;
hasil pengawasan BI, OJK dan/atau hasil c. Mengatur ketentuan tentang kepegawaian BCA,
pengawasan otoritas lain; termasuk penetapan gaji, pensiun atau jaminan
4) Membentuk DAI yang independen terhadap hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai BCA,
satuan kerja operasional dan menerapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan
fungsi audit intern secara efektif sesuai yang berlaku dan/atau keputusan RUPS (jika ada);
ketentuan yang berlaku; d. Mengangkat dan memberhentikan pegawai BCA
5) Membentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko berdasarkan peraturan kepegawaian BCA;
dan Risk Management Committee serta e. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk
Satuan Kerja Kepatuhan; mewakili BCA di dalam dan di luar Pengadilan
6) Menyampaikan Rencana Kerja Tahunan kepada seorang atau beberapa orang anggota
yang memuat juga Anggaran Tahunan BCA Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada
kepada Dewan Komisaris untuk mendapat seorang atau beberapa orang pegawai BCA, baik
persetujuan dari Dewan Komisaris, sendiri maupun bersama-sama orang atau badan
sebelum dimulainya tahun buku yang akan lain;
datang, dengan memperhatikan peraturan f. Menjalankan tindakan lainnya, baik mengenai
perundang-undangan dan peraturan yang pengurusan maupun mengenai pemilikan, sesuai
berlaku di bidang Pasar Modal; dengan ketentuan yang diatur lebih lanjut oleh
7) Menyerahkan Laporan Keuangan BCA Dewan Komisaris dengan memperhatikan
kepada AP untuk diperiksa; ketentuan peraturan perundang-undangan yang
8) Mengungkapkan kepada pegawai berlaku.
kebijakan BCA yang bersifat strategis di
bidang kepegawaian, antara lain berbagai Dengan tidak mengurangi ketentuan lain dalam
kebijakan kepegawaian dalam berbagai Anggaran Dasar BCA, maka:
Surat Keputusan dan edaran-edaran yang a. Presiden Direktur dan seorang anggota Direksi
dapat diakses seluruh karyawan serta lain berhak dan berwenang bertindak untuk dan
melalui buku Perjanjian Kerja Bersama atas nama Direksi serta mewakili BCA;
(PKB), situs web BCA, kebijakan mengenai b. Jika Presiden Direktur karena sebab apa pun
Sistem Recruitment, Sistem Promosi, Sistem tidak atau belum diangkat atau berhalangan atau
330 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 333
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
tidak ada di tempat (mengenai hal tersebut tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak
perlu dibuktikan kepada pihak lain), maka Wakil memberikan pertanggungjawaban
Presiden Direktur bersama-sama dengan seorang sebagai anggota Direksi dan/atau
anggota Direksi lainnya berhak dan berwenang anggota Dewan Komisaris kepada
untuk bertindak untuk dan atas nama Direksi serta RUPS; dan
mewakili BCA; c) pernah menyebabkan perusahaan yang
c. Jika Presiden Direktur dan Wakil Presiden Direktur memperoleh izin, persetujuan, atau
karena sebab apapun tidak atau belum diangkat pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
atau berhalangan atau tidak ada di tempat kewajiban menyampaikan laporan
(mengenai hal tersebut tidak perlu dibuktikan tahunan dan/atau laporan keuangan
kepada pihak lain), maka 2 (dua) orang Direktur kepada OJK;
berhak dan berwenang untuk bertindak untuk dan d. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
atas nama Direksi serta mewakili BCA. perundang-undangan;
e. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
Direksi wajib melaksanakan tugas, tanggung jawab, bidang yang dibutuhkan BCA;
dan wewenangnya dengan itikad baik, penuh tanggung f. Memenuhi persyaratan integritas yang meliputi
jawab dan kehati-hatian, serta memperhatikan antara lain:
ketentuan Anggaran Dasar BCA, Piagam Direksi, juga 1) Cakap melakukan perbuatan hukum,
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tugas, pengertian cakap melakukan perbuatan
tanggung jawab, dan kewenangan Direksi secara hukum mengacu pada Kitab Undang-Undang
rinci tertuang dalam Anggaran Dasar BCA dan Piagam Hukum Perdata;
Direksi yang dapat diakses oleh publik melalui situs 2) Memiliki akhlak dan moral yang baik, paling
web BCA. sedikit ditunjukkan dengan sikap mematuhi
ketentuan yang berlaku, termasuk tidak
4. Kriteria Anggota Direksi pernah dihukum karena terbukti melakukan
Anggota Direksi BCA merupakan perseorangan yang tindak pidana dalam jangka waktu tertentu
memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai dengan sebelum dicalonkan. Yang dimaksud dengan
POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan “tindak pidana” sebagaimana dimaksud di
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, POJK atas adalah:
No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi a) tindak pidana di sektor jasa keuangan
Bank Umum, POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang yang pidananya telah selesai dijalani
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak dalam waktu 20 (dua puluh) tahun
Utama Lembaga Jasa Keuangan dan POJK tentang terakhir sebelum dicalonkan;
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Kriteria b) tindak pidana kejahatan yaitu tindak
anggota Direksi juga dapat dilihat pada Piagam Direksi pidana yang tercantum dalam Kitab
yang dapat diakses oleh publik melalui situs web BCA Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)
bagian Struktur Organisasi (https://www.bca.co.id/ dan/atau yang sejenis KUHP di luar
id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi). negeri dengan ancaman hukuman
pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih
Kriteria Anggota Direksi BCA adalah sebagai berikut: yang pidananya telah selesai dijalani
a. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir
baik; sebelum dicalonkan; dan/atau
b. Cakap melakukan perbuatan hukum; c) tindak pidana lainnya dengan ancaman
c. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan hukuman pidana penjara 1 (satu) tahun atau
selama menjabat: lebih, antara lain korupsi, pencucian uang,
1) Tidak pernah dihukum karena melakukan narkotika/psikotropika, penyelundupan,
tindak pidana yang merugikan keuangan kepabeanan, cukai, perdagangan orang,
negara dan/atau yang berkaitan dengan perdagangan senjata gelap, terorisme,
sektor keuangan; dan pemalsuan uang, di bidang perpajakan, di
2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ bidang kehutanan, di bidang lingkungan
atau anggota Dewan Komisaris yang selama hidup, di bidang kelautan, dan perikanan,
menjabat: yang pidananya telah selesai dijalani dalam
a) pernah tidak menyelenggarakan RUPS waktu 20 (dua puluh) tahun terakhir sebelum
tahunan; dicalonkan;
b) pertanggungjawabannya sebagai
anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris pernah tidak
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 331
Page 334
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3) Memiliki komitmen untuk mematuhi menyebabkan suatu perseroan dinyatakan
peraturan perundang-undangan dan pailit, dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir
mendukung kebijakan OJK; sebelum dicalonkan.
4) Memiliki komitmen terhadap pengembangan
Bank yang sehat; 5. Nominasi Anggota Direksi
5) Tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang Penyelenggaraan nominasi untuk anggota Direksi
untuk menjadi Pihak Utama antara lain calon mengacu pada Pasal 7 POJK No. 33/POJK.04/2014
tidak tercantum dalam Daftar Tidak Lulus tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
(DTL) atas uji kemampuan dan kepatutan (Fit Perusahaan Publik serta Pasal 10 POJK No. 17 tahun
and Proper Test). Sesuai peraturan terkait Uji 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper
Test), Pihak Utama termasuk Pemegang Mekanisme Nominasi
Saham Pengendali, anggota Direksi, dan BCA telah memiliki pengaturan terkait mekanisme
anggota Dewan Komisaris; nominasi dalam dokumen Mekanisme Nominasi Dewan
6) Memiliki komitmen untuk tidak melakukan Komisaris dan Direksi yang dapat diakses oleh publik
dan/atau mengulangi perbuatan dan/ melalui situs web BCA bagian Tata Kelola Perusahaan
atau tindakan yang menyebabkan yang (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
bersangkutan termasuk sebagai pihak yang acgs/kebijakan-gcg).
dilarang untuk menjadi Pihak Utama.
g. Memenuhi persyaratan kompetensi yang meliputi Mengacu pada ketentuan tentang Penerapan Tata
antara lain: Kelola bagi Bank Umum, alur mekanisme nominasi
1) pengetahuan di bidang perbankan yang anggota Direksi adalah sebagai berikut:
memadai dan relevan dengan jabatannya. a. Usulan dari pemegang saham/Dewan Komisaris/
Yang dimaksud dengan pengetahuan di Presiden Direktur terkait nominasi Direksi
bidang perbankan antara lain pengetahuan disampaikan kepada Dewan Komisaris.
tentang peraturan dan operasional Bank b. Dewan Komisaris meminta kepada Komite
termasuk pemahaman mengenai manajemen Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk membahas
risiko; usulan terkait nominasi atau Direksi.
2) pengetahuan mengenai tugas dan tanggung c. KRN melakukan pembahasan terkait usulan
jawab Entitas Utama serta pemahaman dimaksud dalam rapat KRN. Pembahasan
mengenai kegiatan bisnis utama dan risiko tersebut dituangkan dalam Risalah Rapat KRN.
utama Lembaga Jasa Keuangan dalam Dalam rapat tersebut terdapat beberapa hal yang
konglomerasi keuangan; dipertimbangkan, antara lain:
3) pengalaman di bidang perbankan dan/atau 1) Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan
bidang keuangan, antara lain pengalaman di (antara lain berdasarkan hasil interview,
bidang operasional, pemasaran, akuntansi, kajian reputasi keuangan, pengalaman
audit, pendanaan, perkreditan, pasar uang, rekam jejak, dan opini publik yang beredar di
pasar modal, hukum, atau pengalaman berbagai media);
di bidang pengawasan Lembaga Jasa 2) Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai
Keuangan; dengan strategi Bank;
4) kemampuan untuk melakukan pengelolaan 3) KRN telah melakukan langkah-langkah
strategis dalam rangka pengembangan Bank antara lain:
yang sehat; - Memperhatikan kondisi eksternal dan
5) memiliki pengalaman paling sedikit 5 (lima) internal;
tahun di bidang operasional dan paling - Melakukan komunikasi dengan
rendah sebagai Pejabat Eksekutif Bank. pemegang saham pengendali (jika
h. Memenuhi persyaratan reputasi keuangan yang usulan bukan dari pemegang saham
meliputi antara lain: pengendali).
1) tidak memiliki kredit macet dan/atau d. Setelah melakukan pembahasan, KRN
pembiayaan macet; dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
2) tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak Komisaris. Rekomendasi tersebut dituangkan
pernah menjadi pemegang saham, dalam bentuk Surat Keputusan KRN.
Pengendali Perusahaan Perasuransian e. Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
yang bukan merupakan pemegang saham, memutuskan untuk mengajukan calon Direksi
anggota Direksi atau anggota Dewan kepada Pemimpin RUPS. Keputusan Dewan
Komisaris yang dinyatakan bersalah Komisaris dituangkan dalam bentuk Surat
Keputusan Dewan Komisaris.
332 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 335
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
f. Pemimpin RUPS meminta persetujuan pemegang saham dalam mata acara RUPS terkait nominasi Direksi.
g. Setelah mendapat persetujuan RUPS, persetujuan dimaksud dituangkan dalam Berita Acara RUPS yang menjadi
dasar fit and proper test calon Direksi.
h. BCA dapat menggunakan jasa pihak ketiga (search firms) yang independen dan memiliki reputasi baik dalam
proses seleksi kandidat Direksi.
Penjelasan alur nominasi di atas digambarkan dalam bentuk diagram di bawah ini
Mekanisme Nominasi Anggota Direksi BCA
Pemegang Saham/
Dewan Komisaris/ Dewan Komisaris KRN RUPS Fit and Proper Test*
Presiden Direktur
Usulan Nominasi Menyampaikan Pembahasan Tidak
(Calon Direksi BCA) usulan kepada dalam
KRN Rapat KRN
Ya
Pengajuan usulan
calon kepada
Pemimpin RUPS Surat
melalui Surat Keputusan
Keputusan Dewan KRN
Komisaris Pemimpin
RUPS meminta
persetujuan
pemegang saham
Persetujuan Persiapan dan
dituangkan dalam pemenuhan
Berita Acara RUPS kelengkapan
(Dasar Fit and proses Fit and
Proper Test) Proper Test
PT Bank Central Asia Tbk
Penerimaan Hasil
Fit and Proper Test
Keterangan:
Penyampaian dokumen administratif fit and proper test kepada
Selesai
OJK dapat dilakukan sejak diperolehnya Surat Keputusan KRN
Kebijakan suksesi Direksi disusun oleh KRN BCA. Kebijakan suksesi Direksi tersebut dapat dilihat pada bagian Komite
Remunerasi dan Nominasi pada Laporan Tahunan ini.
6. Jumlah dan Komposisi Anggota Direksi
BCA telah memenuhi ketentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi sesuai dengan POJK No. 17 tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang mengatur bahwa bank wajib memiliki paling sedikit 3 (tiga) orang anggota
Direksi.
Ketentuan
Implementasi di BCA
POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
Bank wajib memiliki anggota Direksi dengan jumlah paling BCA memiliki 12 (dua belas) anggota Direksi.
sedikit 3 (tiga) orang.
Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili di Indonesia. Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia.
Direksi wajib dipimpin oleh Presiden Direktur atau Direktur Direksi BCA dipimpin oleh Presiden Direktur.
Utama.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 333
Page 336
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Per 31 Desember 2024, jumlah anggota Direksi BCA adalah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari:
• 1 (satu) Presiden Direktur;
• 2 (dua) Wakil Presiden Direktur;
• 1 (satu) Direktur Kepatuhan; dan
• 8 (delapan) Direktur lainnya.
Dari komposisi di atas, BCA memiliki seorang anggota Direksi yang membawahkan fungsi Kepatuhan. Presiden Direktur
berasal dari pihak yang independen terhadap Pemegang Saham Pengendali.
Sepanjang tahun 2024, tidak ada perubahan susunan/komposisi keanggotaan Direksi BCA, sehingga pada Laporan
Tahunan ini BCA tidak menyajikan alasan perubahan susunan Direksi. Susunan Keanggotaan Direksi BCA tahun 2024
telah dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Central Asia Tbk No. 33 tanggal 10 Mei 2022, yang dibuat
di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Susunan Anggota Direksi BCA
Periode Jabatan
Nama Jabatan No. Surat Persetujuan
berdasarkan RUPST
Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur 13/21/DPBB3/TPB3-7 tanggal 17 Juni 2021 - 2026
2011
Gregory Hendra Lembong Wakil Presiden Direktur 10/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022 2022 - 2026
Armand Wahyudi Hartono Wakil Presiden Direktur SR-106/D.03/2016 tanggal 21 Juni 2016 2021 - 2026
Tan Ho Hien/Subur/Subur Direktur 4/69/DpG/DPIP/Rahasia tanggal 13 2021 - 2026
Tan Agustus 2002
Rudy Susanto Direktur SR-119/D.03/2014 tanggal 21 Juli 2014 2021 - 2026
Lianawaty Suwono *)
Direktur (yang juga SR-137/D.03/2016 tanggal 27 Juli 2016 2021 - 2026
merupakan Direktur yang
membawahkan fungsi
Kepatuhan)
Santoso Direktur SR-143/D.03/2016 tanggal 8 Agustus 2021 - 2026
2016
Vera Eve Lim Direktur SR-79/PB.12/2018 tanggal 23 April 2018 2021 - 2026
Haryanto T. Budiman Direktur 14/KDK.03/2020 tanggal 14 Mei 2020 2021 - 2026
Frengky Chandra Kusuma Direktur 39/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021 2021 - 2026
John Kosasih Direktur 40/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021 2021 - 2026
Antonius Widodo Mulyono Direktur 9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022 2022 - 2026
Keterangan:
*) Berdasarkan Surat OJK No. 8/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022, OJK menyetujui pengangkatan Ibu Lianawaty Suwono sebagai Direktur yang membawahkan
Fungsi Kepatuhan.
Seluruh anggota Direksi BCA telah memperoleh 7. Masa Jabatan Direksi
persetujuan serta lulus uji kemampuan dan kepatutan Masa jabatan Direksi BCA akan berakhir pada saat
dari Bank Indonesia dan/atau OJK sebelum ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) sejak
menjalankan tugas dan fungsi dalam jabatannya. Hal penyelenggaraan RUPS yang mengangkat anggota
tersebut telah sesuai dengan PBI No. 12/23/PBI/2010 Direksi yang bersangkutan, dengan tidak mengurangi
tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper kewenangan RUPS untuk memberhentikan seorang
Test) dan SEBI No. 13/8/DPNP perihal Uji Kemampuan atau lebih anggota Direksi pada setiap waktu sebelum
dan Kepatutan (Fit and Proper Test) sebagaimana jabatannya berakhir. Anggaran Dasar BCA menyatakan
telah diubah dengan SEBI No. 13/26/DPNP tanggal 30 bahwa anggota Direksi yang masa jabatannya telah
November 2011 maupun POJK No. 27/POJK.03/2016 berakhir dapat diangkat kembali.
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Sebagai 8. Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab
tambahan informasi, sejak pengawasan di sektor Direksi
perbankan beralih dari Bank Indonesia ke OJK pada Pembagian tugas dan wewenang di antara anggota
31 Desember 2013 maka proses uji kemampuan dan Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi
kepatutan Direksi setelah 31 Desember 2013 dilakukan dengan persetujuan berdasarkan Surat Keputusan
oleh OJK. Dewan Komisaris No. 138/SK/KOM/2022 tanggal
15 Agustus 2022 tentang Pembidangan Tugas dan
Tanggung Jawab Direksi serta Kerangka Induk
334 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 337
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Organisasi PT Bank Central Asia Tbk dan dilengkapi dengan:
1. Surat Keputusan Direksi No. 138/SK/DIR/2022 tanggal 9 September 2022 perihal Struktur Organisasi Corporate
Communication & Social Responsibility;
2. Surat Keputusan Direksi No. 149/SK/DIR/2022 tanggal 27 September 2022 perihal Struktur Organisasi CFO Office;
3. Surat Keputusan Direksi No.176/SK/DIR/2022 tanggal 20 Oktober 2022 perihal Struktur Organisasi Wholesale
Transaction Banking Product Development (WBD).
Susunan Struktur Organisasi BCA serta supervisi Presiden Direktur serta 2 (dua) Wakil Presiden Direktur BCA dapat
dilihat di halaman 60-61 pada bagian Profil dalam Laporan Tahunan ini.
Detail pembidangan tugas dan tanggung jawab Direksi dijelaskan pada tabel sebagai berikut:
Bidang Tugas dan Tanggung Direktur Direktur Direktur
No. Nama Jabatan
Jawab Pengganti I Pengganti II Pengganti III
1 Jahja Setiaatmadja President Director - Internal Audit *) (DAI) DRM DCH DJW
(JS) (PD)
- Anti-fraud (BAF) DCH DRM DJW
2 Gregory Hendra Deputy President - Strategic Information DPD2 DFC DTP
Lembong (HL) Director Technology (GTI)
(IT & Digital Banking)
- Operation Strategy & DPD2 DJW DTP
(DPD1) **)
Development (POL)
- Bank Digital BCA DTP DCB DFC
- Central Capital Ventura DTP DPD2 DFC
3 Armand W. Hartono Deputy President - Contact Center & Digital DJW DPD1 DTP
(AH) Director Services (CDG)
(Business Banking &
- E-Channel & Settlement DJW DPD1 DTP
Operation)
Services (CSV)
(DPD2)
- International Banking DPD1 DBK DJW
Services (GTP)
4 Subur Tan Credit Risk & Legal - Credit Risk Analysis (ARK) DJW PD DPD1
(ST) Director
- Credit Recovery (RPK) DJW PD DPD1
(DKR)
- Legal (GHK) DJW DRM DFC
5 Santoso Transaction Banking - Transaction Banking DCB DPD1 DPD2
(SL) Director Business Development
(DTP) (DTB)
- Transaction Banking DBK DPD1 DPD2
Partnership Solution
Development (DST)
- Transaction Banking DCB DPD2 DPD1
Product Development
(DPD)
- Wholesale Transaction DCB DPD2 DPD1
Banking Product
Development (WBD)
- Transaction Banking DCB DPD2 DPD1
Services (GLT)
6 Rudy Susanto Corporate Banking & - Corporate Banking & DKS DCB DPD1
(RS) Treasury Director Transaction (GBK)
(DBK) **)
- Corporate Finance (GCF) DKS DCB DPD1
- Corporate Branch (KCK) DKS DJW DCB
- Treasury (DTR) PD DKS DCB
- International Banking (DPI) PD DKS DCB
- BCA Finance Ltd. PD DKS DCB
(Hongkong)
- BCA Sekuritas DCB PD DKS
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 335
Page 338
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Bidang Tugas dan Tanggung Direktur Direktur Direktur
No. Nama Jabatan
Jawab Pengganti I Pengganti II Pengganti III
7 John Kosasih Commercial & SME - SME & Commercial DBK DJW PD
(JK) Banking Director Business (DKM)
(DKS) **)
- Cash Management (DCM) DTP DBK DPD1
- Credit Administration DKR DJW DBK
Services (SLK)
- Asuransi Umum BCA (BCA DCB DBK DKR
Insurance)
- BCA Syariah DJW DKR DCB
8 Haryanto T. Consumer Banking - Consumer Finance (DBK) DKS DBK DTP
Budiman Director
- Individual Customer DTP DPD2 DKR
(HB) (DCB) **)
Business Development
(ICB)
- Wealth Management DTP DPD2 DKR
(DWM)
- Asuransi Jiwa BCA (BCA DKS DTP DBK
Life)
- BCA Finance DKS DKR DTP
- BCA Multi Finance DKS DKR DTP
9 Frengky Chandra Branch & Network - Regional & Branch Banking DKS DPD2 DFC
Kusuma Director Management (Kanwil &
(FC) (DJW) #) Cabang)
- Branch Network DPD2 DKS DFC
Management (JPW)
- Procurement & Facility DKR DKS DTP
Management (LOG)
10 Antonius Widodo Risk Management - Risk Management *) (MRK) DCH DFC DKR
Mulyono Director
- Enterprise Security (ETS) DCH DPD2 DFC
(AW) (DRM) ***)
- Corporate Communication PD DJW DFC
& Social Responsibility
(CCR)
11 Lianawaty Suwono Compliance & - Compliance *) (SKK) DRM DFC DKR
(LS) Human Capital Mgmt.
- Human Capital DKR DRM DPD2
Director
Management (HCM)
(DCH) ***)
- Learning & Development DKR DRM DPD2
(DPP)
12 Vera Eve Lim Finance & Corporate - Corporate Strategy & DPD1 PD DPD2
(VL) Planning Director Planning (DCSP)
(DFC) ***)
- Industry & Economic DPD1 DBK DKR
Research (REI)
- Tax (TAX) DPD1 PD DBK
- Accounting (ACT) DPD1 PD DBK
- Investor Relations (IVR) DPD1 PD DPD2
- Environmental DPD1 PD DPD2
Sustainability Governance
(ESG)
Keterangan:
1 - Direktur pengganti melaporkan kepada Direktur Bidang seluruh tindakan yang dilakukan/keputusan yang dibuat selama menggantikan Direktur Bidang.
- Direktur Pengganti untuk bidang perkreditan mengacu pada Manual Ketentuan Kredit.
2 Fungsi Pengelolaan Perusahaan Anak diatur sebagai berikut:
*) Melakukan pemantauan pelaksanaan fungsi audit internal/manajemen risiko/kepatuhan pada Perusahaan Anak dalam rangka penetapan tata kelola terintegrasi
dan manajemen risiko terintegrasi
**) Melakukan fungsi pemantauan perkembangan usaha Perusahaan Anak.
***) Melakukan fungsi pemantauan dan penyelarasan secara menyeluruh terhadap Perusahaan Anak serta pemantauan kinerja keuangan Perusahaan Anak.
Pelaksanaan fungsi di atas tetap memperhatikan prinsip dalam Perseroan Terbatas, dimana Perusahaan Anak adalah independent separate legal entity.
Pertanggungjawaban Direksi dan/atau Komisaris Perusahaan Anak adalah kepada RUPS Perusahaan Anak. Perusahaan Induk selaku pemegang saham menjalankan
kewenangan dan fungsinya melalui RUPS Perusahaan Anak.
3 #) Direktur Jaringan Wilayah dan Cabang sebagai pelaksana harian, pembina, dan pemantau manajemen wilayah dan cabang. Pertanggungjawaban Kepala Kantor
Wilayah adalah kepada Direksi.
336 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 339
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
9. Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru Tata Cara Orientasi
Program orientasi bagi anggota Direksi baru Tata cara orientasi bagi Direksi yang baru dapat
dilaksanakan untuk memberikan anggota Direksi dilakukan antara lain dengan:
baru pemahaman tentang BCA dalam waktu singkat • Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UCPC);
sehingga anggota Direksi baru tersebut dapat • Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA;
menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai • Pertemuan dan diskusi dengan anggota Direksi
anggota Direksi dengan sebaik-baiknya. dan Dewan Komisaris lain untuk mendiskusikan
berbagai masalah BCA atau informasi lain yang
Kebijakan program orientasi Direksi diatur dalam dibutuhkan;
Pedoman Tata Kelola BCA tentang Pedoman dan Tata • Mempelajari berbagai informasi BCA yang
Tertib Kerja Direksi dan Surat Keputusan Direksi No. tersedia secara elektronik (online base).
189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal
Orientasi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Baru Pelaksanaan Orientasi Tahun 2024
PT Bank Central Asia Tbk. Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat pelaksanaan
program orientasi bagi anggota Direksi dikarenakan
Program orientasi meliputi antara lain: tidak ada pengangkatan anggota Direksi baru.
• Pengetahuan mengenai Visi, Misi, Tata Nilai,
Strategi BCA; 10. Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
• Rencana jangka menengah dan jangka panjang Kompetensi Anggota Direksi
BCA (RBB tahun berjalan); BCA memiliki kebijakan program pelatihan Direksi
• Kinerja dan keuangan BCA; dan yang tercantum dalam Piagam Direksi.
• Hal-hal yang relevan dengan dunia perbankan.
BCA mewajibkan anggota Direksi mengikuti program
pelatihan paling sedikit 1 (satu) kali dalam setahun
guna meningkatkan kompetensi dan menunjang
pelaksanaan tugas dan kewajiban anggota Direksi.
Daftar program pelatihan yang diikuti oleh anggota
Direksi sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Program Pelatihan yang Diikuti Anggota Direksi Tahun 2024
Sarana/
No Nama Program Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
1 Jahja BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Seminar/
Setiaatmadja 2024 Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
2 Gregory Hendra Kegiatan Presidential Lecture pada Acara PPATK 17 April 2024 Jakarta, Seminar/
Lembong Puncak “22 Tahun Rezim Anti Pencucian Indonesia Conference
Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme (APU PPT) di Indonesia”
Asia Pacific Visa Client Forum Visa 23-25 April Thailand Seminar/
2024 Conference
Analisis Kolaboratif Terkait Pemilu dan PPATK 7 Mei 2024 Jakarta, Seminar/
Pilkada 2024 "Optimalisasi Sinergi & Indonesia Conference
Kolaborasi mewujudkan Pilkada Serentak
tahun 2024 yang mendukung Integrasi
Bangsa
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARA 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
20th CITIC CLSA ASEAN Forum CLSA 11 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
31st CITIC CLSA Hong Kong Conference CLSA 9-13 Hongkong Seminar/
September Conference
2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 337
Page 340
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sarana/
No Nama Program Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
Sibos Swift 21-24 London Seminar/
Oktober 2024 Conference
Fortune Indonesia Brainstorm Fortune 1 November Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
Tabletop Exercise (TTX) GSIT BCA 6 November Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
Macquarie International Conference Macquarie 18-19 Sydney Seminar/
Sydney November Conference
2024
Forum 8th Belt and Road Services Business REANDA 28 November Jakarta, Seminar/
Forum 2024 Indonesia Conference
52nd ASEAN Banking Council Meeting & ASEAN 4 Desember Malaysia Seminar/
9th AGM Bankers 2024 Conference
Association
3 Armand Wahyudi BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Seminar/
Hartono 2024 Indonesia Conference
Refreshment BSMR: Strengthen 4 Pillars BCA 15 Januari Jakarta, Seminar/
Risk Control System toward Sustainable 2024 Indonesia Conference
Bank
Talkshow "Konsekuensi Hukum atas Asosiasi 5 Maret 2024 Jakarta, Seminar/
Pengaturan Free Float bagi Perusahaan Emiten Indonesia Conference
Tercatat" Indonesia
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARA 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
Seminar Penguatan Kualitas Pelaporan Ikatan Akuntan 23 Juli 2024 Jakarta, Seminar/
Keuangan Perusahaan Tercatat dalam Indonesia Indonesia Conference
Rangka Mendukung Pertumbuhan
Perekonomian dan Pasar Modal Indonesia
Investor Trust - CEO Forum Investor Trust 29 Agustus Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
4 Tan Ho Hien/ BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Seminar/
Subur/Subur Tan 2024 Indonesia Conference
Creco Presentation Djarum 31 Januari Jakarta, Webinar
2024 Indonesia
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
5 Rudy Susanto Seminar Penyelarasan Sertifikat BARa 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
6 Lianawaty Webinar: Connecting The Dots OJK 11 Januari Jakarta, Webinar
Suwono 2024 Indonesia
Refreshment BSMR: Strengthen 4 Pillars BCA 15 Januari Jakarta, Webinar
Risk Control System toward Sustainable 2024 Indonesia
Bank
Workshop Manajemen Risiko AAMAI 2-3 Februari Jakarta, Webinar
Perasuransian 2024 Indonesia
338 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 341
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Sarana/
No Nama Program Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
Women in Education Breakfast Teach First 15 Februari Jakarta, Webinar
Indonesia 2024 Indonesia
Endeavor Ambassador Meetup - Two Endeavor 22 Februari Jakarta, Seminar/
Sides of The Coin: Investor and Investee 2024 Indonesia Conference
Talks
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko BARA 3 Juli 2024 Jakarta, Seminar/
untuk Direksi: Meningkatkan Efektivitas Indonesia Conference
Penerapan Manajemen Risiko untuk
Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
The 8th Asia-Pacific HR Forum Inti Pesan 4 September Bali, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12 November Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" 2024 Indonesia Conference
7 Santoso BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
Peluncuran Laporan Perekonomian Bank Indonesia 31 Januari Jakarta, Webinar
Indonesia (LPI) 2023 2024 Indonesia
Perbanas: Seminar Outlook Perbanas 22 Maret Jakarta, Webinar
2024 Indonesia
Digital Brand Forum: Beyond Banking 13th Infobank 1 April 2024 Jakarta, Seminar/
Infobank Digital Brand Recognition 2024 Indonesia Conference
Kick Off dan Seminar Bank Indonesia Bank Indonesia 29 April 2024 Jakarta, Seminar/
Hackathon 2024 Indonesia Conference
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARa 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
Digital Transformation Indonesia Kominfo 31 Juli 2024 Jakarta, Seminar/
Conference and Expo 2024 Indonesia Conference
Festival Ekonomi Keuangan Digital Bank Indonesia 1 Agustus Jakarta, Seminar/
Indonesia 2024 2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
8 Vera Eve Lim Refreshment BSMR: Strengthen 4 Pillars BCA 15 Januari Jakarta, Webinar
Risk Control System toward Sustainable 2024 Indonesia
Bank
McKinsey's CFO Breakfast Club: Building McKinsey's 7 Februari Jakarta, Seminar/
a Resilient Organization in the Age of 2024 Indonesia Conference
Uncertainty
Women in Education Breakfast Teach First 15 Februari Jakarta, Webinar
Indonesia 2024 Indonesia
18th EMEAP-BCBS-FSI Asia-Pacific high- BCBS 6-7 Maret Tokyo, Seminar/
level meeting on banking supervision di 2024 Jepang Conference
Tokyo
Perbanas: Seminar Literasi Keuangan Perbanas 21 Maret 2024 Jakarta, Webinar
Indonesia
Perbanas: Seminar Outlook Perbanas 22 Maret Jakarta, Webinar
2024 Indonesia
OJK Konglomerasi Keuangan: Dengar OJK 25 April 2024 Jakarta, Seminar/
Pendapat RPOJK KK dan PIKK Indonesia Conference
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARA 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
The Reuters NEXT APAC 2024 Reuters 9 Juli 2024 Singapura Seminar/
Conference
The Asian Banker - 2024 Finance Finance 12 September Jakarta, Seminar/
Indonesia Indonesia 2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 339
Page 342
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sarana/
No Nama Program Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
BCA: CFO Talk - Effective Tax Planning BCA 11 Desember Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
9 Haryanto T. BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Seminar/
Budiman 2024 Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
10 Frengky Chandra Refreshment BSMR: Strengthen 4 Pillars BCA 15 Januari Jakarta, Webinar
Kusuma Risk Control System toward Sustainable 2024 Indonesia
Bank
Resertifikasi SMR BCA 2 Februari Jakarta, Webinar
2024 Indonesia
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Perbanas 7-8 Mei 2024 Jakarta, Seminar/
untuk Direksi Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
11 John Kosasih BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Webinar
2024 Indonesia
Forum Indonesia Data and Economic Katadata 3 Maret 2024 Jakarta, Seminar/
Confrerence (IDE) Katadata 2024: Indonesia Conference
Navigating Tomorrow
Creco Presentation by Bp. Chatib Basri Djarum 26 April 2024 Jakarta, Seminar/
and Bp. Raden Pardede Indonesia Conference
Refreshment Treasury Level Advance ACI FMA 27 April 2024 Jakarta, Seminar/
Indonesia Indonesia Conference
Sharing Session "Akselerasi Kementerian 30 April 2024 Jakarta, Seminar/
Pengembangan Ekosistem Angkutan Hubungan Indonesia Conference
Umum Berbasis Listrik di Wilayah
Jabodetabek"
Lunch Together Management "Meet BCA 21 Mei 2024 Jakarta, Seminar/
Generation Z: Future Focus for Business Indonesia Conference
Sustainability"
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARa 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
Creco Presentation by Bp. Chatib Basri Djarum 13 Agustus Jakarta, Seminar/
and Bp. Raden Pardede 2024 Indonesia Conference
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12-13 Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" November Indonesia Conference
2024
12 Antonius Widodo BCA Trading Trends 2024 BCA 11 Januari Jakarta, Webinar
Mulyono 2024 Indonesia
Forum Indonesia Data and Economic Katadata 5 Maret 2024 Jakarta, Seminar/
Confrerence (IDE) Katadata 2024: Indonesia Conference
Navigating Tomorrow
340 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 343
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Sarana/
No Nama Program Penyelenggara Tanggal Lokasi
Bentuk
Seminar Penyelarasan Sertifikat BARA 5-6 Juni 2024 Jakarta, Seminar/
Manajemen Risiko Indonesia Conference
BCA Young Community Festival 2024: BCA 30 Agustus Jakarta, Seminar/
Menyambut A Decade of Young 2024 Indonesia Conference
Community With BCA
BCA Wealth Summit 2024 BCA 4-5 Jakarta, Seminar/
September Indonesia Conference
2024
Tabletop Exercise (TTX) GSIT BCA 6 November Jakarta, Seminar/
2024 Indonesia Conference
ESG Training (Capacity Building) BCA 7 November Jakarta, Seminar/
Pengenalan dan Rencana Penerapan IFRS 2024 Indonesia Conference
S1 dan S2 di Perbankan Indonesia
Indonesia Knowledge Forum XIII-2024: BCA 12 November Jakarta, Seminar/
"Linear to Limitless" 2024 Indonesia Conference
Lunch Together Management: How to BCA 19 November Jakarta, Seminar/
Adapt with Social Media Nowadays 2024 Indonesia Conference
Sesuai POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum dan SE OJK Nomor
28 /SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum, seluruh anggota
Direksi telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko dan/atau Refreshment sesuai ketentuan yang berlaku.
11. Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang b. Kewajiban anggota Direksi untuk menyampaikan
Mencapai 5% atau Lebih dari Modal Disetor kepada BCA informasi kepemilikan dan
Kebijakan BCA dalam hal pelaporan kepemilikan perubahan atas saham BCA dalam waktu paling
saham anggota Direksi mengacu pada Pasal 32 POJK lambat 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, SE OJK No.13/ kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi atas saham Perusahaan Terbuka. Kebijakan
Bank Umum, dan Pasal 2 POJK Laporan Perubahan pelaporan kepemilikan atau setiap perubahan
Kepemilikan Saham. kepemilikan saham Direksi sesuai dengan POJK
Laporan Perubahan Kepemilikan Saham dan telah
Penerapan Kebijakan Pelaporan Kepemilikan atau disosialisasikan melalui Memorandum No. 075/
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham MO/ESG/2024 tanggal 6 Agustus 2024 oleh
Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi telah mengatur Sekretaris Perusahaan kepada segenap Direksi
antara lain: dan Dewan Komisaris.
a. Kewajiban pengungkapan Direksi atas
kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima BCA juga telah menyampaikan laporan atas setiap
persen) atau lebih dari modal disetor, yang perubahan kepemilikan saham Direksi tahun 2024
meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada kepada OJK melalui sistem e-reporting sebagai
BCA, bank lain, lembaga keuangan bukan bank wujud keterbukaan dan kepatuhan BCA atas kebijakan
dan perseroan lainnya, yang berkedudukan di internal dan eksternal mengenai laporan kepemilikan
dalam dan di luar negeri. Di samping itu, BCA juga saham BCA.
telah mengadakan dan menyimpan Daftar Khusus
sebagaimana diatur dalam Pasal 50 Undang-
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas.
Tabel Kepemilikan Saham Anggota Direksi yang Mencapai 5% atau Lebih dari Modal Disetor per 31 Desember 2024
Kepemilikan saham anggota Direksi yang jumlahnya 5%
atau lebih pada:
Nama
Lembaga Keuangan
BCA Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Jahja Setiaatmadja - - - √
Gregory Hendra Lembong - - - √
Armand Wahyudi Hartono - - - √
Tan Ho Hien/Subur/Subur Tan - - - -
Rudy Susanto - - - -
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 341
Page 344
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kepemilikan saham anggota Direksi yang jumlahnya 5%
atau lebih pada:
Nama
Lembaga Keuangan
BCA Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Lianawaty Suwono - - - -
Santoso - - - -
Vera Eve Lim - - - -
Haryanto T. Budiman - - - -
Frengky Chandra Kusuma - - - -
John Kosasih - - - -
Antonius Widodo Mulyono - - - -
Keterangan:
√ memiliki saham dengan jumlah mencapai 5% (lima persen) atau lebih.
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham BCA. Direksi BCA memiliki 0,052%
saham BCA secara kumulatif. Berikut rincian kepemilikan saham BCA beserta persentase pada awal dan akhir tahun
buku oleh anggota Direksi secara langsung pada tahun 2024.
Jumlah Kepemilikan Saham BCA oleh Direksi Tahun 2024
Jumlah Kepemilikan Awal Jumlah Kepemilikan Akhir
Direksi Tahun Persentase Tahun Persentase
(per 1 Januari 2024) (per 31 Desember 2024)
Jahja Setiaatmadja 32.818.853 0,027% 33.850.785 0,027%
Gregory Hendra Lembong 784.719 0,001% 977.547 0,001%
Armand Wahyudi Hartono 4.256.065 0,003% 4.256.065 0,003%
Tan Ho Hien/Subur/Subur Tan 11.351.057 0,009% 10.710.172 0,009%
Rudy Susanto 2.518.448 0,002% 2.908.127 0,002%
Lianawaty Suwono 2.021.880 0,002% 2.264.685 0,002%
Santoso 2.422.053 0,002% 2.690.902 0,002%
Vera Eve Lim 1.912.261 0,002% 2.212.324 0,002%
Haryanto T. Budiman 561.695 0,000% 776.099 0,001%
Frengky Chandra Kusuma 1.891.049 0,002% 2.107.984 0,002%
John Kosasih 504.861 0,000% 731.076 0,001%
Antonius Widodo Mulyono 130.780 0,000% 262.511 0,000%
TOTAL 61.173.721 0,050% 63.748.277 0,052%
12. Rangkap Jabatan Anggota Direksi
a. Sepanjang tahun 2024, BCA telah memastikan bahwa anggota Direksi mematuhi ketentuan terkait rangkap
jabatan Direksi sesuai dengan Pasal 6 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik dan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
b. Seluruh anggota Direksi BCA tidak merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau
Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan dan/atau lembaga lain (tidak termasuk rangkap jabatan bila dalam hal
Direksi bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan pada perusahaan anak, menjalankan tugas
fungsional menjadi anggota Dewan Komisaris perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh BCA).
Tabel Rangkap Jabatan Direksi BCA Tahun 2024
Posisi di Perusahaan
Nama Jabatan di BCA Posisi di Bank Lain Tercatat/Institusi Bidang Usaha
Lainnya
Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur - - -
Gregory Hendra Wakil Presiden Direktur - - -
Lembong
Armand Wahyudi Wakil Presiden Direktur - - -
Hartono
342 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 345
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Posisi di Perusahaan
Nama Jabatan di BCA Posisi di Bank Lain Tercatat/Institusi Bidang Usaha
Lainnya
Tan Ho Hien/Subur/ Direktur - - -
Subur Tan
Rudy Susanto Direktur - - -
Lianawaty Suwono Direktur (yang juga - - -
merupakan Direktur yang
membawahkan fungsi
kepatuhan)
Santoso Direktur - - -
Vera Eve Lim Direktur - - -
Haryanto T. Budiman Direktur - - -
Frengky Chandra Kusuma Direktur - - -
John Kosasih Direktur - - -
Antonius Widodo Mulyono Direktur - - -
Tabel Rangkap Jabatan Direksi dalam Komite di BCA
Periode Jabatan
Nama Jabatan di BCA Posisi pada Komite
berdasarkan RUPST
Jahja President Director 2021-2026 • Ketua ALCO
Setiaatmadja • Ketua Credit Policy Committee
• Anggota Tetap KK Korporasi
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Gregory Hendra Deputy President 2021-2026 • Ketua Information Technology Steering Committee
Lembong Director • Anggota ALCO
(IT & Digital Banking) • Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap KK Korporasi
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Armand Wahyudi Deputy President 2021-2026 • Anggota ALCO
Hartono Director (Business • Anggota Tetap Risk Management Committee
Banking & Operation) • Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Tan Ho Hien/ Credit Risk & Legal 2021-2026 • Ketua KK Korporasi
Subur/Subur Tan Director • Anggota ALCO
• Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap KK Komersial
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Santoso Transaction Banking 2021-2026 • Anggota ALCO
Director • Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Rudy Susanto Corporate Banking & 2021-2026 • Anggota ALCO
Treasury Director • Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap KK Korporasi
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
John Kosasih Commercial & SME 2021-2026 • Anggota ALCO
Banking Director • Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap KK Komersial
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Haryanto T. Consumer Banking 2021-2026 • Anggota ALCO
Budiman Director • Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Frengky Chandra Branch & Network 2021-2026 • Anggota ALCO
Kusuma Director • Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
• Anggota Information Technology Steering Committee
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 343
Page 346
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Periode Jabatan
Nama Jabatan di BCA Posisi pada Komite
berdasarkan RUPST
Antonius Widodo Risk Management 2022-2026 • Ketua Risk Management Committee
Mulyono Director • Ketua Integrated Risk Management Committee
• Anggota ALCO
• Anggota Credit Policy Committee
• Anggota Information Technology Steering Committee
Lianawaty Compliance & 2021-2026 • Anggota Credit Policy Committee
Suwono Human Capital Mgmt. • Anggota Tetap Risk Management Committee
Director • Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
Vera Eve Lim Finance & Corporate 2021-2026 • Anggota ALCO
Planning Director • Anggota Tetap Risk Management Committee
• Anggota Tetap Integrated Risk Management Committee
13. Laporan Pelaksanaan Tugas dan Penilaian Hasil Penilaian Komite-Komite di bawah Direksi
Komite Eksekutif Direksi a. Asset Liability Committee (ALCO)
Komite Eksekutif Direksi merupakan komite-komite Sepanjang tahun 2024, ALCO telah merealisasikan
yang dibentuk oleh Direksi untuk memberikan kontribusi program kerja antara lain:
terkait pemenuhan kebutuhan bisnis BCA sesuai dengan 1) Mengevaluasi strategi dan posisi aset
bidang tugas dan tanggung jawab Direksi. dan liabilitas BCA sesuai dengan tujuan
pengelolaan risiko likuiditas, suku bunga dan
Saat ini terdapat 7 (tujuh) Komite Eksekutif di bawah nilai tukar.
Direksi yaitu: 2) Mengevaluasi dan menetapkan perubahan
a. Asset Liability Committee (ALCO). suku bunga dana dan pinjaman, suku bunga
b. Risk Management Committee (RMC). dasar kredit, serta limit yang berkaitan
c. Integrated Risk Management Committee (IRMC). dengan ALM.
d. Credit Policy Committee (CPC). 3) Melakukan review terhadap hasil simulasi
e. Credit Committee (CC). laba/rugi sesuai dengan strategi ALM BCA.
f. Information Technology Steering Committee 4) Menetapkan kebijakan dan strategi dalam
(KPTI). penataan struktur neraca dan portofolio
g. Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian investasi.
(KPKK).
b. Risk Management Committee (RMC)
Direksi melaksanakan penilaian terhadap Komite Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya
Eksekutif Direksi di atas dengan ketentuan sebagai selama tahun 2024, realisasi dari program kerja
berikut: Risk Management Committee adalah sebagai
berikut:
Kriteria: 1) Menginformasikan perubahan limit
Kriteria penilaian Komite Eksekutif Direksi didasarkan Secondary Reserves dan kewajiban
pada kepatuhan terhadap pedoman dan tata tertib transparansi suku bunga kredit.
kerja serta realisasi kerja/pelaksanaan tugas masing- 2) Menginformasikan usulan perubahan risk
masing komite. appetite dan risk tolerance.
3) Menginformasikan POJK tentang Penetapan
Proses: Status Kepengawasan dan Penanganan
Penilaian dilakukan oleh Direksi secara kolegial Permasalahan Bank Umum dan hasil penilaian
sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. maturitas digital BCA tahun 2023.
4) Menginformasikan usulan hasil perhitungan
Hasil: Suku Bunga Dasar Kredit per 31 Oktober
Direksi menilai bahwa sepanjang tahun 2024 seluruh 2024.
Komite Eksekutif Direksi telah memberikan kontribusi
sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan c. Integrated Risk Management Committee (IRMC)
memberikan opini yang bermanfaat, sehingga Sepanjang tahun 2024, IRMC telah merealisasikan
mendukung pelaksanaan tugas Direksi. Para komite program kerja sebagai berikut:
aktif berdiskusi secara berkala dalam membahas 1) Menginformasikan Laporan Profil Risiko
program kerja sesuai dengan perkembangan kondisi Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
BCA, perekonomian, dan regulasi yang berlaku. Direksi BCA Semester II - Tahun 2023.
menyampaikan penghargaan atas dukungan dan 2) Menginformasikan Laporan Profil Risiko
komitmen komite-komite tersebut. Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
BCA Semester I - Tahun 2024.
344 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 347
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
3) Menginformasikan terkait Risiko Reputasi. 3) Melakukan pengkajian dan pemantauan :
4) Menginformasikan usulan Limit Risiko a) Realisasi MPP dan Budget TI tahun 2024.
Terintegrasi BCA Digital. b) Langkah strategis untuk meningkatkan
tingkat layanan TI dan mengoptimaliasi
d. Credit Policy Committee (CPC) pemulihan bencana.
Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya c) Tindak Lanjut mitigasi serangan siber.
di tahun 2024, CPC telah melaksanakan program
kerja, yakni memberikan rekomendasi terkait: g. Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian
1) Review Kategori Kredit Korporasi & (KPKK)
Komersial KPKK telah merealisasikan program kerja yang
2) Kredit Cash Collateral dan Setara Cash mencakup pemberian masukan berupa informasi,
Collateral Beda Mata Uang Korporasi analisis, dan pertimbangan untuk membuat
rekomendasi kepada Direksi atas beberapa kasus
e. Credit Committee (CC) tindak pelanggaran yang dilakukan oleh pekerja
Sepanjang tahun 2024, CC telah memberikan yang memerlukan keputusan Direksi untuk tindak
keputusan atau rekomendasi atas pemberian lanjut penyelesaiannya berupa pengenaan sanksi
kredit (baru, tambahan, penurunan dan/atau dan/atau pembenahan sistem dan prosedur
perpanjangan, restrukturisasi kredit umum, operasional dan/atau pemrosesan kasus secara
dan restrukturisasi COVID-19) sesuai limit hukum.
kewenangan, termasuk penetapan/perubahan
struktur kredit. 14. Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi
Laporan Pelaksanaan Tugas Direksi selengkapnya
f. Information Technology Steering Committee disajikan pada halaman 24 bagian Laporan Direksi
(KPTI) pada Laporan Tahunan ini.
Sampai dengan 31 Desember 2024, KPTI telah
merealisasikan program kerja antara lain: Kebijakan dan pelaksanaan rapat Direksi, termasuk
1) Mengevaluasi dan mengawasi inisiatif rapat bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
TI yang dilaksanakan untuk mendukung rapat masing-masing anggota Direksi selengkapnya
delivery proyek-proyek strategis TI, sebagai disajikan pada halaman 350 dan 355 bagian Rapat
berikut: Dewan Komisaris, Direksi, dan Rapat Gabungan pada
a) Update progres pembangunan Laporan Tahunan ini.
data center baru, untuk menunjang
kebutuhan infrastruktur TI BCA dalam 15. Penilaian Kinerja Anggota Direksi
jangka panjang, mencakup strategi Penilaian terhadap Kinerja Anggota Direksi yaitu
migrasi ke data center baru, serta terkait prosedur pelaksanaan penilaian kinerja, kriteria
aspek-aspek baru yang berdampak yang digunakan, dan pihak yang melakukan penilaian
positif pada availability layanan BCA. dapat dilihat pada halaman 361 bagian Penilaian
b) Progres proyek strategis seperti: Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi pada Laporan
myBCA Individu, myBCA Bisnis, dan Tahunan ini.
lainnya.
c) Proyek modernisasi infrastruktur TI,
migrasi konektor BI Fast.
d) Proses Disaster Recovery menggunakan
Tabletop Scenario.
e) Layanan untuk Perusahaan Anak.
2) Mengevaluasi dan mengawasi:
a) Pelaksanaan proyek strategis TI yang
selaras dengan strategic corporate
objective BCA serta arah bisnis BCA.
b) Pelaksanaan kepatuhan terhadap aturan
regulator.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 345
Page 348
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
RAPAT DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, buku, dan diunggah dalam situs web BCA.
DAN RAPAT GABUNGAN b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan
rapat disampaikan kepada peserta paling
1. Rapat Dewan Komisaris lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
diselenggarakan (H-5).
Dasar Hukum c. Dalam hal terdapat rapat yang
BCA merujuk pada beberapa aturan berikut dalam diselenggarakan di luar jadwal, bahan rapat
menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris: disampaikan kepada peserta rapat paling
a. Peraturan OJK. lambat sebelum rapat diselenggarakan.
b. Anggaran Dasar BCA. 5. Kuorum dan keputusan rapat:
c. Piagam Dewan Komisaris. a. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan
berhak mengambil keputusan yang mengikat
Kebijakan Rapat jika sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga)
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris dalam Piagam bagian dari jumlah anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dan/atau Anggaran Dasar telah yang sedang menjabat hadir atau diwakili
mengatur antara lain: dalam rapat tersebut.
1. Mekanisme rapat b. Pengambilan keputusan dalam Rapat Dewan
Rapat Dewan Komisaris dapat diselenggarakan Komisaris wajib terlebih dahulu dilakukan
secara fisik atau secara elektronik melalui media berdasarkan musyawarah mufakat.
telekonferensi, video konferensi atau sarana c. Apabila musyawarah tidak mencapai
media elektronik sejenisnya. mufakat, maka pengambilan keputusan
2. Frekuensi rapat: dilakukan berdasarkan suara setuju lebih
a. Rapat Dewan Komisaris wajib dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara
diselenggarakan secara berkala paling yang sah yang dikeluarkan dalam rapat yang
sedikit 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan atau bersangkutan.
paling sedikit 6 (enam) kali dalam 1 (satu) d. Dewan Komisaris dapat juga mengambil
tahun. keputusan yang sah tanpa mengadakan
b. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib Rapat Dewan Komisaris, apabila
menghadiri rapat minimal 75% (tujuh puluh semua anggota Dewan Komisaris telah
lima persen) dalam 1 (satu) tahun. diberitahukan secara tertulis, dan
3. Pemanggilan rapat: memberikan persetujuan, mengenai usul
a. Untuk Rapat Dewan Komisaris yang telah yang diajukan serta menandatangani
dijadwalkan atau berdasarkan keputusan persetujuan tersebut. Keputusan yang
Rapat Dewan Komisaris sebelumnya, tidak diambil dengan cara demikian mempunyai
perlu dilakukan pemanggilan rapat. kekuatan yang sama dengan keputusan
b. Untuk Rapat Dewan Komisaris yang diambil dengan sah dalam Rapat
diselenggarakan di luar jadwal yang telah Dewan Komisaris.
ditentukan, pemanggilan wajib dilakukan e. Segala keputusan yang diambil dalam
paling lambat 1 (satu) hari sebelum Rapat Rapat Dewan Komisaris bersifat mengikat
Dewan Komisaris diadakan, atau dalam dan menjadi tanggung jawab bagi seluruh
waktu yang lebih singkat jika dalam keadaan anggota Dewan Komisaris.
mendesak. 6. Seorang anggota Dewan Komisaris hanya boleh
c. Dalam pemanggilan Rapat Dewan Komisaris diwakili oleh seorang anggota Dewan Komisaris
harus mencantumkan acara/topik, tanggal, lainnya berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang
waktu, mekanisme, dan tempat rapat serta dibuat untuk kepentingan rapat tersebut.
melampirkan materi rapat. 7. Risalah Rapat Dewan Komisaris:
d. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus a. Hasil Rapat Dewan Komisaris wajib
dilakukan secara tertulis dan disampaikan dituangkan dalam risalah rapat yang
kepada setiap anggota Dewan Komisaris ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan
dengan pos tercatat, dengan jasa kurir, atau Komisaris yang hadir.
dengan surat elektronik (e-mail) atau sarana b. Risalah rapat wajib didokumentasikan
lain yang dianggap efektif oleh Dewan dengan baik sesuai dengan ketentuan
Komisaris. peraturan yang berlaku.
4. Penjadwalan dan bahan rapat: c. Dalam hal terjadi perbedaan pendapat
a. Dewan Komisaris wajib menjadwalkan Rapat (dissenting opinion) maka hal tersebut wajib
Dewan Komisaris maupun Rapat Gabungan dicantumkan secara jelas dalam risalah
antara Dewan Komisaris dan Direksi untuk Rapat Dewan Komisaris beserta alasan
tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun perbedaan pendapat.
346 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 349
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Glosarium Rapat Dewan Komisaris dan Direksi Direksi
Keterangan Nama
Dewan Komisaris
JS Jahja Setiaatmadja
Keterangan Nama
HL Gregory Hendra Lembong
DES Djohan Emir Setijoso
AH Armand Wahyudi Hartono
TK Tonny Kusnadi
ST Tan Ho Hien/Subur atau Subur Tan
CH Cyrillus Harinowo
RS Rudy Susanto
RP Raden Pardede
LS Lianawaty Suwono
SS Sumantri Slamet
SL Santoso
VL Vera Eve Lim
HB Haryanto T. Budiman
FC Frengky Chandra Kusuma
JK John Kosasih
AW Antonius Widodo Mulyono
Pelaksanaan
Sepanjang tahun 2024, BCA telah melaksanakan 44 (empat puluh empat) kali Rapat Dewan Komisaris yang
diselenggarakan secara fisik dan melalui telekonferensi. BCA telah memenuhi ketentuan POJK mengenai frekuensi
minimal pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris.
Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda Rapat Dewan Komisaris
Jadwal Rapat Dewan Komisaris tahun 2024 telah dimuat dalam situs web BCA dan dapat diakses pada https://www.
bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi
Jadwal dan agenda Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat DES TK CH RP SS
1 10 Januari • Presentasi mengenai Quality Assurance dan √ √ √ Ijin/ √
2024 Maturity Assessment DAI Sakit
• Pembahasan Pengangkatan Kepala DAI
• Review Keputusan Kredit Mingguan
2 17 Januari 2024 • Presentasi DAI terkait Realisasi Kerja Tahun 2023 √ √ √ √ √
• Pembahasan mengenai Penunjukan Anggota KTKT
• Pembahasan Self-Assessment Dewan Komisaris
• Review Keputusan Kredit Mingguan
3 24 Januari • Pembahasan Dividen Final 2023 √ √ √ √ √
2024 • Review Keputusan Kredit Mingguan
4 31 Januari • Presentasi DIB terkait Perkembangan di sektor Trade Finance √ √ √ √ √
2024 • Diskusi Pembahasan KPI Direksi
• Review Keputusan Kredit Mingguan
5 7 Februari • Diskusi Dewan Komisaris dengan KRN perihal Usulan Tantiem Dewan √ √ √ √ √
2024 Komisaris dan Direksi
• Pembahasan Limit Grup dan Limit Pemberian Kredit ke PMA
• Review Keputusan Kredit Mingguan
6 21 Februari • Penunjukan Pemimpin RUPST BCA tahun 2024 √ √ √ √ √
2024 • Presentasi KPR terkait Laporan Triwulan IV/2023
• Presentasi Komite Audit terkait Laporan Triwulan IV/2023
• Review Keputusan Kredit Mingguan
7 28 Februari • Pembahasan dengan KRN mengenai pembayaran remunerasi √ √ √ √ √
2024 • Presentasi DBKM terkait Dampak Digitalisasi terhadap Pusat
Perdagangan
• Review Keputusan Kredit Mingguan
8 6 Maret 2024 • Pembahasan mengenai Limit Kredit dan Permohonan Kredit √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
9 13 Maret 2024 • Pembahasan mengenai Penunjukan Anggota KTKT √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 347
Page 350
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat DES TK CH RP SS
10 14 Maret 2024 Pembahasan dengan KRN √ √ √ √ √
11 20 Maret 2024 • Pelaporan KTKT Semester II/2023 kepada Dewan Komisaris Entitas √ √ √ √ √
Utama
• KPI PKKC 2024
12 27 Maret 2024 • Presentasi GSIT terkait Layanan Komunikasi di BCA √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
13 3 April 2024 • Presentasi Divisi Compliance terkait Penerapan APU-PPT PPPSPM di √ √ √ √ √
BCA periode Semester II-2023
• Review Keputusan Kredit Mingguan
14 17 April 2024 • Diskusi antara Dewan Komisaris dengan MRK terkait BOC Reporting √ √ √ √ √
Package
• Review Keputusan Kredit Mingguan
15 24 April 2024 • Diskusi Internal Dewan Komisaris √ √ Dinas √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
16 8 Mei 2024 • Presentasi Divisi International Banking terkait Perkembangan √ √ √ √ √
Pembiayaan Ekspor Impor
• Review Keputusan Kredit Mingguan
17 15 Mei 2024 • Presentasi KPR terkait Laporan Triwulan I-2024 √ √ √ √ √
• Presentasi Komite Audit terkait Laporan Triwulan I-2024
• Diskusi Internal Dewan Komisaris
• Review Keputusan Kredit Mingguan
18 17 Mei 2024 Diskusi Dewan Komisaris dengan Direksi, GARK, GBK dan GCF terkait √ √ √ √ √
Managing Concentration Risk
19 29 Mei 2024 • Diskusi Internal Dewan Komisaris √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
20 5 Juni 2024 • Presentasi Divisi Tresuri terkait Money Market Update √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
21 12 Juni 2024 • Presentasi Konsultan terkait Perkembangan Perekonomian Global √ √ √ √ √
• Presentasi DWM
• Review Keputusan Kredit Mingguan
22 19 Juni 2024 • Presentasi GARK dan GBK terkait Permohonan Kredit √ √ √ √ √
• Presentasi DCSP terkait Midyear Financial Forecast
• Penunjukan Anggota KTKT
• Review Keputusan Kredit Mingguan
23 20 Juni 2024 Review Risk Appetite Statement √ √ Dinas Ijin/ √
Sakit
24 26 Juni 2024 • Presentasi MRK terkait Kajian Monitoring Limit BMPK Pihak Terkait √ √ √ √ √
dan selain Pihak Terkait
• Risk Appetite Framework
• Review Keputusan Kredit Mingguan
25 3 Juli 2024 • Diskusi Internal Dewan Komisaris √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
26 10 Juli 2024 • Diskusi Internal Dewan Komisaris √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
27 17 Juli 2024 • Presentasi DAI terkait Realisasi Kerja Semester I-2024 √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
28 24 Juli 2024 • Presentasi DCSP terkait Competitive Assessment √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
29 31 Juli 2024 • Presentasi GARK terkait Permohonan Kredit √ √ √ √ √
• Review Keputusan Kredit Mingguan
30 7 Agustus 2024 • Presentasi GARK terkait Update Industri Telekomunikasi √ √ √ √ √
• Presentasi GSIT
• Review Keputusan Kredit Mingguan
31 14 Agustus • Perkembangan Industri Otomotif √ √ √ √ √
2024 • Update 2024 Trend in New Tech
• Review Keputusan Kredit Mingguan
32 28 Agustus • Presentasi KPR terkait Laporan Triwulan II/2024 √ √ √ √ √
2024 • Presentasi Komite Audit terkait Laporan Triwulan II/2024
• Review Keputusan Kredit Mingguan
348 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 351
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat DES TK CH RP SS
33 11 September • Presentasi GARK terkait Permohonan Kredit √ √ √ √ √
2024 • Presentasi GARK dan Tim Riset Ekonomi Industri terkait Update
Industri Besi Baja
• Review Keputusan Kredit Mingguan
34 18 September • Pemberhentian Anggota KTKT Perwakilan BCA Multi Finance √ √ √ √ √
2024 • Pelaporan KTKT Semester I/2024 kepada Dewan Komisaris Entitas
Utama
• Persetujuan Permohonan Fasilitas Kredit Pihak Terkait
• Review Keputusan Kredit Mingguan
35 25 September • Presentasi Divisi Compliance terkait Penerapan APU-PPT PPPSPM di √ √ √ Ijin/ √
2024 BCA periode Semester I-2024 Sakit
• Diskusi Dewan Komisaris bersama GARK dan GBK terkait Limit Kredit
• Presentasi GARK terkait Permohonan Kredit
• Review Keputusan Kredit Mingguan
36 2 Oktober • Presentasi GARK terkait Update Grup dalam Industri Pertambangan √ √ √ √ √
2024 • Review Keputusan Kredit Mingguan
37 23 Oktober • Presentasi GARK terkait Permohonan Kredit √ √ √ √ √
2024 • Diskusi Internal Dewan Komisaris
• Review Keputusan Kredit Mingguan
38 30 Oktober • Persetujuan Dividen Interim BCA tahun 2024 √ √ √ √ √
2024 • Presentasi DCSP terkait Outlook 2024 dan 1st Draft Budget
Consolidated 2025
• Presentasi GARK dan GBK terkait Update Grup dalam Industri Tekstil
• Review Keputusan Kredit Mingguan
39 6 November Presentasi Risk Management Division terkait: √ √ √ √ √
2024 • Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) PT BCA Tbk
Tahun 2025
• Rencana Resolusi (Resolution Plan) PT BCA Tbk tahun 2024
40 18 November • Presentasi Grup ESG terkait Rencana RUPS Tahunan BCA Tahun Buku √ √ √ √ √
2024 2024 (RUPST 2025)
• Persetujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) tahun
2025
• Presentasi DCSP terkait 2nd Draft Budget 2025 dan Rencana Bisnis
Bank (RBB) tahun 2025-2027
41 20 November • Presentasi SKPK terkait Penyelesaian Kredit √ √ √ √ √
2024 • Presentasi KPR terkait Laporan Triwulan III-2024
• Presentasi Komite Audit terkait Laporan Triwulan III-2024
• Review Keputusan Kredit Mingguan
42 4 Desember • Persetujuan Permohonan Fasilitas Kredit Pihak Terkait √ Ijin/ √ √ √
2024 • Review Keputusan Kredit Mingguan Sakit
43 11 Desember • Presentasi MRK terkait Cyber and IT Security Risk Management √ √ √ Ijin/ √
2024 Framework Sakit
• Diskusi Dewan Komisaris dengan Divisi Human Capital Management
• Review Keputusan Kredit Mingguan
44 18 Desember • Presentasi MRK terkait Analisis atas IT Strategic Plan √ √ √ √ √
2024 • Presentasi Grup Riset Ekonomi dan Industri terkait Perkembangan
Perekonomian Daerah
• Review Keputusan Kredit Mingguan
Jumlah Rapat 44
Jumlah Kehadiran 44 43 42 40 44
Persentase Kehadiran 100% 97,7% 95,4% 90,1% 100%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 349
Page 352
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rencana Rapat Dewan Komisaris Tahun 2025 Direksi paling lambat 5 (lima) hari kerja
BCA telah menjadwalkan Rapat Dewan Komisaris sebelum rapat diselenggarakan (H-5).
tahun 2025 sebagai berikut: b. Untuk rapat Direksi yang telah dijadwalkan
Bulan Tanggal atau berdasarkan keputusan rapat
Direksi sebelumnya, tidak perlu dilakukan
Januari 8, 15, 22
pemanggilan rapat.
Februari 5, 12, 19, 26 c. Untuk rapat Direksi yang diselenggarakan
Maret 5, 19 di luar jadwal yang telah ditentukan,
April 9, 16, 23, 30 pemanggilan wajib dilakukan paling lambat
1 (satu) hari sebelum rapat Direksi diadakan,
Mei 7, 14 21, 28
atau dalam waktu yang lebih singkat jika
Juni 4, 11, 18, 25 dalam keadaan mendesak.
Juli 2, 9, 16, 23 d. Dalam pemanggilan rapat harus
Agustus 6, 13, 20, 27 mencantumkan, agenda (tanggal, waktu
tempat, dan topik) serta melampirkan materi
September 3, 10, 17, 24
rapat.
Oktober 1, 15, 22, 29
e. Direksi memberikan konfirmasi kehadiran
November 5, 12, 19, 26 kepada Biro Direksi.
Desember 3, 10 4. Penjadwalan dan bahan rapat:
a. Direksi harus menjadwalkan Rapat Direksi
maupun Rapat Dewan Komisaris dengan
Jadwal Rapat Dewan Komisaris tersebut dapat Direksi untuk tahun berikutnya sebelum
berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan. berakhirnya tahun buku dan diunggah dalam
situs web BCA.
Rencana jadwal Rapat Dewan Komisaris tahun 2025 b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan
telah dimuat dalam situs web BCA sejak Desember rapat disampaikan kepada peserta paling
2024 dan dapat diakses pada https://www.bca.co.id/ lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat
id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi. diselenggarakan (H-5).
c. Dalam hal terdapat rapat yang
2. Rapat Direksi diselenggarakan di luar jadwal, bahan rapat
disampaikan kepada peserta rapat paling
Dasar Hukum lambat sebelum rapat diselenggarakan.
Penyelenggaraan rapat Direksi BCA dilaksanakan 5. Kuorum dan keputusan rapat:
berdasarkan peraturan-peraturan berikut: a. Rapat Direksi adalah sah dan berhak
a. Peraturan OJK. mengambil keputusan yang mengikat jika
b. Anggaran Dasar BCA. sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) bagian
c. Piagam Direksi. dari jumlah anggota Direksi yang sedang
menjabat hadir atau diwakili dalam rapat
Kebijakan Rapat tersebut.
Kebijakan rapat Direksi dalam Piagam Direksi dan/atau b. Setiap kebijakan dan keputusan strategis
Anggaran Dasar telah mengatur antara lain: wajib diputuskan melalui rapat Direksi
1. Mekanisme rapat dengan memperhatikan pengawasan sesuai
Rapat Direksi dapat diselenggarakan secara tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
fisik atau secara elektronik melalui media c. Pengambilan keputusan rapat Direksi wajib
telekonferensi, video konferensi atau sarana terlebih dahulu dilakukan berdasarkan
media elektronik sejenisnya. musyawarah mufakat.
2. Frekuensi rapat: d. Apabila pelaksanaan musyawarah tidak
a. Rapat Direksi wajib diselenggarakan secara mencapai mufakat, maka pengambilan
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam keputusan dilakukan berdasarkan suara
setiap bulan atau paling kurang 12 (dua belas) setuju lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
kali dalam setahun. jumlah suara sah yang dikeluarkan dalam
b. Setiap anggota Direksi wajib menghadiri rapat tersebut.
rapat minimal 75% (tujuh puluh lima persen) e. Direksi dapat juga mengambil keputusan
dalam 1 (satu) tahun. yang sah tanpa mengadakan rapat
3. Pemanggilan rapat: Direksi, apabila semua anggota Direksi
a. Pemanggilan rapat Direksi dilakukan oleh telah diberitahukan secara tertulis, dan
Biro Direksi melalui e-mail kepada seluruh memberikan persetujuan mengenai usul
350 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 353
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
yang diajukan serta menandatangani b. Risalah rapat Direksi wajib didokumentasikan
persetujuan tersebut. Keputusan yang dengan baik sesuai dengan ketentuan
diambil dengan cara demikian mempunyai regulasi terkait.
kekuatan yang sama dengan keputusan yang c. Perbedaan pendapat (dissenting opinion)
diambil dengan sah dalam rapat Direksi. yang terjadi dalam rapat Direksi, wajib
f. Segala keputusan yang diambil oleh Direksi dicantumkan secara tertulis dalam risalah
bersifat mengikat dan menjadi tanggung rapat beserta alasan perbedaan pendapat
jawab bagi seluruh anggota Direksi. tersebut.
6. Seorang anggota Direksi hanya boleh diwakili
oleh seorang anggota Direksi lainnya berdasarkan Pelaksanaan
Surat Kuasa Khusus yang dibuat untuk kepentingan Sepanjang tahun 2024, Direksi telah
rapat tersebut dengan catatan tidak menghapus menyelenggarakan 47 (empat puluh tujuh) kali rapat
hak memberikan suara untuk: Direksi yang diselenggarakan secara fisik dan melalui
a. kuorum kehadiran rapat; dan telekonferensi. BCA telah memenuhi ketentuan
b. kuorum pengambilan keputusan sesuai POJK mengenai frekuensi minimal pelaksanaan rapat
dengan kuasa yang diberikan sehingga hak Direksi.
suaranya diperhitungkan dalam kuorum
rapat. Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda Rapat
7. Risalah rapat: Direksi
a. Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam Jadwal rapat Direksi tahun 2024 telah dimuat dalam
risalah rapat yang ditandatangani oleh situs web BCA dan dapat diakses pada https://www.
seluruh anggota Direksi yang hadir dan bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-
disampaikan kepada seluruh anggota organisasi
Direksi.
Jadwal dan agenda rapat Direksi yang diselenggarakan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal dan Agenda Rapat JS HL AH ST RS LS SL VL HB FC JK AW
1 9 Januari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ Cuti √ √
Update Ekonomi
2 18 Januari 2024 √ √ √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √
• Customer Engagement by
Gallup
• Penguatan Peran Segment
Manager dalam Mendukung
Target CASA, Transaction &
Loan
• Update Budget 2024, Realisasi
KPI Direksi 2023 & Persetujuan
KPI Direksi 2024
3 25 Januari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Persetujuan KPI Kolektif 2024
4 1 Februari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Analyst Feedback FY 2023
• Update Progress BCA
Expoversary 2024
• Update Tabunganku dan
Review Biaya Admin Tabungan
• Summary and Follow Up BOD
Discussion tgl 4 Januari 2024
5 13 Februari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Transaksi Afiliasi
• ESG-GCG Updates FY 2023
• BCA Finance: how to improve
revenue & managing opex
• Persiapan Pemilu 14 Februari
2024
• Update Imlek Solitaire
6 15 Februari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Kinerja Keuangan BCA
Januari 2024
• Sharing konsep undian BCA
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 351
Page 354
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Tanggal dan Agenda Rapat JS HL AH ST RS LS SL VL HB FC JK AW
7 22 Februari 2024 √ √ √ √ Ijin/ √ √ √ √ √ √ √
• Credit Scoring di Kartu Kredit Sakit
BCA
• Pembahasan Outlook 2024
8 27 Februari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Ekonomi
• BCA Life: how to improve
revenue & managing opex
9 19 Maret 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• MyBCA Biz
• O1 Segment
• O2-O5 Segment Strategy
10 21 Maret 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Kinerja Keuangan BCA
Bulan Februari 2024
• Review Banking Sector FY
2023
• BCA Berbagi Ilmu, Kuliah
Umum bersama Direksi BCA
11 26 Maret 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Ekonomi
• POJK 27/2024
• Presentasi Laporan APU PPT
Semester II/2023
12 28 Maret 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Cuti
• SMILE KP dan Strategi CASA
Individu
• BCA Insurance: how to
improve revenue & managing
opex
• BCA Syariah: how to improve
revenue & managing opex
• End to End Aquiring Merchant
13 4 April 2024 √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• BCA Sekuritas: how to
improve revenue & managing
opex
• Acquiring Business Strategy
(DST)
• Seragam BCA (CCR)
14 18 April 2024 √ √ √ √ √ √ Cuti √ √ √ √ √
• Update Ekonomi (REI)
• Update Program Kredit SME
KOM, Debitur NPL (DBKM)
15 2 Mei 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Analyst Feedback 1Q 2024
• ESG-GCG Updates 1Q 2024
• Update Key Priorities 1Q24
16 16 Mei 2024 Dinas √ Dinas √ √ √ √ Cuti Cuti √ √ √
Update Kinerja Keuangan BCA
April 2024
17 28 Mei 2024 √ √ √ √ √ Dinas √ √ √ Dinas √ √
• Review Banking Sector
• Nasabah O1
• Update Progress O2
• O5 Segment Strategy
18 30 Mei 2024 √ √ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ √ √
• Update Ekonomi
• Penggunaan Pihak Ketiga
untuk Pengelolaan
Whistleblowing System
• SAPA Update
352 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 355
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Tanggal dan Agenda Rapat JS HL AH ST RS LS SL VL HB FC JK AW
19 11 Juni 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Kinerja Keuangan BCA
Mei 2024
• Festival BCA Merah Putih
20 13 Juni 2024 √ √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Review Digital Banking
• Mid Year Financial Forecast
21 27 Juni 2024 Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Ekonomi
22 4 Juli 2024 √ √ √ √ √ Training √ √ √ √ √ √
• Review Syariah Banking
• ATM dan CRM
• SMILE KP
• Kajian atas kemungkinan
Shifting Komponen Secondary
Reserves (ke SRBI dan SBN)
23 18 Juli 2024 √ √ √ √ Ijin/ √ √ √ √ √ √ √
• Judi Online Sakit
• Rencana event Silaturahmi
Purnabakti 2024
24 23 Juli 2024 √ √ √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √
• Update Ekonomi
• Update Bisnis Telemarketing
Asuransi (DMTM) Forecast
2024
• Forecast 2024 Update
25 25 Juli 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Payroll
• Update Wealth Summit 2024
• Persiapan IKF
26 1 Agustus 2024 √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ Dinas √
• Analyst Feedback 1H 2024
• Update Wealth Summit
27 08 Agustus 2024 √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Sharing DPBCA
• Kick Off Budget ESG
• GCG Updates 1H 2024
• GNI
28 15 Agustus 2024 √ Cuti √ √ √ √ Dinas √ √ √ √ √
• Update Kinerja Keuangan
Bulan Juli 2024
• Workgrup Plan Update -
Relationship Platform Project
(JARVIS) 2024
• Relationship Platform Project
(JARVIS) 2024
29 22 Agustus 2024 √ √ √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √
Perubahan Kuorum Kehadiran
Rapat Direksi dan Rapat Dewan
Komisaris
30 27 Agustus 2024 √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ √
Review Banking Sector 1H 2024
31 29 Agustus 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Ekonomi
32 10 September 2024 √ Dinas √ √ √ √ √ √ Dinas √ √ √
APU PPT
33 12 September 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ Dinas Cuti √ √
• Update Perkembangan Produk
Kartu Kredit PSAK71
• Update Kinerja Keuangan BCA
Agustus 2024
34 26 September 2024 Dinas √ √ Cuti √ √ √ Dinas √ √ √ √
Update Ekonomi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 353
Page 356
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Tanggal dan Agenda Rapat JS HL AH ST RS LS SL VL HB FC JK AW
35 8 Oktober 2024 √ √ Dinas Cuti √ Cuti √ √ √ √ √ √
BCA expo 2024 dan BCA
Expoversary 2025
36 22 Oktober 2024 √ Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ √ Dinas
Dividen Interim
37 24 Oktober 2024 √ Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
First Draft Consolidated Outlook
2024 & 2025
38 25 Oktober 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Resolution Plan & Recovery Plan
39 31 Oktober 2024 Dinas √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Ekonomi
• Analyst Feedback
40 5 November 2024 √ √ √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √
Recovery Plan BCA Digital dan
BCA Syariah
41 7 November 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Refreshment ESG
• Kredit Pensiunan
42 14 November 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
• 2025 Key Strategic Priorities
dan RBB Approval (2nd draft)
dan RAKB
• Update RUPS
43 19 November 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Kinerja Keuangan BCA
Bulan Oktober 2024
44 26 November 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Key Strategic Priorities
45 28 November 2024 √ √ Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ √
• Update Hasil Pelaksanaan BCA
Wealth Summit 2024
• Review Banking Sector
• Event Report UMKM Fest 2024
dan UMKM Fest 2025 dan
Penyampaian Budget RPIM
2025
46 12 Desember 2024 √ √ √ Dinas Cuti √ √ √ √ √ Dinas Dinas
• Update Kinerja Keuangan BCA
November 2024
• Customer Profitability
47 19 Desember 2024 √ √ √ √ √ √ Cuti √ Cuti √ √ √
Update Ekonomi
Jumlah Rapat 47
Jumlah Kehadiran 43 40 41 43 40 44 44 44 43 44 45 44
Persentase Kehadiran 91% 85% 87% 91% 85% 94% 94% 94% 91% 94% 96% 94%
354 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 357
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Rencana Rapat Direksi Tahun 2025 3. Pemanggilan rapat:
BCA telah menjadwalkan rapat Direksi tahun 2025 a. Untuk rapat gabungan yang telah
sebagai berikut: dijadwalkan atau berdasarkan keputusan
Bulan Tanggal rapat gabungan sebelumnya, tidak perlu
dilakukan pemanggilan rapat.
Januari 2,9,14,16,23,28,30
b. Untuk rapat yang diselenggarakan di luar
Februari 6,11,13,20,25,27
jadwal yang telah ditentukan, pemanggilan
Maret 6,11,13,20,25,27 wajib dilakukan paling lambat 1 (satu) hari
April 3,8,10,17,22,24 sebelum rapat diadakan, atau dalam waktu
Mei 1,8,13,15,22,27, 29 yang lebih singkat jika dalam keadaan
mendesak.
Juni 5,10,12,19,24,26
c. Dalam pemanggilan rapat harus
Juli 3,8,10,17,22,24, 31 mencantumkan acara/topik, tanggal,
Agustus 7,12,14,21,26,28 waktu, mekanisme dan tempat rapat serta
September 4,9,11,18,23,25 melampirkan materi rapat.
d. Pemanggilan rapat harus dilakukan secara
Oktober 2,9,14,16,23,28, 30
tertulis dan disampaikan kepada peserta
November 6,11,13,20,25,27
rapat dengan pos tercatat, dengan jasa kurir,
Desember 4,9,11,18,23,25 atau dengan surat elektronik (e-mail) atau
sarana lain yang dianggap efektif.
Jadwal rapat Direksi tersebut dapat berubah sewaktu- 4. Penjadwalan dan bahan rapat:
waktu sesuai dengan kebutuhan. a. Dewan Komisaris dan Direksi menjadwalkan
rapat gabungan untuk tahun berikutnya
Rencana jadwal rapat Direksi tahun 2025 telah dimuat sebelum berakhirnya tahun buku.
dalam situs web BCA sejak Desember 2024 dan dapat b. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan
diakses pada https://www.bca.co.id/id/tentang- rapat disampaikan kepada peserta rapat
bca/tata-kelola/struktur-organisasi. paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
rapat diselenggarakan.
3. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan 5. Kuorum dan keputusan rapat:
Direksi a. Rapat dianggap sah dan berhak mengambil
keputusan yang mengikat apabila lebih dari
Dasar Hukum ½ (satu per dua) bagian dari jumlah anggota
a. Pasal 31 ayat 3 POJK No. 33/POJK.04/2014 Dewan Komisaris dan anggota Direksi hadir
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau atau diwakili dalam rapat tersebut.
Perusahaan Publik menyatakan bahwa Dewan b. Pengambilan keputusan rapat gabungan
Komisaris wajib mengadakan rapat bersama terlebih dahulu dilakukan berdasarkan
Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali musyawarah mufakat.
dalam 4 (empat) bulan. c. Apabila pelaksanaan musyawarah tidak
b. Pasal 16 ayat 3 POJK No. 33/POJK.04/2014 mencapai mufakat, maka pengambilan
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau keputusan dilakukan berdasarkan suara
Perusahaan Publik menyatakan bahwa Direksi setuju lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
wajib mengadakan rapat Direksi bersama Dewan jumlah suara sah yang dikeluarkan dalam
Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali rapat tersebut.
dalam 4 (empat) bulan. d. Segala keputusan yang diambil dalam rapat
gabungan bersifat mengikat.
Kebijakan Rapat 6. Seorang anggota Direksi hanya boleh diwakili
Rapat gabungan telah diatur dalam Piagam Direksi dan oleh seorang anggota Direksi lainnya dan seorang
Piagam Dewan Komisaris serta Anggaran Dasar BCA. anggota Dewan Komisaris hanya boleh diwakili
Kebijakan tersebut mengatur antara lain: oleh seorang anggota Dewan Komisaris lainnya
1. Mekanisme rapat: berdasarkan Surat Kuasa Khusus yang dibuat
Rapat gabungan dapat diselenggarakan secara untuk kepentingan rapat tersebut.
fisik atau secara elektronik melalui media 7. Risalah rapat:
telekonferensi, video konferensi atau sarana a. Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah
media elektronik sejenisnya. rapat, ditandatangani oleh anggota Direksi
2. Frekuensi rapat: dan anggota Dewan Komisaris yang hadir,
Dewan Komisaris dan Direksi wajib mengadakan dan disampaikan kepada seluruh anggota
rapat gabungan secara berkala paling kurang 1 Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 355
Page 358
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
b. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat beserta alasannya wajib dicantumkan
secara jelas dalam risalah rapat.
Pelaksanaan
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris dan Direksi telah menyelenggarakan rapat gabungan sebanyak 6 (enam) kali yang
diselenggarakan secara fisik dan melalui telekonferensi.
BCA telah memenuhi ketentuan POJK mengenai frekuensi minimal pelaksanaan rapat gabungan Dewan Komisaris
dengan Direksi.
Frekuensi Kehadiran, Jadwal, dan Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2024 telah dimuat dalam situs web BCA dan dapat diakses
pada https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi.
Jadwal dan Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi yang diselenggarakan selama tahun 2024:
Tanggal dan Agenda DIREKSI & DEWAN KOMISARIS
No.
Rapat JS HL AH ST RS LS SL VL HB FC JK AW DE TK CH RP SS
1 11 Januari 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ Cuti √ √ √ √ √ √ √
Update Kinerja
Keuangan BCA Bulan
Desember 2023
2 18 April 2024 √ √ √ √ √ √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Kinerja
Keuangan BCA
Triwulan I-2024
3 18 Juli 2024 √ √ √ √ Ijin/ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Kinerja Sakit
Keuangan BCA
Semester I/2024
4 29 Juli 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Ijin/ √ √ √ √ √
Mid Year Strategy Sakit
Review
5 21 Oktober 2024 √ √ √ √ √ Cuti √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Update Kinerja
Keuangan BCA
Triwulan III-2024
6 22 Oktober 2024 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2025 Strategy and
Planning
Jumlah Rapat 6
Jumlah Kehadiran 6 6 6 6 5 5 5 6 6 5 6 5 6 6 6 6 6
Persentase Kehadiran (%) 100 100 100 100 83 83 83 100 100 83 100 83 100 100 100 100 100
Rencana Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Rencana jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan
Direksi Tahun 2025 Direksi tahun 2025 telah dimuat dalam situs web BCA
BCA telah menjadwalkan rapat gabungan Dewan sejak Desember 2024 dan dapat diakses pada https://
Komisaris dan Direksi tahun 2025 sebagai berikut: www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-
Bulan Tanggal organisasi
Januari 14
4. Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam
April 17
RUPS Selama Tahun 2024
Juli 10, 28, 29 Tingkat kehadiran Dewan Komisaris, dan Direksi dalam
Oktober 9, 10, 13, 14 RUPS selama tahun 2024 telah diungkapkan dalam
Bagian Rapat Umum Pemegang Saham halaman 299-
300 dalam Laporan Tahunan ini.
Jadwal rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
dengan kebutuhan.
356 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 359
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN • Hubungan keluarga sampai derajat kedua, baik vertikal
KOMISARIS, DIREKSI, DAN PEMEGANG maupun horizontal dengan anggota Direksi, anggota
SAHAM PENGENDALI Dewan Komisaris lain.
Yang dimaksud dengan hubungan afiliasi antara anggota Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BCA tidak
Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali memiliki hubungan afiliasi, baik hubungan keuangan
dan/atau Pemegang Saham Pengendali Terakhir baik maupun keluarga dengan sesama anggota Dewan
langsung maupun tidak langsung adalah sebagai berikut: Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali
• Hubungan keuangan, di mana anggota Direksi dan/ dan/atau Pemegang Saham Pengendali Terakhir, kecuali
atau anggota Dewan Komisaris yang menerima Bapak Armand W. Hartono, yang memiliki hubungan afiliasi
penghasilan, bantuan keuangan, atau pinjaman dari: (hubungan keluarga dan hubungan keuangan) dengan
a. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Pemegang Saham Pengendali Terakhir, yakni Bapak Robert
Komisaris BCA lain; Budi Hartono. Adapun rincian pengungkapan tersebut
b. perusahaan yang pemegang saham adalah sebagai berikut.
pengendalinya adalah anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris BCA; dan/atau
c. pemegang saham pengendali dan/atau
pemegang saham pengendali terakhir BCA;
1. Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris Lainnya, Anggota
Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali
Tabel Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris BCA
Hubungan Keluarga dengan: Hubungan Keuangan dengan:
Pemegang Pemegang
Pemegang Pemegang
Dewan Saham Dewan Saham
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Pengendali Komisaris Pengendali
Pengendali Pengendali
Terakhir Terakhir
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Ir. Djohan Presiden - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Emir Komisaris
Setijoso
Tonny Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kusnadi
Cyrillus Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Harinowo Independen
Raden Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Pardede Independen
Sumantri Komisaris - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Slamet Independen
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 357
Page 360
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
2. Hubungan Afiliasi Anggota Direksi dengan Anggota Direksi Lainnya, Anggota Dewan Komisaris, dan
Pemegang Saham Pengendali
Tabel Hubungan Afiliasi Anggota Direksi BCA
Hubungan Keluarga dengan: Hubungan Keuangan dengan:
Pemegang Pemegang
Pemegang Pemegang
Dewan Saham Dewan Saham
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Pengendali Komisaris Pengendali
Pengendali Pengendali
Terakhir Terakhir
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Jahja Presiden - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Setiaatmadja Direktur
Gregory Wakil - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hendra Presiden
Lembong Direktur
Armand Wakil - √ - √ - √ √ - √ - √ - √ √ -
Wahyudi Presiden
Hartono Direktur
Tan Ho Hien/ Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Subur atau
Subur Tan
Rudy Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Susanto
Lianawaty Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Suwono (yang juga
merupakan
Direktur yang
membawah-
kan fungsi
Kepatuhan)
Santoso Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Vera Eve Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Lim
Haryanto T. Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Budiman
Frengky Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Chandra
Kusuma
John Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kosasih
Antonius Direktur - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √ - √
Widodo
Mulyono
Informasi mengenai hubungan afiliasi Direksi dan Dewan Komisaris selengkapnya dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan halaman 62-78 dalam Laporan Tahunan ini.
358 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 361
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN BCA tidak membatasi kesempatan bagi wanita maupun
KOMISARIS DAN DIREKSI pria yang memenuhi kualifikasi untuk menjadi anggota
Dewan Komisaris ataupun anggota Direksi. Dalam
BCA memiliki kebijakan keberagaman komposisi anggota proses nominasi, KRN mempertimbangkan antara lain
Dewan Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan kualifikasi kandidat anggota Dewan Komisaris dan
ketentuan Prinsip dan Rekomendasi OJK sebagaimana anggota Direksi, memperhatikan kondisi eksternal dan
diatur dalam SE OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang internal sesuai arahan strategi BCA dan melakukan
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. komunikasi dengan pemegang saham pengendali (jika
usulan bukan dari pemegang saham pengendali).
1. Kebijakan Keberagaman
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
dan Direksi telah tertuang dalam Piagam Dewan dan Direksi yang tertuang dalam Piagam Dewan
Komisaris serta Piagam Direksi. Kebijakan tersebut Komisaris dan Piagam Direksi dapat dilihat pada situs
mengatur keberagaman anggota Dewan Komisaris web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
dan anggota Direksi baik dalam hal pendidikan tata-kelola/struktur-organisasi).
(bidang studi), pengalaman kerja, usia, keahlian, dan
independensi tanpa membedakan jenis kelamin, suku,
agama, dan ras. Pertimbangan keberagaman tersebut
akan berdampak pada ketepatan proses pencalonan
dan penunjukan individual anggota Dewan Komisaris
dan anggota Direksi ataupun komposisi Dewan
Komisaris dan Direksi secara kolegial.
2. Keberagaman Komposisi Anggota Dewan Komisaris
Keberagaman komposisi anggota Dewan Komisaris pada tahun 2024 dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Aspek
No. Realisasi di BCA
Keberagaman
1. Keahlian Anggota Dewan Komisaris memiliki keahlian yang beragam yaitu: audit, banking & financial
strategy, banking supervision, banking operation & services, banking & finance, branch banking,
capital market, corporate banking, corporate planning, economic development planning,
finance, internal audit, individual banking, Information Technology, monetary economy, macro &
international economy, risk management.
2. Pendidikan Anggota Dewan Komisaris memiliki jenjang pendidikan yang beragam mulai dari sarjana, master,
sampai dengan doktoral di bidang akuntansi, teknik, keuangan, dan ekonomi.
3. Pengalaman Anggota Dewan Komisaris memiliki pengalaman kerja yang beragam antara lain berasal dari
Kerja profesional pada perbankan maupun lembaga keuangan nasional/multinasional, konsultan, dosen,
dan pejabat pemerintahan.
4. Usia Anggota Dewan Komisaris memiliki usia yang beragam mulai dari 64 tahun sampai dengan 83
tahun.
5. Jenis Kelamin Anggota Dewan Komisaris BCA saat ini seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.
6. Independensi • Seluruh anggota Dewan Komisaris, independen terhadap pemegang saham pengendali BCA.
• Mayoritas (lebih dari 60% (enam puluh persen)) anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris
Independen. Dari 5 (lima) anggota Dewan Komisaris, BCA memiliki 3 (tiga) orang Komisaris
Independen.
Informasi data diri terkait keberagaman Dewan Komisaris selengkapnya dapat dilihat pada bagian Profil Perusahaan
halaman 74-78 dalam Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 359
Page 362
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Keberagaman Komposisi Anggota Direksi
Keberagaman komposisi anggota Direksi pada tahun 2024 dapat dilihat pada tabel berikut:
Aspek
No. Realisasi di BCA
Keberagaman
1. Keahlian Anggota Direksi memiliki keahlian yang beragam yaitu: accounting & financial management,
banking strategy, branch banking management, banking operation & service excellence,
banking compliance, branch banking management, business partnership, capital market, change
management, corporate banking business, commercial & SME banking, consumer banking,
corporate lending business, corporate banking operation & services, corporate culture, consumer
card issuance & acquisition, corporate strategy, compliance, digital banking, employee training
& development, ESG, general insurance, human capital management, international banking
business, information technology & digital transformation, information technology & digital
innovation, information system & technology, legal & litigation, lending business, life insurance,
loan restructuring, marketing strategy, merger & acquisition, micro lending, network distribution
& delivery channel management, procurement & property management, retail payment
settlement, risk management, sharia/islamic banking strategy, strategic planning & transformation,
syndication loan, transaction banking, transaction banking business development treasury, wealth
management, wholesale banking.
2. Pendidikan Anggota Direksi memiliki jenjang pendidikan yang beragam mulai dari sarjana, magister, sampai
dengan doktoral di bidang ekonomi, akuntansi, teknologi informasi, hukum, teknik, dan bisnis.
3. Pengalaman Anggota Direksi memiliki pengalaman kerja yang beragam antara lain berasal dari profesional
Kerja pada perbankan maupun lembaga keuangan nasional/multinasional, konsultan, dosen, dan kantor
akuntan.
4. Usia Anggota Direksi memiliki usia yang beragam mulai dari 49 tahun sampai dengan 69 tahun.
5. Jenis Kelamin Terdapat 2 (dua) orang anggota Direksi berjenis kelamin perempuan dari 12 (dua belas) orang
anggota Direksi.
6. Independensi • Presiden Direktur merupakan pihak yang independen terhadap pemegang saham pengendali
BCA.
• Seluruh Direksi merupakan pihak yang independen terhadap pemegang saham pengendali
BCA, kecuali Bapak Armand W. Hartono.
Informasi mengenai data diri terkait keberagaman Direksi selengkapnya dapat dilihat pada Profil Perusahaan halaman
62-73 Laporan Tahunan 2024 ini.
360 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 363
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS 1) Pengawasan dan pemberian saran kepada
DAN DIREKSI Direksi terkait:
a. Strategi dan rencana penting BCA;
BCA telah memiliki kebijakan penilaian kinerja atas Dewan b. Integritas laporan keuangan BCA;
Komisaris dan Direksi yang disusun berdasarkan peraturan c. Sistem pengendalian internal dan
perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan manajemen risiko; dan
ketentuan POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan d. Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, 2) Pemberian persetujuan atas keputusan
SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Direksi sesuai ketentuan yang diatur dalam
Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum, POJK No. Anggaran Dasar BCA atau peraturan
21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola perundang-undangan. Hasil kerja Dewan
Perusahaan Terbuka, dan SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 Komisaris dapat dilihat dalam laporan
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan. Pengawasan Dewan Komisaris halaman
36-42 dimana di dalamnya terdapat fungsi
BCA melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan pengawasan dan pemberian nasihat Dewan
Direksi setiap tahun berupa: Komisaris kepada Direksi, evaluasi strategi,
• Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi secara penerapan tata kelola maupun pengendalian
kolegial; internal dan manajemen risiko.
• Penilaian kinerja individu masing-masing anggota
Dewan Komisaris dan anggota Direksi; dan d. Pihak yang Melakukan Penilaian dan Evaluasi
• Penilaian kinerja Presiden Direktur. Penilaian kinerja terhadap anggota Dewan
Komisaris secara kolegial dan individu dilakukan
1. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian melalui mekanisme sebagai berikut:
Kinerja Dewan Komisaris • Penilaian Kinerja terhadap anggota Dewan
Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris secara kolegial
Komisaris di BCA meliputi: Dewan Komisaris secara bersama-
a. Metode dan Sarana Penilaian sama melakukan penilaian sendiri (self-
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian assessment) yang kemudian hasil penilaian
sendiri (self-assessment) yang dilakukan oleh tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
anggota Dewan Komisaris dengan menggunakan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari
Formulir Self-Assessment. Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
• Penilaian Kinerja terhadap anggota Dewan
b. Waktu Pelaksanaan Komisaris secara individual
Dewan Komisaris wajib melakukan penilaian Masing-masing anggota Dewan Komisaris
sendiri (self-assessment) secara kolegial dan melakukan penilaian sendiri (self-
individu minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. assessment) yang kemudian hasil penilaian
tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
c. Kriteria atau Tolok Ukur Komisaris berdasarkan rekomendasi dari
Kriteria yang digunakan untuk melakukan KRN.
penilaian terhadap Dewan Komisaris secara
individu dan kolegial mencakup:
e. Alur Proses Penilaian
Hasil self-assessment Dewan
Presiden Komisaris dan
Komisaris baik terhadap kolegial Hasil evaluasi:
masing-masing anggota
maupun individu dievaluasi oleh - Penilaian Kinerja Kolegial
Dewan Komisaris mengisi
Dewan Komisaris melalui rapat - Penilaian Kinerja Individu
Formulir Self-Assessment
berdasarkan rekomendasi KRN
f. Hasil Penilaian Tahun 2024
Pada tahun 2024, hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat
“Sangat Baik” dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham
dan seluruh pemangku kepentingan. Berikut merupakan uraian secara rinci atas hasil penilaian kinerja Dewan
Komisaris secara kolegial dan individu:
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 361
Page 364
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
• Hasil penilaian kinerja terhadap Dewan BCA, seperti tren industri perbankan, ancaman
Komisaris secara kolegial adalah “Sangat maupun peluang yang timbul, perubahan perilaku
Baik” dan rata-rata hasil penilaian kinerja nasabah, perubahan regulasi, efisiensi proses,
terhadap individu anggota Dewan Komisaris dan kecukupan kebutuhan sumber daya manusia.
adalah “Sangat Baik”. Hasil kajian tersebut akan menentukan berbagai
sasaran strategis utama seperti inisiatif digital,
2. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian pengembangan teknologi dan cybersecurity,
Kinerja Direksi proses improvement, kepatuhan terhadap
Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi di BCA perubahan-perubahan regulasi (termasuk
meliputi: perubahannya), pengawasan terkait Tata Kelola
a. Metode dan Sarana Penilaian Perusahaan yang Baik, implementasi ESG,
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian ekspansi usaha yang prudent serta sasaran
sendiri (self-assessment) yang dilakukan oleh strategis lainnya.
anggota Direksi dengan menggunakan Formulir
Self-Assessment. Selanjutnya, sasaran-sasaran strategis tersebut
diterjemahkan ke dalam Key Performance
b. Waktu Pelaksanaan Indicators (KPI) sesuai dengan tugas dan
Direksi wajib melakukan penilaian sendiri (self- tanggung jawab masing-masing anggota Direksi
assessment) secara individu dan kolegial minimal dengan memperhatikan tanggung jawab kolegial
1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. dan individual, baik secara finansial maupun non-
finansial. KPI yang telah ditetapkan tersebut
c. Kriteria atau Tolok Ukur kemudian disepakati bersama oleh jajaran Direksi.
Kriteria yang digunakan untuk melakukan
penilaian kinerja Direksi secara individu dan d. Pihak yang Melakukan Penilaian
kolegial mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang Penilaian kinerja terhadap Direksi secara kolegial
telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Indikator dan individu dilakukan melalui mekanisme sebagai
kinerja setiap anggota Direksi ditetapkan dengan berikut:
menggunakan pendekatan Balanced Scorecard • Penilaian Kinerja terhadap Direksi secara
yang terdiri dari 4 (empat) perspektif yaitu: kolegial.
• keuangan; Direksi secara bersama-sama melakukan
• nasabah; penilaian sendiri (self-assessment) yang
• proses bisnis internal; kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi
• pembelajaran dan pengembangan. dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan
rekomendasi dari KRN.
Balanced Scorecard tersebut diturunkan dari • Penilaian Kinerja terhadap individu masing-
Rencana Bisnis Bank (RBB) yang merupakan hasil masing anggota Direksi.
dari proses review dan penentuan strategi serta Masing-masing anggota Direksi melakukan
target bisnis yang dilakukan secara tahunan, penilaian sendiri (self-assessment) yang
melibatkan Direksi, pemimpin unit-unit kerja kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi
dan Dewan Komisaris. Dalam prosesnya, BCA dalam Rapat Dewan Komisaris berdasarkan
mengkaji dan mendalami berbagai aspek rekomendasi dari KRN.
eksternal yang berpengaruh terhadap kinerja
e. Alur Proses Penilaian
Hasil self- Dewan Komisaris
Pembahasan
Masing-masing assessment membahas Hasil evaluasi:
masing-masing
anggota disampaikan hasil penilaian • Penilaian
penilaian
Direksi mengisi untuk kemudian Direksi dengan kinerja kolegial
anggota Direksi
Formulir dievaluasi dan mempertimbangkan • Penilaian
dipimpin
Self-Assessment divalidasi oleh hasil evaluasi dan Kinerja Individu
Presiden Direktur
KRN validasi dari KRN
362 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 365
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
f. Komponen Penilaian Direksi
Dalam rangka mendukung Self-Assessment Direksi secara individual, BCA menyusun suatu komponen penilaian
kinerja sesuai tugas tanggung jawab masing-masing Direksi yaitu mencakup komponen finansial, nasabah, proses
bisnis internal, dan pembelajaran serta pengembangan. Komponen penilaian kinerja yang dimaksud adalah
sebagai berikut:
Proses Bisnis Pembelajaran dan
Keuangan Pelanggan
Internal Pengembangan
Penilaian Kolegial 40% 20% 25% 15%
Presiden Direktur
Jahja Setiaatmadja 40% 20% 25% 15%
Wakil Presiden Direktur
Gregory Hendra Lembong 40% 20% 25% 15%
Armand W. Hartono 40% 20% 25% 15%
Direktur Bisnis
Santoso 40% 20% 25% 15%
Rudy Susanto 40% 20% 25% 15%
John Kosasih 40% 20% 25% 15%
Haryanto T. Budiman 40% 20% 25% 15%
Direktur Non Bisnis
Vera Eve Lim 40%* 20% 25% 15%
Frengky Chandra Kusuma 40%* 20% 25% 15%
Subur Tan 30% 20% 35% 15%
Antonius Widodo 30% 20% 35% 15%
Lianawaty Suwono 30% 20% 35% 15%
Catatan:
*) Bobot Keuangan 40% (sama dengan Direktur Bisnis) dikarenakan Ibu Vera Eve Lim bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target
finansial dan Bapak Frengky Chandra Kusuma bertanggung jawab dalam melakukan koordinasi pencapaian target wilayah dan cabang BCA (finansial dan
non finansial)
g. Hasil Penilaian Kinerja Tahun 2024 b. Waktu Pelaksanaan
Pada tahun 2024, hasil penilaian kinerja Direksi Presiden Direktur wajib melakukan penilaian
telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan sendiri (self-assessment) minimal 1 (satu) kali
predikat “Sangat Baik” dalam memastikan dalam 1 (satu) tahun.
pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi
ekspektasi pemegang saham dan seluruh c. Kriteria atau Tolok Ukur
pemangku kepentingan. Berikut merupakan Kriteria atau tolok ukur yang digunakan untuk
uraian atas hasil penilaian kinerja Direksi secara melakukan penilaian terhadap Presiden Direktur
kolegial dan individu: secara individual mengacu pada Rencana Bisnis
• Hasil penilaian kinerja terhadap Direksi Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris.
secara kolegial adalah “Sangat Baik” dan BCA telah menyusun komponen penilaian sesuai
rata-rata hasil penilaian kinerja terhadap dengan tugas dan tanggung jawab Presiden
individu anggota Direksi adalah “Sangat Direktur yang mencakup komponen finansial,
Baik”. nasabah, proses bisnis, dan pembelajaran serta
pengembangan.
3. Prosedur Pelaksanaan dan Kriteria Penilaian
Kinerja Presiden Direktur d. Pihak yang Melakukan Penilaian
Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Presiden Presiden Direktur melakukan penilaian sendiri
Direktur BCA meliputi: (self-assessment) yang kemudian hasil penilaian
a. Metode Penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Penilaian dilakukan dengan metode penilaian Komisaris berdasarkan rekomendasi dari Komite
sendiri (self-assessment) dengan menggunakan Remunerasi dan Nominasi (KRN).
Formulir Self-Assessment.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 363
Page 366
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
e. Alur Proses Penilaian
Dewan Komisaris
Hasil self-assessment membahas hasil self-
Presiden Direktur disampaikan untuk assessment Presiden Hasil evaluasi:
mengisi formulir self- kemudian dievaluasi Direktur dengan penilaian kinerja
assessment dan divalidasi oleh mempertimbangkan Presiden Direktur
KRN hasil evaluasi dan
validasi dari KRN
f. Komponen Penilaian Presiden Direktur
Dalam rangka mendukung Self-Assessment Presiden Direktur secara individual, BCA menyusun suatu komponen
penilaian sesuai tugas tanggung jawab Presiden Direktur yaitu mencakup komponen finansial, nasabah, proses
bisnis internal, dan pembelajaran serta pengembangan.
Proses Bisnis Pembelajaran dan
Keuangan Pelanggan
Internal Pengembangan
Presiden Direktur
Jahja Setiaatmadja 40% 20% 25% 15%
g. Hasil Penilaian Tahun 2024
Pada tahun 2024, Presiden Direktur dinilai telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan predikat “Sangat Baik”
dalam memastikan pencapaian kinerja Bank yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham dan seluruh
pemangku kepentingan.
364 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 367
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KEBIJAKAN REMUNERASI BCA menggunakan jasa konsultan eksternal yaitu Willis
Towers Watson dalam melakukan benchmark remunerasi
BCA telah memiliki dan menerapkan secara konsisten pegawai terhadap industri. Konsultan eksternal tersebut
kebijakan remunerasi yang mencakup seluruh jajaran bertugas untuk menghimpun dan menyediakan data
organisasi, termasuk anggota Dewan Komisaris dan remunerasi yang ada di industri untuk digunakan sebagai
anggota Direksi serta seluruh Pegawai, yang disesuaikan salah satu dasar/pertimbangan dalam menetapkan
dengan kemampuan BCA dan dilakukan secara hati- kebijakan remunerasi BCA.
hati agar dapat mengakomodir perkembangan kualitas
pegawai dan jajaran manajemen BCA. Pengkajian Kebijakan Remunerasi
BCA melakukan kaji ulang atas kebijakan remunerasi secara
Latar Belakang dan Tujuan berkala dengan menyesuaikan pada ketentuan serta
Kebijakan remunerasi BCA disusun dengan mengacu pada best practice. Perbaikan atas hasil kaji ulang kebijakan
POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi telah
Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum dilakukan dengan diterbitkannya Surat Keputusan Dewan
dan SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Komisaris No.116/SK/KOM/2023 tanggal 6 Juli 2023 Perihal
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
Umum. Kebijakan remunerasi BCA ditetapkan dengan
tujuan mengembangkan kualitas Insan BCA dengan tetap Independensi Penerapan Kebijakan Remunerasi
memperhatikan ketahanan dan kelangsungan usaha BCA. BCA memastikan independensi penerapan remunerasi
bagi seluruh pegawai termasuk unit yang melakukan
Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Tetap paling sedikit fungsi kontrol/pengawasan (seperti Divisi Audit Internal)
memperhatikan skala usaha, kompleksitas usaha, peer pada unit lainnya. Persetujuan penetapan sasaran bisnis
group, tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan seluruh pegawai harus melalui persetujuan atasan langsung
serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang- dan atasan dari atasan langsung. Independensi unit yang
undangan. Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel melakukan fungsi kontrol dilakukan melalui pemisahan
juga memperhatikan faktor risiko dalam kegiatan usaha struktur organisasi unit kontrol serta penetapan penilaian
BCA, yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko kinerja unit kontrol yang tidak dikaitkan dengan pencapaian
operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategik, target bisnis/kinerja dari unit kerja yang diawasinya.
risiko kepatuhan, risiko intra grup, dan risiko asuransi.
Pihak yang Menjadi Material Risk Takers (MRT)
Komite Remunerasi Pihak yang menjadi MRT paling sedikit memenuhi kriteria
Dewan Komisaris BCA telah membentuk Komite Remunerasi sebagai berikut:
dan Nominasi (KRN) yang salah satu fungsinya adalah a. Direksi dan/atau pegawai lainnya yang karena tugas
untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan dan tanggung jawabnya mengambil keputusan yang
pengembangan kebijakan serta penerapan remunerasi berdampak signifikan terhadap profil risiko BCA; atau
bagi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi BCA. b. Direksi, Dewan Komisaris dan/atau pegawai yang
memperoleh Remunerasi yang Bersifat Variabel
Komposisi, struktur keanggotaan, tugas dan tanggung dengan nilai yang besar.
jawab, pelaksanaan rapat, dan remunerasi yang telah
dibayarkan kepada anggota KRN selengkapnya disajikan Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut, BCA menetapkan
pada halaman 384-388 bagian Komite Remunerasi dan pihak yang menjadi MRT adalah seluruh anggota Dewan
Nominasi pada Laporan Tahunan ini. Komisaris dan anggota Direksi BCA yang berjumlah 17 (tujuh
belas) orang sesuai dengan jumlah yang menjabat per 31
Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Desember 2024.
Implementasinya
Kebijakan remunerasi yang telah ditetapkan oleh BCA
mencakup pengaturan terkait remunerasi bagi anggota
Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan berlaku untuk
Pegawai baik di unit bisnis maupun operasional. Kebijakan
remunerasi tersebut mencakup:
a. Remunerasi yang bersifat Tetap
b. Remunerasi yang Bersifat Variabel.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 365
Page 368
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Penentuan Remunerasi yang Dikaitkan dengan Risiko dan Kinerja
Remunerasi dikaitkan dengan risiko
Risiko Utama dalam Menerapkan Remunerasi Dampak Risiko Utama terhadap
Dalam menetapkan skema remunerasi, khususnya Remunerasi yang Bersifat Remunerasi
Variabel, BCA mempertimbangkan risiko utama (key risk) yaitu risiko kredit dan risiko Dengan adanya penetapan jenis risiko
operasional. Risiko kredit dan risiko operasional telah menjadi risiko utama BCA pada utama tersebut akan berdampak ke
tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan risiko kredit dan risiko penentuan Key Performance Indicator
operasional melekat pada jenis transaksi dan bisnis yang memiliki dampak risiko (KPI) dan pemberian Remunerasi yang
besar dalam menjalankan bisnis BCA serta menghasilkan revenue yang signifikan Bersifat Variabel.
bagi BCA.
Remunerasi dikaitkan dengan Pengukuran Kinerja
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Direksi Dampak Kinerja BCA, Kinerja Unit
Indikator penetapan remunerasi anggota Direksi antara lain sebagai berikut: Kerja, dan Kinerja Individu terhadap
• Prestasi kerja masing-masing individual anggota Direksi; Remunerasi
• Kinerja keuangan BCA dan pemenuhan cadangan sebagaimana dimaksud dalam Penentuan besarnya remunerasi
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; khususnya yang bersifat variabel dan
• Benchmark industri; kinerja individu dilakukan review setiap
• Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang BCA; 1 (satu) tahun sekali. Hasil penilaian
• Risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sehingga menyebabkan kerugian kinerja individu tersebut menjadi dasar
bagi BCA. bagi apresiasi perusahaan dalam bentuk
bonus, promosi, peninjauan pangkat,
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Dewan kenaikan upah/gaji.
Komisaris
Indikator penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris antara lain sebagai
berikut: Pengukuran kinerja didasarkan pada
• Pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait: sasaran yang disepakati di awal tahun.
- Strategi dan rencana penting BCA. Pemberian bonus berdasarkan penilaian
- Integritas laporan keuangan BCA. kinerja individu telah ditetapkan
- Sistem pengendalian internal dan manajemen risiko. berdasarkan Surat Keputusan dan Surat
- Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Edaran. Untuk penilaian pencapaian
• Pemberian persetujuan atas keputusan Direksi sesuai yang diatur dalam sasaran bisnis/kerja yang sifatnya
peraturan perundang-undangan/Anggaran Dasar BCA. kuantitatif digunakan pedoman penilaian
seperti melebihi sasaran (>110%),
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi Pegawai mencapai sasaran (100-110%) dan
Sistem penilaian kinerja BCA dilakukan secara objektif dan berorientasi pada mencapai sebagian sasaran (80-99%).
pengembangan Pegawai:
1. Penilaian prestasi diarahkan pada prestasi kerja dan demonstrasi atas nilai-nilai
utama (core values) perusahaan dalam diri Pegawai dimana:
• Prestasi Pegawai adalah hasil kerja dan pencapaian Pegawai terhadap
sasaran/target bisnis atau kerja.
• Demonstrasi Core Values adalah demonstrasi perilaku yang ditunjukkan
Pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yang
mencerminkan nilai-nilai utama perusahaan.
2. Hasil penilaian prestasi dikombinasikan dengan penilaian kompetensi Pegawai
menjadi acuan untuk menentukan arah pengembangan Pegawai.
Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Risiko dan Kinerja
1. Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
Bagi Material Risk Takers (MRT), dalam hal ini seluruh Direksi dan Dewan Komisaris, Remunerasi yang Bersifat Variabel wajib
ditangguhkan sebesar persentase tertentu yang diterapkan oleh BCA.
2. Penundaan Pembayaran (Malus) atau Penarikan Kembali (Clawback)
Dalam kondisi tertentu, tantiem yang telah dibayarkan bagi MRT dalam bentuk tunai maupun saham dapat ditarik kembali.
3. Jangka Waktu Penangguhan
Jangka waktu penangguhan yaitu 3 (tiga) tahun sejak pertama kali Remunerasi yang Bersifat Variabel dibayarkan. Jangka
waktu penangguhan berlaku sama untuk seluruh MRT.
366 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 369
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
1. Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi BCA ditetapkan berdasarkan prosedur, struktur, serta indikator yang telah
diatur dalam Anggaran Dasar BCA serta Surat Keputusan Dewan Komisaris No.116/SK/KOM/2023 tanggal 6 Juli 2023
perihal Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, yang berpedoman pada ketentuan:
a. POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
b. POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
c. SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
A. Prosedur Pengusulan dan Penetapan Remunerasi
KRN menyampaikan
kepada Dewan
Komisaris tentang Penetapan remunerasi
Dewan Komisaris RUPS menetapkan
hasil evaluasi dan bagi anggota Dewan
mengusulkan remunerasi bagi
rekomendasi kebijakan Komisaris dan Direksi
penetapan remunerasi anggota Dewan
remunerasi Dewan sesuai hasil keputusan
kepada RUPS Komisaris dan Direksi
Komisaris dan Direksi RUPS
untuk disampaikan
kepada RUPS
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan BCA pada tanggal 14 Maret 2024, telah diberikan kuasa dan wewenang
kepada:
a. Dewan Komisaris untuk menentukan besarnya gaji dan tunjangan lainnya kepada anggota Direksi, dengan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN);
b. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan lainnya yang akan dibayar
kepada anggota Dewan Komisaris.
c. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan pembagian tantiem anggota Dewan Komisaris dan
Direksi BCA.
B. Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Rincian paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Dewan Komisaris mencakup struktur remunerasi dan
rincian jumlah nominal dalam 2 (dua) tahun terakhir, sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas 2024 2023
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas 5 217.129 5 173.842
lainnya dalam bentuk non natura
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1. Dapat dimiliki - - - -
2. Tidak dapat dimiliki - - - -
Total 5 217.129 5 173.842
Rincian paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris
dalam 2 (dua) tahun terakhir sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
dalam 1 (satu) Tahun*) 2024 2023
Di atas Rp2 miliar 5 5
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar - -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
Keterangan:
*) yang diterima secara tunai
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 367
Page 370
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
C. Struktur Remunerasi Direksi
Rincian paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi mencakup struktur remunerasi dan rincian jumlah
nominal dalam 2 (dua) tahun terakhir, sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas 2024 2023
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas 12 836.970 12 686.380
lainnya dalam bentuk non natura
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1. Dapat dimiliki - - - -
2. Tidak dapat dimiliki - - - -
Total 12 836.970 12 686.380
Rincian paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh Direksi dalam dalam 2
(dua) tahun terakhir, sebagaimana tercantum tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
dalam 1 (satu) Tahun*) 2024 2023
Di atas Rp2 miliar 12 12
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar - -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
Keterangan:
*) yang diterima secara tunai
2. Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Dewan • Meningkatkan produktivitas dari Pegawai;
Komisaris, Direksi, dan Pegawai • Terciptanya keselarasan di antara Pegawai,
Remunerasi yang Bersifat Variabel terdiri dari tunai manajemen dan pemegang saham dalam
dan saham. Saham dalam bentuk ekstra bonus yang meningkatkan kinerja perusahaan.
dibelikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Ekstra bonus yang dibelikan saham BBCA oleh BCA Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel yakni
selanjutnya ditahan (lock up) selama 3 (tiga) tahun bonus (tunai dan saham) dibedakan berdasarkan level
sejak pembagian bonus. jabatan:
1. Dewan Komisaris, Direksi;
Tujuan pemberian ekstra bonus yang dibelikan saham 2. Pegawai Eselon S1-S3 (termasuk EVP);
BBCA: 3. Pegawai eselon S4-S8.
• Sebagai penghargaan atas kontribusi Pegawai
sepanjang tahun kinerja; Pertimbangan yang mendasari perbedaan pemberian
• Menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) remunerasi tersebut yaitu lingkup tanggung jawab
dari Pegawai yang diharapkan akan berdampak dan risiko jabatan terhadap pencapaian kinerja
positif terhadap meningkatnya engagement dari perusahaan.
Pegawai terhadap perusahaan;
368 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 371
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Jumlah Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel dalam 2 (dua) tahun
terakhir dan total nominalnya adalah sebagai berikut:
Total Remunerasi yang Bersifat Variabel dalam 1 (satu) Tahun
Tahun Dewan Komisaris Direksi Pegawai***)
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
2024 5*) 145.000 12*) 620.000 22.878 3.059.470
2023 5 **)
122.000 12**)
519.000 22.456 2.883.134
Keterangan:
*) Berdasarkan jumlah Dewan Komisaris dan Direksi aktif per 31 Desember 2023 yang berhak menerima remunerasi yang bersifat variabel pada tahun 2023, yang
dibayarkan pada tahun 2024.
**) Berdasarkan jumlah Dewan Komisaris dan Direksi aktif per 31 Desember 2022 yang berhak menerima remunerasi yang bersifat variabel pada tahun 2022, yang
dibayarkan pada tahun 2023.
***) Diperuntukkan bagi pegawai tetap dan kontrak.
Shares Option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Tidak ada shares option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif selama tahun 2024.
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa Syarat bagi Calon Dewan Komisaris, Calon Direksi, dan/atau
Calon Pegawai
Tidak ada Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat diberikan oleh BCA kepada calon Direksi, calon
Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja.
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)
Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan sebesar Rp130.050.000.000,00 (seratus tiga puluh miliar
lima puluh juta rupiah) yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BCA
dan telah diterapkan untuk pembayaran tahun 2024, dengan rincian sebagai berikut:
1. Dalam bentuk tunai : Rp69.090.000.000,00 (enam puluh sembilan miliar sembilan puluh juta rupiah)
2. Dalam bentuk saham : Rp60.960.000.000,00 (enam puluh miliar sembilan ratus enam puluh juta rupiah)
3. Penerapan Remunerasi di BCA bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)
Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam 1 (Satu) Tahun
Rincian jumlah remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1. Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3. Bentuk remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang
diterbitkan BCA.
Sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
dalam jutaan rupiah
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap 2024 2023
1. Tunai 289.099 219.221
2. Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan BCA - -
dalam jutaan rupiah
2024 2023
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel Tidak Tidak
Ditangguhkan Ditangguhkan
Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai 634.950 69.090 532.030 57.920
2. Saham/instrument yang berbasis saham yang - 60.960 - 51.050
diterbitkan BCA *)
Keterangan:
*) Saham di lockup 3 tahun
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 369
Page 372
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Informasi Kuantitatif
Informasi kuantitatif adalah informasi mengenai total sisa remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang terekspos
penyesuaian implisit maupun eksplisit, total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian eksplisit
selama periode laporan, dan total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian implisit selama
periode laporan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Total Pengurangan Total Pengurangan
Jumlah Remunerasi Selama Periode Laporan Selama Periode Laporan
Sisa yang Sisa yang
yang Bersifat Variabel Masih Disebabkan Disebabkan Masih Disebabkan Disebabkan
Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Total Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Total
Eksplisit Implisit (A)+(B) Eksplisit Implisit (A)+(B)
(A) (B) (A) (B)
1. Tunai (dalam jutaan 69.090 - - - 57.920 - - -
Rupiah)
2. Saham/Instrumen 3.955.800 - - - 3.927.212 - - -
yang berbasis lembar lembar
saham yang
diterbitkan BCA
(dalam lembar
saham dan nominal
juta rupiah yang
merupakan
konversi dari
lembar saham
tersebut)
4. Data Rasio Gaji dan Pesangon yang Dibayarkan
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah, yang mencakup:
Rasio gaji 2024 2023
Rasio gaji Pegawai yang tertinggi dan terendah 24,54 26,89
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 2,70 2,85
Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah 1,52 1,52
Rasio gaji Direksi tertinggi dan Pegawai tertinggi 9,51 8,63
Rasio kompensasi tahunan Presiden Direktur dan median/mean dari kompensasi 118,70 115,88
tahunan seluruh Pegawai (kecuali Presiden Direktur)
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja (karena memasuki usia pensiun, pengajuan pensiun dini
maupun atas permintaan sendiri) dan total nominal pesangon yang dibayarkan sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan Jumlah pegawai
per Orang dalam 1 (satu) tahun 2024 2023
Di atas Rp1 miliar 398 324
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 483 472
Rp500 juta ke bawah 382 520
370 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 373
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KOMITE-KOMITE DEWAN KOMISARIS 2. Piagam Komite Audit
Komite Audit memiliki pedoman kerja yang
I. KOMITE AUDIT ditetapkan dalam Piagam Komite Audit dan
Komite Audit dibentuk oleh dan bertanggung jawab Kode Etik Komite Audit BCA yang telah disahkan
kepada Dewan Komisaris untuk membantu Dewan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas No. 168/SK/KOM/2024 tanggal 16 Oktober 2024
pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan (oversight) tentang Piagam Komite Audit (Audit Committee
atas hal-hal yang terkait dengan kualitas laporan Charter) PT Bank Central Asia Tbk.
keuangan, sistem pengendalian internal, pelaksanaan
fungsi audit internal dan eksternal, implementasi Cakupan yang diatur dalam Piagam Komite Audit
tata kelola serta kepatuhan terhadap peraturan antara lain:
perundang-undangan yang berlaku. • Tugas dan Tanggung Jawab;
• Wewenang;
1. Dasar Hukum • Struktur Keanggotaan Komite;
Dasar hukum pembentukan Komite Audit • Persyaratan Keanggotaan;
mengacu pada: • Masa Tugas;
• POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang • Mekanisme Kerja;
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan • Waktu Kerja;
Kerja Komite Audit. • Rapat Komite;
• POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan • Pelaporan;
Tata Kelola bagi Bank Umum. • Penanganan Pengaduan/Pelaporan Dugaan
• POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Pelanggaran Laporan Keuangan;
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank • Kode Etik; dan
Umum. • Kompetensi.
• SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Piagam Komite Audit dan Kode Etik Komite
• SE OJK No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Audit telah diunggah dalam situs web BCA pada
Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan bagian Tata Kelola Perusahaan (https://www.
Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-
Keuangan. Organisasi).
• Anggaran Dasar BCA.
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 3. Struktur dan Keanggotaan Komite Audit
168/SK/KOM/2024 tanggal 16 Oktober Susunan keanggotaan Komite Audit BCA telah
2024 tentang Piagam Komite Audit (Audit memenuhi ketentuan POJK yang berlaku serta
Committee Charter) PT Bank Central Asia Piagam Komite Audit. Sepanjang tahun 2024,
Tbk. tidak ada perubahan anggota Komite Audit
• Surat Keputusan Direksi No. 073/SK/ BCA. Komite Audit BCA terdiri dari 3 (tiga) orang
DIR/2021 tanggal 22 April 2021 tentang anggota yang telah diangkat berdasarkan Surat
Pengangkatan Ketua dan Anggota Komite Keputusan Direksi No. 073/SK/DIR/2021 tanggal
Audit. 22 April 2021 dan Risalah Rapat Dewan Komisaris
No. 20/RR/KOM/2021 tanggal 22 April 2021.
Susunan Anggota Komite Audit per 31 Desember 2024
Periode Jabatan
Nama Posisi di Komite Jabatan di BCA
Berdasarkan RUPST
Sumantri Slamet Ketua (merangkap sebagai anggota) Komisaris Independen 2021 - 2026
Fanny Sagitadewi Anggota Pihak Independen 2021 - 2026
Rallyati A. Wibowo Anggota Pihak Independen 2021 - 2026
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 371
Page 374
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
4. Profil dan Kualifikasi Anggota Komite Audit Fanny Sagitadewi
Sumantri Slamet Anggota
Ketua (merangkap sebagai anggota) Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota Komite Audit
dan pengalaman kerja anggota Komite Audit dapat dilihat pada bagian Profil Perusahaan
dapat dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 79 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
halaman 78 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Rallyati A. Wibowo
Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
dan pengalaman kerja anggota Komite Audit
dapat dilihat pada bagian Profil Perusahaan
halaman 80 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
5. Pendidikan atau Pelatihan
Sepanjang tahun 2024, anggota Komite Audit telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
Sumantri Slamet Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka
Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 321-322 Laporan Tahunan BCA
2024 ini.
Fanny Sagitadewi Strategi Mencegah Serangan Siber OJK Institute 29 Februari 2024
2024 Emerging Risks in Banking Industry and How IAIB 8 Maret 2024
Internal Audit can Help
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Maisa Edukasi 16 - 17 April 2024
Perbankan Jenjang Kualifikasi 6
CAE Forum IAIB & PwC Indonesia - Era Baru Audit PwC, IAIB dan CAE 31 Oktober 2024
Internal: Pengadopsian Global Internal Audit Forum (bidang riset
Standards (GIAS) dan Peran Artificial Intelligence & pengembangan)
(AI) dalam Audit Internal
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to BCA 12-13 November
Limitless: Advancing Business Exponential Growth 2024
Rallyati A. Wibowo Prospek Pengembangan SJK melalui open finance OJK Institute 23 April 2024
dan NIM BOPO Perbankan
Konferensi Auditor Internal 2024 Yayasan 10-11 Juli 2024
Pendidikan Internal
Audit (YPIA)
Internal Control over Financial Reporting Pusat 20 Agustus 2024
Pengembangan
Akuntansi FEBUI
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to BCA 12-13 November
Limitless: Advancing Business Exponential Growth 2024
372 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 375
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6. Masa Tugas b. Keahlian Pihak Independen dibuktikan
Masa tugas anggota Komite Audit sebagai paling sedikit dengan kepemilikan sertifikat
berikut: kompetensi yang mendukung pelaksanaan
a. Masa tugas anggota Komite Audit sama fungsi dan tanggung jawab komite. Sertifikat
dengan masa jabatan Dewan Komisaris dan kompetensi antara lain sertifikat di bidang
dapat ditunjuk kembali untuk 1 (satu) periode manajemen risiko, akuntan publik, akuntan,
berikutnya. dan auditor.
b. Dalam hal: c. Anggota Komite Audit wajib memiliki
1) masa jabatan anggota Komite Audit kemampuan, pengetahuan, pengalaman
berakhir karena masa jabatan anggota sesuai dengan bidang pekerjaannya, serta
Dewan Komisaris berakhir, maka mampu berkomunikasi dengan baik.
pengangkatan anggota Komite Audit d. Anggota Komite Audit melaksanakan tugas
yang baru wajib dilakukan maksimal dan tanggung jawabnya secara profesional
dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan dengan mengaplikasikan pengetahuan,
terhitung sejak pengangkatan anggota keahlian, dan pengalamannya.
Dewan Komisaris yang baru atau sejak e. Anggota Komite Audit mengikuti
anggota Dewan Komisaris yang baru perkembangan peraturan perundang-
dinyatakan lulus fit and proper test oleh undangan di bidang perbankan, Pasar Modal
OJK, dan peraturan perundang-undangan serta
2) terjadi lowongan dalam Komite Audit, ketentuan lainnya yang berhubungan dengan
yakni jumlah anggota Komite Audit kegiatan usaha BCA.
kurang dari jumlah yang ditetapkan f. Anggota Komite Audit memelihara
karena adanya anggota yang kompetensi profesionalnya dengan
berhalangan tetap atau mengundurkan mengikuti perkembangan dan praktik-
diri oleh sebab apapun, maka praktik terbaik dalam bidang akuntansi,
pengangkatan anggota Komite Audit pengauditan, pengendalian internal, dan
yang baru wajib dilakukan dalam jangka GCG.
waktu 3 (tiga) bulan terhitung efektif g. Anggota Komite Audit bersedia
sejak anggota yang berhalangan meningkatkan kompetensi secara terus
tetap atau mengundurkan diri tidak menerus melalui pendidikan dan pelatihan.
memangku tugasnya.
Persyaratan Independensi
Masa jabatan anggota Komite Audit pada periode a. Anggota Komite Audit bukan merupakan
ini akan berakhir pada saat penutupan Rapat orang dalam KAP, Kantor Konsultan Hukum,
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain
yang memberi jasa assurance, jasa non-
7. Persyaratan Keanggotaan Komite Audit assurance, jasa penilai dan/atau jasa
Persyaratan Umum konsultasi lain kepada BCA dalam waktu 6
a. Anggota Komite Audit wajib memiliki (enam) bulan terakhir.
integritas, akhlak, dan moral yang baik. b. Anggota Komite Audit bukan merupakan
b. Anggota Komite Audit wajib mematuhi Kode orang yang bekerja atau mempunyai
Etik BCA dan Kode Etik Komite Audit yang wewenang dan tanggung jawab untuk
ditetapkan oleh BCA. merencanakan, memimpin, mengendalikan,
atau mengawasi kegiatan BCA dalam waktu
Persyaratan Kompetensi 6 (enam) bulan terakhir kecuali Komisaris
a. Salah satu anggota Komite Audit dari Pihak Independen.
Independen wajib memiliki keahlian di c. Anggota Komite Audit dilarang berasal dari
bidang: anggota Direksi pada bank lain.
1) keuangan atau akuntansi dan memiliki d. Anggota Komite Audit tidak mempunyai
pengalaman kerja di bidang keuangan, saham BCA baik langsung maupun tidak
dan/atau akuntansi, paling kurang 5 langsung.
(lima) tahun; dan e. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh
2) hukum atau perbankan dan memiliki saham BCA baik langsung maupun tidak
pengalaman kerja di bidang hukum, langsung akibat suatu peristiwa hukum, maka
dan/atau perbankan paling kurang 5 saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak
(lima) tahun. lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam)
bulan setelah diperolehnya saham BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 373
Page 376
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
f. Anggota Komite Audit tidak mempunyai 8. Independensi Anggota Komite Audit
hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Seluruh anggota Komite Audit adalah pihak
Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang independen yang tidak memiliki hubungan
Saham Utama BCA. keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham
g. Anggota Komite Audit tidak mempunyai dan/atau hubungan keluarga dengan anggota
hubungan usaha baik langsung maupun tidak Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
langsung yang berkaitan dengan kegiatan Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
usaha BCA. usaha dengan BCA yang dapat memengaruhi
h. Anggota yang berasal dari Pihak Independen kemampuannya untuk bertindak independen.
wajib direkomendasikan oleh Komite Seluruh anggota Komite Audit juga menjalankan
Remunerasi dan Nominasi. tugasnya secara independen tanpa adanya
intervensi dari pihak manapun.
Aspek independensi anggota Komite Audit dapat dilihat pada tabel berikut:
Jabatan di BCA Sumantri Slamet Fanny Sagitadewi Rallyati A. Wibowo
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan √ √ √
Komisaris dan Direksi.
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di √ √ √
perusahaan, perusahaan anak maupun perusahaan
afiliasi.
Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di √ √ √
perusahaan.
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan √ √ √
Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Komite
Audit.
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, √ √ √
pejabat, dan pemerintah.
9. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Selaras dengan POJK No. 55/POJK.04/2015 terkait pemberian remunerasi tahunan DAI
tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan secara keseluruhan serta penghargaan
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, kinerja.
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab d. Memastikan DAI melakukan komunikasi
sebagai berikut: dengan Direksi, Dewan Komisaris, Auditor
Eksternal, dan OJK, BI, serta pihak-pihak
Laporan dan Informasi Keuangan terkait lainnya.
a. Melakukan penelaahan atas informasi e. Memastikan DAI bekerja secara independen.
keuangan yang akan dikeluarkan BCA
kepada publik dan/atau pihak otoritas, dan Audit Eksternal
laporan lainnya terkait dengan informasi a. Memberikan rekomendasi berdasarkan
keuangan BCA. hasil evaluasi kepada Dewan Komisaris
b. Menelaah dan melaporkan kepada Dewan mengenai penunjukan, penunjukan kembali,
Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dan pemberhentian atau penggantian
dengan proses akuntansi dan pelaporan KAP dan/atau Akuntan Publik (AP) yang
keuangan BCA. akan mengaudit laporan keuangan yang
didasarkan pada:
Audit Internal 1) Independensi AP, KAP, dan orang dalam
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan KAP.
Komisaris terkait penyusunan rencana audit, 2) Ruang lingkup audit.
ruang lingkup, dan anggaran Divisi Audit 3) Imbalan jasa audit.
Internal (DAI). 4) Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan
b. Memantau dan mengkaji efektivitas tim audit dari KAP.
pelaksanaan audit internal BCA. 5) Metodologi, teknik dan sarana yang
c. Mengevaluasi kinerja DAI dalam aspek digunakan oleh KAP.
kecukupan dan efektivitas fungsi audit 6) Manfaat sudut pandang baru yang
internal di BCA serta memastikan DAI diperoleh melalui penggantian AP, KAP,
menjunjung tinggi integritas dalam dan tim audit dari KAP.
pelaksanaan tugas serta memberikan
374 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 377
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
7) Potensi risiko penggunaan jasa audit e. Menghadiri RUPS Tahunan BCA.
oleh KAP yang sama secara berturut- f. Menjalankan tugas-tugas lain yang relevan
turut untuk kurun waktu yang cukup dengan fungsi Komite Audit atas permintaan
panjang. Dewan Komisaris.
8) Hasil evaluasi terhadap pemberian
pelaksanaan jasa audit atas informasi 10. Wewenang Komite Audit
keuangan historis tahunan oleh AP dan Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit
KAP pada periode sebelumnya, jika ada. mempunyai wewenang sebagai berikut:
a. Mendapatkan laporan dari Kepala DAI,
b. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan meliputi antara lain rencana kerja DAI,
pemberian jasa audit atas informasi laporan pelaksanaan audit internal dan
keuangan historis tahunan oleh AP dan/ laporan hasil audit internal.
atau KAP. Evaluasi terhadap pelaksanaan b. Mengakses dokumen, data, dan informasi
pemberian jasa audit atas informasi BCA tentang karyawan, dana, aset, dan
keuangan historis tahunan oleh AP dan/atau sumber daya BCA yang diperlukan.
KAP dilakukan paling sedikit melalui: c. Dapat berkomunikasi langsung dengan
1) Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP karyawan, termasuk Direksi dan pihak
dan/atau KAP dengan Standar Audit yang menjalankan fungsi audit internal,
yang berlaku. manajemen risiko, dan AP terkait tugas dan
2) Kecukupan waktu pekerjaan lapangan. tanggung jawab Komite Audit.
3) Pengkajian cakupan jasa yang diberikan d. Jika diperlukan, dapat melibatkan pihak
dan kecukupan uji petik. independen di luar anggota Komite
4) Rekomendasi perbaikan yang diberikan Audit yang diperlukan untuk membantu
oleh AP dan/atau KAP. pelaksanaan tugasnya.
5) Kesesuaian Laporan Keuangan dengan e. Melakukan kewenangan lain yang diberikan
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang oleh Dewan Komisaris.
berlaku.
6) Memberikan pendapat independen 11. Rangkap Jabatan Anggota Komite Audit
dalam hal terjadi perbedaan pendapat Piagam Komite Audit mengatur mengenai
antara manajemen dan KAP atas jasa rangkap jabatan anggota Komite Audit. Adapun
yang diberikannya. ketentuannya adalah sebagai berikut:
a. Ketua Komite Audit hanya dapat merangkap
Proses/Sistem Pengendalian Internal jabatan sebagai Ketua Komite paling banyak
a. Memastikan Direksi mengambil tindakan pada 1 (satu) komite lainnya di BCA.
yang diperlukan secara cepat atas hasil b. Anggota Komite Audit yang berasal dari
temuan DAI, AP, dan hasil pengawasan OJK Pihak Independen dapat merangkap jabatan
serta BI. sebagai Pihak Independen anggota komite
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan lain di BCA, Bank lain, dan/atau perusahaan
Komisaris untuk menunjuk pengendali mutu lain, sepanjang yang bersangkutan:
independen dari pihak eksternal dengan 1) memenuhi seluruh kompetensi yang
tujuan melakukan kaji ulang terhadap DAI. dipersyaratkan;
2) memenuhi kriteria independensi;
Tata Kelola dan Kepatuhan 3) mampu menjaga rahasia perusahaan;
a. Melakukan pemantauan atas implementasi 4) memperhatikan kode etik yang berlaku;
Good Corporate Governance (GCG) yang dan
efektif dan berkelanjutan. 5) mampu melaksanakan tugas dan
b. Menelaah dan memberikan saran kepada tanggung jawab sebagai anggota
Dewan Komisaris terkait dengan adanya Komite Audit.
potensi benturan kepentingan BCA.
c. Melakukan penelaahan atas kepatuhan BCA Pelaksanaan rangkap jabatan anggota Komite
terhadap Peraturan perundang-undangan Audit telah sesuai dengan ketentuan yang
di bidang perbankan, Pasar Modal, dan berlaku. Berikut informasi mengenai rangkap
Peraturan perundang-undangan serta jabatan anggota Komite Audit sepanjang tahun
ketentuan lainnya yang berhubungan dengan 2024.
kegiatan usaha BCA.
d. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan
informasi BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 375
Page 378
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Nama Anggota Komite Jabatan pada Komite
dan/atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)
Sumantri Slamet Ketua Dapat dilihat pada halaman 324
Rallyati A. Wibowo Anggota -
Fanny Sagitadewi Anggota -
12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Komite Audit
Tata cara Rapat Komite Audit meliputi:
a. Penyelenggaraan Rapat dapat dilakukan:
1) secara fisik di tempat kedudukan BCA;
2) secara elektronik melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik sejenis
yang memungkinkan semua peserta Rapat saling melihat dan mendengar secara langsung serta
berpartisipasi dalam Rapat.
b. Mekanisme dan Pengambilan Keputusan Rapat:
1) Rapat Komite Audit diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan BCA, sekurang-kurangnya 1 (satu) kali
dalam 1 (satu) bulan.
2) Rapat Komite Audit hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh mayoritas (lebih dari 50%) dari jumlah
anggota termasuk seorang Komisaris Independen dan Pihak Independen.
3) Keputusan Rapat Komite Audit dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
4) Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
terbanyak.
5) Ketua Komite dan setiap anggota masing-masing memiliki 1 (satu) hak suara.
6) Segala keputusan Rapat Komite Audit bersifat mengikat bagi seluruh anggota Komite Audit.
c. Risalah Rapat:
1) Hasil Rapat Komite Audit wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh
anggota Komite Audit yang hadir dan didokumentasikan secara baik.
2) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam Rapat Komite, wajib dicantumkan secara
jelas dalam Risalah Rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
3) Hasil Rapat Komite merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan
Komisaris.
d. Kehadiran anggota Komite Audit dalam Rapat minimal 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah Rapat Komite
yang diselenggarakan.
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah mengadakan rapat sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali.
Data kehadiran anggota Komite dalam rapat Komite Audit sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Sumantri Slamet 31 31 100 %
Fanny Sagitadewi 31 31 100 %
Rallyati A. Wibowo 31 31 100 %
Agenda pelaksanaan rapat Komite Audit sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1. 9 Januari 2024 Diskusi Pengangkatan Kepala DAI
2. 10 Januari 2024 Hasil Pemeriksaan Maturity Assessment DAI oleh KPMG
3. 11 Januari 2024 BCA Performance Tahun 2023
4. 17 Januari 2024 Realisasi Kerja DAI 2023
5. 17 Januari 2024 Clearence Meeting PwC
6. 17 Januari 2024 Private Meeting dengan PwC
7. 22 Januari 2024 Pengungkapan pada Catatan atas Audit Report Tahun 2023
8. 7 Februari 2024 Evaluasi Kinerja PwC Tahun 2023 dan Penunjukan KAP BCA untuk Tahun Buku 2024
9. 16 Februari 2024 Diskusi Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2023
10. 21 Februari 2024 Pelaporan Komite Kepada Dekom Triwulan IV Tahun 2023
376 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 379
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Tanggal Agenda
11. 20 Maret 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Maret 2024
12. 18 April 2024 Update Kinerja Keuangan BCA Periode Triwulan I 2024
13. 18 April 2024 Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan I 2024
14. 6 Mei 2024 Diskusi Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2024
15. 7 Mei 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Mei 2024
16. 15 Mei 2024 Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2024
17. 14 Juni 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Juni 2024
18. 16 Juli 2024 Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Semester I Tahun 2024
19. 17 Juli 2024 Realisasi Kerja DAI Semester I Tahun 2024
20. 18 Juli 2024 Update Kinerja Keuangan BCA Semester I Tahun 2024
21. 15 Agustus 2024 Diskusi Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 2024
22. 27 Agustus 2024 Rencana PwC untuk Audit Laporan Keuangan BCA Tahun Buku 2024
23. 28 Agustus 2024 Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 2024
24. 30 September 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan September 2024
25. 21 Oktober 2024 Update Kinerja Keuangan BCA Periode Triwulan III Tahun 2024
26. 22 Oktober 2024 Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan III Tahun 2024
27. 28 Oktober 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Oktober 2024
28. 11 November 2024 Diskusi Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2024
29. 20 November 2024 Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2024
30. 16 Desember 2024 Rapat Rutin DAI dengan Komite Audit Bulan Desember 2024
31. 16 Desember 2024 Update Progress PwC (Hardclose)
13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan i. Mengevaluasi perencanaan tahunan.
Kegiatan Komite Audit Selama Tahun 2024 ii. Mengevaluasi pelaksanaan audit
Realisasi Program Kerja Komite Audit BCA sesuai internal setiap semester.
dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau iii. Melakukan diskusi atas hasil audit yang
Piagam Komite Audit sepanjang tahun 2024 dipandang cukup signifikan.
adalah sebagai berikut: f. Mengkaji laporan-laporan hasil audit internal
a. Mengevaluasi dan merekomendasikan dan memantau tindak lanjutnya.
kepada Dewan Komisaris penggunaan g. Mengkaji kepatuhan BCA terhadap
kembali KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan ketentuan, peraturan, dan hukum yang
(sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, berlaku di bidang perbankan melalui
Wibisana, Rintis & Rekan), firma anggota kajian terhadap laporan kepatuhan terkait
jaringan global PwC untuk melakukan audit ketentuan kehati-hatian yang dilaporkan
atas Laporan Keuangan BCA tahun buku setiap semester.
2024. h. Mengkaji laporan portofolio kredit yang
b. Melakukan pertemuan dengan KAP Rintis, diterbitkan setiap semester.
Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota i. Memantau pelaksanaan manajemen risiko
jaringan global PwC untuk membahas melalui laporan triwulan Profil Risiko BCA dan
rencana dan cakupan audit atas Laporan laporan bulanan Operation Risk Management
Keuangan BCA tahun buku 2024. Information System (ORMIS).
c. Melakukan pertemuan dengan Kantor j. Melakukan kajian atas:
Akuntan Publik Klynveld Peat Marwick i. Hasil pemeriksaan OJK dan tindak
Goerdeler untuk membahas hasil kaji ulang lanjutnya.
kinerja dan maturity assessment DAI periode ii. Management Letter dari KAP Rintis,
1 Juli 2020 s.d. 30 Juni 2023. Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota
d. Melakukan pertemuan dengan Group jaringan global PwC beserta tindak
Accounting untuk mengkaji Laporan lanjutnya.
Keuangan BCA yang akan dipublikasikan k. Melaporkan hasil kajian dan evaluasi rutin
setiap triwulan. atas aspek governance, manajemen risiko,
e. Melakukan pertemuan dengan DAI sebanyak kepatuhan, dan pengendalian kepada
5 (lima) kali untuk: Dewan Komisaris setiap triwulan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 377
Page 380
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
l. Menghadiri secara virtual RUPST, Analyst • Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 212/
Meeting dan Rapat Kerja Nasional BCA tahun SK/KOM/2024 tanggal 10 Desember 2024
2024. tentang Piagam Komite Pemantau Risiko
m. Memberikan penilaian terhadap DAI yang (Risk Oversight Committee Charter) PT Bank
hasilnya disampaikan kepada Dewan Central Asia Tbk.
Komisaris untuk diteruskan kepada KRN • Surat Keputusan Direksi No. 0212/SK/
sesuai POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang DIR/2023 tanggal 18 Desember 2023
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank tentang Pengangkatan Anggota Komite
Umum. Pemantau Risiko.
n. Melakukan penelahaan dan pertemuan
dengan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & 2. Piagam KPR
Rekan, firma anggota jaringan global PwC KPR memiliki pedoman kerja yang ditetapkan
untuk membahas hasil akhir audit Laporan dalam Piagam KPR, yang telah disahkan
Keuangan BCA tahun buku 2024 beserta berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
Management Letter. No. 212/SK/KOM/2024 tanggal 10 Desember
2024 tentang Piagam Komite Pemantau Risiko
II. KOMITE PEMANTAU RISIKO (Risk Oversight Committee Charter) PT Bank
Komite Pemantau Risiko (KPR) dibentuk untuk Central Asia Tbk.
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan
tanggung jawab pengawasan risiko sesuai dengan Cakupan yang diatur dalam Piagam KPR antara
peraturan yang berlaku. lain:
• Tugas dan Tanggung Jawab Komite.
1. Dasar Hukum • Wewenang Komite.
Dasar hukum pembentukan KPR mengacu pada: • Struktur Keanggotaan Komite Komite.
• POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan • Persyaratan Keanggotaan Komite.
Status Pengawasan dan Penanganan • Rangkap Jabatan.
Permasalahan Bank Umum. • Masa Tugas.
• POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank • Mekanisme Kerja.
Umum. • Waktu Kerja.
• POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian • Rapat Kuorum, dan Pengambilan Keputusan.
Tingkat Kesehatan Bank Umum. • Kompetensi.
• POJK No.18/POJK.03/2016 tentang • Pelaporan.
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank • Benturan Kepentingan.
Umum. • Pencegahan Fraud.
• POJK No.11/POJK.03/2022 tentang
Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Piagam KPR telah diunggah dalam situs web BCA
Bank Umum. pada bagian Tata Kelola Perusahaan (https://
• SE OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Struktur-Organisasi).
• SE OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. 3. Struktur dan Keanggotaan KPR
• SE OJK No. 21/SEOJK.03/2017 tentang Susunan keanggotaan KPR BCA telah memenuhi
Penerapan Manajemen Risiko dalam ketentuan POJK yang berlaku serta Piagam KPR.
Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Sepanjang tahun 2024, terdapat perubahan
Umum. anggota KPR BCA. KPR BCA terdiri dari 4 (empat)
• SE OJK No.34/SEOJK.03/2016 tentang orang anggota yang telah diangkat oleh Direksi
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank melalui Surat Keputusan Direksi No. 0212/
Umum. SK/DIR/2023 tanggal 18 Desember 2023 dan
• Anggaran Dasar BCA. berdasarkan keputusan dalam Risalah Rapat
Dewan Komisaris No. 050/RR/KOM/2023 tanggal
6 Desember 2023.
378 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 381
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Susunan Anggota KPR per 31 Desember 2024
Periode Jabatan
Nama Posisi di Komite Jabatan di BCA
Berdasarkan RUPST
Cyrillus Harinowo Ketua (merangkap sebagai anggota) Komisaris Independen 2021 - 2026
Endang Swasthika Wibowo Anggota Pihak Independen 2021 - 2026
Joanes Justira Gunawan Anggota Pihak Independen 2024 - 2026
Reinhard Harianja Anggota Pihak Independen 2024 - 2026
4. Profil dan Kualifikasi Anggota KPR
Cyrillus Harinowo
Ketua (merangkap sebagai anggota)
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 76 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Endang Swasthika Wibowo
Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 81 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Joanes Justira Gunawan
Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 82. Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Reinhard Harianja
Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, dan pengalaman kerja anggota KPR dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 82. Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
5. Pendidikan atau Pelatihan
Sepanjang tahun 2024, anggota KPR telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
Cyrillus Harinowo Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka
Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 321 Laporan Tahunan BCA 2024
ini.
Endang Swathika Outlook Ekonomi dan Keuangan tahun 2024 OJK Institute 22 Februari 2024
Wibowo
Strategi Mencegah Serangan Siber OJK Institute 29 Februari 2024
Artificial Intelligence Changes The Face of Financial OJK Institute 7 Maret 2024
Sector
Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia OJK Institute 14 Maret 2024
Idea-Talk-Online: OJK Institute 23 April 2024
1. Prospek Open Finance dalam Konteks Embedded
Finance
2. Dampak Konglomerasi Bank terhadap Kinerja dan
Stabilitas Perbankan
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan GPS & Partners 24-25 April 2024
Jenjang Kualifikasi 4
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan GPS & Partners 20-21 Juni 2024
Jenjang Kualifikasi 5
How to Mitigate Transition and Physical Risks in OJK Institute 4 Juli 2024
Financial Sector
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Efektif Pro - 23-24 Juli 2024
Jenjang Kualifikasi 6 Knowledge Source
Strategi Implementasi Market Conduct OJK Institute 8 Agustus 2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 379
Page 382
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
How to Prevent Money Loundering and Terrorism OJK Institute 3 September 2024
Financing
The Future of Data Analytics in The Financial Industry OJK Institute 12 September 2024
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan GPS & Patners 28 September 2024
Jenjang Kualifikasi 7
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to Limitless: BCA 12-13 November
Advancing Business Exponential Growth 2024
Joanes Justira Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Maisa Edukasi 18-19 Maret 2024
Gunawan Jenjang Kualifikasi 6
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Maisa Edukasi 6-7 Juni 2024
Jenjang Kualifikasi 7
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to Limitless: BCA 12-13 November
Advancing Business Exponential Growth 2024
Reinhard Harianja Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan MRK-BCA 29 Mei 2024
Jenjang Kualifikasi 7
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Maisa Edukasi 6-7 Juni 2024
Jenjang Kualifikasi 7
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to Limitless: BCA 12-13 November
Advancing Business Exponential Growth 2024
Seminar Refreshment Manajemen Risiko Jenjang BARa 18 Desember 2024
Kualifikasi 7
6. Masa Tugas 7. Persyaratan Keanggotaan KPR
Masa tugas anggota KPR sebagai berikut: Persyaratan keanggotaan KPR adalah sebagai
1) Masa tugas anggota KPR tidak boleh lebih berikut:
lama dari masa jabatan Dewan Komisaris a. Anggota KPR wajib memiliki integritas,
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar akhlak, dan moral yang baik
BCA dan dapat diangkat kembali. b. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota
2) Dalam hal: KPR.
a. masa jabatan anggota KPR berakhir c. Mantan anggota Direksi atau Pejabat
karena masa jabatan anggota Dewan Eksekutif BCA atau pihak yang
Komisaris berakhir sebagaimana mempunyai hubungan dengan BCA yang
dimaksud pada angka 1) di atas, maka dapat memengaruhi kemampuan yang
pengangkatan anggota KPR wajib bersangkutan untuk bertindak independen
dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga) dilarang menjadi Pihak Independen sebelum
bulan terhitung sejak pengangkatan menjalani masa tunggu (cooling off) selama
anggota Dewan Komisaris atau sejak 6 (enam) bulan.
dinyatakan lulus fit and proper test oleh d. Masa tunggu tidak berlaku bagi mantan
OJK. anggota Direksi yang membawahkan fungsi
b. terjadi lowongan dalam KPR, yakni pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang
jumlah anggota KPR kurang dari melakukan fungsi pengawasan pada BCA.
jumlah yang ditetapkan karena adanya e. Komisaris Independen adalah anggota
anggota yang berhalangan tetap atau Dewan Komisaris yang tidak memiliki
mengundurkan diri oleh sebab apapun, hubungan keuangan, kepengurusan,
maka pengangkatan anggota KPR wajib kepemilikan saham, dan/atau hubungan
dilakukan dalam jangka waktu 3 (tiga) keluarga dengan anggota Direksi, anggota
bulan terhitung sejak terjadi lowongan. Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang
saham pengendali termasuk pemegang
Masa jabatan anggota KPR pada periode ini akan saham pengendali terakhir, atau hubungan
berakhir pada saat penutupan RUPST 2026. dengan BCA yang dapat memengaruhi
kemampuan yang bersangkutan untuk
bertindak independen.
380 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 383
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
f. Pihak Independen adalah pihak di luar BCA yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan/
atau pemegang saham pengendali, atau hubungan dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuan yang
bersangkutan untuk bertindak independen.
g. Anggota Komite yang berasal dari Pihak Independen wajib direkomendasikan oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi.
8. Independensi Anggota KPR
Seluruh anggota KPR adalah pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
Pemegang Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya
untuk bertindak independen. Seluruh anggota KPR menjalankan tugasnya secara independen tanpa adanya
intervensi dari pihak manapun.
Aspek independensi KPR dijelaskan pada tabel berikut:
Endang Joanes
Cyrillus Reinhard
Aspek Independensi Swathika Justira
Harinowo Harianja
Wibowo Gunawan
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan √ √ √ √
Komisaris dan Direksi.
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, √ √ √ √
anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi.
Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di √ √ √ √
perusahaan.
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan √ √ √ √
Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota KPR.
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat, √ √ √ √
dan pemerintah.
9. Tugas dan Tanggung Jawab KPR 7) Risiko Stratejik; dan
KPR memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain: 8) Risiko Kepatuhan.
a. Wajib bertugas dan bertanggung jawab d. KPR juga melakukan pengawasan terhadap
paling sedikit melaksanakan: penerapan manajemen risiko terkait risiko:
1) Evaluasi kesesuaian antara kebijakan 1) Country Risk;
manajemen risiko dan pelaksanaan 2) Transfer Risk;
kebijakan Bank. 3) IT Risk;
2) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan 4) Cyber Risk;
tugas Komite Manajemen Risiko, dan 5) Outsourcing Risk;
Satuan Kerja Manajemen Risiko serta 6) Iklim; dan
Komite Pengarah Teknologi Informasi. 7) ESG Risk.
b. Hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada dan perkembangan risiko lainnya di bidang
poin a.1) dan hasil pemantauan dan evaluasi perbankan.
sebagaimana dimaksud pada poin a.2) e. KPR melakukan pengawasan pelaksanaan
digunakan untuk memberikan rekomendasi evaluasi dan pengujian terhadap risiko
kepada Dewan Komisaris dalam rangka (stress testing).
meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas f. Membantu pelaksanaan tugas Dewan
dan tanggung jawab di bidang manajemen Komisaris dalam menjaga dan memantau
risiko dan memastikan bahwa kebijakan Tingkat Kesehatan Bank berbasis risiko
manajemen risiko dilaksanakan dengan baik. terutama parameter profil risiko.
c. Mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung g. Membantu Dewan Komisaris dalam
jawab Dewan Komisaris dalam penerapan pengawasan dan evaluasi terhadap
manajemen risiko, antara lain: implementasi Rencana Aksi (Recovery Plan)
1) Risiko Kredit; h. Menyusun pedoman dan tata tertib kerja
2) Risiko Pasar; (Piagam) KPR dan melakukan review sesuai
3) Risiko Likuiditas; kebutuhan.
4) Risiko Operasional; i. Melaksanakan tugas dan tanggung jawab
5) Risiko Hukum; lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris
6) Risiko Reputasi; dari waktu ke waktu.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 381
Page 384
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
10. Wewenang KPR 11. Rangkap Jabatan Anggota KPR
KPR berwenang: Piagam Komite KPR mengatur mengenai
a. Melakukan kegiatan dalam pelaksanaan rangkap jabatan anggota Komite KPR. Adapun
tugas dan tanggung jawabnya, antara lain: ketentuannya adalah sebagai berikut:
1) Melakukan akses terhadap data, a. Ketua KPR hanya dapat merangkap jabatan
dokumen, informasi BCA. sebagai Ketua Komite pada lebih dari 1 (satu)
2) Melakukan komunikasi dan koordinasi komite lain (hanya dapat menjabat sebagai
dengan pihak-pihak yang terkait ketua komite paling banyak pada 2 (dua)
dengan tugas komite. komite).
3) Melaksanakan kewenangan lain yang b. Anggota KPR yang berasal dari Pihak
diberikan Dewan Komisaris. Independen dapat merangkap jabatan
b. Anggota KPR dari Pihak Independen wajib sebagai Pihak Independen anggota komite
melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan lain di BCA, Bank lain, dan/atau perusahaan
wewenang dengan berintegritas (antara lain lain, sepanjang yang bersangkutan:
tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang 1) Memenuhi seluruh kompetensi yang
menjadi pihak utama, tidak tercantum dalam dipersyaratkan;
daftar tidak lulus, dan tidak memiliki kredit 2) Memenuhi kriteria independensi;
atau pembiayaan macet), independen, 3) Mampu menjaga rahasia BCA;
memiliki kompetensi, serta menjaga reputasi 4) Memperhatikan kode etik yang berlaku;
(turut menjaga reputasi BCA dan menjaga dan
reputasi pribadi). 5) Tidak mengabaikan pelaksanaan tugas
dan tanggung jawab sebagai anggota
KPR BCA.
Pelaksanaan rangkap jabatan anggota KPR telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikut informasi
mengenai rangkap jabatan anggota KPR sepanjang tahun 2024.
Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Nama Anggota Komite Jabatan pada Komite
dan/atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)
Cyrillus Harinowo Ketua Dapat dilihat pada halaman 324
Endang Swasthika Wibowo Anggota -
Joanes Justira Gunawan Anggota Komisaris pada PT Zeals Digital Asia
Reinhard Harianja Anggota Anggota Komite Audit pada PT Perusahaan Perdagangan
Indonesia
12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KPR 5) Rapat yang dihadiri secara non-fisik
Tata cara Rapat KPR meliputi: dilakukan melalui media telekonferensi,
a. Penyelenggaraan Rapat: video konferensi, atau sarana
1) Rapat diselenggarakan sesuai dengan media elektronik lainnya yang harus
kebutuhan BCA, paling sedikit 1 (satu) memungkinkan semua peserta rapat
kali dalam 1 (satu) bulan. saling melihat dan/atau mendengar
2) Rapat KPR diselenggarakan jika dihadiri secara langsung serta berpartisipasi
mayoritas anggota KPR (lebih dari dalam rapat.
50%) termasuk 1 (satu) orang Komisaris 6) Undangan dan materi rapat harus
Independen. didistribusikan kepada anggota Komite
3) Tingkat kehadiran anggota KPR dalam paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
rapat minimal 75% (tujuh puluh lima tanggal rapat.
persen) dari jumlah Rapat KPR yang b. Pengambilan Keputusan Rapat:
diselenggarakan. 1) Keputusan Rapat KPR terlebih dahulu
4) Rapat dapat diselenggarakan baik dilakukan berdasarkan musyawarah
dengan kehadiran secara fisik maupun untuk mufakat.
melalui media elektronik atau kombinasi 2) Dalam hal tidak terjadi musyawarah
antara keduanya. untuk mufakat, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan suara terbanyak
dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu)
suara.
3) Segala keputusan Rapat KPR bersifat
mengikat bagi seluruh anggota KPR.
382 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 385
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
c. Risalah Rapat:
1) Hasil rapat KPR wajib dituangkan ke dalam Risalah Rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota KPR
yang hadir dan didokumentasikan sesuai dengan perundang-undangan.
2) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam Rapat KPR, wajib dicantumkan secara
jelas dalam Risalah Rapat beserta alasan perbedaan pendapat.
3) Hasil Rapat KPR merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan Komisaris
dan Direksi.
Sepanjang tahun 2024, KPR telah mengadakan rapat sebanyak 17 (tujuh belas) kali.
Data kehadiran anggota Komite dalam pelaksanaan rapat KPR sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Cyrillus Harinowo 17 17 100 %
Endang Swasthika Wibowo 17 17 100 %
Joanes Justira Gunawan 17 17 100 %
Reinhard Harianja 17 17 100 %
Agenda pelaksanaan rapat KPR sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 24 Januari 2024 Analisis Dampak Perubahan Struktur Kredit BCA dan Perkembangan Hasil Assessment
terhadap Kerentanan dan Keamanan Teknologi Informasi
2 19 Februari 2024 Diskusi Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2023
3 21 Februari 2024 Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan IV Tahun 2023
4 25 Maret 2024 Data dan Informasi Data Center
5 17 April 2024 Refreshing Session dari MRK re/BOC Reporting Package
6 22 April 2024 Human Error Review
7 6 Mei 2024 Diskusi Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2024
8 15 Mei 2024 Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan I Tahun 2024
9 25 Juni 2024 Diskusi Tindak Lanjut Risalah Rapat Dewan Komisaris
10 24 Juli 2024 Evaluasi Risiko Stratejik
11 19 Agustus 2024 Diskusi Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 2024
12 28 Agustus 2024 Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan II Tahun 2024
13 25 September Diskusi Update Piagam Komite Pemantau Risiko dan Review Prospek Ekonomi, Risiko
2024 Kredit dan Risiko Pasar Serta Likuiditas
14 31 Oktober 2024 Review Prospek Ekonomi dan Evaluasi Risiko Kredit, Pasar dan Likuiditas
15 15 November 2024 Diskusi Pelaporan Komite Kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2024
16 20 November 2024 Pelaporan Komite kepada Dewan Komisaris Triwulan III Tahun 2024
17 16 Desember 2024 Diskusi Mengenai Topik untuk Laporan Komite Pemantau Risiko periode Triwulan IV Tahun
2024 serta Pembahasan Hal-Hal yang Perlu Diperdalam oleh Komite Pemantau Risiko pada
Tahun 2025
13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan KPR Selama Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, KPR telah melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
a. Mengkaji ulang dan menyesuaikan Piagam Risk Management Committee.
b. Memantau pelaksanaan tugas Risk Management Committee, tugas Risk Management Division dan ITSC
(Information Technology Steering Committee).
c. Melakukan pemantauan dan analisis profil risiko BCA dan secara khusus mendalami risiko kredit, risiko
operasional, risiko pasar, dan risiko likuiditas, serta risiko reputasi.
d. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap hasil stress test risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 383
Page 386
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
e. Memastikan pelaksanaan tata kelola • Anggaran Dasar BCA.
perusahaan yang baik dilakukan dengan • Surat Keputusan Dewan Komisaris No.035/
tepat dan baik dengan menghadiri Rapat SK/KOM/2017 tanggal 24 Februari 2017
Kerja Nasional BCA secara fisik dan perihal Struktur Komite Remunerasi dan
menghadiri Analyst Meeting tahun 2024 Nominasi (KRN).
secara virtual. • Surat Keputusan Direksi No.064B/SK/
f. Memantau realisasi pelaksanaan Manajemen DIR/2021 tanggal 7 April 2021 tentang
Risiko, khususnya pengendalian dan limit Pengangkatan Anggota Komite Remunerasi
risiko kredit, likuiditas dan pasar, serta risiko dan Nominasi.
operasional setiap bulan. • Pedoman Tata Kelola BCA tanggal 30 Juni
g. Melakukan pemantauan terhadap 2021.
perkembangan, dampak, dan mitigasi risiko • Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
secara umum terkait pandemi COVID-19 dan 003/SK/KOM/2023 perihal Piagam Komite
penurunan ekonomi global. Remunerasi dan Nominasi.
h. Melakukan analisis perubahan profil
dan parameter risiko strategis akibat 2. Piagam KRN
perubahan pola kegiatan bisnis dan Dalam melaksanakan tugas dan tanggung
perekonomian karena dampak pandemi dan jawabnya, KRN telah memiliki Piagam Komite
penanggulangannya. Remunerasi dan Nominasi berdasarkan dalam
i. Melakukan evaluasi analisis risiko kredit dan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 003/SK/
risiko stratejik pada portofolio kredit. KOM/2023 perihal Piagam Komite Remunerasi
j. Melakukan analisis dan evaluasi risiko dan Nominasi.
operasional dan risiko strategis yang terkait
dengan transaksi pembayaran. Cakupan yang diatur dalam Piagam KRN antara
k. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan lain:
manajemen Third Party Risk. • Struktur Keanggotaan.
l. Melakukan evaluasi terhadap Risk Appetite • Persyaratan Keanggotaan.
Statement. • Kompetensi dan Masa Tugas.
m. Memantau dan mendalami peraturan- • Pengungkapan.
peraturan baru yang terkait dengan • Tugas dan Tanggung Jawab.
manajemen risiko dan tata kelola manajemen • Wewenang, Mekanisme Kerja, dan Waktu
risiko TI. Kerja.
• Rapat Komite.
III. KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI • Pelaporan dan Penutup.
• Evaluasi Piagam KRN secara berkala.
Komite Remunerasi Dan Nominasi (KRN) dibentuk untuk
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan Pedoman dan Tata Tertib Kerja KRN telah
pengembangan kebijakan serta penerapan remunerasi diunggah dalam situs web BCA pada bagian Tata
dan nominasi BCA. Kelola Perusahaan (https://www.bca.co.id/id/
tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
1. Dasar Hukum
Dasar hukum pembentukan KRN mengacu pada: 3. Struktur dan Keanggotaan KRN
• POJK No.34/POJK.04/2014 tentang Komite Susunan keanggotaan KRN BCA telah memenuhi
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau ketentuan yang berlaku sesuai POJK No. 34/
Perusahaan Publik. POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
• POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik serta
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan
Remunerasi bagi Bank Umum. Tata Tertib Kerja KRN. Pada tahun 2024, KRN
• POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan BCA memiliki 3 (tiga) orang anggota yang telah
Tata Kelola bagi Bank Umum. diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi
• SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang No. 064B/SK/DIR/2021 tanggal 7 April 2022 dan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. keputusan dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris
No. 03/RR/KOM/2021 tanggal 20 Januari 2021.
384 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 387
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Susunan anggota KRN per 31 Desember 2024
Periode Jabatan
Nama Posisi di Komite *) Jabatan di BCA
berdasarkan RUPST
Raden Pardede Ketua Komisaris Independen 2021 - 2026
D.E. Setijoso Anggota Presiden Komisaris 2021 - 2026
Rudi Lim Anggota Kepala Divisi Human 2021 - 2026
*
Capital Management
* Kepala Divisi Human Capital Management merupakan Pejabat Eksekutif yang memiliki pengetahuan mengenai sistem remunerasi dan/atau nominasi serta
succession plan.
4. Profil dan Kualifikasi Anggota KRN
Raden Pardede
Ketua
Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 77 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
D.E. Setijoso
Anggota
Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 74 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Rudi Lim
Anggota
Riwayat pendidikan, keahlian, jabatan, sertifikasi, dan pengalaman kerja anggota KRN dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan halaman 84 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
5. Pendidikan atau Pelatihan
Selama tahun 2024, anggota KRN telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Lokasi/Sarana Tanggal
Raden Pardede Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 321 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
D.E. Setijoso Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka Meningkatkan
Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 321 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
Rudi Lim Beautiful Life BCA Yogyakarta 2-7 Juni 2024
BCA Leader + BCA Jakarta 15-16 Agustus 2024
The Craft of Being a Leader Boston Consulting Group Singapore, 4-6 September 2024
Leadership Institute zoom online
6. Masa Tugas 2. Dalam hal anggota KRN ditetapkan lebih
Masa jabatan anggota KRN berakhir pada saat dari 3 (tiga) orang maka anggota Komisaris
berakhirnya masa jabatan Ketua KRN yang juga Independen paling kurang berjumlah 2 (dua)
merupakan Komisaris Independen BCA, serta orang.
dapat dipilih kembali untuk menjabat pada 3. Anggota KRN yang berasal dari Pihak
periode berikutnya. Masa jabatan anggota Independen dapat merangkap jabatan
KRN pada periode ini akan berakhir pada saat sebagai Pihak Independen anggota
penutupan RUPS Tahunan 2026. Komite lainnya di BCA, bank lain, dan/
atau perusahaan lain, sepanjang yang
7. Persyaratan Keanggotaan KRN bersangkutan:
Persyaratan keanggotaan KRN adalah sebagai a. tidak mempunyai hubungan afiliasi
berikut: dengan BCA, anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, atau Pemegang
Persyaratan Umum dan Kompetensi Saham Utama BCA.
1. Ketua KRN hanya dapat merangkap jabatan b. memiliki pengalaman terkait Nominasi
sebagai Ketua Komite paling banyak pada 1 dan/atau Remunerasi.
(satu) komite lainnya di BCA. c. tidak merangkap jabatan sebagai
anggota komite lainnya yang dimiliki BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 385
Page 388
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
4. Anggota KRN wajib mematuhi Kode Etik BCA.
5. Pejabat Eksekutif yang membawahkan sumber daya manusia atau perwakilan pegawai yang menjadi anggota
komite harus memiliki pengetahuan mengenai sistem remunerasi dan/atau nominasi serta rencana suksesi
(succession plan) BCA.
Persyaratan Independensi
1. Anggota KRN dilarang berasal dari anggota Direksi BCA, baik pada bank yang sama maupun pada bank yang
lain.
2. Anggota KRN dari Pihak Independen harus berasal dari pihak di luar BCA yang tidak memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dengan pemegang saham pengendali dan/atau hubungan
dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.
8. Independensi Anggota KRN
Seluruh anggota KRN telah memenuhi aspek independensi yaitu tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
Pemegang Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan BCA yang dapat memengaruhi kemampuannya
untuk bertindak independen. Seluruh anggota KRN menjalankan tugasnya secara independen tanpa adanya
intervensi dari pihak manapun.
Aspek independensi anggota KRN dijelaskan pada tabel berikut:
Aspek Independen Raden Pardede D.E. Setijoso Rudi Lim
Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris √ √ √
dan Direksi.
Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, √ √ √
perusahaan anak, maupun perusahaan afiliasi.
Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di perusahaan. √ - -
Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, √ √ √
Direksi, dan/atau sesama anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi.
Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat, dan √ √ √
pemerintah.
9. Tugas dan Tanggung Jawab KRN b. Membantu Dewan Komisaris melakukan
Dalam menjalankan fungsinya, KRN memiliki penilaian kinerja dengan kesesuaian
tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: remunerasi yang diterima masing-masing
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Terkait dengan fungsi remunerasi: Komisaris.
Mengevaluasi dan memastikan bahwa kebijakan c. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap
remunerasi BCA telah sesuai dengan ketentuan penerapan kebijakan remunerasi.
yang berlaku serta didasarkan atas kinerja,
risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran Terkait dengan fungsi nominasi:
dan strategi jangka panjang, pemenuhan a. Menyusun dan merekomendasikan kepada
cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan Dewan Komisaris mengenai sistem dan
perundangan-undangan, dan potensi pendapatan prosedur pemilihan dan/atau penggantian
BCA di masa yang akan datang. anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk
a. Merekomendasikan kepada Dewan disampaikan kepada RUPS.
Komisaris mengenai: b. Merekomendasikan kepada Dewan
1) Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris mengenai:
Komisaris dan Direksi untuk disampaikan 1) kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
kepada RUPS. dalam proses nominasi.
2) Struktur dan besaran remunerasi bagi 2) calon anggota Dewan Komisaris dan/
anggota Direksi dan/atau anggota atau calon anggota Direksi untuk
Dewan Komisaris. disampaikan kepada RUPS.
3) Kebijakan remunerasi bagi Pejabat 3) komposisi jabatan anggota Direksi dan/
Eksekutif dan pegawai secara atau anggota Dewan Komisaris.
keseluruhan untuk kemudian disampaikan
kepada Direksi oleh Dewan Komisaris.
386 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 389
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
4) program pengembangan kemampuan b. Melakukan komunikasi dengan unit kerja
anggota Direksi dan/atau anggota dan pihak-pihak lain dalam BCA untuk
Dewan Komisaris. memperoleh informasi atau dokumen yang
5) kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota berkaitan dengan pelaksanaan tugas KRN.
Direksi dan/atau anggota Dewan c. Mendapatkan masukan/saran dari pihak di
Komisaris. luar BCA yang berkaitan dengan tugas KRN.
c. Merekomendasikan pihak-pihak independen d. Melakukan kewenangan lain yang diberikan
calon anggota Komite Audit dan Komite oleh Dewan Komisaris.
Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
d. Membantu Dewan Komisaris melakukan 11. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KRN
penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau Rapat KRN hanya dapat diselenggarakan apabila
anggota Dewan Komisaris berdasarkan dihadiri oleh paling sedikit 51% (lima puluh satu
tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan persen) dari jumlah anggota komite, termasuk
evaluasi yaitu: Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif yang
• Melaksanakan tugas lain yang diberikan membawahkan fungsi sumber daya manusia.
Dewan Komisaris yang berkaitan Selama tahun 2024, KRN telah mengadakan rapat
dengan remunerasi dan nominasi sesuai sebanyak 5 (lima) kali.
dengan ketentuan yang berlaku.
• Melaporkan hasil pengkajian dan Penyampaian hasil rapat KRN adalah sebagai
rekomendasi sehubungan dengan berikut:
tugas-tugas KRN kepada Dewan a. Hasil rapat KRN wajib dituangkan dalam
Komisaris apabila diperlukan. risalah rapat yang mencantumkan tanggal
rapat, kehadiran anggota, agenda rapat, dan
10. Wewenang KRN materi rapat.
Dalam melaksanakan tugasnya, KRN mempunyai b. Perbedaan pendapat (dissenting opinion)
wewenang sebagai berikut: yang terjadi dalam rapat komite wajib
a. Mengakses dokumen, data, dan informasi dicantumkan secara jelas dalam risalah
BCA tentang karyawan, dana, aset, dan rapat beserta alasan perbedaan pendapat
sumber daya yang diperlukan. tersebut.
Data Kehadiran anggota Komite dalam
pelaksanaan rapat KRN per 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Raden Pardede 5 5 100 %
D.E. Setijoso 5 5 100 %
Rudi Lim 5 5 100 %
Dari 5 (lima) kali rapat KRN, terdapat 3 (tiga) kali rapat dengan pembahasan terkait remunerasi, 1 (satu) kali rapat
dengan pembahasan terkait penilaian kinerja, dan 1 (satu) rapat dengan pembahasan terkait topik lainnya dengan
rincian sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 24 Januari 2024 Pembahasan Evaluasi Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Direksi dan Dewan
Komisaris
2 7 Febuari 2024 Rekomendasi Pembagian Tantiem Tahun Buku 2023 kepada anggota Dewan Komisaris &
Direksi
3 28 Febuari 2024 Rekomendasi Divisi MRK dan DAI Pembayaran Remunerasi Variabel
4 14 Maret 2024 Rekomendasi Paket Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa
jabatan tahun 2024 s.d. 2026
5 27 Juni 2024 Analisa Data Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 387
Page 390
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
12. Remunerasi KRN IV. KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI
Anggota KRN menerima gaji, honorarium, dan/ Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT) dibentuk oleh
atau tunjangan sesuai jabatannya di BCA tanpa dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris di
memperoleh remunerasi tambahan sebagai BCA sebagai Entitas Utama (EU) dalam Konglomerasi
anggota KRN. Keuangan. KTKT dibentuk dengan tujuan membantu
Dewan Komisaris dari EU dalam melakukan
13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan pengawasan atas penerapan Tata Kelola Terintegrasi
Kegiatan KRN Selama Tahun 2024 pada Konglomerasi Keuangan BCA.
Realisasi program kerja KRN BCA selama tahun
2024 adalah sebagai berikut: Komposisi keanggotaan Konglomerasi Keuangan BCA
a. Menyusun rekomendasi terkait usulan dapat dilihat pada Struktur Konglomerasi Keuangan
pemberian tantiem kepada Dewan Komisaris BCA halaman 517 Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan Direksi untuk kinerja BCA tahun 2024.
b. Menyusun rekomendasi terkait usulan Paket 1. Dasar Hukum
Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Dasar hukum pembentukan KTKT mengacu pada:
Direksi untuk masa jabatan tahun 2024 s.d. • PBI No. 11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan
2026 Good Corporate Governance bagi Bank
c. Melakukan evaluasi atas hasil self- Umum dan Unit Usaha Syariah.
assessment Direksi dan Dewan Komisaris. • POJK Manajemen Risiko Terintegrasi.
d. Menyusun rekomendasi terkait perlu • POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi.
tidaknya melakukan tindakan menunda atau • POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang
menarik kembali pembayaran remunerasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan
variabel yang ditangguhkan dari Material Terbuka.
Risk Taker. • POJK No. 26/POJK.03/2015 tentang
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
14. Kebijakan Mengenai Suksesi Direksi Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
BCA telah memiliki dan melaksanakan kebijakan • POJK No. 36/POJK.05/2015 tentang
suksesi Direksi dan/atau manajemen senior yang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi
bertujuan untuk mempersiapkan regenerasi Perusahaan Modal Ventura dan POJK No.
kepemimpinan di BCA. Adapun pokok-pokok isi 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola
Kebijakan Suksesi Direksi BCA antara lain sebagai Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan
berikut: Pembiayaan sebagaimana telah dicabut
a. Menyusun dan memberikan rekomendasi oleh POJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata
mengenai sistem serta prosedur pemilihan Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan,
dan/atau penggantian anggota Dewan Perusahaan Modal Ventura, Lembaga
Komisaris dan Direksi kepada Dewan Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. Keuangan Lainnya.
b. Memberikan rekomendasi mengenai calon • POJK No. 43/POJK.05/2019 tentang Tata
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan Perasuransian.
kepada RUPS. • POJK No. 30 Tahun 2024 tentang
c. Dalam rangka mempersiapkan jajaran Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan
eksekutif BCA agar mendapatkan Induk Konglomerasi Keuangan.
pengetahuan dan pengalaman yang utuh • POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan
sebagai pejabat di kantor pusat atau Tata Kelola bagi Bank Umum.
kantor cabang, maka beberapa jajaran • SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang
eksekutif yang dinilai memiliki potensi untuk Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
dikembangkan lebih jauh akan mendapatkan Konglomerasi Keuangan.
rotasi. • SE OJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
Pada tahun 2024, tidak terdapat perubahan • Anggaran Dasar BCA.
susunan Direksi dan Dewan Komisaris.
388 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 391
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 037/ • Etika Kerja.
SK/KOM/2015 tanggal 26 Februari 2015 • Waktu Kerja.
tentang Pembentukan Komite Tata Kelola • Rapat Komite.
Terintegrasi PT Bank Central Asia Tbk. • Penyelenggaran Rapat.
• Surat Keputusan Dewan Komisaris No 121/ • Pengambilan Keputusan Rapat.
SK/KOM/2023 tanggal 17 Juli 2023 perihal • Risalah Rapat.
Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT • Kompetensi.
Bank Central Asia Tbk.
• Surat Keputusan Direksi No. 0169/SK/ Piagam KTKT telah diunggah dalam situs web
DIR/2024 tanggal 14 Oktober 2024 tentang BCA pada bagian Tata Kelola Perusahaan (https://
Perubahan Anggota Komite Tata Kelola www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
Terintegrasi. Struktur-Organisasi).
2. Piagam KTKT 3. Struktur dan Keanggotaan KTKT
KTKT memiliki pedoman kerja yang ditetapkan Susunan keanggotaan KTKT BCA telah memenuhi
dalam Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi, ketentuan POJK yang berlaku serta Piagam
yang telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan KTKT. KTKT memiliki 10 (sepuluh) orang anggota
Dewan Komisaris No. 121/SK/KOM/2023 tanggal yang telah diangkat oleh Direksi dari EU melalui
17 Juli 2023 perihal Piagam Komite Tata Kelola Surat Keputusan Direksi No. 0093/SK/DIR/2024
Terintegrasi – PT Bank Central Asia Tbk. tentang Pengangkatan Ketua dan Anggota
Komite Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan
Cakupan yang diatur dalam Piagam KTKT antara keputusan dalam Risalah Rapat Dewan Komisaris
lain: No. 027/RR/KOM/2024 tanggal 19 Juni 2024. Per
• Struktur dan Keanggotaan. 1 September 2024, KTKT memiliki 9 (sembilan)
• Persyaratan Keanggotaan. orang anggota yang telah diangkat oleh Direksi
• Masa Tugas. dari EU melalui Surat Keputusan Direksi No.
• Rangkap Jabatan. 0169/SK/DIR/2024 tanggal 14 Oktober 2024
• Tugas dan Tanggung Jawab. berdasarkan keputusan dalam Risalah Rapat
• Wewenang. Dewan Komisaris 039/RR/KOM/2024 tanggal 18
• Mekanisme Kerja. September 2024.
Susunan Anggota KTKT
Jabatan dalam
Nama Posisi di Komite*) Periode Jabatan
Konglomerasi Keuangan
Anggota dari EU
Cyrillus Harinowo Ketua (merangkap Komisaris Independen EU 6 Mei 2021 - RUPST 2026
sebagai anggota)
Prabowo Anggota Pihak Independen EU **) 6 Mei 2021 - RUPST 2026
Anggota dari Entitas Anak***)
Sulistiyowati Anggota Komisaris Independen 6 Mei 2021 - RUPST 2026
PT BCA Finance
Gustiono Kustianto Anggota Komisaris Independen 6 Mei 2021 - RUPST 2026
PT Asuransi Umum BCA
Pudjianto Anggota Komisaris Independen 6 Mei 2021 - RUPST 2026
PT Asuransi Jiwa BCA
Mathilda Simon Anggota Komisaris Independen 14 September 2023 - 1
PT BCA Multi Finance September 2024
Ratna Yanti Anggota Presiden Komisaris 10 Maret 2023 – RUPST 2026
Independen
PT Bank BCA Syariah
Sutedjo Prihatono*) Anggota Anggota Dewan Pengawas 6 Mei 2021 - RUPST 2026
Syariah PT Bank BCA Syariah
Hendra Iskandar Lubis Anggota Komisaris Independen 6 Mei 2021 - RUPST 2026
PT BCA Sekuritas
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 389
Page 392
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Jabatan dalam
Nama Posisi di Komite*) Periode Jabatan
Konglomerasi Keuangan
Janto Havianto Anggota Direktur Independen BCA 20 Juni 2024 - RUPST 2026
Finance Limited, Hongkong
Ina Suwandi Anggota Komisaris Independen 14 September 2023 - RUPST
PT Bank Digital BCA 2026
Keterangan:
*)
Keanggotaan Komisaris Independen, Pihak independen, dan Anggota Dewan Pengawas Syariah pada KTKT dalam Konglomerasi Keuangan tidak
diperhitungkan sebagai rangkap jabatan.
**)
Pihak independen yang menjadi anggota KTKT ditunjuk oleh Dewan Komisaris dari EU.
***)
Pengangkatan anggota KTKT yang merupakan Komisaris Independen dan/atau Anggota Dewan Pengawas Syariah yang mewakili LJK dalam Konglomerasi
Keuangan BCA didasarkan pada penunjukan dari masing-masing LJK.
Jumlah dan Komposisi Komisaris Independen Mathilda Simon
Jumlah dan komposisi Komisaris Independen Anggota
yang menjadi anggota KTKT disesuaikan dengan Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
kebutuhan Konglomerasi Keuangan, efisiensi dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dan efektivitas pelaksanaan tugas KTKT, serta dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 87
memperhatikan paling sedikit keterwakilan Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
masing-masing sektor jasa keuangan.
Ratna Yanti
4. Profil dan Kualifikasi Anggota KTKT Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Cyrillus Harinowo dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
Ketua (merangkap sebagai anggota) dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 88
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 76 Sutedjo Prihatono
Laporan Tahunan BCA 2024 ini. Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Prabowo dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
Anggota dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 88
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 85 Hendra Iskandar Lubis
Laporan Tahunan BCA 2024 ini. Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Sulistiyowati dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
Anggota dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 89
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 86 Janto Havianto
Laporan Tahunan BCA 2024 ini. Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Gustiono Kustianto dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
Anggota dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 89
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 86 Ina Suwandi
Laporan Tahunan BCA 2024 ini. Anggota
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan,
Pudjianto dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
Anggota dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 90
Riwayat pendidikan, sertifikasi, keahlian, jabatan, Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
dan pengalaman kerja Anggota KTKT dapat
dilihat pada bagian Profil Perusahaan halaman 87
Laporan Tahunan BCA 2024 ini.
390 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 393
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Pendidikan atau Pelatihan
Sepanjang tahun 2024, anggota KTKT telah melaksanakan beberapa pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
Cyrillus Harinowo Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris - Bagian Program Pelatihan dalam Rangka
Meningkatkan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris halaman 321 Laporan Tahunan BCA 2024
ini.
Prabowo Strategi Pengelolaan Investasi Industri OJK Institute 1 Februari 2024
Perasuransian dan Dana Pensiun
Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024 OJK Institute 22 Februari 2024
Artificial Intelligence Changes The Face of The OJK Institute 7 Maret 2024
Financial Sector
Peluang dan Tantangan Open Finance di OJK Institute 25 April 2024
Indonesia
Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca Berakhirnya OJK Institute 22 Mei 2024
Kebijakan Restrukturisasi Kredit
Peluang dan Tantangan Perlindungan Data OJK Institute 30 Mei 2024
Pribadi dalam Transaksi di Era Digital
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to BCA 12-13 November
Limitless: Advancing Business Exponential 2024
Growth
Sulistiyowati Peluang dan Tantangan Perlindungan Data OJK Institute 30 Mei 2024
Pribadi dalam Transaksi di Era Digital
Seminar Nasional Tantangan Pembiayaan di Asosiasi Perusahaan 4 Juni 2024
Tengah Perubahan Geopolitik dan Ekonomi Pembiayaan Indonesia
(APPI)
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Indonesia Knowledge Forum (IKF): Linear to BCA 12-13 November
Limitless: Advancing Business Exponential 2024
Growth
Risk and Governance Summit (RGS) Tahun 2024 OJK Institute 26 November 2024
“Strengthening The GRC Ecosystem in The
Financial Sector Support The Golden Indonesia
2045 Vision”
Gustiono Kustianto Mandiri Investment Forum Bank Mandiri 5 Maret 2024
Recognizing Emerging Risks and Opportunities GRC Management 3 April 2024
in Portfolio Diversification
GRC Masterclass and Summit GRC 22-23 Agustus
2024
The Future of Data Analytics in the Financial OJK Institute 12 September
Industry: Trends and Innovations 2024
Pudjianto Digital and Risk Management in Insurance 2024 Asosiasi Asuransi Jiwa 15-17 Mei 2024
DRIM AAJI 2024 "Insuring Tomorrow: Navigating Indonesia (AAJI)
the Digital Frontier in Life Insurance"
The Forum Indonesia Professional Insurance Asosiasi Ahli 10-12 Juli 2024
Forum "Challenges and Embrace Emerging Manajemen Asuransi
Opportunity in Insurance" Indonesia (AAMAI)
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Mathilda Simon Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Maisa Edukasi 18-19 Maret 2024
Perbankan Jenjang Kualifikasi 6
Penerapan Manajemen Risiko yang Efektif Asosiasi Ahli 7 Juni 2024
atas Proses Pengambilan Keputusan pada Manajemen Asuransi
Manajemen Tingkat Menengah atau Tingkat Indonesia (AAMAI)
Manajerial di Perusahaan Perasuransian
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 391
Page 394
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
Penerapan Analisis Risiko Perusahaan Asosiasi Ahli 8 Juni 2024
Perasuransian yang Sangat Kompleks untuk Manajemen Asuransi
Peningkatan Kinerja Perusahaan (Utama) Indonesia (AAMAI)
Risiko Digitalisasi Perbankan IBI - Banking 12 Juni 2024
Competency Centre
International Seminar: The Fed's Interest and Asosiasi Perusahaan 6 Agustus 2024
Enhancing Market Share through Technologies Pembiayaan Indonesia
Transformation
Ratna Yanti Webinar Penanganan Kejahatan Perbankan FKDKP 29 Februari 2024
dengan Berlakunya UU P2SK & POJK 16 Tahun
2023
Sharing Session APU PPT dan Pembahasan BCA Syariah 7 Mei 2024
Laporan Pelaksanaan APU PPT
Sharing Session Refreshment Fatwa DSN-MUI BCA Syariah 28 Mei 2024
142 Tahun 2021
Sharing Session Ketentuan Regulator POJK BCA Syariah 11 Juni 2024
Nomor 5 Tahun 2024, PLPS Nomor 1 tahun 2021,
POJK Nomor 2 Tahun 2024
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Yayasan Muamalat 28 Juni 2024
Kualifikasi 6 Institute
Pembekalan Resertifikasi Manajemen Resiko Yayasan Muamalat 12 Juli 2024
Jenjang Kualifikasi 6 Institute
Webinar ESG, Aspek Perbankan untuk Forum Komunikasi 27 September
Mendorong Pencapaian SDG’s (Sustainable Direktur Kepatuhan 2024
Developmet Goals) Perbankan (FKDKP)
Pemaparan ASEAN Corporate Governance BCA Syariah 14 Oktober 2024
Scorecard (ACGS)
Program Pengembangan Kapasitas Keuangan BCA Syariah 8 November 2024
Berkelanjutan Menuju Emisi Nol
National Work Meeting BCASyariah 2025 ‘Great BCA Syariah 26 November 2024
Leader, Great Team, Great Result’
Risk and Governance Summit (RGS) Tahun 2024 OJK Institute 28 November 2024
“Strengthening The GRC Ecosystem in The
Financial Sector Support The Golden Indonesia
2045 Vision”
Sutedjo Prihatono Program Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Karim Konsulting 15 Maret 2024
Risiko
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Hendra Iskandar Pendidikan dan Pelatihan Bekelanjutan bagi Asosiasi Perusahaan 30 Juli 2024
Lubis Direksi dan Komisaris Perusahaan Efek dengan Efek Indonesia (APEI)
Tema Manajemen Risiko.
Janto Havianto The Future of Data Analytics In The Financial OJK Institute 12 September
Industry: Trends and Innovations 2024
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Pelatihan & Manajemen Risiko Perbankan Maisa Edukasi 18 November 2024
Jenjang Kualifikasi 6
LSP LSPP Communication Forum (Forum untuk LSP LSPP 19 November 2024
Asesor Manajemen Risiko & Tresuri)
Risk and Governance Summit (RGS) Tahun 2024 OJK Institute 26 November 2024
“Strengthening The GRC Ecosystem in The
Financial Sector Support The Golden Indonesia
2045 Vision”
Seminar Refreshment Manajemen Risiko BARa 12 Desember 2024
392 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 395
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal
Ina Suwandi Artificial Intelligence Changes the Face of the OJK Institute 7 Maret 2024
Financial Sector
Peluang dan tantangan Aset Digital di Indonesia OJK Institute 14 Maret 2024
Peran Taksonomi Untuk Keuangan Berkelanjutan OJK Institute 28 Maret 2024
(TKBI) dalam mendorong Transisi Energi Menuju
Zero Emission Indonesia
Program Persiapan untuk Pengkinian PT Arfaidhams Secret 22 Juni 2024
Managemen Resiko Perbankan level 6
Scary Life: Face Your Fear Tanadi Santoso 31 Oktober 2024
ESG Training (Capacity Building) Pengenalan dan BCA 7 November 2024
Rencana Penerapan IFRS S1 & S2 di Perbankan
Indonesia
Risk and Governance Summit (RGS) Tahun 2024 OJK Institute 26 November 2024
“Strengthening the GRC Ecosystem in The
Financial Sector Support The Golden Indonesia
2045 Vision”
6. Masa Tugas 7. Persyaratan Keanggotaan KTKT
Masa tugas ketua dan anggota KTKT sebagai Persyaratan keanggotaan KTKT adalah sebagai
berikut: berikut:
1. Masa tugas Ketua KTKT akan berakhir
sampai dengan berakhirnya masa jabatan Persyaratan Umum
Dewan Komisaris EU sebagaimana diatur Anggota KTKT wajib memiliki integritas, akhlak,
dalam Anggaran Dasar BCA. Dapat diangkat dan moral yang baik, memenuhi persyaratan
kembali jika yang bersangkutan diangkat sebagai Komisaris Independen pada EU dan
kembali menjadi Komisaris Independen. masing-masing Lembaga Jasa Keuangan sesuai
2. Masa tugas anggota KTKT dari pihak ketentuan regulator masing-masing sektor jasa
Independen EU akan berakhir sampai dengan keuangan.
berakhirnya masa jabatan Dewan komisaris
EU dan dapat diangkat kembali. Persyaratan Independensi
3. Masa tugas anggota KTKT perwakilan a. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota
dari Lembaga Jasa Keuangan (Komisaris KTKT.
Independen Lembaga Jasa Keuangan) b. Pihak Independen anggota KTKT adalah
akan berakhir sampai dengan berakhirnya pihak di luar EU yang tidak memiliki
masa jabatan Dewan Komisaris EU atau hubungan keuangan, kepengurusan,
apabila masa jabatannya sebagai Komisaris kepemilikan dan/atau hubungan keluarga
Independen dari Lembaga Jasa Keuangan dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris
berakhir (mana lebih dulu). dan/atau pemegang saham pengendali,
4. Dalam hal masa jabatan anggota KTKT atau hubungan dengan BCA yang dapat
berakhir karena masa jabatan anggota memengaruhi kemampuan untuk bertindak
Dewan Komisaris EU berakhir, maka EU wajib independen.
mengangkat ketua dan anggota KTKT dalam
jangka waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak 8. Independensi Anggota KTKT
pengangkatan anggota Dewan Komisaris Independensi dan persyaratan anggota KTKT
atau sejak dinyatakan lulus fit and proper mengikuti independensi dan persyaratan Direksi
test oleh regulator terkait. dan/atau Dewan Komisaris dari EU dan/atau
independensi dan persyaratan Direksi dan/
Masa jabatan anggota KTKT yang bertugas atau Dewan Komisaris Perusahaan Anak dalam
saat ini akan berakhir pada saat penutupan Konglomerasi Keuangan.
RUPST 2026.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 393
Page 396
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Seluruh anggota KTKT adalah pihak independen yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/
atau Pemegang Saham Pengendali, maupun hubungan usaha dengan BCA dan/atau Entitas Anak yang dapat
memengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. Seluruh anggota KTKT juga menjalankan tugasnya
secara independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
Aspek independensi anggota KTKT dijelaskan pada tabel berikut:
Cyrillus Gustiono Mathilda Ratna
Aspek Independensi Prabowo Sulistiyowati Pudjianto
Harinowo Kustianto Simon*) Yanti
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √
keuangan dengan Dewan
Komisaris dan Direksi.
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √
kepengurusan di
perusahaan, anak
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi.
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √
kepemilikan saham di
perusahaan.
Tidak memiliki hubungan √ √ √ √ √ √ √
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau
sesama anggota Komite
Tata Kelola Terintegrasi.
Tidak menjabat sebagai √ √ √ √ √ √ √
pengurus partai politik,
pejabat, dan pemerintah.
Keterangan:
*) Menjabat sejak 14 September 2023 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024, sehubungan dengan efektifnya penggabungan PT BCA Multi Finance ke
dalam PT BCA Finance per 1 September 2024.
Sutedjo Hendra Iskandar Janto Ina
Aspek Independensi
Prihatono Lubis Havianto Suwandi
Tidak memiliki hubungan keuangan √ √ √ √
dengan Dewan Komisaris dan Direksi.
Tidak memiliki hubungan kepengurusan √ √ √ √
di perusahaan, anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi.
Tidak memiliki hubungan kepemilikan √ √ √ √
saham di perusahaan.
Tidak memiliki hubungan keluarga √ √ √ √
dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/
atau sesama anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi.
Tidak menjabat sebagai pengurus partai √ √ √ √
politik, pejabat, dan pemerintah.
9. Tugas dan Tanggung Jawab KTKT
KTKT memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, paling sedikit melalui penilaian kecukupan pengendalian
intern, pelaksanaan fungsi kepatuhan secara terintegrasi dan manajemen risiko secara terintegrasi.
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris EU untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola
Terintegrasi.
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris EU setelah melakukan paling sedikit:
1) Evaluasi atas pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi; dan
2) Pemantauan pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
d. Membuat laporan realisasi program kerja tahunan yang disampaikan dalam Laporan Tahunan EU.
394 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 397
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
10. Wewenang KTKT
Dalam menjalankan tugas pengawasannya, KTKT memiliki wewenang dalam hal:
a. Meminta informasi dari satuan kerja yang berupa hasil evaluasi atas pelaksanaan:
1) Fungsi Audit Internal Terintegrasi;
2) Fungsi Kepatuhan Terintegrasi; dan
3) Fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
b. Melakukan aktivitas lainnya sesuai dengan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi yang didelegasikan oleh Dewan
Komisaris kepada KTKT.
11. Rangkap Jabatan Anggota KTKT
Sesuai dengan POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bahwa Keanggotaan Komisaris Independen, pihak
independen, dan anggota Dewan Pengawas Syariah pada Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi
Keuangan tidak diperhitungkan sebagai rangkap jabatan. Dengan demikian, Pelaksanaan Rangkap Jabatan KTKT
BCA telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jabatan Lain (anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Nama Anggota Komite Jabatan pada Komite dan/atau anggota Komite, serta Jabatan Lainnya)
Cyrillus Harinowo Ketua Dapat dilihat pada halaman 324
Prabowo Anggota -
Sulistiyowati Anggota -
Gustiono Kustianto Anggota -
Pudjianto Anggota -
Mathilda Simon*) Anggota -
Ratna Yanti Anggota -
Sutedjo Prihatono Anggota -
Hendra Iskandar Lubis Anggota • Anggota Komite Perencanaan dan Pemantauan Risiko
Perum Perumnas
• Anggota Komite Audit PT Hasnur International Shipping
Tbk
• Direktur Utama PT Central Sudirman Development
Janto Havianto Anggota -
Ina Suwandi Anggota -
Keterangan:
*) Menjabat sejak 14 September 2023 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024, sehubungan dengan efektifnya penggabungan PT BCA Multi Finance ke
dalam PT BCA Finance per 1 September 2024.
12. Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat KTKT mendengar secara langsung serta
Ketentuan penyelenggaraan rapat KTKT sebagai berpartisipasi dalam rapat KTKT.
berikut:
a. KTKT melaksanakan rapat sesuai kebutuhan, Pengambilan keputusan Rapat KTKT adalah
paling sedikit 1 (satu) kali setiap semester sebagai berikut:
atau 2 (dua) kali dalam setahun. a. Keputusan Rapat KTKT dilakukan
b. Rapat KTKT hanya dapat dilaksanakan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
dalam hal dihadiri oleh paling sedikit 51% b. Dalam hal tidak terjadi musyawarah untuk
(lima puluh satu persen) dari jumlah anggota mufakat, pengambilan keputusan dilakukan
komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris berdasarkan suara terbanyak dengan prinsip
Independen. 1 (satu) orang 1 (satu) suara.
c. Rapat KTKT dapat diselenggarakan: c. Segala keputusan Rapat KTKT bersifat
1) secara fisik di tempat kedudukan BCA mengikat bagi seluruh anggota KTKT.
atau di tempat lain yang ditentukan oleh
Ketua KTKT; atau Risalah Rapat KTKT adalah sebagai berikut:
2) secara elektronik melalui media a. Hasil rapat KTKT wajib dituangkan dalam
telekonferensi, video konferensi Risalah Rapat yang ditandatangani oleh
atau sarana media elektronik yang seluruh anggota KTKT yang hadir dan
sejenis yang memungkinkan semua didokumentasikan secara baik sesuai
peserta rapat KTKT saling melihat dan peraturan perundang-undangan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 395
Page 398
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
b. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara jelas
dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
c. Hasil rapat KTKT merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan Komisaris
dan Direksi EU dan Lembaga Jasa Keuangan anggota Konglomerasi Keuangan.
d. Sepanjang tahun 2024, KTKT telah mengadakan sebanyak 6 (enam) kali rapat.
Data kehadiran anggota Komite dalam Rapat KTKT sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Cyrillus Harinowo 6 6 100%
Prabowo 6 6 100%
Sulistiyowati 6 6 100%
Gustiono Kustianto 6 6 100%
Pudjianto 6 5 83,33%
Mathilda Simon *)
4 4 100%
Ratna Yanti 6 6 100%
Sutedjo Prihatono 6 6 100%
Hendra Iskandar Lubis 6 5 83,33%
Janto Havianto **) 3 3 100%
Ina Suwandi 6 6 100%
Keterangan:
*) Menjabat sejak 14 September 2023 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2024, sehubungan dengan efektifnya penggabungan PT BCA Multi Finance ke
dalam PT BCA Finance per 1 September 2024.
**)
Menjabat sejak 20 Juni 2024 sampai dengan ditutupnya RUPST 2026
Agenda pelaksanaan rapat KTKT sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 10 Januari 2024 Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum di PT Bank BCA Syariah dan PT Bank Digital BCA
Sesuai POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
2 20 Maret 2024 Pelaporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Semester II/2023 kepada Dewan Komisaris
Entitas Utama
3 15 Mei 2024 Penerapan Good Corporate Governance (GCG) pada PT BCA Finance dan PT BCA
Multifinance
4 10 Juli 2024 Trend Fraud dan Upaya Mitigasi pada PT Bank Central Asia Tbk
5 18 September 2024 Pelaporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Semester I/2024 Kepada Dewan Komisaris
Entitas Utama
6 20 November 2024 Penerapan Business Continuity Program (BCP) pada PT Asuransi Umum BCA dan PT
Asuransi Jiwa BCA
13. Realisasi Program Kerja dan Pelaksanaan Kegiatan KTKT Selama Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, KTKT telah melaksanakan kegiatan/program kerja KTKT, yakni mengevaluasi kecukupan
pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi pada Konglomerasi Keuangan BCA. Kegiatan evaluasi tersebut dilakukan
antara lain melalui presentasi dan pembahasan Laporan Hasil Audit Internal Terintegrasi dan Laporan Kepatuhan
Terintegrasi.
396 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 399
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KOMITE-KOMITE EKSEKUTIF DIREKSI Cakupan yang diatur dalam SK Struktur ALCO antara
lain:
I. ASSET LIABILITY COMMITTEE • Lingkup organisasi
Asset Liability Committee (ALCO) merupakan komite - Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan, dan
di bawah Direksi yang memiliki misi mencapai tingkat Wewenang.
profitabilitas BCA secara optimal, serta memastikan - Posisi dan Susunan Komite
risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko valuta • Kelengkapan Komite
asing terkendali melalui penetapan kebijakan dan - Personalia Komite.
strategi aset dan liabilitas (assets and liabilities - Tugas Pokok.
management) BCA. - Kelompok Kerja ALCO.
- Pengambilan Keputusan dan
Pedoman ALCO Pertanggungjawaban.
BCA memiliki pedoman yang mendukung pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab ALCO, yakni yang 1. Struktur, Keanggotaan ALCO, dan Status Hak
tercantum dalam Surat Keputusan Direksi No. 144/ Suara
SK/DIR/2022 tanggal 22 September 2022 perihal Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 144/
Struktur Asset Liability Committee (ALCO) (SK Struktur SK/DIR/2022 perihal Struktur Asset Liability
ALCO) dan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Committee (ALCO) maka struktur, keanggotaan,
138/SK/KOM/2022 tanggal 15 Agustus 2022 perihal dan status hak suara ALCO adalah sebagai
Pembidangan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi berikut:
serta Kerangka Induk Organisasi PT Bank Central Asia
Tbk.
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap Anggota) President Director
Anggota • Deputy President Director I – IT & Digital Banking
• Deputy President Director II – Business Banking & Operation
• Risk Management Director
• Corporate Banking & Treasury Director
• Commercial & SME Banking Director
• Branch & Network Director
• Credit Risk & Legal Director
• Transaction Banking Director
• Finance & Corporate Planning Director
• Consumer Banking Director
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi Treasury dan
International Banking
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi Corporate Mempunyai hak suara
Banking & Transaction
• Executive Vice President (EVP) CFO Office
• Head of International Banking (DPI)
• Head of Treasury (DTR)
• Head of Finance & Accounting (DKP)
• Head of Corporate Strategy & Planning (DCSP)
• Head of Corporate Banking, Transaction & Finance (GBKF)
• Head of Commercial & SME Banking (DCE)
• Head of Transaction Banking Product Development (DPD)
• Head of Transaction Banking Business Development (DTB)
• Head of Transaction Banking Partnership Solution Development
(DST)
• Head of Consumer Finance (DBK)
• Head of Risk Management (MRK)
Sekretaris Senior Adviser Risk Management (MRK) yang membidangi Asset Tidak mempunyai hak
Liability Management (ALM) suara
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 397
Page 400
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Tugas dan Tanggung Jawab ALCO
Jawab ALCO Anggota ALCO yang memiliki hak suara, memiliki
tugas pokok, antara lain:
Fungsi Pokok ALCO a. Memberikan masukan kepada sekretaris
ALCO memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut: ALCO dalam penyusunan agenda dan bahan
a. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan rapat.
dan strategi pengelolaan likuiditas untuk b. Memberikan masukan berupa informasi dan
menjaga likuiditas sesuai dengan ketentuan analisis pada rapat ALCO, mengenai:
yang berlaku, memenuhi kebutuhan likuiditas • Metodologi penentuan harga produk
BCA termasuk kebutuhan dana tidak terduga, dana dan pinjaman.
dan meminimalkan idle funds. • Metodologi pengukuran risiko likuiditas,
b. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan risiko suku bunga, dan risiko valuta
dan strategi yang berkaitan dengan risiko asing.
pasar, yaitu risiko suku bunga dan risiko • Penentuan harga produk dana dan
valuta asing. pinjaman.
c. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan • Daya saing suku bunga produk dana dan
dan strategi harga (pricing policy) untuk pinjaman.
produk-produk dana, pinjaman, dan rekening • Strategi bank pesaing.
antar kantor. • Kendala penerapan hasil keputusan
d. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan ALCO.
dan strategi dalam penataan portofolio • Perilaku nasabah dan perubahannya.
investasi.
e. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan 3. Rapat ALCO
dan strategi penataan struktur neraca Ketentuan rapat ALCO adalah sebagai berikut:
melalui antisipasi perubahan suku bunga - Rapat ALCO dilaksanakan sesuai kebutuhan,
untuk mencapai net interest margin yang yakni paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
optimal. bulan.
- Rapat ALCO adalah sah apabila dihadiri
Wewenang ALCO oleh sekurang-kurangnya ½ (setengah)
ALCO memiliki wewenang untuk mengambil dari jumlah anggota ALCO ditambah 1
keputusan strategis di bidang pengelolaan (satu) anggota, termasuk ketua atau ketua
aset dan liabilitas BCA, dengan ketentuan tidak pengganti, atau dihadiri oleh 6 (enam)
melampaui wewenang Direksi. Wewenang ALCO orang Direktur, termasuk ketua atau ketua
mencakup: pengganti.
a. Menetapkan suku bunga deposito, tabungan,
dan giro. 4. Pengambilan Keputusan
b. Menetapkan suku bunga pinjaman. Ketentuan pengambilan keputusan adalah
c. Menetapkan strategi pendanaan dan sebagai berikut:
investasi. - Pengambilan keputusan yang berkaitan
d. Menetapkan strategi hedging, apabila dengan penggunaan wewenang ALCO
diperlukan. hanya diambil melalui keputusan rapat ALCO
e. Menetapkan limit yang berkaitan dengan yang sah.
risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan - Keputusan rapat ALCO dianggap sah dan
risiko valuta asing sesuai dengan kebijakan mengikat apabila disetujui oleh ½ (setengah)
pengambilan risiko secara keseluruhan. jumlah anggota yang hadir dan memiliki hak
suara ditambah 1 (satu) suara.
398 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 401
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
5. Frekuensi Rapat ALCO Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak 21 (dua puluh satu) kali dengan
rincian kehadiran anggota ALCO sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
President Director (Jahja Setiaatmadja) 1) 21 21 100%
Deputy President Director I – IT & Digital Banking 21 18 86%
(Gregory Hendra Lembong)
Deputy President Director II – Business Banking & Operation 21 17 81%
(Armand W. Hartono)
Risk Management Director (Antonius Widodo Mulyono) 21 21 100%
Corporate Banking & Treasury Director (Rudy Susanto) 21 20 95%
Commercial & SME Banking Director (John Kosasih) 21 13 62%
Branch & Network Director (Frengky Chandra Kusuma) 21 19 90%
Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 21 18 86%
Transaction Banking Director (Santoso) 21 17 81%
Finance & Corporate Planning Director (Vera Eve Lim) 21 20 95%
Consumer Banking Director (Haryanto T. Budiman) 21 20 95%
Executive Vice President yang membidangi Treasury dan 21 15 71%
International Banking
Executive Vice President yang membidangi Corporate Banking 21 15 71%
& Transaction
Executive Vice President (EVP) CFO Office 21 15 71%
Anggota
Kepala Divisi atau pejabat yang mewakili:
Head of International Banking (DPI) 21 21 100%
Head of Treasury (DTR) 21 21 100%
Head of Finance & Accounting (DKP) 21 21 100%
Head of Corporate Strategy & Planning (DCSP) 21 21 100%
Head of Corporate Banking, Transaction & Finance (GBKF) 21 21 100%
Head of Commercial & SME Banking (DCE) 21 21 100%
Head of Transaction Banking Product Development (DPD) 21 19 90%
Head of Transaction Banking Business Development (DTB) 21 21 100%
Head of Transaction Banking Partnership Solution Development 21 20 95%
(DST)
Head of Consumer Finance (DBK) 21 21 100%
Head of Risk Management (MRK) 21 21 100%
Keterangan:
1) Ketua ALCO
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 399
Page 402
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rincian pelaksanaan rapat ALCO sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 12 Januari 2024 Pada rapat-rapat ALCO membahas antara lain:
a. Laporan tindak lanjut Keputusan Rapat ALCO sebelumnya.
2 29 Januari 2024
b. Parameter ekonomi yang meliputi inflasi, suku bunga Bank Indonesia Term Deposit,
3 12 Februari 2024 yield curves Rupiah dan USD, likuiditas pasar Rupiah dan USD, dan nilai tukar
Rupiah.
4 26 Februari 2024
c. Cadangan likuiditas yang terdiri Primary Reserve Rupiah dan Valas serta
5 15 Maret 2024 Secondary Reserve Rupiah dan Valas, Struktur Dana Rupiah dan Valas, Proyeksi
Kredit, Proyeksi Likuiditas.
6 27 Maret 2024 d. Risiko Suku Bunga Banking Book berdasarkan Earnings Perspective (NII Method)
7 19 April 2024 dan Economic Value Perspective (EVE Method).
e. Perkembangan Risiko Suku Bunga Trading Book dan Forex.
8 30 April 2024 f. Yield dan Cost of Fund Rupiah dan Valas.
9 27 Mei 2024 g. Analisis Assets Liabilities Management.
h. Stress Test Risiko Likuiditas dan Stress Test Risiko Nilai Tukar dan Suku Bunga
10 12 Juni 2024 Trading Book.
11 21 Juni 2024 i. Perkembangan Dana Bank terhadap Total Perbankan.
j. Usulan Suku Bunga Dana, Kredit dan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK).
12 15 Juli 2024 k. Proyeksi laba/rugi.
13 26 Juli 2024
14 13 Agustus 2024
15 26 Agustus 2024
16 12 September 2024
17 30 September 2024
18 25 Oktober 2024
19 11 November 2024
20 26 November 2024
21 20 Desember 2024
6. Pelaporan Pertanggungjawaban 8. Rencana Kerja ALCO Tahun 2025
Pertanggungjawaban dan realisasi kerja ALCO ALCO telah menetapkan rencana kerja untuk
dilaporkan melalui: tahun 2025 sebagai berikut:
a. Risalah rapat rutin. a. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan
b. Risalah rapat khusus yang diadakan untuk dan strategi pengelolaan aset dan liabilitas
membahas hal tertentu. BCA untuk memastikan risiko likuiditas, suku
c. Data dan informasi yang terkait dengan bunga, dan nilai tukar terkendali.
bidang yang dibahas. b. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan
d. Catatan dan pendapat ALCO mengenai dan strategi harga (pricing policy) untuk
risalah rapat serta data dan informasi yang produk-produk dana, pinjaman, dan rekening
terkait. antar kantor.
c. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024 dan strategi dalam penataan portofolio
Sepanjang tahun 2024, ALCO telah merealisasikan investasi.
program kerja antara lain: d. Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan
a. Mengevaluasi strategi dan posisi aset dan strategi penataan struktur neraca
dan liabilitas BCA sesuai dengan tujuan melalui antisipasi perubahan suku bunga
pengelolaan risiko likuiditas, suku bunga dan untuk mencapai net interest margin yang
nilai tukar. optimal.
b. Mengevaluasi dan menetapkan perubahan
suku bunga dana dan pinjaman, suku bunga
dasar kredit, serta limit yang berkaitan
dengan ALM.
c. Melakukan review terhadap hasil simulasi
laba/rugi sesuai dengan strategi ALM BCA.
d. Menetapkan kebijakan dan strategi dalam
penataan struktur neraca dan portofolio
investasi.
400 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 403
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
II. RISK MANAGEMENT COMMITTEE
Risk Management Committee (RMC) dibentuk untuk memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah
memberikan perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko BCA.
Pedoman RMC
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya RMC berpedoman pada:
- POJK No.18/POJK/03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum; dan
- Surat Keputusan No. 022/SK/DIR/2023 tanggal 8 Februari 2023, tentang Struktur dan Piagam Risk Management
Committee.
Cakupan yang diatur dalam Struktur dan Piagam RMC antara lain adalah:
- Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan dan Wewenang
- Bagan dan Susunan Organisasi RMC
- Tugas Pokok dan Wewenang
- Pengambilan Keputusan, Pertanggungjawaban, dan Pelaporan
1. Struktur, Keanggotaan, dan Status Hak Suara
Struktur, keanggotaan, dan status hak suara pada RMC adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap Direktur yang membawahkan fungsi manajemen risiko. Mempunyai hak suara
Anggota tetap)
Anggota tetap1) • Semua anggota Direksi
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi Credit
Risk Analysis
• Head of Compliance Division
• Head of Internal Audit3)
Anggota tidak tetap2) • Executive Vice President selain (EVP) yang membidangi
Credit Risk Analysis
• Semua Kepala Divisi/Satuan Kerja/Grup, di luar Anggota
Tetap
Sekretaris (merangkap Head of Risk Management Division
Anggota tetap)
Catatan:
1) Jika ada jabatan yang dirangkap, yang bersangkutan hanya mempunyai 1 (satu) suara
2) Kehadiran sesuai topik yang dibahas
3) Tidak mempunyai hak suara
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Tugas dan Tanggung Jawab RMC
Jawab RMC Anggota RMC memiliki tugas pokok sebagai
berikut:
Fungsi Pokok RMC a. Memberikan masukan kepada Sekretaris
RMC memiliki beberapa fungsi pokok sebagai RMC berupa topik beserta bahan rapat yang
berikut: akan dibahas dalam rapat komite.
a. Menyusun kebijakan, strategi, dan pedoman b. Memberikan masukan berupa informasi
penerapan manajemen risiko. dan analisis yang terkait dengan topik yang
b. Menyempurnakan pelaksanaan manajemen dibicarakan pada rapat komite. Topik yang
risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan dapat dibicarakan pada rapat komite antara
proses dan sistem manajemen risiko yang lain:
efektif. • Arah dan sasaran perusahaan dalam
c. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan penyusunan kebijakan, strategi dan
keputusan bisnis yang menyimpang dari pedoman penerapan manajemen risiko,
prosedur normal (irregularities). serta perubahannya apabila diperlukan.
• Penilaian terhadap efektivitas
Wewenang RMC implementasi kerangka manajemen
RMC mempunyai wewenang untuk mengkaji risiko.
dan memberikan rekomendasi mengenai hal • Perkembangan dan kecenderungan
yang berkaitan dengan manajemen risiko untuk eksposur risiko total dari bank dan
dimintakan keputusan dari Direksi. mengusulkan tingkat toleransi risiko
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 401
Page 404
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
keseluruhan yang dapat diterima (risk 3. Rapat RMC
appetite). Berikut beberapa ketentuan tentang rapat RMC:
• Hasil kajian mengenai total eksposur a. Rapat RMC dilaksanakan sesuai kebutuhan
risiko yang dihadapi bank beserta dan sedikitnya sekali dalam 3 (tiga) bulan
dampaknya. atau 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
• Penilaian kecukupan modal bank dalam b. Rapat RMC sah apabila sedikitnya dihadiri
menghadapi risiko kerugian yang oleh lebih dari ½ (setengah) jumlah anggota
timbul dengan menggunakan berbagai tetap.
skenario stress testing. c. Rapat yang dihadiri secara non fisik
• Usulan pengembangan metode dilakukan melalui media telekonferensi,
pengukuran risiko, contingency plan video konferensi, atau sarana media
dalam kondisi tidak normal (worst case elektronik lainnya yang harus memungkinkan
scenario), serta metode lainnya yang semua peserta rapat RMC saling melihat
berkaitan dengan manajemen risiko dan/atau mendengar secara langsung serta
bank. berpartisipasi dalam rapat.
• Hal-hal yang memerlukan penetapan
(justification) terkait dengan keputusan- 4. Pengambilan Keputusan
keputusan bisnis yang menyimpang dari Berikut ketentuan tentang pengambilan
prosedur normal (irregularities). keputusan:
• Limit wewenang, eksposur dan a. Pengambilan keputusan dalam kaitan
konsentrasi portofolio kredit maupun penggunaan wewenang komite hanya
parameter lainnya yang bertujuan untuk diambil melalui keputusan rapat RMC yang
membatasi risiko. sah.
b. Keputusan rapat RMC sah dan mengikat
apabila disetujui oleh lebih dari ½ (setengah)
jumlah anggota tetap yang hadir dan
memiliki hak suara.
5. Frekuensi Rapat RMC Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, RMC telah mengadakan rapat sebanyak 4 (empat) kali dengan rincian
kehadiran anggota RMC sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Presiden Direktur (Jahja Setiaatmadja) 4 3 100%
Wakil Presiden Direktur (Gregory Hendra Lembong) 4 2 50%
Wakil Presiden Direktur (Armand W. Hartono) 4 3 75%
Direktur Kredit dan Hukum (Subur Tan) 4 4 100%
Direktur Perbankan Komersial & SME (John Kosasih) 4 4 100%
Direktur Jaringan Wilayah & Cabang (Frengky Chandra Kusuma) 4 4 100%
Direktur Perbankan Korporasi & Tresuri (Rudy Susanto) 4 2 50%
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia 4 4 100%
(Lianawaty Suwono)
Direktur Transaksi Perbankan (Santoso) 4 3 100%
Direktur Perencanaan dan Keuangan 4 3 75%
(Vera Eve Lim)
Direktur Perbankan Konsumer (Haryanto T. Budiman) 4 4 100%
Direktur Manajemen Risiko (Antonius Widodo Mulyono) 4 4 100%
EVP Grup Analisa Risiko Kredit (GARK) 4 4 100%
Head of Compliance Division 4 4 100%
Head of Risk Management Division (Sekretaris) 4 4 100%
Head of Internal Audit 4 3 75%
EVP, Strategic Information Technology Group 1)
2 2 100%
EVP Grup Corporate Banking, Transaction, and Finance 1)
1 1 100%
402 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 405
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
EVP CFO Office 1)
1 1 100%
Head of Enterprise IT Architecture, Data Management & 1 1 100%
Service Quality Group1)
Head of Corporate Strategy & Planning1) 2 2 100%
Head of Legal Group1) 1 1 100%
Kepala Divisi Bisnis Kredit Konsumer 1) 1 1 100%
Kepala Divisi Pengembangan Solusi Kerja Sama Transaksi 1 1 100%
Perbankan1)
Catatan:
1) Jumlah rapat untuk anggota tidak tetap sesuai dengan undangan untuk topik pembahasan yang terkait.
Pelaksanaan rapat RMC sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 21 Februari 2024 • Usulan Perubahan Limit Secondary Reserves
• Rancangan POJK Tentang Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Kredit (SBDK)
bagi Bank Umum Konvensional
2 4 Juni 2024 BCA Risk Appetite Statement Review
3 19 Juni 2024 • POJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Kepengawasan dan
Penanganan Permasalahan Bank Umum
• Pelaporan Penilaian Maturitas Digital BCA Tahun 2023
4 23 Oktober 2024 Usulan SBDK BCA per 31 Oktober 2024
6. Pelaporan Pertanggungjawaban 8. Rencana Kerja RMC Tahun 2025
Pertanggungjawaban dan realisasi kerja RMC RMC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun
dilaporkan melalui: 2025 sebagai berikut:
a. Laporan tertulis secara berkala sedikitnya a. Mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan
sekali dalam 1 (satu) tahun kepada Direksi topik rapat RMC.
mengenai hasil pertemuan rutin dalam rapat b. Memberikan informasi dan hasil analisa
RMC. terkait dengan topik yang dibicarakan pada
b. Laporan tertulis kepada Direksi mengenai rapat RMC untuk dimintakan rekomendasi
hasil pertemuan khusus yang diadakan untuk dari Direksi.
membahas hal tertentu. c. Hal-hal lain yang terkait dengan manajemen
c. Laporan khusus atau laporan kegiatan (jika risiko.
diperlukan).
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya
selama tahun 2024, realisasi dari program kerja
RMC adalah sebagai berikut:
a. Menginformasikan perubahan limit
Secondary Reserves dan kewajiban
transparansi suku bunga kredit.
b. Menginformasikan usulan perubahan risk
appetite dan risk tolerance.
c. Menginformasikan POJK tentang Penetapan
Status Kepengawasan dan Penanganan
Permasalahan Bank Umum dan hasil penilaian
maturitas digital BCA tahun 2023.
d. Menginformasikan usulan hasil perhitungan
Suku Bunga Dasar Kredit per 31 Oktober
2024.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 403
Page 406
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
III. INTEGRATED RISK MANAGEMENT COMMITTEE • Surat Keputusan Direksi No. 023/SK/DIR/2023
Pembentukan Integrated Risk Management tanggal 8 Februari 2023 perihal Struktur dan
Committee (IRMC) bertujuan untuk memastikan Piagam Integrated Risk Management Committee
kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan
perlindungan yang memadai terhadap seluruh risiko Cakupan yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi
yang dihadapi BCA dan Perusahaan Anak secara No. 023/SK/DIR/2023 perihal Struktur dan Piagam
terintegrasi. Integrated Risk Management Committee adalah:
• Misi, Fungsi Pokok, dan Kedudukan
Pedoman IRMC • Bagan dan Susunan Organisasi
IRMC melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya • Tugas Pokok dan Wewenang
dengan mengacu pada: • Pengambilan Keputusan dan Pelaporan
• POJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi 1. Struktur, Keanggotaan IRMC, dan Status Hak
Keuangan Suara
• POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 023/
Manajemen Risiko bagi Bank Umum SK/DIR/2023 tanggal 8 Februari 2023 perihal
• POJK No. 45/POJK.03/2020 tentang Struktur dan Piagam Integrated Risk Management
Konglomerasi Keuangan Committee maka struktur, keanggotaan, dan
status hak suara IRMC adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap Direktur yang membawahkan fungsi manajemen risiko Mempunyai hak suara
Anggota tetap) terintegrasi
Anggota tetap1) • Semua anggota Direksi
• Head of Compliance Division
• Head of Internal Audit 3)
Anggota tidak tetap2) • Semua Executive Vice President (EVP)
1. Pejabat Eksekutif • Semua Kepala Divisi/Grup/Satuan Kerja yang
berhubungan/terkait dengan Perusahaan Anak, di luar
Anggota Tetap
2. Direktur Perusahaan
Anak*) Direktur yang mewakili dan ditunjuk dari Perusahaan Anak
Sekretaris (merangkap Head of Risk Management Division
Anggota tetap)
*) Jumlah dan komposisinya disesuaikan dengan kebutuhan serta efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas IRMC dengan memperhatikan antara lain
keterwakilan masing-masing sektor jasa keuangan
1) Jika ada jabatan dalam IRMC yang dirangkap, yang bersangkutan hanya mempunyai 1 (satu) suara
2) Sesuai topik yang dibahas
3) Tidak mempunyai hak suara
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Tugas dan Tanggung Jawab IRMC
Jawab IRMC Dalam menjalankan fungsinya, anggota IRMC
memiliki tugas pokok antara lain:
Fungsi Pokok IRMC • Memberikan masukan kepada sekretaris
IRMC memiliki fungsi utama untuk memberikan IRMC berupa topik beserta bahan rapat yang
rekomendasi kepada Direksi yang paling sedikit akan dibahas dalam rapat IRMC.
meliputi: • Memberikan masukan berupa informasi
• Penyusunan kebijakan manajemen risiko dan analisis terkait dengan topik yang
terintegrasi. dibicarakan pada rapat IRMC.
• Perbaikan atau penyempurnaan kebijakan
manajemen risiko terintegrasi berdasarkan Topik-topik yang dapat dibicarakan pada rapat
hasil evaluasi pelaksanaan. IRMC antara lain:
- Arah dan sasaran BCA dalam penyusunan
Wewenang IRMC kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan
IRMC memiliki wewenang untuk mengkaji dan manajemen risiko terintegrasi, serta
memberikan rekomendasi mengenai hal yang perubahannya apabila diperlukan.
berkaitan dengan manajemen risiko terintegrasi - Penilaian terhadap efektivitas implementasi
untuk dimintakan keputusan dari Direksi. kerangka manajemen risiko terintegrasi.
404 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 407
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
- Perkembangan dan kecenderungan eksposur secara insidentil sebagai akibat suatu
risiko terintegrasi dan mengusulkan tingkat perubahan kondisi internal dan eksternal
risiko keseluruhan yang dapat diambil (risk yang memengaruhi kecukupan permodalan,
appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance). profil risiko, dan tidak efektifnya penerapan
- Hasil kajian mengenai total eksposur risiko manajemen risiko terintegrasi berdasarkan
terintegrasi beserta dampaknya. hasil evaluasi.
- Penilaian kecukupan modal terintegrasi
dalam menghadapi risiko kerugian yang 3. Rapat IRMC
timbul dengan menggunakan berbagai Ketentuan rapat IRMC adalah sebagai berikut:
skenario stress testing. • Rapat IRMC dilaksanakan sesuai kebutuhan
- Usulan pengembangan metode pengukuran dan paling sedikit 1 (satu) kali setiap semester.
risiko, contingency plan dalam kondisi tidak • Rapat IRMC sah apabila dihadiri oleh lebih
normal (worst case scenario), serta metode dari ½ (setengah) dari jumlah anggota tetap.
lainnya yang berkaitan dengan manajemen • Rapat yang dihadiri secara non fisik
risiko terintegrasi. dilakukan melalui media telekonferensi,
- Hal-hal yang memerlukan penetapan video konferensi, atau sarana media
(justification) terkait dengan keputusan- elektronik lainnya yang harus memungkinkan
keputusan bisnis yang menyimpang dari semua peserta rapat saling melihat dan/
prosedur normal (irregularities). atau mendengar secara langsung serta
- Limit wewenang, eksposur, dan konsentrasi berpartisipasi dalam rapat.
portofolio kredit maupun parameter lainnya
yang bertujuan untuk membatasi risiko. 4. Pengambilan Keputusan
- Penyempurnaan penerapan manajemen Ketentuan pengambilan keputusan oleh IRMC
risiko terintegrasi secara berkala maupun adalah sebagai berikut:
• Pengambilan keputusan dalam kaitan
penggunaan wewenang IRMC hanya diambil
melalui keputusan rapat IRMC yang sah.
• Keputusan rapat IRMC sah dan mengikat
apabila disetujui oleh lebih dari ½ (setengah)
jumlah anggota yang hadir.
5. Frekuensi Rapat IRMC Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, IRMC telah melaksanakan 3 (tiga) kali rapat dengan rincian sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Presiden Direktur (Jahja Setiaatmadja) 1) 3 3 100%
Wakil Presiden Direktur I (Gregory Hendra Lembong) 1)
3 3 100%
Wakil Presiden Direktur II (Armand W. Hartono) 1)
3 2 67%
Direktur Kredit dan Hukum (Subur Tan) 1) 3 2 67%
Direktur Perbankan Korporasi dan Tresuri (Rudy Susanto) 1)
3 2 67%
Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (Lianawaty 3 3 100%
Suwono) 1)
Direktur Transaksi Perbankan (Santoso) 1) 3 3 100%
Direktur Keuangan dan Perencanaan Perusahaan 3 2 67%
(Vera Eve Lim) 1)
Direktur Perbankan Konsumer (Haryanto T. Budiman) 1) 3 2 67%
Direktur Jaringan Wilayah dan Cabang 3 3 100%
(Frengky Chandra Kusuma) 1)
Direktur Perbankan Komersial dan SME (John Kosasih) 1) 3 3 100%
Direktur Manajemen Risiko (Antonius Widodo Mulyono) 1)
3 3 100%
Head of Compliance Division 1)
3 3 100%
Head of Risk Management Division (Sekretaris) 1) 3 3 100%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 405
Page 408
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Head of Internal Audit 1)
1 1 100%
Head of Contact Center & Digital Service 2)
1 1 100%
Head of Corporate Communication & Social Responsibility 2) 1 1 100%
Kepala Subdiv Komunikasi Pemasaran 2)
1 1 100%
Direktur PT BCA Finance 2)
3 3 100%
Direktur PT BCA Multi Finance 2) 3) 1 1 100%
Direktur PT Bank BCA Syariah 2) 3 3 100%
Direktur BCA Finance Limited 2)
3 3 100%
Direktur PT BCA Sekuritas 2) 4) 3 3 100%
Direktur PT Asuransi Umum BCA 2)
3 3 100%
Direktur PT Asuransi Jiwa BCA 2)
3 3 100%
Direktur PT Central Capital Ventura 2) 3 3 100%
Direktur PT Bank Digital BCA 2)
3 3 100%
1) Anggota Tetap.
2) Jumlah rapat anggota tidak tetap sesuai dengan undangan untuk topik pembahasan yang terkait.
3) Per 1 September 2024, PT BCA Multi Finance telah melakukan penggabungan ke dalam PT BCA Finance.
4) Diwakili oleh Support Function Director PT BCA Sekuritas.
Pelaksanaan rapat IRMC sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 8 Maret 2024 Laporan Profil Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA Semester II -
Tahun 2023
2 10 September 2024 Laporan Profil Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK) BCA Semester I - Tahun
2024
3 7 November 2024 - Risiko Reputasi
- Limit Risiko Terintegrasi BCA Digital
6. Pertanggungjawaban dan Pelaporan 8. Rencana Kerja IRMC Tahun 2025
• Pertanggungjawaban IRMC dilaporkan IRMC telah menetapkan rencana kerja untuk
melalui: tahun 2025 antara lain:
- Laporan tertulis secara berkala a. Menginformasikan Laporan Profil Risiko
sedikitnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
tahun kepada Direksi, mengenai hasil BCA Semester II - Tahun 2024.
pertemuan rutin dalam rapat komite. b. Menginformasikan Laporan Profil Risiko
- Laporan tertulis kepada Direksi, Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
mengenai hasil pertemuan khusus yang BCA Semester I - Tahun 2025.
diadakan untuk membahas hal tertentu. c. Hal-hal lain yang terkait dengan manajemen
- Laporan khusus atau laporan kegiatan risiko terintegrasi.
(jika diperlukan).
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, IRMC telah merealisasikan
program kerja sebagai berikut:
a. Menginformasikan Laporan Profil Risiko
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
BCA Semester II - Tahun 2023.
b. Menginformasikan Laporan Profil Risiko
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan (KK)
BCA Semester I - Tahun 2024.
c. Menginformasikan terkait Risiko Reputasi.
d. Menginformasikan usulan Limit Risiko
Terintegrasi BCA Digital.
406 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 409
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
IV. CREDIT POLICY COMMITTEE Cakupan yang diatur dalam Struktur Credit Policy
Credit Policy Committee (KKP) dibentuk untuk Committee adalah:
mengarahkan pemberian kredit melalui perumusan • Lingkup Organisasi
kebijakan perkreditan dalam rangka pencapaian - Misi, Fungsi Pokok, Kedudukan, dan
target perkreditan yang prudent. Wewenang.
- Posisi dan Susunan Komite.
Pedoman KKP
KKP dalam melaksanakan tugas dan tanggung • Kelengkapan Komite
jawabnya berpedoman pada POJK No. 42/ - Personalia Komite.
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Kewajiban - Tugas Pokok.
Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan - Pengambilan Keputusan dan
atau Pembiayaan Bank bagi Bank Umum dan Surat Pertanggungjawaban.
Keputusan Direksi No. 163/SK/DIR/2022 tanggal
5 Oktober 2022 perihal Struktur Credit Policy 1. Struktur, Keanggotaan KKP, dan Status Hak
Committee (KKP). Suara
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 163/
SK/DIR/2022 tanggal 5 Oktober 2022 perihal
Struktur Credit Policy Committee (KKP), maka
struktur, keanggotaan, dan status hak suara KKP
ialah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap President Director Mempunyai hak suara
Anggota)
Anggota 1) • Deputy President Director I – IT & Digital Banking
• Credit Risk & Legal Director
• Risk Management Director
• Compliance & Human Capital Management Director
• Corporate Banking & Treasury Director 2)
• Commercial & SME Banking Director 2)
• Consumer Banking Director 2)
• Transaction Banking Director 2)
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi Credit
Risk Analysis 2)
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi
Corporate Banking & Transaction 2)
• Executive Vice President (EVP) yang membidangi Treasury
& International Banking 2)
• Head of Credit Risk Analysis dan/atau Head of SME
& Commercial Business dan/atau Head of Corporate
Banking, Transaction & Finance dan/atau Head of
Consumer Finance dan/atau Head of Transaction Banking
Services dan/atau Head of International Banking atau
Pejabat Pengganti 2)
• Head of Internal Audit atau Pejabat Pengganti
• Head of Compliance atau Pejabat Pengganti
Sekretaris (merangkap Head of Risk Management atau Pejabat Pengganti
Anggota)
Catatan:
1) Direktur lain berhak hadir dalam rapat KKP, namun tanpa hak suara.
2) Sesuai topik yang dibahas.
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Jawab KKP
Fungsi Pokok KKP
KKP memiliki beberapa fungsi pokok sebagai berikut:
• Membantu Direksi dalam merumuskan kebijakan perkreditan, terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-
hatian dalam perkreditan.
• Memantau dan mengevaluasi penerapan kebijakan perkreditan agar dapat dilaksanakan secara konsisten
dan konsekuen.
• Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB) BCA.
• Memantau perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan.
• Memberikan saran dan langkah perbaikan atas hasil pemantauan dan evaluasi yang telah dijalankan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 407
Page 410
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Wewenang KKP - Kebenaran pelaksanaan Batas
KKP memiliki wewenang untuk memberikan saran Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
dan langkah perbaikan kepada Direksi mengenai - Penyelesaian kredit bermasalah sesuai
hal yang berkaitan dengan kebijakan perkreditan. ketentuan kebijakan perkreditan.
- Pemenuhan BCA atas kecukupan jumlah
Tugas dan Tanggung Jawab KKP penyisihan penghapusan kredit.
Anggota KKP memiliki tugas pokok yang - Hasil pengawasan atas penerapan
mencakup: dan pelaksanaan Kebijakan Dasar
• Memberikan masukan kepada sekretaris KKP Perkreditan Bank (KDPB).
dalam penyusunan agenda dan bahan rapat.
• Memberikan masukan berupa informasi 3. Rapat KKP
dan analisis pada rapat KKP untuk membuat Ketentuan pelaksanaan rapat KKP adalah sebagai
keputusan KKP, mengenai: berikut:
- Pengembangan kebijakan perkreditan • Rapat KKP dilaksanakan sesuai kebutuhan
(kredit Korporasi, kredit Komersial, dan sedikitnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
kredit SME, KUK, kredit Konsumer, Kartu tahun.
Kredit dan Kredit Antar Bank) sesuai • Rapat KKP sah apabila sedikitnya dihadiri
dengan misi dan rencana bisnis BCA. oleh 2/3 (dua per tiga) jumlah anggota.
- Ketaatan terhadap ketentuan
perundangan dalam pemberian kredit. 4. Pengambilan Keputusan
- Perkembangan dan kualitas portofolio Ketentuan pengambilan keputusan oleh KKP
perkreditan secara keseluruhan. adalah sebagai berikut:
- Kebenaran pelaksanaan kewenangan • Pengambilan keputusan dalam kaitan
pemutusan kredit. penggunaan wewenang KKP dapat dilakukan
- Kebenaran proses pemberian, melalui edaran kepada anggota KKP atau
perkembangan, dan kualitas kredit melalui rapat KKP yang sah.
yang diberikan kepada pihak terkait dan • Keputusan melalui rapat atau edaran
debitur besar tertentu. kepada anggota KKP akan dianggap sah dan
mengikat apabila disetujui oleh lebih dari ½
(satu per dua) jumlah anggota yang hadir.
5. Frekuensi Rapat KKP Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, KKP telah mengadakan rapat sebanyak 1 (satu) kali dengan rincian kehadiran
anggota KKP sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
President Director (Jahja Setiaatmadja) 1 1 100%
Deputy President Director 1 (Gregory Hendra Lembong) 1 1 100%
Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 1 1 100%
Risk Management Director (Antonius Widodo Mulyono) 1 1 100%
Compliance & Human Capital Mgmt. Director 1 1 100%
(Lianawaty Suwono)
Corporate Banking & Treasury Director (Rudy Susanto) 1) 1 1 100%
Commercial & SME Banking Director (John Kosasih) 1)
1 1 100%
Consumer Banking Director (Haryanto T.Budiman) 1) - - -
Transaction Banking Director (Santoso) 1)
- - -
Executive Vice President yang membidangi Credit Risk Analysis 1)
1 1 100%
Executive Vice President yang membidangi Corporate Banking & 1 1 100%
Transaction 1)
Executive Vice President yang membidangi Treasury & International - - -
Banking 1)
Head of Credit Risk Analysis atau pejabat pengganti 1) 1 1 100%
Head of SME & Commercial Business atau pejabat pengganti 1) 1 1 100%
Head of Corporate Banking, Transaction & Finance atau pejabat 1 1 100%
pengganti 1)
408 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 411
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Head of Consumer Finance atau pejabat pengganti 1)
- - -
Head of Transaction Banking Services atau pejabat pengganti 1)
- - -
Head of International Banking atau pejabat pengganti 1) - - -
Head of Internal Audit atau pejabat pengganti 1 1 100%
Head of Compliance atau pejabat pengganti 1 1 100%
Head of Risk Management atau pejabat pengganti 1 1 100%
Keterangan:
1) Sesuai topik yang dibahas, jika tidak terkait dengan topik yang dibahas, maka tidak diikutsertakan dalam Rapat.
Rincian pelaksanaan rapat KKP sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 29 November 2024 1. Review Kategori Kredit Korporasi & Komersial
2. Kredit Cash Collateral dan Setara Cash Collateral Beda Mata Uang Korporasi
6. Pelaporan Pertanggungjawaban
Pertanggungjawaban dan realisasi kerja KKP dilaporkan melalui:
• Laporan tertulis secara berkala kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris mengenai hasil
pengawasan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan KDPB serta saran perbaikan yang diperlukan.
• Data dan informasi lain yang berkaitan dengan hasil pengawasan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan.
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di tahun 2024, KKP telah melaksanakan program kerja, yakni
memberikan rekomendasi terkait:
• Review Kategori Kredit Korporasi & Komersial
• Kredit Cash Collateral dan Setara Cash Collateral Beda Mata Uang Korporasi
8. Rencana Kerja KKP Tahun 2025
KKP telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2025 antara lain:
• Mengevaluasi dan merekomendasikan kebijakan perkreditan.
• Memantau penerapan kebijakan perkreditan untuk memastikan kepatuhan BCA terhadap kebijakan
perkreditan yang berlaku.
• Memantau perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan secara keseluruhan.
• Mengidentifikasi peraturan baru yang diterbitkan regulator dan dampaknya terhadap kebijakan internal BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 409
Page 412
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
V. CREDIT COMMITTEE • Lingkup Organisasi
Pembentukan Credit Committee (CC) bertujuan untuk - Pengertian, Misi, Fungsi Pokok, dan
membantu Direksi dalam mengevaluasi dan/atau Kedudukan.
memberikan keputusan kredit sesuai batas wewenang - Bagan dan Susunan Organisasi Credit
yang ditetapkan Direksi, sebagaimana diatur dalam Committee.
Anggaran Dasar BCA dan dengan memperhatikan
pengembangan bisnis dan menerapkan prinsip kehati- • Kelengkapan Komite
hatian (prudent). - Tugas Pokok dan Wewenang.
- Pengambilan Keputusan.
Pedoman CC
Pembentukan CC berpedoman pada POJK No. 42/ Jenjang CC
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Kewajiban Dalam melaksanakan kegiatannya, CC dikelompokkan
Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan berdasarkan kategori kredit, yakni:
atau Pembiayaan Bank bagi Bank Umum, SEOJK No. 16/ 1. Corporate CC.
SEOJK.014/2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Bentuk 2. Commercial CC.
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik,
serta, ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 1. Struktur, Keanggotaan CC, dan Status Hak Suara
176/SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 tentang Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 176/
Struktur dan Piagam Credit Committee. SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 tentang
Struktur dan Piagam Credit Committee mengatur
Cakupan yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi tentang struktur, keanggotaan, dan status hak
No. 176/SK/DIR/2023 tanggal 23 Oktober 2023 suara CC yaitu sebagai berikut:
tentang Struktur dan Piagam Credit Committee adalah
sebagai berikut:
Struktur, Keanggotaan Corporate CC, dan Status Hak Suara Corporate CC
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara1)
Ketua (merangkap Credit Risk & Legal Director (DKR) Mempunyai hak suara
Anggota tetap)
Anggota tetap • President Director (PD)
• Deputy President Director 1 (DPD1)
• Corporate Banking & Treasury Director (DBK)
• EVP GARK
• EVP GBKF2)
• EVP DTR-DIB2)
• Kepala GBKF2) Tidak mempunyai hak
• Kepala DIB2) suara
Anggota tidak tetap Direktur lainnya yang memiliki wewenang memutus kredit Mempunyai hak suara
Sekretaris (merangkap Kepala GARK Tidak mempunyai hak
Anggota tetap) suara
Keterangan:
1) Pengambilan keputusan melalui rapat dilakukan dengan mekanisme voting.
2) Sesuai topik yang dibahas.
Struktur, Keanggotaan Commercial CC, dan Status Hak Suara Commercial CC
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara1)
Ketua2) (merangkap Kepala GARK berdasarkan kesesuaian dengan eksposur kredit Mempunyai hak suara
Anggota Tetap) komersial yang ditangani
Anggota tetap • Commercial & SME Banking Director (DKS)
• Credit Risk & Legal Director (DKR)
• EVP GARK
• Kepala Kantor Wilayah
Sekretaris (merangkap Credit Adviser Tidak mempunyai hak
Anggota tetap) suara
Keterangan:
1) Pengambilan keputusan melalui rapat dilakukan dengan mekanisme voting.
2) Pelaksanaan tugas Ketua dapat bergantian di antara Kepala Grup berdasarkan kesesuaian dengan eksposur kredit komersial yang ditangani.
410 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 413
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Tugas Pokok Anggota CC
Jawab CC Beberapa tugas anggota CC adalah sebagai
berikut:
Fungsi Pokok CC • Memberikan arahan dan jika perlu diadakan
Beberapa fungsi pokok CC adalah sebagai analisis kredit yang lebih komprehensif,
berikut: berhubung informasi yang disajikan
• Memberikan pengarahan dan apabila perlu belum mencukupi untuk digunakan dalam
dapat melakukan analisis kredit yang lebih pengambilan keputusan.
mendalam dan komprehensif. • Memberikan pertimbangan terhadap
• Memberikan keputusan atau rekomendasi rancangan keputusan kredit yang diajukan
atas rancangan keputusan kredit yang oleh pihak pemberi rekomendasi/pengusul.
diajukan oleh pemberi rekomendasi/ • Memutuskan kredit berdasarkan kemahiran
pengusul yang terkait dengan: profesional secara jujur, objektif, cermat,
- Debitur-debitur besar. dan seksama.
- Industri yang spesifik. • Memberikan masukan kepada Sekretaris CC
- Permintaan khusus dari Direksi. mengenai kebutuhan rapat CC.
• Membahas permohonan kredit yang
merupakan keputusan Direksi yang perlu 3. Rapat CC
meminta persetujuan Dewan Komisaris Ketentuan tentang penyelenggaraan rapat CC
dan risalah rapatnya dilampirkan pada adalah sebagai berikut:
saat meminta persetujuan kepada Dewan • Rapat CC dilaksanakan sesuai kebutuhan,
Komisaris (pengecualian untuk perpanjangan paling sedikit 6 (enam) kali dalam 1 (satu)
kredit). tahun.
• Melakukan koordinasi dengan Asset Liability • Rapat CC dapat dilaksanakan dan dinyatakan
Committee (ALCO) dalam hal aspek sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya
pendanaan kredit dan penyesuaian suku oleh 3 (tiga) anggota yang memiliki hak suara
bunga kredit korporasi. dari sisi bisnis dan analisa risiko kredit.
• Rapat CC dapat dilaksanakan melalui media
Wewenang CC teleconference.
CC memiliki wewenang untuk memberikan • Rapat CC wajib dihadiri oleh Pemantau CC.
keputusan atau merekomendasikan rancangan • Rapat Commercial CC dapat dilakukan baik
keputusan kredit yang mengacu pada di kantor pusat maupun di kantor wilayah
ketentuan yang mengatur tentang wewenang setempat.
memutus kredit korporasi dan kredit komersial, • Setiap penyelenggaraan rapat CC harus
sebagaimana tertuang dalam Panduan Kerja dituangkan dalam risalah rapat.
Digital (PAKAR).
4. Pengambilan Keputusan
Lingkup wewenang yang dimiliki CC adalah Ketentuan tentang pengambilan keputusan oleh
sebagai berikut: CC adalah sebagai berikut:
• Dari segi besarnya kewenangan: • Pengambilan keputusan kredit dapat
CC berwenang memutus kredit sesuai dilakukan melalui persetujuan atas
dengan besarnya wewenang maksimal yang rancangan keputusan yang diedarkan secara
ditetapkan untuk masing-masing jenis CC. tertulis atau konfirmasi persetujuan melalui
• Dari segi objek keputusan kredit: surat elektronik (circular memo) kepada
- Memberikan keputusan kredit untuk anggota CC atau melalui rapat CC yang sah.
kategori korporasi dan komersial di atas Jika rancangan keputusan yang diedarkan
nilai tertentu. tidak disetujui oleh salah satu anggota CC,
- Memberikan keputusan atas usulan maka sesegera mungkin Sekretaris CC
fasilitas kredit. menjadwalkan kembali rapat CC.
- Menetapkan rencana pengambilalihan/ • Untuk Corporate CC, apabila keputusan
pembelian kredit baik yang telah kredit yang diambil dalam rapat CC belum
direstrukturisasi maupun yang belum memenuhi ketentuan mengenai wewenang
direstrukturisasi dari lembaga keuangan Direksi dalam memutus kredit, maka
lain. rancangan keputusan kredit diedarkan untuk
dimintakan persetujuan Direktur lain dan/
atau Dewan Komisaris.
• Pemantau dan narasumber tidak mempunyai
hak suara dalam pengambilan keputusan
kredit.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 411
Page 414
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Frekuensi Rapat CC Selama Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, rapat Corporate CC dilaksanakan sebanyak 18 (delapan belas) kali dan rapat Commercial
CC dilaksanakan sebanyak 7 (tujuh) kali. Pelaksanaan rapat dan tingkat kehadiran Corporate CC dan Commercial
CC adalah sebagai berikut:
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Corporate CC Selama Tahun 2024
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
President Director (Jahja Setiaatmadja) 2) 18 17 94%
Deputy President Director 1 (Gregory Hendra Lembong) 2)
18 8 44%
Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 1)
18 14 78%
Corporate Banking & Treasury Director (Rudy Susanto) 2) 18 17 94%
Compliance & Human Capital Mgmt. Director (Lianawaty 18 6 33%
Suwono) 3)
Commercial & SME Banking Director (John Kosasih) 3) 18 6 33%
Consumer Banking Director (Haryanto T. Budiman) 3)
18 3 17%
Branch & Network Director (Frengky Chandra Kusuma) 3) 18 1 6%
Risk Management Director (Antonius Widodo Mulyono) 3)
18 - 0%
Executive Vice President GARK 2)
18 17 94%
Executive Vice President GBKF 2) 18 11 61%
Executive Vice President DTR-DIB 2)
18 - 0%
Kepala GARK 2)
18 18 100%
Kepala GBKF 2) 18 17 94%
Kepala DIB 2)
18 - 0%
Head of Compliance Division atau Penggantinya 4)
18 18 100%
Keterangan:
1) Ketua (Merangkap Anggota Tetap).
2) Anggota Tetap.
3) Anggota Tidak Tetap.
4) Pemantau.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Commercial CC Selama Tahun 2024
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Credit Risk & Legal Director (Subur Tan) 2) 7 7 100%
Commercial & SME Banking Director (John Kosasih) 2)
7 7 100%
Executive Vice President GARK 2)
7 7 100%
Kepala GARK 1) 7 7 100%
Kepala Kantor Wilayah 2)
7 5 71%
Credit Adviser 2)
7 7 100%
Keterangan:
1) Ketua (Merangkap Anggota Tetap)
2) Anggota Tetap
412 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 415
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Pelaksanaan rapat Corporate CC sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 18 Januari 2024
2 20 Februari 2024
3 19 Maret 2024
4 28 Maret 2024
5 30 April 2024
6 30 Mei 2024
7 11 Juni 2024
8 8 Agustus 2024
9 15 Agustus 2024 Dalam rapat-rapat tersebut memberikan keputusan atau rekomendasi atas rancangan
10 3 September 2024 keputusan kredit korporasi yang diajukan oleh pemberi rekomendasi/pengusul.
11 12 September 2024
12 1 Oktober 2024
13 8 Oktober 2024
14 22 Oktober 2024
15 29 Oktober 2024
16 7 November 2024
17 26 November 2024
18 17 Desember 2024
Pelaksanaan rapat Commercial CC sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 29 Januari 2024
2 18 April 2024
3 4 Juni 2024
Dalam rapat-rapat tersebut memberikan keputusan atau rekomendasi atas rancangan
4 5 Juli 2024
keputusan kredit komersial yang diajukan oleh pemberi rekomendasi/pengusul.
5 22 Juli 2024
6 18 September 2024
7 13 November 2024
6. Pelaporan Pertanggungjawaban 8. Rencana Kerja CC Tahun 2025
Pertanggungjawaban CC dapat dituangkan CC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun
dalam risalah rapat CC, memorandum keputusan 2025 yaitu merekomendasikan dan/atau memutus
yang diedarkan, dan laporan berkala CC. pemberian kredit (baru, tambahan, penurunan
dan/atau perpanjangan, dan restrukturisasi)
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024 sesuai limit kewenangan, termasuk penetapan/
Sepanjang tahun 2024, CC telah memberikan perubahan struktur kredit.
keputusan atau rekomendasi atas pemberian
kredit (baru, tambahan, penurunan dan/atau
perpanjangan, restrukturisasi kredit umum,
dan restrukturisasi COVID-19) sesuai limit
kewenangan, termasuk penetapan/perubahan
struktur kredit.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 413
Page 416
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
VI. INFORMATION TECHNOLOGY STEERING Cakupan yang diatur dalam Piagam Information
COMMITTEE Technology Steering Committee adalah:
Information Technology Steering Committee (KPTI) • Misi KPTI.
dibentuk untuk memastikan penerapan sistem • Fungsi pokok dari KPTI.
teknologi informasi (TI) sejalan dengan rencana • Wewenang KPTI.
strategis BCA serta meningkatkan keunggulan • Tanggung jawab KPTI.
bersaing BCA melalui pemanfaatan teknologi • Review Berkala Piagam KPTI.
informasi yang tepat guna. KPTI ditetapkan oleh BCA
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 216/SK/ 1. Struktur, Keanggotaan KPTI, dan Status Hak
DIR/2024 perihal Piagam Information Technology Suara
Steering Committee (KPTI). Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 216/
SK/DIR/2024 tanggal 17 Desember 2024 perihal
Pedoman/Piagam (Charter) Piagam Information Technology Steering
KPTI melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Committee (KPTI), Surat Keputusan Dewan
dengan berpedoman pada Surat Keputusan Direksi Komisaris No. 138/SK/KOM/2022 tanggal 15
No. 216/SK/DIR/2024 tanggal 17 Desember 2024 Agustus 2022 perihal Pembidangan Tugas dan
perihal Piagam Information Technology Steering Tanggung Jawab Direksi serta Kerangka Induk
Committee (KPTI) dan Kebijakan Dasar Manajemen Organisasi PT Bank Central Asia Tbk, Surat
Risiko Pengunaan Teknologi Informasi. Keputusan Direksi No. 022/SK/DIR/2024 tanggal
31 Januari 2024 perihal Penyesuaian Struktur
Organisasi Strategic Information Technology
Group (GTI), maka struktur, keanggotaan, dan
status hak suara KPTI adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap Deputy President Director - IT & Digital Banking Mempunyai hak suara
Anggota)
Sekretaris Head Of IT Management Office Tanpa hak suara
Anggota • Risk Management Director Mempunyai hak suara
• Branch Network Director
• Head of Risk Management Division
• Head of Compliance Division
• Executive Vice President Strategic Information Technology
Group (GSIT)
• Executive Vice President Operation Strategy &
Development Group (POL)
• Kepala Unit Kerja Pengguna Utama TI1)
• Head of Internal Audit Tanpa hak suara
Keterangan:
1) Keikutsertaan dalam rapat tergantung pada topik rapat yang relevan dengan unit kerja bersangkutan.
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Wewenang KPTI
Jawab KPTI KPTI memiliki beberapa wewenang sebagai
berikut:
Fungsi Pokok KPTI • Memberikan rekomendasi kepada Direksi
KPTI memiliki beberapa fungsi pokok sebagai atas rencana strategis TI agar searah dengan
berikut: rencana strategis kegiatan usaha BCA.
• Melakukan review dan merekomendasikan • Memberikan rekomendasi langkah-langkah
rencana strategis TI yang sejalan dengan strategis untuk meminimalkan risiko atas
rencana korporasi BCA. investasi BCA pada sektor TI.
• Melakukan evaluasi secara berkala atas • Memberikan rekomendasi kelayakan
kinerja TI beserta upaya peningkatan investasi pada sektor TI yang dapat
kinerjanya dalam mendukung kegiatan usaha memberikan kontribusi terhadap tercapainya
BCA. tujuan bisnis BCA.
• Memastikan efektivitas biaya investasi • Memberikan rekomendasi atas perumusan
TI agar memberikan nilai tambah kepada kebijakan, standar, dan prosedur TI yang
perusahaan. utama.
414 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 417
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tugas dan Tanggung Jawab KPTI 3. Rapat KPTI
KPTI bertanggung jawab memberikan Ketentuan mengenai pelaksanaan rapat KPTI
rekomendasi antara lain terkait: adalah sebagai berikut:
• Rencana strategis TI yang sejalan dengan • Rapat KPTI dilaksanakan sesuai kebutuhan
rencana korporasi BCA. BCA, paling sedikit 4 (empat) kali dalam 1
• Kebijakan, standar, dan prosedur TI. (satu) tahun.
• Kesesuaian antara rencana pengembangan • Rapat KPTI hanya dapat diselenggarakan
TI dan rencana strategis TI. apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya
• Kesesuaian antara pelaksanaan 2/3 (dua per tiga) dari anggota yang diundang
pengembangan TI dan rencana dan memiliki hak suara.
pengembangan TI. • Rapat yang dihadiri secara non fisik
• Evaluasi atas efektivitas biaya TI terhadap dilakukan melalui media telekonferensi,
pencapaian manfaat yang direncanakan. video konferensi, atau sarana media
• Pemantauan atas kinerja TI dan upaya elektronik lainnya yang harus memungkinkan
peningkatan kinerja TI. semua peserta rapat KPTI saling melihat
• Upaya penyelesaian berbagai masalah dan/atau mendengar secara langsung serta
terkait TI yang tidak dapat diselesaikan oleh berpartisipasi dalam rapat.
satuan kerja pengguna dan penyelenggara TI
secara efektif, efisien, dan tepat waktu. 4. Pengambilan Keputusan
• Kecukupan dan alokasi sumber daya terkait Ketentuan terkait pengambilan keputusan oleh
TI yang dimiliki BCA. KPTI adalah sebagai berikut:
• Pengambilan keputusan dalam kaitan
penggunaan wewenang KPTI hanya diambil
melalui keputusan rapat KPTI yang sah.
• Keputusan rapat KPTI yang sah dan mengikat
apabila disetujui oleh sedikitnya ½ (setengah)
jumlah anggota yang hadir dan memiliki hak
suara ditambah 1 (satu) suara.
5. Frekuensi Rapat KPTI Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, KPTI telah mengadakan rapat sebanyak 4 (empat) kali dengan rincian sebagai
berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Deputy President Director – IT & Digital Banking1) 4 43) 100%
Risk Management Director 4 4 100%
Branch Network Director 4 43)
100%
Head of Risk Management Division 4 43) 100%
Head of Compliance Division 4 43)
100%
Executive Vice President Strategic Information Technology 4 43)
100%
Group (GSIT)
Executive Vice President Operation Strategy & Development 4 33) 75%
Group (POL)
Head of Internal Audit2) 4 33) 75%
Keterangan:
1) Ketua Komite, Direktur yang membidangi TI
2) Tanpa Hak Suara
3) Hadir, diwakilkan 1 kali
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 415
Page 418
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pelaksanaan rapat KPTI sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 30 April 2024 • IT Strategic Project
• IT Availability
2 16 Juli 2024 • DC DRC Updates
• DR Exercise
• Modernisasi EAI
• BI Fast Update
• MPP & Budget Update
3 7 Oktober 2024 • SAP-EBI Updates
• Mainframe Monitoring System
• Java Oracle Migration
• Q3 Status Update
• Subsidiaries Services
4 11 Desember 2024 • Proses DR BCA
• GSIT Performance Update 2024
6. Pelaporan Pertanggungjawaban • Mengevaluasi dan mengawasi:
Laporan pertanggungjawaban/realisasi kerja a) Pelaksanaan proyek strategis TI yang
KPTI dapat disampaikan melalui risalah rapat KPTI selaras dengan strategic corporate
dengan ketentuan sebagai berikut: objective BCA serta arah bisnis BCA.
• Kehadiran anggota KPTI dalam rapat b) Pelaksanaan kepatuhan terhadap aturan
memenuhi kuorum kehadiran rapat. regulator.
• Hasil rapat KPTI wajib dituangkan dalam • Melakukan pengkajian dan pemantauan :
risalah rapat dan didokumentasikan dengan a) Realisasi MPP dan Budget TI tahun 2024.
baik. b) Langkah strategis untuk meningkatkan
• Risalah rapat dibuat oleh Sekretaris KPTI dan tingkat layanan TI dan mengoptimaliasi
ditandatangani oleh Ketua KPTI. pemulihan bencana.
c) Tindak Lanjut mitigasi serangan siber.
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, KPTI telah 8. Rencana Kerja KPTI 2025
merealisasikan program kerja antara lain: KPTI telah menetapkan rencana kerja untuk tahun
• Mengevaluasi dan mengawasi inisiatif 2025 sebagai berikut:
TI yang dilaksanakan untuk mendukung a. Meninjau ulang rencana strategis TI agar
delivery proyek-proyek strategis TI, sebagai sejalan dengan rencana strategis kegiatan
berikut: usaha BCA.
a) Update progres pembangunan b Meninjau ulang efektivitas langkah-langkah
data center baru, untuk menunjang strategis untuk meminimalkan risiko atas
kebutuhan infrastruktur TI BCA dalam investasi BCA pada sektor TI.
jangka panjang, mencakup strategi c. Meninjau ulang kelayakan investasi pada
migrasi ke data center baru, serta sektor TI yang dapat memberikan kontribusi
aspek-aspek baru yang berdampak terhadap tercapainya tujuan bisnis BCA.
positif pada availability layanan BCA.
b) Progres proyek strategis seperti:
myBCA Individu, myBCA Bisnis, dan
lainnya.
c) Proyek modernisasi infrastruktur TI,
migrasi konektor BI Fast.
d) Proses Disaster Recovery menggunakan
Tabletop Scenario.
e) Layanan untuk Perusahaan Anak.
416 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 419
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
VII. KOMITE PERTIMBANGAN KASUS KEPEGAWAIAN Pedoman KPKK
Komite Pertimbangan Kasus Kepegawaian (KPKK) Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Direksi tanggung jawabnya, KPKK berpedoman pada Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 145/SK/ Keputusan No. 145/SK/DIR/2021 tanggal 28 Juli
DIR/2021 tanggal 28 Juli 2021 perihal Piagam Komite 2021 perihal Piagam Komite Pertimbangan Kasus
Pertimbangan Kasus Kepegawaian (KPKK). Pembentukan Kepegawaian.
KPKK bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang
independen kepada Direksi mengenai penyelesaian 1. Struktur, Keanggotaan KPKK, dan Status Hak
kasus yang memenuhi prinsip keadilan dan kesetaraan Suara
melalui penelaahan atas kasus pelanggaran dan/atau Struktur, keanggotaan, serta status hak suara
kejahatan yang dilakukan pekerja. KPKK diatur dalam Piagam KPKK, adalah sebagai
berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua (merangkap Anggota Tetap) Kepala Divisi Human Capital Management
Anggota Tetap • Kepala Divisi Audit Internal
• Kepala Grup Hukum
• Executive Vice President Operation Strategy & Mempunyai hak suara
Development Group (POL)
Anggota Tidak Tetap Kepala Divisi Manajemen Jaringan dan Pengembangan
Wilayah
Sekretaris Kepala Sub-Divisi Audit Kantor Cabang dan Kantor Wilayah Tanpa hak suara
2. Fungsi Pokok, Wewenang, Tugas, dan Tanggung Tugas dan Tanggung Jawab KPKK
Jawab KPKK Tugas pokok anggota KPKK yang memiliki hak
suara adalah memberikan masukan berupa
Fungsi Pokok KPKK informasi, analisa, dan pertimbangan pada
KPKK memiliki beberapa fungsi pokok sebagai rapat untuk membuat usulan/rekomendasi KPKK
berikut: mengenai:
• Menelaah kasus tindak pelanggaran • Pengenaan sanksi.
dan/atau kejahatan oleh pekerja yang • Pembenahan sistem dan prosedur
memerlukan keputusan Direksi untuk tindak operasional.
lanjut penyelesaiannya. • Pemrosesan kasus secara hukum.
• Memberikan pertimbangan kepada
Direksi dalam menentukan tindak lanjut Dalam hal anggota komite berhalangan,
penyelesaian atas kasus pelanggaran dan/ kehadirannya dapat diwakili oleh pejabat lain (satu
atau kejahatan tersebut, yang meliputi level jabatan di bawah anggota) yang ditunjuk
pengenaan sanksi, pembenahan sistem dan berdasarkan Surat Penunjukan oleh anggota.
prosedur operasional, serta pemrosesan
kasus secara hukum jika diperlukan. 3. Rapat KPKK
• Menelaah secara berkala penyelesaian Beberapa ketentuan mengenai pelaksanaan
kasus pelanggaran dan/atau kejahatan yang rapat KPKK adalah sebagai berikut:
diputuskan oleh Kepala Kantor Cabang • Rapat KPKK dilaksanakan sesuai keperluan.
Utama, Kepala Kantor Wilayah, dan Kepala • Hak suara dimiliki oleh anggota.
Divisi/pejabat setara unit kerja kantor pusat. • Pelaksanaan rapat KPKK dianggap sah
• Memberikan saran dan pengarahan (jika apabila dihadiri oleh sedikitnya 2/3 (dua per
diperlukan) kepada kantor cabang, wilayah, tiga) jumlah Anggota Tetap.
dan divisi/unit kerja kantor pusat dalam
menangani kasus pelanggaran dan/atau 4. Pengambilan Keputusan
kejahatan. Beberapa ketentuan terkait keputusan dan
pengambilan keputusan rapat oleh KPKK adalah
Wewenang KPKK sebagai berikut:
KPKK memiliki wewenang untuk memberikan • Pengambilan keputusan dalam kaitan
usulan/rekomendasi kepada Direksi tentang penggunaan wewenang KPKK hanya diambil
penyelesaian kasus pelanggaran dan/atau melalui keputusan rapat KPKK yang sah.
kejahatan yang dilakukan oleh pekerja.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 417
Page 420
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
• Keputusan rapat KPKK dapat berupa:
- Satu rekomendasi kepada Direksi yang disepakati bersama oleh segenap anggota; atau
- Lebih dari satu rekomendasi (apabila tidak dicapai kesepakatan bersama).
5. Frekuensi Rapat KPKK Selama Tahun 2024
Sampai dengan 31 Desember 2024, KPKK telah mengadakan rapat sebanyak 18 (delapan belas) kali dengan rincian
tanggal dan kehadiran anggota KPKK sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Kepala Divisi Human Capital Management *) 18 18 100%
Kepala Divisi Audit Internal 1)
18 18 100%
Kepala Grup Hukum 1) 18 18 100%
Executive Vice President Operation Strategy & Development 18 14 78%
Group (POL) 1)
Kepala Divisi Manajemen Jaringan dan Pengembangan Wilayah 2) 18 16 89%
Keterangan:
*) Ketua.
1) Anggota Tetap.
2) Anggota Tidak Tetap.
Pelaksanaan rapat KPKK sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1. 3 Januari 2024
2. 11 Januari 2024
3. 12 Februari 2024
4. 8 Maret 2024
5. 27 Maret 2024
6. 4 April 2024
7. 25 April 2024
8. 20 Juni 2024
9. 25 Juni 2024 Pemberian rekomendasi/usulan kepada Direksi terkait pemberian sanksi kepada
karyawan atas beberapa kasus pelanggaran yang pemberian sanksinya memerlukan
10. 27 Juni 2024 keputusan Direksi (kewenangan Direksi).
11. 10 Juli 2024
12. 16 Juli 2024
13. 1 Agustus 2024
14. 3 September 2024
15. 27 September 2024
16. 16 Oktober 2024
17. 17 Oktober 2024
18. 25 November 2024
6. Pelaporan Pertanggungjawaban
Laporan pertanggungjawaban realisasi kerja KPKK dapat disampaikan melalui:
• Risalah rapat rutin KPKK.
• Risalah rapat khusus KPKK yang diadakan untuk membahas hal tertentu.
7. Realisasi Program Kerja Tahun 2024
KPKK telah merealisasikan program kerja yang mencakup pemberian masukan berupa informasi, analisis, dan
pertimbangan untuk membuat rekomendasi kepada Direksi atas beberapa kasus tindak pelanggaran yang
dilakukan oleh pekerja yang memerlukan keputusan Direksi untuk tindak lanjut penyelesaiannya berupa pengenaan
sanksi dan/atau pembenahan sistem dan prosedur operasional dan/atau pemrosesan kasus secara hukum.
8. Rencana Kerja KPKK Tahun 2025
KPKK akan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk memberikan masukan berupa informasi, analisa,
dan pertimbangan pada rapat untuk membuat usulan/rekomendasi terkait kasus kepegawaian yang terjadi di
tahun 2025.
418 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 421
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
SEKRETARIS PERUSAHAAN
BCA memiliki Sekretaris Perusahaan menjalankan tugas dan tanggung jawab antara lain:
1. Memastikan bahwa BCA telah menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik;
2. Memelihara citra positif dan kepentingan BCA;
3. Membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan;
4. Mendukung penyelenggaraan usaha BCA oleh manajemen;
5. Menjalankan tugas kesekretariatan; serta
6. Memastikan kepatuhan BCA terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
Struktur dan Kedudukan Sekretaris Perusahaan
Fungsi dan peran Sekretaris Perusahaan BCA saat ini dijalankan oleh Executive Vice President (EVP) yang membawahi
Grup Riset Ekonomi dan Industri, Grup Environment Sustainability Governance (ESG), Grup Investor Relations (IVR), Grup
Accounting (ACT), dan Grup Tax (TAX) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.149/SK/DIR/2022 tanggal 27 September
2022. Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Perencanaan dan Keuangan.
Gambar 1: Posisi Sekretaris Perusahaan pada struktur organisasi
RUPS
DIREKSI
CFO OFFICE
DIREKTUR
DIREKTUR KEUANGAN &
LAINNYA PERENCANAAN
PERUSAHAAN
EXECUTIVE VICE
PRESIDENT
(SEKRETARIS PERUSAHAAN)
DIVISI GROUP
UNIT KERJA CORPORATE RISET EKONOMI ENVIRONMENT GROUP
KANTOR GROUP GROUP
KANTOR PUSAT STRATEGY& PERBANKAN DAN SUSTAINABILITY INVESTOR
WILAYAH ACCOUNTING TAX
LAINNYA INDUSTRI GOVERNANCE RELATIONS
PLANNING
Dasar Hukum dan Profil Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan BCA dijabat oleh Raymon Yonarto sejak tahun 2019 hingga saat ini, berdasarkan Surat Keputusan
No. 2271/SK/HCM-KP/A/2019 tanggal 1 September 2019. Pengangkatan tersebut juga telah dilaporkan kepada OJK melalui
Surat No. 489/DIR/2019 tanggal 3 September 2019 sebagai pemenuhan atas POJK No. 35/POJK.04/2014 dan dilakukan
keterbukaan informasi kepada publik melalui e-reporting OJK, IDX, dan situs web BCA pada tanggal yang sama.
Profil, jabatan, dasar hukum penunjukan, pengalaman kerja, dan riwayat pendidikan Sekretaris Perusahaan BCA dapat dilihat
pada Profil Perusahaan halaman 91 Laporan Tahunan ini.
Program Pengembangan Kompetensi dan Pelatihan
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti beberapa program pengembangan
kompetensi dan pelatihan baik secara online maupun offline sepanjang tahun 2024, antara lain sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 419
Page 422
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No Program Pelatihan /Workshop Penyelenggara Tanggal Lokasi
1 Mandiri Investment Forum 2024 Mandiri Sekuritas 7-8 Maret 2024 Jakarta
2 Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Lv 6 LSPP bersama dengan 18-19 Maret 2024 Jakarta
Divisi Learning &
Development
3 Sertifikasi Manajemen Risiko Lv 6 LSPP bersama dengan 21 Maret 2024 Jakarta
Divisi Learning &
Development
4 JP Morgan's 7th ASEAN TMT & Fintech JP Morgan Securities 25 April 2024 Jakarta
5 Morgan Stanley Virtual ASEAN Conference 2024 Morgan Stanley 16 Mei 2024 Jakarta
6 CITI Pan Asia Regional Investor Conference Citi Group Securities 30 Mei 2024 Jakarta
7 Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Lv 7 LSPP bersama dengan 6-7 Juni 2024 Jakarta
Divisi Learning &
Development
8 Sertifikasi Manajemen Risiko Lv 7 LSPP bersama dengan 12 Juni 2024 Jakarta
Divisi Learning &
Development
9 20th CITIC CLSA ASEAN Forum CLSA 13 Juni 2024 Jakarta
10 BoFA Financial and REIT Equity Credit Conference Bank of America - Merryl 19 Juni 2024 Jakarta
Lynch
11 Seminar Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal Himpunan Konsultan 17 Juli 2024 Jakarta
- Buyback Saham oleh Perusahaan Terbuka Hukum Pasar Modal - AEI
12 Seminar Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal Himpunan Konsultan 17 Juli 2024 Jakarta
- Buyback Saham oleh Perusahaan Terbuka Hukum Pasar Modal - AEI
13 Seminar Nasional - Penguatan Kualitas Ikatan Akuntasi Indonesia 23 Juli 2024 Jakarta
Pelaporan Keuangan dalam rangka mendukung
Perekonomian dan Pasar Modal Indonesia
14 Sustainable Finance Taxonomy Otoritas Jasa Keuangan 22 Agustus 2024 Jakarta
15 Impact Leader - Cultivating Collaboration, Agility DPP Prasetya Mulya 30 September 2024 Bogor
and Empathy
16 FGD Temu Ekonom 2024 Riset Ekonomi Industri 1 Oktober 2024 Jakarta
17 JP Morgan Virtual ASEAN Financials Forum JP Morgan Securities 2 Oktober 2024 Jakarta
18 UOB Kay Hian Asian Gems Conference UOB Kay Hian 8 Oktober 2024 Jakarta
19 Macquarie International Conference Macquarie Securities 18-19 November 2024 Sydney
20 IKF - Linear to Limitless: Advancing Business Yayasan Bakti BCA - DPP 12-13 Desember 2024 Jakarta
Exponential Growth
21 New Corporate Governance Leadership IICD 5-6 Desember 2024 Bali
Program: Internalizing Integrated Mindset Toward
Sustainable Long Term Values Creation
Fungsi Sekretaris Perusahaan
Fungsi Sekretaris Perusahaan BCA mengacu pada Pasal 5 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
Emiten atau Perusahaan Publik, Pedoman Tata Kelola BCA a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,
dan Surat Keputusan Direksi No.149/SK/DIR/2022 tanggal termasuk ketersediaan informasi pada situs web
27 September 2022 tentang Struktur Organisasi CFO, BCA;
antara lain: b. Penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS;
peraturan perundang-undangan yang berlaku di d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi
bidang pasar modal; dan/atau Dewan Komisaris; dan
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan e. Pelaksanaan program orientasi terhadap BCA
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
perundang-undangan di bidang pasar modal; Komisaris baru.
420 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 423
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
4. Sebagai penghubung komunikasi yang baik antara BCA dengan pihak internal maupun eksternal BCA seperti pemegang
saham BCA, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya;
5. Menyediakan dan menatausahakan daftar khusus kepemilikan saham anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
6. Menyediakan Daftar Pemegang Saham (DPS) per bulan dan DPS per recording date untuk aksi korporasi BCA;
7. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS BCA dan aksi korporasi lainnya yang diselenggarakan oleh BCA;
8. Membangun, mengelola citra perusahaan serta bertanggung jawab atas fungsi komunikasi perusahaan, hubungan
investor, kesekretariatan perusahaan & GCG terintegrasi, serta keuangan berkelanjutan.
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Pada Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain sebagai
berikut:
No. Perihal Keterangan
1. Implementasi a. Mengoordinasikan pembagian dividen final tahun buku 2023 dan dividen interim tahun buku
ketentuan pasar 2024.
modal, bursa efek, b. Menyelenggarakan Black Out Period bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
dan ketentuan c. Menyelenggarakan Public Expose Live tanggal 28 Agustus 2024.
lainnya d. Menyelenggarakan Analyst Meeting tahun 2024 antara lain:
• Tanggal 25 Januari 2024 (posisi Triwulan IV - 2023).
• Tanggal 22 April 2024 (posisi Triwulan I - 2024).
• Tanggal 24 Juli 2024 (posisi Semester I -2024).
• Tanggal 23 Oktober 2024 (posisi Triwulan III -2024).
e. Melakukan Self-Assessment Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Semester I dan Semester II
tahun 2024.
f. Melakukan Self-Assessment Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Semester I dan Semester II
tahun 2024.
2. Mengikuti sosialisasi a. Sosialisasi POJK No. 26 Tahun 2023 tentang Pengguna Standar Akuntansi Keuangan
atau perkembangan Internasional di Pasar Modal.
ketentuan terbaru b. Sosialisasi POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh
khususnya Perusahaan Terbuka.
peraturan yang c. Sosialisasi POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan
berlaku di bidang Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan
pasar modal Terbuka.
d. Sosialisasi Implementasi Publikasi Statistik Versi Baru kepada Perusahaan Tercatat BEI.
e. Sosialisasi RPOJK tentang Konglomerasi dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
f. Sosialisasi RPOJK tentang Perintah Tertulis.
g. Sosialisasi RPOJK tentang Rahasia Bank.
3. Memberikan a. Memberi masukan/mengkaji transaksi afiliasi BCA.
masukan/opini b. Memastikan pelaksanaan rapat dan pelatihan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
untuk mematuhi c. Memberi masukan dan mengoordinasikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
peraturan d. Menindaklanjuti pemenuhan kriteria ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
perundang- e. Melakukan review dan berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam penyusunan beberapa
undangan di bidang kebijakan antara lain piagam Komite Dewan Komisaris, piagam Komite Direksi, kebijakan
pasar modal pengelolaan informasi website, kebijakan transaksi afiliasi, dan kebijakan Penyesuaian Prosedur
Penyampaian Laporan Data Penjaminan Simpanan Berbasis Nasabah.
4. Menyempurnakan a. Menyelenggarakan mapping tata kelola terintegrasi dalam konglomerasi keuangan BCA setiap
implementasi tata semester di tahun 2024.
kelola berdasarkan b. Melakukan forum group discussion dengan Perusahaan Anak setiap triwulan untuk membahas
peraturan/ implementasi terkait ESG antara lain perhitungan emisi karbon Perusahaan Anak BCA, transaksi
ketentuan hukum afiliasi dan transaksi benturan kepentingan dan penerapan anti-fraud.
yang berlaku c. Melakukan sosialisasi/edukasi terkait GCG melalui sarana komunikasi internal antara lain internal
display cabang, TV plasma, portal internal, serta dalam pertemuan atau rapat dengan unit kerja.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 421
Page 424
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Perihal Keterangan
5. Keterbukaan a. Melakukan review dan menyempurnakan situs web BCA bagian Tata Kelola, Hubungan Investor
informasi kepada dan Keberlanjutan secara berkala (dengan mempertimbangkan UU Pelindungan Data Pribadi).
masyarakat, b. Menyediakan laporan keterbukaan informasi/berita investor baik kepada investor maupun
termasuk masyarakat. Laporan tersebut dapat diakses pada situs web BCA: https://www.bca.co.id/id/
ketersediaan tentang-bca/hubungan-investor/berita-investor.
informasi pada Situs c. Menyediakan laporan BCA pada situs web BCA di antaranya:
web Emiten atau 1) Laporan Tahunan
Perusahaan Publik (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-
tahunan);
2) Laporan Keuangan Bulanan, Kuartal dan Tahunan
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/laporan-presentasi/laporan-
keuangan);
3) Laporan Tata Kelola Perusahaan
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/laporan-acgs);
4) Laporan Tata Kelola Terintegrasi
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/laporan-acgs);
5) Laporan Keberlanjutan dan/atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/keberlanjutan/laporan-keberlanjutan).
d. Mengungkapkan Rencana Aksi (Recovery Plan) yang dapat diakses pada
situs web BCA:
(https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg)
e. Mengelola penyelenggaraan penyertaan modal kepada perusahaan anak sebagaimana yang
telah disampaikan pada situs web BCA:
https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/berita-investor
f. Menyediakan Laporan Transaksi Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi melalui situs
web Bursa Efek Indonesia.
6. Penyampaian a. Menyampaikan Laporan Keuangan Audited.
laporan kepada b. Menyampaikan laporan atau korespondensi terkait penyelenggaraan tata kelola dan pemenuhan
OJK secara tepat ketentuan pasar modal kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia antara lain namun tidak terbatas
waktu pada laporan transaksi afiliasi, laporan bulanan registrasi pemegang efek, serta laporan
kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana diuraikan dalam bagian Akses
Informasi – Laporan Tahunan ini.
c. Menyampaikan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik setiap tahun kepada
OJK.
d. Menyampaikan Laporan atau korespondensi terkait penyelenggaraan tata kelola terintegrasi
kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia sebagaimana diuraikan dalam bagian Akses Informasi –
Laporan Tahunan ini.
e. Menyampaikan laporan lainnya terkait ketentuan pasar modal dan bursa efek.
7. Penyelenggaraan a. Menyelenggarakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 pada tanggal 14 Maret 2024.
dan dokumentasi b. Mendokumentasikan data RUPS Tahunan BCA yang terdiri atas pengumuman, pemanggilan dan
Rapat Umum hasil keputusan RUPS Tahunan dengan baik antara lain melalui:
Pemegang Saham 1) Situs web BCA yang dapat diakses pada https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
(RUPS) kelola/aksi-korporasi.
2) Data softcopy dan hardcopy dokumentasi dikelola oleh Biro Corporate Secretary &
Integrated GCG - Grup Environment Sustainability Governance (ESG) untuk dilakukan
pendataan.
8. Penyelenggaraan Membuat notulensi dan menatausahakan risalah rapat Direksi dan/atau risalah rapat Dewan
dan dokumentasi Komisaris.
rapat Direksi
dan/atau Dewan
Komisaris
9. Penyelenggaraan Mengisi Portal internal BCA yaitu MyBCA bagian hotspot dengan link Artikel GCG terkait:
sarana komunikasi a. Penilaian Tingkat Maturitas Digital Bank Umum
dan penyediaan b. Penggunaan Standar Akuntansi Keuangan Internasional di Pasar Modal
event internal c. Pembelian Kembali Saham Perusahaan Terbuka
d. Ketentuan Pelaporan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
e. Relisting dan Delisting
f. Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
g. Mekanisme Full Periodic Call Auction pada Papan Pemantauan Khusus
h. Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan
i. Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum Konvensional
l. Pengguna Jasa Bursa Karbon
k. Pemanfaatan Teknologi Informasi dengan Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
l. Integritas Pelaporan Keuangan Bank
422 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 425
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Perihal Keterangan
10. Mengelola materi a. Update informasi pada bagian Tata Kelola Perusahaan, Hubungan Investor, dan ESG.
komunikasi BCA b. Mengelola dan melakukan pengkinian informasi dalam situs web BCA sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
c. Berkoordinasi dengan tim Humas untuk mempersiapkan materi siaran pers terkait dengan kinerja
dan perkembangan BCA. Laporan siaran pers 2024 diuraikan pada Bagian Akses Informasi dan
Data Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
d. Melakukan kegiatan roadshow, seminar, meeting dengan investor luar negeri.
Laporan Keterbukaan Informasi
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah menyampaikan berbagai informasi terkait BCA kepada masyarakat
baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris melalui media massa, situs web BCA, dan situs web BEI. Sekretaris
Perusahaan juga telah menyampaikan Laporan secara berkala maupun insidentil kepada BEI, OJK Pasar Modal dan/atau
OJK Pengawas Bank, dan situs e-reporting IDXnet dan SPEOJK. Laporan Keterbukaan Informasi tersebut dapat dilihat pada
bagian Akses Informasi dan Data Perusahaan halaman 470 pada Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 423
Page 426
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
FUNGSI HUBUNGAN INVESTOR 2. Aktivitas Hubungan Investor
Investor Relations menjalankan fungsi komunikasi
1. Tugas Pokok Hubungan Investor dengan investor, calon investor, analis, komunitas
Tugas pokok Hubungan Investor yaitu mewakili dan/ keuangan dan pasar modal agar mereka mendapatkan
atau mendampingi Direksi dalam berhubungan dengan pandangan yang tepat dan akurat mengenai
komunitas investor dan komunitas pasar modal, antara kinerja, prospek usaha maupun informasi relevan
lain meliputi: yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
• Menyiapkan dan mengimplementasikan strategi Aktivitas Investor Relations tetap memperhatikan
komunikasi, melakukan update kepada seluruh prinsip kerahasiaan maupun perlakuan setara (equal
stakeholders termasuk investor (institusi treatment) bagi semua investor.
maupun ritel), fund manager dan analis terkait
perkembangan kinerja, strategi dan pencapaian BCA menyelenggarakan analyst meeting setiap
usaha. Hubungan Investor juga menyampaikan triwulan dan public expose setiap 1 (satu) tahun sekali
informasi penting lainnya terkait aktivitas untuk memaparkan hasil kinerja BCA selama satu
perseroan (corporate action) secara proporsional, tahun. BCA aktif menghadiri conference baik virtual
akurat, tepat waktu, dan sesuai ketentuan hukum maupun offline dan non-deal road show, kegiatan
yang berlaku. yang diselenggarakan oleh perusahaan sekuritas
• Menjaga hubungan yang baik dengan komunitas yang mempertemukan BCA dengan para investor
keuangan baik analis, investor, dan pihak eksternal atau calon investor baik domestik maupun asing. BCA
lainnya untuk mendapatkan update informasi juga senantiasa menjaga relasi dengan berbagai jenis
mengenai perseroan serta perkembangan investor maupun calon investor baik retail maupun
industri perbankan dan ekonomi. institusi.
• Memonitor, menganalisa, dan melakukan riset
secara berkala terhadap perkembangan industri Pada tahun 2024, pertemuan dengan analis dan
perbankan, industri keuangan, kompetitor, investor diselenggarakan secara hybrid, yaitu
perkembangan saham BCA, pasar modal (equity secara daring maupun fisik. Secara total, aktivitas
market) sebagai masukan, pandangan dan Hubungan Investor naik sebesar 2,48% secara YoY
rekomendasi kepada Direksi, Dewan Komisaris, mencapai 413 (empat ratus tiga belas) pada tahun
unit kerja bisnis, perusahaan anak dan divisi 2024. Hubungan Investor juga mengadakan Analyst
lainnya. Expo Day, dimana BCA mengundang para analis untuk
• Berpartisipasi dalam kegiatan road show & menghadiri BCA Expoversary yang diselenggarakan
conference dan menyelenggarakan analyst pada bulan Februari 2024. Dalam rangka mempererat
meeting & paparan kinerja, company visit serta relasi khususnya dengan investor ritel, Hubungan
conference call untuk mempererat hubungan Investor bekerja sama dengan beberapa perusahaan
dengan stakeholders. aset management dan perusahaan sekuritas untuk
• Menyampaikan update informasi di situs web melaksanakan acara talkshow seputar investasi/
dan materi komunikasi lainnya untuk kepentingan update dinamika pasar yang telah diadakan sebanyak
investor, serta mendukung penyusunan Laporan 4 (empat) kali selama 2024.
Tahunan perseroan.
• Mengupayakan perolehan corporate ratings Statistik Aktivitas Hubungan Investor BCA tahun
pada level yang baik agar BCA mampu menjaga 2024 dan 2023
financial reputation dan credibility dalam 2024 2023
mengakses pasar modal dan wholesale financial
Analyst Meeting dan Public 5 5
markets. Expose1)
• Mendukung dan/atau bekerja sama dengan divisi
Investor & analyst Calls & 267 254
lain terkait kegiatan aksi korporasi, seperti: fund/
Virtual Meeting (dalam dan luar
capital raising, akuisisi, merger, penyertaan, sale negeri)2)
of asset/investment.
Kunjungan Investor3) 141 144
Total 413 403
Keterangan:
1) Paparan hasil kinerja keuangan dan non keuangan bagi investor, analyst, dan
rekan-rekan media
2) Pertemuan BCA dengan investor lokal/luar negeri serta analyst untuk
melakukan update kinerja dan strategi BCA, termasuk kepada retail
investors
3) Fasilitas yang diberikan oleh BCA bagi investor lokal/luar negeri untuk
melakukan pertemuan secara fisik dengan Direksi/Manajemen BCA
424 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 427
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Sebanyak 1.046 (seribu empat puluh enam) partisipan Frekuensi Aktivitas Hubungan Investor Setiap Bulan pada
hadir dalam konferensi, investor call dan meeting baik Tahun 2024
daring maupun fisik, dengan komposisi berdasarkan
asal negara sebagai berikut: 52 52 52
Lainnya*) 41
39 39
17%
30
Indonesia,
27% 23 23 24
22
Hong Kong, 16
13%
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Amerika Serikat,
8% Rata-rata frekuensi aktivitas Investor Relations pada tahun
2024 adalah 34 (tiga puluh empat) aktivitas per bulan.
Singapura,
UK, 13%
22% Kontak Hubungan Investor
Hubungan Investor BCA dapat dihubungi melalui:
Keterangan
*)
Lainnya berasal dari: Malaysia, Australia, India, Jepang, Thailand, PT Bank Central Asia Tbk
China, Kanada, Switzerland, Denmark, Uni Emirat Arab, Irlandia, Menara BCA Grand Indonesia Lt.20
Taiwan, Perancis, Finlandia, Swedia, Belanda, Afrika Selatan,
Belgia, Norwegia, Jerman. Jl. M.H. Thamrin No.1, Jakarta
Tel.: +62 21 235 88000
E-mail: investor_relations@bca.co.id
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 425
Page 428
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
DIVISI AUDIT INTERNAL
Divisi Audit Internal (DAI) menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara independen dan objektif dengan dipimpin
oleh Kepala Divisi yang bertanggung jawab kepada Presiden Direktur. Kepala DAI diangkat dan diberhentikan oleh
Presiden Direktur setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite
Audit. DAI dibentuk untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam menciptakan, melindungi, dan mempertahankan
nilai BCA dengan memberikan assurance, advis (advice), wawasan (insight), dan pandangan ke depan (foresight) yang
independen, berbasis risiko, dan objektif, serta berperan sebagai mitra strategis manajemen dalam membangun BCA
menjadi bank terkemuka di Indonesia. Pemeriksaan yang dilakukan DAI bertujuan untuk menilai kecukupan dan efektivitas
proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal BCA. Pelaksanaan fungsi DAI berpedoman pada POJK
No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum dan International Professional Practices
Framework yang ditetapkan oleh The Institute of Internal Auditors sebagai standar profesional audit intern.
Dalam melaksanakan peran sebagai lini ketiga, DAI secara berkelanjutan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan unit
kerja/fungsi lini lainnya untuk berkolaborasi dan saling berkontribusi dalam menciptakan dan menjaga value yang selaras
dengan kepentingan stakeholders.
Struktur dan Kedudukan Divisi Audit Internal
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
PRESIDEN DIREKTUR DEWAN KOMISARIS
DIREKTUR Komite Audit
WAKIL PRESIDEN KEPATUHAN DAN
DIREKTUR
DIREKTUR SUMBER DAYA
MANUSIA
DIREKTUR
Divisi
Audit Internal
Sub-Divisi Audit Sub-Divisi Audit Pengendalian Mutu
Sub-Divisi Audit Biro
Kantor Pusat dan Kantor Cabang dan dan Pengembangan
Teknologi Informasi Credit Review
Perusahaan Anak*) Kantor Wilayah Audit
Keterangan:
Jalur Pelaporan
Jalur Komunikasi
*) Termasuk fungsi Audit Intern Terintegrasi
Struktur organisasi DAI ditinjau secara berkala agar selaras dengan kebutuhan dan perkembangan bisnis perusahaan,
pembaruan struktur organisasi DAI terakhir dibakukan melalui Surat Keputusan Direksi No. 063/SK/DIR/2017 perihal Revisi
Struktur Organisasi Divisi Audit Internal (DAI). DAI bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur dan dapat
berkomunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris serta Komite Audit.
426 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 429
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Profil Kepala Divisi Audit Internal
Keterangan Riwayat Jabatan Pendidikan
Kepala Divisi Audit Internal dipimpin - Kepala Divisi Audit Internal (Februari - Sarjana Teknik Sipil dari
oleh Bapak Leo Ariston sejak tahun 2024-sekarang) Universitas Katolik Parahyangan
2024, berdasarkan Surat Keputusan - Senior Vice President Subdivisi Audit pada tahun 1996
Pengangkatan Karyawan No. 0572/ Teknologi Informasi (2017-2023)
SK/HCM-KP/A/2024 tanggal 01 - Senior Vice President Subdivisi Audit Kantor
Februari 2024. Cabang & Wilayah (2016-2017)
- Vice President Subdivisi Audit Kantor Cabang
& Wilayah (2011-2016)
Tabel pengembangan
No. Program Pengembangan Lembaga Penyelenggara Tanggal
1 Risk & Governance Summit 2024 Otoritas Jasa Keuangan 26 November 2024
2 Indonesia Knowledge Forum XIII 2024 Bank Central Asia 12 - 13 November 2024
3 State of Cybersecurity 2024 ISACA 1 Oktober 2024
4 ACIIA Regional Conference Institutes of Internal Auditors 28 - 29 Agustus 2024
Piagam Audit Internal 2 Mengakses seluruh data, personil/properti, dan
Dalam melaksanakan fungsinya, DAI berpedoman pada sumber daya dari Perusahaan dan Perusahaan Anak
Piagam Audit Internal yang merupakan kerangka acuan yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung
dalam melaksanakan tugas dan memuat tentang misi, jawabnya.
kedudukan dalam organisasi, independensi dan objektivitas, 3. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
kewenangan, serta ruang lingkup pekerjaan. Piagam Audit Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit.
Internal dilakukan kaji ulang pada tahun 2024 dan telah 4. Kepala DAI dapat menyelenggarakan rapat secara
mendapat persetujuan Presiden Direktur dan Dewan berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Komisaris, dan Komite Audit.
Audit. Penyusunan Piagam Audit Internal berpedoman pada 5. Bekerja sama dan melakukan koordinasi dengan
POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan satuan kerja audit internal di Perusahaan Anak dan
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal serta telah jika diperlukan dapat berkomunikasi dengan Dewan
disesuaikan dengan POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Komisaris pada Perusahaan Anak dalam rangka
Penerapan Fungsi Audit Internal pada Bank Umum dan penerapan fungsi audit internal terintegrasi.
standar profesional audit internal yang berlaku. 6. Melakukan koordinasi kegiatan dengan auditor
ekstern.
Independensi & Objektivitas 7. Mengikuti rapat BCA yang bersifat strategis tanpa
Kedudukan DAI independen terhadap satuan kerja memiliki hak suara.
operasional atau risk taking unit, dimana DAI tidak memiliki
wewenang dan tanggung jawab untuk melaksanakan
kegiatan operasional di BCA dan Perusahaan Anak. Standar Pelaksanaan Audit dan Pengendalian Mutu
Standar pelaksanaaan fungsi audit oleh DAI berpedoman
Setiapauditorinternalwajibmembuatpernyataantidakmemiliki kepada standar profesional audit intern, antara lain:
hubungan keluarga/finansial/kepentingan lain terhadap objek • POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi
audit dan/atau pihak yang akan diperiksa (auditee) yang dapat Audit Intern pada Bank Umum
memengaruhi objektivitas pemeriksaan. Selama tahun 2024, • POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
DAI telah melaksanakan kegiatan audit secara independen Teknologi informasi oleh Bank Umum
dimana tidak terdapat benturan kepentingan, pembatasan • International Professional Practices Framework yang
cakupan dan akses terhadap data, personel/properti, serta ditetapkan The Institute of Internal Auditors
sumber daya yang dapat memengaruhi independensi dan • Information Technology Audit Framework (ITAF) yang
objektivitas pelaksanaan audit. ditetapkan oleh Information System Audit and Control
Association (ISACA), sebagai acuan best practices.
Rencana audit tahunan dan alokasi anggaran DAI telah
disetujui oleh Presiden Direktur dan Dewan Komisaris Metodologi yang digunakan dalam penerapan fungsi
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. audit adalah audit berbasis risiko (risk based audit), mulai
dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan
DAI memiliki wewenang: serta pemantauan tindak lanjut perbaikan. Sejalan
1. Kepala DAI diberi kebebasan dalam menetapkan dengan perkembangan teknologi, DAI terus melakukan
metodologi audit yang dilakukan sesuai dengan pengembangan pemanfaatan data, tools, dan teknologi
profesi dan standar audit intern. untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 427
Page 430
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
audit, meningkatkan nilai tambah, menyediakan early Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
warning system bagi manajemen, serta mendeteksi Dalam melaksanakan fungsinya, tugas dan tanggung jawab
indikasi terjadinya fraud, antara lain dengan implementasi Audit Internal antara lain:
Continuous Auditing, Robotic Process Automation, 1. Membantu tugas Presiden Direktur dan Dewan
Predictive Analytic Tools, dan Machine Learning. Komisaris dalam pengambilan keputusan dan
melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan audit, DAI telah secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan,
menggunakan Audit Management System yang terintegrasi maupun pemantauan hasil audit.
mulai dari perencanaan audit, pelaksanaan proses audit, 2. Menilai kecukupan dan efektivitas proses tata
hingga pemantauan tindak lanjut perbaikan yang dapat kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal
dipantau melalui dashboard. perusahaan.
3. Mengevaluasi efektivitas penggunaan sumber daya
DAI memiliki unit Pengendalian Mutu dan Pengembangan dan anggaran.
Audit yang bertugas antara lain memastikan kesesuaian 4. Memberikan rekomendasi perbaikan dan informasi
dengan standar dan kode etik yang telah ditetapkan. Kaji yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada
ulang oleh pihak eksternal yang merupakan bagian dari semua tingkatan manajemen.
pengendalian mutu yang independen telah dilakukan 5. Berperan sebagai advisor bagi pihak internal
setiap 3 (tiga) tahun sekali, terakhir dilaksanakan pada perusahaan yang membutuhkan, terutama yang
tahun 2023 untuk periode pemeriksaan 1 Juli 2020 - 30 menyangkut ruang lingkup tugasnya.
Juni 2023 dengan kesimpulan “generally conform” dan 6. Melakukan koordinasi dengan unit kerja yang
telah dilaporkan oleh BCA kepada OJK pada bulan Agustus melakukan fungsi pengendalian lain.
2023. 7. Melakukan fungsi audit internal terintegrasi.
Etik dan Profesionalisme Auditor Fungsi Audit internal Terintegrasi dilaksanakan oleh DAI
Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya, auditor dengan berpedoman pada POJK No. 18/POJK.03/2014
internal dituntut untuk patuh terhadap prinsip etik dan perihal Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
profesionalisme. Etik dan profesionalisme auditor mengacu Konglomerasi Keuangan. Pelaksanaan audit internal
kepada International Professional Practices Framework terintegrasi secara garis besar mencakup:
(IPPF)-The Institute of Internal Auditors (IIA), yang terdiri • Pemantauan atas penerapan fungsi satuan kerja
dari: audit internal di Perusahaan Anak dan pemberian
rekomendasi yang menjadi nilai tambah.
1. Mendemonstrasikan Integritas • Audit atas Perusahaan Anak.
Auditor internal mendemonstrasikan integritas dalam • Dukungan pengembangan fungsi audit internal
pekerjaan dan perilaku mereka Perusahaan Anak.
2. Mempertahankan Objektivitas DAI telah menyampaikan laporan audit internal terintegrasi
Auditor internal mempertahankan sikap tidak memihak kepada Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direksi setiap
dan tidak bias ketika melakukan jasa audit internal dan semester dan DAI turut hadir di dalam setiap rapat Komite
mengambil keputusan. Tata Kelola Terintegrasi
3. Mendemonstrasikan Kompetensi Komposisi Auditor dan Pengembangan Kompetensi
Auditor internal menerapkan pengetahuan, Dalam melaksanakan fungsinya, Audit Internal didukung
keterampilan, dan kemampuan untuk memenuhi peran oleh sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki
dan tanggung jawabnya dengan baik. kualifikasi yang memadai.
4. Menerapkan Kecermatan Profesional Berikut komposisi auditor internal BCA per 31 Desember 2024:
Auditor internal menerapkan kecermatan profesional Jabatan Jumlah Auditor
dalam merencanakan dan melaksanakan jasa audit Executive Vice President 1
internal.
Senior Vice President 5
5. Menjaga Kerahasiaan Vice President 17
Auditor internal menggunakan dan melindungi Assistant Vice President 33
informasi dengan tepat. Audit Officer 39
Associate Audit Officer 34
Untuk menjaga kepercayaan stakeholders, setiap auditor
internal wajib membuat pernyataan kepatuhan terhadap Assistant Audit Officer 81
etik dan profesionalisme auditor. Staff 1
Total 211
428 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 431
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Auditor internal BCA telah diikutsertakan dalam berbagai 1. Kualitas kredit dan restrukturisasi.
program sertifikasi profesi dengan jumlah sertifikasi yang 2. Keandalan aplikasi utama yang menunjang operasional
dimiliki hingga per 31 Desember 2024: bank, seperti sistem untuk kegiatan treasury, trade
Sertifikasi Jumlah*) finance, dan pembukuan.
3. System Development Life Cycle (SDLC).
SMR Jenjang Kualifikasi 4 9
4. Proses pengadaan terkait Teknologi Informasi.
SMR Jenjang Kualifikasi 5 43 5. Proses pembukaan rekening secara online.
SMR Jenjang Kualifikasi 6 3 6. Penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan
CBIA level Auditor 53 Pendanaan Terorisme, dan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPSPM).
CBIA level Supervisor 61
7. Treasury.
CISA (Certified Information Security 5
8. Meningkatkan cakupan pemeriksaan melalui
Auditor)
continuous auditing dan data analytic serta
CFE (Certified Fraud Examiner) 3
mengembangkan predictive analytic tools/machine
ERMCP (Enterprise Risk Management 5 learning sebagai Early Warning Systems (EWS)
Certified Professional) mendeteksi potensi terjadinya kesalahan (error)/
ERMAP (Enterprise Risk Management 2 fraud.
Associate Professional) 9. Meningkatkan fungsi audit internal terintegrasi melalui
CGI (Certificate in General Insurance) 4 proses assurance, monitoring dan konsultasi/support
CLI (Certificate in Life Insurance) 1 yang diberikan kepada Perusahaan Anak.
10. Terus mengembangkan profesionalisme auditor
CA (Chartered Accountant) 2
secara berkelanjutan.
Computer Hacking Forensic Investigator 2
(CHFI)
Selama tahun 2024, DAI telah melakukan pertemuan
Offensive Security Certified Professional 1
dengan Presiden Direktur sebanyak 8 (delapan) kali,
(OSCP)
pertemuan dengan Komite Audit sebanyak 6 (enam) kali
COBIT 2019 Fondation Certificate 2
dan pertemuan dengan Dewan Komisaris sebanyak 2 (dua)
*) 1 auditor dapat memiliki lebih dari 1 sertifikasi
kali.
DAI melakukan skill assessment secara periodik untuk Kegiatan Advisori Divisi Audit Internal Tahun 2024
mengidentifikasi serta memetakan kompetensi yang Selama tahun 2024, DAI melakukan kegiatan advisori terkait
diperlukan oleh auditor dan hasilnya digunakan sebagai proses tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian
dasar dalam melakukan pengembangan kompetensi auditor Internal yang meliputi berbagai aspek seperti melakukan
secara berkelanjutan (termasuk memenuhi kebutuhan independent review, post Implementation review,
auditor spesialis). Pengembangan kompetensi dilakukan memfasilitasi diskusi mengenai risiko dan kontrol, dan lain-
secara berkesinambungan baik dengan cara memberikan lain.
pelatihan internal maupun eksternal. Auditor internal juga
diberikan kesempatan untuk mengikuti seminar untuk Pada kegiatan advisori, audit memberikan advis tanpa
menambah wawasan mengenai perkembangan bisnis, memberikan asurans atau mengambil tanggung jawab
teknologi informasi, dan teknik audit. manajemen untuk menjaga objektivitas.
DAI juga mengikutsertakan Auditor internal dalam berbagai Fokus Kegiatan Audit tahun 2025
perhimpunan profesi terkait audit, antara lain Institute Fokus pemeriksaan audit tahun 2025 sesuai hasil risk
of Internal Auditor (IIA) – Indonesia, Association of Fraud assessment terutama terkait risiko kredit, operasional,
Examiners (ACFE), Information Systems Audit and Control risiko pasar, dan risiko likuiditas, antara lain:
Association (ISACA), Ikatan Auditor Internal Bank (IAIB), dan 1. Kegiatan Treasury.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). 2. Proses penanganan pengaduan serta operasional
EDC.
Pelaksanaan Tugas Divisi Audit Internal Tahun 2024 3. Keandalan aplikasi yang menunjang operasional bank,
Pada tahun 2024, DAI telah melaksanakan audit terhadap seperti aplikasi Mobile Banking & Kartu Kredit.
Kantor Cabang, Kantor Wilayah, Divisi/Unit Kerja 4. Keamanan Informasi dan Ketahanan Siber serta
Kantor Pusat, dan Perusahaan Anak serta proses bisnis Pelindungan Data Pribadi.
sesuai dengan Rencana Audit Tahunan yang ditetapkan 5. Melakukan review kualitas kredit dan penyelamatan
berdasarkan hasil risk assessment yang dilakukan secara kredit.
berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor risiko 6. Penerapan Manajemen Risiko.
terkini. Fokus pelaksanaan audit tahun 2024, antara lain: 7. Meningkatkan cakupan pemeriksaan melalui
continuous auditing dan data analytic.
8. Meningkatkan fungsi audit internal terintegrasi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 429
Page 432
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
AKUNTAN PUBLIK (AUDIT EKSTERNAL) 6. BCA melaporkan penunjukan AP dan/atau KAP dalam
rangka audit atas informasi keuangan historis tahunan
Dalam rangka memenuhi penerapan fungsi audit eksternal dengan menggunakan formulir yang terdapat pada
sesuai dengan POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan lampiran SE OJK No.18/SEOJK.03/2023 tentang Tata
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Cara Penggunaan Jasa AP dan KAP dalam Kegiatan
Kegiatan Jasa Keuangan dan SE OJK No.18/SEOJK.03/2023 Jasa Keuangan, dengan melampirkan:
tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan a. Dokumen penunjukan AP dan/atau KAP antara
Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, lain Ringkasan Risalah RUPS atau Risalah RUPS,
maka: Perjanjian Kerja antara BCA dengan KAP.
1. BCA menggunakan jasa Akuntan Publik (AP) dan/atau b. Rekomendasi Komite Audit dan pertimbangan
Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melaksanakan audit yang digunakan dalam memberikan rekomendasi
informasi keuangan historis tahunan berdasarkan penunjukan AP dan/atau KAP.
perjanjian kerja sama dengan KAP yang mencantumkan Hasil penilaian oleh AP terhadap pemenuhan
ruang lingkup audit. pembatasan penggunaan jasa audit, dan masa
2. AP dan/atau KAP yang ditunjuk adalah AP dan/atau KAP jeda yang diberlakukan.
yang terdaftar aktif di OJK, dan memiliki kompetensi
sesuai dengan kompleksitas usaha BCA. Dengan mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris,
3. Penggunaan jasa audit dari AP yang sama dibatasi dan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan
paling lama untuk periode audit selama 7 (tujuh) tahun perundang-undangan yang berlaku, RUPS Tahunan pada
kumulatif terhitung sejak tahun buku 2017. BCA dapat tanggal 14 Maret 2024 telah memutuskan hal-hal sebagai
menggunakan kembali jasa audit informasi keuangan berikut:
historis tahunan dari AP yang sama setelah masa jeda I. Menunjuk KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(cooling off period) 5 (lima) tahun buku pelaporan (sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana,
berturut-turut. Rintis & Rekan), firma anggota jaringan global PwC,
4. Penunjukan AP dan/atau KAP yang akan memberikan sebagai Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas
jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan Jasa Keuangan untuk mengaudit/memeriksa buku
wajib diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
(RUPS) dengan mempertimbangkan usulan Dewan pada tanggal 31 Desember 2024.
Komisaris. Usulan dimaksud wajib memperhatikan II. Menunjuk Ibu Lucy Luciana Suhenda yang merupakan
rekomendasi Komite Audit. Dalam hal RUPS tidak Akuntan Publik yang tergabung dalam KAP Rintis,
dapat memutuskan penunjukan tersebut, maka RUPS Jumadi, Rianto & Rekan (sebelumnya bernama KAP
dapat mendelegasikan kewenangan dimaksud kepada Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan), firma anggota
Dewan Komisaris, disertai penjelasan mengenai alasan jaringan global PwC dan merupakan Akuntan Publik
pelimpahan kewenangan dan kriteria atau batasan AP/ Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit/
KAP yang dapat ditunjuk. memeriksa buku dan catatan Perseroan untuk tahun
5. Dalam menyusun rekomendasi, Komite Audit buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
mempertimbangkan: III. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan
a. Independensi AP, KAP, dan Orang Dalam KAP; Komisaris untuk:
b. Ruang lingkup audit; a. Menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti,
c. Imbalan jasa audit; dalam hal KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit (sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana,
dari KAP; Rintis & Rekan), firma anggota jaringan global PwC
e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
digunakan KAP; audit/pemeriksaan buku dan catatan Perseroan
f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari Desember 2024;
KAP; b. Menunjuk Akuntan Publik pengganti dari
g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh antara Akuntan Publik yang tergabung
KAP yang sama secara berturut-turut untuk kurun dalam KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
waktu yang cukup panjang; dan (sebelumnya bernama KAP Tanudiredja,
h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Wibisana, Rintis & Rekan), firma anggota jaringan
jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan global PwC, dalam hal Ibu Lucy Luciana Suhenda
oleh AP dan KAP pada periode sebelumnya. karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
audit/pemeriksaan buku dan catatan Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024; dan
430 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 433
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
c. Melakukan hal-hal lain yang diperlukan No. EL202412130004/MJW/MJW tertanggal 13 Desember
sehubungan dengan penunjukan dan/atau 2024, sehubungan dengan penggantian akuntan publik
penggantian Kantor Akuntan Publik dan/atau yang akan mengaudit/memeriksa buku dan catatan BCA
Akuntan Publik Terdaftar di Otoritas Jasa untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keuangan, termasuk tetapi tidak terbatas pada 2024 dari Ibu Lucy Luciana Suhenda menjadi Bapak M. Jusuf
menetapkan besarnya honorarium dan syarat Wibisana yang merupakan Akuntan Publik, yang tergabung
lainnya sehubungan dengan penunjukan tersebut; dalam PwC Indonesia.
Nama AP Nama AP
Lucy Luciana Suhenda M. Jusuf Wibisana
Nama KAP Nama KAP
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (Sebelumnya KAP KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan), firma anggota jaringan global PwC
firma anggota jaringan global PwC WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920,
WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920, Indonesia
Indonesia Tel. (62-21) 5099 2901, 3119 2901
Tel. (62-21) 5099 2901, 3119 2901 Fax. (62-21) 5290 5555, 5290 5050
Fax. (62-21) 5290 5555, 5290 5050
Periode Penugasan
Periode Penugasan 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024
1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024
Pada tahun 2024, penunjukkan AP M. Jusuf Wibisana
Per tanggal 16 Mei 2024, KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis merupakan penugasan tahun ke-1 dan PwC Indonesia untuk
& Rekan, firma anggota jaringan global PwC berubah nama penugasan periode ke-8.
menjadi KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota
jaringan global PwC (selanjutnya disebut “PwC Indonesia”). Atas penggantian akuntan publik yang akan mengaudit/
Sehubungan dengan hal tersebut, BCA telah melakukan memeriksa buku dan catatan BCA untuk tahun buku yang
Keterbukaan Informasi Perubahan Nama Kantor Akuntan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dari Ibu Lucy
Publik pada tanggal 10 Juni 2024 pada website Perseroan Luciana Suhenda menjadi Bapak M. Jusuf Wibisana, BCA
www.bca.co.id dan IDX www.idx.co.id. telah menyampaikan laporan kepada OJK melalui Surat
Direksi No.1638/DIR/2024 tanggal 20 Desember 2024.
Pada tahun 2024, penunjukkan AP Lucy Luciana Suhenda Hal ini telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
merupakan penugasan tahun ke-5 dan PwC Indonesia POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan
untuk penugasan periode ke-8. Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
Keuangan dan SE OJK No.18/SEOJK.03/2023 tentang
Selama tahun 2024, tidak terdapat mantan anggota Direksi, Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor
jajaran manajerial, maupun pekerja BCA yang menjadi Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Dalam
auditor eksternal BCA. rangka memenuhi ketentuan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 6 huruf
q Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015
Atas penunjukan PwC Indonesia tersebut, BCA telah tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material
menyampaikan laporan kepada OJK melalui Surat Direksi Oleh Emiten atau Perusahaan Publik dan Ketentuan III.2.1.1
No.0894/DIR/2024 tanggal 24 Juli 2024. Hal ini telah sesuai Lampiran Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 9 Tahun No. Kep-00066/BEI/09-2022 perihal Perubahan Peraturan
2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, BCA
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan dan SE OJK telah melakukan Keterbukaan Informasi pada tanggal 13
No.18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan Desember 2024 terkait Penggantian Akuntan Publik yang
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam sedang diberikan tugas mengaudit Emiten atau Perusahaan
Kegiatan Jasa Keuangan. Publik. Informasi tersebut dapat diakses pada situs web
BCA pada bagian Berita Investor dengan link https://www.
BCA telah menerima surat dari PwC Indonesia No. bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/berita-
OL202412110014/LLS/LLS tanggal 11 Desember 2024 investor (non-material issue).
sehubungan dengan usulan penggantian akuntan publik
yang akan mengaudit laporan keuangan BCA tahun Setiap tahun BCA menyampaikan laporan publikasi tahunan
buku 2024. Menindaklanjuti surat tersebut BCA telah yang disertai dengan Surat Komentar (Management Letter)
menandatangani Amandemen Atas Surat Perikatan Antara atas audit laporan keuangan tahunan kepada OJK paling
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan PT Bank Central Asia lambat 4 (empat) bulan setelah akhir tahun buku.
Tbk no. EL202407150002/LLS/LLS Tanggal 15 Juli 2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 431
Page 434
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
1. Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal Laporan hasil evaluasi Komite Audit disampaikan
Komite Audit melakukan evaluasi terhadap oleh Direksi BCA dengan menggunakan formulir yang
pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi terdapat pada lampiran SE OJK No.18/SEOJK.03/2023
keuangan historis tahunan oleh AP dan/atau KAP yang tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik
paling sedikit mencakup: dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
a. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP dan/atau Keuangan dan ditandatangani oleh Komite Audit pada
KAP dengan standar audit yang berlaku; tanggal 7 Februari 2024.
b. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
c. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan 2. Hubungan antara Bank, Akuntan Publik, dan
kecukupan uji petik; dan Otoritas Jasa Keuangan
d. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh AP Dalam pelaksanaan audit, BCA senantiasa melakukan
dan/atau KAP. komunikasi dengan auditor eksternal terkait rencana
pelaksanaan audit, progress audit dan isu-isu penting
lainnya untuk mendukung kelancaran proses audit.
Laporan hasil audit disampaikan kepada OJK sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Biaya Audit Tahun 2024
PwC Indonesia, ditunjuk sebagai auditor BCA dan beberapa Perusahaan Anak BCA untuk melakukan audit atas laporan
keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, dengan perincian imbalan jasa yang
dibebankan kepada masing-masing Perusahaan Anak sesuai pada tabel di bawah ini:
No. Perusahaan Jasa yang Dilakukan pada Tahun 2024 Nilai Imbalan1)
1 PT Bank Central Asia Tbk Audit Rp8.884.026.000,00
2 PT BCA Finance Audit Rp1.500.000.000,00
3 PT Asuransi Umum BCA Audit Rp730.000.000,00
4 PT BCA Sekuritas Audit Rp500.000.000,00
AUP Rekonsiliasi Buku Pembantu Efek 2) Rp50.000.000,00
NAAE MKBD 2)
Rp65.000.000,00
5 PT Bank Digital BCA Comfort Memo ECL Rp130.000.000,00
Catatan:
1)
Belum termasuk PPN.
2)
Termasuk dalam biaya audit.
Berdasarkan ketentuan pengungkapan IESBA (International Ethics Standards Board for Accountants).
4. Jasa Selain Audit yang Diberikan oleh KAP/AP
Pada 2024, PwC Indonesia juga memberikan jasa selain audit kepada BCA sebagai berikut:
No. Jasa yang Dilakukan pada Tahun 2024 Nilai Imbalan1)
1 Kustodian AUP (Agreed Upon Procedures)2) Rp50.000.000,00
2 AUP VoNB Sharing for AIA (AUP for AIA, BCA sebagai pihak terinformasi) Rp174.915.520,00
Catatan:
1)
Belum termasuk PPN.
2)
Termasuk dalam biaya audit.
5. Historis KAP dan AP yang melakukan audit
Informasi-informasi mengenai KAP dan AP yang melakukan audit BCA sejak tahun 2017 adalah sebagai berikut:
Tahun KAP AP
2024 KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC, M. Jusuf Wibisana
sebelumnya bernama KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan)
2023 Lucy Luciana Suhenda
2022 Jimmy Pangestu
2021 Jimmy Pangestu
2020 Jimmy Pangestu
2019 Lucy Luciana Suhenda
2018 Lucy Luciana Suhenda
2017 Lucy Luciana Suhenda
432 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 435
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
FUNGSI KEPATUHAN
Dalam menjalankan fungsi kepatuhan sebagaimana diatur dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi
Kepatuhan Bank Umum, BCA telah membentuk Compliance Division (DCP) yang berada di bawah Direktur Kepatuhan
sebagai unit kerja yang independen dan bebas pengaruh dari unit kerja lainnya. Selain itu BCA, sebagai Entitas Utama dalam
Konglomerasi Keuangan BCA serta dalam rangka menerapkan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, BCA
telah menambahkan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi dalam struktur organisasi DCP.
1. Struktur Organisasi DCP
Struktur organisasi DCP ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 247/SK/DIR/2022 tanggal 28 Desember
2022. DCP dipimpin oleh Head of Compliance Division yang pengangkatannya telah dilaporkan kepada OJK. DCP
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan. Penunjukan dan pengangkatan Direktur Kepatuhan telah
memenuhi persyaratan yang berlaku dan dilaksanakan melalui proses sebagaimana ditentukan oleh OJK.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
DIREKTUR LAINNYA DIREKTUR KEPATUHAN
Unit Kerja Compliance
Kantor Wilayah Division
Kantor Pusat Lainnya
2. Tanggung Jawab DCP fungsi kepatuhan terintegrasi dalam struktur organisasi
Tanggung jawab DCP adalah sebagai berikut: DCP. Tugas utama fungsi kepatuhan terintegrasi dalam
• Memantau tingkat kepatuhan BCA dalam DCP adalah memantau dan mengevaluasi pelaksanaan
memenuhi ketentuan OJK, BI, PPATK maupun fungsi kepatuhan dan tingkat kepatuhan pada
regulator lainnya. Hal ini juga termasuk masing-masing Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam
memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem Konglomerasi Keuangan BCA, termasuk penerapan
dan prosedur, serta kegiatan usaha BCA telah Program APU, PPT, dan PPPSPM.
sesuai dengan ketentuan regulator.
• Mengoordinasi Penerapan Program Anti Dalam rangka memastikan pelaksanaan fungsi
Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan kepatuhan BCA, Direksi dan Dewan Komisaris juga
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi telah melakukan pengawasan secara aktif dalam
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM), bentuk antara lain persetujuan atas kebijakan dan
termasuk di dalamnya bertanggung jawab untuk prosedur, pelaporan secara periodik, permintaan
melakukan penilaian risiko penerapan program penjelasan, dan melalui pertemuan.
APU, PPT, dan PPPSPM sesuai ketentuan dari
regulator. 4. Pelaksanaan Kerja Fungsi Kepatuhan Selama
• Melaksanakan fungsi pengendalian Gratifikasi di Tahun 2024
lingkungan BCA. Selama tahun 2024, DCP telah menjalankan fungsinya
sebagai berikut:
3. Fungsi Kepatuhan Terintegrasi a. Mendorong terciptanya budaya kepatuhan yaitu:
Dalam rangka penerapan Tata Kelola Terintegrasi • Melakukan sosialisasi/menginformasikan
sesuai dengan POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang ketentuan baru dari regulator kepada Direksi,
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Dewan Komisaris, dan unit kerja.
Keuangan, BCA sebagai Entitas Utama dalam • Menyediakan informasi peraturan OJK, BI,
Konglomerasi Keuangan BCA juga telah menambahkan PPATK dan peraturan perundangan lainnya
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 433
Page 436
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
dalam situs portal BCA yang dapat diakses - Non-Performing Loan (NPL);
oleh unit kerja. - Rasio Intermediasi Makroprudensial
• Mengikutsertakan sumber daya manusia (RIM);
di DCP dalam berbagai pelatihan, seminar - Liquidity Coverage Ratio (LCR);
sosialisasi peraturan dari regulator, serta - Net Stable Funding Ratio (NSFR);
sertifikasi manajemen risiko termasuk aktif - Rasio Pembiayaan Inklusif
berpartisipasi dalam kelompok kerja Forum Makroprudensial (RPIM).
Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan • Melakukan pemantauan terhadap
(FKDKP). pengenaan sanksi/denda dari regulator.
• Melaksanakan fungsi konsultatif terkait • Melakukan penilaian risiko kepatuhan dan
dengan penerapan peraturan yang berlaku menyusun Laporan Profil Risiko Kepatuhan
melalui pemberian saran/tanggapan atas setiap triwulan, dalam rangka mengelola
pertanyaan-pertanyaan dari unit kerja atau risiko kepatuhan.
cabang. • Menyusun Laporan Triwulanan Pemantauan
Kepatuhan yang disampaikan kepada Direksi
b. Memastikan kebijakan, ketentuan, sistem, dan dan Dewan Komisaris.
prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan • Melakukan koordinasi dengan unit kerja
oleh BCA telah sesuai dengan ketentuan, antara dalam rangka penilaian Tingkat Kesehatan
lain: Bank berbasis risiko.
• Mengidentifikasi sumber-sumber risiko • Melakukan kolaborasi bersama Grup
kepatuhan. Environment Sustainability Governance
• Melakukan gap analysis, menganalisis dampak terkait penerapan Tata Kelola BCA dan Tata
ketentuan baru terhadap operasional BCA, dan Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi
mengusulkan penyesuaian manual, kebijakan, Keuangan BCA
dan prosedur internal. • Melakukan pemanfaatan teknologi informasi
• Menyusun Compliance Matrix Diary atau yang dikenal dengan istilah Regulatory
sebagai sarana pemantauan untuk menjaga Technology (RegTech), untuk meningkatkan
komitmen terhadap kewajiban pelaporan efisiensi dan efektivitas dalam proses
kepada regulator. pengelolaan ketentuan regulator, serta
• Melakukan review dan memberikan memiliki database ketentuan regulator yang
pendapat untuk memastikan kesesuaiannya terkini.
dengan ketentuan regulator yang berlaku
atas: c. Memastikan kepatuhan BCA terhadap komitmen
- Rencana produk dan aktivitas baru; yang dibuat kepada regulator, antara lain:
- Rancangan ketentuan internal yang • Memantau komitmen BCA kepada OJK, BI,
akan diterbitkan; dan regulator lainnya bersama dengan DAI.
- Kepatuhan terhadap pelepasan kredit • Memantau dan menindaklanjuti permintaan
korporasi; dan informasi/data oleh OJK, BI, dan regulator
- Dokumen dalam rangka rencana lainnya dalam rangka pengawasan Bank.
penyertaan modal.
• Melakukan uji kepatuhan terhadap d. Melaksanakan fungsi pengendalian gratifikasi,
pelaksanaan ketentuan di Kantor Cabang antara lain:
dan Kantor Wilayah, bekerja sama dengan • Merumuskan kebijakan dan prosedur
Pengawas Internal Cabang dan Pengawas pengendalian gratifikasi.
Internal Kantor Wilayah. • Mengoordinasikan kegiatan sosialisasi
• Melakukan pemantauan terhadap tingkat atas ketentuan pengendalian gratifikasi
kepatuhan atas ketentuan regulator yang kepada seluruh Insan BCA dan pemangku
berlaku terkait prinsip prudential banking, kepentingan.
yaitu: • Menerima dan mengadministrasikan laporan
- Kewajiban Penyediaan Modal Minimum gratifikasi dari Insan BCA.
(KPMM); • Menyampaikan laporan pelaksanaan
- Giro Wajib Minimum (GWM); pengendalian gratifikasi kepada Direksi
- Penyangga Likuiditas Makroprudensial secara berkala, sekurang-kurangnya 1 (satu)
(PLM); tahun sekali.
- Posisi Devisa Neto (PDN); Pemaparan atas Kebijakan Anti Korupsi dan
- Batas Maksimum Pemberian Kredit Pengendalian Gratifikasi terdapat pada halaman
(BMPK); 455 dalam Laporan Tahunan ini.
434 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 437
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
e. Memantau dan mengevaluasi fungsi kepatuhan baik secara terintegrasi dan pada masing-masing Perusahaan
Anak dalam Konglomerasi Keuangan BCA, antara lain:
• Menyusun Laporan Kepatuhan Terintegrasi yang disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
• Melakukan koordinasi dengan unit kerja dalam rangka penilaian Tingkat Kesehatan Bank Konsolidasi berbasis
risiko.
• Melakukan review dan memberikan pendapat untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan regulator,
terkait rencana Sinergi Kerja Sama BCA dengan Perusahaan Anak.
• Melakukan koordinasi dengan PIC Kepatuhan Perusahaan Anak dalam rangka penyusunan Profil Risiko
Kepatuhan Terintegrasi setiap semester.
• Melakukan komunikasi dengan Perusahaan Anak dalam ruang lingkup pelaksanaan fungsi kepatuhan.
5. Indikator Kepatuhan Tahun 2024
Indikator kepatuhan tahun 2024 sebagai bentuk komitmen dan tingkat kepatuhan BCA terhadap ketentuan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, adalah sebagai berikut:
Tabel Indikator Kepatuhan Tahun 2024
No. Indikator Kepatuhan Ketentuan yang Berlaku Pencapaian BCA Keterangan
1 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Min. 14% s.d <15% 29,36% Telah sesuai
(KPMM). dengan ketentuan
yang berlaku
2 Non-Performing Loan (NPL) Net Maks. 5% 0,59%
3 Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Maks. 10% dari total 4,04%
modal
4 Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah Min. 5% 5,76%
5 Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) Min. 5% 30,56%
6 Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing Min. 4% 4,22%
7 Posisi Devisa Neto (PDN) Maks. 20% 0,27%
8 Liquidity Coverage Ratio (LCR) Min. 100% 323,01%
9 Rasio Intermediasi Makroprudensial Ratio 84% - 94% 80,48%*) Sesuai dengan
(RIM) Keterangan RIM
di bawah ini
10 Giro RIM Min. sesuai ketentuan 0,72% Sesuai dengan
Keterangan RIM
di bawah ini
11 Net Stable Funding Ratio (NSFR) Min. 100% 155,85% Telah sesuai
dengan ketentuan
12 Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial Min. 21,5% 21,51%
yang berlaku
(RPIM)
Keterangan:
*) RIM Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) BCA bulan Oktober s.d. Desember 2024 lebih kecil dari batas bawah RIM Target yang ditetapkan BI sebesar 84%
dalam PADG No. 22/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020 tentang Perubahan atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, sehingga BCA wajib membentuk Giro RIM
dalam Rupiah sebesar perhitungan antara Parameter Disinsentif Bawah dengan selisih RIM BCA dan RIM Target terhadap DPK Rupiah.
Berdasarkan PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April 2021 tentang Perubahan Ketiga atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi dan
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, Parameter Disinsentif Bawah terkait
pemenuhan RIM sejak Januari 2022 untuk Bank dengan kondisi RIM <84%, NPL <5% dan KPMM >19% ditetapkan sebesar 0,15.
6. Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan.
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Aktivitas terkait Penerapan Program APU, PPT, dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah PPPSPM selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) • Melaporkan secara berkala pelaksanaan APU,
BCA berkomitmen untuk melaksanakan Program Anti PPT, dan PPPSPM kepada Direksi dan Dewan
Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, Komisaris.
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata • Memantau transaksi keuangan mencurigakan
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) sesuai dengan menggunakan aplikasi berbasis web
dengan POJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan yang dinamakan STIM (Suspicious Transaction
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Identification Model) serta melakukan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi pengembangan dan penyempurnaan sistem
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 435
Page 438
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas aplikasi dengan menggunakan teknologi • Meningkatkan pemahaman terkait APU, PPT,
terkini dan pembaharuan parameter untuk dapat dan PPPSPM secara berkesinambungan dengan
mendeteksi transaksi mencurigakan. mengadakan pelatihan dan sosialisasi melalui
• Mengoordinasikan pelaksanaan pengkinian classroom training, online training, e-learning,
data nasabah melalui penyusunan target dan dan virtual/hybrid event maupun dalam forum
pemantauan realisasi terhadap target. internal seperti Rapat Koordinasi Wilayah dan
• Melakukan review atas rencana produk Rapat Koordinasi Kepala Operasional Cabang
dan aktivitas baru untuk memastikan telah dan Service Operations Forum.
memperhatikan ketentuan APU, PPT, dan PPPSPM. • Melakukan pengembangan materi pelatihan
• Melakukan penyaringan data nasabah dan Penerapan APU, PPT, dan PPPSPM.
transaksi terhadap watchlist yang diterbitkan • Melakukan review dan memberikan pendapat
oleh otoritas yang berwenang antara lain Daftar atas rencana produk dan aktivitas baru serta
Terduga Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT), rancangan ketentuan internal yang akan
Daftar Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah diterbitkan, untuk memastikan kesesuaiannya
Massal (DPPSPM), The Office of Foreign Assets dengan ketentuan APU, PPT, dan PPPSPM yang
Control (OFAC) List, United Nations (UN) List, dan berlaku.
European Union (EU) List, pada saat pembukaan • Mengikuti kegiatan yang diselenggarakan
rekening, dan pada saat terjadi perubahan daftar regulator, antara lain:
watchlist tersebut. a. Pelaksanaan Financial Integrity Rating (FIR)
• Melakukan identifikasi dan penilaian risiko PPATK.
atas penerapan APU, PPT, dan PPPSPM dengan b. Pelaksanaan Focus Group Discussion terkait
pendekatan berbasis risiko (Risk Based Approach) Rembuk Nasional.
dengan memperhatikan faktor-faktor terkait c. Pelaksanaan Rapat Collecting and
nasabah, negara atau area geografis, produk dan Integrating Initial Data Project PPP terkait
jasa serta jaringan distribusi. Investment Fraud.
• Melakukan uji kepatuhan atas penerapan APU, d. Pelaksanaan Focus Group Discussion terkait
PPT, dan PPPSPM di Kantor Cabang bekerja sama Onsite Visit of the Second Round of AEOI
dengan Pengawas Internal Cabang.
• Melaporkan transaksi keuangan mencurigakan,
transaksi keuangan tunai, dan transaksi keuangan
transfer dana dari dan ke luar negeri, serta
penyampaian data melalui Sistem Informasi
Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT) dan Sistem
Informasi Terduga Pendanaan Terorisme
(SIPENDAR) kepada Pusat Pelaporan dan Analisis
Transaksi Keuangan (PPATK).
436 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 439
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
SISTEM MANAJEMEN RISIKO
BCA memiliki sistem manajemen risiko dan sistem pengendalian internal secara efektif yang disesuaikan dengan tujuan,
kebijakan usaha, ukuran, dan kompleksitas kegiatan usaha BCA. Dewan Komisaris dan Direksi BCA bertanggung jawab atas
penerapan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal di BCA dan Perusahaan Anak secara terintegrasi.
Dalam penerapan manajemen risiko, BCA berpedoman pada ketentuan regulator, serta mengacu kepada international best
practices.
Struktur Organisasi Manajemen Risiko
RISK
MANAGEMENT
OPERATIONAL CREDIT MARKET ENTERPRISE BUSINESS CONTINUITY & CYBER SECURITY
RISK MANAGEMENT RISK MANAGEMENT RISK MANAGEMENT RISK MANAGEMENT CRISIS MANAGEMENT RISK MANAGEMENT
Gambaran Umum Sistem Manajemen Risiko
Dalam rangka pengelolaan risiko, BCA telah mengimplementasikan Kerangka Sistem Manajemen Risiko (Risk Management
Framework) secara terpadu. Kerangka tersebut digunakan sebagai sarana dalam penetapan strategi, organisasi, kebijakan
dan prosedur, serta infrastruktur manajemen risiko untuk memastikan seluruh risiko yang dihadapi BCA dapat diidentifikasi,
diukur, dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan dengan benar.
Kerangka Sistem Manajemen Risiko
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
DIREKSI DEWAN KOMISARIS
Komite Komite
Risk Management Direktur Manajemen Risiko Audit Internal
Tata Kelola Pemantau
Committee (Terintegrasi) (Terintegrasi)
Terintegrasi Risiko
Integrated Risk
Cakupan penerapan Manajemen Corporate-Wide
Management Committee
Risiko Terintegrasi mengacu kepada Risk Management
peraturan regulator antara lain
namun tidak terbatas pada: • Manajemen Risiko
(Terintegrasi)
- POJK No. 17/POJK.03/2014 • Kepatuhan
- POJK No. 18/POJK.03/2014 (Terintegrasi)
- POJK No. 26/POJK.03/2015 • Tata Kelola
(Terintegrasi) Panduan
- POJK No. 18/POJK.03/2016 Kebijakan
- POJK No. 45/POJK.03/2020 • Permodalan
Dasar Perusahaan
- SE OJK No. 14/SEOJK.03/2015 (Terintegrasi)
- SE OJK No. 34/SEOJK.03/2016 Monitoring Anak
• Risk Management
Division
• Corporate
Strategy &
Planning Division
Laporan
• Environment
Sustainability
Governance Group
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 437
Page 440
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kerangka penerapan manajemen risiko BCA dan 3. MRK dibentuk untuk meyakinkan BCA dan
Terintegrasi menggambarkan kerangka kerja dan proses Perusahaan Anak secara terintegrasi melakukan
manajemen risiko yang memiliki keterkaitan dan hubungan mitigasi risiko dengan benar melalui identifikasi,
timbal balik, baik antara Dewan Komisaris, Direksi, Komite- pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan
komite penunjang di bawah Dewan Komisaris dan Direksi, pelaporan sesuai kerangka kerja manajemen
antar Divisi maupun dengan Perusahaan Anak. risiko, serta mampu menghadapi situasi darurat
yang mengancam kelangsungan usaha BCA.
Penerapan manajemen risiko BCA mencakup:
• Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi Wewenang dan tanggung jawab MRK mencakup:
Dalam melakukan pengawasan aktif, Dewan Komisaris a. Melaksanakan wewenang dan tanggung
dan Direksi bertanggung jawab atas efektivitas jawab sesuai dengan POJK No. 18/
penerapan manajemen risiko, memastikan penerapan POJK.03/2016 tentang Penerapan
manajemen risiko telah memadai sesuai dengan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, antara
karakteristik, kompleksitas, dan profil risiko BCA dan lain:
memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko yang • Memberikan masukan kepada Direksi
melekat pada kegiatan bisnis BCA. dan/atau Komite di bawah koordinasi
1. Pengawasan Dewan Komisaris dibantu oleh Direksi dan/atau Dewan Komisaris
Komite Pemantau Risiko yang mempunyai tugas dalam rangka penyusunan dan
pokok yaitu: penyempurnaan kebijakan, strategi dan
a. Memberikan rekomendasi serta pendapat kerangka manajemen risiko.
secara profesional yang independen • Mengembangkan prosedur dan
mengenai kesesuaian antara kebijakan alat untuk identifikasi, pengukuran,
dengan pelaksanaan kebijakan manajemen pemantauan, dan pengendalian risiko,
risiko kepada Dewan Komisaris. termasuk risiko keamanan siber.
b. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan • Mengidentifikasi, mengukur, memantau,
tugas Risk Management Committee (RMC) mengendalikan dan melaporkan seluruh
dan Risk Management Division (MRK). risiko yang timbul dari kegiatan usaha
2. Pengawasan Direksi dibantu oleh: bank sesuai risk appetite.
a. RMC yang mempunyai tugas pokok memberi • Mengkaji dan memberikan rekomendasi
rekomendasi kepada Direksi yang sekurang- terhadap strategi, organisasi, rencana
kurangnya meliputi: bisnis/produk baru, kebijakan,
• Menyusun kebijakan, strategi dan ketentuan, pedoman, metodologi, dan
pedoman penerapan manajemen risiko. infrastruktur sesuai dengan pedoman
• Menyempurnakan pelaksanaan penerapan manajemen risiko.
manajemen risiko berdasarkan hasil • Mengkaji keakuratan metodologi
evaluasi pelaksanaan proses dan sistem penilaian risiko, kecukupan mitigasi
manajemen risiko yang efektif. risiko, implementasi sistem informasi
• Menetapkan hal-hal yang terkait dengan manajemen risiko serta ketepatan
keputusan bisnis yang menyimpang dari kebijakan, prosedur dan penetapan
prosedur normal (irregularities). limit.
b. Integrated Risk Management Committeee • Merancang dan mengkaji kebijakan
(IRMC) yang mempunyai tugas pokok perusahaan yang berkaitan dengan
memberi rekomendasi kepada Direksi yang kelangsungan kegiatan usaha,
sekurang-kurangnya meliputi: pengelolaan krisis, keselamatan dan
• Penyusunan kebijakan manajemen risiko kesehatan kerja karyawan dalam kondisi
terintegrasi. normal maupun darurat/krisis, serta
• Perbaikan atau penyempurnaan memastikan kemampuan perusahaan
kebijakan manajemen risiko terintegrasi dalam menghadapi situasi darurat
berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan. maupun kondisi krisis yang mengancam
c. Komite lain yang bertugas untuk menangani kelangsungan kegiatan usaha.
risiko secara lebih spesifik, antara lain Credit • Menyusun strategi, mengelola dan
Policy Committee (KKP), Credit Committee memantau pengujian ketahanan
(CC), Information Technology Steering siber guna mengetahui dampak dari
Committee (KPTI), serta Asset Liability implementasi kebijakan dan strategi
Committee (ALCO). manajemen risiko keamanan siber
terhadap profil risiko bank secara
keseluruhan.
438 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 441
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
b. Melaksanakan wewenang dan tanggung 3. Menyusun dan menyampaikan Laporan Profil
jawab manajemen risiko terintegrasi sesuai Risiko setiap triwulan dan Laporan Profil Risiko
dengan POJK Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi setiap semester.
Terintegrasi sebagai salah satu fungsi dari
MRK dan berkoordinasi dengan satuan kerja • Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh
yang melaksanakan fungsi Manajemen Risiko Implementasi sistem pengendalian internal untuk
pada masing-masing Perusahaan Anak. mendukung penerapan manajemen risiko BCA
selengkapnya disajikan pada halaman 445 bagian
• Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Sistem Pengendalian Internal pada Laporan Tahunan
Risiko serta Penetapan Limit Risiko ini.
1. Melakukan pengelolaan risiko dan memastikan
tersedianya kebijakan dan penetapan limit risiko Jenis Risiko dan Pengelolaannya
yang didukung oleh prosedur, laporan, dan sistem Mengacu pada POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang
informasi yang menyediakan informasi dan Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, BCA
analisis secara akurat dan tepat waktu kepada mengelola 8 (delapan) jenis risiko dan sesuai POJK No.
manajemen termasuk menetapkan langkah 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko
menghadapi perubahan kondisi pasar yang Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, terdapat
signifikan. penambahan 2 (dua) jenis risiko yang harus dikelola BCA
2. Memastikan bahwa dalam proses penyusunan selaku Entitas Utama Konglomerasi Keuangan BCA (KK
sistem dan prosedur kerja telah memperhatikan BCA), yaitu:
sisi operasional maupun bisnis serta tingkat risiko
yang mungkin terjadi dalam suatu unit kerja. 1. Risiko Kredit
3. Memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko • Organisasi perkreditan terus disempurnakan
(KDMR) dan Kebijakan Dasar Manajemen Risiko dengan mengacu pada four eyes principle
Terintegrasi (KDMRT) Konglomerasi Keuangan dimana keputusan kredit diambil berdasarkan
BCA (KK BCA) sesuai ketentuan regulator yang pertimbangan dari dua sisi, yaitu sisi
antara lain berisi: pengembangan bisnis dan sisi analisis risiko
a. Kerangka penerapan manajemen risiko untuk kredit.
setiap jenis risiko. • BCA melakukan kaji ulang ketentuan internal
b. Laporan penerapan manajemen risiko. perkreditan untuk menyelaraskan dengan
c. Penerapan manajemen risiko secara perkembangan BCA, ketentuan regulator serta
konsolidasi. sesuai dengan prudential banking principles dan
d. Penerapan manajemen risiko secara international best practices.
terintegrasi. • Melakukan pengembangan dan penyempurnaan:
4. Melakukan pengkajian dan pengkinian kebijakan, - Prosedur dan sistem manajemen risiko
prosedur, dan kerangka manajemen risiko secara perkreditan melalui “Loan Origination
berkala sesuai dengan kebutuhan BCA dan System” sehingga proses pemberian kredit
ketentuan regulator. menjadi lebih efektif dan efisien.
- Sistem pengukuran profil risiko debitur.
• Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, - Database perkreditan.
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem • Untuk menjaga kualitas kredit agar tetap sesuai
Informasi Manajemen Risiko dengan risk appetite, BCA telah:
1. Memiliki prosedur yang memadai untuk - Melakukan pemantauan kualitas kredit
melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, secara rutin, baik per kategori kredit
dan pengendalian risiko serta sistem informasi (Korporasi, Komersial, Small and Medium
manajemen risiko. Pemantauan dilakukan Enterprise (SME), Konsumen dan Kartu Kredit),
baik oleh unit pelaksana maupun oleh MRK per sektor industri maupun portofolio kredit
dan melaporkan hasil pemantauan kepada secara keseluruhan, termasuk kredit yang
manajemen secara berkala dalam rangka mitigasi direstrukturisasi dan penyelesaian kredit
risiko dan tindakan yang diperlukan. bermasalah.
2. Mengembangkan sistem informasi manajemen - Melakukan close monitoring dan kontrol
yang disesuaikan dengan karakteristik, kegiatan wewenang terhadap cabang-cabang
dan kompleksitas kegiatan usaha. Pelaksanaan yang memiliki kredit SME/KPR/kartu kredit
review atas sistem informasi manajemen risiko dengan rasio DPK30+ (tunggakan >30 hari)
dilakukan secara berkala yang disesuaikan dan NPL yang tinggi agar cabang dapat
dengan kebutuhan BCA dan ketentuan regulator. fokus memperbaiki kualitas kreditnya.
- Menetapkan limit kredit dan melakukan
pemantauan atas limit tersebut.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 439
Page 442
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
• Melakukan analisis stress testing portofolio - Earning-bases Perpsective, dengan metode
kredit secara berkala dan monitoring terhadap Akrual (Accrual Method), merupakan suatu
hasil stress testing tersebut sehingga BCA dapat metode yang mengukur dampak perubahan
membuat strategi yang sesuai untuk memitigasi suku bunga terhadap Net Interest Income
risiko tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan (NII) Bank.
“contingency plan”. • ALCO secara berkala memantau:
• Melakukan pemantauan dan pengendalian - Perkembangan pasar, pergerakan tingkat
risiko kredit di Perusahaan Anak secara rutin, suku bunga acuan dan suku bunga yang
dan memastikan bahwa Perusahaan Anak telah ditawarkan bank pesaing untuk menentukan
memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang tingkat suku bunga simpanan dan kredit.
baik dan efektif. - Pinjaman dan surat berharga banking book
• Mengembangkan: berbunga tetap.
- Sarana pemantauan kredit seperti Early • Melakukan stess testing secara berkala dengan
Warning System (EWS) sebagai loan berbagai skenario serta melakukan pendalaman
monitoring system yang bersifat forward terhadap faktor-faktor dan parameter dalam
looking. stress testing.
- Credit Scoring System maupun Credit Quality • Melakukan perhitungan pelaporan Kewajiban
Risk Model dengan pendekatan Advanced Penyediaan Modal Minimum (KPMM) menggunakan
Analytics untuk mendukung pertumbuhan metode sesuai ketentuan regulator yang diatur
bisnis perkreditan yang berkelanjutan. melalui SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tentang
• Setelah penetapan berakhirnya kebijakan Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
relaksasi restrukturisasi kredit per 31 Maret untuk Risiko Pasar bagi Bank Umum.
2024 oleh regulator, maka untuk debitur yang
sebelumnya diberikan restrukturisasi kredit 3. Risiko Likuiditas
COVID-19 dan masih membutuhkan waktu untuk • BCA sangat mementingkan penjagaan kecukupan
pemulihan usaha setelah berakhirnya kebijakan likuiditas dalam memenuhi komitmennya kepada
relaksasi tersebut, BCA dapat memberikan para nasabah dan pihak lainnya, baik dalam rangka
restrukturisasi normal sepanjang memenuhi pemberian kredit, pembayaran kembali simpanan
kriteria restrukturisasi berdasarkan ketentuan nasabah, maupun untuk memenuhi kebutuhan
BCA maupun regulator. likuiditas operasional. Fungsi pengelolaan
kebutuhan likuiditas secara keseluruhan dilakukan
2. Risiko Pasar oleh ALCO dan secara operasional oleh Divisi
• Dalam mengelola risiko nilai tukar valuta asing, Tresuri.
BCA telah menetapkan limit PDN baik per • Pengukuran dan pengendalian risiko likuiditas
cabang maupun secara gabungan dan melakukan dilakukan melalui:
pengukuran menggunakan metode Value at Risk - Laporan perkembangan dana.
(VaR) dengan pendekatan Historical Simulation - Monitoring cadangan likuiditas (secondary
untuk pelaporan internal. reserves) dan rasio-rasio likuiditas seperti
• Mengelola portofolio trading book yang terekspos Loan to Deposit Ratio (LDR), Liquidity
dengan risiko suku bunga dengan menetapkan Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding
dan memantau penggunaan Limit Nominal, Limit Ratio (NSFR).
Value at Risk (VAR), dan Limit Stop Loss dan - Proyeksi cash flow.
melakukan valuasi berdasarkan harga transaksi - Stress testing secara berkala untuk melihat
yang terjadi (close out prices) atau kuotasi harga dampak terhadap likuditas BCA dalam
pasar dari sumber yang independen. menghadapi kondisi ekstrem. BCA juga
• Melakukan pengukuran risiko suku bunga banking memiliki contingency funding plan untuk
book dengan menggunakan 2 (dua) perspektif, menghadapi kondisi ekstrem tersebut.
yaitu: • Menjaga likuiditas Rupiah dan Valuta Asing (Giro
- Economic Value Perspective, dengan Wajib Minimum/GWM) sesuai ketentuan regulator
metode Economic Value of Equity (EVE), baik secara harian maupun secara rata-rata untuk
merupakan suatu metode yang mengukur masa laporan tertentu, yang terdiri dari:
dampak perubahan suku bunga terhadap - GWM dan Giro RIM (Rasio Intermediasi
nilai ekonomis dari ekuitas Bank. Makroprudensial) dalam bentuk giro Rupiah
pada Bank Indonesia.
- GWM valuta asing dalam bentuk giro valuta
asing pada Bank Indonesia.
- PLM (Penyangga Likuiditas Makroprudensial)
berupa SBI, SDBI, SRBI, dan SBN.
440 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 443
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
4. Risiko Operasional • Melakukan proses risk assessment dalam
• Manajemen risiko operasional bertujuan untuk pengembangan produk baru ataupun aktivitas
meminimalkan kemungkinan dampak negatif yang akan dijalankan. Selain itu, dilakukan
dari ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya pengukuran atau penilaian materialitas atas
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan peningkatan eksposur risiko dari pengembangan
sistem, dan/atau kejadian eksternal. Manajemen produk ataupun aktivitas yang telah dimiliki BCA
risiko operasional senantiasa dikembangkan agar sebelumnya.
dapat beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang • Untuk menjaga keamanan siber, BCA memiliki
terus menerus berubah dan meminimalkan risiko Cyber Security Risk Management yang
yang dihadapi oleh bank. bertugas untuk menganalisis, menentukan, dan
• Mengacu pada ketentuan regulator, BCA merumuskan prosedur dan alat untuk manajemen
mengalokasikan modal untuk pencadangan risiko terkait keamanan siber. Selain itu, BCA
kerugian dari risiko operasional dengan memiliki Information Technology Security Group
menggunakan metode Pendekatan yang berfungsi menerapkan prinsip-prinsip
Standar (Standardized Approach). Dalam pengamanan sistem teknologi dan sarana
memperhitungkan beban modal untuk risiko pendukungnya, serta mengembangkan tindakan
operasional yang sesuai dengan eksposur preventif untuk melindungi dan mengamankan
kerugian operasional yang dialami bank, aset informasi dan infrastruktur teknologi
diperlukan data kejadian risiko operasional yang informasi perusahaan dari berbagai tindak
baik dan berkualitas. Untuk itu, BCA menetapkan kejahatan teknologi (cyber crime).
ketentuan internal yang mengatur tentang • Untuk menjaga data privacy, BCA memiliki Data
penginputan data kerugian agar memenuhi Protection Officer (DPO)/Pejabat Pelindung
persyaratan kualitatif yang diatur dalam SEOJK Data Pribadi yang bertugas memastikan BCA
No. 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan mematuhi Undang-Undang No. 27 tahun 2022
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). DPO
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan menjalankan tugas ini dengan cara memastikan
Standar bagi Bank Umum. semua aktivitas sesuai dengan kebijakan internal
• Dalam pengelolaan risiko operasional, BCA BCA, meningkatkan kesadaran akan pentingnya
memiliki infrastruktur pendukung berupa aplikasi keamanan dan privasi data, memantau BCA
Operational Risk Management Information sebagai pengendali dan prosesor data pribadi,
System (ORMIS) yang terdiri dari: berperan sebagai narahubung BCA untuk isu
- Risk Control Self-Assessment (RCSA), terkait pemrosesan data pribadi, serta melakukan
digunakan sebagai sarana untuk kajian berkala untuk memastikan BCA selalu
menanamkan risk culture (budaya mengelola mematuhi UU PDP.
risiko) dan meningkatkan risk awareness • Untuk mengantisipasi risiko yang dapat
(kesadaran akan risiko) ke seluruh unit kerja. disebabkan oleh bencana alam maupun manusia
- Loss Event Database (LED), digunakan yang dapat memengaruhi kegiatan operasional
sebagai sarana pencatatan kerugian bisnis bank terutama pelayanan terhadap
operasional yang digunakan dalam nasabah, BCA menetapkan Business Continuity
menghitung alokasi beban modal Management dan Business Continuity Plan (BCP)
(capital charge), pemantauan secara serta secara rutin melakukan sosialisasi BCP
berkesinambungan terhadap kejadian- awareness dan pengujian atas BCP termasuk di
kejadian yang dapat menimbulkan kerugian dalamnya simulasi insiden siber.
operasional bagi BCA, dan analisis risiko
yang dihadapi oleh bank, sehingga dapat 5. Risiko Hukum
diambil tindakan perbaikan/pencegahan • Melakukan pengukuran dan penilaian risiko
yang diperlukan untuk meminimalkan/ berdasarkan potensi kerugian atas kasus-kasus
memitigasi risiko kerugian operasional yang yang terjadi di BCA dan Perusahaan Anak yang
mungkin timbul di kemudian hari. sedang dalam proses maupun yang sudah selesai
- Key Risk Indicator (KRI), digunakan sebagai di pengadilan dibandingkan dengan modal BCA
sarana yang dapat memberikan early maupun modal konsolidasi.
warning sign atas kemungkinan terjadinya • Dalam rangka memitigasi risiko hukum, GHK telah
peningkatan risiko operasional di suatu unit melakukan, antara lain:
kerja. KRI ini juga dikembangkan lebih lanjut - Membuat Kebijakan Manajemen Risiko
menjadi Predictive Risk Management yang Hukum.
dapat membantu unit kerja dalam memonitor - Mengadakan forum komunikasi hukum untuk
eksposur risiko. meningkatkan kompetensi staf hukum.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 441
Page 444
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
- Melakukan sosialisasi mengenai dampak 6. Risiko Reputasi
peraturan yang baru berlaku terhadap • Penilaian atas risiko reputasi dilakukan dengan
kegiatan perbankan BCA dan berbagai menggunakan parameter-parameter seperti
modus operandi kejahatan perbankan serta jumlah keluhan dan publikasi negatif serta
pedoman penanganannya secara hukum pencapaian penyelesaian keluhan.
kepada pejabat cabang, Kantor Wilayah dan • Pengembangan infrastruktur yang meliputi
unit kerja Kantor Pusat terkait. implementasi software dan hardware yang tepat
- Menyusun rencana strategi pengamanan guna (antara lain HaloBCA Layanan Telepon dan
kredit (bekerja sama dengan unit kerja WhatsApp/WA Chat 24 jam, BCA CRM Contact
lain, antara lain Credit Recovery Group) Center, Web Chat melalui www.bca.co.id,
sehubungan dengan permasalahan kredit dan aplikasi haloBCA yang dapat digunakan
macet. oleh pengguna ponsel dengan platform IOS
- Mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan android), pengembangan prosedur serta
atas produk-produk BCA pada instansi yang manajemen kerja yang semakin baik sehingga
berwenang dan mengamankan kepemilikan memudahkan pemantauan dan sistem informasi
atas aset BCA, memantau dan melakukan manajemen yang dapat mendukung kecepatan
tindakan hukum atas pelanggaran HKI BCA. dan kualitas organisasi.
• Untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, • Melakukan monitoring dan bekerja sama dengan
dan mengendalikan risiko hukum, BCA telah unit kerja terkait dalam menangani berita negatif.
membentuk Legal Group (GHK) di Kantor Pusat, • Pelaksanaan manajemen risiko reputasi
dan Unit Kerja Hukum di seluruh Kantor Wilayah, berpedoman pada ketentuan regulator.
serta melakukan, antara lain: • Evaluasi parameter penilaian dan pelaksanaan
- Penyusunan perjanjian standar untuk manajemen risiko reputasi dilakukan secara
mendukung aktivitas bisnis BCA dan review berkala.
perjanjian dengan pihak lain termasuk
perubahannya (addendum). 7. Risiko Stratejik
- Review draft kebijakan atau prosedur • Pengukuran dan penilaian risiko stratejik dilakukan
khususnya yang terkait dengan hukum dengan menganalisis kesesuaian strategi dengan
operasional dan perkreditan. kondisi lingkungan bisnis dan strategi berisiko
- Pengkajian hukum atas produk/aktivitas tinggi, serta mengukur posisi bisnis BCA di industri
baru. perbankan dan pencapaian Rencana Bisnis Bank.
- Inventarisasi data kasus hukum dan • Dewan Komisaris dan Direksi memahami risiko
melakukan penilaian profil risiko hukum stratejik yang dapat memengaruhi kondisi
berdasarkan data kuantitatif historikal kasus keuangan BCA. Direksi berperan aktif memantau
yang terjadi. kondisi internal dan perkembangan faktor
- Pembelaan hukum dan pemantauan eksternal yang memengaruhi strategi bisnis BCA
perkembangan kasus atas perkara perdata secara langsung maupun tidak langsung.
dan pidana yang melibatkan BCA dan • Penyusunan rencana/strategi bisnis turut dengan
Perusahaan Anak yang sedang dalam proses mempertimbangkan berbagai dinamika kondisi
litigasi; ekonomi dan bisnis global maupun domestik
- Pemantauan dan analisis perkara terkait: serta kondisi usaha dengan memperhatikan risk
> Kegiatan usaha BCA dan Perusahaan appetite dan risk tolerance. Rencana stratejik
Anak yang sedang dalam proses litigasi, dituangkan ke dalam rencana jangka panjang
dalam kedudukan BCA dan Perusahaan dalam bentuk Rencana Korporasi dan rencana
Anak dan/atau pejabat BCA dan menengah – pendek dalam bentuk Rencana
Perusahaan Anak selaku penggugat/ Bisnis Bank (RBB) sebagai blueprint strategi bisnis
tergugat/pelapor/terlapor/tersangka/ 3 (tiga) tahunan.
terdakwa; • Memiliki prosedur untuk memantau dan mengukur
> Kredit dan/atau pembiayaan kinerja perusahaan melalui pengendalian
bermasalah dan sumber daya manusia keuangan yang bertujuan untuk memantau
di BCA dan Perusahaan Anak yang pencapaian rencana bisnis dan kinerjanya yang
sedang dalam proses litigasi; dibuat secara berkala.
442 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 445
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
8. Risiko Kepatuhan • Melakukan penyaringan data nasabah dan
• Sesuai dengan POJK No. 46/POJK.03/2017 transaksi terkait Daftar Terduga Teroris dan
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Organisasi Teroris (DTTOT) dan Daftar Pendanaan
Umum, BCA telah menunjuk seorang anggota Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM)
Direksi sebagai Direktur yang membawahkan yang diterbitkan oleh otoritas berwenang
fungsi kepatuhan, yang bertanggung jawab pada saat pembukaan rekening dan pada saat
untuk memastikan kepatuhan dan meminimalkan BCA melakukan hubungan usaha. Selanjutnya
risiko kepatuhan dengan merumuskan kebijakan penyaringan akan dilakukan kembali apabila
dan prosedur manajemen risiko kepatuhan dan terdapat perubahan pada daftar tersebut.
memantau pelaksanaannya. Dalam pelaksanaan
tugasnya, Direktur yang membawahkan fungsi 9. Risiko Transaksi Intra-Grup
kepatuhan dibantu oleh Compliance Division • Melakukan pengukuran dan penilaian risiko
(DCP) yang bersifat independen terhadap satuan transaksi intra-grup melalui analisis indikator
kerja operasional. Direktur Kepatuhan melaporkan kuantitatif seperti rasio-rasio komposisi transaksi
hasil pengawasan Direktur Kepatuhan secara intra-grup dalam Konglomerasi Keuangan, serta
triwulanan kepada Presiden Direktur dengan indikator kualitatif seperti dokumentasi perjanjian
tembusan kepada Dewan Komisaris. dan kewajaran transaksi serta informasi lainnya.
• Penilaian risiko kepatuhan menggunakan • Melakukan pemantauan transaksi intra-grup
parameter seperti jenis dan signifikansi melalui penyusunan laporan rekapitulasi transaksi
pelanggaran, frekuensi pelanggaran atau track intra-grup dalam Konglomerasi Keuangan BCA
record kepatuhan, dan pelanggaran terhadap dan rekapitulasi perjanjian transaksi intra-
ketentuan atas transaksi keuangan tertentu. grup secara berkala sesuai dengan ketentuan
Selain itu, DCP juga bertanggung jawab regulator.
terhadap penerapan Program Anti Pencucian • Memiliki kebijakan internal terkait manajemen
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan risiko transaksi intra-grup yang sesuai dengan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata ketentuan regulator dan di-review secara
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM), berkala.
termasuk di dalamnya bertanggung jawab untuk • Memastikan setiap transaksi intra-grup dalam
melakukan penilaian risiko penerapan program Konglomerasi Keuangan BCA dilaksanakan sesuai
APU, PPT, dan PPPSPM sesuai ketentuan regulator. dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha
• Memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan (Arm's Length Principle).
termasuk APU, PPT dan PPPSPM, yang berisi antara
lain adanya proses untuk selalu menyesuaikan 10. Risiko Asuransi
ketentuan dan sistem internal dengan peraturan • Melakukan pengukuran dan penilaian risiko
yang berlaku, mengkomunikasikan ketentuan asuransi melalui analisis indikator kuantitatif dan
kepada pekerja terkait, melakukan kajian kualitatif seperti rasio risiko teknikal, dominasi
terhadap produk/aktivitas baru, melakukan uji risiko asuransi terhadap keseluruhan lini usaha,
kepatuhan secara berkala, dan pelatihan kepada bauran risiko produk dan jenis manfaat, dan
pekerja. struktur reasuransi.
• Memanfaatkan teknologi informasi atau yang • Melakukan pemantauan secara berkala untuk
dikenal dengan istilah Regulatory Technology memastikan adanya kecukupan proses seleksi
(RegTech) untuk meningkatkan efisiensi dan risiko (underwriting), penetapan premi (pricing),
efektivitas dalam proses pengelolaan ketentuan penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan
regulator. klaim.
• Dalam rangka mendukung strategic positioning • Memiliki kebijakan internal terkait manajemen
bank sebagai transactional bank, khususnya risiko asuransi yang berpedoman pada ketentuan
yang terkait dengan pencegahan tindak regulator dan di-review secara berkala.
pidana pencucian uang (money laundering)
pencegahan tindak pidana pendanaan terorisme
dan pencegahan pendanaan proliferasi senjata
pemusnah massal, BCA telah menggunakan
aplikasi berbasis web yang dinamakan STIM
(Suspicious Transaction Identification Model)
serta melakukan pengembangan sistem atas
aplikasi menggunakan teknologi terkini dan
pembaharuan parameter untuk dapat mendeteksi
transaksi mencurigakan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 443
Page 446
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan/Hasil Review atas Efektivitas Sistem prosedur, serta infrastruktur manajemen risiko dan
Manajemen Risiko secara terus menerus melakukan kaji ulang atas
Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment), pada pengelolaan manajemen risiko di semua aktivitasnya
tahun 2024 peringkat profil risiko BCA secara individu untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi
maupun secara terintegrasi dengan Perusahaan Anak KK BCA dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
adalah “low to moderate”. dikendalikan,dan dilaporkan dengan benar.
Peringkat profil risiko tersebut merupakan hasil penilaian Kebijakan manajemen risiko BCA dan Perusahaan Anak
dari 10 (sepuluh) jenis risiko dengan peringkat tingkat risiko senantiasa diperbarui sesuai dengan ketentuan regulator,
sebagai berikut: arah perkembangan penerapan Basel terkini, prudential
• Risiko yang memiliki peringkat tingkat risiko “low” banking principle dan international best practices. Dalam
adalah Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum dan menjalankan bisnisnya, KK BCA selalu memperhatikan
Risiko Transaksi Intra-Grup. situasi dan kondisi perekonomian serta perkembangan
• Risiko yang memiliki peringkat tingkat risiko “low to perbankan dan lembaga jasa keuangan non-bank.
moderate” adalah Risiko Kredit, Risiko Operasional,
Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan dan Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris atas
Risiko Asuransi. Kecukupan serta Tinjauan atas Efektivitas Sistem
Manajemen Risiko
Peringkat profil risiko “low to moderate” ini dapat tercapai BCA telah melakukan evaluasi atas sistem manajemen
karena BCA dan Perusahaan Anak telah menerapkan proses risiko di tahun 2024 dimana:
manajemen risiko secara cukup efektif dan efisien pada • Direksi melakukan evaluasi atas efektivitas sistem
seluruh aktivitasnya. manajemen risiko di BCA melalui peninjauan secara
• Tren risiko inheren BCA dan terintegrasi adalah stabil berkala atas kebijakan dan prosedur manajemen
karena diperkirakan tidak akan terjadi perubahan risiko, kecukupan sistem informasi manajemen risiko,
risiko inheren yang signifikan. laporan eksposur risiko, dan penilaian profil risiko BCA
Kondisi makro ekonomi pada periode mendatang dan profil risiko Terintegrasi.
diperkirakan tidak berdampak buruk bagi BCA. Hal • Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau
tersebut juga didukung oleh bauran kebijakan Bank Risiko melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap
Indonesia (BI) dan Pemerintah untuk mempertahankan penerapan sistem manajemen risiko yang telah
pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dilakukan oleh Direksi.
ketidakpastian global yang masih tinggi. Sejalan
dengan kondisi tersebut, KK BCA terus berupaya untuk Berdasarkan hasil evaluasi dan pengawasan yang dilakukan,
memaksimalkan performa bisnis dan pencapaian Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko
kinerja dengan tetap mengelola risiko pada seluruh di BCA telah memadai dan berjalan efektif.
kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian.
• Kualitas penerapan manajemen risiko terintegrasi akan
tetap kuat. Hal ini disebabkan karena KK BCA telah
menetapkan Integrated Risk Management Framework
yang terdiri dari strategi, organisasi, kebijakan dan
444 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 447
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL 2. Lini Pertama dan Kedua
(INTERNAL CONTROL) • Lini pertama bertanggung jawab dalam
penyediaan produk dan jasa kepada customer
Sistem pengendalian internal merupakan suatu mekanisme termasuk pengelolaan risiko terkait.
pengawasan yang ditetapkan oleh manajemen BCA secara • Lini kedua berperan memberikan dukungan
berkesinambungan (ongoing basis) yang disesuaikan terkait pengelolaan risiko termasuk tanggung
dengan tujuan, ukuran, dan kompleksitas kegiatan usaha jawab atas enterprise risk management. Peran
BCA. Penerapan sistem pengendalian internal BCA lini kedua dilakukan oleh Direktur Kepatuhan,
berpedoman kepada SE OJK No.35/SEOJK.03/2017 Direktur Manajemen Risiko, Risk Management
tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar Sistem Division (MRK), Compliance Division (DCP) serta
Pengendalian Intern bagi Bank Umum. Operation Strategy and Development Group
(GPOL).
Tujuan penerapan sistem pengendalian internal yang
efektif yaitu untuk memastikan: 3. Lini Ketiga
1. kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan Peran lini ketiga dilakukan oleh Divisi Internal Audit (DAI)
serta kebijakan/ketentuan internal yang berlaku. untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam
2. tersedianya informasi keuangan dan manajemen yang menciptakan, melindungi, dan mempertahankan nilai
lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu yang BCA dengan memberikan assurance, advis (advice),
diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan yang wawasan (insight), dan pandangan ke depan (foresight)
tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. yang independen, berbasis risiko, dan objektif, serta
3. efektivitas dan efisiensi kegiatan usaha. berperan sebagai mitra strategis manajemen dalam
4. efektivitas budaya risiko pada organisasi BCA secara membangun BCA menjadi bank terkemuka di Indonesia
menyeluruh. melalui penilaian kecukupan dan efektivitas proses
tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian
Selain itu, untuk mendukung POJK Penerapan Manajemen internal perusahaan. DAI mengomunikasikan laporan
Risiko Terintegrasi, BCA membangun sistem pengendalian hasil audit kepada Presiden Direktur, Dewan Komisaris,
internal yang menyeluruh terhadap penerapan manajemen dan Komite Audit.
risiko terintegrasi dengan memastikan:
a. dipatuhinya kebijakan atau ketentuan internal serta Dalam menjalankan perannya, semua lini telah melakukan
peraturan perundang-undangan yang berlaku; komunikasi dan kolaborasi secara rutin serta berkontribusi
b. tersedianya informasi keuangan dan manajemen yang dalam menciptakan dan menjaga value yang selaras
lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu; dan dengan kepentingan stakeholders.
c. efektivitas budaya risiko (risk culture) pada organisasi
Konglomerasi Keuangan secara menyeluruh. Komponen Utama Sistem Pengendalian Internal
Pengendalian Internal BCA terdiri dari 5 (lima) komponen
Kerangka Sistem Pengendalian Internal utama sejalan dengan Internal Control Integrated
BCA menerapkan kerangka three lines model untuk Framework yang dikembangkan oleh The Committee of
mendukung terciptanya manajemen risiko dan tata kelola Sponsoring Organization of the Treadway Commission
yang handal. Penerapan prinsip three lines model pada BCA (COSO), meliputi:
adalah sebagai berikut: I. Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya
1. Organ Pengurus Pengendalian
Tanggung jawab Dewan Komisaris dan komite di Direksi dan Dewan Komisaris sesuai perannya
bawah koordinasinya, antara lain memastikan: bertanggung jawab untuk menciptakan suatu budaya
• Struktur dan proses yang ada, telah memadai dan pengendalian. Direksi telah menciptakan struktur
telah tersedia untuk pelaksanaan tata kelola yang dan memelihara sistem pengendalian internal yang
efektif. efektif serta telah memastikan bahwa sistem tersebut
• Tujuan dan aktivitas organisasi telah selaras berjalan secara aman dan handal, antara lain dengan
dengan kepentingan stakeholders. menerbitkan Pedoman Standar Sistem pengendalian
Internal BCA, kebijakan dan prosedur operasional.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 445
Page 448
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dewan Komisaris telah melakukan fungsi oversight dan efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko,
dan penilaian atas kecukupan pengendalian internal dan pengendalian internal dilaporkan kepada Direksi,
melalui komite di bawah koordinasinya, yaitu Komite Dewan Komisaris dan Komite Audit.
Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata
Kelola Terintegrasi. Komite Audit membantu Dewan Pelaksanaan pengendalian internal antara lain meliputi:
Komisaris melakukan oversight/pengawasan atas a. Pengendalian Keuangan
hal-hal yang terkait dengan laporan keuangan, sistem Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan rencana
pengendalian internal, pelaksanaan fungsi audit strategis yang mendukung perkembangan BCA,
intern dan ekstern, implementasi Good Corporate BCA telah menerapkan hal-hal berikut:
Governance (GCG) serta kepatuhan terhadap 1) Direksi telah menyusun dan mendapat
peraturan perundang-undangan yang berlaku. persetujuan dari Dewan Komisaris atas
rencana stratejik dan Rencana Kerja dan
II. Identifikasi dan Penilaian Risiko Anggaran Tahunan (RKAT) yang dituangkan
BCA telah memiliki mekanisme pengendalian internal ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) sebagai
yang melekat pada masing-masing unit kerja, hal ini blueprint strategi bisnis 3 (tiga) tahunan serta
tidak lepas dari peran Direksi dalam rangka identifikasi, telah didistribusikan kepada pejabat BCA
analisa dan penilaian risiko yang dihadapi BCA untuk yang terkait dalam rangka implementasi.
memastikan pencapaian target yang ditetapkan. Peran 2) Penetapan strategi telah memperhitungkan
tersebut dilakukan dengan membentuk MRK yang dampak risiko stratejik terhadap permodalan
berfungsi untuk meyakinkan BCA dan Perusahaan Anak BCA, antara lain proyeksi permodalan dan
secara terintegrasi melakukan mitigasi risiko dengan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
benar melalui identifikasi, pengukuran, pemantauan, (KPMM).
pengendalian dan pelaporan risiko sesuai kerangka 3) Direksi secara aktif melakukan diskusi/
kerja manajemen risiko, serta mampu menghadapi memberikan masukan serta memantau
situasi darurat yang mengancam kelangsungan usaha kondisi internal dan perkembangan faktor
BCA. eksternal yang secara langsung maupun
tidak langsung memengaruhi strategi bisnis
BCA telah melakukan identifikasi dan penilaian risiko BCA.
secara menyeluruh yang meliputi risiko kredit, risiko 4) BCA telah melaksanakan proses pengendalian
pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, keuangan, baik terhadap BCA maupun
risiko reputasi, risiko stratejik, risiko kepatuhan, risiko terhadap anggota Konglomerasi Keuangan
asuransi, dan risiko transaksi intra-grup. Selain itu, BCA BCA guna memantau pencapaian kinerja
juga secara konsisten melakukan Risk Control Self- secara berkala melalui Divisi Corporate
Assessment (RCSA) guna melakukan kaji ulang atas Strategy and Planning untuk meningkatkan
risiko operasional yang melekat pada fungsi pokok pertumbuhan dan kinerja BCA serta
masing-masing unit kerja. Perusahaan Anak.
5) BCA telah memastikan seluruh kebijakan dan
III. Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi standar akuntansi diperbaharui secara berkala
Berdasarkan kerangka kerja dan komponen sesuai dengan ketentuan dan peraturan
pengendalian internal yang telah disusun, BCA perundang-undangan yang berlaku.
melaksanakan pengendalian internal untuk memastikan
kecukupan pengendalian keuangan, efektivitas dan b. Pengendalian Operasional
efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap Untuk dapat mendukung pengendalian risiko
ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang operasional secara menyeluruh, BCA telah
berlaku. Selain itu, penetapan kebijakan, manual, dan menerapkan hal-hal berikut:
prosedur operasional menjadi pedoman pelaksanaan 1) Membentuk struktur organisasi BCA antara
tugas dan pemisahan fungsi pada masing-masing lain:
unit kerja agar setiap individu dalam jabatannya - Pemisahan fungsi agar tidak menimbulkan
tidak memiliki peluang untuk melakukan kesalahan/ conflict of interest.
penyimpangan di dalam pelaksanaan tugas tersebut. - Supervisor yang berfungsi mengawasi
jalannya kontrol internal.
Pemantauan dan pengujian atas pelaksanaan tugas - Pengawasan Internal yang berfungsi
dan fungsi tersebut dipantau oleh MRK dan DAI sebagai meyakini pelaksanaan kontrol internal di
unit kerja yang independen pada lini kedua dan lini unit kerja operasional.
ketiga. Laporan Hasil Penilaian DAI atas kecukupan
446 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 449
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
- DAI yang independen terhadap risk - menyampaikan Laporan Pemantauan
taking unit untuk mengevaluasi serta Kepatuhan terhadap Ketentuan
menilai kecukupan dan efektivitas Kehati-hatian BCA termasuk Laporan
proses tata kelola, manajemen risiko, Pelaksanaan Program APU dan PPT
dan pengendalian internal perusahaan kepada Dewan Komisaris, Presiden
baik terhadap BCA maupun anggota Direktur, dan Wakil Presiden Direktur
Konglomerasi Keuangan BCA. setiap 3 (tiga) bulan.
- MRK dan DCP yang independen 4) Strategi Manajemen Risiko Kepatuhan adalah
terhadap risk taking unit. mempunyai kebijakan untuk senantiasa
- Biro Anti-Fraud untuk meningkatkan mematuhi ketentuan yang berlaku yaitu
efektivitas penerapan strategi Anti- secara proaktif melakukan pencegahan (ex-
fraud atas seluruh kegiatan perusahaan. ante) dalam rangka meminimalkan terjadinya
2) Setiap transaksi operasional perbankan yang pelanggaran dan melakukan tindakan kuratif
dilakukan di BCA telah mempunyai prosedur (ex-post) dalam rangka perbaikan.
kerja yang dituangkan dalam manual kerja,
untuk memastikan bahwa risiko operasional IV. Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi
yang mungkin ada pada aktivitas tersebut BCA telah memiliki sistem akuntansi, informasi
telah dimitigasi dengan baik. dan komunikasi yang memadai untuk mendukung
3) Memiliki kebijakan rotasi pekerja. identifikasi masalah yang mungkin timbul serta dapat
4) Penetapan limit dan wewenang petugas digunakan sebagai sarana pertukaran informasi dalam
dalam melakukan suatu transaksi. rangka pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung
5) Memiliki kebijakan pengamanan informasi, jawabnya. Sistem akuntansi yang dimiliki telah
antara lain: penggunaan User ID dan menghasilkan informasi keuangan yang akurat, tepat,
password, physical security, dan lain-lain. dan konsisten karena BCA memiliki kebijakan akuntansi
6) Penetapan kebijakan, standar, dan sesuai prinsip/ketentuan yang berlaku dan didukung
prosedur sistem pengelolaan pengamanan sistem pencatatan yang efektif dan proses rekonsiliasi
informasi yang diperlukan untuk melakukan yang didokumentasikan dengan baik. Sistem informasi
pengamanan aset terkait penyelenggaran yang dimiliki terus dikembangkan sejalan dengan
dan penggunaan TI. perkembangan bisnis bank dan teknologi agar dapat
7) Evaluasi hasil kaji ulang dan pengujian atas mendukung seluruh aktivitas operasional BCA. BCA
Disaster Recovery Plan. juga telah berkomunikasi dengan pihak eksternal
8) Penetapan kebijakan dan prosedur mengenai seperti regulator, shareholders, serta menerapkan
penggunaan pihak penyedia jasa TI. whistleblowing system.
c. Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang- BCA juga telah melakukan kaji ulang yang dilakukan
Undangan yang Berlaku oleh pihak independen untuk memastikan sistem
Untuk memastikan kepatuhan BCA terhadap informasi yang dimiliki dapat menyediakan data dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, informasi terkait kegiatan usaha, kondisi keuangan,
BCA telah menerapkan hal-hal berikut: dan penerapan manajemen risiko yang telah
1) BCA memiliki komitmen mematuhi peraturan memenuhi ketentuan, akurat, terkini, tepat waktu,
perundang-undangan yang berlaku dan dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan
dan mengambil langkah-langkah untuk serta dilaporkan secara konsisten untuk mendukung
memperbaiki kelemahan risiko ini, apabila pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris.
terjadi.
2) BCA telah membentuk unit kerja DCP yang V. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi
bersifat independen terhadap risk taking unit Penyimpangan
dan bertanggung jawab untuk memantau Pemantauan dan pengujian atas kecukupan dan
kepatuhan BCA dan Perusahaan Anak secara efektivitas proses kerangka manajemen risiko,
terintegrasi. pengendalian internal, dan tata kelola dilakukan
3) BCA telah: oleh DAI sebagai unit kerja yang independen serta
- melakukan pemantauan kepatuhan dilaporkan kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan
pelaporan kepada BI/OJK/regulator Komite Audit.
lainnya;
- menyampaikan laporan kepatuhan BCA DAI berperan untuk melakukan kegiatan pemantauan
termasuk Laporan Penerapan Program dan menganalisa kecukupan pelaksanaan tindak
APU dan PPT kepada OJK setiap 6 lanjut hasil audit oleh unit kerja atas hasil temuan dan
(enam) bulan; rekomendasi dari DAI, Auditor Eksternal, dan hasil
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 447
Page 450
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta
hasil pengawasan otoritas lain. Hasil pemantauan
DAI disampaikan melalui laporan pemantauan tindak
lanjut hasil audit setiap triwulanan kepada Direksi,
Dewan Komisaris, dan Komite Audit. Perubahan target
penyelesaian tindak lanjut hasil audit yang signifikan
harus dimintakan persetujuan Presiden Direktur dan
Dewan Komisaris.
Evaluasi Sistem Pengendalian Internal
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
sistem pengendalian internal yang baik untuk mencapai
tujuan BCA. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit,
Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata Kelola Terintegrasi
juga bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan
atas penyelenggaraan sistem pengendalian internal di
BCA.
Untuk mengevaluasi kecukupan dan efektivitas sistem
pengendalian internal BCA tersebut, sepanjang tahun
2024 telah dilakukan kegiatan pemantauan dan koreksi
penyimpangan antara lain:
1. BCA melakukan evaluasi dan pemantauan secara terus
menerus atas efektivitas keseluruhan pelaksanaan
pengendalian internal, termasuk jika terjadi perubahan
kondisi internal dan eksternal yang dapat memengaruhi
BCA dalam mencapai sasarannya.
2. BCA memprioritaskan pemantauan terhadap risiko
utama BCA dan berfungsi sebagai bagian dari kegiatan
sehari-hari, termasuk evaluasi secara berkala untuk
mendeteksi dan mencegah munculnya risiko baru,
baik oleh unit kerja operasional, unit kerja pemantau
risiko, maupun oleh DAI.
3. DAI melakukan evaluasi atas kecukupan dan efektivitas
sistem pengendalian internal secara independen
dan objektif melalui pelaksanaan kegiatan audit
yang berbasis risiko. Hasil evaluasi dan tindak lanjut
dilaporkan kepada Dewan Komisaris, Komite Audit,
dan Direksi.
Pernyataan Dewan Komisaris atas Kecukupan dan
Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Berdasarkan hasil kajian dan pembahasan dengan
Komite Audit atas laporan evaluasi yang disampaikan
oleh manajemen, Dewan Komisaris menilai bahwa sistem
pengendalian internal BCA telah memadai dan berjalan
efektif.
448 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 451
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD 4) Penipuan
5) Pembocoran informasi rahasia
1. Pengantar 6) Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan
Sesuai dengan POJK No. 12 Tahun 2024 perihal Fraud sesuai dengan ketentuan peraturan
Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga perundang-undangan.
Jasa Keuangan, BCA telah memiliki Pedoman
Penerapan Strategi Anti-Fraud yang mengacu pada Dalam menyusun dan menerapkan Strategi Anti-
POJK tersebut. Pedoman Kebijakan tersebut telah fraud yang efektif, BCA telah memperhatikan hal-hal
diperbaharui dalam Surat Keputusan Direksi No. sebagai berikut:
009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang 1) kondisi lingkungan internal dan eksternal;
Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-Fraud. Pedoman 2) kompleksitas kegiatan usaha;
tersebut merupakan wujud komitmen manajemen 3) jenisfraud;
BCA dalam mencegah terjadinya fraud dengan 4) risiko terkait fraud; dan
menerapkan suatu sistem pengendalian fraud yang 5) kecukupan sumber daya yang dibutuhkan.
dijalankan secara efektif dan berkesinambungan.
Sistem pengendalian fraud ini mengarahkan BCA Dalam mendukung pelaksanaan strategi Anti-fraud,
dalam menentukan langkah-langkah untuk mencegah, BCA juga telah membentuk Biro Anti-Fraud yang
mendeteksi, investigasi, dan memantau atas kejadian bertugas untuk melaksanakan fungsi penerapan
fraud. strategi Anti-fraud di BCA. Biro Anti-Fraud bersifat
independen dan bertanggung jawab kepada Presiden
Sesuai dengan POJK tersebut, BCA mendefinisikan Direktur. Biro Anti-Fraud memiliki garis komunikasi dan
fraud sebagai tindakan penyimpangan dan/atau pelaporan kepada Dewan Komisaris serta memiliki
pembiaran yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, garis koordinasi dengan Kepala Divisi Audit Internal.
menipu, atau memanipulasi BCA, nasabah, atau Namun, dengan telah diterbitkannya SK no. 224/SK/
pihak lain, yang terjadi di lingkungan BCA dan/atau DIR/2024 perihal Struktur Organisasi Anti Fraud Bureau
menggunakan sarana BCA sehingga mengakibatkan (BAF) tanggal 20 Desember 2024, terdapat perubahan
BCA, nasabah, atau pihak lain menderita kerugian, pelaporan dari BAF yang semula kepada Presiden
dan/atau pelaku fraud dan/atau pihak lain memperoleh Direktur menjadi kepada Direktur Manajemen Risiko
keuntungan secara langsung maupun tidak langsung. dan perubahan garis koordinasi BAF yang semula dari
Jenis perbuatan yang tergolong fraud adalah: Kepala Divisi Audit Internal menjadi kepada Head of
1) Korupsi meliputi: Risk Management Division. Perubahan ini berlaku mulai
a. Benturan kepentingan yang merugikan BCA 1 Januari 2025.
dan/atau nasabah
b. Penyuapan 2. Tujuan
c. Penerimaan tidak sah Tujuan diterapkannya kebijakan Anti-fraud di BCA
d. Pemerasan adalah:
2) Penyalahgunaan aset meliputi: • Menumbuhkan budaya Anti-fraud pada seluruh
a. Penyalahgunaan uang tunai jajaran organisasi BCA.
b. Penyalahgunaan persediaan • Meningkatkan awareness dan kepedulian
c. Penyalahgunaan aset lainnya. terhadap risiko fraud pada operasional BCA.
3) Kecurangan laporan keuangan meliputi: • Sebagai reminder untuk para pelaksana
a. Melebihkan kekayaan bersih dan/atau operasional BCA agar senantiasa mematuhi
pendapatan bersih prosedur dan ketentuan yang berlaku.
b. Mengurangi kekayaan bersih dan/atau
pendapatan bersih
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 449
Page 452
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pilar dan Penerapan Strategi Anti-fraud
4 Pilar Strategi
Anti-fraud
Pemantauan,
Investigasi, Pelaporan,
Pencegahan Deteksi Evaluasi, dan Tindak
dan Sanksi
Lanjut
Menggali informasi Memantau dan
Mengurangi potensi Mengidentifikasi dan
sistem pelaporan dan mengevaluasi kejadian
terjadinya fraud menemukan kejadian
pengenaan sanksi atas fraud serta tindak
fraud
kejadian fraud lanjut yang diperlukan
Anti-fraud
Awareness Whistleblowing Investigasi Pemantauan
Identifikasi Kerawanan Surprise Audit Pelaporan Evaluasi
Know Your Employee Surveillance System Pengenaan Sanksi Tindak Lanjut
Surat Keputusan No. 114/SK/DIR/2021 tanggal 17 Juni 2021
tentang Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-fraud*)
*) Pedoman Kebijakan tersebut telah diperbaharui dalam Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang
Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-fraud.
Strategi Anti-fraud merupakan bagian dari manajemen risiko, khususnya yang terkait aspek pengendalian internal.
Strategi Anti-fraud terdiri dari 4 (empat) pilar sebagai berikut:
1) Pencegahan
Memuat perangkat-perangkat dalam rangka mengurangi potensi risiko terjadinya fraud, yang paling kurang
mencakup anti-fraud awareness (seperti penyusunan dan sosialisasi deklarasi anti-fraud, program employee
awareness, program customer awareness), identifikasi kerawanan, dan know your employee.
2) Deteksi
Memuat perangkat-perangkat dalam rangka mengidentifikasi dan menemukan kejadian fraud dalam kegiatan
usaha BCA, yang paling sedikit mencakup kebijakan dan mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan
surveillance system.
3) Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi
Memuat langkah untuk penyelidikan atau investigasi, sistem pelaporan, dan pengenaan sanksi terhadap kejadian
fraud yang paling sedikit mencakup investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi.
4) Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Memuat langkah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi serta menindaklanjuti fraud yang paling sedikit
mencakup pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut.
450 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 453
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
3. Penerapan dan Internalisasi Sosialisasi dan Pelatihan terkait Anti-fraud
Deklarasi Anti-fraud Sosialisasi
Sejalan dengan komitmen BCA dalam penerapan BCA terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran
strategi Anti-fraud, BCA menyusun Deklarasi dan kewaspadaan karyawan BCA terhadap tindakan
Anti-fraud yang menyatakan bahwa manajemen fraud. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi
berkomitmen untuk menerapkan kebijakan "Zero terkait Anti-fraud baik dalam bentuk poster digital,
Tolerance" terhadap fraud melalui upaya membangun video Anti-fraud Awareness. karyawan BCA juga
pilar-pilar yang kuat yang berfungsi untuk mencegah, memiliki kewajiban untuk mengisi Pakta Integritas
mendeteksi, menginvestigasi dan memantau secara setiap tahun, dengan cara mengakses dokumen Pakta
terus menerus terhadap risiko, indikasi dan kejadian Integritas pada portal internal BCA.
fraud yang ada.
Isi Deklarasi Anti-fraud BCA (berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. 139/SK/DIR/2020 yang telah
diperbaharui sesuai POJK No 12 Tahun 2024 dengan
SK No. 004/SK/DIR/2025 tanggal 10 Januari 2025
perihal Deklarasi Anti-Fraud dan Pakta Integritas)
adalah sebagai berikut:
“Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian
internal, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Pelatihan
Baik, dan sebagai pelaksanaan lebih lanjut Peraturan BCA telah berupaya untuk terus meningkatkan
Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Strategi kesadaran dan kewaspadaan karyawan terhadap
Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan, maka tindakan fraud melalui program Anti-fraud awareness
dengan ini BCA menyatakan berkomitmen untuk: antara lain melalui e-learning, sharing internal untuk
1. menjalankan bisnis secara adil, jujur, dan terbuka meningkatkan kontrol operasional, dan sebagainya.
atau transparan;
2. menghindari berbisnis dengan pihak ketiga yang Seluruh karyawan BCA diwajibkan untuk mengikuti
tidak berkomitmen sesuai dengan kebijakan e-Learning Anti-fraud Awareness yang dapat diakses
perusahaan; dan/atau melalui portal internal MyBCA maupun Mobile Learning.
3. memberikan konsekuensi atas pelanggaran
terhadap kebijakan dan komitmen. Data Pelatihan Anti-fraud pada Tahun 2024 dan 2023
Media 2024 2023
Mari seluruh jajaran organisasi BCA, nasabah, dan
e-learning 35.299 35.172
mitra kerja bersama-sama membangun budaya Anti-
orang orang
fraud dan mewujudkan BCA yang bersih dan aman dari
tindakan fraud.”
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 451
Page 454
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
4. Data Pelanggaran Internal Fraud tahun 2024
Pengungkapan penyimpangan (internal fraud) dilakukan berdasarkan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum dan Bab IX angka 5 SE OJK No.13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dimana
laporan tersebut terdiri atas bentuk penyimpangan (internal fraud), yaitu fraud yang dilakukan oleh anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, pegawai tetap, pegawai tidak tetap (honorer), dan/atau tenaga kerja alih daya (outsourcing).
Nominal penyimpangan yang diungkapkan adalah penyimpangan bernilai lebih dari Rp100.000.000,00 (seratus juta
rupiah).
Tabel Data Pelanggaran Fraud yang Dilakukan oleh Manajemen, Pegawai Tetap, dan Tidak Tetap
Anggota Direksi dan
Pegawai Tidak Tetap dan
Anggota Dewan Pegawai Tetap
Penyimpangan Selama 1 Tahun Tenaga Kerja Alih Daya
Komisaris
2024 2023 2024 2023 2024 2023
Total Fraud - - 3 2 3 4
Telah diselesaikan - - 1 - - -
Dalam proses penyelesaian - - 2 - 3 -
di internal BCA
Belum diupayakan penyelesaian - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses - - - 2 - 4
hukum
5. Pelaporan
Sebagai wujud pemantauan atas penerapan strategi Anti-fraud, BCA menyampaikan Laporan Penerapan Strategi
Anti-fraud kepada OJK setiap semester dan Laporan Insidentil dalam hal terdapat kejadian fraud berdampak
signifikan yang dapat mengganggu kegiatan operasional BCA.
452 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 455
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
WHISTLEBLOWING SYSTEM 1. Cara Penyampaian Laporan
A. Saluran Pelaporan
BCA telah memiliki dan menerapkan Whistleblowing Saluran yang dapat digunakan pelapor untuk
System sejak tahun 2013. Whistleblowing System (sistem menyampaikan laporannya melalui situs web BCA,
pengaduan pelanggaran) merupakan sarana pelaporan yaitu www.bca.co.id/whistleblowingsystem.
yang dapat digunakan oleh pihak internal dan pihak Laporan yang disampaikan akan diterima
eksternal BCA untuk melaporkan tindakan fraud atau langsung oleh Pengelola Whistleblowing System.
pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku di lingkungan
internal BCA. B. Kriteria Pelaporan yang Diterima
Untuk mempermudah dan mempercepat proses
Kebijakan Whistleblowing System BCA mengacu pada tindak lanjut, pelapor wajib memastikan hal-hal
POJK No. 12 Tahun 2024 dan dituangkan dalam Surat berikut dalam menyampaikan Laporan:
Keputusan Direksi No. 146/SK/DIR/2017 tanggal 1 1) Laporan harus didasari iktikad baik dan bukan
November 2017 serta telah diunggah pada situs web BCA merupakan suatu keluhan pribadi ataupun
bagian Tata Kelola (https://www.bca.co.id/id/tentang- didasari kehendak buruk/fitnah.
bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg). Kebijakan tersebut 2) Memberikan informasi mengenai identitas
telah dilakukan penyesuaian melalui Surat Keputusan diri pelapor yang sekurang-kurangnya
Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 mencakup:
tentang Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-fraud. • Nama pelapor (diperbolehkan
menggunakan anonim);
Tujuan Whistleblowing System • Nomor telepon/handphone atau alamat
Penerapan whistleblowing system di BCA bertujuan untuk: e-mail yang dapat dihubungi.
• Membangun kesadaran stakeholder (pekerja, nasabah, 3) Memberikan indikasi awal yang dapat
dan lainnya) untuk melaporkan tindakan fraud atau dipertanggungjawabkan atas tindakan fraud
pelanggaran yang terjadi di internal BCA tanpa rasa atau pelanggaran yang dilaporkan disertai
takut dan khawatir karena dijamin kerahasiaannya. dengan data pendukung (jika ada), yang
• Agar fraud atau pelanggaran dapat terdeteksi dan meliputi 4W1H sebagai berikut:
dicegah sedini mungkin melalui pengungkapan dari • Tindakan/perbuatan yang dilaporkan
pelapor (whistleblower). (What);
• Pihak yang terlibat (Who);
• Waktu kejadian (When);
• Tempat/lokasi kejadian (Where);
• Bagaimana kejadiannya (How).
4) Jenis fraud/pelanggaran yang dapat dilaporkan:
Fraud Tindakan penyimpangan dan/atau pembiaran yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, menipu, atau
memanipulasi BCA, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan BCA dan/atau menggunakan
sarana BCA sehingga mengakibatkan BCA, nasabah, atau pihak lain menderita kerugian dan/atau
pelaku fraud memperoleh keuntungan keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Jenis-jenis perbuatan yang tergolong fraud adalah:
1) Korupsi meliputi:
a. Benturan kepentingan yang merugikan BCA dan/atau nasabah
b. Penyuapan
c. Penerimaan tidak sah
d. Pemerasan
2) Penyalahgunaan aset meliputi:
a. Penyalahgunaan uang tunai
b. Penyalahgunaan persediaan
c. Penyalahgunaan aset lainnya.
3) Kecurangan laporan keuangan meliputi:
a. Melebihkan kekayaan bersih dan/atau pendapatan bersih
b. Mengurangi kekayaan bersih dan/atau pendapatan bersih
4) Penipuan
5) Pembocoran informasi
6) Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan Fraud sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang undangan.
Pelanggaran Tindakan yang tidak sesuai dengan budaya BCA yang telah dirumuskan berdasarkan nilai-nilai positif
bisnis/kode yang tumbuh dan berkembang di dalam diri segenap Insan BCA, untuk mencapai tujuan bersama dan
etik juga sebagai acuan bagi Insan BCA dalam mengambil keputusan dan bertindak.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 453
Page 456
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pelanggaran Tindakan yang menyebabkan suatu kondisi di mana seseorang dalam menjalankan tugas dan
benturan kewajibannya mempunyai kepentingan di luar kepentingan dinas, baik yang menyangkut kepentingan
kepentingan pribadi, keluarga, maupun kepentingan pihak-pihak lain sehingga Insan BCA tersebut dimungkinkan
kehilangan objektivitasnya dalam mengambil keputusan dan kebijakan sesuai wewenang yang telah
diberikan BCA kepadanya.
Pelanggaran Perbuatan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
hukum
2. Perlindungan bagi Pelapor
BCA akan memberikan perlindungan terhadap pelapor, yang meliputi:
• Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan isi laporan yang disampaikan;
• Jaminan perlindungan terhadap perlakuan yang merugikan pelapor;
• Jaminan perlindungan kemungkinan adanya tindakan ancaman, intimidasi, hukuman, ataupun tindakan tidak
menyenangkan dari pihak terlapor;
• Larangan pembalasan kepada pelapor.
3. Alur Penanganan Pengaduan
Berikut ini merupakan alur penanganan pengaduan terkait whistleblowing system di BCA:
Unit Kerja:
Pengelola whistleblowing • melakukan investigasi atau
Biro Anti-Fraud
system: tindak lanjut
• melakukan verifikasi dan
• menerima laporan dan • menyerahkan hasil
analisis data
memastikan laporan sesuai investigasi atau tindak lanjut
• melakukan koordinasi serta
kriteria kepada pejabat pemutus
tindak lanjut dengan unit
• meneruskan pengaduan (apabila terbukti fraud)
kerja
kepada Biro Anti-Fraud • menginformasikan status ke
Biro Anti-Fraud
4. Pihak yang Mengelola Pengaduan Status Jumlah Keterangan
Pengelolaan dan tindak lanjut atas pengaduan tersebut Open 7 Dalam proses
ditangani secara seksama oleh tim internal BCA yang (masih proses)
ditetapkan oleh manajemen BCA dengan mengacu Closed 52 Terbukti: 6
pada ketentuan yang berlaku di BCA dan peraturan (sudah selesai) Tidak terbukti: 6
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Tim
Tidak Memenuhi
internal BCA yang dimaksud terdiri dari Pengelola Kriteria Pelaporan:
Whistleblowing System, Biro Anti-Fraud, dan Unit - Bersifat Informasi/
Kerja. Keluhan Nasabah
(16)
- Data tidak lengkap
5. Pengungkapan, Tindak Lanjut Pengaduan dan dan Pelapor tidak
Sanksi atas Pengaduan Melalui Whistleblowing memberikan
System pada Tahun 2024 informasi/data
tambahan yang
diminta (24)
A. Jumlah Pengaduan melalui Whistleblowing
System
Sampai dengan 31 Desember 2024, jumlah B. Sanksi dan Tindak Lanjut Pengaduan melalui
pengaduan yang diterima melalui whistleblowing Whistleblowing System
system tercatat sebanyak 59 (lima puluh sembilan) Apabila berdasarkan hasil investigasi terbukti
laporan dimana dari jumlah tersebut, sebanyak terlapor melakukan fraud atau pelanggaran, maka
12 (dua belas) laporan valid untuk diinvestigasi pejabat pemutus akan memberikan sanksi sesuai
sedangkan 24 (dua puluh empat) laporan tidak dengan ketentuan yang berlaku.
valid/preclosed dan 7 (tujuh) laporan masih dalam
proses. Dari 59 (lima puluh sembilan) laporan, 12 Jenis Sanksi Jumlah
(dua belas) laporan atau 20,34% sudah selesai
Peringatan Lisan 1
diinvestigasi dengan hasil sebanyak 6 (enam)
Surat Teguran 1
laporan terbukti valid, 6 (enam) laporan tidak valid
sedangkan 7 (tujuh) laporan masih dalam proses SP1 2
investigasi. Adapun rincian status laporan pada SP2 -
whistleblowing system adalah sebagai berikut: SP3 -
PHK 1
454 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 457
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI DAN Kode Etik dan dalam rangka mendukung pelaksanaan
PENGENDALIAN GRATIFIKASI prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan
1. Latar Belakang terhadap kebijakan ini, maka setiap pelaku
Kepercayaan masyarakat umum dan pelaku pasar pelanggaran dikenai sanksi sesuai dengan tingkat
terhadap BCA sangat dipengaruhi oleh etika perilaku pelanggarannya.
seluruh jajaran Insan BCA mulai dari Dewan Komisaris,
Direksi, jajaran manajemen sampai seluruh pekerjanya. Seluruh jajaran Insan BCA diwajibkan untuk:
Kepercayaan ini sangat penting untuk membina dan a. Mengetahui, memahami dan melaksanakan
memelihara hubungan bisnis dengan nasabah dan Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian
pihak ketiga lainnya yang berhubungan dengan BCA. Gratifikasi dengan penuh tanggung jawab dan
tanpa pengecualian.
Sehubungan dengan hal tersebut, untuk meningkatkan b. Mendukung pelaksanaan Kebijakan Antikorupsi
kepercayaan masyarakat serta mendukung Undang- dan Pengendalian Gratifikasi.
Undang No. 20 Tahun 2001 yang merupakan
perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Kebijakan antikorupsi yang terkandung dalam Kode
tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Direksi Etik BCA antara lain meliputi:
BCA memandang perlu untuk menetapkan ketentuan • Menjaga agar kepentingan pribadi tidak
mengenai antikorupsi dan pengendalian gratifikasi, bertentangan dengan kepentingan BCA ataupun
yang dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan nasabah.
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik • Tidak menyalahgunakan jabatan dan
serta memberikan pedoman bagi jajaran Insan BCA wewenangnya untuk kepentingan pribadi
sebagai individu dalam berhubungan dengan nasabah, maupun keluarganya.
rekanan, maupun sesama pekerja. • Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat
merugikan citra profesinya maupun citra BCA
2. Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian pada umumnya.
Gratifikasi
Sebagai komitmen untuk meningkatkan praktik dan Kebijakan Pengendalian Gratifikasi BCA antara lain
budaya antikorupsi dan pencegahan gratifikasi dalam menetapkan bahwa:
lingkungan BCA, BCA telah menetapkan beberapa • Seluruh jajaran BCA dilarang meminta atau
kebijakan yang terkait dengan pencegahan korupsi menerima, mengizinkan atau menyetujui untuk
dan pengendalian gratifikasi, antara lain: menerima suatu hadiah atau imbalan dari
1. Surat Keputusan Direksi No. 219/SK/DIR/2003 pihak ketiga yang mendapatkan atau berusaha
tanggal 10 November 2003 perihal Ketentuan mendapatkan fasilitas dari BCA dalam bentuk
mengenai Benturan Kepentingan. fasilitas kredit ataupun fasilitas lainnya yang
2. Surat Keputusan Direksi No. 269/SK/DIR/2021 berkaitan dengan kegiatan operasional BCA.
tanggal 31 Desember 2021 perihal Kebijakan • Seluruh jajaran BCA dilarang meminta atau
Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi. menerima, mengizinkan atau menyetujui untuk
3. Surat Edaran No. 336/SE/POL/2022 tanggal 15 menerima suatu hadiah atau imbalan dari
September 2022 tentang Pelaporan Pengendalian pihak ketiga yang mendapatkan atau berusaha
Gratifikasi. mendapatkan pekerjaan atau pesanan yang
4. Kode Etik BCA yang berhubungan dengan berkaitan dengan pengadaan barang maupun
Antikorupsi (informasi lengkap dapat dilihat pada jasa dari BCA.
bagian Kode Etik halaman 487 Laporan Tahunan • Dalam hal nasabah, rekanan, dan pihak-pihak lain
ini). memberikan bingkisan pada saat-saat tertentu,
5. Pedoman Penerapan Strategi Anti-fraud seperti pada Hari Raya atau pada perayaan
(informasi lengkap dapat dilihat pada Bagian lainnya, yang mana:
Penerapan Strategi Anti-fraud halaman 449 - akibat penerimaan bingkisan tersebut
Laporan Tahunan ini). diyakini menimbulkan dampak negatif dan
6. Kebijakan Benturan Kepentingan (informasi memengaruhi keputusan BCA; dan
lengkap dapat dilihat pada bagian Transaksi - harga bingkisan tersebut di luar batas yang
Afiliasi dan Benturan Kepentingan halaman 457 wajar.
Laporan Tahunan ini). maka anggota jajaran BCA yang menerima
bingkisan tersebut harus segera mengembalikan
Kebijakan-kebijakan tersebut bersifat mengikat dan bingkisan tersebut disertai penjelasan secara
harus dipahami serta dilaksanakan sungguh-sungguh sopan bahwa seluruh jajaran BCA tidak
oleh seluruh jajaran Insan BCA sebagai bagian dari diperkenankan menerima bingkisan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 455
Page 458
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pokok-pokok kebijakan tersebut dapat dilihat pada 4. Pelaporan terkait Tindak Korupsi dan
situs web BCA bagian Tata Kelola (https://www.bca. Pengendalian Gratifikasi
co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan- Untuk mendukung implementasi kebijakan
gcg). antikorupsi, BCA telah memiliki saluran
Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana
3. Implementasi Kebijakan Antikorupsi dan pelaporan bagi internal BCA maupun pihak
Pengendalian Gratifikasi eksternal. Selama tahun 2024, tidak terdapat
BCA senantiasa berupaya untuk meningkatkan budaya laporan terkait pelanggaran korupsi yang diterima
antikorupsi dan pengendalian gratifikasi dalam melalui Whistleblowing System. Informasi
lingkungan BCA, antara lain melalui praktik-praktik lengkap mengenai Kebijakan Penanganan
sebagai berikut: Pengaduan melalui Whistleblowing System dapat
1. Annual Disclosure dilihat pada bagian Whistleblowing System
Sebagai bentuk upaya pencegahan korupsi dan halaman 453 Laporan Tahunan ini.
pengendalian gratifikasi, seluruh anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi, dan Insan BCA wajib Untuk mendukung implementasi pengendalian
membuat Pernyataan Tahunan (Annual Disclosure) gratifikasi, BCA telah menunjuk Compliance
yang memuat semua keadaan atau situasi yang Division (DCP) sebagai Unit Pengendalian
memungkinkan timbulnya benturan kepentingan. Gratifikasi (UPG) dan menyediakan sarana
Informasi lengkap mengenai Annual Disclosure pelaporan bagi internal BCA apabila menerima
dapat dilihat pada bagian Internalisasi halaman gratifikasi. Selama tahun 2024, terdapat 2 (dua)
293 Laporan Tahunan ini. laporan yang diterima melalui sarana ini.
2. Pakta Integritas 4. Informasi lain
Sebagai bentuk penerapan strategi anti-fraud Sudah menjadi budaya BCA untuk tidak menerima
berupa pernyataan yang wajib disusun secara pemberian atau imbalan dari nasabah, debitur,
berkala tiap tahunnya untuk seluruh jajaran Insan vendor, rekanan, mitra kerja, dan pihak ketiga lainnya
BCA, maka Insan BCA diwajibkan untuk membuat atas jasa yang diberikan oleh Insan BCA dalam
pernyataan Pakta Integritas yang dapat diakses menjalankan tugasnya. Terkait hal ini, Insan BCA juga
melalui sarana digital yang ada di mybcaportal. harus mematuhi Kode Etik yang berhubungan dengan
vendor. Kode etik dimaksud tertuang dalam Pedoman
3. Sosialisasi serta Internalisasi Nilai-nilai Tata Kelola BCA dan dapat dilihat pada bagian Kode
Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi Etik Laporan Tahunan ini.
Pelaksanaan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai
antikorupsi dan pengendalian gratifikasi dilakukan Selain itu, BCA tidak pernah melakukan pemberian
melalui sharing session, sosialisasi, e-learning, dana/kontribusi politik atau donasi sukarela yang
sosialisasi/awareness antara lain melalui media mengarah pada tindak korupsi atau penyuapan.
sosial BCA. Ketentuan mengenai pemberian dana/sumbangan
terkait aktivitas politik atau sosial telah diatur dalam
Pedoman Tata Kelola Perusahaan bagian Kode Etik
Perusahaan sebagai berikut:
• Setiap partisipasi Insan BCA dalam aktivitas sosial
dan/atau politik adalah atas nama pribadi dan
tidak dapat mewakili BCA. Setiap pernyataan,
sikap dan tindakan yang dapat mencerminkan
posisi BCA wajib mendapat persetujuan terlebih
dahulu dari Direksi;
• Pengeluaran dalam bentuk sumbangan atas
nama BCA, untuk aktivitas sosial dan/atau politik,
wajib mendapat persetujuan terlebih dahulu dari
Direksi.
Sosialisasi Internal Pengendalian Anti Korupsi
dan Gratifikasi
456 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 459
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI 7. PT BCA Sekuritas
BENTURAN KEPENTINGAN 8. PT Asuransi Jiwa BCA
9. PT Bank Digital BCA
Kebijakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan *) PT BCA Multi Finance telah melakukan penggabungan ke dalam PT BCA Finance
Kepentingan per 1 September 2024.
BCA telah memiliki kebijakan transaksi afiliasi dan
transaksi benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Informasi dan struktur kepemilikan saham terkait
Surat Keputusan Direksi No. 151/SK/DIR/2023 tanggal Perusahaan Anak BCA tersebut dapat dilihat dalam Laporan
12 September 2023 perihal Transaksi Afiliasi dan Surat Tahunan ini pada halaman 497-499.
Edaran No. 155/SE/POL/2024 tanggal 15 Mei 2024 perihal
Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan 1. Transaksi Afiliasi
Kepentingan. Pokok-pokok Kebijakan Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan dapat dilihat pada bagian Pengungkapan Transaki Afiliasi dalam Laporan
Kebijakan GCG situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/ Tahunan 2024
tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg). Pengungkapan Laporan Transaksi Afiliasi BCA dalam
Laporan Tahunan 2024 memperhatikan ketentuan Pasal
BCA senantiasa memastikan kesesuaian kebijakan internal 22 POJK No. 42/POJK.04/2020 yaitu dalam hal Transaksi
dengan perkembangan regulasi yang berlaku, mengingat Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan
telah diterbitkannya POJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal dilakukan oleh Perusahaan Terkendali yang bukan
2 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi merupakan Perusahaan Terbuka dan laporan keuangannya
Benturan Kepentingan (“POJK No. 42/POJK.04/2020”). dikonsolidasikan dengan Perusahaan Terbuka, maka
BCA melakukan sosialisasi secara berkala kepada kepada Perusahaan Terbuka wajib melakukan prosedur
perusahaan anak, kantor-kantor cabang, unit-unit kerja sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.
terkait di kantor wilayah dan kantor pusat mengenai transaksi Pada sub-bab ini yang dimaksud Perusahaan Terkendali
afiliasi sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020. adalah Perusahaan Anak BCA sebagaimana dijabarkan
pada halaman 101-102 Laporan Tahunan ini, yang mana
Pihak Terafiliasi BCA istilah Perusahaan Anak antara lain didefinisikan pada
Pihak Terafiliasi BCA adalah: POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi dan POJK
• Pekerja, anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
BCA.
• Pemegang Saham Utama BCA, yaitu orang atau Transaksi Afiliasi yang diungkapkan dalam Laporan
perusahaan, baik yang secara langsung maupun tidak Tahunan 2024 ini adalah:
langsung memiliki sekurang-kurangnya 20% (dua puluh • Transaksi Afiliasi antara BCA dengan Perusahaan
persen) hak suara dari seluruh saham yang mempunyai Anak BCA;
hak suara yang dikeluarkan oleh BCA atau jumlah yang • Transaksi antara BCA dengan Pihak Terafiliasi
lebih kecil dari itu sebagaimana ditetapkan oleh OJK. BCA selain Perusahaan Anak BCA;
• Perusahaan Terkendali dari BCA, baik secara langsung • Transaksi Afiliasi antar Perusahaan Anak BCA; dan
maupun tidak langsung. • Transaksi Afiliasi antara Perusahaan Anak BCA
• Perusahaan yang memiliki satu atau lebih Direktur atau dengan Pihak Terafiliasi BCA (selain Perusahaan
Komisaris yang menjabat/merangkap jabatan sebagai Anak BCA).
anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris BCA.
• Perusahaan yang dikendalikan secara langsung maupun Mekanisme Review dan Persetujuan atas Transaksi
tidak langsung oleh Pemegang Saham Utama BCA. Afiliasi dan/atau Benturan Kepentingan
• Seseorang yang memiliki hubungan keluarga karena Setiap unit kerja dan Perusahaan Anak yang akan
perkawinan maupun keturunan sampai dengan derajat melakukan transaksi dengan pihak terafiliasi wajib
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal dengan menginformasikanya secara tertulis kepada Grup
anggota Direksi BCA, anggota Dewan Komisaris BCA, Environment Sustainability Governance (Grup ESG)
dan/atau Pemegang Saham Utama BCA. disertai dengan data yang dibutuhkan. Grup ESG
berkoordinasi dengan unit kerja terkait melakukan
Perusahaan Terkendali (Perusahaan Anak) BCA analisis untuk menentukan tindak lanjut yang perlu
BCA memiliki Perusahaan Anak yang bukan merupakan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Guna
Perusahaan Terbuka dan laporan keuangannya memastikan transaksi dilakukan untuk kepentingan
dikonsolidasikan dengan BCA, yaitu: terbaik perusahaan dan mencegah terjadinya potensi
1. BCA Finance Limited benturan kepentingan yang merugikan BCA, maka
2. PT BCA Finance sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya, Komite
3. PT Bank BCA Syariah Audit akan menelaah dan memberikan saran kepada
4. PT Asuransi Umum BCA Dewan Komisaris terkait adanya potensi benturan
5. PT BCA Multi Finance*) kepentingan.
6. PT Central Capital Ventura
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 457
Page 460
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Alur Mekanisme Pelaporan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan di BCA
Unit Kerja Kantor Pusat/ Atas informasi tertulis Unit Kerja
Kantor Wilayah/Cabang/ Kantor Pusat/Kantor Wilayah/Cabang/
Perusahaan Anak melaporkan Perusahaan Anak, Grup ESG melakukan
rencana Transaksi Afiliasi ke kajian untuk menentukan kategori
Grup ESG Transaksi Afiliasi tersebut
Kategori 2 Kategori 3
Transaksi yang hanya Transaksi yang wajib
wajib diungkapkan diungkapkan melalui
Kategori 1 dalam laporan tahunan/ keterbukaan informasi
Transaksi yang hanya wajib dilaporkan ke OJK yaitu transaksi yang laporan keuangan adalah kepada publik adalah
memenuhi ketentuan Pasal 6 ayat 2 juncto ayat 1 POJK No. 42/ transaksi yang memenuhi transaksi yang memenuhi
POJK.04/2020 ketentuan Pasal 8 ayat ketentuan Pasal 4 ayat
1 Peraturan OJK No.42/ 1 huruf b Peraturan OJK
POJK.04/2020 No.42/POJK.04/2020
Kriteria Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 1 antara lain: Kriteria Transaksi Afiliasi Kriteria Transaksi Afiliasi
a. Transaksi antara: yang masuk dalam yang masuk dalam
1) Perusahaan Terbuka dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya Kategori 2 adalah: Kategori 3 adalah:
dimiliki paling sedikit 99% dari modal yang disetor Perusahaan Transaksi yang merupakan Transaksi yang tidak masuk
Terkendali; kegiatan usaha yang dalam Kategori 1 dan
2) Sesama Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dijalankan dalam rangka Kategori 2.
dimiliki paling sedikit 99% oleh Perusahaan Terbuka dimaksud; atau menghasilkan pendapatan
3) Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
usaha dan dijalankan Contohnya: transaksi
Perusahaan Terkendali paling sedikit 99% dari modal yang disetor
secara rutin, berulang, dengan nilai transaksi
perusahaan tersebut.
dan/atau berkelanjutan, melebihi 0,5% dari modal
b. Transaksi dengan nilai transaksi tidak melebihi 0,5% dari modal disetor
Perusahaan Terbuka atau tidak melebihi jumlah Rp5 miliar, digunakan nilai antara lain transaksi yang disetor Perusahaan Terbuka
yang lebih rendah; dan/atau termasuk dalam biaya atau dengan jumlah lebih
c. Transaksi penambahan atau pengurangan modal untuk mempertahankan operasional (Operation dari Rp5 miliar, digunakan
persentase kepemilikannya setelah penyertaan dimaksud dilakukan Expenditure/OPEX) nilai yang lebih rendah.
selama paling singkat 1 (satu) tahun.
Seluruh transaksi afiliasi dalam kategori 1, 2 dan 3 dipaparkan dalam Laporan Tahunan ini. Terhadap transaksi Kategori 1
telah dilaporkan kepada OJK dan terhadap transaksi Kategori 3 telah dilakukan Keterbukaan Informasi.
Penyajian Transaksi Afiliasi Tahun 2024
Pasal 22 POJK No. 42/POJK.04/2020 mengatur bahwa dalam hal Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan
Kepentingan dilakukan oleh Perusahaan Terkendali yang bukan merupakan Perusahaan Terbuka dan laporan
keuangannya dikonsolidasikan dengan Perusahaan Terbuka, maka Perusahaan Terbuka wajib melakukan prosedur
sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.
Pelaksanaan Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan dapat dikelompokkan:
- BCA dengan Perusahaan Anak dan Pihak Afiliasi BCA
- Perusahaan Anak dengan Perusahaan Anak dan Pihak Afiliasi BCA
Maka, guna memenuhi POJK No. 42/POJK.04/2020 tersebut di atas, berikut ini adalah pengungkapan atas Transaksi
Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan sesuai kategori dari masing-masing transaksi.
I. Realisasi Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh BCA dengan Perusahaan Anak dan Pihak Afiliasi BCA
(I.1) Kategori 1
Sepanjang tahun 2024, terdapat 31 (tiga puluh satu) Transaksi Afiliasi dengan total nilai Rp19.242.087.301,87 yang
masuk dalam Kategori 1, yaitu sebagai berikut:
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
1 9 Januari 2024 Perjanjian sewa menyewa PT Central Capital Rp97.435.800,00 Transaksi antara BCA dengan
ruangan Ventura Perusahaan Anak BCA
2 15 Januari 2024 Perjanjian sewa menyewa PT Sentul Damai Rp267.099.300,00 Transaksi antara BCA
ruangan di Gedung KCP Resort dengan perusahaan yang
Summitmas dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
458 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 461
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
3 16 Januari 2024 Perjanjian Pemberian PT BCA Finance Rp153.402.000,00 Transaksi antara BCA dengan
Layanan Managed Perusahaan Anak BCA
Network
4 16 Januari 2024 Perjanjian Pemberian PT Asuransi Umum Rp2.299.994,37 Transaksi antara BCA dengan
Layanan Managed BCA Perusahaan Anak BCA
Network
5 24 Januari 2024 Perjanjian Sewa Menyewa PT Abacus Cash Rp1.261.537.200,00 Transaksi antara BCA
Ruangan di Gedung BCA Solution dengan perusahaan yang
Antapani Bandung dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
6 28 Februari 2024 Kerja Sama Penerimaan PT Bank Digital Rp61.549,50 Transaksi antara BCA dengan
Dokumen Ahli Waris BCA Perusahaan Anak BCA
Nasabah BCA Digital di
Kantor Cabang BCA.
7 1 April 2024 Perjanjian Pemberian PT BCA Sekuritas Rp85.630.950,00
Layanan IT Operation
Management
8 2 Mei 2024 Pembelian LED TV PT Sarana Kencana Rp7.179.480,00 Transaksi antara BCA
Mulya dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
9 13 Mei 2024 Perjanjian Jual Beli PT Bank Digital Rp15.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
Personal Computer (PC) BCA Perusahaan Anak BCA
Lenovo M920S Bekas
10 15-16 Mei 2024 Lelang 75 Macbook Air Karyawan BCA Rp615.895.313,00 Transaksi antara BCA dengan
Bekas karyawan BCA
11 16-17 Mei 2024 Lelang 21 Macbook Air Karyawan BCA Rp172.137.263,00
Bekas
12 31 Mei 2024 Pembelian LED TV PT Sarana Kencana Rp7.251.630,00 Transaksi antara BCA
Mulya dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
13 26 Juni 2024 Peripheral GSIT Q2 2024 - PT Global Digital Rp966.741.180,00
saham utama BCA
Software Perpetual Niaga
14 15 Juli 2024 Pengadaan FLUKE PT Global Digital Rp33.353.280,00
Niaga
15 26 Juli 2024 Kerja Sama Pemberian PT Bank Digital Rp2.188.062.081,00 Transaksi antara BCA dengan
Layanan Outbound BCA Perusahaan Anak BCA
Contact Center Halo BCA
kepada Nasabah BCA
Digital
16 13 Agustus 2024 Pengadaan 2 (dua) unit PT Global Digital Rp13.300.020,00 Transaksi antara BCA
Tablet Niaga dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
17 19 Agustus 2024 Pengadaan LED TV PT Sarana Kencana Rp12.746.130,00
saham utama BCA
Mulya
18 26 September Perjanjian Jual Beli Server PT BCA Sekuritas Rp15.040.000,00 Transaksi antara BCA dengan
2024 dan IP Phone Bekas Perusahaan Anak BCA
19 1 Oktober 2024 Perjanjian Kerja Sama PT Bank Digital Rp107.004.000,00
Penggunaan Platform Low BCA
Code
20 1 Oktober 2024 Perjanjian Kerja Sama PT Bank BCA Rp107.004.000,00
Penggunaan Platform Low Syariah
Code
21 1 Oktober 2024 Penjualan Barang Bekas PT Abacus Cash Rp3.500.000,00 Transaksi antara BCA
Furnitur Solution dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
22 7 Oktober 2024 Penjualan Aset Tetap Tidak PT Abacus Rp42.500.000,00
Pensiun BCA
Terpakai Danapensiuntama
23 16 Oktober 2024 Perjanjian Kerja Sama PT BCA Finance Rp107.004.000,00 Transaksi antara BCA dengan
Penggunaan Platform Perusahaan Anak BCA
Lowcode
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 459
Page 462
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
24 17 Oktober 2024 Penjualan Barang Bekas PT Abacus Cash Rp8.500.000,00 Transaksi antara BCA
Furnitur Solution dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
25 30 Oktober 2024 Jual Beli Server X86 Tahun PT Akar Inti Solusi Rp4.369.648.000,00 Transaksi antara BCA
2024 dan Instalasinya dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
26 30 Oktober 2024 Penjualan 3 (tiga) unit PT BCA Sekuritas Rp9.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
server bekas merek HPE Perusahaan Anak BCA
tipe DL 380 G9
27 31 Oktober 2024 Penjualan 1 (satu) set PT Abacus Rp3.000.000,00 Transaksi antara BCA
Private Automatic Branch Danapensiuntama dengan perusahaan yang
Exchange Bekas dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
28 19 November Pelaksanaaan Pilot PT Alto Network Rp532.800.000,00 Transaksi antara BCA
2024 Penyediaan Whatsapp dengan perusahaan yang
catalog bagi Merchant dikendalikan oleh pemegang
BCA saham utama BCA
29 21 November Jual Beli Server X86 Tahun PT Akar Inti Solusi Rp4.369.648.000,00
2024 2024 dan Instalasinya
30 12 Desember Jual Beli Aplikasi Internet PT Bank Digital Rp2.775.000.000,00 Transaksi antara BCA dengan
2024 Banking Bisnis BCA Perusahaan Anak BCA
31 30 Desember Pembelian Mobile Lifter PT Global Digital Rp7.142.850,00 Transaksi antara BCA
2024 Merek Krisbow Niaga dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
(I.2) Kategori 2
1) Sepanjang tahun 2024, terdapat 35 (tiga puluh lima) Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 2 dan
nilainya relatif besar (di atas Rp1 Miliar), yaitu sebagai berikut:
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
1 9 Januari Pengelolaan EDC PT Dana Purna Rp1.177.952.556,00
Transaksi antara BCA
2024 Investama dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
2 1 Februari Perjanjian alih daya PT Sentral Layanan Rp25.403.944.658,00
Pensiun BCA
2024 pekerjaan untuk Prima
pemrosesan fisik uang
3 21 Februari Renewal Link Komunikasi & PT Iforte Solusi Rp39.305.219.026,00 Transaksi antara BCA
2024 Dark Fiber BNDC WSA2 Infotek dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
4 21 Februari Link Communication PT Iforte Solusi Rp32.466.509.665,00
saham utama BCA
2024 Infotek
5 23 Februari Pekerjaan Jasa Lain-Lain PT Dana Purna Rp1.036.494.402,00 Transaksi antara BCA
2024 Investama dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
6 26 Februari Perjanjian Kerja Sama PT Darta Media Rp1.300.000.000,00 Transaksi antara BCA
2024 Pengembangan Solusi Indonesia dengan perusahaan yang
Berbasis Artificial dikendalikan oleh pemegang
Intelligence dan Machine saham utama BCA
Learning
7 13 Maret 2024 Jasa Pengelolaan Kas PT Sentral Layanan Rp8.953.039.169,00 Transaksi antara BCA
Prima dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
8 13 Maret 2024 Jasa Pengelolaan Kas PT Sentral Layanan Rp7.063.848.516,00
Pensiun BCA
Prima
9 13 Maret 2024 Cloud PT Global Rp6.048.843.795,00 Transaksi antara BCA
Distribusi dengan perusahaan yang
Nusantara dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
460 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 463
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
10 13 Maret 2024 Jasa Pengelolaan Kas PT Sentral Layanan Rp4.225.213.376,00 Transaksi antara BCA
Prima dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
11 13 Maret 2024 Jasa Pengelolaan Kas PT Sentral Layanan Rp1.963.950.247,00
Pensiun BCA
Prima
12 13 Maret 2024 Cloud PT Global Rp1.192.627.303,00 Transaksi antara BCA
Distribusi dengan perusahaan yang
Nusantara dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
13 15 Maret 2024 Pengelolaan & Pendukung PT Dana Purna Rp86.204.024.725,00 Transaksi antara BCA
Fasilitas Kantor Investama dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
14 15 Maret 2024 Pengelolaan & Pendukung PT Dana Purna Rp76.488.921.251,00
Pensiun BCA
Fasilitas Kantor Investama
15 15 Maret 2024 Pengelolaan & Pendukung PT Dana Purna Rp75.805.104.562,00
Fasilitas Kantor Investama
16 19 Maret 2024 Promosi Diluar Media PT Dynamo Media Rp3.062.046.000,00 Transaksi antara BCA
Massa Network dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
saham utama BCA
17 22 Maret Jasa Penyelenggaraan PT Danamas Insan Rp2.339.616.000,00 Transaksi antara BCA
2024 Program Undian Gebyar Kreasi Andalan dengan perusahaan yang
Badan Usaha dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
18 29 Maret Perjanjian Kerja Sama PT Global Rp10.248.372.783,94 Transaksi antara BCA
2024 Pemberian Fasilitas Distribusi dengan perusahaan yang
Berlangganan Software Nusantara dikendalikan oleh pemegang
Google Cloud Platform saham utama BCA
19 26 April 2024 Promosi Diluar Media PT Danamas Insan Rp2.542.969.600,00 Transaksi antara BCA
Massa Kreasi Andalan dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
20 15 Mei 2024 Perjanjian Kerja sama BCA PT Grand Rp2.947.560.000,00
Transaksi antara BCA
Wealth Summit Indonesia dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
21 31 Mei 2024 Renewal Pengembangan PT Akar Inti Rp43.290.000.000,00
saham utama BCA
Security Key untuk Aplikasi Teknologi
Mobile Menggunakan
unbound
22 3 Juni 2024 Addendum Perjanjian Sewa PT Marga Sadhya Rp3.060.920.016,00
Menyewa Swasti
23 26 Juni 2024 Peripheral GSIT Q2 - 2024 PT Global Digital Rp1.016.468.070,00
Niaga Tbk
24 1 Juli 2024 Perjanjian Bangun, Operasi, PT Iforte Energi Rp1.277.262.457,27
dan Otorisasi Panel Surya Nusantara
25 19 Juli 2024 OCR Bank Satement PT Darta Media Rp1.264.373.250,00
Indonesia
26 19 September Perpanjangan Masa Kerja PT Dwi Cermat Rp4.381.339.572,00
2024 Sama dengan Cermati Indonesia
Terkait Pengelolaan
Software untuk Fitur Life
Style Pada BCA Mobile
27 2 Oktober Pembelian hadiah Undian PT Global Digital Rp6.021.600.000,00 Transaksi antara BCA
2024 Gebyar BCA 2024 Niaga Tbk dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh pemegang
28 8 Oktober Jasa Penyelenggara PT Grand Rp1.534.500.000,00
saham utama BCA
2024 Training Indonesia
29 22 Oktober Perjanjian Kerja Sama PT Global Digital Rp1.666.452.971,00
2024 Penyelenggaraan BCA Niaga Tbk
UMKM Fest No.0010/PKS/
DBKM-DTB/VI/2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 461
Page 464
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tanggal
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
Transaksi
30 24 Oktober Jasa Outsourcing (Alih PT Dana Purna Rp1.786.905.409,00 Transaksi antara BCA
2024 Daya) Investama dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Dana
Pensiun BCA
31 29 Oktober Perjanjian Kerja Sama PT Global Rp18.230.772.441,00 Transaksi antara BCA
2024 Pemberian Jasa Konsultasi Distribusi dengan perusahaan yang
Layanan Google Cloud Nusantara dikendalikan oleh pemegang
Platform saham utama BCA
32 29 Oktober Layanan Google Cloud PT Global Rp7.006.834.103,00
2024 Platform Distribusi
Nusantara
33 29 Oktober Jasa Support System PT Akar Inti Solusi Rp4.689.479.750,00
2024 Base24
34 30 Oktober Perjanjian Kerja Sama PT Darta Media Rp5.000.000.000,00
2024 Pengembangan Perangkat Indonesia
Lunak untuk Solusi Digital
35 19 November Perjanjian Pemberian Dana PT Darta Media Rp3.950.000.000,00
2024 Sponsor (Sponsorship) Niki Indonesia
World Tour Jakarta 2025
2) Selain 35 (tiga puluh lima) Transaksi Afiliasi di atas, terdapat 336 (tiga ratus tiga puluh enam) transaksi lainnya
dengan total nilai Rp23.372.911.684,00 (dua puluh tiga miliar tiga ratus tujuh puluh dua juta sembilan ratus
sebelas ribu enam ratus delapan puluh empat rupiah) yang tidak dipaparkan secara detil dalam Laporan
Tahunan ini mengingat nilai dari setiap transaksi relatif kecil (tidak material).
3) Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat juga Transaksi Afiliasi berupa pinjaman, cerukan, penempatan dan/
atau simpanan dengan nilai posisi per 31 Desember 2024 yang dilakukan antara BCA dengan Perusahaan Anak
BCA dan Pihak Terafiliasi selain Perusahaan Anak BCA.
Transaksi Afiliasi dimaksud yang dilakukan BCA dengan Pihak Terafiliasi selain Perusahaan Anak BCA dapat dilihat
pada Laporan Keuangan Tahunan Catatan 46 halaman 688 pada Laporan Tahunan ini, sedangkan Transaksi Afiliasi
dimaksud yang dilakukan BCA dengan Perusahaan Anak BCA yaitu sebagai berikut:
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
1 Pinjaman yang diberikan PT BCA Finance Rp21.851.216.204,00 Transaksi antara BCA dengan
Perusahaan Anak BCA
2 Pinjaman yang diterima
3 Cerukan (Overdraft) yang diberikan PT BCA Finance Rp99.436.446.674,00
4 Cerukan yang diterima
5 Penempatan dana (berupa giro PT Bank BCA Syariah Rp109.903.239,00
deposito dan sejenisnya)
6 Simpanan dana (berupa giro, deposito BCA Finance Limited Rp2.276.838.703,74 Transaksi antara BCA dengan
dan sejenisnya) Perusahaan Anak BCA
PT BCA Finance Rp130.966.555,00
PT Bank BCA Syariah Rp11.577.188.987,89
PT Bank Digital BCA Rp62.622.974.994,00
PT Asuransi Umum BCA Rp13.875.104.420,88
PT Asuransi Jiwa BCA Rp1.210.615.612,94
PT Central Capital Rp399.651.500,00
Ventura
PT BCA Sekuritas Rp7.252.545.873,90
462 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 465
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
(I.3) Kategori 3
Sepanjang tahun 2024 terdapat 1 (satu) Transaksi Afiliasi dengan total nilai Rp16.345.058.400,00 (enam belas
miliar tiga ratus empat puluh lima juta lima puluh delapan ribu empat ratus rupiah) yang masuk dalam Kategori 3,
yaitu sebagai berikut:
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
1 Sewa Ruangan Lantai 40 PT Grand Indonesia Rp16.345.058.400,00 Transaksi antara BCA
dengan perusahaan yang
dikendalikan oleh Pemegang
Saham Pengendali BCA
II. Realisasi Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh Perusahaan Anak dengan Perusahaan Anak dan Pihak
Afiliasi BCA
(II.1) Kategori 1
Sepanjang tahun 2024, terdapat 1 (satu) Transaksi Afiliasi yang masuk dalam Kategori 1, yaitu sebagai berikut:
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Sifat hubungan
1 Penggabungan antara PT BCA Multi PT BCA Finance dengan Transaksi antara BCA dengan perusahaan yang
Finance dan PT BCA Finance PT BCA Multi Finance dikendalikan oleh Pemegang Saham Pengendali BCA
(II.2) Kategori 2
1) Sepanjang tahun 2024, terdapat 3 (tiga) Transaksi Afiliasi yang dilakukan oleh Perusahaan Anak BCA yang
masuk dalam Kategori 2 dan nilainya relatif besar (di atas Rp1 Miliar), yaitu sebagai berikut:
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
1 Pembiayaan Bersama (Joint Financing) PT Bank Digital BCA Rp499.987.000.000,00 Transaksi antar Perusahaan
dengan PT BCA Finance Anak BCA
2 Channeling Indodana PKS Adendum PT Bank Digital BCA Rp300.000.000.000,00 Transaksi antara
dengan PT Artha Dana Perusahaan Anak BCA
Teknologi dengan perusahaan
yang dikendalikan oleh
3 Addendum III Perjanjian Penyedia PT Bank BCA Syariah Rp12.583.100.602,00
pemegang saham utama
Layanan Amazon web Services (AWS) dengan PT Darta Media
BCA
Indonesia
2) Selain 3 (tiga) Transaksi Afiliasi di atas, terdapat 14 (empat belas) transaksi lainnya dengan total nilai
Rp816.450.833.503,00 (delapan ratus enam belas miliar empat ratus lima puluh juta delapan ratus tiga puluh
tiga ribu lima ratus tiga rupiah) yang tidak dipaparkan secara detil dalam Laporan Tahunan ini mengingat nilai
dari setiap transaksi relatif kecil (tidak material).
3) Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat juga Transaksi Afiliasi berupa pinjaman, cerukan, penempatan dan/
atau simpanan dengan nilai posisi per 31 Desember 2024 yang dilakukan antar Perusahaan Anak BCA. Adapun
Transaksi Afiliasi dimaksud adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 463
Page 466
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Nilai Transaksi Sifat hubungan
1 Transaksi Pemberian/Penerimaan - -
Pinjaman
2 Transaksi Pemberian/Penerimaan - -
Cerukan
3 Penempatan/simpanan dana (berupa PT Central Capital Rp23.072.446,00
giro deposito dan sejenisnya) Ventura dengan PT
Bank BCA Syariah
PT BCA Sekuritas Rp61.442.469.862,00
dengan PT Bank BCA
Syariah
Transaksi antar Perusahaan
PT BCA Sekuritas Rp69.839.789,32 Anak BCA
dengan PT Bank Digital
BCA
PT Asuransi Jiwa BCA Rp26.226.784.037,00
dengan PT Bank BCA
Syariah
PT BCA Finance dengan Rp2.124.202,00
PT Bank BCA Syariah
PT Asuransi Umum BCA Rp90.000.000.000,00
dengan PT Bank BCA
Syariah
(II.3) Kategori 3 2. Transaksi Benturan Kepentingan
Sepanjang tahun 2024, tidak ada Transaksi Afiliasi
yang masuk dalam Kategori 3. Kebijakan terkait Benturan Kepentingan
Sesuai dengan kode etik BCA, bahwa proses
Kewajaran Transaksi pengambilan keputusan tidak dipengaruhi pihak lain
Prinsip yang diperhatikan pada saat melakukan dan benturan kepentingan apapun. Hasil pengambilan
transaksi dengan pihak terafiliasi adalah sebagai keputusan dan benturan kepentingan yang ada, wajib
berikut: dicatat dan didokumentasikan sebagai bukti.
• Memperhatikan prinsip Tata Kelola
Perusahaan yang Baik yaitu keterbukaan Kebijakan BCA terkait benturan kepentingan yang
(transparency), akuntabilitas (accountability), tercantum dalam Surat Keputusan Direksi No. 219/
pertanggungjawaban (responsibility), SK/DIR/2003 tanggal 10 November 2003 perihal
independensi (independency), dan kewajaran Ketentuan Mengenai Benturan Kepentingan
(fairness). telah mengatur bahwa seluruh jajaran BCA harus
• Memastikan kelayakan, kewajaran nilai, dan mengetahui dan menyadari kegiatan-kegiatan yang
persyaratan dari transaksi yang bersangkutan memungkinkan timbulnya atau terjadinya benturan
(arm’s length transaction). kepentingan serta wajib menghindarinya. Sebagai
salah satu bentuk pengelolaan terhadap potensi
Transaksi Afiliasi yang telah dilaksanakan oleh BCA benturan kepentingan, BCA mewajibkan seluruh
dan Perusahaan Anak BCA selama tahun 2024 pekerja eselon 5 ke atas menandatangani Annual
merupakan transaksi yang wajar (fair and at arm’s Disclosure secara digital (sebagaimana diungkapkan
length transaction). pada bagian Internalisasi bab Pendahuluan Tata Kelola
pada Laporan Tahunan ini).
Kesesuaian Transaksi Afiliasi dengan Prosedur yang
Berlaku Dalam kaitannya dengan Tata Kelola Terintegrasi,
Transaksi dilakukan dengan pihak-pihak terafiliasi Direksi BCA juga memastikan bahwa penerapan
dengan pertimbangan terutama untuk memberikan manajemen risiko transaksi intra-grup dalam
manfaat optimal bagi BCA. Dalam pelaksanaannya, Konglomerasi Keuangan bebas dari benturan
seluruh transaksi afiliasi yang terjadi di tahun 2024 kepentingan antar-individual Lembaga Jasa
telah melalui prosedur yang sesuai dengan kebijakan Keuangan.
terkait transaksi afiliasi yang telah ditetapkan BCA.
464 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 467
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Kebijakan Benturan Kepentingan bagi Dewan Kesesuaian Transaksi Benturan Kepentingan dengan
Komisaris dan Direksi Kebijakan yang Berlaku
Ketentuan terkait benturan kepentingan bagi Dewan Sepanjang tahun 2024, anggota Dewan Komisaris dan
Komisaris dan Direksi diatur dalam Pedoman Tata anggota Direksi BCA telah melakukan pengelolaan
Kelola Perusahaan, antara lain mengatur hal-hal atas potensi terjadinya benturan kepentingan
berikut: sebagaimana yang telah diatur pada ketentuan yang
• Anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota berlaku, antara lain jika anggota Dewan Komisaris atau
Direksi yang memiliki benturan kepentingan anggota Direksi memiliki benturan kepentingan maka
dilarang mengambil keputusan dan/atau anggota Dewan Komisaris atau anggota Direksi yang
tindakan dan/atau terlibat dalam proses memiliki benturan kepentingan tersebut tidak ikut
pelaksanaan transaksi yang dapat merugikan dalam pengambilan keputusan.
BCA atau mengurangi keuntungan BCA dan wajib
mengungkapkan kondisi benturan kepentingan Transaksi Benturan Kepentingan pada Tahun 2024
dimaksud dalam tiap keputusan. Selama tahun 2024, tidak ada transaksi benturan
• Anggota Direksi tidak berwenang mewakili kepentingan yang dapat merugikan BCA atau
BCA dalam hal atau transaksi dimana anggota mengurangi keuntungan BCA.
Direksi yang bersangkutan memiliki benturan
kepentingan dengan BCA.
Pihak Independen dalam Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah
dituangkan dalam kebijakan internal BCA, jika
terdapat transaksi dengan pihak terafiliasi yang wajib
dilakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat
dan dilaporkan kepada OJK, maka BCA akan menunjuk
penilai independen untuk mengevaluasi kewajaran
nilai transaksi tersebut.
Dalam hal terdapat transaksi yang dilakukan BCA
dengan pihak ketiga yang mengandung perbedaan
antara kepentingan ekonomis BCA dengan
kepentingan ekonomis anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, pemegang saham utama atau
Pengendali yang dapat merugikan BCA, BCA wajib
menggunakan penilai independen untuk menentukan
nilai wajar dari objek transaksi dan/atau kewajaran
transaksi tersebut serta mendapatkan persetujuan
terlebih dahulu dari para Pemegang Saham
Independen BCA melalui RUPS Independen.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 465
Page 468
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PERMASALAHAN HUKUM
Permasalahan hukum meliputi perkara pidana dan perkara perdata yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2024, 2023, dan
2022 dijabarkan sebagai berikut.
1. Permasalahan Hukum Pidana
Rincian permasalahan hukum pidana yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2024, 2023, dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Permasalahan Hukum Pidana 2024 2023 2022
Perkara yang sudah selesai 6 13 6
(sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 1 4 7
Total 7 17 13
Selama tahun 2024, perkara pidana di Pengadilan atas laporan BCA terhadap nasabah, karyawan, atau pihak ketiga
lainnya meliputi perkara tentang dugaan tindak pidana penyerobotan rumah/pekarangan tertutup, perusakan barang,
pemalsuan, pencurian, penggelapan, penggelapan dalam jabatan, dan pencatatan palsu, dimana tidak ada perkara
dengan nilai kerugian materiil di atas Rp1 miliar.
Sedangkan perkara pidana di Pengadilan atas laporan nasabah, karyawan, atau pihak ketiga lainnya terhadap BCA
tidak ada/nihil.
2. Permasalahan Hukum Perdata
Rincian permasalahan hukum perdata yang dihadapi oleh BCA selama tahun 2024, 2023 dan 2022 adalah sebagai
berikut:
Permasalahan Hukum Perdata 2024 2023 2022
Perkara yang sudah selesai 203 155 160
(sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap)
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 216 219 186
Total 419 374 346
Perkara Perdata yang dihadapi oleh BCA antara lain terjadi karena:
1) Gugatan terkait rekening oleh ahli waris nasabah.
2) Gugatan/perlawanan nasabah terkait sita/blokir rekening yang dilakukan oleh BCA atas permintaan Pengadilan,
Kantor Pajak dan atau pihak ketiga lainnya.
3) Gugatan nasabah/pihak ketiga lainnya terkait transaksi pembayaran, transfer, saldo, dan pencairan rekening dan/
atau warkat.
4) Gugatan nasabah terkait penipuan rekening.
5) Gugatan terkait penggunaan, penagihan dan/atau pembayaran tagihan kartu kredit.
6) Gugatan pihak ketiga terkait sengketa tanah/bangunan kantor milik BCA.
7) Gugatan terkait rekening badan hukum sehubungan dengan sengketa pengurus badan hukum, yayasan dan/atau
perhimpunan.
8) Gugatan/perlawanan BCA terkait pembayaran ganti rugi dan pemblokiran rekening.
9) Gugatan/bantahan debitur (suami/istri), pemilik agunan dan/atau pihak lain terkait sita eksekusi, lelang dan/atau
pengosongan terhadap agunan.
10) Gugatan/bantahan debitur (suami/istri) dan/atau pihak ketiga terkait kredit dan/atau agunan.
11) Gugatan wanprestasi atau permohonan PKPU/Pailit yang diajukan oleh BCA terhadap debitur macet.
466 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 469
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Perkara Perdata BCA yang masih berjalan di tahun 2024 dengan nominal tuntutan di atas Rp50 milliar, namun nilai
perkaranya tidak material atau tidak berpengaruh terhadap kelangsungan usaha BCA, antara lain sebagai berikut:
Nomor Risiko Bagi
No. Posisi BCA Pokok Gugatan Status Perkara
Perkara Bank
1. 41/ Turut Gugatan nasabah RDN BCA terhadap perusahaan Dalam proses Potensi
PDT.G/2022/ Tergugat II efek PT KS dengan alasan nasabah merasa kasasi. pembayaran
PN.Jkt.Sel telah diberikan iming-iming keuntungan yang BCA menang di ganti rugi
menyesatkan dan transaksi jual beli saham tingkat banding
yang dilakukan oleh PT KS dilakukan tanpa dan tingkat
sepengetahuan/persetujuan nasabah sehingga pertama.
nasabah mengalami kerugian atas transaksi
tersebut.
2. 676/ Tergugat I Gugatan debitur terhadap lelang dengan alasan Dalam proses Potensi
PDT.G/2021/ menurut debitur, BCA telah melakukan perbuatan Peninjauan pembayaran
PN.Jkt.Pst melawan hukum dengan melanggar POJK Kembali. ganti rugi
tentang kebijakan stimulus COVID-19 karena tidak BCA menang di
memberikan restrukturisasi kredit kepada debitur. tingkat kasasi,
kalah di tingkat
banding, dan
menang di
tingkat pertama.
3. 272/ Tergugat I Gugatan debitur dan pemilik jaminan terhadap Dalam proses Potensi
PDT.G/2022/ lelang dengan alasan nilai limit lelang jauh di bawah kasasi. pembayaran
PN.Cbi nilai pasar. BCA menang di ganti rugi
tingkat banding
dan tingkat
pertama.
4. 630/ Tergugat I, Gugatan debitur terhadap surat-surat peringatan Dalam proses Potensi
PDT.G/2022/ II dan III yang dikirimkan oleh BCA dengan alasan menurut kasasi. pembayaran
PN.Jkt.Pst debitur, BCA telah melakukan perbuatan melawan BCA menang di ganti rugi
hukum karena tidak memberikan restrukturisasi tingkat banding
kredit kepada debitur. dan tingkat
pertama.
5. 406/ Tergugat I Gugatan debitur terhadap lelang eksekusi hak Dalam proses Potensi
Pdt.G/2024/ tanggungan dengan alasan BCA melakukan persidangan di pembayaran
PN.Jkt.Pst perbuatan melawan hukum karena tidak memenuhi tingkat pertama. ganti rugi
permohonan penggugat perihal penghapusan bunga
dan denda.
6. 1093/Pdt. Tergugat I Gugatan debitur terhadap lelang dengan alasan Dalam proses Potensi
Bth/2023/ lelang tidak sah karena tidak didasarkan pada fiat kasasi. pembayaran
PN.Sby pengadilan dan jumlah utang harus dikonfirmasi BCA menang di ganti rugi
terlebih dahulu oleh debitur dalam proses aanmaning tingkat banding
dan tingkat
pertama.
Sepanjang tahun 2024, BCA tidak menghadapi risiko yang signifikan terhadap permasalahan hukum yang ada karena
berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment), tingkat risiko hukum BCA berada di posisi “low”.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 467
Page 470
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Permasalahan Hukum yang Dihadapi oleh Perusahaan Anak
Rincian permasalahan hukum perdata dan pidana yang dihadapi oleh Perusahaan Anak selama tahun 2024 adalah
sebagai berikut:
Perusahaan
Status Perkara Perdata Pidana
Anak
PT BCA Finance Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) 57 -
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 67 -
BCA Finance Ltd Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) - -
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian - -
Bank BCA Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) 15 -
Syariah
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 27 1
PT Asuransi Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) - -
Umum BCA
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian - -
PT Asuransi Jiwa Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) 1 -
BCA
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 4 -
PT BCA Sekuritas Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) - -
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian - -
PT Central Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) - -
Capital Ventura
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian - -
PT Bank Digital Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) - -
BCA
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian - -
PT BCA Multi Perkara yang sudah selesai (sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap) 8*) 2*)
Finance
Perkara yang sedang dalam proses penyelesaian 13*) 2*)
Catatan:
*) Per 1 September 2024, PT BCA Multi Finance efektif menggabungkan diri kedalam PT BCA Finance.
468 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 471
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
PERKARA PENTING & SANKSI 4. Sanksi atas ketidakpatuhan terhadap hukum atau
ADMINISTRATIF peraturan terkait dengan transaksi pihak berelasi
yang signifikan atau material
1. Perkara Penting yang Dihadapi oleh Anggota Direksi Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat kasus
dan Anggota Dewan Komisaris BCA ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan peraturan
Sepanjang tahun 2024, seluruh anggota Direksi yang berkaitan dengan transaksi dengan pihak berelasi
maupun anggota Dewan Komisaris yang sedang yang signifikan atau material yang terkait dengan BCA.
menjabat tidak pernah terlibat dalam perkara penting
apapun, baik perkara pidana dan/atau perkara 5. Sanksi pelanggaran hukum terkait masalah
perdata, yang melibatkan dirinya dalam kedudukannya perburuhan/ketenagakerjaan/kepailitan/
masing-masing sebagai anggota Direksi dan anggota persaingan atau lingkungan
Dewan Komisaris BCA. Sepanjang tahun 2024, BCA tidak pernah mendapatkan
sanksi atas suatu putusan pengadilan yang telah
2. Perkara Penting yang Dihadapi oleh Anggota Direksi berkekuatan hukum tetap (inkracht) berkaitan dengan
dan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Anak perkara perburuhan/ketenagakerjaan/kepailitan/
Sepanjang tahun 2024, seluruh anggota Direksi dan persaingan atau lingkungan.
anggota Dewan Komisaris Perusahaan Anak yang sedang
menjabat tidak pernah terlibat dalam perkara penting 6. Sanksi dari regulator terkait peristiwa penting
apapun, baik perkara pidana dan/atau perkara perdata, Sepanjang tahun 2024, BCA tidak pernah mendapatkan
yang melibatkan dirinya dalam kedudukannya sebagai sanksi dari regulator yang disebabkan karena tidak
anggota Direksi/anggota Dewan Komisaris Perusahaan membuat pengumuman dalam jangka waktu yang
Anak. ditentukan untuk peristiwa penting.
Dampak Permasalahan Hukum bagi BCA dan 7. Sanksi terkait peraturan pencatatan
Perusahaan Anak Sepanjang tahun 2024, BCA tidak pernah mendapatkan
Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi BCA dan sanksi yang terkait dengan pelanggaran atas peraturan
Perusahaan Anak sepanjang tahun 2024 tidak berdampak pencatatan dari regulator. BCA selalu berupaya mematuhi
secara material terhadap kedudukan dan kelangsungan aturan, regulasi, ketentuan dan/atau peraturan pencatatan
usaha BCA dan Perusahaan Anak. dari regulator serta SRO baik aturan pengungkapan
maupun aturan terkait lainnya.
3. Sanksi Administratif dari Otoritas Terkait
Sepanjang tahun 2024, BCA, anggota Direksi dan/atau 8. Sanksi terkait peraturan perpajakan
anggota Dewan Komisaris tidak pernah mendapatkan Dalam 3 (tiga) tahun terakhir, terdapat perkara
sanksi administratif yang bersifat materiil maupun non- perpajakan yang masih dalam proses litigasi. Adapun
materiil dari OJK atau regulator lainnya, yang dapat perkara perpajakan tersebut bukan disebabkan karena
memengaruhi kelangsungan usaha BCA. ketidakpatuhan BCA terhadap peraturan perundang-
undangan terkait perpajakan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 469
Page 472
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
BCA senantiasa membina komunikasi yang baik dengan regulator, pemegang saham, nasabah, pekerja BCA, mitra
kerja, maupun masyarakat luas sebagai bentuk implementasi dari prinsip transparansi dan pertanggungjawaban kepada
pemangku kepentingan. Hubungan baik BCA dengan pemangku kepentingan diatur dalam Kebijakan Komunikasi.
Kebijakan Komunikasi BCA diatur dalam Bab Fungsi Komunikasi dan Informasi serta Bab Keterbukaan Informasi dalam
Pedoman Tata Kelola BCA. BCA menyediakan akses informasi dan data perusahaan kepada publik, antara lain melalui sarana
komunikasi yang dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.
1. Sarana Komunikasi Pemangku Kepentingan
Pemangku kepentingan BCA adalah pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan usaha BCA dan memengaruhi
keberlanjutan BCA secara signifikan.
PEMANGKU KEPENTINGAN
Media, Kelompok
Nasabah Kepentingan dan Pekerja dan
dan Klien Regulator Masyarakat Umum Serikat Pekerja
Investor dan Komunitas Mitra Bisnis/
Pemegang Saham Masyarakat Pemasok/Vendor
BCA bekerja sama dan berinteraksi dengan para pemangku kepentingan melalui proses formal dan sesuai dengan
keterlibatan yang diperlukan. Interaksi dengan pemangku kepentingan seperti regulator, investor, dan masyarakat
dikelola oleh Corporate Secretary, Grup Environment Sustainability Governance (ESG), Grup Investor Relation dan
Satuan Kerja Corporate Communication & Social Responsibility (CCR).
Selain itu, unit kerja terkait juga melakukan komunikasi dengan pemangku kepentingan sesuai dengan tugas dan
tanggung jawabnya.
Dalam menjalin interaksi dengan pemangku kepentingan, BCA telah menyediakan berbagai saluran komunikasi untuk
memastikan penyebaran informasi BCA dapat dilakukan secara intensif dan efektif.
Nama Pemangku
Kepentingan Sarana Komunikasi Frekuensi
Kepentingan
Nasabah dan Klien • Memberikan informasi mengenai • Contact center Halo BCA Setiap saat
produk dan layanan perbankan serta • Situs web BCA
keamanan privasi nasabah. • Media sosial
• Memberikan solusi perbankan terbaik
bagi para pemangku kepentingan.
• Memberikan solusi atas permasalahan
dalam bertransaksi, menggunakan
produk dan/atau layanan perbankan.
470 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 473
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Nama Pemangku
Kepentingan Sarana Komunikasi Frekuensi
Kepentingan
Investor atau Kinerja finansial, implementasi • RUPS Tahunan dan/atau RUPS Luar • Setahun sekali
Pemegang Saham keberlanjutan/sustainability, dan Biasa • Insidentil
pelaksanaan prinsip kehati-hatian dan Tata • Laporan Tahunan dan Laporan • Triwulan
Kelola Perusahaan yang Baik. Keberlanjutan • Setiap saat
• Analyst Meeting
• Public Expose
• Kontak Hubungan Investor:
Telp:+62 21 235 88000
• E-mail: investor_relations@bca.co.id
Regulator OJK Kepatuhan dan pelaksanaan prinsip kehati- • Laporan Bulanan Sesuai regulasi
dan BI hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang • Laporan Triwulan (bulanan, triwulan,
Baik. • Keterbukaan informasi sehubungan dan insidental)
dengan Transaksi Afiliasi
• Penjelasan informasi di media massa
• Penyampaian bukti pengumuman
RUPST dan/atau RUPSLB, Laporan
Bulanan Efek, Laporan Public Expose,
ringkasan Laporan Keuangan
Konsolidasi melalui sarana elektronik
dan/atau hardcopy
• Penyampaian press release terkait
Laporan Keuangan, dan salinan
keterangan Akta Risalah RUPST dan/
atau RUPSLB
• Penyampaian bukti Pemanggilan
RUPS dan/atau RUPSLB
• Laporan dan pengumuman jadwal
pembagian dividen
• Laporan kepemilikan atau perubahan
kepemilikan saham
Komunitas Program dan peluang pemberdayaan • Laporan Keberlanjutan • Setahun sekali
Masyarakat melalui program kemasyarakatan dan • Youtube Solusi BCA • Setiap saat
Corporate Social Responsibility (CSR). • Instagram GoodLifeBCA
Media, Kelompok Informasi dan data BCA, antara lain • Siaran pers (press release) melalui • Jika
Kepentingan dan mengenai kondisi finansial BCA, produk media cetak dan elektronik diperlukan
Masyarakat Umum dan aksi korporasi. • Kontak corporate communication • Setiap saat
BCA: corcom_bca@bca.co.id
Mitra Bisnis/ • Kebijakan umum terkait pengadaan • Situs web BCA Jika diperlukan
Pemasok/vendor barang dan/atau jasa, jenis kebutuhan/ • Beauty Contest
spesifikasi, informasi dan data BCA, • Kode etik yang berhubungan dengan
proses menjadi rekanan. vendor
• Masukan, saran dan informasi vendor/ • Kontak PIC Divisi Logistik (Aspek
rekanan. Pengadaan)
Pekerja dan Hubungan industrial dan hal-hal yang Komunikasi internal melalui e-magazine Setiap saat
Serikat Pekerja terkait dengan kesejahteraan, hak, dan Info BCA, BCA Update, MyBCAPortal,
kewajiban pekerja. sarana audio visual, Halo SDM- call
center bagi pekerja BCA, sharing
session, artikel GCG series, layanan dan/
atau fasilitas perbankan
2. Informasi dan Transparansi Produk
BCA telah memberikan informasi mengenai produk dan layanan BCA sesuai dengan ketentuan OJK dan BI secara
transparan, akurat, dan terkini. Adapun sarana-sarana yang BCA gunakan untuk mempermudah nasabah dalam
mendapatkan informasi tersebut antara lain:
• Situs web resmi BCA dan akun media sosial resmi BCA yang menyajikan informasi lengkap dan terkini terkait
segala produk, layanan, serta program BCA;
• Leaflet, brosur, TV Plasma, atau bentuk tertulis lain di setiap kantor cabang BCA di seluruh Indonesia yang memuat
informasi produk bank untuk mempermudah pemahaman nasabah;
• Frontliner BCA, seperti Relationship Officer, Account Officer, dan Customer Service, di seluruh kantor cabang
BCA yang antusias memberikan informasi produk/layanan serta solusi yang dibutuhkan oleh nasabah.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 471
Page 474
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Selain melalui sarana-sarana tersebut, BCA juga e-mail, Halo BCA Chat, dan akun media
menyampaikan informasi produk dan layanannya sosial @HaloBCA, sehingga memudahkan
kepada nasabah secara langsung. Penyampaian nasabah untuk mengakses layanan tanpa
informasi kepada nasabah dilakukan atas dasar biaya komunikasi. Pada November 2024,
persetujuan nasabah yang telah diberikan pada saat BCA menambahkan fitur VoIP Call pada
menandatangani kolom persetujuan pemberian aplikasi myBCA, sehingga nasabah dapat
data nasabah pada formulir pembukaan rekening. menjangkau Layanan Telepon Halo BCA
Publikasi informasi produk, layanan, dan/atau fasilitas melalui aplikasi myBCA dengan mudah dan
perbankan BCA dilakukan sesuai ketentuan regulator cepat.
tentang Transparansi Informasi Produk Bank dan • Layanan Outbound Call Services 1500888
Penggunaan Data Pribadi Nasabah. - Digital Relationship Officer (DRO)
merupakan layanan outbound campaign
3. Sarana Informasi dan Data Perusahaan Halo BCA yang bertujuan untuk
Pengelolaan bisnis BCA tidak sekedar mengejar menyampaikan informasi, melakukan
profitabilitas, namun juga mencakup upaya untuk verifikasi & konfirmasi transaksi,
memberikan solusi perbankan terbaik bagi para telesurvey, customer retention, dan
pemangku kepentingan. BCA senantiasa memberikan penawaran produk solusi bisnis BCA
kemudahan bagi nasabah untuk mengakses informasi kepada nasabah sesuai dengan lead
BCA. Solusi perbankan terbaik diberikan oleh BCA based.
melalui sarana komunikasi, yakni: - Solution Assistant (SOLA) merupakan
PIC Relationship untuk salah satu
1. Halo BCA segmentasi nasabah yang bertujuan
Halo BCA dapat memberikan informasi terkait untuk menggali kebutuhan,
produk dan layanan yang dibutuhkan oleh menindaklanjuti, dan memberikan solusi
nasabah melalui: terkait produk dan layanan BCA sesuai
dengan kebutuhan nasabah.
• Telepon: 1500888 - Outbound call SOLA ke nasabah
• E-mail: halobca@bca.co.id menggunakan 1500888 sedangkan
• Halo BCA Chat, www.bca.co.id, Whatsapp nasabah dapat menghubungi
(0811 1500 998). SOLA (inbound) di nomor 1500118
• Video Call dan Video Banking terdapat di: dengan extension PIC yang sudah
- myBCA Store (Central Park, Emporium diinformasikan kepada nasabah.
Pluit Mall, Kota Kasablanka, Ciputra - Nasabah juga dapat menghubungi
World, BCA Learning Institute); SOLA melalui whatsapp ke 0811 1500
- myBCA Hybrid (Gandaria City, Thamrin, 998 dengan #HaloBCA, atau melalui
Pondok Indah Mall, Summarecon Mall e-mail: sola_doc@bca.co.id
Serpong, AEON Mall Sentul, UGM • Layanan Asset Under Management (AUM)
Yogyakarta); adalah PIC Relationship dan outbound
- myBCA Booth (Tangerang City, campaign untuk segmentasi nasabah yang
Supermall Karawaci, Cibinong City Mall, bertujuan melakukan fungsi akuisisi dan
Royal Plaza, Mall of Indonesia, AEON monitoring solusi investasi antara lain seperti
Mall Deltamas); produk Reksa Dana serta Obligasi Negara
- Tersedia juga di kantor cabang (KCU dengan harga yang kompetitif kepada
Alam Sutera, KCU Serpong, KCU nasabah potensial BCA.
Harapan Indah, KCU Bekasi, KCU
Matraman, KCU Darmo, KCU SCBD, KCP Sarana komunikasi layanan AUM outbound
Sahid J-Walk, KCU Sunter, KCU Hybrid dan Inbound call sama dengan layanan SOLA,
Thamrin). dapat juga menggunakan layanan video call
• Layanan nasabah Halo BCA berperan terkait solusi investasi.
penting dalam membantu nasabah
bertransisi ke ekosistem digital BCA yang Di samping itu Halo BCA juga mengelola
terus berkembang. Salah satu inovasi layanan pembukaan rekening online,
terbaru adalah kemampuan untuk melakukan menerima pelaporan dan penyelesaian
pengkinian data nasabah secara online pengaduan nasabah sebagai berikut:
melalui aplikasi Halo BCA. Aplikasi ini telah - Layanan pembukaan rekening online
terintegrasi dengan seluruh layanan contact (melalui BCA mobile, myBCA dan
center, termasuk VoIP (tanpa biaya telepon), marketplace seperti Blibli, DANA,
MyCampus, Bayarind) dan pengajuan
472 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 475
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
kartu kredit secara online dengan BCA menyediakan berbagai informasi lengkap
proses yang lebih cepat dengan video mengenai produk dan layanan perbankan BCA,
call. program promosi BCA terbaru, berita-berita
- Halo BCA menerima pelaporan nasabah terkait BCA, laporan riset ekonomi, serta berbagai
dan melakukan tindaklanjut atas informasi megnenai BCA secara korporasi.
pengaduan nasabah dengan service
level dan respon time sebagai berikut: Kini situs web resmi BCA telah bertransformasi
a. Inbound call: 20 detik menjadi kanal digital yang memfasilitasi berbagai
b. Whatsapp: 2 menit kebutuhan nasabah melalui penyediaan formulir
c. X: 25 menit online (e-form) serta fitur tracking dan checking
d. Halo BCA Chat: 2 menit yang lebih lengkap. Beberapa e-form serta fitur
e. e-mail: 30 menit tracking dan checking yang tersedia di www.
bca.co.id meliputi:
Service Level Agreement (SLA)
BCA telah menetapkan batas waktu penyelesaian Pengajuan dan Registrasi
pengaduan internal dan eksternal sesuai dengan • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
jenis pengaduan yang dilaporkan nasabah. Pada • Kartu Kredit BCA
tahun 2024, sebanyak 97,40% dari total 1.178.989 • Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)
(satu juta seratus tujuh puluh delapan ribu • Kredit Sepeda Motor (KSM)
sembilan ratus delapan puluh sembilan) jumlah • Asuransi BCA
pengaduan yang disampaikan melalui Halo BCA • Kredit Usaha dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
telah diselesaikan sesuai dengan SLA. Berikut • EDC BCA dan QRIS
perbandingan jenis laporan yang masuk ke halo • Payroll BCA
BCA selama tahun 2023 dan 2024: • Autopay BCA
• API
Jenis Pelaporan
Tracking dan Checking
20.337.396 20.061.559 • Pengiriman Uang (Firecash)
0,01% 0,01% • Status Bank Garansi
5,80% 6,29%
• Saldo Reward BCA
• Status Pengajuan KPR dan Dokumen Kurang
Laporan dari Masyarakat
55,66% 49,65% • Whistleblowing System
Dengan hadirnya e-form di situs web BCA, nasabah
Saran individu dapat mengajukan Kredit Kepemilikan
Keluhan
Rumah (KPR), Kartu Kredit BCA, Kredit Kendaraan
Bermotor (KKB), Kredit Sepeda Motor (KSM), dan
38,53% 44,06% Informasi
Asuransi BCA secara online dengan lebih praktis.
Permintaan Tersedianya fitur tracking dan checking juga akan
memudahkan nasabah dalam mengecek saldo
2024 2023 Reward BCA dan pelacakan status pengiriman
uang (Firecash), Bank Garansi BCA, dan pengajuan
Perbandingan jenis pelaporan yang masuk ke Halo KPR serta kekurangan dokumen KPR.
BCA pada tahun 2023 dan 2024 sebagai berikut:
a. Permintaan layanan nasabah (blokir, aktivasi, Bagi nasabah bisnis, situs web resmi BCA pun
dan sebagainya) menurun sebesar 5,53%. menawarkan kemudahan dalam mengakses
b. Permintaan informasi naik sebesar 6,01%. layanan permodalan melalui pengajuan Kredit
c. Penyampaian keluhan menurun sebesar Usaha secara online di www.bca.co.id. Bahkan,
0,49%. nasabah bisa mengoptimalkan fitur simulasi kredit
d. Penyampaian saran tidak ada perubahan untuk penghitungan plafon, estimasi angsuran
dan jangka waktu kredit, supaya pengajuan kredit
2. Situs Web BCA usaha tepat guna dan sesuai kebutuhan.
Situs web resmi BCA, www.bca.co.id, merupakan
sumber informasi terpercaya bagi nasabah
individu dan nasabah bisnis. Melalui situs ini,
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 473
Page 476
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Selain itu, untuk mendukung kelancaran • Akun X (@BankBCA, @HaloBCA, @XpresiBCA,
operasional bisnis, registrasi kerja sama API @GoodLifeBCA, @KartuKreditBCA)
(Application Programming Interface), pengajuan • Facebook (BankBCA, XpresiBCA,
EDC dan QRIS, dan Payroll BCA juga dapat GoodLifeBCA, KartukreditBCA)
dilakukan dengan mudah melalui www.bca.co.id. • YouTube (Solusi BCA)
• Linkedln PT Bank Central Asia Tbk
Guna meningkatkan pengalaman nasabah • Instagram (@GoodLifeBCA) dan
ataupun calon nasabah dalam menggunakan (@LifeAtBCA)
layanan e-Banking BCA, situs web BCA • Line (Bank BCA)
menyediakan akses untuk mengunduh aplikasi • Tiktok (@BankBCA)
myBCA, aplikasi BCA mobile, aplikasi eBranch
BCA, aplikasi haloBCA, aplikasi Merchant BCA, Informasi lengkap terkait akun-akun resmi dan
dan aplikasi Sakuku di setiap halaman informasi aktivitas media sosial BCA dapat diakses melalui
layanan dari aplikasi-aplikasi e-Banking BCA https://www.bca.co.id/socialmedia.
tersebut.
BCA juga terus berinovasi dengan menghadirkan
Kehadiran berbagai formulir online dan fitur chat-bot VIRA atau Virtual Assistant Chat Banking
tracking dan checking di www.bca.co.id ini BCA. VIRA dapat diakses di Facebook Messenger
sejalan dengan komitmen BCA yang senantiasa akun Bank BCA, aplikasi chat LINE akun Bank BCA
berupaya memberikan kemudahan kepada setiap dan WhatsApp Bank BCA. Melalui Channel VIRA
nasabah untuk bisa menikmati beragam produk tersebut nasabah dapat memperoleh informasi
dan layanan perbankan BCA yang didukung oleh terkait promo, cek saldo dan mutasi, kurs, info
pemanfaatan teknologi terkini. ATM, info kartu kredit, serta akses perbankan
lainnya. Selain itu, BCA juga telah meluncurkan
Selanjutnya, BCA senantiasa menjaga layanan chatting melalui aplikasi Whatsapp
keterbukaan informasi dalam rangka penerapan dengan agen Halo BCA yang dapat diakses oleh
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good nasabah selama 24 jam/7 hari.
Corporate Governance) dan sesuai dengan
ketentuan regulator dan kebutuhan informasi Sepanjang tahun 2024, BCA terus aktif
yang diperlukan oleh investor, masyarakat Pasar mengadakan kegiatan untuk mengampanyekan
Modal, dan pemegang saham. Oleh karena komunikasi yang mengandalkan media sosial,
itu, informasi mengenai perusahaan, informasi antara lain:
bagi investor dan pemegang saham, tata kelola 1. Kampanye terkait pemutakhiran produk
perusahaan, komitmen dalam keberlanjutan, perbankan BCA untuk mengomunikasikan
tanggung jawab perusahaan, berita terkini terkait manfaat produk perbankan BCA kepada
BCA, serta laporan riset ekonomi, secara rutin potensi market;
dihadirkan di situs web BCA. 2. Kampanye terkait dengan edukasi
melakukan transaksi perbankan yang aman
Terakhir, www.bca.co.id tetap konsisten bagi masyarakat;
menyajikan artikel-artikel yang informatif dan 3. Kampanye terkait dengan promo-promo
edukatif dalam rubrik Berita BCA, EdukaTips BCA, dari BCA;
dan AwasModus dalam upaya meningkatkan 4. Kampanye terkait lowongan pekerjaan
pengalaman nasabah dalam menikmati berbagai tersedia di BCA;
fitur layanan, produk, dan program terbaru BCA. 5. Kampanye terkait penawaran produk
pinjaman dari BCA;
3. Media Sosial BCA 6. Kampanye terkait literasi bisnis khususnya
Melalui konten-konten kreatif dan informatif yang untuk para pengusaha UMKM;
disajikan secara konsisten di berbagai platform 7. Kampanye terkait dengan edukasi keamanan
media sosial, BCA berupaya membangun interaksi transaksi dan privasi data nasabah; dan
yang solid dengan nasabah serta masyarakat 8. Kampanye BCA “Bangga Lokal”.
Indonesia. Langkah ini merupakan perwujudan
dari slogan “Senantiasa di Sisi Anda” untuk
menjadikan akun media sosial BCA sebagai salah
satu sumber informasi dan referensi terpercaya
sekaligus sumber inspirasi kreatif bagi semua
kalangan di era digital. Berikut ini daftar akun
media sosial resmi BCA.
474 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 477
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
FACEBOOK
X
LINKEDIN
YOUTUBE
LINE INSTAGRAM TIKTOK
4. Daftar Siaran Pers 2024
Siaran pers yang dilakukan BCA merupakan bagian dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, khususnya
prinsip transparansi. Selama tahun 2024 terdapat 192 (seratus sembilan puluh dua) siaran pers yang dilakukan oleh BCA
antara lain:
No. Bulan Tanggal Judul Release
1 Januari 6 Hore!! Limit Transaksi BCA Naik Mulai Januari 2024
2 25 Kredit Tumbuh 13,9%, Kinerja Solid untuk Bisnis Berkelanjutan
3 27 Tanda Tangani Kerja Sama dengan Jamkrindo, BCA Berkomitmen Mendorong Penyaluran KUR
Berkualitas
4 30 Dorong Bisnis UMKM, BCA Fasilitasi Penerbitan 1.000 Sertifikat Halal di Berbagai Daerah
5 Februari 2 Spesial untuk UMKM! BCA Resmikan Pojok UMKM Pertama di Indonesia
6 3 BCA Tegaskan Pengumuman Perubahan Transfer Antar Bank Menjadi Rp150.000/bulan adalah
HOAX dan Penipuan
7 6 Sinergi dengan Pengurus 'Desa Bakti BCA', BCA Dorong Pariwisata Berkelanjutan
8 7 Jadwal Operasional BCA Selama Periode Libur Isra Mikraj dan Imlek 2024
9 18 Pesta HUT ke-67, BCA Beri Beragam Promo, Diskon 67%, hingga Layanan Kesehatan Gratis
10 22 Rayakan HUT ke-67, BCA Produksi Seragam Berbahan Daur Ulang untuk 25.000 Lebih
Karyawan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 475
Page 478
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Bulan Tanggal Judul Release
11 25 Dukung Implementasi ESG, BCA Daur Ulang 12,2 Ton Limbah Seragam
12 26 HUT ke-67, BCA Beri Layanan Kesehatan, Donor Darah, Operasi Katarak, dan Kacamata Gratis
13 28 Dukung Pemerintah Lestarikan Orang Utan, BCA Perbaiki 4 Pulau Buatan di Lokasi Konservasi
BOSF
14 28 Merapat! BCA Expoversary 2024 Hadir Tanggal 29 Februari 2024 dengan Super Promo,
Diskon, dan Bunga Rendah di ICE BSD
15 29 Bunga KPR Mulai 2,67%, dan Kredit Kendaraan DP 0%, Mari Jemput Hunian dan Kendaraan
Impian di BCA Expoversary 2024
16 Maret 1 BCA Tawarkan Bunga Spesial KPR 2,67%, Cocok Untuk Keluarga Baru yang Sedang Mencari
Rumah
17 1 Perhatian Warga Palembang! BCA Beri Kado Manis Bunga KPR Mulai 2,67% dan Kredit
Kendaraan DP 0% di BCA Expoversary Palembang 2024
18 1 Rayakan HUT ke-67, BCA Beri Promo Spesial Kendaraan Bermotor dan Hunian di BCA
Autoshow Tegal 2024
19 1 Tak Hanya DP 0%, BCA Expoversary Juga Tawarkan Bunga Spesial Kredit Kendaraan Bermotor
2,67%
20 2 Ceriakan Awal Maret Bumi Pasundan, BCA Beri Kado Manis Bunga Spesial KPR 2,67% Hingga
DP 0% KKB dan KSM di BCA Expoversary Bandung 2024
21 2 Meriahkan HUT ke-67, BCA Tebar Bunga Spesial KPR 2,67% Hingga DP 0% KKB dan KSM di
BCA Expoversary Semarang 2024
22 2 CCV Ungkap Sejumlah Sektor Digital yang Menarik bagi Investor di Tengah Kondisi Menantang
23 2 BCA Luncurkan Aplikasi “Merchant BCA”, Bikin Pelaku Usaha Jadi Serba Bisa
24 3 Layani Ratusan Ribu Panggilan Per Hari, Peran Krusial HaloBCA Berikan Kenyaman dan
Keamanan Nasabah di Era Perbankan Digital
25 3 BCA Syariah Tawarkan Pembiayaan Murabahah Emas di BCA Expoversary 2024
26 3 BCA Buka-bukaan Strategi untuk Rangkul Lebih Banyak Gen Z Jadi Investor
27 3 Antrean Mengular, Pengunjung Berburu Diskon & Promo iPhone 15 di BCA Expoversary 2024
28 3 Perhatian Arek-Arek Suroboyo! BCA Beri Kado Manis Bunga KPR Mulai 2,67% dan Kredit
Kendaraan DP 0% di BCA Expoversary Surabaya 2024
29 3 Perhatian Arek-Arek Malang! BCA Beri Kado Manis Bunga KPR Mulai 2,67% dan Kredit
Kendaraan DP 0% di BCA Expoversary Malang 2024
30 4 Bakti BCA Dorong Produk UMKM Indonesia Go International
31 4 BCA Buka-bukaan Alasan Meluncurkan Aplikasi myBCA
32 4 Dibanderol Hingga Rp13,15 Miliar Lebih, Berikut Empat Tipe Mobil Termahal di BCA
Expoversary 2024
33 5 BCA Sekuritas: Saham Sektor Perbankan Menjanjikan pada 2024
34 5 Rayakan HUT ke-67, BCA Gelar Operasi Katarak Gratis di Namrole, Maluku
35 6 Dukung Penyelenggaraan Puteri Indonesia 2024, Bos BCA Beri Literasi Keuangan di Hadapan
42 Finalis
36 6 Tak Cuma Jadi Sultan, BCA Solitaire dan Prioritas Mudahkan Nasabah Meraup Lebih Banyak
Cuan
37 9 Bersuka Cita di BCA Expoversary 2024 Makassar, Nikmati Bunga Spesial KPR 2,67% dan DP
0% Kredit Kendaraan
38 9 Jadwal Operasional BCA Selama Periode Libur Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946
39 9 Inisiatif Ramah Lingkungan BCA Bawa Gedung Wisma BCA BSB Raih Sertifikat Green Building
40 13 Senantiasa di Sisi Nasabah, BCA Raih Penghargaan Gallup Customer Engagement Tiga Tahun
Beruntun
41 14 BCA Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Tetapkan Dividen Rp270,00 per Saham
42 15 Bersuka Cita di BCA Expoversary Medan 2024, Nikmati Bunga Spesial KPR 2,67% dan DP 0%
Kredit Kendaraan
43 15 Senantiasa Berkomitmen pada Standar Kualitas Tertinggi, BCA Berhasil Pertahankan
Sertifikasi ISO 9001:2015
476 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 479
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Bulan Tanggal Judul Release
44 16 BCA Dinobatkan Sebagai Brand Perbankan Terkuat di Dunia oleh Brand Finance
45 18 Dukung Indonesia Emas 2045, BCA SYNRGY Academy Batch 7 Bina 250 Calon Talenta Digital
Baru
46 19 Menyambut Hari Raya Idulfitri 2024, BCA Siapkan Uang Tunai Hingga Rp68,80 Triliun
47 20 Kini Bayar Donasi dan Zakat Lewat NU Care-LAZISNU Lebih Praktis dengan Menggunakan Fitur
Lifestyle di BCA Mobile
48 21 Kumpulkan 5.000 Botol Plastik di BCA Expoversary 2024, Bakti BCA Berkomitmen Lepaskan
500 Ekor Anak Penyu
49 21 BCA Insurance Ingatkan Pentingnya Proteksi Rumah Tinggal Jelang Mudik Lebaran
50 28 Selamat! 700 Penerima Beasiswa Bakti BCA 2024 dari 20 Kampus di Indonesia akan Menikmati
Program Khusus Selama Setahun
51 April 2 Jadwal Operasional BCA Selama Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2024
52 5 Euromoney Nobatkan BCA sebagai Bank Terbaik untuk Nasabah Premium
53 18 Sambut Hari Kartini, BCA Kembali Hadirkan Bunga Spesial Kredit Mulai Dari 3,21% Untuk
Perempuan Pengusaha
54 22 Kredit BCA Tumbuh 17,1%, Kinerja Solid di Seluruh Segmen
55 25 Komitmen Berbakti untuk Indonesia, BCA Kenalkan Nicholas Saputra sebagai Duta Bakti BCA
56 Mei 1 BCA Gelar Appreciation Day untuk 17 Sekolah Bakti BCA Bernilai di Atas Rata-rata Nasional
57 3 Rayakan Hari Pendidikan Nasional, Bakti BCA Kembali Gelar BCA Berbagi Ilmu di BINUS
University
58 8 Kehadiran Wapresdir BCA Armand W. Hartono dan Nicholas Saputra di “BCA Berbagi Ilmu”
UNDIP, Disambut Antusias Mahasiswa
59 8 Jadwal Operasional BCA Selama Libur dan Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus 2024
60 9 Selaraskan Tren Eco Fashion dengan Tradisi, Bakti BCA Gelar Pembinaan Warna Alam Bagi 50
Penenun Sumba Timur
61 14 Gebyar Hadiah BCA Kembali Hadir, Nasabah Bisa Menangkan Vespa hingga Mercedes-Benz!
62 15 “BCA Berbagi Ilmu” di ITB: Wakil Presiden Direktur BCA Berbagi Tips to The Working World and
How Technology Can Help
63 17 Pertegas Komitmen Dukung Ekonomi Halal, BCA Kembali Gelar Workshop Sertifikasi Halal
2024
64 17 Dihadiri 900 Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Direktur BCA Lianawaty Suwono Berbagi Tips
‘Menari Indah’ di Tengah Ketidakpastian
65 21 Jadwal Operasional BCA Selama Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Waisak 2024
66 22 Perkuat Komitmen Dukung UMKM Halal Nasional, BCA Fasilitasi UMKM Bali dengan Workshop
Sertifikasi Halal Gratis
67 23 Perkuat Dukungan untuk UMKM, BCA Salurkan KUR kepada Pengusaha Kedai Kopi di Bali
68 23 Aplikasi myBCA Jadi “Top of Mind” Gen Z untuk Mobile Banking, BCA Berterima Kasih Kepada
Segenap Nasabah
69 28 Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BCA Gelar Operasi Katarak di Indonesia Timur
dan Barat
70 30 Bawa Kembali Zaman Kejayaan Ritel, myBCA X Brightspot Mall 2024 Dibuka di Ratu Plaza
71 31 Dukung Inklusivitas, BCA Beri Pelatihan Jadi Perias Profesional buat Sahabat Disabilitas
72 Juni 1 Hadirkan BCA UMKM Pride 2024, BCA Berikan Wadah Berkembang Bagi UMKM
73 3 Direktur BCA Beri Mahasiswa Universitas Udayana Tips Hadapi Disrupsi Teknologi dan
Perubahan Sosial
74 4 Mewakili Indonesia, BCA Raih 4 Penghargaan Terbaik di Asia: CEO, CFO, CSR dan Investor
Relations
75 4 Gelar Kegiatan Donor Darah Ke-115, BCA dan PPATK Kumpulkan 400 Lebih Kantong Darah
76 8 Sudah 6 Tahun Berturut-turut, BCA Sabet Lagi Penghargaan Sebagai Tempat Kerja Terbaik di
2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 477
Page 480
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Bulan Tanggal Judul Release
77 11 BCA Bantu Revitalisasi Kebun Kopi Cikoneng Bogor, Targetkan Kenaikan Produksi 120%
78 14 Jadwal Operasional BCA Selama Libur dan Cuti Bersama Iduladha
79 17 Forbes Kembali Nobatkan BCA Jadi Bank Terbaik di Indonesia
80 21 Dorong Peningkatan Kualitas Produk UMKM di Samarinda, BCA Gelar Workshop Sertifikasi
Halal Gratis bagi 131 Peserta
81 25 Pagelaran Internasional Jazz Gunung Bromo Kembali Hadir, BCA telah Dukung 16 Tahun dan
Sediakan Diskon Tiket 15%
82 Juli 1 Perkokoh Pembiayaan Otomotif, PT BCA Finance dan PT BCA Multi Finance Berencana
Melakukan Merger
83 5 Sederet Kiprah 'Bakti BCA' yang Berbuah Penghargaan Asia's Best CSR
84 12 Siap Kerja, 10 Sahabat Disabilitas Raih Sertifikasi BNSP Make Up Artist Usai Pelatihan di Bakti
BCA
85 15 Konsisten Berkontribusi Bagi Pendapatan Negara,BCA Kembali Raih Penghargaan Wajib Pajak
2024
86 16 Apresiasi untuk Para Mitra, BCA Bawa 70 Merchant Menikmati Keindahan Desa Wisata Hijau
Bilebante
87 17 Lengkapi Pilihan Investasi Nasabah, BCA Luncurkan Reksa Dana Indeks Saham BIPI
88 18 Konsisten Gelar Donor Darah, BCA Raih Penghargaan dari PMI Jakarta di Hari Donor Darah
Sedunia
89 19 Cetak Sejarah Baru! Juara Miss Supranational 2024, Harashta Haifa Zahra tiba di Tanah Air
Disambut BCA dan YPI
90 19 Dari Bengkulu Hingga Papua Barat, BCA Umumkan Empat Sekolah Binaan Baru di Program
Bakti BCA
91 20 Lanjutkan Sinergi dengan Pasar Modal, BCA Teken Kerja Sama sebagai Bank Administrator
RDN dan Bank Pembayaran 2024-2029
92 24 Kredit Naik 15,5%, Tumbuh Positif di Seluruh Segmen
93 24 Diikuti 120 UMKM Lebih di Malang, BCA Gelar Workshop Sertifikasi Halal untuk Peningkatan
Kualitas Produk dan Akses Pasar
94 25 Lestarikan Wastra Indonesia, BCA Usung Gerakan #InsanBCABerkebaya2024 di Hari Kebaya
Nasional
95 28 Bakti BCA Dukung Inovasi Mutakhir Anak Bangsa Berupa Ruang Inkubasi untuk 15.000 Telur
Penyu
96 29 Digelar Kali Kedua di Kota Banjar, Operasi Katarak Gratis dari BCA Diikuti 250 Peserta Lebih
97 Agustus 2 Direksi BCA Tampil Bersama Regulator, Bankir, Jurnalis, dan Seniman pada Ketoprak Financial
Majapahit Ratu Kencono Wungu
98 3 Kantar Nobatkan BCA Sebagai Merek Paling Bernilai di Asia Tenggara Tahun 2024
99 3 Jadi Official Bank Partner Konser 30 Tahun GIGI, BCA Tebar Promo Diskon 30% Pembelian
Tiket GIGINFINITY
100 6 Dari Pagelaran Hingga Pasar Rakyat! Bakti BCA Akan Hadirkan “Gebyar BCA Merah Putih:
Indonesia Banget!” di Area Prambanan
101 7 Diikuti Lebih dari 1.200 Peserta, BCA UMKM Fest 2024 Dorong Perluasan Akses Pasar
Pengusaha Lokal
102 8 Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Permudah Akses Nasabah, BCA Resmikan KCP
Sumbawa Besar
103 10 Beasiswa BCA Tawarkan Pendidikan Perbankan dan TI dengan Beragam Fasilitas Gratis:
Lulusan SMA/SMK Segera Daftar Sebelum Ditutup!
104 12 BCA Expo Kembali Hadir! Banjir Promo dan Diskon Spesial pada Bulan Kemerdekaan
105 12 Jangan Sampai Ketinggalan! Tiket Pagelaran Budaya “Nusantara: Jiwa Surga Khatulistiwa”
Tersedia Mulai Tanggal 13 Agustus 2024
106 15 Tebar Hadiah iPhone 15, BCA Ajak Kampanyekan Bakti untuk Indonesia Lewat Kompetisi
#BuktiBaktiku
478 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 481
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Bulan Tanggal Judul Release
107 15 Mewakili Indonesia, BCA Raih 6 Penghargaan Internasional dalam Sebulan
108 16 Halo Arek Suroboyo! BCA Expo Surabaya 2024 Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai 1,45% dan
Bunga KKB Mulai 2,45%
109 16 BCA Expo 2024 Persembahkan Bunga Terendah Sepanjang Sejarah di Hari Kemerdekaan, KPR
Mulai 1,45% dan Kendaraan Mulai 2,45%
110 16 Om Swastiastu Semeton! BCA Expo 2024 Hadir di Bali Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai dari
1,45% dan Kendaraan Mulai 2,45%
111 18 Deretan Mobil Mewah Bernilai Miliaran Rupiah Hadir Menyita Perhatian di BCA Expo 2024
112 18 Lagu Indonesia Raya dan Permainan Inovatif Semarakkan Perayaan Hari Kemerdekaan di BCA
Expo 2024
113 18 Ragam Promo Spesial Produk UMKM Binaan Bakti BCA dan Bangga Lokal Meriahkan BCA Expo
2024
114 20 Ada Es Goyang hingga Dawet Ireng! Bakti BCA dan Pasar Kangen Ajak Masyarakat Jajal
Puluhan Kuliner Tradisional di Area Prambanan
115 20 Pandu Produk Lokal Bersinar di Mancanegara, BCA Gelar UMKM Indonesia Go Export 2024
116 21 Melimpah! 4.400 Sampah Botol Plastik Terkumpul di BCA Expo 2024 untuk Didaur Ulang
117 24 Kabar Gembira untuk Arek-arek Malang! BCA Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai 1,45% dan
Kredit Kendaraan dari 2,45%
118 24 Sampurasun Wargi Bandung! BCA Expo 2024 Hadir di Bandung Suguhkan Bunga Spesial KPR
Mulai dari 1,45% dan KKB Mulai 2,45%
119 24 “Gebyar BCA Merah Putih: Indonesia Banget”, #BuktiBaktiBCA untuk Pelestarian Budaya dan
Pemberdayaan UMKM
120 26 BCA Raih KEJAR Award dari OJK, Bukti Komitmen Dukung Peningkatan Literasi Keuangan
Generasi Muda
121 27 BCA Business Case Competition 2024 “The Mastermind of Strategic bluprint”, Ajang Generasi
Muda Unjuk Gigi Hadapi Era Digital
122 29 BCA Wealth Summit Kembali! Hadirkan Beragam Hadiah, Promo, dan Cashback untuk Produk
Investasi serta Proteksi
123 29 Pesta Rakyat di Prambanan! Gebyar BCA Merah Putih Indonesia Banget! Diserbu Lebih dari
10.000 Pengunjung
124 30 Sinergi BCA dan KPHL untuk Lingkungan Hidup dan Ekonomi Lokal, Wana Wisata Meranti Kini
Miliki Rumah Kompos
125 30 Anak Muda Merapat! BCA Hadirkan BYC Meet The Fest, Ajang Kolaborasi Bisnis Nasabah Muda
dan Pebisnis Masa Depan
126 30 Horas! BCA Expo 2024 Hadir di Medan, Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai dari 1,45% dan KKB
Mulai 2,45%
127 30 BCA Tegal Autoshow 2024 Hadir Kembali, Bawa Bunga Spesial KKB Mulai 2,45% dan KSM
Mulai Dari 5,67%
128 31 BCA Kediri Autoshow 2024, Ramaikan Kota Kediri dengan Bunga Spesial KKB Mulai 2% dan
KPR Mulai 1,45%
129 31 Masih Berlangsung Secara Online, BCA Expo 2024 Tawarkan Berbagai Motor Seharga Rumah
130 September 1 Bakti BCA Ajak Siswa Mengenal Alam Lebih Dekat Melalui Kegiatan “Student Goes to Nature”
di Kawasan Konservasi Orang Utan BOSF
131 3 BCA Gelar UMKM Indonesia Go Export 2024 di Surabaya, Dorong Pelaku Usaha Lokal Masuk
Pasar Global
132 4 Hari Pelanggan Nasional 2024, Presiden Direktur BCA: “Momen Refleksi untuk Melayani
Seluruh Segmen Nasabah"
133 4 Berlatar Candi Prambanan, Pertunjukan Budaya Persembahan Bakti BCA dan Swargaloka
Sukses Pukau 1.100 Penonton
134 7 Kepriye Kabare Semarang? BCA Expo Semarang 2024 Suguhkan Bunga Spesial KPR Mulai
1,45% dan Bunga KKB Mulai 2,45%
135 9 Bertabur Puluhan Pakar, BCA Wealth Summit 2024 Berhasil Menarik Lebih dari 2.000 Nasabah
136 10 Segera Daftar! Beasiswa Bakti BCA Dibuka Lagi buat Mahasiswa S1: Tawarkan Dana
Pendidikan hingga Program Pengembangan Diri
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 479
Page 482
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Bulan Tanggal Judul Release
137 10 BCA Kerja Sama dengan RSU Queen Latifa Yogyakarta, Berikan Ambulans untuk Tingkatkan
Layanan Kesehatan bagi Masyarakat
138 18 Mewakili Indonesia! BCA Kembali Jadi Bank Paling Dipercaya di Dunia Versi Majalah
Newsweek
139 19 BCA Ajak 92 UMKM Medan Tingkatkan Kualitas Produk Lewat Workshop Sertifikasi Halal
140 21 Direktur BCA Beri Kiat Sukses Arungi Globalisasi ke Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta
141 23 Apresiasi Nasabah Setia, BCA Umumkan Penerima Program Gebyar Hadiah
142 26 Halo BCA Sabet 66 Medali di TBCCI 2024, Pertahankan Gelar Grand Champion 13 Tahun
Beruntun
143 26 Penenun Sumba Timur Produksi Wastra Otentik dan Ecofriendly Bersama Bakti BCA dan
WARLAMI
144 Oktober 2 Terapkan Efisiensi Sangat Tinggi, Wisma BCA Foresta Raih Sertifikat Super Low Energy
Building Pertama di Indonesia
145 3 Resmi Berakhir, BCA Wealth Summit 2024 Sukses Gaet 2 Juta Pengunjung
146 4 Pojok UMKM BCA Sukses Berdayakan Pelaku Usaha Sumatera Barat
147 10 Sajikan Opsi Baru Investasi, BCA Luncurkan Reksa Dana Saham Syariah BISEU
148 10 Hadir Melayani Nasabah Lebih Dekat, BCA Buka KCP Kas Mayang di Jambi
149 11 BCA Sabet Gelar Juara Umum Pada Annual Report Award 2023
150 11 Dukung Keseimbangan Finansial dan Kesehatan, BCA Akan Hadirkan Kompetisi Lari dan Jalan
Virtual ‘Runvestasi’
151 14 Ajak Netizen Saling Menginspirasi, Gerakan #BuktiBaktiku dari Bakti BCA Menjaring Lebih dari
1.000 Unggahan Media Sosial
152 15 Merchant kini Bisa Makin Cepat Cairkan Dana Transaksi QRIS Lewat BCA, hingga 4 Kali Sehari!
153 16 Lanjutkan Jejak Bukti Bakti ke Labuan Bajo, BCA Berikan Layanan Kesehatan Mata ke Lebih
dari 550 Orang
154 17 Bangun Generasi Cerdas, BCA Berikan Pelatihan Metode GASING untuk 96 Guru-Siswa di
Manggarai Barat
155 22 5 Desa Bakti BCA Pikat Industri Pariwisata Mancanegara di Wonderful Indonesia Travel Fair
2024
156 22 Perluas Ragam Pilihan Investasi, BCA Bersama Bahana TCW Hadirkan Reksa Dana BIPA35
157 23 Pertumbuhan Kredit Solid di Seluruh Segmen, Laba Bersih BCA Tumbuh 12,8%
158 26 Wealth Management BCA Goes to Campus di BINUS UNIVERSITY, Ajak Mahasiswa Bijak Kelola
Keuangan Sejak Muda
159 27 Tekan Prevalensi Kebutaan Akibat Katarak di Indonesia, BCA Gelar Operasi Katarak Gratis di
Cianjur
160 28 Perdana di Sulawesi Utara, BCA Berbagi Ilmu Beri Inspirasi Mahasiswa UNSRAT untuk Hadapi
Era Perubahan
161 31 Berkelas! Perajin Perak dari Desa Bakti BCA Turut Produksi Koleksi Terbaru Perhiasan TULOLA
162 November 5 BCA Umumkan Penerima Hadiah Program Gebyar Badan Usaha 2024, Bertabur Mobil, Motor
hingga Ratusan Logam Mulia
163 8 Ajak Nasabah Sehat Sambil Cuan, BCA Gelar Runvestasi
164 8 Di Depan 1000 Mahasiswa UNPAR, Wakil Presiden Direktur BCA Tekankan Pentingnya Inovasi
untuk Tetap Unggul di Masa Depan
165 12 BCA Bagikan Dividen Interim Tunai Rp50 per Saham
166 13 Resmi Buka Indonesia Knowledge Forum 2024, BCA Serukan Penguatan Sektor Bisnis Menuju
Indonesia Emas 2045
167 15 Inovasi GestureCam untuk Penyandang Disabilitas Bawa BCA Juara 1 di AI Driven Bot
Competition 2024
168 16 Penuh Ilmu dan Testimoni Praktisi serta Direksi BCA, IKF 2024 Dipadati Lebih dari 1.600
Peserta
169 16 Tidak Hanya Uang Kuliah! 700 Penerima Beasiswa Bakti BCA Juga Dapat Pembekalan dari
Direksi BCA hingga Najwa Shihab
480 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 483
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Bulan Tanggal Judul Release
170 17 BCA Ungkap Kunci untuk Menjadi Tempat Kerja yang Didambakan
171 24 Kisah Direksi BCA Menggali Kreativitas dan Keseimbangan di IKF 2024
172 25 BCA Resmi Tutup Pameran Hasil Proyek Siswa Bertajuk Gelar Karya Sekolah Bakti BCA di 4
Daerah
173 26 Bawa Pulang Gelar Miss Cosmo International 2024, Ketut Permata Juliastrid Sari Disambut
Bangga BCA dan YPI
174 26 Jadwal Operasional BCA Selama Periode Libur Pilkada 2024
175 28 BCA Dampingi Perajin Desa Taro Perluas Akses Pasar Lewat Koleksi Art Wear Terbaru TULOLA
176 30 Tutup Kegiatan Donor Darah, BCA Sumbangkan Lebih dari 2.100 Kantong Darah ke PMI
Sepanjang 2024
177 Desember 7 Tampilkan Inovasi Gemilang, BCA Borong 4 Medali Emas di ICQCC 2024 di Sri Lanka
178 8 Runvestasi 2024 Dimulai Hari Ini! Direksi BCA hingga Joe Taslim Serukan Wealth-Life Balance
179 9 Gandeng Indro Warkop dan Komika ‘Agak Laen’, BCA Ajak Masyarakat Waspada Terhadap
Modus Penipuan
180 11 BCA Kerja Sama dengan Otoritas Singapura Kembangkan Gedung Ramah Lingkungan, Wisma
BCA Foresta Didapuk Jadi Contoh Terbaik
181 12 BCA Sediakan Uang Tunai Rp41,2 Triliun serta Gelar Pesta Diskon Sambut Natal dan Tahun Baru
2025
182 12 Ajak Masyarakat Dukung Kemajuan Bangsa Lewat Investasi SBN, BCA Raih 6 Penghargaan dari
Kemenkeu
183 13 BCA Raih Sertifikasi Berstandar Internasional ISO 27001:2022 terkait Manajemen Keamanan
Informasi Data
184 13 Gandeng TNI, BCA Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di
Flores Timur
185 14 Inovasi Berkelanjutan Berbuah Prestasi: BCA Raih 2 Penghargaan di OPEXCON 2024
186 16 Lindungi Nasabah dari Risiko Finansial Akibat Penyakit Kritis, BCA Life dan BCA Luncurkan
Produk STAR
187 17 Komitmen Dukung Pembangunan Infrastruktur Tol Patimban, BCA Salurkan Kredit Sindikasi ke
Jasa Marga
188 18 BCA dan UKDW Resmi Kerja Sama, Hadirkan Virtual Account untuk Kemudahan Pembayaran
Iuran Pendidikan
189 19 BCA Senantiasa Setia Layani Nasabah, Ini Jadwal Operasional di Masa Libur Nataru
190 21 Bertambah 2 UMKM Lagi yang Go Export, Total Nilai Ekspor UMKM Binaan BCA Capai Rp37
Miliar Hingga Akhir 2024
191 23 Komitmen Berdayakan Perempuan Pengusaha, BCA Teken Komitmen Women Entrepreneurs
Finance Code
192 24 Ada Diskon 30%, Saatnya Wisata ke Desa Bakti BCA di Libur Nataru!
5. Korespondensi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
Korespondensi BCA kepada OJK dan BEI merupakan bagian dari penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik,
khususnya prinsip transparansi dan pertanggungjawaban. Selama tahun 2024, korespondensi kepada OJK dan BEI
yang dilakukan oleh BCA adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 481
Page 484
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Otoritas Jasa Keuangan
No. Tanggal No. Dokumen Kepada Perihal
1 2 Januari 2024 0001/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
2 10 Januari 2024 0003/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
3 12 Januari 2024 0004/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
4 12 Januari 2024 0005/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
5 12 Januari 2024 0006/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
6 12 Januari 2024 0007/ESG/2024 OJK Pasar Modal Tanggapan atas Surat OJK No. S-8/PM.211/2024
7 16 Januari 2024 0008/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
8 18 Januari 2024 0009/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
9 18 Januari 2024 0010/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
10 23 Januari 2024 0104/DIR/2024 OJK DPBS2 Laporan dan Kertas Kerja Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola yang Baik PT Bank Central Asia Tbk
Periode Semester II 2023
11 24 Januari 2024 0106/DIR/2024 OJK Pasar Modal Pemberitahuan Mata Acara RUPS Tahunan
PT Bank Central Asia Tbk
12 25 Januari 2024 0012/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
13 26 Januari 2024 0013/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak Per 31
Desember 2023
14 26 Januari 2024 0014/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak Per
31 Desember 2023
15 26 Januari 2024 0015/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal IV Tahun 2023
(audited) PT Bank Central Asia Tbk
16 31 Januari 2024 0016/ESG/2024 OJK Pasar Modal Pengumuman RUPS Tahunan2024 PT Bank Central Asia Tbk
17 31 Januari 2024 0017/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Pengumuman RUPS Tahunan 2024
18 31 Januari 2024 0018/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Bukti Pengumuman RUPS Tahunan 2024
19 7 Februari 2024 0190/DIR/2024 OJK DPBS2 Laporan dan Kertas Kerja Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola TerintegrasI PT Bank Central Asia Tbk
Periode Semester II 2023
20 15 Februari 2024 0030/ESG/2024 OJK Pasar Modal Pemanggilan RUPS Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk
21 15 Februari 2024 0031/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Laporan Tahunan TB 2023 dan Laporan
Keberlanjutan Tahun 2023 PT Bank Central Asia Tbk
22 15 Februari 2024 0032/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Tahunan TB 2023 dan Laporan
Keberlanjutan Tahun 2023 PT Bank Central Asia Tbk
23 15 Februari 2024 0034/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Pemanggilan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
24 15 Februari 2024 0035/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Bukti Pemanggilan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
25 15 Februari 2024 0036/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Pengendalian Internal
PT Bank Central Asia Tbk
26 29 Februari 2024 0051/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
27 18 Maret 2024 0057/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Copy Surat Keterangan Akta Risalah RUPS
Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
28 18 Maret 2024 0058/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Copy Surat Keterangan Akta Risalah RUPS
Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
29 18 Maret 2024 0059/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS
Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
30 18 Maret 2024 0060/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS
Tahunan PT Bank Central Asia Tbk
31 18 Maret 2024 0061/ESG/2024 OJK Pasar Modal Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi - Dividen Tunai
Tahun Buku 2023
482 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 485
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Tanggal No. Dokumen Kepada Perihal
32 18 Maret 2024 0062/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Iklan Pembagian Dividen Tunai
33 22 Maret 2024 0063/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
34 22 Maret 2024 0064/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
35 22 Maret 2024 0065/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
36 22 Maret 2024 0066/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
37 25 Maret 2024 0067/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
38 25 Maret 2024 0068/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
39 25 Maret 2024 0069/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
40 25 Maret 2024 0070/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
41 25 Maret 2024 0071/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
42 25 Maret 2024 0072/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
43 25 Maret 2024 0073/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
44 26 Maret 2024 0074/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
45 26 Maret 2024 0075/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
46 26 Maret 2024 0076/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
47 26 Maret 2024 0077/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
48 2 April 2024 0079/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
49 5 April 2024 0082/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Fotokopi Akta Berita Acara RUPS Tahunan
PT Bank Central Asia Tbk
50 5 April 2024 0083/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Fotokopi Akta Berita Acara RUPS Tahunan
PT Bank Central Asia Tbk
51 23 April 2024 0085/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal I Tahun 2024
(unaudited) PT Bank Central Asia Tbk
52 23 April 2024 0478/DIR/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan
Entitas Anak PT Bank Central Asia Tbk Tahun Buku 2023
53 29 April 2024 0547/DIR/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan PT Bank Central Asia Tbk
Tahun Buku 2023
54 6 Mei 2024 0087/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
55 15 Mei 2024 0088/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
56 17 Mei 2024 0089/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
57 20 Mei 2024 0090/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
58 30 Mei 2024 0094/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
59 4 Juni 2024 0096/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
60 10 Juni 2024 0098/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Informasi atau Fakta Material
61 25 Juni 2024 0103/ESG/2024 OJK Pasar Modal Keterbukaan Informasi terkait Transaksi Afiliasi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 483
Page 486
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Tanggal No. Dokumen Kepada Perihal
62 25 Juni 2024 0104/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Keterbukaan Informasi dan Dokumen
Transaksi Afiliasi
63 28 Juni 2024 0105/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
64 4 Juli 2024 0108/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham PT Bank Central Asia Tbk
65 16 Juli 2024 0109/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
66 24 Juli 2024 0889/DIR/2024 OJK DPBS2 Laporan dan Kertas Kerja Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola TerintegrasI PT Bank Central Asia Tbk
Periode Semester I 2024
67 24 Juli 2024 0890/DIR/2024 OJK DPBS2 Laporan dan Kertas Kerja Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola yang Baik PT Bank Central Asia Tbk
Periode Semester I 2024
68 25 Juli 2024 0111/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal II Tahun 2024
(unaudited) PT Bank Central Asia Tbk
69 26 Juli 2024 0112/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak Per 30
Juni 2024
70 26 Juli 2024 0113/ESG/2024 OJK Pasar Modal Penyampaian Bukti Pengumuman Ringkasan Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak Per 30
Juni 2024
71 30 Juli 2024 0114/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
72 14 Agustus 2024 0128/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
73 20 Agustus 2024 0129/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
74 3 September 2024 0133/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
75 3 September 2024 0134/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Informasi atau Fakta Material
76 12 September 1146/DIR/2024 OJK DPBS2 Informasi Terkait Efektif Penggabungan (Merger) PT PT Bank
2024 Central Asia Tbk Finance dan PT PT Bank Central Asia Tbk Multi
Finance
77 18 September 1165/DIR/2024 OJK DPBS2 Laporan Perubahan Anggota Konglomerasi Keuangan PT Bank
2024 Central Asia Tbk (PT Bank Central Asia Tbk)
78 27 September 0135/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
2024
79 27 September 0136/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Informasi atau Fakta Material
2024
80 2 Oktober 2024 0137/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
81 2 Oktober 2024 0138/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
82 2 Oktober 2024 0139/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
83 8 Oktober 2024 0143/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
84 16 Oktober 2024 0144/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
85 18 Oktober 2024 0146/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
86 24 Oktober 2024 0148/ESG/2024 OJK DPBS2 Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal III Tahun 2024
(unaudited) PT Bank Central Asia Tbk
87 1 November 2024 0151/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
88 1 November 2024 0152/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
89 1 November 2024 0153/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
90 12 November 2024 0157/ESG/2024 OJK Pasar Modal Pengumuman Jadwal Dividen Interim Tahun Buku 2024
91 12 November 2024 0158/ESG/2024 OJK Pasar Modal Keterbukaan Informasi Pembagian Dividen Interim
92 20 November 2024 0159/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
93 22 November 2024 0160/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
94 12 Desember 2024 0169/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
484 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 487
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Tanggal No. Dokumen Kepada Perihal
95 13 Desember 2024 0170/ESG/2024 OJK Pasar Modal Keterbukaan Informasi terkait Penggantian Akuntan yang
sedang diberi tugas mengaudit Emiten atau Perusahaan Publik
96 13 Desember 2024 0171/ESG/2024 OJK DPBS2 Keterbukaan Informasi terkait Penggantian Akuntan yang
sedang diberi tugas mengaudit Emiten atau Perusahaan Publik
97 17 Desember 2024 0172/ESG/2024 OJK Pasar Modal Keterbukaan Informasi terkait Pengunduran Diri Presiden
Komisaris
98 31 Desember 2024 0174/ESG/2024 OJK Pasar Modal Laporan Transaksi Afiliasi
Bursa Efek Indonesia
No. Tanggal No. Dokumen Kepada Perihal
1 4 Januari 2024 0002/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
2 25 Januari 2024 0011/ESG/2024 BEI Laporan Informasi atau Fakta Material Penyampaian Press Release
terkait Informasi Ringkasan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2023
(audited) PT Bank Central Asia Tbk
3 2 Februari 2024 0028/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
4 5 Maret 2024 0052/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
5 2 April 2024 0081/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
6 22 April 2024 0084/ESG/2024 BEI Penyampaian Press Release terkait Informasi Ringkasan Kinerja
Keuangan Kuartal I Tahun 2024 (unaudited) PT Bank Central Asia
Tbk
7 3 Mei 2024 0086/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
8 4 Juni 2024 0097/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
9 3 Juli 2024 0107/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
10 24 Juli 2024 0110/ESG/2024 BEI Penyampaian Press Release terkait Informasi Ringkasan
Kinerja Keuangan Kuartal II Tahun 2024 (unaudited)
PT Bank Central Asia Tbk
11 2 Agustus 2024 0125/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
12 14 Agustus 2024 0127/ESG/2024 BEI Rencana Penyelenggaraan Public Expose Tahunan 2024
13 23 Agustus 2024 0130/ESG/2024 BEI Penyampaian Materi Public Expose 2024
14 2 September 2024 0131/ESG/2024 BEI Penyampaian Hasil Pelaksanaan PUBEX 2024 BCA
15 3 September 2024 0132/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
16 3 Oktober 2024 0140/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
17 23 Oktober 2024 0147/ESG/2024 BEI Penyampaian Press Release terkait Informasi Ringkasan
Kinerja Keuangan Kuartal III Tahun 2024 (unaudited)
PT Bank Central Asia Tbk
18 5 November 2024 0156/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
19 4 Desember 2024 0162/ESG/2024 BEI Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
6. Komunikasi Internal
Komunikasi internal menjadi faktor esensial untuk membangun karakter dan budaya BCA serta soliditas tim kerja.
Komunikasi internal yang lancar, intensif, dan efektif dalam menyebarkan informasi BCA akan mendorong percepatan
proses dan mekanisme di semua lini, sehingga berpengaruh terhadap pencapaian kinerja BCA secara keseluruhan.
Muatan informasi dan media komunikasi menjadi kunci keberhasilan komunikasi internal. Keduanya menjadi satu
kesatuan yang saling melengkapi agar informasi yang disampaikan dapat sampai kepada pekerja dan mudah dipahami
serta ditindaklanjuti.
Mengingat jumlah pekerja BCA yang relatif besar dan tersebar di seluruh Indonesia, BCA menyadari perlunya suatu
strategi komunikasi internal yang efektif dan tepat sasaran untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan
seluruh pekerja sehingga visi misi BCA dapat tercapai.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 485
Page 488
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Media komunikasi internal yang ada di BCA, meliputi: gadget modern. Fasilitas Skype for Business dan
Microsoft Teams sangat bermanfaat untuk hal-
a. Majalah Digital InfoBCA hal yang bersifat mendesak, karena pesan yang
Majalah yang diterbitkan dalam bentuk masuk langsung muncul di layar monitor disertai
e-magazine ini menyajikan berbagai informasi tanda pesan masuk. Selain itu, Skype for Business
tentang BCA, produk dan layanan perbankan, dan Microsoft Teams dapat digunakan untuk
serta informasi tentang jaringan, program mengirimkan file atau data yang berukuran besar,
internal, penghargaan, teknologi, manajemen, meng-host konferensi audio, video dan web
dan informasi lainnya yang bermanfaat bagi dengan siapapun di internal BCA maupun di luar
Insan BCA dengan harapan dapat menjadi media BCA.
edukasi, sosialisasi, hiburan, dan sarana untuk
saling berbagi pengetahuan serta pengalaman f. Event Internal
dan kegiatan BCA bagi segenap pekerja. Majalah Komunikasi internal juga dibangun melalui
ini dapat diakses melalui portal internal MyBCA berbagai event internal, yang dilaksanakan
dan fitur highlight Instagram @BCASemuaBeres). secara fisik/tatap muka maupun secara virtual,
seperti:
b. MyBCAPortal a. Kegiatan peringatan HUT BCA;
BCA juga memiliki portal komunikasi internal b. Rapat Kerja Nasional;
berbasis internet yang hanya dapat diakses oleh c. Kegiatan Bakorseni;
kalangan internal BCA yaitu MyBCAPortal. Portal d. Town Hall/Silahturahmi Manajemen dan
internal ini dikelola bersama-sama oleh Grup Karyawan; dan
Strategi & Pengembangan Operasi Layanan, e. Berbagai kegiatan sharing knowledge,
Grup Teknologi Informasi dan Grup Corporate misalnya kegiatan COP (Community of
Communication & Social Responsibility dan Practice), BCA Open Source
unit kerja lainnya di kantor pusat. Selain untuk
sarana penyampaian informasi BCA, program g. Corporate Identity Manual
unit kerja, sosialisasi produk perbankan, layanan, Merupakan panduan atau standardisasi bagi
pembelajaran dan informasi penting lainnya, internal BCA, khususnya dalam penggunaan logo
MyBCA telah dikembangkan untuk layanan korporasi, beberapa implementasi, serta materi
informasi dan administrasi ketenagakerjaan korporasi.
secara online, seperti biaya kesehatan, pengajuan
cuti, lembur, perjalanan dinas, data pekerja, h. TikTok @BCASemuaBeres dan Instagram @
kompensasi, appraisal, dan sebagainya. BCASemuaBeres
Media komunikasi internal juga dikembangkan
c. LED Display melalui penggunaan platform sosial media
LED Display atau Videotron, adalah media Instagram & TikTok dengan nama akun @
komunikasi elektronik audio visual internal yang BCASemuaBeres. Kalangan internal yang telah
ditempatkan di lokasi strategis di gedung atau terdaftar sebagai follower saling terhubung
area kantor BCA. Media elektronik audio visual ini satu sama lain dan dapat bertukar informasi dan
berisi informasi tentang BCA, produk dan layanan berbagi pengalaman.
yang dipromosikan, aktivitas unit kerja, dan
informasi penting lainnya. i. Halo SDM
Layanan call center bagi pekerja merupakan
d. E-mail sarana komunikasi untuk menjembatani informasi
BCA menggunakan e-mail untuk media yang berkaitan dengan ketentuan-ketentuan
komunikasi dan informasi internal. Komunikasi sumber daya manusia. Sarana ini diharapkan
internal lain yang dibangun melalui sarana e-mail dapat memberikan kesempatan kepada setiap
adalah forum komunikasi manajemen. pekerja untuk lebih mengetahui, memahami, dan
mengikuti ketentuan yang berlaku di BCA dengan
e. Skype for Business dan Microsoft Teams lebih baik.
Melalui fasilitas Skype for Business dan Microsoft
Teams, pekerja BCA dapat melakukan kolaborasi
dan komunikasi lebih mudah dalam melakukan
pekerjaannya, seperti: berbagi file, mengirimkan
pesan (chatting) dan melakukan virtual meeting
melalui Personal Computer (PC), laptop,
handphone dan device lainnya seperti pada
486 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 489
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
KODE ETIK anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
seluruh pekerja BCA.
BCA senantiasa menegakkan nilai-nilai positif di dalam
diri seluruh Insan BCA. Berkaitan dengan hal tersebut, 3. Kode Etik yang Berhubungan dengan
BCA telah memiliki dan menerapkan Kode Etik BCA yang Antikorupsi
mengatur standar etika, nilai-nilai, serta prinsip yang harus BCA telah mengeluarkan Surat Keputusan Direksi No.
diterapkan oleh Insan BCA sebagai penjabaran dari budaya 269/SK/DIR/2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang
BCA dalam menerapkan Good Corporate Governance dan Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi
mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. dan Surat Edaran No. 336/SE/POL/2022 tanggal 15
September 2022 tentang Pelaporan Pengendalian
Kode Etik BCA disusun sebagai acuan bagi Insan BCA Gratifikasi sebagai upaya pencegahan praktik korupsi
dalam bertindak dan mengambil keputusan agar dapat dan pengendalian gratifikasi di lingkungan BCA. BCA
menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari secara patuh terhadap peraturan terkait antikorupsi dimana
profesional. Kode Etik BCA menjadi pedoman tentang BCA memastikan kegiatan usahanya telah dijalankan
apa yang diharapkan dari Insan BCA dalam hubungannya dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan
dengan nasabah, pemegang saham, pemasok/rekanan, prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Insan BCA
pemerintah serta masyarakat di tempat kita berada. berkomitmen menerapkan budaya antikorupsi di
seluruh aspek pekerjaan.
Prinsip-prinsip utama dalam Kode Etik BCA adalah:
1. Profesional. Kebijakan antikorupsi yang terkandung dalam Kode
2. Integritas. Etik BCA antara lain meliputi:
3. Tim yang unggul. a. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak
4. Pelayanan prima. bertentangan dengan kepentingan BCA ataupun
5. Kepedulian sosial. nasabah.
b. Tidak menyalahgunakan jabatan dan
1. Pokok-Pokok Kode Etik BCA wewenangnya untuk kepentingan pribadi
Pokok-pokok isi Kode Etik BCA meliputi: maupun keluarganya.
a. Patuh dan taat pada undang-undang dan c. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat
peraturan yang berlaku. merugikan citra profesinya maupun citra BCA
b. Menjaga nama baik dan mengamankan harta pada umumnya.
kekayaan bank.
c. Menjaga kerahasiaan data nasabah dan bank. 4. Kode Etik yang Berhubungan dengan Vendor
d. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak Dalam melaksanakan tugasnya pekerja BCA seringkali
bertentangan dengan kepentingan bank ataupun berhubungan dengan vendor. Oleh karena itu, dalam
nasabah. kaitannya dengan penerapan budaya anti korupsi,
e. Mencatat secara benar semua transaksi sesuai setiap pekerja BCA harus memperhatikan Kode Etik
dengan ketentuan yang berlaku. BCA yang berhubungan dengan vendor, sebagai
f. Menjaga dan membina keharmonisan lingkungan berikut:
kerja dan persaingan yang sehat. a. Dalam melaksanakan tugasnya harus menjaga
g. Tidak menyalahgunakan jabatan dan nama baik dan reputasi BCA, antara lain termasuk
wewenangnya untuk kepentingan pribadi namun tidak terbatas pada:
maupun keluarganya. 1) Menjaga penampilan diri dan bertindak
h. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat sesuai etika dan tata krama yang baik
merugikan citra profesinya maupun citra bank (tindakan maupun ucapan).
pada umumnya. 2) Tidak melakukan kompromi yang berlebihan
i. Menjauhkan diri dari segala bentuk perjudian atau dalam melakukan prakualifikasi vendor dan
tindakan spekulatif. verifikasi atas tagihan dari vendor.
j. Senantiasa meningkatkan pengetahuan dan 3) Menghindari pertemuan-pertemuan yang
wawasannya dengan mengikuti perkembangan akan memengaruhi keputusan dalam tugas
industri perbankan pada khususnya dan dunia dan pekerjaannya.
usaha pada umumnya. b. Menghindari situasi-situasi di mana perilaku
vendor dapat memberikan keuntungan pribadi
2. Pemberlakuan Kode Etik dan/atau menimbulkan kerugian bagi BCA.
Kode Etik BCA memberikan kerangka nilai-nilai dan c. Menjaga kerahasiaan informasi BCA maupun
standar etika yang wajib dipenuhi dan merupakan vendor yang didapat dalam menjalankan
tanggung jawab pribadi setiap Insan BCA. Kode Etik tugasnya dan tidak memanfaatkannya untuk
BCA berlaku bagi seluruh jenjang organisasi, meliputi kepentingan pribadi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 487
Page 490
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
d. Secara proaktif memberikan keterangan kepada 6 Upaya Penegakan dan Sanksi Pelanggaran
manajemen atau pihak berwenang jika memiliki Kode Etik
hubungan keluarga atau afiliasi dengan pihak a. Kode Etik BCA bersifat mengikat dan harus
vendor yang berpotensi dapat memengaruhi dipahami serta dilaksanakan secara sungguh-
objektivitas dalam melaksanakan pekerjaan. sungguh oleh seluruh Insan BCA dalam rangka
e. Tidak boleh mengambil keuntungan atas mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip Tata
kesalahan vendor. Kelola Perusahaan yang Baik.
f. Tidak meminta atau menerima segala bentuk b. Setiap tahun, seluruh pekerja BCA, anggota Dewan
uang/hadiah/bingkisan/fasilitas jasa serta tidak Komisaris dan anggota Direksi, wajib membuat
mengikatkan diri pada transaksi hutang piutang. Pernyataan Kode Etik secara digital melalui portal
g. Mengembalikan semua pemberian dalam bentuk internal MyBCA (bagi karyawan tetap) dan e-Form
uang/hadiah/bingkisan/fasilitas jasa sesuai (bagi pramukarya atau karyawan yang belum
ketentuan yang berlaku dan dapat membuktikan mendapatkan/terkendala akses user domain).
pengembalian tersebut dengan surat yang Prosentase pengisian pernyataan Kode Etik pada
ditandatangani oleh Pemimpin Unit Kerja dan tahun 2024 adalah sebesar 100%.
Tanda Terima Pengembalian Barang. c. Pelanggaran Kode Etik BCA termasuk dalam
h. Selalu mencegah adanya benturan kepentingan tindakan yang dapat dilaporkan melalui
dalam berhubungan dengan vendor. sarana whistleblowing berdasarkan kebijakan
penerapan Whistleblowing System BCA yang
5. Sosialisasi dimuat dalam Surat Keputusan Direksi No. 146/
BCA melakukan upaya untuk memastikan bahwa Kode SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017.
Etik BCA dikomunikasikan dan disebarluaskan kepada d. Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan
seluruh Insan BCA. Sarana yang digunakan untuk terhadap Kode Etik BCA, maka pelanggarnya
melakukan sosialisasi Kode Etik BCA, antara lain: dikenai sanksi sesuai dengan tingkat
a. Kode Etik BCA dibuat dalam bentuk Buku Saku pelanggarannya. Sanksi dimaksud sebagaimana
dan telah dibagikan kepada setiap pekerja BCA. telah diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama
b. Kode Etik BCA dibuat dalam bentuk e-learning antara lain berupa:
yang dapat diakses oleh setiap pekerja BCA, • Sanksi pokok dalam bentuk peringatan lisan,
termasuk pekerja first jobber maupun pro hire surat teguran, surat peringatan, demosi
yang baru bergabung dengan BCA. maupun pemutusan hubungan kerja.
c. Kode Etik BCA telah dimuat dalam portal internal • Sanksi tambahan dalam bentuk pemindahan
BCA (MyBCA) dan situs web BCA Bagian Tata jabatan (rotasi), penundaan kenaikan
Kelola Perusahaan. pangkat, penundaan kenaikan upah/gaji,
d. Kode Etik BCA disosialisasikan melalui sharing pencabutan fasilitas-fasilitas yang melekat
session atau COP (Community of Practice) di pada jabatan yang bersangkutan, pelepasan
tiap-tiap Divisi/Satuan Kerja di BCA, antara lain jabatan, maupun sanksi lainnya sesuai
terkait ketentuan rahasia BCA, rahasia jabatan, ketentuan hukum yang berlaku.
fraud, dan sebagainya.
e. Kode Etik BCA disosialisasikan melalui media Keputusan yang diambil oleh BCA sehubungan
publikasi digital internal yang dapat dilihat oleh dengan hal ini, akan disesuaikan dengan jenis
seluruh pekerja BCA di Kantor Pusat, Kantor dan keseriusan pelanggaran yang terjadi serta
Wilayah, internal display di Kantor Cabang, dan evaluasi menyeluruh atas individu yang melakukan
juga diunggah di akun media sosial internal, akun pelanggaran.
Instagram @bcasemuaberes.
7. Kasus Pelanggaran Kode Etik BCA Tahun 2024
Selama tahun 2024, terdapat pelanggaran Kode Etik BCA sebanyak 217 (dua ratus tujuh belas) kasus, rekapitulasinya
sebagai berikut:
Jumlah Penyelesaian Kasus Pelanggaran Kode Etik BCA Pada Tahun 2024
Tahun Jenis Transaksi Jumlah Status Penyelesaian
2024 SP I 187 Semua kasus telah selesai
SP II 4 pada tahun 2024
SP III 26
Keterangan: SP = Surat Peringatan
488 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 491
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
BUDAYA PERUSAHAAN 4) E - Magazine Info BCA (sosial media internal
resmi BCA).
BCA meyakini budaya perusahaan memiliki peranan 5) Training internal.
penting dalam menentukan keberhasilan BCA menjalankan 6) Internal culture video clip pada TV Plasma
kegiatan usahanya. Selama ini, BCA telah menetapkan hal- yang tersebar di seluruh cabang BCA.
hal yang meliputi: 7) Blims (Perpustakaan Digital Internal BCA)
8) Video animasi pada media sosial BCA.
1. Visi dan Misi BCA c. Melalui program pelatihan/pengembangan
Visi dan Misi BCA memberikan landasan, arah, dan kapasitas internal antara lain management
panduan bagi segenap Insan BCA dalam menjalankan development program atau program
kegiatan usaha BCA. Visi dan Misi tersebut telah pengembangan manajer, program
disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris BCA sesuai pengembangan karier, forum-forum khusus
Surat Keputusan No. 022/SK/DIR/2006 tertanggal 23 seperti forum account officer, dan grup-grup
Februari 2006 perihal Visi dan Misi PT Bank Central khusus seperti project management office.
Asia Tbk. Visi dan Misi BCA telah dievaluasi oleh
manajemen pada tahun 2014 dan di tahun 2019, BCA 4. Pengenalan Budaya bagi Pekerja Baru
telah menerbitkan visi dan misi penerapan keuangan Untuk seluruh pekerja baru di BCA, pengenalan budaya
berkelanjutan. Dari hasil evaluasi tersebut, sampai diberikan melalui program induction yang meliputi
dengan saat ini, Visi dan Misi tersebut masih sesuai pengenalan Visi, Misi, dan Tata Nilai BCA. Khusus
dengan arah strategis BCA. Uraian mengenai Visi dan untuk pekerja baru yang merupakan generasi Y dan Z,
Misi BCA telah tercantum pada Bab Profil Perusahaan. diberikan berupa Induction Class dengan konsep fun
learning yang merupakan salah satu cara efektif untuk
2. Tata Nilai BCA mengenalkan Visi, Misi, dan Tata Nilai BCA.
a. Fokus pada Nasabah (Customer Focus)
Perhatian/kepedulian yang diikuti dengan usaha BCA juga melakukan penilaian dan program
memberikan layanan untuk memenuhi harapan pemantauan agar seluruh level organisasi yang
dan/atau kebutuhan nasabah secara spesifik. mencakup Direksi, Dewan Komisaris, serta seluruh
b. Integritas (Integrity) karyawan memahami Tata Nilai serta Kode Etik BCA,
Sikap yang teguh dalam menjunjung tinggi dan menerapkannya secara efektif untuk menghindari
kejujuran dan keterbukaan, yang diikuti dengan keterlibatan dalam perilaku yang tidak tepat.
tindakan konsisten dan konsekuen pada peran/
tugas dalam berbagai situasi dan kondisi untuk 5. Pengenalan Budaya bagi Anggota Dewan
membangun kepercayaan nasabah. Komisaris dan/atau Direksi Baru
c. Kerja sama Tim (Teamwork) Untuk anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi
Interaksi, sinergi, dan kolaborasi yang didasari baru, pengenalan budaya diberikan melalui program
atas pemahaman diri sendiri dan orang lain untuk orientasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
mencapai tujuan organisasi. Metode orientasi berupa:
d. Berusaha Mencapai yang Terbaik (Continuous • Pemaparan oleh Unit Kerja Kantor Pusat (UKKP)
Pursuit of Excellence) online dan/atau offline.
Usaha berkelanjutan untuk mencapai yang terbaik • Kunjungan ke berbagai lokasi kegiatan BCA.
guna memberikan nilai tambah bagi nasabah. • Pertemuan dan diskusi online maupun offline
dengan anggota Dewan Komisaris dan Direksi lain
3. Pelatihan dan Sosialisasi Visi, Misi, serta Tata untuk mendiskusikan berbagai masalah BCA atau
Nilai informasi lain yang dibutuhkan.
Selama 2024, program sosialisasi Visi, Misi, dan Tata • Mempelajari berbagai informasi BCA yang
Nilai dilakukan dengan cara sebagai berikut: tersedia secara elektronik (online base).
a. Melakukan sosialisasi yang melibatkan seluruh Pembahasan program orientasi secara lengkap dapat
unit kerja dan seluruh pekerja BCA dalam event/ dilihat pada bab Dewan Komisaris dan Direksi dalam
kegiatan antara lain: Laporan Tahunan ini.
1) Community of Practice (COP), sharing
session tim,
2) Sharing Session BCA Leader+
b. Memanfaatkan berbagai media dan kanal
komunikasi perusahaan, antara lain:
1) Komik Visi Misi dan Tata Nilai BCA.
2) Video pada portal internal BCA.
3) E - learning.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 489
Page 492
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH 2. Pengungkapan Penggabungan PT BCA Multi
MANAJEMEN DAN/ATAU PEGAWAI Finance ke dalam PT BCA Finance
MELALUI OPSI MSOP/ESOP Perusahaan Anak BCA melakukan aksi korporasi
berupa penggabungan antara 2 (dua) perusahaan
Selama tahun 2024, BCA tidak memiliki program pemberian yang dikendalikan oleh BCA yaitu PT BCA Multi Finance
opsi saham kepada Direksi, Dewan Komisaris maupun (“BCA Multi Finance”) ke dalam PT BCA Finance (“BCA
karyawan. Finance”) (”Penggabungan”). Pasca Penggabungan,
BCA Finance menjadi perusahaan hasil Penggabungan.
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (SHARES
BUYBACK) Hubungan antara Pihak-Pihak yang Bertransaksi
BCA Finance dan BCA Multi Finance merupakan
Pembelian kembali (buyback) saham atau obligasi adalah perusahaan yang dikendalikan oleh BCA yang
upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah sahamnya dimiliki lebih dari 99% (sembilan puluh
diterbitkan oleh BCA dengan cara membeli kembali saham sembilan persen) oleh BCA, maka berdasarkan Pasal
atau obligasi tersebut yang tata cara pembayarannya 6 Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 Tentang
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. BCA Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
tidak melakukan pembelian kembali (buyback) saham BCA transaksi Penggabungan ini merupakan transaksi
maupun obligasi BCA selama tahun 2024. afiliasi yang cukup dilaporkan oleh BCA kepada OJK.
Pelaksanaan Penggabungan ini tidak memiliki benturan
AKSI KORPORASI LAINNYA kepentingan baik antara masing-masing pihak yang
melakukan Penggabungan maupun dengan anggota
Pada tahun 2024, BCA melakukan aksi korporasi lainnya Direksi atau Dewan Komisaris.
dengan uraian sebagai berikut:
Penggabungan
1. Penyetoran Modal pada PT Kliring Penjaminan Penggabungan BCA Multi Finance dan BCA Finance
Efek Indonesia (KPEI) telah mendapatkan persetujuan dari OJK sebagaimana
Dalam rangka penyertaan modal BCA pada KPEI tercantum dalam suratnya No. S-6/D.06/2024
terkait dengan pembentukan dan pengembangan tanggal 25 Juni 2024 perihal Persetujuan Rencana
Central Counterparty di Pasar Uang dan Pasar Valuta Penggabungan PT BCA Finance dengan PT BCA Multi
Asing, pada tanggal 25 September 2024, BCA telah Finance, serta persetujuan Rapat Umum Pemegang
melakukan penyetoran modal pada KPEI senilai Saham BCA Finance dan BCA Multi Finance.
Rp20.000.000.000,00 (dua puluh miliar Rupiah) untuk
mengambil bagian atas 2.500 (dua ribu lima ratus) Setelah mendapatkan persetujuan-persetujuan
lembar saham Seri B yang diterbitkan oleh KPEI. tersebut di atas, BCA Finance dan BCA Multi Finance
menandatangani Akta Penggabungan No. 135 tanggal
Tujuan penyertaan modal BCA pada KPEI adalah dalam 15 Agustus 2024 yang dibuat di hadapan Christina Dwi
rangka mendukung pelaksanaan dan pengembangan Utami, Sarjana Hukum, Magister Humaniora, Magister
Central Counterparty di Pasar Uang dan Pasar Valuta Kenotariatan, Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Asing yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor Barat (”Akta Penggabungan”), akta mana telah diterima
4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan dan dicatat di dalam sistem Administrasi Badan Hukum
Sektor Keuangan yang merupakan perwujudan atas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
penguatan kerangka hukum di sektor keuangan melalui Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum
peguatan infrastruktur pasar keuangan. sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-
AH.01.09-0246695 tanggal 1 September 2024 perihal
Penyertaan modal yang dijalankan oleh BCA bukan Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan
merupakan transaksi material sebagaimana diatur PT BCA Finance.
dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Perubahan anggaran dasar dan susunan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris BCA Finance setelah
BCA telah melakukan Keterbukaan Informasi atas Penggabungan sebagaimana tercantum dalam Akta
transaksi ini pada tanggal 27 September 2024 melalui Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
situs web BCA dan situs web Bursa Efek (SPE IDX). PT BCA Finance No. 134 tanggal 15 Agustus 2024 yang
Keterbukaan Informasi dimaksud dapat diakses pada dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, Sarjana Hukum,
https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan- Magister Humaniora, Magister Kenotariatan, Notaris
investor/berita-investor. di Kota Administrasi Jakarta Barat, telah diterima
dan dicatat di dalam sistem Administrasi Badan
490 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 493
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK
Republik Indonesia Direktorat Jenderal Administrasi TERKAIT (RELATED PARTY) DAN
Hukum sebagaimana ternyata dalam suratnya No. PENYEDIAAN DANA BESAR (LARGE
AHU-AH.01.03-0188043 tanggal 1 September 2024 EXPOSURE)
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar PT BCA Finance dan suratnya No. Sesuai dengan POJK tentang Penerapan Tata Kelola Bank
AHU-AH.01.09-0246700 tanggal 1 September 2024 Umum, Bank wajib menerapkan prinsip kehati-hatian
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data dalam penyediaan dana paling sedikit dengan menerapkan
Perseroan PT BCA Finance. penyebaran atau diversifikasi portofolio penyediaan
dana yang diberikan. Pengungkapan penyediaan dana
Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas dan kepada pihak terkait (individu atau kelompok, termasuk
sesuai dengan: Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif Bank, serta
- Pasal 26 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 pihak terkait lainnya) dan penyediaan dana besar (large
tentang Perseroan Terbatas; exposure) mengacu pada SE OJK tentang Penerapan Tata
- Pasal 8.1 jo. Pasal 1 huruf (v) Akta Penggabungan; Kelola bagi Bank Umum bagian Transparansi Penerapan
Tata Kelola. Dalam penyediaan dana kepada pihak terkait
Penggabungan berlaku efektif pada tanggal 1 dan penyediaan dana besar, BCA selalu menerapkan
September 2024, yaitu tanggal terbitnya surat prinsip kehati-hatian antara lain melakukan penetapan
penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran batas penyediaan dana serta penyediaan dana besar
dasar BCA Finance sehubungan dengan Penggabungan (large exposures) kepada pihak dan/atau kelompok usaha
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik tertentu bertujuan untuk menghindari kegagalan usaha
Indonesia. Bank sebagai akibat konsentrasi penyediaan dana dan
meningkatkan independensi Direksi dan Dewan Komisaris
Sejak efektifnya Penggabungan, maka BCA Multi Bank terhadap potensi intervensi dari pihak terkait serta
Finance berakhir karena hukum tanpa diperlukan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
tindakan likuidasi terlebih dahulu. Dengan demikian,
seluruh aktiva dan pasiva BCA Multi Finance beralih 1. Kebijakan Penyediaan Dana kepada Pihak
demi hukum kepada BCA Finance sebagai perusahaan Terkait
hasil Penggabungan. Seluruh portofolio Penyediaan Dana kepada Pihak
Terkait ditetapkan paling tinggi 10% (sepuluh persen)
Sehubungan dengan hal tersebut, untuk memenuhi dari Modal Bank. Penyediaan dana kepada pihak terkait
ketentuan pasal 7 ayat 2 juncto pasal 2 POJK No.31/ dan kepada debitur dalam jumlah besar senantiasa
POJK.04/2016 tentang Keterbukaan atas Informasi dilakukan dengan memperhatikan prinsip kehati-
atau Pakta Material oleh Emiten atau Perusahaan hatian, melalui proses review dan mekanisme yang
Publik, BCA telah melakukan Keterbukaan Informasi sesuai dengan kebijakan BCA serta telah memenuhi
pada tanggal 3 September 2024 melalui situs web ketentuan OJK maupun peraturan perundang-
BCA dan situs web Bursa Efek (SPE IDX). Keterbukaan undangan yang berlaku, antara lain menyangkut aspek
Informasi dimaksud dapat diakses pada https:// Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor/
berita-investor. 2. Kebijakan Penyediaan Dana Besar
Penyediaan dana besar adalah nominal penyediaan
Sepanjang tahun 2024, BCA tidak melakukan aksi korporasi dana kepada 1 (satu) peminjam atau 1 (satu) kelompok
seperti penyertaan modal, pemecahan saham (stock split), peminjam selain Pihak Terkait sebesar 10% (sepuluh
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, persen) atau lebih dari modal inti (Tier 1) Bank.
saham bonus dan perubahan nilai nominal saham. BCA juga Penyediaan dana besar harus dianalisa kelayakannya
tidak melakukan penerbitan Obligasi/Sukuk baru. minimum sama atau lebih berhati-hati (prudent)
daripada penyediaan dana kepada debitur umum.
Syarat dan ketentuan penyediaan dana diterapkan
adalah sesuai dengan ketentuan dan prosedur
perkreditan yang berlaku di BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 491
Page 494
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Kebijakan Pemberian Pinjaman kepada Direksi 4. Implementasi Penyediaan Dana kepada Pihak
dan Dewan Komisaris Terkait Tahun 2024
BCA telah memiliki kebijakan terkait dengan Selama tahun 2024, BCA telah menjalankan kebijakan
pemberian pinjaman Direksi dan Dewan Komisaris penyediaan dana kepada pihak terkait, kebijakan
yang diatur dalam: penyediaan dana besar, dan kebijakan pemberian
• Pedoman Kredit Produktif dan Pedoman Kredit pinjaman kepada Direksi dan Dewan Komisaris sesuai
Konsumen; dengan ketentuan yang berlaku, yang harus memenuhi
• Kebijakan mengenai Mekanisme Persetujuan ketentuan antara lain:
Kredit Kepada Pihak Terkait; dan • Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
• Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (KDPB) PT BCA rencana pemberian kredit debitur-debitur besar
Tbk tangal 22 September 2023. tertentu harus diputuskan oleh pejabat pemutus
kredit dan wajib mendapat persetujuan Dewan
Dalam Kebijakan Pemberian Pinjaman Kredit Direksi Komisaris BCA secara independen.
dan Dewan Komisaris diatur bahwa pinjaman kredit • Penyediaan dana kepada pihak terkait tidak boleh
kepada Direksi dan Dewan Komisaris diberikan secara bertentangan dengan ketentuan dan prosedur
wajar dan sesuai dengan prosedur umum penyediaan umum pemberian kredit yang berlaku dan wajib
dana yang berlaku. tetap memberikan keuntungan yang wajar bagi
BCA.
• Kebijakan penetapan persyaratan kredit kepada
pihak terkait, khususnya mengenai penetapan
suku bunga kredit serta bentuk dan jenis agunan
tetap mengikuti ketentuan perkreditan yang
berlaku umum pada BCA.
Pelaporan rutin BMPK kepada OJK atau Bank Indonesia dilakukan secara tepat waktu. Sepanjang tahun 2024, tidak
terdapat pelanggaran atas BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit). Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (Related
Party) dan kepada Debitur Inti Individu dan Grup (Large Exposure) di BCA selama tahun 2024:
Jumlah
Penyediaan Dana
Debitur/Grup Nominal
Kepada Pihak Terkait 701 Rp9.945.105.205.075,00
Kepada Debitur Inti:
• Individu 50 Rp235.860.671.567.164,00
• Grup 30 Rp336.445.965.964.081,00
Informasi detil yang berisi rincian atas transaksi terkait Penyediaan Dana Pihak Terkait (Related Party) dapat dilihat pada
Laporan Keuangan Tahunan Catatan 46 Halaman 688 dan halaman 272-273 pada Laporan Tahunan ini.
492 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 495
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
RENCANA STRATEGIS TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN
DAN NON-KEUANGAN YANG BELUM
Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa aktif membangun DIUNGKAP DALAM LAPORAN LAINNYA
komunikasi dalam menyelaraskan pandangan atas strategi
usaha BCA di bidang perbankan. Dewan Komisaris BCA telah memiliki kebijakan dan prosedur mengenai tata
bertanggung jawab untuk mengarahkan, memantau, dan cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan dan non-
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta keuangan di antaranya mengacu pada:
memberikan nasihat kepada Direksi sesuai dengan maksud a. POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan
dan tujuan Anggaran Dasar BCA. Publikasi Laporan Bank.
b. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan
Direksi bertanggung jawab dalam proses pengembangan, Emiten atau Perusahaan Publik.
pelaksanaan termasuk peninjauan atas strategi BCA agar c. POJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian
sesuai dengan kebijakan internal dan regulasi yang berlaku. Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan
Publik.
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris dan Direksi telah d. SE OJK NO 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
meninjau, memantau dan mengawasi pelaksanaan strategi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
perusahaan melalui Rapat Gabungan Direksi dan Dewan
Komisaris dengan mata acara rapat mengenai Rencana Informasi kondisi keuangan dan non-keuangan BCA telah
Strategis yang melibatkan unit kerja terkait. dituangkan secara jelas dan transparan dalam beberapa
laporan baik melalui media cetak maupun situs web BCA
BCA telah menyusun dan menyampaikan rencana strategis antara lain sebagai berikut:
dalam bentuk rencana korporasi dan rencana bisnis, dengan
tata cara sesuai dengan peraturan dan ketentuan terkait. Transparansi Kondisi Keuangan
Keterangan selengkapnya mengenai paparan Rencana BCA telah menyusun dan menyajikan laporan yang terkait
Strategis BCA sebagaimana tercantum pada: dengan transparansi kondisi keuangan dengan tata cara,
jenis, dan cakupan sebagaimana diatur dalam ketentuan
• halaman 24-35 terkait Peranan Direksi dalam POJK yang berlaku dan disampaikan setiap periode
perumusan strategi dan kebijakan strategis Perusahaan bulanan, triwulanan, dan tahunan sesuai dengan jenis
• halaman 274 terkait Prospek, Prioritas Strategis, dan laporannya.
Proyeksi Tahun 2025
• halaman 270 terkait Pencapaian Target Tahun 2024 1. Laporan Tahunan
• halaman 274 terkait Prospek Perekonomian dan Sektor a. BCA setiap tahun selalu menyusun dan
Perbankan Tahun 2025 menyampaikan Laporan Tahunan kepada OJK,
dalam Laporan Tahunan ini. pemegang saham, dan lembaga-lembaga lainnya
yang dipersyaratkan ataupun yang dipandang
perlu mendapatkannya. Laporan Tahunan berisi
informasi antara lain:
1) Ikhtisar data keuangan penting termasuk
ikhtisar saham, laporan Dewan Komisaris,
laporan Direksi, profil perusahaan, analisis
dan pembahasan manajemen mengenai
kinerja bisnis dan keuangan, tata kelola
perusahaan, tanggung jawab sosial
perusahaan dan keuangan berkelanjutan.
2) Laporan Keuangan Tahunan yang telah
diaudit oleh AP dan KAP yang terdaftar di
OJK, yang dibuat untuk 1 (satu) tahun buku
dan disajikan dengan perbandingan 1 (satu)
tahun buku sebelumnya, serta permulaan
dari tahun komparatif terdahulu.
3) Pernyataan tanggung jawab Dewan
Komisaris dan Direksi atas kebenaran isi
Laporan Tahunan. Pernyataan tersebut
dituangkan dalam lembar pernyataan yang
dibubuhi tanda tangan oleh seluruh anggota
Dewan Komisaris dan anggota Direksi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 493
Page 496
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
b. Laporan Tahunan telah termuat pada situs web 1. Mempublikasikan secara transparan kondisi non-
BCA - www.bca.co.id. keuangan kepada stakeholders, antara lain Pelaporan
c. Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit Rutin BMPK kepada OJK, informasi tata kelola
telah termuat pada situs web BCA www.bca. perusahaan melalui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
co.id dan dipublikasikan melalui surat kabar BCA maupun yang dimuat pada situs web BCA, serta
berbahasa Indonesia yang memiliki peredaran informasi kondisi non-keuangan lainnya yang juga
luas di Indonesia. ditransparansikan dalam Analyst Meeting, Press
Conference, Public Expose and Non-Deal Road Show,
2. Laporan Publikasi Triwulanan dan situs web BCA sesuai ketentuan yang berlaku.
a. BCA telah mengumumkan Laporan Publikasi 2. Mengungkapkan transparansi Struktur Kepemilikan
Triwulanan pada media cetak (Triwulan II dan pada Laporan Tahunan dan situs web BCA.
Triwulan IV) dan situs web BCA - www.bca. 3. Mengungkapkan informasi atau fakta penting dan
co.id, termasuk melaporkan Laporan Keuangan relevan mengenai peristiwa, kejadian, atau fakta yang
Publikasi Triwulanan kepada OJK atau pemangku dapat memengaruhi harga efek pada Bursa Efek dan/
kepentingan sesuai dengan POJK yang berlaku. atau keputusan investor, calon investor, atau pihak
b. Pengumuman Laporan Publikasi Triwulanan lain yang berkepentingan atas informasi atau fakta
pada situs web BCA berupa Laporan Keuangan tersebut. BCA senantiasa menyampaikan laporan
Publikasi Triwulanan maupun laporan lainnya informasi atau fakta material melalui situs web BCA
dipelihara paling kurang untuk 5 (lima) tahun buku dan Bursa Efek Indonesia.
terakhir. 4. BCA telah mempublikasikan informasi mengenai
c. Meskipun tidak diwajibkan, pengumuman produk dan/atau layanan BCA secara jelas, akurat dan
atas Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan terkini sesuai ketentuan OJK tentang Transparansi
berupa Laporan Keuangan Konsolidasi BCA dan Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi
Perusahaan Anak dilakukan dalam surat kabar Nasabah. Informasi tersebut dapat diperoleh secara
(Triwulan II dan Triwulan IV) dan Laporan Keuangan mudah oleh nasabah, antara lain dalam leaflet, brosur
Entitas Induk BCA dilakukan dalam 1 (satu) surat atau bentuk tertulis lainnya di setiap kantor cabang
kabar dalam bentuk infografis kinerja keuangan. BCA pada lokasi-lokasi yang mudah diakses, dan/
Surat kabar yang digunakan surat kabar harian atau dalam bentuk informasi secara elektronis yang
cetak berbahasa Indonesia yang mempunyai disediakan melalui hotline service/call center, situs
peredaran luas di tempat kedudukan kantor pusat web BCA, dan akun sosial resmi perusahaan.
BCA. Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan 5. BCA menyediakan dan menginformasikan tata cara
ditandatangani oleh Presiden Direktur dan 1 (satu) pengaduan nasabah dan penyelesaian sengketa
orang anggota Direksi BCA. bagi nasabah sesuai ketentuan OJK yang mengatur
mengenai Pengaduan Nasabah dan Mediasi Perbankan,
3. Laporan Publikasi Bulanan antara lain melalui situs web BCA - www.bca.co.id.
a. BCA telah mengumumkan Laporan Publikasi Selain itu, mediasi dalam rangka penyelesaian
Bulanan pada situs web BCA - www.bca. pengaduan nasabah BCA dilaksanakan melalui sarana
co.id, termasuk melaporkan Laporan Keuangan pengaduan antara lain melalui Kantor Cabang BCA
Publikasi Bulanan kepada OJK sesuai dengan atau Halo BCA di 1500888, aplikasi Halo BCA, atau
POJK yang berlaku. e-mail halobca@ bca.co.id.
b. Pengumuman Laporan Publikasi Bulanan pada 6. Menyusun pelaporan internal yang telah dilakukan
situs web BCA berupa Laporan Keuangan dengan lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan
Publikasi Bulanan dipelihara paling kurang untuk 5 didukung oleh sistem informasi manajemen yang
(lima) tahun buku terakhir. memadai. BCA memiliki sistem informasi manajemen
BCA yang handal dan didukung oleh sumber daya
Transparansi Kondisi Non-Keuangan manusia yang kompeten serta IT security system yang
BCA telah menyusun dan menyajikan laporan yang terkait memadai dan mampu memberikan informasi yang
dengan transparansi kondisi non-keuangan dengan lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada Direksi untuk
tata cara, jenis, dan cakupan sebagaimana diatur dalam digunakan dalam mendukung proses pengambilan
ketentuan POJK yang berlaku serta menyediakan dan keputusan bisnis BCA.
mempublikasikan informasi lainnya terkait kondisi non- 7. Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung
keuangan, antara lain sebagai berikut: keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan layanan
kepada masyarakat.
494 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 497
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL BCA senantiasa berinovasi untuk menghadirkan solusi yang efektif dan relevan dalam menjawab tantangan lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat. Tanggung jawab sosial dan lingkungan ini berlangsung secara komprehensif di bawah ‘payung’ Bakti BCA yang berfokus pada pengembangan individu, komunitas, dan preservasi ekosistem. Program kegiatan Bakti BCA difokuskan pada 5 (lima) pilar utama, yaitu: • Bakti Pendidikan • Bakti Kesehatan • Desa Bakti BCA • Bakti Budaya • Bakti Lingkungan Selain program-program tersebut, BCA turut berpartisipasi dalam pemberian sumbangan atau donasi kepada lembaga sosial. Uraian selengkapnya mengenai kegiatan sosial BCA dan total pemberian dana untuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh BCA sepanjang tahun 2024 tercantum pada Laporan Keberlanjutan BCA 2024 tersendiri yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. Laporan telah diunggah dan dapat dilihat pada situs web BCA pada link www.bca.co.id/id/tentang-bca/keberlanjutan/laporankeberlanjutan. PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN POLITIK BCA memiliki komitmen untuk tidak melakukan pemberian dana untuk kegiatan politik baik pada tahun 2024 maupun pada tahun-tahun sebelumnya. BCA tidak melakukan kontribusi dan pengeluaran lainnya pada tahun 2024 terkait: • Pelobian, representasi kepentingan atau sejenisnya • Kampanye/organisasi/kandidat politik lokal, regional atau nasional • Lainnya (i.e pengeluaran yang terkait dengan pemungutan suara atau referendum) • Total kontribusi dan pengeluaran lainnya Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 495
Page 498
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
Mengacu pada POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi serta SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, BCA (sebagai Entitas Utama) telah:
• Membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi (TKT);
• Memiliki Piagam Komite TKT; serta
• Menambahkan fungsi kepatuhan terintegrasi, fungsi audit internal terintegrasi, dan fungsi manajemen risiko terintegrasi
dalam organ tata kelola BCA.
Selain itu BCA telah memiliki:
• Piagam Komite TKT berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 121/SK/KOM/2023.
• Piagam Korporasi berdasarkan POJK No. 45/POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang Konglomerasi Keuangan
sebagaimana telah dicabut oleh POJK No.30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan, yang telah ditandatangani oleh Direksi BCA selaku Entitas Utama dan Direksi LJK anggota
Konglomerasi Keuangan BCA
Selama tahun 2024, BCA selaku Entitas Utama telah menerapkan Tata Kelola Terintegrasi dengan mengacu pada SE OJK
No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi serta memuat pula cakupan Laporan Pelaksanaan Good
Corporate Governance (GCG) sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku bagi bank umum.
Laporan Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
Laporan Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan TKT Selama 1 (satu) Tahun Buku
Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 44 dan 45 POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi pada Bab VIII tentang Pelaporan
dan SE OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, BCA sebagai
Entitas Utama wajib menyusun laporan penilaian pelaksanaan TKT secara berkala dan menyampaikannya kepada OJK.
Penilaian pelaksanaan TKT dilakukan setiap semester (dua kali dalam setahun). Pada tahun 2024, BCA selaku Entitas Utama
telah melakukan penilaian sendiri pelaksanaan TKT periode Semester I dan Semester II. Penilaian tersebut mencakup
penilaian terhadap 3 (tiga) aspek TKT, yaitu Struktur, Proses, dan Hasil TKT.
Penilaian pelaksanaan TKT meliputi paling sedikit 7 (tujuh) faktor, yaitu:
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama;
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Entitas Utama;
3. Tugas dan tanggung jawab Komite TKT;
4. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi;
5. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi;
6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi;
7. Penyusunan dan pelaksanaan Pedoman TKT.
Hasil penilaian sendiri pelaksanaan TKT pada Semester I dan Semester II tahun 2024 dikategorikan “Peringkat 1”
(“Sangat Baik”).
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
Peringkat Definisi Peringkat
Semester I 1 Konglomerasi Keuangan telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara
umum sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas penerapan
prinsip TKT. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan TKT, secara umum kelemahan
tersebut tidak signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau
LJK.
Semester II 1 Konglomerasi Keuangan telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara
umum sangat baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang sangat memadai atas penerapan
prinsip TKT. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan TKT, secara umum kelemahan
tersebut tidak signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh Entitas Utama dan/atau
LJK.
496 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 499
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Struktur Konglomerasi Keuangan BCA
Struktur Konglomerasi Keuangan BCA 1 Januari - 31 Agustus 2024
Konglomerasi Keuangan BCA per 1 Januari - 31 Agustus 2024 adalah sebagai berikut:
100% 99,576% 99,99995% 75% 75% 99,9997% 90% 90% 99,999997%
BCA Finance 0,424% PT BCA PT Central
0,00005% PT Bank BCA 25% PT Asuransi 25% PT BCA Multi 0,0003% PT BCA PT Asuransi 0,000003% PT Bank
Limited Finance Syariah Umum BCA Finance Capital
Sekuritas Jiwa BCA Digital BCA
100% 100% 100% 100% 100% Ventura
90% 90% 100%
100%
Struktur Konglomerasi Keuangan BCA per 1 September 2024 - 31 Desember 2024
Sehubungan dengan penggabungan PT BCA Multi Finance ke dalam PT BCA Finance per 1 September 2024, struktur
kepemilikan saham pada Konglomerasi Keuangan BCA adalah sebagai berikut:
100% 99,593% 99,99995% 75% 99,99975% 90% 90% 99,9999975%
BCA Finance 0,407% PT BCA PT Central
0,00005% PT Bank BCA 25% PT Asuransi 0,00025% PT BCA PT Asuransi 0,0000025% PT Bank
Limited Finance Syariah Umum BCA Capital
Sekuritas Jiwa BCA Digital BCA
100% 100% 100% 100% Ventura
90% 90% 100%
100%
Struktur Kepemilikan Saham pada Konglomerasi Keuangan BCA
Per 31 Desember 2024, struktur kepemilikan saham pada Konglomerasi Keuangan BCA adalah sebagai berikut:
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BANK CENTRAL ASIA TBK PER 31 DESEMBER 2024
Robert Budi Hartono Bambang Hartono
(Pemegang Saham Pengendali (Pemegang Saham Pengendali
Terakhir) Terakhir)
51,00% 49,00%
PT Dwimuria Investama Masyarakat
Andalan
54,94% 45,06% *)
Keterangan:
Pengendali
Jalur Pengendalian
*) Pada komposisi saham yang dimiliki masyarakat per 31 Desember 2024,
sebesar 2,46% dimiliki oleh pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria
Investama Andalan. Komisaris (tidak termasuk Komisaris Independen) dan
Direksi memiliki 0,14% saham BCA.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 497
Page 500
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM BCA FINANCE • STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BANK BCA
LIMITED PER 31 DESEMBER 2024 SYARIAH PER 31 DESEMBER 2024
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
100%
99,9999% 99,593% BCA Finance 100%
Limited
100%
0,407%
PT BCA Finance
100%
BCA Finance Limited 0,00001%
PT Bank BCA Syariah
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BCA FINANCE • STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BCA FINANCE
1 Januari - 31 Agustus 2024 Per 1 September 2024*)
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
100% 100%
99,576% BCA Finance Limited
100% 99,593% BCA Finance Limited
100%
0,424% 0,407%
PT BCA Finance PT BCA Finance
*) Tanggal efektif penggabungan PT BCA Multi Finance ke dalam PT BCA.
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT ASURANSI • STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BCA MULTI
UMUM BCA PER 31 DESEMBER 2024 FINANCE 1 JANUARI - 31 AGUSTUS 2024**)
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
100% 100%
75% 99,593% BCA Finance Limited 75% 99,576% BCA Finance 100%
Limited
0,407% 0,424%
PT BCA Finance
100% PT BCA Finance
100%
25% 25%
PT Asuransi Umum BCA PT BCA Multi Finance
**) Per 1 September 2024, PT BCA Multi Finance efektif menggabungkan diri ke dalam PT BCA Finance.
498 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 501
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT CENTRAL • STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BCA SEKURITAS
CAPITAL VENTURA PER 31 DESEMBER 2024 PER 31 DESEMBER 2024
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk Chandra Adisusanto
100%
99,99975% 99,593% BCA Finance Limited 90% 10%
0,407%
PT BCA Finance
100% PT BCA Sekuritas
0,00025%
PT Central Capital Ventura
• STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT ASURANSI JIWA • STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM PT BANK DIGITAL
BCA PER 31 DESEMBER 2024 BCA PER 31 DESEMBER 2024
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk Chandra Adisusanto
100%
90% 10% 99,9999975% 99,593% BCA Finance Limited
0,407%
PT Asuransi Jiwa BCA PT BCA Finance
100%
0,0000025%
PT Bank Digital BCA
Struktur Kepengurusan dalam Konglomerasi Keuangan BCA
Struktur Kepengurusan pada Entitas Utama
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BANK CENTRAL ASIA TBK (ENTITAS UTAMA) PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS
Jabatan Nama
Presiden Komisaris Djohan Emir Setijoso
Komisaris Tonny Kusnadi
Komisaris Independen Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen Raden Pardede
Komisaris Independen Sumantri Slamet
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 499
Page 502
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
DIREKSI
Jabatan Nama
Presiden Direktur Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur 1 Gregory Hendra Lembong
Wakil Presiden Direktur 2 Armand Wahyudi Hartono
Direktur Tan Ho Hien/Subur atau Subur Tan
Direktur Rudy Susanto
Direktur (yang juga merupakan Direktur yang membawahkan Lianawaty Suwono
fungsi Kepatuhan)
Direktur Santoso
Direktur Vera Eve Lim
Direktur Haryanto T. Budiman
Direktur Frengky Chandra Kusuma
Direktur John Kosasih
Direktur Antonius Widodo Mulyono
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama
1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Entitas Utama
a. Melakukan pengawasan atas penerapan TKT.
b. Dalam rangka melakukan pengawasan atas penerapan TKT sebagaimana dimaksud di atas, sekurang-kurangnya:
1) Mengawasi penerapan tata kelola pada masing-masing Perusahaan Anak agar sesuai dengan Pedoman TKT;
2) Mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama, serta memberikan arahan atau
nasihat kepada Direksi Entitas Utama atas pelaksanaan Pedoman TKT; dan
3) Mengevaluasi Pedoman TKT dan mengarahkan dalam rangka penyempurnaan.
c. Menyelenggarakan rapat secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali setiap semester. Rapat dapat dilaksanakan
melalui video conference.
d. Menuangkan hasil rapat dalam risalah rapat dan didokumentasikan secara baik, serta mencantumkan perbedaan
pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan
pendapat.
e. Membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi.
2. Tugas dan tanggung jawab Direksi Entitas Utama
a. Memastikan penerapan TKT dalam Konglomerasi Keuangan.
b. Dalam rangka memastikan penerapan TKT sebagaimana dimaksud di atas, sekurang-kurangnya:
1) Menyusun Pedoman TKT;
2) Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Pedoman TKT; dan
3) Menindaklanjuti arahan atau nasihat Dewan Komisaris Entitas Utama dalam rangka penyempurnaan Pedoman
TKT.
c. Memastikan bahwa temuan audit dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi, auditor eksternal,
hasil pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lain telah ditindaklanjuti oleh Perusahaan Anak.
Struktur Kepengurusan pada LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA
STRUKTUR KEPENGURUSAN BCA FINANCE LIMITED PER 31 DESEMBER 2024
DIREKTUR
Jabatan Nama
Direktur Andy Kwok Sau Lai
Direktur Fanny Surjadi
Direktur Janto Havianto
500 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 503
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA FINANCE 1 JANUARI - 31 AGUSTUS 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Presiden Komisaris Suwignyo Budiman Presiden Direktur Roni Haslim
Komisaris David Hamdan Direktur Petrus Santoso Karim
Komisaris Independen Sulistiyowati Direktur Lim Handoyo
Direktur Sugito Lie
Direktur Liston Nainggolan
Direktur Tan, Widy Tarmizi*)
*) Menjabat sejak tanggal 2 Mei 2024
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA FINANCE PER 1 SEPTEMBER 2024*)
*) Tanggal efektif penggabungan PT BCA Multi Finance ke dalam PT BCA Finance.
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Presiden Komisaris Suwignyo Budiman Presiden Direktur Roni Haslim
Komisaris David Hamdan Direktur Petrus Santoso Karim
Komisaris Independen Sulistiyowati Direktur Lim Handoyo
Direktur Sugito Lie
Direktur Liston Nainggolan
Direktur Tan, Widy Tarmizi
Direktur Herwandi Kuswanto
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BANK BCA SYARIAH PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Presiden Komisaris Ratna Yanti Presiden Direktur Yuli Melati Suryaningrum
Komisaris Rickyadi Widjaja Direktur yang Membawahkan Houda Muljanti
Fungsi Kepatuhan
Komisaris Independen Inge Setiawati Direktur Pranata
Direktur Lukman Hadiwijaya
Direktur Ina Widjaja
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Jabatan Nama
Ketua Prof. DR. H. Fathurrahman Djamil, MA
Anggota Sutedjo Prihatono
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT ASURANSI UMUM BCA PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Komisaris Utama Petrus Santoso Karim Direktur Utama Hendro Hadinoto Wenan
Komisaris Jacobus Sindu Adisuwono Direktur Antonius
Komisaris Independen Gustiono Kustianto Direktur Sri Angraini
Komisaris Independen Gunawan Budi Santoso Direktur Erik Surjadi*)
Direktur Kepatuhan Arif Singgih Halim Wijaya
*) Efektif menjabat sejak 1 Mei 2024
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 501
Page 504
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA MULTI FINANCE 1 JANUARI - 31 AGUSTUS 2024***)
***) Per 1 September 2024, PT BCA Multi Finance efektif menggabungkan diri kedalam PT BCA Finance.
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Presiden Komisaris Roni Haslim Presiden Direktur Herwandi Kuswanto
Komisaris Hermanto Direktur Adhi Purnama
Komisaris Independen Mathilda Simon Direktur Suiman Agung
Direktur Rudy Setiawan*)
*) Bapak Rudy Setiawan telah efektif mengundurkan diri dari jabatannya selaku
Direktur PT BCA Multi Finance pada tanggal 30 Mei 2024
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT CENTRAL CAPITAL VENTURA PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Komisaris Jan Hendra Presiden Direktur Armand Widjaja
Direktur Adi Prasetyo Susilo
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BCA SEKURITAS PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Komisaris Utama Dharwin Yuwono Direktur Utama Mardi Henko Sutanto
Komisaris Independen Ir. Hendra Iskandar Lubis Direktur Imelda Arismunandar
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT ASURANSI JIWA BCA PER 31 DESEMBER 2024***)
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Presiden Komisaris Hariyanto Presiden Direktur Christina Wahjuni Setyabudhi
Komisaris Ugahary Yovvy Chandra*) Direktur Yannes Chandra
Komisaris Mathilda Simon **)
Direktur Kepatuhan Ir. Sukawati Lubis
Komisaris Independen Pudjianto Direktur Eva Agrayani Tjong
Komisaris Independen Hardjono
*) Menjabat hingga 3 September 2024
**) Menjabat sejak 3 September 2024
STRUKTUR KEPENGURUSAN PT BANK DIGITAL BCA PER 31 DESEMBER 2024
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Jabatan Nama Jabatan Nama
Komisaris Utama Theresia Endang Ratnawati Direktur Utama Lanny Budiati
Komisaris Independen Ina Suwandi Direktur Iman Sentosa
Komisaris Independen Daniel Gunawan Direktur Kepatuhan Nugroho Budiman
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah LJK dalam Konglomerasi Keuangan
BCA
1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi paling sedikit:
a. Melakukan pengawasan terhadap penerapan tata kelola, tugas, dan tanggung jawab Direksi dan tindak lanjut hasil
audit dari pihak internal dan eksternal;
502 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 505
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
b. Membentuk komite atau menunjuk pihak untuk b. Menindaklanjuti hasil audit oleh pihak internal dan
melaksanakan fungsi yang mendukung tugas dan eksternal;
tanggung jawab Dewan Komisaris paling sedikit c. Menyusun tata tertib kerja; dan
komite atau fungsi pemantauan audit, dan komite d. Menyelenggarakan rapat Direksi yang paling
atau fungsi pemantauan kepatuhan; sedikit mencakup tata cara pengambilan
c. Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris yang keputusan dan dokumentasi rapat.
paling sedikit mencakup frekuensi, kehadiran, 3. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah
dan tata cara pengambilan keputusan; dan LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi
d. Menyusun tata tertib kerja Dewan Komisaris. paling sedikit:
2. Tugas dan tanggung jawab Direksi LJK dalam a. Memberikan nasihat dan saran kepada Direksi
Konglomerasi Keuangan BCA, meliputi paling sedikit: serta mengawasi kegiatan Bank BCA Syariah agar
a. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola sesuai dengan Prinsip Syariah; dan
Perusahaan Anak; b. Menyusun tata tertib kerja Dewan Pengawas
Syariah.
Struktur Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BCA
Entitas Komite TKT*) Fungsi Kepatuhan Fungsi Audit Internal Fungsi Manajemen Risiko
PT BCA Tbk (Entitas Utama) **) √ √ √ √
BCA Finance Limited - √ √ √
PT BCA Finance - √ √ √
PT Bank BCA Syariah - √ √ √
PT Asuransi Umum BCA - √ √ √
PT BCA Multi Finance ***)
- √ √ √
PT Central Capital Ventura - √ √ √
PT BCA Sekuritas - √ √ √
PT Asuransi Jiwa BCA - √ √ √
PT Bank Digital BCA - √ √ √
*) Komite TKT hanya wajib dibentuk pada Entitas Utama dengan beranggotakan di antaranya perwakilan Komisaris Independen dan/atau anggota Dewan Pengawas
Syariah dari masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA.
**) BCA selaku entitas utama telah memiliki fungsi Kepatuhan Terintegrasi, Fungsi Audit Internal Terintegrasi dan Fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
***) PT BCA Multi Finance telah melakukan penggabungan ke dalam PT BCA Finance per 1 September 2024.
Komite Tata Kelola Terintegrasi • Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. BCA sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi
037/SK/KOM/2015 tentang Pembentukan Komite Tata Keuangan BCA telah menambahkan fungsi kepatuhan
Kelola Terintegrasi tanggal 26 Februari 2015, BCA telah terintegrasi dalam organisasi Divisi Compliance
membentuk KTKT yang beranggotakan perwakilan Division (DCP) untuk memantau dan mengevaluasi
Komisaris Independen BCA, Pihak Independen, dan seluruh pelaksanaan fungsi kepatuhan pada masing-masing
perwakilan Komisaris Independen dan/atau Anggota LJK dalam Konglomerasi Keuangan BCA melalui
Dewan Pengawas Syariah Perusahaan Anak. KTKT bertugas koordinasi dengan fungsi kepatuhan di masing-masing
untuk membantu Dewan Komisaris BCA sebagai Entitas Perusahaan Anak.
Utama dalam melakukan pengawasan atas penerapan TKT
di Konglomerasi Keuangan BCA. DCP Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung jawab,
antara lain:
Pada tahun 2024, telah dilakukan penyesuaian anggota a. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi
KTKT dikarenakan adanya perubahan susunan Dewan kepatuhan pada masing-masing Perusahaan
Komisaris Perusahaan Anak. Anak.
b. Mengembangkan metode dan proses yang
Penjelasan lebih lanjut mengenai KTKT dapat dilihat pada diperlukan dalam rangka penerapan manajamen
halaman 388 bagian Komite Tata Kelola Terintegrasi pada risiko kepatuhan terintegrasi.
Laporan Tahunan ini. c. Menilai dan menyusun profil risiko kepatuhan
terintegrasi dalam rangka penerapan manajemen
risiko terintegrasi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 503
Page 506
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
d. Menyusun dan menyampaikan laporan Penerapan fungsi audit intern terintegrasi pada
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab konglomerasi keuangan BCA meliputi kegiatan
kepatuhan terintegrasi kepada Direktur assurance, monitoring/alignment dan support/
Kepatuhan Entitas Utama. Selanjutnya Direktur development yang dilaporkan melalui laporan audit
Kepatuhan Entitas Utama menyusun dan intern terintegrasi kepada Direktur yang ditunjuk untuk
menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan melakukan fungsi pengawasan terhadap LJK dalam
tanggung jawab kepatuhan terintegrasi kepada Konglomerasi Keuangan dan Dewan Komisaris Entitas
Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama. Utama serta Direktur yang membawahkan fungsi
kepatuhan Entitas Utama.
Selama tahun 2024, BCA telah melakukan beberapa
aktivitas berikut terkait dengan pelaksanaan fungsi • Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
kepatuhan terintegrasi, sebagaimana dimaksud Sesuai dengan POJK Penerapan Manajemen Risiko
pada halaman 433 bagian Pelaksanaan Kerja Fungsi Terintegrasi, BCA dan Perusahaan Anak dalam
Kepatuhan selama Tahun 2024 Bab Fungsi Kepatuhan Konglomerasi Keuangan BCA telah menerapkan
pada Laporan Tahunan ini. manajemen risiko terintegrasi secara komprehensif
dan efektif sesuai dengan karakteristik dan
• Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi kompleksitas usaha Konglomerasi Keuangan.
BCA telah memiliki Fungsi Satuan Kerja Audit
Intern Terintegrasi yang dilakukan oleh Divisi Audit Dalam rangka penerapan manajemen risiko
Internal dengan berpedoman kepada POJK No. 1/ terintegrasi, BCA selaku Entitas Utama telah
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang membentuk IRMC dan telah menambahkan fungsi
Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum manajemen risiko terintegrasi dalam organisasi Risk
dan POJK Penerapan Tata Kelola Terintegrasi untuk Management Division.
menunjang Konglomerasi Keuangan BCA. Untuk • IRMC beranggotakan Direktur BCA yang
memantau penerapan fungsi audit internal pada membawahkan fungsi manajemen risiko
masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan terintegrasi sebagai ketua, seluruh anggota
BCA dan memberikan rekomendasi yang memiliki nilai Direksi BCA, beberapa manajemen senior BCA
tambah. lainnya yang terkait, serta Direktur Perusahaan
Anak sebagai perwakilan dari LJK dalam
Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi memiliki tugas Konglomerasi Keuangan BCA. Penjelasan lebih
dan tanggung jawab, antara lain: lanjut mengenai IRMC dapat dilihat pada halaman
a. Menilai kecukupan dan efektivitas proses 404 bagian IRMC pada Laporan Tahunan ini.
manajemen risiko, pengendalian internal dan • Dalam melaksanakan fungsinya, IRMC juga
tata kelola Perusahaan Anak, serta memberikan didukung oleh fungsi manajemen risiko
rekomendasi perbaikan. terintegrasi dalam organisasi Risk Management
b. Memantau pelaksanaan audit internal pada Division untuk memastikan bahwa risiko yang
masing-masing Perusahaan Anak. dihadapi Entitas Utama dan Perusahaan Anak
c. Memantau dan mengevaluasi kecukupan tindak secara terintegrasi dapat diidentifikasi, diukur,
lanjut perbaikan atas hasil audit intern/ekstern/ dipantau, dikendalikan dan dilaporkan sesuai
regulator, serta melaporkannya kepada Direksi, kerangka manajemen risiko, serta mampu
Dewan Komisaris, dan Komite Audit Entitas menghadapi situasi darurat yang mengancam
Utama. kelangsungan usaha bank
d. Menyampaikan laporan audit internal terintegrasi
kepada Direktur yang ditunjuk untuk melakukan Selama tahun 2024, BCA telah melakukan beberapa
fungsi pengawasan terhadap Perusahaan Anak, aktivitas terkait dengan penerapan manajemen risiko
Dewan Komisaris Entitas Utama serta Direktur terintegrasi, sebagaimana dimaksud pada halaman
yang membawahkan fungsi kepatuhan Entitas 406 Bagian Realisasi Program Kerja Tahun 2024 Sub
Utama. Bab IRMC Bab Komite di Bawah Direksi pada Laporan
e. Memberikan dukungan kepada Perusahaan Anak Tahunan ini.
dalam mengembangkan fungsi audit internal.
Penjelasan lebih lanjut mengenai penerapan
manajemen risiko terintegrasi dapat dilihat pada
halaman 437 bagian Sistem Manajemen Risiko pada
Laporan Tahunan ini.
504 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 507
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
Kebijakan Transaksi Intra-Grup 2) Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi
Sebagai Entitas Utama dari Konglomerasi Keuangan, BCA dan memberikan arahan perbaikan atas
wajib mengelola risiko transaksi intra-grup dan melakukan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko
pemantauan transaksi intra-grup secara terintegrasi. transaksi intra-grup.
b. Wewenang dan tanggung jawab Direksi dalam
Definisi Risiko Transaksi Intra-Grup manajemen risiko transaksi intra-grup, antara
Risiko transaksi intra-grup adalah risiko akibat lain:
ketergantungan suatu entitas, baik secara langsung 1) Memahami risiko transaksi intra-grup yang
maupun tidak langsung, terhadap entitas lainnya dalam melekat pada Konglomerasi Keuangan.
satu Konglomerasi Keuangan dalam rangka pemenuhan 2) Menyusun dan menetapkan kebijakan
kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak manajemen risiko transaksi intra-grup.
tertulis yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak diikuti 3) Bertanggung jawab dalam penerapan
perpindahan dana. manajemen risiko transaksi intra-grup.
4) Memastikan setiap entitas dalam
Tujuan Manajemen Risiko Transaksi Intra-Grup Konglomerasi Keuangan menerapkan
Tujuan utama manajemen risiko transaksi intra-grup adalah: manajemen risiko transaksi intra-grup.
a. Mengatur dan mengawasi transaksi intra-grup 5) Memantau risiko transaksi intra-grup secara
berdasarkan prinsip kehati-hatian. berkala.
b. Memastikan bahwa proses manajemen risiko dapat 6) Mengembangkan budaya risiko sebagai
meminimalkan kemungkinan dampak negatif yang bagian dari penerapan manajemen risiko
diakibatkan oleh ketergantungan suatu LJK baik transaksi intra-grup.
secara langsung maupun tidak langsung terhadap LJK 7) Memastikan penerapan manajemen risiko
lainnya dalam satu Konglomerasi Keuangan. transaksi intra-grup bebas dari benturan
kepentingan antara Konglomerasi Keuangan
Risiko Transaksi Intra-Grup dengan individual LJK.
Risiko transaksi intra-grup antara lain dapat timbul dari:
a. Kepemilikan silang antar LJK dalam Konglomerasi 2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit
Keuangan. Risiko Transaksi Intra-Grup
b. Sentralisasi manajemen likuiditas jangka pendek. Penetapan kebijakan, prosedur dan limit risiko
c. Jaminan, pinjaman, dan komitmen yang diberikan atau transaksi intra-grup, memperhatikan hal-hal berikut:
diperoleh suatu LJK dari LJK lain dalam Konglomerasi a. Konglomerasi Keuangan harus memastikan
Keuangan. pemenuhan asas arm’s length (kewajaran
d. Eksposur kepada pemegang saham pengendali, transaksi) terkait transaksi intra-grup.
termasuk eksposur pinjaman dan off-balance sheet b. Tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite)
seperti jaminan dan komitmen. dan toleransi risiko (risk tolerance) harus sejalan
e. Pembelian atau penjualan aset kepada LJK lain dalam dengan strategi bisnis, profil risiko, dan rencana
satu Konglomerasi Keuangan. permodalan Konglomerasi Keuangan.
f. Transfer risiko melalui reasuransi. c. Kebijakan dan limit transaksi intra-grup sesuai
g. Transaksi untuk mengalihkan eksposur risiko pihak dengan ketentuan regulator.
ketiga di antara LJK dalam Konglomerasi Keuangan. d. Prosedur manajemen risiko transaksi intra- grup
paling sedikit memuat:
Ruang Lingkup Kebijakan Manajemen Risiko Transaksi 1) Akuntabilitas dan jenjang delegasi
Intra-Grup wewenang yang jelas dalam pelaksanaan
Penerapan manajemen risiko transaksi intra-grup di manajemen risiko transaksi intra-grup.
Konglomerasi Keuangan mencakup: 2) Pelaksanaan kaji ulang terhadap prosedur
secara berkala.
1. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi 3) Dokumentasi prosedur secara memadai,
Pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direksi sangat yaitu dokumentasi secara tertulis, lengkap
diperlukan untuk memastikan efektivitas penerapan dan memudahkan untuk dilakukan jejak audit
manajemen risiko transaksi intra-grup dan kesesuaian (audit trail).
dengan ketentuan yang berlaku.
a. Wewenang dan tanggung jawab Dewan Komisaris
dalam penerapan manajemen risiko transaksi
intra-grup, antara lain:
1) Menyetujui kebijakan manajemen risiko
transaksi intra-grup.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 505
Page 508
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, BCA wajib melaksanakan sistem pengendalian internal
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Sistem risiko transaksi intra-grup secara efektif dengan
Informasi Manajemen Risiko Transaksi Intra-Grup ketentuan sebagai berikut:
BCA selaku Entitas Utama wajib melakukan a. Mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan ditetapkan.
pengendalian risiko terhadap seluruh faktor risiko (risk b. Sistem pengendalian internal disusun untuk
factors) yang bersifat signifikan secara terintegrasi, memastikan:
dengan memperhatikan faktor-faktor berikut: 1) Kepatuhan terhadap kebijakan atau
a. Komposisi transaksi intra-grup dalam ketentuan internal serta peraturan
Konglomerasi Keuangan. perundang-undangan.
b. Dokumentasi dan kewajaran transaksi. 2) Efektivitas budaya risiko (risk culture)
c. Memenuhi ketentuan hukum/regulator. Konglomerasi Keuangan secara menyeluruh
d. Informasi signifikan lainnya. untuk mengidentifikasi kelemahan dan
penyimpangan secara lebih dini dan menilai
Pelaksanaan tersebut juga didukung dengan sistem kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
informasi manajemen risiko transaksi intra-grup yang ada pada Konglomerasi Keuangan
meliputi laporan profil risiko transaksi intra-grup secara berkesinambungan.
yang merupakan bagian dari Laporan Profil Risiko c. Kaji ulang terhadap pengukuran risiko transaksi
Terintegrasi. intra-grup, paling sedikit mencakup:
1) Kesesuaian kebijakan, struktur organisasi,
4. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh alokasi sumber daya, desain proses
terhadap Penerapan Manajemen Risiko Transaksi manajemen risiko transaksi intra-grup,
Intra-Grup sistem informasi, dan pelaporan risiko sesuai
Proses penerapan manajemen risiko transaksi intra- dengan kebutuhan bisnis Konglomerasi
grup yang efektif harus dilengkapi dengan sistem Keuangan, serta perkembangan peraturan
pengendalian internal yang menyeluruh. dan praktik terbaik (best practice) terkait
manajemen risiko transaksi intra-grup.
2) Dokumentasi secara lengkap dan memadai
terhadap cakupan, prosedur operasional,
temuan audit, serta tanggapan pengurus
Konglomerasi Keuangan berdasarkan hasil
audit.
506 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 509
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
INFORMASI TERKAIT PEMENUHAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
1. POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
Dalam rangka implementasi POJK No.17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum (“POJK 17/2023”)
maka BCA berupaya untuk selalu mewujudkan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur dalam Pasal 2 POJK 17/2023 antara lain meliputi sebagai berikut:
a. pelaksanaan tugas, tanggung Dapat dilihat pada Bab Direksi halaman 328 Laporan Tahunan ini.
jawab, dan wewenang Direksi
b. pelaksanaan tugas, tanggung Dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris halaman 314 Laporan Tahunan ini.
jawab, dan wewenang Dewan
Komisaris
c. kelengkapan dan pelaksanaan Dapat dilihat di bab Komite Dewan Komisaris dan Komite Eksekutif Direksi halaman
tugas komite 371 dan 397 Laporan Tahunan ini.
d. penanganan benturan Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota komite, Pejabat Eksekutif, dan
kepentingan karyawan BCA selalu berupaya menghindari segala bentuk benturan kepentingan
dalam pelaksanaan tugas pengelolaan dan pengawasan BCA.
Kebijakan terkait benturan kepentingan dipaparkan dalam Anggaran Dasar, Surat
Keputusan Direksi perihal Ketentuan mengenai Benturan Kepentingan dan Surat
Keputusan Direksi terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
serta dapat dilihat di bab Pendahuluan serta Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan di halaman 457 Laporan Tahunan ini.
e. penerapan fungsi kepatuhan Dapat dilihat pada Bab Fungsi Kepatuhan halaman 433 Laporan Tahunan ini.
f. penerapan fungsi audit intern Dapat dilihat pada Bab Unit Audit Internal halaman 426 Laporan Tahunan ini.
g. penerapan fungsi audit ekstern Dapat dilihat pada Bab Akuntan Publik (Audit Eksternal) halaman 430 Laporan
Tahunan ini.
h. penerapan manajemen risiko Dapat dilihat pada Bab Penerapan Manajemen Risiko halaman 437 Laporan Tahunan
termasuk sistem pengendalian ini.
intern
i. pemberian remunerasi Dapat dilihat pada Bab Kebijakan Remunerasi halaman 365 Laporan Tahunan ini.
j. penyediaan dana kepada pihak Dapat dilihat pada Bab Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait (Related Party) dan
terkait dan penyediaan dana Penyediaan Dana Besar (Large Exposure) halaman 491 Laporan Tahunan ini.
besar
k. integritas pelaporan dan sistem • BCA senantiasa melakukan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
teknologi informasi kepada Pemangku Kepentingan dengan menyusun dan menyajikan laporan
dengan tata cara dan cakupan sesuai dengan ketentuan OJK serta dengan
sarana penyampaian informasi yang dapat diandalkan BCA.
• BCA telah mempublikasikan informasi mengenai produk dan/atau layanan BCA
secara jelas, akurat dan terkini sesuai ketentuan OJK tentang Transparansi
Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah.
• BCA telah menyusun Laporan Keberlanjutan yang dapat dengan mudah diakses
oleh masyarakat luas pada situs web BCA di link https://www.bca.co.id/id/
tentang-bca/Keberlanjutan/laporan-keberlanjutan.
• BCA telah menyusun dan menyampaikan laporan terstruktur dan laporan tidak
terstruktur kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai pelaporan bank umum melalui sistem pelaporan
Otoritas Jasa Keuangan.
• BCA telah menyusun pelaporan internal secara lengkap, akurat, dan tepat
waktu dengan didukung oleh sistem informasi manajemen yang memadai.
BCA memiliki sistem informasi manajemen BCA yang handal dan didukung
oleh sumber daya manusia yang kompeten serta IT security system yang
memadai dan mampu memberikan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat
waktu kepada Direksi untuk digunakan dalam mendukung proses pengambilan
keputusan bisnis BCA.
Pemaparan terkait integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi lebih lanjut
dapat dilihat pada Bab Transparansi Keuangan dan Transparansi Non Keuangan
halaman 493 Laporan Tahunan ini.
l. rencana strategis Bank Dapat dilihat pada Bab Rencana Strategis Bank halaman 493 Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 507
Page 510
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
m. aspek pemegang saham • BCA telah memiliki kebijakan dividen dan mengkomunikasikan kebijakan dividen
kepada pemegang saham dengan cara upload ke situs web BCA di link https://
www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
• BCA memastikan perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang saham dan
melindungi hak pemegang saham serta memfasilitasi partisipasi pemegang
saham dan pemangku kepentingan serta mengelola komunikasi dalam
pelaksanaannya. Pemaparan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab RUPS halaman
299 Laporan Tahunan ini.
• BCA memiliki kebijakan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
• Dalam melakukan Aksi korporasi, BCA selalu melaksanakan sesuai dengan
ketentuan dan prosedur yang berlaku, dan memastikan transaksi terjadi secara
transparan dan wajar serta melindungi hak pemegang saham.
• BCA telah memiliki kebijakan internal terkait penyertaan modal.
n. penerapan strategi anti-fraud, Dapat dilihat pada bab Penerapan Strategi Anti-Fraud halaman 449 Laporan
termasuk anti penyuapan Tahunan ini.
o. penerapan keuangan • BCA telah menerapkan keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usaha dan
berkelanjutan, termasuk menyusun rencana aksi keuangan berkelanjutan.
penerapan tanggung jawab • BCA melaksanakan praktik bisnis dan strategi investasi dengan memperhatikan,
sosial dan lingkungan menerapkan, dan mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
• Kebijakan terkait risiko iklim dipaparkan dalam Laporan Keberlanjutan BCA.
• Pemaparan terkait penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan
tanggung jawab sosial dan lingkungan lebih lanjut dapat dilihat di Laporan
Keberlajutan dan dapat diakses di https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
Keberlanjutan/laporan-keberlanjutan.
p. penerapan tata kelola dalam Dapat dilihat pada Bab Penerapan Tata Kelola Terintegrasi halaman 496 Laporan
kelompok usaha Bank. Tahunan ini.
2. Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka (rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015).
BCA telah memenuhi penerapan pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, sesuai dengan Pasal 3 POJK No. 21/
POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Pada Laporan Tahunan ini, BCA
mengungkapkan informasi mengenai penerapan rekomendasi dalam Pedoman Tata Kelola, sebagaimana dimaksud
pada SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, yakni sebagai berikut:
Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015
No. Rekomendasi Keterangan
A HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
1.1 Perusahaan Terbuka Implementasi: Sesuai
memiliki cara atau prosedur
teknis pengumpulan Teknis pengumpulan suara dalam RUPS BCA diatur dalam Tata Tertib RUPS (dibagikan
suara (voting), baik secara kepada pemegang saham atau kuasanya yang hadir dan dibacakan sebelum
terbuka maupun tertutup penyelenggaraan RUPS) serta dalam Anggaran Dasar untuk mengedepankan independensi
yang mengedepankan dan kepentingan pemegang saham. Sebagai bentuk transparansi, pemegang saham dan
independensi, dan masyarakat luas juga dapat mengunduh tata tertib RUPS BCA pada situs web BCA https://
kepentingan pemegang www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/aksi-korporasi bagian Tata Tertib RUPS.
saham.
Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 14 Maret 2024, pemungutan suara
terkait setiap usul yang diajukan dalam setiap mata acara RUPS dilakukan secara terbuka
Sesuai tata cara yang disampaikan oleh Ketua Rapat, yaitu
a. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik dalam
Rapat dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
1) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang saham atau kuasanya yang TIDAK
SETUJU atau ABSTAIN terhadap usul yang diajukan untuk mengangkat tangan dan
menyerahkan surat suara kepada petugas Rapat;
2) Bagi kuasa pemegang saham yang menerima kuasa dengan pilihan suara melalui
aplikasi eASY.KSEI, suara yang akan dihitung adalah suara yang diberikan oleh
pemegang saham melalui eASY.KSEI, dengan demikian kuasa pemegang saham
terkait tidak perlu mengangkat tangan dan menyerahkan surat suara kepada
petugas Rapat;
508 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 511
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Rekomendasi Keterangan
b. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara elektronik
melalui aplikasi eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
1) Proses pemungutan suara berlangsung di aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting
Hall, sub menu Live Broadcasting;
2) Pemegang saham yang hadir atau telah memberikan kuasa secara elektronik
dalam Rapat melalui aplikasi eASY.KSEI, namun belum menetapkan pilihan suara,
maka pemegang saham atau kuasanya tersebut memiliki kesempatan untuk
menyampaikan pilihan suaranya selama masa pemungutan suara dibuka oleh BCA
melalui layar E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI;
3) Selama proses pemungutan suara secara elektronik berlangsung akan terlihat
status “Voting for agenda item no [ ] has started” pada kolom ‘General Meeting
Flow Text’;
4) Pemungutan suara langsung secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI
dialokasikan maksimal selama 2 (dua) menit;
5) Pemegang saham yang telah memberikan suaranya sebelum Rapat dimulai dan
pemegang saham atau kuasanya yang telah melakukan registasi melalui aplikasi
eASY.KSEI pada tanggal pelaksanaan Rapat akan dianggap sah menghadiri Rapat
walaupun tidak mengikuti jalannya Rapat sampai akhir karena alasan apapun;
6) Apabila pemegang saham atau kuasanya tidak memberikan pilihan suara hingga
status pelaksanaan Rapat yang terlihat pada kolom ‘General Meeting Flow Text’
berubah menjadi “Voting for agenda item no [ ] has ended”, maka pemegang
saham atau kuasanya tersebut akan dianggap memberikan suara ABSTAIN untuk
mata acara Rapat yang bersangkutan.
Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang saham atau kuasanya baik secara
fisik maupun elektronik akan dihitung Biro Administrasi Efek Perseroan dan kemudian
diverifikasi oleh Notaris selaku pejabat umum yang independen
Info lebih lanjut pada halaman 299
1.2 Seluruh anggota Direksi dan Implementasi: Sesuai
anggota Dewan Komisaris
Perusahaan Terbuka hadir Kehadiran seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada saat dilaksanakannya RUPST
dalam RUPS Tahunan. tanggal 14 Maret 2024 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris 100%
Direksi 100%
Info lebih lanjut pada halaman 299-300
1.3 Ringkasan risalah RUPS Implementasi: Sesuai
tersedia dalam Situs web
Perusahaan Terbuka paling BCA telah mempublikasikan ringkasan risalah RUPS Tahunan tanggal
sedikit selama 1 (satu) tahun. 14 Maret 2024 pada situs web BCA dan tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun. Ringkasan
risalah RUPS Tahunan 2024 serta ringkasan Risalah RUPS dalam 5 (lima) tahun kebelakang
dapat diunduh pada situs web BCA:
https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/aksi-korporasi bagian Rapat Umum
Pemegang Saham.
Info lebih lanjut pada halaman 304
Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
2.1 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
suatu kebijakan komunikasi
dengan pemegang saham BCA memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang saham sebagaimana diatur dalam
atau investor. Pedoman Tata Kelola Perusahaan Bab Fungsi Komunikasi dan Informasi. BCA memiliki unit
kerja Investor Relations yang mendukung proses komunikasi antara BCA dengan pihak
komunitas pemegang saham dan masyarakat pasar modal lainnya. Bentuk komunikasi
tersebut termasuk dengan menyelenggarakan analyst meeting pemaparan kinerja, public
expose, conference call, serta menyampaikan informasi melalui situs web BCA bagian
Hubungan Investor. Berbagai informasi tersebut juga dapat diakses masyarakat luas
melalui situs web BCA: https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/hubungan-investor.
Info lebih lanjut pada halaman 424 dan 470
2.2 Perusahaan Terbuka Implementasi: Sesuai
mengungkapkan kebijakan
komunikasi Perusahaan BCA telah mengungkapkan kebijakan komunikasi dengan pemegang saham dalam situs
Terbuka dengan pemegang web BCA yang dapat dilihat pada:
saham atau investor dalam https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg kolom
Situs Web. Kebijakan terkait Tata Kelola bagian Kebijakan Komunikasi.
Info lebih lanjut pada halaman 424 dan 470
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 509
Page 512
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Rekomendasi Keterangan
B FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS
Prinsip 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
3.1 Penentuan jumlah Implementasi: Sesuai
anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi BCA telah memenuhi ketentuan POJK tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum,
Perusahaan Terbuka. yaitu bank wajib memiliki anggota Dewan Komisaris dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga)
orang dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Jumlah anggota Dewan
Komisaris BCA per 31 Desember 2024 adalah sebanyak 5 (lima) orang anggota, termasuk 3
(tiga) orang di antaranya adalah Komisaris Independen.
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui Komite Remunerasi
dan Nominasi BCA yang memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
kemudian dimintakan persetujuan kepada RUPS. Rekomendasi tersebut juga telah
memperhatikan peraturan/ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi,
kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan BCA.
Info lebih lanjut pada halaman 319-320
3.2 Penentuan komposisi Implementasi: Sesuai
anggota Dewan
Komisaris memperhatikan KRN BCA bertugas antara lain menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
keberagaman keahlian, Komisaris terkait:
pengetahuan, dan - Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan
pengalaman yang Direksi;
dibutuhkan. - Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
- Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
- Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris telah tertuang dalam ketentuan
terkait Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris Bab 3 Pedoman Tata Kelola BCA. Dalam
penentuan komposisi Dewan Komisaris, BCA telah memperhatikan keberagaman
anggotanya, baik dalam hal pendidikan (bidang studi), pengalaman kerja, usia, maupun
keahlian tanpa membedakan gender, suku, agama, dan ras. Keberagaman masing-masing
anggota Dewan Komisaris yang memiliki kompetensi tinggi mendukung peningkatan
kinerja BCA.
Info lebih lanjut pada halaman 359-360
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
4.1 Dewan Komisaris mempunyai Implementasi: Sesuai
kebijakan penilaian sendiri
(self-assessment) untuk BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam
menilai kinerja Dewan Bab 14 Pedoman Tata Kelola BCA. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Dewan
Komisaris. Komisaris merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas
penilaian kinerja Dewan Komisaris.
Evaluasi atas self-assessment Dewan Komisaris, dilakukan oleh Dewan Komisaris
berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
Info lebih lanjut pada halaman 361
4.2 Kebijakan penilaian sendiri Implementasi: Sesuai
(self-assessment) untuk
menilai kinerja Dewan BCA telah mengungkapkan kebijakan penilaian sendiri kinerja Dewan Komisaris dalam
Komisaris, diungkapkan Laporan Tahunan ini.
melalui Laporan Tahunan
Perusahaan Terbuka. Info lebih lanjut pada halaman 361
4.3 Dewan Komisaris Implementasi: Sesuai
mempunyai kebijakan terkait
pengunduran diri anggota Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dari jabatannya apabila
Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan keuangan telah diatur dalam Bab 3 Pedoman dan Tata Tertib Kerja
terlibat dalam kejahatan Dewan Komisaris BCA serta Pasal 14 Anggaran Dasar BCA.
keuangan.
510 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 513
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Rekomendasi Keterangan
4.4 Dewan Komisaris atau Komite Implementasi: Sesuai
yang menjalankan Fungsi
Nominasi dan Remunerasi KRN BCA bertugas menyusun kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi
menyusun kebijakan suksesi sebagaimana dijelaskan pada Bab 3 Pedoman Tata Kelola BCA. Implementasi kebijakan
dalam proses nominasi suksesi Direksi meliputi pemberian rekomendasi mengenai sistem, prosedur, dan calon
anggota Direksi. Direksi pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi kepada Dewan Komisaris untuk
disampaikan kepada RUPS.
Info lebih lanjut pada halaman 388
C FUNGSI DAN PERAN DIREKSI
Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
5.1 Penentuan jumlah anggota Implementasi: Sesuai
Direksi mempertimbangkan
kondisi Perusahaan Terbuka BCA telah memenuhi ketentuan Pasal 2 POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
serta efektivitas dalam Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu Direksi Emiten atau Perusahaan
pengambilan keputusan. Publik paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi. Jumlah anggota Direksi BCA
per 31 Desember 2024 adalah sebanyak 12 (dua belas) orang.
Penentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi dilakukan melalui KRN BCA yang
bertugas memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan
persetujuan kepada RUPS. BCA juga telah mempertimbangkan kondisi, kapasitas,
pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan BCA dalam menentukan jumlah anggota
Direksi.
Info lebih lanjut pada halaman 333-334
5.2 Penentuan komposisi Implementasi: Sesuai
anggota Direksi
memperhatikan, KRN BCA bertugas antara lain menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
keberagaman keahlian, Komisaris terkait:
pengetahuan, dan - Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan
pengalaman yang Direksi;
dibutuhkan. - Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
- Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
- Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
Melalui pelaksanaan tugas KRN tersebut, penentuan komposisi anggota Direksi BCA telah
memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
Kebijakan keberagaman komposisi Direksi juga telah tertuang dalam ketentuan terkait
Komposisi dan Kriteria Direksi pada Bab 4 Pedoman Tata Kelola BCA, termasuk di
dalamnya memperhatikan keberagaman Direksi baik dari segi gender, usia, latar belakang
pendidikan, maupun keahlian.
Info lebih lanjut pada halaman 360
5.3 Anggota Direksi yang Implementasi: Sesuai
membawahi bidang
akuntansi atau keuangan Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan memiliki pengalaman
memiliki keahlian dan/atau di bidang keuangan dan akuntansi.
pengetahuan di bidang
akuntansi. Info lebih lanjut pada halaman 69 (profil Ibu Vera Eve Lim).
Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
6.1 Direksi mempunyai kebijakan Implementasi: Sesuai
penilaian sendiri (self-
assessment) untuk menilai BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) terhadap Direksi, sebagaimana
kinerja Direksi. tercantum Bab 4 dalam Pedoman Tata Kelola BCA. Self-assessment dilakukan dengan
mengacu pada Rencana Bisnis Bank yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris.
Hasil self-assessment anggota Direksi (termasuk Presiden Direktur) dievaluasi oleh Dewan
Komisaris melalui rapat berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
Info lebih lanjut pada halaman 362-364
6.2 Kebijakan penilaian sendiri Implementasi: Sesuai
(self-assessment) untuk
menilai kinerja Direksi Penilaian kinerja Direksi telah diungkapkan pada Laporan Tahunan ini.
diungkapkan melalui laporan
tahunan Perusahaan Terbuka. Info lebih lanjut pada halaman 362-364
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 511
Page 514
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Rekomendasi Keterangan
6.3 Direksi mempunyai kebijakan Implementasi: Sesuai
terkait pengunduran diri
anggota Direksi apabila Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan
terlibat dalam kejahatan keuangan dalam Bab 4 Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, selain itu Pasal 11 Anggaran
keuangan. Dasar BCA telah mengatur ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi.
D PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN
Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading. Kebijakan transaksi orang dalam (insider trading) BCA dimuat dalam Pedoman Tata Kelola
BCA. Pokok kebijakan perdagangan orang dalam (insider trading) telah diungkapkan
dalam situs web BCA bagian kebijakan terkait Tata Kelola:
https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
bagian Kebijakan Insider Trading.
Info lebih lanjut pada halaman 291
7.2 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan antikorupsi dan
anti-fraud. BCA telah memiliki:
Kebijakan antikorupsi sebagaimana diatur dalam:
a. Kode Etik
b. Surat Keputusan No.269/SK/DIR/2021 tentang Kebijakan Antikorupsi dan Pengendalian
Gratifikasi
c. Surat Edaran No.336/SE/POL/2022 tentang Pelaporan Pengendalian Gratifikasi
Sesuai dengan POJK No. 12 Tahun 2024 perihal Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi
Lembaga Jasa Keuangan, BCA telah memiliki Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud
yang mengacu pada POJK tersebut. Pedoman Kebijakan tersebut telah diperbaharui
dalam Surat Keputusan Direksi No. 009/SK/DIR/2025 tanggal 20 Januari 2025 tentang
Penyesuaian Kebijakan Strategi Anti-Fraud
Info lebih lanjut pada halaman 455 dan 449
Link: https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan tentang seleksi dan
peningkatan kemampuan BCA memiliki kebijakan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang terkait dengan
pemasok atau vendor. logistik, gedung, dan teknologi informasi yang dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi
No. 130/SK/DIR/2017 tanggal 10 Oktober 2017 dan No. 089/SK/DIR/2018 tanggal 6 Juni
2018. Kebijakan tersebut mengatur tentang nilai transaksi pengadaan dan metode seleksi
yang digunakan (tender, perbandingan harga/pemilihan langsung, penunjukan langsung,
repeat order, sistem pembayaran, dan sebagainya), sehingga proses pengadaan di BCA
bersifat adil dan terbuka.
Info lebih lanjut pada halaman 292 dan 487
7.4 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan untuk pemenuhan
hak-hak kreditur. BCA menjamin pemenuhan hak-hak kreditur dalam:
• Hak untuk mendapat informasi yang jelas.
• Hak untuk menyampaikan saran/masukan, keluhan/pengaduan serta memperoleh
penyelesaiannya.
• Hak untuk menerima hak-hak kreditur sesuai dengan perjanjian yang disepakati.
• Hak untuk mendapatkan akses Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan yang telah
diaudit.
• Hak untuk mendapatkan informasi dan kemudahan akses pengumuman, pemanggilan
dan hasil RUPS sesuai dengan tata cara yang diatur dalam regulasi terkait RUPS.
Dalam pelaksanaannya, BCA berkomitmen untuk selalu memenuhi hak-hak kreditur sesuai
dengan kebijakan yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku serta berdasarkan
kesepakatan yang ditetapkan bersama terkait hak-hak kreditur dalam hubungan antara
BCA dengan Kreditur.
Sepanjang tahun 2024, BCA telah melakukan pemenuhan hak-hak kreditur sesuai
ketentuan yang berlaku.
512 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 515
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Rekomendasi Keterangan
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan sistem
whistleblowing. BCA telah memiliki Kebijakan Whistleblowing System yang tercantum dalam Surat
Keputusan Direksi No.146/SK/DIR/2017 tanggal 1 November 2017 tentang Penerapan
Whistleblowing System di BCA dan telah melaksanakan POJK No.12 Tahun 2024
tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. Pokok sistem
whistleblowing telah diungkapkan dalam situs web BCA bagian kebijakan terkait Tata
Kelola:
https://www.bca.co.id/id/Tentang-BCA/Tata-Kelola-Perusahaan/Tata-kelola kolom
Kebijakan terkait Tata Kelola bagian Kebijakan WBS (Whistleblowing System)
Info lebih lanjut pada halaman 453
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi: Sesuai
kebijakan pemberian insentif
jangka panjang kepada BCA telah mengungkapkan Kebijakan Pemberian Insentif kepada Direksi pada Laporan
Direksi dan karyawan. Tahunan ini. Kebijakan Pemberian Insentif kepada karyawan telah dituangkan dalam
Perjanjian Kerja Bersama dan Surat Keputusan Direksi No. 005/SK/DIR/2019 tentang
Kebijakan Pokok tentang Sistem Penilaian Prestasi, Jabatan/Kepangkatan, dan
Penggajian.
E KETERBUKAAN INFORMASI
Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
8.1 Perusahaan Terbuka Implementasi: Sesuai
memanfaatkan penggunaan
teknologi informasi secara Penggunaan teknologi informasi sebagai media Keterbukaan Informasi BCA:
lebih luas selain Situs web a. Eksternal, antara lain:
sebagai media keterbukaan • Situs web (www.bca.co.id),
informasi. • HaloBCA,
• Akun X (@XpresiBCA, @GoodLifeBCA, @HaloBCA, @BankBCA, @ KartuKreditBCA),
• Facebook (XpresiBCA, GoodLifeBCA, BankBCA, KartukreditBCA),
• Youtube (www.youtube.com/solusibca),
• Linkedln PT Bank Central Asia Tbk,
• Instagram (@GoodLifeBCA and @LifeAtBCA),
• Line (BankBCA),
• Tiktok (@BankBCA).
b. Internal
Media Keterbukaan Informasi internal melalui Portal Intranet MyBCA, grup Facebook
bagi karyawan (BCA Semua Beres), Instagram @bcasemuaberes, Majalah Info BCA, TV
Plasma dan Tiktok @BankBCA.
Info lebih lanjut pada halaman 474-475 dan 485-486
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan Implementasi: Sesuai
Terbuka mengungkapkan
pemilik manfaat akhir Laporan Tahunan BCA telah mengungkapkan:
dalam kepemilikan saham a. Daftar pemegang saham BCA yang memiliki saham BCA 5% atau lebih;
perusahaan terbuka paling b. Pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham BCA; serta
sedikit 5% (lima persen), c. Pemegang saham utama/pengendali BCA.
selain pengungkapan
pemilik manfaat akhir Info lebih lanjut pada halaman 313
dalam kepemilikan saham
perusahaan terbuka melalui
pemegang saham utama atau
pengendali.
BCA telah melaksanakan seluruh rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka sesuai dengan SE
OJK No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Hingga 31 Desember 2024, tidak ada
rekomendasi di atas yang belum dilaksanakan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 513
Page 516
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3. Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dari OECD oleh BCA adalah sebagai berikut:
No. Rekomendasi Keterangan
1. Kerangka Kerja Tata Kelola BCA memiliki kerangka kerja (framework) tata kelola BCA yang tercermin dari
Perusahaan. rencana tindak (action plan) dan struktur organisasi BCA.
2. Hak-hak Pemegang Saham. Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 –
Aspek A (Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin
Hak-Hak Pemegang Saham).
3. Perlakuan yang setara Berdasarkan azas kesetaraan dan kewajaran (equal treatment), BCA memberikan
terhadap Para Pemegang kesempatan kepada seluruh pemegang saham untuk menyampaikan pendapat dan
Saham. akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan.
4. Peran Para Pemangku Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 –
Kepentingan dalam Tata Aspek D (Partisipasi Pemangku Kepentingan).
Kelola Perusahaan.
5. Pengungkapan dan Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 –
Transparansi. Aspek E (Keterbukaan Informasi).
6. Peran dan Tanggung Jawab Sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 –
Dewan Komisaris dan Direksi. Aspek B (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris) dan Aspek C (Fungsi dan Peran Direksi).
BCA telah menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang disusun oleh OECD. Hingga 31 Desember 2024,
tidak ada rekomendasi lain yang tidak dijalankan oleh BCA.
4. Prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai Guidelines of Corporate Governance Principles for Banks
BCA menerapkan 12 (dua belas) prinsip tata kelola perusahaan sesuai pedoman yang dikeluarkan oleh Basel Committee
in Banking Supervision. Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang disusun oleh Basel Committee menjadi acuan dalam
penerapan tata kelola perusahaan di perbankan.
No. Prinsip Penerapan BCA
1. Tanggung Jawab Dewan Komisaris. Dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang menjadi
Dewan Komisaris memiliki tanggung satu kesatuan dengan Pedoman Tata Kelola Perusahaan, telah diatur
jawab yang antara lain: persetujuan mengenai tanggung jawab Dewan Komisaris antara lain: memberikan
dan pengawasan terhadap penerapan arahan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis
strategi bisnis, struktur dan mekanisme BCA; mereview visi dan misi BCA secara berkala; serta memastikan
governance dan budaya perusahaan terselenggaranya pelaksanaan Good Corporate Governance dalam setiap
kegiatan usaha BCA. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
dapat diunduh di bagian Struktur Organisasi pada situs web BCA (https://
www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
2. Kualifikasi dan Komposisi Dewan BCA telah memiliki kualifikasi dan komposisi Dewan Komisaris sesuai tugas
Komisaris. dan tanggung jawabnya sesuai dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE
Anggota Dewan Komisaris harus OJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek B (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris)
memiliki kualitas sesuai dengan tugas Prinsip 3. Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
dan tanggung jawabnya, baik secara Kualifikasi dan komposisi Dewan Komisaris dapat dilihat di Pedoman dan
individu maupun secara kolegial. Dewan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat diunduh di bagian Struktur
Komisaris harus memahami perannya Organisasi pada situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
dalam pengawasan dan penerapan tata-kelola/Struktur-Organisasi).
corporate governance, serta mampu
melaksanakan pengambilan keputusan
secara sehat dan objektif.
3. Struktur dan Mekanisme Dewan BCA telah memiliki struktur dan mekanisme Dewan Komisaris sesuai
Komisaris. dengan Tabel Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015
Dewan Komisaris harus menetapkan – Aspek B (Fungsi dan Peran Dewan Komisaris) prinsip 4. Meningkatkan
struktur dan praktik governance yang Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
tepat dalam melaksanakan tugasnya Struktur dan mekanisme Dewan Komisaris dapat dilihat di Pedoman dan
dan secara periodik melakukan telaah Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat diunduh di bagian Struktur
atas efektivitasnya. Organisasi pada situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
tata-kelola/Struktur-Organisasi).
4. Direksi. Direksi BCA menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
Di bawah arahan dan pengawasan strategi bisnis, selera risiko, kebijakan remunerasi dan kebijakan
Dewan Komisaris, Direksi mampu lainnya yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris sesuai dengan Tabel
mengelola kegiatan Bank sesuai dengan Pemenuhan Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek C
strategi bisnis, selera risiko, kebijakan (Fungsi dan Peran Direksi). Tugas dan tanggung jawab Direksi dapat dilihat
remunerasi dan kebijakan lainnya yang di Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi yang dapat diunduh di bagian
telah disetujui oleh Dewan Komisaris. Struktur Organisasi pada situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/
tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
514 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 517
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
No. Prinsip Penerapan BCA
5. Struktur Governance Kelompok Usaha. BCA memiliki Pedoman Tata Kelola Terintegrasi yang penyempurnaannya
Dalam suatu kelompok usaha, telah berlaku sejak tanggal 30 Desember 2020. BCA juga telah
Dewan Komisaris perusahaan induk membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi yang diketuai oleh Komisaris
memiliki tanggung jawab menyeluruh Independen BCA sebagai Entitas Utama, yang bertugas mendukung
terhadap kelompok usaha tersebut Dewan Komisaris Entitas Utama dalam melakukan pengawasan atas
dan untuk memastikan penetapan dan penerapan tata kelola pada Konglomerasi Keuangan BCA secara
pelaksanaan praktik governance yang terintegrasi. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi dapat diunduh pada bagian
bersih terkait dengan struktur, bisnis, Kebijakan GCG situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/
dan risiko kelompok usaha dan entitas. tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
Dewan Komisaris dan Direksi harus
memahami struktur organisasi kelompok
usaha dan risiko yang dihadapi.
6. Fungsi Manajemen Risiko. Fungsi manajemen risiko di BCA dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen
Bank harus memiliki fungsi manajemen Risiko yang dipimpin oleh Direktur yang membawahkan fungsi
risiko yang berkualitas, independen, Manajemen Risiko. BCA juga telah memiliki Risk Management Committee
memiliki sumber daya yang berkualitas dan Integrated Risk Management Committee yang bertugas untuk
dan memiiki akses dengan Dewan memberikan rekomendasi kepada Direksi atas pelaksanaan manajemen
Komisaris. risiko di BCA dan Perusahaan Anak secara terintegrasi. Penerapan
manajemen risiko di BCA dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris
melalui Komite Pemantau Risiko. Pokok-pokok Kebijakan Manajemen
Risiko dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA (https://
www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
Info lebih lanjut pada halaman 437
7. Identifikasi Pemonitoran dan BCA telah melakukan mitigasi risiko melalui identifikasi, pengukuran,
Pengendalian Risiko. pemantauan, dan pengendalian risiko sesuai kerangka kerja manajemen
Risiko harus diidentifikasi, dimonitor risiko yang berlaku serta menyusun profil risiko secara berkala. Pokok-
dan dikendalikan untuk seluruh kegiatan pokok Kebijakan Manajemen Risiko dapat diunduh pada bagian Kebijakan
aktivitas Bank. Kualitas dari infrastruktur GCG situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/
manajemen risiko dan pengendalian acgs/kebijakan-gcg).
internal harus mampu mengikuti
perubahan profil risiko Bank, kondisi Info lebih lanjut pada halaman 139
risiko eksternal dan praktik industri.
8. Komunikasi Risiko. BCA senantiasa menyampaikan Laporan Profil Risiko BCA secara triwulan
Implementasi risk governance yang dan Laporan Profil Risiko Terintegrasi setiap semester kepada Direksi,
efektif membutuhkan komunikasi risiko Dewan Komisaris, dan OJK. Pokok-pokok Kebijakan Manajemen Risiko
yang akurat dalam lingkungan Bank dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA (https://www.
baik antar organisasi maupun melalui bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
pelaporan kepada Dewan Komisaris dan
Direksi.
9. Kepatuhan. Fungsi kepatuhan di BCA dilakukan oleh Compliance Division (DCP)
Dewan Komisaris bertanggung jawab yang dipimpin oleh Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan. DCP
dalam mengawasi manajemen terkait menjalankan fungsi kepatuhan di BCA serta memantau pelaksanaan fungsi
dengan risiko kepatuhan Bank. Dewan kepatuhan dan tingkat kepatuhan Perusahaan Anak secara terintegrasi.
Komisaris harus menetapkan fungsi Dewan Komisaris juga telah melakukan pengawasan secara aktif antara
kepatuhan dan memberikan persetujuan lain persetujuan atas kebijakan dan prosedur, Laporan Hasil Audit,
terhadap kebijakan dan proses pelaporan secara periodik, permintaan penjelasan, dan melalui presentasi.
identifikasi, penilaian, pemonitoran Pertanggungjawaban Dewan Komisaris tersebut dapat dilihat pada
dan pelaporan, dan pemberian nasihat Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang dapat diunduh di
kepada risiko kepatuhan. bagian Struktur Organisasi pada situs web BCA (https://www.bca.co.id/
id/tentang-bca/tata-kelola/Struktur-Organisasi).
Info lebih lanjut pada halaman 433
10. Audit Internal. Fungsi Audit Internal dijalankan oleh DAI yang bertugas melakukan
Fungsi audit internal harus melaporkan kegiatan assurance dan konsultasi secara independen dan objektif
kegiatan independen assurance untuk meningkatkan efektivitas dan memberikan nilai tambah terhadap
kepada Dewan Komisaris dan harus proses manajemen risiko, pengendalian internal dan tata kelola kegiatan
mendukung Dewan Komisaris dan perusahaan. DAI bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden
Direksi dalam mendorong penerapan Direktur dan berkomunikasi dengan Dewan Komisaris melalui Komite
proses governance yang efektif serta Audit. Fungsi audit internal dapat dilihat pada Piagam Audit Internal yang
kesehatan Bank dalam jangka panjang. dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG situs web BCA (https://www.
bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/kebijakan-gcg).
Info lebih lanjut pada halaman 426
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 515
Page 518
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
No. Prinsip Penerapan BCA
11. Kompensasi. BCA telah memiliki struktur remunerasi yang sesuai dengan
Struktur remunerasi Bank harus POJK No. 45/POJK.03/2015 Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
mendukung penerapan corporate Remunerasi bagi Bank Umum dan SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang
governance dan risk management. Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
Evaluasi secara berkala terhadap penerapan kebijakan remunerasi
dilakukan oleh KRN. Terkait dengan fungsi remunerasi KRN dapat diunduh
pada bagian Struktur Organisasi situs web BCA (https://www.bca.co.id/
id/tentang-bca/tata-kelola/struktur-organisasi).
Info lebih lanjut pada halaman 367-368
12. Pengungkapan dan Transparansi. BCA telah melaksanakan pengungkapan dan transparansi sebagai
Penerapan governance dari Bank penerapan governance kepada Pemegang Saham, Depositor, Stakeholder
harus dilaksanakan secara transparan relevan lainnya dan Partisipan Pasar sesuai dengan Tabel Pemenuhan
kepada Pemegang Saham, Depositor, Rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015 – Aspek E (Keterbukaan
Stakeholder relevan lainnya, dan Informasi). Kebijakan pengungkapan dan transparansi dapat dilihat pada
Partisipan Pasar. Pedoman Tata Kelola yang dapat diunduh pada bagian Kebijakan GCG
situs web BCA (https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-kelola/acgs/
kebijakan-gcg).
5. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
Pada tahun 2022, Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) telah memutakhirkan Pedoman Umum Governansi
Korporat Indonesia (PUGKI). Selaras dengan komitmen BCA untuk mewujudkan 4 (empat) pilar governansi korporat
yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan, maka BCA juga terus berupaya menjalankan 8
(delapan) prinsip governansi korporat Indonesia, antara lain sebagai berikut:
Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
1.1 Peran dan Tanggung Jawab Direksi
Rekomendasi Implementasi
1.1.1 Untuk mencapai penciptaan nilai yang berkelanjutan, Diterapkan (applied)
Direksi menjalankan peran kepemimpinannya dan 1.1.1 Direksi menjalankan peran kepemimpinannya, dan
berupaya mencapai hasil governansi sebagai berikut: tanggung jawabnya atas pelaksanaan tata kelola
a. berdaya saing dan berfokus ke kinerja jangka perusahaan yang berkelanjutan antara lain melalui
panjang; penerapan kode etik dan tata nilai BCA.
b. beretika dan bertanggung jawab dalam 1.1.2 Direksi memastikan visi misi tujuan sasaran strategi
menjalankan bisnis; rencana tahunan dan jangka panjang dengan
c. berkontribusi positif terhadap masyarakat dan memanfaatkan inovasi dan teknologi secara efektif.
lingkungan; serta 1.1.3 Direksi memastikan bahwa BCA telah menerapkan
d. berkemampuan dalam bertahan dan bertumbuh manajemen risiko dan sistem pengendalian internal
(corporate resilience) secara tepat dan efektif yang disesuaikan dengan
1.1.2 Direksi harus memastikan bahwa misi, visi, tujuan, tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas
sasaran, strategi, dan rencana tahunan dan jangka kegiatan usaha BCA.
menengah korporasi konsisten dengan tujuan jangka 1.1.4 Laporan Keuangan BCA disampaikan secara tepat
panjang, dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi waktu dan akurat sesuai mekanisme dan tata cara yang
secara efektif. diatur dalam regulasi bank umum maupun pasar modal.
1.1.3 Direksi memastikan bahwa korporasi menerapkan 1.1.5 Laporan Keberlanjutan BCA telah disusun sesuai
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal dengan ketentuan regulasi tentang penerapan
yang tepat dan efektif yang selaras dengan visi, misi, keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan,
tujuan, sasaran, dan strategi korporasi serta mematuhi emiten, dan perusahaan publik.
peraturan perundang-undangan dan standar yang 1.1.6 BCA memanfaatkan teknologi untuk mendorong
berlaku. inovasi, meningkatkan daya saing dan meningkatkan
1.1.4 Direksi memastikan integritas akuntansi dan sistem produktivitas, memperkuat kapabilitas infrastruktur
pelaporan keuangan korporasi dan pengungkapan TI, serta meningkatkan layanan dan aplikasi digital.
yang tepat waktu dan akurat atas semua informasi Untuk meminimalkan kemungkinan risiko operasional
material mengenai korporasi. yang timbul dari penggunaan teknologi informasi,
1.1.5 Direksi memastikan pelaporan keberlanjutan telah BCA memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko
disusun sebagaimana mestinya. Penggunaan Teknologi Informasi dan Kebijakan
1.1.6 Direksi membangun kerangka kerja untuk governansi Pengamanan Informasi.
teknologi informasi (TI) korporasi yang selaras dengan 1.1.7 BCA tidak memiliki unit usaha syariah.
kebutuhan dan prioritas bisnis korporasi, mendorong
peluang dan kinerja bisnis, memperkuat manajemen
risiko, serta mendukung tujuan dan strategi korporasi.
516 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 519
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
1.1.7 Bagi korporasi yang menjalankan kegiatan usaha 1.1.8 Piagam Direksi telah direview secara berkala, dan
berdasarkan prinsip Syariah, Direksi perlu memastikan diperbaharui pada 30 Juni 2021 dan tahun 2024
kewenangan dan ketersediaan perangkat pendukung serta diunggah pada website www.bca.co.id. Pada
yang memadai agar Dewan Pengawas Syariah dapat tahun 2024, dilakukan update Piagam Direksi perihal
menjalankan perannya dengan efektif. ketentuan kuorum rapat.
1.1.8 Piagam Direksi secara periodik ditinjau. Piagam Pembidangan tugas dan tanggung jawab Direksi diatur
mencakup antara lain pembagian peran Direktur dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris, sedangkan
secara individual dapat diatur di Piagam Direksi atau kebijakan tentang Wewenang Direksi dalam Memutus
dengan surat keputusan Direksi. Transaksi dan Pengeluaran Biaya diatur dalam Surat
1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran Keputusan Direksi.
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan 1.1.9 Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi
keuangan dan terbukti melakukan kesalahan apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan terbukti
melakukan kesalahan dituangkan dalam Pedoman Tata
Kelola BCA. Tata cara pengangkatan, penggantian,
pemberhentian, perubahan atau pengunduran diri
anggota Direksi mengacu pada Anggaran Dasar BCA.
1.2 Penilaian Kinerja - Direksi dan Anggotanya
Rekomendasi Implementasi
1.2.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan Diterapkan (applied)
secara obyektif dan independen untuk menentukan BCA memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
efektivitas Direksi dan setiap individu Direktur. terhadap Direksi baik secara individual maupun kolegial,
1.2.2 Dewan Komisaris dengan pertimbangan Komite sebagaimana tercantum Bab 4 dalam Pedoman Tata Kelola
Nominasi dan Remunerasi, bertanggung jawab BCA. Self-assessment Direksi termasuk Presiden Direktur
menentukan kriteria evaluasi kinerja dan menilai kinerja dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun. Hasil self-assessment
Direktur Utama dan anggota Direksi lainnya. anggota Direksi (termasuk Presiden Direktur) dievaluasi oleh
Dewan Komisaris melalui rapat berdasarkan rekomendasi
dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
1.3 Peran dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Rekomendasi Implementasi
1.3.1 Dewan Komisaris mereviu strategi korporasi paling Diterapkan (applied)
tidak setiap tahun dan menyetujui misi, visi dan 1.3.1 Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk
strategi korporasi yang dirumuskan oleh Direksi. mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
Dewan Komisaris juga me review, memberikan saran pelaksanaan kebijakan strategis BCA serta memberikan
dan menyetujui rencana bisnis dan rencana keuangan nasihat kepada Direksi sesuai dengan maksud dan
jangka panjang dan rencana keuangan jangka pendek tujuan Anggaran Dasar BCA. Rencana bisnis Bank dan
korporasi. Dewan Komisaris memberikan advis rencana Keuangan jangka panjang disetujui oleh Dewan
dan melakukan pemantauan kepada Direksi atas Komisaris.
pengelolaan implementasinya. Direksi dan Dewan Dewan Komisaris dan Direksi telah meninjau, memantau
Komisaris terlibat dalam keputusan yang sangat dan mengawasi pelaksanaan strategi perusahaan
penting bagi korporasi, diatur dalam Anggaran Dasar melalui Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris
korporasi. dengan agenda rapat mengenai Rencana Strategis
1.3.2 Jenis keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan yang melibatkan unit kerja terkait.
Komisaris harus diungkapkan dalam laporan tahunan. 1.3.2 Keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan
1.3.3 Dengan memperhatikan rekomendasi Komite Komisaris telah dipaparkan dalam Bab Dewan Komisaris
Nominasi dan Remunerasi, Dewan Komisaris Bagian Kewenangan Dewan Komisaris pada Laporan
mengusulkan kepada, dan untuk diputuskan oleh, Tahunan ini.
RUPS pengangkatan dan/atau pemberhentian 1.3.3 Berdasarkan rekomendasi KRN, Dewan Komisaris
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. memutuskan untuk mengajukan calon Dewan Komisaris
Dalam mengusulkan hal di atas, Dewan Komisaris dan/atau Direksi melalui Surat Keputusan Dewan
memperhatikan keberagaman, unsur nondiskriminatif Komisaris kepada Pemimpin RUPS untuk dimintakan
dan memberikan kesempatan yang sama tanpa persetujuan pemegang saham dalam RUPS. Alur
membedakan suku, agama, ras, antar golongan mekanisme nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan
dan jender. Dewan Komisaris memastikan proses Komisaris telah dipaparkan dalam Bab Dewan Komisaris
pencalonan dan pemilihan anggota Direksi dan bagian Nominasi Anggota Dewan Komisaris dan Bab
anggota Dewan Komisaris adalah formal dan Direksi bagian Nominasi Anggota Direksi pada Laporan
transparan. Tahunan ini. Proses pencalonan dan pemilihan dilakukan
1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan secara transparan dengan mempertimbangkan
fungsi nominasi menyusun kebijakan suksesi dalam keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi.
proses nominasi anggota Direksi. Setiap tahun Dewan 1.3.4 Dewan Komisaris mengusulkan penetapan &
Komisaris meninjau pelaporan pelaksanaan rencana remunerasi kepada RUPS berdasarkan hasil evaluasi dan
pengembangan dan suksesi yang disampaikan Direktur rekomendasi kebijakan remunerasi dari KRN.
Utama.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 517
Page 520
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
1.3.5 Dewan Komisaris a). mengajukan kepada RUPS, 1.3.5 BCA melalui Dewan Komisaris melakukan kaji ulang
yang dapat didahului oleh usulan dari Komite yang atas kebijakan remunerasi secara berkala dengan
menjalankan fungsi remunerasi, besaran remunerasi menyesuaikan pada ketentuan serta best practice
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang yang dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan
selaras dengan pengembangan korporasi yang Komisaris tentang Perubahan Kebijakan Remunerasi
berkelanjutan dan kepentingan jangka panjang Direksi dan Dewan Komisaris.
korporasi dan pemegang saham; b). secara berkala 1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas kebijakan dan
mereviu sistem remunerasi Direksi dan Dewan implementasi governansi korporat dan memberikan
Komisaris. rekomendasi apabila diperlukan.
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas kebijakan 1.3.7 Dewan Komisaris secara berkala memantau
governansi korporat dan implementasinya serta perkembangan profil risiko, parameter risiko,
mengusulkan perubahan jika diperlukan. penerapan manajemen risiko terintegrasi, dan tingkat
1.3.7 Dewan Komisaris memantau dan mengarahkan agar permodalan bank. Dewan Komisaris memantau
korporasi menerapkan manajemen risiko dan sistem perkembangan profil, parameter, dan batasan
pengendalian internal yang tepat dan efektif yang risiko-risiko strategis termasuk potensi peningkatan
selaras dengan tujuan, sasaran, dan strategi korporasi risiko konsentrasi yang disebabkan oleh perubahan
serta mematuhi peraturan perundang-undangan, lingkungan usaha.
kode perilaku dan standar yang berlaku. 1.3.8 Dewan Komisaris melakukan pembahasan dalam
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi dan mengarahkan agar rangka kaji ulang kinerja audit internal, termasuk
tercapai integritas akuntansi dan sistem pelaporan kemungkinan diperlukannya beberapa penyesuaian
keuangan korporat, serta independensi fungsi audit butir pengendalian internal dalam rangka
internal dan eksternal. menyesuaikan perkembangan model bisnis bank.
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, mereviu dan menyetujui 1.3.9 Dewan Komisaris memantau, melakukan review dan
laporan tahunan dan laporan keberlanjutan Korporasi menyetujui laporan tahunan dan laporan keberlanjutan
serta memastikan integritasnya, serta mengawasi serta bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
proses pengungkapan dan pengkomunikasian Laporan Tahunan BCA.
korporasi. 1.3.10 Piagam Dewan Komisaris di review secara berkala
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara periodik ditinjau. sebagaimana terakhir diperbaharui pada 30 Juni 2021.
1.3.11 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Pada tahun 2024, telah dilakukan update Piagam
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila Dewan Komisaris perihal ketentuan kuorum rapat.
terlibat dalam kejahatan keuangan dan terbukti 1.3.11 Kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan
melakukan kesalahan. Komisaris dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola BCA.
1.3.12 Komisaris independen sangat diharapkan untuk dapat Sedangkan Tata cara pengangkatan, penggantian,
berkontribusi dalam diskusi yang jujur, objektif, aktif pemberhentian, perubahan atau pengunduran diri
dan konstruktif pada rapat Dewan Komisaris. anggota Dewan Komisaris mengacu pada Anggaran
1.3.13 Komisaris Utama berperan sebagai koordinator Dasar BCA.
Dewan Komisaris dan memastikan efektivitasnya. 1.3.12 Komisaris Independen turut serta dan aktif dalam
Komisaris Utama mendorong budaya keterbukaan menyampaikan pandangan dan saran terkait kebijakan
dan dialog konstruktif yang memungkinkan berbagai dan strategi melalui rapat Dewan Komisaris maupun
pandangan diungkapkan, termasuk mengkoordinasi memorandum.
penetapan agenda rapat dewan yang tepat dan 1.3.13 Rincian tugas Presiden Komisaris diungkapkan dalam
memastikan waktu yang cukup tersedia untuk Laporan Tahunan ini dan situs www.bca.co.id Tugas
mendiskusikan semua agenda. Selain itu, juga harus Presiden Komisaris antara lain mengkoordinasi
ada kesempatan bagi Dewan Komisaris untuk bertemu pembagian peran pengawasan di antara para anggota
dengan jajaran Direksi dan manajemen senior. Dewan Komisaris, memimpin rapat Dewan Komisaris
dan mewakili Dewan Komisaris dalam urusan dengan
pihak luar Dewan Komisaris.
1.4 Pembentukan Komite
Rekomendasi Implementasi
1.4.1 Korporasi memiliki komite-komite di bawah Dewan Diterapkan (applied)
Komisaris sekurang-kurangnya terdiri dari: Komite 1.4.1 BCA memiliki Komite di bawah Dewan Komisaris yang
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi dan Komite terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko,
Pemantau Manajemen Risiko. Komite Remunerasi dan Nominasi dan Komite Tata
1.4.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Komite Kelola Terintegrasi.
Audit seluruhnya independen dan komite lain yang
dibentuk Dewan Komisaris adalah mayoritas dari pihak 1.4.2 Anggota Komite Audit merupakan Komisaris
independen, serta semua anggota komite memiliki Independen dan Pihak Independen. Ketua Komite
kompetensi, berkomitmen, serta memiliki wewenang Audit dijabat oleh seorang Komisaris Independen yaitu
yang memadai untuk menjalankan perannya secara Bapak Sumantri Slamet dan bukan Presiden Komisaris.
efektif dan independen. Seluruh anggota memiliki kompetensi, komitmen dan
1.4.3 Untuk memastikan pemantauan atas pelaksanaan kewenangan yang memadai untuk menjalankan tugas
tugas Komite Audit berjalan objektif dan independen, tanggung jawab komite.
Komisaris Utama tidak boleh menjadi ketua Komite
Audit, kecuali dalam keadaan luar biasa yang harus 1.4.3 Bapak Djohan Emir Setijoso selaku Presiden Komisaris
dijelaskan dalam laporan tahunan. tidak menjadi ketua ataupun anggota Komite Audit.
518 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 521
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
1.5 Penilaian Kinerja – Dewan Komisaris dan Anggotanya
Rekomendasi Implementasi
1.5.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi formal tahunan Diterapkan (applied)
secara objektif untuk menentukan efektivitas Dewan, Pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan
komitenya, dan setiap individu Komisaris. komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan setiap 1 (satu)
tahun sekali. Penilaian kinerja Dewan Komisaris (termasuk
Presiden Komisaris) dan komite di bawah Dewan Komisaris
menggunakan beberapa kriteria dan indikator sebagaimana
yang telah dipaparkan dalam Laporan Tahunan ini.
1.6 Benturan Kepentingan
Rekomendasi Implementasi
1.6.1 Anggota Direksi yang mempunyai rangkap jabatan di Diterapkan (applied)
luar korporasi, harus mendapatkan persetujuan dari 1.6.1 Tidak ada anggota Direksi BCA yang memiliki
Dewan Komisaris. Seorang Komisaris memberi tahu rangkap jabatan di luar BCA, kecuali penugasan untuk
Dewan Komisaris dan ketua komite yang menjalankan menjalankan fungsi pengawasan oleh Direktur BCA
fungsi nominasi, sebelum menerima penunjukan baru pada perusahaan anak. Penugasan dimaksud telah
sebagai Direktur atau Komisaris dari korporasi terbuka, mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris.
jabatan Direktur lainnya atau posisi lain dengan
komitmen waktu yang signifikan. 1.6.2 Dewan Komisaris berkomitmen untuk menghindari
1.6.2 Dewan Komisaris memantau dan mengelola potensi terjadinya potensi benturan kepentingan. Terkait
benturan kepentingan manajemen, anggota Direksi, dengan benturan kepentingan, BCA telah memiliki
Dewan Komisaris dan pemegang saham, termasuk kebijakan internal dan dalam Anggaran Dasar BCA
penyalahgunaan aset korporasi dan penyalahgunaan mengatur antara lain:
dalam transaksi pihak berelasi. Komisaris yang - apabila Presiden Komisaris atau anggota Dewan
memiliki benturan kepentingan tidak turut serta dalam Komisaris yang ditunjuk untuk memimpin RUPS
pemantauan dan pengambilan keputusan atas potensi mempunyai benturan kepentingan dengan mata
benturan kepentingan yang melibatkan Komisaris atau acara yang akan diputuskan dalam RUPS, maka RUPS
afiliasi Komisaris yang bersangkutan. dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris lainnya
yang tidak mempunyai benturan kepentingan yang
ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Hal yang sama juga
berlaku bagi Direksi.
- Suatu transaksi yang mengandung benturan
kepentingan hanya dapat dilakukan oleh BCA jika
transaksi telah memperoleh persetujuan lebih dahulu
dari RUPS yang diselenggarakan sesuai ketentuan
dalam Anggaran Dasar dan regulasi terkait.
1.7 Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Rekomendasi Implementasi
1.7.1 Dewan Komisaris memastikan bahwa anggota Direksi Diterapkan (applied)
dan Dewan Komisaris memahami peran dan tanggung Direksi dan Dewan Komisaris yang baru diangkat menerima
jawab mereka, karakteristik dan operasi korporasi, program orientasi/pengenalan serta semua informasi yang
peraturan perundang-undangan dan standar yang relevan dengan peran dan tanggung jawab mereka. Program
relevan serta kewajiban lain yang berlaku. Direksi orientasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi diatur dalam
melalui sekretaris korporasi mendukung semua Pedoman Tata Kelola BCA dan Surat Keputusan Direksi
anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam No. 189/SK/DIR/2020 tanggal 4 Desember 2020 perihal
memperbarui dan menyegarkan keterampilan Pedoman Orientasi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
dan pengetahuan mereka yang diperlukan untuk Baru PT Bank Central Asia Tbk.
menjalankan peran mereka di Dewan.
BCA memiliki kebijakan program pelatihan Dewan Komisaris
dan Direksi yang diatur dalam Piagam Dewan Komisaris dan
Direksi. BCA mewajibkan anggota Dewan Komisaris dan
Direksi untuk mengikuti program pelatihan paling sedikit
1 (satu) kali dalam setahun guna menunjang pelaksanaan
tugas dan kewajibannya. Anggota Dewan Komisaris dan
Direksi secara teratur menerima program pelatihan dan
pengembangan pengetahuan yang relevan, memadai dan
berkelanjutan.
Rincian tentang progran orientasi dan pelatihan selama
2024 dapat dilihat pada Bab Dewan Komisaris dan Direksi
dalam Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 519
Page 522
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
2.1 Komposisi Direksi dan Dewan Komisaris
Rekomendasi Implementasi
2.1.1 Dalam menentukan kandidat calon Direktur, Dewan Diterapkan (applied)
Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi 2.1.1 Dewan Komisaris meminta kepada KRN untuk membahas
tidak hanya mengandalkan rekomendasi dari Dewan usulan terkait nominasi Direksi dari pemegang saham/
Komisaris, manajemen atau pemegang saham Dewan Komisaris/Presiden Direktur. BCA juga dapat
mayoritas. Dewan Komisaris melalui Komite Nominasi menggunakan jasa pihak ketiga dalam rangka melakukan
dan Remunerasi dapat menggunakan sumber pencarian kandidat Direksi. KRN memberikan rekomendasi
independen untuk menentukan kandidat yang kepada Dewan Komisaris. Rekomendasi tersebut dituangkan
memenuhi syarat. dalam bentuk Surat Keputusan KRN untuk diajukan kepada
2.1.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa kriteria dalam Pemimpin RUPS. Uraian mekanisme nominasi Direktur adalah
menyeleksi anggota Direksi mencakup paling sebagaimana yang telah dipaparkan dalam Bab Direksi Sub
tidak pengetahuan, kemampuan, dan keahlian Bab Nominasi Anggota Direksi pada Laporan Tahunan ini.
yang dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat 2.1.2 Dalam pembahasan calon Direktur mempertimbangkan
peran Direksi serta memperhatikan terpenuhinya antara lain:
keberagaman Direksi. a. Alasan dan/atau pertimbangan atas usulan (antara lain
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang keberagaman pada, berdasarkan hasil interview, kajian reputasi keuangan,
Direksi dan Dewan Komisaris diungkapkan dalam pengalaman rekam jejak, dan opini publik yang
Laporan Tahunan. beredar di berbagai media);
2.1.4 Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan dan b. Kriteria dan kualifikasi kandidat yang sesuai dengan
prosedur untuk seleksi dan nominasi Komisaris adalah strategi Bank;
jelas dan transparan sehingga dapat menghasilkan c. Kondisi internal dan eksternal perusahaan;
komposisi Dewan yang diinginkan. Dewan d. Komunikasi dengan pemegang saham pengendali (jika
Komisaris menggunakan sumber independen untuk usulan bukan dari pemegang saham pengendali).
menentukan kandidat yang memenuhi syarat. 2.1.3 Kebijakan keberagaman dalam komposisi Direksi dan
2.1.5 Dewan Komisaris/Komite yang menjalankan fungsi Dewan Komisaris dituangkan dalam Piagam Direksi dan
nominasi menetapkan prosedur dan kriteria nominasi Piagam Dewan Komisaris serta dipaparkan dalam Bab
yang konsisten dengan matriks keahlian Dewan Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Komisaris yang telah disetujui Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini.
dan memastikan bahwa profil kandidat memenuhi 2.1.4 Kebijakan dan prosedur seleksi dan nominasi Dewan
persyaratan yang ditetapkan dalam matriks keahlian Komisaris dilakukan secara jelas dan transparan.
dan kriteria nominasi. Informasi tentang calon Dewan Komisaris diungkapkan
2.1.6 Komposisi Dewan Komisaris harus dibentuk dalam proses pemilihan/pemilihan kembali dan tersedia
sedemikian rupa sehingga anggota-anggotanya sejak tanggal dilakukannya pemanggilan RUPS sampai
secara kelompok mencerminkan keberagaman dengan penyelenggaraan RUPS serta dapat diunduh
dalam hal kemampuan, keahlian, pengetahuan, melalui situs web BCA dan/atau e-RUPS.
pengalaman, usia, latar belakang budaya, dan jender 2.1.5 KRN menjalankan fungsi nominasi berdasarkan prosedur
yang dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran dan kriteria yang dilakukan secara benar, konsisten,
Dewan Komisaris. transparan antara lain dengan memastikan bahwa profil
2.1.7 Untuk memampukan Dewan Komisaris dalam kandidat memenuhi persyaratan keahlian Dewan Komisaris.
memberikan advis dan supervisi secara independen 2.1.6 Komposisi Dewan Komisaris mencerminkan
kepada Direksi dan untuk peran-peran yang terdapat keberagaman dalam hal kemampuan, keahlian,
potensi benturan kepentingan, Dewan Komisaris pengetahuan, pengalaman, usia, latar belakang budaya,
terdiri dari Komisaris Independen yang cukup dan sebagainya sebagaimana yang dibutuhkan untuk
jumlahnya, dengan masa jabatan yang dibatasi dan memenuhi peran Dewan Komisaris.
terdapat pengungkapan jangka waktu keanggotaan 2.1.7 Per 31 Desember 2024, Komisaris Independen BCA
Dewan Komisaris serta independensi mereka dari berjumlah 3 (tiga) orang dari keseluruhan anggota Dewan
sudut pandang korporasi. Komisaris sebanyak 5 (lima) orang atau 60% (enam
2.1.8 Untuk memfasilitasi fungsi Direksi dan Dewan puluh persen) dari total anggota Dewan Komisaris. Masa
Komisaris yang efektif dan guna meningkatkan jabatan Komisaris Independen mengikuti masa jabatan
kepercayaan investor dan pemangku kepentingan, Dewan Komisaris secara umum. Komisaris Independen
Komite Nominasi dan Remunerasi memastikan bahwa yang telah menjabat selama 2 (dua) periode masa
terdapat proses yang formal, ketat dan transparan jabatan berturut-turut dapat diangkat kembali pada
untuk penunjukan dan pengangkatan anggota Direksi periode selanjutnya. Pengungkapan dan pernyataan
dan Dewan Komisaris. Komisaris Independen dapat dilihat pada Bab Komisaris
Independen dalam Laporan Tahunan ini.
2.1.8 Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan
Nominasi (KRN) dituangkan dalam Piagam Komite
Remunerasi dan Nominasi. Untuk menjalankan proses yang
transparan dan bertanggung jawab, maka KRN menyusun
pelaporan kepada Dewan Komisaris terkait pelaksanaan
tugas, tanggung jawab dan prosedur Nominasi Remunerasi
yang dijalankan dan membuat laporan pelaksanaan kegiatan
yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan.
520 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 523
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
2.2 Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Rekomendasi Implementasi
2.2.1 Kebijakan remunerasi anggota Direksi terdiri Diterapkan (applied)
atas struktur remunerasi yang berorientasi pada 2.2.1 Indikator dalam penerapan remunerasi dapat dilihat
pengembangan korporasi yang berkelanjutan dan dalam Bab Kebijakan Remunerasi pada Laporan
mendorong pencapaian tujuan jangka panjang. Tahunan ini. KRN menyampaikan kepada Dewan
Remunerasi Direksi harus diusulkan, dapat dengan Komisaris tentang hasil evaluasi dan rekomendasi
melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, oleh kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris untuk diputuskan oleh RUPS. untuk disampaikan kepada RUPS, yang untuk selanjutnya
Jumlah remunerasi yang diusulkan kepada RUPS rekomendasi penetapan remunerasi tersebut akan
tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan diusulkan oleh Dewan kepada RUPS untuk dimintakan
peran setiap anggota Direksi dan situasi ekonomi persetujuan pemegang saham. Uraian Skema
serta kinerja korporasi. Pengusulan dan Penetapan Remunerasi dapat dilihat
2.2.2 Kebijakan remunerasi anggota Dewan Komisaris dalam Bab Kebijakan Remunerasi pada Laporan Tahunan
terdiri atas struktur remunerasi yang berorientasi ini.
pada pengembangan korporasi yang berkelanjutan 2.2.2 Pertimbangan penetapan remunerasi dikaitkan dengan
dan mendorong pencapaian tujuan jangka Risiko dan Kinerja (termasuk dilakukan berdasarkan
panjang. Jumlah remunerasi yang diusulkan Dewan indikator pengukuran kinerja) serta dilakukan review
Komisaris kepada RUPS tersebut ditetapkan setiap 1 (satu) tahun sekali.
dengan mempertimbangkan peran setiap 2.2.3 KRN wajib bertindak independen dan memastikan
anggota Dewan Komisaris dan situasi ekonomi bahwa kebijakan remunerasi telah sesuai dengan
serta kinerja korporasi. Di samping itu juga harus ketentuan yang didasarkan atas risiko, kinerja,
dipertimbangkan posisinya sebagai Komisaris Utama kewajaran peer group, sasaran, strategi jangka panjang
dan ketua serta keanggotaannya dalam komite- BCA,dsb. Untuk menjalankan prosedur yang adil dan
komite. transparan KRN:
2.2.3 Untuk memastikan bahwa paket remunerasi · membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
ditentukan berdasarkan prestasi, kualifikasi kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima
dan kompetensi Direktur dan Komisaris dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
memperhatikan kinerja operasi korporasi, kinerja · menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi
individu dan kondisi pasar, Komite Nominasi dan kepada Dewan Komisaris tentang kebijakan
Remunerasi memastikan bahwa terdapat prosedur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, struktur
yang adil dan transparan untuk menetapkan dan besaran remunerasi, serta kebijakan remunerasi
kebijakan remunerasi anggota Direksi dan Dewan pejabat eksekutif dan pegawai untuk disampaikan
Komisaris. kepada Direksi.
Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
3.1 Sifat Hubungan Kerja
Rekomendasi Implementasi
3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka antara Direksi dengan Diterapkan (applied)
Dewan Komisaris serta di antara para anggota Direksi 3.1.1 Diskusi Direksi dengan Dewan Komisaris dilakukan
dan para anggota Dewan Komisaris. Namun, tetap melalui rapat Dewan Komisaris bersama Direksi. Dalam
penting menjaga kerahasiaan informasi agar tidak rapat tersebut antara lain membahas laporan kinerja
terjadi kebocoran informasi rahasia. keuanga, laporan komite-komite di bawah Dewan
3.1.2 Sesuai dengan tugas dan perannya masing-masing, Komisaris.
Direksi bekerjasama dengan Dewan Komisaris dalam 3.1.2 Direksi berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dewan
merumuskan misi, visi dan strategi korporasi dan Komisaris dalam merumuskan visi, misi dan strategi
secara reguler membahas pengimplementasiannya. korporasi serta implementasinya.
3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki peran penting dalam 3.1.3 Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan
mendukung efektivitas hubungan kerja antara Direksi diuraikan dalam bab Sekretaris Perusahaan pada
dengan Dewan komisaris, mendorong implementasi Laporan Tahunan ini, antara lain mendorong praktek
praktek governansi korporat yang baik, termasuk governansi korporat, membangun komunikasi yang
komunikasi yang efektif dengan pemegang saham dan efektif dengan pemangku kepentingan, namun juga
pemangku kepentingan lainnya. turut serta berperan dalam memastikan arus informasi
yang baik antara Dewan Komisaris dengan komitenya
dan antara Dewan Komisaris dengan Direksi.
3.2 Akses informasi Dewan Komisaris
Rekomendasi Implementasi
3.2.1 Direksi bertanggung jawab untuk memastikan Dewan Diterapkan (applied)
Komisaris mendapatkan akses informasi yang akurat, Selain dalam rapat gabungan Dewan Komisaris dengan
relevan dan tepat waktu. Dewan Komisaris sendiri Direksi, Direksi juga menyampaikan Laporan Direksi kepada
memastikan bahwa ia memperoleh informasi yang Dewan Komisaris secara triwulanan. Selain itu, Dewan
memadai. Direksi menyediakan informasi kepada Komisaris memiliki akses untuk dapat sewaktu-waktu
Dewan Komisaris secara teratur, tanpa penundaan dan meminta Direksi atau manajemen senior terkait untuk
secara komprehensif tentang semua masalah yang memberikan informasi tambahan terkait korporasi.
relevan dengan korporasi. Dewan Komisaris sewaktu-
waktu dapat meminta Direksi untuk memberikan
informasi tambahan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 521
Page 524
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
3.3 Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris atas Dampak Struktur Kepemilikan terhadap Korporasi
Rekomendasi Implementasi
3.3.1 Dampak struktur kepemilikan terhadap korporasi. Diterapkan (applied)
Direksi dan Dewan Komisaris mempertimbangkan Direksi dan Dewan Komisaris memastikan bahwa struktur
tanggung jawabnya dalam konteks struktur kepemilikan pemegang saham dan hubungan antar-
kepemilikan saham dan hubungan antar-pemegang pemegang saham tidak memengaruhi pelaksanaan peran
saham korporasi yang mungkin berdampak terhadap dan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris (termasuk
pengelolaan dan operasi korporasi. di antaranya dalam kaitannya dengan rencana suksesi
Direksi).
Dewan Komisaris juga memantau dan Direksi memastikan
bahwa informasi diungkapkan dengan benar ketika terdapat
kondisi yang berdampak pada pengendalian atas korporasi.
Prinsip 4: Perilaku Etis dan bertanggung jawab
4.1 Pedoman Etika dan Perilaku
Rekomendasi Implementasi
4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam Pedoman Perilaku dan Diterapkan (applied)
Etika Usaha yang harus secara jelas mengungkapkan · BCA memiliki Kode Etik, Kebijakan Antikorupsi dan
harapan korporasi bahwa setiap anggota Direksi dan Pengendalian Gratifikasi serta Pedoman Penerapan
Dewan Komisaris serta karyawan akan: Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
a. Bertindak untuk kepentingan terbaik korporasi; Pendanaan Terorisme yang dituangkan dalam bentuk
b. Bertindak dengan jujur dan dengan integritas Surat Keputusan Direksi dan wajib dipatuhi oleh setiap
berstandar tinggi; Insan BCA termasuk Direksi dan Dewan Komisaris.
c. Bersikap independen dan bertindak berdasarkan · Etika kerja, kewenangan, tugas dan tanggung jawab,
informasi yang lengkap, dengan itikad baik, dengan larangan, dan sebagainya bagi Direksi dan Dewan
uji tuntas dan kehati-hatian. Komisaris telah diatur dalam Piagam Direksi dan Dewan
d. Mematuhi peraturan perundang-undangan yang Komisaris.
berlaku bagi korporasi dan operasinya; · Direksi dan Dewan Komisaris juga wajib membuat
e. Menghindari tindakan yang melanggar peraturan Pernyataan Annual Disclosure, Pakta Integritas dan Kode
perundang-undangan atau tindakan yang tidak etis Etik tiap tahunnya untuk mendukung implementasi GCG.
berdasarkan pedoman etika korporasi;
f. Tidak terlibat atau berpartisipasi dalam kegiatan
apapun yang akan menimbulkan benturan
kepentingan dengan kepentingan terbaik korporasi
atau yang akan berdampak negatif terhadap reputasi
korporasi;
g. Tidak mengambil manfaat atas properti atau
informasi yang dimiliki korporasi, kepemilikan aset
lainnya atau pelanggannya untuk kepentingan pribadi
atau yang menyebabkan kerugian bagi korporasi dan
pelanggannya.
h. Tidak memanfaatkan jabatannya atau peluang yang
dihasilkan oleh jabatannya untuk kepentingan pribadi.
i. Menghindari perbuatan meminta atau menerima dari
pihak ketiga pembayaran, gratifikasi atau keuntungan
lain untuk dirinya sendiri atau untuk orang lain yang
menimbulkan benturan kepentingan/memberikan
keuntungan kepada pihak ketiga secara melanggar
peraturan perundang-undangan.
j. Menghormati perbedaan pendapat dan hak-hak
setiap anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan
karyawan.
k. Memastikan pengungkapan yang lengkap, adil,
akurat, tepat waktu, dan dapat dipahami dalam
laporan dan dokumen yang disampaikan korporasi
kepada regulator dan dalam komunikasi publik
lainnya.
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan dan praktik anti
pencucian uang dan pendanaan terorisme, anti suap,
antikorupsi, antikecurangan (anti-fraud), keterlibatan
dalam politik dengan mengacu pada standar nasional
atau internasional mengenai anti pencucian uang, anti
suap, antikorupsi, antikecurangan atau standar terkait
lainnya.
522 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 525
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
4.2 Nilai – nilai dan Budaya Organisasi
Rekomendasi Implementasi
4.2.1 Korporasi mengartikulasikan, menumbuhkan dan Diterapkan (applied)
mengungkapkan budaya dan nilainilai korporasi BCA memiliki Kode Etik yang berlaku bagi seluruh Insan BCA
4.3 Komunikasi dan Penegakan Pedoman Etika, Nilai-nilai dan dikomunikasikan secara efektif melalui sarana-sarana
dan Budaya yang mudah diakses karyawan seperti pemutaran video
yang dapat diakses oleh seluruh karyawan BCA dalam portal
Rekomendasi internal BCA (myVideo), pengisian pernyataan kode etik dan
pakta integritas secara elektronik melalui portal internal
4.3.1 Pedoman perilaku dan kode etik korporasi
BCA, dan blast e-mail reminder ke seluruh karyawan.
dikomunikasikan secara efektif kepada Direksi, Dewan
Untuk karyawan baru akan didampingi oleh buddy yang
Komisaris, serta seluruh karyawan, diintegrasikan ke
akan mengenalkan lebih dalam tentang budaya korporasi,
dalam strategi dan operasi korporasi termasuk sistem
termasuk kode etik dan kewajiban menyelesaikan
manajemen risiko dan struktur remunerasi, serta
ditegakkan.
e-learning Kode Etik bankir.
5. Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan
5.1 Pengendalian Internal dan Kepatuhan
Rekomendasi Implementasi
5.1.1 Direksi melakukan review secara berkala atas Diterapkan (applied)
ketepatan desain dan efektivitas operasional sistem DAI yang berperan selaku lini ketiga memberikan assurance
governansi, pengelolaan risiko, pengendalian internal dan advice yang berbasis risiko, independen, dan
dan kepatuhan korporasi dan melaporkan pelaksanaan objektif mengenai kecukupan dan efektivitas proses tata
dan hasil reviu kepada para pemegang saham melalui kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal. DAI
laporan tahunan Korporasi. mengkomunikasikan hasil audit kepada Direksi, Komite
Audit, dan Dewan Komisaris.
Dalam penerapan efektivitas operasional sistem governansi,
pengelolaan risiko dan pengendalian risiko.
Tanggung jawab Direksi mencakup peran lini pertama dan
kedua yang bertanggung jawab dalam penyediaan produk
dan jasa kepada pelanggan termasuk pengelolaan risikonya
dan berperan memberikan dukungan terkait pengelolaan
risiko termasuk bertanggung jawab atas enterprise risk
management, yang antara lain dicakup oleh Direktur
Kepatuhan, Direktur Manajemen Risiko, Risk Management
Division, dan Compliance Division.
5.2 Manajemen Risiko
Rekomendasi Implementasi
5.2.1 Strategi dan risiko merupakan satu kesatuan, Diterapkan (applied)
diungkapkan secara transparan, masuk ke dalam 5.2.1 Dewan Komisaris dan Direksi terlibat dalam
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi dan pengawasan aktif dalam penerapan manajemen
Dewan Komisaris, serta dalam diskusi di rapat Dewan risiko di BCA. Direksi juga secara aktif melakukan
Komisaris dan Direksi. diskusi, memberikan masukan serta memantau
5.2.2 Komite Pemantau Manajemen Risiko membantu kondisi internal dan perkembangan faktor eksternal
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dengan yang secara langsung maupun tidak langsung
menciptakan mekanisme yang transparan, fokus, dan memengaruhi strategi bisnis BCA. Uraian terkait
independen dalam pengawasan manajemen risiko Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam
korporasi. menerapkan manajemen risiko dapat dilihat dalam
Bab Pengungkapan Manajemen Risiko dan Sistem
Manajemen Risiko pada Laporan Tahunan ini.
5.2.2 BCA memiliki Komite Pemantau risiko yang membantu
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Peran, tanggung
jawab dan komposisi anggota Komite Pemantau Risiko
BCA dapat dilihat dalam Bab Komite-komite Dewan
Komisaris.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 523
Page 526
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
5.3 Integrasi Governansi, Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Rekomendasi Implementasi
5.3.1 Direksi membangun sistem governansi, manajemen Diterapkan (applied)
risiko, dan kepatuhan (GRC) yang terintegrasi, dengan
menangani berbagai ketidakpastian secara terpadu 5.3.1 BCA menerapkan kerangka three lines model untuk
dan dengan integritas yang tinggi, untuk meyakinkan mendukung terciptanya manajemen risiko dan tata
bahwa korporasi dapat mencapai tujuannya. kelola yang handal.
5.3.2 Direksi memastikan bahwa bagian yang membawahi
fungsi kepatuhan tidak merangkap melaksanakan Lini pertama bertanggung jawab dalam penyediaan
fungsi yang berpotensi menimbulkan benturan produk dan jasa kepada customer termasuk
kepentingan. pengelolaan risiko terkait.
Lini kedua berperan memberikan dukungan terkait
pengelolaan risiko termasuk tanggung jawab atas
enterprise risk management. Peran lini kedua dilakukan
oleh Direktur Kepatuhan, Direktur Manajemen Risiko,
Risk Management Division, dan Compliance Division.
Lini ketiga berperan memberikan asurans dan advis
yang berbasis risiko, independen, dan objektif
mengenai kecukupan dan efektivitas proses tata
kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal.
Peran lini ketiga dilaksanakan oleh Divisi Audit Internal
yang akan mengomunikasikan hasil audit kepada
Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit.
5.3.2 BCA memiliki pembidangan organisasi dengan tugas
dan tanggung jawab yang jelas sehingga Fungsi
Kepatuhan tidak merangkap dan melaksanakan fungsi
yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan.
5.4 Audit Internal
Rekomendasi Implementasi
5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Audit memantau dan Diterapkan (applied)
memastikan bahwa fungsi audit internal membantu Dewan Komisaris melalui Komite Audit memantau dan
korporasi untuk mencapai tujuannya dengan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit internal BCA
membawa pendekatan yang objektif dan disiplin termasuk memastikan DAI selaku lini ketiga yang berperan
untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas memberikan asurans dan advis yang berbasis risiko,
manajemen risiko, pengendalian internal, dan independen, dan objektif mengenai kecukupan dan
governansi korporat. efektivitas proses tata kelola, manajemen risiko, dan
pengendalian internal bekerja secara independen. Peran,
tanggung jawab dan komposisi anggota Komite Audit BCA
dapat dilihat dalam Bab Komite-Komite Dewan Komisaris.
Prinsip 6 Pengungkapan dan Transparansi
6.1 Kebijakan Pengungkapan
Rekomendasi Implementasi
6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan dan prosedur Diterapkan (applied)
pengungkapan dan transparansi yang memastikan BCA memiliki kebijakan terkait keterbukaan informasi yang
pengungkapan informasi material dan menjaga dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola dan memastikan
informasi sensitif serta rahasia korporasi seluruh pemegang saham memiliki hak yang sama untuk
6.1.2 Hak pemegang saham untuk memperoleh secara memperoleh informasi material secara benar, tepat waktu,
teratur dan tepat waktu informasi material yang berkala sesuai dengan peraturan yang berlaku.
relevan tentang korporasi harus dipenuhi. Pelaksanaan Keterbukaan Informasi di BCA sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dengan tetap memastikan prinsip
kehati-hatian dan menjaga kerahasiaan perusahaan.
524 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 527
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
6.2 Laporan Keuangan dan Keberlanjutan
Rekomendasi Implementasi
6.2.1 Korporasi mengungkapkan sistem dan prosedur Diterapkan (applied)
untuk memastikan bahwa laporan keuangan interim 6.2.1 Laporan Keuangan disajikan dan diungkapkan sesuai
yang tidak diaudit atau di review oleh auditor dengan Peraturan Nomor VIII.G.7 (“Peraturan VIII.G.7”)
eksternal secara material adalah akurat, lengkap, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
dan memberikan investor informasi yang tepat untuk Keuangan Emiten dan Standar Akuntansi Keuangan
membuat keputusan investasi yang tepat. di Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK-IAI serta
6.2.2 Komite Audit memastikan kualitas audit laporan peraturan lain yang relevan dan telah dipaparkan
keuangan yang dilaksanakan oleh auditor eksternal. kepada manajemen dan komite audit untuk
Kegiatan ini termasuk merekomendasikan penunjukan, mendapatkan persetujuan.
penunjukan kembali dan, jika perlu, pemberhentian 6.2.2 Terkait dengan Laporan dan Informasi Keuangan,
dan remunerasi auditor eksternal. Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus disiapkan dan sebagai berikut:
diungkapkan dengan akurat dan disusun sesuai a. Menelaah informasi keuangan yang akan
kerangka pelaporan keberlanjutan nasional atau dikeluarkan BCA kepada publik dan/atau pihak
internasional. otoritas, dan laporan lainnya terkait dengan
6.2.4 Korporasi menerbitkan laporan tahunan secara informasi keuangan BCA.
terintegrasi yang menempatkan kinerja historis ke b. Menelaah dan melaporkan kepada Dewan Komisaris
dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang, atas pengaduan yang berkaitan dengan proses
dan prospek korporasi di masa depan, sehingga akuntansi dan pelaporan keuangan BCA. Penunjukan
membantu pemegang saham dan pemangku AP dan/atau KAP yang akan memberikan jasa audit
kepentingan memahami tujuan strategis korporasi atas informasi keuangan historis tahunan wajib
dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang diputuskan oleh RUPS dengan mempertimbangkan
berkelanjutan. usulan Dewan Komisaris. Usulan dimaksud wajib
memperhatikan rekomendasi Komite Audit.
6.2.3 Pedoman dan standar laporan keberlanjutan merujuk
pada:
• POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Keuangan
Berkelanjutan, yang juga mengacu pada Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) 2021 No.
16/SEOJK.04/2021;
• Global Reporting Initiatives (GRI) Standards 2021.
dengan kesesuaian: with reference to the GRI
Standards;
• GRI-G4 Sector Disclosures: Financial Sector
Supplement Disclosures (FSSS);
• Sustainability Accounting Standards Board (SASB)
kategori Bank Komersial (Commercial Banks);
• Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
Environmental, Social, and Governance (ESG)
Integration Pillars dari World Wide Fund for Nature
(WWF); dan
• Kerangka acuan Task Force on Climate-related
Financial Disclosures (TCFD).
BCA menggunakan pihak eksternal Bank untuk
memeriksa kualitas laporan sesuai prinsip pelaporan
keberlanjutan dan standar yang digunakan.
6.2.4 Laporan Tahunan BCA disusun dengan mengacu pada
ketentuan terkait bentuk dan isi laporan tahunan
emiten atau perusahaan publik antara lain memuat
laporan kinerja, risiko, rencana strategis, sehingga
membantu pemangku kepentingan memahami arah
strategis perusahaan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 525
Page 528
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
6.3 Diseminasi Informasi
Rekomendasi Implementasi
6.3.1 Saluran penyebaran informasi harus menyediakan Diterapkan (applied)
akses yang setara, tepat waktu, dan relatif murah 6.3.1 BCA memiliki situs web (https://www.bca.co.id/)
untuk informasi yang relevan bagi pengguna. yang mudah diakses sewaktu-waktu bagi masyarakat
6.3.2 Korporasi memastikan bahwa pernyataan tahunan luas. BCA juga mengadakan analyst meeting tiap
terhadap penerapan Pedoman Umum Governansi triwulan dan public expose sekali dalam setahun untuk
Korporat Indonesia, termasuk penjelasan atas melakukan komunikasi dengan para analis keuangan,
penerapan atas masing-masing Rekomendasi dan pemegang saham dan masyarakat luas. Selain itu
Panduan tersedia di situs web selama jangka waktu untuk menjamin kemudahan informasi, BCA juga
minimal lima tahun. menyediakan akses informasi di berbagai media sosial
6.3.3 Untuk korporasi yang terdaftar di pasar modal di antara lain X, facebook, YouTube, Linkedln, Instagram,
yurisdiksi selain yurisdiksi asal, peraturan perundang- Line, dan Tiktok.
undangan atas governansi korporat yang berlaku 6.3.2 Pernyataan tahunan terhadap penerapan Pedoman
harus diungkapkan dengan jelas. Dalam hal cross Umum Governansi Korporat Indonesia termasuk
listing, kriteria dan prosedur cross listing, kriteria dan penjelasannya serta penerapan regulasi terkait tata
prosedur untuk mengakui persyaratan listing untuk kelola bank umum maupun emiten tersedia dalam
listing utama harus transparan dan didokumentasikan. Laporan Tahunan yang diunggah dalam situs web BCA
lebih dari 5 (lima) tahun.
6.3.3 Selain ketentuan terkait bank umum, BCA juga
mematuhi ketentuan pasar modal Indonesia.
Prinsip 7 Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham
7.1 Hak Pemegang Saham
Rekomendasi Implementasi
7.1.1 Korporasi memiliki suatu kebijakan komunikasi yang Diterapkan (applied)
memfasilitasi dan mendorong partisipasi pemegang 7.1.1 BCA menyadari pentingnya kebijakan komunikasi
saham atau investor. yang mengatur komunikasi antara BCA dengan
7.1.2 Korporasi yang merupakan entitas induk memastikan para pemangku kepentingan. BCA telah memiliki
bahwa kebijakan governansi korporatnya berlaku bagi Kebijakan Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
entitas anak dan entitas pengendali yang di dalamnya yang dituangkan dalam Pedoman Tata Kelola untuk
investasi korporasi adalah signifikan. mendukung komunikasi yang transparan dan efektif
7.1.3 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang dengan pemangku kepentingan. Platform komunikasi
mengatur akuisisi, pengambil alihan, dan transaksi luar antara lain RUPS, analyst meeting, public expose, dan
biasa seperti merger dan penjualan aset korporasi sebagainya.
yang substansial untuk memastikan transaksi terjadi 7.1.2 BCA selaku entitas induk melakukan diskusi dan/
secara transparan dan dalam kondisi yang wajar dan atau sharing session tiap triwulannya antara Tim
melindungi hak-hak semua pemegang saham sesuai GCG BCA dengan Tim Perusahaan Anak. Mengingat
dengan kelasnya. kompleksitas dan diversifikasi usaha Perusahaan Anak
yang berbeda-beda, BCA juga melakukan mapping
tata kelola terintegrasi sesuai dengan regulasi yang
berlaku pada masing-masing perusahaan anak untuk
memastikan implementasi tata kelola perusahaan yang
baik dalam konglomerasi keuangan.
7.1.3 BCA memiliki kebijakan terkait penyertaan modal
mencakup akuisisi dan pengambil alihan saham untuk
memastikan agar transaksi berjalan secara transparan
dan wajar serta melindungi hak-hak pemegang saham.
526 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 529
Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Laporan Keuangan Konsolidasian
7.2 Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
Rekomendasi Implementasi
7.2.1 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang Diterapkan (applied)
memastikan: 7.2.1 BCA hanya memiliki 1 (satu) seri saham. Semua
a) semua pemegang saham dari seri yang sama dalam pemegang saham memiliki hak suara yang sama
satu kelas saham harus diperlakukan setara, dan mendapatkan perlakuan yang sama dari BCA.
b) pengungkapan aturan dan prosedur tersebut serta BCA juga telah memiliki kebijakan dividen sebagai
pengungkapan struktur modal dan pengaturan bagian dari transparansi hak pemegang saham untuk
yang memungkinkan pemegang saham tertentu memperoleh bagian dari laba.
memeroleh pengaruh atau kendali yang tidak
proporsional dengan kepemilikan sahamnya. 7.2.2 BCA memiliki kebijakan transaksi dengan pihak
7.2.2 Korporasi memiliki aturan dan prosedur yang berelasi yang dilakukan sedemikian rupa untuk
memastikan transaksi pihak berelasi disetujui dan memastikan bahwa transaksi adalah adil dan wajar
dilaksanakan sedemikian rupa yang dapat meyakinkan (arm’s length transaction). Kebijakan ini dituangkan
bahwa benturan kepentingan telah dikelola dengan dalam Surat Keputusan Direksi tentang Transaksi
tepat, dan melindungi kepentingan korporasi dan Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
pemegang saham.
7.2.3 Korporasi memiliki dan mengungkapkan kebijakan 7.2.3 BCA telah memiliki kebijakan transaksi orang dalam
untuk mencegah terjadinya insider trading. (insider trading) untuk mencegah bahwa siapapun
Korporasi memiliki aturan yang jelas mengenai tidak boleh mendapat keuntungan dari informasi yg
perdagangan apa pun dalam saham korporasi yang tidak atau belum tersedia di pasar.
dilakukan oleh direktur, komisaris, dan orang dalam
untuk memastikan bahwa siapapun tidak boleh
mendapatkan keuntungan secara langsung atau tidak
langsung dari informasi yang tidak/belum tersedia di
pasar.
7.3 Rapat Umum Pemegang Saham
Rekomendasi Implementasi
7.3.1 Korporasi melakukan panggilan RUPS dengan agenda Diterapkan (applied)
dan materi RUPS selengkap dan sedini mungkin (paling 7.3.1 BCA melakukan pemanggilan RUPS 28 (dua puluh
lambat 28 hari sebelum RUPS) untuk memberikan delapan hari) sebelum penyelenggaraan RUPST BCA
waktu dan materi yang cukup bagi pemegang juga menyampaikan penjelasan untuk masing-masing
saham untuk mempelajari dengan baik agenda mata acara yang memerlukan persetujuan pemegang
rapat. Undangan rapat dan seluruh informasi RUPS saham melalui situs web BCA sehingga masyarakat
diungkapkan melalui sarana elektronik seperti melalui luas mudah mengakses bahan RUPS.
situs web korporasi. 7.3.2 Aturan dan prosedur RUPS dituangkan dalam Tata
7.3.2 Korporasi memiliki dan mengungkapkan aturan dan Tertib dan Mekanisme Perhitungan Suara RUPS dan
prosedur yang memfasilitasi pemegang saham dalam diupload dalam situs web BCA dan dibacakan serta
berpartisipasi dan memberikan suara secara efektif di ditayangkan pada saat dimulainya RUPS. Pemungutan
RUPS. suara untuk masing-masing mata acara RUPS (untuk
7.3.3 Pemegang saham berpartisipasi efektif dalam satu keputusan) dan BCA menunjukan PT Saham Raya
menetapkan penunjukan anggota Direksi dan Dewan Registra dan Notaris Christina Sri Utami, SH, M.Hum,
Komisaris. Mkn, untuk melakukan perhitungan suara.
7.3.4 Korporasi memastikan transparansi dan akuntabilitas 7.3.3 Pemegang saham turut serta berpartisipasi pada
auditor eksternal di RUPS. pemungutan suara dalam mata acara penunjukan
7.3.5 Penyampaian hasil pemungutan suara dan ringkasan anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
risalah RUPS secara lengkap diumumkan ke publik 7.3.4 Penunjukan KAP Terdaftar (termasuk AP Terdaftar yang
pada hari kerja berikutnya. tergabung dalam KAP Terdaftar) untuk mengaudit/
memeriksa laporan BCA dilakukan dalam mata acara
tersendiri untuk diputuskan dalam RUPS. Profil KAP dan
AP juga dipaparkan dalam pemanggilan RUPS.
7.3.5 Pokok-pokok keputusan RUPS diumumkan kepada
publik di hari yang sama setelah selesainya RUPS
melalui situs www.bca.co.id, hasil pemungutan suara
dan ringkasan risalah RUPS diumumkan kepada publik
melalui situs web BCA dalam 1 (satu) hari kerja setelah
RUPST diselenggarakan.
Prinsip 8 Pemangku Kepentingan Lainnya
8.1 Keterlibatan Pemangku Kepentingan Kunci (stakeholder engagement)
Rekomendasi Implementasi
8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Korporasi melaksanakan Diterapkan (applied)
komunikasi yang regular, transparan dan efektif Sekretaris Perusahaan menyediakan saluran komunikasi
dengan pemangku kepentingan kunci serta untuk seluruh pemangku kepentingan BCA. BCA juga selalu
melibatkan mereka untuk memahami harapan dan terbuka dalam menerima pendapat, masukan, saran maupun
keluhan mereka serta dampak korporasi terhadap keluhan dari para pemangku kepentingan. Akses atau sarana
mereka. informasi bagi para pemangku kepentingan dapat dilihat
dalam Bab Akses Informasi pada Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 527
Page 530
Ikhtisar Data Keuangan Laporan Manajemen Profil Perusahaan Analisis dan Pembahasan Manajemen
8.2 Integrasi Keberlanjutan dalam Model Bisnis
Rekomendasi Implementasi
8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama dengan Direksi Diterapkan (applied)
bertanggung jawab, akuntabel dan transparan atas Direksi memastikan bahwa strategi, prioritas dan target
governansi keberlanjutan, termasuk menetapkan keberlanjutan korporasi serta kinerja terhadap target ini
strategi, prioritas, dan target keberlanjutan dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan.
korporasi. Direksi dan Dewan Komisaris memasukkan Direksi dan Dewan Komisaris BCA senantiasa mengikuti
pertimbangan keberlanjutan ketika menjalankan dan memahami masalah keberlanjutan yang relevan bagi
perannya, termasuk antara lain dalam pengembangan korporasi.
dan implementasi strategi korporasi, rencana bisnis,
rencana aksi utama, dan manajemen risiko.
8.3 Perlindungan terhadap Pemangku Kepentingan
Rekomendasi Implementasi
8.3.1 Direksi memastikan dan mengungkapkan bahwa Diterapkan (applied)
operasi korporasi mencerminkan penerapan standar 8.3.1 BCA memiliki kebijakan tentang tanggung jawab
etika, tanggung jawab sosial, dan lingkungan yang korporasi kepada nasabah/pelanggan, vendor,
tinggi di seluruh korporasi dan memastikan bahwa pemegang saham, serta pemangku kepentingan
kebijakan dan prosedur yang tepat diterapkan untuk lainnya termasuk dalam hal tanggung jawab sosial
menghormati serta mematuhi hak-hak pemangku dan lingkungan. Uraian terkait implementasi hak-hak
kepentingan. pemangku kepentingan dapat dilihat pada Bab Akses
8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja untuk Informasi pada Laporan Tahunan ini.
kepentingan jangka panjang korporasi dan 8.3.2 Dalam rangka mengedepankan keberlanjutan, BCA
mengedepankan keberlanjutan. memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang
berupa insentif jangka panjang berbasis saham kepada
pekerja sebagai penghargaan dalam mempertahankan
dan meningkatkan kinerja kepada karyawan, yang
mendorong penciptaan nilai yang berkelanjutan.
BCA menggunakan hasil penilaian kinerja sebagai
rekomendasi pertimbangan promosi kenaikan jabatan
serta penyesuaian remunerasi, bonus, dan jenjang
karier.
6. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
Penerapan ACGS di BCA disampaikan lebih detail pada situs web BCA https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/tata-
kelola/acgs
7. Pernyataan Bad Corporate Governance
BCA terus berupaya untuk menerapkan peraturan atau ketentuan terkait tata kelola perusahaan. Sepanjang tahun 2024,
BCA tidak melakukan praktik bad corporate governance yang dapat mengganggu penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik sebagaimana ditunjukkan pada tabel di bawah ini:
No. Keterangan Praktik
1 Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari lingkungan Nihil
2 Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas anak, anggota Direksi dan/atau Nihil
anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat yang tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan
3 Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada perusahaan listed Nihil
4 Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy Nihil
5 Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan dengan peraturan yang berlaku Nihil
dan SAK
528 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 531
wa b
O5
n g Ja
Tang
g u
l dan
os ia an
S kung
Lin g
Informasi kegiatan kami terkait tanggung jawab
sosial dan lingkungan (TJSL) disampaikan pada
Laporan Keberlanjutan BCA 2023, yang diterbitkan
dalam buku terpisah dan dalam waktu yang
bersamaan dengan Laporan Tahunan ini, sejalan
dengan arahan pada SEOJK 16/SEOJK.04/2021.
Sebagian informasi ini disesuaikan dengan panduan
ISO26000, termasuk pengungkapan hak asasi
manusia, ketenagakerjaan, praktik usaha yang
wajar, lingkungan, layanan kepada pelanggan, serta
perlibatan dan pemberdayaan masyarakat. Secara
umum, informasi dalam Laporan Tahunan ini dan
Laporan Keberlanjutan BCA 2023 saling melengkapi.
Page 532
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Jakarta, Februari 2025 Anggota Dewan Komisaris Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris Tonny Kusnadi Cyrillus Harinowo Raden Pardede Sumantri Slamet Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Anggota Direksi Jahja Setiaatmadja Armand Wahyudi Hartono Gregory Hendra Lembong Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Subur Tan Rudy Susanto Lianawaty Suwono Direktur Direktur Direktur Santoso Vera Eve Lim Haryanto Tiara Budiman Direktur Direktur Direktur Frengky Chandra Kusuma John Kosasih Antonius Widodo Mulyono Direktur Direktur Direktur
Page 533
O6 PT Bank Central Asia Tbk dan Entitas Anak Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Desember 2024 dan 2023
Page 534
Page 535
Page 536
Page 537
Page 538
Page 539
Page 540
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 1/1
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan 2024 2023
ASET
2b,2g,4,37,
Kas 40,43 29.315.878 21.701.514
2b,2g,2i,5,37,
Giro pada Bank Indonesia 40,43 36.408.142 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 638 pada tanggal 31 Desember 2024 2b,2g,2i,6,37,
(31 Desember 2023: Rp 899) 40,43 4.097.199 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 1.712 2b,2g,2j,7,37,
pada tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 684) 40,43 15.714.884 5.201.661
2g,2k,8,37,40,
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 43 21.524.617 15.058.660
Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp 440.695 pada tanggal 31 Desember 2024 2g,2l,9,37,40,
(31 Desember 2023: Rp 283.115) 43 9.621.047 14.659.624
Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 3.116 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 4.516) 2g,10,37,40,43 8.891.769 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 1.041
pada tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 998) 2g,2n,11,37,43 1.449.562 93.096.153
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 32.624.643 pada tanggal 2g,2m,12,37,40,
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 33.308.875) 41,43
Pihak berelasi 2ak,46 7.174.457 8.406.659
Pihak ketiga 861.511.753 750.481.180
Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp 363.284 pada tanggal
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 327.946) 2g,2o,13,37,43 9.435.564 8.713.450
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 513 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 1.399) 2g,2p,37,43 51.042 139.007
Aset dari transaksi syariah - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 510.590 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 422.934) 2g,2q 10.206.637 8.590.618
Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 552.566 pada tanggal 2g,2r,14,37,40,
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 544.480) 43 371.151.957 312.053.624
Biaya dibayar dimuka 15 969.926 1.039.030
Pajak dibayar dimuka 20a 1.562.175 24.868
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 9.899.706 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 10.100.123) 2h,2s,16 28.250.624 26.824.744
Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
Rp 917.036 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 1.057.495) 2e,2u,17 1.805.639 1.564.773
Aset pajak tangguhan - bersih 2ah,20h 5.495.208 7.451.236
Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 23.194 pada tanggal 31 Desember 2024 2g,2h,2t
(31 Desember 2023: Rp 3.021) 18,40,43
Pihak berelasi 2ak,46 9.511 9.121
Pihak ketiga 24.653.737 24.475.506
JUMLAH ASET 1.449.301.328 1.408.107.010
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
538 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 541
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 1/2
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember
Catatan 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS
LIABILITAS
Simpanan dari nasabah 2g,2v,19,37,40,43
Pihak berelasi 2ak,46 3.235.633 2.639.237
Pihak ketiga 1.117.378.034 1.088.127.570
Dana simpanan syariah 2g,2w 3.935.363 3.201.970
Simpanan dari bank-bank lain 2g,2v,19,37,40,43 3.656.298 10.070.820
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 2g,2k,8,37,40,43 257.613 122.765
Utang akseptasi 2g,2l,9,37,40,43 4.651.955 6.701.256
2g,2n,
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 14,37,40,43,47 1.330.996 1.054.780
Utang pajak 2ah,20b 626.355 1.727.910
Pinjaman yang diterima 2g,21,37,40,43,47 2.242.516 1.629.626
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 2g,2ab,22,40,43 2.975.187 3.371.674
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 2g,2ab,23,40,43 27.515.449 29.495.865
Liabilitas imbalan pasca-kerja 2ag,38 9.097.709 9.032.072
Obligasi subordinasi 2g,2z,24,37,43,47 500.000 500.000
JUMLAH LIABILITAS 1.177.403.108 1.157.675.545
DANA SYIRKAH TEMPORER 2x 9.063.133 7.893.872
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
saham
Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
123.275.050.000 lembar saham 1c,25 1.540.938 1.540.938
Tambahan modal disetor 1c,2e,2ad,26 5.548.977 5.548.977
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 11.138.896 10.936.462
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing 2f 457.789 422.502
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain - bersih 2g,2r,7,14 273.214 948.627
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 36 3.720.540 3.234.149
Belum ditentukan penggunaannya 2ag 239.958.882 219.723.216
Komponen ekuitas lainnya 2e 1.385 1.385
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 262.640.621 242.356.256
Kepentingan non-pengendali 1d,2e,45 194.466 181.337
JUMLAH EKUITAS 262.835.087 242.537.593
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS 1.449.301.328 1.408.107.010
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 539
Page 542
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 2/1
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah 2ad,2aj,28,46
Pendapatan bunga 93.991.349 86.542.585
Pendapatan syariah 805.105 663.932
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 94.796.454 87.206.517
Beban bunga dan syariah 2ad,2aj,29,46
Beban bunga (12.137.180) (11.954.918)
Beban syariah (395.110) (314.034)
Jumlah beban bunga dan syariah (12.532.290) (12.268.952)
PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH 82.264.164 74.937.565
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 2ae,30 17.979.919 16.622.141
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih 2af,31 2.854.529 1.887.500
Lain-lain 5.207.929 5.069.478
Jumlah pendapatan operasional lainnya 26.042.377 23.579.119
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset 2g,32 (2.034.453) (1.056.192)
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban karyawan 2ag,2aj,33,38,46 (17.444.242) (16.197.811)
Beban umum dan administrasi 2aj,16,34,46 (16.874.142) (17.305.639)
Lain-lain (3.735.854) (3.777.285)
Jumlah beban operasional lainnya (38.054.238) (37.280.735)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 68.217.850 60.179.757
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2ah,20c (13.366.576) (11.521.662)
LABA BERSIH 54.851.274 48.658.095
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 2ag,38 71.872 (559.449)
Pajak penghasilan atas pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 2ah (13.514) 106.457
58.358 (452.992)
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 238.886 231.837
297.244 (221.155)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 2j,2r,7,14 (824.292) (1.083.532)
Pajak penghasilan 2ah 146.807 206.344
(677.485) (877.188)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing 2f 35.287 (7.866)
(642.198) (885.054)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN,
SETELAH PAJAK PENGHASILAN (344.954) (1.106.209)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Dipindahkan) 54.506.320 47.551.886
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
540 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 543
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 2/2
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF (Pindahan) 54.506.320 47.551.886
LABA BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 54.836.305 48.639.122
Kepentingan non-pengendali 2e,45 14.969 18.973
54.851.274 48.658.095
LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk 54.493.191 47.533.598
Kepentingan non-pengendali 2e,45 13.129 18.288
54.506.320 47.551.886
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK (nilai penuh) 2ac,35 445 395
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 541
Page 544
542
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 3/1
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024
Atribusi kepada pemilik entitas induk
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
PT Bank Central Asia Tbk
direalisasi
atas aset
keuangan
Selisih kurs yang diukur
karena pada nilai
penjabaran wajar melalui Jumlah
Modal laporan penghasilan ekuitas
ditempatkan Tambahan Surplus keuangan komprehensif Saldo laba Komponen pemilik Kepentingan
dan disetor modal revaluasi dalam valuta lain - Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas entitas non- Jumlah
Catatan penuh disetor aset tetap asing bersih penggunaannya penggunaannya lainnya induk pengendali ekuitas
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.548.977 10.936.462 422.502 948.627 3.234.149 219.723.216 1.385 242.356.256 181.337 242.537.593
Laba tahun berjalan - - - - - - 54.836.305 - 54.836.305 14.969 54.851.274
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 - - 202.434 - - - 36.452 - 238.886 - 238.886
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing 2f - - - 35.287 - - - - 35.287 - 35.287
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas aset
keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 2j,2r,7,14 - - - - (675.413) - - - (675.413) (2.072) (677.485)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih 2ag,2ah,38 - - - - - - 58.126 - 58.126 232 58.358
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan - - 202.434 35.287 (675.413) - 54.930.883 - 54.493.191 13.129 54.506.320
Cadangan umum 36 - - - - - 486.391 (486.391) - - - -
Dividen kas 36 - - - - - - (34.208.826) - (34.208.826) - (34.208.826)
Saldo per 31 Desember 2024 1.540.938 5.548.977 11.138.896 457.789 273.214 3.720.540 239.958.882 1.385 262.640.621 194.466 262.835.087
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Laporan Tahunan 2024
Page 545
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 3/2
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Laporan Tahunan 2024
2023
Atribusi kepada pemilik entitas induk
Keuntungan
(Kerugian)
yang belum
direalisasi
atas aset
keuangan
Selisih kurs yang diukur
karena pada nilai
penjabaran wajar melalui Jumlah
Modal laporan penghasilan ekuitas
ditempatkan Tambahan Surplus keuangan komprehensif Saldo laba Komponen pemilik Kepentingan
dan disetor modal revaluasi dalam valuta lain - Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas entitas non- Jumlah
Catatan penuh disetor aset tetap asing bersih penggunaannya penggunaannya lainnya induk pengendali ekuitas
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.548.977 10.713.088 430.368 1.824.992 2.826.792 198.132.066 1.385 221.018.606 163.049 221.181.655
Laba tahun berjalan - - - - - - 48.639.122 - 48.639.122 18.973 48.658.095
Surplus revaluasi aset tetap 2s,16 - - 223.374 - - - 8.463 - 231.837 - 231.837
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing 2f - - - (7.866) - - - - (7.866) - (7.866)
Keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas aset
keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 2j,2r,7,14 - - - - (876.365) - - - (876.365) (823) (877.188)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih 2ag,2ah,38 - - - - - - (453.130) - (453.130) 138 (452.992)
Jumlah laba komprehensif
tahun berjalan - - 223.374 (7.866) (876.365) - 48.194.455 - 47.533.598 18.288 47.551.886
Cadangan umum 36 - - - - - 407.357 (407.357) - - - -
Dividen kas 36 - - - - - - (26.195.948) - (26.195.948) - (26.195.948)
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.548.977 10.936.462 422.502 948.627 3.234.149 219.723.216 1.385 242.356.256 181.337 242.537.593
PT Bank Central Asia Tbk
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
543
Page 546
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 4/1
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pendapatan bunga dan syariah, provisi, dan komisi 110.947.606 106.414.649
Pendapatan operasional lainnya 6.141.705 6.355.896
Pembayaran beban bunga dan syariah, provisi, dan komisi (12.578.014) (12.184.461)
Pembayaran imbalan pasca-kerja 38 (1.165.422) (369.720)
Pendapatan (beban) dari transaksi valuta asing - bersih 3.024.747 (516.985)
Beban operasional lainnya (36.985.821) (35.130.988)
Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi 36 (765.000) (660.000)
Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan 696.624 417.504
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (5.384.422) (12.118.168)
Tagihan akseptasi 4.880.997 572.359
Wesel tagih 1.718.437 (4.489.425)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 91.646.548 60.869.260
Kredit yang diberikan (111.218.318) (100.405.857)
Piutang pembiayaan konsumen (1.075.617) (670.970)
Piutang sewa pembiayaan - bersih 88.851 (17.464)
Aset dari transaksi syariah (1.696.820) (1.712.883)
Aset lain-lain (138.657) (7.521.645)
Simpanan dari nasabah 26.690.842 61.073.381
Dana simpanan syariah 733.393 376.110
Simpanan dari bank-bank lain (6.480.950) 2.154.145
Utang akseptasi (2.049.301) (2.965.392)
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain (2.098.166) 9.010.494
Dana syirkah temporer 1.169.261 1.453.497
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
operasi sebelum pembayaran pajak penghasilan 66.102.503 69.933.337
Pembayaran pajak penghasilan (12.282.274) (11.869.562)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 53.820.229 58.063.775
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi (216.097.218) (162.625.112)
Penjualan efek-efek untuk tujuan investasi 770.959 50.000
Penerimaan dari efek-efek tujuan investasi yang jatuh tempo
selama tahun berjalan 160.506.459 97.872.788
Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi 38.095 34.528
Perolehan aset tetap (3.565.731) (4.697.731)
Perolehan aset hak guna (607.448) (401.617)
Hasil penjualan aset tetap 16 6.378 22.086
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi (58.948.506) (69.745.058)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
544 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 547
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 4/2
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima 47 73.287.728 49.928.825
Pembayaran pinjaman yang diterima 47 (72.680.017) (49.607.671)
Pembayaran dividen kas 36 (34.208.826) (26.195.948)
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali 47 559.231 2.332.995
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali 47 (286.805) (1.528.882)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas
pendanaan (33.328.689) (25.070.681)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (38.456.966) (36.751.964)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 124.395.987 160.422.371
PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
KAS DAN SETARA KAS (456.491) 725.580
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 85.482.530 124.395.987
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 4 29.315.878 21.701.514
Giro pada Bank Indonesia 5 36.408.142 92.617.705
Giro pada bank-bank lain 6 4.097.837 5.615.252
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang jatuh tempo
dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 7 15.660.673 4.461.516
Jumlah kas dan setara kas 85.482.530 124.395.987
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 545
Page 548
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/1
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan informasi umum Bank
PT Bank Central Asia Tbk (“Bank”) didirikan di negara Republik Indonesia berdasarkan
Akta Pendirian No. 38 tanggal 10 Agustus 1955, dibuat di hadapan Raden Mas
Soeprapto, Wakil Notaris di Semarang dengan nama “N.V. Perseroan Dagang dan
Industrie Semarang Knitting Factory”. Akta ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri
Kehakiman berdasarkan penetapan No. J.A.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955 dan
diumumkan dalam Berita Negara No. 62 tanggal 3 Agustus 1956, Tambahan No. 595.
Sejak pendiriannya, nama Bank telah diubah beberapa kali, dan perubahan nama menjadi
PT Bank Central Asia berdasarkan Akta perubahan anggaran dasar No.144 tanggal 21
Mei 1974, dibuat di hadapan Wargio Suhardjo, S.H., pengganti Notaris Ridwan Suselo,
Notaris di Jakarta.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan untuk disesuaikan
dengan:
a. Perubahan status Perseroan dari sebelumnya perseroan tertutup menjadi
perusahaan terbuka sebagaimana tercantum dalam Akta Perubahan Anggaran Dasar
No. 62 tanggal 29 Desember 1999, dibuat di hadapan Notaris Hendra Karyadi, S.H.,
yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan keputusan
No. C-21020 HT.01.04.TH.99 tanggal 31 Desember 1999 dan diumumkan dalam
Berita Negara No. 30 tanggal 14 April 2000, Tambahan No. 1871;
b. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor IX.J.1 tentang Pokok-
Pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat
Ekuitas dan Perusahaan Publik, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan Nomor Kep-179/BL/2008 tertanggal 14 Mei 2008
sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No 19, tanggal 15
Januari 2009, dibuat di hadapan Doktor Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di
Jakarta, yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Keputusannya
No. AHU-12512.AH.01.02.Tahun 2009, tanggal 14 April 2009;
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, sebagaimana tercantum dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 171, tanggal 23 April 2015, dibuat di hadapan Dr.
Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan
Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0926937, tanggal 23 April
2015.
Anggaran Dasar Bank telah diubah dan dinyatakan kembali sebagaimana tercantum
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 145, tanggal 24 Agustus 2020, dibuat di
hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat yang pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam suratnya
No. AHU-AH.01.03-0383825 tanggal 8 September 2020, dan kemudian diubah dengan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 218, tanggal 27 September 2021, dibuat di
hadapan Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Barat, yang pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat di
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.03-0453543
tanggal 27 September 2021.
546 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 549
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/2
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum Bank (lanjutan)
Sesuai dengan Pasal 3 dari anggaran dasar Bank, maksud dan tujuan Bank ialah
berusaha sebagai suatu bank umum. Bank bergerak di bidang perbankan dan jasa
keuangan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Bank memperoleh
izin untuk melakukan usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Keuangan No. 42855/U.M.II tanggal 14 Maret 1957. Bank memperoleh izin untuk
melakukan kegiatan usaha devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia
No. 9/110/Kep/Dir/UD tanggal 28 Maret 1977.
Bank berkedudukan di Jakarta Pusat dengan kantor pusat di Jalan M.H. Thamrin No. 1.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank memiliki sejumlah cabang dan kantor
perwakilan sebagai berikut:
2024 2023
Cabang dalam negeri*) 1.264 1.258
Kantor perwakilan luar negeri 2 2
1.266 1.260
*) termasuk KCP Kas
Cabang-cabang dalam negeri berlokasi di berbagai pusat bisnis utama yang tersebar di
seluruh Indonesia. Kantor-kantor perwakilan luar negeri berlokasi di Hong Kong dan
Singapura.
b. Rekapitalisasi
Berdasarkan Surat Keputusan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (“BPPN”)
No. 19/BPPN/1998 tanggal 28 Mei 1998, BPPN mengambil alih operasi dan manajemen
Bank. Sesuai dengan keputusan tersebut, status Bank diubah menjadi Bank Taken Over
(“BTO”). Bank ditetapkan untuk ikut serta dalam program rekapitalisasi bank berdasarkan
keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia
No. 117/KMK.017/1999 dan No. 31/15/KEP/GBI tanggal 26 Maret 1999 mengenai
pelaksanaan program rekapitalisasi bank untuk Bank Taken Over.
Sehubungan dengan program rekapitalisasi, pada tanggal 28 Mei 1999 Bank menerima
pembayaran sebesar Rp 60.877.000 dari Pemerintah Republik Indonesia. Jumlah ini
terdiri dari (i) nilai pokok kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi yang telah
diserahkan kepada BPPN (terdiri dari Rp 47.751.000 yang dialihkan secara efektif pada
tanggal 21 September 1998 dan Rp 4.975.000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal
26 April 1999), dan (ii) bunga yang masih harus diterima atas kredit yang diberikan kepada
perusahaan afiliasi terhitung sejak tanggal efektif pengalihan sampai dengan tanggal 30
April 1999, sejumlah Rp 8.771.000, dikurangi dengan (iii) kelebihan saldo Bantuan
Likuiditas Bank Indonesia (termasuk bunga) sejumlah Rp 29.100.000 atas pembayaran
rekapitalisasi dari pemerintah melalui BPPN sejumlah Rp 28.480.000. Pada tanggal yang
sama, Bank menggunakan penerimaan tersebut untuk membeli obligasi pemerintah yang
baru diterbitkan sejumlah Rp 60.877.000 (terdiri dari obligasi dengan tingkat bunga tetap
sejumlah Rp 2.752.000 dan obligasi dengan tingkat bunga variabel sejumlah
Rp 58.125.000 melalui Bank Indonesia).
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 547
Page 550
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/3
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
b. Rekapitalisasi (lanjutan)
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BPPN No. SK-501/BPPN/0400 tanggal 25 April
2000, BPPN mengembalikan Bank kepada Bank Indonesia yang berlaku efektif pada
tanggal tersebut. Untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Bank
Indonesia (“PBI”) No. 2/11/PBI/2000 tanggal 31 Maret 2000, Bank Indonesia
mengumumkan melalui Peng. No. 2/4/Bgub tanggal 28 April 2000, bahwa program
pemulihan termasuk restrukturisasi Bank telah selesai dan Bank telah dikembalikan ke
dalam pengawasan Bank Indonesia.
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank
Saham Bank
Berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1037/PM/2000 tanggal
11 Mei 2000, Bank menawarkan 662.400.000 lembar saham melalui Penawaran Umum
Perdana dengan jumlah nilai nominal Rp 331.200 (harga penawaran Rp 1.400 (nilai
penuh) per lembar saham), yang merupakan 22% (dua puluh dua persen) dari modal
saham yang ditempatkan dan disetor, sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham
Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa
Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000 (kedua bursa ini telah
digabung dan sekarang bernama Bursa Efek Indonesia).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) tanggal 12 April 2001 (Akta
risalah RUPSLB No. 25 tanggal 12 April 2001 dibuat oleh Hendra Karyadi, S.H., Notaris
di Jakarta) telah menyetujui pemecahan nilai nominal saham Bank (stock split), dari Rp
500 (nilai penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham dengan nilai nominal Rp 250
(nilai penuh) per lembar, dan menyetujui peningkatan/penambahan modal ditempatkan
dan disetor sebanyak Rp 73.599.650.000 melalui Program Kompensasi Manajemen
Berbasis Saham (“MSOP”). Perubahan anggaran dasar Bank terkait stock split tersebut
sebagaimana ternyata dalam Akta pernyataan keputusan rapat No. 30 tanggal 12 April
2001, dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta yang laporan perubahan
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat oleh penerimaan pemberitahuannya telah
diterima dan dicatat oleh Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, sebagaimana
ternyata dalam suratnya No. C-4805 HT.01.04-TH.2001 pada tanggal 18 April 2001.
Berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1611/PM/2001 tanggal
29 Juni 2001, Bank menawarkan lagi 588.800.000 lembar saham dengan jumlah nilai
nominal Rp 147.200 (harga penawaran Rp 900 (nilai penuh) per lembar saham), yang
merupakan 10% (sepuluh persen) dari modal saham ditempatkan dan disetor saat itu,
sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh
BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek
Surabaya pada tanggal 10 Juli 2001.
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan tanggal 6 Mei 2004 (Akta risalah
RUPS Tahunan No. 16 tanggal 6 Mei 2004 dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H.,
Notaris di Jakarta) telah menyetujui dilakukannya pemecahan nilai nominal saham Bank
(stock split) dari Rp 250 (nilai penuh) per saham dipecah menjadi 2 (dua) saham Bank
dengan nilai nominal Rp 125 (nilai penuh) per saham. Perubahan anggaran dasar Bank
terkait stock split tersebut sebagaimana ternyata dalam Akta Notaris Hendra Karyadi,
S.H., Notaris di Jakarta, No. 40 tanggal 18 Mei 2004, yang laporannya telah diterima dan
dicatat dalam Database Sistem Administrasi Badan Hukum (“Sisminbakum”), Direktorat
Jenderal Administrasi Hukum Umum, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. C-13176HT.01.04.TH.2004 tanggal 26 Mei 2004.
548 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 551
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/4
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank (lanjutan)
Saham Bank (lanjutan)
RUPSLB tanggal 26 Mei 2005 (Akta risalah RUPSLB No. 42 tanggal 26 Mei 2005 dibuat
oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta) telah menyetujui untuk
dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) oleh Bank, dengan ketentuan
bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia, jumlah saham yang akan
dibeli kembali tidak melebihi 5% (lima persen) dari jumlah seluruh saham Bank yang telah
diterbitkan hingga tanggal 31 Desember 2004, yaitu sebanyak 615.160.675 lembar
saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp 2.153.060.
Dengan Surat No. 7/7/DPwB2/PwB24/Rahasia tanggal 16 November 2005, Bank
Indonesia tidak berkeberatan dengan rencana pembelian kembali saham Bank.
RUPSLB tanggal 15 Mei 2007 (Akta risalah RUPSLB No. 6 tanggal 15 Mei 2007 dibuat
oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta) telah menyetujui untuk
dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) tahap II oleh Bank, dengan
ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia serta dilakukan
dari waktu ke waktu selama 18 (delapan belas) bulan terhitung sejak tanggal rapat
tersebut, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 1% (satu persen) dari
jumlah seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Bank hingga tanggal 27 April 2007 atau
seluruhnya 123.275.050 lembar saham, dan jumlah dana untuk pembelian kembali
saham tidak melebihi Rp 678.013. Dengan Surat No. 9/160/DPB 3/TPB 3-2 tanggal 11
Oktober 2007, Bank telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia terkait dengan
pembelian kembali saham tahap II.
RUPSLB tanggal 28 November 2007 (Akta risalah RUPSLB No. 33 tanggal 28 November
2007 dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta), telah menyetujui
pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp 125 (nilai penuh) per saham dipecah
menjadi 2 (dua) saham Bank dengan nilai nominal Rp 62,50 (nilai penuh) per saham.
Perubahan Anggaran Dasar Bank terkait stock split tersebut sebagaimana ternyata dalam
Akta pernyataan keputusan rapat No. 6 tanggal 11 Desember 2007 yang dibuat di
hadapan Notaris Hendra Karyadi, S.H., Notaris di Jakarta yang penerimaan
pemberitahuannya telah diterima dan dicatat oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-AH.01.10-
0247 tanggal 3 Januari 2008.
Berdasarkan Surat No. 038/IQ-ECM/LTR/HFJ/XI/2008.TRIM tanggal 26 November 2008,
dinyatakan bahwa aktivitas pembelian kembali saham tahap II periode 11 Februari 2008
sampai dengan 13 November 2008 telah selesai dilaksanakan dengan jumlah pembelian
sejumlah 397.562 lot atau 198.781.000 lembar saham dengan rata-rata perolehan Rp
3.106,88 (nilai penuh) per lembar saham. Sehingga jumlah pembelian kembali saham
yang telah dilakukan sampai dengan 13 November 2008 sebanyak 289.767.000 lembar
saham dengan nilai keseluruhan pembelian Rp 808.585.
Pada tanggal 7 Agustus 2012, Bank telah menjual saham hasil pembelian kembali
(saham tresuri) sebanyak 90.986.000 lembar saham pada harga Rp 7.700 (nilai penuh)
per lembar saham dengan nilai penjualan bersih sebesar Rp 691.492. Selisih antara
harga perolehan kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar Rp 500.496
dicatat sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”, yang merupakan bagian dari
tambahan modal disetor (Catatan 26). Pada tanggal 31 Desember 2012, jumlah saham
tresuri yang dimiliki oleh Bank adalah sebanyak 198.781.000 lembar saham dengan nilai
keseluruhan sebesar Rp 617.589.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 549
Page 552
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Saham Bank dan obligasi subordinasi Bank (lanjutan)
Saham Bank (lanjutan)
Pada tanggal 7 Februari 2013, Bank telah menjual saham hasil pembelian kembali
(saham tresuri) sebanyak 198.781.000 lembar saham pada harga Rp 9.900 (nilai penuh)
per lembar saham dengan nilai penjualan bersih sebesar Rp 1.932.528. Selisih antara
harga perolehan kembali dan harga jual kembali saham tresuri sebesar Rp 1.314.939
dicatat sebagai “selisih modal dari transaksi saham tresuri”, yang merupakan bagian dari
tambahan modal disetor (Catatan 26). Pada tanggal 31 Desember 2013, Bank sudah
tidak lagi memiliki saham tresuri.
RUPSLB tanggal 23 September 2021 (Akta berita acara RUPSLB No. 178 tanggal 23
September 2021 dibuat oleh Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di
Kota Administrasi Jakarta Barat), telah menyetujui pemecahan saham Bank (stock split)
dari Rp 62,50 (nilai penuh) per saham dipecah menjadi 5 (lima) saham Bank masing-
masing dengan nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per saham. Perubahan Anggaran
Dasar Bank terkait stock split tersebut sebagaimana ternyata dalam Akta pernyataan
keputusan rapat No. 218 tanggal 27 September 2021 yang dibuat di hadapan Notaris
Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Barat yang
penerimaan pemberitahuannya telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU-
AH.01.03-0453543 tanggal 27 September 2021. Terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2021
saham Bank yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah pelaksanaan stock split
menjadi 122.042.299.500 saham dengan nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per saham.
Entitas induk langsung Bank adalah PT Dwimuria Investama Andalan, yang didirikan di
Indonesia, yang merupakan pemegang 54,94% saham Bank pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023. Pemegang Saham Pengendali Terakhir (“PSPT”) Bank adalah Sdr.
Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
Obligasi Subordinasi
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I 2018 ditawarkan pada
nilai nominal. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal
pembayaran bunga obligasi yang bersangkutan. Pembayaran pertama bunga obligasi
dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2018 dan pembayaran bunga terakhir akan dilakukan
bersamaan dengan pelunasan pokok masing-masing seri obligasi.
Bank melakukan Perjanjian Perwaliamanatan dengan PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (yang bertindak selaku Wali Amanat) untuk Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 sesuai dengan Akta Perjanjian
Perwaliamanatan No. 27 tanggal 22 Maret 2018 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani,
S.H., notaris di Jakarta. Perjanjian ini mengalami beberapa perubahan yang diaktakan
dengan Perubahan I No. 5 tanggal 5 Juni 2018 dan Perubahan II No. 2 tanggal 3 Juli
2018.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank
Central Asia Tahap I Tahun 2018 mendapat peringkat idAA dari Pefindo. Pada tanggal 26
Juni 2018, obligasi tersebut telah dicatat pada Bursa Efek Indonesia (Catatan 24).
550 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 553
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/6
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Bank pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
Dimulainya Persentase Jumlah
kegiatan Tempat kepemilikan efektif aset
Nama perusahaan komersial Bidang usaha kedudukan 2024 2023 2024 2023
PT BCA Finance 1981 Pembiayaan investasi, Jakarta 100% 100% 10.994.614 8.939.789
pembiayaan modal
kerja, pembiayaan
multiguna, sewa
operasi, kegiatan
pembiayaan lain
berdasarkan
persetujuan instansi
yang berwenang
BCA Finance Limited 1975 Money lending dan Hong Kong 100% 100% 413.805 938.992
remittance
PT Bank BCA 1991 Perbankan syariah Jakarta 100% 100% 16.641.459 14.471.734
Syariah
PT BCA Sekuritas 1990 Perantara perdagangan Jakarta 90% 90% 1.431.658 1.907.290
efek dan penjamin
emisi efek
PT Asuransi Umum 1988 Asuransi umum atau Jakarta 100% 100% 3.355.033 3.005.651
BCA kerugian
PT BCA Multi 2010 Pembiayaan investasi, Jakarta - 100% - 1.826.864
Finance pembiayaan modal
kerja, pembiayaan
multiguna, sewa
operasi, kegiatan
pembiayaan lain
berdasarkan
persetujuan instansi
yang berwenang
PT Asuransi Jiwa 2014 Asuransi jiwa Jakarta 90% 90% 3.339.665 2.878.724
BCA
PT Central Capital 2017 Modal ventura Jakarta 100% 100% 496.706 435.178
Ventura
PT Bank Digital BCA 1965 Perbankan Jakarta 100% 100% 16.054.445 13.506.728
PT BCA Finance
PT BCA Finance, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
Wisma BCA Pondok Indah Lantai 2, Jalan Metro Pondok Indah No. 10, Jakarta Selatan,
bergerak di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan
multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan instansi
yang berwenang.
PT BCA Finance berdiri pada tahun 1981 dengan nama PT Central Sari Metropolitan
Leasing Corporation (“CSML”). Pada awal berdirinya, pemegang saham CSML adalah PT
Bank Central Asia dan Japan Leasing Corporation.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 551
Page 554
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT BCA Finance (lanjutan)
Pada tahun 2001, PT Central Sari Metropolitan Leasing Corporation berubah nama
menjadi PT Central Sari Finance (“CSF”), diikuti dengan perubahan kepemilikan saham,
di mana PT Bank Central Asia Tbk menjadi pemegang saham mayoritas, dan mengubah
fokus usaha menjadi pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya roda empat atau lebih.
Terakhir, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No.C-08091 HT.01.04.TH.2005 tanggal 28 Maret 2005, PT Central
Sari Finance diubah namanya menjadi PT BCA Finance.
Pada tanggal 1 September 2024, PT BCA Finance melakukan penggabungan usaha
dengan PT BCA Multi Finance yang berkedudukan di Jakarta. Keputusan penggabungan
usaha ini dituangkan dalam Akta No. 135 tanggal 15 Agustus 2024 yang dibuat di
hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M. Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat.
1. Rencana Penggabungan PT BCA Finance dan PT BCA Multi Finance, di mana PT
BCA Finance akan bertindak sebagai perusahaan penerima penggabungan.
2. Menyusun rancangan penggabungan.
3. Menyetujui komposisi permodalan perusahaan hasil penggabungan usaha dengan
modal dasar sebesar 300.000.000 saham dan nilai nominal sebesar Rp
3.000.000.000.000 (nilai penuh). Total modal ditempatkan dan disetor menjadi
104.296.119 saham dengan rincian PT Bank Central Asia sebesar 103.872.044
saham dan BCA Finance Limited sebesar 424.075 saham.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-AH.01.09-0246700 pada
tanggal 1 September 2024.
BCA Finance Limited
BCA Finance Limited, sebuah perusahaan yang berdomisili di Hong Kong dan berlokasi
di The Center Lantai 47 Unit 4707, 99 Queen’s Road, Central, Hong Kong, bergerak di
bidang money lending dan remittance dan telah beroperasi sejak tahun 1975.
PT Bank BCA Syariah
PT Bank BCA Syariah, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Jalan Raya Jatinegara Timur No. 72, Jakarta Timur, bergerak di bidang perbankan
dengan prinsip syariah dan telah beroperasi sejak tahun 1991.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan di Luar Rapat Perseroan Terbatas PT Bank UIB
No. 49 yang dibuat di hadapan Notaris Ny. Pudji Redjeki Irawati, S.H., tanggal
16 Desember 2009, PT Bank UIB melakukan perubahan kegiatan usaha menjadi bank
syariah dan perubahan nama menjadi PT Bank BCA Syariah. Akta perubahan tersebut
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya
No. AHU-01929.AH.01.02 tanggal 14 Januari 2010.
552 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 555
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/8
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Bank BCA Syariah (lanjutan)
Perubahan kegiatan usaha Bank dari bank umum konvensional menjadi bank umum yang
melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dikukuhkan oleh Gubernur Bank
Indonesia melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 12/13/KEP.GBI/DpG/2010
tanggal 2 Maret 2010. Dengan diperolehnya izin tersebut, pada tanggal 5 April 2010, PT
Bank BCA Syariah resmi beroperasi sebagai bank umum syariah.
Pada tanggal 10 Desember 2020, PT Bank BCA Syariah melakukan penggabungan
usaha dengan PT Bank Interim Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. Keputusan
penggabungan usaha ini dituangkan dalam Akta No. 65 tanggal 16 November 2020 yang
dibuat di hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Barat.
1. Rencana Penggabungan PT Bank BCA Syariah dan PT Bank Interim Indonesia, di
mana PT Bank BCA Syariah akan bertindak sebagai bank penerima penggabungan.
2. Menyusun rancangan penggabungan.
3. Menyetujui pemecahan saham Bank sesuai dengan rencana penggabungan usaha,
di mana 1 saham akan dipecah menjadi 1.000 saham sehingga nilai nominal saham
Bank yang semula sebesar Rp 1.000.000 (nilai penuh) untuk setiap saham menjadi
sebesar Rp 1.000 (nilai penuh) untuk setiap saham.
4. Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor sehubungan dengan
penggabungan usaha dengan menerbitkan saham baru sebanyak 258.883.207
sehingga keseluruhan saham yang beredar adalah sebanyak 2.255.183.207 saham.
Saham baru tersebut akan dialokasikan kepada pemilik saham PT Bank Interim
Indonesia dengan rincian PT Bank Central Asia Tbk akan mendapatkan 258.883.137
saham dan PT BCA Finance akan mendapatkan 70 saham.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU-AH.01.10-0012509 pada
tanggal 10 Desember 2020.
PT BCA Sekuritas
PT BCA Sekuritas, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
Menara BCA, Grand Indonesia Lantai 41, Suite 4101, Jalan M.H. Thamrin No. 1, Jakarta,
bergerak di bidang perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek sejak tahun
1990.
Pada tanggal 2 Oktober 2012, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Dinamika Usaha Jaya No. 5, yang dibuat di hadapan Notaris
Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., PT Dinamika Usaha Jaya berubah nama menjadi
PT BCA Sekuritas. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-54329.AH.01.02
tanggal 22 Oktober 2012.
PT Asuransi Umum BCA
PT Asuransi Umum BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 10 Unit E, F, G, dan H, Jalan Jenderal Sudirman
Kav. 86, Jakarta, bergerak di bidang industri perasuransian, terutama di bidang asuransi
umum atau kerugian, dalam arti seluas-luasnya.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 553
Page 556
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/9
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Asuransi Umum BCA (lanjutan)
PT Asuransi Umum BCA berdiri pada tahun 1988 dengan nama PT Asuransi Ganesha
Danamas. Pada tahun 2006, PT Asuransi Ganesha Danamas berubah nama menjadi PT
Transpacific General Insurance dan kemudian pada tahun 2011 menjadi PT Central
Sejahtera Insurance.
Pada tanggal 5 Desember 2013, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Central Sejahtera Insurance No. 7 yang dibuat di hadapan Notaris
Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., PT Central Sejahtera Insurance berubah nama
menjadi PT Asuransi Umum BCA. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-
64973.AH.01.02 tanggal 11 Desember 2013.
PT BCA Multi Finance
PT BCA Multi Finance, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung WTC Mangga Dua Lantai 6, Blok CL No. 001, Jalan Mangga Dua Raya No. 8,
Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta, bergerak di bidang pembiayaan
investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, sewa operasi, kegiatan
pembiayaan lain berdasarkan persetujuan instansi yang berwenang.
PT Central Santosa Finance didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Fransiscus Xaverius Budi Santosa Isbandi, S.H., tanggal 29 April 2010 No. 95. Akta ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. AHU-23631.AH.01.01 tanggal 10 Mei 2010.
Pada tanggal 27 Mei 2019, berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa PT Central Santosa Finance No. 54 yang dibuat di hadapan
Notaris Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., PT Central Santosa Finance berubah
nama menjadi PT BCA Multi Finance. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-
0029530.AH.01.02 tanggal 29 Mei 2019.
Pada tanggal 1 September 2024, penggabungan usaha PT BCA Finance dengan PT BCA
Multi Finance telah dilakukan dan tertuang dalam Akta No. 135 tanggal 15 Agustus 2024
yang dibuat di hadapan Notaris Christina Dwi Utami S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Barat. PT BCA Finance akan bertindak sebagai perusahaan
penerima penggabungan.
PT Asuransi Jiwa BCA
PT Asuransi Jiwa BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi
di Gedung Chase Plaza Lantai 22, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 21, Jakarta 12920,
bergerak di bidang asuransi jiwa, termasuk asuransi jiwa dengan prinsip syariah.
PT Asuransi Jiwa BCA didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Dr. Irawan Soerodjo, S.H., M.Si., tanggal 16 Oktober 2013 No. 90. Akta ini telah disahkan
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-56809.AH.01.01 tanggal 7 November 2013.
554 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 557
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/10
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Asuransi Jiwa BCA (lanjutan)
Perusahaan memperoleh izin usaha dalam bidang asuransi jiwa dari ketua Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) melalui Surat Keputusan No. KEP-91/D.05/2014 tanggal 14 Juli 2014.
PT Central Capital Ventura
PT Central Capital Ventura, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan
berlokasi di The Manhattan Square Lt. Mezzanine, Jl. TB Simatupang, RT.3/RW.3,
Cilandak Timur, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, bergerak di bidang modal ventura.
PT Central Capital Ventura didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris
Veronica Sandra Irawaty Purnadi, S.H., tanggal 25 Januari 2017 No. 15. Akta ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0004845.AH.01.01 tanggal 2 Februari 2017. Entitas Anak
memperoleh izin usaha modal ventura berdasarkan Salinan Keputusan Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-39/D.05/2017 tanggal 19 Juni 2017.
PT Bank Digital BCA
PT Bank Digital BCA, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di
The City Tower Lantai 11 Jl. M.H. Thamrin No.81, Jakarta Pusat, Indonesia, bergerak di
bidang perbankan dan telah beroperasi sejak tahun 1965.
PT Bank Digital BCA didirikan dengan nama PT Bank Rakjat Parahyangan berdasarkan
akta notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H., No. 35 tanggal 25 Oktober 1965. Sesuai
perubahan Anggaran Dasar No. 19 tanggal 21 Agustus 1982 yang dibuat oleh Notaris R.
Soerojo Wongsowidjojo, S.H., nama Bank diubah menjadi PT Bank Pasar Rakyat
Parahyangan. Akta pendirian Bank telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-1092-HT.01.01.TH.82 tanggal 3
September 1982.
Pada tahun 1990, berdasarkan Akta Risalah Rapat PT Bank Pasar Rakyat Parahyangan
No. 68 tanggal 8 Januari 1990, yang dibuat oleh Misahardi Wilamarta, S.H., nama
PT Bank Pasar Rakyat Parahyangan diubah menjadi PT Bank Royal Indonesia, status
dan kegiatan menjadi bank umum, serta kedudukan menjadi di Jakarta.
PT Bank Royal Indonesia memperoleh izin usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Keuangan No. 1090/KMK.013/090 tanggal 12 September 1990 dan
sebagai pedagang valuta asing berdasarkan Surat Bank Indonesia No. 30/182/UOPM
tanggal 13 November 1997 yang telah diperpanjang berdasarkan Keputusan Direktur
Perizinan dan Informasi Perbankan Bank Indonesia No. 5/7/KEP.Dir.PIP.2003 tanggal 24
Desember 2003, sebagaimana telah didaftar ulang berdasarkan Surat Bank Indonesia
No. 10/449/DPIP/Prz tanggal 2 Mei 2008.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank
Central Asia Tbk No. 62 tanggal 20 Juni 2019, yang dibuat di hadapan Notaris Christina
Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Bank memutuskan untuk melakukan akuisisi PT Bank
Royal Indonesia.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 555
Page 558
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/11
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Entitas Anak (lanjutan)
PT Bank Digital BCA (lanjutan)
Akuisisi PT Bank Royal Indonesia telah mendapat persetujuan dari OJK sesuai dengan
Surat No. SR-60/PB.33/2019 tertanggal 22 Oktober 2019.
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank
Royal Indonesia No. 308 tanggal 31 Oktober 2019, yang dibuat di hadapan Notaris
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., terjadi pengalihan saham dalam PT Bank
Royal Indonesia yang telah diterbitkan dengan cara menjual seluruh saham-saham yang
dimiliki oleh PT Royalindo Investa Wijaya, Sdr. Leslie Soemedi, Sdr. Ibrahim Soemedi,
Sdr. Herman Soemedi, Sdr. Ko Sugiarto dan Sdr. Nevin Soemedi kepada Bank dan PT
BCA Finance (Entitas Anak) masing-masing sebesar 99,99% dan 0,01%. Akta ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0356474 tanggal 7 November 2019.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT Bank Royal Indonesia
No. 37 tanggal 2 April 2020, yang dibuat di hadapan Sakti Lo, S.H., Notaris di Jakarta, PT
Bank Royal Indonesia melakukan perubahan nama menjadi PT Bank Digital BCA. Akta
perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0027414.AH.01.02 tanggal 2 April 2020.
e. Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet
Direksi
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Wakil Presiden Direktur : Gregory Hendra Lembong
Direktur : Tan Ho Hien/Subur Tan
Direktur : Rudy Susanto
Direktur (yang juga
merupakan Direktur
yang membawahkan fungsi
Kepatuhan) : Lianawaty Suwono
Direktur : Santoso
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Frengky Chandra Kusuma
Direktur : John Kosasih
Direktur : Antonius Widodo Mulyono
556 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 559
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/12
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
e. Dewan Komisaris dan Direksi (lanjutan)
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
2023
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Djohan Emir Setijoso
Komisaris : Tonny Kusnadi
Komisaris Independen : Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen : Raden Pardede
Komisaris Independen : Sumantri Slamet
Direksi
Presiden Direktur : Jahja Setiaatmadja
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono
Wakil Presiden Direktur : Gregory Hendra Lembong
Direktur : Tan Ho Hien/Subur Tan
Direktur : Rudy Susanto
Direktur (yang juga
merupakan Direktur
yang membawahkan fungsi
Kepatuhan) : Lianawaty Suwono
Direktur : Santoso
Direktur : Vera Eve Lim
Direktur : Haryanto Tiara Budiman
Direktur : Frengky Chandra Kusuma
Direktur : John Kosasih
Direktur : Antonius Widodo Mulyono
Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tercantum pada Akta
Pernyataan Keputusan Rapat PT Bank Central Asia Tbk No. 33 tanggal 10 Mei 2022 yang
dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Barat, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia, sebagaimana ternyata dalam suratnya No. AHU- AH.01.09-0011476
tanggal 11 Mei 2022.
f. Komite Audit
Komite Audit Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari:
Ketua : Sumantri Slamet
Anggota : Rallyati A. Wibowo
Anggota : Fanny Sagitadewi
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 557
Page 560
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/13
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
g. Divisi Audit Internal dan Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah Leo
Ariston dan Leo Ariston (Pjs).
Corporate Secretary Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah Raymon
Yonarto.
h. Jumlah karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank dan Entitas Anak mempunyai 27.844
dan 27.273 karyawan tetap.
Personel manajemen kunci Bank mencakup anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
i. Penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian
ini, yang disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 22 Januari 2025.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL
Kebijakan-kebijakan akuntansi material yang diterapkan oleh Bank dan Entitas Anak (“Grup”)
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian diterapkan secara konsisten, dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun berakhir 31 Desember 2024 adalah
sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang
dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan
Peraturan Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yaitu Peraturan
No. VIII G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik”.
Laporan keuangan PT Bank BCA Syariah (Entitas Anak) disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Syariah dan Standar Akuntansi Keuangan lainnya yang diterbitkan
oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional Bank. Kecuali dinyatakan secara khusus, informasi keuangan yang disajikan
telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah yang terdekat.
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali
untuk aset tetap - kelompok tanah, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain, dan aset dan liabilitas keuangan (termasuk instrumen
derivatif) diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang diukur berdasarkan nilai wajar.
Laporan keuangan konsolidasian menggunakan dasar akrual kecuali untuk laporan arus
kas konsolidasian.
558 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 561
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/14
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari
aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, dan disusun dengan menggunakan metode
langsung. Untuk tujuan penyajian laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas
meliputi kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, penempatan pada Bank
Indonesia dan bank-bank lain yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang
sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang
diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.
c. Penggunaan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan-pertimbangan, estimasi-
estimasi, dan asumsi-asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan
jumlah aset, liabilitas, pendapatan, dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini
dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan kegiatan saat ini,
hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat
dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan
secara terpisah.
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang digunakan ditelaah secara
berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada periode di mana estimasi
tersebut direvisi dan periode yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi
tersebut.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait dengan ketidakpastian estimasi dan
pertimbangan-pertimbangan penting dalam penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki
dampak yang signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian dijelaskan di Catatan 3.
d. Perubahan kebijakan akuntansi
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah
menerbitkan amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2024
sebagai berikut:
- Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia ("KSPKI") dan perubahan nomor
PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (sebelumnya Standar
Akuntansi Keuangan), berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024. KSPKI mengatur pilar SAK
yang berlaku di Indonesia, kriteria, dan perpindahan antar pilar SAK, sedangkan
perubahan nomor mengatur ketentuan penomoran PSAK dan ISAK yang mengacu pada
IFRS Accounting Standards, standar akuntansi lokal, dan standar akuntasi syariah;
- Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan” terkait klasifikasi liabilitas
sebagai jangka pendek atau jangka panjang;
- Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik;
- Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 terkait “Pengaturan Pembiayaan Pemasok”; dan
- Amandemen PSAK 409: “Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah” dan PSAK 401:
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
Penerapan dari amandemen dan interpretasi di atas tidak menimbulkan perubahan
substansial atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap
Laporan Keuangan Konsolidasian pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 559
Page 562
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/15
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Prinsip konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian tahun 2024 mencakup laporan keuangan Bank dan
Entitas Anak (PT BCA Finance, BCA Finance Limited, PT Bank BCA Syariah, PT BCA
Sekuritas, PT Asuransi Umum BCA, PT Asuransi Jiwa BCA, PT Central Capital Ventura
dan PT Bank Digital BCA bersama-sama disebut Grup).
Laporan keuangan konsolidasian tahun 2023 mencakup laporan keuangan Bank dan
Entitas Anak (PT BCA Finance, BCA Finance Limited, PT Bank BCA Syariah, PT BCA
Sekuritas, PT Asuransi Umum BCA, PT BCA Multi Finance, PT Asuransi Jiwa BCA,
PT Central Capital Ventura dan PT Bank Digital BCA bersama-sama disebut Grup).
Entitas Anak adalah seluruh entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup
mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak untuk,
pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas
entitas tersebut. Entitas Anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana
pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas Anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak
tanggal di mana Grup kehilangan pengendalian.
Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang
dialihkan untuk akuisisi suatu Entitas Anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan,
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya dan kepentingan
ekuitas yang diterbitkan oleh Grup. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. Aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi
bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha di dalam Grup
yang material telah dieliminasi.
Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai
wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak
yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Kepentingan non-
pengendali diakui pada tanggal kombinasi bisnis.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada
pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya
dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih
teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah
dari nilai wajar aset bersih teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus
pembelian dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada
tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui
sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 109 “Instrumen Keuangan:
Pengakuan dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.
560 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 563
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/16
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
e. Prinsip konsolidasian (lanjutan)
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik, dan
dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham non-pengendali atas laba Entitas Anak
tahun berjalan dan ekuitas yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali
berdasarkan persentase kepemilikan pemegang saham non-pengendali pada Entitas
Anak tersebut.
Jika Grup kehilangan pengendalian pada Entitas Anak, maka Grup:
• Menghentikan pengakuan aset dan liabilitas Entitas Anak terdahulu dari laporan posisi
keuangan konsolidasian;
• Mengakui sisa investasi pada Entitas Anak terdahulu pada nilai wajarnya pada
tanggal hilangnya pengendalian dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan
setiap jumlah terutang oleh atau kepada Entitas Anak terdahulu sesuai dengan
standar akuntansi keuangan yang relevan; dan
• Mengakui keuntungan atau kerugian terkait hilangnya pengendalian yang dapat
diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.
Perubahan yang mempengaruhi persentase kepemilikan dan ekuitas Entitas Anak yang
tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas dan
disajikan sebagai komponen ekuitas lainnya dalam bagian ekuitas pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Untuk transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, yaitu berupa pengalihan bisnis
yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu
kelompok usaha yang sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti
substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat menimbulkan laba atau rugi
bagi kelompok usaha secara keseluruhan maupun entitas individual dalam kelompok
usaha tersebut.
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, menurut PSAK 338, “Kombinasi Bisnis
Entitas Sepengendali”, diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan
kepemilikan. Entitas yang menerima bisnis maupun yang melepas bisnis mengakui selisih
antara jumlah imbalan yang dialihkan/diterima dan jumlah tercatat dari transaksi
kombinasi bisnis entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor dan
selanjutnya tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo
laba.
f. Penjabaran transaksi dalam valuta asing
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan Grup diukur menggunakan mata
uang yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata
uang fungsional”).
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 561
Page 564
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/17
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
f. Penjabaran transaksi dalam valuta asing (lanjutan)
Grup yang berdomisili di Indonesia menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan penyajian Grup. Transaksi-transaksi
dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal
transaksi. Pada tanggal pelaporan, saldo akhir tahun aset dan liabilitas moneter dalam
valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs penutup yang berlaku pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan keuangan dalam valuta asing milik Entitas Anak yang
berdomisili di luar negeri dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai
berikut:
(1) Aset dan liabilitas, komitmen dan kontinjensi menggunakan kurs spot Reuters pada
pukul 15:00 WIB pada tanggal laporan posisi keuangan.
(2) Pendapatan, beban, keuntungan dan kerugian merupakan akumulasi dari saldo laba
rugi bulanan selama tahun berjalan yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan rata-
rata kurs tengah Reuters untuk bulan yang bersangkutan.
(3) Akun ekuitas menggunakan kurs historis.
(4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 15:00 WIB pada
tanggal laporan posisi keuangan, kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs
tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis.
Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai
“selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing” pada kelompok
ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam valuta asing dan
dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing diakui dalam laba rugi
konsolidasian tahun berjalan.
Berikut ini adalah kurs valuta asing utama masing-masing pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023, yang menggunakan kurs tengah Reuters pukul 15:00 WIB (Rupiah
penuh):
Valuta asing 2024 2023
Dolar Amerika Serikat (USD) 16.095,0 15.397,0
Dolar Australia (AUD) 10.013,5 10.520,8
Dolar Singapura (SGD) 11.844,6 11.676,3
Dolar Hong Kong (HKD) 2.073,1 1.970,7
Yuan China (CNH) 2.198,5 2.169,5
Poundsterling Inggris (GBP) 20.218,5 19.626,6
Yen Jepang (JPY) 103,0 108,9
Euro (EUR) 16.758,1 17.038,3
g. Aset dan liabilitas keuangan
g.1. Aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 109, Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam
kategori (a) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, (b) aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan
(c) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
562 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 565
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/18
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu
model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
kontraktual pembayaran pokok dan bunga (Solely Payment of Principal and Interest
(“SPPI”)) dari aset keuangan.
Penilaian model bisnis
Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan
bagaimana Grup mengelola kelompok aset keuangan yang dimiliki untuk mencapai
tujuan bisnisnya.
Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi
pada tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-
faktor yang dapat diamati seperti:
• Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model
bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
• Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko
tersebut dikelola;
• Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi
didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas
kontraktual yang tertagih);
• Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek
penting dari penilaian Grup.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar
tanpa mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas
setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal
diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa
dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam
melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli
selanjutnya.
Pengujian SPPI
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan
kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian
SPPI.
Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset
keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan
(misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian kredit biasanya adalah
pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian
SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang
relevan seperti mata uang di mana aset keuangan didenominasikan dan periode
pada saat suku bunga ditetapkan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 563
Page 566
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/19
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de
minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait
dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI
atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur
pada nilai wajar.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi
kedua kondisi berikut:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan untuk tujuan mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai.
Pendapatan bunga dari aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
diakui sebagai “Pendapatan bunga”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian
penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat investasi dan diakui di
dalam laporan keuangan konsolidasian sebagai “Cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset keuangan”.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, hanya
jika memenuhi kedua kondisi berikut:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan
arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran pokok dan bunga semata
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya
diukur pada nilai wajarnya di mana keuntungan atau kerugian diakui pada laporan laba
rugi komprehensif lain kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan laba rugi selisih kurs,
hingga aset keuangan dihentikan pengakuannya. Jika aset keuangan diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain mengalami penurunan nilai, akumulasi
laba atau rugi yang sebelumnya diakui pada pendapatan (beban) komprehensif
lainnya, diakui pada laba rugi. Pendapatan bunga dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif dan keuntungan atau kerugian yang timbul akibat perubahan nilai tukar
dari aset moneter yang diklasifikasikan sebagai kelompok diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
564 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 567
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/20
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.1. Aset keuangan (lanjutan)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi atau aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain sebagaimana ketentuan di atas diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi.
Instrumen keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai
wajarnya pada saat pengakuan awal; biaya transaksi diakui secara langsung ke dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Keuntungan dan
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan instrumen keuangan
diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dan dicatat masing-masing sebagai “Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai wajar
instrumen keuangan” dan “Keuntungan (kerugian) dari penjualan instrumen
keuangan”. Pendapatan bunga dari instrumen keuangan dalam kelompok diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dicatat sebagai pendapatan bunga dalam kelompok
pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih.
Grup mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar melalui laba rugi. Jika Grup
telah memilih untuk menyajikan keuntungan atau kerugian nilai wajar atas investasi
ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan
kerugian nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut.
g.2. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam kategori (a) liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
(a) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk
tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika merupakan
bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan
terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek (short-term
profit-taking) yang terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali ditetapkan
dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar liabilitas
keuangan yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sebagai “Keuntungan (kerugian) dari
perubahan nilai wajar instrumen keuangan”. Beban bunga dari liabilitas
keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dicatat sebagai “Beban bunga” dalam kelompok
pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 565
Page 568
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/21
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.2. Liabilitas keuangan (lanjutan)
(b) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika
ada).
Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif.
g.3. Pengakuan
Grup pada awalnya mengakui kredit yang diberikan dan simpanan pada tanggal
perolehan.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (reguler) diakui pada tanggal
penyelesaian (settlement date) di mana Grup memiliki komitmen untuk membeli
atau menjual aset tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas
keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila
instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi pada awalnya
dicatat sebesar nilai wajar dan biaya transaksinya dibebankan pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya dicatat sebesar
nilai wajar. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada
awalnya dicatat sebesar nilai wajar, selanjutnya dicatat sebesar biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Untuk liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, biaya
transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan metode
suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga.
566 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 569
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/22
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.4. Penentuan nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga
yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
(orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal
pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan di mana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai
wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan
menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut.
Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif jika harga kuotasi
tersedia secara berkala dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek
(dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing
service atau regulatory agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar
yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak
terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar
tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan
permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan
permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi terkini.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai
wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang
substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap
aset bersih efek-efek tersebut.
Nilai wajar untuk semua instrumen keuangan lainnya ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Dengan teknik ini, nilai wajar merupakan suatu
estimasi yang dihasilkan dari data yang dapat diobservasi dari instrumen keuangan
yang sama, menggunakan model-model untuk mendapatkan estimasi nilai kini dari
arus kas masa depan yang diharapkan atau teknik penilaian lainnya menggunakan
input yang tersedia pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
g.5. Penghentian pengakuan
Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus
kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan
tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset telah ditransfer (jika, secara substansial seluruh risiko dan manfaat
tidak ditransfer, maka Grup melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan
berkelanjutan atas kontrol yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian
pengakuan). Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 567
Page 570
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/23
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.6. Modifikasi aset keuangan
Grup terkadang melakukan renegosiasi atau dalam hal lain modifikasi atas arus kas
kontraktual dari aset keuangan dalam bentuk pinjaman. Saat ini terjadi, Grup
menilai apakah syarat-syarat pinjaman yang baru berbeda secara substansial
dibanding dengan syarat-syarat pinjaman sebelumnya. Grup melakukan hal ini
dengan mempertimbangkan, antara lain, faktor- faktor di bawah ini:
• Jika peminjam berada dalam kesulitan keuangan, apakah modifikasi tersebut
mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang diharapkan dapat dibayarkan
oleh peminjam;
• Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman di mana peminjam tidak berada
dalam kesulitan keuangan;
• Perubahan signifikan dari suku bunga; dan
• Perubahan mata uang pinjaman.
Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara substansial, Grup menghentikan
pengakuan aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan yang ‘baru’ pada nilai
wajarnya dan menghitung kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset tersebut.
Tanggal renegosiasi syarat pinjaman dianggap sebagai tanggal pengakuan awal
untuk keperluan perhitungan penurunan nilai, termasuk untuk menentukan apakah
terdapat kenaikan signifikan risiko kredit. Namun, Grup juga menilai apakah aset
keuangan baru dianggap sebagai aset keuangan yang mengalami penurunan nilai
pada pengakuan awal, terutama dalam keadaan di mana renegosiasi didorong oleh
peminjam yang tidak dapat melakukan pembayaran yang sudah disetujui
sebelumnya. Selisih dari nilai tercatat juga diakui pada laba rugi sebagai laba rugi
dari penghentian pengakuan aset keuangan.
Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda secara substansial, renegosiasi atau
modifikasi tidak menghasilkan penghentian pengakuan, dan Grup menghitung
kembali nilai tercatat bruto berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari aset
keuangan dan mengakui laba atau rugi modifikasian di laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Nilai tercatat bruto yang baru dihitung
kembali dengan mendiskontokan arus kas yang telah dimodifikasi dengan
menggunakan tingkat suku bunga efektif awal.
g.7. Reklasifikasi aset keuangan
Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki
jika Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan.
Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap
kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu
lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada
pihak eksternal.
568 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 571
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/24
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.7. Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan)
Grup akan mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terkena dampak dari
perubahan model bisnis. Perubahan tujuan model bisnis Grup harus berdampak
sebelum tanggal reklasifikasi.
g.8. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan ke dalam klasifikasi tertentu
yang mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari
instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Golongan (ditentukan oleh
Kategori aset dan liabilitas keuangan Subgolongan
Grup)
Efek-efek
Aset keuangan yang
Penempatan pada bank-
diukur pada nilai wajar Aset keuangan yang diukur pada
bank lain
melalui laba rugi nilai wajar melalui laba rugi
(“FVPL”) Aset derivatif
Kas
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Tagihan akseptasi
Wesel tagih
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Kredit yang diberikan
Piutang pembiayaan konsumen
Piutang sewa pembiayaan
Aset dari transaksi syariah - piutang murabahah
Aset keuangan yang
diukur pada biaya Efek-efek untuk tujuan investasi
Aset Pendapatan bunga yang
perolehan diamortisasi
keuangan masih akan diterima
(Amortised cost)
Piutang terkait dengan
transaksi ATM dan
kartu kredit
Wesel yang belum diaksep
Aset lain-lain Piutang atas transaksi
nasabah
Piutang atas transaksi
asuransi
Term Deposit Valas
Devisa Hasil Ekspor
Lain-lain
Aset keuangan yang
Penempatan pada Bank Indonesia
diukur pada nilai wajar Sertifikat deposito
dan bank-bank lain
melalui penghasilan
komprehensif lain
(“FVOCI”) Efek-efek untuk tujuan investasi
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 569
Page 572
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/25
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.8. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
Golongan (ditentukan oleh
Kategori aset dan liabilitas keuangan Subgolongan
Grup)
Liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar Liabilitas keuangan yang diukur Liabilitas derivatif
melalui laba rugi pada nilai wajar melalui laba
(“FVPL”) rugi
Simpanan dari nasabah
Dana simpanan syariah
Liabilitas keuangan yang Simpanan dari bank-bank lain
diukur pada biaya Utang akseptasi
perolehan diamortisasi Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
(Amortised cost) Efek-efek utang yang diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Transaksi komitmen dan kontinjensi
Liabilitas Liabilitas lain-lain:
keuangan - Beban bunga yang masih
harus dibayar
- Liabilitas terkait dengan
transaksi ATM dan kartu
kredit
Beban yang masih harus
- Liabilitas transaksi
dibayar dan liabilitas
nasabah
lain-lain
- Liabilitas transaksi
asuransi
- Liabilitas sewa
pembiayaan
- Term Deposit Valas
Devisa Hasil Ekspor
Obligasi subordinasi
Komitmen Fasilitas kredit yang diberikan yang belum digunakan
dan Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan
kontinjensi Bank garansi yang diterbitkan
g.9. Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan yang saling hapus beserta nilai bersihnya
disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus buku atas jumlah yang telah
diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan liabilitasnya secara simultan. Dalam situasi tertentu, meskipun
terdapat saling hapus dalam perjanjian utama, keterbatasan dari niat manajemen
untuk melakukan penyelesaian dengan basis neto menghasilkan aset keuangan
dan liabilitas keuangan yang disajikan secara gross pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
g.10. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk
melakukan pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti uang pemegang kontrak
atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu gagal untuk melakukan
pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari instrumen
utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan kepada bank-bank, lembaga
keuangan dan badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit dan
fasilitas-fasilitas perbankan lainnya, dan penyediaan dana yang belum ditarik.
570 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 573
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/26
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.10. Kontrak jaminan keuangan dan tagihan komitmen lainnya (lanjutan)
Jaminan keuangan awalnya diakui dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar
nilai wajar pada tanggal jaminan diberikan. Nilai wajar dari jaminan keuangan pada
saat dimulainya transaksi pada umumnya sama dengan provisi yang diterima untuk
jaminan diberikan dengan syarat dan kondisi normal dan nilai wajar awal
diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih
tinggi antara nilai wajar amortisasi dengan nilai kerugian kredit ekspektasian sesuai
PSAK 109.
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Grup menilai dengan dasar perkiraan masa yang akan datang kerugian kredit
ekspektasian (Expected Credit Loss/"ECL”) terkait dengan instrumen aset
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai yang ditampilkan
tergantung kepada apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan untuk
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”). Jika pada tanggal
pelaporan, risiko kredit atas aset keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal, maka Grup akan mengukur penyisihan kerugian untuk aset
keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Jika risiko kredit atas aset keuangan
telah meningkat secara signifikan dari pengakuan awal, maka Grup akan
menyajikan penyisihan kerugian sejumlah ECL lifetime.
ECL 12 bulan dan ECL lifetime
ECL 12 bulan adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya
yang merepresentasikan ECL yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan (atau
periode yang lebih pendek jika umur aset keuangan yang diharapkan kurang dari
12 bulan). ECL 12 bulan dibobot oleh probabilitas terjadinya default yang dimaksud.
ECL lifetime adalah kerugian yang diakibatkan dari semua kejadian default yang
mungkin terjadi selama perkiraan waktu umur aset keuangan.
Staging Criteria
Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap penurunan nilai
(stage 1, stage 2, stage 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko
kredit yang signifikan atas aset keuangan sejak pengakuan awal atau apakah
fasilitas tersebut gagal bayar pada setiap tanggal pelaporan.
Stage 1: mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas
risiko kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 571
Page 574
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/27
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Staging Criteria (lanjutan)
Stage 2: mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas
risiko kredit pada tanggal pelaporan, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai
yang objektif. Untuk aset ini, ECL lifetime dihitung. ECL lifetime adalah kerugian
kredit yang diharapkan yang dihasilkan dari semua kejadian default yang mungkin
terjadi selama perkiraan umur dari aset keuangan.
Stage 3: mencakup aset keuangan yang memiliki bukti objektif penurunan nilai
pada tanggal pelaporan. Untuk aset ini, berisi debitur yang telah default.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12
bulan (stage 1) atau ECL lifetime (stage 2) disebut dengan kriteria peningkatan
signifikan dalam risiko kredit (Significant Increase on Credit Risk/"SICR").
Penentuan kriteria SICR memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan
risiko kredit yang signifikan pada setiap tanggal pelaporan.
PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi
saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam
kerugian kredit yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung
konsisten dengan perubahan dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke
periode. Perhitungan ECL ini membutuhkan estimasi forward-looking dari
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure at Default
(EAD).
Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, tanggal pada saat Grup
menjadi pihak dalam suatu komitmen yang tidak dapat dibatalkan merupakan
tanggal pengakuan awal untuk keperluan penerapan persyaratan penurunan nilai.
Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu di mana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
sepanjang umur/lifetime (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi
ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada point in
time di mana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan
(jika ada) di mana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan
jatuh tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. LGD diestimasikan
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan mempertimbangkan asumsi
ekonomi di masa depan jika relevan.
572 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 575
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/28
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
g. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
g.11. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur kerugian pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak pembayaran pokok dan bunga,
amortisasi dan pembayaran dipercepat, bersama dengan dampak asumsi ekonomi
masa depan jika relevan.
h. Cadangan kerugian penurunan nilai aset non-keuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas - misalnya goodwill atau aset
takberwujud yang belum siap digunakan - tidak diamortisasi namun diuji penurunan
nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada
kondisi yang mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi diuji
ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan.
Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah
terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual
dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada
tingkat yang paling rendah di mana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi,
yang sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok
aset (unit penghasil kas). Aset non-keuangan selain goodwill yang mengalami penurunan
nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan
pemulihan penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset
sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut
diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai
dengan PSAK lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dibalik lagi.
i. Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan sebesar nilai nominal atau nilai
saldo bruto, dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. Giro
pada Bank Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
j. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain diklasifikasikan dalam kelompok
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, serta diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi serta diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 573
Page 576
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/29
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
k. Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yang dimiliki
terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan di pasar uang seperti Surat Berharga Bank
Indonesia, Sekuritas Rupiah dan Valas Bank Indonesia, Surat Perbendaharaan Negara,
Surat Perbendaharaan Negara Syariah, Sukuk, Obligasi Korporasi, penyertaan saham,
instrumen keuangan derivatif dan efek-efek yang diperdagangkan di bursa efek.
Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset dan liabilitas keuangan dalam
kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Instrumen keuangan derivatif
Instrumen derivatif diakui pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut
dilakukan, dan selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Nilai wajar didapatkan dari nilai
pasar yang ada dalam pasar aktif, termasuk transaksi yang baru terjadi di pasar dan teknik
penilaian, termasuk penggunaan analisis arus kas yang didiskonto dan penggunaan
option pricing model. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan
sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif.
Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pada saat pengakuan awal, Grup mengakui investasi pada sukuk yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi sebesar nilai wajar. Perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi
konsolidasian.
Nilai wajar investasi ditentukan dengan mengacu pada urutan sebagai berikut:
• harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif; atau
• input selain harga kuotasian di pasar aktif yang dapat diobservasi.
Investasi pada sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi disajikan pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebagai bagian dari aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
l. Tagihan dan utang akseptasi
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, sementara utang akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk
kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dan liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
m. Kredit yang diberikan
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kredit sindikasi, kredit dalam rangka pembiayaan bersama (joint financing), dan kredit
penerusan (channeling loan) dinyatakan sesuai dengan porsi risiko yang ditanggung oleh
Grup dan dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi.
574 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 577
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/30
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
m. Kredit yang diberikan (lanjutan)
Grup mencatat restrukturisasi kredit bermasalah berdasarkan jenis restrukturisasi. Dalam
hal restrukturisasi kredit bermasalah dilakukan dengan modifikasi persyaratan kredit,
pengurangan atau pengampunan sebagian saldo kredit dan/atau kombinasi dari
keduanya, Grup mencatat dampak restrukturisasi tersebut sesuai kebijakan akuntansi
modifikasi aset keuangan (Catatan 2g).
"Non-Performing Loan ("NPL") adalah pinjaman yang diklasifikasikan oleh Otoritas Jasa
Keuangan ("OJK") sebagai pinjaman dengan kualitas kurang lancar, diragukan, atau
macet berdasarkan prospek usaha, kinerja keuangan, dan kemampuan pembayaran."
n. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dan efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai aset
dalam laporan keuangan konsolidasian sebesar harga jual kembali efek-efek yang
disepakati dikurangi selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut diamortisasi
dengan metode suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu sejak
efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali (reverse repo). Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan sebagai kewajiban
sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum
diamortisasi. Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual
dan harga beli kembali yang disepakati tersebut dan diakui sebagai beban bunga selama
jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai
aset dalam laporan posisi keuangan konsolidasian karena secara substansi kepemilikan
efek tetap berada pada pihak Grup sebagai penjual. Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (repo) diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan.
o. Piutang pembiayaan konsumen
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan
bagian pembiayaan bersama, pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan
penyisihan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen. Pembiayaan
konsumen diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok
pembiayaan, ditambah atau dikurangi biaya (pendapatan) transaksi yang belum
diamortisasi, yang akan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dari piutang pembiayaan konsumen.
Biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi adalah pendapatan administrasi
proses pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama kali yang terkait langsung
dengan pembiayaan konsumen tersebut.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan
sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan yang timbul diakui
dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 575
Page 578
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/31
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
o. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan)
Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 150
(seratus lima puluh) hari untuk kendaraan bermotor roda 4 (empat) dan 180 (seratus
delapan puluh) hari untuk kendaraan bermotor roda 2 (dua), serta berdasarkan
penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan dilakukan
dengan menyesuaikan akun cadangan, sedangkan penerimaan aset keuangan yang
telah dihapusbukukan pada periode sebelumnya diakui sebagai pendapatan lain-lain.
Pembiayaan bersama
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh Entitas Anak merupakan
pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng (without recourse) di mana hanya porsi
jumlah angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak yang dicatat sebagai piutang
pembiayaan konsumen di laporan posisi keuangan konsolidasian (pendekatan neto).
Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian setelah dikurangi dengan bagian yang merupakan hak
pihak-pihak lain yang berpartisipasi pada transaksi pembiayaan bersama tersebut.
Piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali
Sejak tahun 2024 piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali merupakan
piutang yang berasal dari jaminan kendaraan milik konsumen untuk pelunasan piutang
pembiayaan konsumen, yang disajikan sebagai bagian dari aset lain-lain.
Konsumen memberi kuasa kepada Grup untuk menjual kendaraan yang dijaminkan
ataupun melakukan tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian piutang pembiayaan
konsumen bila terjadi wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.
Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai penjualan aset yang dikuasakan kembali
dengan saldo piutang pembiayaan konsumen. Jika terjadi selisih kurang, kerugian yang
terjadi dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan.
Beban-beban yang berkaitan dengan perolehan dan pemeliharaan piutang dari jaminan
kendaraan yang dikuasakan kembali dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan pada saat terjadinya.
p. Piutang sewa pembiayaan
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang
mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan
apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian
tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Aset berupa piutang sewa pembiayaan diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa bersih. Penerimaan
piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan pendapatan sewa
pembiayaan. Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu pola
yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi
bersih Grup sebagai lessor dalam sewa pembiayaan.
576 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 579
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/32
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
p. Piutang sewa pembiayaan (lanjutan)
Piutang sewa pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih
dari 150 (seratus lima puluh) hari dan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus
per kasus. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai
pendapatan lain-lain pada saat diterima.
q. Aset dari transaksi syariah
Aset dari transaksi syariah adalah pembiayaan oleh PT Bank BCA Syariah, Entitas Anak,
berupa piutang murabahah, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, pembiayaan
musyarakah, dan aset yang diperoleh untuk ijarah.
Penjelasan secara ringkas dari masing-masing jenis pembiayaan tersebut adalah sebagai
berikut:
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan yang disepakati dan penjual harus mengungkapkan biaya
perolehan tersebut kepada pembeli. Piutang murabahah dinyatakan sebesar jumlah
piutang setelah dikurangi dengan “margin yang ditangguhkan” yang dapat direalisasikan
dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu barang dan/atau jasa antara pemilik objek sewa
termasuk kepemilikan hak pakai atas objek sewa dengan penyewa untuk mendapatkan
imbalan atas objek sewa yang disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa
menyewa antara pemilik objek sewa dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas objek
sewa yang disewakan dengan opsi perpindahan hak milik objek sewa baik dengan jual
beli atau pemberian (hibah) pada saat tertentu sesuai akad sewa. Aset ijarah muntahiyah
bittamlik dinyatakan sebesar harga perolehan dan dikurangi akumulasi penyusutan.
Piutang ijarah diakui pada saat jatuh tempo sebesar sewa yang belum diterima dan
disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasikan yakni saldo piutang dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah adalah penanaman dana dari pemilik dana (malik, shahibul maal, atau bank
syariah) kepada pengelola dana (amil, mudharib, atau nasabah) untuk melakukan
kegiatan usaha tertentu, dengan menggunakan metode bagi untung (profit sharing) atau
metode bagi pendapatan (revenue sharing) antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah
yang telah disepakati sebelumnya. Pembiayaan mudharabah dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Musyarakah adalah penanaman dana dari para pemilik dana/modal untuk mencampurkan
dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu, dengan pembagian keuntungan
berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung
semua pemilik dana/modal berdasarkan bagian dana/modal masing-masing.
Musyarakah permanen adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana setiap mitra
ditentukan sesuai akad dan jumlahnya tetap hingga akhir masa akad. Musyarakah
menurun (musyarakah mutanaqisha) adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana
salah satu mitra akan dialihkan secara bertahap kepada mitra lainnya sehingga bagian
dananya akan menurun dan pada akhir masa akad mitra lain tersebut akan menjadi
pemilik penuh usaha tersebut. Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar saldo
pembiayaan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 577
Page 580
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/33
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
q. Aset dari transaksi syariah (lanjutan)
Entitas Anak menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan pembiayaan
syariah sesuai dengan kualitas pembiayaan berdasarkan penelaahan atas masing-
masing saldo tagihan pembiayaan, dengan mengacu pada ketentuan OJK, kecuali untuk
piutang murabahah. Sesuai dengan PSAK 402 "Akuntansi Murabahah" dan Pedoman
Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013), Bank menghitung penurunan
nilai individual untuk piutang murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 402
“Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif
bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi
keuangan. Bank menggunakan metode migration analysis yang merupakan suatu metode
analisis statistik, untuk menilai cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang yang diberikan
secara kolektif. Bank menggunakan data historis minimal 5 (lima) tahun dalam menghitung
Probability of Default (“PD”) dan Loss of Given Default (“LGD”).
r. Efek-efek untuk tujuan investasi
Efek-efek untuk tujuan investasi terdiri dari efek-efek yang diperdagangkan dari pasar
uang dan bursa efek seperti Obligasi Pemerintah, Sekuritas Rupiah dan Valas Bank
Indonesia, Sukuk Bank Indonesia, Sukuk, Obligasi Korporasi, Sertifikat Bank Indonesia,
unit penyertaan reksa dana, medium term notes, dan saham. Efek-efek untuk tujuan
investasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Lihat
Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Investasi pada sukuk yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Grup menentukan klasifikasi investasi pada sukuk berdasarkan model usaha dengan
mengacu pada PSAK 410 “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:
• Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar biaya perolehan
(termasuk biaya transaksi) yang disesuaikan dengan premi dan/atau diskonto yang
belum diamortisasi. Premi dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh
tempo.
• Surat berharga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
dinyatakan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi
akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan
komprehensif lain tahun berjalan.
s. Aset tetap
Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan termasuk
pengeluaran-pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung agar aset tersebut siap
digunakan. Kecuali tanah, setelah pengukuran awal, seluruh aset tetap diukur dengan
model biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai aset. Tanah tidak disusutkan.
Pada tahun 2016, Bank mengubah estimasi akuntansi terkait pengukuran setelah
pengukuran awal untuk golongan tanah dari model biaya ke model revaluasi. Perubahan
estimasi akuntansi ini diterapkan secara prospektif.
578 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 581
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/34
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
s. Aset tetap (lanjutan)
Tanah disajikan sebesar nilai wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai
independen eksternal yang telah terdaftar di OJK. Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh
penilai yang memiliki kualifikasi profesional. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang
cukup berkala untuk memastikan bahwa nilai tercatat aset yang direvaluasi tidak berbeda
secara material dengan nilai wajarnya pada tanggal pelaporan.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dikreditkan pada “surplus revaluasi
aset tetap” sebagai bagian dari pendapatan komprehensif lainnya. Akan tetapi, kenaikan
tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat
revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Penurunan yang menghapus nilai kenaikan yang
sebelumnya atas aset yang sama dibebankan terhadap “surplus revaluasi aset tetap”
sebagai bagian dari laba komprehensif, penurunan lainnya dibebankan pada laporan laba
rugi konsolidasian.
Biaya pengurusan hak legal atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
bagian dari biaya perolehan tanah. Biaya perpanjangan atau pembaruan hak legal atas
tanah dibebankan dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya karena nilainya tidak
material.
Golongan bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line
method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis 20 (dua puluh) tahun. Aset tetap
lainnya disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset yang berkisar
antara 2 (dua) sampai dengan 8 (delapan) tahun dengan menggunakan metode saldo
menurun ganda (double-declining balance method) bagi Bank dan PT BCA Finance, dan
metode garis lurus (straight-line method) untuk Entitas Anak lainnya. Pengaruh
perbedaan metode penyusutan tersebut tidak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian. Untuk semua aset tetap, Grup menetapkan nilai residu nihil untuk
perhitungan penyusutan.
Pada tahun 2024, Bank mengubah estimasi akuntansi terkait metode penyusutan untuk
golongan aset tetap selain bangunan, menjadi metode penyusutan garis lurus (straight
line method) dengan taksiran masa manfaat ekonomis 5 (lima) tahun. Perubahan
kebijakan akuntansi ini diterapkan secara prospektif. Perubahan estimasi akuntansi
terkait metode penyusutan untuk golongan aset tetap selain bangunan belum diterapkan
oleh Entitas Anak. Pengaruh perbedaan metode penyusutan tersebut tidak material
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup mendapat
manfaat ekonomis di masa depan, berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan
aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat dari komponen yang diganti dihapuskan.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dalam periode keuangan ketika biaya-biaya tersebut
terjadi.
Bangunan dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan akan dipindahkan ke akun bangunan pada saat bangunan tersebut selesai
dikerjakan dan siap digunakan.
Apabila aset tetap dilepas, maka nilai harga perolehan dan akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian, dan keuntungan atau kerugian
yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian. Jika aset yang direvaluasi
dijual, jumlah yang dicatat di dalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 579
Page 582
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/35
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
s. Aset tetap (lanjutan)
Pada setiap tanggal pelaporan, nilai residu, masa manfaat, dan metode penyusutan dikaji
ulang, dan jika diperlukan, akan disesuaikan sesuai dengan ketentuan PSAK yang
berlaku.
Jika nilai tercatat aset tetap yang diukur dengan model biaya lebih besar dari nilai estimasi
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tetap diturunkan menjadi sebesar nilai
yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai aset diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
t. Aset lain-lain
Aset lain-lain antara lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih akan diterima, piutang,
agunan yang diambil alih, properti terbengkalai, rekening antar kantor dan lain-lain.
Aset yang tidak digunakan (properti terbengkalai) adalah aset dalam bentuk properti yang
dimiliki Grup, di mana bagian properti tersebut secara mayoritas tidak digunakan untuk
kegiatan usaha operasional Grup.
AYDA disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi (net realisable value). Nilai
bersih yang dapat direalisasi adalah nilai wajar agunan yang diambil alih dikurangi dengan
estimasi biaya untuk menjual AYDA tersebut. Selisih antara nilai bersih yang dapat
direalisasi dengan hasil penjualan AYDA diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada
tahun berjalan pada saat dijual.
Bank mengukur AYDA pada nilai lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar
setelah dikurangi estimasi biaya untuk menjual AYDA tersebut. Selisih antara nilai bersih
yang dapat direalisasi dengan penjualan AYDA diakui sebagai keuntungan atau kerugian
pada tahun berjalan pada saat dijual.
Beban-beban yang berkaitan dengan pemeliharaan AYDA dan properti terbengkalai
dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun
berjalan pada saat terjadinya. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka
nilai tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
tahun berjalan. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi atas penyisihan kerugian
AYDA dan properti terbengkalai.
u. Aset takberwujud
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill.
Perangkat lunak
Perangkat lunak dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan
akumulasi rugi penurunan nilai aset. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh lisensi
perangkat lunak komputer dan mempersiapkan perangkat lunak tersebut sehingga siap
untuk digunakan dikapitalisasi. Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program
perangkat lunak diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang
dapat secara langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian produk perangkat
lunak yang dapat diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh Grup diakui sebagai
perangkat lunak. Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini
diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya
diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya.
580 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 583
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/36
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
u. Aset takberwujud (lanjutan)
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill. (lanjutan)
Perangkat lunak (lanjutan)
Perangkat lunak diamortisasi dengan menggunakan metode saldo menurun ganda
(double-declining balance method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset 4
(empat) tahun bagi Bank. Perangkat lunak diamortisasi dengan menggunakan metode
saldo menurun ganda (double-declining balance method) bagi PT BCA Digital, sedangkan
bagi Entitas Anak lainnya menggunakan metode garis lurus (straight-line method) dengan
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset yang berkisar antara 4 (empat)
sampai dengan 8 (delapan) tahun. Amortisasi diakui dalam laba rugi konsolidasian tahun
berjalan.
Pada tahun 2024, Bank mengubah kebijakan akuntansi terkait metode amortisasi dan
masa manfaat ekonomis untuk perangkat lunak, menjadi metode garis lurus (straight-line
method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset 5 (lima) tahun bagi Bank.
Pengaruh perbedaan metode amortisasi tersebut tidak material terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih nilai agregat dari jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai
kepentingan non-pengendali dengan jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi. Goodwill tidak diamortisasi tetapi diuji
penurunan nilainya pada setiap tanggal pelaporan dan dicatat sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi amortisasi.
Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas, atau kelompok unit penghasil kas, yang
diharapkan dapat memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Setiap unit atau
kelompok unit yang memperoleh alokasi goodwill menunjukkan tingkat terendah dalam
entitas yang goodwill-nya dipantau untuk tujuan manajemen internal. Goodwill dipantau pada
level segmen operasi. Kebijakan akuntansi Grup untuk kerugian penurunan nilai dibahas di
Catatan 2h.
v. Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank-bank lain
Simpanan dari nasabah adalah dana yang dipercayakan oleh masyarakat (di luar bank)
kepada Bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini adalah
giro, tabungan, deposito berjangka dan sertifikat deposito.
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain, baik lokal maupun luar
negeri, dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka dan inter-bank call money.
Simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan simpanan nasabah dan simpanan dari
bank lain dikurangkan dari jumlah simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain. Lihat
Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 581
Page 584
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/37
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
w. Dana simpanan syariah
Dana simpanan syariah merupakan simpanan pihak lain dalam bentuk giro wadiah dan
tabungan wadiah. Giro wadiah dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran, dan
dapat ditarik setiap saat melalui cek dan bilyet giro. Giro wadiah serta tabungan wadiah
mendapatkan bonus sesuai kebijakan Entitas Anak. Simpanan dalam bentuk giro wadiah
dan tabungan wadiah dinyatakan sebesar nilai nominal simpanan nasabah. Dana
simpanan syariah diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
x. Dana syirkah temporer
Dana syirkah temporer merupakan investasi dengan akad mudharabah muthlaqah, yaitu
pemilik dana (shahibul maal) memberikan kebebasan kepada pengelola dana
(mudharib/Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya dengan tujuan dibagikan sesuai
dengan kesepakatan.
Dana syirkah temporer terdiri dari tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank (“SIMA”). Dana ini diterima oleh Entitas Anak
di mana Entitas Anak mempunyai hak untuk mengelola dan menginvestasikan dana, baik
sesuai dengan kebijakan Entitas Anak atau kebijakan pembatasan dari pemilik dana,
dengan keuntungan dibagikan sesuai dengan kesepakatan. Dalam hal dana syirkah
temporer berkurang karena kerugian normal yang bukan akibat dari unsur kesalahan yang
disengaja, kelalaian, atau pelanggaran kesepakatan, Entitas Anak tidak berkewajiban
mengembalikan atau menutup kerugian atau kekurangan dana tersebut.
Tabungan mudharabah merupakan simpanan dana pihak lain yang mendapatkan
imbalan bagi hasil dari pendapatan atas penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. Tabungan mudharabah dicatat sebesar nilai
simpanan nasabah.
Deposito mudharabah merupakan simpanan pihak lain yang hanya bisa ditarik pada
waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito mudharabah dengan
Entitas Anak. Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan
perjanjian antara pemegang deposito mudharabah dengan Entitas Anak.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai liabilitas. Hal ini karena Entitas
Anak tidak mempunyai liabilitas, ketika mengalami kerugian, untuk mengembalikan
jumlah dana awal dari pemilik dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi Entitas
Anak. Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai
waktu jatuh tempo dan pemilik dan tidak mempunyai hak kepemilikan yang sama dengan
pemegang saham seperti hak voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari
aset lancar dan aset non-investasi.
Dana syirkah temporer merupakan salah satu unsur laporan posisi keuangan
konsolidasian, hal tersebut sesuai dengan prinsip syariah yang memberi hak kepada
Entitas Anak untuk mengelola dana, termasuk untuk mencampur dana tersebut dengan
dana lainnya.
582 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 585
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/38
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
x. Dana syirkah temporer (lanjutan)
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan
dan menerima kerugian berdasarkan jumlah dana dari masing-masing pihak. Pembagian
hasil dana syirkah temporer dapat dilakukan dengan konsep bagi hasil atau bagi untung.
y. Efek-efek utang yang diterbitkan
Efek-efek utang yang diterbitkan oleh Entitas Anak, yang terdiri dari obligasi,
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lainnya yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Biaya emisi sehubungan dengan penerbitan efek-efek utang diakui sebagai
diskonto dan dikurangkan langsung dari hasil emisi untuk menentukan hasil emisi bersih
efek-efek utang yang diterbitkan tersebut dan diamortisasi selama jangka waktu efek-efek
utang dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Efek-efek utang yang diterbitkan
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
z. Obligasi subordinasi
Obligasi subordinasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan penerbitan obligasi subordinasi dikurangkan dari jumlah obligasi subordinasi yang
diterima. Lihat Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
aa. Provisi
Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, Grup memiliki kewajiban kini, baik
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif yang dapat diestimasi secara andal, dan
kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
daya yang mengandung manfaat ekonomi. Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi
terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban.
ab. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
Beban yang masih harus dibayar terdiri atas beban bunga yang masih harus dibayar,
liabilitas terkait transaksi dengan nasabah dan asuransi, setoran jaminan, pendapatan
diterima dimuka, liabilitas sewa pembiayaan dan lain-lain.
ac. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham beredar selama tahun berjalan setelah memperhitungkan pembelian kembali
saham.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat instrumen dilusian. Oleh
karena itu, laba per saham dilusian sama dengan laba per saham dasar.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 583
Page 586
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/39
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ad. Pendapatan dan beban bunga & pendapatan dan beban syariah
Pendapatan dan beban bunga
Pendapatan dan beban bunga diakui dalam laba rugi konsolidasian tahun berjalan
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di masa
datang selama perkiraan umur dari aset atau liabilitas keuangan (atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi
arus kas di masa datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual
dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
masa mendatang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya transaksi (Catatan 2g) dan seluruh
imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian
tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban bunga yang disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian meliputi:
• Bunga atas aset dan liabilitas keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
• Bunga atas efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain yang dihitung menggunakan suku bunga efektif;
• Pendapatan bunga dari semua aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi dipandang bersifat incidental terhadap kegiatan perdagangan Grup dan
disajikan sebagai bagian dari pendapatan transaksi perdagangan-bersih; dan
• Pendapatan bunga atas aset keuangan yang mengalami penurunan nilai tetap diakui
atas dasar suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang
dalam pengukuran kerugian penurunan nilai.
Pendapatan dan beban syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah (sewa), dan
bagi hasil pembiayaan mudharabah dan musyarakah.
Pengakuan keuntungan transaksi murabahah dengan pembayaran tangguh atau secara
angsuran dilakukan selama periode akad sesuai dengan metode efektif (anuitas).
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad secara merata dan net.
Pendapatan bagi hasil musyarakah yang menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode
terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati.
Pendapatan bagi hasil mudharabah diakui dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai
nisbah yang disepakati, dan tidak diperkenankan mengakui pendapatan dari proyeksi
hasil usaha.
Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah dan beban bonus wadiah. Beban
bagi hasil untuk dana pihak ketiga dihitung dengan menggunakan prinsip bagi hasil
berdasarkan porsi bagi hasil (nisbah) yang telah disepakati sebelumnya berdasarkan
pada prinsip mudharabah mutlaqah.
584 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 587
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/40
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ae. Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi
Pendapatan dan beban atas provisi dan komisi yang merupakan bagian integral dari suku
bunga efektif atas aset atau liabilitas keuangan dimasukkan dalam perhitungan suku
bunga efektif.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya, termasuk pendapatan provisi yang terkait
kegiatan bancassurance, ekspor-impor, manajemen kas, pendapatan provisi atas jasa
dan/atau kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu dan jumlahnya signifikan,
diakui sebagai pendapatan ditangguhkan/beban dibayar dimuka dan diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus (straight-line method) selama jangka waktunya, jika
tidak, pendapatan provisi dan komisi lainnya langsung diakui pada saat jasa diberikan.
Pendapatan provisi atas komitmen kredit diakui berdasarkan metode garis lurus (straight-
line method) selama jangka waktu komitmen.
Pendapatan komisi terkait transaksi kartu kredit dan debit dikurangi dengan biaya-biaya
yang berkaitan langsung dengan transaksi tersebut, disajikan secara net dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
af. Pendapatan bersih transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pendapatan bersih transaksi diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari
keuntungan atau kerugian bersih terkait dengan aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, termasuk pendapatan dan beban bunga
dari semua instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan
seluruh perubahan nilai wajar yang direalisasi maupun yang belum direalisasi dan selisih
kurs.
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja
ag.1. Kewajiban jangka pendek
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non-moneter dan akumulasi cuti
sakit yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika
pekerja memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan
hingga akhir dari periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan
akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan. Liabilitas dipresentasikan sebagai
kewajiban imbalan kerja masa kini pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
ag.2. Kewajiban pensiun
Entitas-entitas di dalam Grup mengoperasikan berbagai skema pensiun. Grup
memiliki program imbalan pasti dan iuran pasti. Program iuran pasti merupakan
program pensiun di mana Grup membayar sejumlah iuran tertentu kepada entitas
(dana) yang terpisah. Grup tidak memiliki kewajiban hukum atau konstruktif untuk
membayar iuran lebih lanjut jika entitas tersebut tidak memiliki aset yang cukup
untuk membayar seluruh imbalan atas jasa yang diberikan pekerja pada periode
berjalan maupun periode lalu. Program imbalan pasti merupakan program yang
ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima seorang
pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih,
misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 585
Page 588
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/41
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
ag.2. Kewajiban pensiun (lanjutan)
Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi
keuangan konsolidasian sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti
dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan metode
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan tingkat
bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi
perusahaan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang di
mana imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati
jangka waktu kewajiban pensiun.
Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo
bersih kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk
dalam beban imbalan kerja dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui
penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian pada saat terjadinya. Keuntungan
dan kerugian ini termasuk didalam laba ditahan pada laporan perubahan ekuitas
dan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari amandemen
rencana atau program kurtailmen diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sebagai biaya jasa lalu pada saat terjadinya.
Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena
diwajibkan, berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun karena Undang-Undang
Ketenagakerjaan mengharuskan entitas membayar jumlah tertentu kepada para
pekerja yang telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa
kerja, Grup rentan terhadap kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila
iuran kumulatif kurang dari jumlah tertentu. Sebagai akibatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan, program iuran pasti secara efektif diberlakukan seolah-olah
sebagai program imbalan pasti.
ag.3. Kewajiban pasca-kerja lainnya
Bank memberikan imbalan kesehatan pasca-kerja untuk karyawan. Imbalan ini
biasanya diberikan kepada karyawan yang tetap bekerja sampai usia pensiun dan
memenuhi masa kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini
dicadangkan selama masa kerja dengan menggunakan metode projected unit
credit. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi
syarat.
586 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 589
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/42
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ag. Liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
ag.4. Pesangon pemutusan kontrak kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan
hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja
menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi
imbalan pesangon. Grup mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada
tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas
imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang
berada dalam ruang lingkup PSAK 237 dan melibatkan pembayaran pesangon.
Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri
secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah
karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh
tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai
kininya.
ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut terkait
dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam
penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara di mana entitas dalam
Grup beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik
mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”)
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas
untuk semua perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak
aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Namun,
liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal
goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan
tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam
transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang sudah
diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan dan
diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi
atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di
masa depan akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih
dapat dimanfaatkan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 587
Page 590
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/43
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ah. Pajak penghasilan kini dan tangguhan (lanjutan)
Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan temporer antara nilai tercatat dan
dasar pengenaan pajak dari investasi pada operasi asing ketika perusahaan bisa
mengontrol periode pengembalian dari perbedaan temporer dan ada kemungkinan bahwa
perbedaan itu tidak akan dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan
liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan
oleh otoritas perpajakan yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling
hapus ketika entitas memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
ai. Transaksi sewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan atau
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak
tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
- Sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang; dan
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi
dari penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki
hak ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana
dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Aset
hak guna diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas
sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan.
Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka
waktu sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau
jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
588 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 591
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/44
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ai. Transaksi sewa (lanjutan)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya
keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan
tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup menyajikan aset hak guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain” di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa
atau jika biaya perolehan aset hak guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi
beli, maka Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak guna dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak guna atau
akhir masa sewa.
Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset
pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar,
Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa
berdasarkan PSAK 116 “Sewa”, kecuali jika hak atas tanah secara substansi menyerupai
pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 216 “Aset tetap”.
aj. Segmen operasi
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis
yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan
beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil
operasinya dikaji ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya, serta tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil
segmen yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk komponen-
komponen yang dapat diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga yang
dapat dialokasikan dengan basis yang wajar. Komponen yang tidak dapat dialokasikan
terutama terdiri dari biaya kantor pusat, aset tetap, dan aset/liabilitas pajak penghasilan,
termasuk pajak kini dan pajak tangguhan.
Grup mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan
berdasarkan wilayah geografis dan produk. Beberapa wilayah yang memiliki karakteristik
serupa, diagregasikan dan dievaluasi secara berkala oleh manajemen. Laba/rugi dari
masing-masing segmen digunakan untuk menilai kinerja masing-masing segmen.
ak. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak berelasi adalah
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor; atau
iii. personal manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk pelapor.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 589
Page 592
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/45
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)
ak. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak berelasi adalah
orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut: (lanjutan)
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai berikut:
i. entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan
entitas lain);
ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, di mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;
v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor;
vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang
diidentifikasi dalam butir (a);
vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap
entitas atau anggota manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 46.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42).
a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi
a.1. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Sesuai dengan PSAK 109, pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain membutuhkan penggunaan model yang
kompleks dan asumsi signifikan terkait future economic conditions dan credit
behaviour.
Estimasi signifikan dibutuhkan dalam menerapkan perhitungan cadangan kerugian
penurunan nilai berdasarkan PSAK 109, antara lain:
• Penentuan kriteria Significant Increase in Credit Risk;
• Menentukan model yang tepat dan asumsi untuk perhitungan cadangan
kerugian penurunan nilai;
• Menentukan jumlah dan pembebanan relatif atas skenario forward-looking
untuk masing-masing segmen/produk;
• Menentukan segmentasi aset keuangan yang sejenis untuk perhitungan
cadangan kerugian penurunan nilai;
• Estimasi arus kas debitur dalam perhitungan individual impairment.
Informasi mengenai manajemen risiko keuangan khususnya terkait pertimbangan
dan estimasi yang dibuat oleh Grup diungkapkan di Catatan 42.
590 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 593
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/46
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (lanjutan)
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42). (lanjutan)
a. Sumber utama atas ketidakpastian estimasi (lanjutan)
a.2. Menentukan nilai wajar instrumen keuangan
Dalam menentukan nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan di mana tidak
terdapat harga pasar, Grup menggunakan teknik penilaian seperti dijelaskan pada
Catatan 2g untuk instrumen keuangan yang jarang diperdagangkan dan memiliki
informasi harga yang terbatas, nilai wajarnya menjadi kurang objektif dan
membutuhkan berbagai tingkat penilaian, tergantung pada likuiditas, konsentrasi,
faktor ketidakpastian pasar, asumsi harga, dan risiko lainnya.
a.3. Liabilitas imbalan pasca-kerja
Nilai kini kewajiban pensiun bergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan
untuk menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto
dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada asumsi ini akan
mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun.
a.4. Perpajakan
Grup membutuhkan pertimbangan signifikan dalam menentukan provisi
perpajakan. Grup menentukan provisi perpajakan berdasarkan estimasi atas
kemungkinan adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda
dengan jumlah yang dicatat semula, maka perbedaan tersebut akan berdampak
terhadap laba rugi.
b. Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi
Grup
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup
meliputi:
b.1. Penilaian instrumen keuangan
Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran nilai wajar dibahas di Catatan 2g.
Informasi mengenai nilai wajar dari instrumen keuangan diungkapkan pada Catatan
37.
b.2. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Kebijakan akuntansi Grup memberikan keleluasaan untuk menetapkan aset dan
liabilitas keuangan ke dalam berbagai kategori pada saat pengakuan awal sesuai
dengan standar akuntansi yang berlaku berdasarkan kondisi tertentu:
• Dalam mengklasifikasikan aset keuangan ke dalam kelompok “diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi”, Grup telah menetapkan bahwa aset tersebut sesuai
dengan definisi aset dalam kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi yang dijabarkan di Catatan 2g;
• Dalam mengklasifikasikan aset keuangan sebagai “diukur pada biaya perolehan
diamortisasi”, Grup telah menetapkan bahwa aset tersebut sesuai dengan
definisi aset dalam kelompok yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
yang dijabarkan di Catatan 2g;
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 591
Page 594
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/47
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (lanjutan)
Pengungkapan ini merupakan tambahan atas pembahasan tentang manajemen risiko
keuangan (Catatan 42). (lanjutan)
b. Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi
Grup (lanjutan)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup
meliputi: (lanjutan)
b.2. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
Kebijakan akuntansi Grup memberikan keleluasaan untuk menetapkan aset dan
liabilitas keuangan ke dalam berbagai kategori pada saat pengakuan awal sesuai
dengan standar akuntansi yang berlaku berdasarkan kondisi tertentu: (lanjutan)
• Dalam mengklasifikasikan investasi pada sukuk sebagai “diukur pada biaya
perolehan” dan “diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain”,
Grup telah menetapkan bahwa investasi tersebut telah memenuhi persyaratan
klasifikasi sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2r.
4. KAS
2024 2023
Rupiah 27.672.826 20.478.286
Valuta asing 1.643.052 1.223.228
29.315.878 21.701.514
Saldo kas dalam mata uang Rupiah termasuk jumlah kas pada Anjungan Tunai Mandiri
(“ATM”) masing-masing sebesar Rp 9.165.874 dan Rp 8.456.193 pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA
2024 2023
Rupiah 32.928.703 88.703.316
Valuta asing 3.479.439 3.914.389
36.408.142 92.617.705
Informasi mengenai pemenuhan persyaratan Giro Wajib Minimum (“GWM”) serta Rasio
Pengangga Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) diungkapkan pada Catatan 51.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar giro pada Bank Indonesia diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo giro pada Bank Indonesia diungkapkan pada
Catatan 43.
592 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 595
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/48
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN
2024 2023
Rupiah 73.827 60.097
Valuta asing 4.024.010 5.555.155
Jumlah giro pada bank lain, sebelum dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai 4.097.837 5.615.252
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (117) (323)
Valuta asing (521) (576)
(638) (899)
Jumlah giro pada bank-bank lain - bersih 4.097.199 5.614.353
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup tidak memiliki saldo giro pada bank-bank
lain dari pihak berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun giro pada bank-bank lain adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Rupiah 4,25% 4,03%
Valuta asing 3,43% 3,01%
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh giro pada bank-bank lain dikategorikan
sebagai stage 1, tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan
awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
penurunan nilai giro pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (899) - - (899)
Perubahan bersih pada eksposur 271 - - 271
Selisih kurs (10) - - (10)
Saldo, akhir tahun (638) - - (638)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (743) - - (743)
Perubahan bersih pada eksposur (179) - - (179)
Selisih kurs 23 - - 23
Saldo, akhir tahun (899) - - (899)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen berkeyakinan bahwa saldo
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya giro pada bank-bank lain.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar giro pada bank-bank lain diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo giro pada bank-bank lain diungkapkan pada
Catatan 43.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 593
Page 596
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/49
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain berdasarkan jenis dan jangka
waktu kontraktual penempatan awal adalah sebagai berikut:
2024
Hingga >1-3 >3-6 > 6 - 12 Lebih dari
1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan Jumlah
Bank Indonesia:
Rupiah 4.542.314 - - - - 4.542.314
Valuta asing 4.104.225 - - - - 4.104.225
Call money:
Rupiah 110.000 - - - - 110.000
Valuta asing 4.991.180 1.153.069 - - - 6.144.249
Deposito berjangka:
Rupiah 260.259 147.167 24.401 31.522 - 463.349
Valuta asing 346.473 5.986 - - - 352.459
14.354.451 1.306.222 24.401 31.522 - 15.716.596
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (4)
Valuta asing (1.708)
(1.712)
Jumlah penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain - bersih 15.714.884
2023
Hingga >1-3 >3-6 > 6 - 12 Lebih dari
1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan Jumlah
Bank Indonesia:
Rupiah 751.891 - - - - 751.891
Valuta asing - - - - - -
Call money:
Rupiah 1.050.000 50.000 - - - 1.100.000
Valuta asing - 1.452.228 - - - 1.452.228
Deposito berjangka:
Rupiah 667.240 420.342 176.124 366.423 - 1.630.129
Valuta asing 64.138 5.571 - - - 69.709
Sertifikat deposito:
Rupiah - - - - 198.282 198.282
Lain-lain:
Valuta asing 106 - - - - 106
2.533.375 1.928.141 176.124 366.423 198.282 5.202.345
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (663)
Valuta asing (21)
(684)
Jumlah penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain - bersih 5.201.661
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup tidak memiliki saldo penempatan pada
bank-bank lain ke pihak berelasi.
594 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 597
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/50
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari penempatan pada bank-bank
lain dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2024 2023
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan
tangguhan (1.086) -
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi selama tahun berjalan - bersih 1.110 (1.086)
Keuntungan (kerugian) yang direalisasi selama
tahun berjalan - bersih (24) -
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan - (1.086)
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) - 206
Saldo, akhir tahun - bersih - (880)
Selama tahun 2024 dan 2023, seluruh penempatan pada bank-bank lain dikategorikan
sebagai stage 1, tidak mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak pengakuan
awal dan tidak memiliki bukti objektif penurunan nilai. Perubahan cadangan kerugian
penurunan nilai penempatan pada bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (684) - - (684)
Perubahan bersih pada eksposur (1.006) - - (1.006)
Selisih kurs (22) - - (22)
Saldo, akhir tahun (1.712) - - (1.712)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (5.463) - - (5.463)
Perubahan bersih pada eksposur 4.639 - - 4.639
Selisih kurs 140 - - 140
Saldo, akhir tahun (684) - - (684)
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain adalah sebagai berikut:
2024 2023
Bank Indonesia dan call money:
Rupiah 5,77% 5,70%
Valuta asing 4,43% 4,87%
Deposito berjangka:
Rupiah 5,89% 4,41%
Valuta asing 3,00% 2,62%
Sertifikat deposito:
Rupiah 6,47% 6,24%
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 595
Page 598
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/51
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
Kisaran tingkat suku bunga kontraktual dari deposito berjangka dalam Rupiah yang dimiliki
Grup selama tahun berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-masing sebesar
2,00% - 7,55% dan 2,00% - 6,80%, dan untuk sertifikat deposito dalam Rupiah adalah
masing-masing sebesar 6,53% dan 6,53%, sedangkan untuk deposito berjangka dalam
valuta asing adalah masing-masing sebesar 1,00% - 4,85% dan 2,00% - 5,09%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain yang digunakan sebagai jaminan transaksi perdagangan efek.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, manajemen berkeyakinan bahwa saldo
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar penempatan pada Bank Indonesia dan bank-
bank lain diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo penempatan pada
Bank Indonesia dan bank-bank lain diungkapkan pada Catatan 43.
8. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI
LABA RUGI
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari:
2024 2023
Nilai nominal Nilai wajar Nilai nominal Nilai wajar
Aset keuangan:
Efek-efek
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 19.397.441 18.448.845 9.842.000 9.556.560
Obligasi pemerintah 2.023.959 1.977.974 1.086.678 1.101.960
Surat Berharga Bank Indonesia - - 3.485.881 3.474.298
Sukuk 383.904 454.796 51.796 51.082
Obligasi korporasi 33.000 32.636 12.650 12.656
Reksadana 120.237 127.688 119.918 123.033
Penyertaan saham - 27.072 - 297.442
Lain-lain 230.272 234.398 189.354 224.115
22.188.813 21.303.409 14.788.277 14.841.146
Aset derivatif
Forward 153.034 91.843
Swap 66.842 121.817
Spot 1.332 3.854
221.208 217.514
21.524.617 15.058.660
Liabilitas keuangan:
Liabilitas derivatif
Forward 77.894 47.698
Swap 175.087 73.204
Spot 4.611 1.863
Lainnya 21 -
257.613 122.765
596 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 599
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/52
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI
LABA RUGI (lanjutan)
Rincian penyertaan saham yang dimiliki Grup berdasarkan pihak lawan pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Pihak berelasi 8.662 8.642
Pihak ketiga 18.410 288.800
Jumlah investasi dalam saham 27.072 297.442
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo
aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diungkapkan pada
Catatan 43.
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI
a. Rincian tagihan akseptasi
2024 2023
Rupiah
Nasabah non-bank 3.760.887 4.370.505
Bank-bank lain 354.020 401.305
4.114.907 4.771.810
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (78.539) (143.001)
4.036.368 4.628.809
Valuta asing
Nasabah non-bank 5.758.925 9.866.681
Bank-bank lain 187.910 304.248
5.946.835 10.170.929
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (362.156) (140.114)
5.584.679 10.030.815
Jumlah tagihan akseptasi - bersih 9.621.047 14.659.624
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 597
Page 600
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/53
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI (lanjutan)
b. Rincian utang akseptasi
2024 2023
Rupiah
Nasabah non-bank 545.595 601.745
Bank-bank lain 775.494 872.788
1.321.089 1.474.533
Valuta asing
Nasabah non-bank 190.996 306.438
Bank-bank lain 3.139.870 4.920.285
3.330.866 5.226.723
Jumlah utang akseptasi 4.651.955 6.701.256
c. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (77.889) (25.439) (179.787) (283.115)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 9.187 (113.409) - (104.222)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) 62 3.329 (7.684) (4.293)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (150) 25.681 - 25.531
Perubahan bersih pada eksposur 32.419 11.512 (110.040) (66.109)
Selisih kurs (1.719) (108) (6.660) (8.487)
Saldo, akhir tahun (38.090) (98.434) (304.171) (440.695)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (89.779) (26.245) (199.433) (315.457)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 309 (7.185) - (6.876)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (27) 55 - 28
Perubahan bersih pada eksposur 10.320 7.821 19.156 37.297
Selisih kurs 1.288 115 490 1.893
Saldo, akhir tahun (77.889) (25.439) (179.787) (283.115)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya tagihan
akseptasi.
598 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 601
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/54
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN UTANG AKSEPTASI (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak memiliki saldo tagihan dan utang
akseptasi ke dan dari pihak berelasi.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar tagihan dan utang akseptasi diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo tagihan dan utang akseptasi diungkapkan pada
Catatan 43.
10. WESEL TAGIH
a. Rincian wesel tagih
2024 2023
Rupiah
Nasabah non-bank - 13.153
Bank-bank lain 3.497.781 5.237.645
3.497.781 5.250.798
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (481) (798)
3.497.300 5.250.000
Valuta asing
Nasabah non-bank 640.986 622.915
Bank-bank lain 4.756.118 4.514.327
5.397.104 5.137.242
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.635) (3.718)
5.394.469 5.133.524
Jumlah wesel tagih - bersih 8.891.769 10.383.524
b. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (4.516) - - (4.516)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (75) - - (75)
Perubahan bersih pada eksposur 1.551 - 8 1.559
Selisih kurs (76) - (8) (84)
Saldo, akhir tahun (3.116) - - (3.116)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 599
Page 602
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/55
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. WESEL TAGIH (lanjutan)
b. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih (lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai wesel tagih adalah sebagai berikut:
(lanjutan)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (2.106) - (5.029) (7.135)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 3 - - 3
Perubahan bersih pada eksposur (2.634) - 5.163 2.529
Selisih kurs 221 - (134) 87
Saldo, akhir tahun (4.516) - - (4.516)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya wesel tagih.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak memiliki saldo wesel tagih ke pihak
berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun wesel tagih adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah 9,11% 11,55%
Valuta asing 6,09% 5,52%
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar wesel tagih diungkapkan pada Catatan 37.
Informasi mengenai jatuh tempo wesel tagih diungkapkan pada Catatan 43.
11. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI
Akun ini merupakan tagihan kepada Bank Indonesia, bank-bank lain dan pihak ketiga atas
pembelian efek-efek dengan janji dijual kembali dengan perincian sebagai berikut:
2024
Harga Pendapatan Cadangan
Rentang tanggal Rentang tanggal penjualan bunga yang kerugian
pembelian penjualan kembali belum diakui penurunan nilai Nilai tercatat
Transaksi dengan Bank Indonesia:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 28 Nov 24 26 Feb 25 48.312 (503) - 47.809
48.312 (503) - 47.809
Transaksi dengan bank-bank lain:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 18 - 31 Des 24 2 - 13 Jan 25 932.726 (860) (91) 931.775
Sekuritas Rupiah
Bank Indonesia 16 - 30 Des 24 13 Jan 25 435.353 (938) - 434.415
1.368.079 (1.798) (91) 1.366.190
Transaksi dengan pihak non-bank:
Instrumen yang mendasari:
Saham 3 Okt - 16 Des 24 3 Jan – 16 Jun 25 38.273 (1.760) (950) 35.563
38.273 (1.760) (950) 35.563
1.454.664 (4.061) (1.041) 1.449.562
600 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 603
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/56
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI (lanjutan)
Akun ini merupakan tagihan kepada Bank Indonesia, bank-bank lain dan pihak ketiga atas
pembelian efek-efek dengan janji dijual kembali dengan perincian sebagai berikut: (lanjutan)
2023
Harga Pendapatan Cadangan
Rentang tanggal Rentang tanggal penjualan bunga yang kerugian
pembelian penjualan kembali belum diakui penurunan nilai Nilai tercatat
Transaksi dengan Bank Indonesia:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 6 Jan - 27 Des 23 5 Jan - 16 Agt 24 88.093.534 (1.733.855) - 86.359.679
Surat Perbendaharaan Negara 28 Apr - 29 Des 23 3 Jan - 2 Agt 24 5.269.636 (2.988.267) - 2.281.369
93.363.170 (4.722.122) - 88.641.048
Transaksi dengan bank-bank lain:
Instrumen yang mendasari:
Obligasi pemerintah 6 - 27 Des 23 3 - 19 Jan 24 3.237.274 (4.312) - 3.232.962
Sekuritas Rupiah
Bank Indonesia 6 - 22 Des 23 4 - 8 Jan 24 1.188.849 (1.122) - 1.187.727
4.426.123 (5.434) - 4.420.689
Transaksi dengan pihak non-bank:
Instrumen yang mendasari:
Saham 12 - 29 Des 23 12 Mar - 28 Jun 24 38.118 (2.704) (998) 34.416
38.118 (2.704) (998) 34.416
97.827.411 (4.730.260) (998) 93.096.153
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (998) - - (998)
Perubahan bersih pada eksposur (43) - - (43)
Saldo, akhir tahun (1.041) - - (1.041)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (1.299) - - (1.299)
Perubahan bersih pada eksposur 301 - - 301
Saldo, akhir tahun (998) - - (998)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk
cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-efek yang
dibeli dengan janji dijual kembali.
Semua efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah dalam mata uang Rupiah.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup tidak memiliki saldo efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali ke pihak berelasi.
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali pada tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
6,33% dan 6,35%.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali diungkapkan pada Catatan 43.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 601
Page 604
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/57
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN
Kredit yang diberikan terdiri dari:
a. Berdasarkan jenis kredit dan mata uang
2024 2023
Rupiah
Pihak berelasi:
Modal kerja 2.784.576 1.827.412
Investasi 4.330.825 6.493.055
Konsumsi 6.031 10.530
7.121.432 8.330.997
Pihak ketiga:
Modal kerja 374.978.288 340.718.796
Investasi 295.232.947 234.837.040
Konsumsi 159.147.765 141.807.967
Kartu kredit 18.222.967 15.783.861
Pinjaman karyawan 3.212.348 3.145.449
850.794.315 736.293.113
857.915.747 744.624.110
Valuta asing
Pihak berelasi:
Investasi 109.077 147.524
Pihak ketiga:
Modal kerja 27.714.957 33.698.753
Investasi 15.571.072 13.726.327
43.286.029 47.425.080
43.395.106 47.572.604
Jumlah kredit yang diberikan 901.310.853 792.196.714
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Rupiah (28.799.245) (28.206.052)
Valuta asing (3.825.398) (5.102.823)
(32.624.643) (33.308.875)
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 868.686.210 758.887.839
602 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 605
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/58
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
b. Berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian:
2024
Cadangan
Dalam kerugian
perhatian penurunan
Lancar khusus Kurang lancar Diragukan Macet nilai Jumlah
Rupiah
Manufaktur 164.078.070 3.784.149 122.951 181.169 6.814.046 (10.367.149) 164.613.236
Jasa bisnis 150.016.582 1.932.084 29.544 98.848 219.464 (4.519.122) 147.777.400
Perdagangan, restoran
dan hotel 171.609.428 2.657.316 409.893 312.635 3.026.112 (7.821.397) 170.193.987
Pertanian dan sarana
pertanian 36.053.366 132.730 13.225 13.374 250.876 (840.220) 35.623.351
Konstruksi 38.196.432 183.159 82.933 18.162 113.053 (968.773) 37.624.966
Pengangkutan dan pergudangan 34.625.603 196.161 5.838 8.073 39.480 (541.705) 34.333.450
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 10.481.970 121.748 9.201 23.315 22.922 (214.832) 10.444.324
Pertambangan 19.188.010 130.963 1.970 - 28.833 (295.902) 19.053.874
Listrik, gas, dan air 32.067.155 11.022 3.319 1.835 9.427 (278.121) 31.814.637
Aktivitas rumah tangga 153.645.837 6.393.586 411.758 506.996 1.821.509 (2.474.243) 160.305.443
Lain-lain 16.608.703 995.792 49.038 83.605 72.477 (477.781) 17.331.834
826.571.156 16.538.710 1.139.670 1.248.012 12.418.199 (28.799.245) 829.116.502
Valuta asing
Manufaktur 20.546.482 1.020.940 - - 772.182 (1.873.706) 20.465.898
Jasa bisnis 2.357.013 - - - - (41.240) 2.315.773
Perdagangan, restoran
dan hotel 4.903.904 1.059.735 - - - (1.780.502) 4.183.137
Pertanian dan sarana
pertanian 1.696.207 - - - - (17.675) 1.678.532
Konstruksi 4.878 - - - - - 4.878
Pengangkutan dan pergudangan 2.966.830 - - - - (53.809) 2.913.021
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 30.429 - - - - (207) 30.222
Pertambangan 7.270.810 - - - - (46.915) 7.223.895
Listrik, gas, dan air 765.696 - - - - (11.344) 754.352
40.542.249 2.080.675 - - 772.182 (3.825.398) 39.569.708
Jumlah 867.113.405 18.619.385 1.139.670 1.248.012 13.190.381 (32.624.643) 868.686.210
2023
Cadangan
Dalam kerugian
perhatian penurunan
Lancar khusus Kurang lancar Diragukan Macet nilai Jumlah
Rupiah
Manufaktur 147.054.171 3.346.022 1.389.254 223.865 2.850.710 (8.648.573) 146.215.449
Jasa bisnis 131.719.461 2.483.034 25.329 22.944 126.194 (5.644.536) 128.732.426
Perdagangan, restoran
dan hotel 158.487.639 3.025.986 343.151 378.470 2.263.191 (7.501.129) 156.997.308
Pertanian dan sarana
pertanian 30.681.430 155.371 3.248 87.453 119.930 (931.105) 30.116.327
Konstruksi 33.994.897 303.115 25.292 79.823 142.185 (828.537) 33.716.775
Pengangkutan dan pergudangan 24.993.376 90.244 246.557 3.352 13.171 (667.021) 24.679.679
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 11.174.243 110.908 9.808 19.968 11.594 (1.087.268) 10.239.253
Pertambangan 12.802.808 16.354 - 31 1.684 (152.904) 12.667.973
Listrik, gas, dan air 15.026.015 11.648 234 6.627 5.056 (139.250) 14.910.330
Aktivitas rumah tangga 136.976.779 5.810.519 333.320 361.498 1.480.710 (2.196.613) 142.766.213
Lain-lain 14.826.201 812.364 33.389 56.841 56.646 (409.116) 15.376.325
717.737.020 16.165.565 2.409.582 1.240.872 7.071.071 (28.206.052) 716.418.058
Valuta asing
Manufaktur 23.881.384 381.987 - - 3.455.165 (3.671.047) 24.047.489
Jasa bisnis 2.796.647 - - - - (68.229) 2.728.418
Perdagangan, restoran
dan hotel 6.269.049 322.417 - - 21.645 (1.251.454) 5.361.657
Pertanian dan sarana
pertanian 4.092.181 - - - - (28.851) 4.063.330
Konstruksi 3.457 - - - - - 3.457
Pengangkutan dan pergudangan 2.800.131 - - - - (57.943) 2.742.188
Jasa-jasa sosial/pelayanan
masyarakat 18.355 - - - - (185) 18.170
Pertambangan 2.612.974 - - - - (9.729) 2.603.245
Listrik, gas, dan air 917.212 - - - - (15.385) 901.827
43.391.390 704.404 - - 3.476.810 (5.102.823) 42.469.781
Jumlah 761.128.410 16.869.969 2.409.582 1.240.872 10.547.881 (33.308.875) 758.887.839
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 603
Page 606
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/59
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
c. Berdasarkan jangka waktu
Kredit yang diberikan berdasarkan jangka waktu menurut perjanjian kredit:
2024 2023
Rupiah
Hingga 1 tahun 268.579.074 236.808.450
> 1 - 5 tahun 186.315.071 172.355.082
> 5 tahun 403.021.602 335.460.578
857.915.747 744.624.110
Valuta asing
Hingga 1 tahun 16.573.059 23.276.365
> 1 - 5 tahun 11.981.182 9.467.615
> 5 tahun 14.840.865 14.828.624
43.395.106 47.572.604
Jumlah kredit yang diberikan 901.310.853 792.196.714
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.624.643) (33.308.875)
Jumlah kredit yang diberikan - bersih 868.686.210 758.887.839
d. Berdasarkan staging
Berikut adalah perubahan jumlah kredit yang diberikan berdasarkan staging selama tahun
berakhir 31 Desember 2024 dan 2023:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 757.146.891 20.089.525 14.960.298 792.196.714
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (24.386.823) 26.065.000 (1.745.561) (67.384)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (725.285) (12.634.512) 12.688.630 (671.167)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 11.067.999 (10.201.732) (1.473.483) (607.216)
Perubahan bersih pada eksposur 119.944.609 (3.185.859) (4.668.915) 112.089.835
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - (3.564.430) (3.564.430)
Selisih kurs 1.701.931 123.483 109.087 1.934.501
Saldo, akhir tahun 864.749.322 20.255.905 16.305.626 901.310.853
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 659.148.954 23.910.392 11.877.176 694.936.522
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (20.084.971) 22.751.516 (2.751.902) (85.357)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (1.427.035) (13.177.663) 14.539.732 (64.966)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 12.880.798 (11.686.164) (1.685.407) (490.773)
Perubahan bersih pada eksposur 107.269.477 (1.709.758) (4.454.015) 101.105.704
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - (2.500.255) (2.500.255)
Selisih kurs (640.332) 1.202 (65.031) (704.161)
Saldo, akhir tahun 757.146.891 20.089.525 14.960.298 792.196.714
604 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 607
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/60
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
e. Kredit sindikasi
Kredit sindikasi merupakan kredit yang diberikan kepada debitur berdasarkan perjanjian
pembiayaan bersama (sindikasi) dengan bank-bank lain. Kredit sindikasi dengan
pembagian risiko secara proporsional terhadap jumlah pendanaan Bank adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Partisipasi Bank sebagai anggota berkisar antara
masing-masing sebesar 2,00% - 81,49% dan
2,87% - 71,00% untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2024 dan 2023, dengan saldo
kredit yang diberikan sebesar Rp 35.632.219
dan USD 531.931.204 (nilai penuh) pada tanggal
31 Desember 2024 (2023: Rp 30.734.037
dan USD 459.092.868 (nilai penuh)) 44.193.652 37.802.690
Partisipasi Bank sebagai arranger berkisar
antara masing-masing sebesar 10,00% - 75,00%
dan 9,95% - 75,00% untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2024 dan 2023, dengan saldo kredit
yang diberikan sebesar Rp 41.979.477 dan
USD 143.021.571 (nilai penuh) pada tanggal
31 Desember 2024 (2023: Rp 27.121.490 dan
USD 43.895.806 (nilai penuh)) 44.281.409 27.797.353
88.475.061 65.600.043
f. Kredit yang direstrukturisasi
Sesuai dengan No. 17/POJK.03/2021 tanggal 10 September 2021 tentang perubahan
kedua atas dampak pandemi COVID-19, yang kemudian digantikan dengan Siaran Pers
OJK No. SP.85/DHMS/OJK/XI.2022 tanggal 28 November 2022 tentang perpanjang
kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan secara targeted dan sektoral atas
dampak lanjutan pandemi Covid, Bank telah melakukan restrukturisasi kredit terhadap
debitur yang terkena dampak COVID-19 dan juga mengidentifikasi, serta monitoring
kondisi debitur secara berkelanjutan. Kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan
tersebut berakhir pada 31 Maret 2024.
Jumlah kredit yang direstrukturisasi oleh Bank sampai dengan 31 Desember 2024 dan
2023 masing-masing sebesar Rp 28.786.602 dan Rp 40.581.823. Restrukturisasi kredit
dilakukan dengan modifikasi struktur fasilitas dan persyaratan kredit antara lain
penurunan suku bunga kredit, perpanjangan jangka waktu kredit, dan lain-lain.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 605
Page 608
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/61
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
f. Kredit yang direstrukturisasi (lanjutan)
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian:
2024 2023
Lancar 11.897.353 21.392.020
Dalam Perhatian Khusus 6.860.802 8.486.902
Kurang Lancar 386.834 1.727.384
Diragukan 221.515 442.858
Macet 9.420.098 8.532.659
28.786.602 40.581.823
Total kredit yang telah direstrukturisasi dan dalam kategori kredit bermasalah pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 10.028.447 dan
Rp 10.702.901.
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (12.733.822) (10.303.493) (10.271.560) (33.308.875)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 1.793.010 (5.834.839) 686.359 (3.355.470)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) 94.436 3.422.967 (4.883.438) (1.366.035)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (635.109) 1.754.524 412.258 1.531.673
Perubahan bersih pada eksposur (288.416) 1.226.107 (434.669) 503.022
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 3.564.430 3.564.430
Selisih kurs (32.977) (72.785) (87.626) (193.388)
Saldo, akhir tahun (11.802.878) (9.807.519) (11.014.246) (32.624.643)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (12.899.997) (13.279.002) (7.768.519) (33.947.518)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) 1.444.978 (4.816.902) 1.302.571 (2.069.353)
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) 284.632 5.259.724 (6.793.830) (1.249.474)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) (1.633.602) 2.877.287 575.332 1.819.017
Perubahan bersih pada eksposur 64.144 (337.964) (136.509) (410.329)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 2.500.255 2.500.255
Selisih kurs 6.023 (6.636) 49.140 48.527
Saldo, akhir tahun (12.733.822) (10.303.493) (10.271.560) (33.308.875)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
kredit yang diberikan.
606 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 609
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/62
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo cadangan kerugian penurunan nilai
atas aset dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi masing-masing adalah sebesar
Rp 56.052 dan Rp 71.862.
h. Pembiayaan bersama
Bank mengadakan perjanjian pemberian fasilitas pembiayaan bersama dengan PT BCA
Finance (dahulu dengan PT BCA Finance dan PT BCA Multi Finance) yang merupakan
Entitas Anak, untuk membiayai kepemilikan kendaraan bermotor. Segala risiko atas
kerugian yang timbul sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan dalam rangka
pemberian fasilitas pembiayaan bersama akan ditanggung secara bersama-sama oleh
kedua belah pihak secara proporsional sesuai bagian pembiayaan (partisipasi) masing-
masing pihak (tanpa tanggung renteng). Jumlah piutang pembiayaan bersama yang
merupakan bagian Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-
masing sebesar Rp 54.623.153 dan Rp 46.927.073.
i. Nilai tercatat dari kredit yang diberikan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Kredit yang diberikan 901.310.853 792.196.714
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 3.343.491 2.732.906
Cadangan kerugian penurunan nilai (Catatan 12g) (32.624.643) (33.308.875)
872.029.701 761.620.745
j. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak memiliki kredit yang diberikan
yang dijadikan sebagai jaminan.
Giro, tabungan, dan deposito berjangka yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan
masing-masing sebesar Rp 18.465.132 dan Rp 17.626.804 pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 (Catatan 19).
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan dengan tingkat
bunga sebesar 4% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah, kendaraan, dan
keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar antara 8 tahun sampai dengan 20 tahun,
khusus untuk periode 2022 - 2026 Bank memberikan keringanan kepada karyawan
dengan tingkat bunga sebesar 3,5% per tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan. Perbedaan suku bunga yang diberikan
dengan suku bunga pasar diperlakukan sebagai subsidi dan dicatat sebagai bagian dari
aset lain-lain, serta diamortisasi sepanjang umur kredit.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 607
Page 610
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/63
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)
Kredit yang diberikan terdiri dari: (lanjutan)
j. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang diberikan (lanjutan)
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun kredit yang diberikan adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Rupiah 7,68% 7,63%
Valuta asing 5,85% 5,54%
Informasi mengenai rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank
dan rasio non-performing loan (“NPL”) diungkapkan pada Catatan 51.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar kredit yang diberikan diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jumlah kredit yang diberikan berdasarkan sebaran
wilayah geografis diungkapkan pada Catatan 41. Informasi mengenai jatuh tempo kredit
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 43.
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Biaya perolehan diamortisasi dari piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak adalah
sebagai berikut:
2024 2023
Piutang pembiayaan konsumen
- Pembiayaan yang dibiayai sendiri oleh Entitas Anak 5.642.551 5.735.549
- Bagian pembiayaan yang dibiayai bersama pihak
berelasi tanpa tanggung renteng (without recourse) 11.067.888 9.770.331
Pendapatan administrasi yang belum diamortisasi - bersih (514.472) (539.183)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (6.397.119) (5.925.301)
Piutang pembiayaan konsumen, sebelum cadangan
kerugian penurunan nilai 9.798.848 9.041.396
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (363.284) (327.946)
Jumlah piutang pembiayaan konsumen - bersih 9.435.564 8.713.450
608 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 611
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/64
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)
Suku bunga kontraktual setahun untuk pembiayaan konsumen selama tahun 2024 dan 2023
adalah masing-masing sebesar 3,62% - 49,98% dan 3,53% - 50,56%.
Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda
empat dengan jangka waktu antara 3 (tiga) bulan sampai dengan 6 (enam) tahun, sedangkan
pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor roda dua dengan jangka waktu antara 1
(satu) tahun sampai dengan 4 (empat) tahun.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen adalah
sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (170.906) (17.819) (139.221) (327.946)
Perubahan bersih pada eksposur 43.188 (1.041) (395.649) (353.502)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 318.164 318.164
Saldo, akhir tahun (127.718) (18.860) (216.706) (363.284)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (250.892) (31.578) (127.759) (410.229)
Perubahan bersih pada eksposur 79.986 13.759 (266.693) (172.948)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan - - 255.231 255.231
Saldo, akhir tahun (170.906) (17.819) (139.221) (327.946)
Penerimaan atas piutang yang telah dihapusbukukan adalah sebesar Rp 25.843 dan
Rp 33.176 masing-masing untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023.
Piutang pembiayaan konsumen yang dihapusbukukan merupakan piutang yang telah
menunggak lebih dari 150 (seratus lima puluh) hari untuk kendaraan roda 4 (empat) dan lebih
dari 180 (seratus delapan puluh) hari untuk kendaraan roda 2 (dua). Penghapusan tersebut
dilakukan berdasarkan penelaahan manajemen atas kasus per kasus.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 piutang pembiayaan konsumen sebelum
dikurangi dengan pendapatan yang belum diakui sebesar Rp nihil dan Rp 265.734 dijadikan
jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 21).
Piutang pembiayaan konsumen dijamin oleh Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (“BPKB”) dari
kendaraan bermotor yang dibiayai Entitas Anak.
Manajemen berpendapat bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang
pembiayaan konsumen.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 609
Page 612
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/65
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan)
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar piutang pembiayaan konsumen diungkapkan
pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo piutang pembiayaan konsumen
diungkapkan di Catatan 43.
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI
Rincian efek-efek untuk tujuan investasi berdasarkan jenis dan mata uang pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Premi
(diskonto) Keuntungan Cadangan
yang belum (kerugian) yang kerugian
Keterangan Nilai nominal diamortisasi belum direalisasi penurunan nilai Nilai tercatat
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- rekapitalisasi 1.930.915 18.519 - - 1.949.434
- non-rekapitalisasi 120.775.680 1.522.191 - - 122.297.871
Sukuk 52.876.003 (668.597) - (75) 52.207.331
Unit penyertaan di reksadana 300.000 - - (3.000) 297.000
Obligasi korporasi 6.877.539 884 - (44.814) 6.833.609
Medium-term notes 3.000.000 - - (619) 2.999.381
Surat berharga pasar uang 775.000 - - (7.750) 767.250
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 80.123.326 (2.953.300) - - 77.170.026
Lain-lain 13.433 (5.002) - - 8.431
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 39.868.912 570.582 281.198 - 40.720.692
Sukuk Bank Indonesia 1.035.278 - 15.474 - 1.050.752
Sukuk 18.340.338 (299.609) 33.749 (21.316) 18.053.162
Unit penyertaan di reksadana 14.062.049 - 310.914 (12.538) 14.360.425
Obligasi korporasi 22.740.537 - (264.785) (357.097) 22.118.655
Investasi dalam saham 645.752 - - (105.260) 540.492
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 138.791 (6.799) (531) - 131.461
363.503.553 (1.821.131) 376.019 (552.469) 361.505.972
Valuta asing
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 2.474.705 5.999 - - 2.480.704
T-Bond USA 1.287.600 (3.077) - (97) 1.284.426
Sukuk 2.893.076 53.572 - - 2.946.648
Sekuritas Valas Bank Indonesia 997.890 (8.275) - - 989.615
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 434.565 33 (1.858) - 432.740
Sukuk 1.529.025 (3.351) (13.822) - 1.511.852
9.616.861 44.901 (15.680) (97) 9.645.985
Jumlah efek-efek untuk
tujuan investasi 373.120.414 (1.776.230) 360.339 (552.566) 371.151.957
610 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 613
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/66
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian efek-efek untuk tujuan investasi berdasarkan jenis dan mata uang pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2023
Premi Keuntungan
(diskonto) (kerugian) Cadangan
yang belum yang belum kerugian
Keterangan Nilai nominal diamortisasi direalisasi penurunan nilai Nilai tercatat
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- rekapitalisasi 2.614.600 27.643 - - 2.642.243
- non-rekapitalisasi 100.125.166 1.873.069 - - 101.998.235
Sukuk 45.009.102 (301.846) - (108) 44.707.148
Unit penyertaan di reksadana 62.000 - - (620) 61.380
Obligasi korporasi 8.863.539 1.093 - (54.050) 8.810.582
Medium-term notes 5.050.000 - - (1.857) 5.048.143
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 32.500.000 (1.446.612) - - 31.053.388
Lain-lain 11.389 - - - 11.389
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 44.873.694 822.747 954.328 - 46.650.769
Sukuk Bank Indonesia 1.311.470 - 6.324 - 1.317.794
Sukuk 29.074.575 (405.407) 250.283 (43.946) 28.875.505
Unit penyertaan di reksadana 12.398.000 - 151.548 (14.637) 12.534.911
Obligasi korporasi 18.403.094 (75.000) (156.056) (323.637) 17.848.401
Medium term notes 200.000 - (1.340) (870) 197.790
Investasi dalam saham 556.359 - - (104.366) 451.993
301.052.988 495.687 1.205.087 (544.091) 302.209.671
Valuta asing
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 2.629.847 34.470 - (77) 2.664.240
T-Bond USA 1.431.921 (11.528) - (300) 1.420.093
Obligasi korporasi 30.800 86 - (12) 30.874
Sukuk 3.137.370 121.462 - - 3.258.832
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah
- non-rekapitalisasi 538.895 1.173 (6.415) - 533.653
Sukuk 1.955.419 (3.811) (15.347) - 1.936.261
9.724.252 141.852 (21.762) (389) 9.843.953
Jumlah efek-efek untuk
tujuan investasi 310.777.240 637.539 1.183.325 (544.480) 312.053.624
Pada tanggal 31 Desember 2024, efek-efek untuk tujuan investasi termasuk obligasi
pemerintah dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia masing-masing dengan nilai tercatat sebesar
dengan nilai tercatat sebesar Rp 936.754 (nilai nominal sebesar Rp 900.000) dan Rp 285.505
(nilai nominal sebesar Rp 448.458), yang sesuai dengan perjanjian, Bank harus membeli
kembali obligasi pemerintah tersebut pada tanggal 2 Januari 2025 dan 6 Januari 2025, serta
pada tanggal 13 Januari 2025 untuk Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tersebut. Jumlah
kewajiban pada nilai tercatat (“efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali”) pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar Rp 1.330.996 pada tanggal 31 Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2023, efek-efek untuk tujuan investasi termasuk obligasi
pemerintah dengan nilai tercatat sebesar Rp 1.117.220 (nilai nominal sebesar Rp 1.092.402),
yang sesuai dengan perjanjian, Bank harus membeli kembali obligasi pemerintah tersebut pada
tanggal 15 Agustus 2028 dan 12 Februari 2029. Jumlah kewajiban pada nilai tercatat (“efek-
efek yang dijual dengan janji dibeli kembali”) pada laporan posisi keuangan konsolidasian
sebesar Rp 1.054.780 pada tanggal 31 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 611
Page 614
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/67
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana
dan jumlah unit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 2023
Nilai Nilai
Nama Unit Reksadana Jumlah unit tercatat Jumlah unit Tercatat
Reksa Dana Terproteksi Syailendra Capital Protected
Fund 54 500 551.411 500 522.989
Reksa Dana Batavia Dana Kas Gebyar 137 528.923 137 501.688
Reksa Dana Tram Pundi Kas 2 350 528.250 350 501.055
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Dana
Berkala 11 500 517.211 500 515.791
Reksa Dana Terproteksi Ashmore Dana Terproteksi
Nusantara IV 500 515.943 500 501.620
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 232 500 514.010 500 512.745
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 233 500 513.878 500 511.863
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 50 500 513.715 500 506.204
Reksa Dana Terproteksi Schroder IDR Income Plan
VII 500 513.497 500 501.579
Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 2 500 511.401 500 510.344
Reksa Dana Terproteksi Batavia Proteksi Maxima 51 500 510.296 500 509.550
Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2031 500 510.130 500 508.710
Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Amarilis 500 509.826 500 508.453
Reksa Dana Terproteksi Eastspring Bakti Proteksi 1 500 509.665 500 504.740
Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 90 500 507.718 500 503.397
Reksa Dana Terproteksi Bahana Centrum Protected
Fund 227 500 506.898 500 506.569
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Dana Berkala 12 500 506.585 500 503.483
Reksa Dana Terproteksi Premier Proteksi XII 500 506.158 500 501.113
Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
Fund 62 500 506.140 500 501.117
Reksa Dana Terproteksi Danareksa Proteksi 85 500 505.896 500 504.421
Reksa Dana Terproteksi BNI-AM Proteksi Kamelia 500 505.233 500 504.953
Reksa Dana Terproteksi Mandiri Investa 3 499 503.893 500 503.554
Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
Utama VI 500 503.458 500 503.121
Reksa Dana Terproteksi BRI MI Proteksi 103 500 502.991 - -
Reksa Dana Terproteksi Panin Proteksi 2038 500 502.968 - -
Reksa Dana Terproteksi Manulife Proteksi Dana
Utama VII 500 502.225 - -
Reksa Dana Terproteksi Trimegah Dana Berkala 16 250 252.424 - -
Reksa Dana BNP Paribas Obligasi Berlian 222 223.828 222 229.967
Reksa Dana Terproteksi BNP Paribas Lumina
Proteksi Rupiah 200 203.454 200 200.425
Reksa Dana Syariah Trimegah Kas Syariah 105 150.146 111 150.168
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri XII 100 100.000 - -
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri XIII 100 100.000 - -
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri XIV 100 100.000 - -
Reksa Dana Bahana ABF Indonesia Bond Index
Fund 1 69.785 - -
Reksa Dana Terproteksi Allianz Capital Protected
Fund 65 65 66.032 - -
Reksa Dana Syariah Majoris Pasar Uang Syariah
Indonesia 18 25.025 19 25.028
Reksa Dana Eastspring Syariah Fixed Income
Amanah Kelas A 7 10.322 7 10.102
612 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 615
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/68
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian unit penyertaan di reksadana yang dimiliki Grup berdasarkan nama unit reksadana
dan jumlah unit pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2024 2023
Nilai Nilai
Nama Unit Reksadana (lanjutan) Jumlah unit tercatat Jumlah unit tercatat
Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap Premium 6 10.319 6 10.217
Reksa Dana BNP Paribas Prima II 9 10.232 9 10.245
Reksa Dana Schroder Prestasi Gebyar Indonesia II 3 10.232 3 10.285
Reksa Dana Sucorinvest Sharia Sukuk Fund 8 10.007 - -
Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara
Prima Kelas I 9 10.005 - -
Reksa Dana BNP Paribas Sri Kehati 9 9.686 - -
Reksa Dana Syariah Majoris Sukuk Negara
Indonesia 2 3.117 2 3.197
Reksa Dana Syariah Syailendra Money Market Fund - - 74 100.092
Reksa Dana Syariah Pasar Uang PNM Falah 2 - - 43 50.134
Reksa Dana Syariah Trimegah Kas Syariah 2 - - 50 50.009
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri VI - - 50 50.000
Reksa Dana Syariah Penyertaan Terbatas PNM
Pembiayaan Mikro BUMN Seri XI - - 12 12.000
Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest Stable
Fund - - 8 10.130
Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund - - 6 10.128
Reksa Dana Bahana MES Syariah Fund Kelas G - - 7 10.125
Reksa Dana Syailendra Dana Kas - - 6 10.125
Reksa Dana Bahana Dana Likuid - - 6 10.112
14.672.963 12.611.548
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (15.538) (15.257)
Jumlah unit penyertaan di reksadana - bersih 14.657.425 12.596.291
Rincian investasi dalam saham yang dimiliki Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan pihak lawan:
2024 2023
Pihak berelasi 8.471 8.471
Pihak ketiga 637.281 547.888
Jumlah investasi dalam saham 645.752 556.359
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (105.260) (104.366)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 540.492 451.993
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 613
Page 616
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/69
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Rincian investasi dalam saham yang dimiliki Grup pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Berdasarkan jenis usaha dan persentase kepemilikan:
2024 2023
Jenis Persentase Nilai Persentase Nilai
Nama Perusahaan usaha kepemilikan tercatat kepemilikan Tercatat
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu
PT Bank BTPN Tbk) Perbankan 1,03% 366.478 1,02% 297.085
- PT Bank HSBC Indonesia Perbankan 1,06% 184.025 1,06% 184.025
- PT Bank DBS Indonesia Perbankan 1,00% 56.400 1,00% 56.400
- PT Digital Otomotif Indonesia Marketplace 20,00% 8.471 20,00% 8.471
- PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”) Pasar Modal 1,00% 20.000 - -
- Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp 8.000) Beragam 0.06% - 13,49% 10.378 0,06% - 13,49% 10.378
Jumlah investasi dalam saham 645.752 556.359
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (105.260) (104.366)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 540.492 451.993
c. Berdasarkan Staging:
2024 2023
Stage 1 643.982 554.589
Stage 3 1.770 1.770
Jumlah investasi dalam saham 645.752 556.359
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (105.260) (104.366)
Jumlah investasi dalam saham - bersih 540.492 451.993
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun efek-efek untuk tujuan investasi adalah
sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah (%) Valuta asing (%) Rupiah (%) Valuta asing (%)
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi:
Obligasi pemerintah 6,34 3,65 6,12 3,36
T-Bond USA - 4,22 - 3,77
Sukuk 6,19 1,46 5,82 1,27
Obligasi korporasi 8,04 - 7,85 3,07
Medium-term notes 6,85 - 6,85 -
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,76 - 6,18 -
Sekuritas Valas Bank Indonesia - 5,50 - -
Lain-lain 7,26 - 10,37 -
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain:
Obligasi pemerintah 7,16 3,87 7,17 4,44
Medium-term notes - - 6,16 -
Sukuk Bank Indonesia 7,24 - 6,63 -
Sukuk 7,13 4,29 7,25 4,26
Obligasi korporasi 7,81 - 7,90 -
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 7,46 - - -
614 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 617
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/70
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek untuk tujuan investasi selama tahun
berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (442.710) - (101.770) (544.480)
Perubahan bersih pada eksposur (8.070) - - (8.070)
Selisih kurs (16) - - (16)
Saldo, akhir tahun (450.796) - (101.770) (552.566)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (175.847) - (114.970) (290.817)
Perubahan bersih pada eksposur (266.874) - 13.200 (253.674)
Selisih kurs 11 - - 11
Saldo, akhir tahun (442.710) - (101.770) (544.480)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-
efek untuk tujuan investasi.
Perubahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek-efek untuk tujuan investasi
dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
2024
Rupiah Valuta asing Jumlah
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan tangguhan 1.193.549 (21.762) 1.171.787
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
selama tahun berjalan - bersih (881.245) 1.774 (879.471)
Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
berjalan - bersih 41.304 4.754 46.058
Selisih kurs - (447) (447)
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan 353.608 (15.681) 337.927
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) (64.713)
Saldo, akhir tahun - bersih 273.214
2023
Rupiah Valuta asing Jumlah
Saldo, awal tahun - sebelum pajak penghasilan tangguhan 2.279.960 (26.782) 2.253.178
Penambahan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
selama tahun berjalan - bersih (1.127.543) (7.418) (1.134.961)
Keuntungan (kerugian) direalisasi selama tahun
berjalan - bersih 41.132 12.266 53.398
Selisih kurs - 172 172
Jumlah sebelum pajak penghasilan tangguhan 1.193.549 (21.762) 1.171.787
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 20) (222.280)
Saldo, akhir tahun - bersih 949.507
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 615
Page 618
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/71
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang
dimiliki Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
2024 2023
Peringkat Pemeringkat Peringkat Pemeringkat
Pemerintah Indonesia BBB Fitch BBB Fitch
Pemerintah Amerika Serikat AAA Fitch AAA Fitch
PT Astra Sedaya Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank Mandiri Taspen AA Fitch AA Fitch
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank Pan Indonesia Tbk AA Pefindo - -
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi
Selatan dan Sulawesi Barat A+ Pefindo A+ Pefindo
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Bank SMBC Indonesia Tbk AAA Pefindo - -
PT Bank SulutGo A Fitch A Fitch
PT Barito Pacific Tbk A+ Pefindo A+ Pefindo
PT BFI Finance Indonesia Tbk AA- Fitch AA- Fitch
PT BRI Multifinance Indonesia AA Pefindo AA Pefindo
PT Bukit Makmur Mandiri Utama A+ Pefindo - -
PT Bussan Auto Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Chandra Asri Pacific Tbk (dahulu PT
Chandra Asri Petrochemical Tbk) AA- Pefindo AA- Pefindo
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk - - AAA Pefindo
PT Dharma Satya Nusantara Tbk A Pefindo A Pefindo
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk A Pefindo - -
PT Federal Internasional Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk A+ Pefindo A Pefindo
PT Indonesia Infrastructure Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Indosat Tbk AAA Pefindo AAA Pefindo
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
Indonesia Tbk AA Fitch AA Fitch
PT Kereta Api Indonesia (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Lautan Luas Tbk A Pefindo A Pefindo
PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry A Pefindo A Pefindo
PT Mandiri Tunas Finance AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Mayora Indah Tbk AA Pefindo AA Pefindo
PT Medco Energi International Tbk AA- Pefindo - -
PT Merdeka Battery Materials Tbk A Pefindo - -
PT Merdeka Copper Gold Tbk A+ Pefindo A+ Pefindo
PT Oki Pulp & Paper Mills A+ Pefindo A+ Pefindo
PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (dahulu PT
Tiphone Mobile Indonesia Tbk) D Fitch D Fitch
PT Oto Multiartha AAA Pefindo AA+ Pefindo
PT Pegadaian AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk - - A+ Pefindo
PT Permodalan Nasional Madani AA+ Pefindo AA+ Pefindo
PT Petrosea Tbk A+ Pefindo - -
PT Pos Indonesia (Persero) A Fitch A- Fitch
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia AAA Fitch AAA Fitch
PT Pupuk Indonesia (Persero) AAA Pefindo AAA Fitch
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Semen Indonesia Tbk - - AA+ Pefindo
PT Sinar Mas Agro Resources and
Technology Tbk AA- Pefindo AA- Pefindo
PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk A Pefindo A Pefindo
PT Summarecon Agung Tbk A+ Pefindo - -
PT Surya Artha Nusantara Finance AA Pefindo AA Pefindo
PT Tamaris Hidro AAA Pefindo AAA Pefindo
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk AA+ Fitch AA+ Fitch
PT Toyota Astra Financial Services AAA Fitch AAA Fitch
PT Tunas Baru Lampung Tbk - - A Fitch
PT XL Axiata Tbk AAA Fitch AAA Fitch
616 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 619
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/72
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. EFEK-EFEK UNTUK TUJUAN INVESTASI (lanjutan)
lnformasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar efek-efek untuk tujuan investasi diungkapkan
pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo efek-efek untuk tujuan investasi
diungkapkan pada Catatan 43.
15. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2024 2023
Sewa dibayar dimuka 129.415 141.776
Premi asuransi dibayar dimuka 33.816 20.540
Lain - lain 806.695 876.714
969.926 1.039.030
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak terdapat sewa dibayar dimuka kepada pihak
berelasi.
16. ASET TETAP
Aset tetap terdiri dari:
2024
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Harga perolehan/nilai revaluasi
Pemilikan langsung
Tanah 15.505.840 12.033 (30.266) 123.096 237.667 15.848.370
Bangunan 6.616.198 49.244 (25.167) 1.128.351 - 7.768.626
Perlengkapan dan peralatan kantor 10.248.439 2.940.835 (1.670.447) - - 11.518.827
Aset tetap dalam proses pembangunan 2.827.584 563.619 (869.072) (1.251.447) - 1.270.684
Aset hak guna
Tanah 107 4 (8) - - 103
Bangunan 1.698.558 607.444 (562.282) - - 1.743.720
Perlengkapan dan peralatan kantor 9.371 - (9.371) - - -
Kendaraan bermotor 18.770 - (18.770) - - -
36.924.867 4.173.179 (3.185.383) - 237.667 38.150.330
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan (3.004.164) (310.019) 19.395 - - (3.294.788)
Perlengkapan dan peralatan kantor (6.226.332) (1.250.634) 1.662.538 - - (5.814.428)
Aset hak guna
Tanah (13) (32) 8 - - (37)
Bangunan (842.043) (456.713) 508.303 - - (790.453)
Perlengkapan dan peralatan kantor (9.161) - 9.161 - - -
Kendaraan bermotor (18.410) - 18.410 - - -
(10.100.123) (2.017.398) 2.217.815 - - (9.899.706)
Nilai buku bersih 26.824.744 28.250.624
2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Harga perolehan/nilai revaluasi
Pemilikan langsung
Tanah 15.233.002 26.032 (71.592) 96.773 221.625 15.505.840
Bangunan 6.516.632 43.467 (12.507) 68.606 - 6.616.198
Perlengkapan dan peralatan kantor 9.625.517 3.286.344 (2.668.139) 4.717 - 10.248.439
Aset tetap dalam proses pembangunan 1.763.047 1.341.888 (107.255) (170.096) - 2.827.584
Aset hak guna
Tanah 2.730 107 (2.730) - - 107
Bangunan 1.613.690 399.284 (314.416) - - 1.698.558
Perlengkapan dan peralatan kantor 7.919 1.452 - - - 9.371
Kendaraan bermotor 17.996 774 - - - 18.770
34.780.533 5.099.348 (3.176.639) - 221.625 36.924.867
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 617
Page 620
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/73
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. ASET TETAP (lanjutan)
Aset tetap terdiri dari: (lanjutan)
2023 (lanjutan)
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Revaluasi Saldo akhir
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan (2.725.745) (285.526) 7.107 - - (3.004.164)
Perlengkapan dan peralatan kantor (6.619.282) (2.217.422) 2.610.372 - - (6.226.332)
Aset hak guna
Tanah (2.669) (74) 2.730 - - (13)
Bangunan (707.267) (415.231) 280.455 - - (842.043)
Perlengkapan dan peralatan kantor (5.409) (2.382) (1.370) - - (9.161)
Kendaraan bermotor (10.789) (2.117) (5.504) - - (18.410)
(10.071.161) (2.922.752) 2.893.790 - - (10.100.123)
Nilai buku bersih 24.709.372 26.824.744
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, terdapat aset hak guna - bersih pada pihak
berelasi masing-masing sebesar Rp 243.940 dan Rp 213.815 (Catatan 46).
Aset tetap dalam proses pembangunan pada 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Tanah 1.087.045 1.123.603
Bangunan 79.850 772.897
Lain-lain 103.789 931.084
1.270.684 2.827.584
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset dalam penyelesaian pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-masing berkisar 1%-99%.
Revaluasi aset tanah
Pada tahun 2024 Bank kembali melakukan revaluasi atas golongan tanah, yang dilakukan
oleh penilai independen eksternal sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”), Kode
Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan POJK No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.
Selisih penilaian kembali tanah tahun 2024 dicatat sebagai “surplus revaluasi aset tetap”, dan
disajikan pada penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 232.292. Kenaikan (penurunan)
bersih nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tahun 2024 sebesar Rp (10.667) sebagai
pendapatan operasional lainnya, diakui dalam laba rugi konsolidasian.
Nilai wajar tanah ditentukan berdasarkan pendekatan pasar (market approach) dengan cara
membandingkan beberapa transaksi tanah yang sebanding yang telah terjadi maupun yang
masih dalam tahap penawaran penjualan dari suatu proses jual beli, dengan menyesuaikan
perbedaan-perbedaan di antara tanah yang dinilai dengan data pembanding dan catatan-
catatan harga tanah yang diperoleh. Perbandingan ini juga menyangkut faktor lokasi, hak atas
properti, karakteristik fisik, penggunaannya, dan elemen pembanding lainnya.
618 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 621
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/74
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. ASET TETAP (lanjutan)
Revaluasi aset tanah (lanjutan)
Pengukuran nilai wajar untuk tanah termasuk dalam hierarki nilai wajar level 2 berdasarkan
input-input dalam teknik penilaian yang digunakan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai tercatat tanah Bank seandainya tanah
tersebut dicatat dengan model biaya adalah masing-masing sebesar Rp 4.538.847 dan
Rp 4.411.834.
Informasi lainnya
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak memiliki aset tetap yang dijadikan
jaminan.
Termasuk dalam pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset tetap dengan rincian
sebagai berikut:
2024 2023
Hasil penjualan 6.378 22.086
Nilai buku (5.423) (22.110)
Laba penjualan 955 (24)
Beban penyusutan masing-masing sejumlah Rp 2.017.399 dan Rp 2.935.073 untuk tahun
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 dibebankan ke dalam beban umum dan
administrasi.
Laba atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-
masing sebesar Rp 2.682 dan Rp 15.840 diakui sebagai bagian dari pendapatan operasional
lainnya.
Rugi atas penjualan aset tetap selama tahun berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 masing-
masing sebesar Rp 1.726 dan Rp 15.864 diakui sebagai bagian beban operasional lainnya.
Bank telah mengasuransikan aset tetap (tidak termasuk hak atas tanah) untuk menutupi
kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan bencana alam dengan nilai
pertanggungan asuransi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 27.220.336, dan pada
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 23.693.965. Manajemen yakin bahwa nilai
pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi atas
aset tetap yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, harga perolehan dari aset tetap yang telah
disusutkan penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp 2.494.851 dan
Rp 3.025.647.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak mempunyai aset tetap yang tidak
dipakai sementara, maupun aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif yang tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
Manajemen berkeyakinan, tidak terdapat kerugian penurunan nilai atas aset tetap selama
tahun 2024 dan 2023.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 619
Page 622
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/75
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. ASET TETAP (lanjutan)
Hak Guna
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, liabilitas sewa pembiayaan dalam posisi
keuangan Grup adalah masing-masing sebesar Rp 302.470 dan Rp 237.344 dicatat sebagai
beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain (Catatan 23). Beban bunga atas
liabilitas sewa pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-masing
sebesar Rp 21.495 dan Rp 16.092 dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan syariah
(Catatan 29).
17. ASET TAKBERWUJUD
2024 2023
Perangkat lunak 1.559.495 1.464.067
Goodwill 1.158.201 1.158.201
Lain-Lain 4.979 -
Jumlah aset takberwujud 2.722.675 2.622.268
Dikurangi: Amortisasi perangkat lunak (917.036) (1.057.495)
Jumlah aset takberwujud - bersih 1.805.639 1.564.773
18. ASET LAIN-LAIN
2024 2023
Rupiah:
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 7.909.892 6.879.422
Piutang terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit 3.901.409 6.327.736
Agunan yang diambil alih - bersih 1.859.220 1.707.367
Piutang atas transaksi asuransi 578.789 645.906
Piutang atas transaksi nasabah 341.152 485.157
Wesel yang belum diaksep 149.799 105.347
Properti terbengkalai 47.668 47.212
Lain-lain 5.531.644 5.008.639
20.319.573 21.206.786
Valuta asing:
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor 3.082.192 2.798.405
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 416.213 410.146
Wesel yang belum diaksep 14.961 7.591
Piutang atas transaksi asuransi 9.374 10.154
Piutang terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit 4.811 4.816
Lain-lain 839.318 49.750
4.366.869 3.280.862
Jumlah aset lain-lain 24.686.442 24.487.648
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (23.194) (3.021)
Jumlah aset lain-lain - bersih 24.663.248 24.484.627
620 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 623
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/76
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima terdiri dari bunga yang masih akan diterima dari
penempatan, efek-efek, obligasi pemerintah, kredit yang diberikan, dan aset dari transaksi
syariah.
Piutang terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari tagihan atas transaksi ATM
dalam jaringan ATM Bersama, Prima dan Link dan terutama tagihan atas Visa dan Master
Card untuk transaksi kartu kredit.
Piutang atas transaksi asuransi merupakan piutang Entitas Anak atas tagihan premi kepada
pemegang polis dan broker, tagihan premi dan klaim kepada perusahaan asuransi lain dan
broker atas penutupan polis bersama, serta aset reasuransi.
Piutang atas transaksi nasabah merupakan piutang yang timbul dari transaksi perdagangan
efek Entitas Anak.
Wesel yang belum diaksep merupakan tagihan kepada nasabah karena transaksi
perdagangan (ekspor-impor) dari negosiasi wesel ekspor yang belum diakseptasi.
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen di mana dana devisa
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui
rekening Bank sesuai mekanisme pasar.
Lain-lain terutama terdiri dari rekening antar kantor, piutang atas penjualan penyertaan,
piutang dari jaminan kendaraan yang dikuasakan kembali, berbagai macam tagihan kepada
pihak ketiga dalam rangka transaksi, antara lain transaksi kliring dan lain-lain.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (3.021) - - (3.021)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) - 4.219 - 4.219
Perubahan bersih pada eksposur (180) (8.404) (15.874) (24.458)
Selisih kurs 66 - - 66
Saldo, akhir tahun (3.135) (4.185) (15.874) (23.194)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun (213) - - (213)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) - - 2.797 2.797
Perubahan bersih pada eksposur (2.586) - (3.001) (5.587)
Selisih kurs (222) - 204 (18)
Saldo, akhir tahun (3.021) - - (3.021)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 621
Page 624
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/77
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo cadangan kerugian penurunan nilai yang telah
dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aset
lain-lain.
Informasi mengenai jatuh tempo aset lain-lain diungkapkan pada Catatan 43.
Aset lain-lain dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 46.
19. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN
a. Simpanan dari nasabah
2024 2023
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Giro:
Pihak berelasi 2.288.360 97.517 2.385.877 1.807.701 101.484 1.909.185
Pihak ketiga 316.159.725 40.889.747 357.049.472 308.259.964 36.245.544 344.505.508
318.448.085 40.987.264 359.435.349 310.067.665 36.347.028 346.414.693
Tabungan:
Pihak berelasi 177.069 94.592 271.661 188.935 83.824 272.759
Pihak ketiga:
Tahapan 471.740.497 - 471.740.497 456.610.242 - 456.610.242
Tapres 18.763.424 - 18.763.424 18.956.618 - 18.956.618
Tabunganku 13.367.466 - 13.367.466 11.222.607 - 11.222.607
Tahapan Xpresi 35.103.229 - 35.103.229 27.757.014 - 27.757.014
Tahapan Berjangka 1.190.116 - 1.190.116 1.232.454 - 1.232.454
Simpanan Pelajar 7.610 - 7.610 3.344 - 3.344
BCA Dollar - 18.309.992 18.309.992 - 18.032.174 18.032.174
Poket Valas - 868.131 868.131 - - -
540.349.411 19.272.715 559.622.126 515.971.214 18.115.998 534.087.212
Deposito berjangka:
Pihak berelasi 543.799 34.296 578.095 435.527 21.766 457.293
Pihak ketiga 186.407.466 14.570.631 200.978.097 195.809.028 13.998.581 209.807.609
186.951.265 14.604.927 201.556.192 196.244.555 14.020.347 210.264.902
Jumlah simpanan
dari nasabah 1.045.748.761 74.864.906 1.120.613.667 1.022.283.434 68.483.373 1.090.766.807
b. Simpanan dari bank-bank lain
2024 2023
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Giro 2.078.699 1.531.742 3.610.441 8.262.175 1.763.788 10.025.963
Deposito berjangka 45.857 - 45.857 44.857 - 44.857
Jumlah simpanan dari
bank-bank lain 2.124.556 1.531.742 3.656.298 8.307.032 1.763.788 10.070.820
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak memiliki saldo simpanan dari
bank-bank lain dari pihak berelasi.
622 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 625
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/78
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK-BANK LAIN (lanjutan)
c. Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun simpanan dari nasabah dan bank-
bank lain adalah sebagai berikut:
2024 2023
Valuta Valuta
Rupiah (%) asing (%) Rupiah (%) asing (%)
Simpanan dari nasabah:
Giro 0,79 0,61 0,76 0,34
Tabungan 0,07 0,35 0,10 0,31
Deposito berjangka 3,13 2,12 3,22 1,69
Simpanan dari bank-bank lain:
Giro 0,46 0,01 0,46 0,01
Deposito berjangka 2,03 - 2,62 -
d. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu:
2024 2023
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
1 bulan 123.359.199 11.201.103 134.560.302 119.304.539 10.493.656 129.798.195
3 bulan 57.585.594 2.337.650 59.923.244 68.554.405 2.369.213 70.923.618
6 bulan 3.482.289 786.232 4.268.521 5.089.829 826.151 5.915.980
12 bulan 2.570.040 279.942 2.849.982 3.340.639 331.327 3.671.966
186.997.122 14.604.927 201.602.049 196.289.412 14.020.347 210.309.759
e. Deposito berjangka menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo:
2024 2023
Valuta Valuta
Rupiah asing Jumlah Rupiah asing Jumlah
Hingga 1 bulan 142.376.626 11.923.673 154.300.299 135.888.509 11.174.616 147.063.125
> 1 - 3 bulan 40.873.549 2.138.306 43.011.855 54.929.968 2.235.362 57.165.330
> 3 - 6 bulan 2.284.886 395.052 2.679.938 3.390.952 453.889 3.844.841
> 6 - 12 bulan 1.462.061 147.896 1.609.957 2.079.983 156.480 2.236.463
186.997.122 14.604.927 201.602.049 196.289.412 14.020.347 210.309.759
f. Simpanan yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 (Catatan12) adalah sebagai berikut:
2024 2023
Giro 7.647.247 6.521.496
Tabungan 1.539.515 1.690.578
Deposito berjangka 9.278.370 9.414.730
18.465.132 17.626.804
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar simpanan dari nasabah dan bank-bank lain
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo simpanan dari nasabah
dan bank-bank lain diungkapkan pada Catatan 43.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 623
Page 626
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/79
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN
a. Pajak dibayar dimuka
2024 2023
Bank 1.532.246 24.117
Entitas Anak 29.929 751
1.562.175 24.868
b. Utang pajak
2024 2023
Utang pajak kini
Bank:
Pajak penghasilan Badan - Pasal 25 - 847.154
Pajak penghasilan Badan - Pasal 29 - 6.418
Entitas Anak:
Pajak penghasilan Badan - Pasal 25/29 22.117 184.702
Total utang pajak kini 22.117 1.038.274
Utang pajak lainnya
Bank:
Pajak penghasilan
Pasal 21 39.874 188.264
Pasal 23 347.122 307.368
Pasal 26 4.564 9.493
Lain-lain 102.008 76.055
Jumlah 493.568 581.180
Entitas Anak 110.670 108.456
Total utang pajak lainnya 604.238 689.636
626.355 1.727.910
c. Beban pajak penghasilan
2024 2023
Pajak kini:
Tahun berjalan
Bank 10.546.025*) 10.690.181
Entitas Anak 720.092 658.325
11.266.117 11.348.506
Pajak tangguhan:
Pembentukan (pemulihan) perbedaan temporer
Bank 2.165.591 205.557
Entitas Anak (65.132) (32.401)
2.100.459 173.156
13.366.576 11.521.662
*) Termasuk dalam beban pajak kini, Bank melakukan pembetulan terhadap SPT tahun 2020 dan 2022, dengan total
kurang bayar sebesar Rp 254.764. Bank telah melakukan pembayaran atas pajak tersebut.
624 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 627
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/80
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan)
Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
136 tahun 2024 yang diundangkan pada tanggal 31 Desember 2024 (“PMK-136 tahun
2024”), di mana yurisdiksi tempat Bank didirikan, mulai berlaku 1 Januari 2025. Karena
peraturan tersebut tidak berlaku pada tanggal pelaporan, Grup ini tidak memiliki eksposur
pajak terkini terkait. Grup menerapkan pengecualian PSAK 212 untuk mengakui dan
mengungkapkan informasi tentang asset dan liabilitas pajak tangguhan yang terkait
dengan pajak penghasilan pilar dua. Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank masih menilai
dampak dalam penerapan peraturan tersebut.
d. Melalui Undang-Undang nomor 7 tahun 2021 tanggal 29 Oktober 2021 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan tarif PPh
sebesar 3% (tiga persen) lebih rendah dari tarif PPh Wajib Pajak Badan dalam negeri
sebagaimana diatur dalam pasal 17 ayat 1 huruf b, Bab III tentang Pajak Penghasilan,
sehingga tarif menjadi 19% untuk tahun 2022, 2023 dan 2024, apabila memenuhi kriteria
sebagai berikut:
1. Berbentuk Perseroan Terbuka.
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di
Indonesia paling sedikit 40% (empat puluh persen).
3. Memenuhi persyaratan tertentu.
Adapun persyaratan tertentu tersebut diatur dalam pasal 65, Peraturan Pemerintah nomor
55 tahun 2022, tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan, tanggal
20 Desember 2022, yaitu:
1. Jumlah kepemilikan saham publiknya 40% (empat puluh persen) atau lebih dan harus
dimiliki oleh paling sedikit 300 (tiga ratus) pihak.
2. Masing-masing pihak yang dimaksud di atas hanya boleh memiliki saham kurang dari
5% (lima persen) dari keseluruhan saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
3. Ketentuan tersebut diatas harus dipenuhi oleh Wajib Pajak dalam waktu paling singkat
183 (seratus delapan puluh tiga) hari kalender dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
pajak.
4. Pihak-pihak yang memenuhi persyaratan 300 (tiga ratus) pihak dan 5% (lima persen)
sebagaimana di atas, tidak termasuk:
a. Wajib Pajak Perseroan Terbuka yang membeli kembali sahamnya; dan/atau
b. Yang memiliki hubungan istimewa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
Pajak Penghasilan dengan Wajib Pajak Perseroan Terbuka.
Pemenuhan persyaratan tersebut dilakukan oleh Wajib Pajak Perseroan Terbuka dengan
menyampaikan laporan kepada Direktorat Jenderal Pajak, diantaranya: laporan bulanan
kepemilikan saham atas emiten atau perusahaan publik dan rekapitulasi yang telah
dilaporkan dari Biro Administrasi Efek ("BAE").
Pada tanggal 6 Januari 2025 dan 5 Januari 2024, Bank telah mendapatkan surat
keterangan dari BAE atas pemenuhan kriteria-kriteria di atas masing-masing untuk tahun
pajak 2024 dan 2023.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 625
Page 628
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/81
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
e. Rekonsiliasi dari laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak ke laba kena pajak Bank
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan 68.217.850 60.179.757
Eliminasi 2.445.861 1.980.891
Sebelum eliminasi 70.663.711 62.160.648
Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan (3.245.713) (3.279.338)
Laba akuntansi sebelum pajak penghasilan - Bank 67.417.998 58.881.310
Perbedaan permanen:
Kesejahteraan karyawan 71.802 79.233
Pendapatan sewa (48.249) (46.603)
Hasil dividen dari Entitas Anak (2.402.602) (1.914.400)
Pendapatan bunga atas obligasi pemerintah yang
diterbitkan di luar negeri (25.840) (74.912)
Beban (pendapatan) lain yang tidak dapat dikurangkan
untuk tujuan perhitungan pajak - bersih 549.273 421.360
(1.855.616) (1.535.322)
Perbedaan temporer:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 133.855 919.601
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (12.316.400) (3.873.147)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
non-keuangan (523) 96.756
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 280.999 315.195
Rugi belum direalisasi atas efek-efek dan
penempatan pada bank-bank lain yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi (72.198) (93.454)
Pendapatan lain yang tidak dapat dikurangkan
untuk tujuan perhitungan pajak - bersih 576.422 1.553.172
(11.397.845) (1.081.877)
Laba kena pajak 54.164.537 56.264.111
f. Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian sebelum pajak dikali tarif pajak
maksimum yang berlaku dengan beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan 68.217.850 60.179.757
Tarif pajak maksimum 22% 22%
15.007.927 13.239.547
Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22% - Bank (408.237) (337.771)
Perbedaan permanen dengan tarif pajak 22% - Entitas Anak 478.993 340.265
15.078.683 13.242.041
Penyesuaian tarif pajak penghasilan badan - Bank
(Catatan 20d) (1.966.871) (1.720.379)
Lainnya 254.764 -
Beban pajak penghasilan - konsolidasian 13.366.576 11.521.662
626 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 629
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/82
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
g. Perhitungan pajak kini dan liabilitas pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba kena pajak:
Bank 54.164.535 56.264.111
Entitas Anak 3.273.145 2.992.386
57.437.680 59.256.497
Pajak kini:
Bank 10.291.262 10.690.181
Entitas Anak 720.092 658.325
11.011.354 11.348.506
Pajak penghasilan dibayar dimuka:
Bank (11.766.013) (10.683.763)
Entitas Anak (697.975) (473.623)
(12.463.988) (11.157.386)
Selisih (lebih)/kurang bayar:
Bank (1.474.751) 6.418
Entitas Anak 22.117 184.702
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2024
belum dilaporkan. Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi di atas merupakan dasar
dalam pengisian SPT PPh Badan Bank untuk tahun yang berakhir tanggal
31 Desember 2024.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah
sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) Bank.
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut:
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2023 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2024
Aset Pajak Tangguhan
Entitas induk - Bank:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 805.753 25.433 - 831.186
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset keuangan 4.344.130 (2.340.116) - 2.004.014
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset non-keuangan 132.003 (100) - 131.903
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 763.693 53.390 - 817.083
Penyusutan aset tetap 9.868 (63.815) - (53.947)
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (219.058) - 153.176 (65.882)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti 882.253 - (14.146) 868.107
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi (17.039) (13.718) - (30.757)
Koreksi fiskal terkait PSAK 116 15.730 1.819 - 17.549
Lain-lain 490.404 171.516 - 661.920
Aset pajak tangguhan - bersih 7.207.737 (2.165.591) 139.030 5.181.176
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 627
Page 630
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/83
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2023 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2024
Aset pajak tangguhan – bersih (pindahan) 7.207.737 (2.165.591) 139.030 5.181.176
Entitas Anak:
PT BCA Finance 39.838 22.991 (3.277) 59.552
PT BCA Sekuritas 2.568 7.973 2.679 13.220
PT Bank BCA Syariah 58.501 27.839 2.756 89.096
PT Asuransi Umum BCA 64.691 10.196 14 74.901
PT Asuransi Jiwa BCA 30.264 2.074 2.510 34.848
PT BCA Multi Finance 13.749 (15.529) 1.780 -
PT Bank Digital BCA 30.289 6.285 (1.067) 35.507
PT Central Capital Ventura 3.599 3.303 6 6.908
Aset pajak tangguhan - bersih 243.499 65.132 5.401 314.032
Jumlah aset pajak tangguhan - bersih 7.451.236 (2.100.459) 144.431 5.495.208
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas Anak:
PT Central Capital Ventura - - - -
Jumlah liabilitas pajak tangguhan - bersih - - - -
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif lain
2022 laba rugi tahun berjalan tahun berjalan 2023
Aset Pajak Tangguhan
Entitas induk - Bank:
Liabilitas imbalan pasca-kerja 631.029 174.724 - 805.753
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset keuangan 5.080.028 (735.898) - 4.344.130
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset non-keuangan 113.620 18.383 - 132.003
Imbalan kerja yang masih harus dibayar 703.806 59.887 - 763.693
Penyusutan aset tetap 5.131 4.737 - 9.868
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (421.044) - 201.986 (219.058)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pas ti 776.984 - 105.269 882.253
Laba (rugi) belum direalisasi atas efek-efek
dan penempatan pada bank-bank lain
yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi 717 (17.756) - (17.039)
Koreksi fiskal terkait PSAK 116 14.613 1.117 - 15.730
Lain-lain 201.155 289.249 - 490.404
Aset pajak tangguhan - bersih 7.106.039 (205.557) 307.255 7.207.737
Entitas Anak:
PT BCA Finance 49.038 (13.224) 4.024 39.838
PT BCA Sekuritas 3.323 (520) (235) 2.568
PT Bank BCA Syariah 35.550 22.475 476 58.501
PT Asuransi Umum BCA 71.539 (6.318) (530) 64.691
PT Asuransi Jiwa BCA 19.188 8.911 2.165 30.264
PT BCA Multi Finance 35.209 (21.298) (162) 13.749
PT Bank Digital BCA 1.445 29.046 (202) 30.289
PT Central Capital Ventura - 3.572 27 3.599
Aset pajak tangguhan - bersih 215.292 22.644 5.563 243.499
Jumlah aset pajak tangguhan - bersih 7.321.331 (182.913) 312.818 7.451.236
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas Anak:
PT Central Capital Ventura 9.740 (9.757) 17 -
Jumlah liabilitas pajak tangguhan - bersih 9.740 (9.757) 17 -
628 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 631
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/84
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
h. Aset dan liabilitas pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
Dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank dan Entitas Anak, termasuk aset (liabilitas)
pajak tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai
wajar efek-efek untuk tujuan investasi yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (Catatan 14) masing-masing sebesar Rp (65.882) dan Rp 1.224 pada
tanggal 31 Desember 2024, dan Rp (219.264) dan Rp (3.546) pada tanggal 31 Desember
2023.
Selain itu, dalam jumlah aset pajak tangguhan Bank, termasuk aset (liabilitas) pajak
tangguhan yang berasal dari laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain (Catatan 7) sebesar Rp nihil dan Rp 206 masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan yang timbul dari perbedaan
temporer kemungkinan besar dapat direalisasi pada tahun-tahun mendatang.
i. Sesuai dengan ketentuan perpajakan di Indonesia, Grup yang berkedudukan di Indonesia
menghitung, menyetorkan dan melaporkan kewajiban perpajakannya untuk setiap
perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (pelaporan pajak penghasilan
konsolidasian tidak diperbolehkan) berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat
menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.
j. Posisi pajak Grup mungkin dapat dilakukan pemeriksaan oleh fiskus. Namun manajemen
akan berusaha mempertahankan posisi pajak Grup yang diyakini secara teknis dan telah
sesuai dengan ketentuan perpajakan. Oleh karena itu, manajemen yakin bahwa akrual
atas liabilitas pajak telah memadai untuk semua tahun pajak berdasarkan evaluasi atas
berbagai faktor, termasuk interpretasi atas ketentuan perpajakan berlaku serta
pengalaman sebelumnya. Penilaian didasarkan pada estimasi, asumsi dan dapat
melibatkan keputusan atas kejadian mendatang. Informasi baru yang tersedia dapat
menyebabkan perubahan keputusan oleh manajemen atas kecukupan dari liabilitas
pajak. Perubahan atas liabilitas pajak tersebut dapat mempengaruhi beban pajak pada
periode di mana keputusan itu dibuat.
k. Informasi Lainnya
Tahun Fiskal 2016
Pada tanggal 10 Juli 2017, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat pemberitahuan
pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2016 kepada Bank. Atas pemeriksaan pajak
untuk tahun pajak 2016 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berdasarkan Surat Ketetapan
Pajak ("SKP") dan Surat Tagihan Pajak ("STP") tanggal 11 Juli 2019, menetapkan
kekurangan pembayaran pajak dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 1.590.596.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 63.686.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 629
Page 632
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/85
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
k. Informasi Lainnya (lanjutan)
Tahun Fiskal 2016 (lanjutan)
Bank telah melakukan pembayaran sebagian atas SKP dan STP tersebut sejumlah
Rp 190.311 pada tanggal 9 Agustus 2019, jumlah ini termasuk pajak yang tidak
diajukan keberatan oleh Bank sebesar Rp 184.754 yang dibebankan selama tahun
berjalan. Pada tanggal 9 Oktober 2019, Bank telah melakukan pembayaran
sebagian atas SKP dan STP Rp 546.104. Jumlah yang telah dibayarkan oleh Bank,
namun diajukan keberatan, dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
Atas pajak yang dimohonkan keberatan oleh Bank pada tanggal 10 Oktober 2019
sebesar Rp 1.469.528, telah diterima sebagian sejumlah Rp 724.935 oleh Direktorat
Jenderal Pajak pada tanggal 9 September 2020 dan 29 September 2020.
Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak
diterima Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 7 Desember 2020, sejumlah Rp
735.407. Pada tanggal 30 Agustus 2024, Pengadilan Pajak telah memutuskan untuk
tidak menerima banding Bank sejumlah Rp 48.774, sedangkan untuk sisanya belum
diputuskan oleh Pengadilan Pajak hingga tanggal penerbitan laporan keuangan
konsolidasian. Atas banding yang tidak diterima tersebut telah diajukan Peninjauan
Kembali oleh Bank ke Mahkamah Agung pada tanggal 5 Desember 2024.
Tahun Fiskal 2017
Pada tanggal 4 September 2018, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2017 kepada Bank. Atas
pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2017 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak
berdasarkan Surat Ketetapan Pajak ("SKP") dan Surat Tagihan Pajak ("STP"),
tanggal 9 September 2020 dan 10 September 2020, menetapkan kekurangan
pembayaran pajak dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 883.411.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 51.060.
Bank telah melakukan pembayaran sebagian atas SKP dan STP tersebut sejumlah
Rp 700.000 pada tanggal 8 Oktober 2020, jumlah ini termasuk pajak yang tidak
diajukan keberatan oleh Bank sebesar Rp 157.603 yang dibebankan selama tahun
berjalan. Jumlah yang telah dibayarkan oleh Bank, namun diajukan keberatan,
dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
Atas pajak yang dimohonkan keberatan oleh Bank pada tanggal 8 Desember 2020
sebesar Rp 776.869, telah diterima sebagian sejumlah Rp 65.922 oleh Direktorat
Jenderal Pajak pada tanggal 30 November 2021, 2 Desember 2021 dan 3 Desember
2021.
630 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 633
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/86
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
k. Informasi Lainnya (lanjutan)
Tahun Fiskal 2017 (lanjutan)
Bank telah mengajukan banding atas pajak yang permohonan keberatannya tidak
diterima Direktorat pada tanggal 25 Februari 2022, sejumlah Rp 709.060. Pada
tanggal 27 September 2024, Pengadilan pajak telah memberikan keputusan atas
sebagian banding tersebut sejumlah Rp 47.724, sedangkan untuk sisanya belum
diputuskan oleh Pengadilan Pajak hingga tanggal penerbitan laporan keuangan
konsolidasian. Dari jumlah yang telah diputuskan tersebut, sebesar Rp 27.499
diterima, sedangkan Rp 20.225 tidak diterima dan akan diajukan Peninjauan
Kembali oleh Bank ke Mahkamah Agung.
Tahun Fiskal 2018
Pada tanggal 3 April 2023, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2018 kepada Bank.
Atas pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2018 tersebut, Direktorat Jenderal Pajak
berdasarkan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) dan Surat Tagihan Pajak (“STP”)
tanggal 24 November 2023, menetapkan kekurangan pembayaran pajak sebesar
Rp 613.141 dengan perincian:
a. Pajak Penghasilan (termasuk PPh Badan) sebesar total Rp 516.520.
b. Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) sebesar total Rp 96.621.
Pada tanggal 13 Desember 2023 dan tanggal 21 Februari 2024, Bank telah melakukan
pembayaran atas SKP dan STP tersebut sejumlah Rp 123.505 dan Rp 489.636. Atas
pembayaran ini, sejumlah Rp 117.373 tidak diajukan keberatan dan dibebankan pada
tahun 2023 dan Rp 495.768 dicatat sebagai aset lain-lain (Catatan 18).
Bank telah mengajukan keberatan atas Surat Ketetapan Pajak (SKP) kepada Direktorat
Jenderal Pajak pada tanggal 21 Februari 2024 dengan total Rp 495.768. Pada tanggal 20
November 2024, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan keputusan atas sebagian
keberatan tersebut sejumlah Rp 94.230, sedangkan untuk sisanya belum diterbitkan
keputusan hingga tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian. Dari jumlah yang
telah diterbitkan Keputusan tersebut, sebesar Rp 16.868 diterima, sedangkan sisanya
sebesar Rp 77.362 tidak diterima dan akan diajukan banding oleh Bank ke Pengadilan
Pajak.
Tahun Fiskal 2021
Pada tanggal 10 September 2024, Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan surat
pemberitahuan pemeriksaan lapangan untuk tahun pajak 2021 kepada Bank.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 631
Page 634
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/87
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA
Pinjaman yang diterima oleh Grup adalah sebagai berikut:
Berdasarkan jenis dan mata uang:
2024 2023
(1) Kredit likuiditas dari Bank Indonesia, Rupiah:
Kredit Usaha Tani (“KUT”), jatuh tempo antara
13 Maret 2000 sampai dengan 22 September 2000,
masih dalam proses untuk penutupan perjanjian 577 577
(2) Pinjaman dari bank-bank lain:
Rupiah:
PT Bank Mizuho 750.000 300.000
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu
PT Bank BTPN Tbk) 700.000 380.000
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 285.779 256.169
PT Bank Ina Perdana 200.000 50.000
PT Bank KEB Hana Indonesia 10.556 194.852
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 50.000
PT Bank UOB Indonesia - 25.000
1.946.335 1.256.021
Valuta asing:
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 252.509 73.798
Sumitomo Mitsui Banking Corporation - Hong Kong - 120.122
Citibank, N.A. - Cabang Indonesia - 99.187
Wells Fargo Bank - Cabang Miami - 20.021
252.509 313.128
2.198.844 1.569.149
(3) Lain-lain:
Valuta asing 43.095 59.900
43.095 59.900
Jumlah pinjaman yang diterima 2.242.516 1.629.626
632 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 635
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/88
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
Rata-rata tingkat suku bunga efektif (yield) setahun pinjaman yang diterima adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Rupiah 5,49% 5,29%
Valuta asing 6,00% 6,15%
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup tidak memiliki saldo pinjaman dari bank-
bank lain dari pihak berelasi.
(1) Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia
Kredit likuiditas Rupiah dari Bank Indonesia merupakan fasilitas kredit yang diperoleh
Bank sebagai bank swasta nasional di Indonesia, untuk disalurkan kepada debitur-debitur
di Indonesia yang memenuhi persyaratan program fasilitas kredit yang bersangkutan.
(2) Pinjaman dari bank-bank lain
Merupakan pinjaman dari bank-bank lain untuk modal kerja Entitas Anak. Rincian fasilitas
pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
Tanggal jatuh tempo
Bank Jumlah fasilitas fasilitas
2024 2023 2024 2023
Rupiah:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 500.000 500.000 24-Mei-2025 24-Mei-2024
- 500.000 - 6-Apr-2026
PT SMBC Indonesia Tbk
(dahulu PT Bank BTPN Tbk) *) 800.000 800.000 31-Mei-2025 31-Mei-2024
- 250.000 - 30-Sep-2024
PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 285.779 150.000 17-Jul-2027 21-Apr-2026
- 200.000 - 29-Sep-2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk *) 250.000 150.000 24-Des-2024 ***) 24-Sep-2024
- 50.000 - 14-Jan-2024
- 50.000 - 14-Jan-2027
PT Bank UOB Indonesia *) 475.000 475.000 21-Sep-2025 21-Sep-2024
PT Bank DKI - 250.000 - 24-Sep-2024
PT Bank Mizuho Indonesia *) 750.000 500.000 22-Nov-2025 22-Nov-2024
PT Bank Victoria International Tbk - 400.000 - 14-Jan-2024
PT Bank Pan Indonesia Tbk 500.000 500.000 4-Agt-2025 4-Agt-2024
- 200.000 - 4-Mei-2026
PT Bank Ina Perdana Tbk 200.000 200.000 16-Des-2025 16-Des-2024
PT Bank Nationalnobu Tbk 100.000 100.000 24-Feb-2025 24-Feb-2024
PT Bank KEB Hana Indonesia - 25.000 - 29-Nov-2024
10.556 75.000 30-Jan-2026 30-Jan-2026
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 633
Page 636
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/89
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
(2) Pinjaman dari bank-bank lain (lanjutan)
Merupakan pinjaman dari bank-bank lain untuk modal kerja Entitas Anak. Rincian fasilitas
pinjaman yang diterima pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
Tanggal jatuh tempo
Bank Jumlah fasilitas fasilitas
2024 2023 2024 2023
Valuta asing (nilai penuh):
Citibank, N.A. - Cabang Indonesia *) USD 60.000.000 USD 60.000.000 20-Mar-2025 20-Mar-2024
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation - Hong Kong **) - USD 25.000.000 - -
Wells Fargo Bank - Cabang Miami **) - USD 10.000.000 - -
*) Sebagian dapat dicairkan dalam Dolar Amerika Serikat/Rupiah
**) Merupakan uncommitted resolving facilities
***) Masih dalam proses perpanjangan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, pinjaman dari bank-bank lain ini dijaminkan
dengan piutang pembiayaan konsumen masing-masing sebesar Rp nihil dan Rp 265.734
(Catatan 13).
Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan-pembatasan tertentu yang
umumnya diharuskan untuk fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan
untuk melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi dengan pihak lain, mengadakan
perjanjian pinjaman dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan usaha yang
normal atau melakukan perubahan atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar tanpa
adanya pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur, dan mempertahankan rasio-
rasio keuangan tertentu.
Rasio-rasio keuangan yang dipersyaratkan antara lain:
2024 2023
Persyaratan Pemenuhan Persyaratan Pemenuhan
1. Total utang terhadap total ekuitas Maksimal 10 Kali < 1 Kali Maksimal 10 Kali < 1 Kali
2. Piutang terhadap total aset Minimal 40% 86,29% Minimal 40% 80,18%
3. Current ratio Minimal 1,1 kali 1,72 kali Minimal 1,1 kali 2,24 kali
4. Non performing financing ("NPF") Maksimal 5% 2,88% Maksimal 5% 2,31%
dari total piutang dari total piutang
Kisaran tingkat suku bunga kontraktual dari pinjaman yang diterima dari bank-bank lain
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah 5,90% - 8,50% 5,55% - 8,50%
Valuta asing - 5,60% - 6,38%
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai wajar pinjaman yang diterima diungkapkan pada
Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo pinjaman yang diterima diungkapkan pada
Catatan 43.
634 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 637
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/90
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi terdiri dari:
a. Berdasarkan jenis dan mata uang
2024 2023
Rupiah
Pihak berelasi:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 3.333 4.834
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan - 4
3.333 4.838
Pihak ketiga:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 2.706.067 3.084.398
Bank garansi yang diterbitkan 9.772 5.195
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 1.499 24.497
2.717.338 3.114.090
2.720.671 3.118.928
Valuta asing
Pihak berelasi:
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 627 14
Bank garansi yang diterbitkan 70 20
697 34
Pihak ketiga:
Fasilitas kredit yang belum digunakan 188.926 212.126
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan yang
tidak dapat dibatalkan 43.490 28.154
Bank garansi yang diterbitkan 21.403 12.432
253.819 252.712
254.516 252.746
Jumlah estimasi kerugian
komitmen dan kontinjensi 2.975.187 3.371.674
b. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 3.181.093 148.170 42.411 3.371.674
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (27.752) 146.900 - 119.148
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (1.402) (37.003) 1.892 (36.513)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 17.879 (87.636) - (69.757)
Perubahan bersih pada eksposur (363.030) (41.276) (16.576) (420.882)
Selisih kurs 8.527 1.396 1.594 11.517
Saldo, akhir tahun 2.815.315 130.551 29.321 2.975.187
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 635
Page 638
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/91
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
b. Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi (lanjutan)
2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah
Saldo, awal tahun 3.237.294 144.230 56.825 3.438.349
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya (Stage 2) (42.887) 175.761 - 132.874
Transfer ke kredit yang mengalami
penurunan nilai (Stage 3) (8.933) (39.607) - (48.540)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Stage 1) 19.431 (59.324) - (39.893)
Perubahan bersih pada eksposur (21.874) (72.933) (15.254) (110.061)
Selisih kurs (1.938) 43 840 (1.055)
Saldo, akhir tahun 3.181.093 148.170 42.411 3.371.674
Manajemen berkeyakinan bahwa saldo estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi yang
telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari transaksi rekening
administratif.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi
diungkapkan pada Catatan 37. Informasi mengenai jatuh tempo estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi diungkapkan pada Catatan 43.
23. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN
2024 2023
Rupiah:
Liabilitas kepada pemegang polis 3.547.351 3.037.587
Pendapatan diterima dimuka 3.519.052 2.704.896
Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan
kartu kredit 2.392.953 5.626.955
Uang elektronik 1.369.505 1.240.471
Transaksi transfer nasabah 744.439 563.628
Liabilitas sewa pembiayaan (Catatan 16, 37) 300.120 233.205
Beban bunga yang masih harus dibayar 277.190 324.180
Liabilitas transaksi nasabah 207.610 413.219
Setoran jaminan 178.687 231.466
Liabilitas transaksi asuransi 86.920 48.912
Lain-lain 9.392.273 10.684.151
22.016.100 25.108.670
Valuta asing:
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor 3.082.192 2.798.405
Transaksi transfer nasabah 1.208.469 1.295.501
Pendapatan diterima dimuka 239.405 130.959
Setoran jaminan 97.209 58.681
Beban bunga yang masih harus dibayar 13.249 13.575
Liabilitas transaksi asuransi 4.179 9.634
Liabilitas sewa pembiayaan (Catatan 16, 37) 2.350 4.139
Liabilitas terkait dengan transaksi
ATM dan kartu kredit 18.899 -
Lain-lain 833.397 76.301
5.499.349 4.387.195
Jumlah beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain 27.515.449 29.495.865
636 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 639
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/92
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan)
Liabilitas terkait dengan transaksi ATM dan kartu kredit terdiri dari liabilitas atas transaksi ATM
dalam jaringan ATM Bersama, Prima, dan Link, dan liabilitas atas transaksi kartu kredit
terutama Master Card dan Visa.
Pendapatan diterima dimuka terutama merupakan pendapatan diterima dimuka atas komisi
kredit.
Liabilitas kepada pemegang polis merupakan liabilitas Entitas Anak yang terdiri dari liabilitas
kontrak asuransi jangka panjang, liabilitas manfaat polis masa depan, cadangan premi yang
belum merupakan pendapatan, dan estimasi klaim.
Uang elektronik merupakan liabilitas Bank atas uang yang disetor oleh nasabah kepada Bank
yang disimpan secara elektronik dan bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud
dalam undang-undang mengenai perbankan.
Beban bunga yang masih harus dibayar terdiri dari bunga yang masih harus dibayar dari
simpanan nasabah dan bank-bank lain, derivatif, pinjaman yang diterima, efek-efek yang
dijual dengan janji dibeli kembali, dan obligasi subordinasi.
Liabilitas transaksi nasabah merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi perdagangan efek
Entitas Anak, yang terdiri dari liabilitas kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”)
terkait dengan transaksi beli efek dan deposit yang diserahkan Entitas Anak, serta liabilitas
nasabah terkait dengan transaksi jual efek yang jatuh tempo dalam waktu singkat, biasanya
dalam waktu 2 (dua) hari dari tanggal perdagangan.
Setoran jaminan terutama merupakan jaminan uang tunai yang disetorkan nasabah atas
transaksi ekspor impor dan penerbitan bank garansi.
Liabilitas transaksi asuransi merupakan liabilitas Entitas Anak yang terdiri dari utang
reasuransi, utang koasuransi, dan klaim dalam proses.
Liabilitas sewa pembiayaan merupakan liabilitas sewa terkait penerapan PSAK 116.
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen di mana dana devisa
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui
rekening Bank sesuai mekanisme pasar.
Transaksi transfer nasabah merupakan liabilitas yang timbul dari transaksi kliring, inward
remittance, outward remittance yang belum dapat diselesaikan.
Lain-lain terutama terdiri dari liabilitas atas kewajiban jangka pendek kepada karyawan,
rekening antar kantor, titipan dan transaksi yang masih harus diselesaikan.
Informasi mengenai jatuh tempo beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
diungkapkan pada Catatan 43.
24. OBLIGASI SUBORDINASI
2024 2023
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 500.000 500.000
Jumlah obligasi subordinasi 500.000 500.000
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 637
Page 640
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/93
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. OBLIGASI SUBORDINASI (lanjutan)
Rincian obligasi subordinasi adalah sebagai berikut:
Jumlah pokok
Tanggal efektif utang Jangka Tanggal Tingkat
Instrumen dan penerbitan Persetujuan subordinasi waktu jatuh tempo bunga
Obligasi Tanggal efektif No. S-03825/ Rp 435.000 7 Tahun 5 Juli 2025 7,75%
Subordinasi 26 Juni 2018 BEI.PP2/07-2018
Berkelanjutan I Tanggal
Bank Central Asia penerbitan
Tahap I Tahun 5 Juli 2018
2018 -
Seri A
Obligasi Tanggal efektif No. S-03825/ Rp 65.000 12 Tahun 5 Juli 2030 8,00%
Subordinasi 26 Juni 2018 BEI.PP2/07-2018
Berkelanjutan I Tanggal
Bank Central Asia penerbitan
Tahap I Tahun 5 Juli 2018
2018 -
Seri B
Bunga Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia Tahap I Tahun 2018 - Seri A
dan B dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak tanggal Emisi, tanpa opsi percepatan
pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi. Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan
dibayarkan pada 5 Oktober 2018. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia
Tahap I Tahun 2018 - Seri A dan B dapat diperhitungkan sebagai Modal Pelengkap (Tier 2)
sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 serta untuk meningkatkan struktur penghimpunan dana
jangka panjang. Hasil dari penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Central Asia
Tahap I Tahun 2018 - Seri A dan B dipergunakan untuk pengembangan usaha terutama
pemberian kredit.
Wali amanat untuk penerbitan obligasi subordinasi di atas adalah PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk yang bukan merupakan pihak berelasi dengan Bank.
Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang yang dilakukan oleh
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo), peringkat obligasi subordinasi adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Periode Periode
Keterangan Peringkat Peringkat Peringkat Peringkat
Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank
Central Asia Tahap I 8 Maret 2024 - 7 Maret 2023 -
Tahun 2018 idAA 1 Maret 2025 idAA 1 Maret 2024
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank
antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank tanpa izin tertulis dari Wali Amanat
tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan Bank
yang ada pada saat ini maupun di masa yang akan datang di luar kegiatan usaha Bank,
kecuali jika tindakan tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan atau pelaksanaan pinjaman likuiditas jangka pendek atau pelaksanaan salah
satu atau beberapa opsi pemulihan dalam rencana aksi (recovery plan) Bank;
b. Melaksanakan perubahan bidang usaha utama;
638 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 641
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/94
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. OBLIGASI SUBORDINASI (lanjutan)
Perjanjian Perwaliamanatan mengatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank
antara lain, sebelum dilunasinya semua obligasi, Bank tanpa izin tertulis dari Wali Amanat
tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut: (lanjutan)
c. Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan
atas dasar permintaan/perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas
yang berwenang (termasuk tetapi tidak terbatas pada BI, OJK, Menteri Keuangan Negara
Republik Indonesia dan/atau otoritas moneter maupun otoritas penyehatan di bidang
perbankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia);
d. Mengadakan penggabungan atau konsolidasi, dengan perusahaan lain yang
menyebabkan bubarnya Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah mematuhi semua pembatasan-
pembatasan penting sehubungan dengan perjanjian obligasi subordinasi yang diterbitkan.
Pembayaran atas jumlah bunga yang jatuh tempo telah dilakukan secara tepat waktu.
Informasi mengenai klasifikasi dan nilai obligasi subordinasi diungkapkan pada Catatan 37.
Informasi mengenai jatuh tempo obligasi subordinasi diungkapkan pada Catatan 43.
25. MODAL SAHAM
Modal saham Bank masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Jumlah lembar Jumlah nilai Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal saham nominal
Modal dasar - nilai nominal Rp 12,50
(nilai penuh) per lembar saham 440.000.000.000 5.500.000 440.000.000.000 5.500.000
Belum ditempatkan (316.724.950.000) (3.959.062) (316.724.950.000) (3.959.062)
Saham beredar (ditempatkan dan
disetor penuh) 123.275.050.000 1.540.938 123.275.050.000 1.540.938
Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024
Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal %
PT Dwimuria Investama Andalan *)
67.729.950.000 846.624 54,94
Komisaris
Djohan Emir Setijoso 106.824.845 1.335 0,09
Tonny Kusnadi 7.269.681 91 0,01
Direksi
Jahja Setiaatmadja 33.850.785 423 0,03
Armand W. Hartono 4.256.065 53 0,00
Gregory Hendra Lembong 977.547 12 0,00
Subur Tan 10.710.172 134 0,01
Rudy Susanto 2.908.127 36 0,00
Lianawaty Suwono 2.264.685 28 0,00
Santoso 2.690.902 34 0,00
Vera Eve Lim 2.212.324 28 0,00
Haryanto Tiara Budiman 776.099 10 0,00
Frengky Chandra Kusuma 2.107.984 26 0,00
John Kosasih 731.076 9 0,00
Antonius Widodo Mulyono 262.511 3 0,00
Pemegang saham publik**) 55.367.257.197 692.092 44,92
123.275.050.000 1.540.938 100,00
*) Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
**) Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 639
Page 642
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/95
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. MODAL SAHAM (lanjutan)
Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut: (lanjutan)
2023
Jumlah lembar Jumlah nilai
saham nominal %
PT Dwimuria Investama Andalan *)
67.729.950.000 846.624 54,94
Komisaris
Djohan Emir Setijoso 106.610.700 1.333 0,09
Tonny Kusnadi 7.087.982 89 0,01
Direksi
Jahja Setiaatmadja 32.818.853 410 0,03
Armand W. Hartono 4.256.065 53 0,00
Gregory Hendra Lembong 784.719 10 0,00
Subur Tan 11.351.057 142 0,01
Rudy Susanto 2.518.448 31 0,00
Lianawaty Suwono 2.021.880 25 0,00
Santoso 2.422.053 30 0,00
Vera Eve Lim 1.912.261 24 0,00
Haryanto Tiara Budiman 561.695 7 0,00
Frengky Chandra Kusuma 1.891.049 24 0,00
John Kosasih 504.861 6 0,00
Antonius Widodo Mulyono 130.780 2 0,00
Pemegang saham publik**) 55.370.227.597 692.129 44,92
123.275.050.000 1.540.939 100,00
*) Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali
terakhir PT Bank Central Asia Tbk adalah Sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.
**) Pada komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49% dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT Dwimuria Investama Andalan.
26. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari:
2024 2023
Tambahan modal disetor dari pembayaran
modal saham 29.453.007 29.453.007
Eliminasi atas saldo rugi melalui kuasi reorganisasi
tanggal 31 Oktober 2000*) (25.853.162) (25.853.162)
Tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham 296.088 296.088
Selisih modal dari transaksi saham tresuri
(Catatan 1c) 1.815.435 1.815.435
Selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas
sepengendali (Catatan 2e) (162.391) (162.391)
5.548.977 5.548.977
*)
Pada tanggal 31 Oktober 2000, Bank menerapkan PSAK No. 51, “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”, untuk mendapatkan laporan yang dimulai
dari “awal yang baik” (fresh start). Pelaporan fresh start mengharuskan penilaian kembali seluruh aset dan liabilitas yang tercatat dengan
menggunakan nilai wajarnya dan eliminasi atas saldo rugi (defisit). Dengan penerapan kuasi reorganisasi, saldo rugi Bank pada tanggal
31 Oktober 2000 sebesar Rp 25.853.162 telah dieliminasi ke akun tambahan modal disetor. Penerapan kuasi reorganisasi ini telah disetujui
oleh Bank Indonesia melalui surat No. 3/165/DPwB2/IDWB2 tanggal 21 Februari 2001 dan oleh para pemegang saham di dalam RUPSLB
tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., dalam Akta No. 25).
640 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 643
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/96
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, komitmen dan kontinjensi Grup adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Jumlah Jumlah
dalam valuta Ekuivalen dalam valuta Ekuivalen
Jenis valuta asing*) Rupiah asing*) Rupiah
Komitmen
Tagihan komitmen:
Fasilitas kredit yang diterima dan
belum digunakan Rupiah 1.912.490 4.441.202
USD 60.000.000 965.700 53.558.000 824.633
2.878.190 5.265.835
Lainnya Rupiah 406.294 382.291
USD 7.329.059 117.961 6.273.856 96.599
524.255 478.890
3.402.445 5.744.725
Liabilitas komitmen:
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - committed Rupiah 290.674.248 266.143.321
USD 1.663.976.586 26.781.703 1.455.764.966 22.414.413
Lainnya,
ekuivalen USD 46.672.341 751.191 50.693.287 780.524
318.207.142 289.338.258
Fasilitas kredit kepada bank-bank
lain yang belum digunakan - committed Rupiah 2.402.770 420.456
USD 555.556 8.942 555.556 8.554
2.411.712 429.010
Fasilitas Letter of Credit yang diberikan
kepada nasabah yang tidak dapat
dibatalkan Rupiah 2.368.497 2.586.435
USD 385.002.020 6.196.608 435.191.194 6.700.639
Lainnya,
ekuivalen USD 92.600.368 1.490.403 128.113.202 1.972.559
10.055.508 11.259.633
Lainnya Rupiah 866.726 777.109
USD 13.960.128 224.688 6.101.783 93.949
1.091.414 871.058
331.765.776 301.897.959
Kontinjensi
Tagihan kontinjensi:
Bank garansi yang diterima Rupiah 529.573 558.910
USD - - 11.651 179
529.573 559.089
Liabilitas kontinjensi:
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah Rupiah 21.381.921 17.937.926
USD 323.378.273 5.204.773 297.968.974 4.587.828
Lainnya,
ekuivalen USD 8.639.700 139.056 14.519.311 223.554
26.725.750 22.749.308
Lainnya Rupiah 89 89
26.725.839 22.749.397
*) Jumlah dalam nilai penuh.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 641
Page 644
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/97
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
Informasi tambahan
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memberikan fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - uncommitted masing-masing sebesar Rp 93.421.932 dan
Rp 91.068.656.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memberikan fasilitas kredit kepada bank-
bank lain yang belum digunakan - uncommitted masing-masing sebesar Rp nihil.
Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, pengurusan administrasi, dan klaim yang belum
terselesaikan, yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank adalah tidak mungkin untuk
memastikan apakah Bank akan memenangkan masalah atau tuntutan hukum tersebut, atau
dampaknya jika Bank kalah. Namun demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan
masalah atau tuntutan hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada
hasil usaha, posisi keuangan, atau likuiditas Bank.
Komitmen dan kontinjensi dari pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 46.
28. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH
Pendapatan bunga dan syariah berasal dari:
2024 2023
Pendapatan bunga
Kredit yang diberikan 63.092.902 54.143.689
Efek-efek untuk tujuan investasi 22.259.179 17.716.461
Piutang pembiayaan konsumen dan piutang
sewa pembiayaan 3.594.918 3.266.996
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 2.542.353 8.571.096
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain 711.706 1.164.150
Wesel tagih 691.152 469.923
Lain-lain 1.099.139 1.210.270
93.991.349 86.542.585
Pendapatan syariah
Bagi hasil syariah 805.105 663.932
805.105 663.932
Jumlah pendapatan bunga dan syariah 94.796.454 87.206.517
Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan adalah bunga dari efek
diskonto aset keuangan yang mengalami penurunan nilai untuk tahun berakhir 31 Desember
2024 dan 2023, masing-masing sebesar Rp 11.364 dan Rp 16.001.
Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan kepada pihak berelasi diungkapkan pada
Catatan 46.
642 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 645
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/98
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH
Beban bunga dan syariah meliputi bunga dan beban syariah yang timbul dari:
2024 2023
Beban bunga
Simpanan dari nasabah 9.503.963 9.510.555
Premi penjaminan 2.251.915 2.222.965
Efek-efek utang yang diterbitkan 38.913 38.913
Simpanan dari bank-bank lain 82.919 72.187
Pinjaman yang diterima 87.713 66.961
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 150.262 27.245
Lain-lain 21.495 16.092
12.137.180 11.954.918
Beban syariah
Syariah 395.110 314.034
Jumlah beban bunga dan syariah 12.532.290 12.268.952
Beban bunga dan syariah atas simpanan dari nasabah kepada pihak berelasi diungkapkan
pada Catatan 46.
30. PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI - BERSIH
Merupakan provisi dan komisi sehubungan dengan:
2024 2023
Kredit 2.428.359 2.819.768
Trade 1.112.506 1.044.181
CASA dan Transactional 12.887.956 11.436.469
Wealth 863.046 741.335
Lain-lain 688.054 580.927
Jumlah 17.979.921 16.622.680
Beban provisi dan komisi (2) (539)
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 17.979.919 16.622.141
Komisi dari CASA dan Transactional merupakan pendapatan komisi terkait transaksi kartu
kredit dan debit yang telah dikurangi dengan biaya-biaya yang berkaitan langsung dengan
transaksi tersebut.
Provisi dan komisi dari kredit yang diberikan merupakan pendapatan provisi dan komisi yang
terkait dengan pemberian fasilitas kredit yang bukan merupakan bagian tak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 643
Page 646
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/99
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. PENDAPATAN TRANSAKSI YANG DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI LABA RUGI -
BERSIH
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih meliputi:
2024 2023
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi 254.702 239.727
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi - bersih (223.207) 577.952
Keuntungan (kerugian) yang direalisasi atas
transaksi spot dan derivatif - bersih 1.300.521 652.241
Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi - bersih 1.522.513 417.580
2.854.529 1.887.500
32. BEBAN (PEMULIHAN) PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET
2024 2023
Tagihan akseptasi (Catatan 9c) 149.093 (30.449)
Kredit yang diberikan (Catatan 12g) 2.686.810 1.910.139
Piutang pembiayaan konsumen (Catatan 13) 353.502 172.948
Pembiayaan syariah 80.802 26.687
Efek-efek untuk tujuan investasi (Catatan 14) 8.070 253.674
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi (Catatan 22) (408.004) (66.380)
Lain-lain 18.568 (3.570)
2.888.841 2.263.049
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan (854.388) (1.206.857)
Beban (pemulihan) penyisihan kerugian
penurunan nilai aset 2.034.453 1.056.192
33. BEBAN KARYAWAN
2024 2023
Gaji dan upah 9.066.310 8.306.266
Kesejahteraan dan kompensasi karyawan 6.098.057 5.649.922
Imbalan pasca-kerja (Catatan 2d) 1.319.538 1.321.118
Iuran dana pensiun 562.400 503.244
Pelatihan 397.937 417.261
17.444.242 16.197.811
644 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 647
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/100
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2024 2023
Keperluan kantor 5.833.053 5.582.286
Perbaikan dan pemeliharaan 2.020.849 1.964.982
Penyusutan 2.017.454 2.935.074
Komunikasi 1.828.596 1.722.285
Promosi 1.657.278 1.630.166
Sewa 1.143.353 1.029.820
Jasa tenaga ahli 777.296 678.770
Air, listrik, dan bahan bakar 324.939 297.236
Pajak 262.826 226.479
Amortisasi aset takberwujud - perangkat lunak 150.095 276.409
Komputer dan perangkat lunak 128.701 156.086
Asuransi 64.510 54.757
Pengangkutan 59.903 55.462
Penelitian dan pengembangan 33.155 129.287
Keamanan 21.709 23.452
Lain-lain 550.425 543.088
16.874.142 17.305.639
35. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
Laba bersih per saham dasar dan dilusian dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar selama tahun berjalan, sebagai berikut:
2024 2023
Laba tahun berjalan 54.836.305 48.639.122
Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar di Bursa Efek Indonesia (satuan penuh) 123.275.050.000 123.275.050.000
Laba bersih per saham dasar (nilai penuh) 445 395
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak ada instrumen yang berpotensi menjadi
saham biasa. Oleh karena itu, laba bersih per saham dilusian sama dengan laba bersih per
saham dasar.
36. PENGGUNAAN LABA BERSIH
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 14 Maret
2024 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara
No. 87) memutuskan penggunaan laba bersih 2023 sebagai berikut:
a. Laba bersih 2023 sebesar Rp 486.391 disisihkan untuk dana cadangan.
b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 33.284.264 (Rp 270 (nilai penuh) per saham)
kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
Jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 4 April 2024 sebesar Rp
28.045.074 (dividen interim Tahun Buku 2023 telah dibayarkan pada tanggal 20
Desember 2023 sebesar Rp 5.239.190).
c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam
dan selama tahun buku 2023. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp
765.000.
d. Menetapkan sisa laba bersih 2023 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 645
Page 648
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/101
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan)
Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 8 November 2024 No. 185 tentang
Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2024, Direksi menetapkan
bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim) kepada pemegang
saham atas laba tahun 2024 sebesar Rp 50 (nilai penuh) per saham. Jumlah aktual dividen
interim yang dibayarkan sebesar Rp 6.163.752.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Central Asia Tbk tanggal 16 Maret
2023 (notulen dibuat oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., dengan Berita Acara
No. 157) memutuskan penggunaan laba bersih 2022 sebagai berikut:
a. Laba bersih 2022 sebesar Rp 407.357 disisihkan untuk dana cadangan.
b. Membagi dividen tunai sejumlah Rp 25.271.385 (Rp 205 (nilai penuh) per saham)
kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
Jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan pada tanggal 14 April 2023 sebesar Rp
20.956.758 (dividen interim Tahun Buku 2022 telah dibayarkan pada tanggal 20
Desember 2022 sebesar Rp 4.314.627).
c. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam
dan selama tahun buku 2022. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp
660.000.
d. Menetapkan sisa laba bersih 2022 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.
Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 21 November 2023 No. 194 tentang
Pembagian Dividen Sementara (dividen interim) Tahun Buku 2023, Direksi menetapkan
bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (dividen interim) kepada pemegang
saham atas laba tahun 2023 sebesar Rp 42,5 (nilai penuh) per saham. Jumlah aktual dividen
interim yang dibayarkan sebesar Rp 5.239.190.
37. INSTRUMEN KEUANGAN
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Instrumen keuangan telah dikelompokkan berdasarkan klasifikasi masing-masing. Kebijakan
akuntansi yang material di Catatan 2g menjelaskan bagaimana kategori aset dan liabilitas
keuangan tersebut diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, termasuk laba dan rugi
atas nilai wajar (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) diakui.
Model penilaian instrumen keuangan
Grup mengukur nilai wajar dengan menggunakan hierarki dari metode berikut:
• Level 1: input yang berasal dari harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk
instrumen yang identik yang dapat diakses Grup pada tanggal pengukuran;
• Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi,
baik secara langsung atau tidak langsung. Dalam kategori ini termasuk instrumen yang
dinilai dengan menggunakan: harga kuotasian untuk instrumen serupa di pasar aktif;
harga kuotasian untuk instrumen yang identik atau yang serupa di pasar yang tidak aktif;
atau teknik penilaian lainnya di mana seluruh input signifikan dapat diobservasi secara
langsung maupun tidak langsung dari data pasar;
• Level 3: input yang tidak dapat diobservasi. Dalam kategori ini termasuk semua instrumen
di mana teknik penilaiannya menggunakan input yang tidak dapat diobservasi dan input
yang tidak dapat diobservasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penilaian
instrumen. Termasuk dalam kategori ini adalah instrumen yang dinilai berdasarkan harga
kuotasian untuk instrumen serupa yang memerlukan penyesuaian atau asumsi signifikan
yang tidak dapat diobservasi untuk mencerminkan perbedaan diantara instrumen
tersebut.
646 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 649
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/102
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Model penilaian instrumen keuangan (lanjutan)
Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif
didasarkan pada kuotasi harga pasar. Untuk seluruh instrumen keuangan lainnya, Bank
menentukan nilai wajar menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan arus kas yang didiskontokan,
perbandingan dengan instrumen yang sejenis yang harga pasarnya tersedia dan dapat
diobservasi, dan model penilaian lainnya. Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik
penilaian termasuk suku bunga bebas risiko (risk-free), suku bunga acuan, credit spread, dan
variabel lainnya yang digunakan dalam mengestimasi tingkat diskonto, harga obligasi, kurs
valuta asing, serta volatilitas, dan korelasi harga yang diharapkan.
Tujuan dari teknik penilaian adalah untuk pengukuran nilai wajar yang mencerminkan harga
yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran.
Grup menggunakan model penilaian yang diakui secara luas untuk menentukan nilai wajar
atas instrumen keuangan yang umum dan yang lebih sederhana, seperti swap suku bunga
dan nilai tukar yang hanya menggunakan data pasar yang dapat diobservasi dan
membutuhkan sedikit pertimbangan dan estimasi manajemen. Harga atau input model yang
dapat diobservasi biasanya tersedia di pasar untuk efek-efek utang yang tercatat di bursa dan
derivatif over-the-counter yang sederhana seperti swap suku bunga. Ketersediaan harga
pasar dan input model yang dapat diobservasi mengurangi kebutuhan pertimbangan dan
estimasi manajemen dan juga mengurangi ketidakpastian terkait penentuan nilai wajar.
Ketersediaan harga pasar dan input yang dapat diobservasi bervariasi tergantung pada
produk dan pasar dan mudah berubah berdasarkan kejadian tertentu dan kondisi umum di
pasar keuangan.
Pertimbangan dan estimasi manajemen biasanya memerlukan pemilihan model yang sesuai
untuk digunakan, penentuan arus kas masa depan yang diharapkan pada instrumen
keuangan yang dinilai, penentuan probabilitas kegagalan pihak lawan, pembayaran dimuka
dan pemilihan tingkat diskonto yang tepat.
Kerangka penilaian
Penilaian aset keuangan dan liabilitas keuangan dikaji secara independen dari bisnis oleh
Group Accounting (“ACT”) dan Risk Management Division. ACT terutama bertanggung jawab
untuk memastikan bahwa penyesuaian penilaian telah dilakukan secara tepat. Risk
Management Division melakukan validasi harga secara independen untuk memastikan
bahwa Bank menggunakan data pasar yang dapat diandalkan dari sumber-sumber
independen misalnya harga perdagangan dan kuotasian pialang.
Model penilaian diajukan oleh Risk Management Division dan disetujui oleh manajemen. Risk
Management Division melakukan pengkajian secara berkala terhadap kelayakan sumber data
pasar yang digunakan dalam penilaian. Data pasar yang digunakan untuk validasi harga
mencakup pula sumber data perdagangan terkini yang melibatkan pihak lawan eksternal atau
pihak ketiga seperti Bloomberg, Reuters, pialang, dan pricing providers. Data pasar yang
digunakan harus sedapat mungkin mencerminkan pasar yang secara berkesinambungan
dapat berubah mengikuti perkembangan pasar dan instrumen keuangan. Untuk menentukan
kualitas dari input data pasar, faktor-faktor seperti independensi, relevansi, keandalan,
ketersediaan berbagai sumber data, dan metodologi yang digunakan oleh pricing providers
juga dipertimbangkan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 647
Page 650
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/103
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Penilaian instrumen keuangan
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar
Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang diukur
pada nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-masing
level dalam hierarki nilai wajar.
2024
Nilai tercatat Nilai wajar
Diukur pada
nilai wajar
melalui
Diukur pada nilai penghasilan
wajar melalui komprehensif
laba rugi lain Jumlah Level 2
Aset keuangan
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar – bersih 21.524.617 - 21.524.617 21.524.617
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih - 98.379.739 98.379.739 98.379.739
21.524.617 98.379.739 119.904.356 119.904.356
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 257.613 - 257.613 257.613
257.613 - 257.613 257.613
2023
Nilai tercatat Nilai wajar
Diukur pada
nilai wajar
melalui
Diukur pada nilai penghasilan
wajar melalui komprehensif
laba rugi lain Jumlah Level 2
Aset keuangan
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain – bersih - 198.245 198.245 198.245
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar – bersih 15.058.660 - 15.058.660 15.058.660
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih - 109.895.084 109.895.084 109.895.084
15.058.660 110.093.329 125.151.989 125.151.989
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 122.765 - 122.765 122.765
122.765 - 122.765 122.765
Nilai wajar penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dihitung menggunakan teknik penilaian berdasarkan
model internal Bank, yaitu metode diskonto arus kas. Input yang digunakan dalam teknik
penilaian adalah suku bunga pasar instrumen jangka pendek (money market instrument) yang
memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo, dan yield yang serupa.
648 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 651
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/104
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Penilaian instrumen keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar efek-efek yang diklasifikasikan dalam
kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan nilai wajar efek-efek yang
diklasifikasikan dalam kelompok yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain adalah berdasarkan harga pasar yang dikeluarkan oleh pricing provider
(Penilai Harga Efek Indonesia/"PHEI"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi
dengan menggunakan harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh
tempo, dan yield yang serupa.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar efek-efek untuk tujuan investasi
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak termasuk investasi
dalam saham masing-masing sebesar Rp 540.492 dan Rp 451.993 yang dinilai sebesar nilai
perolehannya dikarenakan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal.
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar
Tabel di bawah menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar instrumen keuangan Grup, yang tidak
diukur pada nilai wajar dan analisis atas instrumen keuangan tersebut sesuai dengan masing-
masing level dalam hierarki nilai wajar.
2024
Nilai tercatat Nilai wajar
Biaya perolehan
diamortisasi Jumlah Level 2 Level 3 Jumlah
Aset keuangan
Kredit yang diberikan - bersih 868.686.210 868.686.210 25.116.622 852.431.302 877.547.924
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 9.435.564 9.435.564 - 9.135.934 9.135.934
Piutang sewa pembiayaan - bersih 51.042 51.042 - 48.459 48.459
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.924.884 1.924.884 - 1.924.884 1.924.884
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 272.231.726 272.231.726 271.130.953 - 271.130.953
1.152.329.426 1.152.329.426 296.247.575 863.540.579 1.159.788.154
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah 1.120.613.667 1.120.613.667 1.120.613.667 - 1.120.613.667
Dana simpanan syariah 3.935.363 3.935.363 3.935.363 - 3.935.363
Liabilitas sewa pembiayaan 302.470 302.470 302.470 - 302.470
Simpanan dari bank-bank lain 3.656.298 3.656.298 3.656.298 - 3.656.298
Pinjaman yang diterima 2.242.516 2.242.516 2.244.759 - 2.244.759
Obligasi subordinasi 500.000 500.000 500.000 - 500.000
1.131.250.314 1.131.250.314 1.131.252.557 - 1.131.252.557
2023
Nilai tercatat Nilai wajar
Biaya perolehan
diamortisasi Jumlah Level 2 Level 3 Jumlah
Aset keuangan
Kredit yang diberikan - bersih 758.887.839 758.887.839 28.011.091 738.167.137 766.178.228
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 8.713.450 8.713.450 - 8.663.660 8.663.660
Piutang sewa pembiayaan - bersih 139.007 139.007 - 138.639 138.639
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.643.051 1.643.051 - 1.643.051 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 201.706.547 201.706.547 201.666.248 - 201.666.248
971.089.894 971.089.894 229.677.339 748.612.487 978.289.826
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah 1.090.766.807 1.090.766.807 1.090.766.807 - 1.090.766.807
Dana simpanan syariah 3.201.970 3.201.970 3.201.970 - 3.201.970
Liabilitas sewa pembiayaan 237.344 237.344 237.344 - 237.344
Simpanan dari bank-bank lain 10.070.820 10.070.820 10.070.820 - 10.070.820
Pinjaman yang diterima 1.629.626 1.629.626 1.631.281 - 1.631.281
Obligasi subordinasi 500.000 500.000 500.000 - 500.000
1.106.406.567 1.106.406.567 1.106.408.222 - 1.106.408.222
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 649
Page 652
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/105
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar (lanjutan)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar, diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Instrumen keuangan berikut ini merupakan instrumen keuangan jangka pendek atau yang
ditinjau ulang menggunakan harga pasar secara berkala, dan karenanya, nilai wajar
instrumen keuangan tersebut mendekati nilai tercatatnya.
Aset keuangan:
- Kas
- Giro pada Bank Indonesia
- Giro pada bank-bank lain
- Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain
- Tagihan akseptasi
- Wesel tagih
- Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
- Aset lain-lain
Liabilitas keuangan:
- Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
- Utang akseptasi
- Transaksi komitmen dan kontinjensi
- Liabilitas lain-lain
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar kredit yang diberikan, piutang
pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, dan pinjaman yang diterima dinilai
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga internal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar, efek-efek untuk tujuan investasi yang
diklasifikasikan dalam kelompok biaya perolehan diamortisasi adalah berdasarkan harga
pasar yang dikeluarkan oleh pricing provider (Penilai Harga Efek Indonesia/"PHEI" dahulu
Indonesia Bond Pricing Agency/“IBPA"). Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi
dengan menggunakan harga pasar kuotasian efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh
tempo, dan yield yang serupa.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar simpanan dari nasabah dan simpanan
dari bank-bank lain sama dengan nilai tercatatnya karena sifatnya dapat ditarik sewaktu-
waktu (payable on demand).
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk kepentingan pengungkapan dan tidak
berdampak pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. Nilai wajar yang dihitung oleh
Grup mungkin berbeda dengan jumlah aktual yang akan diterima atau dibayar pada saat
penyelesaian atau jatuh tempo instrumen keuangan. Karena terdapat instrumen keuangan
tertentu yang tidak diperdagangkan, maka perhitungan nilai wajar melibatkan pertimbangan dan
estimasi manajemen.
650 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 653
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/106
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA
Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 11/2020 tentang Cipta Kerja, Bank
wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan
hubungan kerja atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-
kerja ini diberikan berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan
hubungan kerja atau selesainya masa kerja. Imbalan pasca-kerja ini merupakan program
imbalan pasti.
Bank memiliki program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap yang memenuhi kriteria yang
ditetapkan Bank. Program pensiun iuran pasti ini dikelola dan diadministrasikan Dana Pensiun
BCA yang didirikan oleh Bank sebagai wadah untuk mengelola aset, memberikan
penghasilan investasi dan membayar imbalan pasca-kerja kepada karyawan Bank. Dana
Pensiun BCA telah disahkan pendiriannya oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. KEP-020/KM.17/1995 tanggal 25 Januari 1995. Iuran untuk
dana pensiun dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok karyawan di mana
jumlah yang ditanggung oleh karyawan dan Bank masing-masing sebesar 3% (tiga persen)
dan 5% (lima persen). Selama tahun berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, akumulasi
iuran Bank kepada dana pensiun tersebut sebesar 2% (dua persen) dapat diperhitungkan
sebagai pengurang dari liabilitas imbalan pasca-kerja sesuai dengan Undang-undang
Ketenagakerjaan.
Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah menyisihkan dana
yang akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan pasca-kerja karyawan
masing-masing sebesar Rp 752.365 dan Rp 2.818. Dana yang disisihkan tersebut
ditempatkan pada beberapa perusahaan asuransi dalam bentuk program saving plan dan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) dalam bentuk Program Pensiun Untuk
Kompensasi Pesangon (“PPUKP”) selama tahun berakhir 31 Desember 2024, dan dalam
bentuk program saving plan selama tahun berakhir 31 Desember 2023, yang memenuhi
kriteria untuk dicatat sebagai aset program.
Program pensiun imbalan pasti ini memberikan eksposur risiko aktuarial kepada Bank, seperti
risiko investasi, risiko tingkat suku bunga dan risiko inflasi.
Imbalan pasca-kerja yang diberikan oleh Bank mencakup pensiun, kompensasi jangka
panjang lainnya berupa penghargaan masa kerja, dan imbalan kesehatan pasca-kerja.
Liabilitas imbalan pasca-kerja pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dihitung oleh
aktuaris independen Bank, yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dengan
menggunakan metode projected-unit-credit. Asumsi-asumsi utama yang digunakan oleh
aktuaris independen adalah sebagai berikut:
2024 2023
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto per tahun
Program pensiun imbalan pasti 7,15% 6,80%
Kompensasi jangka panjang lainnya – Emas 7,15% 6,80%
Kompensasi jangka panjang lainnya – Non Emas 7,15% 6,85%
Imbalan kesehatan pasca-kerja – Self Insured 7,05% 6,70%
Imbalan kesehatan pasca-kerja – Asuransi 7,15% 6,95%
Tingkat kenaikan penghasilan dasar per tahun 9,00% 9,00%
Tingkat klaim self-Insured per tahun 11,60% 11,50%
Tingkat tren biaya kesehatan 11,50% 11,50%
Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja pada
tanggal penilaian. Secara umum, tingkat diskonto mengacu pada imbal hasil atas obligasi
pemerintah berkualitas tinggi yang diperdagangkan di pasar modal aktif pada tanggal
pelaporan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 651
Page 654
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/107
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
Asumsi kenaikan penghasilan dasar di masa depan memproyeksikan liabilitas imbalan pasca-
kerja mulai dari tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal. Tingkat kenaikan
penghasilan dasar pada umumnya ditentukan dengan menerapkan penyesuaian inflasi untuk
skala pembayaran dan dengan memperhitungkan masa kerja.
Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
telah sesuai dengan laporan aktuaris independen masing-masing tertanggal 6 Januari 2025
dan 5 Januari 2024.
a. Liabilitas imbalan pasca-kerja
Liabilitas imbalan pasca-kerja Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
sebagai berikut:
Program pensiun imbalan pasti
dan kompensasi jangka Imbalan kesehatan
panjang lainnya pasca-kerja
2024 2023 2024 2023
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 11.736.185 11.847.856 183.746 156.844
Nilai wajar aset program (2.976.290) (3.120.458) - -
Liabilitas imbalan
pasca-kerja bersih - Bank 8.759.895 8.727.398 183.746 156.844
Liabilitas imbalan pasca-kerja Entitas Anak pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
yang tercatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian masing-masing sebesar
Rp 154.068 dan Rp 147.830.
b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja
Program pensiun imbalan pasti
dan kompensasi jangka Imbalan kesehatan
panjang lainnya pasca-kerja
2024 2023 2024 2023
Perubahan liabilitas imbalan pasti
Liabilitas imbalan pasti, awal tahun - Bank 8.727.398 7.273.131 156.844 137.461
Termasuk dalam laba rugi
Beban jasa kini 796.911 754.821 13.799 6.705
Beban jasa lalu-amandemen (159.411) - 8.751 (12.025)
Beban bunga 545.010 511.473 12.221 8.672
Beban terminasi 37.523 3.165 8.298 -
Penyesuaian atas pengalaman
masa kerja lalu 4.543 2.852 19.558 50
Dampak atas perubahan metode atribusi
pada Laba Rugi - - - -
Termasuk dalam penghasilan
komprehensif lainnya
Keuntungan (kerugian) aktuarial
yang timbul atas:
Perubahan asumsi keuangan (225.813) (41.716) (15.864) 28.917
Perubahan asumsi demografi - -
Penyesuaian pengalaman 89.470 350.315 - 29.185
Imbal hasil atas aset program di luar
pendapatan bunga 52.632 187.347 25.119
Dampak atas perubahan metode
atribusi pada PKL - - - -
Lain-lain
Penempatan dana pada perusahaan
asuransi (aset program) (752.365) (2.818) - -
Imbalan pasca-kerja yang dibayarkan
langsung oleh Bank (356.003) (311.172) (44.980) (42.121)
Liabilitas imbalan pasti, akhir tahun - Bank 8.759.895 8.727.398 183.746 156.844
652 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 655
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/108
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
b. Perubahan liabilitas imbalan pasca-kerja (lanjutan)
Beban imbalan pasca-kerja Entitas Anak tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023
yang tercatat dalam laba rugi masing-masing sebesar Rp 32.335 dan Rp 45.405.
Selama tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023, pembayaran imbalan pasca-
kerja di Entitas Anak masing-masing sebesar Rp 4.324 dan Rp 6.659, dan Entitas Anak
telah menyisihkan dana yang akan dipakai untuk mendukung pemenuhan liabilitas imbalan
pasca-kerja karyawan masing-masing sebesar Rp 7.750 dan Rp 6.950 dengan
menempatkan pada beberapa perusahaan asuransi, yang memenuhi kriteria untuk dicatat
sebagai aset program.
c. Komposisi aset program
Komposisi aset program dari masing-masing dana pensiun pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
Persentase alokasi 31 Desember 2024 Persentase alokasi 31 Desember 2024
memiliki harga pasar kuotasian untuk memiliki harga pasar kuotasian untuk
program pesangon DPLK PDKP
AIA Allianz Manulife AIA Allianz Manulife
Saham 0,00% 0,00% 0,00% 9,40% 9,79% 9,21%
Obligasi 0,00% 37,57% 0,00% 58,83% 59,21% 70,75%
Properti 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Derivatif 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Kas 100,00% 62,43% 100,00% 31,77% 31,00% 20,04%
Lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Persentase alokasi 31 Desember 2023 Persentase alokasi 31 Desember 2023
memiliki harga pasar kuotasian untuk memiliki harga pasar kuotasian untuk
program pesangon DPLK PDKP
AIA Allianz Manulife AIA Allianz Manulife
Saham 0,00% 0,00% 0,00% 12,86% 10,37% 15,12%
Obligasi 0,00% 0,00% 0,00% 69,69% 69,88% 64,52%
Properti 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Derivatif 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Kas 100,00% 100,00% 100,00% 17,45% 19,75% 20,36%
Lain-lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
d. Perubahan nilai wajar aset program untuk program pasca-kerja
2024 2023
Nilai wajar aset program, awal tahun - Bank 3.120.458 3.952.724
Penempatan dana pada perusahaan asuransi 752.365 2.818
Imbal hasil atas aset program di luar
pendapatan bunga (52.632) (187.347)
Pendapatan bunga dari aset program 202.203 250.604
Pembayaran imbalan pasca-kerja (1.046.104) (898.341)
Nilai wajar aset program, akhir tahun - Bank 2.976.290 3.120.458
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 653
Page 656
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/109
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan)
e. Informasi historis - Bank:
31 Desember
2024 2023 2022 2021 2020 2019
Program pensiun imbalan pasti dan
kompensasi jangka panjang lainnya
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 11.736.185 11.847.856 11.225.855 11.800.914 12.966.647 11.724.337
Nilai wajar aset program (2.976.290) (3.120.458) (3.952.724) (4.877.681) (3.664.581) (4.077.260)
Defisit 8.759.895 8.727.398 7.273.131 6.923.233 9.302.065 7.647.077
Penyesuaian yang timbul pada
liabilitas program 89.470 350.315 13.149 (159.362) (9.914) 116.222
Penyesuaian yang timbul pada
aset program 53.632 187.347 159.472 (440.474) 555.010 (204.650)
Imbalan kesehatan pasca-kerja
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja 183.746 156.844 137.462 197.102 214.570 209.355
Penyesuaian yang timbul pada
liabilitas program 25.119 29.185 14.093 (15.238) (15.955) (7.038)
f. Analisis sensitivitas
Perubahan 1 (satu) persen asumsi aktuarial akan memiliki pengaruh sebagai berikut:
2024
Program pensiun Kompensasi jangka panjang Imbalan kesehatan
imbalan pasti lainnya pasca-kerja
Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan
Tingkat diskonto (1% pergerakan) (397.170) 443.541 (255.558) 295.487 (13.688) 19.379
Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan) 495.259 (451.964) 305.338 (269.456) - -
Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan) - - - - 16.152 (14.049)
2023
Program pensiun Kompensasi jangka panjang Imbalan kesehatan
imbalan pasti lainnya pasca-kerja
Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan Kenaikan Penurunan
Tingkat diskonto (1% pergerakan) (404.885) 449.720 (249.099) 286.212 (11.732) 15.778
Tingkat penghasilan dasar (1% pergerakan) 495.698 (454.759) 286.371 (254.360) - -
Tingkat biaya kesehatan (1% pergerakan) - - - - 13.314 (11.671)
g. Analisis jatuh tempo
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun dan manfaat kesehatan
pasca-kerja yang tidak terdiskonto adalah sebagai berikut:
Selama 10
tahun ke
depan 10 - 20 tahun 20 tahun - dst
Imbalan pensiun 8.004.344 3.254.667 3.761.907
Kompensasi jangka panjang lainnya 3.401.256 1.294.407 1.799.701
Imbalan kesehatan pasca-kerja 149.357 72.617 146.509
h. Durasi rata-rata tertimbang dari program pensiun imbalan pasti, kompensasi jangka
panjang lainnya - non emas, kompensasi jangka panjang lainnya - emas, imbalan
kesehatan pasca-kerja - self insured dan imbalan kesehatan pasca-kerja - asuransi, pada
tanggal 31 Desember 2024 adalah masing-masing 11,89 tahun; 12,51 tahun; 15,19 tahun;
6,54 tahun; dan 18,66 tahun (31 Desember 2023: 11,38 tahun; 11,98 tahun; 13,45 tahun;
7,00 tahun; dan 19,51 tahun).
39. JASA KUSTODIAN
Biro Jasa Kustodian Bank memperoleh izin untuk menyediakan jasa kustodian dari Badan
Pengawas Pasar Modal (Bapepam, sekarang bernama Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”)
berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-148/PM/1991 tanggal 13 November 1991.
654 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 657
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/110
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. JASA KUSTODIAN (lanjutan)
Jasa-jasa yang diberikan oleh Biro Jasa Kustodian meliputi jasa penitipan saham, obligasi
pemerintah dan korporasi, deposito, administrasi reksadana dan kontrak pengelolaan dana,
termasuk di dalamnya penerimaan dividen, bunga dan hak – hak lainnya, menyelesaikan
transaksi efek serta mewakili pemegang rekening yang menjadi Nasabah.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset yang diadministrasikan oleh Biro Jasa
Kustodian terdiri dari saham, obligasi, deposito, surat berharga pasar modal, dan pasar uang
lainnya.
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:
2024 2023
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Aset moneter
Kas
Dolar Amerika Serikat (USD) 70.986 1.142.515 42.260 650.678
Dolar Australia (AUD) 6.098 61.060 17.447 183.555
Dolar Singapura (SGD) 16.093 190.613 16.182 188.941
Dolar Hong Kong (HKD) 4.338 8.992 4.709 9.280
Yuan China (CNH) 7.158 15.737 9.659 20.955
Poundsterling Inggris (GBP) 1.004 20.306 493 9.684
Yen Jepang (JPY) 265.867 27.392 257.749 28.064
Euro (EUR) 8.752 146.670 6.442 109.754
Lainnya, ekuivalen USD 1.849 29.767 1.449 22.317
1.643.052 1.223.228
Giro pada Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat (USD) 216.181 3.479.439 254.231 3.914.389
3.479.439 3.914.389
Giro pada bank-bank lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 74.914 1.205.737 142.447 2.193.255
Dolar Australia (AUD) 32.095 321.383 12.146 127.786
Dolar Singapura (SGD) 63.270 749.408 34.877 407.233
Dolar Hong Kong (HKD) 13.578 28.150 17.677 34.836
Yuan China (CNH) 110.917 243.852 718.431 1.558.637
Poundsterling Inggris (GBP) 2.095 42.357 4.100 80.459
Yen Jepang (JPY) 10.807.107 1.113.456 8.159.738 888.432
Euro (EUR) 9.233 154.733 9.224 157.154
Lainnya, ekuivalen USD 10.215 164.413 6.936 106.787
4.023.489 5.554.579
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 534.394 8.601.064 463 7.123
Dolar Australia (AUD) 49.973 500.405 - -
Dolar Singapura (SGD) 59.999 710.666 89.999 1.050.857
Dolar Hong Kong (HKD) 166.315 344.790 31.811 62.691
Yuan China (CNH) 124.998 274.809 184.997 401.351
Euro (EUR) 9.995 167.491 - -
10.599.225 1.522.022
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 655
Page 658
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/111
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
2024 2023
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Aset moneter (lanjutan)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi
Dolar Amerika Serikat (USD) 22.847 367.726 236.384 3.639.600
367.726 3.639.600
Tagihan akseptasi - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 280.067 4.507.683 430.413 6.627.067
Dolar Singapura (SGD) 548 6.486 - -
Yuan China (CNH) 314.834 692.163 353.214 766.297
Yen Jepang (JPY) 966.736 99.603 471.589 51.347
Euro (EUR) 14.846 248.792 148.587 2.531.673
Lainnya, ekuivalen USD 1.861 29.952 3.535 54.431
5.584.679 10.030.815
Wesel tagih - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 300.269 4.832.833 330.706 5.091.886
Yuan China (CNH) 253.504 557.329 9.270 20.111
Yen Jepang (JPY) 3.392 350 10.786 1.174
Euro (EUR) 236 3.957 1.195 20.353
5.394.469 5.133.524
Kredit yang diberikan - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 2.427.065 39.063.609 2.675.843 41.199.949
Dolar Australia (AUD) 3.372 33.762 13 141
Dolar Singapura (SGD) 39.878 472.337 56.795 663.156
Dolar Hong Kong (HKD) - - 304.242 599.580
Euro (EUR) - - 408 6.955
39.569.708 42.469.781
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 599.316 9.645.985 624.532 9.615.920
Dolar Hong Kong (HKD) - - 115.710 228.033
9.645.985 9.843.953
Aset lain-lain - bersih
Dolar Amerika Serikat (USD) 26.768 430.839 25.866 398.257
Dolar Australia (AUD) 119 1.195 - -
Dolar Singapura (SGD) 517 6.123 710 8.287
Dolar Hong Kong (HKD) 228 473 4.034 7.951
Yuan China (CNH) 2.399 5.274 260 565
Poundsterling Inggris (GBP) 1 14 - 1
Yen Jepang (JPY) 1.982 204 1.044 114
Euro (EUR) 72 1.205 1.017 17.331
Lainnya, ekuivalen USD - 2 - 1
445.329 432.507
656 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 659
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/112
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2024 2023
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Liabilitas moneter
Simpanan dari nasabah
Dolar Amerika Serikat (USD) 4.050.424 65.191.578 3.894.004 59.955.974
Dolar Australia (AUD) 79.216 793.234 53.097 558.625
Dolar Singapura (SGD) 387.116 4.585.225 377.233 4.404.702
Dolar Hong Kong (HKD) 12.491 25.895 16.389 32.298
Yuan China (CNH) 723.360 1.590.307 622.275 1.350.026
Poundsterling Inggris (GBP) 3.430 69.340 3.932 77.172
Yen Jepang (JPY) 10.441.676 1.075.806 8.082.641 880.038
Euro (EUR) 88.693 1.486.328 70.577 1.202.512
Lainnya, ekuivalen USD 2.932 47.193 1.431 22.026
74.864.906 68.483.373
Simpanan dari bank-bank lain
Dolar Amerika Serikat (USD) 86.153 1.386.640 104.729 1.612.516
Dolar Australia (AUD) 12.547 125.635 9.998 105.188
Euro (EUR) - - 2 30
Dolar Singapura (SGD) 1.592 18.861 3.926 45.839
Yuan China (CNH) 275 606 99 215
1.531.742 1.763.788
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Dolar Amerika Serikat (USD) 2.023 32.568 661 10.178
32.568 10.178
Utang akseptasi
Dolar Amerika Serikat (USD) 152.697 2.457.653 273.710 4.214.319
Dolar Singapura (SGD) 548 6.487 - -
Yuan China (CNH) 262.802 577.769 323.844 702.579
Yen Jepang (JPY) 587.406 60.521 400.949 43.655
Euro (EUR) 11.806 197.846 12.348 210.393
Lainnya, ekuivalen USD 1.901 30.590 3.623 55.777
3.330.866 5.226.723
Efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Dolar Hong Kong (HKD) - - 41.734 82.246
- 82.246
Pinjaman yang diterima
Dolar Amerika Serikat (USD) 17.747 285.632 15.125 232.885
Dolar Hong Kong (HKD) - - 71.112 140.143
Euro (EUR) 595 9.972 - -
295.604 373.028
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 657
Page 660
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/113
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING (lanjutan)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)
2034 2023
Valuta asing Ekuivalen Valuta asing Ekuivalen
(dalam ribuan) Rupiah (dalam ribuan) Rupiah
Liabilitas moneter (lanjutan)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.231 245.148 15.828 243.708
Dolar Australia (AUD) 2 16 - 3
Dolar Singapura (SGD) 669 7.922 563 6.573
Dolar Hong Kong (HKD) - - 270 532
Yuan China (CNH) 183 401 163 353
Poundsterling Inggris (GBP) - 3 - -
Yen Jepang (JPY) 1.426 147 1.884 205
Euro (EUR) 49 819 77 1.318
Lainnya, ekuivalen USD 4 60 4 54
254.516 252.746
Beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain
Dolar Amerika Serikat (USD) 943 15.177 1.302 20.046
Dolar Australia (AUD) 104 1.040 11 119
Dolar Singapura (SGD) 298 3.531 59 689
Dolar Hong Kong (HKD) 1.382 2.865 3.018 5.948
Yuan China (CNH) 1.003 2.205 116 252
Poundsterling Inggris (GBP) 25 501 1 13
Yen Jepang (JPY) 76.362 7.868 261 28
Euro (EUR) 171 2.870 15 253
Lainnya, ekuivalen USD 163 2.620 - -
38.677 27.348
41. SEGMEN OPERASI
Grup mengungkapkan pelaporan segmen operasi informasi keuangan berdasarkan produk
sebagai berikut:
2024
Kredit Tresuri Lainnya Jumlah
Aset 868.686.210 459.238.130 121.376.988 1.449.301.328
Pendapatan bunga dan syariah 63.092.902 26.955.707 4.747.845 94.796.454
Pendapatan fee-based dan lainnya 3.418.479 288.678 19.480.693 23.187.850
2023
Kredit Tresuri Lainnya Jumlah
Aset 758.887.839 534.025.680 115.193.491 1.408.107.010
Pendapatan bunga dan syariah 54.143.689 28.804.936 4.257.892 87.206.517
Pendapatan fee-based dan lainnya 4.916.215 258.012 16.517.931 21.692.158
658 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 661
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/114
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Operasional utama dari Grup dikelola di wilayah Indonesia. Segmen bisnis Bank terbagi atas
5 (lima) area geografis utama, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Indonesia bagian timur dan
operasi luar negeri.
Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam
tabel di bawah ini:
2024
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Pendapatan bunga dan syariah 4.427.250 86.036.942 1.711.892 2.582.953 37.417 94.796.454
Beban bunga dan syariah (565.890) (11.454.256) (195.103) (313.090) (3.951) (12.532.290)
Pendapatan bunga dan syariah - bersih 3.861.360 74.582.686 1.516.789 2.269.863 33.466 82.264.164
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 1.136.562 15.562.427 461.532 816.852 2.546 17.979.919
Pendapatan transaksi yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih (83.918) 2.906.754 5.075 42.112 (15.494) 2.854.529
Pendapatan operasional lainnya 37.737 5.118.840 12.275 45.528 (6.451) 5.207.929
Total pendapatan segmen 4.951.741 98.170.707 1.995.671 3.174.355 14.067 108.306.541
Penyusutan dan amortisasi (44.915) (2.060.098) (20.240) (37.266) (5.030) (2.167.549)
Unsur material non kas lainnya:
(Beban) pemulihan penyisihan
kerugian penurunan nilai aset 179.018 (2.423.564) 141.270 67.000 1.823 (2.034.453)
Beban operasional lainnya (1.536.804) (32.725.872) (546.303) (1.043.365) (34.345) (35.886.689)
Laba sebelum pajak penghasilan 3.549.040 60.961.173 1.570.398 2.160.724 (23.485) 68.217.850
Beban pajak penghasilan (13.366.576)
Laba tahun berjalan 54.851.274
Aset 93.995.732 1.262.486.824 34.992.548 57.473.797 352.427 1.449.301.328
Liabilitas 93.995.732 990.936.514 34.992.548 57.473.797 4.517 1.177.403.108
Kredit yang diberikan – bersih 38.739.422 788.949.509 16.219.497 24.777.782 - 868.686.210
Simpanan dari nasabah 92.838.676 936.118.359 34.725.741 56.930.891 - 1.120.613.667
Dana simpanan syariah - 3.935.363 - - - 3.935.363
Dana syirkah temporer - 9.063.133 - - - 9.063.133
2023
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Pendapatan bunga dan syariah 3.963.081 79.355.186 1.550.536 2.268.692 69.022 87.206.517
Beban bunga dan syariah (573.101) (11.167.247) (195.437) (306.280) (26.887) (12.268.952)
Pendapatan bunga dan syariah - bersih 3.389.980 68.187.939 1.355.099 1.962.412 42.135 74.937.565
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 1.029.599 14.480.749 407.310 700.711 3.772 16.622.141
Pendapatan transaksi yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi - bersih 53.449 1.756.021 25.012 48.202 4.816 1.887.500
Pendapatan operasional lainnya 24.505 5.015.689 7.511 26.687 (4.914) 5.069.478
Total pendapatan segmen 4.497.533 89.440.398 1.794.932 2.738.012 45.809 98.516.684
Penyusutan dan amortisasi (51.723) (3.091.741) (22.719) (39.657) (5.643) (3.211.483)
Unsur material non kas lainnya:
(Beban) pemulihan penyisihan
kerugian penurunan nilai aset (304.435) (741.859) (252.159) 241.515 746 (1.056.192)
Beban operasional lainnya (1.465.271) (31.063.173) (524.237) (989.230) (27.341) (34.069.252)
Laba sebelum pajak penghasilan 2.676.104 54.543.625 995.817 1.950.640 13.571 60.179.757
Beban pajak penghasilan (11.521.662)
Laba tahun berjalan 48.658.095
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 659
Page 662
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/115
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Informasi yang berkaitan dengan segmen berdasarkan geografis dari Grup disajikan dalam
tabel di bawah ini: (lanjutan)
2023
Indonesia Operasi luar
Sumatera Jawa Kalimantan bagian timur negeri Jumlah
Aset 93.124.817 1.229.535.237 33.270.213 51.266.184 910.559 1.408.107.010
Liabilitas 93.124.817 979.786.929 33.270.213 51.266.184 227.402 1.157.675.545
Kredit yang diberikan – bersih 32.404.446 690.431.115 13.653.762 21.798.936 599.580 758.887.839
Simpanan dari nasabah 91.866.574 915.420.224 32.928.122 50.551.887 - 1.090.766.807
Dana simpanan syariah - 3.201.970 - - - 3.201.970
Dana syirkah temporer - 7.893.872 - - - 7.893.872
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Bank memiliki eksposur terhadap risiko dibawah ini:
- Risiko aset dan liabilitas
- Risiko kredit
- Risiko likuiditas
- Risiko pasar
- Risiko operasional
- Risiko konsolidasian
Catatan di bawah ini menyampaikan informasi mengenai eksposur Bank terhadap setiap
risiko di atas, tujuan, kebijakan dan proses yang dilakukan oleh Bank dalam mengukur dan
mengelola risiko.
a. Kerangka manajemen risiko
Bank menyadari bahwa dalam melaksanakan kegiatan usahanya, Bank selalu
berhadapan dengan risiko yang melekat (inherent) pada instrumen keuangan, yaitu risiko
kredit, risiko likuiditas, risiko pasar atas nilai tukar valuta asing, dan tingkat suku bunga,
risiko operasional, serta risiko lainnya.
Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut, Bank telah mengimplementasikan suatu
Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Management Framework) secara terpadu yang
dituangkan dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (“KDMR”). Kerangka tersebut
digunakan sebagai sarana untuk penetapan strategi, organisasi, kebijakan dan pedoman,
serta infrastruktur Bank sehingga dapat dipastikan bahwa semua risiko yang dihadapi
Bank dapat dikenali, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik.
Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang efektif, Bank telah memiliki Komite
Manajemen Risiko yang berfungsi untuk membahas permasalahan risiko yang dihadapi
Bank secara keseluruhan dan merekomendasikan kebijakan manajemen risiko kepada
Direksi.
Selain komite di atas, Bank telah membentuk beberapa komite lain yang bertugas untuk
menangani risiko secara lebih spesifik antara lain: Komite Kebijakan Perkreditan, Komite
Kredit, serta Komite Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Committee - “ALCO”).
660 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 663
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/116
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a. Kerangka manajemen risiko (lanjutan)
Bank senantiasa melakukan kajian risiko secara menyeluruh atas rencana penerbitan
produk dan/atau aktivitas baru sesuai dengan jenis risiko yang terdapat di dalam
Peraturan Bank Indonesia (“PBI”), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”), dan
peraturan-peraturan lain yang berlaku.
b. Manajemen risiko aset dan liabilitas
ALCO bertanggung jawab untuk mengevaluasi, mengusulkan, dan menetapkan strategi
pendanaan dan investasi Bank. Ruang lingkup ALCO adalah mengelola risiko likuiditas,
risiko tingkat suku bunga, dan risiko nilai tukar valuta asing; meminimalkan biaya
pendanaan serta mempertahankan likuiditas pada saat yang bersamaan; dan
mengoptimalkan perolehan pendapatan bunga Bank dengan mengalokasikan dana pada
aset produktif secara hati-hati.
ALCO diketuai oleh President Director (merangkap anggota), dengan anggota lainnya
terdiri dari 10 (sepuluh) orang Director, serta Executive Vice President yang membidangi
Treasury dan International Banking, Executive Vice President yang membidangi
Corporate Banking & Transaction, Executive Vice President CFO Office, Head of
International Banking, Head of Treasury, Head of Corporate Strategy & Planning, Head
of Corporate Banking, Transaction & Finance, Head of Commercial & SME Banking, Head
of Transaction Banking Product Development, Head of Transaction Banking Business
Development, Head of Transaction Banking Partnership Solution Development, Head of
Consumer Finance, dan Head of Risk Management.
Proses pengelolaan aset dan liabilitas Bank dimulai dengan pengkajian parameter
ekonomi yang mempengaruhi Bank, yang umumnya terdiri dari tingkat inflasi, likuiditas
pasar, yield curve, nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Rupiah, dan faktor
makro ekonomi lainnya. Risiko likuiditas, nilai tukar valuta asing, dan tingkat suku bunga
dikaji oleh Risk Management Division dan dilaporkan kepada ALCO. ALCO kemudian
menentukan strategi penetapan tingkat bunga simpanan dan kredit berdasarkan kondisi
dan persaingan di pasar.
c. Manajemen risiko kredit
Organisasi perkreditan terus disempurnakan dengan penekanan kepada penerapan
prinsip “empat mata” (“four eyes principle”) di mana keputusan kredit diambil berdasarkan
pertimbangan dari 2 (dua) sisi, yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis risiko
kredit.
Bank telah memiliki Kebijakan Dasar Perkreditan Bank (“KDPB”) yang terus mengalami
penyempurnaan sejalan dengan perkembangan Bank, PBI, dan POJK serta sesuai
dengan “International Best Practices”.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 661
Page 664
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/117
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
Penyempurnaan prosedur dan sistem manajemen risiko perkreditan dilakukan melalui
pengembangan “Loan Origination System” yaitu kebijakan yang mengatur alur kerja
proses pemberian kredit (dari awal sampai akhir) sehingga proses kredit yang efektif dan
efisien dapat tercapai. Pengembangan sistem pengukuran profil risiko debitur terus
dikembangkan agar dapat diterapkan secara menyeluruh, demikian juga dengan proses
pembangunan database perkreditan yang terus dilakukan dan disempurnakan secara
berkelanjutan.
Komite Kebijakan Perkreditan bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan
perkreditan, terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan,
memantau, dan mengevaluasi penerapan kebijakan perkreditan agar dapat terlaksana
secara konsisten dan sesuai dengan kebijakan perkreditan, serta memberikan saran dan
langkah perbaikan apabila terdapat kendala dalam penerapan kebijakan perkreditan
tersebut.
Komite Kredit dibentuk untuk membantu Direksi mengevaluasi dan/atau memberikan
keputusan kredit sesuai batas wewenangnya melalui Rapat Komite Kredit atau Surat
Edaran Direksi. Fungsi pokok Komite Kredit adalah:
• memberikan pengarahan lebih lanjut apabila diperlukan suatu analisis kredit yang
lebih mendalam dan komprehensif;
• memberikan keputusan atau rekomendasi atas rancangan keputusan kredit yang
diajukan oleh pemberi rekomendasi/pengusul yang terkait dengan debitur-debitur
besar dan industri spesifik; dan
• melakukan koordinasi dengan ALCO, khususnya yang berhubungan dengan sumber
pendanaan kredit.
Bank telah mengembangkan sistem pemeringkat risiko debitur yang lebih dikenal dengan
Internal Credit Risk Rating/Scoring System. Internal Credit Risk Rating/Scoring System
terdiri dari 11 (sebelas) kategori peringkat risiko mulai dari RR1 sampai dengan RR10,
dan yang paling buruk (Loss). Bank juga menerapkan sistem pemeringkat risiko debitur
untuk segmen kredit konsumtif, atau dikenal dengan istilah Internal Credit Risk Scoring
System, yang terdiri dari 10 (sepuluh) kategori peringkat risiko mulai dari RR1
(terbaik/terendah) sampai dengan RR10 (terburuk/tertinggi). Pemberian peringkat risiko
kepada setiap debitur, dimaksudkan sebagai suatu masukan berharga yang dapat
membantu pejabat yang berwenang dalam memutuskan suatu usulan kredit dengan lebih
baik dan tepat.
Untuk menjaga agar kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, maka pemantauan
terhadap kualitas kredit terus dilakukan secara rutin, baik per kategori kredit (Korporasi,
Komersial, Small and Medium Enterprise (“SME”), dan Konsumen), maupun portofolio
kredit secara keseluruhan. Bank juga menetapkan limit-limit dalam perkreditan sehingga
dapat menjaga kesesuaian pemberian kredit dengan risk appetite Bank dan regulasi yang
berlaku.
662 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 665
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/118
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
Bank telah mengembangkan pengelolaan risiko kredit dengan melakukan analisis stress
testing secara berkala dengan berbagai skenario yang relevan terhadap portofolio kredit
serta melakukan monitoring terhadap hasil stress testing tersebut. Stress testing
bermanfaat bagi Bank sebagai alat untuk memperkirakan besarnya dampak potensi risiko
pada “stressful condition” sehingga Bank dapat membuat strategi yang sesuai untuk
memitigasi potensi risiko tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan “contingency plan”.
Bank telah mengembangkan infrastruktur yang diperlukan dalam perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko (“ATMR”) untuk Risiko Kredit menggunakan pendekatan
standar yang telah efektif diimplementasikan pada Januari 2023 sesuai dengan ketentuan
SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021.
Dalam rangka pemantauan dan pengendalian risiko kredit yang terjadi di Entitas Anak,
Bank telah melakukan pemantauan risiko kredit Entitas Anak secara rutin, sekaligus
memastikan bahwa Entitas Anak telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang
baik dan efektif.
Dengan berakhirnya relaksasi dari OJK sebagai dampak bencana COVID-19 pada akhir
Maret 2024, maka BCA terus melakukan monitoring terhadap debitur-debitur yang
sebelumnya mendapatkan restrukturisasi COVID-19, dengan langkah-langkah yang
dilakukan Bank:
1. Melakukan monitoring secara rutin dan proaktif untuk melihat perkembangan debitur-
debitur yang direstrukturisasi, serta menjaga hubungan yang baik dengan debitur.
2. Tetap memberikan pinjaman baru dan tambahan dengan tetap memperhatikan
prinsip kehati-hatian Bank dan lebih selektif, antara lain dengan memperhatikan
pengenalan terhadap calon debitur-debitur, sektor industrinya, kondisi keuangan dan
prospek usaha yang masih baik, dan persyaratan agunan.
3. Melakukan koordinasi lebih rutin antar unit kerja terkait di kantor pusat termasuk
Direksi, bersama-sama dengan kantor wilayah dan kantor cabang untuk
mempercepat langkah-langkah yang diperlukan dan mencari solusi permasalahan
yang dihadapi dalam proses perkreditan debitur.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit
Dalam aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian, eksposur
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai tercatatnya. Untuk bank garansi
yang diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, eksposur
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai yang harus dibayarkan oleh Bank jika
kewajiban atas bank garansi yang diterbitkan dan fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan terjadi atau terealisasi. Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum
atas risiko kredit adalah sebesar jumlah fasilitas yang belum ditarik dari nilai penuh
fasilitas kredit yang telah disepakati (committed) kepada nasabah.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 663
Page 666
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/119
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum risiko kredit Grup atas instrumen
keuangan pada laporan posisi keuangan konsolidasian (on-balance sheet) dan
rekening administratif konsolidasian (off-balance sheet).
2024 2023
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia 36.408.142 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - bersih 4.097.199 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih 15.714.884 5.201.661
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 21.524.617 15.058.660
Tagihan akseptasi - bersih 9.621.047 14.659.624
Wesel tagih - bersih 8.891.769 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 1.449.562 93.096.153
Kredit yang diberikan - bersih 868.686.210 758.887.839
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 9.435.564 8.713.450
Piutang sewa pembiayaan - bersih 51.042 139.007
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.924.884 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 371.151.957 312.053.624
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 8.326.105 7.289.568
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 3.906.220 6.332.552
Wesel yang belum diaksep 163.769 112.738
Piutang transaksi nasabah 341.152 485.157
Piutang transaksi asuransi 588.163 656.060
Lain-lain 390.568 74.555
1.362.672.854 1.333.019.281
Rekening administratif konsolidasian - bersih:
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum
digunakan - committed 315.308.816 286.036.900
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain yang
belum digunakan - committed 2.411.712 429.010
Fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat
dibatalkan 10.009.892 11.206.964
Bank garansi yang diterbitkan kepada nasabah 26.694.505 22.731.661
354.424.925 320.404.535
1.717.097.779 1.653.423.816
664 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 667
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/120
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit
Bank mendorong adanya diversifikasi dari portofolio kreditnya pada berbagai wilayah
geografis, industri, dan produk kredit sebagai upaya untuk meminimalkan risiko kredit.
Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan jenis kredit, mata uang, dan sektor
ekonomi diungkapkan pada Catatan 12.
Berdasarkan pihak lawan
Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:
2024
Pemerintah dan
Korporasi Bank Indonesia Bank Perorangan Jumlah
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia - 36.408.142 - - 36.408.142
Giro pada bank-bank lain - - 4.097.837 - 4.097.837
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - 8.646.539 7.070.057 - 15.716.596
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 555.573 20.804.466 164.578 - 21.524.617
Tagihan akseptasi 9.508.319 799 541.930 10.694 10.061.742
Wesel tagih 640.986 - 8.253.899 - 8.894.885
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - 47.809 1.366.281 36.513 1.450.603
Kredit yang diberikan 614.612.475 5.500.000 25.116.622 256.081.756 901.310.853
Piutang pembiayaan konsumen 633.718 - 165 9.164.965 9.798.848
Piutang sewa pembiayaan 50.660 - - 895 51.555
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah 820.454 - - 1.118.269 1.938.723
Efek-efek untuk tujuan investasi 46.780.829 317.652.887 7.270.807 - 371.704.523
Aset lain-lain
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2.846.813 4.483.982 203.850 791.460 8.326.105
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 3.906.220 - - - 3.906.220
Wesel yang belum diaksep 164.760 - - - 164.760
Piutang transaksi nasabah 55.625 - - 285.527 341.152
Piutang transaksi asuransi 526.773 - 25.015 36.375 588.163
Lain-lain 351.231 - - 61.540 412.771
Jumlah 681.454.436 395.544.624 54.111.041 267.587.994 1.396.698.095
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (34.025.241)
1.362.672.854
Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
risiko kredit:
Fasilitas kredit yang belum
digunakan - committed 260.424.847 - 2.411.462 57.782.545 320.618.854
Fasilitas Letter of Credit yang
tidak dapat dibatalkan 10.053.228 - - 2.280 10.055.508
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah 24.926.592 - 807.284 991.874 26.725.750
Jumlah 295.404.667 - 3.218.746 58.776.699 357.400.112
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.975.187)
354.424.925
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 665
Page 668
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/121
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
ii. Analisis konsentrasi risiko kredit (lanjutan)
Berdasarkan pihak lawan (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan konsentrasi risiko kredit Grup berdasarkan pihak lawan:
(lanjutan)
2023
Pemerintah dan
Korporasi Bank Indonesia Bank Perorangan Jumlah
Posisi keuangan konsolidasian:
Giro pada Bank Indonesia - 92.617.705 - - 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - - 5.615.252 - 5.615.252
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - 751.891 4.450.454 - 5.202.345
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 746.277 14.183.900 128.483 - 15.058.660
Tagihan akseptasi 14.234.147 285 705.553 2.754 14.942.739
Wesel tagih 636.068 - 9.751.972 - 10.388.040
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - 88.641.048 4.420.689 35.414 93.097.151
Kredit yang diberikan 535.931.754 538.895 28.011.091 227.714.974 792.196.714
Piutang pembiayaan konsumen 441.739 - 24 8.599.633 9.041.396
Piutang sewa pembiayaan 136.124 - - 4.282 140.406
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah 875.555 - - 779.027 1.654.582
Efek-efek untuk tujuan investasi 39.612.884 264.597.502 8.387.718 - 312.598.104
Aset lain-lain
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2.279.748 4.084.056 214.214 711.550 7.289.568
Transaksi terkait dengan transaksi ATM
dan kartu kredit 6.332.552 - - - 6.332.552
Wesel yang belum diaksep 112.938 - - - 112.938
Piutang transaksi nasabah 219.186 - - 265.971 485.157
Piutang transaksi asuransi 607.009 - 12.757 36.294 656.060
Lain-lain 77.376 - - - 77.376
Jumlah 602.243.357 465.415.282 61.698.207 238.149.899 1.367.506.745
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (34.487.464)
1.333.019.281
Komitmen dan kontinjensi yang memiliki
risiko kredit:
Fasilitas kredit yang belum
digunakan - committed 231.689.526 3.961.105 429.010 53.687.627 289.767.268
Fasilitas Letter of Credit yang
tidak dapat dibatalkan 11.259.633 - - - 11.259.633
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah 20.958.545 - 768.491 1.022.272 22.749.308
Jumlah 263.907.704 3.961.105 1.197.501 54.709.899 323.776.209
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.371.674)
320.404.535
666 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 669
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/122
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit
Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage
2 dan stage 3:
2024
Nilai tercatat
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Diukur menggunakan biaya perolehan
diamortisasi:
Giro pada Bank Indonesia 36.408.142 - - 36.408.142
Giro pada bank-bank lain - bersih 4.097.199 - - 4.097.199
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 15.714.884 - - 15.714.884
Tagihan akseptasi - bersih 9.619.854 905 288 9.621.047
Wesel tagih - bersih 8.891.768 - 1 8.891.769
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 1.449.562 - - 1.449.562
Kredit yang diberikan - bersih 852.946.444 10.448.386 5.291.380 868.686.210
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 272.215.470 16.256 - 272.231.726
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih 9.253.219 68.484 113.861 9.435.564
Piutang sewa
pembiayaan - bersih 48.774 81 2.187 51.042
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.897.288 22.348 5.248 1.924.884
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih 8.326.105 - - 8.326.105
akan diterima
Transaksi terkait dengan transaksi
ATM dan kartu kredit 3.906.220 - - 3.906.220
Wesel yang belum diaksep 163.769 - - 163.769
Piutang transaksi nasabah 341.152 - - 341.152
Piutang transaksi asuransi 588.163 - - 588.163
Lain-lain 350.180 11.315 29.073 390.568
1.226.218.193 10.567.775 5.442.038 1.242.228.006
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (FVPL):
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi 21.524.617 - - 21.524.617
21.524.617 - - 21.524.617
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 98.882.721 22.808 14.702 98.920.231
98.882.721 22.808 14.702 98.920.231
1.346.625.530 10.590.584 5.456.740 1.362.672.854
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 667
Page 670
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/123
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Tabel berikut menyajikan aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam stage 1, stage
2 dan stage 3: (lanjutan)
2023
Nilai tercatat
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Diukur menggunakan biaya perolehan
diamortisasi:
Giro pada Bank Indonesia 92.617.705 - - 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 - - 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 5.003.416 - - 5.003.416
Tagihan akseptasi - bersih 14.601.986 21.975 35.663 14.659.624
Wesel tagih - bersih 10.383.524 - - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali - bersih 93.096.153 - - 93.096.153
Kredit yang diberikan - bersih 744.413.069 9.786.032 4.688.738 758.887.839
Efek-efek untuk tujuan investasi - bersih 201.690.291 16.256 - 201.706.547
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih 8.501.838 68.000 143.612 8.713.450
Piutang sewa
pembiayaan - bersih 137.557 384 1.066 139.007
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 1.635.705 7.346 - 1.643.051
Aset lain-lain - bersih
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 7.289.568 - - 7.289.568
Transaksi terkait dengan transaksi
ATM dan kartu kredit 6.332.552 - - 6.332.552
Wesel yang belum diaksep 112.738 - - 112.738
Piutang transaksi nasabah 485.157 - - 485.157
Piutang transaksi asuransi 656.060 - - 656.060
Lain-lain 74.555 - - 74.555
1.192.646.227 9.899.993 4.869.079 1.207.415.299
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (FVPL):
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui
laba rugi 15.058.660 - - 15.058.660
15.058.660 - - 15.058.660
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI):
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain – bersih 198.245 - - 198.245
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 110.321.247 25.830 - 110.347.077
110.519.492 25.830 - 110.545.322
1.318.224.379 9.925.823 4.869.079 1.333.019.281
668 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 671
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/124
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Klasifikasi Aset Keuangan
Klasifikasi aset keuangan dilakukan berdasarkan model bisnis dan pengujian
karakteristik arus kas (Solely Payment of Principal & Interest (“SPPI”)). Aset
keuangan Bank diklasifikasikan sebagai berikut:
- Fair Value Through Profit/Loss ("FVPL")
- Fair Value Through Other Comprehensive Income (“FVOCI”)
- Amortised Cost
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian
Perhitungan pencadangan Bank mengacu pada PSAK 109 yang
memperkenalkan metode kerugian kredit ekspektasian dalam mengukur kerugian
instrumen keuangan akibat penurunan nilai instrumen keuangan. PSAK 109
mensyaratkan pengakuan segera atas dampak perubahan kerugian kredit
ekspektasian setelah pengakuan awal aset keuangan.
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank mengukur penyisihan
kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian ekspektasian 12
(dua belas) bulan. Bank mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan
sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
instrumen keuangan tersebut meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
Bank mengembangkan permodelan parameter risiko seperti PD (Probability of
Default), LGD (Loss Given Default) dan EAD (Exposure at Default) yang
digunakan sebagai komponen perhitungan kerugian kredit ekspektasian.
Staging Criteria
PSAK 109 mensyaratkan entitas untuk mengelompokkan aset keuangan ke dalam
tiga tahapan penurunan nilai (stage 1, stage 2 dan stage 3) dengan menentukan
apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan.
Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
untuk aset keuangan yang memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan
(stage 1) dan kerugian kredit sepanjang umur untuk aset keuangan yang
mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (stage 2).
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai apakah risiko kredit atas instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal. Dalam
melakukan penilaian tersebut, Bank membandingkan risiko gagal bayar pada saat
pengakuan awal serta mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, yang merupakan indikasi peningkatan
risiko kredit secara signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 669
Page 672
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/125
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Staging Criteria (lanjutan)
Secara umum aset keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan belum
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko
kredit yang signifikan (“SICR”).
Aset keuangan hanya akan dianggap mengalami penurunan nilai dan kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif penurunan nilai
yang dapat diobservasi, termasuk antara lain gagal bayar atau mengalami kesulitan
keuangan yang signifikan.
Forward-looking Information
Dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian, Bank memperhitungkan pengaruh
dari macroeconomic forecast. Selain itu, Bank juga menentukan probability
weighted untuk kemungkinan terjadinya sebuah skenario makro tersebut.
Berbagai macroeconomic variable (“MEV”) digunakan dalam permodelan PSAK
109 tergantung pada hasil analisis statistik kesesuaian MEV dengan data historis
pembuatan impairment model. Perhitungan kerugian kredit ekspektasian dan
macroeconomic forecast (“MEV”) tersebut direviu oleh Bank secara berkala. MEV
yang digunakan Bank antara lain GDP, nilai inflasi, nilai kurs dan lain-lain.
Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19 yang telah menimbulkan
ketidakpastian ekonomi global dan domestik, Bank senantiasa melakukan identifikasi
dan monitoring secara berkelanjutan serta berjaga-jaga untuk tetap melakukan
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai apabila debitur-debitur yang telah
mendapatkan fasilitas restrukturisasi tersebut berkinerja baik pada awalnya,
diperkirakan menurun karena terdampak COVID-19 dan tidak dapat pulih pasca
restrukturisasi/dampak COVID-19 berakhir.
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai secara individual adalah aset
keuangan yang signifikan secara individual dan telah terdapat bukti objektif bahwa
penurunan nilai individual telah terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan
tersebut.
Sesuai kebijakan internal Bank, kredit yang ditentukan sebagai signifikan secara
individual adalah kredit yang diberikan kepada debitur-debitur segmen korporasi dan
komersial.
Pengukuran secara individu dilakukan dengan melihat selisih antara seluruh arus kas
kontraktual yang jatuh tempo kepada entitas sesuai dengan kontrak dan seluruh arus
kas yang diperkirakan diterima Bank (yaitu seluruh kekurangan kas), didiskontokan
dengan suku bunga efektif.
670 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 673
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/126
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Aset keuangan yang tidak signifikan secara individual dan penurunan nilainya
dinilai secara kolektif
Aset keuangan yang nilainya tidak signifikan secara individual adalah kredit dan
piutang yang diberikan oleh Grup kepada debitur-debitur segmen ritel yaitu debitur
kredit Usaha Kecil Menengah (“UKM”), kredit pembiayaan konsumen (termasuk kredit
pembiayaan bersama), kredit pemilikan dan perbaikan rumah, kredit kendaraan
bermotor, dan kartu kredit.
Grup menentukan penurunan nilai aset keuangan yang tidak signifikan secara
individual dan penurunan nilainya dinilai secara kolektif, dengan mengelompokkan
aset keuangan tersebut berdasarkan karakteristik risiko yang serupa.
Pengukuran secara kolektif dilakukan secara statistik menggunakan parameter PD
(Probability of Default), LGD (Loss Given Default) dan EAD (Exposure at Default).
Aset keuangan yang lewat jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai
Tagihan yang jatuh tempo merupakan seluruh tagihan yang telah jatuh tempo lebih
dari 90 (sembilan puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau pembayaran
bunga. Sedangkan tagihan yang mengalami penurunan nilai/impairment adalah aset
keuangan yang memiliki nilai signifikan secara individual dan terdapat bukti objektif
bahwa penurunan nilai individual terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan
tersebut.
Sesuai dengan kualitasnya, kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel
tagih dikelompokkan ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu high grade, standard grade,
dan low grade, berdasarkan estimasi internal Bank atas kemungkinan gagal bayar
dari debitur-debitur atau portofolio tertentu yang dinilai berdasarkan sejumlah faktor
kualitatif dan kuantitatif.
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR1 sampai dengan RR7 sesuai dengan internal credit risk
rating/scoring system dimasukkan ke dalam kategori high grade. Kategori high
grade adalah kredit yang debiturnya memiliki kapasitas yang kuat dalam hal
pembayaran kembali seluruh kewajibannya secara tepat waktu karena didukung oleh
faktor fundamental yang baik dan tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan kondisi
ekonomi yang kurang menguntungkan.
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR8 sampai dengan RR9 sesuai dengan internal credit risk
rating/scoring system dimasukkan ke dalam kategori standard grade. Kategori
standard grade adalah kredit yang debiturnya dianggap memiliki kapasitas yang
memadai dalam hal pembayaran bunga dan pokoknya, namun cukup peka terhadap
perubahan kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 671
Page 674
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/127
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iii. Analisis risiko kredit (lanjutan)
Aset keuangan yang lewat jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai (lanjutan)
Kredit yang diberikan, tagihan akseptasi, dan wesel tagih dengan skala peringkat
risiko internal RR10 dan Loss sesuai dengan internal credit risk rating/scoring
system dimasukkan ke dalam kategori low grade. Kategori low grade adalah kredit
yang debiturnya rentan dalam hal kapasitas pembayaran bunga dan pokoknya
karena faktor fundamental yang kurang mendukung dan/atau sangat peka terhadap
kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan.
iv. Agunan
Agunan dipergunakan oleh Bank untuk memitigasi eksposur risiko kredit dan perihal
jenis agunan yang dapat diterima oleh Bank ditentukan dalam kebijakan mitigasi risiko
kredit. Bank membedakan jenis agunan berdasarkan likuiditas dan keberadaan
agunan (agunan solid dan non-solid). Agunan solid adalah agunan yang memiliki
tingkat likuiditas relatif tinggi dan/atau keberadaannya tetap (tidak berpindah-pindah
tempat) seperti cash collateral dan tanah/bangunan, sehingga dapat segera dicairkan
atau diambil alih oleh Bank pada saat pinjaman debitur/grup debitur masuk dalam
kategori bermasalah. Agunan non-solid adalah agunan yang memiliki tingkat likuiditas
relatif rendah dan/atau keberadaannya tidak tetap (berpindah-pindah tempat) seperti
kendaraan bermotor, mesin, persediaan, piutang, dan lain-lain. Pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023, Bank memiliki agunan atas fasilitas kredit yang
diberikan terutama dalam bentuk kas, properti (tanah/bangunan), kendaraan
bermotor, garansi, mesin, persediaan, efek-efek utang, dan lain-lain.
Kebijakan Bank mengenai agunan sebagai mitigasi risiko kredit tergantung dari
kategori kredit atau fasilitas yang diberikan. Untuk kredit SME, seluruh kredit yang
diberikan harus ditunjang dengan agunan (collateral based lending) di mana
setidaknya 50% (lima puluh persen) merupakan agunan solid. Untuk kredit korporasi
dan komersial, besarnya agunan yang harus diserahkan, ditentukan berdasarkan
analisis mengenai kelayakan masing-masing debitur. Nilai agunan ditentukan
berdasarkan nilai appraisal pada saat kredit diberikan dan ditinjau ulang secara
berkala.
Untuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”), Bank mensyaratkan bahwa seluruh
fasilitas harus ditunjang dengan agunan properti (tanah/bangunan). Bank
memberlakukan aturan Loan-to-Value (“LTV”) berjenjang, dimulai dari fasilitas KPR
pertama dan seterusnya, sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh regulator.
Nilai agunan untuk KPR dihitung berdasarkan nilai agunan pada saat kredit diberikan
dan diperbaharui setiap 30 (tiga puluh) bulan. Untuk fasilitas Kredit Kendaraan
Bermotor (“KKB”), Bank mensyaratkan bahwa seluruh fasilitas harus ditunjang
dengan agunan kendaraan bermotor. Bank memberlakukan aturan uang muka (down
payment), sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh regulator.
672 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 675
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/128
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
iv. Agunan (lanjutan)
Piutang pembiayaan konsumen Entitas Anak dijamin dengan Buku Pemilik
Kendaraan Bermotor (“BPKB”) dari piutang pembiayaan konsumen kendaraan
bermotor yang dibiayai.
Untuk fasilitas transaksi valuta asing, baik spot maupun forward, Bank mensyaratkan
agunan tunai (cash) yang ditetapkan sebesar persentase tertentu dari fasilitas yang
diberikan. Bila debitur memiliki fasilitas kredit lain di Bank, debitur dapat
menggunakan agunan yang telah diberikan untuk dibuat saling mengikat. Kebijakan
mengenai persentase agunan tersebut akan ditinjau secara berkala seiring dengan
fluktuasi dan volatilitas nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
Rincian dari aset keuangan dan non-keuangan yang diperoleh Bank melalui
pengambilalihan kepemilikan agunan yang merupakan jaminan terhadap aset
keuangan yang dimiliki pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang disajikan
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai realisasi bersih di akun
aset lain-lain adalah sebagai berikut:
2024 2023
Tanah 169.858 111.780
Bangunan 1.454.484 1.491.158
Properti komersial lainnya 170.326 56.439
Nilai wajar 1.794.668 1.659.377
Pada umumnya, Bank tidak menggunakan agunan non-kas yang diambil alih untuk
keperluan operasional sendiri. Realisasi agunan yang diambil alih dilakukan dalam
rangka penyelesaian kredit.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, agunan yang diambil alih Entitas Anak
masing-masing adalah sebesar Rp 64.552 dan Rp 47.990.
v. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memiliki aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi masing-masing pada nilai wajar sebesar
Rp 21.524.617 dan Rp 15.058.660 (Catatan 8). Informasi tentang kualitas kredit dari
eksposur maksimum risiko kredit aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi adalah sebagai berikut:
2024 2023
Surat berharga pemerintah:
Investment grade 20.799.789 14.183.900
Surat berharga korporasi:
Investment grade 242.150 135.689
Aset derivatif:
Pihak lawan bank-bank lain 2.289 71.298
Pihak lawan korporasi 218.919 146.216
Lainnya 261.470 521.557
Nilai wajar 21.524.617 15.058.660
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 673
Page 676
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/129
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen risiko kredit (lanjutan)
vi. Efek-efek untuk tujuan investasi
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup memiliki efek-efek untuk tujuan
investasi masing-masing pada nilai tercatat sebesar Rp 371.151.957 dan
Rp 312.053.624 (Catatan 14). Informasi tentang kualitas kredit dari eksposur
maksimum risiko kredit efek-efek untuk tujuan investasi tersebut adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Surat berharga pemerintah:
Investment grade 322.134.558 266.017.517
Surat berharga korporasi:
Investment grade 33.407.575 32.562.414
Non-Investment grade 3.788 42.086
Lainnya 15.606.036 13.431.607
Nilai tercatat 371.151.957 312.053.624
d. Manajemen risiko likuiditas
Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam memenuhi
komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya, baik dalam rangka pemberian
kredit, pembayaran kembali simpanan nasabah maupun untuk memenuhi kebutuhan
likuiditas operasional. Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas secara keseluruhan
dilakukan oleh ALCO dan secara operasional oleh Divisi Tresuri.
Bank telah menjalankan ketentuan terkait dengan likuiditas sesuai ketentuan regulator
yang mewajibkan Bank untuk menjaga likuiditas Rupiah (Giro Wajib Minimum/”GWM”)
baik secara harian maupun secara rata-rata untuk masa laporan tertentu, yang terdiri dari
GWM dalam bentuk giro Rupiah pada Bank Indonesia, PLM berupa Instrumen Surat
Berharga Bank Indonesia dan Surat Berharga Negara/SBN, serta GWM valuta asing
dalam bentuk giro valuta asing pada Bank Indonesia.
Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aset likuid yang cukup untuk
membayar simpanan para nasabah dan menjaga agar jumlah aset yang jatuh tempo pada
setiap periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang jatuh tempo.
Aset likuid Bank terutama terdiri dari penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain, termasuk giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain serta kas. Apabila Bank
memerlukan likuiditas, dengan segera Bank dapat menarik cadangan dana dalam giro
pada Bank Indonesia atas kelebihan Giro Wajib Minimum (“GWM”), menjual putus
Instrumen Bank Indonesia / Surat Berharga Negara (“SBN”) yang dimiliki atau menjual
Instrumen BI / SBN yang dimiliki dengan perjanjian membeli kembali, melakukan early
redemption BI term deposit atau mencari pinjaman di pasar uang antar bank di Indonesia.
Entitas Anak, dalam rangka mengurangi risiko ketergantungan pada satu sumber
pendanaan, melakukan diversifikasi sumber dananya. Selain dari modal dan penerimaan
dari pelanggan, Entitas Anak memperoleh sumber dana dari pinjaman bank dan pasar
modal berupa penerbitan obligasi dan wesel bayar jangka menengah.
674 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 677
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/130
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
d. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan dari liabilitas
keuangan dan rekening administratif Grup berdasarkan periode tersisa sampai dengan
tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
2024
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Liabilitas keuangan non-derivatif
Simpanan dari nasabah (1.120.613.667) (1.120.871.522) (1.073.604.905) (42.976.722) (4.289.895) - -
Dana simpanan syariah (3.935.363) (3.935.460) (3.935.460) - - - -
Simpanan dari bank-bank lain (3.656.298) (3.656.327) (3.621.195) (35.132) - - -
Utang akseptasi (4.651.955) (4.651.955) (1.953.035) (1.784.655) (902.423) (11.842) -
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.330.996) (1.330.996) (1.330.996) - - - -
Pinjaman yang diterima (2.242.516) (2.244.833) (298.499) - (1.650.000) (296.334) -
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi (2.975.187) (2.975.187) (250.713) (534.449) (1.497.920) (636.589) -
Beban yang masih harus dibayar dan (55.516)
Liabilitas lain-lain (3.303.470) (3.303.470) (2.966.364) (23.549) (34.526) (232.750) (46.281)
Obligasi subordinasi (500.000) (500.296) (9.296) - (435.000) - (65.000)
(1.143.209.452) (1.143.479.046) (1.087.970.463) (45.354.507) (8.809.764) (1.177.515) (166.797)
Liabilitas keuangan derivatif
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi: (257.613)
Arus keluar (33.439.150) (26.618.772) (6.218.655) (601.723) - -
Arus masuk 33.152.453 26.411.154 6.151.332 589.967 - -
(257.613) (286.697) (207.618) (67.323) (11.756) - -
Rekening administratif
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan - committed (318.207.142) (318.207.142) - - - -
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
yang belum digunakan - committed (2.411.712) (2.411.712) - - - -
Fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan (10.055.508) (2.902.168) (5.172.370) (1.850.411) (130.559) -
Bank garansi yang diterbitkan kepada
nasabah (26.725.750) (2.824.369) (6.462.513) (12.954.144) (4.477.494) (7.230)
(357.400.112) (326.345.391) (11.634.883) (14.804.555) (4.608.053) (7.230)
(1.143.467.065) (1.501.165.855) (1.414.523.472) (57.056.713) (23.626.075) (5.785.568) (174.027)
2023
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Liabilitas keuangan non-derivatif
Simpanan dari nasabah (1.090.766.807) (1.091.075.101) (1.027.832.600) (57.161.198) (6.081.303) - -
Dana simpanan syariah (3.201.970) (3.201.973) (3.201.973) - - - -
Simpanan dari bank-bank lain (10.070.820) (10.070.862) (10.066.730) (4.132) - - -
Utang akseptasi (6.701.256) (6.701.256) (2.107.358) (3.462.693) (991.754) (139.451) -
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.054.780) (1.056.596) (1.056.596) - - - -
Pinjaman yang diterima (1.629.626) (1.631.732) (127.264) (174.649) (1.043.798) (286.021) -
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi (3.371.674) (3.371.674) (282.315) (564.629) (1.781.710) (708.138) (34.882)
Beban yang masih harus dibayar dan
Liabilitas lain-lain (6.673.819) (6.673.819) (6.425.625) (27.643) (7.110) (157.943) (55.498)
Obligasi subordinasi (500.000) (509.296) (9.296) - - (435.000) (65.000)
(1.123.970.752) (1.124.292.309) (1.051.109.757) (61.394.944) (9.905.675) (1.726.553) (155.380)
Liabilitas keuangan derivatif
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi: (122.765)
Arus keluar (19.582.565) (10.875.916) (8.043.541) (663.108) - -
Arus masuk 19.449.061 10.821.462 7.972.699 654.900 - -
(122.765) (133.504) (54.454) (70.842) (8.208) - -
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 675
Page 678
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/131
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
d. Manajemen risiko likuiditas (lanjutan)
Tabel berikut ini menyajikan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan dari liabilitas
keuangan dan rekening administratif Grup berdasarkan periode tersisa sampai dengan
tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan)
2023 (lanjutan)
Nilai nominal
bruto masuk/ Hingga >1-3 > 3 bulan - >1-5 >5
Nilai tercatat (keluar) 1 bulan bulan 1 tahun tahun tahun
Rekening administratif
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan - committed (289.338.258) (289.338.258) - - - -
Fasilitas kredit kepada bank-bank lain
yang belum digunakan - committed (429.010) (429.010) - - - -
Fasilitas Letter of Credit yang tidak
dapat dibatalkan (11.259.633) (3.980.695) (5.839.161) (1.409.549) (30.228) -
Bank garansi yang diterbitkan kepada
nasabah (22.749.308) (2.190.519) (4.955.896) (12.028.167) (3.571.096) (3.630)
(323.776.209) (295.938.482) (10.795.057) (13.437.716) (3.601.324) (3.630)
(1.124.093.517) (1.448.202.022) (1.347.102.693) (72.260.843) (23.351.599) (5.327.877) (159.010)
Tabel-tabel di atas disusun berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual liabilitas keuangan
dan fasilitas Letter of Credit yang tidak dapat dibatalkan, dan untuk kontrak garansi yang
diterbitkan, serta fasilitas kredit yang belum digunakan - committed berdasarkan jatuh
tempo kontraktual paling awal yang mungkin terjadi. Ekspektasi Bank dan Entitas Anak
atas arus kas dari instrumen-instrumen tersebut bervariasi secara signifikan dari analisis
di atas. Sebagai contoh, giro dan tabungan diprediksi mempunyai saldo yang stabil atau
meningkat, atau fasilitas kredit kepada nasabah/bank-bank lain yang belum digunakan -
committed tidak seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
Nilai nominal arus kas masuk dan keluar yang diungkapkan pada tabel di atas menyajikan
arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan nilai pokok dan bunga dari
liabilitas keuangan atau komitmen. Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan nilai
bruto arus kas masuk dan keluar derivatif yang diselesaikan secara bersamaan (sebagai
contoh kontrak forward valuta asing).
Analisis tentang nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan berdasarkan
periode tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 disajikan pada Catatan 43.
e. Manajemen risiko pasar
i. Risiko nilai tukar valuta asing
Bank telah menjalankan perdagangan valuta asing sebagaimana diatur dalam
ketentuan dan kebijakan internal dan PBI mengenai Posisi Devisa Neto (“PDN”).
Dalam mengelola risiko nilai tukar valuta asingnya, Bank memusatkan pengelolaan
PDN pada Divisi Tresuri yang menggabungkan laporan PDN harian dari semua
cabang. Secara umum, setiap cabang diharuskan untuk menutup risiko nilai tukar
valuta asingnya pada setiap akhir hari kerja, walaupun ada batas toleransi PDN untuk
setiap cabang tergantung pada besarnya aktivitas transaksi valuta asing di cabang
tersebut. Bank membuat laporan PDN harian yang menggabungkan PDN dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian maupun rekening administratif konsolidasian.
Bank telah memperhitungkan transaksi Domestic Non Delivery Forward (“DNDF”) dan
transaksi Option (Structured Product) sebagai bagian dari PDN dalam mengelola
risiko nilai tukar valuta asing.
676 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 679
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/132
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
i. Risiko nilai tukar valuta asing (lanjutan)
Pendapatan Bank dari perdagangan valuta asing terutama diperoleh dari transaksi
yang dilakukan oleh nasabahnya dan adakalanya Bank memiliki PDN dalam jumlah
tertentu untuk pemenuhan kebutuhan nasabah, sesuai dengan ketentuan internal
Bank. Perdagangan untuk mencari keuntungan (proprietary trading) hanya dilakukan
untuk beberapa mata uang dengan batasan limit relatif kecil.
Kewajiban Bank dalam valuta asing terutama terdiri dari simpanan dan pinjaman yang
diterima dalam Dolar Amerika Serikat. Untuk memenuhi peraturan PDN, Bank
mempertahankan asetnya yang terdiri dari penempatan pada bank-bank lain dan
kredit yang diberikan dalam Dolar Amerika Serikat.
Untuk mengukur risiko nilai tukar valuta asing pada trading book, Bank menggunakan
metode Value at Risk (“VaR”) dengan pendekatan Historical Simulation untuk
kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan pelaporan Kebutuhan
Pemenuhan Modal Minimum (“KPMM”) Bank, Bank menggunakan metode standar
OJK.
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing diperhitungkan dengan menggunakan
informasi Posisi Devisa Neto yang ditranslasikan ke dalam mata uang asing utama
Bank, yaitu USD. Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas laba sebelum pajak
Bank atas perubahan nilai tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2024
dan 31 Desember 2023:
Pengaruh pada laba
sebelum pajak
+5% -5%
31 Desember 2024 (32.644) 32.644
31 Desember 2023 11.926 (11.926)
Informasi mengenai PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
diungkapkan pada Catatan 51.
ii. Risiko tingkat suku bunga
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book
Perhitungan Risiko suku bunga dalam banking book atau interest rate risk in the
banking book (“IRRBB”) menggunakan 2 (dua) perspektif yaitu perspektif nilai
ekonomis (economic value) dan perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut
bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi Risiko secara lebih akurat dan melakukan
tindak lanjut perbaikan yang sesuai.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 677
Page 680
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/133
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (lanjutan)
Untuk memitigasi IRRBB, Bank menetapkan limit nominal untuk pinjaman dan surat
berharga banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta strategi pricing.
Pengukuran IRRBB dengan menggunakan 2 (dua) metode yang mengacu pada SE
OJK No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran
Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest
Rate Risk in The Banking Book) bagi Bank Umum:
a. Pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic
value of equity), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap nilai
ekonomis dari ekuitas Bank; dan
b. Pengukuran berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest
income), yang mengukur dampak perubahan suku bunga terhadap rentabilitas
(earnings) Bank.
Bank mengukur IRRBB untuk mata uang yang signifikan yakni mata uang Rupiah dan
USD. Secara total IRRBB, nilai kedua mata uang tersebut diagregasi dengan
menjumlahkan nilai potensi kerugian dari setiap mata uang untuk setiap skenario
shock yang sama.
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book
Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Rupiah dan valuta asing (USD)
untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO. Untuk pengukuran risiko suku bunga pada
trading book, Bank menggunakan metode VaR dengan pendekatan metode Historical
Simulation untuk kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk perhitungan
pelaporan KPMM Bank, Bank menggunakan metode standar OJK.
Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah risiko di mana arus kas masa depan dari
suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Risiko
nilai wajar suku bunga adalah risiko di mana nilai wajar dari suatu instrumen keuangan
berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Bank memiliki eksposur terhadap
fluktuasi tingkat suku bunga pasar yang berlaku, baik atas risiko nilai wajar maupun
arus kas. Direksi menetapkan batas VaR trading book sebagai alat bantu untuk
memitigasi risiko, yang dimonitor secara harian oleh Risk Management Division.
Entitas Anak memiliki eksposur risiko tingkat suku bunga yang timbul dari piutang
pembiayaan konsumen, tagihan anjak piutang, piutang lain-lain, dan penerbitan
obligasi dengan suku bunga tetap. Untuk memperkecil mismatch, Entitas Anak
mengelola risiko suku bunga dengan melakukan diversifikasi sumber dana dengan
mencari tingkat suku bunga tetap terbaik.
678 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 681
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/134
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)
Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana
yang lebih awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
2024
Suku bunga mengambang Suku bunga tetap Tidak
Hingga > 3 bulan - Hingga > 3 bulan - Lebih dari dikenakan
3 bulan 1 tahun 3 bulan 1 tahun 1 tahun bunga Jumlah
Aset keuangan
Giro pada Bank Indonesia 27.698.665 - - - - 8.709.477 36.408.142
Giro pada bank-bank lain -
bersih 4.097.199 - - - - - 4.097.199
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih - - 15.666.963 47.921 - - 15.714.884
Tagihan akseptasi - bersih 1.955.788 806.752 - - - 6.858.507 9.621.047
Wesel tagih - bersih - - 7.277.349 1.614.420 - - 8.891.769
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali - bersih - - 1.419.546 30.016 - - 1.449.562
Kredit yang diberikan
- bersih 576.467.962 25.747.716 4.157.149 18.869.541 243.443.842 - 868.686.210
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih - - 1.128.167 3.396.858 4.910.539 - 9.435.564
Piutang sewa
pembiayaan - bersih - - 12.234 21.776 17.032 - 51.042
Aset dari transaksi syariah -
piutang murabahah - bersih - - 1.296.757 628.127 - - 1.924.884
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 14.372.963 - 13.387.463 121.488.798 221.362.242 540.491 371.151.957
Aset lain-lain - - 150.653 152.646 - 13.412.678 13.715.977
Jumlah 624.592.577 26.554.468 44.496.281 146.250.103 469.733.655 29.521.153 1.341.148.237
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (919.057.475) - (197.232.396) (4.323.796) - - (1.120.613.667)
Dana simpanan syariah - - - - - (3.935.363) (3.935.363)
Simpanan dari bank-bank
lain (3.610.441) - (45.857) - - - (3.656.298)
Utang akseptasi - - - - - (4.651.955) (4.651.955)
Efek-efek yang dijual
dengan janji
dibeli kembali - - (1.330.996) - - - (1.330.996)
Efek-efek utang yang
diterbitkan - - - - - - -
Pinjaman yang diterima - - (1.946.182) - (296.334) - (2.242.516)
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi - - - - - (2.975.187) (2.975.187)
Beban yang masih harus
dibayar dan Liabilitas
lain lain - - - - - (3.303.470) (3.303.470)
Obligasi subordinasi - - - - (500.000) - (500.000)
Jumlah (922.667.916) - (200.555.431) (4.323.796) (796.334) (14.865.975) (1.143.209.452)
Gap re-pricing suku bunga (298.075.339) 26.554.468 (156.059.150) 141.926.307 468.937.321 14.655.178 197.938.785
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 679
Page 682
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/135
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)
Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas keuangan Grup (tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan menurut mana
yang lebih awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
(lanjutan)
2023
Suku bunga mengambang Suku bunga tetap Tidak
Hingga > 3 bulan - Hingga > 3 bulan - Lebih dari dikenakan
3 bulan 1 tahun 3 bulan 1 tahun 1 tahun bunga Jumlah
Aset keuangan
Giro pada Bank Indonesia 74.991.659 - - - - 17.626.046 92.617.705
Giro pada bank-bank lain -
bersih 5.614.353 - - - - - 5.614.353
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank-bank lain - bersih - - 4.540.789 660.872 - - 5.201.661
Tagihan akseptasi - bersih - - - - - 14.659.624 14.659.624
Wesel tagih - bersih - - 6.399.357 3.983.705 462 - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali - bersih - - 36.683.658 56.412.495 - - 93.096.153
Kredit yang diberikan
- bersih 502.104.955 25.877.534 2.721.474 15.760.539 212.423.337 - 758.887.839
Piutang pembiayaan
konsumen - bersih - - 1.112.422 3.141.838 4.459.190 - 8.713.450
Piutang sewa
pembiayaan - bersih - - 47.166 58.135 33.706 - 139.007
Aset dari transaksi syariah -
piutang murabahah - bersih - - 1.242.532 400.519 - - 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan
investasi - bersih 12.549.549 - 14.675.206 70.046.022 214.330.855 451.992 312.053.624
Aset lain-lain - - 75.473 182.595 - 14.692.562 14.950.630
Jumlah 595.260.516 25.877.534 67.498.077 150.646.720 431.247.550 47.430.224 1.317.960.621
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (880.501.905) - (204.436.627) (5.828.275) - - (1.090.766.807)
Dana simpanan syariah - - - - - (3.201.970) (3.201.970)
Simpanan dari bank-bank
lain (10.025.963) - (44.857) - - - (10.070.820)
Utang akseptasi - - - - - (6.701.256) (6.701.256)
Efek-efek yang dijual
dengan janji
dibeli kembali - - (1.054.780) - - - (1.054.780)
Efek-efek utang yang
diterbitkan - - - - - - -
Pinjaman yang diterima - - (299.807) (1.043.798) (286.021) - (1.629.626)
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi - - - - - (3.371.674) (3.371.674)
Beban yang masih harus
dibayar dan Liabilitas lain-
lain - - - - - (6.673.819) (6.673.819)
Obligasi subordinasi - - - - (500.000) - (500.000)
Jumlah (890.527.868) - (205.836.071) (6.872.073) (786.021) (19.948.719) (1.123.970.752)
Gap re-pricing suku bunga (295.267.352) 25.877.534 (138.337.994) 143.774.647 430.461.529 27.481.505 193.989.869
Reformasi mendasar atas acuan suku bunga utama sedang dilakukan secara global,
termasuk penggantian beberapa Interbank Offered Rates (“IBORs”) dengan suku
bunga alternatif (disebut sebagai 'reformasi IBOR'). Di Indonesia reformasi suku
bunga JIBOR sedang dilakukan penggantian dengan suku bunga alternatif yang
ditetapkan adalah Indonesia Overnight Index Average (“IndONIA”). Bank tidak
memiliki eksposur transaksi derivatif yang menggunakan JIBOR sebagai referensi.
Bank telah melakukan persiapan sistem, prosedur, valuasi, dan pengukuran risiko
pasar untuk mengakomodasi transaksi baru yang menggunakan IndONIA.
680 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 683
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/136
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
e. Manajemen risiko pasar (lanjutan)
ii. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Risiko Suku Bunga dalam Trading Book (lanjutan)
Risiko utama yang dihadapi Grup sebagai akibat dari reformasi IBOR adalah
operasional. Misalnya, renegosiasi kontrak pinjaman melalui negosiasi bilateral
dengan nasabah, pembaruan ketentuan kontrak, pembaruan sistem yang
menggunakan kurva IBOR dan revisi pengendalian operasional terkait reformasi.
Penggunaan rate convention yang akan digunakan akan mempertimbangkan
karakteristik dari produk baik aset derivatif maupun non-derivatif serta melihat
masukan dan rekomendasi dari perwakilan asosiasi keuangan maupun working group
yang berlaku, untuk dapat memberikan harga yang akurat serta memitigasi risiko yang
timbul akibat adanya risiko suku bunga.
f. Manajemen risiko operasional
Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Operasional, yang merupakan pedoman
dasar dalam penerapan manajemen risiko operasional pada seluruh unit kerja bank
secara umum. Untuk mengelola risiko operasional yang timbul dari penggunaan teknologi
informasi, Bank memiliki Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Penggunaan Teknologi
Informasi, Kebijakan Penyelenggara Teknologi Informasi, dan Kebijakan Pengamanan
Informasi, dan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber. Kebijakan-kebijakan
tersebut di-reviu secara berkala dan diselaraskan dengan ketentuan yang dikeluarkan
oleh regulator.
Bank melakukan proses risk assessment dalam pengembangan produk ataupun aktivitas
yang akan dijalankan oleh Bank serta melakukan pengukuran atau penilaian materialitas
atas peningkatan eksposur risiko dari pengembangan produk ataupun aktivitas yang telah
dimiliki oleh Bank sebelumnya. Hal ini diatur antara lain melalui:
1. Kebijakan Penerbitan Produk/Aktivitas dan Penyediaan Sistem Teknologi Informasi
dan Pendukungnya.
2. Kebijakan Penilaian atas Peningkatan Eksposur Risiko Pengembangan Produk Bank.
Dalam pengembangan layanan digital bagi nasabah, Bank juga mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 21 tahun 2023 tanggal 19 Desember 2023 tentang Layanan
Digital oleh Bank Umum yang memerhatikan aspek manajemen risiko, keamanan data
nasabah, serta pelindungan konsumen.
Bank juga telah memiliki infrastruktur untuk mendukung penerapan manajemen risiko
operasional, yaitu aplikasi Operational Risk Management Information System (“ORMIS”),
yang terdiri dari Risk and Control Self Assessment (“RCSA”), Loss Event Database
(“LED”) dan Key Risk Indicator (“KRI”). Aplikasi ini berbasis web yang dapat digunakan
oleh seluruh unit kerja dalam mengelola risiko operasional. Bank senantiasa melakukan
pengembangan pada aplikasi ORMIS agar pelaksanaan manajemen risiko operasional
lebih efektif dan efisien serta sesuai dengan aktivitas operasional bank terkini.
Risk and Control Self Assessment (“RCSA”)
RCSA merupakan sarana bagi Risk Owner untuk melakukan identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko dengan tujuan untuk meningkatkan budaya
kesadaran dalam mengelola risiko operasional dari setiap karyawan dalam melaksanakan
aktivitas sehari-hari.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 681
Page 684
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/137
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
f. Manajemen risiko operasional (lanjutan)
Risk and Control Self Assessment (“RCSA”) (lanjutan)
Penerapan RCSA dilakukan secara berkala ke seluruh unit kerja cabang dan unit kerja
kantor pusat sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.
Bank secara berkala melakukan reviu terhadap risk issues yang mungkin dapat terjadi di
unit kerja dan juga terhadap skala “dampak” dan “kemungkinan terjadi” yang
dipergunakan untuk pengukuran risiko operasional sehingga hasil pengukuran dapat
memberikan gambaran eksposur risiko operasional yang sesuai dengan aktivitas dan
profil risiko masing - masing unit kerja maupun Bank secara bankwide.
Loss Event Database (“LED”)
LED digunakan untuk mengadministrasikan dan menganalisis kejadian operasional yang
telah terjadi yang menimbulkan kerugian bagi Bank serta digunakan sebagai database
kerugian operasional untuk menghitung beban modal dari kerugian risiko operasional dan
sarana untuk memantau kejadian operasional yang membutuhkan tindak lanjut.
Untuk mendapatkan data yang berkualitas, dalam melakukan pencatatan kejadian
kerugian operasional Bank memiliki ketentuan internal yang mengatur tentang
penginputan data kerugian yang mengacu pada persyaratan kualitatif yang diatur pada
SEOJK ATMR No.6/SEOJK.03/2020 perihal Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum, serta telah
terdapat mekanisme dual control dalam aplikasi di mana terdapat peran data entry dan
approver serta Bank senantiasa melakukan proses kaji ulang secara independen
terhadap kelengkapan dan akurasi data tersebut.
Key Risk Indicator (“KRI”)
KRI dapat memberikan suatu indikator peringatan dini (early warning sign) atas
kemungkinan terjadinya peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja kepada pejabat
berwenang serta berfungsi sebagai sumber data untuk mengidentifikasi proses, prosedur,
dan kontrol yang lemah.
Bank melakukan reviu dan validasi ulang secara berkala terhadap parameter dan
threshold KRI untuk memastikan efektivitas KRI dalam memberikan peringatan dini
terhadap peningkatan risiko operasional di unit kerja.
Bank juga melakukan sosialisasi penerapan manajemen risiko operasional dan
mengadakan Risk Awareness Program untuk menanamkan dan meningkatkan budaya
kesadaran dalam mengelola risiko operasional di unit kerja termasuk risk awareness
terhadap pengamanan sistem dan teknologi informasi.
Untuk memitigasi dampak gangguan/kegagalan yang dapat disebabkan oleh teknologi,
wabah penyakit, maupun bencana lainnya pada kegiatan operasional bisnis Bank
terutama pelayanan terhadap nasabah, Bank telah memiliki Business Continuity
Management (“BCM”). Agar pelaksanaan BCM berjalan secara efektif, Bank menyusun
Business Continuity Plan (“BCP”) untuk mempermudah Bank dalam melakukan persiapan
menghadapi gangguan dan melakukan proses pemulihan, yang mencakup crisis
management plan dan crisis communication, serta secara rutin melakukan sosialisasi
Business Continuity (“BC”) awareness dan pengujian atas BCP termasuk di dalamnya
simulasi insiden siber. Untuk mendukung pelaksanaan BCP, Bank memiliki Disaster
Recovery Center yang terhubung dengan 2 (dua) Data Center utama, Secondary Work
Place, serta Command and Crisis Center.
682 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 685
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/138
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
f. Manajemen risiko operasional (lanjutan)
Manajemen risiko terkait Keamanan Siber
Seiring dengan pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) saat ini, Bank dituntut
untuk melakukan transformasi digital, serta pemanfaatan TI untuk meningkatkan efisiensi
dalam kegiatan operasional Bank, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada
nasabah. Di sisi lain, adanya pemanfaatan TI tersebut juga meningkatkan risiko terkait TI
dan digitalisasi antara lain risiko kegagalan atau gangguan sistem, risiko serangan siber,
risiko kebocoran data, dan social engineering. Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank
menerapkan IT and cyber security risk management dengan didukung oleh struktur
organisasi yang mengacu pada konsep three lines model di mana terdapat IT Security
Group, Cyber Security Risk Management dan Audit Teknologi Informasi sebagai kesatuan
dari konsep three lines model untuk penerapan manajemen risiko terkait keamanan siber.
Bank senantiasa melihat risiko dan kontrol atas aspek People, Process dan Technology
untuk melihat kecukupan penerapan manajemen risiko keamanan siber, yaitu:
1. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur manajemen risiko keamanan siber dan
pengamanan informasi yang mengacu pada ketentuan regulator dan standar
internasional. Selain itu, untuk mengetahui keandalan dan pengelolaan infrastruktur
TI, Bank melakukan kaji ulang penerapan manajemen risiko dan melakukan penilaian
tingkat maturitas digital serta tingkat maturitas keamanan siber yang mengacu pada
ketentuan regulator.
2. Bank telah memanfaatkan teknologi untuk membantu mengidentifikasi, mendeteksi
dan memantau serta menganlisa risiko terkait keamanan siber sejak dini seperti
penggunaan firewall, IPS, antivirus, anti DDOS, dan alat bantu teknologi keamanan
lainnya yang diperlukan. Selain itu, Bank memiliki Security Monitoring Center (“SMC”)
untuk memantau setiap potensi gangguan sistem ataupun serangan siber yang dapat
berimplikasi dan mengganggu layanan kepada nasabah.
3. Bank secara rutin juga melakukan sosialisasi dan edukasi untuk mengembangkan
budaya kesadaran terhadap keamanan siber kepada seluruh karyawan, nasabah dan
pihak ketiga secara berkelanjutan dengan materi yang relevan.
Selain itu, sehubungan dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang
Pelindungan Data Pribadi (“UU PDP”), serta peningkatan penyediaan layanan digital yang
menyebabkan tingginya kebutuhan atas pemrosesan data pribadi nasabah, maka Bank
telah menerapkan beberapa kebijakan dan prosedur yang mencakup penggunaan
teknologi, pembaruan sistem secara berkala, serta pelatihan bagi karyawan dan
awareness terkait PDP. Bank juga aktif melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa
langkah-langkah yang diambil selalu sesuai dengan perkembangan regulasi dan
kebutuhan nasabah. Beberapa ketentuan/prosedur yang telah dimiliki antara lain terkait
Kebijakan PDP, seperti Pelindungan Konsumen, Data Loss Prevention, dan pengamanan
informasi. Bank juga telah memiliki unit yang mengkoordinasikan Pelindung Data Pribadi
sesuai dengan ketentuan regulator.
g. Manajemen risiko konsolidasian
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli
2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko Secara Konsolidasi bagi Bank yang
Melakukan Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak, maka Bank yang melakukan
pengendalian terhadap Entitas Anak wajib melakukan penerapan manajemen risiko
secara konsolidasi.
Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan dengan mengacu pada
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan di atas, yang mencakup:
• Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
• Kecukupan kebijakan prosedur dan penetapan limit;
• Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko,
serta sistem informasi manajemen risiko; dan
• Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 683
Page 686
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/139
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
g. Manajemen risiko konsolidasian (lanjutan)
Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko secara konsolidasi, maka
penerapan kerangka kerja manajemen risiko di Entitas Anak telah dipantau dan ditelaah
secara tidak langsung oleh manajemen Bank.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.03/2014 tanggal
19 November 2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi
Konglomerasi Keuangan maka konglomerasi keuangan wajib menerapkan manajemen
risiko terintegrasi secara komprehensif dan efektif. Dalam hal ini Bank sebagai Entitas
Utama wajib mengintegrasikan penerapan manajemen risiko pada konglomerasi
keuangan.
Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko terintegrasi, pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab manajemen risiko terintegrasi merupakan salah satu fungsi dari Risk
Management Division. Dalam melaksanakan tugasnya, Risk Management Division
berkoordinasi dengan satuan kerja yang melaksanakan fungsi Manajemen Risiko pada
masing-masing Lembaga Jasa Keuangan (“LJK”) - Entitas Anak dalam konglomerasi
keuangan.
Selain menjalankan penerapan manajemen risiko sesuai regulasi dari regulator masing-
masing, Entitas Anak juga telah menerapkan manajemen risiko sejalan dengan
penerapan manajemen risiko di Entitas Utama. Tujuan penerapan manajemen risiko pada
Entitas Anak adalah untuk memberikan nilai tambah serta meningkatkan daya saing
perusahaan, mengingat hal ini merupakan salah satu pemenuhan tingkat kepatuhan Bank
terhadap regulasi dan praktik standar internasional.
Agar penerapan manajemen risiko terintegrasi berjalan dengan efektif, Bank juga telah
memiliki Sistem Informasi Manajemen Risiko Terintegrasi yang digunakan untuk
mendukung pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
pengendalian risiko.
Bank sebagai Entitas Utama telah:
1. Membentuk Integrated Risk Management Committee dengan tujuan untuk
memastikan bahwa kerangka kerja manajemen risiko telah memberikan perlindungan
yang memadai terhadap seluruh risiko Bank dan Entitas Anak secara terintegrasi;
2. Menyusun Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Terintegrasi (“KDMRT”);
3. Menyusun beberapa kebijakan yang terkait dengan penerapan Manajemen Risiko
Terintegrasi, diantaranya kebijakan yang mengatur mengenai Permodalan
Terintegrasi, Risiko Transaksi Intra-Grup, Laporan Profil Risiko Terintegrasi, Limit
Risiko Terintegrasi, dan lain-lain;
4. Menyampaikan kepada OJK:
a. Laporan mengenai Entitas Utama dan LJK yang menjadi Anggota Konglomerasi
Keuangan;
b. Laporan Profil Risiko Terintegrasi;
c. Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi;
d. Laporan mengenai Perubahan Anggota Konglomerasi Keuangan.
Selain itu konglomerasi keuangan telah melakukan Stress Test terintegrasi untuk
memastikan bahwa permodalan dan likuiditas pada level tiap entitas maupun secara
terintegrasi masih memadai dalam menghadapi skenario kondisi yang terburuk (stress).
684 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 687
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/140
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban
keuangan Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
2024
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Aset keuangan
Kas - - - - - 29.315.878 29.315.878
Giro pada Bank Indonesia - - - - - 36.408.142 36.408.142
Giro pada bank-bank lain - bersih 4.097.199 - - - - - 4.097.199
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 15.516.794 150.169 47.921 - - - 15.714.884
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 739.047 277.077 18.003.066 864.695 1.613.660 27.072 21.524.617
Tagihan akseptasi - bersih 3.108.244 3.461.596 3.039.495 11.712 - - 9.621.047
Wesel tagih – bersih 2.915.617 4.363.069 1.613.083 - - - 8.891.769
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali – bersih 1.368.661 51.834 29.067 - - - 1.449.562
Kredit yang diberikan 43.784.733 65.293.004 212.886.628 289.307.914 290.038.574 - 901.310.853
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (32.624.643)
Piutang pembiayaan konsumen – bersih 152.256 516.518 1.007.550 7.516.496 242.744 - 9.435.564
Piutang sewa pembiayaan – bersih 903 1.044 20.753 28.342 - - 51.042
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 512.710 784.048 628.126 - - - 1.924.884
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih 11.553.498 3.716.110 121.794.187 204.087.279 29.460.391 540.492 371.151.957
Aset lain-lain – bersih 4.641.823 379.403 1.257.897 5.202.181 1.799.609 435.064 13.715.977
88.391.485 78.993.872 360.327.773 507.018.619 323.154.978 66.726.648 1.391.988.732
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (1.073.347.050) (42.976.722) (4.289.895) - - - (1.120.613.667)
Dana simpanan syariah (3.935.363) - - - - - (3.935.363)
Simpanan dari bank-bank lain (3.621.166) (35.132) - - - - (3.656.298)
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (176.640) (68.348) (12.625) - - - (257.613)
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.330.996) - - - - - (1.330.996)
Utang akseptasi (1.953.035) (1.784.655) (902.423) (11.842) - - (4.651.955)
Pinjaman yang diterima (296.182) - (1.650.000) (296.334) - - (2.242.516)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi (250.713) (534.449) (1.497.920) (636.589) (55.516) - (2.975.187)
Beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain (2.966.364) (23.549) (34.526) (232.750) (46.281) - (3.303.470)
Obligasi subordinasi - - (435.000) - (65.000) - (500.000)
(1.087.877.509) (45.422.855) (8.822.389) (1.177.515) (166.797) - (1.143.467.065)
Posisi bersih (999.486.024) 33.571.017 351.505.384 505.841.104 322.988.181 66.726.648 248.521.667
2023
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Aset keuangan
Kas - - - - - 21.701.514 21.701.514
Giro pada Bank Indonesia - - - - - 92.617.705 92.617.705
Giro pada bank-bank lain - bersih 5.614.353 - - - - - 5.614.353
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank-bank lain - bersih 4.124.893 415.934 660.834 - - - 5.201.661
Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 3.356.225 821.811 9.533.881 95.312 946.388 305.043 15.058.660
Tagihan akseptasi - bersih 3.791.875 6.195.679 4.536.673 135.397 - - 14.659.624
Wesel tagih – bersih 2.133.856 4.292.167 3.957.042 459 - - 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali – bersih 18.710.499 17.974.157 56.411.497 - - - 93.096.153
Kredit yang diberikan 42.228.343 60.251.604 202.500.248 255.215.141 232.001.378 - 792.196.714
Dikurangi:
Cadangan kerugian penurunan nilai (33.308.875)
Piutang pembiayaan konsumen – bersih 30.149 140.437 948.064 7.073.223 521.577 - 8.713.450
Piutang sewa pembiayaan – bersih 446 1.438 19.686 117.437 - - 139.007
Aset dari transaksi syariah - piutang
murabahah - bersih 399.141 843.391 400.519 - - - 1.643.051
Efek-efek untuk tujuan investasi – bersih 3.042.215 13.769.682 70.020.559 172.429.845 52.339.330 451.993 312.053.624
Aset lain-lain – bersih 7.174.994 625.102 1.297.941 3.621.452 1.697.743 533.398 14.950.630
90.606.989 105.331.402 350.286.944 438.688.266 287.506.416 115.609.653 1.354.720.795
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 685
Page 688
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/141
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. JATUH TEMPO ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)
Tabel berikut menggambarkan profil perbedaan jatuh tempo atas aset dan kewajiban
keuangan Grup berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: (lanjutan)
2023 (lanjutan)
Tidak
mempunyai
Hingga > 3 bulan - Lebih dari tanggal jatuh
1 bulan > 1 - 3 bulan 1 tahun > 1 - 5 tahun 5 tahun tempo Jumlah
Liabilitas keuangan
Simpanan dari nasabah (1.027.524.306) (57.161.198) (6.081.303) - - - (1.090.766.807)
Dana simpanan syariah (3.201.970) - - - - - (3.201.970)
Simpanan dari bank-bank lain (10.066.688) (4.132) - - - - (10.070.820)
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (46.758) (68.245) (7.762) - - - (122.765)
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali (1.054.780) - - - - - (1.054.780)
Utang akseptasi (2.107.358) (3.462.693) (991.754) (139.451) - - (6.701.256)
Pinjaman yang diterima (125.158) (174.649) (1.043.798) (286.021) - - (1.629.626)
Estimasi kerugian komitmen dan
kontinjensi (282.315) (564.629) (1.781.710) (708.138) (34.882) - (3.371.674)
Beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain (6.425.625) (27.643) (7.110) (157.943) (55.498) - (6.673.819)
Obligasi subordinasi - - - (435.000) (65.000) - (500.000)
(1.050.834.958) (61.463.189) (9.913.437) (1.726.553) (155.380) - (1.124.093.517)
Posisi bersih (960.227.969) 43.868.213 340.373.507 436.961.713 287.351.036 115.609.653 230.627.278
44. MANAJEMEN MODAL
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal adalah untuk
memastikan bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk mendukung strategi
pengembangan ekspansi usaha Bank saat ini dan mempertahankan kelangsungan
pengembangan di masa mendatang, dan untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan
yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur permodalan Bank telah efisien.
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan penilaian dan penelaahan atas
kebutuhan kecukupan permodalan yang dipersyaratkan dan mengombinasikan dengan
tinjauan perkembangan ekonomi terkini dan hasil dari metode stress testing. Bank senantiasa
akan menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan modal terhadap risiko melalui proses
perencanaan modal dan stress testing, begitu pula dengan bisnis yang didasarkan pada
permodalan dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan dan didiskusikan secara rutin yang didukung
dengan data-data analisis.
Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai bagian dari Rencana Bisnis Bank (“RBB”)
dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan memastikan
tersedianya modal yang cukup dan terciptanya struktur permodalan yang optimal.
Berdasarkan PBI No. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia
No. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006, Bank wajib memenuhi ketentuan Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”) untuk bank secara individual maupun secara
konsolidasian. Perhitungan rasio KPMM secara konsolidasian dilakukan dengan menghitung
modal dan Aset Tertimbang Menurut Risiko (“ATMR”) dari laporan keuangan konsolidasian
sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.
686 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 689
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/142
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
44. MANAJEMEN MODAL (lanjutan)
Surat Edaran Bank Indonesia No. 11/3/DPNP tanggal 27 Januari 2009 mewajibkan bank-
bank di Indonesia dengan kualifikasi tertentu untuk memperhitungkan risiko operasional
(operational risk) dalam perhitungan rasio KPMM.
Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun 2022 tanggal 26
Desember 2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Bank Umum.
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK yang berlaku, di mana modal yang
diwajibkan regulator terdiri atas dua Tier :
• Modal Inti (Tier 1), antara lain:
1. Modal Inti Utama (CET 1) meliputi modal disetor (setelah dikurangi saham tresuri),
cadangan tambahan modal, kepentingan non-pengendali yang dapat diperhitungkan,
dan faktor pengurang Modal Inti Utama.
2. Modal Inti Tambahan.
• Modal Pelengkap (Tier 2), antara lain meliputi instrumen modal dalam bentuk saham atau
lainnya yang memenuhi persyaratan, agio atau disagio yang berasal dari penerbitan
instrumen modal pelengkap, cadangan umum aset produktif (Penyisihan Penghapusan
Aktiva) yang wajib dibentuk (maksimal 1,25% ATMR Risiko Kredit), dan faktor pengurang
modal Tier 2.
Informasi mengenai Rasio KPMM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 diungkapkan
pada Catatan 51.
45. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Perubahan kepentingan non-pengendali atas kekayaan bersih Entitas Anak adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Saldo, awal tahun 181.337 163.049
Bagian kepentingan non-pengendali atas laba bersih
Entitas Anak selama tahun berjalan 14.969 18.973
Kenaikan (penurunan) kepentingan non-pengendali dari
penghasilan komprehensif lain Entitas Anak selama
tahun berjalan (1.840) (685)
Saldo, akhir tahun 194.466 181.337
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 687
Page 690
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/143
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Dwimuria Investama Andalan Pemegang saham Simpanan nasabah
Dana Pensiun BCA Dana pensiun pemberi kerja Iuran dana pensiun, simpanan
nasabah
Konsorsium Iforte HTS Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Abadi Tambah Mulia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Internasional akhir yang sama nasabah
PT Adiwisesa Mandiri Building Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Product Indonesia akhir yang sama nasabah
PT Agregasi Cermat Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Agro Sinarjaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Akar Inti Data Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Akar Inti Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Akar Inti Solusi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
akhir yang sama diberikan
PT Akar Inti Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
akhir yang sama diberikan
PT Alpha Merah Kreasi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Altius Bahari Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Alto Halodigital International Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Alto Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Andil Bangunsekawan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Aneka Bumi Cipta Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Angkasa Komunikasi Global Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
Utama akhir yang sama diberikan
PT Ardijaya Karya Appliances Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Product Manufacturing akhir yang sama
PT Arta Karya Adhiguna Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Cipta Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Cipta Swadaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Dana Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Investa Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Artha Mandiri Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Astama Loka Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bach Multi Global Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
688 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 691
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/144
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Bahtera Maju Selaras Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bangun Loka Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bangun Media Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Bangun Mustika Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Pratama akhir yang sama
PT Berjaya Agung Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bhumi Mahardika Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bit Teknologi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Broadband Wahana Asia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bukit Muria Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Bukit Muria Jaya Estate Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bumi Aman Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Bumi Raya Sakti Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Caturguwiratna Sumapala Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Cipta Karya Bumi Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Ciptakreasi Buana Persada Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Citra Teknologi Pintar Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Darta Media Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dasakreasi Anekacipta Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Dekoruma Niaga Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Digital Data Teknologi Terdepan Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Digital Otomotif Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Digital Tangguh Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Djarum Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Djelas Tandatangan Bersama Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dwi Cermat Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Dwi Putri Selaras Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Dynamo Media Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Ecogreen Oleochemicals Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, letter of
akhir yang sama credit, garansi yang diberikan
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 689
Page 692
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/145
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Energi Batu Hitam Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Eragraha Pirantimegah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Fajar Surya Perkasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Farindo Investama Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Fira Makmur Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Fokus Solusi Proteksi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Futami Food & Beverages Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
akhir yang sama diberikan
PT Gajah Merah Terbang Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT General Buditekindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Astha Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Dairi Alami Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Danapati Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Digital Niaga Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Digital Prima Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Digital Ritelindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Paket Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Distribusi Pusaka Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Fortuna Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Harapan Nawasena Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Indonesia Komunikatama Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Infrastruktur Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Investama Andalan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Kassa Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Global Media Visual Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Poin Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Teknologi Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Telekomunikasi Prima Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
690 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 693
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/146
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Global Tiket Network Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Global Visi Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Global Visitama Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Globalnet Aplikasi Indotravel Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Globalnet Sejahtera Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Gonusa Prima Distribusi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Graha Padma Internusa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Grand Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan, transaksi sewa
kantor
PT Grand Teknologi Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Griya Karya Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Griya Muria Kencana Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Halmahera Jaya Feronikel Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Hartono Istana Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, letter of credit
PT Hartono Plantation Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Hidup Bermakna Selamanya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Energi Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Global Internet Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Iforte Payment Infrastructure Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Iforte Solusi Infotek Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Indah Bumi Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Indo Paramita Sarana Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Indodana Multi Finance Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Intershop Prima Center Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Istana Kencana Mulia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Jasa Semesta Utama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kalimusada Motor Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 691
Page 694
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/147
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Kartika Sanur Cemerlang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Karya Muria Cemerlang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kencana Muria Jaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Komet Infra Nusantara Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Kudos Istana Furniture Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kumparan Kencana Electrindo Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Kurio Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Legal Tekno Digital Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Legian Paradise Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Lingkarmulia Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Lintas Cipta Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Lunar Inovasi Teknologi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Marga Sadhya Swasti Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Margo Hotel Development Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Margo Property Development Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Mars Multi Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Media Digital Historia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Merah Cipta Media Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Merah Putih Colony Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Mitra Media Integrasi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Momentum Global Pratama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Multigraha Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Muria Mekar Indah Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Muria Sumba Manis Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Nagaraja Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Narasi Akal Jenaka Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Narasi Citra Sahwahita Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
692 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 695
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/148
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Natura Perisa Aroma Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Nova Digital Perkasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Orbit Abadi Sakti Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Pindaruma Casa Sentosa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Pradipta Mustika Cipta Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Prema Gandharva Asia Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Prima Top Boga Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Profesional Telekomunikasi Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
Indonesia akhir yang sama nasabah
PT Promedia Punggawa Satu Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Promoland Indowisata Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah, garansi yang
diberikan
PT Prosa Solusi Cerdas Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Puri Bumi Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Puri Dibya Property Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Puri Padma Management Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Puri Zuqni Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Quattro International Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Raharja Dipta Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Rajawali Inti Selular Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Resinda Prima Entertama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sapta Adhikari Investama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sarana Kencana Mulya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, letter of
akhir yang sama credit
PT Sarana Menara Nusantara Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sasana Cipta Mulia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Savoria Adi Rasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Savoria Kreasi Rasa Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi
akhir yang sama yang diberikan
PT Semesta Cipta Internasional Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah, garansi yang
akhir yang sama diberikan
PT Semesta Industri Pratama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 693
Page 696
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/149
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Seminyak Mas Propertindo Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Sentral Investama Andalan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sewu Nayaga Tembaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sinergi Nasional Rakyat Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
Indonesia akhir yang sama
PT Solusi Sentra Niaga Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Solusi Tunas Pratama Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Solusi Verifikasi Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Subang Sarana Investasi Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Subang Sejahtera Indonesia Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Sumber Kopi Prima Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Supra Boga Lestari Tbk Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Supra Kreatif Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Supra Mas Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Surya Centra Industri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Surya Energi Parahita Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Surya Siti Indotama Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Surya Subang Smartpolitan Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Suryacipta Swadaya Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Suryacipta Swadaya Infrastruktur Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Timur Persada Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Tira Timur Lestari Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Tricipta Mandhala Gumilang Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Trigana Putra Mandiri Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Tunas Nusantara Persada Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
PT Varnion Technology Semesta Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
PT Verve Persona Estetika Dimiliki oleh pemegang saham Simpanan nasabah
akhir yang sama
694 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 697
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/150
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
PT Visinema Pictures Dimiliki oleh pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
akhir yang sama nasabah
Personil manajemen kunci Dewan Komisaris dan Direksi Kredit yang diberikan, simpanan
Bank nasabah, imbalan kerja
Perorangan pengendali Bank dan Pemegang saham Kredit yang diberikan, simpanan
anggota keluarga nasabah
Dalam menjalankan kegiatan normal usahanya, Bank melakukan transaksi-transaksi dengan
pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua transaksi
dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah
disepakati bersama.
Perincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi yang tidak
dikonsolidasikan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, serta tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut adalah sebagai berikut:
2024 2023
Persentase Persentase
dari jumlah dari jumlah
akun yang akun yang
Jumlah bersangkutan Jumlah bersangkutan
Kredit yang diberikan (Catatan 12)
*)
7.230.509 0,80% 8.478.521 1,07%
Aset hak guna - bersih**) (Catatan 16) 243.940 0,86% 213.815 0,80%
Aset lain-lain***) (Catatan 18) 9.511 0,04% 9.121 0,04%
Simpanan dari nasabah (Catatan 19) 3.235.633 0,29% 2.639.237 0,24%
Fasilitas kredit kepada nasabah yang
belum digunakan (Catatan 27) 3.941.255 0,96% 4.903.860 1,29%
Fasilitas Letter of Credit yang
diberikan kepada nasabah (Catatan 27) 811.681 8,07% 134.261 1,19%
Bank garansi yang diterbitkan
kepada nasabah (Catatan 27) 373.742 1,40% 184.854 0,81%
Pendapatan bunga dan syariah (Catatan 28) 487.674 0,51% 505.037 0,58%
Beban bunga dan syariah (Catatan 29) 42.367 0,34% 38.627 0,31%
Iuran dana pensiun (Catatan 33) 484.182 86,09% 431.993 85,84%
Beban sewa (Catatan 34) 13.398 1,17% 13.398 1,30%
*)
Sebelum cadangan kerugian penurunan nilai.
**)
Merupakan aset hak guna kepada PT Grand Indonesia.
***)
Merupakan uang jaminan sewa kepada PT Grand Indonesia.
Kompensasi atas personil manajemen kunci Bank (Catatan 1e) adalah sebagai berikut:
2024 2023
Imbalan kerja jangka pendek (termasuk tantiem) 1.125.485 912.218
Imbalan kerja jangka panjang 40.680 40.780
Jumlah
1.166.165 952.998
Perjanjian sewa dengan PT Grand Indonesia
Pada tanggal 11 April 2006, Bank menandatangani perjanjian sewa-menyewa dengan
PT Grand Indonesia (pihak berelasi), di mana Bank menyewa secara jangka panjang dari
PT Grand Indonesia ruangan kantor seluruhnya seluas 28.166,88 m2 senilai
USD 35.631.103,20 termasuk Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”), dengan hak opsi untuk juga
menyewa secara jangka panjang ruangan tambahan dengan luas 3.264,80 m2 senilai
USD 4.129.972 termasuk PPN. Transaksi sewa-menyewa tersebut telah mendapat
persetujuan dari Direksi dan Pemegang Saham melalui RUPSLB Bank pada tanggal
25 November 2005 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H., dengan Akta No. 11).
Perjanjian sewa-menyewa tersebut dimulai sejak tanggal 1 Juli 2007 dan akan berakhir pada
tanggal 30 September 2035.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 695
Page 698
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/151
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
46. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
Perjanjian sewa dengan PT Grand Indonesia (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset hak guna kepada PT Grand Indonesia
adalah masing-masing sebesar Rp 243.940 dan Rp 213.815, dari jumlah tersebut masing-
masing sebesar Rp 144.024 dan Rp 157.422 telah dibayarkan penuh. Kewajiban sewa
pembiayaan kepada PT Grand Indonesia yang tercatat pada 31 Desember 2024 dan 2023
adalah masing-masing sebesar Rp 103.298 dan Rp 58.065.
47. REKONSILIASI UTANG BERSIH
2024
Efek-efek
yang dijual
Efek-efek Pinjaman dengan janji
Obligasi utang yang yang dibeli
subordinasi diterbitkan diterima kembali
Utang bersih 31 Desember 2023 500.000 - 1.629.626 1.054.780
Arus kas:
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan - - - -
Penerimaan pinjaman yang diterima - - 73.287.728 -
Pembayaran pinjaman yang diterima - - (72.680.017) -
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - 559.231
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - (286.805)
Perubahan non kas:
Amortisasi beban emisi yang ditangguhkan - - - -
Penyesuaian valuta asing - - 5.179 3.790
Utang bersih 31 Desember 2024 500.000 - 2.242.516 1.330.996
2023
Efek-efek
yang dijual
Efek-efek Pinjaman dengan janji
Obligasi utang yang yang dibeli
subordinasi diterbitkan diterima kembali
Utang bersih 31 Desember 2022 500.000 - 1.316.951 255.962
Arus kas:
Pembayaran efek-efek utang yang diterbitkan - - -
Penerimaan pinjaman yang diterima - - 49.928.825
Pembayaran pinjaman yang diterima - - (49.607.671) -
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - 2.332.995
Pembayaran efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali - - - (1.528.882)
Perubahan non kas:
Amortisasi beban emisi yang ditangguhkan - - - -
Penyesuaian valuta asing - - (8.479) (5.295)
Utang bersih 31 Desember 2023 500.000 - 1.629.626 1.054.780
696 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 699
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/152
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
48. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS PEMBAYARAN BANK UMUM
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (“LPS”) tanggal
22 September 2004, efektif sejak tanggal 22 September 2004, LPS dibentuk untuk menjamin
liabilitas tertentu bank-bank umum berdasarkan program penjaminan yang berlaku, yang
besaran nilai jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
Undang-undang tersebut telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 3 tahun 2008, yang mana telah ditetapkan menjadi Undang-undang sejak tanggal
13 Januari 2009 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2009.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66/2008 tanggal 13 Oktober 2008
mengenai besarnya nilai simpanan yang dijamin LPS, pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023, jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan Rp 2.000 untuk
per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank adalah peserta dari program penjaminan
tersebut.
49. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
standar baru, amandemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada 1 Januari 2024 sebagai berikut:
- PSAK 117 "Kontrak Asuransi";
- Amandemen PSAK 117 "Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK
109 – Informasi Komparatif"; dan
- PSAK 221 "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing".
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025.
Pada saat penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan
konsolidasian Grup.
50. REKLASIFIKASI AKUN
Beberapa akun dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2023, telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian akun di laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024:
31 Desember 2023
Sebelum Setelah
reklasifikasi reklasifikasi reklasifikasi
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga dan syariah
Pendapatan syariah 855.189 (191.257) 663.932
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan provisi dan komisi – bersih 16.652.716 (30.575) 16.622.141
Lain-lain 6.276.335 (1.206.857) 5.069.478
Beban Penyisihan kerugian penurunan nilai aset (2.263.049) 1.206.857 (1.056.192)
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban umum dan administrasi (17.496.896) 191.257 (17.305.639)
Lain-lain (3.807.860) 30.575 (3.777.285)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 697
Page 700
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/153
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini
merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian:
a. Giro Wajib Minimum (“GWM”) dan Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
(“PLM”)
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib
Minimum (“GWM”) dari Bank Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
Rasio GWM Rupiah dan Valuta asing serta Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
(“PLM”) yang harus dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah
- GWM 5,00% 6,20%
(i) GWM secara harian 0,00% 0,00%
(ii) GWM secara rata-rata 9,00% 9,00%
(iii) Insentif pengurang GWM -4,00% -2,80%
- Giro RIM 0,72% 1,96%
- PLM 5,00% 5,00%
Valuta asing
- GWM 4,00% 4,00%
(i) GWM secara harian 2,00% 2,00%
(ii) GWM secara rata-rata 2,00% 2,00%
GWM adalah simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo
Rekening Giro pada Bank Indonesia. PLM adalah cadangan likuiditas minimum yang
wajib dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat Bank Indonesia (“SBI”), Sertifikat Deposito
Bank Indonesia (“SDBI”), Surat Berharga Negara (“SBN”), Sekuritas Rupiah Bank
Indonesia (“SRBI”) yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase
tertentu dari Dana Pihak Ketiga (“DPK”) Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Rasio GWM Rupiah dan Valuta asing serta
Rasio PLM yang telah dipenuhi Bank adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah
- GWM 5,04% 6,40%
(i) GWM secara harian 0,00% 0,00%
(ii) GWM secara rata-rata 5,04% 6,40%
- Giro RIM 0,72% 1,96%
- PLM 30,56% 33,89%
Valuta asing
- GWM 4,22% 4,71%
(i) GWM secara harian 2,00% 2,00%
(ii) GWM secara rata-rata 2,22% 2,71%
b. Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank secara individu maupun konsolidasian
telah memenuhi Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”), baik untuk pihak berelasi
maupun pihak ketiga.
698 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 701
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/154
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN (lanjutan)
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan informasi
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi tambahan ini
merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian:
c. Rasio Kredit Usaha Kecil terhadap Jumlah Kredit
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 6,24% dan 6,09%.
d. Non-Performing Loan
Kredit non-performing Bank (diklasifikasikan sebagai kurang lancar, diragukan, dan
macet) pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
Rp 15.498.016 dan Rp 14.147.246.
Pada tanggal 31 Desember 2024, rasio non-performing loan (“NPL”) bruto dan rasio NPL
neto Bank masing-masing sebesar 1,78% dan 0,59% (2023: 1,86% dan 0,58%) yang
dihitung sesuai dengan POJK yang berlaku.
e. Posisi Devisa Neto (“PDN”)
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
dihitung berdasarkan peraturan Bank Indonesia yang berlaku. Berdasarkan peraturan
tersebut, bank-bank diwajibkan untuk memelihara PDN (termasuk semua kantor cabang
dalam dan luar negeri) secara keseluruhan setinggi-tingginya 20% (dua puluh persen)
dari modal.
PDN secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah
dari (i) selisih bersih aset dan liabilitas untuk setiap valuta asing dan (ii) selisih bersih
tagihan dan liabilitas, berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi
rekening administratif) untuk setiap valuta asing, yang semuanya dinyatakan dalam
Rupiah. Sedangkan PDN untuk laporan posisi keuangan, merupakan angka penjumlahan
dari selisih bersih aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta
asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah.
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024
PDN untuk
laporan posisi Selisih neto
keuangan tagihan dan
(selisih neto liabilitas di PDN secara
aset dan rekening keseluruhan
liabilitas) administratif (nilai absolut)
USD 3.357.291 (3.912.311) 555.020
SGD (2.501.631) 2.506.155 4.524
CNH (951.871) 924.221 27.650
MYR 2.444 - 2.444
CHF 39.985 (32.337) 6.648
JPY 41.919 (30.225) 11.694
SEK (1) (3.187) 3.188
EUR (989.097) 999.677 10.580
HKD 7.535 - 7.535
CAD 14.590 (16.111) 1.521
AUD (47.807) 44.550 3.257
GBP (8.237) 15.164 6.927
DKK 8.999 (7.926) 1.073
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 699
Page 702
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/155
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN (lanjutan)
e. Posisi Devisa Neto (“PDN”) (lanjutan)
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
2024 (lanjutan)
PDN untuk
laporan posisi Selisih neto
keuangan tagihan dan
(selisih neto liabilitas di PDN secara
aset dan rekening keseluruhan
liabilitas) administratif (nilai absolut)
SAR 12.415 (16.097) 3.682
NZD 22.059 (22.670) 611
THB 3.725 (454) 3.271
Lainnya 3.250 - 3.250
Jumlah 652.875
Jumlah modal 249.056.422
Persentase PDN terhadap modal 0,26 %
2023
PDN untuk
laporan posisi Selisih neto
keuangan tagihan dan
(selisih neto liabilitas di PDN secara
aset dan rekening keseluruhan
liabilitas) administratif (nilai absolut)
USD 6.789.863 (6.962.722) 172.859
SGD (2.178.903) 2.197.588 18.685
CNH 101.620 (86.350) 15.270
MYR (1.526) 7.692 6.166
CHF 21.690 (15.945) 5.745
JPY 25.973 (22.066) 3.907
SEK 3.318 - 3.318
EUR 1.367.157 (1.369.468) 2.311
HKD 9.425 (7.698) 1.727
CAD 16.874 (15.340) 1.534
AUD (384.371) 383.100 1.271
GBP 2.595 (1.472) 1.123
DKK 7.125 (6.245) 880
SAR 14.539 (15.401) 862
NZD 9.171 (9.765) 594
THB (197) - 197
Lainnya 2.065 - 2.065
Jumlah 238.514
Jumlah modal 226.426.139
Persentase PDN terhadap modal 0,11%
700 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 703
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Lampiran 5/156
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
51. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN (lanjutan)
f. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”)
Informasi tambahan ini disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan merupakan
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi
tambahan ini merupakan bagian dari Catatan 51 laporan keuangan konsolidasian: (lanjutan)
Rasio KPMM pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dihitung sesuai dengan
peraturan yang berlaku dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar, dan risiko
operasional, adalah sebagai berikut:
2024 2023
Bank Konsolidasian Bank Konsolidasian
Modal Inti (Tier 1) 239.468.855 255.311.302 217.686.126 233.701.580
Modal Pelengkap (Tier 2) 9.587.567 9.886.723 8.740.013 8.992.596
Total Modal 249.056.422 265.198.025 226.426.139 242.694.176
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 787.719.400 816.782.306 719.410.464 744.418.973
ATMR Risiko Pasar 8.559.151 9.849.977 1.465.254 3.074.120
ATMR Risiko Operasional 51.903.001 83.551.413 48.325.210 78.117.459
Total ATMR 848.181.552 910.183.696 769.200.928 825.610.552
Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko 9,99% 9,99% 9,99% 9,99%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 28,23% 28,05% 28,30% 28,31%
Rasio Tier 1 28,23% 28,05% 28,30% 28,31%
Rasio Tier 2 1,13% 1,09% 1,14% 1,09%
Rasio KPMM 29,36% 29,14% 29,44% 29,40%
CET 1 untuk Buffer 19,37% 19,15% 19,45% 19,41%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai
Profil Risiko
Dari CET 1 8,86% 8,90% 8,85% 8,90%
Dari AT 1 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 1,13% 1,09% 1,14% 1,09%
Persentase Buffer yang wajib
dipenuhi oleh Bank
Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Countercyclical Buffer 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
52. INFORMASI TAMBAHAN
Informasi yang disajikan pada lampiran 6/1 - 6/7 merupakan informasi keuangan tambahan
PT Bank Central Asia Tbk, (Entitas Induk), yang menyajikan investasi pada Entitas Anak
berdasarkan metode harga perolehan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian Grup.
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 701
Page 704
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/1
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
ASET
Kas 29.285.819 21.655.553
Giro pada Bank Indonesia 35.165.855 91.333.237
Giro pada bank-bank lain - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 520 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 608) 4.019.739 5.603.146
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - setelah
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 1.708
pada tanggal 31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 643) 14.246.183 2.649.867
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 21.044.715 14.144.470
Tagihan akseptasi - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp 440.695 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 283.115) 9.621.047 14.659.624
Wesel tagih - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 3.116 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 4.516) 8.891.769 10.383.524
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 862.849 90.780.368
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 32.382.006 pada tanggal
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 33.168.491)
Pihak berelasi 7.296.837 8.803.131
Pihak ketiga 855.233.239 745.527.767
Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 374.454 pada tanggal
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: Rp 351.296) 352.643.621 298.289.259
Biaya dibayar dimuka 617.971 716.210
Pajak dibayar dimuka 1.532.246 24.117
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar
Rp 9.244.266 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 9.486.999) 27.347.687 25.962.532
Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
Rp 662.728 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 836.816) 586.410 393.556
Aset pajak tangguhan 5.181.176 7.207.737
Penyertaan saham - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 105.260 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 104.366) 10.245.537 10.157.038
Aset lain-lain - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp 991 pada tanggal 31 Desember 2024
(31 Desember 2023: Rp 200)
Pihak berelasi 9.511 26.978
Pihak ketiga 22.497.679 22.552.825
JUMLAH ASET 1.406.329.890 1.370.870.939
702 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 705
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/2
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN (ENTITAS INDUK SAJA)
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Simpanan dari nasabah
Pihak berelasi 3.260.838 2.700.327
Pihak ketiga 1.105.647.994 1.079.151.832
Simpanan dari bank-bank lain 3.698.286 10.146.440
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi 257.613 120.630
Utang akseptasi 4.651.955 6.701.256
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 1.330.996 972.534
Utang pajak 493.568 1.434.752
Pinjaman yang diterima 43.672 60.477
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 2.967.583 3.369.458
Liabilitas imbalan pasca-kerja 8.943.641 8.884.242
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 21.466.054 23.904.545
Obligasi subordinasi 500.000 500.000
JUMLAH LIABILITAS 1.153.262.200 1.137.946.493
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 12,50 (nilai penuh) per lembar
saham
Modal dasar: 440.000.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
123.275.050.000 lembar saham 1.540.938 1.540.938
Tambahan modal disetor 5.711.368 5.711.368
Surplus revaluasi aset tetap 11.003.529 10.801.590
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 280.866 933.879
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.720.540 3.234.149
Belum ditentukan penggunaannya 230.810.449 210.702.522
JUMLAH EKUITAS 253.067.690 232.924.446
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.406.329.890 1.370.870.939
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 703
Page 706
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/3
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 88.406.720 81.809.757
Beban bunga (11.668.707) (11.573.524)
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 76.738.013 70.236.233
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pendapatan provisi dan komisi - bersih 17.891.823 16.531.444
Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi - bersih 2.814.418 1.803.589
Lain-lain 3.582.854 3.077.812
Jumlah pendapatan operasional lainnya 24.289.095 21.412.845
Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset (1.273.883) (766.426)
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Beban karyawan (15.454.514) (14.470.340)
Beban umum dan administratif (15.094.669) (15.743.363)
Lain-lain (1.786.044) (1.787.639)
Jumlah beban operasional lainnya (32.335.227) (32.001.342)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 67.417.998 58.881.310
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (12.711.616) (10.895.738)
LABA BERSIH 54.706.382 47.985.572
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 74.456 (554.048)
Pajak penghasilan atas pengukuran
kembali liabilitas imbalan pasti (14.146) 105.269
60.310 (448.779)
Surplus revaluasi aset tetap 238.391 230.830
298.701 (217.949)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (806.189) (1.063.085)
Pajak penghasilan 153.176 201.986
(653.013) (861.099)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH
PAJAK PENGHASILAN (354.312) (1.079.048)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 54.352.070 46.906.524
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK (nilai penuh) 444 389
704 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 707
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/4
Laporan Tahunan 2024
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024
Keuntungan
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas aset
keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui Saldo laba
Modal Surplus penghasilan
ditempatkan dan Tambahan revaluasi komprehensif lain- Telah ditentukan Belum ditentukan
disetor penuh modal disetor aset tetap bersih penggunaannya penggunaannya Jumlah ekuitas
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.711.368 10.801.590 933.879 3.234.149 210.702.522 232.924.446
Laba tahun berjalan - - - - - 54.706.382 54.706.382
Surplus revaluasi aset tetap - - 201.939 - - 36.452 238.391
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - bersih - - - (653.013) - - (653.013)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih - - - - - 60.310 60.310
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 201.939 (653.013) - 54.803.144 54.352.070
Cadangan umum - - - - 486.391 (486.391) -
Dividen kas - - - - - (34.208.826) (34.208.826)
Saldo per 31 Desember 2024 1.540.938 5.711.368 11.003.529 280.866 3.720.540 230.810.449 253.067.690
PT Bank Central Asia Tbk
705
Page 708
706
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/5
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023
PT Bank Central Asia Tbk
Keuntungan
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas aset
keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui Saldo laba
Modal Surplus penghasilan
ditempatkan dan Tambahan revaluasi komprehensif lain- Telah ditentukan Belum ditentukan
disetor penuh modal disetor aset tetap bersih penggunaannya penggunaannya Jumlah ekuitas
Saldo per 31 Desember 2022 1.540.938 5.711.368 10.579.223 1.794.978 2.826.792 189.760.571 212.213.870
Laba tahun berjalan - - - - - 47.985.572 47.985.572
Surplus revaluasi aset tetap - - 222.367 - - 8.463 230.830
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain - bersih - - - (861.099) - - (861.099)
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih - - - - - (448.779) (448.779)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 222.367 (861.099) - 47.545.256 46.906.524
Cadangan umum - - - - 407.357 (407.357) -
Dividen kas - - - - - (26.195.948) (26.195.948)
Saldo per 31 Desember 2023 1.540.938 5.711.368 10.801.590 933.879 3.234.149 210.702.522 232.924.446
Laporan Tahunan 2024
Page 709
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/6
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan pendapatan bunga, provisi dan komisi 105.037.385 100.562.554
Pendapatan operasional lainnya 2.010.746 2.300.444
Pembayaran beban bunga, provisi dan komisi (11.720.323) (11.495.240)
Pembayaran imbalan pasca-kerja (1.153.347) (356.111)
Pendapatan dari transaksi valuta asing - bersih 2.975.882 (513.573)
Beban operasional lainnya (31.440.800) (30.056.445)
Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi (765.000) (660.000)
Kenaikan (penurunan) lainnya yang mempengaruhi kas:
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan 210.000 477.882
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (5.468.509) (12.068.137)
Tagihan akseptasi 4.880.997 572.359
Wesel tagih 1.718.437 (4.489.425)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 89.917.519 61.628.430
Kredit yang diberikan (109.243.514) (99.473.782)
Aset lain-lain 172.726 (7.104.585)
Simpanan dari nasabah 23.900.650 58.951.046
Simpanan dari bank-bank lain (6.515.643) 2.159.930
Utang akseptasi (2.049.301) (2.965.392)
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain (2.394.916) 8.047.642
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi
sebelum pembayaran pajak penghasilan 60.072.989 65.517.597
Pembayaran pajak penghasilan (11.399.598) (11.232.056)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 48.673.391 54.285.541
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek untuk tujuan investasi (169.737.224) (103.742.809)
Penerimaan dari efek-efek untuk tujuan investasi yang jatuh tempo
selama tahun berjalan 118.649.450 40.540.445
Penerimaan dividen kas dari efek-efek untuk tujuan investasi 2.402.602 1.914.400
Setoran modal pada Entitas Anak - -
Perolehan aset tetap (3.450.738) (4.562.590)
Perolehan aset hak guna (532.867) (329.269)
Hasil penjualan aset tetap 1.276 7.705
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi (52.667.501) (66.172.117)
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 707
Page 710
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk Lampiran 6/7
INFORMASI TAMBAHAN
LAPORAN ARUS KAS (ENTITAS INDUK SAJA)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan pinjaman yang diterima - 48.013
Pembayaran pinjaman yang diterima (16.805) -
Pembayaran dividen kas (34.208.826) (26.195.948)
Penerimaan efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali 358.462 972.534
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan (33.867.169) (25.175.401)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (37.861.279) (37.061.977)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 121.044.773 157.378.246
PENGARUH FLUKTUASI KURS VALUTA ASING PADA
KAS DAN SETARA KAS (463.670) 728.503
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 82.719.824 121.044.772
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas 29.285.819 21.655.553
Giro pada Bank Indonesia 35.165.855 91.333.237
Giro pada bank-bank lain 4.020.259 5.603.754
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain yang
jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 14.247.891 2.452.228
Jumlah kas dan setara kas 82.719.824 121.044.772
708 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 711
Laporan Keuangan
PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN DAN ENTITAS ANAK
PT Dwimuria Investama Andalan dan Entitas Anak
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Laporan
Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Tahun Yan
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah, kecuali laba bersih per saham) (dalam jutaa
Diaudit Diaudit Diaudit Diaudit
No. POS - POS No. POS - POS
31 Des 2024 31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2023
ASET PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
1. Kas 29.315.883 21.701.514 Pendapatan bunga dan syariah
2. Giro pada Bank Indonesia 36.408.142 92.617.705 1. Pendapatan bunga 94.978.401 87.345.628
3. Giro pada bank-bank lain - setelah cadangan 6.550.871 12.741.973 2. Pendapatan syariah 805.105 663.932
4. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain - Jumlah pendapatan bunga dan syariah 95.783.506 88.009.560 Saldo per 3
setelah cadangan 22.754.005 8.950.806 Laba tahun
5. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 27.283.734 21.753.493 Beban bunga dan syariah Surplus rev
6. Tagihan akseptasi - setelah cadangan 9.621.047 14.659.624 3. Beban bunga (12.134.967) (11.959.844) Selisih kurs
7. Wesel tagih - setelah cadangan 8.891.769 10.383.524 4. Beban syariah (394.843) (313.134) valuta a
8. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - Jumlah beban bunga dan syariah (12.529.810) (12.272.978) Keuntungan
setelah cadangan 1.449.562 93.096.153 keuanga
9. Kredit yang diberikan - setelah cadangan 868.686.210 758.887.839 PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH - BERSIH 83.253.696 75.736.582 penghas
10. Piutang pembiayaan konsumen - setelah cadangan 9.435.564 8.713.450 Pengukuran
11. Piutang sewa pembiayaan - setelah cadangan 51.042 139.007 PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA Jumlah laba
12. Aset dari transaksi syariah - setelah cadangan 10.206.637 8.590.618 5. Pendapatan provisi dan komisi - bersih 17.791.753 16.482.674 Selisih trans
13. Efek-efek untuk tujuan investasi - setelah cadangan 372.085.027 312.803.045 6. Pendapatan transaksi yang diukur pada nilai wajar melalui Dividen kas
14. Biaya dibayar dimuka 971.636 1.039.107 laba rugi - bersih 1.500.163 1.598.565 Saldo per 3
15. Pajak dibayar dimuka 1.563.199 24.869 7. Lain-lain 5.496.860 5.674.315
16. Aset tetap - setelah akumulasi penyusutan 28.253.506 26.824.840 Jumlah pendapatan operasional lainnya 24.788.776 23.755.554 Saldo per 3
17. Aset takberwujud - setelah akumulasi amortisasi 126.411.162 126.141.448 Laba tahun
18. Aset pajak tangguhan - bersih 5.496.515 7.452.071 8. Beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset (2.034.453) (1.056.192) Surplus rev
19. Aset lain-lain - setelah cadangan 26.921.808 27.084.266 Selisih kurs
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA valuta a
JUMLAH ASET 1.592.357.319 1.553.605.352 9. Beban karyawan (17.479.907) (16.223.814) Keuntungan
10. Beban umum dan administrasi (16.923.414) (17.353.307) keuanga
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS 11. Lain-lain (3.740.411) (3.992.898) penghas
Jumlah beban operasional lainnya (38.143.732) (37.570.019) Pengukuran
LIABILITAS Jumlah laba
1. Simpanan dari nasabah 1.119.987.754 1.090.743.053 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 67.864.287 60.865.925 Selisih trans
2. Dana simpanan syariah 3.929.755 3.200.075 Setoran mo
3. Simpanan dari bank-bank lain 3.656.298 10.070.820 BEBAN PAJAK PENGHASILAN (13.402.919) (11.597.835) Dividen kas
4. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 257.613 122.765 Saldo per 3
5. Utang akseptasi 4.651.955 6.701.256 LABA BERSIH 54.461.368 49.268.090
6. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 1.330.996 1.054.780
7. Efek-efek utang yang diterbitkan - - PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
8. Utang Pajak 642.506 1.780.937 12. Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
9. Pinjaman yang diterima 2.242.516 1.629.626 a. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 71.847 (559.418) Laporan
10. Liabilitas pajak tangguhan - - b. Pajak penghasilan (13.509) 106.450 Pada Tang
11. Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 2.975.187 3.371.674 Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - setelah (dalam jutaa
12. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 27.621.306 29.575.869 pajak penghasilan 58.338 (452.968)
13. Liabilitas imbalan pasca-kerja 9.099.608 9.033.017 c. Surplus revaluasi aset tetap 238.886 231.837
No.
14. Obligasi subordinasi 500.000 500.000 297.224 (221.131)
JUMLAH LIABILITAS 1.176.895.494 1.157.783.872 13. Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
a. Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset KOMIT
15. Dana syirkah temporer 9.063.133 7.893.872 keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui Tagiha
penghasilan komprehensif lain (824.292) (1.083.532) 1. Fasilita
EKUITAS b. Pajak penghasilan 146.807 206.344 2. Posisi
16. Modal saham 210.619.700 210.619.700 Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset spo
17. Tambahan modal disetor (24.720.526) (24.720.821) keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui 3. Lainny
18. Surplus revaluasi aset tetap 2.553.839 2.442.617 penghasilan komprehensif lain - setelah pajak penghasilan (677.485) (877.188)
19. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam c. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam Liabilit
valuta asing 58.948 39.561 valuta asing 35.287 (7.866) 1. Fasilita
20. Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset (642.198) (885.054) - Com
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - Unc
penghasilan komprehensif lain (61.897) 309.189 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, SETELAH PAJAK 2. Fasilita
21. Saldo laba 98.952.584 89.405.763 PENGHASILAN (344.974) (1.106.185) dap
22. Komponen ekuitas lainnya (5.073) (5.073) 3. Posisi
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 54.116.394 48.161.905 spo
kepada pemilik entitas induk 287.397.575 278.090.936 4. Lainny
23. Kepentingan non-pengendali 119.001.117 109.836.672 LABA BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 29.737.878 27.332.570
JUMLAH EKUITAS 406.398.692 387.927.608 Kepentingan non-pengendali 24.723.490 21.935.520 KONT
54.461.368 49.268.090 Tagiha
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS 1.592.357.319 1.553.605.352 1. Garan
LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN 2. Lainny
KEPADA:
Pemilik entitas induk 29.549.344 26.725.195 Liabilit
Kepentingan non-pengendali 24.567.050 21.436.710 1. Garan
54.116.394 48.161.905 2. Lainny
LABA BERSIH PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK 141.192 129.772
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Central Asia Tbk 709
Page 712
Laporan Keuangan
PT DWIMURIA INVESTAMA ANDALAN DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Diaudit Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Diaudit)
Des 2023 Atribusi kepada pemilik entitas induk
Keuntungan (kerugian) yang belum
Modal Selisih kurs karena
POS-POS Surplus direalisasi atas aset keuangan Jumlah ekuitas
ditempatkan Tambahan penjabaran laporan Komponen Kepentingan non-
revaluasi aset yang diukur pada nilai wajar Saldo Laba pemilik entitas Jumlah ekuitas
dan disetor modal disetor keuangan dalam ekuitas lainnya pengendali
tetap melalui penghasilan komprehensif induk
penuh valuta asing
87.345.628 lain - bersih
663.932
88.009.560 Saldo per 31 Desember 2022 210.619.700 (24.720.821) 2.319.891 43.883 790.683 72.177.478 (5.073) 261.225.741 100.203.295 361.429.036
Laba tahun berjalan - - - - - 27.332.570 - 27.332.570 21.935.520 49.268.090
Surplus revaluasi aset tetap - - 122.726 - - 4.650 - 127.376 104.461 231.837
(11.959.844) Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
(313.134) valuta asing - - - (4.322) - - - (4.322) (3.544) (7.866)
(12.272.978) Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
75.736.582 penghasilan komprehensif lain - bersih - - - - (481.494) - - (481.494) (395.694) (877.188)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih - - - - - (248.935) - (248.935) (204.033) (452.968)
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 122.726 (4.322) (481.494) 27.088.285 - 26.725.195 21.436.710 48.161.905
16.482.674 Selisih transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali - - - - - - - - 1 1
Dividen kas - - - - - (9.860.000) - (9.860.000) (11.803.334) (21.663.334)
1.598.565 Saldo per 31 Desember 2023 210.619.700 (24.720.821) 2.442.617 39.561 309.189 89.405.763 (5.073) 278.090.936 109.836.672 387.927.608
5.674.315
23.755.554 Saldo per 31 Desember 2023 210.619.700 (24.720.821) 2.442.617 39.561 309.189 89.405.763 (5.073) 278.090.936 109.836.672 387.927.608
Laba tahun berjalan - - - - - 29.737.878 - 29.737.878 24.723.490 54.461.368
(1.056.192) Surplus revaluasi aset tetap - - 111.222 - - 20.027 - 131.249 107.637 238.886
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
valuta asing - - - 19.387 - - - 19.387 15.900 35.287
(16.223.814) Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas aset
(17.353.307) keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
(3.992.898) penghasilan komprehensif lain - bersih - - - - (371.086) - - (371.086) (306.399) (677.485)
(37.570.019) Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih - - - - - 31.916 - 31.916 26.422 58.338
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - - 111.222 19.387 (371.086) 29.789.821 - 29.549.344 24.567.050 54.116.394
60.865.925 Selisih transaksi pelepasan Entitas Anak - 295 - - - - - 295 (1) 294
Setoran modal pada Entitas Anak - - - - - - - - 11.161 11.161
(11.597.835) Dividen kas - - - - - (20.243.000) - (20.243.000) (15.413.765) (35.656.765)
Saldo per 31 Desember 2024 210.619.700 (24.720.526) 2.553.839 58.948 (61.897) 98.952.584 (5.073) 287.397.575 119.001.117 406.398.692
49.268.090
(559.418) Laporan Komitmen dan Kontinjensi Konsolidasian
106.450 Pada Tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
(452.968)
231.837 Diaudit Diaudit
No. POS - POS
(221.131) 31 Des 2024 31 Des 2023
KOMITMEN
Tagihan komitmen:
(1.083.532) 1. Fasilitas pinjaman/pembiayaan yang belum ditarik 2.878.190 5.265.835
206.344 2. Posisi valas yang akan diterima dari transaksi
spot dan derivatif/forward 29.456.807 19.638.294
3. Lainnya 524.255 478.890
(877.188) 32.859.252 25.383.019
Liabilitas komitmen:
(7.866) 1. Fasilitas kredit/pembiayaan yang belum ditarik Jakarta, 11 Februari 2025
(885.054) - Committed 320.618.854 289.767.268
- Uncommitted 93.421.932 91.068.656
2. Fasilitas Letter of Credit kepada nasabah yang tidak
(1.106.185) dapat dibatalkan 10.055.508 11.259.633
3. Posisi valas yang akan diserahkan untuk transaksi
48.161.905 spot dan derivatif/forward 28.755.848 25.389.401
4. Lainnya 1.091.414 871.058
453.943.556 418.356.016
27.332.570
21.935.520 KONTINJENSI Honky Harjo Agus Santoso Suwanto
49.268.090 Tagihan kontinjensi: Direktur Utama Direktur
1. Garansi yang diterima 529.573 559.089
2. Lainnya - -
529.573 559.089
26.725.195 Liabilitas kontinjensi:
21.436.710 1. Garansi yang diberikan 26.725.750 22.749.308
48.161.905 2. Lainnya 89 89
26.725.839 22.749.397
129.772
710 PT Bank Central Asia Tbk Laporan Tahunan 2024
Page 713
Page 714
Propelled
by
Trust
LAPORAN
TAHUNAN 2024
PT Bank Central Asia Tbk
Kantor Pusat
Menara BCA, Grand Indonesia
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta 10310, Indonesia
Tel. : (+62 21) 2358 8000
Fax. : (+62 21) 2358 8300
www.bca.co.id
Names mentioned 173 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Kepada Debitur
p.7
unresolved
person
Komite-Komite
· Komisaris
p.7
unresolved
—
Eksternal
· Akuntan Publik
p.7
unresolved
org
Bank Pacific
p.8
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×23
unresolved
org
Bank Indonesia Award
p.8
unresolved
org
Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah Terbaik
p.8
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik
p.8
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.16
unresolved
org
Yayasan Bakti BCA
p.17
unresolved
org
Bank Central Asia Tahap I Tahun
p.23
unresolved
org
PT BCA
· Direktur Keuangan
p.23 ×4
unresolved
org
Sekuritas (Persero) Tbk
p.23 ×2
unresolved
org
Bank Sentral AS
p.44
unresolved
org
PT Dwimuria Investama Andalan
p.46 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.46
unresolved
person
H. Thamrin
p.46 ×2
unresolved
org
PT BCA Finance Kode Saham
p.46
unresolved
org
PT Bank BCA Syariah BBCA
p.46
unresolved
org
PT Bank Digital BCA
p.46 ×3
unresolved
org
PT Asuransi Umum BCA ISIN
p.46
unresolved
—
ISIN Code
p.46
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa BCA ID
p.46
unresolved
—
ID1000109507
p.46
unresolved
org
PT Central Capital Ventura
p.46 ×2
unresolved
org
BCA Finance Limited
p.46 ×5
unresolved
org
Bank Devisa.
p.50
unresolved
org
PT Perusahaan Pengelola
p.50
unresolved
org
PT Asuransi Umum BCA
p.50 ×3
unresolved
org
PT Central Sejahtera Insurance
p.50
unresolved
org
Penyehatan Perbankan Nasional
p.50 ×2
unresolved
org
PT Central Santosa Finance
p.51
unresolved
org
Bank Royal
p.51 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa BCA
p.51 ×5
unresolved
org
PT AIA Financial
p.51
unresolved
org
Yayasan Kopi
p.54
unresolved
org
PT BCA Multi Finance Melakukan Merger
p.54
unresolved
org
PT BCA Multi Finance
p.54 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.55
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
p.57
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan
p.57
unresolved
org
Bank Notes BCA Life Proteksi Kesehatan
p.60
unresolved
org
Bank BCA Asuransi Kendaraan Bermotor Vindi Travel Insurance
p.60
unresolved
org
Reksa Dana Pasar Uang BCA
p.60
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Dana Kas II Kelas A
p.60
unresolved
org
Reksa Dana Pendapatan Tetap IDR
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Pendapatan Tetap USD Kredit Ekspor Ashmore Dana
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Pendapatan Tetap
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Campuran
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Saham IDR
p.61
unresolved
org
Bank Garansi Schroder
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Saham USD
p.61
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Saham
p.61
unresolved
person
Committee
· PRESIDEN DIREKTUR
p.62 ×3
unresolved
org
Ferdinan BCA Finance Ltd.
p.62
unresolved
person
H. S. Pengembangan Hong Kong
p.62
unresolved
org
PT Indomobil
p.64 ×2
unresolved
org
Bank London
p.65
unresolved
org
PT Djarum
p.66
unresolved
org
PT BCA Sekuritas. PERJALANAN
p.68
unresolved
org
Bank LTCB Central Asia
p.68
unresolved
org
PT Abacus Cash Solution
p.70 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun BCA Keuangan
p.70
unresolved
org
PT Asuransi Adira Dinamika
p.71
unresolved
org
PT MBF
p.71
unresolved
org
PT McKinsey Indonesia. Beliau
p.72
unresolved
person
Ikatan Bankir
· Direktur
p.72
unresolved
org
Yayasan Pendidikan
p.73
unresolved
org
PT Bank BCA Syariah
p.74 ×2
unresolved
org
PT Bank BCA Syariah. Sebelumnya
p.74
unresolved
org
PT Bank Risjad Salim Internasional
p.74
unresolved
org
PT Bank Danamon John Kosasih
p.74
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.74
unresolved
org
PT Bank DKI
p.75
unresolved
person
Kantor Cabang BCA Yogyakarta
· Direktur
p.75
unresolved
person
KARIR
· Direktur
p.76
unresolved
person
SERTIFIKASI
· Presiden Komisaris
p.76 ×3
unresolved
org
PT Cipta Karya Bumi Indah
p.77
unresolved
org
PT Sarana Kencana Mulya
p.77
unresolved
org
PT Tamara Indah
p.77
unresolved
org
PT Sarana
p.77
unresolved
org
Menara Nusantara Tbk.
p.77
unresolved
org
Menteri Perdagangan
p.78
unresolved
org
PT Adaro Energy KARIR
p.79
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.79
unresolved
org
Menteri Keuangan RI Raden Pardede
p.79
unresolved
org
Departemen Perindustrian RI
p.79
unresolved
org
PT Pupuk Kujang
p.79
unresolved
org
PT Danakita Investama
p.80
unresolved
org
PT Surya Citra Televisi-SCTV
p.80
unresolved
—
Konsolidasian Profil Komite Audit Sumantri Slamet
· Ketua Komite Audit
p.81 ×7
unresolved
org
PT Tugu Pratama Indonesia
p.82
unresolved
org
Kantor Akuntan Drs. Hadi Sutanto & Rekan
p.82
unresolved
person
Drs. Hadi Sutanto
p.82
unresolved
org
PT Sewu New York Life
p.82
unresolved
org
PT Kustodian Depositori Efek
p.82
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.82
unresolved
org
PT Indospec Asia
p.82
unresolved
org
WOM Finance Tbk.
p.82 ×2
unresolved
—
Konsolidasian Profil Komite Pemantau Risiko Cyrillus Harinowo
· Ketua
p.83 ×11
unresolved
org
Legislasi DPR-RI
p.83
unresolved
org
PT Putera Lintas Kemas
p.83
unresolved
org
Bank Indonesia. Risiko BCA
p.83
unresolved
org
PT Abacus Teknika Solusindo
p.84
unresolved
org
PT Zeals Digital Asia
p.84
unresolved
org
PT Abacus Dana Pensiuntama
p.84
unresolved
person
RIWAYAT
· Anggota
p.84
unresolved
org
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
p.84
unresolved
person
Executive
· Anggota
p.84
unresolved
—
Nominasi Raden Pardede
· Ketua
p.85 ×8
unresolved
—
Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi Cyrillus Harinowo
· Ketua
p.87
unresolved
org
Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan
p.87
unresolved
org
PT Dwimuria Investama Andalan. Selain
p.98
unresolved
—
CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT
p.98
unresolved
org
PT TRICIPTA MANDHALA GUMILANG
p.98 ×2
unresolved
org
PT CATURGUWIRATNA SUMAPALA
p.98 ×2
unresolved
—
JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS
p.98
unresolved
—
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD
p.98
unresolved
org
JPMCB NA RE-EUROPACIFIC GROWTH FUND
p.98
unresolved
org
JPMCB NA RE-NEW WORLD FUND,INC
p.98
unresolved
org
STATE STREET BANK-GOLDMAN SACHS TRUST II-
p.98
unresolved
org
JPMCB NA RE-WELLCOME TRUST
p.98
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.98
unresolved
person
I.A. Pengawasan Aktif
· Komisaris
p.141
unresolved
org
Legal BCA Finance Ltd.
p.142
unresolved
org
Bank BCA
p.149
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.