Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 41
Page 1
Social Bond and Sukuk
Impact Report
2023
Page 2
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 2
Page 3
DAFTAR ISI | Table of Contents Kata Pengantar / Foreword …………………………………………………………………… 4 Pendahuluan / Introduction …………………………………………………………………… 6 Tentang SMF / About SMF …………………………………………………………………… 7 • Vision and Mission / Visi dan Misi • Perjalanan SMF / The Journey of SMF • Ringkasan Keuangan / Financial Highlight Ringkasan Kerangka Kerja / Summary of the Framework ………………………………… 11 • Penggunaan Dana / Use of Proceeds • Kontribusi Langsung / Direct Contribution • Kontribusi Tidak Langsung / Indirect Contribution • Evaluasi dan Pemilihan Proyek / Project Evaluation and Selection • Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum / Management of Proceeds Ringkasan Transaksi / Transaction Highlights ……………………………………………. 16 Alokasi Dana / Proceed Allocation …………………………………………………………. 19 • Project Profile / Profil Proyek • Manfaat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah / Benefit to Low-Income Households • Lokasi Proyek / Project Location • Cakupan Proyek /Project Coverage Ringkasan Dampak / Impact Highlight ……………………………………………………. 24 • Profil Penerima Manfaat / Profile of Beneficiaries • Keterjangkauan dan Aksesibilitas / Affordability and Accessibility 3 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 4
Kata Pengantar | Foreword
Ananta Wiyogo
Direktur Utama / Executive Director
Dengan rasa syukur dan bangga, kami With gratitude and pride, we present this
mempersembahkan Laporan Dampak Obligasi Social Bond and Sukuk Impact Report as a
dan Sukuk Sosial ini sebagai wujud komitmen testament to our commitment to supporting
affordable housing in Indonesia, particularly
kami dalam mendukung penyediaan perumahan
low-income households. This report outlines
yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia, the achievements of the issuance of Social
khususnya bagi keluarga atau rumah tangga Bond and Sukuk, with all proceeds, one
dengan berpenghasilan rendah. Laporan ini hundred percent, allocated to financing social
memuat pencapaian dari penerbitan Obligasi dan housing development in compliance with
Sukuk Sosial, yang seluruh dananya, 100 persen, national regulations.
telah dialokasikan untuk mendanai pembangunan
perumahan sosial sesuai dengan peraturan
perundang-undangan nasional.
Penerbitan Obligasi dan Sukuk Sosial menjadi The issuance of Social Bond and Sukuk
langkah nyata kami untuk mengurangi backlog represents our tangible step in reducing the
perumahan, mendukung pengembang housing backlog, supporting housing
development, and building construction to
pembangunan perumahan dan konstruksi
meet the diverse housing needs across society.
bangunan, dalam memenuhi kebutuhan We carry out these efforts by strongly
perumahan di berbagai segmen masyarakat. emphasizing inclusivity and equity, ensuring
Upaya ini kami laksanakan dengan that financing access is distributed fairly
mengutamakan prinsip inklusivitas dan throughout Indonesia.
kesetaraan, memastikan akses pembiayaan dapat
merata dari ke seluruh wilayah di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, kami senantiasa In its implementation, we have carefully
mempertimbangkan tren suku bunga dan considered interest rate trends and the
dinamika pasar keuangan. Dengan pendekatan dynamics of financial markets. Through a
strategic and meticulous approach, every
strategis dan cermat, setiap langkah penerbitan
bond issuance is designed to support the
obligasi dirancang untuk mendukung program planned financing programs and operational
pembiayaan serta operasional yang telah objectives. This plan is part of our long-term
direncanakan. Rencana ini merupakan bagian dari strategy to continuously contribute positively
strategi jangka panjang kami untuk terus to Indonesia's housing sector.
memberikan kontribusi positif pada sektor
perumahan di Indonesia.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 4
Page 5
Laporan ini juga menegaskan komitmen kami This report also reaffirms our commitment to
terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dan sustainability principles and alignment with
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan the Sustainable Development Goals (SDGs).
We focus on SDG 10 (Reducing Inequality)
(Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan
and SDG 11 (Sustainable Cities and
fokus pada SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan) Communities), while indirectly contributing to
dan SDG 11 (Kota dan Komunitas other SDGs such as SDG 1 (No Poverty), SDG
Berkelanjutan), serta kontribusi tidak langsung 3 (Good Health and Well-Being), SDG 5
terhadap SDG lainnya seperti SDG 1 (Tanpa (Gender Equality), SDG 6 (Clean Water and
Kemiskinan), SDG 3 (Kesehatan yang Baik), Sanitation), SDG 8 (Decent Work and
SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 6 (Air Bersih Economic Growth), and SDG 16 (Peace,
Justice, and Strong Institutions). We are
dan Sanitasi), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan
confident that these efforts not only positively
Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 16 impact on the housing sector but also support
(Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang broader social and economic growth.
Tangguh), kami yakin bahwa upaya ini tidak
hanya memberikan dampak positif pada sektor
perumahan, tetapi juga mendukung pertumbuhan
sosial dan ekonomi secara menyeluruh.
Kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, The success of these endeavors relies on the
lembaga keuangan, maupun masyarakat, menjadi collaboration of various stakeholders,
kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan ini. including the government, financial
institutions, and the community. We hope this
Kami berharap laporan ini dapat memberikan
report provides a clear picture of the positive
gambaran yang jelas mengenai dampak positif impacts of Social Bond and Sukuk while
dari Obligasi dan Sukuk Sosial, sekaligus inspiring continued collective efforts to deliver
menjadi inspirasi untuk melanjutkan upaya sustainable housing solutions.
bersama dalam menghadirkan solusi perumahan
yang berkelanjutan.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih Finally, we extend our deepest gratitude to all
kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah stakeholders who have supported, trusted, and
memberikan dukungan, kepercayaan, dan contributed to this journey. May this report
serve as a reflection of our unwavering
kontribusi dalam perjalanan ini. Semoga laporan
commitment to building a more inclusive and
ini dapat menjadi cerminan komitmen kami equitable Indonesia.
dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif
dan berkeadilan.
Jakarta, April 2025
Jakarta, April 2025
Ananta Wiyogo
Direktur Utama / Executive Director
5 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 6
Pendahuluan | Introduction
Di Indonesia, memiliki rumah membutuhkan In Indonesia, buying a house requires significant
sumber daya keuangan yang besar, sehingga financial resources, making mortgage loans with
pinjaman hipotek dengan periode angsuran yang extended installment periods necessary. Since
panjang menjadi suatu keharusan. Sejak tahun 1983, relevant stakeholders have engaged in
1983, diskusi mendalam tentang pembentukan extensive discussions about establishing
lembaga pembiayaan sekunder telah dilakukan secondary mortgage institutions.
oleh berbagai pemangku kepentingan terkait.
Setelah melalui bertahun-tahun studi kelayakan Following years of feasibility studies and
dan diskusi yang dipimpin oleh Kementerian extensive discussions led by the Ministry of
Keuangan, pondasi untuk mendirikan lembaga Finance, the groundwork was laid for the
pembiayaan sekunder pun mulai dirancang. creation of a secondary mortgage institution.
Meskipun awalnya menemui sejumlah Despite initial challenges, the Government of
tantangan, komitmen Pemerintah Indonesia tetap Indonesia’s commitment remained strong,
kuat, hingga pada akhirnya beberapa regulasi culminating in the issuance of several key
penting diterbitkan. Dengan demikian, PT regulations. As a result, PT Sarana Multigriya
Sarana Multigriya Finansial (Persero) resmi Finansial (Persero) was officially established on
didirikan pada 22 Juli 2005 berdasarkan July 22, 2005, under Government Regulation No.
Peraturan Pemerintah No. 5/2005, dengan tujuan 5/2005, with the mission of addressing the
untuk mengatasi ketidaksesuaian jangka waktu maturity mismatch in housing finance.
dalam pembiayaan perumahan.
Sebagai lembaga pembiayaan sekunder As the secondary mortgage financing institution
perumahan di Indonesia, SMF berperan sebagai in Indonesia, SMF serves as a liquidity provider
penyedia likuiditas bagi lembaga pembiayaan for housing finance institutions, thereby enabling
perumahan, sehingga memungkinkan solusi long-term mortgage financing solutions. By
pembiayaan hipotek jangka panjang. Dengan bridging the gap between short-term funding
menjembatani kesenjangan antara sumber dana sources and long-term mortgage needs, SMF
jangka pendek dan kebutuhan hipotek jangka plays a critical role in ensuring that every
panjang, SMF memainkan peran penting dalam Indonesian family has access to affordable
memastikan setiap keluarga di Indonesia housing finance and the opportunity to own a
memiliki akses terhadap pembiayaan perumahan decent home.
yang terjangkau dan kesempatan untuk memiliki
hunian yang layak.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 6
Page 7
Tentang SMF | About SMF
Visi dan Misi | Vision and Mission
Visi Vision
Menjadi salah satu entitas utama dalam
Pemerintah Republik Indonesia
ekosistem pembiayaan perumahan yang
Government of Indonesia
mendukung penyediaan, kepemilikan dan
keterhunian rumah yang layak dan terjangkau
bagi seluruh keluarga Indonesia. Pemegang Saham
To become an independent entity that support Shareholder
decent and affordable housing ownership for every
Indonesian family.
Kementerian Keuangan
Misi Mission Ministry of Finance
Melaksanakan peran sebagai Special Mission Vehicle Pemerintah dan agent of
1 development dalam pembiayaan perumahan.
To promote and develop the secondary mortgage market.
Membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan
2
secara berkelanjutan.
To enable affordable home ownership for every family in Indonesia.
Menyediakan sumber pendanaan dalam pembiayaan penyediaan dan
3 kepemilikan rumah.
To increase the availability of long-term funding for housing sector.
Mendukung Program SDGs Pemerintah.
4
To support the Government's SDGs Program.
Mengembangkan sinergi dengan stakeholder pembiayaan perumahan dan
memberikan pelayanan yang unggul dengan tata kelola yang baik.
5
To develop synergies with housing finance stakeholders and provide superior services
with good governance.
7 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 8
Perjalanan SMF | The Journey of SMF
Perkembangan SMF mencerminkan komitmen The development of SMF reflects its enduring
yang berkelanjutan untuk meningkatkan commitment to improving housing finance
aksesibilitas pembiayaan perumahan di accessibility in Indonesia. From initial
Indonesia. Mulai dari diskusi awal pada tahun discussions in 1983 to its formal establishment
1983 hingga pembentukan resminya pada tahun in 2005, SMF has addressed the challenges of
2005, SMF telah berhasil mengatasi tantangan maturity mismatches in the mortgage market.
ketidaksesuaian jangka waktu di pasar hipotek. Through continuous enhancements to its
Melalui peningkatan mandat dan kolaborasi mandate and strategic collaborations, SMF
strategis yang berkesinambungan, SMF secara has effectively supported the government’s
efektif mendukung inisiatif perumahan housing initiatives while promoting sustainable
pemerintah sekaligus mempromosikan solusi financing solutions aligned with national
pembiayaan yang berkelanjutan sesuai dengan socio-economic objectives.
tujuan sosial dan ekonomi nasional
Diskusi intensif para pemangku kepentingan mengenai pendirian lembaga
pembiayaan sekunder perumahan.
1983
Intensive discussions by stakeholders concerning establishment of a secondary
mortgage institution.
1993
Kajian kelayakan yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan
-
1998
Feasibility studies conducted by the Ministry of Finance.
PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) didirikan pada 22 Juli 2005, dan
2005
transaksi pertamanya dilakukan dengan Bank BTN pada tahun 2006.
-
Establishment of SMF on July 22, 2005, and first transaction with Bank BTN
2009
in 2006.
Peluncuran efek beragun aset berbasis KPR, kerja sama dengan Indonesia
2010
Bond Pricing Agency, serta penghargaan dari berbagai media dan pemerintah.
-
Launch of mortgage-backed securities, collaboration with Indonesia Bond
2014
Pricing Agency, and various awards from media and government.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 8
Page 9
Perjalanan SMF | the Journey of SMF
Dukungan untuk Program Sejuta Rumah, peluncuran program pembiayaan
2015
syariah, serta kemitraan dengan lembaga internasional.
-
Support for the One Million Houses Program, launch of Sharia financing
2019
programs, and partnerships with international agencies.
Mandat diperluas oleh Pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 100 Tahun
2020 untuk pembiayaan perumahan berkelanjutan.
2020
Expanded mandate from the Government through Presidential Regulation No.
100/2020 for sustainable housing finance.
Realisasi penyaluran pembiayaan untuk mendukung program perumahan
subsidi (FLPP) selama pandemi COVID-19.
2021
Realization of financing distribution to support the subsidized housing (FLPP)
program during the COVID-19 pandemic.
SMF memperkuat perannya sebagai Sekretariat Ekosistem Pembiayaan
Perumahan.
2022
SMF strengthened its role as the Secretariat for the Housing Finance
Ecosystem.
Penerbitan sukuk sosial pertama di Indonesia bekerja sama dengan Bank
Syariah Indonesia, yang diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
2023
Issuance of Indonesia's first social-focused sukuk in collaboration with Bank
Syariah Indonesia, officiated by Vice President Ma’ruf Amin.
9 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 10
Ringkasan Keuangan | Financial Highlight
Desember 2023 Desember 2022
December 2023 December 2022
Aset |
Rp 45.7 triliun Rp 33.0 triliun
Assets
Penyaluran
Pinjaman dan
Pembiayaan | Rp 36.0 triliun Rp 27.2 triliun
Loan disbursement
and financing
Efek-efek yang
diterbitkan | Rp 19.0 triliun Rp 12.7 triliun
Securities issued
Ekuitas |
Rp 18.2 triliun Rp 16.3 triliun
Equity
Pendapatan |
Rp 2.1 triliun Rp 1.8 triliun
Income
Laba bersih |
Rp 466 miliar Rp 418 miliar
Net Income
Source: Annual Report 2023
Laporan Tahunan menunjukkan pertumbuhan The financial highlights demonstrate
signifikan di berbagai indikator utama. Total aset significant growth across key metrics. Total
meningkat menjadi Rp 45,7 triliun pada assets increased to Rp 45.7 trillion in
Desember 2023 dari Rp 33,0 triliun pada December 2023 from Rp 33.0 trillion in
Desember 2022, mencerminkan peningkatan December 2022, reflecting an expansion in the
fondasi keuangan perusahaan. Penyaluran company's financial foundation. Loan
pinjaman dan pembiayaan juga melonjak menjadi disbursement and financing also surged to Rp
Rp 36,0 triliun, peningkatan yang signifikan dari 36.0 trillion, a notable rise from Rp 27.2
Rp 27,2 triliun, menunjukkan peran SMF yang trillion, showcasing SMF's strengthened role in
semakin kuat dalam mendukung pembiayaan supporting housing financing. Similarly,
perumahan. Demikian pula, penerbitan efek securities issuance grew to Rp 19.0 trillion
meningkat menjadi Rp 19,0 triliun dibandingkan compared to Rp 12.7 trillion in the previous
Rp 12,7 triliun pada tahun sebelumnya, year, indicating increased market engagement.
menandakan peningkatan keterlibatan pasar. These achievements highlight SMF’s
Pencapaian ini menyoroti komitmen SMF commitment to sustainable growth and its
terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan pivotal role in housing finance development.
perannya yang penting dalam pengembangan
pembiayaan perumahan.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 10
Page 11
Ringkasan Kerangka Kerja | Summary of the Framework Penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial The issuance of Sustainable Social Bond (Social Berkelanjutan (Obligasi Sosial) dan Sukuk Bond) and Sustainable Social Sukuk (Social Sukuk) Musyarakah Berwawasan Sosial Berkelanjutan by SMF was aligned with recognized international (Sukuk Sosial) SMF disesuaikan dengan standar dan standards and principles that was established by prinsip internasional yang diakui, yang ditetapkan (1) the International Capital Market Association oleh (1) International Capital Market Association (ICMA)’s Social Bond Principles, (2) the ASEAN’s (ICMA), (2) ASEAN’s Social Bond Standard - Social Bond Standard - ASEAN Capital Market ASEAN Capital Market Forum (ACMF), (3) Forum (ACMF), (3) the Financial Services Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun Authority Regulation Number 18 of 2023 2023 Tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek concerning the Issuance and Requirements of Debt Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Securities and Sustainable Sukuk, and (4) Social Keberlanjutan, dan (4) Social Loan Principles yang Loan Principles that was published by the Loan telah dipublikasikan oleh Loan Market Association, Market Association, Loan Syndications and Loan Syndications and Trading Association, and Trading Association, and Asia Pacific Loan Market Asia Pacific Loan Market Association. Association 11 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 12
Penggunaan Dana | Use of Proceeds
Hasil dari Obligasi dan Sukuk Sosial SMF The proceeds from SMF’s Social Bond and
digunakan untuk membiayai perumahan sosial Sukuk funded affordable social housing under
terjangkau dalam program Pembiayaan the Housing and Settlement Financing (KPPP)
Perumahan dan Permukiman untuk program to increase homeownership and
meningkatkan kepemilikan rumah dan provide affordable housing for low-income
menyediakan perumahan yang terjangkau bagi households. Projects met the eligibility
rumah tangga berpenghasilan rendah. Proyek- criteria, focusing on housing for Low-Income
proyek ini memenuhi kriteria kelayakan, dengan Households (MBR) through the KPR Sejahtera
fokus pada perumahan bagi Masyarakat scheme with Housing Financing Liquidity
Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema Facility (FLPP) support, as outlined in
KPR Sejahtera yang didukung oleh fasilitas Ministerial Regulation of Public Works and
likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), Public Housing No. 21/PRT/M/2016 and its
sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan amendments.
Umum dan Perumahan Rakyat No.
21/PRT/M/2016 beserta perubahannya.
Sebagaimana tercantum dalam kerangka kerja, As indicated in the framework, the project is
proyek ini relevan dengan SDG 10 (Mengurangi relevant with SDG 10 (Reduced Inequality)
Ketimpangan) dan SDG 11 (Kota dan and SDG 11 (Sustainable Cities and
Komunitas Berkelanjutan) melalui upaya Communities) by addressing the housing
mengatasi backlog perumahan bagi keluarga backlog for low-income families, improving
berpenghasilan rendah, meningkatkan standar living standards, and fostering social stability
hidup, dan mendorong stabilitas sosial untuk to support sustainable development.
mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, di luar kerangka kerja, proyek ini In addition, beyond the framework, the project
secara tidak langsung juga mendukung SDG 1 indirectly supports SDG 1 (No Poverty), SDG
(Menghapus Kemiskinan), SDG 3 (Kesehatan 3 (Good Health and Wealth-being), SDG 5
dan Kesejahteraan yang Baik), SDG 5 (Gender Equality), SDG 6 (Clean Water and
(Kesetaraan Gender), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitation), SDG 8 (Decent Work and
Sanitasi Layak), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Economic Growth), and SDG 16 (Peace,
Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 16 Justice, and Strong Institution.
(Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang
Tangguh.
Hal ini sejalan dengan berbagai temuan ilmiah. This aligns with various scientific findings. For
Sebagai contoh, OECD (2020) menekankan instance, OECD (2020) emphasizes that social
bahwa perumahan sosial berperan penting dalam housing plays a critical role in providing
menyediakan hunian yang layak dan terjangkau adequate and affordable housing (SDGs 6 and
(SDG 6 dan 11), mengurangi tingkat kemiskinan 11), reducing poverty and inequality (SDGs 1
dan ketimpangan (SDG 1 dan 10), serta and 10), and strengthening the economic
meningkatkan ketahanan ekonomi bagi resilience of vulnerable groups (SDG 8).
kelompok rentan (SDG 8). Selanjutnya, World Furthermore, the World Green Building
Green Building Council (2023) Council (2023) highlights the importance of
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 12
Page 13
menggarisbawahi pentingnya perluasan program expanding affordable and sustainable housing
perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan programs, as they contribute to the
karena memiliki dampak terhadap SDG 1, 3, 8, achievement of SDGs 1, 3, 8, 10, and 11. In
10, dan 11. Selain itu, AFD (2024) menunjukkan addition, AFD (2024) notes that access to
bahwa akses terhadap perumahan tidak hanya housing is not only relevant to SDG 11, but
relevan dalam pencapaian SDG 11, tetapi juga also significantly contributes to a number of
berkontribusi secara signifikan terhadap other goals, including SDGs 1, 3, 5, 6, 7, 8, 10,
sejumlah tujuan lainnya, yaitu SDG 1, 3, 5, 6, 7, 13, and 16.
8, 10, 13, dan 16.
Temuan-temuan tersebut juga diperkuat oleh These findings are further supported by other
sejumlah studi lainnya, seperti Freedman dan studies, such as Freedman and McGavock
McGavock (2015) yang meneliti dampak (2015), who examined the impact of housing
pembangunan perumahan untuk MBR terhadap development for low-income communities on
penurunan kemiskinan dan ketimpangan; poverty and inequality; Steinhoff (2024), who
Steinhoff (2024) yang mengevaluasi hubungan analyzed the relationship between social and
antara perumahan sosial dan terjangkau dengan affordable housing and social behavior; Zhao
perilaku sosial; Zhao et al. (2021) yang meneliti et al. (2021), who evaluated the quality of
kualitas ruang publik dan perumahan; European public spaces and housing in low-income
Investment Bank (2024) yang menekankan areas; the European Investment Bank (2024),
pentingnya kesetaraan gender dalam sektor which stressed the importance of gender
perumahan; serta Jansen-van-Vuuren et al. equality in the housing sector; and Jansen-
(2024) yang menyoroti keterkaitan antara van-Vuuren et al. (2024), who explored the
program perumahan MBR dan ketenagakerjaan. linkage between low-income housing
programs and employment outcomes.
13 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 14
Kontribusi Langsung | Direct Contribution
Obligasi dan Sukuk Sosial SMF
memberikan kontribusi secara langsung
untuk pencapaian SDG target 10 dan 11.
Social Bond and Sukuk directly contributed
to the achievement of SDG targets 10 and
11.
Kontribusi Tidak Langsung | Indirect Contribution
Obligasi dan Sukuk Sosial SMF
memberikan kontribusi secara tidak
langsung untuk pencapaian SDG target
1, 3, 5, 6, 8 dan 16.
Social Bond and Sukuk indirectly
contributed to the achievement of SDG
targets 1, 3, 5, 6, 8 and 16.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 14
Page 15
Evaluasi dan Pemilihan Proyek | Project Evaluation and Selection
Dalam hal ini, SMF menggunakan hasil In this case, SMF used the Social Bond and
penerbitan Obligasi dan Sukuk Sosial untuk Sukuk to support the FLPP program. SMF, in
mendukung program FLPP SMF, bekerja sama collaboration with BP Tapera, applied a
dengan BP Tapera, menerapkan pendekatan portfolio approach to allocate the Social Bond
portofolio untuk mengalokasikan hasil Obligasi and Sukuk proceeds. BP Tapera screened and
dan Sukuk Sosial tersebut. BP Tapera evaluated the executing banks and housing
melakukan penyaringan dan evaluasi terhadap developers to ensure compliance with the
bank dan pengembang perumahan yang eligibility criteria under the KPR Sejahtera
berpartisipasi untuk memastikan kepatuhan scheme and the FLPP program. The banks
terhadap kriteria kelayakan yang ditetapkan that met the criteria provided credit for
dalam skema KPR Sejahtera dan program FLPP. housing to MBR entered into a tripartite
Bank-bank yang memenuhi kriteria memberikan agreement with SMF and BP Tapera.
kredit perumahan kepada MBR dan
menandatangani perjanjian tripartit dengan SMF
dan BP Tapera.
Peran BP Tapera antara lain: BP Tapera’s roles included:
1. Menyaring dan mengevaluasi bank serta 1. Screening and evaluating banks and
pengembang untuk kelayakan proyek. developers for project eligibility.
2. Memverifikasi dokumen dan memproses 2. Verifying documents and processing
permintaan pencairan dari bank ke SMF. disbursement requests from banks to SMF.
3. Memantau dan mengevaluasi distribusi dana 3. Monitoring and evaluating FLPP fund
FLPP bekerja sama dengan SMF. distribution in collaboration with SMF.
4. Menyusun data untuk memastikan bahwa 4. Reconciling data to confirm that funds
dana diterima oleh penerima manfaat MBR reached the intended MBR beneficiaries.
yang tepat.
SMF juga membentuk Sustainability Funding SMF also established a Sustainability
Working Group (SFWG) untuk mengawasi Funding Working Group (SFWG) to oversee
penggunaan hasil penerbitan dan memastikan the use of proceeds and ensure compliance
kepatuhan terhadap tujuan sosial. Praktik with social objectives. Risk management
manajemen risiko yang diterapkan mencakup (1) practices included (1) credit disbursement
pedoman pencairan kredit, (2) sistem rating guideline, (2) internal rating systems, and (3)
internal, dan (3) Sistem Peringatan Dini (EWS) Early Warning System (EWS) to mitigate
untuk memitigasi risiko kredit. credit risks.
15 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 16
Pengelolaan Dana Hasil Penawaran Umum | Management of Proceeds
SMF menggunakan pendekatan portofolio untuk SMF used a portfolio approach to allocate
mengalokasikan hasil dari Obligasi dan Sukuk Social Bond and Sukuk proceeds strictly to
Sosial secara ketat hanya untuk proyek-proyek eligible projects. The Treasury and Investor
yang memenuhi syarat. Divisi Treasury dan Relations Division, along with Finance and
Hubungan Investor, bersama dengan Manajemen Credit Management, managed these funds.
Keuangan dan Kredit, bertanggung jawab untuk Unallocated funds were held in cash or cash
mengelola dana tersebut. Dana yang tidak equivalents as per internal policies.
teralokasi disimpan dalam bentuk kas atau setara
kas sesuai dengan kebijakan internal.
Penyaluran dana dipantau menggunakan sistem Proceeds were tracked using an integrated
terintegrasi, dengan SFWG yang mengawasi system, with the SFWG overseeing allocations
alokasi dan merekomendasikan realokasi yang and recommending any necessary
diperlukan untuk proyek perumahan sosial. reallocations for social housing projects. In
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan line with Financial Services Authority
(POJK) No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Regulation (POJK) No. 18 of 2023 on the
dan Persyaratan Surat Utang dan/atau Sukuk Issuance and Requirements of Debt Securities
Berkelanjutan, SMF menjaga rekening terpisah di and/or Sustainability-Linked Sukuk, SMF
bank-bank yang ditunjuk untuk mengelola hasil maintained dedicated accounts with
penerbitan tersebut. designated banks to manage these proceeds.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 16
Page 17
Ringkasan Transaksi | Transaction Highlights
Keterangan Obligasi Sosial / Sukuk Sosial /
Social Bond Social Sukuk
Tanggal penerbitan / 18 Desember 2023 18 Desember 2023
Issuance date 18 December 2023 18 December 2023
Jumlah penerbitan / Rp 500.000.000 Rp 200.000.000
Issuance amount IDR 500,000,000 IDR 200,000,000
Jangka waktu /
5 years / 5 tahun 5 years / 5 tahun
Tenor
Tanggal jatuh tempo / 22 Desember 2028 22 Desember 2028
Due date 22 December 2028 22 December 2028
Tingkat kupon / Ekuivalen sebesar 6,90%
6,90 %
Coupon rate Equivalent to 6,90 %
Rating idAAA (PEFINDO) idAAA (PEFINDO)
Informasi Statistik Investor / Investor Distribution Statistics
Distribusi investor pada dua jenis instrumen The distribution of investors in each
menunjukkan perbedaan proporsi yang menarik. instrument reveals intriguing differences in
Pada Obligasi Sosial, Bank mendominasi dengan proportions. In Social Bonds, Banks dominate
44,8 persen, diikuti oleh Investor perusahaan lain with 44.8 percent, followed by Other
(22,8 persen) dan Asuransi (13,9 persen). Corporate Investors at 22.8 percent and
Sementara itu, pada Sukuk Sosial, proporsi Insurance at 13.9 percent. Meanwhile, in
terbesar dipegang oleh Asuransi dengan 29,0 Social Sukuk, the largest share is held by
persen, diikuti oleh Investor perusahaan lain (26.7 Insurance at 29.0 percent, followed by Other
persen) dan Bank (24.7 persen). Kontribusi Corporate Investors at 26.7 percent and
Pemerintah Indonesia lebih signifikan pada Banks at 24.7 percent. The contribution from
Sukuk Sosial (19.5 persen) dibandingkan the Government of Indonesia is more
Obligasi Sosial (11.5 persen). Perbedaan ini significant in Social Sukuk (19.5 percent)
mencerminkan variasi preferensi dan strategi compared to Social Bonds (11.5 percent).
investasi dari masing-masing kelompok investor These differences reflect each investor's
terhadap instrumen keuangan yang tersedia. preferences and investment strategies toward
the available financial instruments.
17 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 18
"Kami dapat membeli rumah di sini
melalui Program KPR FLPP.
Sebelumnya, kami mengontrak rumah
lebih dari 8 tahun. Rumah kami dengan
dua kamar sudah cukup untuk keluarga,
dan lingkungannya nyaman. Terima
kasih atas Program KPR FLPP yang
sangat membantu kami."
"We were able to purchase a house here through the KPR FLPP Program. Previously,
we rented a house for over 8 years. Our home, with two bedrooms, is sufficient for our
family and is located in a comfortable neighborhood. Thank you to the KPR FLPP
Program for greatly assisting us.
Darwan Susilo
Fotografer – Kabupaten Batang, Jawa Tengah
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 18
Page 19
Alokasi Dana | Proceed Allocation Profil Proyek | Project Profile FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan The FLPP is a government-backed initiative Perumahan) adalah inisiatif yang didukung aimed at enhancing homeownership pemerintah untuk meningkatkan kesempatan opportunities for low-income households. SMF kepemilikan rumah bagi rumah tangga plays a key role as a special mission vehicle in berpenghasilan rendah. SMF berperan penting channeling funds to support the development of sebagai kendaraan misi khusus dalam affordable housing projects across Indonesia. menyalurkan dana untuk mendukung pengembangan proyek perumahan terjangkau di seluruh Indonesia. Tujuan utama program FLPP adalah The main objective of the FLPP program is to menyediakan pembiayaan KPR terjangkau bagi provide affordable mortgages to low-income keluarga berpenghasilan rendah (MBR), untuk families (MBR), improving their access to meningkatkan akses mereka terhadap decent housing. This initiative aligns with the perumahan yang layak. Inisiatif ini sejalan government's broader social and economic dengan tujuan sosial dan ekonomi pemerintah goals and contributes to Indonesia’s serta kontribusinya terhadap komitmen commitment to the SDGs, particularly in Indonesia terhadap SDGs, khususnya dalam promoting sustainable cities and communities. mendukung kota dan komunitas yang berkelanjutan. Program ini beroperasi dengan model The program operates using a 75:25 funding pendanaan 75:25, di mana pemerintah model, where the government covers 75 percent menanggung 75 persen pembiayaan melalui BP of the financing through BP Tapera, while SMF Tapera, sementara SMF menyumbangkan 25 contributes the remaining 25 percent. This persen sisanya. Pendekatan kolaboratif ini collaborative approach helps reduce borrowing membantu mengurangi biaya pinjaman, costs, allowing the participating banks to offer memungkinkan bank-bank yang berpartisipasi mortgages at lower interest rates to eligible untuk menawarkan KPR dengan tingkat suku beneficiaries. bunga lebih rendah kepada penerima manfaat yang memenuhi syarat. 19 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 20
Manfaat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah | Benefit to Low-Income
Household
Program FLPP menawarkan berbagai manfaat The FLPP program offers several benefits to
bagi MBR di Indonesia, sehingga kepemilikan MBR in Indonesia, making homeownership
rumah menjadi lebih terjangkau dan mudah more accessible and affordable, as follow:
diakses, antara lain:
1. Uang muka terjangkau: Program ini 1. Affordable down payments: The program
memungkinkan pembayaran uang muka allows for a minimal down payment,
minimal, mulai dari 1 persen dari nilai starting from as low as 1 percent of the
properti. Hal ini mengurangi hambatan property's value. This reduces the initial
finansial awal bagi keluarga berpenghasilan financial barrier for low-income families
rendah yang ingin membeli rumah. aiming to purchase a home.
2. Suku bunga rendah dan tetap: KPR FLPP 2. Lower and fixed interest rates: FLPP
menawarkan suku bunga tetap sebesar 5 mortgages feature a fixed interest rate of 5
persen per tahun, yang jauh lebih rendah percent per annum, which is significantly
dibandingkan suku bunga KPR lower than the rates of conventional
konvensional. Suku bunga tetap ini berlaku mortgages. This fixed rate remains
selama masa tenor pinjaman, sehingga constant throughout the loan term,
cicilan bulanan menjadi lebih terprediksi dan providing borrowers with predictable and
terjangkau. manageable monthly payments.
3. Tenor pinjaman panjang: Keluarga 3. Extended loan tenure: Low-income
berpenghasilan rendah dapat memanfaatkan families can benefit from loan terms of up
tenor pinjaman hingga 20 tahun, yang to 20 years, enabling lower monthly
memungkinkan cicilan bulanan lebih rendah installments and easing the financial
dan meringankan beban finansial secara burden over time.
bertahap.
4. Subsidi dan pembebasan biaya: Program 4. Subsidies and exemptions: The FLPP
FLPP mencakup subsidi pemerintah, seperti program includes government subsidies,
bantuan uang muka sebesar Rp 10.000.000 such as down payment assistance of IDR
(untuk rumah tapak), pembebasan Pajak 10,000,000 (for landed houses) and
Pertambahan Nilai (PPN), serta premi exemptions from Value Added Tax (VAT)
asuransi, yang secara signifikan mengurangi and insurance premiums, further reducing
total biaya kepemilikan rumah. the overall cost of homeownership.
5. Kriteria kelayakan inklusif: Program ini 5. Inclusive eligibility criteria: The program
dirancang untuk Warga Negara Indonesia is designed for Indonesian citizens at least
yang berusia minimal 20 tahun atau sudah 20 years old or married, with a maximum
menikah, dengan pendapatan maksimum Rp income of IDR 8,000,000 for married
8.000.000 untuk pasangan menikah (Rp applicants (IDR 10,000,000 in Papua
10.000.000 di wilayah Papua) dan Rp region) and IDR 7,000,000 for unmarried
7.000.000 untuk pemohon lajang (Rp applicants (IDR 7,500,000 in Papua
7.500.000 di wilayah Papua). Pemohon dan region). Applicants and their spouses must
pasangannya tidak boleh memiliki rumah not own a house or have previously
atau pernah menerima subsidi perumahan received housing subsidies from the
dari pemerintah. government.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 20
Page 21
Lokasi Proyek| Project Location
Dana yang diperoleh dari Obligasi dan Sukuk Sosial telah dialokasikan ke berbagai provinsi di Indonesia
untuk mendukung proyek perumahan terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah. Alokasi ini
memastikan distribusi sumber daya yang merata, dengan Jawa Barat menerima porsi terbesar (51,7 persen)
karena jumlah penduduknya yang tinggi. Secara keseluruhan, wilayah Jawa menyerap 64,8 persen dari total
dana yang disalurkan, mencerminkan tingginya permintaan perumahan dan kepadatan penduduk di wilayah
tersebut.
The proceeds from the Social Bond and Sukuk have been allocated across various provinces in Indonesia to
support affordable housing projects for low-income families. This allocation ensures equitable distribution of
resources, with West Java receiving the highest proportion (51.7 percent) due to its high population. Overall,
the Java region accounts for 64.8 percent of the total disbursement, reflecting its significant housing demand
and population density.
Total Nilai KPR dan Lokasi / Total Value of Mortgage and Location
*Miliar Rupiah / IDR Billion
SUMATERA JAWA KALIMANTAN SULAWESI BALI & NUSA TENGGARA MALUKU & PAPUA
Nangroe Aceh Banten Kalimantan Utara Sulawesi Barat Bali Maluku
Bonds : 0.00 Bonds : 243.28 Bonds : 29.71 Bonds : 0.00 Bonds : 96.12 Bonds : 0.00
Sukuk : 32.99 Sukuk : 32.99 Sukuk : 0.14 Sukuk : 32.99 Sukuk : 0.00 Sukuk : 0.38
Total : 32.99 Total : 276.27 Total : 29.85 Total : 32.99 Total : 96.12 Total : 0.38
Sumatera Utara Jakarta Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah Nusa Tenggara Barat Papua Barat
Bonds : 0.00 Bonds : 0.63 Bonds : 31.68 Bonds : 0.00 Bonds : 0.00 Bonds : 0.57
Sukuk : 32.99 Sukuk : 4.79 Sukuk : 75.70 Sukuk : 12.88 Sukuk : 25.22 Sukuk : 0.00
Total : 32.99 Total : 5.42 Total : 107.38 Total : 12.88 Total : 25.22 Total : 0.57
Sumatera Barat Jawa Barat Kalimantan Tengah Sulawesi Selatan Papua Barat Daya
Bonds : 32.76 Bonds : 2,249.48 Bonds : 0.00 Bonds : 127.79 Bonds : 0.19
Sukuk : 265.31 Sukuk : 400.92 Sukuk : 0.63 Sukuk : 111.01 Sukuk : 0.00
Total : 298.07 Total : 2,650.40 Total : 0.63 Total : 238.80 Total : 0.19
Riau Jawa Tengah Kalimantan Barat Sulawesi Tenggara Papua Pegunungan
Bonds : 38.61 Bonds : 98.81 Bonds : 0.00 Bonds : 0.15 Bonds : 44.26
Sukuk : 222.52 Sukuk : 260.66 Sukuk : 0.12 Sukuk : 21.04 Sukuk : 0.00
Total : 261.13 Total : 359.47 Total : 0.12 Total : 21.19 Total : 44.26
Sumatera D.I. Yogyakarta Kalimantan Timur Papua Selatan
Bonds : 31.33 Bonds : 0.00 Bonds : 127.52 Bonds : 1.03
Sukuk : 94.02 Sukuk : 9.87 Sukuk : 31.32 Sukuk : 0.00
Total : 125.35 Total : 9.87 Total : 158.84 Total : 1.03
Bengkulu Jawa Timur
Bonds : 0.00 Bonds : 122.47
Sukuk : 2.81 Sukuk : 101.33
Total : 2.81 Total : 223.80
Lampung TOTAL FLPP Disbursement (25%)
Bonds : 40.66 Bonds : 3,317.07 Bonds : 829.27
Sukuk : 0.00 Sukuk : 1,811.49 Sukuk : 452.87
Total : 40.66 Total : 5,128.56 Total : 1,282.14
21 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 22
Alokasi dana dari Obligasi dan Sukuk Sosial telah mendukung 36.095 rumah tangga di seluruh Indonesia,
mencerminkan upaya yang terarah dalam memenuhi kebutuhan perumahan di berbagai wilayah. Jawa Barat
menerima porsi terbesar dengan mendukung 18.325 rumah tangga (50,8 persen), menyoroti tingginya
permintaan perumahan dan jumlah penduduk di provinsi tersebut. Sementara itu, Jawa Tengah, Sumatera
Utara, dan Riau, masing-masing mendukung 2.772, 2.138, dan 2.079 rumah tangga, sehingga ketiga provinsi
ini secara keseluruhan menyumbang 19,4 persen. Distribusi ini menunjukkan strategi dalam mengurangi
backlog perumahan dan mendorong kepemilikan rumah yang terjangkau secara nasional.
The allocation of Social Bond and Sukuk proceeds has supported a total of 36,095 households across
Indonesia, reflecting a targeted approach to addressing housing needs in diverse regions. West Java received
the largest share, supporting 18,325 households (50.8 percent), highlighting the province's significant housing
demand and population size. Central Java, North Sumatra, and Riau, with 2,772, 2,138, and 2,079 households
supported, respectively, collectively account for 19.4 percent. This distribution underscores an equitable
strategy aimed at reducing the housing backlog and promoting affordable homeownership nationwide.
Jumlah dan Lokasi Rumah / Number and Location of Households
dalam satuan unit rumah
SUMATERA JAWA KALIMANTAN SULAWESI BALI & NUSA TENGGARA MALUKU & PAPUA
Nangroe Aceh D. Banten Kalimantan Utara Sulawesi Barat Bali Maluku
Bonds : - Bonds : 1,504 Bonds : 192 Bonds : - Bonds : 600 Bonds : -
Sukuk : 265 Sukuk : 305 Sukuk : 1 Sukuk : 141 Sukuk : - Sukuk : 3
Total : 265 Total : 1,809 Total : 193 Total : 141 Total : 600 Total : 3
Sumatera Utara Jakarta Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah Nusa Tenggara Barat Papua Barat
Bonds : 237 Bonds : 4 Bonds : 199 Bonds : - Bonds : - Bonds : 3
Sukuk : 1,901 Sukuk : 28 Sukuk : 564 Sukuk : 96 Sukuk : 176 Sukuk : -
Total : 2,138 Total : 32 Total : 763 Total : 96 Total : 176 Total : 3
Sumatera Barat Jawa Barat Kalimantan Tengah Sulawesi Selatan Papua Barat Daya
Bonds : - Bonds : 15,249 Bonds : - Bonds : 841 Bonds : 1
Sukuk : 552 Sukuk : 3,076 Sukuk : 5 Sukuk : 836 Sukuk : -
Total : 552 Total : 18,325 Total : 5 Total : 1,677 Total : 1
Riau Jawa Tengah Kalimantan Barat Sulawesi Tenggara Papua Pegunungan
Bonds : 269 Bonds : 691 Bonds : - Bonds : 1 Bonds : 216
Sukuk : 1,810 Sukuk : 2,081 Sukuk : 1 Sukuk : 154 Sukuk : -
Total : 2,079 Total : 2,772 Total : 1 Total : 155 Total : 216
Sumatera Selatan D.I. Yogyakarta Kalimantan Timur Papua Selatan
Bonds : 216 Bonds : - Bonds : 828 Bonds : 5
Sukuk : 754 Sukuk : 85 Sukuk : 224 Sukuk : -
Total : 970 Total : 85 Total : 1,052 Total : 5
Bengkulu Jawa Timur
Bonds : - Bonds : 866
Sukuk : 22 Sukuk : 821
Total : 22 Total : 1,687
Lampung TOTAL
Bonds : 282 Bonds : 22,204
Sukuk : - Sukuk : 13,891
Total : 282 Total : 36,095
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 22
Page 23
Cakupan Proyek | Coverage of Project
Jumlah Cakupan Proyek / Number of Coverage of Project
Social Bond Social Sukuk All
Jumlah Provinsi / 19 23 29
Number of Provinces
Jumlah Kabupaten/Kota / Number of districts 212 231 281
Jumlah Perumahan / 972 2,540 3,431
Number of communities (housing complex)
Jumlah Pengembang / 521 2,046 2,474
Number of housing developers
Proyek ini mencakup 281 kabupaten/kota di 29 The project allocation covers 281 districts
provinsi. Selain itu, proyek ini mendukung across 29 provinces. Additionally, it supports
pembangunan 3.431 kompleks perumahan 3,431 housing complexes (communities)
(komunitas) di seluruh Indonesia. Proses nationwide. The construction of these housing
pembangunan kompleks perumahan ini complexes involved 2,474 housing
melibatkan 2.474 pengembang/perusahaan developers/companies.
perumahan.
Selain memenuhi kebutuhan perumahan, inisiatif Beyond fulfilling housing needs, this initiative
ini berperan penting dalam mendorong aktivitas plays an important role in driving broader
ekonomi yang lebih luas. Dengan melibatkan economic activities. Engaging numerous
banyak pekerja konstruksi, pemasok lokal, dan construction workers, local suppliers, and
sektor terkait, kegiatan ini menciptakan efek related sectors, this activity creates a
multiplier yang merangsang pertumbuhan multiplier effect that stimulates economic
ekonomi di berbagai sektor, serta memberikan growth across sectors, contributing
kontribusi signifikan terhadap pembangunan significantly to both regional and national
daerah dan nasional. development.
23 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 24
Ringkasan Dampak | Impact Highlights
Profil Penerima Manfaat | Profile of Beneficiaries
Profil Demografis dan Sosio-ekonomi Penerima Manfaat /
Demographic and Socio-economic Profile of Beneficiaries
Social Bond Social Sukuk All
Percentage of women National: 34.5% National: 34.0% National: 34.3%
ownership / Tingkat
kepemilikan oleh Sumatera: 32.5% Sumatera: 35.2% Sumatera: 34.7%
perempuan Java: 34.5% Java: 33.2% Java: 34.1%
Bali Nusa Tenggara: Bali Nusa Tenggara: Bali Nusa Tenggara:
29.0% 29.0% 29.0%
Kalimantan: 36.0% Kalimantan: 28.4% Kalimantan: 33.0%
Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku,
Papua: 39.1% Papua: 36.9% Papua: 37.9%
Job status / status PNS: 4.8 % PNS: 5.9 % PNS: 5.2 %
pekerjaan TNI/Polri: 1.0 % TNI/Polri: 3.2 % TNI/Polri: 1.9 %
Swasta: 39.6 % Swasta: 69.5 % Swasta: 51.1 %
Wiraswasta: 1.5 % Wiraswasta: 12.4 % Wiraswasta: 5.7 %
Lainnya: 53.2 % Lainnya: 9.0 % Lainnya: 36.2 %
Alokasi dana dari Obligasi dan Sukuk Sosial The allocation of Social Bond and Sukuk
menunjukkan dampak yang signifikan, proceeds demonstrates a meaningful impact,
khususnya dalam memenuhi kebutuhan particularly in addressing housing needs across
perumahan di berbagai segmen masyarakat. diverse segments of society. With over one-third
Dengan lebih dari sepertiga kepemilikan rumah of housing ownership attributed to women
(34,3 persen) tercatat atas nama perempuan dan beneficiaries (34.3 percent) and distributed
tersebar di seluruh wilayah, proyek ini across all regions, the project underscores its
menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas commitment to gender inclusivity and
gender dan pemberdayaan perempuan (SDG 5 - empowering women (SDG 5 - gender equality)
kesetaraan gender) untuk mendapatkan akses ke to access affordable housing. Notably, Sulawesi,
perumahan yang terjangkau. Secara khusus, Maluku, and Papua regions recorded the
wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua mencatat highest levels of women ownership, reflecting
tingkat kepemilikan rumah oleh perempuan yang the program’s success in reaching and
tertinggi, mencerminkan keberhasilan program supporting women in these regions.
ini dalam menjangkau dan mendukung
perempuan di wilayah tersebut.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 24
Page 25
Selain itu, data mengenai status pekerjaan Furthermore, the data on job status indicates
menunjukkan bahwa dana ini telah menjangkau that the funds have reached households from a
rumah tangga dari berbagai latar belakang wide range of professional backgrounds,
profesi, termasuk pegawai negeri sipil, personel including civil servants, military and police
militer dan kepolisian, karyawan sektor swasta, personnel, private sector employees,
wirausahawan, dan lainnya. Keragaman ini entrepreneurs, and others. This diversity
menegaskan inklusivitas program, memastikan highlights the program's inclusiveness, ensuring
bahwa proyek perumahan sosial dapat diakses that the social housing project is accessible to
oleh masyarakat dari berbagai latar belakang, people from various backgrounds, ultimately
yang pada akhirnya berkontribusi pada contributing to broader socio-economic
pembangunan sosial-ekonomi yang lebih luas. development. Furthermore, the inclusive
Selain itu, pendekatan inklusif dalam menjangkau approach of reaching beneficiaries from diverse
penerima manfaat dari berbagai latar belakang professional backgrounds also contributes to
profesional turut berkontribusi pada visi SDG 16 SDG 16's vision of fostering peaceful and
untuk membangun masyarakat yang damai dan inclusive societies.
inklusif.
"Saya sangat berterima kasih karena diperkenankan memiliki rumah disini. Terima kasih
juga kepada Pemerintah yang telah memberikan subsidi perumahan sehingga akhirnya
saya memiliki rumah. Saya menyukai lingkungannya yang bersih, dengan akses jalan
yang sudah tertata rapi. Hal ini mendorong kami, sebagai warga, untuk menjaga
kebersihan lingkungan. Sebagian besar perumahan disini belum memiliki akses
perumahan yang sebaik ini. Puji Tuhan, kami diberikan yang terbaik.”
"I am deeply grateful to have the opportunity to own a house in here. My gratitude also
goes to the Government for providing mortgage subsidies, which finally enabled me to own a house. I love the clean
environment and well-organized roads. This encourages us, as residents, to maintain cleanliness. Most housing in this
area does not yet have such well-developed access. Praise the Lord for giving us the best."
Primahudi Rahayu
Pekerja Admin Galangan Kapal / Administrative Worker at a Shipyard
– Kabupaten Batang / Batang Regency, Jawa Tengah / Central Java
25 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 26
Distribusi Gaji Penerima Manfaat Obligasi Sosial /
Salary Distribution of Social Bond Beneficiaries
Distribusi gaji penerima manfaat menunjukkan The salary distribution of beneficiaries
inklusivitas program dengan mencakup rumah showcases the program's inclusivity by
tangga dari berbagai tingkat pendapatan, mulai capturing households with diverse income
dari Rp 1.000.000 hingga Rp 8.000.000 per levels, ranging from IDR 1,000,000 to IDR
bulan. 8,000,000 per month.
Alokasi Obligasi Sosial sebagian besar The Social Bond allocation is predominantly
difokuskan pada rumah tangga berpendapatan skewed toward lower-income households, with
rendah, dengan 93,7 persen penerima manfaat 93.7 percent of beneficiaries earning less than
memiliki pendapatan kurang dari atau sama or equal to IDR 4,000,000 per month. This
dengan Rp 4.000.000 per bulan. Hal ini highlights SMF’s focus on supporting lower-
menegaskan fokus SMF untuk mendukung income families.
keluarga berpendapatan rendah.
Dengan memprioritaskan keluarga By prioritizing those with limited income, the
berpenghasilan rendah, Obligasi Sosial Social Bond program contributes to improving
berkontribusi dalam meningkatkan kualitas living standards while fostering sustainable
hidup sekaligus mendorong pembangunan economic development across Indonesia.
ekonomi berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 26
Page 27
Distribusi Gaji Penerima Manfaat Sukuk Sosial /
Salary Distribution of Social Sukuk Beneficiaries
Sukuk Sosial mencerminkan komitmen yang The Social Sukuk exemplifies a strong
kuat dalam mengatasi keterjangkauan commitment to addressing housing affordability
perumahan dengan memprioritaskan rumah by prioritizing lower-income households.
tangga berpenghasilan rendah.
Alokasi Sukuk Sosial sebagian besar The Social Sukuk allocation is predominantly
difokuskan pada rumah tangga berpendapatan skewed toward lower-income households, with
rendah, dengan 93,7 persen penerima manfaat 93.7 percent of beneficiaries earning less than or
memiliki pendapatan kurang dari atau sama equal to IDR 4,000,000 per month. .
dengan Rp 4.000.000 per bulan.
Melalui pendekatan yang terfokus, alokasi Through its targeted approach, the Social Sukuk
Sukuk Sosial tidak hanya mendukung keluarga allocation not only supports lower-income
berpenghasilan rendah tetapi juga memperkuat families but also strengthens efforts to build a
upaya untuk membangun masyarakat yang more inclusive and equitable society. This
lebih inklusif dan berkeadilan. Inisiatif ini initiative underscores the importance of
menegaskan pentingnya solusi perumahan sustainable housing solutions in fostering social
yang berkelanjutan dalam mendorong and economic development across Indonesia.
pembangunan sosial dan ekonomi di seluruh
Indonesia.
27 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 28
Distribusi Gaji Penerima Manfaat Obligasi dan Sukuk Sosial /
Salary Distribution of Social Bond and Sukuk Beneficiaries
Secara keseluruhan, distribusi ini bersama- Together, these distributions illustrate the
sama menggambarkan efektivitas program program's effectiveness in addressing housing
dalam memenuhi kebutuhan perumahan di needs across different income levels while
berbagai tingkat pendapatan, sambil tetap prioritizing inclusivity and equity.
mengutamakan inklusivitas dan
kesetaraan.
Distribusi ini mencerminkan jangkauan This distribution reflects the program's ability to
program untuk mengakomodasi kapasitas accommodate varying financial capacities,
finansial yang beragam, memastikan ensuring accessibility to affordable social
aksesibilitas perumahan sosial yang housing for low- and middle-income households.
terjangkau bagi rumah tangga
berpenghasilan rendah hingga menengah.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 28
Page 29
Kondisi KPR / Mortgage Condition
Social Bond Social Sukuk All
15 years (56.5%) 15 years (53.4%) 15 years (55.3%)
Jangka Waktu /
20 years (20.0%) 20 years (23.0%) 20 years (21.2%)
Tenor
10 years (13.3%) 10 years (14.1%) 10 years (13.6%)
< IDR 750,000 (< 0,1%) < IDR 750,000 (< 0,4%)
< IDR 750,000 (0,9%)
IDR 750,000 - 999,000 IDR 750,000 - 999,000
IDR 750,000 - 999,000 (48.8%)
(13.7%) (27.2%)
IDR 1,000,000 - 1,249,000
Nilai IDR 1,000,000 - 1,249,000 IDR 1,000,000 - 1,249,000
(33.2%)
pembayaran per (53.3%) (45.6%)
IDR 1,250,000 - 1,499,000
bulan / Monthly IDR 1,250,000 - 1,499,000 IDR 1,250,000 - 1,499,000
(11,8%)
payment (18.6%) (16.0%)
IDR 1,500,000 - 1,749,000
IDR 1,500,000 - 1,749,000 IDR 1,500,000 - 1,749,000
(4,4%)
(13.0%) (9.7%)
=> IDR 1,75 million (1,0%)
=> IDR 1,75 million (1,3%) => IDR 1,75 million (1.2%)
Kondisi KPR untuk Obligasi dan Sukuk Sosial The mortgage conditions for the Social Bond
menunjukkan fleksibilitas dan inklusivitas dalam and Sukuk demonstrate flexibility and
mengakomodasi keterjangkauan penerima inclusivity in addressing beneficiaries’
manfaat. Sebagian besar pinjaman memiliki tenor affordability. The majority of loans have a
15 tahun (55,3 persen secara keseluruhan) dan tenor of 15 years (55.3 percent overall) and
diikuti oleh tenor 20 tahun (21,2 persen). followed by a tenor of 20 years (21.2 percent),
Rentang pembayaran bulanan menunjukkan Monthly payment ranges indicate that most
bahwa sebagian besar penerima manfaat beneficiaries pay between IDR 1,000,000 and
membayar antara Rp 1.000.000 hingga Rp IDR 1,249,000 (45.6 percent), with Social
1.249.000 (45,6 persen), dengan penerima Social Bond recipients predominantly in the IDR
Bond cenderung berada di rentang Rp 750.000 - 750,000 - 999,000 range (48.8 percent) and
999.000 (48,8 persen), sementara penerima Social Sukuk recipients mostly in the IDR
Sukuk Sosial sebagian besar berada di rentang Rp 1,000,000 - 1,249,000 range (53.3 percent).
1.000.000 - 1.249.000 (53,3 persen).
Tenor pembayaran panjang dan cicilan bulanan The longer payment tenors and low monthly
yang rendah memberikan fleksibilitas finansial installments provide households with greater
bagi rumah tangga, memungkinkan mereka financial flexibility, enabling them to manage
mengelola pengeluaran dengan lebih efektif serta their expenses more effectively and allocate
mengalokasikan sumber daya untuk kebutuhan resources toward other essential needs, such
penting lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, as education, healthcare, or savings. This
atau tabungan. Program ini berpotensi program could contribute to SDG 1 (no
berkontribusi pada SDG 1 (tanpa kemiskinan) poverty) and support SDG 10 (reduced
dan mendukung SDG 10 (mengurangi inequality), ensuring that even low-income
ketimpangan), sehingga memastikan bahwa families can access affordable housing and
keluarga berpenghasilan rendah dapat mengakses improve their overall quality of life.
perumahan yang terjangkau dan meningkatkan
kualitas hidup mereka secara keseluruhan
29 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 30
Keterjangkauan dan Aksesibilitas | Affordability and Accessibility
Distribusi Harga Rumah / Distribution of Housing Price
Social Bond Social Sukuk All
< IDR 100,000,000 0.0% 0.0% 0.0%
IDR 100,000,000 -
0.0% 0.4% 0.2%
IDR 109,999,999
IDR 110,000,000 -
0.0% 0.6% 0.3%
IDR 119,999,999
IDR 120,000,000 -
0.1% 5.1% 2.0%
IDR 129,999,999
IDR 130,000,000 -
0.7% 47.4% 18.7%
IDR 139,999,999
IDR 140,000,000 -
3.9% 26.5% 12.6%
IDR 149,999,999
IDR 150,000,000 -
57,3% 15.9% 41.2%
IDR 159,999,999
IDR 160,000,000 -
34.4% 4.0% 22.7%
IDR 169,999,999
IDR 170,000,000 -
0.5% 0.0% 0.3%
IDR 179,999,999
IDR 180,000,000 -
2.3% 0.0% 1.4%
IDR 189,999,999
IDR 190,000,000 -
0.0% 0.0% 0.0%
IDR 199,999,999
=> IDR 200,000,000 1.0% 0.1% 0.6%
Distribusi harga rumah menunjukkan fokus The distribution of housing prices highlights the
program pada keterjangkauan, dengan mayoritas program's focus on affordability, with the
rumah yang didukung melalui Obligasi Sosial majority of homes supported through the Social
memiliki harga antara Rp 150.000.000 hingga di Bond priced between IDR 150,000,000 and less
bawah Rp 160.000.000 (57,3 persen), sedangkan than IDR 160,000,000 (57.3 percent) and those
rumah yang didukung melalui Sukuk Sosial supported through the Social Sukuk priced
memiliki harga antara Rp 130.000.000 hingga di between IDR 130,000,000 and less than IDR
bawah Rp 140.000.000 (47,4 persen). Rata-rata 140,000,000 (47.4 percent). The average
luas bangunan yang didukung oleh program ini building area supported by the program is 31.4
adalah 31,4 m² untuk Obligasi Sosial dan 33,7 m² m² for Social Bond and 33.7 m² for Social
untuk Sukuk Sosial. Distribusi ini mencerminkan Sukuk. This distribution reflects the program's
komitmen program dalam menyediakan commitment to providing affordable housing
perumahan yang terjangkau dan sesuai dengan that meets the diverse needs of beneficiaries.
beragam kebutuhan penerima manfaat.
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 30
Page 31
Luas Bangunan / Building Area (m²)
Social Bond Social Sukuk All
National: 31.4 National: 33.7 National: 32.3
Sumatera: 35.0 Sumatera: 35.9 Sumatera: 35.7
Java: 30.6 Java: 31.3 Java: 30.8
Luas bangunan /
Bali Nusa Tenggara: Bali Nusa Tenggara: Bali Nusa Tenggara:
Building area
32.5 27.2 31.3
Kalimantan: 36.0 Kalimantan: 35.9 Kalimantan: 35.9
Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku, Sulawesi, Maluku,
Papua: 35.7 Papua: 36.0 Papua: 35.9
Dengan menyediakan rumah yang terjangkau dan By providing affordable homes equipped with
dilengkapi fasilitas dasar, inisiatif ini secara basic amenities, the initiative directly supports
langsung mendukung tujuan SDG 11 untuk SDG 11's goal of creating sustainable and
menciptakan lingkungan perkotaan yang inclusive urban environments. Furthermore, the
berkelanjutan dan inklusif. Selain itu, improved living conditions foster better health
peningkatan fasilitas kondisi hunian membantu outcomes, aligning with SDG 3, and enhance
mendorong sektor kesehatan yang lebih baik, access to clean water and sanitation,
sejalan dengan SDG 3, serta meningkatkan akses contributing to SDG 6.
terhadap air bersih dan sanitasi yang mendukung
pencapaian SDG 6.
Terakhir, pembangunan lebih dari 36.000 rumah Lastly, the construction of over 36,000 houses
di berbagai provinsi melibatkan banyak pekerja across various provinces involves numerous
konstruksi dan pekerjaan terkait lainnya, construction workers and related jobs, creating
menciptakan peluang kerja serta merangsang job opportunities and stimulating economic
aktivitas ekonomi. Hal ini secara langsung activity. This directly contributes to SDG 8 by
berkontribusi pada SDG 8 dengan mendorong promoting sustained economic growth,
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, providing work opportunities, and fostering
menyediakan peluang kerja, dan mendorong inclusive economic development.
pembangunan ekonomi yang inklusif.
31 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 32
LAPORAN REVIEW AHLI SOSIAL
SOCIAL EXPERT REVIEW REPORT
Kami, PT Dipa Consultant Utama, We, PT Dipa Consultant Utama,
selaku Ahli Sosial terpilih telah as the appointed Social Expert, have
mereview Social Bond and Sukuk reviewed the Social Bond and Sukuk
Impact Report yang telah disusun oleh Impact Report prepared by PT
PT Sarana Multigriya Finansial Sarana Multigriya Finansial (Persero),
(Persero) beserta beberapa data along with several supporting data
pendukung terkait penerbitan Social related to the issuance of PT Sarana
Bond and Sukuk Impact Report PT Multigriya Finansial (Persero)’s Social
Sarana Multigriya Finansial (Persero) Bond and Sukuk Impact Report
Tahap 1 Tahun 2023. Ahli sosial Phase 1 Year 2023. The Social Expert
memiliki kompetensi, pengalaman dan possesses relevant competencies,
sertifikat yang relevan dalam kegiatan experience, and certifications in
berwawasan sosial (terlampir dalam socially-oriented activities (as
lampiran 1). attached in Appendix 1).
Tanggungjawab Manajemen Management’s Responsibility
Manajemen bertanggungjawab The management is responsible
atas penyusunan dan penyajian wajar for the preparation and fair
Social Bond and Sukuk Impact Report presentation of the 2023 Social Bond
2023 PT Sarana Multigriya Finansial and Sukuk Impact Report of PT
(Persero) tersebut sesuai dengan Sarana Multigriya Finansial (Persero)
POJK No. 18 Tahun 2023 tentang in accordance with the Financial
Penerbitan dan Persyaratan Efek Services Authority Regulation (POJK)
Bersifat Utang dan Sukuk No. 18 of 2023 concerning the
Berlandaskan Keberlanjutan, serta Issuance and Requirements for Debt
beberapa dokumen standar Securities and Sukuk Based on
internasional lain terkait penerbitan Sustainability, as well as several other
Social Bond Report, yaitu: ICMA international standard documents
Social Bond Principles (SBP), ICMA related to the issuance of Social Bond
Harmonised Impact Reporting Reports, specifically: the ICMA Social
Framework (ICMA Impact Rating), dan Bond Principles (SBP), the ICMA
ASEAN Social Bond Standards Harmonised Impact Reporting
(ACMF). Framework (ICMA Impact
Framework), and the ASEAN Social
Bond Standards (ACMF).
Tanggungjawab Ahli Sosial Social Expert’s Responsibility
Ahli sosial bertanggungjawab The Social Expert is responsible
untuk mereview Social Bond and for reviewing the 2023 Social Bond
Sukuk Impact Report Tahun 2023 PT and Sukuk Impact Report of PT
Sarana Multigriya Finansial (Persero) Sarana Multigriya Finansial (Persero)
dan beberapa dokumen pendukung and several other supporting
Page 33
lainnya sesuai ketentuan Peraturan documents in accordance with the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) provisions of the Financial Services
Nomor 18 Tahun 2023. Review yang Authority Regulation (POJK) No. 18 of
kami lakukan mencakup kesesuaian 2023.
implementasi pemilihan proyek Our review covers the alignment
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial of project selection implementation for
(KUBS), penyaluran dana hasil Socially Oriented Business Activities
penerbitan Social Bond and Sukuk (KUBS), the allocation of proceeds
Impact Report PT Sarana Multigriya from the issuance of the Social Bond
Finansial (Persero) ke proyek KUBS and Sukuk to the selected KUBS
terpilih, dan ketersediaan estimasi projects, and the availability of
dampak sosial dari proyek KUBS yang estimated social impacts from the
dibiayai. KUBS projects financed.
Dana hasil penerbitan Social The proceeds from the issuance
Bond and Sukuk Impact Report 2023 of the 2023 Social Bond and Sukuk of
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) telah dialokasikan serta (Persero) have been fully allocated
dilaporkan pada Social Bond Report and reported in the 2023 Social Bond
2023 dan tidak ada perubahan Report, with no changes made to the
terhadap proyek yang dibiayai. Review financed projects. The review was
hanya dilakukan pada dampak sosial conducted solely on the social
yang tertuang dalam Social Bond and impacts presented in the 2023 Social
Sukuk Impact Report 2023 yang Bond and Sukuk Impact Report
disusun oleh PT Sarana Multigriya prepared by PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero), berdasarkan data Finansial (Persero), based on the
yang disediakan oleh penerima dana data provided by the recipients of the
penerbitan Social Bond and Sukuk proceeds from the 2023 issuance of
Impact Report PT Sarana Multigriya the Social Bond and Sukuk.
Finansial (Persero) Tahun 2023.
Analisis Penilaian Assessment Analysis
Proses penilaian dalam Laporan The assessment process in the
Social Bond and Sukuk Impact 2023 2023 Social Bond and Sukuk Impact
dilakukan dengan mengidentifikasi Report was carried out by identifying
aspek - aspek penilaian berdasarkan evaluation aspects based on POJK
POJK No. 18 Tahun 2023, ICMA Social No. 18 of 2023, the ICMA Social Bond
Bond Principles (SBP), ICMA Principles (SBP), the ICMA
Harmonised Impact Reporting Harmonized Impact Reporting
Framework (ICMA Impact Rating), dan Framework (ICMA Impact Rating),
ASEAN Social Bond Standards and the ASEAN Social Bond
(ACMF). Laporan Social Bond and Standards (ACMF). The 2023 Social
Sukuk Impact 2023 dianalisis Bond and Sukuk Impact Report was
berdasarkan berbagai aspek, termasuk analyzed across several key aspects,
Use of Proceeds, Evaluation & including Use of Proceeds, Evaluation
Selection, Management of Proceeds, & Selection, Management of
Reporting, External Review, Tracking Proceeds, Reporting, External
Proceeds, Target Population Review, Tracking Proceeds, Target
Identification, dan Expected Social Population Identification, and
Impact. Skor diberikan dengan skala 1 Expected Social Impact. Scores were
hingga 4 berdasarkan kriteria assigned on a scale of 1 to 4 based
Page 34
kuantitatif dan kualitatif, diikuti dengan on quantitative and qualitative criteria,
perhitungan skor akhir yang followed by the calculation of a final
menggunakan pembobotan dalam score using percentage-based
persentase. Hasil penilaian kemudian weighting. The assessment results
diklasifikasikan ke dalam empat were then classified into four
kategori: sangat tidak baik, tidak baik, categories: Very Poor, Poor, Good,
baik, dan sangat baik. and Excellent.
Hasil Penilaian Assessment Results
1. Laporan Social Bond and Sukuk 1. The 2023 Social Bond and Sukuk
Impact Report 2023 Impact Report demonstrates that
menunjukkan bahwa 100% 100% of the proceeds obtained
dana yang diperoleh melalui from the issuance of the Social
penerbitan Obligasi dan Sukuk Bonds and Sukuk have been
Sosial telah dialokasikan secara exclusively allocated to affordable
eksklusif untuk proyek housing projects for low-income
perumahan terjangkau bagi communities (MBR) through the
masyarakat berpenghasilan FLPP scheme. This is aligned
rendah (MBR) melalui skema with the objectives of Social
FLPP, yang sesuai dengan Bonds as stipulated in POJK No.
tujuan Social Bond 18 of 2023, the ICMA Social Bond
sebagaimana diatur dalam Principles (SBP), the ICMA
POJK No. 18 Tahun 2023, ICMA Harmonised Impact Reporting
Social Bond Principles (SBP), Framework (ICMA Impact
ICMA Harmonised Impact Rating), and the ASEAN Social
Reporting Framework (ICMA Bond Standards (ACMF).
Impact Rating) dan ASEAN 2. PT Sarana Multigriya Finansial
Social Bond Standards (ACMF). (Persero) manages the proceeds
2. PT Sarana Multigriya Finansial using a portfolio approach under
(Persero) mengelola dana the supervision of the
dengan pendekatan portofolio Sustainability Funding Working
yang diawasi oleh Sustainability Group (SFWG), despite the
Funding Working Group absence of an independent audit
(SFWG) walaupun belum ada and limited public accessibility to
audit independen dan fund tracking systems.
pelacakan dana belum dapat 3. The reporting in the 2023 Social
diakses publik. Bond and Sukuk Impact Report
3. Pelaporan dalam Laporan includes detailed information on
Social Bond and Sukuk Impact fund allocation, beneficiary
2023 mencakup rincian alokasi demographics, and the
dana, demografi penerima geographical distribution of
manfaat, dan distribusi projects, but remains deficient in
geografis proyek, namun belum the disclosure of medium- and
menyajikan indiaktor outcome long-term outcome indicators.
jangka menengah dan panjang.
Page 35
Rekomendasi Recommendation
Laporan SMF telah memenuhi The SMF report has fulfilled the main
ketentuan utama nasional dan national and international standards.
internasional. Penguatan pada Strengthening of impact reporting and
pelaporan dampak dan transparansi transparency is expected to reinforce
akan semakin memperkuat posisi SMF SMF’s position within the sustainable
dalam ekosistem pembiayaan financing ecosystem and to enhance
berkelanjutan dan meningkatkan investor trust.
kepercayaan investor.
Semarang, April 2025
Semarang, April 2025
Mewakili PT Dipa Consultant Utama,
On behalf of PT Dipa Consultant Utama,
Prof. Bulan Prabawani, S.Sos.,M.M., Ph.D Fendy. E. Wahyudi, S.I.P., M.Hub.Int
Page 36
LAMPIRAN 1a : PROFIL AHLI SOSIAL 1
Appendix 1a: Profile Of Social Expert 1
Prof. Bulan Prabawani, S.Sos., M.M., Ph.D.
Pendidikan Education
1. S1 Administrasi Bisnis Universitas 1. Bachelor’s Degree in Business
Diponegoro Administration, Diponegoro
2. S2 Magister Manajemen University
Universitas Diponegoro 2. Master’s Degree in
3. S3 Doctor of Philosophy, Edith Management, Diponegoro
Cowan University, Australia University
3. Doctor of Philosophy (Ph.D.),
Edith Cowan University,
Australia
Organisasi Organization
1. Guru Besar 1. Professor
Departemen Administrasi Department of Business
Bisnis Administration
Universitas Diponegoro Diponegoro University
2. ESD and Business 2. ESD and Business
Sustainability Expert Sustainability Expert
SDGs Centre SDGs Centre
Universitas Diponegoro Diponegoro University
Pengalaman Relevan Relevant Experience
1. 2025 : Maturity Level Kepatuhan 1. 2025: Environmental
Lingkungan PT PLN Compliance Maturity Level of PT
PLN
2. 2024 : Analisis ESG PT Saka Energi 2. 2024: ESG Analyst of PT Saka
3. 2024 : Verifikasi SDGs Sido Energi
Muncul 3. 2024: SDGs Verification of Sido
4. 2024 : Analisis Tarif Carbon Tax di Muncul
Indonesia – Hibah Kompetisi FISIP 4. 2024: Analyst for Carbon Tax
UNDIP Tariff Analysis in Indonesia –
5. 2022 : Analisis investasi berbasis Competitive Grant, Faculty of
SROI: Outcome Program CSR Social and Political Sciences
Perusahaan Proper Kandidat (FISIP), Diponegoro University
Emas – DRPM DIKTI 5. 2022: SROI-based Investment
6. 2022 : Design of Agroforestry Analysis: Outcomes of CSR
Development and Industry-based Programs of Gold PROPER
Agriculture in Farmers Community Candidate Companies –DRPM,
Assisted by the Central Java Ministry of Education, Culture,
Research, and Technology.
Page 37
Forest Management Region VIII 6. 2022: Design of Agroforestry
tahun 3 – RRPI PNBP UNDIP Development and Industry-
7. 2022 : Analisis Inovasi Sosial based Agriculture in Farmers
Perusahaan Proper Emas 2021: Community Assisted by the
PT Petrokimia Gresik dan PT Bukit Central Java Forest
Asam Peltar, Bandar Lampung – Management Region VIII tahun
DIPA FISIP 3 – RRPI PNBP UNDIP
7. 2022: Analysis of Social
Innovation in 2021 Gold
PROPER Companies: PT
Petrokimia Gresik and PT Bukit
Asam Peltar, Bandar Lampung
– DIPA, Faculty of Social and
Political Sciences (FISIP).
Page 38
LAMPIRAN 1b : PROFIL AHLI SOSIAL 2
Appendix 1b: Profile Of Social Expert 2
Teuku Afrizal, S.E., M.Env.Mgt., Ph.D
Pendidikan Education
1. S1 Ekonomi, Universitas Medan 1. Bachelor’s Degree in
Area Economics, Medan Area
2. S2 Master Manajemen University
Lingkungan, Universiti 2. Master’s Degree in
Kebangsaan Malaysia Environmental Management,
3. S3 Doctor of Philosophy, Universiti The National University of
Kebangsaan Malaysia Malaysia
3. Doctor of Philosophy (Ph.D.),
The National University of
Malaysia
Organisasi Organization
1. Tenaga Pengajar 1. Teaching Staff
Departemen Administrasi Department of Public
Publik Administration
Universitas Diponegoro Diponegoro University
2. Development Studies and 2. Development Studies and
Environmental Sociologist Environmental Sociologist
Expert Expert SDGs Centre
SDGs Centre Universitas Universitas Diponegoro
Diponegoro
Pengalaman Relevan Relevant Experience
1. 2021: Person In Charge of 1. 2021: Person In Charge of
Sustainable Goals Center Sustainable Goals Center
Diponegoro University for Global Diponegoro University for
Sustainable Development Network Global Sustainable
Solution (SDSN-United Nations) – Development Network Solution
International Organisation. (SDSN-United Nations) –
2. 2021: International Office International Organisation.
(Member), Faculty of Social 2. 2021: International Office
Science and Political Science, (Member), Faculty of Social
Diponegoro University Science and Political Science,
3. 2021: Environmental Sociology Diponegoro University
Expert, SDGs Center Diponegoro 3. 2021: Environmental Sociology
University Expert, SDGs Center
4. 2020: Coordinator of Non-State Diponegoro University
Actors of Sustainable 4. 2020: Coordinator of Non-State
Development Goals of Central Actors of Sustainable
Java Province. Development Goals of
Central Java Province.
Page 39
5. 2020-2022: International Office of 5. 2020-2022: International Office
Diponegoro University, Semarang, of Diponegoro University,
Jawa Tengah, PIC of Asia- Pacific Semarang, Jawa Tengah, PIC
of Asia- Pacific
Page 40
LAMPIRAN 1c : PROFIL AHLI SOSIAL 3
Appendix 1c: Profile Of Social Expert 3
Fendy Eko Wahyudi, S.I.P., M.Hub.Int.
Pendidikan Education
1. S1 Hubungan Internasional 1. Bachelor’s Degree in
Universitas Airlangga International Relations,
2. S2 Hubungan Internasional Airlangga University
Universitas Airlangga 2. Master’s Degree in International
Relations, Airlangga University
Organisasi Organization
Asisten Ahli Expert Assistant
Departemen Hubungan Department of International
Internasional Relations
Universitas Diponegoro Diponegoro University
Pengalaman Relevan Relevant Experience
1. Pendampingan PROPER KLHK, 1. PROPER KLHK Assistance,
Pemetaan Sosial, SROI, Inovasi Social Mapping, SROI, Social
Sosial, Stakholder Engagement, Innovation, Stakeholder
Peraih PROPER Emas, PLTA PT Engagement, Gold PROPER
Inalum 2023 2024. Awardee, PT Inalum
2. Pendampingan PROPER KLHK, Hydroelectric Power Plant
Pemetaan Sosial, PT Kilang (PLTA) 2023-2024
Pertamina Internasional RU VI 2. PROPER KLHK Assistance,
Balongan 2024 Social Mapping, PT Kilang
3. Pendampingan PROPER KLHK, Pertamina Internasional RU VI
IKM, PT Semen Indonesia Balongan 2024
(Persero) Pabrik Tuban 2024 3. PROPER KLHK Assistance,
4. Pendampingan PROPER KLHK, Small and Medium Industries
Pemetaan Sosial, IKM, (IKM), PT Semen Indonesia
Stakeholder engagement PT (Persero) Tuban Plant 2024
Semen Tonasa 2024 4. PROPER KLHK Assistance,
5. Pendampingan PROPER KLHK, Social Mapping, Small and
Pemetaan Sosial, IKM, PT Medium Industries (IKM),
Pertamina Lubricants Production Stakeholder Engagement, PT
Unit Cilacap 2024 Semen Tonasa 2024
6. Kajian Kolaboratif, Housing 5. PROPER KLHK Assistance,
Finance Guarantee & Housing Social Mapping, Small and
Completion Guarantee, PT SMF Medium Industries (IKM), PT
2025. Pertamina Lubricants
Production Unit Cilacap 2024
6. Collaborative Study, Housing
Finance Guarantee & Housing
Completion Guarantee, PT
SMF 2025.
Page 41
Grha SMF
Jl. Panglima Polim I No. 1
Melawai, Kec. Kebayoran Baru
Jakarta, 12160
Telp. : +62 21 2700400
Fax : +62 21 2701400
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
33 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Ministry of Keuangan
p.6
unresolved
org
Kementerian Keuangan Misi Mission
p.7
unresolved
org
Ministry of Finance Melaksanakan
p.7
unresolved
org
Ministry of Finance
p.7
unresolved
—
development dalam pembiayaan perumahan.
p.7
unresolved
—
Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
p.7
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.8
unresolved
org
Menteri Pekerjaan
p.12
unresolved
org
Financial Services Authority
p.16
unresolved
org
PT Dipa Consultant Utama
p.32 ×4
unresolved
org
PT Sarana Bond
p.32
unresolved
org
PT Sarana Multigriya
p.33 ×3
unresolved
org
PT Sarana Multigriya Finansial Social Bond Standards
p.34
unresolved
person
Prof. Bulan Prabawani
p.35 ×4
unresolved
org
PT PLN
p.36 ×2
unresolved
org
PT Saka Energi
p.36
unresolved
org
PT Saka
p.36
unresolved
org
Ministry of Education
p.36
unresolved
org
PT Petrokimia Gresik
p.37 ×2
unresolved
org
PT Bukit
p.37
unresolved
org
PT Bukit Asam Peltar
p.37
unresolved
person
Teuku Afrizal
p.38
unresolved
org
PT Kilang
p.40 ×2
unresolved
org
PT Semen Indonesia Stakeholder
p.40
unresolved
org
PT Unit Cilacap
p.40
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.