Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2024-SMFP-att5.pdf

Other Text extracted SMFP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 41

Page 1
Social Bond and Sukuk
Impact Report




                 2023
Page 2
Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 2
Page 3
  DAFTAR ISI | Table of Contents
  Kata Pengantar / Foreword ……………………………………………………………………                                   4


  Pendahuluan / Introduction ……………………………………………………………………                                  6


  Tentang SMF / About SMF ……………………………………………………………………                                     7
  • Vision and Mission / Visi dan Misi
  • Perjalanan SMF / The Journey of SMF
  • Ringkasan Keuangan / Financial Highlight


  Ringkasan Kerangka Kerja / Summary of the Framework …………………………………                     11
  • Penggunaan Dana / Use of Proceeds
  • Kontribusi Langsung / Direct Contribution
  • Kontribusi Tidak Langsung / Indirect Contribution
  • Evaluasi dan Pemilihan Proyek / Project Evaluation and Selection
  • Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum / Management of Proceeds


  Ringkasan Transaksi / Transaction Highlights …………………………………………….                       16


  Alokasi Dana / Proceed Allocation ………………………………………………………….                             19
  • Project Profile / Profil Proyek
  • Manfaat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah / Benefit to Low-Income Households
  • Lokasi Proyek / Project Location
  • Cakupan Proyek /Project Coverage


  Ringkasan Dampak / Impact Highlight …………………………………………………….                             24
  • Profil Penerima Manfaat / Profile of Beneficiaries
  • Keterjangkauan dan Aksesibilitas / Affordability and Accessibility




3 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 4
Kata Pengantar | Foreword




                                                          Ananta Wiyogo
                                       Direktur Utama / Executive Director

Dengan rasa syukur dan bangga, kami                  With gratitude and pride, we present this
mempersembahkan Laporan Dampak Obligasi              Social Bond and Sukuk Impact Report as a
dan Sukuk Sosial ini sebagai wujud komitmen          testament to our commitment to supporting
                                                     affordable housing in Indonesia, particularly
kami dalam mendukung penyediaan perumahan
                                                     low-income households. This report outlines
yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia,           the achievements of the issuance of Social
khususnya bagi keluarga atau rumah tangga            Bond and Sukuk, with all proceeds, one
dengan berpenghasilan rendah. Laporan ini            hundred percent, allocated to financing social
memuat pencapaian dari penerbitan Obligasi dan       housing development in compliance with
Sukuk Sosial, yang seluruh dananya, 100 persen,      national regulations.
telah dialokasikan untuk mendanai pembangunan
perumahan sosial sesuai dengan peraturan
perundang-undangan nasional.

Penerbitan Obligasi dan Sukuk Sosial menjadi         The issuance of Social Bond and Sukuk
langkah nyata kami untuk mengurangi backlog          represents our tangible step in reducing the
perumahan,         mendukung         pengembang      housing backlog, supporting housing
                                                     development, and building construction to
pembangunan perumahan dan konstruksi
                                                     meet the diverse housing needs across society.
bangunan,     dalam      memenuhi       kebutuhan    We carry out these efforts by strongly
perumahan di berbagai segmen masyarakat.             emphasizing inclusivity and equity, ensuring
Upaya     ini     kami      laksanakan      dengan   that financing access is distributed fairly
mengutamakan        prinsip    inklusivitas    dan   throughout Indonesia.
kesetaraan, memastikan akses pembiayaan dapat
merata dari ke seluruh wilayah di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, kami senantiasa                In its implementation, we have carefully
mempertimbangkan tren suku bunga dan                 considered interest rate trends and the
dinamika pasar keuangan. Dengan pendekatan           dynamics of financial markets. Through a
                                                     strategic and meticulous approach, every
strategis dan cermat, setiap langkah penerbitan
                                                     bond issuance is designed to support the
obligasi dirancang untuk mendukung program           planned financing programs and operational
pembiayaan serta operasional yang telah              objectives. This plan is part of our long-term
direncanakan. Rencana ini merupakan bagian dari      strategy to continuously contribute positively
strategi jangka panjang kami untuk terus             to Indonesia's housing sector.
memberikan kontribusi positif pada sektor
perumahan di Indonesia.



                                           Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 4
Page 5
     Laporan ini juga menegaskan komitmen kami          This report also reaffirms our commitment to
     terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dan         sustainability principles and alignment with
     mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan         the Sustainable Development Goals (SDGs).
                                                        We focus on SDG 10 (Reducing Inequality)
     (Sustainable Development Goals/SDGs). Dengan
                                                        and SDG 11 (Sustainable Cities and
     fokus pada SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan)         Communities), while indirectly contributing to
     dan SDG 11 (Kota dan Komunitas                     other SDGs such as SDG 1 (No Poverty), SDG
     Berkelanjutan), serta kontribusi tidak langsung    3 (Good Health and Well-Being), SDG 5
     terhadap SDG lainnya seperti SDG 1 (Tanpa          (Gender Equality), SDG 6 (Clean Water and
     Kemiskinan), SDG 3 (Kesehatan yang Baik),          Sanitation), SDG 8 (Decent Work and
     SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 6 (Air Bersih       Economic Growth), and SDG 16 (Peace,
                                                        Justice, and Strong Institutions). We are
     dan Sanitasi), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan
                                                        confident that these efforts not only positively
     Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 16                 impact on the housing sector but also support
     (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang        broader social and economic growth.
     Tangguh), kami yakin bahwa upaya ini tidak
     hanya memberikan dampak positif pada sektor
     perumahan, tetapi juga mendukung pertumbuhan
     sosial dan ekonomi secara menyeluruh.

     Kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah,        The success of these endeavors relies on the
     lembaga keuangan, maupun masyarakat, menjadi       collaboration of various stakeholders,
     kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan ini.      including      the    government,       financial
                                                        institutions, and the community. We hope this
     Kami berharap laporan ini dapat memberikan
                                                        report provides a clear picture of the positive
     gambaran yang jelas mengenai dampak positif        impacts of Social Bond and Sukuk while
     dari Obligasi dan Sukuk Sosial, sekaligus          inspiring continued collective efforts to deliver
     menjadi inspirasi untuk melanjutkan upaya          sustainable housing solutions.
     bersama dalam menghadirkan solusi perumahan
     yang berkelanjutan.

     Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih          Finally, we extend our deepest gratitude to all
     kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah     stakeholders who have supported, trusted, and
     memberikan dukungan, kepercayaan, dan              contributed to this journey. May this report
                                                        serve as a reflection of our unwavering
     kontribusi dalam perjalanan ini. Semoga laporan
                                                        commitment to building a more inclusive and
     ini dapat menjadi cerminan komitmen kami           equitable Indonesia.
     dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif
     dan berkeadilan.

                                           Jakarta, April 2025
                                            Jakarta, April 2025




                                             Ananta Wiyogo
                                    Direktur Utama / Executive Director




5 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 6
Pendahuluan | Introduction
Di Indonesia, memiliki rumah membutuhkan         In Indonesia, buying a house requires significant
sumber daya keuangan yang besar, sehingga        financial resources, making mortgage loans with
pinjaman hipotek dengan periode angsuran yang    extended installment periods necessary. Since
panjang menjadi suatu keharusan. Sejak tahun     1983, relevant stakeholders have engaged in
1983, diskusi mendalam tentang pembentukan       extensive discussions about establishing
lembaga pembiayaan sekunder telah dilakukan      secondary mortgage institutions.
oleh berbagai pemangku kepentingan terkait.

Setelah melalui bertahun-tahun studi kelayakan   Following years of feasibility studies and
dan diskusi yang dipimpin oleh Kementerian       extensive discussions led by the Ministry of
Keuangan, pondasi untuk mendirikan lembaga       Finance, the groundwork was laid for the
pembiayaan sekunder pun mulai dirancang.         creation of a secondary mortgage institution.
Meskipun     awalnya     menemui      sejumlah   Despite initial challenges, the Government of
tantangan, komitmen Pemerintah Indonesia tetap   Indonesia’s commitment remained strong,
kuat, hingga pada akhirnya beberapa regulasi     culminating in the issuance of several key
penting diterbitkan. Dengan demikian, PT         regulations. As a result, PT Sarana Multigriya
Sarana Multigriya Finansial (Persero) resmi      Finansial (Persero) was officially established on
didirikan pada 22 Juli 2005 berdasarkan          July 22, 2005, under Government Regulation No.
Peraturan Pemerintah No. 5/2005, dengan tujuan   5/2005, with the mission of addressing the
untuk mengatasi ketidaksesuaian jangka waktu     maturity mismatch in housing finance.
dalam pembiayaan perumahan.

Sebagai lembaga pembiayaan sekunder              As the secondary mortgage financing institution
perumahan di Indonesia, SMF berperan sebagai     in Indonesia, SMF serves as a liquidity provider
penyedia likuiditas bagi lembaga pembiayaan      for housing finance institutions, thereby enabling
perumahan, sehingga memungkinkan solusi          long-term mortgage financing solutions. By
pembiayaan hipotek jangka panjang. Dengan        bridging the gap between short-term funding
menjembatani kesenjangan antara sumber dana      sources and long-term mortgage needs, SMF
jangka pendek dan kebutuhan hipotek jangka       plays a critical role in ensuring that every
panjang, SMF memainkan peran penting dalam       Indonesian family has access to affordable
memastikan setiap keluarga di Indonesia          housing finance and the opportunity to own a
memiliki akses terhadap pembiayaan perumahan     decent home.
yang terjangkau dan kesempatan untuk memiliki
hunian yang layak.




                                        Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 6
Page 7
  Tentang SMF | About SMF
  Visi dan Misi | Vision and Mission

           Visi Vision
  Menjadi salah satu entitas utama dalam
                                                             Pemerintah Republik Indonesia
  ekosistem    pembiayaan      perumahan       yang
                                                                Government of Indonesia
  mendukung      penyediaan,    kepemilikan     dan
  keterhunian rumah yang layak dan terjangkau
  bagi seluruh keluarga Indonesia.                                 Pemegang Saham
  To become an independent entity that support                        Shareholder

  decent and affordable housing ownership for every
  Indonesian family.



                                                                Kementerian Keuangan
         Misi Mission                                              Ministry of Finance


          Melaksanakan peran sebagai Special Mission Vehicle Pemerintah dan agent of
    1     development dalam pembiayaan perumahan.
          To promote and develop the secondary mortgage market.

          Membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan
    2
          secara berkelanjutan.
          To enable affordable home ownership for every family in Indonesia.

          Menyediakan sumber pendanaan dalam pembiayaan penyediaan                        dan
    3     kepemilikan rumah.
          To increase the availability of long-term funding for housing sector.

          Mendukung Program SDGs Pemerintah.
    4
          To support the Government's SDGs Program.

          Mengembangkan sinergi dengan stakeholder pembiayaan perumahan dan
          memberikan pelayanan yang unggul dengan tata kelola yang baik.
    5
          To develop synergies with housing finance stakeholders and provide superior services
          with good governance.



7 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 8
Perjalanan SMF | The Journey of SMF

Perkembangan SMF mencerminkan komitmen             The development of SMF reflects its enduring
yang berkelanjutan untuk meningkatkan              commitment to improving housing finance
aksesibilitas    pembiayaan     perumahan   di     accessibility in Indonesia. From initial
Indonesia. Mulai dari diskusi awal pada tahun      discussions in 1983 to its formal establishment
1983 hingga pembentukan resminya pada tahun        in 2005, SMF has addressed the challenges of
2005, SMF telah berhasil mengatasi tantangan       maturity mismatches in the mortgage market.
ketidaksesuaian jangka waktu di pasar hipotek.     Through continuous enhancements to its
Melalui peningkatan mandat dan kolaborasi          mandate and strategic collaborations, SMF
strategis yang berkesinambungan, SMF secara        has effectively supported the government’s
efektif    mendukung      inisiatif  perumahan     housing initiatives while promoting sustainable
pemerintah sekaligus mempromosikan solusi          financing solutions aligned with national
pembiayaan yang berkelanjutan sesuai dengan        socio-economic objectives.
tujuan sosial dan ekonomi nasional


                Diskusi intensif para pemangku kepentingan mengenai pendirian lembaga
                pembiayaan sekunder perumahan.
   1983
                Intensive discussions by stakeholders concerning establishment of a secondary
                mortgage institution.




   1993
                Kajian kelayakan yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan
     -
   1998
                Feasibility studies conducted by the Ministry of Finance.




                 PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) didirikan pada 22 Juli 2005, dan
   2005
                 transaksi pertamanya dilakukan dengan Bank BTN pada tahun 2006.
     -
                 Establishment of SMF on July 22, 2005, and first transaction with Bank BTN
   2009
                 in 2006.




                 Peluncuran efek beragun aset berbasis KPR, kerja sama dengan Indonesia
   2010
                 Bond Pricing Agency, serta penghargaan dari berbagai media dan pemerintah.
     -
                 Launch of mortgage-backed securities, collaboration with Indonesia Bond
   2014
                 Pricing Agency, and various awards from media and government.




                                        Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 8
Page 9
  Perjalanan SMF | the Journey of SMF


                   Dukungan untuk Program Sejuta Rumah, peluncuran program pembiayaan
      2015
                   syariah, serta kemitraan dengan lembaga internasional.
        -
                   Support for the One Million Houses Program, launch of Sharia financing
      2019
                   programs, and partnerships with international agencies.




                  Mandat diperluas oleh Pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 100 Tahun
                  2020 untuk pembiayaan perumahan berkelanjutan.
      2020
                  Expanded mandate from the Government through Presidential Regulation No.
                  100/2020 for sustainable housing finance.




                  Realisasi penyaluran pembiayaan untuk mendukung program perumahan
                  subsidi (FLPP) selama pandemi COVID-19.
      2021
                  Realization of financing distribution to support the subsidized housing (FLPP)
                  program during the COVID-19 pandemic.




                  SMF memperkuat perannya sebagai Sekretariat Ekosistem Pembiayaan
                  Perumahan.
      2022
                  SMF strengthened its role as the Secretariat for the Housing Finance
                  Ecosystem.




                  Penerbitan sukuk sosial pertama di Indonesia bekerja sama dengan Bank
                  Syariah Indonesia, yang diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
      2023
                  Issuance of Indonesia's first social-focused sukuk in collaboration with Bank
                  Syariah Indonesia, officiated by Vice President Ma’ruf Amin.




9 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 10
Ringkasan Keuangan | Financial Highlight

                                                              Desember 2023       Desember 2022
                                                              December 2023       December 2022

                                      Aset |
                                                               Rp 45.7 triliun     Rp 33.0 triliun
                                      Assets

                                      Penyaluran
                                      Pinjaman dan
                                      Pembiayaan |             Rp 36.0 triliun     Rp 27.2 triliun
                                      Loan disbursement
                                      and financing

                                      Efek-efek yang
                                      diterbitkan |            Rp 19.0 triliun     Rp 12.7 triliun
                                      Securities issued

                                      Ekuitas |
                                                               Rp 18.2 triliun     Rp 16.3 triliun
                                      Equity

                                      Pendapatan |
                                                                Rp 2.1 triliun     Rp 1.8 triliun
                                      Income

                                      Laba bersih |
                                                                Rp 466 miliar      Rp 418 miliar
                                      Net Income
                                                                   Source: Annual Report 2023

Laporan Tahunan menunjukkan pertumbuhan               The      financial   highlights    demonstrate
signifikan di berbagai indikator utama. Total aset    significant growth across key metrics. Total
meningkat menjadi Rp 45,7 triliun pada                assets increased to Rp 45.7 trillion in
Desember 2023 dari Rp 33,0 triliun pada               December 2023 from Rp 33.0 trillion in
Desember 2022, mencerminkan peningkatan               December 2022, reflecting an expansion in the
fondasi keuangan perusahaan. Penyaluran               company's financial foundation. Loan
pinjaman dan pembiayaan juga melonjak menjadi         disbursement and financing also surged to Rp
Rp 36,0 triliun, peningkatan yang signifikan dari     36.0 trillion, a notable rise from Rp 27.2
Rp 27,2 triliun, menunjukkan peran SMF yang           trillion, showcasing SMF's strengthened role in
semakin kuat dalam mendukung pembiayaan               supporting housing financing. Similarly,
perumahan. Demikian pula, penerbitan efek             securities issuance grew to Rp 19.0 trillion
meningkat menjadi Rp 19,0 triliun dibandingkan        compared to Rp 12.7 trillion in the previous
Rp 12,7 triliun pada tahun sebelumnya,                year, indicating increased market engagement.
menandakan peningkatan keterlibatan pasar.            These       achievements    highlight   SMF’s
Pencapaian ini menyoroti komitmen SMF                 commitment to sustainable growth and its
terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan                pivotal role in housing finance development.
perannya yang penting dalam pengembangan
pembiayaan perumahan.




                                           Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 10
Page 11
  Ringkasan Kerangka Kerja | Summary of the Framework




  Penerbitan     Obligasi     Berwawasan       Sosial   The issuance of Sustainable Social Bond (Social
  Berkelanjutan (Obligasi Sosial) dan Sukuk             Bond) and Sustainable Social Sukuk (Social Sukuk)
  Musyarakah Berwawasan Sosial Berkelanjutan            by SMF was aligned with recognized international
  (Sukuk Sosial) SMF disesuaikan dengan standar dan     standards and principles that was established by
  prinsip internasional yang diakui, yang ditetapkan    (1) the International Capital Market Association
  oleh (1) International Capital Market Association     (ICMA)’s Social Bond Principles, (2) the ASEAN’s
  (ICMA), (2) ASEAN’s Social Bond Standard -            Social Bond Standard - ASEAN Capital Market
  ASEAN Capital Market Forum (ACMF), (3)                Forum (ACMF), (3) the Financial Services
  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun       Authority Regulation Number 18 of 2023
  2023 Tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek          concerning the Issuance and Requirements of Debt
  Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan                 Securities and Sustainable Sukuk, and (4) Social
  Keberlanjutan, dan (4) Social Loan Principles yang    Loan Principles that was published by the Loan
  telah dipublikasikan oleh Loan Market Association,    Market Association, Loan Syndications and
  Loan Syndications and Trading Association, and        Trading Association, and Asia Pacific Loan Market
  Asia Pacific Loan Market Association.                 Association




11 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 12
Penggunaan Dana | Use of Proceeds
Hasil dari Obligasi dan Sukuk Sosial SMF         The proceeds from SMF’s Social Bond and
digunakan untuk membiayai perumahan sosial       Sukuk funded affordable social housing under
terjangkau dalam program Pembiayaan              the Housing and Settlement Financing (KPPP)
Perumahan      dan     Permukiman        untuk   program to increase homeownership and
meningkatkan     kepemilikan     rumah     dan   provide affordable housing for low-income
menyediakan perumahan yang terjangkau bagi       households. Projects met the eligibility
rumah tangga berpenghasilan rendah. Proyek-      criteria, focusing on housing for Low-Income
proyek ini memenuhi kriteria kelayakan, dengan   Households (MBR) through the KPR Sejahtera
fokus pada perumahan bagi Masyarakat             scheme with Housing Financing Liquidity
Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui skema        Facility (FLPP) support, as outlined in
KPR Sejahtera yang didukung oleh fasilitas       Ministerial Regulation of Public Works and
likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP),          Public Housing No. 21/PRT/M/2016 and its
sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan        amendments.
Umum       dan   Perumahan       Rakyat    No.
21/PRT/M/2016 beserta perubahannya.

Sebagaimana tercantum dalam kerangka kerja,      As indicated in the framework, the project is
proyek ini relevan dengan SDG 10 (Mengurangi     relevant with SDG 10 (Reduced Inequality)
Ketimpangan) dan SDG 11 (Kota dan                and SDG 11 (Sustainable Cities and
Komunitas Berkelanjutan) melalui upaya           Communities) by addressing the housing
mengatasi backlog perumahan bagi keluarga        backlog for low-income families, improving
berpenghasilan rendah, meningkatkan standar      living standards, and fostering social stability
hidup, dan mendorong stabilitas sosial untuk     to support sustainable development.
mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, di luar kerangka kerja, proyek ini   In addition, beyond the framework, the project
secara tidak langsung juga mendukung SDG 1       indirectly supports SDG 1 (No Poverty), SDG
(Menghapus Kemiskinan), SDG 3 (Kesehatan         3 (Good Health and Wealth-being), SDG 5
dan Kesejahteraan yang Baik), SDG 5              (Gender Equality), SDG 6 (Clean Water and
(Kesetaraan Gender), SDG 6 (Air Bersih dan       Sanitation), SDG 8 (Decent Work and
Sanitasi Layak), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan      Economic Growth), and SDG 16 (Peace,
Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 16                 Justice, and Strong Institution.
(Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang
Tangguh.

Hal ini sejalan dengan berbagai temuan ilmiah.   This aligns with various scientific findings. For
Sebagai contoh, OECD (2020) menekankan           instance, OECD (2020) emphasizes that social
bahwa perumahan sosial berperan penting dalam    housing plays a critical role in providing
menyediakan hunian yang layak dan terjangkau     adequate and affordable housing (SDGs 6 and
(SDG 6 dan 11), mengurangi tingkat kemiskinan    11), reducing poverty and inequality (SDGs 1
dan ketimpangan (SDG 1 dan 10), serta            and 10), and strengthening the economic
meningkatkan ketahanan ekonomi bagi              resilience of vulnerable groups (SDG 8).
kelompok rentan (SDG 8). Selanjutnya, World      Furthermore, the World Green Building
Green        Building     Council       (2023)   Council (2023) highlights the importance of


                                        Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 12
Page 13
  menggarisbawahi pentingnya perluasan program        expanding affordable and sustainable housing
  perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan         programs, as they contribute to the
  karena memiliki dampak terhadap SDG 1, 3, 8,        achievement of SDGs 1, 3, 8, 10, and 11. In
  10, dan 11. Selain itu, AFD (2024) menunjukkan      addition, AFD (2024) notes that access to
  bahwa akses terhadap perumahan tidak hanya          housing is not only relevant to SDG 11, but
  relevan dalam pencapaian SDG 11, tetapi juga        also significantly contributes to a number of
  berkontribusi secara signifikan terhadap            other goals, including SDGs 1, 3, 5, 6, 7, 8, 10,
  sejumlah tujuan lainnya, yaitu SDG 1, 3, 5, 6, 7,   13, and 16.
  8, 10, 13, dan 16.

  Temuan-temuan tersebut juga diperkuat oleh          These findings are further supported by other
  sejumlah studi lainnya, seperti Freedman dan        studies, such as Freedman and McGavock
  McGavock (2015) yang meneliti dampak                (2015), who examined the impact of housing
  pembangunan perumahan untuk MBR terhadap            development for low-income communities on
  penurunan kemiskinan dan ketimpangan;               poverty and inequality; Steinhoff (2024), who
  Steinhoff (2024) yang mengevaluasi hubungan         analyzed the relationship between social and
  antara perumahan sosial dan terjangkau dengan       affordable housing and social behavior; Zhao
  perilaku sosial; Zhao et al. (2021) yang meneliti   et al. (2021), who evaluated the quality of
  kualitas ruang publik dan perumahan; European       public spaces and housing in low-income
  Investment Bank (2024) yang menekankan              areas; the European Investment Bank (2024),
  pentingnya kesetaraan gender dalam sektor           which stressed the importance of gender
  perumahan; serta Jansen-van-Vuuren et al.           equality in the housing sector; and Jansen-
  (2024) yang menyoroti keterkaitan antara            van-Vuuren et al. (2024), who explored the
  program perumahan MBR dan ketenagakerjaan.          linkage    between     low-income     housing
                                                      programs and employment outcomes.




13 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 14
Kontribusi Langsung | Direct Contribution

Obligasi dan Sukuk Sosial SMF
memberikan kontribusi secara langsung
untuk pencapaian SDG target 10 dan 11.

Social Bond and Sukuk directly contributed
to the achievement of SDG targets 10 and
11.



Kontribusi Tidak Langsung | Indirect Contribution

                                               Obligasi dan Sukuk Sosial SMF
                                               memberikan kontribusi secara tidak
                                               langsung untuk pencapaian SDG target
                                               1, 3, 5, 6, 8 dan 16.

                                               Social Bond and Sukuk indirectly
                                               contributed to the achievement of SDG
                                               targets 1, 3, 5, 6, 8 and 16.




                                      Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 14
Page 15
  Evaluasi dan Pemilihan Proyek | Project Evaluation and Selection
  Dalam hal ini, SMF menggunakan hasil              In this case, SMF used the Social Bond and
  penerbitan Obligasi dan Sukuk Sosial untuk        Sukuk to support the FLPP program. SMF, in
  mendukung program FLPP SMF, bekerja sama          collaboration with BP Tapera, applied a
  dengan BP Tapera, menerapkan pendekatan           portfolio approach to allocate the Social Bond
  portofolio untuk mengalokasikan hasil Obligasi    and Sukuk proceeds. BP Tapera screened and
  dan Sukuk Sosial tersebut. BP Tapera              evaluated the executing banks and housing
  melakukan penyaringan dan evaluasi terhadap       developers to ensure compliance with the
  bank dan pengembang perumahan yang                eligibility criteria under the KPR Sejahtera
  berpartisipasi untuk memastikan kepatuhan         scheme and the FLPP program. The banks
  terhadap kriteria kelayakan yang ditetapkan       that met the criteria provided credit for
  dalam skema KPR Sejahtera dan program FLPP.       housing to MBR entered into a tripartite
  Bank-bank yang memenuhi kriteria memberikan       agreement with SMF and BP Tapera.
  kredit    perumahan    kepada       MBR     dan
  menandatangani perjanjian tripartit dengan SMF
  dan BP Tapera.

  Peran BP Tapera antara lain:                      BP Tapera’s roles included:
  1. Menyaring dan mengevaluasi bank serta          1. Screening and evaluating banks and
     pengembang untuk kelayakan proyek.                developers for project eligibility.
  2. Memverifikasi dokumen dan memproses            2. Verifying documents and processing
     permintaan pencairan dari bank ke SMF.            disbursement requests from banks to SMF.
  3. Memantau dan mengevaluasi distribusi dana      3. Monitoring and evaluating FLPP fund
     FLPP bekerja sama dengan SMF.                     distribution in collaboration with SMF.
  4. Menyusun data untuk memastikan bahwa           4. Reconciling data to confirm that funds
     dana diterima oleh penerima manfaat MBR           reached the intended MBR beneficiaries.
     yang tepat.


  SMF juga membentuk Sustainability Funding         SMF also established a Sustainability
  Working Group (SFWG) untuk mengawasi              Funding Working Group (SFWG) to oversee
  penggunaan hasil penerbitan dan memastikan        the use of proceeds and ensure compliance
  kepatuhan terhadap tujuan sosial. Praktik         with social objectives. Risk management
  manajemen risiko yang diterapkan mencakup (1)     practices included (1) credit disbursement
  pedoman pencairan kredit, (2) sistem rating       guideline, (2) internal rating systems, and (3)
  internal, dan (3) Sistem Peringatan Dini (EWS)    Early Warning System (EWS) to mitigate
  untuk memitigasi risiko kredit.                   credit risks.




15 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 16
Pengelolaan Dana Hasil Penawaran Umum | Management of Proceeds
SMF menggunakan pendekatan portofolio untuk        SMF used a portfolio approach to allocate
mengalokasikan hasil dari Obligasi dan Sukuk       Social Bond and Sukuk proceeds strictly to
Sosial secara ketat hanya untuk proyek-proyek      eligible projects. The Treasury and Investor
yang memenuhi syarat. Divisi Treasury dan          Relations Division, along with Finance and
Hubungan Investor, bersama dengan Manajemen        Credit Management, managed these funds.
Keuangan dan Kredit, bertanggung jawab untuk       Unallocated funds were held in cash or cash
mengelola dana tersebut. Dana yang tidak           equivalents as per internal policies.
teralokasi disimpan dalam bentuk kas atau setara
kas sesuai dengan kebijakan internal.

Penyaluran dana dipantau menggunakan sistem        Proceeds were tracked using an integrated
terintegrasi, dengan SFWG yang mengawasi           system, with the SFWG overseeing allocations
alokasi dan merekomendasikan realokasi yang        and     recommending       any     necessary
diperlukan untuk proyek perumahan sosial.          reallocations for social housing projects. In
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan     line with Financial Services Authority
(POJK) No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan        Regulation (POJK) No. 18 of 2023 on the
dan Persyaratan Surat Utang dan/atau Sukuk         Issuance and Requirements of Debt Securities
Berkelanjutan, SMF menjaga rekening terpisah di    and/or Sustainability-Linked Sukuk, SMF
bank-bank yang ditunjuk untuk mengelola hasil      maintained      dedicated   accounts    with
penerbitan tersebut.                               designated banks to manage these proceeds.




                                         Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 16
Page 17
  Ringkasan Transaksi | Transaction Highlights
   Keterangan                        Obligasi Sosial /                      Sukuk Sosial /
                                      Social Bond                            Social Sukuk

   Tanggal penerbitan /             18 Desember 2023                      18 Desember 2023
   Issuance date                    18 December 2023                      18 December 2023

   Jumlah penerbitan /                Rp 500.000.000                        Rp 200.000.000
   Issuance amount                   IDR 500,000,000                       IDR 200,000,000

   Jangka waktu /
                                     5 years / 5 tahun                     5 years / 5 tahun
   Tenor

   Tanggal jatuh tempo /            22 Desember 2028                      22 Desember 2028
   Due date                         22 December 2028                      22 December 2028

   Tingkat kupon /                                                     Ekuivalen sebesar 6,90%
                                          6,90 %
   Coupon rate                                                          Equivalent to 6,90 %

   Rating                           idAAA (PEFINDO)                      idAAA (PEFINDO)

  Informasi Statistik Investor / Investor Distribution Statistics




  Distribusi investor pada dua jenis instrumen           The distribution of investors in each
  menunjukkan perbedaan proporsi yang menarik.           instrument reveals intriguing differences in
  Pada Obligasi Sosial, Bank mendominasi dengan          proportions. In Social Bonds, Banks dominate
  44,8 persen, diikuti oleh Investor perusahaan lain     with 44.8 percent, followed by Other
  (22,8 persen) dan Asuransi (13,9 persen).              Corporate Investors at 22.8 percent and
  Sementara itu, pada Sukuk Sosial, proporsi             Insurance at 13.9 percent. Meanwhile, in
  terbesar dipegang oleh Asuransi dengan 29,0            Social Sukuk, the largest share is held by
  persen, diikuti oleh Investor perusahaan lain (26.7    Insurance at 29.0 percent, followed by Other
  persen) dan Bank (24.7 persen). Kontribusi             Corporate Investors at 26.7 percent and
  Pemerintah Indonesia lebih signifikan pada             Banks at 24.7 percent. The contribution from
  Sukuk Sosial (19.5 persen) dibandingkan                the Government of Indonesia is more
  Obligasi Sosial (11.5 persen). Perbedaan ini           significant in Social Sukuk (19.5 percent)
  mencerminkan variasi preferensi dan strategi           compared to Social Bonds (11.5 percent).
  investasi dari masing-masing kelompok investor         These differences reflect each investor's
  terhadap instrumen keuangan yang tersedia.             preferences and investment strategies toward
                                                         the available financial instruments.

17 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 18
                                                "Kami dapat membeli rumah di sini
                                                melalui     Program     KPR     FLPP.
                                                Sebelumnya, kami mengontrak rumah
                                                lebih dari 8 tahun. Rumah kami dengan
                                                dua kamar sudah cukup untuk keluarga,
                                                dan lingkungannya nyaman. Terima
                                                kasih atas Program KPR FLPP yang
                                                sangat membantu kami."

"We were able to purchase a house here through the KPR FLPP Program. Previously,
we rented a house for over 8 years. Our home, with two bedrooms, is sufficient for our
family and is located in a comfortable neighborhood. Thank you to the KPR FLPP
Program for greatly assisting us.

Darwan Susilo
Fotografer – Kabupaten Batang, Jawa Tengah




                                      Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 18
Page 19
  Alokasi Dana | Proceed Allocation
  Profil Proyek | Project Profile
  FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan         The FLPP is a government-backed initiative
  Perumahan) adalah inisiatif yang didukung     aimed     at     enhancing      homeownership
  pemerintah untuk meningkatkan kesempatan      opportunities for low-income households. SMF
  kepemilikan rumah bagi rumah tangga           plays a key role as a special mission vehicle in
  berpenghasilan rendah. SMF berperan penting   channeling funds to support the development of
  sebagai kendaraan misi khusus dalam           affordable housing projects across Indonesia.
  menyalurkan      dana   untuk   mendukung
  pengembangan proyek perumahan terjangkau
  di seluruh Indonesia.

  Tujuan utama program FLPP adalah              The main objective of the FLPP program is to
  menyediakan pembiayaan KPR terjangkau bagi    provide affordable mortgages to low-income
  keluarga berpenghasilan rendah (MBR), untuk   families (MBR), improving their access to
  meningkatkan     akses    mereka   terhadap   decent housing. This initiative aligns with the
  perumahan yang layak. Inisiatif ini sejalan   government's broader social and economic
  dengan tujuan sosial dan ekonomi pemerintah   goals and contributes to Indonesia’s
  serta kontribusinya terhadap komitmen         commitment to the SDGs, particularly in
  Indonesia terhadap SDGs, khususnya dalam      promoting sustainable cities and communities.
  mendukung kota dan komunitas yang
  berkelanjutan.

  Program ini beroperasi dengan model           The program operates using a 75:25 funding
  pendanaan 75:25, di mana pemerintah           model, where the government covers 75 percent
  menanggung 75 persen pembiayaan melalui BP    of the financing through BP Tapera, while SMF
  Tapera, sementara SMF menyumbangkan 25        contributes the remaining 25 percent. This
  persen sisanya. Pendekatan kolaboratif ini    collaborative approach helps reduce borrowing
  membantu mengurangi biaya pinjaman,           costs, allowing the participating banks to offer
  memungkinkan bank-bank yang berpartisipasi    mortgages at lower interest rates to eligible
  untuk menawarkan KPR dengan tingkat suku      beneficiaries.
  bunga lebih rendah kepada penerima manfaat
  yang memenuhi syarat.




19 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 20
Manfaat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah | Benefit to Low-Income
Household
Program FLPP menawarkan berbagai manfaat           The FLPP program offers several benefits to
bagi MBR di Indonesia, sehingga kepemilikan        MBR in Indonesia, making homeownership
rumah menjadi lebih terjangkau dan mudah           more accessible and affordable, as follow:
diakses, antara lain:

1. Uang muka terjangkau: Program ini               1. Affordable down payments: The program
   memungkinkan pembayaran uang muka                  allows for a minimal down payment,
   minimal, mulai dari 1 persen dari nilai            starting from as low as 1 percent of the
   properti. Hal ini mengurangi hambatan              property's value. This reduces the initial
   finansial awal bagi keluarga berpenghasilan        financial barrier for low-income families
   rendah yang ingin membeli rumah.                   aiming to purchase a home.

2. Suku bunga rendah dan tetap: KPR FLPP           2. Lower and fixed interest rates: FLPP
   menawarkan suku bunga tetap sebesar 5              mortgages feature a fixed interest rate of 5
   persen per tahun, yang jauh lebih rendah           percent per annum, which is significantly
   dibandingkan      suku      bunga       KPR        lower than the rates of conventional
   konvensional. Suku bunga tetap ini berlaku         mortgages. This fixed rate remains
   selama masa tenor pinjaman, sehingga               constant throughout the loan term,
   cicilan bulanan menjadi lebih terprediksi dan      providing borrowers with predictable and
   terjangkau.                                        manageable monthly payments.

3. Tenor pinjaman panjang: Keluarga                3. Extended loan tenure: Low-income
   berpenghasilan rendah dapat memanfaatkan           families can benefit from loan terms of up
   tenor pinjaman hingga 20 tahun, yang               to 20 years, enabling lower monthly
   memungkinkan cicilan bulanan lebih rendah          installments and easing the financial
   dan meringankan beban finansial secara             burden over time.
   bertahap.

4. Subsidi dan pembebasan biaya: Program           4. Subsidies and exemptions: The FLPP
   FLPP mencakup subsidi pemerintah, seperti          program includes government subsidies,
   bantuan uang muka sebesar Rp 10.000.000            such as down payment assistance of IDR
   (untuk rumah tapak), pembebasan Pajak              10,000,000 (for landed houses) and
   Pertambahan Nilai (PPN), serta premi               exemptions from Value Added Tax (VAT)
   asuransi, yang secara signifikan mengurangi        and insurance premiums, further reducing
   total biaya kepemilikan rumah.                     the overall cost of homeownership.

 5. Kriteria kelayakan inklusif: Program ini       5. Inclusive eligibility criteria: The program
    dirancang untuk Warga Negara Indonesia            is designed for Indonesian citizens at least
    yang berusia minimal 20 tahun atau sudah          20 years old or married, with a maximum
    menikah, dengan pendapatan maksimum Rp            income of IDR 8,000,000 for married
    8.000.000 untuk pasangan menikah (Rp              applicants (IDR 10,000,000 in Papua
    10.000.000 di wilayah Papua) dan Rp               region) and IDR 7,000,000 for unmarried
    7.000.000 untuk pemohon lajang (Rp                applicants (IDR 7,500,000 in Papua
    7.500.000 di wilayah Papua). Pemohon dan          region). Applicants and their spouses must
    pasangannya tidak boleh memiliki rumah            not own a house or have previously
    atau pernah menerima subsidi perumahan            received housing subsidies from the
    dari pemerintah.                                  government.




                                         Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 20
Page 21
  Lokasi Proyek| Project Location

  Dana yang diperoleh dari Obligasi dan Sukuk Sosial telah dialokasikan ke berbagai provinsi di Indonesia
  untuk mendukung proyek perumahan terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah. Alokasi ini
  memastikan distribusi sumber daya yang merata, dengan Jawa Barat menerima porsi terbesar (51,7 persen)
  karena jumlah penduduknya yang tinggi. Secara keseluruhan, wilayah Jawa menyerap 64,8 persen dari total
  dana yang disalurkan, mencerminkan tingginya permintaan perumahan dan kepadatan penduduk di wilayah
  tersebut.

  The proceeds from the Social Bond and Sukuk have been allocated across various provinces in Indonesia to
  support affordable housing projects for low-income families. This allocation ensures equitable distribution of
  resources, with West Java receiving the highest proportion (51.7 percent) due to its high population. Overall,
  the Java region accounts for 64.8 percent of the total disbursement, reflecting its significant housing demand
  and population density.

                       Total Nilai KPR dan Lokasi / Total Value of Mortgage and Location

                                                                                       *Miliar Rupiah / IDR Billion
  SUMATERA       JAWA                KALIMANTAN          SULAWESI            BALI & NUSA TENGGARA      MALUKU & PAPUA
  Nangroe Aceh Banten                Kalimantan Utara    Sulawesi Barat      Bali                      Maluku
  Bonds :   0.00 Bonds :     243.28 Bonds :        29.71 Bonds :        0.00 Bonds :             96.12 Bonds :        0.00
  Sukuk : 32.99 Sukuk :        32.99 Sukuk :        0.14 Sukuk :      32.99 Sukuk :               0.00 Sukuk :        0.38
  Total : 32.99 Total :      276.27 Total :        29.85 Total :      32.99 Total :              96.12 Total :        0.38
  Sumatera Utara Jakarta             Kalimantan Selatan Sulawesi Tengah Nusa Tenggara Barat            Papua Barat
  Bonds :   0.00 Bonds :        0.63 Bonds :       31.68 Bonds :        0.00 Bonds :              0.00 Bonds :        0.57
  Sukuk : 32.99 Sukuk :         4.79 Sukuk :       75.70 Sukuk :      12.88 Sukuk :              25.22 Sukuk :        0.00
  Total : 32.99 Total :         5.42 Total :      107.38 Total :      12.88 Total :              25.22 Total :        0.57
  Sumatera Barat Jawa Barat          Kalimantan Tengah Sulawesi Selatan                                Papua Barat Daya
  Bonds : 32.76 Bonds : 2,249.48 Bonds :            0.00 Bonds :     127.79                            Bonds :        0.19
  Sukuk : 265.31 Sukuk :    400.92 Sukuk :          0.63 Sukuk :     111.01                            Sukuk :        0.00
  Total : 298.07 Total : 2,650.40 Total :           0.63 Total :     238.80                            Total :        0.19
  Riau           Jawa Tengah         Kalimantan Barat    Sulawesi Tenggara                             Papua Pegunungan
  Bonds : 38.61 Bonds :        98.81 Bonds :        0.00 Bonds :        0.15                           Bonds :       44.26
  Sukuk : 222.52 Sukuk :     260.66 Sukuk :         0.12 Sukuk :      21.04                            Sukuk :        0.00
  Total : 261.13 Total :     359.47 Total :         0.12 Total :      21.19                            Total :       44.26
  Sumatera       D.I. Yogyakarta     Kalimantan Timur                                                  Papua Selatan
  Bonds : 31.33 Bonds :         0.00 Bonds :      127.52                                               Bonds :        1.03
  Sukuk : 94.02 Sukuk :         9.87 Sukuk :       31.32                                               Sukuk :        0.00
  Total : 125.35 Total :        9.87 Total :      158.84                                               Total :        1.03
  Bengkulu       Jawa Timur
  Bonds :   0.00 Bonds :     122.47
  Sukuk :   2.81 Sukuk :     101.33
  Total :   2.81 Total :     223.80
  Lampung                                                      TOTAL         FLPP Disbursement (25%)
  Bonds : 40.66                                          Bonds : 3,317.07 Bonds :               829.27
  Sukuk :   0.00                                         Sukuk : 1,811.49 Sukuk :               452.87
  Total : 40.66                                          Total : 5,128.56 Total :            1,282.14




21 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 22
Alokasi dana dari Obligasi dan Sukuk Sosial telah mendukung 36.095 rumah tangga di seluruh Indonesia,
mencerminkan upaya yang terarah dalam memenuhi kebutuhan perumahan di berbagai wilayah. Jawa Barat
menerima porsi terbesar dengan mendukung 18.325 rumah tangga (50,8 persen), menyoroti tingginya
permintaan perumahan dan jumlah penduduk di provinsi tersebut. Sementara itu, Jawa Tengah, Sumatera
Utara, dan Riau, masing-masing mendukung 2.772, 2.138, dan 2.079 rumah tangga, sehingga ketiga provinsi
ini secara keseluruhan menyumbang 19,4 persen. Distribusi ini menunjukkan strategi dalam mengurangi
backlog perumahan dan mendorong kepemilikan rumah yang terjangkau secara nasional.

The allocation of Social Bond and Sukuk proceeds has supported a total of 36,095 households across
Indonesia, reflecting a targeted approach to addressing housing needs in diverse regions. West Java received
the largest share, supporting 18,325 households (50.8 percent), highlighting the province's significant housing
demand and population size. Central Java, North Sumatra, and Riau, with 2,772, 2,138, and 2,079 households
supported, respectively, collectively account for 19.4 percent. This distribution underscores an equitable
strategy aimed at reducing the housing backlog and promoting affordable homeownership nationwide.

                         Jumlah dan Lokasi Rumah / Number and Location of Households

                                                                                                            dalam satuan unit rumah
SUMATERA            JAWA                   KALIMANTAN           SULAWESI              BALI & NUSA TENGGARA       MALUKU & PAPUA
Nangroe Aceh D.     Banten                 Kalimantan Utara     Sulawesi Barat        Bali                       Maluku
Bonds :      -      Bonds :       1,504    Bonds :        192   Bonds :        -      Bonds :             600    Bonds :        -
Sukuk :      265    Sukuk :         305    Sukuk :          1   Sukuk :        141    Sukuk :             -      Sukuk :          3
Total :      265    Total :       1,809    Total :        193   Total :        141    Total :             600    Total :          3
Sumatera Utara      Jakarta                Kalimantan Selatan   Sulawesi Tengah       Nusa Tenggara Barat        Papua Barat
Bonds :      237    Bonds :            4   Bonds :        199   Bonds :        -      Bonds :             -      Bonds :          3
Sukuk :    1,901    Sukuk :           28   Sukuk :        564   Sukuk :          96   Sukuk :             176    Sukuk :        -
Total :    2,138    Total :           32   Total :        763   Total :          96   Total :             176    Total :          3
Sumatera Barat      Jawa Barat             Kalimantan Tengah    Sulawesi Selatan                                 Papua Barat Daya
Bonds :      -      Bonds :     15,249     Bonds :        -     Bonds :        841                               Bonds :          1
Sukuk :      552    Sukuk :       3,076    Sukuk :          5   Sukuk :        836                               Sukuk :        -
Total :      552    Total :     18,325     Total :          5   Total :      1,677                               Total :          1
Riau                Jawa Tengah            Kalimantan Barat     Sulawesi Tenggara                                Papua Pegunungan
Bonds :      269    Bonds :         691    Bonds :        -     Bonds :           1                              Bonds :       216
Sukuk :    1,810    Sukuk :       2,081    Sukuk :          1   Sukuk :        154                               Sukuk :        -
Total :    2,079    Total :       2,772    Total :          1   Total :        155                               Total :       216
Sumatera Selatan    D.I. Yogyakarta        Kalimantan Timur                                                      Papua Selatan
Bonds :      216    Bonds :         -      Bonds :        828                                                    Bonds :          5
Sukuk :      754    Sukuk :           85   Sukuk :        224                                                    Sukuk :        -
Total :      970    Total :           85   Total :      1,052                                                    Total :          5
Bengkulu            Jawa Timur
Bonds :      -      Bonds :         866
Sukuk :        22   Sukuk :         821
Total :        22   Total :       1,687
Lampung                                                                                         TOTAL
Bonds :      282                                                                      Bonds :           22,204
Sukuk :      -                                                                        Sukuk :           13,891
Total :      282                                                                      Total :           36,095




                                                       Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 22
Page 23
  Cakupan Proyek | Coverage of Project

                        Jumlah Cakupan Proyek / Number of Coverage of Project

                                                   Social Bond    Social Sukuk            All
   Jumlah Provinsi /                                    19             23                 29
   Number of Provinces
   Jumlah Kabupaten/Kota / Number of districts        212              231               281
   Jumlah Perumahan /                                 972             2,540             3,431
   Number of communities (housing complex)
   Jumlah Pengembang /                                521             2,046             2,474
   Number of housing developers

  Proyek ini mencakup 281 kabupaten/kota di 29     The project allocation covers 281 districts
  provinsi. Selain itu, proyek ini mendukung       across 29 provinces. Additionally, it supports
  pembangunan 3.431 kompleks perumahan             3,431 housing complexes (communities)
  (komunitas) di seluruh Indonesia. Proses         nationwide. The construction of these housing
  pembangunan      kompleks   perumahan     ini    complexes     involved     2,474       housing
  melibatkan    2.474   pengembang/perusahaan      developers/companies.
  perumahan.

  Selain memenuhi kebutuhan perumahan, inisiatif   Beyond fulfilling housing needs, this initiative
  ini berperan penting dalam mendorong aktivitas   plays an important role in driving broader
  ekonomi yang lebih luas. Dengan melibatkan       economic activities. Engaging numerous
  banyak pekerja konstruksi, pemasok lokal, dan    construction workers, local suppliers, and
  sektor terkait, kegiatan ini menciptakan efek    related sectors, this activity creates a
  multiplier yang merangsang pertumbuhan           multiplier effect that stimulates economic
  ekonomi di berbagai sektor, serta memberikan     growth      across    sectors,    contributing
  kontribusi signifikan terhadap pembangunan       significantly to both regional and national
  daerah dan nasional.                             development.




23 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 24
Ringkasan Dampak | Impact Highlights
Profil Penerima Manfaat | Profile of Beneficiaries
                       Profil Demografis dan Sosio-ekonomi Penerima Manfaat /
                        Demographic and Socio-economic Profile of Beneficiaries

                              Social Bond              Social Sukuk                  All
 Percentage of women     National: 34.5%           National: 34.0%         National: 34.3%
 ownership / Tingkat
 kepemilikan oleh        Sumatera: 32.5%           Sumatera: 35.2%         Sumatera: 34.7%
 perempuan               Java: 34.5%               Java: 33.2%             Java: 34.1%
                         Bali Nusa Tenggara:       Bali Nusa Tenggara:     Bali Nusa Tenggara:
                         29.0%                     29.0%                   29.0%
                         Kalimantan: 36.0%         Kalimantan: 28.4%       Kalimantan: 33.0%
                         Sulawesi, Maluku,         Sulawesi, Maluku,       Sulawesi, Maluku,
                         Papua: 39.1%              Papua: 36.9%            Papua: 37.9%
 Job status / status     PNS: 4.8 %                PNS: 5.9 %              PNS: 5.2 %
 pekerjaan               TNI/Polri: 1.0 %          TNI/Polri: 3.2 %        TNI/Polri: 1.9 %
                         Swasta: 39.6 %            Swasta: 69.5 %          Swasta: 51.1 %
                         Wiraswasta: 1.5 %         Wiraswasta: 12.4 %      Wiraswasta: 5.7 %
                         Lainnya: 53.2 %           Lainnya: 9.0 %          Lainnya: 36.2 %


Alokasi dana dari Obligasi dan Sukuk Sosial         The allocation of Social Bond and Sukuk
menunjukkan       dampak      yang   signifikan,    proceeds demonstrates a meaningful impact,
khususnya     dalam      memenuhi    kebutuhan      particularly in addressing housing needs across
perumahan di berbagai segmen masyarakat.            diverse segments of society. With over one-third
Dengan lebih dari sepertiga kepemilikan rumah       of housing ownership attributed to women
(34,3 persen) tercatat atas nama perempuan dan      beneficiaries (34.3 percent) and distributed
tersebar di seluruh wilayah, proyek ini             across all regions, the project underscores its
menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas        commitment to gender inclusivity and
gender dan pemberdayaan perempuan (SDG 5 -          empowering women (SDG 5 - gender equality)
kesetaraan gender) untuk mendapatkan akses ke       to access affordable housing. Notably, Sulawesi,
perumahan yang terjangkau. Secara khusus,           Maluku, and Papua regions recorded the
wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua mencatat        highest levels of women ownership, reflecting
tingkat kepemilikan rumah oleh perempuan yang       the program’s success in reaching and
tertinggi, mencerminkan keberhasilan program        supporting women in these regions.
ini dalam menjangkau dan mendukung
perempuan di wilayah tersebut.




                                         Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 24
Page 25
      Selain itu, data mengenai status pekerjaan            Furthermore, the data on job status indicates
      menunjukkan bahwa dana ini telah menjangkau           that the funds have reached households from a
      rumah tangga dari berbagai latar belakang             wide range of professional backgrounds,
      profesi, termasuk pegawai negeri sipil, personel      including civil servants, military and police
      militer dan kepolisian, karyawan sektor swasta,       personnel,      private    sector    employees,
      wirausahawan, dan lainnya. Keragaman ini              entrepreneurs, and others. This diversity
      menegaskan inklusivitas program, memastikan           highlights the program's inclusiveness, ensuring
      bahwa proyek perumahan sosial dapat diakses           that the social housing project is accessible to
      oleh masyarakat dari berbagai latar belakang,         people from various backgrounds, ultimately
      yang pada akhirnya berkontribusi pada                 contributing to broader socio-economic
      pembangunan sosial-ekonomi yang lebih luas.           development. Furthermore, the inclusive
      Selain itu, pendekatan inklusif dalam menjangkau      approach of reaching beneficiaries from diverse
      penerima manfaat dari berbagai latar belakang         professional backgrounds also contributes to
      profesional turut berkontribusi pada visi SDG 16      SDG 16's vision of fostering peaceful and
      untuk membangun masyarakat yang damai dan             inclusive societies.
      inklusif.




                            "Saya sangat berterima kasih karena diperkenankan memiliki rumah disini. Terima kasih
                             juga kepada Pemerintah yang telah memberikan subsidi perumahan sehingga akhirnya
                             saya memiliki rumah. Saya menyukai lingkungannya yang bersih, dengan akses jalan
                             yang sudah tertata rapi. Hal ini mendorong kami, sebagai warga, untuk menjaga
                             kebersihan lingkungan. Sebagian besar perumahan disini belum memiliki akses
                             perumahan yang sebaik ini. Puji Tuhan, kami diberikan yang terbaik.”

                            "I am deeply grateful to have the opportunity to own a house in here. My gratitude also
goes to the Government for providing mortgage subsidies, which finally enabled me to own a house. I love the clean
environment and well-organized roads. This encourages us, as residents, to maintain cleanliness. Most housing in this
area does not yet have such well-developed access. Praise the Lord for giving us the best."

Primahudi Rahayu
Pekerja Admin Galangan Kapal / Administrative Worker at a Shipyard
– Kabupaten Batang / Batang Regency, Jawa Tengah / Central Java




   25 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 26
                          Distribusi Gaji Penerima Manfaat Obligasi Sosial /
                            Salary Distribution of Social Bond Beneficiaries




Distribusi gaji penerima manfaat menunjukkan     The salary distribution of beneficiaries
inklusivitas program dengan mencakup rumah       showcases the program's inclusivity by
tangga dari berbagai tingkat pendapatan, mulai   capturing households with diverse income
dari Rp 1.000.000 hingga Rp 8.000.000 per        levels, ranging from IDR 1,000,000 to IDR
bulan.                                           8,000,000 per month.

Alokasi Obligasi Sosial sebagian besar           The Social Bond allocation is predominantly
difokuskan pada rumah tangga berpendapatan       skewed toward lower-income households, with
rendah, dengan 93,7 persen penerima manfaat      93.7 percent of beneficiaries earning less than
memiliki pendapatan kurang dari atau sama        or equal to IDR 4,000,000 per month. This
dengan Rp 4.000.000 per bulan. Hal ini           highlights SMF’s focus on supporting lower-
menegaskan fokus SMF untuk mendukung             income families.
keluarga berpendapatan rendah.

Dengan        memprioritaskan        keluarga    By prioritizing those with limited income, the
berpenghasilan rendah, Obligasi Sosial           Social Bond program contributes to improving
berkontribusi dalam meningkatkan kualitas        living standards while fostering sustainable
hidup sekaligus mendorong pembangunan            economic development across Indonesia.
ekonomi berkelanjutan di seluruh Indonesia.




                                         Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 26
Page 27
                             Distribusi Gaji Penerima Manfaat Sukuk Sosial /
                             Salary Distribution of Social Sukuk Beneficiaries




  Sukuk Sosial mencerminkan komitmen yang         The Social Sukuk exemplifies a strong
  kuat dalam mengatasi keterjangkauan             commitment to addressing housing affordability
  perumahan dengan memprioritaskan rumah          by prioritizing lower-income households.
  tangga berpenghasilan rendah.

  Alokasi Sukuk Sosial sebagian besar             The Social Sukuk allocation is predominantly
  difokuskan pada rumah tangga berpendapatan      skewed toward lower-income households, with
  rendah, dengan 93,7 persen penerima manfaat     93.7 percent of beneficiaries earning less than or
  memiliki pendapatan kurang dari atau sama       equal to IDR 4,000,000 per month. .
  dengan Rp 4.000.000 per bulan.

  Melalui pendekatan yang terfokus, alokasi       Through its targeted approach, the Social Sukuk
  Sukuk Sosial tidak hanya mendukung keluarga     allocation not only supports lower-income
  berpenghasilan rendah tetapi juga memperkuat    families but also strengthens efforts to build a
  upaya untuk membangun masyarakat yang           more inclusive and equitable society. This
  lebih inklusif dan berkeadilan. Inisiatif ini   initiative underscores the importance of
  menegaskan pentingnya solusi perumahan          sustainable housing solutions in fostering social
  yang berkelanjutan dalam mendorong              and economic development across Indonesia.
  pembangunan sosial dan ekonomi di seluruh
  Indonesia.




27 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 28
                    Distribusi Gaji Penerima Manfaat Obligasi dan Sukuk Sosial /
                      Salary Distribution of Social Bond and Sukuk Beneficiaries




Secara keseluruhan, distribusi ini bersama-      Together, these distributions illustrate the
sama menggambarkan efektivitas program           program's effectiveness in addressing housing
dalam memenuhi kebutuhan perumahan di            needs across different income levels while
berbagai tingkat pendapatan, sambil tetap        prioritizing inclusivity and equity.
mengutamakan         inklusivitas       dan
kesetaraan.

Distribusi ini mencerminkan jangkauan            This distribution reflects the program's ability to
program untuk mengakomodasi kapasitas            accommodate varying financial capacities,
finansial yang beragam, memastikan               ensuring accessibility to affordable social
aksesibilitas perumahan sosial yang              housing for low- and middle-income households.
terjangkau     bagi    rumah     tangga
berpenghasilan rendah hingga menengah.




                                          Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 28
Page 29
                                        Kondisi KPR / Mortgage Condition

                              Social Bond                  Social Sukuk                        All
                     15 years (56.5%)                15 years (53.4%)             15 years (55.3%)
   Jangka Waktu /
                     20 years (20.0%)                20 years (23.0%)             20 years (21.2%)
   Tenor
                     10 years (13.3%)                10 years (14.1%)             10 years (13.6%)
                                                     < IDR 750,000 (< 0,1%)       < IDR 750,000 (< 0,4%)
                     < IDR 750,000 (0,9%)
                                                     IDR 750,000 - 999,000        IDR 750,000 - 999,000
                     IDR 750,000 - 999,000 (48.8%)
                                                     (13.7%)                      (27.2%)
                     IDR 1,000,000 - 1,249,000
   Nilai                                             IDR 1,000,000 - 1,249,000    IDR 1,000,000 - 1,249,000
                     (33.2%)
   pembayaran per                                    (53.3%)                      (45.6%)
                     IDR 1,250,000 - 1,499,000
   bulan / Monthly                                   IDR 1,250,000 - 1,499,000    IDR 1,250,000 - 1,499,000
                     (11,8%)
   payment                                           (18.6%)                      (16.0%)
                     IDR 1,500,000 - 1,749,000
                                                     IDR 1,500,000 - 1,749,000    IDR 1,500,000 - 1,749,000
                     (4,4%)
                                                     (13.0%)                      (9.7%)
                     => IDR 1,75 million (1,0%)
                                                     => IDR 1,75 million (1,3%)   => IDR 1,75 million (1.2%)

  Kondisi KPR untuk Obligasi dan Sukuk Sosial              The mortgage conditions for the Social Bond
  menunjukkan fleksibilitas dan inklusivitas dalam         and Sukuk demonstrate flexibility and
  mengakomodasi        keterjangkauan      penerima        inclusivity in addressing beneficiaries’
  manfaat. Sebagian besar pinjaman memiliki tenor          affordability. The majority of loans have a
  15 tahun (55,3 persen secara keseluruhan) dan            tenor of 15 years (55.3 percent overall) and
  diikuti oleh tenor 20 tahun (21,2 persen).               followed by a tenor of 20 years (21.2 percent),

  Rentang pembayaran bulanan menunjukkan                   Monthly payment ranges indicate that most
  bahwa sebagian besar penerima manfaat                    beneficiaries pay between IDR 1,000,000 and
  membayar antara Rp 1.000.000 hingga Rp                   IDR 1,249,000 (45.6 percent), with Social
  1.249.000 (45,6 persen), dengan penerima Social          Bond recipients predominantly in the IDR
  Bond cenderung berada di rentang Rp 750.000 -            750,000 - 999,000 range (48.8 percent) and
  999.000 (48,8 persen), sementara penerima                Social Sukuk recipients mostly in the IDR
  Sukuk Sosial sebagian besar berada di rentang Rp         1,000,000 - 1,249,000 range (53.3 percent).
  1.000.000 - 1.249.000 (53,3 persen).

  Tenor pembayaran panjang dan cicilan bulanan             The longer payment tenors and low monthly
  yang rendah memberikan fleksibilitas finansial           installments provide households with greater
  bagi rumah tangga, memungkinkan mereka                   financial flexibility, enabling them to manage
  mengelola pengeluaran dengan lebih efektif serta         their expenses more effectively and allocate
  mengalokasikan sumber daya untuk kebutuhan               resources toward other essential needs, such
  penting lainnya, seperti pendidikan, kesehatan,          as education, healthcare, or savings. This
  atau tabungan. Program ini berpotensi                    program could contribute to SDG 1 (no
  berkontribusi pada SDG 1 (tanpa kemiskinan)              poverty) and support SDG 10 (reduced
  dan mendukung SDG 10 (mengurangi                         inequality), ensuring that even low-income
  ketimpangan), sehingga memastikan bahwa                  families can access affordable housing and
  keluarga berpenghasilan rendah dapat mengakses           improve their overall quality of life.
  perumahan yang terjangkau dan meningkatkan
  kualitas hidup mereka secara keseluruhan




29 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 30
Keterjangkauan dan Aksesibilitas | Affordability and Accessibility
                        Distribusi Harga Rumah / Distribution of Housing Price

                               Social Bond            Social Sukuk                    All
 < IDR 100,000,000                0.0%                    0.0%                       0.0%
 IDR 100,000,000 -
                                   0.0%                   0.4%                       0.2%
 IDR 109,999,999
 IDR 110,000,000 -
                                   0.0%                   0.6%                       0.3%
 IDR 119,999,999
 IDR 120,000,000 -
                                   0.1%                   5.1%                       2.0%
 IDR 129,999,999
 IDR 130,000,000 -
                                   0.7%                   47.4%                     18.7%
 IDR 139,999,999
 IDR 140,000,000 -
                                   3.9%                   26.5%                     12.6%
 IDR 149,999,999
 IDR 150,000,000 -
                                  57,3%                   15.9%                     41.2%
 IDR 159,999,999
 IDR 160,000,000 -
                                  34.4%                   4.0%                      22.7%
 IDR 169,999,999
 IDR 170,000,000 -
                                   0.5%                   0.0%                       0.3%
 IDR 179,999,999
 IDR 180,000,000 -
                                   2.3%                   0.0%                       1.4%
 IDR 189,999,999
 IDR 190,000,000 -
                                   0.0%                   0.0%                       0.0%
 IDR 199,999,999
 => IDR 200,000,000                1.0%                   0.1%                       0.6%

Distribusi harga rumah menunjukkan fokus           The distribution of housing prices highlights the
program pada keterjangkauan, dengan mayoritas      program's focus on affordability, with the
rumah yang didukung melalui Obligasi Sosial        majority of homes supported through the Social
memiliki harga antara Rp 150.000.000 hingga di     Bond priced between IDR 150,000,000 and less
bawah Rp 160.000.000 (57,3 persen), sedangkan      than IDR 160,000,000 (57.3 percent) and those
rumah yang didukung melalui Sukuk Sosial           supported through the Social Sukuk priced
memiliki harga antara Rp 130.000.000 hingga di     between IDR 130,000,000 and less than IDR
bawah Rp 140.000.000 (47,4 persen). Rata-rata      140,000,000 (47.4 percent). The average
luas bangunan yang didukung oleh program ini       building area supported by the program is 31.4
adalah 31,4 m² untuk Obligasi Sosial dan 33,7 m²   m² for Social Bond and 33.7 m² for Social
untuk Sukuk Sosial. Distribusi ini mencerminkan    Sukuk. This distribution reflects the program's
komitmen     program      dalam     menyediakan    commitment to providing affordable housing
perumahan yang terjangkau dan sesuai dengan        that meets the diverse needs of beneficiaries.
beragam kebutuhan penerima manfaat.




                                          Laporan Dampak Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial 2023 | 30
Page 31
                                   Luas Bangunan / Building Area (m²)

                                Social Bond            Social Sukuk                   All
                                National: 31.4         National: 33.7            National: 32.3

                               Sumatera: 35.0          Sumatera: 35.9           Sumatera: 35.7
                                  Java: 30.6              Java: 31.3               Java: 30.8
      Luas bangunan /
                             Bali Nusa Tenggara:     Bali Nusa Tenggara:      Bali Nusa Tenggara:
       Building area
                                     32.5                    27.2                     31.3
                              Kalimantan: 36.0        Kalimantan: 35.9         Kalimantan: 35.9
                              Sulawesi, Maluku,       Sulawesi, Maluku,        Sulawesi, Maluku,
                                 Papua: 35.7             Papua: 36.0              Papua: 35.9

  Dengan menyediakan rumah yang terjangkau dan       By providing affordable homes equipped with
  dilengkapi fasilitas dasar, inisiatif ini secara   basic amenities, the initiative directly supports
  langsung mendukung tujuan SDG 11 untuk             SDG 11's goal of creating sustainable and
  menciptakan lingkungan perkotaan yang              inclusive urban environments. Furthermore, the
  berkelanjutan dan inklusif. Selain itu,            improved living conditions foster better health
  peningkatan fasilitas kondisi hunian membantu      outcomes, aligning with SDG 3, and enhance
  mendorong sektor kesehatan yang lebih baik,        access to clean water and sanitation,
  sejalan dengan SDG 3, serta meningkatkan akses     contributing to SDG 6.
  terhadap air bersih dan sanitasi yang mendukung
  pencapaian SDG 6.

  Terakhir, pembangunan lebih dari 36.000 rumah      Lastly, the construction of over 36,000 houses
  di berbagai provinsi melibatkan banyak pekerja     across various provinces involves numerous
  konstruksi dan pekerjaan terkait lainnya,          construction workers and related jobs, creating
  menciptakan peluang kerja serta merangsang         job opportunities and stimulating economic
  aktivitas ekonomi. Hal ini secara langsung         activity. This directly contributes to SDG 8 by
  berkontribusi pada SDG 8 dengan mendorong          promoting sustained economic growth,
  pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,            providing work opportunities, and fostering
  menyediakan peluang kerja, dan mendorong           inclusive economic development.
  pembangunan ekonomi yang inklusif.




31 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023
Page 32
        LAPORAN REVIEW AHLI SOSIAL
                      SOCIAL EXPERT REVIEW REPORT



       Kami, PT Dipa Consultant Utama,         We, PT Dipa Consultant Utama,
selaku Ahli Sosial terpilih telah        as the appointed Social Expert, have
mereview Social Bond and Sukuk           reviewed the Social Bond and Sukuk
Impact Report yang telah disusun oleh    Impact Report prepared by PT
PT Sarana Multigriya Finansial           Sarana Multigriya Finansial (Persero),
(Persero) beserta beberapa data          along with several supporting data
pendukung terkait penerbitan Social      related to the issuance of PT Sarana
Bond and Sukuk Impact Report PT          Multigriya Finansial (Persero)’s Social
Sarana Multigriya Finansial (Persero)    Bond and Sukuk Impact Report
Tahap 1 Tahun 2023. Ahli sosial          Phase 1 Year 2023. The Social Expert
memiliki kompetensi, pengalaman dan      possesses relevant competencies,
sertifikat yang relevan dalam kegiatan   experience, and certifications in
berwawasan sosial (terlampir dalam       socially-oriented     activities   (as
lampiran 1).                             attached in Appendix 1).

Tanggungjawab Manajemen                  Management’s Responsibility
      Manajemen bertanggungjawab               The management is responsible
atas penyusunan dan penyajian wajar      for the preparation and fair
Social Bond and Sukuk Impact Report      presentation of the 2023 Social Bond
2023 PT Sarana Multigriya Finansial      and Sukuk Impact Report of PT
(Persero) tersebut sesuai dengan         Sarana Multigriya Finansial (Persero)
POJK No. 18 Tahun 2023 tentang           in accordance with the Financial
Penerbitan dan Persyaratan Efek          Services Authority Regulation (POJK)
Bersifat     Utang     dan     Sukuk     No. 18 of 2023 concerning the
Berlandaskan Keberlanjutan, serta        Issuance and Requirements for Debt
beberapa        dokumen       standar    Securities and Sukuk Based on
internasional lain terkait penerbitan    Sustainability, as well as several other
Social Bond Report, yaitu:      ICMA     international standard documents
Social Bond Principles (SBP), ICMA       related to the issuance of Social Bond
Harmonised       Impact     Reporting    Reports, specifically: the ICMA Social
Framework (ICMA Impact Rating), dan      Bond Principles (SBP), the ICMA
ASEAN Social Bond Standards              Harmonised        Impact      Reporting
(ACMF).                                  Framework          (ICMA        Impact
                                         Framework), and the ASEAN Social
                                         Bond Standards (ACMF).


Tanggungjawab Ahli Sosial                Social Expert’s Responsibility
     Ahli sosial bertanggungjawab              The Social Expert is responsible
untuk mereview Social Bond and           for reviewing the 2023 Social Bond
Sukuk Impact Report Tahun 2023 PT        and Sukuk Impact Report of PT
Sarana Multigriya Finansial (Persero)    Sarana Multigriya Finansial (Persero)
dan beberapa dokumen pendukung           and     several   other     supporting
Page 33
lainnya sesuai ketentuan Peraturan           documents in accordance with the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                provisions of the Financial Services
Nomor 18 Tahun 2023. Review yang             Authority Regulation (POJK) No. 18 of
kami lakukan mencakup kesesuaian             2023.
implementasi      pemilihan    proyek              Our review covers the alignment
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial             of project selection implementation for
(KUBS), penyaluran dana hasil                Socially Oriented Business Activities
penerbitan Social Bond and Sukuk             (KUBS), the allocation of proceeds
Impact Report PT Sarana Multigriya           from the issuance of the Social Bond
Finansial (Persero) ke proyek KUBS           and Sukuk to the selected KUBS
terpilih, dan ketersediaan estimasi          projects, and the availability of
dampak sosial dari proyek KUBS yang          estimated social impacts from the
dibiayai.                                    KUBS projects financed.
       Dana hasil penerbitan Social                The proceeds from the issuance
Bond and Sukuk Impact Report 2023            of the 2023 Social Bond and Sukuk of
PT Sarana Multigriya Finansial               PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) telah dialokasikan serta           (Persero) have been fully allocated
dilaporkan pada Social Bond Report           and reported in the 2023 Social Bond
2023 dan tidak ada perubahan                 Report, with no changes made to the
terhadap proyek yang dibiayai. Review        financed projects. The review was
hanya dilakukan pada dampak sosial           conducted solely on the social
yang tertuang dalam Social Bond and          impacts presented in the 2023 Social
Sukuk Impact Report 2023 yang                Bond and Sukuk Impact Report
disusun oleh PT Sarana Multigriya            prepared by PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero), berdasarkan data        Finansial (Persero), based on the
yang disediakan oleh penerima dana           data provided by the recipients of the
penerbitan Social Bond and Sukuk             proceeds from the 2023 issuance of
Impact Report PT Sarana Multigriya           the Social Bond and Sukuk.
Finansial (Persero) Tahun 2023.

Analisis Penilaian                           Assessment Analysis
      Proses penilaian dalam Laporan               The assessment process in the
Social Bond and Sukuk Impact 2023            2023 Social Bond and Sukuk Impact
dilakukan dengan mengidentifikasi            Report was carried out by identifying
aspek - aspek penilaian berdasarkan          evaluation aspects based on POJK
POJK No. 18 Tahun 2023, ICMA Social          No. 18 of 2023, the ICMA Social Bond
Bond      Principles    (SBP),     ICMA      Principles    (SBP),      the     ICMA
Harmonised         Impact    Reporting       Harmonized       Impact       Reporting
Framework (ICMA Impact Rating), dan          Framework (ICMA Impact Rating),
ASEAN Social Bond Standards                  and the ASEAN Social Bond
(ACMF). Laporan Social Bond and              Standards (ACMF). The 2023 Social
Sukuk       Impact    2023     dianalisis    Bond and Sukuk Impact Report was
berdasarkan berbagai aspek, termasuk         analyzed across several key aspects,
Use of Proceeds, Evaluation &                including Use of Proceeds, Evaluation
Selection, Management of Proceeds,           &    Selection,    Management         of
Reporting, External Review, Tracking         Proceeds,      Reporting,       External
Proceeds,        Target     Population       Review, Tracking Proceeds, Target
Identification, dan Expected Social          Population      Identification,     and
Impact. Skor diberikan dengan skala 1        Expected Social Impact. Scores were
hingga       4   berdasarkan      kriteria   assigned on a scale of 1 to 4 based
Page 34
kuantitatif dan kualitatif, diikuti dengan   on quantitative and qualitative criteria,
perhitungan      skor       akhir     yang   followed by the calculation of a final
menggunakan pembobotan dalam                 score     using     percentage-based
persentase. Hasil penilaian kemudian         weighting. The assessment results
diklasifikasikan ke dalam empat              were then classified into four
kategori: sangat tidak baik, tidak baik,     categories: Very Poor, Poor, Good,
baik, dan sangat baik.                       and Excellent.


Hasil Penilaian                              Assessment Results
  1. Laporan Social Bond and Sukuk           1. The 2023 Social Bond and Sukuk
      Impact        Report        2023          Impact Report demonstrates that
      menunjukkan bahwa 100%                    100% of the proceeds obtained
      dana yang diperoleh melalui               from the issuance of the Social
      penerbitan Obligasi dan Sukuk             Bonds and Sukuk have been
      Sosial telah dialokasikan secara          exclusively allocated to affordable
      eksklusif      untuk      proyek          housing projects for low-income
      perumahan terjangkau bagi                 communities (MBR) through the
      masyarakat        berpenghasilan          FLPP scheme. This is aligned
      rendah (MBR) melalui skema                with the objectives of Social
      FLPP, yang sesuai dengan                  Bonds as stipulated in POJK No.
      tujuan        Social        Bond          18 of 2023, the ICMA Social Bond
      sebagaimana diatur dalam                  Principles        (SBP), the ICMA
      POJK No. 18 Tahun 2023, ICMA              Harmonised Impact Reporting
      Social Bond Principles (SBP),             Framework        (ICMA        Impact
      ICMA      Harmonised      Impact          Rating), and the ASEAN Social
      Reporting Framework (ICMA                 Bond Standards (ACMF).
      Impact Rating) dan ASEAN               2. PT Sarana Multigriya Finansial
      Social Bond Standards (ACMF).             (Persero) manages the proceeds
  2. PT Sarana Multigriya Finansial             using a portfolio approach under
      (Persero)     mengelola      dana         the     supervision        of     the
      dengan pendekatan portofolio              Sustainability Funding Working
      yang diawasi oleh Sustainability          Group (SFWG), despite the
      Funding      Working       Group          absence of an independent audit
      (SFWG) walaupun belum ada                 and limited public accessibility to
      audit      independen         dan         fund tracking systems.
      pelacakan dana belum dapat             3. The reporting in the 2023 Social
      diakses publik.                           Bond and Sukuk Impact Report
  3. Pelaporan       dalam    Laporan           includes detailed information on
      Social Bond and Sukuk Impact              fund     allocation,      beneficiary
      2023 mencakup rincian alokasi             demographics,          and        the
      dana,     demografi    penerima           geographical       distribution     of
      manfaat,       dan      distribusi        projects, but remains deficient in
      geografis proyek, namun belum             the disclosure of medium- and
      menyajikan indiaktor outcome              long-term outcome indicators.
      jangka menengah dan panjang.
Page 35
  Rekomendasi                              Recommendation
       Laporan SMF telah memenuhi             The SMF report has fulfilled the main
  ketentuan     utama   nasional  dan      national and international standards.
  internasional.    Penguatan    pada      Strengthening of impact reporting and
  pelaporan dampak dan transparansi        transparency is expected to reinforce
  akan semakin memperkuat posisi SMF       SMF’s position within the sustainable
  dalam      ekosistem     pembiayaan      financing ecosystem and to enhance
  berkelanjutan    dan   meningkatkan      investor trust.
  kepercayaan investor.



                              Semarang, April 2025
                               Semarang, April 2025
                      Mewakili PT Dipa Consultant Utama,
                       On behalf of PT Dipa Consultant Utama,




Prof. Bulan Prabawani, S.Sos.,M.M., Ph.D        Fendy. E. Wahyudi, S.I.P., M.Hub.Int
Page 36
LAMPIRAN 1a : PROFIL AHLI SOSIAL 1
Appendix 1a: Profile Of Social Expert 1




Prof. Bulan Prabawani, S.Sos., M.M., Ph.D.


 Pendidikan                                Education
  1. S1 Administrasi Bisnis Universitas    1. Bachelor’s Degree in Business
     Diponegoro                               Administration,     Diponegoro
  2. S2      Magister      Manajemen          University
     Universitas Diponegoro                2. Master’s        Degree        in
  3. S3 Doctor of Philosophy, Edith           Management,         Diponegoro
     Cowan University, Australia              University
                                           3. Doctor of Philosophy (Ph.D.),
                                              Edith     Cowan      University,
                                              Australia

 Organisasi                                 Organization
    1. Guru Besar                          1. Professor
       Departemen        Administrasi         Department       of   Business
       Bisnis                                 Administration
       Universitas Diponegoro                 Diponegoro University
    2. ESD         and       Business      2. ESD          and      Business
       Sustainability Expert                  Sustainability Expert
       SDGs Centre                            SDGs Centre
       Universitas Diponegoro                 Diponegoro University


 Pengalaman Relevan                        Relevant Experience
  1. 2025 : Maturity Level Kepatuhan       1. 2025:             Environmental
     Lingkungan PT PLN                        Compliance Maturity Level of PT
                                              PLN
  2. 2024 : Analisis ESG PT Saka Energi    2. 2024: ESG Analyst of PT Saka
  3. 2024 : Verifikasi SDGs Sido              Energi
     Muncul                                3. 2024: SDGs Verification of Sido
  4. 2024 : Analisis Tarif Carbon Tax di      Muncul
     Indonesia – Hibah Kompetisi FISIP     4. 2024: Analyst for Carbon Tax
     UNDIP                                    Tariff Analysis in Indonesia –
  5. 2022 : Analisis investasi berbasis       Competitive Grant, Faculty of
     SROI: Outcome Program CSR                Social and Political Sciences
     Perusahaan Proper Kandidat               (FISIP), Diponegoro University
     Emas – DRPM DIKTI                     5. 2022: SROI-based Investment
  6. 2022 : Design of Agroforestry            Analysis: Outcomes of CSR
     Development and Industry-based           Programs of Gold PROPER
     Agriculture in Farmers Community         Candidate Companies –DRPM,
     Assisted by the Central Java             Ministry of Education, Culture,
                                              Research, and Technology.
Page 37
   Forest Management Region VIII       6. 2022: Design of Agroforestry
   tahun 3 – RRPI PNBP UNDIP              Development and Industry-
7. 2022 : Analisis Inovasi Sosial         based Agriculture in Farmers
   Perusahaan Proper Emas 2021:           Community Assisted by the
   PT Petrokimia Gresik dan PT Bukit      Central        Java        Forest
   Asam Peltar, Bandar Lampung –          Management Region VIII tahun
   DIPA FISIP                             3 – RRPI PNBP UNDIP
                                       7. 2022: Analysis of Social
                                          Innovation in       2021    Gold
                                          PROPER        Companies:      PT
                                          Petrokimia Gresik and PT Bukit
                                          Asam Peltar, Bandar Lampung
                                          – DIPA, Faculty of Social and
                                          Political Sciences (FISIP).
Page 38
LAMPIRAN 1b : PROFIL AHLI SOSIAL 2
Appendix 1b: Profile Of Social Expert 2


Teuku Afrizal, S.E., M.Env.Mgt., Ph.D


 Pendidikan                                Education
  1. S1 Ekonomi, Universitas Medan         1. Bachelor’s     Degree      in
     Area                                     Economics,    Medan     Area
  2. S2      Master        Manajemen          University
     Lingkungan,              Universiti   2. Master’s      Degree       in
     Kebangsaan Malaysia                      Environmental   Management,
  3. S3 Doctor of Philosophy, Universiti      The National University of
     Kebangsaan Malaysia                      Malaysia
                                           3. Doctor of Philosophy (Ph.D.),
                                              The National University of
                                              Malaysia

 Organisasi                                 Organization
    1. Tenaga Pengajar                     1. Teaching Staff
       Departemen      Administrasi           Department       of      Public
       Publik                                 Administration
       Universitas Diponegoro                 Diponegoro University
    2. Development    Studies    and       2. Development    Studies     and
       Environmental      Sociologist         Environmental       Sociologist
       Expert                                 Expert      SDGs       Centre
       SDGs Centre Universitas                Universitas Diponegoro
       Diponegoro


 Pengalaman Relevan                        Relevant Experience
  1. 2021: Person In Charge of             1. 2021: Person In Charge of
     Sustainable      Goals      Center       Sustainable     Goals     Center
     Diponegoro University for Global         Diponegoro      University     for
     Sustainable Development Network          Global               Sustainable
     Solution (SDSN-United Nations) –         Development Network Solution
     International Organisation.              (SDSN-United       Nations)      –
  2. 2021:      International     Office      International Organisation.
     (Member), Faculty of Social           2. 2021:     International     Office
     Science and Political Science,           (Member), Faculty of Social
     Diponegoro University                    Science and Political Science,
  3. 2021: Environmental Sociology            Diponegoro University
     Expert, SDGs Center Diponegoro        3. 2021: Environmental Sociology
     University                               Expert,       SDGs        Center
  4. 2020: Coordinator of Non-State           Diponegoro University
     Actors        of       Sustainable    4. 2020: Coordinator of Non-State
     Development Goals of Central             Actors       of      Sustainable
     Java Province.                           Development Goals          of
                                              Central Java Province.
Page 39
5. 2020-2022: International Office of   5. 2020-2022: International Office
   Diponegoro University, Semarang,        of    Diponegoro     University,
   Jawa Tengah, PIC of Asia- Pacific       Semarang, Jawa Tengah, PIC
                                           of Asia- Pacific
Page 40
LAMPIRAN 1c : PROFIL AHLI SOSIAL 3
Appendix 1c: Profile Of Social Expert 3


Fendy Eko Wahyudi, S.I.P., M.Hub.Int.


 Pendidikan                                Education
  1. S1    Hubungan        Internasional   1. Bachelor’s       Degree        in
     Universitas Airlangga                    International         Relations,
  2. S2    Hubungan        Internasional      Airlangga University
     Universitas Airlangga                 2. Master’s Degree in International
                                              Relations, Airlangga University

 Organisasi                                Organization
 Asisten Ahli                              Expert Assistant
 Departemen             Hubungan           Department of International
 Internasional                             Relations
 Universitas Diponegoro                    Diponegoro University


 Pengalaman Relevan                        Relevant Experience
  1. Pendampingan PROPER KLHK,             1. PROPER KLHK Assistance,
     Pemetaan Sosial, SROI, Inovasi           Social Mapping, SROI, Social
     Sosial, Stakholder Engagement,           Innovation,         Stakeholder
     Peraih PROPER Emas, PLTA PT              Engagement, Gold PROPER
     Inalum 2023 2024.                        Awardee,        PT       Inalum
  2. Pendampingan PROPER KLHK,                Hydroelectric    Power     Plant
     Pemetaan Sosial, PT Kilang               (PLTA) 2023-2024
     Pertamina Internasional RU VI         2. PROPER KLHK Assistance,
     Balongan 2024                            Social Mapping, PT Kilang
  3. Pendampingan PROPER KLHK,                Pertamina Internasional RU VI
     IKM, PT Semen Indonesia                  Balongan 2024
     (Persero) Pabrik Tuban 2024           3. PROPER KLHK Assistance,
  4. Pendampingan PROPER KLHK,                Small and Medium Industries
     Pemetaan        Sosial,     IKM,         (IKM), PT Semen Indonesia
     Stakeholder    engagement     PT         (Persero) Tuban Plant 2024
     Semen Tonasa 2024                     4. PROPER KLHK Assistance,
  5. Pendampingan PROPER KLHK,                Social Mapping, Small and
     Pemetaan Sosial, IKM, PT                 Medium      Industries    (IKM),
     Pertamina Lubricants Production          Stakeholder Engagement, PT
     Unit Cilacap 2024                        Semen Tonasa 2024
  6. Kajian     Kolaboratif,  Housing      5. PROPER KLHK Assistance,
     Finance Guarantee & Housing              Social Mapping, Small and
     Completion Guarantee, PT SMF             Medium Industries (IKM), PT
     2025.                                    Pertamina             Lubricants
                                              Production Unit Cilacap 2024
                                           6. Collaborative Study, Housing
                                              Finance Guarantee & Housing
                                              Completion Guarantee, PT
                                              SMF 2025.
Page 41
       Grha SMF
       Jl. Panglima Polim I No. 1
       Melawai, Kec. Kebayoran Baru
       Jakarta, 12160

       Telp. : +62 21 2700400
       Fax : +62 21 2701400




            PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

33 | Social Bond and Sukuk Impact Report 2023

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.47 MB
Published30 Apr 2025
Pages41
Characters97,953
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Sarana Multigriya Finansial p.6 ×23
linked org Bank Syariah Indonesia p.9 ×3
linked org Bukit Asam p.37
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×4
possible org PT Semen Indonesia p.40 ×2
unresolved org Ministry of Keuangan p.6
unresolved org Kementerian Keuangan Misi Mission p.7
unresolved org Ministry of Finance Melaksanakan p.7
unresolved org Ministry of Finance p.7
unresolved — development dalam pembiayaan perumahan. p.7
unresolved — Social Bond and Sukuk Impact Report 2023 p.7
unresolved org Kementerian Keuangan p.8
unresolved org Menteri Pekerjaan p.12
unresolved org Financial Services Authority p.16
unresolved org PT Dipa Consultant Utama p.32 ×4
unresolved org PT Sarana Bond p.32
unresolved org PT Sarana Multigriya p.33 ×3
unresolved org PT Sarana Multigriya Finansial Social Bond Standards p.34
unresolved person Prof. Bulan Prabawani p.35 ×4
unresolved org PT PLN p.36 ×2
unresolved org PT Saka Energi p.36
unresolved org PT Saka p.36
unresolved org Ministry of Education p.36
unresolved org PT Petrokimia Gresik p.37 ×2
unresolved org PT Bukit p.37
unresolved org PT Bukit Asam Peltar p.37
unresolved person Teuku Afrizal p.38
unresolved org PT Kilang p.40 ×2
unresolved org PT Semen Indonesia Stakeholder p.40
unresolved org PT Unit Cilacap p.40

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result