Back to announcement
LAP KEU RV KONSOL 31 MARET 2025 (FINAL).pdf
Financial statement Text extracted RDTXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 57
Page 1
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PER 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT), DAN 31 DESEMBER 2024 (DIAUDIT)
Page 2
PT RODA VIVATEX Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI ;
Halaman
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PER 31 MARET 2025. 1-2
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025.. 3-4
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN UNTUK TIGA BULAN YANG
BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025. 5
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN UNTUKTIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2025. 6
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PER 31 MARET 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024. 7 - 54
Page 3
Page 4
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
A S E T
Catatan 2025 2024
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 2&4 537.089.474.497 416.982.877.627
Investasi Lain-lain 2&5 418.187.104.633 470.480.217.993
Piutang Usaha kepada Pihak Ketiga 2&6 9.178.883.309 16.018.272.946
Piutang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 2 156.057.381 1.181.979.107
Perlengkapan Gedung 2&7 3.277.673.346 2.525.930.074
Pajak Dibayar di Muka 2 & 14 22.228.001.363 20.404.988.877
Uang Muka dan Biaya Dibayar Dimuka 11 271.129.289 663.687.217
Aset Tidak Lancar Dikuasai untuk Dijual 2&8 1.137.045.839 1.137.045.839
Total Aset Lancar 991.525.369.657 929.394.999.680
ASET TIDAK LANCAR
Investasi Lain-lain 2&5 51.630.380.000 56.173.739.120
Uang Muka 11 3.896.683.457 3.725.483.457
Uang Muka Investasi 2 & 12 2.957.850.000 2.957.850.000
Properti Investasi - Setelah
Dikurangi Akumulasi Penyusutan sebesar
Rp 795,350,016,341 dan 2024 Rp. 774,136,008,431 2&9 2.424.156.303.707 2.444.543.540.617
Aset Tetap - Setelah
Dikurangi Akumulasi Penyusutan sebesar
Rp 46,656,846,044 dan 2024 Rp. 46,500,862,009 2 & 10 9.540.909.484 9.338.105.194
Aset Pajak Tangguhan 2 & 14 46.217.580 46.337.708
Biaya Ditangguhkan 34.144.000 -
Simpanan Jaminan 2 720.029.000 754.173.000
137 2 88.459.196 138.459.197
Total Aset Tidak Lancar 2.493.070.976.424 2.517.677.688.293
TOTAL ASET 3.484.596.346.081 3.447.072.687.973
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 5
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
LIABILITAS DAN EKUITAS
Catatan 2025 2024
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada pihak ketiga 2 & 13 1.600.049.005 7.101.452.683
Utang Lain-lain kepada pihak ketiga 2 & 25 5.782.173.910 44.443.426.129
Utang Pajak 2 & 14 7.510.632.411 7.399.098.715
Beban Akrual 2 6.287.585.623 6.741.075.228
Pendapatan Diterima di Muka 2 & 15 222.816.303.872 183.470.134.223
Liabilitas Sewa - Bagian Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun 2 - -
Total Liabilitas Jangka Pendek 243.996.744.821 249.155.186.978
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pendapatan Diterima di Muka 2 & 15 157.500.000 23.481.660.448
Jaminan Pelanggan - Neto 2 & 16 122.171.909.626 123.107.301.094
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2 & 17 12.431.538.178 12.431.538.178
Total Liabilitas Jangka Panjang 134.760.947.804 159.020.499.720
Total Liabilitas 378.757.692.625 408.175.686.698
EKUITAS
Ekuitas yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - nilai nominal Rp. 500 per saham
Modal Dasar - 560.000.000 saham 18
Modal Ditempatkan dan Disetor - 268,800,000 saham 134.400.000.000 134.400.000.000
Tambahan Modal Disetor 19 11.224.645.504 11.224.645.504
Perubahan Nilai Wajar Aset Keuangan pada Nilai Wajar
melalui Penghasilan Komprehensif Lain 2&5 (11.768.509.294) 5.288.563.454
Saldo Laba:
Ditentukan Penggunaannya 25 4.500.000.000 4.500.000.000
Tidak Ditentukan Penggunaannya 2.967.482.517.246 2.883.483.792.317
Total Ekuitas 3.105.838.653.456 3.038.897.001.275
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 3.484.596.346.081 3.447.072.687.973
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 6
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025 DAN 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
PENDAPATAN 2 & 20 140.407.638.872 126.884.299.650
BEBAN OPERASIONAL 2 & 21 (45.310.902.478) (48.131.445.991)
LABA BRUTO 95.096.736.394 78.752.853.659
Beban Usaha 2 & 22 (6.906.895.460) (8.420.430.775)
Pajak Final 2 & 14 (14.040.764.019) (12.688.429.990)
Penghasilan Keuangan 23 7.633.197.396 7.035.973.779
Selisih Nilai Wajar Jaminan Pelanggan 16 - -
Laba (Rugi) Penjualan Instrumen Ekuitas 5 (17.010.495) 902.225.023
Pendapatan Sewa - Neto 29c & 29d 2.397.292.311 4.090.838.535
Laba (Rugi) Selisih Kurs - Neto 2 531.166.086 146.133.172
Beban Keuangan 23 - -
Beban Pemeliharaan Bangunan Gudang (68.144.500) -
Beban Penyusutan Bangunan Gudang (294.355.150) -
Laba Penjualan Aset Tetap 2 & 10 (158.770.833) 400.000.000
Pendapatan Dividen 134.998.915 99.194.666
Lain-lain - Neto (11.397.218) (416.918.733)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 84.296.053.427 69.901.439.336
PAJAK PENGHASILAN 2 & 14 (120.128) 4.500.220
RUGI TAHUN BERJALAN DARI OPERASI
YANG DIHENTIKAN 2&8 (297.208.370) (6.536.965.809)
LABA TAHUN BERJALAN 83.998.724.929 63.368.973.747
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Item yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi:
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Imbalan
Pasca Kerja - -
Pajak Penghasilan Terkait - -
Perubahan Nilai wajar Aset Keuangan pada
Nilai wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain - -
Perubahan Nilai wajar Aset Keuangan pada
Nilai wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain 2&5 (17.057.072.748) (1.412.211.089)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 66.941.652.181 61.956.762.658
3
Page 7
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025 DAN 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk:
- Dari Operasi yang Dilanjutkan 84.295.933.299 69.905.939.556
- Dari Operasi yang Dihentikan (297.208.370) (6.536.965.809)
T o t a l 83.998.724.929 63.368.973.747
Kepentingan Non Pengendali:
- Dari Operasi yang Dilanjutkan - -
- Dari Operasi yang Dihentikan - -
T o t a l - -
T O T A L 83.998.724.929 63.368.973.747
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik Entitas Induk:
- Dari Operasi yang Dilanjutkan 84.295.933.299 69.905.939.556
- Dari Operasi yang Dihentikan (297.208.370) (6.536.965.809)
- Dari Pendapatan Komprehensif Lain (17.057.072.748) (1.412.211.089)
T o t a l 66.941.652.181 61.956.762.658
Kepentingan Non Pengendali:
- Dari Operasi yang Dilanjutkan - -
- Dari Operasi yang Dihentikan - -
- Dari Pendapatan Komprehensif Lain - -
T o t a l - -
T O T A L 66.941.652.181 61.956.762.658
LABA TAHUN BERJALAN
PER SAHAM DASAR 2 & 24 312,50 235,75
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 8
PT. RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2025 DAN 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah kecuali dinyatakan lain)
Perubahan Nilai
Wajar Aset
Keuangan Pada Nilai
Wajar melalui Saldo Laba
Tambahan Penghasilan Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Lain Penggunaannya Penggunaannya Total Ekuitas
SALDO PER 31 DESEMBER 2023 134,400,000,000 11,224,645,504 4,124,391,879 4,450,000,000 2,730,998,072,794 2,885,197,110,177
DIVIDEN TUNAI 25 - (200,256,000,000) (200,256,000,000)
LABA TAHUN BERJALAN 63,368,973,747 63,368,973,747
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Kerugian Aktuaria atas Liabilitas Imbalan Kerja
Aset Keuangan pada Nilai Wajar melalui
Penghasilan Komprehensih Lain 2&5 (1,412,211,089) - - (1,412,211,089)
SALDO PER 31 MARET 2024 134,400,000,000 11,224,645,504 2,712,180,790 4,450,000,000 2,594,111,046,541 2,746,897,872,835
SALDO PER 31 DESEMBER 2024 134,400,000,000 11,224,645,504 5,288,563,454 4,500,000,000 2,883,483,792,317 3,038,897,001,275
DIVIDEN TUNAI 25
KEPENTINGAN NON PENGENDALI
ATAS DIVIDEN TUNAI ENTITAS ANAK
PEMBENTUKAN CADANGAN UMUM
LABA TAHUN BERJALAN 83,998,724,929 83,998,724,929
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pengukuran Kembali atas Liabilitas
Imbalan Pascakerja
Aset Keuangan pada Nilai Wajar melalui
Penghasilan Komprehensif Lain 2&5 (17,057,072,748) (17,057,072,748)
SALDO PER 31 MARET 2025 134,400,000,000 11,224,645,504 (11,768,509,294) 4,500,000,000 2,967,482,517,246 3,105,838,653,456
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasi secara keseluruhan
5
Page 9
PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 MARET 2025 DAN 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan 162.333.646.242 134.051.787.192
Pembayaran kepada Pemasok dan Lainnya (37.750.382.232) (40.478.517.878)
Pembayaran kepada Komisaris, Direksi dan
Karyawan (13.527.533.456) (12.301.105.069)
Penerimaan Lainnya 2.397.292.311 4.090.838.535
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 113.453.022.865 85.363.002.780
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan Penghasilan Keuangan 23 7.633.197.396 7.035.973.779
Hasil Penjualan Aset Tetap 10 300.000.000 400.000.000
Perolehan Aset Tetap 10 (1.517.788.325) (51.318.920)
Perolehan Investasi Lain-lain 5 (246.340.103.500) (56.956.292.324)
Penjualan Investasi Lain-lain 5 286.102.492.738 49.706.456.108
Perolehan Property Investasi 9 (826.771.000) (670.560.890)
Penerimaan Dividen Tunai 134.998.915 99.194.665
Pembayaran Uang Muka Property Investasi 11 (171.200.000) (125.600.000)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi ; 45.314.826.224 (562.147.582)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Deviden 25 - (200.256.000.000)
Pembayaran Utang Lain-Lain (38.661.252.219) -
Pembayaran Beban Keuangan 23 - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas
Pendanaan (38.661.252.219) (200.256.000.000)
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 120.106.596.870 (115.455.144.802)
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 416.982.877.627 578.991.721.046
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 537.089.474.497 463.536.576.244
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
6
Page 10
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. GAMBARAN UMUM PERSEROAN
a. Pendirian Perseroan
PT Roda Vivatex Tbk (Perseroan) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal
Dalam Negeri No. 6 tahun 1968 jo. Undang-undang No. 12 tahun 1970 jo Undang-Undang
Penanaman Modal No. 25 Tahun 2007 berdasarkan Akta No. 69 tanggal 27 September 1980 dari
R. Muhammad Hendarmawan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian Perseroan telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-
3894.HT.01.01.Th.83 tanggal 21 Mei 1983 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 30 tanggal 13 April 1984, Tambahan No. 401.
Berdasarkan Akta No. 45 tanggal 12 Juni 2008 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H., mengenai
penyesuaian seluruh Anggaran Dasar Perseroan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (“Bapepam-LK”, sekarang merupakan bagian dari Otorisasi Jasa Keuangan “OJK”) No.
IX.J.1 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang melakukan Penawaran Umum Efek
Bersifat Ekuitas dan Perseroan Publik. Perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
85614.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 13 Nopember 2008 dan diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 52 tanggal 30 Juni 2009 Tambahan No. 17071.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dalam Akta No. 25
tanggal 18 September 2020 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H., mengenai penetapan tempat dan
tatacara penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham. Akta perubahan tersebut telah
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0388816 tanggal 21 September 2020
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi
usaha industri dan perdagangan.
Perseroan berdomisili di Jakarta dengan pabrik berlokasi di Jl. Pahlawan Km 1, Citeureup, Bogor.
Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung RDTX Square ( d/h Menara Standard Chartered )
Lt. 32, Jl. Prof. Dr. Satrio No. 164, Jakarta Selatan. Perseroan mulai berproduksi secara
komersial usaha industri tekstil (kain) pada tahun 1983 dan saat ini kegiatan-kegiatan usaha
industri tekstil (kain) telah dihentikan operasinya terhitung sejak Juli 2014. Saat ini aktivitas
Perseroan meliputi investasi dalam saham entitas anak yang bergerak dalam bidang penyewaan
ruang perkantoran.
Perseroan tidak memiliki entitas induk dan entitas induk terakhir.
7
Page 11
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. GAMBARAN UMUM PERSEROAN ( Lanjutan )
b. Penawaran Umum Efek Perseroan
b. Penawaran Umum Efek Perseroan
Jumlah Saham
No. Tanggal Efektif/ Surat Efektif Beroperasi/ Jenis Penawaran/ Jumlah Saham/ Tercatat di BEI/
1 3 April 1990/ S1-094/SHM/MK 10/1990 Penawaran Umum Perdana (IPO)/ 1.000.000 1.000.000
April 3, 1990 Initial Public Offering
2 14 Mei 1990/ - Pencatatan sebagian Saham Pendiri 500.000 1.500.000
May 14, 1990 (Partial Listing)
3 20 Desember 1992/ - Pencatatan Saham Pendiri 8.500.000 10.000.000
December 20, 1992 (Company Listing)
4 17 Januari 1992/ - Saham Bonus/Bonus Shares 4.000.000 14.000.000
January 17, 1992
5 26 September 1992/ S-1607/PM/1992 Penawaran Umum Terbatas I 14.000.000 28.000.000
September 26, 1992 (Right Issue I)
6 10 Desember 1993/ S-2103/PM/1993 Penawaran Umum Terbatas II 28.000.000 56.000.000
December 10, 1993 (Right Issue II)
7 17 Januari 1995/ - Saham Bonus/Bonus Shares 28.000.000 84.000.000
January 17, 1995
8 10 Maret 1997/ - Stock Split 84.000.000 168.000.000
March 10, 1997
9 29 April 1997/ - Saham Bonus/Bonus Shares 100.800.000 268.800.000
April 29, 1997
Pada tanggal 31 Maret 2025 seluruh saham Perseroan atau sejumlah 268.800.000 saham telah
tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
c. Entitas Anak
PT Chitatex Peni (CP)
Perseroan mempunyai investasi dalam saham dengan kepemilikan 99,99% pada CP dengan biaya
perolehan sebesar Rp 114.999.999.000. CP berdomisili di Menara Mandiri Inhealth (d/h Menara
Bank Danamon, Mega Kuningan), Jakarta. Ruang lingkup kegiatan CP adalah industri
pembangunan, real estate, perdagangan dan jasa.
Pada saat ini, aktivitas utama CP adalah melakukan kegiatan penyewaan ruang perkantoran
Menara Mandiri Inhealth (d/h Menara Bank Danamon), di Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. E IV/6, Mega
Kuningan, Jakarta yang mulai beroperasi komersial pada Juni 2002, gedung RDTX Square berlokasi
di Jl. Prof. Dr. Satrio No. 164, Karet Semanggi, Jakarta yang mulai beroperasi komersial pada
Januari 2008 dan gedung Menara PHE berlokasi di jl. Let. Jend. TB Simatupang, Kebagusan, Pasar
Minggu, Jakarta mulai beroperasi pada Juni 2012
Jumlah aset konsolidasian CP setelah eliminasi masing-masing sebesar Rp 3.442.843.730.991 dan
Rp 3.428.946.646.910 per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024.
PT Chitaland Perkasa (CL)
Pada tanggal 4 Maret 2011, Perseroan bersama dengan CP, Entitas Anak, mendirikan
CL dengan kepemilikan keseluruhan sebesar 100% dari modal ditempatkan dan disetor CL, sebesar
Rp 200.000.000.000.
Berdasarkan Akta No. 7 tanggal 9 Agustus 2011 dari Notaris Masneri, S.H., CL meningkatkan modal
ditempatkan dan disetor sebesar Rp 100.000.000.000 yang dilakukan seluruhnya oleh CP..
8
Page 12
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. GAMBARAN UMUM PERSEROAN ( Lanjutan )
c. Entitas Anak (Lanjutan)
PT Chitaland Perkasa (CL)
Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 11 November 2013 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 150.000.000.000 yang dilakukan
seluruhnya oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 59 tanggal 28 Maret 2014 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal dasar sebesar Rp 250.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor
sebesar Rp 100.000.000.000 yang dilakukan seluruhnya oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 17 tanggal 14 Maret 2017 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal dasar sebesar Rp 150.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor
sebesar Rp 150.000.000.000 yang dilakukan seluruhnya oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 40 tanggal 29 Desember 2017 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal dasar sebesar Rp 250.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor
sebesar Rp 200.000.000.000 yang dilakukan seluruhnya oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 39 tanggal 29 November 2018 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 200.000.000.000 yang seluruhnya
dilakukan oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 20 tanggal 19 November 2019 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., CL
meningkatkan modal dasar sebesar Rp 500.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor
sebesar Rp 275.000.000.000 yang seluruhnya dilakukan oleh CP.
Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 10 Desember 2020 dari Notaris Hendro Lukito, S.H. CL
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp. 125.000.000.000 yang seluruhnya
dilakukan oleh CP.
Ruang lingkup kegiatan CL bergerak dalam bidang real estat, konstruksi dan aktivitas keuangan
dan asuransi. Pada saat ini, aktivitas utama Cl adalah melakukan kegiatan penyewaan ruangan
perkantoran RDTX Place yang beralamat di Jl. Prof. DR. Satrio Kav 3, Jakarta Selatan yang mulai
beroperasi Komersial pada Maret 2021,. CL berdomisili di Jakarta dan berkantor pusat di Jl. Prof.
DR. Satrio Kav 3, Jakarta Selatan.
Jumlah aset CL setelah dieliminasi per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing
sebesar Rp 1.586.329.965.225 dan Rp 1.593.585.577.207.
PT Dwimitra Graha Mandiri (DGM)
Pada tanggal 1 Mei 2013, Perseroan bersama dengan CP, Entitas Anak, mendirikan
DGM dengan kepemilikan keseluruhan sebesar 100% dari modal ditempatkan dan disetor DGM
sebesar Rp 100.000.000.000.
Berdasarkan Akta No. 12 tanggal 6 Mei 2013 dari Notaris Drs. Soebiantoro, S.H., DGM
meningkatkan modal dasar sebesar Rp 300.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor
sebesar Rp. 250.000.000.000 yang dilakukan seluruhnya oleh CP.
9
Page 13
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. GAMBARAN UMUM PERSEROAN ( Lanjutan )
c. Entitas Anak (Lanjutan )
PT Dwimitra Graha Mandiri (DGM) (Lanjutan)
Berdasarkan Akta No. 38 tanggal 20 Desember 2013, dari Notaris Dr. Soebiantoro, S.H., DGM
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 100.000.000.000 yang dilakukan
seluruhnya oleh CP.
Ruang lingkup kegiatan DGM bergerak dalam bidang real estat, konstruksi dan aktivitas keuangan
dan asuransi. Pada saat ini, DGM belum mengembangkan proyek pembangunan diatas lahan yang
dimiliki. DGM berdomisili di Jakarta dan berkantor pusat di Menara Mandiri Inhealth Lantai B2, Mega
Kuningan, Jakarta Selatan.
Jumlah aset DGM setelah eliminasi per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing
sebesar Rp 402.101.678.890 dan Rp. 402.317.452.846.
d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan Perseroan
Berdasarkan Akta No. 24 tanggal 18 September 2020 oleh Notaris Fathiah Helmi, S.H., susunan
pengurus Perseroan per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
Komisaris Utama : Herrijanto Widjaja
Komisaris : Lilik Erika
Komisaris Independen : -
Direktur Utama : Wiriady Widjaja
Direktur : Karta Widjaja
Manajemen kunci meliputi anggota dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Perseroan dan Entitas Anak memberikan gaji dan tunjangan lainnya kepada pengurus Perseroan
dan Entitas Anak sebesar Rp 17.995.069.220 dan Rp 15.060.505.082 masing-masing untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 .
Jumlah rata-rata karyawan Perseroan dan Entitas Anak adalah 195 karyawan untuk tahun 2025 dan
191 karyawan untuk tahun 2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak telah disusun dan disajikan sesuai Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan
Regulator Pasar Modal.
- Laporan Keuangan Konsolidasian disusun berdasarkan basis Akrual, kecuali Laporan Arus Kas
Konsolidasian dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali yang diungkapkan dalam Catatan
atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang relevan.
- Laporan Arus Kas Konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang
diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan serta disusun berdasarkan metode
Langsung.
- Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah mata
uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perseroan dan Entitas Anak.
10
Page 14
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Perubahan atas PSAK dab ISAK
Berikut adalah amandemen standar baru, yang berlaku efektif sejak dan setelah tanggal 1 Januari 2024, tidak
memberikan dampak yang material terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Interim tahun berjalan:
- Amandemen PSAK 201, “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
Pendek atau Jangka Panjang”.
- Amandemen PSAK 201, “Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan”.
- Amandemen PSAK 116, “Sewa tentang Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik”.
- Amandemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan –
Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
Standar, amandemen dan penyesuaian baru yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2024 adalah sebagai berikut:
- PSAK 117, “Kontrak Asuransi”.
- Amandemen PSAK 117, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 –
Informasi Komparatif”.
- Amandemen PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta asing – Kekurangan Ketertukaran”.
- Penyesuaian Tahunan 2024 atas PSAK 107: “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, PSAK 109:
“Instrumen Keuangan”, PSAK 110: “Laporan Keuangan Konsoldiasian” dan PSAK 207: “Laporan Arus
Kas”.
Amandemen PSAK 109: “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107: “Instrumen Keuangan; Pengungkapan–
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan”.
Pada tanggal pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian, manajemen masih mempelajari dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar, amandemen dan penyesuaian baru tersebut terhadap Laporan
Keuangan Konsolidasian Interim.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK, akan diubah
sebagaimana di umumkan oleh DSAK - IAI
b. Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan Keuangan Konsolidasian meliputi Laporan Keuangan Perseroan dan Entitas Anak di mana
Perseroan memiliki pengendalian. Kendali diperoleh bila Perseroan terekspos atau memiliki hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan suatu entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Perseroan menyusun Laporan Keuangan
Konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain
dalam keadaan serupa.
Entitas Anak dikonsolidasi sejak tanggal pengendalian beralih kepada Perseroan dan tidak lagi dikonsolidasi
sejak tanggal hilangnya pengendalian.
Saldo dan transaksi signifikan termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi atas transaksi antar
perusahaan dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan kinerja keuangan Perseroan dan Entitas
Anak sebagai satu kesatuan usaha
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain entitas anak diatribusikan pada
pemilik entitas induk dan pada Kepentingan Non Pengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP
bersaldo defisit. Perseroan menyajikan KNP di ekuitas dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian,
terpisah dari ekuitas Perseroan sebagai pemilik entitas induk.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Perseroan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas
Bila kehilangan pengendalian atas suatu Entitas Anak, maka Perseroan menghentikan pengakuan atas aset
(termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara laba atau rugi yang
dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
11
Page 15
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
c. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah
akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak
pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-
biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada tahun berjalan
Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan
penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan
sebagai aset atau liabilitas yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 71, diukur pada nilai wajar
dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai dengan PSAK 71. Imbalan kontinjensi
lain yang tidak termasuk dalam PSAK 71 diukur sebesar nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan
perubahan nilai wajar yang diakui pada laba rug
Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode yang serupa dengan metode
penyatuan kepemilikan. Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto
entitas yang diakuisisi dicatat dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian ekuitas pada Laporan
Posisi Keuangan Konsolidasian
d. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajarnya, dan dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset
keuangan tersebut
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau Nilai
Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI), aset keuangan harus menghasilkan
arus kas yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari pokok belum
dilunasi. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen
Model bisnis Perseroan dan Entitas Anak untuk mengelola aset keuangan mengacu pada
bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pendapatan arus kas kontraktual, penjualan
aset keuangan, atau keduanya.
Perseroan dan Entitas Anak mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori berikut: (i)
biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (iii) nilai
wajar melalui laba rugi.
(i) Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok yang
terutang.
Kas dan setara kas, piutang usaha kepada pihak ketiga, piutang lain-lain kepada pihak
ketiga dan uang jaminan Perseroan dan Entitas Anak termasuk dalam kategori ini.
12
Page 16
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan
(ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok yang terutang.
Investasi lain-lain termasuk dalam kategori ini.
(iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi
Semua aset keuangan yang tidak diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Termasuk aset
keuangan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan atau
instrumen lindung nilai yang ditunjuk dan efektif). Pada pengakuan awal, Perseroan dan
Entitas Anak dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan atas aset keuangan yang
memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain atau pada nilai wajar melalui laba rugi jika hal tersebut
mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan
yang dapat timbul dari pengukuran aset dan liabilitas.
Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
Perseroan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan
awal, dan jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir periode
pelaporan.
Pengukuran Selanjutnya
(i) Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode Suku Bunga Efektif (EIR) dan diuji untuk penurunan nilai. Laba dan rugi
diakui pada laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
Aset keuangan Perseroan dan Entitas Anak yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
termasuk piutang usaha kepada pihak ketiga, piutang lain-lain kepada pihak ketiga dan uang
jaminan
(ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain
Perubahan nilai wajar aset keuangan - instrumen utang ini dicatat pada penghasilan
komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan
bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui
pada laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar
kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada
laba rugi
13
Page 17
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan
Investasi ekuitas di mana Perseroan dan Entitas Anak telah memilih secara tak terbatalkan
untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas
yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari investasi
ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika
investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi.
Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.
Aset Keuangan Perseroan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
yaitu investasi lain-lain..
(iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi
Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam laba
rugi dan disajikan bersih dalam laba rugi di dalam penghasilan/(beban) lain-lain dalam periode
kemunculannya.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual untuk menerima arus kas dari
aset telah berakhir. Pada penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih
antara jumlah tercatat dan jumlah imbalan yang diterima dan setiap keuntungan atau kerugian
kumulatif yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Perseroan dan Entitas Anak mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian (ECL) untuk
semua instrumen utang yang bukan pada nilai wajar melalui laba rugi dan kontrak jaminan
keuangan. ECL ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai kontrak dan
semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Perseroan dan Ekuitas Anak, didiskonto
pada estimasi suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas
dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian
dari ketentuan kontrak.
ECL diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak
pengakuan awal, ECL diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar
yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Namun, bila
telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka
waktu gagal bayar (ECL sepanjang umurnya).
Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan
signifikan, Perseroan dan Entitas Anak menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam
perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perseroan dan Entitas Anak tidak melacak perubahan
dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang
umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perseroan dan Entitas Anak membentuk matriks
pencadangan berdasarkan kerugian kredit masa lalu, disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik
untuk debitur dan lingkungan ekonomi masa depan (forward-looking) yang relevan.
14
Page 18
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan
Liabilitas Keuangan
Pengakuan Awal dan Pengukuran
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perseroan dan
Entitas Anak menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar
liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi langsung diakui dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan Perseroan dan Entitas Anak terdiri dari utang usaha kepada pihak ketiga,
utang lain-lain kepada pihak ketiga, beban akrual, liabilitas pembayaran konsumen dan jaminan
pelanggan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar pada laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode EIR.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait
dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi
ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi EIR.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas
perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari EIR. Amortisasi
EIR dicatat sebagai “Beban keuangan dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas liabilitas keuangan yang telah dimiliki, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru
dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan nilai netonya disajikan dalam Laporan
Posisi Keuangan Konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan dengan
menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
simultan.
15
Page 19
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Instrumen Keuangan
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan dalam pasar aktif pada setiap tanggal
pelaporan ditentukan berdasarkan referensi harga pasar kuotasian, tanpa dikurangi biaya
transaksi.
Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan dalam pasar aktif, nilai wajarnya
ditentukan berdasarkan teknik penilaian yang sesuai. Teknik penilaian tersebut meliputi transaksi
pasar wajar terkini, referensi kepada nilai wajar kini instrumen keuangan lainnya yang secara
substansi adalah serupa, analisa arus kas diskonto, atau metode peniliaian lannya.
Jika nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat
ditentukan secara wajar, instrumen keuangan tesebut diakui pada nilai tercatatnya.
e. Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas terdiri dari kas, bank dan deposito yang jatuh tempo dalam waktu 3
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dijaminkan dan tidak dibatasi
penggunaannya.
f. Sewa
Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Perseroan
dan Entitas Anak menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas
sewa.
Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
manfaat aset hak-guna atau masa sewa
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran
sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan
sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan
dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas
sisa saldo liabilitas.
Dalam sewa operasi dimana Perseroan dan Entitas Anak sebagai lessor, Perseroan dan Entitas
Anak mengakui aset untuk sewa operasi dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian sesuai
sifat aset tersebut. Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis
lurus selama masa sewa.
g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
Piutang usaha adalah jumlah piutang atas penjualan atau jasa yang diberikan sehubungan
dengan kegiatan usaha. Piutang lain-lain adalah jumlah yang timbul dari transaksi di luar
kegiatan usaha biasa. Bila pembayaran diharapkan akan diterima dalam jangka waktu satu tahun
atau kurang, maka diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, disajikan sebagai aset tidak
lancar.
16
Page 20
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain (Lanjutan)
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui pada nilai wajar dan kemudian diukur
dengan menggunakan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode Suku Bunga
Efektif, dikurangi dengan cadangan penurunan nilai piutang.
Penyisihan piutang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian dengan melakukan penelaahan atas kolektibilitas
saldo secara individual atau kolektif piutang pihak berelasi menggunakan pendekatan yang disederhanakan dengan
mempertimbangkan informasi masa yang akan datang yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Piutang
dihapusbukukan pada saat piutang tersebut tidak tertagih.
h. Persediaan
Persediaan dicatat berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.
Biaya perolehan ditentukan dengan mempergunakan metode First-In First-Out (FIFO), kecuali
untuk persediaan keperluan gedung ditentukan dengan mempergunakan metode Rata-rata
Bergerak.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi
biaya penyelesaian dan beban penjualan.
Cadangan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk mengurangi nilai tercatat menjadi nilai
realisasi neto dan ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan.
i. Properti Investasi
Properti investasi merupakan tanah dan/atau bangunan yang dimiliki untuk sewa operasi atau
kenaikan nilai, dan tidak digunakan maupun dijual dalam kegiatan operasi. Properti investasi
dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk perolehan properti investasi.
Selanjutnya, properti investasi diukur berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya
penggantian properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan
terpenuhi dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Garis Lurus selama umur manfaat ekonomis
properti investasi sebagai berikut:
Tanah Tidak Disusutkan
Bangunan 20 tahun
Instalasi 10 tahun
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi, karena manajemen berpendapat
bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbarui/diperpanjang pada saat masa
berlakunya telah berakhir. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui
sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Biaya terkait dengan penambahan legal
hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau umur ekonomi
tanah mana yang lebih pendek
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi
tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa
depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari.
17
Page 21
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
i. Properti Investasi ( lanjutan)
penghentian pengakuan atau pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi tahun berjalan
Transfer ke properti investasi dilakukan jika terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau
selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi dilakukan jika
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik
atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
j. Aset Tetap
Aset tetap dibukukan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai, jika ada. Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus
(Straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat keekonomian masing-masing aset
tetap sebagai berikut:
Kendaraan 4 dan 8 tahun
Perabotan dan Peralatan 20 bulan, 4 dan 5 tahun
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau
sebagai aset yang terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar
Perseroan dan Entitas Anak akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan
dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan handal. Nilai yang terkait
dengan penggantian komponen tidak diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke
dalam laba rugi selama periode dimana biaya-biaya tersebut terjadi.
Nilai residu, umur manfaat aset dan metode penyusutan ditelaah, dan jika perlu disesuaikan,
pada setiap akhir periode pelaporan.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari akun aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba
rugi tahun berjalan.
k. Aset Tidak Lancar Dikuasai untuk Dijual
Aset tidak lancar (atau kelompok lepasan) diklasifikasikan sebagai aset dikuasai untuk dijual
ketika nilai tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui
pemakaian berlanjut dan penjualan sangat mungkin terjadi. Aset dicatat pada nilai yang lebih
rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya diakui atas penurunan nilai aset (atau kelompok
lepasan) ke nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas
peningkatan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset (atau kelompok lepasan), tetapi
tidak boleh melebihi akumulasi penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan
atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada tanggal penjualan aset (atau kelompok lepasan)
diakui pada tanggal penghentian pengakuan.
Aset tidak lancar (termasuk yang merupakan bagian dari lepasan) tidak boleh disusutkan atau
diamortisasi selama diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Beban yang dapat diatribusikan dari
kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual tetap diakui.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dikuasai untuk dijual dan aset dalam kelompok
lepasan yang dikuasai untuk dijual disajikan secara terpisah dari aset lainnya dalam Laporan
18
Page 22
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
k. Aset Tidak Lancar Dikuasai untuk Dijual (Lanjutan)
Posisi Keuangan Konsolidasian. Liabilitas dalam kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai
dikuasai untuk dijual disajikan secara terpisah dari liabilitas lainnya dalam Laporan Posisi
Keuangan Konsolidasian.
Operasi yang dihentikan adalah komponen entitas yang telah dilepaskan atau diklasifikasikan
sebagai dikuasai untuk dijual dan mewakili lini usaha atau area geografis operasi utama yang
terpisah, merupakan bagian dari suatu rencana tunggal terkoordinasi untuk melepaskan lini
usaha atau area operasi. Hasil dari operasi yang dihentikan disajikan secara terpisah dalam
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.
I. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah terjadi penurunan nilai, bilamana terdapat
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak
dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih lebih antara nilai
tercatat aset dengan jumlah terpulihkannya.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit
terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah.
Pada setiap akhir periode pelaporan, aset non-keuangan yang telah mengalami penurunan nilai
ditelaah untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi
pemulihan nilai, maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi
penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.
m. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual
aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut; atau jika
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Perseroan dan Entitas Anak menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan
dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak
dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam Laporan Keuangan
Konsolidasian dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level input terendah yang
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar sebagai berikut:
i) Input Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
19
Page 23
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
m. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan)
ii) Input Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
iii) Input Level 3: input yang tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perseroan dan Entitas Anak melakukan analisa
transaksi melalui lima langkah analisa berikut:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: (a) kontrak telah
disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; (b) Perseroan dan Entitas Anak bisa
mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang yang
akan dialihkan; (c) kontrak memiliki substansi komersial; (d) besar kemungkinan Perseroan dan
Entitas Anak akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, potongan penjualan, pajak ekspor
dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang yang dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
dasar harga jual dari setiap barang yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau
pada suatu waktu tertentu).
Pendapatan diakui pada titik waktu tertentu. Pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan diakui
dengan masa sewa yang berlaku.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam tahun berjalan yang menggunakan mata uang asing dibukukan berdasarkan
kurs yang berlaku pada saat transaksi terjadi.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba
atau rugi kurs yang timbul dari transaksi dan penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata uang
asing tersebut dikreditkan atau dibebankan dalam laba rugi tahun berjalan.
p. Perpajakan
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun
berjalan, kecuali jika pajak penghasilan tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui
ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan kena pajak dalam periode yang
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak kini dihitung untuk setiap
entitas sebagai badan hukum yang berdiri sendiri.
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara
jumlah tercatat aset dan liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya. Liabilitas pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar
20
Page 24
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL(Lanjutan)
p. Perpajakan
kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substantial
telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang disebabkan penyisihan dan/atau penyesuaian kembali dari seluruh perbedaan
temporer, termasuk perubahan tarif pajak dibebankan atau dikreditkan pada laba rugi tahun
berjalan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.
Untuk setiap entitas yang dikonsolidasi, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi
rugi pajak yang masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah bersih
untuk masing-masing entitas tersebut.
Sesuai ketentuan perpajakan di Indonesia, pajak penghasilan final dikenakan atas nilai bruto
transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami
kerugian.
Beban pajak penghasilan final periode berjalan sehubungan dengan pajak penghasilan final atas
penyewaan ruang perkantoran dicatat dalam beban operasional gedung dan dihitung secara
proporsional terhadap jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui selama tahun berjalan.
Perbedaan antara jumlah pajak penghasilan final yang dibayarkan dengan jumlah yang
dibebankan sebagai beban pajak penghasilan final dalam laba rugi diakui sebagai pajak dibayar
di muka atau utang pajak.
Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (PPN), kecuali
PPN yang timbul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, maka PPN tersebut
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari beban yang
bersangkutan, dan piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan surat ketetapan pajak diakui
sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda ditangguhkan
pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.
q. Imbalan Karyawan
(i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja
Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan
pensiun yang akan diberikan, biasanya berdasarkan satu faktor atau lebih seperti usia, masa
kerja, atau kompensasi.
Perseroan dan Entitas Anak harus menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah minimal
sesuai dengan Undang-Undang (“UU”) Ketenagakerjaan No. 13/2003 atau Kontrak Kerja
Bersama (“KKB”), mana yang lebih tinggi. Karena UU Ketenagakerjaan atau KKB
menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada
dasarnya program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan atau KKB adalah program
pensiun imbalan pasti.
21
Page 25
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Imbalan Karyawan
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal akhir tahun dikurangi
nilai wajar aset program.
Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan metode
Proyeksi Kredit Unit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskonto
estimasi arus kas keluar masa depan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah
(dengan pertimbangan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi)
dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan.
Biaya jasa kini dari program pensiun imbalan pasti diakui dalam laba rugi pada beban imbalan
kerja dimana mencerminkan peningkatan kewajiban imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa
karyawan dalam tahun berjalan.
(i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja (Lanjutan)
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan asumsi
aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain yang merupakan
bagian dari saldo laba pada periode di mana terjadinya perubahan tersebut.
(ii) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perseroan dan Entitas Anak
memberhentikan hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja
menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan
pesangon. Perseroan dan Entitas Anak mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada
tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Perseroan dan Entitas Anak tidak dapat lagi menarik
tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Perseroan dan Entitas Anak mengakui biaya
untuk restrukturisasi yang berasal dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran
pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri
secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan
yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan
setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya.
r. Informasi Segmen
Segmen usaha adalah komponen Perseroan dan Entitas Anak yang dapat dibedakan dalam
menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau
jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan
imbalan segmen lain.
Segmen geografis adalah komponen Perseroan dan Entitas Anak yang dapat dibedakan dalam
menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu
memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang
beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat
diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan
dasar yang sesuai segmen tersebut.
22
Page 26
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
s. Laba Per Saham Dasar
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari jumlah saham yang beredar
pada tahun yang bersangkutan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan tidak mempunyai efek berpotensi saham
biasa yang bersifat dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak dihitung dan tidak disajikan
pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.
t. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
Aset Pengampunan Pajak sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 70, “Akuntansi Aset dan
Liabilitas Pengampunan Pajak”, dibukukan berdasarkan biaya perolehan (nilai aset berdasarkan
Surat Keterangan Pengampunan Pajak “SKPP”), selisih antara aset pengampunan pajak dan
liabilitas pengampunan pajak di ekuitas dalam pos tambahan modal disetor. Pembayaran uang
tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi pada periode SKKP disampaikan.
Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset/liabilitas timbul dari amnesti pajak mengacu pada
PSAK yang relevan berdasarkan sifat aset/liabilitasnya.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING
Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang
dilaporkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian. Karena adanya ketidakpastian yang melekat
dalam penerapan estimasi, maka realisasinya dapat berbeda dari jumlah estimasi yang dibuat.
Informasi tentang asumsi utama yang dibuat mengenai masa depan dan sumber utama dari estimasi
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya
dijelaskan dibawah ini.
Cadangan Penurunan Nilai Piutang
Perseroan dan Entitas Anak menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha
menggunakan pendekatan yang disederhanakan dari ECL. Matriks provisi digunakan untuk
menghitung ECL untuk piutang usaha dan lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk
pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada Riwayat tingkat kerugian pelanggan. Perseroan dan Entitas
Anak akan melakukan penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke
depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian
diperkirakan akan memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah
gagal bayar pada sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada
setiap tanggal pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam
estimasi berwawasan ke depan dianalisis.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi
ekonomi dan ECL, adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan
prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Perseroan dan Entitas Anak dan perkiraan kondisi
ekonomi mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.
23
Page 27
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
Cadangan Penurunan Nilai Persediaan
Penurunan nilai realisasi neto persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia,
termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penurunan nilai
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang
diestimasi.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti Investasi dan Aset Tetap
Masa manfaat setiap properti investasi dan aset tetap Perseroan dan Entitas Anak ditentukan
berdasarkan kegunaan yang diharapkan. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal
dan pengalaman Perseroan dan Entitas Anak atas aset sejenis.
Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan
estimasi sebelumnya, yang disebabkan keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa kinerja keuangan di
masa datang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan
biaya yang diakibatkan karena faktor yang disebut diatas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset. Tidak terdapat perubahan masa manfaat aset tetap selama tahun
berjalan.
Penurunan Nilai Aset Non Moneter
Reviu atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai
aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan aset
dan penjualan aset tersebut. Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset
yang tercermin dalam Laporan Keuangan Konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun
perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat
dipulihkan dan akibatnya kerugian penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap kinerja
keuangan.
Perpajakan
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak dimasa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di
masa depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.
Estimasi signifikan juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal.
Pemulihan Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang
besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer
tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset
pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak
serta strategi perencanaan pajak masa depan.
24
Page 28
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)
Imbalan Karyawan
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
aktuaris independen dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perseroan dan Entitas Anak langsung diakui
dalam laba rugi pada saat terjadinya. Walaupun asumsi Perseroan dan Entitas Anak dianggap tepat dan
wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan dalam asumsi yang
digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan kerja Perseroan dan Entitas
Anak.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Penentuan nilai wajar instrumen keuangan memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. Dalam pasar
yang tidak aktif, manajemen menggunakan teknik penilaian tertentu untuk menentukan nilai wajar.
Manajemen memilih teknik penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan input yang dapat
diobservasi dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi dalam menentukan nilai
wajar. Ketika menentukan nilai wajar dengan cara tersebut di atas, manajemen juga memasukkan unsur
kondisi pasar saat ini serta membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat akan dibuat oleh pelaku
pasar.
25
Page 29
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut ;
2025 2024
Kas 18,342,770 17,409,270
Bank
Rupiah
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 33,777,058,747 17,153,989,891
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2,493,212,125 3,621,070,830
- PT Bank Central Asia Tbk 4,584,514,581 6,827,575,290
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 408,635,015 615,768,891
- PT Bank KEB Hana Indonesia - -
- PT Bank Oke Indonesia Tbk 71,683,440 255,506,554
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk 5,093,458 3,361,203
Dolar Amerika Serikat
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 3,590,115,255 526,901,888
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 321,839,867 313,499,486
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk 14,760,168 14,623,539
- PT Bank Central Asia Tbk 14,000,272 13,883,158
Total Bank 45,280,912,928 29,346,180,730
Deposito Berjangka
Rupiah
- PT Bank Oke Indonesia Tbk 104,800,000,000 99,800,000,000
- PT Bank Mayapada Internasional Tbk 125,000,000,000 105,000,000,000
- PT Bank Jago Tbk 155,000,000,000 156,000,000,000
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 60,000,000,000 -
- Bank J Trust 20,000,000,000 -
- PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk 15,000,000,000 15,000,000,000
- PT Amar Bank 5,000,000,000 5,000,000,000
- BPR - INTIDANA 2,000,000,000 2,000,000,000
Dolar Amerika Serikat
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk 4,990,218,799 4,819,287,627
Total Deposito 491,790,218,799 387,619,287,627
Total Kas dan Setara Kas 537,089,474,497 416,982,877,627
Deposito berjangka ditempatkan untuk jangka waktu 1 - 3 bulan. Tingkat bunga deposito berjangka per
tahun sebagai berikut:
2025 2024
Mata Uang:
Rupiah 2,55% - 7,75% 2,55% - 7,75%
Dolar Amerika Serikat 4,58% - 4,80% 4,58% - 4,80%
26
Page 30
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. INVESTASI LAIN-LAIN
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2 0 2 5
Keuntungan
yang Belum Harga Kuotasi
Biaya Perolehan Direalisasi dalam Pasar Aktif
Aset Lancar
Instrumen Ekuitas
SAHAM
PT Metropolitan Kentjana Tbk 13,900,486,600 (601,396,600) 13,299,090,000
Bank Negara Indonesia (Persero) 7,283,162,500 (1,771,162,500) 5,512,000,000
Barito Pacific Tbk. 3,549,040,976 (1,198,805,366) 2,350,235,610
Pakuwon Jati Tbk. 457,140,000 (117,140,000) 340,000,000
MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk 1,400,277,464 (72,192,464) 1,328,085,000
PANIN FINANCIAL Tbk 2,695,259,345 (487,259,345) 2,208,000,000
BANK CENTRAL ASIA Tbk 49,099,129,972 (4,350,929,972) 44,748,200,000
BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk 5,033,051,250 (983,051,250) 4,050,000,000
SURYA SEMESTA INTERNUSA Tbk 8,063,195,720 (2,626,695,720) 5,436,500,000
Provident Investasi Bersama Tbk 214,820,713 (106,417,713) 108,403,000
BANK MANDIRI (Persero) Tbk 575,862,500 (55,862,500) 520,000,000
Perusahaan Gas Negara Tbk. 1,412,115,000 142,885,000 1,555,000,000
PT RAHARJA ENERGI CEPU Tbk 213,785,000 680,394,000 894,179,000
PT Mitra International Resources Tbk 224,029,365 (220,874,865) 3,154,500
REKSA DANA
Reksa Dana Sharia money market fund - Sucor Sekuritas 849,257,521 2 849,257,523
HPAM Ultima Money Market Fund - Henan Aset Management Invest 25,000,000,000 - 25,000,000,000
HPAM Pendapatan Tetap Prima - Henan Aset Management Invest 5,000,000,000 - 5,000,000,000
Pengelolaan Dana Nasabah Individual PDNI - Henan Aset Management
20,000,000,000
Invest - 20,000,000,000
Star Stable Income Fund - Star Asset Management 10,000,000,000 - 10,000,000,000
Reksa dana Terproteksi Star Protected 19 - Star Asset Management
5,000,000,000 - 5,000,000,000
Sucorinvest Sharia Balance Fund - SayaKaya 10,000,000,000 - 10,000,000,000
Grow Sri Kehati Kelas O - Bibit Tumbuh Bersama 5,000,000,000 - 5,000,000,000
RD - GROW OBLIGASI OPTIMA DINAMIS - Bibit Tumbuh Bersama 18,000,000,000 - 18,000,000,000
REKSADANA TERPROTEKSI SEMESTA TERPROTEKSI 2 (JT 041027) 2,000,000,000
- LPPI03ACN1 - Semesta Aset Manajemen
- 2,000,000,000
OBLIGASI KORPORASI
INKP03BCN1 10,000,000,000 - 10,000,000,000
INKP03BCN2 10,000,000,000 10,000,000,000
MDKA04CN1 10,000,000,000 10,000,000,000
OPPM01BCN1 5,000,000,000 5,000,000,000
OBLIGASI PEMERINTAH
FR0081 199,985,000,000 - 199,985,000,000
TOTAL ; 429,955,613,925 (11,768,509,292) 418,187,104,633
JANGKA PANJANG
OBLIGASI KORPORASI
BBIA03SBCN1 3,000,000,000 - 3,000,000,000
OPPM01BCN5 5,000,000,000 - 5,000,000,000
INKP05ACN1 5,000,000,000 - 5,000,000,000
OBLIGASI PEMERINTAH
FR0082 10,205,160,000 - 10,205,160,000
FR0082 9,945,610,000 - 9,945,610,000
FR0087 5,000,000,000 - 5,000,000,000
FR0096 10,162,010,000 - 10,162,010,000
OBLIGASI (USD)
INDON 32 CALLABLE 3,317,600,000 - 3,317,600,000
T o t a l :, 51,630,380,000 - 51,630,380,000
GRAND TOTAL 56,630,380,000 (11,768,509,292) 469,817,484,633
27
Page 31
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. INVESTASI LAIN-LAIN (Lanjutan)
2 0 2 4
Peningkatan Harga Kuotasi
Biaya Perolehan (Penurunan) dalam Pasar Aktif
Aset Lancar
Instrumen Ekuitas
PT Bank Negara Indonesia Tbk 7.283.162.500 (1.628.162.500) 5.655.000.000
PT Bukit Asam Tbk 786.962.500 (99.462.500) 687.500.000
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk 1.400.277.463 (78.899.963) 1.321.377.500
PT Bumi Resources Tbk 2.479.789.815 (156.110.215) 2.323.679.600
PT Panin Financial Tbk 2.695.259.345 (115.259.345) 2.580.000.000
PT Bank Central Asia Tbk 49.876.393.149 1.889.674.351 51.766.067.500
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 5.033.051.250 (953.051.250) 4.080.000.000
PT Trimegah Bangun Persada Tbk 5.632.883.375 (1.782.383.375) 3.850.500.000
PT Barito Pacifik Tbk 3.549.040.976 (503.665.256) 3.045.375.720
PT Surya Semesta Internusa Tbk 8.063.195.720 746.554.280 8.809.750.000
PT Pakuwon Jati 457.140.000 (59.140.000) 398.000.000
PT Garuda Indonesia Tbk 213.532.500 (48.532.500) 165.000.000
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk 4.991.688.751 921.319.499 5.913.008.250
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 575.862.500 (5.862.500) 570.000.000
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 1.412.115.000 177.885.000 1.590.000.000
PT Metropolitan Kentjana Tbk 13.900.486.604 (601.396.604) 13.299.090.000
PT Provident Investasi Bersama Tbk 426.062.500 (207.062.500) 219.000.000
PT Adi Sarana Armada Tbk 226.815.625 (54.315.625) 172.500.000
PT Mitra International Resources Tbk 224.029.365 (220.874.865) 3.154.500
Reksadana Pasar Uang
Reksa Dana Syariah Sucorinvest 849.257.521 8.615.659 857.873.180
Reksa Dana Terproteksi Star Protected 19 15.000.000.000 630.473.590 15.630.473.590
Reksa Dana Terproteksi Semesta Proteksi 2 2.000.000.000 40.338.200 2.040.338.200
Reksa Dana Syariah Sucorinvest Sharia Balance Fund 25.000.000.000 1.480.306.558 26.480.306.558
Reksa Dana HPAM Ultima Money Market 50.000.000.000 6.281.739.674 56.281.739.674
Optima Dinamis Kelas Q 23.000.000.000 (462.823.429) 22.537.176.571
Obligasi Korporasi
INKP02BCN3 10.000.000.000 16.132.800 10.016.132.800
INKP03BCN1 10.000.000.000 127.437.500 10.127.437.500
INKP03BCN2 10.000.000.000 127.873.800 10.127.873.800
MDKA04CN1 10.000.000.000 139.908.300 10.139.908.300
Obligasi Pemerintah - Rupiah
Rupiah 199.985.000.000 (193.045.250) 199.791.954.750
Total 465.062.006.459 5.418.211.534 470.480.217.993
Aset Tidak Lancar
Obligasi Korporasi Rupiah
BBIA03SBCN1 3.000.000.000 9.389.400 3.009.389.400
OPPM01BCN1 5.000.000.000 - 5.000.000.000
OPPM01BCN5 5.000.000.000 156.701.450 5.156.701.450
INKP05ACN1 5.000.000.000 137.860.400 5.137.860.400
Obligasi Pemerintah
Rupiah
FR0082 20.150.770.000 (217.849.000) 19.932.921.000
FR0087 5.000.000.000 (142.963.850) 4.857.036.150
FR0096 10.162.010.000 (162.010.000) 10.000.000.000
Dolar Amerika Serikat
Indon 32 Callable 2.990.607.200 89.223.520 3.079.830.720
Total 56.303.387.200 (129.648.080) 56.173.739.120
TOTAL 521.365.393.659 5.288.563.454 526.653.957.113
28
Page 32
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. INVESTASI LAIN-LAIN (Lanjutan)
Obligasi korporasi berupa investasi pada instrumen utang yang diterbitkan oleh Korporasi, dengan tingkat bunga tetap ber
10,5% per tahun dan jatuh tempo 1 - 10 tahun (2022: 1 - 8 tahun
Obligasi Pemerintah berupa instrumen utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan tin
bunga 6.5%-7% per tahun dan jatuh tempo 8 – 10 tahun.
Rincian mutasi Investasi Lain-lain per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 ebagai berikut ;
2025 2024
Saldo Awal 526.653.957.113 247.836.107.076
Penambahan 246.340.103.500 552.275.630.293
Pengurangan (286.102.492.738) (279.991.500.078)
Keuntungan / (Kerugian) yang Direalisasi (17.010.495) 5.369.548.247
Keuntungan / (Kerugian) yang Belum Direalisasi (17.057.072.747) 1.164.171.575
Saldo Akhir 469.817.484.633 526.653.957.113
-
Perseroan dan Entitas Anak memperoleh laba penjualan investasi lain-lain di tahun 2025 dan 2024 masing-
masing sebesar Rp (17.010.495) dan Rp. 5.369.548.247.
6. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai
berikut:
2025 2024
PT Indo-Ad - 2.454.107.435
PT Wira Pamungkas Pariwara - 1.898.020.080
PT XM Gravitasi Digital - 1.343.734.920
PT Pionirbeton Industri - 1.332.000.000
PT Bates Mulia Indonesia - 1.130.416.451
PT Stanley Black & Decker - 1.007.157.380
PT Pertamina Hulu Rokan - 151.271.894
PT Tripledot Studios Indonesia 2.130.304.891 -
PT Ascot International Indonesia 2.032.052.367 -
PT Pertamina EP 1.507.260.921 -
Lain-lain (Saldo masing-masing dibawah
Rp 1.000.000.000) 3.509.265.130 6.701.564.786
Total ; 9.178.883.309 16.018.272.946
Rincian piutang usaha berdasarkan umur sejak tanggal jatuh tempo pembayarannya sebagai berikut
2025 2024
Belum Jatuh Tempo 446.233.476 1.584.009.566
Lewat Jatuh Tempo
1 - 30 Hari 8.112.073.075 12.323.006.068
31 - 60 Hari 284.566.678 1.134.247.668
61 - 90 Hari 41.595.349 718.522.456
Lebih dari 90 Hari 294.414.731 258.487.188
T o t a l 9.178.883.309 16.018.272.946
29
Page 33
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
.7. PERLENGKAPAN GEDUNG
Rincian per 31 Maret 2025 dan 2024 sebagai berikut ;
Akun ini merupakan Perlengkapan Gedung per 31 Maret 2025 sebesar 3.277.673.348 dan Rp
2.525.930.074 per 31 Desember 2024.
8. ASET TIDAK LANCAR DIMILIKI UNTUK DIJUAL
Pada Juli 2014, Perseroan menghentikan kegiatan operasional industri tekstil, sehingga aset tetap
mesin dan peralatan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dimiliki untuk dijual.
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2 0 2 5
Reklasifikasi dari
Saldo Awal Aset Tetap Pengurangan Saldo Akhir
Mesin 814,343,302 - - 814,343,302
Perabotan dan Peralatan 322,702,537 - - 322,702,537
J u m l a h 1,137,045,839 - - 1,137,045,839
Pengurangan aset merupakan penjualan dengan rincian sebagai berikut:
2024 2023
Harga Jual - -
Jumlah Tercatat - -
- -
Estimasi realisasi nilai bersih atas aset ini diharapkan dapat lebih besar dari nilai tercatatnya.
Manajemen menilai bahwa penurunan nilai realisasi bersih dipandang tidak perlu.
Rincian dan analisa hasil operasi dihentikan adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba Penjualan Aset Tidak Lancar
Dikuasai untuk Dijual - -
- -
Gaji dan Tunjangan (254.237.374) (860.712.000)
Pemakaian Energi (18.424.646) (39.074.216)
Lain-lain (24.546.350) (112.958.275)
Total Beban (297.208.370) (1.012.744.491)
Rugi Tahun Berjalan dari Operasi yang Dihentikan ; (297.208.370) (1.012.744.491)
30
Page 34
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
9. PROPERTI INVESTASI
Properti investasi berupa tanah dan bangunan untuk memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai.
Metode pengukuran setelah pengakuan awal menggunakan metode Biaya.
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2 0 2 5
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Tanah 1,568,729,440,484 - - 1,568,729,440,484
Bangunan 1,249,486,659,177 501,000,000 - 1,249,987,659,177
Instalasi 400,463,449,387 325,771,000 - 400,789,220,387
T otal Pemilikan Langsung ; 3,218,679,549,048 826,771,000 - 3,219,506,320,048
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 518,777,959,597 14,888,654,500 - 533,666,614,097
Instalasi 255,358,048,834 6,325,353,410 - 261,683,402,244
T o t a l ; 774,136,008,431 21,214,007,910 - 795,350,016,341
Jumlah Tercatat 2,444,543,540,617 2,424,156,303,707
2 0 2 4
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Tanah 1.568.042.912.684 686.527.800 - 1.568.729.440.484
Bangunan 1.236.061.326.986 13.425.332.191 - 1.249.486.659.177
Instalasi 400.296.369.636 167.079.751 - 400.463.449.387
Total ; 3.204.400.609.306 14.278.939.742 - 3.218.679.549.048
Akumulasi Penyusutan
Bangunan -
Instalasi 459.675.248.154 59.102.711.443 - 518.777.959.597
T o t a l 230.090.375.924 25.267.672.910 - 255.358.048.834
Jumlah Tercatat 689.765.624.078 84.370.384.353 - 774.136.008.431
2.576.379.977.349 2.444.543.540.617
Penambahan biaya perolehan tanah tahun 2024 merupakan biaya perolehan hak atas tanah CP
sebesar Rp. 686.527.800...
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut
202 5 2024
Beban Operasional Gedung 20,919,652,760 83,569,998,902
Beban Lain-Lain 294,355,150 800,385,451
T o t a l ; 21,214,007,910 84,370,384,353
31
Page 35
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
9. PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)
Jenis Properti Investasi sebagai berikut:
Luas Biaya Perolehan
Jenis dan Lokasi 2025 2024 2025 2024
(m2) (m2)
Tanah
Desa Benoa, Bali 72,720 72,720 160,754,845,094 160,754,845,094
Pabrik Citeureup 124,344 124,344 1,244,588,450 1,244,588,450
Desa Anggadita, Jawa Barat 30,000 30,000 650,000,000 650,000,000
Casablanca , Menteng Dalam Tebet 14,431 14,431 390,197,218,732 390,197,218,732
Menara Mandiri Inhealth. Mega
Kuningan 5,723 5,723 27,900,452,550 27,900,452,550
Menara RDTX Square,
Karet Semanggi 9,291 9,291 95,368,186,629 95,368,186,629
Menara PHE, TB Simatupang 6,981 6,981 46,879,656,586 46,879,656,586
RDTX Place, Karet Kuningan 9,337 9,337 419,427,202,443 419,427,202,443
BSD - Bumi Serpong Damai 27,048 27,048 426,307,290,000 426,307,290,000
Bangunan
Bangunan Pabrik Citeureup 48,458 48,458 24,804,984,727 24,804,984,727
Apartemen Sahid 172 172 965,270,070 965,270,070
Lain-lain - 1,197,322,267 1,197,322,267
Menara RDTX Square
Karet Semanggi 9,291 9,291 226,638,774,177 225,938,003,177
Menara Mandiri Inhealth,
Mega Kuningan. 5,723 5,723 60,236,221,475 60,110,221,475
Menara PHE, TB Simatupang 6,981 6,981 173,638,281,414 173,638,281,414
RDTX Place, Karet Kuningan 9,337 9,337 764,019,059,110 764,019,059,110
Instalasi - 398,199,496,277 398,199,496,277
Tanah dan Bangunan
Villa Coolibah, Cimacan Cipanas 2,300 2300 524,853,475 524,853,475
Ruko di Jalan Kaji 912 912 552,616,572 552,616,572
Total 3,219,506,320,048 3,218,679,549,048
Tanah CP yang berlokasi di Commercial Park, BSD City dengan luas keseluruhan seluas 27.048 m2
telah memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang akan berakhir antara tanggal 4 Januari
2035 sampai dengan 26 Oktober 2046
Tanah CP yang berlokasi di Desa Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Propinsi Bali
dengan luas keseluruhan seluas 72.720 m2 telah memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB)
yang akan berakhir antara tanggal 26 Agustus 2040 sampai dengan tanggal 19 Juli 2047.
Berdasarkan Laporan Penilai Independen KJPP Wahyu,Yasir, Purnamasari &Rekan
No.00065/2.0098.00/PI/10/0128/1/II/2019 tanggal 19 Februari 2019, nilai pasar tanah yang berlokasi di
Desa Benoa Bali per 30 Januari 2019 sebesar Rp 290.367.000.000. Pendekatan penilaian menggunakan
pendekatan Pasar dan pendekatan Pendapatan.
Tanah yang berlokasi di Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan dimiliki oleh
DGM dengan luas keseluruhan sebesar 14.431 m2, tanah seluas 12.683 m2 telah memperoleh Sertifikat
Hak Guna Bangunan (HGB) yang akan berakhir pada tanggal 8 April 2026, sedangkan sisanya seluas
1.748 m2 berupa Sertifikat Hak Pakai (HP) yang akan berakhir pada 28 Oktober 2023 sampai dengan
tanggal 30 Oktober 2027
Sampai saat ini, DGM belum mengembangkan proyek pembangunan di atas lahan yang dimiliki. Selama
persiapan tersebut DGM menyewakan tanahnya seluas 12.683 m2 kepada pihak ketiga sampai dengan
31 Desember 2025.
32
Page 36
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
9. PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)
Sertifikat Hak Pakai disiapkan untuk memenuhi kewajiban berupa penyerahan tanah prasarana jalan dan
tanah pemakaman ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Berdasarkan Laporan Penilai Independen KJPP Wahyu, Yasir, Purnamasari dan Rekan No.
00115/2.0098.00/PI/10/0128/1/III/2019 tanggal 15 Maret 2019, nilai pasar tanah yang berlokasi di
Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan per 12 Maret 2019 sebesar Rp
461.792.000.000 untuk seluas 14.431 m2. Pendekatan penilaian menggunakan pendekatan Pasar.
Tanah yang berlokasi di Karet Kuningan dimiliki oleh CL dengan luas keseluruhan sebesar 9.337 m2
dimana telah memperoleh Sertifikat HGB yang akan berakhir antara tanggal 29 September 2030 sampai
dengan tanggal 24 September 2042, setelah dikurangi tanah yang diserahkan ke Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta seluas 4.235 m2 untuk Tanah Penyempurnaan Hijau Tanam (PHT) dan Tanah
Marga Jalan (MJL).
Properti investasi telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan
jumlah pertanggungan sebesar Rp 1.849.219.065.151. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul atas
risiko yang dipertanggungkan.
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai properti investasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31
Desember 2023.
Manajemen Perseroan dan Entitas Anak juga berpendapat, tidak terdapat perubahan estimasi masa
manfaat dan perubahan yang signifikan dalam ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomi masa depan
(metode penyusutan) terhadap properti investasi tersebut.
10. ASET TETAP
Rinciannya sebagai berikut:
2025
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Pemilikan Langsung
Kendaraan 15,605,386,595 1,333,000,000 1,159,000,000 15,779,386,595
Perabotan dan Peralatan 40,233,580,608 184,788,325 - 40,418,368,933
T o t a l 55,838,967,203 1,517,788,325 1,159,000,000 56,197,755,528
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Kendaraan 9,976,705,831 303,968,055 700,229,167 9,580,444,719
Perabotan dan Peralatan 36,524,156,178 552,245,147 - 37,076,401,325
T o t a l 46,500,862,009 856,213,202 700,229,167 46,656,846,044
Jumlah Tercatat 9,338,105,194 9,540,909,484
33
Page 37
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
10. ASET TETAP (Lanjutan)
2 0 2 4
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Pemilikan Langsung
Kendaraan 21,184,886,595 - 5,579,500,000 15,605,386,595
Perabotan dan Peralatan 39,762,344,661 471,235,947 - 40,233,580,608
Total 60,947,231,256 471,235,947 5,579,500,000 55,838,967,203
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Kendaraan 13,818,878,326 1,478,866,170 5,321,038,665 9,976,705,831
Perabotan dan Peralatan 27,577,423,757 8,946,732,421 - 36,524,156,178
Total 41,396,302,083 10,425,598,591 5,321,038,665 46,500,862,009
Jumlah Tercatat 19,550,929,173 9,338,105,194
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
2025 2024
Beban Operasional Gedung 27,007,133 7,872,868,044
Beban Usaha 552,998,237 1,176,998,237
Natura 276,207,832 1,375,732,310
T o t a l 856,213,202 10,425,598,591
Pengurangan aset tetap pemilikan langsung merupakan penjualan aset dengan rincian sebagai
berikut ;
2024 2024
Harga Jual 300,000,000.00 700,750,000
Jumlah Tercatat (458,770,833.00) (258,461,335)
Laba Penjualan Aset Tetap ; (158,770,833.00) 442,288,665
Pengurangan aset tetap tahun 2023 dengan jumlah tercatat sebesar Rp 189.445.874 direklasifikasikan ke
properti investasi di karenakan kesalahan klasifikasi
Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan hingga tahun 2024 sebesar
Rp 36.255.258.755 (2023: Rp 18.553.192.042).
Kendaraan telah diasuransikan terhadap risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 7.616.800.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang
timbul atas risiko yang dipertanggungkan
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Manajemen Perseroan dan Entitas Anak juga berpendapat, tidak terdapat perubahan estimasi masa manfaat dan
perubahan yang signifikan dalam ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomi masa depan (metode penyusutan)
terhadap aset tetap tersebut
34
Page 38
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
11. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut ;
2025 2024
LANCAR
Uang Muka
Pembelian Barang 26.858.076 27.683.082
Lain-lain 12.131.459 12.131.459
Biaya Dibayar di Muka
Asuransi 181.501.621 623.872.676
Lain-lain 50.637.133 -
Total 271.128.289 663.687.217
TIDAK LANCAR
Uang Muka
Aset Tetap 3.896.683.457 3.725.483.457
12. UANG MUKA INVESTASI
Uang muka investasi merupakan investasi dalam saham di Go-Rework Holdings Pte. Ltd. di
Singapura dengan total keseluruhan sebesar USD 700.000. Uang muka yang telah dibayarkan
sampai dengan 31 Maret 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar USD 210.000 atau
ekuivalen Rp 2.957.850.000.
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA
Rincian 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2025 2024
PT Jones Lang Lasalle Indonesia - 3.416.340.600
PT Colliers International 320.289.639 320.289.639
Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta 572.754.438 300.501.909
PT Belicia Dekorindo Abadi 279.720.000 -
Lain-lain (Saldo masing-masing di
bawah Rp 200.000.000) 427.284.928 3.064.320.535
Total 1.600.049.005 7.101.452.683
Seluruh Utang usaha per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 dalam mata uang Rupiah.
Rincian utang usaha berdasarkan umur sebagai berikut:
202 5 2024
Belum Jatuh Tempo 778,833,721 759,768,678
Lewat Jatuh Tempo
1 - 30 Hari 658,488,859 3,843,044,932
31 - 60 Hari 139,860,000 2,291,034,879
61 - 90 Hari 22,866,425 -
Lebih dari 90 Hari - 207,604,194
T o t a l 1,600,049,005 7,101,452,683
35
Page 39
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. PERPAJAKAN
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut ;
2025 2024
Pajak Dibayar di Muka
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 21,975,671,435 20,404,988,877
Pajak Pertambahan Nilai 252,329,928 -
T o t a l 22,228,001,363 20,404,988,877
2025 2024
Utang Pajak
Pajak Penghasilan Pasal 21 701,943,536 982,978,579
Pajak Penghasilan Pasal 23 49,276,310 45,384,003
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 234,696,965 73,678,563
Pajak Penghasilan Pasal 29/25 81,009,060 81,009,060
Pajak Pertambahan Nilai 6,443,706,540 4,704,103,123
Utang Pajak Penghasilan Final yang
Belum Dibayarkan - 1,511,945,387
Total 7,510,632,411 7,399,098,715
Kewajiban perpajakan lainnya, jika ada, akan dilunasi pada saat jatuh tempo.
Pajak Penghasilan Badan
2 0 2 5
Perseroan Entitas Anak T o t a l
Pajak Kini - - -
Pajak Tangguhan (120.128) - (120.128)
T o t a l (120.128) - (120.128)
2 0 2 4
Perseroan Entitas Anak T o t a l
Pajak Kini - (81.009.060) (81.009.060)
Pajak Tangguhan 12.910.861 - 12.910.861
T o t a l 12.910.861 (81.009.060) (68.098.199)
Perhitungan pajak penghasilan final atas pendapatan operasional gedung sebagai berikut ;
2025 2024
Pendapatan Operasional Gedung 140,407,638,872 530,656,527,387
Pajak Penghasilan Final yang Dikenakan atas
Pendapatan Operasional Gedung 14,040,764,019 53,065,652,739
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak dengan rugi fiskal sebagai berikut:
36
Page 40
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. P E R P A J A K A N (Lanjutan)
2025 2024
Laba sebelum Pajak Penghasilan Kosolidasian 84,296,053,427 288,949,240,741
Dikurangi:
Laba sebelum Pajak Penghasilan Entitas Anak (84,703,838,972) (284,718,381,011)
Rugi sebelum Pajak Penghasilan
dari Operasi yang Dilanjutkan (407,785,545) 4,230,859,730
Rugi sebelum Pajak Penghasilan
dari Operasi yang Dihentikan (297,208,370) (1,012,744,491)
Rugi sebelum Pajak Penghasilan - Perseroan (704,993,915) 3,218,115,239
Beda Waktu:
Cadangan (Pemulihan) Imbalan Kerja - 143,806,177
Laba Penjualan Aktiva Tetap - 935,311
Penyusutan Aset Tetap dan Properti Investasi (546,038) (86,055,760)
Total Beda Waktu ; (546,038) 58,685,728
Beda Tetap:
Beban yang Tidak Dapat Dikurangkan 13,421,875 1,025,846,569
Pendapatan Sewa Tanah dan/atau Bangunan (2,127,292,311) (12,075,640,469)
Penghasilan Jasa Giro dan Bunga Deposito (2,382,774) (75,305,259)
Total Beda Tetap (2,116,253,210) (11,125,099,159)
Rugi Fiskal (2,821,793,163) (7,848,298,192)
Akumulasi Rugi Fiskal, Awal:
2019 (6,816,048,907) (6,816,048,907)
2020 (6,637,667,229) (6,637,667,229)
2021 (6,245,992,343) (6,245,992,343)
2022 (6,192,318,701) (6,192,318,701)
2023 (8,125,986,780) (8,125,986,780)
2024 (7,848,298,192) -
Rugi Fiskal Kadaluarsa 6,816,048,907 6,816,048,907
Akumulasi Rugi Fiskal, Akhir (37,872,056,408) (35,050,263,245)
Jumlah rugi fiskal untuk tahun 2024 seperti yang disebutkan di atas, akan dilaporkan oleh Perseroan
dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) PPh badan tahun 2024 ke kantor pelayanan pajak.
Jumlah rugi fiskal untuk tahun 2023 seperti yang disebutkan di atas, telah dilaporkan oleh Perseroan
dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) PPh badan tahun 2023 ke kantor pelayanan pajak.
Berdasarkan Undang undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Perseroan menghitung,
menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak
dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima tahun sejak terutangnya
pajak.
37
Page 41
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. P E R P A J A K A N (Lanjutan)
Pajak Tangguhan
Rincian aset pajak tangguhan dan manfaat (beban) pajak tangguhan adalah sebagai berikut:
2 0 2 5
Dikreditkan
pada
Dikreditkan Penghasilan
1 Januari (Dibebankan) Komprehensif 31 Maret
2025 ke Laba Rugi Lain 2025
Perseroan
Aset Tetap dan Properti Investasi (18.111.086) (120.128) - (18.231.214)
Imbalan Kerja 64.448.794 - - 64.448.794
Persediaan - - - -
Sub Total 46.337.708 (120.128) - 46.217.580
Entitas Anak - - - -
T O T A L 46.337.708 (120.128) - 46.217.580
2 0 2 4
Dikreditkan
pada
Dikreditkan Penghasilan
1 Januari (Dibebankan) Komprehensif 31 Desember
202 4 ke Laba Rugi Lain 202 4
Perseroan
Aset Tetap dan 615,412 (18,726,498) - (18,111,086)
Properti Investasi 31,704,147 31,637,359 1,107,288 64,448,794
Imbalan Kerja 32,319,559 12,910,861 1,107,288 46,337,708
re
d
ta D
ik
n
Sub Total - - - -
a )rd
k
n
e
ib
(D t
Entitas Anak 32,319,559 12,910,861 1,107,288 46,337,708 1 n
J
a
u e
p
rik
o
3
L b
m
s
D
g
2
0
9
L
a
b
R
u
iP
e
n
y
s1
TOTAL 32,319,559 12,910,861 1,107,288 46,337,708
nP
e
ru
a
h
s
Aset dan liabilitas pajak tangguhan berasal dari perbedaan dasar menurut pembukuan dan pelaporanAe
s
tT
roa
p
d
n
P
i
pajak karena perbedaan metode atau dasar penentuan yang digunakan untuk tujuan komersial danInvestai1.593274806
pelaporan pajak. 6b
ln
a
ImK
e
rj3.7
1
()8
9
5
2
0
4
S
u
b
J
m
la
2h
15
3
6
7
4
0
.9
8
-
Kerugian fiskal yang dapat diperhitungkan sebagai aset pajak tangguhan adalah rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan dengan laba kena pajak sebelum habis masa berlakunya. Rugi fiskal Perseroan tidak-A s
ru
e
P
a
n
h
diperhitungkan sebagai aset pajak tangguhan, karena menurut manajemen rugi fiskal tersebut belum
J
.9
1
H
A
L
M
U0
5
4
7
6
2
3
8
-
dapat ditentukan manfaatnya untuk menutupi penghasilan di masa mendatang.
38
Page 42
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. P E R P A J A K A N (Lanjutan)
Rekonsiliasi antara beban pajak (manfaat) dan hasil perkalian laba sebelum pajak dengan tarif pajak
yang berlaku adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba sebelum Pajak Konsolidasian 84.296.053.427 288.949.240.741
Dikurangi : Laba sebelum Pajak - Entitas Anak (84.703.838.972) (284.718.381.011)
Rugi sebelum Pajak dari Operasi yang Dilanjutkan (407.785.545) 4.230.859.730
Laba sebelum Pajak dari Operasi yang Dihentikan (297.208.370) (1.012.744.491)
Laba (Rugi) sebelum Pajak - Perseroan (704.993.915) 3.218.115.239
Beban Pajak sesuai Tarif Pajak Berlaku (155.098.661) 707.985.352
Pengaruh Pajak atas:
Beda Tetap (465.575.706) (2.447.115.915)
Rugi Fiskal yang Belum Ditentukan Manfaatnya 620.794.496 1.726.219.702
Total Beban Pajak - Perseroan 120.128 (12.910.861)
Total Beban Pajak - Entitas Anak - 81.009.060
Total Beban Pajak 120.128 68.098.199
15. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA
Rincian 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2025 2024
Jangka Pendek
Pendapatan Diterima di Muka Operasional Gedung:
Sewa 133,510,522,815 108,146,568,971
Pemeliharaan dan Daya 83,510,501,645 71,273,977,875
Parkir 5,795,279,212 4,049,587,377
T o t a l 222,816,303,672 183,470,134,223
Jangka Panjang
Pendapatan Diterima di Muka Operasional Gedung:
Sewa 157,500,000 13,447,697,494
Pemeliharaan dan Daya - 9,745,926,589
Parkir - 288,036,365
T o t a l 157,500,000 23,481,660,448
T O T A L 222,973,803,672 206,951,794,671
.
39
Page 43
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
16. JAMINAN PELANGGAN
Akun ini merupakan uang jaminan dari tenant atas sewa, pemeliharaan dan daya, dan telepon, dengan
rincian 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
PT Pertamina EP 18,241,414,035 18,241,414,035
PT Pertamina Hulu Energi 14,120,775,900 14,120,775,900
PT Pertamina Hulu Rokan 8,544,796,110 8,544,796,110
PT Tirta Investama 8,019,521,400 8,019,521,400
PT Pertamina Hulu Energi Offshore 6,447,935,600 6,447,935,600
PT Wira Pamungkas Pariwara Group M 5,034,194,010 5,034,194,010
Standard Chartered Bank Indonesia 4,736,745,263 4,764,745,263
PT Bank Negara Indonesia (Persero) 3,386,421,936 3,386,421,936
PT Telemarketing Indonesia 2,564,820,270 2,564,820,270
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia 2,377,737,250 2,349,737,250
PT Kantar International Indonesia 2,275,351,628 2,275,351,628
PT Kolaborasi Global Sukses 2,237,636,626 2,237,636,626
Lain-lain (Saldo masing-masing di
bawah Rp 2.000.000.000) 62,918,019,847 63,853,411,315
Total ; 140,905,369,875 141,840,761,343
Selisih Nilai Wajar yang Belum
Diamortisasi (18,733,460,249) (18,733,460,249)
Total - Neto 122,171,909,626 123,107,301,094
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG
Perseroan dan Entitas Anak menghitung dan mencatat liabilitas imbalan kerja untuk semua karyawan tetap sesuai
dengan Undang-undang Cipta Kerja (“UU Cipta Kerja”) No. 6/2023 untuk tahun 2023 dan UU Cipta Kerja No. 11
Tahun 2020 untuk tahun 2022. Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria independen KKA
Enny Diah Awal dalam Laporan No. 23088/VIVATEX/AP/ 02/2024, Laporan No. 23065/CHITATEX/AP/01/2024 dan
Laporan No. 23064/CHITALAND/AP/01/2024 tanggal 12 Februari 2024 dan 30 Januari 2024 untuk tahun 2023 dan
No. 22108/VIVATEX/EP/02/2023, Laporan No. 22109/CHITATEX/EP/02/2023 dan Laporan No.
22104/CHITALAND/EP/02/2023 tanggal 17 Februari 2023 dan 16 Februari 2023 untuk tahun 2022. Pada tahun 2023
dan 2022, jumlah karyawan yang berhak masing-masing sebanyak 114 dan 105 orang.
Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas imbalan kerja pada tanggal Laporan Posisi
Keuangan Konsolidasian sebagai berikut ;
2 0 2 5 2 0 2 4
Usia Pensiun Normal 58 dan/and 65 Tahun/Years 58 dan/and 65 Tahun/Years
Tingkat Kenaikan Gaji
per tahun
: 5% - 7,5% 5% - 7,5%
Tingkat Bunga Aktuaria per tahun 7,1% 7,1%
Tingkat Mortalita Tabel Mortalita Indonesia Tahun 2019/ Tabel Mortalita Indonesia Tahun 2019/
Tingkat Cacat 10% dari tingkat mortalita/ 10% dari tingkat mortalita/
Tingkat Pengunduran Diri 0% - 10% 0% - 10%
Metode Penilaian Proyeksi Kredit Unit Proyeksi Kredit Unit
40
Page 44
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA ( Lanjutan )
Mutasi saldo nilai kini liabilitas imbalan kerja sebagai berikut:
202 5 2024
Saldo Awal 12,361,193,147 12,361,193,147
Cadangan Tahun Berjalan 2,174,934,300 2,174,934,300
Penghasilan Komprehensif Lain (81,573,861) (81,573,861)
Pembayaran Imbalan Kerja (2,023,015,408) (2,023,015,408)
Saldo Akhir 12,431,538,178 12,431,538,178
Jumlah cadangan imbalan kerja sebagai berikut:
202 5 202 4
Biaya Jasa Kini 1,300,921,102 1,300,921,102
Biaya Bunga 874,013,198 874,013,198
(Keuntungan) Kerugian Aktuarial
Imbalan Pascakerja diakui Dalam
Penghasilan Komprehensif Lain - -
Total 2,174,934,300 2,174,934,300
Cadangan imbalan kerja disajikan dalam akun Beban Usaha dan Pemulihan Imbalan Kerja disajikan
dalam Penghasilan Lain-lain.
Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan liabilitas imbalan
kerja adalah sebagai berikut ;
Kenaikan (Penurunan)
Asumsi Utama Asumsi Saldo liabilitas Imbalan kerja
Tingkat Diskonto Tahunan 0,5%(0,5%) 11932055502/12828113536
Tingkat Kenaikan Gaji Tahunan 0,5%(0,5%) 12823639032/11932049322
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial, dimana semua asumsi
lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa asumsi
mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi
aktuarial utama, metode yang sama telah diterapkan.
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk
menutupi liabilitas imbalan kerja Perseroan dan Entitas Anak.
41
Page 45
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
18. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham sesuai dengan daftar registrasi dari PT Bima Registra, Biro Administrasi
Efek 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
2 0 2 5
Modal Ditempatkan dan Disetor
Persentase Jumlah
Pemegang Saham Kepemilikan Saham Total
%
Sutiadi Widjaja 42.47 % 114,159,200 57,079,600,000
Turniady Widjaja 18.74 % # 50,384,200 25,192,100,000
Wiriady Widjaja (Direktur Utama) 8.43 % 22,659,900 11,329,950,000
Karta Widjaja (Direktur) 6.39 % 17,182,200 8,591,100,000
Herrijanto Widjaja (Komisaris Utama) 2.81 % 7,549,800 3,774,900,000
Masyarakat (Saldo masing-masing
di bawah 5%) 21.16 % 56,864,700 28,432,350,000
T o t a l 100.00 % 268,800,000 134,400,000,000
2 0 2 4
Modal Ditempatkan dan Disetor
Persentase Jumlah
Pemegang Saham Kepemilikan Saham Total
%
Sutiadi Widjaja 42,47 % 114.159.200 57.079.600.000
Turniady Widjaja 18,74 % 50.384.200 25.192.100.000
Wiriady Widjaja 8,42 % 22.621.400 11.310.700.000
(Direktur Utama)
Karta Widjaja (Direktur) 6,39 % 17.182.200 8.591.100.000
Herrijanto Widjaja
(Komisaris Utama) 2,81 % 7.549.800 3.774.900.000
Masyarakat (Saldo
masing-masing di bawah 5%) 21,17 % 56.903.200 28.451.600.000
Total 100,00 % 268.800.000 134.400.000.000
42
Page 46
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian per 31 Maret 2025 dan 31 Desember 2024 sebagai berikut:
202 5 202 4
Agio Saham melalui
Penawaran Umum Tahun 1990 6,435,000,000 6,435,000,000
Penawaran Umum Terbatas:
Tahun 1992 20,979,000,000 20,979,000,000
Tahun 1993 64,400,000,000 64,400,000,000
Pelepasan Saham Treasuri 1,763,645,504 1,763,645,504
Sub Total 93,577,645,504 93,577,645,504
Pembagian Saham Bonus
Tahun 1992 (4,000,000,000) (4,000,000,000)
Tahun 1995 (28,000,000,000) (28,000,000,000)
Tahun 1997 (50,400,000,000) (50,400,000,000)
Sub Total (82,400,000,000) (82,400,000,000)
Pengampunan Pajak 47,000,000 47,000,000
T O T A L 11,224,645,504 11,224,645,504
Pengampunan pajak merupakan nilai aset neto yang timbul dari program pengampunan pajak dimana
Perseroan berpartisipasi pada tahun 2016. Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak No.
KET-888/PP/WPJ.07/2016 tanggal 10 Oktober 2016, aset pengampunan pajak Perseroan dalam
negeri berupa kas dan setara kas sebesar Rp 35.000.000 dan tarif uang tebusan sebesar 2% atau Rp
700.000.
CL berpartisipasi dalam program pengampunan pajak pada tahun 2017. Berdasarkan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak No. KET-11527/PP/ WPJ.06/2017 tanggal 10 April 2017, aset
pengampunan pajak dalam negeri berupa kas dan setara kas sebesar Rp 12.000.000 dan tarif uang
tebusan sebesar 5% atau Rp 600.000.
Berdasarkan Surat Edaran OJK No. 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perseroan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara
Signifikan, Perseroan melakukan pembelian kembali saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan
tercatat di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp 2.587.309.527. Latar belakang pembelian kembali
saham Perseroan adalah untuk menjaga kestabilan harga saham. Pembelian kembali saham tersebut
dilakukan dengan PT Geno Tatagraha. Pelepasan kembali saham treasuri menghasilkan agio
pelepasan masing-masing sebesar Rp 873.425.150 dan Rp 890.220.354 per 31 Desember 2018 dan
2017, dicatat dalam Tambahan Modal Disetor.
43
Page 47
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
20. PENDAPATAN
Rinciannya sebagai berikut:
2025 2024
Sewa 72,663,587,630 66,355,703,657
Pemeliharaan dan Daya 51,543,552,026 46,102,549,551
Parkir 6,006,567,301 6,053,521,154
Lembur 10,107,711,014 8,003,868,081
Lain-lain 86,220,901 368,657,207
Total Pendapatan 140,407,638,872 126,884,299,650
Pada tahun 2025 dan 2024 tidak ada pendapatan dari pihak berelasi.
Rincian pelanggan dengan nilai pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan sebagai berikut:
Persentase dari Total
Pendapatan Neto
2025 2024 2025 2024
PT Pertamina Hulu Energi 27,767,383,631 26,953,261,953 19.78 20.51
21. BEBAN OPERASIONAL GEDUNG
Rinciannya sebagai berikut:
2025 2024
Penyusutan 20,946,659,892 23,786,209,347
Energi dan Air 8,519,687,700 7,955,584,908
Gaji dan Tunjangan 9,186,568,316 8,589,925,509
Perbaikan dan Pemeliharaan 4,493,196,761 5,047,611,022
Keamanan 2,047,405,699 1,916,579,745
Pajak Bumi dan Bangunan - -
Lain-lain 117,384,110 835,535,460
Total Beban Operasional Gedung 45,310,902,478 48,131,445,991
44
Page 48
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
22. BEBAN USAHA
Rinciannya sebagai berikut:
2025 2024
Beban Penjualan
Jasa Pemasaran 717,262,077 2,401,530,234
Iklan dan Promosi 53,105,292 29,051,400
Sewa Peralatan 51,000,000 46,047,210
T o t a l 821,367,369 2,476,628,844
Beban Umum dan Administrasi
Gaji dan Tunjangan 4,086,727,766 3,954,873,596
Cadangan Imbalan Kerja - -
Perbaikan dan Pemeliharaan 38,952,748 665,514,337
Beban Kantor dan Telekomunikasi 274,492,175 497,567,422
Penyusutan 552,998,237 571,529,543
Jasa Profesional - -
Perjalanan Dinas dan Transportasi 37,645,357 33,198,950
Lain-lain 1,094,711,808 221,118,083
T o t a l 6,085,528,091 5,943,801,931
T O T A L 6,906,895,460 8,420,430,775
23. PENGHASILAN DAN BEBAN KEUANGAN
Rinciannya sebagai berikut:
2025 2024
Penghasilan Keuangan
Jasa Giro dan Bunga Deposito
Berjangka 5,198,001,146 4,682,905,719
Bunga Obligasi 2,435,196,250 2,353,068,060
Total 7,633,197,396 7,035,973,779
Beban Keuangan
Bunga Libilitas Sewa - -
Total - -
24. LABA PER SAHAM
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun
bersangkutan.
2025 2024
Laba Tahun Berjalan yang Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk 83.998.724.929 63.368.973.747
Rata-rata Tertimbang Jumlah Saham Biasa yang Beredar 268.800.000 268.800.000
Laba per Saham Dasar 312,50 235,75
45
Page 49
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
25. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi tanggal 13 Desember 2024, Direksi Perseroan menyetujui
pembagian Dividen Interim dalam bentuk tunai berdasarkan Laporan Keuangan Interim bulan September
2024 sebesar Rp. 151,-- persaham atau sejumlah Rp. 40.588.800.000 yang telah dibayarkan pada tanggal 14
Januari 2025.
Berdasarkan Rapat Umum Para Pemegang Saham Perseroan No. 38 tanggal 24 Juni 2024 dari Notaris
Fathiah Helmi, S.H., pemegang saham Perseroan menyetujui pembagian dividen interim dalam bentuk tunai
berdasarkan laporan keuangan interim bulan September tahun 2023 sebesar Rp 200.256.000.000 atau Rp
745 per saham dan pembagian dividen final dalam bentuk tunai berdasarkan laporan keuangan per 31
Desember 2023 sebesar Rp 96.768.000.000 atau Rp 1.105 per saham yang dibayarkan pada tanggal 11
Januari dan 22 Juli 2024 serta pembentukan Cadangan Umum sebesar Rp
50.000.000.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang saham Tahunan No. 41 tanggal 20 Juni 2023 dari Notaris
Fathiah Helmi, S.H, pemegang saham Perseroan menyetujui pembagian dividen interim dalam bentuk tunai
berdasarkan laporan keuangan interim bulan September tahun 2022 sebesar Rp 75.264.000.000 atau Rp
280 per saham dan pembagian dividen final dalam bentuk tunai berdasarkan laporan keuangan per 31
Desember 2022 sebesar Rp 194.880.000.000 atau Rp 725 per saham yang dibayarkan pada tanggal 27
Januari 2023 dan 13 Juli 2023 serta pembentukan Cadangan umum sebesar Rp 50.000.000.
26. INFORMASI SEGMEN
Segmen Usaha
Struktur organisasi dan manajemen Perseroan serta sistem pelaporan keuangan intern belum
dirancang berdasarkan produk dan jasa individual atau kelompok produk dan jasa terkait.
Sehubungan dengan hal tersebut, untuk tujuan informasi segmen, manajemen menetapkan segmen
usaha berdasarkan pertimbangan risiko dan hasil terkait yang meliputi usaha tekstil dan sewa
gedung.
Informasi segmen usaha sebagai berikut:
2025
Tekstil Sewa Gedung Eliminasi Total
Pendapatan:
Eksternal - 140.407.638.872 - 140.407.638.872
Jumlah pendapatan - 140.407.638.872 - 140.407.638.872
Beban Langsung dan Pokok Penjualan - (45.310.902.478) - (45.310.902.478)
Laba (Rugi) Kotor - 95.096.736.394 - 95.096.736.394
Beban Usaha (2.170.037.530) (6.906.895.460) - (9.076.932.990)
Pajak Final (14.040.764.019) (14.040.764.019)
Laba (Rugi) Usaha (2.170.037.530) 74.149.076.915 - 71.979.039.385
Penghasilan (Beban) Lain-lain - Neto 1.762.251.985 10.554.762.057 - 12.317.014.042
Laba (Rugi) sebelum Pajak (407.785.545) 84.703.838.972 - 84.296.053.427
Pajak Penghasilan (120.128) - - (120.128)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan dari Operasi
yang Dilanjutkan (407.905.673) 84.703.838.972 - 84.295.933.299
Laba Tahun Berjalan dari
Operasi yang Dihentikan (297.208.370) - - (297.208.370)
Laba Tahun Berjalan (705.114.043) 84.703.838.972 - 83.998.724.929
Pendapatan Komprehensif Lain - (17.057.072.748) - (17.057.072.748)
Total Laba Komprehensif (705.114.043) 67.646.766.224 - 66.941.652.181
Aset Segmen 18.469.698.727 3.467.599.813.003 (1.473.105.585) 3.484.596.346.081
Investasi Saham 115.300.999.000 - (115.300.999.000) -
Total Aset 133.770.697.727 3.467.599.813.003 (116.774.104.585) 3.484.596.346.081
Liabilitas Segmen 4.279.296.061 374.478.396.439 - 378.757.692.500
Ekuitas 129.491.341.602 3.093.121.416.564 (116.774.104.585) 3.105.838.653.581
Total Liabilitas dan Ekuitas 133.770.697.727 3.467.599.813.003 (116.774.104.585) 3.484.596.346.081
46
Page 50
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
26. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
2 0 2 4
Tekstil Sewa Gedung Eliminasi/ Total
Pendapatan:
Eksternal - 126.884.299.650 - 126.884.299.650
Antar Segmen - - - -
Jumlah pendapatan - 126.884.299.650 - 126.884.299.650
Beban Operasional - (48.131.445.991) - (48.131.445.991)
Laba Kotor - 78.752.853.659 - 78.752.853.659
Beban Usaha (1.970.397.340) (6.450.033.471) - (8.420.430.811)
Pajak Final - (12.688.429.990) - (12.688.429.990)
Laba (Rugi) Usaha (1.970.397.340) 59.614.390.198 - 57.643.992.858
Penghasilan Lain-lain - netto 4.115.621.077 8.141.825.366 12.257.446.443
Laba sebelum Pajak Penghasilan 2.145.223.737 67.756.215.564 69.901.439.301
Pajak Penghasilan 4.500.220 - - 4.500.220
Laba Neto dari
Operasi yang Dilanjutkan 2.149.723.957 67.756.215.564 - 69.905.939.521
Rugi Berjalan dari Operasi yang dihentikan (6.536.965.809) - - (6.536.965.809)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 4.387.241.852 67.756.215.564 - 63.368.973.712
Penghasilan Komprehensif Lain (1.412.211.089) (1.412.211.089)
Total Laba Bersih Komprehensif 4.387.241.852 66.344.004.475 61.956.762.623
Aset Segmen 210.792.012.515 3.258.102.209.802 (202.148.103.805) 3.266.746.118.512
Investasi Saham 115.300.999.000 - (115.300.999.000) -
Jumlah Aset 326.093.011.515 3.258.102.209.802 (317.449.102.805) 3.266.746.118.512
Liabilitas Segmen 206.500.298.933 313.352.445.939 (200.674.997.255) 319.177.747.617
Ekuitas 119.592.712.582 2.944.749.763.863 (116.774.105.550) 2.947.568.370.895
Jumlah Liabilitas
dan Ekuitas 326.093.011.515 3.258.102.209.802 (317.449.102.805) 3.266.746.118.512
Segmen Geografis
Informasi segmen geografis atas pendapatan bersih sebagai berikut:
2025 2024
Dalam Negeri 140,407,638,872 126,884,299,659
27. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024, Perseroan dan Entitas Anak mempunyai aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
2025 2024
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen
Asing Rp'000 Asing Rp'000
Aset
Kas dan Setara Kas USD 538,397 8,930,934 345,480 5,383,617
Investasi Lain-lain USD 200,000 3,317,600 188,646 2,990,607
USD 738,397 12,248,534 534,126 8,374,224
Pada tanggal 31 Maret 2025 dan 2024 kurs konversi yang digunakan adalah sebagai berikut:
2025 2024
1 USD 16,588.00 15,853.00
47
Page 51
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Perseroan dan Entitas Anak menghadapi berbagai macam risiko-risiko keuangan yang timbul dari
aktivitas operasional Perseroan dan Entitas Anak, yaitu risiko pasar (termasuk risiko nilai tukar mata
uang asing dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit, risiko harga dan risiko likuiditas. Manajemen
Perseroan dan Entitas Anak mengawasi seluruh strategi manajemen risiko atas risiko-risko tersebut
untuk meminimalkan pengaruh ketidakpastian yang dapat berdampak buruk pada kinerja keuangan
Perseroan dan Entitas Anak. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan pengelolaan risiko-risiko
sebagaimana dirangkum di bawah ini.
Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat bunga, nilai tukar
mata uang Rupiah, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa risiko
bagi Perseroan dan Entitas Anak. Dalam perencanaan usaha Perseroan dan Entitas Anak,
risiko pasar yang memiliki dampak langsung kepada Perseroan dan Entitas Anak pada saat ini,
adalah dalam hal pengelolaan risiko nilai tukar mata uang asing dan risiko suku bunga.
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang
dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko
nilai tukar mata uang asing yang signifikan pada Perseroan dan Entitas Anak adalah kas dan setara
kas dalam mata uang USD. Saat ini, Perseroan dan Entitas Anak tidak memenuhi kebijakan untuk
lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing.
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31
Desember 2021, tidak terdapat liabilitas yang dikenakan bunga, sehingga Perseroan dan Entitas
Anak tidak terekspos risiko tingkat suku bunga pada tanggal akhir periode pelaporan tersebut.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perseroan dan Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul
dari pelanggan, klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi liabilitas kontraktual mereka. Tidak ada
risiko kredit yang terpusat secara signifikan. Perseroan mengelola dan mengendalikan risiko kredit
dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk pelanggan dan memantau
exposure terkait dengan batasan-batasan tersebut.
Saat ini tidak menghadapi risiko kredit, karena setiap pelanggan diwajibkan untuk membayar jaminan
sewa. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko
piutang ragu-ragu.
Perseroan dan Entitas Anak menghadapi risiko kredit yang berasal dari penempatan dana di bank.
Untuk mengatasi risiko ini, Perseroan dan Entitas Anak memiliki kebijakan untuk menempatkan
dananya hanya di bank-bank dengan reputasi yang baik.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai tercatat setiap aset keuangan pada tanggal
31 Maret 2025 dan 2024. adalah sebagai berikut:
48
Page 52
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
2025 2024
Kas dan Setara Kas 537,089,474,497 463,536,576,244
Piutang Usaha 9,178,863,309 9,750,282,360
Piutang Lain-lain 156,057,381 1,195,673,072
Simpanan Jaminan 720,029,000 754,173,000
T o t a l 547,144,424,187 475,236,704,676
Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.
Perseroan dan Entitas Anak terekspos risiko harga yang berasal dari investasi dalam efek yang
tersedia untuk dijual dan dicatat sebesar nilai wajar dan efek dimiliki hingga jatuh tempo. Perseroan
tidak melakukan lindung nilai terhadap aset keuangan tersebut investasi dimonitor secara periodik,
bersamaan dengan pengujian revaluasi instrumen investasi tersebut terhadap rencana strategis
jangka panjang Perseroan dan Entitas Anak.
Eksposur maksimum atas risiko harga pada tanggal pelaporan adalah sebesar nilai tercatat obligasi
korporasi, instrumen ekuitas dan reksa dana yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Risiko Likuiditas
Perseroan dan Entitas Anak mengelola profil likuiditasnya untuk dapat mendanai pengeluaran
modalnya dan membayar utang yang jatuh tempo dengan menjaga kecukupan kas dan ketersediaan
pendanaan.
Perseroan dan Entitas Anak secara regular mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual dan
terus menerus memantau kondisi pasar keuangan untuk mengidentifikasi kesempatan melakukan
penggalangan dana yang mencakup perolehan pinjaman dari bank dan melakukan penerbitan
tambahan modal saham.
Tabel dibawah ini merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perseroan dan Entitas Anak,
berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto, yang mencakup beban bunga terkait.:
49
Page 53
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
2025
Lebih dari
Lebih dari Dua Tahun
Sampai dengan Satu Tahun sampai sampai dengan
Satu Tahun Dua Tahun Lima Tahun Total
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 1,600,049,005 1,600,049,005
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 5,782,173,910 - - 5,782,173,910
Beban Akrual 6,287,585,623 - - 6,287,585,623
Jaminan Pelanggan 22,609,727,333 12,622,788,280 86,939,394,013 122,171,909,626
Total Liabilitas 36,279,535,871 12,622,788,280 86,939,394,013 135,841,718,164
2024
Lebih dari
Lebih dari Dua Tahun
Sampai dengan Satu Tahun sampai sampai dengan
Satu Tahun Dua Tahun Lima Tahun Total
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 2.671.409.699 2.671.409.699
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 207.306.203.123 - - 207.306.203.123
Beban Akrual 5.527.902.893 - - 5.527.902.893
Jaminan Pelanggan 30.651.377.319 12.622.788.280 77.785.842.630 121.060.008.229
Total Liabilitas 246.156.893.034 12.622.788.280 77.785.842.630 336.565.523.944
Pengelolaan Modal
Tujuan Perseroan ketika mengelola modal adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha
Perseroan serta memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan
lainnya.
Perseroan dan Entitas Anak secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan
untuk memastikan struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang saham yang optimal, dengan
mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Perseroan, profitabilitas saat
ini dan yang akan datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal dan proyeksi peluang
investasi yang strategis. Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal,
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham,
mengeluarkan saham baru atau menjual aset untuk mengurangi utang.
Perseroan dan Entitas Anak memonitor berdasarkan rasio gearing konsolidasian. Rasio gearing
konsolidasian dihitung dengan membagi pinjaman bersih dengan total ekuitas. Pinjaman bersih
dihitung dengan mengurangkan jumlah pinjaman dengan kas dan setara kas. Pada tanggal 31 Maret
2025 dan 2024, Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki pinjaman
50
Page 54
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan pada 31
Maret 2025 dan 2024 sebagai berikut:
2025 2024
Nilai Wajar * Nilai Tercatat Nilai Wajar * Nilai Tercatat
Aset Keuangan:
Biaya Perolehan Diamortisasi
Kas dan Setara Kas 537.089.474.497 537.089.474.497 463.536.576.244 463.536.576.244
Piutang Usaha kepada Pihak Ketiga 9.178.883.309 9.178.883.309 9.750.282.360 9.750.282.360
Piutang Lain-lain kepada pihak ketiga 156.057.381 156.057.381 1.195.673.072 1.195.673.072
Simpanan Jaminan 720.029.000 720.029.000 754.173.000 754.173.000
Total 547.144.444.187 547.144.444.187 475.236.704.676 475.236.704.676
Tersedia untuk Dijual
Investasi Ilain-Lain 469.797.484.633 469.797.484.633 254.575.957.227 254.575.957.227
Jumlah Aset Keuangan 1.016.941.928.820 1.016.941.928.820 729.812.661.903 729.812.661.903
Liabilitas Keuangan - Liabilitas
Keuangan pada Biaya Perolehan
Diamortisasi
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga 1.600.049.005 1.600.049.005 2.671.409.699 2.671.409.699
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 5.782.173.910 5.782.173.910 207.306.203.123 207.306.203.123
Beban Akrual 6.287.585.623 6.287.585.623 5.527.902.893 5.527.902.893
Jaminan Pelanggan 122.171.909.626 122.171.909.626 121.060.008.229 121.060.008.229
Jumlah Liabilitas Keuangan 135.841.718.164 135.841.718.164 336.565.523.944 336.565.523.944
* Diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 3, kecuali aset keuangan kas dan setara
kas dan investasi pada instrumen ekuitas diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 1
dan investasi efek dan jaminan pelanggan dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 2.
Nilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang
akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian
dan asumsi sebagai berikut:
- Nilai wajar investasi instrumen ekuitas adalah sebesar nilai tercatatnya. Nilai wajar aset keuangan
ini ditetapkan berdasarkan harga pasar yang tersedia di bursa.
- Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha kepada pihak ketiga, piutang lain-lain, utang usaha
kepada pihak ketiga, utang lain-lain kepada pihak ketiga, beban akrual dan utang pembiayaan
konsumen mendekati nilai tercatatnya, karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas
instrumen keuangan tersebut pada tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.
- Nilai wajar investasi efek dan jaminan pelanggan dinilai dengan arus kas yang didiskontokan
dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif pada tanggal Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian.
- Nilai wajar uang jaminan tidak disajikan karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal
dimana aset keuangan tersebut tidak memiliki jangka waktu pengembalian secara kontraktual.
51
Page 55
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
29. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING
a. Pada tanggal 31 Maret 2025, CP mempunyai ikatan dan perjanjian penting dengan beberapa pihak
ketiga dengan rincian sebagai berikut:
- PT Trikarya Cemerlang untuk memberikan jasa kebersihan di Menara RDTX Square. Berdasarkan
Perjanjian No. 077/CS/SPK/ TKC-03/XII/2023 tanggal 18 Desember 2023 untuk masa 3 tahun. Biaya atas
kebersihan sebesar Rp 237.060.721 per bulan.
- PT Trikarya Cemerlang untuk memberikan jasa kebersihan di Menara Mandiri Inhealth. Berdasarkan
Perjanjian No. 079/CS/SPK/ TKC-03/XII/2023 tanggal 18 Desember 2023 untuk masa 3 tahun. Biaya atas
kebersihan sebesar Rp 113.100.000 per bulan.
- PT Trikarya Cemerlang untuk memberikan jasa kebersihan di Menara PHE. Berdasarkan Perjanjian No.
078/CS/SPK/ TKC-03/XII/2023 tanggal 18 Desember 2023 untuk masa 3 tahun. Biaya atas kebersihan
sebesar Rp 161.205.775 per bulan.
- CV Kresnasari untuk memberikan jasa perawatan taman di Menara RDTX Square. Berdasarkan Perjanjian
No. 18/SPK/KS-Add.07/1/2023 tanggal 1 Februari 2023 untuk masa 2 tahun. Biaya atas perawatan sebesar
Rp 10.310.000 per bulan.
- CV Kresnasari untuk memberikan jasa perawatan taman di Menara PHE. Berdasarkan Perjanjian No.
17/SPK/KS-Add.07/VIII/2024 tanggal 5 Agustus 2024 untuk masa 2 tahun. Biaya atas perawatan sebesar Rp
17.350.000 per bulan.
- PT Mitrajaya Pasopati untuk memberikan jasa pengadaan dan pembelian tissue. Berdasarkan Perjanjian No.
004-Add.02/MJP-T/IV-23 tanggal 17 April 2023 untuk masa 2 tahun. Biaya atas pembelian sebesar:
- 1 Mei 2023 sampai dengan 30 April 2024 sebesar Rp 211.820 per karton
- 1 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2025 sebesar Rp 218.175 per karton
- PT Rentokil Indonesia untuk memberikan jasa pengendalian hama dan serangga di Menara RDTX Square.
Berdasarkan Perjanjian tanggal 23 September 2024 untuk masa 3 tahun. Biaya atas pengendalian hama
dan serangga sebesar Rp 78.000.000 per tahun.
- PT TNN Indonesia untuk memberikan jasa pengendalian hama dan serangga di Menara PHE. Berdasarkan
Perjanjian No. 084B/TNN/JKT/XI/2021-Add01/X/2024 tanggal 1 Oktober 2024 untuk masa 3
tahun. Biaya atas pengendalian hama dan serangga sebesar Rp 75.771.804 per tahun.
- PT Securindo Packatama Indonesia untuk memberikan jasa bantuan teknis sistem perparkiran di Menara
RDTX Square. Berdasarkan Perjanjian No. 229/SPI-SATX-KTR/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 untuk masa
60 bulan. Upah pelayanan atas pengelolaan lokasi parkir sebesar 1,7% dari laba operasional lokasi parkir
- PT Securindo Packatama Indonesia untuk memberikan jasa bantuan teknis sistem perparkiran di Menara
Inhealth. Berdasarkan Perjanjian No. 231/SPI-RDTX-KTR/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 untuk masa 60
bulan. Upah pelayanan atas pengelolaan lokasi parkir sebesar 1,7% dari laba operasional lokasi parkir.
- PT Securindo Packatama Indonesia untuk memberikan jasa bantuan teknis sistem perparkiran di PHE
Tower. Berdasarkan Perjanjian No. 230/SPI-PHET-KTR/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 untuk masa 12
bulan. Upah pelayanan atas pengelolaan lokasi parkir sebesar 1,7% dari laba operasional lokasi parkir
- PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator untuk pekerjaan pemeliharaan elevator dan escalator.
Berdasarkan Addendum Pemeliharaan No. 0011/HKM/MJEE/ADD-4/I/2019 tanggal 2 Januari 2019 untuk
masa 6 tahun. Biaya untuk tahun 2024 sebesar Rp 619.461.361.
- PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator untuk pekerjaan pemeliharaan elevator dan escalator.
Berdasarkan Perjanjian Pemeliharaan No. 0753/HKM/MJEE/I/2022 tanggal 1 Desember 2021 untuk 6
tahun. Biaya untuk tahun 2024 sebesar Rp 165.600.000.
52
Page 56
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
29. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator untuk pekerjaan pemeliharaan elevator dan escalator.
Berdasarkan Addendum Pemeliharaan No. 0673/HKM/MJEE/ADD-I/XI/2019 tanggal 29 November 2019
untuk masa 6 tahun. Biaya untuk 2024 sebesar Rp 140.463.900.
- PT Gana Sakti Indonesia untuk jasa keamanan. Berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 079/ADD-III/PKS-
GSI/MSC/XII/ 2023 tanggal 1 Desember 2023 untuk masa 2 tahun dengan nilai Rp 227.406.248 per tahun.
- PT Gana Sakti Indonesia untuk jasa keamanan. Berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 085/ADD-I/PKS-
GSI/RDTX/I/2022 tanggal 3 Desember 2022 untuk masa 3 tahun dengan nilai Rp 162.900.000 per tahun.
- PT Gana Sakti Indonesia untuk jasa keamanan. Berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 080/ADD-III/PKS-
GSI/PHE/XII/ 2023 tanggal 1 Desember 2023 untuk masa 2 tahun dengan nilai Rp 195.073.759 per tahun.
b. Pada tanggal 31 Maret 2025, CL mempunyai ikatan dan perjanjian penting dengan beberapa pihak ketiga
sehubungan dengan pembangunan gedung perkantoran dengan rincian sebagai berikut:
- PT Gana Sakti Indonesia untuk jasa keamanan. Berdasarkan Perjanjian No. RDP-GSI/03/14-
Add.02/III/2024 tanggal 28 Maret 2024 untuk masa 2 tahun sebagai berikut:
- 1 April 2022 sampai dengan 31 Maret 2024 sebesar Rp 190.086.000.
- 1 April 2024 sampai dengan 31 Maret 2026 sebesar Rp 202.000.000.
- PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator untuk pekerjaan pemeliharaan elevator dan escalator.
Berdasarkan Perjanjian No. 0439/HKM/MJEE/IX/2020 tanggal 12 Oktober 2020 untuk masa 10 tahun.
Biaya untuk tahun 2024 sebesar Rp 510.444.000.
- PT Daya Potensi Abadi untuk jasa kebersihan. Berdasarkan Perjanjian No. RDP-DPA/03/17/X/2022 tanggal
10 Oktober 2022 untuk masa 3 tahun hingga 25 Oktober 2025 dengan nilai Rp 168.100.000 per bulan.
- PT Softorb Technology Indonesia untuk jasa layanan sistem integrator. Berdasarkan Perjanjian No.
326/PKS/STI-CLP/XII/2020 tanggal 2 Desember 2020 dengan nilai 1% dari nilai transaksi dengan jangka
waktu sampai 60 bulan.
- PT Rentokil Indonesia untuk jasa pengendalian hama & serangga. Berdasarkan Perjanjian No.
001/RTL/JKT/ IX/2024 tanggal 26 September 2024 untuk masa 3 tahun dengan nilai
Rp 6.500.000 per bulan.
- CV Palang Parkir Indonesia untuk pekerjaan pemeliharaan jasa pemeliharaan peralatan. Berdasarkan
Perjanjian No. RDP-PPI/03/18/ I/2023 tanggal 16 Januari 2023 untuk masa 3 tahun dengan nilai Rp
5.000.000 per bulan.
- PT Mitrajaya Pasopati untuk jasa pengadaan dan pembelian tissue. Berdasarkan Perjanjian No. 003-
Add.02/MJP-T/IV-23 tanggal 17 April 2023 untuk masa 2 tahun. Biaya atas pembelian sebesar:
- 1 Mei 2023 sampai dengan 30 April 2024 sebesar Rp 211.820 per karton.
- 1 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2025 sebesar Rp 218.175 per karton.
PT Frenkie Nursery Landscape & Plant Rental (FNL) untuk Perawatan Taman. Berdasarkan Perjanjian No.
RDP-FNL/03/07/X/2020 tanggal 22 Oktober 2020 untuk 2 periode sebagai berikut:
- 1 November 2020 sampai dengan 1 Oktober 2022 sebesar Rp 25.880.000.
- 1 November 2022 sampai dengan 31 Oktober 2025. Penyesuaian nilai kontrak akan di review setiap
tahun dengan formula perhitungan 70% Nilai Kontrak x presentase (%) kenaikan UMP.
c. Berdasarkan Perjanjian Sewa Tanah tanggal 8 Januari 2018 yang telah diperbaharui pada tanggal 26 Februari
2024 dengan Perjanjian No. DGM/GA/PST/01/III/2024, DGM menyewakan tanah kepada PT Pionir Beton
Industri seluas 12.683 m2 dengan jangka waktu selama 2 tahun masing-masing sebesar Rp
1.200.000.000 per tahun untuk tahun 2024 dan 2025.
53
Page 57
`PT RODA VIVATEX Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 31 MARET 2025 DAN PER 31 DESEMBER 2024
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
29. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING (LANJUTAN)
d. Pada tanggal 31 Maret 2025, Perseroan mempunyai ikatan dan perjanjian penting dengan beberapa pihak
ketiga dengan rincian sebagai berikut:
Berdasarkan Perjanjian Sewa tanggal 21 April 2022, Perseroan Menyewakan Gedung di Jl. Kaji No. 53-55
dengan jangka waktu selama 4 tahun sebesar Rp 2.800.000.000.
- Berdasarkan Perjanjian Sewa tanggal 10 Juni 2022, Perseroan menyewakan Gudang Unit A.1 kepada
PT Elang Perdana Tyre Industry seluas 4.670 m2 dengan jangka waktu selama 3 bulan sebesar Rp
546.390.000 dan telah diperpanjang dalam Perjanjian Sewa tanggal 18 Desember 2024.
- Berdasarkan Perjanjian Sewa tanggal 13 Desember 2024, Perseroan menyewakan Gudang Unit C.2
kepada PT Sumiden Serasi Wire Products seluas 2.340 m2 dengan jangka waktu selama 3 bulan sebesar
Rp 372.060.000.
- Berdasarkan Perjanjian Sewa tanggal 01 Maret 2024, Perseroan menyewakan Gudang Unit A.2 kepada
PT Sumiden Serasi Wire Products seluas 4.746 m2 dengan jangka waktu selama 3 bulan sebesar
Rp 1.509.228.000 dan telah diperpanjang dalam Perjanjian Sewa 5 Desember 2024.
54
Names mentioned 104 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
R. Muhammad Hendarmawan
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.10 ×5
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.10
unresolved
org
Bapepam-LK
p.10 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×2
unresolved
org
PT Chitatex Peni
p.11
unresolved
org
PT Chitaland Perkasa
p.11 ×2
unresolved
person
Masneri
p.11
unresolved
person
Drs. Soebiantoro
p.12 ×16
unresolved
person
Hendro Lukito
p.12
unresolved
org
PT Dwimitra Graha Mandiri
p.12 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.23 ×2
unresolved
org
PT Amar Bank
p.29
unresolved
org
Reksa Dana Sharia
p.30
unresolved
org
Barito Pacifik Tbk
p.31 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Syariah Sucorinvest
p.31
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Star Protected
p.31
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Semesta Proteksi
p.31
unresolved
org
Reksa Dana Syariah Sucorinvest Sharia Balance Fund
p.31
unresolved
org
Reksa Dana HPAM Ultima Money Market
p.31
unresolved
org
PT Indo-Ad
p.32
unresolved
org
PT Wira Pamungkas Pariwara
p.32
unresolved
org
PT XM Gravitasi Digital
p.32
unresolved
org
PT Pionirbeton Industri
p.32
unresolved
org
PT Bates Mulia Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Stanley Black
p.32
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Rokan
p.32 ×2
unresolved
org
PT Tripledot Studios Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Ascot International Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.32 ×2
unresolved
org
KJPP Wahyu
p.35 ×2
unresolved
org
Purnamasari &Rekan
p.35
unresolved
org
Pemerintah Provinsi DKI
p.36
unresolved
org
Go-Rework Holdings Pte. Ltd.
p.38
unresolved
org
PT Jones Lang Lasalle Indonesia
p.38
unresolved
org
PT Colliers International
p.38
unresolved
org
PT Belicia Dekorindo Abadi
p.38
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.40
unresolved
org
PT Tirta Investama
p.43
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Energi Offshore
p.43
unresolved
org
PT Wira Pamungkas Pariwara Group M
p.43
unresolved
org
PT Telemarketing Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Kantar International Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Kolaborasi Global Sukses
p.43
unresolved
org
PT Bima Registra
p.45
unresolved
—
masing-masing di bawah 5%)
p.45 ×2
unresolved
org
PT Geno Tatagraha. Pelepasan
p.46
unresolved
org
PT Trikarya Cemerlang
p.55 ×3
unresolved
org
PT Mitrajaya Pasopati
p.55 ×2
unresolved
org
PT Rentokil Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
PT TNN Indonesia
p.55
unresolved
org
PT Securindo Packatama Indonesia
p.55 ×3
unresolved
org
PT Mitsubishi Jaya Elevator
p.55 ×4
unresolved
org
PT Gana Sakti Indonesia
p.56 ×4
unresolved
org
PT Daya Potensi Abadi
p.56
unresolved
org
PT Softorb Technology Indonesia
p.56
unresolved
org
PT Frenkie Nursery Landscape
p.56
unresolved
org
PT Pionir Beton Industri
p.56
unresolved
org
PT Elang Perdana Tyre Industry
p.57
unresolved
org
PT Sumiden Serasi Wire Products
p.57 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.