Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 162
Page 1
Together Towards SUSTAINABLE GROWTH 2024 LAPORAN KEBERLANJUTAN
Page 2
Tentang Tema
Together Towards Sustainable Growth
Sinergi antara Telkom dan Anak Perusahaan (“Telkom Group”)
dalam menjalankan praktik keberlanjutan menjadi kunci utama
untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,
dimana pencapaian keunggulan bisnis diiringi dengan penciptaan
nilai bersama (shared value) bagi seluruh pemangku kepentingan.
2 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 3
Tahun 2024 menandai upaya penguatan
kolaborasi Telkom Group untuk memastikan
keselarasan strategi dalam mengatasi
tantangan, memanfaatkan peluang baru,
serta mencapai target keberlanjutan Telkom
Group 2030. Upaya bersama ini pada
akhirnya diharapkan dapat meningkatkan
peran Telkom Group sebagai pelaku utama
industri telekomunikasi di Indonesia untuk
mewujudkan pembangunan infrastruktur
digital yang inklusif, mendorong inovasi
teknologi yang bertanggung jawab,
serta membangun ekosistem digital
yang berkelanjutan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 3
Page 4
Daftar Isi
Daftar Isi
01 Pengantar 03 Save Our Planet
08 Tentang Laporan Keberlanjutan 49 Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
10 Pesan dari Komisaris Utama 49 Pendekatan Manajemen
12 Pesan dari Direktur Utama 49 Mitigasi Iklim
16 Tanggung Jawab Pelaporan Keberlanjutan 2024 57 Adaptasi Iklim
18 Ikhtisar Keberlanjutan di Tahun 2024 63 Manajemen Sumber Daya
20 Penghargaan di Tahun 2024 63 Pendekatan Manajemen
22 Tentang Telkom 63 Pengelolaan Limbah
66 Manajemen Lingkungan Lainnya
66 Pengelolaan Air
02 Keberlanjutan di Telkom 68 Pelestarian Keanekaragaman Hayati
74 Biaya Lingkungan
28 Tata Kelola Keberlanjutan 75 Kinerja Lingkungan Perusahaan
30 Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Proses Pemilihan dan Pengangkatan Dewan
32
Komisaris dan Direksi
32 Konflik Kepentingan 04 Empower Our People
33 Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
83 Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
33 Kebijakan Remunerasi
84 Pendekatan Manajemen
35 Pelibatan Pemangku Kepentingan
84 Inklusifitas Rekrutmen Karyawan Telkom
36 Penilaian Materialitas
85 Kompensasi dan Benefit
39 Manajemen Risiko dan Peluang Keberlanjutan
85 Pengembangan Talenta
42 Strategi Keberlanjutan
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan 88 Lingkungan Kerja yang Inklusif
44
Berkelanjutan
90 Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
91 Pendekatan Manajemen
92 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
93 Kesejahteraan Karyawan
4 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 5
96 Pengalaman Pelanggan 137 Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
96 Pendekatan Manajemen 138 Proses Pengadaan Bertanggung Jawab
97 Layanan Unggul bagi Semua Pelanggan 139 Keterlibatan Pihak Lokal
100 Inovasi Produk yang Bertanggung Jawab
101 Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas
101 Pendekatan Manajemen
06 Lampiran
102 Inklusivitas Digital
103 Pelibatan Komunitas Lampiran 1. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
142
per Entitas
113 Kinerja Sosial Perusahaan
Lampiran 2. Indeks Pengungkapan POJK
146
51/2017 dan SEOJK 16/2021
148 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan GRI
05 Elevate Our Business 151
Lampiran 4. Indeks Pengungkapan SASB –
Industri Telekomunikasi
Lampiran 5. Metode Perhitungan Emisi Gas
153
124 Kepatuhan Regulasi Rumah Kaca (GRK)
124 Pendekatan Manajemen 155 Lampiran 6. Keanggotaan Asosiasi
124 Pemasaran Produk yang Etis 157 Lampiran 7. Pernyataan Penjaminan Eksternal
125 Perilaku Persaingan Usaha yang Adil 161 Lampiran 8. Lembar Umpan Balik
125 Kesetaraan Akses Internet
126 Praktik Bisnis Beretika
126 Pendekatan Manajemen
Kebijakan Pencegahan Korupsi, Suap dan Tindak
127
Penipuan
129 Telkom Integrity Line
130 Keamanan Siber & Pelindungan Data
131 Pendekatan Manajemen
Kebijakan Penggunaan dan Retensi Data untuk
133
Melindungi Hak Pelanggan
134 Pengelolaan Data Sekunder yang Terkendali
135 Menghadapi Ancaman Siber
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 5
Page 6
01
Pengantar
6 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 7
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 7
Page 8
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Pengantar
Tentang Laporan Keberlanjutan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (“Telkom”) menegaskan komitmen atas praktik keberlanjutan melalui
publikasi tahunan, yakni Laporan Keberlanjutan yang dirilis pada 21 April 2025. Laporan ini menyajikan informasi
mengenai strategi, serta target dan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) Telkom beserta 13 Anak
Perusahaan yang dimiliki secara langsung, kecuali dinyatakan sebaliknya. Laporan ini merangkum informasi
dari periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024, sesuai dengan periode pelaporan keuangan terkonsolidasi.
[GRI 2-2] [GRI 2-3]
Pembaca disarankan meninjau laporan ini bersamaan dengan Laporan Tahunan Telkom 2024, Laporan Risiko Iklim Telkom
2023, dan laman keberlanjutan Telkom untuk mendapatkan pemahaman secara menyeluruh atas praktik keberlanjutan di
Telkom Group.
Standar Pelaporan Penyajian Kembali Informasi
Penyusunan laporan ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Kami menyajikan ulang sejumlah informasi dalam laporan ini
Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan seiring dengan upaya Telkom dalam meningkatkan akurasi
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, pengumpulan dan cakupan perhitungan data, serta pelaksanaan
dan Perusahaan Publik (POJK51) dan Surat Edaran OJK No. 16/ verifikasi internal. Informasi yang disajikan kembali mencakup:
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten emisi Gas Rumah Kaca (GRK), limbah, dan konsumsi air.
atau Perusahaan Publik, serta merujuk pada Standar Global [GRI 2-4]
Reporting Initiative (GRI) 2021 dan 17 United Nation Sustainable
Development Goals (UN SDGs).
Penjaminan Eksternal
Laporan ini juga menyajikan informasi yang direkomendasikan Kami menunjuk pihak eksternal independen, yakni TUV
oleh standar Sustainability Accounting Standards Board (SASB) Rheinland Indonesia, untuk melakukan penjaminan eksternal
untuk industri telekomunikasi, khususnya Telecommunication atas Laporan Keberlanjutan 2024 dengan ruang lingkup
Services Sustainability Accounting Standard versi 2023-12. kepatuhan pelaporan atas standar GRI 2021. Hasil penjaminan
Selain itu, sebagai bentuk adopsi awal Telkom terhadap standar eksternal disajikan pada lampiran laporan ini.
International Sustainability Standard Board (ISSB), laporan ini [POJK. G.1] [GRI 2-5]
juga memuat ketentuan pengungkapan International Financial
Reporting Standard (IFRS) S1 dan S2.
8 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 9
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Pernyataan Berwawasan ke Informasi Lainnya
Depan Semua referensi terhadap nilai mata uang adalah dalam Rupiah
Indonesia (Rp), kecuali dinyatakan sebaliknya. Istilah “Telkom”
Laporan ini berisi pernyataan berwawasan ke depan (forward-
dan "Perseroan" dalam laporan ini mengacu pada entitas
looking statement), seperti target, harapan, perkiraan, estimasi,
induk sedangkan istilah “Telkom dan Anak Perusahaan” atau
atau proyeksi yang akan datang. Pernyataan tersebut disusun
“Telkom Group” mengacu pada keseluruhan perusahaan induk
berdasarkan asumsi dan informasi yang diketahui Telkom pada
dan anak serta entitas afiliasi secara bersama-sama. Namun,
saat penyusunan laporan. Telkom menyadari adanya risiko
penggunaan istilah “Telkom” tidak menghilangkan entitas anak
ketidakpastian dalam pernyataan tersebut yang mungkin
dan afiliasi dalam lingkup isi dan pembahasan laporan.
berada di luar kontrol Telkom. Oleh sebab itu, tidak ada jaminan
pernyataan tersebut dapat dipenuhi seluruhnya.
Pembaca perlu menafsirkan pernyataan berwawasan ke depan Kontak Terkait Laporan
di dalam laporan ini dengan penuh kehati-hatian. Pembaca Kami menghargai setiap umpan balik pembaca yang dapat
bertanggung jawab sepenuhnya atas segala tindakan yang berkontribusi pada perbaikan laporan kami ke depan. Untuk
diambil sebagai respons terhadap informasi yang disajikan mengajukan permintaan informasi, saran, atau umpan balik
dalam laporan ini. terkait laporan Keberlanjutan ini, pembaca dapat menghubungi:
Unit Sustainability
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower, Lantai 39
Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 52, Indonesia
Email : sustainability@telkom.co.id
Kami mengucapkan terima kasih atas umpan balik terhadap Laporan Keberlanjutan 2023 dari para pemangku
kepentingan. Manajemen Telkom juga telah menerima umpan balik atas kinerja keberlanjutan dari lembaga pemeringkat
dan menindaklanjuti hasil penilaian Environment, Social dan Governance (ESG). Dalam Laporan Keberlanjutan tahun
2024, Telkom berupaya untuk terus meningkatkan pengelolaan aspek ESG dan kinerja keberlanjutan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 9
Page 10
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Pesan dari Komisaris Utama
" Kami memandang
positif kinerja
keberlanjutan Telkom
Group yang secara
konsisten mengalami
pengembangan, yakni
dibuktikan dengan
berbagai penghargaan
dan pencapaian pada
aspek lingkungan, sosial,
dan tata kelola.
Bambang Permadi Soemantri
Brodjonegoro
Komisaris Utama/Komisaris Independen
10 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 11
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Para pemangku kepentingan yang terhormat,
Pertama-tama kami mengajak seluruh pemangku kepentingan telah berhasil meningkatkan ESG Rating Sustainalytics dari 27,1
untuk memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha menjadi 25,6 (Medium Risk), Penilaian ESG oleh BPKP dari 74,02
Kuasa bahwa di tahun 2024 ini Telkom dapat mempertahankan (Cukup Baik) menjadi 91,23 (Sangat Baik), serta mendapatkan
kinerja di tahun 2024 dengan cukup baik dan memperkuat predikat B dari CDP (Carbon Disclosure Project) yang spesifik
fondasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Tahun 2024 menilai kesiapan Telkom terkait perubahan iklim. Pencapaian
ini dilalui dengan tantangan dalam berbagai aspek, seperti tersebut terus mendorong semangat dan konsistensi Telkom
kondisi makroekonomi, kompetisi, perkembangan teknologi, dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan, tidak hanya terpaku
dan isu keberlanjutan. Seiring dengan tantangan dan peluang pada peningkatan jumlah penghargaan dan peningkatan
keberlanjutan yang makin dirasakan industri telekomunikasi, angka rating, tetapi lebih dari itu yaitu peningkatan kualitas
Telkom melakukan upaya terbaik untuk meningkatkan kinerja pengelolaan perusahaan yang berdampak pada seluruh aspek
operasional dan keuangan yang mampu menciptakan dampak keberlanjutan.
positif dan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pengelolaan
perusahaan, kami mencermati bahwa Telkom perlu terus
Sepanjang tahun 2024, kami menilai Direksi telah mengambil melakukan mitigasi risiko dan tantangan global yang berpotensi
langkah konkret untuk memperkuat strategi dan inisiatif mengganggu operasi bisnis dan layanan Telkom Group, di
keberlanjutan di lingkungan Telkom Group, yang antara antaranya risiko keamanan siber, cuaca ekstrem dan bencana
lain tercermin pada kepemimpinan Direksi yang didukung akibat perubahan iklim, serta kualitas sumber daya manusia yang
oleh seluruh Anak Perusahaan dalam memperkuat dan sejalan dengan transformasi digital Perusahaan. Pengembangan
menyelaraskan strategi dan inisiatif keberlanjutan di lingkungan produk dan distribusi layanan telekomunikasi yang merata
Telkom Group. Di tahun 2024 ini, Telkom telah menetapkan melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi perlu dilakukan
strategi dan target keberlanjutan Telkom Group 2030 sebagai dengan mengedepankan aspek kebermanfaatan, tanggung
peta jalan untuk menyempurnakan dan mengorkestrasi jawab, dengan tetap memperhitungkan nilai investasi dan
langkah-langkah korporasi di bidang lingkungan, sosial, dan tata harga yang wajar agar Telkom dapat menjaga keberlanjutannya
kelola. dalam jangka panjang. Dalam menghadapi tantangan tersebut,
tentunya harus diiringi dengan fondasi tata kelola yang kuat agar
Tahun 2024 ini juga merupakan tahun pembuktian atas setiap langkah strategis dan operasional yang diambil tidak hanya
keseriusan Telkom dalam meningkatkan kualitas dan kredibilitas mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada
informasi kinerja keberlanjutan yang disajikan dalam laporan ini. keberlanjutan jangka panjang dan penciptaan nilai tambah bagi
Telkom telah melakukan penjaminan eksternal untuk Laporan seluruh pemangku kepentingan Telkom Group. Konsekuensi dari
Keberlanjutan Telkom Group 2024 yang dilakukan oleh pihak penguatan tata kelola adalah penegakan kedisiplinan termasuk
eksternal independen, yakni TUV Rheinland Indonesia. dalam hal pemberian apresiasi dan sanksi, penguatan integritas
dan etika, serta penciptaan budaya perusahaan yang suportif
Kami memandang positif kinerja keberlanjutan Telkom Group terhadap aspek tata kelola.
yang secara konsisten mengalami pengembangan, yakni
dibuktikan dengan berbagai penghargaan dan pencapaian pada Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Beberapa penghargaan terima kasih atas dukungan penerapan praktik keberlanjutan
tersebut di antaranya Outstanding Leadership in Sustainability di Telkom Group dan berharap dapat mempererat kolaborasi
(CNBC Indonesia), peringkat pertama pengembangan serta sinergi untuk melanjutkan kemitraan dan mewujudkan
UMK dan Rumah BUMN (BCOMSS Kementerian BUMN), masa depan yang berkelanjutan. Selain itu, sebagai bagian dari
Integrated Sustainability Initiatives - Education, Decent Work rasa syukur, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran
and Technology (IDX Channel), Gender-Inclusive Workplace Direksi, mitra serta seluruh pemangku kepentingan Telkom
(UN Indonesia WEPs), dan Best Companies to Work for dan atas kontribusi yang telah diberikan dalam mewujudkan
Sustainable Workplace (HR Asia). Pada tahun 2024, Telkom juga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Jakarta, 21 April 2025
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Komisaris Utama/Komisaris Independen
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 11
Page 12
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Pesan dari Direktur Utama
[POJK. D-1]
" Komitmen
keberlanjutan Telkom
terwujud pada langkah
strategis yang diambil
pada tahun 2024, di
mana Telkom berhasil
mencapai berbagai
tonggak penting
pada perjalanan
keberlanjutan
Perusahaan.
Ririek Adriansyah
Direktur Utama
12 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 13
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Para pemangku kepentingan yang terhormat,
Dalam beberapa tahun terakhir, industri telekomunikasi standar ISO 14064-1:2018. Hal ini sebagai langkah kami untuk
global dihadapkan dengan berbagai peluang dan tantangan meningkatkan keyakinan dan kredibilitas dalam perhitungan
keberlanjutan, di antaranya peluang dari meningkatnya emisi GRK sebagai dasar menetapkan strategi menuju Net
permintaan layanan digital dan inovasi berbasis artificial Zero 2060 serta persiapan dalam pemenuhan standar IFRS
intelligence, namun juga tantangan seperti dampak perubahan S2. Adapun total emisi GRK Telkom Group cakupan 1, 2 dan 3
iklim yang semakin nyata. Di tengah dinamika ini, Telkom tetap adalah 2.417.474 ton CO2e, dengan 84% emisi berasal dari
berkomitmen untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis yang emisi cakupan 2. Terdapat kenaikan emisi GRK cakupan 2
berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh sebesar 2,8% yang disebabkan oleh penambahan infrastruktur
pemangku kepentingan. BTS Telkomsel, sementara emisi GRK cakupan 1 turun 2,0% dari
aktivitas pengurangan kendaraan operasional, serta penurunan
Komitmen Telkom terwujud pada langkah strategis yang diambil emisi GRK cakupan 3 sebesar 8,1% dari aktivitas efisiensi belanja
pada tahun 2024, di mana Telkom berhasil mencapai berbagai modal perusahaan. Adapun dalam manajemen energi, Telkom
tonggak penting pada perjalanan keberlanjutan Perusahaan. Group telah memanfaatkan renewable energy, termasuk solar
Telkom menunjuk pihak eksternal independen untuk melakukan PV dan microhydro, dalam bauran energinya. Telkom Group juga
penjaminan atas Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 ini, yang menggunakan Electric Vehicle sebagai kendaraan operasional,
telah dinyatakan memenuhi standar AA1000AP dan AA1000AS serta mendukung upaya lainnya untuk efisiensi energi, termasuk
v3 dan telah mengikuti persyaratan pelaporan dengan mengacu dalam pengadaan dan peremajaan peralatan ramah lingkungan.
pada GRI 2021.
Selain itu, Telkom Group berhasil mengurangi total limbah
Telkom berhasil meningkatkan ESG Rating dari beberapa kantor yang dihasilkan sebanyak 6.387 ton, dan mengalihkan
lembaga pemeringkat, yaitu skor ESG Sustainalytics 25,6 sebanyak 176.046 kg atau 80% limbah kabel fiber optic dari
(Medium Risk), skor ESG BPKP 91,23 (Sangat Baik), skor tata pembuangan akhir. Limbah kabel fiber optic yang dialihkan
kelola ACGS 103,31 (Leadership in Corporate Governance), serta dapat digunakan kembali untuk pemenuhan layanan kepada
predikat B dari CDP (Carbon Disclosure Project) untuk kategori pelanggan. Telkom Group juga telah banyak melakukan inisiatif
iklim. untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan meningkatkan
daya dukung ekosistem, termasuk melalui penanaman
Telkom juga melakukan pembaruan target dan strategi mangrove dan revegetasi, serta transplantasi terumbu karang.
keberlanjutan yang mengusung program GoZero% sebagai
wujud keseriusan kami untuk melakukan perbaikan yang Pilar Empower Our People menandakan dedikasi Telkom
berkesinambungan serta menjawab masukan serta ekspektasi Group untuk memberdayakan karyawan, pelanggan, serta
para pemangku kepentingan kunci. Strategi keberlanjutan masyarakat melalui penciptaan ekosistem digital yang inklusif
Telkom selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan sebagai landasan pengembangan kapabilitas serta inovasi yang
bersifat holistik yang mencakup tiga pilar utama keberlanjutan. berkelanjutan. Sepanjang tahun 2024, 22% posisi manajerial
di Telkom Group diisi oleh karyawan wanita, hal ini didukung
Pilar Save Our Planet mencerminkan komitmen Telkom untuk oleh inisiatif di Telkom yang mendorong kesetaraan gender
mengurangi dampak lingkungan dari operasi bisnis, khususnya di lingkungan kerja. Dalam hal pengembangan keterampilan
pada area yang memiliki dampak signifikan, yaitu emisi dan digital, program Digital Talent berhasil mencetak 20,6% talenta
limbah. Di tahun 2024 Telkom Group telah melakukan digital Telkom melalui Telkom Athon serta berbagai pelatihan
perhitungan emisi untuk seluruh cakupan (cakupan 1, 2, dan 3), digital lainnya. Telkom juga menempatkan keselamatan kerja
dimana cakupan 3 meliputi 9 kategori, serta menetapkan tahun sebagai prioritas utama melalui kebijakan implementasi sistem
2023 sebagai base year dalam penentuan target penurunan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang
emisi. Perhitungan emisi GRK dilakukan menggunakan standar disusun sesuai dengan standar internasional seperti ISO 45001
GHG Protocol, dan dilakukan verifikasi hasil inventarisasi emisi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional yang
GRK cakupan 1 dan 2 oleh pihak independen menggunakan berlaku.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 13
Page 14
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Dari sisi pelanggan, Telkom Group terus meningkatkan kualitas memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan
layanan dengan menempatkan pelanggan sebagai fokus internal terkait keamanan siber dan pelindungan data melalui
utama. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan Net Promotor Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi Telkom Group. Telkom
Score (NPS) dari tahun sebelumnya menjadi 58 poin dengan telah mengeluarkan kebijakan terkait dengan pelindungan
kategori berdasarkan Bain & Company yaitu Excellent. Hal ini data dan keamanan informasi, termasuk membentuk unit Data
didorong oleh peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan Protection serta menunjuk pejabat Data Protection Officer
dan strategi promosi yang lebih menarik. Telkom Group terus (DPO) yang bertanggung jawab dalam memastikan aktivitas
berperan aktif dalam pemerataan akses digital di Indonesia pelindungan data pribadi dan keamanan informasi di seluruh
serta terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur Telkom Group. Dari sisi keamanan data, tidak terdapat insiden
dan perluasan jaringan yang menjangkau seluruh wilayah. kebocoran data yang bersifat kritikal dan seluruh pemrosesan
Infrastruktur kami telah menjangkau lebih dari 99% populasi data telah dilakukan secara aman. Pencapaian ini menegaskan
Indonesia serta mendukung akses layanan data (internet) di komitmen Telkom dari sisi tata kelola untuk terus membangun
wilayah tertinggal, terpencil, dan terdepan (3T) serta wilayah kepercayaan, mendorong inovasi dan tumbuh bersama
perbatasan. Terakhir, dalam aspek sosial, Telkom berkomitmen Indonesia menuju masa depan digital yang berkelanjutan.
untuk memberdayakan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui
program Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Telkom Telkom senantiasa proaktif untuk mengidentifikasi dan
memberikan bantuan kepada 21.500 UMK, dan pada tahun mengelola risiko keberlanjutan yang berpotensi memberikan
2024 sebanyak 2.298 UMK binaan atau 10,64% naik kelas, yang dampak bagi Perusahaan. Tak hanya itu, Telkom akan terus
ditandai dengan peningkatan omzet, jumlah pegawai, dan aset. melakukan inovasi untuk membuka dan mengoptimalkan
peluang keberlanjutan baru yang strategis. Integrasi
Pilar Elevate Our Business mencakup komitmen Telkom untuk keberlanjutan di segala lini bisnis secara bertahap dilakukan
menjalankan praktik bisnis yang beretika dan bertanggung seiring dengan transformasi digital Perusahaan. Langkah
jawab, termasuk dalam hal pelindungan data di tengah ancaman fundamental ini juga dilengkapi dengan sinergi inisiatif
keamanan siber. Sepanjang tahun 2024, Telkom patuh pada keberlanjutan di lingkungan Telkom Group untuk memastikan
proses hukum dan peraturan yang berlaku. Telkom senantiasa pencapaian target keberlanjutan Telkom Group 2030.
menindak tegas setiap pelanggaran hukum di lingkungan Telkom
Group, bersikap kooperatif pada proses hukum yang berlaku, Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku
serta melakukan tindakan preventif yang bertujuan pada 100% kepentingan atas dukungan yang telah diberikan dalam
kepatuhan. Semua aduan yang masuk dari whistleblowing penerapan praktik keberlanjutan. Kami yakin, Telkom dapat
system juga telah ditindaklanjuti. Hal ini mencerminkan budaya terus berinovasi di tengah tantangan dan peluang di era digital
kerja Telkom yang etis dan respectful yang sesuai dengan nilai sehingga dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan untuk
perusahaan yang berlandaskan nilai utama AKHLAK. Kami menjadi Digital Telco pilihan utama masyarakat.
Jakarta, 21 April 2025
Ririek Adriansyah
Direktur Utama
14 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 15
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun Tentang Telkom
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 15
Page 16
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Tanggung Jawab Pelaporan
Keberlanjutan 2024
Surat Pernyataan
Anggota Dewan
Komisaris Tentang
Tanggung Jawab Atas Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
Laporan Keberlanjutan Komisaris Utama/Komisaris Independen
2024 PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini
menyatakan bahwa Dewan Komisaris
telah memeriksa dan menyetujui Wawan Iriawan Bono Daru Adji
Laporan Keberlanjutan PT Telkom Komisaris Independen Komisaris Independen
Indonesia (Persero) Tbk tahun 2024,
dan menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Keberlanjutan telah dimuat
secara lengkap, serta kami bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan
sebenarnya.
Marcelino Rumambo Ismail
Pandin Komisaris
Komisaris
Jakarta, 21 April 2025
Dewan Komisaris
Rizal Mallarangeng Isa Rachmatarwata
Komisaris Komisaris
Arya Mahendra Silmy Karim
Sinulingga Komisaris
Komisaris
16 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 17
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Surat Pernyataan
Anggota Dewan Direksi
Tentang Tanggung
Jawab Atas Laporan Ririek Adriansyah
Keberlanjutan 2024 Direktur Utama
PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah
ini menyatakan bahwa Direksi telah
memeriksa dan menyetujui Laporan Heri Supriadi FM Venusiana R
Keberlanjutan PT Telkom Indonesia Direktur Keuangan & Direktur Enterprise &
(Persero) Tbk tahun 2024, dan Manajemen Risiko Business Service
menyatakan bahwa semua informasi
dalam Laporan Keberlanjutan telah dimuat
secara lengkap, serta kami bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan
Herlan Wijanarko Muhamad Fajrin Rasyid
sebenarnya. Direktur Network & IT Direktur Digital Business
Solution
Jakarta, 21 April 2025
Direksi
Budi Setyawan Wijaya Afriwandi
Direktur Strategic Direktur Human Capital
Portfolio Management
Honesti Basyir Bogi Witjaksono
Direktur Group Business Direktur Wholesale &
Development International Service
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 17
Page 18
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Ikhtisar Keberlanjutan di
Tahun 2024
[POJK. B-1] [POJK. B-2] [POJK. B-3]
Kinerja ekonomi
Rp
149.967 Miliar 0,5% kenaikan
pendapatan usaha
Rp
18.437 Miliar
pengeluaran untuk
pendapatan usaha pemasok lokal
15,8% Rp
23.649 Miliar 61,5%
Net Income Margin laba bersih pengeluaran untuk
pemasok lokal
Sustainability Rating 2024
Sustainalytics MSCI S&P IDX ESG
Leaders
25,6 A 40 TLKM adalah Konstituen
Medium risk ESG Ratings Medium IDX ESG Leaders Index
ASEAN Corporate KEHATI Index
CDP BPKP Governance Scorecard
B Untuk Climate 91,23 103,31 Telkom masuk ke dalam
ESGSKehati, ESGQKehati,
C Untuk Water Leadership in
Sangat baik Corporate Governance dan SRI-Kehati
Kinerja lingkungan – Save Our Planet
149.433 unit perangkat
80% modem diperbaiki atau
Atau 176.046 kg
Melakukan verifikasi emisi digunakan kembali
limbah kabel fiber optic
Gas Rumah Kaca (GRK)
dialihkan dari pembuangan akhir
2 titik lokasi Reverse
Menginisiasi perhitungan Vending Machine yang
emisi GRK cakupan 3 275 Base Transceiver Station mengolah 48,1 kg atau
(BTS) menggunakan panel
2.572 botol plastik
surya dan microhydro
Melakukan penambahan cakupan
analisis risiko iklim meliputi wilayah
Rp 57 Miliar
rawan bencana berdasarkan Indeks Kepemilikan atas 587 unit dialokasikan untuk upaya
Risiko Bencana BNPB Electric Vehicle (EV) dan 33 efisiensi energi
EV charging station
6.387 ton 77 unit Penerangan Jalan
Rp 11 Miliar
dialokasikan untuk
total pengurangan jumlah
Umum Tenaga Surya digunakan menunjang program
limbah kantor dari tahun 2023
di area The Telkom Hub inisiatif lingkungan
18 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 19
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Kinerja sosial – Empower Our People
22% 31,96% 84,41%
Manajerial di Telkom Group karyawan Telkom Group skor Indeks Keterlibatan
ditempati oleh karyawan adalah karyawan Wanita Karyawan Telkom
wanita
88 Rp 144,8 miliar
karyawan difabel Mencapai skor NPS 58 investasi untuk pemberdayaan
diberdayakan di untuk Telkom Group komunitas melalui program TJSL di
lingkungan Telkom (masuk kategori excellent*) Telkom
Group
21.500 UMK mendapatkan akses Mewujudkan inklusivitas digital dengan
jaringan yang menjangkau lebih dari
bantuan, dukungan pengembangan dan
keberlanjutan usaha
98% populasi di Indonesia
* Menurut kategori Bain and Company
Kinerja tata kelola – Elevate Our Business
SNI ISO 37001:2016 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP)
Telkom dan 13 Anak Perusahaan dengan
kepemilikan langsung telah tersertifikasi
ISO 37001 Sistem Manajemen Anti
0 insiden kebocoran
data yang kritikal
Penyuapan
Penerapan kebijakan Pelindungan Data
Pribadi
100%
keikutsertaan karyawan dalam pelatihan
cybersecurity
Pembentukan unit Data Protection
100% 100%
tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang Direksi dan karyawan telah diberikan sosialisasi
berlaku tanpa adanya kasus besar yang dan pelatihan terkait dengan anti korupsi
terbukti
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 19
Page 20
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Penghargaan di Tahun 2024
• Investor Daily ESG
Appreciation Night
oleh Investor Daily
dalam kategori
Appreciated
Governance ESG BCOMSS 2024 oleh
Report 2023 Kementerian BUMN
dalam kategori
Sustainability (ranking
pertama dalam
pengembangan
Usaha Kecil dan
Menengah, serta
mendapatkan
• Nusantara predikat Facilitator
Rumah BUMN HR Asia Awards 2024 ESG Award 2024
Sustainability CSR Brand Equity
Communications of the Year) dan untuk Telkomsel oleh KEHATI dalam
Communications dalam kategori Best Awards 2024 kategori Best Pension
Award oleh
(ranking pertama kategori Fund Investor pada
Nusantara TV Companies to Work
dalam Crisis Telecommunication sektor Capital Market
dalam kategori the for dan Sustainable
Handling BUMN pada Indonesia CSR
Most Sustainable
dan kedua dalam Workplace Awards 2024
Communication
Company Media Relations
in Digital & Management)
Telecommunication
Sector
Februari Maret Mei Juni Juli
Informasi lengkap tentang pernghargaan keberlanjutan di Telkom Group tersedia di laman Profil Telkom
20 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 21
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
• IDX Channel
Anugerah Inovasi
Indonesia 2024
dalam kategori
Integrated
Sustainability
Initiatives -
Education,
Decent Work
and Technology
Marketeers Editor’s dalam bidang
Choice Awards 2024 Sustainability
untuk Telkomsel
dalam kategori
NAKER Awards 2024 Creative Content Indeks Integritas
oleh Kementerian Marketing of the Year Bisnis Lestari
Ketenagakerjaan (Candaan Ruang oleh Tempo atas
dalam kategori BUMN Tengah), Immersive UN Women 2024 komitmen Telkom
atas komitmen Marketing Program of Indonesia Women’s dalam implementasi
Telkom untuk the Year (Telkomsel Empowerment aspek-aspek
mempekerjakan Awards 2024), dan Principles (WEPs) lingkungan, sosial,
Tenaga Kerja Customer Service Awards dalam dan tata kelola (LST)
Penyandang kategori Gender- • CNBC Indonesia
Campaign of the Year
Disabilitas Inclusive Workplace Award 2024
(Teman Tuli)
kategori
Outstanding
Leadership
dalam bidang
Sustainability
Agustus September Oktober November Desember
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 21
Page 22
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Tentang Telkom
Telkom adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak Pada tahun 2024, Telkom secara resmi mengalihkan
di bidang layanan teknologi informasi dan komunikasi serta pengelolaan operasional dan pengembangan infrastruktur
telekomunikasi digital di Indonesia. Sejak didirikan di tahun jaringan fiber Telkom Group ke salah satu Anak Perusahaannya,
1991, Telkom telah menyediakan berbagai layanan digital untuk yakni PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF). Selain itu, TIF
pelanggan individu dan korporasi. akan menyediakan layanan konektivitas fiber wholesale melalui
jaringan bersama ke operator telekomunikasi. Dengan langkah
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, ini, perusahaan memulai strategi untuk meningkatkan fokus
Telkom memiliki 45 Anak Perusahaan dengan kepemilikan pada bisnis infrastruktur fiber, yang diharapkan dapat membuka
langsung dan tidak langsung serta persentase kepemilikan peluang pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan valuasi
lebih dari 50%, sehingga Laporan Keuangannya terkonsolidasi Telkom Group, serta mempercepat konektivitas dan adopsi
dengan Telkom sebagai Perusahaan Induk. Selain itu, terdapat digital di Indonesia. [POJK. C-6]
9 Anak Perusahaan yang tidak terkonsolidasi (afiliasi). Informasi
lengkap mengenai struktur perusahaan dan profil Anak Telkom memiliki tiga domain bisnis digital utama. Informasi
Perusahaan disajikan dalam Laporan Tahunan Telkom 2024. lengkap mengenai domain bisnis serta penjelasan produk dan
jasa tersedia di situs resmi Telkom. [POJK. C-4] [GRI 2-6]
al Connecti
it vi ital Platform l Servic
ig Dig igita e
D
ty
D
Bisnis dan Infrastruktur atau
teknologi yang kerangka kerja digital Bisnis dan produk
berfokus pada yang memungkinkan terkait konten
konektivitas berbagai entitas digital
untuk berinteraksi,
berkolaborasi, dan
bertukar barang,
layanan, atau informasi
secara elektronik
Profil Perusahaan
[POJK. C-2] [POJK. C-3] [GRI 2-1]
Nama Status Tahun BerdirirdiriBerdiri
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Perusahaan Terbuka (Tbk) 19 November 1991
Bidang Usaha Alamat Kantor Pusat
Jasa layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jalan Japati No. 1 Bandung
(TIK) serta jaringan telekomunikasi.
Kode Saham Kepemilikan Saham
TLKM – Bursa Efek Indonesia (BEI) • Negara Republik Indonesia 52,09%
TLK – New York Stock Exchange (NYSE) • Publik 47,91%
22 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 23
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
Purpose, Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perusahaan
[POJK. C-1]
Purpose
Mewujudkan bangsa
yang lebih sejahtera
dan berdaya saing
serta memberikan nilai
tambah yang terbaik
Visi
bagi para pemangku Menjadi digital
kepentingan telco pilihan utama
untuk memajukan
masyarakat.
Misi
1. Mempercepat pembangunan
infrastruktur dan platform digital
cerdas yang berkelanjutan, ekonomis,
dan dapat diakses oleh seluruh
masyarakat.
Nilai
2. Mengembangkan talenta digital
unggulan yang membantu mendorong
kemampuan digital dan tingkat adopsi
digital bangsa.
3. Mengorkestrasi ekosistem digital
untuk memberikan pengalaman digital
pelanggan terbaik.
Posisi Keuangan 31 Desember 2024 Jumlah Karyawan Telkom Group
(consolidated) Total karyawan 21.673
Aset: Wanita
31,96%
Rp299.675 Miliar
Liabilitas (Kewajiban):
Rp137.185 Miliar
Ekuitas:
Pria
Rp162.490 Miliar 68,04%
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 23
Page 24
Pengantar Tentang Laporan Pesan dari Komisaris Pesan dari Direktur
Keberlanjutan Utama Utama
Wilayah Operasional dan Layanan
24 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 25
Tanggung Jawab Pelaporan Ikhtisar Keberlanjutan Penghargaan di Tahun
Tentang Telkom
Keberlanjutan 2024 di Tahun 2024 2024
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 25
Page 26
02
Keberlanjutan di
Telkom
26 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 27
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 27
Page 28
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Keberlanjutan di Telkom
Tata Kelola Keberlanjutan
Telkom meyakini bahwa tata kelola yang kuat adalah landasan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) di Telkom Group.
utama untuk mencapai tujuan keberlanjutan Telkom Group. Telkom [GRI 2-11]
menerapkan prinsip Good Corporate Governance melalui pengawasan
yang efektif dan struktur manajemen yang kokoh, sehingga strategi Komite Sustainability bertanggung jawab untuk mengawasi
dan inisiatif keberlanjutan di lingkungan Telkom Group diharapkan implementasi strategi dan pencapaian target keberlanjutan,
dapat dilaksanakan secara komprehensif. pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan, serta pengungkapan
keberlanjutan kepada pemangku kepentingan. Komite Sustainability
Struktur tata kelola Telkom terdiri dari tiga Organ Utama, yaitu dipimpin oleh Direktur Utama dan anggotanya terdiri dari direktur
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan yang membidangi risiko, network dan IT, dan human capital, serta
Direksi. Dewan Komisaris dan Direksi dapat membentuk Organ didukung oleh kelompok kerja ESG yang terdiri dari Kepala Unit
Pendukung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Kerja terkait. [GRI 2-12] [GRI 2-13] [GRI 2-14]
sesuai dengan kebutuhan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Organ Pendukung tersebut yaitu Sekretaris Perusahaan, Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Komite
Departemen Internal Audit, Komite Audit, Komite Nominasi dan Sustainability berkoordinasi dengan komite lain di bawah Dewan
Remunerasi, serta Komite Evaluasi, Monitoring, Perencanaan, dan Komisaris dan Direksi, yang meliputi Komite pengelola tanggung
Risiko. Peran Organ Utama dan Organ Pendukung dijelaskan secara jawab sosial dan lingkungan (TJSL), Komite pengelola risiko,
komprehensif di Laporan Tahunan Telkom 2024. kepatuhan dan revenue assurance, Komite pengelola audit, Komite
pengelola tata kelola terintegrasi, Komite pengelola nominasi
Pada tahun 2024, Telkom memperkuat struktur tata kelola dan remunerasi, dan Komite pengelola Evaluasi dan Monitoring
keberlanjutan dengan menetapkan peran dan tanggung jawab perencanaan dan Risiko. Komite Sustainability mendapatkan
Dewan Komisaris dan Direksi terkait dengan keberlanjutan, informasi terkini terkait implementasi ESG di Telkom dan seluruh
termasuk isu perubahan iklim. Selain itu, Telkom juga membentuk Anak Perusahaan secara berkala dari Unit Kerja pengelola
Komite Sustainability yang bertanggung jawab atas pengelolaan sustainability. [POJK. E-1] [GRI 2-16]
28 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 29
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Gambar 1. Struktur Tata Kelola Keberlanjutan di Telkom
Komite pengelola audit Komite pengelola tata Kelola Komite pengelola nominasi Komite pengelola evaluasi
Komisaris
Pemantauan kepatuhan terintegrasi dan Remunerasi dan monitoring perencanaan
Dewan
terhadap regulasi Pemantauan & evaluasi ESG dalam Pengelolaan KPI ESG dan insentif dan risiko
ESG (termasuk IFSR S1 & S2) lingkup Telkom Group berbasis ESG Pemantauan & evaluasi investasi
Capex terkait ESG serta risiko ESG
Komite Sustainability Komite pengelola tanggung jawab Komite pengelola risiko, kepatuhan
Direksi
Pengelolan strategi, materialitas, target, sosial dan lingkungan (TJSL) dan revenue assurance
tinjauan kinerja, dan pengungkapan ESG Pemantauan kegiatan sosial & lingkungan Peluang & Mitigasi Risiko ESG
Kelompok Kerja
Unit Kerja
Pengelola Environmental Social (Sosial) Governance (Tata Kelola)
Kelompok
Sustainability (Lingkungan)
Kerja
Mengelola &
memfasilitasi Praktik
implementasi Strategi & Perubahan Manajemen Good
Pelaporan Hubungan Pelibatan Tenaga Kerja Kesehatan & Privasi &
ESG di seluruh Iklim & Sumber Kepatuhan Praktik Corporate
Telkom Group Pelanggan Masyarakat yang Etis & Keselamatan Kemanan
Manajemen Daya & Etika Bisnis Gorvernance
& Komunitas Pelibatan Karyawan Data
Energi Efisiensi (GCG)
Karyawan
Pelaporan
Koordinasi
Selain itu, Telkom melakukan restrukturisasi model operasi Group Sustainability & Corporate Communication menaungi Unit
pengelolaan ESG dengan membentuk Departemen Group Kerja Pengelola Sustainability, yakni Sub Departemen Sustainability,
Sustainability & Corporate Communication yang dipimpin oleh Senior yang bertanggung jawab untuk mengorkestrasi dan mengelola
Vice President (SVP) Group Sustainability & Corporate Communication implementasi ESG di Telkom Group termasuk melakukan koordinasi
dan bertanggung jawab langsung ke Direktur Utama. Departemen implementasi strategi dan pelaksanaan pelaporan ESG.
SVP Group Sustainability & Corporate Communication
VP Corporate Communication VP Sustainability
AVP Sustainability Strategy & Program
AVP Sustainability Execution & Monitoring
AVP Sustainability Branding & Reporting
Gambar 2. Struktur Organisasi Sub Departemen Sustainability di Telkom
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 29
Page 30
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Telkom mengadopsi pendekatan desentralisasi yang Telkom menyadari bahwa keberhasilan implementasi
memungkinkan seluruh Anak Perusahaan untuk strategi dan pencapaian target keberlanjutan membutuhkan
mengembangkan dan melaksanakan inisiatif keberlanjutan kapabilitas internal ESG yang memadai. Oleh karena itu,
secara mandiri namun tetap terkoordinasi sesuai arahan dari Sub Telkom terus meningkatkan kapasitas Dewan Komisaris dan
Departemen Sustainability. Secara keseluruhan, transformasi Direksi, serta unit kerja yang mengelola ESG, melalui berbagai
organisasi yang dilakukan Telkom pada tahun 2024 diharapkan program pelatihan terkait pengelolaan risiko keberlanjutan dan
dapat memperkuat tata kelola, orkestrasi, dan sinergi inisiatif perubahan iklim, serta standar pengungkapan terbaru seperti
keberlanjutan di Telkom Group, serta meningkatkan komunikasi IFRS S1 dan S2. Informasi lengkap mengenai program pelatihan
dengan pemangku kepentingan eksternal. Dewan Komisaris dan Direksi dapat ditemukan dalam Laporan
Tahunan Telkom 2024. Sementara itu, komitmen dan program
pengembangan kompetensi karyawan dijelaskan secara rinci
pada bagian Empower Our People. [POJK. E-2] [GRI 2-17]
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Telkom berkomitmen untuk menciptakan budaya kerja yang memberikan perspektif yang menyeluruh dan mendukung
menjunjung keberagaman, salah satunya tercermin dari inovasi untuk pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi. Telkom meyakini bahwa Berikut komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Telkom sampai
keberagaman latar belakang Dewan Komisaris dan Direksi dapat 31 Desember 2024. [GRI 2-9]
Tabel 1. Komposisi Dewan Komisaris Telkom
Durasi Jenis
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Usia Keahlian
Menjabat Kelamin
Bambang Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 3 tahun 7 Pria 58 tahun Strategi digitalisasi dan inovasi
Permadi Utama/ Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 bulan teknologi telekomunikasi,
Soemantri Komisaris Mei 2021 implementasi smart city dan
Brodjonegoro Independen konektivitas berkelanjutan
Wawan Iriawan Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 61 tahun Kepatuhan hukum dan
Independen Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan penanganan litigasi di industri
Juni 2020 telekomunikasi, tata kelola
nominasi dan remunerasi di
bidang telekomunikasi
Bono Daru Adji Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 3 tahun 7 Pria 56 tahun Hukum bisnis dan tata kelola
Independen Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 bulan bidang telekomunikasi dan
Mei 2021 digital; akuntansi dan audit
serta regulasi pasar modal
khususnya mengenai ESG dan
telekomunikasi
Marcelino Komisaris Periode Pertama: Rapat Umum 5 tahun 7 Pria 59 tahun Pengelolaan aspek keuangan
Rumambo Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bulan dan akuntansi keuangan
Pandin Telkom tanggal 24 Mei 2019 dan keberlanjutan bisnis
Periode Kedua: Rapat Umum telekomunikasi, tata kelola
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan praktik bisnis yang sehat.
Telkom tanggal 3 Mei 2024
30 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 31
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Durasi Jenis
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Usia Keahlian
Menjabat Kelamin
Ismail Komisaris Periode Pertama: Rapat Umum 5 tahun 7 Pria 55 tahun Regulasi dan kebijakan di
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bulan bidang telekomunikasi
Telkom tanggal 24 Mei 2019 dan digital, infrastruktur
Periode Kedua: Rapat Umum jaringan telekomunikasi dan
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pengembangan 5G, kebijakan
Telkom tanggal 3 Mei 2024 regulasi telekomunikasi untuk
keberlanjutan
Rizal Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 60 tahun Komunikasi publik dan strategi
Mallarangeng Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan branding telekomunikasi
Juni 2020
Isa Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 3 tahun 7 Pria 58 tahun Kebijakan publik dan tata
Rachmatarwata Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 bulan kelola dengan pemangku
Mei 2021 kepentingan, serta
pengelolaan keuangan di
bidang telekomunikasi
Arya Mahendra Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 3 tahun 7 Pria 54 tahun Strategi komunikasi dan
Sinulingga Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 28 bulan pemasaran telekomunikasi,
Mei 2021 tata kelola dan hubungan
dengan pemangku
kepentingan
Silmy Karim Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham 1 tahun 7 Pria 50 tahun Bisnis, teknologi, dan
Tahunan (RUPST) Telkom tanggal bulan pengembangan organisasi
tanggal 30 Mei 2023 industri telekomunikasi
Tabel 2. Komposisi Direksi Telkom
Durasi Jenis
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Usia Keahlian
Menjabat Kelamin
Ririek Adriansyah Direktur Utama Rapat Umum Pemegang Saham 5 tahun 7 Pria 61 tahun Transformasi digital,
Tahunan (RUPST) Telkom tanggal bulan pengembangan infrastruktur
24 Mei 2019 dan 3 Mei 2024 telekomunikasi, dan
implementasi ESG di Telkom
Heri Supriadi Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 59 tahun Keuangan & manajemen risiko,
Keuangan & Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan termasuk aspek keberlanjutan
Manajemen Juni 2020 dan tata kelola perusahaan
Risiko
FM Venusiana R 1. Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Wanita 58 tahun Layanan enterprise & bisnis,
Consumer Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan serta solusi telekomunikasi
Services Juni 2020 dan 30 Mei 2023 ramah lingkungan
2. Direktur
Enterprise
& Business
Service
Herlan Wijanarko Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 59 tahun Jaringan & solusi IT, efisiensi
Network & IT Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan infrastruktur, serta
Solution Juni 2020 implementasi ESG dalam
operasional jaringan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 31
Page 32
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Durasi Jenis
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Usia Keahlian
Menjabat Kelamin
Muhamad Fajrin Direktur Digital Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 38 tahun Bisnis digital, inovasi
Rasyid Business Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan teknologi, dan integrasi ESG
Juni 2020 dalam digitalisasi.
Budi Setyawan Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 52 tahun Pengelolaan portofolio
Wijaya Strategic Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan strategis, investasi
Portfolio Juni 2020 berkelanjutan, dan inisiatif
ESG.
Afriwandi Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 4 tahun 6 Pria 53 tahun Pengembangan SDM,
Human Capital Tahunan (RUPST) Telkom tanggal 19 bulan inklusivitas tenaga kerja, dan
Management Juni 2020 budaya keberlanjutan.
Bogi Witjaksono Direktur Rapat Umum Pemegang Saham 3 tahun 7 Pria 57 tahun Layanan wholesale &
Wholesale & Tahunan (RUPST) Telkom tanggal bulan internasional, standar ESG
International 28 Mei 2021 global dalam operasional.
Service
Honesti Basyir Direktur Group Rapat Umum Pemegang Saham 1 tahun 7 Pria 56 tahun Pengembangan bisnis grup,
Business Tahunan (RUPST) Telkom tanggal bulan pertumbuhan berkelanjutan,
Development 30 Mei 2023 dan penerapan ESG di Telkom
Group.
Proses Pemilihan dan Pengangkatan
Dewan Komisaris dan Direksi
Proses pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi di Telkom Adapun pemilihan dan pengangkatan anggota Direksi Telkom
berlandaskan prinsip penghormatan kepada hak asasi manusia dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan
(HAM), non-diskriminasi, serta kesetaraan. Pengangkatan keahlian, serta latar belakang yang dibutuhkan Perusahaan.
anggota Dewan Komisaris Telkom mempertimbangkan Penetapan Dewan Komisaris dan Direksi Telkom dilakukan
integritas, dedikasi, pemahaman tentang manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Calon
perusahaan, pengetahuan di bidang usaha, ketersediaan waktu anggota yang terpilih harus memenuhi kriteria dan syarat yang
untuk melaksanakan tugas, dan persyaratan sesuai peraturan. ditentukan dalam fit and proper test. [GRI 2-10]
Konflik Kepentingan
Seluruh organ tata kelola perusahaan berkomitmen untuk Semua anggota Dewan Komisaris dan Direksi Telkom tidak
menjaga integritas dan menghindari benturan kepentingan memiliki hubungan afiliasi, baik finansial maupun keluarga,
dalam pelaksanaan tugas. Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dengan anggota lainnya maupun Pemegang Saham Pengendali.
dan Direksi (Board Manual) secara spesifik mengatur hal ini Selama periode pelaporan, tidak ada indikasi benturan
sebagai bagian dari etika jabatan. Anggota Dewan Komisaris kepentingan terkait kepemilikan saham pada pemasok maupun
dan Direksi yang memiliki benturan kepentingan diwajibkan transaksi yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
untuk mengungkapkan keadaan tersebut dan menarik diri dari [GRI 2-15]
pengambilan keputusan yang terkait.
32 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 33
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi
Telkom mengadopsi kebijakan self-assessment dalam Berbeda dengan Dewan Komisaris, evaluasi kinerja Direksi
menilai kinerja Dewan Komisaris. Proses penilaian dilakukan dilakukan secara self-assessment oleh masing-masing anggota
oleh Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) terhadap key Direksi terhadap pencapaian KPI secara kolegial dan individual
performance indicator (KPI) kolegial yang diformulasikan dari yang hasilnya kemudian ditinjau oleh Kantor Akuntan Publik
tugas utama Dewan Komisaris, yakni mengawasi kebijakan dan (KAP) yang melakukan audit atas Laporan Keuangan Telkom
jalannya pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi setiap satu tahun sekali. Laporan capaian tersebut akan
dan memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk mengawasi dilaporkan kepada pemangku kepentingan, dalam hal ini Dewan
pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP), Rencana Komisaris dan Kementerian BUMN. Ruang lingkup peninjauan
Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan (RKAP), Corporate oleh KAP meliputi kesesuaian metode penilaian pencapaian
Strategic Scenario (CSS), serta peraturan perundang- KPI Direksi secara kolegial dan individual, dan pada tahun 2024
undangan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Hasil hasilnya menunjukkan tidak ada inkonsistensi. [GRI 2-18]
evaluasi kinerja Dewan Komisaris kemudian dilaporkan kepada
Pemegang Saham dalam RUPS.
Kebijakan Remunerasi
Pemberian remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Telkom disusun dengan berpedoman pada Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara dan
kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Dewan Komisaris Nomor 03/KEP/DK/2024 tentang Penghasilan Anggota Direksi dan
Dewan Komisaris.
Komponen remunerasi Dewan Komisaris : Komponen remunerasi Dewan Direksi :
1. Honorarium 1. Gaji
2. Tunjangan, yang terdiri atas: 2. Tunjangan, yang terdiri atas:
a. Tunjangan hari raya; a. Tunjangan hari raya;
b. Tunjangan transportasi; dan b. Tunjangan perumahan; dan
c. Asuransi purna jabatan. c. Asuransi purna jabatan.
3. Fasilitas, yang terdiri atas: 3. Fasilitas, yang terdiri atas:
a. Fasilitas kesehatan; dan a. Fasilitas kesehatan;
b. Fasilitas bantuan hukum. b. Fasilitas kendaraan; dan
4. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus c. Fasilitas bantuan hukum.
5. Long Term Incentive/LTI yang diberikan perusahaan 4. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus
yang memenuhi ketentuan kinerja dan tata kelola 5. Long Term Incentive/LTI yang diberikan perusahaan
dengan memperhatikan praktik terbaik internasional yang memenuhi ketentuan kinerja dan tata kelola
dengan memperhatikan praktik terbaik internasional
[GRI 2-19]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 33
Page 34
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
1 2
Dewan Komisaris KNR meminta masukan Pihak independen
meminta KNR menyusun dari pihak independen memberikan masukan
draft remunerasi 4 3 kepada KNR
Prosedur pengusulan hingga penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Telkom adalah sebagai berikut:
Hasilnya diajukan kepada 1. Dewan Komisaris meminta Komite Nominasi dan Remunerasi untuk menyusun
RUPS/Menteri BUMN rancangan usulan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Apabila dibutuhkan, Komite Nominasi dan Remunerasi dapat meminta pihak
independen untuk menyusun kerangka kerja untuk remunerasi Dewan Komisaris
5 dan Direksi.
3. Komite Nominasi dan Remunerasi mengusulkan kerangka remunerasi tersebut
kepada Dewan Komisaris.
RUPS/Surat Keputusan 4. Dewan Komisaris mengusulkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan
Menteri BUMN Direksi kepada RUPS.
5. RUPS dapat memberikan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. [GRI 2-20]
Gambar 3. Prosedur dan Mekanisme Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tahun 2023, Kementerian BUMN telah menerbitkan sudah tidak, jika Perusahaan perlu melakukan restatement atas
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: Per-3/ laporan keuangan yang telah diajukan ke Securities and Exchange
MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Commission (SEC) Amerika Serikat berdasarkan Exchange Act.
Badan Usaha Milik Negara (Permen 3 BUMN). Telkom telah Restatement ini dilakukan untuk memperbaiki kesalahan yang
mengukuhkan pemberlakuan Permen 3 BUMN di lingkungan bersifat material pada laporan keuangan yang sebelumnya
Telkom, melalui Keputusan RUPS tahun buku 2022. Salah diterbitkan, atau jika kesalahan tersebut dapat mengakibatkan
satu hal yang diatur dalam Permen 3 BUMN adalah ketentuan penyajian yang salah secara material jika tidak diperbaiki pada
penangguhan pembayaran sebagian tantiem kepada Direksi dan periode saat ini. Kebijakan tersebut juga telah diadopsi oleh
Dewan Komisaris. Kementerian BUMN melalui penerapan kebijakan tantiem yang
ditangguhkan selama 3 (tiga) tahun bagi Dewan Komisaris dan
Telkom mengadopsi kebijakan clawback yang mengatur Direksi.
pemulihan kompensasi berbasis insentif dari anggota Dewan
Komisaris dan Direksi, baik yang masih menjabat maupun yang
34 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 35
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Telkom menyadari bahwa keberhasilan strategi keberlanjutan kunci Perusahaan. Telkom berkomunikasi secara aktif dengan
Perusahaan sangat bergantung pada hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan internal maupun eksternal, menjaga
pemangku kepentingan utama, hal ini untuk memastikan hubungan yang saling menguntungkan, dan mendengarkan
strategi dan program keberlanjutan Telkom dapat menjawab pandangan serta harapan mereka melalui berbagai saluran.
isu-isu yang paling berdampak bagi pemangku kepentingan [POJK. E-4] [GRI 2-29]
Pemangku Kepentingan Metode Pelibatan Topik dan Perhatian Utama
Pemegang Saham dan • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) • Capaian KPI operasional maupun keuangan
Investor Tahunan, RUPS Luar Biasa, dan penjelasan • Pengembangan usaha
kinerja per kuartal • Praktik keberlanjutan dan risiko iklim
• Konferensi investor dan/atau Non-Deal • Praktik tata kelola perusahaan yang baik
Roadshow
Karyawan • Rapat berkala dengan manajemen • Jenjang karier
• Serikat Karyawan (Sekar) Telkom • Kejelasan hak dan kewajiban
• Pelatihan • Remunerasi dan tunjangan lainnya
• Pusat pengaduan karyawan • Peningkatan kompetensi
Pelanggan • Survei kepuasan pelanggan • Koneksi dan cakupan jaringan
• Pusat pengaduan pelanggan • Pelayanan yang prima
• Kemudahan penyelesaian keluhan
• Keamanan dan kerahasiaan data
Pemerintah • Pertemuan bipartit • Kepatuhan hukum dan pelaporan
• Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan • Praktik etika bisnis
Perwakilan Rakyat (DPR) dan kunjungan kerja • Keamanan siber
Mitra Kerja • Pertemuan pada saat proses pengadaan, • Proses pengadaan yang adil dan transparan
pengawasan pelaksanaan pekerjaan, forum/ • Proses seleksi dan evaluasi yang objektif
gathering pemasok, survei kepuasan pemasok, • Pelaksanaan pekerjaan yang memenuhi standar
uji kelayakan SMAP bagi pemasok kesehatan dan keselamatan kerja
• Kepatuhan hukum dan etika bisnis
Masyarakat • Musyawarah dalam perencanaan kegiatan • Hubungan yang harmonis
pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan • Kontribusi positif terhadap kehidupan ekonomi
kegiatan serta pengawasan atas realisasi dan sosial
program • Partisipasi dalam program-program lainnya
termasuk kegiatan pelestarian lingkungan
Media • Press release • Akurasi objek pemberitaan
• Media gathering • Informasi terkini
• Press conference, serta press briefing • Transparansi kondisi operasional, finansial, dan
nonfinansial
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 35
Page 36
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Penilaian Materialitas
Telkom melakukan peninjauan kembali topik-topik material difasilitasi oleh konsultan independen dengan menggunakan
tahun buku 2023 untuk menilai relevansi serta kesesuaiannya standar GRI 2021 sebagai acuan utama. [GRI 3-1]
terhadap ekspektasi pemangku kepentingan. Proses ini
Identifikasi dampak
Memahami konteks organisasi » aktual dan potensial » signifikansi
Penilaian
dampak
» Prioritisasi dampak untuk pelaporan
Melakukan tinjauan ulang untuk Melibatkan pemangku kepentingan Melakukan prioritisasi dampak
memperoleh pemahaman yang untuk memahami dampak operasional dengan menggunakan kriteria
komprehensif mengenai konteks Telkom Group beserta signifikasinya, yang internal berdasarkan hasil tinjauan
ESG di Telkom Group terkait dengan didasarkan pada tingkat dampak (severity) ulang konteks organisasi dan
komponen berikut: dan kemungkinan terjadinya (likelihood). pelibatan pemangku kepentingan
• Rantai nilai, aktivitas dan strategi
• Workshop dengan unit kerja di Telkom oleh Sub Departemen Sustainability
bisnis Telkom dan Anak Perusahaan
• Standar keberlanjutan yang relevan, Group yang bertanggung jawab atas Telkom.
baik standar pengungkapan (GRI, pengelolaan topik material ESG 2023.
SASB, UN SDGs, IFRS S1 dan S2) dan Proses ini difasilitasi oleh konsultan Hasil prioritisasi tersebut kemudian
penilaian ESG (MSCI, Sustainalytics, independen. disampaikan kepada manajemen
S&P, CDP). • Wawancara dengan pemangku untuk mendapatkan persetujuan.
• Umpan balik dari pemangku kepentingan eksternal, seperti regulator,
kepentingan, diantaranya investor, dan lembaga rating. Proses ini
hasil penilaian ESG oleh Badan difasilitasi oleh Unit Investor Relation dan
Pengawasan Keuangan dan
Sub Departemen Sustainability Telkom.
Pembangunan (BPKP), lembaga
pemeringkat, serta masukan dari
investor.
• Tren dan praktik ESG di industri
telekomunikasi.
Dibandingkan tahun 2023, terdapat perubahan dalam topik telekomunikasi serta masukan dari pemangku kepentingan
material untuk pelaporan tahun 2024, yaitu penyesuaian internal dan eksternal. Topik-topik material ini kemudian
fokus pada beberapa topik dan penambahan satu topik dikelompokkan ke dalam tiga pilar utama keberlanjutan Telkom
material baru berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan Group. [GRI 3-2]
karyawan. Pembaruan ini mempertimbangkan tren di industri
Pilar Topik Material Standar GRI yang relevan Penyelerasan dengan TPB
Save Our Perubahan Iklim dan Manajemen • GRI 302
Planet Energi • GRI 305
Manajemen Sumber Daya • GRI 306
Empower Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi • GRI 401
Our People • GRI 404
• GRI 405
• GRI 406
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan • GRI 403
36 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 37
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Pilar Topik Material Standar GRI yang relevan Penyelerasan dengan TPB
Pengalaman Pelanggan • GRI 416
Inklusivitas Digital dan Pelibatan • GRI 413
Komunitas
Elevate Our Kepatuhan Regulasi • GRI 206
Business • GRI 417
Praktik Bisnis Beretika • GRI 205
Keamanan Siber dan Pelindungan Data • GRI 418
Gambar 4. Kerangka Keberlanjutan Telkom
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 37
Page 38
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Meskipun perspektif Anak Perusahaan telah dipertimbangkan pengelolaan infrastruktur, yang tentunya memiliki dampak
dalam proses penilaian materialitas Telkom, namun setiap Anak yang berbeda ke lingkungan dan masyarakat. Salah satu Anak
Perusahaan dapat memiliki topik material yang berbeda. Hal ini Perusahaan, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), telah
disebabkan oleh keragaman aktivitas bisnis Anak Perusahaan, melakukan penilaian materialitas dan menghasilkan tujuh topik
mulai dari penyediaan jaringan telekomunikasi hingga material yang dikelompokkan ke dalam tiga pilar utama dalam
kerangka keberlanjutan.
Gambar 5. Kerangka Keberlanjutan Telkomsel
38 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 39
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Manajemen Risiko dan Peluang
Keberlanjutan
Secara holistik, manajemen risiko di Telkom mengacu pada kembali atas risiko ESG dengan mempertimbangkan profil risiko
ISO 31000:2018 Risk Management - Principles and Guidelines. perusahaan dan panduan ISSB dalam mengidentifikasi risiko dan
Kerangka kerja ini juga yang memandu proses identifikasi serta peluang keberlanjutan yang dirilis pada November 2024. ISSB
pengelolaan risiko ESG di Telkom yang telah diinisiasi sejak menggunakan empat konsep yang mendasari identifikasi risiko
tahun 2023. Pada tahun 2024, Telkom melakukan peninjauan dan peluang keberlanjutan.
Konsep yang Mendasari Risiko dan Peluang Keberlanjutan
Cakupan rantai nilai Sumber daya dan Dependensi dan Risiko dan peluang
dan interaksi dengan hubungan di sepanjang dampak dari sumber terkait keberlanjutan
masyarakat, ekonomi, rantai nilai daya dan hubungan yang dapat
dan lingkungan diperkirakan akan
memengaruhi prospek
Sumber: ISSB, 2024
Peninjauan ulang ini dilakukan oleh Sub Departemen Menyadari pentingnya risiko dan peluang yang telah
Sustainability Telkom dengan berkoordinasi dengan Unit Kerja diidentifikasi, Telkom telah mengambil berbagai langkah untuk
terkait di Telkom, terutama yang terlibat dalam penyusunan mengelola risiko dan peluang yang tercermin dari program dan
laporan berbasis IFRS S1 dan S2. Proses ini menghasilkan inisiatif pada setiap topik material Telkom yang secara lengkap
daftar risiko dan peluang keberlanjutan yang berpotensi dibahas pada masing-masing bagian. Selain itu, Telkom juga
berdampak pada keuangan ke Telkom, beserta estimasi jangka telah menjalankan upaya mitigasi risiko strategis sebagai bagian
waktu dampaknya. Ke depannya, daftar risiko dan peluang dari enterprise risk management (ERM) yang pembahasannya
keberlanjutan ini akan terus ditinjau untuk memastikan tersedia pada Laporan Tahunan Telkom 2024. Adapun sistem
kesesuaiannya dengan perkembangan bisnis melalui pelibatan ERM Telkom sendiri telah dikembangkan dan dapat diakses
Anak Perusahaan. [POJK. E-3] pada ermonline.telkom.co.id.
Tabel 3. Risiko dan Peluang Keberlanjutan Telkom
Perubahan Iklim dan Manajemen Energi*
[R] Kerusakan aset dan disrupsi layanan akibat meningkatnya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan kenaikan
suhu akibat perubahan iklim
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam pengelolaan risiko akibat cuaca ekstrem disajikan pada bagian Save
Our Planet, khususnya Adaptasi Iklim, yang meliputi pelaksanaan penilaian risiko iklim atas
aset tanah dan bangunan untuk memahami eksposur iklim pada tahun 2030 dan 2050 diikuti
dengan langkah adaptasi berupa peningkatan infrastruktur menghadapi risiko banjir dan
kenaikan suhu.
[R] Regulasi pengelolaan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang semakin ketat akibat meningkatnya ekspektasi pemangku
kepentingan dapat berdampak pada peningkatan biaya
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam pengelolaan emisi GRK disajikan pada bagian Save Our Planet,
khususnya Mitigasi Iklim, yang meliputi penguatan praktik manajemen inventarisasi emisi serta
pelaksanaan verifikasi independen atas perhitungan emisi GRK Telkom Group.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 39
Page 40
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
[O] Penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi emisi dan optimisasi biaya operasional
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang energi terbarukan disajikan pada bagian Save
Our Planet, khususnya Mitigasi Iklim, yang meliputi peningkatan penggunaan energi terbarukan,
di antaranya solar photovoltaic (Solar PV) pada menara Base Transceiver Station (BTS).
Manajemen Sumber Daya
[R] Regulasi pengelolaan limbah (e.g., e-waste) yang semakin ketat akibat meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan
dapat berdampak pada pengawasan dan pengenaan sanksi yang lebih tegas
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam pengelolaan limbah disajikan pada bagian Save Our Planet, khususnya
manajemen limbah, yang meliputi pelaksanaan monitoring limbah berbahaya dan tidak
berbahaya, serta menjalin kemitraan dengan pihak ketiga yang memiliki izin dari pemerintah
Indonesia dalam melakukan pengelolaan limbah.
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
[R] Tidak terpenuhinya kebutuhan keberagaman talenta sesuai kebutuhan bisnis akibat pasar tenaga kerja yang kompetitif
dapat berdampak pada pemenuhan target perusahaan
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko keberagaman talenta disajikan pada bagian Empower
Our People, khususnya keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, yang meliputi rekrutmen
kelompok difabel, penciptaan lingkungan yang inklusif untuk mempertahankan talenta wanita,
serta menerapkan prinsip penghormatan hak asasi manusia untuk menciptakan lingkungan
kerja yang nyaman bagi seluruh karyawan.
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
[R] Ketidakmampuan menjamin kesehatan, keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan karyawan
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko kesehatan, keselamatan serta kesejahteraan karyawan
disajikan pada bagian Empower Our People, khususnya kesehatan dan keselamatan karyawan,
yang meliputi implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja karyawan
(SMK3) dan penyelenggaraan berbagai inisiatif untuk mendukung kesejahteraan karyawan
sesuai dengan Telkom wellbeing wheels.
Pengalaman Pelanggan
[R] Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan terkait produk dan layanan
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko pemenuhan ekspektasi pelanggan disajikan pada
bagian Empower Our People, khususnya pengalaman pelanggan, yang meliputi penyediaan
berbagai saluran keluhan pelanggan hingga layanan yang inklusif bagi kelompok difabel.
[O] Peluang pengembangan produk dan layanan yang inovatif seiring dengan berkembangnya kebutuhan pelanggan di era
digital
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang pengembangan produk disajikan pada bagian
Empower Our People, khususnya pengalaman pelanggan, yang meliputi inovasi pengembangan
produk dengan memanfaatkan teknologi AI secara bertanggung jawab .
40 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 41
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas
[O] Peningkatan brand image dan reputasi perusahaan akibat kinerja program tanggung jawab sosial
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang reputasi dari kinerja program TJSL disajikan
pada bagian Empower Our People, khususnya pelibatan komunitas, yang meliputi penyediaan
jaringan komunikasi yang menjangkau seluruh Indonesia serta berbagai program pelibatan
komunitas yang memanfaatkan kapabiliats digital Telkom.
Kepatuhan Regulasi
[R] Perubahan regulasi dan ketentuan pelaporan yang semakin ketat akibat meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan
terkait keberlanjutan dapat berdampak pada peningkatan biaya operasional
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko perubahan regulasi disajikan pada bagian Elevate Our
Business, khususnya kepatuhan regulasi, yang meliputi penerapan pendekatan sistematis
dalam identifikasi ketentuan regulasi baru juga melakukan legal review atas aksi korporasi
maupun kemitraan dengan pihak ketiga.
[O] Peningkatan kredibilitas dan reputasi perusahaan yang didorong oleh kinerja kepatuhan
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang reputasi dari kepatuhan disajikan pada bagian
Elevate Our Business, khususnya kepatuhan regulasi, yang meliputi peningkatan kapasitas tim
internal agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
Praktik Bisnis Beretika
[R] Korupsi dan konflik kepentingan khususnya berkaitan dengan kerjasama dengan pihak ketiga
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko korupsi dan konflik kepentingan disajikan pada bagian
Elevate Our Business, khususnya praktik bisnis beretika,yang meliputi penerapan SNI ISO
37001: 2016 Sistem Manajemen Anti Korupsi (SMAP), sosialisasi serta pelatihan rutin sebagai
upaya internalisasi membangun budaya anti korupsi.
Keamanan Siber dan Pelindungan Data
[R] Insiden siber yang dapat mengganggu operasional bisnis dan/atau berdampak pada kebocoran data pribadi dan penurunan
kepercayaan pelanggan
Jangka waktu Jangka pendek hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengelola risiko insiden siber disajikan pada bagian Elevate Our
Business, khususnya keamanan siber dan pelindungan data, yang meliputi penetapan kebijakan
tata kelola pelindungan data pribadi dan tata kelola informasi hingga peningkatan kesadaran
karyawan.
[O] Peluang bisnis untuk menyediakan layanan digital yang aman di tengah ancaman keamanan siber dapat meningkatkan posisi
Telkom sebagai pilihan utama pelanggan
Jangka waktu Jangka menengah hingga panjang
Aksi mitigasi/ pengelolaan Langkah Telkom dalam mengoptimalkan peluang bisnis akan layanan digital yang aman
disajikan pada bagian Elevate Our Business, khususnya keamanan siber dan pelindungan data,
yang meliputi investasi pada infrastruktur informasi teknologi (IT) yang dapat menjamin
keamanan layanan pelanggan.
* Risiko dan peluang terkait iklim secara komprehensif telah diidentifikasi menggunakan rekomendasi kerangka kerja TCFD dan IFRS S2, dan disajikan
pada bagian Save Our Planet
** [R] risiko, [O] peluang
*** Jangka pendek didefinisikan sebagai 5 tahun mendatang, jangka menengah = 5 sampai 15 tahun, dan jangka panjang = 15+ tahun
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 41
Page 42
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Strategi Keberlanjutan
Telkom melakukan pembaruan strategi keberlanjutan di tahun kapabilitas internal. Proses ini menghasilkan target baru untuk
2024, seiring dengan perkembangan tantangan keberlanjutan tahun 2030 yang terangkum dalam strategi keberlanjutan.
dan ekspektasi pemangku kepentingan yang tercermin dalam Telkom secara spesifik mengusung program GoZero% dalam
perubahan topik material. Selain itu, Telkom juga melakukan strategi keberlanjutan yang merepresentasikan aksi Telkom
tinjauan ulang atas target yang telah ditetapkan pada tahun Group untuk menumbuhkan bisnis secara bertanggung jawab
2023 dengan mempertimbangkan regulasi nasional, standar dengan berpedoman pada prinsip ESG.[POJK. A.1] [POJK. E.5]
internasional, validasi konsultan independen, serta penilaian
Target yang jelas untuk mencapai
Simbol sirkular "0":
dampak Net Zero
Bentuk huruf "e": Penggunaan simbol "0" menggantikan
Istilah "Zero%" secara langsung
Bentuk huruf "e" mewakili huruf "0" menarik secara visual dan
menyampaikan komitmen untuk
keterbukaan terhadap inovasi memiliki makna simbolis. Sirkular atau
mengurangi dampak negatif terhadap
dan pendekatan baru dalam lingkaran melambangkan kesempurnaan,
lingkungan hingga nol atau sedekat
keberlanjutan. Menandakan kesinambungan, dan inklusivitas.
mungkin dengan nol.
fleksibilitas dan pola pikir yang
berorientasi ke depan.
Simbol persentase "%":
Bahasa yang berorientasi Secara visual menekankan
tujuan yang dapat diukur
tindakan "GO": terkait dengan komitmen
Prefiks "GO" melambangkan ESG.
pendekatan yang dinamis dan Tujuan tersebut terlihat
berorientasi pada tindakan, lebih nyata dan terukur,
menunjukkan bahwa Telkom Indonesia sangat penting untuk
secara proaktif bergerak menuju pelaporan dan transparansi
perubahan yang berdampak. Konteks dan kejelasan: ESG.
"Sustainability Action by Telkom Indonesia"
secara eksplisit menjelaskan bahwa GoZero%
adalah inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan.
Perbedaan ukuran font: Warna Biru:
Perbedaan ukuran font "GO" yang lebih kecil Biru adalah warna serbaguna yang selaras dengan
dalam "GoZero%" menekankan tujuan utama nol perjalanan ESG Telkom Indonesia, melambangkan
dampak, menunjukkan perjalanan yang dimulai kepercayaan, keberlanjutan, persatuan, dan
dari langkah kecil tetapi memiliki tujuan besar. inovasi.
Visual ini menyoroti "Zero%" sebagai tujuan utama
dan memperkuat pentingnya kemajuan bertahap
menuju transformasi berkelanjutan.
Gambar 6. Filosofi Logo GoZero%
42 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 43
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
Untuk memastikan keselarasan implementasi strategi serta kerja dan Anak Perusahaan. Kegiatan sosialisasi ini merupakan
pencapaian target keberlanjutan di lingkungan Telkom Group, bagian dari upaya Telkom untuk meningkatkan kesadaran serta
Telkom juga telah menyusun dan melakukan sosialisasi Telkom membangun budaya keberlanjutan di lingkungan Telkom Group.
Group Sustainability Master Plan 2024-2030 kepada unit [POJK. F.1]
Tujuan Keberlanjutan Telkom Group 2030
GoZero% Sustainability Action by Telkom Indonesia
Telkom Indonesia berkomitmen untuk membangun masa depan yang berkelanjutan melalui penerapan
prinsip ESG, dengan fokus untuk menciptakan nilai jangka panjang yang memberikan dampak positif bagi
masyarakat serta lingkungan melalui solusi dan layanan inovatif.
Save Our Planet Empower Our People Elevate Our Business
Perubahan iklim dan manajemen energi Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi Kepatuhan regulasi
• 20% penurunan emisi GRK Telkom • 32% karyawan wanita • 100% tingkat kepatuhan terhadap
Group cakupan 1 dan 2 dibandingkan • 27% perwakilan karyawan wanita regulasi yang berlaku tanpa adanya
dengan base year 2023 pada level manajerial kasus besar yang terbukti setiap
• 1,5% karyawan difabel tahunnya
• 25% talenta digital
Manajemen sumber daya
Praktik bisnis beretika
• 70% limbah kantor dialihkan dari
• 100% karyawan menandatangani
pembuangan akhir
Kesehatan dan keselamatan karyawan pakta integritas
• Minimum 70% limbah kabel fiber
• Memastikan 0 kasus kematian akibat • 100% Telkom dan 13 Anak
optic dialihkan dari pembuangan
kecelakaan kerja setiap tahunnya Perusahaan yang dimiliki secara
akhir
• Indeks keterlibatan karyawan di langsung tersertifikasi SNI ISO
level "sangat terlibat" / skor > 80 37001 :2016 Sistem Manajemen Anti
Penyuapan
• 100% aduan melalui WBS
Pengalaman pelanggan (Whistleblowing System) yang
• Mencapai skor NPS kategori memenuhi syarat ditindaklanjuti
Excellent dengan skor diatas 62 poin setiap tahunnya
• 100% aduan terkait pelanggaran hak
asasi manusia ditindaklanjuti setiap
Inklusivitas digital dan pelibatan tahunnya
komunitas Keamanan siber dan pelindungan data
• 10% Usaha Mikro dan Kecil (UMK) • Memastikan 0 kasus kebocoran data
yang didukung oleh Telkom untuk kritikal setiap tahunnya
naik kelas setiap tahunnya • 100% tingkat kelulusan karyawan
dalam pelatihan awareness
keamanan siber
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 43
Page 44
Keberlanjutan di Tata Kelola Pelibatan Pemangku
Penilaian Materialitas
Telkom Keberlanjutan Kepentingan
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan
Telkom telah menetapkan tujuh Tujuan Pembangunan mencerminkan implementasi dari TPB 17. Selain itu, melalui
Berkelanjutan (TPB) sebagai prioritas utama, di mana Telkom program TJSL, Telkom secara konsisten memberikan kontribusi
Group dapat memberikan dampak yang paling signifikan bagi lebih luas ke pencapaian TPB di Indonesia. Informasi terkait
lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat. TPB pelaksanaan program TJSL secara lengkap disajikan dalam
prioritas ini sejalan dengan topik material serta komitmen kami. bagian Save Our Planet untuk program lingkungan dan Empower
Telkom secara aktif menjalin kolaborasi dengan pemangku Our People untuk program sosial, serta Laporan Tahunan Telkom
kepentingan lain dalam menjalankan inisiatif keberlanjutan yang 2024. [GRI 2-22]
TPB Deskripsi Komitmen Telkom Group Inisiatif*
Menjamin Kualitas Pendidikan Telkom Group menjadi ∙ Program pengembangan kapasitas dan pemberian
yang Inklusif dan Merata serta penggerak pemerataan beasiswa untuk mendorong long-term learning
Meningkatkan Kesempatan dan peningkatan kualitas karyawan (hlm. 87)
Belajar Sepanjang Hayat untuk digitalisasi di sektor ∙ Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan
Semua pendidikan, serta berperan secara terpadu melalui progam penyediaan akses
aktif dalam mengembangkan aplikasi pembelajaran, internet dan komputer ke
talenta digital unggulan sekolah dan pelatihan digital yang menyasar siswa,
guru kelompok penyandang disabilitas serta dalam
rangka pemberdayaan wanita (hlm. 104-107)
Mencapai Kesetaraan Gender Telkom Group berupaya untuk ∙ Menetapkan target persentase perwakilan wanita
dan Memberdayakan Kaum mendorong kesetaraan gender pada level manajerial di Telkom Group (hlm. 82)
Perempuan di lingkungan kerja ∙ Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif
(penyediaan ruang laktasi, serta employee
resource group (Srikandi Telkom)) (hlm. 88-90)
Meningkatkan Pertumbuhan Telkom Group mewujudkan ∙ Program pembinaan UMK secara terpadu melalui
Ekonomi yang Inklusif dan ekosistem digital yang penyediaan akses kepada pendanaan dan
Berkelanjutan, Kesempatan merata untuk mendukung pembinaan yang bertujuan untuk menguatkan
Kerja yang Produktif dan berbagai aktivitas ekonomi kapabilitas dan kapasitas digital UMK meliputi
Menyeluruh, serta Pekerjaan di setiap segmen dan lapisan Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global
yang Layak untuk Semua masyarakat menuju UMK yang tangguh dan mandiri
(hlm. 108-111)
Membangun Infrastruktur Telkom Group melakukan ∙ Akselerasi pemerataan jaringan di daerah
yang Tangguh, Meningkatkan percepatan pembangunan tertinggal, terpencil, dan terdepan (3T)
Industri Inklusif dan infrastruktur telekomunikasi (hlm. 102)
Berkelanjutan, serta yang handal dan merata, serta ∙ Menjalankan program sociodigipreneurship
Mendorong Inovasi menghadirkan layanan terbaik berkolaborasi dengan para mahasiswa dari
bagi pelanggan perguruan tinggi di Indonesia dengan cara
memfasilitasi inovasi solusi berbasis teknologi
untuk tantangan sosial dan ekonomi yang ada di
masyarakat (hlm. 106)
Menjamin Pola Produksi dan Telkom Group terus ∙ Menetapkan target untuk mengurangi jumlah
Konsumsi yang Berkelanjutan berinovasi untuk mewujudkan limbah yang dibuang langsung ke pembuangan
pengelolaan sumberdaya dan akhir (hlm. 63)
limbah yang berkelanjutan dan ∙ Menggunakan bahan ramah lingkungan dalam
sejalan dengan prinsip ekonomi pengembangan kemasan produk (hlm. 64)
sirkular
44 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 45
Manajemen Risiko dan Dukungan terhadap Tujuan
Strategi Keberlanjutan
Peluang Keberlanjutan Pembangunan Berkelanjutan
TPB Deskripsi Komitmen Telkom Group Inisiatif*
Mengambil Tindakan Cepat Telkom Group berkomitmen ∙ Melakukan verifikasi eksternal untuk perhitungan
untuk Mengatasi Perubahan mengurangi jejak emisi karbon emisi GRK sebagai basis penetapan target
Iklim dan Dampaknya dari operasi bisnis dan rantai dekarbonisasi (hlm. 49-51)
nilai sejalan dengan target ∙ Menjalankan Gerakan Peduli Efisiensi Energi
net zero emission pemerintah (GePEE) sebagai inisiatif efisiensi energi (hlm. 52)
Indonesia
Menguatkan Masyarakat yang Telkom group senantiasa ∙ Menerapkan sistem manajemen anti korupsi
Inklusif dan Damai untuk menerapkan good corporate (SMAP), serta sosialisasi hingga pelatihan ke
Pembangunan Berkelanjutan, governance dan menjunjung seluruh Direksi dan karyawan (hlm. 127-129)
Menyediakan Akses Keadilan tinggi prinsip transparansi ∙ Menyediakan akses dan saluran bagi seluruh
untuk Semua, dan Membangun dan akuntabilitas sebagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan
Kelembagaan yang Efektif, landasan praktik bisnis yang pengaduan melalui Telkom Integrity Line
Akuntabel, dan Inklusif di bertanggung jawab. (hlm. 129-130)
Semua Tingkatan
*Inisiatif ini bersifat non-exhaustive dan hanya dimaksudkan untuk memberikan contoh inisiatif yang dilakukan Telkom Group.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 45
Page 46
03
Save Our Planet
46 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 47
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 47
Page 48
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Save Our Planet
Telkom berkomitmen mengambil peranan untuk mewujudkan limbah. Selain dua topik utama ini, Telkom juga melaporkan
ekosistem yang lebih hijau melalui praktik bisnis berkelanjutan, dua topik lingkungan lainnya yaitu pengelolaan air dan
yakni dengan mengurangi dampak lingkungan yang pelestarian keanekaragaman hayati untuk pemenuhan standar
mungkin dihasilkan dari operasi bisnis perusahaan. Telkom pengungkapan nasional.
menitikberatkan pada upaya pengelolaan risiko iklim dan
Topik Material Target 2030 Capaian Tahun 2024
Perubahan iklim dan 20% penurunan emisi GRK Telkom Group cakupan 1 & 2 Kenaikan emisi GRK cakupan 1 dan 2 Telkom Group
manajemen energi dibandingkan dengan base year 2023 2,6% dibandingkan base year 2023.
- Penurunan emisi cakupan 1 sebesar 2,0% dari
aktivitas efiesiensi penggunaan kendaraan
operasional.
- Kenaikan emisi cakupan 2 sebesar 2,8% dari
aktivitas penambahan 3.531 BTS Telkomsel.
Penurunan emisi cakupan 3 sebesar 8,1% dari aktivitas
efisiensi belanja modal perusahaan.
Pengelolaan sumber daya 70% limbah kantor dialihkan dari pembuangan akhir Telkom belum mendokumentasikan pengelolaan
limbah, namun tahun ini telah ada pengurangan
limbah total yang dihasilkan sebanyak 6.387 ton.
Minimum 70% limbah kabel fiber optic dialihkan dari 80%* limbah kabel fiber optic dialihkan dari
pembuangan akhir pembuangan akhir
*Angka ini dihasilkan dari perbandingan jumlah limbah kabel yang bisa dan telah digunakan kembali dengan limbah kabel yang dikumpulkan oleh TIF
Save Our Planet
Perubahan iklim dan manajemen Pengelolaan sumber daya Manajemen lingkungan lainnya
energi
• Mitigasi iklim • Pengelolaan limbah • Pengelolaan air
• Adaptasi iklim • Keanekaragaman hayati
48 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 49
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
Pendekatan Manajemen
Saat ini, Telkom telah menetapkan kebijakan payung yang menaungi praktik tata kelola keberlanjutan dan
tertuang dalam Peraturan Direksi. Kebijakan formal ini meliputi skema organisasi tata kelola keberlanjutan
serta pedoman praktik manajemen topik material termasuk perubahan iklim dan manajemen energi. Selain
itu, Telkom juga mematuhi regulasi nasional yang mengatur isu lingkungan dan iklim, di antaranya Peraturan
Menteri ESDM No. 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Energi dan Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/
MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN. Terkait
target, dalam rangka mengurangi dampak lingkungan terkait emisi, Telkom menetapkan target kuantitatif
penurunan emisi GRK cakupan 1 dan 2 di tahun 2030, dan mendefinisikan ulang base year perhitungan menjadi
tahun 2023. Telkom juga telah memiliki masterplan pembangunan infrastruktur (Future State Architecture)
yang didalamnya mengandung inisiasi kebijakan penggunaan energi baru terbarukan dalam rangka mencapai
target pengurangan emisi.
Untuk melacak progres pencapaian target, Telkom telah memiliki dashboard inventarisasi GRK untuk skala
Telkom Group dan melakukan proses verifikasi emisi GRK pertama kali di tahun ini. Adapun dalam menanggapi
isu perubahan iklim, Telkom telah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menerbitkan Laporan Risiko
Iklim 2023. Laporan ini menjadi laporan perdana kami dengan mengikuti referensi TCFD/IFRS S2, di mana
pilar pelaporan mendeksripsikan tata kelola isu terkait iklim, strategi dan resiliensi bisnis Telkom terhadap
perubahan iklim, manajemen risiko iklim, serta metrik yang digunakan dalam mengukur kinerja Telkom terkait
iklim.
Mitigasi Iklim
Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan global dalam perhitungan GRK menjadi tahun 2023. Penyesuaian
terbesar saat ini yang menuntut upaya kolektif, termasuk peran ini dilakukan untuk menyempurnakan cakupan inventarisasi
aktif dari pelaku industri. Telkom berperan aktif dalam upaya GRK agar dapat mencakup seluruh Anak Perusahaan Telkom.
mitigasi dengan berfokus pada manajemen energi, sejalan Dengan alasan yang sama, target pengurangan emisi GRK yang
dengan profil emisi Telkom yang didominasi oleh konsumsi ditetapkan Telkom juga mengalami penyesuaian.
listrik. Pada tahun 2024, Telkom menetapkan ulang base year
Manajemen Inventarisasi Emisi
Telkom secara konsisten telah melakukan perhitungan emisi Protocol Corporate Accounting & Reporting Standard dan
GRK dari kegiatan operasional perusahaan (cakupan 1 dan mencakup emisi dari Telkom, 13 Anak Perusahaan dengan
2) sejak tahun 2020. Tahun 2024 menjadi tonggak penting kepemilikan langsung, 29 Anak Perusahaan dengan kepemilikan
dalam upaya manajemen emisi di Telkom, di mana Telkom tidak langsung, serta 8 entitas terafiliasi, yang seluruhnya
mulai melakukan perhitungan emisi GRK cakupan 3 untuk terkonsolidasi dalam laporan keuangan Telkom. Adapun pada
mendapatkan gambaran menyeluruh profil emisi GRK di laporan ini, rincian informasi emisi yang ditampilkan terbatas
sepanjang rantai nilai perusahaan. Adapun perhitungan emisi pada Telkom dan 13 Anak Perusahaan, sesuai dengan cakupan
GRK cakupan 1, 2, dan 3 dilakukan dengan mengikuti GHG pelaporan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 49
Page 50
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
2.500,00
2.028,37
2.000,00 1.972,91 1.919,58
ton CO2 (ribu)
1.500,00
1.000,00
500,00 307,02 333,98
83,73 93,73 284,02
82,09
-
2024 2023 2022
Cakupan 1 Cakupan 2 Cakupan 3
Gambar 7. Emisi GRK Telkom Group Cakupan 1, 2, dan 3
0,05%
3,03%
32,43% 28,41%
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 5
Kategori 6
Kategori 8
Kategori 11
Kategori 13
2,60% Kategori 15
10,46% 23,02%
0,00% 0,00%
Gambar 8. Disagregasi emisi GRK Telkom Group Cakupan 3 FY2024 berdasarkan kategori
50 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 51
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Tabel 4. Emisi GRK Telkom Group Cakupan 3 FY2024 berdasarkan Kategori
Kategori tCO2e Persentase
Kategori hulu
Kategori 1 Barang dan jasa yang dibeli 87.218 28,41%
Kategori 2 Barang modal 70.677 23,02%
Kategori 3 Aktivitas terkait bahan bakar dan energi 0,3 0,00%
(tidak tercakup dalam Cakupan 1 atau
Cakupan 2)
Kategori 5 Limbah yang dihasilkan dalam operasi 0,7 0,00%
Kategori 6 Perjalanan bisnis 32.119 10,46%
Kategori 8 Aset yang disewa di hulu 7.986 2,60%
Kategori hilir
Kategori 11 Penggunaan produk terjual 99.559 32,43%
Kategori 13 Aset yang disewa di hilir 148 0,05%
Kategori 15 Investasi 9.308 3,03%
Total 307.017 100,00%
Telkom Group mengidentifikasi polutan yang dihasilkan oleh cakupan 3, Telkom melakukan prioritisasi kategori pengungkapan
kegiatan operasional perusahaan dan dihitung dalam inventarisasi yang relevan berdasarkan beberapa faktor, yaitu signifikansi
GRK. Polutan ini meliputi karbondioksida (CO2), metana emisi, ketersediaan data, maupun hasil benchmark dengan
(CH4), metana (CH4) non-fosil, nitrous oksida (N2O), dan peer. Hasil dari penilaian ini adalah 9 kategori yang diungkapkan
hidrofluorokarbon (rata-rata tertimbang) (HFCs). Meskipun emisinya dan disajikan pada Tabel 4. Lebih lanjut, rincian performa
demikian, pada tahun 2024, tidak terdapat kasus pencemaran untuk masing-masing kategori emisi GRK cakupan 1, 2, dan 3
udara akibat kegiatan operasional Telkom Group yang berdampak dibandingkan base year disajikan pada Tabel Kinerja Lingkungan
pada lingkungan sekitar. Adapun total emisi GRK Telkom Group Perusahaan.
pada tahun 2024 mencapai 2.417.474 ton CO2e. Emisi ini terdiri
dari emisi langsung cakupan 1 dari pembakaran bahan bakar, emisi Perhitungan di atas juga didokumentasikan dalam Laporan
tidak langsung cakupan 2 dari penggunaan listrik, dan emisi tidak Inventarisasi GRK 2024, yang diikuti oleh proses verifikasi oleh
langsung cakupan 3 dari beragam kategori pada rantai pasok. pihak independen yang pertama kali dilakukan pada tahun 2024.
Penjelasan terkait sumber masing-masing emisi dijelaskan pada Proses ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan proses
Lampiran 5. perhitungan, serta meningkatkan kredibilitas dan transparansi
data. Informasi emisi GRK untuk tiap Anak Perusahaan disajikan
Mayoritas (84%) dari emisi GRK Telkom Group berasal dari dalam Lampiran 1.
emisi tidak langsung cakupan 2, sebanyak 2.028.372 ton CO2e.
Emisi langsung cakupan 1 dan emisi tidak langsung cakupan Sebagai wujud komitmen untuk senantiasa melakukan perbaikan,
3 menyumbang berturut-turut 3% dan 13% dari total emisi, pada tahun 2024 Telkom juga melakukan penguatan manajemen
dengan jumlah 82.085 ton CO2e dan 307.017 ton CO2e. Terdapat inventarisasi emisi melalui formalisasi prosedur perhitungan emisi
kenaikan emisi GRK cakupan 2 sebesar 55.460 ton CO2e berikut tata kelolanya. Langkah ini bertujuan untuk membangun
apabila dibandingkan dengan base year tahun 2023. Kenaikan fondasi praktik inventarisasi dan pelaporan emisi GRK yang
ini disebabkan oleh penambahan infrastruktur BTS Telkomsel terstruktur dan sistematis. Formalisasi tata kelola inventarisasi
sebanyak 3.531 titik. emisi GRK tahun 2024 ini salah satunya tercermin melalui adanya
pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas antar pihak.
Di sisi lain, penyesuaian kebijakan untuk cost efficiency aktivitas Salah satunya dengan penetapan Data Manager di Telkom dan
efisiensi belanja modal perusahaan menjadi pendorong adanya Anak Perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan
penurunan emisi GRK cakupan 3 yang tercatat sebesar 307.017 data emisi GRK, serta memastikan kualitas data emisi termasuk
ton CO2e atau turun sebesar 8,1% dibandingkan base year tahun kewajaran dan kelengkapannya. Adapun peran koordinasi dengan
2023. Adapun dalam mengungkapkan informasi emisi GRK Data Manager dilaksanakan oleh Unit Kerja pengelola Sustainability
Telkom.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 51
Page 52
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Dekarbonisasi Bisnis
Telkom telah menetapkan target dekarbonisasi sebesar 20% mengurangi emisi dari kegiatan operasional perusahaan.
untuk cakupan 1 dan 2 di tahun 2030 dari base year tahun Beberapa inisiatif ini telah dilakukan utamanya berkaitan dengan
2023. Dalam mendukung pencapaian target ini, Telkom upaya efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan.
akan menyusun strategi yang meliputi inisiatif kunci untuk [POJK F.7] [POJK F.12]
Efisiensi Energi
Telkom telah melakukan berbagai inisiatif efisiensi energi yang sistem zonasi lift di Gedung Telkom di Surabaya dan Jakarta,
menyasar sistem penerangan dan pendingin di dalam gedung. menggunakan kaca reflektif dengan ketebalan 6 mm pada
Pada tahun 2024, Telkom melanjutkan inisiatif Gerakan sebagian gedung kantor sehingga dapat mengurangi panas
Peduli Efisiensi Energi (GePEE) yang dibentuk sejak 2023. yang masuk, serta melakukan pengaturan suhu ruangan di
Program ini menggabungkan inisiatif penghematan energi 25–27o C dan menggunakan refrigeran ramah lingkungan.
(seperti mematikan lampu dan AC yang tidak terpakai) dan
pemanfaatan Internet of Things (seperti implementasi smart Komitmen Telkom Group dalam upaya efisiensi energi juga
office). Untuk sistem penerangan, Telkom telah menggunakan tercermin pada sumber daya penunjang yang dialokasikan.
lampu LED yang lebih hemat energi, menerapkan skema zoning Jumlah investasi yang telah dibelanjakan Telkom Group sejak
lighting untuk membedakan area penyalaan penerangan, 2022-2024 terkait inisiatif energi disajikan pada tabel Biaya
serta menetapkan jadwal pengoperasian penerangan tanpa Lingkungan. Biaya ini meliputi pengadaan maupun peremajaan
mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna gedung. peralatan ramah lingkungan, seperti lampu LED, refrigeran,
Terkait sistem pendingin dan lift, Telkom telah memberlakukan baterai, maupun monitor yang lebih ramah lingkungan.
Inovasi Green Data Center
Gambar 9. Green Data Center oleh NeutraDC, Kiri : tampak depan, Kanan : tampak atas
NeutraDC, Anak Perusahaan Telkom yang mengelola ini dirancang dengan tujuan efisiensi energi melalui
data center, tengah mengembangkan green data penggunaan high-density racks, sistem pendinginan
center di Cikarang dan Batam dengan kapasitas khusus, dan distribusi data yang optimal. Jika system
masing-masing 121,5 MW dan 51 MW. Pengembangan requirement yang diperlukan sudah terpenuhi,
Hyperscale Data Center (HDC) di Batam merupakan langkah ini tak hanya mampu meningkatkan efisiensi
bentuk kerjasama joint venture dengan penyedia energi, namun juga mengurangi biaya operasional.
energi terbarukan Medco Energy. Green data center
52 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 53
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Pemanfaatan Energi Terbarukan
Sebagai bentuk komitmen dalam upaya transisi menuju net listrik dari sumber energi terbarukan untuk BTS maupun fasilitas
zero emission, Telkom Group telah menggunakan pembangkit umum. Inisiatif tersebut diuraikan dalam Highlight di bawah ini.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Microhydro
Gambar 10. Menara BTS dengan panel surya
Anak Perusahaan Telkom telah menggunakan energi yang memanfaatkan energi microhydro berlokasi
terbarukan dalam bauran energinya. Pada tahun di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat. Selain itu,
2024, Telkomsel memanfaatkan energi dari panel PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) – Anak
surya dan microhydro, dengan total 9.559 GJ, untuk Perusahaan yang mengoperasikan BTS Telkom –
mendukung kegiatan operasionalnya. Telkomsel juga secara bertahap melakukan elektrifikasi BTS di
memiliki 274 unit Base Transceiver Station (BTS) daerah rural. Mitratel mengganti genset berbahan
yang beroperasi menggunakan energi dari panel bakar fosil dengan teknologi panel surya. Sampai
surya dan 1 unit BTS dari energi microhydro. BTS ini dengan 2024, sebanyak 1,6% dari konsumsi energi
tersebar tidak hanya di kota-kota besar, namun juga Mitratel atau 3.590 GJ berasal dari sumber energi
di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar Indonesia terbarukan, yaitu panel surya. [POJK F.7]
untuk menghadirkan koneksi yang prima. Unit BTS
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 53
Page 54
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Sebaran Menara BTS dengan Panel Surya
Berau
Kelay
Kapuas
Murung Raya
Kapuas Hulu
Sabang Puring Kencana
Entikong
Aceh Besar Kayong Utara
Tapanuli Tengah Ketungau Hulu
Landak
Aceh Singkil Batang Lupar
Simeuleu Natuna
Nias Utara Anambas Bengkayang
Gunungsitoli
Nias Barat Kepulauan Anambas
Batam
Nias Ketungau Tengah
Nias Induk Bintan
Nias Selatan Lingga
Ketapang
Batang Hari Sanggau
Solok Selatan
Merangin Sarolangun
Kepulauan Mentawai
Bengkulu Utara
Mahakam Hulu
Seluma
Seruyan
Musi Rawas
Kapuas
Lampung Barat
Kutai Barat
Tanggamus Kutai Timur
Pesisir Selatan
Pandeglang Sintang
Kubu Raya
Melawi Sumenep
Sambas Lombok Barat
Kota Baru
Bima
Seluas
Lombok Tengah
Sabu Raijua
Rote Ndao
Sumba Tengah
Gambar 11. Sebaran menara BTS dengan panel surya Telkom Group di seluruh Indonesia
54 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 55
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Pohuwato
Gorontalo Utara Bone Bolang
Simanggaris
Kepulauan Sula
Halmahera Selatan
Binter Halmahera Utara
Halmahera Barat
Bulungan
Pulau Morotai
Malinau Seram Bagian Timur
Seram Bagian Barat
Paser
Halmahera Tengah
Kota Tidore
Kepulauan Supiori
Kaimana
Halmahera Timur
Deiyai
Nabire
Biak Numfor
Kota Ternate
Intan Jaya Keerom
Kepulauan Yapen
Yalimo
Mamberamo Raya
Mamberamo Tengah
Pegunungan Bintang
Maluku Tengah
Buru
Puncak
Buru Selatan Dogiyai Asmat
Pulau Taliabu Sarmi
Kota Tual Mappi
Manggarai
Alor
Flores Timur Maluku Tenggara
Puncak Jaya
Merauke
Yahukimo
Kepulauan Aru
Maluku Barat Daya Tolikara
Belu Maluku Tenggara Barat Manokwari
Boven Digoel
Kupang
Manggarai Barat
Lombok Timur
Sikka Kepulauan Tanimbar
Sumbawa
Sumbawa Barat
Nagekeo
Sumba Timur
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 55
Page 56
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Inovasi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)
Inisiatif lainnya berkaitan dengan energi terbarukan
adalah pemanfaatan tenaga surya untuk lampu
penerangan jalan umum. Inisiatif ini diimplementasikan
pada wilayah The Telkom Hub, dimana terdapat 77 unit
PJUTS dengan durasi solar charging selama 5-6 jam dan
waktu kerja sampai dengan 12 jam per hari. Energi yang
digunakan dalam satu hari melalui sistem penerangan
ini tercatat 55,44 kWh/hari. Melalui inovasi ini, gedung
Telkom Landmark Tower diperkirakan dapat menghemat
hingga 20.235,6 kWh/tahun atau setara Rp 29.234.371/
tahun, dengan asumsi harga listrik adalah Rp 1.444,7/
kWh.
Gambar 12. Penerangan jalan umum
dengan teknologi panel surya
Inisiatif Lainnya
Dalam mendukung kegiatan operasional, Telkom Group juga Duta (Telkom Property), yang memiliki 157 unit EV, dengan 18
menggunakan Electric Vehicles (EV) yang didukung dengan titik EV charging station. Selain itu, sampai dengan tahun 2024,
penyediaan EV charging station. Sebanyak 17% dari total Telkom Property juga telah memiliki 418 electric motorcycle
kendaraan operasional Telkom menggunakan EV. Adapun untuk kebutuhan operasional. Terkait fasilitas pendukung EV,
sebanyak 4 unit EV difungsikan sebagai Operational Support Anak Perusahaan Telkom lainnya, yaitu Telkomsat dan Telkom
dan 8 unit EV mejadi kendaraan dinas dewan direksi Telkom. Property, juga memiliki masing-masing 1 dan 14 titik EV charging
Penggunaan kendaraan listrik ini juga dapat dilihat pada Anak station di wilayah operasinya.
Perusahaan, yakni TLT sebagai Anak Perusahaan PT Graha Sarana
56 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 57
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Inovasi Sustainable Material: Glass Fiber Reinforced Polymer Tower
Mitratel, Anak Perusahaan Telkom, melakukan inisiatif
pilot dekarbonisasi pada satu site tower di Balikpapan
dengan mengganti tiang menara telekomunikasi
berbahan baja dengan Glass Fiber Reinforced Polymer
(GFRP) pada tahun 2024. Pelaksanaan inisiatif
ini berkolaborasi dengan berbagai lembaga riset
termasuk ORITEC, Universitas Indonesia, Institut
Teknologi Bandung, dan Telkom Test House (TTH).
Riset dan pengujian terkait material GFRP oleh
Mitratel dimulai sejak 2023, dan menara GFRP telah
dinyatakan memenuhi syarat material pada Maret
2024 oleh Yayasan Lembaga Afiliasi Penelitian dan
Industri – Institut Teknologi Bandung (Yayasan LAPI
ITB).
Inisiatif pilot ini menunjukkan estimasi pengurangan
emisi karbon sebanyak 0,119 ton CO2 pada satu
menara. Apabila diterapkan, material ini diperkirakan
juga dapat mengurangi emisi karbon hingga 856,96
ton CO2 pada 265 menara, dihitung berdasarkan
penurunan embedded emission dari proses produksi
material untuk bangunan baru. Selain mengurangi
Gambar 13. Glass Fiber Reinforced jejak karbon, GFRP memiliki biaya perawatan rendah
Polymer Tower dan lebih aman dalam proses instalasi. Inisiatif
ini mendukung prinsip ESG dengan fokus pada
pengurangan dampak lingkungan, peningkatan
keselamatan kerja, dan komitmen terhadap inovasi
serta transparansi dalam keberlanjutan bisnis.
Adaptasi Iklim
Telkom memahami dampak perubahan iklim yang semakin skenario iklim, sebagai basis perusahaan untuk memandu
nyata dan dapat memengaruhi seluruh lini bisnis Perusahaan, langkah adaptasi iklim. Adapun proses, metode, detail hasil,
termasuk kualitas layanan ke pelanggan. Untuk itu, Telkom berikut limitasi dan asusmi disajikan dalam Laporan Risiko Iklim
menginisiasi pelaksanaan penilaian risiko iklim pada tahun 2023 2023 mengikuti pilar pengungkapan IFRS S2.
yang mencakup identifikasi risiko dan peluang iklim serta analisis
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 57
Page 58
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Penilaian Risiko Iklim
Identifikasi risiko dan peluang terkait iklim
Telkom mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim • [R] Peningkatan curah hujan yang dapat menyebabkan
untuk dua kategori, yaitu fisik dan transisi, yang berpotensi banjir
memberikan dampak bagi Perusahaan dalam jangka pendek (5 • [R] Kenaikan permukaan air laut yang dapat menyebabkan
tahun mendatang), menengah (5-15 tahun), dan panjang (lebih kerusakan infrastruktur
dari 15 tahun). Informasi terkait metodologi dalam menentukan • [R] Peningkatan kekeringan yang dapat mengganggu
risiko dan peluang terkait iklim yang diidentifikasi Telkom dapat operasional perusahaan
diakses pada Laporan Risiko Iklim 2023.
Risiko [R] dan peluang [O] transisi:
Risiko [R] fisik: 1. Kebijakan dan legal: [R/O] Peningkatan harga karbon yang
1. Akut: didorong oleh regulasi pajak karbon yang semakin ketat
• [R] Peningkatan intensitas dan frekuensi hujan ekstrem untuk mendorong dekarbonisasi.
yang dapat menyebabkan banjir. 2. Teknologi: [O] Penggunaan energi terbarukan untuk
• [R] Peningkatan intensitas dan frekuensi siklon yang mengurangi emisi dan optimisasi biaya operasional; [O]
dapat mengganggu operasional perusahaan Perkembangan teknologi untuk mendorong efisiensi energi.
• [R] Peningkatan frekuensi kebakaran hutan yang dapat 3. Pasar: [R/O] Peningkatan biaya energi dan listrik dari kenaikan
mengganggu operasional perusahaan. tarif energi rantai pasok; [R/O] Peningkatan demand produk
• [R] Peningkatan frekuensi heatwave yang dapat ramah lingkungan/ iklim dari konsumen.
mengganggu operasional perusahaan 4. Reputasi: [R/O] Dampak reputasi atas keberhasilan atau
2. Kronis: ketidakmampuan untuk memenuhi ekspektasi pemangku
• [R] Kenaikan suhu dapat menyebabkan kerusakan aset, kepentingan atas aksi iklim Perusahaan.
infrastruktur, dan penurunan produktivitas pekerja
lapangan.
Analisis skenario iklim
Di tahun 2023 Telkom telah melakukan analisis skenario iklim ini diperkuat dengan analisa lanjutan di tahun 2024 untuk
atas dua risiko fisik, yakni hujan ekstrem/banjir dan kenaikan memetakan aset yang terekspos kedua bahaya fisik iklim
suhu, untuk mengetahui potensi eksposur atas aset tanah dan yang diidentifikasi pada skenario tinggi emisi serta berada di
bangunan Telkom. Dua skenario referensi yang digunakan adalah wilayah rawan bencana berdasarkan indeks multihazard dari
Shared Socioeconomic Pathways (SSP) dari Intergovernmental Indeks Risiko Bencana Indonesia 2023 menurut Badan Nasional
Panel of Climate Change (IPCC), yaitu SSP1-2.6 dan SSP5- Penanggulangan Bencana. Langkah ini dimaksudkan untuk
8.5, untuk risiko iklim fisik. Adapun untuk risiko iklim transisi, memperkaya analisis di tahun 2023 dan memandu Perusahaan
skenario referensi yang digunakan adalah Network for Greening untuk melakukan prioritisasi wilayah yang memerlukan respon.
the Financial System (NGFS) Net Zero dan Current Policy. Proses Hasil proses ini ditunjukkan pada kedua gambar di bawah ini.
58 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 59
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
0,1% Aset 0,3% Aset
Kalimantan Sulawesi 0,1% Aset Maluku
0,1% Aset
Papua
0,2% Aset
Sumatera
0,5% Aset
Jawa
Gambar 14. Persentase aset tanah dan bangunan terekspos hujan ekstrem dan kenaikan suhu
di skenario SSP5-8.5 tahun 2030
0,4% Aset 0,5% Aset
Kalimantan Sulawesi 0,2% Aset
Maluku
0,7% Aset
Papua
1,6% Aset
Sumatera
1,3% Aset Jawa
Gambar 15. Persentase aset tanah dan bangunan terekspos hujan ekstrem dan kenaikan suhu
di skenario SSP5-8.5 tahun 2050
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 59
Page 60
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Gambar 14 dan 15 menunjukkan jumlah dan sebaran aset tanah dimaksudkan untuk mengidentifikasi eksposur Perusahaan
dan bangunan pada lokasi rawan bencana berdasarkan BNPB berdasarkan potensi pengenaan harga karbon terhadap
yang terekspos hujan ekstrem/banjir di tahun 2030 dan 2050. emisi GRK, biaya investasi panel surya, dan biaya energi yang
Pemetaan lokasi-lokasi ini berfungsi untuk membantu Telkom dikeluarkan Perusahaan.
dalam menentukan wilayah prioritas dalam perencanaan dan
implementasi upaya mitigasi dan adaptasi Perusahaan. Jumlah Melalui analisis, tercatat bahwa potensi eksposur Telkom
aset terekspos tertinggi secara konsisten diwakili oleh aset terhadap biaya karbon mencapai Rp 2,7 triliun pada tahun 2050
pada Pulau Jawa dan Sumatra, diikuti Sulawesi. Ke depannya, untuk skenario NGFS Net Zero. Hasil analisis juga mengestimasi
Telkom akan menggunakan hasil analisis ini sebagai input dalam bahwa terdapat potensi penurunan biaya investasi untuk panel
memastikan resiliensi bisnis Perusahaan yang lebih baik. surya menjadi sekitar Rp. 140 miliar pada tahun 2050 untuk
skenario NGFS Net Zero dibandingkan 2030 (Rp 229 miliar),
Telkom juga melakukan analisis untuk risiko dan peluang akibat semakin masifnya upaya global dalam transisi menuju
iklim transisi yang meliputi: 1) peningkatan harga karbon, 2) ekonomi rendah karbon. Sementara itu, biaya energi termasuk
penggunaan energi terbarukan, 3) peningkatan biaya energi dan listrik dan BBM diperkirakan meningkat 4,4 – 4,5% CAGR
listrik, serta 4) dampak reputasi untuk memenuhi ekspektasi sampai dengan tahun 2050 berdasarkan skenario NGFS Net
pemangku kepentingan. Analisis ini menggunakan dua skenario Zero. Hasil penilaian dan metodologi analisis yang digunakan
referensi, yaitu NGFS Net Zero dan Current Policy. Proses ini secara lengkap dapat diakses pada Laporan Risiko Iklim 2023.
Langkah adaptasi iklim
Telkom menyusun strategi bisnis untuk merespon risiko 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS)
dan peluang terkait iklim yang diarahkan pada peningkatan untuk memastikan kesinambungan operasional dan mitigasi
resiliensi perusahaan. Telkom menetapkan metrik dan target risiko gangguan bisnis. Telkom juga telah mengambil langkah
untuk mengelola risiko iklim, dengan emisi GRK sebagai metrik untuk mengantisipasi banjir melalui penyediaan peralatan dan
utama yang akan terus dipantau dan diperkuat. Target iklim fasilitas penanggulangan banjir seperti pompa banjir, terlebih
perusahaan mencakup pengurangan emisi GRK cakupan 1 dan untuk area-area yang diidentifikasi rawan banjir. Langkah ini
2 sebesar 20% pada 2030 dibandingkan dengan base year dapat meminimalisir dampak banjir yang pernah terjadi di
2023, serta mencapai Net Zero untuk emisi GRK cakupan 1 Telkom Group di mana alat produksi dan peralatan jaringan
dan 2 pada 2060. Adapun dalam merespon risiko fisik, Telkom berhasil diamankan serta tidak adanya korban jiwa dari musibah
telah mengimplementasikan berbagai langkah mitigasi, tersebut. Ketika banjir menyebabkan pemadaman listrik
seperti upgrading infrastruktur bangunan untuk meningkatkan jaringan, jaringan telekomunikasi yang terdampak dapat tetap
ketahanan terhadap banjir dengan mempertimbangkan hasil beroperasi dengan pengaktifan genset.
proyeksi iklim dalam instalasi infrastruktur dan pembangunan
gedung baru, serta melakukan penilaian risiko banjir rutin, Selain untuk implementasi sistem manajemen bencana, Telkom
terutama pada aset kritikal seperti Sentra Telepon Otomat turut mempertimbangkan hasil penilaian risiko iklim dalam
(STO) dan perangkat luar ruangan. Selain itu, perusahaan pengambilan keputusan untuk perencanaan, pembangunan,
memastikan sistem pendinginan yang optimal pada gedung- dan pembaruan fasilitas. Ke depannya, Telkom berupaya
gedung untuk mencegah overheating dan kerusakan peralatan untuk terus mengambil langkah proaktif dalam adaptasi iklim,
akibat suhu tinggi, serta menjaga produktivitas pekerja lapangan termasuk membangun jaringan kerjasama dengan lembaga riset
melalui Unit Finance & Asset Operation. dan pemerintahan maupun pihak ketiga lainnya. Tidak hanya
itu, Telkom juga berkomitmen untuk mematuhi ketentuan
Telkom sudah memiliki pedoman penanggulangan bencana pengungkapan iklim berdasarkan standar internasional. Pada
banjir dan Business Continuity Management yang berlaku sejak tahun 2024, Telkom telah menyusun respon terhadap Carbon
2010 untuk seluruh level organisasi Perusahaan serta Crisis Disclosure Project (CDP), untuk meningkatkan transparansi
Management Team yang bertugas memastikan respon darurat dalam pengungkapan inisiatif terkait topik lingkungan spesifik,
dilakukan hingga pemantauan untuk mencegah dampak termasuk perubahan iklim. Telkom menerima skor B untuk CDP
insiden susulan. Telkom telah mendapatkan sertifikasi ISO Climate dan C untuk CDP Water.
60 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 61
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Penilaian Risiko Iklim Telkomsel
Pada 2024, Telkomsel, anak perusahaan Telkom, telah memulai langkah awal dalam penilaian risiko iklim.
Sejalan dengan Telkom, Telkomsel mengidentifikasi risiko (R) dan peluang (O) iklim yang dapat memengaruhi
bisnis, yang dibagi menjadi kategori fisik dan transisi. Risiko iklim fisik meliputi risiko akut yaitu extreme heat (R)
dan hujan ekstrem (R), serta risiko kronis yaitu kenaikan suhu (R). Adapun untuk risiko iklim transisi, Telkomsel
telah mengidentifikasi risiko dan peluang iklim dalam 4 tema risiko menurut IFRS S2. Risiko kebijakan dan
legal timbul dari peningkatan harga karbon (R) serta regulasi terkait iklim yang semakin ketat (R). Peluang
teknologi berkaitan dengan kemajuan teknologi hijau (O) serta penerapan energi terbarukan (O). Risiko dan
peluang pasar yaitu kenaikan harga bahan bakar dan fluktuasi biaya listrik (R) dan peningkatan permintaan
produk dan layanan ramah iklim (O). Selain itu, dalam hal reputasi isu perubahan iklim juga dapat berdampak
pada reputasi perusahaan (R/O), bergantung pada kemampuan perusahaan dalam memenuhi ekspektasi
pemangku kepentingan. Penjelasan lebih lanjut mengenai hasil dan metodologi yang digunakan dalam analisis
dapat dibaca lebih lanjut pada laporan risikoi klim Telkomsel.
Tabel 5. Rangkuman Pengungkapan Iklim Telkom mengikuti IFRS S2
Informasi yang diungkapkan Deskripsi
Tata Kelola
Deskripsi terkait pengawasan dewan Telkom telah membentuk Komite Sustainability di tahun 2024 yang diketuai oleh
direksi terhadap risiko dan peluang Direktur Utama sebagai manajemen puncak, serta anggota yang terdiri dari Direktur yang
terkait iklim membidangi risk, network & IT, serta human capital. Komite ini didukung oleh kelompok
kerja yang terdiri dari kepala Unit Kerja, pengelola Group Sustainability & Corporate
Communication sebagai sekretaris dan Unit kerja lainnya termasuk sustainability, network
& IT, asset, human capital, social responsibility, risk, legal & compliance, investor relation,
dan financial accounting. Komite Sustainability bertugas mengawasi, menetapkan, dan
memberikan arahan terkait rencana, target, dan ukuran kinerja ESG termasuk perubahan
iklim. Selain itu, komite ini juga memastikan bahwa Perusahaan telah menjalankan
program keberlanjutan pada sektor ESG termasuk iklim, dan memastikan publikasi
Laporan Keberlanjutan termasuk perubahan iklim sesuai ketentuan yang berlaku.
Deskripsi peran manajemen dalam Tanggung jawab utama terkait keberlanjutan dan perubahan iklim berada pada Senior
menilai dan mengelola risiko dan Vice President (SVP) Group Sustainability & Corporate Communication, yang mengawasi
peluang terkait iklim kebijakan, pengelolaan, dan tata kelola implementasi inisiatif keberlanjutan dan iklim,
termasuk aspek ESG (Environment, Social, and Governance). Dalam pelaksanaannya,
SVP dibantu oleh Sub Departemen Corporate Communication dan Sub Departemen
Sustainability.
Sub Departemen Sustainability bertugas mengelola dan mengarahkan implementasi
keberlanjutan di perusahaan. Departemen ini dipimpin oleh Vice President (VP)
Sustainability, yang bertanggung jawab atas strategi, kebijakan, dan implementasi
keberlanjutan, termasuk inisiatif iklim seperti manajemen inventarisasi emisi GRK (Gas
Rumah Kaca), komunikasi, dan pelaporan terkait ESG. VP Sustainability memastikan
adanya kebijakan dan mekanisme untuk mengelola kegiatan keberlanjutan perusahaan.
Dalam tugasnya, VP Sustainability didukung oleh AVP Sustainability Strategy & Program,
AVP Sustainability Execution & Monitoring, dan AVP Sustainability Branding & Reporting.
VP Sustainability juga bertugas menyusun target reduksi emisi GRK, mengoordinasikan
pengumpulan data sumber emisi GRK secara konsolidasi, dan meninjau laporan
inventarisasi GRK sebelum disampaikan kepada pemangku kepentingan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 61
Page 62
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Informasi yang diungkapkan Deskripsi
Strategi
Deskripsi risiko dan peluang terkait iklim Secara spesifik, Telkom telah mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim yang
yang telah diidentifkasi oleh organisasi berpotensi memberikan dampak bagi Perusahaan dalam jangka pendek (5 tahun
dalam jangka pendek, menengah, atau mendatang), menengah (5-15 tahun), dan panjang (lebih dari 15 tahun). Deksripsi dari
panjang masing-masing risiko telah dijelaskan pada bagian Penilaian Risiko Iklim. Adapun informasi
terkait metodologi dalam penentuan risiko dan peluang terkait iklim yang diidentifikasi
Telkom dapat diakses pada Laporan Risiko Iklim 2023.
Deskripsi dampak dari risiko dan Risiko dan peluang terkait iklim yang telah diidentifikasi dinilai dapat memberikan
peluang terkait iklim yang telah dampak terhadap perusahaan. Dampak dari peningkatan intensitas dan frekuensi hujan
diidentifikasi terhadap bisnis, strategi, ekstrem yang dapat menyebabkan banjir, kerusakan aset jaringan dan infrastruktur,
dan perencanaan keuangan organisasi disrupsi operasional, serta penurunan kualitas layanan yang berdampak pada kepuasan
pelanggan. Selain itu, kenaikan suhu udara berisiko meningkatkan kebutuhan energi untuk
pendinginan, overheating peralatan, dan menurunkan produktivitas karyawan akibat
heat stress. Risiko ini menyebabkan peningkatan biaya operasional untuk perbaikan
aset, kenaikan premi asuransi, dan biaya modal untuk penggantian aset atau investasi
tambahan.
Deskripsi resiliensi dari strategi Telkom telah menjelaskan upaya dan strategi organisasi untuk beradaptasi terhadap risiko
organisasi, dengan mempertimbangkan iklim fisik pada bagian Penilaian Risiko Iklim. Adapun resiliensi Perusahaan untuk risiko
scenario iklim yang berbeda, termasuk transisi diupayakan melalui implementasi berbagai inisiatif iklim, termasuk pengurangan
scenario 2°C emisi GRK melalui program carbon offset, reforestasi, dan efisiensi energi sebagai bagian
dari strategi ESG. Penggunaan energi terbarukan, seperti panel surya dan solar fuel cells
pada BTS hijau serta fokus pada green data center, turut mendukung penurunan emisi
dan efisiensi biaya operasional. Selain itu, Telkom menerapkan program efisiensi energi
untuk mengurangi risiko fluktuasi biaya energi dan listrik, seperti Gerakan Peduli Efisiensi
Energi (GePEE). Untuk menjaga reputasi, perusahaan secara berkala mengkomunikasikan
inisiatif ESG dan berkolaborasi dengan pemeringkat ESG guna meningkatkan kualitas
pelaporan dan aksi iklim.
Manajemen Risiko
Deskripsi proses dan kebijakan Telkom menggunakan pendekatan kombinasi top-down dan bottom-up untuk
terkait yang digunakan organisasi mengidentifikasi risiko dan peluang terkait iklim melalui review dokumen dan workshop
untuk mengidentifikasi, menilai, lintas unit. Identifikasi tersebut kemudian dikelompokkan dalam kategori risiko fisik dan
memprioritisasi, dan memantau risiko transisi. Analisis lebih mendalam dilakukan dengan metode skenario iklim untuk risiko
dan peluang terkait iklim prioritas, dan proses ini dikoordinasikan oleh Sub Departemen Sustainability.
Pemantauan risiko dilakukan untuk mengawasi perkembangan risiko dan evaluasi
efektivitas mitigasi, serta untuk mengidentifikasi risiko baru. Penanganan risiko dilakukan
melalui penerimaan, penghindaran, mitigasi, atau transfer risiko, yang kemudian
diintegrasikan dalam rencana manajemen perusahaan. Telkom juga memiliki Business
Continuity Plan (BCP) untuk penanggulangan bencana alam, seperti banjir, kekeringan,
dan cuaca ekstrem, yang melibatkan Business Impact Analysis dan pemulihan bencana.
Metrik dan Target
Performa dan target iklim yang Telkom menetapkan metrik dan target untuk mengelola risiko iklim, dengan emisi GRK
ditentukan oleh organisasi sebagai metrik utama yang akan terus dipantau dan diperkuat. Target iklim perusahaan
mencakup pengurangan emisi GRK cakupan 1 dan 2 sebesar 20% pada 2030 dibandingkan
dengan base year 2023, serta mencapai Net Zero untuk emisi GRK cakupan 1 dan 2 pada
2060. Adapun performa tahun 2024 adalah kenaikan 2,6% emisi GRK Cakupan 1 dan 2
dibandingkan base year 2023. Disagregasi performa emisi GRK Telkom Group berdasarkan
cakupan adalah sebagai berikut:
• Penurunan emisi cakupan 1 sebesar 2,0% dari aktivitas efiesiensi penggunaan
kendaraan operasional.
• Kenaikan emisi cakupan 2 sebesar 2,8% dari aktivitas penambahan 3.531 BTS
Telkomsel.
• Penurunan emisi cakupan 3 sebesar 8,1% dari aktivitas efisiensi belanja modal
perusahaan.
62 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 63
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Manajemen Sumber Daya
Pendekatan Manajemen
Kebijakan formal yang menaungi topik manajemen sumber daya adalah Peraturan Direksi tentang praktik tata
kelola sustainability. Tidak hanya meliputi tata kelola topik material perubahan iklim dan manajemen energi,
dokumen ini juga menjadi pedoman praktik tata kelola topik material manajemen sumber daya. Sebagaimana
topik material perubahan iklim dan manajemen energi, Telkom juga telah menetapkan target kuantitatif tahun
2030 untuk manajemen sumber daya, yaitu jumlah limbah kantor dan limbah kabel fiber optic yang dialihkan
dari pembuangan, sebagai bentuk komitmen Telkom untuk mengurangi dampak lingkungan terkait limbah.
Telkom telah melakukan monitoring dan evaluasi performa tahunan pencapaian target dengan pencatatan dan
manajemen limbah yang bertanggung jawab. [GRI 3-3]
Pengelolaan Limbah
Kegiatan operasional yang menjadi inti bisnis Telkom keberlanjutan. Telkom telah mengimplementasikan pemilahan
memerlukan sumber daya material berupa peralatan penunjang sampah kantor melalui fasilitas tempat sampah yang tersebar
komunikasi untuk memastikan kelancaran penyediaan layanan pada semua gedung kantor Telkom. Ke depannya, Telkom
komunikasi kepada pelanggan. Dalam prosesnya, kegiatan terus berupaya untuk memperkaya inisiatif pengelolaan dan
operasional ini juga menghasilkan limbah yang memerlukan pencatatan limbah yang bertanggung jawab. [POJK F.14]
pengelolaan yang bertanggung jawab sesuai dengan prinsip
Pengelolaan Limbah Elektronik
Salah satu limbah yang dihasilkan oleh kegiatan operasional Telkom juga telah menjalankan manajemen masa akhir pakai
Telkom Group adalah limbah kabel fiber optic. Telkom produk terhadap perangkat keras teknologi informasi seperti
menargetkan minimum 70% limbah kabel fiber optic dapat komputer, server, dan router, yang termasuk dalam Customer
dialihkan dari pembuangan akhir pada tahun 2030. Sampai Premises Equipment (CPE) melalui Anak Perusahaannya,
dengan tahun 2024, tercatat bahwa jumlah limbah kabel fiber yaitu PINS dan Telkomsel. Perangkat CPE yang dikumpulkan
optic yang dialihkan dari pembuangan akhir oleh TIF, adalah kemudian dipisahkan berdasarkan kategori serta perlakuan
sebanyak 176.046 kg atau 80% dari total limbah kabel. Angka yang diperlukan. Kategori ini meliputi perangkat hasil refurbish
ini dihasilkan dari perbandingan jumlah limbah kabel yang yang siap dipakai, perangkat yang dapat digunakan sebagai
bisa dan telah digunakan kembali dengan limbah kabel yang cadangan alat kerja karyawan, perangkat yang dijual ke pihak
dikumpulkan oleh TIF. ketiga, serta perangkat yang tidak bisa lagi dipakai dan siap di-
write-off. Selain itu, Anak Perusahaan Telkom yaitu Telkomsel,
Prosedur pemilahan dan daur ulang limbah kabel fiber optic juga telah melakukan manajemen limbah modem. Pada tahun
yang dilakukan TIF melibatkan kerjasama dengan pihak ketiga. 2024, sebanyak 149.433 unit perangkat modem termasuk
Beberapa mitra yang dilbatkan yaitu Alfa-spark, Haidong, Optical Network Terminal (ONT) dan Set Top Box (STB) yang
KSP, Pandawa, Semitech, Tio Putra Sulung, Yifeng, TMS, Mukti diperbaiki atau digunakan kembali.
Mandiri Lestari, Griyo Asri 45, Airmas Tanjung, Devina Mandiri
Sejahtera, Margo Mulyo Logam, dan Triado Jayano Abadi. Telkom bekerjasama dengan pihak ketiga yang memiliki izin
Selain itu, Telkom Group juga memisahkan sampah elektronik untuk mengolah limbah berbahaya dan limbah elektronik, salah
(e-waste) dengan sampah non-elektronik. Sampah elektronik satunya dengan PT Triguna Abadi untuk implemetasi program
ini umumnya berasal dari perangkat yang sudah usang dan tidak eduvice (lihat Boks Highlight). Telkom melakukan seleksi
terpakai. mitra untuk memastikan prosedur pengelolaan limbah oleh
mitra berjalan sesuai dengan Peraturan Daerah. Ke depannya,
Telkom berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan praktik
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 63
Page 64
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Pengurangan Penggunaan Kertas melalui Digitalisasi
Telkom menjalankan kebijakan penggunaan dan distribusi kertas juga diberlakukan dalam pengiriman tagihan kepada
informasi melalui sistem online, seperti nota dinas elektronik, pelanggan. Praktik ini juga dapat ditemui pada Anak Perusahaan.
pertemuan virtual, berkas bersama, survei online, dan layanan PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra), Anak
SDM berbasis TI. Hal ini untuk memaksimalkan digitalisasi Perusahaan Telkom, pada tahun 2024 berhasil mengurangi
dan penggunaan teknologi informasi guna mengurangi penggunaan kertasnya sebesar 35% dibandingkan tahun 2023.
penggunaan kertas. Tak hanya itu, penggunaan sistem tanpa
Penggunaan Material Ramah Lingkungan
Gambar 16. Paving block dan phone holder dari limbah kartu SIM dan cangkangnya
Meski Telkom tidak menghasilkan produk fisik, Anak Perusahaan Telkom yaitu Telkomsel telah menggunakan
material ramah lingkungan untuk pembuatan dan pengemasan produknya. Pada tahun 2024, Telkomsel
mengganti kemasan SIM card dari PET (Polyethylene terephthalate) menjadi kertas untuk produk reguler
termasuk Telkomsel Lite dan byU. Penggunaan material ini diterapkan pada 32.034.250 SIM card. [POJK F.5]
Selain untuk packaging, Telkomsel juga melakukan daur ulang untuk tujuan lainnya. Telkomsel mendaur ulang
limbah kartu SIM beserta cangkangnya menjadi bata kotak untuk jalanan (paving block) dan dudukan ponsel
(phone holder). Limbah ini dikumpulkan dari mitra-mitra Telkomsel di seluruh Indonesia, lalu dikelola oleh pihak
ketiga bernama PlusTik yang bergerak dalam bidang manajemen limbah. Sampai dengan 2024, jumlah paving
block yang telah diproduksi Telkomsel telah mencapai 75.000 buah, dan jumlah phone holder mencapai sekitar
20.000 buah. Ke depannya, paving block hasil daur ulang ini akan digunakan untuk material pembangunan
gedung baru di Telkomsel Smart Office (TSO), sementara untuk phone holder akan didistribusikan kembali ke
outlet untuk berbagai kepentingan di sana.
64 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 65
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Mendukung Upaya Mengurangi Sampah
Eduvice: Gerakan Bersama untuk Mengurangi Sampah Elektronik
Gambar 17. Penyerahan bantuan alat elektronik Eduvice
Di tahun 2024, Telkom melanjutkan program perangkat yang rusak akan diseleksi untuk masuk
Electronic Device Donation for Education (Eduvice) dalam proses perbaikan. Kemudian perangkat yang
yang diinisiasi sejak tahun 2022. Program ini bisa digunakan kembali akan didistribusikan kepada
bertujuan untuk mengajak karyawan Telkom untuk komunitas yang membutuhkan dengan prioritas
mendonasikan alat elektronik, seperti smartphone, pada komunitas pendidikan. Perangkat elektronik
laptop, dan tablet. Terdapat dua kanal bagi karyawan yang tidak bisa digunakan kembali akan dimusnahkan
untuk menyalurkan donasinya, yaitu melalui kotak dengan melibatkan pengelola limbah elektronik
donasi di gedung perkantoran Telkom seluruh tersertifikasi pengelolaan limbah B3. Salah satu
Indonesia, serta melalui web Eduvice. Alat elektronik mitra pengelola limbah elektronik tersebut yaitu
yang terkumpul dipilah dan diperbaiki untuk PT Triguna Abadi, sebuah lembaga yang mempunyai
disalurkan sebagai alat penunjang pendidikan. sertifikasi penghancuran limbah B3 yang ramah
lingkungan.
Sampah elektronik yang dikumpulkan kemudian
dikelola dengan pendekatan Reduce, Recycle Sejak dijalankan di tahun 2022, terdapat 516 unit
dan Reuse. Untuk mengurangi (reduce) sampah perangkat yang berhasil dikelola dan sebanyak 313
elektronik, dilakukan upaya untuk membangun unit perangkat berhasil disalurkan melalui program
kepedulian dan meningkatkan kesadaran tentang Eduvice kepada 89 lembaga yang meliputi panti
Isu-isu lingkungan. Pada tahap daur ulang (recycle), asuhan, lembaga pendidikan atau komunitas lainnya
di Indonesia. Beberapa sekolah ini di antaranya:
• SMKN 5 Bandung • MIN 2 Bandung • SD Ibnu Rusyd Bandung
• SDN Citere • MTs Al-Hasan Bandung • SMKN 7 Bandung
• SMA Pasundan 2 Cianjur • SMPN 9 Cirebon • SMAN 3 Cirebon
• SMK Mandiri Bersemi Cianjur • SDN 054 Tikukur Bandung • SMA PGRI 1 Bandung
• SMPN 51 Bandung • SDN 265 Griya Bumi Antapani Bandung • MA Assawiyah Bandung
• SMPN 1 Cileunyi Bandung • SDN 087 Bina Harapan Bandung • SDN Sukalilah Sumedang
Ke depannya, Telkom juga berencana untuk memperluas cakupan program, termasuk melalui pelibatan
karyawan pada Anak Perusahaan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 65
Page 66
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Penyediaan Reverse Vending Machine (RVM)
Telkom mendukung budaya kerja ramah lingkungan untuk semua
karyawannya, termasuk dengan menumbuhkan kebiasaan dan
kesadaran pengelolaan sampah. Di lingkungan Telkom Hub,
terdapat 2 lokasi RVM yang memungkinkan karyawan untuk
menukarkan botol plastik menjadi poin yang dapat ditukarkan.
Sampah botol plastik yang terkumpul akan didaur ulang menjadi
produk daur ulang yang bermanfaat. Pada tahun 2024, Telkom
telah mengolah 48,1 kg atau 2.572 botol plastik. Sampah botol
plastik yang terkumpul akan didaur ulang menjadi produk daur
ulang yang bermanfaat, diantaranya menjadi tas, totebag,
pouch, tas laptop, dan berbagai barang daur ulang lainnya. Untuk
penyediaan RVM dan proses daur ulang ini, Telkom bekerja sama
dengan pihak ketiga yaitu PlasticPay.
Gambar 18. Reverse Vending
Machine di lingkungan Telkom
Hub
Manajemen Lingkungan Lainnya
Pengelolaan Air
Penggunaan air di Telkom Group berasal dari Perusahaan Daerah Adapun standar output dari limbah cair yang dikelola STP Telkom
Air Minum (PDAM). Adapun dalam pengelolaannya, Telkom Group mengacu pada KemenLHK No. 68 tahun 2016. Sampai
menyadari potensi dampak lingkungan terkait air, sehingga dengan 2024, fasilitas STP beroperasi di beberapa gedung Telkom
Telkom Group memperhatikan manajemen penggunaan air pada Group, di antaranya Graha Merah Putih (GMP) Pekanbaru, Telkomsel
gedung operasional perusahaan. Telkom Group memilliki fasilitas Telecommunication Centre (TTC) Pekanbaru II, Witel Sumatra
Sewage Treatment Plant (STP) yang berfungsi untuk mengelola Utara Timur, Graha Telkom Sigma, Witel Jakarta Barat, OPMC
limbah cair melalui beberapa tahap, seperti penyaringan maupun Jakarta Barat dan Jakarta Utara, Graha Telkom Property, Menara
pengendapan. Penggunaan teknologi ini ditujukan untuk memantau Multimedia, Telkom Landmark Tower (TLT) Jakarta, GMP Bubat, TTC
kualitas limbah cair yang dibuang kembali ke saluran buang kota Solo Baru, GMP Pahlawan, dan TLT Manyar. Meskipun saat ini belum
maupun didaur ulang lebih aman dan tidak mengandung grey water ditetapkan target kuantitatif pengurangan limbah cair, serta belum
dan black water. [POJK F.14] dilakukan pencatatan mengenai kandungan zat dalam limbah cair
yang dikelola STP, ke depannya pencatatan akan dilakukan untuk
menyempurnakan praktik pengelolaan air Telkom Group.
66 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 67
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Pelestarian Sumberdaya Air di Dalam dan Luar Lingkungan Telkom
Group
Wastewater Recycling untuk Menyiram Tanaman
Gambar 19. Fasilitas Sewage Treatment Plant yang dimiliki Telkom Group
Selain adanya fasilitas STP sebagai pengolahan limbah cair, Telkom juga telah melakukan wastewater recycle
management, yaitu pemanfaatan air buang kondensasi dari Air Handling Unit (AHU) sebagai media pendingin
ruangan dan untuk media penyiraman tanaman pada halaman gedung. Inisiatif konservasi ini dikembangkan
dengan memanfaatkan hasil air dari STP dan diimplementasikan oleh unit Telkom Shared Service Center
(TSSC) pada wilayah operasional Telkom Hub. Ke depannya, TSSC akan memperluas penggunaan air dari
wastewater recycling ini untuk tujuan lainnya.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 67
Page 68
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Mendukung Akses Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan
untuk Masyarakat
Gambar 20. Bantuan air bersih Telkom kepada masyarakat
Sebagai upaya mendukung tercapainya TPB 6, Beberapa wilayah sasaran bantuan oleh Telkom di
Telkom aktif berkontribusi dalam penyediaan antaranya Desa Mantingan Tengah Kec. Jakenan Kab.
akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat, Pati Jawa Tengah, Desa Ciladaeun Kampung Muhara
terutama di wilayah yang masih menghadapi Kabupaten Lebak Banten, serta Desa Billa, Nusa
keterbatasan infrastruktur air. Telkom turut andil Tenggara Timur. Provinsi lain yang menjadi wilayah
dalam membangun serta memperbaiki fasilitas air target adalah Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah,
bersih, seperti sumur bor, instalasi pengolahan air, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara
dan sistem distribusi air di berbagai daerah. Selain itu, Barat. Program ini dijalankan dengan melibatkan
Telkom juga mengambil peran melalui pembangunan berbagai pemangku kepentingan, termasuk
sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak serta pemerintah daerah, komunitas, serta mitra strategis
edukasi dan pelatihan terkait pola hidup bersih dan untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya,
sehat di masyarakat. salah satunya Lembaga Amil Zakat Harapan Duafa
(LAZ Harfa) di Desa Cikeusal Serang Banten.
Selama tahun 2024, program telah Berdasarkan pengukuran, tercatat bahwa Social
dimplementasikan di 19 Provinsi dengan menjangkau Return of Investment (SROI) untuk program ini pada
70 titik lokasi dan dapat memberikan manfaat tahun 2024 adalah 1:3,51.
langsung bagi lebih dari 35.000 penerima manfaat.
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Telkom Group mengidentifikasi dampak operasional bisnisnya Melalui kolaborasi erat bersama lembaga dan komunitas,
terhadap lingkungan sekitar, antara lain GRK dan limbah, yang Telkom turut mengambil peranan dalam pemeliharaan
telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Sebagai bagian dari keseimbangan ekosistem. Berkoordinasi dengan Anak
tanggung jawab lingkungannya, Telkom juga ikut turut serta Perusahaan dan pihak ketiga, unit Social Responsibility Center
dalam melestarikan keanekaragaman hayati, meskipun tidak (SRC) Telkom bertanggung jawab dalam melakukan program
ada wilayah operasional yang berlokasi langsung maupun dekat lingkungan untuk mendukung penyerapan karbon dan menjaga
dengan kawasan konservasi. Bentuk tanggung jawab ini juga kelestarian lingkungan hidup. Beberapa program yang telah
dapat dilihat dari tidak adanya aduan dari masyarakat terkait dilakukan pada tahun 2024 meliputi reforestasi (penghijauan
isu lingkungan hidup akibat kegiatan operasional Telkom selama kembali) dan konservasi pada ekosistem darat dan ekosistem
tahun 2024. [POJK F.9] [POJK F.16] laut (penanaman mangrove, rehabilitasi terumbu karang),
68 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 69
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
pemanfaatan energi baru terbarukan di masyarakat, Madenan dan Desa Les Buleleng Bali, serta Desa Pasempe dan
menggerakkan komunitas untuk mengurangi potensi emisi Kecamatan Palakka Kabupaten Bone.
karbon di masyarakat, dan program lainnya terkait pelibatan
masyarakat. [POJK F.10] [POJK F.16] Pohon yang ditanam adalah mangga (Mangifera indica), alpukat
(Persea americana), aren (Arenga pinnata), damar (Agathis
Pada tahun 2024, sebanyak 102.450 pohon telah ditanam pada dammara), durian (Durio zibethinus Murr), coklat (Theobroma
lahan dengan akumulasi luasan total 4,6 hektar bersama dengan cacao), mahoni (Swietenia mahagoni), petai (Parkia speciosa),
komunitas masyarakat di Hutan Binaan Digital Telkom milik desa jambu biji (Psidium guajava), dan sonokeling (Dalbergia latifolia).
yang tersebar di Desa Sukanagara dan Desa Simpang Kabupaten Telkom mengembangkan visualisasi berbasis WebGIS (Web
Cianjur, Desa Balekembang, Desa Mangunjaya, Desa Sukajadi Geographic Information System), yang menampilkan luasan
Kabupaten Sukabumi, Desa Kulur Kabupaten Majalengka, Bukit wilayah konservasi dan lokasi pohon sebagai untuk monitoring
Siregol Kabupaten Purbalingga, Selo Kabupaten Boyolali, Desa program ini. Teknologi WebGIS ini dapat diakses pada web
Telkom Green Digital.
Gambar 21. Dashboard WebGIS yang menunjukkan luasan wilayah penanaman oleh SRC Telkom
Selain peningkatan daya dukung ekosistem daratan, Telkom juga Adapun dalam pemeliharaan mangrove setelah penanaman,
mengambil peran dalam inisiatif serupa untuk ekosistem lautan. Telkom melibatkan pihak lainnya seperti perguruan tinggi,
Pada tahun 2024, Telkom melakukan penanaman 62.250 kelompok Masyarakat, Yayasan pecinta alam, dan lainnya. Di
pohon mangrove (Rhizophora mucronata) dan transplantasi daerah Desa Tambak Bulusan Demak, Telkom bekerjasama
terumbu karang (Acropora sp dan Porites sp) sebanyak 896 dengan SDGs Center Universitas Diponegoro untuk Aksi
substrat. Inisiatif ini dilakukan di berbagai pesisir dan perairan Restorasi Bumi. Di daerah Sumatra Utara, Telkom juga
Indonesia, termasuk Lebak dan Pulau Tunda Kabupaten Serang, bekerjasama dengan kelompok Masyarakat sekitar yaitu
Desa Mayangan di Pantai Utara Subang, Desa Pantai Bahagia Baitulmaal Muamalat (BMM) dan Kelompok Mangrove Tanjung
Bekasi, Desa Tambak Bulusan Karang Tengah Kabupaten Rejo untuk merawat dan memelihara tanaman mangrove.
Demak, Kelurahan Panggungrejo Kabupaten Pasuruan, Bungah Sementara itu, monitoring untuk program transplantasi
Kabupaten Gresik, Taman Nasional Karimunjawa, Desa Morella terumbu karang di Lanjukang melibatkan Komunitas Gusung
Kabupaten Maluku Tengah, dan Pulau Lanjukang Kota Makassar. Tallasa (Gustalkom) dan Universitas Hasanuddin.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 69
Page 70
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
"
Bapak Irawan Marhadi
(Penanggung Jawab Penerima Bantuan) Plt Direktur Utama Yayasan Wanadri
Kami mengucapkan terimakasih kepada PT Telkom Indonesia atas partisipasi aktif dalam
program Penanaman Wali Mangrove Green Belt di Desa Mayangan, Kabupaten Subang.
Program ini sangat penting untuk menjaga kelestarian mangrove dan mendukung budidaya
tambak yang ramah lingkungan. Melalui Kerjasama ini, kami dapat memberikan kontribusi
nyata dalam revegetasi kawasan hutan pantai yang rusak dan menciptakan ekosistem yang
lebih sehat dan berkelanjutan.
"
Ariady Arsal
(Penanggung Jawab Penerima Bantuan) Ketua Komunitas Gustalkom
Kegiatan ini sangat luar biasa untuk menjaga ekosistem laut kita. Melalui Program
Restorasi Terumbu Karang Kawasan Pulau Lanjukang kita turun bersama dengan berbagai
elemen mulai Masyarakat lokal Pulau Lanjukang, Komunitas Gustalcom, perwakilan dari
universitas-universitas, serta pihak lainnya untuk menjaga keindahan laut Kota Makassar
ini.”
Selanjutnya, melalui kolaborasi dengan Universitas Diponegoro penanaman mangrove dan 0,11 ton C/hektar untuk kawasan
dan Telkom University, Telkom mulai melakukan pengukuran reboisasi dan revegetasi. Dengan total luasan wilayah 105,8
stok karbon dari hasil pelaksanaan program TJSL khususnya di hektar, diestimasi bahwa stok karbon atas tanah mencapai 69,18
bidang lingkungan. Pada tahun 2024 dilakukan pengukuran di ton. Ke depannya, Telkom terus berupaya untuk meningkatkan
10 lokasi. Melalui pengukuran, tercatat bahwa stok karbon pada luasan implementasi penanaman mangrove dan revegetasi
biomassa atas tanah rata-rata 1,38 ton C/hektar untuk kawasan sebagai wujud komitmen pelestarian keanekaragaman hayati.
70 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 71
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Aksi Kolektif Pelestarian Lingkungan
Aksi Restorasi Bumi
Gambar 22. Aksi Restorasi Bumi
Dalam rangka mendukung TPB khususnya aksi iklim, Telkom melaksanakan Aksi Restorasi Bumi pada November
2024 di Desa Tambak Bulusan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian
event lari Digiland 2024 ini memungkinkan peserta lari untuk melakukan konversi setiap 5 km jarak tempuh
menjadi satu bibit pohon mangrove. Melalui kegiatan ini, terkumpul sebanyak 18.000 bibit pohon mangrove
yang ditanam selaras dengan komitmen Telkom untuk mendukung upaya pemulihan ekosistem terdampak
abrasi. Adapun mitra yang dilibatkan untuk membantu melakukan pemeliharaan mangrove pasca penanaman
adalah SDGs Center Universitas Diponegoro.
Festival Bumi Berseru
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor
penunjang keberhasilan inisiatif lingkungan yang
dijalankan Telkom. Karenanya, pada tahun 2024,
secara perdana Telkom melaksanakan Festival
Bumi Berseru sebagai wadah kolaborasi inisiatif
masyarakat melalui kanal organisasi dan komunitas
penggiat lingkungan. Serangkaian kegiatan ini diikuti
oleh 2.318 peserta dari 527 komunitas dari 227
kota/kabupaten dan menghasilkan 236 inovasi Eco
Product, dalam tiga kategori, yaitu produk daur ulang
dan pemanfaatan kembali, bahan ramah lingkungan,
dan produk sirkular ekonomi. Contoh Eco Product dari
masing-masing kategori ini adalah miniatur motor
kaleng, pewarna pakaian dari limbah mangrove, tray
organik dari limbah sampah daun kering, dan tas
limbah anyaman pandan.
Gambar 23. Poster kegiatan Festival
Bumi Berseru
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 71
Page 72
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Aksi Jaga Bumi oleh Telkomsel
Gambar 24. Aksi penanaman pohon oleh Telkomsel
Anak Perusahaan Telkom yaitu Telkomsel, telah Recovery Activity (TERRA) yang dirancang untuk
mengembangkan berbagai inisiatif dalam tagline meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan
Telkomsel Jaga Bumi yang melibatkan berbagai masyarakat terhadap potensi bencana. Tidak hanya
mitra termasuk Plustik dan Jejakin. Salah satu public clean-up, edukasi mengenai pemilahan
inisiatif dilakukan melalui aplikasi MyTelkomsel dan daur ulang sampah juga dilaksanakan dalam
yang memungkinkan pengguna untuk menghitung rangkaian kegiatan ini dengan melibatkan komunitas
jejak karbonnya dan menukarkan Telkomsel Poin mahasiswa pecinta alam, komunitas anak sungai,
mereka menjadi penanaman pohon. Sebanyak masyarakat setempat, serta karyawan Telkomsel
10.600 pohon mangrove telah ditanam di kawasan yang berpartisipasi melalui Employee Volunteering
konservasi pada Taman Wisata Alam Angke Kapuk Program (EVP).
Jakarta, Pantai Indah Kapuk Mangrove Ecotourism
Jakarta, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kota Sementara itu, pelatihan tanggap bencana Gladian
Semarang, Kabupaten Cilacap, Tanjung, Karawang, PANJI Relawan TERRA memberdayakan mahasiswa
serta Tanjung Kait Kota Tangerang pada periode serta pemuda dari komunitas pecinta alam dan
Oktober – November 2024 sebagai hasil penukaran komunitas peduli bencana. Program pelatihan
poin pelanggan. berfokus pada beberapa topik terkait bencana alam,
termasuk Pemetaan Risiko, Alokasi Sumber Daya,
Program Telkomsel Jaga Bumi lainnya juga termasuk Notifikasi Dini, Jaringan Evakuasi Aman, dan Integrasi
inisiatif di Maros, Sulawesi Selatan, yaitu kegiatan Penanganan Darurat (PANJI). Peserta pelatihan juga
Public Clean-Up di sepanjang Sungai Puteh hingga didorong untuk tanggap dalam mengamati potensi
dermaga di Dusun Ramang Ramang dan pelatihan bencana di sekitar dan memahami pentingnya
tanggap bencana Gladian PANJI Relawan dalam menjaga kelestarian alam, terutama di Kawasan
program Telkomsel Emergency Response and Karst Maros - Pangkep.
72 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 73
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Penanaman Mangrove di area Cable Landing oleh Telin
Gambar 25. Penanaman Mangrove di area Cable Landing oleh Telin
Sampai dengan tahun 2024, Telin melalui #TelinforCOMMUNITY telah melakukan penanaman 15.000 mangrove dan
pemberdayaan 19 petani lokal di sekitar cable landing Telin di Tanjung Pakis, Karawang. Sebagai salah satu daerah
terdampak abrasi terparah di Jawa Barat, Telin berusaha memastikan mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan
baik. Hasil monitoring terbaru menunjukkan survival rate mencapai 97%, jauh diatas rata-rata global.
Pendampingan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Terpadu
oleh NeutraDC
NeutraDC mendampingi masyarakat di Desa
Jambidan, Yogyakarta dalam pembangunan fasilitas
pengelolaan sampah, penyediaan mesin pengolah
sampah, dan distribusi tempat sampah terpisah
kepada 10.450 penduduk desa yang dimulai di bulan
Maret 2024. NeutraDC menggandeng Komunitas
Omah Nyantrik untuk mendukung warga dalam
mengelola sampah di desa. Fasilitas yang dibangun
mampu mengolah sampah organik menjadi pulp
untuk biopond maggot, yang kemudian dapat
dimanfaatkan dalam industri peternakan lokal.
Gambar 26. Pendampingan masyarakat dalam
pengelolaan sampah terpadu oleh NeutraDC
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 73
Page 74
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Biaya Lingkungan
Telkom dan Anak Perusahaannya telah mengalokasikan sumber untuk pelaksanaan program terkait lingkungan termasuk upaya
daya untuk menunjang program dan inisiatif lingkungannya. efisiensi energi dan inisiatif lingkungan lainnya. Rincian biaya
Telkom Group setiap tahunnya mengalokasikan dana untuk lingkungan yang dikeluarkan Telkom Group dalam 3 tahun
mendukung inisiatif lingkungan. Biaya tersebut digunakan terakhir disajikan pada Tabel 5. [POJK F.4]
Tabel 6. Biaya lingkungan Telkom Group tahun 2022-2024 (dalam Rupiah)
Peruntukan 2024 2023 2022
Biaya untuk efisiensi energi* 57.443.772.856 26.083.011.122 23.495.000.000
Biaya untuk mendukung program inisiatif lingkungan** 11.199.138.467 5.571.836.437 8.076.562.399
* Biaya lingkungan untuk efisiensi energi Telkom Group dihitung berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan maupun peremajaan peralatan
ramah lingkungan, seperti lampu LED, refrigeran, baterai, monitor yang lebih ramah lingkungan. Angka dalam tabel diwakili oleh Mitratel, NeutraDC,
dan TelkomSigma.
** Biaya lingkungan untuk program inisiatif lingkungan lainnya dihitung berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk konservasi dan revegetasi hutan
binaan digital, penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, serta inisiatif aksi iklim melalui pemanfaatan IoT. Angka dalam tabel diwakili
oleh Telkom dan Mitratel.
74 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 75
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
Kinerja Lingkungan Perusahaan
Tabel 7. Kinerja Pengelolaan Sumber Daya
Telkom Group
Metrik
2024 2023 2022
Pengelolaan limbah*
Total limbah yang dihasilkan (ton) 285.480 291.867 293.397
Limbah tidak berbahaya (ton) 277.591 285.570 285.225
Limbah berbahaya (ton) 7.890 6.297 8.172
Pengelolaan air**
Konsumsi air (m3) 8.270.437 9.202.221 6.974.490
* Data limbah tidak berbahaya meliputi limbah organik dan anorganik Telkom Landmark Tower (TLT), serta limbah padat non-elektronik Telkom Akses,
NeutraDC, Telkomsat, dan Telkom Property. Data limbah berbahaya meliputi data limbah elektronik Telkomsel, Telkomsat, dan Telkom Property.
Data limbah berbahaya meliputi data limbah elektronik Telkomsel, Telkomsat, dan Telkom Property, serta data limbah medis dari entitas Telkom di
bidang Kesehatan yaitu Telkomedika dan Yakes (Yayasan Kesehatan) Telkom. Dua entitas ini turut dicakup dalam perhitungan karena dinilai relevan
berdasarkan nature bisnis yang dijalankan. Data limbah TLT tahun 2022 dikonversi dari m3 dengan konstanta konversi berdasarkan konversi satuan
sampah standar DKI Jakarta. Terdapat penyesuaian informasi yang diungkapkan berdasarkan perubahan cakupan pelaporan. Tahun ini, cakupan
pelaporan meliputi seluruh Telkom dan Anak Perusahaan dengan menyesuaikan ketersediaan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Ke depannya,
penyempurnaan proses pengumpulan data akan dilakukan agar informasi yang diungkapkan dapat lebih mewakili seluruh entitas Telkom Group.
** Terdapat penyesuaian informasi yang diungkapkan berdasarkan perubahan cakupan pelaporan sebelumnya. Tahun ini, cakupan pelaporan meliputi
Telkom dan Anak Perusahaan dengan menyesuaikan ketersediaan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Data Telkom Group diwakili oleh gedung
kantor Telkom Property, Mitratel, NeutraDC, PINS, TelkomSigma, Metranet, Telkomsat, dan Telkom Infra yang tersebar di seluruh Indonesia.
Penurunan dan kenaikan data yang tercatat disebabkan akibat mekanisme pensiun dini. Adapun kenaikan penggunaan
oleh beberapa hal. Telkom Group mulai menerapkan inisiatif air dari tahun 2022 disebabkan oleh dimulainya kondisi new
pengelolaan limbah termasuk limbah domestik dan limbah normal, selaras dengan upaya pemulihan kondisi ekonomi
elektronik, misalnya menyediakan fasilitas tempat sampah pasca pandemi. Penurunan konsumsi air 2024 juga didasari
berdasarkan jenis, dan penggunaan kembali kabel fiber optic. oleh alasan yang sama dengan limbah yang dihasilkan, yaitu
Selain itu, di tahun 2024, terdapat penurunan jumlah karyawan adanya implementasi inisiatif lingkungan dan penurunan jumlah
karyawan. [POJK F.8] [POJK F.13] [GRI 306-3]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 75
Page 76
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Tabel 8. Kinerja Emisi GRK (dalam ton CO2 ekuivalen/ tCO2e)*
Telkom Group PT Telkom Indonesia Tbk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
Metrik
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Total emisi GRK 2.417.474 2.390.618 2.297.331 412.716 410.215 394.461 1.665.409 1.596.979 1.537.940
(tCO2e)
Cakupan 1 dan 2 2.110.457 2.056.642 2.013.307 349.735 351.856 349.273 1.530.403 1.454.709 1.407.652
Cakupan 1 82.085 83.730 93.727 25.087 25.429 25.561 19.337 19.866 19.314
Fugitive emission 27.522 26.981 26.041 12.925 12.793 12.749 6.833 7.301 6.559
– refrigerant
Fuel combustion 27.381 28.045 28.628 8.035 8.510 8.512 8.179 8.240 8.239
– stationary
Fuel combustion 27.182 28.705 39.057 4.126 4.126 4.300 4.325 4.325 4.517
– mobile
Cakupan 2 2.028.372 1.972.912 1.919.580 324.648 326.426 323.713 1.511.066 1.434.842 1.388.338
Cakupan 3 307.017 333.976 284.024 62.981 58.360 45.188 135.006 142.271 130.288
Kategori 1 87.218 72.727 84.823 31.983 5.117 6.623 4.177 10.491 22.126
Kategori 2 70.677 102.673 49.300 16.665 37.983 10.589 22.366 20.624 13.831
Kategori 3 0 0 3 0 0 0 0 0 0
Kategori 5 1 81 71 0 0 0 1 73 63
Kategori 6 32.119 30.240 36.346 14.233 15.102 27.813 8.873 3.927 657
Kategori 8 7.986 7.750 6.379 0 0 0 0 0 0
Kategori 11 99.559 99.421 86.473 0 0 0 99.559 99.421 86.473
Kategori 13 148 107 32 0 0 0 0 0 0
Kategori 15 9.308 20.978 20.597 101 157 163 30 7.735 7.138
Intensitas emisi 14.07 13.78 13.67 7.61 6.86 6.23 13.50 14.21 12.29
(ton CO2/Rp
miliar revenue)
Manajemen
energi
Total penggunaan 9.153.835 9.055.129 8.979.190 1.430.271 1.444.698 1.434.309 6.374.794 6.067.332 5.882.005
energi (GJ)
Konsumsi listrik 8.399.996 8.270.986 8.073.290 1.263.090 1.271.084 1.262.648 6.203.011 5.894.719 5.711.360
(GJ)
Konsumsi listrik 91,8% 91,3% 89,9% 88,3% 88,0% 88,0% 97,3% 97,2% 97,1%
yang dibeli dari
total konsumsi
energi (%)
Konsumsi bahan 753.838 784.143 905.900 167.181 173.614 171.662 171.783 172.613 170.645
bakar (GJ)
Penurunan 98.705 75.939 679.835 -14.427 10.389 2.576 307.462 185.328 564.985
penggunaan
energi (GJ)**
Penurunan 1,09% 0,8% 8,2% -1,0% 0,7% 0,2% 5,1% 3,2% 10,6%
penggunaan
energi (%)**
Intensitas energi 61,04 60,68 60,96 31,10 28,16 25,60 56,25 59,27 51,34
(GJ/Rp miliar
revenue)
Total penggunaan 2.333.332.275 2.297.496.081 2.242.580.551 350.858.393 353.078.972 350.735.460 1.723.058.613 1.637.421.993 1.586.488.807
listrik (kWh)
*Kemungkinan adanya perbedaan angka perhitungan emisi di Anak Perusahaan dapat terjadi akibat perbedaan faktor emisi dan metode perhitungan.
**Notasi minus (-) menunjukkan bahwa terjadi kenaikan penggunaan energi dibandingkan tahun sebelumnya.
76 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 77
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk PT Telekomunikasi Indonesia PT Telkom Data Ekosistem
Anak Perusahaan lainnya
(Mitratel) International (Telin) (NeutraDC)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
53.706 62.743 61.109 65.356 111.117 112.284 105.844 89.398 22.695 114.443 120.166 168.842
37.896 38.588 42.733 12.120 60.054 64.008 105.233 76.081 22.695 75.071 75.355 126.946
3.446 3.848 4.284 833 3.273 2.598 3.311 360 90 30.072 30.954 41.880
49 48 48 152 2.532 2.382 3.129 280 74 4.434 4.026 4.230
1.262 1.535 2.041 401 504 92 143 54 15 9.361 9.201 9.728
2.135 2.265 2.194 280 237 123 39 26 0 16.277 17.727 27.923
34.450 34.740 38.449 11.287 56.781 61.410 101.922 75.721 22.605 44.999 44.401 85.066
15.810 24.155 18.377 53.236 51.063 48.276 612 13.317 0 39.372 44.811 41.896
440 400 359 45.804 44.454 43.696 0 0 0 4.815 12.265 12.018
15.252 22.785 17.923 4.576 6.110 4.580 184 13.173 0 11.635 1.999 2.376
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8 8
106 963 94 2.857 499 0 428 144 0 5.623 9.604 7.783
12 8 0 0 0 0 0 0 0 7.974 7.742 6.379
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 148 107 32
0 0 0 0 0 0 0 0 0 9.177 13.086 13.296
4.11 4.49 5.53 1.00 5.27 5.61 89.47 140.25 46.89 2.20 2.16 2.40
99,6% 99,7% 99,8% 56,9% 56,0% 57,7% 546.293 314.425 93.744 541.535 557.107 854.996
128.226 130.680 146.788 76.226 478.090 507.665 543.813 313.328 93.537 185.629 183.084 351.292
96,8% 96,7% 96,1% 89,2% 98,0% 99,4% 99,6% 99,7% 99,8% 56,9% 56,0% 57,7%
47.255 52.786 56.794 9.234 10.010 2.888 2.480 1.097 206 355.905 374.023 503.704
-7.986 -20.116 -14.967 -402.640 -22.453 12.632 231.868 220.681 93.744 -15.573 -297.889 20.866
-4,4% -9,9% -6,8% -82,5% -4,4% 2,5% 73,7% 235,4% NA 15,9% 10,3% 6,2%
19,04 21,35 26,34 7,05 42,82 44,71 464,45 579,64 193,68 15,09 15,01 17,47
35.618.327 36.300.030 40.774.581 21.174.012 132.802.909 141.018.083 151.059.230 87.035.600 25.982.570 51.563.700 50.856.577 97.581.051
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 77
Page 78
Save Our Planet Perubahan Iklim dan Manajemen Sumber Manajemen Lingkungan
Manajemen Energi Daya Lainnya
Tabel 9. Kinerja penurunan emisi GRK tahun 2024 dibandingkan base year tahun 2023*
PT Telekomunikasi PT Telkom
PT Telkom PT Telekomunikasi PT Dayamitra Anak
Telkom Indonesia Data
Metrik Indonesia Selular Telekomunikasi Perusahaan
Group International Ekosistem
Tbk (Telkomsel) Tbk (Mitratel) Lainnya
(Telin) (NeutraDC)
Penurunan emisi Cakupan 1 1.645 342 529 402 2.440 -2.951 882
dibanding base year 2023
(ton CO2e)
Penurunan emisi Cakupan 1 2,0% 1,3% 2,7% 10,4% 74,6% -819,7% -8,6%
dibanding base year 2023 (%)
Penurunan emisi Cakupan 2 -55.460 1.779 -76.223 290 45.495 -26.201 -598
dibanding base year 2023
(ton CO2e)
Penurunan emisi Cakupan 2 -2,8% 0,5% -5,3% 0,8% 80,1% -34,6% -31,0%
dibanding base year 2023 (%)
Penurunan emisi Cakupan 3 26.959 -4.622 7.264 8.345 -2174 12.705 5.440
dibanding base year 2023
(ton CO2e)
Penurunan emisi Cakupan 3 8,1% -7,9% 5,1% 34,5% -4,3% 95,4% 9,2%
dibanding base year 2023 (%)
Penurunan emisi Cakupan 1 & -53.815 2.121 -75.694 692 47.935 -29.152 284
2 dibanding base year 2023
(ton CO2e)
Penurunan emisi Cakupan 1 -2,6% 0,6% -5,2% 1,8% 79,8% -38,3% 0,4%
& 2 dibanding base year 2023
(%)
Penurunan emisi Total -26.856 -2.501 -68.430 9.036 45.761 -16.447 5.723
dibanding
base year 2023 (ton CO2e)
Penurunan emisi Total -1,1% -0,6% -4,3% 14,4% 41,2% -18,4% 7,8%
dibanding
base year 2023 (%)
* Notasi minus (-) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, terjadi kenaikan emisi dibandingkan tahun 2023. Penjelasan terkait alasan terjadinya
kenaikan maupun penurunan ini dielaborasi pada bagian Mitigasi Iklim.
Detail emisi untuk masing-masing Anak Perusahaan disajikan pada Lampiran 1. [POJK F.6] [POJK F.11] [GRI 302-1] [GRI 302-4]
[GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-4] [GRI 305-5] [SASB TC-TL-130a.1]
78 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 79
Kinerja Lingkungan
Biaya Lingkungan
Perusahaan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 79
Page 80
04
Empower Our
People
80 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 81
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 81
Page 82
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Empower Our People
Telkom Group berkomitmen untuk memberdayakan karyawan, karyawan sebagai prasyarat untuk mendorong inovasi guna
pelanggan, serta masyarakat sebagai bentuk praktik bisnis memberikan layanan yang unggul kepada pelanggan. Sehingga,
yang bertanggung jawab. Upaya Telkom Group dimulai dengan kapabilitas digital Telkom Group dapat memberikan dampak
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan aman bagi positif bagi masyarakat luas.
Topik Material Target 2030 Capaian tahun 2024
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi 32% karyawan wanita (Telkom Group) 31,96% karyawan wanita di Telkom Group
27% karyawan wanita di level manajerial 22% karyawan wanita di level manajerial
(Telkom Group) di Telkom Group
1,5% karyawan difabel (Telkom Group) 0,4% karyawan penyandang difabel di
Telkom Group
25% talenta digital (Telkom Group) 20,6% talenta digital di Telkom Group
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan 0 kematian akibat kecelakaan kerja 0 kasus di Telkom Group
(Telkom Group)
Indeks keterlibatan karyawan di level Indeks keterlibatan karyawan di level
"sangat terlibat" / skor > 80 "sangat terlibat"/skor 84,41
Hubungan pelanggan Mencapai skor NPS kategori Excellent 58 poin NPS Telkom Group, dengan
berdasarkan kategori Bain & Company kategori “Excellent” menurut
dengan skor diatas 62 (Telkom Group) pengkategorian Bain & Company
Inklusivitas Digital dan Pelibatan Peningkatan jumlah UMK Naik Kelas 10,64% UMK naik kelas
Komunitas sebesar 10% (Telkom)
Empower Our People
Keberagaman, kesetaraan, Kesehatan dan Pengalaman pelanggan Inklusivitas digital dan
dan inklusi keselamatan karyawan pelibatan komunitas
• Inklusivitas rekrutmen
• Keselamatan dan • Layanan unggul bagi • Inklusivitas digital
karyawan Telkom
kesehatan kerja semua pelanggan • Pelibatan Komunitas
• Kompensasi dan benefit
• Kesejahteraan karyawan • Inovasi produk yang
• Pengembangan Talenta
bertanggung jawab
• Lingkungan kerja yang
inklusif
82 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 83
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Pendekatan Manajemen
Secara umum, Telkom telah menyusun kebijakan payung yang mengatur pengelolaan dan pengawasan seluruh
topik material Telkom. Adapun pendekatan spesifik untuk masing-masing topik tertuang dalam kebijakan
dan strategi terpisah. Praktik ketenagakerjaan di Telkom secara komprehensif diatur dalam Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) 2023-2025 yang berlaku bagi seluruh karyawan Telkom. PKB ini mengatur hak dan kewajiban
Telkom dan karyawan, jam kerja, serta kompensasi dan benefit bagi karyawan, termasuk tunjangan sosial, serta
pengembangan kompetensi karyawan. Sebagai tambahan, terdapat tim manajemen Human Capital (HC) yang
bertanggung jawab dalam implementasi program dan monitoring dari proses rekrutmen sampai masa pensiun/
hari terakhir menjadi karyawan Telkom. [GRI 3-3][GRI 2-30]
Telkom secara konsisten membangun budaya dan nilai dalam mengintegrasikan prinsip keberagaman dan kesetaraan
perusahaan yang berlandasarkan nilai utama AKHLAK, yakni dalam seluruh praktik ketenagakerjaan serta menciptakan
nilai-nilai yang wajib diterapkan oleh seluruh Badan Usaha Milik lingkungan kerja yang inklusif.
Negara (BUMN) di Indonesia. Nilai ini menjadi landasan Telkom
Amanah Kompeten Harmonis
Memegang teguh kepercayaan yang Terus belajar dan mengembangkan Saling peduli dan menghargai
diberikan kapabilitas perbedaan
A K H
L A K
Loyal Adaptif Kolaboratif
Berdedikasi dan mengutamakan Terus berinovasi dan antusias dalam Membangun kerja sama yang sinergis
kepentingan bangsa dan negara menggerakkan ataupun menghadapi
perubahan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 83
Page 84
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Inklusivitas Rekrutmen Karyawan Telkom
Telkom Group memberikan kesempatan yang sama tanpa karyawan penyandang difabel di lingkungan Telkom Group
membedakan suku, agama, ras, status sosial, dan gender sebagai yang ditempatkan pada posisi call center, admin, finance dan
wujud pelaksanaan rekrutmen yang adil. Proses rekrutmen human capital, sales, pengajar, access network, planning dan
karyawan secara formal diatur dalam PKB yang juga memastikan performance, IT platform, dan digital business.
kepatuhan Telkom terhadap regulasi ketenagakerjaan nasional
diantaranya UU Cipta Kerja No.6 tahun 2023 dan UU No.8 tahun Beberapa upaya telah Telkom Group lakukan untuk mendukung
2016, seperti tidak mempekerjakan pekerja anak maupun karyawan penyandang difabel dapat bekerja dengan aman dan
pekerja paksa serta terkait penyandang difabel. Adapun Anak nyaman melalui penyediaan berbagai fasilitas aksesibilitas,
Perusahaan memiliki kebijakan rekrutmen masing-masing, yang seperti akses lift, akses masuk ruangan, akses ruang kerja, serta
umumnya berbentuk Peraturan Perusahaan. jalanan dan parkir. Selain itu, Telkom Group juga memberikan
[POJK. F.18] [POJK. F.19] pelatihan yang disesuaikan dan pendampingan untuk
memastikan mereka dapat berkembang secara profesional.
Sebagai upaya untuk memberikan kesempatan setara bagi
masyarakat lokal, Telkom melakukan rekrutmen melalui Bagi Telkom Group, mempekerjakan kelompok difabel tidak
berbagai variasi program, salah satunya rekrutmen berdasarkan hanya wujud tanggung jawab sosial Perusahaan tetapi dapat
lokasi penempatan atau rekrutmen regional. memberikan nilai tambah bagi perusahaan, khususnya untuk
mendorong inovasi dalam mengembangkan solusi digital yang
Sejak tahun 2019, Telkom secara konsisten membuka peluang inklusif - yang mampu menjawab kebutuhan semua segmen
kerja bagi penyandang difabel. Pada tahun 2024, terdapat 88 masyarakat, termasuk kelompok difabel.
Gambar 27. Aktivitas karyawan difabel di Telkom
84 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 85
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Kompensasi dan Benefit
Secara umum, Telkom Group memberikan remunerasi sesuai karyawan di level terendah lebih tinggi di atas Upah Minimum
peraturan perusahaan yang berlaku, di antaranya salary, Provinsi (UMP) di masing-masing provinsi [POJK F.20].
tunjangan hari raya, fasilitas jabatan, fasilitas kesehatan, serta
manfaat purna tugas sesuai dengan perundang-undangan yang Selain pemberian kompensasi dan benefit yang kompetitif,
berlaku. Karyawan juga berhak mendapatkan insentif dan bonus Telkom Group juga memberikan berbagai hak cuti untuk
yang berbasiskan performansi sesuai dengan ketentuan internal karyawan termasuk cuti orang tua yang terdiri dari cuti ayah
Perusahaan. Remunerasi ini diberikan secara transparan dan adil selama 7 (tujuh) hari dan cuti bersalin berbayar bagi karyawan
bagi seluruh karyawan, tanpa memandang gender. Sehingga, wanita selama 3 (tiga) bulan dan dapat diperpanjang hingga
tidak ada perbedaan remunerasi antara karyawan pria maupun 6 (enam) bulan jika terdapat indikasi tertentu, cuti tahunan
wanita. [GRI 401-2] [GRI 405- 2] sebanyak 12 hari, ibadah haji selama 45 hari, cuti besar setiap
tiga tahun sekali selama maksimal 45 hari, cuti karena alasan
Telkom menerapkan prinsip 3P dalam penentuan remunerasi, penting karyawan selama maksimal 7 (tujuh) hari, dan cuti
yaitu pay for person (sesuai kompetensi yang dibutuhkan), pay moments that matter (MTM) untuk karyawan merayakan
for position (sesuai tingkat tanggung jawab dan akuntabilitas), peristiwa penting seperti ulang tahun dan sebagainya selama
dan pay for performance (sesuai kinerja dalam pencapaian 1 (satu) hari dalam 1 (satu) tahun. Hal tersebut merupakan
target, termasuk dengan di dalamnya capaian kinerja ESG). bentuk nyata komitmen Telkom Group dalam menghargai dan
Melalui proses ini, Telkom dapat menjaga nilai remunerasi mendukung karyawan. [GRI 401-3]
Pengembangan Talenta [POJK F.22]
Telkom Group percaya bahwa pengembangan talenta adalah mencapai potensi maksimal. Dengan demikian, karyawan dapat
kunci untuk membangun organisasi yang inovatif dan berdaya berkontribusi secara maksimal guna mendukung tercapainya
saing. Telkom memiliki berbagai program peningkatan visi dan misi Perusahaan.
kompetensi bagi seluruh karyawan agar mereka mampu
Peningkatan Kompetensi
Telkom menjalankan program pengembangan kompetensi mengukur dampak suatu pembelajaran dengan cara mencari,
secara reguler, yang meliputi penyediaan modul pembelajaran mengumpulkan, dan menganalisa data yang diperlukan serta
elektronik, pelatihan internal dan eksternal, sertifikasi, menginterpretasikannya untuk membuat penilaian terhadap
pemberian beasiswa, serta pengembangan talenta. Ke objective pembelajaran dengan outcome yang diharapkan.
depannya, Telkom akan terus mengevaluasi program-program Evaluasi pembelajaran dapat dibagi menjadi beberapa
ini agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi karyawan tingkatan, yang masing-masing memiliki fokus dan tujuan.
dan juga perusahaan. Telkom menggunakan pendekatan
Learning Impact Measurement atau Learning Evaluation untuk
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 85
Page 86
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Berikut adalah beberapa tingkatan evaluasi pembelajaran yang digunakan :
Fokus pada pengembalian investasi
I
RO
Fokus pada dampak bisnis, pengaruh pembelajaran, dan validasi
ULT
RES
Fokus pada efektivitas, frekuensi, keberhasilan implementasi, dan
tantangan
R
HAVIO
BE Fokus pada gap keahlian awal, kesiapan implementasi, dan
kepercayaan diri dalam penerapan
G
ARNIN
LE Fokus pada relevansi, urgensi, keberhasilan, wawasan tambahan,
kesiapan implementasi, tingkat rekomendasi, dan peluang
pengembangan
N
CTIO
RE A
Gambar 28. Tingkatan evaluasi pembelajaran
Adapun capaian Telkom berkaitan dengan pelaksanaan program teknis dan soft skills karyawan, yang tercermin dari peningkatan
pengembangan kompetensi secara komprehensif disajikan produktivitas dan inovasi dalam operasional sehari-hari. Selain
dalam tabel kinerja sosial. itu, program ini juga mendorong terciptanya budaya belajar
yang berkelanjutan, mendukung adaptasi terhadap perubahan
Program pelatihan yang dilaksanakan oleh Telkom telah industri, membantu percepatan transformasi perusahaan,
memberikan dampak positif yang signifikan terhadap dan memperkuat engagement karyawan. Secara keseluruhan
peningkatan kompetensi dan kinerja karyawan. Melalui pelatihan semua program pelatihan yang dilaksanakan pada akhirnya
yang terstruktur dengan berbasis kepada People Development berkontribusi terhadap pencapaian tujuan strategis perusahaan.
Program (PDP), Telkom berhasil meningkatkan keterampilan
Menyiapkan Talenta Digital melalui Program
Digital Talent Readiness
Sejalan dengan semangat transformasi digital perusahaan, Hingga akhir 2024, Telkom Group memiliki 4.480 talenta digital,
Telkom melakukan peningkatan kapabilitas digital karyawan atau setara dengan 20,6% dari total karyawan. Kini Telkom
melalui program Digital Talent Readiness. Program ini mencakup tengah merancang program yang memungkinkan talenta digital
pengembangan soft skill, khususnya terkait Digital Mindset & di lingkungan Telkom Group untuk saling berbagi pengetahuan.
Behavior, serta technical skill melalui berbagai inisiatif seperti Hal ini dipandang penting untuk membangun talenta yang
program inovasi, proyek berbasis digital, dan sertifikasi sesuai adaptif dan kompetitif di era digital yang dinamis.
kebutuhan keterampilan digital.
86 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 87
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Angi Imaduddin
"
Off 3 Customer Care Pasuruan Stream UI/UX
"Kesan saya selama mengikuti Telkom Athon Batch 5 ini yaitu, challenging. Karena di
tengah transformasi organisasi terutama di Telkom Regional, kita harus bisa membagi
waktu dengan baik antara waktu mempelajari hal baru di operasional dan waktu untuk
mempelajari dan upgrade skill di Telkom Athon. Tentunya saya sangat bersyukur dan
berterima kasih kepada seluruh tim Telkom Athon yang telah mendampingi kami selama
tiga bulan untuk siap menjadi digital talent. Pokoknya Telkom Athon joss!!"
Mendukung Pembelajaran Berkelanjutan melalui Great People
Scholarship Program
Telkom menyelenggarakan Great People Scholarship berdasarkan bidang studi/jurusan (10 kampus peringkat terbaik
Program (GPSP) sejak tahun 2014 sebagai bagian dari upaya berdasarkan jurusan dari 50 kampus terbaik dunia) mengacu
pengembangan talenta dan retensi karyawan. Program ini kepada Quacquarelli Symonds dan Times Higher Education.
bertujuan mempersiapkan pemimpin masa depan yang unggul, Adapun untuk jenjang S-3, ditujukan untuk mempersiapkan
memperluas jaringan global serta mendukung strategi bisnis karyawan berperan sebagai peneliti independen dalam rangka
dan Employee Value Proposition (EVP). penguatan penelitian perusahaan yang bertujuan untuk
mendukung strategi bisnis perusahaan dengan studi di bidang
GPSP intake 2024 dan 2025 difokuskan pada jenjang S-2 luar Teknik Informatika dan Teknik Elektro di Telkom University.
negeri pada 10 kampus Amerika Serikat, University of Oxford, Saat ini, 34 karyawan telah terpilih untuk GPSP S-2 dan tengah
University of Cambridge, atau 10 kampus terbaik dunia menjalani proses administrasi di universitas. Sementara itu, 10
karyawan GPSP S-3 telah memulai studi mereka.
Satria Arief Wicaksono
"
Columbia University, USA
"Membuka ilmu dan wawasan global bahwa banyak sekali kesempatan untuk berkembang
yang dapat dicoba diimplementasikan di TelkomGroup"
Nadia Shafira N
"
University of Cambridge, UK
"Pengalaman sangat berharga karena bisa bertemu orang baru, tinggal di luar zona nyaman,
dan tentunya banyak belajar banyak hal (tidak hanya hard skills, namun yang paling penting
soft skills)"
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 87
Page 88
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Pengembangan Karier
Telkom memiliki kerangka yang secara sistematis dapat Telkom juga secara spesifik memiliki komitmen untuk
membantu pertumbuhan profesional karyawan. Secara mendukung kepemimpinan wanita melalui target perwakilan
reguler, Telkom melakukan penilaian kinerja seluruh karyawan karyawan wanita pada posisi manajerial. Selain menciptakan
secara individual dengan melihat pencapaian KPI unit kerja lingkungan kerja yang inklusif, Telkom melalui employee
dan kompetensi serta perilaku individual karyawan. Penilaian resource group – Srikandi Telkom Group yang bertujuan untuk
kompetensi dan perilaku individu utamanya dilakukan saling mendukung karyawan wanita dalam berkarya dan
melalui metode 360o, penilaian atasan, tes pengetahuan, berprestasi, juga aktif menyelenggarakan berbagai seminar
serta parameter lain yang ditetapkan. Adapun hasil penilaian dan webinar yang mengambil tema peran ganda wanita, yakni
kinerja karyawan ini akan digunakan sebagai salah satu dasar webinar “Menyeimbangkan Peran Ganda di Era Digital” untuk
dalam pengelolaan karier, pengembangan kompetensi, serta memperingati Hari Kartini 2024.
pemberian reward di Telkom. [GRI 404-3]
Transisi menuju Masa Pensiun
Sejak tahun 2014, Telkom Group menyertakan seluruh Telkom juga memberikan pelatihan purnabakti bagi karyawan
karyawannya, kecuali Direksi, pada Program Pensiun Manfaat yang memasuki masa pensiun. Program pelatihan ini berkaitan
Pasti (PPMP) atau Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) tergantung dengan aspek psikologis, spiritual, dan program kesejahteraan,
tahun karyawan bergabung bersama Telkom Group . Selain itu, serta workshop dengan tema tertentu. [GRI 404-2]
"Bagus, pada umumnya materi pembekalan purnabakti ini sangat bagus, sebagai gambaran/persiapan
kami yang akan menjalani pensiun. Namun, kedepan alangkah baiknya diselenggarakan secara offline.
Banyak manfaat selain materi juga mendapat energi positif jika berkumpul bersama teman-teman.
"
Terimakasih U/Tim LC Makassar"
- salah satu peserta purnabakti tahun 2024
88 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 89
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Lingkungan Kerja yang Inklusif
Telkom Group terus berusaha merangkul karyawan dengan profesional bagi seluruh karyawan. Telkom juga memastikan
keragaman latar belakang dan kebutuhan melalui penciptaan kondisi fasilitas penitipan anak (Telkom Daycare) dan ruang
lingkungan kerja yang inklusif. Di tahun 2024, Telkom secara laktasi tetap terjaga dengan baik untuk mendukung ketenangan
konsisten menerapkan Flexible Working Arrangement (FWA) bekerja bagi karyawan dalam usia produktif.
untuk mendukung keseimbangan kehidupan pribadi serta
Gambar 29. Telkom Daycare
Aneta Indra
"
Officer Telkom Indonesia
"Awalnya, saya ragu dengan kualitasnya. Namun, setelah mencoba, saya mendapati bahwa fasilitas
di Telkom Daycare sangat lengkap, dan tenaga kerjanya profesional serta tersertifikasi. Hal ini
membuat saya bisa bekerja tanpa rasa khawatir.
Selain itu, setiap sore saat menjemput anak, kami menerima laporan aktivitas harian. Kami juga dapat
memantau anak sepanjang hari dari tempat kerja, sehingga kami selalu mengetahui perkembangan
mereka.
Keberadaan Telkom DayCare sangat membantu, terutama bagi karyawan wanita, karena
memungkinkan kami untuk tetap fokus dan maksimal dalam bekerja tanpa mengesampingkan
tumbuh kembang anak."
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 89
Page 90
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Telkom menjunjung tinggi praktik bisnis dan HAM dengan dengan jalur pelaporan terintegrasi dan dikelola oleh pihak
saling menghargai, dan terbebas dari diskriminasi, kekerasan, eksternal independen, surel pengelola RWP, serta Unit Kerja
pelecehan fisik maupun mental. Komitmen ini diwujudkan pengelola Human Capital. Pada tahun 2024, tidak ada laporan
melalui kebijakan Respectful Workplace Policy (RWP) yang berkaitan dengan tindak diskriminasi yang tercatat di Telkom.
secara komprehensif mengatur mekanisme pencegahan, [GRI 406-1]
penanganan, dan pelaporan diskriminasi, kekerasan, dan
pelecehan di lingkungan Telkom. Telkom juga menyediakan berbagai saluran bagi karyawan
untuk menyampaikan umpan balik yang lebih luas ke Unit Kerja
Karyawan dapat menyampaikan pengaduan, khususnya terkait Human Capital, yakni melalui surel, telepon, WhatsApp Chat,
tindakan diskriminasi, melalui berbagai kanal, seperti Telkom dan Telegram.
Integrity Line yang merupakan saluran whistleblowing system
HC Help Desk
E-mail-in service Phone-in service Chat-in WhatsApp Telegram
hr_helpdesk@telkom.co.id 1500305 08111-900-305 @hchelpdesk_bot
Selain itu, karyawan dapat menyampaikan aspirasinya melalui a. Serikat Karyawan Telkom Indonesia (SEKAR TELKOM)
serikat pekerja. Hingga akhir tahun 2024 terdapat 6 (enam) b. Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT)
serikat pekerja sebagai wadah aspirasi karyawan di lingkungan c. Serikat Pekerja Infomedia Nusantara (SPIN)
Telkom Group. Keberadaan serikat pekerja ini sekaligus menjadi d. Serikat Pekerja Metra Digital Media (Serikat Pekerja Digital
bukti nyata penjaminan kebebasan berpendapat dan berserikat atau SPMD)
di Telkom Group [GRI 407-1]. Berikut daftar serikat pekerja e. Serikat Karyawan Graha Sarana Duta (Serikat Pekerja Graha
yang ada dalam lingkup Telkom Group: Sarana Duta atau SKATA)
f. Serikat Karyawan Telkomsigma (SERASI)
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
[POJK F.21]
Melindungi karyawan serta memastikan mereka dapat dan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Sebagai bentuk
bekerja di lingkungan yang aman dan nyaman adalah prioritas komitmen Telkom memiliki target indeks keterlibatan karyawan
Telkom Group. Untuk itu, Telkom Group terus berupaya untuk di level sangat terlibat . Di tahun 2024, berdasarkan penilaian
melakukan pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja indeks keterlibatan karyawan, level keterlibatan pegawai
Telkom adalah “sangat terlibat”.
90 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 91
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Tabel 10. Indeks Keterlibatan Pegawai Telkom
2024 2023 2022
84,41 89,79 88,15
60
Cu
ku p te
40 Pas
if rlib 80
at
84,41
ara ibat
if
akt
San ibat
terl
sec k terl
gat
a
Tid
0 100
Indeks keterlibatan
Gambar 30. Indeks keterlibatan karyawan
Pendekatan Manajemen
Telkom berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan mendukung kesejahteraan
karyawan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Telkom telah menetapkan kebijakan Pengelolaan
Keamanan dan Keselamatan Perusahaan yang terdapat pada Keputusan Direksi No.37 tahun 2010 dan berlaku
bagi seluruh karyawan maupun pemangku kepentingan yang berada di wilayah operasional. Kebijakan yang
menjadi acuan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Telkom ini
disusun sesuai dengan standar internasional seperti ISO 45001 dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi
nasional yang berlaku melalui audit secara berkalan dan pengecekan rutin.
Selain itu, Telkom memiliki Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang bertanggung
jawab untuk:
1. Memberikan saran dan mempertimbangkan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
2. Membantu menyusun kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja dalam rangka upaya meningkatkan
keselamatan kerja, higiene perusahaan, kesehatan kerja, ergonomi dan gizi tenaga kerja
3. Mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan kerja, kebakaran, peledakan, keracunan, penyakit akibat
kerja serta pencemaran lingkungan [GRI 403-1] [GRI 403-8]
Adapun dalam mendukung kesejahteraan karyawan, Telkom telah memiliki peraturan internal yang menjadi
payung besar Program kesejahteraan karyawan, yakni mencakup 7 dimensi (mental, physical, financial, social,
intellectual, spiritual, dan environmental), seperti akses layanan medis, program kebugaran, serta dukungan
psikologis. Untuk menilai efektivitas pendekatan ini, perusahaan secara rutin melakukan audit, survei
keterlibatan karyawan. [GRI 3-3]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 91
Page 92
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Telkom menerapkan kebijakan keselamatan dan kesehatan karyawan dan kontraktor. Penerapan SMK3 di Telkom mengikuti
kerja (K3) yang komprehensif, termasuk identifikasi risiko, pedoman yang diamanatkan regulasi nasional. [GRI 403-2]
mitigasi bahaya, serta pelatihan berkelanjutan bagi seluruh
Pemantauan Peninjauan
Penetapan
Perencanaan Pelaksanaan dan Evaluasi dan
Kebijakan
Kinerja Peningkatan
Kinerja
Gambar 31. Kerangka Penerapan SMK3
Dalam melakukan perencanaan K3, Telkom utamanya tank; 4) pekerjaan di manhole; dan 5) pekerjaan penyambungan
mempertimbangkan potensi bahaya. Telkom telah melakukan optik. Selain itu, Telkom juga sudah mengidentifikasi beberapa
identifikasi jenis pekerjaan yang berisiko tinggi, di antaranya penyakit akibat kerja yang relevan dengan aktivitas bisnis
1) pekerjaan yang dilakukan di ketinggian; 2) pekerjaan yang perusahaan. [GRI 403-10]
berisiko terkena tegangan tinggi; 3) pekerjaan pada ground
Fisika Kimia Biologi Ergonomi Psikologis
Suhu ekstrem, Semua bahan kimia Bakteri, virus, Angkat angkut Beban kerja
bising, dalam bentuk jamur, mamalia berat, posisi kualitatif dan
pencahayaan, padat, cair, dan gas parasite, fauna dan kerja janggal, kuantitatif,
vibrasi, radiasi (misal: pembersih flora lainnya (misal: posisi kerja statis, organisasi kerja,
pengion dan non lantai yang dapat virus covid-19, gerak repetitif, kerja monoton,
pengion, dan menyebabkan penyakit menular penerangan, Visual hubungan
perubahan tekanan penyakit kulit seksual) Display Terminal interpersonal,
udara (misal: seperti dermatitis) (VDT) dan lain-lain kerja shift, lokasi
heatstroke akibat (misal: low back kerja, dan lain-lain
terpapar sinar pain akibat duduk (misal: burnout
matahari terlalu terlalu lama dan akibat pekerjaan
lama, mata lelah posisi duduk tidak yang monoton,
akibat kurangnya bagus) beban kerja yang
pencahayaan) tinggi)
Gambar 32. Penyakit Akibat Kerja
92 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 93
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Untuk memastikan pelaksanaan K3 yang komprehensif, yang berlokasi di kantor menjadi tanggung jawab Yayasan
Telkom telah menyusun prosedur dan panduan keamanan Kesehatan (YAKES), yang tugas dan tanggung jawabnya meliputi
dan keselamatan, manual operasi yang ekstensif dengan perencanaan, pengendalian, dan pemeliharaan kesehatan
panduan terperinci tentang protokol keamanan khususnya karyawan, pensiunan, dan keluarga, penyuluhan, promotive fisik,
di lokasi proyek dan tower, check-list Kesiapan Kerja Aman, serta hygiene perusahaan. [GRI 403-3] [GRI 403-6]
serta mekanisme pelaporan insiden. Tak hanya itu, Telkom
juga memastikan vendor kami, khususnya yang terlibat dalam Telkom Group terus melakukan komunikasi, sosialisasi, maupun
pekerjaan berisiko tinggi, telah memiliki sertifikasi K3 dan patuh konsultasi K3 untuk meningkatkan kesadaran karyawan maupun
terhadap undang-undang. Upaya ini membuahkan hasil positif, mitra kerja di lingkungan Telkom Group. Adapun inisiatifnya
di mana secara konsisten Telkom mampu mempertahankan nol meliputi Safety Talk, Safety Risk Observation Round (SROT),
kasus kematian akibat kecelakaan kerja. [GRI 403-7] HSE Patrol, hingga Management Visit. Telkom Group meyakini
bahwa penerapan K3 perlu didukung dengan kapabilitas sumber
Telkom juga menyediakan fasilitas kesehatan sebagai bentuk daya yang mumpuni. Karenanya, berbagai program pelatihan
nyata komitmen kami terhadap kesehatan karyawan, di dan sertifikasi K3 dilakukan. Pada tahun 2024, terdapat 25
antaranya 1) Poliklinik umum dan gigi; 2) Tempat fitness; 3) Ruang karyawan di lingkungan Telkom Group yang mendapatkan
laktasi; 4) Tempat simulasi basic life support; dan 5) Tempat sertifikasi Auditor SMK3. [GRI 403-4] [GRI 403-5]
periksa kebidanan. Penyelenggaraan poliklinik, khususnya
Tabel 11. Data Pelatihan K3 Tahun 2022-2024
Jumlah Karyawan (orang) Jumlah Jam Pelatihan (jam)
Jenis Pelatihan
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Ahli K3 Umum 37 62 66 1.776 65 568
K3 Petugas Damkar Tipe D 50 39 16 744 39 12
Serifikasi Auditor SMK3 25 14 26 504 14 27
Pelatihan K3 126 118 607 2.456 9 5.938,6
Pada tahun 2024, kantor regional dan kantor wilayah telekomunikasi (Witel) juga telah tersertifikasi Golden Flag dari Kementerian
Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kesejahteraan Karyawan
Telkom menggunakan pendekatan yang holistik dalam pengembangan dan penggunaan kemampuan rasio atau akal
mendukung kesejahteraan karyawan, yakni dikemas dalam budi, yang merujuk pada kemampuan kognitif manusia untuk
konsep 4R, yaitu: (1) Olah Rasa setiap aktivitas yang terkait menganalisis informasi, membuat penilaian, serta menarik
dengan proses pengembangan dan pemahaman emosional, kesimpulan berdasarkan fakta dan logika, untuk berpikir logis,
perasaan, serta kepekaan batin seseorang sehingga dapat analitis, serta rasional dalam menyelesaikan masalah dan
menciptakan pemahaman yang lebih mendalam terhadap mengambil keputusan, serta (4) Olah Ruh setiap aktivitas yang
kehidupan, lingkungan, maupun hubungan sosial, (2) Olah terkait dengan proses pengembangan dan pemurnian aspek
Raga setiap aktivitas fisik yang dilakukan dengan tujuan untuk spiritual atau batiniah seseorang untuk mencapai kedamaian,
meningkatkan kebugaran tubuh, kesehatan mental, dan kesadaran diri, serta hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan
kemampuan fisik serta sebagai sarana untuk meningkatkan atau dimensi spiritual. Konsep ini selanjutnya dikembangkan
keterampilan motorik, kekuatan, dan daya tahan tubuh, menjadi tujuh dimensi yang disebut dengan Diagram Telkom
(3) Olah Rasio setiap aktivitas yang terkait dengan proses Employee Well-being.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 93
Page 94
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Gambar 33. Diagram Telkom Employee Well-being
Mental Well-being Physical Well-being
Salah satu inisiatif utama Telkom adalah layanan dalam bentuk Telkom menyediakan berbagai program yang mencakup
aplikasi untuk Mental Readiness Support bernama With-U, pencegahan, perawatan, dan peningkatan kebugaran untuk
yang mencakup layanan konseling, coaching, mentoring, dan mendukung kesehatan fisik karyawan. Program pencegahan
pelatihan untuk membantu karyawan menghadapi tantangan meliputi pemeriksaan kesehatan berkala bagi karyawan
di lingkungan kerja maupun kehidupan pribadi. Melalui With-U, Telkom serta edukasi mengenai gaya hidup sehat. Telkom
karyawan juga dapat melakukan penjadwalan konseling juga memberikan akses ke fasilitas kesehatan, termasuk
melalui video conference atau tatap muka 1 on 1. Untuk terus layanan medis di tempat kerja dan asuransi kesehatan yang
memperkuat upaya dalam mendukung kesehatan mental komprehensif, untuk memastikan karyawan mendapatkan
karyawan, Telkom secara rutin melakukan survei tahunan dan perawatan yang diperlukan. Telkom berkolaborasi dengan
menyelenggarakan kegiatan Webinar bertemakan mental karyawan dalam menyediakan lingkungan kerja yang sehat dan
health untuk meningkatkan mentall well-being karyawan produktif melalui pelaksanaan kegiatan yang tergabung dalam
Telkom Group. komunitas-komunitas olahraga Telkom.
94 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 95
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Financial Well-being Spiritual Well-being
Telkom mengadakan berbagai webinar terkait literasi keuangan Telkom melakukan pembinaan rohani mengacu pada silabus
yang fokus pada perencanaan keuangan bagi karyawan dengan keagamaan yang dibuat setiap tahun sebagai dasar materi
usia maksimal 35 tahun yang bertajuk Financial Planning for ceramah rutin bersilabus di seluruh area Telkom termasuk
Millennials dan pemberian materi financial planning pada juga pembinaan melalui e-learning maupun webinar spiritual
Pelatihan pembekalan purnabakti bagi karyawan yang akan di masing-masing agama. Selain itu, Telkom mendukung
memasuki masa pensiun. Adapun bagi seluruh karyawan pengelolaan zakat melalui Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) Telkom
Telkom, telah disediakan e-learning financial well-being. yang bekerjasama dengan Baznas RI.
Social Well-being Environmental Well-being
Melalui Telkom Employee Corner, Telkom menyediakan fasilitas Telkom menginisiasi program Telkom Employee Social Activities
yang dapat digunakan karyawan untuk melepas penat dan (TESA), sebuah inisiatif untuk mengajak karyawan berpartisipasi
berkumpul dengan kolega, seperti ruang band dan tempat dalam kegiatan TJSL dan inisiatif keberlanjutan yang lebih luas.
karaoke. Selain itu, Telkom memiliki program cuti “Moments Program ini tidak hanya bertujuan mendukung masyarakat
that Matter” yang dapat dipergunakan karyawan saat merayakan sekitar, tetapi juga meningkatkan kesadaran sosial di kalangan
ulang tahun atau ulang tahun perkawinan. karyawan.
Intellectual Well-being Untuk menilai efektivitas program kesejahteraan karyawan,
Telkom melakukan survei tahunan yang menghasilkan skor
Telkom menyediakan online platform, yakni myDigiLearn, yang employee well-being. Di tahun 2024, nilai employee well-
dapat dimanfaatkan untuk pelatihan karyawan. Telkom juga being mencapai 75,70 (baik), dengan nilai terendah terdapat
memfasilitasi karyawannya untuk dapat melakukan hack idea pada aspek kesejahteraan finansial, fisik, dan intelektual.
baik yang terbuka sepanjang tahun melalui posting ide-ide Kedepannya, Telkom Group akan menaruh fokus lebih besar
inovasi melalui Idea Box, maupun yang berbentuk hack idea dari pada ketiga aspek tersebut, beserta tetap mempertahankan
CFU/FU untuk bisa berkontribusi memberikan ide-ide bisnis kekuatan di aspek spiritual.
digital.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 95
Page 96
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
100
87,02
82,88
77,51
73,86
71,91 71,57
65,15
50
0
Spritual Social Mental Environmental Intellectual Physical Financial
Gambar 34. Nilai kesejahteraan karyawan
Pengalaman Pelanggan
Telkom Group berkomitmen untuk memberikan layanan digital yang setara. Selain itu, Telkom Group juga terus berinovasi
yang unggul dan inklusif agar semua pelanggan dengan latar untuk menghasilkan solusi digital dengan memanfaatkan
belakang yang beragam mendapatkan customer experience perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.
Pendekatan Manajemen
Dalam upaya menjaga kepuasan pelanggan, Telkom menerapkan prinsip pelanggan sebagai prioritas utama.
Oleh karena itu, Telkom terus berupaya untuk memberikan pengalaman yang mudah dan efisien bagi pelanggan,
mulai dari pertama kali mereka berhubungan dengan Telkom hingga setiap interaksi berikutnya. Telkom telah
mengambil langkah preventif untuk mengurangi gangguan, mempercepat solusi, dan memastikan masalah
serupa tidak terulang sebelum pelanggan mengajukan keluhan.[GRI 3-3]
Proactive Preventive Predictive
perbaikan atau penyelesaian gangguan meminimalisasi potensi gangguan mencegah gangguan dari desain dan
sebelum pelanggan merasa terganggu sejak awal dari beberapa indikasi yang dengan pemanfaatan Big Data, Artificial
(lapor) dengan pemanfaatan Big Data. muncul. Intelligence, dan Robotic Process
Automation (RPA).
96 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 97
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Selain itu, Telkom Group memiliki layanan customer service untuk pelanggan menyampaikan keluhan melalui :
Tabel 12. Layanan pelanggan berdasarkan segmentasi
Segmen Pelanggan Deskripsi
Pelanggan Seluler dan Indihome Asisten Virtual Telkomsel di tsel.me/veronika
Twitter & Instagram @telkomsel
e-mail: cs@telkomsel.co.id
Call center “Caroline” pada nomor:
• 188 (24 jam x 7 hari) untuk pelanggan pascabayar (gratis) dan prabayar (Rp300)
• +628110000333 dari Luar Negeri
• GraPARI Terdekat
Pelanggan UMK 0800-1835566 dan e-mail: tele-am@telkom.co.id
Social Media: @Smart_Bisnis (Twitter) dan Smartbisnis (Facebook)
Pelanggan Korporat dan Institusi 08001 Telkom atau 08001035566
Pemerintah e-mail: c4@telkom.co.id
Social Media: @TelkomSolution (Twitter) dan TelkomSolutionID (Facebook)
Pelanggan Wholesale dan International OLO Care Center: 0800-1444-777
e-mail: occ@telkom.co.id
LinkedIn: Telkom DWS Official
Facebook: @dwstelkom @neucentrix
Instagram:@dws_tekom @neucentrix
Twitter: @neucentrix
[POJK. F.24] [GRI 3-3]
Layanan Unggul bagi Semua Pelanggan
Telkom Group terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi Score (NPS) sebagai metrik untuk mendapat gambaran tentang
pelanggan dengan mengutamakan inovasi, keandalan, dan kepuasan pelanggan dan pengalaman pelanggan terhadap
aksesibilitas. Aspek kunci dari komitmen ini adalah mengukur seluruh tahapan customer journey, juga sebagai dasar perbaikan
pengalaman pelanggan secara menyeluruh guna memastikan berkelanjutan dalam peningkatan pengalaman pelanggan.
bahwa setiap pelanggan dapat mengakses dan menggunakan
produk serta layanan terbaik kapan pun dan di mana pun mereka Untuk klasifikasi NPS, Bain & Company membagi kategori nilai
membutuhkannya. Telkom Group mengadopsi Net Promoter NPS menjadi 4 kategori :
Tabel 13. Kategori NPS menurut Bain & Company
Kategori Skor
Good NPS > 0
Favorable NPS > 20
Excellent NPS > 50
World Class NPS > 80
Pada akhir tahun 2024, NPS Telkom Group meningkat menjadi 58 poin. Poin NPS ini dikategorikan sebagai “Excellent” berdasarkan
kategori yang di atas. Alasan utama yang mendorong kenaikan NPS meliputi peningkatan kualitas pelayanan. [POJK F.30]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 97
Page 98
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Tabel 14. NPS Telkom Group 2023-2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 1H 2024 2H 2023 1H 2023
Telkom Group 58 58 56 57
Kenaikan Poin 0 2 -1 2
Tabel 15. NPS Enterprise 2023-2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 1H 2024 2H 2023 1H 2023
Telkom (Enterprise) 68 68 65 73
Kenaikan Poin 0 3 -8 7
Tabel 16. NPS Wholesale 2023-2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 1H 2024 2H 2023 1H 2023
Telkom (Wholesale) 72 73 73
Kenaikan Poin -1 0 9
Tabel 17. NPS Consumer Fixed Broadband (Telkomsel-Indihome) 2023-2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 1H 2024 2H 2023 1H 2023
Telkom (Fixed broadband) 56 51 47 35
Kenaikan Poin 5 4 12 5
Tabel 18. NPS Consumer Mobile Broadband (Telkomsel-Mobile) 2023-2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 1H 2024 2H 2023 1H 2023
Telkom (mobile broadband) 48 49 49 53
Kenaikan Poin -1 0 -4 -1
Tabel 19. NPS Digital Business 2024
Pengalaman Pelanggan 2024 2023
Net Promoter Score 2H 2024 2H 2023
Telkom (Digital Business) 43 44
Kenaikan Poin -1 -
98 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 99
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Telkom Group juga memiliki komitmen beyond the number. Untuk mendukung inisiatif ini, Telkomsel berkolaborasi
Kami percaya bahwa semua pelanggan memiliki hak untuk dengan Silang.id dalam memberikan pelatihan Bahasa Isyarat
mendapatkan pengalaman yang adil. Untuk itu, kami terus Indonesia (Bisindo) kepada petugas layanan. Dengan keahlian
berdedikasi untuk menghadirkan layanan yang inklusif. Sejak ini, staf dapat berkomunikasi lebih efektif dengan pelanggan
tahun 2023, Telkomsel telah menghadirkan layanan bagi penyandang difabel, menciptakan pengalaman yang lebih
pelanggan penyandang difabel dalam penyampaian keluhan. nyaman dan inklusif.
Telkomsel kini menyediakan Teman Tuli di 19 titik GraPARI di
Indonesia yang memungkinkan pelanggan dengan gangguan
pendengaran untuk berkomunikasi dengan staf GraPARI.
Gambar 35. Teman Tuli GraPARI
Selain itu, fasilitas layanan telah disesuaikan dengan kebutuhan akses prioritas, memungkinkan pelanggan penyandang
difabel, termasuk akses bagi pengguna kursi roda, toilet difabel mendapatkan layanan tanpa antrean panjang untuk
inklusif, dan ruang tunggu yang nyaman. Kami juga menyediakan pengalaman yang lebih efisien. [POJK. F.17]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 99
Page 100
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Inovasi Produk yang Bertanggung Jawab [POJK F.26]
Telkom memastikan bahwa setiap produk tidak hanya memenuhi jelas melalui perangkat elektronik yang menyertai produk dan
standar kualitas, tetapi juga memberikan dampak positif dalam layanan serta dapat diakses melalui situs resmi Telkom.
kehidupan sehari-hari pelanggan, mulai dari tahap perencanaan
hingga peluncuran. Telkom juga terus berinovasi untuk Sebagai bagian dari komitmen terhadap kualitas, Telkom telah
menghadirkan solusi cerdas yang meningkatkan pengalaman menerapkan program Telkom Integrated Quality Assurance
pelanggan. Yang terpenting, kami memastikan bahwa setiap (TIQA) untuk menjamin kualitas produk dan layanan bagi
produk yang dijual, misalnya optical network terminal (ONT) pelanggan. TIQA berfokus pada aspek purna jual dan kebijakan
telah melalui proses uji keamanan dan evaluasi menyeluruh. layanan pelanggan, memastikan pengalaman terbaik bagi
Hal ini dilakukan guna menjamin keamanan pelanggan serta pengguna. Hingga saat ini, Telkom belum pernah melakukan
memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku di penarikan produk karena alasan keamanan.[GRI 416-1]
Indonesia. Informasi lengkap tentang produk tersedia secara [GRI 416-2][POJK F.27][POJK F.28][POJK F.29]
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Solusi Inovatif
Telkom Group berfokus pada pemanfaatan teknologi dan sederhana sehingga dapat meningkatkan produktivitas
kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan layanan yang perusahaan maupun instansi.
lebih personal, cepat, dan relevan. Namun, Telkom Group juga
berkomitmen untuk menerapkan AI secara bertanggung jawab Layanan AI dari Telkom menawarkan enam solusi AI
guna memberikan dampak optimal bagi pelanggan. Untuk itu, komprehensif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi
Telkom telah membentuk Satgas AI yang bertugas merumuskan operasional penggunanya :
strategi pengembangan AI dalam perusahaan. Teknologi ini tidak - Natural Language Processing (NLP) yang mampu menganalisis
hanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, data dan teks dalam bahasa manusia melalui teknologi
tetapi juga untuk menghadirkan solusi inovatif bagi pelanggan. machine learning.
- AI Predictive Analytics yang bisa digunakan untuk
Strategi besar pengembangan AI di Telkom bertujuan untuk memperkirakan bermacam peluang bisnis dengan
meningkatkan produktivitas dan efisiensi baik di internal dan memanfaatkan pemodelan dan statistik dari data historis.
eksternal perusahaan, serta melakukan inovasi yang dapat - AI Data Analytics and Management, yang dapat mendukung
mendukung bisnis maupun membuka peluang bisnis baru. pengguna dalam mengelola dan menjaga kualitas data
untuk memastikan bahwa keputusan bisnis didasarkan pada
Implementasi AI di Telkom Group yaitu penggunaan Chatbot informasi yang akurat dan berkualitas.
untuk layanan pelanggan Veronica Agent di Telkomsel dan - Generative AI yang dapat mengubah teks menjadi berbagai
Indibiz di Telkom. Dengan penyematan Chatbot pada kedua jenis konten percakapan hingga visualisasi data.
layanan tersebut, pengguna kini tak hanya bisa bertanya soal - Computer Vision yang dapat menganalisis data visual
permasalahan mereka, tetapi juga bisa mengeksplor layanan dengan mengidentifikasi objek menggunakan kamera, untuk
hingga melihat produk dengan lebih mudah. Chatbot bernama meningkatkan keamanan hingga mengoptimalkan pelayanan
Bizy pada ekosistem myIndibiz mampu membantu pelaku publik.
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia mendapatkan - Object Detection BigVision berbasis solusi AI yang dihadirkan
solusi sesuai kebutuhannya pada produk dan layanan digital. BigBox mampu melakukan vehicle counting, crowd detection,
dan people counting, yang dapat memantau kondisi di
Untuk memenuhi kebutuhan pasar terkait penggunaan teknologi lapangan secara real time.
Artificial Intelligence (AI), Telkom telah mentransformasi BigBox
menjadi platform penyedia solusi AI yang komprehensif. Solusi Sebagai bagian dari jaminan kualitas, penerapan AI di Telkom
yang ditawarkan BigBox membantu perusahaan maupun juga berada dalam lingkup TIQA, yang mencakup cyber
instansi mengadopsi AI dan data analitik dengan mudah. AI patrol, vulnerability assessment, serta pengujian ketat untuk
dari BigBox dapat menunjang proses kerja yang lebih cerdas memastikan sistem memenuhi standar keamanan dan
pelindungan privasi pelanggan serta karyawan.
100 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 101
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
"Kami telah memanfaatkan AI secara internal untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tidak
"
hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam pengelolaan human capital, keuangan, dan berbagai proses
operasional. AI terbukti membantu membuat proses lebih lean dan efisien, terutama pada area yang
sebelumnya memerlukan teknologi untuk optimalisasi"
Komang Budi Aryasa
EVP Digital Business and Tecnology Telkom
(dalam acara INFINITE Conference 2024 di Telkom Landmark Tower, Jakarta
Kolaborasi dengan Kementrian BUMN dalam Efisiensi Perekrutan
Pada tahun 2024, Telkom bekerja sama dengan Kementerian ancaman siber, pengujian kerentanan (vulnerability
BUMN untuk meningkatkan efisiensi sistem perekrutan melalui assessment), dan pengujian sistem guna memastikan keamanan
implementasi Dokumen AI. Teknologi ini memungkinkan dan keandalan solusi. Dengan langkah ini, Dokumen AI tidak
pemeriksaan dokumen unggahan peserta secara otomatis hanya meningkatkan efisiensi proses perekrutan, tetapi juga
dan akurat, memastikan kesesuaian dengan persyaratan yang menjamin keamanan dan keandalan sistem bagi seluruh
telah ditetapkan. Sebelum Dokumen AI diluncurkan, Telkom pengguna.
menerapkan TIQA, termasuk dalam bentuk pemantauan
Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas
Dengan menghadirkan layanan telekomunikasi yang terjangkau Inisiatif ini tidak hanya mendorong kesetaraan akses informasi
dan program pemberdayaan berbasis digital, Telkom Group dan peluang ekonomi, tetapi juga memperkuat keterlibatan
memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, termasuk di komunitas dalam transformasi digital yang berkelanjutan.
daerah terpencil, dapat merasakan manfaat konektivitas.
Pendekatan Manajemen
Telkom Group berkomitmen untuk meningkatkan inklusivitas digital dan memberdayakan komunitas
sebagai bagian dari strategi keberlanjutan kami. Kami memastikan bahwa akses terhadap teknologi dan
layanan digital dapat menjangkau kelompok rentan, termasuk masyarakat di daerah terpencil, penyandang
difabel, serta pelaku usaha mikro dan kecil. Melalui program pelibatan komunitas, di bawah tanggung jawab
Social Responsibility Center (SRC), Telkom menginisiasi pelatihan keterampilan digital, pengembangan
talenta berbasis teknologi, serta kemitraan strategis untuk memperluas akses ekonomi digital. Efektivitas
pendekatan ini diukur melalui tingkat partisipasi masyarakat, indikator keberlanjutan proyek, serta dampak
sosial-ekonomi yang dihasilkan. Dengan langkah ini, Telkom berkontribusi pada penciptaan ekosistem digital
yang inklusif, setara, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. [GRI 3-3]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 101
Page 102
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Inklusivitas Digital
Sebagai pelaku utama di industri telekomunikasi, Telkom Group belasan ribu BTS, termasuk BTS Reguler, BTS Merah Putih, dan
sepenuhnya sadar akan tanggung jawab untuk berperan aktif BTS Broadband, untuk mendukung akses layanan data (internet)
dalam pemerataan akses digital di Indonesia. Untuk itu, kami di wilayah 3T dan wilayah perbatasan dengan Singapura,
terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan perluasan Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina, dan Papua
jaringan yang menjangkau seluruh Indonesia guna memberikan Nugini. Bersama pemerintah melaui BAKTI Kominfo, Telkomsel
dampak optimal bagi berbagai elemen masyarakat. juga membangun BTS Universal Service Obligation (USO) di
desa-desa tanpa layanan komunikasi guna meningkatkan
Pada tahun 2024, jaringan Telkomsel telah menjangkau 99% produktivitas dan perekonomian masyarakat.
populasi Indonesia. Selain itu, Telkomsel telah mengoperasikan
Membangun Konektivitas untuk Pemerataan Akses di Kabupaten Jayapura
PT. Telkom Akses Indonesia dan Diskominfo Kabupaten Jayapura menggelar pertemuan dengan Masyarakat Adat (MA)
Demoutru di Distrik Nimboran untuk menyelesaikan persoalan pemalangan pada rute penarikan kabel fiber Telkom.
Masyarakat menyoroti kurangnya koordinasi dalam pemasangan infrastruktur telekomunikasi di tanah adat, sementara
pemerintah menegaskan pentingnya layanan telekomunikasi di tanah adat, sementara pemerintah menegaskan
pentingnya layanan telekomunikasi bagi pemerataan Pembangunan.
Kepala Dinas Kominfo, Gustaf Griapon, menekankan bahwa akses telekomunikasi harus merata, tidak hanya di kota
Sentani, tetapi juga di wilayah terpencil seperti Depapre, Nimboran, dan Nimbokrang. Infrastruktur ini dianggap krusial
untuk konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui dialog ini, diharapkan tercapai kesepakatan yang mendukung Pembangunan telekomunikasi secara inklusif,
memberikan manfaat bagi Masyarakat, dan memastikan konektivitas yang lebih luas di Kabupaten Jayapura.
Telkomsat melalui “Telkomsat Berbagi” menyediakan layanan komunikasi real-time. Layanan ini juga menjadi solusi bagi
internet satelit MangoStar untuk mendukung respons BNPB wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan konvensional,
pasca banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. mendukung sektor UMKM, enterprise, pemerintahan, dan
Gangguan komunikasi yang terjadi di Posko BNPB di Kantor maritim. Inisiatif ini mempercepat pemulihan pasca bencana
Bupati Luwu kini dapat diatasi dengan konektivitas yang andal, dan menegaskan komitmen Telkomsat dalam menyediakan
memungkinkan petugas tetap terhubung dan berkoordinasi teknologi yang mendukung kebutuhan kritis. Ke depan, kami
lebih efektif. akan terus memperluas akses komunikasi guna memperkuat
ketahanan digital Indonesia. [POJK. F.23][GRI 413-1]
MangoStar menghadirkan broadband true unlimited berbasis
satelit orbit rendah dengan latensi rendah, ideal untuk
102 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 103
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Gambar 36. Layanan MangoStar dari Telkomsat, solusi konektivitas wilayah 3T
Pelibatan Komunitas [POJK F.25]
Telkom Group juga meyakini bahwa kapabilitas digital kami 2024, program TJSL Telkom menyasar investasi dalam empat
dapat dioptimalkan untuk memberikan dampak positif pilar, yaitu lingkungan sebesar Rp48,3 miliar, sosial sebesar
bagi masyarakat luas sehingga Telkom secara konsisten Rp61,25 miliar, ekonomi Rp34,8 miliar, dan hukum & tata kelola
menjalankan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Rp0,36 miliar, dengan total sebesar Rp144,8 miliar. Bagian ini
dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk hanya menjelaskan program di sektor pendidikan dan ekonomi,
pemerintah, BUMN, akademisi, komunitas, media, serta sementara program lingkungan telah dibahas dalam bagian
karyawan melalui employee volunteering program. Pada tahun Save Our Planet.
Tabel 20. Tujuan dan inisiatif TJSL Telkom
Pendidikan Ekonomi
Sektor
Uplift Impactful Social Empowerment Strengthen Excellent MSME Digital Capacity
Tujuan Mendorong digitalisasi sektor pendidikan Menguatkan kapabilitas digital UMK
Inisiatif • Digital learning school dan cyber security • Program pembinaan UMK secara terpadu
awareness melalui:
• Digital skill for vocational dan sertifikasi guru • Peningkatan Kapasitas Bisnis UMK melalui
• Digital empowerment program for woman UMK Go Modern
• Digital skill for disabilities • Mendukung proses digitalisasi pengelolaan
• Sociodigipreneurship UMK (Media Sosial Marketing & hibah
kemasan) melalui UMK Go Digital
• Akselerasi Perluasan Pasar secara online
(e-commerce/toko online) melalui UMK Go
Online
• Perluasan Akses Pasar Internasional melalui
UMK Go Global
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 103
Page 104
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Mendorong Digitalisasi
Sektor Pendidikan
Digital Learning School dan Cybersecurity Awareness
Telkom berkomitmen untuk membantu sekolah dan siswa dalam memperoleh akses kepada aplikasi pembelajaran,
internet dan komputer serta peningkatan keterampilan TIK untuk tujuan pembelajaran serta mendukung bidang
Pendidikan digital di Indonesia khususnya di daerah 3T secara berkesinambungan. Digital Learning School sudah
dilaksanakan sejak tahun 2021 dan Cybersecurity Awareness baru dilakukan tahun 2024. Pada tahun 2024, dukungan
infrastruktur digital meningkat menjadi 472 sekolah, dibandingkan 435 sekolah pada 2023, tersebar di 19 provinsi dan
49 kabupaten/kota. Peningkatan ini berdampak signifikan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 30.100 siswa,
naik dari 15.810 siswa pada tahun sebelumnya.
DigiUp: Pembekalan Keterampilan Digital bagi Siswa SMA/SMK
Telkom DigiUp adalah upaya untuk mendukung
tercipatanya talenta digital muda untuk siswa SMA/SMK
yang bersertifikasi nasional sesuai dengan industri digital
sejak tahun 2022. Program ini bekerjasama dengan Diknas
kabupaten/kota Provinsi, Perguruan Tinggi dan Lembaga
sertifikasi serta hasil kolaborasi antara Unit Social
Responsibility Center (SRC) dan Yayasan Pendidikan
Telkom (YPT). Pada tahun 2024, Telkom menyediakan
11 topik pelatihan untuk siswa, termasuk keamanan
siber, web programming, dan UI/UX design. Jumlah
peserta pelatihan mencapai 1.150 siswa, dengan 1.007 di
antaranya berhasil lulus.
Gambar 37. Telkom DigiUp
104 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 105
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Indonesia Digital Learning: Sertifikasi Guru
Telkom menyediakan bantuan pelatihan peningkatan
kompetensi guru yang mencakup pelatihan dan sertifikasi.
Telkom bekerjasama dengan Diknas Kabupaten/Kota,
Provinsi, PGRI, Perguruan Tinggi untuk peningkatan
kompetensi guru berbasis digitalisasi sejak tahun 2014.
Pada tahun 2024, terdapat dua cakupan pelatihan bagi
guru, yaitu pembelajaran berbasis Teknologi Informasi
dan Komunikasi serta pemanfaatan digitalisasi untuk
mendukung pendidikan. Sebanyak 1.602 guru mengikuti
pelatihan yang tersebar di Malang, Serang, dan Jawa
Barat, meningkat dari 1.150 peserta pada tahun 2023.
Gambar 38. Indonesia Digital Learning for
Great Teacher
Bootcamp Digital Empowering for Women
Gambar 39. Bootcamp Digital Empower Women
Telkom berkomitmen mendukung wanita, ibu rumah tangga, dan komunitas wanita dalam berwirausaha untuk
meningkatkan ekonomi keluarga melalui pelatihan dan pendampingan. Pada tahun 2024, untuk pertama kalinya,
sebanyak 484 peserta menerima bantuan dalam berbagai program, termasuk Bootcamp Empowering Women Literasi
Digital bagi ibu rumah tangga di Donggala, Digital Empowerment for Women di Jatimalang, serta pelatihan serupa di
Medan dan Denpasar. Telkom Witel Magelang juga berkolaborasi dengan Rumah BUMN melalui Digital Empowerment
Program for Women, yang mendukung komunitas istri nelayan Kalaju di Purworejo. Program ini membantu membekali
para peserta dengan keterampilan digital, mulai dari ideasi hingga strategi pemasaran, sehingga mereka dapat lebih
mandiri dalam mendigitalisasi bisnisnya dan meningkatkan daya saing di pasar.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 105
Page 106
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Pelatihan dan Sertifikasi Keterampilan TIK serta Bantuan Perangkat bagi
Kelompok Difabel
Telkom rutin mengadakan pelatihan TIK bagi kelompok
difabel untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, dan
komunikasi sejak tahun 2021. Pada 2024, sebanyak
675 penyandang difabel di Palembang, Purbalingga,
Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat mendapat
pelatihan serta bantuan infrastruktur TIK. Telkom juga
menyalurkan Personal Computer (PC) Multimedia dan
aplikasi i-Chat ke 11 Sekolah Luar Biasa (SLB), membantu
lebih dari 300 siswa tunarungu-wicara berkomunikasi
lebih efektif.
Gambar 40. Pelatihan TIK bagi kelompok difabel
Sociodigipreneurship
Gambar 41. Anugerah Innovilage
Telkom secara konsisten mendukung pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi digital melalui pendanaan proyek
sosial dalam program Innovillage, sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sejak didirikan,
Telkom telah mendanai lebih dari 163 proyek sosial dengan total anggaran Rp5,5 miliar.
Selain itu, Telkom juga menyalurkan bantuan sosial Innovillage di seluruh area Regional Telkom sebesar Rp 3,9
miliar, mencakup 30 lokasi dengan 1.500 penerima manfaat. Sejak didirikan, sebanyak 60 kelompok proyek sosial
mahasiswa turut berpartisipasi, dengan alokasi Rp4,8 miliar, memberikan manfaat bagi 12.000 penduduk desa di
berbagai provinsi dan kabupaten/kota.
106 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 107
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Digistar
Gambar 42. Peserta DIGISTAR 2024
Sebagai bagian dari komitmen dalam Selain itu, Digistar Internship memberikan
mengembangkan ekosistem talenta digital di kesempatan magang bagi pelajar dan mahasiswa yang
Indonesia, Telkom Indonesia menghadirkan Digistar, memperoleh pengalaman praktis di lingkungan kerja
sebuah inisiatif strategis yang juga merupakan nyata, menerapkan ilmu yang telah dipelajari serta
program employer branding perusahaan, untuk memahami dinamika industri digital secara langsung.
mengembangkan potensi talenta muda secara Untuk membangun sinergi percepatan transformasi
end-to-end, dengan melibatkan kolaborasi digital, Digistar Community dan Digistar Connect
berbagai pihak, termasuk universitas, instansi, hadir sebagai program kolaborasi dengan komunitas-
lembaga maupun komunitas edu-tech serta digital komunitas yang bergerak di bidang teknologi edukasi
sejak tahun 2022. Program ini dirancang untuk (edu-tech), keterampilan digital, dan kepemudaan
mempercepat transformasi digital khususnya di yang sejalan dengan nilai-nilai Telkom. Selain itu,
bidang sumber daya manusia membentuk dan terdapat roadshow dan networking event yang
membina talenta digital masa depan agar siap membuka kesempatan bagi peserta untuk lebih
menjajaki dunia kerja, sekaligus menutup gap antara mengenal dunia profesional sejak dini. Selanjutnya,
jumlah talenta digital dengan kebutuhan industri. untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi, Telkom
Hal ini diimplementasikan melalui pemberikan akses juga menghadirkan Digistar Club, sebuah komunitas
pembelajaran dan pengalaman kerja yang relevan yang menjadi wadah bagi talenta digital untuk saling
dengan industri telekomunikasi dan teknologi. berbagi pengetahuan, berjejaring, dan berkembang
bersama. Melengkapi inisiatif ini, Digistar Story
Digistar memiliki lima sub-program utama yang hadir sebagai sumber inspirasi dan wawasan bagi
dirancang untuk mengakselerasi pengembangan peserta untuk memahami tres digital, inovasi, serta
potensi talenta masa depan. Melalui Digistar Class, keberagaman industri secara mendalam.
yaitu program mentoring intensif yang mengasah
digital skill dan soft skill para peserta, didukung oleh Melalui berbagai kegiatan dan inisiatif dalam program
para profesional berpengalaman. Program ini terbuka Digistar, Telkom berkontribusi dalam mencetak SDM
bagi mahasiswa, fresh graduate, dan komunitas digital unggul di bidang digital yang mampu mendorong
guna memastikan bahwa talenta digital Indonesia pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan
memiliki daya saing global. Digistar Connect mendukung agenda transformasi digital nasional.
merupakan program roadshow dan kunjungan ke Dalam kurun waktu 4 tahun pelaksanaannya, Digistar
kampus-kampus dan komunitas, termasuk diaspora. telah melibatkan lebih dari 60.000 talenta muda
Indonesia untuk meningkatkan kompetensi digital
sehingga mampu berdaya saing, membuka peluang
digitalisasi di berbagai industri dan memperkuat
ekosistem digital.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 107
Page 108
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Menguatkan Kapabilitas
Digital UMK
Program Pemberdayaan UMK
Telkom mentargetkan untuk 10% pertumbuhan jumlah
UMK naik kelas di bawah binaan Telkom di setiap
tahun. Sebanyak 21.500 UMK mendapatkan akses
bantuan, dukungan pengembangan dan keberlanjutan
usaha mereka. Pada tahun 2024, Telkom berhasil
melampaui target sebesar 2.298 UMK atau 10,64%
jumlah UMK yang naik kelas. Peningkatan ini diukur
berdasarkan pertumbuhan omzet, jumlah karyawan,
dan peningkatan aset. Untuk mencapai target ini, Telkom
menyelenggarakan program Penguatan Kapasitas Bisnis
UMK, yang mencakup inisiatif Go Modern dan Go Digital
serta penetrasi ke pasar digital dan global melalui
program Go Online dan Go Global.
Gambar 43. Pemberdayaan UMK oleh Telkom
108 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 109
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Go Modern
Gambar 44. Pelatihan Indibiz untuk UMK mitra
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Bagi banyak pelaku UMK, memiliki legalitas usaha adalah
produk UMK dengan memberikan pendampingan dalam langkah awal menuju pertumbuhan yang lebih besar.
registrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui lembaga Tahun ini, 5.647 UMK berhasil memperoleh sertifikasi
Online Single Submission (OSS). Selain itu, Telkom juga NIB, lebih banyak dibandingkan 4.578 UMK pada tahun
membantu UMK dalam memperoleh Sertifikasi Produksi sebelumnya. Selain itu, 3.756 UMK mendapatkan
Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan Sertifikasi sertifikat halal dan SPP-IRT, naik dari 2.107 UMK di 2023.
Halal, guna memastikan standar kualitas dan daya saing
produk di pasar. Tak hanya legalitas, peningkatan keterampilan juga
menjadi fokus utama. Sebanyak 2.581 UMK mengikuti
Selain sertifikasi, Telkom turut memberikan pelatihan pelatihan teknis untuk meningkatkan kualitas produk
digital marketing bagi pemula, pengembangan keahlian dan layanan mereka, melonjak drastis dibandingkan
teknis UMK, serta program Rumah Kemasan (PackFest) hanya 320 UMK pada tahun sebelumnya. Kesempatan
untuk membantu UMK meningkatkan daya tarik produk untuk memasarkan produk pun semakin luas, dengan
melalui kemasan yang lebih profesional. Berdasarkan 615 UMK berpartisipasi dalam mini bazar dan pameran,
pengukuran Social Return on Investment (SROI), program memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang
Packfest ini menunjukkan rasio 1:2,23. lebih besar.
Sepanjang tahun 2024, semakin banyak UMK yang Dengan semakin banyak UMK yang naik kelas, program
mendapatkan dukungan untuk berkembang melalui ini terus membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk
program Go Modern. Dari tahun ke tahun, upaya menjadi lebih mandiri, kompetitif, dan siap bersaing di
ini menunjukkan hasil nyata, dengan 18.102 UMK era digital.
mendapatkan pembinaan, meningkat dari 11.180 UMK
pada 2023.
"
"Sehari-hari, saya membuat kue tradisional timphan untuk dijual, dengan saya bergabung dengan RKB ini,
saya jadi mengatahui kalau kemasan mempengaruhi tingkat penjualan, seperti desain kemasan brand"
Rika
anggota UKM RKB Sabang
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 109
Page 110
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Go Digital
Gambar 45. Pemanfaatan PadiUMKM oleh mitra UMK
Program ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi usaha. Telkom mendukung UMK dalam memperluas akses pasar
Pada tahun 2024, Telkom telah menyeleranggakan digital melalui pelatihan di Rumah BUMN (RB) di berbagai
berbagai pelatihan untuk mempercepat transformasi daerah, membantu mereka memasarkan produk di
digital UMK. Pelatihan digitalisasi creating shared e-commerce seperti Tokopedia. Untuk meningkatkan
value (CSV) dilakukan dengan pemanfaatan KasirAja, daya tarik visual, Telkom juga mengadakan pelatihan
PadiUMKM, dan Indibiz, yang membantu meningkatkan fotografi produk serta program Go Digital melalui TikTok
efisiensi operasional dan memperluas akses pasar bagi Jalin Nusantara agar UMK lebih efektif memanfaatkan
pelaku usaha. Selain itu, Telkom juga mengadakan media sosial.
pelatihan digital dan content marketing di Makassar
untuk memperkuat strategi pemasaran online bagi UMK. Pada 2024, sebanyak 16.845 UMK mendapat manfaat
dari program ini, meningkat dari 10.844 di 2023.
Dukungan ini memperkuat daya saing UMK di era digital.
Selain itu, masalah klasik seperti uang santri yang hilang pun berkurang drastis"
"
"Sejak mengadopsi kartu santri, kami merasa sangat terbantu. Kami bisa memahami preferensi santri saat
bertransaksi di kantin atau koperasi, sehingga lebih mudah menentukan stok jajanan yang dibutuhkan.
Hani Buntari
Squad Leader Pesantren Go Digital Telkom
110 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 111
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Go Online
Program ini bertujuan mendukung digitalisasi UMK untuk berkolaborasi dengan Tokopedia untuk membantu UMK
meningkatkan penjualan online. Pada 2024, Telkom memanfaatkan fitur marketplace guna meningkatkan
mengadakan Ramadhan Fest Online untuk mendorong traffic dan penjualan. Sepanjang 2024, sebanyak 5.216
transaksi selama Ramadan serta pelatihan optimalisasi UMK mendapatkan manfaat dari program Go Online,
marketplace Shopee guna meningkatkan daya saing meningkat signifikan dari 4.060 UMK pada 2023. Program
bisnis digital. ini membantu UMK beradaptasi dengan ekosistem
digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan
Selain itu, Telkom menyelenggarakan roadshow pelatihan daya saing mereka secara online.
Go Online di berbagai Rumah BUMN Telkom di Indonesia,
"Setelah mengikuti pelatihan Go Online dari Rumah BUMN Telkom, saya belajar cara
memasarkan produk dengan lebih efektif. Hasilnya, penjualan meningkat dari 10% menjadi
30%"
"
Ni Putu Sekaryati
pengrajin sandal khas Bali
Go Global
Selain pemasaran dalam negeri, Telkom mendukung UMK Malaysia International Tourism Expo. Jumlah ini meningkat
binaannya go global melalui program Go Global. Pada signifikan dibanding 2023 yang hanya mencapai 22 UMK,
2024, sebanyak 96 UMK berpartisipasi dalam pameran memperluas peluang ekspor dan eksposur global bagi
internasional seperti Celebration of Nature’s Palette pelaku usaha lokal.
(Jepang), Gayeng Bugis (Singapura), Melayu Day, dan
"Mengikuti pameran dan business matching internasional adalah langkah strategis untuk mendorong UMK
Go Global, memperluas pasar, dan meningkatkan wawasan agar mampu bersaing di tingkat internasional"
"
Helmy Fadly
CEO Rumah BUMN Aceh
(dalam 2024 Malaysia International Tourism (MIT) Expo Pahang)
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 111
Page 112
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
Ringkasan Dukungan dan Capaian Pelibatan
Komunitas Bidang Sosial
Tabel 21. Capaian proyek/kegiatan berkelanjutan tahun 2022-2024
Proyek/Kegiatan
Kode Indikator SDGs Metriks 2024 2023 2022
Berkelanjutan
Digital Learning School dan
Jumlah Sekolah 472 435 364
Cybersecurity Awareness
Jumlah Siswa 30.100 15.810 18.200
DigiUp: Pembekalan Jumlah pendaftar 1.150 2.170 4.917
Keterampilan Digital bagi
Siswa SMA/SMK Jumlah peserta
1.007 1.397 1.040
lulus
Indonesia Digital Learning: Jumlah Peserta 1.602 1.150
Sertifikasi Guru
Jumlah lokasi 4 titik lokasi 3 titik lokasi
Pelatihan dan Sertifikasi
Keterampilan TIK serta
Jumlah Pendaftar 675 980 326
Bantuan Perangkat bagi
Kelompok Difabel
Bootcamp Digital
Jumlah Peserta 484
Empowering for Women
Digistar Jumlah Peserta 18.394 21.183 12.453
Go Modern
Penerima Manfaat 18.102 11.180 15.261
UMK memperoleh
5.647 4.578 3.785
sertifikasi NIB
UMK mendapat
2.127
SPP-IRT
2.107 1.362
UMK memperoleh
1.629
Sertifikasi Halal
UMK mengikuti
pelatihan teknis 2.581 320
keterampilan
Go Digital UMK penerima
16.845 10.844 15.135
manfaat program
Go Online UMK penerima
5.793 4.060 5.216
manfaat program
Go Global UMK penerima
96 22 21
manfaat program
112 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 113
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Kinerja Sosial Perusahaan
Tabel 22. Kinerja Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi di Telkom
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Karyawan berdasarkan gender
Karyawan pria 2.703 4.709 5.887
Karyawan wanita 2.227 2.760 3.032
Total karyawan 4.930 7.469 8.919
Karyawan berdasarkan status dan gender
Karyawan tetap (pria) 2.571 4.535 5.373
Karyawan kontrak (pria) 132 174 514
Karyawan tetap (wanita) 2.135 2.635 2.858
Karyawan kontrak (wanita) 92 125 174
Pekerja status non karyawan
Peserta magang 2.265 1.475 1.915
Karyawan berdasarkan wilayah
Regional I 261 488 679
Regional II 407 904 2.045
Regional III 493 937 1.288
Regional IV 202 362 478
Regional V 204 361 512
Non Regional 3.363 4.417 3.917
Karyawan berdasarkan usia
>50 tahun 1.028 2.300 2.892
30 – 50 tahun 2.470 3.044 3.457
<30 tahun 1.432 2.125 2.570
Karyawan berdasarkan tingkat pendidikan
Prakuliah 175 779 2.570
Diploma 129 437 637
Sarjana 3.175 4.628 5.485
Pascasarjana 1.451 1.625 1.791
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 113
Page 114
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen senior)
>50 tahun 67,3% 50% 50,4%
30 – 50 tahun 32,7% 50% 49,6%
<30 tahun - - -
Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Manajemen madya)
>50 tahun 39,3% 35,3% 32,7%
30 – 50 tahun 60,7% 64,6% 67,3%
<30 tahun 0,1% - -
Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Pengawas)
>50 tahun 10,4% 35,6% 41,5%
30 – 50 tahun 55,2% 32,2% 28,4%
<30 tahun 34,4% 32,2% 30,1%
Profil usia berdasarkan level kepegawaian (Staf dan lainnya)
>50 tahun - 0,4% 0,3%
30 – 50 tahun 16,3% 9,4% 8,4%
<30 tahun 83,7% 90,2% 91,3%
Profil gender berdasarkan level kepegawaian (% wanita)
Manajemen senior 15% 14,8% 9,4%
Manajemen madya 36,4% 30,7% 28,2%
Pengawas 50,7% 38,7% 33.9%
Staff dan lainnya 54,8% 49,3% 49,9%
Karyawan penyandang disabilitas berdasarkan gender
Karyawan pria 14 13 6
Karyawan wanita 8 6 5
Rekrutmen berdasarkan gender
Karyawan pria 85 62 154
Karyawan wanita 77 50 153
Rekrutmen berdasarkan usia
>30 tahun 60 22 31
26 – 30 tahun 40 34 113
18 - 25 tahun 62 56 163
114 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 115
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Rekrutmen berdasarkan penempatan
Regional 1 7 5 20
Regional 2 5 4 39
Regional 3 13 6 37
Regional 4 2 2 22
Regional 5 7 4 17
Non Regional 128 91 172
Karyawan dengan status pegawai kontrak berdasarkan regional
Regional 1 7 12 46
Regional 2 13 16 88
Regional 3 21 22 159
Regional 4 4 6 36
Regional 5 9 13 50
Non Regional 170 230 309
Turnover berdasarkan gender
Karyawan pria 2.096 1.452 936
Karyawan wanita 604 418 339
Turnover rate berdasarkan alasan
Voluntary (permintaan sendiri) 1% 0,6% 3,5%
Involuntary (i.e., menjadi direksi di BUMN,
0,1% 0% 0,2%
pelanggaran disiplin)
Lainnya (i.e., pensiun, wafat) 98.9% 94% 96,3%
Karyawan yang memiliki hak cuti melahirkan
Karyawan pria 2.485 3.902 5.330
Karyawan wanita 2.090 1.810 2.843
Karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan
Karyawan pria 99 90 106
Karyawan wanita 132 174 30
Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan
Karyawan pria 107 90 75
Karyawan wanita 130 145 21
Karyawan yang masih bekerja setelah 12 bulan setelah kembali bekerja
Total karyawan 167 74 33
Karyawan yang mendapatkan pelatihan berdasarkan gender
Pelatihan sertifikasi (pria) 871 549 620
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 115
Page 116
Empower Our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Pelatihan sertifikasi (wanita) 572 313 334
Leadership Development Program (pria) 256 140 428
Leadership Development Program (wanita) 148 51 231
Pelatihan reguler (pria) 2.525 2.870 7.216
Pelatihan reguler (wanita) 1.735 1.657 3.886
Rata-rata jam pelatihan dalam setahun
Total karyawan 265,96 65,16 53,27
Rasio gaji pokok
Rasio gaji pokok dan remunerasi karyawan wanita
terhadap karyawan pria untuk masing-masing 1:1 1:1 1:1
jabatan
Jumlah insiden diskriminasi
Total jumlah insiden 0 0 0
Umpan balik karyawan
Umpan balik karyawan terkait administrasi dan
7.982 6.364 4.626
pelayanan
Total umpan balik karyawan 30.124 26.656 17.033
[GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 401-1] [GRI 401-3] [GRI 404-1] [GRI 404-3] [GRI 405-1] [405-2]
Tabel 23. Kinerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja Telkom
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Jumlah kematian akibat kecelakaan kerja pada
0 0 0
karyawan
Jumlah kecelakan kerja dengan konsekuensi tinggi 0 0 0
Tingkat Kecelakaan Kerja 0 0 0
[GRI 403-9]
116 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 117
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
Tabel 24. Kinerja Risiko Disrupsi Sistemik Telkom Group
PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022
Gangguan Fiber Optic Backbone
Rata – rata frekuensi frekuensi gangguan 4.652 3.811 3.927
Gangguan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)
Rata – rata frekuensi gangguan - Wet Plant * 19 6 19
Rata – rata frekuensi gangguan - Dry Plant ** 1 0 4
Ganguan Layanan Pelanggan
Q Gangguan *** 2,30 2,88 3,59
Rata-Rata perbaikan gangguan (jam) 5,9 6,18 6,2
Keterangan
* Wet plant = OSP (Out Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di
perairan/ laut yang terdiri dari kabel serat optik laut, repeater, equalizer, dan branching unit.
** Dry plant = ISP (In Side Plant) merupakan komponen-komponen atau perangkat pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang berada di perairan/
laut yang terdiri dari kabel serat optik, SLTE, DWDM, PFE, dan lain-lain.
*** Q gangguan merepresentasikan jumlah pelanggan yang terganggu per 100 pelanggan dalam rentang waktu pengukuran 30 hari.
[TC-TL-550a.1]
Tabel 25. Kinerja Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi Telkom Group
PT Dayamitra
PT Telkom Selular
Telekomunikasi Tbk Anak Perusahaan Lainnya* Telkom Group
(Telkomsel)
Metrik (Mitratel)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Karyawan berdasarkan gender
Karyawan pria 4.796 4.856 4.289 410 373 379 6.837 6.081 6.099 14.746 16.109 16.654
Karyawan wanita 1.420 1.453 1.166 193 164 158 3.087 2.668 2.783 6.927 7.045 7.139
Total karyawan 6.216 6.309 5.455 603 537 537 9.924 8.749 8.882 21.673 23.064 23.793
Karyawan berdasarkan status dan gender
Karyawan tetap (pria) 4.732 4.765 4.245 394 285 262 5.898 4.922 4.980 13.595 14.507 14.860
Karyawan kontrak (pria) 64 91 44 16 88 117 939 1.159 1.119 1.151 1.512 1.794
Karyawan tetap (wanita) 1.313 1.301 1.076 185 128 101 2.467 2.034 2.056 6.100 6.098 6.091
Karyawan kontrak 107 152 90 8 36 57 620 634 727 827 947 1.048
(wanita)
Profil gender berdasarkan level kepegawaian (% wanita)
Manajemen senior 16% 12% 12% 0% 0% 0% 4% 7% 9% 13% 12% 10%
Manajemen madya 14% 13% 12% 6% 5% 8% 19% 20% 19% 23% 22% 22%
Pengawas 22% 22% 20% 22% 2% 17% 31% 29% 28% 28% 30% 28%
Staff dan lainnya 34% 34% 31% 36% 36% 33% 49% 57% 59% 44% 45% 47%
Rekrutmen karyawan
Total rekrutmen 141 389 210 114 67 32 423 392 354 840 960 903
Turnover rate karyawan
Total turnover rate 4% 2% 4% 8% 12% 6% 6% 8% 8% 19% 7% 9%
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 117
Page 118
Empower our People Keberagaman, Kesetaraan, Kesehatan dan
Pengalaman Pelanggan
dan Inklusi Keselamatan Karyawan
PT Dayamitra
PT Telkom Selular
Telekomunikasi Tbk Anak Perusahaan Lainnya* Telkom Group
(Telkomsel)
Metrik (Mitratel)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Turnover (% atas total turnover)
Voluntary 15% 26% 19% 63% 85% 70% 38% 34% 54% 33% 35% 44%
Involuntary 48% 26% 16% 0% 0% 0% 12% 18% 2% 14% 14% 3%
Lainnya 38% 48% 65% 37% 15% 30% 50% 48% 45% 50% 51% 53%
Karyawan yang mengambil hak cuti melahirkan
Karyawan pria 243 75 246 19 18 17 64 51 43 424 234 412
Karyawan wanita 83 301 51 7 10 4 27 29 27 249 514 112
Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan
Karyawan pria 243 75 246 19 18 17 64 51 43 432 234 381
Karyawan wanita 82 301 51 7 10 4 27 29 27 246 485 103
Karyawan yang masih bekerja setelah 12 bulan setelah kembali bekerja
Total karyawan 325 376 297 26 28 21 30 80 70 548 558 421
Rata-rata jam pelatihan dalam setahun
Karyawan pria 69 47 38 16 12 15 595 954 521 411 646 356
Karyawan wanita 27 33 33 8 5 7 612 513 357 414 346 245
Total karyawan 60 44 37 24 17 22 1.207 1.467 878 825 992 601
* Anak Perusahaan lainnya diwakili oleh semua Anak Perusahaan Telkom kecuali Telkomsel dan Mitratel.
[GRI 401-1] [GRI 401-3] [GRI 404-1] [GRI 405-1]
Tabel 26. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Telkom Group
PT Dayamitra
PT Telkom Selular
Telekomunikasi Tbk Anak Perusahaan Lainnya* Telkom Group
(Telkomsel)
Metrik (Mitratel)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Jumlah kematian akibat 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
kecelakaan karyawan
Jumlah kecelakan kerja 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 2
dengan konsekuensi tinggi
Tingkat kecelakaan kerja 0 0 0 0 0 0 4.725 4.735 NA 4.725 4.735 NA
* Anak Perusahaan lainnya diwakili oleh PT PINS Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), PT Telkom Sigma, PT Telkom Akses, PT
Graha Sarana Duta (Telkom Property), dan PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) [GRI 403-9]
118 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 119
Inklusivitas Digital dan Kinerja Sosial
Pelibatan Komunitas Perusahaan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 119
Page 120
05
Elevate Our
Business
120 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 121
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 121
Page 122
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Elevate Our Business
Tata kelola yang kuat memungkinkan Telkom Group untuk dinamika industri telekomunikasi. Telkom memastikan bahwa
Elevate Our Business dengan meningkatkan daya saing, setiap inisiatif strategis tidak hanya berorientasi pada kinerja
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, dan jangka pendek, tetapi juga agar pemangku kepentingan dapat
memastikan keberlanjutan jangka panjang. Dengan menerapkan tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan, Telkom tidak dengan Telkom.
hanya memenuhi regulasi, tetapi juga membangun ekosistem
bisnis yang inovatif dan berkelanjutan. Tata kelola Telkom Group mencakup tiga pilar utama:
Kepatuhan Regulasi, Etika Bisnis, serta Keamanan Siber dan
Bagi Telkom, tata kelola yang efektif dapat mendukung Pelindungan Data, yang memastikan kepatuhan hukum,
pengelolaan risiko yang lebih baik, optimalisasi operasional, integritas operasional, dan pelindungan data. Selain topik
serta penciptaan peluang pertumbuhan yang selaras dengan material tersebut, Telkom juga mengungkap aspek non-
material seperti rantai pasok.
Topik Material Target 2030 Capaian tahun 2024
Kepatuhan regulasi 100% tingkat kepatuhan terhadap 100%
regulasi yang berlaku tanpa adanya kasus
besar yang terbukti
Praktik bisnis beretika Kepatuhan terhadap etika bisnis, 100% 100%
karyawan menandatangani pakta
integritas
Sertifikasi SNI ISO 370001 : 2016 SMAP 100%
Telkom parent dan Anak Perusahaan
langsung
100% aduan yang masuk ke 100% temuan ditindaklanjuti
whistleblowing system ditindaklanjuti
100% aduan terkait HAM ditindaklanjuti 100% ditindaklanjuti, 0 aduan terbukti
terkait HAM (respectful workplace)
Keamanan siber dan pelindungan data Tidak terjadi kebocoran data yang kritikal 0 insiden kritikal
100% tingkat kelulusan karyawan dalam 95,63%
pelatihan kesadaran cybersecurity
122 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 123
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Secara umum, Telkom telah menyusun kebijakan yang Sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang vital,
mengatur pengelolaan dan pengawasan seluruh topik material Telkom memastikan pengelolaan data yang aman serta
Telkom. Adapun pendekatan spesifik untuk masing-masing kepatuhan terhadap regulasi dan standar etika bisnis. Dengan
topik tertuang dalam kebijakan dan strategi terpisah. Keamanan menerapkan tata kelola keamanan informasi yang ketat,
siber, pelindungan data, praktik etika bisnis, dan kepatuhan kebijakan anti-korupsi, sistem whistleblowing, serta audit
regulasi merupakan prioritas utama bagi Telkom dalam menjaga berkala, Telkom berkomitmen menciptakan ekosistem bisnis
kepercayaan pelanggan dan keberlanjutan bisnis. yang transparan, berintegritas, dan berkelanjutan.
Ringkasan kebijakan Telkom yang terkait dengan keberlanjutan dapat dilihat pada laman kebijakan ESG yang meliputi :
1. Fungsi Dewan Direksi dan Peran Manajemen atas 7. Ruang Lingkup Pedoman Etika Bisnis Telkom
Aspek ESG dan Iklim Group
2. Kebijakan dan Framework Sistem Manajemen 8. Struktur Tata Kelola ESG dan Iklim
Risiko 9. Tata Kelola Keamanan Informasi
3. Kebijakan Payung ESG Perusahaan 10. Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi
4. Kebijakan Respectful Workplace 11. Kebijakan Pengelolaan dan Keamanan dan
5. Kebijakan Penanggulangan Bencana Keselamatan Perusahaan
6. Peran dan Tanggung Jawab Komite atau Divisi
Yang Bertanggung Jawab atas aspek ESG dan Iklim
Elevate Our Business
Kepatuhan regulasi Praktik bisnis beretika Keamanan siber dan Rantai Pasok yang
pelindungan data Bertanggung Jawab
• Pemasaran produk • Anti-korupsi • Pelindungan data pribadi • Proses Pengadaan
yang etis • Whistleblowing • Keamanan siber Bertanggung Jawab
• Perilaku usaha • Keterlibatan Pihak Lokal
yang adil
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 123
Page 124
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Kepatuhan Regulasi
Telkom berkomitmen untuk menjalankan bisnis sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang selaras dengan regulasi yang
peraturan dan standar yang berlaku di industri telekomunikasi. berlaku. Selain itu, sistem kepatuhan yang ketat diterapkan
Kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya sebuah kewajiban guna mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko hukum
hukum, tetapi juga fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan yang berpotensi memengaruhi operasional perusahaan.
usaha dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Untuk [GRI 2-27]
memastikan kepatuhan yang optimal, Telkom menerapkan
Pendekatan Manajemen
Telkom berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan memastikan kepatuhan terhadap
regulasi melalui prinsip transparansi, mitigasi risiko, dan continuous improvement. Pendekatan ini memastikan
bahwa seluruh proses operasional dan tata kelola perusahaan sejalan dengan regulasi internal maupun hukum
yang berlaku.
Telkom menerapkan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko hukum
demi melindungi kepentingan perusahaan dan pemangku kepentingan. Untuk mencegah risiko hukum yang
dapat merugikan perusahaan, Telkom melakukan berbagai langkah, seperti:
∙ Melakukan legal review terhadap rencana aksi korporasi dan kontrak bisnis.
∙ Koordinasi dan memberikan bantuan hukum dengan seluruh unit terkait untuk penyelesaian kasus litigasi
sesuai peraturan internal dan eksternal.
∙ Melakukan legal review atas peraturan internal yang akan diterbitkan.
∙ Penguatan kompetensi penanganan sengketa bisnis baik litigasi maupun non litigasi.
Sedangkan dalam aspek pemasaran, Telkom mengedepankan komunikasi yang jelas, adil, dan bertanggung
jawab, sejalan dengan regulasi pelindungan konsumen serta standar etika bisnis yang tinggi. Dalam persaingan
usaha, Telkom menjunjung prinsip keadilan dan kepatuhan terhadap regulasi antimonopoli guna menciptakan
lingkungan bisnis yang sehat dan berdaya saing.
Pemasaran Produk yang Etis
Bagi Telkom, pemasaran produk dengan prinsip tanggung Lingkungan Telkom Group dan Peraturan Perusahaan tentang
jawab adalah dasar utama dalam membangun loyalitas Panduan Penyusunan dan Pengelolaan Kontrak Berlangganan.
dan kepercayaan pelanggan. Telkom berkomitmen untuk Melalui regulasi internal ini, Telkom memastikan bahwa setiap
menjalankan praktik pemasaran yang adil, transparan, dan pelanggan memahami hak dan kewajibannya dengan jelas,
etis, dengan memastikan setiap pesan yang Telkom sampaikan sehingga tercipta hubungan yang transparan dan berkelanjutan
mencerminkan komitmen kuat terhadap kepatuhan dan antara perusahaan dan pelanggan.
tanggung jawab sosial perusahaan.
Telkom menjunjung tinggi kepatuhan terkait kegiatan
Telkom berkomitmen untuk memberikan pengalaman pemasaran dan pelindungan terhadap hak-hak konsumen, hal
pelanggan yang transparan dan adil dengan memastikan akses ini dilakukan dengan memastikan praktik yang sesuai dengan
terhadap informasi yang jelas terkait produk dan layanan. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Pelindungan terhadap hak pelanggan menjadi prioritas utama Konsumen dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo.
bagi Telkom, yang tercermin dalam kontrak berlangganan (KB) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 terkait Informasi dan
yang diatur dalam Peraturan Perusahaan tentang Etika Bisnis di Transaksi Elektronik.
124 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 125
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Hasil evaluasi pada periode pelaporan menunjukkan bahwa ketidakkepatuhan dalam komunikasi pemasaran yang berujung
tidak terdapat insiden ketidakkepatuhan terkait regulasi pada denda, sanksi, peringatan resmi, maupun pelanggaran
pelabelan produk yang mengakibatkan denda, sanksi, atau terhadap standar sukarela komunikasi pemasaran. Hal ini
peringatan resmi, serta tidak ada pelanggaran terhadap mencerminkan kepatuhan penuh terhadap regulasi dan
standar pelabelan produk. Selain itu, tidak ditemukan insiden standar yang berlaku dalam aspek pelabelan produk serta
komunikasi pemasaran. [GRI 417-1] [GRI 417-2] [GRI 417-3]
Perilaku Persaingan Usaha yang Adil
Di era 5G, persaingan di industri telekomunikasi tidak hanya soal memegang prinsip ini, Telkom selalu mengutamakan praktik
kecepatan internet, tetapi juga mencakup jangkauan layanan, persaingan yang etis, tanpa adanya catatan pelanggaran terkait
harga yang terjangkau, fitur inovatif, sistem TI yang andal, monopoli atau aturan persaingan usaha dalam Undang-Undang
dan layanan pelanggan yang baik. Sebagai pemimpin pasar di Nomor 5 Tahun 1999. [GRI 206-1]
Indonesia, Telkom berkomitmen untuk bersaing secara adil
dengan menghadirkan produk dan layanan berkualitas yang Selama periode pelaporan tahun 2024, tidak ada tindakan
tetap mematuhi aturan yang berlaku. hukum yang dialami Telkom terkait dugaan pelanggaran
peraturan persaingan usaha dan monopoli, serta tidak ada
Dalam menjalankan bisnisnya, Telkom patuh terhadap Undang- kerugian finansial yang diakibatkan oleh pelanggaran peraturan.
Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli Telkom senantiasa memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis
dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan regulasi lainnya untuk yang dijalankan selaras dengan prinsip keadilan, transparansi,
memastikan persaingan yang sehat demi mendorong inovasi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat. Dengan [SASB TC-TL-520a.1]
Kesetaraan Akses Internet
Telkom Group berkomitmen untuk menyediakan layanan jaringan agar lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
yang transparan, berkualitas, dan sesuai dengan regulasi yang Kualitas layanan telekomunikasi dapat diukur melalui kecepatan
berlaku. Kepatuhan terhadap standar industri dan peraturan dan stabilitas jaringan, termasuk kecepatan pengunduhan. Pada
telekomunikasi menjadi dasar dalam memastikan bahwa setiap tahun 2024, Telkom Group berhasil meningkatkan rata-rata
pelanggan mendapatkan akses internet yang aman, adil, dan kecepatan pengunduhan menjadi 39,36 Mbps. Kecepatan ini
andal. Sejalan dengan prinsip open internet (net neutrality), naik sebesar 17,9% dibandingkan dengan rata-rata kecepatan
Telkom Group terus meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pengunduhan di tahun 2023. [SASB TC-TL-520a.2]
Tabel 27. Rata - Rata Kecepatan Pengunduhan
Megabits per second (Mbps)
Deskripsi
2024 2023 2022
Telkom Server 39,36 33,39 28,09
All Server 37,49 31,44 25,79
All Server (Exclude Telkom) 35 28,88 22,37
Peningkatan ini mencerminkan komitmen Telkom Group dalam Perbedaan kualitas kecepatan pengunduhan antara Telkom
menyediakan konektivitas yang lebih merata dan berkualitas, Server, All Server, dan All Server (exclude Telkom) dapat
sejalan dengan visi untuk menjadikan internet sebagai sarana disebabkan oleh perbedaan kualitas/ kapasitas layanan internet
inklusif yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang disediakan Telkom dan yang disediakan oleh penyedia
Indonesia. internet di luar Telkom.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 125
Page 126
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Praktik Bisnis Beretika
Telkom Group percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya secara nyata, Telkom berpegang teguh pada komitmen etika
tentang bisnis yang terus bertumbuh, tetapi juga bagaimana yang kuat, bersama dengan seluruh mitra dalam ekosistem
pertumbuhan tersebut terjadi dengan prinsip etika yang kuat bisnis Telkom. Dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan,
dalam koridor kepatuhan terhadap regulasi, serta memastikan Telkom menekankan integritas dan tanggung jawab pada setiap
pelindungan hak dan privasi konsumen dalam setiap layanan aspek operasional, dengan fokus utama pada beberapa aspek
yang Telkom tawarkan. Untuk mewujudkan prinsip keberlanjutan krusial berikut:
Komitmen terhadap
Komitmen terhadap Pelanggan
Karyawan Meningkatkan kepuasan
Menciptakan lingkungan pelanggan secara terus
kerja yang adil, sehat, aman, menerus termasuk media
dan bebas dari diskriminasi. kontak pelanggan yang
transparan dan mudah
diakses dengan menjunjung
tinggi hak-hak pelanggan.
Komitmen terhadap
Sosial Masyarakat
Berkontribusi pada Komitmen terhadap
kesejahteraan masyarakat Mitra Kerja
sekitar dengan membangun Membangun hubungan
hubungan yang harmonis profesional yang adil,
dan mengurangi dampak transparan, dan berbasis
lingkungan. pada prinsip tata kelola yang
baik.
Komitmen terhadap
Kompetitor
Berkompetisi secara sehat
dengan memperoleh
informasi secara sah dan
menjunjung integritas bisnis.
Gambar 46. Komitmen Telkom dalam Praktik Bisnis Beretika
Pendekatan Manajemen
Telkom Group menempatkan integritas sebagai pondasi utama dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.
Telkom berkomitmen penuh untuk menciptakan ekosistem bisnis yang bersih dan transparan dengan
menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme, suap, penipuan,
dan praktik bisnis tidak etis lainnya dan langkah-langkah mitigasi yang ketat telah diterapkan, termasuk
peningkatan pengawasan, sosialisasi kebijakan, dan pelatihan bagi personel terkait. Komitmen ini dituangkan
di dalam Peraturan Perusahaan tentang Etika Bisnis di Lingkungan Telkom Group.
126 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 127
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Kebijakan Pencegahan Korupsi, Suap dan
Tindak Penipuan
Untuk menegakkan komitmen ini, Telkom menerapkan SNI ISO bersama top management. Berikut merupakan struktur dari
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang komite FKAP di Telkom [GRI 2-23]
diawasi oleh Komite Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP)
Dewan Pengarah Manajemen Puncak
Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan
Ketua Komite FKAP
Bidang Pengendalian
Bidang Evaluasi dan Bidang Investigasi dan Bidang Pengembangan
Anti Penyuapan dan
Audit Internal Penanganan dan Dokumentasi
Gratifikasi
Gambar 47. Komite FKAP Telkom
Secara rutin FKAP melakukan evaluasi risiko terkait penyuapan SMAP terhadap 100% unit yang memiliki risiko tinggi terjadinya
dalam operasinya, mengidentifikasi potensi risiko di beberapa penyuapan, yaitu fungsi Recruitment dan Procurement.
area bisnis unit. Pada tahun 2024, Perusahaan telah melakukan [GRI 205-1]
penilaian risiko penyuapan pada ruang lingkup ISO 37001: 2016
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 127
Page 128
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Deklarasi Komitmen Anti Korupsi
Menjelang Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) pada 9 Desember 2024, PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang bersih dan bebas korupsi. Pada
14 November 2024, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, bersama jajaran direksi dan seluruh
pemimpin senior TelkomGroup, mendeklarasikan Komitmen Anti Korupsi dalam Rapat Pimpinan
di Jakarta. Deklarasi ini akan diterapkan di seluruh anak perusahaan TelkomGroup sebagai wujud
komitmen manajemen dan karyawan dalam pencegahan korupsi di lingkungan kerja alam pencegahan
korupsi di lingkungan kerja .
Upaya Telkom dalam mencegah fraud dan korupsi juga melakukan investigasi internal, menerapkan tindakan korektif,
diterapkan dengan keharusan pengisian Laporan Harta Kekayaan serta memberikan sanksi sesuai kebijakan kepatuhan perusahaan.
Penyelenggara Negara (LKHPN) bagi anggota Direksi, Komisaris, Tidak ada pemutusan kontrak kemitraan yang terjadi akibat
serta karyawan di level Band I-III (khususnya di HO). Selain itu, rutin insiden ini. Selain itu, Telkom memperkuat kebijakan pengawasan
dilakukan sosialisasi antikorupsi dan anti-fraud serta e-learning dan meningkatkan program pelatihan kepatuhan bagi karyawan
SMAP berdasarkan SNI ISO 37001:2016 SMAP yang berlaku dan Telkom Group untuk mencegah kasus serupa di masa depan.
wajib dituntaskan oleh seluruh karyawan Telkom. Tahun ini 100%
karyawan dan 100% Direksi Telkom telah mengikuti sosialiasi dan Telkom senantiasa memastikan kepatuhan penuh terhadap
pelatihan terkait anti korupsi, anti fraud dan e-learning SNI ISO regulasi serta proses hukum yang berlaku di setiap yurisdiksi
37001:2016 SMAP. [GRI 2-24] [GRI 205-2] operasional Telkom. Setiap insiden yang teridentifikasi melalui
mekanisme kontrol internal ditangani secara cepat dan tepat
Pada tahun 2024, dalam proses pengawasan internal, Telkom sesuai dengan prinsip zero tolerance Telkom terhadap pelanggaran
mengidentifikasi satu kasus korupsi di tingkat induk usaha serta integritas.
beberapa insiden serupa di entitas anak. Beberapa di antaranya
telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum
tetap (inkracht). Menanggapi hal tersebut, Telkom segera
128 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 129
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Telkom terus berkomitmen untuk menjaga integritas melalui memperketat pengendalian internal, seperti melalui Sistem
kebijakan antikorupsi yang ketat, sistem pengaduan pelanggaran Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis SNI ISO 37001:2016
yang efektif, serta pelatihan rutin bagi seluruh karyawan dan mitra di seluruh lini bisnis guna memastikan kepatuhan terhadap prinsip
bisnis. Dalam menangani kasus yang terjadi, Telkom mendukung tata kelola yang baik dan mencegah potensi risiko korupsi di masa
penuh proses hukum dan menerapkan tindakan tegas terhadap depan. [GRI 205-3]
pihak yang terbukti melanggar. Selain itu, perusahaan berupaya
Telkom Integrity Line
Telkom berkomitmen untuk menjaga standar etika bisnis yang Act 2002 Section 301. Sistem ini merupakan mekanisme
tinggi dan transparan di seluruh operasional Telkom. Salah satu whistleblowing yang aman bagi karyawan dan pemangku
upaya Telkom untuk meningkatkan transparasi, mencegah kepentingan untuk melaporkan potensi pelanggaran seperti
upaya fraud atau pelanggaran etika lainnya, adalah melalui penipuan, korupsi, pelanggaran HAM atau perilaku bisnis
sistem penyampaian keluhan kami yakni “Telkom Integrity tidak etis yang berkaitan dengan Telkom Group, termasuk
Line”. diantaranya perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan
ketentuan ketenagakerjaan baik dilakukan oleh Telkom
Mekanisme Whistleblowing System (WBS) Telkom berada di maupun pihak ketiga yang terafiliasi dengan Telkom. Telkom
bawah tanggung jawab Komite Audit serta mengacu pada juga memastikan bahwa setiap laporan yang diterima diproses
Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015 dan Sarbanes-Oxley dengan penuh perhatian dengan asas praduga tak bersalah.
Tabel 28. Data Pengaduan yang Diterima WBS
Telkom Group
Deskripsi Keterangan
2024 2023 2022
(Deloitte) (Deloitte) (Deloitte)
Jumlah pengaduan: 56 59 44 Pengaduan yang diterima
Memenuhi syarat: 46 28 26 Pengaduan yang layak ditindaklanjuti
Tindak lanjut:
Closed 33 19 16 -
Tambahan Data 12 9 9 -
Pengkajian lebih lanjut sesuai prosedur 1 0 1 -
Selama tahun 2024, melalui Integrity Line Telkom menerima Kategori pengaduan untuk Telkom Integrity Line adalah:
56 pengaduan. Dari laporan-laporan tersebut, sejumlah Akuntansi dan pengendalian internal atas pelaporan keuangan,
46 pengaduan atau 82% dari total pengaduan yang masuk permasalahan audit, pelanggaran terhadap peraturan dan
dianggap layak untuk ditindaklanjuti, 33 pengaduan dinyatakan perundangan, pelanggaran terhadap peraturan internal,
closed, 9 dari 33 pengaduan tersebut terbukti terdapat kecurangan, perilaku tidak terpuji, pelecehan, gratifikasi dan
pelanggaran, sedangkan untuk 13 pengaduan lainnya masih suap. Sedangkan kanal pelaporan yang digunakan adalah situs
menunggu tambahan data dan/atau pengkajian lebih lanjut. internet, email, PO BOX, Fax, Hotline, whatsapp dan SMS.
Telkom melindungi kerahasiaan identitas pelapor sepanjang Sepanjang tahun 2024, mayoritas pengaduan dilakukan melalui
proses investigasi, memberikan pelindungan anonimitas dengan kanal whatsapp (24 pelaporan), email (14 pelaporan) dan situs
menggunakan penyedia layanan pihak ketiga terpercaya, dan internet (15 pelaporan). Terkait dengan pemrosesan aduan,
memastikan bahwa pelapor tidak akan mengalami tindakan berikut merupakan proses bagaimana aduan yang masuk ke
balasan. [POJK. F.24] [GRI 2-25] [GRI 2-26] integrity line diproses oleh Telkom:
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 129
Page 130
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Penerimaan & Pemeriksaan Proses Investigasi Penyelesaian &
Verifikasi Pengaduan Tindak Lanjut
Konsultan/Pihak Jika diperlukan audit Komite Investigasi atau Komite Audit
Ketiga menerima investigasi, laporan konsultan/pihak ketiga mengevaluasi hasil
dan memverifikasi diajukan ke Direktur independen melakukan investigasi.
pengaduan melalui Utama yang akan investigasi.
Telkom Integrity Line. menugaskan Komite Jika ada pelanggaran,
Investigasi. Laporan hasil investigasi tindakan disiplin atau
Pengaduan yang valid diberikan ke Direktur perbaikan kebijakan
diteruskan ke Komite Jika membutuhkan Utama dan Komite dilakukan.
Audit atau Departemen pihak independen, Audit.
Internal Audit. Komite Audit meminta Semua pengaduan yang
persetujuan Dewan telah selesai ditutup
Komisaris untuk dalam sistem.
menunjuk pihak
independen.
Jika proses investigasi
menyangkut personal
dan/atau unit di Anak
Perusahaan, maka
Komite Investigasi
akan menyampaikan
kepada Komisaris dan
Direksi Anak Perusahaan
dimaksud.
Telkom berkomitmen untuk selalu melakukan evaluasi secara terkait whistleblowing ini disampaikan dalam laporan tahunan
berkala dari hasil investigasi dan menindaklanjuti dengan dan laporan keberlanjutan sebagai bentuk akuntabilitas Telkom
langkah korektif serta perbaikan sistem untuk mencegah kepada pemangku kepentingan.
terjadinya pelanggaran yang sama di masa depan. Laporan
Keamanan Siber & Pelindungan Data
Di era digital yang semakin berkembang, keamanan siber dan atau kehilangan data pelanggan, serta tidak ada sanksi,
Pelindungan data menjadi aspek fundamental dalam menjaga denda, ataupun proses hukum terkait privasi pelanggan.
kepercayaan pelanggan serta kelangsungan bisnis. Sebagai Selain itu, Telkom memastikan kepatuhan terhadap regulasi
perusahaan telekomunikasi yang melayani jutaan pelanggan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data
dan mengelola data dalam skala besar, Telkom berkomitmen Pribadi No. 27 Tahun 2022, serta standar keamanan informasi
untuk melindungi informasi pelanggan, mitra, serta seluruh ISO 27001:2013 dan ISO 27001:2022. Secara keseluruhan,
pemangku kepentingan dengan standar keamanan tertinggi. Telkom terus memastikan Pelindungan data melalui kebijakan
keamanan yang ketat dan pemantauan proaktif untuk menjaga
Sepanjang tahun 2024 tidak ditemukan pelanggaran ketentuan kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan. [SASB TC-
pemrosesan data pribadi, baik berupa kebocoran, pencurian TL-220a.3] [SASB TC-TL-230a.1]
130 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 131
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Pendekatan Manajemen
Kebijakan Keamanan Siber dan Pelindungan Data
Telkom memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan internal terkait keamanan siber dan
pelindungan data melalui Tata Kelola Pelindungan Data Pribadi Telkom Group yang telah diterbitkan pada
27 Agustus 2024 dan Tata Kelola Keamanan informasi yang telah diterbitkan pada 18 Desember 2024. Untuk
mendukung implementasi kebijakan ini, Telkom telah membentuk sub-departemen Data Protection Telkom
dan menunjuk pejabat Data Protection Officer (DPO) yang bertanggung jawab atas pemantauan kepatuhan
privasi, serta mengoordinasikan audit dan mitigasi risiko. Sub-departemen Data Protection berperan dalam
mengawasi kepatuhan terhadap kebijakan Pelindungan data, meningkatkan kesadaran di seluruh organisasi,
serta memastikan bahwa setiap proses pengelolaan data dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Langkah tersebut merupakan kebijakan internal yang komprehensif untuk Pelindungan data pribadi dan
keamanan informasi di Telkom Group.
Sepanjang tahun 2024 Telkom Group telah melakukan upaya-upaya berikut terkait dengan pelindungan data pribadi:
TELKOM
POLICY & COMPLIANCE TECHNOLOGY
Pendampingan
5 Pedoman dan kosultasi Data Privacy Proof of Concept
19 Prosedur compliance case
Discovery & (PoC) procurement
& Tata Kelola dari aspek PDP (HC,
Classification: Enkripsi, 5 Principal
turunan PD PDP 657 DB eligible
DB, EBIS, NITS, GBD)
Pendampingan PoC Database
Pemantauan proses sertifikat Tools IT kepatuhan
Activity Monitoring
dan pengawasan PDP 302 users,
ISO 27701:2019 (DAM) dan Data
perkembangan 32 AP, 3300
Privacy information Loss Prevention
compliance case
regulasi Management Systems (DLP)
RISK & MONETIZATION AWARENESS
70 Total Use
Case 2024 307 Use case
all time
TUNTASKAN
Isu kebocoran data
98%
Karyawan lulus
pribadi MyIndiHome E- Learning UU PDP
SOSIALISASI
Coaching dan
PDP as New WEEKLY Berupa sharing
Follow Up Use Case Poster & global
GTMA session, town hall, &
privacy news webinar
Gambar 48. Upaya Pelindungan Data Pribadi Telkom
ANAK PERUSAHAAN
Pejabat
Ratifikasi Assessment Sosialisasi &
Pelindungan
PD PDP Patuh PDP Awareness
DP
36 anak perusahaan 23 anak perusahaan 33 anak perusahaan telah Sosialisasi & konsultasi
menunjuk VP DP selesai ratifikasi kebijakan melakukan assessment implementasi UU PDP
Telkom sebagai Pejabat PD PDP Telkom Group Patuh PDP, untuk
Pelindungan Data Pribadi menentukan maturitas Sharing konten awareness,
13 anak perusahaan implementasi PDP termasuk poster dan
Telkomsel, Metranet, & proses drafting dan global privacy news
Sigma memiliki DPO di sirkulir ratifikasi
internal
Gambar 49. Upaya Pelindungan Data Pribadi Anak Perusahaan Telkom
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 131
Page 132
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Kebijakan dan program ini dirancang untuk memastikan tata departemen Data Protection Telkom, yang berperan dalam
kelola data dan keamanan yang kuat di seluruh ekosistem mengawasi kepatuhan terhadap kebijakan Pelindungan
Telkom Group, termasuk di Anak perusahaan. Seiring data, meningkatkan kesadaran di seluruh organisasi, serta
dengan meningkatnya kompleksitas regulasi pelindungan memastikan bahwa setiap proses pengelolaan data dilakukan
data. Telkom tahun 2024 ini juga telah, membentuk sub- sesuai dengan standar yang berlaku [SASB TC-TL-220a.1]
Tata Kelola Data Telkom Group
Telkom memiliki Framework Tata Kelola Data yang bertujuan Owner bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan
untuk mengelola aset data secara menyeluruh, mencakup data sesuai dengan prinsip tata kelola yang ditetapkan.
perencanaan, penggunaan, pengendalian, pelindungan, dan
penghancuran data. Framework ini dirancang untuk mendukung Sebagai bagian dari mekanisme pelindungan data, framework
analisis dan pengambilan keputusan yang lebih efektif. Dalam ini mengatur aspek-aspek utama seperti persetujuan
pelaksanaannya, Direktur Network & IT Solution (NITS) pemilik data, arsitektur data, metadata, pengendalian data,
bertanggung jawab atas pengelolaan strategis framework ini, kualitas data, enkripsi (kriptografi), kontrol akses, serta audit
sementara Chief of Technology Officer menunjuk Data Owner trail management. Langkah-langkah ini diterapkan untuk
yang memiliki kewenangan atas pemanfaatan aset data. Data memastikan keamanan serta integritas data selama proses
penyimpanan dan penggunaannya.
CTO Telkom Group Ketua DG
Council
Usulan/Eskalasi
SVP Synergy Telkom VP NW/
IT Strategy, Technology & DG Council Steering
Perintah/Arahan
Architecture Commitee
DG DG
Executive Executive
Committe Committe
DG Bussiness DG Bussiness DG Bussiness
Committe Committe Committe
DG Operation DG Operation DG Operation
Gambar 50. Organisasi Tata Kelola Data Telkom Group
132 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 133
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
DG
Executive
Committe
DG Bussiness
Committe
Koordinator
s
ion
at
er
Op
Data Stewards Data Custodian
DG
Gambar 51. Komite Tata Kelola Data Telkom
Selain menerapkan kebijakan tata kelola data, Telkom aktif entitas Telkom Group. Audit ini menilai kepatuhan terhadap
mengedukasi karyawan melalui program sosialisasi, pelatihan, standar serta kinerja keseluruhan tata kelola data. Selain itu,
dan sertifikasi terkait manajemen data, keamanan data, dan Assessment Data Governance Maturity Level dilakukan untuk
privasi. Telkom juga memastikan kepatuhan dan efektivitas menentukan strategi pengembangan dan optimasi tata kelola
tata kelola data melalui audit rutin oleh Internal Audit di seluruh data di perusahaan.
Kebijakan Penggunaan dan Retensi Data untuk
Melindungi Hak Pelanggan
Sebagai Pengendali Data maupun Prosesor Data, Telkom memiliki dasar sebelum melakukan pemrosesan data pribadi, di
berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pemrosesan antaranya persetujuan yang sah dan eksplisit. Persetujuan yang
data pribadi dilakukan dengan prinsip transparansi, sah dan eksplisit berarti pelanggan memberikan izin secara
akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. langsung dan tegas, baik melalui cara elektronik maupun non-
Sejalan dengan regulasi pelindungan data pribadi, Telkom telah elektronik, untuk memproses data pribadinya.
Dengan mekanisme pelindungan data yang ada saat ini, Telkom memastikan bahwa data pribadi
pelanggan tetap terlindungi, digunakan secara etis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang
berlaku. Sepanjang tahun 2024, Telkom telah berhasil melindungi 100% data pelanggan tanpa
adanya kebocoran data kritikal.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 133
Page 134
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Selain itu, untuk memastikan tata kelola data yang bertanggung Telkom berkomitmen menghapus data pelanggan yang tidak
jawab, setiap permintaan pengeluaran atau penggunaan data lagi berlangganan sesuai ketentuan, dengan retensi minimum
pribadi oleh pihak eksternal harus melalui proses sidang Data 3 bulan berdasarkan Standar Pengelolaan Operasi Data
Governance (DG) Council terlebih dahulu. Selain itu, Telkom Telkom Group dan PP No. 52 Tahun 2000. Telkom juga tidak
juga telah memperhatikan aspek privasi data by design, di mana mengumpulkan data pribadi dari pihak ketiga kecuali diwajibkan
setiap aplikasi yang Telkom kembangkan telah memperhatikan oleh hukum.
aspek privasi data sejak desain awal aplikasi tersebut.
Telkom Menghargai Hak Pelanggan atas Akses Data
Sebagai pemilik data, pelanggan memiliki hak penuh atas data pribadi mereka. Telkom menyediakan
pusat layanan khusus bagi pelanggan yang memiliki keluhan atau permintaan terkait Pelindungan Data
Pribadi. Layanan hotline ini merupakan inisiatif baru dari Telkom sebagai saluran khusus untuk menangani
isu-isu terkait Personal Data Protection. Pelanggan dapat menghubungi Telkom melalui nomor berikut ini
untuk mendapatkan bantuan atau informasi lebih lanjut:
nomor hotline +62 811-254-737
Pelanggan Telkomsel juga dapat mengakses informasi terkait kebijakan privasi melalui situs web resmi
pada link berikut https://www.telkomsel.com/privacy-policy atau menghubungi layanan pelanggan
melalui email cs@telkomsel.co.id dan nomor telepon 188.
Sementara itu, pelanggan IndiHome dapat menemukan syarat dan ketentuan privasi di https://indihome.
co.id/syarat-ketentuan# atau menghubungi layanan pelanggan melalui email customercare@telkom.
co.id dan nomor telepon 147.
Untuk pelanggan produk digital lainnya di bawah Telkom Group, informasi mengenai syarat dan ketentuan
privasi dapat diakses melalui situs web masing-masing produk.
Pada periode pelaporan tahun ini, tidak ada pengaduan dari pihak eksternal terkait dugaan pelanggaran
privasi pelanggan. [GRI 2-25] [GRI 2-26] [GRI 418-1] [POJK F.24]
Pengelolaan Data Sekunder yang Terkendali
Sesuai dengan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Seluruh dasar pemrosesan data pribadi pelanggan diproses
Data Pribadi, Telkom Group berkomitmen untuk mengelola sesuai dengan prinsip-prinsip pemrosesan data pribadi dan
data pribadi pelanggan secara bertanggung jawab, mencakup dikelola secara sistematis dan sah secara hukum, memastikan
pemerolehan, pengumpulan, pengolahan, dan penganalisaan; transparansi dan kepatuhan dalam setiap pemrosesan data.
penyimpanan; perbaikan dan pembaruan; penampilan, Sebagai Pengendali sekaligus Prosesor Data Pribadi, Telkom juga
pengumuman, transfer, penyebarluasan atau pengungkapan; memastikan bahwa pemrosesan data oleh pihak ketiga hanya
dan/atau penghapusan atau pemusnahan data. Telkom tidak digunakan untuk peningkatan layanan dan produk, dengan
memproses data pribadi tanpa adanya dasar pemrosesan tanggung jawab yang diatur dalam perjanjian pelindungan
yang tepat, kecuali untuk keperluan penyelesaian layanan, data yang transparan, guna menjaga keamanan serta privasi
kepatuhan hukum, atau pemenuhan regulasi yang berlaku. pelanggan.
134 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 135
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Pada tahun 2024, 100% permintaan data dari Pemerintah dan pengungkapan data dilakukan dengan pelindungan ketat
Aparat Penegak Hukum (APH) telah dipenuhi sesuai dengan melalui Non-Disclosure Agreement (NDA) yang sejalan dengan
asas kepatuhan, sementara tidak ada permintaan dari pihak kebijakan Data Governance, Standar Pengendalian Data dan
ketiga untuk tujuan monetisasi atau konsultasi bisnis. Apabila Undang-Undang PDP. [SASB TC-TL-230a.2] [SASB TC-TL-
terdapat permintaan data dari pihak ketiga, seluruh proses 220a.4]
Pada tahun 2024, terdapat perpindahan data sebanyak 70 use cases yang ditangani secara aman,
terenkripsi, dan sesuai dengan prosedur di lingkungan Telkom Group.
Setiap permintaan data harus melalui Data Governance (DG) transfer data, hingga enkripsi data. Hal ini dilakukan atas
Council, sebuah proses sidang untuk memastikan kepatuhan komitmen Telkom untuk menjaga transparansi, keamanan, dan
pengelolaan data, mulai dari tujuan pemrosesan, metode kepatuhan dalam setiap aktivitas pengelolaan data pelanggan.
Menghadapi Ancaman Siber
Di era digital yang semakin terhubung, ancaman siber terus Sebagai upaya mitigasi, Telkom meningkatkan kesadaran
meningkat dan menjadi tantangan serius bagi perusahaan, keamanan informasi melalui program kesadaran (awareness)
terutama di sektor telekomunikasi yang mengelola infrastruktur keamanan siber kepada karyawan secara rutin, evaluasi
vital. Keamanan informasi kini bukan hanya kebutuhan, tetapi kerentanan, uji penetrasi berkala, serta pemantauan keamanan
juga prioritas strategis. Menyadari hal ini, Telkom mengambil harian terhadap infrastruktur TI. Telkom juga telah membentuk
langkah proaktif dalam mengantisipasi risiko siber dengan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) dan telah
strategi preventif yang mencakup identifikasi dan pemetaan terdaftar di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak tahun
ancaman, mulai dari kurangnya kesadaran pemangku 2023, untuk memperkuat sistem pelindungan, berkoordinasi
kepentingan, beragam motif serangan siber, hingga potensi dalam penanganan insiden siber, mendapatkan informasi
kelemahan dalam rantai pasokan teknologi. ancaman terbaru, serta meningkatkan kapasitas keamanan
siber Telkom melalui bimbingan dan kolaborasi dengan BSSN
dan CSIRT lainnya.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 135
Page 136
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
Peningkatan Kesadaran dan Respon Cepat
Gambar 52. Cyber Security Operation Center (CSOC)
Dalam upaya untuk memberikan respons cepat terhadap insiden siber, Cyber Security Operation
Center (CSOC) beroperasi 24/7 guna mendeteksi, mengawasi, dan menangani ancaman secara
proaktif. Selain itu, program security awareness dijalankan setiap bulan melalui berbagai media, seperti
poster, podcast, dan webinar, serta diwajibkannya Mandatory Cyber Security Training bagi seluruh
karyawan berupa awareness dan pelatihan. Pada tahun 2024, sebanyak 4.933 karyawan Telkom telah
lulus pelatihan kesadaran cyber security atau setara dengan 95,63% total karyawan pada saat itu. Dari
sisi tata kelola, Telkom mengacu pada kebijakan keamanan siber yang ketat, yang mengadopsi ISO/IEC
27001:2022, serta membentuk unit Cyber Security di tingkat BoD-1 yang terdiri dari tim tata kelola,
layanan keamanan, operasi, dan rekayasa keamanan. [SASB TC-TL-230.a.2]
Melalui strategi ini, Telkom berkomitmen untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan
terpercaya bagi seluruh pemangku kepentingan. Menjaga ketahanan digital adalah prioritas bagi Telkom
di tengah meningkatnya ancaman siber. Sepanjang tahun 2024, Telkom menghadapi ancaman siber,
namun tidak terjadi insiden yang mengganggu operasional. Namun, kewaspadaan dan pemantauan
terus dilakukan untuk memastikan keamanan informasi serta menjaga kelangsungan layanan bagi
pelanggan.
Telkom telah memperoleh sertifikasi ISO 27001:2013 sejak tahun 2022, yang tetap berlaku hingga
11 April 2025. Sebagai kelanjutan dari sertifikasi yang ada, pada akhir tahun 2024, perusahaan telah
menjalani proses sertifikasi ISO 27001:2022 untuk memperbarui dan menyelaraskan standar keamanan
informasi yang diterapkan.
136 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 137
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Tabel 29. Frekuensi Serangan Siber
Tahun
Deskripsi
2024 2023 2022
Brute Force Attack terhadap elemen
879 366.732 9.579
jaringan (frekuensi)
Serangan Distributed Denial of Service
4.407 1.818 6.779
terlama (menit)
Serangan dengan volume terbesar
537,1 199,1 210,7
(Gbps)
Sepanjang tahun 2024, tercatat 879 upaya Brute Force Attack ketahanan yang kuat untuk menghadapi ancaman siber yang
terhadap elemen jaringan. Serangan Distributed Denial of Service terus berkembang.
(DDoS) terlama terjadi pada Januari 2024 dengan durasi 4.407
menit, sementara serangan dengan volume terbesar mencapai Telkom tetap berkomitmen menjaga kewaspadaan dan
537,1 Gbps pada Maret 2024. Secara frekuensi serangan keamanan sistem informasi dengan memperkuat strategi
jauh berkurang dibandingkan tahun 2023, namun dalam hal pemantauan serta pencegahan. Upaya ini dilakukan untuk
volume dan durasi serangan jauh lebih besar. Serangan siber mengidentifikasi dan merespons potensi ancaman terhadap
tersebut tidak mengganggu operasional perusahaan, sehingga server dengan cepat, memastikan integritas serta keamanan
data ini menegaskan bahwa sistem keamanan Telkom memiliki sistem tetap terjaga.
Tata Kelola dan Keamanan AI di Telkom Group
Telkom Indonesia berkomitmen untuk mengadopsi dan terus berkembang, kami menempatkan privasi data, keamanan
mengembangkan kecerdasan buatan (AI) secara bertanggung sistem, transparansi, serta keadilan dalam penerapan AI sebagai
jawab, aman, dan berorientasi pada kepentingan pelanggan prinsip utama.
serta pemangku kepentingan. Dalam ekosistem digital yang
Rantai Pasok yang Bertanggung Jawab
Telkom Group berkomitmen untuk menjalin hubungan rantai pasokan, perusahaan bertujuan untuk menciptakan
profesional dengan mitra kerja berdasarkan prinsip keadilan, ekosistem yang bertanggung jawab dengan mengacu
transparansi, dan tata kelola yang baik. Sebagai pemimpin pada pedoman pengadaan. Setiap mitra juga diwajibkan
di industri telekomunikasi Indonesia, Telkom Group memiliki menandatangani Pakta Integritas yang menyatakan komitmen
jaringan rantai pasok yang luas. Telkom Group menyadari bahwa untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi, kolusi harga, atau
perusahaan dan seluruh rantai pasoknya memiliki dampak dan konflik kepentingan selama proses pengadaan. [GRI 2-6]
jangkauan yang signifikan. Oleh karena itu, dalam mengelola
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 137
Page 138
Elevate Our Business Keamanan Siber &
Kepatuhan Regulasi Praktik Bisnis Beretika
Pelindungan Data
1 2 3 4 5 6 7 8
Penyusunan Publikasi Evaluasi Kontrak &
Inisiasi Penerimaan Penetapan Penyelesaian
Dokumen Lelang/ Proposal & Purchase
Pengadaan Proposal Pemenang Pengadaan
Pengadaan Undangan Negosiasi Order
Gambar 53. Gambaran Umum Proses Pengadaan di Telkom Group
Proses pengadaan dimulai dengan identifikasi kebutuhan, penetapan pemenang dan masa sanggah (jika ada), dilakukan
penyusunan Purchase Requisition (PR), dan persetujuan internal. penyusunan dan penandatanganan kontrak, serta penerbitan
Setelah itu, dokumen pengadaan seperti Rencana Kerja dan Purchase Order (PO). Proses berakhir dengan pengiriman barang/
Syarat-Syarat (RKS) dan Harga Perhitungan Sendiri (HPS) atau jasa, verifikasi, pembayaran, dan evaluasi pasca-pengadaan.
Owner’s Estimate (OE) disiapkan, diikuti dengan penetapan Untuk supplier baru, terkait dengan jasa fasilitas infrastruktur,
metode pengadaan (Tender, Penunjukan Langsung, atau transportasi, akses, switching & routing, dan proyek IT
Pemilihan Langsung). Pengumuman atau undangan peserta diperlukan proses tambahan untuk masuk melalui R&D Telkom
dilakukan, disusul dengan pengambilan dokumen pengadaan Group terlebih dahulu, sebelum masuk ke Telkom atau Telkom
dan, jika diperlukan, rapat penjelasan untuk klarifikasi. Peserta Group. Sedangkan untuk jasa konsultansi professional, lease,
kemudian mengajukan proposal administrasi, teknis, dan harga, dan General & Administration dapat melakukan engagement
yang dievaluasi hingga tahap negosiasi jika diperlukan. Setelah langsung dengan bisnis terkait.
Proses Pengadaan Bertanggung Jawab
Selama periode pelaporan, Telkom bekerja sama dengan larangan transaksi dengan karyawan aktif Telkom. Terkait
405 pemasok untuk mendukung kelancaran operasional dengan prosedur anti penyuapan dalam proses pengadaan,
bisnis Telkom. Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik Telkom mengimplementasikan SNI ISO 37001 : 2016 Sistem
bisnis yang bertanggung jawab, setiap pemasok diwajibkan Manajemen Anti Penyuapan.
menandatangani pakta integritas yang mencakup bahwa
pengadaan barang/jasa dilakukan secara independen, Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh rantai
transparan, dan sesuai dengan peraturan, tanpa praktik KKN pasokan Telkom Group beroperasi sesuai dengan prinsip
atau benturan kepentingan, serta berkomitmen terhadap keberlanjutan dan etika bisnis yang telah ditetapkan dan ke
kepatuhan hukum, prinsip kehati-hatian, anti-penyuapan, depannya akan dikembangkan untuk memasukkan aspek
kepatuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan keselamatan kerja.
138 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 139
Rantai Pasok yang
Bertanggung Jawab
Untuk medukung proses pengadaan yang lebih transparan, selama periode kerja sama berlangsung. Setiap tahun, Telkom
kompetitif dan akuntabel. Telkom Group telah mengadopsi memberikan sosialisasi terkait dengan SMAP kepada mitra-
sistem e-procurement melalui aplikasi SMILE. Melalui aplikasi mitra Telkom sebagai bentuk pengembangan kapasitas.
ini, proses seleksi pemasok dilakukan secara sistematis
dengan mempertimbangkan berbagai aspek utama, yaitu Telkom juga secara berkala mengevaluasi kinerja pemasok dan
Quality (kualitas), Cost (biaya), Delivery (ketepatan waktu bekerja sama dengan mereka untuk memastikan kepatuhan
pengiriman), dan Service (layanan) atau yang dikenal sebagai terhadap prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), menghindari
QCDS. Proses pengadaan di Telkom dilakukan secara ketat penggunaan bahan berbahaya, serta menjunjung tinggi integritas
untuk memastikan bahwa pemasok yang dipilih memenuhi dan transparansi tanpa adanya praktik fraud. Jika ditemukan
standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Seluruh mekanisme ketidakpatuhan terhadap ketentuan yang telah disepakati,
e-procurement ini dijalankan sesuai dengan Peraturan Direktur Telkom berhak untuk mengakhiri hubungan bisnis guna menjaga
Keuangan dan Manajemen Risiko tentang Pedoman Pengelolaan standar etika dan keberlanjutan operasional perusahaan. Pada
Supplier. tahun 2024, tidak ada mitra yang diputus kontraknya karena
pelanggaran kepatuhan tersebut.
Telkom mewajibkan setiap pemasok untuk tetap mematuhi
pakta yang telah ditandatangani sejak awal proses pengadaan
Keterlibatan Pihak Lokal
Keterlibatan pihak lokal, termasuk pemasok lokal, memiliki Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Telkom Group
potensi untuk memberikan kontribusi signifikan dalam berkomitmen untuk mendukung peningkatan TKDN, pada
mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Telkom tahun 2024 pencapaian TKDN Telkom mencapai 61,47%. Dalam
berkomitmen untuk memberikan prioritas kepada pemasok setiap proses pengadaan yang dilakukan, penggunaan produk
lokal dalam memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa, dalam negeri oleh Telkom Group tetap memperhitungkan aspek
serta menggunakan komponen yang diproduksi di dalam negeri. kualitas dan aspek keuangan ekonomis dari barang dan/atau jasa
Yang dimaksud dengan mitra lokal Telkom adalah perusahaan yang diperoleh. Per akhir 2024, Telkom telah membelanjakan
yang memiliki badan hukum Indonesia dan memiliki kantor Rp18,3 Triliun untuk pengadaan barang dan jasa bekerja sama
operasional di Indonesia. [GRI 204-1] dengan 100% pemasok lokal, dimana 42,91% dibelanjakan
untuk IBL Operating Expense (OPEX), 41,07% untuk IBL Capital
Expenditure (CAPEX) dan 16,02% untuk OBL.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 139
Page 140
06
Lampiran
140 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 141
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 141
Page 142
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) per Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Lampiran 1. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
per Entitas
Telkom Group PT Telkom Indonesia Tbk
Metrik
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Total emisi GRK (tCO2) 2.417.474,17 2.390.617,97 2.297.330,87 412.716,06 410.215,41 394.461,10
Cakupan 1 dan 2 (tCO2) 2.110.456,91 2.056.641,75 2.013.306,69 349.734,62 351.855,56 349.273,09
Cakupan 1 (tCO2) 82.085,39 83.730,04 93.726,59 25.087,04 25.429,08 25.560,55
Fugitive emission – refrigerant 27.521,91 26.980,54 26.041,38 12.925,21 12.792,99 12.748,60
Fuel combustion – stationary 27.381,47 28.044,63 28.628,06 8.035,41 8.509,67 8.512,44
Fuel combustion – mobile 4.126,42 4.126,42 4.299,51
27.182,01 28.704,87 39.057,15
Cakupan 2 2.028.371,52 1.972.911,71 1.919.580,10 324.647,58 326.426,48 323.712,54
Cakupan 3 307.017,26 333.976,22 284.024,18 62.981,44 58.359,85 45.188,01
Kategori 1 87.218,14 72.727,06 84.822,85 31.982,91 5.117,33 6.623,25
Kategori 2 70.677,03 102.672,62 49.299,96 16.664,70 37.982,89 10.589,41
Kategori 3 0,33 0,06 2,83 - - -
Kategori 5 0,66 80,65 71,01 - - -
Kategori 6 32.119,47 30.239,81 36.345,77 14.232,50 15.102,41 27.812,61
Kategori 8 7.985,91 7.749,54 6.379,30 - - -
Kategori 11 99.559,37 99.421,13 86.473,29 - - -
Kategori 13 148,05 107,34 31,83 - - -
Kategori 15 9.308,30 20.978,01 20.597,34 101,33 157,22 162,74
Intensitas emisi (ton CO2/Rp miliar revenue) 14,07 13,78 13,67 7,61 6,86 6,23
PT Telkom Data Ekosistem (TDE) PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra)
Metrik
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Total emisi GRK (tCO2) 105.844,33 89.397,74 22.694,56 6.978,64 7.111,42 53.745,08
Cakupan 1 dan 2 (tCO2) 105.232,77 76.080,93 22.694,56 6.965,66 7.080,76 51.772,30
Cakupan 1 (tCO2) 3.310,52 359,96 89,72 1.203,43 1.274,41 1.347,38
Fugitive emission – refrigerant 3.128,64 280,07 74,30 516,74 618,24 688,10
Fuel combustion – stationary 143,20 54,11 15,42 10,00 7,93 9,09
Fuel combustion – mobile 38,68 25,78 - 676,69 648,24 650,19
Cakupan 2 101.922,25 75.720,97 22.604,84 5.762,23 5.806,35 50.424,92
Cakupan 3 611,56 13.316,81 - 12,98 30,66 1.972,78
Kategori 1 - - - - 6,20 1,01
142 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 143
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
PT Telekomunikasi Indonesia International
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel)
(Telin)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
1.665.409,07 1.596.979,46 1.537.940,08 53.706,33 62.742,81 61.109,21 65.355,77 111.116,61 112.283,76
1.530.402,95 1.454.708,89 1.407.652,25 37.896,02 38.587,69 42.732,62 12.119,50 60.054,11 64.008,07
19.337,30 19.866,45 19.314,35 3.445,86 3.847,92 4.283,58 832,89 3.272,90 2.597,95
6.833,44 7.301,40 6.558,75 49,15 47,74 47,99 151,92 2.532,36 2.382,08
8.179,14 8.240,33 8.238,82 1.261,79 1.535,33 2.041,44 400,55 503,98 92,41
4.324,72 4.324,72 4.516,78 2.134,92 2.264,85 2.194,15 280,42 236,56 123,46
1.511.065,65 1.434.842,44 1.388.337,90 34.450,16 34.739,77 38.449,04 11.286,61 56.781,21 61.410,12
135.006,12 142.270,57 130.287,83 15.810,31 24.155,12 18.376,59 53.236,27 51.062,50 48.275,69
4.176,53 10.490,74 22.125,93 440,11 399,50 359,48 45.803,80 44.454,09 43.695,78
22.366,16 20.623,57 13.831,15 15.251,53 22.784,70 17.923,37 4.575,87 6.109,90 4.579,91
- - - - - - - - -
0,51 72,73 62,80 - - - - - -
8.873,21 3.927,44 656,54 106,44 963,42 93,66 2.856,60 498,51 -
- - - 12,23 7,50 0,08 - - -
99.559,37 99.421,13 86.473,29 - - - - - -
- - - - - - - - -
30,34 7.734,96 7.138,12 - - - - - -
13,50 14,21 12,29 4,11 4,49 5,53 1,00 5,27 5,61
PT PINS Indonesia (PINS) PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma) PT Telkom Akses (Telkom Akses)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
10.106,01 13.463,97 13.571,65 7.375,83 9.994,11 1.897,59 16.096,57 17.719,08 28.952,09
103,77 103,41 94,79 3.111,26 1.068,43 352,12 15.368,84 16.825,71 27.054,56
- - - 115,63 65,60 23,59 15.368,84 16.825,71 27.054,56
- - - 72,65 40,20 12,57 1.764,85 1.764,85 1.779,74
- - - 1,67 1,67 0,55 - - -
- - - 41,31 23,73 10,47 13.603,99 15.060,86 25.274,82
103,77 103,41 94,79 2.995,63 1.002,83 328,53 - - -
10.002,24 13.360,56 13.476,86 4.264,57 8.925,68 1.545,47 727,73 893,37 1.897,53
0,51 2,77 20,18 - - - 81,63 361,59 -
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 143
Page 144
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
PT Telkom Data Ekosistem (TDE) PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra)
Metrik
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Kategori 2 183,68 13.172,53 - 12,50 20,25 42,81
Kategori 3 - - - - - -
Kategori 5 - - - - - -
Kategori 6 427,88 144,28 - - 3,13 1.928,96
Kategori 8 - - - - - -
Kategori 11 - - - - - -
Kategori 13 - - - - - -
Kategori 15 - - - 0,48 1,08 -
Intensitas emisi (ton CO2/miliar Rp revenue) 89,47 140,25 46,89 0,24 0,24 1,81
PT Metra Net (Metranet) PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat)
Metrik
2024 2023 2022 2024 2023 2022
Total emisi GRK (tCO2) 279,52 307,11 333,59 18.890,86 18.511,07 19.461,76
Cakupan 1 dan 2 (tCO2) 265,58 286,99 306,89 5.819,81 8.137,38 7.863,81
Cakupan1 (tCO2) 73,28 82,02 114,80 397,55 433,20 371,49
Fugitive emission – refrigerant 47,33 45,40 67,34 163,57 163,55 163,47
Fuel combustion – stationary - - - 5,12 5,49 3,98
Fuel combustion – mobile 25,95 36,62 47,46 228,86 264,16 204,04
Cakupan 2 192,30 204,97 192,09 5.422,26 7.704,18 7.492,32
Cakupan 3 13,94 20,12 26,70 13.071,05 10.373,69 11.597,95
Kategori 1 - - - 2.036,52 9.198,71 9.776,53
Kategori 2 - - - 11.004,83 1.139,77 1.773,58
Kategori 3 - - - - - -
Kategori 5 - - - - - -
Kategori 6 0,47 4,13 6,93 18,98 22,87 33,71
Kategori 8 13,47 15,99 17,01 10,72 12,34 14,13
Kategori 11 - - - - - -
Kate gori 13 - - - - - -
Kategori 15 - - 2,76 - - -
Intensitas emisi (ton CO2/Rp miliar revenue) 0,10 0,12 0,11 2,46 3,72 3,63
144 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 145
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
PT PINS Indonesia (PINS) PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma) PT Telkom Akses (Telkom Akses)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
471,73 9,69 3,30 - 479,91 0,98 130,95 265,03 347,18
- - - - - 0,97 - - -
- - - - - - - 7,92 8,21
64,59 22,46 17,11 4.264,57 8.445,77 1.543,52 515,15 258,83 1.542,14
141,21 133,55 110,72 - - - - - -
- - - - - - - - -
148,05 107,34 31,83 - - - - - -
9.176,15 13.084,75 13.293,72 - - - - - -
0,14 0,14 0,12 0,95 0,30 0,10 2,54 2,30 3,10
PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia
PT Graha Sarana Duta (Telkom Property) PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF)
(Telkom Infra)
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
32.355,31 31.458,22 31.168,59 22.345,48 21.600,96 19.711,81 14,39 - -
31.702,03 31.109,01 28.660,06 11.734,10 10.742,88 10.841,57 - - -
3.528,69 3.057,79 3.158,22 9.384,36 9.215,00 9.810,40 - - -
1.864,28 1.389,61 1.514,31 4,13 4,13 4,13 - - -
65,91 62,61 - 9.278,68 9.123,51 9.713,91 - - -
1.598,50 1.605,57 1.643,91 101,55 87,36 92,36 - - -
28.173,34 28.051,22 25.501,84 2.349,74 1.527,88 1.031,17 - - -
653,28 349,21 2.508,53 10.611,38 10.858,08 8.870,24 14,39 - -
- - - 2.696,13 2.696,13 2.220,69 - - -
0,20 1,13 80,54 14,88 83,25 127,73 - - -
0,33 0,06 1,86 - - - - - -
- - - - - - 0,15 - -
652,75 348,02 2.426,13 92,09 498,54 284,46 14,24 - -
- - - 7.808,28 7.580,16 6.237,36 - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
9,41 8,80 8,13 3,93 3,84 4,63 - - -
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 145
Page 146
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Lampiran 2. Indeks Pengungkapan POJK
51/2017 dan SEOJK 16/2021
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan Hlm. 42
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi Hlm. 18-19
B.2 Aspek Lingkungan Hidup Hlm. 18-19
B.3 Aspek Sosial Hlm. 18-19
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan Hlm. 22-23
C.2 Alamat Perusahaan Hlm. 22-23
C.3 Skala Usaha Hlm. 22-23
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan Hlm. 22-23
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi Hlm. 155-156
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Hlm. 22-23
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi Hlm. 12-13
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Hlm. 28-30
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Hlm. 28-30
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan Hlm. 39-41
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan Hlm. 35
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan Hlm. 42-43
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan Hlm. 42-43
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
F.2 Laporan Tahunan
Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada
F.3 Laporan Tahunan
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup Hlm. 74
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan Hlm. 64
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan Hlm. 76-77
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan Hlm. 52-56
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air Hlm. 75
146 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 147
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
No Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
F.9 Hlm. 68
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati Hlm. 69
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Hlm.76-77
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan Hlm. 52-56
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis Hlm. 75
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen Hlm. 63, 66
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) Tidak relevan
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan Hlm. 68
Kinerja Sosial
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
F.17 Hlm. 99
kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja Hlm.84
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Hlm. 84
F.20 Upah Minimum Regional Hlm. 85
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Hlm. 90-97
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai Hlm. 85-87
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar Hlm. 102
F.24 Pengaduan Masyarakat Hlm. 97, 129, 134
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Hlm. 103-112
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan Hlm. 100-101
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan Hlm. 100
F.28 Dampak Produk/Jasa Hlm. 100
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali Hlm. 100
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Hlm. 97-98
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen Hlm. 158-161
G.2 Lembar Umpan Balik Hlm. 161
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya Tidak relevan
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
G.4 POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Hlm. 147-148
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 147
Page 148
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Lampiran 3. Indeks Pengungkapan GRI
Pernyataan Penggunaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten
GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024 dengan merujuk pada GRI 2021.
GRI Digunakan GRI 2021
Halaman/
No Indeks No Indeks Nama Indeks
Catatan
2-1 Rincian organisasi Hlm. 22
2-2 Entitas pada pelaporan keberlanjutan organisasi Hlm. 8
2-3 Periode, frekuensi, dan kontak pelaporan Hlm. 8
2-4 Penyajian kembali informasi Hlm. 8
2-5 Penjaminan eksternal Hlm. 8
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya Hlm. 22
2-7 Tenaga Kerja Hlm. 113-117
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung Hlm. 113
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola Hlm. 30-32
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi Hlm. 32
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi Hlm. 28
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak Hlm. 28
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak Hlm. 28
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan Hlm. 28
2-15 Konflik kepentingan Hlm. 32
2-16 Komunikasi masalah penting Hlm. 28
2-17 Pengetahuan kolektif pejabat tata kelola tertinggi Hlm. 30
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi Hlm. 33
2-19 Kebijakan remunerasi Hlm. 33-34
2-20 Proses menentukan remunerasi Hlm. 34
2-21 Rasio total kompensasi tahunan 98,2 : 1
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangungan berkelanjutan Hlm. 44-45
2-23 Komitmen kebijakan Hlm. 127-129
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan Hlm. 128
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif Hlm.129, 134
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah Hlm.129, 134
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Hlm. 125
2-28 Asosiasi keanggotaan Hlm. 156-157
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan Hlm. 35
2-30 Perjanjian perundingan kolektif Hlm. 83
GRI 3: Topik 3-1 Proses menentukan topik material Hlm. 36-37
Material 2021 3-2 Daftar topik material Hlm. 36-37
148 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 149
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Halaman/
No Indeks No Indeks Nama Indeks
Catatan
Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 49
Material 2021
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi Hlm.76-77
2016 302-4 Pengurangan konsumsi energi Hlm.76-77
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung Hlm.76-77
2016 305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung Hlm.76-77
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya Hlm.76-77
305-4 Intensitas emisi GRK Hlm.76-77
305-5 Pengurangan emisi GRK Hlm.76-77
Manajemen Sumber Daya
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 63
Material 2021
GRI 306: Limbah
306-3 Timbulan limbah Hlm. 75
2020
Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm.83
Material 2021
GRI 401: 401-1 Rekrutmen dan turnover karyawan Hlm. 113-118
Kepegawaian Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak
2016 401-2 Hlm. 85
diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
Hlm. 85,
401-3 Cuti orang tua
Hlm 113-118
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan pertahun per karyawan Hlm 113-118
Pelatihan dan Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
Pendidikan 2016 404-2 Hlm. 88
bantuan peralihan
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan Hlm. 88,
404-3
pengembangan karier Hlm 113-118
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan Hlm 113-118
Keanekaragaman
dan Kesempatan 405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi wanita dengan pria Hlm 113-118
Setara 2016
GRI 406:
406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan Hlm. 90
Nondiskriminasi
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 91
Material 2021
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja Hlm. 91
Kesehatan dan 403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden Hlm. 92
Keselamatan
403-3 Layanan kesehatan kerja Hlm. 93
Kerja 2018
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
403-4 Hlm. 93
kesehatan kerja
403-5 Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja Hlm. 93
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja Hlm. 93
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 149
Page 150
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Halaman/
No Indeks No Indeks Nama Indeks
Catatan
Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan dan kesehatan
403-7 Hlm. 93
kerja terkait hubungan bisnis
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
403-8 Hlm. 91
kesehatan kerja
403-9 Kecelakaan kerja Hlm. 116
403-10 Penyakit Akibat Kerja Hlm. 92
Pengalaman Pelanggan
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 96-97
Material 2021
GRI 416: 416-1 Penilaian dampak keamanan dan kesehatan produk dan layanan Hlm. 100
Keselamatan
Insiden ketidakpatuhan terkait dampak keamanan dan kesehatan produk
dan Kesehatan 416-2 Hlm. 100
dan layanan
Pelanggan 2016
Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 101
Material 2021
GRI 413 :
Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan
Masyarakat 413-1 Hlm. 102
program pengembangan
Setempat 2016
Kepatuhan Regulasi
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm.124
Material 2021
GRI 206: Perilaku
Langkah-langkah hukum untuk perilaku antipersaingan, praktik antipakat,
Antipersaingan 206-1 Hlm. 125
dan monopoli
2016
GRI 417: 417-1 Pemasaran dan Komunikasi Pemasaran Hlm. 125
Pemasaran dan 417-2 Pelabelan Produk dan Layanan Hlm. 125
Pelabelan 2016
417-3 Ketidakpatuhan terhadap Hukum dan Regulasi Pemasaran Hlm. 125
Praktik Bisnis Beretika
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 126
Material 2021
GRI 205: 205-1 Operasi yang dinilai memiliki risiko korupsi Hlm. 127
Antikorupsi 2016 205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti korupsi Hlm.128
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil Hlm.129
Keamanan Siber dan Pelindungan Data
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material Hlm. 131
Material 2021
GRI 418: Privasi Pengaduan pelanggan terkait privasi pelanggan dan kehilangan data
418-1 Hlm. 134
Pelanggan 2016 pelanggan
150 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 151
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Lampiran 4. Indeks Pengungkapan SASB –
Industri Telekomunikasi
Topik Standar Informasi yang diungkapkan Halaman/ Catatan
Jejak lingkungan TC-TL-130a.1 1. Jumlah energi yang dikonsumsi Hlm. 76-77
operasi 2. Persentase jaringan listrik yang dibeli
3. Persentase energi terbarukan
Manajemen TC-TL-440a.1 1. Berat total material yang dipulihkan melalui program 1. 52.582 kg
akhir masa pakai pengambilan kembali produk dan layanan daur ulang 2. 3.281 kg (6%)
produk 2. Persentase material yang diperoleh kembali, berdasarkan 3. 24.138 kg (46%)
beratnya, yang digunakan kembali 4. 28.444 kg (54%)
3. Persentase material yang diperoleh kembali, berdasarkan
berat, yang didaur ulang atau diproduksi ulang
4. Persentase material yang diperoleh kembali, berdasarkan
beratnya, yang ditimbun
Mengelola Risiko TC-TL-550a.1 1. Rata-rata durasi interupsi sistem 1. Tidak dilakukan
Sistemik dari 2. Rata-rata frekuensi interupsi sistem perhitungan
Disrupsi Teknologi 3. Rata-rata durasi interupsi per pelanggan 2. Hlm. 117
3. Hlm. 117
Competitive TC-TL-520a.1 Jumlah total kerugian finansial akibat proses hukum Tidak ada kerugian
behaviour and yang terkait dengan pelanggaran regulasi perilaku anti- finansial
open internet kompetitif Hlm.125
TC-TL-520a.2 Rata-rata kecepatan unduhan yang tercapai secara nyata Telkom tidak melakukan
untuk (1) konten milik dan terkait secara komersial dan (2) pengungkapan
konten yang tidak terkait berdasarkan metrik
tersebut namun
hanya melakukan
pengungkapan rata-rata
kecepatan pengunduhan
Hlm.125
TC-TL-520a.3 Deskripsi risiko dan peluang yang terkait dengan net Belum dilakukan
neutrality, paid peering, zero rating,dan praktik terkait pengungkapan
lainnya.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 151
Page 152
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Topik Standar Informasi yang diungkapkan Halaman/ Catatan
Privasi Data TC-TL-220a.1 Deskripsi kebijakan dan praktik terkait periklanan berbasis Tata Kelola Pelindungan
perilaku dan privasi pelanggan. Data Pribadi Telkom
Tata Kelola Keamanan
informasi Hlm.132
TC-TL-220a.2 Jumlah pelanggan yang informasinya digunakan untuk tujuan Tidak melakukan
sekunder perhitungan metrik ini
tapi bagaimana data
diproses dan dikelola di
deskripsikan dalam Tata
Kelola Pelindungan Data
Pribadi Telkom
Tata Kelola Keamanan
informasi
TC-TL-220a.3 Total kerugian finansial akibat proses hukum yang terkait Tidak ada kerugian
dengan privasi pelanggan finansial Hlm. 130
TC-TL-220a.4 (1) Jumlah permintaan informasi pelanggan dari penegak Telkom tidak melakukan
hukum, pengungkapan kecuali
(2) jumlah pelanggan yang informasinya diminta, dibutuhkan untuk
(3) persentase yang berujung pada pengungkapan data. keperluan penegakan
hukum
Keamanan Data TC-TL-230a.1 (1) Jumlah pelanggaran data, Hlm. 130
(2) persentase yang merupakan pelanggaran data pribadi,
(3) jumlah pelanggan yang terdampak.
TC-TL-230a.2 Deskripsi pendekatan dalam mengidentifikasi dan Hlm. 135
menangani risiko keamanan data, termasuk penggunaan
standar keamanan siber pihak ketiga
152 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 153
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Lampiran 5. Metode Perhitungan Emisi Gas
Rumah Kaca (GRK)
Perhitungan emisi GRK mengikuti GHG Protocol Corporate Accounting & Reporting Standard. Adapun proses konsolidasi menggunakan
operational control approach.
Emisi GRK Metode Pengecualian
Cakupan 1 Emisi meliputi:
a. Bahan bakar untuk genset
b. Bahan bakar kendaraan operasional Perusahaan
-
c. Sewage Treatment Plant
d. Refrigeran yang digunakan
e. APAR CO2
Cakupan 2 Emisi tidak langsung dari listrik yang dibeli dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang
-
dihitung dengan menggunakan metode location-based method.
Cakupan 3
Kategori 1 dan 2 Emisi yang berkaitan dengan produk dan jasa yang dibeli dan dihitung dengan
menggunakan metode berikut:
-
a. Average-based method
b. Spend-based method
Kategori 3 Emisi dari pembelian bahan bakar lainnya yang tercatat dalam sistem manajemen
-
bisnis internal
Kategori 5 Emisi dari limbah yang dihasilkan kegiatan operasional perusahaan dihitung dengan
-
menggunakan metode waste-type specific method
Kategori 6 Emisi dari perjalanan bisnis dihitung dengan menggunakan distance-based method -
Kategori 8 dan 13 Emisi dari penyewaan aset (upstream dan downstream) dihitung dengan
-
menggunakan average-data method
Kategori 11 Emisi dari total konsumsi listrik dari penggunaan produk yang dihasilkan -
Kategori 15 Emisi dari investor, dihitung berdasarkan data emisi investor atau emisi berbasis
-
aktivitas ekonomi
Sumber referensi:
Sumber faktor emisi:
• IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) (Intergovernmental Panel for Climate Change)
• IPCC Sixth Assessment Report (AR6) (Intergovernmental Panel for Climate Change
• DEFRA (2023) (UK Department for Environment, Food & Rural Affairs)
• Annex 4 Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Bidang Energi
- Sub Bidang Ketenagalistrikan (2018) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Inventarisasi Emisi GRK Bidang Energi (2020) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Faktor Emisi Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2019) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Faktor Emisi Bahan Bakar Minyak dan Batubara Kementerian ESDM (2023) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Exiobase dan Climatiq (Proksi konsorsium dan Artificial Intelligence-driven data provider)
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 153
Page 154
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
Sumber Global Warming Potential (GWP):
• IPCC Sixth Assessment Report (AR6) (Intergovernmental Panel for Climate Change)
Sumber Net Calorific Value (NCV):
• Annex 4 Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Bidang Energi
- Sub Bidang Ketenagalistrikan (2018) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Faktor Emisi Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2019) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• Faktor Emisi Bahan Bakar Minyak dan Batubara Kementerian ESDM (2023) (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
• IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) (Intergovernmental Panel for Climate Change)
Sumber Methane Producing Capacity dan Methane Correction Factor (MCF):
• 2019 Refinement to the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2019) (Intergovernmental Panel for Climate
Change)
• Metodologi Perhitungan Emisi GRK Sektor Pengolahan Limbah KLHK (2012) (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)
154 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 155
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Lampiran 6. Keanggotaan Asosiasi
[POJK. C.5] [GRI 2-28]
No. Nasional Peserta
Telkom, Telkomsat, TelkomMetra, Infomedia, AdMedika,
1. Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL)
Mitratel, Telkomsel, Telkominfra
2. Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (ASKITEL) Telkom, Telkomsel
3. Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) Telkom, Telkomsat, TelkomMetra, Telkomsel
4. Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Telkom, Telkomsel
5. Indonesia Telecommunication Users Group (IDTUG) Telkom
6. Asosiasi Penyelenggara Pengiriman Uang Indonesia (APPUI) Telkom, Finnet, Telkomsel
7. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Telkom, Finnet, Telkomsel
8. Asosiasi Penyelenggara SKKL Seluruh Indonesia (ASKALSI) Telkom
9. Indonesia Mobile Content Association (IMOCA) Telkom
10. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Telkom
11. Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Telkom, Telkomsat
12. Forum Komunikasi Satuan Pengawas Internal (FKSPI) Telkom
Asosiasi Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia Graha Sarana Duta, Telkomsat, Mitratel, Telkominfra
13.
(GAPENSI)
14. Keanggotaan Green Building Council Indonesia (GBCI) Telkom Property
Keanggotaan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia Telkom Property
15.
(REI)
16. Asosiasi Gabungan Rekanan Konstruksi Indonesia (GARANSI) Telkom Property
17 Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Telkom Property
18. Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) Telkom Property
Telkom, Telkom Property, Telkomsat, Infomedia, Nutech,
19. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) AdMedika, Bosnet, Swadharma Sarana Informatika (SSI),
Telkominfra
20. Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI) Telkom Property
21. Asosiasi Kontraktor Ketenagalistrikan Indonesia (AKLINDO) Telkom Property
Asosiasi Pengelola Gedung Badan Usaha Milik Negara (APG Telkom Property
22.
BUMN)
23. Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Telkom
24. Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Indigo Creative Nation
25. Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (APNATEL) Telkom, Telkom Akses
26. Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal Elektrikal (APTEK) Nutech, Swadharma Sarana Informatika (SSI)
Asosiasi Perusahaan Pengadaan Komputer dan Telematik Nutech, Infomedia, Swadharma Sarana Informatika (SSI),
27.
Indonesia (ASPEKMI) Telkomsat
28. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Infomedia
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 155
Page 156
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
No. Nasional Peserta
29. Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) Infomedia
30. Indonesia Contact Center Association (ICCA) Infomedia
31. Asosiasi Cloud Computing Indonesia Telkomsigma
32. Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO) Telkomsigma
33. Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Swadharma Sarana Informatika (SSI)
Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia Swadharma Sarana Informatika (SSI)
34.
(APJATIN)
Asosiasi Perusahaan dan Konsultan Telematika Indonesia Swadharma Sarana Informatika (SSI)
35.
(ASPEKTI)
Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor, Swadharma Sarana Informatika (SSI), Telkomsat
36.
Keagenan Dan Industri (ARDIN)
37. Asosiasi Fintech (AFTECH) Finnet, Telkomsel
38. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Finnet
39. Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Telkom
40. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Telkom
41. BUMN Muda Telkom
42. Business 20 (B20) Telkom
43. Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Telkom
44. Asosiasi Pengembang Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) Mitratel
45. Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Telkomsel
46. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Telkom, Mitratel
47. Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI) Telkom Akses
48. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Telkom
49. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Mitratel
50. Cyber Defense Indonesia (CDEF ID) Telkom, Telkomsel
51. Forum Digital BUMN (Fordigi BUMN) Telkom, Telkomsigma
156 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 157
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Lampiran 7. Pernyataan Penjaminan Eksternal
[POJK. G.1]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 157
Page 158
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
158 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 159
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 159
Page 160
Lampiran 1. Emisi Gas Lampiran 2. Indeks Lampiran 4. Indeks
Lampiran Rumah Kaca (GRK) Pengungkapan POJK 51/2017 Lampiran 3. Indeks Pengungkapan SASB –
per Entitas dan SEOJK 16/2021 Pengungkapan GRI Industri Telekomunikasi
160 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Page 161
Lampiran 5. Metode
Perhitungan Emisi Gas Lampiran 6. Keanggotaan Lampiran 7. Pernyataan Lampiran 8. Lembar
Rumah Kaca (GRK) Asosiasi Penjaminan Eksternal Umpan Balik
Lampiran 8. Lembar Umpan Balik
[POJK. G.2]
UMPAN BALIK LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK
Terima kasih atas kesediaan Anda untuk membaca Laporan Keberlanjutan ini. Sebagai bagian dari upaya untuk menyempurnakan isi pelaporan tahun
berikutnya. Kami mengharapkan kiranya Anda berkenan memberikan masukan dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini.
Pertanyaan
1. Menurut Anda, Laporan Keberlanjutan ini telah memberikan informasi bermanfaat mengenai berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan oleh PT
Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
SS S RR TS STS
2. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan mudah dimengerti dan dipahami.
SS S RR TS STS
3. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan sudah cukup lengkap, mencakup semua isu
keberlanjutan.
SS S RR TS STS
4. Menurut Anda, materi dalam Laporan Keberlanjutan ini termasuk data dan informasi yang disajikan dapat diandalkan untuk pengambiilan keputusan.
SS S RR TS STS
Keterangan:
Notes:
SS: Sangat Setuju S: Setuju RR: Rata-rata TS: Tidak Setuju STS: Sangat Tidak Setuju
5. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan ini dan dirasakan bermanfaat?
a.
b.
c.
6. Menurut Anda, informasi apa saja yang telah disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan ini dan dirasakan kurang berguna?
a.
b.
c.
7. Menurut Anda, bagaimana dengan tampilan Laporan Keberlanjutan ran ini baik dari isi, desain, dan tata letak, serta foto-foto yang disertakan?
a.
b.
c.
8. Menurut Anda, informasi apa saja yang dirasakan kurang dan harus dilengkapi dalam Laporan Keberlanjutan mendatang?
a.
b.
c.
Profil Anda
Nama Lengkap :
Umur dan Jenis Kelamin : ............ Thn L / P (coret yang tidak perlu)
Lembaga/Perusahaan :
Jenis Lembaga/Perusahaan : Pemerintah Industri Media
LSM Masyarakat Lainnya
Pengembalian formulir dan hal-hal lain terkait Laporan Keberlanjutan dapat disampaikan kepada:
Unit Sustainability
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
The Telkom Hub, Telkom Landmark Tower II, Lantai 39
Jl. Jend Gatot Subroto Kav. 52, Indonesia
Tel: (62-21) 521 5109
Fax: (62-21) 522 0500
email: sustainability @telkom.co.id
website: www.telkom.co.id
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2024 161
Page 162
Unit Sustainability PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Telkom Landmark Tower, Lantai 39 Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 52 Jakarta Selatan 12710 ENVELOPE-OPEN sustainability@telkom.co.id 🌐 www.telkom.co.id
Names mentioned 82 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Pesan
· Komisaris
p.8 ×9
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.11 ×4
unresolved
person
Telkom
· Komisaris Independen
p.16 ×2
unresolved
org
Komisaris Independen Indonesia (Persero) Tbk
p.16
unresolved
person
Pandin
· Komisaris
p.16
unresolved
person
Sinulingga
· Komisaris
p.16
unresolved
person
Keberlanjutan PT Telkom
· Direktur
p.17
unresolved
org
Milik Negara
p.22 ×3
unresolved
org
Departemen Internal Audit
p.28
unresolved
org
Departemen Group
p.29
unresolved
org
Departemen Sustainability
p.29 ×3
unresolved
org
Departemen Sustainability. Secara
p.30
unresolved
person
Rizal
· Komisaris
p.31
unresolved
person
Isa
· Komisaris
p.31
unresolved
org
Kementerian BUMN. Ruang
p.33
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
p.33
unresolved
person
KNR
· Komisaris
p.34
unresolved
org
Menteri BUMN
p.34 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.34
unresolved
org
Departemen Sustainability Telkom. Pembangunan
p.36
unresolved
org
PT Telekomunikasi Selular
p.38 ×2
unresolved
org
Menteri ESDM
p.49
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.49
unresolved
org
PT Graha Sarana
p.56
unresolved
org
Yayasan Lembaga Afiliasi Penelitian
p.57
unresolved
org
Yayasan LAPI ITB
p.57
unresolved
org
Nasional Panel of Climate
p.58
unresolved
org
Departemen Corporate Communication dan Sub Departemen Sustainability. Sub Departemen Sustainability
p.61
unresolved
org
Departemen Sustainability. Pemantauan
p.62
unresolved
org
PT Triguna Abadi
p.63 ×2
unresolved
person
Irawan Marhadi
p.70
unresolved
org
Yayasan Wanadri
p.70
unresolved
org
Yayasan Kesehatan
p.75
unresolved
org
PT Telkom Data Ekosistem Anak Perusahaan
p.77
unresolved
org
PT Dayamitra
p.78 ×4
unresolved
org
Ekosistem Tbk
p.78
unresolved
org
Milik
p.83
unresolved
org
Yayasan Telkom
p.93
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Kesejahteraan Karyawan Telkom
p.93
unresolved
org
PT. Telkom Akses Indonesia
p.102
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Telkom
p.104
unresolved
org
Telkom Selular Telekomunikasi Tbk
p.117 ×6
unresolved
org
PT Telekomunikasi Indonesia Internasional
p.118
unresolved
org
PT Telkom Sigma
p.118
unresolved
org
PT Telkom Akses
p.118
unresolved
org
PT Graha Sarana Duta
p.118
unresolved
org
PT Telkom Satelit Indonesia
p.118
unresolved
org
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Bidang Energi
p.154
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.154 ×3
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.154 ×2
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.154
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.