Skip to content
Back to announcement

Final Report RD XMIG_31 Desember 2024.pdf

Financial statement Text extracted XMIG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 33

Page 1
REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF
INDONESIA

Laporan Keuangan
31 Desember 2024
Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut

Dan Laporan Auditor Independen




                                   i
Page 2
                         REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                            LAPORAN KEUANGAN
                                              31 Desember 2024
                              Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut


                                                                         Daftar Isi

                                                                                                                                                      Halaman

Surat pernyataan Manajer Investasi

Surat pernyataan Bank Kustodian

Laporan auditor independen

Laporan posisi keuangan .....................................................................................................................               1

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ........................................................................                                2

Laporan perubahan aset bersih ...........................................................................................................                   3

Laporan arus kas ..................................................................................................................................         4

Catatan atas laporan keuangan ...........................................................................................................               5 - 24
Page 3

          
Page 4
           BCA
                                  SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN
                   TENTANG TANGGUNGJAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER2024
                      DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                      REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA


      Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

      Nama                                    Leo Sanjaya
      Alamat Kantor                           PT. Bank Central Asia Tbk.
                                              Komplek Perkantoran Landmark Pluit Blok A No. 8 Lantai 6
                                              Jl. Pluit Selatan Raya No. 2, Penjaringan, Jakarta Utara 14440
      Nomor Telepon                           62-21-23588000 Ext. 1451450
      Jabatan                                 Vice President


      Nama                                    Hardi Suhardi
      Alamat Kantor                           Gedung BCA KCU Bintaro Lt. 3
                                              Bintaro Jaya Blok A-5 , No 12 & 15, Sektor 7, Pondok Jaya, Pondok Aren
                                              Tangerang Selatan, Banten 15224
      Nomor Telepon                           62-21-2358-8000 Ext. 1451379
      Jabatan                                 Assistant Vice President


      Dengan merujuk pada surat edaran Bapepam & LK No: SE-02/BL/20 II kepada seluruh Direksi Manajer Investasi
      dan Bank Kustodian Produk lnvestasi berbasis KIK tertanggal 30 Maret 2011 , Surat Otoritas Jasa Keuangan No .
      S-469/D.04/20 13 tanggal 24 Desember 2013 peri hal Laporan Keuangan Tahunan Produk Jnvestasi berbentuk
      Kontrak lnvestasi Kolektif (KIK) , dan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Nomor: KEP-
      04/PM.21 /2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk
      Kontrak lnvestasi Kolektif, PT Bank Central Asia Tbk ("Bank Kustodian") , dalam kapasitasnya sebagai Bank
      Kustodian dari Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo !-Grade ETF Indonesia ("Reksa Dana") dengan ini
      menyatakan:

      1.   Bank Kustodian Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan Reksa Dana sesuai
           dengan fungsi dan kewenangan Bank Kustodian sebagaimana dinyatakan dalam KIK ;

      2.   Laporan keuangan Reksa Dana telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
           Indonesia.

      3.   Tanggungjawab Bank Kustodian atas laporan keuangan Reksa Dana ini hanya terbatas pada kewajiban dan
           tanggungjawab Bank Kustodian sebagaimana telah ditentukan dalam KIK;

      4.   Berdasarkan pengetahuan terbaik Bank Kustodian , laporan keuangan Reksa Dana ini telah memuat semua
           informasi, termasuk informasi atau fakta material, yang diketahui oleh Bank Kustodian dalam kapasitasnya
           sebagai Bank Kustodian dari Reksa Dana;




PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Head Office: Menara BCA Grand Indonesia, Jl. M. H. Tharnrin No. I Jakarta 10310 Tel. (021) 2358-8000 Fax. (021) 2358-8300
Page 5
            BCJt
       5.   Bank Kustodian memberlakukan prosedur pengendalian intern dalam mengadministrasikan Reksa Dana,
            sesuai dengan kewajiban dan tanggungjawabnya seperti yang ditentukan dalam KIK.




                                                      Jakarta, 12 Februari 2025

                                            Atas nama dan mewakili Bank Kustodian

                                                    PT Bank Central Asia Tbk




                            Leo Sanjaya                                                        Hardi Suhardi
                           Vice President                                                 Assistant Vice President




PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Head Office : Menara BCA Grand Indonesia, 11. M. H. Thamrin No. I Jakarta I 0310 Tel. (021) 2358-8000 Fax. (021) 2358-8300
Page 6
ANWAR & REKAN                                                                                           ~ i)rl<
Registered Public Accountants and Business Advisors                                                     ~         I HT ERHAT IO HA l
Business License No. KEP 665/KM 112015


                                                  LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


       Laporan No. 00025/2 .1035/AU .1/09/1164-4/1 /11/2025

       Pemegang Unit Penyertaan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian
       Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo 1-Grade ETF Indonesia

       Opin i

       Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana lndeks Majoris Pefindo !-Grade ETF Indonesia
       ("Reksa Dana"), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024 , serta laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain , laporan perubahan aset bersih , dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir
       pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

       Menurut opini kami, laporan keuangan terlampi r menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material posisi
       keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang
       berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi di Indonesia.

       Basis Opini

       Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
       Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab
       Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana
       berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah
       memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang
       telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.

       Hal A udit Utama

       Hal audit utama adalah hal-hal yang , menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
       signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan dalam
       konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan , dan dalam merumuskan opini kami atas
       laporan keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.

       Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

       Penilaian Klasifikasi dan keberadaan Nilai Wajar Portofolio Efek

       Klasifikasi dan pengukuran portofolio efek bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok dan
       bunga ("SPPI ") dan model bisnis. Reksa Dana menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan
       bagaimana kelompok portofolio efek dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu . Penilaian ini
       mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset
       dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya .
       Reksa Dana mereviu nilai wajar portofolio efek portofolio efek setiap tanggal posisi keuangan dengan syarat
       dan kondisi standar dan diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga kuotasi
       pasar, yaitu harga penutupan (closing price) .

       Seperti diuraikan pada Catatan 4 atas laporan keuangan terlampir, pada tanggal 31 Desember 2024 ,
       portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 8.816.470.117 atau sebesar 97% dari total aset Reksa
       Dana . Kami menjadikan klasifikasi dan nilai wajar portofolio sebagai hal audit utama karena nilai portofolio
       efek mewakili 97% total aset Reksa Dana , dan area tersebut mengandung estimasi dan pertimbangan
       akuntasi.




                                                                                      PERMATA KUNINGAN [)UILDING 5 11 FLOOR
                                                                                                )I. KUNINGAN MULIA MV. 9C
                                                                                                             jAKARTA 12980

                                                                                                        I'IiONE: 021     83780750
                                                                                                             FAX : 021   83780735
Page 7
ANWAR & REKAN                                                                                        ~ i)i=l(
Reg1stered Public Accountants and Business Advisors                                                  ~       I N T ERN ATIO NAL
Business License No. KEP665/KMI/2015


       Hal Audit Utama (lanjutan)

       Penilaian Klasifikasi dan keberadaan Nilai Wajar Portofolio Efek (lanjutan)

       Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama

       • Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana termasuk yang relevan
         dengan nilai wajar portofolio efek dengan Standar Akuntasi Keuangan .
       • Kami menilai risiko inheren salah saji material dengan mempertimbangkan faktor risiko inheren dari
         tingkat nilai wajar yang berbeda .
       • Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami terima dari
         Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga pasar yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia pada
         hari terakhir bursa.
       • Melakukan rekonsiliasi data portofolio efek dengan sistem pengelolaan investasi terpadu (S-In vest) .

       Tanggung Jawab Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas
       Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

       Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
       keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal
       yang dianggap perlu oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian untuk memungkinkan penyusunan laporan
       keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material , baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
       kesalahan.

       Dalam penyusunan laporan keuangan , Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab untuk
       menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan ,
       sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha , dan menggunakan basis
       akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian memiliki intensi untuk
       melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain
       melaksanakannya.

       Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
       keuangan Reksa Dana.

       Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

       Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan
       bebas dari kesalahan penyajian material , baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan , dan untuk
       menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan
       tinggi , namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan
       selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada . Kesalahan penyajian dapat disebabkan
       oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat,
       dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna
       berdasarkan laporan keuangan tersebut.

       Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
       mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
         Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan , baik yang
         disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan , mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang responsif
         terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi
         opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih
         tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi , pemalsuan,
         penghilangan secara sengaja, pernyataan salah , atau pengabaian pengendalian internal.
         Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk mendesain
         prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan opini atas
         keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
         Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
         pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian.
Page 8
ANWAR & REKAN                                                                                               ~ i)rl<
Registered Public Accountants and Business Advisors                                                         ~ I HT E RNATIO HA l
Business License No. KEP665/KMI/2015


      Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

       • Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer lnvestasi dan Bank
         Kustodian, berdasarkan bukti audit yang diperoleh , apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
         dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana
         untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
         ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
         pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau , jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
         menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang
         diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami . Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
         menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha .
       • Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk pengungkapannya,
         dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara
         yang mencapai penyajian wajar.

       Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain , ruang
       lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan , termasuk setiap defisiensi signifikan
       dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

       Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-
       hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh karenanya menjadi
       hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-
       undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika , dalam kondisi yang sangat jarang
       terjadi , kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi
       merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan
       publik atas komunikasi tersebut.

       KANTOR AKUNTAN PUBLI K
       ANWAR & REKAN




       Christiadi Tjahnadi
       Registrasi Akuntan Publik No. AP . 1164

       12 Februari 2025
                                                                                                            00025
Page 9
                  REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                            Catatan             2024            2023

ASET
Portofolio efek (biaya perolehan
  Rp 10.049.280.894 untuk tahun 2024 dan
  Rp 4.232.344.016 untuk tahun 2023)
  Efek bersifat ekuitas                                    2,4,16,17         8.816.470.117    4.713.173.022
Kas                                                        2,5,16,17           172.376.007       90.861.541
Piutang bunga                                              2,6,16,17            56.376.810                -

TOTAL ASET                                                                   9.045.222.934    4.804.034.563

LIABILITAS
Utang lain-lain                                            2,7,16,17             37.905.490     38.150.011
Utang pajak                                                    8a                   258.056          3.921
Beban akrual                                              2,9,15,16,17           14.306.025     28.747.245

TOTAL LIABILITAS                                                                 52.469.571     66.901.177

NILAI ASET BERSIH
Total kenaikan nilai aset bersih                                             8.992.753.363    4.737.133.386
Penghasilan komprehensif lain                                                            -                -

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                                      8.992.753.363    4.737.133.386
JUMLAH UNIT PENYERTAAN
 YANG BEREDAR                                                 10                 42.700.000     20.100.000
NILAI ASET BERSIH PER
 UNIT PENYERTAAN                                                                   210,6031       235,6783




                            Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                    bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                      1
Page 10
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                          Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                     31 Desember 2024
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                        Catatan             2024                 2023
PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi                                    2,11
  Pendapatan dividen                                                        235.230.605          432.178.698
  Keuntungan investasi yang telah direalisasi                               484.057.402        1.790.747.997
  Kerugian investasi yang belum direalisasi                              (1.713.639.783)        (835.458.250)
 Pendapatan Lainnya
  Pendapatan jasa giro                                                        1.642.821            3.466.696

TOTAL PENDAPATAN                                                           (992.708.955)       1.390.935.141
BEBAN
 Beban Investasi                                           2
  Pengelolaan investasi                                  12,15               (3.104.234)         (70.134.185)
  Kustodian                                               13                (11.175.242)         (16.200.706)
 Beban Lainnya                                             2
  Pajak final                                             8c                    (328.564)           (693.339)
   Lain-lain                                              14               (128.365.988)        (144.613.990)

TOTAL BEBAN                                                                (142.974.028)        (231.642.220)

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                                (1.135.682.983)       1.159.292.921

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - BERSIH                         2,8b                              -               -

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                                        (1.135.682.983)       1.159.292.921

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                              -               -

TOTAL PENGHASILAN (RUGI)
 KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                             (1.135.682.983)       1.159.292.921




                          Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                    2
Page 11
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                              LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
                             Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                        31 Desember 2024
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                 Transaksi
                                                  dengan                    Total
                                                 Pemegang                 Kenaikan
                                                    Unit                  Nilai Aset          Total Nilai Aset
                                                 Penyertaan                Bersih                  Bersih

Saldo per 1 Januari 2023                          12.249.101.621          3.660.783.364          15.909.884.985
Perubahan aset bersih pada tahun 2023

Penghasilan komprehensif tahun
 berjalan                                                       -         1.159.292.921           1.159.292.921

Transaksi dengan pemegang unit
  penyertaan

 Penjualan unit penyertaan                         8.915.049.960                       -          8.915.049.960

 Pembelian kembali unit penyertaan               (21.247.094.480 )                     -        (21.247.094.480 )
Saldo per 31 Desember 2023                           (82.942.899 )        4.820.076.285           4.737.133.386

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Rugi komprehensif tahun
 berjalan                                                       -        (1.135.682.983 )        (1.135.682.983 )

Transaksi dengan pemegang unit
  penyertaan

 Penjualan unit penyertaan                        16.251.844.230                       -         16.251.844.230

 Pembelian kembali unit penyertaan               (10.860.541.270 )                     -        (10.860.541.270 )
Saldo 31 Desember 2024                             5.308.360.061          3.684.393.302           8.992.753.363




                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                       3
Page 12
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                     LAPORAN ARUS KAS
                           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
                                      31 Desember 2024
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                     2024                     2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penjualan portofolio efek                                            11.266.549.255         107.240.475.439
Pembelian portofolio efek                                           (16.599.560.936 )       (95.117.437.025 )
Kenaikan piutang pendapatan bunga                                       (56.376.810 )                     -
Penerimaan pendapatan dividen                                           235.230.605             432.178.698
Penerimaan pendapatan bunga                                               1.642.821               3.466.696
Pembayaran biaya operasi                                               (157.273.429 )          (243.332.853 )
Pembayaran pajak penghasilan                                                        -            (5.011.711 )
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Operasi                                                   (5.309.788.494 )        12.310.339.244

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Hasil dari penjualan unit penyertaan                                 16.251.844.230           8.915.049.960
Pembelian kembali unit penyertaan                                   (10.860.541.270 )       (21.247.094.480 )
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Pendanaan                                                  5.391.302.960         (12.332.044.520 )

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS                                          81.514.466             (21.705.276 )

KAS AWAL TAHUN                                                           90.861.541             112.566.817

KAS AKHIR TAHUN                                                         172.376.007              90.861.541




                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan
                   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                     4
Page 13
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2024
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM
  Pendirian
  Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana
  berbentuk Kontrak Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8
  tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.23/POJK.04/2016
  tanggal 13 Juni 2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, dengan perubahannya
  sesuai dengan POJK No.2/POJK.4/2020 tanggal 8 Januari 2020 dan perubahan kedua sesuai dengan
  POJK No.4/POJK.04/2023, serta POJK No.48/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
  Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan Penjaminan dan Reksa Dana
  Indeks.

  Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) antara PT Majoris Asset Management sebagai Manajer Investasi dan
  PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta Notaris No. 91 tanggal
  23 Mei 2019 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti S.H., M.Kn., di Jakarta.

  Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
  Otoritas Jasa Keuangan No. S-805/PM.21/2019 tanggal 12 Juli 2019 mengenai pernyataan efektif
  Reksa Dana. Penjualan unit penyertaan awal dilakukan pada tanggal 24 Juli 2019
  (“Tanggal Penawaran”)
  Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif
  adalah secara terus menerus sampai dengan jumlah maksimum 30.000.000.000 (tiga puluh miliar) unit
  penyertaan dan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar
  Rupiah). Setiap unit penyertaan Reksa Dana ditawarkan dengan harga sama dengan nilai aset bersih
  awal per unit penyertaan, selanjutnya harga setiap unit penyertaan Reksa Dana berdasarkan harga
  pasar di Bursa Efek Indonesia.

  PT Majoris Asset Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional yang terdiri
  dari Komite Investasi dan Pengelola Investasi. Komite Investasi mengarahkan dan mengawasi Tim
  Pengelolaan Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari sesuai dengan
  tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari:
  Ketua       : San Verandy Herveranto Kusuma
  Anggota : Azis Armand, Dasrul, Gresia Ariastuty Kusyanto
  Tim Pengelolaan Investasi bertugas pelaksana harian atas kebijakan, strategi, eksekusi investasi yang
  telah diformulasikan bersama dengan komite Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi terdiri dari:
  Ketua       : Rafdi Prima
  Anggota : Zulfa Hendri, Rangga Nakasumi

  Tujuan dan Kebijakan Investasi
  Sesuai dengan Pasal 4 dari Akta Notaris No. 91, tujuan Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade
  ETF Indonesia memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks Pefindo I-Grade dengan
  menggunakan pendekatan investasi pasif.
  Berdasarkan KIK, kebijakan investasi Reksa Dana adalah melakukan investasi dengan komponen
  portofolio investasi sebesar:
  a. Minimum 80% dan maksimum 100% dari nilai aset bersih pada efek bersifat ekuitas yang
     diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia serta terdaftar dalam Indeks Pefindo I-Grade.
  b. Minimum 0% sampai dengan 20% dari nilai aset bersih diinvestasikan pada instrumen pasar
     uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito.

  Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit dipublikasikan hanya pada hari-hari bursa,
  dimana hari terakhir bursa di bulan Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah tanggal
  30 Desember 2024 dan tanggal 29 Desember 2023. Laporan keuangan Reksa Dana ini disajikan
  berdasarkan aset bersih Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

                                                 5
Page 14
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM (lanjutan)

   Jangka Waktu

   Sesuai dengan Surat Edaran (“SE”) OJK No.S-97/D.40/2020 dan No.19/SEOJK.04/2021, jangka waktu
   berdirinya Reksa Dana Indeks adalah sejak ditetapkannya pernyataan efektif oleh OJK dan Reksa Dana
   dapat dibubarkan pada persyaratan dan kondisi tertentu, sebagai berikut:
   - Dalam jangka waktu 160 hari bursa Reksa Dana yang pernyataan pendaftarannya telah efektif,
       memiliki dana kelola kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar).
   - Diperintahkan oleh OJK sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
   - Total nilai aktiva bersih Reksa Dana kurang dari Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar) selama
       160 hari bursa berturut turut.
   - Manager Investasi dan Bank Kustodian telah sepakat untuk membubarkan Reksa Dana.

   Penerbitan Laporan Keuangan
   Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian,
   pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan pada tanggal
   12 Februari 2025.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”)

   Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
   Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
   (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-
   IAI”) dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK (dahulu
   Bapepam & LK).

   Dasar Pengukuran dalam Penyusunan Laporan Keuangan

   Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1),
   “Penyajian Laporan Keuangan” dan POJK No. 33/POJK.04/2020 tentang “Penyusunan Laporan
   Keuangan Produk Investasi Kolektif” tanggal 2 Juni 2020 dengan Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk
   Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
   (“SEOJK”) No. 14/SEOJK.04/2020. Dasar pengukuran yang digunakan adalah berdasarkan biaya
   historis, kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan
   dalam kebijakan akuntansi terkait.

   Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun dengan dasar akrual. Laporan arus kas
   disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokan arus kas atas dasar aktivitas operasi,
   investasi dan pendanaan.

   Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah
   Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

   Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan Manajer Investasi dan
   Bank Kustodian untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan
   kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun
   estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan
   pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah
   yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal
   dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam
   Catatan 3 atas laporan keuangan.




                                                   6
Page 15
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Penerapan PSAK yang Direvisi
   Reksa Dana telah menerapkan PSAK yang direvisi yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2024:
   • Amendemen PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1): Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi
      Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang
   • Amendemen PSAK 207 (sebelumnya PSAK 2): Laporan Arus Kas

   Penerapan PSAK yang direvisi tidak mengakibatkan perubahan substansial terhadap kebijakan
   akuntansi Reksa Dana dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk
   tahun berjalan.

   Instrumen Keuangan
   Aset Keuangan

   Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur dengan menggunakan nilai wajar. Dalam hal aset
   keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
   tersebut ditambah biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan aset
   keuangan. Dalam hal nilai wajar aset keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga
   transaksi maka Reksa Dana menerapkan ketentuan sebagaimana disyaratkan oleh SAK terkait.
   a) Klasifikasi Aset Keuangan

       Aset keuangan harus diklasifikasikan ke dalam salah satu kategori sebagai berikut:
       1)    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jika kedua kondisi berikut
             terpenuhi:
             (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                   dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
             (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu
                   yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang;
       2)    Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif, jika kedua kondisi
             berikut terpenuhi:
            (a) aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                 mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
            (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                 tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
                 terutang; atau
       3)    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yaitu:
            (a) aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali diukur pada biaya
                 perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain;
            (b) saat pengakuan awal, Reksa Dana dapat menetapkan pilihan yang tak terbatalkan atas
                 investasi pada instrumen ekuitas tertentu yang umumnya diukur pada nilai wajar melalui
                 laba rugi sehingga perubahan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan komprehensif
                 lain; dan

      Tanpa memperhatikan ketentuan pada angka i, angka ii, angka iii di atas, saat pengakuan awal,
      Reksa Dana dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur aset keuangan pada
      nilai wajar melalui laba rugi, jika penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan
      mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (“accounting mismatch”) yang dapat timbul
      dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau
      liabilitas dengan dasar yang berbeda-beda.




                                                  7
Page 16
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   b) Reklasifikasi Aset Keuangan

       1)   Jika Reksa Dana mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan maka Reksa
            Dana mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terpengaruh.
       2)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan maka Reksa Dana menerapkan reklasifikasi
            secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Reksa Dana tidak menyajikan kembali
            keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang
            diakui sebelumnya.
       3)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
            perolehan diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui laba rugi maka nilai
            wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih
            antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam
            laba rugi.
       4)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
            melalui laba rugi menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi maka nilai wajar
            pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru.
       5)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya
            perolehan diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui penghasilan
            komprehensif lain maka nilai wajar-nya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
            kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai
            wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan
            pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.
       6)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
            melalui penghasilan komprehensif lain menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
            diamortisasi maka aset keuangan direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi.
            Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan
            komprehensif lain dihapus dari aset bersih dan disesuaikan terhadap nilai wajar aset
            keuangan pada tanggal reklasifikasi. Dampaknya pada tanggal reklasifikasi, aset keuangan
            diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan
            diamortisasi. Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak
            memengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku
            bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat
            dari reklasifikasi.
       7)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
            melalui laba rugi menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
            lain, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya.
       8)   Jika Reksa Dana mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran nilai wajar
            melalui penghasilan komprehensif lain menjadi kategori pengukuran nilai wajar melalui laba
            rugi maka aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
            kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari aset
            bersih ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi.

      Pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler untuk setiap kategori aset keuangan dicatat
      pada tanggal transaksi.




                                                   8
Page 17
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Aset Keuangan (lanjutan)

   c) Penghentian Pengakuan Aset Keuangan

       1)   Reksa Dana menghentikan pengakuan aset keuangan hanya apabila:
            (a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
            (b) Reksa Dana mengalihkan aset keuangan dan pengalihan tersebut memenuhi kriteria
                penghentian pengakuan.
      2)    Reksa Dana langsung mengurangi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan ketika tidak
            memiliki ekspektasi wajar untuk memulihkan aset keuangan secara keseluruhan atau secara
            parsial.

   Liabilitas Keuangan

   Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur dengan menggunakan nilai wajar. Dalam hal
   liabilitas keuangan tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
   tersebut dikurangi biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas
   keuangan. Dalam hal nilai wajar liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga
   transaksi maka Reksa Dana menerapkan ketentuan sebagaimana disyaratkan oleh SAK terkait.

   a) Klasifikasi Liabilitas Keuangan

       1)   Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
       2)   Liabilitas keuangan selain diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yaitu:
            (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, termasuk derivatif;
            (b) liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
                syarat penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
                diterapkan, yaitu:
               - untuk liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak
                    memenuhi syarat penghentian pengakuan, liabilitas diukur atas imbalan yang diterima;
                    dan
               - untuk liabilitas keuangan yang timbul ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
                    diterapkan, liabilitas diukur dengan cara yang akan membuat jumlah tercatat bersih dari
                    aset alihan dan liabilitas terkait merupakan:
                   i) biaya perolehan diamortisasi atas hak dan kewajiban yang masih dipertahankan
                       Reksa Dana, jika aset alihan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; atau
                   ii) setara dengan nilai wajar dari hak dan kewajiban yang masih dipertahankan Reksa
                       Dana apabila diukur secara tersendiri, jika aset alihan diukur pada nilai wajar;
            (c) kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku
                bunga di bawah pasar, setelah pengakuan awal diukur sebesar jumlah yang lebih tinggi
                antara:
               - jumlah penyisihan kerugian; dan
               - jumlah pengukuran awal dikurangi dengan jumlah kumulatif penghasilan yang diakui
                   sesuai SAK;
            (d) imbalan kontinjensi yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis diukur
                pada nilai wajar dan selisihnya diakui dalam laba rugi; dan




                                                    9
Page 18
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

   a) Klasifikasi Liabilitas Keuangan (lanjutan)
      2) Liabilitas keuangan selain diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yaitu: (lanjutan)
           (e) saat pengakuan awal, Reksa Dana dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk
               mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh SAK atau
               jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:
               - mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran atau
                    pengakuan (“accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau
                    liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan
                    dasar yang berbeda-beda; atau
               - sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola
                    dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau
                    strategi investasi yang terdokumentasi, informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud
                    atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci
                    Reksa Dana.

   b) Reklasifikasi Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana tidak diperkenankan untuk mereklasifikasi liabilitas keuangan.

   c) Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan

      Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
      dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

   Saling Hapus

   1) Reksa Dana melakukan saling hapus aset keuangan dan liabilitas keuangan dan menyajikan nilai
      berisihnya dalam laporan posisi keuangan hanya apabila Reksa Dana:
      a)      memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
              jumlah yang diakui; dan
      b)      memiliki intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar bersih atau untuk
              merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
   2) Reksa Dana mengungkapkan informasi untuk memungkinkan pengguna laporan keuangannya
      untuk mengevaluasi dampak atau potensi dampak dari hak saling hapus yang terkait dengan aset
      keuangan dan liabilitas keuangan Reksa Dana yang diakui.

   Penurunan Nilai

   1) Reksa Dana mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada aset keuangan
      selain investasi pada sukuk, yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan
      yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebagai berikut:
      a)      jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara
              signifikan sejak pengakuan awal, Reksa Dana mengukur penyisihan kerugian untuk
              instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan;
      b)      jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara
              signifikan sejak pengakuan awal, Reksa Dana mengukur penyisihan kerugian untuk
              instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya;
              dan




                                                   10
Page 19
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Instrumen Keuangan (lanjutan)

   Penurunan Nilai (lanjutan)

   1) Reksa Dana mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian pada aset keuangan
      selain investasi pada sukuk, yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan
      yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebagai berikut (lanjutan):

       c)     khusus aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, pada
              tanggal pelaporan Reksa Dana hanya mengakui perubahan kumulatif atas kerugian kredit
              ekspektasian sepanjang umurnya sejak pengakuan awal aset keuangan sebagai penyisihan
              kerugian.

   2) Reksa Dana mengakui jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) dalam
      laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai.

   Penentuan Nilai Wajar

   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
   menggunakan teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
   diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input
   signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:

   •   penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan
   •   teknik lain, seperti analisis arus kas diskontoan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen
       keuangan lainnya.


   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi

   Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sesuai dengan PSAK 224 (sebelumnya
   PSAK 7) “Pengungkapan Pihak-Pihak yang Berelasi”.

   Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
   persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
   yang tidak berelasi.

   Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 15
   atas laporan keuangan.

   Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A No. Kep-04/PM.21/2014
   tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengolahan Reksa Dana Berbentuk Kontrak
   Investasi Kolektif, PT Majoris Asset Management, selaku Manajer Investasi, adalah pihak berelasi
   Reksa Dana.

   Nilai Aset Bersih Reksa Dana
   Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
   menggunakan nilai pasar wajar.

   Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada setiap
   akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.


                                                   11
Page 20
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Portofolio Efek

   Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.

   Portofolio efek diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
   Lihat pembahasan instrumen keuangan di atas untuk perlakuan akuntansi aset keuangan yang diukur
   pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif dan nilai wajar melalui
   laba rugi.

   Pengakuan Pendapatan dan Beban

   Pendapatan

   Pendapatan investasi merupakan pendapatan yang bersumber dari kegiatan investasi Reksa Dana.
   Pendapatan investasi harus dirinci berdasarkan jenis pendapatannya sebagai berikut:

   a) Pendapatan dividen
      Merupakan pendapatan investasi yang berasal dari efek bersifat ekuitas.
   b) Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi.
   c) Pendapatan lain-lain
      Merupakan pendapatan investasi di luar jenis pendapatan diatas.

   Pendapatan diakui atas:

   a) Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang telah direalisasi mencerminkan keuntungan (kerugian)
      yang timbul dari penjualan portofolio efek. Keuntungan (kerugian) tersebut diakui sebesar
      perbedaan antara jumlah tercatat portofolio efek dengan harga jualnya. Jumlah tercatat efek yang
      dijual ditentukan berdasarkan metode rata-rata bergerak (moving average method) untuk efek
      ekuitas dan metode masuk pertama keluar pertama (first-in first-out method) untuk efek utang.
   b) Keuntungan (kerugian) bersih investasi yang belum direalisasi mencerminkan perubahan nilai wajar
      dari portofolio efek dalam kelompok aset keuangan yang diperdagangkan yang diukur pada FVTPL.
   c) Pendapatan bunga diakui atas dasar proporsi waktu, dengan mengacu pada pokok dan suku bunga
      yang berlaku.

   Beban

   Beban yang berhubungan dengan pengelolaan investasi, jasa kustodian, beban bunga dan beban
   lainnya diakui secara akrual.

   Perpajakan

   Reksa Dana berbentuk KIK adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan, kongsi atau
   firma. Objek pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
   No. SE18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa Dana, serta
   ketentuan pajak yang berlaku. Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima
   oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali (pelunasan) unit penyertaan dan pembagian laba
   (pembagian uang tunai) yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan bukan
   merupakan objek pajak penghasilan.

   Pajak Final dan Pajak Kini

   Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak final dan non-final yang dicatat masing-masing
   sebagai pajak final dalam beban usaha dan beban pajak penghasilan dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.




                                                         12
Page 21
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2024
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)

   Perpajakan (lanjutan)

   Pajak Final dan Pajak Kini (lanjutan)

   Sesuai dengan peraturan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak
   lagi dilaporkan sebagai laba kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah
   dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat dikurangkan. Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang
   berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka
   perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

   Beban pajak penghasilan kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak, yang dihitung berdasarkan tarif
   pajak yang berlaku. Laba kena pajak berasal dari kenaikan aset neto dari aktivitas operasi di luar
   pendapatan dan beban yang telah dikenakan pajak final.

   Sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, Manajer Investasi dan Bank Kustodian,
   sebagaimana tercantum dalam KIK Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
   berlaku, melakukan evaluasi secara periodik atas posisi yang diambil dalam surat pemberitahuan pajak
   apabila terdapat situasi dimana peraturan perpajakan yang berlaku adalah subjek atas interpretasi.
   Reksa Dana membentuk cadangan, jika dianggap perlu berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan
   dibayarkan ke kantor pajak.

   Informasi Segmen

   Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan investasi Reksa Dana. Segmen investasi
   adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek dan
   komponen tersebut memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.
   Reksa Dana memiliki portofolio efek bersifat ekuitas.

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana membutuhkan berbagai penilaian, estimasi, dan asumsi
   oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian, yang memberikan dampak terhadap jumlah pendapatan,
   beban, aset, liabilitas, dan pengungkapan kontinjen liabilitas yang dilaporkan pada akhir periode
   pelaporan. Tetapi, ketidakpastian mengenai asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi tersebut dapat
   menyebabkan penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset atau liabilitas yang akan
   terdampak di masa depan.

   Pertimbangan

   Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi, Manajer Investasi dan Bank Kustodian membuat
   berbagai pertimbangan, selain dari keterlibatan estimasi yang secara signifikan dapat memengaruhi
   jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

   Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71)
   dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
   akuntansi Reksa Dana seperti diungkapkan pada Catatan 2 dan 16 atas laporan keuangan.




                                                     13
Page 22
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                          31 Desember 2024
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

     Pertimbangan (lanjutan)

     Menentukan Penilaian Model Bisnis

     Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok
     dan bunga (“SPPI”) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Reksa Dana menentukan model
     bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk
     mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti
     yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang
     memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya. Reksa Dana memantau aset keuangan
     yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain
     yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan
     apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis dimana aset tersebut dimiliki. Pemantauan
     adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Reksa Dana tentang apakah model bisnis yang memiliki aset
     keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan model bisnis
     dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut.

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama terkait masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan
     yang memiliki risiko bagi penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk
     tahun berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Reksa Dana mendasarkan asumsi dan estimasi pada
     acuan yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Situasi saat ini dan asumsi mengenai
     perkembangan di masa depan, dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Reksa
     Dana. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi yang terkait pada saat terjadinya.
     Pajak Penghasilan

     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam
     kegiatan usaha normal. Reksa Dana mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
     estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Jumlah tercatat dari perpajakan
     diungkapkan pada Catatan 8 atas laporan keuangan.
     Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan
     Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan syarat dan kondisi standar dan
     diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga kuotasi pasar, yaitu harga
     penutupan (closing price)

4.   PORTOFOLIO EFEK
     Efek bersifat ekuitas diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
     melalui laba rugi
                                                                          2024
                                                                                                         Persentase
                                                                Nilai                                     Terhadap
                                       Total        Harga     Wajar per                                     Total
                                      Saham       Perolehan   Lembar           Total        Tingkat      Portofolio
             Nama Emiten             (Lembar)     Rata-rata    Saham        Nilai Wajar     Hierarki         (%)

     Saham
     PT Bank Central Asia Tbk         197.274     10.026,38      9.675     1.908.625.950   Tingkat 1          21,65
     PT Bank Rakyat Indonesia
       (Persero) Tbk                  417.606      4.969,45      4.080     1.703.832.480   Tingkat 1          19,33
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    284.809      6.714,84      5.700     1.623.411.300   Tingkat 1          18,41
     PT Telekomunikasi Indonesia
       Tbk                            368.074      3.099,57      2.710       997.480.540   Tingkat 1          11,31
     PT Chandra Asri Pacific Tbk       98.210      7.810,97      7.500       736.575.000   Tingkat 1          8,35


                                                    14
Page 23
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. PORTOFOLIO EFEK (lanjutan)

   Efek bersifat ekuitas diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
   melalui laba rugi (lanjutan)

                                                                  2024 (lanjutan)
                                                                                                        Persentase
                                                             Nilai                                       Terhadap
                                     Total       Harga     Wajar per                                       Total
                                    Saham      Perolehan   Lembar            Total         Tingkat      Portofolio
           Nama Emiten             (Lembar)    Rata-rata    Saham         Nilai Wajar      Hierarki         (%)

   Saham (lanjutan)
   PT Bank Negara Indonesia Tbk     114.436     5.268,09      4.350       497.796.600      Tingkat 1      5,65
   PT Barito Pacific Tbk            169.519     1.010,76        920       155.957.480      Tingkat 1      1,77
   PT Merdeka Copper Gold Tbk        94.367     2.624,63      1.615       152.402.705      Tingkat 1      1,73
   PT Mediakaloka Hermina Tbk        74.725     1.403,11      1.630       121.801.750      Tingkat 1      1,38
   PT Merdeka Battery Materials
     Tbk                            242.536       583,61        458       111.081.488      Tingkat 1       1,26
   PT Indosat Tbk                    42.273     2.571,19      2.480       104.837.040      Tingkat 1       1,19
   PT Indah Kiat Pulp and Paper
     Tbk                             14.518     8.744,02      6.800           98.722.400   Tingkat 1       1,12
   PT Bank Syariah Indonesia Tbk     34.160     2.824,30      2.730           93.256.800   Tingkat 1       1,06
   PT Semen Indonesia (Persero)
     Tbk                             25.193     4.603,83      3.290           82.884.970   Tingkat 1       0,94
   PT Mayora Indah Tbk               27.328     2.564,33      2.780           75.971.840   Tingkat 1       0,86
   PT Jasa Marga (Persero) Tbk       16.653     4.999,99      4.330           72.107.490   Tingkat 1       0,82
   PT Medco Energi Internasional
     Tbk                             47.824     1.382,76      1.100           52.606.400   Tingkat 1       0,60
   PT Bank PAN Indonesia Tbk         26.474     1.492,13      1.860           49.241.640   Tingkat 1       0,56
   PT Bumi Serpong Damai Tbk         51.667     1.091,92        945           48.825.315   Tingkat 1       0,55
   PT Summarecon Agung Tbk           61.915       618,95        490           30.338.350   Tingkat 1       0,34
   PT Dharma Satya
     Nusantara Tbk                    26.474      797,94        950         25.150.300     Tingkat 1      0,29
   PT Bank CIMB Niaga Tbk             14.091    1.879,52      1.730         24.377.430     Tingkat 1      0,28
   PT Bank Jabar Banten Tbk           18.788    1.052,67        910         17.097.080     Tingkat 1      0,19
   PT Global Mediacom Tbk             73.871      228,75        183         13.518.393     Tingkat 1      0,15
   PT Elnusa Tbk                      23.912      456,12        432         10.329.984     Tingkat 1      0,12
   PT Samudera Indonesia Tbk          30.744      336,68        268          8.239.392     Tingkat 1      0,09
   Total                           2.597.441                             8.816.470.117                   100,00

                                                                       2023
                                                                                                        Persentase
                                                             Nilai                                       Terhadap
                                     Total       Harga     Wajar per                                       Total
                                    Saham      Perolehan   Lembar            Total          Tingkat     Portofolio
           Nama Emiten             (Lembar)    Rata-rata    Saham         Nilai Wajar       Hierarki        (%)

   Saham
   PT Bank Rakyat Indonesia
     (Persero) Tbk                  168.639     4.957,73      5.725        965.458.275      Tingkat I     20,48
   PT Bank Central Asia Tbk          99.093     8.501,28      9.400        931.474.200      Tingkat I     19,76
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    136.479     5.535,06      6.050        825.697.950      Tingkat I     17,52
   PT Telekomunikasi Indonesia
     (Persero) Tbk                  175.071     3.788,74      3.950        691.530.450      Tingkat I     14,67
   PT Bank Negara Indonesia
     (Persero)Tbk                    54.471     4.965,28      5.375        292.781.625      Tingkat I      6,21
   PT Chandra Asri Pacific Tbk       47.637     2.501,48      5.250        250.094.250      Tingkat I      5,31
   PT Barito Pacific Tbk             97.083     1.121,04      1.330        129.120.390      Tingkat I      2,74
   PT Merdeka Copper Gold Tbk        42.009     2.940,60      2.700        113.424.300      Tingkat I      2,41
   PT Semen Indonesia
     (Persero) Tbk                   12.261     6.984,70      6.400           78.470.400    Tingkat I      1,66
   PT Indah Kiat Pulp and Paper
     Tbk                              7.035     9.486,12      8.325           58.566.375    Tingkat I      1,24
   PT Mediakaloka Hermina, Tbk.      32.361     1.332,84      1.490           48.217.890    Tingkat I      1,02
   PT Indosat Tbk                     4.824     8.451,34      9.375           45.225.000    Tingkat I      0,96
   PT AKR Corporindo Tbk             27.336     1.278,23      1.475           40.320.600    Tingkat I      0,86
   PT Jasa Marga (Persero) Tbk        8.040     4.092,31      4.870           39.154.800    Tingkat I      0,83
   PT Mayora Indah Tbk               12.864     2.587,56      2.490           32.031.360    Tingkat I      0,68
   PT Bank Syariah Indonesia Tbk     16.683     1.568,52      1.740           29.028.420    Tingkat I      0,62
   PT Bumi Serpong Damai Tbk         25.527     1.043,76      1.080           27.569.160    Tingkat I      0,58



                                                 15
Page 24
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                          31 Desember 2024
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. PORTOFOLIO EFEK (lanjutan)

     Efek bersifat ekuitas diklasifikasikan ke dalam aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
     melalui laba rugi (lanjutan)

                                                                    2023 (lanjutan)
                                                                                                         Persentase
                                                               Nilai                                      Terhadap
                                       Total       Harga     Wajar per                                      Total
                                      Saham      Perolehan   Lembar            Total         Tingkat     Portofolio
             Nama Emiten             (Lembar)    Rata-rata    Saham         Nilai Wajar      Hierarki        (%)

     Saham (lanjutan)
     PT Medco Energi Internasional
       Tbk                             23.316     1.118,21      1.155           26.929.980   Tingkat I        0,57
     PT Summarecon Agung Tbk           32.562       586,31        575           18.723.150   Tingkat I        0,40
     PT Bank Pan Indonesia Tbk         12.864     1.244,15      1.210           15.565.440   Tingkat I        0,33
     PT Bank Pembangunan Daerah
       Jawa Barat dan Banten Tbk        9.447     1.256,35      1.150           10.864.050   Tingkat I        0,23
     PT Bank Cimb Niaga Tbk             6.030     1.455,46      1.695           10.220.850   Tingkat I        0,22
     PT Global Mediacom Tbk            34.572       281,17        268            9.265.296   Tingkat I        0,20
     PT Dharma Satya Nusantara
       Tbk                             13.065       603,96       555             7.251.075   Tingkat I        0,15
     PT Timah Tbk                       9.648     1.012,58       645             6.222.960   Tingkat I        0,13
     PT Elnusa Tbk                     13.266       364,60       388             5.147.208   Tingkat I        0,11
     PT PP (Persero) Tbk               11.256       790,70       428             4.817.568   Tingkat I        0,11
     Total                           1.133.439                             4.713.173.022                      100,00


     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh efek bersifat ekuitas diukur pada nilai wajar
     menggunakan hierarki nilai wajar tingkat 1.

5.   KAS
     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini merupakan rekening giro yang ditempatkan pada
     PT Bank Central Asia Tbk masing-masing sebesar Rp 172.376.007 dan Rp 90.861.541.

6.   PIUTANG BUNGA

     Pada tanggal 31 Desember 2024, akun ini merupakan piutang bunga efek bersifat ekuitas sebesar
     Rp 56.376.810.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang bunga pada akhir periode, Reksa Dana
     berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai dan seluruh piutang tersebut dapat
     tertagih, sehingga tidak dilakukan penyisihan penurunan nilai.

7.   UTANG LAIN-LAIN

                                                                         2024                   2023
     Listing fee                                                         27.075.349              27.250.007
     KSEI fee                                                            10.830.141              10.900.004

     Total                                                               37.905.490              38.150.011


8.   PERPAJAKAN
     a. Utang Pajak

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini seluruhnya merupakan utang pajak
         penghasilan Pasal 23 masing-masing sebesar Rp 258.056 dan Rp 3.921.



                                                   16
Page 25
                REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       31 Desember 2024
                     Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8.   PERPAJAKAN (lanjutan)
     b. Beban Pajak Penghasilan
        Rekonsiliasi antara kenaikan aset bersih dari aktivitas operasi sebelum beban pajak penghasilan
        menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan kenaikan aset bersih dari
        aktivitas operasi kena pajak untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
        2023 adalah sebagai berikut:
                                                                  2024                    2023
        Laba (rugi) sebelum pajak                               (1.135.682.983 )         1.159.292.921
        Koreksi positif (negatif):
            Beban investasi                                        142.974.028             231.642.220
            Kerugian bersih investasi yang belum
              direalisasi                                        1.713.639.783             835.458.250
            Keuntungan bersih investasi yang telah
              direalisasi                                         (484.057.402)          (1.790.747.997)
            Pendapatan dividen                                    (235.230.605)            (432.178.698)
            Pendapatan yang telah dikenakan pajak
              penghasilan final:
                Jasa giro                                           (1.642.821)              (3.466.696)

        Taksiran laba kena pajak                                               -                       -
        Taksiran penghasilan kena pajak (dibulatkan)                           -                       -

        Memperoleh fasilitas potongan Pasal 31E                                -                       -
        Tidak memperoleh fasilitas                                             -                       -
        Beban pajak penghasilan kini
                                                                               -                       -
        Dikurangi pajak penghasilan dibayar di muka:
         Pasal 23                                                              -                       -
        Taksiran utang pajak penghasilan - Pasal 29                            -                       -

     c. Pajak Final

                                                                  2024                    2023
        Penghasilan yang dikenakan pajak final                       1.642.821               3.466.696
        Pajak final                                                      328.564                 693.339

     d. Perubahan Peraturan Pajak

        Perubahan Tarif Pajak

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang
        Harmonisasi Peraturan Perpajakan ("RUU HPP") menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 yang
        menetapkan, antara lain, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai ("PPN") dari semula 10% menjadi
        11% mulai tanggal 1 April 2022 dan 12% mulai tanggal 1 Januari 2025. Selain itu, membatalkan
        penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari
        semula turun ke 20% menjadi tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.




                                                   17
Page 26
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9.   BEBAN AKRUAL
                                                                    2024                     2023
     Jasa profesional                                                 13.875.000               27.750.000
     Jasa pengelolaan investasi (Catatan 12 dan 15)                      431.025                  213.724
     Jasa kustodian (Catatan 13)                                               -                  783.521
     Total                                                            14.306.025               28.747.245


10. UNIT PENYERTAAN YANG BEREDAR
     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, akun ini merupakan unit penyertaan yang beredar
     seluruhnya dimiliki investor (pihak ketiga) yaitu masing-masing sebesar 42.700.000 dan 20.100.000
     unit penyertaan.

11. PENDAPATAN

                                                                    2024                     2023
     Pendapatan Investasi:
      Pendapatan dividen                                             235.230.605              432.178.698
      Keuntungan bersih investasi yang telah
        direalisasi                                                  484.057.402            1.790.747.997
      Kerugian bersih investasi yang belum direalisasi            (1.713.639.783 )           (835.458.250 )
     Pendapatan Lainnya:
      Jasa giro                                                        1.642.821                3.466.696
     Total                                                          (992.708.955 )          1.390.935.141


12. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
     Akun ini merupakan beban yang dibayarkan kepada PT Majoris Asset Management, pihak berelasi,
     sebagai Manajer Investasi sebesar maksimum 3% per tahun dari nilai aset bersih berdasarkan 365/366
     hari dan dibayarkan setiap bulan yang dihitung secara harian. Pemberian imbalan tersebut diatur
     berdasarkan KIK antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban jasa pengelolaan investasi yang
     masih terutang per tanggal laporan posisi keuangan dibukukan pada akun “beban akrual”. Beban jasa
     pengelolaan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar
     Rp 3.104.234 dan Rp 70.134.185 (Catatan 15).

13. BEBAN KUSTODIAN
     Beban kustodian merupakan beban pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas aset
     Reksa Dana kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,20% per
     tahun dari nilai aset bersih berdasarkan 365/366 hari dan dibayarkan setiap bulan yang dihitung secara
     harian. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan KIK antara Manajer Investasi dan Bank
     Kustodian. Beban jasa kustodian yang masih terutang per tanggal laporan posisi keuangan dibukukan
     pada akun “beban akrual”. Beban jasa kustodian yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
     sebesar Rp 783.521 (Catatan 9).




                                                      18
Page 27
                   REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                          31 Desember 2024
                        Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. BEBAN LAIN-LAIN
                                                                          2024                     2023
        Index license expenses                                               55.500.000              55.500.000
        Listing                                                              38.605.483              38.500.003
        Jasa profesional                                                     27.805.500              27.805.500
        Broker fee                                                            2.027.414               9.886.914
        Beban lainnya                                                         4.427.591              12.921.573
        Total                                                              128.365.988              144.613.990
    \




15. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

        Berikut ini rincian saldo dan transaksi signifikan antara Reksa Dana dan Manajer Investasi sesuai
        dengan persyaratan yang ditetapkan.

                                                                          2024                     2023
    Beban Akrual (Catatan 9)
        PT Majoris Asset Management                                              431.025                   213.724
    Persentase terhadap total liabilitas                                          0,82%                     0,32%

                                                                          2024                     2023
    Beban Pengelolaan Investasi (Catatan 12)
        PT Majoris Asset Management                                           3.104.234              70.134.185

    Persentase terhadap total beban investasi                                     2,17%                    30,28%


                Pihak Berelasi                   Sifat Hubungan             Sifat Saldo Akun/Transaksi

   PT Majoris Asset Management               Manajer Investasi        Beban akrual dan beban pengelolaan
                                                                                  investasi

16. INSTRUMEN KEUANGAN

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang tidak
   disajikan pada nilai wajarnya di laporan posisi keuangan Reksa Dana seperti portofolio efek adalah
   pada kas, utang lain-lain, dan beban akrual adalah sama dengan atau mendekati nilai tercatatnya
   karena transaksi yang terjadi bersifat jangka pendek.

   Nilai wajar portofolio efek yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga
   pasar yang berlaku (level 1).

   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar sebagai berikut:

   i)     Tingkat 1
          Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;

   ii)    Tingkat 2
          Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset
          atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) maupun tidak langsung (misalnya derivasi
          harga); dan

   iii) Tingkat 3
        Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
        yang tidak dapat diobservasi).


                                                       19
Page 28
                      REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             31 Desember 2024
                           Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   Tabel berikut menyajikan aset keuangan Reksa Dana yang diukur pada nilai wajar pada tanggal
   31 Desember 2024 dan 2023, yang dikelompokkan ke dalam Tingkat 1 hingga 3 berdasarkan sejauh
   mana nilai wajar diamati:

                                                                     2024
                                   Tingkat 1             Tingkat 2          Tingkat 3         Nilai wajar
   Aset
    Portofolio efek                8.816.470.117                     -                  -     8.816.470.117



                                                                     2023
                                   Tingkat 1             Tingkat 2          Tingkat 3         Nilai wajar
   Aset
    Portofolio efek                4.713.173.022                     -                  -     4.713.173.022


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
   Reksa Dana memiliki beberapa eksposur risiko terhadap instrumen keuangan dalam bentuk risiko
   pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko permodalan. Adapun seluruh aktivitas utama Reksa Dana
   dilakukan dalam mata uang Rupiah sehingga tidak menimbulkan risiko nilai tukar. Kebijakan Manajer
   Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalisir
   potensi dan dampak keuangan yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. Dalam kaitannya dengan
   hal ini. Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana tidak memperkenankan adanya transaksi
   derivatif yang bertujuan spekulatif. Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko
   keuangan Reksa Dana:

   Risiko Pasar

   Risiko harga pasar adalah risiko fluktuasi nilai efek sebagai akibat dari perubahan harga pasar.
   Portofolio yang dikelompokkan sebagai instrumen keuangan untuk diperdagangkan adalah saham dan
   obligasi, dimana setiap perubahan harga efek akan memengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain Reksa Dana. Tujuan dari kebijakan manajemen terhadap risiko harga adalah untuk
   mengurangi dan mengendalikan risiko pada besaran yang dapat diterima (acceptable parameters) dan
   sekaligus mencapai tingkat pengembalian investasi secara optimal. Terkait dengan hal tersebut.
   Manajer Investasi dan Bank Kustodian Reksa Dana melakukan telaah terhadap kinerja portofolio efek
   secara periodik bersamaan dengan pengujian terhadap relevansi instrumen tersebut terhadap rencana
   strategis jangka panjang.

   Perubahan harga portofolio efek utang dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain kondisi
   perekonomian, dimana setiap perubahan akan memengaruhi laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain. Manajer Investasi dan Bank Kustodian belum melakukan evaluasi terhadap variabel
   tersebut serta dampaknya terhadap laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

   Risiko Kredit

   Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak yang terkait dalam instrumen keuangan gagal dalam
   memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko ini secara
   umum akan timbul dari simpanan di bank dan piutang bunga. Manajer Investasi Reksa Dana mengelola
   risiko terkait simpanan di bank dengan senantiasa memonitor tingkat kesehatan bank yang
   bersangkutan. Manajer Investasi Reksa Dana juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan
   instrumen keuangan dan melakukan diversifikasi portofolio efek.




                                                    20
Page 29
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Kredit (lanjutan)

   Risiko kredit yang timbul dari aset keuangan lainnya mencakup kas, portofolio efek, piutang lain-lain dan
   piutang bunga. Eksposur maksimum atas risiko kredit adalah sebesar jumlah tercatat dari aset
   keuangan dalam laporan posisi keuangan. Reksa Dana tidak memiliki jaminan yang diterima terkait
   dengan risiko ini.

   Risiko Likuiditas

   Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko dimana Reksa Dana akan mengalami kesulitan dalam
   memeroleh dana tunai dalam rangka memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Pengelolaan
   terhadap risiko ini dilakukan antara lain dengan senantiasa menjaga komposisi portofolio sesuai dengan
   Kebijakan Investasi sebagaimana diatur dalam KIK Reksa Dana.

   Selain itu Reksa Dana juga menerapkan manajemen kas yang mencakup proyeksi hingga beberapa
   periode ke depan, menjaga profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan serta senantiasa memantau
   rencana dan realisasi arus kas.

   Ikhtisar selisih likuiditas (liquidation gap) antara aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada tanggal
   31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan arus kas pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan
   adalah sebagai berikut:

                                                                  2024
                                      Kurang dari          1 Bulan -       Lebih dari
                                       1 Bulan             1 Tahun          1 Tahun             Total
   Aset keuangan
   Portofolio efek                    8.816.470.117                    -                -     8.816.470.117
   Kas                                  172.376.007                    -                -       172.376.007
   Piutang bunga                         56.376.810                    -                -        56.376.810

   Sub-total                          9.045.222.934                    -                -     9.045.222.934

   Liabilitas keuangan
   Utang lain-lain                       37.905.490                    -                -        37.905.490
   Beban akrual                          14.306.025                    -                -        14.306.025

   Sub-total                             52.211.515                    -                -        52.211.515

   Selisih likuiditas                 8.993.011.419                    -                -     8.993.011.419




                                                      21
Page 30
                 REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        31 Desember 2024
                      Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                 2023
                                    Kurang dari           1 Bulan -          Lebih dari
                                     1 Bulan              1 Tahun             1 Tahun                Total
   Aset keuangan
   Portofolio efek                   4.713.173.022                    -                   -        4.713.173.022
   Kas                                  90.861.541                    -                   -           90.861.541

   Sub-total                         4.804.034.563                    -                   -        4.804.034.563

   Liabilitas keuangan
   Utang lain-lain                      38.150.011                    -                   -           38.150.011
   Beban akrual                         28.747.245                    -                   -           28.747.245

   Sub-total                            66.897.256                    -                   -           66.897.256

   Selisih likuiditas                4.737.137.307                    -                   -        4.737.137.307



   Manajemen Risiko Permodalan
   Manajer Investasi dan Bank Kustodian memonitor modal atas dasar nilai aset bersih. Jumlah aset bersih
   dapat berubah secara signifikan secara harian, dimana Reksa Dana bergantung kepada pembelian
   kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang unit penyertaan secara
   harian. Tujuan Manajer Investasi dan Bank Kustodian ketika mengelola modal adalah untuk menjaga
   kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka memberikan
   keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal yang kuat untuk
   mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.

18. INFORMASI MENGENAI REKSA DANA

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana yang dihitung berdasarkan Surat Keputusan
   Ketua Bapepam No. KEP.99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996 untuk tahun-tahun yang berakhir pada
   tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Tidak diaudit):

                                                                   2024                            2023
                                                              (Tidak Diaudit)                 (Tidak Diaudit)
   Jumlah hasil investasi                                                 (10,64%)                      14,51%
   Hasil investasi setelah memperhitungkan beban                          (10,64%)                      pemasaran
                                                                                                        14,51%
   Beban investasi                                                           2,08%                       2,24%
   Perputaran portofolio                                                     1:1,64                     1:10,21
   Persentase penghasilan kena pajak                                         0,00%                       0,00%

   Tujuan informasi ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
   Dana. Informasi ini seharusnya tidak diperhitungkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan akan
   sama dengan kinerja masa lalu.

   Sesuai dengan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-99/PM/1996 “Informasi dalam Ikhtisar Keuangan
   Singkat Reksa Dana”, ikhtisar keuangan singkat di atas dihitung sebagai berikut:

    • Total hasil investasi adalah perbandingan antara besarnya kenaikan aset bersih per unit penyertaan
      dalam satu tahun dengan nilai aset bersih per unit penyertaan pada awal tahun;




                                                     22
Page 31
                    REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                           31 Desember 2024
                         Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. INFORMASI MENGENAI REKSA DANA (lanjutan)

    • Hasil investasi setelah memperhitungkan beban pemasaran adalah perbandingan antara besarnya
      kenaikan aset bersih per unit penyertaan dalam satu tahun dengan nilai aset bersih per unit
      penyertaan pada awal tahun setelah ditambah beban pemasaran dan dikurangi beban pelunasan
      yang dibayar oleh pemodal;

    • Beban investasi adalah perbandingan antara beban operasi (beban investasi) dalam satu tahun
      dengan rata-rata nilai aset bersih dalam satu tahun;

    • Perputaran portofolio adalah perbandingan nilai pembelian atau penjualan portofolio dalam satu
      tahun mana yang lebih rendah dengan rata-rata nilai aset bersih dalam satu tahun; dan

    • Persentase penghasilan kena pajak dihitung dengan membagi penghasilan selama satu tahun yang
      mungkin dikenakan pajak pada pemegang unit penyertaan dengan pendapatan operasi bersih
      (kenaikan aset bersih dari kegiatan operasi).

19. INFORMASI SEGMEN

                                                                                    2024
                                                   Efek Bersifat ekuitas       Tidak Dialokasikan           Total

   Laporan Posisi
     Keuangan
   Aset                                                      8.816.470.117             228.752.817           9.045.222.934

   Liabilitas                                                              -            52.469.571              52.469.571



                                                          Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024
                                                   Efek Bersifat Ekuitas       Tidak Dialokasikan           Total

   Laporan Laba Rugi dan
     Penghasilan Komprehensif Lain
   Pendapatan                                                 (994.351.776)              1.642.821             (992.708.955)
   Beban                                                                 -            (142.974.028 )          (142.974.028 )
   Rugi sebelum pajak                                         (994.351.776)           (141.331.207 )         (1.135.682.983)
   Beban pajak penghasilan - bersih                                                                                       -
   Rugi komprehensif lain - setelah pajak                                                                                 -
   Rugi Komprehensif Tahun Berjalan                                                                          (1.135.682.983)


                                                                                    2023
                                                   Efek Bersifat ekuitas       Tidak Dialokasikan           Total

   Laporan Posisi
     Keuangan
   Aset                                                      4.713.173.022              90.861.541           4.804.034.563

   Liabilitas                                                              -            66.901.177              66.901.177



                                                          Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023

                                                   Efek Bersifat Ekuitas       Tidak Dialokasikan           Total

   Laporan Laba Rugi dan
     Penghasilan Komprehensif Lain
   Pendapatan                                                1.387.468.445               3.466.696           1.390.935.141
   Beban                                                                 -            (231.642.220 )         (231.642.220)
   Laba sebelum pajak                                        1.387.468.445            (228.175.524 )         1.159.292.921
   Beban pajak penghasilan - bersih                                                                                       -
   Penghasilan komprehensif lain - setelah pajak                                                                          -
   Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                                                   1.159.292.921



                                                        23
Page 32
               REKSA DANA INDEKS MAJORIS PEFINDO I-GRADE ETF INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      31 Desember 2024
                    Dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal tersebut
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PENERBITAN AMENDEMEN DAN PENYESUAIAN PSAK, PSAK DAN ISAK BARU

   DSAK-IAI telah menerbitkan amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK baru yang akan
   berlaku efektif atas laporan keuangan untuk tahun tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal
   sebagai berikut:

   1) 1 Januari 2025
      • Amendemen PSAK 221 (sebelumnya PSAK 10): Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing -
         Kekurangan Ketertukaran
      • PSAK 117 (sebelumnya 74): Kontrak Asuransi
      • Amendemen PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74): Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal
         PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74) dan PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71) - Informasi Komparatif

         Beberapa PSAK juga diamendemen yang merupakan amendemen konsekuensial karena
         berlakunya PSAK 117 (sebelumnya PSAK 74): Kontrak Asuransi, yaitu:
         • PSAK 103 (sebelumnya PSAK 22): Kombinasi Bisnis
         • PSAK 105 (sebelumnya PSAK 58): Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk Dijual dan
             Operasi yang Dihentikan
         • PSAK 107 (sebelumnya PSAK 60): Instrumen Keuangan: Pengungkapan
         • PSAK 109 (sebelumnya PSAK 71): Instrumen Keuangan
         • PSAK 115 (sebelumnya PSAK 72): Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan
         • PSAK 201 (sebelumnya PSAK 1): Penyajian Laporan Keuangan
         • PSAK 207 (sebelumnya PSAK 2): Laporan Arus Kas
         • PSAK 216 (sebelumnya PSAK 16): Aset Tetap
         • PSAK 219 (sebelumnya PSAK 24): Imbalan Kerja
         • PSAK 228 (sebelumnya PSAK 15): Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
         • PSAK 232 (sebelumnya PSAK 50): Instrumen Keuangan: Penyajian
         • PSAK 236 (sebelumnya PSAK 48): Penurunan Nilai Aset
         • PSAK 237 (sebelumnya PSAK 57): Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi
         • PSAK 238 (sebelumnya PSAK 19): Aset Takberwujud
         • PSAK 240 (sebelumnya PSAK 13): Properti Investasi

   Reksa Dana masih mengevaluasi dampak dari amendemen dan penyesuaian PSAK, PSAK dan ISAK
   baru di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan hal tersebut terhadap
   laporan keuangan secara keseluruhan.




                                                 24
Page 33

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.92 MB
Published5 Mar 2025
Pages33
Characters103,477
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk. p.4 ×29
linked org Grand Indonesia p.4 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.22 ×5
linked org Merdeka Battery Materials Tbk p.23 ×2
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.23 ×5
linked org Mayora Indah Tbk p.23 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.23 ×5
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.23 ×5
linked org Bank PAN Indonesia Tbk p.23 ×4
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.23 ×5
linked org Summarecon Agung Tbk p.23 ×5
linked org Dharma Satya Nusantara Tbk p.23 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.23 ×5
linked org Global Mediacom Tbk p.23 ×5
linked org Samudera Indonesia Tbk p.23 ×2
linked org AKR Corporindo Tbk p.23 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.7 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.22 ×5
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.22 ×5
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.23 ×3
possible org Barito Pacific Tbk p.23 ×5
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.23 ×5
possible org Indosat Tbk p.23 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.23 ×5
possible org Elnusa Tbk p.23 ×4
possible org Timah Tbk p.24 ×2
possible org PP (Persero) Tbk p.24 ×2
unresolved org Bapepam p.4 ×8
unresolved org Departemen Pengawasan Pasar Modal p.4 ×2
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak p.4
unresolved person H. Tharnrin No. I p.4
unresolved person H. Thamrin No. I Jakarta I p.5
unresolved org ANWAR & REKAN p.6 ×3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana p.6 ×4
unresolved org KANTOR AKUNTAN PUBLI K ANWAR & REKAN p.8
unresolved org Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia p.13 ×2
unresolved org Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif p.13 ×2
unresolved org Reksa Dana Terproteksi p.13
unresolved org Reksa Dana Indeks. Kontrak Investasi Kolektif p.13
unresolved person Leolin Jayayanti S.H. p.13
unresolved person Azis Armand · Anggota p.13
unresolved person Zulfa Hendri · Anggota p.13
unresolved org Reksa Dana Indeks p.14
unresolved org Reksa Dana Nilai p.19
unresolved person Direktorat Jenderal Pajak No. SE p.20
unresolved org Telekomunikasi Indonesia Tbk p.22 ×4
unresolved org Mediakaloka Hermina Tbk p.23 ×3
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.23 ×2
unresolved org Paper Tbk p.23 ×2
unresolved org Bank Jabar Banten Tbk p.23 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.24
unresolved org Banten Tbk p.24

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2024-Tahunan-XMIG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result