Skip to content
Back to announcement

20250122_UANG_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31847537_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 37

Page 1
            kantor jasa penilai publik
            febriman siregar dan rekan
            Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                      LAPORAN PENILAIAN 100,00% EKUITAS
                        PT VASAMTY LAND SAWANGAN
L APORAN K AJIAN             untuk keperluan
P ERHITUNGAN A TAS J ANGKA               W AKTU D AN J UMLAH
                            PT PAKUAN, TBK.
K ONTRIBUSI A TAS Jalan
                     K ERJASAMA            P EMANFAATAN A SET
                          Raya Muchtar RT 002 RW 007
P EMERINTAH P ROVINSI             G ORONTALO
                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan G UBERNUR
D ENGAN B ENTUK BGS Kota Medan, Provinsi Sumatera
                          (B ANGUNAN           GUtara
                                                  UNA S ERAH )
                  No. Laporan : 00057/2.0109-05/BS/10/0069/1/I/2025
Page 2
            Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109



Bogor, 21 Januari 2025

Kepada Yth,
Direksi
PT Pakuan, Tbk.
Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok, Provinsi Jawa Barat

No. Laporan     : 00057/2.0109‐05/BS/10/0069/1/I/2025
Hal             : Laporan Penilaian 100,00% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan

Dengan hormat,

LAPORAN PENILAIAN 100,00% EKUITAS
PT Vasamty Land Sawangan

Berdasarkan Surat Penawaran No. 1050A/PNW/PS‐BGR‐FSR/XI/2024 tertanggal 28 November 2024,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FSR” atau “Kami”) mendapat penugasan
dari PT Pakuan, Tbk. (Selanjutnya disebut “PKN”) untuk melakukan penilaian dan memberikan
pendapat atas Nilai Pasar 100,00% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan (selanjutnya disebut
“Perusahaan” atau “VLS”) per tanggal 30 September 2024.

Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100,00% Ekuitas
Perusahaan. Tujuan penilaian ini dalam rangka kepentingan Transaksi pada perusahaan terbuka.

Dasar nilai yang digunakan sesuai maksud dan tujuan di atas adalah Nilai Pasar. Mengacu pada POJK
35, Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi
VII‐2018).

Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli
dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing‐masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati‐hatian dan tanpa paksaan (SPI 2018, SPI 101.3.1.).




                                                                                                          Kantor Cabang Bogor
                                                                                        Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                                    RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                                   Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                                   Jawa Barat 16129
                                                                                                                Telp. : 0251-8397671
                                                                                                         Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                                            i
                                                                                                             Website : www.fsr.co.id
                                          Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                                Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


Penilaian dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun
2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII‐2018).

Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan metode penilaian yang
umum digunakan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun
2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII‐2018). Pemilihan pendekatan dan metode penilaian diterapkan
dengan mempertimbangkan karakteristik dan klasifikasi objek penilaian. Dalam penilaian ini,
pendekatan penilaian yang diaplikasikan adalah Pendekatan Aset dan Pendekatan Pasar. Untuk
Pendekatan Aset digunakan Metode Adjusted Book Value (ABV). sedangkan untuk Pendekatan Pasar
digunakan Metode Guideline Publicly Trade Company (GPTC). Pendekatan aset digunakan dengan
pertimbangan Perusahaan memiliki aset yang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas
operasional perusahaan. Sementara Pendekatan Pasar digunakan dengan pertimbangan bahwa
terdapat perusahaan yang sepadan dan sebanding dengan Perusahaan.

Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan
mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, dan mengacu pada
hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian yang digunakan, kami berpendapat bahwa
Nilai Pasar 100,00% Ekuitas Perusahaan per 30 September 2024 setelah dilakukan pembulatan adalah
sebesar:

                                   Rp. 9.840.098.000.‐
 ( Sembilan Miliar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Sembilan Puluh Delapan Ribu Rupiah )

Nilai Pasar Ekuitas tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami peroleh dari
pihak manajemen Perusahaan, serta pihak‐pihak lain yang relevan dengan penilaian. KJPP FSR
menganggap bahwa semua data dan informasi yang diperoleh tersebut adalah benar dan tidak ada
keadaan atau hal hal yang tidak terungkap yang dapat mempengaruhi Nilai Pasar Ekuitas tersebut
secara material. KJPP FSR juga mengasumsikan bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai masalah
hukum dan hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan, KJPP FSR tidak melakukan reviu
terhadap aspek hukum maupun uji tuntas aspek keuangan dan bukan merupakan tanggung jawab
KJPP FSR bilamana terdapat kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas aset yang termasuk dalam penilaian.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak
sebagai pihak independen yang tidak terikat dengan kepentingan apapun, baik saat ini maupun di
masa datang terkait dengan usaha perusahaan yang dinilai maupun atas hasil penilaian yang telah
dilaporkan.




                                                                                                ii
Page 4
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


Laporan penilaian ini merupakan satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan serta harus dibaca secara
keseluruhan dimulai dari surat pengantar sampai dengan lampiran. Demikian kami sampaikan, kami
ucapkan terimakasih.

Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Rekan
Penilai Properti dan Bisnis (PB)
Ijin Penilai Publik     No. PB‐1.08.00069
MAPPI                   No. 92‐S‐00252
Register               No. RMK‐2017.00069
STTD                   No. STTD.PPB‐41/PJ‐1/PM.021/2024




                                                                                                iii
Page 5
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan



                             PERNYATAAN PENYUSUN
Dalam batas kemampuan dan keyakinan serta pemahaman kami sebagai penilai, yang
bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa :

 1. Kami telah mematuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
 2. Keterangan‐keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan kami
    adalah benar dan akurat.
 3. Analisis dan kesimpulan dalam laporan ini hanya dibatasi dan telah sesuai dengan asumsi‐
    asumsi dan syarat‐syarat pembatas serta kondisi yang dilaporkan.
 4. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup penilaian meliputi : identifikasi masalah, inspeksi
    lapangan, pengumpulan data & wawancara, analisis data, estimasi nilai menggunakan
    pendekatan penilaian dan penulisan laporan.
 5. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau jenis
    industri yang dinilai.
 6. Kami tidak mempunyai kepentingan apapun terhadap obyek yang dinilai dan imbalan jasa
    yang kami terima tidak terkait dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
 7. Laporan ini disusun mengacu pada Standar Penilaian Indonesia (SPI EDISI VII‐2018) dan
    telah memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
 8. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
    disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
 9. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.

Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat‐syarat pembatasan yang
mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini.




                                                                                             iv
Page 6
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


NAMA                                           KUALIFIKASI                      TANDA TANGAN




Penangggung Jawab Proyek :
Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)      Penilai Bisnis Bersertifikat   ..............................
Rekan
Ijin Penilai Publik   : PB‐1.08.00069
MAPPI No.             : 92‐S‐00252
Register No.          : RMK‐2017.00069
STTD No.              : STTD.PPB‐41/PJ‐1/PM.021/2024




Reviewer :
Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                  Penilai Bisnis                  ..............................
MAPPI No.             : 11‐T‐03266
Register No.          : RMK‐2017.00838


Penilai :
Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                  Penilai Bisnis                  ..............................
MAPPI No.             : 11‐P‐03270




                                                                                                            v
Page 7
JL febriman siregar dan
                    kantor jasa penilai publik
                                                                                rekan
ET
 ll
                    penilai aset, bisnis dan konsultan


DAFTAR ISI

SURAT PENGANTAR................................................................................................................................. i
PERNYATAAN PENYUSUN ...................................................................................................................... iv
DAFTAR ISI ............................................................................................................................................... vi
BAB I         1
PENDAHULUAN ....................................................................................................................................... 1
  1.1         Identifikasi Status Penilai ........................................................................................................ 1
  1.2         Identitas Pemberi Tugas ......................................................................................................... 1
  1.3         Pengguna Laporan .................................................................................................................. 1
  1.4         Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan ......................................................................... 1
  1.5         Jenis Mata Uang Yang Digunakan ........................................................................................... 1
  1.6         Maksud dan Tujuan Penilaian ................................................................................................. 2
  1.7         Dasar Nilai ............................................................................................................................... 2
  1.8         Tanggal Penilaian (Cut Off Date) dan Masa Berlaku Laporan ................................................. 2
  1.9         Tingkat Kedalaman Investigasi ................................................................................................ 2
  1.10        Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan .............................................................. 2
  1.11        Asumsi Dan Asumsi Khusus ..................................................................................................... 3
  1.12        Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi ....................................................................... 3
  1.13        Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI ........................................................ 3
  1.14        Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian ............................................................. 3
  1.15        Premis Penilaian ...................................................................................................................... 6
  1.16        Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan .............................................................. 6
  1.17        Data Dan Informasi Pendukung .............................................................................................. 6
  1.18        Pernyataan Independensi Penilai ........................................................................................... 7
  1.19        Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ........................................... 7
BAB II        8
ANALISIS PERUSAHAAN .......................................................................................................................... 8
  2.1.        Data dan Informasi.................................................................................................................. 8
  2.2.        Pelaksanaan Wawancara ........................................................................................................ 8
  2.3.        Gambaran Umum Perusahaan ................................................................................................ 8
BAB III       15
TINJAUAN DATA EKONOMI, DATA PASAR INDUSTRI ............................................................................ 15
  3.1.        Pertumbuhan Ekonomi Dunia ............................................................................................... 15
  3.2.        Pertumbuhan Ekonomi Indonesia ........................................................................................ 15
  3.3.        Tinjauan Industri Properti ..................................................................................................... 17
BAB IV        25
PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN .............................................................................................. 25
      4.1.     Pendekatan dan Metode Perhitungan Indikasi Nilai ............................................................ 25
      4.2.     Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian ...................................................................... 25




                                                                                                                                                          vi
Page 8
JL febriman siregar dan
                   kantor jasa penilai publik
                                                                           rekan
ET
 ll
                   penilai aset, bisnis dan konsultan


BAB V        26
PROSES PENILAIAN................................................................................................................................ 26
      5.1     Prosedur Penilaian ................................................................................................................ 26
      5.2     Aplikasi Diskon dan Premi ..................................................................................................... 26
      5.3     Penilaian Ekuitas Perusahaan ............................................................................................... 27




                                                                                                                                                vii
Page 9
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                             BAB I
                                         PENDAHULUAN

1.1   Identifikasi Status Penilai

      Penilaian ini dilakukan oleh KJPP Febriman Siregar dan Rekan (Partners), selaku Penilai
      Independen untuk memberikan penilaian yang obyektif dan tidak memihak, sesuai KEPI;
      memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian atas objek penilaian yang dimaksud.

1.2   Identitas Pemberi Tugas

      Berdasarkan Surat Penawaran No. 1050A/PNW/PS‐BGR‐FSR/XI/2024 tertanggal 28 November
      2024, KJPP Febriman Siregar dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FSR” atau “Kami”) mendapat
      penugasan dari PT Pakuan, Tbk. (Selanjutnya disebut “PKN”) untuk melakukan penilaian dan
      memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100,00% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan
      (selanjutnya disebut “Perusahaan” atau “VLS”) per tanggal 30 September 2024. Berikut adalah
      informasi mengenai identitas pemberi tugas:

      Pemberi Tugas dalam hal ini adalah PT Pakuan, Tbk., dengan informasi sebagai berikut:

      Nama            :   PT Pakuan, Tbk.
      Bidang usaha    :   Real Estat
      Alamat          :   Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007
                          Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                          Kota Depok
      Telepon/Fax     :   (0251) 841 3838
      Website         :   www.ptpakuan.com
      Email           :   corsec@ptpakuan.com

1.3   Pengguna Laporan

      Pengguna laporan dalam hal ini adalah sama dengan Pemberi Tugas.

1.4   Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan

      Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah 100,00% saham Perusahaan.

1.5   Jenis Mata Uang Yang Digunakan

      Mata uang yang digunakan dalam penugasan ini, sesuai dengan mata uang fungsional dalam
      laporan keuangan Objek Penilaian dan dinyatakan kembali dalam mata uang Rupiah.



                                                                                               1
Page 10
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


1.6   Maksud dan Tujuan Penilaian

      Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat atas Nilai Pasar 100,00% Ekuitas
      Perusahaan. Tujuan penilaian ini dalam rangka Transaksi Afiliasi pada perusahaan terbuka.

      Laporan penilaian ini mengacu kepada POJK 35, Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar
      Penilaian Indonesia (“SPI”) 2018.

1.7   Dasar Nilai

      Dasar nilai yang digunakan sesuai maksud dan tujuan di atas adalah Nilai Pasar.

      Mengacu pada maksud dan tujuan penilaian, maka standar nilai yang sesuai untuk digunakan
      dalam penilaian ini khususnya sebagai salah satu dasar penetapan nilai, berdasarkan POJK 35,
      Kode Etik Penilaian Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang berlaku adalah
      Nilai Pasar yang didefinisikan sebagai ”estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau
      dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
      berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
      yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing‐masing bertindak atas
      dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati‐hatian dan tanpa paksaan” (SPI 2018, SPI 101.3.1.).

1.8   Tanggal Penilaian (Cut Off Date) dan Masa Berlaku Laporan

      Tanggal Penilaian dalam penugasan ini adalah 30 September 2024.

1.9   Tingkat Kedalaman Investigasi

      a.   Data dan informasi menyangkut dokumen atas objek penilaian/penugasan yang kami
           terima dari pemberi tugas.
      b.   Verifikasi yang kami lakukan terhadap objek penilaian adalah merupakan bagian dari
           keperluan dan kepentingan pelaksanaan penilaian.
      c.   Proses pengumpulan dan analisis data dilakukan secara lengkap pada objek penilaian. Bila
           terdapat keterbatasan dalam hal dokumen atau identifikasi secara keseluruhan, maka kami
           menggunakan data dan dokumen secara sampling secukupnya (data yang relevan).
      d.   Inspeksi dapat dilakukan tanpa ada pembatasan akses ke lokasi termasuk data yang harus
           disediakan oleh pemberi tugas dan/ atau pihak terkait lainnya kepada penilai dalam
           melakukan inspeksi, penelaahan, penghitungan dan analisis untuk tujuan penilaian.

1.10 Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan

      Informasi dan data yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui dan
      digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun


                                                                                                  2
Page 11
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      internasional. Data yang relevan dan terpercaya tersebut antara lain data yang diperoleh dari
      Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia atau bursa lain, Badan Pusat Statistik, data Pemerintah
      Kota dan Kabupaten, dan data riset dari Lembaga Independen/firma.

1.11 Asumsi Dan Asumsi Khusus

      Asumsi:
        Kami tidak melakukan reviu terhadap aspek hukum maupun uji tuntas aspek keuangan,
          oleh karena itu kami berasumsi bahwa objek yang kami nilai tidak mempunyai masalah
          hukum dan hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.
       Kami berasumsi bahwa objek yang ditunjukan kepada kami adalah benar merupakan objek
          dalam penilaian.

1.12 Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi

      Laporan Penilaian yang dihasilkan tidak untuk konsumsi publik. Persetujuan penilai harus
      didapatkan atas setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan, atau
      referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan keuangan
      perusahaan/objek penilaian, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan/objek penilaian,
      dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari
      perusahaan/objek penilaian.

      Tanda tangan Penilai Publik dan cap KJPP Febriman Siregar dan Rekan yang resmi merupakan
      syarat mutlak Laporan Penilaian yang dihasilkan.

      Laporan penilaian tidak akan dipublikasikan dalam bentuk dan kesempatan apapun, sebagian
      atau keseluruhan, tanpa persetujuan KJPP Febriman Siregar dan Rekan.

1.13 Konfirmasi Bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI

      Penilaian akan dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
      Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII‐2018).

1.14 Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian

      Penilaian                              :   Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis
                                                 atas nilai ekonomi suatu objek penilaian.
      Penilai                                :   Orang perseorangan yang dengan keahliannya
                                                 menjalankan kegiatan Penilaian di pasar modal.
      Penilai Bisnis                         :   Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis
                                                 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas



                                                                                                 3
Page 12
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


                                               Jasa Keuangan mengenai Penilai yang melakukan
                                               kegiatan di pasar modal.
      Penilaian Bisnis                     :   Proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis
                                               atas objek Penilaian Bisnis sebagaimana dimaksud
                                               dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
                                               Penilai yang melakukan kegiatan di pasar modal.
      Penugasan Penilaian Profesional      :   Penugasan yang diterima oleh Penilai dari pemberi
                                               penugasan untuk melakukan Penilaian atas objek,
                                               tujuan Penilaian, dan tanggal tertentu dimana
                                               Penilai mendasarkan opininya, yang disajikan dalam
                                               laporan Penilaian.
      Nilai                                :   Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual
                                               dan/atau pembeli atas suatu barang atau jasa dan
                                               merupakan jumlah manfaat ekonomi berdasarkan
                                               nilai pasar yang akan diperoleh dari objek Penilaian
                                               pada tanggal Penilaian.
      Tanggal Penilaian                    :   Tanggal pada saat Nilai, hasil Penilaian, atau
                                               perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan.
      Dasar Penilaian                      :   Suatu penjelasan dan/atau pendefinisian tentang
                                               jenis Nilai yang sedang diteliti berdasarkan kriteria
                                               tertentu.
      Premis Nilai                         :   Asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu
                                               kondisi transaksi yang dapat digunakan pada objek
                                               Penilaian.
      Nilai Buku                           :   a. Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset,
                                                   dikurangi akumulasi depresiasi, deplesi,
                                                   amortisasi atau penurunan nilai sebagaimana
                                                   yang tercatat dalam laporan keuangan; atau
                                               b. Selisih antara total aset dikurangi dengan total
                                                   liabilitas dari perusahaan sebagaimana tercatat
                                                   dalam laporan keuangan.
      Nilai Pasar                          :   Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau
                                               dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas
                                               pada tanggal penilaian, antara pembeli yang
                                               berminat membeli dengan penjual yang berminat
                                               menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                               pemasarannya dilakukan secara layak, dimana
                                               kedua pihak masing‐masing bertindak atas dasar
                                               pemahaman yang dimilikinya, kehati‐hatian dan
                                               tanpa paksaan.
      Asumsi                               :   Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta,
                                               syarat, atau keadaan yang mungkin dapat


                                                                                                  4
Page 13
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                                 mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan
                                                 penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh
                                                 Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian.
      Pendekatan Penilaian                   :   Suatu cara untuk memperkirakan Nilai dengan
                                                 menggunakan satu atau lebih metode penilaian.
      Pendekatan Aset                        :   Pendekatan       Penilaian   berdasarkan      laporan
                                                 keuangan historis objek Penilaian yang telah diaudit,
                                                 dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas
                                                 menjadi Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang
                                                 digunakan dalam Penilaian Bisnis.
      Pendekatan Pasar                       :   Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan
                                                 objek Penilaian dengan objek lain yang sebanding
                                                 dan sejenis serta telah tersedia informasi harga
                                                 transaksi atau penawaran.
      Pendekatan Pendapatan                  :   Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi
                                                 manfaat ekonomis atau pendapatan yang
                                                 diperkirakan akan dihasilkan oleh objek Penilaian
                                                 dengan tingkat diskonto tertentu.
      Metode Penilaian                       :   Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam
                                                 melakukan Penilaian.
      Business Interest                      :   Kepemilikan dalam perusahaan yang meliputi
                                                 penyertaan dalam perusahaan, surat berharga, aset
                                                 keuangan lainnya, dan aset tak berwujud.
      Laporan Penilaian Bisnis               :   Laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis yang
                                                 memuat pendapat Penilai Bisnis mengenai objek
                                                 Penilaian serta menyajikan informasi tentang proses
                                                 Penilaian.
      Tanggal Laporan Penilaian Bisnis       :   Tanggal ditandatanganinya Laporan Penilaian Bisnis
                                                 oleh Penilai Bisnis.
      Tenaga Ahli                            :   Orang yang mempunyai keahlian dan kualifikasi pada
                                                 suatu bidang tertentu di luar ruang lingkup kegiatan
                                                 Penilaian dan tidak bekerja pada kantor jasa Penilai
                                                 publik.
      Diskon Tanpa Pengendalian
      (Discount for Lack of Control)         :   Suatu jumlah atau persentase tertentu yang
                                                 merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas
                                                 sebagai cerminan dari kurangnya tingkat
                                                 pengendalian atas objek Penilaian.
      Diskon Likuiditas Pasar
      (Discount for Lack of Marketability)   :   Suatu jumlah atau persentase tertentu yang
                                                 merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas



                                                                                                    5
Page 14
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                                sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek
                                                Penilaian.
      Kelangsungan Usaha                    :   Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang
                                                sedang beroperasi atau dalam konstruksi, atau suatu
                                                premis dalam Penilaian, dimana Penilai Bisnis
                                                menganggap suatu perusahaan akan terus
                                                melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.
      Premi Pengendalian
      (Premium for Control)                 :   Suatu jumlah atau persentase tertentu yang
                                                merupakan penambah dari Nilai suatu ekuitas
                                                sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas
                                                objek Penilaian.
      KJPP FSR                              :   Kantor Jasa Penilai Publik dan Rekan.
      PKN                                   :   PT Pakuan, Tbk.
      Perusahaan/VLS                        :   PT Vasamty Land Sawangan.

1.15 Premis Penilaian

      Kami telah melakukan penilaian atas Nilai Pasar 100,00% ekuitas Perusahaan dengan premis
      penilaian “going concern” yaitu suatu premis dalam penilaian dimana Penilai menganggap suatu
      perusahaan akan terus melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.

1.16 Pendekatan dan Metode Penilaian Yang Digunakan

      Dalam penilaian ini, pendekatan penilaian yang diaplikasikan adalah Pendekatan Aset dan
      Pendekatan Pasar. Untuk Pendekatan Aset digunakan Metode Adjusted Book Value (ABV),
      sedangkan untuk Pendekatan Pasar digunakan Metode Guideline Publicly Trade Company
      (GPTC). Pendekatan Aset digunakan dengan pertimbangan Perusahaan memiliki aset yang
      mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas operasional Perusahaan. Sementara
      Pendekatan Pasar digunakan dengan pertimbangan bahwa terdapat perusahaan yang sepadan
      dan sebanding dengan Perusahaan.

1.17 Data Dan Informasi Pendukung

      Data dan informasi pendukung dalam kegiatan inspeksi dan penelaahan dokumen adalah
      sebagai berikut:
      a.   Hasil Pelaksanaan Inspeksi
           Kami telah melakukan melakukan wawancara dengan manajemen, sehubungan dengan
           penilaian Obyek Penilaian.
      b.   Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Obyek Penilaian.
           Obyek Penilaian merupakan ekuitas Perusahaan. Atas dasar hal tersebut, maka dokumen
           hukum yang relevan dengan Obyek Penilaian merupakan dokumen‐dokumen hukum yang

                                                                                                 6
Page 15
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


           juga melekat pada Perusahaan. Adapun dokumen hukum Perusahan, yang mencakup
           perijinan dan legalitas Perusahaan, diuraikan kemudian dalam Gambaran Umum
           Perusahaan.
      c.   Tingkat kepemilikan dan sifat pengendalian objek Penilaian
           Objek Penilaian adalah kepemilikan mayoritas yang memiliki kendali atas Perusahaan.
      d.   Tingkat Likuiditas Pasar Obyek Penilaian
           Dengan mempertimbangkan bahwa Obyek Penilaian merupakan perusahaan tertutup yang
           tidak diperdagangkan di pasar modal/terbuka maka tingkat likuiditas pasar Perusahaan
           dapat dikatakan relatif rendah.
      e.   Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli
           Dalam melakukan penilaian Ekuitas Perusahaan, KJPP FSR tidak menggunakan hasil
           pekerjaan tenaga ahli dari luar.
      f.   Penilai Properti dan Hasil Pekerjaan Penilai Properti
           Dalam melakukan penilaian Ekuitas Perusahaan, KJPP FSR menggunakan hasil pekerjaan
           penilai properti KJPP FSR dengan nomor laporan : 00054/2.0109‐05/PI/10/0069/1/I/2025
           tertanggal 20 Januari 2025.

1.18 Pernyataan Independensi Penilai

      Dalam mempersiapkan laporan penilaian Ekuitas Perusahaan, KJPP FSR bertindak secara
      independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perusahaan
      maupun pihak pihak lain yang terafiliasi dengan Perusahaan. KJPP FSR juga tidak memiliki
      kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan penilaian ini
      tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang
      kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis
      penilaian ini.

1.19 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)

      Dari tanggal kajian (cut off date) per 30 September 2024 hingga laporan penilaian ini diterbitkan
      terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (Subsequent Event), yaitu perubahan
      pengurus dan stock split Perusahaan, tidak berdampak pada Nilai Pasar Perusahaan namun
      terdapat perubahan pada nilai Perusahaan/bisnis per lembar saham.




                                                                                                     7
Page 16
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


                                               BAB II
                                      ANALISIS PERUSAHAAN


2.1.   Data dan Informasi

       Data dan Informasi yang kami gunakan dalam proses penilaian Ekuitas Perusahaan adalah
       sebagai berikut:
       1. Laporan Keuangan
            a. PT Vasamty Land Sawangan (VLS)
                 Laporan Keuangan interim Perusahaan untuk periode satu bulan sejak tanggal 3
                     April (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 April 2024 yang telah diaudit
                     oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan
                     pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam
                     semua hal yang material.
                 Laporan Keuangan interim Perusahaan untuk periode enam bulan sejak tanggal 3
                     April (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 September 2024 yang telah
                     diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
                     dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar
                     dalam semua hal yang material.
       2. Laporan Penilaian Aset
               Penilaian Aset Perusahaan yang dilakukan oleh KJPP FSR dengan nomor laporan :
                00054/2.0109‐05/PI/10/0069/1/I/2025 tertanggal 20 Januari 2025.
       3. Surat Pernyataan Manajemen yang disiapkan oleh manajemen Perusahaan.
       4. Data makro ekonomi berupa data inflasi, pertumbuhan ekonomi, suku bunga, kurs, dan
           data industri dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), media cetak maupun media
           elektronik.

2.2.   Pelaksanaan Wawancara

       Berdasarkan surat perintah penugasan yang kami terima, kami telah mengadakan wawancara
       dengan manajemen Perusahaan serta pihak lain yang kami anggap layak dan relevan guna
       mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan proses penilaian.

2.3.   Gambaran Umum Perusahaan

       a. Latar Belakang Perusahaan

          PT Vasamty Land Sawangan (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal
          3 April 2024 oleh Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., notaris di Bekasi. Akta Pendirian ini telah
          mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia dalam Surat
          Keputusan No. AHU‐00072.AH.01.01.2024 tanggal 12 April 2024.



                                                                                                   8
Page 17
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


      b. Susunan Manajemen Perusahaan

         Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Januari 2025, susunan pengurus Perseroan
         adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                    : Agnus Suryadi
         Komisaris                          : Yuki Watanabe

         Direksi
         Presiden Direktur                  : Erick Wihardja
         Direktur                           : Denny
         Direktur                           : Takuro Shikida

      c. Jenis Ekuitas dan Hak Yang Melekat

         Dalam penilaian ini, Objek Penilaian merupakan jenis Ekuitas Biasa dengan hak yang melekat
         sesuai dengan kepemilikannya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan.

      d. Perijinan

         Perijinan yang telah diperoleh Perusahaan, antara lain sebagai berikut :

          Akta Notaris No. 10 tanggal 3 April 2024, perihal Akta Pendirian Perseroan Terbatas,
           dikeluarkan oleh Notaris Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn.,
          SK. No. AHU‐00072.AH.01.01.2024 tanggal 12 April 2024, dikeluarkan oleh Menteri
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

      e. Kegiatan Usaha Perusahaan

         Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan bergerak dalam real estat. Kegiatan usaha
         yang dijalankan adalah usaha real estat yang dimiliki sendiri. Perseroan belum beroperasi
         secara komersial.

      f. Produk dan/atau Jasa Yang Dihasilkan

         Perusahaan yang merupakan objek penilaian berfokus pada usaha real estat.

      g. Lokasi Perusahaan

         Perusahaan berkedudukan di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan,
         Kecamatan Sawangan, Kota Depok.



                                                                                                 9
Page 18
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                         rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


      h. Susunan Pemegang Saham

        Susunan pemegang saham Perusahaan per tanggal 30 September 2024 adalah sebagai
        berikut:

        Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perusahaan

                   Nama Pemegang Saham                  Lembar Saham    %           Jumlah

         PT Pakuan Tbk                                          5.100       51,00    5.100.000.000
         Samty Asia Development Pte, Ltd.                       4.900       49,00    4.900.000.000
                          Jumlah                               10.000         100   10.000.000.000
        Sumber: Laporan Keuangan Audit Per 30 September 2024


        Berdasarkan akta notaris no 17 tanggal 27 Januari 2025, susunan pemegang saham
        Perusahaan setelah stock split adalah sebagai berikut;

        Tabel 2. Susunan Pemegang Saham Setelah Stock Split

                   Nama Pemegang Saham                  Lembar Saham    %           Jumlah

         PT Pakuan Tbk                                         10.200       51,00    5.100.000.000
         Samty Asia Development Pte, Ltd.                       9.800       49,00    4.900.000.000
                           Jumlah                              20.000         100   10.000.000.000
        Sumber: Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Januari 2025


      i. Pasar Geografis

        Perusahaan bergerak dibidang real estat dengan cakupan pemasaran di wilayah Indonesia.

      j. Persaingan Usaha

        Perusahaan memiliki tingkat persaingan usaha yang relatif sedang.

      k. Risiko Usaha

        Seperti halnya kegiatan usaha yang dilakukan oleh perusahaan lainnya, usaha yang dilakukan
        oleh Perusahaan tidak terlepas dari berbagai risiko usaha yang disebabkan oleh berbagai
        faktor yang dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan kesehatannya, seperti:

         Risiko Kredit
          Risiko kredit adalah salah satu risiko krusial yang paling umum muncul. Risiko kredit
          timbul apabila pelanggan menunda pembayaran atas produk yang dibeli. Tingkat
          kelancaran pembayaran yang rendah akan berimbas langsung pada kesehatan keuangan
          Perusahaan. Karenanya, kualitas kolektibilitas Perusahaan selalu menjadi fokus perhatian
          Manajemen.


                                                                                                 10
Page 19
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan




         Risiko Pendanaan
          Kesulitan penyediaan dana dapat mengakibatkan Perusahaan mengalami gangguan
          kesehatan keuangan dan keterbatasan kesempatan untuk mengembangkan bisnis
          Perusahaan. Perusahaan secara konsisten mengelola risiko ini dengan beberapa strategi
          yang fokusnya adalah memperkuat struktur ekuitas Perusahaan, termasuk diversifikasi
          sumber pendanaan yang bersumber dari pengelolaan kelebihan dana Perusahaan dan
          pinjaman perbankan. Manajemen harus senantiasa menjaga dan memonitor rasio‐rasio
          Perusahaan yang terkait pendanaan.

         Risiko Persaingan
          Risiko persaingan yang direspon dengan baik akan menjadi pemacu pertumbuhan
          Perusahaan yang positif. Strategi Perusahaan untuk menangani risiko persaingan adalah
          dengan secara terus‐menerus berinovasi dengan program dan produk yang kompetitif,
          serta memperluas jaringan pemasaran agar dapat mempertahankan dan meningkatkan
          pangsa pasar Perusahaan.

         Risiko Likuiditas
          Risiko likuiditas merupakan risiko apabila posisi arus kas Perusahaan dan entitas anak
          tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan pengeluaran jangka pendek operasional.
          Kebutuhan likuiditas Perusahaan dan entitas anak timbul dari kebutuhan dalam
          membiayai investasi dan pengeluaran barang modal yang terkait dengan penambahan
          kapasitas produksi.

         Risiko Perubahan Kurs
          Risiko perubahan kurs tidak memberi dampak signifikan terhadap Perusahaan.

         Risiko Operasional
          Risiko operasional adalah risiko yang timbul dari pelaksanaan fungsi bisnis Perusahaan,
          yang berfokus pada risiko yang timbul dari kegagalan dari sistem dan proses operasional
          Perusahaan.

      l. Analisis dan Pembahasan Manajemen Terkait Obyek Penilaian

         Keuntungan dan Kerugian atas Kontrak Usaha
          Perusahaan memiliki kontrak usaha dengan pihak ketiga maupun pihak berelasi dimana
          kontrak usaha tersebut untuk mendukung operasional Perusahaan.

         Aset dan Kewajiban Kontijensi
          Perusahaan tidak memiliki aset dan kewajiban kontinjensi sehingga tidak terdapat analisa
          dan pembahasan manajemen terhadap aset dan kewajiban kontijensi.



                                                                                               11
Page 20
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


         Hasil Penjualan Produk atau Jasa Perusahaan
          Pendapatan perusahaan diperoleh dari penjualan real estat. Namun saat ini Perusahaan
          belum beroperasi secara komersial.

        Tabel 3. Hasil Penjualan Perusahaan                                 (Dalam Ribuan Rupiah)
                         URAIAN                      30 April 2024            30 September 2024

            Pendapatan                                     ‐                          ‐

                    Total Pendapatan                       ‐                          ‐



         Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis Obyek Penilaian
          Perusahaan belum mencatatkan Pendapatan per 30 April 2024 dan 30 September 2024.

      m. Informasi Keuangan Perusahaan

        Laporan keuangan merupakan suatu bentuk laporan yang memuat informasi tentang posisi
        keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas dari suatu perusahaan. Laporan
        keuangan memberikan gambaran tentang prestasi historis dari suatu perusahaan yang dapat
        dijadikan dasar dalam melakukan analisis untuk membuat peramalan dan proyeksi keuangan
        masa depan.

        Dalam melaksanakan penugasan penilaian ekuitas Perusahaan ini, kami juga mendapat data
        dan informasi mengenai laporan keuangan Perusahaan. Adapun data laporan keuangan
        Perusahaan yang kami terima adalah sebagai berikut:

                Laporan Keuangan interim Perusahaan untuk periode satu bulan sejak tanggal 3 April
                 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 April 2024 yang telah diaudit oleh
                 Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
                 bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
                 material.
                Laporan Keuangan interim Perusahaan untuk periode enam bulan sejak tanggal 3 April
                 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 September 2024 yang telah diaudit oleh
                 Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan pendapat
                 bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
                 material.




                                                                                                  12
Page 21
JL febriman siregar dan
          kantor jasa penilai publik
                                               rekan
ET
 ll
          penilai aset, bisnis dan konsultan


      Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data posisi keuangan Perusahaan untuk periode
      30 April 2024 dan 30 September 2024:

      Tabel 4.     Ikhtisar Laporan Posisi Keuangan Perusahaan         (Dalam Ribuan Rupiah)
                     Uraian                    30 April 2024           30 September 2024

       Aset lancar                                        10.000.000                91.146.189
       Aset tidak lancar                                           ‐               347.003.932
       Total Aset                                         10.000.000               438.150.121
       Liabilitas jangka pendek                                    ‐               429.165.969
       Liabilitas jangka Panjang                                   ‐                         ‐
       Total Liabilitas                                            ‐               429.165.969
       Ekuitas                                            10.000.000                 8.984.152


      Jumlah Aset

      Jumlah aset Perusahaan periode 30 September 2024 mengalami peningkatan dibandingkan
      dengan 30 April 2024 karena adanya penambahan aset tetap berupa tanah untuk
      pengembangan sebesar Rp347 miliar.

      Jumlah Liabilitas

      Jumlah liabilitas Perusahaan periode 30 September 2024 mengalami peningkatan
      dibandingkan dengan 30 April 2024 karena adanya peningkatan utang kepada pihak berelasi
      sebesar Rp429 miliar.

      Tabel 5. Ikhtisar Laporan Laba (Rugi) Perusahaan                 (Dalam Ribuan Rupiah)
                     Uraian                    30 April 2024           30 September 2024
       Pendapatan                                                  ‐                          ‐
       Beban pokok pendapatan                                      ‐                          ‐
       Laba (rugi) kotor                                           ‐                          ‐
       Laba (rugi) usaha                                           ‐                (1.708.741)
       Laba (rugi) tahun berjalan                                  ‐                (1.015.848)


      Pendapatan

      Perusahaan belum mencatatkan Pendapatan per 30 April 2024 dan 30 September 2024.

      Beban Pokok Penjualan

      Perusahaan belum mencatatkan Beban Pokok Penjualan per 30 April 2024 dan 30 September
      2024.




                                                                                             13
Page 22
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


        Laba (Rugi) Kotor

        Perusahaan belum mencatatkan Laba (Rugi) Kotor per 30 April 2024 dan 30 September 2024.

        Laba (Rugi) Tahun Berjalan

        Rugi tahun berjalan per 30 September 2024 tercatat sebesar Rp1.015.848.269.

      n. Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

        Tinjauan terhadap kinerja keuangan Perusahaan dilakukan berdasarkan analisis terhadap
        laporan keuangan Perusahaan dengan menggunakan teknis analisis sebagai berikut:

        Commonsize statement analysis

        Common size statement merupakan salah satu metode analisis terhadap laporan keuangan
        Perusahaan untuk mengetahui persentase investasi pada masing‐masing aset terhadap total
        asetnya, dan juga untuk mengetahui struktur permodalan serta komposisi biaya atau beban
        terhadap total pendapatan. Berikut adalah hasil analisis laporan keuangan Perusahaan
        dengan menggunakan metode Common Size Statement Analysis:

        Tabel 6. Analisis Commonsize Statement– Laporan Posisi Keuangan
                       Uraian                   30 April 2024              30 September 2024

         Aset lancar                                            100,00%                    20,80%
         Aset tidak lancar                                             ‐                   79,20%
         Total Aset                                             100,00%                   100,00%
         Liabilitas jangka pendek                                      ‐                   97,95%
         Liabilitas jangka Panjang                                     ‐                         ‐
         Total Liabilitas                                              ‐                   97,95%
         Ekuitas                                                100,00%                     2,05%


        Tabel 7. Analisis Commonsize Statement – Laporan Laba (Rugi)
                       Uraian                   30 April 2024              30 September 2024
         Pendapatan                                                    ‐                         ‐
         Beban pokok penjualan                                         ‐                         ‐
         Laba (rugi) kotor                                             ‐                         ‐
         Laba (rugi) usaha                                             ‐                         ‐
         Laba (rugi) tahun berjalan                                    ‐                         ‐




                                                                                                14
Page 23
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                          BAB III
                        TINJAUAN DATA EKONOMI, DATA PASAR INDUSTRI

3.1.   Pertumbuhan Ekonomi Dunia

       Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III‐2024, ketidakpastian pasar
       keuangan global kembali meningkat. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mendorong
       meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Di bidang ekonomi, pertumbuhan dunia
       pada 2024 diperkirakan tumbuh sebesar 3,2% dengan kecenderungan yang melambat. Inflasi
       global dalam tren penurunan sehingga mendorong konvergensi pelonggaran kebijakan
       moneter, khususnya negara maju.

       Di Amerika Serikat, rilis tingkat pengangguran terkini menunjukkan perbaikan ditengah prospek
       inflasi yang lebih rendah sehingga mendorong ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan Fed
       Funds Rate (FFR) yang lebih rendah dari perkiraan semula. Hal tersebut menyebabkan kenaikan
       yieldUS Treasury tenor 2 dan 10 tahun dan indeks dolar AS (DXY). Ke depan, tren penurunan
       suku bunga kebijakan negara maju, khususnya AS diperkirakan tetap berlanjut, meskipun
       dinamika ketegangan geopolitik perlu terus dicermati. Perkembangan ini memerlukan kehati‐
       hatian dalam merumuskan respons kebijakan dalam memitigasi dampak rambatan global,
       termasuk dalam mendorong aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar
       guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

                                    Tabel 8. Pertumbuhan Ekonomi Dunia




                           Sumber: Bank Indonesia


3.2.   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

       Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III‐2024, perekonomian
       Indonesia tetap tumbuh baik dan perlu terus didorong agar lebih tinggi. Pertumbuhan teriwulan
       III‐2024 didukung oleh permintaan domestik. Investasi tetap kuat, khususnya investasi
       bangunan sejalan dengan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Konsumsi

                                                                                                 15
Page 24
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


      rumah tangga, khususnya kelas menengah ke atas, tetap terjaga. Ekspor nonmigas tumbuh
      positif di tengah perlambatan ekonomi global dan penuruna harga komoditas. Dasi sisi
      Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ditopang oelh Industri Pengolahan, Konstruksi dan
      Perdagangan Besar dan Eceran. Seacara spasial, kinerja ekonomi terjaga diseluruh wilayah.

      Nilai Tukar Rupiah

      Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter yang
      ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada Oktober 2024 (hingga 15 Oktober 2024)
      melemah sebesar 2,82% (ptp) dari bulan sebelumnya. Pelemahan nilai tukar tersebut terutama
      dipengaruhi oleh peningkatan ketidakpastian global akibat eskalasi ketegangan geopolitik di
      Timur Tengah. Namun demikian, apabila dibandingkan dengan level akhir Desember 2023, nilai
      tukar Rupiah terdepresiasi hanya sebesar 1,17%, lebih baik dibandingkan dengan pelemahan
      Peso Filipina, Dollar Taiwan dan Won Korea yang masing‐masing terdepresiasi sebesar 4,25%,
      4,58% dan 5,62%.

      Kedepan, nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil sejalan dengan menariknya imbal hasil,
      rendahnya inflasi dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta komitmen
      Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian. Seluruh instrumen moneter akan terus
      dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi meneter pro market melalui optimalisasi
      instrumen SRBI, SVBI dan SUVBI, untuk memperkuat efetivitas kebijakan dalam menarik aliran
      masuk modal asing dan mendukung penguatan nilai tukar Rupiah.

                       Grafik 1. Kurs Nilai Tukar Rupiah VS Negara Kawasan




                  Sumber: Bank Indonesia




                                                                                              16
Page 25
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan


       Inflasi

       Inflasi IHK tercatat rendah di seluruh komponen sehingga mencapai 1,84% (yoy) pada
       September 2024. Inflasi inti tercatat sebesar 2,09% (yoy), sementara inflasi volatile food terus
       menurun menjadi 1,43% (yoy). Penurunan inflasi VF didukung oleh peningkatan pasokan
       pangan seiring berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi pengendalian inflasi TPIP/TPID
       melalui GNPIP dan pengaruh base effect harga pangan. Ke depan, Bank Indonesia meyakini
       inflasi IHK tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diperkirakan terjaga seiring ekspektasi
       inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat
       merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali didukung oleh sinergi
       pengedalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah . Bank Indonesia terus
       berkomitmen memperkuat efetivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi tahun 2024 dan
       2025 terkendali dengan tetap mendukung upaya penguatan pertumbuhan ekonomi.

                                          Grafik 2. Inflasi Indonesia




                      Sumber: Bank Indonesia


3.3.   Tinjauan Industri Properti

       Kondisi Saat Ini

       Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus kewaspadaan
       dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi global terus
       membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini berdampak pada
       pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti residensial, yang
       cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan ekonomi setelah pandemi
       yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai dari peningkatan inflasi,
       peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.




                                                                                                       17
Page 26
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


      Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
      pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali akhir tahun
      lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti yang positif.

      Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
      diwarnai dengan tumbuhnya tren‐tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
      properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin marak untuk
      menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan infrastruktur di luar Pulau
      Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di luar Pulau Jawa, diikuti dengan
      inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi yang terus diperlukan untuk memenuhi
      kebutuhan pasar properti.

      Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para
      pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024. Hasil
      survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil dengan
      potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan geopolitik
      global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu diantisipasi dalam menjaga
      Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu, potensi kenaikan suku bunga, dan
      kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi pertumbuhan properti tahun
      2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh. Sementara itu, insentif PPN DTP dinilai
      memberi dampak positif dalam pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.

      Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
      kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti yang
      ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan meningkat, sektor
      ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata, Resor Vila dan Perkantoran
      akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara
      (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5 Cities yang dinilai akan memiliki prospek
      untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara itu, sektor Energi Terbarukan, Logistik, dan
      Ecommerce dipercaya sebagai sektor bisnis yang memiliki daya ungkit positif terhadap
      pertumbuhan properti tahun 2024.

      Perkembangan Permintaan Properti Komersial

      Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2024 secara
      tahunan tumbuh 4,10% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan II 2024 yang tumbuh 4,00%
      (yoy) (Grafik 3). Peningkatan Indeks Permintaan untuk kategori sewa terutama terjadi pada
      segmen perkantoran sewa dan convention hall. Peningkatan permintaan segmen perkantoran
      sewa terjadi di Jakarta, Surabaya dan Medan. Sementara peningkatan permintaan convention
      hall terjadi di Jakarta dan Palembang serta segmen hotel di Makassar dan Denpasar seiring
      dengan maraknya kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang
      diselenggarakan oleh instansi pemerintah. Lebih lanjut, permintaan untuk segmen hotel juga


                                                                                                  18
Page 27
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


      tercatat meningkat di beberapa kota tempat penyelenggaraan event nasional seperti di
      Balikpapan terkait dengan kegiatan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik
      Indonesia yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta di Medan terkait pelaksanaan
      kegiatan PON XXI di Aceh dan Medan.

      Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2024
      tumbuh 0,27% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang sebesar
      0,31% (yoy) (Grafik 4). Hal itu dipengaruhi oleh perlambatan permintaan pada segmen lahan
      industri di Semarang serta segmen warehouse complex di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan
      Palembang.

            Grafik 3. Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Kategori Sewa (% yoy)




             Sumber: Bank Indoenesia


            Grafik 4. Pertumbuhan Tahunan Indeks Permintaan Kategori Jual (% yoy)




              Sumber: Bank Indoenesia


      Sejalan dengan pertumbuhan tahunan, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori sewa
      secara triwulanan meningkat 2,57% (qtq), lebih tinggi dari kenaikan triwulan sebelumnya yang
      sebesar 2,27% (qtq) (Grafik 5). Peningkatan Indeks Permintaan tersebut didorong oleh
      peningkatan pada segmen hotel di wilayah Bodebek, Bandung, Surabaya, Palembang, Medan,
      Balikpapan dan Denpasar. Selain itu, peningkatan Indeks Permintaan juga didorong segmen
      perkantoran sewa di Balikpapan, Denpasar, Makassar dan Pelambang serta segmen convention
      hall di Jakarta dan Palembang.


                                                                                                 19
Page 28
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


      Selanjutnya, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori jual pada triwulan III 2024 secara
      triwulanan tumbuh 0,03% (qtq), melambat dibandingkan triwulan II 2024 yang tumbuh 0,10%
      (qtq) (Grafik 6). Perlambatan ini didorong oleh perlambatan permintaan pada segmen lahan
      industri di Wilayah Bodebek serta segmen warehouse complex di Jakarta dan Palembang.

          Grafik 5. Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Kategori Sewa (% qtq)




              Sumber: Bank Indoenesia


           Grafik 6. Pertumbuhan Triwulanan Indeks Permintaan Kategori Jual (% qtq)




              Sumber: Bank Indoenesia


      Perkembangan Pasokan Properti Komersial

      Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan III 2024 secara tahunan tumbuh
      2,45% (yoy), lebih tinggi dibandingkan kenaikan triwulan II 2024 yang sebesar 2,15% (yoy)
      (Grafik 7). Kenaikan pasokan tersebut terjadi pada seluruh segmen properti sewa. Kenaikan
      pasokan terutama terjadi pada segmen ritel sewa di Banten serta segmen apartemen sewa di
      Denpasar.

      Sejalan dengan hal tersebut, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual tumbuh 0,12%
      (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 0,07% (yoy) (Grafik 8). Kondisi ini
      didorong oleh peningkatan pasokan khususnya penambahan area pada segmen warehouse
      complex di wilayah Bodebek.




                                                                                                20
Page 29
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


             Grafik 7. Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Kategori Sewa (% yoy)




              Sumber: Bank Indoenesia


              Grafik 8. Pertumbuhan Tahunan Indeks Pasokan Kategori Jual (% yoy)




              Sumber: Bank Indoenesia


      Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan III 2024
      masih melanjutkan perlambatan dari 0,49% (qtq) pada triwulan II 2024 menjadi 0,27% (qtq)
      (Grafik 9). Perlambatan tersebut terutama terjadi pada segmen ritel karena penyesuaian
      pasokan dengan kebutuhan tenant yang semakin terkonsentrasi pada kegiatan ritel yang masih
      memiliki traffic pengunjung tinggi seperti tenant Food & Beverage, sport fashion, skincare dan
      indoor playground. Hal tersebut membutuhkan perubahan layout dan renovasi pada segmen
      ritel sewa di kota seperti Medan. Sejalan dengan kategori sewa, Indeks Pasokan Properti
      Komersial kategori jual juga mengalami perlambatan dari 0,08% (qtq) pada triwulan sebelumnya
      0,03% (qtq) pada triwulan III 2024 (Grafik 10). Perlambatan ini terutama disebabkan oleh
      tertahannya pasokan pada segmen warehouse complex di Jakarta dan Palembang.




                                                                                                 21
Page 30
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


            Grafik 9. Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Kategori Sewa (% qtq)




             Sumber: Bank Indoenesia


            Grafik 10. Pertumbuhan Triwulanan Indeks Pasokan Kategori Jual (% yoy)




             Sumber: Bank Indoenesia


      Perkembangan Harga Properti Komersial

      Meski dari sisi permintaan mengalami peningkatan, perkembangan harga properti komersial
      baik kategori jual maupun sewa mengalami perlambatan. Indeks Harga Properti Komersial
      untuk kategori sewa pada triwulan III 2024 tumbuh 2,09% (yoy), lebih rendah dibandingkan
      kenaikan triwulan sebelumnya yang tumbuh 2,32% (yoy) (Grafik 11). Perlambatan Indeks Harga
      tersebut terjadi pada seluruh segmen kategori sewa.

      Pada kategori jual, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial juga melambat dari 0,40%
      (yoy) pada triwulan II 2024 menjadi 0,63% pada triwulan III 2024 (Grafik 12). Perlambatan
      tersebut disebabkan penurunan harga pada segmen perkantoran jual di Surabaya sebagai
      strategi menarik konsumen. Sementara itu, harga segmen lahan industri mengalami
      perlambatan di wilayah Bodebek dan Semarang




                                                                                             22
Page 31
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


                Grafik 11. Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




                 Sumber: Bank Indoenesia


                 Grafik 12. Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




                 Sumber: Bank Indoenesia


      Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2024
      meningkat sebesar 1,56% (qtq), lebih tinggi dibandingkan peningkatan triwulan sebelumnya
      yang sebesar 1,47% (qtq) (Grafik 13). Peningkatan terjadi pada segmen hotel di Balikpapan,
      Medan dan Palembang,

      Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan III 2024
      terkontraksi 0,03% (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya masih tumbuh 0,15% (qtq) (Grafik
      14). Kontraksi ini terutama disebabkan oleh penurunan Indeks Harga pada segmen lahan
      industri di wilayah Bodebek.




                                                                                                23
Page 32
JL febriman siregar dan
      kantor jasa penilai publik
                                           rekan
ET
 ll
      penilai aset, bisnis dan konsultan


        Grafik 13. Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




          Sumber: Bank Indoenesia


        Grafik 14. Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




          Sumber: Bank Indoenesia




                                                                                24
Page 33
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


                                           BAB IV
                              PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN

4.1.   Pendekatan dan Metode Perhitungan Indikasi Nilai

       Prosedur perhitungan indikasi nilai dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan dan
       metode penilaian yang berlaku umum dalam penilaian perusahaan atau ekuitas sesuai dengan
       Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI
       Edisi VII‐2018). Ada tiga pendekatan dalam penilaian usaha yang umum digunakan, yaitu:

       a. Pendekatan Aset (Asset Approach)

          Pendekatan aset adalah Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis Obyek
          Penilaian yang telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi
          Nilai Pasar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam Penilaian Bisnis.

       b. Pendekatan Pasar (Market Approach)

          Pendekatan pasar adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan Obyek
          Penilaian dengan obyek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia informasi harga
          transaksi atau penawaran.

       c. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

          Pendekatan pendapatan adalah Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat
          ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh Obyek Penilaian dengan
          tingkat diskonto tertentu.

4.2.   Pemilihan Pendekatan dan Metode Penilaian

       Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan merupakan pendekatan dan metode
       penilaian yang umum digunakan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
       Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII‐2018). Pemilihan pendekatan dan
       metode penilaian diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik dan klasifikasi objek
       penilaian.

       Dalam penilaian ini, pendekatan penilaian yang diaplikasikan adalah Pendekatan Aset dan
       Pendekatan Pasar. Untuk Pendekatan Aset digunakan Metode Adjusted Book Value (ABV),
       sedangkan untuk Pendekatan Pasar digunakan Metode Guideline Publicly Trade Company
       (GPTC). Pendekatan Aset digunakan dengan pertimbangan Perusahaan memiliki aset yang
       mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas operasional perusahaan. Sementara
       Pendekatan Pasar digunakan dengan pertimbangan bahwa terdapat perusahaan yang sepadan
       dan sebanding dengan Perusahaan.

                                                                                                  25
Page 34
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


                                               BAB V
                                         PROSES PENILAIAN

5.1   Prosedur Penilaian

      Proses penilaian Ekuitas Perusahaan, dapat disampaikan sebagai berikut:

                                          LINGKUP PENUGASAN
                               DEFINISI PENUGASAN/IDENTIFIKASI MASALAH
        Identifikasi
          Pemberi       Penentuan                       Identifikasi                     Asumsi &
                                        Penentuan                          Tanggal
          Tugas &         Tujuan                           Objek                          Kondisi
                                        Dasar Nilai                       Penilaian
         Pengguna        Penilaian                       Penilaian                       Pembatas
          Laporan

                                      IMPLEMENTASI
                              PENGUMPULAN DAN PEMILIHAN DATA
         Data Makro Ekonomi dan
                                     Data Perusahaan      Data Perusahan Pembanding
                Industri

                                           UJI TUNTAS PENILAIAN
       Analisis Makro                                                                     Analisis
                           Analisis Informasi Umum      Analisis Penyesuaian Laporan
        Ekonomi &                                                                        Kewajaran
                                  Perusahaan                      Keuangan
          Industri                                                                        Proyeksi

                                           PENDEKATAN PENILAIAN
                   Pendekatan Pendapatan                               Pendekatan Aset

                              REKONSILIASI INDIKASI NILAI DAN OPINI NILAI AKHIR

                                           PELAPORAN PENILAIAN


5.2   Aplikasi Diskon dan Premi

      Control Premium (Premi Kendali) merupakan nilai tambah yang melekat dalam kepemilikan
      mayoritas yang mencerminkan adanya kekuatan kendali dalam kepemilikan mayoritas tersebut
      (SPI).

      Discount Lack Of Control (DLOC) merupakan diskon yang diaplikasikan kepada suatu indikasi nilai
      ekuitas yang diperoleh dari aplikasi metode penilaian usaha yang menghasilkan nilai saham
      mayoritas, bila obyek ekuitas yang dinilai bersifat minoritas.




                                                                                                     26
Page 35
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


      Control Premium dan Discount Lack Of Control mencerminkan penambahan terhadap nilai dari
      penyertaan mayoritas atau pengurangan terhadap nilai dari penyertaan minoritas sebagai
      pengaruh dari ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
      dibatasi pengendaliannya. Pengurangan ini diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi
      tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
      pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya keleluasaan dari
      pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat dengan :

      a. Menentukan arah perkembangan jangka panjang obyek penilaian.
      b. Memilih pengurus inti obyek penilaian.
      c. Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
      d. Menentukan kebijakan investasi.
      e. Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
      f. Menentukan besarnya deviden yang akan dibayarkan.
      g. Menolak usulan‐usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.

      Discount Lack Of Marketability (DLOM) merupakan potongan yang diaplikasikan kepada suatu
      indikasi nilai ekuitas (Business Ownership Interest) karena keterbatasan yang melekat pada
      ekuitas tersebut. DLOM mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari penyertaan sebagai
      pengaruh dari tidak likuidnya obyek penilaian untuk diperdagangkan.

5.3   Penilaian Ekuitas Perusahaan
      a. Indikasi Nilai dengan Pendekatan Aset melalui Metode Adjusted Book Value (ABV)

         Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar ekuitas Perusahaan
         dengan menggunakan metode ABV:

         Tabel 9. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas Perusahaan dengan Metode Adjusted Book Value
                  (Dalam Ribuan Rupiah)
                                Uraian                     %                  Nilai
          Nilai Ekuitas 100,00% Per 30 September 2024                                    10.634.902
          Discount Lack of Control                          ‐                                      ‐
          Indikasi Nilai Ekuitas Setelah DLOC                                            10.634.902
          Discount Lack of Marketability                   20%                           (2.126.980)
          Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                              8.507.922


         Berdasarkan perhitungan tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa indikasi Nilai Pasar
         100,00%% ekuitas Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dengan menggunakan
         pendekatan aset melalui metode Adjusted Book Value adalah sebesar Rp. 8.507.921.600,‐ (
         Delapan Miliar Lima Ratus Tujuh Juta Sembilan Ratus Dua Puluh Satu Ribu Enam Ratus
         Rupiah).




                                                                                                  27
Page 36
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan


      b. Indikasi Nilai dengan Pendekatan Pasar melalui Metode Guideline Publicly Trade Company
         (GPTC)

         Berdasarkan analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar ekuitas Perusahaan
         dengan menggunakan metode GPTC:

         Tabel 10. Indikasi Nilai Pasar Ekuitas GGI dengan Metode Guideline Publicly Trade
                   Company (Dalam Ribuan Rupiah)
                                 Uraian                          %                    Nilai
          Nilai Ekuitas 100,00% Per 30 September 2024                                               12.450.489
          Control Premium                                       30%                                   3.735.147
          Indikasi Nilai Ekuitas Setelah DLOC                                                       16.185.636
          Discount Lack of Marketability                        20%                                 (3.237.127)
          Indikasi Nilai Pasar 100,00% Saham                                                        12.948.509

        Berdasarkan perhitungan tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa indikasi Nilai Pasar
        100,00%% ekuitas GGI pada tanggal 30 September 2024 dengan menggunakan pendekatan
        pasar melalui metode Guideline Publicly Trade Company adalah sebesar Rp.
        12.948.509.034,‐ ( Dua Belas Miliar Sembilan Ratus Empat Puluh Delapan Juta Lima Ratus
        Sembilan Ribu Tiga Puluh Empat Rupiah).

      c. Kesimpulan Nilai

        Untuk mendapatkan nilai yang mewakili kedua indikasi nilai tersebut, baik indikasi nilai yang
        dihasilkan dengan menggunakan metode Adjusted Book Value (ABV) dan indikasi nilai yang
        dihasilkan melalui metode Guidelinde Publicly Trade Company (GPTC) maka dilakukan
        rekonsiliasi dengan terlebih dahulu dilakukan pembobotan terhadap kedua metode
        tersebut. Pada prinsipnya setiap metode yang digunakan dalam penilaian idealnya akan
        menghasilkan suatu indikasi nilai yang kurang lebih sama sehingga pembobotan pada
        masing‐masing metode harusnya sama (sebanding), Namun dalam penilaian ini Kami
        menggunakan bobot yang lebih besar pada pendekatan aset yakni sebesar 70%
        dibandingkan bobot pada pendekatan pasar sebesar 30% dengan pertimbangan bahwa
        Perusahaan memiliki aset yang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap aktivitas
        operasional Perusahaan, sehingga kami berkeyakinan bahwa metode ABV lebih tepat dalam
        menggambarkan nilai fundamental Perusahaan dibandingkan dengan pendekatan pasar.
        Berikut hasil rekonsiliasi nilai dari kedua metode penilaian tersebut diatas.

                                Tabel 11. Rekonsiliasi Nilai (Dalam Rupiah Penuh)
                                                                                    Nilai Pasar Tertimbang
                       Pendekatan Penilaian             Nilai Pasar (Rp.)   Bobot
                                                                                             (Rp.)
             Pendekatan Aset (Assets Approach)            8.507.921.600     70%               5.955.545.120
             Pendekatan Pasar (Market Approach)         12.948.509.034      30%               3.884.552.710
             Jumlah                                                                           9.840.097.830
             Pembulatan                                                                       9.840.098.000


                                                                                                              28
Page 37
JL febriman siregar dan
         kantor jasa penilai publik
                                              rekan
ET
 ll
         penilai aset, bisnis dan konsultan


      Berdasarkan analisis dari semua data dan informasi yang kami peroleh dan dengan
      mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian kami, dan
      mengacu pada hasil perhitungan dengan menggunakan metode penilaian tersebut diatas,
      kami berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan per 30
      September 2024 adalah sebesar Rp. 9.840.098.000.‐ ( Sembilan Miliar Delapan Ratus Empat
      Puluh Juta Sembilan Puluh Delapan Ribu Rupiah).




                                                                                          29

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.91 MB
Published22 Jan 2025
Pages37
Characters87,238
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org VASAMTY LAND SAWANGAN p.1 ×15
linked person Amir Abadi Jusuf p.16 ×4
linked person Erick Wihardja p.17
possible org PT PAKUAN p.1 ×12
possible org Bursa Efek Indonesia p.11
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12
unresolved org PT VASAMTY LAND SAWANGAN L APORAN K AJIAN p.1
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Berdasarkan Surat Penawaran p.2
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.2 ×6
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.2 ×6
unresolved org KJPP FSR p.2 ×13
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.4
unresolved person Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) p.6 ×4
unresolved person Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. p.6
unresolved person Yaumil Husna Khair p.6
unresolved — Telepon/Fax p.9
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Pusat Statistik p.11 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik dan Rekan p.14
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.16 ×4
unresolved org Mawar & Rekan p.16 ×4
unresolved person Ungke Mulawanti p.16 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia p.16
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. p.17
unresolved org Samty Asia Development Pte, Ltd. p.18 ×2
unresolved org Kota Nusantara p.26 ×2
unresolved org Bank Indoenesia Grafik p.27 ×6
unresolved org Bank Indoenesia Sejalan p.27
unresolved org Bank Indoenesia Perkembangan Pasokan Properti Komersial Indeks Pasokan p.28
unresolved org Bank Indoenesia Secara p.29 ×2
unresolved org Bank Indoenesia Perkembangan Harga Properti Komersial Meski p.30
unresolved org Bank Indoenesia p.32

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 6285 ms 12 Sep 2026 22:54
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result