Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 117
Page 1
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian dan Catatan atas Laporan Keuangan Pada Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
Page 2
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Daftar Isi
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Bank Sinarmas Tbk dan Entitas Anak yang Berakhir pada Tanggal 30
September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-
periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2024 (Tidak
Diaudit) dan 2023 (Diaudit).
Laporan Keuangan Konsolidasian – Pada tanggal 30 September 2024 dan 31
Desember 2023 serta untuk periode-periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dan 2023.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 - 108
Informasi Tambahan I.1 - I.6
Page 3
Page 4
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2024 31 Desember 2023
ASET
Kas 519.488 388.102
Giro pada Bank Indonesia 4 5.377.574 6.022.812
Giro pada bank lain - pihak ketiga 5 1.276.370 2.656.867
Cadangan kerugian penurunan nilai (296) (932)
Jumlah - bersih 1.276.074 2.655.935
Penempatan pada Bank Indonesia 6
dan bank lain 4.863.469 6.263.389
Cadangan kerugian penurunan nilai (42) (12)
Jumlah - bersih 4.863.427 6.263.377
Efek-efek 7
Pihak berelasi 1.076.025 1.140.803
Pihak ketiga 20.735.674 16.991.268
Jumlah 21.811.699 18.132.071
Cadangan kerugian penurunan nilai (232) (269)
Jumlah - bersih 21.811.467 18.131.802
Efek-efek yang dibeli dengan janji jual 8
kembali - pihak ketiga 73.452 -
Bunga diterima dimuka yang belum diamortisasi (174) -
Jumlah - bersih 73.278 -
Kredit yang diberikan dan piutang/ 9
pembiayaan syariah
Pihak berelasi 110.318 211.039
Pihak ketiga 16.649.610 16.660.407
Jumlah 16.759.928 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.560.056) (1.686.246)
Jumlah - bersih 15.199.872 15.185.200
Tagihan akseptasi 10
Pihak ketiga 39.437 79.864
Cadangan kerugian penurunan nilai (16) (1.560)
Jumlah - bersih 39.421 78.304
Pendapatan yang masih akan diterima 11 339.401 326.751
Biaya dibayar dimuka 12 672.926 921.948
Aset tetap dan aset hak guna - setelah 13
dikurangi akumulasi penyusutan
sebesar Rp1.842.067 dan Rp1.631.510
masing-masing pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 1.558.044 1.606.075
Aset Ijarah - setelah dikurangi 15
akumulasi penyusutan sebesar Rp76.480
dan Rp119.251 masing-masing pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 267.667 384.218
Cadangan kerugian penurunan nilai (11) -
Jumlah - bersih 267.656 384.218
Aset pajak tangguhan - bersih 214.059 214.568
Aset lain-lain - bersih 16 447.062 455.904
JUMLAH ASET 52.659.749 52.634.996
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-1-
Page 5
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas segera 17 193.896 167.982
Simpanan 18
Pihak berelasi 5.172.332 5.918.217
Pihak ketiga 30.234.555 29.224.368
Jumlah 35.406.887 35.142.585
Simpanan dari bank lain 19
Pihak ketiga 80.771 327.445
Efek-efek yang dijual dengan janji beli
kembali - pihak ketiga 20 - 1.051.717
Utang pajak 21 34.824 52.572
Liabilitas akseptasi 10 39.479 79.880
Beban yang masih harus dibayar 22 40.445 43.816
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 36.279 35.426
Obligasi subordinasi - bersih 24 497.255 496.512
Liabilitas lain-lain 23 423.485 390.973
Jumlah Liabilitas 36.753.321 37.788.908
Dana Syirkah Temporer 25
Simpanan
Pihak berelasi 393.155 899.014
Pihak ketiga 6.687.650 6.104.537
Jumlah 7.080.805 7.003.551
Simpanan dari bank lain
Pihak ketiga 153.197 15.769
Jumlah Dana Syirkah Temporer 7.234.002 7.019.320
Ekuitas
Modal saham - nilai nominal Rp 100
(dalam Rupiah penuh) per saham
Modal dasar - 60.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
19.716.162.403 saham dan 19.716.162.403
saham masing-masing pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 27 1.971.616 1.971.616
Tambahan modal disetor - bersih 27 3.552.194 3.552.194
Komponen ekuitas lainnya 7,13 650.630 588.242
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 40 10.000 9.500
Tidak ditentukan penggunaannya 1.937.093 1.705.216
1.947.093 1.714.716
Kepentingan non-pengendali 26 550.893 -
Jumlah Ekuitas 8.672.426 7.826.768
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS 52.659.749 52.634.996
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-2-
Page 6
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan
2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2024 30 September 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 29 2.271.590 2.056.208
Pendapatan syariah 29 577.051 535.838
Beban bunga 30 (622.068) (452.168)
Beban syariah 30 (262.022) (182.217)
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Bersih 1.964.551 1.957.661
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi selain dari kredit 373.820 312.270
Keuntungan dari kenaikan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih 31.206 63.237
Keuntungan dari penjualan efek-efek yang
diukur melalui laba rugi - bersih 87.084 -
Keuntungan kurs mata uang asing - bersih 81.675 59.448
Penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan 146.908 62.231
Lain-lain 33 12.771 15.584
Jumlah Pendapatan Operasional 2.698.015 2.470.431
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi 31 1.082.660 849.886
Tenaga kerja 32 961.823 763.464
Kerugian penurunan nilai aset keuangan 26.330 264.553
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna 13 221.990 193.304
Biaya komisi 28.571 24.979
Kerugian dari penurunan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih - 12.601
Kerugian penjualan efek-efek yang diukur
melalui laba rugi - bersih - 461
Lain-lain 34 10.659 106.662
Jumlah Beban Operasional 2.332.033 2.215.910
LABA SEBELUM PAJAK 365.982 254.521
BEBAN PAJAK
Kini 74.486 47.763
Tangguhan - 66.241
Previous Year Adjustment - (79.274)
74.486 34.730
LABA BERSIH 291.496 219.791
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi - bersih
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar dari efek-efek yang diukur melalui
penghasilan komprehensif lain 62.388 36.554
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi -
bersih setelah dampak pajak tangguhan
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang 3.935 (6.012)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 66.323 30.542
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 357.819 250.333
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 228.442 219.791
Kepentingan non-pengendali 63.054 -
291.496 219.791
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 294.765 250.333
Kepentingan non-pengendali 63.054 -
357.819 250.333
LABA BERSIH PER SAHAM (dalam Rupiah penuh)
Dasar 35 11,59 11,15
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
Page 7
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komponen Ekuitas Lainnya
Laba (Rugi) yang
Belum Direalisasi Surplus Saldo Laba
Tambahan Modal atas Perubahan Revaluasi Ditentukan Tidak Ditentukan Kepentingan
Catatan Modal Saham Disetor - Bersih Nilai Wajar Efek Aset Tetap Penggunaannya Penggunaannya Non-Pengendali Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1.971.616 3.552.194 (275.115) 393.743 9.000 1.633.570 - 7.285.008
Pembentukan cadangan umum 40 - - - - 500 (500) - -
Laba tahun berjalan - - - - - 219.791 - 219.791
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - 36.554 - - - - 36.554
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - - - - - (6.012) - (6.012)
Saldo pada tanggal 30 September 2023 1.971.616 3.552.194 (238.561) 393.743 9.500 1.846.849 - 7.535.341
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1.971.616 3.552.194 108.124 480.118 9.500 1.705.216 - 7.826.768
Pembentukan cadangan umum 40 - - - - 500 (500) - -
Laba tahun berjalan - - - - - 228.442 63.054 291.496
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - 62.388 - - - - 62.388
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - - - - - 3.935 - 3.935
Ekuitas pada penyesuaian penjabaran
pada entitas anak - - - - - - 487.839 487.839
Saldo pada tanggal 30 September 2024 1.971.616 3.552.194 170.512 480.118 10.000 1.937.093 550.893 8.672.426
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-4-
Page 8
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan
2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2024 30 September 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan bunga 29 2.350.486 2.111.102
Pendapatan bagi hasil 29 654.638 599.878
Pendapatan operasional lainnya 33 619.917 361.246
Beban bunga 30 (625.084) (442.965)
Beban bagi hasil 30 (261.634) (180.260)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs
mata uang asing - bersih 161.009 69.008
Pembayaran pajak penghasilan badan (97.162) (98.354)
Beban umum dan administrasi 31 (1.079.524) (860.550)
Beban tenaga kerja 32 (961.823) (763.463)
Beban operasional lainnya 34 (39.182) (481.879)
Arus kas operasional sebelum perubahan aset dan liabilitas operasi 721.641 313.763
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Efek-efek 7 (3.572.379) 83.494
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 8 (73.278) (142.573)
Kredit yang diberikan 9 (1.771.914) 976.895
Pembiayaan syariah 9 1.830.368 (1.601.397)
Pembayaran tagihan akseptasi 10 40.427 18.086
Biaya dibayar dimuka 12 249.022 246.051
Aset ijarah 15 (164.016) (70.266)
Aset lain-lain 16 (85.104) (54.833)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera 17 25.914 46.866
Simpanan 18 264.302 488.153
Simpanan dari bank lain 19 (246.674) 12.668
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 20 (1.051.717) -
Utang pajak 21 4.928 (1.943)
Liabilitas akseptasi 10 (40.401) (18.163)
Liabilitas lain-lain 23 128.760 368.372
Kenaikan (penurunan) dana syirkah
temporer:
Simpanan 25 77.254 (389.468)
Simpanan dari bank lain 25 137.428 (198.935)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (3.525.439) 76.770
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap 13 722 719
Perolehan aset tetap 13 (80.117) (111.643)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (79.395) (110.924)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penyertaan kepemilikan
dari non-pengendali 490.000 -
Pembayaran liabilitas sewa 23 (99.452) (86.976)
Hasil konversi waran seri III - (1.408.975)
Dana setoran modal - 1.408.975
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 390.548 (86.976)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (3.214.286) (121.130)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 15.331.170 11.042.096
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (79.983) 13.070
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 12.036.901 10.934.036
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas 519.488 425.497
Giro pada Bank Indonesia 4 5.377.574 3.350.102
Giro pada bank lain 5 1.276.370 1.770.861
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - jangka waktu jatuh
tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan 6 4.863.469 5.387.576
Jumlah Kas dan Setara Kas 12.036.901 10.934.036
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-5-
Page 9
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Bank Sinarmas Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tahun 1989 dengan nama PT Bank
Shinta Indonesia, berdasarkan Akta No. 52 tanggal 18 Agustus 1989 dari Buniarti Tjandra,
S.H., notaris di Jakarta, dan telah diubah dengan Akta No. 91 tanggal 15 September 1989
dari notaris yang sama. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-9142.HT.01.01-TH.89
tanggal 27 September 1989 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 49
tanggal 21 Juni 2005, Tambahan No. 6448.
Pada tanggal 26 Januari 2007, Perusahaan berganti nama menjadi PT Bank Sinarmas.
Perubahan nama tersebut telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan yang didokumentasikan dalam Akta No. 1 tanggal 21 November 2006 dari
Triphosa Lily Ekadewi, S.H., notaris di Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusannya No. W7-03960 HT.01.04-TH.2006 tanggal 20 Desember 2006.
Perubahan nama tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia berdasarkan
Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.9/4/KEP.GBI/2007 tanggal 22 Januari 2007 tentang
Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Shinta Indonesia menjadi Izin Usaha Atas Nama
PT Bank Sinarmas.
Selanjutnya, berdasarkan Akta No. 1 tanggal 8 Oktober 2009 dari Endang Saritomo Utari,
S.H., notaris di Jakarta, terdapat perubahan Anggaran Dasar dalam rangka melaksanakan
kegiatan usaha berdasarkan prinsip perbankan syariah dan perpanjangan masa jabatan
direksi dan komisaris. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.10-22484. Tahun 2009
tanggal 11 Desember 2009.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 6 April 2010 yang didokumentasikan
dalam Akta No. 31 tanggal 6 April 2010 dari Sutjipto, S.H., Mkn, notaris di Jakarta, pemegang
saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perusahaan dari Rp500.000 (dalam
Rupiah penuh) per saham menjadi Rp100 (dalam Rupiah penuh) per saham dan perubahan
status Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) dengan nama PT Bank Sinarmas Tbk.
Perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-22745.AH.01.02 Tahun 2010
tanggal 4 Mei 2010 serta telah dilaporkan kepada Bank Indonesia melalui surat
No. SKL.121/2010/PRESDIR-CorpSec tanggal 7 Mei 2010.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
terakhir dilakukan dengan Akta No 22 tanggal 16 Mei 2024, yang dibuat di hadapan Notaris
Aulia Taufani, S.H. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0118711 tanggal 22
Mei 2024.
Kantor pusat Perusahaan beralamat di Sinarmas Land Plaza, Menara I, Jln. M.H. Thamrin
No. 51, Jakarta. Perusahaan memiliki 1 kantor cabang utama, 67 kantor cabang, 62 kantor
fungsional operasional, 10 kantor fungsional Usaha Mikro dan Kecil (UMK), 191 kantor
cabang pembantu, dan 3 mobil kas keliling yang semuanya berlokasi di Indonesia.
-6-
Page 10
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tbk, merupakan entitas induk Perusahaan yang didirikan di
Indonesia.
Pemegang saham akhir (ultimate shareholder) Perusahaan pada tanggal 30 September 2024
dan 31 Desember 2023 adalah PT Sinarmas Cakrawala.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan didirikannya Perusahaan adalah
untuk menjalankan usaha di bidang perbankan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 16 Februari 1990, sesuai
dengan izin usaha yang diberikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. 156/KMK.013/1990 tanggal 16 Februari 1990. Sesuai dengan Surat
Keputusan Bank Indonesia No. 27/156/KEP/DIR tanggal 22 Maret 1995, Perusahaan
memperoleh peningkatan status menjadi Bank Devisa.
Perusahaan memperoleh izin usaha perbankan berdasarkan prinsip syariah berdasarkan
surat keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 11/13/KEP.DpG/2009 tanggal
27 Oktober 2009.
Pada tanggal 30 Januari 2012, Perusahaan memperoleh Surat Keputusan
No. KEP21/BL/2012 dari Ketua badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
mengenai persetujuan Perusahaan sebagai kustodian di pasar modal.
Perusahaan memperoleh izin sebagai wali amanat dari Otoritas Jasa Keuangan (dahulu
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar
Sebagai Wali Amanat No. 01/BL/STTD-WA/2009 tanggal 27 Agustus 2009.
Kedua izin kegiatan tersebut telah diperbarui sesuai surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
nomor S-682/PM.223/ 2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Pada tanggal 1 Januari 2024, Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Sinarmas Tbk telah
efektif dilakukan. Dengan dipisahkannya Unit Usaha Syariah, maka selanjutnya Perusahaan
tidak lagi melakukan kegiatan usaha syariah, dan telah dilakukan perubahan kegiatan usaha
pada Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Sinarmas Tbk. No. 3 tanggal 2
Januari 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta yang telah
memperoleh persetujuan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia No. AHU-0000118.AH.01.02 Tahun 2024 tanggal 2 Januari
2024.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 29 November 2010, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) atau sekarang
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No. S-10683/BL/2010 untuk penawaran umum
perdana atas 1.600 lembar saham Perusahaan dengan nilai nominal Rp100 (dalam Rupiah
penuh) per saham pada harga penawaran Rp150 (dalam Rupiah penuh) per saham dimana
melekat 1.920.000.000 waran Seri I (Catatan 28). Setiap pemegang 5 (lima) saham baru
Perusahaan berhak memperoleh 6 (enam) waran dimana setiap 1 (satu) waran memberikan
hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perusahaan dengan harga
pelaksanaannya sebesar Rp150 (dalam Rupiah penuh), yang dapat dilakukan mulai tanggal
13 Juni 2011 sampai dengan tanggal 13 Desember 2015.
-7-
Page 11
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penawaran umum perdana saham Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Bank
Indonesia melalui surat No. 12/52/DPB3/TPB 3 – 1 tanggal 5 Agustus 2010. Saham-saham
Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 Desember 2010.
Pada tanggal 15 Juni 2012, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Bapepam
dan LK (sekarang OJK) melalui surat No. S-7561/BL/2012 untuk Penawaran Umum Terbatas
I (PUT I) kepada Pemegang Saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
atas 1.203.186.138 lembar Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (dalam
Rupiah penuh) per saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp250 (dalam
Rupiah penuh) per saham dimana melekat 2.996.614.532 waran Seri II (Catatan 28). Setiap
pemegang 400 saham lama berhak atas 53 HMETD untuk membeli 53 saham, dimana pada
setiap 53 saham baru melekat 132 Waran Seri II yang diberikan oleh Perusahaan secara
cuma-cuma. Waran Seri II diberikan sebagai insentif kepada pemegang saham untuk
melakukan pembelian saham baru yang bernilai nominal Rp100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 (dalam Rupiah penuh) per saham yang
dapat dilakukan selama masa laku pelaksanaan yaitu mulai tanggal 11 Januari 2013 sampai
dengan 29 Juni 2017 dimana setiap 1 (satu) Waran Seri II berhak membeli 1 (satu) saham
baru pada harga pelaksanaannya.
Berdasarkan Akta No. 45 tanggal 13 Juni 2014 dari Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di
Jakarta, tentang Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dimana
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk menerbitkan 1.312.411.310 lembar saham
pada harga yang akan ditentukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris melalui
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Pada tanggal
31 Oktober 2014 dan 24 November 2014, Perusahaan melaksanakan PMTHMETD tahap 1
dan 2 masing-masing sebanyak 888.888.888 dan 7.646.526 lembar saham dengan harga
pelaksanaan masing-masing sebesar Rp270 (dalam Rupiah penuh). Jumlah dana yang
diperoleh dari pemegang saham dalam pelaksanaan PMTHMETD adalah sebesar
Rp242.064.
Pada tanggal 27 April 2016, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan melalui surat No. S-202/D.04/2016 untuk Penawaran Umum Terbatas II (PUT II)
kepada Pemegang Saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atas
1.099.490.445 lembar Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (dalam Rupiah
penuh) per saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp400 (dalam Rupiah penuh)
per saham dimana melekat 4.397.961.780 waran Seri III. Setiap pemegang 13 saham lama
berhak atas 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru, dimana pada setiap 1 saham baru
melekat 4 Waran Seri III yang diberikan oleh Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri III
diberikan sebagai insentif kepada pemegang saham untuk melakukan pembelian saham baru
yang bernilai nominal Rp100 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga pelaksanaan
sebesar Rp625 (dalam Rupiah penuh) per saham yang dapat dilakukan selama masa laku
pelaksanaan yaitu mulai tanggal 28 November 2016 sampai dengan 12 Mei 2021 dimana
setiap 1 (satu) Waran Seri III berhak membeli 1 (satu) saham baru pada harga
pelaksanaannya.
Saham Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia yaitu sebanyak 19.517.921.842
saham yang mewakili 98,99% dari saham yang beredar pada tanggal 30 September 2024
dan 31 Desember 2023.
-8-
Page 12
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
Pada tanggal 29 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No.S-
107/D.04/2022 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Sinarmas dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp3.000.000. Pada Tahap I, Perusahaan menerbitkan dengan jumlah pokok sebesar
Rp500.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,5% per tahun dengan jangka waktu 5
tahun.
d. Pemisahan Unit Usaha Syariah
Perusahaan menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-1/D.03/2023 tanggal 14
Februari 2023 tentang Persetujuan Prinsip Pendirian PT Bank Nano Syariah (Badan Usaha
Syariah hasil pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Sinarmas Tbk).
Perusahaan menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-255/PB.02/2023 tanggal 10
November 2023 tentang Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Usaha PT Bank Nano Syariah.
Pemisahan Unit Usaha Syariah telah efektif tanggal 1 Januari 2024 dengan pendirian Bank
Umum Syariah baru dengan nama PT Bank Nano Syariah.
e. Entitas Anak
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Perusahaan pada tanggal
30 September 2024 adalah sebagai berikut:
Tahun Persentase
Beroperasi Kepemilikan
Nama Perusahaan Komersial Bidang Usaha Tempat Kedudukan Efektif Jumlah Aset
PT Bank Nano Syariah 2024 Perbankan Syariah Jakarta 51% 8.861.790
PT Bank Nano Syariah
PT Bank Nano Syariah, suatu Perseroan Terbatas bergerak di bidang perbankan dengan
prinsip syariah yang didirikan berdasarkan Hukum Negara Republik Indonesia, berkedudukan
dan berkantor pusat di Jakarta Pusat dan beralamat di Jl. Teuku Cik Ditiro Nomor 29, RT.010,
RW.005, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Kota Administrasi Jakarta Pusat, yang
didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Bank Nano Syariah Nomor 38
tanggal 14 Juli 2022, yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan Pengesahan Badan Hukum
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor AHU-0070445.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 11 Oktober 2022 dan pelaksanaan
kegiatan usaha Bank Umum Syariah efektif pada tanggal 1 Januari 2024.
-9-
Page 13
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Susunan pemegang saham PT Bank Nano Syariah adalah sebagai berikut:
1 Januari 2024
Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Modal Disetor
% Rp
PT Bank Sinarmas Tbk 5.100.000.000 51,00% 510.000
PT Sinarmas Multiartha Tbk 2.500.000.000 25,00% 250.000
PT Asuransi Sinar Mas 2.400.000.000 24,00% 240.000
Jumlah 10.000.000.000 100,00% 1.000.000
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 1 tanggal 2 Januari 2024
yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, Sarjana Hukum, Notaris di Kota Administrasi Jakarta
Selatan., yang Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan telah diterima dan
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0001074 tanggal 2 Januari 2024.
Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank Nano
Syariah sebagai berikut:
1 Januari 2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama The Tjun Hau
Komisaris Independen Nana Supriana
Komisaris Independen Horas Parsaulian Pardede
Direksi
Direktur Utama Halim
Direktur Soejanto Soetjijo
Direktur Uzan Tedjamulia
Direktur Hanafi Himawan
Direktur Suyono Wijaya
Dewan Pengawas Syariah
Ketua Ahmadi Sukarno
Anggota Mochammad Bukhori Muslim
f. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, susunan pengurus Perusahaan
adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Komisaris Independen Sammy Kristamuljana Sammy Kristamuljana
Komisaris Independen Rusmin Rusmin
Direksi
Direktur Utama Frenky Tirtowijoyo Frenky Tirtowijoyo
Direktur Miko Andidjaja Miko Andidjaja
Direktur Ekajaya Ongny Putra Ekajaya Ongny Putra
Direktur Enny Kamal Enny Kamal
Direktur Sendy Sendy
Direktur* - Halim
Direktur* - Hanafi Himawan
Direktur* - Soejanto Soetjijo
Direktur* - Uzan Tedjamulia
*) Pada tanggal 1 Januari 2024, komposisi anggota Direksi PT Bank Sinarmas Tbk
mengalami perubahan sebagai hasil dari efektifnya permisahan Unit Usaha Syariah.
- 10 -
Page 14
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Susunan keanggotaan komite-komite yang dimiliki Perusahaan pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Komite Audit
Ketua Sammy Kristamuljana Sammy Kristamuljana
Anggota Robert A Simanjuntak Robert A Simanjuntak
Reynold M Batubara Reynold M Batubara
Komite Remunerasi dan Nominasi
Ketua Rusmin Rusmin
Anggota Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Christina Suryadinata Christina Suryadinata
Komite Pemantau Risiko
Ketua Rusmin Rusmin
Anggota Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Robert A Simanjuntak Robert A Simanjuntak
Reynold M Batubara Reynold M Batubara
Dewan Pengawas Syariah
Ketua Ahmadi Bin Sukarno Ahmadi Bin Sukarno
Anggota Moch.Bukhori Muslim Moch.Bukhori Muslim
Kepala Audit Internal Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
adalah Frieda Junia.
Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
Retno Tri Wulandari.
Personel manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris, Direksi, Group Head, Kepala
Kantor Wilayah, Wakil Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, Pimpinan Cabang dan
Koordinator Pimpinan Cabang Pembantu.
Jumlah rata-rata karyawan Perusahaan dan Entitas Anak-nya adalah 4.828 dan 5.477,
masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2024 dan tahun
yang berakhir 31 Desember 2023.
g. Penyelesaian Laporan Keuangan
Laporan keuangan konsolidasian PT Bank Sinarmas Tbk dan Entitas Anak untuk periode
yang berakhir 30 September 2024 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
Perusahaan pada 31 Oktober 2024. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan
dan penyajian laporan keuangan tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian Grup
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Dewan
Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
- 11 -
Page 15
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost),
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun
dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
pada tanggal 30 September 2024 serta untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut
adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode langsung dan arus kas dikelompokkan atas
dasar kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas,
kas dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain,
penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia dan efek-efek dengan jatuh tempo tiga bulan
atau kurang dan yang tidak dijaminkan serta yang tidak dibatasi pencairannya.
Laporan keuangan Perusahaan untuk Entitas Anak disusun berdasarkan PSAK (Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan) No. 401 (Amandemen 2022) “Penyajian Laporan Keuangan
Syariah”, PSAK No. 402 (Amandemen 2019) “Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 405
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 406 “Akuntansi Musyarakah”, PSAK No. 407
(Amandemen 2021) “Akuntansi Ijarah”, PSAK No. 410 (Amandemen 2020) “Akuntansi
Sukuk”, Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (“PAPSI”) dan prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku umum yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia, mencakup pula
pedoman akuntansi dan pelaporan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK).
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
b. Prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak
yang dikendalikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila
Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:
Kekuasaan atas investee;
Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya untuk memengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Pengkonsolidasian Entitas Anak dimulai saat Perusahaan memperoleh pengendalian atas
Entitas Anak dan berakhir pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
Secara khusus, penghasilan dan beban Entitas Anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama
tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok
usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam
laporan keuangan konsolidasian.
- 12 -
Page 16
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan dan kepentingan non-pengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih Entitas Anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau
kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
c. Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan Perusahaan diukur menggunakan mata
uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsional).
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan mata
uang penyajian Perusahaan.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan
kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Aset non-moneter yang diukur pada
nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih
penjabaran akun ekuitas dan akun non-moneter serupa yang diukur pada nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yakni kurs Reuters
pada pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat (WIB), yang digunakan oleh Perusahaan adalah
sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
(dalam Rupiah penuh) (dalam Rupiah penuh)
Poundsterling Inggris 20.286,85 19.626,56
Euro 16.915,17 17.038,32
Dolar Amerika Serikat 15.140,00 15.397,00
Dolar Singapura 11.819,36 11.676,34
Dolar Australia 10.492,78 10.520,77
Dolar New Zealand 9.630,56 9.765,55
Riyal Arab Saudi 4.035,50 4.106,00
Yuan China 2.164,00 2.169,50
Dolar Hong Kong 1.949,31 1.970,72
Yen Jepang 106,35 108,87
d. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi
definisi pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 224 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
- 13 -
Page 17
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan
keuangan.
e. Kas dan Setara Kas
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam
waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi pencairannya.
f. Instrumen Keuangan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan
instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen
keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Aset Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
(a) Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan; dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset keuangan Perusahaan
terdiri dari aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain.
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi kas, giro
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank
lain, efek-efek, efek yang dibeli dengan janji jual kembali, kredit yang diberikan dan
piutang, tagihan akseptasi, pendapatan yang masih akan diterima dan aset lain-lain.
- 14 -
Page 18
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain sesuai dengan persyaratan
dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
telah ditetapkan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, efek-efek berupa obligasi
Pemerintah, reksadana, serta aset lain-lain berupa tagihan derivatif diklasifikasikan
dalam kategori ini.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian
penurunan nilai dan selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan
atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat
aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi investasi
efek-efek dalam bentuk obligasi Pemerintah dan obligasi korporasi.
- 15 -
Page 19
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Tidak terdapat perubahan signifikan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
1. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini meliputi liabilitas
segera, simpanan, simpanan dari bank lain, efek yang dijual dengan janji beli kembali,
liabilitas akseptasi, beban yang masih harus dibayar, obligasi subordinasi, serta liabilitas
lain-lain dalam bentuk setoran jaminan L/C dan bank garansi yang dimiliki oleh
Perusahaan.
2. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori ini apabila liabilitas tersebut
merupakan hasil dari aktivitas perdagangan atau transaksi derivatif yang tidak
dimaksudkan sebagai lindung nilai, atau jika Perusahaan memilih untuk menetapkan
liabilitas keuangan tersebut dalam kategori ini.
Perubahan dalam nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kategori ini termasuk liabilitas
derivatif yang dimiliki oleh Perusahaan.
- 16 -
Page 20
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Instrumen Keuangan Derivatif
Dalam usaha normalnya, Perusahaan melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif
berupa kontrak tunai dan berjangka mata uang asing. Instrumen keuangan derivatif diukur
dan disajikan di laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan menggunakan harga
pasar. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas
apabila memiliki nilai wajar negatif. Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan
nilai wajar diakui dalam laba/rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Perusahaan mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Perusahaan
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Perusahaan mengacu pada perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan
dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan
awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia
tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu,
kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menggunakan pendekatan 3 tahapan dalam mengukur penurunan nilai (Tahap
1, Tahap 2 dan Tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang
signifikan atas aset keuangan sejak awal atau fasilitas tersebut gagal bayar pada tanggal
pelaporan.
1. Tahap 1 - Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) 12 bulan
Tahap 1 mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas
risiko kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 1 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan kurang atau sama dengan 30 hari.
- 17 -
Page 21
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Tahap 2 - Peningkatan risiko kredit yang signifikan
Tahap 2 mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
kredit, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, ECL
lifetime dihitung.
Aset keuangan yang dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang
signifikan dan dikategorikan sebagai Tahap 2 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan dari 31-90 hari. Aset keuangan yang telah mengajukan program
restrukturisasi, juga dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
sehingga akan dikategorikan sebagai Tahap 2.
3. Tahap 3 - Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar
Tahap 3 mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada
tanggal pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah impaired (gagal bayar).
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 3 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan lebih dari 90 hari.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 bulan (Tahap
1) atau ECL lifetime (Tahap 2) disebut dengan kriteria Peningkatan Signifikan dalam Risiko
Kredit (SICR). Penentuan kriteria peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR)
memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan pada
tanggal pelaporan.
PSAK No. 109 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
ini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit
yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan
dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini
membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
(LGD), dan Exposure at Default (EAD).
1. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Tahap 1) atau
sepanjang umur (Tahap 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi
masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada suatu titik waktu (point
in time) dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
2. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan
dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo
dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Perusahaan mengestimasikan LGD
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang
berasal dari seluruh aset yang dikelola oleh Perusahaan dengan mempertimbangkan
asumsi ekonomi masa depan.
- 18 -
Page 22
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur laporan posisi keuangan pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang hampir pasti terjadi
(committed), pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat,
bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari suatu aset keuangan, atau kelompok aset keuangan
serupa) dihentikan pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Perusahaan tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar kepada
pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya
penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau
c. Perusahaan telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan
dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas
aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
g. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
pada tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
- 19 -
Page 23
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian, maka Perusahaan memaksimalkan
penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input
yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
diungkapkan, dikategorikan dalam hierarki nilai wajar sebagai berikut:
Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik;
Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hierarki
dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Giro Wajib Minimum (GWM)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, GWM Perusahaan telah sesuai
dengan ketentuan Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) mengenai Giro Wajib Minimum Bank
Umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan Mata Uang Asing, dengan perubahan terakhir
sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 tanggal 1 Oktober
2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.
24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum dalam
Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah, dimana rasio GWM Rupiah harus dipenuhi sebesar 9% dengan pemenuhan
secara harian sebesar 0%, PLM sebesar 5%, serta valuta asing sebesar 4%.
i. Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
Penempatan pada bank lain merupakan penanaman dana dalam bentuk call money, deposit
facility, dan term deposit.
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi
pengukuran instrumen keuangan.
j. Efek-efek
Efek-efek selain Sukuk
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia, Sertifikat Deposito Bank
Indonesia, obligasi, reksadana, surat utang jangka menengah, tagihan wesel ekspor, dan
efek-efek pasar uang dan pasar modal lainnya.
Obligasi terdiri dari Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi yang dibeli dari pasar.
Efek-efek dan Obligasi Pemerintah diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba/rugi, pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas pengukuran
instrumen keuangan.
- 20 -
Page 24
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Investasi Sukuk
Investasi sukuk yang diukur pada biaya perolehan pada awalnya diakui sebesar biaya
perolehan, termasuk biaya transaksi. Selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal
diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada jumlah
tercatat.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan, tidak termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, selisih antara nilai
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal,
selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal diamortisasi secara garis lurus selama jangka
waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi sukuk dihentikan
pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada
jumlah tercatat, setelah memperhitungkan saldo dalam penghasilan komprehensif lain.
k. Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan
kas, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang
mewajibkan debitur untuk melunasi utang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. (Catatan 2f).
Termasuk dalam kredit yang diberikan adalah pembiayaan syariah yang terdiri dari piutang
murabahah, piutang qardh, pembiayaan musyarakah, pembiayaan mudharabah dan piutang
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan (marjin) yang disepakati dan penjual harus mengungkapan biaya
perolehan barang tersebut kepada pembeli.
Qardh adalah akad pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan liabilitas pihak peminjam
mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.
Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu,
dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa
keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi
kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset nonkas yang diperkenankan oleh
syariah.
Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara bank sebagai pemilik dana (shahibul maal)
dan nasabah selaku pengelola dana (mudharib), menjalankan usaha dengan penentuan awal
keuntungan dan kerugian (nisbah). Ijarah adalah akad sewa-menyewa antara pemilik (obyek
sewa) dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya.
- 21 -
Page 25
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pembiayaan syariah disajikan sebesar jumlah pembiayaan dikurangi dengan cadangan
kerugian penurunan nilai dengan jumlah minimum berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 2/POJK.03/2022 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah
dan Unit Usaha Syariah dan POJK No. 11/POJK.03/2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Counter Cyclical Dampak Penyebaran
Corona Virus Diseases 2019.
Pembiayaan syariah dengan akad murabahah disajikan sebesar jumlah pembiayaan
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 402 (Amandemen
2019).
Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih, kredit tersebut dihapus buku dengan menjurnal
balik cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit yang diberikan tersebut dapat dihapus buku
setelah semua prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
Kriteria debitur yang dapat dihapus bukukan meliputi:
1. Fasilitas kredit telah mengalami penurunan nilai;
2. Fasilitas kredit telah dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari
pokok kredit;
3. Telah dilakukan berbagai upaya penagihan dan pemulihan, namun tidak berhasil;
4. Usaha debitur sudah tidak mempunyai prospek atau kinerja debitur buruk atau tidak ada
kemampuan membayar;
5. Hapus buku dilakukan terhadap semua kewajiban kredit, termasuk dari fasilitas pinjaman
non tunai sehingga penghapusan tidak dapat dilakukan pada beberapa kewajiban
kreditnya (penghapusan sebagian);
Apabila aset yang dijaminkan diambil alih, maka Perusahaan akan menjurnal balik cadangan
kerugian penurunan nilai dan mengakui agunan yang diambil alih yang diukur pada nilai yang
lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit, konversi kredit menjadi saham
atau instrumen keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui sebagai
laba/rugi. Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan dalam
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit yang diberikan dan pendapatan
bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
l. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen keuangan.
Liabilitas akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen
keuangan.
- 22 -
Page 26
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
m. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali dan Efek yang Dijual dengan Janji Beli
Kembali
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali (Reverse Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar
harga jual kembali yang disepakati dikurangi dengan selisih antara harga beli dan harga jual
kembali yang disepakati (pendapatan bunga yang ditangguhkan) dan cadangan kerugian
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama
jangka waktu sejak efek itu dibeli hingga saat dijual kembali.
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen
keuangan.
Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali (Repo)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (repo) diakui sebagai liabilitas sebesar harga
pembelian kembali yang disepakati dengan nasabah dikurangi beban bunga yang belum
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan sebagai bunga
dibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek
dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset dalam laporan posisi
keuangan karena kepemilikan efek tetap berada pada pihak Perusahaan sebagai penjual.
Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas
instrumen keuangan.
n. Kontrak Jaminan Keuangan dan Tagihan Komitmen Lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk melakukan
pembayaran kepada pemegang kontrak atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu
gagal untuk melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari
instrumen utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan kepada bank, lembaga keuangan dan
badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit, fasilitas-fasilitas perbankan
lainnya dan penyediaan dana yang belum ditarik.
Pengakuan awal jaminan keuangan dalam laporan keuangan adalah sebesar nilai wajar pada
saat jaminan diberikan. Nilai wajar jaminan keuangan pada saat berlakunya transaksi pada
umumnya sama dengan premi yang diterima karena diberikan dengan syarat dan kondisi
normal dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi antara
biaya perolehan diamortisasi dengan nilai kini pembayaran yang diharapkan akan terjadi
(ketika pembayaran atas jaminan menjadi besar kemungkinan terjadinya), dan selisihnya
dibebankan sebagai beban operasional lainnya dalam laba rugi.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas komitmen berdasarkan dari model kerugian
ekspektasian (Catatan 2f).
- 23 -
Page 27
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
o. Aset Tetap
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak
termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada.
Tanah dinyatakan berdasarkan berdasarkan nilai revaluasian dikurangi akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada.
Bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasian dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Nilai revaluasian tanah dan bangunan ditentukan oleh penilai independen. Pada saat model
revaluasi diterapkan, akumulasi penyusutan bangunan pada tanggal revaluasi dieliminasi
terhadap biaya perolehan dan nilai tercatat neto setelah dieliminasi disajikan kembali sebesar
jumlah revaluasian. Kenaikan nilai akibat revaluasi dikreditkan ke akun “Surplus revaluasi
aset tetap” sebagai “Komponen ekuitas lainnya” di bagian ekuitas pada laporan posisi
keuangan dan laporan perubahan ekuitas. Penurunan nilai yang menghapuskan kenaikan
nilai sebelumnya atas aset yang sama diakui dalam penghasilan komprehensif lain,
sedangkan penurunan nilai lainnya langsung dibebankan ke laba rugi. Surplus revaluasi aset
tetap akan dipindahkan dari “Komponen ekuitas lainnya” ke “Saldo laba” pada saat aset
dihentikan penggunaannya.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan.
Revaluasi akan dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan bahwa
jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang ditentukan dengan
menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa
manfaat aset tetap sebagai berikut:
Tahun %
Bangunan 20 5
Inventaris kantor 10 10
Kendaraan bermotor 4 25
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam
laba rugi pada periode terjadinya penghentian pengakuan.
- 24 -
Page 28
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir periode dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
p. Aset Ijarah
Aset ijarah, yakni kendaraan bermotor, mesin, alat berat dan piranti lunak, disusutkan atau
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu sewa atau umur ekonomis aset, mana yang lebih
pendek, dimana pada akhir masa akad, aset tersebut akan dihibahkan ke penyewa.
Untuk akad ijarah muntahiyah bitamlik (sewa pembiayaan), apabila pada saat perpindahan
kepemilikan aset ijarah dari pemilik kepada penyewa dilakukan dengan cara hibah, maka
jumlah tercatat aset ijarah diakui sebagai beban.
Pendapatan sewa selama masa akad diakui pada saat manfaat atas aset telah diserahkan
kepada penyewa.
Pendapatan ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban yang terkait
yakni penyusutan dan pemeliharaan serta perbaikan. Pendapatan ijarah neto disajikan
sebagai bagian dari “pendapatan bunga dan bagi hasil” dalam laba rugi.
q. Agunan yang Diambil Alih
Agunan kredit yang diberikan, berupa tanah dan aset lainnya, yang telah diambil alih oleh
Perusahaan disajikan dalam perkiraan “Aset lain-lain”.
Agunan yang diambil alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai
wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan yang diambil alih
dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laba rugi periode
berjalan.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil penjualannya diakui sebagai
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan dan perbaikan agunan yang diambil alih
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi periode berjalan.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan yang diambil alih. Bila
terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
r. Transaksi Sewa
Sebagai Pesewa
Sewa Operasi
Sewa dimana Perusahaan tetap mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Biaya langsung awal yang dapat diatribusikan secara langsung dengan negosiasi dan
pengaturan sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan diakui ke laba rugi
tahun berjalan selama masa sewa sesuai dengan dasar pengakuan pendapatan sewa.
- 25 -
Page 29
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sebagai Penyewa
Perusahaan menerapkan PSAK No. 116 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah:
Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat
ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan
Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan
keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
ditentukan sebelumnya dan:
1. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak
ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa
dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset
hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas
sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
tanggal permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau
akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental. Pada umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran
berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak
menghentikan lebih awal.
- 26 -
Page 30
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir masa
sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan
mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal
permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara
akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
s. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
t. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Perusahaan menelaah apakah terdapat
indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat
uji periode penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dinyatakan mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat
aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-
tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai
sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
u. Liabilitas Segera
Liabilitas segera adalah liabilitas Perusahaan kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera
dibayarkan sesuai perjanjian yang ditetapkan sebelumnya.
Liabilitas segera disajikan sebesar biaya perolehan yang diamortisasi (Catatan 2f).
v. Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif (Catatan
2f).
Simpanan merupakan liabilitas kepada nasabah dalam bentuk giro, tabungan dan deposito
berjangka.
- 27 -
Page 31
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang
penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek atau dengan cara pemindahbukuan
dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai
dengan syarat tertentu yang disepakati pada saat pembukaan rekening tabungan. Penarikan
atas tabungan tidak dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau instrumen sejenis, tetapi
menggunakan formulir penarikan tersendiri yang hanya berlaku di bank yang bersangkutan
dan/atau menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan
pada saat jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu yang disepakati dengan nasabah pada
saat penempatannya, dimana nasabah akan dikenakan penalti apabila melakukan penarikan
sebelum tanggal jatuh temponya.
Simpanan termasuk simpanan syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri dari giro dan
tabungan Wadiah yang merupakan titipan dana dalam bentuk giro dan tabungan dimana
pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus.
Simpanan dari bank lain merupakan liabilitas kepada bank lain dalam bentuk giro, call money
kurang dari atau 90 hari, dan deposito berjangka dengan periode jatuh tempo menurut
perjanjian masing-masing.
w. Obligasi Subordinasi
Obligasi subordinasi (‘obligasi’) diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lainnya yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi (Catatan 2f). Biaya transaksi yang timbul
sehubungan dengan penerbitan obligasi dikurangkan dari hasil penerbitan obligasi
bersangkutan. Selisih antara hasil emisi bersih dengan nilai nominal obligasi diakui sebagai
diskonto yang diamortisasi selama umur obligasi.
x. Dana Syirkah Temporer
Dana syirkah temporer terdiri dari giro dan tabungan Mudharabah, deposito berjangka
Mudharabah dan Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank.
Giro dan tabungan Mudharabah dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang tabungan di
Perusahaan.
Deposito berjangka Mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian
antara pemegang deposito berjangka dengan Perusahaan.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai liabilitas. Hal ini karena Perusahaan
tidak berkewajiban untuk mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik dana, kecuali
kerugian yang timbul akibat kelalaian atau wanprestasi dari manajemen Perusahaan. Di sisi
lain, dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai
waktu jatuh tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak kepemilikan yang sama dengan
pemegang saham seperti hak voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari
aset lancar dan aset non-investasi (current and other non-investment accounts).
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan dan
menerima kerugian berdasarkan jumlah dana dari masing-masing pihak. Pembagian hasil
dana syirkah temporer berdasarkan konsep bagi hasil.
- 28 -
Page 32
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
y. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham dikurangkan dari bagian tambahan modal disetor yang timbul dari
penerbitan saham dan tidak diamortisasi.
z. Pengakuan Pendapatan Bunga, Beban Bunga, Pendapatan dan Beban Bagi Hasil
Syariah
Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan diakui di dalam laba rugi
secara akrual dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dan Beban Bagi Hasil Syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah muntahiyah
bittamlik (sewa), dan bagi hasil pembiayaan mudharabah dan musyarakah.
Keuntungan murabahah dan pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik diakui selama periode
akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah diakui
pada saat diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil
(nisbah) yang disepakati.
Beban berdasarkan prinsip syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah, beban bonus
wadiah dan beban bagi hasil Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank Syariah.
aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi
Provisi dan Komisi Terkait Instrumen Keuangan
Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang terkait dengan perolehan instrumen
keuangan dalam kategori dimiliki hingga jatuh tempo, pinjaman diberikan dan piutang, serta
tersedia untuk dijual, atau terkait jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan,
dicatat sebagai bagian dari nilai wajar aset atau liabilitas keuangan dan diamortisasi sesuai
dengan jangka waktunya dengan menggunakan suku bunga efektif.
Provisi dan Komisi Lainnya
Provisi dan komisi lainnya yang tidak terkait dengan kegiatan perolehan instrumen keuangan
dan jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan, dan diamortisasi menggunakan metode
garis lurus sesuai dengan jangka waktu transaksi yang bersangkutan. Sedangkan,
pendapatan dan beban provisi dan komisi lainnya yang tidak signifikan langsung diakui
sebagai pendapatan atau beban pada saat terjadinya transaksi.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya, meliputi pendapatan yang tidak terkait dengan kredit,
seperti jasa bancassurance, pendapatan terkait dengan ekspor impor dan bank garansi, dan
pendapatan yang diakui pada saat jasa diberikan.
bb. Pendapatan dan Beban Operasional Lainnya
Pendapatan operasional lainnya diakui pada saat terjadinya.
Beban operasional lainnya diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan metode akrual.
- 29 -
Page 33
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
cc. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang
timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direview pada
setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar
laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika,
terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak
yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
dd. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih dibagi jumlah
rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan yang telah
disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa dilutif.
ee. Imbalan Kerja
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas
pada laporan posisi keuangan setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan
sebagai beban dalam laba rugi.
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang
Manfaat yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan manfaat pasti yang dibentuk dengan
pendanaan khusus melalui program dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan
jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode
Projected Unit Credit.
- 30 -
Page 34
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan
dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait
dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan
Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81
dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan
lapangan kerja yang seluas-luasnya.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30
Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020.
Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan
tidak berlaku.
PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih
daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi
manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.
Penyisihan dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan diterima oleh karyawan
pada umur wajar pensiun dari dana pensiun dengan manfaat yang diatur dalam Perppu Cipta
Kerja 2/2022 setelah dikurangi akumulasi kontribusi dari karyawan dan hasil investasi yang
berkaitan. Jika manfaat dana pensiun yang didanai pemberi kerja lebih kecil dari manfaat
sesuai Perppu Cipta Kerja 2/2022, Perusahaan akan menyediakan kekurangannya.
Kontribusi yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja iuran pasti melalui
dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan saat
pensiun. Jumlah iuran yang terutang diakui sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam
laba rugi.
Jika ada bagian iuran yang jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal
laporan posisi keuangan, maka iuran tersebut disajikan sebesar nilai kini liabilitas yang
didiskontokan.
Manfaat iuran pasti ditentukan berdasarkan akumulasi iuran dan hasil pengembangan
investasi.
ff. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Perusahaan
yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka
alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Perusahaan.
- 31 -
Page 35
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
gg. Provisi
Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Perusahaan harus menyelesaikan
kewajiban tersebut dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
hh. Peristiwa Setelah Periode Laporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2
pada laporan keuangan, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas
nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi
tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Perusahaan yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan:
a. Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana
masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi
harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan
peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan merupakan
mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang
ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai
dengan kebijakan akuntansi Perusahaan sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
- 32 -
Page 36
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Perusahaan mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar
yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
Perusahaan membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan
risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk
informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Perusahaan mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
tidak, maka Perusahaan mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan
secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah
cadangan kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung
pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
Nilai tercatat aset keuangan Perusahaan (tidak termasuk akun Syariah) pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Nilai Tercatat
30 September 2024 31 Desember 2023
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek - bersih
Obligasi korporasi 4.694.595 5.673.001
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas 487.737 375.753
Giro pada Bank Indonesia 4.572.422 6.022.812
Giro pada bank lain - bersih 1.041.825 2.655.935
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia - bersih 4.340.427 6.263.377
Efek-efek - bersih 714.409 1.193.346
Efek yang dibeli dengan
janji jual kembali - bersih 73.278 -
Kredit yang diberikan - bersih 12.695.712 10.954.956
Tagihan akseptasi - bersih 39.421 78.304
Pendapatan yang masih
akan diterima 221.684 300.579
Aset lain-lain - bersih 133.001 141.121
Jumlah 29.014.511 33.659.184
d. Komitmen sewa
Komitmen sewa operasi – Perusahaan sebagai penyewa
Perusahaan telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan, kendaraan, dan
sewa mesin ATM. Perusahaan menentukan bahwa sewa ruangan dan kendaraan
memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai
dengan PSAK No. 116, Sewa.
- 33 -
Page 37
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komitmen sewa operasi – Perusahaan sebagai pesewa
Perusahaan telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Perusahaan
menentukan bahwa sewa tersebut adalah sewa operasi karena Perusahaan menanggung
secara signifikan seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
e. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan
keuangan disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. Perubahan
tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan
estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-
bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan
besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian
yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 39.
b. Revaluasi Aset Tetap
Perusahaan mengukur tanah dan bangunan pada nilai revaluasi, dan perubahan nilai wajar
aset tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Perusahaan memakai jasa penilai
independen untuk menentukan nilai wajar aset. Teknik penilaian yang digunakan untuk
menentukan nilai wajar tanah dan bangunan diungkapkan dalam Catatan 13.
c. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka
waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada
penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan
pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala
dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan
lainnya terhadap penggunaan aset.
- 34 -
Page 38
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara
signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang
disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat
ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan
nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
diungkapkan pada Catatan 13.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas dan imbalan pasca-kerja dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Hasil aktual yang berbeda
dengan asumsi Perusahaan diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena
itu, secara umum berdampak pada beban yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada
periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang
digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual,
atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada
jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
e. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi
mungkin berdampak material pada hasil operasi Perusahaan.
Nilai tercatat aset non-keuangan berupa aset tetap dan aset lain-lain (agunan yang diambil
alih) diungkapkan pada Catatan 13 dan 16.
f. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan
bahwa jumlah laba fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.
4. Giro pada Bank Indonesia
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah 4.611.548 5.602.464
Mata uang asing (Catatan 38) 766.026 420.348
Jumlah 5.377.574 6.022.812
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 termasuk dalam giro pada Bank
Indonesia adalah giro yang didasarkan pada prinsip perbankan syariah sebesar Rp805.151 dan
Rp nihil.
- 35 -
Page 39
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Rasio GWM Perusahaan untuk mata uang Rupiah dan mata uang asing pada tanggal 30
September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah:
30 September 2024 31 Desember 2023
GWM yang telah dibentuk
Rupiah
GWM Primer
Konvensional 11,93 10,08
Syariah 11,00 37,83
GWM Sekunder/PLM
Konvensional 32,23 23,03
Mata uang asing
Konvensional 4,05 4,10
Syariah 4,32 3,21
5. Giro pada Bank Lain
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Rupiah
Standard Chartered Bank,
cabang Jakarta 6.727 6.620
PT Bank Central Asia Tbk 3.644 87.364
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3.160 -
PT Maybank Indonesia Tbk 3.145 10.777
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 933 -
Lain-lain (dibawah Rp 1.000) 194 64
Jumlah Rupiah 17.803 104.825
Mata uang asing (Catatan 38)
Standard Chartered Bank,
Amerika Serikat 231.731 363.851
Bank of Amerika, Merrill Lynch,
Amerika Serikat 219.754 219.263
PT Bank CIMB Niaga Tbk 184.598 71.674
Deutsche Bank Trust Company
Americas, Amerika Serikat 128.428 66.981
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 98.854 1.241.544
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 83.620 -
PT Bank Central Asia Tbk 75.090 417.552
United Overseas Bank, Singapura 58.363 26.131
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Jepang 42.041 8.069
Oversea Chinese Banking
Corporation, Singapura 31.334 18.655
Citibank NA 30.666 35.254
Deutsche Bank AG, Jerman 19.914 12.303
Bank of China, Cabang Jakarta 17.876 31.758
Bank of Communication, China 7.809 4.133
Aktif Bank, Turki 6.713 6.779
Bank of China, China 4.222 2.945
Standard Charted Bank, Inggris 4.189 5.454
PT Bank ICBC Indonesia 4.019 3.670
DBS Bank, Hong Kong 2.660 1.009
Banco De Sabadell SA Spanyol 2.173 7.101
Kookmin Bank, Korea Selatan 1.604 5.290
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, Singapura 1.456 1.482
Lain-lain (dibawah Rp 1.000) 1.453 1.144
Jumlah mata uang asing 1.258.567 2.552.042
Jumlah 1.276.370 2.656.867
Cadangan kerugian penurunan nilai (296) (932)
Jumlah bersih 1.276.074 2.655.935
- 36 -
Page 40
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kualitas giro pada bank lain
dikelompokkan sebagai Lancar dan tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang diblokir.
30 September 2024 31 Desember 2023
Suku bunga rata-rata
Rupiah 1,00% 1,00%
Mata uang asing 0,71% 0,61%
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai giro pada bank lain sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 932 - - 932
Pembentukan selama periode berjalan (636) - - (636)
Saldo akhir periode 296 - - 296
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 724 - - 724
Pemulihan tahun berjalan 208 - - 208
Saldo akhir tahun 932 - - 932
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk pada
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul.
6. Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
30 September 2024
Suku Bunga
Jenis Penempatan Jangka Waktu Rata-rata (%) Pihak Ketiga
Rupiah
Penempatan pada Bank Indonesia
Deposit facility 1-3 hari 5,25 1.173.000
Penempatan pada bank lain
Call money 1 hari 6,23 480.018
Jumlah Rupiah 1.653.018
Mata uang asing (Catatan 38)
Penempatan pada Bank Indonesia
Term deposit 1-14 hari 4,83 3.028.771
Penempatan pada bank lain
Call money 7-8 hari 5,05 181.680
Jumlah mata uang asing 3.210.451
Jumlah 4.863.469
Cadangan kerugian penurunan nilai (42)
Jumlah bersih 4.863.427
- 37 -
Page 41
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Suku Bunga
Jenis Penempatan Jangka Waktu Rata-rata (%) Pihak Ketiga
%
Rupiah
Penempatan pada Bank Indonesia
Deposit facility 4 hari 5,25 1.650.000
Mata uang asing (Catatan 38)
Penempatan pada Bank Indonesia
Term deposit 4 hari 5,34 4.467.117
Penempatan pada bank lain
Call money 7 hari 5,65 146.272
Jumlah mata uang asing 4.613.389
Jumlah 6.263.389
Cadangan kerugian penurunan nilai (12)
Jumlah bersih 6.263.377
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, penempatan pada bank lain dalam
bentuk call money, dan penempatan pada Bank Indonesia dalam bentuk deposit facility dan term
deposit dikategorikan sebagai aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.
Penempatan pada bank lain dalam Rupiah merupakan penempatan pada:
Nama Bank 30 September 2024 31 Desember 2023
Call money
PT Bank CTBC Indonesia 150.000 -
PT Bank Woori Saudara Indonesia 150.000 -
PT Bank Mega Syariah 100.018 -
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 80.000
Jumlah 480.018 -
Penempatan pada bank lain dalam mata asing merupakan penempatan pada:
Nama Bank 30 September 2024 31 Desember 2023
US$ US$
Call money
PT Bank KB Bukopin Tbk 9.000.000 -
State Bank of India 3.000.000 -
PT Bank CTBC Indonesia - 9.500.000
Jumlah 12.000.000 9.500.000
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, penempatan pada Bank Indonesia dan
bank lain dikelompokkan sebagai Lancar dan tidak terdapat saldo yang dijaminkan maupun yang
diblokir.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 12 - - 12
Pemulihan selama periode berjalan 30 - - 30
Saldo akhir periode 42 - - 42
- 38 -
Page 42
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 113 - - 113
Pembentukan tahun berjalan (101) - - (101)
Saldo akhir tahun 12 - - 12
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk pada
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan tidak memiliki dana yang
tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi.
7. Efek-Efek
a. Jenis dan tujuan investasi efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi korporasi 35.000 -
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Reksadana 1.028.484 1.130.334
Jumlah Rupiah - pihak berelasi 1.063.484 1.130.334
Mata uang asing (Catatan 38)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Tagihan atas wesel ekspor 12.541 10.469
Jumlah pihak berelasi 1.076.025 1.140.803
Pihak ketiga
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi Pemerintah 5.647.014 2.363.861
Obligasi korporasi 26.165 10.212
Tagihan atas wesel ekspor - 1.527
Jumlah diukur pada biaya perolehan diamortisasi 5.673.179 2.375.600
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Obligasi korporasi 4.614.611 5.913.385
Obligasi Pemerintah 7.403.157 7.040.628
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 12.017.768 12.954.013
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Obligasi Pemerintah 867.602 -
Reksadana 974.417 861.814
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 1.842.019 861.814
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 19.532.966 16.191.427
Mata uang asing (Catatan 38)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi Pemerintah 15.238 15.527
Obligasi korporasi 95.205 97.103
Tagihan atas wesel ekspor - 27.151
Jumlah diukur pada biaya perolehan diamortisasi 110.443 139.781
- 39 -
Page 43
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Mata uang asing (Catatan 38)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Obligasi korporasi 341.903 247.456
Obligasi Pemerintah 218.882 70.209
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 560.785 317.665
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Obligasi Pemerintah 531.480 326.954
Reksadana - 15.441
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 531.480 342.395
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 1.202.708 799.841
Jumlah pihak ketiga 20.735.674 16.991.268
Jumlah 21.811.699 18.132.071
Cadangan kerugian penurunan nilai (232) (269)
Jumlah bersih 21.811.467 18.131.802
b. Efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 berdasarkan jangka waktu dan jatuh tempo adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jangka waktu
Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.750.000 51.007 2.846.007 5.647.014
Obligasi korporasi - 51.000 10.165 61.165
Jumlah Rupiah 2.750.000 102.007 2.856.172 5.708.179
Mata uang asing (Catatan 38)
Obligasi korporasi - 7.490 87.715 95.205
Obligasi Pemerintah - - 15.238 15.238
Tagihan atas wesel ekspor 12.541 - - 12.541
Jumlah mata uang asing 12.541 7.490 102.953 122.984
Jumlah 2.762.541 109.497 2.959.125 5.831.163
Berdasarkan jatuh tempo
Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.751.007 219.702 2.676.305 5.647.014
Obligasi korporasi - 61.165 - 61.165
Jumlah Rupiah 2.751.007 280.867 2.676.305 5.708.179
Mata uang asing (Catatan 38)
Obligasi korporasi 7.490 - 87.715 95.205
Obligasi Pemerintah - 15.238 - 15.238
Tagihan atas wesel ekspor 12.541 - - 12.541
Jumlah mata uang asing 20.031 15.238 87.715 122.984
Jumlah 2.771.038 296.105 2.764.020 5.831.163
31 Desember 2023
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jangka waktu
Rupiah
Obligasi Pemerintah 426.868 51.199 1.885.794 2.363.861
Obligasi korporasi - - 10.212 10.212
Tagihan atas wesel ekspor 1.527 - - 1.527
Jumlah Rupiah 428.395 51.199 1.896.006 2.375.600
- 40 -
Page 44
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jangka waktu
Mata uang asing (Catatan 38)
Obligasi korporasi - 7.500 89.603 97.103
Obligasi Pemerintah - - 15.527 15.527
Tagihan atas wesel ekspor 37.620 - - 37.620
Jumlah mata uang asing 37.620 7.500 105.130 150.250
Jumlah 466.015 58.699 2.001.136 2.525.850
Berdasarkan jatuh tempo
Rupiah
Obligasi Pemerintah 477.053 170.574 1.716.234 2.363.861
Obligasi korporasi - 10.212 - 10.212
Tagihan atas wesel ekspor 1.527 - - 1.527
Jumlah Rupiah 478.580 180.786 1.716.234 2.375.600
Mata uang asing (Catatan 38)
Obligasi korporasi - 7.500 89.603 97.103
Obligasi Pemerintah - 15.527 - 15.527
Tagihan atas wesel ekspor 37.620 - - 37.620
Jumlah mata uang asing 37.620 23.027 89.603 150.250
Jumlah 516.200 203.813 1.805.837 2.525.850
c. Suku bunga per tahun efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Obligasi Pemerintah 0,00 - 10,25 5,50 - 10,25
Obligasi korporasi 6,80 - 11,25 5,50 - 11,25
Tagihan atas wesel ekspor - 6,80 - 7,45
Mata uang asing
Obligasi Pemerintah 0,00 - 7,75 1,75 - 7,75
Obligasi korporasi 2,30 - 8,75 2,30 - 8,13
Tagihan atas wesel ekspor 5,25 - 6,32 5,33 - 6,49
d. Nilai wajar dari obligasi (termasuk obligasi Pemerintah) yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-
masing sebesar Rp3.177.611 dan Rp2.608.439.
e. Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang
dimiliki Bank pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023:
30 September 2024 31 Desember 2023
Penerbit Peringkat Pemeringkat Peringkat Pemeringkat
PT Adhi Karya (Persero) Tbk idA- Pefindo idA- Pefindo
PT Adira Dinamika Multifinance Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk idAA Pefindo idAA Pefindo
PT Barito Pacific Tbk idA+ Pefindo idA+ Pefindo
PT BFI Finance Indonesia Tbk AA-(idn) Fitch AA-(idn) Fitch
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Hino Finance Indonesia AAA (idn) Fitch AAA(idn) Fitch
PT Hutama Karya (Persero) idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Indomobil Finance Indonesia idAA- Pefindo idA+ Pefindo
PT Indonesia Asahan Aluminium BBB- Fitch BBB- Fitch
PT Indosat Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Japfa Comfeed Tbk B+(idn) Fitch B+(idn) Fitch
- 41 -
Page 45
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Penerbit Peringkat Pemeringkat Peringkat Pemeringkat
PT Medco Energi Internasional Tbk idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Merdeka Copper Gold Tbk idA+ Pefindo idA+ Pefindo
PT Pembangunan Perumahan (Persero) idA Pefindo idA Pefindo
PT Pertamina (Persero) BBB Fitch BBB Fitch
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Samator Indo Gas Tbk A(idn) Fitch A(idn) Fitch
PT Surya Artha Nusantara Finance AA+(idn) Fitch AA(idn) Fitch
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Wahana Inti Selaras idA Pefindo idA Pefindo
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk AA(idn) Fitch AA(idn) Fitch
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk idBBB- Pefindo idCCC Pefindo
MTN PT Pos Indonesia (Persero) irA KRI idBBB+ Pefindo
MTN PT Wahana Interfood Nusantara Tbk irBBB+ KRI irBBB+ KRI
Sukuk Ijarah PT Samator Indo Gas Tbk A(idn) Fitch A(idn) Fitch
Sukuk Ijarah PT Indosat Tbk idAAA(sy) Pefindo idAAA(sy) Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk idAAA(sy) Pefindo - -
Sukuk Mudharabah PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk idA+(sy) Pefindo - -
Sukuk Mudharabah PT Wijaya Karya Tbk idBBB- Pefindo idCCC Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Hutama Karya (Persero) idAA- Pefindo idAA- Pefindo
Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar CIMB Niaga
Auto Finance AA+(idn) Fitch AA+(idn) Fitch
Solar United Network Pte.Ltd Ir BBB+ KRI Ir BBB+ KRI
Goldman Sachs Group Inc A Fitch A Fitch
Medco Oak Tree Pte Ltd BB-(idn) Fitch B+(idn) Fitch
PT Bussan Auto Finance - - idAAA Pefindo
PT Mandiri Tunas Finance - - idAAA Pefindo
PT Maybank Indonesia Finance - - idAAA Pefindo
Sukuk Ijarah PT Perusahaan Listrik Negara - - idAAA(sy) Pefindo
f. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, seluruh efek-efek dikelompokkan
sebagai Lancar, kecuali untuk efek-efek dalam kelompok Macet sebesar Rp463.685 dan
Rp472.760.
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 269 - - 269
Pemulihan selama periode berjalan (37) - - (37)
Saldo akhir periode 232 - - 232
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 498 - - 498
Pemulihan selama tahun berjalan (229) - - (229)
Saldo akhir tahun 269 - - 269
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk
pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian yang timbul.
h. Tidak terdapat penghapusan efek-efek selama periode yang berakhir 30 September 2024
dan 31 Desember 2023.
- 42 -
Page 46
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
8. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali ─ Pihak Ketiga
Pada tanggal 30 September 2024, efek-efek yang dibeli dengan janji jual kembali adalah sebagai
berikut:
30 September 2024
Biaya diterima dimuka
Pihak Lawan Jenis Jangka waktu Tanggal jatuh tempo Nilai nominal yang belum direalisasi Nilai bersih
Rupiah
BI VR0035 91 hari 23 Oktober 2024 24.504 (101) 24.403
BI VR0035 91 hari 23 Oktober 2024 595 (3) 592
BI FR0086 14 hari 9 Oktober 2024 48.353 (70) 48.283
Jumlah 73.452 (174) 73.278
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas efek yang dibeli dengan janji
jual kembali pada tanggal 30 September 2024.
9. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
a. Jenis Kredit dan Piutang/Pembiayaan Syariah
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Pinjaman karyawan 65.051 - - - 65.051
Pinjaman tetap 31.689 - - - 31.689
Pinjaman konsumsi 5.875 - - - 5.875
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 105 105
Piutang syariah - qardh - - - 28 28
Jumlah Rupiah - pihak berelasi 102.615 - - 133 102.748
Mata uang asing (Catatan 38)
Pinjaman tetap 7.570 - - - 7.570
Jumlah pihak berelasi 110.185 - - 133 110.318
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 1.464.720 423.230 10.064 - 1.898.014
Pembiayaan musyarakah - - - 2.490.344 2.490.344
Pinjaman tetap 7.074.223 5.051 - - 7.079.274
Pinjaman konsumsi 3.255.428 307.982 94.662 - 3.658.072
Piutang syariah - murabahah - - - 308.930 308.930
Pembiayaan mudharabah - - - 317.447 317.447
Pinjaman rekening koran 274.092 304 - - 274.396
Piutang syariah - qardh - - - 16.446 16.446
Pinjaman karyawan 50.066 51 1.483 - 51.600
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 149.965 149.965
Piutang syariah - ijarah - - - 789 789
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 12.118.529 736.618 106.209 3.283.921 16.245.277
Mata uang asing (Catatan 38)
Pinjaman cicilan 378.879 - - - 378.879
Pinjaman tetap 25.454 - - - 25.454
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 404.333 - - - 404.333
Jumlah pihak ketiga 12.522.862 736.618 106.209 3.283.921 16.649.610
Jumlah 12.633.047 736.618 106.209 3.284.054 16.759.928
Cadangan kerugian penurunan nilai (410.174) (318.230) (51.758) (779.894) (1.560.056)
Jumlah bersih 12.222.873 418.388 54.451 2.504.160 15.199.872
- 43 -
Page 47
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Pinjaman karyawan 62.398 - - - 62.398
Pinjaman tetap 131.902 - - - 131.902
Pinjaman konsumsi 8.973 - - - 8.973
Piutang syariah - qardh - - - 67 67
Jumlah Rupiah - pihak berelasi 203.273 - - 67 203.340
Mata uang asing (Catatan 38)
Pinjaman tetap 7.699 - - - 7.699
Jumlah pihak berelasi 210.972 - - 67 211.039
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 3.128.438 814.208 33.498 - 3.976.144
Pembiayaan musyarakah - - - 3.936.659 3.936.659
Pinjaman tetap 3.646.949 9.991 - - 3.656.940
Pinjaman konsumsi 2.677.752 321.630 76.248 - 3.075.630
Piutang syariah - murabahah - - - 377.007 377.007
Pembiayaan mudharabah - - - 679.725 679.725
Pinjaman rekening koran 218.699 - - - 218.699
Piutang syariah - qardh - - - 171.840 171.840
Pinjaman karyawan 42.119 61 668 - 42.848
Piutang syariah - ijarah - - - 2.188 2.188
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 9.713.957 1.145.890 110.414 5.167.419 16.137.680
Pihak ketiga
Mata uang asing (Catatan 38)
Pinjaman cicilan 450.868 - - - 450.868
Pinjaman tetap 71.859 - - - 71.859
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 522.727 - - - 522.727
Jumlah pihak ketiga 10.236.684 1.145.890 110.414 5.167.419 16.660.407
Jumlah 10.447.656 1.145.890 110.414 5.167.486 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (347.689) (347.364) (53.952) (937.241) (1.686.246)
Jumlah bersih 10.099.967 798.526 56.462 4.230.245 15.185.200
b. Sektor Ekonomi dan Kolektibilitas
Kredit dan piutang/pembiayaan syariah berdasarkan sektor ekonomi adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 6.427.975 457.301 36.275 2.725.241 9.646.792
Rumah tangga 2.201.264 212.561 55.264 2.569 2.471.658
Aktivitas keuangan dan asuransi 780.433 - 66 - 780.499
Pertambangan dan penggalian 697.001 16 - - 697.017
Real estate 291.545 264 - 103.429 395.238
Informasi dan komunikasi 2.234 222 369 143 2.968
Pertanian, kehutanan dan perikanan 350.717 15.846 3.007 31.768 401.338
Industri pengolahan 727.324 11.451 7.588 33.526 779.889
Pengangkutan dan pergudangan 268.238 6.207 400 6.895 281.740
Konstruksi 192.275 2.651 - 151.637 346.563
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 78.475 18.473 1.673 22.024 120.645
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 46.190 1.627 1.164 17.355 66.336
Bukan lapangan usaha lainnya 37.112 10 120 164.679 201.921
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 56.593 - 38 610 57.241
Pendidikan 12.416 - - 6.732 19.148
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 6.304 1.164 - 12.234 19.702
- 44 -
Page 48
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Kesenian, hiburan dan rekreasi 3.296 313 - 1.806 5.415
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 2.980 - - - 2.980
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 3.951 3.211 - - 7.162
Aktivitas jasa lainnya 34.821 5.301 245 3.406 43.773
Jumlah Rupiah 12.221.144 736.618 106.209 3.284.054 16.348.025
Mata uang asing (Catatan 38)
Industri pengolahan 234.810 - - - 234.810
Pertambangan dan penggalian 169.523 - - - 169.523
Rumah tangga 7.570 - - - 7.570
Jumlah mata uang asing 411.903 - - - 411.903
Jumlah 12.633.047 736.618 106.209 3.284.054 16.759.928
Cadangan kerugian penurunan nilai (410.174) (318.230) (51.758) (779.894) (1.560.056)
Jumlah bersih 12.222.873 418.388 54.451 2.504.160 15.199.872
31 Desember 2023
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 3.341.911 507.005 21.314 4.574.150 8.444.380
Rumah tangga 2.721.848 313.574 72.304 354 3.108.080
Aktivitas keuangan dan asuransi 1.092.753 - 166 657 1.093.576
Pertambangan dan penggalian 780.252 147 - - 780.399
Informasi dan komunikasi 436.429 267.462 2.354 179 706.424
Real estate 508.732 279 - 112.610 621.621
Pertanian, kehutanan dan perikanan 328.557 12.672 3.049 242.310 586.588
Industri pengolahan 251.053 15.139 3.961 16.217 286.370
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 4.339 285 - 149.155 153.779
Konstruksi 103.329 1.967 737 5.279 111.312
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 81.915 7.582 4.169 11.019 104.685
Pengangkutan dan pergudangan 83.103 17.416 389 2.116 103.024
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 67.088 1.006 636 19.605 88.335
Bukan lapangan usaha lainnya 44.850 306 42 25.576 70.774
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 35.485 - 57 769 36.311
Pendidikan 12.906 - 36 1.936 14.878
Kesenian, hiburan dan rekreasi 2.314 25 - 2.105 4.444
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 3.041 - - 59 3.100
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 2.570 206 - 14 2.790
Aktivitas jasa lainnya 14.755 819 1.200 3.376 20.150
Jumlah Rupiah 9.917.230 1.145.890 110.414 5.167.486 16.341.020
Mata uang asing (Catatan 38)
Industri pengolahan 291.657 - - - 291.657
Pertambangan dan penggalian 231.070 - - - 231.070
Rumah tangga 7.699 - - - 7.699
Jumlah mata uang asing 530.426 - - - 530.426
Jumlah 10.447.656 1.145.890 110.414 5.167.486 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (347.689) (347.364) (53.952) (937.241) (1.686.246)
Jumlah - bersih 10.099.967 798.526 56.462 4.230.245 15.185.200
- 45 -
Page 49
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Kredit dan piutang/pembiayaan syariah berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas adalah
sebagai berikut:
30 September 2024
Dalam
Jenis Perhatian
Lancar Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Rumah tangga 64.454 1.398 - - - 65.852
Aktivitas keuangan dan asuransi 24.861 - - - - 24.861
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 6.827 - - - - 6.827
Bukan lapangan usaha lainnya 5.206 2 - - - 5.208
Jumlah Rupiah - pihak berelasi 101.348 1.400 - - - 102.748
Mata uang asing (Catatan 38)
Rumah tangga 7.570 - - - - 7.570
Jumlah pihak berelasi 108.918 1.400 - - - 110.318
Pihak ketiga
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 8.717.467 883.632 6.186 15.730 16.950 9.639.965
Rumah tangga 1.781.115 569.426 26.193 18.894 10.178 2.405.806
Aktivitas keuangan dan asuransi 755.572 - - - 66 755.638
Pertambangan dan penggalian 697.001 16 - - - 697.017
Real estate 394.974 264 - - - 395.238
Informasi dan komunikasi 2.332 266 - - 370 2.968
Pertanian, kehutanan dan perikanan 394.790 3.414 1.993 271 870 401.338
Industri pengolahan 762.159 10.142 3.940 537 3.111 779.889
Pengangkutan dan pergudangan 280.372 958 - 3 407 281.740
Konstruksi 344.509 2.054 - - - 346.563
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 116.494 2.339 503 373 936 120.645
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 63.588 1.584 679 342 143 66.336
Bukan lapangan usaha lainnya 150.719 40.974 2.396 700 1.924 196.713
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 57.203 - - - 38 57.241
Pendidikan 16.106 3.042 - - - 19.148
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 18.651 1.034 7 4 6 19.702
Kesenian, hiburan dan rekreasi 5.415 - - - - 5.415
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 2.980 - - - - 2.980
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 7.162 - - - - 7.162
Aktivitas jasa lainnya 39.285 4.243 116 129 - 43.773
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 14.607.894 1.523.388 42.013 36.983 34.999 16.245.277
Mata uang asing (Catatan 38)
Industri pengolahan 176.521 58.289 - - - 234.810
Pertambangan dan penggalian 169.523 - - - - 169.523
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 346.044 58.289 - - - 404.333
Jumlah pihak ketiga 14.953.938 1.581.677 42.013 36.983 34.999 16.649.610
Jumlah 15.062.856 1.583.077 42.013 36.983 34.999 16.759.928
Cadangan kerugian penurunan nilai (669.407) (832.121) (20.860) (17.748) (19.920) (1.560.056)
Jumlah - bersih 14.393.449 750.956 21.153 19.235 15.079 15.199.872
31 Desember 2023
Dalam
Jenis Perhatian
Lancar Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Aktivitas keuangan dan asuransi 114.889 - - - - 114.889
Rumah tangga 62.920 - - - - 62.920
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 17.013 - - - - 17.013
Bukan lapangan usaha lainnya 8.518 - - - - 8.518
Jumlah Rupiah - pihak berelasi 203.340 - - - - 203.340
- 46 -
Page 50
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Dalam
Jenis Perhatian
Lancar Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Mata uang asing (Catatan 38)
Rumah tangga 7.699 - - - - 7.699
Jumlah - pihak berelasi 211.039 - - - - 211.039
Pihak ketiga
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 7.612.726 792.573 3.031 3.834 15.203 8.427.367
Rumah tangga 2.039.953 932.892 46.881 14.242 11.192 3.045.160
Aktivitas keuangan dan asuransi 978.521 - - - 166 978.687
Pertambangan dan penggalian 780.252 147 - - - 780.399
Informasi dan komunikasi 704.069 - - - 2.355 706.424
Real estate 621.342 279 - - - 621.621
Pertanian, kehutanan dan perikanan 577.029 6.497 43 913 2.106 586.588
Industri pengolahan 271.134 11.275 435 437 3.089 286.370
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 5.706 100 4 - 147.969 153.779
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 89.104 11.277 3.046 547 711 104.685
Konstruksi 108.939 1.636 168 252 317 111.312
Pengangkutan dan pergudangan 102.366 265 - 389 4 103.024
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 85.882 1.817 427 - 209 88.335
Bukan lapangan usaha lainnya 55.429 6.100 391 143 193 62.256
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 36.254 - - - 57 36.311
Pendidikan 14.837 5 - - 36 14.878
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 3.100 - - - - 3.100
Kesenian, hiburan dan rekreasi 4.443 1 - - - 4.444
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 2.776 - - - 14 2.790
Aktivitas jasa lainnya 18.426 524 873 16 311 20.150
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 14.112.288 1.765.388 55.299 20.773 183.932 16.137.680
Mata uang asing (Catatan 38)
Industri pengolahan 225.450 66.207 - - - 291.657
Pertambangan dan penggalian 231.070 - - - - 231.070
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 456.520 66.207 - - - 522.727
Jumlah pihak ketiga 14.568.808 1.831.595 55.299 20.773 183.932 16.660.407
Jumlah 14.779.847 1.831.595 55.299 20.773 183.932 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (786.982) (696.858) (25.782) (10.057) (166.567) (1.686.246)
Jumlah bersih 13.992.865 1.134.737 29.517 10.716 17.365 15.185.200
c. Jangka Waktu
Jangka waktu kredit dan piutang/ pembiayaan syariah diklasifikasikan berdasarkan periode
kredit sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian kredit dan waktu yang tersisa sampai
dengan saat jatuh temponya:
Berdasarkan Periode Perjanjian Kredit:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 554.854 1.981.350
Lebih dari 1 - 2 tahun 6.675.414 5.253.216
Lebih dari 2 - 5 tahun 5.763.814 4.985.425
Lebih dari 5 tahun 3.353.943 4.121.029
Jumlah Rupiah 16.348.025 16.341.020
- 47 -
Page 51
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Mata uang asing (Catatan 38)
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 4.258 170
Lebih dari 1 - 2 tahun - 33.123
Lebih dari 2 - 5 tahun 256.578 277.335
Lebih dari 5 tahun 151.067 219.798
Jumlah mata uang asing 411.903 530.426
Jumlah 16.759.928 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.560.056) (1.686.246)
Jumlah bersih 15.199.872 15.185.200
Berdasarkan Sisa Umur Jatuh Tempo:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 9.460.815 6.362.940
Lebih dari 1 - 2 tahun 1.592.552 4.061.958
Lebih dari 2 - 5 tahun 3.429.716 3.299.418
Lebih dari 5 tahun 1.864.943 2.616.704
Jumlah Rupiah 16.348.025 16.341.020
Mata uang asing (Catatan 38)
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 11.828 33.293
Lebih dari 1 - 2 tahun 190.719 46.265
Lebih dari 2 - 5 tahun 58.289 231.070
Lebih dari 5 tahun 151.067 219.798
Jumlah mata uang asing 411.903 530.426
Jumlah 16.759.928 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.560.056) (1.686.246)
Jumlah bersih 15.199.872 15.185.200
d. Suku bunga/bagi hasil per tahun atas kredit diberikan dan piutang/pembiayaan syariah adalah
sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah 0,00 - 37,42 0,00 - 37,42
Dolar Amerika Serikat 0,95 - 10,00 0,95 - 10,00
e. Jumlah kredit yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp214.328 dan Rp226.687.
f. Saldo kredit channeling pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
masing adalah sebesar Rp26.691 dan Rp54.605, dimana sebesar Rp26.691 dan Rp38.965
saldo kredit channelling disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 36).
g. Saldo kredit joint financing pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-
masing adalah sebesar Rp2.115.262 dan Rp2.862.913, dimana sebesar Rp1.868.416 dan
Rp2.586.684 dari saldo kredit joint financing disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 36).
h. Kredit yang diberikan kepada karyawan merupakan kredit untuk membeli kendaraan, rumah
dan keperluan lainnya yang dibebani bunga 0%-12% untuk kredit dibawah 1 tahun dan
0%-24,43% untuk kredit antara 1 sampai dengan 10 tahun.
i. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023,
jumlah kredit yang direstrukturisasi masing-masing sebesar Rp86.460 dan Rp479.140.
- 48 -
Page 52
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
j. Saldo kredit dan piutang/pembiayaan syariah pada tanggal 30 September 2024 dan 31
Desember 2023 berdasarkan klasifikasi kolektibilitas adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Dalam
Perhatian
Jenis Lancar Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 36) 101.348 1.400 - - - 102.748
Pihak ketiga 14.607.894 1.523.388 42.013 36.983 34.999 16.245.277
Jumlah 14.709.242 1.524.788 42.013 36.983 34.999 16.348.025
Mata uang asing (Catatan 38)
Pihak berelasi (Catatan 36) 7.570 - - - - 7.570
Pihak ketiga 346.044 58.289 - - - 404.333
Jumlah 353.614 58.289 - - - 411.903
Jumlah 15.062.856 1.583.077 42.013 36.983 34.999 16.759.928
31 Desember 2023
Dalam
Perhatian
Jenis Lancar Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 36) 203.340 - - - - 203.340
Pihak ketiga 14.112.288 1.765.388 55.299 20.773 183.932 16.137.680
Jumlah 14.315.628 1.765.388 55.299 20.773 183.932 16.341.020
Mata uang asing (Catatan 38)
Pihak berelasi (Catatan 36) 7.699 - - - - 7.699
Pihak ketiga 456.520 66.207 - - - 522.727
Jumlah 464.219 66.207 - - - 530.426
Jumlah 14.779.847 1.831.595 55.299 20.773 183.932 16.871.446
k. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, rincian kredit bermasalah menurut
sektor ekonomi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Rumah tangga 55.265 72.315
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 38.866 22.068
Industri pengolahan 7.588 3.961
Bukan lapangan usaha lainnya 5.020 727
Pertanian, kehutanan dan perikanan 3.134 3.062
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 1.812 4.304
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 1.164 636
Pengangkutan dan pergudangan 410 393
Informasi dan komunikasi 370 2.355
Aktivitas keuangan dan asuransi 66 166
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 38 57
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 17 147.973
Konstruksi - 737
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi - 14
Pendidikan - 36
Aktivitas jasa lainnya 245 1.200
Jumlah 113.995 260.004
- 49 -
Page 53
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
l. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kredit non-performing yang telah
dihentikan pembebanan bunganya masing-masing adalah sebesar Rp113.995 dan
Rp260.004.
m. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai kredit adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Saldo awal 347.689 347.364 53.952 937.241 1.686.246
Saldo awal kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 6.479 33 54 - 6.566
Aset keuangan yang baru diperoleh 94.845 - - - 94.845
Perubahan bersih pada eksposur
dan pengukuran kembali (3.029) (16.675) (99.202) (9.378) (128.284)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan
(Tahap 1) 9.946 (42.039) (2.816) - (34.909)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umumnya
(Tahap 2) (34.625) 105.356 (23.339) - 47.392
Transfer ke penurunan kredit
(Tahap 3) (591) (75.808) 143.251 - 66.852
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - (20.133) (147.969) (168.102)
Selisih kurs (18) - - - (18)
Saldo akhir kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik (10.522) (1) (9) - (10.532)
Saldo akhir 410.174 318.230 51.758 779.894 1.560.056
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Saldo awal 105.916 326.469 859.110 829.630 2.121.125
Saldo awal kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 11.298 32 22 - 11.352
Aset keuangan yang baru diperoleh 59.086 26 - - 59.112
Perubahan bersih pada eksposur
dan pengukuran kembali 232.257 14.875 87.885 118.034 453.051
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan
(Tahap 1) 15.356 (63.569) (12.110) - (60.323)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umumnya
(Tahap 2) (69.740) 208.812 (36.559) - 102.513
Transfer ke penurunan kredit
(Tahap 3) (1) (139.248) 254.069 - 114.820
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan -
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - (1.210.245) (10.423) (1.220.668)
Selisih kurs (4) - 111.834 - 111.830
Saldo akhir kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik (6.479) (33) (54) - (6.566)
Saldo akhir 347.689 347.364 53.952 937.241 1.686.246
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit yang
diberikan adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak
tertagihnya kredit yang diberikan tersebut.
- 50 -
Page 54
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
n. Mutasi kredit yang dihapus buku selama periode 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Mata Uang Mata Uang
Rupiah Asing Jumlah Rupiah Asing Jumlah
Saldo awal tahun 4.955.184 779.135 5.734.319 4.540.065 85.162 4.625.227
Mutasi selama tahun berjalan
Penghapusan 168.102 - 168.102 525.765 694.903 1.220.668
Penerimaan kembali (86.094) - (86.094) (78.154) - (78.154)
Hapus tagih 65.649 - 65.649 (32.492) - (32.492)
Selisih kurs penjabaran - (54.260) (54.260) - (930) (930)
Saldo akhir 5.102.841 724.875 5.827.716 4.955.184 779.135 5.734.319
o. Jaminan pemberian kredit umumnya berupa tanah, bangunan, mesin, persediaan dan
deposito berjangka.
p. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing sebesar 6,58% dan
5,80%.
10. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Tagihan Akseptasi
a. Berdasarkan jangka waktu perjanjian:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
1 bulan atau kurang - 7.946
1-3 bulan - 12.779
3-6 bulan - 9.066
Jumlah Rupiah - 29.791
Mata uang asing (Catatan 38)
1-3 bulan 39.437 40.721
3-6 bulan - 9.352
Jumlah mata uang asing 39.437 50.073
Jumlah 39.437 79.864
Cadangan kerugian penurunan nilai (16) (1.560)
Jumlah bersih 39.421 78.304
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
1 bulan atau kurang - 18.978
1-3 bulan - 10.813
Jumlah Rupiah - 29.791
Mata uang asing (Catatan 38)
1 bulan atau kurang 20.232 32.282
1-3 bulan 19.205 17.791
Jumlah mata uang asing 39.437 50.073
Jumlah 39.437 79.864
Cadangan kerugian penurunan nilai (16) (1.560)
Jumlah bersih 39.421 78.304
- 51 -
Page 55
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Kolektibilitas tagihan akseptasi pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Pihak ketiga
Lancar - 29.791
Mata uang asing (Catatan 38)
Pihak ketiga
Lancar 39.437 50.073
Jumlah 39.437 79.864
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 1.560 - - 1.560
Pembentukan (pemulihan) periode berjalan (1.544) - - (1.544)
Saldo akhir periode 16 - - 16
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 593 - - 593
Pembentukan (pemulihan) tahun berjalan 967 - - 967
Saldo akhir tahun 1.560 - - 1.560
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk tagihan
akseptasi pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 adalah cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak tertagihnya tagihan akseptasi
tersebut.
Liabilitas Akseptasi
a. Berdasarkan jangka waktu perjanjian:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
1 bulan atau kurang - 7.948
1-3 bulan - 12.784
3-6 bulan - 9.066
Jumlah Rupiah - 29.798
Mata uang asing (Catatan 38)
1-3 bulan 39.479 40.730
3-6 bulan - 9.352
Jumlah mata uang asing 39.479 50.082
Jumlah 39.479 79.880
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
1 bulan atau kurang - 18.981
1-3 bulan - 10.817
Jumlah Rupiah - 29.798
- 52 -
Page 56
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Mata uang asing (Catatan 38)
1 bulan atau kurang 20.241 32.291
1-3 bulan 19.238 17.791
Jumlah mata uang asing 39.479 50.082
Jumlah 39.479 79.880
11. Pendapatan yang Masih Akan Diterima
Pendapatan yang masih akan diterima merupakan piutang bunga dan piutang bagi hasil
pembiayaan syariah.
30 September 2024 31 Desember 2023
Piutang Bunga
Kredit 40.093 45.356
Efek-efek 181.499 255.131
Penempatan pada bank lain 91 92
Jumlah 221.683 300.579
Piutang Syariah
Piutang syariah 12.907 22.651
Efek-efek 104.811 3.521
Jumlah 117.718 26.172
Jumlah 339.401 326.751
12. Biaya Dibayar Dimuka
30 September 2024 31 Desember 2023
Asuransi 400.807 689.983
Pemeliharaan perangkat lunak dan keras 99.996 102.252
Tunjangan hari raya 7.650 20
Sewa 18.220 19.912
Premi penjaminan LPS 5.442 -
Program kepemilikan kendaraan karyawan 20.198 2.402
Promosi dan pengembangan usaha 71.521 54.443
Renovasi cabang baru 15.977 16.282
Jasa produksi 12.372 -
Lain-lain 20.743 36.654
Jumlah 672.926 921.948
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, asuransi dibayar dimuka termasuk
asuransi kredit kepada PT Asuransi Simas Insurtech, pihak berelasi (Catatan 36) masing-masing
sebesar Rp377.391 dan Rp638.661, dengan masa manfaat sampai dengan 15 November 2025.
Asuransi dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis
lurus.
- 53 -
Page 57
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna
Aset tetap dan aset hak guna terdiri dari:
Perubahan selama tahun berjalan
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 30 September 2024
Kepemilikan langsung
Nilai revaluasian:
Tanah 387.034 - - 387.034
Bangunan 265.685 1.512 - 267.197
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 2.071.605 78.527 (8.565) 2.141.567
Kendaraan bermotor 18.628 116 (1.346) 17.398
Subtotal 2.742.952 80.155 (9.911) 2.813.196
Aset hak-guna
Bangunan 342.832 75.276 - 418.108
Kendaraan 151.801 22.820 (5.814) 168.807
Subtotal 494.633 98.096 (5.814) 586.915
Jumlah 3.237.585 178.251 (15.725) 3.400.111
Akumulasi penyusutan
Nilai revaluasian:
Bangunan 15.485 22.966 - 38.451
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 1.251.231 119.686 (8.462) 1.362.455
Kendaraan bermotor 20.680 217 (1.346) 19.551
Subtotal 1.287.396 142.869 (9.808) 1.420.457
Aset hak-guna
Bangunan 264.737 59.683 - 324.420
Kendaraan 79.377 19.477 (1.664) 97.190
Subtotal 344.114 79.160 (1.664) 421.610
Jumlah 1.631.510 222.029 (11.472) 1.842.067
Nilai tercatat 1.606.075 1.558.044
Perubahan selama tahun berjalan
Eliminasi Akumulasi Surplus
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan Penyesuaian 31 Desember 2023
Penyusutan Revaluasi
Kepemilikan langsung
Nilai revaluasian:
Tanah 372.579 - - - 14.455 - 387.034
Bangunan 255.822 1.899 - (58.867) 71.920 (5.089) 265.685
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 1.910.812 164.587 (3.794) - - - 2.071.605
Kendaraan bermotor 19.735 203 (1.310) - - - 18.628
Subtotal 2.558.948 166.689 (5.104) (58.867) 86.375 (5.089) 2.742.952
Aset hak-guna
Bangunan 254.173 88.659 - - - - 342.832
Kendaraan 124.357 28.933 (1.489) - - - 151.801
Subtotal 378.530 117.592 (1.489) - - - 494.633
Jumlah 2.937.478 284.281 (6.593) (58.867) 86.375 (5.089) 3.237.585
Akumulasi penyusutan
Nilai revaluasian:
Bangunan 51.641 22.711 - (58.867) - - 15.485
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 1.099.480 155.286 (3.535) - - - 1.251.231
Kendaraan bermotor 21.672 318 (1.310) - - - 20.680
Subtotal 1.172.793 178.315 (4.845) (58.867) - - 1.287.396
Aset hak-guna
Bangunan 200.622 64.115 - - - - 264.737
Kendaraan 55.860 24.814 (1.297) - - - 79.377
Subtotal 256.482 88.929 (1.297) - - - 344.114
Jumlah 1.429.275 267.244 (6.142) (58.867) - - 1.631.510
Nilai tercatat 1.508.203 1.606.075
- 54 -
Page 58
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah beban penyusutan aset tetap dan aset hak guna yang dibebankan pada laba rugi pada
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 masing-masing
sebesar Rp221.290 dan Rp193.304.
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 adalah Rp99.452 dan Rp111.120.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan menjual aset tetapnya
dengan nilai tercatat masing-masing sebesar Rp56 dan Rp130 pada harga jual masing-masing
sebesar Rp722 dan Rp824. Keuntungan bersih penjualan aset tetap tersebut dibukukan pada
akun Pendapatan Operasional Lainnya (Catatan 33).
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan menghapus aset tetap
dengan nilai tercatat Rp48 dan Rp129. Kerugian atas penghapusan aset tetap tersebut dibukukan
pada akun Beban Operasional Lainnya (Catatan 34).
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap Perusahaan, kecuali tanah,
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, gempa bumi, huru-hara, pencurian dan risiko lainnya
pada PT Asuransi Sinar Mas, pihak berelasi, dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp917.905 dan Rp963.472 (Catatan 36). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat komitmen kontraktual
dalam perolehan aset tetap.
Manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai
residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat perubahan estimasi
masa manfaat dan/atau metode penyusutan aset tetap.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada aset tetap Perusahaan yang
ditempatkan sebagai jaminan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap tersebut pada
tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang tidak
dipakai sementara.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang berasal
dari hibah.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang
dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Tanah dan bangunan Perusahaan direvaluasi dengan menggunakan saldo tanggal 11 Juli 2023,
dengan laporan penilai dari KJPP Firmansyah & Rekan, penilai independen, dengan laporan
No. 00787/2.0115-00/PI/07/0249/1/VII/2023 tanggal 18 Agustus 2023 yang telah ditandatangani
oleh Firmansyah, S.T.MAPPI (Cert). Penilaian ditentukan menggunakan metode sebagaimana
dijelaskan pada Catatan 14. Surplus revaluasi dikreditkan pada akun “Komponen ekuitas lainnya”
dalam laporan perubahan ekuitas.
- 55 -
Page 59
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. Nilai Wajar Aset Non Keuangan
30 September 2024 31 Desember 2023
Pengukuran nilai wajar berulang
Tanah dan bangunan (aset tetap) 652.720 652.720
Pengukuran nilai wajar berulang aset non keuangan termasuk dalam Level 2 hierarki nilai wajar
sebagaimana dijelaskan pada Catatan 2.
Informasi tentang pengukuran nilai wajar yang menggunakan input signifikan yang tidak dapat
diobservasi (Level 2) adalah sebagai berikut:
Keterangan Teknik penilaian
Metode perbandingan data pasar dengan
Aset tetap (tanah dan bangunan)
penyesuaian faktor yang dianggap relevan
Tanah dan bangunan telah dinilai oleh penilai independen.
Seluruh aset dimanfaatkan pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Surplus revaluasi tanah dan bangunan dalam Catatan 13 mencerminkan keuntungan belum
direalisasi yang diakui pada penghasilan komprehensif lain.
15. Aset Ijarah
Akun ini merupakan obyek sewa dari transaksi Ijarah Muntahiyah Bittamlik dengan opsi
perpindahan hak milik obyek sewa dengan hibah.
Perubahan selama periode berjalan
Pengalihan pada
1 Januari 2024 Penambahan akhir masa akad 30 September 2024
Biaya perolehan 503.469 164.016 (323.338) 344.147
Akumulasi penyusutan 119.251 169.133 (211.904) 76.480
Nilai tercatat 384.218 (5.117) (111.434) 267.667
Cadangan kerugian penurunan nilai - (11)
Jumlah bersih 384.218 267.656
Perubahan selama tahun berjalan
Pengalihan pada
1 Januari 2023 Penambahan akhir masa akad 31 Desember 2023
Biaya perolehan 485.505 85.805 (67.841) 503.469
Akumulasi penyusutan 87.886 99.206 (67.841) 119.251
Nilai tercatat 397.619 (13.401) - 384.218
- 56 -
Page 60
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
16. Aset Lain-lain – Bersih
30 September 2024 31 Desember 2023
Uang muka pembelian aset 137.976 185.930
Agunan yang diambil alih 116.457 125.621
Tagihan sehubungan dengan ATM bersama 44.816 72.841
Setoran jaminan 35.820 35.747
Tagihan komisi asuransi 27.136 20.825
Tagihan subsidi Pemerintah 21.498 12.169
Barang cetakan dan materai 85.264 17.104
Uang muka renovasi gedung kantor 16.625 17.583
Tagihan sehubungan dengan transaksi QR 3.283 7.402
Pajak dibayar dimuka 188 223
Tagihan derivatif 3.642 27.502
Tagihan sehubungan dengan jaringan
Principal kartu kredit 448 616
Lain-lain 34.163 20.461
Jumlah 527.316 544.024
Cadangan kerugian penurunan nilai
aset lain-lain (80.254) (88.120)
Jumlah bersih 447.062 455.904
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tercatat agunan yang diambil-alih
adalah sebesar Rp36.203 dan Rp37.501, setelah dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
nilai masing-masing sebesar Rp80.254 dan Rp88.120.
Berikut adalah rincian agunan yang diambil alih berdasarkan kolektibilitasnya sesuai ketentuan
Bank Indonesia:
30 September 2024 31 Desember 2023
Lancar 127 1.481
Kurang lancar 3.838 3.346
Diragukan 37.267 41.068
Macet 75.225 79.726
Jumlah 116.457 125.621
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 88.120 247.959
Pembentukan (pemulihan) periode berjalan (7.866) (159.839)
Jumlah 80.254 88.120
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset lain-lain
adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak tertagihnya
aset tersebut.
- 57 -
Page 61
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian transaksi derivatif atas swap mata uang asing pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Tagihan Liabilitas
Nilai kontrak Nilai wajar derivatif derivatif
Pihak berelasi
Mata uang asing
Transaksi swap :
PT Smart Tbk 68.351 2.821 2.794 27
Transaksi domestic non deliverable forward:
PT Smart Tbk 601 4 - 4
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi swap :
PT Bank Central Asia Tbk 38.727 734 734 -
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 75.765 20 20 -
Transaksi spot :
Bank of China 166.449 90 60 30
PT Bank BTPN Tbk 105.775 115 - 115
PT Bank Central Asia Tbk 90.738 92 - 92
PT Bank Ganesha Tbk 60.539 45 15 30
PT Bank CIMB Niaga Tbk 45.305 65 - 65
PT Bank Victoria International Tbk 30.301 17 12 5
Deutsche Bank 30.271 24 - 24
MUFG Bank, Ltd 30.268 42 - 42
Citibank N.A. 30.230 25 - 25
PT Bank Resona Perdania 15.156 6 6 -
PT Bank KB Bukopin Tbk 15.146 1 1 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 15.134 26 - 26
PT Bank CTBC Indonesia 15.134 1 - 1
PT Bank KEB Hana Indonesia 15.131 7 - 7
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 15.125 10 - 10
Total 4.145 3.642 503
31 Desember 2023
Tagihan Liabilitas
Nilai kontrak Nilai wajar derivatif derivatif
Pihak berelasi
Mata uang asing
Transaksi swap :
PT Berau Coal 1.895.727 23.564 23.869 (305)
PT Smart Tbk 23.829 199 199 -
PT Artha Cipta Langgeng 13.714 109 109 -
Transaksi domestic non deliverable forward:
PT Sinarmas Sekuritas 154.344 (506) 400 (906)
PT Sinarmas Asset Management 30.878 (332) - (332)
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi swap :
Citibank N.A. 153.951 (559) - (559)
PT Bank Permata Tbk 76.975 (280) - (280)
Transaksi spot :
Citibank N.A. 154.169 87 102 (15)
Deutsche Bank 123.157 (298) - (298)
PT Bank KB Bukopin Tbk 92.532 73 73 -
Bank Pan Indonesia Tbk 77.211 111 111 -
PT Bank KEB Hana 76.973 (77) 19 (96)
PT Bank CTBC Indonesia 61.655 32 32 -
Bank of China 53.976 (13) 45 (58)
MUFG Bank, Ltd 46.279 43 43 -
PT Bank Mega Tbk 30.909 57 57 -
PT Bank Permata Tbk 30.865 35 35 -
PT Bank Artha Graha International Tbk 30.855 30 30 -
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten, Tbk 30.789 (51) - (51)
Transaksi spot :
PT Bank Multi Artha Sentosa 23.202 53 53 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 15.446 24 24 -
PT Bank Central Asia Tbk 15.442 22 22 -
PT Bank Shinhan Indonesia 15.426 14 14 -
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 15.426 14 14 -
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 15.426 14 14 -
- 58 -
Page 62
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Tagihan Liabilitas
Nilai kontrak Nilai wajar derivatif derivatif
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi domestic non deliverable forward :
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 188.630 1.902 2.237 (335)
Total 24.267 27.502 (3.235)
Kontrak-kontrak untuk posisi 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing jatuh
tempo di antara tanggal 13 Maret 2025 dan 4 Januari 2024.
17. Liabilitas Segera
30 September 2024 31 Desember 2023
Beban akrual 57.835 60.018
Liabilitas jasa produksi 51.096 -
Kiriman uang 31.145 19.669
Liabilitas sehubungan dengan jaringan ATM 28.858 61.935
Liabilitas administrasi kredit 5.612 6.062
Liabilitas pembayaran online 4.886 8.644
Titipan uang elektronik 3.438 2.881
Program loyalitas pelanggan 2.981 2.981
Lain-lain 8.045 5.792
Jumlah 193.896 167.982
18. Simpanan
Simpanan terdiri dari:
30 September 2024 31 Desember 2023
Giro 15.805.458 14.682.168
Tabungan 10.766.488 10.768.878
Deposito berjangka 8.834.941 9.691.539
Jumlah 35.406.887 35.142.585
a. Giro terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Konvensional
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 1.347.054 2.714.531
Mata uang asing (Catatan 38) 2.993.339 2.214.065
Jumlah 4.340.393 4.928.596
Pihak ketiga
Rupiah 8.255.787 6.378.756
Mata uang asing (Catatan 38) 3.094.063 3.276.877
Jumlah 11.349.850 9.655.633
Jumlah 15.690.243 14.584.229
- 59 -
Page 63
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Syariah
Giro Wadiah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 15 15
Mata uang asing (Catatan 38) 883 902
Jumlah 898 917
Pihak ketiga
Rupiah 51.210 31.761
Mata uang asing (Catatan 38) 63.107 65.261
Jumlah 114.317 97.022
Jumlah 115.215 97.939
Jumlah 15.805.458 14.682.168
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Suku bunga giro
Rupiah 0,00 - 5,00 0,00 - 4,75
Mata uang asing 0,00 - 2,00 0,00 - 4,00
Saldo giro yang diblokir dalam rangka jaminan kredit yang diberikan, bank garansi dan letters
of credit pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, masing-masing sebesar
Rp nihil dan Rp33.181.
b. Tabungan terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Konvensional
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 36)
Tabungan Sinarmas 12.095 20.918
Tabungan Sinarmas Gold 16.847 16.286
Tabungan Sinarmas Diamond 60.449 43.192
Tabunganku 673 973
Jumlah 90.064 81.369
Pihak ketiga
Tabungan Sinarmas 2.208.452 2.251.996
Tabungan Sinarmas Gold 6.317.860 5.972.979
Tabungan Sinarmas Diamond 1.243.841 1.492.200
Tabunganku 724.569 766.419
Jumlah 10.494.722 10.483.594
Jumlah 10.584.786 10.564.963
Syariah
Tabungan Wadiah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 36) 470 570
Pihak ketiga 178.293 201.121
Jumlah 178.763 201.691
Mata uang asing (Catatan 38)
Pihak berelasi (Catatan 36) 8 1
Pihak ketiga 2.931 2.223
Jumlah 2.939 2.224
Jumlah 181.702 203.915
Jumlah 10.766.488 10.768.878
- 60 -
Page 64
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Suku bunga tabungan
Rupiah 0,00 - 5,50 0,00 - 5,00
Mata uang asing 0,00 - 0,50 0,00
Saldo tabungan yang diblokir dalam rangka jaminan kredit dan bank garansi sebesar
Rp3.102 dan Rp3.126 pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023.
c. Deposito berjangka terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 705.387 603.088
Mata uang asing (Catatan 38) 35.112 303.676
Jumlah 740.499 906.764
Pihak ketiga
Rupiah 7.656.623 7.977.667
Mata uang asing (Catatan 38) 437.819 807.108
Jumlah 8.094.442 8.784.775
Jumlah 8.834.941 9.691.539
Klasifikasi deposito berjangka berdasarkan jangka waktu adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode deposito berjangka:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi Pihak berelasi
(Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah (Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah
Rupiah
Kurang dari 1 bulan 56.830 1.242.885 1.299.715 91.910 1.688.536 1.780.446
1 bulan 612.434 3.615.073 4.227.507 430.803 3.541.518 3.972.321
3 bulan 7.324 1.555.589 1.562.913 61.253 1.615.560 1.676.813
6 bulan 17.798 612.349 630.147 18.122 672.520 690.642
12 bulan 11.001 413.114 424.115 1.000 445.316 446.316
Lebih dari 12 bulan - 217.613 217.613 - 14.217 14.217
Jumlah 705.387 7.656.623 8.362.010 603.088 7.977.667 8.580.755
Mata uang asing (Catatan 38)
Kurang dari 1 bulan - 53.075 53.075 27.715 33.056 60.771
1 bulan 27.542 252.817 280.359 268.263 567.391 835.654
3 bulan - 19.847 19.847 - 46.316 46.316
6 bulan - 16.067 16.067 - 29.345 29.345
12 bulan 7.570 96.011 103.581 7.698 131.000 138.698
Lebih dari 12 bulan - 2 2 - - -
Jumlah 35.112 437.819 472.931 303.676 807.108 1.110.784
Jumlah 740.499 8.094.442 8.834.941 906.764 8.784.775 9.691.539
- 61 -
Page 65
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi Pihak berelasi
(Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah (Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah
Rupiah
1 bulan atau kurang 669.920 5.433.177 6.103.097 544.745 6.019.349 6.564.094
1 - 3 bulan 6.998 1.396.601 1.403.599 58.269 1.214.879 1.273.148
3 - 6 bulan 18.469 417.065 435.534 74 500.307 500.381
6 - 12 bulan 10.000 198.938 208.938 - 234.819 234.819
12 bulan atau lebih - 210.842 210.842 - 8.313 8.313
Jumlah 705.387 7.656.623 8.362.010 603.088 7.977.667 8.580.755
Mata uang asing (Catatan 38)
1 bulan atau kurang 27.542 316.372 343.914 295.977 637.934 933.911
1 - 3 bulan - 107.470 107.470 - 63.914 63.914
3 - 6 bulan - 11.946 11.946 - 12.840 12.840
6 - 12 bulan 7.570 2.029 9.599 7.699 92.420 100.119
12 bulan atau lebih - 2 2 - - -
Jumlah 35.112 437.819 472.931 303.676 807.108 1.110.784
Jumlah 740.499 8.094.442 8.834.941 906.764 8.784.775 9.691.539
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Suku bunga deposito
Rupiah 0,00 - 6,75 0,00 - 6,75
Mata uang asing 0,00 - 4,50 0,00 - 4,50
Saldo deposito berjangka yang diblokir dalam rangka jaminan kredit yang diberikan, bank
garansi dan letter of credit pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, masing-
masing adalah sebesar Rp810.926 dan Rp823.969.
19. Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 merupakan
simpanan dalam bentuk giro, deposito berjangka, dan call money dari pihak ketiga dengan rincian
sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Konvensional
Pihak ketiga
Rupiah
Giro 47.920 40.524
Deposito berjangka 32.174 11.174
Call money - 275.000
Jumlah konvensional 80.094 326.698
Syariah
Pihak ketiga
Rupiah
Giro Wadiah 677 747
Jumlah 80.771 327.445
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Suku bunga
Rupiah 0,00 - 5,75 0,00 - 6,27
- 62 -
Page 66
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
20. Efek-efek yang Dijual dengan Janji beli Kembali – Pihak Ketiga
Pada tanggal 31 Desember 2023, efek-efek yang dijual dengan janji beli kembali adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2023
Tanggal
Pihak Lawan Jenis Jangka Waktu jatuh tempo Nilai bersih
Rupiah
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 5 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 5 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0087 7 hari 5 Januari 2024 189.364
Bank BPD Jatim FR0082 7 hari 5 Januari 2024 193.449
Bank BPD Jatim FR0082 7 hari 5 Januari 2024 145.088
Bank BPD Jatim FR0082 7 hari 5 Januari 2024 145.088
Jumlah 1.051.717
21. Utang Pajak
Utang pajak terdiri dari:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pajak kini - 22.677
Pajak penghasilan
Pasal 4 18.251 14.446
Pasal 23 dan 26 1.642 2.244
Pasal 21 13.236 5.813
Jumlah pajak penghasilan 33.129 45.180
Pajak pertambahan nilai 1.695 7.392
Jumlah 34.824 52.572
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri
oleh Perusahaan (self-assessment). Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai
Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat
melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun setelah terutangnya
pajak, dengan beberapa pengecualian, sebagaimana diatur dalam Undang-undang tersebut.
22. Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang masih harus dibayar merupakan beban yang masih harus dibayar atas beban bunga
dan beban syariah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah
Deposito 848 1.051
Giro 170 349
Tabungan 26 16
Jumlah 1.044 1.416
Mata uang asing (Catatan 38)
Deposito 4 341
Giro 63 45
Jumlah 67 386
Jumlah pihak berelasi 1.111 1.802
- 63 -
Page 67
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Rupiah
Deposito 29.112 29.921
Tabungan 1.058 1.477
Giro 1.312 1.273
Obligasi subordinasi 7.583 7.583
Jumlah 39.065 40.254
Mata uang asing (Catatan 38)
Deposito 208 1.753
Giro 40 7
Sertifikat investasi mudharabah
antar-bank syariah 21 -
Jumlah 269 1.760
Jumlah pihak ketiga 39.334 42.014
Jumlah 40.445 43.816
23. Liabilitas Lain-lain
30 September 2024 31 Desember 2023
Setoran jaminan 153.571 157.425
Liabilitas sewa 140.282 133.368
Pendapatan yang ditangguhkan 24.456 22.945
Liabilitas terkait asuransi kredit 22.706 23.005
Taksiran pajak penghasilan 40.046 -
Titipan setoran pajak ke KPPN 20.721 3.871
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 10.844 7.640
Liabilitas sehubungan dengan pinjaman 2.134 4.028
Setoran penyelesaian hapus buku 1.123 731
Liabilitas derivatif 503 3.235
Setoran penyelesaian AYDA 238 306
Penampungan cadangan biaya spin-off - 11.851
Lain-lain 6.861 22.568
Jumlah 423.485 390.973
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 7.553 33 54 7.640
Pembentukan (pemulihan) periode berjalan 3.281 (32) (45) 3.204
Saldo akhir periode 10.834 1 9 10.844
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 12.567 32 22 12.621
Pembentukan (pemulihan) tahun berjalan (5.014) 1 32 (4.981)
Saldo akhir tahun 7.553 33 54 7.640
- 64 -
Page 68
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
24. Obligasi Subordinasi
Merupakan obligasi subordinasi yang diterbitkan oleh Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Obligasi subordinasi Bank Sinarmas
Tahap I Tahun 2022 500.000 500.000
Diskonto yang belum diamortisasi (2.745) (3.488)
Jumlah bersih 497.255 496.512
Pada tanggal 29 Juni 2022, Perusahaan menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank
Sinarmas Tahap I Tahun 2022 sebesar Rp500.000. Obligasi subordinasi ini berjangka waktu 5
tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2027. Tingkat suku bunga sebesar 6,50% per
tahun dan dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
terkait, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perusahaan untuk memperkuat permodalan yang
diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam rangka mendukung rencana penyaluran
kredit dengan tenor yang lebih panjang.
Pada Desember 2022, Perusahaan telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi I untuk penyaluran kredit dengan tenor panjang.
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagi Wali Amanat.
Perusahaan wajib mengupayakan tingkat kesehatan Perusahaan minimal berada dalam peringkat
komposit 3 (tiga) yang tergolong "Cukup Baik", sesuai penilaian internal berdasarkan ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan.
Melalui surat nomor RC-005/KRI-DIR/III/2024 tanggal 25 Maret 2024, PT Kredit Rating Indonesia
memutuskan peringkat atas Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Sinarmas sebanyak-
banyaknya sebesar Rp3.000.000.000.000 (tiga triliun Rupiah) di irA untuk periode 25 Maret 2024
sampai dengan 1 April 2025.
25. Dana Syirkah Temporer
Akun ini merupakan investasi tidak terikat dalam bentuk giro mudharabah, tabungan mudharabah,
deposito berjangka Mudharabah dan sertifikat investasi mudharabah antarbank.
a. Simpanan
30 September 2024 31 Desember 2023
Giro mudharabah 776.594 712.713
Tabungan mudharabah 2.211.722 1.922.081
Deposito berjangka mudharabah 4.092.489 4.368.757
Jumlah 7.080.805 7.003.551
- 65 -
Page 69
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Giro mudharabah terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 77.713 243.644
Mata uang asing (Catatan 38) 55 57
Jumlah 77.768 243.701
Pihak ketiga
Rupiah 520.880 468.172
Mata uang asing (Catatan 38) 177.946 840
Jumlah 698.826 469.012
Jumlah 776.594 712.713
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Tingkat nisbah
Rupiah 0,10 - 5,00 0,00 - 5,75
Mata uang asing 0,50 - 2,00 0,50 - 2,00
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada saldo giro mudharabah
yang diblokir dalam rangka jaminan piutang dan pembiayaan syariah.
Tabungan mudharabah terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 71.014 24.961
Pihak ketiga
Rupiah 2.136.243 1.895.553
Mata uang asing (Catatan 38) 4.465 1.567
Jumlah 2.140.708 1.897.120
Jumlah 2.211.722 1.922.081
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Tingkat nisbah
Rupiah 0,00 - 7,00 0,00 - 7,00
Mata uang asing 0,00 - 0,50 0,50
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada saldo tabungan
mudharabah yang diblokir dalam rangka jaminan piutang dan pembiayaan syariah.
Deposito berjangka mudharabah terdiri atas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 36)
Rupiah 244.373 630.352
Pihak ketiga
Rupiah 3.832.963 3.736.177
Mata uang asing (Catatan 38) 15.153 2.228
Jumlah 3.848.116 3.738.405
Jumlah 4.092.489 4.368.757
- 66 -
Page 70
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Klasifikasi deposito berjangka mudharabah berdasarkan jangka waktu adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode deposito berjangka:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi Pihak berelasi
(Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah (Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah
Rupiah
Kurang dari 1 bulan - 56.137 56.137 - 2.136 2.136
1 bulan 232.763 592.874 825.637 569.931 957.149 1.527.080
3 bulan 11.610 849.102 860.712 60.410 886.965 947.375
6 bulan - 2.107.103 2.107.103 - 1.696.032 1.696.032
12 bulan - 227.747 227.747 11 193.895 193.906
Jumlah 244.373 3.832.963 4.077.336 630.352 3.736.177 4.366.529
Mata uang asing (Catatan 38)
1 bulan - 9.167 9.167 - 323 323
3 bulan - 628 628 - 339 339
6 bulan - 4.566 4.566 - 1.061 1.061
12 bulan - 792 792 - 505 505
Jumlah - 15.153 15.153 - 2.228 2.228
Jumlah 244.373 3.848.116 4.092.489 630.352 3.738.405 4.368.757
Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi Pihak berelasi
(Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah (Catatan 36) Pihak ketiga Jumlah
Rupiah
1 bulan atau kurang 244.263 1.651.176 1.895.439 569.931 1.186.516 1.756.447
1 - 3 bulan 110 1.269.936 1.270.046 60.421 842.926 903.347
3 - 6 bulan - 830.183 830.183 - 1.571.592 1.571.592
6 - 12 bulan - 81.668 81.668 - 135.143 135.143
Jumlah 244.373 3.832.963 4.077.336 630.352 3.736.177 4.366.529
Mata uang asing (Catatan 38)
1 bulan atau kurang - 9.167 9.167 - 1.058 1.058
1 - 3 bulan - 1.005 1.005 - 665 665
3 - 6 bulan - 4.233 4.233 - 460 460
6 - 12 bulan - 748 748 - 45 45
Jumlah - 15.153 15.153 - 2.228 2.228
Jumlah 244.373 3.848.116 4.092.489 630.352 3.738.405 4.368.757
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Tingkat nisbah
Rupiah 0,00 - 7,00 1,00 - 6,75
Mata uang asing 0,00 - 4,75 0,50 - 2,75
Saldo deposito berjangka mudharabah yang diblokir dalam rangka jaminan piutang dan
pembiayaan syariah pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, masing-
masing adalah sebesar Rp29.343 dan Rp25.093.
- 67 -
Page 71
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain dana syirkah temporer pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 merupakan simpanan dalam bentuk giro, deposito berjangka, dan surat
berharga pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah dari pihak ketiga dengan rincian
sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Pihak ketiga
Giro mudharabah 1.697 14.769
Deposito mudharabah 1.500 1.000
Surat berharga pasar uang antarbank
berdasarkan prinsip syariah (PUAS) 150.000 -
Jumlah 153.197 15.769
30 September 2024 31 Desember 2023
% %
Tingkat bagi hasil rata-rata
Rupiah 0,50 - 4,25 0,00 - 0,50
26. Kepentingan Non Pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas aset bersih entitas anak sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Saldo awal - -
Bagian kepentingan non-pengendali
atas modal Entitas Anak 487.839 -
Bagian kepentingan non-pengendali
atas laba bersih Entitas Anak 63.054 -
Saldo akhir 550.893 -
27. Modal Saham dan Tambahan Modal Disetor
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
sebagai berikut:
30 September 2024
Jumlah Lembar Persentase Jumlah Modal
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Disetor
% Rp
PT Sinar Mas Multiartha Tbk 11.826.853.600 59,99% 1.182.685
PT Shinta Utama 476.632.529 2,42% 47.663
Enny Kamal, Direktur 1.683.501 0,01% 168
Masyarakat 7.410.992.773 37,58% 741.100
Jumlah 19.716.162.403 100,00% 1.971.616
- 68 -
Page 72
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Jumlah Lembar Persentase Jumlah Modal
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Disetor
% Rp
PT Sinar Mas Multiartha Tbk 11.826.853.600 59,99% 1.182.685
PT Shinta Utama 577.504.296 2,93% 57.750
Halim, Direktur 612.146 0,00% 61
Enny Kamal, Direktur 1.795.332 0,01% 180
Masyarakat 7.309.397.029 37,07% 730.940
Jumlah 19.716.162.403 100,00% 1.971.616
PT Shinta Utama dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk telah menandatangani dan menyampaikan
surat pernyataan kesanggupan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam keikutsertaan
Perusahaan dalam program penjaminan Pemerintah.
Perubahan lembar saham untuk periode yang berakhir 30 September 2024 dan 31 Desember
2023, adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Jumlah saham pada tanggal 1 Januari 2023 19.716.162.403
Penambahan modal disetor melalui
konversi Waran Seri III (Catatan 28) -
Jumlah saham pada tanggal 31 Desember 2023
dan 30 September 2024 19.716.162.403
Perubahan tambahan modal disetor sampai dengan tanggal 30 September 2024:
Penawaran Umum Perdana tahun 2010 80.000
Biaya emisi saham tahun 2010 (4.678)
Konversi Waran Seri I tahun 2011 89.918
Konversi Waran Seri I tahun 2012 90
Penawaran Umum Terbatas I tahun 2012 180.478
Biaya emisi saham tahun 2012 (3.776)
Konversi Waran Seri I Tahun 2013 371
Konversi Waran Seri II Tahun 2013 423.821
Konversi Waran Seri I Tahun 2014 935
Konversi Waran Seri II Tahun 2014 1.151
Peningkatan modal tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) 152.411
Biaya emisi saham tahun 2014 (227)
Konversi Waran Seri I 4.397
Konversi Waran Seri II 3.313
Konversi Waran Seri II 1.576
Penawaran Umum Terbatas II tahun 2016 326.782
Selisih antara aset dan liabilitas
pengampunan pajak 5.234
Biaya emisi saham tahun 2016 (5.285)
Konversi Waran Seri II 19.264
Konversi Waran Seri III 880
Konversi Waran Seri III tahun 2019 840.000
Konversi Waran Seri III tahun 2020 252.000
Konversi Waran Seri III tahun 2021 1.183.539
Jumlah tambahan modal disetor
pada tanggal 30 September 2024 3.552.194
- 69 -
Page 73
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan
nilai pemegang saham. Perusahaan wajib untuk memenuhi rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum (KPMM) sebagaimana ditetapkan oleh OJK.
Manajemen menggunakan peraturan rasio permodalan untuk memantau rasio Kewajiban
Pemenuh Modal Minimum (KPMM), sesuai dengan standar industri. Peraturan OJK untuk
pengukuran modal tersebut terutama didasarkan kepada pemantauan kebutuhan modal yang
diwajibkan (diukur sebagai 10% pada 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dari aset
tertimbang menurut risiko) terhadap modal yang tersedia.
Perusahaan telah memenuhi ketentuan OJK yang berlaku tentang KPMM.
Perusahaan wajib memperhitungkan Risiko Pasar karena telah memenuhi kriteria sebagaimana
diatur oleh OJK yang berlaku, yaitu jumlah aset sebesar Rp10.000.000 atau lebih. Perhitungan
dilakukan menggunakan metode standar sesuai dengan Peraturan OJK.
Perhitungan rasio KPMM Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
I. Komponen Modal
A. Modal Inti 7.050.350 7.283.216
B. Modal Pelengkap 676.017 711.607
II. Jumlah modal 7.726.367 7.994.823
III. Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Risiko kredit setelah memperhitungkan risiko spesifik 17.290.388 20.197.024
Risiko pasar 3.491.577 4.118.159
Risiko operasional 6.723.016 7.237.461
Jumlah ATMR untuk risiko kredit, pasar, dan operasional 27.504.981 31.552.644
IV. Risiko Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
(KPMM) yang tersedia
KPMM dengan memperhitungkan risiko kredit 44,69% 39,58%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan pasar 37,18% 32,88%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan operasional 32,18% 29,14%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan operasional dan pasar 28,09% 25,34%
V. Risiko Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum yang diwajibkan berdasarkan
profil risiko 10% 10%
28. Waran
Pada tanggal 27 April 2016, Perusahaan menerbitkan Waran Seri III secara cuma-cuma sejumlah
4.357.096.148 waran yang melekat pada saham yang diterbitkan dalam rangka Penawaran Umum
Terbatas II. Setiap pemegang satu (1) saham baru Perusahaan berhak memperoleh empat (4)
waran dimana setiap satu (1) waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu
(1) saham baru Perusahaan dengan harga pelaksanaannya sebesar Rp625 (dalam Rupiah penuh)
dan dapat dikonversi menjadi saham mulai tanggal 28 November 2016 sampai dengan 12 Mei
2021.
- 70 -
Page 74
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Tanggal masa laku Waran Seri III berakhir pada 12 Mei 2021 dan sebanyak 21.031.543 Waran
Seri III tidak dikonversikan menjadi saham.
Perusahaan menerima surat dari OJK No. S-16/PB.331/2022 tanggal 11 Februari 2022 tentang
Laporan Perubahan Komposisi Kepemilikan PT Bank Sinarmas Tbk, dimana konversi peningkatan
modal dari Waran Seri III sebesar Rp1.408.975 yang terdiri dari Rp225.436 dicatat pada modal
disetor dan sisanya sebesar Rp1.183.539 dicatat pada agio saham, telah dicatat dalam
administrasi pengawasan OJK.
29. Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
30 September 2024 30 September 2023
Pendapatan bunga
Rupiah
Kredit yang diberikan 1.140.876 871.831
Efek-efek 730.000 780.101
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia 118.041 113.761
Efek yang dibeli dengan
janji jual kembali 7.660 34.738
Giro pada bank lain 14.615 15.502
Jumlah 2.011.192 1.815.933
Mata uang asing
Kredit yang diberikan 37.508 100.849
Efek-efek 26.781 18.178
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia 187.495 114.422
Giro pada bank lain 8.614 6.826
Jumlah 260.398 240.275
Jumlah Pendapatan Bunga 2.271.590 2.056.208
Pendapatan bagi hasil
Rupiah
Piutang syariah 369.107 391.002
Efek-efek 33.207 112.759
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia 173.388 25.434
Jumlah 575.702 529.195
Mata uang asing
Piutang syariah 849 -
Efek-efek 500 416
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia - 6.227
Jumlah 1.349 6.643
Jumlah Pendapatan Syariah 577.051 535.838
Jumlah 2.848.641 2.592.046
- 71 -
Page 75
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30. Beban Bunga dan Bagi Hasil
30 September 2024 30 September 2023
Beban bunga
Rupiah
Deposito berjangka 241.223 189.810
Tabungan 130.979 78.165
Giro 70.322 76.349
Premi penjaminan Pemerintah
(Catatan 44c) 85.783 64.656
Simpanan dari bank lain 15.684 3.481
Obligasi subordinasi 25.119 25.026
Efek yang dijual dengan janji beli
kembali 33.171 1
Jumlah 602.281 437.488
Mata uang asing
Deposito berjangka 16.700 6.440
Giro 2.957 8.236
Simpanan dari bank lain 130 4
Jumlah 19.787 14.680
Jumlah Beban Bunga 622.068 452.168
Beban bagi hasil
Rupiah
Deposito berjangka 156.128 131.957
Tabungan 68.569 24.022
Giro 19.652 12.162
Premi penjaminan Pemerintah
(Catatan 44c) 13.238 12.424
Efek-efek 2.818 -
Simpanan dari bank lain 1.596 1.652
Jumlah 262.001 182.217
Mata uang asing
Simpanan dari bank lain 21 -
Jumlah Beban Syariah 262.022 182.217
Jumlah 884.090 634.385
31. Beban Umum dan Administrasi
30 September 2024 30 September 2023
Perbaikan dan pemeliharaan 316.465 161.746
Asuransi 315.453 288.843
Umum 225.453 181.650
Komunikasi 60.824 76.179
Sewa gedung 35.093 30.401
Transportasi 24.378 25.504
Promosi 23.743 19.199
Cetakan dan alat tulis 19.298 19.346
Listrik dan air 19.041 17.635
Pendidikan dan pengembangan 17.191 8.587
Imbalan kerja jangka panjang 15.062 9.336
Perjalanan dinas 6.519 6.485
Jasa profesional 4.140 4.975
Jumlah 1.082.660 849.886
- 72 -
Page 76
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
32. Beban Tenaga Kerja
30 September 2024 30 September 2023
Gaji 505.498 443.510
Tunjangan hari raya 50.292 36.932
Tunjangan lainnya 406.033 283.022
Jumlah 961.823 763.464
33. Pendapatan Operasional Lainnya – Lain-lain
30 September 2024 30 September 2023
Pendapatan Safe Deposit Box 5.684 5.523
Keuntungan penjualan aset tetap
(Catatan 13) 666 593
Pendapatan dari klaim asuransi - 134
Lain-lain 6.421 9.334
Jumlah 12.771 15.584
34. Beban Operasional Lainnya – Lain-lain
30 September 2024 30 September 2023
Beban tanggung jawab sosial 3.383 4.517
Biaya zakat, infaq, dan sedekah 3.376 -
Kerugian dari tindakan kecurangan 1.708 6.072
Kerugian penjualan AYDA - bersih 667 1.066
Hapus buku aset tetap
(Catatan 13) 48 129
Kerugian penurunan nilai aset lain-lain - 90.997
Lain-lain 1.477 3.881
Jumlah 10.659 106.662
35. Laba (Rugi) per Saham Dasar
30 September 2024 30 September 2023
Laba bersih 291.496 219.791
Rata-rata tertimbang jumlah saham untuk
perhitungan laba per saham dasar 19.716.162.403 19.716.162.403
Laba bersih per saham
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 11,59 11,15
- 73 -
Page 77
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
36. Sifat dan Transaksi Pihak Berelasi
Sifat Pihak Berelasi
Selain karyawan kunci, pihak berelasi dengan Perusahaan adalah perusahaan-perusahaan yang
berada dalam Grup Sinar Mas:
a. Pemegang saham (termasuk pemegang saham akhir) Perusahaan. PT Sinarmas Multiartha
Tbk dan PT Shinta Utama.
b. Perusahaan-perusahaan yang dimiliki secara langsung atau tidak langsung oleh pemegang
saham Perusahaan.
c. Perusahaan-perusahaan yang dikendalikan oleh anggota keluarga dekat pemegang saham
dan manajemen kunci Perusahaan.
Transaksi Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan juga melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan
pihak-pihak berelasi yang meliputi antara lain:
a. Transaksi aset dan liabilitas dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Persentase Persentase
terhadap jumlah terhadap jumlah
aset, liabilitas/dan aset, liabilitas/dan
dana syirkah dana syirkah
Jumlah temporer Jumlah temporer
% %
Aset
Efek-efek 1.076.025 2,04 1.140.803 2,17
Kredit 110.318 0,21 211.039 0,40
Pendapatan yang masih
akan diterima 85 0,00 212 0,00
Biaya dibayar dimuka 2.382 0,00 400 0,00
Aset lain-lain 43.945 0,08 39.103 0,07
Liabilitas
Liabilitas segera 1.131 0,00 1.535 0,00
Simpanan 5.172.332 14,07 5.918.217 15,66
Beban yang masih
harus dibayar 1.111 0,00 1.802 0,00
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 393.155 5,43 899.014 12,81
b. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo kredit channeling masing-
masing sebesar Rp26.691 dan Rp38.965 dan saldo kredit joint financing masing-masing
sebesar Rp1.868.416 dan Rp2.586.684 disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 9).
c. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo aset ijarah channeling
masing-masing sebesar Rp134.029 dan Rp137.658 disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan
15).
d. Pendapatan bunga dan bagi hasil yang diterima dari pihak berelasi untuk periode sembilan
bulan yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp3.700 dan
Rp5.027, atau masing-masing 0,15% dan 0,22% dari jumlah pendapatan bunga dan syariah
(Catatan 29).
- 74 -
Page 78
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Beban bunga dan bagi hasil yang dibayar kepada pihak berelasi untuk periode sembilan
bulan yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp69.310 dan
Rp78.474, atau masing-masing 7,84% dan 12,37% dari jumlah beban bunga dan syariah
(Catatan 30).
f. Beban umum dan administrasi yang dibayar kepada pihak berelasi untuk periode sembilan
bulan yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp21.846 dan
Rp24.557 atau masing-masing 2,02% dan 2,90% dari jumlah beban umum dan administrasi
(Catatan 31).
g. Perusahaan memberikan kompensasi kepada karyawan kunci. Imbalan yang diberikan
kepada direksi dan anggota manajemen kunci lainnya adalah sebagai berikut:
30 September 2024
Personil
Dewan manajemen
Direksi Komisaris kunci lainnya
% Rp % Rp % Rp
Gaji dan imbalan kerja
jangka pendek 100,00% 21.014 100,00% 8.568 97,17% 138.783
Imbalan pesangon 0,00% - 0,00% - 2,83% 4.037
Jumlah 100,00% 21.014 100,00% 8.568 100,00% 142.820
30 September 2023
Personil
Dewan manajemen
Direksi Komisaris kunci lainnya
% Rp % Rp % Rp
Gaji dan imbalan kerja
jangka pendek 100,00% 18.792 100,00% 8.640 95,67% 162.251
Imbalan pesangon 0,00% - 0,00% - 4,33% 7.347
Jumlah 100,00% 18.792 100,00% 8.640 100,00% 169.598
h. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo transaksi komitmen dan
kontinjensi (berupa letter of credit dan bank garansi) dengan pihak berelasi masing-masing
sebesar Rp116.122 dan Rp116.355 (Catatan 37). Saldo jaminan tunai dari pihak berelasi
sehubungan dengan transaksi letter of credit dan bank garansi pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp366.395 dan Rp366.935.
i. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, aset tetap Perusahaan, kecuali
tanah diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas dengan nilai pertanggungan seluruhnya
masing-masing sebesar Rp917.905 dan Rp963.472 (Catatan 13).
j. Perusahaan menandatangani asuransi kredit dengan PT Asuransi Insurtech, dengan manfaat
sampai dengan 15 November 2025 (Catatan 12).
k. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat anggota atau
kelompok pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan dan manajemen kunci
lainnya.
- 75 -
Page 79
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
37. Komitmen dan Kontinjensi
a. Komitmen pembelian dan penjualan tunai mata uang asing:
30 September 2024 31 Desember 2023
Pembelian tunai mata uang asing
(spot, forward, dan swap)
Dolar Amerika Serikat 348.220 515.800
Dolar Singapura - 7.696
348.220 523.496
Penjualan tunai mata uang asing
(spot, forward, dan swap)
Dolar Amerika Serikat 472.065 2.546.597
Yen Jepang 37.223 -
Jumlah 509.288 2.546.597
Pada tanggal 30 September 2024, transaksi spot dan forward di atas akan selesai masing-
masing dalam 1 hari sampai 44 hari dan sampai 110 hari.
Pada tanggal 31 Desember 2023, transaksi spot, forward dan swap di atas akan selesai
masing-masing dalam 1 hari sampai 2 hari, 1 hari dan 2 hari sampai 59 hari.
b. Perusahaan memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi dalam rangka
ekspor-impor, pemberian garansi dan pemberian kredit kepada debitur dengan rincian
sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Komitmen
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 425.460 474.753
Irrevocable letters of credit 46.896 103.015
Jumlah 472.356 577.768
Kontinjensi
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam
penyelesaian 33.069 32.486
Liabilitas Kontinjensi
Bank garansi 932.359 924.115
Jumlah bersih (899.290) (891.629)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo transaksi komitmen dan
kontinjensi berupa letter of credit dan bank garansi dengan pihak berelasi masing-masing
sebesar Rp116.122 dan Rp116.355 (Catatan 36).
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, jangka waktu untuk letter of credit
masing-masing berkisar antara 1 – 3 bulan dan 1 – 5 bulan, sedangkan untuk bank garansi
masing-masing berkisar antara 1 – 61 bulan dan 1 – 60 bulan.
Saldo Letter of Credit yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp37 dan Rp2.191.
- 76 -
Page 80
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo bank garansi yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar Rp637.594 dan Rp650.889.
38. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a. Posisi aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah sebagai berikut:
Ekuivalen Rp
30 September 2024 31 Desember 2023
Aset
Kas USD 133.290 32.557
SGD 12.359 14.605
AUD 9.565 8.308
EUR 8.771 11.261
CNY 4.685 2.201
JPY 3.567 2.502
GBP 1.256 658
HKD 893 718
SAR 497 250
Giro pada Bank Indonesia USD 766.026 420.348
Giro pada Bank lain USD 1.019.471 2.354.998
SGD 86.501 41.997
JPY 42.041 8.069
AUD 36.123 68.759
CNY 33.831 42.410
EUR 29.042 26.183
GBP 4.189 5.454
HKD 2.855 1.206
SAR 2.594 821
NZD 1.920 2.145
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia USD 3.210.451 4.613.389
Efek-efek USD 1.191.060 810.309
EUR 24.189 -
Kredit USD 411.903 530.426
Tagihan akseptasi USD 39.437 50.073
Pendapatan yang masih akan diterima USD 13.319 8.960
EUR 195 -
Aset ijarah USD 79.485 -
Aset lain-lain USD 3.482 6.179
JPY - 2.227
Jumlah Aset 7.172.997 9.067.013
Liabilitas
Liabilitas segera USD 5.691 8.623
SGD 353 349
EUR 4 -
Simpanan USD 6.393.116 6.435.384
SGD 98.307 63.770
EUR 44.405 45.696
AUD 44.303 74.867
CNY 36.912 41.685
JPY 6.638 6.598
SAR 2.076 869
GBP 1.385 1.163
NZD 120 81
Liabilitas akseptasi USD 39.479 50.082
Estimasi kerugian komitmen
dan kontijensi USD 407 684
Beban yang masih harus dibayar USD 336 2.146
Liabilitas lain-lain USD 138.340 6.203
Jumlah Liabilitas 6.811.872 6.738.200
Dana Syirkah Temporer
Simpanan USD 197.619 4.692
Aset - Bersih 163.506 2.324.121
- 77 -
Page 81
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Posisi Devisa Neto (PDN)
Berikut ini disajikan rincian posisi devisa neto Perusahaan sebagaimana disampaikan
Perusahaan kepada Bank Indonesia:
30 September 2024
Laporan Posisi Keuangan dan Bersih
Rekening Administratif Absolut
Mata Uang Aset Liabilitas Net
Dolar Amerika Serikat 6.966.620 6.994.241 27.621
Poundsterling Inggris 5.444 1.385 4.059
Yen Jepang 45.594 43.861 1.733
Dolar Hong Kong 3.748 - 3.748
Euro 62.149 42.815 19.334
Dolar Singapura 98.310 98.661 351
Dolar Australia 45.675 46.980 1.305
Yuan China 38.509 38.066 443
New Zealand Dollar 1.920 121 1.799
Saudi Arabian Riyal 807 - 807
Jumlah 7.268.776 7.266.130 61.200
31 Desember 2023
Laporan Posisi Keuangan dan Bersih
Rekening Administratif Absolut
Mata Uang Aset Liabilitas Net
Dolar Amerika Serikat 8.711.350 9.189.214 477.864
Yen Jepang 10.305 6.598 3.707
Dolar Singapura 64.288 64.132 156
Dolar Australia 77.037 74.868 2.169
Euro 61.678 43.684 17.994
Yuan China 44.600 41.685 2.915
Poundsterling Inggris 6.111 1.168 4.943
Dolar Hong Kong 1.924 - 1.924
Riyal Saudi Arabian 1.071 869 202
Dolar New Zealand 2.145 82 2.063
Jumlah 8.980.509 9.422.300 513.937
Posisi devisa neto pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dihitung
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia. Rasio PDN Perusahaan pada tanggal 30 September
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar 0,80% dan 6,57%.
- 78 -
Page 82
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
39. Pengukuran Nilai Wajar
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset (tidak termasuk akun syariah):
30 September 2024
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan yang
Harga kuotasian Input signifikan yang tidak dapat
dalam pasar aktif dapat diobservasi diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek 3.401.983 3.401.983 - -
Tagihan derivatif 3.642 3.642 - -
Aset keuangan yang diukur pada
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek 12.578.553 12.578.553 - -
Aset tetap yang dicatat pada nilai
revaluasi
Tanah dan bangunan 615.780 - 652.720 -
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 4.340.427 4.340.427 - -
Efek-efek - bersih 1.661.140 1.661.140 - -
Kredit yang diberikan - bersih 12.695.712 - 12.695.712 -
Tagihan akseptasi - bersih 39.421 - 39.421 -
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar:
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas derivatif 503 503 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Obligasi subordinasi 500.000 476.125 - -
31 Desember 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan yang
Harga kuotasian Input signifikan yang tidak dapat
dalam pasar aktif dapat diobservasi diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek 2.334.543 2.334.543 - -
Tagihan derivatif 27.502 27.502 - -
Aset keuangan yang diukur pada
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek 12.135.957 12.135.957 - -
Aset tetap yang dicatat pada nilai
revaluasi
Tanah dan bangunan 637.234 - 652.720 -
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia 6.263.376 6.263.376 - -
Efek-efek - bersih 2.165.897 2.165.897 - -
Kredit yang diberikan - bersih 10.954.956 - 10.954.956 -
Tagihan akseptasi - bersih 78.304 - 78.304 -
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar:
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas derivatif 3.235 3.235 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Obligasi subordinasi 500.000 460.245 - -
- 79 -
Page 83
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek, perantara efek, kelompok
industri atau badan penyedia jasa penentuan harga, atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi
harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah harga
penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hierarki Level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki Level 2.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut termasuk dalam hierarki Level 3.
Teknik penilaian spesifik yang digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan
termasuk:
Kuotasi harga pasar atau kuotasi harga penjual untuk instrumen sejenis;
Nilai wajar swap suku bunga dihitung dari nilai kini estimasi arus kas masa depan
berdasarkan kurva hasil yang dapat diobservasi;
Nilai wajar kontrak mata uang asing berjangka ditentukan berdasarkan kurs tukar
berjangka pada tanggal pelaporan;
Teknik penilaian lainnya, seperti analisa arus kas diskonto, digunakan untuk menentukan
nilai wajar instrumen keuangan lainnya.
Nilai wajar tidak diungkapkan untuk instrumen keuangan Perusahaan yang nilai tercatatnya telah
mendekati estimasi nilai wajarnya serta instrumen keuangan yang nilai wajarnya tidak dapat diukur
dengan andal karena tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif atau tidak memiliki jatuh tempo
yang pasti.
40. Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang didokumentasikan dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Sinarmas Tbk No. 21 tanggal 16 Mei 2024
dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menyisihkan saldo
laba sebesar Rp500 untuk cadangan umum.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang didokumentasikan dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Sinarmas Tbk No. 133 tanggal 27 Juni 2023
dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menyisihkan saldo
laba sebesar Rp500 untuk cadangan umum.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, saldo laba yang ditentukan
penggunaannya untuk cadangan umum adalah masing-masing sebesar Rp10.000 dan Rp9.500.
- 80 -
Page 84
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
41. Kontinjensi
Perusahaan menghadapi perkara hukum atau gugatan yang timbul dari kegiatan normal usahanya.
Manajemen Perusahaan bersama dengan penasehat hukum berpendapat bahwa liabilitas akhir
atas perkara hukum atau gugatan tersebut, jika ada, tidak memiliki pengaruh yang material
terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, tidak ada provisi yang dibentuk atas liabilitas
kontinjensi tersebut.
42. Informasi Segmen
a. Segmen Usaha
Informasi segmen Perusahaan disajikan berdasarkan jenis kegiatan usahanya, yakni
pemasaran dan kredit, treasuri, dan ekspor-impor. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar
pelaporan informasi segmen primer Perusahaan, sebagai berikut:
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
30 September 2024
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Pendapatan
Pendapatan bunga dan bagi hasil 1.178.384 1.090.921 2.285 369.956 207.095 2.848.641
Pendapatan operasional lainnya 178.215 166.137 5.110 50.291 1.364 401.117
Jumlah Pendapatan 1.356.599 1.257.058 7.395 420.247 208.459 3.249.758
Beban
Beban bunga dan bagi hasil 547.965 74.103 - 257.587 4.435 884.090
Beban operasional lainnya 97.984 (8.541) (470) (3.034) - 85.939
Jumlah Beban 645.949 65.562 (470) 254.553 4.435 970.029
Pendapatan segmen bersih 2.279.729
Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan 332.348
Beban yang tidak dapat dialokasikan 2.246.095
Laba sebelum pajak 365.982
Beban pajak (74.486)
Laba bersih 291.496
30 September 2023
Bank Umum Unit Usaha Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Pendapatan
Pendapatan bunga dan bagi hasil 972.681 1.082.933 594 391.001 144.837 2.592.046
Pendapatan operasional lainnya 159.743 93.675 1.975 31.502 - 286.895
Jumlah Pendapatan 1.132.424 1.176.608 2.569 422.503 144.837 2.878.941
Beban
Beban bunga dan bagi hasil 423.656 28.511 - 180.566 1.652 634.385
Beban operasional lainnya 293.218 2.444 1.519 108.649 12.601 418.431
Jumlah Beban 716.874 30.955 1.519 289.215 14.253 1.052.816
Pendapatan segmen bersih 1.826.125
Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan 225.875
Beban yang tidak dapat dialokasikan 1.797.479
Laba sebelum pajak 254.521
Beban pajak (34.730)
Laba bersih 219.791
- 81 -
Page 85
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan posisi keuangan konsolidasian:
30 September 2024
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Aset
Aset segmen 13.272.935 27.845.345 39.421 2.789.971 5.859.922 49.807.594
Aset yang tidak dapat
dialokasikan 2.852.155
Jumlah Aset 52.659.749
Liabilitas
Liabilitas segmen 35.314.703 509.057 177.188 297.596 - 36.298.544
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan 454.777
Dana Syirkah Temporer 7.234.002 - 7.234.002
Jumlah Liabilitas dan Dana
Syirkah Temporer 43.987.323
31 Desember 2023
Bank Umum Unit Usaha Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Aset
Aset segmen 11.805.803 32.998.868 78.339 4.660.759 363.474 49.907.243
Aset yang tidak dapat
dialokasikan 2.727.753
Jumlah Aset 52.634.996
Liabilitas
Liabilitas segmen 35.317.113 1.559.673 222.635 312.464 1 37.411.886
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan 377.022
Dana Syirkah Temporer 7.019.320 - 7.019.320
Jumlah Liabilitas dan Dana
Syirkah Temporer 44.808.228
b. Segmen Geografis
Pendapatan bunga dan bagi hasil berdasarkan wilayah geografis adalah sebagai berikut:
30 September 2024 30 September 2023
DKI Jakarta 2.528.115 2.177.049
Pulau Jawa (diluar Jakarta) 132.212 173.838
Pulau Sumatera 102.476 127.403
Pulau Sulawesi dan Maluku 34.163 47.175
Pulau Kalimantan 30.113 35.704
Pulau Bali dan Lombok 21.562 30.877
Jumlah 2.848.641 2.592.046
- 82 -
Page 86
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai tercatat aset segmen dan tambahan atas aset tetap berdasarkan wilayah geografis atau
lokasi aset tersebut adalah sebagai berikut:
Nilai Tercatat Aset Segmen Penambahan Aset Tetap
30 September 2024 31 Desember 2023 30 September 2024 31 Desember 2023
DKI Jakarta 45.712.169 45.297.676 75.780 156.712
Pulau Jawa (diluar Jakarta) 1.701.397 1.877.378 2.303 6.960
Pulau Sumatera 1.323.125 1.437.252 803 1.760
Pulau Sulawesi dan Maluku 429.329 525.739 361 423
Pulau Kalimantan 362.277 406.887 649 355
Pulau Bali dan Lombok 279.250 362.262 173 350
Pulau Papua 47 49 86 129
Jumlah 49.807.594 49.907.243 80.155 166.689
43. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Perusahaan menyadari bahwa situasi lingkungan eksternal dan internal Perusahaan telah
mengalami perkembangan yang diikuti dengan semakin kompleksnya risiko kegiatan usaha
Perbankan dan meningkatnya kebutuhan akan praktek tata kelola yang sehat (Good Corporate
Governance). Sebagai tanggapan terhadap kondisi tersebut, Perusahaan telah
mengimplementasikan kerangka menajemen risiko yang memadai mengacu pada pilar-pilar dan
ketentuan yang tercantum dalam peraturan dan ketentuan otoritas yang disesuaikan dengan
tujuan, kebijakan, ukuran dan kompleksitas usaha serta kemampuan Perusahaan, yang meliputi:
a. Pengawasan Aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi;
b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit;
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengawasan, dan pengendalian risiko,
serta sistem informasi manajemen risiko;
d. Sistem pengendalian internal.
Kerangka tersebut digunakan Perusahaan sebagai bagian integral dari menetapkan strategi,
struktur organisasi, kebijakan dan pedoman serta memperkuat infrastruktur manajemen risiko
guna mempertahankan tingkat kesehatan bank dan memastikan bahwa semua risiko yang
dihadapi dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dimitigasi dan dilaporkan dengan baik serta
aktivitas usaha yang dilakukan Perusahaan tidak menimbulkan kerugian yang melebihi
kemampuan Perusahaan atau dapat mengganggu kelangsungan usaha Perusahaan.
Penerapan manajemen risiko dilakukan secara komprehensif dan efektif, antara lain terkait
pengelolaan risiko atas produk-produk dana pihak ketiga, portofolio kredit dan pembiayaan,
pengelolaan likuiditas, dan aktivitas operasional.
Perusahaan telah menerapkan konsep 3 (tiga) Lapis Model (three lines model), membagi fungsi-
fungsi di dalam organisasi yang terlibat di dalam manajemen risiko menjadi tiga kelompok, yaitu
pemilik risiko (risk owner), pengawas risiko (risk overseer), dan penyedia pemastian independen.
Di samping itu, organisasi dapat pula melibatkan pihak eksternal sebagai lapis tambahan.
- 83 -
Page 87
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Lapis pertama adalah pemilik risiko yang bertanggung jawab mengelola risiko, dan menerapkan
pengendalian internal dalam pekerjaan sehari-hari, serta melakukan tindakan korektif dalam
mengatasi kelemahan pada proses dan pengendalian. Lapis kedua adalah fungsi atau unit
organisasi yang membantu membangun, memantau pengendalian lapis pertama, dan
memastikan lapis pertama melakukan tanggung jawabnya dengan memadai. Fungsi ini dilakukan
oleh satuan kerja manajemen risiko (risk management group), satuan kerja kepatuhan
(compliance group), dan penjaminan mutu (quality assurance). Lapis ketiga adalah audit internal
yang memastikan secara independen pelaksanaan dari lapis pertama dan lapis kedua terhadap
tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal. Untuk lapis tambahan dilakukan oleh
auditor eksternal dan regulator yang memberikan tambahan informasi penerapan manajemen
risiko bank kepada para pemangku kepentingan.
Dalam rangka pelaksanaan proses dan sistem Manajemen Risiko yang efektif, maka Perusahaan
sebagaimana yang diamanatkan dalam Ketentuan Regulator mengenai Penerapan Manajemen
Risiko Bank Umum telah membentuk Komite Manajemen Risiko dimana keanggotaan Komite
Manajemen Risiko terdiri dari Mayoritas Direksi dan Pejabat Eksekutif Bank. Komite Manajemen
Risiko dibentuk dengan tugas antara lain penyusunan kebijakan, strategis, dan pedoman
penerapan Manajemen Risiko, serta perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan Manajemen
Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Manajemen Risiko.
Selanjutnya Perusahaan juga telah membentuk Risk Management Group (RMG) yang
bertanggung independen terhadap Satuan Kerja Operasional (risk taking unit) dan terhadap
satuan kerja yang melaksanakan fungsi pengendalian intern, dan dalam pelaksanaan tugasnya
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pembentukan
Risk Management Group telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kompleksitas bisnis
perusahaan. Adapun tugas dan tanggung jawab Risk Management Group (Satuan Kerja
Manajemen Risiko) antara lain mencakup:
a. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka
manajemen risiko;
b. Menyusun dan mengembangkan prosedur dan alat untuk identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko;
c. Mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan dalam melakukan identifikasi,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem informasi;
d. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan kerangka manajemen risiko yang
direkomendasikan oleh Komite Manajemen Risiko dan yang telah disetujui oleh Direksi;
e. Memantau posisi/eksposur risiko secara keseluruhan, maupun per risiko termasuk
pemantauan kepatuhan terhadap toleransi risiko dan limit yang ditetapkan;
f. Melakukan stress testing guna mengetahui dampak dari implementasi kebijakan dan
strategi manajemen risiko terhadap portofolio atau kinerja Perusahaan secara keseluruhan;
g. Mengkaji usulan aktivitas dan/atau produk baru yang dikembangkan oleh suatu unit tertentu
Perusahaan. Pengkajian difokuskan terutama pada aspek kemampuan Perusahaan untuk
mengelola aktivitas dan/atau produk baru termasuk kelengkapan sistem dan prosedur yang
digunakan serta dampaknya terhadap eksposur risiko Perusahaan secara keseluruhan;
h. Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja bisnis dan/atau kepada Komite Manajemen
Risiko terkait penerapan manajemen risiko antara lain mengenai besaran atau maksimum
eksposur risiko yang dapat dipelihara Perusahaan;
- 84 -
Page 88
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
i. Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan oleh Perusahaan untuk mengukur
risiko bagi Perusahaan yang menggunakan model untuk keperluan internal;
j. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direktur Utama, Direktur
Manajemen Risiko, dan Komite Manajemen Risiko secara berkala atau paling kurang
secara triwulanan. Frekuensi laporan harus ditingkatkan apabila kondisi pasar berubah
dengan cepat;
k. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan frekuensi yang disesuaikan kebutuhan
Perusahaan, untuk memastikan:
1. kecukupan kerangka manajemen risiko
2. keakuratan metodologi penilaian risiko; dan
3. kecukupan sistem informasi manajemen risiko
l. Menyusun dan menyampaikan rencana dan realisasi rencana kerja Komite Manajemen
Risiko Perusahaan sebagai panduan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab komite
untuk disetujui oleh Direksi dan/atau Komite Manajemen Risiko;
m. Menyusun dan menyampaikan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko
Perusahaan dalam rangka penguatan penerapan tata kelola dan manajemen risiko dengan
mengacu pada ketentuan Regulator dan ketentuan Internal mengenai Penerapan Tata
Kelola dan Penerapan Manajemen Risiko untuk disetujui oleh Direksi dan/atau Komite
Manajemen Risiko.
Pada Triwulan III – September 2024, perusahaan secara berkesinambungan akan dan/atau telah
melakukan beberapa upaya dalam penyempurnaan proses kredit dan monitoring kredit untuk
meminimalkan risiko kredit. Di antaranya upaya yang telah dilakukan Perusahaan antara lain.
Melakukan pengkinian Kebijakan/Standard Operating Procedure (SOP), Surat Edaran (SE),
Surat Keputusan (SK) untuk menyempurnakan proses kredit secara end to end disesuaikan
dengan perubahan faktor atau stratejik bisnis, eksposur risiko, profil risiko dan ketentuan
regulator yang berlaku,
Mengoptimalkan peningkatan kredit sesuai Rencana Bisnis Perusahaan dengan penyaluran
kredit yang dilakukan secara prudent dan menerapkan prinsip kehati-hatian kepada debitur
dengan mempertimbangkan sektor yang masih potensial dan yang masih memiliki prospek
usaha, agunan aset tetap dan/atau skema penjaminan kredit melalui lembaga penjaminan
untuk meminimalkan risiko kredit,
Melakukan peningkatan frekuensi dan kualitas pemantauan kredit, monitoring pembayaran
angsuran/kewajiban debitur/nasabah serta melakukan follow up dan memenuhi komitmen
atas temuan/rekomendasi OJK, meningkatkan efektifitas dan efisiensi penagihan kredit
bermasalah, serta memantau kondisi usaha debitur melalui indikator Early Warning,
Dalam upaya menurunkan NPL pada segmen mikro, maka Perusahaan telah dan/akan
melakukan antara lain penagihan yang intensif, restrukturisasi, penyitaan jaminan dan/atau
lelang/penjualan agunan, jamkrindo, hapus buku (write off), melakukan edukasi mengenai
pentingnya membayar tepat waktu dan dampak dari kredit bermasalah, dan pemantauan
berkala terhadap debitur yang telah direstrukturisasi guna meningkatkan kepatuhan
pembayaran dan evaluasi efektifitas restrukturisasi,
Memantau realisasi pemenuhan dokumen covenant kredit sesuai yang disyaratkan pada
Offering Letter dan menindaklanjuti jika terdapat covenant yang tidak dipenuhi,
- 85 -
Page 89
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Memantau progress penyelesaian nasabah Non Performing Loan dengan upaya
restrukturisasi dan memantau ketepatan pembayaran setelah restrukturisasi dilakukan,
penagihan yang intensif (lisan atau tertulis), dilakukan lelang/agunan yang diambil alih
(AYDA), hapus buku, dan mengoptimalisasi pemulihan kredit bermasalah,
Optimalisasi penanganan penyelesaian kredit bermasalah dan eksekusi Hak Tanggungan
melalui kerjasama dengan pengacara dan balai lelang swasta serta melakukan optimalisasi
terhadap proses penagihan, restrukturisasi, pengawasan progress penagihan baik pada
akun hapus buku, Non Performing Loan (NPL), dan AYDA, serta melakukan kerjasama jasa
penagihan melalui pihak ketiga,
Secara bertahap dan berkesinambungan, Perusahaan berupaya mengurangi eksposur
debitur inti, melakukan diversifikasi portofolio secara menyeluruh dan merata pada sektor
ekonomi yang dimiliki Perusahaan dan meningkatkan penyediaan dana pada sektor
ekonomi yang belum melampaui risk appetite dan/atau risk tolerance,
Secara bertahap Perusahaan berupaya meningkatkan pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai (CKPN) untuk NPL mencapai 100% untuk memitigasi potensi risiko
kerugian yang diakibatkan kredit bermasalah akibat penurunan kemampuan bayar debitur
atau gagal bayar,
Perusahaan melakukan penyesuaian pada kebijakan internal dalam hal penanganan kredit
restrukturisasi Covid-19 pasca berakhirnya stimulus restrukturisasi kredit perbankan dan
penghapusan tagging restrukturisasi Covid-19,
Melakukan monitoring terhadap Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Pihak Tidak
Terkait sebagaimana yang diatur dalam ketentuan OJK tentang Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum yang dilakukan secara periodik,
Melakukan perhitungan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial untuk Perusahaan dan
PT Bank Nano Syariah sesuai yang diatur pada Peraturan Nomor 24/3/PBI/2022 Tentang
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) Bagi Bank Umum Konvensional, Bank
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah,
Melakukan pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance untuk rasio NPL Bank, NPL per
Segmentasi, Sektor Ekonomi Kredit dan Surat Berharga, Debitur Inti, CKPN untuk NPL,
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) dan memantau limit sektor ekonomi
surat berharga, BMPK pihak terkait dan selain pihak terkait,
Melakukan uji ketahanan (stress test) yang bertujuan untuk mengukur potensi terjadinya
Non-Performing Loan yang berpotensi terjadi penambahan pembentukan CKPN, dan
menguji kemampuan ketahanan modal dalam menutup potensi terjadinya kerugian.
Dari sisi operasional, Perusahaan melakukan beberapa upaya untuk meminimalkan risiko
operasional yang berasal dari sumber-sumber risiko antara lain:
Proses Internal: Melakukan kaji ulang berkala terhadap kebijakan, prosedur, melakukan
proses risk assurance terhadap aktivitas operasional Perusahaan, memberikan
rekomendasi perbaikan serta monitoring terhadap implementasinya, serta melakukan tindak
lanjut atas hasil audit internal/eksternal.
Sistem dan Teknologi: Penerapan proses manajemen risiko dalam penggunaan Teknologi
Informasi telah dilaksanakan secara memadai dalam hal pengelolaan pengamanan
informasi, pengamanan terhadap data Perusahaan, dan uji coba terhadap pengembangan
sistem aplikasi.
- 86 -
Page 90
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manusia: Perusahaan memastikan kecukupan kuantitas SDM yang diperlukan dan secara
berkala berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan/training,
sosialisasi, refreshment risk/fraud awareness serta Deklarasi Anti Fraud dan Pakta
Integritas yang dilakukan secara online.
Faktor eksternal: Perusahaan melakukan pengkinian pedoman bagi pengelolaan
kelangsungan usaha yang komprehensif dengan tujuan untuk mengantisipasi risiko
operational yang mungkin terjadi dari situasi darurat/kritikal karena bencana alam seperti
banjir, gempa bumi dan faktor lainnya seperti kebakaran, gangguan sistem melalui Business
Continuity Management (BCM) dan Disaster Recovery Center (DRC).
Selama Triwulan III - September 2024, seluruh aktivitas operasional Perusahaan terkendali dan
berjalan dengan baik. Perusahaan semakin memperkuat permodalan tercermin dengan jumlah
modal secara konsolidasi dengan perusahaan anak sebesar Rp8.288.987 dan KPMM sebesar
27,73% pada tanggal 30 September 2024.
Perusahaan melakukan pengelolaan terhadap 8 (delapan) jenis risiko, yang antara lain sebagai
berikut:
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan pihak lawan (counterparty) memenuhi
liabilitasnya, yang timbul dari aktivitas fungsional Perusahaan seperti perkreditan (penyediaan
dana), treasury, investasi dan pembiayaan perdagangan (trade finance).
Dalam mengelola risiko kredit, Perusahaan menetapkan limit agar eksposur kredit sesuai dengan
appetite yang telah ditentukan. Ketentuan limit dibedakan antar setiap segmentasi yaitu Corporate,
Channeling/Joint Financing, Lembaga Keuangan, Mikro, Usaha Kecil dan Menengah (SME),
Komersial dan Konsumsi.
Divisi Risk Management (Satuan Kerja Manajemen Risiko) berupaya secara bertahap
menyempurnakan metodologi identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pelaporan informasi risiko
yang efektif, dan mengkaji secara berkala kerangka manajemen risiko yang ada untuk
meminimalisasi berbagai risiko usaha yang dihadapi.
Perusahaan secara berkesinambungan telah dan/atau akan melakukan perbaikan dan
penyempurnaan dalam proses kredit antara lain:
Melakukan pemisahan Risk Appetite dan Risk Tolerance Kredit dan Surat Berharga, serta
melakukan pemisahan parameter CKPN NPL terbagi kedalam CKPN NPL Bank, CKPN
NPL Kolektif dan CKPN NPL Individual dimana pemisahan ini menyesuaikan dengan
penerapan perhitungan CKPN mengacu pada PSAK No. 109 yang telah diimplementasikan
oleh Perusahaan;
Melakukan pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance untuk rasio NPL Net dan Gross
Perusahaan, NPL per Segmentasi, Konsentrasi Sektor Ekonomi kredit dan surat berharga
korporasi, Debitur Inti, CKPN untuk NPL, Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
(RPIM);
Optimalisasi fungsi Early Warning oleh Credit Management Group (Corporate &
Commercial) dan Credit Management Group (MSME & Consumer) untuk mendeteksi dini
kinerja, prospek dan kemampuan membayar debitur untuk meminimalkan risiko gagal bayar
dan/atau penurunan kolektibilitas yang berdampak pada penambahan pembentukan
cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN);
- 87 -
Page 91
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Peningkatan fungsi Credit Administration and Control (CAC) dalam memastikan dan
memperkuat fungsi Monitoring atas pemenuhan kepatuhan terhadap covenant dan
kelengkapan dokumen;
Menindaklanjuti Siaran Pers No. SP-41/OJK/GKPB/III/2024 Tentang Pengumuman
Berakhirnya Stimulus Restrukturisasi Kredit Perbankan Dalam Rangka Penanganan
Pandemi Covid-19, antara lain dengan menetapkan Pengajuan restrukturisasi COVID-19
maksimal sampai dengan 31 Maret 2024 dengan jangka waktu fasilitas bagi Debitur yang
terdampak COVID-19 dapat melebihi jangka waktu penetapan restrukturisasi di 31 Maret
2024. Perusahaan tetap dapat melanjutkan restrukturisasi kredit COVID-19 yang sudah
berjalan, namun penilaian kualitas aset setelah melewati 31 Maret 2024 akan mengacu
kepada POJK penilaian kualitas aset dan tidak diperkenankan untuk memberikan
restrukturisasi COVID-19 kepada debitur setelah 31 Maret 2024. Pengajuan restrukturisasi
kredit baru dapat dilakukan dengan mengacu pada ketentuan normal yang berlaku yaitu
mengikuti POJK No. 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum;
Melakukan pengkinian kebijakan, Standard of Procedure (SOP), Surat Edaran (SE), Surat
Keputusan (SK) untuk menyempurnakan proses kredit secara end to end disesuaikan
dengan perubahan faktor atau stratejik bisnis, eksposur risiko, profil risiko dan ketentuan
regulator yang berlaku;
Memantau pemenuhan dokumen covenant kredit sesuai yang disyaratkan pada Offering
Letter dan segera ditindaklanjuti apabila terdapat covenant yang tidak dapat dipenuhi dan
memastikan mitigasi atas penyimpangan covenant telah memadai dan prudent guna
meminimalkan risiko yang akan dihadapi oleh Perusahaan;
Memantau progress penyelesaian debitur bermasalah dan melakukan penagihan yang
intensif, lelang/agunan yang diambil alih (AYDA), dan pemasaran jaminan melalui media
digital dan non digital serta hapus buku;
Secara bertahap melakukan pengurangan eksposur konsentrasi kredit kepada debitur inti
guna memenuhi Risk Appetite dan Risk Tolerance yang sudah ditentukan oleh Perusahaan;
Pembentukan CKPN secara bulanan berdasarkan metode PSAK No. 109 dan secara
bertahap melakukan penambahan pembentukan CKPN agar memadai sesuai dengan Risk
Appetite dan Risk Tolerance Perusahaan agar siap menghadapi kemungkinan risiko kredit
yang akan terjadi;
Melakukan stress testing guna mengetahui dampak penurunan kolekbilitas debitur
bermasalah terhadap NPL, penambahan pembentukan CKPN, modal dan CAR
Perusahaan;
Melakukan penyusunan profil risiko Perusahaan yang dilaporkan secara triwulanan dan
semesteran. Laporan profil risiko ini menggambarkan risiko yang melekat dalam kegiatan
bisnis bank (inherent risk) termasuk kualitas penerapan manajemen risiko untuk masing-
masing jenis risiko; dan
Melakukan pelaporan dan pemantauan penyediaan dana dan BMPK, baik kepada pihak
terkait maupun kepada selain pihak terkait setiap bulan.
Risiko kredit dikelola melalui penetapan kebijakan-kebijakan dan proses-proses yang meliputi
kriteria pemberian kredit dan persetujuan kredit, penetapan harga, pemantauan, pengelolaan
kredit bermasalah dan manajemen portofolio.
- 88 -
Page 92
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan telah memiliki kebijakan dan pedoman tertulis terkait dengan kegiatan perkreditan
yang antara lain, mengatur prosedur analisa kredit, persetujuan kredit, pencatatan dan
pengawasan kredit, dan restrukturisasi kredit. Kebijakan dan prosedur tersebut dievaluasi/dikaji
secara berkala untuk disesuaikan perubahan kondisi serta arah kebijakan Perusahaan agar
potensi risiko dapat dimitigasi.
Proses pemantauan kualitas kredit sampai dengan penanganan kredit bermasalah terus
ditingkatkan dengan berbagai strategi yang dimonitor secara periodik untuk memastikan agar
kualitas portofolio kredit tetap terjaga. Pengelolaan kredit yang efektif dapat meminimalkan
kerugian dan mengoptimalkan penggunaan modal yang dialokasikan untuk risiko kredit. Selain
itu, mengelola sumber daya manusia secara kuantitas dan kualitas, serta mempersiapkan
kebijakan dan prosedur kerja.
Proses underwriting kredit telah dikaji ulang dengan melakukan revisi maupun menerbitkan
beberapa kebijakan perkreditan di setiap segmen kredit termasuk kewenangan dalam memutus
kredit, monitoring kredit, ketentuan penanganan kredit/pembiayaan yang terdampak penyebaran
Covid-19 dan lainnya.
Selain itu, untuk mendukung pertumbuhan kredit yang sehat, Perusahaan juga mengadakan
training dan workshop antara lain mengenai Banking Credit Analysis Process (for Bankers), Intro
to Commercial Credit Analysis, Credit Risk and Lending, Workshop Create And Ellaborate
Excellent Process For MSME Loan, Pengikatan Kredit dan Agunan, dan Refreshment
Macroeconomics & Product.
Dalam penilaian kredit calon debitur pada proses underwriting, Bank melakukan pengembangan
credit scoring dengan metode statistik sebagai salah satu cara untuk menganalisa kelayakan
pemberian fasilitas kredit. Serta melakukan monitoring dan validasi model secara berkala.
Perusahaan telah menyusun strategi dan action plan untuk aktivitas perkreditan, yang akan lebih
fokus pada debitur saat ini (exist) terutama yang terdampak dan akselerasi proses restrukturisasi
bagi debitur yang terdampak, dan memberikan penyaluran kredit kepada debitur-debitur yang
memiliki jaminan/agunan yang memadai dan dan sektor-sektor yang masih memiliki prospek
usaha.
Dalam hal penanganan pembiayaan bermasalah, Perusahaan telah melakukan sejumlah action
diantaranya melakukan restrukturisasi kredit, eksekusi hak tanggungan, pengambilalihan agunan
dan pemasaran jaminan melalui media digital dan non digital.
Perusahaan telah mengimplementasikan PSAK No. 109 dalam hal pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai kredit sesuai dengan penetapan Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI). Perusahaan telah membangun infrastruktur dan sistem IT
yang dapat melakukan proses klasifikasi dan pengukuran, perhitungan penurunan nilai (kolektif
dan individu), serta Pengungkapan Laporan. Cakupan penurunan nilai berdasarkan PSAK No.
109 telah memperhitungkan kerugian di masa mendatang (expected credit loss model).
Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dengan menggunakan metode Expected Credit Loss
sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109 menghitung penurunan nilai pada Portofolio (1) Kredit;
(2) Treasury; (3) Trade Finance baik untuk on balance sheet maupun off balance sheet setiap
bulan. Perusahaan melakukan pemodelan PD, LGD, EAD dan Forward Looking Macroeconomic
information untuk semua segmentasi portofolio instrumen keuangan sesuai dengan metodologi
yang telah ditentukan oleh Perusahaan.
- 89 -
Page 93
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran Cadangan Kerugian Kredit Ekpektasian
Perusahaan mengacu pada PSAK No. 109 yang memperkenalkan metode kerugian kredit
ekspektasian dalam mengukur kerugian instrumen keuangan akibat penurunan nilai. PSAK No.
109 mensyaratkan pengakuan segera atas dampak perubahan kerugian kredit ekspektasian
setelah pengakuan awal aset keuangan. Perusahaan mengembangkan permodelan parameter
risiko seperti PD, LGD dan EAD yang digunakan sebagai komponen perhitungan kerugian kredit
ekspektasian.
PSAK No. 109 mensyaratkan entitas untuk mengelompokkan aset keuangan ke dalam tiga
tahapan (tahap 1, tahap 2 dan tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko
kredit yang signifikan. Perusahaan mengukur cadangan kerugian sejumlah kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan untuk aset keuangan yang memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
pelaporan (tahap 1) dan kerugian kredit sepanjang umur untuk aset keuangan yang mengalami
peningkatan risiko kredit yang signifikan (tahap 2 dan tahap 3). Pada setiap tanggal pelaporan,
entitas menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian tersebut, entitas membandingkan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal serta mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung
yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, yang merupakan indikasi peningkatan risiko
kredit secara signifikan (SICR) sejak pengakuan awal.
Berikut adalah eksposur maksimum instrumen keuangan dalam laporan posisi keuangan dan
rekening administratif yang terkait risiko kredit pada tanggal 30 September 2024 dan 31
Desember 2023:
30 September 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Laporan Posisi Keuangan
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek
Reksadana 2.002.901 - - - 2.002.901
Aset lain-lain
Piutang derivatif 3.642 - - - 3.642
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek
Obligasi korporasi 4.492.829 - 463.685 - 4.956.514
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Giro pada bank lain 1.042.121 - - 234.249 1.276.370
Penempatan pada bank lain 561.680 - - 100.018 661.698
Efek-efek
Obligasi korporasi 95.205 - - 61.165 156.370
Tagihan atas wesel ekspor 12.541 - - - 12.541
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) 12.633.047 736.618 106.209 3.284.054 16.759.928
Tagihan akseptasi 39.437 - - - 39.437
Pendapatan yang masih akan diterima 221.683 - - 117.718 339.401
Aset lain-lain 133.001 - - - 133.001
Jumlah 21.238.087 736.618 569.894 3.797.204 26.341.803
Komitmen dan Kontinjensi
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 425.460 - - - 425.460
Bank garansi 932.109 - - 250 932.359
Irrevocable letters of credit 46.896 - - - 46.896
Jumlah 1.404.465 - - 250 1.404.715
- 90 -
Page 94
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2023
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Laporan Posisi Keuangan
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek
Reksadana 2.007.589 - - - 2.007.589
Aset lain-lain
Piutang derivatif 27.502 - - - 27.502
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek
Obligasi korporasi 6.160.841 - - - 6.160.841
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Giro pada bank lain 2.656.867 - - - 2.656.867
Penempatan pada bank lain 146.272 - - - 146.272
Efek-efek
Obligasi korporasi 97.103 - - 10.212 107.315
Tagihan atas wesel ekspor 39.147 - - - 39.147
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) 10.447.656 1.145.890 110.414 5.167.486 16.871.446
Tagihan akseptasi 79.864 - - - 79.864
Pendapatan yang masih akan diterima 300.579 - - 26.172 326.751
Aset lain-lain 141.121 - - - 141.121
Jumlah 22.104.541 1.145.890 110.414 5.203.870 28.564.715
Komitmen dan Kontinjensi
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 474.753 - - - 474.753
Bank garansi 924.115 - - - 924.115
Irrevocable letters of credit 103.015 - - - 103.015
Jumlah 1.501.883 - - - 1.501.883
Eksposur maksimum risiko kredit tercermin dari persentase setiap kategori kredit yang diberikan
terhadap jumlah kredit. Portofolio kredit yang diberikan terdiversifikasi ke dalam 23 jenis sektor
ekonomi, dimana untuk posisi 30 September 2024, kelompok sektor ekonomi yang memperoleh
penyaluran kredit terbesar dari Perusahaan adalah sektor ekonomi Perdagangan Besar dan
Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, dan sektor ekonomi Rumah Tangga.
Sebagai bagian dari manajemen portofolio, Perusahaan juga melakukan pemantauan
perkembangan risiko portofolio kredit melalui perhitungan Credit Risk Profile yang
menggambarkan potensi risiko bawaan dan efektifitas kualitas penerapan manajemen risiko.
Perusahaan juga melakukan monitoring perkembangan dan kualitas portofolio berdasarkan
konsentrasi per kategori portofolio, 25 debitur besar, sektor industri, sektor wilayah, jenis produk,
tujuan penggunaan, dan jenis valuta.
Dengan demikian, Perusahaan dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan mitigasi risiko
secara portofolio maupun secara individu dan juga melalui penyempurnaan proses penerapan
manajemen risiko kredit, baik melalui penyempurnaan kebijakan perkreditan maupun
pengembangan sistem informasi kredit yang memadai.
Dalam hal adanya revisi standar pemenuhan modal minimum untuk risiko kredit sebagaimana
diatur dalam standar Basel III: Finalizing Post Crisis Reforms (Basel III Reforms) yang diterbitkan
oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), Perusahaan telah mengimplementasikan
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar sejak 1 Januari 2023.
- 91 -
Page 95
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut adalah eksposur risiko kredit atas aset Perusahaan (termasuk kredit yang diberikan
berdasarkan prinsip syariah) pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023:
30 September 2024
Belum jatuh tempo
dan tidak mengalami Mengalami penurunan
penurunan nilai nilai Jumlah
Giro pada bank lain 1.276.370 - 1.276.370
Penempatan pada bank lain 661.698 - 661.698
Efek-efek
Diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi 2.002.901 - 2.002.901
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi 168.911 - 168.911
Diukur pada nilai wajar
penghasilan komprehensif lainnya 4.492.829 463.685 4.956.514
Kredit yang diberikan 16.645.933 113.995 16.759.928
Tagihan akseptasi 39.437 - 39.437
Pendapatan yang masih akan diterima 339.401 - 339.401
Aset lain-lain 133.001 - 133.001
Jumlah 25.760.481 577.680 26.338.161
31 Desember 2023
Belum jatuh tempo
dan tidak mengalami Mengalami penurunan
penurunan nilai nilai Jumlah
Giro pada bank lain 2.656.867 - 2.656.867
Penempatan pada bank lain 146.272 - 146.272
Efek-efek
Diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi 2.007.589 - 2.007.589
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi 97.103 - 97.103
Diukur pada nilai wajar
penghasilan komprehensif lainnya 6.815.324 472.760 7.288.084
Kredit yang diberikan 16.611.442 260.004 16.871.446
Tagihan akseptasi 79.864 - 79.864
Pendapatan yang masih akan diterima 326.751 - 326.751
Aset lain-lain 141.121 - 141.121
Jumlah 28.882.333 732.764 29.615.097
Risiko Pasar
Dalam melaksanakan aktivitasnya, Perusahaan terekspos pada risiko pasar yang terdiri atas risiko
suku bunga dan risiko nilai tukar. Risiko pasar antara lain terdapat pada aktivitas fungsional
Perusahaan seperti kegiatan treasury dan investasi dalam surat berharga dan pasar uang,
kegiatan pendanaan dan penerbitan surat utang, serta kegiatan pembiayaan perdagangan.
Perusahaan senantiasa melakukan pengelolaan terhadap risiko pasar tersebut secara rutin
dan/atau berkala.
Pemantauan dan pengukuran terhadap risiko pasar dilakukan secara harian, mingguan dan
bulanan antara lain pemantauan posisi surat berharga yang dimiliki Perusahaan, Posisi Devisa
Neto (PDN), Value at Risk (VaR) nilai tukar, Present Value of One Basis Poin Changes (PV01),
Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB), Unrealized Profit/Loss, serta Holding Period dan Off
Market Rate (OMR), ATMR Risiko Pasar serta pemantauan terhadap limit-limit yang telah
ditetapkan Perusahaan dan Regulator.
- 92 -
Page 96
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selain itu Perusahaan secara berkala melakukan perhitungan stress test terkait risiko suku bunga,
risiko nilai tukar dan risiko harga dengan 3 jenis skenario dan asumsi yaitu Skenario Baseline,
Skenario Moderate dan Skenario Severe yang menunjukkan kondisi stressed dengan
memperhatikan kondisi makro ekonomi di pasar serta pergerakan kondisi stressed menggunakan
data historikal yang pernah terjadi. Asumsi dan/atau skenario serta hasil stress testing
disampaikan dan disetujui oleh Komite Manajemen Risiko dan/atau Direksi melalui rapat komite
manajemen risiko atau melalui sirkulasi Memorandum Internal atau melalui e-mail.
a. Risiko Suku Bunga
Risiko Suku Bunga dalam buku Bank atau Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB)
merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi
Banking Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas
(earnings) Perusahaan baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang.
Penerapan manajemen risiko suku bunga pada Interest Rate Risk in The Banking Book
(IRRBB) diterapkan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan memantau serta
mengendalikan pergerakan suku bunga yang dapat menyebabkan perubahan pada nilai
kini dan penetapan waktu arus kas pada masa mendatang yang mempengaruhi nilai
ekonomis dari asset, liabilitas, dan transaksi rekening administratif serta menyebabkan
perubahan pada pendapatan bunga bersih. Risiko suku bunga dalam Interest Rate Risk in
The Banking Book (IRRBB) diukur berdasarkan dampak perubahan suku bunga terhadap
perubahan nilai ekonomis dari ekuitas (Economic Value of Equity/EVE) dan perubahan
pada pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII).
Pengukuran dan Pemantauan risiko suku bunga atau Interest Rate Risk in The Banking
Book (IRRBB) dilakukan secara individu yaitu Bank Sinarmas selaku perusahaan induk,
Bank Nano Syariah selaku perusahaan anak dan secara konsolidasi antara perusahaan
induk dan perusahaan anak dengan Rasio IRRBB berdasarkan pendekatan EVE dan NII
posisi Triwulan III – September 24 masing-masing sebesar 8,6% (Individu) dan 9,1%
(Konsolidasi), dan NII sebesar 21,2% (Individu) dan 19,4% (Konsolidasi).
Perusahaan dalam hal pengelolaan risiko suku bunga dilengkapi dengan analisa
sensitivitas secara periodik untuk mengukur dampak dari perubahan suku bunga yang
signifikan. Selain itu, Perusahaan telah menetapkan Risk Appetite dan Risk Tolerance
untuk Risiko Suku Bunga yaitu risiko suku bunga terhadap perubahan nilai ekonomis dari
nilai ekuitas (EVE) dan perubahan pada pendapatan bunga neto (NII). Saat ini,
Perusahaan sedang mengembangkan sistem terkait perhitungan IRRBB yang diantaranya
digunakan untuk keperluan pelaporan IRRBB dengan tujuan semua perhitungan dilakukan
secara otomasi guna menyampaikan informasi risiko yang akurat, efektif, sesuai ketentuan
yang diatur oleh regulator, dan tepat waktu serta meminimalkan potensi terjadinya risiko
operasional.
Pengelolaan risiko suku bunga dilakukan terhadap posisi instrumen keuangan baik dalam
trading book maupun banking book. Risiko suku bunga dalam trading book dihitung dengan
pendekatan standar (standardized approach) sesuai dengan SEOJK Nomor
23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
Risiko Pasar bagi Bank Umum yang mulai diberlakukan pada 1 Januari 2024, yaitu meliputi
perhitungan beban modal dengan metode sensitivities based, perhitungan beban modal
untuk risiko gagal bayar/default risk capital (DRC), dan tambahan risiko residual/Residual
Risk Add-On (RRAO).
- 93 -
Page 97
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Tabel berikut merupakan rata-rata suku bunga efektif per tahun untuk aset dan liabilitas
yang signifikan (tidak termasuk akun Syariah):
30 September 2024 31 Desember 2023
Rupiah Mata Uang Asing Rupiah Mata Uang Asing
% % % %
Aset
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 2,66 3,98 3,50 3,67
Kredit yang diberikan 11,94 10,53 11,09 12,19
Liabilitas
Simpanan 2,01 0,37 1,67 0,45
Simpanan dari bank lain 4,11 0,26 3,20 0,06
Tabel berikut ini menyajikan portofolio Perusahaan (tidak termasuk portofolio yang
diperdagangkan) pada nilai tercatatnya, yang dikelompokkan menurut mana yang lebih
awal antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
30 September 2024
Sampai dengan 1 >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >1 tahun s.d.
bulan 3 bulan 1 tahun 2 tahun >2 tahun Jumlah
Aset
Bunga Mengambang
Giro pada bank lain 1.042.122 - - - - 1.042.122
Kredit yang diberikan 14.995 121.408 6.637.265 492.519 2.429.134 9.695.321
Liabilitas
Bunga Mengambang
Simpanan 26.275.029 - - - - 26.275.029
Simpanan dari bank lain 47.920 - - - - 47.920
31 Desember 2023
Sampai dengan 1 >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >1 tahun s.d.
bulan 3 bulan 1 tahun 2 tahun >2 tahun Jumlah
Aset
Bunga Mengambang
Giro pada bank lain 2.656.867 - - - - 2.656.867
Kredit yang diberikan 94.745 1.243.963 1.720.723 1.413.257 2.693.240 7.165.928
Liabilitas
Bunga Mengambang
Simpanan 25.149.192 - - - - 25.149.192
Simpanan dari bank lain 41.271 - - - - 41.271
b. Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar adalah risiko kerugian pada neraca dan rekening administratif yang
disebabkan oleh perubahan nilai tukar, termasuk perubahan nilai emas.
Kebijakan pengelolaan risiko nilai tukar berpedoman pada batas Posisi Devisa Neto (PDN)
sesuai ketentuan regulator yaitu Perusahaan wajib mengelola dan memelihara PDN paling
tinggi 20% dari Modal. Perusahaan juga menyusun Risk Appetite dan Risk Tolerance risiko
pasar yang selaras dengan tujuan strategis Perusahaan yang digunakan sebagai dasar
penentuan tingkat risiko yang akan diambil Perusahaan dalam pencapaian sasaran bisnis.
Selain itu, pengelolaan risiko nilai tukar secara harian juga dilakukan Perusahaan dengan
cara menghitung potensi kerugian yang mungkin timbul sebagai dampak dari adanya
perubahan nilai tukar terhadap posisi yang dimiliki. Perusahaan menggunakan metode
historical Value at Risk (VAR) dengan menggunakan 250 data historis pada tingkat
kepercayaan 99%. Selain itu Perusahaan secara berkala melakukan pemantauan terkait
Off Market Rate (OMR) untuk transaksi foreign exchange dengan tujuan untuk memastikan
rentang harga masih berada pada rentang kuotasi secara normal.
- 94 -
Page 98
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Risiko Harga
Risiko harga merupakan risiko yang timbul sebagai akibat ketidakpastian dalam perubahan
harga suatu aset, misalnya pendapatan yang kurang menguntungkan dan sekuritas yang
memiliki pendapatan tetap akibat perubahan tingkat suku bunga.
Dalam hal pengelolaan risiko harga, Perusahaan melakukan pemantauan atas eksposur
risiko pasar yang melekat pada portofolio yang dikelola oleh treasury, seperti Surat
Berharga yang dimiliki Perusahaan khususnya yang terekspos risiko pasar, yaitu Surat
Berharga yang dimiliki dalam kategori Fair Value to Other Comprehensive Income (FVOCI),
Fair Value to Profit & Loss (FVTPL), Off Market Rate (OMR), PV01, Profit & Loss surat
berharga dengan mengacu pada limit-limit yang telah ditetapkan.
Dalam penerapan manajemen risiko pasar yang terpapar risiko counterparty, Perusahaan telah
menghitung, mengukur dan memantau secara berkala minimal 1 (satu) bulan sekali sesuai
dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) untuk Risiko Pasar bagi Bank Umum terkait BMPK Derivatif Non Kredit yang
diperhitungkan pada Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit dan Credit
Value Adjustment (CVA) yang merupakan bagian dari laporan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) untuk risiko pasar sesuai ketentuan.
Risiko Likuditas
Risiko likuiditas adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakmampuan Perusahaan untuk
memenuhi kewajiban yang jatuh tempo menggunakan sumber pendanaan arus kas dan/atau dari
aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi
keuangan Perusahaan. Risiko likuiditas merupakan risiko yang terpenting pada perusahaan umum
dan perlu dikelola secara berkesinambungan.
Dalam menjaga serta memantau kondisi likuiditas maka Perusahaan membentuk Asset and
Liability Management (ALMA) yang beranggotan setingkat pejabat eksekutif dan Asset and
Liability Committee (ALCO) yang beranggotakan manajemen senior tertinggi. ALMA memiliki
tugas dan tanggung jawab antara lain melakukan simulasi kecukupan likuiditas Perusahaan,
melakukan uji coba Contigency Funding Plan (CFP) dan Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek
(PLJP) pada Bank Indonesia dan memberikan rekomendasi kepada ALCO terkait langkah
antisipasi yang perlu dilakukan untuk memastikan kecukupan likuiditas termasuk rekomendasi
terkait suku bunga. Sedangkan ALCO memiliki tugas dan tanggung jawab yaitu mengarahkan dan
menentukan rencana, kebijakan, strategi, struktur neraca, likuiditas, profitabilitas, dan risiko yang
terkait dengan risiko valuta asing dan tingkat suku bunga melalui proses pengawasan, identifikasi
dan pengukuran paparan risiko dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Pemantauan dan pengukuran terhadap risiko likuiditas dilakukan secara harian, bulanan, dan
triwulan, sebagai bagian dari sistem informasi manajemen dan hasil pemantauan tersebut
dilaporkan kepada Manajemen. Pemantauan dilakukan terhadap komposisi posisi keuangan
Perusahaan antara lain kecukupan Giro Wajib minimum (GWM) Rupiah dan Valas, Giro RIM,
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM), Liquidity
Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), pergerakan Deposan Inti, monitoring
terhadap aktivitas Money Market terkait penempatan dan peminjaman dana interbank, Laporan
Maximum Cumulative Outflow (MCO) berdasarkan cashflow, Laporan Early Warning Indicator
(EWI), Laporan Risk Appetite dan Risk Tolerance (RART) dan Stress Testing likuiditas guna
memastikan kecukupan likuiditas Bank untuk memenuhi penarikan dana nasabah pada kondisi
krisis.
- 95 -
Page 99
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan telah menetapkan Risk Appetite dan Risk Tolerance untuk Risiko Likuiditas yaitu
Rasio Deposan Inti terhadap Total Dana Pihak Ketiga, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Sratio (NSFR). Hasil pemantauan
disampaikan secara berkala kepada Asset & Liabilities Committee (ALCO) member, Asset &
Liabilities Management (ALMA) member yang meliputi unit bisnis dan unit pendukung, Komite
Manajeman Risiko (KMR), Komite Pemantau Risiko (KPR) serta kepada Direksi Perusahaan.
Dalam melakukan perhitungan LCR dan NSFR, Perusahaan telah menggunakan sistem sebagai
bagian penerapan dari sistem informasi manajemen dalam rangka menghasilkan perhitungan LCR
dan NSFR secara bulanan dengan tujuan agar semua perhitungan dilakukan secara otomasi guna
menyampaikan informasi risiko yang akurat, efektif, sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh
regulator, dan tepat waktu serta meminimal potensi terjadinya risiko operasional.
Rasio likuiditas yaitu Liquidity Coverage Rasio (LCR) dan Net Stable Funding Rasio (NSFR),
masing-masing rasio pada bulan September 2024 sebesar 260,6% dan 186,3% untuk individual
dan sebesar 274,1% dan 194,6% untuk konsolidasi dengan perusahaan anak. Kedua rasio
likuiditas ini baik secara individu maupun secara konsolidasi dengan perusahaan anak telah
memenuhi ketentuan regulator yaitu minimal sebesar 100%. Dengan tingginya rasio LCR dan
NSFR Perusahaan maka tingkat risiko likuiditas Perusahaan dinilai rendah dan tercermin bahwa
Perusahaan memiliki aset berkualitas tinggi yang sangat mencukupi untuk memenuhi kewajiban
Perusahaan.
Selain itu Perusahaan telah selesai mengembangkan sistem untuk mengukur kemampuan arus
kas keluar maksimum (Maximum Cumulative Outflow (MCO)) perusahaan secara otomasi dan
dihasilkan secara harian sehingga perusahaan dapat melakukan pemantauan kemampuan
likuiditas perusahaan serta melakukan tindak lanjut lebih cepat jika perusahaan mengalami
kebutuhan likuiditas dalam jumlah besar.
Dalam melakukan pengelolaan terhadap likuiditas Perusahaan, dilakukan studi untuk mempelajari
pola pergerakan dana dan/atau perilaku nasabah Dana Pihak Ketiga, khususnya dana nasabah
inti dan nasabah yang memiliki tingkat volatilitas cukup tinggi. Dengan mempelajari perilaku
nasabah, maka Perusahaan dapat menjaga kecukupan likuiditas yang diperlukan secara tepat
dalam rangka memenuhi kewajiban perusahaan atas Dana Pihak Ketiga. Perusahaan selalu
menjaga kecukupan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) pada level yang aman dengan
besaran kecukupan disesuaikan dengan kondisi likuiditas Perusahaan secara spesifik maupun
kondisi likuiditas di pasar.
Perusahaan senantiasa melakukan pemantauan terhadap posisi core fund dan berupaya untuk
secara berkesinambungan meningkatkan persentase terhadap jumlah dana yang dimiliki. Core
fund menjadi bagian yang sangat penting bagi Perusahaan dalam menjalankan fungsi intermediasi
berupa penyediaan dana jangka panjang. Hal ini mengingat portofolio dana pihak ketiga yang
dimiliki Perusahaan sebagian besar berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun. Upaya yang
dilakukan untuk meningkatkan dana mengendap antara lain diciptakan program-program yang
mengharuskan dana nasabah ditahan dan tidak dapat ditarik sampai jangka waktu tertentu sesuai
dengan ketentuan program.
Dalam rangka mengikuti perkembangan bisnis Perusahaan yang semakin dinamis serta adanya
perubahan strategi yang dilakukan Perusahaan maka telah dilakukan back testing dan kaji ulang
terkait metodologi yang digunakan untuk perhitungan Core Fund yaitu menggunakan data historis
selama 5 tahun, melihat pergerakan outstanding secara behavioral selama 5 tahun dan
menghitung dengan tingkat kepercayaan (confidence level) 95%. Perhitungan back testing dan
kaji ulang metodologi telah disampaikan dan disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris melalui
rapat dan/atau melalui sirkulasi memorandum internal dan/atau melalui e-mail.
- 96 -
Page 100
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada dasarnya, risiko likuiditas dikelola sesuai dengan kerangka kebijakan, pengawasan, dan
batasan yang memastikan bahwa konsentrasi pendanaan bersifat minimal, sumber dan jangka
waktu pendanaan telah terdiversifikasi.
Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan (termasuk simpanan dan simpanan dari
bank lain berdasarkan prinsip syariah) dan dana syirkah temporer berdasarkan pembayaran
kontraktual pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023:
30 September 2024
Sampai dengan 1 >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >6 bulan s.d.
bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan >12 bulan Jumlah
Liabilitas
Liabilitas segera 193.896 - - - - 193.896
Simpanan 33.018.957 1.511.069 447.480 218.537 210.844 35.406.887
Simpanan dari bank lain 69.271 6.500 5.000 - - 80.771
Liabilitas akseptasi 20.241 19.238 - - - 39.479
Beban yang masih harus
dibayar 40.445 - - - - 40.445
Obligasi subordinasi - - - - 497.255 497.255
Liabilitas lain-lain 154.074 - - - - 154.074
Jumlah Liabilitas 33.496.884 1.536.807 452.480 218.537 708.099 36.412.807
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 4.892.922 1.271.051 834.416 82.416 - 7.080.805
Simpanan dari bank lain 153.197 - - - - 153.197
Jumlah Dana Syirkah
Temporer 5.046.119 1.271.051 834.416 82.416 - 7.234.002
31 Desember 2023
Sampai dengan 1 >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >6 bulan s.d.
bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan >12 bulan Jumlah
Liabilitas
Liabilitas segera 167.982 - - - - 167.982
Simpanan 32.949.051 1.337.062 513.221 334.938 8.313 35.142.585
Simpanan dari bank lain 325.445 2.000 - - - 327.445
Efek yang dijual dengan janji
beli kembali 1.051.717 - - - - 1.051.717
Liabilitas akseptasi 51.272 28.608 - - - 79.880
Beban yang masih harus
dibayar 43.816 - - - - 43.816
Obligasi subordinasi - - - - 496.512 496.512
Liabilitas lain-lain 160.660 - - - - 160.660
Jumlah Liabilitas 34.749.943 1.367.670 513.221 334.938 504.825 37.470.597
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 4.392.299 904.012 1.572.052 135.188 - 7.003.551
Simpanan dari bank lain 15.769 - - - - 15.769
Jumlah Dana Syirkah
Temporer 4.408.068 904.012 1.572.052 135.188 - 7.019.320
Sebagian besar liabilitas yang dimiliki oleh Perusahaan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari
1 bulan, namun berdasarkan pengalaman Perusahaan, sebagian besar dari liabilitas tersebut
pada saat jatuh tempo akan diperpanjang (roll over). Upaya yang dilakukan Perusahaan agar
nasabah tetap mempertahankan dananya pada Perusahaan yaitu dengan meningkatkan kualitas
pelayanan serta memberikan penawaran suku bunga yang wajar dan kompetitif serta berada
maksimum batasan dari Lembaga Penjamin Sosial (LPS). Dengan upaya tersebut, Perusahaan
juga mengharapkan dapat menarik nasabah baru untuk menempatkan dananya pada
Perusahaan. Perusahaan juga melakukan upaya lain untuk memitigasi adanya penarikan dana
secara besar-besaran oleh nasabah dimana Perusahaan juga memantau 50 deposan inti, dengan
cara mengevaluasi profil dan perilaku dari deposan-deposan tersebut sehingga Perusahaan dapat
melakukan antisipasi terhadap penarikan dana besar yang akan dilakukan deposan.
- 97 -
Page 101
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Untuk mengetahui dampak perubahan faktor pasar maupun faktor internal pada kondisi ekstrim
terhadap likuiditas, Perusahaan melakukan stress testing Risiko Likuiditas secara berkala. Asumsi
dan/atau skenario serta hasil stress testing disampaikan dan disetujui oleh Komite Manajemen
Risiko dan/atau Direksi melalui rapat komite manajemen risiko atau melalui sirkulasi Memorandum
Internal atau melalui email. Dalam melakukan stress testing, Perusahaan telah melakukan kajian
besaran persentase dana keluar sesuai dengan kebiasaan atau behavior nasabah dalam kondisi
stress dengan menggunakan data historis dari 500 hari terakhir dengan tingkat kepercayaan 99%
untuk Skenario Bank Specific (Bank Specific Crisis - BSC) dan 4 kali standard deviasi untuk
skenario krisis pada pasar (General Market Crisis - GMC). Sampai dengan saat ini, Perusahaan
tidak pernah mengalami kesulitan likuiditas maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko
bagi Perusahaan.
Dalam rangka persiapan menghadapi potensi risiko, Perusahaan telah memiliki Rencana
Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan) dan Rencana Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek
(PLJP) Bank Indonesia (BI) untuk menghindari terjadinya kesulitan likuiditas. Perusahaan memiliki
sejumlah upaya antisipasi seperti ketersediaan Giro Wajib Minimum (GWM), Cadangan Sekunder,
penetrasi yang baik terhadap pasar antar perusahaan, serta dukungan dari pemegang saham
pengendali. Perusahaan dalam rangka menjalankan Rencana Pendanaan Darurat (Contingency
Funding Plan (CFP) dan Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP) Bank Indonesia (BI) maka
membentuk tim khusus yaitu Contigency Crisis Team (CCT) yang beranggotakan manajemen
senior tertinggi Perusahaan baik dari divisi Risk, divisi Operation, divisi Finance dan bisnis unit
yang dipimpin oleh ketua ALMA yaitu Treasury & Financial Institution Group Head. CCT memiliki
tugas dan tanggung jawab utama yaitu melakukan proses pemantauan likuditas pada saat terjadi
krisis sampai dengan pemulihan kondisi likuiditas kembali ke kondisi normal.
Uji coba terkait CFP dan PLJP kepada BI dilakukan secara berkala yang mengikutksertakan
Direksi dan manajemen senior pada perusahaan serta hasil uji coba ini disampaikan kepada
ALCO, Komite Manajemen Risiko (KMR) dan Komite Pemantau Risiko (KPR) yang merupakan
salah satu tugas dan tanggung dari Dewan Komisaris dan Direksi. Parameter CFP yang telah di uji
coba dan disampaikan serta disetujui digunakan sebagai alat ukur untuk dilakukan pemantauan
secara mingguan melalui laporan Early Warning Indicators (EWI) yang dapat dijadikan salah satu
peringatan dini likuiditas perusahaan.
Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh ketidakcukupan dan/atau tidak
berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem
eksternal yang mempengaruhi operasional Perusahaan.
Risiko operasional dapat menimbulkan kerugian keuangan maupun non-keuangan secara
langsung maupun tidak langsung dan kerugian potensial atas hilangnya kesempatan memperoleh
keuntungan. Risiko operasional juga dapat melekat pada setiap aktivitas fungsional Perusahaan,
seperti kegiatan perkreditan (penyediaan dana), treasury dan investasi, operasional dan jasa,
pembiayaan perdagangan, pendanaan dan instrumen utang, Teknologi Sistem Informasi dan
Sistem Informasi Manajemen, serta pengelolaan sumber daya manusia.
Kebijakan dan prosedur yang terkait dengan pengelolaan risiko operasional di Perusahaan
senantiasa disusun, dikaji ulang dan disempurnakan untuk memastikan kecukupan mekanisme
kontrol pada semua kebijakan dan prosedur telah memadai. Perusahaan juga secara aktif
melakukan sosialisasi untuk membangun budaya sadar risiko dan meningkatkan kualitas kontrol
dalam rangka mitigasi risiko operasional.
- 98 -
Page 102
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengembangan sistem dan penerapan perangkat risiko operasional untuk mengukur eksposur
risiko pada kondisi sekarang, lampau (historis) dan untuk mengukur besarnya potensi kejadian
risiko di masa depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan Perusahaan dapat lebih komprehensif
dalam mengelola risiko operasional.
Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko operasional ditingkatkan
dengan melibatkan lini pertama/unit kerja yang dilakukan melalui training karyawan mulai dari level
staff sampai dengan pejabat, reviu terhadap kebijakan/prosedur operasional, risk assessment atas
penerbitan produk dan/atau aktivitas baru Perusahaan, serta opini dari Direktur Kepatuhan dan
Direktur Manajemen Risiko terkait dengan penerbitan produk dan/atau aktivitas baru tersebut.
Perangkat risiko operasional yang digunakan oleh Perusahaan antara lain:
Loss Event Database (LED)
Perusahaan membangun dan mengembangkan perangkat risiko operasional lainnya
seperti Loss Event Database (LED) yang tujuannya untuk menyusun database atas
kejadian-kejadian yang terjadi sebagai akibat risiko operasional serta mengukur besarnya
kerugian yang diakibatkan oleh kejadian operasional tersebut. Monitoring dilakukan secara
terus menerus dan pelaporan LED dilakukan secara berkala.
Risk Control Self Assessment (RCSA)
Risk Control Self Assessment (RCSA) merupakan merupakan suatu alat dan mekanisme
yang bertujuan untuk melakukan identifikasi risiko dan pengukuran atas efektivitas
pelaksanaan kontrol yang akan menghasilkan penilaian atas tingkat risiko. RCSA dilakukan
secara berkala dan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam
pelaksanaannya.
Key Risk Indicator (KRI)
Key Risk Indicator (KRI) adalah salah satu perangkat untuk mengelola risiko operasional
yang digunakan untuk mengidentifikasi atau memberikan suatu indikator (early warning
signal) dan menganalisa risiko sejak dini atas naik turunnya indikator-indikator tingkat risiko
dalam rangka pengendalian setiap risiko operasional yang melekat pada setiap aktivitas
bisnis dan operasional Perusahaan.
Untuk meningkatkan keamanan, Divisi Cyber Resilience telah memiliki Team Security Operation
Center (SOC) yang bertujuan untuk meningkatkan proses pemantauan terhadap percobaan
serangan yang ditujukan kepada sistem Perusahaan selama 24 jam dalam seminggu.
Divisi IT Operations & Product Assurance telah mengimplementasikan Operation Control Room,
dimana ruangan ini digunakan sebagai pusat untuk pemantauan terhadap availability dan
performance jaringan kantor, serta pemantauan permasalahan pada sistem Perusahaan.
Perusahaan telah memiliki Kebijakan/Prosedur Disaster Recovery Plan (DRP) sistem kritikal, yang
mengatur rencana pemulihan untuk gangguan yang terjadi pada sistem.
Dalam rangka fraud awareness, Perusahaan melakukan sosialisasi fraud awareness secara
berkesinambungan, refreshment terhadap Deklarasi Anti Fraud dan Pakta Integritas untuk
meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya tindakan pencegahan dan pengendalian
terhadap fraud.
- 99 -
Page 103
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan juga telah melakukan self assessment atas Laporan Hasil Penilaian terkait Keamanan
Siber Bank Tahun 2023. Secara keseluruhan Hasil Penilaian terkait Keamanan Siber Bank tahun
2023 dengan menggunakan parameter-parameter yang ditetapkan dalam SEOJK
No.29/SEOJK.03/2023 dinilai peringkat 2 atau Low to Moderate dengan Penilaian Risiko Inheren
terkait Keamanan Siber dinilai peringkat 2 atau Low to Moderate dan Penilaian Tingkat Maturitas
Keamanan Siber dinilai peringkat 2 atau Satisfactory.
Risiko Hukum
Risiko hukum adalah risiko yang timbul dari kelemahan aspek hukum, antara lain akibat dari
tindakan hukum, tidak adanya peraturan yang mendukung atau kelemahan dari ketentuan-
ketentuan yang mengikat secara hukum, seperti kegagalan untuk mematuhi persyaratan hukum
suatu perjanjian dan celah-celah dalam pengikatan jaminan.
Pelaksanaan identifikasi, pengukuran, dan pemantauan terhadap potensi risiko hukum
dilaksanakan terhadap seluruh aktivitas Perusahaan, terutama kegiatan operasional Perusahaan
dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki potensi benturan kepentingan atau gugatan hukum.
Dalam rangka mitigasi potensi risiko hukum, Perusahaan melakukan hal-hal berikut: melakukan
kajian terhadap kesesuaian perjanjian kerjasama dengan pihak eksternal, menyempurnakan
kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari mitigasi risiko hukum.
Dalam rangka pemantauan atas penyelesaian terhadap gugatan hukum, unit kerja Legal bagian
Litigasi melakukan pendampingan dan hadir dalam setiap persidangan/panggilan kepolisian risiko
hukum.
Risiko Stratejik
Risiko stratejik adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya penetapan dan
pelaksanaan strategi Perusahaan yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat
atau kurang responsifnya Perusahaan terhadap perubahan eksternal.
Perusahaan telah menyusun strategi dan rencana bisnis yang sebelumnya telah didiskusikan
dengan Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh manajemen Perusahaan. Perusahaan juga
melakukan kajian dan evaluasi stratejik bisnis serta realisasi yang telah dicapai oleh Perusahaan
sesuai dengan yang terangkum dalam Rencana Bisnis Perusahaan.
Secara umum, untuk posisi 30 September 2024, Perusahaan telah mencapai realisasi yang baik
pada pos-pos keuangan secara konsolidasi dengan perusahaan anak seperti Total Surat
Berharga, Laba, Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL) Gross, Non-
Performing Loan (NPL) Net, Return of Equity (ROE), Return of Asset (ROA), Net Interest Margin
(NIM) dan BOPO.
Perusahaan secara bertahap juga melakukan penyempurnaan pada seluruh proses aktivitas
bisnis Perusahaan untuk lebih mengakselerasi pencapaian kinerja sesuai dengan target yang
ditentukan.
Perusahaan juga semakin memfokuskan pada pengembangan Digital Banking yang bekerjasama
dengan pihak ketiga dalam rangka pemberian kredit melalui platform mobile banking (Digital Loan)
secara bertahap.
- 100 -
Page 104
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selama Triwulan III – September 2024, Perusahaan berusaha mengembangkan bisnis dengan
melakukan diversifikasi produk dengan mengembangkan beberapa produk/aktivitas baru seperti:
Reksadana Terproteksi STAR Protected 24, yaitu reksadana yang akan memproteksi
100% pokok investasi Investor pada saat jatuh tempo, dengan fitur khusus adanya proteksi
(namun bukan jaminan) terhadap nilai pokok investasi awal jika tidak terjadi wan-prestasi
(gagal bayar) dari emiten penerbit obligasi/surat hutang yang digunakan (dalam mata uang
Rupiah), Live pada 25 Juli 2024;
Term ROP (DMTM), yaitu produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat
perlindungan jiwa selama 12 tahun dan manfaat pengembalian premi pada tahun polis ke-
8, Live pada 15 Agustus 2024;
Pengembangan bisnis acquiring untuk transaksi pembayaran menggunakan contactless
dan lainnya kerjasama dengan lembaga switching (GPN) dan International Principal,
termasuk Kartu Kredit Indonesia (KKI), yaitu pengembangan issuing & acquirring untuk
menerima pembayaran, kerjasama dengan lembaga switching (GPN), International
Principal ataupun pihak ketiga lainnya, seperti fitur contactless pada EDC, cardless
withdrawal, Live pada 22 Agustus 2024;
Inquiry SIL Syariah dalam Mobile Banking, yaitu menampilkan informasi portofolio asuransi
SIL syariah yang dimiliki oleh nasabah dengan status masih aktif, Live pada 29 Agustus
2024;
Pembiayaan Pemilikan Rumah, yaitu fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah/apartemen
yang dijalankan sesuai dengan prinsip Syariah, Live pada 5 September 2024.
Perusahaan mengambil sejumlah strategi dalam rangka mempertahankan kinerja Perusahaan
seperti aktivitas operasional yang dilakukan secara hybrid (separuh dilakukan di rumah (Work
From Home) dan separuh dilakukan di kantor (Work From Office)). Di samping itu, Perusahaan
juga semakin gencar melakukan sosialisasi penggunaan transaksi digital melalui SIMOBI.
Perusahaan juga mengembangkan kerjasama dengan platform digital dalam penyaluran kredit
(digital loan) dan digital banking secara keseluruhan. Perusahaan mengembangkan bisnis dengan
menyalurkan kredit yang mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan pemberian kredit secara
lebih selektif, adanya pelaksanaan restrukturisasi serta menjaga likuiditas dan permodalan
Perusahaan pada level yang memadai sehingga aktivitas operasional dan bisnis Perusahaan
dapat berjalan dengan lancar.
Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan Perusahaan tidak mematuhi atau tidak
melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku, seperti Posisi
Devisa Neto (PDN), Giro Wajib Minimum (GWM), Non-Performing Loan (NPL) Neto, Ketentuan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko kepatuhan yang efektif, Perusahaan telah
melakukan identifikasi dan pengelolaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan
meningkatnya eksposur risiko kepatuhan, yaitu:
Meningkatkan kesadaran atas budaya patuh melalui program kampanye kepatuhan
(Compliance Campaign) yang dilakukan ke seluruh jajaran organisasi Perusahaan
termasuk jaringan cabang melalui pelatihan kelas dan E-Learning, media komunikasi
internal, sosialisasi peraturan baru dari regulator maupun Peraturan perundang-undangan
lainnya. Evaluasi terhadap program pelatihan, sosialisasi dan kampanye kepatuhan
dilakukan secara berkala untuk memastikan efektifitas penyampaian, pemahaman serta
pemenuhan kepatuhan pada seluruh jajaran organisasi Perusahaan.
- 101 -
Page 105
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Menyusun dan menerbitkan Manual Level sebagai panduan hierarki ketentuan internal
serta panduan unit-unit kerja Perusahaan dalam menyusun, menerbitkan serta mengkaji
ketentuan internal.
Dilakukan proses review terhadap seluruh ketentuan internal Perusahaan untuk
memastikan kesesuaian dengan ketentuan regulator yang terkini, memastikan tidak adanya
ketentuan yang tumpang tindih atau saling bertentangan, meningkatkan kontrol risiko serta
simplifikasi proses dan jumlah aturan.
Melakukan pemantauan, memperdalam analisa dampak serta menyusun tindak lanjut yang
efektif atas peraturan baru yang diterbitkan OJK, Bank Indonesia dan regulator lainnya.
Sosialisasi dan komunikasi atas peraturan perundang-undangan baru, analisa dampak
serta tindak lanjut dilakukan baik melalui pertemuan langsung dengan unit-unit terkait
maupun melalui media komunikasi internal yang disampaikan ke jajaran direksi, komisaris,
pejabat eksekutif, karyawan pimpinan maupun seluruh karyawan Perusahaan.
Risiko Reputasi
Risiko reputasi adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang
terkait dengan kegiatan usaha Perusahaan atau persepsi negatif terhadap Perusahaan.
Salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan pengelolaan risiko reputasi
antara lain melalui Contact Center untuk memberikan layanan informasi perbankan serta
menerima keluhan/pengaduan nasabah, Corporate Secretary yang memberikan informasi yang
perlu disampaikan kepada publik/stakeholders terkait aktivitas Perusahaan, serta petugas di
kantor-kantor cabang yang setiap saat dapat memberikan informasi kepada nasabah.
Selain itu pengendalian risiko reputasi juga dilakukan antara lain dengan melalui pemantauan
yang dilakukan oleh Unit Kerja Corporate Secretary terhadap berita yang berkaitan dengan
Perusahaan di media massa.
Transparansi produk yang ditawarkan kepada nasabah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia
mengenai Transparansi produk melalui website Perusahaan, serta upaya peningkatkan standar
layanan nasabah dengan melakukan service excellence training kepada para petugas, adanya
unit kerja Service Quality (SQ) yang bertugas untuk memastikan kualitas pelayanan yang
diberikan oleh petugas bank kepada nasabah serta terdapatnya Quality Assurance pada unit kerja
Contact Center untuk memastikan kualitas pelayanan dari Agent Call Center maupun Agent
Telemarketing.
Tidak terdapat pemberitaan negatif yang berdampak terhadap reputasi Perusahaan pada Kuartal
III tahun 2024.
Mengingat bahwa Perusahaan juga memiliki Entitas Anak sebagai Bank Umum Syariah (BUS)
maka pengelolaan risiko tidak hanya dilakukan pada 8 (delapan) risiko, akan tetapi terdapat
tambahan 2 (dua) jenis risiko lainnya yang dikelola yaitu:
1. Risiko Investasi
Risiko Investasi adalah Risiko akibat Perusahaan ikut menanggung kerugian usaha
nasabah yang dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik yang menggunakan
metode net revenue sharing maupun yang menggunakan metode profit and loss sharing.
- 102 -
Page 106
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sumber Risiko Investasi Perusahaan berasal dari anak perusahaan, dimana Unit Usaha
Syariah telah spin off menjadi PT Bank Nano Syariah efektif mulai 1 Januari 2024. Risiko
investasi merupakan turunan risiko kredit yang timbul karena aktivitas pembiayaan
PT Bank Nano Syariah yang menggunakan akad berbasis bagi hasil yaitu akad
Mudharabah dan akad Musyarakah.
PT Bank Nano Syariah telah melakukan penyusunan kebijakan dan/atau ketentuan
internal di bidang pembiayaan dan/atau penyediaan dana lainnya untuk mendukung
pengelolaan penyediaan dana yang sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian serta sesuai
dengan prinsip syariah. Selain itu, PT Bank Nano Syariah berupaya melakukan
diversifikasi portofolio dengan meningkatkan outstanding pembiayaan non korporasi
sesuai Rencana Bisnis Bank guna menurunkan risiko konsentrasi penyediaan dana
melalui produk KUR dan Micro Faedah, pembiayaan Haji, pembiayaan alat berat (heavy
equipment), dan pembiayaan alat-alat pertanian dimana produk-produk tersebut
menggunakan akad Murabahah dan Ijarah.
2. Risiko Imbal Hasil
Risiko imbal hasil (Rate of Return Risk) adalah Risiko akibat perubahan tingkat imbal hasil
yang dibayarkan Perusahaan kepada nasabah, karena terjadi perubahan tingkat imbal
hasil yang diterima Perusahaan dari penyaluran dana, yang dapat mempengaruhi perilaku
nasabah dana pihak ketiga Perusahaan.
Sumber risiko imbal hasil Perusahaan berasal dari Entitas Anak, dimana Unit Usaha
Syariah telah spin off menjadi PT Bank Nano Syariah efektif mulai 1 Januari 2024.
Pengelolaan terhadap tingkat imbal hasil kepada deposan masih terjaga dan
terkelola dengan memadai. PT Bank Nano Syariah terus berupaya untuk semakin
meningkatkan kemampuan dalam memberikan tingkat imbal hasil sesuai dengan
ekspektasi nasabah. Selain itu, PT Bank Nano Syariah telah melakukan berbagai upaya
perbaikan pada kualitas pembiayaan guna mitigasi potensi penurunan imbal hasil yang
diterima bank dari penyaluran dana, antara lain dengan melakukan evaluasi dan
monitoring secara ketat terhadap debitur-debitur yang bermasalah, dan menyusun action
plan untuk meningkatkan portofolio melalui pengembangan produk-produk pembiayaan
sehingga diharapkan dapat men-generate peningkatan imbal hasil.
Selain itu, Perusahaan juga merupakan Entitas Utama (EU) dalam Konglomerasi Keuangan Sinar
Mas. Pengelolaan risiko oleh EU dalam konglomerasi keuangan dilakukan dengan menambahkan
risiko lain selain 8 (delapan) risiko utama dan 2 (dua) risiko sehubungan Perusahaan memiliki
Anak Usaha berupa Bank Umum Syariah, PT Bank Nano Syariah, maka terdapat 2 (dua)
tambahan risiko lainnya, yaitu Risiko Transaksi Intra-grup dan Risiko Asuransi sehubungan
Perusahaan merupakan entitas utama dalam Konglomerasi Keuangan.
1. Risiko Transaksi Intra-grup adalah risiko akibat ketergantungan suatu entitas baik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam satu Konglomerasi
Keuangan dalam rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak
tertulis baik yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana. Dalam
pengelolaan transaksi intragrup tersebut Perusahaan selalu mengedepankan prinsip-
prinsip antara lain seperti adanya persetujuan untuk setiap transaksi sesuai dengan
kewenangan di masing-masing entitas, transaksi dilaksanakan sesuai prinsip kehati-hatian
dan prinsip arm length serta sesuai dengan prosedur maupun ketentuan regulator.
- 103 -
Page 107
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Risiko Asuransi adalah risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi memenuhi kewajiban
kepada pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan proses seleksi risiko
(underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan
klaim. Risiko asuransi dikelola mengingat didalam konglomerasi keuangan terdapat
lembaga jasa keuangan berupa Perusahaan asuransi.
Pada Tahun 2024 telah dilakukan kaji ulang parameter, bobot risiko dan threshold profil risiko
yang telah disusun dan disampaikan serta disetujui oleh Komite Manajemen Risiko Terintegrasi.
Selain itu Perusahaan telah memiliki Risk Appetite & Risk Tolerance Terintegrasi Konglomerasi
Keuangan Sinar Mas yang terlah disetujui oleh Komite Manajemen Risiko Terintegrasi serta
dilakukan pemantauan secara berkala dan disampaikan kepada anggota Komite Manajemen
Risiko Terintegrasi melalui rapat.
Perusahaan selaku Entitas Utama Konglomerasi Keuangan Sinarmas telah melakukan peniliaian
sendiri (self assesment) secara berkala minimum 6 (enam) bulan sekali sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan serta melakukan pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance yang
disampaikan kepada Komite Manajemen Risiko Terintegrasi melalui rapat komite dan kepada
Dewan komisaris Entitas Utama melalui surel sebagai salah satu bentuk tugas dan tanggung
Jawab Dewan Komisaris Entitas Utama.
Penilaian Profil Risiko
Secara berkala Perusahaan melakukan penilaian risiko terhadap kedelapan risiko diatas
sebagaimana telah diatur oleh OJK. Penilaian risiko dilakukan melalui proses penilaian sendiri
(self-assessment) untuk menghasilkan profil risiko yang terdiri dari risiko inheren yaitu risiko yang
melekat pada aktivitas Perusahaan dan kualitas penerapan manajemen risiko yaitu pengendalian
terhadap risiko inheren.
Pada Triwulan III – September 2024, Perusahaan telah melakukan penilaian Profil Risiko dengan
menggunakan parameter, rentang risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan oleh Komite
Manajemen Risiko dan/atau Direksi. Secara Keseluruhan penilaian komposit hasil
penilaian sendiri (self assessment) profil risiko Triwulan III – September 2024 berada pada
peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren stabil dengan penilaian risiko melekat (inheren
risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
(KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory.
Selain itu, pada Triwulan III – September 2024, Perusahaan juga telah melakukan penilaian Profil
Risiko secara konsolidasi dengan penilaian Profil Risiko Entitas Anak, PT Bank Nano
Syariah, dengan menggunakan parameter, rentang risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan
oleh Komite Manajemen Risiko dan/atau Direksi. Secara Keseluruhan penilaian komposit hasil
penilaian sendiri (self assessment) profil risiko Triwulan III – September 2024 berada pada
peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren stabil dengan penilaian risiko melekat (inheren
risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
(KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory dan tidak mengalami perubahan dari triwulan II –
Juni 2024.
- 104 -
Page 108
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selain penilaian sendiri (self assesment) Profil Risiko yang dilakukan pada Bank secara individual
dan konsolidasi dengan perusahaan anak, perusahaan juga melakukan penilaian sendiri (self
assesment) atas penilaian Profil Risiko Terintegrasi dengan menggunakan parameter, rentang
risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan oleh Komite Manajemen Risiko Terintegrasi. Pada
Triwulan III – September 2024 secara keseluruhan penilaian komposit hasil penilaian sendiri (self
assessment) profil risiko berada pada peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren stabil
dengan penilaian risiko melekat (inheren risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate dan
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory dan tidak
mengalami perubahan dari Semester I – Juni 2024.
44. Informasi Lainnya
Perusahaan telah menghitung beberapa rasio pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023 (tidak diaudit) sebagai berikut:
30 September 2024 31 Desember 2023
Aset produktif bermasalah terhadap
total aset produktif 1,55% 1,66%
Non Performing Loan (NPL)
NPL secara bruto 0,79% 1,53%
NPL secara neto 0,41% 0,35%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 38,38% 40,94%
Return On Assets (ROA) 0,59% 0,15%
Return On Equity (ROE) 3,17% 1,07%
Cadangan kerugian penurunan
nilai kredit terhadap kredit
yang diberikan 5,79% 9,99%
a. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat penyediaan dana
kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang melampaui Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK).
b. Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan
PPT)
Perusahaan senantiasa menerapkan prinsip APU dan PPT dalam pelaksanaan aktivitas
pengenalan nasabah dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur APU dan PPT yang
telah disempurnakan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 14/27/PBI/2012 tentang
Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Bagi Bank
Umum.
Kewajiban untuk menerapkan prinsip APU dan PPT tidak hanya terdapat dalam peraturan
Bank Indonesia saja, tetapi juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010
tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Pasal 19) yang
pada intinya menjelaskan bahwa setiap orang melakukan usaha dengan penyedia jasa
keuangan harus menyerahkan identitas diri secara lengkap, disamping itu penyedia jasa
keuangan juga harus memastikan orang yang melakukan hubungan usaha bertindak untuk
diri sendiri atau orang lain. Jika bertindak untuk orang lain, maka penyedia jasa keuangan
harus meminta informasi mengenai identitas pihak lain tersebut.
Perusahaan akan terus memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tertulis mengenai
program APU dan PPT sejalan dengan perkembangan modus pencucian uang atau
pendanaan terorisme.
- 105 -
Page 109
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengkinian terhadap seluruh data nasabah dilakukan Perusahaan secara terus-menerus
dengan menggunakan pendekatan berdasarkan risiko yang melekat pada nasabah yang
bersangkutan dan perkembangan pengkinian data nasabah dikirimkan oleh Perusahaan
kepada Bank Indonesia melalui Laporan Direktur Kepatuhan.
Pelatihan secara berkala kepada seluruh karyawan Perusahaan mengenai APU dan PPT dan
peraturan prudential banking dilakukan oleh Unit Kepatuhan guna mewujudkan budaya
kepatuhan pada seluruh lini bisnis Perusahaan. Pelatihan dilakukan melalui e-learning yang
dapat diakses oleh karyawan Perusahaan serta melalui metode tatap muka secara periodik.
c. Jaminan Pemerintah Terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Program penjaminan Pemerintah dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
LPS akan membayarkan klaim penjaminan yang layak dibayar setelah melalui prosedur
rekonsiliasi dan/atau verifikasi sesuai dengan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan
(PLPS) yang berlaku.
d. Kegiatan Wali Amanat
Perusahaan memperoleh izin untuk menyelenggarakan kegiatan Wali Amanat dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) (d/h. BAPEPAM-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Sebagai Wali
Amanat No. 01/BL/STTD-WA/2009 tanggal 27 Agustus 2009 dan telah diperbarui sesuai surat
OJK nomor S-682/PM.223/2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Jasa-jasa yang dilakukan oleh Perusahaan sebagai Wali Amanat adalah sebagai berikut:
1. Jasa wali amanat dan agen pemantau untuk penerbitan obligasi/sukuk dan MTN.
2. Jasa agen penjamin.
Sejak tahun 2010 Perusahaan telah mewaliamanati 3 obligasi dengan nilai emisi sebesar
Rp2,8 triliun dan 21 MTN dengan total emisi sebesar Rp4,11 triliun.
e. Kegiatan Jasa Kustodian
Perusahaan memberikan jasa kustodian dan memperoleh izin jasa kustodian berdasarkan
Surat Keputusan Bapepam-LK No. KEP-21/BL/2012 tanggal 30 Januari 2012 yang
diperbaharui dengan Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor
S-682/PM.223/2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Sejak September 2022, Perusahaan telah menyediakan jasa-jasa kustodian yang secara
garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu Layanan Kustodian Umum dan Layanan
Pengadministrasian Fund.
Layanan Kustodian Umum terdiri dari penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek,
pengurusan hak-hak nasabah yang melekat pada efek, dan jasa perwakilan pada RUPS dan
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).
Layanan Pengadministrasian Fund untuk reksadana, kontrak pengelolaan dana (KPD), unit
link dan produk-produk berbasis kontrak investasi kolektif lainnya yang terdiri-dari layanan
Fund Accounting dan jasa unit registrar untuk pengadministrasian unit penyertaan produk-
produk tersebut.
- 106 -
Page 110
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset nasabah yang diadministrasikan meliputi aset yang disimpan dan ditatausahakan di
sentral kustodian domestic (KSEI) dan Global Securities Depository (Clearstream).
Saat ini Bank Kustodian Perusahaan sudah memiliki nasabah baik individu maupun
institusional dari berbagai industri seperti Bank, Manajer Investasi, Perusahaan Sekuritas,
Asuransi, Dana Pensiun dan Korporasi lainnya.
Perusahaan mengasuransikan portofolio nasabah yang disimpan di Bank Sinarmas Kustodian
terhadap kemungkinan kerugian yang timbul dari penyimpanan dan pemindahan efek sesuai
dengan ketentuan Otoritasi Jasa Keuangan.
45. Pengungkapan Tambahan Transaksi Bukan Kas
Aktivitas investasi dan operasi yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:
30 September 2024 31 Desember 2023
Penghapusbukuan kredit 168.102 1.220.668
Penghapusbukuan aset tetap 48 129
46. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif sebagai berikut:
1 Januari 2024
- Amandemen PSAK No. 201, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang
dengan Kovenan
- Amandemen PSAK No. 116, “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-
balik
- Standar Akuntansi Keuangan Internasional
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
1 Januari 2025
- PSAK No. 104, “Kontrak Asuransi”
- PSAK No. 104 (Amandemen): “Kontrak Asuransi: Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK
No. 109 - Informasi Komparatif”
- Amandemen PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing: Kekurangan
Ketertukaran”
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, Perusahaan masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan
amandemen PSAK tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.
- 107 -
Page 111
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
47. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Pada tanggal 28 Oktober 2024 telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
PT Bank Sinarmas Tbk (“Rapat”) dengan agenda Susunan Pengurus Perseroan. Rapat telah
menyetujui pengangkatan Sdri. Amandalia Johanes sebagai Direktur Perseroan untuk masa
jabatan terhitung sejak ditutupnya rapat ini sampai dengan berakhirnya masa jabatan Direksi
Perseroan yang saat ini menjabat yaitu pada saat penutupan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.
Dengan demikian sejak ditutupnya Rapat, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut:
DIREKSI:
Direktur Utama : Frenky Tirtowijoyo
Direktur : Miko Andidjaja
Direktur : Ekajaya Ongny Putra
Direktur : Enny Kamal
Direktur : Sendy
Direktur : Amandalia Johanes
DEWAN KOMISARIS:
Komisaris Utama : Tjendrawati Widjaja
Komisaris Independen : Sammy Kristamuljana
Komisaris Independen : Rusmin
Susunan Pengurus tersebut sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT
Bank Sinarmas Tbk Nomor 37 Tanggal 28 Oktober 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Aulia
Taufani, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang penerimaan pemberitahuan perubahan
datanya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 29 Oktober Nomor АН-АН.01.09-
0268849.
********
- 108 -
Page 112
Lampiran I
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
ASET
Kas 487.737 388.102
Giro pada Bank Indonesia 4.572.422 6.022.812
Giro pada bank lain 1.042.121 2.656.867
Cadangan kerugian penurunan nilai (296) (932)
Jumlah - bersih 1.041.825 2.655.935
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia 4.466.231 6.263.389
Cadangan kerugian penurunan nilai (42) (12)
Jumlah - bersih 4.466.189 6.263.377
Efek-efek
Pihak berelasi 1.076.025 1.140.803
Pihak ketiga 16.565.884 16.991.268
Jumlah 17.641.909 18.132.071
Cadangan kerugian penurunan nilai (232) (269)
Jumlah - bersih 17.641.677 18.131.802
Efek yang dibeli dengan janji jual
kembali - pihak ketiga 73.452 -
Bunga diterima dimuka yang belum diamortisasi (174) -
Jumlah bersih 73.278 -
Kredit yang diberikan dan piutang/
pembiayaan syariah
Pihak berelasi 110.185 211.039
Pihak ketiga 13.365.689 16.660.407
Jumlah 13.475.874 16.871.446
Cadangan kerugian penurunan nilai (780.162) (1.686.246)
Jumlah - bersih 12.695.712 15.185.200
Tagihan akseptasi
Pihak ketiga 39.437 79.864
Cadangan kerugian penurunan nilai (16) (1.560)
Jumlah - bersih 39.421 78.304
Penyertaan modal 510.000 -
Pendapatan yang masih akan diterima 221.684 326.751
Biaya dibayar dimuka 610.474 921.948
Aset tetap - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar
Rp1.746.546 dan Rp1.631.508
masing-masing pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 1.499.015 1.606.075
Aset Ijarah - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar Rp nihil
dan Rp119.251 masing-masing pada tanggal
30 September 2024 dan 31 Desember 2023 - 384.218
Aset pajak tangguhan - bersih 214.618 214.568
Aset lain-lain - bersih 377.820 455.904
JUMLAH ASET 44.451.872 52.634.996
- I.1 -
Page 113
Lampiran I
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk
30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas segera 171.283 167.982
Simpanan
Pihak berelasi 5.170.956 5.918.217
Pihak ketiga 29.939.014 29.224.368
Jumlah 35.109.970 35.142.585
Simpanan dari bank lain
Pihak ketiga 92.039 327.445
Efek yang dijual dengan janji beli kembali
- pihak ketiga - 1.051.717
Utang pajak 27.636 52.572
Liabilitas akseptasi 39.479 79.880
Beban yang masih harus dibayar 30.195 43.816
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 30.202 35.426
Obligasi subordinasi - bersih 497.255 496.512
Liabilitas lain-lain 395.658 390.973
Jumlah Liabilitas 36.393.717 37.788.908
Dana Syirkah Temporer
Simpanan
Pihak berelasi - 899.014
Pihak ketiga - 6.104.537
Jumlah - 7.003.551
Simpanan dari bank lain
Pihak ketiga - 15.769
Jumlah Dana Syirkah Temporer - 7.019.320
Ekuitas
Modal saham - nilai nominal Rp 100
(dalam Rupiah penuh) per saham
Modal dasar - 60.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
19.716.162.403 saham masing-masing
pada tanggal 30 September 2024 dan
31 Desember 2023 1.971.616 1.971.616
Tambahan modal disetor - bersih 3.552.194 3.552.194
Komponen ekuitas lainnya 650.630 588.242
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 10.000 9.500
Tidak ditentukan penggunaannya 1.873.715 1.705.216
Jumlah Ekuitas 8.058.155 7.826.768
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS 44.451.872 52.634.996
- I.2 -
Page 114
Lampiran II
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan
2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 30 September 2023
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 2.271.652 2.056.208
Pendapatan syariah - 535.838
Beban bunga (622.068) (452.168)
Beban syariah - (182.217)
Pendapatan Bunga - Bersih 1.649.584 1.957.661
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi selain dari kredit 321.146 312.270
Keuntungan dari kenaikan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih 31.206 63.237
Keuntungan kurs mata uang asing - bersih 80.311 59.448
Keuntungan dari penjualan efek-efek yang diukur
melalui laba rugi - bersih 87.084 -
Penerimaan kembali kredit yang dihapusbuku 134.931 62.231
Lain-lain 20.786 15.584
Jumlah Pendapatan Operasional 2.325.048 2.470.431
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi 1.003.115 849.886
Tenaga kerja 834.719 763.464
Kerugian penurunan nilai aset keuangan 40.034 264.553
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna 213.085 193.304
Kerugian dari penurunan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih - 12.601
Kerugian dari penjualan efek-efek yang diukur
melalui laba rugi - bersih - 461
Biaya komisi 27.075 24.979
Lain-lain 6.015 106.662
Jumlah Beban Operasional 2.124.043 2.215.910
LABA SEBELUM PAJAK 201.005 254.521
BEBAN PAJAK
Kini 38.191 47.763
Tangguhan - 66.241
Previous Year Adjustment - (79.274)
38.191 34.730
LABA BERSIH 162.814 219.791
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi - bersih
Laba yang belum direalisasi atas kenaikan
nilai wajar dari efek-efek yang diukur melalui
penghasilan komprehensif lain 62.388 36.554
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi -
bersih setelah dampak pajak tangguhan
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 6.185 (6.012)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 68.573 30.542
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 231.387 250.333
LABA BERSIH PER SAHAM (dalam Rupiah penuh)
Dasar 8,26 11,15
- I.3 -
Page 115
Lampiran III
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan 2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komponen Ekuitas Lainnya
Laba (Rugi) yang
Belum Direalisasi
atas Kenaikan
(Penurunan) Nilai Surplus Saldo Laba
Tambahan Modal Wajar Efek Tersedia Revaluasi Ditentukan Tidak Ditentukan
Modal Saham Disetor - Bersih untuk Dijual Aset Tetap Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1.971.616 3.552.194 (275.115) 393.743 9.000 1.633.570 7.285.008
Pembentukan cadangan umum - - - - 500 (500) -
Laba tahun berjalan - - - - - 219.791 219.791
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas
kenaikan nilai wajar aset keuangan
tersedia untuk dijual - - 36.554 - - - 36.554
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - - - - - (6.012) (6.012)
Saldo pada tanggal 30 September 2023 1.971.616 3.552.194 (238.561) 393.743 9.500 1.846.849 7.535.341
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1.971.616 3.552.194 108.124 480.118 9.500 1.705.216 7.826.768
Pembentukan cadangan umum - - - - 500 (500) -
Laba tahun berjalan - - - - - 162.814 162.814
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas
kenaikan nilai wajar aset keuangan
tersedia untuk dijual - - 62.388 - - - 62.388
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - - - - - 6.185 6.185
Saldo pada tanggal 30 September 2024 1.971.616 3.552.194 170.512 480.118 10.000 1.873.715 8.058.155
- I.4 -
Page 116
Lampiran IV
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Arus Kas Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan
2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 30 September 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan bunga 2.257.468 2.111.102
Pendapatan syariah - 599.878
Pendapatan operasional lainnya 563.363 361.246
Beban bunga (634.946) (442.965)
Beban syariah - (180.260)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs
mata uang asing - bersih 157.073 69.008
Pembayaran pajak penghasilan badan (60.867) (98.354)
Beban umum dan administrasi (1.002.204) (860.550)
Beban tenaga kerja (834.719) (763.463)
Beban operasional lainnya (33.090) (481.879)
Arus kas operasional sebelum perubahan aset dan liabilitas operasi 412.078 313.763
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Efek-efek 597.410 83.494
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (73.278) (142.573)
Kredit yang diberikan 2.437.457 976.895
Pembiayaan syariah - (1.601.397)
Pembayaran tagihan akseptasi 40.427 18.086
Biaya dibayar dimuka 311.474 246.051
Aset ijarah 503.469 (70.266)
Aset lain-lain (15.862) (54.833)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera 6.182 46.866
Simpanan (7.036.166) 488.153
Simpanan dari bank lain (251.175) 12.668
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (1.051.717) -
Utang pajak (2.260) (1.943)
Liabilitas akseptasi (40.401) (18.163)
Liabilitas lain-lain 98.052 368.372
Kenaikan (penurunan) dana syirkah
temporer operasi:
Simpanan - (389.468)
Simpanan dari bank lain - (198.935)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (4.064.310) 76.770
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penyertaan modal pada Entitas Anak (510.000) -
Hasil penjualan aset tetap 640 719
Perolehan aset tetap (12.135) (111.643)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (521.495) (110.924)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (99.452) (86.976)
Hasil konversi waran seri III - (1.408.975)
Dana setoran modal - 1.408.975
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (99.452) (86.976)
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (4.685.257) (121.130)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 15.331.170 11.042.096
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (77.402) 13.070
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 10.568.511 10.934.036
- I.5 -
Page 117
Lampiran IV
PT BANK SINARMAS TBK
Informasi Tambahan
Laporan Arus Kas Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 (Tidak Diaudit) dan
2023 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2024 30 September 2023
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas 487.737 425.497
Giro pada Bank Indonesia 4.572.422 3.350.102
Giro pada bank lain 1.042.121 1.770.861
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia - jangka waktu jatuh
tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan 4.466.231 5.387.576
Jumlah Kas dan Setara Kas 10.568.511 10.934.036
- I.6 -
Names mentioned 153 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×47
unresolved
org
PT Bank Shinta Indonesia
p.9 ×2
unresolved
person
Buniarti Tjandra
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Triphosa Lily Ekadewi
p.9
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×3
unresolved
person
Endang Saritomo Utari
p.9
unresolved
person
Sutjipto
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.9 ×5
unresolved
person
H. Thamrin
p.9
unresolved
org
PT Sinarmas Cakrawala. Sesuai
p.10
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Bank Devisa. Perusahaan
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.10 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.10
unresolved
org
Bapepam
p.10 ×4
unresolved
person
Aryanti Artisari
p.11
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah
p.12 ×11
unresolved
org
Syariah
p.12
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah. Pemisahan Unit Usaha Syariah
p.12
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.12 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.12
unresolved
org
Sinarmas Multiartha Tbk
p.13 ×4
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.13 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.
p.13
unresolved
person
Tjun Hau
· Komisaris Utama
p.13
unresolved
person
Nana Supriana
· Komisaris Independen
p.13
unresolved
person
Horas Parsaulian Pardede
· Komisaris Independen
p.13
unresolved
person
Soejanto Soetjijo
· Direktur
p.13
unresolved
person
Uzan Tedjamulia
· Direktur
p.13
unresolved
person
Hanafi Himawan
· Direktur
p.13
unresolved
person
Suyono Wijaya
· Direktur
p.13
unresolved
person
Ahmadi Sukarno
· Ketua
p.13
unresolved
person
Mochammad Bukhori Muslim
· Anggota
p.13
unresolved
person
Tjendrawati Widjaja
· Komisaris Utama
p.13 ×3
unresolved
person
Rusmin
· Komisaris Independen
p.13 ×4
unresolved
person
Frenky Tirtowijoyo
· Direktur Utama
p.13
unresolved
person
Miko Andidjaja
· Direktur
p.13
unresolved
person
Ekajaya Ongny Putra
· Direktur
p.13
unresolved
person
Enny Kamal
· Direktur
p.13 ×2
unresolved
person
Ahmadi Bin Sukarno
· Ketua
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia Penempatan
p.23
unresolved
org
Bank Lain Simpanan
p.30 ×3
unresolved
org
Bank Syariah.
p.32
unresolved
org
Maybank Indonesia Tbk
p.39 ×2
unresolved
org
Bank Trust Company Americas
p.39
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.39
unresolved
org
PT Bank ICBC Indonesia
p.39
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit
p.40 ×2
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.41 ×4
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia
p.41
unresolved
org
PT Bank Mega Syariah
p.41
unresolved
org
Adira Dinamika Multifinance Tbk
p.44 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.44 ×2
unresolved
org
Banten Tbk
p.44 ×2
unresolved
org
Chandra Asri Petrochemical Tbk
p.44 ×2
unresolved
org
PT Indonesia Asahan Aluminium
p.44
unresolved
org
Japfa Comfeed Tbk
p.44 ×2
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.45
unresolved
org
Paper Tbk
p.45
unresolved
org
Fitch Solar United Network Pte.Ltd
p.45
unresolved
org
KRI Goldman Sachs Group Inc
p.45
unresolved
org
Fitch Medco Oak Tree Pte Ltd
p.45
unresolved
org
PT Asuransi Simas Insurtech
p.56
unresolved
org
KJPP Firmansyah & Rekan
p.58
unresolved
person
Firmansyah
p.58
unresolved
org
Smart Tbk
p.61 ×6
unresolved
org
PT Bank Resona Perdania
p.61
unresolved
org
PT Berau Coal
p.61
unresolved
org
PT Artha Cipta Langgeng
p.61
unresolved
org
PT Sinarmas Sekuritas
p.61
unresolved
org
PT Bank KEB Hana
p.61
unresolved
org
Bank Artha Graha International Tbk
p.61 ×2
unresolved
org
PT Bank Multi Artha Sentosa
p.61
unresolved
org
Bank BPD Jatim
p.66 ×6
unresolved
org
PT BPD Jawa Barat
p.68
unresolved
org
PT Shinta
p.71 ×2
unresolved
org
PT Shinta Utama
p.71 ×4
unresolved
org
PT Asuransi Insurtech
p.78
unresolved
org
Bank Indonesia. Rasio PDN Perusahaan
p.81
unresolved
org
Bank Umum Syariah Pemasaran
p.84 ×2
unresolved
org
Bank Specific Crisis
p.101
unresolved
person
Amandalia Johanes
· Direktur
p.111
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.111
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.