Back to announcement
20260604_AISA_Informasi Transaksi Afiliasi_32097223_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review AISASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 57
Page 1
PT FKS Food Sejahtera Tbk Pendapat Kewajaran atas Rencana akuisisi Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd No. Laporan : 00161/2.0012-00/BS/04/0263/1/V/2026 Tanggal : 29 Mei 2026
Page 2
Kepada : Direksi Ref : RHR00BC2E0226032.0
PT FKS Food Sejahtera Tbk No. Laporan : 00161/2.0012-00/BS/04/0263/1/V/2026
Menara Astra, Lantai 29 Tanggal : 29 Mei 2026
Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6
Jakarta
Pendapat Kewajaran atas
Rencana akuisisi Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd
Dengan hormat,
Menyambung instruksi dari PT FKS Food Sejahtera Tbk (”AISA” atau ”Perseroan”) sesuai dengan
kontrak No. RHR00BC2E0226032.0 tanggal 9 Februari 2026 dan amendemen No.
RHR00BC2E0226032.1 per tanggal 22 Mei 2026, untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana akuisisi Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd (”Enerfo Shanghai”) oleh PT Balaraja Bisco
Paloma (”BBP”) yang merupakan entitas anak dari AISA (”Rencana Transaksi”), dengan ini
menyatakan bahwa kami telah melakukan analisis sesuai prosedur yang berlaku, dan
menyampaikan laporan ini untuk keperluan Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.
1. Status Penilai
Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh penilai independen yang merupakan Penilai Publik
dan salah satu rekan pada KJPP Rengganis, Hamid & Rekan (KJPP-RHR). Penilai Publik dan
KJPP-RHR telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian
Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan – OJK.
KJPP-RHR telah menjalin kerjasama aliansi strategis dengan CBRE, yang merupakan
perusahaan konsultan properti global terintegrasi yang terdaftar di Bursa Efek New York.
Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak mempunyai
potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian, pemberi tugas dan pengguna laporan.
Seluruh penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
penugasan di bawah koordinasi Penilai berizin atau penanggung jawab penilaian yang
mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian.
Page 3
2. Pemberi Tugas
Pemberi Tugas adalah AISA, dengan uraian sebagai berikut.
Bidang Usaha : Perdagangan dan industri pengolahan makanan
Alamat : Menara Astra, Lantai 29 Jalan Jend. Sudirman Kav. 5-6 Jakarta 10220
Telepon : +62 21 50889898
Faksimili : n/a
e-mail : corporate.secretary@fksfs.co.id
Website : https://fksfs.co.id/
3. Pengguna Laporan
Pengguna laporan adalah AISA dan pemegang sahamnya.
4. Objek Analisis Kewajaran
Objek analisis kewajaran adalah rencana akuisisi Enerfo Shanghai oleh PT Balaraja Bisco
Paloma (”BBP”) yang merupakan entitas anak dari AISA (”Rencana Transaksi”).
5. Jenis Mata Uang yang Digunakan
Objek analisis kewajaran dianalisis dengan menggunakan mata uang Rupiah (”IDR” atau ”Rp”)
Nilai tukar pada tanggal analisis adalah RMB1 = Rp2.400,67,- dan USD1 = Rp16.782,-(kurs
tengah Bank Indonesia).
6. Maksud dan Tujuan Analisis Kewajaran
Maksud dan tujuan analisis kewajaran ini adalah memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi sehubungan dengan keterbukaan informasi kepada publik.
Analisis pendapat kewajaran ini berkaitan dengan Rencana Transaksi yang tergolong transaksi
afiliasi sesuai dengan Peraturan OJK Republik Indonesia Nomor 42/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
7. Tanggal Analisis Kewajaran
Tanggal analisis kewajaran adalah 31 Desember 2025.
8. Tingkat Kedalaman Investigasi
Pemberian analisis pendapat kewajaran dilakukan dengan investigasi yang meliputi
pengumpulan data dan informasi dari pihak manajemen perseroan yang bertujuan untuk
memperoleh dokumen kelengkapan analisis yang dibutuhkan dan selanjutnya diverifikasi
melalui wawancara langsung.
Penilai tidak melakukan kegiatan atau analisis sebagai berikut.
a) Uji tuntas atas laporan keuangan tidak dilakukan dan penelahaan atas informasi pada
laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan analisis kewajaran;
ii
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 4
b) Uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas Objek Analisis Kewajaran tidak
dilakukan;
c) Analisis dampak pajak untuk para pihak terkait Rencana Transaksi;
d) Transaksi lain selain yang disebutkan dalam Objek Analisis.
9. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
Sifat dan sumber informasi yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui
untuk digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional
maupun internasional. Sumber informasi tersebut antara lain.
a) Bank Indonesia;
b) Bursa Efek Indonesia;
c) Badan Pusat Statistik;
d) Data riset dari lembaga independen namun tidak terbatas pada Bloomberg, IMF, dan Bank
Dunia; dan
e) Informasi dari media elektronik dan media cetak yang dianggap mewakili.
10. Asumsi Umum dan Asumsi Khusus
Pendapat kewajaran ini bergantung pada asumsi berikut:
a) KJPP RHR berasumsi bahwa Rencana Transaksi akan dijalankan seperti yang telah
diungkapkan oleh manajemen perseroan dan sesuai dengan kesepakatan serta keandalan
informasi mengenai Rencana Transaksi tersebut;
b) KJPP RHR juga mengasumsikan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan atas asumsi-
asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini antara penerbitan
Pendapat Kewajaran dengan tanggal efektif Rencana Transaksi;
c) KJPP RHR mengasumsikan bahwa seluruh data dan informasi yang diperoleh dari
manajemen perseroan sehubungan dengan Rencana Transaksi adalah akurat dan benar
serta tidak ada informasi yang disembunyikan atau sengaja disembunyikan;
d) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian
dari analisis ini dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis
dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang kompleks dan mungkin
tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap;
e) Pendapat ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan kondisi
pasar yang ada saat ini. Perubahan atas kondisi-kondisi tertentu yang berada di luar kendali
Perseroan akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat
berpengaruh terhadap Pendapat Kewajaran ini;
f) KJPP-RHR tidak berkewajiban untuk memutakhirkan pendapat kewajaran apabila terdapat
kejadian-kejadian penting yang terjadi setelah tanggal analisis ( subsequent events), namun
hanya akan mengungkapkannya di dalam laporan;
g) Laporan ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi kepada pemegang saham
Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut.
iii
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 5
11. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
Laporan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
mempengaruhi operasional perusahaan.
12. Konfirmasi bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI dan Peraturan Terkait
Analisis pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), Standar
Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018, Peraturan OJK Republik Indonesia Nomor
35/POJK.04/2020, Surat Edaran OJK Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 dan
Peraturan OJK Republik Indonesia Nomor 42/POJK.04/2020.
13. Analisis Kewajaran
Analisis kewajaran Rencana Transaksi dilakukan terhadap beberapa aspek berikut.
a. Analisis Rencana Transaksi;
b. Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan Rencana Transaksi;
c. Analisis atas kewajaran Rencana Transaksi;
d. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
14. Kejadian Penting setelah Tanggal Analisis
Berdasarkan salinan akta Penegasan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa BBP No.2 tanggal 9 Februari 2026 terdapat pemberhentian Direktur BBP yaitu
Bapak Alfonsus Filbert Dananharja Suryadi dan Bapak Kang Hongkie Widjaja serta
pengangkatan Ibu Renofa Suardiani sebagai Direktur BBP.
iv
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 6
15. Kesimpulan
Berdasarkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang dilakukan meliputi analisis
terhadap transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran nilai Rencana
Transaksi, dan analisis atas faktor-faktor yang relevan, maka kami berpendapat bahwa secara
keseluruhan Rencana Transaksi adalah wajar.
Jakarta, 29 Mei 2026
Hormat kami,
KJPP Rengganis, Hamid & Rekan
Vivien Heriyanthi, MAPPI (Cert.)
Rekan – Penilai Properti dan Bisnis
Ijin Penilai Publik No. PB-1.09.00263
STTD BAPEPAM/OJK No. STTD.PPB-29/PJ-1/PM.02/2023
MAPPI No. 00-S-01256
Sehubungan dengan meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang telah
menyebabkan gangguan pada pasar energi global serta meningkatkan volatilitas pasar
keuangan, dan pemberlakuan tarif perdagangan yang signifikan oleh Pemerintah Amerika
Serikat terhadap sejumlah negara yang menimbulkan gejolak pada perekonomian global,
maka kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat kehati-hatian yang
lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan
dengan kondisi yang secara normal berlaku. Dikarenakan belum diketahuinya besaran dampak
dari pengenaan tarif perdagangan tersebut yang terjadi di pasar dan ketiadaan atau kurangnya
data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi kuantitatif, sebagai langkah
pencegahan/mitigasi resiko kami sangat menyarankan untuk dilakukannya pemutakhiran
secara berkala terhadap hasil penilaian ini untuk memastikan adanya penilaian yang akurat.
Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan
memahami seluruh asumsi, batasan, kondisi, komentar dan detail keseluruhan bagian laporan
yang mendasari opini nilai dimaksud.
v
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 7
DAFTAR ISI
BAB KETERANGAN HALAMAN
SURAT PENGANTAR i
DAFTAR ISI vi
PERNYATAAN PENILAI vii
KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS ix
GLOSARIUM x
1.0 RINGKASAN EKSEKUTIF 1–1
2.0 PENDAHULUAN 2–1
3.0 DESKRIPSI RENCANA TRANSAKSI 3–1
4.0 PROFIL PERUSAHAAN 4–1
5.0 GAMBARAN PASAR 5–1
6.0 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI 6–1
7.0 KESIMPULAN 7–1
vi
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 8
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa .
1. Pernyataan dalam laporan pendapat kewajaran ini, yang mana berdasarkan pada analisis,
opini, dan kesimpulan yang digambarkan di dalamnya, adalah benar dan akurat;
2. Laporan pendapat kewajaran ini menjelaskan secara keseluruhan semua batasan-batasan,
yang mana dapat mempengaruhi analisis, opini, dan kesimpulan yang telah dijelaskan
sebelumnya;
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
subyek Perusahaan dalam laporan ini, maupun kepentingan pribadi atau keberpihakan
sehubungan dengan hal-hal dalam laporan ini atau pihak-pihak terkait;
4. Biaya profesional tidak berhubungan dengan opini kewajaran yang terdapat dalam laporan
ini;
5. Penilai telah menyelesaikan persyaratan pendidikan professional yang ditetapkan /
dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
6. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau jenis
industri yang dinilai;
7. Hasil penugasan ini tidak tergantung pada pengembangan atau indikasi nilai awal atau
arahan analisa untuk menghasilkan nilai yang subyektif, besaran nilai, penentuan pencapaian
nilai, atau peristiwa yang terjadi di kemudian hari yang berkaitan langsung yang ditujukan
untuk penggunaan laporan in;
8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut.
• Identifikasi masalah (identifikasi batasan, maksud dan tujuan dan objek);
• Pengumpulan data dan wawancara;
• Analisis Transaksi;
• Analisis kewajaran Transaksi;
• Penulisan laporan;
9. Penilai telah melakukan analisis terhadap Transaksi dan pihak-pihak yang terkait;
10. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian pendapat kewajaran ( fairness opinion)
telah dilakukan dengan benar;
11. Penilai usaha bertanggungjawab atas laporan pendapat kewajaran ( fairness opinion);
12. Tidak ada penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam laporan penilaian ini;
13. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan pendapat kewajaran
telah dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia (KEPI dan SPI) Edisi VII – 2018, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia Nomor 42 /POJK.04/2020.
vii
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 9
Nama Kualifikasi Tanda Tangan
Penanggung Jawab:
Vivien Heriyanthi, MAPPI (Cert.)
Ijin Penilai Publik No. PB-1.09.00263
MAPPI No. 00-S-01256
STTD No. STTD.PPB-29/PJ-1/PM.02/2023 Penilai Properti & Bisnis ……………………..
Pemeriksa:
Felix Sulistio Thio
Register No. RMK-2017.00942
MAPPI No. 12-S-03860 Penilai Properti dan Bisnis ……………………..
Penilai:
Edwardus Benny
Register No. RMK-2022.04204
MAPPI No. 22-T-11232 Penilai Bisnis ……………………..
viii
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 10
KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS
Analisis dan Laporan Pendapat Kewajaran bergantung kepada syarat-syarat pembatas sebagai
berikut:
1. Kami mengasumsikan bahwa Perusahaan merupakan suatu usaha yang sedang berjalan dan
akan melanjutkan kegiatan operasionalnya di masa yang akan datang;
2. Pendapat kewajaran ini dibuat atas dasar semua data dan kenyataan yang ada serta
dilaksanakan sesuai tata cara pemberian pendapat kewajaran yang berlaku;
3. Kami mengasumsikan bahwa semua data pendukung, informasi dalam laporan keuangan dan
informasi lainnya yang diberikan oleh Perusahaan telah mengungkapkan sepenuhnya dan
sejujurnya informasi yang perlu dan relevan; dan kami mengasumsikan bahwa informasi
tersebut benar dan akurat. Dalam analisa ini kami tidak melakukan verifikasi atas laporan
keuangan baik yang telah diaudit maupun belum audit;
4. KJPP Rengganis, Hamid & Rekan merupakan penilai independen dan kami tidak mempunyai
kepentingan apapun atas objek penilaian yang kami nilai, baik sekarang maupun dikemudian
hari, dan tugas kami untuk melaksanakan penilaian ini tidak tergantung dari nilai yang
dilaporkan;
5. KJPP Rengganis, Hamid & Rekan karena penilaian ini tidak berkewajiban untuk memberikan
kesaksian atau hadir didepan pengadilan atau pejabat pemerintah mengenai penilaian ini,
terkecuali jika telah diadakan persetujuan sebelumnya;
6. Laporan ini hanya ditujukan kepada yang bersangkutan dan digunakan sesuai dengan tujuan
yang telah ditetapkan sebelumnya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap pihak ketiga dan
tidak ada bagian/referensi maupun laporan keseluruhan dapat dipublikasikan dalam bentuk
apapun kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis dari kami;
7. Terkait dengan pandemik COVID-19 yang diikuti dengan ketidakpastian situasi ekonomi
global (juga di Indonesia), kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan
tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang
lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi yang secara normal berlaku. Disebabkan belum
diketahuinya besaran dampak dari pandemik COVID-19 yang terjadi di pasar dan ketiadaan
atau kurangnya data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi kuantitatif,
kami menyarankan untuk dilakukannya review/kaji ulang secara berkala terhadap hasil
penilaian ini sebagai tindakan berjaga-jaga;
8. Perbedaan kondisi yang mungkin terjadi antara tanggal penilaian dengan waktu penggunaan
hasil penilaian, dapat menurunkan relevansi opini nilai terhadap kebutuhan pengguna hasil
penilaian, dikarenakan adanya perbedaan akses data dan informasi serta asumsi dan analisis
penilaian. Apabila pengguna hasil penilaian menemukan kondisi tersebut, disarankan untuk
menugaskan Penilai melakukan reviu terhadap penugasan yang telah dilaksanakan dan
apabila dimungkinkan dan dibutuhkan, Penilai dapat melakukan penilaian ulang dengan
mengulang kembali prosedur penilaian yang sebelumnya dilakukan, secara lebih lengkap.
Proses dan prosedur tersebut harus dituangkan dalam penugasan yang berdiri sendiri dan
berbeda dengan penugasan penilaian sebelumnya.
ix
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 11
GLOSARIUM
AISA PT FKS Food Sejahtera Tbk
BBP PT Balaraja Bisco Paloma
Enerfo Shanghai Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd
Enerfo Singapore Enerfo Pte Ltd
Rencana Transaksi Rencana akuisisi Enerfo Shanghai oleh BBP yang merupakan
entitas anak dari AISA.
OJK Otoritas Jasa Keuangan
EBITDA Earning Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization
EBT Earning Before Tax
SPI Standar Penilaian Indonesia
KEPI Kode Etik Penilai Indonesia
x
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 12
1.0 RINGKASAN EKSEKUTIF
1.1 Pihak-pihak dalam Rencana Transaksi
Pihak – pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah:
1) PT Balaraja Bisco Paloma sebagai Pembeli;
2) Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd sebagai Objek Transaksi;
3) Enerfo Pte Ltd sebagai Penjual.
1.2 Objek Penilaian Analisis Kewajaran
Objek analisis kewajaran adalah Rencana akuisisi Enerfo Shanghai oleh BBP yang
merupakan entitas anak dari AISA.
1.3 Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang dilakukan meliputi analisis
terhadap transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran nilai Rencana
Transaksi, dan analisis atas faktor-faktor yang relevan, maka kami berpendapat bahwa
secara keseluruhan Rencana Transaksi adalah wajar.
Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan
memahami seluruh asumsi, batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian
laporan yang mendasari opini analisis dimaksud.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 1-1
Page 13
2.0 PENDAHULUAN
2.1 Deskripsi Penugasan
Berdasarkan kontrak No. RHR00BC2E0226032.0 tanggal 9 Februari 2026 dan
amendemen No. RHR00BC2E0226032.1 per tanggal 22 Mei 2026, untuk memberikan
Pendapat Kewajaran atas Rencana akuisisi Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd (”Enerfo
Shanghai”) oleh PT Balaraja Bisco Paloma (”BBP”) yang merupakan entitas anak dari AISA,
dengan ini menyatakan bahwa kami telah melakukan analisis sesuai prosedur yang
berlaku, dan menyampaikan laporan ini untuk keperluan Pemberi Tugas dan Pengguna
Laporan.
2.2 Latar Belakang
AISA saat ini mendistribusikan produknya di pasar Tiongkok melalui Enerfo Shanghai yang
bertindak sebagai sole distributor. Namun, Enerfo Shanghai saat ini berada di bawah
pengendalian Enerfo Singapore, sehingga AISA tidak memiliki kendali langsung atas
aspek-aspek strategis seperti branding, pricing dan strategi pemasaran. Enerfo Singapore
dan AISA sendiri memiliki pemegang saham pengendali yang sama yaitu FKS Food and
Agri Pte. Ltd.
Dalam rangka pengembangan bisnis ke pasar Tiongkok, AISA melalui BBP bermaksud
untuk mengakuisisi Enerfo Shanghai yang merupakan langkah strategis untuk membuka
dan memperkuat jalur ekspor ke pasar Tiongkok.
2.3 Tujuan Penugasan
Maksud dan tujuan analisis kewajaran ini adalah memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi sehubungan dengan keterbukaan informasi kepada publik.
Analisis pendapat kewajaran ini berkaitan dengan Rencana Transaksi yang tergolong
transaksi afiliasi sesuai dengan Peraturan OJK Republik Indonesia Nomor
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
2.4 Tanggal Analisis Kewajaran
Tanggal analisis kewajaran adalah 31 Desember 2025.
2.5 Analisis Kewajaran
Analisis kewajaran Rencana Transaksi dilakukan terhadap beberapa aspek berikut.
a. Analisis Rencana Transaksi;
b. Analisis kualitatif dan kuantitatif yang terkait dengan Rencana Transaksi;
c. Analisis atas kewajaran Rencana Transaksi;
d. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
2-1
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 14
2.6 Asumsi dan Kondisi Pembatas
• KJPP-RHR berasumsi bahwa Rencana Transaksi akan dijalankan seperti yang telah
diungkapkan oleh manajemen Perseroan dan sesuai dengan kesepakatan serta
keandalan informasi mengenai Rencana Transaksi tersebut yang diungkapkan oleh
manajemen Perseroan;
• KJPP-RHR juga mengasumsikan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan atas
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini antara
penerbitan Pendapat Kewajaran dengan tanggal efektif Rencana Transaksi;
• KJPP-RHR mengasumsikan bahwa seluruh data dan informasi yang diperoleh dari
manajemen Perseroan sehubungan dengan Rencana Transaksi adalah akurat dan
benar serta tidak ada informasi yang disembunyikan atau sengaja disembunyikan;
• Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian
dari analisis ini dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari pendapat tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang
kompleks dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap;
• Pendapat ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan
kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas kondisi-kondisi tertentu yang berada
di luar kendali Perseroan akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi
dan dapat berpengaruh terhadap Pendapat Kewajaran ini;
• KJPP-RHR tidak berkewajiban untuk memutakhirkan Pendapat Kewajaran apabila
terdapat kejadian-kejadian penting yang terjadi setelah tanggal penilaian ( subsequent
events), namun hanya akan mengungkapkannya di dalam laporan;
• Laporan ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi kepada pemegang saham
Perseroan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Transaksi tersebut;
• KJPP-RHR menggunakan proyeksi laporan keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang telah dibuat manajemen;
• KJPP-RHR bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian, kewajaran proyeksi
keuangan, dan kesimpulan nilai akhir;
• Hasil Laporan Penilaian Usaha ini mempunyai sifat non-disclaimer opinion.
• Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya ( fiduciary
duty).
2-2
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 15
2.7 Dasar Informasi
• Data umum AISA;
• Laporan keuangan AISA sebagai berikut.
Tanggal
Periode per No Laporan Auditor Opini
Laporan
29 Maret 00186/2.1030/AU.1/04 KAP Amir Abadi Jusuf,
2020
2021 /1169-1/1/III/2021 Aryanto, Mawar & Rekan
27 April 01052/2.1032/AU.1/04 KAP Purwantono, Sungkoro
2021
2022 /0695-1/1/IV/2022 & Surja
31 Maret 00501/2.1032/AU.1/04 KAP Purwantono, Sungkoro
2022 Wajar
2023 /0695-2/1/III/2023 & Surja
tanpa
27 Maret 00377/2.1032/AU.1/04 KAP Purwantono, Sungkoro
2023 modifikasi
2024 /0698-1/1/III/2024 & Surja
13 Maret 00183/2.1032/AU.1/04 KAP Purwantono, Sungkoro
2024
2025 /0685-1/1/III/2025 & Surja
13 Februari 00036/2.1505/AU.1/04 KAP Purwanto Susanti dan
2025
2026 /0685-2/1/II/2026 Surja
• Rincian data legalitas AISA sebagai berikut:
Deskripsi No. Dokumen Tanggal Penerbitan
Akta Pendirian FKS Food Sejahtera Tbk 143 26 Januari 1990
NIB AISA 9120210132626 2 November2019
Akta Perubahan Anggaran Dasar 48 26 Juni 2024
Akta Pergantian Susunan Pengurus 20 23 Mei 2025
• Rincian data legalitas BBP sebagai berikut:
Deskripsi No. Dokumen Tanggal Penerbitan
Aka Pendirian BBP 143 14 Mei 2011
Akta perubahan dan penegasan anggaran
20 6 September 2022
dasar
Akta perubahan pengurus BBP 166 23 September 2022
• Laporan keuangan Enerfo Shanghai sebagai berikut.
Periode per Tanggal Laporan Auditor Opini
Shanghai Yunhao Certified Public
2021 9 Maret 2022
Accountants Co., Ltd
Shanghai Yunhao Certified Public
2022 5 Juni 2023
Accountants Co., Ltd
Shanghai Yunhao Certified Public Wajar tanpa
2023 27 Maret 2024
Accountants Co., Ltd modifikasi
Shanghai Yunhao Certified Public
2024 11 Maret 2025
Accountants Co., Ltd
Shanghai HeLets Certified Public
2025 23 Maret 2026
Accountants GP
• Rincian data legalitas Enerfo Shanghai sebagai berikut:
Deskripsi No. Dokumen Tanggal Penerbitan
Akta Enerfo Shanghai 91310000MA1FPCL80E 2 November 2018
Foreign Trade Operator Registration and Filing 04059235 2 November 2018
Akta Perubahan Enerfo Shanghai 15 April 2021
Business License 12000002202105110009 11 Mei 2021
Food Business License JY13101120229449 20 Mei 2021
2-3
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 16
• Hasil wawancara dengan manajemen AISA yang diwakili oleh Renofa Suardiani sebagai
Corporate Reporting Head, Ibu Elyce Ong sebagai Financial Planning & Project Analysis
Head dan Pak Ivan Gunawan sebagai Corporate Secretary.
• Berbagai data pasar dan industri yang dikumpulkan dan diolah oleh KJPP RHR.
• Data ekonomi makro yang diambil dari berbagai laporan yang dikeluarkan oleh Bank
Indonesia dan Biro Pusat Statistik.
2.8 Peraturan Perundang-undangan Terkait
Pendapat Kewajaran ini merujuk kepada peraturan berikut.
• Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal;
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.5 tahun 2025 tentang Profesi Penunjang di Sektor
Jasa Keuangan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal;
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
Dan Transaksi Benturan Kepentingan;
2-4
VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 17
3.0 DESKRIPSI RENCANA TRANSAKSI
3.1 Pihak-pihak dalam Rencana Transaksi
Pihak – pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi adalah:
1) PT Balaraja Bisco Paloma sebagai Pembeli;
2) Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd sebagai Objek Transaksi;
3) Enerfo Pte Ltd sebagai Penjual.
3.2 Gambaran Rencana Transaksi
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
FKS Food and FKS Food and
Agri Pte. Ltd Agri Pte. Ltd
PT FKS Food and FKS Strategic PT FKS Food and FKS Strategic
Ingredients Investment Pte. Ltd Ingredients Investment Pte. Ltd
100% 100%
PT Pangan Sejahtera PT Pangan Sejahtera
Enerfo Pte. Ltd Enerfo Pte. Ltd
Investama Investama
58,40% 58,40%
PT FKS Food Sejahtera Enerfo (Shanghai) PT FKS Food Sejahtera
Tbk Trading Co., Ltd Tbk
99,98% 99,98%
PT Balaraja Bisco PT Balaraja Bisco
Paloma Paloma
100%
Enerfo (Shanghai)
Trading Co., Ltd
Dalam Rencana Transaksi, AISA melalui BBP akan mengakuisisi 100% saham Enerfo
Shanghai yang dimiliki oleh Enerfo Singapore. BBP akan menjadi pemegang saham
tunggal dan memiliki pengendalian langsung atas Enerfo Shanghai. Akuisisi ini merupakan
bagian dari langkah strategis untuk mengkonsolidasikan pengendalian atas jalur distribusi,
termasuk dalam rangka mendukung pengembangan pasar ekspor (khususnya pasar
Tiongkok).
3.3 Deskripsi Perjanjian
Berikut adalah ringkasan Draft Shares Sales & Purchase Agreement dari Rencana Transaksi.
Pembeli PT Balaraja Bisco Paloma
Penjual Enerfo Pte. Ltd
Objek Rencana Transaksi 100% ekuitas Enerfo (Shanghai) Trading Co. Ltd
Harga Pembelian adalah RMB41.000 (empat puluh satu ribu RenMinBi) atau
Nilai Transaksi
Rp98.000.000,00 (sembilan puluh delapan juta Rupiah)
Pembeli wajib membayar Harga Pembelian sebesar USD5.509,02 berdasarkan
Pembayaran konversi dari IDR 98.000.000,00 dengan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal
29 Mei 2026 kepada Penjual pada tanggal 5 Juni 2026
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 1
Page 18
Masing-masing Pihak akan menanggung sendiri biaya hukum, biaya profesional,
dan biaya transaksi yang timbul sehubungan dengan negosiasi, penandatanganan,
dan penyelesaian Transaksi ini.
Untuk menghindari keraguan, setiap pajak, bea, pungutan, atau pengenaan oleh
pemerintah lainnya yang dikenakan atau timbul sehubungan dengan Transaksi ini
Pajak dan Biaya
sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan wajib dibayar oleh Penjual, kecuali
apabila pajak atau bea tersebut dikenakan berdasarkan hukum yurisdiksi Pembeli,
dalam hal tersebut pajak atau bea dimaksud sepenuhnya menjadi tanggung jawab
dan wajib dibayar oleh Pembeli. Penjual wajib memberikan kepada Pembeli bukti
tertulis atas pembayaran tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan berdasarkan
hukum yang berlaku.
Persetujuan Investasi. Transaksi ini hanya akan berlaku efektif setelah diperolehnya
Condition Subsequent persetujuan dari otoritas yang berwenang. Setelah persetujuan tersebut diperoleh,
Perusahaan akan dialihkan oleh Penjual kepada Pembeli.
3.4 Hubungan antara Para Pihak dalam Rencana Transaksi
Tidak terdapat hubungan dalam susunan Direksi dan Dewan Komisaris, namun BBP dan
Enerfo Singapore memiliki kesamaan pemegang saham pengendali yaitu FKS Food and
Agri Pte. Ltd.
No Nama AISA BBP Enerfo Singapore
1 Lim Aun Seng KU KU
2 Herwan Ng KI
3 Ito Sumardi Djuni Sanyoto K K
4 Gerry Mustika DU
5 Sukawati Wijaya D DU
6 Farry Ongko Widjaja D
7 Adi Rachmadi D
Alfonsus Filbert Dananharja
8 D
Suryadi
9 Chandy Kusuma D
10 Ferdinand Sutanto D
11 Liu Siew Wun Sylvia D
12 Horst Siegfried Guenther D
13 Gay Shyr Yan D
Keterangan:
KU : Komisaris Utama
KI : Komisaris Independen
K : Komisaris
DU : Direktur Utama
D : Direktur
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 2
Page 19
4.0 PROFIL PERUSAHAAN
4.1 PT FKS Food Sejahtera Tbk (“AISA”)
4.1.1 Informasi Ringkas
AISA didirikan pada tanggal 26 Januari 1990 berdasarkan Akta Pendirian No. 143 yang
dibuat di hadapan Winanto Wiryomartani, S.H., notaris di Jakarta, dengan nama PT Asia
Intiselera. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C2-1827.HT.01.01.th.91 tertanggal 31 Mei 1991 serta diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 65, Tambahan No. 2504 tertanggal 13
Agustus 1991.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
sehubungan dengan persetujuan pemegang saham atas perubahan Pasal 3 Anggaran
Dasar sebagaimana disebutkan dalam Akta No. 48 tanggal 26 Juni 2024 yang dibuat
dihadapan Emmyra Fauzia Kariana, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0039800.AH.01.02. Tahun 2024 tanggal 3 Juli 2024 dan telah
dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia melalui suratnya No. AHU0133190.AH.01.11 Tahun 2024 tanggal 3 Juli 2024.
4.1.2 Kegiatan Usaha
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
meliputi usaha dalam bidang perdagangan besar dan eceran, pengangkutan dan
pergudangan, industri pengolahan, pertanian, pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan
udara dingin, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis dan aktivitas keuangan dan asuransi.
Saat ini Perusahaan dan entitas anak menjalankan bidang usaha perdagangan besar dan
eceran, pengangkutan dan pergudangan, industri makaroni, mie, bihun, produk roti dan
kue, makanan ringan, penggilingan padi dan penyosohan beras, makanan dari kedelai,
dan kembang gula, pertanian, dan aktivitas perusahaan holding.
Perusahaan memulai kegiatan operasinya pada tahun 1990.
4.1.3 Entitas Anak dan Asosiasi / Penyertaan
Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 7 entitas anak dengan rincian sebagai
berikut.
No Nama Entitas Anak Jenis Usaha Kepemilikan
Entitas Langsung
1. PT Tiga Pilar Sejahtera Industri dan perdagangan makanan ringan 99,99%
dan mie
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-1
Page 20
No Nama Entitas Anak Jenis Usaha Kepemilikan
Entitas Langsung
2. PT Poly Meditra Indonesia Industri makanan ringan 99,96%
3. PT Patra Power Nusantara Industri pembangkit tenaga uap 99,98%
4. PT Balaraja Bisco Paloma Distribusi, perdagangan dan keagenan 99,99%
Entitas Tidak Langsung – melalui PT Balaraja Bisco Paloma
5. PT Putra Taro Paloma Industri makanan ringan 99,99%
6. PT Subafood Pangan Jaya Industri dan perdagangan bihun 99,99%
7. PT Surya Cakra Sejahtera Perindustrian dan perdagangan 99,98%
4.1.4 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Pada tanggal 31 Desember 2025, struktur kepemilikan dan pemegang saham AISA adalah
sebagai berikut.
Jumlah Saham Jumlah Setoran Modal Prosentase
Pemegang Saham
(dalam lembar) (dalam jutaan Rupiah) Kepemilikan
Saham Seri A
Masyarakat 135.000.000 67.500 1,45%
Saham Seri B
PT Pangan Sejahtera Investama 5.438.227.100 1.087.645 58,40%
PT Asta Askara Sentosa 1.441.374.472 288.275 15,48%
Masyarakat 2.297.198.428 459.440 24,67%
Jumlah 9.311.800.000 1.902.860 100,00%
Sumber: AISA, Laporan Keuangan
4.1.5 Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2025, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi AISA
adalah sebagai berikut.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Lim Aun Seng
Komisaris Independen : Herwan Ng
Komisaris : Ito Sumardi Djuni Sanyoto
Direksi
Direktur Utama : Gerry Mustika
Direktur : Sukawati Wijaya
Direktur : Farry Ongko Widjaja
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-2
Page 21
4.1.6 Struktur Organisasi
Struktur organisasi AISA per tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan laporan tahunan
adalah sebagai berikut.
BOC
GCG Committee Audit Committee
Nomination &
Remuneration
Committee
BOD
Corporate
Secretary
CEO
Chief Research
Chief Corporate Chief Financial Chief Operating
& Development
Affair Officer Officer Officer
Officer
HR & GA Marketing Internal Audit Procurement Supply Chain
IT Division Sales Division
Division Division Division Division Division
4.1.7 Kompensasi kepada Pemegang Saham
Berdasarkan informasi manajemen, AISA memberikan kompensasi kepada pemegang
saham berupa dividen dengan pembayaran terakhir untuk tahun buku 2013 sebesar Rp8,5
per lembar saham.
4.1.8 Jumlah Karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2025, AISA memiliki karyawan tetap sebanyak 1.792 orang.
4.1.9 Asuransi Karyawan Kunci
Berdasarkan pernyataan manajemen, AISA menggunakan jasa Asuransi Pertalife untuk
karyawan kunci.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-3
Page 22
4.1.10 Gambaran Operasional
Sejak tahun 2021 mayoritas pendapatan AISA dikontribusikan oleh produk makanan
ringan. Terjadi peningkatan pendapatan yang signfikan pada tahun 2022 seiring dengan
peningkatan promosi via televisi dan digital, dan menurun pada tahun 2023 seiring
dengan penurunan penjualan institusi. Pendapatan pada tahun 2024 kembali meningkat
seiring dengan perbaikan di bidang distribusi terutama modern trade channel. Pendapatan
di tahun 2025 tercatat sedikit meningkat meskipun tercatat sedikit penurunan pada
pendapatan makanan ringan, namun dapat ditutupi dengan kenaikan dari makanan
pokok.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-4
Page 23
4.1.11 Kinerja Keuangan
(dalam juta Rupiah)
2021 % 2022 % Δ 2023 % Δ 2024 % Δ 2025 % Δ
LABA RUGI
Pendapatan 1.520.879 100% 1.835.284 100% 21% 1.704.013 100% -7% 1.920.620 100% 13% 1.957.977 100% 2%
Beban pokok pendapatan 1.179.813 78% 1.355.222 74% 15% 1.138.415 67% -16% 1.212.923 63% 7% 1.195.110 61% -1%
Laba Kotor 341.066 22% 480.062 26% 41% 565.598 33% 18% 707.697 37% 25% 762.867 39% 8%
Beban penjualan 255.416 17% 345.511 19% 35% 278.906 16% -19% 382.086 20% 37% 430.985 22% 13%
Beban umum dan administrasi 154.257 10% 166.385 9% 8% 182.343 11% 10% 181.446 9% 0% 193.395 10% 7%
Lain-lain (122.532) -8% (4.322) 0% -96% 27.866 2% -745% 9.926 1% -64% 6.932 0% -30%
Laba Operasi 53.925 4% (27.512) -1% -151% 76.483 4% -378% 134.239 7% 76% 131.555 7% -2%
Depresiasi dan amortisasi 13.962 1% 16.758 1% 20% 17.209 1% 3% 18.968 1% 10% 26.135 1% 38%
EBITDA 67.887 4% (10.754) -1% -116% 93.692 5% -971% 153.207 8% 64% 157.690 8% 3%
Pendapatan keuangan 2.752 0% 605 0% -78% 2.346 0% 288% 4.172 0% 78% 4.808 0% 15%
Beban keuangan (38.711) -3% (29.580) -2% -24% (28.066) -2% -5% (26.643) -1% -5% (27.487) -1% 3%
Lain-lain - 0% - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a
Laba sebelum pajak 17.966 1% (56.487) -3% -414% 50.763 3% -190% 111.768 6% 120% 108.876 6% -3%
Pajak 9.195 1% 5.872 0% -36% 31.967 2% 444% 42.286 2% 32% 19.743 1% -53%
Laba tahun berjalan 8.771 1% (62.359) -3% -811% 18.796 1% -130% 69.482 4% 270% 89.133 5% 28%
Pendapatan (beban)
(18.138) -1% 6.463 0% -136% 171.695 10% 2557% 8.490 0% -95% 8.746 0% 3%
komprehensif lainnya
Laba komprehensif tahun
(9.367) -1% (55.896) -3% 497% 190.491 11% -441% 77.972 4% -59% 97.879 5% 26%
berjalan
POSISI KEUANGAN
Aset
Aset Lancar 432.800 25% 558.960 31% 29% 496.669 27% -11% 620.106 32% 25% 584.240 28% -6%
Kas dan setara kas 58.011 3% 88.661 5% 53% 62.526 3% -29% 222.847 11% 256% 133.365 6% -40%
Piutang usaha 225.473 13% 275.033 15% 22% 299.507 16% 9% 282.409 14% -6% 319.255 15% 13%
Aset keuangan lancar lainnya 585 0% 585 0% 0% 2.909 0% 397% 4.779 0% 64% 1.663 0% -65%
Persediaan 99.466 6% 142.369 8% 43% 94.558 5% -34% 92.466 5% -2% 113.553 5% 23%
Pajak dibayar di muka 18.863 1% 21.851 1% 16% 14.913 1% -32% 3.093 0% -79% 3.681 0% 19%
Biaya dibayar di muka 3.755 0% 3.867 0% 3% 3.766 0% -3% 2.663 0% -29% 2.787 0% 5%
Aset non keuangan tidak
26.647 2% 26.594 1% 0% 18.490 1% -30% 11.849 1% -36% 9.936 0% -16%
lancar lainnya - current
Aset Tidak Lancar 1.328.834 75% 1.267.390 69% -5% 1.353.335 73% 7% 1.344.066 68% -1% 1.505.641 72% 12%
Properti investasi 33.218 2% 32.712 2% -2% 32.206 2% -2% 31.793 2% -1% 31.259 1% -2%
Aset keuangan tidak lancar
3.350 0% 3.821 0% 14% 2.351 0% -38% 2.435 0% 4% 153.491 7% 6204%
lainnya
Aset tetap 1.041.010 59% 990.087 54% -5% 1.078.596 58% 9% 1.062.218 54% -2% 1.064.465 51% 0%
Goodwill 729 0% 729 0% 0% 729 0% 0% 729 0% 0% 729 0% 0%
Tagihan pajak penghasilan 22.276 1% 11.987 1% -46% 8.381 0% -30% 13.377 1% 60% 17.340 1% 30%
Aset tak berwujud - neto 228.070 13% 227.935 12% 0% 231.022 12% 1% 233.065 12% 1% 234.654 11% 1%
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-5
Page 24
2021 % 2022 % Δ 2023 % Δ 2024 % Δ 2025 % Δ
Aset non keuangan tidak
181 0% 119 0% -34% 50 0% -58% 449 0% 798% 3.703 0% 725%
lancar lainnya
Total Aset 1.761.634 100% 1.826.350 100% 4% 1.850.004 100% 1% 1.964.172 100% 6% 2.089.881 100% 6%
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas jangka pendek 720.020 41% 827.907 45% 15% 659.907 36% -20% 584.216 30% -11% 720.645 34% 23%
Utang usaha 334.735 19% 289.942 16% -13% 175.860 10% -39% 172.893 9% -2% 187.434 9% 8%
Beban akrual 146.804 8% 163.793 9% 12% 141.660 8% -14% 221.703 11% 57% 248.554 12% 12%
Utang pajak 3.075 0% 5.516 0% 79% 26.566 1% 382% 24.094 1% -9% 10.185 0% -58%
Liabilitas imbalan kerja
24.662 1% 25.822 1% 5% 32.500 2% 26% 38.114 2% 17% 52.550 3% 38%
jangka pendek
Utang bank jangka pendek 27.566 2% 95.954 5% 248% 110.544 6% 15% 32.138 2% -71% 111.726 5% 248%
Bagian Lancar atas Liabilitas
- 0% - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a
Jangka Panjang:
Utang bank 67.741 4% 67.741 4% 0% - 0% -100% 5.084 0% n/a 2.000 0% -61%
Liabilitas sewa 4.343 0% 21.909 1% 404% 21.053 1% -4% 12.050 1% -43% 23.630 1% 96%
Liabilitas keuangan jangka
75.425 4% 73.556 4% -2% 63.945 3% -13% 71.215 4% 11% 78.456 4% 10%
pendek lainnya
Utang pihak berelasi non-
29.653 2% 78.482 4% 165% 83.792 5% 7% 1.731 0% -98% 1.878 0% 8%
usaha - jangka pendek
Uang muka penjualan - 0% - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a
Liabilitas kontrak 6.016 0% 5.192 0% -14% 3.987 0% -23% 5.194 0% 30% 4.232 0% -19%
Liabilitas jangka panjang 222.724 13% 220.582 12% -1% 221.899 12% 1% 333.818 17% 50% 225.220 11% -33%
Utang bank jangka panjang
setelah dikurangi bagian - 0% 67.904 4% n/a 68.819 4% 1% 189.651 10% 176% 94.900 5% -50%
lancar
Liabilitas sewa setelah
88.337 5% 55.054 3% -38% 35.929 2% -35% 23.526 1% -35% 4.794 0% -80%
dikurangi bagian lancar
Utang obligasi - neto 3.721 0% - 0% -100% - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a
Utang sukuk ijarah - neto 16.266 1% - 0% -100% - 0% n/a - 0% n/a - 0% n/a
Liabilitas pajak tangguhan 23.601 1% 22.642 1% -4% 52.798 3% 133% 46.664 2% -12% 36.961 2% -21%
Liabilitas imbalan pascakerja 90.799 5% 74.982 4% -17% 64.353 3% -14% 73.977 4% 15% 88.565 4% 20%
Total Liabilitas 942.744 54% 1.048.489 57% 11% 881.806 48% -16% 918.034 47% 4% 945.865 45% 3%
Total Ekuitas 818.890 46% 777.861 43% -5% 968.198 52% 24% 1.046.138 53% 8% 1.144.016 55% 9%
Arus Kas
Arus kas dari aktivitas Operasi (84.864) n/a (53.574) n/a -37% 78.479 n/a -246% 271.662 n/a 246% 22.908 n/a -92%
Arus kas dari aktivitas
(55.572) n/a (16.902) n/a -70% (22.240) n/a 32% (56.125) n/a 152% (75.921) n/a 35%
Investasi
Arus kas dari aktivitas
(27.987) n/a 100.417 n/a -459% (82.544) n/a -182% (55.287) n/a -33% (36.559) n/a -34%
Pendanaan
Sumber: AISA, Laporan keuangan audit tahun 2021 - 2025
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-6
Page 25
Laba Rugi
Pendapatan AISA cenderung mengalami kenaikan dalam 5 tahun terakhir, kecuali pada
tahun 2023 yang menurun sebesar 8% akibat penurunan pada pendapatan makanan
ringan sebesar 14%, namun laba kotornya tetap tercatat mengalami kenaikan karena
penurunan beban pokok pendapatan.
Pada tahun 2022 AISA sempat mencatatkan rugi operasi kenaikan harga material yang
disebabkan oleh perang Rusia, namun pada tahun 2023 hingga 2025 kembali
mencatatkan laba operasi seiring dengan laba kotor yang meningkat.
Meskipun AISA sempat mencatatkan rugi bersih di tahun 2022, laba bersih AISA terus
meningkat sejak tahun 2023 dan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp89 miliar di
tahun 2025.
Laporan Posisi Keuangan
Total aset Perseroan sebagian besar didominasi oleh aset tetap, piutang, aset tak berwujud
serta kas dan setara kas, total aset mengalami kenaikan sejak tahun 2021 hingga tahun
2025. Total aset sempat mengalami penurunan di tahun 2021 karena penurunan pada
kas serta aset non keuangan lainnya.
Total liabilitas Perseroan cenderung berfluktuasi dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2021
total liabilitas menurun seiring dengan penurunan beban akrual dan utang sukuk ijarah,
di tahun 2023 total liabilitas kembali menurun seiring dengan penurunan utang usaha dan
liabilitas sewa. Total liabilitas pada tahun 2024 dan 2025 tercatat meningkat seiring
dengan peningkatan beban akrual Perseroan.
Total ekuitas Perseroan mengalami penurunan di tahun 2021 dan 2022 seiring dengan
tercatatnya rugi komprehensif tahun berjalan, namun kembali meningkat sejak tahun 2023
hingga tahun 2025 seiring dengan pencatatan laba tahun berjalan.
Rasio 2021 2022 2023 2024 2025
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar (x) 0,60 0,68 0,75 1,06 0,81
Rasio Kas (x) 0,08 0,11 0,09 0,38 0,19
Rasio Cepat (x) 0,39 0,44 0,55 0,86 0,63
Rasio Profitabilitas
Tingkat Pengembalian Aset (ROA) 0,33% -3,41% 1,02% 3,54% 4,26%
Tingkat Pengembalian Ekuitas (ROE) 0,69% -8,02% 1,94% 6,64% 7,79%
Margin Laba Kotor 22,43% 26,50% 33,19% 36,85% 38,96%
Margin EBITDA 4,21% -0,58% 5,50% 7,98% 8,05%
Margin Laba Operasi 3,29% -1,49% 4,49% 6,99% 6,72%
Margin Laba Bersih 0,38% -3,38% 1,10% 3,62% 4,55%
Rasio Aktivitas
Perputaran Aset (x) 0,86 1,01 0,92 0,98 0,94
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-7
Page 26
Rasio 2021 2022 2023 2024 2025
Perputaran Persediaan (hari) 30,77 38,34 30,32 27,90 34,68
Perputaran Piutang Usaha (hari) 54,11 54,45 64,15 53,82 59,51
Perputaran Utang Usaha (hari) 103,56 78,09 56,38 52,17 57,24
Rasio Solvabilitas
Rasio utang terhadap Aset (DAR) 0,08 0,17 0,14 0,12 0,10
Rasio utang terhadap Ekuitas (DER) 0,17 0,40 0,27 0,22 0,18
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban
lancarnya pada saat jatuh tempo. Perseroan mencatatkan rasio likuiditas di bawah 1x,
yang mengindikasikan bahwa Perseroan akan kesulitan untuk memenuhi kewajiban
lancarnya dengan aset lancar Perseroan saat ini.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya untuk menghasilkan keuntungan. Pada tahun 2021 dan 2022,
Perseroan mencatatkan penurunan ROA dan ROE dan tercatat negatif di tahun 2022
karena mencatatkan rugi tahun berjalan yang disebabkan penurunan laba bersih. ROA
dan ROE mulai mencatatkan kenaikan sejak tahun 2023 hingga tahun 2025 seiring
dengan peningkatan laba bersih perseroan. Rasio Margin Perseroan juga mengalami
penurunan pada tahun 2021 dan 2022 yang kemudian kembali meningkat di tahun 2023
hingga 2025.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset, persediaan,
piutang, dan kewajiban lancarnya untuk menghasilkan pendapatan. Rasio perputaran aset
cenderung stabil pada rentang 0,86 hingga 1,01x pada 4 tahun terakhir. Perputaran
Persediaan cenderung stabil dalam 5 tahun terakhir, namun tercatat meningkat pada tahun
2025 seiring dengan kenaikan persediaan perseroan.
Perputaran piutang dan utang usaha Perseroan tecatat stabil dalam 3 tahun terakhir,
namun tercatat meningkat pada tahun 2025 seiring dengan peningkatan beban pokok
pendapatan dan pendapatan Perseroan yang menunjukkan Perseroan memerlukan waktu
lebih lama dalam melunasi utang usaha dan menagih piutang usahanya.
Rasio Solvabilitas
Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya melihat sumber daya internal dan eksternal. Rasio utang terhadap aset
(DAR) dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) tercatat pada rentang 0,08 - 0,17 (DAR) dan
0,18 – 0,40 (DER) yang menunjukkan bahwa Perseroan lebih banyak didanai
menggunakan ekuitas.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-8
Page 27
4.1.12 Risiko Usaha
Berikut ini merupakan gambaran risiko usaha terkait dengan kegiatan usaha AISA.
Risiko yang terkait dengan kondisi makro
• Risiko Makroekonomi
Perubahan tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga, dan
nilai tukar akan berdampak pada daya beli masyarakat, beban operasi, besar bunga
yang dibayar, beban pembelian bahan baku yang diimpor dari luar negeri. Dalam
mengantisipasi risiko ini, AISA sebaiknya mengantisipasi dengan melakukan lindung
nilai baik berupa pembelian kontrak berjangka untuk komoditas yang diimpor dari
luar, dan senantiasa mengamati kondisi makroekonomi agar dapat mengambil
langkah yang tepat untuk mengantisipasi dampak yang dapat terjadi akibat
perubahan variable-variabel makroekonomi yang mungkin terjadi.
• Risiko Stabilitas Politik
Stabilitas politik dan keamanan memberikan dampak terhadap dalam pelaksanaan
kegiatan operasional AISA dan permintaan dari pelanggan karena ketidakstabilan
politik akan menganggu kegiatan operasi dan permintaan terhadap produk. Dalam
menangani risiko ini, Perseroan sebaiknya secara rutin mengawasi kondisi politik dan
mempersiapkan diri agar mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat bila
terdapat perubahan kondisi politik yang ada.
Risiko yang terkait dengan bisnis
• Risiko Kebijakan Pemerintah dan Regulasi Pangan
AISA beroperasi di sektor strategis yang tunduk pada pengawasan dan regulasi ketat
dari pemerintah, termasuk pengaturan harga eceran tertinggi (”HET”), kuota impor,
dan standar keamanan pangan. Perubahan yang cepat pada kebijakan atau
peraturan, seperti pembatasan impor beras atau pemberlakuan pajak baru, dapat
memengaruhi perencanaan bisnis dan kelancaran distribusi. Ketidakpastian regulasi
juga berisiko menciptakan ketidakstabilan dalam struktur biaya dan strategi jangka
panjang AISA. Untuk mencegah dampak risiko ini AISA perlu senantiasa mengawasi
kebijakan Pemerintah sehingga dapat melakukan langkah pencegahan atau
meminimalisir dampak perubahan kebijakan.
• Risiko Persaingan
Industri makanan pokok dan makanan olahan di Indonesia memiliki tingkat
persaingan yang sangat tinggi, baik dari produsen dalam negeri maupun asing. AISA
harus bersaing dalam hal harga, kualitas, distribusi, serta inovasi produk. AISA perlu
menjaga keunggulan kompetitifnya agar dapat mempertahankan posisinya serta
dapat merespons tren pasar dengan cepat untuk mencegah potensi kehilangan
pangsa pasar dan penurunan pendapatan yang dapat terjadi.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4-9
Page 28
• Risiko Produksi dan Kualitas produk
Sebagai produsen makanan, AISA memiliki tanggung jawab besar terhadap kualitas
dan keamanan produk. Kegagalan dalam pengawasan mutu, kesalahan produksi,
atau kontaminasi produk dapat berakibat pada penarikan produk dari pasar,
kerusakan reputasi merek, serta sanksi hukum atau denda dari otoritas. Oleh karena
itu, pengendalian kualitas yang ketat dan sistem manajemen mutu menjadi faktor
krusial dalam operasional.
• Risiko Distribusi dan Rantai Pasok
Efektivitas operasional AISA sangat bergantung pada kelancaran logistik dan sistem
distribusi, mulai dari bahan baku hingga produk jadi ke konsumen akhir. Gangguan
pada rantai pasok, seperti keterlambatan pengiriman, bencana alam, atau hambatan
transportasi, dapat menghambat pemenuhan permintaan pasar. Kondisi ini juga bisa
meningkatkan biaya logistik dan menimbulkan risiko kehilangan kepercayaan dari
mitra distribusi dan pelanggan. AISA dapat mencegah ini dengan mengembangkan
jaringan distribusi dan logistik yang andal dan bekerja sama dengan mitra logistik
yang mampu mendukung keandalam pasokan produk AISA kepada saluran
pemasarannya.
4.1.13 Analisis SWOT
Berikut ini merupakan analisis SWOT dari AISA.
Kekuatan Kelemahan
• Permintaan stabil untuk makanan pokok • Rentan terhadap isu kesehatan dan gizi karena
• Inovasi produk dan variasi yang beragam untuk makanan ringan sering mendapat sorotan terkait
makanan ringan kandungan gula, garam, dan lemak tinggi
• Pasar konsumen yang luas dan tersegmentasi • Kebutuhan investasi tinggi untuk inovasi dan
• Distribusi yang tersebar dan teruji branding
Peluang Ancaman
• Pergeseran konsumen ke produk sehat (rendah • Persaingan dari produsen produk sejenis
gula, rendah garam, bebas msg, dll) • Krisis ekonomi dapat mempengaruhi daya beli
• Pemanfaatan teknologi distribusi dan e-commerce masyarakat dan inflasi tinggi
• Pertumbuhan kebutuhan pangan nasional • Bergantung pada harga komoditas utama
• Ekspansi pasar ekspor dan lokal
4.1.14 Rencana Masa Depan
AISA berencana untuk memperbesar penjualan ekspor ke pasar Tiongkok yang memiliki
potensi pasar yang besar.
4.2 PT Balaraja Bisco Paloma
4.2.1 Informasi Ringkas
PT Balaraja Bisco Paloma (”BBP”) merupakan anak perusahaan AISA yang didirikan pada
tanggal 18 Mei 2011 berdasarkan Akta Pendirian No. 143 yang dibuat di hadapan Arry
Supratno, notaris di Jakarta.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 10
Page 29
4.2.2 Kegiatan Usaha
BBP merupakan anak perusahaan dari AISA yang bergerak sebagai holding company.
4.2.3 Entitas Anak dan Asosiasi / Penyertaan
Per tanggal 31 Desember 2025, BBP memiliki 3 entitas anak dengan rincian sebagai
berikut.
No Nama Entitas Anak Jenis Usaha Kepemilikan
1. PT Putra Taro Paloma Industri makanan ringan 99,99%
2. PT Subafood Pangan Jaya Industri dan perdagangan bihun 99,99%
3. PT Surya Cakra Sejahtera Perindustrian dan perdagangan 99,98%
4.2.4 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Per tanggal 31 Desember 2025, struktur kepemilikan dan pemegang saham BBP adalah
sebagai berikut.
Jumlah Saham Jumlah Setoran Modal Prosentase
Pemegang Saham
(dalam lembar) (dalam Rupiah) Kepemilikan
PT FKS Food Sejahtera Tbk 656.775 656.775.000.000 99,995%
Yanuar Samron 5 5.000.000 0,001%
Stefanus Joko Mogoginta 25 25.000.000 0,004%
Jumlah 656.805 656.805.000.000 100,000%
Sumber: AISA
4.2.5 Dewan Komisaris dan Direksi
Per tanggal 31 Desember 2025, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi BBP
adalah sebagai berikut.
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Lim Aun Seng
Komisaris : Ito Sumardi
Direksi
Direktur Utama : Sukawati Wijaya
Direktur : Adi Rachmadi
Direktur : Alfonsus Filbert Dananharja Suryadi
4.3 Enerfo (Shanghai) Trading Co.,Ltd
4.3.1 Informasi Ringkas
Enerfo Shanghai berlokasi di Shanghai dan didirikan pada November 2018. Setelah
sempat menjalankan usaha di bidang perdagangan berjangka komoditas pertanian, sejak
tahun 2021 perusahaan beralih mengimpor produk makanan kemasan dari Indonesia,
termasuk makanan ringan (puffed snacks), mi kering renyah, bihun, dan sejenisnya untuk
kemudian didistribusikan di pasar Tiongkok. Kegiatan ini saat ini merupakan bisnis utama
perusahaan dan terus berlangsung hingga saat ini.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 11
Page 30
4.3.2 Kegiatan Usaha
Lingkup usaha Enerfo Shanghai meliputi: penjualan produk pertanian yang dapat
dikonsumsi; jasa konsultasi; konsultasi manajemen bisnis; jasa pendukung pengolahan
dan penyimpanan data; Impor dan ekspor barang; impor dan ekspor teknologi; keagenan
impor dan ekspor; usaha makanan.
4.3.3 Entitas Anak dan Asosiasi
Pada tanggal 31 Desember 2025 Enerfo Shanghai tidak memiliki entitas anak dan asosiasi.
4.3.4 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Pada tanggal 31 Desember 2025 100% saham Enerfo Shanghai dimiliki oleh Enerfo Singapore.
4.3.5 Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen Enerfo Shanghai diwakili oleh.
Legal Representative and Managing Director : Liang Lei
Company Supervisor : Liu Siew Wun Sylvia
4.3.6 Struktur Organisasi
Struktur organisasi Enerfo Shanghai adalah sebagai berikut.
Sumber: Enerfo Shanghai
4.3.7 Kompensasi kepada Pemegang Saham
Berdasarkan keterangan dari manajemen Enerfo Shanghai belum memberikan
kompensasi kepada pemegang saham.
4.3.8 Jumlah Karyawan
Pada tanggal 31 Desember 2025 Enerfo Shanghai memiliki 5 karyawan.
4.3.9 Asuransi Karyawan Kunci
Berdasarkan keterangan dari manajemen asuransi yang diberikan untuk karyawan Enerfo
Shanghai berupa China statutory insurance.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 12
Page 31
4.3.10 Kinerja Operasional
Enerfo Shanghai sempat mencatatkan pendapatan bisnis lainnya berupa perdagangan
komoditas di tahun 2021 yang merupakan core business awal Enerfo Shanghai yang
kemudian dihentikan seiring dengan penyesuaian kegiatan usaha utama sejak Perseroan
mulai mendistribusikan produk AISA. Berdasarkan data historikal pendapatan penjualan
meningkat di tahun 2022 hingga 2024 dengan kenaikan yang signifikan pada tahun 2024
dalam rangka clearance persediaan produk. Per tahun 2025 Enerfo Shanghai
mencatatkan pendapatan sebesar RMB7,7 juta.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 13
Page 32
4.3.11 Kinerja Keuangan
(dalam ribuan RMB)
2021 % 2022 % Δ 2023 % Δ 2024 % Δ 2025 % Δ
LABA RUGI
Pendapatan 47.369 100% 2.359 100% -95% 7.566 100% 221% 12.815 100% 69% 7.770 100% -39%
Biaya Pokok Pendapatan 47.384 100% 3.188 135% -93% 7.371 97% 131% 12.102 94% 64% 7.797 100% -36%
Laba Kotor -14 0% -829 -35% 5732% 195 3% -124% 713 6% 265% -27 0% -104%
Beban Penjualan 1.450 3% 2.623 111% 81% 1.571 21% -40% 2.377 19% 51% 3.081 40% 30%
Beban umum dan administrasi 685 1% 1.221 52% 78% 842 11% -31% 1.119 9% 33% 1.706 22% 52%
Lain-lain 89 0% 1 0% -99% 2 0% 182% 4 0% 87% 2 0% -50%
Laba Operasi -2.238 -5% -4.674 -198% 109% -2.220 -29% -52% -2.786 -22% 25% -4.816 -62% 73%
Depresiasi dan amortisasi 0% 0% n/a 116 2% n/a 183 1% 57% 155 2% -15%
EBITDA -2.238 -5% -4.674 -198% 109% -2.104 -28% -55% -2.603 -20% 24% -4.661 -60% 79%
Pendapatan keuangan -5 0% 15 1% -422% 95 1% 519% 376 3% 295% 325 4% -14%
Beban keuangan -6 0% 0% -100% -461 -6% n/a 0% -100% -121 -2% n/a
Lain-lain -643 -1% 170 7% -126% -419 -6% -347% -99 -1% -76% -5.285 -68% 5244%
-
Laba sebelum pajak -2.892 -6% -4.488 55% -3.006 -40% -33% -2.509 -20% -17% -9.896 -127% 294%
190%
Pajak 19 0% 0% -100% 0% n/a 0% n/a 0% n/a
-
Laba tahun berjalan -2.910 -6% -4.488 54% -3.006 -40% -33% -2.509 -20% -17% -9.896 -127% 294%
190%
Pendapatan (Beban)
0% 0% n/a 0% n/a 0% n/a 0% n/a
komprehensif lainnya
Laba komprehensif tahun -
-2.910 -6% -4.488 54% -3.006 -40% -33% -2.509 -20% -17% -9.896 -127% 294%
berjalan 190%
POSISI KEUANGAN
Aset
Aset Lancar 20.000 100% 15.686 100% -22% 14.983 98% -4% 46.778 100% 212% 6.841 97% -85%
Kas dan setara kas 18.789 94% 13.367 85% -29% 8.785 58% -34% 36.790 79% 319% 5.154 73% -86%
Piutang usaha 0% 48 0% n/a 4.500 30% 9333% 4.778 10% 6% 55 1% -99%
Piutang lain-lain 20 0% 476 3% 2244% 83 1% -83% 207 0% 150% 145 2% -30%
Persediaan 367 2% 835 5% 127% 631 4% -24% 3.680 8% 483% 465 7% -87%
Pembayaran di muka 145 1% 111 1% -23% 196 1% 77% 105 0% -47% 18 0% -83%
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 14
Page 33
2021 % 2022 % Δ 2023 % Δ 2024 % Δ 2025 % Δ
Lain-lain 679 3% 850 5% 25% 789 5% -7% 1.219 3% 54% 1.003 14% -18%
Aset Tidak Lancar 0% 0% n/a 249 2% n/a 67 0% -73% 182 3% 174%
Aset hak guna 0% 0% n/a 249 2% n/a 67 0% -73% 182 3% 174%
Total Aset 20.000 100% 15.686 100% -22% 15.232 100% -3% 46.845 100% 208% 7.023 100% -85%
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas jangka pendek 101 1% 275 2% 172% 2.752 18% 902% 36.948 79% 1243% 6.826 97% -82%
Utang usaha 89 0% 220 1% 148% 2.526 17% 1049% 646 1% -74% 2.151 31% 233%
20898
Utang jangka pendek 0% 5 0% n/a 2 0% -63% 36.208 77% 4.633 66% -87%
53%
pembayaran di muka 0% 0% n/a 6 0% n/a 0% -100% 1 0% n/a
Utang pajak 0% 2 0% 488% 2 0% -9% 9 0% 454% 18 0% 97%
Utang kompensasi karyawan 12 0% 25 0% 107% 5 0% -78% 21 0% 285% 22 0% 7%
Liabilitas kontrak 0% 23 0% n/a 0% -100% 0% n/a 0% n/a
Kewajiban jangka panjang 0% 0% n/a 212 1% n/a 64 0% -70% 0% -100%
Liabilitas jangka panjang 0% 0% n/a 75 0% n/a 0% -100% 197 3% n/a
Liabilitas sewa 0% 0% n/a 75 0% n/a 0% -100% 197 3% n/a
Lain-lain 0% 0% n/a 0% n/a 0% n/a 0% n/a
Total Liabilitas 101 1% 275 2% 172% 2.827 19% 929% 36.948 79% 1207% 7.023 100% -81%
Total Ekuitas 19.899 99% 15.411 98% -23% 12.405 81% -20% 9.897 21% -20% 0% -100%
Arus kas
Arus kas dari aktivitas Operasi -4.393 n/a -5.397 n/a 23% -4.546 n/a -16% 28.013 n/a -716% -31.592 n/a -213%
Arus kas dari aktivitas Investasi 643 n/a n/a -100% -4 n/a n/a n/a -100% n/a n/a
Arus kas dari aktivitas
n/a n/a n/a -11 n/a n/a -8494,97 n/a -20% -8493,32 n/a 0%
Pendanaan
Sumber: Laporan keuangan audit Enerfo Shanghai tahun 2021 - 2025
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 15
Page 34
Laporan Laba Rugi
Enerfo Shanghai mulai mencatatkan pendapatan distribusi produk AISA mulai tahun 2021
sebesar RMB696 ribu disamping pendapatan penjualan komoditas sebesar RMB46,67 juta.
Pada tahun 2022 Enerfo Shanghai hanya berfokus pada distribusi produk AISA dan tercatat
meningkat hingga tahun 2024. Pada tahun 2024 pendapatan Enerfo Shanghai meningkat
signifikan karena promosi yang dilakukan dalam rangka clearance persediaan produk.
Pada tahun 2025 pendapatan Enerfo Shanghai tercatat menurun dengan seiring dengan
penurunan volume penjualan serta berakhirnya program clearance yang sebelumnya
mendorong peningkatan penjualan pada tahun 2024.
Dalam 5 tahun terakhir Enerfo Shanghai mencatatkan rugi operasi dan rugi tahun berjalan
karena masih mencatatkan beban pokok pendapatan dan beban operasional yang tinggi.
Laporan Posisi Keuangan
Total aset Enerfo Shanghai cenderung menurun lima tahun terakhir, namun sempat
mencatatkan kenaikan di tahun 2024 karena penerimaan kas dari utang asosiasi
pemegang sahamnya. Pada tahun 2025 Enerfo Shanghai mencatatkan total aset sebesar
RMB7 juta.
Total liabilitas Enerfo Shanghai mengalami kenaikan pada tahun 2021 hingga 2024
dengan kenaikan yang signifikan pada utang jangka pendek di tahun 2024. Total liabilitas
di tahun 2025 mengalami penurunan karena pelunasan utang jangka pendek kepada
asosiasi pemegang sahamnya.
Dalam 5 tahun terakhir total ekuitas Enerfo Shanghai terus menurun seiring dengan
pencatatkan rugi tahun berjalan. Pada tahun 2025 ekuitas Enerfo Shanghai tercatat
sebesar RMB369.
Rasio 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar (x) 22,74 198,16 62,40 5,90 1,27 1,00
Rasio Kas (x) 22,74 186,16 53,17 3,46 1,00 0,76
Rasio Cepat (x) 22,74 186,16 53,36 5,23 1,13 0,76
Rasio Profitabilitas
Tingkat Pengembalian Aset (ROA) n/a -14,55% -28,61% -19,73% -5,36% -140,91%
Tingkat Pengembalian Ekuitas (ROE) n/a -14,62% -29,12% -24,23% -25,35% n/a
Margin Laba Kotor n/a -0,03% -35,15% 2,58% 5,57% -0,35%
Margin EBITDA n/a -4,72% -198,14% -27,81% -20,32% -59,99%
Margin Laba Operasi n/a -4,72% -198,14% -29,35% -21,74% -61,99%
Margin Laba Bersih n/a -6,14% -190,28% -39,72% -19,58% -127,37%
Rasio Aktivitas
Perputaran Aset (x) n/a 2,37 0,15 0,50 0,27 1,11
Perputaran Persediaan (hari) n/a 2,83 129,14 30,43 105,09 21,85
Perputaran Piutang Usaha (hari) n/a n/a 7,38 217,07 136,46 2,58
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 16
Page 35
Rasio 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Perputaran Utang Usaha (hari) n/a 0,68 25,18 125,09 19,53 100,68
Rasio Solvabilitas
Rasio utang terhadap Aset (DAR) - - - - - 0,66
Rasio utang terhadap Ekuitas (DER) - - - - - 12.548,21
Interest Coverage Ratio - - - - - (39,88)
Debt Service Coverage Ratio - - - - - (39,88)
Altman Z-score - - - - - (2,79)
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan Enerfo Shanghai untuk menyelesaikan
kewajiban lancarnya pada saat jatuh tempo. Enerfo Shanghai mencatatkan rasio kas dan
rasio cepat di bawah 1x pada tahun 2025, yang mengindikasikan bahwa Perseroan akan
kesulitan untuk memenuhi kewajiban lancarnya hanya dengan kas dan piutangnya saja.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya untuk menghasilkan keuntungan. Pada tahun 2021 hingga 2025,
Enerfo Shanghai masih mencatatkan ROA dan ROE yang negatif karena mencatatkan rugi
tahun berjalan. Rasio Margin Enerfo Shanghai juga juga masih tercatat negatif dalam 5
tahun terakhir kecuali pada margin laba kotor di tahun 2023 dan 2024.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset, persediaan,
piutang, dan kewajiban lancarnya untuk menghasilkan pendapatan. Rasio perputaran aset
Enerfo Shanghai cenderung stabil pada rentang 0,15x hingga 2,37x pada 5 tahun terakhir.
Perputaran persediaan cenderung berfluktuasi karena kenaikan persediaan di tahun 2022
dan 2024.
Perputaran piutang dan utang usaha Enerfo Shanghai juga tercatat berfluktuasi sebagai
dampak dari proses transisi serta penataan dan penyelarasan pencatatan keuangan.
Rasio Solvabilitas
Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya melihat sumber daya internal dan eksternal. Enerfo Shanghai sempat
mencatatkan utang kepada pemegang saham di tahun 2025, rasio utang terhadap aset
(DAR) dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) tercatat sebesar rentang 0,66 (DAR) dan
12.548 (DER). Rasio DER yang tinggi disebabkan karena penurunan ekuitas Enerfo
Shanghai yang signifikan di tahun 2025.
Berdasarkan rasio Interest Coverage Ratio dan Debt Service Coverage Ratio yang negatif,
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban bunga dari laba operasional sangat
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 17
Page 36
terbatas, bahkan menunjukkan bahwa laba operasional tidak mencukupi untuk menutupi
beban bunga. Selain itu, nilai Altman Z-score yang negatif mengindikasikan bahwa
Perseroan berada pada kategori distress zone, yang menunjukkan tingkat risiko
kebangkrutan yang relatif tinggi.
4.3.12 Risiko Usaha
Berikut ini merupakan gambaran risiko usaha terkait dengan kegiatan usaha Enerfo
Shanghai.
Risiko yang terkait dengan kondisi makro
• Risiko Ekonomi
Perseroan menghadapi berbagai risiko makroekonomi yang dapat berdampak pada
operasional dan kinerja perusahaan. Faktor seperti inflasi dan kenaikan suku bunga
dapat berdampak signifikan terhadap biaya operasional Perseroan.
• Risiko Politik
Ketidakstabilan politik global dapat memengaruhi kebijakan, distribusi, serta stabilitas
harga dan pasokan. Kondisi ini berpotensi mengganggu operasional dan menekan
profitabilitas perusahaan.
Risiko yang terkait dengan bisnis
• Risiko Persaingan
Industri makanan pokok dan makanan olahan di Tiongkok juga memiliki tingkat
persaingan yang sangat tinggi, baik dari produsen dalam negeri maupun asing.
Enerfo Shanghai harus bersaing dalam hal harga, kualitas, distribusi, serta inovasi
produk untung dapat bertahan di pasar Tiongkok.
• Risiko Distribusi dan Ketergantungan
Efektivitas operasional Enerfo Shanghai sangat bergantung pada kelancaran logistik
dan sistem distribusi, selain itu Enerfo Shanghai memiliki ketergantungan yang tinggi
pada AISA karena hanya mendistribusikan produk AISA.
• Risiko Likuiditas
Berdasarkan performa keuangan Enerfo Shanghai saat ini, Enerfo Shanghai
mengalami potensi terhambatnya arus kas. Kondisi ini mendorong Enerfo Shanghai
beserta pemegang sahamnya untuk merancang strategi guna mendorong perbaikan
performa operasional, hingga arus kas perusahaan.
4.3.13 Analisis SWOT
Berikut ini merupakan analisis SWOT dari Enerfo Shanghai
Kekuatan Kelemahan
• Design produk yang lebih menarik dari pesaing; • Brand awareness masih rendah di pasar
• Memiliki rencana peluncuran produk dengan Tiongkok dibandingkan produk pesaing;
diferensiasi rasa/konsep yang unik dibandingkan • Skala bisnis awal relatif kecil sehingga
produk sejenis di pasar. mencatatkan margin yang rendah;
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 18
Page 37
Kekuatan Kelemahan
• Perlu adaptasi rasa agar sesuai preferensi
konsumen lokal;
• Keterbatasan kontrol atas harga dan pemasaran
melalui distributor/channel tertentu
Peluang Ancaman
• Pasar snack China sangat besar dan terus • Persaingan ketat dari brand lokal China dengan
bertumbuh; harga lebih kompetitif;
• Pertumbuhan kanal e-commerce dan O2O. • Regulasi impor pangan yang kompleks dan dapat
berubah;
• Risiko fluktuasi nilai tukar yang mempengaruhi
biaya dan margin;
• Risiko perubahan tren konsumen yang cepat di
pasar snack
4.3.14 Rencana Masa Depan
Fase 1: Pembentukan dan Masuk Pasar (Tahun 1–2)
Fokus pada pembentukan entitas, pembangunan tim inti, serta penetrasi awal melalui
kanal ritel dan e-commerce, disertai kegiatan awal pembangunan merek. Secara finansial,
ditargetkan peningkatan margin bruto untuk mendukung investasi pemasaran.
Fase 2: Ekspansi Kanal dan Efisiensi (Tahun 3–4)
Fokus pada ekspansi kanal distribusi, peningkatan kesadaran merek, serta optimalisasi
operasional dan rantai pasok. Target mencakup peningkatan efisiensi, pertumbuhan
penjualan, serta pencapaian arus kas operasional positif.
Fase 3: Pertumbuhan Berkelanjutan dan Optimalisasi Profitabilitas (Tahun 5+)
Fokus pada pertumbuhan berkelanjutan melalui optimalisasi kanal dan penguatan
loyalitas merek, dengan tujuan meningkatkan profitabilitas dan margin bersih secara
bertahap.
4.4 Enerfo Pte Ltd
4.4.1 Informasi Ringkas
Enerfo Singapore yang berdomisili di Singapura berdiri tanggal 15 Oktober 2010
berdasarkan hukum negara Republik Singapura dengan No.registrasi 201022086Z.
4.4.2 Kegiatan Usaha
Enerfo Singapore bergerak di bidang kegiatan usaha perdagangan, dengan aktivitas
utama berupa perdagangan besar bahan baku pertanian dan hewan hidup lainnya. Selain
itu, perusahaan juga menjalankan aktivitas usaha sekunder di bidang perdagangan besar
berbagai macam bahan kebutuhan pokok dan produk pangan umum, seperti sereal, gula,
minyak makan, saus, dan produk olahan susu.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 19
Page 38
4.4.3 Entitas Anak dan Asosiasi / Penyertaan
Per tanggal 31 Desember 2025, rincian entitas anak Enerfo Singapore adalah sebagai
berikut.
No Nama Entitas Anak Kepemilikan
1. Enerfo Vietnam Limited 100%
2. FKS Logistics Vietnam Company Limited 100%
3. Enerfo Malaysia Sdn Bhd 100%
4. Enerfo Myanmar Company Limited 100%
5. Enerfo (Shanghai) Tradig Co. Ltd. 100%
6. Omegra Shipping Pte Ltd (Singapore) 100%
7. Enerfo USA Inc. 100%
8. Enerfo Sugar Limited 100%
9. Enerfo do Brasil Ltda 100%
10. Enerfo Pte Ltd (Thailand Rep Office) 100%
11. Nutrition Innovation Singapore Pte Ltd 100%
4.4.4 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Pada tanggal 31 Desember 2025, Enerfo Singapore dimiliki 100% oleh FKS Strategic
Investment Pte.Ltd.
4.4.5 Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tanggal 31 Desember 2025, susunan anggota Direksi Enerfo Singapore adalah
sebagai berikut.
Direksi
Direktur : Chandy Kusuma
: Ferdinand Sutanto
: Liu Siew Wun Sylvia
: Horst Siegfried Guenther
: Gay Shyr Yan
VALUATION & ADVISORY SERVICES 4 - 20
Page 39
5.0 GAMBARAN PASAR
5.1 Gambaran Sosial dan Makroekonomi Tiongkok
Republik Rakyat Tiongkok atau China merupakan negara di Asia Timur yang mencakup
wilayah daratan yang sangat luas. Dengan luas wilayah sekitar 9.69 juta km², Tiongkok
yang terletak di antara 18°LU – 53°LU dan 73°BT – 135°BT tersebut merupakan negara
terbesar keempat di dunia. Negara ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari
pegunungan tinggi seperti Himalaya di barat daya, dataran tinggi, gurun, hingga dataran
rendah subur di bagian timur. Selain itu, Tiongkok juga memiliki garis pantai yang panjang
di sepanjang Laut China Timur dan Laut China Selatan.
Sumber:geology.com
Batas negara Tiongkok adalah sebagai berikut.
• Utara: Mongolia dan Rusia
• Timur Laut: Korea Utara
• Timur: Laut China Timur
• Tenggara: Vietnam, Laos, dan Myanmar
• Selatan: India, Bhutan, dan Nepal
• Barat Daya: Pakistan dan Afghanistan
• Barat Laut: Tajikistan, Kirgizstan, dan Kazakhstan
Deskripsi Satuan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Populasi juta jiwa 1.412 1.413 1.412 1.410 1.408 1.405
Angkatan Kerja juta jiwa 761 781 770 775 768 768
PDB ADHB miliar USD 15.103 18.191 18.308 18.270 18.750 19.399
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 1
Page 40
Deskripsi Satuan 2020 2021 2022 2023 2024 2025
PDB per Kapita ADHB USD 10.696 12.878 12.968 12.961 13.314 13.806
Inflasi % 0,20 1,50 1,80 (0,20) - 0,50
Suku Bunga % 3,80 (0,10) 2,40 4,90 5,10 n/a
PMA miliar USD (99) (165) 20 174 154 81*
Pertumbuhan (y-o-y)
Populasi 0,03% -0,06% -0,15% -0,10% -0,23%
Angkatan Kerja 2,67% -1,42% 0,58% -0,83% -0,07%
PDB ADHB 20,44% 0,64% -0,20% 2,62% 3,46%
PDB per Kapita ADHB 20,40% 0,70% -0,06% 2,73% 3,70%
Inflasi 650,00% 20,00% -111,11% -100,00% n/a
Suku Bunga -102,63% -2500,00% 104,17% 4,08% n/a
PMA 66,33% -112,01% 778,24% -11,84% n/a
Sumber: World Bank; IMF, tadeingeconomic
*hingga September 2025
Secara umum, perekonomian Tiongkok tercatat meningkat, tetapi dengan dinamika yang
mulai melambat dan menghadapi beberapa tekanan struktural. Populasi terlihat menurun
secara konsisten sejak 2021, yang mengindikasikan tantangan demografis jangka
panjang. Hal ini juga tercermin pada angkatan kerja yang cenderung stagnan bahkan
sedikit menurun dalam beberapa tahun terakhir, sehingga berpotensi membatasi kapasitas
produksi ke depan.
Dari sisi ekonomi, PDB nominal (ADHB) masih meningkat dari USD 15,1 triliun pada 2020
menjadi sekitar USD 19,4 triliun pada 2025, meskipun laju pertumbuhannya jauh lebih
rendah dibanding lonjakan besar pada 2021. PDB per kapita juga menunjukkan tren
kenaikan yang stabil, menandakan peningkatan kesejahteraan rata-rata, walau
pertumbuhannya melambah setelah tahun 2022.
Di sisi lain, ketidakstabilan arus investasi, khususnya Penanaman Modal Asing (PMA),
menunjukkan adanya kehati-hatian investor terhadap prospek ekonomi. Fluktuasi suku
bunga juga menandakan respons kebijakan yang adaptif terhadap kondisi ekonomi yang
berubah. Secara keseluruhan, outlook Tiongkok tetap positif namun cenderung lebih
berhati-hati, dengan peluang tetap terbuka terutama di sektor konsumsi, meski dibayangi
oleh risiko perlambatan dan ketidakpastian global.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 2
Page 41
5.2 Gambaran Industri Makanan Ringan Tiongkok
Sumber : Mordor Intelligence, Grand View Research, IMARC Group
Pasar makanan ringan di Tiongkok diproyeksikan akan terus mengalami pertumbuhan
yang positif hingga tahun 2034, dengan estimasi tingkat pertumbuhan CAGR dengan
range 5,18% hingga 8,11%, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar ±7%. Pertumbuhan ini
terutama didorong oleh perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengarah pada
konsumsi makanan praktis (convenience food), seiring dengan meningkatnya urbanisasi
dan keterbatasan waktu untuk menyiapkan makanan utama.
Peningkatan pendapatan masyarakat dan berkembangnya kelas menengah juga turut
mendorong permintaan terhadap produk makanan ringan yang lebih beragam, termasuk
produk premium dan inovatif. Perkembangan kanal distribusi digital dan e-commerce juga
berperan signifikan dalam memperluas akses pasar, didukung oleh preferensi konsumen
yang semakin mengarah pada pembelian melalui platform online serta meningkatnya
minat terhadap variasi rasa dan produk yang lebih inovatif.
5.3 Gambaran Industri Makanan dan Minuman Tiongkok
Sumber: gopyd.com
Industri makanan dan minuman di Tiongkok diproyeksikan akan terus mengalami
pertumbuhan yang stabil hingga tahun 2029, dengan estimasi tingkat pertumbuhan CAGR
sekitar 7,5%. Dengan basis pasar yang sudah sangat besar (sekitar US$1,6–1,7 triliun
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 3
Page 42
pada 2023), pertumbuhan ini mencerminkan karakter industri yang telah relatif matang
namun tetap menunjukkan ekspansi yang solid. Secara nilai, pasar diperkirakan akan
meningkat secara konsisten hingga mencapai sekitar US$2,6 triliun pada 2029, didukung
oleh permintaan domestik yang kuat serta perkembangan pola konsumsi masyarakat.
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh urbanisasi, peningkatan pendapatan, dan
perubahan gaya hidup konsumen yang semakin mengarah pada konsumsi produk yang
praktis, sehat, dan premium. Selain itu, perkembangan kanal distribusi digital dan e-
commerce turut mempercepat akses pasar serta mendorong inovasi produk, khususnya
pada segmen minuman dan makanan siap saji. Preferensi konsumen juga semakin
bergeser ke arah produk inovatif, rendah gula, dan functional, sementara tingkat
persaingan yang tinggi serta sensitivitas harga tetap menjadi faktor utama yang
memengaruhi dinamika industri ke depan.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 3- 4
Page 43
6.0 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Analisis kewajaran atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melakukan analisis terhadap
Rencana Transaksi, analisis kualitatif atas manfaat Rencana Transaksi, analisis kuantitatif
dan kewajaran atas Rencana Transaksi.
6.1 Rencana Rencana Transaksi
6.1.1 Latar Belakang
AISA saat ini mendistribusikan produknya di pasar Tiongkok melalui Enerfo Shanghai yang
bertindak sebagai sole distributor. Namun, Enerfo Shanghai saat ini berada di bawah
pengendalian entitas afilasi Perseroan, yaitu Enerfo Singapore. Dalam rangka memperluas
jaringan dan meningkatkan jumlah produk yang dipasarkan di pasar domestik Tiongkok,
maka AISA melalui BBP berencana untuk mengakuisisi Enerfo Shanghai.
6.1.2 Alasan, Tujuan, dan Manfaat Rencana Transaksi
Tujuan dari Rencana Transaksi adalah untuk memperoleh pengendalian langsung atas
Enerfo Shanghai, sehingga memungkinkan pengelolaan strategi branding dan pricing
secara lebih terintegrasi guna mendukung optimalisasi margin dan daya saing produk di
pasar Tiongkok.
Manfaat Rencana Transaksi bagi AISA adalah untuk mendukung ekspansi saluran distribusi
serta pemanfaatan kanal yang telah tersedia untuk meningkatkan penetrasi produk secara
lebih luas, terutama untuk pengembangan dan pemasaran produk-produk AISA ke pasar
Tiongkok.
Ekspansi perluasan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan pendapatan
Perseroan, mengingat Tiongkok memiliki basis konsumen yang besar serta tingkat
konsumsi yang tinggi dan terus meningkat. Pasar Tiongkok ini diharapkan mampu
memberikan peluang yang signifikan bagi Perseroan untuk meningkatkan skala penjualan
dan pertumbuhan pendapatan secara berkelanjutan terutama untuk pasar luar negeri.
6.2 Analisis Kuantitatif dan Kualitatif yang Terkait dengan Rencana Transaksi
6.2.1 Analisis Kuantitatif
Analisis kuantitatif dilakukan berdasarkan analisis terhadap laporan keuangan sebelum
Rencana Transaksidan setelah Rencana Transaksi.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 44
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma AISA Sebelum dan Sesudah Transaksi
Per 31 Desember 2025
(dalam juta Rupiah)
Transaksi
Enerfo akuisisi Proforma
Deskripsi AISA Eliminasi
Shanghai Enerfo AISA
Shanghai
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 133.365 12.373 (98) - 145.640
Piutang usaha - neto
Pihak ketiga 79.782 132 - - 79.914
Pihak berelasi 239.473 - - (4.615) 234.858
Aset keuangan lancar lainnya 1.663 349 - - 2.012
Persediaan - neto 113.553 1.116 - - 114.669
Pajak dibayar di muka 3.681 - - - 3.681
Biaya dibayar di muka 2.787 44 - - 2.831
Aset non keuangan lancar lainnya 9.936 2.408 - - 12.344
Total Aset Lancar 584.240 16.422 - - 595.949
Aset Tidak Lancar
Aset keuangan tidak lancar lainnya 153.491 - - - 153.491
Investasi anak usaha - - 98 (98) -
Properti investasi 31.259 - - - 31.259
Aset tetap - neto 1.064.465 437 - - 1.064.902
Aset takberwujud - neto 234.654 - - - 234.654
Goodwill 729 - - 98 827
Tagihan pajak penghasilan 17.340 - - - 17.340
Aset non keuangan tidak lancar lainnya 3.703 - - - 3.703
Total Aset Tidak Lancar 1.505.641 437 - - 1.506.176
Total Aset 2.089.881 16.859 - - 2.102.125
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
Pihak ketiga 149.887 - - - 149.887
Pihak berelasi 37.547 5.163 - (4.615) 38.095
Beban akrual dan provisi 248.554 - - - 248.554
Utang pajak 10.185 44 - - 10.229
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 52.550 53 - - 52.603
Utang bank jangka pendek 111.726 - - - 111.726
Bagian lancar atas:
Utang bank 2.000 - - - 2.000
Liabilitas sewa 23.630 - - - 23.630
Liabilitas keuangan jangka pendek
78.456 11.122 - - 89.578
lainnya
Utang pihak berelasi non-usaha 1.878 - - - 1.878
Liabilitas kontrak 4.232 4 - - 4.236
Total Liabilitas Jangka Pendek 720.645 16.386 - - 732.416
Liabilitas Jangka Panjang
Utang bank jangka panjang, setelah
94.900 - - - 94.900
dikurangi bagian lancar
Liabilitas sewa, setelah dikurangi bagian
4.794 473 - - 5.267
lancar
Liabilitas imbalan pasca kerja 88.565 - - - 88.565
Liabilitas pajak tangguhan - neto 36.961 - - - 36.961
Total Liabilitas Jangka Panjang 225.220 473 - - 225.693
Total Liabilitas 945.865 16.859 - - 958.109
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.902.860 32.897 - (32.897) 1.902.860
Tambahan modal disetor - neto 1.515.597 2.186 - (2.186) 1.515.597
Defisit (2.728.564) (35.083) - 35.083 (2.728.564)
Penghasilan komprehensif lain 455.497 - - - 455.497
Total 1.145.390 - - - 1.145.390
Kepentingan Nonpengendali (1.374) - - - (1.374)
Total Ekuitas 1.144.016 - - - 1.144.016
Total Liabilitas dan Ekuitas 2.089.881 16.859 - - 2.102.125
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 45
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma AISA Sebelum dan Sesudah Transaksi
Per 31 Desember 2025
(dalam juta Rupiah)
Transaksi
Enerfo akuisisi Proforma
Deskripsi AISA Eliminasi
Shanghai Enerfo AISA
Shanghai
Penjualan neto 1.957.977 18.653 - (10.460) 1.966.170
Beban pokok penjualan (1.195.110) (18.724) - 10.460 (1.203.374)
Laba bruto 762.867 (71) - - 762.796
Beban penjualan dan distribusi (430.985) (7.397) - - (438.382)
Beban umum dan administrasi (193.395) (4.095) - - (197.490)
Penghasilan lainnya 8.427 1 - - 8.428
Beban lainnya (15.359) (12.978) - - (28.337)
Laba usaha 131.555 (24.540) - - 107.015
Penghasilan keuangan 4.808 953 - - 5.761
Beban keuangan (27.487) (172) - - (27.659)
Laba sebelum pajak penghasilan 108.876 (23.759) - - 85.117
Beban pajak penghasilan (19.743) - - - (19.743)
Laba tahun berjalan 89.133 (23.759) - - 65.374
Penghasilan komprehensif lain 8.746 - - - 8.746
Total laba komprehensif tahun berjalan 97.879 (23.759) - - 74.120
Informasi keuangan proforma konsolidasian disusun menggunakan asumsi-asumsi dasar
sebagai berikut:
a) Rencana Transaksi diasumsikan terjadi pada tanggal 31 Desember 2025;
b) Nilai tukar per 1 RMB pada tanggal 31 Desember 2025 diasumsikan sebesar
Rp2.400,67;
c) Nilai transaksi diasumsikan berdasarkan Shares Sales & Purchase Agreement sebesar
Rp98.000.000 (USD1 = Rp16.782);
d) Tidak ada transaksi lain selain Rencana Transaksi.
Perbandingan Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi
Rasio Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
Tingkat pengembalian aset (ROA) 4,26% 3,11%
Tingkat pengembalian ekuitas (ROE) 7,79% 5,71%
Marjin laba kotor 38,96% 38,80%
Marjin laba operasi 6,72% 5,44%
Marjin laba bersih 4,55% 3,32%
Rasio Utang terhadap Aset (DAR) 10,07% 10,01%
Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) 18,40% 18,40%
Berdasarkan analisis informasi keuangan konsolidasian kombinasi proforma AISA per 31
Desember 2025, ROA dan ROE mengalami penurunan karena mencatatkan kenaikan aset
dan ekuitas serta rugi tahun berjalan Enerfo Shanghai. Rasio margin AISA mengalami
penurunan setelah transaksi seiring dengan laba kotor Enerfo Shanghai yang tercatat
negatif. Rasio utang terhadap aset (DAR) mengalami sedikit penurunan seiring dengan
peningkatan total aset Perseroan.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 46
Perbandingan rasio keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi dengan
perusahaan dengan industri sejenis yang terdaftar di Bursa Efek.
Berikut adalah analisi kinerja AISA dibandingkan dengan perusahaan pembanding
dengan kapitalisasi pasar dan pendapatan yang sebanding.
Sebelum Setelah
Rasio Rencana Rencana Minimum Rata-Rata Maksimum
Transaksi Transaksi
Tingkat pengembalian aset (ROA) 4,26% 3,11% 0,24% 7,88% 14,74%
Tingkat pengembalian ekuitas (ROE) 7,79% 5,71% 0,49% 12,87% 17,34%
Marjin laba kotor 38,96% 38,80% 21,95% 28,09% 35,22%
Marjin laba operasi 6,72% 5,44% 4,26% 12,09% 22,25%
Marjin laba bersih 4,55% 3,32% 0,50% 9,31% 22,54%
Debt to Asset Ratio (DAR) 10,07% 10,01% 0,00% 22,81% 44,96%
Debt to Equity Ratio (DER) 18,400% 18,400% 0,00% 44,29% 91,60%
Rasio ROA, ROE, margin laba bersih sebelum dan setelah Rencana Transaksi tercatat
dibawah rata-rata Industri, namun rasio margin laba kotor sebelum dan setelah Rencana
Transaksi tercatat diatas rata-rata industri. Rasio DAR dan DER sebelum dan setelah
Rencana Transaksi juga tercatat di bawah rata-rata Industri.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 47
Analisis Inkremental
Analisis proyeksi Laporan Keuangan Konsolidasi AISA sebelum dan setelah Rencana Transaksi sebagaimana ditunjukkan pada bagian di
bawah telah disusun oleh manajemen berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Laba Rugi
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Rata-rata
Pendapatan
Sebelum akuisisi 2.088.337 2.295.758 2.514.976 2.742.234 2.939.024 3.130.033
Setelah akuisisi 2.088.485 2.297.993 2.531.980 2.768.509 2.973.852 3.163.977
Perubahan % 0,01% 0,10% 0,68% 0,96% 1,19% 1,08% 0,67%
BPP
Sebelum akuisisi 1.291.433 1.440.514 1.597.381 1.758.536 1.883.377 1.997.562
Setelah akuisisi 1.288.434 1.432.280 1.594.044 1.757.821 1.888.271 1.999.554
Perubahan % -0,23% -0,57% -0,21% -0,04% 0,26% 0,10% -0,12%
Laba Bruto
Sebelum akuisisi 796.904 855.244 917.595 983.698 1.055.646 1.132.472
Setelah akuisisi 800.052 865.712 937.936 1.010.688 1.085.582 1.164.423
Perubahan % 0,39% 1,22% 2,22% 2,74% 2,84% 2,82% 2,04%
Beban operational
Sebelum akuisisi 688.020 745.342 806.894 872.809 936.789 1.002.898
Setelah akuisisi 662.953 757.839 825.503 895.258 961.255 1.028.421
Perubahan % -3,64% 1,68% 2,31% 2,57% 2,61% 2,54% 1,34%
Laba Operasi
Sebelum akuisisi 108.884 109.902 110.701 110.889 118.857 129.574
Setelah akuisisi 137.099 107.873 112.433 115.429 124.327 136.002
Perubahan % 25,91% -1,85% 1,56% 4,09% 4,60% 4,96% 6,55%
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
Sebelum akuisisi (19.679) (19.679) (19.679) (19.679) (19.679) (19.679)
Setelah akuisisi (52.442) (19.679) (19.679) (19.679) (19.679) (19.679)
Perubahan % 166,49% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% -
Laba Sebelum Pajak
Sebelum akuisisi 89.206 90.223 91.022 91.210 99.178 109.895
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 48
Deskripsi 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Rata-rata
Setelah akuisisi 84.657 88.194 92.754 95.751 104.648 116.323
Perubahan % -5,10% -2,25% 1,90% 4,98% 5,52% 5,85% 1,82%
Laba Bersih
Sebelum akuisisi 64.752 63.423 59.161 50.675 53.921 59.442
Setelah akuisisi 60.203 61.394 64.106 52.134 56.042 62.074
Perubahan % -7,02% -3,20% 8,36% 2,88% 3,93% 4,43% 1,56%
Manajemen AISA memproyeksikan setelah Rencana Transaksi, pendapatan konsolidasian akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi
dengan rata-rata sekitar 0,67% per tahun dari pendapatan penjualan di Tiongkok. Sejalan dengan proyeksi pendapatan konsolidasian, laba
bersih AISA juga diasumsikan mengalami kenaikan mulai tahun ketiga setelah Rencana Transaksi.
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Rata-rata
Total Aset
Sebelum akuisisi 2.261.956 2.387.138 2.548.442 2.785.196 2.996.098 3.223.294
Setelah akuisisi 2.287.582 2.425.280 2.599.427 2.854.976 3.075.086 3.317.228
Perubahan % 1,13% 1,60% 2,00% 2,51% 2,64% 2,91% 2,13%
Total Liabilitas
Sebelum akuisisi 1.054.675 1.121.155 1.230.802 1.426.346 1.593.076 1.771.661
Setelah akuisisi 1.088.180 1.166.945 1.275.942 1.475.686 1.635.178 1.809.811
Perubahan % 3,18% 4,08% 3,67% 3,46% 2,64% 2,15% 3,20%
Total Ekuitas
Sebelum akuisisi 1.207.281 1.265.982 1.317.640 1.358.850 1.403.022 1.451.633
Setelah akuisisi 1.199.402 1.258.335 1.323.484 1.379.290 1.439.908 1.507.417
Perubahan % -0,65% -0,60% 0,44% 1,50% 2,63% 3,84% 1,19%
Berdasarkan proyeksi manajemen total aset, liabilitas dan ekuitas konsolidasian AISA setelah Rencana Transaksi mengalami peningkatan
dengan rata-rata masing-masing peningkatan sebesar 2,13%, 3,20% dan 1,19% secara berurutan per tahunnya.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 49
Arus Kas
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Rata-rata
Kas dari (digunakan untuk) Aktivitas Operasi
Sebelum akuisisi 271.708 224.311 205.615 279.513 329.681 267.350
Setelah akuisisi 267.812 224.524 210.378 291.747 336.954 276.423
Perubahan % -1,43% 0,10% 2,32% 4,38% 2,21% 3,39% 1,83%
Kas dari (digunakan untuk) Aktivitas Investasi
Sebelum akuisisi (110.000) (110.000) (110.000) (110.000) (110.000) (110.000)
Setelah akuisisi (110.134) (110.000) (110.000) (110.000) (110.000) (110.000)
Perubahan % 0,12% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,02%
Kas dari (digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
Sebelum akuisisi (44.751) (2.391) (6.500) (8.000) (80.500) -
Setelah akuisisi (44.751) (2.391) (6.500) (8.000) (80.500) -
Perubahan % 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% - 0,00%
Net Cash Flow
Sebelum akuisisi 116.957 111.920 89.115 161.513 139.181 157.350
Setelah akuisisi 112.927 112.133 93.878 173.747 146.454 166.423
Perubahan % -3,45% 0,19% 5,34% 7,57% 5,23% 5,77% 2,98%
Berdasarkan proyeksi manajemen arus kas bersih konsolidasian AISA setelah Rencana Transaksi mengalami kenaikan meskipun masih tercatat
negatif pada tahun pertama akibat kas dari aktivitas operasi yang menurun. Dengan Rencana Transaksi yang dilakukan AISA mampu
meningkatkan arus kas bersih berkisar sekitar 0,19% hingga 7,57% dibandingkan dengan sebelum Rencana Transaksi.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 50
Analisis Kontribusi Nilai Tambah Perusahaan
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
Aset 2.089.881 2.102.125
Liabilitas 945.865 958.109
Ekuitas 1.144.016 1.144.016
Berdasarkan proforma transaksi per 31 Desember 2025 tidak terdapat peningkatan
ataupun penurunan yang signifikan dari sisi aset dan liabilitas AISA, sementara ekuitas
tidak mengalami perubahan.
Nilai tambah selama periode proyeksi keuangan Perseroan mencatatkan tambahan laba
bersih sebesar Rp4,58 miliar dari Enerfo Shanghai hingga tahun 2031.
Analisis Biaya dan Pendapatan yang Relevan
Seluruh analisis biaya atau pendapatan yang dianggap relevan telah disampaikan pada
analisis di atas, sehingga tidak ada analisis atas biaya atau pendapatan relevan lain lagi
yang perlu diungkapkan.
Analisis Informasi non-Keuangan yang Relevan
Seluruh informasi non keuangan yang dianggap relevan telah disampaikan pada analisis
di atas, sehingga tidak ada informasi non keuangan yang perlu diungkapkan.
Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
transaksi dengan memperhatikan alternatif lain
Tidak terdapat alternatif lain yang dipertimbangkan oleh manajemen Perseroan selain
Rencana Transaksi.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 51
Analisis Sensitivitas
(dalam jutaan Rupiah)
Deskripsi 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Rata-rata
Pendapatan
Pendapatan naik 5% 2.089.327 2.300.751 2.537.035 2.775.128 2.981.058 3.171.745
Tetap 2.088.485 2.297.993 2.531.980 2.768.509 2.973.852 3.163.977
Pendapatan turun 5% 2.087.644 2.295.235 2.526.924 2.761.889 2.966.647 3.156.209
% Kenaikan Pendapatan
Pendapatan naik 5% 0,0% 0,1% 0,2% 0,2% 0,2% 0,2% 0,2%
Pendapatan turun 5% 0,0% -0,1% -0,2% -0,2% -0,2% -0,2% -0,2%
Laba Kotor
Pendapatan naik 5% 800.283 866.472 939.328 1.012.510 1.087.566 1.166.562
Tetap 800.052 865.712 937.936 1.010.688 1.085.582 1.164.423
Pendapatan turun 5% 799.820 864.953 936.544 1.008.865 1.083.598 1.162.284
% Kenaikan Laba Kotor
Pendapatan naik 5% 0,0% 0,1% 0,1% 0,2% 0,2% 0,2% 0,1%
Pendapatan turun 5% 0,0% -0,1% -0,1% -0,2% -0,2% -0,2% -0,1%
Laba Operasi
Pendapatan naik 5% 137.173 108.115 112.877 116.011 124.960 136.684
Tetap 137.099 107.873 112.433 115.429 124.327 136.002
Pendapatan turun 5% 137.025 107.631 111.989 114.848 123.694 135.320
% Kenaikan Laba Operasi
Pendapatan naik 5% 0,1% 0,2% 0,4% 0,5% 0,5% 0,5% 0,4%
Pendapatan turun 5% -0,1% -0,2% -0,4% -0,5% -0,5% -0,5% -0,4%
Laba Bersih
Pendapatan naik 5% 60.277 61.636 64.550 52.588 56.536 62.606
Tetap 60.203 61.394 64.106 52.134 56.042 62.074
Pendapatan turun 5% 60.129 61.152 63.662 51.681 55.549 61.541
% Kenaikan Laba Bersih
Pendapatan naik 5% 0,1% 0,4% 0,7% 0,9% 0,9% 0,9% 0,6%
Pendapatan turun 5% -0,1% -0,4% -0,7% -0,9% -0,9% -0,9% -0,6%
Berdasarkan tabel di atas, penurunan maupun kenaikan bagian laba (rugi) Enerfo Shanghai setelah merger sebesar 5% tidak terlalu mempengaruhi
kinerja operasional AISA secara umum. Skenario kenaikan 5% maupun penurunan 5% hanya menghasilkan perubahan rata-rata sekitar ±0,2%
dari sisi pendapatan AISA, kondisi yang sama juga terlihat pada laba kotor dengan rata-rata perubahan sekitar ±0,1%. Meskipun demikian, laba
operasi dan laba bersih menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi, yaitu masing-masing sekitar ±0,4% dan ±0,6%.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 52
Analisis Kelayakan Investasi
Untuk menguji sensitivitas kelayakan atas Rencana Transaksi, kami juga melakukan pengecekan terhadap beberapa parameter kelayakan
seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period dan Benefit Cost Ratio.
(dalam jutaan Rupiah)
Terminal
2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035
Value
Investasi (98.000)
Net Income (4.685.295) (2.461.800) 1.043.518 3.672.057 4.575.422 5.434.937 6.374.004 6.825.002 7.267.299 7.445.631 111.137.512
Arus kas bebas (98.000) (4.685.295) (2.461.800) 1.043.518 3.672.057 4.575.422 5.434.937 6.374.004 6.825.002 7.267.299 7.445.631 111.137.512
Tingkat diskonto 9,63% 9,63% 9,63% 9,63% 8,85% 8,85% 8,85% 8,85% 8,85% 8,85%
Faktor diskonto 1 0,91 0,83 0,76 0,69 0,64 0,58 0,54 0,49 0,45 0,42
Nilai kini arus kas
(98.000) (4.363.100) (2.048.277) 791.962 2.542.034 2.909.806 3.175.326 3.421.110 3.365.258 3.291.922 3.098.410 46.248.551
bebas
NPV 62.424.394
IRR 38,13%
Payback Period 4 Tahun 7 Bulan
BCR 10,72
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 53
Analisis Faktor Lain yang Relevan
Seluruh faktor yang dianggap relevan telah disampaikan pada analisis di atas, sehingga
tidak ada lagi faktor lain yang dianggap relevan yang perlu diungkapkan.
6.2.2 Analisis Kualitatif
Analisis kewajaran terhadap Rencana Transaksi dilakukan dengan menganalisis manfaat
atas Rencana Transaksi.
Manfaat atas Rencana Transaksi
Manfaat atas Rencana Transaksi ini antara lain:
• Perluasan jangkauan pasar
Terdapat potensi bagi AISA untuk memperluas jaringan distribusi Perseroan tidak hanya
di pasar domestik tetapi juga melalui jalur ekspor ke pasar Tiongkok, yang pada
akhirnya akan menambah sumber pendapatan Perseroan serta memperkuat eksistensi
dan posisi Perseroan di pasar Tiongkok sebagai salah satu pasar dengan potensi
pertumbuhan yang signifikan.
• Akses langsung ke pasar Tiongkok
AISA memperoleh akses langsung terhadap pasar Tiongkok melalui kanal distribusi
yang telah tersedia, sehingga dapat mendukung penetrasi pasar untuk produk-produk
AISA lainnya.
• Pengendalian penuh atas Enerfo Shanghai
Pengendalian langsung membuka peluang untuk melakukan ekspansi saluran
distribusi, pengembangan kanal baru, serta penetapan strategi pemasaran yang lebih
kompetitif di pasar.
Tantangan atas Rencana Transaksi
Tantangan atas Rencana Transaksi ini antara lain:
• Keterbatasan kapasitas distribusi
Kapasitas distribusi Enerfo Shanghai saat ini masih terbatas tanpa adanya dukungan
dari distributor besar, sehingga memerlukan waktu dan investasi tambahan untuk
membangun jaringan distribusi yang lebih luas dan mampu menjangkau pasar
Tiongkok secara optimal.
• Tekanan biaya operasional
Biaya operasional yang berjalan saat ini belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh margin
pada skala penjualan yang ada, sehingga diperlukan upaya peningkatan volume
penjualan secara signifikan untuk mencapai titik keseimbangan margin yang positif.
• Penyesuaian internal paska akuisisi
Proses peralihan kepemilikan akan memerlukan penataan ulang dan penyelarasan
strategi bisnis Enerfo Shanghai agar sepenuhnya terintegrasi sehingga dapat bersaing
di pasar Tiongkok.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 54
• Tantangan penetrasi pasar
Pasar makanan ringan di Tiongkok memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan
dinamis, baik dari pemain lokal maupun internasional, sehingga memerlukan strategi
penetrasi pasar yang efektif, adaptif, serta kemampuan untuk menyesuaikan produk
dan strategi pemasaran dengan preferensi konsumen yang terus berkembang.
Potensi Risiko atas Rencana Rencana Transaksi
Potensi Risiko atas Rencana Transaksi ini antara lain:
• Belum tercapainya skala ekonomi
Tingkat penjualan saat ini belum sepenuhnya mampu menutupi biaya operasional,
sehingga terdapat risiko bahwa kegiatan usaha masih akan mengalami kerugian
hingga tercapainya skala penjualan yang memadai. Keterbatasan kapasitas distribusi
dan tingginya biaya operasional dapat memperlambat pencapaian skala penjualan
yang dibutuhkan untuk mencapai profitabilitas, sehingga periode kerugian dapat
berlangsung lebih lama dari yang diproyeksikan.
• Risiko kerugian pada tahap awal
Sejalan dengan strategi penetrasi dan ekspansi pasar, terdapat potensi kerugian yang
bersifat sementara sampai dengan tercapainya tingkat operasional yang optimal.
6.3 Analisis Kewajaran atas Nilai Rencana Transaksi
Analisis kewajaran Rencana Transaksi dilakukan dengan membandingkan nilai Rencana
Transaksi yang disebutkan dalam ringkasan draft Perjanjian Jual Beli antara BBP dan
Enerfo Singapore dan Nilai Pasar atas 100% ekuitas Enerfo Shanghai pada Laporan
Penilaian per 31 Desember 2025.
Berdasarkan Laporan Penilaian No. 00160/2.0012-00/BS/04/0263/1/V/2026 KJPP-RHR
berpendapat bahwa Nilai Pasar atas 100% ekuitas Enerfo Shanghai per 31 Desember
2025 adalah sebesar RMB41.000 atau setara dengan Rp98.000.000,-. (RMB1 =
Rp2.400,67)
Berdasarkan draft Perjanjian Jual Beli antara BBP dan Enerfo Singapore, nilai transaksi
adalah sebesar RMB41.000 atau setara dengan Rp98.000.000,-. (RMB1 = Rp2.400,67)
Berdasarkan analisis di atas, nilai Rencana Transaksi adalah wajar karena masih dalam
deviasi maksimum 7,5% dari Nilai Pasar Wajar Objek Transaksi (batas maksimum yang
dinyatakan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 35
/POJK.04/2020 tentang Pedoman untuk Penilaian dan Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal)
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 55
6.4 Analisis Kewajaran atas Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang dilakukan meliputi analisis
terhadap transaksi. analisis kualitatif dan kuantitatif. analisis atas kewajaran nilai Rencana
Transaksi. dan analisis atas faktor-faktor yang relevan. maka kami berpendapat bahwa
secara keseluruhan Rencana Transaksi adalah wajar.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 6 - 14
Page 56
7.0 KESIMPULAN
Berdasarkan analisis kewajaran atas Rencana Transaksi yang dilakukan meliputi analisis
terhadap transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis atas kewajaran nilai Rencana
Transaksi, dan analisis atas faktor-faktor yang relevan, maka kami berpendapat bahwa
secara keseluruhan Rencana Transaksi adalah wajar.
Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan
memahami seluruh asumsi, batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian
laporan yang mendasari opini analisis dimaksud.
Jakarta, 29 Mei 2026
Hormat kami,
KJPP Rengganis, Hamid & Rekan
Vivien Heriyanthi, MAPPI (Cert.)
Rekan – Penilai Properti dan Bisnis
Ijin Penilai Publik No. PB-1.09.00263
STTD BAPEPAM/OJK No. STTD.PPB-29/PJ-1/PM.02/2023
MAPPI No. 00-S-01256
Sehubungan dengan meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang telah
menyebabkan gangguan pada pasar energi global serta meningkatkan volatilitas pasar
keuangan, dan pemberlakuan tarif perdagangan yang signifikan oleh Pemerintah Amerika
Serikat terhadap sejumlah negara yang menimbulkan gejolak pada perekonomian global,
maka kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat kehati-hatian
yang lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi
dibandingkan dengan kondisi yang secara normal berlaku. Dikarenakan belum
diketahuinya besaran dampak dari pengenaan tarif perdagangan tersebut yang terjadi di
pasar dan ketiadaan atau kurangnya data pasar untuk menginformasikan atau mendukung
estimasi kuantitatif, sebagai langkah pencegahan/mitigasi resiko kami sangat menyarankan
untuk dilakukannya pemutakhiran secara berkala terhadap hasil penilaian ini untuk
memastikan adanya penilaian yang akurat.
VALUATION & ADVISORY SERVICES 7-1
Page 57
Main Office: Menara Kuningan 8th Floor Jalan HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5, Jakarta 12940 Phone: +62-21 3001 6002 Fax: +62-21 3001 6003 Email: kjpp.rhp@rhp-valuation.com Our Offices: Medan (P) | Yogyakarta (P) | Surabaya (P) | Bali (P) | Makassar (P) | Semarang (P) | Jakarta (P) | Batam (P) | Mataram (P) | Bandung (P) www.rhr.co.id
Names mentioned 68 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Rengganis
p.2 ×5
unresolved
org
Hamid & Rekan
p.2 ×5
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.3 ×4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.4
unresolved
org
KJPP RHR
p.4 ×4
unresolved
person
Alfonsus Filbert Dananharja Suryadi
p.5
unresolved
person
Kang Hongkie Widjaja
p.5
unresolved
person
Renofa Suardiani
· Direktur
p.5
unresolved
org
Rekan Vivien Heriyanthi
p.6 ×2
unresolved
person
Vivien Heriyanthi, MAPPI (Cert.)
· Rekan – Penilai Properti dan Bisnis
p.6 ×3
unresolved
org
BAPEPAM
p.6 ×2
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.8 ×3
unresolved
—
STTD No. STTD.PPB-29/PJ-1/PM.02/2023
p.9
unresolved
—
MAPPI No. 12-S-03860
p.9
unresolved
—
MAPPI No. 22-T-11232
p.9
unresolved
org
PT Balaraja Bisco Paloma Enerfo Shanghai
p.11
unresolved
org
Agri Pte. Ltd.
p.13 ×4
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.15
unresolved
org
Purwantono
p.15 ×4
unresolved
org
Purwanto Susanti
p.15
unresolved
org
Akta Pendirian FKS Food Sejahtera Tbk
p.15
unresolved
org
Accountants Co., Ltd
p.15 ×4
unresolved
person
Elyce Ong
p.16
unresolved
person
Ivan Gunawan
· Corporate Secretary
p.16
unresolved
org
PT FKS Food
p.17 ×2
unresolved
org
PT Pangan Sejahtera Enerfo Pte. Ltd
p.17
unresolved
org
PT Balaraja Bisco
p.17
unresolved
org
PT Balaraja Bisco Paloma Penjual
p.17
unresolved
org
Trading Co. Ltd
p.17
unresolved
person
Winanto Wiryomartani
p.19
unresolved
org
PT Asia Intiselera. Akta
p.19
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.19
unresolved
person
Emmyra Fauzia Kariana
p.19
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.19
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.19
unresolved
org
PT Patra Power Nusantara
p.20
unresolved
org
PT Surya Cakra Sejahtera
p.20 ×2
unresolved
org
PT Pangan Sejahtera Investama
p.20
unresolved
org
PT Asta Askara Sentosa
p.20
unresolved
org
Enerfo Vietnam Limited
p.38
unresolved
org
FKS Logistics Vietnam Company Limited
p.38
unresolved
org
Enerfo Malaysia Sdn Bhd
p.38
unresolved
org
Enerfo Myanmar Company Limited
p.38
unresolved
org
Tradig Co. Ltd.
p.38
unresolved
org
Omegra Shipping Pte Ltd
p.38
unresolved
org
Enerfo USA Inc.
p.38
unresolved
org
Enerfo Sugar Limited
p.38
unresolved
org
Nutrition Innovation Singapore Pte Ltd
p.38
unresolved
org
FKS Strategic Investment Pte.Ltd.
p.38
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
6905 ms
12 Sep 2026 22:16
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': '(batas maksimum yang'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '(batas maksimum yang',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '98000000.00'}