Skip to content
Back to announcement

20260520_FITT_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32093152_lamp8.pdf

Asset transaction Needs review FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 62

Page 1 OCR 0.831
c

UE A0 T AE 0 CG OP TAI SA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

LAPORAN PENILAIAN

50,00X (5.000) Lembar Saham Penyertaan
PT Sheng Yue Hengli pada
PT Venturi Tambang Perkasa

Bidang Usaha : Jasa Kontraktor Tambang

Disiapkan untuk:
PT Hotel Fitra International Tbk

Page 2 OCR 0.699
H

(— S5 le N TAP 12 A M2 PR AN IiS ai ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

DAFTAR ISI
HALAMAN
Daftar Isi nenen onnexne2nennnnon anne mennnnnn sana man aan aan naa aman naga aan aman an aamanaan i
Surat Pengaaar iasaaaamaba |)
Pernyataan Penilai -——--—-- ——— mama iv
Asumsi dan Pembatas ---------——mnnnnnoo oo ono masam PT vi

LAPORAN PENILAIAN

BABI — PENDAHULUAN-—- tenatanennntanonnnnonoooonoononoo menawan
11. Latar Belakang-— —
1.2. Dasar Penugasan
13. Lingkup Penilaian
14. Pemberi Tugas--—
1.5. Pengguna Laporan —-——
1.6. Maksud dan Tujuan Penilaian---—--—----- mmm nomwne2n0emeennameeanona
1.7. Objek Penilaian-—— —
18. Kepemilikan Saham —
1.9. Tanggal Efektif Penilaian-
110. Tanggal Pelaporan--—
111, Premis Nilai
112. Pernyataan Independensi Penil
1.13. Kualifikasi Penilai
114. Dasar Penilaian dan Definisi Nilai
1,15. Data dan Informasi-——
116. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
117. Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya-
118. Konfirmasi Penugasan Bersamaan (Berdekatan)-
1.19. Asumsi dan Asumsi Khusus -——--——-—-—.-—
1.20. Definisi dan Istilahh-———--—-———--——-—zewnnncennnorononnpon oa

BAB II GAMBARAN PERSEROAN--—-—--———-————-————— -0 NA
21. Gambaran Umum ——

2.2. Struktur Permodalan dan Pemegang Saham ——-

2.3. Organisasi Perusahaan-------——— I-2
24. Perijinan dan Legalitas Perseroan -— 1-2
25. Aspek Manajemen dan Usaha: 1-2
25. Gambaran Manajemen 1-2
252. Sumber Daya Manusia 1-3
25.3. Kegiatan Usaha — 1-3
26. Kinerja Keuangan —-—- 1-3
26.1. Realisasi Laba Rugi—--—— 1-3
262 Realisasi Posisi Keuangan: 1-5
2.6.3. Realisasi Arus Kas - — 1-6
26.4. Rasio — Rasio Keuangan -- 1-7
27. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian 1-8

28 Hasil Pemeriksaan Atas Dokumen Hukum Yang Relevan -—---——---———..—.... 1-8
Page 3 OCR 0.764
1 SC TE NN Tere A PP RASA IL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

29. Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan -—---— mn 1-8
2.10. Hasil identifikasi atas aset non operasional---—---—-—-— 1-8
211. Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi dan Informasi Empiris 1-9
212. Informasi Non Keuangan Yang Relevan Mengenai Objek Penilaian 1-10
213. Informasi Perpajakan 1-10
2.14. Uraian Mengenai Penyesuaian Data Laporan Keuangan 1-10
2.15. Perbandingan Laporan Keuangan yang Sebanding ---—- 1-11
2.16. Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding 11-12
2.17. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham 11-12
218. Informasi Mengenai Asuransi Karyawan Kunci - 11-12
219. Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sebandng 11-12
2.20, Analisa Pembahasan Manajemen 11-13
BAB III. ASPEK MAKRO BISNIS dan PEMASARAN -----—------o—--on—-oow— Il
31. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia mma WA
3.2. Neraca Pembayaran Indonesia--— N-2

33. Inflasi--- -. — “1 -. M-3
34. Nilai Tukar Rupiah ----—- 0-4
3.5. Perkembangan Industri Nikel IN- 5
3.6. Prospek Industri Jasa Kontraktor Tambang ------—-—- mm mnmanwnomtanamenm MT

BABIV PENDEKATAN PENILAIAN-— V-1
41, Pendekatan Penilaian -—- V-A

4.2. Pendekatan Penilaian yang digunakan ---------—----ncomonwenontenemamsetamae V7

BABV  PROYEKSI KEUANGAN V-1
51. Business Plan -—— V-1

5.2. Kegiatan Usaha-—-- V-1

5.3. Proyeksi Laba Rugi V-2

5.4. Proyeksi Posisi Keuangan V-3

5.5. Proyeksi Arus Kas -—--— V-4

5.6. Proyeksi Rasio Keuangan V-5

BAB VI PENILAIAN SAHAM -—--——- VA
61. Penilaian dengan Pendekatan Pendapatan VI-1

61.1 Penentuan Biaya Modal Ekuitas -—-— VI-2

612 Tingkat Suku Bunga «00mm tavenmenatnman VI-3

61.3 Perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC)- VI-3

614 Indikasi Nilai Ekuitas -—---- VI-4

6.2. Penilaian dengan Pendekatan Aset VI-5

6.21 Perhitungan Biaya Ekuitas -— - M5

6.22 Nilai Pasar Aset Tetap -----—-----.ooo. VI-5
6.23 Nilai Penyesuaian Posisi Keuangan Perusahaan VI-5
6.24 Nilai Pasar Saham VTP- aman VI-6
6.3. Discount for Lack of Marketability (OLOM- senam VI-7
64. Rekonsiliasi Nilai ---——--—---—-——.... - VI-9
65. Kesimpulan Nilai Pasar: semuaa — - V-10

Lampiran :
Realisasi Posisi Keuangan
Proyeksi Posisi Keuangan
Pendekatan Pendapatan
Page 4 OCR 0.897
TH & CC EM CLE ix A PP: PMA ISA bk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

No. : 00235/2.0053-00/BS/05/0095/1/V/2026 Jakarta, 18 Mei 2026
Lamp. : Laporan Penilaian Saham

Kepada,

PT Hotel Fitra International Tbk

Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT. 005 RW. 008,
Kelurahan Munjul, Kecamatan Majalengka,
Kabupaten Majalengka,

Provinsi Jawa Barat

Up. Yth. Direksi

Hal: Laporan Penilaian 50,00” Saham Penyertaan PT Sheng Yue
Hengli pada PT Venturi Tambang Perkasa

Dengan hormat,

Berdasarkan Proposal Penawaran Jasa Penilaian No. 129/P/Andesta/!l//2026 tanggal
13 Maret 2026 oleh Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta dan Rekan (“KJPP Andesta” /
“Kami”) yang ditujukan kepada PT Hotel Fitra International Tbk (“FITT" / “Perseroan”)
yang telah disepakati oleh para pihak sebagai Surat Perjanjian Kerja, maka Kami selaku
penilai (Appraisers) yang bersifat Independen berdasarkan Surat Ijin Usaha Kantor Jasa
Penilai Publik dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 1/KM.1/2022, tanggal
03 Januari 2022 dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) KEP-30/KS.13/2026 sebagai pribadi, maka kami menyatakan telah
meneliti dan menilai 50,00”s saham Kepemilikan PT Sheng Yue Hengli (“SYH") pada
PT Venturi Tambang Perkasa (“VTP”).

Kami telah melaksanakan pemeriksaan data laporan keuangan dan data-data lain
sehubungan dengan pekerjaan tersebut dan telah melakukan inspeksi lapangan dan analisa
pada tanggal 25 Maret 2026 s/d 17 Mei 2026 dan memperhatikan faktor-faktor utama yang
berpengaruh terhadap nilai, antara lain

a. Data legalitas kepemilikan saham penyertaan dan laporan keuangan yang
bersangkutan.

b. Laporan Keuangan VTP per 31 Desember 2023, 2024 dan 2025 (Audited)

c. Tinjauan terhadap kondisi fundamental perusahaan yang menyangkut : sejarah singkat
perusahaan, struktur modal dan susunan pengurus, diskripsi bidang usaha dan kinerja
keuangan perusahaan serta memperhatikan kondisi makro yang ada

d. Bisnis Plan
Data-data lain sebagai informasi

Wilayah Kerja : Seluruh Indonesia Kep. Menkeu. No.tiKM.1/2022 No, Izin 2.09.0053

Kantor Jasa Ponliai Publik

Edi Andesta dan Rekan

Momber Bidang Usaha Jalan Ciputat Raya No. 89-8, Pondok Pinang
1 Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) 1. Penilai Properti Kebayoran Lama. Jakarta - 12310
2 Forum Penilai Pasar Modal (PPM) 2 Penilai Bisnis T:021-75931015 (hunting) & 021-75931017

E-mail : kjp maj@dyahoo.com
Page 5 OCR 0.928
H

5 5 C1E MW Dec NA 2 PR BOYS ka L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak manajemen, bahwa tujuan dari penilaian ini
adalah mengungkapkan pendapat mengenai opini nilai pasar 50,004 saham Kepemilikan

SYH pada VTP, yang akan dipergunakan untuk Transaksi Jual beli dalam rangka akusisi
saham

DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Dasar nilai yang sesuai untuk digunakan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Penilaian Bisnis di Pasar Modal
(Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020) adalah “Nilai Pasar. Dalam penilaian usaha yang
dalam hal ini berupa saham, didefinisikan sebagai : estimasi sejumlah uang yang dapat
diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak
masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa
paksaan

INDEPENDENSI PENILAI & BENTURAN KEPENTINGAN

Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami telah bertindak secara independen tanpa
adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Penilaian ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan
yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh indikasi nilai yang dihasilkan
dari proses penilaian ini.

PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Dengan mempertimbangkan pendekatan-pendekatan yang lazim diterapkan dalam
penilaian saham pada perusahaan, karakteristik VTP sebagai perusahaan yang bergerak
dalam bidang jasa kontraktor tambang, maka menurut pendapat kami pendekatan yang
paling relevan dalam penilaian ini adalah dengan menggunakan Pendekatan Pendapatan
Metode DCF (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Aset Metode Penyesuaian Aset
Bersih (Adjusted Net Asset Method).

Surat Pengantar

Page 6 OCR 0.906
E 3. BG TE N De IU A €PRArSaA LL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

SUMBER DATA DAN INFORMASI

Sumber data primer diperoleh dari pihak manajemen VTP, sesuai laporan keuangan
perusahaan yang diterima adalah per 31 Desember 2023, 2024 dan 2025 (Audited).
Sedangkan Sumber data dan informasi sekunder berasal dari media cetak, elektronik,
internet, Badan Pusat Statistik, data base dan berbagai sumber data lainnya.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan nilai saham Perusahaan, maka kami berpendapat Opini
Nilai Pasar 50,004c saham VTP per tanggal 31 Desember 2025 adalah :

Rp. 47.838.229.781,-
| Empat Puluh Tujuh Miliar Delapan Ratus Tiga Puluh Delapan Juta
Dua Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Rupiah

Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa kami tidak mempunyai kepentingan baik
secara langsung maupun tidak langsung atas hasil dari penilaian yang telah kami
laksanakan, dan penilaian ini telah dilaksanakan sesuai dengan Standar penilaian Indonesia
dan Kode Etik Penilai Indonesia yang berlaku.

Hormat kami,
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Ir. Edi Andestg
Pemimpin Rekgn
MAPPI 94-S-09411

ljin Penilai P8-1.09.00095

Register RMK-2017.00091

Register Nomor KEP-30/KS.13/2026

Lisensi BPN No : 340/SK-600.PT.01.01/VI1/2019
Klasifikasi Penilai Properti dan Bisnis

Surat Pengantar

Page 7 OCR 0.934
E SIS CTENTACEANC AP PRAYSRI

KJPP Edi Andesta dan Rekan

PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan
di bawah ini menerangkan bahwa :

1. Pernyataan, analisis, opini dan kesimpulan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan
kami, adalah benar dan akurat dan kami bertanggung jawab atas laporan penilaian ini

2. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap objek penilaian pada tanggal
penilaian (cut off date).

3. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian
usaha.

4. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
sebagai kesimpulan nilai.

5. Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.

6, Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian usaha diperoleh dari berbagai
sumber yang diyakini penilai propertilusaha dapat dipertanggungjawabkan

7. Analisi, opini dan kesimpulan yang dinyatakan didalam Laporan Penilaian ini dibatasi
oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan didalam Laporan Penilaian, yang
mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan
tidak memiliki benturan kepentingan.

8. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap propertilbisnis yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau
keberpihakan kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap
properti/bisnis yang dinilai

9. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini penilaian yang telah
disepakati sebelumnya dengan pemberi tugas

10. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan besaran opini nilai, pencapaian hasil yang
dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subseguent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.

11. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/
dilaksanakan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

12. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti/bisnis
dan/atau jenis industri yang dinilai.

Surat Pengantar

Page 8 OCR 0.897
S5 CI NN TPF

Cc RA OR Ad SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

13, Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :

13

Identifikasi masalah (identifikasi, batasan, tujuan, objek, definisi dan tanggal

penilaian).
Pengumpulan data dan wawancara

Analisis data.

Estimasi dengan menggunakan Pendekatan Penilaian

Penulisan laporan

Lingkup pekerjaan dan data-data yang diterima telah diungkapkan pada laporan.

properti/bisnis yang dinilai.

. Penilai atau pelaksana inspeksi (surveyor) telah melakukan inspeksi lapangan terhadap

. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam

pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang

dinyatakan dalam laporan penilaian ini

Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
dibuat dengan memenuhi ketentuan Peraturan No. 35/POJK.04/2020.

Ir. Edi Andesta, MAPPI (Cert)
Pemimpin Rekan

MAPPI 94-5-0411

Ijin Penilai PB-1.09.00095
Registrasi RMK-2017.00091

Ahmad Firdaus, S.Pd.
Pengendali Mutu

MAPPI 04-T-1814
Registrasi RMK-2017.00718

Igro Haikal Sulaiman, S.E.
Penilai

MAPPI 11-T-03175
Registrasi RMK-2017.00719

Surat Pengantar

Page 9 OCR 0.883
H

Pp

1
2

Surat Pengantar

5 X0 0 AN an Di Ni 1 PR Ad ka Ih

KJPP Edi Andesta dan Rekan

ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

enilaian ini berdasarkan asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan sebagai berikut:
Menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang bersifat non-disclaimer opinion:

Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah melakukan penelaahar atas dokumen yang
digunakan dalam proses Penilaian,

Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh berasal dari keakuratannya:

Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen pencapaiannya (fiduciary
duty):

Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan
kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan:

Menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia yang perusahaan:

Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis
dan kesimpulan Nilai, dan

Mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum
objek Penilaian dari pemberi tugas.

Page 10 OCR 0.902
H £ S5 C1EC WN CLE IE AI PR Ako AE

KJPP Edi Andesta dan Rekan

BAB | PENDAHULUAN

14. Latar Belakang

SYH sebagai pemegang saham VTP sebesar 50,00”, FITT berencana akan melakukan
akuisisi / pembelian terhadap seluruh penyertaan saham tersebut. Sehubungan dengan
rencana tersebut, maka manajemen FITT menunjuk KJPP Andesta sebagai penilai
independen untuk memberikan pendapat yang obyektif mengenai opini Nilai Pasar
50,00Y6 penyertaan saham SYH pada VTP.

Dalam aplikasi penilaian untuk menentukan Nilai Pasar saham, komponen nilai disajikan
secara bersamaan dan terpadu. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam
penilaian meliputi :

a, Data legalitas akte pendirian dan akte perubahan
b. Laporan keuangan VTP 31 Desember 2023, 2024 dan 2025 (audited).

Cc. Tinjauan terhadap kondisi fundamental perusahaan yang menyangkut : sejarah
singkat perusahaan, struktur modal dan susunan pengurus, diskripsi bidang usaha
dan kinerja keuangan perusahaan serta memperhatikan kondisi makro yang ada

d. Data-data lain sebagai informasi.

1.2. Dasar Penugasan

Sesuai surat penawaran Kami No. 129/P/Andesta/!!l/2026 tanggal 13 Maret 2026, penilaian
ini dilakukan atas permintaan FITT, yang selanjutnya dalam penugasan ini sebagai
Pemberi Tugas.

Penilaian dilakukan dengan berpedoman kepada Peraturan No. 35/POJK.04/2020,
dengan ruang lingkup antara lain meliputi, Verifikasi dan identifikasi data, pemeriksaan
data-data dan analisa, dan penyampaian pendapat atas Nilai Pasar Saham dalam bentuk
Laporan Penilaian.

Pendahuluan

1-1
Page 11 OCR 0.903
13.

14.

15.

1.6.

EF SC 18 MN Tora AP PRAVSAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Lingkup Penilaian

Lingkup penilaian hanya mencakup penilaian saham 50,00x4 Saham Penyertaan SYH
pada VTP yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor tambang per tanggal efektif
penilaian

Pemberi Tugas

Pemberi tugas dengan data-data dapat diuraikan sebagai berikut :

Nama Perusahaan : PT Hotel Fitra International Tbk
Bidang Usaha : Industri Perhotelan
Alamat : Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT, 005 RW. 008

Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka
Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat

No. Telp 10233 - 8292 888

Email : reservation @fitrahotel.co.id
Website - www.fitratbk.co.id
Pengguna Laporan

Pengguna laporan dengan data-data dapat diuraikan sebagai berikut

Nama Perusahaan : PT Hotel Fitra International Tbk
Bidang Usaha : Industri Perhotelan
Alamat : Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT. 005 RW. 008

Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka,
Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat

No. Telp 10233 - 8292 888
Email : reservation @fitrahotel.co.id
Website : www.fitratbk.co.id

Maksud Dan Tujuan Penilaian

Menurut infomasi yang diberikan kepada kami, bahwa maksud dari penilaian ini adalah
untuk mengungkapkan pendapat yang obyektif mengenai Opini Nilai Pasar 50,004
Saham Penyertaan SYH pada VTP per tanggal 31 Desember 2025 dengan mata uang
Rupiah yang akan dipergunakan untuk kepentingan akuisisi / transaksi jual beli saham
dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.

Pendahuluan

1-2
Page 12 OCR 0.888
HE . Cie MTP Ic NT PR AKSI A

KJPP Edi Andesta dan Rekan

17. Objek Penilaian

Objek penilaian dalam penugasan ini adalah nilai pasar saham 50,00x Saham
Penyertaan SYH pada VTP yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor tambang.

1.8. Kepemilikan Saham

Berdasarkan Akta No. 03 tanggal 2 Januari 2023, pemegang saham VTP dapat dilihat
pada tabel di bawah ini

1 (PT Sheng Yue Hengli 5.000 50,00x | 5.000.000.000 |
2 (PT Sentral Nikelindo Nusantara 5.000 50,004 5.000.000.000 |
Total 10.000 100,00”4| 10.000.000.000 |

1.9. Tanggal Efektif Penilaian

Tanggal efektif penilaian (cut off date) adalah tanggal dimana hasil nilai ditetapkan dengan
kondisi dan syarat-syarat yang diberlakukan. Dalam Laporan Penilaian ini maka Nilai
Pasar diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2025. Tanggal ini sesuai laporan
keuangan terakhir yang tersedia dan dapat diperoleh dan diterima penilai sebagai dasar
untuk melakukan penilaian, yaitu laporan keuangan per 31 Desember 2025 (audited)

1.10. Tanggal Pelaporan

Tanggal pelaporan adalah tanggal dimana laporan penilaian ini disampaikan, oleh
karenanya sesuai dalam surat perjanjian kerja sama dan skedul pekerjaan, laporan ini
disampaikan pada tanggal 18 Mei 2026.

111. Premis Nilai

Asumsi yang digunakan adalah nilai pasar untuk saham sebesar 50,004 saham
penyertaan SYH pada VTP dengan asumsi perusahaan berjalan (going concern).

Pendahuluan

Page 13 OCR 0.926
H E 3 CC MN Tori

0

AP MAY SA kh

KJPP Edi Andesta dan Rekan

112. Pernyataan Independensi Nilai

Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa
adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan
dengan penugasan ini.

113, Kualifikasi Penilai

Sesuai Keputusan Menteri Keuangan No. 1/KM.1/2022 tertanggal 3 Januari 2022 tentang
Izin Penilai, dimana Ir. Edi Andesta, MAPPI (Cert) ditetapkan dengan kualifikasi sebagai
penilai Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis (PB) dengan izin penilai publik
PB.1.09.00095 dan STTD OJK untuk penilaian Properti dan Usaha dengan Nomor KEP-
30/KS.13/2026.

114. Dasar Penilaian dan Definisi Nilai

Dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam penilaian ini sesuai Peraturan
35/POJK.04/2020 adalah "Nilai Pasar (Market Value)", yang didefinisikan sebagai berikut

Nilai Pasar (Market Value) adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
penukaran aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan

115, Data dan Informasi
Data-data dan informasi sebagai berikut :

a. Hasil Pelaksanaan Inspeksi

Setelah dilakukan wawancara dengan pihak managemen VTP, bidang usaha VTP
adalah jasa kontraktor tambang.

b. Sifat Pengendalian Objek Penilaian (controlling)

Sesuai dengan informasi dari pihak managemen, pengendali VTP adalah SYH

Pendahuluan

Page 14 OCR 0.931
» SS C!E N TAF INC APPRATSA ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Cc. Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian (marketability)

Mengingat VTP adalah sebuah perusahaan tertutup, yang sahamnya tidak
diperjualbelikan di Pasar Modal, maka Objek Penilaian bersifat tidak likuid.

d. Informasi Identitas Pihak yang di Wawancarai.

Pihak-pihak yang di wawancarai pada pelaksanaan penilaian VTP adalah Wang Jun
sebagai Finance.

€. Dokumen dan Sumber Informasi.

Dokumen-dokumen yang digunakan dalam melakukan penilaian ini adalah
dokumen-dokumen yang berasal dari pihak manajemen sebagai data-data primer
berupa laporan keuangan VTP tahun 2023, 2024 dan 2025 (audited), sedangkan
data-data sekunder berasal dari media massa, internet, koran, BPS, Bursa Efek
Indonesia dan sumber data lainnya dapat dipercaya

f. Jenis-Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat.

Ekuitas pada objek penilaian, terdiri dari modal disetor pemegang saham. Modal
disetor dari para pemegang saham mayoritas dan minoritas

116. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

Informasi perkiraan dan pendapat yang diperoleh dari berbagai sumber seperti informasi
yang dipublikasikan dan data riset ataupun data yang diperoleh dari Pemerintah, dianggap
merupakan informasi yang relevan dan dapat dipercaya kebenarannya, oleh karenanya
tidak dilakukan verifikasi/pengecekan lebih lanjut.

117. Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya

Penilaian saham VTP dilakukan dengan menggunakan 2 (Dua) pendekatan yaitu
berdasarkan Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow dan Pendekatan
Aset Metode Adjusted Net Asset Method Alasan-alasan pemilihan pendekatan pasar dan
pendekatan aset dalam penilaian ini adalah sebagai berikut:

a. Kami tidak menerapkan "Pendekatan Pasar" karena kami tidak memperoleh data
pembanding di Bursa Efek Indonesia yang bergerak di bidang jasa kontraktor
tambang yang sebanding dengan Objek Penilaian, dengan demikian metode
perbandingan dengan perusahaan terbuka tidak dapat digunakan dalam penilaian
ini.

Pendahuluan

Page 15 OCR 0.924
H. & & CG NC DN Or Uu AN US KK AU DA La

KJPP Edi Andesta dan Rekan

b. Pada umumnya pertimbangan yang terpenting bagi pihak yang berniat membeli
suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan tersebut dalam menghasilkan
pendapatan dimasa depan. Oleh karena itu, metode-metode penilaian yang
didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan nilai, terutama metode
diskonto pendapatan ekonomi mendatang, umum digunakan dalam penilaian atas
ekuitas suatu perusahaan. VTP adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang
jasa kontraktor tambang, secara komersial beroperasi. Dengan demikian, metode-
metode penilaian yang didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan
nilai yaitu metode kapitalisasi kelebihan pendapatan, metode kapitalisasi pendapatan
ekonomi mendatang, dan terutama metode diskonto pendapatan ekonomi atau
metode diskonto arus kas (discounted cash flow method) kami pandang dapat
digunakan dalam penilaian ini.

Alasan pendekatan ini digunakan karena Perusahaan merupakan entitas usaha jasa
kontraktor tambang yang telah beroperasi secara komersial dan menghasilkan
pendapatan secara berkelanjutan dari kegiatan operasional, Metode DCF digunakan
untuk mengestimasi nilai kini dari proyeksi arus kas masa depan yang diharapkan
akan dihasilkan oleh Perusahaan. Pendekatan ini dinilai paling representatif dalam
mencerminkan nilai Perusahaan sebagai entitas going concern, karena secara
langsung menangkap potensi manfaat ekonomi masa depan.

c. Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat kami terapkan dalam laporan
penilaian ini karena VTP berbasis aset, serta dilakukan penilaian terhadap aset tetap
VTP dengan demikian Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat digunakan

Alasan pendekatan ini digunakan karena disamping menghasilkan arus kas, usaha
jasa kontraktor tambang merupakan bisnis yang bersifat asset based dengan
komponen aset tetap yang material. ekuitas suatu perusahaan dimana Nilai
perusahaan sangat bergantung pada nilai aset tetap

Setelah mempelajari secara seksama, kami berpendapat pendekatan yang relevan
dilakukan untuk menentukan nilai pasar saham VTP adalah Pendekatan Pendapatan
Metode DCF (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Aset Metode Adjusted Net Asset
Method.

Pendahuluan
Page 16 OCR 0.932
H E SS CT1TEN TeE1C APPRArSA Lk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

1.18. Konfirmasi Penugasan Bersamaan (Berdekatan)

Berdasarkan Informasi dari Pemberi Tugas, bahwa aset atau liabilitas yang menjadi objek
penilaian tidak sedang atau telah dinilai oleh Penilai Publik lainnya untuk maksud, tujuan,
pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau berdekatan (dalam jangka waktu
tidak lebih dari dua bulan). KEPI 2018 Edisi VII-Tahun 2018 butir 58.C.4

119. Asumsi dan Asumsi Khusus

a. Kami berasumsi bahwa saham yang dinilai, tidak mempunyai masalah hukum dan
bahwa hak kepemilikannya adalah sah dan dapat dipasarkan.

b. Laporan harus digunakan secara keseluruhan yang tak terpisahkan dan
penggunaanya terbatas pada maksud dan tujuan penilaian ini saja. Laporan ini tidak
akan berlaku untuk maksud dan tujuan berbeda

Cc. Tidak dibenarkan bilamana sebagian atau keseluruhan dari laporan dipublikasikan
dimedia cetak/elektronik sebelum mendapat persetujuan tertulis dari Kami sebagai
penilai dan pembuat laporan

d. Penilai dibebaskan dari segala tuntutan dan kewajiban yang berkaitan dengan
penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan dari laporan.

e. Dalam Penugasan ini, Pemberi Tugas telah mempelajari, mengetahui dan menyadari
sepenuhnya mengenai keberadaan KJPP Andesta.

f. Baik KJPP Andesta, maupun para penilai dan karyawan lainnya, sama sekali tidak
mempunyai kepentingan finansial terhadap Saham yang dinilai

1.20. Definisi dan Istilah

Berdasarkan Peraturan No.35/POJK.04/2020, Definisi yang digunakan dalam penilaian
usaha adalah sebagai berikut:

a. Premis Nilai adalah asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi
yang dapat digunakan pada objek Penilaian.
b. Nilai Buku adalah:

1) Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi akumulasi depresiasi,
deplesi, amortisasi atau penurunan nilai sebagaimana yang tercatat dalam
laporan keuangan, atau

2) Selisih antara total aset dikurangi dengan total liabilitas dari perusahaan
sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan.

Pendahuluan

11
Page 17 OCR 0.922
AA E 5 (BG UE MM Tur TE AP CR AS AA ie

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Cc. Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan
penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari
proses Penilaian

d. Pendekatan Pasar adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan
objek Penilaian dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia
informasi harga transaksi atau penawaran.

e. Pendekatan Pendapatan adalah Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi
manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek
Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.

f. Metode Penilaian adalah suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam melakukan
Penilaian.

g. Business Interest adalah kepemilikan dalam perusahaan yang antara lain meliputi
penyertaan dalam perusahaan, surat berharga, aset keuangan lainnya dan aset tak
berwujud.

h. Faktor Kapitalisasi adalah semua jenis rasio yang digunakan untuk mengkonversi
pendapatan menjadi suatu nilai.

i. Laporan Penilaian Bisnis adalah laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis
yang memuat pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan
informasi tentang proses Penilaian

j. Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control) adalah suatu jumlah
atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas Objek penilaian.

k. Diskon Likuiditas Pasar (Discount For Lack of Marketability) adalah suatu jumlah
atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya likuiditas dari Objek penilaian

IL Kelangsungan Usaha adalah suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang
sedang beroperasi atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian,
dimana Penilai Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus melanjutkan
operasinya secara berkelanjutan

m. Kapitalisasi adalah:

1) Pengkonversian arus kas bersih atau penghasilan bersih lain, baik yang bersifat
aktual maupun perkiraan, selama periode tertentu yang ekuivalen dengan Nilai
aset pada suatu tanggal tertentu, atau

2) Pengakuan atas suatu pengeluaran modal.

Pendahuluan
Page 18 OCR 0.920
H E EC ie N Ter re AP PR MS A Ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

n. Premi Kendali (Premium for Control) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan penambah dari Nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari
tingkat pengendalian atau Objek penilaian

o. Kendali Mayoritas adalah tingkat kemampuan pengendalian suatu perseroan oleh
pemegang saham pengendali.

Pp. Tingkat Kapitalisasi adalah jumlah pembagi yang digunakan untuk mengkonversi
pendapatan menjadi Nilai.

Gg. Tingkat Imbal Balik (Rate of Return) adalah jumlah laba atau rugi dan/atau
perubahan nilai yang direalisasikan atau diharapkan dari suatu investasi yang
dinyatakan dalam persentase.

r. Tingkat Diskonto adalah suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di
masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan
ketidakpastian atau terealisasinya pendapatan ekonomi.

s. Arus Kas Bersih adalah jumlah kas yang:
1) Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan operasional,

2) Merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal yang terdiri dari utang
dan ekuitas , dan

3) Telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi saat ini dan untuk
mengantisipasi pertumbuhan perusahaan.

t. Nilai Terminal (Terminal Value) adalah Nilai dari jumlah arus kas untuk periode
setelah periode waktu tetap, dimana arus kas yang diterapkan dapat menggunakan
model ekuitas atau Modal Investasi.

Pendahuluan

Page 19 OCR 0.872
HH £ Ss C1IE N Tri AN PO OA AA 03 YA ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

SAS: GAMBARAN PERSEROAN

21 Gambaran Umum

VTP didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 03 tanggal 2 Januari 2023 dibuat oleh Notaris
Lailathul Hadiza, S.H., M.Kn., notaris di Kabupaten Serang yang telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0002157.AH.01.01.Tahun 2013 tanggal 11 Januari 2023.

Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan VTP adalah menjalankan usaha
dalam bidang pertambangan dan perdagangan.

Sesuai Akta Pendirian, VTP berdomisili di Gold Coast Office Tower Liberty Lantai 21 unit
D, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Kota Administras Jakarta Utara,
Provinsi DKI Jakarta

2.2 Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

Berdasarkan Akta No. 03 tanggal 2 Januari 2023, pemegang saham VTP dapat dilihat
pada tabel di bawah ini

Persentase Modal Disetor

N Pemegang Saham Jumlah Lembar
Ba | Pes Kepemilikan (6) |” (Rp,)
1 (PT Sheng Yue Hengli 5.000 50.0076| 5.000.000.000 |
| 2 IPT Sentral Nikelindo Nusantara 5.000 5000| 5.000.000.000 |
Total 10.000 100,00”/c| 10.000.000.000

2.3 Organisasi Perusahaan

Berdasarkan Akta No. 03 tanggal 2 Januari 2023, susunan pengurus VTP adalah sebagai
berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris : Tn. Wang Jinge
Komisaris : Tn. Gao Shufang

Gambaran Perseroan

1-1
Page 20 OCR 0.928
mn E 8. C8 MN Ceri A PP R Ad SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Direksi
Presiden Direktur : Tn. Gao Jinliang
Direktur : Tn. Wang Dezhou

24 Perijinan dan Legalitas Perseroan

a. Akta Notaris No. 03 tanggal 2 Januari 2023 dibuat oleh Notaris Lailathul Hadiza, S.H.,
M.Kn., notaris di Kabupaten Serang yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0002157.AH.01.01.Tahun 2013 tanggal 11 Januari 2023.

b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan No. 62.059.075.2-047.000 atas nama
PT. Venturi Tambang Perkasa yang diterbitkan KPP Pratama Jakarta Pluit.

c. Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan No. 1201230037275 atas nama PT. Venturi
Tambang Perkasa diterbitkan Lembaga OSS gg Kepala Badan Korrdinasi Penanaman
Modal tanggal 12 Januari 2023.

2.5 Aspek Manajemen dan Usaha

2.51. Gambaran Manajemen

Manajemen perusahaan merupakan bagian aktivitas perusahaan yang secara langsung
maupun tidak langsung akan memberikan kontribusi keberhasilan dalam menjalankan
usahanya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Koordinasi semua sumber daya
melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan,
dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Dapat disimpulkan bahwa dalam manajemen harus ada: tujuan, proses, suatu keahlian,
pihak yg mengatur dan di atur

Sesuai bidang usaha VTP sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa
kontraktor tambang. Maka Aktifitas saat ini ditangani oleh karyawan-karyawan inti dan
karyawan pendukung

Gambaran Perseroan
Page 21 OCR 0.939
HE SC 1E NN Tie TC 2 ?” PRAYNSAX

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.5.2. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia merupakan hal yang vital bagi VTP sebagai mitra untuk mencapai
keberhasilan setiap usaha dan kegiatannya. Perseroan menyadari bahwa kinerja usaha
Perseroan sangat terpengaruh dengan kondisi sumber daya manusia, sehingga kebijakan
manajemen sehubungan dengan peran sumber daya manusia antara lain diwujudkan dalam
pemenuhan peraturan-peraturan Pemerintah dalam hal ketenagakerjaan juga fasilitas
lainnya

Fasilitas yang diberikan kepada karyawannya meliputi tunjangan perawatan dan pengobatan
kesehatan, program keluarga berencana, upah selama sakit, tunjangan kecelakaan kerja,
tunjangan kematian bukan kecelakaan kerja, istirahat mingguan dan harian, cuti hamil,
keselamatan kerja, pemberian fasilitas untuk pekerja dengan jabatan tertentu

2.5.3. Kegiatan Usaha

VTP bergerak dalam bidang jasa kontraktor tambang. Pada saat ini, pendapatan
perseroan diperoleh dari usaha jasa kontraktor tambang

2.6 Kinerja Keuangan

Berikut data-data laporan keuangan yang diterima:

a. Laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
diaudit oleh Akuntan Publik Annas Cahyadi, M.Sc, AK, CA, CPA, dari KAP Cahyadi
dan Adhi dengan opini wajar, dalam semua hal yang material. Dengan No
00042/2.1518/AU.2/02/1162-1/1/V/2026 Tanggal 4 Mei 2026

b. Laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang
diaudit oleh Akuntan Publik Annas Cahyadi, M.Sc, AK, CA, CPA, dari KAP Cahyadi
dan Adhi dengan opini wajar, dalam semua hal yang material. Dengan No
00043/2.1518/AU.2/02/1162-1/1/V/2026 Tanggal 4 Mei 2026.

Cc. Laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang
diaudit oleh Akuntan Publik Annas Cahyadi, M.Sc, AK, CA, CPA, dari KAP Cahyadi
dan Adhi dengan opini wajar, dalam semua hal yang material. Dengan No
00044/2.1518/AU.2/02/1162-1/1/V/2026 Tanggal 4 Mei 2026.

VTP berdiri pada tahun 2023, saat ini VTP bergerak dalam bidang jasa kontraktor
tambang. Keuangan VTP selama pada tahun 2023 tercatat laba namun pada tahun 2024
VTP tercatat rugi yang disebabkan oleh naiknya biaya bio solar dan biaya pemeliharaan
alat berat, pada tahun 2025 VTP tercatat laba yang disebabkan oleh naiknya pendapatan
VTP,
Gambaran Perseroan

Page 22 OCR 0.825
H E£ SS CE N Tiri AP? PRAJNSAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.61. Realisasi Laba Rugi

Tabel21 Realisasi Laba (Rugi) Perseroan

Realisasi Laba Rugi (Rp.)
Uraian 2023 2024 2025 |
Audited Pudited

Pendapatan 80.000.005 737 96179613608) — 128,375662048
(Beban Pokok Penjualan "Po (sasoaga2n) -
Laba Kotor 80000005737! MB54565184| 128.375.662 048
|Beban Usaha 169812380736): (107902321772) (22751549872)
|Laba (Rugi) Usaha 10387625001 (13247762588)| 105.624.112 176
Pendapatan (Beban) lain-lain | (400.000 0291| (19.742.635 880)
Laba (Rugi) sebelum Pajak 9.987.624972|— (13247762588)| — 85,881.476.296

Pendapatan

Pendapatan pada tahun 2023 tercatat 80,0 miliar, pada tahun 2024 mengalami kenaikan
tercatat sebesar 96,1 miliar kemudian pada tahun 2025 pendapatan VTP Kembali
mengalami kenaikan tercatat menjadi 128,3 miliar.

Laba (Rugi) Usaha

Laba usaha pada tahun 2023 tercatat 10,3 miliar, pada tahun 2023 VTP mengalami rugi
usaha tercatat sebesar minus 107,9 miliar, hal ini disebabkan oleh naiknya biaya
pembelian solar dan biaya pemeliharaan alat berat. Pada tahun 2025 VTP tercatat laba
usaha sebesar 105,6 miliar yang disebabkan oleh naiknya pendapatan VTP

Laba (Rugi) Bersih

Laba bersih pada tahun 2023 sebesar 9,9 miliar kemudian pada tahun 2024 VTP tercatat
rugi bersih menjadi 13,2 miliar kemudian pada tahun 2025 VTP tercatat membukukan
laba sebesar 85,8 miliar

Gambaran Perseroan an
Page 23 OCR 0.806
A S.S C (EC DR FS Pie AD: P RANSEL A U

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.6.2. Realisasi Posisi Keuangan

Realisasi Posisi Keuangan (Rp.)
Uraian 23 Za 7225

Jan- Des Jan -Des Jan -Dos

Audited Auditod
Aset Lancar | 3874495527 3.302 395 132 100023.271475 |
Aset Tetap 0 | mere0ses01| — eetasr2ni79|  eas20250554
Total Aset | sn06gnen542| — Mrasesteg91t insan so2a |
Ilabiltas Jangka Pendek 62676258570| — sarasesas27| — 15928:1631750
Jumlah Ekutas 000000) Assenenagn2| oo ensasen3ea| 92621338070
Total Liabilitas & Ekuitas Oo #nensasasa2| — Tasasiso11 | 100.549.502.120

Total Aset

Total Aset pada tahun 2023 tercatat sebesar 82,6 miliar, pada tahun 2024 total asset VTP
mengalami penurunan tercatat sebesar 71,4 miliar yang disebabkan oleh penurunan
asset tetap. Pada tahun 2025 total asset VTP mengalami kenaikan yang signikan tercatat
menjadi 168,5 miliar yang disebabkan oleh naiknya kas dan setara dan piutang usaha.

Total Liabilitas

Total liabilitas VTP hanya liabilitas jangka pendek yang mengalami kenaikan setiap tahun,
pada tahun pada tahun 2023 total liabilitas VTP tercatat sebesar 62,6 miliar kemudian
naik pada tahun 2024 menjadi 64,7 miliar yang disebabkan oleh naiknya pendapatan
diterima dimuka dan kewajiban pajak. Pada tahun 2025 total liabilitas VTP tercatat
Kembali mengalami kenaikan menjadi 75,9 miliar yang disebabkan oleh naiknya
kewajiban pajak

Ekuitas

Ekuitas pada tahun 2023 tercatat sebesar 19,9 miliar kemudian turun pada tahun 2024
menjadi 6,7 miliar yang disebabkan oleh rugi tahun berjalan. Pada tahun 2025 total
ekuitas VTP mengalami kenaikan tercatat sebesar 92,6 miliar yang disebabkan oleh
naiknya laba tahun berjalan.

Gambaran Perseroan

Page 24 OCR 0.829
MI - 5 CG YE N TIEF Ke 2 DR ANA Lk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.6.3. Realisasi Arus Kas

Tabel2.2 Realisasi Arus Kas

'Arus Kas (Rp.)
Uraian 2023 24 2025
5 Ya Rea”. Jan- Des Jan- Des Jan - Des
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI |
Laba Tahun Berjalan 9.987.624 972 (13.247 762.588) 85.881.476 296
Penyesuaian Untuk : Beban Penyusutan | 6.036.741877 10603 268.237 11.868.129 241
Perubahan Modal Kerja -
(Kenaikan)/Penurunan Piutang Usaha £ -| Wosn2n32n)
(Kenaikan)/Penurunan Pajak Dibayar Dimuka (2.779.891 828) 2.674.756.956 105.134.872
(Kenaikan)/Penurunan Piutang Kepada Pemegang Saham 10.000.000.000 z -
(Kenaikan) Penurunan Piutang Lain-lain |
(Kenaikan)/Penurunan Uang Muka Pembelian | (2564 700.000) 2.564.700.000
|Kenaikani(Penurunan) Kewajiban Usaha 60.396.611842 (7 945 114 309)| (2.975.604 216)
IKenaikani(Penurunan) Beban Yang Masih Harus Dibayar 1.169.652 465 |
|Kenaikani(Penurunan) Pendapatan Diterima Dimuka 1.109.994 263 5.440 628.895 | :
IKenaikani(Penurunan) Kewajiban Pajak 4576881370 14.155.113439
IKenaikani(Penurunan) Kewajiban Bank Jangka Panjang L.
Arus Kas Bersih Diperoleh Dari (Digunakan Untuk)
/Aktivitas Operasi 85.920.733.591 (462.043.439) dll al
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
(Pembeliar/(penjualan) Aset Tetap | tereo0120500) | (nzon23eann)|
Arus Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Investasi (84.826.129.892)| & (12.208.238.417)
KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS 1.094.603.699 (462.043.439) 58.579.467.974
(KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN - 1.094.603.699 632.560.260
|KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 1.094.603.699 632.560.260 | 59.212.028.234 |

Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Arus kas bersih dari aktivitas operasi pada tahun 2023 tercatat sebesar 85,9 miliar
kemudian pada tahun 2024 tercatat rugi sebesar 462,0 juta yang disebabkan oleh rugi
tahun berjalan. Pada tahun 2025 arus kas operasi mengalami kenaikan tercatat sebesar
70,7 miliar yang disebabkan oleh laba tahun berjalan

Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Arus kas dari aktivitas investasi pada tahun 2023 tercatat digunakan sebesar 84,8 miliar,
kemudian pada tahun 2024 tidak ada aktivitas investasi. Pada tahun 2025 arus kas
investasi kembali digunakan sebesar 12,2 miliar arus kas investasi terutama berasal dari
perolehan aset tetap.

Gambaran Perseroan

Page 25 OCR 0.855
ht CC (EN TE1O0 AP PM ATSA LL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.6.4. Rasio-Rasio Keuangan

Rasio-rasio keuangan periode per tanggal 31 Desember 2023 sampai dengan
31 Desember 2025, dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel2.3 Rasio-rasio Keuangan

Rasio Keuangan
Uraian Er 22 2025
Audited Auditod Audited
|
LIKUIDITAS (X)
(Current Ratio 0.06 005 132
/AKTVITAS (X)
Total Asset Turnover 097 135 0,76
'SOLVABILITAS (x)
Total Debt to Eguity Ratio 3.14 961 0,82
Total Debt to Total Assets Ratio 0.76 09 045
(PROFITABILITAS (6)
Operating Margin | 129816 13779 22.284 |
Net Profit Margin 87524 1377p 66 90K |
Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas menggambarkan mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. Secara rata-rata dapat
dilihat bahwa current ratio VTP selama periode 2023 - 2025 adalah sebesar 0,48x
pertahun.

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aset-
aset yang dimilikinya. Secara rata-rata dapat dilihat bahwa rasio perputaran aset VTP
selama periode 2023-2025 adalah sebesar 1,02x pertahun

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar semua
kewajiban (jangka pendek maupun jangka panjang) VTP. Rasio rata-rata Debt to Eguity
Ratio selama tahun 2023-2025 adalah 4,52x dan Debt to Total Asset Ratio sebesar 0,7x

Rasio Profitabiltas

Rasio profitabilitas menunjukkan operasional kemampuan suatu perusahaan dalam
mengelola aset-asetnya dengan tujuan akhir mengoptimalkan pengembalian yang dapat
diperoleh para penyedia kapital (capital providers). Operating margin rata-rata mencapai
27,164 dan net profit margin negatif 11,469.

Gambaran Perseroan ”——
Page 26 OCR 0.885
H - SI 20 UNP BU » ME SME 2 maa NU 2 AG M3 OK AA! di 3 WA "it

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2.7 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subseguent Event)

Sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Venturi Tambang Perkasa
mengenai perubahan alamat VTP dan peningkatan modal dasar menjadi
Rp. 90.000.000.000,- (Sembilan Puluh Miliar Rupiah)

2.8 Hasil Pemeriksaan Atas Dokumen Hukum Yang Relevan

Kami menerima salinan dokumen-dokumen hukum milik VTP, namun kami tidak
melakukan pengecekan keabsahan dari dokumen tersebut dan tidak ada dokumen-
dokumen hukum tersebut yang mempengaruhi hasil penilaian.

2.9 Uraian mengenai Tenaga Ahli dan hasil pekerjaan Tenaga Ahli dalam
hal Penilai Bisnis mendasarkan Penilaian-nya pada hasil kerja Tenaga
Ahli

Dalam penilaian ini kami tidak menggunakan tenaga ahli dan hasil pekerjaan tenaga ahli.
Dengan demikian tidak ada informasi mengenai tenaga ahli dan hasil pekerjaan tenaga
ahli.

210 Hasil identifikasi atas aset non operasional, kewajiban non
operasional, dan kelebihan atau kekurangan aset operasional
(excess or deficient) yang terkait dan pengaruhnya terhadap penilaian

Aset Non Operasional adalah aset yang terpisahkan dari operasional perusahaan dan
terdiri atas aset yang akan dipakai pada masa yang akan datang (reserve aset), Aset
Surplus, atau Aset Investasi. Setelah dilakukan identifikasi, tidak terdapat asset non-
operasional pada VTP.

Gambaran Perseroan
1-8
Page 27 OCR 0.938
BH £ SC. e. NN TUir1e APP RAN SA k

KJPP Edi Andesta dan Rekan

211 Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, Dan Informasi Empiris Lainnya
Yang Mendukung Penilaian

a. Perkembangan Industri Jasa Kontraktor Tambang

Industri pertambangan Indonesia semakin memperkuat peran sebagai penopang
utama ketahanan energi dan ekonomi nasional. Komoditas batubara dan nikel
menjadi motor penggerak utama yang mendorong aktivitas sektor ini terus
meningkat. Berdasarkan dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
(RUPTL) 2025-2034, kebutuhan listrik nasional diproyeksikan tumbuh rata-rata 5,396
per tahun. Kondisi ini turut menjaga permintaan batubara tetap stabil sebagai sumber
utama pembangkit listrik di dalam negeri. Meski energi baru terbarukan terus
dikembangkan, batubara masih memegang peran strategis dalam bauran energi
nasional. Pada sisi lain, nikel semakin menegaskan posisi sebagai komoditas masa
depan, terutama dalam mendukung transisi energi global. Indonesia saat ini
menguasai sekitar 6746 produksi nikel dunia, dan diproyeksikan meningkat menjadi
74”b pada 2035. Peningkatan aktivitas pada dua komoditas tersebut berdampak
langsung pada kebutuhan operasional tambang yang semakin besar dan kompleks
Seiring meningkatnya skala dan kompleksitas operasional, perusahaan tambang
tidak lagi mampu menangani seluruh aktivitas secara mandiri. Peran kontraktor jasa
pertambangan pun menjadi semakin krusial.

b. Prospek Industri Jasa Kontraktor Tambang

Prospek industri pertambangan diperkirakan tetap solid dalam jangka panjang
Pertumbuhan sektor energi konvensional masih stabil, sementara hilirisasi nikel terus
dipercepat. Produksi nikel global diproyeksikan mencapai 5 juta metrik ton pada 2035
dengan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 846. Selain itu, Indonesia juga
menguasai sekitar 45”b pangsa pasar pengolahan (refining) nikel dunia
Pertumbuhan ini dipastikan akan meningkatkan kebutuhan terhadap jasa kontraktor
tambang yang mampu mendukung operasional secara efisien dan terintegrasi.
Perkembangan industri batubara dan nikel tidak terlepas dari kebijakan hilirisasi dan
kebutuhan energi global. Kedua komoditas ini tetap menjadi penopang utama dalam
memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih
bersih. Dengan fundamental industri yang kuat, kebutuhan operasional di sektor
pertambangan diperkirakan terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang besar
bagi perusahaan jasa kontraktor tambang untuk memperluas peran dan
kontribusinya di masa depan.

Gambaran Perseroan

Page 28 OCR 0.879
ad & 2 C1. N Tiri 3 PT Ea II hn 5

KJPP Edi Andesta dan Rekan

212 Informasi Non Keuangan Yang Relevan Mengenai Objek Penilaian

VTP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kontraktor tambang yang
saat ini beroperasi secara komersial

213 Informasi Perpajakan

Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, tidak ada masalah perpajakan yang dapat
berpengaruh terhadap hasil penilaian

214 Uraian mengenai penyesuaian (normalisasi) data laporan keuangan
serta pertimbangan yang mendasari setiap penyesuaian
(normalisasi) terhadap data laporan keuangan

Laporan keuangan yang disajikan sudah sesuai dengan fakta, tidak terdapat akun-akun
diluar usaha yang berpengaruh terhadap proyeksi keuangan, yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian. Pada laporan ini tidak ada penyesuaian data laporan keuangan yang
dilakukan dikarenakan sudah sesuai pasar.

Gambaran Perseroan
1-10
Page 29 OCR 0.831
H £ S5 CE N T4EYCE AP PAAi Sa L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

215 Perbandingan Laporan Keuangan Yang Sebanding (common size)
Periode Yang Sesuai.

en 2023 2024 2025
Audited Audited Audited
Laba (Rugi)
Pendapatan 80.000.005.737, 96.179.613.603 128.375.662 oa
Perubahan Pendapatan 20,224 33,479 |
Beban Pokok Penjualan | - (1.525.048.424) -
Laba Kotor | 80.000.005.737 94.654.565.184 128.375.662.048 |
Beban Usaha (69.612 380.736) (107.902.327.772) (22.751.549.872)
Laba (Rugi) Usaha | 10.387.625.001 (13.247.762.588) 105.624.112176
Pendapatan (Beban) lain-lain (400.000.029) - (19.742.635. 880)|
Laba (Rugi) sebelum Pajak 9.987.624972| — (13.247.762.588) 85.881476.296 |
Posisi Keuangan |
Aset
Total Aset 2.663.883.542 71.488.516.911 168.549.502.429
Perubahan Aset “13,5240 135,779 |
Liabilitas dan Ekuitas
Jumlah Liabilitas 62.676.258.570) 64.748.654.527 75.928.163.750|
Perubahan Liabilitas 3,319 1727
Jumlah Ekuitas 19.987.624.972. 6.739.862.384 92.621.338.679
— Perubahan Ekuitas aa -66,28Y6 1274,23/0

Pada perbandingan laporan keuangan tersebut diatas, dapat dilihat bahwa secara
pendapatan VTP tahun 2023 - 2025 mengalami kenaikan sebesar 20,22” pada tahun
2024 dan 33,477o pada tahun 2025. Laba Rugi usaha pada tahun 2023 - 2025 berfluktuasi
yaitu tahun 2024 mengalami penurunan, kemudian pada tahun 2025 VTP tercatat laba
usaha.

Total aset VTP tahun 2023 - 2025 tercatat berfluktuasi yaitu tahun 2023 mengalami
penurunan sebesar -13,52Y, kemudian pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar
135,779. Liabilitas VTP tercatat mengalami kenaikan dari setiap tahun sebesar 3,314
dan 17,2796. Ekuitas VTP selama 2023 — 2025 mengalami fluktuasi dimana pada tahun
2024 mengalami penurunan sebesar -66,28Y4 namun pada tahun 2025 tercatat
mengalami kenaikan sebesar 1274,23Y.

Gambaran Perseroan

Page 30 OCR 0.846
". S CUEN TEKS APPRAlSAk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

216 Perbandingan Informasi Keuangan Industri Yang Sebanding (common
size) Periode Sesuai

VTP bergerak dibidang jasa kontraktor tambang. Dilihat di bursa pada saat ini, terdapat
perusahaan yang sebanding dengan VTP di Bursa Efek Indonesia yang telah
menawarkan sahamnya. Sehingga bisa dijadikan “benchmark" untuk usaha dibidang jasa
kontraktor tambang. Perbandingan dengan industri sebanding dapat dilihat pada sub bab
219.

217 Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham

Menurut informasi pihak manajemen tidak ada kompensasi khusus bagi para pemegang
saham, diluar gaji serta fasilitas perusahaan yang sesuai dengan normal

218 Informasi Mengenai Asuransi Karyawan Kunci

Berdasarkan informasi pihak manajemen serta laporan keuangan yang ada, Asuransi
yang ditanggung oleh perusahaan adalah BPJS bagi karyawan kunci

219 Perbandingan Kinerja Objek Penilaian Dengan Tren Industri Sebanding

P. | 1
PT Buma PT. Samindo
Uraian (PT Petronon Tbk 1m (open oa N Tek OomaP |
Buma) pa (mon)
UUKJOTAS (X) |
|
J1 Da au Rano | 1» 1 “ oa “.
|
Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas menggambarkan mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. Secara rata-rata dapat
dilihat bahwa current ratio pembanding sebesar 1,97x dan VTP sebesar 0,48x.

Gambaran Perseroan

A2
Page 31 OCR 0.921
TE C1 MN TiF1£ AP PRAlEA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aset-
aset yang dimilikinya. Secara rata-rata dapat dilihat bahwa total asset tumover
pembanding sebesar 2,39x dan VTP sebesar 1,02x

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar semua
liabilitas (jangka pendek maupun jangka panjang) Perseroan. Rasio rata-rata jumlah
liabilitas terhadap jumlah ekuitas (Debt to Eguity Ratio / DER) rata-rata pembanding
memiliki DER sebesar 3,64x sedangkan VTP berada diatas rata-rata tersebut yaitu
sebesar 4,52x

Rasio Profitabiltas

Rasio profitabilitas menunjukkan operasional kemampuan suatu perusahaan dalam
mengelola aset-asetnya dengan tujuan akhir mengoptimalkan pengembalian yang dapat
diperoleh para penyedia kapital (capital providers). Operating margin rata-rata
pembanding sebesar 10,24”b, VTP sebesar 27,164 dan net profit margin pembanding
rata-rata 7,84”b sedangkan VTP sebesar -11,46”46.

220 Analisa Pembahasan Manajemen

VTP didirikan pada tahun 2023 dan beroperasi sejak tahun 2023. saat ini VTP menjadi
kontraktor tambang nikel di wilayah Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah. Potensi mobil listrik
di Indonesia pada tahun 2025 sangat besar. Tidak hanya itu, Indonesia juga berpeluang
menjadi pasar utama khususnya mobil listrik di Asia Tenggara. Pemerintah menargetkan
produksi 600 ribu unit mobil listrik per tahun pada 2030, dengan sebagian besar produksi
diperkirakan terjadi pada 2025. Selain itu, peningkatan adopsi mobil listrik diprediksi akan
didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen. Pemerintah menilai, sebanyak 70”
konsumen Indonesia akan mempertimbangkan untuk membeli mobil listrik dalam
beberapa tahun ke depan karena berbagai manfaat yang ditawarkan. Sektor swasta dan
investasi asing juga berperan penting dalam mempercepat transisi ini, dengan
perusahaan global seperti Tesla dan Hyundai berencana meningkatkan investasi di
Indonesia. Tidak ketinggalan, peningkatan sektor pengembangan teknologi baterai dan
perluasan infrastruktur untuk pengisian daya tentunya akan mempercepat adopsi mobil
listrik di seluruh Indonesia. Indonesia saat ini menguasai sekitar 67”o produksi nikel
didunia tentu hal ini memberikan prospek bagi kontraktor tambang dalam menjalankan
usahanya kedepan.
Gambaran Perseroan

1-13
Page 32 OCR 0.903
KJPP Edi Andesta dan Rekan

sa ASPEK MAKRO BISNIS DAN PEMASARAN

31 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi didukung berbagai kebijakan yang
ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025
tercatat sebesar 5,3994 (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya
sebesar 5,04”o (yoy). Peningkatan ini terutama ditopang oleh permintaan domestik dari
konsumsi rumah tangga dan investasi sejalan dengan dampak positif berbagai stimulus
kebijakan Pemerintah dan bauran kebijakan Bank Indonesia. Dengan perkembangan ini,
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan tahun 2025 sebesar 5,114 (yoy), lebih tinggi
dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2024 sebesar 5,03” (yoy) dan diikuti dengan
perbaikan kualitas ketenagakerjaan. Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi diprakirakan
berlanjut pada triwulan | 2026. Konsumsi rumah tangga meningkat ditopang berbagai
program stimulus Pemerintah, pelonggaran kebijakan moneter, ekspektasi konsumen
yang terus membaik serta peningkatan kegiatan ekonomi pada berbagai Hari Besar
Keagamaan Nasional (HBKN) di triwulan I 2026 seperti Tahun Baru Imlek, Hari Suci
Nyepi, dan Idulfitri 1447 H. Investasi juga diprakirakan tumbuh lebih tinggi didorong oleh
investasi Pemerintah, termasuk hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA), serta perbaikan
keyakinan pelaku usaha yang masih berlanjut

Tabel 31 Pertumbuhan Ekonomi

Komponen

Konsumsi Rumah Tangga AM 453 520 505 4AT 482 492 49 491 499 4 495 497 489 Sl

Konsumsi Lembaga Nonprofit yang

Sb4 619 878 640 1837 1003 213 979 1146 606 1248 307 782 376 590
Melayani Rumah Tangga

Konsumsi Pemerintah 442 333 1052 386 294 301 2045 204 463 4g1 676 -122 032 566 455
Investasi (PMTOB) 387 153 405 508 432 376 378 442 516 503 461 212 699 504 612
Investasi Bangunan 091 008 332 631 642 404 546 531 602 526 551 135 489 302 374
Investasi Nonbangunan 1253 570 610 205 078 303 -078 197 296 440 223 432 1293 1034 1239
Ekspor 1623 1172 -284 391 166 134 201 889 973 836 715 591 1014 914 325

160 1

531 504 5
Sumber : Bank Indonesia

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran
1-1
Page 33 OCR 0.857
H S Cc Kas KM CP Tx 2 PO. Ata Ah

KJPP Edi Andesta dan Rekan

3.2 Neraca Pembayaran Indonesia

Secara keseluruhan tahun 2025, perkembangan NPI menunjukan ketahanan sektor
eksternal yang tetap terjaga, di Tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan
global. Transaksi berjalan tahun 2025 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,5 miliar
dolar AS (0,1 dar PDB), lebih tinggi dibandingkan dengan defisit tahun 2024 sebesar
8,6 miiliar dolar AS (0,644 dari PDB). Perkembangan ini depengaruhi oleh peningkatan
surplus neraca perdagangan barang seiring dengan kinerja ekspor yang meningkat,
khususnya ekpor produk manufaktur. Selain itu, surplus neraca pendapatan sekunder
juga lebih tinggi dipengaruhi oleh meningkatnya penerimaan remitansi dari Pekerja Migran
Indonesia (PMI).

Sementara itu defisit neraca jasa meningkat didorong oleh kenaikan defisit jasa
telekomukasi sejalan dengan peningkatan kinerja sektor informasi dan komunikasi. Defisit
neraca pendapatan primer juga meningkat dipengaruhi oleh kenaikan pembayaran
deviden. Transaksi modal dan finasial tahun 2025 mencatat defisit sebesar 4,2 miliar dolar
AS didorong oleh keluarnya aliran modal asing pada investasi portfolio dan investasi
lainnya seiring dengan ketidakpastian pasar keungan global yang tinggi sepanjang tahun
2025. Posisi Cadangan devisa meningkat dari 155,7 miliar dolar AS pada akhir Desember
2024 menjadi 156,5 milair dolar AS pada akhir Desember 2025. Posisi cadangan devisa
tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor

Grafik 3.1 Neraca Pembayaran Indonesia

miliar dolar AS miliar dolar AS
15 170
10 140
/ 110
s /
# mi
o
| s0
f
si / 20
10 -10
SIisisia|gIsisizs/g3IisIs 23 sala IsisisIs
Ela lsis |E|3ls la #isis 3 E|sisi3 3 3|t|z
# 3 Cia Pie Sisi
2021 2022 2023 2024 2025
" angka sementara ag Trans. Modal & Finansial sama Trans. Berjalan

Manan AN: —— Neraca Keseluruhan —— Cadev (RHS)

Sumber : Bank Indonesia

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 34 OCR 0.904
3.3

SG Ce N OOP 1 A PPRANSAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Inflasi

Stabilitas harga terjaga dengan inflasi yang rendah dalam kisaran sasaran 2,51” dan
mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Desember
2025 tercatat rendah sebesar 2,92”: (yoy). Inflasi inti terjaga rendah sebesar 2,3894 (yoy),
seiring konsistensi kebijakan suku bunga dalam menjangkar ekspektasi inflasi dalam
sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation yang terkendali sejalan
dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif dari
digitalisasi. Inflasi volatile food (VF) tercatat 6,219 (yoy)

Sementara itu, inflasi kelompok administered prices (AP) tercatat sebesar 1,936 (yoy),
sejalan dengan terbatasnya kebijakan penyesuaian harga yang diatur oleh Pemerintah.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK pada 2026 dan 2027 akan tetap terjaga
rendah dalam sasaran 2,541”6 didukung oleh komitmen Bank Indonesia untuk terus
konsisten memperkuat kebijakan moneter serta sinergi dengan Pemerintah dalam
pengendalian inflasi baik di pusat maupun di daerah.

Grafik 3.2 Inflasi Gabungan Kota IHK

Wilayah Des'25 “Yo, yoy

Nasional

5912369123 6 912

2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025

Kalimantan Sulampua

Sumber : BPS, diolah

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 35 OCR 0.919
3.4

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

E SC i8 WN TAP rx 3 va AOA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Nilai Tukar Rupiah

Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah sempat meningkat akibat kebijakan tarif sepihak oleh
AS dan dinamika global lainnya, namun langkah stabilisasi Bank Indonesia berhasil
menahan pelemahan lebih dalam. Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah kembali tinggi
sejak akhir Agustus 2025 akibat faktor global, seperti penurunan FFR yang dinilai kurang
akomodatif (less dovish) dan government shutdown di AS, serta faktor domestik antara
lain berupa kerusuhan sosial dan kekhawatiran pasar atas melebarnya defisit fiskal.

Nilai tukar Rupiah hingga akhir Desember 2025 tercatat Rp16.675 per dolar AS, atau
melemah 3,486 dari posisi akhir Desember 2024. Secara keseluruhan, pergerakan
Rupiah relatif stabil dibandingkan dengan kelompok mata uang negara berkembang dan
lebih kuat dibandingkan dengan mata uang negara maju selain dolar AS. Stabilisasi nilai
tukar Rupiah tidak hanya ditopang oleh konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia,
tetapi juga oleh peningkatan konversi valuta asing ke Rupiah oleh eksportir seiring dengan
penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam.

Grafik 3.3 Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

-10

“15
36912 36912 36912 36912 36912 36912 36912

2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Nilai Tukar - mtm me Nilai Tukar - yoy

Sumber : Bloomberg

1-4

Page 36 OCR 0.936
HE tSClEN TAPE C Ae PABrSA LL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

3.5 Perkembangan Industri Nikel

Nikel semakin terdepan dan berkembang pada 2021, karena banyak negara
membutuhkan nikel. Pada 2020 persediaan nikel dunia (nickel Reserves woridwide)
tercatat total 94 miliar metrik ton dan Indonesia paling tinggi dengan total 22,46. Hal ini
bisa dikatakan bahwa Indonesia memiliki sumber nikel terbesar dari beberapa negara
yang tercatat di dunia yang memiliki nikel. Material bijih nikel sendiri dibagi menjadi dua
tipe, yaitu limonite dan saprolite. Di 2020 jumlah IUP (Izin Usaha Pertambangan) di
Indonesia ada sekitar 330 IUP yang terbagi atas 6 provinsi, yaitu Sulawesi Selatan,
Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat. Total sumber
daya 328 t 2 Kontrak Karya (KK). Nikel terbagi menjadi 2 total sumber, yaitu total sumber
daya dan total cadangan. Total sumber daya bijih nikel sebesar 13. 737, 19 juta wmt, jika
jadikan logam sebesar 1431 jutawmt. Sedangkan total cadangan bijih nikel
sebesar 4.561,69 juta wmt, jika dijadikan logam sebesar 49,2 juta wmt. Badan Geologi
melakukan 2 macam pengelompokan, yaitu batas kadar 1,594 dan 1,796. Tidak hanya itu,
Badan Geologi juga mengelompokan berdasarkan tipe material bijih nikel, namun tidak
semua perusahaan menyertakan tipe material bijih nikel.

Total sumber daya bijih nikel di 305 lokasi di Indonesia pada update Juli 2020 berjumlah
11.887 juta ton dengan total sumber daya logamnya 174 juta ton. Sedangkan total jumlah
cadangan bijih nikel 4.346 juta ton, total cadangan logamnya 68 juta ton yang terdapat di
305 lokasi IUP (Izin Usaha Pertambangan) di Indonesia. Masih di 2020, di Indonesia
terdapat pabrik pirometalurgy sebanyak 71 pabrik, dengan kriteria yang beroperasi
27 pabrik, tahap kontruksi 27 pabrik, tahap perencanaan 17 pabrik. Pabrik pirometalurgy
didominasi oleh FeNi dan NPI yang masih merupakan intermediate product. Sementara
pabrik hidrometalurgy yang menggunakan sistem High Pressure Acid Leach (HPAL)
sebanyak 10 pabrik, dengan kriteria yang sudah beroperasi 2 pabrik, tahap kontruksi
5 pabrik, dan tahap perencanaan 3 pabrik. Pabrik HPAL yang sudah beroperasi saat ini
baru pabrik yang menghasilkan produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Industri
pengolahan nikel di Indonesia terdapat di 5 provinsi yang terbagi 2 kriteria perusahaan,
yaitu Producer Company dan Raw Material Company. Producer Company terdapat di 2
pulau, yaitu Pulau Sumatera yang lokasinya berada di Sumatera Selatan, dan Pulau Jawa
yaitu di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sementara Raw Material Company terdapat di
Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Banten.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

M-5
Page 37 OCR 0.925
H E S5 C8 0 TiIF te DA PP R Ad SA 'L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Harga nikel, yang diproyeksikan Bank Dunia menguat masing-masing 346 dan 696 pada
2025 dan 2026, diyakini akan berdampak positif terutama dari sisi pendapatan negara
serta peningkatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA). Terlebih,
pemerintah telah mengeluarkan aturan bahwa perusahaan harus mengendapkan DHE
yang didapatkan dalam bentuk valuta asing atau foreign exchange selama minimal
3 bulan di dalam negeri. Pertumbuhan produksi kendaraan Iistrik atau electric vehicle (EV)
dan baja nirkarat atau stainless steeltentu saja akan menaikkan permintaan terhadap
nikel, karena salah satu komponennya adalah mineral logam tersebut

Sumber : Kementrian ESDM

Indonesia sebagai produsen utama nikel dunia, tentu akan diuntungkan dengan
pertumbuhan permintaan ini karena peningkatan permintaan tentu akan diikuti oleh
kenaikan harga nikel di pasar global. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) melaporkan total cadangan bijih nikel mencapai 5,32 miliar ton dan cadangan
logam nikel 56,11 juta ton per 2024, di mana Maluku Utara menjadi provinsi dengan jumlah
cadangan yang paling banyak. Kementerian ESDM memberikan perincian cadangan bijih
nikel mencapai 5,32 miliar ton ini terdiri dari 6096 saprolit dan 4074 limonit. Saprolit
merupakan nikel kadar tinggi dan banyak diolah melalui sistem rotary kiln electric
furnace (RKEF). Nikel ini menghasilkan produk berupa nickel pig iron (NPI), feronikel
(FeNi), atau nickel matteuntuk bahan baku baja nirkarat. Sementara itu, limonit
merupakan nikel kadar rendah yang umumnya diolah melalui sistem high pressure acid
leaching (HPAL) untuk menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP) yang dibutuhkan
untuk bahan baku baterai kendaraan listrik

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran
Page 38 OCR 0.913
H

3.6

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

O''G TE 'N Tdk Yr A AT Ra AA USA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Selain itu, menurut situs resmi International Energy Agency (IEA), 3 produsen nikel
terbesar pada 2030 dari sisi pertambangan diramal Indonesia (6299), Filipina (896), dan
New Caledonia (6"4). Sementara itu, dari sisi pemurnian atau smelter adalah Indonesia
(4476), China (2146) dan Jepang (696). Harga nikel, yang menjadi salah satu komoditas
mineral logam andalan Indonesia, diproyeksikan menguat secara anual: masing-masing
3Yo pada 2025 dan 6s pada 2026, setelah anjlok dari rekor tertingginya pada 2022. Bank
Dunia atau World Bank (WB) dalam laporan Commodity Market Outlook teranyarnya
mengatakan proyeksi penguatan harga nikel terjadi seiring dengan permintaan global
yang diramal terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, didukung ekspansi
produksi baja nirkarat dan baterai untuk EV. Bank Dunia mencatat rerata harga nikel
berada di level US$16.627/ton pada Januari - Maret 2024. Harganya sempat menguat ke
level US$18.416/ton pada April - Juni 2024 dan melemah kembali ke level US$16.235/ton
pada Juli - September 2024. Bank Dunia tersebut juga melaporkan harga nikel turun 1244
secara guarter to guarter (gtg) pada kuartal |!I-2024, tetapi sebagian pulih dalam beberapa
pekan terakhir menyusul langkah-langkah stimulus ekonomi di China.

Prospek Industri Jasa Kontraktor Tambang

Prospek industri pertambangan diperkirakan tetap solid dalam jangka panjang.
Pertumbuhan sektor energi konvensional masih stabil, sementara hilirisasi nikel terus
dipercepat. Produksi nikel global diproyeksikan mencapai 5 juta metrik ton pada 2035
dengan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 896. Selain itu, Indonesia juga menguasai
sekitar 456 pangsa pasar pengolahan (refining) nikel dunia. Pertumbuhan ini dipastikan
akan meningkatkan kebutuhan terhadap jasa kontraktor tambang yang mampu
mendukung operasional secara efisien dan terintegrasi. Perkembangan industri batubara
dan nikel tidak terlepas dari kebijakan hilirisasi dan kebutuhan energi global. Kedua
komoditas ini tetap menjadi penopang utama dalam memenuhi kebutuhan energi
sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih. Dengan fundamental
industri yang kuat, kebutuhan operasional di sektor pertambangan diperkirakan terus
meningkat. Kondisi ini membuka peluang besar bagi perusahaan jasa kontraktor tambang
untuk memperluas peran dan kontribusinya di masa depan

1-7

Page 39 OCR 0.917
HH E SC TE NM IE AA PC PRA Aa EA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

AON) pemeonmpemua

41 Pendekatan Penilaian

Nilai Pasar atas saham perusahaan dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan (cara
umum dalam menentukan nilai dengan menggunakan satu atau lebih metode penilaian
spesifik) antara lain

a. Pendekatan Pasar

1) Metode Perbandingan dengan Perusahaan Terbuka (Guideline Publicly
Traded Company Method)

Metode perbandingan dengan perusahaan terbuka merupakan metode penilaian
yang didasarkan pada pendekatan perbandingan data pasar (market comparison
approach). Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga
yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan
sepadan. Nilai pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal
(perusahaan terbuka/publik). Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah
sebagai berikut:

a) Perusahaan yang dapat digunakan sebagai perusahaan pembanding adalah
perusahaan yang telah memiliki harga pasar yang terjadi dalam jangka waktu
tidak lebih dari 6 (enam) bulan sebelum Tanggal Penilaian.

b) Penilai Usaha wajib memiliki keyakinan yang memadai untuk membuktikan
dan menjelaskan bahwa data harga pasar yang digunakan dalam Pendekatan
Pasar (Market Based Approach) dihasilkan dari suatu transaksi yang bersifat
wajar (arms-length transaction).

c) Penilaian dengan menggunakan Metode Pembanding PerusahaanTercatat di
Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method) hanya dapat
menghasilkan indikasi Nilai minoritas.

d) Perusahaan pembanding yang digunakan wajib merupakan perusahaan yang
tercatat di bursa efek dan sahamnya ditransaksikan selama 60 (enam puluh)
hari bursa dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari bursa terakhir sebelum
Tanggal Penilaian (Cut Off Date).

Pendekatan Penilaian

Page 40 OCR 0.944
HH & S CTEN TE APPRAYNSaAi

KJPP Edi Andesta dan Rekan

e) Perusahaan pembanding yang digunakan wajib memenuhi kriteria sebagai
berikut:

1) industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha adalah sejenis:

2) karakteristik pertumbuhan (growth in sales and earnings) dan struktur
permodalan (capital structure) adalah sebanding

3) kinerja keuangan historis selama 5 (lima) tahun terakhir adalah
sebanding

4) ukuran perusahaan (fotal assets) adalah sebanding, dan
5) pangsa pasar (market share) adalah sebanding.

f) Jumlah perusahaan pembanding yang digunakan paling sedikit 5 (lima)
perusahaan atau paling sedikit 8 (delapan) perusahaan dalam hal kriteria
sebagaimana dimaksud dalam angka 5) hanya terpenuhi paling sedikit 3 (tiga)
kriteria

Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham

perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan

perusahaan dengan rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding, seperti
rasio P/E (price/eaming), PISR (price/sales revenue), P/BV (price/book value of
eguity) dan sebagainya.

Keterbatasan penggunaan pendekatan ini adalah karena data perusahaan
pedoman (pembanding) yang benar-benar sepadan sulit didapat, terutama yang
telah listed di pasar modal. Hal ini disebabkan data transaksi perusahaan
cenderung tertutup kalaupun ada hampir tidak mungkin terakses, karena sifat
kerahasiaannya.

b. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

Pendekatan ini merupakan pendekatan dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai
dengan mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan Obyek Penilaian dalam
menghasilkan imbal balik (return) yang akan diterima dimasa datang yang relevan
digunakan untuk perusahaan dengan net cash flow yang dapat di proyeksi dengan
didasarkan pada kinerja waktu-waktu sebelumnya. Bila perusahaan masih dalam
masa pembangunan dan atau kemampulabaan (profitability) relatif rendah, maka
proyeksi-proyeksi pendapatan dan pengeluaran didasarkan kepada asumsi-asumsi
yang relatif banyak. Ada dua metode yang diterapkan dalam pendekatan ini, yaitu:

Pendekatan Penilaian

Page 41 OCR 0.944
H £ Di CS MN CTiPr1C APP RANNSA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow)

Dalam hal Penilai Usaha menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted
Cash Flow Method), maka Penilai Usaha melakukan penelaahan atau penyesuaian
atas asumsi, keakuratan perhitungan dan kebijakan akuntansi yang digunakan dalam
menyusun proyeksi laporan keuangan. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash
Flow Method) hanya dapat digunakan untuk menilai perusahaan yang telah
melakukan kegiatan operasional selama satu tahun atau lebih

Pendapatan yang dikapitalisasi dalam metode ini adalah pendapatan nominal yang
dianggap mewakili kemampuan perusahaan secara wajar dan proporsional dalam
menghasilkan pendapatan tersebut. Pendapatan normal tersebut dikonversi menjadi
nilai ekuitas dengan menggunakan tingkat kapitalisasi untuk ekuitas yang sesuai,
yang pada dasarnya adalah bunga bebas resiko ditambah dengan suatu premi untuk
meliput resiko yang melekat dengan penggunaan ekuitas tersebut pada perusahaan
yang dinilai. Tingkat kapitalisasi tersebut dapat diperoleh dengan mencari dan
mempertimbangkan perbandingan tingkat kapitalisasi yang pernah diaplikasikan
pada perusahaan yang sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang dinilai
Salah satu tingkat kapitalisasi yang dapat digunakan adalah rasio Price/Earning dari
perusahaan sejenis yang telah tercatat di pasar modal.

Metode Proyeksi Pendapatan Ekonomis

Seperti juga metode kapitalisasi pendapatan ekonomi mendatang, metode ini
merupakan metode penilaian yang didasarkan pada pendekatan pendapatan
(income approach). Proyeksi pendapatan ekonomis digunakan untuk mengestimasi
aliran pendapatan ekonomis Obyek Penilaian dengan menggunakan Tingkat
Diskonto yang wajib disesuaikan dengan tingkat pendapatan ekonomis Obyek
Penilaian.

Tingkat Diskonto dan Tingkat Kapitalisasi yang ditetapkan oleh Penilai Usaha wajib
diuraikan dan digunakan dalam analisis proyeksi pendapatan ekonomis serta
mengungkapkannya dalam Laporan Penilaian Usaha.

Dalam membuat proyeksi pendapatan ekonomis, Penilai Usaha wajib:

1) menganalisis laporan keuangan Obyek Penilaian dan perusahaan pembanding
pada industri yang sama dalam kurun waktu paling kurang 3 (tiga) tahun
terakhir.

Pendekatan Penilaian

Page 42 OCR 0.937
BH £E S5 C3. WN T4UF Fc A 9 PR AVYSA hk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2) melakukan penyesuaian atas laporan keuangan Obyek Penilaian, yang meliputi
neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas:

3) memperhatikan kondisi yang terjadi setelah Tanggal Penilaian (Cut Off Date)
yang dapat mempengaruhi proyeksi pendapatan ekonomis:

4) mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan usaha Obyek Penilaian sesuai
dengan tingkat pendapatan ekonomis yang dihasilkan oleh Obyek Penilaian dan
kepentingan usaha Obyek Penilaian:

5) melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan yang meliputi
neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas,

6) mempertimbangkan masa manfaat atau siklus usaha Obyek Penilaian, dan

7) Dalam hal pendapatan ekonomis Obyek Penilaian atau operasional Obyek
Penilaian tergantung pada faktor produksi utama yang memiliki masa manfaat
terbatas atau memiliki siklus tertentu maka proyeksi keuangan wajib disusun
selama masa manfaat atau mencerminkan sifat siklikal dari bisnis tersebut

Setelah dilakukan penyesuaian laporan keuangan, maka Penilai Usaha wajib
menyajikan proyeksi pendapatan ekonomis dalam Laporan Penilaian Usaha, yang
mencakup dividen berdasarkan perkiraan dividend pay out ratio, arus kas, dan
Earning Before Interest, Tax, Depreciation, and Amortization (EBITDA). Periode
proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam kurun waktu paling kurang 5
(lima) tahun kedepan, atau disesuaikan dengan sisa umur dari fasilitas produksi
utama Obyek Penilaian. Penilai Usaha dilarang mendasarkan proyeksi pendapatan
ekonomis hanya dengan menggunakan tren data historis

c. Pendekatan Asset (Asset Based Approach)

Penilai Usaha yang menggunakan Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dalam
penugasan penilaian profesional wajib memiliki keahlian dalam bidang penilaian
properti dan Penilaian Usaha. Dalam hal Penilai Usaha tidak memiliki keahlian dalam
bidang penilaian properti, maka Penilai Usaha wajib mengacu pada hasil penilaian

properti.

Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat digunakan untuk memperoleh
indikasi Nilai dari Nilai suatu perusahaan, Nilai dari Modal yang Diinvestasikan
(Invested Capital), Nilai dari struktur permodalan (capital structure), dan/atau Nilai
Aset Bersih perusahaan (ekuitas)

Pendekatan Penilaian

N-4
Page 43 OCR 0.934
1 SS CE NIKENC APPRAASA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Indikasi nilai ekuitas atau estimasi Nilai Aset Bersih (Net Asset Value) diperoleh dari
selisih antara nilai aset termasuk Aset Takberwujud dengan nilai liabilitas, atas dasar
nilai yang disesuaikan (appraised value)

Pos-pos dalam laporan keuangan wajib disesuaikan untuk mencerminkan Nilai Pasar
(Market Value) pada Tanggal Penilaian (Cut Off Date). Penyesuaian untuk masing-
masing pos wajib diungkapkan di dalam Laporan Penilaian Usaha

Pendekatan ini cocok digunakan untuk menilai perusahaan dengan karakteristik asset
based yang signifikan, dalam pendekatan ini ada dua metode yang dapat diterapkan,
yaitu,

1) Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method)

Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan
neraca (balance sheet approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen
aset dan liabilitas (/iabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali
untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
kas/bank atau hutang bank).

Metode PAB wajib digunakan untuk menilai

a) ekuitas suatu perusahaan dimana Nilai perusahaan sangat bergantung pada
Nilai aset tetap (a heavy based on fixed assetscompany), seperti perusahaan
real estat,

b) ekuitas dari Holding Company

Cc) perusahaan yang tidak memiliki riwayat pendapatan yang mempunyai
prospek positif, perusahaan yang memiliki pendapatan yang berfluktuasi,
atau perusahaan yang diragukan kemampuannya untuk melanjutkan operasi
yang bersifat going concem, seperti perusahaan yang baru berdiri (start up
company) atau perusahaan yang berada dalam kesulitan untuk memperoleh
pendapatan (trouble companies):

d) perusahaan yang memiliki dan/atau menguasai aset berwujud dalam jumlah
yang signifikan

e) perusahaan yang memiliki tenaga kerja yang memberikan nilai tambah relatif
kecil terhadap barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan: atau

f) perusahaan yang memiliki Aset Takberwujud dalam jumlah yang tidak
signifikan

Pendekatan Penilaian

Page 44 OCR 0.911
» E 5 & 1 - 0 LK A CE TPP PENA UNS AA "Le

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Penilaian atas aset tetap berwujud (fixed tangible assets) wajib dilakukan sesuai
dengan metode yang berlaku dalam penilaian properti sesuai dengan Premis Nilai
yang ditetapkan, maka Aset Takberwujud wajib diidentifikasi dan dinilai secara
individual.

2) Metode Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method)

Pada dasarnya, metode ini sama dengan metode penyesuaian nilai buku. Nilai
dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan nilai pasarnya terlebih
dahulu. Yang membedakan metode ini adalah dalam proses perhitungan aset tak
berwujud. Dalam hal Penilai Usaha menggunakan metode KKP, maka berlaku
ketentuan sebagai berikut:

a) Metode KKP wajib digunakan untuk menilai ekuitas perusahaan operasional
(operating company) dengan tingkat pertumbuhan pendapatan dan laba
yang relatif stabil

b) Pendapatan suatu perusahaan yang digunakan merupakan hasil dari
produktivitas aset berwujud maupun tidak berwujud. Setiap kelebihan
pengembalian (excess return atau earning) yang diperoleh diatas
pengembalian normal (normal return) atas aset berwujud, diperhitungkan
sebagai pengembalian dari Aset Takberwujud secarakolektif

c) Laporan laba rugi yang digunakan adalah:

(1) laporan laba rugi tahunan tahun terakhir,
(2) laporan laba rugi 12 (dua belas) bulan terakhir,
(3) rata-rata tertimbang dari paling kurang 5 (lima) tahun terakhir,

(4) proyeksi tahun berikutnya yang diyakini dapat dipertahankan dimasa
depan

d) Laporan laba rugi sebagaimana dimaksud dalam angka 3) wajib disesuaikan
dengan prinsip dan prosedur penyesuaian untuk memperoleh laba operasi
normal dari Obyek Penilaian.

e) Penilaian yang digunakan pada Metode KKP wajib didasarkan atas:

(1) nilai aset berwujud bersih (NABB)/net tangible asset value (NTAV),
(2) Tingkat Imbal Balik wajar (normal rate of return) dalam persentase untuk
NABB,
(3) jumlah imbal balik wajar (dalam rupiah) untuk NABB: atau
(4) laporan keuangan yang telah disesuaikan
Pendekatan Penilaian

Page 45 OCR 0.929
HE S IE TIA LC AN 7 P MAA SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Penentuan Tingkat Imbal Balik wajar (normal rate of return) untuk NABB
wajib sesuai dengan risiko yang melekat pada NABB tersebut dan
mencerminkan Tingkat Imbal Balik rata-rata tertimbang antara biaya ekuitas
dan biaya utang sesuai dengan kapasitas NABB dalam memperoleh
pinjaman (borrowing capacity)

9) Pendapatan ekonomi atau laba normal yang akan dikurangi dengan jumlah
imbal balik wajar atas NABB mencerminkan pendapatan ekonomi yang
diperkirakan akan dapat dipertahankan dimasa datang. Selisih antara
pendapatan ekonomi normal dan jumlah imbal balik atas NABB adalah
jumlah imbal balik atas aset berwujud.

h) Nilai ekuitas yang diperoleh dengan menambahkan nilai Aset Tak berwujud
(going concern value) terhadap NABB mencerminkan nilai ekuitas (common
Stocks) secara keseluruhan.

Dalam metode kelebihan pendapatan, untuk menghitung nilai aset tak berwujud
terlebih dahulu dihitung nilai aset berwujud bersih (net tangible asset) dengan
mengurangkan nilai pasar Liabilitas dari nilai pasar aset berwujud (setelah semua
nilai pada neraca disesuaikan). Setelah itu diperkirakan nilai pendapatan yang
diharapkan (expected revenue) per tahun dari nilai aset berwujud bersih tersebut
dengan menggunakan tingkat pengembalian (rate of return) yang wajar. Sebagai
langkah selanjutnya perlu dihitung pendapatan normal (normalized eaming) dari
perusahaan yang dinilai dengan menyesuaikan laporan laba (rugi). Selisih antara
pendapatan normal dengan pendapatan yang diharapkan merupakan kelebihan
pendapatan (excess earning) yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Aset tak
berwujud kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan
pendapatan tersebut dengan tingkat kapitalisasi (capitalization rate) yang sesuai.

Langkah akhir dari metode ini adalah dengan menghitung nilai pasar ekuitas
dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset tak berwujud.
Dalam hal Penilai Usaha menggunakan metode KKP, maka Aset Takberwujud
wajib dinilai secara kolektif (big pot theory of goodwill).

4.2 Pendekatan Penilaian yang digunakan

Penilaian saham VTP dilakukan dengan menggunakan 2 (Dua) pendekatan yaitu
berdasarkan Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow dan Pendekatan
Aset Metode Adjusted Net Asset Method Alasan-alasan pemilihan pendekatan pasar dan
pendekatan aset dalam penilaian ini adalah sebagai berikut:

Pendekatan Penilaian

Page 46 OCR 0.951
H E S CLENTIFI1C APPRA/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

a. Kami tidak menerapkan "Pendekatan Pasar” karena kami tidak memperoleh data
pembanding di Bursa Efek Indonesia yang bergerak di bidang jasa kontraktor
tambang yang sebanding dengan Objek Penilaian, dengan demikian metode
perbandingan dengan perusahaan terbuka tidak dapat digunakan dalam penilaian
ini.

b. Pada umumnya pertimbangan yang terpenting bagi pihak yang berniat membeli
suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan tersebut dalam menghasilkan
pendapatan dimasa depan. Oleh karena itu, metode-metode penilaian yang
didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan nilai, terutama metode
diskonto pendapatan ekonomi mendatang, umum digunakan dalam penilaian atas
ekuitas suatu perusahaan. VTP adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang
jasa kontraktor tambang, secara komersial beroperasi. Dengan demikian, metode-
metode penilaian yang didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan
nilai yaitu metode kapitalisasi kelebihan pendapatan, metode kapitalisasi pendapatan
ekonomi mendatang, dan terutama metode diskonto pendapatan ekonomi atau
metode diskonto arus kas (discounted cash flow method) kami pandang dapat
digunakan dalam penilaian ini.

Alasan pendekatan ini digunakan karena Perusahaan merupakan entitas usaha jasa
kontraktor tambang yang telah beroperasi secara komersial dan menghasilkan
pendapatan secara berkelanjutan dari kegiatan operasional, Metode DCF digunakan
untuk mengestimasi nilai kini dari proyeksi arus kas masa depan yang diharapkan
akan dihasilkan oleh Perusahaan. Pendekatan ini dinilai paling representatif dalam
mencerminkan nilai Perusahaan sebagai entitas going concern, karena secara
langsung menangkap potensi manfaat ekonomi masa depan.

c. Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat kami terapkan dalam laporan
penilaian ini karena VTP berbasis aset, serta dilakukan penilaian terhadap aset tetap
VTP dengan demikian Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat digunakan.

Alasan pendekatan ini digunakan karena disamping menghasilkan arus kas, usaha
jasa kontraktor tambang merupakan bisnis yang bersifat asset based dengan
komponen aset tetap yang material. ekuitas suatu perusahaan dimana Nilai
perusahaan sangat bergantung pada nilai aset tetap

Setelah mempelajari secara seksama, kami berpendapat pendekatan yang relevan
dilakukan untuk menentukan nilai pasar saham VTP adalah Pendekatan Pendapatan
Metode DCF (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Aset Metode Agjusted Net Asset
Method.
Pendekatan Penilaian

Page 47 OCR 0.923
H £ SB Ken Yak Un A PP RASA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

PROYEKSI KEUANGAN

51 Business Plan

Pedoman penilaian, pertama berdasarkan business plan VTP yang telah disusun pihak
manajemen untuk beberapa tahun kedepan, disamping itu proyeksi keuangan VTP juga
disusun berdasarkan data-data laporan keuangan yang disiapkan oleh pihak pemberi
tugas untuk tahun-tahun yang berakhir per 31 Desember 2023 - 2025 (audited).

Berdasarkan pendekatan dan metodologi penilaian yang akan dilakukan, maka kami
melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Melakukan tinjauan atas faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi
operasional VTP

b. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historikal VTP.

C. Melakukan tinjauan atas proyeksi keuangan VTP

d. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi keuangan VTP

e. Membuat proyeksi keuangan yang akan digunakan dasar dalam penilaian saham
VTP dengan pendekatan DCF.

Langkah-langkah a dan b telah diungkapkan pada bab-bab sebelumnya, sedangkan hasil
diskusi dengan manajemen dimasukan kedalam proyeksi keuangan yang menjadi dasar
dalam melakukan penilaian. Pada bagian berikut akan diuraikan tinjauan proyeksi
keuangan

5.2 Kegiatan Usaha

VTP adalah suatu perusahaan tertutup yang bergerak di bidang jasa kontraktor tambang,
saat ini VTP menjadi kontraktor tambang nikel di wilayah Luwuk, Sulawesi Tengah.

Proyeksi Keuangan

Page 48 OCR 0.822
H E tt CE N TAP 2 CC PR AIS A ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

5.3 Proyeksi Laba Rugi

Tabel 5.1 Proyeksi Laba Rugi

Proyeksi (Rp:)

Uraian 2028 27 2028 2029 2030
Jan- Des | Jan-Des Jan- Des | Jan - Des Jan- Des
Pendapatan “In0menn00 | to1sangeBas9 | Intosa372507| M20712207000| Moanzses7a
|Laba Kotor 92206699000 | 101530996469. 111093372507 | 120712207009 | 130387 754679
(Beban Usana | (70995160274)! (79320960950) (87420010202) (97022026 034)| (106 926 982 027)|
Laba (Rugi) Usaha Do maasasmas| 22210037519, 23673362304 23690100976 23460 772652
Pendapatan (Beban) lain-lain (4656978520)! (4886208.254)| (5208139707) (5211839815) (5161369909)
Laba (Rugi) sebelum Pajak | 16.546 560.206 | 17323829265 | 18465222597 18478 341161 | 18299402668
Laba Bersih

Laba bersih pada tahun 2027 sebesar Rp. 17,3 miliar mengalami kenaikan sebesar 777,2
juta dari laba bersih pada tahun 2026 sebesar Rp. 16,5 miliar. Penyebab kenaikan laba
bersih adalah kenaikan pendapatan VTP.

Laba bersih pada tahun 2028 sebesar Rp. 18,4 miliar mengalami kenaikan sebesar 1,1
miliar dari laba bersih pada tahun 2027 sebesar Rp. 17,3 miliar. Penyebab kenaikan laba
bersih adalah kenaikan pendapatan VTP.

Laba bersih pada tahun 2029 sebesar Rp. 18,4 miliar mengalami kenaikan sebesar 13,1
juta dari laba bersih pada tahun 2028 sebesar Rp. 18,4 miliar. Penyebab kenaikan laba
bersih adalah kenaikan pendapatan VTP.

Laba bersih pada tahun 2030 sebesar Rp. 18,2 miliar mengalami penurunan sebesar
178,9 juta dari laba bersih tahun 2029 sebesar 18,4 miliar. Penyebab penurunan laba
bersih adalah naiknya biaya bio solar dan biaya pemeliharaan alat berat.

Proyeksi Keuangan

Page 49 OCR 0.842
HE

5
2
4
2

2. C CR Ad 3 A ik

KJPP Edi Andesta dan Rekan

5.4 Proyeksi Posisi Keuangan

Tabel 5.2 Proyeksi Posisi Keuangan

- - ia a,

Proyeksi (Rp)

Uraian 226 2 KT 2028 20
1 1 | Jan- Des Ta Jan- Des Jan - Des 00 den- Dos
|Aset Lancar 177 055 944 487) 95493758878! 115497546255| 136273683121 157 451 367 4B6|
|Aset Tetap 6884550171: 68644972472 67 886 903231! 66.559.130 310| 64 649 120 228)
Total Aset 145.901.546.200| 164138731350. 183.384.449486 | mnananan 222.100487.714|
Liabitas Jangka Pendek 36 733647 315) 37.647.003 200 38427498.738| 39397521522 40 365 793.137)
Ekuitas 109167896885) 126491728150 144956950.747| 163435291908! 181734694577)
Total Liabiltas & Ekuitas 145901546200) 164138751300) 10504. M0A80| 22 NA , 22210087714)
Total Aset

Total aset pada tahun 2027 sebesar Rp. 164,1 miliar. Total aset pada tahun 2026 sebesar
Rp. 145,9 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 18,2 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas.

Total aset pada tahun 2028 sebesar Rp. 183,3 miliar. Total aset pada tahun 2027 sebesar
Rp. 164,1 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,2 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas.

Total aset pada tahun 2029 sebesar Rp. 202,8 miliar. Total aset pada tahun 2028 sebesar
Rp. 183,3 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,4 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas.

Total aset pada tahun 2030 sebesar Rp. 222,1 miliar. Total aset pada tahun 2029 sebesar
Rp. 202,8 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,2 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas

Total Liabilitas dan Ekuitas

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2027 sebesar Rp. 164,1 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2026 sebesar Rp. 145,9 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 18,2
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun kewajiban usaha dan
laba ditahan.

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2028 sebesar Rp. 183,3 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2027 sebesar Rp. 164,1 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,2
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun kewajiban usaha dan
laba ditahan.

Proyeksi Keuangan

Page 50 OCR 0.734
GA aU -- Ss CMEN TAP rc DN UMR MU S WN

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2029 sebesar Rp. 202,8 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2028 sebesar Rp. 183,3 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,4
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun kewajiban usaha dan
laba ditahan.

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2030 sebesar Rp. 222,1 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2029 sebesar Rp. 202,8 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 19,2
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun kewajiban usaha dan
laba ditahan

5.5 Proyeksi Arus Kas

Tabel 5.3 Proyeksi Arus Kas

Proyeksi Arus Kas (Rp)
Jan- Des Jan-Des | Jan- Des Jan -Des Jan- Des

ARUS KAS DARI  AKTIVITASI |

OPERASI

ILaba Tahun Berjalan 16546560 206 17 323 829 265 18465 222597 18478 341 161 18 299 402 668

Penyesuaian Untuk -Beban Penyusutan 12680629241) 135t2620211| mas2g3g211 | 15231043920 16120072852 |
(Perubahan Modal Kerja
|kenaikan)/Penurunan PuutangUUsana | 10496054525| (3054865579) (3044002258) (3262148485) — (3181001974)
Ikenaikan/(Penurunan) Kewajiban Usan| (39194516435) )o) 913355885) 70ndgs539| oo Grooz2rea| o— geg27te1s |

Arus Kas Bersih Diperoleh Dari
(Digunakan Untuk) Aktivitas Operasi 528727541 | 28684948812 30564649109 31418.159.389 32 206.745.162

(ARUS KAS DARI AKTVIT AS

INVESTASI
(Pembelan/(penjyualan) Aset Tetap: (130000000001) (13312000000) (13604864000) (13904171008)| (14210062 770)

|
Arus Kas Bersih Dperokh Dari K3Oononoo0j| (13312000000 (1384864000)! (rsa0447t000| (14210062770)
'Aktivitas Investasi |
Ge KASDAN| (pgrrar2as) #sanasasan2 | 1e9saTas109. 17513968381 | 17906682302
SETARA KAS

| | |

MAS DAN SETARA KAS AWAL) sg 2129g5254 | as740155775| s21iamoase7. TOn7aAsas95 | seserATsOT6
KAS DAN SETARA KAS AKMR/ c7yo7ss775| 621taro4se7.— me0ra4en65s Ses:Tamnan6 |. 1584360. |

Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada 2027 sebesar Rp. 28,6 miliar naik
sebesar Rp. 28,1 miliar dibandingkan pada 2026 sebesar Rp. 528,7 juta. Kenaikan
disebabkan perubahan akun kewajiban usaha.

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada 2028 sebesar Rp. 30,5 miliar naik
sebesar Rp. 1,8 miliar dibandingkan pada 2027 sebesar Rp. 28,6 miliar. Kenaikan
disebabkan laba tahun berjalan.

Proyeksi Keuangan

Page 51 OCR 0.834
H4

5.6

Proyeksi Keuangan

CC TENTOF1UC APPRATKSA IL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada 2029 sebesar Rp. 31,4 miliar naik
sebesar Rp. 853,5 juta dibandingkan pada 2028 sebesar Rp. 30,5 miliar. Kenaikan
disebabkan laba tahun berjalan.

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada 2030 sebesar Rp. 32,2 miliar
naik sebesar Rp. 788,5 juta dibandingkan pada 2029 sebesar Rp. 31,4 miliar. Kenaikan
disebabkan laba tahun berjalan.

Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas proyeksi yang digunakan unluk aktivitas investasi Perseroan pada tanggal
2026 - 2030 dalam proyeksi diasumsikan untuk pembelian capex

Rasio-Rasio Keuangan

Rasio-rasio keuangan periode 2026 sampai dengan 2030, dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 5.1 Rasio-rasio Keuangan

- tm 2 Fa

Uraian 2026 2027 2028 2029 209
ILKUIDITAS (X)
(Current Rato 210 254) 301 346) 390)
AKTVITAS (X)
"Total Asset Turnover 063 062 081 060) osgl
ISOLVABILITAS (3) |
Total Debtto Eguity Ratio 08 030 021 0.24 022
Total Debt to Total Assets tato 025 023 o21 019 018
(PROFITABILITAS (98)
(Operating Margin 230194 21,089 21319) 196394 19
INet Profit Margin TAU 17061 186294 153196 140396

Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas menggambarkan mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam
memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. Secara rata-rata dapat
dilihat bahwa current ratio VTP selama periode 2026 - 2030 adalah sebesar 3,00x
pertahun.

Page 52 OCR 0.897
H E 8 Ci BO Nda A P2 RAISA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aset-
aset yang dimilikinya. Secara rata-rata dapat dilihat bahwa rasio perputaran aset VTP
selama proyeksi periode 2026-2030 adalah sebesar 0,61x pertahun

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar semua
kewajiban (jangka pendek maupun jangka panjang) VTP. Rasio rata-rata Debt to Eguity
Ratio selama proyeksi tahun 2026-2030 adalah 0,27x dan Debt to Total Asset Ratio
sebesar 0,21.

Rasio Profitabiltas

Rasio profitabilitas menunjukkan operasional kemampuan suatu perusahaan dalam
mengelola aset-asetnya dengan tujuan akhir mengoptimalkan pengembalian yang dapat
diperoleh para penyedia kapital (capital providers). Operating margin rata-rata mencapai
20,76”h dan net profit margin 16,192.

Proyeksi Keuangan

Page 53 OCR 0.914
T KH E 5 GEN TAI. A.A OP RA COIA L

KJPP Edi Andesta dan Rekan

PENILAIAN SAHAM

61 Penilaian dengan Pendekatan Pendapatan

Pada penilaian diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas untuk didiskonto, yaitu
dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk perusahaan.

Arus Kas Bersih (AKB) yang akan digunakan sebagai economic income yang didiskonto
untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan (Free Cash Flow to
Capital).

Pengertian AKB adalah jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas
untuk kegiatan, merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal (utang dan
ekuitas) dan telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi saat ini
(current operation) dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan, yang dihitung
sebagai berikut :

Laba Bersih :

t/t Depresiasi & Amortisasi

4/4 Interest (ix (1-T))

- | - Investment Outlays

4/ - Perubahan Modal Kerja

3 AKB Untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Capital)

Proyeksi AKB tersebut, kemudian didiskontokan dengan menggunakan faktor diskonto
yang menggambarkan tingkat pengembalian yang diharapkan investor (reguired rate of
return), setelah memperhitungkan risiko-risiko yang bersangkutan dengan proyeksi
pendapatan pada masa mendatang untuk menghasilkan nilai perusahaan. Setelah
diperoleh nilai perusahaan, nilai ekuitas dihitung dengan mengurangkan nilai perusahaan
dengan jumlah hutang yang dimiliki.

Dalam rangka penilaian saham ini, mengingat bahwa penilaian akan didasarkan pada
AKB untuk penyedia perusahaan, maka penentuan tingkat diskonto yang digunakan
berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (Weighted Average Cost of Capital,
WACC) dengan formula adalah sebagai berikut

Penilaian Saham

VI-1
Page 54 OCR 0.877
611

Penilaian Saham

SC. IE N TPI NA Pi PR AN SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

WACC - Keltetb))x kol # KbM(etb)j) x ko x (1-t)J

Dimana :

WACC biaya modal rata-rata tertimbang
e z nilai pasar ekuitas

b z nilai pasar hutang

Ke z biaya modal untuk ekuitas

Ko z3 biaya modal untuk hutang

t 2 tarif pajak

Penentuan Biaya Modal Ekuitas

Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Assets
Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas
risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistimatis dari sekuritas saham, dengan
formula adalah sebagai berikut

Ke Rit (Rm-R) 8 # Rs

Dimana

Ke - Tingkat Biaya Bunga Ekuitas

Rt 2 Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko
ERPm z3 Eguity Risk Premium

Beta (Pp) - Ukuran Risiko Sistematis

Rs z  Specific Risk Premium

Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko (Ri, adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-
instrumen yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia,
instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 30 Desember
2025, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi Pemerintah RI berjangka
panjang (SUN) dalam mata uang Rupiah sesuai yang dikeluarkan Indonesia Bond Pricing
Agency (IBPA) sebagai acuan “Benchmark" SUN Tahun 30 Desember 2025 dengan tenor
30 tahun dan yang akan berakhir pada 30 Desember 2055 dengan tingkat yield 6,714.

Page 55 OCR 0.923
H3 8 C8 WN TA Eric A PP RAYSAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Eguity Risk Premium, ERP adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
dengan tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan eguity risk
premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base eguity market risk premium.
Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang
mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko
sebesar 6,69”, yang diolah dari hasil riset Aswath Damodaran (New York University
Business School).

Relevered Beta (B), premi risiko tersebut masih harus dikalikan dengan 8 dari industri
yang bersangkutan, berdasarkan average 8 dari damodaran, maka didapat besarnya
Relevered 8, sebesar : 1,30.

Default Spread, Pada perhitungan WACC, khususnya penentuan Tingkat Suku Bunga
Bebas Resiko, penilai menggunakan data yang bersumber dari Damodaran, dimana data
yang digunakan adalah Total Eguity Risk Premium yang juga telah mempertimbangkan
resiko, Pada perhitungan WACC penilai juga memperhitungkan resiko lainnya termasuk
Specific Risk, untuk menghindari perhitungan ganda Cost of Eguity perlu dikurangi
dengan Rating Based Default Spread yang bersumber dari data Damodaran juga sebesar
1,629.

6.1.2 Tingkat Suku Bunga

Biaya hutang (cost of debt) pada tanggal Penilaian (Cut Off Date) sebesar 8,447s yang
berasal dari data tingkat bunga pinjaman rata-rata bank pemerintah dalam melaksanakan
fungsi pembiayaan. Adapun sumber data yang digunakan adalah Suku Bunga Dasar
Kredit (SBDK) yang diteribitkan oleh Bank Indonesia yang berlaku pada saat Penilaian

6.1.3 Perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan dan kelebihan serta risiko

Perseroan, kami berpendapat bahwa tingkat diskonto sebesar 13,72Y6 per tahun adalah
wajar untuk mendiskonto arus kas bersih dengan perhitungan sebagai berikut

Penilaian Saham

Page 56 OCR 0.581
T H £ SG TE MN It 1 AP PR

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Tabel 6.1 Perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC)

Contot eat (Ka)
Ya Kran Rate (M) Pe
mw |
mnxree Rate Datar rena Wetan Cai Hajat
P0 Percantnga ot eta Capital
kacang. sand Spon bm Lasty
1 I pe |
PF OP Ia r
Percantaga at Total Caps
Samabad 1 Oebe |
ai |
mere Tan Can ar Den Wenger Cot l Debt
nm Ta |
Wetore Tax Operating Pram in 8 0 Anartan comot ene onen |
2. Per
incama Tana Rata
z0

6.1.4 Indikasi Nilai Ekuitas
Dengan proyeksi keuangan dan tingkat diskonto yang digunakan maka diperoleh nilai
bersih Perseroan seperti yang terlihat pada tabel berikut dibawah ini
Tabel 6.2 Indikasi Nilai Ekuitas/Saham

Enterprise Value 101.363.619.621
4/4 Cash and Cash Eguivalent 59.212.028.234
| Indikasi Nilai Ekuitas Sebelum DLOM 160.575.647.855 |

Penilaian Saham
Page 57 OCR 0.927
H E SC TE Mm TEE hit DN TP Pin Ar IA “4

KJPP Edi Andesta dan Rekan
6.2 Penilaian dengan Pendekatan Aset

6.21 Perhitungan Biaya Ekuitas

Prinsip penilaian dengan metode Pendekatan Aset (Aset Based Approach) adalah
penyesuaian Nilai Pasar yang dilakukan atas nilai historis yang terdapat dalam posisi
keuangan. Adapun langkah-langkah penerapannya adalah :

a. Pada tahap pertama, mendapatkan posisi keuangan lengkap dengan penjelasan
serta informasi lain yang terkait dengan keperluan penilaian, sesuai kondisi pada saat
penilaian.

b. Menyesuaikan atau mengubah pos-pos atau item-item yang terdaftar dalam posisi
keuangan, baik aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, menjadi refleksi nilai pasar

Cc. Mengidentifikasi dan menilai item-item yang tidak terdaftar dalam posisi keuangan,
biasanya dalam bentuk aset tidak berwujud, misalnya : biaya pra-operasi, sistem
perangkat lunak, para karyawan profesional, uang jaminan, sistem pengendalian ISO
dan pelanggan tetap.

Mengurangi seluruh nilai aset berwujud dan tak berwujud sesuai perhitungan diatas
dengan kewajiban, untuk memperoleh nilai ekuitas per 31 Desember 2025

6.2.2 Nilai Pasar Aset Tetap

Nilai Pasar aset tetap VTP per tanggal 31 Desember 2025, telah dilakukan penilaian oleh
KJPP Edi Andesta dan Rekan dengan nomor laporan aset yang telah dinilai yaitu Laporan
Penilaian Aset Tetap No. 00232/2.0053-00/PP/03/0506/1/V/2026, tanggal 18 Mei 2026
Nilai Pasar atas aset berupa Alat Berat dan Kendaraan VTP adalah Rp 56.830.569.000,-

6.2.3 Nilai Penyesuaian Posisi Keuangan Perusahaan

Sesuai dengan tanggal efektif penilaian yang telah ditetapkan, penyesuaian laporan
keuangan dilakukan terhadap posisi keuangan VTP per tanggal 31 Desember 2025.
Rincian penyesuaian yang dilakukan adalah sebagai berikut :

a. Kas dan Setara Kas tercatat Rp. 59,2 miliar, terhadap akun ini tidak dilakukan
penyesuaian, karena kas dan setara kas pada prinsipnya telah mencerminkan nilai
nominal yang dapat direalisasikan secara penuh pada Tanggal Penilaian.

b. Piutang usaha tercatat Rp. 40,8 miliar, terhadap akun ini tidak dilakukan
penyesuaian, karena piutang usaha dicatat sebesar nilai yang dapat direalisasikan

Penilaian Saham

Page 58 OCR 0.936
HH» E S5 C YE NT tE 1€C A PP RMAHSA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

bersih, setelah mempertimbangkan cadangan kerugian penurunan nilai, dan selain
itu tidak ditemukan kondisi material yang memerlukan penyesuaian.

Cc. Aset tetap, Alat Berat dan Kendaraan tercatat Rp. 68,5 miliar, terhadap akun ini
dilakukan penyesuaian dengan melakukan penilaian kembali, sehingga setelah
dilakukan penyesuaian, maka Nilai pasar aset tetap, alat berat dan kendaraan
menjadi sebesar Rp. 56,8 miliar, sesuai dengan laporan penilaian aset yang
dilakukan oleh KJPP Edi Andesta dan Rekan.

d. Pos-pos aset lainnya dan pos-pos liabilitas yang tercantum di posisi keuangan tidak
disesuaikan karena dianggap telah merefleksikan nilai pasarnya.

Penyesuaian hanya dilakukan pada aset tetap dikarenakan aset tetap dicatat dalam
laporan keuangan berdasarkan harga perolehan, sehingga nominal yang tercermin tidak
mencerminkan nilai pasar aset tetap pada tanggal penilaian.

Dengan penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan tersebut, total aset VTP yang tercatat
di posisi keuangan per tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp. 168,5 miliar, telah berubah
menjadi sebesar Rp. 156,8 miliar

6.2.4 Nilai Pasar Saham VTP

Dari hasil penyesuaian terhadap posisi keuangan VTP per tanggal 31 Desember 2025
diatas, Indikasi nilai ekuitas diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset
dan hutang yang telah disesuaikan

Nilai saham perusahaan tertutup biasanya dikenakan "discount for lack of marketability',
diskon ini dimaksudkan karena saham pada perusahaan tertutup relatif lebih sulit untuk
dikonversi menjadi dana cash, karena calon pembeli akan memerlukan waktu untuk
menilai kewajaran nilai saham tersebut, berbeda dengan perusahaan terbuka dimana nilai
saham pada waktu tersebut sudah merefleksikan nilai yang sebenarnya dari sahamnya.
Sehubungan dengan hal tersebut penilai memberikan "discount for lack marketability"
terhadap indikasi nilai saham tersebut. Besarnya discount sangat tergantung kepada
kondisi dan jenis perusahaan atau bisnisnya. Sehubungan dengan hal tersebut penilai
menetapkan besarnya "discount for lack of marketability" pada penilaian ini adalah 2046.
Selain potongan tersebut adanya opsi pemegang saham lain untuk membeli lebih dahulu
saham yang akan dijual, dan kalaupun pemegang saham lain tidak berminat membeli,
maka agak sulit untuk mencari investor lain untuk membeli saham tersebut, karena calon
investor belum tentu cocok dengan pemegang saham lainnya. Penyesuaian laporan
keuangan dan perhitungan nilai penyertaan saham dapat dilihat pada penyesuaian
sebagai berikut:
Penilaian Saham

Page 59 OCR 0.743
3. CG 1 MT te,

Tabel 6.3 Indikasi Nilai Ekuitas/Saham

A PP RASA &

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Sebelum Setetah
yang Penyesuaian | La Penyesuaian
LAPORAN POSISI KEUANGAN Des2025 Des 2025
Aset
|setancar
Kas dan Setara Kas 501212.028.234 | 50.212.020.234
Pimtang Usaha d0011 245.241 | “0011249241 |
Totat Aset Lancar 100.023.771.473 100.023.271.275 |
Aset Tidak Lancar
Aset Tetap 68.520.290954 | 111.695.661.964) | 56.030.569.000
Total Aset Tidak Lancar 68526230054 | 11 co5.c1.95a) 36.830.560.000
TOTAL ASET 160.549.602420 | an co5.co1.oa) 196.203.240.470
LIAMLITAS DAN EKUITAS
Unbittas jangka Pendek
KewabanUsaha 49475 803.317 10475 800317
11601052 465 1.100.652.405
81560623159 6550023159 |
Kewajiban Pajak 18731 90.009 | 19.7an.994.009
Total Liabilitas Jangka Pendek 75928.163.750 | 78920.162.750
Uablitas langka Panjang
|Totat tlabilitas Jangka Panjang 2
TOTAL UABLTAS —— p92n163.780 75.920.162.750
exumas
Modal Disetar 10.000 000.000 10.000.000.000
ai 3.260.137.617 (31200.137617)
85801.476.226 85.881.476.206
Iseusin penyesuaian l 111.696 6619641 141.696661.954)
Itorat exumas 0202120670 | (an con se1.05a) 00.025 676.725
(TOTAL UABILITAS DAN EKUITAS 168.549.502429 | 111.605.001.954) 186.053.840.475
Indikasi Mtai Pasar 1005 Ekultas, sebetum DLOM 00.925.676.725

6.3 Discount for Lack of Marketability (DLOM)

Discount For Lack Of Marketability (DLOM) mencerminkan pengurangan terhadap nilai
sebagai pengaruh dari tidak likuidnya obyek penilaian untuk diperdagangkan. Likuiditas
Perseroan dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut :

a. Informasi mengenai kondisi obyek penilaian yang relevan untuk penentuan harga
masih tertutup.

b. Berdasarkan ketentuan yang disepakati oleh para pemilik obyek penilaian, pelepasan
hak milik harus dengan persetujuan pemilik yang lain dengan sangat prioritas pada
persetujuan pemilik saham mayoritas

Cc. Perkembangan usaha Perseroan kedepannya

Besarnya DLOM dipengaruhi oleh:

a. Besarnya pasar yang dapat mengakses kesempatan transaksi

b. Besarnya minat terhadap obyek penilaian. Secara umum usaha jasa kontraktor
tambang pasarnya sudah banyak persaingan

Cc. Biaya untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna meyakinkan kebenaran dari
nilai obyek penilaian seperti audit, due diligence.

d. Lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan transaksi

Penilaian Saham
Page 60 OCR 0.897
BH £ SS CC IE N Te | A PP RAtNSA Lk

KJPP Edi Andesta dan Rekan

e. Biaya yang diperlukan untuk membuat obyek penilaian menjadi lebih likuid
diperdagangkan (go public). Untuk menjadi lebih likuid, selain keterbukaan informasi,
potensi bisnis juga menjadi pertimbangan, oleh karena itu ada kemungkinan bahwa
struktur atau model bisnis yang saat ini dijalani perlu dirombak, dan dalam kondisi ini
tidak menutup kemungkinan diperlukan bantuan dari pihak yang memiliki model bisnis
dan modal yang diperlukan untuk perombakan ini.

Diskon marketabilitas sebesar 306 masih dalam range sebagaimana diatur dalam POJK
35/2020. DLOM sebesar 309 diterapkan untuk mencerminkan keterbatasan likuiditas
saham Perseroan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif. Besaran tersebut ditetapkan
dengan mempertimbangkan referensi empiris dari restricted stock studies yang
menunjukkan kisaran diskon sekitar 2076-3576, di mana 30Yo berada pada tingkat
moderat dan konservatif. Penetapan ini juga mempertimbangkan karakteristik Perseroan
sebagai perusahaan jasa kontraktor tambang yang bersifat asset intensive dan
menghasilkan arus kas operasional, namun tetap memiliki keterbatasan dalam pengalihan
saham. Dengan demikian, DLOM 30Y6 dinilai proporsional dan dapat
dipertanggungjawabkan dalam konteks estimasi Nilai Pasar.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, kami memperhitungkan diskon untuk
tidak likuidnya saham perseroan sebesar 3076 dari indikasi nilai ekuitas.

Penilaian Saham

Page 61 OCR 0.800
W € 3 &@ ik WM TAK fi A BR Ad. NA ib

KJPP Edi Andesta dan Rekan

6.4 Rekonsiliasi Nilai

Sesuai dengan konsep keuangan perusahaan, seseorang memiliki atau membeli aset
atau saham karena mengharapkan suatu aliran pendapatan (a stream of economic
income) yang dihasilkan oleh aset atau saham tersebut. Dari kedua pendekatan diatas
memberikan indikasi nilai yang berbeda:

Indikasi Nilai
(Rp)

160.575.647.855

Pendekatan Penilaian | Metode |

? Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow

9 Pendekatan Aset Metode Adjusted Net Assets Method 80.925.676.725

Pendekatan DCF lebih besar dibandingkan pendekatan aset. Pada proses rekonsiliasi
pendekatan pendapatan diberikan bobot 7046 untuk pendekatan aset diberikan bobot
30k, dikarenakan tingkat keyakinan kami terhadap pendekatan pendapatan dengan
pertimbangan VTP adalah perusahaan yang masih mempunyai potensi kedepannya
sehingga pendekatan pendapatan merepresentatif terhadap harga saham di pasar,
pendekatan aset diberikan bobot 306 dikarenakan VTP merupakan perusahaan yang
berbasis aset. Adapun hasil rekonsiliasi nilai dapat dilihat sebagai berikut :

Ta Indikasi Nilai Bobot
Pendekatan Penitalan Metode pscs | Bobot Nilai
| (Rp)
Ale IYA: (Rp)
le Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow 160.575,647,855 | 704 112.402.953.498
0 Pendekatan Aset Metode Agjusted Net Assets Method 80.925.676.725| 308 24.277.103018
Indikasi Nitai Sebelum DLOM 136.680.656.516
DLoM 0 | 30m | wroos.i96953)
Nilai Pasar 1008 Saham |” 95.676.459.561
(Mai Pasar50.004 Saham | 47.838.220781

Penilaian Saham

Page 62 OCR 0.863
H E 2 Ge Ie NM Tire aa A PP RATNSA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

6.4. Kesimpulan Nilai Pasar 5.000 lembar (50,00”5”6) Saham penyertaan SYH
pada VTP

Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan nilai saham Perseroan, maka kami berpendapat Nilai
Pasar 5.000 lembar (50,004) Saham penyertaan SYH pada VTP per tanggal
31 Desember 2025.

Nilai Pasar 5.000 lembar (50,006) Saham penyertaan SYH pada VTP Per
31 Desember 2025 adalah :

Rp. 47.838.229.781,-

Empat Puluh Tujuh Miliar Delapan Ratus Tiga Puluh Delapan Juta
Dua Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Rupiah

L Pe

Penilaian Saham ——

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.18 MB
Published20 May 2026
Pages62
Characters111,855
Text sourceOCR
OCR confidence0.882

Names mentioned 83 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Hotel Fitra International Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×11
linked org Pemerintah RI p.54
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×4
possible org Cahyadi p.21 ×3
unresolved org OP TAI SA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.1
unresolved org KJPP Edi Andesta p.1 ×68
unresolved org PT Sheng Yue Hengli p.1 ×5
unresolved org PT Venturi Tambang Perkasa Bidang p.1
unresolved org KJPP Edi Andesta dan Rekan p.2 ×19
unresolved org A PP RASA IL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.3
unresolved person KH. Abdul Halim p.4 ×3
unresolved org PT Venturi Tambang Perkasa p.4 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta dan Rekan p.4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta p.4
unresolved org KJPP Andesta p.4 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org Kantor Jasa Ponliai Publik Edi Andesta dan Rekan p.4
unresolved org L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.5 ×2
unresolved org PRArSaA LL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.6
unresolved org Pusat Statistik p.6
unresolved person Ir. Edi Andestg Pemimpin Rekgn MAPPI p.6
unresolved org SIS CTENTACEANC AP PRAYSRI KJPP Edi Andesta dan Rekan p.7
unresolved org RA OR Ad SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.8
unresolved person Igro Haikal Sulaiman p.8
unresolved org Ih KJPP Edi Andesta dan Rekan p.9
unresolved org AI PR Ako AE KJPP Edi Andesta dan Rekan p.10
unresolved org MN Tora AP PRAVSAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.11
unresolved org NT PR AKSI A KJPP Edi Andesta dan Rekan p.12
unresolved org PT Sentral Nikelindo Nusantara p.12
unresolved org E N TAF INC p.14
unresolved org KK AU DA La KJPP Edi Andesta dan Rekan p.15
unresolved org APPRArSA Lk KJPP Edi Andesta dan Rekan p.16
unresolved org PR MS A Ik KJPP Edi Andesta dan Rekan p.18
unresolved person Lailathul Hadiza p.19 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.19 ×2
unresolved person Wang Jinge · Presiden Komisaris p.19 ×2
unresolved person Gao Shufang Gambaran · Komisaris p.19 ×2
unresolved org PP R Ad SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.20
unresolved person Gao Jinliang · Presiden Direktur p.20 ×2
unresolved person Wang Dezhou · Direktur p.20
unresolved org Korrdinasi Penanaman Modal p.20
unresolved org PRAYNSAX KJPP Edi Andesta dan Rekan p.21
unresolved person Akuntan Publik Annas Cahyadi p.21 ×3
unresolved org PRAJNSAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.22
unresolved org P RANSEL A U KJPP Edi Andesta dan Rekan p.23
unresolved org DR ANA Lk KJPP Edi Andesta dan Rekan p.24
unresolved org AP PM ATSA LL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.25
unresolved org PT Ea II p.28
unresolved org AP PAAi Sa L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.29
unresolved org S CUEN TEKS APPRAlSAk KJPP Edi Andesta dan Rekan p.30
unresolved org PT Buma p.30
unresolved org PT. Samindo p.30
unresolved org Petronon Tbk p.30 ×2
unresolved org AP PRAlEA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.31
unresolved org Bank Indonesia p.32 ×10
unresolved org Bank Indonesia Aspek Makro Bisnis p.32 ×2
unresolved org PO. Ata Ah KJPP Edi Andesta dan Rekan p.33
unresolved org A PPRANSAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.34
unresolved org AOA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.35
unresolved org C Ae PABrSA LL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.36
unresolved org Geologi p.36 ×2
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.37
unresolved org Kementerian ESDM p.37
unresolved org AT Ra AA USA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.38
unresolved org PC PRA Aa EA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.39
unresolved org S CTEN TE APPRAYNSaAi KJPP Edi Andesta dan Rekan p.40
unresolved org APP RANNSA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.41
unresolved org CE NIKENC APPRAASA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.43
unresolved org Le KJPP Edi Andesta dan Rekan p.44
unresolved org P MAA SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.45
unresolved org SAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.46
unresolved org A PP RASA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.47
unresolved org UMR MU S WN KJPP Edi Andesta dan Rekan p.50
unresolved org APPRATKSA IL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.51
unresolved org RAISA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.52
unresolved org OP RA COIA L KJPP Edi Andesta dan Rekan p.53
unresolved org Pi PR AN SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.54
unresolved org Eric A PP RAYSAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.55
unresolved org AP PR KJPP Edi Andesta dan Rekan p.56
unresolved org C A PP RMAHSA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.58
unresolved org A PP RAtNSA Lk KJPP Edi Andesta dan Rekan p.60
unresolved org A PP RATNSA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.62

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 24 ms 13 Sep 2026 14:28
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result