Back to announcement
20260504_HMSP_Pemanggilan RUPS_32077145_lamp10.pdf
RUPS notice Text extracted HMSPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 70
Page 1
Page 2
`
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.
Jl. Rungkut Industri Raya No. 18, Surabaya,
Telp. (031) 8431699, Faks. (031) 8430986
RALAT ATAS PEMANGGILAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
Sehubungan dengan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (”Perseroan”) yang
telah dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan pada tanggal 24 April 2026, Direksi Perseroan dengan ini
menyampaikan ralat pemanggilan untuk mengundang Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan (“Rapat”) yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 18 Mei 2026
Waktu : 09:00 WIB – selesai
Tempat : The Langham Jakarta
The Langham Ballroom West, 3rd Floor
District 8
Sudirman Centra Business District (SCBD) Lot 8
Jakarta - 12190
Adapun Mata Acara Rapat adalah sebagai berikut:
1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Untuk Tahun Buku Yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2025.
Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 69 dan Pasal 78 Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 (“UUPT”); (ii) Pasal 9 ayat
3 huruf (a) dan (b) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 21 ayat 3 dan ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan, laporan tahunan dan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan, secara berturut-turut, harus mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari Rapat
Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Perseroan.
2. Persetujuan penggunaan Saldo Laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 70 dan Pasal 71 ayat 1 UUPT; (ii) Pasal 9 ayat 3 huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 22
ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan, penggunaan laba bersih Perseroan diputuskan dalam RUPS.
3. Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026.
Berdasarkan ketentuan Pasal 68 ayat 1 huruf (c) UUPT, laporan keuangan perusahaan terbuka wajib diserahkan kepada akuntan
publik untuk diaudit. Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, penunjukan dan pemberhentian
akuntan publik yang akan memberikan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan wajib diputuskan dalam RUPS dengan
mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris.
4. Persetujuan Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Berdasarkan ketentuan Pasal 19 ayat (1) UUPT dan Pasal 12 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan, perubahan Anggaran Dasar
Perseroan ditetapkan oleh RUPS.
Berdasarkan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
dan Surat Edaran Bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Menteri Hukum, dan Kepala
Badan Pusat Statistik Nomor 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 Tahun 2026 tentang Implementasi Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia 2025 dalam Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Perseroan bermaksud untuk menyesuaikan
Page 3
deskripsi dari kegiatan usaha eksisting Perseroan dengan tabel perubahan kode yang tercantum dalam Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
5. Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 94 ayat 1 UUPT, (ii) Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
dan Dewan Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik (“POJK 33”); dan (iii) Pasal 15 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan, para anggota
Direksi diangkat oleh RUPS. Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 107 UUPT jo. Pasal 15 ayat (8) Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) Pasal
8 ayat (3) POJK 33, permohonan pengunduran diri anggota Direksi diputuskan dalam RUPS.
Ketentuan Umum:
1. Pemanggilan Rapat ini merupakan undangan resmi bagi para Pemegang Saham untuk menghadiri Rapat. Perseroan tidak
mengirimkan undangan tersendiri kepada masing-masing Pemegang Saham Perseroan. Penjelasan mata acara Rapat secara
lengkap dapat diunduh melalui situs web Perseroan (https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure).
2. Pemegang Saham yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 pukul 16.00 WIB, sedangkan untuk Pemegang
Saham tanpa warkat yang sahamnya berada dalam Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sesuai dengan
catatan saldo rekening efek pada penutupan perdagangan saham pada hari Kamis tanggal 23 April 2026.
3. Para Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya belum masuk dalam Penitipan Kolektif KSEI atau kuasa mereka yang sah yang
akan menghadiri Rapat, wajib untuk memperlihatkan asli Surat Kolektif Saham atau menyerahkan fotokopinya dan menyerahkan
fotokopi Kartu Tanda Penduduk (“KTP”) atau bukti jati diri lainnya kepada Petugas Pendaftaran sebelum memasuki ruang Rapat.
Sedangkan para Pemegang Saham yang sahamnya telah masuk ke dalam Penitipan Kolektif KSEI atau kuasa mereka yang sah yang
akan menghadiri Rapat, diwajibkan untuk menyerahkan asli Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (“KTUR”) dan fotokopi KTP atau bukti
jati diri lainnya.
4. Keikutsertaan pemegang saham dalam rapat, dapat dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:
a. Hadir dalam Rapat secara fisik; atau
b. Hadir dalam Rapat secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.
Perseroan tetap menghimbau Pemegang Saham untuk registrasi dan mengikuti Rapat dengan kehadiran secara elektronik melalui
eASY.KSEI dalam tautan https://akses.ksei.co.id/ yang disediakan oleh KSEI.
Untuk menggunakan aplikasi eASY.KSEI, Pemegang Saham dapat mengakses menu eASY.KSEI pada fasilitas AKSes melalui tautan
https://akses.ksei.co.id/, dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:
i) Pemegang Saham menginformasikan kehadirannya atau menunjuk kuasanya dan/atau menyampaikan pilihan suara pada
aplikasi eASY.KSEI, paling lambat pukul 12.00 WIB pada 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal Rapat.
ii) Pemegang Saham yang akan hadir secara elektronik atau memberikan kuasanya secara elektronik ke dalam Rapat melalui
aplikasi eASY.KSEI, wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
• Proses registrasi;
• Proses penyampaian pertanyaan dan/atau pendapat secara elektronik;
• Proses Pemungutan Suara/Voting; dan
• Tayangan RUPS.
5. Perseroan menghimbau kepada Pemegang Saham untuk menguasakan kehadirannya melalui pemberian kuasa termasuk
pengambilan suara serta penyampaian pertanyaan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan menyiapkan kuasa kepada Pemegang Saham yang dapat diunduh melalui situs web Perseroan
(https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure) atau melalui e-Proxy yang dapat diakses secara
Page 4
elektronik di platform eASY.KSEI melalui www.ksei.co.id. Penerima Kuasa yang tersedia di eASY.KSEI adalah Pihak
Independen yang ditunjuk oleh Perseroan yaitu Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Raya Saham Registra (”RSR”), atau Bank
Kustodian dari Pemegang Saham.
b. Para anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan karyawan Perseroan dapat bertindak sebagai kuasa Pemegang Saham
Perseroan dalam Rapat, namun demikian suara yang mereka keluarkan selaku kuasa Pemegang Saham tidak dihitung dalam
pemungutan suara.
c. Wakil Pemegang Saham yang berbentuk badan hukum (“Pemegang Saham Badan Hukum”) wajib menyerahkan:
i) Fotokopi Anggaran Dasar Pemegang Saham Badan Hukum yang berlaku; dan
ii) Dokumen pengangkatan para anggota direksi yang menjabat,
kepada Perseroan melalui email ke rsrbae@registra.co.id paling lambat pada tanggal 13 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
6. Bahan-bahan yang akan dibicarakan dalam Rapat telah tersedia pada situs web Perseroan
(https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure) sejak tanggal 24 April 2026 sampai dengan tanggal Rapat
diselenggarakan.
7. Perseroan menghimbau kepada Pemegang Saham untuk memberikan kuasa kepada Pihak Independen yang ditunjuk oleh
Perseroan yaitu RSR, Biro Administrasi Efek Perseroan. Namun demikian tanpa bermaksud untuk menghalangi Pemegang Saham
atau kuasanya untuk menghadiri Rapat, Perseroan menetapkan standar prosedur sebagai berikut:
a. Agar Rapat berjalan dengan tertib, efisien dan tepat waktu, Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham dimohon dengan
hormat untuk hadir paling lambat pukul 07:30 WIB. Proses registrasi akan ditutup pada pukul 08.30 WIB.
b. Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham yang datang ke tempat Rapat wajib mengikuti protokol kesehatan dan
keamanan yang ditetapkan oleh pengelola gedung. Apabila tidak memenuhi salah satu dari ketentuan protokol kesehatan dan
keamanan tersebut, maka tidak diperkenankan masuk ke tempat Rapat.
8. Perseroan tidak menyediakan cindera mata (souvenir) pada penyelenggaraan Rapat.
Jakarta, 4 Mei 2026
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Direksi Perseroan
Page 5
PENJELASAN MATA ACARA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA TBK. TANGGAL 18 MEI 2026
Sehubungan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) PT HM
Sampoerna Tbk. (“Perseroan”) yang akan diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 18 Mei
2026, dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
- Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Peseroan Terbatas
(“UUPT”);
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
(“POJK 15/2020”);
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33/2014”); dan
- Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 107 tanggal 27 Mei 2025 yang dibuat
dihadapan Aulia Taufani SH, Notaris di Jakarta,
Perseroan menyampaikan penjelasan untuk setiap mata acara RUPST Perseroan, sebagai
berikut:
Mata Acara 1
Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
1.1. Latar Belakang
Guna memenuhi ketentuan (i) Pasal 69 dan Pasal 78 UUPT; dan (ii) Pasal 9 ayat 3 huruf (a)
dan (b) Pasal 21 ayat 3 dan ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan, laporan tahunan dan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan, secara berturut-turut, harus mendapatkan
persetujuan dan pengesahan dari Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Perseroan.
1.2. Penjelasan
Perseroan telah menyusun Laporan Tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025, yang mencakup Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh
1
Page 6
Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (a member of the
PricewaterhouseCoopers network of firms).
Perseroan kemudian menyampaikan Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit
tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) pada
tanggal 11 Maret 2026.
Pada mata acara ini, Perseroan akan mengajukan persetujuan Laporan Tahunan untuk
tahun buku 2025 dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 kepada RUPS. Pada mata acara ini,
Direksi akan menyampaikan pemaparan singkat mengenai Laporan Tahunan
Perseroan, termasuk kinerja Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025.
1.3. Materi Pendukung
Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun 2025 telah tersedia di Kantor Pusat
maupun Kantor Perwakilan Korporasi Perseroan di Jakarta atau dapat diunduh
pada website Perseroan www.sampoerna.com sejak tanggal 24 April 2026.
Mata Acara 2
Persetujuan penggunaan Saldo Laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025
2.1. Latar Belakang
Dengan mengacu kepada ketentuan (i) Pasal 70 dan Pasal 71 ayat 1 UUPT; (ii) Pasal 9 ayat
3 huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 22 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan,
laba bersih yang diperoleh Perseroan dalam suatu tahun buku seperti tercantum dalam
neraca dan laporan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS digunakan berdasarkan
keputusan RUPS. RUPS dapat juga memberikan wewenang kepada Direksi untuk
menentukan penggunaan saldo laba, termasuk penentuan penyisihan untuk cadangan
wajib, pembagian dividen dan penggunaan lain, dengan mengindahkan ketentuan yang
berlaku.
2.2. Penjelasan
Pada mata acara ini Perseroan akan mengusulkan kepada RUPS untuk menyetujui
penggunaan saldo laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
2
Page 7
Desember 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham
Perseroan.
2.3. Materi Pendukung
Pengungkapan laba Perseroan dapat diakses lebih lanjut pada situs web Perseroan
www.sampoerna.com dengan tautan Laporan Tahunan 2025 Perseroan maupun
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31
Desember 2025.
Mata Acara 3
Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026
3.1. Latar Belakang
Berdasarkan ketentuan Pasal 68 ayat 1 huruf (c) UUPT dan POJK 15/2020, laporan
keuangan perseroan terbuka wajib diserahkan kepada akuntan publik untuk diaudit dan
selanjutnya, penunjukan dan pemberhentian akuntan publik yang akan memberikan jasa
audit atas informasi keuangan historis tahunan wajib diputuskan dalam rapat umum
pemegang saham perseroan terbuka dengan mempertimbangkan usulan Dewan
Komisaris.
3.2. Penjelasan
Dalam rangka melakukan pemilihan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan
pemeriksaan terhadap buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku 2026, setelah
mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris, Direksi Perseroan mengusulkan kepada
RUPS untuk menunjuk dan menetapkan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan (a member of the PricewaterhouseCoopers network of firms) untuk
melakukan audit terhadap buku atau catatan Perseroan untuk tahun buku yang
akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2026.
3
Page 8
3.3. Materi Pendukung
Berikut adalah profil Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik.
PwC memberikan jasa assurance, tax, advisory, consulting dan hukum yang berfokus
pada beragam industri di dunia untuk membangun kepercayaan masyarakat dan
memberikan nilai lebih bagi para klien dan pemangku kepentingannya. Jaringan global
PwC terdiri lebih dari 365.000 orang di 136 negara yang saling berbagi pemikiran,
pengalaman dan solusi untuk mengembangkan perspektif baru dan rekomendasi yang
praktis.
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan adalah anggota dari jaringan firma
PricewaterhouseCoopers di Indonesia. PwC Indonesia (“PwC”) telah beroperasi di
Indonesia sejak tahun 1971. PwC memiliki lebih dari 3.400 karyawan, termasuk 90
rekan dan penasihat teknis yang berpengalaman dalam menyediakan jasa audit dan
konsultasi independen kepada perusahaan-perusahaan multinasional, badan usaha
milik negara dan perusahaan-perusahaan lokal di Indonesia.
Jasa-jasa ini PwC berikan melalui entitas-entitas hukum terpisah di mana masing-
masing berfokus pada aspek-aspek penawaran jasa yang berbeda dengan
menggunakan sumber daya dan pengalaman kolektif perusahaan PwC yang berada di
Indonesia dan seluruh dunia.
4
Page 9
TJHIN SILAWATI
RINGKASAN KUALIFIKASI
Tjhin Silawati (Sila) adalah Partner pada divisi Assurance Services di KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.
Dengan pengalaman lebih dari 26 tahun sebagai auditor, Sila memiliki keahlian dalam memimpin
penugasan audit yang kompleks, untuk perusahaan lokal dan multinasional di berbagai industri.
Sila turut berpartisipasi dalam beberapa penugasan audit seperti Graha Layar Prima Tbk., Bank Central
Asia Tbk., serta Bank Jago Tbk. Sila juga pernah turut berpartisipasi dalam penugasan audit HM
Sampoerna Tbk., terakhir pada tahun 2017.
Sila memiliki pengalaman yang luas dalam penerapan International Financial Reporting Standards
(IFRS), Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan US integrated audits. Sila berpengalaman dalam
memberikan analisa resiko atas bisnis proses yang berdampak terhadap aspek finansial dan
rekomendasi atas perbaikan pengendalian internal. Selain itu, Sila juga memiliki pengetahuan
mendalam terkait peraturan OJK, Bank Indonesia dan Pasar Modal.
PENGALAMAN PROFESIONAL
• 2000 – saat ini : Partner – KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, Indonesia (menjabat
sebagai Rekan sejak tahun 2019)
PENDIDIKAN, KUALIFIKASI DAN AFILIASI PROFESIONAL
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas Tarumanegara
• Anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
• Akuntan Publik terdaftar – OJK Pasar Modal
• Akuntan Publik terdaftar – OJK Perbankan dan Perbankan Syariah
• Akuntan Publik terdaftar— OJK Industri Keuangan Non-Bank
• Pendidikan Pemeriksaan BPK Tingkat Partner
5
Page 10
Mata Acara 4
Persetujuan Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia
4.1. Latar Belakang
Berdasarkan ketentuan Pasal 19 ayat 1 UUPT dan Pasal 12 ayat 1 Anggaran Dasar
Perseroan, perubahan Anggaran Dasar Perseroan ditetapkan oleh Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan.
Berdasarkan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“Peraturan BPS 2025”) dan Surat Edaran
Bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
Menteri Hukum, dan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1
Tahun 2026 tentang Implementasi Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia 2025 dalam Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Perseroan
bermaksud untuk menyesuaikan deskripsi dari kegiatan usaha eksisting Perseroan
dengan tabel perubahan kode yang tercantum dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (KBLI) 2025.
4.2. Penjelasan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dilakukan untuk menyesuaikan kegiatan usaha
eksisting Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang berlaku,
sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan BPS 2025.
Berikut usulan penyesuaian ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar beserta
perbandingannya dengan ketentuan yang berlaku saat ini:
6
Page 11
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Maksud dan Tujuan serta Kegiatan
Pasal 3 Usaha
Pasal 3
Ayat 2 Ayat 2
Untuk mencapai maksud tujuan tersebut Untuk mencapai maksud tujuan tersebut
diatas, Perseroan dapat melaksanakan diatas, Perseroan dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut: kegiatan usaha sebagai berikut:
i. Kegiatan usaha utama: i. Kegiatan usaha utama:
a. Industri Sigaret Kretek Tangan; a. Industri Sigaret Kretek Tangan;
mencakup usaha pembuatan mencakup kegiatan pembuatan
kretek yang mengandung rokok kretek yang mengandung
tembakau rajangan, krosok rajang, tembakau rajangan, kerosok
cengkeh rajang, dan tambahan rajangan, cengkih rajangan, dan
bahan-bahan perisa, yang tambahan bahan-bahan perisa,
menghasilkan campuran yang menghasilkan campuran
beraroma khas, dilinting dengan beraroma khas serta dilinting
berbagai bahan pembungkus secara manual dengan tangan
(ambri/papir/tipping). Termasuk menggunakan berbagai bahan
industri kretek tangan, kretek pembungkus (ambri, papir, atau
tangan dan kretek tangan filter. tipping). Kegiatan ini mencakup
pembuatan sigaret kretek tangan
dan sigaret kretek tangan filter.
b. Industri Rokok Putih; mencakup b. Industri Rokok Putih; mencakup
usaha pembuatan rokok putih kegiatan pembuatan
yang tidak mengandung rokok/sigaret yang tidak
komponen cengkeh. mengandung komponen cengkih.
c. Industri Sigaret Kretek Mesin; c. Industri Sigaret Kretek Mesin;
mencakup usaha pembuatan mencakup kegiatan pembuatan
kretek yang mengandung sigaret kretek yang mengandung
tembakau rajangan, krosok rajang, tembakau rajangan, kerosok
cengkeh rajang, dan tambahan rajangan, cengkih rajangan, dan
bahan-bahan perisa, yang tambahan bahan-bahan perisa
menghasilkan campuran beraroma lainnya, yang menghasilkan
khas, dilinting dengan berbagai campuran beraroma khas,
bahan pembungkus dilinting dengan mesin secara
(ambri/papir/tipping). Termasuk otomatis menggunakan berbagai
industri kretek mesin. bahan pembungkus (ambri, papir,
atau tipping). Termasuk
7
Page 12
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
pembuatan sigaret kretek mesin
dan sigaret kretek mesin filter.
d. Industri Rokok Lainnya; d. Industri Produk Tembakau
mencakup usaha pembuatan Lainnya; mencakup kegiatan
rokok lainnya, selain kretek pembuatan produk tembakau
atau rokok putih, seperti lainnya, seperti cerutu, cerutu
cerutu, rokok kelembak kretek, rokok kelembak
menyan dan rokok klobot / kemenyan, rokok kelobot, dan
kawung, tembakau iris (TIS), rokok kawung. Termasuk
cerutek, dan hasil pengolahan mencakup pembuatan tembakau
tembakau lainnya (HPTL). iris halus/fine cut tobacco,
Termasuk industri tembakau tembakau pipa, tembakau
pipa, tembakau yang dikunyah sedot/snuff, tembakau yang
dan tembakau sedot (snuff). dihomogenisasi atau
direkonstitusi, tembakau molases,
dan tembakau kunyah, termasuk
kantong nikotin.
e. Perdagangan Besar Rokok dan e. Perdagangan Besar Rokok Dan
Tembakau; mencakup usaha Tembakau; mencakup usaha
perdagangan besar hasil perdagangan besar hasil
pengolahan tembakau dan pengolahan tembakau, bumbu
bumbu rokok, seperti rokok rokok; perdagangan besar produk
kretek dan rokok putih. dan aksesori untuk merokok,
seperti rokok kretek, rokok putih,
rokok elektronik (vape), korek api,
cangklong, alat pelinting rokok,
dan e-liquid.
f. Perdagangan Besar Atas Dasar f. Perdagangan Besar Atas Dasar
Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak; Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak;
mencakup usaha agen yang mencakup jasa intermediasi dalam
menerima komisi, perantara perdagangan besar, yaitu
(makelar), pelelangan, dan memfasilitasi transaksi antara
pedagang besar lainnya yang penjual dan pembeli untuk
memperdagangkan barang- pemesanan barang berdasarkan
barang di dalam negeri, luar imbalan atau komisi tanpa
negeri atas nama pihak lain. penyediaan atau mengambil
Kegiatannya antara lain agen kepemilikan barang dan jasa yang
komisi, broker barang dan diintermediasikan. Kegiatan
8
Page 13
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
seluruh perdagangan besar intermediasi dapat dilakukan
lainnya yang menjual atas melalui platform digital atau kanal
nama dan tanggungan pihak nondigital. Imbalan atau komisi
lain; kegiatan yang terlibat dapat diterima dari pihak penjual
dalam penjualan dan atau pembeli. Pendapatan dari
pembelian bersama atau kegiatan intermediasi juga dapat
melakukan transaksi atas nama mencakup sumber lain, seperti
perusahaan, termasuk melalui pendapatan dari iklan. Termausk
internet; dan agen yang mencakup - kegiatan agen komisi,
terlibat dalam perdagangan broker barang dan perdagangan
seperti bahan baku pertanian, besar lainnya yang berdagang atas
binatang hidup; bahan baku nama pihak lain tanpa memiliki
tekstil dan barang setengah hak atas barang yang
jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, diintermediasikan; kegiatan yang
logam dan industri kimia, mempertemukan penjual dan
termasuk pupuk; makanan, pembeli; kegiatan melakukan
minuman dan tembakau; transaksi atas nama perusahaan,
tekstil, pakaian, bulu, alas kaki termasuk secara daring; kegiatan
dan barang dari kulit; kayu- pusat pembelian, jika hanya
kayuan dan bahan bangunan; bertindak sebagai intermediator
mesin, termasuk mesin kantor dan tidak memiliki hak atas barang
dan komputer, perlengkapan yang diintermediasikan; kegiatan
industri, kapal, pesawat; rumah lelang untuk perdagangan
furnitur, barang keperluan besar rumah pelelangan;
rumah-tangga dan perangkat keagenan berbasis komisi untuk
keras; kegiatan perdagangan perdagangan besar zat radioaktif
besar rumah pelelangan; agen dan pembangkit radiasi pengion;
komisi zat radioaktif dan penyelenggaraan pasar lelang
pembangkit radiasi pengion. komoditas untuk perdagangan
Termasuk penyelenggara pasar besar. Tidak termasuk kegiatan
lelang komoditas. Tidak perdagangan besar atas nama
termasuk kegiatan sendiri, yang dimasukkan dalam
perdagangan besar mobil dan golongan 462 sampai dengan 469.
sepeda motor, dimasukkan
dalam golongan 451 sampai
dengan 454.
g. Industri Bumbu Rokok serta g. Industri Bumbu Rokok; mencakup
Kelengkapan Rokok Lainnya; kegiatan pembuatan bumbu
mencakup industri pengolahan rokok, seperti saus
tembakau yang belum rokok/tembakau dan kapsul
diklasifikasikan ditempat lain, rokok.
seperti industri homogenisasi
atau rekonstitusi tembakau
9
Page 14
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
dan tembakau bersaus.
Termasuk pembuatan bumbu
rokok, serta kelengkapan
rokok lainnya, seperti
kelembak menyan, saus
rokok/tembakau, uwur,
klobot, kawung serta
pembuatan filter.
h. Industri Peralatan Listrik h. Industri Peralatan Listrik Lainnya;
Lainnya; mencakup mencakup pembuatan peralatan
pembuatan dinamo lampu listrik selain motor listrik,
sepeda, dinamo magnetik, generator, transformator, baterai
busi, alat-alat peringatan suara dan akumulator, peralatan kabel
(sirine, klakson, alarm, bel, dan dan kawat, peralatatan
sebagainya), peralatan sinyal penerangan, dan peralatan rumah
listrik seperti alat-alat tangga. Termasuk mencakup
pengatur lalu-lintas jalan raya, pembuatan pengisi daya/charger
jalan kereta api, di pelabuhan baterai, termasuk jenis
laut dan udara dan sinyal untuk padat/solid state; pembuatan
pejalan kaki, berbagai perangkat pembuka dan penutup
peralatan listrik dan elektronik pintu listrik; pembuatan bel listrik;
yang tidak termasuk kelompok pembuatan kabel ekstensi dari
manapun, seperti charger kawat berisolasi yang dibeli
(pengisi) baterai padat, alat (bukan produksi sendiri);
pembuka dan penutup pintu pembuatan mesin pembersih
listrik, mesin pembersih ultrasonik (kecuali untuk
ultrasonik (kecuali untuk laboratorium dan dokter gigi);
laboratorium, dokter gigi), pembuatan tanning bed;
tanning beds, peralatan solid pembuatan fuel cells (kecuali
state inverter, peralatan untuk kendaraan bermotor) serta
rektifikasi, fuel cells, penyuplai penyuplai daya teregulasi dan
daya teregulasi dan tidak tidak teregulasi; pembuatan
teregulasi, UPS uninterruptible power supplies
(uninterruptible power (UPS); pembuatan supresor
supplies), supresor gelombang gelombang/surge suppressor
(kecuali untuk distribusi level (kecuali untuk distribusi level
voltase), kabel peralatan, kabel voltase); pembuatan kabel
sambungan, perangkat kabel peralatan, kabel ekstensi,
listrik lainnya yang perangkat kabel listrik lainnya
berpenyekat dan berkonektor, yang berpenyekat dan
karbon dan grafit elektroda, berkonektor; pembuatan
kontak dan produk karbon dan elektrode dan kontak karbon dan
grafit listrik lainnya, grafit serta produk elektrik lainnya
10
Page 15
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
akselerator partikel, kapasitor, dari karbon dan grafit; pembuatan
resistor, kondenser listrik dan akselerator partikel; pembuatan
komponen sejenisnya, kapasitor, resistor, kondensor
elektromagnet, papan skor listrik, dan komponen sejenisnya;
listrik, reklame listrik, insulator pembuatan elektromagnet,
(penyekat) listrik (kecuali termasuk dinamo lampu sepeda
penyekat kaca atau porselen), dan dinamo magnetik; pembuatan
peralatan patri dan solder sirene dan alat peringatan suara
listrik, besi solder, tangan dan lainnya, termasuk klakson dan
pembuatan peralatan modul alarm; pembuatan papan skor
fotovoltaik (panel surya), rokok listrik; pembuatan reklame listrik;
elektrik (vape). Termasuk pembuatan peralatan sinyal listrik,
usaha pembuatan komponen seperti lampu lalu lintas (baik
dan perlengkapannya. untuk jalan raya, jalan rel,
perairan, maupun udara) dan
peralatan sinyal pejalan kaki;
pembuatan insulator listrik
(kecuali penyekat kaca atau
porselen); pembuatan peralatan
patri dan solder listrik, termasuk
solder besi genggam; pembuatan
pembalik/inverter untuk
pemasangan panel surya
(fotovoltaik); pembuatan mesin
pelapisan listrik/electroplating;
pembuatan pengisi daya dalam
kendaraan bermotor (on-board);
pembuatan kabel
rakitan/assembled cables dengan
konektor; pembuatan stasiun
pengisian daya/charging station
untuk mobil listrik.
ii. Kegiatan usaha penunjang: ii. Kegiatan usaha penunjang:
a. Pergudangan dan a. Pergudangan Dan Penyimpanan
Penyimpanan; mencakup Lainnya; mencakup aktivitas
usaha yang melakukan pergudangan dan penyimpanan
kegiatan penyimpanan barang selain gudang sistem resi gudang,
sementara sebelum barang gudang dingin, gudang berikat,
tersebut dikirim ke tujuan penyimpanan minyak dan gas
akhir, dengan tujuan komersil. bumi, penyimpanan barang
berbahaya dan beracun,
11
Page 16
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
penyimpanan sumber radiasi
pengion, dan penyimpanan
mineral ikutan radioaktif.
Termasuk mencakup pengelolaan
atau pengoperasian gudang,
meliputi gudang tertutup,
silo/tangki, dan gudang lainnya,
dengan fungsi untuk menyimpan
barang sebelum dikirim ke tujuan
akhir; aktivitas depo peti kemas
yang melakukan penyimpanan
dan/atau penumpukan peti
kemas, dan dapat dilengkapi
dengan fasilitas lain; layanan
gudang yang dimanfaatkan untuk
kegiatan perdagangan melalui
sistem elektronik (PMSE);
pengoperasian tangki
penyimpanan untuk menyimpan
produk dalam bentuk cair dan gas,
seperti air dan gas yang dicairkan
pengoperasian tempat
penyimpanan komoditas fisik yang
tidak diklasifikasikan ditempat
lain.
b. Industri Kemasan dan Kotak b. Industri Kemasan Dan Kotak Dari
dari Kertas dan Karton; Kertas Dan Karton; mencakup
mencakup usaha pembuatan kegiatan pembuatan segala
segala macam kemasan dan macam kemasan dan kotak dari
kotak dari kertas / karton yang kertas/karton yang digunakan
digunakan untuk pembungkus untuk pembungkus/pengepakan,
/ pengepakan, termasuk juga termasuk juga pembuatan kotak
pembuatan kotak untuk rokok untuk rokok dan barang lainnya,
dan barang lainnya. Misalnya misalnya kemasan dan kotak dari
kemasan dan kotak dari kertas kertas dan papan kertas
dan papan kertas bergelombang, kemasan dan
bergelombang, kemasan dan kotak papan kertas yang dapat
kotak papan kertas yang dapat dilipat, kemasan dan kotak dari
dilipat, kemasan dan kotak dari papan padat, kemasan dan kotak
papan padat, kemasan dari lain dari kertas dan papan kertas,
kotak lain dari kertas dan
papan kertas, sak dan kantong
12
Page 17
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
kertas dan kotak file dan sak dan kantong kertas dan kotak
barang sejenisnya. fail kantor dan barang sejenisnya.
c. Aktivitas Pengepakan; c. Aktivitas Pengepakan Lainnya;
mencakup usaha jasa mencakup kegiatan pengemasan
pengepakan / pengemasan seperti pembotolan cairan,
atas dasar balas jasa (fee) atau pengemasan benda padat,
kontrak, baik menggunakan pelabelan, pemberian cap, dan
atau tidak suatu proses sterilisasi produk atas dasar balas
otomatis. Termasuk jasa atau kontrak, baik
pembotolan minuman dan menggunakan suatu proses
makanan, pengemasan benda otomatis, ataupun manual untuk
padat (blister packaging, produk selain pada kelompok
pembungkusan dengan 82921 s.d. 82925. Termasuk juga
alumunium foil dan lain-lain), mencakup kegiatan pengemasan
pengemasan obat dan bahan parsel atau bingkisan dan
obat-obatan, pelapelan, pembungkusan hadiah.
pembubuhan perangko dan
pemberian cap, pengemasan
parsel atau bingkisan dan
pembungkusan hadiah.
Termasuk pengalengan dan
sejenisnya. Jasa pengepakan
untuk kegiatan pengangkutan
dimasukkan dalam kelompok
52291 sampai dengan 52299
yang bersesuaian.
d. Industri Pengeringan dan d. Industri Pengeringan Dan
Pengolahan Tembakau; Pengolahan Tembakau; mencakup
mencakup usaha pengeringan kegiatan pengeringan daun
daun tembakau dengan tembakau dengan pengasapan
pengasapan atau dengan cara atau dengan cara lain, termasuk
lain termasuk juga usaha juga kegiatan perajangan daun
perajangan daun tembakau. tembakau.
e. Industri Pencetakan Umum; e. Pencetakan Umum; mencakup
mencakup usaha yang pencetakan koran, majalah dan
melakukan kegiatan industri terbitan berkala lainnya seperti
percetakan surat kabar, tabloid, majalah, jurnal, pamflet,
majalah dan periodik lainnya buku dan brosur, naskah musik,
seperti tabloid, surat kabar, peta, atlas, poster, katalog
13
Page 18
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
majalah, jurnal, pamflet, buku periklanan, prospektus dan iklan
dan brosur, naskah musik, cetak lainnya, buku harian,
peta, atlas, poster, katalog kalender, surat surat bisnis dan
periklanan, prospektus dan barang-barang cetakan komersial
iklan cetak lainnya, buku lainnya, kertas surat atau alat tulis
harian, kalender, formulir pribadi dan barang-barang
bisnis dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak,
cetakan komersial lainnya, ofset, klise foto (fotogravur),
kertas surat atau alat tulis fleksografi dan mesin cetak
pribadi dan barang-barang sejenisnya, mesin pengganda,
cetakan lainnya hasil mesin mesin cetak komputer, dan mesin
cetak, offset, klise foto, cetak huruf timbul termasuk
fleksografi dan sejenisnya, mesin cetak cepat; pencetakan
mesin pengganda, printer pada label atau - 105 - tanda
komputer, huruf timbul dan pengenal (litografi, pencetakan
sebagainya termasuk alat cetak gulung, pencetakan
cetak cepat; pencetakan fleksografi dan sebagainya);
secara langsung tanpa adanya pencetakan, dengan atau tanpa
media perantara ke bahan adanya media perantara ke bahan
tekstil, plastik, kaca, logam, tekstil, plastik, kaca, logam, kayu
kayu dan keramik, kecuali dan keramik; pengukiran
pencetakan tabir sutera pada menggunakan laser pada bahan
kain dan pakaian jadi; dan tekstil; mencetak ulang melalui
pencetakan pada label atau komputer, mesin stensil dan
tanda pengenal (litografi, sejenisnya; jasa fotokopi dokumen
pencetakan tulisan di makam, bukan bagian dari penawaran jasa
pencetakan fleksografi dan pendukung kantor. Barang
sebagainya). Termasuk pula cetakan ini biasanya merupakan
mencetak ulang melalui barang yang dilindungi hak cipta.
komputer, mesin stensil dan Termasuk juga mencakup
sejenisnya. Barang cetakan ini pencetakan tanda, tatakan gelas
biasanya merupakan hak cipta. bir, dan foto; dan kegiatan
pencetakan periklanan.
f. Industri Barang Dari Kertas Dan f. Industri Barang Dari Kertas Dan
Papan Kertas Lainnya YTDL; Papan Kertas Lainnya Ytdl;
mencakup usaha pembuatan mencakup kegiatan pembuatan
barang dari kertas dan papan barang dari kertas dan papan
kertas atau karton yang belum kertas atau karton yang belum
tercakup dalam subgolongan tercakup dalam subgolongan lain,
lain, seperti industri kertas tulis seperti pembuatan kertas tulis
dan kertas cetak siap pakai, dan kertas cetak siap pakai,
industri kertas printout pembuatan kertas printout
14
Page 19
Ketentuan Saat Ini Usulan Penyesuaian
komputer siap pakai, industri komputer siap pakai, pembuatan
kertas kopi siap pakai, industri kertas kopi siap pakai, pembuatan
kertas tempel atau berperekat kertas tempel atau berperekat
siap pakai, industri buku siap pakai, pembuatan buku
register, buku akuntansi, register, buku akuntansi, binder,
binder, album dan alat-alat album, dan alat alat tulis baik yang
tulis baik yang bersifat bersifat komersil atau untuk
komersil atau untuk pendidikan sejenisnya,
pendidikan sejenisnya, industri pembuatan kotak, filter rokok dari
kotak, kantong, dompet dan selulosa, kantong, dompet,
buku catatan yang absorbent pad, dan buku catatan
mengandung susunan kertas, yang mengandung susunan kertas,
industri wallpaper (kertas pembuatan wallpaper (kertas
dinding) dan jenis pelapis dinding) dan jenis pelapis dinding
dinding lainnya, termasuk lainnya, termasuk wallpaper
wallpaper berlapis vinyl dan berlapis vinyl dan tekstil,
tekstil, industri label, industri pembuatan label, kertas filter dan
kertas filter dan papan kertas papan kertas filter, pembuatan
filter, industri gulungan kertas gulungan kertas dan papan kertas,
dan papan kertas, gelendong gelendong kertas dan papan
kertas dan papan kertas dan kertas, dan sebagainya,
sebagainya, industri tempat pembuatan tempat telur dan
telur dan barang lainnya yang barang lainnya yang dibuat dari
dibuat dari cetakan bubur cetakan bubur kertas dan
kertas dan sebagainya, dan sebagainya, dan pembuatan
industri kertas kreasi baru. kertas kreasi baru. Termasuk juga
Termasuk di sini pengerjaan mencakup pembuatan kertas dan
kertas dan karton dengan karton dengan segala cara, seperti
segala cara, seperti coating, coating, glazing, gumming,
glazing, gumming, laminating, laminating, pembuatan kertas
pembuatan kertas karbon dan karbon dan kertas stensil sheet
kertas stensil sheet dalam dalam bentuk potongan yang siap
bentuk potongan siap dijual ke dijual ke konsumen; pembuatan
konsumen. Termasuk juga kertas EKG, pembuatan alat tulis
pembuatan kertas EKG dan kantor (stationeries) yang tidak
pembuatan alat tulis kantor dicetak, seperti amplop dan kertas
(stationeries) yang tidak surat, dan pembuatan alat makan
dicetak, seperti amplop, kertas (piring, gelas, sedotan dan lain-
surat, kertas pembersih, lain) dari kertas dan sejenisnya.
dinner ware dari kertas dan
sejenisnya.
15
Page 20
Mata Acara 5
Persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
5.1. Latar Belakang
Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 94 ayat 1 UUPT, (ii) Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten dan
Perusahaan Publik (“POJK 33”) ; dan (iii) Pasal 15 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan,
para anggota Direksi diangkat oleh RUPS. Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 107 UUPT
jo. Pasal 15 ayat (8) Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) Pasal 8 ayat (3) POJK 33,
permohonan pengunduran diri anggota Direksi diputuskan dalam RUPS.
5.2. Penjelasan
Pengangkatan anggota Direksi dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan maupun ketentuan peraturan terkait lainnya. Masa jabatan Direksi yang
pada saat ini menjabat adalah sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal
27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2030.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengusulkan kepada para pemegang
saham dalam RUPST untuk memutuskan dan menyetujui pengangkatan:
1. Umer Jawaid sebagai Direktur Perseroan yang akan menggantikan Johan Bink;
2. Virawaty sebagai Direktur Perseroan, dan
3. Joy Kartika Widjaja sebagai Direktur Perseroan,
dengan masa jabatan sejak ditutupnya RUPST tahun 2026 sampai dengan penutupan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan tanggal 27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan tahun 2030.
Selanjutnya, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Ibu Elvira Lianita
dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Adapun alasan pengunduran diri tersebut
adalah sehubungan dengan penunjukan Ibu Elvira Lianita sebagai Vice President
Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific and PMI Global Travel Retail, Philip
Morris Asia Limited di Hong Kong.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengusulkan kepada para pemegang
saham dalam RUPST untuk memutuskan dan menyetujui pengunduran diri Ibu Elvira
Lianita serta memberikan pelepasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
(acquit et decharge) atas setiap liabilitas dan tanggung jawab sehubungan dengan
16
Page 21
kegiatan manajerialnya yang dilakukan untuk kepentingan Perseroan, sepanjang
tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
Perseroan yang telah diaudit dan akan disetujui dalam RUPS Tahunan.
Sehingga dengan demikian maka susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
menjadi sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur : The Ivan Cahyadi
Direktur : Andre Dahan
Direktur : Sharmen Karthigasu
Direktur : Yohan Lesmana Tjhin
Direktur : Reno Bontemps
Direktur : Houria Raselma
Direktur : Rianto Probo Hartono
Direktur : Umer Jawaid
Direktur : Virawaty
Direktur : Joy Kartika Widjaja
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Paul Janelle
Wakil Presiden Komisaris : Mindaugas Trumpaitis
Komisaris Independen : Luthfi Mardiansyah
Komisaris Independen : Justin Mayall
Seluruh masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris adalah sampai dengan penutupan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan tanggal 27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan tahun 2030.
5.3. Materi Pendukung
Berikut adalah daftar riwayat kerja Umer Jawaid, Virawaty dan Joy Kartika Widjaja:
17
Page 22
UMER JAWAID
RINGKASAN KUALIFIKASI
Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun dalam manajemen rantai pasokan (supply chain management)
dan perencanaan produksi, Umer Jawaid saat ini menjabat sebagai Direktur Manufaktur di Papastratos
CMS S.A., afiliasi Philip Morris International (PMI) yang berlokasi di Athena, Yunani. Umer memulai
perjalanan karirnya di PMI pada tahun 2011 sebagai Management Trainee, dengan mengambil berbagai
tanggung jawab dalam operasional. Sepanjang karirnya, Umer telah terampil dalam mendorong
keterlibatan organisasi, manajemen perubahan, dan memimpin transformasi manufaktur di beragam
lingkungan internasional, dengan sukses menunjukkan keterampilan kepemimpinannya saat ditugaskan
ke Swiss dan Korea sebelum menempati posisi saat ini di Yunani.
PENGALAMAN PROFESIONAL
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL 2011 - SEKARANG
Papastratos CMC S.A. (PMI Yunani) ATHENA, YUNANI JUL 2023 - SEKARANG
DIREKTUR MANUFAKTUR
• Membuat strategi operasional untuk menjamin volume produksi sesuai kualitas yang
ditetapkan, serta menjamin fleksibilitas untuk mencapai produktivitas.
• Memastikan semua aset (pabrik, gedung, teknologi informasi, pengetahuan karyawan)
terpelihara dan diganti sesuai kebutuhan.
• Memastikan bahwa kegiatan pembelian dan logistik dikoordinasikan dengan baik serta
pengadaan dilakukan dalam jumlah yang paling ekonomis, sesuai dengan kebijakan dan
prosedur yang ditetapkan.
• Mengarahkan kegiatan Quality Assurance untuk memastikan bahwa kualitas produk konsisten
dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
• Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan program EHS untuk memastikan kepatuhan
terhadap kebijakan Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan perusahaan.
18
Page 23
Mengarahkan penerapan regulasi setempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-
undang.
Philip Morris International LAUSANNE, SWISS JUL 2022 – JUL 2023
MANAJER PROGRAM STRATEGI INDUSTRI
• Menetapkan dan memimpin strategi industri global PMI, menyelaraskan jejak manufaktur,
perencanaan kapasitas, dan prioritas investasi dengan tujuan transformasi perusahaan bebas
asap.
• Mendorong proyek strategis di seluruh operasi global, dengan fokus pada produktivitas,
optimalisasi biaya, dan speed-to-market untuk kategori produk baru.
• Melakukan analisis mendalam tentang pemanfaatan kapasitas, perubahan pengadaan, dan
investasi keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan dan alokasi sumber daya.
• Mengembangkan dan memelihara rencana induk manufaktur global, memastikan keselarasan
dengan strategi regional dan tujuan bisnis jangka panjang.
• Memimpin proyek optimalisasi jejak global, termasuk pemanfaatan aset, strategi pengadaan,
dan perencanaan investasi untuk kebutuhan kapasitas di masa depan.
Philip Morris Korea Inc. KOREA SELATAN JUL 2017 – JUN 2022
MANAJER PRODUKSI MAR 2020 – JUN 2022
• Mengawasi operasi manufaktur sehari-hari, memastikan target produksi terpenuhi secara efisien
dengan biaya optimal dan tetap mempertahankan standar kualitas PMI.
• Merencanakan dan menerapkan jadwal produksi, menyelaraskan sumber daya dan waktu untuk
memenuhi permintaan pelanggan dan mengoptimalkan alur kerja.
• Memantau dan mempertahankan standar kontrol kualitas, memastikan kepatuhan terhadap
spesifikasi PMI dan persyaratan berdasarkan regulasi.
• Menganalisis data produksi dan KPI, mengidentifikasi tren dan menerapkan tindakan korektif
untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi limbah.
• Berkolaborasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (pengadaan, logistik, teknik) untuk
memastikan kelancaran material flow dan efisiensi operasional.
MANAJER PROYEK TRANSFORMASI INDUSTRI JUL 2017 – MAR 2020
• Memimpin proyek transformasi industri agar selaras dengan visi bebas asap PMI, memastikan
proyek tepat waktu dengan biaya yang optimal.
• Mengembangkan dan melaksanakan rencana proyek secara terperinci, dengan memperhatikan
ruang lingkup, jadwal, anggaran, dan alokasi sumber daya.
• Mengimplementasikan prinsip perbaikan berkelanjutan dan metodologi yang sesuai untuk
memperkuat efisiensi serta mengurangi potensi kerugian operasional.
• Melakukan koordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (manufaktur, teknik, rantai
pasokan (supply chain), kualitas) untuk mencapai pencapaian proyek dan menyelesaikan
tantangan operasional.
19
Page 24
Philip Morris International LAUSANNE, SWISS JUN 2016 – JUL 2017
MANAJER PERENCANAAN KUALITAS
GLOBAL
• Mengembangkan dan menerapkan strategi kualitas global serta rencana induk, memastikan
keselarasan dengan tujuan PMI dan persyaratan berdasarkan regulasi.
• Memimpin perencanaan strategis untuk inisiatif kualitas, terlibat dengan kepemimpinan senior
untuk menentukan prioritas dan mengintegrasikan tujuan kualitas di seluruh fungsi.
• Mendorong penilaian risiko dan strategi mitigasi untuk tantangan terkait kualitas, memastikan
kepatuhan proaktif dan ketahanan operasional.
• Melakukan koordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (manufaktur, R&D, rantai pasokan,
regulasi) untuk menyelaraskan proses perencanaan kualitas dan menyelesaikan masalah sistemik.
Philip Morris (Pakistan) Limited KARACHI, PAKISTAN FEB 2011 – JUN 2016
MANAJER PROYEK MANUFAKTUR OKT 2014 – JUN 2016
• Memimpin perencanaan dan pelaksanaan proyek manufaktur, memastikan keselarasan dengan
strategi operasional PMI.
• Mengembangkan rencana proyek, jadwal, dan anggaran secara terperinci, serta memantau
perkembangan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai dengan batas biaya
• Mengelola alokasi sumber daya, termasuk personel, peralatan, dan material, untuk
mengoptimalkan efisiensi dan mencapai target produksi.
• Mendorong inisiatif perbaikan berkelanjutan dengan memanfaatkan prinsip lean manufacturing
dan alat digital untuk meningkatkan produktivitas.
MANAJER PERENCANAAN RANTAI SEPT 2013 – NOV 2014
PASOKAN (SUPPLY CHAIN)
• Mengembangkan dan melaksanakan strategi perencanaan rantai pasok untuk memastikan
perkiraan permintaan yang akurat dan tingkat persediaan yang optimal.
• Menganalisis tren pasar dan data historis untuk membuat perkiraan permintaan yang andal serta
meminimalkan kekurangan stok atau kelebihan persediaan.
• Mengelola perencanaan kapasitas dan penjadwalan produksi, menyeimbangkan sumber daya
untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efisien.
• Memantau dan mengoptimalkan KPI perencanaan, seperti akurasi perkiraan, perputaran
persediaan, dan tingkat layanan, serta menerapkan tindakan korektif bila diperlukan.
MANAJER PENGADAAN MAR 2012 – AGT 2013
• Mengembangkan dan menerapkan strategi pengadaan untuk memastikan sumber daya dengan
biaya optimal yang selaras dengan tujuan perusahaan
• Mengelola hubungan dengan pemasok melalui evaluasi, onboarding, dan pemeliharaan kemitraan
yang kuat untuk menjamin kualitas dan ketepatan waktu pengiriman.
20
Page 25
• Melakukan riset pasar dan analisis biaya untuk mengidentifikasi peluang pengadaan, memantau
tren, dan mengoptimalkan proses pengadaan.
• Mengawasi kegiatan pembelian dan pemrosesan pemesanan pembelian, memastikan kepatuhan
terhadap kebijakan pengadaan dan persyaratan regulasi.
• Memimpin dan mengembangkan anggota tim pengadaan, memberikan bimbingan dan
mendorong perbaikan berkelanjutan dalam proses serta kinerja pemasok.
SPESIALIS MANUFAKTUR AGT 2011 – MAR 2012
• Memantau dan mengoptimalkan proses produksi untuk memastikan efisiensi, kualitas, dan
kepatuhan terhadap standar PMI.
• Mengelola jadwal produksi dan alokasi sumber daya untuk memenuhi permintaan dan
meminimalkan downtime.
• Memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan di semua
aktivitas manufaktur.
• Berkoordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (Kualitas, Pemeliharaan, Rantai Pasokan
(Supply Chain)) untuk menyelesaikan masalah produksi dan menjaga kelancaran operasi.
MANAGEMENT TRAINEE FEB 2011 – JUL 2011
• Membantu dalam perencanaan produksi dan optimalisasi proses untuk meningkatkan efisiensi
operasional serta menjaga standar kualitas.
• Mendukung pengelolaan persediaan (inventory management), peramalan permintaan (demand
forecasting), dan koordinasi logistik guna memastikan kelancaran material flow.
• Memperoleh pengetahuan mengenai operasi manufaktur, proses kepatuhan, dan pemantauan
kinerja di berbagai fungsi.
• Berkolaborasi dengan tim dari fungsi/departemen lain untuk menyusun laporan proyek, kajian
operasional, dan presentasi internal.
PENDIDIKAN
Ghulam Ishaq Khan Institute of TOPI, KHYBER PAKHTUNKHWA, PAKISTAN 2006 - 2010
Engineering Sciences and Technology
Teknik Elektro
BAHASA
Bahasa Inggris – fasih
Urdu – Mahir
21
Page 26
VIRAWATY
RINGKASAN KUALIFIKASI
Virawaty adalah pemimpin senior di bidang pemasaran dan transformasi merek (brand) dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan merek (brand building), kepemimpinan kategori,
serta transformasi produk bebas asap (smokefree transformation) di Philip Morris International.
Virawaty memiliki keahlian yang kuat terkait produk bebas asap (smokefree products), inovasi yang
berfokus pada konsumen, serta pengelolaan portofolio merek berskala besar di market dengan regulasi
yang kompleks, didukung oleh rekam jejak yang terbukti dalam menerjemahkan strategi global ke dalam
eksekusi lokal yang efektif dan membangun ekuitas merek jangka panjang. Kariernya dimulai di PT HM
Sampoerna Tbk. pada tahun 2003 sebagai Graduate Trainee, dan berkembang hingga menduduki
berbagai peran kepemimpinan senior di bidang pemasaran di Indonesia, kawasan Asia Pasifik, dan Korea.
Saat ini, sebagai Head of Heat Not Burn (IQOS) di Indonesia, ia memimpin salah satu platform
pertumbuhan paling strategis PMI, dengan fokus pada pembangunan dan pengembangan kategori baru,
percepatan konversi perokok dewasa, serta mengimplementasikan visi global smokefree PMI agar
memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pasar di Indonesia.
PENGALAMAN PROFESIONAL
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA MAR 2019 – SEKARANG
HEAD OF HEAT NOT BURN (IQOS)
• Bertanggung jawab penuh secara menyeluruh atas bisnis IQOS di Indonesia, mencakup strategi
portofolio dan penetapan harga, pengembangan merek, komunikasi, serta pelaksanaan route-to-
market di salah satu market prioritas PMI.
• Membangun dan mengembangkan IQOS Club Indonesia sejak awal, termasuk menetapkan model
operasional, tata kelola, serta roadmap ekspansi untuk mendukung pertumbuhan yang
berkelanjutan.
22
Page 27
• Mencapai momentum bisnis awal yang kuat dengan melampaui target akuisisi, meraih tingkat
konversi di atas tolok ukur global, serta menjaga tingkat kepuasan konsumen yang tinggi di tengah
pertumbuhan yang dipercepat melalui disrupsi.
• Mendorong pertumbuhan yang dipercepat dalam kondisi yang menantang, dengan
mempertahankan peningkatan akuisisi dan pertumbuhan pendapatan berlipat ganda tanpa
bergantung pada penyesuaian harga.
• Menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang dengan memperkuat model bisnis IQOS serta
memposisikan kategori untuk penciptaan nilai yang berkelanjutan di Indonesia.
PHILIP MORRIS KOREA INC. SEOUL, SOUTH KOREA OKT 2017 – MAR 2019
DIREKTUR PEMASARAN
• Memimpin pemasaran end-to-end untuk Combustible Cigarette (CC) dan IQOS, dengan tanggung
jawab penuh atas strategi kategori, kinerja, dan pelaksanaan di market Korea.
• Mendesain ulang model operasional manajemen kategori dan pemasaran untuk meningkatkan
fokus strategis, kualitas pengambilan keputusan, serta disiplin eksekusi, sambil mengelola
penurunan struktural kategori.
• Mencapai kinerja pangsa pasar yang melampaui ekspektasi melalui pengelolaan portofolio yang
disiplin, prioritisasi aktivasi, dan alokasi sumber daya yang tepat.
• Menerapkan perencanaan berbasis perjalanan konsumen serta kerangka komunikasi berbasis
segmen, sehingga memperkuat prioritas akuisisi, konversi, dan retensi, serta meningkatkan
konsistensi eksekusi.
PHILIP MORRIS ASIA LIMITED HONG KONG APR 2016 – SEP 2017
DIREKTUR STRATEGI DAN PENGEMBANGAN PORTOFOLIO
MARLBORO & PREMIUM BRANDS
• Memimpin strategi portofolio regional serta pengelolaan merek Marlboro dan merek-merek
premium di kawasan Asia, dengan mendorong pertumbuhan bersih pangsa pasar sekaligus
memperkuat posisi kepemimpinan Marlboro di tengah tekanan berkelanjutan pada segmen
premium.
• Menjadikan Marlboro sebagai satu-satunya merek premium yang tumbuh di kawasan pada
periode tersebut melalui penajaman prioritas portofolio, penentuan posisi merek, dan fokus pada
kualitas eksekusi.
• Menyederhanakan dan mempercepat model bisnis regional untuk meningkatkan kecepatan ke
pasar serta tingkat keberhasilan peluncuran produk baru di berbagai pasar Asia.
• Memimpin inisiatif inovasi produk dan kemasan yang disesuaikan dengan preferensi konsumen
Asia dan lingkungan regulasi setempat, bekerja erat dengan tim afiliasi dan tim pusat.
• Mengembangkan, melatih, dan membimbing para pemimpin manajemen merek di seluruh
kawasan, sekaligus memperkuat kapabilitas strategis, kesiapan suksesi, dan kedalaman
kepemimpinan sejalan dengan standar pengembangan talenta PMI.
23
Page 28
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA OKT 2003 – MAR 2016
HEAD OF BRAND MANAGEMENT (A MILD) APR 2013 – MAR 2016
• Memimpin pengelolaan strategis dan kinerja merek rokok terkemuka di Indonesia, dengan
mempertahankan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah serta memperkuat kepemimpinan
A Mild di pasar.
• Merancang dan mengimplementasikan arsitektur merek Sampoerna A guna mengurangi risiko
konsentrasi portofolio dan memperkuat ketahanan merek dalam jangka panjang.
• Mendorong berbagai inovasi produk dan kemasan utama, termasuk peluncuran produk baru serta
pembaruan kemasan pada berbagai SKU, sehingga meningkatkan relevansi dan daya saing
portofolio.
• Mengembangkan inisiatif co‑creation yang terstruktur bersama konsumen, meningkatkan
keterlibatan perokok dewasa serta menetapkan standar baru di segmen rendah tar.
• Membangun dan mengembangkan tim kepemimpinan merek yang solid, sekaligus menciptakan
pipeline talenta yang kuat dengan para penerus yang berkembang ke peran senior di bidang
pemasaran dan manajemen umum.
MANAJER PEMASARAN PRODUK BARU & BRAND REGIONAL JUL 2010 – MAR 2013
• Memimpin strategi dan pelaksanaan pemasaran untuk peluncuran produk baru serta portofolio
brand regional, guna mendukung pertumbuhan dan menjaga relevansi di market.
• Menganalisis kinerja pasar dan brand untuk mengidentifikasi peluang serta menjadi dasar
penetapan prioritas pemasaran.
• Melakukan koordinasi dengan berbagai departemen untuk memastikan inisiatif pemasaran
dijalankan secara efektif, sesuai ketentuan, dan dengan pemanfaatan sumber daya pemasaran
yang optimal.
MANAJER PENGEMBANGAN PRODUK JAN 2010 – JUN 2010
• Memimpin inisiatif pengembangan dan komersialisasi produk dengan menerjemahkan kebutuhan
bisnis dan konsumen ke dalam solusi produk yang sesuai ketentuan.
• Berkolaborasi dengan tim dari berbagai fungsi dan tim global untuk memastikan proyek
pengembangan produk berjalan tepat waktu serta memenuhi standar kualitas dan regulasi.
• Mengelola seluruh siklus pengembangan produk, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan hingga
manajemen risiko dan pelaporan kepada para pemangku kepentingan.
ASSOCIATE BRAND MANAGER – MARLBORO MAR 2007 – DES 2009
• Mendukung pengembangan dan pelaksanaan strategi, komunikasi, serta aktivasi brand Marlboro,
bekerja sama dengan Brand Manager dan tim dari berbagai fungsi.
• Melakukan koordinasi brand deployment dan berbagai inisiatif marketing dengan melibatkan
agensi serta pemangku kepentingan internal agar eksekusi berjalan efektif.
• Mengawasi progres pelaksanaan dan penggunaan sumber daya untuk memastikan penyampaian
merek yang konsisten dan sesuai ketentuan.
24
Page 29
ASSOCIATE BRAND MANAGER – DJI SAM SOE (DSS) MAR 2006 – FEB 2007
• Mendukung pengembangan dan pelaksanaan strategi serta komunikasi brand DSS, bekerja sama
dengan Brand Manager dan tim dari berbagai fungsi.
• Melakukan koordinasi brand deployment & brand activation, dengan melibatkan agensi serta
pemangku kepentingan internal untuk mengeksekusi inisiatif brand yang telah disetujui.
• Mengawasi pelaksanaan dan kinerja brand, serta memberikan analisis untuk mendukung
pertumbuhan brand secara berkelanjutan.
KOORDINATOR PEMASARAN – REGIONAL PEMASARAN FEB 2005 – FEB 2006
• Memimpin koordinasi dan pelaksanaan program pemasaran regional serta inisiatif brand di
wilayah Bogor, Tangerang, dan Bekasi, sejalan dengan strategi pemasaran nasional.
• Bekerja sama dengan tim sales, komersial, dan lapangan untuk memastikan kegiatan pemasaran
berjalan secara efektif dan tepat waktu.
• Memantau kinerja pemasaran regional, jadwal, dan anggaran, serta mendukung proses pelaporan
dan evaluasi pasca-kegiatan.
BRAND ASSISTANT – SAMPOERNA HIJAU MAR 2004 - JAN 2005
• Mendukung pelaksanaan aktivitas brand dan inisiatif pemasaran Sampoerna Hijau, dengan
memastikan keselarasan dengan rencana dan pedoman brand yang telah disetujui.
• Bekerja sama dengan tim dari berbagai fungsi, agensi, dan vendor untuk memastikan inisiatif brand
dijalankan tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan.
• Mengelola dokumentasi brand, pemantauan, dan pelaporan, sekaligus mendukung pengendalian
anggaran serta pembaruan kepada pemangku kepentingan internal.
GRADUATE TRAINEE OCT 2003 – FEB 2004
• Berpartisipasi dalam Program Graduate Trainee Sampoerna, yaitu program pengembangan
terstruktur yang dirancang untuk membangun calon pemimpin masa depan melalui paparan bisnis
lintas fungsi.
• Berkontribusi dalam proyek bisnis di berbagai fungsi utama, guna mendukung inisiatif strategis dan
keunggulan operasional.
• Mengembangkan pemahaman bisnis yang kuat, kemampuan berpikir analitis, serta kapabilitas
kepemimpinan melalui penugasan langsung dan pendampingan (mentorship).
PENDIDIKAN
Universitas Prasetiya Mulya JAKARTA, INDONESIA 2001 - 2003
Magister Manajemen (Manajemen Pemasaran) – Lulusan Terbaik
Universitas Katolik Parahyangan BANDUNG, INDONESIA 1997 - 2001
Sarjana Teknik Kimia – Cum Laude
25
Page 30
BAHASA
Bahasa Inggris – Fasih
Indonesia – Bahasa asal
26
Page 31
JOY KARTIKA WIDJAJA
RINGKASAN KUALIFIKASI
Joy Kartika Widjaja adalah pemimpin pemasaran dan komersial yang berorientasi pada transformasi,
dengan pengalaman lebih dari 14 tahun dalam pengembangan bisnis, pengembangan merek (brand
development), serta aktivasi konsumen omnichannel di Philip Morris International. Joy memiliki rekam
jejak yang kuat dalam membangun entitas baru dari awal, merancang model bisnis yang dapat tumbuh
secara berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan melalui kemitraan strategis, pengembangan
ekosistem, pemanfaatan platform digital, dan keterlibatan konsumen dalam skala besar. Saat ini, Joy
menjabat sebagai Direktur Resonine (PT Harapan Karya Sembilan, anak perusahaan Sampoerna)
sekaligus Head of Consumer Activation, dengan memimpin ekosistem aktivasi end-to-end yang mencakup
aktivitas out-of-home, komunitas, tim penjualan langsung, serta berbagai kegiatan acara, sekaligus
mendorong transformasi dan memperkuat peran Resonine sebagai penggerak strategis pertumbuhan
merek.
PENGALAMAN PROFESIONAL
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA MAR 2018 – SEKARANG
DIREKTUR RESONINE & HEAD OF CONSUMER ACTIVATION FEB 2025 – SEKARANG
• Mendirikan dan memimpin Resonine (PT Harapan Karya Sembilan) sebagai event promoter dan
event organizer internal yang berperan sebagai mesin aktivasi strategis untuk mendukung agenda
penguatan merek dan keterlibatan konsumen Sampoerna.
• Mengembangkan blueprint Resonine dengan menetapkan model bisnis, struktur operasional, serta
roadmap transformasi guna menghadirkan kapabilitas aktivasi konsumen yang skalabel dan
berkelas terbaik.
• Memimpin dan mengintegrasikan berbagai kanal aktivasi konsumen, mencakup aktivitas
out-of-home, keterlibatan komunitas, tim penjualan langsung, serta kegiatan acara, untuk
memastikan pengalaman merek yang konsisten dan berdampak di seluruh Indonesia.
27
Page 32
• Merumuskan dan mengimplementasikan platform aktivasi merek lintas kategori, dengan
memastikan daya saing, relevansi, serta resonansi yang kuat di berbagai kategori produk dan
segmen konsumen.
• Bekerja sama secara erat dengan pemangku kepentingan internal dan mitra eksternal untuk
menerjemahkan strategi merek ke dalam konsep aktivasi yang berkualitas tinggi serta eksekusi
yang unggul di lapangan.
HEAD OF BRAND JUN 2024 – JAN 2025
• Memimpin dan mengelola merek-merek mitra strategis dengan berperan sebagai konsultan merek
yang tepercaya, serta merumuskan strategi portofolio merek jangka panjang yang selaras dengan
tujuan bisnis dan pasar.
• Menggerakkan pengembangan konsep kreatif dan narasi merek, dengan memastikan konsistensi,
diferensiasi, dan relevansi di seluruh titik interaksi dengan konsumen.
• Merancang dan menghadirkan solusi aktivasi merek yang terintegrasi, bekerja sama secara erat
dengan para mitra untuk menerjemahkan strategi dan ide kreatif menjadi eksekusi yang efektif di
pasar.
HEAD OF IQOS DIRECT RETAIL JAN 2023 – MEI 2024
• Membangun dan mengembangkan fondasi channel ritel langsung untuk produk bebas asap di
seluruh Indonesia, termasuk IQOS Island dan IQOS Kiosk, dengan memastikan kehadiran merek
dan pengalaman konsumen yang konsisten.
• Memimpin perluasan nasional jaringan ritel langsung IQOS dengan menetapkan prioritas rollout,
standar operasional, serta tata kelola eksekusi guna mendukung pertumbuhan kategori bebas asap
rokok yang berkelanjutan.
• Mengelola dan mengembangkan organisasi lapangan berskala besar yang terdiri dari sekitar 600
Store Coaches, dengan memberikan arahan strategis, pengembangan kapabilitas, serta
pengelolaan kinerja untuk memastikan keunggulan eksekusi.
SENIOR MANAGER SMOKE-FREE PRODUCT STRATEGIC PLANNING OKT 2022 – DES 2022
• Menyusun dan memiliki blueprint komersialisasi produk bebas asap di Indonesia dengan
menerjemahkan tujuan strategis ke dalam rencana go-to-market yang terintegrasi.
• Merancang dan mengoordinasikan sinergi antar-channel, termasuk ritel langsung, ritel tidak
langsung, kemitraan strategis, dan pemasaran, guna memastikan pengalaman konsumen yang
konsisten serta eksekusi pasar yang efektif.
• Menyelaraskan para pemangku kepentingan berbagai fungsi untuk mengoptimalkan route-to-
market model, peran masing-masing channel, serta prioritas komersialisasi guna mendukung
pertumbuhan kategori produk bebas asap yang dapat diskalakan.
28
Page 33
SENIOR MANAGER SMOKE-FREE STRATEGIC PARTNERSHIP AND
JUL 2022 – SEP 2022
DEPLOYMENT
• Menyusun dan memimpin blueprint partnership untuk kategori produk bebas asap, dengan
memastikan keunggulan dalam implementasi serta penyampaian pengalaman route-to-market
yang berkelas, selaras dengan strategi transformasi smokefree Sampoerna.
• Mendorong kemitraan strategis secara end-to-end melalui pengelolaan negosiasi komersial dengan
calon mitra utama, serta merancang model kolaborasi yang saling menguntungkan guna
mempercepat ketersediaan dan adopsi produk bebas asap.
• Memimpin dan membina tim Smoke-Free Product (SFP) Deployment Manager (8 orang), dengan
memastikan eksekusi yang kuat, keselarasan lintas fungsi, serta kualitas rollout ke pasar yang
konsisten.
SENIOR MANAGER STRATEGIC PLANNING & DIGITAL SUSTAINABILITY AUG 2021 – JUN 2022
• Memimpin pengelolaan strategis dan kinerja merek rokok terkemuka di Indonesia, dengan
mempertahankan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah serta memperkuat posisi
kepemimpinan A Mild di pasar.
• Merancang dan mengimplementasikan arsitektur merek Sampoerna A untuk mengurangi risiko
konsentrasi portofolio serta memperkuat ketahanan merek dalam jangka panjang.
• Mendorong inovasi produk dan kemasan berskala besar, termasuk Avolution 20s serta pembaruan
kemasan pada berbagai SKU, guna meningkatkan relevansi dan daya saing portofolio.
• Mengembangkan inisiatif co-creation konsumen yang terstruktur, meningkatkan keterlibatan
perokok dewasa, serta menetapkan tolok ukur baru di segmen rendah tar.
• Membangun dan mengembangkan tim kepemimpinan merek yang solid, sekaligus menciptakan
pipeline talenta yang kuat dengan para penerus yang berkembang ke peran senior di bidang
pemasaran dan manajemen umum.
SENIOR MANAGER STRATEGIC PARTNERSHIP MAR 2018 – JUL 2021
• Memimpin dan mengelola tim Junior Manager dan Executive (sekitar 15 orang) untuk membangun
entitas bisnis baru dari awal, mencakup pengembangan strategi, model operasional, serta
pembentukan organisasi.
• Menetapkan strategi bisnis jangka panjang, visi, dan model komersial, serta mendorong kemitraan
yang saling menguntungkan dengan perusahaan FMCG dan jasa guna mendukung platform ritel,
grosir, dan digital Sampoerna (SRC, Mitra SRC, dan AYO SRC).
• Membangun infrastruktur hukum dan operasional entitas baru dalam waktu kurang dari satu
tahun, termasuk desain organisasi, struktur tata kelola, serta kesiapan operasional secara
menyeluruh.
• Mendorong eksekusi yang disiplin dalam pengembangan kemitraan, negosiasi komersial, dan
pengelolaan pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem bisnis yang dapat
dikembangkan secara berkelanjutan.
29
Page 34
• Mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 5x dalam periode dua tahun, dengan menghasilkan
lebih dari 150 koneksi bisnis, lebih dari 40 perjanjian kemitraan, serta liputan media berskala
nasional untuk kemitraan strategis.
PHILIP MORRIS ASIA PACIFIC HONG KONG FEB 2017 – FEB 2018
MANAGER PORTOFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT
• Mengawasi pasar Asia Pasifik yang mencakup 16 afiliasi dengan mendorong berbagai inisiatif
produk dan aktivitas pemasaran, didukung oleh analisis profitabilitas, penilaian potensi pasar, serta
strategi peluncuran dan aktivasi.
• Merencanakan dan mendukung sekitar 60 peluncuran merek dan varian baru di berbagai pasar
Asia Pasifik.
• Mengadvokasi berbagai inisiatif berbasis produk yang mencakup segmen harga, mulai dari
premium atas hingga produk dengan harga terjangkau.
• Melakukan konsolidasi strategi pemasaran Asia Pasifik secara keseluruhan serta mendukung Vice
President, Marketing Asia Pacific, dengan melakukan koordinasi dengan kantor pusat global dan
market-market lokal.
PT HM SAMPOERNA TBK. INDONESIA OKT 2011 – JAN 2017
MANAGER AREA CONSUMER BANDUNG, INDONESIA JAN 2015 – JAN 2017
ENGAGEMENT
• Memimpin dan mengelola tim Area Supervisor (12 orang), dengan memberikan arahan,
pembinaan, dan pengelolaan kinerja untuk memastikan eksekusi lapangan yang kuat di wilayah
Bandung dan sekitarnya.
• Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pemasaran lapangan serta keterlibatan
konsumen melalui berbagai kanal, termasuk media out-of-home, kegiatan acara, dan tim penjualan
langsung, guna mendorong pengalaman merek dan aktivasi konsumen.
• Memastikan keunggulan eksekusi melalui perencanaan, pemantauan, dan evaluasi aktivitas
keterlibatan konsumen di enam channel, sekaligus mengoptimalkan potensi wilayah, segmentasi
konsumen, dan peluang pasar lokal, serta secara konsisten mencapai hasil bisnis yang kuat dan
meraih pengakuan nasional atas pertumbuhan pangsa pasar tertinggi selama dua tahun
berturut-turut.
MANAGER COMMERCIAL ORGANIZATION SURABAYA, INDONESIA APR 2014 – DES 2014
DEVELOPMENT
• Bekerja sama dengan direktur komersial dalam merancang dan menjalankan strategi
pengembangan organisasi komersial, khususnya untuk wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,
dengan memastikan keselarasan terhadap tujuan bisnis dan pertumbuhan.
• Memimpin inisiatif pengelolaan talenta dalam skala besar, termasuk proses rekrutmen end-to-end
untuk talenta field force komersial serta perencanaan pengembangan talenta yang terstruktur,
guna membangun pipeline talenta yang kuat dan berkelanjutan.
30
Page 35
• Mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum pengembangan kapabilitas dan
peningkatan keterampilan (upskilling) bagi organisasi komersial, dengan menerjemahkan
kebutuhan bisnis ke dalam program pembelajaran dan pengembangan yang terstruktur.
REGIONAL RETAIL ANALYST SURABAYA, INDONESIA DES 2013 – MAR 2014
• Menghasilkan insight bisnis serta rekomendasi strategis untuk channel ritel di Jawa Timur, guna
mendukung pimpinan area dalam mencapai target volume, distribusi, dan pangsa pasar.
• Menganalisis kinerja ritel dan perdagangan (trade), termasuk produktivitas outlet, struktur
channel, aktivitas kompetitor, serta perilaku konsumen, untuk mengidentifikasi peluang
pertumbuhan dan kesenjangan dalam eksekusi.
• Menerjemahkan data pasar, penjualan, dan ritel menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti sebagai
dasar pengembangan strategi ritel, program trade, dan efektivitas rute ke pasar.
SALES ANALYST UNTUK HEAD OF SURABAYA, INDONESIA OKT 2013 – DES 2013
CHANNEL
• Menyajikan insight yang dapat ditindaklanjuti serta rekomendasi strategis untuk wilayah Pulau
Jawa, guna mendukung optimalisasi kinerja channel dan pencapaian tujuan bisnis.
• Menyediakan analisis yang komprehensif atas kinerja penjualan regional, distribusi, dan eksekusi
channel, termasuk identifikasi risiko, peluang, serta tindak lanjut yang diperlukan untuk
mendukung strategi channel.
• Menerjemahkan data kinerja penjualan dan market intelligence menjadi insight yang jelas sebagai
dasar pengambilan keputusan bagi Head of Channel dan pimpinan komersial.
GRADUATE TRAINEE SURABAYA, INDONESIA OKT 2011 – SEP 2013
• Berpartisipasi dalam Program Graduate Trainee Sampoerna, yaitu program pengembangan
kepemimpinan terstruktur yang dirancang untuk membentuk calon pemimpin masa depan melalui
rotasi lintas fungsi, dengan penugasan bertahap sebagai Sales Executive, Sales Supervisor, Senior
Sales Analyst, dan Marketing Specialist.
• Berkontribusi dalam proyek-proyek bisnis nyata di berbagai fungsi, guna mendukung inisiatif
strategis dan keunggulan operasional.
• Memimpin dan mengelola operasional penjualan di lapangan dengan membawahi hingga 14
anggota tim, untuk memastikan eksekusi yang kuat di pasar; mengidentifikasi insight yang dapat
ditindaklanjuti serta memastikan implementasi rencana penjualan yang disiplin di tingkat wilayah.
• Memperoleh eksposur menyeluruh terhadap rantai nilai komersial, mulai dari eksekusi penjualan
di lapangan, kepemimpinan tim, analisis kinerja regional, hingga pemasaran berbasis kebutuhan
konsumen.
31
Page 36
PENDIDIKAN
Universitas Prasetiya Mulya JAKARTA, INDONESIA 2007 - 2011
Sarjana Manajemen Bisnis
Universitas Jinan GUANGZHOU, CINA 2006 - 2007
Guangzhou Jinan DaXue (Program Bahasa Mandarin)
BAHASA
Bahasa Inggris – Fasih
Indonesia – Bahasa asli
Mandarin – Fasih
32
Page 37
UNOFFICIAL TRANSLATION
Number : 051/CLD/HMS/V/2026
Attachment : Revision to the Invitation to the Annual General Meeting of Shareholders
(“AGMS”) of PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Re : Submission for the Revision to the Invitation to the AGMS of PT Hanjaya
Mandala Sampoerna Tbk.
Jakarta, May 4, 2026
To.
Chief Executive of Capital Market Supervisory
Financial Services Authority
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta - 10710
Dear Sir,
Through this letter, we convey the revision to the invitation to the AGMS of PT Hanjaya Mandala
Sampoerna Tbk which is planned to be convened on May 18, 2026, in relation to the inclusion of
additional information under the agenda item “Changes in the Composition of the Management
of the Company.”
We appreciate your attention to this matter.
Best Regards,
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Signed and sealed
Maharani Djody Putri
Corporate Secretary
Page 38
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.
Jl. Rungkut Industri Raya No. 18, Surabaya,
Telp. (031) 8431699, Faks. (031) 8430986
REVISION TO THE INVITATION TO THE ANNUAL GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
In connection with the Invitation to the Annual General Meeting of Shareholders of PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (the
“Company”) which has been published on the Indonesia Stock Exchange website and the Company’s website on April 24, 2026, the
Board of Directors of the Company hereby conveys a revision to such invitation to invite the Company’s shareholders to attend the
Company’s Annual General Meeting of Shareholders (the “Meeting”) which will be held on:
Day/Date : Monday, May 18, 2026
Time : 09:00 am Western Indonesian Time until finished
Venue : The Langham Jakarta
The Langham Ballroom West, 3rd Floor
District 8
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28
Jakarta - 12190
With the following Agenda:
1. Approval of the Annual Report and ratification of the Consolidated Financial Statements of the Company for the fiscal year ended
on December 31, 2025.
Pursuant to (i) Article 69 and Article 78 of Law No. 40 of 2007 (the “Company Law”); and (ii) Article 9 paragraph 3 point (a) and (b),
and Article 21 paragraph (3) and paragraph (5) of the Company's Articles of Association, the Company’s annual report and
consolidated financial statements, respectively, must be approved and ratified by the Company's General Meeting of Shareholders
("GMS").
2. Approval for the use of the Company's retained earnings for the fiscal year ended on December 31, 2025.
Pursuant to (i) Article 70 and Article 71 paragraph 1 of the Company Law; and (ii) Article 9 paragraph (3) point (c) and Article 22
paragraph (1) of the Company’s Articles of Association, the use of the Company's net profit shall be decided by the GMS.
3. Approval of the appointment of Public Accounting Office to audit the Company's Consolidated Financial Statements for the fiscal
year ended on December 31, 2026.
Pursuant to Article 68 paragraph 1 point (c) of the Company Law, the financial statements of a public company must be submitted
to the public accountant to be audited. Furthermore, based on the Financial Services Authority Regulation No.15/POJK.04/2020
concerning the Planning and Convening of General Meeting of Shareholders of Public Companies, the appointment and dismissal of
public accountant who will provide audit services for annual historical financial information must be decided by the GMS taking into
account the recommendation of the Board of Commissioners.
4. Approval for the Adjustment of Articles of Association to the Indonesia Standard Industrial Classification.
Pursuant to Article 19 paragraph (1) of the Company Law and Article 12 paragraph (1) of the Articles of Association of the Company,
amendments to the Articles of Association shall be stipulated by the GMS.
Pursuant to the provisions of the Statistics Indonesia Regulation Number 7 of 2025 on the Indonesian Standard Industrial
Classification and the Joint Circular Letter of the Minister of Investment and Downstreaming/Head of the Investment Coordinating
Board, Minister of Law, and Head of the Statistics Indonesia Number 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 of 2026 on the Implementation of
Page 39
Adjustments to the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification in the Implementation of Risk-Based Business Licensing, the
Company intends to adjust the description of the Company's existing business activities with the table listed in the 2025 Indonesian
Standard Industrial Classification (KBLI).
5. Approval of the changes in the composition of the management of the Company.
Pursuant to (i) Article 94 paragraph (1) of the Company Law, (ii) Article 3 of the Financial Services Authority Regulation No.
33/POJK.04/2014 (“POJK 33”) regarding the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuer and Public Companies, and (iii)
Article 15 paragraph (3) of the Company’s Articles of Association, the members of the Board of Directors are appointed by GMS.
Pursuant to (i) Article 107 of the Company Law in conjunction with Article 15 paragraph (8) of the Company’s Articles of Association,
and (ii) Article 8 paragraph (3) of OJK Regulation No. 33, the resignation of a member of the Board of Directors shall be resolved in a
GMS.
General Provisions:
1. This Notice serves as an official invitation for the Shareholders of the Company to attend the Meeting. The Company will not send
out individual invitations to the Company’s Shareholders. Details of the Meeting agenda can be downloaded through the
Company's website (https://www.sampoerna.com/en/investor-relations-gcg/disclosure).
2. The Shareholders of the Company who are entitled to attend or be represented at the Meeting are those whose names are
registered in the Company's Shareholder Register on Thursday, April 23, 2026, at 16:00 Western Indonesian Time and for the
scriptless Shareholders are those whose shares are in the collective custody of the Indonesian Central Securities Depository ("KSEI")
and as recorded in the securities account at the closing of stock trading on Thursday, April 23, 2026.
3. The Shareholders of the Company whose shares have not been registered in KSEI Collective Custody or their lawful proxy who will
attend the Meeting, are required to show the original Collective Share Certificate or submit its copy, and submit a photocopy of
National Identity Card ("KTP") or other evidence of identity to the Registration Officer before entering the Meeting room.
Shareholders whose shares have been registered in KSEI Collective Custody or their lawful proxy who will attend the Meeting, are
required to submit the original Written Confirmation for the Meeting ("KTUR") and a photocopy of their KTP or other evidence of
identity.
4. The participation of the Shareholders in the Meeting, may be conducted with the mechanism as follows:
a. Attend to the Meeting physically; or
b. Attend to the Meting electronically via eASY.KSEI application.
The Company encourages Shareholders to register and participate in the Meeting with electronic presence through eASY.KSEI in
the https://akses.ksei.co.id/ link provided by KSEI.
To use the eASY.KSEI, Shareholders can access the eASY.KSEI menu on the AKSes facility via the https://access.ksei.co.id/, taking
into account the following provisions:
i) The deadline for declaring electronic attendance, appointing representatives through electronic proxy (e-proxy), or submitting
electronic votes through the eASY.KSEI is set at 12:00 pm Western Indonesian Time (WIB) 1 (one) business day before the
Meeting’s date.
ii) Shareholders who wish to attend or authorize a representative to attend the Meeting electronically through the eASY.KSEI
must consider the following points:
• Registration process;
• Process of submitting questions and/or opinions electronically;
• Voting mechanism; and
• Live broadcast of the Meeting.
Page 40
5. The Company advices Shareholders to authorize their presence by way of granting power of attorney including voting and
submitting questions with the following provisions:
a. The Company provide the Power of Attorney form which can be downloaded through the Company’s website
(https://www.sampoerna.com/en/investor-relations-gcg/disclosure) or through e-Proxy which can be electronically
accessed in eASY.KSEI through www.ksei.co.id. The proxy whose names are available at eASY.KSEI is an Independent
Representative appointed by the Company which is the Company’s Share Registrar, PT Raya Saham Registra (“RSR”), or
shareholders’ Custodian Bank.
b. Members of the Board of Directors and the Board of Commissioners and the employees of the Company may act as proxies
at the Meeting, however votes cast by them will not be calculated.
c. Representatives of the Company’s Shareholder in the form of legal entities must submit:
i) Photocopies of their latest Articles of Association; and
ii) Deed on the appointment of their incumbent board of directors,
to the Company via email to rsrbae@registra.co.id no later than May 13, 2026, at 16:00 Western Indonesia Time.
6. Materials to be discussed at the Meeting are available on the Company's website (https://www.sampoerna.com/en/investor-
relations-gcg/disclosure/) since April 24, 2026, until the date of the Meeting.
7. The Company advices Shareholders to attend the Meeting by way of granting proxy to Independent Representative appointed by
the Company which is RSR, the Company’s Share Registrar. However, without intending to prevent Shareholders or their proxies
from attending the Meeting, the Company has established the following procedures:
a. In order for the Meeting to run in an orderly, efficient and timely manner, Shareholders or Shareholders' proxies are requested
to attend at the latest at 7:30 am Western Indonesian Time. The registration process will be closed at 8.30 am Western
Indonesian Time.
b. Shareholders or their proxies who come to the Meeting venue are required to follow the health and safety protocols set by
the building management. If they do not comply with these protocols, they will not be permitted to enter the Meeting location.
8. The Company does not provide souvenirs at the Meeting.
Jakarta, May 4, 2026
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
The Board of Director of the Company
Page 41
UNOFFICIAL TRANSLATION
EXPLANATION ON THE AGENDA OF THE ANNUAL GENERAL MEETING OF
SHAREHOLDERS OF PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA TBK. ON MAY 18, 2026
In relation to the Annual General Meeting of Shareholders ("AGMS") of PT Hanjaya
Mandala Sampoerna Tbk. (the "Company") which will be convened on Monday, May 18
2026, and in view of the following provisions:
- Law No. 40 of 2007 dated August 16,2007, regarding Limited Liability Company (the
“Company Law”);
- OJK Regulation No.15/POJK.04/2020 dated April 20, 2020, regarding the Planning and
Convening of General Meeting of Shareholders of Public Companies (“OJK 15/2020”);
- OJK Regulation No.33/POJK.04/2014 dated December 8, 2014, regarding the Board of
Directors and Board of Commissioners of Issuers and Public Companies (“OJK 33/2014”);
- The Articles of Association of the Company as set out on Deed of Statement of Meeting
Resolutions on the Amendments to the Articles of Association of the Company No.107
dated May 27, 2025, made before Aulia Taufani SH, Notary in Jakarta,
The Company hereby provides an explanation for each of the agenda of AGMS as follows:
Agenda 1
Approval of the Annual Report and ratification of the Company’s consolidated financial
statements for the fiscal year ended on December 31, 2025
1.1. Background
In compliance with (i) Article 69 and Article 78 of the Company Law; and (ii) Article 9
paragraph 3 point (a) and (b) and Article 21 paragraph 3 and paragraph 5 of the
Company's Articles of Association, the Company’s annual report and consolidated
financial statements, respectively, must be approved and ratified by the Company's
General Meeting of Shareholders ("GMS").
1.2. Explanation
The Company has prepared the Annual Report for the fiscal year ended on
December 31, 2025, containing the Company's Consolidated Financial
Statements for the financial year ended on December 31, 2025, audited by the
Public Accountant’s Office Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (a member of the
PricewaterhouseCoopers network of firms).
1
Page 42
UNOFFICIAL TRANSLATION
Furthermore, the Company submitted its audited Consolidated Financial
Statements to the Financial Services Authority ("OJK") and PT Bursa Efek
Indonesia ("IDX") on March 11, 2026.
With regard to this agenda, the Company will seek approval of the 2025 Annual
Report and ratification of the Consolidated Financial Statements for the fiscal
year ended on December 31, 2025, to the GMS. At the AGMS, the Board of
Directors will present a brief overview of the Company’s Annual Report,
including its performance for the financial year ended 31 December 2025.
1.3. Supporting Material
The Company’s 2025 Annual Report is available at the Company’s Head Office
as well as Corporate Representative Office in Jakarta or can be downloaded on
the Company’s website www.sampoerna.com since April 24, 2026.
Agenda 2
Approval for the use of the Company's retained earnings for the financial year ended
on December 31, 2025
2.1. Background
In compliance with (i) Article 70 and Article 71 paragraph 1 of the Company Law; and
(ii) Article 9 paragraph 3 point (c) and Article 22 paragraph 1 of the Company’s Articles
of Association, the net profit obtained by the Company in a financial year as stated in
the balance sheet and profit and loss statement ratified by the GMS is to be used in
accordance with the GMS resolution. The GMS may authorize the Board of Directors
to determine the use of the retained earnings, including the determination of
allocation for mandatory reserve, dividend payment and other uses, subject to the
prevailing regulations.
2.2. Explanation
With regard to this agenda, the Company will propose to the GMS to approve the
appropriation of the Company’s retained earnings for the financial year ended on
December 31, 2025, to be distributed as cash dividend to the Company’s
shareholders.
2
Page 43
UNOFFICIAL TRANSLATION
2.3. Supporting Material
The disclosure of the Company’s profit can be accessed on the Company’s website
www.sampoerna.com in the Company’s 2025 Annual Report and Consolidated
Financial Statements for the fiscal year ended on December 31, 2025.
Agenda 3
Approval of the appointment of a Public Accounting Office to audit the Company's
consolidated financial statements for the fiscal year ended on December 31, 2026
3.1. Background
Pursuant to Article 68 paragraph 1 point (c) of the Company Law and OJK 15/2020,
the financial statements of the public company must be submitted to a public
accountant to be audited and further, the appointment and termination of the public
accountant who will provide the audit service for the annual historical financial
information must be resolved in the public company’s general meeting of
shareholders taking into account the Board of Commissioners’ recommendation.
3.2. Explanation
For the appointment of Public Accountant Firm who will audit the Company's
books and records for the 2026 fiscal year, after considering the recommendation
from the Board of Commissioners, the Company's Board of Directors proposes to
the GMS to appoint and designate the Public Accounting Firm Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan (a member of the PricewaterhouseCoopers network of firms) to
audit the Company's books and records for the fiscal year ending on December 31,
2026.
3.3. Supporting Material
The following is the profile of the Public Accountant and Public Accounting Firm
PwC provides assurance, tax, advisory, consulting, and legal services, focusing on
a wide range of industries globally to build public trust and deliver added value to
3
Page 44
UNOFFICIAL TRANSLATION
its clients and stakeholders. PwC’s global network comprises more than 365,000
people across 136 countries, who share insights, experience, and solutions to
develop fresh perspectives and practical recommendations.
KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan is a member firm of the
PricewaterhouseCoopers network in Indonesia. PwC Indonesia (“PwC”) has been
operating in Indonesia since 1971. PwC has more than 3,400 professionals,
including 90 partners and technical advisors, with extensive experience in
providing independent audit and consulting services to multinational companies,
state-owned enterprises, and local companies in Indonesia.
These services are provided by PwC through separate legal entities, each focusing
on different aspects of service offerings, while leveraging the collective resources
and expertise of PwC firms in Indonesia and worldwide.
4
Page 45
UNOFFICIAL TRANSLATION
TJHIN SILAWATI
SUMMARY OF QUALIFICATIONS
Tjhin Silawati (Sila) is a Partner in the Assurance Service division at KAP Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan. With over 26 years of experience as an auditor, Sila has extensive expertise in leading
complex audit assignments, both local and multinational companies in various industries.
She participated in several audit engagements, such as Graha Layar Prima Tbk., Bank Central Asia
Tbk., as well as Bank Jago Tbk. She has also previously participated in the audit engagement of HM
Sampoerna Tbk., with her latest involvement in 2017.
Sila has extensive experience in the application of International Financial Reporting Standards
(IFRS), Indonesian Financial Accounting Standards, and US integrated audits. She is experienced in
providing risk analysis of business processes that impact financial aspects and offers
recommendations for internal control improvements. Furthermore, Sila possesses in-depth
knowledge of Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and Capital Markets regulations.
PROFESSIONAL EXPERIENCES
• 2000 – Present : KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, Indonesia (as a Partner since
2019)
EDUCATION, PROFESSIONAL QUALIFICATIONS AND PROFESSIONAL AFFILIATIONS
● Bachelor of Economics, majoring in Accounting, Tarumanegara University
● Member of Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
● Public accountant listed at OJK Pasar Modal
● Public accountant listed at OJK Perbankan and Perbankan Syariah
● Public accountant listed at OJK Industri Keuangan Non-Bank
● BPK Examination Education at Partner Level
5
Page 46
UNOFFICIAL TRANSLATION
Agenda 4
Approval for the Adjustment of Articles of Association to the Indonesia Standard
Industrial Classification
4.1 Background
Pursuant to Article 19 paragraph 1 of the Company Law and Article 12 paragraph 1 of
the Company’s Articles of Association, amendments to the Articles of Association shall
be stipulated by the GMS.
Pursuant to the provisions of the Statistics Indonesia Regulation Number 7 of 2025 on
the Indonesian Standard Industrial Classification (“Statistics Indonesia Regulation
2025”) and the Joint Circular Letter of the Minister of Investment and
Downstreaming/Head of the Investment Coordinating Board, Minister of Law, and
Head of the Statistics Indonesia Number 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 of 2026 on the
Implementation of Adjustments to the 2025 Indonesian Standard Industrial
Classification in the Implementation of Risk-Based Business Licensing, the Company
intends to adjust the description of the Company's existing business activities with the
table listed in the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI).
4.2 Explanation
The amendments to the Company’s Articles of Association are made to adjust the
description of the Company's existing business activities with the prevailing Indonesian
Standard Industrial Classification (KBLI), in relation to the issuance of Statistics
Indonesia Regulation 2025.
The following sets out the proposed adjustments to the provisions of the Company’s
Articles of Association, together with a comparison to the current provisions.
Current Provisions Proposed Adjustments
Purpose and Objectives and Purpose and Objectives and
Business Activities Business Activities
Article 3 Article 3
Paragraph 2 Paragraph 2
To achieve the above objectives, the To achieve the above objectives, the
Company may carry out the following Company may carry out the following
business activities: business activities:
6
Page 47
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
i. Main business activities: i. Main business activities:
a. Hand-Rolled Kretek Cigarette a. Hand-Rolled Kretek Cigarette
Industry; includes the business of Industry; includes the production of
making kretek containing shredded kretek cigarettes containing
tobacco, shredded krosok, shredded shredded tobacco, shredded
cloves, and additional flavoring kerosok, shredded cloves, and
ingredients, which produce a additional flavoring ingredients,
distinctive aroma mixture, rolled with resulting in a distinctively flavored
various wrapping materials blend and rolled manually by hand
(ambri/papir/tipping). Including the using various wrapping materials
hand-rolled kretek industry, hand- (ambri, papir, or tipping). This
rolled kretek and hand-rolled filter activity includes the production of
kretek. hand-rolled kretek cigarettes and
filtered hand-rolled kretek cigarettes
b. White Cigarette Industry; includes the b. White Cigarette Industry; includes
business of making white cigarettes the activity of making cigarettes that
that do not contain clove do not contain clove components.
components.
c. Machine-Made Kretek Cigarette c. Machine-Made Kretek Cigarette
Industry; includes the business of Industry; includes the manufacture
making kretek containing shredded of kretek cigarettes containing
tobacco, shredded krosok, shredded shredded tobacco, shredded
cloves, and additional flavoring kerosok, shredded cloves, and other
ingredients, which produce a flavorings, resulting in a distinctively
distinctive aromatic mixture, rolled flavored blend, rolled automatically
with various wrapping materials by machine using various wrapping
(ambri/papir/tipping). Including the materials (ambri, papir, or tipping).
machine-made kretek industry. Including the manufacture of
machine-rolled kretek cigarettes and
filter-rolled kretek cigarettes.
7
Page 48
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
d. Other Cigarette Industry; includes d. Other Tobacco Product Industry;
other cigarette manufacturing includes the manufacturing of other
businesses, other than kretek or tobacco products, such as cigars,
white cigarettes, such as cigars, kretek cigars, kelembak kemenyan
kelembak menyan cigarettes and cigarettes, kerobot cigarettes, and
klobot/kawung cigarettes, sliced kawung cigarettes. Including the
tobacco (TIS), cigars, and other manufacturing of fine-cut tobacco,
processed tobacco products (HPTL). pipe tobacco, snuff, homogenized or
Including the pipe tobacco industry, reconstituted tobacco, molasses
chewing tobacco and snuff tobacco. tobacco, and chewing tobacco,
including nicotine pouches.
e. Wholesale Trade of Cigarettes and e. Wholesale Trade of Cigarettes and
Tobacco; includes wholesale trade of Tobacco; includes the wholesale
processed tobacco and cigarette trade of processed tobacco
seasonings, such as kretek cigarettes products, cigarette seasonings;
and white cigarettes. wholesale trade of smoking products
and accessories, such as kretek
cigarettes, white cigarettes,
electronic cigarettes (vape), lighters,
pipes, cigarette rolling tools, and e-
liquid.
f. Wholesale Trade on a Fee or Contract f. Wholesale Trade on a Fee or
Basis; encompasses businesses acting Contract Basis; includes
as agents that receive commissions, intermediation services in wholesale
act as intermediaries (brokers), trade, i.e. facilitating transactions
conduct auctions, and engage in between sellers and buyers for
other wholesale trading activities in ordering goods based on fees or
commissions without providing or
the domestic and international
taking ownership of the
markets on behalf of others. Activities
intermediated goods and services.
include commission agents, Intermediation activities can be
commodity brokers, and all other carried out through digital platforms
wholesale traders who sell on behalf or non-digital channels. Fees or
of and at the expense of others. This commissions can be received from
includes activities involved in joint sellers or buyers. Income from
sales and purchases or conducting intermediation activities can also
transactions on behalf of companies, include other sources, such as
including via the internet. It also advertising income. This includes
covers agents involved in the commission agent activities, goods
wholesale trade of agricultural raw brokers and other wholesale trades
that trade on behalf of other parties
materials, live animals, textile raw
without having rights to the
materials and semi-finished goods,
intermediated goods; activities that
8
Page 49
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
fuel, ores, metals, and chemicals, bring together sellers and buyers;
including fertilizers, food, beverages, activities of conducting transactions
and tobacco, textiles, clothing, fur, on behalf of companies, including
footwear, and leather goods, wood online; activities of purchasing
and building materials, machinery, centers, if only acting as an
including office machinery and intermediary and not having rights to
the intermediated goods; auction
computers, industrial equipment,
house activities for wholesale
ships, aircraft, furniture, household
auction houses; commission-based
goods, and hardware. This group also agency for wholesale trade of
includes wholesale auction houses radioactive substances and ionizing
and commission agents for radiation generators; organizing
radioactive materials and ionizing commodity auction markets for
radiation generators. It includes the wholesale trade. Excluding
operation of commodity auction wholesale trading activities on one's
markets. Excluded from this group is own behalf, which are included in
the wholesale trade of automobiles groups 462 to 469.
and motorcycles, which is classified in
groups 451 to 454.
g. Industri Cigarette Flavoring and Other g. Cigarette Flavoring Industry; includes
Cigarette Accessories Industry; the activity of making cigarette
includes tobacco processing seasonings, such as
industries that are not classified cigarette/tobacco sauce and
elsewhere, such as tobacco cigarette capsules.
homogenization or reconstitution
industries and sauced tobacco. It also
includes the production of cigarette
flavorings and other cigarette
accessories such as aromatic gum or
benzoin (Kemenyan),
cigarette/tobacco sauce, uwur (a type
of cigarette), klobot, kawung, and
filter manufacturing;
9
Page 50
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
h. Other Electrical Equipment h. Other Electrical Equipment
Manufacturing Industry; Manufacturing Industry; includes the
encompasses the manufacturing of manufacture of electrical equipment
various electrical equipment and other than electric motors,
devices that do not fall into specific generators, transformers, batteries
categories mentioned earlier. It and accumulators, cable and wire
includes the production of bicycle equipment, lighting equipment, and
dynamos, magnetic dynamos, spark household appliances. This includes
plugs, sound warning devices (sirens, the manufacture of battery chargers,
horns, alarms, bells, etc.), electrical including solid state type;
signal equipment such as traffic manufacture of electric door
control devices for roads, railways, opening and closing devices;
ports, and airfields, as well as signals manufacture of electric bells;
for pedestrians. Additionally, it covers manufacture of extension cords
a wide range of electrical and from purchased (not self-produced)
electronic equipment not classified insulated wire; manufacture of
elsewhere, including battery ultrasonic cleaning machines (except
chargers, electric door openers and for laboratories and dentists);
closers, ultrasonic cleaning machines manufacture of tanning beds;
(except for laboratory or dental use), manufacture of fuel cells (except for
tanning beds, solid-state inverters, motor vehicles) and regulated and
rectification equipment, fuel cells, unregulated power supplies;
regulated and unregulated power manufacture of uninterruptible
supplies, uninterruptible power power supplies (UPS); manufacture
supplies (UPS), wave suppressors of surge suppressors (except for
(except for voltage level distribution), voltage level distribution);
cable equipment, connecting cables, manufacture of equipment cables,
and other electrical cable devices extension cables, other electrical
with insulators and connectors. The wiring devices with insulation and
industry also encompasses carbon connectors; manufacture of carbon
and graphite electrodes, contacts, and graphite electrodes and contacts
and other electrical carbon and and other electrical carbon and
graphite products, particle graphite products; manufacture of
accelerators, capacitors, resistors, particle accelerators; manufacture of
electrical capacitors, and similar capacitors, resistors, electrical
components, electromagnets, condensers, and similar
electric scoreboards, electric components; manufacture of
advertising signs, electrical insulators electromagnets, including bicycle
(except for glass or porcelain lamp dynamos and magnetic
insulators), electrical branding and dynamos; manufacture of sirens and
soldering equipment, hand soldering other sound warning devices,
10
Page 51
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
irons, and the production of including horns and alarms;
photovoltaic module equipment manufacture of electric scoreboards;
(solar panels). It also includes the manufacture of electric advertising
manufacturing of electronic signs; manufacture of electrical
cigarettes (vape). Including the signal equipment, such as traffic
business of manufacturing lights (for roads, railways,
components and equipment. waterways, and airways) and
pedestrian signaling equipment;
manufacture of electrical insulators
(except glass or porcelain insulators);
manufacture of electrical soldering
and branding equipment, including
handheld soldering irons;
manufacture of inverters for solar
panel installation (photovoltaic);
manufacture of electroplating
machines; manufacture of on-board
chargers; manufacture of assembled
cables with connectors; manufacture
of charging stations for electric
vehicles.
ii. Supporting business activities: ii. Supporting business activities:
a. Warehousing and Storage; includes a. Other Warehousing and Storage;
businesses that carry out temporary includes warehousing and storage
storage activities for goods before they activities other than warehouse
are sent to their final destination, for receipt system warehouses, cold
commercial purposes; storage, bonded warehouses, oil and
gas storage, hazardous and toxic
materials storage, ionizing radiation
source storage, and radioactive
associated mineral storage.
Including the the management or
operation of warehouses, including
closed warehouses, silos/tanks, and
other warehouses, with the function
of storing goods before being sent to
their final destination; container
depot activities that store and/or
stack containers, and may be
equipped with other facilities;
warehouse services used for
11
Page 52
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
electronic trading system activities
(PMSE); operation of storage tanks
to store products in liquid and gas
form, such as water and liquefied
gas; operation of physical
commodity storage facilities not
classified elsewhere.
b. Paper and Cardboard Packaging b. Paper and Cardboard Packaging and
Industry; encompasses the Box Industry; includes the activities of
manufacturing of various paper and making all kinds of packaging and
cardboard packaging and boxes used boxes from paper/cardboard used for
for wrapping and packaging wrapping/packaging, including the
purposes. This includes the making of boxes for cigarettes and
production of packaging and boxes other goods, for example packaging
made from corrugated paper and and boxes from corrugated paper and
paperboard, foldable paper and paperboard, foldable packaging and
paperboard boxes, solid paper and paperboard boxes, packaging and
paperboard packaging and boxes, boxes from solid board, other
paper bags and sacks, as well as file packaging and boxes from paper and
boxes and similar items; paperboard, paper sacks and bags and
office file boxes and similar goods.
c. Packing Activities; encompasses c. Other Packing Activities; includes
packing services based on fees or packaging activities such as bottling of
contracts, whether using automated liquids, packaging of solids, labeling,
processes or not. It includes bottling stamping, and sterilization of products
beverages and food, packaging of on a fee or contract basis, using either
solid items (blister packaging, an automated or manual process for
aluminum foil packaging, and others), products other than those in groups
pharmaceutical and medical 82921 to 82925. Including the
packaging, labeling, stamping, and activities of packaging parcels or gifts
sealing with a stamp or seal, parcel or and wrapping gifts.
gift wrapping, and gift packaging. This
also includes canning and similar
services. Packing services for
transportation activities fall under
the corresponding group 52291 to
52299.
12
Page 53
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
d. Tobacco Drying and Processing d. Tobacco Drying and Processing
Industry; includes businesses engaged Industry; includes the activity of drying
in the drying of tobacco leaves through tobacco leaves by smoking or other
smoking or other methods, as well as means, including the activity of
the shredding of tobacco leaves. shredding tobacco leaves.
e. General Printing Industry; includes e. General Printing; includes printing of
activities in the printing industry for newspapers, magazines and other
newspapers, magazines, and other periodicals such as tabloids,
periodicals such as tabloids, magazines, journals, pamphlets, books
newspapers, magazines, journals, and brochures, sheet music, maps,
pamphlets, books, brochures, sheet atlases, posters, advertising catalogs,
music, maps, atlases, posters, prospectuses and other printed
advertising catalogs, prospectuses, advertisements, diaries, calendars,
and other printed advertisements, business letters and other commercial
diaries, calendars, business forms, printed materials, letter paper or
and other commercial printed personal stationery and other printed
materials, , letter paper or personal materials produced by printing
stationery and other printed machines, offset, photogravure,
materials produced by printing flexography and similar printing
machines, offset, photo plates, machines, duplicating machines,
flexography, and similar methods, computer printers, and embossed
duplicating machines, computer letter printing machines including
printers, raised letters, and the like, quick-printing machines; printing on
including quick-printing equipment; labels or identification marks
direct printing without any (lithography, roll printing, flexography,
intermediary medium on textiles, and the like); printing, with or without
plastics, glass, metal, wood, and any intermediary medium on textiles,
ceramics, except for silk screen plastics, glass, metal, wood, and
printing on fabric and ready-made ceramics; laser engraving on textiles;
clothing; and printing on labels or reprinting using computers, stencil
nameplates (lithography, grave machines, and similar equipment;
writing, flexography, and the like). document photocopying services not
This also includes reprints using part of office support service offerings.
computers, stencil machines, and These printed materials are usually
similar equipment. These printed copyrighted items. This also includes
items usually have copyright printing of signs, beer coasters,and
protection; photographs; and advertising printing
activities.
13
Page 54
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
f. Other Paper and Paperboard f. Other Paper and Paperboard Product
Product Industry (YTDL); Industry (YTDL); includes the activity of
includes the manufacturing manufacturing goods from paper and
of various products from paperboard or cardboard that are not
paper and paperboard or covered in other subcategories, such as
cardboard that are not the manufacture of ready-to-use
covered in other writing paper and printing paper,
subcategories. It ready-to-use computer printout paper,
encompasses industries such ready-to-use copy paper, ready-to-use
as ready-to-use writing paper adhesive or sticky paper, ledger books,
and printing paper, ready-to- accounting books, binders, albums,
use computer printout paper, and writing instruments, whether for
ready-to-use coffee paper, commercial or educational purposes,
ready-to-use adhesive or the manufacture of boxes, cigarette
sticky paper, ledger book filters from cellulose, bags, wallets,
industry, accounting books, absorbent pads, and notebooks
binders, albums, and writing containing paper arrangements, the
instruments, whether for manufacture of wallpaper and other
commercial or educational types of wall coverings, including vinyl
purposes. It also includes the and textile-coated wallpaper, the
manufacture of boxes, bags, manufacture of labels, filter paper and
wallets, and notebooks that paperboard filters, the manufacture of
contain paper arrangements, paper rolls and paperboard rolls, paper
wallpaper industry bobbins and paperboard bobbins, and
(wallpaper), and other types so on, the manufacture of egg holders
of wall coverings, including and other items made from paper pulp
vinyl and textile-coated molds, and the manufacture of new
wallpaper. Label industry, creative paper. This also includes the
filter paper, and paperboard manufacture of paper and cardboard
filter industry, paper roll by all means, such as coating, glazing,
industry, paperboard roll gumming, laminating, the manufacture
industry, paperboard barrel of carbon paper and stencil sheet
and paperboard industry, egg paper in pieces ready for sale to
carton industry, and other consumers; the manufacture of EKG
products made from paper paper, the manufacture of unprinted
pulp molds. It also includes office stationery, such as envelopes
the creation of new paper and letter paper, and the manufacture
products. This category of tableware (plates, glasses, straws,
includes the processing of etc.) from paper and the like.
paper and cardboard by any
means, such as coating,
glazing, gumming,
laminating, the production of
carbon paper, and stencil
14
Page 55
UNOFFICIAL TRANSLATION
Current Provisions Proposed Adjustments
sheet paper in pieces ready
for sale to consumers. This
category also includes the
manufacture of EKG paper
and the manufacture of office
stationery that is not printed,
such as envelopes, letterhead
paper, cleaning paper,
dinnerware made of paper,
and the like.
15
Page 56
UNOFFICIAL TRANSLATION
Agenda 5
Approval of the changes in the composition of the management of the Company
5.1 Background
Pursuant to (i) Article 94 paragraph (1) of the Company Law, (ii) Article 3 of the
Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014 regarding the Board of
Directors and Board of Commissioners of Issuer and Public Companies, and (iii) Article
15 paragraph (3) of the Company’s Articles of Association, the members of the Board
of Directors are appointed by GMS. Pursuant to (i) Article 107 of the Company Law in
conjunction with Article 15 paragraph (8) of the Company’s Articles of Association,
and (ii) Article 8 paragraph (3) of OJK Regulation No. 33, the resignation of a member
of the Board of Directors shall be resolved in a GMS.
5.2 Explanation
The appointments of members of the Board of Directors are carried out in accordance
with the Company's Articles of Association and other relevant regulatory provisions.
The term of office of the incumbent members of the Board of Directors will end at the
close of the fifth Annual General Meeting of Shareholders as of the Annual General
Meeting of Shareholders on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting of
Shareholders in 2030.
In relation to this matter, the Company will propose to the shareholders of the
Company at the AGMS to decide and approve the appointment:
1. Umer Jawaid as Director of the Company who will replace Johan Bink;
2. Virawaty as Director of the Company; and
3. Joy Kartika Widjaja as Director of the Company,
with a term of office from the closing of the AGMS 2026 until the end at the closing
of the fifth Annual General Meeting of Shareholders as of the Annual General
Meeting of Shareholders on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting
of Shareholders in 2030.
Further, the Company has received a resignation letter from Elvira Lianita from her
position as a member of the Board of Directors of the Company. The reason for the
resignation is in relation to her appointment as Vice President Corporate Affairs
East & Southeast Asia, Pacific and PMI Global Travel Retail, Philip Morris Asia
Limited in Hong Kong.
16
Page 57
UNOFFICIAL TRANSLATION
In connection with the foregoing, the Company will propose to the shareholders at
the Annual General Meeting of Shareholders to decide and approve the resignation
of Elvira Lianita, as well as to grant a full release and discharge (acquit et decharge)
from any and all liabilities and responsibilities in respect of her managerial activities
performed in the interest of the Company, to the extent that such activities are
reflected in the Annual Report and audited Financial Statements of the Company
and will be approved in the Annual General Meeting of Shareholders.
Thus, the composition of the Board of Directors and the Board of Commissioners of
the Company shall become as follows:
Board of Directors
President Director : The Ivan Cahyadi
Director : Andre Dahan
Director : Sharmen Karthigasu
Director : Yohan Lesmana Tjhin
Director : Reno Bontemps
Director : Houria Raselma
Director : Rianto Probo Hartono
Director : Umer Jawaid
Director : Virawaty
Director : Joy Kartika Widjaja
Board of Commissioners
President Commissioner : Paul Janelle
Vice President Commissioner : Mindaugas Trumpaitis
Independent Commissioner : Luthfi Mardiansyah
Independent Commissioner : Justin Mayall
The term of office of all members of the Board of Directors and the Board of
Commissioners is until the closing of the fifth annual general meeting of shareholders
after the AGMS on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting of
Shareholders in 2030.
5.3 Supporting Material
The following are the curricula vitae of Umer Jawaid, Virawaty and Joy Kartika
Widjaja.
17
Page 58
UNOFFICIAL TRANSLATION
UMER JAWAID
SUMMARY OF QUALIFICATIONS
Over 14 years of experience in supply chain management and production planning, with Umer most
recently serving as Manufacturing Director at Papastratos CMS S.A., an affiliate of Philip Morris
International (PMI) in Athens, Greece. Umer began his professional career at PMI in 2011 as a
Management Trainee, taking on a variety of responsibilities in operations. Throughout his career, he
has demonstrated strong capabilities in driving organizational engagement, change management,
and leading manufacturing transformations across diverse international landscapes, successfully
showcasing his leadership during assignments in Switzerland and Korea prior to his most recent role
in Greece.
PROFESSIONAL EXPERIENCE
Papastratos CMC S.A. (PMI Greece) ATHENS, GREECE JUL 2023 – PRESENT
DIRECTOR MANUFACTURING
• Create Operational Strategies to guarantee required volumes being manufactured with
required quality, guarantee flexibility in order to deliver productivity.
• Ensure all assets (factory, building, information technology, employee knowledge) are
properly maintained and replaced as required.
• Ensure that purchasing and logistics activities are properly coordinated and that
procurements are made in the most economic quantities, in line with the established
policies and procedures.
• Direct the Quality Assurance activities to ensure that the product quality is consistent and
in line with the established specifications.
• Control and direct implementation of the EHS programs to ensure compliance with the
company’s Environmental, Health, Safety and Security policies. Direct the implementation
of local regulations to ensure compliance with the national legislation.
18
Page 59
UNOFFICIAL TRANSLATION
Philip Morris International LAUSANNE, SWITZERLAND JUL 2022 – JUL 2023
PROGRAM MANAGER INDUSTRIAL STRATEGY
• Define and lead PMI’s global industrial strategy, aligning manufacturing footprint, capacity
planning, and investment priorities with the company’s smoke-free transformation goals.
• Drive strategic projects across global operations, focusing on productivity, cost optimization,
and speed-to-market for new product categories.
• Conduct in-depth analysis on capacity utilization, sourcing changes, and financial
investments to support decision-making and resource allocation.
• Develop and maintain global manufacturing master plans, ensuring alignment with regional
strategies and long-term business objectives
• Lead global footprint optimization projects, including asset utilization, sourcing strategies,
and investment planning for future capacity needs
Philip Morris Korea Inc. SOUTH KOREA JUL 2017 – JUN 2022
PRODUCTION MANAGER MAR 2020 – JUN 2022
• Oversee daily manufacturing operations, ensuring production targets are met efficiently and
cost-effectively while maintaining PMI’s quality standards.
• Plan and implement production schedules, aligning resources and timelines to meet
customer demand and optimize workflow.
• Monitor and maintain quality control standards, ensuring compliance with PMI
specifications and regulatory requirements.
• Analyze production data and KPIs, identifying trends and implementing corrective actions
to improve productivity and reduce waste
• Collaborate with cross-functional teams (procurement, logistics, engineering) to ensure
smooth material flow and operational efficiency.
PROJECT MANAGER INDUSTRIAL TRANSFORMATION JUL 2017 – MAR 2020
• Lead industrial transformation projects to align with PMI’s smoke-free vision, ensuring
timely and cost-effective delivery
• Develop and maintain detailed project plans, including scope, timelines, budgets, and
resource allocation.
• Champion continuous improvement and lean methodologies to enhance efficiency and
reduce operational losses.
• Coordinate cross-functional teams (manufacturing, engineering, supply chain, quality) to
achieve project milestones and resolve operational challenges.
Philip Morris International LAUSANNE, SWITZERLAND JUN 2016 – JUL 2017
GLOBAL QUALITY PLANNING MANAGER
• Develop and deploy global quality strategies and master plans, ensuring alignment with
PMI’s corporate objectives and regulatory requirements
19
Page 60
UNOFFICIAL TRANSLATION
• Lead strategic planning for quality initiatives, engaging with senior leadership to define
priorities and integrate quality goals across functions.
• Drive risk assessment and mitigation strategies for quality-related challenges, ensuring
proactive compliance and operational resilience.
• Coordinate cross-functional teams (manufacturing, R&D, supply chain, regulatory) to
harmonize quality planning processes and resolve systemic issues.
Philip Morris (Pakistan) Limited KARACHI, PAKISTAN FEB 2011 – JUN 2016
MANUFACTURING PROJECT MANAGER OCT 2014 – JUN 2016
• Lead planning and execution of manufacturing projects, ensuring alignment with PMI’s
operational strategy.
• Develop detailed project plans, timelines, and budgets, monitoring progress to deliver
projects on time and within cost constraints
• Manage resource allocation, including personnel, equipment, and materials, to optimize
efficiency and meet production goals
• Drive continuous improvement initiatives, leveraging lean manufacturing and digital tools
to enhance productivity.
SUPPLY CHAIN PLANNING MANAGER SEPT 2013 – NOV 2014
• Develop and execute supply chain planning strategies to ensure accurate demand
forecasting and optimal inventory levels.
• Analyze market trends and historical data to create reliable demand forecasts and minimize
stockouts or excess inventory.
• Manage capacity planning and production scheduling, balancing resources to meet
customer demand efficiently.
• Monitor and optimize planning KPIs, such as forecast accuracy, inventory turnover, and
service levels, implementing corrective actions as needed.
PROCUREMENT MANAGER MAR 2012 – AUG 2013
• Develop and implement procurement strategies to ensure cost-effective sourcing aligned
with company objectives
• Manage supplier relationships by evaluating, onboarding, and maintaining strong
partnerships to ensure quality and timely delivery.
• Conduct market research and cost analysis to identify sourcing opportunities, monitor
trends, and optimize procurement processes.
• Oversee purchasing activities and purchase order processing, ensuring adherence to
procurement policies and regulatory requirements.
• Lead and develop procurement team members, providing guidance and fostering
continuous improvement in processes and supplier performance.
20
Page 61
UNOFFICIAL TRANSLATION
MANUFACTURING SPECIALIST AUG 2011 – MAR 2012
• Monitor and optimize production processes to ensure efficiency, quality, and compliance
with PMI standards.
• Manage production schedules and resource allocation to meet demand and minimize
downtime.
• Ensure adherence to safety, health, and environmental regulations across all
manufacturing activities.
• Coordinate with cross-functional teams (Quality, Maintenance, Supply Chain) to resolve
production issues and maintain smooth operations.
MANAGEMENT TRAINEE FEB 2011 – JUL 2011
• Assist in production planning and process optimization to improve operational efficiency
and maintain quality standards.
• Support inventory management, demand forecasting, and logistics coordination to ensure
smooth material flow.
• Gain exposure to manufacturing operations, compliance processes, and performance
monitoring across multiple functions.
• Collaborate with cross-functional teams to deliver project reports, operational studies, and
internal presentations.
EDUCATION
Ghulam Ishaq Khan Institute of TOPI, KHYBER PAKHTUNKHWA, 2006 - 2010
Engineering Sciences and PAKISTAN
Technology
Electronics Engineering
LANGUAGE
English – Fluent
Urdu – Native
21
Page 62
UNOFFICIAL TRANSLATION
VIRAWATY
SUMMARY OF QUALIFICATIONS
Virawaty is a senior marketing and brand transformation leader with over 20 years of experience
across brand building, category leadership, and smokefree transformation within Philip Morris
International. She brings deep expertise in smokefree products (SFP), consumer centric
innovation, and large-scale brand portfolio management in highly regulated markets, with a
proven track record of translating global strategy into strong local execution and building long-
term brand equity. Her career began at PT HM Sampoerna Tbk. in 2003 as a Graduate Trainee,
progressing into senior marketing leadership roles in Indonesia, the Asia Pacific region, and Korea.
Currently, as Head of Heat Not Burn (IQOS) in Indonesia, she leads one of PMI’s most strategic
growth platforms, focused on building and scaling a new category, accelerating adult smoker
conversion, and translating PMI’s global smokefree vision into sustainable local value creation.
PROFESSIONAL EXPERIENCE
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA MAR 2019 – PRESENT
HEAD OF HEAT NOT BURN (IQOS)
• Hold end‑to‑end accountability for the IQOS business in Indonesia, covering portfolio and
pricing strategy, brand building, communications, and route‑to‑market execution in a
priority PMI market.
• Establish and scale IQOS Club Indonesia from inception, defining the operating model,
governance, and expansion roadmap to enable sustainable growth.
• Deliver strong initial business momentum, exceeding acquisition expectations, achieving
conversion rates above global benchmarks, and maintaining high consumer satisfaction
while sustaining accelerated growth through disruption.
• Drive accelerated growth through challenging conditions, sustaining multi‑fold
acquisition and revenue expansion without reliance on pricing actions.
• Sustain long‑term growth momentum, strengthening the IQOS business model and
positioning the category for durable value creation in Indonesia.
22
Page 63
UNOFFICIAL TRANSLATION
PHILIP MORRIS KOREA INC. SEOUL, SOUTH KOREA OCT 2017 – MAR 2019
MARKETING DIRECTOR
• Lead end‑to‑end marketing for Combustible Cigarettes (CC) and IQOS, with full
accountability for category strategy, performance, and execution in the Korean market.
• Redesign the category management and marketing operating model, improving strategic
focus, decision quality, and execution discipline while managing structural category
decline.
• Deliver market share outperformance versus expectations through disciplined portfolio
management, activation prioritization, and resource allocation.
• Embed consumer journey–led planning and segment-based communication frameworks,
strengthening prioritization across acquisition, conversion, and retention, and improving
execution consistency.
PHILIP MORRIS ASIA LIMITED HONG KONG APR 2016 – SEP 2017
DIRECTOR PORTFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT
MARLBORO & PREMIUM BRANDS
• Lead regional portfolio strategy and brand stewardship for Marlboro and premium brands
across Asia, delivering net market share growth and reinforcing Marlboro’s leadership
position despite sustained pressure on the premium segment.
• Establish Marlboro as the only growing premium brand in the region during the period
by sharpening portfolio priorities, brand positioning, and execution focus.
• Simplify and accelerate the regional business model, improving speed‑to‑market and
increasing new product launch success rates across diverse Asian markets.
• Lead product and packaging innovation initiatives tailored to Asian consumer preferences
and regulatory environments, in close collaboration with affiliates and central teams.
• Develop, coach, and mentor brand management leaders across the region, strengthening
strategic capability, succession readiness, and leadership depth in line with PMI’s people
development standards
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA OCT 2003 – MAR 2016
HEAD OF BRAND MANAGEMENT (A MILD) APR 2013 – MAR 2016
• Lead the strategic management and performance of Indonesia’s leading cigarette brand,
sustaining all‑time high market share and reinforcing A Mild’s market leadership.
• Design and implement the Sampoerna A brand architecture, reducing portfolio
concentration risk and strengthening long‑term brand resilience.
• Drive major product and packaging innovations, including new product launches and
multiple SKU pack revamps, enhancing portfolio relevance and competitiveness.
• Advance structured consumer co‑creation initiatives, elevating adult smoker engagement
and setting new benchmarks in the low‑tar segment.
• Build and develop a strong brand leadership team, establishing a robust talent pipeline
with successors progressing into senior marketing and general management roles.
23
Page 64
UNOFFICIAL TRANSLATION
MANAGER MARKETING NEW PRODUCTS & REGIONAL BRANDS JUL 2010 – MAR 2013
• Lead marketing strategy and execution for new product launches and regional brand
portfolios, supporting growth and market relevance.
• Analyze market and brand performance to identify opportunities and guide marketing
priorities.
• Coordinate cross‑functionally to ensure effective, compliant deployment of marketing
initiatives and optimal use of marketing resources.
MANAGER PRODUCT DEVELOPMENT JAN 2010 – JUN 2010
• Lead product development and commercialization initiatives, translating business and
consumer requirements into compliant product solutions.
• Collaborate with cross‑functional and global teams to deliver product projects on time
and in line with quality and regulatory standards.
• Manage product development lifecycle, including planning, execution, risk management,
and stakeholder reporting.
ASSOCIATE BRAND MANAGER – MARLBORO MAR 2007 – DEC 2009
• Support development and execution of brand strategy, communication, and activation
for Marlboro in collaboration with Brand Manager and cross‑functional teams.
• Coordinate brand deployment and marketing initiatives, working with agencies and
internal stakeholders to ensure effective execution.
• Monitor execution progress and resource utilization to support consistent and compliant
brand delivery.
ASSOCIATE BRAND MANAGER – DJI SAM SOE (DSS) MAR 2006 – FEB 2007
• Support development and execution of brand strategy and communication for DSS, in
collaboration with Brand Manager and cross‑functional teams.
• Coordinate brand deployment and activation, working with agencies and internal
stakeholders to deliver approved brand initiatives.
• Monitor brand execution and performance, providing analytical inputs to support
continuous brand growth.
MARKETING COORDINATOR – REGIONAL MARKETING FEB 2005 – FEB 2006
• Lead the orchestration and execution of regional marketing programs and brand
initiatives across Bogor, Tangerang, and Bekasi areas in alignment with national marketing
strategies.
• Partner with sales, commercial, and field teams to ensure effective and timely
implementation of marketing activities.
24
Page 65
UNOFFICIAL TRANSLATION
• Track regional marketing performance, timelines, and budgets, and support reporting and
post‑activity evaluation.
BRAND ASSISTANT – SAMPOERNA HIJAU MAR 2004 - JAN 2005
• Support execution of brand activities and marketing initiatives for Sampoerna Hijau,
ensuring alignment with approved brand plans and guidelines.
• Collaborate with cross‑functional teams, agencies, and vendors to ensure timely,
accurate, and compliant delivery of brand initiatives.
• Maintain brand documentation, tracking, and reporting, supporting budget control and
internal stakeholder updates.
GRADUATE TRAINEE OCT 2003 – FEB 2004
• Participate in the Sampoerna Graduate Trainee Program, a structured development
program designed to build future leaders through cross‑functional business exposure.
• Contribute to real business projects across core functions, supporting strategic initiatives
and operational excellence.
• Develop strong business acumen, analytical thinking, and leadership capabilities through
hands‑on assignments and mentorship.
EDUCATION
Prasetiya Mulya Business School JAKARTA, INDONESIA 2001 - 2003
Master’s degree in management (Marketing Management) – Best Graduate
Parahyangan Catholic University BANDUNG, INDONESIA 1997 - 2001
Bachelor’s degree in chemical engineering, cum laude
LANGUAGE
English – Fluent
Indonesia – Native
25
Page 66
UNOFFICIAL TRANSLATION
JOY KARTIKA WIDJAJA
SUMMARY OF QUALIFICATIONS
Joy Kartika Widjaja is a transformation-driven marketing and commercial leader with over 14 years
of experience in business building, brand development, and omnichannel consumer activation within
Philip Morris International. She has a proven track record in establishing new entities from the ground
up, designing scalable business models, and driving sustainable growth through strategic
partnerships, ecosystem development, digital platforms, and large-scale consumer engagement.
Currently, she serves as Director of Resonine (PT Harapan Karya Sembilan, Sampoerna’s subsidiary)
and Head of Consumer Activation, leading end-to-end activation ecosystems across out-of-home,
community, direct selling teams, and events, while driving transformation and strengthening
Resonine as a strategic engine for brand growth.
PROFESSIONAL EXPERIENCE
PT HM SAMPOERNA TBK. JAKARTA, INDONESIA MAR 2018 – PRESENT
DIRECTOR OF RESONINE & HEAD OF CONSUMER ACTIVATIONS FEB 2025 – PRESENT
• Establish and lead Resonine (PT Harapan Karya Sembilan), an in‑house event promoter and
event organizer, as a strategic activation engine to support Sampoerna’s brand and consumer
engagement agenda.
• Develop Resonine blueprint by defining the business model, operating structure, and
transformation roadmap to deliver scalable, best‑in‑class consumer activation capabilities.
• Lead and integrate consumer activation channels across out‑of‑home, community engagement,
direct selling teams, and events to ensure cohesive and impactful brand experiences
nationwide.
• Formulate and deploy multi‑category brand activation platforms, ensuring competitiveness,
relevance, and strong resonance across different product categories and consumer segments.
• Collaborate closely with internal stakeholders and external partners to translate brand
strategies into high‑quality activation concepts and flawless execution in the market.
26
Page 67
UNOFFICIAL TRANSLATION
HEAD OF BRAND JUN 2024 – JAN 2025
• Lead and manage strategic partner brands by acting as a trusted brand consultant, shaping
long‑term brand portfolio strategies aligned with business and market objectives.
• Drive the development of creative concepts and brand narratives, ensuring consistency,
differentiation, and relevance across touchpoints.
• Design and deliver integrated brand activation solutions, collaborating closely with partners to
translate strategy and creativity into effective market execution.
HEAD OF IQOS DIRECT RETAIL JAN 2023 – MAY 2024
• Establish and scale the foundation for smoke‑free products direct retail channels across
Indonesia, including IQOS island and IQOS kiosk, ensuring consistent brand presence and
consumer experience.
• Lead nationwide expansion of the IQOS direct retail footprint, defining rollout priorities,
operational standards, and execution governance to support sustainable growth of the
smoke‑free category.
• Manage and develop a large field organization of approximately 600 Store Coaches, providing
strategic direction, capability building, and performance management to ensure execution
excellence.
SENIOR MANAGER SMOKE-FREE PRODUCT STRATEGIC PLANNING OCT 2022 – DEC 2022
• Build and own the commercialization blueprint for smoke‑free products in Indonesia, translating
strategic objectives into an integrated go‑to‑market plan.
• Design and orchestrate channel synergies across direct retail, indirect retail, strategic
partnerships, and Marketing to ensure consistent consumer experience and effective market
execution.
• Align cross‑functional stakeholders to optimize route‑to‑market models, channel roles, and
commercialization priorities for scalable growth of the smoke‑free category.
SENIOR MANAGER SMOKE-FREE STRATEGIC PARTNERSHIP AND
JUL 2022 – SEP 2022
DEPLOYMENT
• Establish and lead the partnership blueprint for the smoke‑free products category, ensuring
deployment excellence and the delivery of a best‑in‑class route‑to‑market experience aligned
with Sampoerna’s smoke‑free transformation strategy.
• Drive end‑to‑end strategic partnerships by managing commercial negotiations with key
potential partners, structuring mutually beneficial collaboration models to accelerate
smoke‑free product availability and adoption.
• Lead and coach a team of Smoke‑Free Product (SFP) Deployment Managers (8 people), ensuring
strong execution, cross‑functional alignment, and consistent market rollout excellence.
27
Page 68
UNOFFICIAL TRANSLATION
SENIOR MANAGER STRATEGIC PLANNING & DIGITAL SUSTAINABILITY AUG 2021 – JUN 2022
• Lead the strategic management and performance of Indonesia’s leading cigarette brand,
sustaining all‑time high market share and reinforcing A Mild’s market leadership.
• Design and implement the Sampoerna A brand architecture, reducing portfolio concentration
risk and strengthening long‑term brand resilience.
• Drive major product and packaging innovations, including Avolution 20s and multiple SKU pack
revamps, enhancing portfolio relevance and competitiveness.
• Advance structured consumer co‑creation initiatives, elevating adult smoker engagement and
setting new benchmarks in the low‑tar segment.
• Build and develop a strong brand leadership team, establishing a robust talent pipeline with
successors progressing into senior marketing and general management roles.
SENIOR MANAGER STRATEGIC PARTNERSHIP MAR 2018 – JUL 2021
• Lead and manage a team of Junior Managers and Executives (approximately 15 people) to build
a new business entity from the ground up, covering strategy development, operating model,
and organizational setup.
• Define the long‑term business strategy, vision, and commercial model, and drive mutual‑benefit
partnerships with FMCG and services companies to support Sampoerna’s retail, wholesale, and
digital platforms (SRC, Mitra SRC, and AYO SRC).
• Establish the legal and operational infrastructure of the new entity within less than one year,
including organizational design, governance structure, and end‑to‑end operating readiness.
• Drive disciplined execution in partnership development, commercial negotiations, and
stakeholder management to build a scalable business ecosystem.
• Deliver fivefold (5×) revenue growth within a two‑year period, resulting in more than 150
business connections, over 40 partnership agreements, and national‑scale media coverage for
strategic partnerships.
PHILIP MORRIS ASIA PACIFIC HONG KONG FEB 2017 – FEB 2018
MANAGER PORTOFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT
• Oversee the Asia Pacific market across 16 affiliates by advocating product initiatives and
marketing activities, supported by profitability analysis, market potential assessment, and
launch and activation strategies.
• Plan and support approximately 60 new brand and variant launches across Asia Pacific markets.
• Advocate a broad range of product-driven initiatives, covering segments from above-premium
pricing to low-price offerings.
• Consolidate the overall Asia Pacific marketing strategy and support the Vice President,
Marketing Asia Pacific, in liaising with Global Headquarters and local markets.
28
Page 69
UNOFFICIAL TRANSLATION
PT HM SAMPOERNA TBK. INDONESIA OCT 2011 – JAN 2017
MANAGER AREA CONSUMER BANDUNG, INDONESIA JAN 2015 – JAN 2017
ENGAGEMENT
• Lead and manage a team of Area Supervisors (12 people), providing direction, coaching, and
performance management to ensure strong field execution across assigned territories in
Bandung and surrounding areas.
• Develop and implement field marketing and consumer engagement strategies across multiple
channels, including out‑of‑home media, events, and direct selling teams, to drive brand
experience and consumer activation.
• Ensure execution excellence by planning, monitoring, and evaluating consumer engagement
activities across six channels, while optimizing territory potential, consumer segmentation, and
local market opportunities, while consistently delivering strong business results and achieving
national recognition for the highest market share growth for two consecutive years.
MANAGER COMMERCIAL ORGANIZATION SURABAYA, INDONESIA APR 2014 – DEC 2014
DEVELOPMENT
• Work closely with the Commercial Director to design and execute commercial organization
development strategies, particularly for the West Java and Central Java regions, ensuring
alignment with business and growth objectives
• Lead large-scale talent initiatives, including end-to-end recruitment of commercial field force
talents and systematic talent development planning to build a strong and sustainable pipeline
• Develop and implement capability-building and upskilling curricula for the commercial
organization, translating business needs into structured learning and development programs.
REGIONAL RETAIL ANALYST SURABAYA, INDONESIA DEC 2013 – MAR 2014
• Generate business insights and strategic recommendations for the retail channel in East Java,
supporting area leadership in achieving volume, distribution, and market share objectives.
• Analyze retail and trade performance, including outlet productivity, channel structure,
competitive activities, and consumer behavior, to identify growth opportunities and execution
gaps.
• Translate market, sales, and retail data into actionable insights to guide retail strategy, trade
programs, and route‑to‑market effectiveness.
SALES ANALYST FOR HEAD OF CHANNEL SURABAYA, INDONESIA OCT 2013 – DEC 2013
• Deliver actionable insights and strategic recommendations for Java Island territories, supporting
channel performance optimization and achievement of business objectives.
• Provide comprehensive analysis of regional sales, distribution, and channel execution,
identifying risks, opportunities, and required follow‑up actions to support channel strategy.
• Translate sales performance data and market intelligence into clear insights to guide
decision‑making for the Head of Channel and commercial leadership.
29
Page 70
UNOFFICIAL TRANSLATION
GRADUATE TRAINEE SURABAYA, INDONESIA OCT 2011 – SEP 2013
• Participate in the Sampoerna Graduate Trainee Program, a structured leadership development
program designed to build future leaders through cross‑functional rotations, with progressive
assignments as Sales Executive, Sales Supervisor, Senior Sales Analyst, and Marketing Specialist.
• Contribute to real business projects across core functions, supporting strategic initiatives and
operational excellence.
• Lead and manage field sales operations, supervising a team of up to 14 subordinates to deliver
strong in‑market execution; identify actionable insights and ensure disciplined execution of
sales plans at the territory level.
• Gain end‑to‑end exposure to the commercial value chain, including frontline sales execution,
field leadership, regional performance analysis, and consumer‑driven marketing.
EDUCATION
Prasetiya Mulya Business School JAKARTA, INDONESIA 2007 - 2011
Bachelor’s degree in business management
Jinan University GUANGZHOU, CHINA 2006 - 2007
Guangzhou Jinan DaXue (Mandarin Language Course)
LANGUAGE
English – Fluent
Indonesia – Native
Mandarin – Fluent
30
Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pusat Statistik
p.2 ×4
unresolved
org
Menteri Investasi dan Hilirisasi
p.2 ×2
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal Menteri
p.2 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.4 ×2
unresolved
person
Aulia Taufani SH
· Notaris
p.5 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Rintis
p.6 ×2
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.6 ×10
unresolved
org
Rintis
p.8 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
Philip Morris Asia Limited
p.20 ×4
unresolved
org
Philip Morris Korea Inc.
p.23 ×2
unresolved
org
Indonesia. PHILIP MORRIS KOREA INC.
p.27
unresolved
—
Joy
· Direktur
p.31
unresolved
org
PT Harapan Karya Sembilan
p.31 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.37 ×6
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.38
unresolved
org
Minister of Investment and Downstreaming
p.38
unresolved
org
Minister of Law
p.38 ×2
unresolved
person
Examination Education
p.45
unresolved
org
Minister of Investment
p.46
unresolved
org
UNOFFICIAL TRANSLATION PHILIP MORRIS KOREA INC.
p.63
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.