Skip to content
Back to announcement

20260504_HMSP_Pemanggilan RUPS_32077145_lamp10.pdf

RUPS notice Text extracted HMSP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 70

Page 1

          
Page 2
                                                                           `
                                                     PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.
                                                          Jl. Rungkut Industri Raya No. 18, Surabaya,
                                                           Telp. (031) 8431699, Faks. (031) 8430986




                RALAT ATAS PEMANGGILAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
 Sehubungan dengan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (”Perseroan”) yang
 telah dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan pada tanggal 24 April 2026, Direksi Perseroan dengan ini
 menyampaikan ralat pemanggilan untuk mengundang Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham
 Tahunan Perseroan (“Rapat”) yang akan diselenggarakan pada:

     Hari/Tanggal   :   Senin, 18 Mei 2026
     Waktu          :   09:00 WIB – selesai
     Tempat         :   The Langham Jakarta
                        The Langham Ballroom West, 3rd Floor
                        District 8
                        Sudirman Centra Business District (SCBD) Lot 8
                        Jakarta - 12190

 Adapun Mata Acara Rapat adalah sebagai berikut:

 1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Untuk Tahun Buku Yang Berakhir
    Pada Tanggal 31 Desember 2025.

     Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 69 dan Pasal 78 Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 (“UUPT”); (ii) Pasal 9 ayat
     3 huruf (a) dan (b) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 21 ayat 3 dan ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan, laporan tahunan dan
     laporan keuangan konsolidasian Perseroan, secara berturut-turut, harus mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari Rapat
     Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Perseroan.

 2. Persetujuan penggunaan Saldo Laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

     Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 70 dan Pasal 71 ayat 1 UUPT; (ii) Pasal 9 ayat 3 huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 22
     ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan, penggunaan laba bersih Perseroan diputuskan dalam RUPS.

 3. Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku
    yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026.

     Berdasarkan ketentuan Pasal 68 ayat 1 huruf (c) UUPT, laporan keuangan perusahaan terbuka wajib diserahkan kepada akuntan
     publik untuk diaudit. Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
     tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, penunjukan dan pemberhentian
     akuntan publik yang akan memberikan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan wajib diputuskan dalam RUPS dengan
     mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris.

4.   Persetujuan Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.

     Berdasarkan ketentuan Pasal 19 ayat (1) UUPT dan Pasal 12 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan, perubahan Anggaran Dasar
     Perseroan ditetapkan oleh RUPS.

     Berdasarkan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
     dan Surat Edaran Bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Menteri Hukum, dan Kepala
     Badan Pusat Statistik Nomor 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 Tahun 2026 tentang Implementasi Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan
     Usaha Indonesia 2025 dalam Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Perseroan bermaksud untuk menyesuaikan
Page 3
     deskripsi dari kegiatan usaha eksisting Perseroan dengan tabel perubahan kode yang tercantum dalam Klasifikasi Baku Lapangan
     Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

5. Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

     Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 94 ayat 1 UUPT, (ii) Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
     dan Dewan Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik (“POJK 33”); dan (iii) Pasal 15 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan, para anggota
     Direksi diangkat oleh RUPS. Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 107 UUPT jo. Pasal 15 ayat (8) Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) Pasal
     8 ayat (3) POJK 33, permohonan pengunduran diri anggota Direksi diputuskan dalam RUPS.

Ketentuan Umum:

1.    Pemanggilan Rapat ini merupakan undangan resmi bagi para Pemegang Saham untuk menghadiri Rapat. Perseroan tidak
      mengirimkan undangan tersendiri kepada masing-masing Pemegang Saham Perseroan. Penjelasan mata acara Rapat secara
      lengkap dapat diunduh melalui situs web Perseroan (https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure).

2.    Pemegang Saham yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat
      dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 pukul 16.00 WIB, sedangkan untuk Pemegang
      Saham tanpa warkat yang sahamnya berada dalam Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sesuai dengan
      catatan saldo rekening efek pada penutupan perdagangan saham pada hari Kamis tanggal 23 April 2026.

3.    Para Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya belum masuk dalam Penitipan Kolektif KSEI atau kuasa mereka yang sah yang
      akan menghadiri Rapat, wajib untuk memperlihatkan asli Surat Kolektif Saham atau menyerahkan fotokopinya dan menyerahkan
      fotokopi Kartu Tanda Penduduk (“KTP”) atau bukti jati diri lainnya kepada Petugas Pendaftaran sebelum memasuki ruang Rapat.
      Sedangkan para Pemegang Saham yang sahamnya telah masuk ke dalam Penitipan Kolektif KSEI atau kuasa mereka yang sah yang
      akan menghadiri Rapat, diwajibkan untuk menyerahkan asli Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (“KTUR”) dan fotokopi KTP atau bukti
      jati diri lainnya.

4.    Keikutsertaan pemegang saham dalam rapat, dapat dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:

      a.    Hadir dalam Rapat secara fisik; atau
      b.    Hadir dalam Rapat secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.

      Perseroan tetap menghimbau Pemegang Saham untuk registrasi dan mengikuti Rapat dengan kehadiran secara elektronik melalui
      eASY.KSEI dalam tautan https://akses.ksei.co.id/ yang disediakan oleh KSEI.

      Untuk menggunakan aplikasi eASY.KSEI, Pemegang Saham dapat mengakses menu eASY.KSEI pada fasilitas AKSes melalui tautan
      https://akses.ksei.co.id/, dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

      i)    Pemegang Saham menginformasikan kehadirannya atau menunjuk kuasanya dan/atau menyampaikan pilihan suara pada
            aplikasi eASY.KSEI, paling lambat pukul 12.00 WIB pada 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal Rapat.
      ii)   Pemegang Saham yang akan hadir secara elektronik atau memberikan kuasanya secara elektronik ke dalam Rapat melalui
            aplikasi eASY.KSEI, wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
            •    Proses registrasi;
            •    Proses penyampaian pertanyaan dan/atau pendapat secara elektronik;
            •    Proses Pemungutan Suara/Voting; dan
            •    Tayangan RUPS.

5.    Perseroan menghimbau kepada Pemegang Saham untuk menguasakan kehadirannya melalui pemberian kuasa termasuk
      pengambilan suara serta penyampaian pertanyaan dengan ketentuan sebagai berikut:
      a.    Perseroan menyiapkan kuasa kepada Pemegang Saham yang dapat diunduh melalui situs web Perseroan
            (https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure) atau melalui e-Proxy yang dapat diakses secara
Page 4
          elektronik di platform eASY.KSEI melalui www.ksei.co.id. Penerima Kuasa yang tersedia di eASY.KSEI adalah Pihak
          Independen yang ditunjuk oleh Perseroan yaitu Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Raya Saham Registra (”RSR”), atau Bank
          Kustodian dari Pemegang Saham.
     b.   Para anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan karyawan Perseroan dapat bertindak sebagai kuasa Pemegang Saham
          Perseroan dalam Rapat, namun demikian suara yang mereka keluarkan selaku kuasa Pemegang Saham tidak dihitung dalam
          pemungutan suara.
     c.   Wakil Pemegang Saham yang berbentuk badan hukum (“Pemegang Saham Badan Hukum”) wajib menyerahkan:
          i)    Fotokopi Anggaran Dasar Pemegang Saham Badan Hukum yang berlaku; dan
          ii)   Dokumen pengangkatan para anggota direksi yang menjabat,

          kepada Perseroan melalui email ke rsrbae@registra.co.id paling lambat pada tanggal 13 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

6.   Bahan-bahan      yang  akan    dibicarakan     dalam      Rapat     telah   tersedia    pada    situs  web     Perseroan
     (https://www.sampoerna.com/id/investor-relations-gcg/disclosure) sejak tanggal 24 April 2026 sampai dengan tanggal Rapat
     diselenggarakan.

7.   Perseroan menghimbau kepada Pemegang Saham untuk memberikan kuasa kepada Pihak Independen yang ditunjuk oleh
     Perseroan yaitu RSR, Biro Administrasi Efek Perseroan. Namun demikian tanpa bermaksud untuk menghalangi Pemegang Saham
     atau kuasanya untuk menghadiri Rapat, Perseroan menetapkan standar prosedur sebagai berikut:

     a.   Agar Rapat berjalan dengan tertib, efisien dan tepat waktu, Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham dimohon dengan
          hormat untuk hadir paling lambat pukul 07:30 WIB. Proses registrasi akan ditutup pada pukul 08.30 WIB.
     b.   Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Saham yang datang ke tempat Rapat wajib mengikuti protokol kesehatan dan
          keamanan yang ditetapkan oleh pengelola gedung. Apabila tidak memenuhi salah satu dari ketentuan protokol kesehatan dan
          keamanan tersebut, maka tidak diperkenankan masuk ke tempat Rapat.

8.   Perseroan tidak menyediakan cindera mata (souvenir) pada penyelenggaraan Rapat.


Jakarta, 4 Mei 2026
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Direksi Perseroan
Page 5
         PENJELASAN MATA ACARA RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
            PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA TBK. TANGGAL 18 MEI 2026


Sehubungan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) PT HM
Sampoerna Tbk. (“Perseroan”) yang akan diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 18 Mei
2026, dan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

-   Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Peseroan Terbatas
    (“UUPT”);
-   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
    Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
    (“POJK 15/2020”);
-   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
    Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33/2014”); dan
-   Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan
    Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 107 tanggal 27 Mei 2025 yang dibuat
    dihadapan Aulia Taufani SH, Notaris di Jakarta,

Perseroan menyampaikan penjelasan untuk setiap mata acara RUPST Perseroan, sebagai
berikut:


                                      Mata Acara 1
       Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian
         Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025



1.1.    Latar Belakang

        Guna memenuhi ketentuan (i) Pasal 69 dan Pasal 78 UUPT; dan (ii) Pasal 9 ayat 3 huruf (a)
        dan (b) Pasal 21 ayat 3 dan ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan, laporan tahunan dan
        laporan keuangan konsolidasian Perseroan, secara berturut-turut, harus mendapatkan
        persetujuan dan pengesahan dari Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Perseroan.

1.2.    Penjelasan

        Perseroan telah menyusun Laporan Tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada
        tanggal 31 Desember 2025, yang mencakup Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
        untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh


                                                                                                1
Page 6
         Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (a member of the
         PricewaterhouseCoopers network of firms).

         Perseroan kemudian menyampaikan Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit
         tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) pada
         tanggal 11 Maret 2026.

         Pada mata acara ini, Perseroan akan mengajukan persetujuan Laporan Tahunan untuk
         tahun buku 2025 dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 kepada RUPS. Pada mata acara ini,
         Direksi akan menyampaikan pemaparan singkat mengenai Laporan Tahunan
         Perseroan, termasuk kinerja Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2025.


1.3.     Materi Pendukung

         Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun 2025 telah tersedia di Kantor Pusat
         maupun Kantor Perwakilan Korporasi Perseroan di Jakarta atau dapat diunduh
         pada website Perseroan www.sampoerna.com sejak tanggal 24 April 2026.


                                       Mata Acara 2
       Persetujuan penggunaan Saldo Laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
                                  tanggal 31 Desember 2025


2.1.     Latar Belakang

         Dengan mengacu kepada ketentuan (i) Pasal 70 dan Pasal 71 ayat 1 UUPT; (ii) Pasal 9 ayat
         3 huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan; dan (iii) Pasal 22 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan,
         laba bersih yang diperoleh Perseroan dalam suatu tahun buku seperti tercantum dalam
         neraca dan laporan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS digunakan berdasarkan
         keputusan RUPS. RUPS dapat juga memberikan wewenang kepada Direksi untuk
         menentukan penggunaan saldo laba, termasuk penentuan penyisihan untuk cadangan
         wajib, pembagian dividen dan penggunaan lain, dengan mengindahkan ketentuan yang
         berlaku.

2.2.     Penjelasan

         Pada mata acara ini Perseroan akan mengusulkan kepada RUPS untuk menyetujui
         penggunaan saldo laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
                                                                                                 2
Page 7
       Desember 2025 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham
       Perseroan.

2.3.   Materi Pendukung

       Pengungkapan laba Perseroan dapat diakses lebih lanjut pada situs web Perseroan
       www.sampoerna.com dengan tautan Laporan Tahunan 2025 Perseroan maupun
       Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31
       Desember 2025.


                                      Mata Acara 3
    Persetujuan penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan
  Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026



3.1.   Latar Belakang

       Berdasarkan ketentuan Pasal 68 ayat 1 huruf (c) UUPT dan POJK 15/2020, laporan
       keuangan perseroan terbuka wajib diserahkan kepada akuntan publik untuk diaudit dan
       selanjutnya, penunjukan dan pemberhentian akuntan publik yang akan memberikan jasa
       audit atas informasi keuangan historis tahunan wajib diputuskan dalam rapat umum
       pemegang saham perseroan terbuka dengan mempertimbangkan usulan Dewan
       Komisaris.

3.2.   Penjelasan

       Dalam rangka melakukan pemilihan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan
       pemeriksaan terhadap buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku 2026, setelah
       mempertimbangkan usulan Dewan Komisaris, Direksi Perseroan mengusulkan kepada
       RUPS untuk menunjuk dan menetapkan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi,
       Rianto & Rekan (a member of the PricewaterhouseCoopers network of firms) untuk
       melakukan audit terhadap buku atau catatan Perseroan untuk tahun buku yang
       akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2026.




                                                                                         3
Page 8
3.3.   Materi Pendukung

       Berikut adalah profil Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik.




       PwC memberikan jasa assurance, tax, advisory, consulting dan hukum yang berfokus
       pada beragam industri di dunia untuk membangun kepercayaan masyarakat dan
       memberikan nilai lebih bagi para klien dan pemangku kepentingannya. Jaringan global
       PwC terdiri lebih dari 365.000 orang di 136 negara yang saling berbagi pemikiran,
       pengalaman dan solusi untuk mengembangkan perspektif baru dan rekomendasi yang
       praktis.

       KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan adalah anggota dari jaringan firma
       PricewaterhouseCoopers di Indonesia. PwC Indonesia (“PwC”) telah beroperasi di
       Indonesia sejak tahun 1971. PwC memiliki lebih dari 3.400 karyawan, termasuk 90
       rekan dan penasihat teknis yang berpengalaman dalam menyediakan jasa audit dan
       konsultasi independen kepada perusahaan-perusahaan multinasional, badan usaha
       milik    negara     dan     perusahaan-perusahaan       lokal   di    Indonesia.

       Jasa-jasa ini PwC berikan melalui entitas-entitas hukum terpisah di mana masing-
       masing berfokus pada aspek-aspek penawaran jasa yang berbeda dengan
       menggunakan sumber daya dan pengalaman kolektif perusahaan PwC yang berada di
       Indonesia dan seluruh dunia.




                                                                                         4
Page 9
                                   TJHIN SILAWATI
RINGKASAN KUALIFIKASI

Tjhin Silawati (Sila) adalah Partner pada divisi Assurance Services di KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.
Dengan pengalaman lebih dari 26 tahun sebagai auditor, Sila memiliki keahlian dalam memimpin
penugasan audit yang kompleks, untuk perusahaan lokal dan multinasional di berbagai industri.

Sila turut berpartisipasi dalam beberapa penugasan audit seperti Graha Layar Prima Tbk., Bank Central
Asia Tbk., serta Bank Jago Tbk. Sila juga pernah turut berpartisipasi dalam penugasan audit HM
Sampoerna Tbk., terakhir pada tahun 2017.

Sila memiliki pengalaman yang luas dalam penerapan International Financial Reporting Standards
(IFRS), Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan US integrated audits. Sila berpengalaman dalam
memberikan analisa resiko atas bisnis proses yang berdampak terhadap aspek finansial dan
rekomendasi atas perbaikan pengendalian internal. Selain itu, Sila juga memiliki pengetahuan
mendalam terkait peraturan OJK, Bank Indonesia dan Pasar Modal.

PENGALAMAN PROFESIONAL

• 2000 – saat ini        : Partner – KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, Indonesia (menjabat
                           sebagai Rekan sejak tahun 2019)

PENDIDIKAN, KUALIFIKASI DAN AFILIASI PROFESIONAL

•   Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas Tarumanegara
•   Anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
•   Akuntan Publik terdaftar – OJK Pasar Modal
•   Akuntan Publik terdaftar – OJK Perbankan dan Perbankan Syariah
•   Akuntan Publik terdaftar— OJK Industri Keuangan Non-Bank
•   Pendidikan Pemeriksaan BPK Tingkat Partner
                                                                                                        5
Page 10
                                   Mata Acara 4
  Persetujuan Penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan
                                  Usaha Indonesia

4.1.   Latar Belakang

       Berdasarkan ketentuan Pasal 19 ayat 1 UUPT dan Pasal 12 ayat 1 Anggaran Dasar
       Perseroan, perubahan Anggaran Dasar Perseroan ditetapkan oleh Rapat Umum
       Pemegang Saham Perseroan.

       Berdasarkan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang
       Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“Peraturan BPS 2025”) dan Surat Edaran
       Bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
       Menteri Hukum, dan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1
       Tahun 2026 tentang Implementasi Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
       Indonesia 2025 dalam Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Perseroan
       bermaksud untuk menyesuaikan deskripsi dari kegiatan usaha eksisting Perseroan
       dengan tabel perubahan kode yang tercantum dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
       Indonesia (KBLI) 2025.

4.2.   Penjelasan

       Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dilakukan untuk menyesuaikan kegiatan usaha
       eksisting Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang berlaku,
       sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan BPS 2025.

       Berikut usulan penyesuaian ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar             beserta
       perbandingannya dengan ketentuan yang berlaku saat ini:




                                                                                        6
Page 11
           Ketentuan Saat Ini                          Usulan Penyesuaian

Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha          Maksud dan Tujuan serta Kegiatan
               Pasal 3                                         Usaha
                                                               Pasal 3
Ayat 2                                       Ayat 2
Untuk mencapai maksud tujuan tersebut        Untuk mencapai maksud tujuan tersebut
diatas, Perseroan dapat melaksanakan         diatas, Perseroan dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut:              kegiatan usaha sebagai berikut:
 i. Kegiatan usaha utama:                    i. Kegiatan usaha utama:
     a. Industri Sigaret Kretek Tangan;          a. Industri Sigaret Kretek Tangan;
        mencakup usaha pembuatan                     mencakup kegiatan pembuatan
        kretek     yang      mengandung              rokok kretek yang mengandung
        tembakau rajangan, krosok rajang,            tembakau rajangan, kerosok
        cengkeh rajang, dan tambahan                 rajangan, cengkih rajangan, dan
        bahan-bahan       perisa,     yang           tambahan bahan-bahan perisa,
        menghasilkan            campuran             yang menghasilkan campuran
        beraroma khas, dilinting dengan              beraroma khas serta dilinting
        berbagai bahan pembungkus                    secara manual dengan tangan
        (ambri/papir/tipping). Termasuk              menggunakan berbagai bahan
        industri kretek tangan, kretek               pembungkus (ambri, papir, atau
        tangan dan kretek tangan filter.             tipping). Kegiatan ini mencakup
                                                     pembuatan sigaret kretek tangan
                                                     dan sigaret kretek tangan filter.



    b. Industri Rokok Putih; mencakup            b. Industri Rokok Putih; mencakup
       usaha pembuatan rokok putih                  kegiatan             pembuatan
       yang        tidak  mengandung                rokok/sigaret    yang     tidak
       komponen cengkeh.                            mengandung komponen cengkih.

   c. Industri Sigaret Kretek Mesin;            c. Industri Sigaret Kretek Mesin;
      mencakup usaha pembuatan                     mencakup kegiatan pembuatan
      kretek      yang      mengandung             sigaret kretek yang mengandung
      tembakau rajangan, krosok rajang,            tembakau rajangan, kerosok
      cengkeh rajang, dan tambahan                 rajangan, cengkih rajangan, dan
      bahan-bahan       perisa,    yang            tambahan bahan-bahan perisa
      menghasilkan campuran beraroma               lainnya,    yang    menghasilkan
      khas, dilinting dengan berbagai              campuran       beraroma    khas,
      bahan                  pembungkus            dilinting dengan mesin secara
      (ambri/papir/tipping). Termasuk              otomatis menggunakan berbagai
      industri kretek mesin.                       bahan pembungkus (ambri, papir,
                                                   atau      tipping).    Termasuk


                                                                                         7
Page 12
     Ketentuan Saat Ini                      Usulan Penyesuaian

                                           pembuatan sigaret kretek mesin
                                           dan sigaret kretek mesin filter.



d. Industri    Rokok     Lainnya;     d.   Industri    Produk     Tembakau
   mencakup usaha pembuatan                Lainnya;     mencakup kegiatan
   rokok lainnya, selain kretek            pembuatan produk tembakau
   atau rokok putih, seperti               lainnya, seperti cerutu, cerutu
   cerutu,    rokok     kelembak           kretek,      rokok      kelembak
   menyan dan rokok klobot /               kemenyan, rokok kelobot, dan
   kawung, tembakau iris (TIS),            rokok      kawung.      Termasuk
   cerutek, dan hasil pengolahan           mencakup pembuatan tembakau
   tembakau lainnya (HPTL).                iris halus/fine cut tobacco,
   Termasuk industri tembakau              tembakau        pipa,  tembakau
   pipa, tembakau yang dikunyah            sedot/snuff, tembakau yang
   dan tembakau sedot (snuff).             dihomogenisasi               atau
                                           direkonstitusi, tembakau molases,
                                           dan tembakau kunyah, termasuk
                                           kantong nikotin.

e. Perdagangan Besar Rokok dan        e.   Perdagangan Besar Rokok Dan
   Tembakau; mencakup usaha                Tembakau; mencakup usaha
   perdagangan     besar   hasil           perdagangan        besar      hasil
   pengolahan tembakau dan                 pengolahan tembakau, bumbu
   bumbu rokok, seperti rokok              rokok; perdagangan besar produk
   kretek dan rokok putih.                 dan aksesori untuk merokok,
                                           seperti rokok kretek, rokok putih,
                                           rokok elektronik (vape), korek api,
                                           cangklong, alat pelinting rokok,
                                           dan e-liquid.

f.   Perdagangan Besar Atas Dasar     f.   Perdagangan Besar Atas Dasar
     Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak;        Balas Jasa (Fee) Atau Kontrak;
     mencakup usaha agen yang              mencakup jasa intermediasi dalam
     menerima komisi, perantara            perdagangan      besar,     yaitu
     (makelar), pelelangan, dan            memfasilitasi transaksi antara
     pedagang besar lainnya yang           penjual dan pembeli untuk
     memperdagangkan        barang-        pemesanan barang berdasarkan
     barang di dalam negeri, luar          imbalan atau komisi tanpa
     negeri atas nama pihak lain.          penyediaan atau mengambil
     Kegiatannya antara lain agen          kepemilikan barang dan jasa yang
     komisi, broker barang dan             diintermediasikan.      Kegiatan

                                                                                 8
Page 13
    Ketentuan Saat Ini                      Usulan Penyesuaian

   seluruh perdagangan besar              intermediasi dapat dilakukan
   lainnya yang menjual atas              melalui platform digital atau kanal
   nama dan tanggungan pihak              nondigital. Imbalan atau komisi
   lain; kegiatan yang terlibat           dapat diterima dari pihak penjual
   dalam        penjualan       dan       atau pembeli. Pendapatan dari
   pembelian bersama atau                 kegiatan intermediasi juga dapat
   melakukan transaksi atas nama          mencakup sumber lain, seperti
   perusahaan, termasuk melalui           pendapatan dari iklan. Termausk
   internet; dan agen yang                mencakup - kegiatan agen komisi,
   terlibat dalam perdagangan             broker barang dan perdagangan
   seperti bahan baku pertanian,          besar lainnya yang berdagang atas
   binatang hidup; bahan baku             nama pihak lain tanpa memiliki
   tekstil dan barang setengah            hak      atas    barang        yang
   jadi; bahan bakar, bijih-bijihan,      diintermediasikan; kegiatan yang
   logam dan industri kimia,              mempertemukan penjual dan
   termasuk pupuk; makanan,               pembeli; kegiatan melakukan
   minuman         dan tembakau;          transaksi atas nama perusahaan,
   tekstil, pakaian, bulu, alas kaki      termasuk secara daring; kegiatan
   dan barang dari kulit; kayu-           pusat pembelian, jika hanya
   kayuan dan bahan bangunan;             bertindak sebagai intermediator
   mesin, termasuk mesin kantor           dan tidak memiliki hak atas barang
   dan komputer, perlengkapan             yang diintermediasikan; kegiatan
   industri,     kapal,   pesawat;        rumah lelang untuk perdagangan
   furnitur, barang keperluan             besar      rumah       pelelangan;
   rumah-tangga dan perangkat             keagenan berbasis komisi untuk
   keras; kegiatan perdagangan            perdagangan besar zat radioaktif
   besar rumah pelelangan; agen           dan pembangkit radiasi pengion;
   komisi zat radioaktif dan              penyelenggaraan pasar lelang
   pembangkit radiasi pengion.            komoditas untuk perdagangan
   Termasuk penyelenggara pasar           besar. Tidak termasuk kegiatan
   lelang     komoditas.      Tidak       perdagangan besar atas nama
   termasuk                kegiatan       sendiri, yang dimasukkan dalam
   perdagangan besar mobil dan            golongan 462 sampai dengan 469.
   sepeda motor, dimasukkan
   dalam golongan 451 sampai
   dengan 454.
g. Industri Bumbu Rokok serta          g. Industri Bumbu Rokok; mencakup
   Kelengkapan Rokok Lainnya;             kegiatan pembuatan bumbu
   mencakup industri pengolahan           rokok,       seperti      saus
   tembakau         yang     belum        rokok/tembakau dan kapsul
   diklasifikasikan ditempat lain,        rokok.
   seperti industri homogenisasi
   atau rekonstitusi tembakau
                                                                                9
Page 14
    Ketentuan Saat Ini                           Usulan Penyesuaian

   dan       tembakau        bersaus.
   Termasuk pembuatan bumbu
   rokok, serta kelengkapan
   rokok        lainnya,       seperti
   kelembak         menyan,       saus
   rokok/tembakau,              uwur,
   klobot,         kawung        serta
   pembuatan filter.
h. Industri      Peralatan      Listrik   h. Industri Peralatan Listrik Lainnya;
   Lainnya;                mencakup          mencakup pembuatan peralatan
   pembuatan dinamo lampu                    listrik selain motor listrik,
   sepeda, dinamo magnetik,                  generator, transformator, baterai
   busi, alat-alat peringatan suara          dan akumulator, peralatan kabel
   (sirine, klakson, alarm, bel, dan         dan         kawat,       peralatatan
   sebagainya), peralatan sinyal             penerangan, dan peralatan rumah
   listrik      seperti      alat-alat       tangga. Termasuk mencakup
   pengatur lalu-lintas jalan raya,          pembuatan pengisi daya/charger
   jalan kereta api, di pelabuhan            baterai,        termasuk        jenis
   laut dan udara dan sinyal untuk           padat/solid state; pembuatan
   pejalan         kaki,     berbagai        perangkat pembuka dan penutup
   peralatan listrik dan elektronik          pintu listrik; pembuatan bel listrik;
   yang tidak termasuk kelompok              pembuatan kabel ekstensi dari
   manapun, seperti charger                  kawat berisolasi yang dibeli
   (pengisi) baterai padat, alat             (bukan        produksi       sendiri);
   pembuka dan penutup pintu                 pembuatan mesin pembersih
   listrik,     mesin      pembersih         ultrasonik       (kecuali      untuk
   ultrasonik (kecuali untuk                 laboratorium dan dokter gigi);
   laboratorium, dokter gigi),               pembuatan          tanning      bed;
   tanning beds, peralatan solid             pembuatan fuel cells (kecuali
   state      inverter,     peralatan        untuk kendaraan bermotor) serta
   rektifikasi, fuel cells, penyuplai        penyuplai daya teregulasi dan
   daya teregulasi dan tidak                 tidak teregulasi; pembuatan
   teregulasi,                     UPS       uninterruptible power supplies
   (uninterruptible             power        (UPS);      pembuatan       supresor
   supplies), supresor gelombang             gelombang/surge           suppressor
   (kecuali untuk distribusi level           (kecuali untuk distribusi level
   voltase), kabel peralatan, kabel          voltase);      pembuatan       kabel
   sambungan, perangkat kabel                peralatan,       kabel      ekstensi,
   listrik        lainnya         yang       perangkat kabel listrik lainnya
   berpenyekat dan berkonektor,              yang         berpenyekat         dan
   karbon dan grafit elektroda,              berkonektor;             pembuatan
   kontak dan produk karbon dan              elektrode dan kontak karbon dan
   grafit        listrik      lainnya,       grafit serta produk elektrik lainnya
                                                                                      10
Page 15
         Ketentuan Saat Ini                                Usulan Penyesuaian

         akselerator partikel, kapasitor,               dari karbon dan grafit; pembuatan
         resistor, kondenser listrik dan                akselerator partikel; pembuatan
         komponen               sejenisnya,             kapasitor, resistor, kondensor
         elektromagnet, papan skor                      listrik, dan komponen sejenisnya;
         listrik, reklame listrik, insulator            pembuatan            elektromagnet,
         (penyekat) listrik (kecuali                    termasuk dinamo lampu sepeda
         penyekat kaca atau porselen),                  dan dinamo magnetik; pembuatan
         peralatan patri dan solder                     sirene dan alat peringatan suara
         listrik, besi solder, tangan dan               lainnya, termasuk klakson dan
         pembuatan peralatan modul                      alarm; pembuatan papan skor
         fotovoltaik (panel surya), rokok               listrik; pembuatan reklame listrik;
         elektrik (vape). Termasuk                      pembuatan peralatan sinyal listrik,
         usaha pembuatan komponen                       seperti lampu lalu lintas (baik
         dan perlengkapannya.                           untuk jalan raya, jalan rel,
                                                        perairan, maupun udara) dan
                                                        peralatan sinyal pejalan kaki;
                                                        pembuatan        insulator     listrik
                                                        (kecuali penyekat kaca atau
                                                        porselen); pembuatan peralatan
                                                        patri dan solder listrik, termasuk
                                                        solder besi genggam; pembuatan
                                                        pembalik/inverter              untuk
                                                        pemasangan          panel      surya
                                                        (fotovoltaik); pembuatan mesin
                                                        pelapisan     listrik/electroplating;
                                                        pembuatan pengisi daya dalam
                                                        kendaraan bermotor (on-board);
                                                        pembuatan                      kabel
                                                        rakitan/assembled cables dengan
                                                        konektor;      pembuatan stasiun
                                                        pengisian daya/charging station
                                                        untuk mobil listrik.

ii.   Kegiatan usaha penunjang:                ii.      Kegiatan usaha penunjang:

      a. Pergudangan              dan                a. Pergudangan Dan Penyimpanan
         Penyimpanan;        mencakup                   Lainnya; mencakup aktivitas
         usaha     yang     melakukan                   pergudangan dan penyimpanan
         kegiatan penyimpanan barang                    selain gudang sistem resi gudang,
         sementara sebelum barang                       gudang dingin, gudang berikat,
         tersebut dikirim ke tujuan                     penyimpanan minyak dan gas
         akhir, dengan tujuan komersil.                 bumi,     penyimpanan      barang
                                                        berbahaya       dan      beracun,
                                                                                                 11
Page 16
   Ketentuan Saat Ini                      Usulan Penyesuaian

                                        penyimpanan sumber radiasi
                                        pengion,      dan     penyimpanan
                                        mineral       ikutan     radioaktif.
                                        Termasuk mencakup pengelolaan
                                        atau pengoperasian gudang,
                                        meliputi       gudang     tertutup,
                                        silo/tangki, dan gudang lainnya,
                                        dengan fungsi untuk menyimpan
                                        barang sebelum dikirim ke tujuan
                                        akhir; aktivitas depo peti kemas
                                        yang melakukan penyimpanan
                                        dan/atau       penumpukan      peti
                                        kemas, dan dapat dilengkapi
                                        dengan fasilitas lain; layanan
                                        gudang yang dimanfaatkan untuk
                                        kegiatan perdagangan melalui
                                        sistem      elektronik     (PMSE);
                                        pengoperasian                tangki
                                        penyimpanan untuk menyimpan
                                        produk dalam bentuk cair dan gas,
                                        seperti air dan gas yang dicairkan
                                        pengoperasian               tempat
                                        penyimpanan komoditas fisik yang
                                        tidak diklasifikasikan ditempat
                                        lain.

b. Industri Kemasan dan Kotak        b. Industri Kemasan Dan Kotak Dari
   dari Kertas dan Karton;              Kertas Dan Karton; mencakup
   mencakup usaha pembuatan             kegiatan     pembuatan     segala
   segala macam kemasan dan             macam kemasan dan kotak dari
   kotak dari kertas / karton yang      kertas/karton yang digunakan
   digunakan untuk pembungkus           untuk pembungkus/pengepakan,
   / pengepakan, termasuk juga          termasuk juga pembuatan kotak
   pembuatan kotak untuk rokok          untuk rokok dan barang lainnya,
   dan barang lainnya. Misalnya         misalnya kemasan dan kotak dari
   kemasan dan kotak dari kertas        kertas     dan     papan    kertas
   dan         papan        kertas      bergelombang, kemasan dan
   bergelombang, kemasan dan            kotak papan kertas yang dapat
   kotak papan kertas yang dapat        dilipat, kemasan dan kotak dari
   dilipat, kemasan dan kotak dari      papan padat, kemasan dan kotak
   papan padat, kemasan dari            lain dari kertas dan papan kertas,
   kotak lain dari kertas dan
   papan kertas, sak dan kantong
                                                                               12
Page 17
   Ketentuan Saat Ini                       Usulan Penyesuaian

    kertas dan kotak file dan            sak dan kantong kertas dan kotak
    barang sejenisnya.                   fail kantor dan barang sejenisnya.



c. Aktivitas          Pengepakan;     c. Aktivitas Pengepakan Lainnya;
   mencakup         usaha      jasa      mencakup kegiatan pengemasan
   pengepakan / pengemasan               seperti      pembotolan     cairan,
   atas dasar balas jasa (fee) atau      pengemasan        benda      padat,
   kontrak, baik menggunakan             pelabelan, pemberian cap, dan
   atau tidak suatu proses               sterilisasi produk atas dasar balas
   otomatis.             Termasuk        jasa      atau    kontrak,     baik
   pembotolan minuman dan                menggunakan        suatu    proses
   makanan, pengemasan benda             otomatis, ataupun manual untuk
   padat     (blister   packaging,       produk selain pada kelompok
   pembungkusan             dengan       82921 s.d. 82925. Termasuk juga
   alumunium foil dan lain-lain),        mencakup kegiatan pengemasan
   pengemasan obat dan bahan             parsel atau bingkisan dan
   obat-obatan,         pelapelan,       pembungkusan hadiah.
   pembubuhan perangko dan
   pemberian cap, pengemasan
   parsel atau bingkisan dan
   pembungkusan             hadiah.
   Termasuk pengalengan dan
   sejenisnya. Jasa pengepakan
   untuk kegiatan pengangkutan
   dimasukkan dalam kelompok
   52291 sampai dengan 52299
   yang bersesuaian.
d. Industri Pengeringan dan           d. Industri    Pengeringan     Dan
   Pengolahan          Tembakau;         Pengolahan Tembakau; mencakup
   mencakup usaha pengeringan            kegiatan   pengeringan     daun
   daun      tembakau       dengan       tembakau dengan pengasapan
   pengasapan atau dengan cara           atau dengan cara lain, termasuk
   lain termasuk juga usaha              juga kegiatan perajangan daun
   perajangan daun tembakau.             tembakau.

e. Industri Pencetakan Umum;          e. Pencetakan Umum; mencakup
   mencakup       usaha    yang          pencetakan koran, majalah dan
   melakukan kegiatan industri           terbitan berkala lainnya seperti
   percetakan     surat   kabar,         tabloid, majalah, jurnal, pamflet,
   majalah dan periodik lainnya          buku dan brosur, naskah musik,
   seperti tabloid, surat kabar,         peta, atlas, poster, katalog
                                                                               13
Page 18
     Ketentuan Saat Ini                            Usulan Penyesuaian

     majalah, jurnal, pamflet, buku             periklanan, prospektus dan iklan
     dan brosur, naskah musik,                  cetak lainnya, buku harian,
     peta, atlas, poster, katalog               kalender, surat surat bisnis dan
     periklanan, prospektus dan                 barang-barang cetakan komersial
     iklan cetak lainnya, buku                  lainnya, kertas surat atau alat tulis
     harian, kalender, formulir                 pribadi      dan      barang-barang
     bisnis dan barang-barang                   cetakan lainnya hasil mesin cetak,
     cetakan komersial lainnya,                 ofset, klise foto (fotogravur),
     kertas surat atau alat tulis               fleksografi dan mesin cetak
     pribadi dan barang-barang                  sejenisnya, mesin pengganda,
     cetakan lainnya hasil mesin                mesin cetak komputer, dan mesin
     cetak, offset, klise foto,                 cetak huruf timbul termasuk
     fleksografi dan sejenisnya,                mesin cetak cepat; pencetakan
     mesin pengganda, printer                   pada label atau - 105 - tanda
     komputer, huruf timbul dan                 pengenal (litografi, pencetakan
     sebagainya termasuk alat                   cetak       gulung,      pencetakan
     cetak     cepat;    pencetakan             fleksografi     dan     sebagainya);
     secara langsung tanpa adanya               pencetakan, dengan atau tanpa
     media perantara ke bahan                   adanya media perantara ke bahan
     tekstil, plastik, kaca, logam,             tekstil, plastik, kaca, logam, kayu
     kayu dan keramik, kecuali                  dan       keramik;        pengukiran
     pencetakan tabir sutera pada               menggunakan laser pada bahan
     kain dan pakaian jadi; dan                 tekstil; mencetak ulang melalui
     pencetakan pada label atau                 komputer, mesin stensil dan
     tanda pengenal (litografi,                 sejenisnya; jasa fotokopi dokumen
     pencetakan tulisan di makam,               bukan bagian dari penawaran jasa
     pencetakan fleksografi dan                 pendukung         kantor.    Barang
     sebagainya). Termasuk pula                 cetakan ini biasanya merupakan
     mencetak       ulang    melalui            barang yang dilindungi hak cipta.
     komputer, mesin stensil dan                Termasuk         juga      mencakup
     sejenisnya. Barang cetakan ini             pencetakan tanda, tatakan gelas
     biasanya merupakan hak cipta.              bir, dan foto; dan kegiatan
                                                pencetakan periklanan.

f.   Industri Barang Dari Kertas Dan       f.   Industri Barang Dari Kertas Dan
     Papan Kertas Lainnya YTDL;                 Papan Kertas Lainnya Ytdl;
     mencakup usaha pembuatan                   mencakup kegiatan pembuatan
     barang dari kertas dan papan               barang dari kertas dan papan
     kertas atau karton yang belum              kertas atau karton yang belum
     tercakup dalam subgolongan                 tercakup dalam subgolongan lain,
     lain, seperti industri kertas tulis        seperti pembuatan kertas tulis
     dan kertas cetak siap pakai,               dan kertas cetak siap pakai,
     industri      kertas     printout          pembuatan      kertas   printout
                                                                                        14
Page 19
Ketentuan Saat Ini                     Usulan Penyesuaian

komputer siap pakai, industri       komputer siap pakai, pembuatan
kertas kopi siap pakai, industri    kertas kopi siap pakai, pembuatan
kertas tempel atau berperekat       kertas tempel atau berperekat
siap pakai, industri buku           siap pakai, pembuatan buku
register, buku akuntansi,           register, buku akuntansi, binder,
binder, album dan alat-alat         album, dan alat alat tulis baik yang
tulis baik yang bersifat            bersifat komersil atau untuk
komersil         atau      untuk    pendidikan               sejenisnya,
pendidikan sejenisnya, industri     pembuatan kotak, filter rokok dari
kotak, kantong, dompet dan          selulosa,     kantong,      dompet,
buku         catatan        yang    absorbent pad, dan buku catatan
mengandung susunan kertas,          yang mengandung susunan kertas,
industri wallpaper (kertas          pembuatan wallpaper (kertas
dinding) dan jenis pelapis          dinding) dan jenis pelapis dinding
dinding lainnya, termasuk           lainnya, termasuk wallpaper
wallpaper berlapis vinyl dan        berlapis     vinyl dan       tekstil,
tekstil, industri label, industri   pembuatan label, kertas filter dan
kertas filter dan papan kertas      papan kertas filter, pembuatan
filter, industri gulungan kertas    gulungan kertas dan papan kertas,
dan papan kertas, gelendong         gelendong kertas dan papan
kertas dan papan kertas dan         kertas,       dan       sebagainya,
sebagainya, industri tempat         pembuatan tempat telur dan
telur dan barang lainnya yang       barang lainnya yang dibuat dari
dibuat dari cetakan bubur           cetakan bubur kertas dan
kertas dan sebagainya, dan          sebagainya, dan pembuatan
industri kertas kreasi baru.        kertas kreasi baru. Termasuk juga
Termasuk di sini pengerjaan         mencakup pembuatan kertas dan
kertas dan karton dengan            karton dengan segala cara, seperti
segala cara, seperti coating,       coating,      glazing,    gumming,
glazing, gumming, laminating,       laminating, pembuatan kertas
pembuatan kertas karbon dan         karbon dan kertas stensil sheet
kertas stensil sheet dalam          dalam bentuk potongan yang siap
bentuk potongan siap dijual ke      dijual ke konsumen; pembuatan
konsumen. Termasuk juga             kertas EKG, pembuatan alat tulis
pembuatan kertas EKG dan            kantor (stationeries) yang tidak
pembuatan alat tulis kantor         dicetak, seperti amplop dan kertas
(stationeries)      yang    tidak   surat, dan pembuatan alat makan
dicetak, seperti amplop, kertas     (piring, gelas, sedotan dan lain-
surat,     kertas     pembersih,    lain) dari kertas dan sejenisnya.
dinner ware dari kertas dan
sejenisnya.


                                                                            15
Page 20
                                     Mata Acara 5
                Persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

5.1.   Latar Belakang

       Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 94 ayat 1 UUPT, (ii) Pasal 3 Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten dan
       Perusahaan Publik (“POJK 33”) ; dan (iii) Pasal 15 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan,
       para anggota Direksi diangkat oleh RUPS. Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 107 UUPT
       jo. Pasal 15 ayat (8) Anggaran Dasar Perseroan, dan (ii) Pasal 8 ayat (3) POJK 33,
       permohonan pengunduran diri anggota Direksi diputuskan dalam RUPS.

5.2.   Penjelasan

       Pengangkatan anggota Direksi dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
       Perseroan maupun ketentuan peraturan terkait lainnya. Masa jabatan Direksi yang
       pada saat ini menjabat adalah sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal
       27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2030.

       Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengusulkan kepada para pemegang
       saham dalam RUPST untuk memutuskan dan menyetujui pengangkatan:
       1. Umer Jawaid sebagai Direktur Perseroan yang akan menggantikan Johan Bink;
       2. Virawaty sebagai Direktur Perseroan, dan
       3. Joy Kartika Widjaja sebagai Direktur Perseroan,

       dengan masa jabatan sejak ditutupnya RUPST tahun 2026 sampai dengan penutupan
       Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan tanggal 27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan tahun 2030.

       Selanjutnya, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Ibu Elvira Lianita
       dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Adapun alasan pengunduran diri tersebut
       adalah sehubungan dengan penunjukan Ibu Elvira Lianita sebagai Vice President
       Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific and PMI Global Travel Retail, Philip
       Morris Asia Limited di Hong Kong.

       Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengusulkan kepada para pemegang
       saham dalam RUPST untuk memutuskan dan menyetujui pengunduran diri Ibu Elvira
       Lianita serta memberikan pelepasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
       (acquit et decharge) atas setiap liabilitas dan tanggung jawab sehubungan dengan
                                                                                          16
Page 21
       kegiatan manajerialnya yang dilakukan untuk kepentingan Perseroan, sepanjang
       tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
       Perseroan yang telah diaudit dan akan disetujui dalam RUPS Tahunan.

       Sehingga dengan demikian maka susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
       menjadi sebagai berikut:

       Direksi
       Presiden Direktur            : The Ivan Cahyadi
       Direktur                     : Andre Dahan
       Direktur                     : Sharmen Karthigasu
       Direktur                     : Yohan Lesmana Tjhin
       Direktur                     : Reno Bontemps
       Direktur                     : Houria Raselma
       Direktur                     : Rianto Probo Hartono
       Direktur                     : Umer Jawaid
       Direktur                     : Virawaty
       Direktur                     : Joy Kartika Widjaja

       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris           : Paul Janelle
       Wakil Presiden Komisaris     : Mindaugas Trumpaitis
       Komisaris Independen         : Luthfi Mardiansyah
       Komisaris Independen         : Justin Mayall

       Seluruh masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris adalah sampai dengan penutupan
       Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan tanggal 27 Mei 2025, yaitu pada Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan tahun 2030.




5.3.   Materi Pendukung

       Berikut adalah daftar riwayat kerja Umer Jawaid, Virawaty dan Joy Kartika Widjaja:




                                                                                            17
Page 22
                                    UMER JAWAID
RINGKASAN KUALIFIKASI

Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun dalam manajemen rantai pasokan (supply chain management)
dan perencanaan produksi, Umer Jawaid saat ini menjabat sebagai Direktur Manufaktur di Papastratos
CMS S.A., afiliasi Philip Morris International (PMI) yang berlokasi di Athena, Yunani. Umer memulai
perjalanan karirnya di PMI pada tahun 2011 sebagai Management Trainee, dengan mengambil berbagai
tanggung jawab dalam operasional. Sepanjang karirnya, Umer telah terampil dalam mendorong
keterlibatan organisasi, manajemen perubahan, dan memimpin transformasi manufaktur di beragam
lingkungan internasional, dengan sukses menunjukkan keterampilan kepemimpinannya saat ditugaskan
ke Swiss dan Korea sebelum menempati posisi saat ini di Yunani.


PENGALAMAN PROFESIONAL

PHILIP MORRIS INTERNATIONAL                                                      2011 - SEKARANG

Papastratos CMC S.A. (PMI Yunani)               ATHENA, YUNANI                JUL 2023 - SEKARANG
DIREKTUR MANUFAKTUR

     •   Membuat strategi operasional untuk menjamin volume produksi sesuai kualitas yang
         ditetapkan, serta menjamin fleksibilitas untuk mencapai produktivitas.
     •   Memastikan semua aset (pabrik, gedung, teknologi informasi, pengetahuan karyawan)
         terpelihara dan diganti sesuai kebutuhan.
     •   Memastikan bahwa kegiatan pembelian dan logistik dikoordinasikan dengan baik serta
         pengadaan dilakukan dalam jumlah yang paling ekonomis, sesuai dengan kebijakan dan
         prosedur yang ditetapkan.
     •   Mengarahkan kegiatan Quality Assurance untuk memastikan bahwa kualitas produk konsisten
         dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
     •   Mengendalikan dan mengarahkan pelaksanaan program EHS untuk memastikan kepatuhan
         terhadap kebijakan Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan perusahaan.
                                                                                            18
Page 23
            Mengarahkan penerapan regulasi setempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-
            undang.

Philip Morris International                       LAUSANNE, SWISS                 JUL 2022 – JUL 2023
MANAJER PROGRAM STRATEGI INDUSTRI

        •   Menetapkan dan memimpin strategi industri global PMI, menyelaraskan jejak manufaktur,
            perencanaan kapasitas, dan prioritas investasi dengan tujuan transformasi perusahaan bebas
            asap.
        •   Mendorong proyek strategis di seluruh operasi global, dengan fokus pada produktivitas,
            optimalisasi biaya, dan speed-to-market untuk kategori produk baru.
        •   Melakukan analisis mendalam tentang pemanfaatan kapasitas, perubahan pengadaan, dan
            investasi keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan dan alokasi sumber daya.
        •   Mengembangkan dan memelihara rencana induk manufaktur global, memastikan keselarasan
            dengan strategi regional dan tujuan bisnis jangka panjang.
        •   Memimpin proyek optimalisasi jejak global, termasuk pemanfaatan aset, strategi pengadaan,
            dan perencanaan investasi untuk kebutuhan kapasitas di masa depan.

Philip Morris Korea Inc.                           KOREA SELATAN                 JUL 2017 – JUN 2022
MANAJER PRODUKSI                                                                MAR 2020 – JUN 2022

    •   Mengawasi operasi manufaktur sehari-hari, memastikan target produksi terpenuhi secara efisien
        dengan biaya optimal dan tetap mempertahankan standar kualitas PMI.
    •   Merencanakan dan menerapkan jadwal produksi, menyelaraskan sumber daya dan waktu untuk
        memenuhi permintaan pelanggan dan mengoptimalkan alur kerja.
    •   Memantau dan mempertahankan standar kontrol kualitas, memastikan kepatuhan terhadap
        spesifikasi PMI dan persyaratan berdasarkan regulasi.
    •   Menganalisis data produksi dan KPI, mengidentifikasi tren dan menerapkan tindakan korektif
        untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi limbah.
    •   Berkolaborasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (pengadaan, logistik, teknik) untuk
        memastikan kelancaran material flow dan efisiensi operasional.

MANAJER PROYEK TRANSFORMASI INDUSTRI                                             JUL 2017 – MAR 2020

    •   Memimpin proyek transformasi industri agar selaras dengan visi bebas asap PMI, memastikan
        proyek tepat waktu dengan biaya yang optimal.
    •   Mengembangkan dan melaksanakan rencana proyek secara terperinci, dengan memperhatikan
        ruang lingkup, jadwal, anggaran, dan alokasi sumber daya.
    •   Mengimplementasikan prinsip perbaikan berkelanjutan dan metodologi yang sesuai untuk
        memperkuat efisiensi serta mengurangi potensi kerugian operasional.
    •   Melakukan koordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (manufaktur, teknik, rantai
        pasokan (supply chain), kualitas) untuk mencapai pencapaian proyek dan menyelesaikan
        tantangan operasional.

                                                                                               19
Page 24
Philip Morris International                     LAUSANNE, SWISS                JUN 2016 – JUL 2017
MANAJER PERENCANAAN KUALITAS
GLOBAL

   •   Mengembangkan dan menerapkan strategi kualitas global serta rencana induk, memastikan
       keselarasan dengan tujuan PMI dan persyaratan berdasarkan regulasi.
   •   Memimpin perencanaan strategis untuk inisiatif kualitas, terlibat dengan kepemimpinan senior
       untuk menentukan prioritas dan mengintegrasikan tujuan kualitas di seluruh fungsi.
   •   Mendorong penilaian risiko dan strategi mitigasi untuk tantangan terkait kualitas, memastikan
       kepatuhan proaktif dan ketahanan operasional.
   •   Melakukan koordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (manufaktur, R&D, rantai pasokan,
       regulasi) untuk menyelaraskan proses perencanaan kualitas dan menyelesaikan masalah sistemik.

Philip Morris (Pakistan) Limited               KARACHI, PAKISTAN              FEB 2011 – JUN 2016
MANAJER PROYEK MANUFAKTUR                                                    OKT 2014 – JUN 2016

   •   Memimpin perencanaan dan pelaksanaan proyek manufaktur, memastikan keselarasan dengan
       strategi operasional PMI.
   •   Mengembangkan rencana proyek, jadwal, dan anggaran secara terperinci, serta memantau
       perkembangan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai dengan batas biaya
   •   Mengelola alokasi sumber daya, termasuk personel, peralatan, dan material, untuk
       mengoptimalkan efisiensi dan mencapai target produksi.
   •   Mendorong inisiatif perbaikan berkelanjutan dengan memanfaatkan prinsip lean manufacturing
       dan alat digital untuk meningkatkan produktivitas.

MANAJER PERENCANAAN RANTAI                                                   SEPT 2013 – NOV 2014
PASOKAN (SUPPLY CHAIN)

   •   Mengembangkan dan melaksanakan strategi perencanaan rantai pasok untuk memastikan
       perkiraan permintaan yang akurat dan tingkat persediaan yang optimal.
   •   Menganalisis tren pasar dan data historis untuk membuat perkiraan permintaan yang andal serta
       meminimalkan kekurangan stok atau kelebihan persediaan.
   •   Mengelola perencanaan kapasitas dan penjadwalan produksi, menyeimbangkan sumber daya
       untuk memenuhi permintaan pelanggan secara efisien.
   •   Memantau dan mengoptimalkan KPI perencanaan, seperti akurasi perkiraan, perputaran
       persediaan, dan tingkat layanan, serta menerapkan tindakan korektif bila diperlukan.


MANAJER PENGADAAN                                                             MAR 2012 – AGT 2013

   •   Mengembangkan dan menerapkan strategi pengadaan untuk memastikan sumber daya dengan
       biaya optimal yang selaras dengan tujuan perusahaan
   •   Mengelola hubungan dengan pemasok melalui evaluasi, onboarding, dan pemeliharaan kemitraan
       yang kuat untuk menjamin kualitas dan ketepatan waktu pengiriman.
                                                                                            20
Page 25
    •   Melakukan riset pasar dan analisis biaya untuk mengidentifikasi peluang pengadaan, memantau
        tren, dan mengoptimalkan proses pengadaan.
    •   Mengawasi kegiatan pembelian dan pemrosesan pemesanan pembelian, memastikan kepatuhan
        terhadap kebijakan pengadaan dan persyaratan regulasi.
    •   Memimpin dan mengembangkan anggota tim pengadaan, memberikan bimbingan dan
        mendorong perbaikan berkelanjutan dalam proses serta kinerja pemasok.

SPESIALIS MANUFAKTUR                                                          AGT 2011 – MAR 2012

    •   Memantau dan mengoptimalkan proses produksi untuk memastikan efisiensi, kualitas, dan
        kepatuhan terhadap standar PMI.
    •   Mengelola jadwal produksi dan alokasi sumber daya untuk memenuhi permintaan dan
        meminimalkan downtime.
    •   Memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan, kesehatan, dan lingkungan di semua
        aktivitas manufaktur.
    •   Berkoordinasi dengan tim dari fungsi/departemen lain (Kualitas, Pemeliharaan, Rantai Pasokan
        (Supply Chain)) untuk menyelesaikan masalah produksi dan menjaga kelancaran operasi.

MANAGEMENT TRAINEE                                                              FEB 2011 – JUL 2011

    •   Membantu dalam perencanaan produksi dan optimalisasi proses untuk meningkatkan efisiensi
        operasional serta menjaga standar kualitas.
    •   Mendukung pengelolaan persediaan (inventory management), peramalan permintaan (demand
        forecasting), dan koordinasi logistik guna memastikan kelancaran material flow.
    •   Memperoleh pengetahuan mengenai operasi manufaktur, proses kepatuhan, dan pemantauan
        kinerja di berbagai fungsi.
    •   Berkolaborasi dengan tim dari fungsi/departemen lain untuk menyusun laporan proyek, kajian
        operasional, dan presentasi internal.


PENDIDIKAN
Ghulam Ishaq Khan Institute of          TOPI, KHYBER PAKHTUNKHWA, PAKISTAN            2006 - 2010
Engineering Sciences and Technology
Teknik Elektro

BAHASA
Bahasa Inggris – fasih
Urdu – Mahir




                                                                                             21
Page 26
                                      VIRAWATY
RINGKASAN KUALIFIKASI

Virawaty adalah pemimpin senior di bidang pemasaran dan transformasi merek (brand) dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan merek (brand building), kepemimpinan kategori,
serta transformasi produk bebas asap (smokefree transformation) di Philip Morris International.
Virawaty memiliki keahlian yang kuat terkait produk bebas asap (smokefree products), inovasi yang
berfokus pada konsumen, serta pengelolaan portofolio merek berskala besar di market dengan regulasi
yang kompleks, didukung oleh rekam jejak yang terbukti dalam menerjemahkan strategi global ke dalam
eksekusi lokal yang efektif dan membangun ekuitas merek jangka panjang. Kariernya dimulai di PT HM
Sampoerna Tbk. pada tahun 2003 sebagai Graduate Trainee, dan berkembang hingga menduduki
berbagai peran kepemimpinan senior di bidang pemasaran di Indonesia, kawasan Asia Pasifik, dan Korea.
Saat ini, sebagai Head of Heat Not Burn (IQOS) di Indonesia, ia memimpin salah satu platform
pertumbuhan paling strategis PMI, dengan fokus pada pembangunan dan pengembangan kategori baru,
percepatan konversi perokok dewasa, serta mengimplementasikan visi global smokefree PMI agar
memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pasar di Indonesia.


PENGALAMAN PROFESIONAL

PT HM SAMPOERNA TBK.                           JAKARTA, INDONESIA             MAR 2019 – SEKARANG
HEAD OF HEAT NOT BURN (IQOS)

   •   Bertanggung jawab penuh secara menyeluruh atas bisnis IQOS di Indonesia, mencakup strategi
       portofolio dan penetapan harga, pengembangan merek, komunikasi, serta pelaksanaan route-to-
       market di salah satu market prioritas PMI.
   •   Membangun dan mengembangkan IQOS Club Indonesia sejak awal, termasuk menetapkan model
       operasional, tata kelola, serta roadmap ekspansi untuk mendukung pertumbuhan yang
       berkelanjutan.


                                                                                              22
Page 27
   •   Mencapai momentum bisnis awal yang kuat dengan melampaui target akuisisi, meraih tingkat
       konversi di atas tolok ukur global, serta menjaga tingkat kepuasan konsumen yang tinggi di tengah
       pertumbuhan yang dipercepat melalui disrupsi.
   •   Mendorong pertumbuhan yang dipercepat dalam kondisi yang menantang, dengan
       mempertahankan peningkatan akuisisi dan pertumbuhan pendapatan berlipat ganda tanpa
       bergantung pada penyesuaian harga.
   •   Menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang dengan memperkuat model bisnis IQOS serta
       memposisikan kategori untuk penciptaan nilai yang berkelanjutan di Indonesia.

PHILIP MORRIS KOREA INC.                       SEOUL, SOUTH KOREA                OKT 2017 – MAR 2019
DIREKTUR PEMASARAN

   •   Memimpin pemasaran end-to-end untuk Combustible Cigarette (CC) dan IQOS, dengan tanggung
       jawab penuh atas strategi kategori, kinerja, dan pelaksanaan di market Korea.
   •   Mendesain ulang model operasional manajemen kategori dan pemasaran untuk meningkatkan
       fokus strategis, kualitas pengambilan keputusan, serta disiplin eksekusi, sambil mengelola
       penurunan struktural kategori.
   •   Mencapai kinerja pangsa pasar yang melampaui ekspektasi melalui pengelolaan portofolio yang
       disiplin, prioritisasi aktivasi, dan alokasi sumber daya yang tepat.
   •   Menerapkan perencanaan berbasis perjalanan konsumen serta kerangka komunikasi berbasis
       segmen, sehingga memperkuat prioritas akuisisi, konversi, dan retensi, serta meningkatkan
       konsistensi eksekusi.

PHILIP MORRIS ASIA LIMITED                 HONG KONG                              APR 2016 – SEP 2017
DIREKTUR STRATEGI DAN PENGEMBANGAN PORTOFOLIO
MARLBORO & PREMIUM BRANDS

   •   Memimpin strategi portofolio regional serta pengelolaan merek Marlboro dan merek-merek
       premium di kawasan Asia, dengan mendorong pertumbuhan bersih pangsa pasar sekaligus
       memperkuat posisi kepemimpinan Marlboro di tengah tekanan berkelanjutan pada segmen
       premium.
   •   Menjadikan Marlboro sebagai satu-satunya merek premium yang tumbuh di kawasan pada
       periode tersebut melalui penajaman prioritas portofolio, penentuan posisi merek, dan fokus pada
       kualitas eksekusi.
   •   Menyederhanakan dan mempercepat model bisnis regional untuk meningkatkan kecepatan ke
       pasar serta tingkat keberhasilan peluncuran produk baru di berbagai pasar Asia.
   •   Memimpin inisiatif inovasi produk dan kemasan yang disesuaikan dengan preferensi konsumen
       Asia dan lingkungan regulasi setempat, bekerja erat dengan tim afiliasi dan tim pusat.
   •   Mengembangkan, melatih, dan membimbing para pemimpin manajemen merek di seluruh
       kawasan, sekaligus memperkuat kapabilitas strategis, kesiapan suksesi, dan kedalaman
       kepemimpinan sejalan dengan standar pengembangan talenta PMI.



                                                                                                23
Page 28
PT HM SAMPOERNA TBK.                          JAKARTA, INDONESIA            OKT 2003 – MAR 2016
HEAD OF BRAND MANAGEMENT (A MILD)                                           APR 2013 – MAR 2016

   •   Memimpin pengelolaan strategis dan kinerja merek rokok terkemuka di Indonesia, dengan
       mempertahankan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah serta memperkuat kepemimpinan
       A Mild di pasar.
   •   Merancang dan mengimplementasikan arsitektur merek Sampoerna A guna mengurangi risiko
       konsentrasi portofolio dan memperkuat ketahanan merek dalam jangka panjang.
   •   Mendorong berbagai inovasi produk dan kemasan utama, termasuk peluncuran produk baru serta
       pembaruan kemasan pada berbagai SKU, sehingga meningkatkan relevansi dan daya saing
       portofolio.
   •   Mengembangkan inisiatif co‑creation yang terstruktur bersama konsumen, meningkatkan
       keterlibatan perokok dewasa serta menetapkan standar baru di segmen rendah tar.
   •   Membangun dan mengembangkan tim kepemimpinan merek yang solid, sekaligus menciptakan
       pipeline talenta yang kuat dengan para penerus yang berkembang ke peran senior di bidang
       pemasaran dan manajemen umum.

MANAJER PEMASARAN PRODUK BARU & BRAND REGIONAL                               JUL 2010 – MAR 2013

   •   Memimpin strategi dan pelaksanaan pemasaran untuk peluncuran produk baru serta portofolio
       brand regional, guna mendukung pertumbuhan dan menjaga relevansi di market.
   •   Menganalisis kinerja pasar dan brand untuk mengidentifikasi peluang serta menjadi dasar
       penetapan prioritas pemasaran.
   •   Melakukan koordinasi dengan berbagai departemen untuk memastikan inisiatif pemasaran
       dijalankan secara efektif, sesuai ketentuan, dan dengan pemanfaatan sumber daya pemasaran
       yang optimal.

MANAJER PENGEMBANGAN PRODUK                                                   JAN 2010 – JUN 2010

   •   Memimpin inisiatif pengembangan dan komersialisasi produk dengan menerjemahkan kebutuhan
       bisnis dan konsumen ke dalam solusi produk yang sesuai ketentuan.
   •   Berkolaborasi dengan tim dari berbagai fungsi dan tim global untuk memastikan proyek
       pengembangan produk berjalan tepat waktu serta memenuhi standar kualitas dan regulasi.
   •   Mengelola seluruh siklus pengembangan produk, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan hingga
       manajemen risiko dan pelaporan kepada para pemangku kepentingan.

ASSOCIATE BRAND MANAGER – MARLBORO                                          MAR 2007 – DES 2009

   •   Mendukung pengembangan dan pelaksanaan strategi, komunikasi, serta aktivasi brand Marlboro,
       bekerja sama dengan Brand Manager dan tim dari berbagai fungsi.
   •   Melakukan koordinasi brand deployment dan berbagai inisiatif marketing dengan melibatkan
       agensi serta pemangku kepentingan internal agar eksekusi berjalan efektif.
   •   Mengawasi progres pelaksanaan dan penggunaan sumber daya untuk memastikan penyampaian
       merek yang konsisten dan sesuai ketentuan.
                                                                                           24
Page 29
ASSOCIATE BRAND MANAGER – DJI SAM SOE (DSS)                                      MAR 2006 – FEB 2007

   •   Mendukung pengembangan dan pelaksanaan strategi serta komunikasi brand DSS, bekerja sama
       dengan Brand Manager dan tim dari berbagai fungsi.
   •   Melakukan koordinasi brand deployment & brand activation, dengan melibatkan agensi serta
       pemangku kepentingan internal untuk mengeksekusi inisiatif brand yang telah disetujui.
   •   Mengawasi pelaksanaan dan kinerja brand, serta memberikan analisis untuk mendukung
       pertumbuhan brand secara berkelanjutan.

KOORDINATOR PEMASARAN – REGIONAL PEMASARAN                                         FEB 2005 – FEB 2006

   •   Memimpin koordinasi dan pelaksanaan program pemasaran regional serta inisiatif brand di
       wilayah Bogor, Tangerang, dan Bekasi, sejalan dengan strategi pemasaran nasional.
   •   Bekerja sama dengan tim sales, komersial, dan lapangan untuk memastikan kegiatan pemasaran
       berjalan secara efektif dan tepat waktu.
   •   Memantau kinerja pemasaran regional, jadwal, dan anggaran, serta mendukung proses pelaporan
       dan evaluasi pasca-kegiatan.

BRAND ASSISTANT – SAMPOERNA HIJAU                                                 MAR 2004 - JAN 2005

   •   Mendukung pelaksanaan aktivitas brand dan inisiatif pemasaran Sampoerna Hijau, dengan
       memastikan keselarasan dengan rencana dan pedoman brand yang telah disetujui.
   •   Bekerja sama dengan tim dari berbagai fungsi, agensi, dan vendor untuk memastikan inisiatif brand
       dijalankan tepat waktu, akurat, dan sesuai ketentuan.
   •   Mengelola dokumentasi brand, pemantauan, dan pelaporan, sekaligus mendukung pengendalian
       anggaran serta pembaruan kepada pemangku kepentingan internal.

GRADUATE TRAINEE                                                                   OCT 2003 – FEB 2004

   •   Berpartisipasi dalam Program Graduate Trainee Sampoerna, yaitu program pengembangan
       terstruktur yang dirancang untuk membangun calon pemimpin masa depan melalui paparan bisnis
       lintas fungsi.
   •   Berkontribusi dalam proyek bisnis di berbagai fungsi utama, guna mendukung inisiatif strategis dan
       keunggulan operasional.
   •   Mengembangkan pemahaman bisnis yang kuat, kemampuan berpikir analitis, serta kapabilitas
       kepemimpinan melalui penugasan langsung dan pendampingan (mentorship).

PENDIDIKAN
Universitas Prasetiya Mulya                    JAKARTA, INDONESIA                            2001 - 2003
Magister Manajemen (Manajemen Pemasaran) – Lulusan Terbaik

Universitas Katolik Parahyangan                    BANDUNG, INDONESIA                        1997 - 2001
Sarjana Teknik Kimia – Cum Laude

                                                                                                 25
Page 30
BAHASA
Bahasa Inggris – Fasih
Indonesia – Bahasa asal




                          26
Page 31
                             JOY KARTIKA WIDJAJA
RINGKASAN KUALIFIKASI

Joy Kartika Widjaja adalah pemimpin pemasaran dan komersial yang berorientasi pada transformasi,
dengan pengalaman lebih dari 14 tahun dalam pengembangan bisnis, pengembangan merek (brand
development), serta aktivasi konsumen omnichannel di Philip Morris International. Joy memiliki rekam
jejak yang kuat dalam membangun entitas baru dari awal, merancang model bisnis yang dapat tumbuh
secara berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan melalui kemitraan strategis, pengembangan
ekosistem, pemanfaatan platform digital, dan keterlibatan konsumen dalam skala besar. Saat ini, Joy
menjabat sebagai Direktur Resonine (PT Harapan Karya Sembilan, anak perusahaan Sampoerna)
sekaligus Head of Consumer Activation, dengan memimpin ekosistem aktivasi end-to-end yang mencakup
aktivitas out-of-home, komunitas, tim penjualan langsung, serta berbagai kegiatan acara, sekaligus
mendorong transformasi dan memperkuat peran Resonine sebagai penggerak strategis pertumbuhan
merek.


PENGALAMAN PROFESIONAL

PT HM SAMPOERNA TBK.                     JAKARTA, INDONESIA                  MAR 2018 – SEKARANG
DIREKTUR RESONINE & HEAD OF CONSUMER ACTIVATION                            FEB 2025 – SEKARANG

   •   Mendirikan dan memimpin Resonine (PT Harapan Karya Sembilan) sebagai event promoter dan
       event organizer internal yang berperan sebagai mesin aktivasi strategis untuk mendukung agenda
       penguatan merek dan keterlibatan konsumen Sampoerna.
   •   Mengembangkan blueprint Resonine dengan menetapkan model bisnis, struktur operasional, serta
       roadmap transformasi guna menghadirkan kapabilitas aktivasi konsumen yang skalabel dan
       berkelas terbaik.
   •   Memimpin dan mengintegrasikan berbagai kanal aktivasi konsumen, mencakup aktivitas
       out-of-home, keterlibatan komunitas, tim penjualan langsung, serta kegiatan acara, untuk
       memastikan pengalaman merek yang konsisten dan berdampak di seluruh Indonesia.

                                                                                             27
Page 32
   •   Merumuskan dan mengimplementasikan platform aktivasi merek lintas kategori, dengan
       memastikan daya saing, relevansi, serta resonansi yang kuat di berbagai kategori produk dan
       segmen konsumen.
   •   Bekerja sama secara erat dengan pemangku kepentingan internal dan mitra eksternal untuk
       menerjemahkan strategi merek ke dalam konsep aktivasi yang berkualitas tinggi serta eksekusi
       yang unggul di lapangan.

HEAD OF BRAND                                                                    JUN 2024 – JAN 2025

   •   Memimpin dan mengelola merek-merek mitra strategis dengan berperan sebagai konsultan merek
       yang tepercaya, serta merumuskan strategi portofolio merek jangka panjang yang selaras dengan
       tujuan bisnis dan pasar.
   •   Menggerakkan pengembangan konsep kreatif dan narasi merek, dengan memastikan konsistensi,
       diferensiasi, dan relevansi di seluruh titik interaksi dengan konsumen.
   •   Merancang dan menghadirkan solusi aktivasi merek yang terintegrasi, bekerja sama secara erat
       dengan para mitra untuk menerjemahkan strategi dan ide kreatif menjadi eksekusi yang efektif di
       pasar.

HEAD OF IQOS DIRECT RETAIL                                                       JAN 2023 – MEI 2024

   •   Membangun dan mengembangkan fondasi channel ritel langsung untuk produk bebas asap di
       seluruh Indonesia, termasuk IQOS Island dan IQOS Kiosk, dengan memastikan kehadiran merek
       dan pengalaman konsumen yang konsisten.
   •   Memimpin perluasan nasional jaringan ritel langsung IQOS dengan menetapkan prioritas rollout,
       standar operasional, serta tata kelola eksekusi guna mendukung pertumbuhan kategori bebas asap
       rokok yang berkelanjutan.
   •   Mengelola dan mengembangkan organisasi lapangan berskala besar yang terdiri dari sekitar 600
       Store Coaches, dengan memberikan arahan strategis, pengembangan kapabilitas, serta
       pengelolaan kinerja untuk memastikan keunggulan eksekusi.

SENIOR MANAGER SMOKE-FREE PRODUCT STRATEGIC PLANNING                            OKT 2022 – DES 2022

   •   Menyusun dan memiliki blueprint komersialisasi produk bebas asap di Indonesia dengan
       menerjemahkan tujuan strategis ke dalam rencana go-to-market yang terintegrasi.
   •   Merancang dan mengoordinasikan sinergi antar-channel, termasuk ritel langsung, ritel tidak
       langsung, kemitraan strategis, dan pemasaran, guna memastikan pengalaman konsumen yang
       konsisten serta eksekusi pasar yang efektif.
   •   Menyelaraskan para pemangku kepentingan berbagai fungsi untuk mengoptimalkan route-to-
       market model, peran masing-masing channel, serta prioritas komersialisasi guna mendukung
       pertumbuhan kategori produk bebas asap yang dapat diskalakan.




                                                                                              28
Page 33
SENIOR MANAGER SMOKE-FREE STRATEGIC PARTNERSHIP AND
                                                                                 JUL 2022 – SEP 2022
DEPLOYMENT

   •   Menyusun dan memimpin blueprint partnership untuk kategori produk bebas asap, dengan
       memastikan keunggulan dalam implementasi serta penyampaian pengalaman route-to-market
       yang berkelas, selaras dengan strategi transformasi smokefree Sampoerna.
   •   Mendorong kemitraan strategis secara end-to-end melalui pengelolaan negosiasi komersial dengan
       calon mitra utama, serta merancang model kolaborasi yang saling menguntungkan guna
       mempercepat ketersediaan dan adopsi produk bebas asap.
   •   Memimpin dan membina tim Smoke-Free Product (SFP) Deployment Manager (8 orang), dengan
       memastikan eksekusi yang kuat, keselarasan lintas fungsi, serta kualitas rollout ke pasar yang
       konsisten.

SENIOR MANAGER STRATEGIC PLANNING & DIGITAL SUSTAINABILITY                      AUG 2021 – JUN 2022

   •   Memimpin pengelolaan strategis dan kinerja merek rokok terkemuka di Indonesia, dengan
       mempertahankan pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah serta memperkuat posisi
       kepemimpinan A Mild di pasar.
   •   Merancang dan mengimplementasikan arsitektur merek Sampoerna A untuk mengurangi risiko
       konsentrasi portofolio serta memperkuat ketahanan merek dalam jangka panjang.
   •   Mendorong inovasi produk dan kemasan berskala besar, termasuk Avolution 20s serta pembaruan
       kemasan pada berbagai SKU, guna meningkatkan relevansi dan daya saing portofolio.
   •   Mengembangkan inisiatif co-creation konsumen yang terstruktur, meningkatkan keterlibatan
       perokok dewasa, serta menetapkan tolok ukur baru di segmen rendah tar.
   •   Membangun dan mengembangkan tim kepemimpinan merek yang solid, sekaligus menciptakan
       pipeline talenta yang kuat dengan para penerus yang berkembang ke peran senior di bidang
       pemasaran dan manajemen umum.

SENIOR MANAGER STRATEGIC PARTNERSHIP                                            MAR 2018 – JUL 2021

   •   Memimpin dan mengelola tim Junior Manager dan Executive (sekitar 15 orang) untuk membangun
       entitas bisnis baru dari awal, mencakup pengembangan strategi, model operasional, serta
       pembentukan organisasi.
   •   Menetapkan strategi bisnis jangka panjang, visi, dan model komersial, serta mendorong kemitraan
       yang saling menguntungkan dengan perusahaan FMCG dan jasa guna mendukung platform ritel,
       grosir, dan digital Sampoerna (SRC, Mitra SRC, dan AYO SRC).
   •   Membangun infrastruktur hukum dan operasional entitas baru dalam waktu kurang dari satu
       tahun, termasuk desain organisasi, struktur tata kelola, serta kesiapan operasional secara
       menyeluruh.
   •   Mendorong eksekusi yang disiplin dalam pengembangan kemitraan, negosiasi komersial, dan
       pengelolaan pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem bisnis yang dapat
       dikembangkan secara berkelanjutan.


                                                                                              29
Page 34
   •   Mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 5x dalam periode dua tahun, dengan menghasilkan
       lebih dari 150 koneksi bisnis, lebih dari 40 perjanjian kemitraan, serta liputan media berskala
       nasional untuk kemitraan strategis.

PHILIP MORRIS ASIA PACIFIC                HONG KONG                                   FEB 2017 – FEB 2018
MANAGER PORTOFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT

   •   Mengawasi pasar Asia Pasifik yang mencakup 16 afiliasi dengan mendorong berbagai inisiatif
       produk dan aktivitas pemasaran, didukung oleh analisis profitabilitas, penilaian potensi pasar, serta
       strategi peluncuran dan aktivasi.
   •   Merencanakan dan mendukung sekitar 60 peluncuran merek dan varian baru di berbagai pasar
       Asia Pasifik.
   •   Mengadvokasi berbagai inisiatif berbasis produk yang mencakup segmen harga, mulai dari
       premium atas hingga produk dengan harga terjangkau.
   •   Melakukan konsolidasi strategi pemasaran Asia Pasifik secara keseluruhan serta mendukung Vice
       President, Marketing Asia Pacific, dengan melakukan koordinasi dengan kantor pusat global dan
       market-market lokal.

PT HM SAMPOERNA TBK.                                 INDONESIA                       OKT 2011 – JAN 2017
MANAGER      AREA            CONSUMER            BANDUNG, INDONESIA                JAN 2015 – JAN 2017
ENGAGEMENT

   •   Memimpin dan mengelola tim Area Supervisor (12 orang), dengan memberikan arahan,
       pembinaan, dan pengelolaan kinerja untuk memastikan eksekusi lapangan yang kuat di wilayah
       Bandung dan sekitarnya.
   •   Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pemasaran lapangan serta keterlibatan
       konsumen melalui berbagai kanal, termasuk media out-of-home, kegiatan acara, dan tim penjualan
       langsung, guna mendorong pengalaman merek dan aktivasi konsumen.
   •   Memastikan keunggulan eksekusi melalui perencanaan, pemantauan, dan evaluasi aktivitas
       keterlibatan konsumen di enam channel, sekaligus mengoptimalkan potensi wilayah, segmentasi
       konsumen, dan peluang pasar lokal, serta secara konsisten mencapai hasil bisnis yang kuat dan
       meraih pengakuan nasional atas pertumbuhan pangsa pasar tertinggi selama dua tahun
       berturut-turut.

MANAGER COMMERCIAL ORGANIZATION                 SURABAYA, INDONESIA               APR 2014 – DES 2014
DEVELOPMENT

   •   Bekerja sama dengan direktur komersial dalam merancang dan menjalankan strategi
       pengembangan organisasi komersial, khususnya untuk wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,
       dengan memastikan keselarasan terhadap tujuan bisnis dan pertumbuhan.
   •   Memimpin inisiatif pengelolaan talenta dalam skala besar, termasuk proses rekrutmen end-to-end
       untuk talenta field force komersial serta perencanaan pengembangan talenta yang terstruktur,
       guna membangun pipeline talenta yang kuat dan berkelanjutan.

                                                                                                    30
Page 35
   •   Mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum pengembangan kapabilitas dan
       peningkatan keterampilan (upskilling) bagi organisasi komersial, dengan menerjemahkan
       kebutuhan bisnis ke dalam program pembelajaran dan pengembangan yang terstruktur.

REGIONAL RETAIL ANALYST                        SURABAYA, INDONESIA             DES 2013 – MAR 2014

   •   Menghasilkan insight bisnis serta rekomendasi strategis untuk channel ritel di Jawa Timur, guna
       mendukung pimpinan area dalam mencapai target volume, distribusi, dan pangsa pasar.
   •   Menganalisis kinerja ritel dan perdagangan (trade), termasuk produktivitas outlet, struktur
       channel, aktivitas kompetitor, serta perilaku konsumen, untuk mengidentifikasi peluang
       pertumbuhan dan kesenjangan dalam eksekusi.
   •   Menerjemahkan data pasar, penjualan, dan ritel menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti sebagai
       dasar pengembangan strategi ritel, program trade, dan efektivitas rute ke pasar.

SALES ANALYST UNTUK HEAD OF                    SURABAYA, INDONESIA                OKT 2013 – DES 2013
CHANNEL

   •   Menyajikan insight yang dapat ditindaklanjuti serta rekomendasi strategis untuk wilayah Pulau
       Jawa, guna mendukung optimalisasi kinerja channel dan pencapaian tujuan bisnis.
   •   Menyediakan analisis yang komprehensif atas kinerja penjualan regional, distribusi, dan eksekusi
       channel, termasuk identifikasi risiko, peluang, serta tindak lanjut yang diperlukan untuk
       mendukung strategi channel.
   •   Menerjemahkan data kinerja penjualan dan market intelligence menjadi insight yang jelas sebagai
       dasar pengambilan keputusan bagi Head of Channel dan pimpinan komersial.

GRADUATE TRAINEE                               SURABAYA, INDONESIA             OKT 2011 – SEP 2013

   •   Berpartisipasi dalam Program Graduate Trainee Sampoerna, yaitu program pengembangan
       kepemimpinan terstruktur yang dirancang untuk membentuk calon pemimpin masa depan melalui
       rotasi lintas fungsi, dengan penugasan bertahap sebagai Sales Executive, Sales Supervisor, Senior
       Sales Analyst, dan Marketing Specialist.
   •   Berkontribusi dalam proyek-proyek bisnis nyata di berbagai fungsi, guna mendukung inisiatif
       strategis dan keunggulan operasional.
   •   Memimpin dan mengelola operasional penjualan di lapangan dengan membawahi hingga 14
       anggota tim, untuk memastikan eksekusi yang kuat di pasar; mengidentifikasi insight yang dapat
       ditindaklanjuti serta memastikan implementasi rencana penjualan yang disiplin di tingkat wilayah.
   •   Memperoleh eksposur menyeluruh terhadap rantai nilai komersial, mulai dari eksekusi penjualan
       di lapangan, kepemimpinan tim, analisis kinerja regional, hingga pemasaran berbasis kebutuhan
       konsumen.




                                                                                                31
Page 36
PENDIDIKAN
Universitas Prasetiya Mulya                  JAKARTA, INDONESIA   2007 - 2011
Sarjana Manajemen Bisnis

Universitas Jinan                               GUANGZHOU, CINA   2006 - 2007
Guangzhou Jinan DaXue (Program Bahasa Mandarin)

BAHASA
Bahasa Inggris – Fasih
Indonesia – Bahasa asli
Mandarin – Fasih




                                                                      32
Page 37
                                                                        UNOFFICIAL TRANSLATION




Number          :      051/CLD/HMS/V/2026
Attachment      :      Revision to the Invitation to the Annual General Meeting of Shareholders
                       (“AGMS”) of PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Re              :      Submission for the Revision to the Invitation to the AGMS of PT Hanjaya
                       Mandala Sampoerna Tbk.


Jakarta, May 4, 2026


To.
Chief Executive of Capital Market Supervisory
Financial Services Authority
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta - 10710

Dear Sir,

Through this letter, we convey the revision to the invitation to the AGMS of PT Hanjaya Mandala
Sampoerna Tbk which is planned to be convened on May 18, 2026, in relation to the inclusion of
additional information under the agenda item “Changes in the Composition of the Management
of the Company.”

We appreciate your attention to this matter.

Best Regards,
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.


Signed and sealed


Maharani Djody Putri
Corporate Secretary
Page 38
                                                  PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk.
                                                        Jl. Rungkut Industri Raya No. 18, Surabaya,
                                                         Telp. (031) 8431699, Faks. (031) 8430986




       REVISION TO THE INVITATION TO THE ANNUAL GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS

In connection with the Invitation to the Annual General Meeting of Shareholders of PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (the
“Company”) which has been published on the Indonesia Stock Exchange website and the Company’s website on April 24, 2026, the
Board of Directors of the Company hereby conveys a revision to such invitation to invite the Company’s shareholders to attend the
Company’s Annual General Meeting of Shareholders (the “Meeting”) which will be held on:

   Day/Date    :   Monday, May 18, 2026
   Time        :   09:00 am Western Indonesian Time until finished
   Venue       :   The Langham Jakarta
                   The Langham Ballroom West, 3rd Floor
                   District 8
                   Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28
                   Jakarta - 12190

With the following Agenda:

1. Approval of the Annual Report and ratification of the Consolidated Financial Statements of the Company for the fiscal year ended
   on December 31, 2025.

   Pursuant to (i) Article 69 and Article 78 of Law No. 40 of 2007 (the “Company Law”); and (ii) Article 9 paragraph 3 point (a) and (b),
   and Article 21 paragraph (3) and paragraph (5) of the Company's Articles of Association, the Company’s annual report and
   consolidated financial statements, respectively, must be approved and ratified by the Company's General Meeting of Shareholders
   ("GMS").

2. Approval for the use of the Company's retained earnings for the fiscal year ended on December 31, 2025.

   Pursuant to (i) Article 70 and Article 71 paragraph 1 of the Company Law; and (ii) Article 9 paragraph (3) point (c) and Article 22
   paragraph (1) of the Company’s Articles of Association, the use of the Company's net profit shall be decided by the GMS.

3. Approval of the appointment of Public Accounting Office to audit the Company's Consolidated Financial Statements for the fiscal
   year ended on December 31, 2026.

   Pursuant to Article 68 paragraph 1 point (c) of the Company Law, the financial statements of a public company must be submitted
   to the public accountant to be audited. Furthermore, based on the Financial Services Authority Regulation No.15/POJK.04/2020
   concerning the Planning and Convening of General Meeting of Shareholders of Public Companies, the appointment and dismissal of
   public accountant who will provide audit services for annual historical financial information must be decided by the GMS taking into
   account the recommendation of the Board of Commissioners.

4. Approval for the Adjustment of Articles of Association to the Indonesia Standard Industrial Classification.

   Pursuant to Article 19 paragraph (1) of the Company Law and Article 12 paragraph (1) of the Articles of Association of the Company,
   amendments to the Articles of Association shall be stipulated by the GMS.

   Pursuant to the provisions of the Statistics Indonesia Regulation Number 7 of 2025 on the Indonesian Standard Industrial
   Classification and the Joint Circular Letter of the Minister of Investment and Downstreaming/Head of the Investment Coordinating
   Board, Minister of Law, and Head of the Statistics Indonesia Number 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 of 2026 on the Implementation of
Page 39
     Adjustments to the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification in the Implementation of Risk-Based Business Licensing, the
     Company intends to adjust the description of the Company's existing business activities with the table listed in the 2025 Indonesian
     Standard Industrial Classification (KBLI).

5. Approval of the changes in the composition of the management of the Company.

     Pursuant to (i) Article 94 paragraph (1) of the Company Law, (ii) Article 3 of the Financial Services Authority Regulation No.
     33/POJK.04/2014 (“POJK 33”) regarding the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuer and Public Companies, and (iii)
     Article 15 paragraph (3) of the Company’s Articles of Association, the members of the Board of Directors are appointed by GMS.
     Pursuant to (i) Article 107 of the Company Law in conjunction with Article 15 paragraph (8) of the Company’s Articles of Association,
     and (ii) Article 8 paragraph (3) of OJK Regulation No. 33, the resignation of a member of the Board of Directors shall be resolved in a
     GMS.

General Provisions:

1.    This Notice serves as an official invitation for the Shareholders of the Company to attend the Meeting. The Company will not send
      out individual invitations to the Company’s Shareholders. Details of the Meeting agenda can be downloaded through the
      Company's website (https://www.sampoerna.com/en/investor-relations-gcg/disclosure).

2.    The Shareholders of the Company who are entitled to attend or be represented at the Meeting are those whose names are
      registered in the Company's Shareholder Register on Thursday, April 23, 2026, at 16:00 Western Indonesian Time and for the
      scriptless Shareholders are those whose shares are in the collective custody of the Indonesian Central Securities Depository ("KSEI")
      and as recorded in the securities account at the closing of stock trading on Thursday, April 23, 2026.

3.    The Shareholders of the Company whose shares have not been registered in KSEI Collective Custody or their lawful proxy who will
      attend the Meeting, are required to show the original Collective Share Certificate or submit its copy, and submit a photocopy of
      National Identity Card ("KTP") or other evidence of identity to the Registration Officer before entering the Meeting room.
      Shareholders whose shares have been registered in KSEI Collective Custody or their lawful proxy who will attend the Meeting, are
      required to submit the original Written Confirmation for the Meeting ("KTUR") and a photocopy of their KTP or other evidence of
      identity.

4.    The participation of the Shareholders in the Meeting, may be conducted with the mechanism as follows:

      a.    Attend to the Meeting physically; or
      b.    Attend to the Meting electronically via eASY.KSEI application.

      The Company encourages Shareholders to register and participate in the Meeting with electronic presence through eASY.KSEI in
      the https://akses.ksei.co.id/ link provided by KSEI.

      To use the eASY.KSEI, Shareholders can access the eASY.KSEI menu on the AKSes facility via the https://access.ksei.co.id/, taking
      into account the following provisions:

      i)    The deadline for declaring electronic attendance, appointing representatives through electronic proxy (e-proxy), or submitting
            electronic votes through the eASY.KSEI is set at 12:00 pm Western Indonesian Time (WIB) 1 (one) business day before the
            Meeting’s date.
      ii)   Shareholders who wish to attend or authorize a representative to attend the Meeting electronically through the eASY.KSEI
            must consider the following points:
            •    Registration process;
            •    Process of submitting questions and/or opinions electronically;
            •    Voting mechanism; and
            •    Live broadcast of the Meeting.
Page 40
5.   The Company advices Shareholders to authorize their presence by way of granting power of attorney including voting and
     submitting questions with the following provisions:
     a.   The Company provide the Power of Attorney form which can be downloaded through the Company’s website
          (https://www.sampoerna.com/en/investor-relations-gcg/disclosure) or through e-Proxy which can be electronically
          accessed in eASY.KSEI through www.ksei.co.id. The proxy whose names are available at eASY.KSEI is an Independent
          Representative appointed by the Company which is the Company’s Share Registrar, PT Raya Saham Registra (“RSR”), or
          shareholders’ Custodian Bank.
     b.   Members of the Board of Directors and the Board of Commissioners and the employees of the Company may act as proxies
          at the Meeting, however votes cast by them will not be calculated.
     c.   Representatives of the Company’s Shareholder in the form of legal entities must submit:
          i)    Photocopies of their latest Articles of Association; and
          ii)   Deed on the appointment of their incumbent board of directors,
          to the Company via email to rsrbae@registra.co.id no later than May 13, 2026, at 16:00 Western Indonesia Time.

6. Materials to be discussed at the Meeting are available on the Company's website (https://www.sampoerna.com/en/investor-
     relations-gcg/disclosure/) since April 24, 2026, until the date of the Meeting.

7.   The Company advices Shareholders to attend the Meeting by way of granting proxy to Independent Representative appointed by
     the Company which is RSR, the Company’s Share Registrar. However, without intending to prevent Shareholders or their proxies
     from attending the Meeting, the Company has established the following procedures:

     a.   In order for the Meeting to run in an orderly, efficient and timely manner, Shareholders or Shareholders' proxies are requested
          to attend at the latest at 7:30 am Western Indonesian Time. The registration process will be closed at 8.30 am Western
          Indonesian Time.
     b.   Shareholders or their proxies who come to the Meeting venue are required to follow the health and safety protocols set by
          the building management. If they do not comply with these protocols, they will not be permitted to enter the Meeting location.

8.   The Company does not provide souvenirs at the Meeting.


Jakarta, May 4, 2026
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
The Board of Director of the Company
Page 41
UNOFFICIAL TRANSLATION




        EXPLANATION ON THE AGENDA OF THE ANNUAL GENERAL MEETING OF
     SHAREHOLDERS OF PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA TBK. ON MAY 18, 2026


In relation to the Annual General Meeting of Shareholders ("AGMS") of PT Hanjaya
Mandala Sampoerna Tbk. (the "Company") which will be convened on Monday, May 18
2026, and in view of the following provisions:

-    Law No. 40 of 2007 dated August 16,2007, regarding Limited Liability Company (the
     “Company Law”);
-    OJK Regulation No.15/POJK.04/2020 dated April 20, 2020, regarding the Planning and
     Convening of General Meeting of Shareholders of Public Companies (“OJK 15/2020”);
-    OJK Regulation No.33/POJK.04/2014 dated December 8, 2014, regarding the Board of
     Directors and Board of Commissioners of Issuers and Public Companies (“OJK 33/2014”);
-    The Articles of Association of the Company as set out on Deed of Statement of Meeting
     Resolutions on the Amendments to the Articles of Association of the Company No.107
     dated May 27, 2025, made before Aulia Taufani SH, Notary in Jakarta,

The Company hereby provides an explanation for each of the agenda of AGMS as follows:

                                            Agenda 1
    Approval of the Annual Report and ratification of the Company’s consolidated financial
                  statements for the fiscal year ended on December 31, 2025


1.1.     Background

         In compliance with (i) Article 69 and Article 78 of the Company Law; and (ii) Article 9
         paragraph 3 point (a) and (b) and Article 21 paragraph 3 and paragraph 5 of the
         Company's Articles of Association, the Company’s annual report and consolidated
         financial statements, respectively, must be approved and ratified by the Company's
         General Meeting of Shareholders ("GMS").

1.2.     Explanation

         The Company has prepared the Annual Report for the fiscal year ended on
         December 31, 2025, containing the Company's Consolidated Financial
         Statements for the financial year ended on December 31, 2025, audited by the
         Public Accountant’s Office Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (a member of the
         PricewaterhouseCoopers network of firms).



                                                                                              1
Page 42
UNOFFICIAL TRANSLATION




        Furthermore, the Company submitted its audited Consolidated Financial
        Statements to the Financial Services Authority ("OJK") and PT Bursa Efek
        Indonesia ("IDX") on March 11, 2026.

        With regard to this agenda, the Company will seek approval of the 2025 Annual
        Report and ratification of the Consolidated Financial Statements for the fiscal
        year ended on December 31, 2025, to the GMS. At the AGMS, the Board of
        Directors will present a brief overview of the Company’s Annual Report,
        including its performance for the financial year ended 31 December 2025.


1.3.    Supporting Material

        The Company’s 2025 Annual Report is available at the Company’s Head Office
        as well as Corporate Representative Office in Jakarta or can be downloaded on
        the Company’s website www.sampoerna.com since April 24, 2026.

                                       Agenda 2
   Approval for the use of the Company's retained earnings for the financial year ended
                                  on December 31, 2025


2.1.    Background

        In compliance with (i) Article 70 and Article 71 paragraph 1 of the Company Law; and
        (ii) Article 9 paragraph 3 point (c) and Article 22 paragraph 1 of the Company’s Articles
        of Association, the net profit obtained by the Company in a financial year as stated in
        the balance sheet and profit and loss statement ratified by the GMS is to be used in
        accordance with the GMS resolution. The GMS may authorize the Board of Directors
        to determine the use of the retained earnings, including the determination of
        allocation for mandatory reserve, dividend payment and other uses, subject to the
        prevailing regulations.

2.2.    Explanation

        With regard to this agenda, the Company will propose to the GMS to approve the
        appropriation of the Company’s retained earnings for the financial year ended on
        December 31, 2025, to be distributed as cash dividend to the Company’s
        shareholders.



                                                                                               2
Page 43
UNOFFICIAL TRANSLATION




2.3.      Supporting Material

          The disclosure of the Company’s profit can be accessed on the Company’s website
          www.sampoerna.com in the Company’s 2025 Annual Report and Consolidated
          Financial Statements for the fiscal year ended on December 31, 2025.

                                           Agenda 3
       Approval of the appointment of a Public Accounting Office to audit the Company's
       consolidated financial statements for the fiscal year ended on December 31, 2026


3.1.      Background

          Pursuant to Article 68 paragraph 1 point (c) of the Company Law and OJK 15/2020,
          the financial statements of the public company must be submitted to a public
          accountant to be audited and further, the appointment and termination of the public
          accountant who will provide the audit service for the annual historical financial
          information must be resolved in the public company’s general meeting of
          shareholders taking into account the Board of Commissioners’ recommendation.

3.2.      Explanation

          For the appointment of Public Accountant Firm who will audit the Company's
          books and records for the 2026 fiscal year, after considering the recommendation
          from the Board of Commissioners, the Company's Board of Directors proposes to
          the GMS to appoint and designate the Public Accounting Firm Rintis, Jumadi,
          Rianto & Rekan (a member of the PricewaterhouseCoopers network of firms) to
          audit the Company's books and records for the fiscal year ending on December 31,
          2026.

3.3.      Supporting Material

          The following is the profile of the Public Accountant and Public Accounting Firm




          PwC provides assurance, tax, advisory, consulting, and legal services, focusing on
          a wide range of industries globally to build public trust and deliver added value to
                                                                                             3
Page 44
UNOFFICIAL TRANSLATION




        its clients and stakeholders. PwC’s global network comprises more than 365,000
        people across 136 countries, who share insights, experience, and solutions to
        develop fresh perspectives and practical recommendations.

        KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan is a member firm of the
        PricewaterhouseCoopers network in Indonesia. PwC Indonesia (“PwC”) has been
        operating in Indonesia since 1971. PwC has more than 3,400 professionals,
        including 90 partners and technical advisors, with extensive experience in
        providing independent audit and consulting services to multinational companies,
        state-owned enterprises, and local companies in Indonesia.

        These services are provided by PwC through separate legal entities, each focusing
        on different aspects of service offerings, while leveraging the collective resources
        and expertise of PwC firms in Indonesia and worldwide.




                                                                                           4
Page 45
UNOFFICIAL TRANSLATION




                                TJHIN SILAWATI
SUMMARY OF QUALIFICATIONS

Tjhin Silawati (Sila) is a Partner in the Assurance Service division at KAP Rintis, Jumadi, Rianto &
Rekan. With over 26 years of experience as an auditor, Sila has extensive expertise in leading
complex audit assignments, both local and multinational companies in various industries.

She participated in several audit engagements, such as Graha Layar Prima Tbk., Bank Central Asia
Tbk., as well as Bank Jago Tbk. She has also previously participated in the audit engagement of HM
Sampoerna Tbk., with her latest involvement in 2017.

Sila has extensive experience in the application of International Financial Reporting Standards
(IFRS), Indonesian Financial Accounting Standards, and US integrated audits. She is experienced in
providing risk analysis of business processes that impact financial aspects and offers
recommendations for internal control improvements. Furthermore, Sila possesses in-depth
knowledge of Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and Capital Markets regulations.


PROFESSIONAL EXPERIENCES

• 2000 – Present         : KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, Indonesia (as a Partner since
                           2019)

EDUCATION, PROFESSIONAL QUALIFICATIONS AND PROFESSIONAL AFFILIATIONS

● Bachelor of Economics, majoring in Accounting, Tarumanegara University
● Member of Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
● Public accountant listed at OJK Pasar Modal
● Public accountant listed at OJK Perbankan and Perbankan Syariah
● Public accountant listed at OJK Industri Keuangan Non-Bank
● BPK Examination Education at Partner Level




                                                                                                  5
Page 46
UNOFFICIAL TRANSLATION




                                          Agenda 4
       Approval for the Adjustment of Articles of Association to the Indonesia Standard
                                  Industrial Classification


 4.1    Background

        Pursuant to Article 19 paragraph 1 of the Company Law and Article 12 paragraph 1 of
        the Company’s Articles of Association, amendments to the Articles of Association shall
        be stipulated by the GMS.

        Pursuant to the provisions of the Statistics Indonesia Regulation Number 7 of 2025 on
        the Indonesian Standard Industrial Classification (“Statistics Indonesia Regulation
        2025”) and the Joint Circular Letter of the Minister of Investment and
        Downstreaming/Head of the Investment Coordinating Board, Minister of Law, and
        Head of the Statistics Indonesia Number 4.S, M.HH-1.HH.04.02, 1 of 2026 on the
        Implementation of Adjustments to the 2025 Indonesian Standard Industrial
        Classification in the Implementation of Risk-Based Business Licensing, the Company
        intends to adjust the description of the Company's existing business activities with the
        table listed in the 2025 Indonesian Standard Industrial Classification (KBLI).

 4.2    Explanation

        The amendments to the Company’s Articles of Association are made to adjust the
        description of the Company's existing business activities with the prevailing Indonesian
        Standard Industrial Classification (KBLI), in relation to the issuance of Statistics
        Indonesia Regulation 2025.

        The following sets out the proposed adjustments to the provisions of the Company’s
        Articles of Association, together with a comparison to the current provisions.


                Current Provisions                           Proposed Adjustments
            Purpose and Objectives and                     Purpose and Objectives and
                Business Activities                            Business Activities
                      Article 3                                     Article 3
 Paragraph 2                                      Paragraph 2
 To achieve the above objectives, the             To achieve the above objectives, the
 Company may carry out the following              Company may carry out the following
 business activities:                             business activities:

                                                                                              6
Page 47
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                            Proposed Adjustments




 i.     Main business activities:                 i.     Main business activities:
      a. Hand-Rolled       Kretek     Cigarette        a. Hand-Rolled      Kretek      Cigarette
         Industry; includes the business of               Industry; includes the production of
         making kretek containing shredded                kretek      cigarettes     containing
         tobacco, shredded krosok, shredded               shredded       tobacco,     shredded
         cloves, and additional flavoring                 kerosok, shredded cloves, and
         ingredients, which produce a                     additional flavoring ingredients,
         distinctive aroma mixture, rolled with           resulting in a distinctively flavored
         various       wrapping       materials           blend and rolled manually by hand
         (ambri/papir/tipping). Including the             using various wrapping materials
         hand-rolled kretek industry, hand-               (ambri, papir, or tipping). This
         rolled kretek and hand-rolled filter             activity includes the production of
         kretek.                                          hand-rolled kretek cigarettes and
                                                          filtered hand-rolled kretek cigarettes


      b. White Cigarette Industry; includes the        b. White Cigarette Industry; includes
         business of making white cigarettes              the activity of making cigarettes that
         that   do     not    contain     clove           do not contain clove components.
         components.

      c. Machine-Made Kretek Cigarette                 c. Machine-Made Kretek Cigarette
         Industry; includes the business of               Industry; includes the manufacture
         making kretek containing shredded                of kretek cigarettes containing
         tobacco, shredded krosok, shredded               shredded        tobacco,      shredded
         cloves, and additional flavoring                 kerosok, shredded cloves, and other
         ingredients, which produce a                     flavorings, resulting in a distinctively
         distinctive aromatic mixture, rolled             flavored blend, rolled automatically
         with various wrapping materials                  by machine using various wrapping
         (ambri/papir/tipping). Including the             materials (ambri, papir, or tipping).
         machine-made kretek industry.                    Including the manufacture of
                                                          machine-rolled kretek cigarettes and
                                                          filter-rolled kretek cigarettes.




                                                                                                     7
Page 48
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                          Proposed Adjustments
     d. Other Cigarette Industry; includes          d. Other Tobacco Product Industry;
        other     cigarette   manufacturing            includes the manufacturing of other
        businesses, other than kretek or               tobacco products, such as cigars,
        white cigarettes, such as cigars,              kretek cigars, kelembak kemenyan
        kelembak menyan cigarettes and                 cigarettes, kerobot cigarettes, and
        klobot/kawung cigarettes, sliced               kawung cigarettes. Including the
        tobacco (TIS), cigars, and other               manufacturing of fine-cut tobacco,
        processed tobacco products (HPTL).             pipe tobacco, snuff, homogenized or
        Including the pipe tobacco industry,           reconstituted tobacco, molasses
        chewing tobacco and snuff tobacco.             tobacco, and chewing tobacco,
                                                       including nicotine pouches.

     e. Wholesale Trade of Cigarettes and           e. Wholesale Trade of Cigarettes and
        Tobacco; includes wholesale trade of           Tobacco; includes the wholesale
        processed tobacco and cigarette                trade     of processed tobacco
        seasonings, such as kretek cigarettes          products, cigarette seasonings;
        and white cigarettes.                          wholesale trade of smoking products
                                                       and accessories, such as kretek
                                                       cigarettes,     white      cigarettes,
                                                       electronic cigarettes (vape), lighters,
                                                       pipes, cigarette rolling tools, and e-
                                                       liquid.
     f.   Wholesale Trade on a Fee or Contract      f. Wholesale Trade on a Fee or
          Basis; encompasses businesses acting         Contract        Basis;        includes
          as agents that receive commissions,          intermediation services in wholesale
          act as intermediaries (brokers),             trade, i.e. facilitating transactions
          conduct auctions, and engage in              between sellers and buyers for
          other wholesale trading activities in        ordering goods based on fees or
                                                       commissions without providing or
          the domestic and international
                                                       taking      ownership      of      the
          markets on behalf of others. Activities
                                                       intermediated goods and services.
          include      commission       agents,        Intermediation activities can be
          commodity brokers, and all other             carried out through digital platforms
          wholesale traders who sell on behalf         or non-digital channels. Fees or
          of and at the expense of others. This        commissions can be received from
          includes activities involved in joint        sellers or buyers. Income from
          sales and purchases or conducting            intermediation activities can also
          transactions on behalf of companies,         include other sources, such as
          including via the internet. It also          advertising income. This includes
          covers agents involved in the                commission agent activities, goods
          wholesale trade of agricultural raw          brokers and other wholesale trades
                                                       that trade on behalf of other parties
          materials, live animals, textile raw
                                                       without having rights to the
          materials and semi-finished goods,
                                                       intermediated goods; activities that
                                                                                                 8
Page 49
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                        Proposed Adjustments
         fuel, ores, metals, and chemicals,            bring together sellers and buyers;
         including fertilizers, food, beverages,       activities of conducting transactions
         and tobacco, textiles, clothing, fur,         on behalf of companies, including
         footwear, and leather goods, wood             online; activities of purchasing
         and building materials, machinery,            centers, if only acting as an
         including office machinery and                intermediary and not having rights to
                                                       the intermediated goods; auction
         computers, industrial equipment,
                                                       house activities for wholesale
         ships, aircraft, furniture, household
                                                       auction houses; commission-based
         goods, and hardware. This group also          agency for wholesale trade of
         includes wholesale auction houses             radioactive substances and ionizing
         and     commission        agents    for       radiation generators; organizing
         radioactive materials and ionizing            commodity auction markets for
         radiation generators. It includes the         wholesale        trade.     Excluding
         operation of commodity auction                wholesale trading activities on one's
         markets. Excluded from this group is          own behalf, which are included in
         the wholesale trade of automobiles            groups 462 to 469.
         and motorcycles, which is classified in
         groups 451 to 454.

     g. Industri Cigarette Flavoring and Other     g. Cigarette Flavoring Industry; includes
        Cigarette     Accessories     Industry;       the activity of making cigarette
        includes      tobacco       processing        seasonings,           such          as
        industries that are not classified            cigarette/tobacco       sauce      and
        elsewhere,      such    as     tobacco        cigarette capsules.
        homogenization or reconstitution
        industries and sauced tobacco. It also
        includes the production of cigarette
        flavorings and other cigarette
        accessories such as aromatic gum or
        benzoin                   (Kemenyan),
        cigarette/tobacco sauce, uwur (a type
        of cigarette), klobot, kawung, and
        filter manufacturing;




                                                                                               9
Page 50
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                          Proposed Adjustments
     h. Other        Electrical      Equipment      h. Other       Electrical      Equipment
        Manufacturing                  Industry;       Manufacturing Industry; includes the
        encompasses the manufacturing of               manufacture of electrical equipment
        various electrical equipment and               other     than     electric     motors,
        devices that do not fall into specific         generators, transformers, batteries
        categories mentioned earlier. It               and accumulators, cable and wire
        includes the production of bicycle             equipment, lighting equipment, and
        dynamos, magnetic dynamos, spark               household appliances. This includes
        plugs, sound warning devices (sirens,          the manufacture of battery chargers,
        horns, alarms, bells, etc.), electrical        including     solid     state      type;
        signal equipment such as traffic               manufacture of electric door
        control devices for roads, railways,           opening and closing devices;
        ports, and airfields, as well as signals       manufacture of electric bells;
        for pedestrians. Additionally, it covers       manufacture of extension cords
        a wide range of electrical and                 from purchased (not self-produced)
        electronic equipment not classified            insulated wire; manufacture of
        elsewhere,        including      battery       ultrasonic cleaning machines (except
        chargers, electric door openers and            for laboratories and dentists);
        closers, ultrasonic cleaning machines          manufacture of tanning beds;
        (except for laboratory or dental use),         manufacture of fuel cells (except for
        tanning beds, solid-state inverters,           motor vehicles) and regulated and
        rectification equipment, fuel cells,           unregulated       power        supplies;
        regulated and unregulated power                manufacture of uninterruptible
        supplies, uninterruptible power                power supplies (UPS); manufacture
        supplies (UPS), wave suppressors               of surge suppressors (except for
        (except for voltage level distribution),       voltage       level       distribution);
        cable equipment, connecting cables,            manufacture of equipment cables,
        and other electrical cable devices             extension cables, other electrical
        with insulators and connectors. The            wiring devices with insulation and
        industry also encompasses carbon               connectors; manufacture of carbon
        and graphite electrodes, contacts,             and graphite electrodes and contacts
        and other electrical carbon and                and other electrical carbon and
        graphite        products,        particle      graphite products; manufacture of
        accelerators, capacitors, resistors,           particle accelerators; manufacture of
        electrical capacitors, and similar             capacitors,     resistors,    electrical
        components,             electromagnets,        condensers,          and         similar
        electric      scoreboards,       electric      components;        manufacture        of
        advertising signs, electrical insulators       electromagnets, including bicycle
        (except for glass or porcelain                 lamp dynamos and magnetic
        insulators), electrical branding and           dynamos; manufacture of sirens and
        soldering equipment, hand soldering            other sound warning devices,
                                                                                              10
Page 51
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                             Proposed Adjustments
         irons, and the production of                      including horns and alarms;
         photovoltaic module equipment                     manufacture of electric scoreboards;
         (solar panels). It also includes the              manufacture of electric advertising
         manufacturing       of     electronic             signs; manufacture of electrical
         cigarettes (vape). Including the                  signal equipment, such as traffic
         business       of      manufacturing              lights    (for     roads,     railways,
         components and equipment.                         waterways, and airways) and
                                                           pedestrian signaling equipment;
                                                           manufacture of electrical insulators
                                                           (except glass or porcelain insulators);
                                                           manufacture of electrical soldering
                                                           and branding equipment, including
                                                           handheld         soldering        irons;
                                                           manufacture of inverters for solar
                                                           panel installation (photovoltaic);
                                                           manufacture       of    electroplating
                                                           machines; manufacture of on-board
                                                           chargers; manufacture of assembled
                                                           cables with connectors; manufacture
                                                           of charging stations for electric
                                                           vehicles.

 ii. Supporting business activities:               ii. Supporting business activities:
     a. Warehousing and Storage; includes              a. Other Warehousing and Storage;
        businesses that carry out temporary               includes warehousing and storage
        storage activities for goods before they          activities other than warehouse
        are sent to their final destination, for          receipt system warehouses, cold
        commercial purposes;                              storage, bonded warehouses, oil and
                                                          gas storage, hazardous and toxic
                                                          materials storage, ionizing radiation
                                                          source storage, and radioactive
                                                          associated      mineral      storage.
                                                          Including the the management or
                                                          operation of warehouses, including
                                                          closed warehouses, silos/tanks, and
                                                          other warehouses, with the function
                                                          of storing goods before being sent to
                                                          their final destination; container
                                                          depot activities that store and/or
                                                          stack containers, and may be
                                                          equipped with other facilities;
                                                          warehouse services used for

                                                                                                  11
Page 52
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                           Proposed Adjustments
                                                         electronic trading system activities
                                                         (PMSE); operation of storage tanks
                                                         to store products in liquid and gas
                                                         form, such as water and liquefied
                                                         gas;     operation    of    physical
                                                         commodity storage facilities not
                                                         classified elsewhere.




     b.   Paper and Cardboard Packaging             b. Paper and Cardboard Packaging and
          Industry;     encompasses         the        Box Industry; includes the activities of
          manufacturing of various paper and           making all kinds of packaging and
          cardboard packaging and boxes used           boxes from paper/cardboard used for
          for   wrapping      and     packaging        wrapping/packaging, including the
          purposes.    This     includes    the        making of boxes for cigarettes and
          production of packaging and boxes            other goods, for example packaging
          made from corrugated paper and               and boxes from corrugated paper and
          paperboard, foldable paper and               paperboard, foldable packaging and
          paperboard boxes, solid paper and            paperboard boxes, packaging and
          paperboard packaging and boxes,              boxes from solid board, other
          paper bags and sacks, as well as file        packaging and boxes from paper and
          boxes and similar items;                     paperboard, paper sacks and bags and
                                                       office file boxes and similar goods.

     c.   Packing Activities; encompasses           c. Other Packing Activities; includes
          packing services based on fees or            packaging activities such as bottling of
          contracts, whether using automated           liquids, packaging of solids, labeling,
          processes or not. It includes bottling       stamping, and sterilization of products
          beverages and food, packaging of             on a fee or contract basis, using either
          solid items (blister packaging,              an automated or manual process for
          aluminum foil packaging, and others),        products other than those in groups
          pharmaceutical        and      medical       82921 to 82925. Including the
          packaging, labeling, stamping, and           activities of packaging parcels or gifts
          sealing with a stamp or seal, parcel or      and wrapping gifts.
          gift wrapping, and gift packaging. This
          also includes canning and similar
          services. Packing services for
          transportation activities fall under
          the corresponding group 52291 to
          52299.



                                                                                              12
Page 53
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                            Proposed Adjustments
     d. Tobacco      Drying and Processing          d. Tobacco Drying and Processing
         Industry; includes businesses engaged         Industry; includes the activity of drying
         in the drying of tobacco leaves through       tobacco leaves by smoking or other
         smoking or other methods, as well as          means, including the activity of
         the shredding of tobacco leaves.              shredding tobacco leaves.

      e. General Printing Industry; includes        e. General Printing; includes printing of
          activities in the printing industry for      newspapers, magazines and other
          newspapers, magazines, and other             periodicals      such      as    tabloids,
          periodicals     such     as tabloids,        magazines, journals, pamphlets, books
          newspapers, magazines, journals,             and brochures, sheet music, maps,
          pamphlets, books, brochures, sheet           atlases, posters, advertising catalogs,
          music, maps, atlases, posters,               prospectuses and other printed
          advertising catalogs, prospectuses,          advertisements, diaries, calendars,
          and other printed advertisements,            business letters and other commercial
          diaries, calendars, business forms,          printed materials, letter paper or
          and other commercial printed                 personal stationery and other printed
          materials, , letter paper or personal        materials produced by printing
          stationery and other printed                 machines,       offset,     photogravure,
          materials produced by printing               flexography and similar printing
          machines, offset, photo plates,              machines,      duplicating      machines,
          flexography, and similar methods,            computer printers, and embossed
          duplicating machines, computer               letter printing machines including
          printers, raised letters, and the like,      quick-printing machines; printing on
          including quick-printing equipment;          labels      or    identification   marks
          direct     printing     without    any       (lithography, roll printing, flexography,
          intermediary medium on textiles,             and the like); printing, with or without
          plastics, glass, metal, wood, and            any intermediary medium on textiles,
          ceramics, except for silk screen             plastics, glass, metal, wood, and
          printing on fabric and ready-made            ceramics; laser engraving on textiles;
          clothing; and printing on labels or          reprinting using computers, stencil
          nameplates (lithography, grave               machines, and similar equipment;
          writing, flexography, and the like).         document photocopying services not
          This also includes reprints using            part of office support service offerings.
          computers, stencil machines, and             These printed materials are usually
          similar equipment. These printed             copyrighted items. This also includes
          items usually have copyright                 printing of signs, beer coasters,and
          protection;                                  photographs; and advertising printing
                                                       activities.




                                                                                                13
Page 54
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                           Proposed Adjustments
              f. Other Paper and Paperboard         f. Other Paper and Paperboard Product
                  Product Industry (YTDL);             Industry (YTDL); includes the activity of
                  includes the manufacturing           manufacturing goods from paper and
                  of various products from             paperboard or cardboard that are not
                  paper and paperboard or              covered in other subcategories, such as
                  cardboard that are not               the manufacture of ready-to-use
                  covered         in       other       writing paper and printing paper,
                  subcategories.               It      ready-to-use computer printout paper,
                  encompasses industries such          ready-to-use copy paper, ready-to-use
                  as ready-to-use writing paper        adhesive or sticky paper, ledger books,
                  and printing paper, ready-to-        accounting books, binders, albums,
                  use computer printout paper,         and writing instruments, whether for
                  ready-to-use coffee paper,           commercial or educational purposes,
                  ready-to-use adhesive or             the manufacture of boxes, cigarette
                  sticky paper, ledger book            filters from cellulose, bags, wallets,
                  industry, accounting books,          absorbent pads, and notebooks
                  binders, albums, and writing         containing paper arrangements, the
                  instruments, whether for             manufacture of wallpaper and other
                  commercial or educational            types of wall coverings, including vinyl
                  purposes. It also includes the       and textile-coated wallpaper, the
                  manufacture of boxes, bags,          manufacture of labels, filter paper and
                  wallets, and notebooks that          paperboard filters, the manufacture of
                  contain paper arrangements,          paper rolls and paperboard rolls, paper
                  wallpaper             industry       bobbins and paperboard bobbins, and
                  (wallpaper), and other types         so on, the manufacture of egg holders
                  of wall coverings, including         and other items made from paper pulp
                  vinyl and textile-coated             molds, and the manufacture of new
                  wallpaper. Label industry,           creative paper. This also includes the
                  filter paper, and paperboard         manufacture of paper and cardboard
                  filter industry, paper roll          by all means, such as coating, glazing,
                  industry, paperboard roll            gumming, laminating, the manufacture
                  industry, paperboard barrel          of carbon paper and stencil sheet
                  and paperboard industry, egg         paper in pieces ready for sale to
                  carton industry, and other           consumers; the manufacture of EKG
                  products made from paper             paper, the manufacture of unprinted
                  pulp molds. It also includes         office stationery, such as envelopes
                  the creation of new paper            and letter paper, and the manufacture
                  products. This category              of tableware (plates, glasses, straws,
                  includes the processing of           etc.) from paper and the like.
                  paper and cardboard by any
                  means, such as coating,
                  glazing,            gumming,
                  laminating, the production of
                  carbon paper, and stencil
                                                                                               14
Page 55
UNOFFICIAL TRANSLATION




                Current Provisions                  Proposed Adjustments
                  sheet paper in pieces ready
                  for sale to consumers. This
                  category also includes the
                  manufacture of EKG paper
                  and the manufacture of office
                  stationery that is not printed,
                  such as envelopes, letterhead
                  paper,     cleaning     paper,
                  dinnerware made of paper,
                  and the like.




                                                                           15
Page 56
UNOFFICIAL TRANSLATION




                                         Agenda 5
       Approval of the changes in the composition of the management of the Company


 5.1    Background

         Pursuant to (i) Article 94 paragraph (1) of the Company Law, (ii) Article 3 of the
         Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014 regarding the Board of
         Directors and Board of Commissioners of Issuer and Public Companies, and (iii) Article
         15 paragraph (3) of the Company’s Articles of Association, the members of the Board
         of Directors are appointed by GMS. Pursuant to (i) Article 107 of the Company Law in
         conjunction with Article 15 paragraph (8) of the Company’s Articles of Association,
         and (ii) Article 8 paragraph (3) of OJK Regulation No. 33, the resignation of a member
         of the Board of Directors shall be resolved in a GMS.

 5.2    Explanation

        The appointments of members of the Board of Directors are carried out in accordance
        with the Company's Articles of Association and other relevant regulatory provisions.
        The term of office of the incumbent members of the Board of Directors will end at the
        close of the fifth Annual General Meeting of Shareholders as of the Annual General
        Meeting of Shareholders on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting of
        Shareholders in 2030.

        In relation to this matter, the Company will propose to the shareholders of the
        Company at the AGMS to decide and approve the appointment:
        1. Umer Jawaid as Director of the Company who will replace Johan Bink;
        2. Virawaty as Director of the Company; and
        3. Joy Kartika Widjaja as Director of the Company,

        with a term of office from the closing of the AGMS 2026 until the end at the closing
        of the fifth Annual General Meeting of Shareholders as of the Annual General
        Meeting of Shareholders on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting
        of Shareholders in 2030.

        Further, the Company has received a resignation letter from Elvira Lianita from her
        position as a member of the Board of Directors of the Company. The reason for the
        resignation is in relation to her appointment as Vice President Corporate Affairs
        East & Southeast Asia, Pacific and PMI Global Travel Retail, Philip Morris Asia
        Limited in Hong Kong.


                                                                                             16
Page 57
UNOFFICIAL TRANSLATION




       In connection with the foregoing, the Company will propose to the shareholders at
       the Annual General Meeting of Shareholders to decide and approve the resignation
       of Elvira Lianita, as well as to grant a full release and discharge (acquit et decharge)
       from any and all liabilities and responsibilities in respect of her managerial activities
       performed in the interest of the Company, to the extent that such activities are
       reflected in the Annual Report and audited Financial Statements of the Company
       and will be approved in the Annual General Meeting of Shareholders.

       Thus, the composition of the Board of Directors and the Board of Commissioners of
       the Company shall become as follows:

       Board of Directors
       President Director      : The Ivan Cahyadi
       Director                : Andre Dahan
       Director                : Sharmen Karthigasu
       Director                : Yohan Lesmana Tjhin
       Director                : Reno Bontemps
       Director                : Houria Raselma
       Director                : Rianto Probo Hartono
       Director                : Umer Jawaid
       Director                : Virawaty
       Director                : Joy Kartika Widjaja

       Board of Commissioners
       President Commissioner      : Paul Janelle
       Vice President Commissioner : Mindaugas Trumpaitis
       Independent Commissioner : Luthfi Mardiansyah
       Independent Commissioner : Justin Mayall

       The term of office of all members of the Board of Directors and the Board of
       Commissioners is until the closing of the fifth annual general meeting of shareholders
       after the AGMS on May 27, 2025, namely at the Annual General Meeting of
       Shareholders in 2030.

 5.3   Supporting Material

        The following are the curricula vitae of Umer Jawaid, Virawaty and Joy Kartika
        Widjaja.




                                                                                              17
Page 58
UNOFFICIAL TRANSLATION




                                     UMER JAWAID
 SUMMARY OF QUALIFICATIONS

 Over 14 years of experience in supply chain management and production planning, with Umer most
 recently serving as Manufacturing Director at Papastratos CMS S.A., an affiliate of Philip Morris
 International (PMI) in Athens, Greece. Umer began his professional career at PMI in 2011 as a
 Management Trainee, taking on a variety of responsibilities in operations. Throughout his career, he
 has demonstrated strong capabilities in driving organizational engagement, change management,
 and leading manufacturing transformations across diverse international landscapes, successfully
 showcasing his leadership during assignments in Switzerland and Korea prior to his most recent role
 in Greece.


 PROFESSIONAL EXPERIENCE

 Papastratos CMC S.A. (PMI Greece)                  ATHENS, GREECE             JUL 2023 – PRESENT
 DIRECTOR MANUFACTURING

       •   Create Operational Strategies to guarantee required volumes being manufactured with
           required quality, guarantee flexibility in order to deliver productivity.
       •   Ensure all assets (factory, building, information technology, employee knowledge) are
           properly maintained and replaced as required.
       •   Ensure that purchasing and logistics activities are properly coordinated and that
           procurements are made in the most economic quantities, in line with the established
           policies and procedures.
       •   Direct the Quality Assurance activities to ensure that the product quality is consistent and
           in line with the established specifications.
       •   Control and direct implementation of the EHS programs to ensure compliance with the
           company’s Environmental, Health, Safety and Security policies. Direct the implementation
           of local regulations to ensure compliance with the national legislation.




                                                                                                  18
Page 59
UNOFFICIAL TRANSLATION




Philip Morris International         LAUSANNE, SWITZERLAND                       JUL 2022 – JUL 2023
PROGRAM MANAGER INDUSTRIAL STRATEGY

     •   Define and lead PMI’s global industrial strategy, aligning manufacturing footprint, capacity
         planning, and investment priorities with the company’s smoke-free transformation goals.
     •   Drive strategic projects across global operations, focusing on productivity, cost optimization,
         and speed-to-market for new product categories.
     •   Conduct in-depth analysis on capacity utilization, sourcing changes, and financial
         investments to support decision-making and resource allocation.
     •   Develop and maintain global manufacturing master plans, ensuring alignment with regional
         strategies and long-term business objectives
     •   Lead global footprint optimization projects, including asset utilization, sourcing strategies,
         and investment planning for future capacity needs

 Philip Morris Korea Inc.                             SOUTH KOREA               JUL 2017 – JUN 2022
 PRODUCTION MANAGER                                                            MAR 2020 – JUN 2022

     •   Oversee daily manufacturing operations, ensuring production targets are met efficiently and
         cost-effectively while maintaining PMI’s quality standards.
     •   Plan and implement production schedules, aligning resources and timelines to meet
         customer demand and optimize workflow.
     •   Monitor and maintain quality control standards, ensuring compliance with PMI
         specifications and regulatory requirements.
     •   Analyze production data and KPIs, identifying trends and implementing corrective actions
         to improve productivity and reduce waste
     •   Collaborate with cross-functional teams (procurement, logistics, engineering) to ensure
         smooth material flow and operational efficiency.

 PROJECT MANAGER INDUSTRIAL TRANSFORMATION                                     JUL 2017 – MAR 2020

     •   Lead industrial transformation projects to align with PMI’s smoke-free vision, ensuring
         timely and cost-effective delivery
     •   Develop and maintain detailed project plans, including scope, timelines, budgets, and
         resource allocation.
     •   Champion continuous improvement and lean methodologies to enhance efficiency and
         reduce operational losses.
     •   Coordinate cross-functional teams (manufacturing, engineering, supply chain, quality) to
         achieve project milestones and resolve operational challenges.

 Philip Morris International                   LAUSANNE, SWITZERLAND             JUN 2016 – JUL 2017
  GLOBAL QUALITY PLANNING MANAGER

     •   Develop and deploy global quality strategies and master plans, ensuring alignment with
         PMI’s corporate objectives and regulatory requirements


                                                                                                   19
Page 60
UNOFFICIAL TRANSLATION




     •   Lead strategic planning for quality initiatives, engaging with senior leadership to define
         priorities and integrate quality goals across functions.
     •   Drive risk assessment and mitigation strategies for quality-related challenges, ensuring
         proactive compliance and operational resilience.
     •   Coordinate cross-functional teams (manufacturing, R&D, supply chain, regulatory) to
         harmonize quality planning processes and resolve systemic issues.

 Philip Morris (Pakistan) Limited               KARACHI, PAKISTAN             FEB 2011 – JUN 2016
 MANUFACTURING PROJECT MANAGER                                               OCT 2014 – JUN 2016

     •   Lead planning and execution of manufacturing projects, ensuring alignment with PMI’s
         operational strategy.
     •   Develop detailed project plans, timelines, and budgets, monitoring progress to deliver
         projects on time and within cost constraints
     •   Manage resource allocation, including personnel, equipment, and materials, to optimize
         efficiency and meet production goals
     •   Drive continuous improvement initiatives, leveraging lean manufacturing and digital tools
         to enhance productivity.

 SUPPLY CHAIN PLANNING MANAGER                                              SEPT 2013 – NOV 2014

     •   Develop and execute supply chain planning strategies to ensure accurate demand
         forecasting and optimal inventory levels.
     •   Analyze market trends and historical data to create reliable demand forecasts and minimize
         stockouts or excess inventory.
     •   Manage capacity planning and production scheduling, balancing resources to meet
         customer demand efficiently.
     •   Monitor and optimize planning KPIs, such as forecast accuracy, inventory turnover, and
         service levels, implementing corrective actions as needed.

 PROCUREMENT MANAGER                                                       MAR 2012 – AUG 2013

     •   Develop and implement procurement strategies to ensure cost-effective sourcing aligned
         with company objectives
     •   Manage supplier relationships by evaluating, onboarding, and maintaining strong
         partnerships to ensure quality and timely delivery.
     •   Conduct market research and cost analysis to identify sourcing opportunities, monitor
         trends, and optimize procurement processes.
     •   Oversee purchasing activities and purchase order processing, ensuring adherence to
         procurement policies and regulatory requirements.
     •   Lead and develop procurement team members, providing guidance and fostering
         continuous improvement in processes and supplier performance.




                                                                                              20
Page 61
UNOFFICIAL TRANSLATION




 MANUFACTURING SPECIALIST                                                   AUG 2011 – MAR 2012

     •   Monitor and optimize production processes to ensure efficiency, quality, and compliance
         with PMI standards.
     •   Manage production schedules and resource allocation to meet demand and minimize
         downtime.
     •   Ensure adherence to safety, health, and environmental regulations across all
         manufacturing activities.
     •   Coordinate with cross-functional teams (Quality, Maintenance, Supply Chain) to resolve
         production issues and maintain smooth operations.

 MANAGEMENT TRAINEE                                                             FEB 2011 – JUL 2011

     •   Assist in production planning and process optimization to improve operational efficiency
         and maintain quality standards.
     •   Support inventory management, demand forecasting, and logistics coordination to ensure
         smooth material flow.
     •   Gain exposure to manufacturing operations, compliance processes, and performance
         monitoring across multiple functions.
     •   Collaborate with cross-functional teams to deliver project reports, operational studies, and
         internal presentations.

 EDUCATION
 Ghulam Ishaq Khan Institute of           TOPI, KHYBER PAKHTUNKHWA,                      2006 - 2010
 Engineering Sciences and                           PAKISTAN
 Technology
 Electronics Engineering

 LANGUAGE
 English – Fluent
 Urdu – Native




                                                                                                21
Page 62
UNOFFICIAL TRANSLATION




                                       VIRAWATY
 SUMMARY OF QUALIFICATIONS

  Virawaty is a senior marketing and brand transformation leader with over 20 years of experience
  across brand building, category leadership, and smokefree transformation within Philip Morris
  International. She brings deep expertise in smokefree products (SFP), consumer centric
  innovation, and large-scale brand portfolio management in highly regulated markets, with a
  proven track record of translating global strategy into strong local execution and building long-
  term brand equity. Her career began at PT HM Sampoerna Tbk. in 2003 as a Graduate Trainee,
  progressing into senior marketing leadership roles in Indonesia, the Asia Pacific region, and Korea.
  Currently, as Head of Heat Not Burn (IQOS) in Indonesia, she leads one of PMI’s most strategic
  growth platforms, focused on building and scaling a new category, accelerating adult smoker
  conversion, and translating PMI’s global smokefree vision into sustainable local value creation.


 PROFESSIONAL EXPERIENCE

 PT HM SAMPOERNA TBK.                          JAKARTA, INDONESIA            MAR 2019 – PRESENT
 HEAD OF HEAT NOT BURN (IQOS)

     •   Hold end‑to‑end accountability for the IQOS business in Indonesia, covering portfolio and
         pricing strategy, brand building, communications, and route‑to‑market execution in a
         priority PMI market.
     •   Establish and scale IQOS Club Indonesia from inception, defining the operating model,
         governance, and expansion roadmap to enable sustainable growth.
     •   Deliver strong initial business momentum, exceeding acquisition expectations, achieving
         conversion rates above global benchmarks, and maintaining high consumer satisfaction
         while sustaining accelerated growth through disruption.
     •   Drive accelerated growth through challenging conditions, sustaining multi‑fold
         acquisition and revenue expansion without reliance on pricing actions.
     •   Sustain long‑term growth momentum, strengthening the IQOS business model and
         positioning the category for durable value creation in Indonesia.

                                                                                                  22
Page 63
UNOFFICIAL TRANSLATION




 PHILIP MORRIS KOREA INC.                    SEOUL, SOUTH KOREA            OCT 2017 – MAR 2019
 MARKETING DIRECTOR

     •   Lead end‑to‑end marketing for Combustible Cigarettes (CC) and IQOS, with full
         accountability for category strategy, performance, and execution in the Korean market.
     •   Redesign the category management and marketing operating model, improving strategic
         focus, decision quality, and execution discipline while managing structural category
         decline.
     •   Deliver market share outperformance versus expectations through disciplined portfolio
         management, activation prioritization, and resource allocation.
     •   Embed consumer journey–led planning and segment-based communication frameworks,
         strengthening prioritization across acquisition, conversion, and retention, and improving
         execution consistency.

 PHILIP MORRIS ASIA LIMITED              HONG KONG                           APR 2016 – SEP 2017
 DIRECTOR PORTFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT
 MARLBORO & PREMIUM BRANDS

     •   Lead regional portfolio strategy and brand stewardship for Marlboro and premium brands
         across Asia, delivering net market share growth and reinforcing Marlboro’s leadership
         position despite sustained pressure on the premium segment.
     •   Establish Marlboro as the only growing premium brand in the region during the period
         by sharpening portfolio priorities, brand positioning, and execution focus.
     •   Simplify and accelerate the regional business model, improving speed‑to‑market and
         increasing new product launch success rates across diverse Asian markets.
     •   Lead product and packaging innovation initiatives tailored to Asian consumer preferences
         and regulatory environments, in close collaboration with affiliates and central teams.
     •   Develop, coach, and mentor brand management leaders across the region, strengthening
         strategic capability, succession readiness, and leadership depth in line with PMI’s people
         development standards

 PT HM SAMPOERNA TBK.                         JAKARTA, INDONESIA           OCT 2003 – MAR 2016
 HEAD OF BRAND MANAGEMENT (A MILD)                                         APR 2013 – MAR 2016

     •   Lead the strategic management and performance of Indonesia’s leading cigarette brand,
         sustaining all‑time high market share and reinforcing A Mild’s market leadership.
     •   Design and implement the Sampoerna A brand architecture, reducing portfolio
         concentration risk and strengthening long‑term brand resilience.
     •   Drive major product and packaging innovations, including new product launches and
         multiple SKU pack revamps, enhancing portfolio relevance and competitiveness.
     •   Advance structured consumer co‑creation initiatives, elevating adult smoker engagement
         and setting new benchmarks in the low‑tar segment.
     •   Build and develop a strong brand leadership team, establishing a robust talent pipeline
         with successors progressing into senior marketing and general management roles.
                                                                                                23
Page 64
UNOFFICIAL TRANSLATION




 MANAGER MARKETING NEW PRODUCTS & REGIONAL BRANDS                           JUL 2010 – MAR 2013

     •   Lead marketing strategy and execution for new product launches and regional brand
         portfolios, supporting growth and market relevance.
     •   Analyze market and brand performance to identify opportunities and guide marketing
         priorities.
     •   Coordinate cross‑functionally to ensure effective, compliant deployment of marketing
         initiatives and optimal use of marketing resources.

 MANAGER PRODUCT DEVELOPMENT                                                 JAN 2010 – JUN 2010

     •   Lead product development and commercialization initiatives, translating business and
         consumer requirements into compliant product solutions.
     •   Collaborate with cross‑functional and global teams to deliver product projects on time
         and in line with quality and regulatory standards.
     •   Manage product development lifecycle, including planning, execution, risk management,
         and stakeholder reporting.

 ASSOCIATE BRAND MANAGER – MARLBORO                                         MAR 2007 – DEC 2009

     •   Support development and execution of brand strategy, communication, and activation
         for Marlboro in collaboration with Brand Manager and cross‑functional teams.
     •   Coordinate brand deployment and marketing initiatives, working with agencies and
         internal stakeholders to ensure effective execution.
     •   Monitor execution progress and resource utilization to support consistent and compliant
         brand delivery.

 ASSOCIATE BRAND MANAGER – DJI SAM SOE (DSS)                                MAR 2006 – FEB 2007

     •   Support development and execution of brand strategy and communication for DSS, in
         collaboration with Brand Manager and cross‑functional teams.
     •   Coordinate brand deployment and activation, working with agencies and internal
         stakeholders to deliver approved brand initiatives.
     •   Monitor brand execution and performance, providing analytical inputs to support
         continuous brand growth.

 MARKETING COORDINATOR – REGIONAL MARKETING                                   FEB 2005 – FEB 2006

     •   Lead the orchestration and execution of regional marketing programs and brand
         initiatives across Bogor, Tangerang, and Bekasi areas in alignment with national marketing
         strategies.
     •   Partner with sales, commercial, and field teams to ensure effective and timely
         implementation of marketing activities.

                                                                                                24
Page 65
UNOFFICIAL TRANSLATION




     • Track regional marketing performance, timelines, and budgets, and support reporting and
       post‑activity evaluation.
 BRAND ASSISTANT – SAMPOERNA HIJAU                                       MAR 2004 - JAN 2005

     •   Support execution of brand activities and marketing initiatives for Sampoerna Hijau,
         ensuring alignment with approved brand plans and guidelines.
     •   Collaborate with cross‑functional teams, agencies, and vendors to ensure timely,
         accurate, and compliant delivery of brand initiatives.
     •   Maintain brand documentation, tracking, and reporting, supporting budget control and
         internal stakeholder updates.

 GRADUATE TRAINEE                                                             OCT 2003 – FEB 2004

     •   Participate in the Sampoerna Graduate Trainee Program, a structured development
         program designed to build future leaders through cross‑functional business exposure.
     •   Contribute to real business projects across core functions, supporting strategic initiatives
         and operational excellence.
     •   Develop strong business acumen, analytical thinking, and leadership capabilities through
         hands‑on assignments and mentorship.

 EDUCATION
 Prasetiya Mulya Business School            JAKARTA, INDONESIA                          2001 - 2003
 Master’s degree in management (Marketing Management) – Best Graduate

 Parahyangan Catholic University               BANDUNG, INDONESIA                       1997 - 2001
 Bachelor’s degree in chemical engineering, cum laude

 LANGUAGE
 English – Fluent
 Indonesia – Native




                                                                                                  25
Page 66
UNOFFICIAL TRANSLATION




                            JOY KARTIKA WIDJAJA
 SUMMARY OF QUALIFICATIONS


  Joy Kartika Widjaja is a transformation-driven marketing and commercial leader with over 14 years
  of experience in business building, brand development, and omnichannel consumer activation within
  Philip Morris International. She has a proven track record in establishing new entities from the ground
  up, designing scalable business models, and driving sustainable growth through strategic
  partnerships, ecosystem development, digital platforms, and large-scale consumer engagement.
  Currently, she serves as Director of Resonine (PT Harapan Karya Sembilan, Sampoerna’s subsidiary)
  and Head of Consumer Activation, leading end-to-end activation ecosystems across out-of-home,
  community, direct selling teams, and events, while driving transformation and strengthening
  Resonine as a strategic engine for brand growth.


 PROFESSIONAL EXPERIENCE

 PT HM SAMPOERNA TBK.                     JAKARTA, INDONESIA                       MAR 2018 – PRESENT
 DIRECTOR OF RESONINE & HEAD OF CONSUMER ACTIVATIONS                                FEB 2025 – PRESENT

     •   Establish and lead Resonine (PT Harapan Karya Sembilan), an in‑house event promoter and
         event organizer, as a strategic activation engine to support Sampoerna’s brand and consumer
         engagement agenda.
     •   Develop Resonine blueprint by defining the business model, operating structure, and
         transformation roadmap to deliver scalable, best‑in‑class consumer activation capabilities.
     •   Lead and integrate consumer activation channels across out‑of‑home, community engagement,
         direct selling teams, and events to ensure cohesive and impactful brand experiences
         nationwide.
     •   Formulate and deploy multi‑category brand activation platforms, ensuring competitiveness,
         relevance, and strong resonance across different product categories and consumer segments.
     •   Collaborate closely with internal stakeholders and external partners to translate brand
         strategies into high‑quality activation concepts and flawless execution in the market.

                                                                                                 26
Page 67
UNOFFICIAL TRANSLATION




 HEAD OF BRAND                                                                   JUN 2024 – JAN 2025

     • Lead and manage strategic partner brands by acting as a trusted brand consultant, shaping
       long‑term brand portfolio strategies aligned with business and market objectives.
    • Drive the development of creative concepts and brand narratives, ensuring consistency,
       differentiation, and relevance across touchpoints.
    • Design and deliver integrated brand activation solutions, collaborating closely with partners to
       translate strategy and creativity into effective market execution.
 HEAD OF IQOS DIRECT RETAIL                                                    JAN 2023 – MAY 2024

     •   Establish and scale the foundation for smoke‑free products direct retail channels across
         Indonesia, including IQOS island and IQOS kiosk, ensuring consistent brand presence and
         consumer experience.
     •   Lead nationwide expansion of the IQOS direct retail footprint, defining rollout priorities,
         operational standards, and execution governance to support sustainable growth of the
         smoke‑free category.
     •   Manage and develop a large field organization of approximately 600 Store Coaches, providing
         strategic direction, capability building, and performance management to ensure execution
         excellence.

 SENIOR MANAGER SMOKE-FREE PRODUCT STRATEGIC PLANNING                            OCT 2022 – DEC 2022

     •   Build and own the commercialization blueprint for smoke‑free products in Indonesia, translating
         strategic objectives into an integrated go‑to‑market plan.
     •   Design and orchestrate channel synergies across direct retail, indirect retail, strategic
         partnerships, and Marketing to ensure consistent consumer experience and effective market
         execution.
     •   Align cross‑functional stakeholders to optimize route‑to‑market models, channel roles, and
         commercialization priorities for scalable growth of the smoke‑free category.

SENIOR MANAGER SMOKE-FREE STRATEGIC PARTNERSHIP AND
                                                                                   JUL 2022 – SEP 2022
DEPLOYMENT

     •   Establish and lead the partnership blueprint for the smoke‑free products category, ensuring
         deployment excellence and the delivery of a best‑in‑class route‑to‑market experience aligned
         with Sampoerna’s smoke‑free transformation strategy.
     •   Drive end‑to‑end strategic partnerships by managing commercial negotiations with key
         potential partners, structuring mutually beneficial collaboration models to accelerate
         smoke‑free product availability and adoption.
     •   Lead and coach a team of Smoke‑Free Product (SFP) Deployment Managers (8 people), ensuring
         strong execution, cross‑functional alignment, and consistent market rollout excellence.




                                                                                               27
Page 68
UNOFFICIAL TRANSLATION




 SENIOR MANAGER STRATEGIC PLANNING & DIGITAL SUSTAINABILITY                      AUG 2021 – JUN 2022

     •   Lead the strategic management and performance of Indonesia’s leading cigarette brand,
         sustaining all‑time high market share and reinforcing A Mild’s market leadership.
     •   Design and implement the Sampoerna A brand architecture, reducing portfolio concentration
         risk and strengthening long‑term brand resilience.
     •   Drive major product and packaging innovations, including Avolution 20s and multiple SKU pack
         revamps, enhancing portfolio relevance and competitiveness.
     •   Advance structured consumer co‑creation initiatives, elevating adult smoker engagement and
         setting new benchmarks in the low‑tar segment.
     •   Build and develop a strong brand leadership team, establishing a robust talent pipeline with
         successors progressing into senior marketing and general management roles.

 SENIOR MANAGER STRATEGIC PARTNERSHIP                                            MAR 2018 – JUL 2021

     •   Lead and manage a team of Junior Managers and Executives (approximately 15 people) to build
         a new business entity from the ground up, covering strategy development, operating model,
         and organizational setup.
     •   Define the long‑term business strategy, vision, and commercial model, and drive mutual‑benefit
         partnerships with FMCG and services companies to support Sampoerna’s retail, wholesale, and
         digital platforms (SRC, Mitra SRC, and AYO SRC).
     •   Establish the legal and operational infrastructure of the new entity within less than one year,
         including organizational design, governance structure, and end‑to‑end operating readiness.
     •   Drive disciplined execution in partnership development, commercial negotiations, and
         stakeholder management to build a scalable business ecosystem.
     •   Deliver fivefold (5×) revenue growth within a two‑year period, resulting in more than 150
         business connections, over 40 partnership agreements, and national‑scale media coverage for
         strategic partnerships.

 PHILIP MORRIS ASIA PACIFIC                HONG KONG                              FEB 2017 – FEB 2018
 MANAGER PORTOFOLIO STRATEGY & DEVELOPMENT

     •   Oversee the Asia Pacific market across 16 affiliates by advocating product initiatives and
         marketing activities, supported by profitability analysis, market potential assessment, and
         launch and activation strategies.
     •   Plan and support approximately 60 new brand and variant launches across Asia Pacific markets.
     •   Advocate a broad range of product-driven initiatives, covering segments from above-premium
         pricing to low-price offerings.
     •   Consolidate the overall Asia Pacific marketing strategy and support the Vice President,
         Marketing Asia Pacific, in liaising with Global Headquarters and local markets.




                                                                                               28
Page 69
UNOFFICIAL TRANSLATION




 PT HM SAMPOERNA TBK.                                  INDONESIA                  OCT 2011 – JAN 2017
 MANAGER      AREA             CONSUMER            BANDUNG, INDONESIA             JAN 2015 – JAN 2017
 ENGAGEMENT

     •   Lead and manage a team of Area Supervisors (12 people), providing direction, coaching, and
         performance management to ensure strong field execution across assigned territories in
         Bandung and surrounding areas.
     •   Develop and implement field marketing and consumer engagement strategies across multiple
         channels, including out‑of‑home media, events, and direct selling teams, to drive brand
         experience and consumer activation.
     •   Ensure execution excellence by planning, monitoring, and evaluating consumer engagement
         activities across six channels, while optimizing territory potential, consumer segmentation, and
         local market opportunities, while consistently delivering strong business results and achieving
         national recognition for the highest market share growth for two consecutive years.

MANAGER COMMERCIAL ORGANIZATION                   SURABAYA, INDONESIA             APR 2014 – DEC 2014
DEVELOPMENT

     •   Work closely with the Commercial Director to design and execute commercial organization
         development strategies, particularly for the West Java and Central Java regions, ensuring
         alignment with business and growth objectives
     •   Lead large-scale talent initiatives, including end-to-end recruitment of commercial field force
         talents and systematic talent development planning to build a strong and sustainable pipeline
     •   Develop and implement capability-building and upskilling curricula for the commercial
         organization, translating business needs into structured learning and development programs.

 REGIONAL RETAIL ANALYST                          SURABAYA, INDONESIA             DEC 2013 – MAR 2014

     •   Generate business insights and strategic recommendations for the retail channel in East Java,
         supporting area leadership in achieving volume, distribution, and market share objectives.
     •   Analyze retail and trade performance, including outlet productivity, channel structure,
         competitive activities, and consumer behavior, to identify growth opportunities and execution
         gaps.
     •   Translate market, sales, and retail data into actionable insights to guide retail strategy, trade
         programs, and route‑to‑market effectiveness.

 SALES ANALYST FOR HEAD OF CHANNEL                 SURABAYA, INDONESIA             OCT 2013 – DEC 2013

     •   Deliver actionable insights and strategic recommendations for Java Island territories, supporting
         channel performance optimization and achievement of business objectives.
     •   Provide comprehensive analysis of regional sales, distribution, and channel execution,
         identifying risks, opportunities, and required follow‑up actions to support channel strategy.
     •   Translate sales performance data and market intelligence into clear insights to guide
         decision‑making for the Head of Channel and commercial leadership.

                                                                                                 29
Page 70
UNOFFICIAL TRANSLATION




 GRADUATE TRAINEE                                  SURABAYA, INDONESIA             OCT 2011 – SEP 2013

     •   Participate in the Sampoerna Graduate Trainee Program, a structured leadership development
         program designed to build future leaders through cross‑functional rotations, with progressive
         assignments as Sales Executive, Sales Supervisor, Senior Sales Analyst, and Marketing Specialist.
     •   Contribute to real business projects across core functions, supporting strategic initiatives and
         operational excellence.
     •   Lead and manage field sales operations, supervising a team of up to 14 subordinates to deliver
         strong in‑market execution; identify actionable insights and ensure disciplined execution of
         sales plans at the territory level.
     •   Gain end‑to‑end exposure to the commercial value chain, including frontline sales execution,
         field leadership, regional performance analysis, and consumer‑driven marketing.

 EDUCATION
 Prasetiya Mulya Business School                       JAKARTA, INDONESIA                    2007 - 2011
 Bachelor’s degree in business management

 Jinan University                                 GUANGZHOU, CHINA                           2006 - 2007
 Guangzhou Jinan DaXue (Mandarin Language Course)

 LANGUAGE
 English – Fluent
 Indonesia – Native
 Mandarin – Fluent




                                                                                                 30

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.24 MB
Published4 May 2026
Pages70
Characters178,943
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 47 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. p.2 ×38
linked org HM Sampoerna Tbk. p.5 ×36
linked org Graha Layar Prima Tbk. p.9 ×3
linked org Bank Central Asia Tbk. p.9 ×5
linked org Bank Jago Tbk. p.9 ×5
linked person Umer Jawaid · Direktur p.20 ×10
linked person Johan Bink p.20 ×2
linked person Joy Kartika Widjaja · Direktur p.20 ×11
linked person Elvira Lianita p.20 ×7
linked org Philip Morris p.20 ×23
linked person The Ivan Cahyadi p.21 ×2
linked person Andre Dahan p.21 ×2
linked person Sharmen Karthigasu p.21 ×2
linked person Yohan Lesmana p.21 ×2
linked person Reno Bontemps p.21 ×2
linked person Houria Raselma p.21 ×2
linked person Rianto Probo Hartono p.21 ×2
linked person Mindaugas Trumpaitis · President Commissioner p.21 ×3
linked person Luthfi Mardiansyah · Commissioner p.21 ×2
linked person Justin Mayall · Commissioner p.21 ×2
linked person Maharani Djody Putri p.37
possible org Bursa Efek Indonesia p.2 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible — Virawaty · Direktur p.20 ×2
possible — Central Business p.38
unresolved org Pusat Statistik p.2 ×4
unresolved org Menteri Investasi dan Hilirisasi p.2 ×2
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal Menteri p.2 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.3
unresolved org PT Raya Saham Registra p.4 ×2
unresolved person Aulia Taufani SH · Notaris p.5 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.6 ×2
unresolved org Rianto & Rekan p.6 ×10
unresolved org Rintis p.8 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×2
unresolved org Philip Morris Asia Limited p.20 ×4
unresolved org Philip Morris Korea Inc. p.23 ×2
unresolved org Indonesia. PHILIP MORRIS KOREA INC. p.27
unresolved — Joy · Direktur p.31
unresolved org PT Harapan Karya Sembilan p.31 ×4
unresolved org Financial Services Authority p.37 ×6
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.38
unresolved org Minister of Investment and Downstreaming p.38
unresolved org Minister of Law p.38 ×2
unresolved person Examination Education p.45
unresolved org Minister of Investment p.46
unresolved org UNOFFICIAL TRANSLATION PHILIP MORRIS KOREA INC. p.63

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result