Skip to content
Back to announcement

Report SFC Konsol Maret 2026.pdf

Financial statement Text extracted SFAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk
Dan Entitas Anak
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
Pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan
pada tanggal 31 Desember 2025 (Diaudit)
Page 2
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS
DAFTAR ISI



                                                                                                Halaman


Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Keuangan PT Surya Fajar Capital Tbk dan anak perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak
Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit) serta Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan
    31 Desember 2025 (Diaudit) serta Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir pada tanggal
    31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)


     Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                         1

     Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                             3

     Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                       5

     Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                                7

     Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                   8
Page 3

          
Page 4

          
Page 5
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                  Catatan      31 Maret 2026          31 Desember 2025

ASET

Kas dan setara kas                                    5           39.051.185.861         42.278.666.247
Deposito berjangka yang dibatasi
 penggunaannya                                        6           30.562.500.000         30.562.500.000
Portofollio efek - bersih                             7           38.166.430.608         44.680.425.054
Piutang Transaksi Perantara
 perdagangan efek - pihak ketiga                      8           13.418.204.391         64.086.459.157
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                   2.237.594.679          3.048.491.417
Uang muka dan biaya dibayar dimuka                                   467.741.587            471.197.759
Pajak dibayar dimuka                                  9              563.991.310            544.692.714
Penyertaan saham                                      10           9.865.000.000          9.865.000.000
Aset pajak tangguhan                                  29           6.658.473.465          6.658.473.465
Aset tetap - setelah dikurangi
 akumulasi penyusutan masing-masing sebesar
 Rp 18.976.523.264 dan Rp 18.403.910.521
 pada tanggal 31 Maret 2026
 dan 31 Desember 2025                                 11           2.116.786.776          2.667.808.387
Aset takberwujud - setelah dikurangi
 akumulasi amortisasi masing-masing sebesar
 Rp 11.967.932.078 dan Rp 11.885.073.012 pada
 tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025           12             713.424.625            712.283.691
Aset lain-lain                                                     3.430.206.248          3.402.884.964

JUMLAH ASET                                                     147.251.539.550         208.978.882.855




                   Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
                         bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian


                                                  1
Page 6
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                              Catatan   31 Maret 2026       31 Desember 2025

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

Utang usaha - pihak ketiga                                      13           381.549.392          395.018.461
Utang transaksi perantara
  perdagangan efek - pihak ketiga                               14        12.045.353.355       62.605.947.165
Utang lain-lain pihak ketiga                                    15         2.170.648.973          981.356.208
Utang pajak                                                     16           521.299.669          132.219.463
Beban akrual                                                                 353.499.714          533.798.957
Pendapatan diterima dimuka                                                   112.986.634          103.784.677
Liabilitas sewa                                                              573.164.587          852.467.085
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                         28         5.052.269.131        5.052.269.131

                                                                          21.210.771.455       70.656.861.147
Jumlah Liabilitas

EKUITAS

Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
  kepada Pemilik Entitas Induk
Modal saham
  Modal dasar - 3.400.000.000 saham dengan nilai
    nominal Rp 100 per saham
  Modal ditempatkan dan disetor - 1.359.934.021 saham           18        135.993.402.100      135.993.402.100
Tambahan modal disetor - bersih                                 19        55.374.203.699       55.374.203.699
Selisih transaksi dengan pihak nonpengendali                    20         8.026.681.207        8.026.681.207
Ekuitas pada keuntungan (kerugian) belum direalisasi
  atas kenaikan (penurunan) nilai investasi yang diukur
  pada nilai wajar melalui komprehensif lain                    9        (10.806.764.340)       (9.770.887.104)
Investasi dalam instrumen ekuitas                                          7.365.000.000         7.365.000.000
Saldo laba (defisit)
  Ditentukan penggunaannya                                      21         3.000.000.000         3.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunannya                                          (99.887.044.102)      (90.474.455.309)

Jumlah Ekuitas yang Dapat
 Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk                               99.065.478.564      109.513.944.593

Kepentingan Nonpengendali                                       22        26.975.289.531       28.808.077.115

Jumlah Ekuitas                                                           126.040.768.095      138.322.021.708

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                            147.251.539.550      208.978.882.855




                        Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
                               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian

                                                          2
Page 7
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan
31 Maret 2025 (Tidak Diaudit) dan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                               31 Maret 2026         31 Maret 2025         31 Desember 2025
                                                 Catatan
                                                               (Tidak diaudit)       (Tidak diaudit)           (Diaudit)

PENDAPATAN USAHA                                   23            (1.270.296.593)        1.522.548.981          6.814.975.368
BEBAN POKOK PENDAPATAN                             24               (11.673.594)          (60.652.241)          (795.292.110)

LABA (RUGI) KOTOR                                                (1.281.970.187)        1.461.896.740          6.019.683.258

BEBAN USAHA                                       25,32          (8.813.108.357)       (9.795.778.424)       (33.392.964.933)

LABA (RUGI) USAHA                                               (10.095.078.544)       (8.333.881.684)       (27.373.281.675)

Penghasilan lainnya                                26               911.018.588         3.093.019.293         15.630.495.380
Beban lainnya                                      27            (2.023.246.980)         (174.472.094)        (3.129.046.376)
Beban bunga dan keuangan lainnya                                    (38.069.444)          (87.943.144)          (392.524.557)

RUGI SEBELUM PAJAK                                              (11.245.376.380)       (5.503.277.629)       (15.264.357.228)

BEBAN PAJAK                                        29                            -                     -        (407.914.907)

RUGI SETELAH PAJAK                                              (11.245.376.380)       (5.503.277.629)       (15.672.272.135)

PENGHASILAN (RUGI)
 KOMPREHENSIF LAIN

Pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba rugi
 Keuntungan (kerugian) belum direalisasi
  atas kenaikan nilai investasi yang diukur
 melalui penghasilan komprehensif lain              7            (1.035.877.236)       (1.040.773.435)        (4.684.585.681)
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti       28                         -                     -             (1.228.683)
 Pajak terkait                                     29                         -                     -                270.311
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
 LAIN - SETELAH PAJAK                                            (1.035.877.236)       (1.040.773.435)        (4.685.544.053)

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                                 (12.281.253.616)       (6.544.051.064)       (20.357.816.188)

JUMLAH RUGI TAHUN/PERIODE BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
 KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                          (9.412.588.796)       (5.463.908.204)       (12.036.098.401)
  Kepentingan nonpengendali                                      (1.832.787.584)          (39.369.425)        (3.636.173.734)

                                                                (11.245.376.380)       (5.503.277.629)       (15.672.272.135)

JUMLAH RUGI TAHUN/PERIODE BERJALAN
 KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik entitas induk                                         (10.448.466.032)       (6.504.681.639)       (16.765.568.862)
  Kepentingan nonpengendali                                      (1.832.787.584)          (39.369.425)        (3.592.247.326)

                                                                (12.281.253.616)       (6.544.051.064)       (20.357.816.188)

RUGI PER SAHAM DASAR                               30                      (6,92)                (4,02)                (8,85)


                          Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
                                bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
                                                           3
Page 8
PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                                                            Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk


                                                                                                                                          Ekuitas pada
                                                                                                                 Selisih Nilai       Keuntungan (Kerugian)
                                                                                        Tambahan Modal        Transaksi dengan       Belum Direalisasi Atas
                                                         Catatan   Modal Disetor                                                                                                                   Saldo Laba
                                                                                         Disetor - bersih       Kepentingan          Kenaikan (Penurunan)          Investasi dalam                                                                     Kepentingan
                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah                                 Jumlah Ekuitas
                                                                                                               Nonpengendali          Nilai Investasi yang       instrumen ekuitas                                                                    Nonpengendali
                                                                                                                                     Diukur pada Nilai Wajar
                                                                                                                                      Melalui Penghasilan
                                                                                                                                       Komprehensif Lain
                                                                                                                                                                                        Ditentukan         Belum Ditentukan
                                                                                                                                                                                      Penggunaannya         Penggunaannya

Saldo pada tanggal 1 Januari 2025                                   135.993.402.100        55.374.203.699         8.053.442.335                (799.922.942)         7.365.000.000        3.000.000.000         (82.679.850.609)   126.306.274.583       32.373.563.313     158.679.837.896

Rugi komprehensif                                                                   -                     -                   -                              -                    -                    -        (12.036.098.401)   (12.036.098.401)      (3.636.173.734)    (15.672.272.135)

Penghasilan (Rugi) komprehensif lain
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih                               -                     -                      -                           -                    -                    -            (44.884.780)       (44.884.780)         43.926.408             (958.372)
 Ekuitas pada kerugian belum direalisasi atas kenaikan
   nilai investasi yang diukur
   melalui penghasilan komprehensif lain                   9                        -                     -                   -               (4.684.585.681)                     -                    -                    -       (4.684.585.681)                   -       (4.684.585.681)
  kerugian yang direalisasi atas penjualan
   investasi yang diukur pada nilai wajar
   melalui penghasilan komprehensif lain                   9                                                                                  (4.286.378.481)                     -                    -         4.286.378.481                 -                      -                  -

Jumlah rugi komprehensif                                                            -                     -                   -               (8.970.964.162)                     -                    -         (7.794.604.700)   (16.765.568.862)      (3.592.247.326)    (20.357.816.188)
Transaksi dengan pemilik
  Selisih transaksi dengan
   pihak nonpengendali                                    1c,20                     -                     -         (26.761.128)                             -                    -                    -                    -          (26.761.128)         26.761.128                   -

Jumlah transaksi dengan pemilik                                                 -                     -             (26.761.128)                         -                    -                    -                        -          (26.761.128)         26.761.128                   -

Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                                 135.993.402.100        55.374.203.699         8.026.681.207               (9.770.887.104)        7.365.000.000        3.000.000.000         (90.474.455.309)   109.513.944.593       28.808.077.115     138.322.021.708

Rugi komprehensif                                                                   -                     -                   -                              -                    -                    -         (9.412.588.793)    (9.412.588.793)      (1.832.787.584)    (11.245.376.377)

Penghasilan (Rugi) komprehensif lain
 Ekuitas pada kerugian belum direalisasi atas kenaikan
   nilai investasi yang diukur
   melalui penghasilan komprehensif lain                   9                        -                     -                   -               (1.035.877.236)                     -                    -                    -       (1.035.877.236)                   -       (1.035.877.236)

Jumlah rugi komprehensif                                                            -                     -                   -               (1.035.877.236)                     -                    -         (9.412.588.793)   (10.448.466.029)      (1.832.787.584)    (12.281.253.613)


Saldo pada tanggal 31 Maret 2026                                    135.993.402.100        55.374.203.699         8.026.681.207              (10.806.764.340)        7.365.000.000        3.000.000.000         (99.887.044.102)    99.065.478.564       26.975.289.531     126.040.768.095



                                                                            Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
                                                                                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian

                                                                                                                                        6
Page 9
PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak diaudit) dan
31 Maret 2025 (Tidak Diaudit) dan yang berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            31 Maret (Tidak Diaudit)           31 Desember
                                                           2026                 2025               2025
                                                        (3 Bulan)             (3 Bulan)         (12 Bulan)
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 OPERASI
 Penerimaan dari jasa manajemen                            420.000.000          127.500.000       1.045.000.000
 Penerimaan penghasilan dividen dan bunga                  579.867.345            5.094.182       2.008.615.584
 Penerimaan dari nasabah - bersih                      (34.338.644.785)       3.295.059.989      37.507.293.752
 Penerimaan komisi perantara
  perdagangan efek dan jasa agen                         1.222.470.361          809.640.431       3.467.902.551
 Penerimaan jasa penjamin emisi
  dan penjualan efek                                         150.000.000        258.211.196        200.000.000
 Pembayaran kepada
  lembaga kliring dan penjaminan - bersih               34.446.305.741       (3.311.860.586)    (37.694.670.590)
 Penerimaan dari komisi transaksi                          396.384.869          528.049.251       1.436.094.460
 Pembayaran kepada karyawan                             (5.841.268.950)      (6.253.179.116)    (18.934.736.602)
 Pembayaran lainnya - bersih                              (462.966.037)      (1.403.058.292)    (10.279.536.279)

 Kas Bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi           (3.427.851.456)      (5.944.542.945)    (21.244.037.124)
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 INVESTASI
 Kenaikan (penurunan) atas
   piutang lain-lain pihak ketiga                                      -      1.080.916.703       1.393.049.701
 Perolehan:
  Portofolio efek - diukur pada nilai
     wajar melalui laba rugi                                           -     (5.000.000.000)     (6.298.800.000)
  Portofolio efek - diukur pada nilai wajar
     melalui penghasilan komprehensif lain                             -       (999.900.000)     (6.000.000.000)
 Penjualan:
  Portofolio efek - diukur pada nilai
     wajar melalui laba rugi                                           -      5.187.282.457      25.053.731.600
  Portofolio efek - diukur pada nilai wajar
     melalui penghasilan komprehensif lain                             -      1.517.923.140       3.257.358.900
 Hasil penjualan investasi pada entitas asosiasi                       -                  -      10.983.750.000
 Perolehan aset tetap                                        (21.591.133)      (251.657.040)       (587.548.025)
 Perolehan aset tidak berwujud                               (84.000.000)       (48.400.000)       (359.945.046)
 Hasil penjualan aset tetap                                            -                  -           9.290.000
 Penerimaan (pembayaran) jaminan dan deposit                           -        112.828.500         296.278.700

 Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
 Aktivitas Investasi                                      (105.591.133)       1.598.993.760      27.747.165.830
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
 PENDANAAN
 Penerimaan (pembayaran)
  utang lain - lain pihak ketiga                           600.000.000                    -      (3.600.000.000)
 Pembayaran liabilitas sewa                               (279.298.857)        (554.898.872)     (1.364.563.839)
 Pembayaran atas bunga liabilitas sewa                     (14.738.940)         (33.176.728)       (105.625.161)

 Kas Bersih Diperoleh dari
  (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                      305.962.203       (588.075.600)     (5.070.189.000)
 KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH -
  KAS DAN SETARA KAS                                    (3.227.480.386)      (4.933.624.785)      1.432.939.706

 KAS DAN SETARA KAS
 AWAL TAHUN/PERIODE                                     42.278.666.247       40.845.726.541      40.845.726.541
 Perubahan pada dana yang
    dibatasi penggunaannya                                             -                                      -

 KAS DAN SETARA KAS
 AKHIR TAHUN/PERIODE                                    39.051.185.861       35.912.101.756      42.278.666.247


                          Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
                                bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian



                                                         8
Page 10
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum

   a. Pendirian dan Informasi Umum

      PT Surya Fajar Capital Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 12 tanggal 5 April 2016, yang
      dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara. Akta Pendirian tersebut telah
      memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
      Keputusannya No. AHU-0017288.AH.01.01.TAHUN 2016 tanggal 5 April 2016 dan telah diumumkan dan
      dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 Tambahan No. 62036 tanggal 9 Agustus 2016.

      Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 16
      tanggal 9 Mei 2023, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara,
      mengenai penyesuaian maksud, tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan sesuai dengan Klasifikasi Baku
      Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020. Penyesuaian Anggaran Dasar tersebut telah memperoleh
      persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya
      No. AHU-0026143.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 11 Mei 2023.

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama bergerak di
      bidang jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung maupun melalui
      anak usaha.

      Perusahaan dan Entitas Anak disebut sebagai Grup. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada
      tahun 2016. Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan. Kantor pusat Perusahaan beralamat di Satrio
      Tower Building Lantai 14 Unit 5, Jl. Prof. Dr. Satrio Blok C4 No. 5, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan
      Setiabudi, Jakarta Selatan 12950.

      Pemegang saham akhir Grup adalah PT Surya Fajar Corpora yang berkedudukan di Indonesia.


   b. Penawaran Umum Saham

      Pada tanggal 13 Juni 2019, Perusahaan memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari Ketua Otoritas Jasa
      Keuangan atau OJK dengan Suratnya No. S-70/D.04/2019 untuk melakukan penawaran umum perdana
      212.500.000 saham Perusahaan kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga
      penawaran sebesar Rp 188 per saham dimana melekat Waran Seri I sebanyak-banyaknya 297.500.000
      Saham Biasa Atas Nama (“Saham”) dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham dan ditawarkan
      dengan Harga Pelaksanaan Rp 235 per saham. Pada tanggal 19 Juni 2019, seluruh saham telah tercatat di
      Bursa Efek Indonesia.

      Berdasarkan Akta No. 79 tanggal 7 September 2020, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,
      M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, pemegang saham menyetujui penerbitan Waran Seri I sebanyak
      297.500.000 dan berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek No. OPR220/AJK/062020 tanggal 2 Juni 2020
      dan No. OPR-253/AJK/062020 tanggal 22 Juni 2020 perihal berakhirnya masa pelaksanaan Waran Seri I
      Perusahaan dengan jumlah pelaksanaan waran menjadi saham adalah masing-masing sebanyak
      67.762.341 saham dan 229.671.680 saham dengan nilai nominal Rp 100 atau seluruhnya sebesar
      Rp 29.743.392.100.

      Pada tanggal, 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, seluruh saham Perusahaan masing-masing sejumlah
      1.359.934.021 saham, dengan nilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham telah tercatat di Bursa
      Efek Indonesia.


   c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan

      Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, entitas anak yang dikonsolidasikan termasuk
      persentase kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:




                                                       9
Page 11
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                   Jumlah aset
                             Entitas Anak/            Kepemilikan               (sebelum eliminasi)
                                                   31 Maret 2026 dan                                              Lokasi Usaha
                                                                         31 Maret 2026     31 Desember 2025
                                                   31 Desember 2025                                                  Utama
                                                          %
       Kepemilikan langsung :

       PT Surya Fajar Sekuritas (SFS)                   99,99%            88.990.510.195     144.749.403.219        Jakarta


       PT Surya Fajar Investama (SFI)                   99,99%             7.395.572.503          8.283.434.414     Jakarta

       PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI)        51,95%            24.969.648.707         28.087.147.938     Jakarta

       PT Surya Fajar Urun Dana (SFUND)                 92,5%                607.510.356           537.104.494      Jakarta

       Kepemilikan tidak langsung:
       Entitas anak DPI

       PT Mareco Prima Mandiri (MPM)                    99,36%             6.688.125.064          7.825.806.186     Jakarta


       PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI)              99,99%            14.448.925.385         15.384.030.878     Jakarta

       PT Mitra Usaha Indofund (MUI)                    99,90%               921.359.386           588.122.421      Jakarta




      Informasi keuangan DPI yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali dalam jumlah material untuk tahun-
      tahun yang berakhir 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

      Laporan posisi keuangan konsolidasian:

                                                                 31 Maret 2026                   31 Desember 2025

       Aset lancar                                                     22.842.700.619                    25.865.394.350
       Aset tidak lancar                                                2.126.948.088                     2.221.753.588

       Jumlah aset                                                     24.969.648.707                    28.087.147.938

       Liabilitas jangka pendek                                         1.762.817.463                     1.159.291.139
       Liabilitas jangka panjang                                          814.499.250                       813.194.224

       Jumlah liabilitas                                                2.577.316.713                     1.972.485.363

       Jumlah Ekuitas                                                  22.392.331.993                    26.114.662.575

       Jumlah ekuitas yang teratribusikan pada:
         Pemilik entitas induk                                         (3.711.849.394)                   26.068.979.001
         Kepentingan nonpengendali                                        (10.481.181)                       45.683.574




      Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:




                                                     10
Page 12
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                              31 Maret 2026           31 Desember 2025


       Pendapatan usaha                                               387.182.912              1.505.925.684
       Rugi sebelum pajak                                         (3.722.330.575)            (7.244.597.534)
       Penghasilan (rugi) komprehensif lain                                     -                95.585.622
       Jumlah rugi Komprehensif                                   (3.722.330.575)            (7.114.629.669)

       Jumlah rugi komprehensif yang teratribusikan
         kepada kepentingan nonpengendali                            (10.481.181)               (31.008.135)


      Laporan arus kas konsolidasian:
                                                               31 Maret 2026           31 Desember 2025


       Operasi                                                     (2.546.858.883)          (9.549.519.480)
       Investasi                                                      881.795.405           20.032.149.244
       Pendanaan                                                     (144.501.182)          (4.317.646.000)

       Kenaikan (penurunan) bersih
         kas dan setara kas                                        (1.809.564.660)            6.164.983.764




      PT Mareco Prima Mandiri (MPM)

      Berdasarkan Akta No. 22 tanggal 6 November 2024 yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., Mkn.,
      notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari
      Rp 36.041.650.000 menjadi Rp 40.041.650.000 dengan menerbitkan saham seri C sebanyak 2.000.000.000
      lembar saham dengan nominal Rp 2 per saham. Dari modal ditempatkan dan disetor telah disetor penuh
      sebesar Rp 4.000.000.000 pada 2.000.000.000 lembar saham seri C oleh DPI, sehingga kepemilikan naik
      menjadi sebesar 99,243%.

      Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada MPM berkurang sebesar Rp 25.577.174 yang dibukukan pada
      akun ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.

      Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
      Indonesia dalam Surat Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0208792 tanggal 7 November 2024.

      Berdasarkan Akta No. 93 tanggal 30 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., Mkn.,
      notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp
      40.041.650.000 menjadi Rp 45.041.650.000 dengan menerbitkan saham seri C sebanyak 2.500.000.000
      lembar saham dengan nominal Rp 2 per saham. Dari modal ditempatkan dan disetor telah disetor penuh
      sebesar Rp 5.000.000.000 pada 2.500.000.000 lembar saham seri C oleh DPI, sehingga kepemilikan naik
      menjadi sebesar 99,365%.

      Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada MPM berkurang sebesar Rp 26.505.653 yang dibukukan pada
      akun “Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.

      Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam Surat
      Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0172659 tanggal 2 Juli 2025.

      PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI)

      Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 13 Desember 2024 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di
      Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp
      15.000.000.000 menjadi Rp 22.500.000.000. DPI mengambil seluruh peningkatan modal tersebut yaitu


                                                      11
Page 13
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
      sebanyak 7.500 lembar saham atau Rp 7.500.000.000, sehingga kepemilikan DPI naik menjadi sebesar
      99,996%. Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada BAI berkurang sebesar Rp 296.945 yang dibukukan
      pada akun ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.

      Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam Surat
      Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0223161 tanggal 17 Desember 2024.

      Berdasarkan Akta No. 16 tanggal 22 Juli 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta,
      para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 22.500.000.000
      menjadi Rp 30.500.000.000. DPI mengambil seluruh peningkatan modal tersebut yaitu sebanyak 8.000
      lembar saham atau Rp 8.000.000.000, sehingga kepemilikan DPI naik menjadi sebesar 99,9967%.

      Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada BAI berkurang sebesar Rp 200.475 yang dibukukan pada akun
      ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.

      Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam Surat
      Pemberitahuan No. AHU-AH.01.11-0166583 tanggal 23 Juli 2025.

      Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 11 Desember 2025 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di
      Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp
      30.500.000.000 menjadi Rp 33.500.000.000. DPI mengambil seluruh peningkatan modal tersebut yaitu
      sebanyak 3.000 lembar saham atau Rp 3.000.000.000, sehingga kepemilikan Perusahaan naik menjadi
      sebesar 99,997%.

      Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada BAI berkurang sebesar Rp 55.000 yang dibukukan pada akun
      ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.

      Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam Surat
      Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0253345 tanggal 11 Desember 2025.

   d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

      Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, susunan pengurus Perusahaan berdasarkan Akta No.
      72 tanggal 30 April 2024 yang dibuat dihadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah
      sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama                                           :   Harun Pandapotan
      Komisaris Independen                                      :   Syamsul Bahri Ilyas
      Komisaris                                                 :   Arwani Pranajaya

      Direksi
      Direktur Utama                                            :   Ivo Rustandi
      Direktur                                                  :   Rico Lesmana Sulistyo


       Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
       Perusahaan No. 025/SFC CORP/V/2024 tanggal 6 Mei 2024, susunan Komite Audit Perusahaan adalah
       sebagai berikut:

      Ketua                                                     :   Syamsul Bahri Ilyas
      Anggota                                                   :   Herlina Sitorus
                                                                    Sary


       Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Meilin Arifin adalah Internal Audit Perusahaan sesuai
       dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0003/SFC-IPO/II/2019 tertanggal 15 Februari
       2019.

       Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Marianto adalah Sekretaris Perusahaan sesuai
       dengan Surat Penunjukan No. 002/SFC-IPO/VIII/2022 tertanggal 19 Agustus 2022.

       Personel manajemen kunci Perusahaan terdiri dari anggota Dewan Komisaris dan Direksi.


                                                       12
Page 14
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

       Jumlah rata-rata karyawan Perusahaan (tidak diaudit) masing-masing adalah 19 dan 18 karyawan pada 31
       Maret 2026 dan 31 Desember 2025. Jumlah rata-rata karyawan Grup (tidak diaudit) masing-masing adalah
       103 dan 100 karyawan pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

   e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian PT Surya Fajar Capital Tbk dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
       31 Maret 2026 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
       29 April 2026. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
       konsolidasian tersebut.

 2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Material

      a.   Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian

           Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi
           Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
           Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI.

           Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
           (POJK) Republik Indonesia No. 20/POJK.04/2021 (POJK 20/2021) tentang ”Penyusunan Laporan
           Keuangan Perusahaan Efek” dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Republik Indonesia
           No. 3/SEOJK.04/2025 tentang ”Pedoman Perlakuan Akuntansi Perusahaan Efek” yang telah
           diundangkan pada tanggal 24 April 2025.

           Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali
           beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
           akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode
           akrual, kecuali laporan arus kas.

           Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
           mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

           Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun
           yang berakhir 31 Maret 2026 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
           penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025.

           Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah
           mata uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup.

           Asumsi Kelangsungan usaha

           Grup mengalami kerugian berulang dan kerugian bersih sebesar Rp 15.672.272.135 untuk tahun yang
           berakhir 31 Desember 2025, sehingga menyebabkan defisit sebesar Rp 90.474.455.309 pada tanggal
           31 Desember 2025. Selain itu, Grup mengalami arus kas operasi negatif sebesar Rp 21.244.037.124
           untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025.

           Meskipun demikian, manajemen berkeyakinan bahwa penggunaan asumsi kelangsungan usaha dalam
           penyusunan dan penyajian laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 adalah
           tepat, dengan mempertimbangkan langkah-langkah yang diambil manajemen berkeyakinan bahwa
           langkah-langkah tersebut akan memungkinkan Grup untuk terus meningkatkan kinerja operasinya dan
           menghasilkan arus kas yang memadai dari operasinya.

           Untuk mengatasi kondisi tersebut, manajemen Grup melakukan rencana dan tindakan sebagai berikut:

           Perusahaan

           a.   Perusahaan akan melakukan efisiensi di semua lini dengan tidak mengesampingkan pelayanan
                kepada nasabah/klien.




                                                     13
Page 15
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           b.    Memperkuat dan memelihara portofolio investasi dalam usaha jasa keuangan untuk dapat
                 membentuk ekosistem keuangan yang saling bersinergi antara unit usaha, sehingga dapat saling
                 memberikan kontribusi.

           c.    Perusahaan akan memelihara dan mengelola likuiditas dan solvabilitas secara optimal guna
                 memastikan keberlanjutan dan stabilitas kegiatan operasional.

           d.    Perusahaan selalu mencari peluang dalam usaha-usaha yang bertautan dan sesuai (link and
                 match) dengan portofolio investasi perusahaan yang ada, sehingga dapat memberikan kontribusi
                 dalam jangka pendek dan jangka panjang.

           Entitas anak

           DPI

           a.    Melakukan efesiensi dengan mengoptimalkan beban biaya diseluruh unit usaha secara selektif
                 tanpa mengurangi kualitas layanan serta frekuensi operational Perusahaan;;

           b.    Optimalisasi portofolio investasi dengan memelihara dan mengembangkan portofolio investasi
                 disektor jasa keuangan, guna menciptakan sinergi antarunit usaha yang memberikan konstribusi
                 positif, meliputi:

                 -   Uang elektronik (e-money), layanan transfer dana dan QRIS.
                 -   Layanan pendanaan bersama berbasis teknologi (peer-to-peer lending).
                 -   Keagenan akuisisi pengguna (user, merchant, lender, borrower). Langkah ini bertujuan
                     menciptakan sinergi antarunit usaha untuk memberikan konstribusi positif di masa depan.
                 -   Memberdayakan dan mengoptimalkan pelantar (platform) Perusahaan untuk meningkatkan
                     diversifikasi pendapatan.

           c.    Mencari peluang bisnis baru yang relevan (link and match) dengan portofolio investasi saat ini guna
                 memperkuat kinerja keuangan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

           MPM

           a.    Optimalisasi disemua lini agar dapat memberikan pelayanan yang lebih efisien, efektif dan terarah.

           b.    Berkomitmen untuk terus melakukan akuisisi, baik terhadap pengguna, merchant dan mitra yang
                 meliputi:

                 -   Berkolaborasi dengan para pengelola lokasi bisnis untuk mendorong adopsi pembayaran
                     digital.
                 -   Melakukan inovasi dan pengembangan produk secara berkelanjutan dengan berfokus pada
                     fitur-fitur yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna, merchant dan mitra,
                     terutama yang berkaitan dengan QRIS.
                 -   Membangun kemitraan strategis dengan pelaku bisnis digital untuk mengintegrasikan solusi
                     digitalisasi pembayaran.

           c.    Memperluas jangkauan dan memperkuat layanan sistem pembayaran agar dapat menjadi pilihan
                 utama yang lengkap dan terjangkau.

           BAI

           a.    Merubah komposisi pendanaan dengan lebih memfokuskan pada penyaluran kredit berupa
                 employee loan.

           b.    Menambah tenaga marketing untuk menjaring konsumen potesial baru.

           c.    Meningkatkan efisiensi dengan mengurangi biaya-biaya.

           d.    Bekerjasama dengan lembaga keuangan (perbankan dan non perbankan) untuk meningkatkan
                 potensi funding.




                                                         14
Page 16
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           e.    Menambah kerjasama dengan beberapa platform atau Perusahaan untuk sebagai leads
                 generator.

           MUI

           a.    Melakukan perekrutan tim baru yang fokus pada pemasaran dan penjualan (akuisisi), tim ini akan
                 bertugas untuk menjangkau pasar-pasar potensial yang nantinya akan diarahkan untuk
                 mendukung pelantar (platform) indofund (PT Bursa Akeselerasi Indonesia).

           b.    Pencarian dan pengembangan kemitraan strategis yaitu mengidentifikasi dan menjalin kemitraan
                 strategis guna meningkatkan ekposur (pengenalan) indofund, sehingga peluang penyaluran dana
                 dapat diperluas dan volume transaksi dapat ditingkatkan.

           c.    Menjalin kemitraan dengan dipay (PT Mareco Prima Mandiri) dalam rangka meningkatkan jumlah
                 pengguna (User) layanan dipay, yang diharapkan akan berkonstribusi pada peningkatan
                 pendapatan.

           SFS

           Transaksi efek:

           a.    SFS berencana untuk mencari team sales yang baru untuk membantu meningkatkan transaksi
                 efek.

           b.    SFS akan melakukan upaya kolaborasi dan atau kerja sama dengan lembaga/institusi untuk
                 memperluas basis nasabah selain tetap melakukan akuisisi nasabah secara generik.
           c.    SFS akan membuat kompetisi trading saham lewat SFAST.

           d.    SFS akan bekerja sama dengan Manajer Investasi agar reksa dana yang dikelola bisa melakukan
                 transaksi efek melalui Perusahaan.

           e.    SFS akan membuat program SUN Ritel, sehingga nasabah bisa mempunyai alternatif investasi di
                 surat utang.

           f.    SFS akan memperkuat komunitas SFAST Trading Club, sehingga menjadi contoh untuk komunitas
                 lainnya dalam meningkatkan transaksi efek.

           g.    SFS akan melakukan Investor Gathering, guna menawarkan program-program investasi yang
                 menarik untuk nasabah.

           h.    SFS akan menawarkan program “RENCANAKU” kepada institusi agar karyawan institusi bisa
                 merasakan manfaat dari Reksa Dana.

           Penjamin Emisi Efek

           SFS akan melakukan kegiatan sebagai “Penasehat Keuangan”, sehingga Perusahaan bisa
           memperoleh sumber pendapat yang baru.

           Lainnya:

           a.    SFS akan tetap menjaga dan meningkatkan tingkat layanan yang ada, untuk dapat
                 mempertahankan dan meningkatkan transaksi yang berjalan (Loyalty Program).

           b.    SFS akan tetap menjaga dan meningkatkan inklusi dan edukasi mengenai efek kepada kalangan
                 masyarakat seluas mungkin.

           c.    SFS akan melakukan Investor Gathering, guna menawarkan program-program investasi yang
                 menarik untuk nasabah.

           d.    SFS akan tetap melakukan branding baik menggunakan media sosial maupun media lainnya.




                                                       15
Page 17
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           SFUD

           a.   SFUD yang memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2024 sebagai
                perusahaan layanan urun dana (securities crowdfunding), akan melaksanakan upaya peningkatan
                tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan kepatuhan (compliance). Hal
                ini bertujuan untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan publik di Indonesia, sehingga
                Perusahaan dapat memperluas jangkauan pasar

           b.   SFUND akan melakukan upayaupaya untuk meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan (link and
                match) antara calon penerbit dan calon pemodal melalui Langkah-langkah sebagai berikut:

                -       Memperluas akses ke segmen UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam rangka
                        menjaring calon penerbit. Secara simultan Perusahaan akan memperkuat manajemen risiko
                        secara berkelanjutan dalam melakukan penelaahan dan penilaian bisnis calon penerbit.
                -       memperluas basis investor potensial dalam mencari calon pemodal untuk dapat menyerap
                        secara optimal instrumen urun dana berbentuk ekuitas dan/atau utang yang diterbitkan oleh
                        calon penerbit.

           c.   SFUND akan menjaga likuiditas dan solvabilitas menyesuaikan regulasi yang berlaku.

           d.   SFUND akan melakukan langkahlangkah efisiensi biaya operasional untuk dapat meningkatkan
                kinerja keuangan.

           SFIN

           a.   Memantau perkembangan moratorium atas proses perijinan Perusahaan Efek yang melakukan
                kegiatan usaha sebagai manajer investasi, yang diterbitkan OJK dengan No. Kep-72/D.04/2021
                tanggal 14 Desember 2021 dan segera melakukan proses perijinan Perusahaan jika sudah dapat
                dilakukan.

           b.   Melakukan efisiensi dalam operasional.

           c.   Mengoptimalkan modal kerja yang sudah ada, demi menjaga kelangsungan Perusahaan.

           Berdasarkan hal tersebut di atas, manajemen menyimpulkan bahwa tidak terdapat ketidakpastian
           material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk mempertahankan
           kelangsungan usahanya di masa mendatang.

      b.   Prinsip Konsolidasi

           Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk
           entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak (Grup). Pengendalian
           diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:

                          kekuasaan atas investee;
                          eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
                          kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
                           jumlah imbal hasil Grup.

           Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak
           dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan
           dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan
           laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh
           pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.

           Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha
           terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan
           konsolidasian.

           Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
           Perusahaan dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP
           memiliki saldo defisit.



                                                          16
Page 18
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam
           ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan
           kepada pemilik Perusahaan.

           Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi
           ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset
           bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada
           KNP juga dicatat di ekuitas.


      c.   Kombinasi Bisnis

           Entitas Tidak Sepengendali

           Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode
           akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
           pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap
           kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
           sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.

           Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset
           keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
           kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

           Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pada tanggal akuisisi pihak
           pengakuisisi mengukur kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak
           yang diakuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi.

           Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih
           nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset bersih
           teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut lebih kecil dari
           nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laba rugi.

           Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
           nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
           tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan dan/atau
           entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari
           apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.

           Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan,
           maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah
           tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang
           dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang
           ditahan.

           Entitas Sepengendali

           Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
           rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
           merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut diakui
           pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.

           Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap kombinasi bisnis entitas
           sepengendali disajikan dalam akun tambahan modal disetor pada bagian ekuitas dalam laporan posisi
           keuangan konsolidasian.

           Entitas yang melepas bisnis, dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih antara
           imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas dalam akun tambahan modal disetor
           pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                          17
Page 19
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



      d.   Penjabaran Mata Uang Asing

           Mata Uang Fungsional dan Pelaporan

           Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan
           mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional).

           Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional
           Perusahaan dan mata uang penyajian Grup.

           Transaksi dan Saldo

           Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada
           tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
           dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
           dalam laba rugi. Aset nonmoneter yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada
           tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang
           diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia
           yang digunakan oleh Grup adalah masing-masing sebesar Rp 16.993 dan Rp 16.782 per 1 Dolar
           Amerika Serikat.

      e.   Transaksi Pihak Berelasi

           Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
           berdasarkan PSAK No. 224, Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.

           Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan
           konsolidasian.

      f.   Kas dan Setara Kas

           Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan
           sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu 3 (Tiga)
           bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
           pencairannya.

      g.   Deposito Berjangka yang Dibatasi Penggunaannya

           Deposito berjangka yang jatuh temponya kurang dari 3 (Tiga) bulan pada saat penempatan namun
           dijaminkan, atau dibatasi pencairannya, dan deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 (Tiga)
           bulan pada saat penempatan disajikan sebagai "Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya".

      h.   Instrumen Keuangan

           Grup menerapkan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan
           terkait klasifikasi dan pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, instrumen keuangan Grup terdiri dari aset dan
           liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
           melalui penghasilan komprehensif lain dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
           rugi sehingga kebijakan akuntansi terkait dengan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
           tidak diungkapkan.




                                                       18
Page 20
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


          Aset Keuangan

          Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No.109, Instrumen Keuangan, sehingga
          setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
          penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

          a)   Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan,

          b)   Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

          1.   Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

               Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

               a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                  dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan

               b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                  semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

               Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
               awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif
               menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh
               temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian ekspetasian.

               Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kategori ini meliputi kas dan setara kas,
               deposito berjangka yang dibatasi pencairannya, piutang transaksi perantara perdagangan efek,
               piutang kegiatan penjaminan emisi efek, piutang lain-lain, dan setoran jaminan dan jaminan dalam
               akun aset lain-lain yang dimiliki oleh Grup.

          2.   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

               Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
               berikut terpenuhi:

               a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                  mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan

               b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                  semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

               Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
               komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang
               belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut
               dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi
               ke saldo laba.

               Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kategori ini meliputi sebagian investasi Grup
               dalam portofolio efek dan penyertaan saham.

          3.   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

               Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut diukur pada
               biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.




                                                       19
Page 21
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi keuangan
               pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi. Bunga yang diperoleh
               dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari
               pendapatan lain-lain sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk
               memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan.

               Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kategori ini meliputi sebagian investasi Grup
               dalam Portofolio efek.

           Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

           Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian
           kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang
           diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.

           Instrumen Ekuitas

           Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah
           dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
           dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.

           Liabilitas Keuangan

           Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan
           yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui
           laba rugi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

           Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
           termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga
           efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.

           Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

           Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
           awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
           métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kategori ini meliputi utang lembaga kliring dan
           penjaminan, utang nasabah, utang lain-lain dan beban akrual yang dimiliki oleh Grup.

           Saling Hapus Instrumen Keuangan

           Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
           keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
           melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan
           secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

           Reklasifikasi Instrumen Keuangan

           Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset
           keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk
           pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.




                                                        20
Page 22
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


            Penurunan Nilai Aset Keuangan

            Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (KKE) sepanjang umur untuk piutang usaha.
            Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat
            kerugian berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi
            umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan,
            termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.

            Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui KKE sepanjang umur ketika telah ada
            peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada
            instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur
            penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah KKE 12 bulan.

            Penilaian apakah KKE sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam
            kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan
            bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar
            sebenarnya. KKE sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh
            kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, KKE 12
            bulan mewakili porsi KKE sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen
            keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan.

            Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

            1.   Aset Keuangan

                 Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa) dihentikan
                 pengakuannya jika:

                 a.   Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;

                 b.   Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga
                      menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang
                      diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
                      kesepakatan; atau

                 c.   Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah
                      mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii)
                      secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
                      keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

            2.   Liabilitas Keuangan

                 Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan,
                 atau telah kadaluarsa.

       i.   Pengukuran Nilai Wajar

            Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
            liabilitas akan terjadi:

                di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;

                jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungakan untuk aset atau liabilitas
                 tersebut.

            Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal
            pengukuran.



                                                          21
Page 23
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
           menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
           kepentingan ekonomi terbaiknya.

           Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
           menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
           terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
           dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

           Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
           diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

           Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
           dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

              Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;

              Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
               wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;

              Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
               wajar tidak dapat diobservasi.

           Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
           konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan
           menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.

      j.   Transaksi Portofolio Efek

           Transaksi pembelian dan penjualan portofolio efek baik untuk nasabah maupun untuk sendir diakui
           dalam laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya pada saat timbulnya perkatan atas transaksi
           portofolio efek.

           Pembelian portofolio efek untuk nasabah pemilik rekening dicatat sebagai piutang nasabah dan utang
           lembaga kliring dan penjaminan, sedangkan penjualan portofolio efek dicatat sebagai utang pada
           nasabah dan piutang dari lembaga kliring dan penjaminan.

           Nasabah pemilik rekening dan nasabah kelembagaan yang memiliki rekening efek melakukan
           penyelesaian nilai transaksi secara neto untuk piutang dan utang yang jatuh tempo di hari yang sama,
           oleh karena penyajian piutang dan utang disajikan secara neto.

           Nasabah kelembagaan yang tidak memiliki rekening efek melakukan penyelesaian transaksi secara
           bruto.

           Penerimaan dana dari nasabah pemilik rekening dalam rangka pembelian portofolio efek dan
           pembayaran dan penerimaan atas transaksi pembelian dan penjualan untuk nasabah dicatat pada
           rekening nasabah.

           Pada tanggal penyelesaian, pembelian portofolio efek yang tidak dapat diselesaikan dicatat sebagai
           akun gagal terima" dan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai liabilitas. Transaksi
           penjualan portofolio efek yang tidak dapat diselesaikan dicatat sebagai "akun gagal serah dan disajikan
           di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai aset.

           Penerimaan uang pemesanan portofolio efek dalam rangka penjaminan emisi portofolio efek diakui dan
           disajikan tersendiri sebagai aset dan liabilitas.

           Piutang transaksi repo diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan dan
           amortisasi.




                                                        22
Page 24
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


      k.   Investasi pada Entitas Asosiasi

           Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
           menggunakan metode ekuitas. Dalam penerapan metode ekuitas, Grup memilih untuk menerapkan
           pengukuran nilai wajar untuk entitas asosiasi, yang memenuhi definisi dari entitas investasi dan memiliki
           harga kuotasian.

           Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan posisi
           keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian
           Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi. Jika bagian Grup atas rugi
           entitas asosiasi adalah sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup
           menghentikan pengakuannya atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki
           kewajiban konstruktif atau hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.

           Investasi pada entitas asosiasi dicatat menggunakan metode ekuitas sejak tanggal investasi tersebut
           memenuhi definisi entitas asosiasi. Pada saat perolehan investasi, setiap selisih lebih antara biaya
           perolehan investasi dengan bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan liabilitas teridentifikasi dari
           investee diakui sebagai goodwill, yang termasuk dalam nilai tercatat investasi. Setiap selisih lebih
           bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan liabilitas teridentifikasi terhadap biaya perolehan investasi
           langsung diakui dalam laba rugi pada periode perolehan investasi.

           Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui
           atas investasi Grup pada entitas asosiasi.

           Ketika entitas dalam Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi milik Grup, keuntungan atau
           kerugian yang dihasilkan dari transaksi tersebut diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup
           hanya sebatas kepentingan para pihak dalam asosiasi yang tidak terkait dengan Grup.

      l.   Biaya Dibayar Dimuka

           Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
           metode garis lurus

      m. Aset Tetap

           Kepemilikan Langsung

           Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari,
           dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.

           Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian
           yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa
           aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

           Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
           dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan
           manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja
           normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.

           Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset
           tetap sebagai berikut:

                                                                                                        Tahun

           Peralatan kantor                                                                                4
           Komputer                                                                                        4
           Kendaraan                                                                                       8




                                                         23
Page 25
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
           perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
           sepenuhnya.

           Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
           suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
           tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.

           Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat
           ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau
           kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laba rugi pada tahun
           terjadinya penghentian pengakuan.

           Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
           penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

      n.   Transaksi Sewa

           Grup menerapkan PSAK No. 116 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan
           sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.

           Sebagai Penyewa

           Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa.
           Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
           mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
           imbalan.

           Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
           Perusahaan harus menilai apakah:

           -   Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
               penggunaan aset identifikasian; dan

           -   Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
               Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
               apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:

                 1.   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;

                 2.   Grup telah mendesain aset sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
                      digunakan selama periode penggunaan.

           Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
           mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing
           komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat
           dari komponen nonsewa.

           Pada tanggal awal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
           diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
           dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.

           Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
           tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

           Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
           didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
           tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
           menggunakan suk bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

           Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:

           -     pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;


                                                        24
Page 26
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           -     jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual

           -     penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan
                 lebih awal.

           Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
           dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
           yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

           Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
           perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan
           aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
           menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
           manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

           Sewa Jangka Pendek

           Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek
           yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut
           sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

      o.   Aset Takberwujud

           Perangkat Lunak

           Biaya yang dibayarkan atas biaya perolehan piranti lunak komputer, ditangguhkan dan diamortisasi
           menggunakan garis lurus.

           Amortisasi dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset
           takberwujud sebagai berikut:
                                                                                                  Tahun

           Perangkat lunak                                                                                4

           Goodwill

           Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun dan dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi dengan
           akumulasi penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan atau kerugian
           yang diakui pada saat pelepasan entitas anak harus memperhitungkan nilai tercatat goodwill dari entitas
           anak yang dijual tersebut.

           Goodwill dialokasikan ke unit penghasil kas (UPK) untuk tujuan uji penurunan nilai. Alokasi dilakukan
           ke UPK atau kelompok UPK yang diharapkan akan mendapat manfaat dari kombinasi bisnis yang
           menimbulkan goodwill tersebut.

      p.   Penyertaan saham

           Investasi dengan persentase kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh signifikan yang
           diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dimiliki tidak untuk dijual dicatat pada nilai wajar melalui
           laba rugi. Penyertaan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki umur tidak terbatas dan nilai
           perolehan merupakan nilai yang dianggap mendekati nilai wajar.

      q.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

           Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset
           mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai
           aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

           Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan
           mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai
           pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat



                                                        25
Page 27
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik
           atas aset.

           Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat
           indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada
           lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah
           terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan
           dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
           setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
           pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
           periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
           dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

      r.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

           Grup menerapkan PSAK No. 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5
           langkah analisa sebagai berikut:

           1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.

           2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
              dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
              pelanggan.

           3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
              entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
              imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup
              membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
              diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
              jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.

           4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
              berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
              dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
              diharapkan ditambah marjin.

           5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
              atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang
              atau jasa tersebut).

           Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

           a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau

           b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
              yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
              kewajiban pelaksanaan.

           Pendapatan jasa diakui pada saat pemberian jasa.

           Pendapatan komisi sebagai perantara pedagang portofolio efek diakui pada saat transaksi terjadi.

           Jasa penjaminan emisi portofolio efek diakui pada saat aktivitas penjaminan emisi secara substansi telah
           selesai dan jumlah pendapatan telah ditentukan.

           Provisi dan komisi lainnya yang tidak terkait dengan kegiatan perolehan instrument keuangan dan jangka
           waktu tertentu yang jumlahnya signifikan, diterima dimuka dan diamortisasi menggunakan metode garis
           lurus sesuai dengan jangka waktu transaksi yang bersangkutan.

           Pendapatan jasa transfer bank dan Payment Point Online Bank (“PPOB”). Pendapatan diakui pada saat
           risiko dan manfaat signifikan telah dialihkan kepada pelanggan.



                                                        26
Page 28
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

           Pertimbangan dibutuhkan dalam menentukan apakah Grup merupakan prinsipal atau agen dalam
           transaksinya dengan pelanggan. Grup mengevaluasi penyajian pendapatan secara bruto atau bersih
           berdasarkan apakah Grup mengendalikan barang dan jasa yang diberikan kepada Pengguna dan
           merupakan principal (“bruto”), atau Grup mengatur pihak lain untuk dapat memberikan barang dan jasa
           kepada Pengguna dan merupakan agen (“bersih”).

           Untuk pedapatan jasa transfer bank dan Payment Point Online Bank (“PPOB”)., peran Grup adalah
           sebagai penyedia jasa yang memfasilitasi transaksi pembayaran serta memastikan ketersediaan
           layanan pembayaran kepada pelanggan. Grup menyimpulkan bahwa Grup berperan sebagai prinsipal
           karena:

           1. Grup adalah pihak yang bertanggungjawab untuk menyediakan jasa yang diinginkan oleh pelanggan
              dan jika terdapat kendala, Grup merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kendala tersebut;

           2. Grup memiliki kebebasan untuk menentukan harga tanpa pengaruh dari pemasok;

           3. Grup memiliki sejumlah pemasok untuk jasa yang dipesan oleh pelanggan dan Grup memiliki
              kewenangan untuk memilih pemasok yang akan menyediakan jasa yang dipesan oleh pelanggan;

           4. Grup dapat menentukan untuk menambah atau mengurangi layanan kepada pelanggan sesuai
              dengan kebutuhan pelanggan atau sesuai dengan kebijakan dari Grup; dan

           5. Grup memiliki kewenangan untuk mengubah layanan yang ditawarkan di dalam platform (aplikasi)
              secara fleksibel sesuai dengan arah bisnis yang manajemen inginkan.

           Sementara itu, untuk pendapatan dari layanan QRIS, e-wallet dan komisi, Grup bertindak sebagai agen,
           karena Grup hanya berperan sebagai penyedia atau perantara jasa pembayaran. Oleh karena itu,
           pendapatan yang diakui oleh Grup terbatas pada komisi atau fee yang menjadi hak Grup dari transaksi
           tersebut. Pendapatan diakui pada saat risiko dan manfaat signifikan telah dialihkan kepada pelanggan.

           Pendapatan diakui ketika kemungkinan besar manfaat ekonomi masa depan akan mengalir ke Grup dan
           manfaat ini dapat diukur secara andal. Pendapatan diakui pada saat jasa diserahkan kepada pelanggan.

           Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
           menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dan beban lainnya masing-masing diakui pada saat terjadinya dan sesuai dengan masa
           manfaatnya (accrual basis).

      s.   Imbalan Kerja

           Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

           Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk
           tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat
           pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
           imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan
           komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi
           bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui
           dalam laba rugi.

           Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
           No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022
           yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu
           ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Perppu Cipta Kerja 2/2022
           telah ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2025 berdasarkan Undang-Undang
           No. 6 Tahun 2023.




                                                         27
Page 29
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
      t.   Pajak Penghasilan

           Pajak Kini

           Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
           berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

           Pajak Tangguhan

           Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
           perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
           pelaporan.

           Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal
           yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan
           atau tercatatnya, diturunkan sepanjang jumlah kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
           pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
           ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang
           telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan dan
           liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang dipaksakan secara hukum
           untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut
           terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.

      u.   Rekening Efek

           Rekening efek dimiliki oleh nasabah Grup Efek dalam kaitannya dengan transaksi jual beli Efek oleh
           nasabah. Rekening efek berisi catatan mengenai efek dan dana yang dititipkan nasabah kepada Grup
           Efek. Rekening efek nasabah tidak memenuhi kriteria pengakuan aset keuangan oleh Grup, sehingga
           tidak dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, namun dicatat pada buku pembantu dana
           dan buku pembantu efek.

      v.   Rugi per Saham

           Rugi per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
           entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun/periode yang
           bersangkutan.

      w. Informasi Operasi

           lnformasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
           penyajian laporan keuangan konsolidasian.

           Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara
           berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
           dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.

      x.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

           Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
           mengenai posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian
           (peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa-
           peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
           penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.

 3.   Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan

      Diterapkan pada tahun 2025

      Penerapan amendemen PSAK No. 221, Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing, terkait kondisi ketika suatu
      mata uang tidak tertukarkan, yang berlaku efektif 1 Januari 2025 dan relevan bagi Grup, tidak menyebabkan
      perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian.


                                                        28
Page 30
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

      Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

      Standar baru dan amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk
      tahun buku yang dimulai pada atau setelah:

      1 Januari 2026

      -   Amendemen PSAK No. 109, Instrumen Keuangan dan PSAK No. 107, Instrumen Keuangan:
          Pengungkapan, tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan.

      -   Amendemen PSAK No. 338, Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali, terkait perubahan rujukan
          pengukuran bisnis alihan dan penyajian informasi prakombinasi bisnis dalam kondisi tidak praktis.

      1 Januari 2027

      -   PSAK No 118, Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan.

      -   PSAK No. 119, Entitas Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan.

      Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak
      yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen terhadap laporan keuangan
      konsolidasian Grup.


 4.   Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen

      Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan
      keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat
      aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan
      pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

      Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan
      dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang
      dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

      Pertimbangan

      Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
      Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
      keuangan konsolidasian:

      a. Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama
          dimana masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga
          jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian
          besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan merupakan mata uang yang mana dana dari
          aktivitas pendanaan dihasilkan.

      b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

          Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
          dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam PSAK
          No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup
          sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

      c. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar Aktif

          Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai wajarnya.
          Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi nilai wajar yang tepat.
          Hal tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajar, atau


                                                       29
Page 31
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
         terdapat rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar, dimana biaya perolehan yang
         merupakan estimasi terbaik nilai wajar berada dalam rentang tersebut.

         Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, manajemen Grup memutuskan untuk mengukur
         investasi aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang diungkapkan dalam
         penyertaan saham pada biaya perolehan, karena informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur
         nilai wajarnya dan dampaknya tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

      d. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

         Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian
         untuk piutang usaha. Oleh karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan risiko kredit, melainkan
         mengakui penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya pada
         setiap tanggal pelaporan.

         Untuk pendekatan umum, pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit
         atas instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
         penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur
         instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup membandingkan risiko gagal bayar
         yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta
         mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat
         perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
         berlebihan.

         Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan
         tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Grup mengukur
         cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
         Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang
         harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan.

         Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap
         periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada
         saat itu

         Nilai tercatat aset keuangan Grup yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman diberikan dan
         piutang dan aset keuangan yang tersedia untuk dijual Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
         2025 adalah sebagai berikut:
                                                                      31 Maret 2026         31 Desember 2025

          Pada biaya perolehan diamortisasi

          Kas dan setara kas                                           39.051.185.861            42.278.666.247
          Deposito berjangka yang dibatasi penggunaanya                30.562.500.000            30.562.500.000
          Piutang transaksi perantara perdagangan efek                 13.418.204.391            64.086.459.157
          Piutang lain-lain                                             2.237.594.679             3.048.491.417
          Jaminan dalam akun "aset lain-lain"                             714.230.477               686.909.193

          Jumlah                                                       85.983.715.408          140.663.026.014


      e. Transaksi Sewa

          Grup Sebagai Penyewa

          Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa sewa tersebut
          memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai dengan PSAK
          No. 116, Sewa.




                                                       30
Page 32
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
      f.   Pajak Penghasilan

           Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat
           sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
           penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak
           berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak
           terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut
           terjadi.

      Estimasi dan Asumsi

      Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
      tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
      terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup
      mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian
      disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena
      perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi
      ketika keadaan tersebut terjadi.

      a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

           Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas
           keuangan tertentu pada nilai wajarnya dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
           Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat
           diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat
           menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda. Nilai wajar aset keuangan
           diungkapkan pada Catatan 17.

      b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

           Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
           diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan
           bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa
           manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan
           sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan
           hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaanaaset. Dengan demikian, hasil operasi di masa
           mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu
           terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor- faktor yang disebutkan di atas.
           Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban
           penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.

           Nilai tercatat aset tetap Grup Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing
           sebesar Rp 2.116.786.776 dan Rp 2.667.808.387 (Catatan 11).

      c. Penurunan Nilai Goodwill dan Aset Takberwujud Lainnya

           Aset takberwujud, selain goodwill, diuji penurunan nilai apabila indikasi penurunan nilai telah terjadi.
           Untuk goodwill, uji penurunan nilai wajib dilakukan sedikitnya setahun sekali tanpa memperhatikan
           apakah telah terjadi indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset takberwujud membutuhkan
           estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir
           atas aset tersebut (UPK) serta tingkat diskonto yang tepat untuk menghitung nilai kini.

           Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi- asumsi yang digunakan dalam estimasi nilai pakai dalam
           laporan keuangan konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun demikian, perubahan signifikan dalam
           asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah nilai terpulihkan dan jumlah kerugian
           penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.




                                                         31
Page 33
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
           Nilai tercatat goodwill Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar
           Rp 2.715.975.771.

           Nilai tercatat aset takberwujud Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing
           sebesar Rp 713.424.625 dan Rp 712.283.691 (Catatan 12).

      d. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

           Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu.
           Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
           pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-
           asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat berdampak signifikan pada nilai terpulihkan
           dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.

           Nilai tercatat aset non-keuangan Grup Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
           sebagai berikut:
                                                                       31 Maret 2026         31 Desember 2025

           Aset tetap - bersih                                            2.116.786.776           2.667.808.387
           Aset takberwujud - bersih                                        713.424.625             712.283.691

           Jumlah                                                         2.830.211.401           3.380.092.078

      e. Imbalan Kerja Jangka Panjang

           Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
           aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 28 dan
           mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu
           pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama
           dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi jangka
           waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut.

           Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan
           dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang
           tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang
           digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau
           perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas
           imbalan kerja jangka panjang.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah
           sebesar Rp 5.052.269.131 (Catatan 28).

      f.   Aset Pajak Tangguhan

           Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas
           pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar jumlah laba kena pajak
           akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang
           signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan
           kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi
           perencanaan pajak masa depan.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, saldo aset pajak tangguhan adalah sebesar
           Rp 6.658.473.465.




                                                        32
Page 34
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

5.   Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas terdiri dari:



                                                                    31 Maret 2026        31 Desember 2025

     Kas                                                                    15.000.000          15.000.000
     Bank - Pihak ketiga
      PT Bank KB Bukopin Syariah                                     13.744.961.826         16.674.271.545
      PT Bank Mandiri (Persero Tbk)                                   6.869.889.361          6.676.734.901
      PT Allo Bank Indonesia Tbk                                      1.301.494.158              1.577.331
      PT Bank Mayapada Internasional Tbk                                563.158.695          1.384.375.374
      PT Bank Central Asia Tbk                                          440.753.116            609.285.308
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            249.261.069            598.768.201
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                            195.058.732            157.950.067
      PT Bank Permata Tbk                                                88.055.260             85.558.296
      PT Bank Mega Tbk                                                   45.539.503             45.646.007
      PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                       13.512.930             13.761.930
      PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                      13.371.506              4.635.006
      PT BPR Dewata Candradana                                           10.199.789             10.174.615
      PT Bank Nationalnobu Tbk                                              929.916                927.666

       Subjumlah                                                     23.536.185.861         26.263.666.247

       Subjumlah                                                     23.551.185.861         26.278.666.247

     Deposito berjangka - pihak ketiga

       PT Bank Mayapada International Tbk                            15.500.000.000         16.000.000.000


     Jumlah                                                          39.051.185.861         42.278.666.247



     Berikut adalah besaran tingkat bunga dan jangka waktu penempatan deposito berjangka:

                                                                            2026                2025

     Suku bunga per tahun atas deposito berjangka                        7,00%                  7,00%



     Berdasarkan mata uang:
                                                                     31 Maret 2026              2025

     Rupiah                                                           39.038.789.472         42.266.159.126
     Dolar Amerika Serikat (Catatan 36)                                   12.396.389             12.507.121

     Jumlah                                                           39.051.185.861         42.278.666.247




                                                     33
Page 35
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
6.   Deposito Berjangka yang Dibatasi Pencairannya

     Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya terdiri dari:

                                                                   31 Maret 2026         31 Desember 2025

     Rupiah - Pihak ketiga
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  20.000.000.000           20.000.000.000
      PT Allo Bank Indonesia Tbk                                     10.000.000.000           10.000.000.000
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            562.500.000              562.500.000

     Jumlah                                                          30.562.500.000           30.562.500.000


                                                                        2026                    2025

     Suku bunga rata-rata per tahun                                 2,25% - 4,00%           2,25% - 5,00%


     Deposito berjangka di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Allo Bank Indonesia Tbk dijaminkan untuk
     menambah trading limit kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan deposito berjangka di PT Bank
     Negara Indonesia (Persero) Tbk dijaminkan untuk fasilitas kartu kredit Grup.

7.   Portofolio efek - Bersih

     Portofolio efek – bersih terdiri dari:

                                                                      31 Maret 2026       31 Desember 2025

     Entitas anak
      Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
         PT Bank KB Bukopin Tbk                                          8.453.439.600         10.498.626.600
         PT Bukalapak.com Tbk                                            4.218.705.600          4.795.363.200
         PT Allo Bank Indonesia Tbk                                      2.870.250.000          3.203.500.000
         PT Venteny Fortuna International Tbk                            2.390.656.000          3.511.276.000
         PT Forza Land Indonesia Tbk                                     1.388.053.850          1.388.053.850
         PT Ulima Nitra Tbk                                                663.627.600          1.831.406.400
         PT Indo Boga Sukses Tbk                                           895.215.600            572.615.000
         PT Media Nusantara Citra Tbk                                      206.000.000            262.000.000
         PT Krakatau Steel (Persero) Tbk                                   189.440.000            218.880.000
         PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk                                   132.300.000            143.500.000
         PT Bundamedik Tbk                                                 123.500.000            123.500.000
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                            123.050.160            135.244.320
         PT Elang Mahkota Teknologi Tbk                                    114.750.000            162.750.000
         PT Gudang Garam Tbk                                                98.700.000             98.000.000
         PT Dana Brata Luhur Tbk                                            44.625.000             91.350.000
         PT Autopedia Sukses Lestari Tbk                                    33.750.000             39.150.000
         PT Bukit Asam Tbk                                                  31.800.000             23.100.000




                                                        34
Page 36
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                31 Maret 2026         31 Desember 2025

     Entitas anak
      Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
         PT Bukit Asam Tbk                                            31.800.000             23.100.000
         PT Astra International Tbk                                   30.000.000             32.160.000
         PT Perusahaan Gas Negara Tbk                                 18.450.000             19.100.000
         PT PP Presisi Tbk                                            13.400.000             17.300.000
         PT Astra Agro Lestari Tbk                                    11.325.000             11.062.500
         PT Kalbe Farma Tbk                                            6.305.000              7.832.500
         PT Aneka Tambang Tbk                                               437.500             393.750
         PT Medco Energi Internasional Tbk                                   32.850              24.210
         PT Bumi Resources Minerals Tbk                                      33.580              50.600
         PT Intan Baruprana Finance Tbk                                       6.400              19.360
         PT Kota Satu Properti Tbk                                            2.340               2.358

         Subjumlah                                                22.057.856.080         27.186.260.648

         Cadangan kerugian penurunan nilai                         (1.388.053.850)        (1.388.053.850)

         Subjumlah                                                20.669.802.230         25.798.206.798


         Reksadana
          Victoria Campuran Dinamis                                2.188.126.626          2.537.839.266


       Subjumlah                                                  22.857.928.856         28.336.046.064


     Induk
      Diukur pada nilai wajar melalui
         penghasilan Komprehensif lain
          PT Venteny Fortuna International Tbk                     3.904.217.600          5.734.319.600
          PT Alamtri Resources Indonesia Tbk                       2.580.000.000          1.810.000.000
          PT Adaro Andalan Indonesia Tbk                           2.568.918.550          1.589.197.950
          PT Indofood Sukses Makmur Tbk                               31.750.000             33.875.000

          Subjumlah                                                9.084.886.150          9.167.392.550


         Reksadana
          Victoria Campuran Dinamis                                6.209.492.659          7.162.950.239
          Danamas Stabil                                              11.847.273             11.703.492
          Shinhan Equity Growth                                        1.206.983              1.263.516
          Shinhan Fixed Income Fund                                    1.068.687              1.069.193

          Subjumlah                                                6.223.615.602          7.176.986.440

         Subjumlah                                                15.308.501.752         16.344.378.990

     Jumlah                                                       38.166.430.608         44.680.425.054




                                                     35
Page 37
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai potofolio efek adalah sebagai berikut:


                                                                  31 Maret 2026           31 Desember 2025

       Saldo awal tahun                                               1.388.053.850                372.062.182
       Penambahan cadangan kerugian
          penurunan nilai (Catatan 28)                                             -             1.015.991.668

     Jumlah                                                           1.388.053.850              1.388.053.850



     Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi (FVPL)

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, portofolio efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba
     rugi merupakan efek ekuitas dan reksadana yang dimiliki oleh PT Surya Fajar Sekuritas (SFS), PT Surya Fajar
     Investama (SFI), PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI), PT Mareco Prima Mandiri (MPM) dan PT Mitra
     Usaha Indofund (MUI), entitas anak.

     Jumlah biaya perolehan dan nilai wajar portofolio efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah
     sebesar Rp 58.782.595.790 dan Rp 22.857.928.856 Pada tanggal 31 Maret 2026 dan Rp 59.392.862.005 dan
     Rp 28.336.046.064 pada tanggal 31 Desember 2025.

     Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI)

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, portofolio efek pada nilai wajar melalui penghasilan
     komprehensif lain merupakan efek ekuitas dan reksadana yang dimiliki oleh Perusahaan.

     Jumlah biaya perolehan dan nilai wajar portofolio efek yang diukur pada nilai wajar melalui Penghasilan
     komprehensif lain adalah sebesar Rp 26.115.266.071 dan Rp 15.308.501.752 pada tanggal 31 Maret 2026
     dan Rp 26.115.266.071 dan Rp 16.344.378.990 pada tanggal 31 Desember 2025

     Perubahan nilai wajar atas keuntungan (kerugian) belum direalisasi dari aset keuangan tersedia untuk dijual
     pada ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:



                                                                   31 Maret 2026           31 Desember 2025

     Saldo awal tahun                                                 (9.770.887.104)              (799.922.942)
     Keuntungan (kerugian) belum
      direalisasi tahun berjalan                                      (1.035.877.236)            (4.684.585.681)
     Reklasifikasi ke saldo laba                                                 -               (4.286.378.481)

     Saldo akhir tahun                                               (10.806.764.340)            (9.770.887.104)




     Tidak terdapat portofolio efek yang dijadikan jaminan Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.




                                                       36
Page 38
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
8.   Piutang Transaksi Perantara Perdagangan Efek – Pihak Ketiga

     Piutang transaksi perantara perdagangan efek - pihak ketiga terdiri dari:

                                                                          31 Maret 2026      31 Desember 2025

     Piutang nasabah                                                         5.654.691.028       13.771.571.153
     Piutang dari lembaga kliring dan penjaminan                             7.763.513.363       50.314.888.004

     Jumlah                                                                13.418.204.391        64.086.459.157


     a. Piutang nasabah

         Piutang nasabah terdiri dari:

                                                                          31 Maret 20026     31 Desember 2025

         Piutang nasabah pemilik rekening reguler                            5.654.691.028        13.744.837.127
         Piutang nasabah kelembagaan reguler                                             -           26.734.026

         Jumlah                                                              5.654.691.028       13.771.571.153


        Piutang nasabah pemilik rekening adalah piutang atas transaksi dengan nasabah pemilik rekening efek
        pada Grup. Piutang nasabah kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah yang tidak
        memiliki rekening efek pada Grup.

        Seluruh saldo piutang nasabah belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai

        Pada umumnya, seluruh piutang nasabah diselesaikan dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 (dua)
        hari sejak tanggal perdagangan. Oleh karena itu, Grup tidak membentuk cadangan kerugian penurunan
        nilai pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 karena manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
        piutang tersebut dapat ditagih.

        Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak
        ketiga.

     b. Piutang dari Lembaga Kliring dan Penjaminan

        Akun ini merupakan tagihan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terkait dengan penjualan
        efek.
                                                                          31 Maret 2026      31 Desember 2025

         Piutang transaksi bursa                                            6.414.662.100        48.978.045.900
         Uang jaminan                                                       1.348.851.263         1.336.842.104

         Jumlah                                                             7.763.513.363        50.314.888.004


        Uang jaminan merupakan dana agunan kas yang diwajibkan oleh KPEI sebagai jaminan transaksi yang
        dilakukan Perusahaan dengan suku bunga masing-masing sebesar dan 6,70% pada tanggal 31 Maret 2026
        dan 31 Desember 2025.




                                                         37
Page 39
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
9.   Pajak Dibayar Dimuka

     Pajak dibayar dimuka terdiri dari:
                                                                           31 Maret 2026             31 Desember 2025

     Pajak Penghasilan Pasal 23                                                   14.294.227                       -
     Pajak Penghasilan Pasal 21                                                    9.402.600                14.893.858
     Pajak Pertambahan Nilai - Bersih                                            540.294.483               529.798.856

     Jumlah                                                                      563.991.310               544.692.714


10. Penyertaan Saham

     Perusahaan memiliki penyertaan saham pada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 9.865.000.000
     masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang merupakan syarat keanggotaan bursa.

     Jumlah biaya perolehan yang diukur pada nilai wajar melalui Penghasilan komprehensif lain adalah sebesar Rp
     2.500.000.000 masingmasing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

     Sesuai dengan Keputusan Rapat Pemegang Saham Tahunan PT BEI dan Akta No. 2 tanggal 1 September
     2023 perihal peningkatan modal PT BEI dimana nilai nominal saham BEI ditingkatkan dari sebelumnya sebesar
     Rp 135.000.000 per lembar saham menjadi sebesar Rp 7.500.000.000 per lembar saham. Modal dasar PT BEI
     ditingkatkan dari sebelumnya Rp 27.000.000.000 menjadi sebesar Rp 1.500.000.000.000 dan modal
     ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari sebelumnya Rp 13.905.000.000 menjadi Rp 772.500.000.000.


11. Aset Tetap

     Akun ini terdiri dari:
                                                                  Perubahan selama tahun 2026

                                          1 Januari 2026         Penambahan        Pengurangan           31 Maret 2026
     Biaya Perolehan
     Pemilikan langsung
      Peralatan kantor                      7.259.137.220           21.591.133                   -         7.280.728.353
      Komputer                              9.201.194.756                    -                   -         9.201.194.755
      Kendaraan                             2.394.356.008                    -                   -         2.394.356.008
     Aset hak-guna                          2.217.030.924                    -                   -         2.217.030.924
     Jumlah                                21.071.718.908           21.591.133                   -        21.093.310.040

     Akumulasi Penyusutan
     Pemilikan langsung
      Peralatan kantor                      6.886.287.973           35.109.974                   -         6.921.397.947
      Komputer                              8.239.221.986          185.527.212                   -         8.424.749.198
      Kendaraan                             2.169.885.100           74.823.624                   -         2.244.708.724
      Aset hak-guna                         1.108.515.462          277.151.933                   -         1.385.667.395

     Jumlah                                18.403.910.521          572.612.743                   -        18.976.523.264

     Nilai Tercatat                         2.667.808.387                                                  2.116.786.776




                                                            38
Page 40
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                 Perubahan selama tahun 2025

                                         1 Januari 2025         Penambahan       Pengurangan        31 Desember 2025
     Biaya Perolehan
     Pemilikan langsung
      Peralatan kantor                     7.903.082.323           275.135.795       919.080.898        7.259.137.220
      Komputer                             9.289.820.839           322.312.230       410.938.312        9.201.194.756
      Kendaraan                            2.394.356.008                     -                 -        2.394.356.008
     Aset hak-guna                         5.350.867.752         2.217.030.924     5.350.867.752        2.217.030.924
     Jumlah                               24.938.126.922         2.814.478.949     6.680.886.962       21.071.718.908

     Akumulasi Penyusutan
     Pemilikan langsung
      Peralatan kantor                     7.573.926.445           229.411.537       917.050.009        6.886.287.973
      Komputer                             7.782.288.298           867.872.000       410.938.312        8.239.221.986
      Kendaraan                            1.870.590.604           299.294.496                 -        2.169.885.100
      Aset hak-guna                        5.350.867.753         1.108.515.462     5.350.867.753        1.108.515.462

     Jumlah                               22.577.673.100         2.505.093.495     6.678.856.074       18.403.910.521

     Nilai Tercatat                        2.360.453.822                                                2.667.808.387


     Beban penyusutan dialokasikan pada beban usaha (Catatan 25).

     Rincian penjualan, penghapusan dan penghentian aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                                   31 Desember 2025

     Harga jual                                                                                             9.290.000
     Nilai tercatat                                                                                         2.030.889

     Keuntungan penjualan aset tetap                                                                        7.259.111

     Biaya perolehan                                                                                      826.188.998
     Akumulasi penyusutan                                                                                (826.188.998)

     Keuntungan penghapusan aset tetap                                                                            -

     Nilai tercatat liabilitas sewa                                                                               -
     Nilai tercatat aset hak guna                                                                                 -

     Keuntungan penjualan, penghapusan dan penghentian aset tetap                                                 -


     Keuntungan penjualan dan penghentian aset tetap disajikan sebagai penghasilan lainnya dalam laba rugi
     (Catatan 25).

     Pengurangan aset hak-guna untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 sehubungan dengan selesainya
     periode masa sewa.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada aset tetap yang digunakan sebagai jaminan.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi Astra
     Buana, pihak ketiga, dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.480.000.000 dan
     Rp 1.770.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian atas aset dipertanggungkan.




                                                           39
Page 41
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan
     nilai atas aset tetap.

12. Aset Takberwujud

     Aset takberwujud terdiri dari:
                                                                     Perubahan selama tahun 2026

                                                 1 Januari 2026      Penambahan       Pengurangan         31 Maret 2026

     Biaya Perolehan
     Perangkat lunak                               12.597.356.703       84.000.000                 -       12.681.356.703

     Akumulasi Penyusutan
     Perangkat lunak                               11.885.073.012       82.859.066                 -       11.967.932.078

     Nilai Tercatat                                   712.283.691                                            713.424.625



                                                                    Perubahan selama tahun 2025

                                                1 Januari 2025      Penambahan       Pengurangan       31 Desember 2025

   Biaya Perolehan
   Perangkat lunak                               12.896.411.657      422.445.046     721.500.000         12.597.356.703

   Akumulasi Penyusutan
   Perangkat lunak                               11.622.178.322      984.394.690     721.500.000         11.885.073.012

   Nilai Tercatat                                 1.274.233.335                                             712.283.691



     Beban amortisasi dialokasikan pada beban usaha (Catatan 25).

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada aset takberwujud yang digunakan sebagai
     jaminan.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset takberwujud Perusahaan tidak diasuransikan.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan
     nilai atas aset takberwujud.

13. Utang Usaha – Pihak Ketiga

     Utang usaha – Pihak ketiga terdiri dari:
                                                                          31 Maret 2026           31 Desember 2025

     Utang pajak atas transaksi penjualan saham                               217.680.362                 228.516.409
     Utang transaksi bursa                                                    145.652.674                 131.285.340
     Utang dana jaminan                                                        18.216.356                  35.216.712

     Jumlah                                                                   381.549.392                 395.018.461



                                                           40
Page 42
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


     Akun ini merupakan saldo utang terkait jasa transaksi dan dana jaminan atas penjualan efek kepada PT Bursa
     Efek Indonesia.

14. Utang Transaksi Perantara Perdagangan Efek – Pihak Ketiga

     Utang transaksi perantara perdagangan efek - pihak ketiga terdiri dari:


                                                                        31 Maret 2026        31 Desember 2025



     Utang lembaga kliring dan penjaminan                                  5.659.872.400        13.764.941.300
     Utang nasabah                                                         6.385.480.955        48.841.005.865

     Jumlah                                                              12.045.353.355         62.605.947.165



     a.   Utang Lembaga kliring dan penjaminan

          Akun ini merupakan tagihan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terkait dengan
          transaksi perdagangan efek masing-masing sebesar Rp 5.659.872.400 dan Rp 13.764.941.300 pada
          tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

     b.   Utang nasabah

          Utang nasabah terdiri dari:

                                                                     31 Maret 2026          31 Desember 2025


          Utang nasabah pemilik rekening reguler                        6.385.480.955           46.122.575.308

          Utang nasabah kelembagaan reguler                                             -        2.718.430.557


          Jumlah                                                        6.385.480.955           48.841.005.865

          Utang nasabah pemilik rekening adalah utang atas transaksi dengan nasabah pemilik rekening efek pada
          Grup. Utang nasabah kelembagaan adalah utang atas transaksi dengan nasabah yang tidak memiliki
          rekening efek pada Grup.

          Nilai wajar liabilitas keuangan dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan
          konsolidasian yang mendekati nilai tercatatnya karena jatuh temponya dalam waktu singkat, biasanya
          dalam waktu 2 (dua) hari dari tanggal perdagangan.




                                                        41
Page 43
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
15. Utang lain-lain Pihak Ketiga

     Utang lain-lain pihak ketiga terdiri dari:

                                                                                    31 Maret 2026                 31 Desember 2025
     Pihak ketiga
      PT Lestari Tekno Utama                                                              400.000.000                               -
      PT Berkah Makmur Digital                                                            400.000.000                       400.000.000
      PT Digital Pasifik Nusantara                                                        200.000.000                               -
      Lain-lain                                                                         1.170.648.973                       581.356.208
     Jumlah                                                                             2.170.648.973                       981.356.208


     Seluruh utang lain-lain didenominasi dalam mata uang Rupiah.

16. Utang Pajak

     Utang pajak terdiri dari:
                                                                                   31 Maret 2026                  31 Desember 2025
     Pajak penghasilan
      Pasal 21                                                                              448.702.097                       22.611.596
      Pasal 4(2)                                                                             30.560.780                       21.995.253
      Pasal 23                                                                               33.107.297                       87.612.614
      Pasal 26                                                                                1.239.487                              -
      PPN - keluaran                                                                          7.690.008                              -

     Jumlah                                                                                 521.299.669                     132.219.463


     Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib
     pajak (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka
     waktu tertentu setelah terutangnya pajak, sebagaimana diatur dalam Undang-undang yang berlaku.

17. Pengukuran Nilai Wajar

     Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset tertentu Grup:

                                                                                          31 Maret 2026
                                                                                        Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                        Harga kustodian       Input signifikan yang    Input signifikan yang
                                                                        dalam pasar aktif       dapat di observasi   tidak dapat diobservasi
                                                  Nilai Tercatat            (Level 1)                (Level 2)                (Level 3)

     Pada biaya perolehan
      diamortisasi
       Jaminan                                       714.230.477                        -                        -              714.230.477
     Aset yang diukur pada nilai wajar:
      Aset keuangan pada nilai wajar
        melalui laba rugi
        Portofollio efek                          22.857.928.856          22.857.928.856                         -                         -
      Aset keuangan tersedia untuk
       dijual
        Portofollio efek                          17.897.878.919          17.897.878.919                         -                        -
       Penyertaan saham                            9.865.000.000                       -                         -            9.865.000.000




                                                                   42
Page 44
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                                31 Desember 2025
                                                                                  Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                  Harga kustodian     Input signifikan yang      Input signifikan yang
                                                                  dalam pasar aktif     dapat di observasi     tidak dapat diobservasi
                                            Nilai Tercatat            (Level 1)              (Level 2)                  (Level 3)

     Pada biaya perolehan
      diamortisasi
       Jaminan                                 686.909.193                        -                        -              686.909.193
     Aset yang diukur pada nilai wajar:
      Aset keuangan pada nilai wajar
        melalui laba rugi
        Portofollio efek                    28.336.046.064          28.336.046.064                         -                         -
      Aset keuangan tersedia untuk
       dijual
        Portofollio efek                    16.344.378.990          16.344.378.990                         -                        -
       Penyertaan saham                      9.865.000.000                     -                           -            9.865.000.000



     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga pasar
     pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-waktu dan dapat
     diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan penyedia jasa penentuan harga
     kelompok industri atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan
     rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki
     oleh Grup adalah harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki
     Level 1. Nilai wajar investasi pada portofolio efek diukur berdasarkan kuotasi harga pasar terakhir yang
     dipublikasikan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

     Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
     tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar setoran jaminan dan jaminan diestimasi mengunakan suku
     bunga pinjaman Grup.


18. Modal Saham

     Susunan kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Adimitra Jasa Korpora,
     Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
                                                                        31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
                                                                                                                 Jumlah modal
                                                                                        Persentase             ditempatkan dan
      Nama pemegang saham                                    Jumlah saham             kepemilikan(%)                disetor

     PT Surya Fajar Corpora
       (d.h PT Bumi Tirta Rahayu)                              968.754.430                      71,24%             96.875.443.000
     Steffen                                                    33.950.000                       2,50%              3.395.000.000
     Ivo Rustandi - Direktur Utama                                  10.000                       0,00%                  1.000.000
     Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)                     357.219.591                      26,27%             35.721.959.100

     Jumlah                                                   1.359.934.021                   100,00%            135.993.402.100


     Manajemen Permodalan

     Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio
     modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak
     diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

     Perusahaan mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan
     dengan perubahan kondisi ekonomi.




                                                             43
Page 45
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
19. Tambahan Modal Disetor - Bersih

     Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 berasal dari:

                                                                                                    31 Maret 2026 &
                                                                                                   31 Desember 2025

     Agio saham dari penawaran umum perdana - Bersih                                                 16.981.471.500
     Hasil Konversi Waran Seri I                                                                     40.153.592.835
     Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali                                    (1.760.860.636)

     Jumlah                                                                                          55.374.203.699


20. Selisih Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali

                                                                    31 Maret 2026                31 Desember 2025

     Saldo awal tahun                                                      8.026.681.207              8.053.442.335
     Mutasi tahun berjalan (catatan 1c)                                                -                (26.761.128)

     Jumlah                                                                8.026.681.207              8.026.681.207



21. Cadangan Umum

     Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 11 Maret 2019, para pemegang saham
     Perusahaan menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar Rp 3.000.000.000.

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 saldo cadangan umum adalah sebesar Rp 3.000.000.000.
     Cadangan umum tersebut dibentuk sehubungan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Republik Indonesia
     No. 40/2007 tentang Perusahaan Terbatas, yang mewajibkan Perusahaan untuk membentuk cadangan umum
     sedikitnya 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor. Tidak terdapat batas waktu yang ditetapkan atas
     pemenuhan kewajiban tersebut.

22. Kepentingan Nonpengendali

     Akun ini merupakan bagian kepemilikan nonpengendali atas aset bersih entitas anak, dengan rincian sebagai
     berikut:

                                                                                Aset Bersih
                                                                               31 Maret 2026
                                                                               Saldo laba
                                                          Modal saham           (Defisit)               Jumlah
     Kepemilikan langsung:
      PT Digitalisasi Perangkat Indonesia                 27.456.160.000          454.513.239          27.001.646.761
      PT Surya Fajar Sekuritas                                 1.000.000              265.771                 734.229
      PT Surya Fajar Investama                                 1.000.000              705.646                 294.354
      PT Surya Fajar Urun Dana                             1.125.000.000       (1.186.448.693)            (61.448.693)
     Kepemilikan tidak langsung:
      Entitas anak DPI
      PT Mareco Prima Mandiri                              3.012.495.000        2.978.876.105             33.618.895
      PT Bursa Akselerasi Indonesia                            1.000.000              556.015                443.985

      Jumlah                                              31.596.655.000        2.248.468.082          26.975.289.531




                                                          44
Page 46
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                          Aset Bersih
                                                                       31 Desember 2025
                                                                          Saldo laba
                                                     Modal saham           (Defisit)              Jumlah
     Kepemilikan langsung:
      PT Digitalisasi Perangkat Indonesia            27.456.160.000       1.328.721.521         28.784.881.521
      PT Surya Fajar Sekuritas                            1.000.000            (214.401)               785.599
      PT Surya Fajar Investama                            1.000.000            (670.147)               329.853
      PT Surya Fajar Urun Dana                        1.125.000.000      (1.148.041.665)           (23.041.665)
     Kepemilikan tidak langsung:
      Entitas anak DPI
      PT Mareco Prima Mandiri                          3.012.495.000     (2.967.806.156)            44.688.844
      PT Bursa Akselerasi Indonesia                        1.000.000           (567.037)               432.963

      Jumlah                                         31.596.655.000      (2.788.577.885)        28.808.077.115

23. Pendapatan Usaha

     Rincian dari pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:

                                                  31 Maret 2026        31 Maret 2025         31 Desember 2025

     Pendapatan dari kontrak
      dengan pelanggan                                2.179.653.273         1.747.256.703        6.218.828.235
     Beban dari hasil investasi                      (3.449.949.866)         (224.707.722)         596.147.133

     Jumlah                                          (1.270.296.593)        1.522.548.982        6.814.975.368

     a.   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

                                                  31 Maret 2026        31 Maret 2025         31 Desember 2025

          Pendapatan komisi perantara
           perdagangan efek                          1.195.113.009           809.640.431         3.272.690.728
          Pendapatan kegiatan penjamin
           emisi dan penjualan efek
           Jasa penasihat keuangan                     150.000.000           200.000.000           200.000.000
           Komisi
           Jasa agen
                  transaksi
                      penjualan                                -                     -                     -
           Jasa manajemen                                      -                     -                     -
           Komisi penjaminan                                   -                     -                     -

              Subjumlah                                150.000.000           200.000.000           200.000.000

              Komisi pinjam meminjam                   296.442.461           382.658.446         1.181.878.857
              Jasa manajemen                           420.000.000           127.500.000         1.045.000.000
              Pendapatan jasa agen
                 penjualan reksadana                    27.357.352            58.211.196           195.211.823
              Lain-lain                                 90.740.451           169.246.630           324.046.827
              Subjumlah                                834.540.264           737.616.272         2.746.137.507

          Jumlah                                     2.179.653.273          1.747.256.703        6.218.828.235


          ;


                                                     45
Page 47
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     b.   Pendapatan (beban) dari hasil Investasi

                                                            31 Maret 2026               31 Maret 2025              31 Desember 2025

          Pendapatan dividen                                         5.062.424                     5.088.520                 42.424.731
          Pendapatan bunga nasabah                                           -                         5.662                    264.323
          Keuntungan belum direalisasi atas
           perdagangan efek - bersih                                          -                                -            553.458.079
          Kerugian belum direalisasi atas
           perdagangan efek - bersih                          (3.455.012.290)                   (229.801.904)                             -

          Jumlah                                              (3.449.949.866)                   (224.707.723)               596.147.133


          Pendapatan usaha melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:


                                                   31 Maret 2026                      31 Maret 2025                  31 Desember 2025
                                                               Persentase                        Persentase                      Persentase
                                                            terhadap jumlah                       terhadap                        terhadap
                                                            pendapatan dari                        jumlah                          jumlah
                                              Jumlah           pelanggan          Jumlah          penjualan        Jumlah         penjualan

          PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk             -             0,00%       200.000.000         11,45%                          0,00%




24. Beban Pokok Pendapatan

     Rincian dari beban pokok pendapatan Grup adalah sebagai berikut:

                                                            31 Maret 2026              31 Maret 2025               31 Desember 2025

     Payment Point Online Bank                                       3.215.490                    5.820.106                  22.623.340
     Jasa transfer                                                   1.747.007                   47.496.650                  59.443.184
     Jasa profesional                                                      -                      7.335.485                 713.225.586
     Lain-lain                                                       6.711.097                            -                           -

     Jumlah                                                      11.673.594                      60.652.241                 795.292.110

     Tidak ada jasa profesional yang diberikan oleh pihak-pihak tertentu yang melebihi 10% dari total pendapatan
     Grup.

25. Beban Usaha

     Beban usaha terdiri dari:
                                                      31 Maret 2026                    31 Maret 2025               31 Desember 2025
                                                      (Tidak diaudit)                  (Tidak diaudit)                 (Diaudit)

     Gaji dan tunjangan                                       5.841.268.950                     6.253.179.116            18.934.736.602
     Utilitas                                                   885.661.584                       746.636.591             3.836.349.294
     Penyusutan (Catatan 11)                                    572.612.744                       657.033.961             2.505.093.495
     Pemasaran                                                  510.876.583                       266.408.871             1.645.650.510
     Umum dan perlengkapan kantor                               255.277.797                       471.476.286             1.183.298.705
     Perijinan                                                  463.975.053                       401.221.693               941.968.237
     Jasa profesional                                            88.142.000                       142.411.820             1.371.023.050



                                                                46
Page 48
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                  31 Maret 2026            31 Maret 2025       31 Desember 2025
                                                  (Tidak diaudit)          (Tidak diaudit)         (Diaudit)

     Amortisasi (Catatan 12)                             82.859.065              475.256.241          984.394.690
     Sewa                                                61.270.584              197.083.495          404.831.633
     Pajak                                               21.748.930               33.613.279          257.563.105
     Imbalan kerja jangka panjang                                 -                        -        1.009.658.830
     Lain-lain                                           29.415.067              151.475.071          318.396.782

     Jumlah                                           8.813.108.357            9.795.796.424       33.392.964.933



     Beban usaha kepada pihak berelasi mewakili 0,01% dan nihil dari jumlah beban usaha masing-masing untuk
     tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 (Catatan 31).

26. Penghasilan Lainnya

     Penghasilan lainnya terdiri dari:
                                                     31 Maret 2026          31 Maret 2025      31 Desember 2025

     Pendapatan bunga deposito                            429.664.921                    -                    -
     Penghasilan bunga                                    246.036.467            626.644.579        2.705.333.843
     Pendapatan dividen                                   145.140.000                    -                    -
     Keuntungan dari penjualan
      investasi entitas asosiasi                                     -                     -       10.983.750.000

                                                     31 Maret 2026          31 Maret 2025      31 Desember 2025

     Keuntungan belum direlisasi dari
      kenaikan nilai wajar efek yang
      diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                      -         2.332.638.906        1.242.933.027
     Keuntungan penjualan
       aset tetap (Catatan 11)                                       -           131.804.165           7.259.111
     Lain - lain                                              90.177.200           1.931.643         691.219.399

     Jumlah                                               911.018.588          3.093.019.293       15.630.495.380

27. Beban Lainnya

     Beban lainnya terdiri dari:
                                                    31 Maret 2026          31 Maret 2025       31 Desember 2025
     Kerugian direalisasi dari
       penjualan investasi                               329.021.345                     -         2.107.841.430
     Kerugian belum direalisasi dari
       penjualan investasi                             1.694.083.575            172.476.291                  -
     Cadangan kerugian penurunan
       nilai (Catatan 9)                                                                 -         1.015.991.668
     Lain - lain                                               142.060            1.995.803            5.213.278

     Jumlah                                            2.023.246.980            174.472.094        3.129.046.376




                                                         47
Page 49
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
28. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

     Besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan ketentuan yang berlaku

     Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang dilakukan oleh Kantor Konsultan
     Aktuaria Agus Susanto, aktuaris independen, tertanggal 6 Februari 2026

     Jumlah karyawan Grup yang berhak atas imbalan kerja jangka panjang tersebut sebanyak 100 karyawan pada
     tanggal 31 Desember 2025.

     Jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
     sehubungan dengan imbalan pasti adalah sebagai berikut:
                                                                                         31 Desember 2024

     Biaya jasa kini                                                                             722.696.300
     Biaya bunga neto                                                                            286.938.094
     Biaya jasa lalu                                                                                  24.436
     Efek kurtailmen                                                                                       -
     Komponen biaya imbalan pasti yang diakui di laba rugi                                     1.009.658.830
     Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti:
      Kerugian (Keuntungan) aktuarial yang timbul dari:
         Perubahan asumsi keuangan                                                               147.515.349
         Penyesuaian pengalaman                                                                 (146.286.666)
     Komponen biaya (penghasilan) imbalan kerja
      jangka panjang pasti diakui dalam komprehensif lain                                           1.228.683

     Bersih                                                                                    1.010.887.513

     Alokasi biaya imbalan pasti yang diakui di laba rugi adalah sebagai berikut:

                                                                                          31 Desember 2025

     Beban usaha                                                                                1.009.658.830
     penghasilan lainnya                                                                                    -

     Jumlah                                                                                     1.009.658.830


     Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:
                                                                                          31 Desember 2025

     Saldo awal tahun                                                                           4.041.381.618
     Beban imbalan kerja (catatan 25)                                                           1.009.658.830
     Penghasilan komprehensif lain                                                                  1.228.683

     Saldo akhir tahun                                                                          5.052.269.131

     Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang:

                                                                                         31 Desember 2025

     Tingkat diskonto                                                                          6,55%
     Tingkat kenaikan gaji                                                                     5,00%
     Usia pensiun                                                                             55 Tahun


                                                         48
Page 50
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
     Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka panjang
     adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Desember 2025
                                                           Dampak Terhadap Liabilitas Imbalan Pasti
                                                Perubahan Asumsi    Kenaikan Asumsi        Penurunan Asumsi
     Tingkat diskonto                                  1%               (223.912.439)              248.561.305
     Tingkat pertumbuhan gaji                          1%                231.250.363              (212.274.963)




29. Pajak Penghasilan

     Manfaat (beban) pajak Grup terdiri dari:

                                                                                            31 Desember 2025
     Pajak kini
       Perusahaan                                                                                             -
       Entitas anak                                                                                           -
     Pajak tangguhan
       Perusahaan                                                                                 (536.088.532)
       Entitas anak                                                                                128.173.625

     Bersih                                                                                       (407.914.907)


     Pajak Kini

     Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
     konsolidasian dengan rugi fiskal adalah sebagai berikut:

                                                                                            31 Desember 2025

     Rugi sebelum pajak menurut
      laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
      lain konsolidasian                                                                       (15.264.357.228)
     Rugi sebelum pajak
      Entitas Anak                                                                               (9.433.223.571)

     Rugi sebelum pajak Perusahaan                                                               (5.831.133.657)
     Perbedaan temporer:
      Perbedaan penyusutan komersial dan fiskal                                                    299.704.048
      Beban imbalan kerja jangka panjang                                                           240.229.646
      Liabilitas sewa                                                                             (368.930.628)

     Subjumlah                                                                                     171.003.066
     Perbedaan tetap:
      Kerugian direalisasi dari penjualan investasi                                              1.290.985.497
      Penyusutan                                                                                   149.647.248
      Beban pajak                                                                                   70.605.216
      Donasi                                                                                        19.060.306
      Keuntungan dari penjualan atas investasi entitas asosiasi                                    (94.687.500)


                                                        49
Page 51
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                   31 Desember 2025

     Perbedaan tetap:
      Keuntungan dari penjualan atas investasi entitas asosiasi                                          (94.687.500)
      Penghasilan bunga                                                                                  (90.112.845)


      Subjumlah                                                                                        1.345.497.922

     Rugi fiskal Perusahaan                                                                           (4.314.632.669)
     Kerugian fiskal tahun:
       2024                                                                                           (1.322.906.346)
       2023                                                                                           (1.445.861.401)
       2022                                                                                           (3.164.323.553)
       2021                                                                                           (2.932.080.308)

     Akumulasi rugi fiskal                                                                           (13.179.804.277)


     Aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup pada tanggal 31 Desember 2025 telah dihitung dengan menggunakan
     tarif pajak yang diperkirakan berlaku pada saat direalisasi.

     Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025, Perusahaan mengalami rugi fiskal sehingga tidak terdapat
     taksiran pajak kini.

     Pajak Tangguhan

     Rincian aset (liabilitas) pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
                                                                  Dikreditkan (Dibebankan) ke
                                                                                       Rugi
                                                                                   komprehensif
                                                1 Januari 25      Laba rugi            lain        31 Desember 2025

     Perusahaan
      Aset pajak tangguhan:
        Rugi fiskal                             1.845.587.701     (573.709.206)             -          1.271.878.495
         Liabilitas imbalan
             kerja jangka
             panjang                              219.656.311      52.850.522        11.645.353          284.152.186
        Liabilitas sewa                                   -        50.705.043               -             50.705.043
      Liabilitas pajak tangguhan:
          Aset hak-guna                                    -       (65.934.891)             -            (65.934.891)

      Subjumlah                                 2.065.244.012     (536.088.532)      11.645.353        1.540.800.833

     Entitas Anak
      Aset pajak tangguhan:
          Rugi fiskal                           4.331.426.407              -                           4.331.426.407
          Liabilitas imbalan
            kerja jangka panjang                  669.447.642     169.274.419       (11.375.042)         827.347.019
          Liabilitas sewa                                 -       136.837.717               -            136.837.717

      Liabilitas pajak tangguhan:
         Liabilitas sewa                                   -      (177.938.511)             -           (177.938.511)

         Subjumlah                              5.000.874.049     128.173.625       (11.375.042)       5.117.672.632

     Aset pajak tangguhan                       7.066.118.061     (407.914.907)         270.311        6.658.473.465




                                                         50
Page 52
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
     Rugi fiskal dapat dikompensasikan dalam laba fiskal pada masa lima tahun mendatang sejak kerugian fiskal
     terjadi. Manajemen memperkirakan bahwa kerugian fiskal atas SFUND, SFIN dan DPI, entitas anak langsung
     serta MPM dan MUI, entitas tidak langsung tidak dapat dikompensasikan dengan laba fiskal masa mendatang.
     Oleh karena itu, Grup tidak mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari kerugian fiskal tersebut.

     Sedangkan atas kerugian fiskal Perusahaan, SFS dan BAI entitas anak langsung manajemen menganggap
     bahwa akumulasi kerugian fiskal dapat dikompensasikan dengan laba fiskal masa mendatang masing-masing
     sebesar Rp 5.781.265.887, Rp 14.299.857.627 dan Rp 5.388.444.221 pada tanggal 31 Desember 2025.
     Sehingga, Grup mengakui aset pajak tangguhan atas akumulasi rugi fiskal Perusahaan, SFS dan BAI, entitas
     anak langsung pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 1.271.878.495, Rp 3.145.968.678
     dan Rp 1.185.457.729.

30. Rugi Per Saham

     Perhitungan rugi per saham dasar berdasarkan pada informasi berikut :

                                                          31 Maret 2026           31 Maret 2025            31 Desember 2025

     Rugi per saham dasar
      Dari jumlah laba rugi
      tahun/periode berjalan yang dapat
      diatribusikan kepada pemilik entitas induk               (9.412.588.796)        (5.463.908.323)         (12.036.098.401)

     Rata-rata tertimbang saham biasa untuk
      perhitungan rugi per saham dasar                         1.359.934.021          1.359.934.021                1.359.934.021

     Jumlah rugi per saham dasar
      yang dapat diatribusikan kepada
       pemegang saham pemilik entitas induk                             (6,92)                 (4,02)                      (8,85)



31. Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi

     Sifat Pihak Berelasi

     -        PT Surya Fajar Corpora adalah pemegang saham Perusahaan.
     -        PT Pigijo Travelindo Sakti memiliki kesamaan pengurus dengan Perusahaan.


     Transaksi dengan Pihak Berelasi

         a.    Rincian transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                                                Persentase terhadap Jumlah
                                                                                              Pendapatan usaha(kecuali kerugian
                                                                                               perdagangan efek)/Beban usaha
                                                                                                Jumlah Aset/Liabilitas/Beban/
                                                                                                     Pendapatan Usaha
                                                      31 Maret                                  31 Maret
                                                                      31 Desember 2025                               31 Desember 2025
                                                        2026                                      2026

               Beban usaha
                Biaya Perjalanan dinas
                  PT Pigijo Travelindo Sakti             810.000                  -                        0,01%                    0,00%
                                                         810.000                      -                    0,01%                    0,00%




                                                            51
Page 53
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
     b.    Grup memberikan kompensasi kepada karyawan kunci. Imbalan yang diberikan kepada direksi dan
           anggota manajemen kunci lainnya untuk periode 2025 dan tahun 2024 sebagai berikut:


                                                                                             Persentase terhadap
                                                                                       Jumlah Beban Gaji dan Tunjangan

                                                    31 Maret                              31 Maret       31 Desember
                                                                    31 Desember 2025
                                                      2026                                  2026             2025


             Gaji dan tunjangan                     2.169.726.811      5.674.796.164          37,14%           27,75%



32. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

     Aktivitas Grup terpengaruh berbagai risiko keuangan: risiko pasar (termasuk risiko mata uang dan risiko harga),
     risiko kredit dan risiko likuiditas. Program manajemen risiko Grup secara keseluruhan difokuskan pada pasar
     keuangan yang tidak dapat diprediksi dan Grup berusaha untuk meminimalkan dampak yang berpotensi
     merugikan kinerja keuangan Grup.

     Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan
     manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko mata uang asing,
     risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas.

     Risiko Pasar

    a.    Risiko Mata Uang Asing

          Grup terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai eksposur mata uang, terutama
          terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul dari transaksi komersial yang akan
          diselesaikan di masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui.

          Manajemen telah menetapkan kebijakan yang mengharuskan Grup mengelola risiko nilai tukar mata uang
          asing terhadap mata uang fungsionalnya.

          Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, jika mata uang Rupiah melemah/ menguat sebesar
          10% terhadap Dolar Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba setelah pajak untuk tahun berjalan
          akan lebih tinggi/rendah sebesar Rp 1.239.639 dan Rp 1.250.712 terutama diakibatkan keuntungan
          (kerugian) dari penjabaran kas dan setara kas.

    b.    Risiko Harga

          Grup terpengaruh risiko harga efek ekuitas karena Grup memiliki investasi yang diklasifikasikan sebagai
          diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan tersedia untuk
          dijual, namun Grup tidak rentan terhadap risiko harga komoditas.

          Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, Grup melakukan diversifikasi portofolio.
          Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan batasan yang ditentukan oleh Grup.

          Grup memiliki investasi pada saham entitas lain yang diperdagangkan di bursa dengan Indeks Harga Saham
          Gabungan (IHSG).

     Risiko Kredit

     Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
     akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit
     yang terkonsentrasi secara signifikan. Grup mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan
     usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi transaksi
     nasabah, serta memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.




                                                             52
Page 54
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

     Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko kredit Pada
     tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025:

                                                                                      31 Maret 2026            31 Desember 2025

     Aset keuangan yang diukur pada
      nilai wajar melalui laba rugi
      Portofolio efek                                                                    22.857.928.856             28.336.046.064
     Pada biaya perolehan diamortisasi
      Setara kas                                                                         23.536.185.861             42.263.666.247
      Deposito berjangka yang dibatasi
         penggunaannya                                                                   30.562.500.000             30.562.500.000
      Piutang transaksi perantara
         perdagangan efek                                                                13.418.204.391             64.086.459.157
      Piutang lain-lain                                                                   2.237.594.679              3.048.491.417
      Jaminan dalam akun "aset lain-lain"                                                   714.230.477                686.909.193
     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
      melalui penghasilan komprehensif lain
      Portofolio efek                                                                    15.308.501.752             16.344.378.990
      Penyertaan saham                                                                    9.865.000.000              9.865.000.000

     Jumlah                                                                             118.500.146.016          195.193.451.068


     Risiko Likuiditas

     Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi
     liabilitasnya.

     Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang
     dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas.

     Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh
     tempo utang dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber
     pendanaan yang optimal.

     Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan konsolidasian berdasarkan pembayaran kontraktual yang
     tidak didiskontokan (tidak termasuk estimasi pembayaran bunga hingga jatuh tempo):


                                                                             31 Maret 2026
                                 <= 1 tahun       1-2 tahun            3-5 tahun       > 5 tahun      Jumlah           Nilai Tercatat
     Liabilitas keuangan
     yang diukur pada
     biaya perolehan
     diamortisasi

     Utang usaha                   381.549.392                -                -              -       381.549.392         381.549.392
     Utang transaksi perantara
       perdagangan efek          12.045.353.355               -                -              -    12.045.353.355      12.045.353.355
     Utang lain-lain              2.170.648.973               -                -              -     2.170.648.973       2.170.648.973
     Beban akrual                   353.499.714               -                -              -       353.499.714         353.499.714
     Liabilitas sewa                573.164.587               -                -              -       573.164.587         852.467.085

     Jumlah                      15.524.216.021               -                -              -    15.524.216.021      15.803.518.519




                                                                  53
Page 55
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                                              31 Desember 2025
                                          <= 1 tahun                1-2 tahun              3-5 tahun     > 5 tahun                   Jumlah                 Nilai Tercatat
     Liabilitas keuangan
     yang diukur pada
     biaya perolehan
     diamortisasi

     Utang usaha                                395.018.461                     -                   -                  -             395.018.461               395.018.461
     Utang transaksi perantara
       perdagangan efek                  62.605.947.165                         -                   -                  -         62.605.947.165             62.605.947.165
     Utang lain-lain                        981.356.208                         -                   -                  -            981.356.208                981.356.208
     Beban akrual                           533.798.957                         -                   -                  -            533.798.957                533.798.957
     Liabilitas sewa                        882.113.400                         -                   -                  -            882.113.400                852.467.085

     Jumlah                              65.398.234.191                         -                   -                  -         65.398.234.191             65.368.587.876


33. Ikatan, Perjanjian Penting dan Perijinan

     a. Perjanjian Pinjaman

         Pada tanggal 31 Desember 2025, Entitas Anak menandatangani perjanjian penerimaan pinjaman dari pihak
         ketiga sebagai berikut:
                                     Penerima                            Tanggal                                                                Bunga        Keterangan untuk
                Perusahaan                             Jumlah                                Jatuh Tempo        Tipe            Tujuan
                                     Pinjaman                            Perjanjian                                                            per tahun     pengakuan bunga



                                                                                                                                                              Set elah t anggal
         PT Berkah M akmur Digital    SFUD            400.000.000    30 Desember 2025      29 Desember 2026   Pinjaman        M odal kerja      3,00%
                                                                                                                                                                 perjanjian




         Utang lain-lain kepada PT Sentral Teknologi Kapital merupakan utang pinjaman modal kerja. Pokok pinjaman
         dan bunga tersebut telah dilunasi oleh Grup pada tanggal 23 Desember 2025.

     b. Perjanjian Sewa – Grup sebagai Penyewa

         Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa sebagai berikut:


                      Pihak dalam perjanjian                                  Item yang disewa                                 Periode perjanjian
                     PT Mandrasekar Lestari                                         Sewa kantor                            Januari 2025 - Januari 2027


         Nilai tercatat aset hak-guna diungkapkan pada Catatan 11.

         Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian menyajikan saldo berikut berkaitan
         dengan sewa:
                                                                                                        31 Maret 2026                        31 Desember 2025

         Beban penyusutan aset hak-guna                                                                       277.151.934                             1.108.515.462
         Beban bunga atas liabilitas sewa                                                                      14.735.304                               105.625.161
         Beban berkaitan dengan
           sewa jangka pendek                                                                                  61.270.584                                  404.831.633

                                                                                                              353.157.822                             1.618.972.256

         Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun yang berakhir 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
         adalah sebesar Rp 233.760.384 dan Rp 1.470.189.000.

         Jumlah komitmen sewa untuk sewa jangka pendek yang dicatat sebagai beban dengan dasar garis lurus
         masing- masing sebesar Rp 61.270.584 dan Rp 404.831.633 pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 DesemberS
         025.




                                                                                      54
Page 56
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
34. Informasi Segmen

     Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
     bertanggung jawab atas alokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja
     masing-masing segmen tersebut. Grup memiliki 5 (lima) segmen yang dilaporkan meliputi perantara pedagang
     dan penjamin emisi efek, layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi, layanan berbasis pembayaran
     elektronik, teknologi informasi berbasis securities crowdfunding dan jasa konsultan.
                                                                                                     31 Maret 2026

                                        Perantara pedagang       Layanan pinjam                                Teknologi informasi   Layanan berbasis
                                                                                          Jasa konsultan
                                        dan penjamin emisi       meminjam uang                                 berbasis securities     pembayaran                Jumlah
                                               efek             berbasis teknologi                               crowdfunding           elektronik



     Laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif
     l konsolidasian
     Pendapatan usaha                        (2.077.479.505)          236.442.461             420.000.000                       -         150.740.451          (1.270.296.593)
     Beban pokok pendapatan                               -                     -              (6.711.097)                      -          (4.962.497)            (11.673.594)

     Laba kotor                              (2.077.479.505)          236.442.461             413.288.903                       -         145.777.954          (1.281.970.187)


     Beban usaha                             (3.452.155.831)       (1.352.301.118)         (1.728.678.056)          (509.709.003)      (1.770.264.349)         (8.813.108.357)

     Rugi usaha                              (5.529.635.336)       (1.115.858.657)         (1.315.389.153)          (509.709.003)      (1.624.486.394)        (10.095.078.544)

     Penghasilan (beban) lainnya               439.581.746            183.203.054            (641.509.468)             (2.384.587)     (1.129.188.576)         (1.150.297.835)

     Rugi sebelum pajak                      (5.090.053.590)         (932.655.603)         (1.956.898.621)          (512.093.590)      (2.753.674.970)        (11.245.376.380)

     Beban/Penghasilan pajak                              -                      -                         -                    -                    -                      -

     Rugi setelah pajak                      (5.090.053.590)         (932.655.603)         (1.956.898.621)          (512.093.590)      (2.753.674.970)        (11.245.376.373)

     Penghasilan (rugi)
      komprehensif lain                                   -                      -         (1.035.877.236)                      -                    -         (1.035.877.236)

     Jumlah penghasilan (rugi)
      komprehensif                           (5.090.053.590)         (932.655.603)         (2.992.775.857)          (512.093.590)      (2.753.674.970)        (12.281.253.609)


     Laporan posisi
      keuangan konsolidasian
     Aset segmen *)                         85.218.787.963         13.067.120.011          31.110.364.993            542.991.322       10.089.810.489         140.029.074.777
     Liabilitas segmen *)                   15.359.654.634            803.608.047           1.538.316.639          1.402.357.005        1.585.535.460          20.689.471.785

     *) Aset segmen tidak termasuk aset pajak tangguhan dan pajak dibayar dimuka sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk liabilitas pajak tangguhan dan utang pajak



                                                                                                     31 Maret 2025

                                        Perantara pedagang       Layanan pinjam                                Teknologi informasi   Layanan berbasis
                                                                                          Jasa konsultan
                                        dan penjamin emisi       meminjam uang                                 berbasis securities     pembayaran                Jumlah
                                               efek             berbasis teknologi                               crowdfunding           elektronik



     Laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif
     l konsolidasian
     Pendapatan usaha                          843.143.905            382.658.446             120.000.000              7.500.000          169.246.630           1.522.548.981
     Beban pokok pendapatan                              -                      -              (7.335.485)                     -          (53.316.756)            (60.652.241)

     Laba kotor                                843.143.905            382.658.446             112.664.515              7.500.000          115.929.874           1.461.896.740

     Beban usaha                             (3.613.472.102)       (1.772.137.273)         (1.846.904.866)          (689.923.277)      (1.873.340.906)         (9.795.778.424)

     Rugi usaha                              (2.770.328.197)       (1.389.478.827)         (1.734.240.351)          (682.423.277)      (1.757.411.032)         (8.333.881.684)

     Penghasilan lainnya - bersih              450.030.742             61.224.305           2.002.563.349              5.100.789          311.684.870           2.830.604.055

     Rugi sebelum pajak                      (2.320.297.455)       (1.328.254.523)            268.322.998           (677.322.488)      (1.445.726.162)         (5.503.277.629)

     Beban/Penghasilan pajak                              -                      -                         -                    -                    -                      -

     Rugi setelah pajak                      (2.320.297.455)       (1.328.254.523)            268.322.998           (677.322.488)      (1.445.726.162)         (5.503.277.629)
     Penghasilan (rugi)
      komprehensif lain                                   -                      -         (1.040.773.435)                      -                    -         (1.040.773.435)

     Jumlah penghasilan (rugi)
      komprehensif                           (2.320.297.455)       (1.328.254.523)           (772.450.437)          (677.322.488)      (1.445.726.162)         (6.544.051.064)




                                                                                     55
Page 57
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
                                                                                                     31 Maret 2025

                                        Perantara pedagang       Layanan pinjam                              Teknologi informasi      Layanan berbasis
                                                                                          Jasa konsultan
                                        dan penjamin emisi       meminjam uang                               berbasis securities        pembayaran               Jumlah
                                               efek             berbasis teknologi                             crowdfunding              elektronik


     Laporan posisi
      keuangan konsolidasian
     Aset segmen *)                         94.565.414.334          6.168.300.015          33.681.808.387        1.615.563.248          31.686.016.863        167.717.102.846
     Liabilitas segmen *)                   14.444.940.347            876.541.251           1.508.637.817            531.095.178         5.124.648.650         22.485.863.242

     *) Aset segmen tidak termasuk aset pajak tangguhan dan pajak dibayar dimuka sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk liabilitas pajak tangguhan dan utang pajak



                                                                                                   31 Desember 2025

                                        Perantara pedagang       Layanan pinjam                              Teknologi informasi      Layanan berbasis
                                                                                          Jasa konsultan
                                        dan penjamin emisi       meminjam uang                               berbasis securities        pembayaran               Jumlah
                                               efek             berbasis teknologi                             crowdfunding              elektronik



     Laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif
     l konsolidasian
     Pendapatan usaha                        4.264.049.684          1.181.878.857             950.000.000             95.000.000           324.046.827          6.814.975.368
     Beban pokok pendapatan                              -                      -            (713.225.586)                     -           (82.066.524)          (795.292.110)

     Laba kotor                              4.264.049.684          1.181.878.857             236.774.414             95.000.000           241.980.303          6.019.683.258


     Beban usaha                           (13.886.413.464)        (5.589.802.497)         (5.378.744.188)      (2.168.077.823)         (6.369.926.961)       (33.392.964.933)

     Rugi usaha                              (9.622.363.780)       (4.407.923.640)         (5.141.969.774)      (2.073.077.823)         (6.127.946.658)       (27.373.281.675)

     Penghasilan (Beban) lainnya             1.787.243.902            356.607.871           6.833.532.030                90.561          3.131.450.083         12.108.924.447

     Rugi sebelum pajak                      (7.835.119.878)       (4.051.315.769)          1.691.562.256       (2.072.987.262)         (2.996.496.575)       (15.264.357.228)
     Penghasilan pajak                           88.955.405            28.080.119            (535.437.827)           4.185.272               6.302.124           (407.914.907)

     Rugi setelah pajak                      (7.746.164.473)       (4.023.235.650)          1.156.124.429       (2.068.801.990)         (2.990.194.451)       (15.672.272.135)
     Penghasilan (rugi)
      komprehensif lain                         (27.774.491)           88.973.850          (4.726.463.308)           (26.891.876)            6.611.772         (4.685.544.053)

     Jumlah penghasilan (rugi)
      komprehensif                           (7.773.938.964)       (3.934.261.800)         (3.570.338.879)      (2.095.693.866)         (2.983.582.679)       (20.357.816.188)


     Laporan posisi
      keuangan konsolidasian
     Aset segmen *)                        140.955.432.706         14.018.454.706          34.028.743.235            472.585.460        12.300.500.569        201.775.716.676
     Liabilitas segmen *)                   66.112.713.129            844.469.841           1.672.301.446            836.446.923         1.058.710.345         70.524.641.684

     *) Aset segmen tidak termasuk aset pajak tangguhan dan pajak dibayar dimuka sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk liabilitas pajak tangguhan dan utang pajak




35. Aset Moneter dalam Mata Uang Asing

     Tabel berikut mengungkapkan jumlah aset moneter Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025:

                                                                  31 Maret 2026                                                     31 Desember 2025
                                                  Mata uang asing                    Ekuivalen Rp                     Mata uang asing               Ekuivalen Rp

     Aset

     Kas dan setara kas                         USD                729,50                  12.396.389                USD              745,27                 12.507.121


     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, kurs konversi yang digunakan Grup diungkapkan pada
     Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian.




                                                                                     56
Page 58
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 3 (Tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), 31 Maret 2025 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2025 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


36. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas Konsolidasian

     Aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mempengaruhi kas:

                                                                   31 Maret 2026          31 Desember 2025

     Perolehan aset hak-guna
       yang berasal dari liabilitas sewa                                           -           2.217.030.924
     Penghasilan bunga melalui piutang lain-lain                                   -             390.444.559
     Perolehan aset takberwujud yang berasal
       dari uang muka pembelian                                                    -             62.500.000
     Perolehan aset tetap yang berasal
       dari uang muka pembelian                                                    -              9.900.000

37. Rekonsiliasi Liabiltas Konsolidasian Yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan

     Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas Grup yang timbul dari aktivitas pendanaan, yang meliputi
     perubahan terkait kas dan nonkas:
                                                           Arus kas          Perubahan
                                   1 Januari 2026                                               31 Maret 2026
                                                          pendanaan            nonkas

     Utang lain-lain                     981.356.208        1.189.292.765              -           2.170.648.973
     Liabilitas Sewa                     852.467.085         (279.302.498)             -             573.164.587

     Jumlah liabilitas
       dari aktivitas
       pendanaan                       1.833.823.293          909.990.267              -           2.743.813.560


                                                             Arus kas         Perubahan
                                    1 Januari 2025                                            31 Desember 2025
                                                            pendanaan          nonkas

     Utang lain-lain                   4.373.360.739        (3.600.000.000)     207.995.469         981.356.208
     Liabilitas Sewa                             -          (1.364.563.839)   2.217.030.924         852.467.085

     Jumlah liabilitas
       dari aktivitas
       pendanaan                       4.373.360.739        (4.964.563.839)   2.425.026.393        1.833.823.293




38. Informasi Tambahan Yang Tidak Dipersyaratkan Oleh Standar Akuntansi Keuangan

     Rekening Efek

     Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, PT Surya Fajar Sekuritas (SFS), entitas anak, mengelola
     efek dan dana nasabah dalam Rekening Efek masing-masing sebesar Rp 4.551.945.067.745 dan
     Rp 6.104.677.814.4661. Akun liabilitas kepada nasabah yang terkait tidak diakui dalam laporan posisi keuangan
     konsolidasian Grup, tetapi dilaporkan pada saat penyusunan Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan kepada
     Otoritas Jasa Keuangan.



                                                        ********



                                                       57

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.42 MB
Published29 Apr 2026
Pages58
Characters220,373
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 84 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SURYA FAJAR CAPITAL Tbk p.1 ×170
linked org PT Surya Fajar Corpora p.10 ×5
linked org Surya Fajar p.11 ×12
linked person Ivo Rustandi p.13 ×2
linked org Bank KB Bukopin p.34 ×3
linked org PT Bank Mandiri p.34 ×7
linked org Allo Bank Indonesia Tbk p.34 ×11
linked org Bank Mayapada Internasional Tbk p.34 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.34 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.34 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.34 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.34 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.34 ×2
linked org Bank Nationalnobu Tbk p.34 ×2
linked org Venteny Fortuna International Tbk p.35 ×5
linked org Ulima Nitra Tbk p.35 ×2
linked org Indo Boga Sukses Tbk p.35 ×2
linked org Media Nusantara Citra Tbk p.35 ×2
linked org Aspirasi Hidup Indonesia Tbk p.35 ×2
linked org Elang Mahkota Teknologi Tbk p.35 ×2
linked org Dana Brata Luhur Tbk p.35 ×2
linked org Autopedia Sukses Lestari Tbk p.35 ×2
linked org Bukit Asam Tbk p.35 ×5
linked org Astra International Tbk p.36 ×2
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.36 ×2
linked org PP Presisi Tbk p.36 ×2
linked org Astra Agro Lestari Tbk p.36 ×2
linked org Kalbe Farma Tbk p.36 ×2
linked org Aneka Tambang Tbk p.36 ×2
linked org Medco Energi Internasional Tbk p.36 ×2
linked org Bumi Resources Minerals Tbk p.36 ×2
linked org Kota Satu Properti Tbk p.36 ×2
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.36 ×2
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.36 ×2
linked org Saraswanti Anugerah Makmur Tbk p.47 ×2
linked org PT Pigijo Travelindo Sakti p.52 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.10
possible person Prof. Dr. Satrio p.10
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.34 ×6
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk p.34 ×5
possible org PT Bukalapak. p.35
possible org Krakatau Steel (Persero) Tbk p.35 ×2
possible org Bundamedik Tbk p.35 ×2
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.36 ×2
possible — Steffen p.44
possible person Agus Susanto p.49
unresolved org PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK p.5 ×3
unresolved person Humberg Lie · Notaris p.10 ×8
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10 ×2
unresolved org PT Surya Fajar Sekuritas p.11 ×5
unresolved org PT Surya Fajar Investama p.11 ×4
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana p.11 ×3
unresolved org PT Mareco Prima Mandiri p.11 ×6
unresolved org PT Bursa Akselerasi Indonesia p.11 ×4
unresolved org PT Mitra Usaha Indofund p.11 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia p.12 ×4
unresolved person Rini Yulianti p.12 ×3
unresolved — Syamsul Bahri Ily · Komisaris p.13 ×2
unresolved org PT Bursa Akeselerasi Indonesia p.16
unresolved org Bank Indonesia p.19 ×5
unresolved org PT Bank KB Bukopin Syariah p.34
unresolved org Persero Tbk p.34
unresolved org PT BPR Dewata Candradana p.34
unresolved org Bank Mayapada International Tbk p.34 ×2
unresolved org PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia p.35 ×5
unresolved org KPEI p.35 ×4
unresolved org Forza Land Indonesia Tbk p.35 ×2
unresolved org Gudang Garam Tbk p.35 ×2
unresolved org Intan Baruprana Finance Tbk p.36 ×2
unresolved org PT Asuransi Astra Buana p.40
unresolved org PT Lestari Tekno Utama p.43
unresolved org PT Berkah Makmur Digital p.43
unresolved org PT Digital Pasifik Nusantara p.43
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.44
unresolved — (d.h PT Bumi Tirta Rahayu) p.44
unresolved org PT Bumi Tirta Rahayu p.44
unresolved — Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) p.44
unresolved org PT Berkah M p.55
unresolved org PT Sentral Teknologi Kapital p.55
unresolved org PT Mandrasekar Lestari p.55

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-I-SFAN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result