Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 27
Page 1
Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 Laporan Keuangan Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
Page 2
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
DAFTAR ISI
Halaman
Laporan Auditor Independen
Surat Pernyataan tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan Reksa Dana
Indeks Simas ETF IDX30 untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan
2024 yang ditandatangani oleh
- PT Sinarmas Asset Management sebagai Manajer Investasi
- PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian
LAPORAN KEUANGAN - Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan
2024
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih 3
Laporan Arus Kas 4
Catatan atas Laporan Keuangan 5
Page 3
MIRAWATI SENSI IDRIS MOORE
Registered Public Accountants
Business License No. 1353/KM.l/2016
lntiland Tower, 8th Floor
JI. Jenderal Sudirman, Kav 32
Jakarta - 10220
INDONESIA
T +62-21-570 Blll
F +62-21-572 2737
Laporan Auditor lndependen
No. 00310/2.1090/AU.1/09/1284-2/1/111/2026
Pemegang Unit Penyertaan, Manajer lnvestasi, dan Bank Kustodian
Reksa Dana lndeks Simas ETF IDX30
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana lndeks Simas ETF IDX30 (Reksa Dana), yang
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan arus kas untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan
akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus
kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia.
Basis Opini
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen
terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan
keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.
Hal Audit Utama
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang
paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut disampaikan
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini
kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama
tersebut.
Penilaian Portofolio Efek
Lihat Catatan 2 (informasi kebijakan akuntansi material) , Catatan 3 (penggunaan estimasi,
pertimbangan, dan asumsi), Catatan 4 (portofolio efek dalam efek ekuitas) , Catatan 8 (pengukuran nilai
wajar), dan Catatan 16 (tujuan dan kebijakan pengelolaan dana pemegang unit penyertaan dan
manajemen risiko keuangan), atas laporan keuangan.
An independent member of
Moore Global Network Limited -
members in principal cities throughout the world
Page 4
MIRAWATI SENSI IDRIS MOORE
Pada tanggal 31 Desember 2025, portofolio efek Reksa Dana adalah sebesar Rp 13.293.284.200 atau
100% merupakan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kami fokus pada
penilaian investasi ini karena ini merupakan elemen utama dari nilai aset bersih Reksa Dana, oleh
karena itu, kami menentukan hal ini sebagai hal audit utama.
Kami telah melakukan prosedur berikut untuk merespons hal audit utama ini:
• Kami memperoleh pemahaman tentang syarat-syarat, ketentuan dan tujuan investasi dari Kontrak
lnvestasi Kolektif Reksa Dana.
• Kami memperoleh pemahaman atas pengendalian internal dan proses penelaahan Reksa Dana
atas penilaian investasi pada portofolio efek.
• Kami menguji klasifikasi investasi portofolio efek Reksa Dana untuk memastikan apakah klasifikasi
atas investasi tersebut telah sesuai dengan persyaratan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
• Kami menguji penilaian portofolio efek tersebut, dengan membandingkan jumlah nilai wajar dengan
harga kuotasian di pasar aktif.
• Kami membandingkan catatan portofolio efek yang dikelola oleh Reksa Dana dengan catatan
portofolio efek dari kustodian efek serta mendapatkan rekonsiliasi atas perbedaan yang ditemukan.
Tanggung Jawab Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian terhadap Laporan Keuangan
Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar
laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian untuk
memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab
untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan
menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian
memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif
yang realistis selain melaksanakannya.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan
Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika
hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan
dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara
wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan
keuangan tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur
audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat
untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material
yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena
kecurangan dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah,
atau pengabaian pengendalian internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
- ii -
Page 5
MIRAWATI SENSI IDRIS MOORE
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi
dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh Manajer lnvestasi
dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu
ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan
keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian material, kami
diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam
laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah
perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh
hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Reksa Dana tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami,
dan, jika relevan, pengamanan terkait.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada Manajer lnvestasi dan Bank Kustodian, kami menentukan
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode kini dan oleh
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami,
kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau
ketika , dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh
dikomunikasikan dalam laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi
tersebut.
MIRAWATI SENS! IDRIS
Leo Su nto
lzin Akuntan Publik No. AP. 1284
13 Maret 2026
- iii -
Page 6
Page 7
Page 8
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Laporan Posisi Keuangan
31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
ASET
Portofolio efek dalam efek ekuitas
(biaya perolehan Rp 13.687.526.804
dan Rp 13.357.885.121 masing-masing
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024) 4 13.293.284.200 12.236.449.376
Kas di bank 5 440.680.629 523.262.035
Piutang dividen 82.003.486 69.410.328
JUMLAH ASET 13.815.968.315 12.829.121.739
LIABILITAS
Beban akrual 6 395.781.761 474.776.696
Utang pajak 7 - 133.326
JUMLAH LIABILITAS 395.781.761 474.910.022
NILAI ASET BERSIH 13.420.186.554 12.354.211.717
JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR 9 125.600.000,0000 125.600.000,0000
NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN 106,8486 98,3616
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-1-
Page 9
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2025 2024
PENDAPATAN
Pendapatan Investasi
Pendapatan dividen 741.910.563 865.664.786
Kerugian investasi yang telah direalisasi 10 (258.054.377) (1.934.731.649)
Keuntungan (kerugian) investasi
yang belum direalisasi 10 727.193.141 (252.170.236)
Pendapatan Lainnya 11 8.662.195 11.225.295
JUMLAH PENDAPATAN (KERUGIAN) - BERSIH 1.219.711.522 (1.310.011.804)
BEBAN
Beban Investasi
Beban pengelolaan investasi 12 110.051.135 123.300.133
Beban kustodian 13 24.761.506 27.742.530
Beban lain-lain 14 17.191.605 24.182.373
Beban Lainnya 1.732.439 2.245.059
JUMLAH BEBAN 153.736.685 177.470.095
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 1.065.974.837 (1.487.481.899)
BEBAN PAJAK 15 - 133.326
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 1.065.974.837 (1.487.615.225)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN - -
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 1.065.974.837 (1.487.615.225)
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-2-
Page 10
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Laporan Perubahan Aset Bersih
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Transaksi dengan Kenaikan
Pemegang Unit (Penurunan) Jumlah Nilai
Penyertaan Nilai Aset Bersih Aset Bersih
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 10.155.473.774 4.635.881.609 14.791.355.383
Perubahan aset bersih pada tahun 2024
Rugi komprehensif tahun berjalan - (1.487.615.225) (1.487.615.225)
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan 65.315.559 - 65.315.559
Pembelian kembali unit penyertaan (1.014.844.000) - (1.014.844.000)
Distribusi kepada pemegang
unit penyertaan - - -
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9.205.945.333 3.148.266.384 12.354.211.717
Perubahan aset bersih pada tahun 2025
Penghasilan komprehensif tahun berjalan - 1.065.974.837 1.065.974.837
Transaksi dengan pemegang unit penyertaan
Penjualan unit penyertaan - - -
Pembelian kembali unit penyertaan - - -
Distribusi kepada pemegang
unit penyertaan - - -
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 9.205.945.333 4.214.241.221 13.420.186.554
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-3-
Page 11
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Laporan Arus Kas
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga - bersih 6.929.756 8.980.236
Penerimaan dividen 729.317.405 819.742.109
Hasil penjualan portofolio efek ekuitas 1.264.544.572 4.331.104.009
Pembelian portofolio efek ekuitas (1.852.240.632) (4.069.858.620)
Pembayaran beban investasi (230.999.181) (273.334.037)
Pembayaran pajak penghasilan (133.326) -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (82.581.406) 816.633.697
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penjualan unit penyertaan - 65.315.559
Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan - (1.014.844.000)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan - (949.528.441)
PENURUNAN BERSIH KAS DI BANK (82.581.406) (132.894.744)
KAS DI BANK AWAL TAHUN 523.262.035 656.156.779
KAS DI BANK AKHIR TAHUN 440.680.629 523.262.035
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
-4-
Page 12
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 (Reksa Dana) adalah reksa dana berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif bersifat terbuka berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995
sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2016
tanggal 13 Juni 2016 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” yang telah
diubah dengan Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 dan Peraturan OJK
No. 4 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 serta Peraturan OJK No. 48/POJK.04/2015 tanggal
23 Desember 2015 mengenai “Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana
dengan Penjaminan, dan Reksa Dana Indeks” serta Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2015 pada
tanggal 23 Desember 2015 mengenai “Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit
Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek”.
Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Sinarmas Asset Management sebagai Manajer
Investasi dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No. 70
tanggal 19 Juli 2018 dari Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
PT Sinarmas Asset Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga profesional
yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan investasi. Komite Investasi terdiri dari:
Ketua : Alex Setyawan W.K
Anggota : Dr. Halim Alamsyah
Mark Tan
Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijaksanaan, strategi, dan
eksekusi investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola
Investasi terdiri dari:
Ketua : Genta Wira Anjalu
Anggota : Triwira Juniarta Tjandra
Fikri Syuhada, CFA
Siska Tristanti Sutijadi
Dionisius Donny Primananda
Dimas Satria Hardianto
Silvia Loren Budiyanto
Dwi Yuni Novianti
Reksa Dana berkedudukan di Sinarmas Land Plaza, Menara III lantai 7, Jl. MH Thamrin No. 51,
Jakarta 10350.
Jumlah unit penyertaan yang ditawarkan oleh Reksa Dana sesuai dengan Kontrak Investasi
Kolektif adalah minimum 100.000.000 unit penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari
jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000 dan maksimum 50.000.000.000 unit penyertaan.
Harga penawaran umum perdana per unit penyertaan adalah Rp 100 per unit.
Reksa Dana memperoleh pernyataan efektif berdasarkan surat Kepala Departemen Pengawasan
Pasar Modal 2A atas nama Dewan Komisioner OJK No. S-961/PM.21/2018 tanggal 29 Agustus
2018.
-5-
Page 13
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Reksa Dana yang diwakili oleh PT Sinarmas Asset Management sebagai Manajer Investasi
mendaftarkan unit penyertaan Reksa Dana di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Pendaftaran Unit Penyertaan di KSEI
No. SP-008/ETF/KSEI/0718 tanggal 13 Agustus 2018.
Pada tanggal 12 September 2018, Reksa Dana mencatatkan dan memperdagangkan
unit penyertaan Reksa Dana pada Bursa Efek Indonesia berdasarkan surat
No. S-05200/BEI.PP2/09-2018 tanggal 6 September 2018. Jumlah unit penyertaan Reksa Dana
yang dicatatkan pertama kali adalah sebanyak 20.000.000 unit penyertaan.
Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memperoleh
pendapatan yang optimal dalam jangka panjang dengan tingkat fleksibilitas investasi yang cukup
tinggi dengan berinvestasi pada efek bersifat ekuitas yang berasal dari kumpulan efek yang
terdaftar pada Indeks IDX30 serta mengurangi risiko dengan berinvestasi pada instrumen pasar
uang dan/atau deposito, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif, kekayaan Reksa Dana akan diinvestasikan minimum
80% dan maksimum 100% pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang telah
ditawarkan melalui penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia yang
berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada Indeks IDX30, serta minimum 0% dan maksimum
20% pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari satu
tahun dan/atau deposito sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia.
Indeks IDX30 adalah indeks harga saham yang dipublikasikan dan dihitung di Bursa Efek
Indonesia dengan anggota yang terdiri dari 30 (tiga puluh) saham yang konstituennya dipilih dari
konstituen Indeks LQ45 yang diseleksi dengan memperhatikan faktor kuantitatif yang terkait
dengan aktivitas transaksi dan faktor fundamental yang terkait dengan performa bisnis emiten
seperti kondisi keuangan, prospek pertumbuhan perusahaan, dan keberlangsungan usaha
perusahaan.
Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 ini
disajikan berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana masing-masing pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024.
Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 diselesaikan dan
diotorisasi untuk penerbitan pada tanggal 13 Maret 2026 oleh Manajer Investasi dan Bank
Kustodian yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan masing-
masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam Kontrak
Investasi Kolektif Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30, serta menurut peraturan dan
perundangan yang berlaku atas laporan keuangan Reksa Dana tersebut.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
IAI serta. Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2020 tanggal 25 Mei 2020 tentang “Penyusunan
Laporan Keuangan Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif” dan Surat Edaran
OJK No. 14/SEOJK.04/2020 tanggal 8 Juli 2020 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi
Produk Investasi Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif”.
-6-
Page 14
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah biaya perolehan (historical cost), kecuali
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan
metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan. Aktivitas investasi tidak dikelompokkan
terpisah karena aktivitas investasi adalah aktivitas operasi utama Reksa Dana.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana
Nilai aset bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
menggunakan nilai pasar wajar.
Nilai aset bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana pada
setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.
c. Portofolio Efek
Portofolio efek terdiri dari efek ekuitas.
d. Instrumen Keuangan
Pembelian atau penjualan yang reguler atas instrumen keuangan diakui pada tanggal
perdagangan.
Reksa Dana menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109,
Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
pengukuran, penurunan nilai atas aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Reksa Dana memiliki instrumen keuangan dalam
kategori aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, serta liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi.
Aset Keuangan
Reksa Dana mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen
Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
(a) Model bisnis Reksa Dana dalam mengelola aset keuangan; dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
-7-
Page 15
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
(1) Aset Keuangan Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi kas di bank dan piutang
dividen.
(2) Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan dalam
kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah
ditetapkan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi portofolio efek dalam
efek ekuitas.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Reksa Dana diklasifikasikan berdasarkan
substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut
ini.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Reksa Dana
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal
dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kategori ini meliputi beban akrual.
-8-
Page 16
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya.
Suatu instrumen keuangan yang mempunyai fitur opsi jual, yang mencakup kewajiban
kontraktual bagi penerbit untuk membeli kembali atau menebus instrumen dan menyerahkan
kas atau aset keuangan lain pada saat eksekusi opsi jual, dan memenuhi definisi liabilitas
keuangan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas jika memiliki semua fitur berikut:
a) memberikan hak kepada pemegangnya atas bagian prorata aset neto entitas,
b) instrumen berada dalam kelompok instrumen yang merupakan subordinat dari semua
kelompok instrumen lain,
c) seluruh instrumen keuangan dalam kelompok memiliki fitur yang identik,
d) instrumen tidak termasuk kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset
keuangan lain kepada entitas lain selain kewajiban untuk membeli kembali, dan
e) jumlah arus kas yang diekspektasikan dihasilkan dari instrumen selama umur instrumen
didasarkan secara substansial pada laba rugi penerbit.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Reksa Dana saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Reksa Dana mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh jika, dan hanya jika, Reksa Dana
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian
kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau
usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit
sejak pengakuan awal.
-9-
Page 17
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
(1) Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b) Reksa Dana tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar kepada
pihak ketiga atas arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa adanya
penundaan yang signifikan berdasarkan suatu kesepakatan; atau
c) Reksa Dana telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset keuangan tersebut.
(2) Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
e. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau, jika
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Reksa Dana harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
pada tanggal pengukuran.
Reksa Dana memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
• Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik;
• Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
• Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Reksa Dana menentukan apakah terdapat transfer di antara level hirarki
dengan menilai kembali pengkategorian pada setiap akhir periode pelaporan.
f. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga diakui berdasarkan proporsi waktu dalam laba rugi, termasuk pendapatan
dari kas di bank.
- 10 -
Page 18
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan dari pembagian hak (dividen, saham bonus, dan hak lain yang dibagikan) oleh
emiten diakui pada tanggal ex (ex-date).
Keuntungan atau kerugian investasi yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan
harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi
disajikan dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi neto atas
penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode
rata-rata tertimbang.
Beban investasi termasuk pajak penghasilan final diakui secara akrual dan harian.
g. Transaksi Pihak Berelasi
Sesuai dengan Keputusan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A
No. Kep-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014 tentang Pihak Berelasi terkait Pengelolaan
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, PT Sinarmas Asset Management, Manajer
Investasi, adalah pihak berelasi Reksa Dana.
h. Pajak Penghasilan
Pajak penghasilan Reksa Dana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak
No. SE-18/PJ.42/1996 tanggal 30 April 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Usaha Reksa
Dana, serta ketentuan pajak yang berlaku. Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada
penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembelian kembali unit penyertaan
dan pembagian laba kepada pemegang unit penyertaan bukan merupakan objek pajak
penghasilan.
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
i. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Reksa
Dana yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam
rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Reksa Dana.
j. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Reksa Dana pada tanggal laporan posisi keuangan
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
- 11 -
Page 19
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan, dan Asumsi
Dalam penerapan kebijakan akuntansi, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan
keuangan, Reksa Dana harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat
aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Pengungkapan berikut mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan, dan asumsi signifikan yang
berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan
keuangan.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Reksa
Dana yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:
a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang
ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai
dengan kebijakan akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
b. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar
yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa
Dana membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko
gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk
informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas
instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika
tidak, maka Reksa Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut
sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk
mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk,
dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat
berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat
itu.
c. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
- 12 -
Page 20
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Estimasi dan asumsi didasarkan pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Reksa Dana. Perubahan tersebut
tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi.
Nilai Wajar Aset Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu
pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen
pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar
dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.
Nilai wajar portofolio efek diungkapkan pada Catatan 8.
4. Portofolio Efek dalam Efek Ekuitas
2025
Jumlah Harga Jumlah Persentase
lembar perolehan harga terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata pasar portofolio efek
%
Aset Keuangan Diukur pada Nilai
Wajar melalui Laba Rugi
Saham
PT Bank Central Asia Tbk 237.384 7.789 1.916.875.800 14,42
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 518.728 4.346 1.898.544.480 14,28
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 317.768 4.981 1.620.616.800 12,19
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 420.760 3.794 1.464.244.800 11,02
PT Astra International Tbk 163.280 6.248 1.093.976.000 8,23
PT Barito Pacific Tbk 228.592 910 747.495.840 5,62
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 130.624 4.446 570.826.880 4,30
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 7.893.960 66 505.213.440 3,80
PT United Tractors Tbk 11.304 26.361 333.468.000 2,51
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 158.256 2.892 312.555.600 2,35
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 37.680 6.614 255.282.000 1,92
PT Merdeka Copper Gold Tbk 104.248 3.051 237.685.440 1,79
PT Aneka Tambang Tbk 75.360 1.595 237.384.000 1,79
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk 50.240 5.612 226.582.400 1,70
PT Kalbe Farma Tbk 162.024 1.674 195.238.920 1,47
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 94.200 1.789 179.922.000 1,35
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 20.096 11.343 164.787.200 1,24
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 18.840 7.655 160.140.000 1,21
PT Merdeka Battery Materials Tbk 262.504 523 149.627.280 1,13
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk 75.360 2.403 136.401.600 1,03
PT Unilever Indonesia Tbk 47.728 5.710 124.092.800 0,93
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk 42.704 1.685 111.884.480 0,84
PT Indosat Tbk 47.728 2.226 110.728.960 0,83
PT Vale Indonesia Tbk 18.840 5.459 97.497.000 0,73
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk 12.560 8.325 87.606.000 0,66
PT Indo Tambangraya Megah Tbk 3.768 22.925 82.425.000 0,62
PT Bukit Asam Tbk 33.912 3.275 78.336.720 0,59
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 28.888 8.446 76.264.320 0,57
PT Medco Energi Internasional Tbk 52.752 1.314 70.951.440 0,53
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk 41.448 1.300 46.629.000 0,35
Jumlah 13.293.284.200 100,00
- 13 -
Page 21
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2024
Jumlah Harga Jumlah Persentase
lembar perolehan harga terhadap jumlah
Jenis efek saham rata-rata pasar portofolio efek
%
Aset Keuangan Diukur pada Nilai
Wajar melalui Laba Rugi
Saham
PT Bank Central Asia Tbk 200.960 7.615 1.944.288.000 15,89
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 439.600 4.426 1.793.568.000 14,66
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 302.696 4.956 1.725.367.200 14,10
PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk 422.016 3.854 1.143.663.360 9,35
PT Astra International Tbk 164.536 6.330 806.226.400 6,59
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk 8.420.224 65 589.415.680 4,82
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 134.392 4.460 584.605.200 4,78
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 159.512 2.920 454.609.200 3,72
PT United Tractors Tbk 11.304 26.723 302.664.600 2,47
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 37.680 6.585 290.136.000 2,37
PT Charoen Pokphand
Indonesia Tbk 50.240 5.670 239.142.400 1,95
PT Kalbe Farma Tbk 169.560 1.695 230.601.600 1,89
PT Alamtri Resources
Indonesia Tbk 94.200 2.426 228.906.000 1,87
PT Indofood CBP Sukses
Makmur Tbk 20.096 11.413 228.592.000 1,87
PT Barito Pacific Tbk 228.592 900 210.304.640 1,72
PT Merdeka Copper Gold Tbk 123.088 3.097 198.787.120 1,63
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 94.200 1.794 149.778.000 1,22
PT Merdeka Battery Materials Tbk 285.112 530 130.581.296 1,07
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 17.584 7.857 119.571.200 0,98
PT Aneka Tambang Tbk 75.360 1.552 114.924.000 0,94
PT Mitra Adiperkasa Tbk 72.848 1.549 102.715.680 0,84
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 30.144 8.446 99.173.760 0,81
PT Unilever Indonesia Tbk 50.240 5.918 94.702.400 0,77
PT Bukit Asam Tbk 33.912 3.304 93.258.000 0,76
PT Bank Jago Tbk 32.656 6.551 79.354.080 0,65
PT AKR Corporindo Tbk 59.032 1.360 66.115.840 0,54
PT Medco Energi Internasional Tbk 56.520 1.322 62.172.000 0,51
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk 61.544 855 48.619.760 0,40
PT Pertamina Geothermal
Energy Tbk 38.936 1.274 36.405.160 0,30
Jumlah 12.236.449.376 100,00
Nilai tercatat efek ekuitas pada laporan keuangan adalah sebesar nilai wajarnya.
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar efek ekuitas dengan menggunakan hirarki
nilai wajar Level 1 (Catatan 8).
Aktivitas perdagangan dan harga pasar saham sangat fluktuatif dan tergantung kepada kondisi
pasar modal. Nilai realisasi dari saham tersebut dapat berbeda secara signifikan dengan harga
pasar masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
5. Kas di Bank
Akun ini merupakan kas di PT Bank Central Asia Tbk (Bank Kustodian).
- 14 -
Page 22
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
6. Beban Akrual
2025 2024
Biaya listing 230.490.000 258.240.000
Biaya KSEI 87.100.000 100.200.000
Lisensi indeks 59.504.277 101.129.277
Jasa pengelolaan investasi (pihak berelasi)
(Catatan 12) 10.724.477 9.657.419
Jasa kustodian (Catatan 13) 2.413.007 -
Lainnya 5.550.000 5.550.000
Jumlah 395.781.761 474.776.696
7. Utang Pajak
Pada tanggal 31 Desember 2024, akun ini merupakan utang pajak penghasilan badan
(Catatan 15).
8. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan
seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
Manajer Investasi. Karena seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar
dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2.
Pengukuran nilai wajar portofolio efek Reksa Dana adalah sebagai berikut:
2025 2024
Nilai tercatat 13.293.284.200 12.236.449.376
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Level 1 13.293.284.200 12.236.449.376
Level 2 - -
Level 3 - -
Jumlah 13.293.284.200 12.236.449.376
- 15 -
Page 23
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
9. Unit Penyertaan Beredar
Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan Manajer Investasi, pihak berelasi, adalah
sebagai berikut:
2025 2024
Persentase Unit Persentase Unit
% %
Pemodal 99,54 125.018.800,0000 99,54 125.018.800,0000
Manajer Investasi
(pihak berelasi) 0,46 581.200,0000 0,46 581.200,0000
Jumlah 100,00 125.600.000,0000 100,00 125.600.000,0000
Tidak terdapat pembelian kembali unit penyertaan yang dimiliki oleh Manajer Investasi, pihak
berelasi, masing-masing untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.
10. Keuntungan (Kerugian) Investasi yang Telah dan Belum Direalisasi
2025 2024
Kerugian investasi yang telah direalisasi atas:
Efek ekuitas (258.054.377) (1.934.731.649)
Keuntungan (kerugian) investasi yang belum
direalisasi atas:
Efek ekuitas 727.193.141 (252.170.236)
11. Pendapatan Lainnya
Akun ini merupakan pendapatan atas kas di bank.
12. Beban Pengelolaan Investasi
Akun ini merupakan imbalan kepada PT Sinarmas Asset Management sebagai Manajer Investasi,
pihak berelasi, sebesar maksimum 3% per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian
dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi
Kolektif antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Beban pengelolaan investasi yang belum
dibayar dibukukan pada akun Beban Akrual (Catatan 6).
Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
masing-masing sebesar Rp 110.051.135 dan Rp 123.300.133.
- 16 -
Page 24
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Beban Kustodian
Akun ini merupakan imbalan atas jasa penanganan transaksi investasi, penitipan kekayaan dan
administrasi yang berkaitan dengan kekayaan Reksa Dana, pencatatan transaksi penjualan dan
pembelian kembali unit penyertaan, serta biaya yang berkaitan dengan akun pemegang unit
penyertaan kepada PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Kustodian sebesar maksimum 0,20%
per tahun dari nilai aset bersih yang dihitung secara harian dan dibayarkan setiap bulan.
Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer
Investasi dan Bank Kustodian. Beban kustodian yang belum dibayar dibukukan pada akun Beban
Akrual (Catatan 6).
Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
sebesar Rp 24.761.506 dan Rp 27.742.530.
14. Beban Lain-lain
2025 2024
Beban transaksi 2.724.203 6.635.275
Lainnya 14.467.402 17.547.098
Jumlah 17.191.605 24.182.373
15. Pajak Penghasilan
a. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain 1.065.974.837 (1.487.481.899)
Perbedaan tetap:
Beban investasi dan lainnya 153.736.685 177.432.487
Pendapatan dividen (741.910.563) (865.664.786)
Kerugian investasi yang telah direalisasi 258.054.377 1.935.893.429
Kerugian (keuntungan) investasi yang
belum direalisasi (727.193.141) 252.170.236
Pendapatan lainnya (8.662.195) (11.225.295)
Jumlah (1.065.974.837) 1.488.606.071
Laba kena pajak - 1.124.172
- 17 -
Page 25
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:
2025 2024
Beban pajak kini - 133.326
Dikurangi pajak dibayar dimuka - -
Utang pajak kini (Catatan 7) - 133.326
Reksa Dana telah menerapkan tarif pajak yang berlaku dalam perhitungan pajak kininya.
Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana menjadi dasar Surat Pemberitahuan Tahunan
yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak.
Laba kena pajak dan beban pajak Reksa Dana tahun 2024 sesuai dengan Surat
Pemberitahuan Tahunan yang disampaikan kepada Kantor Pelayanan Pajak.
Surat Pemberitahuan Tahunan dilaporkan berdasarkan perhitungan Reksa Dana
(self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak
tersebut sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang mengenai Ketentuan Umum dan
Tata Cara Perpajakan.
b. Pajak Tangguhan
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat perbedaan temporer yang
berdampak terhadap pengakuan aset dan liabilitas pajak tangguhan.
16. Tujuan dan Kebijakan Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan dan Manajemen Risiko
Keuangan
Pengelolaan Dana Pemegang Unit Penyertaan
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Reksa Dana memiliki nilai aset bersih masing-masing
sebesar Rp 13.420.186.554 dan Rp 12.354.211.717 yang diklasifikasikan sebagai ekuitas.
Tujuan Reksa Dana dalam mengelola nilai aset bersih adalah untuk memastikan dasar yang stabil
dan kuat untuk memaksimalkan pengembalian kepada seluruh pemegang unit penyertaan dan
untuk mengelola risiko likuiditas yang timbul dari pembelian kembali unit penyertaan. Dalam
pengelolaan pembelian kembali unit penyertaan, Reksa Dana secara teratur memantau tingkat
penjualan dan pembelian kembali secara harian dan membatasi jumlah pembelian kembali unit
penyertaan dalam satu hari bursa sampai dengan 10% dari nilai aset bersih pada hari pembelian
kembali.
Tidak terdapat perubahan dalam kebijakan dan prosedur selama tahun berjalan terkait dengan
pendekatan Reksa Dana terhadap nilai aset bersih.
Manajemen Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Reksa Dana adalah risiko
harga, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Reksa Dana dijalankan secara
berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi
Reksa Dana.
- 18 -
Page 26
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan
akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain yang timbul dari risiko suku bunga), baik
perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh faktor khusus pada individu penerbit instrumen
keuangan, atau faktor yang mempengaruhi instrumen keuangan sejenis yang diperdagangkan di
pasar.
Reksa Dana menghadapi risiko harga yang timbul dari portofolio efek yaitu efek ekuitas.
Manajer Investasi mengelola risiko harga Reksa Dana sesuai dengan tujuan dan kebijakan
investasi Reksa Dana serta memonitor posisi pasar keseluruhan secara harian.
Analisa Sensitivitas
Analisa sensitivitas diterapkan pada variabel risiko pasar yang mempengaruhi kinerja Reksa
Dana, yakni harga. Sensitivitas harga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari harga
pasar efek dalam portofolio efek Reksa Dana terhadap jumlah nilai aset bersih, jumlah aset
keuangan, dan jumlah liabilitas keuangan Reksa Dana.
Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisa serta memantau
sensitivitas harga secara reguler.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Reksa Dana akan mengalami kerugian yang timbul dari emiten
atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Kebijakan Reksa Dana atas
risiko kredit adalah meminimalkan eksposur dari pihak-pihak yang memiliki risiko kegagalan yang
tinggi dengan cara hanya bertransaksi untuk instrumen pihak-pihak yang memenuhi standar kredit
sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana. Manajer Investasi secara
terus menerus memantau kelayakan kredit dari pihak-pihak yang menerbitkan instrumen tersebut
dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas peringkat kredit, laporan keuangan, dan
siaran pers.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebesar
nilai tercatat aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Reksa Dana tidak memiliki arus kas
yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajer Investasi memantau dan menjaga jenis dan jumlah
portofolio efek yang bersifat likuid yang dianggap memadai untuk melakukan pembayaran atas
transaksi perolehan kembali unit penyertaan dan membiayai operasional Reksa Dana.
Jadwal jatuh tempo aset keuangan selain portofolio efek dan liabilitas keuangan adalah kurang
dari 1 tahun.
17. Informasi Segmen
Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024, aset Reksa Dana diinvestasikan
hanya pada efek ekuitas, sehingga informasi segmen tidak disajikan.
- 19 -
Page 27
REKSA DANA INDEKS SIMAS ETF IDX30
Catatan atas Laporan Keuangan
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
18. Perjanjian dan Ikatan
Pada tanggal 18 Juli 2018, PT Sinarmas Asset Management dan PT Sinarmas Sekuritas
(Dealer Partisipan) mengadakan perjanjian kerjasama dalam hal melakukan pembelian atau
penjualan unit penyertaan. Jangka waktu perjanjian adalah 12 bulan dan apabila tidak ada
pemberitahuan, perjanjian akan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu yang sama.
19. Informasi Lainnya
Ikhtisar rasio keuangan disusun berdasarkan formula yang ditetapkan dalam Surat Keputusan
Ketua Bapepam No. Kep-99/PM/1996 tentang Informasi dalam Ikhtisar Keuangan Singkat Reksa
Dana tanggal 28 Mei 1996 dan Lampiran POJK No. 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk
dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana tanggal 23 April 2020.
Berikut adalah tabel ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang berakhir
31 Desember 2025 dan 2024:
2025 2024
Total hasil investasi 8,63% (10,23%)
Hasil investasi setelah memperhitungkan biaya pemasaran 8,63% (10,23%)
Biaya operasi 1,24% 1,28%
Perputaran portofolio 0,10 : 1 0,29 : 1
Persentase penghasilan kena pajak - -
Tujuan tabel ini adalah semata-mata untuk membantu memahami kinerja masa lalu dari Reksa
Dana. Tabel ini seharusnya tidak dipertimbangkan sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan
akan sama dengan kinerja masa lalu.
20. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Standar baru dan amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat
wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah:
1 Januari 2026
- Amendemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan:
Pengungkapan” tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan
- Amendemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan:
Pengungkapan” tentang kontrak yang mengacu pada listrik bergantung alam
1 Januari 2027
- PSAK No. 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”
Sampai dengan tanggal otorisasi atas laporan keuangan, Reksa Dana masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amendemen terhadap laporan keuangan
Reksa Dana.
********
- 20 -
Names mentioned 53 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Simas ETF
p.1 ×4
unresolved
org
Bank Kustodian Reksa Dana
p.3
unresolved
org
Moore Global Network Limited
p.3
unresolved
org
Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
p.12 ×3
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi
p.12
unresolved
org
Reksa Dana Indeks
p.12
unresolved
person
Leolin Jayayanti
p.12
unresolved
person
Dr. Halim Alamsyah Mark Tan Tim Pengelola Investasi
p.12 ×2
unresolved
person
Triwira Juniarta Tjandra Fikri Syuhada
p.12
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal
p.12 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.13
unresolved
org
Reksa Dana Nilai
p.14
unresolved
person
Direktorat Jenderal Pajak No. SE-
p.18
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.20 ×2
unresolved
org
Paper Tbk
p.20 ×2
unresolved
org
PT Sinarmas Sekuritas
p.27
unresolved
org
Bapepam
p.27 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.