Skip to content
Back to announcement

20260205_FITT_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32024946_lamp10.pdf

Asset transaction Needs review FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 72

Page 1 OCR 0.931
KJPP Edi Andesta dan Rekan

LAPORAN PENILAIAN

99,99984 (549.999) Lembar Saham Penyertaan
PT Hotel Fitra International Tbk pada
PT Bumi Majalengka Permai

Bidang Usaha : Penyediaan Hotel

Disiapkan untuk:
PT Hotel Fitra International Tbk

Page 2 OCR 0.730
“

E Ss « EN T F1 A PPRAISAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

DAFTAR ISI

Daftar Isi i

Pernyataan Penilai
Asumsi dan Pembatas. “

LAPORAN PENILAIAN

BABI PENDAHULUAN
14. Latar Belakang
12 Dasar Penugasan
13 Lingkup Penilaian
14. Pemberi Tugas-
15. Pengguna Laporan
18. Maksud dan Tujuan Penilaian:
17. Objek Penilaian
18 Kepemilikan Saham
189 Tanggal Efektif Penilaian
110, Tanggal Pelaporan:
1 41. Premis Nila
112, Pernyataan Independensi Penilai
113. Kualifikasi Penilai
114, Dasar Penilaian dan Definisi Nilai
115, Data dan Informnasi-
116, Definisi dan Istilah:

. . —T TI g 7
nm XD DU DO UI NN 0 —e

BAB Il” GAMBARAN PERSEROAN. U-A
21. Gambaran Umum. U-

22. Struktur Permodalan dan Pemegang Saham —--—-—e-ewcceewea— I

23. Organisasi Perusahaan. 1-2

24. Perijinan dan Legalitas Perseroan 1-2

25. Aspek Manajemen dan Usaha U-

251, Gambaran Manajemen: U-

25.2. Sumber Daya Manusia "

253, Kegiatan Usaha:

"

26 Kinerja Keuangan "
261, Realisasi Laba Rugi U-

1

|)

262. Realisasi Posisi Keuangan

263. Rasio- Rasio Keuangan
27. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian —————————-———— —I-
28 Hasil Pemeriksaan Atas Dokumen Hukum Yang Relevan —-——s—ee II
29. Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasi Pekerjaan ——————-———— N-
210, Hasil identifikasi atas aset non operasionak--—--——--————-——-----n————
211, Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi dan Informasi Empiris .
212, Informasi Non Keuangan Yang Relevan Mengenas Objek Penilaian. II

Page 3 OCR 0.742
8 (5... 1 Fit APP RA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

213. Informasi Perpajakan: 1-10
2.14. Uraian Mengenai Penyesuaian Data Laporan Keyangan ——--—-——-—..— (10
215. Perbandingan Laporan Keyangan yang Sebanding -—--—-—--——-— ee IA
216. Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding-—————— — II-12
217. Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham sm-omoooooooo” II-12
218. Informasi Mengenai Asuransi Karyawan Kunci ewe
219. Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sebanding -——— — 1-12
220 Analisa Pembahasan Manajemen M-13
BAB IN “ASPEK MAKRO BISNIS dan PEMASARAN. M-t
34, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: U- 4
3.2, Neraca Pembayaran Indonesia: 1-3
33. Inflasi In-4
34, Nilai Tukar Rupiah 1-5
35. Suku Bunga M-5
36, Perkembangan Industri Panwisata dan Perhotelan ———-—-—————-——  III-6
BABIV PENDEKATAN PENILAIAN: V-t
441. Pendekatan Penilaian IV-t
42, Pendekatan Penilaian yang digunakan N-7
BABV PROYEKSI KEUANGAN V-1
51, Business Plan V-t
5.2. Kegiatan Usaha: v-t
5.3. Proyeksi Laba Rugi: V-2
54, Proyeksi Posisi Keuangan V-3
55, Proyeksi Arus Kas V-5
BAB VI PENILAIAN SAHAM V1
61, Penilaian dengan Pendekatan Pendapatan VM-t
611 Penentuan Biaya Modal Ekuitas: v-2
6t2 Tingkat Suku Bunga V-3
613 Perhitungan Welghted Average Cost of Capital (WACC)-——-—-— — VI-3
614 Discount for Lack of Marketability (DLOM. v-4
615 Indikasi Nilai Ekuitas: VI-5
62 Peniaian dengan Pendekatan Aset: M-5
621 Perhitungan Blaya Ekultas VI-5
622 Nilai Pasar Aset Tetap V-6
623 Nilai Penyesualan Posisi Keuangan Perusahaan VI-6
624 Nilai Pasar Saham BMP Vi-7
63. Rekonsibasi Nilai Vi-9
64. Kesimpulan Nilai Pasar: VI-10
Lampiran :
Realisasi Posisi Keuangan
- Proyeksi Posisi Keuangan

- Pendekatan Pendapatan
Page 4 OCR 0.825
TH E S8 C(EN TI A PFPRA /SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

No, : 00279/2.0053-00/B5/05/0095/1/X11/2025 Jakarta, 29 Desember 2025
Lamp. : Laporan Penilaian Saham

Kepada,

PT Hotel Fitra International Tbk

Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT. 005 RW. 008,
Kelurahan Majalengka Kulon,

Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka,
Jawa Barat

Up, Yth Direksi

Hal: Laporan Penilaian 99,99984 Saham Penyertaan PT. Hotel
Fitra International PT. Bumi

Dengan hormat,

Bedasarkan Proposal Penawaran Jasa Penilaian No. 348/P/Andesta/X/2025 tanggal 8
Oktober 2025 oleh Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta dan Rekan (“KJPP Andesta" |
“Kami”) yang ditujukan kepada PT. Hotel Fitra International Tbk (“HFI" / “Perseroan”)
yang telah disepakati oleh para pihak sebagai Surat Perjanjian Kerja, maka Kami selaku
penilai (Appraisers) yang bersifat Independen berdasarkan Surat Ijin Usaha Kantor Jasa
Penilai Publik dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 1/KM.1/2022, tanggal 03
Januari 2022 dan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) No. STTD-PBB-01/PM.2/2018 sebagai pribadi, maka kami menyatakan
telah meneliti dan menilai 99,999844 saham penyertaan PT. Hotel Fitra International Tbk
(CHFF) pada PT. Bumi Majalengka Permai (“BMP”).

Kami telah melaksanakan pemeriksaan data laporan keuangan dan data-data lain
sehubungan dengan pekerjaan tersebut dan telah melakukan inspeksi lapangan dan analisa
pada tanggal 8 Oktober 2025 s/d 24 Desember 2025 dan memperhatikan faktor-faktor
utama yang berpengaruh terhadap nilai, antara lain :

a. Data legalitas kepemilikan saham penyertaan dan laporan keuangan yang
bersangkutan,

b. Laporan Keuangan BMP per 31 Desember 2021, 2022, 2023, 2024 dan 30 September
2025 (Audited).

Cc. Tinjauan terhadap kondisi fundamental perusahaan yang menyangkut : sejarah singkat
perusahaan, struktur modal dan susunan pengurus, diskripsi bidang usaha dan kinerja
keuangan perusahaan serta memperhatikan kondisi makro yang ada.

d. Bisnis Plan
&. Data-data lain sebagai informasi.
Wilayah Kerja : Seluruh Indonmevia Map Menkes. Ia. (MM 112627 Mz tate 2.00.0081
Kantor Jana Parilai Putikh
&di Anesta dan Rekan
Merrerer Bidang Praha
£ Mtanyaratat Profewi Peritai Indonesia MAP 1 Penilai Piaget ANA Tebar paaaP ran |
1 Fonim Penta Panar Modal (PPM) 2 Pentia Hii Tas Laga Ai atumasa

E-mall hip. mujByahoo.com
Page 5 OCR 0.950
KJPP Edi Andesta dan Rekan

MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak manajemen, bahwa tujuan dari penilaian ini
adalah mengungkapkan pendapat mengenai opini nilai pasar $9.999895 saham BMP, yang
akan dipergunakan untuk Transaksi Jual beli dalam rangka divestasi saham kepemilikan HFI
pada BMP.

DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Dasar nilai yang sesuai untuk digunakan sesuai Peraturan 35!POJK.04/2020 adalah "Nilai
Pasar, Dalam penilaian usaha yang dalam hal ini berupa saham, didefinisikan sebagai :
estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.

INDEPENDENSI PENILAI & BENTURAN KEPENTINGAN

Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami telah bertindak secara independen tanpa
adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Penilaian ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pada pihak manapun. Imbalan
yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh indikasi nilai yang dihasilkan
dan proses penilaian ini.

PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Dengan mempertimbangkan pendekatan-pendekatan yang lazim diterapkan dalam
penilaian saham pada perusahaan, karakteristik BMP sebagai perusahaan yang bergerak
dalam bidang jasa penyediaan hotel, maka menurut pendapat kami pendekatan yang paling
relevan dalam penilaian ini adalah dengan menggunakan Pendekatan Pendapatan Metode
DCF (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Aset Metode Penyesuaian Aset Bersih
(Adjusted Net Asset Method).

SUMBER DATA DAN INFORMASI

Sumber data primer diperoleh dari pihak manajemen BMP, sesuai laporan keuangan
perusahaan yang diterima adalah per 31 Desember 2021, 2022, 2023, 2024 dan 30
September 2025. Sedangkan Sumber data dan informasi sekunder berasal dari media cetak,
elektronik, internet, Badan Pusat Statistik, data base dan berbagai sumber data lainnya.
Surat Pengantar

Page 6 OCR 0.921
KJPP Edi Andesta dan Rekan

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan nilai saham Perusahaan, maka kami berpendapat Opini
Nilai Pasar 99,99984 saham penyertaan HFI pada BMP per tanggal 30 September 2025
adalah :

Rp. 20.923.363.000,-

Dua Puluh Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Tiga Juta
Tiga Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Rupiah

Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa kami tidak mempunyai kepentingan baik
secara langsung maupun tidak langsung atas hasil dari penilaian yang telah kami
laksanakan, dan penilaian ini telah dilaksanakan sesuai dengan Standar penilaian Indonesia
dan Kode Etik Penilai Indonesia yang berlaku,

Ir. Edi
Pimpinan
MAPPI 94-
ljin Penilai PB/1.09.00095

Register RMK-2017.00091

Register OJK-IKNB No. 004/NB.122/STTD-P/2016
Register OJK-Pasar Modal No.STTD.PBB-01/PM.2/2018
Lisensi BPN No : 340/SK-600.PT.01.01/VI112019
Klasifikasi Penilai Properti dan Bisnis

Surat Pengantar

Page 7 OCR 0.915
KJPP Edi Andesta dan Rekan

13. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :

- Identifikasi masalah (identifikasi, batasan, tujuan, objek, definisi dan tanggal
penilaian),

- Pengumpulan data dan wawancara

- Analisis data,

- Estimasi dengan menggunakan Pendekatan Penilaian
- Penulisan laporan.

13. Lingkup pekerjaan dan data-data yang diterima telah diungkapkan pada laporan.

14. Penilai atau pelaksana inspeksi (surveyor) telah melakukan inspeksi lapangan terhadap
properti/bisnis yang dinilai.

15. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam
pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
dinyatakan dalam laporan penilaian ini

16. Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
dibuat dengan memenuhi ketentuan Peraturan No. 35/POJK.04/2020.

Ir. Edi Andesta, MAPPI (Cert)
Penanggung Jawab

MAPPI 94-5-0411

Ijin Penilai PB-1.09.00095
Registrasi RMK-2017.00091

Ahmad Firdaus, S.Pd.
Pengendali Mutu

MAPPI O4-T-1814
Registrasi RMK-2017.00718

Igro Haikal Sulaiman, S.E.
Penilai

MAPPI 11-T-03175
Registrasi RMK-2017.00719

Surat Pengantar

Page 8 OCR 0.927
: s ENTIF It A PPRA Ss AL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan
di bawah ini menerangkan bahwa :

1. Pernyataan, analisis, opini dan kesimpulan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan
kami, adalah benar dan akurat dan kami bertanggung jawab atas laporan penilaian ini.

2. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap objek penilaian pada tanggal
penilaian (cut off date).

3. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian
usaha,

4, Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
sebagai kesimpulan nilai.

5, Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.

6. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian usaha diperoleh dari berbagai
sumber yang diyakini penilai propertilusaha dapat dipertanggungjawabkan,

7. Analisi, opini dan kesimpulan yang dinyatakan didalam Laporan Penilaian ini dibatasi
oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan didalam Laporan Penilaian, yang
mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan
tidak memiliki benturan kepentingan.

B. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
terhadap properti/bisnis yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau
keberpihakan kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap
properti/bisnis yang dinilai,

9. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini penilaian yang telah
disepakati sebelumnya dengan pemberi tugas.

10, Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan besaran opini nilai, pencapaian hasil yang
dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subseguent event) yang
berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.

11, Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/
dilaksanakan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI),

12. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti/bisnis
dan/atau jenis industri yang dinilai,
Surat Pengantar

Page 9 OCR 0.949
KJPP Edi Andesta dan Rekan

ASUMSI DAN PEMBATAS

Penilaian ini berdasarkan asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan sebagai berikut:

1, Bahwa semua pernyataan dan keterangan yang tercantum dalam laporan ini adalah
benar dan sesuai dengan pengetahuan serta itikad baik dari penilai.

2. Bahwa dengan dilandasi itikad baik, semua dokumen yang diberikan atau diperlihatkan
oleh Pemberi Tugas dan pihak ketiga kepada kami dalam rangka penilaian ini adalah
sah, benar, lengkap dan sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan bahwa dokumen-
dokumen yang diberikan kepada kami dalam bentuk foto copy, turunan dan/atau salinan
adalah sesuai dengan aslinya dan dokumen tersebut adalah sah, benar, lengkap serta
sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan kami telah melakukan penelaahan atas
dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.

3. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian diperoleh dari berbagai sumber yang
diyakini oleh Penilai dan dapat dipertanggung jawabkan,

4. Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).

5. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.

6. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir.

7. Laporan saham ini bersifat terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

8. Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas,

9. Kecuali dinyatakan secara tegas didalam penugasan penilaian ini, tidak dapat
diasumsikan bahwa kami berkewajiban dan telah melakukan pemeriksaan legalitas atas
objek penilaian.

10. Bukan merupakan tanggung jawab kami atas segala tuntutan dan kewajiban yang
berkaitan dengan penggunaan laporan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan
dari laporan ini,

11, Dalam Penugasan ini, Pemberi tugas telah mempelajari, mengetahui dan menyadari
sepenuhnya mengenai keberadaan KJPP Andesta.

12. Baik KJPP Andesta maupun para penilai dan karyawan lainnya, sama sekali tidak
mempunyai kepentingan finansial terhadap objek penilaian yang dinilai.

13. Kecuali dinyatakan lain, Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah, demikian juga
analisa dan perhitungan yang digunakan sebagai dasar penilaian berdasarkan mata
uang Rupiah.

14, Laporan ini dianggap sah apabila tertera cap (seal) dan tanda tangan Pimpinan Rekan.

Surat Pengantar

Page 10 OCR 0.929
KJPP Edi Andesta dan Rekan

BAB | PENDAHULUAN

14.

1.2

Latar Belakang

HFI sebagai pemegang saham BMP sebesar 99,99984, HFI berencana akan melakukan
divestasi terhadap seluruh penyertaan saham tersebut yaitu sebesar 9999984,
Sehubungan dengan rencana tersebut, maka manajemen HFI menunjuk KJPP Andesta
sebagai penilai independen untuk memberikan pendapat yang obyektif mengenai opini
Nilai Pasar 99,999895 penyertaan saham HFI pada BMP. Sehubungan dengan hal
tersebut, maka Pihak Pemberi Tugas menunjuk KJPP Andesta untuk menentukan Nilai
Pasar 99,99981 saham penyertaan HFI pada BMP,

Dalam aplikasi penilaian untuk menentukan Nilai Pasar saham, komponen nilai disajikan
secara bersamaan dan terpadu. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam
penilaian meliputi :

Data legalitas akte pendirian dan akte perubahan
, Laporan keuangan BMP 2021, 2022, 2023, 2024 dan 30 September 2025 (audited).
c. Tinjauan terhadap kondisi fundamental perusahaan yang menyangkut : sejarah
singkat perusahaan, struktur modal dan susunan pengurus, diskripsi bidang usaha
dan kinerja keuangan perusahaan serta memperhatikan kondisi makro yang ada.
d. Data-data lain sebagai informasi.

Dasar Penugasan

Sesuai surat penawaran Kami No. 348/P/Andesta/X/2025 tanggal 8 Oktober 2025,
penilaian ini dilakukan atas permintaan HFI, yang selanjutnya dalam penugasan ini
sebagai Pemberi Tugas.

Penilaian dilakukan dengan berpedoman kepada Peraturan No, 35/POJK.04/2020,
dengan ruang lingkup antara lain meliputi: Verifikasi dan identifikasi data, pemeriksaan
data-data dan analisa, dan penyampaian pendapat atas Nilai Pasar Saham dalam bentuk
Laporan Penilaian

Pendahuluan

4

Page 11 OCR 0.904
KJPP Edi Andesta dan Rekan

13. Lingkup Penilaian
Lingkup penilaian hanya mencakup penilaian saham 99.99984 Saham Penyertaan HFI
pada BMP yang bergerak dalam bidang jasa penyediaan hotel per tanggal efektif
penilaian.
14. Pemberi Tugas
Pemberi tugas dengan data-data dapat diuraikan sebagai berikut :
Nama Perusahaan : PT Hotel Fitra International Tbk
Bidang Usaha : Industri Pengelolaan Hotel dan Pariwisata
Alamat : Jalan KH, Abdul Halim No. 88 RT, 005 RW. 008, Kelurahan
Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten
Majalengka, Provinsi Jawa Barat
No, Telp 10233 - 8292 888
Email : reservation@fitrahotel.co.id
Website : www fitratbk.co.id
15. Pengguna Laporan
Pengguna laporan dengan data-data dapat diuraikan sebagai berikut -
Nama Perusahaan ! PT Hotel Fitra International Tbk
Bidang Usaha : Industri Pengelolaan Hotel dan Pariwisata
Alamat " Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT. 005 RW. 008, Kelurahan
Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten
Majalengka, Provinsi Jawa Barat
No. Telp 10233 -8292 888
Email : reservation@fitrahotel.co.id
Website : www. fitratbk.co.id
Pendahuluan

Page 12 OCR 0.916
16.

17,

18.

19.

110.

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Maksud Dan Tujuan Penilaian

Menurut infomasi yang diberikan kepada kami, bahwa maksud dari penilaian ini adalah
untuk mengungkapkan pendapat yang obyektif mengenai Opini Nilai Pasar 99,998
Saham Penyertaan HFI pada BMP per tanggal 30 September 2025 dengan mata uang
Rupiah yang akan dipergunakan untuk kepentingan divestasi saham dan oleh karenanya
tidak direkomendasikan untuk penggunaan lainnya.

Objek Penilaian

Objek penilaian dalam penugasan ini adalah nilai pasar saham 99,999844 Saham
Penyertaan HFI pada BMP yang bergerak dalam bidang penyediaan hotel.

Kepemilikan Saham

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, pemegang saham BMP dapat
dilihat pada tabel di bawah ini :
Lembar Modal Disetor
No. | — Pemegang Saham Bahai Persentase Rp4
1 PT Hotel Fitra 549.999 999998 | 54.999 900.000
International Tbk
2 | Ny, Siti Rahayu 1 0000214 100.000
Total 550.000 100,00004 | 55.000.000.000

Tanggal Efektif Penilaian

Tanggal efektif penilaian (cut off date) adalah tanggal dimana hasil nilai ditetapkan dengan
kondisi dan syarat-syarat yang diberlakukan. Dalam Laporan Penilaian ini maka Nilai
Pasar diperhitungkan pada tanggal 30 September 2025. Tanggal ini sesuai laporan
keuangan terakhir yang tersedia dan dapat diperoleh dan diterima penilai sebagai dasar
untuk melakukan penilaian, yaitu laporan keuangan per 30 September 2025 (audited).

Tanggal Pelaporan
Tanggal pelaporan adalah tanggal dimana laporan penilaian ini disampaikan, oleh

karenanya sesuai dalam surat perjanjian kerja sama dan skedul pekerjaan, laporan ini
disampaikan pada tanggal 29 Desember 2025.

Pendahuluan

Page 13 OCR 0.909
"N. s EN TIF 1 « AP PRA SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

141, Premis Nilai

Asumsi yang digunakan adalah nilai pasar untuk saham mayoritas sebesar 99,99984
saham penyertaan HFI pada BMP dengan asumsi perusahaan berjalan (on going
concern).

112, Pernyataan Independensi Nilai

Dalam mempersiapkan Laporan Penilaian ini kami bertindak secara independen tanpa
adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan
dengan penugasan ini.

113, Kualifikasi Penilai

Sesuai Keputusan Menteri Keuangan No. 1!KM.1/2022tertanggal 3 Januari 2022 tentang
Izin Penilai, dimana Ir. Edi Andesta, MAPPI (Cert) ditetapkan dengan kualifikasi sebagai
penilai Bidang Jasa Penilaian Properti dan Bisnis (PB) dengan izin penilai publik
PB.1.09.00095 dan STTD OJK untuk penilaian Properti dan Usaha dengan Nomor
STTD.PPB-01/PM.2/2018.

114, Dasar Penilaian dan Definisi Nilai

Dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam penilaian ini sesuai Peraturan
35/POJK.04/2020 adalah “Nilai Pasar (Market Value)", yang didefinisikan sebagai berikut:

Nilai Pasar (Market Value) adalah estirnasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil
penukaran aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.

1.15, Data dan Informasi
Data-data dan informasi sebagai berikut :
a. Hasil Pelaksanaan Inspeksi

Setelah dilakukan wawancara dengan pihak managemen BMP, bidang usaha

penyediaan hotel.
Pendahuluan

Page 14 OCR 0.931
KJPP Edi Andesta dan Rekan

b. Sifat Pengendalian Objek Penilaian (controlling)

Sesuai dengan struktur modal saham BMP, di mana HFI sebagai mayoritas, maka
pengendali objek penilaian adalah HFI,

c. Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian (marketability)

Mengingat BMP adalah sebuah perusahaan tertutup, yang sahamnya tidak
diperjualbelikan di Pasar Modal, maka Objek Penilaian bersifat tidak likuid.

@d. Informasi Identitas Pihak yang di Wawancarai.

Pihak-pihak yang di wawancarai pada pelaksanaan penilaian BMP adalah Bapak
Steve Mulyono sebagai Direktur.

e. Dokumen dan Sumber Informasi.

Dokumen-dokumen yang digunakan dalam melakukan penilaian ini adalah
dokumen-dokumen yang berasal dari pihak manajemen sebagai data-data primer
berupa laporan keuangan BMP tahun 2020, 2021, 2022, 2023, 2024 dan W
September 2025 (audited), sedangkan data-data sekunder berasal dari media
massa, internet, koran, BPS, Bursa Efek Indonesia dan sumber data lainnya dapat
dipercaya.

f. Jenis-Jenis Ekuitas dan Hak yang Melekat.

Ekuitas pada objek penilaian, terdiri dari modal disetor pemegang saham. Modal
disetor dari para pemegang saham mayoritas dan minoritas.

116. Definisi dan Istilah

Berdasarkan Peraturan No.35!POJK.04/2020, Definisi yang digunakan dalam penilaian
usaha adalah sebagai berikut:

a.  Premis Nilai adalah asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi
yang dapat digunakan pada objek Penilaian.
b. Nilai Buku adalah:
1) Hasil kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi akumulasi depresiasi,
deplesi, amortisasi atau penurunan nilai sebagaimana yang tercatat dalam

laporan keuangan, atau
Pendahuluan

Page 15 OCR 0.941
KJPP Edi Andesta dan Rekan

2) Selisih antara total aset dikurangi dengan total liabilitas dari perusahaan
sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan.

C. Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan
penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari
proses Penilaian.

d. Pendekatan Pasar adalah Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan
objek Penilaian dengan objek lain yang sebanding dan sejenis serta telah tersedia
informasi harga transaksi atau penawaran.

e. Pendekatan Pendapatan adalah Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi
manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh objek
Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.

f. Metode Penilaian adalah suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam melakukan
Penilaian,

9. Business Interest adalah kepemilikan dalam perusahaan yang antara lain meliputi
penyertaan dalam perusahaan, surat berharga, aset keuangan lainnya dan aset tak
berwujud.

h. Faktor Kapitalisasi adalah semua jenis rasio yang digunakan untuk mengkonversi
pendapatan menjadi suatu nilai.

i. Laporan Penilaian Bisnis adalah laporan tertulis yang dibuat oleh Penilai Bisnis
yang memuat pendapat Penilai Bisnis mengenai objek Penilaian serta menyajikan
informasi tentang proses Penilaian.

j. Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of Control) adalah suatu jumlah
atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas Objek penilaian,

k. Diskon Likuiditas Pasar (Discount For Lack of Marketability) adalah suatu jumlah
atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas sebagai
cerminan dari kurangnya likuiditas dari Objek penilaian.

IL Kelangsungan Usaha adalah suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang
sedang beroperasi atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian,
dimana Penilai Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus melanjutkan
operasinya secara berkelanjutan.

m. Kapitalisasi adalah

1) Pengkonversian arus kas bersih atau penghasilan bersih lain, baik yang bersifat
aktual maupun perkiraan, selama periode tertentu yang ekuivalen dengan Nilai
aset pada suatu tanggal tertentu, atau

Pendahuluan

Page 16 OCR 0.936
KJPP Edi Andesta dan Rekan

2) Pengakuan atas suatu pengeluaran modal.

n. Premi Kendali (Premium for Control) adalah suatu jumlah atau persentase
tertentu yang merupakan penambah dari Nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari
tingkat pengendalian atau Objek penilaian

0. Kendali Mayoritas adalah tingkat kemampuan pengendalian suatu perseroan oleh
pemegang saham pengendali.

Pp. Tingkat Kapitalisasi adalah jumlah pembagi yang digunakan untuk mengkonversi
pendapatan menjadi Nilai.

g. Tingkat Imbal Balik (Rate of Return) adalah jumlah laba atau rugi dan/atau

perubahan nilai yang direalisasikan atau diharapkan dari suatu investasi yang
dinyatakan dalam persentase.

r. Tingkat Diskonto adalah suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di
masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang dan
ketidakpastian atau terealisasinya pendapatan ekonomi.

8. Arus Kas Bersih adalah jumlah kas yang:

1) Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan operasional:

2) Merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal yang terdiri dari utang
Gan ekuitas : dan

3) Telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi saat Ini dan untuk
mengantisipasi pertumbuhan perusahaan.

t Nilai Terminal (Terminal Value) adalah Nilai dari jumlah arus kas untuk periode
setelah periode waktu tetap, dimana arus kas yang diterapkan dapat menggunakan
model ekuitas atau Modal Investasi

Pendahuluan

17
Page 17 OCR 0.906
KJPP Edi Andesta dan Rekan

| BAB I GAMBARAN PERSEROAN

21 Gambaran Umum

BMP didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 02 tanggal 09 Desember 2013 dibuat oleh
Notaris Muhammad Hanafi S.H., notaris di Jakarta yang telah mendapatkan pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-02739,AH.01,01.Tahun 2014 tanggal 20 Januari 2014. Akta perusahaan telah
mengalami perubahan, terakhir dengan Akta No. 12 tanggal 20 Juni 2019 oleh Notaris
Rudy Siswanto S.H., mengenai pernyataan keputusan para pemegang saham secara
edaran. Akta perubahan ini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0096462.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 21 Juni 2019.

Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan BMP adalah menjalankan
usaha dalam bidang jasa penyediaan penginapan (hotel dan transit hotel), jasa
pengelolaan hotel meliputi aspek pemasaran, operasional dan pemeliharaan hotel, baik
berupa piranti lunak maupun piranti keras, perdagangan, pembangunan (kontraktor) guna
memborong segala pekerjaan bangunan dan pekerjaan umum, industri, pengangkutan
darat, percetakan dan perbengkelan.

BMP berdomisili di Jalan KH. Abdul Halim No. 88 RT.005 RW.008 Kelurahan Majalengka
Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

22 Struktur Permodalan dan Pemegang Saham

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, pemegang saham BMP dapat
dilihat pada tabel di bawah ini :

No, Pemegang Saham Lembar Saham Persentase (Rx)

1 | PT Hotel Fitra International Tbk 549999 CO LKEN 54.999.900.000

2 | Ny Si Rahayu 1 Doooek wo
Total 550.000 100, c000 55.000.000.000

Gambaran Perseroan

Page 18 OCR 0.950
24

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Organisasi Perusahaan

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, susunan pengurus BMP adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris : Tn, Joni Rizal

Direksi
Direksi Tn. Steve Mulyono

Perijinan dan Legalitas Perseroan

Akta Pendirian No. 2 tanggal 9 Desember 2013 dari Notaris Muhammad Hanafi, S.H,
notaris di Kota Jakarta Selatan. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No, AHU-
02737.AH.01.01.Tahun 2014 tanggal 20 Januari 2014.

. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT. Bumi Majalengka Permai No.

15 tanggal 11 Februari 2016 dari Notaris Benediktus Andy Widyanto, S.H, notaris di
Kota Tangerang Selatan. Akta telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Pemberitahuan dengan No. AHU-AH.01.03-0023438 pada tanggal
15 Februari 2016.

.. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT. Bumi Majalengka Permai No.

26 tanggal 16 Februari 2016 dari Notaris Benediktus Andy Widyanto, S.H, notaris di
Kota Tangerang Selatan.

. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Secara Edaran PT. Bumi

Majalengka Permai No. 17 tanggal 18 April 2018 dari Notaris Rudy Siswanto, S.H,
notaris di Jakarta Utara.

. Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Bumi Majalengka Permai No. 25 tanggal 24

April 2018 dari Notaris Rudy Siswanto, S.H, notaris di Jakarta Utara. Akta telah
diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Pemberitahuan dengan No
AHU-AH.01.03-0165813 pada tanggal 26 April 2018.

Gambaran Perseroan

Page 19 OCR 0.949
KJPP Edi Andesta dan Rekan

f. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Secara Edaran PT. Bumi
Majalengka Permai No. 25 tanggal 24 April 2018 dari Notaris Rudy Siswanto, S.H,
notaris di Jakarta Utara. Akta telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi
Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Pemberitahuan dengan No. AHU-AH.01.03-0165813 pada tanggal
26 April 2018.

9. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Secara Edaran PT, Bumi
Majalengka Permai No. 49 tanggal 26 Desember 2018 dari Notaris Rudy Siswanto,
S.H, notaris di Jakarta Utara.

h. Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Secara Edaran PT. Bumi
Majalengka Permai No. 16 tanggal 27 Maret 2019 dari Notaris Rudy Siswanto, S.H,
notaris di Jakarta Utara. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No, AHU-
0017184.AH.01.02.Tahun 2019 tanggal 28 Maret 2019.

I Akta terakhir yang buat yaitu Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Secara Edaran PT. Bumi Majalengka Permai No, 12 tanggal 20 Juni 2019 dari Notaris
Rudy Siswanto, S.H, notaris di Jakarta Utara. Akta telah diterima dan dicatat dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Pemberitahuan dengan No. AHU-AH.01.03-0289195
pada tanggal 21 Juni 2019.

j- Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan No. 9120206410013 atas nama PT. Bumi
Majalengka Permai diterbitkan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik
Indonesia tanggal 1 April 2019.

25 Aspek Manajemen dan Usaha

25. Gambaran Manajemen

Manajemen perusahaan merupakan bagian aktivitas perusahaan yang secara langsung
maupun tidak langsung akan memberikan kontribusi keberhasilan dalam menjalankan
usahanya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Koordinasi semua sumber daya
melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan,
dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu
Dapat disimpulkan bahwa dalam manajemen harus ada: tujuan, proses, suatu keahlian,
pihak yg mengatur dan di atur.

Gambaran Perseroan

Page 20 OCR 0.932
Mm: 5 E N T Fit AP PRA SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Sesuai bidang usaha penyediaan hotel yang bergerak dalam bidang penyediaan hotel.
Maka Aktifitas saat ini ditangani oleh karyawan-karyawan inti dan karyawan pendukung.

25.2. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia merupakan hal yang vital bagi BMP sebagai mitra untuk mencapai
keberhasilan setiap usaha dan kegiatannya. Perseroan menyadari bahwa kinerja usaha
Perseroan sangat terpengaruh dengan kondisi sumber daya manusia, sehingga kebijakan
manajemen sehubungan dengan peran sumber daya manusia antara lain diwujudkan dalam
pemenuhan peraturan-peraturan Pemerintah dalam hal ketenagakerjaan juga fasilitas
lainnya.

Fasilitas yang diberikan kepada karyawannya meliputi tunjangan perawatan dan pengobatan
kesehatan, program keluarga berencana, upah selama sakit, tunjangan kecelakaan kerja,
tunjangan kematian bukan kecelakaan kerja, istirahat mingguan dan harian, cuti hamil,
keselamatan kerja, pemberian fasilitas untuk pekerja dengan jabatan tertentu,

25,3, Kegiatan Usaha

BMP bergerak dalam bidang penyediaan hotel. Pada saat ini, pendapatan perseroan
diperoleh dari usaha pengelolaan hotel,

26 Kinerja Keuangan

BMP berdiri pada tahun 2013 dengan nama PT Bumi Majalengka Permai. Pada saat ini
Perusahaan terutama bergerak dalam bidang jasa penyediaan hotel. Keuangan BMP
selama 6 tahun terakhir mengalami rugi bersih yang berfluktuatif dimana pada tahun 2021
mengalami penurunan dari tahun 2020 kemudian pada tahun 2022 mengalami
peningkatan, pada tahun 2023 kembali mengalami kenaikan dan pada tahun 2024 - 30
September 2025 kembali mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena beban usaha
dan beban lain-lain yang mengalami peningkatan.

Gambaran Perseroan

Page 21 OCR 0.493
" ym». 8 EN TtUr

261. Realisasi Laba Rugi
Tabel2.1 Realisasi Laba (Rugi) Perseroan

8759873.774

Cc A P PRA '/SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Maan gina

(Dalam Rupiah)

B.360675 F2

seo1so0020|  @s3seoegre | 7esootzaes | (ersete75a | (5125700 t15y
Laba Kotor W05N3 | I16627AT5A | 3061656120) 161207372) 428202616) 1294907510
Beban Usaha ssesysztsr | Wsererasar | oSangongaar | #oenanaras | @t0ndaroa5 | Ato02etan
Rugj Usaha Gasaszisosa | Gia2saoarray |. Gi dat. asasoij | Ti goo 202 r7aj | Gi.Seo2sn0g) | 12056310.520)
Pendapatan (Beban)
Lain-ain
Pendapatan Jasa Giro masesis | c21rasr na201307| — asassasa| oo ts001en | gasama
Pajak Bunga masorn | era (essxo0| | oo dora | oo casgisan | (rast.t00
Administrasi Bari (553) (6.715.500) (6.260850) (7048623) (4.204 304) (2572095)
ban.rhnone tesssase | coseerra | ane -
Bunga Pinjaman Bank | c2wznses2e0 | 2anezwtsas | (aoezenag1 | da5ar21.2001 | (azratet020) | (r0s04s7-ane
Provsi Pinjaman Bank (19818700) 4 : : !
Lainain 3rnaoosso | 172507 | oo rews20ss3| sensor | 170460 13245
Panting SEN (zoes1s3220) | (2ossaezasai | caraaznea | Grosa2gean | (225asa0s50) | (.005057.650
Tae Dalan Pajak (aesara2na | arezase25g | Wasar7assn | wo2271ne0 | Wasas2s25 | M010378.170
Pala Pertasian
Tangguhan sasaseas | oo 2582781 (osraon | oo sesasasa| oo 2asrassa | re45a7es
Tag : Ber Taka (aseaeasan | dararorasa | wasrar2200 | so0azen.s017 | (e224250.570) | (a021sana007
Penghasilan (Rugi)
Komprehensif Lain
Denganyan Tanba Masssaras) | 3ns50746 t4035062 | 20s4rttso | 521731
el gzmsor| gamma | oo ewean | usecew | Gaesen
Jumlah Rugi

Tamn | arorsesoey | dagrssoae2g | Warasooany | Was area00g | Wan2ansa21 | Wo2n senang
Berjalan

Pendapatan

Pendapatan pada tahun 2020 sebesar 5,40 miliar kemudian naik pada tahun 2021
sebesar 8,76 miliar, pada tahun 2022 tercatat naik menjadi 10,50 miliar dan tahun 2023
naik kembali menjadi 11,83 miliar, pada tahun 2024 mengalami kenaikan menjadi 13,34
miliar dan pada 30 September 2025 tercatat sebesar 6,36 miliar.

Gambaran Perseroan

Page 22 OCR 0.701
ON: Ss Cc IEN7# FI Aa PPRA SA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Rugi Usaha

Rugi usaha pada tahun 2020 sebesar 5,15 miliar kemudian turun pada tahun 2021
menjadi 1,82 miliar, pada tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 1,34 miliar
namun naik pada tahun 2023 menjadi 1,90 miliar, pada tahun 2024 naik menjadi 1,98
miliar dan 30 September 2025 mengalami kenaikan menjadi 2,96 miliar.

Rugi Bersih

Rugi bersih pada tahun 2020 sebesar 7,14 miliar kemudian turun pada tahun 2021
menjadi 3,91 miliar kemudian naik pada tahun 2022 menjadi 4.46 miliar, pada tahun 2023
mengalami kenaikan menjadi 5,00 miliar, tahun 2024 turun menjadi 4,22 miliar dan pada
30 September 2025 turun menjadi 4,02 miliar.

26.2. Realisasi Posisi Keuangan
Tabel 2.2 Realisasi Posisi Keuangan

(Dalam Rupiah)

ASET :
Aset Lancar
Jumlah Aset Lancar Tana anus una ema Tana | ebi
Aset Tidak Lancar
umah AsotTdak Lancar | 3925525483 | ssmnss2437o | saos1122425 | sacana12xat | daata7on274 | 46753705453
JUMLAH ASET Gassodeoane | senyoztanse | Go1222s0z1e | 55305676535 | 51350656223 | ME 2NEAMGATS
LIABLITAS DAN
EKUITAS
liatitas Jangka Pendek
Imah asitaslangka | Gragrorros | sangasnane | soss7onegs | @ss2asasse | sexasinees | st00e62567
Latiltas Jangka Panjang
De NA mean 3asood | 27at2esasna | 374526752 | ap2ratass0s | 20240545072 | ssnaanason
Jumlah Liabilitas TinsaasaTon | Iesatooiana | Iso ass | Jeans Doo as | 20005103957 | 28972007915

- SELERA,
Ekutas |
Jumlah Ekuitas TasasOonTor | 256s0dinasa | TRIP 052027 | TEAnaBTu.3ne | 12261 M02066 | 205518564
JUMLAH LIABILITAS | Enggo360416 | 58330214236 | 60122200218 | sey0sares3s | si3snes6s25 | se21naKars
DAN EKUITAS
Gambaran Perseroan

Page 23 OCR 0.877
Pa - s (ENTIFI A PPRA SA t

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Total Aset

Total Aset pada tahun 2020 tercatat sebesar 60.66 miliar kemudian turun pada tahun
2021 menjadi 58,33 miliar, pada tahun 2022 tercatat kembali mengalami kenaikan
menjadi 60,12 miliar kemudian pada tahun 2023 tercatat turun menjadi 55,31 miliar, pada
tahun 2024 tercatat turun menjadi 51,35 miliar dan pada 30 September 2025 turun
menjadi 48,22 miliar.

Total Liabilitas

Total fiabilitas pada tahun pada tahun 2020 sebesar 31,13 miliar kemudian naik pada
tahun 2021 menjadi 32,70 miliar, pada tahun 2022 tercatat mengalami kenaikan menjadi
38,80 miliar kemudian naik pada tahun 2023 menjadi 38.83 miliar, pada tahun 2024
mengalami kenaikan menjadi 39,08 miliar dan pada 30 September 2025 naik menjadi
39.97 miliar.

Ekuitas

Ekuitas pada tahun 2020 sebesar 29,53 miliar kemudian turun pada tahun 2021 menjadi
25,64 miliar, pada tahun 2022 tercatat mengalami penurunan menjadi 21,32 miliar, pada
tahun 2023 turun menjadi 16,48 miliar, pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi
12,27 miliar dan pada 30 September 2025 naik menjadi 8,25 miliar,

2.63. Rasio-Rasio Keuangan

Rasio-rasio keuangan periode per tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan
30 September 2025, dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel2.3 Rasio-rasio Keuangan

aa -
HI
Aktivitas (X)
Total Asset Tumover 0,15 0,18 02 0,25 013
Solvabilitas (X)
Total Debt to Egulty Ratio 1.28 1.82 238 319 485
Total Debt to Total Assets Ratio 0,58 065 0,70 0,76 033
Profitabilitas (6)
Operating Margin 20825 | 278w | m6058 | -tagag | 46460
| Net Profit Margin Hasan | 42510 | 42285 | -31,66W 63,239
Gambaran Perseroan

1-7
Page 24 OCR 0.944
“4

27

28

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Rasio Aktivitas

Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aset-
aset yang dimilikinya. Secara rata-rata dapat dilihat bahwa rasio perputaran aset BMP
selama periode 2021-2025 adalah sebesar 0,18x pertahun.

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar semua
kewajiban (jangka pendek maupun jangka panjang) BPM. Rasio rata-rata Debt to Eguity
Ratio selama tahun 2016-2021 adalah 2,70x dan Debt fo Total Asset Ratio sebesar 0.70x.

Rasio Profitabiltas

Rasio profitabilitas menunjukkan operasional kemampuan suatu perusahaan dalam
mengelola aset-asetnya dengan tujuan akhir mengoptimalkan pengembalian yang dapat
diperoleh para penyedia kapital (capita' providers). Operating margin rata-rata mencapai
negatif 22 1996 dan net profit margin negatif 44,874,

Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subseguent Event)

Dari tanggal penilaian, yaitu tanggal 30 September 2025, sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting dalam 30 September 2025, yang
dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil penilaian.

Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat
kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Hasil Pemeriksaan Atas Dokumen Hukum Yang Relevan

Kami menerima salinan dokumen-dokumen hukum milik BMP, namun kami tidak
melakukan pengecekan keabsahan dari dokumen tersebut dan tidak ada dokumen-
dokumen hukum tersebut yang mempengaruhi hasil penilaian.

Gambaran Perseroan

Page 25 OCR 0.934
KJPP Edi Andesta dan Rekan

29 Uraian mengenai Tenaga Ahli dan hasil pekerjaan Tenaga Ahli dalam hal Penilai
Bisnis mendasarkan Penilaian-nya pada hasil kerja Tenaga Ahli

Dalam penilaian ini kami tidak menggunakan tenaga ahli dan hasi! pekerjaan tenaga ahli.
Dengan demikian tidak ada informasi mengenai tenaga ahli dan hasil pekerjaan tenaga
ahli.

210 Hasil identifikasi atas aset non operasional, kewajiban non operasional, dan
kelebihan atau kekurangan aset operasional (excess or deficient ) yang terkait
dan pengaruhnya terhadap penilaian

Aset Non Operasional adalah aset yang terpisahkan dari operasional perusahaan dan
terdiri atas aset yang akan dipakai pada masa yang akan datang (reserve asefj, Aset
Surplus, atau Aset Investasi. Setelah dilakukan identifikasi, tidak terdapat asset non-
Operasional pada BMP.

211 Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, Dan Informasi Empiris Lainnya Yang
Mendukung Penilaian

a. Perkembangan Industri Hotel

Pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada periode
September 2025 mencapai 1,39 juta kunjungan meningkat 9.044 dari September
2024, namun menurun dibandingkan dengan bulan Agustus 2025 sebesar 7,339
dan total kunjungan sebesar 1,51 juta kunjungan. Total jumlah kunjungan wisman ke
Indonesia pada periode Januari-September 2025 tercatat sebesar 11,43 juta
kunjungan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perkembangan pariwisata secara umum akan memicu meningkatnya pembangunan
hotel dan resort di berbagai kawasan Indonesia, Tingkat Penghunian Kamar (TPK)
hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2025 rata-rata sebesar
38,204, lebih rendah dibandingkan September 2024 atau turun 4,839, TPK
gabungan hotel bintang dan nonbintang di Kabupaten Majalengka pada September
2025 tercatat sebesar 37,7996, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar
36,601 atau naik 1,19 poin. Peningkatan terjadi pada TPK hotel bintang pada
September 2025 tercatat sebesar 40.504, naik dibandingkan 38,8396 pada Agustus
2025 dan 38,664 pada September 2024.

Gambaran Perseroan

Page 26 OCR 0.954
KJPP Edi Andesta dan Rekan

b. Prospek Industri Hotel

Peningkatan TPK merupakan indikasi tingginya permintaan fasilitas akomodasi yang
disebabkan oleh meningkatnya aktivitas wisata, kegiatan publik serta pelaksanaan
event di daerah Majalengka, Hal tersebut menunjukkan bahwa hotel bintang masih
menjadi pilihan utama karena menawarkan kenyamanan, fasilitas lengkap, serta
lokasi strategis. Peningkatan juga sejalan dengan meningkatnya permintaan
akomodasi dari tamu yang datang untuk menghadiri kegiatan resmi, rapat, maupun
event berskala besar di Kabupaten Majalengka. Potensi terus berkembangnya hotel
di Majalengka ditandai dengan adanya persaingan industri hotel, bumi perkemahan,
villa, dan pondok wisata di Majalengka. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Majalengka mencatat terdapat hotel atau penginapan baik hotel bintang dan non
bintang sebanyak 32 di Majalengka. Faktor ketersediaan infrastruktur turut menjadi
pendorong industri ini diantaranya Bandara Internasional Kertajati serta dua ruas
jalan tol Cipali dan Cisumdawi,

212 Informasi Non Keuangan Yang Relevan Mengenai Objek Penilaian

BMP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penyediaan hotel yang
saat ini beroperasi secara komersial.

213 Informasi Perpajakan

Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, tidak ada masalah perpajakan yang dapat
berpengaruh terhadap hasil penilaian.

214 Uraian mengenai penyesuaian (normalisasi) data laporan keuangan serta
pertimbangan yang mendasari setiap penyesuaian (normalisasi) terhadap data
laporan keuangan

Laporan keuangan yang disajikan sudah sesuai dengan fakta, tidak terdapat akun-akun
diluar usaha yang berpengaruh terhadap proyeksi keuangan, yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian. Pada laporan ini tidak ada penyesuaian data laporan keuangan yang
dilakukan dikarenakan sudah sesuai pasar.

Page 27 OCR 0.728
KJPP Edi Andesta dan Rekan

215 Perbandingan Laporan Keuangan Yang Sebanding (common size) Periode Yang

Sesuai.
Laba Rugi
Pendapatan sagr3entos | @7soara77a | so4s5281.006 | #e50s25237 | #aasse1ga00 | 6360675725
Paparan 62308 191 127516 12751 36438"
Beban Pokok Penjualan | 4sgregrg7i | seorso0020 | @saxs2187e | 7652017885 | 0122616754 | (5.125.766.115)
Laba Kotor Mossa7133 | atse2ra7sa | 3seress130 | s101507372 | 4216202516 | 1234507610
Beban Usaha Bsas7s2ta7 | 4seraras27 | sangoogaan | sorosnoras | @r08441005 | 4190218130
Rugi Usaha (6.146.215.084) | (1.223.403.773) | (1.341.363.301) | (1.890.282773) | (1.900.230.309) | (2958.310.5207
Been peng (2.089.159.200) | 20002822527 | (atra421 6877 | (at25424a51 | (x268.550.5309 | (1.005.087.650
Rugi Sebelum Pajak (7220374 281 | (as167866251 | was5.774s60) | (6022717001 | W2sgezn928) | «040.378.170
-. besatiusai mass.ws.sag) | msna.ransa | 481.012.200) | (003.781.908) | (4224.250.570) | w021.s44.102
Posisi Keuangan
Aset
Jumlah Aset 60660.360.416 | 58350214896 | 60122200218 | s53058r8sa5 | s1.350.656.925 | 40-218.x46.470
Perubahan Asot 84K 307x 8015 7158 4104
Liabltas dan Ekuitas
Jumlah Liabilitas 31134456.709 | 32691.901.872 | 3eso1237301 | 3es25o00.540 | 38.083.163557 | 30572897915
Pantat 5.001 1880 0.081 0685 2201
Jumlah Ekuitas 29525503.707 | 25638.312864 | 21321052427 | #earosra388 | 12257402065 | 8.245.540.564
Perubahan Ekurtas 13,174 | 18.811 22714 “25565 32.704

Pada perbandingan laporan keuangan tersebut diatas, dapat dilihat bahwa secara
pendapatan BMP tahun 2020 - 2024 mengalami kenaikan, namun pada 30 September
2025 pendapatan BMP menurun sebesar 36,431. Rugi usaha pada tahun 2020 — 30
September 2025 berfluktuasi yaitu tahun 2020 —- 2022 mengalami penurunan, kemudian
pada tahun 2023 — 30 September 2025 mengalami kenaikan.

Total aset BMP tahun 2020 - 30 September 2025 tercatat berfluktuasi yaitu tahun 2021
mengalami penurunan sebesar -3,84'4, kemudian mengalami kenaikan sebesar 3,071
pada tahun 2022, namun pada tahun 2023 - 30 September 2025 tercatat BMP mengalami
penurunan total aset sebesar -8,014, -7,1594 dan -6,1096. Liabilitas BMP tercatat
mengalami fluktuasi pada tahun 2021 terjadi penurunan sebesar -3,84'4, kemudian
mengalami kenaikan sebesar 3,079 pada tahun 2022, namun liabilitas kembali menurun
pada 2023 - September 2025, Ekuitas BMP selama 5 tahun terakhir mengalami
penurunan dengan penurunan pada 30 September 2025 sebesar -32,794.

Gambaran Perseroan

Page 28 OCR 0.834
KJPP Edi Andesta dan Rekan

216 Perbandingan Informasi Keuangan Industri Yang Sebanding (common size) Periode
Sesuai

BMP bergerak dibidang jasa penyediaan hotel. Dilihat di bursa pada saat ini, terdapat
perusahaan yang sebanding dengan BMP di Bursa Efek Indonesia yang telah
menawarkan sahamnya. Sehingga bisa dijadikan “benchmark" untuk usaha dibidang jasa

penyediaan hotel. Perbandingan dengan industri sebanding dapat dilihat pada sub bab
2.19.

217 Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham

Menurut informasi pihak manajemen tidak ada kompensasi khusus bagi para pemegang
saham, diluar gaji serta fasilitas perusahaan yang sesuai dengan normal.

218 Informasi Mengenai Asuransi Karyawan Kunci
Berdasarkan informasi pihak manajemen serta laporan keuangan yang ada, Asuransi
yang ditanggung oleh perusahaan adalah BPJS dan asuransi kesehatan bagi karyawan

kunci.

219 Perbandingan Kinerja Objek Penilaian Dengan Tren Industri Sebanding

hara Tag

Aktivitas (X)

Total Asset Tumover or | a18 | 028 | 013 | o28 013

Solvabilitas (X)

Total Debt to Eguily Ratio 079 | 148 | o37 | osg | 407 485

Total DebttoTotalAssets Ratio | 044 | Oso | 027 | 037 | os2 083

Profitabilitas (36)

Operating Margin 29r3w | 2078 | argo | 7138 | 2ga0w | 46464

Net Profit Margin 20s8x | 1a00n | arson | @91 | 13e01 | 632516
Gambaran Perseroan

Page 29 OCR 0.927
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mendayagunakan aset-
aset yang dimilikinya. Secara rata-rata dapat dilihat bahwa total asset tumover
pembanding sebesar 0.21x dan BMP sebesar 0,13x,

Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar semua
liabilitas (jangka pendek maupun jangka panjang) Perseroan. Rasio rata-rata jumlah
liabilitas terhadap jumlah ekuitas (Debt to Eguity Ratio / DER) rata-rata pembanding
memiliki DER sebesar 0,86 sedangkan BMP berada diatas rata-rata tersebut yaitu
sebesar 4,85x.

Rasio Profitabiltas

Rasio profitabilitas menunjukkan operasional kemampuan suatu perusahaan dalam
mengelola aset-asetnya dengan tujuan akhir mengoptimalkan pengembalian yang dapat
diperoleh para penyedia kapital (capital providers). Operating margin rata-rata mencapai
27,02”h, BMP sebesar -46,46Y5 dan net profit margin rata-rata 19,385 sedangkan BMP
sebesar 63,239.

Analisa Pembahasan Manajemen

BMP didirikan pada tahun 2013 dan beroperasi sejak tahun 2019 dengan nama PT. Bumi
Majalengka Permai dan menjalankan usaha di bidang jasa penyediaan hotel. BMP
mengelola hotel bintang 3 Fitra Hotel Majalengka dengan berbagai jenis kamar serta
fasilitas ruang meeting. Selain itu, Fitra Hotel merupakan pelopor dan satu-satunya Hotel
di Majalengka yang menyediakan fasilitas kids club lengkap dengan playground indoor
yang aman dan menyenangkan untuk anak-anak.

Keunggulan dari Fitra Hotel diantaranya dari segi aksesibilitas sebagai berikut :

a 5 Menit Waktu Tempuh Jalan Kaki ke Masjid, Islamic Centre Majalengka, dan Alun-
alun Kota.

b, 5 Menit Waktu Tempuh Kendaraan ke Universitas dan Pusat Pemerintahan Daerah
Majalengka,

Cc. 10 Menit Waktu Tempuh Kendaraan ke Pusat Perbelanjaan, dan salah satu tujuan
wisata dan olahraga paralayang

Page 30 OCR 0.907
aa - E N 7  , aa PP RA SA t

KJPP Edi Andesta dan Rekan

d, Akses Tol Cisumdawu ke arah Bandung « Akses Tol Cipali ke arah Jakarta.
&, £ 20 Menit Bandara Kertajati dan
f £ 50 Menit Pelabuhan Cirebon.

Industri perhotelan di Majalengka mengalami tren positif ditandai dengan pertumbuhan
TPK hotel bintang dan non bintang yang menunjukkan adanya pemulihan serta
pertumbuhan yang stabil dipengaruhi oleh aktivitas wisatawan. Perbaikan TKP sejalan
dengan meningkatnya permintaan akomodasi dari tamu yang datang untuk menghadiri
kegiatan resmi, rapat, maupun event berskala besar di Kabupaten Majalengka. Festival
daerah dan event di Majalengka merupakan salah satu pendorong peningkatan okupansi
hotel serta berdampak luas pada perekonomian dan pariwisata Majalengka. Meskipun
demikian, peningkatan TPK harus diimbangi dengan kualitas layanan yang berkelanjutan.
Saat ini, Majalengka memiliki potensi besar dari sektor pariwisata serta infrastruktur
dimana aksesibilitas berupa Bandara Kertajati, Tol dan perkembangan kawasan wisata
menjadi potensi untuk industri hotel di Majalengka semakin berkembang.

Gambaran Perseroan

Page 31 OCR 0.744
# EW tiru APPRA SA Lt

KJPP Edi Andesta dan Rekan

ASPEK MAKRO BISNIS DAN PEMASARAN

31 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan perlu terus ditingkatkan agar sesuai
dengan kapasitas perekonomian. Ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh
sebesar 5,044 (year on year'yoy), ditopang oleh kinerja ekspor yang tetap baik serta
konsumsi Pemerintah yang meningkat seiring dengan percepatan belanja pemerintah
perlu terus didorong sehingga dapat memperkuat permintaan domestik. Secara sektoral,
sebagian besar Lapangan Usaha (LU) utama menunjukkan kinerja positif, termasuk LU
industri pengolahan, LU perdagangan besar dan eceran, serta LU informasi dan
kornunikasi.

Tabel : Pertumbuhan Ekonomi Dari Sisi Pengeluaran

Komponen 0
Konsumasi Rumah Tangga Ag 493 AM 4 4
Konsumsi Lembaga Was | G7a | itae | Bos | izag | 307 12
Noogrofit yang Melayani
Rumah Tangga
Konsumsi Pemerintah aa 20 ae ar | ta Tan Tas | 5
(investasi (PMTOBI 3rs | aa2 | sae | 503 | asi | 222 | 8me | 50x
Investasi Bangunan 545 | sat | 602 | 525 | ssi | 135 | dee | 3x2
Investigasi Non Bangunan | “078 | 197 | 28 | 40 | 23 | | ng | ox
Ekspor Tas | oai3 | ara | Tes | asi | ca | toge | asi
Impor 1so | 779 | nge 1138
Pos sa | sos | ass 5

Sumber - Badan Pusat Siattdk

Pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh LU kecuali LU pertambangan dan penggalian
yang mengalami kontraksi. LU yang memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian
Indonesia pada triwulan Ill 2025 yaitu LU industri pengolahan dengan tumbuh sebesar
5,544 (yoy).

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 32 OCR 0.778
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Grafik : PDB Menurut Lapangan Usaha
PDB Menuru

Pan KLM sma SA
Ap AN NO 2102 2 AR

tw dari pda 1 8 1 : ia B3
8. .. - - -" L 5

ar Ur

ay 1

ai

intustr Perawan “Periagangat. Moesrksi Petambangan lasa Nesangan Adresatas Pengadaan Laruya

Pengoiatan Sebataran 4 Reparasi Moti KPanggaan BAsurand  Pumotalahan Lsri 8 Gas
Perkanan 4 Mob

a Tw Ila0ae “Tem 112025 Tram M1 -2025

| Sumbar: BPS

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tercatat di wilayah Jawa dan Sulawesi-
Maluku-Papua (Sulampua). Dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap
baik dan perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas perekonomian. Pada tnwulan
IV 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat didukung stimulus fiskall melalui
implementasi proyek prioritas dan Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah 2025 serta
bauran kebijakan Bank Indonesia yang mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap
menjaga stabilitas. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh lebih tinggi didorong
kenaikan ekspektasi penghasilan, khususnya pada kelompok menengah ke bawah,
sejalan tambahan bantuan sosial pemerintah serta kenaikan mobilitas dan aktivitas
masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Investasi, khususnya
nonbangunan, diperkirakan lebih tinggi tercermin dari indeks Prompt Manufacturing Index
(PMI) yang tetap pada level ekspansif.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diperkirakan berada
dalam kisaran 4,7-5,5144 dan akan meningkat pada 2026. Bank Indonesi akan terus
memperkuat bauran kebijakan melalui bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan
system pembayaran yang bersinergi dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor riil
pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan tetap menjaga
stabilitas

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran
Page 33 OCR 0.651
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Neraca Pembayaran Indonesia

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap terjaga baik sehingga mendukung ketahanan
eksternal. Pada triwulan III 2025, transaksi berjalan tetap baik dengan mencatat surplus
sejalan dengan kenaikan ekspor non migas, ditopang oleh ekspor minyak kelapa sawit
(CPO) ke India, logan mulia dan perhiasan ke Swiss, serta batu bara ke Tiongkok.
Sementara dari transaksi modal dan finansial, penanaman modal langsung diperkirakan
tetap positif sejalan prospek ekonomi domestic yang tetap baik sedangkan investasi
portofolio diperkirakan mengalami net outfiows seiring meningkatnya ketidakpastian pasar
keuangan global. Pada triwulan IV 2025, investasi portofolio hingga 17 November 2025
membaik yang mencatat net infiows sebesar 1,8 miliar dolar AS terutama ditopang aliran
masuk investasi ke saham. Posisi Cadangan devisa pada akhir Oktober 2025 meningkat
menjadi sebesar 149,9 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau
6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas
standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Tabel : Neraca Perdagangan Indonesia

Teansaks Berjatan 29 23 13 14 20 24 30 20 412 87 4. ET “9
A Bang KElajujnal aw || ujar wa Taj uas
| Ehseor dob Belas lalajlan aja ja|ans| am jajar as
merkb ”——o oasis (ss | sj ana | ae ss | ses | mo | 225 | 200 | Sia | ya
& Non migas mg laolyja | wm|lu|w|ma| waw jual wja
D Mgas 39 Al Ad 49 199 45 48 AA S1 195 AJ 47 25)
(Eman as Jas | an Tas | ana | 42) s0 | 42) s2 -a8 | S5 | S$ | 43
(CPengapsanPrmer | 88 | 92 | S8) 83) sen Tan aa Jas |ao| S9 | s3 ana
O Pendapatan IL 1A 13 13 54 13 14 1s Iri 8g 18 1 1
Seturdar
Transaksi Modal dan 1 Tak 25 | 108 39 24 26 89 34 ng 04 52 | 81
| Fnansisi
Ae NA BE DEA ES DK DN DEDE DES ECO BL EN BEN MEI
TimesesPotodo | 39 | 28 | S0 as | 22 | 2 | a2 | se jas| Tuan |
3. Investasi Lainnya srerajaraansaaB|u|2ejuj au
Neraca Keseluruhan 65 AA 15 88 63 40 48 59 19 12 08 &7 84
KCadansan Desa | Tes2 | fans | ima | vesa | yana Toe | mo2 jaan Tar | ser sni | oman | ai
Diam bulan mpor G2 Teo an Tes as Taja luara | “ Tesla jan
dan pembayaran ULN
pemerntah 0
"Tnsaksi Berjalan 3laruarararujrarara| usulan u
(wPOBI

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

L |
Sumber Bari Indonssaa “Angka sementara, "" Angka sangat semartara

Page 34 OCR 0.933
KJPP Edi Andesta dan Rekan

33 Inflasi

Inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran, Infiasi IHK pada September
2025 tercatat sebesar 2654 (yoy). Inflasi inti tetap rendah sebesar 21994 (yoy),
dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang masih dibawah kapasitas serta didukung
konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi
inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported inflation yang rendah. Inflasi kelompok
administered prices (AP) juga tetap rendah sebesar 1,1016 (yoy) seiring menurungnya tarif
angkutan dan bensin ditengah kenaikan harga jual eceran rokok. Sementara itu, inflasi
kelompok volatile food (VF) meningkat menjadi 6,444 (yoy) didorong terutama oleh
kenaikan harga komoditas cabai, bawang, beras dan daging ayam ras seiring berakhirnya
masa panen dan peningkatan biaya input produksi. Inflasi pada tahun 2025 dan 2026
tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,5t195. Inflasi inti diperkirakan tetap rendah seiring
ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar,
imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi, Sementara itu,
inflasi VF diperkirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi oleh Tim
Pengendalian Infiasi Pusat/Daerah (TPIP/TDIP) dan penguatan implementasi Program
Ketahanan Pangan Nasional.

Grafik : Inflasi Indonesia

L
(Sumber BPS

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 35 OCR 0.926
34

35

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar Rupiah tetap terkendali didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia di
Tengah ketidakpastian global yang tinggi. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada
September 2025 (hingga 16 Seplember 2025) menguat sebesar 0304 (ptp)
dibandingkan dengan level akhir Agustus 2025, Stabilitas nilai tukar Rupiah didukung oleh
konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia di Tengah tingginya ketidakpastian pasar
keuangan global serta peningkatan konversi valas ke Rupiah oleh eksportir seiring
penerapan penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).
Secara umum, perkembangan Rupiah relative stabil bila dibandingkan dengan kelompok
mata uang negara berkembang dan negara maju. Namun, sampai dengan akhir
September 2025 Rupiah melemah sebesar 1,056 (ptp) apabila dibandingkan level akhir
Agustus 2025 seiring dengan ketidakpastian yang cukup tinggi.

Suku Bunga

Penurunan suku bunga pasar uang dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) sejalan
dengan pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia perlu diikuti dengan penurunan
suku bunga perbankan. Suku bunga INDONIA terus mengalami penurunan sebesar 144
bps dari 6,034 pada awal tahun 2025 menjadi 4,594 pada 16 September 2025 seiring
dengan penurunan Bl-rate sebesar 125 bps sejak Septermber 2024 di pasar uang. Suku
bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan juga
mengalami penurunan masing-masing sebesar 210 bps, 213 bps dan 219 bps sejak awal
2025 menjadi 5,066: 5,074, dan 5,085 pada 12 September 2025. Imbal hasil SBN untuk
tenor 2 tahun menurun sebesar 185 bps dari 6,969 pada awal 2025 menjadi 5,1196 pada
16 September 2025, sementara untuk tenor 10 tahun menurun sebsar 94 bps dari tingkat
tertinggi 7,264 pada pertengahan Januari 2025 menjadi 6,32”4, Sementara itu,
penurunan suku bunga perbankan masih mengalami perlambatan sehingga masih
diperlukan upaya percepatan. Penurunan Bl-rate sebesar 125 bps masih lebih tinggi
dibandingkan dengan suku bunga deposito 1 bulan yang turun sebesar 16 bps dari 4,819
pada awal 2025 menjadi 4,659 pada Agustus 2025. Hal tersebut terutama dipengaruhi
oleh pemberian special rate kepada deposan besar yang mencapai 2595 dari total dana
pihak ketiga bank. Suku bunga kredit perbankan masih melambat, tercatat penurunan 7
bps dari 9,2016 pada awal 2025 menjadi sebesar 9,134 pada Agustus 2025.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 36 OCR 0.941
3.6

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Grafik : Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan INDONIA

Suku Bunga Kebijakan Bank In

Perkembangan Industri Pariwisata dan Perhotelan

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang semakin penting sejalan dengan
perkembangan dan kontribusi yang diberikan melalui penerimaan devisa, pendapatan
daerah, pengembangan wilayah, maupun penyerapan investasi dan tenaga kerja
Pariwisata dapat dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan
lapangan kerja. Sektor pariwisata memberikan kontribusi dalam perekonomian dilihat dari
aktivitas wisatawan yang datang menghabiskan sejumlah uang untuk transportasi,
membeli produk atau jasa serta kegiatan rekreasi lainnya. Kegiatan tersebut memberikan
efek langsung pada bisnis dan perekonomian yang dapat terlihat dari pendapatan upah
tenaga kerja sektor pariwisata dan pajak yang dibayarkan. Penyerapan tenaga kerja pada
sektor pariwisata dari tahun 2017 — 2019 terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2019,
serapan tenaga kerja sektor pariwisata mencapai 13 juta orang naik 3,174 dibandingkan
dengn tahun 2019. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pekerja pada industri
pariwisata dalam proporsi terhadap total pekerja tahun 2017 sebesar 10,534, 2018
sebesar 11,176 dan 2019 sebesar 11,835

Page 37 OCR 0.889
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Namun, pandemi yang menghantam Indonesia pada tahun 2020 menyebabkan
penurunan jumlah wisatawan sehingga tenaga kerja di sektor pariwisata ikut terdampak
mengalami penurunan mencapai 409 ribu tenaga kerja. Pemerintah terus berupaya untuk
mengoptimalkan pembangunan sektor pariwisata agar jumlah wisatawan membaik pasca
pandemi serta melakukan pengembangan mencakup infrastruktur, kesiapan sumber daya
Masyarakat.

Indonesia memiliki 10 destinasi wisata prioritas yaitu Danau Toba, Tanjung Kelayang,
Mandalika, Wakatobi, Pulau Morotai, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, dan Borobudur
Pada tahun 2021 memiliki lima destinasi super prioritas yaitu Mandalika, Borobudur,
Labuan Bajo, Danau Toba dan Likupang. Pariwisata Indonesia tercatat terus berkembang
sejalan dengan peningkatan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia
pada tahun 2017 - 2019 mengalami peningkatan dari total 14,04 juta kunjungan (2017)
menjadi 16,27 juta kunjungan (2019). Namun, pada tahun 2020 dan terus berlanjut sampai
dengan 2021 mengalami penurunan yang signifikan masing-masing tercatat 4,05 juta
kunjungan (2020) dan 1,56 juta kunjungan (2021). Penurunan jumlah wisatawan
mancanegara dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas
masyarakat. Total kunjungan tahun 2020 turun 75,1096 dibanding tahun 2019. Pada tahun
2021, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan sebesar
61,574 dari total kunjungan tahun 2020, Kemudian pada tahun 2022 — 2024 terjadi
peningkatan jumlah kunjungan seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19 dari
sebanyak 5,89 juta kunjungan (2022) menjadi 13,90 juta kunjungan 2024.

Grafik — : Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 2017 -
September 2025

Jumlah Kunjungan (Dalam Ribu)

15aro,a1 1627438

16000.00
14.039,80 1390242

1a.oo0.00

1200000 1167783 1143165
10000.00

8000,00

i 0
6000,00
4.052,92
400020
2000100 : - tag

2017 218 -9 2020 has 2023

14000,00

Sumber: Badan Pusat Ststsik Indonesia
Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

M-7
Page 38 OCR 0.930
ui — SC. (EN TI TM A PP RA sAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada periode
September 2025 mencapai 1,39 juta kunjungan meningkat 9.049 dari September 2024,
namun menurun dibandingkan dengan bulan Agustus 2025 sebesar 7,339 dari total
kunjungan sebesar 1,51 juta kunjungan, Total jumlah kunjungan wisman ke Indonesia
pada periode Januari-September 2025 tercatat sebesar 11,43 juta kunjungan meningkat
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Berikut ini merupakan
perkembangan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dihitung dari 3 pintu masuk yakni pintu
masuk udara, pintu masuk laut dan pintu masuk darat. Berdasarkan jenis pintu masuk,
jumlah kunjungan wisman pada September 2025 yang melalui pintu masuk utama
sebanyak 1,22 juta kunjungan dan pintu masuk perbatasan sebanyak 175,75 ribu
kunjungan, Jumlah kunjungan yang melalui pintu masuk utama didominasi oleh wisman
dengan moda angkutan udara sebesar 81,7495, wisman dengan moda angkutan laut dan
darat masing-masing hanya sebesar 14,954 dan 3,314, Bandara Ngurah Rai-Bali dan
Soekamo Hatta-Banten tercatat menjadi pintu masuk utama moda angkutan udara
dengan kunjungan wisman terbanyak di bulan September 2025. Pelabuhan Batam dan
Tanjung Uban di Provinsi Kepulauan Riau tercatat menjadi pintu masuk utama moda
angkutan laut dengan kunjungan wisman terbanyak. Selanjutnya, pintu masuk Atambua
(Nusa Tenggara Timur), Lintas Batas Jayapura (Papua), dan Entikong (Kalimantan Barat)
tercatat sebagai pintu masuk utama moda angkutan darat dengan kunjungan wisman
terbanyak di bulan September 2025.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) Indonesia periode
Januari-September 2025 tercatat sebesar 901,90 juta perjalanan, meningkat 18,9995
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 757,96 juta perjalanan. Hal
tersebut menunjukkan perbaikan kondisi untuk perjalanan wisnus di Indonesia. Arus
perjalanan wisata didominasi di Pulau Jawa mencapai 64,219 dari total perjalanan
wisnus. Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama per Provinsi Jawa Barat mencatatkan
jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada September 2025 sebesar 17,20 juta perjalanan
atau 18,239 dari total perjalanan di Indonesia.

Perkembangan pariwisata secara umum akan memicu meningkatnya pembangunan hotel
dan resort di berbagai kawasan Indonesia. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel
klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2025 rata-rata sebesar 38,204, lebih
rendah dibandingkan September 2024 atau turun 4,839. TKP hotel dibedakan menjadi
TPK hotel bintang dan non bintang yang masing-masing mencatatkan TPK sebesar

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 39 OCR 0.928
4 € s ".N TIPU A PPRA'/SAt

KJPP Edi Andesta dan Rekan

50,1696 dan 25,384 pada September 2025. Selain itu, TPK berdasarkan klasifikasi hotel
tertinggi pada September 2025 tercatat pada hotel bintang 5 sebesar 57,1196, sedangkan
TPK terendah tercatat pada hotel nonbintang sebesar 25,38. Jika dibandingkan dengan
kondisi bulan September 2024 seluruh klasifikasi hotel mengalami penurunan kecuali
hotel bintang 5 yang mengalami sedikit kenaikan.

Secara spasial, TPK hotel bintang positif hanya terjadi di lima provinsi dengan
pertumbuhan tertinggi yaitu Provinsi Papua Tengah, Bali, dan Papua Pegunungan,
masing-masing naik sebesar 6,6196 poin, 1,831 poin, dan 1,634 poin. Sedangkan TPK
hotel non bintang yang mencatatkan pertumbuhan positif sebanyak 10 provinsi dengan
TPK tertinggi yaitu Provinsi Banten naik 4,8495 poin, diikuti oleh Sumatra Selatan naik
2,79'h poin dan Papua Pegunungan naik 2,534 poin dibanding September 2024.

Industri Pariwisata di Majalengka

Majalengka merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki
peluang untuk mengembangkan industri pariwisata baik wisata alam, budaya dan buatan.
Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat terdapat 197 lokasi objek dan daya tarik
wisata diantaranya Situ Cipanten, Jembar Water Park dan Terasering Panyaweuyan,
Pariwisata di Majalengka memiliki berbagai potensi wisata yang menjadi daya tarik
wisatawan nusantara dan mancanegara. Pertumbuhan wisatawan yang datang
merupakan gambaran daya tarik dan potensi untuk mendorong perekonomian daerah,
budaya serta sosial masyarakat. Kabupaten Majalengka memiliki infrastruktur yang
mendukung kemudahan transportasi terutama untuk wisatawan mancanegara dengan
hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Intemasional Kertajati periode
Januari 2024 sampai September 2025 berfluktuasi cenderung mengalami penurunan
tercatat jumlah wisman sebanyak 263 kunjungan pada September 2025, menurun
dibandingkan dengan 870 kunjungan pada September 2024, Meskipun demikian, jumlah
kunjungan pada September 2025 meningkat apabila dibandingkan dengan bulan
sebelumnya yaitu naik 13,994. Hal tersebut menunjukkan sinyal positif setelah terjadi
penurunan pada bulan Agustus, Wisman yang datang melalui Bandara Internasional
Kertajati didominasi oleh wisatawan asal Singapura dan Malaysia masing-masing tercatat
sebesar 132 orang dan 38 orang (September 2025).

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 40 OCR 0.848
" s ( E N T F1 A PPRA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Menurut data BPS, wisman masih didominasi oleh kunjungan yang berasal dari Kawasan
Asia Tenggara, Berikut ini perkembangan jumlah kunjungan wisman ke Majalengka
periode Januari 2024 - September 2025.

Grafik : Jumlah Kunjungan Wisman Majelengka 2024 - September 2025

Tan

“OIL AaAK  I t » 2.2 » » »
PER Keenan en da San Aa

Sumbar Badan Pusat Statstk Majakngka

Wisatawan nusantara yang berkunjung ke Majalengka 1 tahun terakhir tercatat
berfluktuasi namun cenderung mengalami peningkatan dari sebesar 210 ribu kunjungan
pada Januari 2024 menjadi 279 ribu kunjungan per Septemer 2025. Tren pertumbuhan
juga tercatat apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya pada periode yang sama
yaitu meningkat 7,89b, Wisnus terutama berasal dari Kabupaten Cirebon, Kabupaten
Sumedang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Kuningan. Berikut ini
perkembangan jumlah kunjungan wisnus ke Majalengka periode Januari 2024 —
September 2025.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 41 OCR 0.842
KJPP Edi Andesta dan Rekan

Grafik : Jumlah Kunjungan Wisnus ke Majelengka 2024 - September 2025 (dalam

2 8» 2 & » td
PR AP An di dn Ode RA le in Hn An Mn an Ji
Sumber Badan Pusat Stabetik Majalengka

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) dapat dibagi menjadi 2 TPK yaitu TPK hotel bintang
dan hotel non bintang. Peningkatan TPK merupakan indikasi tingginya permintaan fasilitas
akomodasi yang disebabkan oleh meningkatnya aktivitas wisata, kegiatan publik serta
pelaksanaan event di daerah tersebut. TPK gabungan hotel bintang dan nonbintang di
Kabupaten Majalengka pada September 2025 tercatat sebesar 37,799, lebih tinggi
dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 38,6096 atau naik 1,19 poin, Peningkatan terjadi
pada TPK hotel bintang pada September 2025 tercatat sebesar 405014, naik
dibandingkan 38,83'4 pada Agustus 2025 dan 38,664 pada September 2024. Hal
tersebut menunjukkan bahwa hotel bintang masih menjadi pilihan utama karena
menawarkan kenyamanan, fasilitas lengkap, serta lokasi strategis. Peningkatan juga
sejalan dengan meningkatnya permintaan akomodasi dari tamu yang datang untuk
menghadiri kegiatan resmi, rapat, maupun event berskala besar di Kabupaten
Majalengka.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 42 OCR 0.804
Lu  - 8 LE MR TLP AC APPRAISAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Di sisi lain, TPK hotel non bintang mengalami peningkatan namun terbatas tercatat
September 2025 mencapai 32,64"4, naik dari 32,379o pada Agustus 2025 dan lebih tinggi
dibandingkan 30,31b pada September 2024. Tren positif atas pertumbuhan TPK hotel
bintang dan non bintang menunjukkan adanya pemulihan serta pertumbuhan yang stabil
dipengaruhi oleh aktivitas wisatawan. Selama pericde 2024 sampai 2025, TPK cenderung
fluktuatif dan meningkat menjelang pertengahan dan akhir tahun. Berikut ini
perkembangan TPK hotel bintang dan non bintang di Majalengka periode Maret 2024 —
September 2025.

Grafik : Perkembangan TPK Hotel di Majalengka Maret 2024 - September 2025

Pur IA Ana MarIA MAh MMA hat SapIA Oen3d Menit Deedd una Fak Pur) Apik Mara kn2k Wii Mugdh Sep

Han bete ae Maa metang

Sumbar: Badan Pusat Statistik Majalengka

Pada September 2025, rata-rata lama menginap tamu asing sebesar 1,00 malam dan
1,22 malam tamu Indonesia. Hal tersebut mencerminkan tamu domestik lebih lama
menghabiskan waktu sejalan dengan peningkatan aktivitas perjalanan wisata dan
kegiatan bisnis di Majalengka, Festival daerah dan event di Majalengka merupakan salah
satu pendorong peningkatan okupansi hotel serta berdampak luas pada perekonomian
dan pariwisata Majalengka. Meskipun demikian, peningkatan TPK harus diimbangi
dengan kualitas layanan dan promosi wisata yang berkelanjutan. Saat ini, Majalengka
memiliki potensi besar dari sektor pariwisata dan bahkan infrastruktur.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 43 OCR 0.821
AP PRA/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Potensi terus berkembangnya hotel di Majalengka ditandai dengan adanya persaingan
Industri hotel, bumi perkemahan, villa, dan pondok wisata di Majalengka. Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Majalengka mencatat terdapat hotel atau penginapan baik
hotel bintang dan non bintang sebanyak 32 di Majalengka. Faktor ketersediaan
infrastruktur turut menjadi pendorong industri ini diantaranya Bandara Intemasional
Kertajati serta dua ruas jalan tol Cipali dan Cisumdawi, Berikut ini merupakan data hotel

Tabel : Daftar Hotel/lPenginapan di Kabupaten Majalengka 2020 - 2024

No Nama Hotel Warnai Tahun
1 | Hotel Paraland Munjul-Majalengka 22
2 | Wisma Puspa Indah Komplek Puspa Indah CGS 220
3 | Hotel Tidar Jaya JL Kartini MIL 2020
4 7 Hotel Noni Syariah XL Jend AYani 2020
5 | Penginapan Sedemana Baru JL KH, Abdul Halim 22
8 | Penginapan Hikmah LL. Siti Armilah 22
7 | Hotel Puri Elsas IL Pemuda 2021
& | Hotel Fitra JL KH, ABDUL HALIM 22
9 | Hotel Putra Jaya JL KH. ABDUL HALIM 202

(90 | Hotel Green Garden JL KH. ABDUL HALIM 2020
11 | Penginapan Saputra JL PASAR BALONG KDP 22
12 | Penginapan Pamily JL PASAR BALONG KDP 22
13 | Hotel Nusa Indah JL RAYA BARAT KDP 22
18 | Hotel Libra JL BRAWUAYA KDP 2020
15 | Cideres Holday Homesy JL KESATUAN 28 GANDASARI- 2020

KASOKANDEL
16 | Hotel Aliky JL JATIBARANG-KADIPATEN 2029
17 | Hotel Pelangi JL MAJALENGKA-KADIPATEN 22
18 | Kolonial Guest House | JL BRAWIJAYA KDP 2021
19 | 0yO2544 Sukawana Travel Hub ”— | SUKAWANA -DAWUAN 2021
Residence
20 | Redoorz Syariah Near Rsud Cideres | JL KESATUAN 8 DS. GANDU - DAWUAN | 2021
2 | Redoorz Plus Near Rsud Cideres IL PUSPAINDAH TNO. 25 CIGASONG | 2021
2 | 0yo 3112 Wsma Dirmayo JL PEMUDA 91 MAJALENGKA KULON | 2021
23 | Hotel Horison Kertajati JL JATIBARANG-KADIPATEN an
24 | Cemara Guest House Syarah JL JATIBARANG-KADIPATEN pal
25 | Hotel Amelia JL KADIPATEN 2021
28 | Hotel Arya IL RAYA SILIWANGI-KADIPATEN 2022
27 | Hotel Summervile PA AA NA 2022
28 | Hotel Bima JL KH, ABDUL HALIM NO 121 2022
LEUWISEENG-KDP
Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 44 OCR 0.884
Tn. sc EN7T Fc AP PRA'SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Na Nama Hotel Alamat Tahun
29 | Hotel Green Garden JL KH. ABDUL HALIM 2023
30 | Hotel Achvera DESA SUTAWANGI-KEC. JATIWANGI 2023
31 | Hotel Fiens Jl. KERTAJATI-KADIPATEN NO.180 2023
32 | Penginapan Hikmah | JL SITI ARMILAH 2023

Sumber Dinas Parwsata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, 2024

Perusahaan yang memiliki hotel di Majalengka perlu strategi untuk meningkatkan
okupansi hotel. Selain itu, fokus pendapatan lainnya dapat berasal dari penyewaan
convention hall, banguet, breakfast, food and beverage, laundry dan lainnya. Okupansi
hotel tentunya sejalan dengan potensi wisata dikawasan tersebut, maka sesuai dengan
rencana hadirnya Umrah Park diharapkan potensi wisata dan perekonomian Majalengka
dapat meningkat. Kertajati Umrah Park merupakan Kawasan religi terpadu yang
mengoptimalkan data guna dan hasil guna property milik pemerintah daerah Majalengka
seluas 9,3 hektar. Pengembangan lahan total 4 hektar akan dijadikan pelatihan manasik
haji dan dilengkapi fasilitas masjid, restoran, pusat kuliner, area bazzar, gedung serba
guna dan tempat wisata. Aksesibilitas berupa Bandara Kertajati dan tol serta
perkembangan kaawasan wisata menjadi peluang untuk industri hotel di Majalengka.

Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran

Page 45 OCR 0.939
KJPP Edi Andesta dan Rekan

| BABIV PENDEKATAN PENILAIAN

41. Pendekatan Penilaian

Nilai Pasar atas saham perusahaan dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan (cara
umum dalam menentukan nilai dengan menggunakan satu atau lebih metode penilaian
spesifik) antara lain :

a. Pendekatan Pasar

1) Metode Perbandingan dengan Perusahaan Terbuka (Guidline Publicly
Traded Company Method)

Metode perbandingan dengan perusahaan terbuka merupakan metode penilaian
yang didasarkan pada pendekatan perbandingan data pasar (market comparison
approach). Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga
yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan
sepadan. Nilai pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal
(perusahaan terbuka/publik). Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah
sebagai berikut:
a) Perusahaan yang dapat digunakan sebagai perusahaan pembanding adalah
perusahaan yang telah memiliki harga pasar yang terjadi dalam jangka waktu
tidak lebih dari 6 (enam) bulan sebelum Tanggal Penilaian.

b) Penilai Usaha wajib memiliki keyakinan yang memadai untuk membuktikan
dan menjelaskan bahwa data harga pasar yang digunakan dalam Pendekatan
Pasar (Market Based Approach) dihasilkan dari suatu transaksi yang bersifat
wajar (arms-length fransaction),

C) Penilaian dengan menggunakan Metode Pembanding PerusahaanTercatat di
Bursa Efek (Guideline Pubiiciy Traded Company Method) hanya dapat
menghasilkan indikasi Nilai minoritas.

d) Perusahaan pembanding yang digunakan wajib merupakan perusahaan yang
tercatat di bursa efek dan sahamnya ditransaksikan selama 60 (enam puluh)
hari bursa dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari bursa terakhir sebelum
Tanggal Penilaian (Cut Off Date),

Pendekatan Penilaian

Page 46 OCR 0.921
"9 4“ (cz. NN T F |! ( A PPRA'/SAl

KJPP Edi Andesta dan Rekan

e) Perusahaan pembanding yang digunakan wajib memenuhi kriteria sebagai
berikut:

1) industri, kegiatan usaha, produk, dan risiko usaha adalah sejenis,

2) karakteristik pertumbuhan (growth in sales and gamings) dan struktur
permodalan (capital structure) adalah sebanding

3) kinerja keuangan historis selama 5 (lima) tahun terakhir adalah
sebanding.

4) ukuran perusahaan (total assets) adalah sebanding: dan
5) pangsa pasar (market share) adalah sebanding.

f) Jumlah perusahaan pembanding yang digunakan paling sedikit 5 (lima)
perusahaan atau paling sedikit 8 (delapan) perusahaan dalam hal kriteria
sebagaimana dimaksud dalam angka 5) hanya terpenuhi paling sedikit 3 (tiga)
kriteria.

Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham

perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan

perusahaan dengan rasio yang diperoleh dan perusahaan pembanding, seperti
rasio P/E (prica/eamning), PISR (price/sales revenue), PIBV (price/book value of
eguity) dan sebagainya.

Keterbatasan penggunaan pendekatan ini adalah karena data perusahaan
pedoman (pembanding) yang benar-benar sepadan sulit didapat, terutama yang
telah listed di pasar modal. Hal ini disebabkan data transaksi perusahaan
cenderung tertutup kalaupun ada hampir tidak mungkin terakses, karena sifat
kerahasiaannya,

b, Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

Pendekatan ini merupakan pendekatan dapat digunakan untuk memperkirakan Nilai
dengan mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan Obyek Penilaian dalam
menghasilkan imbal balik (return) yang akan diterima dimasa datang yang relevan
digunakan untuk perusahaan dengan net cash flow yang dapat di proyeksi dengan
didasarkan pada kinerja waktu-waktu sebelumnya. Bila perusahaan masih dalam
masa pembangunan dan atau kemampulabaan (profitability) relatif rendah, maka
proyeksi-proyeksi pendapatan dan pengeluaran didasarkan kepada asumsi-asumsi
yang relatif banyak. Ada dua metode yang diterapkan dalam pendekatan ini, yaitu:

Pendekatan Penilaian

Page 47 OCR 0.929
He s LENTAIF IA « APPRA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

1) Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow)

Dalam hal Penilai Usaha menggunakan Metode Diskonto Arus Kas (Discounted
Cash Flow Mothod), maka Penilai Usaha melakukan penelaahan atau
penyesuaian atas asumsi, keakuratan perhitungan dan kebijakan akuntansi yang
digunakan dalam menyusun proyeksi laporan keuangan. Metode Diskonto Arus
Kas (Discounted Cash Flow Method) hanya dapat digunakan untuk menilai
perusahaan yang telah melakukan kegiatan operasional selama satu tahun atau
lebih,

Pendapatan yang dikapitalisasi dalam metode ini adalah pendapatan nominal
yang dianggap mewakili kemampuan perusahaan secara wajar dan proporsional
dalam menghasilkan pendapatan tersebut. Pendapatan normal tersebut
dikonversi menjadi nilai ekuitas dengan menggunakan tingkat kapitalisasi untuk
ekuitas yang sesuai, yang pada dasarnya adalah bunga bebas resiko ditambah
dengan suatu premi untuk meliput resiko yang melekat dengan penggunaan
ekuitas tersebut pada perusahaan yang dinilai. Tingkat kapitalisasi tersebut dapat
diperoleh dengan mencari dan mempertimbangkan perbandingan tingkat
kapitalisasi yang pemah diaplikasikan pada perusahaan yang sebanding dan
sepadan dengan perusahaan yang dinilai, Salah satu tingkat kapitalisasi yang
dapat digunakan adalah rasio Price/Eaming dari perusahaan sejenis yang telah
tercatat di pasar modal.

2) Metode Proyeksi Pendapatan Ekonomis

Seperti juga metode kapitalisasi pendapatan ekonomi mendatang, metode ini
merupakan metode penilaian yang didasarkan pada pendekatan pendapatan
(income approach). Proyeksi pendapatan ekonomis digunakan untuk
mengestimasi aliran pendapatan ekonomis Obyek Penilaian dengan
menggunakan Tingkat Diskonto yang wajib disesuaikan dengan tingkat
pendapatan ekonomis Obyek Penilaian.

Tingkat Diskonto dan Tingkat Kapitalisasi yang ditetapkan oleh Penilai Usaha

wajib diuraikan dan digunakan dalam analisis proyeksi pendapatan ekonomis

serta mengungkapkannya dalam Laporan Penilaian Usaha.

Dalam membuat proyeksi pendapatan ekonomis, Penilai Usaha wajib:

1) menganalisis laporan keuangan Obyek Penilaian dan perusahaan
pembanding pada industri yang sama dalam kurun waktu paling kurang 3
(tiga) tahun terakhir,

Pendekatan Penilaian

Page 48 OCR 0.927
Lu: 8 C!EN TIP I « A P PRA /SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

2) melakukan penyesuaian atas laporan keuangan Obyek Penilaian, yang
meliputi neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas:

3) memperhatikan kondisi yang terjadi setelah Tanggal Penilaian
(Cut Off Date) yang dapat mempengaruhi proyeksi pendapatan ekonomis:

4) mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan usaha Obyek Penilaian sesuai
dengan tingkat pendapatan ekonomis yang dihasilkan oleh Obyek Penilaian
dan kepentingan usaha Obyek Penilaian,

5) melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan yang meliputi
neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas,

6) mempertimbangkan masa manfaat atau siklus usaha Obyek Penilaian: dan

7) Dalam hal pendapatan ekonomis Obyek Penilaian atau operasional Obyek
Penilaian tergantung pada faktor produksi utama yang memiliki masa
manfaat terbatas atau memiliki siklus tertentu maka proyeksi keuangan wajib
disusun selama masa manfaat atau mencerminkan sifat siklikal dari bisnis
tersebut,

Setelah dilakukan penyesuaian laporan keuangan, maka Penilai Usaha wajib
menyajikan proyeksi pendapatan ekonomis dalam Laporan Penilaian Usaha,
yang mencakup dividen berdasarkan perkiraan dividend pay out ratio, arus kas,
dan Eaming Before Interest, Tax, Depreciation, and Amortization (EBITDA).
Periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam kurun waktu paling
kurang 5 (lima) tahun kedepan, atau disesuaikan dengan sisa umur dari fasilitas
produksi utama Obyek Penilaian. Penilai Usaha dilarang mendasarkan proyeksi
pendapatan ekonomis hanya dengan menggunakan tren data historis.

C. Pendekatan Asset (Asset Based Approach)

Penilai Usaha yang menggunakan Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dalam
penugasan penilaian profesional wajib memiliki keahlian dalam bidang penilaian
properti dan Penilaian Usaha. Dalam hal Penilai Usaha tidak memiliki keahlian dalam
bidang penilaian properti, maka Penilai Usaha wajib mengacu pada hasil penilaian
properti.

Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat digunakan untuk memperoleh
indikasi Nilai dari Nilai suatu perusahaan, Nilai dari Modal yang Diinvestasikan
(Invested Capitaf), Nilai dari struktur permodalan (capital structure), dan/atau Nilai
Aset Bersih perusahaan (ekuitas).

Pendekatan Penilaian

Page 49 OCR 0.921
pr (ENTIF ti A PPRA'ISA lt

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Indikasi nilai ekuitas atau estimasi Nilai Aset Bersih (Net Asset Value) diperoleh dari
selisih antara nilai aset termasuk Aset Takberwujud dengan nilai liabilitas, atas dasar
nilai yang disesuaikan (appraised value)

Pos-pos dalam laporan keuangan wajib disesuaikan untuk mencerminkan Nilai Pasar
(Market Value) pada Tanggal Penilaian (Cut Off Date). Penyesuaian untuk masing-
masing pos wajib diungkapkan di dalam Laporan Penilaian Usaha.

Pendekatan ini cocok digunakan untuk menilai perusahaan dengan karakteristik asset
based yang signifikan, dalam pendekatan ini ada dua metode yang dapat diterapkan,
yaitu,

1) Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method)

Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan

neraca (balance sheet approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen

aset dan liabilitas (llabilitiss) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali
untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
kas/bank atau hutang bank).

Metode PAB wajib digunakan untuk menilai :

a) ekuitas suatu perusahaan dimana Nilai perusahaan sangat bergantung pada
Nilai aset tetap (a heavy based on fixad assetscompany/, seperti perusahaan
real estat,

b) ekuitas dari Holding Company

c) perusahaan yang tidak memiliki riwayat pendapatan yang mempunyai
prospek positif, perusahaan yang memiliki pendapatan yang berfluktuasi,
atau perusahaan yang diragukan kemampuannya untuk melanjutkan operasi
yang bersifat going concem, seperti perusahaan yang baru berdiri (start up
company) atau perusahaan yang berada dalam kesulitan untuk memperoleh
pendapatan (trouble companies):

dj perusahaan yang memiliki dan/atau menguasai aset berwujud dalam jumlah
yang signifikan

e) perusahaan yang memiliki tenaga kerja yang memberikan nilai tambah relatif
kecil terhadap barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan: atau

f) perusahaan yang memiliki Aset Takberwujud dalam jumlah yang tidak
signifikan

Pendekatan Penilaian

Page 50 OCR 0.923
» € Ss ( ENTIF | € AP PRA/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Penilaian atas aset tetap berwujud (fixed tangible assets) wajib dilakukan sesuai
dengan metode yang berlaku dalam penilaian properti sesuai dengan Premis Nilai
yang ditetapkan, maka Aset Takberwujud wajib diidentifikasi dan dinilai secara
individual.

2) Metode Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method)

Pada dasarnya, metode ini sama dengan metode penyesuaian nilai buku. Nilai

dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan nilai pasarnya terlebih

dahulu, Yang membedakan metode ini adalah dalam proses perhitungan aset tak
berwujud. Dalam hal Penilai Usaha menggunakan metode KKP, maka berlaku
ketentuan sebagai berikut:

a) Metode KKP wajib digunakan untuk menilai ekuitas perusahaan operasional
(operating company) dengan tingkat pertumbuhan pendapatan dan laba
yang relatif stabil.

b) Pendapatan suatu perusahaan yang digunakan merupakan hasil dari
produktivitas aset berwujud maupun tidak berwujud. Setiap kelebihan
pengembalian (excess return atau gaming) yang diperoleh diatas
pengembalian normal (normal retum) atas aset berwujud, diperhitungkan
sebagai pengembalian dari Aset Takberwujud secarakolektif.

c) Laporan laba rugi yang digunakan adalah:

(1) laporan laba rugi tahunan tahun terakhir,

(2) laporan laba rugi 12 (dua belas) bulan terakhir,

(3) rata-rata tertimbang dari paling kurang 5 (lima) tahun terakhir,

(4) proyeksi tahun berikutnya yang diyakini dapat dipertahankan dimasa
depan

d) Laporan laba rugi sebagaimana dimaksud dalam angka 3) wajib disesuaikan
dengan prinsip dan prosedur penyesuaian untuk memperoleh laba operasi
normal dari Obyek Penilaian.

e) Penilaian yang digunakan pada Metode KKP wajib didasarkan atas:

(1) nilai aset berwujud bersih (NABB)J/net tangible asset value (NTAV):
(2) Tingkat Imbal Balik wajar (normal rate of retum) dalam persentase untuk
NABB:
(3) jumlah imbal balik wajar (dalam rupiah) untuk NABB: atau
(4) laporan keuangan yang telah disesuaikan.
Pendekatan Penilaian

Page 51 OCR 0.934
1». E N T F1 « A PPRA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

f) Penentuan Tingkat Imbal Balik wajar (normal rate of return) untuk NABB
wajib sesuai dengan risiko yang melekat pada NABB tersebut dan
mencerminkan Tingkat Imbal Balik rata-rata tertimbang antara biaya ekuitas
dan biaya utang sesuai dengan kapasitas NABB dalam memperoleh
pinjaman (borrowing capacity).

9) Pendapatan ekonomi atau laba normal yang akan dikurangi dengan jumlah
imbal balik wajar atas NABB mencerminkan pendapatan ekonomi yang
diperkirakan akan dapat dipertahankan dimasa datang. Selisih antara
pendapatan ekonomi normal dan jumlah imbal balik atas NABB adalah
jumlah imbal balik atas aset berwujud.

h) Nilai ekuitas yang diperoleh dengan menambahkan nilai Aset Tak berwujud
(going concern value) terhadap NABB mencerminkan nilai ekuitas (common
stocks) secara keseluruhan.

Dalam metode kelebihan pendapatan, untuk menghitung nilai aset tak berwujud
terlebih dahulu dihitung nilai aset berwujud bersih (net tangible asset) dengan
mengurangkan nilai pasar Liabilitas dari nilai pasar aset berwujud (setelah semua
nilai pada neraca disesuaikan). Setelah itu diperkirakan nilai pendapatan yang
diharapkan (expected revenue) per tahun dari nilai aset berwujud bersih tersebut
dengan menggunakan tingkat pengembalian (rate of retum) yang wajar. Sebagai
langkah selanjutnya perlu dihitung pendapatan normal (normalized earning) dari
perusahaan yang dinilai dengan menyesuaikan laporan laba (rugi). Selisih antara
pendapatan normal dengan pendapatan yang diharapkan merupakan kelebihan
pendapatan (excess gaming) yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Aset tak
berwujud kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan
pendapatan tersebut dengan tingkat kapitalisasi (capitalization rate) yang sesuai.

Langkah akhir dari metode ini adalah dengan menghitung nilai pasar ekuitas
dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset tak berwujud
Dalam hal Penilai Usaha menggunakan metode KKP, maka Aset Takberwujud
wajib dinilai secara kolektif (big pof theory of goodwill).

4.2, Pendekatan Penilaian yang digunakan

Penilaian saham BMP dilakukan dengan menggunakan 2 (Dua) pendekatan yaitu
berdasarkan Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow dan Pendekatan
Aset Metode Adjusted Net Assat Method Alasan-alasan pemilihan pendekatan pasar dan
pendekatan aset dalam penilaian ini adalah sebagai berikut:

Pendekatan Penilaian

Page 52 OCR 0.932
La. s LENTIFPI« A PPRA'ISAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

a. Kami tidak menerapkan "Pendekatan Pasar" karena kami tidak memperoleh data
pembanding di Bursa Efek Indonesia yang bergerak di bidang hotel yang sebanding
dengan Objek Penilaian, dengan demikian metode perbandingan dengan
perusahaan terbuka tidak dapat digunakan dalam penilaian ini.

b. Pada umumnya pertimbangan yang terpenting bagi pihak yang bemniat membeli
suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan tersebut dalam menghasilkan
pendapatan dimasa depan. Oleh karena itu, metode-metode penilaian yang
didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan nilai, terutama metode
diskonto pendapatan ekonomi mendatang, umum digunakan dalam penilaian atas
ekuitas suatu perusahaan. BMP adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang
perhotelan, secara komersial beroperasi. Dengan demikian, metode-metode
penilaian yang didasarkan pada konsep hubungan antara pendapatan dan nilai yaitu
metode kapitalisasi kelebihan pendapatan, metode kapitalisasi pendapatan ekonomi
mendatang, dan terutama metode diskonto pendapatan ekonomi atau metode
diskonto arus kas (discounted cash flow method) kami pandang dapat digunakan
dalam penilaian ini.

Cc. Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat kami terapkan dalam laporan
penilaian ini karena BMP berbasis aset, serta dilakukan penilaian terhadap aset tetap
BMP dengan demikian Pendekatan Aset (Asset Based Approach) dapat digunakan,

Setelah mempelajari secara seksama, kami berpendapat pendekatan yang relevan
dilakukan untuk menentukan nilai pasar saham BMP adalah Pendekatan Pendapatan
Metode DCF (Discounted Cash Flow) dan Pendekatan Aset Metode Adjusted Net Asset
Method,

Pendekatan Penilaian

Page 53 OCR 0.902
an. « EN FTIR Et A PPRA'rSAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

v|
| Bap | PROYEKSI KEUANGAN

51 Business Plan

Pedoman penilaian, pertama berdasarkan business plan BMP yang telah disusun pihak
manajemen untuk beberapa tahun kedepan, disamping itu proyeksi keuangan BMP juga
disusun berdasarkan data-data laporan keuangan yang disiapkan oleh pihak pemberi
tugas untuk tahun-tahun yang berakhir per 3 Desember 2021 - 2024 dan 30 September
2025 (audited),

Berdasarkan pendekatan dan metodologi penilaian yang akan dilakukan, maka kami
melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Melakukan tinjauan atas faktor ekstemal dan intemal yang mempengaruhi
operasional BMP,

b. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historikal BMP.
C. Melakukan tinjauan atas proyeksi keuangan BMP.
d. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi keuangan BMP.

e. Membuat proyeksi keuangan yang akan digunakan dasar dalam penilaian saham
BMP dengan pendekatan DCF

Langkah-langkah a dan b telah diungkapkan pada bab-bab sebelumnya, sedangkan hasil
diskusi dengan manajemen dimasukan kedalam proyeksi keuangan yang menjadi dasar
dalam melakukan penilaian. Pada bagian berikut akan diuraikan tinjauan proyeksi
keuangan.

52 Kegiatan Usaha
BMP adalah suatu perusahaan tertutup yang bergerak di bidang penyediaan hotel dengan

mengelola hotel bintang 3 yaitu Fitra Hotel Majalengka. Sebagai perusahaan yang
berusaha di bidang perhotelan.

Proyeksi Keuangan

Page 54 OCR 0.842
"nc (5... T F.&A APP RA/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

53 Proyeksi Laba Rugi
Tabel 5.6 Proyeksi Laba Rugi

Pendapatan 2652000384 12976914229 14851739687 16451046005 1TISTSOA9TR 19000635956

Beban Pokok Penjualan (1728382179) (6109381413) (6798977328) (7424078778) (7740887942) (9.441.576831)

Laba Kotor 1923708.205 6867436828 7.859.762.389 9006967.227 10.016637.036 10.658.060.127

Beban Usaha 1370616465  S3GIBALOr6 oo SE77210161 oSOBINIIOG G22M371.363I GM1SITASM

Rugi Usaha 553091741 1473595790 2182552198 3053823919 3792269673 4242681432

Pendapatan (Beban) Lain-ain

Jumlah Pendapatan (Beban)

Lain-lain, Bersih 1323025520) (1288147763) (1280821742) (1263833548) (1.241924508) (1.221.001.093)

Rugi Sebelum Pajak

Penghasilan 290.065.221 180.447.988 901.730.456 — 1789990370 2550341165 3.021.680.339

Pajak Penghasian

Kini

Tangguhan

Laba (Rugi) Bersih Tahun

Berjalan 20065.221 180.447.988 901730456 1789990370 2550341165 3.021.680.339
Laba Bersih

Laba bersih pada 2026 sebesar Rp. 180.45 juta. Laba bersih pada tahun 2025 sebesar
Rp. 230,07 juta, mengalami penurunan sebesar Rp. 49,62 juta. Penyebab penurunan
tersebut adalah kenaikan Bunga Pinjaman Bank.

Laba bersih pada tahun 2027 sebesar Rp. 901,73 juta. Laba bersih pada tahun 2026
sebesar Rp. 180,45 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp. 721,28 juta. Penyebab
kenaikan tersebut adalah kenaikan penghasilan bersih.

Laba bersih pada tahun 2028 sebesar Rp. 1,79 miliar. Laba bersih pada tahun 2027
sebesar Rp. 901,73 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp. 888,26 juta. Penyebab
kenaikan tersebut adalah kenaikan penghasilan bersih.
Laba bersih pada tahun 2029 sebesar Rp. 2,55 miliar. Laba bersih pada tahun 2028
sebesar Rp. 1,79 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 760,35 juta. Penyebab
kenaikan tersebut adalah kenaikan penghasilan bersih.

Laba bersih pada tahun 2030 sebesar Rp. 3.02 miliar. Laba bersih pada tahun 2029
sebesar Rp. 2,55 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 471,34 juta. Penyebab
kenaikan tersebut adalah kenaikan penghasilan bersih.

Proyeksi Keuangan

Page 55 OCR 0.825
" SC !ENTIF 1 AA. "TP RAISA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

54 Proyeksi Posisi Keuangan
Tabel 5.7 Proyeksi Posisi Keuangan

Aset Lancar

Jumlah Aset Lancar 176656164 3851048056 6707653729 10410987652 13900565046 19386414274

Aset Tidak Lancar

Jumlah Aset Tidak Lancar 45408522499 44901160693 43379585161 41752891324 40144282863 38689113973

JUMLAH ASET 45175.284133 48242206530 S0067.236890 Se163678976 54053847009 57.075.528.248

LIABILITAS DAN EKUITAS

Liablitas Jangka Pendek

Jumlah Liaolitas Jangka

Pendek 206516568 3334556224 3STOAEI9I7 ITIGISOLI7 2MESIGSEI 206516568

Lablitas Jangka Panjang

Jumlah Liahiitas sangka

Panjang IS15IASATAN 36851500652 36058562744 37076746180 37.209207.577 37.200207.577 |

Jumlah Liablitas 39099670148 4016 MMGBTA 4052946661 40816006376 4O155TAKIA5 40155 726.145

Ekuitas

Jumlah Ekuitas BArsEtATa6 oo BKS60617T3 0557762229 11347782600 13898123764 16919804 103

JUMLAH LIABILITAS DAN

EKUWAS 48175284133 48842208550 50087238800 S2NEIBTANTG 5A0SIS4790G 57075528248
Total Aset

Total aset pada tahun 2026 sebesar Rp. 48,84 miliar, Total aset pada tahun 2025 sebesar
Rp. 48,18 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 666,92 juta. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas, dan persediaan.

Total aset pada tahun 2027 sebesar Rp. 50,08 miliar, Total aset pada tahun 2028 sebesar
Rp. 48,84 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,25 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas, dan persediaan.

Total aset pada tahun 2028 sebesar Rp. 52,16 miliar. Total aset pada tahun 2027 sebesar
Rp. 50,09 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 2,08 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas, dan persediaan.

Total aset pada tahun 2029 sebesar Rp. 54,05 miliar. Total aset pada tahun 2028 sebesar
Rp. 5216 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,89 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas.

Total aset pada tahun 2030 sebesar Rp. 57,08 miliar. Total aset pada tahun 2029 sebesar
Rp. 54,05 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 3.02 miliar. Penyebab kenaikan
tersebut adalah kenaikan pada akun kas dan setara kas.

Proyeksi Keuangan

Page 56 OCR 0.925
E N T Fi « AP PRAISAI

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Total Liabilitas dan Ekuitas

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2026 sebesar Rp. 48,84 miliar, Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2025 sebesar Rp. 48,18 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp.
666,92 juta. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun utang pajak dan
Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2027 sebesar Rp. 50,09 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2028 sebesar Rp. 48,84 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,25
miliar, Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun utang pajak dan liabilitas
imbalan kerja.

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2028 sebesar Rp. 52,16 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2027 sebesar Rp. 50.09 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 2,08
miliar, Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada utang pajak dan liabilitas
imbalan kerja.

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2029 sebesar Rp. 54,05 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2028 sebesar Rp. 52,16 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1,89
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah kenaikan pada akun liabilitas imbalan kerja

Total liabilitas dan ekuitas pada tahun 2030 sebesar Rp. 57,08 miliar. Total liabilitas dan
ekuitas pada tahun 2029 sebesar Rp. 54,05 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp. 3,02
miliar. Penyebab kenaikan tersebut adalah penurunan pada akun defisit.

V-4
Page 57 OCR 0.747
pa s (LENTIF IE AA PPRA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

5.5 Proyeksi Arus Kas

Tabel 5.8 Proyeksi Arus Kas

Laba Bersih 230085.221 180447983 oo 0017IOA56 1780900370 2553241166 3021600389

Depresaasi 424758835 — 1792896196 1853333404 1908879926 1986341073 1800362647

Amorisasi

Perubahan Moda Kerja

Piutang Usaha 160014052) 51563511 47784234 (39150516) 04597 195471858)

Persediaan (23460627) (888650) 187 537) (906.512 £ :

Pencadangan Imbalan

Kerja (90.281.148) 96435872 107302092 117763436 132.481.307

Aset Pajak Tangguhan 30685545 - - -

Utang Pajak (B2TTASN) — IBROSASSE 226007693 168896280 (TG2KKIKOG)

Utang Lain-lain (100.171.905) : 4 2 5

Arus Kas Bersih

Diperoleh Dari

(Digunakan Untuk)

Aktivitas Operasi 328.787.346 oo 2510500.563 3145250.341 3965462984  3884356.003 — 4815.571.331

ARUS KAS DARI

AKTIVITAS INVESTASI

Perolehan Aset Tetap (110251425) (ITSMMTABI) (AAL TARBTN) (IO2MBSKEA) (077722612) (435109758)

Arus Kas Bersih

Digunakan Untuk

Aktivitas Investasi (119251426) — (375443381) (2at7anaTi) (302186089)  13T7.7I2612) — (4IS19NTSB)

KENAIKAN

(PENURUNAN) KAS DAN

SETARA KAS MOSIS MG 2126057182 2MGS01ATO 3663278895 3SOGE2II1 4300377573

KAS DAN SETARA KAS

AWAL TAHUN 1006531319 1216067238 3381124421 254625890  9O1TOO2TAS 13424526176

KAS DAN SETARA KAS

AKHIR TAHUN 1216067.238 3351124421 6254625890 9917902785 13424526176 17.804.903.749
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2026
sebesar Rp. 2,51 miliar naik sebesar Rp. 2.18 miliar atau naik sebesar 663,569
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 328,79 juta. Penyebab
utama kenaikan depresiasi.

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2027
sebesar Rp. 3,15 miliar naik sebesar Rp. 634,75 juta atau naik sebesar 25,284

dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2026 sebesar Rp. 2,51 miliar. Penyebab
utama laba bersih.

Proyeksi Keuangan

Page 58 OCR 0.902
3m: 8 . (CE MN TIP 06 MA PP RA'/SALt

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2028
sebesar Rp. 3.97 miliar naik sebesar Rp. 820,21 juta atau naik sebesar 26,084
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2027 sebesar Rp. 3.15 miliar. Penyebab
utama laba bersih.

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2029
sebesar Rp. 3,88 miliar turun sebesar Rp. 81,11 juta atau turun sebesar -2.054
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2028 sebesar minus Rp. 3,97 miliar.
Penyebab utama utang pajak,

Arus kas proyeksi dari aktivitas operasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2030
sebesar Rp. 4,82 miliar naik sebesar Rp. 931,22 juta atau naik sebesar 23,979
dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2029 sebesar Rp. 3,88 miliar, Penyebab
utama utang pajak,

Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas proyeksi yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada tanggal
Oktober s.d Desember 2025 - 31 Desember 2030 dalam proyeksi diasumsikan untuk

pembelian capex.

Page 59 OCR 0.932
61 Penilaian dengan Pendekatan Pendapatan

Pada penilaian diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas untuk didiskonto, yaitu
dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk perusahaan.

Arus Kas Bersih (AKB) yang akan digunakan sebagai economic income yang didiskonto
untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan (Free Cash Flow to
Capital).

Pengertian AKB adalah jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas
untuk kegiatan, merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal (utang dan
ekuitas) dan telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi saat ini
(current operation) dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan, yang dihitung
sebagai berikut :

Laba Bersih :

t/t Depresiasi & Amortisasi

#/t Interest (i x (1-T))

-I- Investment Outiays

t/ - Perubahan Modal Kerja

2 AKB Untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Capital)

Proyeksi AKB tersebut, kemudian didiskontokan dengan menggunakan faktor diskonto
yang menggambarkan tingkat pengembalian yang diharapkan investor (reguired rate of
retum), setelah memperhitungkan risiko-risiko yang bersangkutan dengan proyeksi
pendapatan pada masa mendatang untuk menghasilkan nilai perusahaan. Setelah
diperoleh nilai perusahaan, nilai ekuitas dihitung dengan mengurangkan nilai perusahaan
dengan jumlah hutang yang dimiliki,

Dalam rangka penilaian saham ini, mengingat bahwa penilaian akan didasarkan pada
AKB untuk penyedia perusahaan, maka penentuan tingkat diskonto yang digunakan
berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (Weighted Average Cost of Capital,
WACC) dengan formula adalah sebagai berikut

Penilaian Saham

Page 60 OCR 0.861
H E Ss (EN TIF IN « APPRA'/SAl

KJPP Edi Andesta dan Rekan

WACC - el(etbj)x kal # Hbi(etb)) x ko x (tt)

Dimana :

WACC biaya modal rata-rata tertimbang
e 2 Nilai pasar ekuitas

b 5 nilai pasar hutang

ka 3 biaya modal untuk ekuitas

ke z3 biaya modal untuk hutang

t 2 tarif pajak

611 Penentuan Biaya Modal Ekuitas

Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Assets
Pricing Mode! (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas
Fisiko ditambah premium untuk menutup risiko sistimatis dari sekuritas saham, dengan

formula adalah sebagai berikut :

Kes Re (RmRi) 84 Rs

Dimana :

Ke - Tingkat Biaya Bunga Ekuitas

R 3 Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko

ERPn 5 Egulty Risk Premium

Beta(B) - Ukuran Risiko Sistematis

Rs 2  Specific Risk Premium

Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko (Ri, adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-

instrumen yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia,
instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 30 September
2025, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi Pemerintah RI berjangka
panjang (SUN) dalam mata uang Rupiah sesuai yang dikeluarkan Indonesia Bond Pricing
Agency (IBPA) sebagai acuan “Benchmark” SUN Tahun 30 September 2025 dengan
tenor 30 tahun dan yang akan berakhir pada 30 Seplember 2055 dengan tingkat yield
6,884.

Penilaian Saham

Page 61 OCR 0.915
IN - Ss CT'ENTIFIC APP RAISA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Eguity Risk Premium, ERP.» adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
dengan tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan eguity nsk
premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-spedific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base aguity market risk premium.
Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang
mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko
sebesar 7,0394, yang diolah dari hasil riset Aswath Damodaran (New York University
Business School).

Relevared Beta (B), premi risiko tersebut masih harus dikalikan dengan 8 dari industn
yang bersangkutan, berdasarkan average B dari damodaran, maka didapat besarnya
Relevered 8, sebesar : 0,77.

Default Spread, Pada perhitungan WACC, khususnya penentuan Tingkat Suku Bunga
Bebas Resiko, penilai menggunakan data yang bersumber dari Damodaran, dimana data
yang digunakan adalah Total Eguity Risk Premium yang juga telah mempertimbangkan
resiko, Pada perhitungan WACC penilai juga memperhitungkan resiko lainnya termasuk
Specific Risk, untuk menghindari perhitungan ganda Cosf of Eguity perdu dikurangi
dengan Rating Based Default Spread yang bersumber dari data Damodaran juga sebesar
1879.

6.1.2 Tingkat Suku Bunga

Biaya hutang (cost of debt) pada tanggal Penilaian (Cut Off Date) sebesar 8,894 yang
berasal dari data tingkat bunga pinjaman rata-rata bank pemerintah dalam melaksanakan
fungsi pembiayaan, Adapun sumber data yang digunakan adalah Suku Bunga Dasar
Kredit (SBDK) yang diteribitkan oleh Bank Indonesia yang berlaku pada saat Penilaian,

6.1.3 Perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC)
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan dan kelebihan serta risiko

Perseroan, kami berpendapat bahwa tingkat diskonto sebesar 9,21”4 per tahun adalah
wajar untuk mendiskonto arus kas bersih dengan perhitungan sebagai berikut :

Penilaian Saham

Page 62 OCR 0.856
E |. &. TIP I AP PRA'SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Tabel 6,1 Perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC)

'WACC

Cost of Eguity
Risk free rate 6,834
Market risk premium 7,039
Levarad Beta 077
Specific Risk 0,004

(-) Default Spread 187
Cost of Egutty 10,394
Cost af Debit
Investment Credit 8894
Tax 220016
Cost af Debit 6 KG
Capital Structure
Debt to Total capitalization 34,274
Eguity to Total capitalization 65,739

| wacc 9214 |

61.4 Discount for Lack of Marketability (DLOM)

Discount For Lack Of Marketability (DLOM) mencerminkan pengurangan terhadap nilai
sebagai pengaruh dari tidak likuidnya obyek penilaian untuk diperdagangkan. Likuiditas
Perseroan dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut :

a. Informasi mengenai kondisi obyek penilaian yang relevan untuk penentuan harga
masih tertutup.

b. Berdasarkan ketentuan yang disepakati oleh para pemilik obyek penilaian, pelepasan
hak milik harus dengan persetujuan pemilik yang lain dengan sangat prioritas pada
persetujuan pemilik saham mayoritas.

Cc, Perkembangan usaha Perseroan kedepannya.

Besarnya DLOM dipengaruhi oleh:

a. Besarnya pasar yang dapat mengakses kesempatan transaksi.
b. Besarnya minat terhadap obyek penilaian. Secara umum usaha hotel pasarnya sudah

banyak persaingan.

Penilaian Saham

Page 63 OCR 0.902
2 PAN SI TS TI NA APPRAISA

KJPP Edi Andesta dan Rekan

Cc. Biaya untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna meyakinkan kebenaran dari
nilai obyek penilaian seperti audit, due diligence.

d. Lamanya waktu yang diperlukan untuk melakukan transaksi.

e. Biaya yang diperlukan untuk membuat obyek penilaian menjadi lebih likuid
diperdagangkan (90 public), Untuk menjadi lebih likuid, selain keterbukaan informasi,
potensi bisnis juga menjadi pertimbangan, oleh karena itu ada kemungkinan bahwa
struktur atau model bisnis yang saat ini dijalani perlu dirombak, dan dalam kondisi ini
tidak menutup kemungkinan dipertukan bantuan dari pihak yang memiliki model bisnis
dan modal yang diperlukan untuk perombakan ini.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, kami memperhitungkan diskon untuk
tidak likuidnya saham perseroan sebesar 1096 dari indikasi nilai ekuitas.

6.1.5 Indikasi Nilai Ekuitas

Dengan proyeksi keuangan dan tingkat diskonto yang digunakan maka diperoleh nilai
bersih Perseroan seperti yang terlihat pada tabel berikut dibawah ini.

Tabel 6.2 Indikasi Nilai Ekuitas/Saham

Enterprise Value 65.022.154964
(1) Cash and Cash Egulvalent 1.006.531.319
H4) Debt (39.043. 1001000)
Indikasi Nilai Ekuitas Sebelum DLOM 26.985.596.283

6.2 Penilaian dengan Pendekatan Aset
621 Perhitungan Biaya Ekuitas

Prinsip penilaian dengan metode Pendekatan Aset (Aset Based Approach) adalah
penyesuaian Nilai Pasar yang dilakukan atas nilai historis yang terdapat dalam posisi
keuangan. Adapun langkah-langkah penerapannya adalah -

a. Pada tahap pertama, mendapatkan posisi keuangan lengkap dengan penjelasan
serta informasi lain yang terkait dengan keperluan penilaian, sesuai kondisi pada saat
penilaian,

b. Menyesuaikan atau mengubah pos-pos atau item-item yang terdaftar dalam posisi
keuangan, baik aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, menjadi refleksi nilai pasar.

Penilaian Saham

Page 64 OCR 0.930
6.2.2

6.23

(ENTIF II « APP RA'/SAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

C. Mengidentifikasi dan menilai item-item yang tidak terdaftar dalam posisi keuangan,
biasanya dalam bentuk aset tidak berwujud, misalnya : biaya pra-operasi, sistem
perangkat lunak, para karyawan profesional, uang jaminan, sistem pengendalian ISO
dan pelanggan tetap

Mengurangi seluruh nilai aset berwujud dan tak berwujud sesuai perhitungan diatas
dengan kewajiban, untuk memperoleh nilai ekuitas per 30 September 2025.

Nilai Pasar Aset Tetap

Nilai Pasar aset tetap BMP per tanggal 30 September 2025, telah dilakukan penilaian oleh
KJPP Bambang, Emasapta dan Rekan dengan nomor laporan aset yang telah dinilai yaitu
Laporan Penilaian Aset Tetap No. 00576/2.0036-00/P1103/0073/1/X11/2025, tanggal 23
Desember 2025. Nilai Pasar atas aset berupa Tanah Bangunan, Sarana Pelengkap,
Mekanikal Elektrikal, Fixture Furniture & Eguipment (FFE) dan Kendaraan BMP adalah
Rp63.721.100.000,-,

Nilai Penyesuaian Posisi Keuangan Perusahaan

Sesuai dengan tanggal efektif penilaian yang telah ditetapkan, penyesuaian laporan
keuangan dilakukan terhadap posisi keuangan BMP per tanggal 30 September 2025.
Rincian penyesuaian yang dilakukan adalah sebagai berikut :

a. Kas dan Setara Kasa tercatat Rp. 1,01 miliar, terhadap akun ini tidak dilakukan
penyesuaian, karena sudah mencerminkan nilai pasar,

b, Piutang usaha tercatat Rp. 392,72 juta, terhadap akun ini tidak dilakukan
penyesuaian, karena sudah mencerminkan nilai pasar

Cc. Persediaan tercatat Rp 65.40 juta, terhadap akun ini tidak dilakukan penyesuaian,
karena sudah mencerminkan nilai pasar.

d, Aset tetap, Tanah Bangunan, Sarana Pelengkap, Mekanikal Elektrikal, FFE dan
Kendaraan tercatat Rp. 46,64 miliar, terhadap akun ini dilakukan penyesuaian
dengan melakukan penilaian kembali, sehingga setelah dilakukan penyesuaian,
maka Nilai pasar aset tetap, peralatan dan perlengkapan operasi menjadi sebesar
Rp. 63,72 miliar, sesuai dengan laporan penilaian aset yang dilakukan oleh KJPP
Bambang, Emasapta dan Rekan.

@. Aset pajak tangguhan tercatat Rp. 110,07 juta, terhadap akun ini tidak dilakukan
penyesuaian, karena sudah mencerminkan nilai pasar.

Penilaian Saham

Page 65 OCR 0.935
6.24

(En 7 F1 AP PRAISAL

KJPP Edi Andesta dan Rekan

f. Pos-pos aset lainnya dan pos-pos liabilitas yang tercantum di posisi keuangan tidak
disesuaikan karena dianggap telah merefleksikan nilai pasarnya.

Dengan penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan tersebut. total aset BMP yang tercatat

di posisi keuangan per tanggal 30 September 2025 sebesar Rp. 48,22 miliar, telah

berubah menjadi sebesar Rp. 65,30 miliar.

Nilai Pasar Saham BMP

Dari hasil penyesuaian terhadap posisi keuangan BMP per tanggal 30 September 2025
diatas, Indikasi nilai ekuitas diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset
Gan hutang yang telah disesuaikan.

Nilai saham perusahaan tertutup biasanya dikenakan "discount for lack of marketability',
diskon ini dimaksudkan karena saham pada perusahaan tertutup relatif lebih sulit untuk
dikonversi menjadi dana cash, karena calon pembeli akan memeriukan waktu untuk
menilai kewajaran nilai saham tersebut, berbeda dengan perusahaan terbuka dimana nilai
saham pada waktu tersebut sudah merefleksikan nilai yang sebenarnya dari sahamnya,
Sehubungan dengan hal tersebut penilai memberikan "discount for lack marketability”
terhadap indikasi nilai saham tersebut. Besarnya discount sangat tergantung kepada
kondisi dan jenis perusahaan atau bisnisnya. Sehubungan dengan hal tersebut penilai
menetapkan besarnya "discount for lack of marketability" pada penilaian ini adalah 204.
Selain potongan tersebut adanya opsi pemegang saham lain untuk membeli lebih dahulu
saham yang akan dijual, dan kalaupun pemegang saham lain tidak berminat membeli,
maka agak sulit untuk mencari investor lain untuk membeli saham tersebut, karena calon
investor belum tentu cocok dengan pemegang saham lainnya.

Penyesuaian laporan keuangan dan perhitungan nilai penyertaan saham dapat dilihat
pada penyesuaian sebagai berikut :

Penilaian Saham

"-

Page 66 OCR 0.665
- Ss |... 1 Ft

Tabel 6.3 Indikasi Nilai Ekuitas/Saham

Dalam Rupiah

1 PP Tan an al

ASET

Aset Lancar

Kas dan Setara Kas 11006.531.319 1.006.531.319
Piutang Usaha 392715309 392715.303
Persediaan 55404 404 55 404404
Jumlah Aset Lancar 1484651025 - 1464651.006
Aset Tidak Lancar

Aset Pajak Tangguhan ttoor3se4 110.073.684
Aset Tetap 46543721769 17.077 378.231 83.721.100.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 16.753.795.483 17077 378.231 62691 173.684
JUMLAH ASET 48.218 446.479 17.077.378.211 65.295:824,710
UUABILITAS DAN EKUITAS
Liabiltas Jangka Pendek
Utang Lain-lain 100.171.905 100.171.905
Utang Pajak 82.774514 62774514
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 246.516.568 246.516.568
Utang Bank 270000000 2700000.000
Jumlah Liablitas Jangka Pendak. 3129462967 - 3129462987
Labiltas Jangka Panjang
Utang Bank 6.103.100000 6103,100.000
Utang Sawa Pembiayaan - £
Utang Pemegang Saham 30.241.000.000 30.240000.000
Liabiltas Imbalan Kerja 500.334 925 500 334.908
Jumlah Liabiitas Jangka Panjang 362434528 - 36.843434928
Jumlah Liabditas 39972297915 - 39.972897.915
Ekuitas
Modal Saham 55001000 000 55200.0100.000
Penghasilan Komprehensif Lan 327606885 - 327.505.886
Defisit 147,062057.322) (47.082.067 .322)
Penyesuaian pn 17.077.378.201 17.077 379.231
Jumlah Ekuitas 8.245.548.564 - 2522926799
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 48.218 446479 : 65.295.324,710
Jurnlah Ekuitas 25322926799
Indikasi Nilai 1006 Ekuitas, sebelum DLOM 25322.926.195

Penilaian Saham

Page 67 OCR 0.875
KJPP Edi Andesta dan Rekan

6.3 Rekonsiliasi Nilai
Sesuai dengan konsep keuangan perusahaan, seseorang memiliki atau membeli aset
atau saham karena mengharapkan suatu aliran pendapatan (a stream of economic
income) yang dihasilkan oleh aset atau saham tersebut. Dari kedua pendekatan diatas
memberikan indikasi nilai yang berbeda:
Pendekatan DCF lebih besar dibandingkan pendekatan pasar, Pada proses rekonsiliasi
pendekatan pendapatan diberikan bobot 5096 untuk pendekatan aset diberikan bobot
5096, dikarenakan tingkat keyakinan kami terhadap kedua pendekatan tersebut sama
besarnya, pendekatan pendapatan dengan pertimbangan BMP adalah perusahaan yang
masih mempunyai potensi kedepannya sehingga pendekatan pendapatan
merepresentatif terhadap harga saham di pasar, pendekatan aset diberikan bobot 5096
dikarenakan BMP merupakan perusahaan yang berbasis aset. Adapun hasil rekonsiliasi
nilai dapat dilihat sebagai berikut :
Pendekatan Metode Discounted Cash
Pendapatan puma 18985586.283 508 13492798142
Pendekatan Aset. Nelods Adjusted NetAssets D5322996Tgs oo 50K 12661463368
Indikasi Nai Sebelum DLOM 28.154.256.539
DLOM (2016) (5.230.851.308)
Indikasi 10086 Nilai Saham 20.923.405.232
Indikasi 99,99984 Nilai Saham 20.923.363.385
Pembulatan 20.923.363.000
Penilaian Saham

Page 68 OCR 0.928
KJPP Edi Andesta dan Rekan

6.4. Kesimpulan Nilai Pasar 549.999 lembar (99,9998”6) Saham penyertaan HFI
pada BMP
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan nilai saham Perseroan, maka kami berpendapat Nilai

Pasar 549.999 lembar (99,99961) Saham penyertaan HFI pada BMP per tanggal 30
September 2025.

Nilai Pasar 549.999 lembar (99,9998"5) Saham penyertaan HFI pada BMP Per 30
September 2025 adalah :
Rp. 20.923.363.000,-

Dua Puluh Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Tiga Juta
Tiga Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Rupiah

Penilaian Saham

Page 69 OCR 0.505
0

KJPP Edi Andesta dan Rekan

APP RAISA

S5 CTL MN TIFIC

£

IJABILITAS DAN EKUITAS
Liabittas Jangka Pendek

Utang Usaha

Utang Lain-lain

Utang Pajak.

Biaya Yang Masih Harus Dibayar
Utang Bank

Utang Sewa Pembiayaan

Jurviah Liabilitas Jangka Pendek

Liablitas Jangka Panyang

Utang Bank

Utang Sewa Pembiayaan

Utang Pemegang Saham
Liabiltas Imbalan Kerja

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Jurniah Liabilitas

787.100.244 21155:800 448 2estgrsa70 | #ngazs4m | o #s07se4001 | 1mesa1ang
258710717 285.094.201 msaaruma | oo Osasz220on | oo gercosa0e | werr6a9
21002000 5.380.000 7092000 B4SA.000 - -
51014902 7015817 153623 480 armaoga | oo ss2ss7s | #5040

. . . - 2682720 -

Tina naas PE Inten | “zsosua “o0ss | Takasiann
147253171 142.860.201 97:396.085 10.408.130 gissagne | m0073

so30s2s2202 | o Ssesaesarea | Oo sewsaragann | sa0sowowas2 | 4g2200e03se | 4ee1072173

sesassasasi | oo osssogsadaro | oo sessii22425 | sacoogizasi | ad31gron27a | M75179553

Koseoseoaie | senyoriange | GOtLR2ONAN | oSENOGATASIN | SINOAN62 | TANAMAN

126173539

92990.079

107262374

——— aa LL LIA

30273000

100.171.805

1488 768.289 342.137.009 121582.500
58.735.878 140.821.142 141.102.124 191.358 504 153.847.419 22774514
1062347.277 1354642215 1.053.036.056 853542676 346 739.405 46516568
2700000000 3540000.000 3.720000.000 5400.009009 2300000.000 | 270009099
167.005.828 2856.985 - 5) - -
6.743.121.708 5479437394 5.055.700.639 6.552.863.554 9AN516.088 | 1129462887
237131001000 22053100.000 20803100.000 15.403 100000 6103100000 | 6103109009

B854955 - - ba "

pa 4509.000.000 12500000000 | 16560000000 | 22730000000 | 020000000
669378.049 649.364.578 442436752 320.095 995 41645.072 500.354.328
24391-335.004 21.112464,578 10145530752 | Izgndim985 | 20248445072 | 96543494928
31A34456.709 32881.901.972 38.801-237.391 38.826000549 | 39043163987 | 39972897.915

Penilaian Saham

Page 70 OCR 0.433
O

KJPP Edi Andesta dan Rekan

A PPRAINSAL

S5 CGTENTAF IC

-

Modal Saham
Perghasilan Kompeshensit Lain
Dafisit

Jumlah Ekuitas
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

55000000000 | — ssoonooooco | — sso0oococon| sscoooono0o | ssconoroooo | 55000000000
(17.626.004) 3.581.018 159133270 316 740738 Ierensang | 327605006
Iesasaano2ng) | ot203rozeaisep | Kans20004427 | (sng3ss62360 | 43080112920) | W7-0020573227
2anasuoaTn | oo BE33N28A | oo AN321OS2E27 | 1GATOBTBSNG | 1225TAT0N6E | B2A5SABSEA
BIEE0IMAG | oo Gn2ae | oma Bae Ta Bagai

Penilaian Saham

Page 71 OCR 0.593
O

KJPP Edi Andesta dan Rekan

A PP RA'/SAL

c

(CN T1IFI

Ss «

r

Utang Pajak

Biaya Yang Masin Harus Dibayar

Utang Bank - Bagian jatuh tempo dalam setahun

Utang Sewa Pembiayaan -Bagian jatuh tempo dalam setahun
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

1716067 238

3.351 124421 6254625390 9917902788 13.424526.178

17804903745

161.722.355 410.180.854 362375620 401527137 399481139 189962796
88855051 89753681 90851218 91557,730 91.557.730 91.557.730
1.786.681.634 3.851.038.956 6.707.653.729 10.410.987.652 13.909.565.046 18.386.414.274
10406 130 70.408.139 70408139 70408139 10.408.136 70408.139
78.01 470189

(31.953 255 320)

46.338 214369 44920761554 — 4329177022 — 416E24B3185 oo 40071874724 38.619.705.834
46.408.622499 44381.169.693 49379.585.161 41152891324 — 40144282863 38.689.113.973

48175284133 — 48442208650 — 30087.236.890 — 82163878976 — 3405).847.309 — 57.075,528.248

46516559

389 039656 623 947 M9 792 833.629

1M6516.568

240.515.588

48,516568 45.516.568 246.516.568

2700000000 2700000000 27000000 270 000.000 2700000000 2.700.000.000
2046516568 3.334.556.224 3.570.463.917 3738.350197 2.046.516.568 2.946.516.568
6.103.100.000 6.103.100.000 6.103.190.000 6.103.100.000 6.103.100.000 5.103.100.000
30 240.000 200 30.240.000.000 30.240 090.090 30 240.000.000 30240000000 30.240.000.000
410.053 780 508.490.652 615852 744 733.546.180 866 107.577 866.107.577
36.753.153.780 36.451.590.632 36958962744 — 37076746180 — 37.209.207.577 37,209.207.577
39.699.670.348 A01S6146.876 40579446661 40318.096.378 AOASST2AA4S 40.155.724 145
55.000.000.000 5.009.000.000 55.000.090.000 5.000.000.000 55.000000,000 55.000.000000
327 605885 327 805.885 327 605.888 327 605,666 3210115.886 327.805.886

146 351 982.1 146.671.544 113) 145786013666) (43979623280) (41429482122) 4097 801

BATS.61786
48.175.284133

13.898.123.764
48142208650 — 50057236890 — S2163878.976 —/ 54083847.909

8.656.061.773 9.557.792.229 1.347.782.600

57.075.528.248 |

Penilaian Saham

Page 72 OCR 0.728
0

KJPP Edi Andesta dan Rekan

A PP RAISA

Indikasi Nilai Ekuitas/Saham - Pendekatan Pendapatan Metode Discounted Cash Flow

901730456 1.789.990.370

BN dh
2.550.341.165

3.021.680.339

(4) Interest " (T-Tax) 252349256 1009397025 1009397025 1009387025 1009397.025 1,009.397.025
(-)Tax

(#) DEA 267098210 1127414718 1165419042 1212924448 1249057.350 1.188.703.890
(5) Caper 1119251426) (375443381) (24r7A8B71) (302186089) — (377732612) (435.193.758)
(t-) Working Capital (275421108) 438719517 282794389 128829251 (784.787.631) (96.471.656)
Free Cash Flow to the Firm

(FCFF) 354.840.153 2.380.535.867 3.117.592.041 3.838.955.005 3.646.275.297 4.688.115.840
Terminal Value 81.995.699.228
Discount Rate 9,217

Perpetuity Growth Rate 3,308

Capitallzation Rate 5,919

Periods 0,25 125 2.25 3,25 4,25 5,25
Discount Factor 0,978 0.296 0.820 0,751 0.688 0,630
Present Value of FCFF 34713107 2132386903 2557193448 2883436174 2507839840  54.594.185.493
SUM of PV of FCFF 65.022.154.964

Enterprise Value 65.022.154964

() Cash and Cash Egulvalant 1.005.531.319

(3 Debt (39.043, 100.000)

Indikasi Nilai Ekuitas

Sebelum DLOM 26.985.586.283

4.842.823.663

Penilaian Saham

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.25 MB
Published5 Feb 2026
Pages72
Characters124,783
Text sourceOCR
OCR confidence0.860

Names mentioned 65 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Hotel Fitra International Tbk · Nama Perusahaan p.1 ×17
linked person Siti Rahayu p.12
linked person Joni Rizal p.18
linked org Pemerintah Kabupaten p.39
linked org Pemerintah RI p.60
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4
possible org International Tbk p.12
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×3
possible org KJPP Bambang p.64 ×2
unresolved org KJPP Edi Andesta dan Rekan p.1 ×36
unresolved org KJPP Edi Andesta p.1 ×73
unresolved org PT Bumi Majalengka Permai Bidang p.1
unresolved org A PPRAISAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.2
unresolved org SAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.3 ×13
unresolved person KH. Abdul Halim p.4 ×6
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta dan Rekan p.4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Edi Andesta p.4
unresolved org KJPP Andesta p.4 ×5
unresolved org Menteri Keuangan p.4 ×2
unresolved org PT. Bumi Majalengka Permai p.4 ×11
unresolved org Anesta dan Rekan p.4
unresolved org Pusat Statistik p.5 ×2
unresolved person Ir. Edi Pimpinan MAPPI p.6
unresolved person Igro Haikal Sulaiman p.7
unresolved org A PPRA Ss AL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.8
unresolved org PT Hotel Fitra p.12
unresolved org AP PRA SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.17 ×2
unresolved org Kementerian p.17
unresolved person Steve Mulyono Perijinan · Direktur p.18 ×2
unresolved person Muhammad Hanafi p.18
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.18
unresolved person Benediktus Andy Widyanto p.18 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.18 ×4
unresolved person Rudy Siswanto p.18 ×6
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia p.19
unresolved org Fit AP PRA SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.20
unresolved org SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.21
unresolved org FI Aa PPRA SA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.22
unresolved org APPRA SA Lt KJPP Edi Andesta dan Rekan p.31
unresolved org Pusat Siattdk Pertumbuhan p.31
unresolved org Bank Indonesia p.32 ×8
unresolved org Bank Indonesi p.32
unresolved org Bank In Perkembangan Industri Pariwisata p.36
unresolved org Pusat Ststsik Indonesia Aspek Makro Bisnis dan Pemasaran M- p.37
unresolved org SAt KJPP Edi Andesta dan Rekan p.39
unresolved org Pemerintah Kabupaten Majalengka p.39
unresolved org Pusat Statstk Majakngka Wisatawan p.40
unresolved org Pusat Stabetik Majalengka Tingkat Penghunian Kamar p.41
unresolved org MR TLP AC APPRAISAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.42
unresolved org Pusat Statistik Majalengka p.42
unresolved org Fc AP PRA'SAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.44
unresolved org A PPRA'ISAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.52
unresolved org FTIR Et A PPRA'rSAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.53
unresolved org TP RAISA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.55
unresolved org AP PRAISAI KJPP Edi Andesta dan Rekan p.56
unresolved org SALt KJPP Edi Andesta dan Rekan p.58
unresolved org Ss CT'ENTIFIC APP RAISA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.61
unresolved org TIP I AP PRA'SAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.62
unresolved org TS TI NA APPRAISA KJPP Edi Andesta dan Rekan p.63
unresolved org Emasapta dan Rekan p.64 ×2
unresolved org AP PRAISAL KJPP Edi Andesta dan Rekan p.65
unresolved org Bank Utang Sewa Pembiayaan Jurviah Liabilitas Jangka Pendek p.69
unresolved org Bank Utang Sewa Pembiayaan Utang Pemegang Saham Liabiltas p.69
unresolved org O KJPP Edi Andesta dan Rekan p.70 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 3215 ms 13 Sep 2026 15:18
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result