Back to announcement
20260126_PTMR_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32022123_lamp8.pdf
Asset transaction Needs review PTMRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
LAPORAN RINGKAS
PENILAIAN SAHAM
PT SAMUDERA LAYAR NUSANTARA
No. 00004/2.0113-03/BS/05/0340/1/I/2026
Tanggal : 7 Januari 2026
1
Page 2
LAPORAN RINGKAS
PENILAIAN SAHAM
PT SAMUDERA LAYAR NUSANTARA
No. 00004/2.0113-03/BS/05/0340/1/I/2026
Tanggal : 7 Januari 2026
Page 3
No. 00004/2.0113-03/BS/05/0340/1/I/2026 Bekasi, 7 Januari 2026
Kepada:
PT Master Print Tbk
Ruko Grand Boulevard Blok D1 No. 42—43
Duta Garden, Jurumudi
Tangerang, Banten.
Perihal: Penilaian 49,00% Saham PT Samudera Layar Nusantara
Dengan hormat,
Sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0061/SPK/MSE-
03/ES/IX/2025, tanggal 26 September 2025, kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat Izin Penilai Publik
No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia serta Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal STTD PPPM-OJK No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah ditunjuk oleh
PT Master Print Tbk (atau selanjutnya disebut “PTMR”) untuk melakukan penilaian terhadap
Nilai Pasar 49,00% Saham PT Samudera Layar Nusantara (atau selanjutnya disebut
“Perseroan”) per tanggal 30 September 2025.
1 PENDAHULUAN
PTMR berencana melakukan perubahan kegiatan usaha dan mengakuisisi sejumlah
saham Perseroan. Sehubungan dengan rencana transaksi tersebut, PTMR menunjuk
KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai Penilai Independen untuk melaksanakan
penilaian 49,00% Saham Perseroan per tanggal 30 September 2025.
1.1 Gambaran Umum Perseroan
PT Samudera Layar Nusantara (Perseroan) didirikan berdasarkan Akta Pendirian
No. 07, tanggal 28 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan Robert Prasetia Mulia,
S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cirebon dan telah mendapat pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0059615.AH.01.01.TAHUN 2022, tanggal 31 Agustus 2022.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan No. 03, tanggal 20 Juni 2025 yang dibuat oleh Robert
Prasetia Mulia, S.H., M.Kn., Notaris yang berkedudukan di Kabupaten Cirebon,
1
Page 4
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
mengenai perubahan jenis perseroan dari perseroan Penanaman Modal Asing (PMA)
menjadi perseroan Swasta Nasional, perubahan Pasal 5 Ayat 2 Anggaran Dasar, serta
perubahan susunan pemegang saham serta susunan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum oleh Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Surat
No. AHU-AH.01.03-0163575, tanggal 20 Juni 2025.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, Perseroan bergerak dalam bidang angkutan
laut dalam negeri tramper untuk barang termasuk usaha persewaan angkutan laut
berikut operatornya. Perseroan mulai beroperasi secara komersil pada tanggal
19 September 2023.
Perseroan berkedudukan di Gold Coast Office Tower Liberty Lantai 21 Unit D, Pantai
Indah Kapuk, Kamal Muara, Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara, DKI
Jakarta.
Adapun kepemilikan saham Perseroan seperti disajikan pada tabel berikut.
Tabel 1 Kepemilikan Saham Perseroan
Total Total
No Nama Pemegang Saham Kepemilikan
Saham (Rp)
1. PT Prima Dharma Karsa 71.400 79,00% 71.400.000.000
2. Wang Dezhou 68.600 20,00% 68.600.000.000
Total 140.000 100,00% 140.000.000.000
Sumber: Akta No. 03, tanggal 20 Juni 2025
1.2 Manajemen Perseroan
Sampai dengan tanggal penilaian, susunan manajemen Perseroan adalah sebagai
berikut.
Dewan Komisaris:
Komisaris : Wang Jinge
Dewan Direksi:
Direktur : Wang Dezhou
1.3 Legalitas Perseroan
Berdasarkan hasil konfirmasi dengan manajemen, objek penilaian telah memiliki
legalitas formal dan operasional serta perizinan dalam menjalankan usahanya.
Nama Perusahaan : PT Samudera Layar Nusantara
2
Page 5
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
Bentuk Badan Hukum : Perseroan Terbatas
Perizinan Umum
Akta Pendirian : No. 07, tanggal 28 Agustus 2022 yang dibuat di
hadapan Robert Prasetia Mulia, S.H., M.Kn.,
Notaris di Kabupaten Cirebon.
Pengesahan Akta Pendirian : Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-
0059615.AH.01.01.Tahun 2022, tanggal 31
Agustus 2022.
Akta Perubahan Anggaran : Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
Dasar Terakhir Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham, No. 03,
tanggal 20 Juni 2025, yang dibuat oleh Robert
Prasetia Mulia, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
Cirebon, mengenai perubahan jenis perseroan
menjadi Perseroan Swasta Nasional, perubahan
Pasal 5 Ayat 2 Anggaran Dasar, penjualan dan
perubahan pemegang saham, serta perubahan
Dewan Direksi dan Dewan Komisaris.
Pengesahan Akta Perubahan : Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar terakhir Anggaran Dasar dari Menteri Hukum Republik
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0163575, tanggal
20 Juni 2025.
NPWP : No. 60.825.957.8-047.000
Nomor Induk Berusaha (NIB) : No. 0109220053144
Surat Persetujuan (SIUPAL) : No. AL.001/1023/SP_SIUPAL/VII-2023, tanggal
20 Juli 2023, dari Direktorat Jenderal Perhubungan
Laut Kementerian Perhubungan, yang berlaku
selama dua tahun sejak tanggal dikeluarkannya
surat izin.
1.4 Aktivitas Usaha
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya di bidang angkutan laut, Perseroan
memiliki dan mengoperasikan tiga unit kapal tongkang, di antaranya (1) TB. Star
3
Page 6
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
Sejati 01/ BG. Victoria 3301; (2) TB. Star Sejati 02/ BG. Victoria 3302; dan (3) TB. Star
Sejati 05/ BG. Victoria 3303, dengan masing-masing kapal tongkang memiliki
kapasitas sebesar 10.500 MT.
1.5 Kinerja Usaha
Kinerja Posisi Keuangan Perseroan
(Rp.000)
30/09/2025 31/12/2024 31/12/2023 31/12/2022
Keterangan
ASET
Aset Lancar
Kas di bank 18.794.910 20.910.385 11.505.604 442.977
Piutang usaha 33.390.828 9.408.487 - -
Pihak berelasi 24.328.985 2.070.000 - -
Pihak ketiga 9.061.843 7.338.487 - -
Piutang lain-lain 2.000 - 404.500 27.500.000
Pihak berelasi 2.000 - 400.000 27.500.000
Pihak ketiga - - 4.500 -
Persediaan 1.080.000 - - -
Pajak dibayar di muka 454.808 - - -
Biaya dibayar di muka 1.423.629 994.949 240.589 -
Uang muka - - 1.221.922 -
Total Aset Lancar 55.146.174 31.313.821 13.372.615 27.942.977
Aset Tidak Lancar
Aset Tetap
Harga Perolehan
Kepemilikan langsung
Tongkang 124.059.686 124.059.686 39.336.500 -
Peralatan dan 864.443 844.593 260.125 -
perlengkapan kapal
Aset dalam - - 12.048.714 12.048.714
penyelesaian
Total biaya perolehan 124.924.128 124.904.278 63.208.535 12.048.714
Akumulasi penyusutan
Tongkang (9.214.556) (4.562.318) (819.510) -
Peralatan dan (299.601) (154.902) (31.990) -
perlengkapan kapal
Jumlah akumulasi (9.514.158) (4.717.220) (851.500) -
penyusutan
Nilai Buku 115.409.971 120.187.058 62.357.035 12.048.714
Aset pajak tangguhan 10.452 7.343 - -
Aset lain-lain 1.286.646 1.286.646 444.596 -
Total Aset Tidak Lancar 116.707.376 121.481.047 62.801.631 12.048.714
TOTAL ASET 171.853.242 152.794.868 76.174.246 39.991.691
4
Page 7
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
30/09/2025 31/12/2024 31/12/2023 31/12/2022
Keterangan
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 104.759 1.050.126 1.768.970 -
Pihak ketiga 1.768.970
Pihak berelasi
Utang lain-lain - - 5.000.000 -
Pihak ketiga -
Pihak berelasi 5.000.000
Beban masih harus dibayar 22.000 103.000 16.675 -
Utang pajak 1.311.577 905.962 49.063 231
Total Liabilitas Jangka
1.438.336 2.059.088 6.834.708 231
Pendek
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain – pihak - - 30.000.000 -
berelasi
Liabilitas tunjangan 47.507 33.377 - -
karyawan
Total Liabilitas Jangka
47.507 33.377 30.000.000 -
Panjang
TOTAL LIABILITAS 1.485.843 2.092.465 36.834.708 231
EKUITAS
Modal saham, nilai nominal
Rp1.000.000 per saham
modal dasar, ditempatkan
dan disetor penuh –
40.000 saham 140.000.000 140.000.000 40.000.000 40.000.000
PT Prima Dharma Karsa 71.400.000 71.400.000 39.600.000 39.600.000
Tn. Wang Dezhou - - 400.000 400.000
Green Esteel Shipping 68.600.000 68.600.000 - -
Pte. Ltd.
Akumulasi rugi - - (660.462) (8.540)
Laba ditahan 30.357.201 10.695.324 - -
Pendapatan komprehensif 10.198 7.079 - -
lainnya
TOTAL EKUITAS 170.367.399 150.702.403 39.339.538 39.991.460
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 171.853.242 152.794.868 76.174.246 39.991.691
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan
Pada per 31 Desember 2022 sampai dengan 30 September 2025, aset Perseroan
tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Total aset per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp76,17 miliar, mengalami
kenaikan sebesar 90,48% dari total aset per 31 Desember 2022 yang sebesar
5
Page 8
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
Rp39,99 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya aset tetap
pada bagian aset tidak lancar sebesar Rp62,36 miliar.
- Total aset per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp152,79 miliar, mengalami
kenaikan sebesar 100,59% dari total aset per 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp76,17 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya aset tetap
pada bagian aset tidak lancar menjadi sebesar Rp120,19 miliar.
- Total aset per 30 September 2025 adalah sebesar Rp171,85 miliar, mengalami
peningkatan sebesar 12,47% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar
Rp152,79 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan dari sisi aset lancar
oleh meningkatnya piutang usaha menjadi sebesar Rp33,39 miliar.
Pada per 31 Desember 2022 sampai dengan 30 September 2025, liabilitas Perseroan
tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Total liabilitas per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp36,83 miliar, mengalami
kenaikan yang sangat signifikan dari total liabilitas per 31 Desember 2022 yang
hanya terdiri dari utang pajak sebesar Rp231.000,-. Kenaikan tersebut terutama
disebabkan oleh utang lain-lain pihak berelasi pada sisi liabilitas jangka panjang
sebesar Rp30,00 miliar.
- Total liabilitas per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp2,09 miliar, mengalami
penurunan sebesar 94,32% dari total liabilitas per 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp36,83 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pelunasan utang
lain-lain pihak berelasi pada sisi liabilitas jangka panjang, sehingga liabilitas
jangka panjang hanya menjadi sebesar Rp33,38 juta.
- Total liabilitas per 30 September 2025 adalah sebesar Rp1,49 miliar, mengalami
penurunan sebesar 28,99% dari total liabilitas per 31 Desember 2023 yang sebesar
Rp2,09 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan atas pembayaran utang
usaha sehingga menjadi sebesar Rp104,76 juta.
Pada per 31 Desember 2022 sampai dengan 30 September 2025, ekuitas Perseroan
tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp39,34 miliar, menurun
sebesar 1,63% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2022 sebesar Rp39,99 miliar.
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya akumulasi rugi
menjadi sebesar Rp660,46 juta.
- Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp150,70 miliar,
mengalami kenaikan sebesar 283,08% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2023
yang sebesar Rp39,34 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya modal saham menjadi sebesar Rp140,00 miliar.
- Ekuitas Perseroan per 30 September 2025 adalah sebesar Rp170,37 miliar,
mengalami kenaikan sebesar 13,05% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2024
yang sebesar Rp150,70 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya saldo laba ditahan menjadi sebesar Rp30,36 miliar.
6
Page 9
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
Kinerja Laba (Rugi) Perseroan
(Rp.000)
30/09/2025 31/12/2024 31/12/2023 31/12/2022
Keterangan
PENDAPATAN 57.577.636 46.823.504 4.994.991 -
BEBAN POKOK PENDAPATAN (36.178.089) (30.539.413) (5.365.795) -
Bahan bakar (16.559.589) (13.563.719) (1.870.500) -
Beban sewa (11.478.341) (9.880.050) (1.835.000) -
Penyusutan (4.652.238) (3.742.808) (819.510) -
Dokumentasi (499.416) (1.270.840) (429.518) -
Upah dan tunjangan - (995.843) (158.185) -
Insentif pelayaran (1.250.168) - - -
Agen pelabuhan muat (542.490) - - -
Perlengkapan kapal (364.120) (301.692) (109.784) -
Asuransi kapal (342.091) (627.596) (109.699) -
PNBP - (13.672) (12.454) -
Donasi kapal - (53.100) - -
Lain-lain (489.636) (90.094) (21.144) -
LABA (RUGI) KOTOR 21.399.547 16.284.091 (370.804) -
BEBAN PENJUALAN (179.482) (382.743) - -
BEBAN UMUM DAN (1.051.954) (1.087.141) (235.613) (9.231)
ADMINISTRASI
Gaji dan tunjangan (473.808) (555.154) - -
Biaya pengiriman - - (92.969) -
Perjalanan dinas (83.081) (129.089) (42.128) -
Beban sewa (203.147) (191.861) (40.606) -
Penyusutan (144.699) (122.912) (31.990) -
Reparasi dan peralatan - (26.950) (10.132) -
Jasa profesional - (21.500) - -
Beban imbalan kerja (18.129) (17.103) - -
Entertain - - (7.244) -
Beban utilitas kantor - - (5.710) -
Beban pajak - - (4.107) -
Dokumentasi - - - (9.231)
Lain-lain (127.662) (22.572) (728) -
BEBAN LAINNYA (590) 5.833 - -
LABA (RUGI) OPERASIONAL 20.168.947 14.820.039 (606.417) (9.231)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN- (511.058) (3.448.244) 14.435 691
LAIN
Pendapatan lain-lain
Penghasilan keuangan 187.892 97.905 - -
Bunga bank - - 19.612 1.514
7
Page 10
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
30/09/2025 31/12/2024 31/12/2023 31/12/2022
Keterangan
Beban lain-lain
Beban keuangan (8.019) (2.984.267) (1.254) (520)
Pajak bunga bank - - (3.922) (303)
Pajak final (690.932) (561.882) - -
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 19.657.889 11.371.795 (591.982) (8.540)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK 3.988 3.763 (59.940) -
PENGHASILAN
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 19.661.878 11.375.558 (651.922) (8.540)
Sumber: Laporan Keuangan Perseroan
Selama tahun 2022 sampai dengan periode 30 September 2025, pendapatan
Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Perseroan baru mencatatkan pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp4,99 miliar
dari sebelumnya Pendapatan Perseroan nihil pada tahun 2022.
- Pendapatan Perseroan pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp46,82 miliar,
meningkat sebesar 837,41% dari tahun 2023 yang sebesar Rp4,99 miliar.
- Pendapatan Perseroan dari periode awal tahun 2025 sampai dengan 30 September
2025 adalah sebesar Rp57,58 miliar atau setara dengan peningkatan sebesar
63,96% dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp46,82 miliar.
Selama tahun 2022 sampai dengan periode 30 September 2025, laba kotor Perseroan
tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Beban pokok pendapatan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp30,54 miliar,
meningkat sebesar 469,15% dari tahun 2023 yang sebesar Rp5,37 miliar. Sehingga
pada tahun 2024 laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp16,28 miliar atau
mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2023 yang mencatatkan rugi kotor
sebesar Rp370,80 juta.
- Beban pokok pendapatan dari periode awal tahun 2025 sampai dengan 30
September 2025 adalah sebesar Rp36,18 miliar, atau mengalami peningkatan
yang setara dengan 57,95% dari tahun 2024 yang sebesar Rp30,54 miliar.
Sehingga pada 30 September 2025, laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp21,40
miliar atau mengalami peningkatan signifikan yang setara dengan 75,22% dari
tahun 2024 yang mencatatkan laba kotor sebesar Rp16,28 miliar.
Selama tahun 2022 sampai dengan periode 30 September 2025, laba (rugi)
operasional Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Beban operasional Perseroan pada tahun 2022 dan 2023 hanya terdiri dari beban
umum dan administrasi. Pada tahun 2022, beban umum dan administrasi tercatat
sebesar Rp9,23 juta dengan pendapatan sebesar nihil. Sehingga Perseroan
mencatatkan rugi operasional sebesar Rp9,23 juta pada tahun 2022. Sementara
8
Page 11
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
itu, pada tahun 2023, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp235,61
juta. Sehingga setelah diakumulasi, Perseroan mencatatkan rugi operasional
sebesar Rp606,42 juta pada tahun 2023.
- Beban operasional Perseroan pada tahun 2024 terdiri dari beban penjualan
sebesar Rp382,74 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp1,09 miliar, serta
beban lainnya sebesar Rp5,83 juta. Sehingga setelah diakumulasi, Perseroan
mencatatkan laba operasional sebesar Rp14,82 miliar pada tahun 2024, atau
meningkat sebesar 2543,87% dari rugi operasional tahun 2023 yang sebesar
Rp606,42 juta.
- Beban operasional Perseroan pada 30 September 2025 terdiri dari beban penjualan
sebesar Rp179,48 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp1,05 miliar, serta
beban lainnya sebesar Rp590.000,-. Sehingga setelah diakumulasi, Perseroan
mencatatkan laba operasional sebesar Rp20,17 miliar pada 30 September 2025,
atau setara dengan peningkatan sebesar 85,18% dari laba operasional tahun 2024
yang sebesar Rp14,82 miliar.
Setelah diakumulasi oleh pendapatan dan beban lain-lain, selama tahun 2022 sampai
dengan periode 30 September 2025, laba sebelum pajak Perseroan tercatat
mengalami perkembangan sebagai berikut.
- Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp591,98
juta meningkat dari rugi usaha tahun 2022 yang sebesar Rp8,54 juta.
- Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp11,37
miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang masih mencatatkan rugi
sebelum pajak sebesar Rp591,98 juta.
- Pada periode awal tahun 2025 sampai dengan 30 September 2025, Perseroan
mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp19,66 miliar atau setara dengan
peningkatan sebesar 130,49% dari laba sebelum pajak tahun 2024 yang sebesar
Rp11,37 miliar.
Setelah adanya manfaat dan beban pajak penghasilan, selama tahun 2022 sampai
dengan periode 30 September 2025, laba tahun berjalan Perseroan tercatat
mengalami kenaikan dengan rincian sebagai berikut.
- Pada tahun 2023, Perseroan masih mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar
Rp651,92 juta atau mengalami kenaikan dari tahun 2022 yang mencatatkan rugi
tahun berjalan sebesar Rp8,54 juta.
- Pada tahun 2024, Perseroan mulai mencatatkan laba tahun berjalan sebesar
Rp11,38 miliar atau mengalami peningkatan yang sangat signifikan yakni sebesar
1844,93% dari tahun 2023 yang mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar
Rp651,92 juta.
- Pada periode awal tahun 2025 sampai dengan 30 September 2025, Perseroan
mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp19,66 miliar atau setara dengan
peningkatan sebesar 130,44% dari laba tahun berjalan tahun 2023 yang sebesar
Rp11,38 miliar.
9
Page 12
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
2 LINGKUP PENUGASAN
2.1 Identitas Status Penilai
KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
No. 2.12.0113.
Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
dengan subjek dan/atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian, serta Penilai
memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.
2.2 Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Identitas pemberi tugas dan pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Master Print Tbk
Bidang Usaha : Perdagangan shrink packaging, protective packaging dan
kemudian food-packaging material dan pharmaceutical
(blister) packaging. Untuk bidang usaha shrink-packaging
dan protective packaging, Perusahaan Anak bertindak
sebagai “authorized distributor” dari Sealed Air, dan untuk
food-packaging, vacuum themorforming plastic multilayer
films dengan brand “Maxima”. Sementara untuk
Pharmaceutical (blister) Packaging sebagai authorized
distributor dari Liveo.
Alamat : Ruko Grand Boulevard Blok D1 No. 42-43, Duta Garden,
Jurumudi - Tangerang, Indonesia
Telepon/Fax : 021 – 624 0171, Faks 021 – 624 8978
Email : corsec@masterprint.co.id
2.3 Maksud dan Tujuan Penilaian
KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh PTMR sesuai dengan Surat Perjanjian
Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0061/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal
26 September 2025, dengan tujuan melakukan analisis untuk memberikan opini
Nilai Pasar 49,00% Saham Perseroan.
Laporan ini disusun sebagai informasi bagi pihak Pengguna Laporan atas Nilai Pasar
Saham, terkait dengan rencana akuisisi saham.
10
Page 13
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
2.4 Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian adalah per 30 September 2025, dimana batas tersebut diambil
atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.
2.5 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi dan kondisi pembatas yang kami
gunakan sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:
▪ Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;
▪ Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
Penilaian;
▪ Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun
internal yang kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
▪ Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan sehingga telah
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
▪ Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan;
▪ Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
perusahaan;
▪ Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
▪ Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari
pemberi tugas.
Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada penilaian ini kami tidak menerapkan asumsi
khusus.
2.6 Uraian Mengenai Penilai Properti dan Hasil Penilaian Properti
Pada penilaian ini kami menggunakan hasil penilaian properti, karena kegiatan
operasional Perseroan sangat bergantung pada aset tetap yang dimilikinya. Penilai
publik yang mengeluarkan opini Penilaian Aset yang digunakan pada laporan ini
adalah Dr. Handy Octavianus, S.T., MMPP., MAPPI (Cert.) dari KJPP Syarif Endang dan
Rekan.
Berdasarkan Laporan Penilaian Aset No. 00526/2.0113-
01/PP/05/0518/1/XII/2025, tanggal 3 Desember 2025, dari KJPP Syarif Endang dan
Rekan Cabang Medan yang ditandatangani oleh Penilai Publik Dr. Handy Octavianus,
S.T., MMPP., MAPPI (Cert.), dengan objek penilaian berupa Kapal Tongkang/ Barge,
per tanggal penilaian 30 September 2025, diperoleh Nilai Pasar Aset Perseroan
adalah sebesar Rp120.250.000.000,-.
11
Page 14
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
2.7 Dokumen dan Sumber Informasi
Sumber informasi internal perusahaan yang dapat digunakan dalam penyusunan
laporan adalah:
1. Laporan Keuangan Audit Perseroan periode 31 Desember 2023
No. 00301/3.0409/AU.2/06/0126-1/1/IX/2024, tanggal 27 September 2024,
oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono yang ditandatangani
oleh Akuntan Publik Florus Daeli, S.E., A.K., M.M., CA., CPA., CRA., CLI., CPI.,
CACP., ASEAN CPA., dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
2. Laporan Keuangan Audit Perseroan periode 31 Desember 2024
No. 00640/2.1035/AU.1/06/1432-1/1/XI/2025, tanggal 26 November 2025,
dari Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan yang ditandatangani oleh Akuntan
Publik Soaduon Tampubolon dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
3. Laporan Keuangan Interim Audit Perseroan periode 30 September 2025
No. 00641/2.1035/AU.1/06/1432-2/1/XI/2025, tanggal 26 November 2025,
dari Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan yang ditandatangani oleh Akuntan
Publik Soaduon Tampubolon dengan opini wajar dalam semua hal yang material;
4. Laporan Penilaian Aset tanggal penilaian 30 September 2025,
No. 00526/2.0113-01/PP/05/0518/1/XII/2025, tanggal 3 Desember 2025,
oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Syarif Endang dan Rekan Cabang Medan,
yang ditandatangani oleh Penilai Publik Dr. Handy Octavianus, ST., MMPP., MAPPI
(Cert.);
5. Proyeksi keuangan tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 dari Perseroan;
6. Legalitas umum Perseroan; dan
7. Representative Letter No. 002/SP-MP/I/2026, tanggal 6 Januari 2026.
2.8 Informasi Mengenai Pihak yang Diwawancarai dan Hubungannya dengan Objek
Penilaian
Pihak yang diwawancarai, dimintakan data, serta yang mendampingi pada saat
proses penilaian ini adalah Bapak Achmad Djaeni sebagai Manager Perseroan.
12
Page 15
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
3 PEMILIHAN METODOLOGI PENILAIAN
Kami telah mempertimbangkan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 yang terinci
sebagai berikut.
- Pada Pendekatan Pendapatan, Perseroan telah memiliki proyeksi keuangan
selama 5 tahun yang akan datang.
- Pada Pendekatan Aset, Perseroan memiliki aset tetap dengan nilai yang signifikan
dan kegiatan operasionalnya bergantung pada aset tetap.
- Pada Pendekatan Pasar, aset dan pendapatan Perseroan masih jauh lebih kecil
dibandingkan perusahaan terbuka lainnya dalam industri yang sama, sehingga
tidak terdapat perusahaan pembanding yang memiliki kriteria aset dan
pendapatan yang setara dengan Perseroan. Hal ini disebabkan karena Perseroan
baru didirikan pada tahun 2022 dan memulai kegiatan operasionalnya pada
tahun 2023.
Dengan mempertimbangkan ketiga kondisi tersebut dan data yang tersedia, serta
dalam rangka pemenuhan POJK 35 dan SEOJK 17 bahwa pendekatan yang digunakan
adalah minimal 2 (dua) pendekatan, maka Penilai menggunakan dua pendekatan
yang paling memungkinkan untuk menghasilkan hasil penilaian yang handal dan
objektif, yaitu Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Aset.
Dasar pemilihan pendekatan dan metode penilaian telah merujuk kepada ketentuan
yang diatur dalam POJK No. 35/POJK.04/2020, serta mempertimbangkan
karakteristik dan kondisi objek penilaian seperti sebagai berikut.
- Dasar pemilihan pendekatan pendapatan adalah karena kami melihat bahwa
terdapat manfaat ekonomis/pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh
objek penilaian. Pada pendekatan pendapatan, kami menggunakan metode
DCF. Dasar pemilihan metode DCF adalah kami telah memperoleh business plan
dan proyeksi keuangan dari pihak manajemen objek penilaian.
- Dasar pemilihan pendekatan aset adalah karena Perseroan memiliki aset tetap
yang signifikan atau proporsinya mencapai nilai material dari total aset. Pada
pendekatan aset kami menggunakan metode EEM. Dasar pemilihan metode EEM
adalah karena Perseroan memiliki tingkat pertumbuhan pendapatan dan laba
yang relatif stabil.
13
Page 16
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
4 REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI
4.1 Indikasi Nilai
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar yang
dihasilkan dengan metode DCF dan EEM.
Nilai Pasar
Metode DCF
(Rp.000)
Nilai Ekuitas 346.763.268
Indikasi Nilai 49,00% Ekuitas 169.914.002
Discount for Lack of Control (0,00%) -
Indikasi Nilai Ekuitas 169.914.002
Discount for Lack of Marketability (30,00%) (50.974.200)
Nilai Pasar 49,00% Saham 118.939.801
Nilai Pasar 49,00% Saham (Pembulatan) 118.940.000
Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode DCF, Nilai Pasar 49,00% Saham
Perseroan pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp118.940.000.000,-
(Seratus Delapan Belas Miliar Sembilan Ratus Empat Puluh Juta Rupiah).
Nilai Pasar
Metode EEM
(Rp.000)
Nilai Ekuitas 175.207.428
Indikasi Nilai 49,00% Ekuitas 85.851.640
Discount for Lack of Control (0,00%) -
Indikasi Nilai Ekuitas 85.851.640
Discount for Lack of Marketability (30,00%) (25.755.492)
Nilai Pasar 49,00% Saham 60.096.148
Nilai Pasar 49,00% Saham (Pembulatan) 60.096.000
Berdasarkan hasil perhitungan dengan EEM, Nilai Pasar 49,00% Saham Perseroan
pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp60.096.000.000,- (Enam Puluh
Miliar Sembilan Puluh Enam Juta Rupiah).
4.2 Rekonsiliasi Nilai
Nilai yang dihasilkan dari pendekatan pendapatan dengan metode DCF dan
pendekatan aset dengan metode EEM dibobotkan dengan komposisi 50 : 50.
Pertimbangan yang mendasari komposisi rekonsiliasi adalah sebagai berikut.
• Perseroan saat ini sedang beroperasi secara normal dan going concern, yang
ditunjukkan dengan adanya rencana penjualan atau business plan, dan tetap
berupaya di masa yang akan datang untuk menghasilkan laba operasi, serta tetap
14
Page 17
Penilaian Saham
PT Samudera Layar Nusantara
konsisten dimana perusahaan akan berjalan terus walaupun terjadi pergantian
pada pemilik atau manajemen perusahaan sehingga pendekatan pendapatan
dengan metode DCF kami gunakan sebagai pendekatan utama;
• Dengan melihat kondisi seperti diuraikan di atas, kami menggunakan pendekatan
aset dengan EEM sebagai pendekatan yang kedua karena melihat tingkat
pertumbuhan pendapatan dan laba yang relatif stabil.
Rekonsiliasi Indikasi Nilai DLOM Hasil Penilaian Komposisi Nilai
1 DCF 169.914.002 30,00% 118.939.801 50,00% 59.469.901
2 EEM 85.851.640 30,00% 60.096.148 50,00% 30.048.074
MARKET VALUE OF 49,00% SHARES 89.517.975
MARKET VALUE OF 49,00% SHARES (ROUNDED) 89.518.000
Nilai Pasar 49,00% Saham Perseroan pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar
Rp89.518.000.000,- (Delapan Puluh Sembilan Miliar Lima Ratus Delapan Belas Juta
Rupiah).
4.3 Kesimpulan Nilai
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
yang terkait, maka kami berpendapat bahwa Nilai Pasar 49,00% Saham Perseroan
pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar Rp89.518.000.000,- (Delapan Puluh
Sembilan Miliar Lima Ratus Delapan Belas Juta Rupiah).
Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian
dan kode etik yang berlaku.
Hormat kami,
KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
Rekan Digitally signed by Endang Sunardi
DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
MAPPI : No. 09-S-02341 Endang dan Rekan,
email=syarifendangdanrekan@gmail.com
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
15
Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT SAMUDERA LAYAR NUSANTARA
· Nama Perusahaan
p.1 ×16
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.3
unresolved
org
KJPP Syarif
p.3 ×4
unresolved
org
Endang & Rekan
p.3 ×4
unresolved
org
Rekan
· Penilai
p.3
unresolved
person
Robert Prasetia Mulia
· Notaris
p.3 ×7
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.3
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.4
unresolved
org
PT Prima Dharma Karsa
p.4 ×2
unresolved
org
PT Samudera Layar Nusantara Bentuk
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.5
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU-AH.
p.5
unresolved
org
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan
p.5
unresolved
org
PT Samudera Layar Nusantara Sejati
p.6
unresolved
person
Wang Dezhou
p.7
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.7
unresolved
org
PT Samudera Layar Nusantara Rp
p.8
unresolved
org
PT Samudera Layar Nusantara Kinerja Laba
p.9
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.12
unresolved
person
MMPP.
p.13 ×3
unresolved
org
KJPP Syarif Endang dan Rekan
p.13 ×3
unresolved
org
KJPP Syarif Endang
p.13 ×2
unresolved
person
Penilai Publik Dr. Handy Octavianus
p.13 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja
p.14
unresolved
person
Akuntan Publik Florus Daeli
p.14
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan
p.14 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar
p.14 ×2
unresolved
person
Achmad Djaeni
p.14
unresolved
org
REKAN Endang Sunardi
p.17
unresolved
person
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
· Rekan | Digitally signed by Endang Sunardi
p.17
unresolved
org
KJPP Syarif MAPPI
p.17
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.17
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
4255 ms
12 Sep 2026 22:31
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}