Skip to content
Back to announcement

20251112_CSIS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31984936_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review CSIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 88

Page 1
    LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI PENAMBAHAN MODAL
                  PADA
       PT BOGORINDO CEMERLANG
                  OLEH
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK

 No. 00032/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025
        Tanggal : 12 November 2025




                                            1
Page 2
    LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI PENAMBAHAN MODAL
                  PADA
       PT BOGORINDO CEMERLANG
                  OLEH
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK

 No. 00032/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025
        Tanggal : 12 November 2025
Page 3
SURAT PENGANTAR
No. 00032/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025                         Bekasi, 12 November 2025


Kepada:
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
Jl. Kaum Sari No. 1, Cibuluh, Bogor Utara
Kota Bogor, Jawa Barat



Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk atas Rencana
          Transaksi Penambahan Modal pada PT Bogorindo Cemerlang


Dengan hormat,


KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat
lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik
Indonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PM.2/2018.


Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0056/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 17 September
2025, kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Penambahan Modal yang dilakukan oleh PT Cahayasakti Investindo Sukses
Tbk (atau selanjutnya disebut “CSIS”) pada entitas anak atas nama PT Bogorindo Cemerlang
(atau selanjutnya disebut “BC”) seperti yang tertuang dalam laporan ini.

Latar Belakang


CSIS berencana melakukan Penambahan Modal pada BC guna mendukung usaha BC dalam
pengembangan kawasan industri. Rencana Transaksi tersebut, merupakan bagian dari
rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) kepada
para pemegang saham CSIS sebanyak-banyaknya 522.800.000 (lima ratus dua puluh dua juta
delapan ratus ribu) saham Baru dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per saham
atau sebanyak-banyaknya 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh CSIS setelah
PMHMETD I, dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp380,- (tiga ratus delapan puluh Rupiah)
per saham sehingga jumlah dana yang akan diterima CSIS dalam PMHMETD I ini adalah
sebanyak-banyaknya Rp198.664.000.000,- (seratus sembilan puluh delapan miliar enam
ratus enam puluh empat juta Rupiah). Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan
biaya-biaya emisi, akan digunakan CSIS untuk setoran modal pada BC.

Total nilai Rencana Transaksi Penambahan Modal adalah sebesar Rp195.829.500.000,-
(seratus sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu
Rupiah), yang setara 55,31% dari ekuitas CSIS berdasarkan Laporan keuangan Interim per 30


                                                                                            i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          Juni 2025 yang sebesar Rp354.054.446.441,- (tiga ratus lima puluh empat miliar lima puluh
          empat juta empat ratus empat puluh enam ribu empat ratus empat puluh satu Rupiah).

          Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC memenuhi ketentuan peraturan
          tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
          Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi
          dan Transaksi Benturan Kepentingan karena dilakukan dengan pihak terafiliasi. Selain itu,
          Rencana Transaksi juga memenuhi ketentuan mengenai transaksi material sebagaimana
          didefinisikan      dalam     Peraturan   Otoritas    Jasa    Keuangan       Republik   Indonesia
          No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
          Kegiatan Usaha karena nilai rencana transaksi sama dengan 20,00% atau lebih dari ekuitas
          CSIS per 30 Juni 2025. Sesuai ketentuan, Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi
          Material wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS dalam hal nilai transaksi lebih
          dari 50,00%.

          Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


          Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan Laporan
          No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November 2025.

          Tanggal Penilaian


          Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 30 Juni 2025.


          Objek Penilaian


          Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Penambahan
          Modal oleh CSIS pada BC.


          Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


          Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
          Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC.


          Pendekatan dan Metode


          Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang digunakan adalah
          sebagai berikut:


          a.   Analisis transaksi;
          b.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
          c.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi; dan
          d.   Analisis atas faktor lain yang relevan.




                                                                                                        ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          Asumsi dan Kondisi Pembatas


          Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
          adalah:


          •    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
          •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
               Pendapat Kewajaran.
          •    Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
               informasi yang disediakan oleh CSIS atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
               untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
          •    Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi yang
               telah disesuaikan dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh
               CSIS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
          •    Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
               yang telah disesuaikan.
          •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
               rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional CSIS.
          •    Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
               dihasilkan.
          •    Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat Kewajaran dari
               pemberi tugas.


          Kesimpulan


          A.   Analisis Transaksi


               1.   Pihak-pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi


                    • PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) sebagai pihak yang melakukan
                       penambahan modal;
                    • PT Bogorindo Cemerlang (BC) sebagai pihak penerima penambahan modal.

               2.   Hubungan Pihak-Pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                    Rencana Transaksi akan dilakukan antara CSIS sebagai pihak yang melakukan
                    penambahan modal dengan BC sebagai pihak penerima penambahan modal. Rencana
                    Transaksi merupakan transaksi afiliasi, mengingat bahwa:


                    • CSIS merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 52,50%
                       pada BC.
                    • Bapak Tjoea Aubintoro menjabat sebagai Direktur Utama CSIS sekaligus Direktur
                       di BC serta pemegang saham BC sebesar 0,34%.



                                                                                                      iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                    Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi
                    Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, karena
                    dilakukan dengan pihak terafiliasi.


               3.   Materialitas Nilai Transaksi


                    Berdasarkan Laporan Keuangan Interim Audit CSIS per 30 Juni 2025, total ekuitas
                    CSIS adalah sebesar Rp354.054.446.441,- (tiga ratus lima puluh empat miliar lima
                    puluh empat juta empat ratus empat puluh enam ribu empat ratus empat puluh satu
                    Rupiah). Berdasarkan Keterangan Manajemen, diketahui bahwa nilai Rencana
                    Transaksi adalah sebesar Rp195.829.500.000,- (seratus sembilan puluh lima miliar
                    delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu Rupiah). Dengan demikian,
                    persentase nilai transaksi terhadap ekuitas CSIS per 30 Juni 2025 adalah sebesar
                    55,31%. Dengan demikian, Rencana Transaksi termasuk transaksi material sesuai
                    dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                    Kegiatan Usaha Utama.


               4.   Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                    Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC belum memiliki perjanjian
                    dan persyaratan yang disepakati secara formal. Namun demikian, berdasarkan
                    informasi yang diperoleh dari manajemen, diketahui bahwa CSIS berencana untuk
                    melakukan penambahan modal pada BC sebesar Rp195.829.500.000,- (seratus
                    sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu
                    Rupiah).


               5.   Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                    Rencana Transaksi ini diharapkan memperkuat permodalan BC guna mendukung
                    pengembangan kawasan industri sekaligus menjaga kendali strategis CSIS. Adapun
                    risikonya   terutama   terkait   pada   kemampuan   BC   dalam   mengelola   dan
                    mengembangkan usaha, serta potensi berkurangnya fleksibilitas keuangan CSIS
                    akibat alokasi modal dalam jumlah signifikan.


          B.   Analisis Kualitatif


               1.   Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                    CSIS didirikan berdasarkan Akta Notaris Djurnawati Soetarmono, S.H., No. 52,
                    tanggal 2 Juni 1995. Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman
                    Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-4373.HT.01.01.Th.96, tanggal 6
                    Maret 1996, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 61
                    dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 021003, tanggal 1 Agustus



                                                                                                  iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                    2025. CSIS berkedudukan di Bogor, dengan Kantor pusat beralamat di Jl. Kaum Sari
                    No. 1, Bogor, Jawa Barat. CSIS merupakan bagian dari Olympic Group, salah satu
                    market leader produsen furniture knock down di Indonesia yang telah berdiri sejak
                    tahun 1983. Entitas induk CSIS adalah PT Andalan Utama Bintara (AUB) dan entitas
                    induk terakhir adalah PT Cahaya Infra Antariksa (CIA).


               2.   Analisis Industri dan Lingkungan


                    Selama 2024, pasar lahan industri Jabodetabek mencatat lonjakan signifikan dengan
                    total transaksi 427,06 hektar, hampir menyamai rekor 2014 dan hampir dua kali lipat
                    dari 2023, didorong terutama oleh penjualan 150 hektar di Subang Smartpolitan
                    kepada BYD. Bahkan tanpa transaksi tersebut, penyerapan tetap melampaui tahun
                    sebelumnya, mencerminkan kuatnya ekspansi sektor kawasan industri. Pada kuartal
                    IV, transaksi terbesar tercatat di Karawang New Industry City (36 hektar) dan Modern
                    Cikande, Serang (18,15 hektar), disusul GIIC dengan total tahunan 59,31 hektar,
                    serta aktivitas solid di KIIC, Kota Bukit Indah, Arta Industrial Hill, Jababeka, dan
                    Suryacipta. Secara keseluruhan, kinerja penjualan lahan industri pada kuartal IV 2024
                    menunjukkan tren positif yang diperkirakan berlanjut di tahun-tahun mendatang.


               3.   Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                    CSIS merupakan perusahaan terbuka di Indonesia yang menjalankan usaha melalui
                    entitas anak dengan fokus pada pengembangan properti, real estat, dan kawasan
                    industri. Dalam periode 2020 hingga Juni 2025, penjualan Perseroan berfluktuasi
                    dengan dominasi unit bangunan dan kaveling tanah, sempat menurun pada 2021–
                    2023 sebelum pulih pada 2024, dan hingga pertengahan 2025 telah mencapai
                    Rp60,51 miliar atau 72,56% dari capaian tahun sebelumnya. Ke depan, sektor
                    kawasan industri di Indonesia memiliki prospek pertumbuhan positif didorong oleh
                    kebutuhan lahan industri, investasi manufaktur dan logistik, serta dukungan
                    kebijakan pemerintah, sehingga dengan permodalan tambahan kepada BC, CSIS
                    berpotensi memperkuat daya saing dalam pengembangan kawasan industri.


               4.   Alasan Dilakukannya Transaksi


                    Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC dilakukan untuk
                    memperkuat struktur permodalan entitas anak dalam mengembangkan kawasan
                    industri, sekaligus mencerminkan komitmen CSIS mendukung pertumbuhan usaha
                    BC guna meningkatkan kinerja konsolidasi dan memberi nilai tambah bagi pemegang
                    saham.




                                                                                                        v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




               5.   Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                    Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC secara kualitatif
                    memberikan sejumlah keuntungan, antara lain memperkuat posisi CSIS sebagai
                    induk usaha di sektor properti dan kawasan industri, meningkatkan kendali
                    manajerial dalam arah pengembangan BC, serta sebagai komitmen Perseroan dalam
                    mendukung pertumbuhan usaha entitas anak. Namun demikian, transaksi ini juga
                    memiliki kerugian kualitatif, seperti meningkatnya ketergantungan CSIS pada kinerja
                    BC, serta risiko operasional BC secara tidak langsung menjadi risiko CSIS.


          C.   Analisis Kuantitatif


               1.   Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan Perusahaan


                    Dalam periode 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, total aset Perseroan berfluktuasi
                    dari Rp538,26 miliar menjadi Rp513,17 miliar, dengan tren penurunan pada tahun
                    2024—2025 akibat berkurangnya persediaan kaveling tanah, meskipun aset tidak
                    lancar meningkat dari akumulasi aset tetap. Liabilitas menurun konsisten dari
                    Rp270,23 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp159,11 miliar pada 30 Juni 2025,
                    terutama karena penurunan utang pihak berelasi dan uang muka pihak ketiga.
                    Sementara itu, ekuitas terus menguat dari Rp268,04 miliar pada tahun 2020 menjadi
                    sebesar Rp354,05 miliar pada 30 Juni 2025, didorong oleh perbaikan saldo laba dari
                    negatif menjadi positif serta kenaikan kepentingan non pengendali. Hal ini
                    mencerminkan struktur keuangan yang semakin sehat.


                    Kinerja operasional CSIS dari tahun 2020 hingga 2024 menunjukkan tren fluktuatif
                    pada penjualan, yakni dari sebesar Rp85,54 miliar di tahun 2020, menjadi sebesar
                    Rp83,52 miliar di tahun 2021, kemudian menjadi sebesar Rp80,80 miliar tahun
                    2023, dan selanjutnya menjadi sebesar Rp82,40 miliar pada tahun 2024. Hingga 30
                    Juni 2025, penjualan telah mencapai Rp60,51 miliar atau setara dengan 45,12% dari
                    akhir tahun 2024.


               2.   Analisis Inkremental


                    Diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp195,83 miliar pada tahun 2025 dan
                    terus meningkat hingga mencapai Rp203,13 miliar pada tahun 2030. Dari sisi
                    ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas ekuitas sebesar Rp195,83 miliar pada tahun
                    2025 yang mengalami fluktuasi, dengan nilai pada tahun 2030 mencapai Rp195,92
                    miliar. Dari sisi laba rugi nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar Rp1,43 miliar
                    pada tahun 2025, dan Rp5,40 miliar pada tahun 2030. Dari sisi arus kas, akumulasi
                    arus kas sebesar Rp10,46 miliar pada akhir proyeksi tahun 2030 dengan adanya
                    Rencana Transaksi.




                                                                                                         vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          D.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi


               1.   Perbandingan antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
                    yang akan dilakukan


                    Hasil Penilaian


                    Berdasarkan Laporan Penilaian Saham BC per tanggal penilaian 30 Juni 2025,
                    No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November 2025, oleh
                    Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai Publik
                    Syarif, Endang dan Rekan, Nilai Pasar 100,00% Saham BC adalah sebesar
                    Rp828.813.277.000,- (delapan ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus tiga
                    belas juta dua ratus tujuh puluh tujuh ribu Rupiah).


                    Berdasarkan hasil penilaian tersebut, nilai pasar BC per lembar saham adalah sebesar
                    Rp3.527,- (tiga ribu lima ratus dua puluh tujuh Rupiah).


                    Nilai Transaksi


                    CSIS akan melakukan Penambahan Modal pada BC sebesar Rp195.829.500.000,-
                    (seratus sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus
                    ribu Rupiah). Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, nilai Rencana Transaksi
                    per lembar saham adalah sebesar Rp3.485,- (tiga ribu empat ratus delapan puluh
                    lima Rupiah).


               2.   Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah
                    dari Transaksi yang Akan Dilakukan


                    Hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa terdapat nilai tambah atas
                    dilakukannya rencana transaksi. Berdasarkan hasil analisis inkremental, diperkirakan
                    nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar Rp1,43 miliar pada tahun 2025, dan
                    Rp5,40 miliar pada tahun 2030. Dari sisi aset diperkirakan nilai tambah atas aset
                    sebesar Rp195,83 miliar pada tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai
                    Rp203,13 miliar pada tahun 2030. Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas
                    ekuitas sebesar Rp195,83 miliar pada tahun 2025 yang mengalami fluktuasi, dengan
                    nilai pada tahun 2030 mencapai Rp195,92 miliar.


               3.   Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa Rencana
                    Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian


                    Berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
                    Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, yang menetapkan bahwa batas
                    atas dan bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,50% dari nilai hasil



                                                                                                         vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                    penilaian. Selisih harga dalam Rencana Transaksi lebih rendah sebesar 1,19%
                    dibandingkan dengan Nilai Pasar. Oleh karena itu, Rencana Transaksi ini dinilai wajar
                    karena berada dalam kisaran 7,50%. Dengan demikian kami berpendapat bahwa nilai
                    transaksi adalah wajar.


          E.   Analisis atas Faktor Lain yang Relevan

               Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan
               pada bab-bab sebelumnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, termasuk
               pertimbangan manfaat, keuntungan, risiko, dan kerugian. Dengan demikian, kami tidak
               melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.


          Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi


          Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
          Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi, dan analisis faktor lain yang
          relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada
          BC adalah Wajar.


          Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
          material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
          pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar
          dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-
          peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan
          Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
          ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
          kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.


          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
                                                                           Digitally signed by Endang Sunardi
          Rekan                                                            DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
                                                                           Endang dan Rekan,
          MAPPI                   : No. 09-S-02341                         email=syarifendangdanrekan@gmail.com
          Izin Penilai Publik     : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin        : Penilaian Bisnis
          Register                : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK                : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB               : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                          PERNYATAAN PENILAI


           Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
           di bawah ini menyatakan bahwa:

           1.   Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
                independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan CSIS, dan pihak-pihak
                yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau
                keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
                kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada
                pihak mana pun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
                pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat kewajaran ini dan kami hanya
                menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
                Kerja No. 0056/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025;
           2.   Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
                dilakukan dengan benar;
           3.   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran;
           4.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
                tanggal Pendapat Kewajaran;
           5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
                Pendapat Kewajaran;
           6.   Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
                pembatas;
           7.   Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
                berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
           8.   Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, POJK
                No. 42/POJK.04/2020, POJK No. 17/POJK.04/2020, dan memenuhi Kode Etik Penilai
                Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan
                oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI);
           9.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
                diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah; dan
           10. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
                bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.




                                                                                                   ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
          penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
          penilaian yang baik.


          No.   Nama                                                     Tugas             Tanda Tangan




           1.   Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)          Penanggung Jawab (.......................)
                MAPPI              : No. 09-S-02341
                Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                Register           : No. RMK-2017.00303
                STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019


           2.   Meilindra Indriani, S.Si.                               Reviewer         (........................)
                MAPPI              : No. 14-T-05006
                Register           : No. RMK-2017.01002




           3.   Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev.                         Staf Penilai      (........................)
                MAPPI              : No. 09-P-02398
                Register           : No. RMK-2021.03694




           4.   Kamaludin, S.Pd                                     Tenaga Inspeksi      (........................)
                MAPPI              : No. 17-A-07843




                                                                                                                x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                                  DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR .......................................................................................................... i
          PERNYATAAN PENILAI ..................................................................................................... ix
          DAFTAR ISI ..................................................................................................................... xi
          DAFTAR TABEL ............................................................................................................. xiii
          DAFTAR GAMBAR .......................................................................................................... xiv
          1         PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
          1.1       Latar Belakang ..................................................................................................... 1
          1.2       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................ 2
          1.3       Tanggal Penilaian ................................................................................................ 2
          1.4       Identifikasi Status Penilai ..................................................................................... 2
          1.5       Identifikasi Pemberi Tugas................................................................................... 2
          1.6       Identifikasi Pengguna Laporan ............................................................................. 3
          1.7       Objek Penilaian .................................................................................................... 3
          1.8       Jenis Mata Uang yang digunakan ......................................................................... 3
          1.9       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran............................................ 3
          1.10      Tingkat Kedalaman Investigasi ............................................................................ 3
          1.11      Benturan Kepentingan Atas Rencana Transaksi .................................................... 4
          1.12      Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan .................................................... 4
          1.13      Ruang Lingkup Penilaian ...................................................................................... 6
          1.14      Pendekatan dan Metode ...................................................................................... 6
          1.15      Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................. 8
          1.16      Penilai Bisnis serta Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian
                    Pendapat Kewajaran ............................................................................................ 8
          1.17      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi ...................................................... 8
          1.18      Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK ... 9
          1.19      Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ...................................................................... 9
          2         ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 10
          2.1       Pihak-pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi .......................................... 10
          2.2       Hubungan Pihak-pihak yang Akan Melakukan Transaksi ................................... 10
          2.3       Materialitas Nilai Transaksi ................................................................................ 12
          2.4       Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi .............. 12
          2.5       Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan................................... 13
          3         ANALISIS KUALITATIF ......................................................................................... 14
          3.1       Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................... 14
          3.2       Analisis Industri dan Lingkungan ....................................................................... 15
          3.2.1     Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia ................................................................... 15
          3.2.2     Kondisi Industri ................................................................................................. 18
          3.3       Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan ................................................... 20
          3.4       Alasan Dilakukannya Transaksi.......................................................................... 21
          3.5       Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ............................................. 21
          4         ANALISIS KUANTITATIF ...................................................................................... 22


                                                                                                                                            xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          4.1     Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                  Perusahaan ........................................................................................................ 22
          4.1.1   Penilaian Kinerja Historis ................................................................................... 22
          4.1.2   Penilaian Arus Kas ............................................................................................. 33
          4.1.3   Penilaian atas Proyeksi Keuangan ...................................................................... 35
          4.1.4   Analisis Rasio Keuangan .................................................................................... 42
          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan .............................................................................. 45
          4.2     Analisis Inkremental .......................................................................................... 48
          4.2.1   Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 48
          4.2.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan.................................................................. 52
          4.2.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan .............................................................. 52
          4.2.4   Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana
                  dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............................... 52
          4.2.5   Hal Material Lainnya .......................................................................................... 52
          5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ............................................................. 53
          5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas
                  Transaksi yang Akan Dilakukan ......................................................................... 53
          5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                  Tambah dari Transaksi yang Akan Dilakukan .................................................... 53
          5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa
                  Rencana Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil
                  Penilaian ............................................................................................................ 53
          6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ............................................... 55
          7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI .................................................. 56
          8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................... 57
          9       KESIMPULAN ...................................................................................................... 58




                                                                                                                                         xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                           DAFTAR TABEL

          Tabel 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepengurusan ......................... 11
          Tabel 2 Materialitas Nilai Rencana Transaksi ................................................................... 12
          Tabel 3 Susunan Pemegang Saham Perseroan ................................................................. 14
          Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 15
          Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 16
          Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.000) ....................................................................... 22
          Tabel 7 Kinerja Laba Rugi (Rp.000) ................................................................................. 26
          Tabel 8 Rasio Keuangan .................................................................................................. 31
          Tabel 9 Arus Kas (Rp.000) ............................................................................................... 33
          Tabel 10 Asumsi Proyeksi Struktur Pendapatan (Rp.000) ................................................ 35
          Tabel 11 Asumsi Proyeksi Struktur Biaya ......................................................................... 36
          Tabel 12 Asumsi Proyeksi Pendapatan (Beban) Lain-Lain (To Sales) ................................ 36
          Tabel 13 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .......................... 36
          Tabel 14 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.000) .................................... 39
          Tabel 15 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)...................................... 40
          Tabel 16 Rasio Keuangan ................................................................................................ 42
          Tabel 17 Laporan Posisi Keuangan Proforma 30 Juni 2025 (Rp.000) ............................... 45
          Tabel 18 Analisis Rasio Keuangan Proforma .................................................................... 47
          Tabel 19 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.000) .............................................................. 48
          Tabel 20 Inkremental Laba Rugi (Rp.000) ........................................................................ 49
          Tabel 21 Inkremental Arus Kas (Rp.000) ......................................................................... 50
          Tabel 22 Uji Batas Atas dan Batas Bawah ......................................................................... 54
          Tabel 23 Selisih Nilai Transaksi ....................................................................................... 54




                                                                                                                                 xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                         DAFTAR GAMBAR

          Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan ......................... 10
          Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025 .................................... 16
          Gambar 3 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 17
          Gambar 4 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 17




                                                                                                                                 xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          1       PENDAHULUAN


          1.1     Latar Belakang


                  PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (atau selanjutnya disebut “CSIS”) merupakan
                  sebuah Perseroan Terbatas berstatus perusahaan terbuka yang didirikan di
                  Indonesia. Bidang usaha CSIS meliputi pengembangan properti melalui entitas anak,
                  serta industri furnitur dan jasa pelaksana konstruksi umum. CSIS beralamat di Jl.
                  Kaum Sari No. 1, Bogor, Jawa Barat, dan memiliki satu entitas anak dan dua entitas
                  asosiasi. PT Bogorindo Cemerlang (atau selanjutnya disebut “BC”) merupakan entitas
                  anak CSIS yang bergerak di bidang real estat, dengan kepemilikan saham CSIS pada
                  BC per 31 Juni 2025 sebesar 52,50%. CSIS berencana melakukan aksi korporasi
                  berupa     Penambahan   Modal pada BC guna         mendukung usaha BC dalam
                  pengembangan kawasan industri.


                  Rencana Transaksi tersebut, merupakan bagian dari rencana Penambahan Modal
                  dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) kepada para pemegang
                  saham CSIS sebanyak-banyaknya 522.800.000 (lima ratus dua puluh dua juta
                  delapan ratus ribu) saham Baru dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per
                  saham atau sebanyak-banyaknya 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor
                  penuh CSIS setelah PMHMETD I, dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp380,- (tiga
                  ratus delapan puluh Rupiah) per saham sehingga jumlah dana yang akan diterima
                  CSIS dalam PMHMETD I ini adalah sebanyak-banyaknya Rp198.664.000.000,-
                  (seratus sembilan puluh delapan miliar enam ratus enam puluh empat juta Rupiah).
                  Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan
                  digunakan CSIS untuk setoran modal pada BC.


                  Nilai Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC adalah sebesar
                  Rp195.829.500.000,- (seratus sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh
                  sembilan juta lima ratus ribu Rupiah). Total nilai Rencana Transaksi tersebut setara
                  55,31% dari ekuitas CSIS berdasarkan Laporan keuangan Interim per 30 Juni 2025
                  yang sebesar Rp354.054.446.441,- (tiga ratus lima puluh empat miliar lima puluh
                  empat juta empat ratus empat puluh enam ribu empat ratus empat puluh satu
                  Rupiah).

                  Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC memenuhi ketentuan
                  peraturan tentang transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan
                  Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April
                  2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya
                  disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020” atau “POJK No. 42/2020”) karena
                  dilakukan dengan pihak terafiliasi. Selain itu, Rencana Transaksi juga memenuhi
                  ketentuan mengenai transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan
                  Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April



                                                                                                    1
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya
                  disebut “Peraturan No. 17/POJK.04/2020” atau “POJK No. 17/2020”) karena nilai
                  rencana transaksi lebih dari 20,00% ekuitas CSIS per 30 Juni 2025. Sesuai ketentuan,
                  Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
                  memperoleh persetujuan RUPS dalam hal nilai transaksi lebih dari 50,00%.

          1.2     Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


                  Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
                  Laporan No. 00032/2.0113-03/BS/05/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November
                  2025.

          1.3     Tanggal Penilaian


                  Tanggal Penilaian dalam laporan pendapat kewajaran ini ditetapkan per 30 Juni
                  2025 dengan analisis menggunakan data dari Laporan Keuangan Interim CSIS yang
                  berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Adapun batas tersebut diambil atas dasar
                  pertimbangan kepentingan dan tujuan Pendapat Kewajaran.


          1.4     Identifikasi Status Penilai


                  KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah
                  memiliki perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik
                  No. 2.12.0113 dan Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh
                  Menteri Keuangan Republik Indonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang
                  Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD)
                  No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023.


                  Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan penilaian
                  objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada saat ini
                  atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                  dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                  memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


          1.5     Identifikasi Pemberi Tugas


                  Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                  Nama Perseroan        :   PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
                  Bidang Usaha          :   Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
                  Alamat                :   Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                                            Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
                  Telepon               :   0251 8666 873
                  Fax                   :   0251 8666 875


                                                                                                    2
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Website              :   www.csis.co.id
                  Email                :   info@csis.co.id


          1.6     Identifikasi Pengguna Laporan


                  Pengguna laporan dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:


                  Nama Perseroan       :   PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
                  Bidang Usaha         :   Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
                  Alamat               :   Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                                           Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
                  Telepon              :   0251 8666 873
                  Fax                  :   0251 8666 875
                  Website              :   www.csis.co.id
                  Email                :   info@csis.co.id


          1.7     Objek Penilaian


                  Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
                  Penambahan Modal oleh CSIS pada BC.


          1.8     Jenis Mata Uang yang digunakan


                  Jenis mata uang yang digunakan dalam analisis Pendapat Kewajaran adalah mata
                  uang rupiah.


          1.9     Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran


                  Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran
                  atas Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC. Pendapat kewajaran
                  ini diberikan dalam rangka memenuhi Peraturan No. 42/POJK.04/2020 tentang
                  Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan Peraturan
                  No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.


          1.10 Tingkat Kedalaman Investigasi


                Dalam melakukan pekerjaan pendapat kewajaran, kami telah melakukan:
                1.   Inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha.
                2.   Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                     perusahaan maupun data eksternal perusahaan.
                3.   Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi terkait
                     rencana transaksi.
                4.   Klarifikasi atas semua data yang telah diterima.



                                                                                                  3
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                 5.    Meminta tambahan data dan informasi.
                 6.    Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                       terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


          1.11    Benturan Kepentingan Atas Rencana Transaksi


                  Rencana Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari
                  masing-masing pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana
                  Transaksi yang akan dilakukan.


          1.12    Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan


                  Untuk dapat memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, sebagai
                  Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
                  melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:


                  1.    Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak per 31 Desember
                        2020, No. 00358/2.1068/AU.1/03/1044-3/1/IV/2021, tanggal 30 April 2021
                        yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Erna, S.E., Ak., CA., CPA, dari Kantor
                        Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dengan opini wajar
                        tanpa modifikasian;
                  2.    Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak per 31 Desember
                        2021, No. 00224/2.1068/AU.1/03/0007-2/1/III/2022, tanggal 29 Maret
                        2022, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Sutomo, S.E, Ak., MM, CPA, CA,
                        SAS, dari Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
                        dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                  3.    Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak per 31 Desember
                        2022, No. 00829/2.1068/AU.1/03/0007-2/1/IX/2023, tanggal 29 September
                        2023, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Sutomo, S.E, Ak., MM, CPA, CA,
                        SAS, dari Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
                        dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                  4.    Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak per 31 Desember
                        2023, No. 00230/2.1068/AU.1/03/1044-1/1/III/2024, tanggal 28 Maret
                        2024, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Erna, S.E., Ak., CA., CPA, dari
                        Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dengan
                        opini wajar tanpa modifikasian;
                  5.    Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak per 31 Desember
                        2024, No. 00157/2.1068/AU.1/03/1044-2/1/III/2025, tanggal 25 Maret
                        2025, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Erna, S.E., Ak., CA., CPA, dari
                        Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dengan
                        opini wajar tanpa modifikasian;
                  6.    Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan dan Entitas Anak per 30
                        Juni   2025,   No. 00753/2.1068/AU.1/03/1241-1/1/IX/2025,        tanggal   8



                                                                                                   4
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                       September 2025, yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Martinus Arifin, SE,
                       Ak., CA., CPA, dari Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &
                       Rekan dengan opini wajar tanpa modifikasian;
                  7.   Proyeksi Keuangan CSIS dengan dan tanpa transaksi periode 2025 sampai
                       dengan 2030;
                  8.   Akta dan Legalitas Umum CSIS;
                  9.   Laporan    Penilaian   Saham   BC   per   tanggal   penilaian   30   Juni   2025
                       No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November 2025,
                       oleh Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa
                       Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan;
                  10. Laporan asurans praktisi independen atas kompilasi informasi keuangan
                       proforma No. 155/1.C1079/MA.1/06.25, tanggal 12 November 2025 oleh
                       Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan;
                  11. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
                       No. 069/DIRUT-CSIS/EKS/XI/2025, tanggal 3 November 2025, dinyatakan
                       bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
                       terdapat benturan kepentingan;
                  12. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Material No. 068/DIRUT-
                       CSIS/EKS/XI/2025, tanggal 3 November 2025, dinyatakan bahwa Rencana
                       Transaksi termasuk pada transaksi material;
                  13. Wawancara dan diskusi dengan manajemen               CSIS sehubungan dengan
                       penugasan pendapat Kewajaran, diantaranya adalah Bapak Tjoea Aubintoro
                       sebagai Direktur Utama dan Ibu Maria Ekanita sebagai Sekretaris Perusahaan;
                       dan
                  14. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang diberikan
                       No. 067/DIRUT-CSIS/EKS/XI/2025, tanggal 3 November 2025.


                  Prosedur yang Digunakan


                  Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
                  dan representasi yang disediakan oleh CSIS dan dikompilasi oleh Penilai. Informasi
                  yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang
                  material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika
                  dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya
                  menjadi menyesatkan.


                  Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya
                  diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
                  dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) CSIS telah diberikan kesempatan untuk
                  meminta dan mengulas, serta telah menerima semua informasi yang diperlukan
                  untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
                  di dalamnya (ii) CSIS tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang memiliki
                  hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan Penilai



                                                                                                     5
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  sehubungan       dengan    pemeriksaan    keakuratan    informasi   atau   keputusan.
                  Penyampaian dari laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan laporan
                  ini, dalam kondisi apa pun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi yang
                  terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang dilakukan
                  Penilai adalah memeriksa dan menganalisis seluruh dokumen transaksi, laporan
                  keuangan, dan tiap bagian dari rencana transaksi dalam hal kewajarannya.


          1.13    Ruang Lingkup Penilaian


                  Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan
                  oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan
                  adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                  (POJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
                  Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran diberikan setelah dilakukan
                  analisis atas:


                  a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
                  b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                       pemegang saham;
                  c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
                       dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
                       pemegang saham.


                  Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara
                  pihak-pihak yang bertransaksi diatur sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020,
                  tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan nilai
                  materialitas     Rencana      Transaksi    diatur      sesuai   dengan      Peraturan
                  No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
                  Utama.


                  Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukan
                  Penilai untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
                  lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana
                  Transaksi tersebut.


          1.14    Pendekatan dan Metode


                  Sesuai dengan SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, pendekatan dan metode yang
                  digunakan adalah sebagai berikut:
                  1.   Analisis transaksi
                        a. Identifikasi hubungan antara pihak yang bertransaksi;
                        b. Perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi; dan
                        c. Penilaian atas risiko dan manfaat dari transaksi yang akan dilakukan.



                                                                                                     6
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  2.   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi
                       Analisis kualitatif
                       a.   Riwayat perusahaan dan sifat kegiatan usaha;
                       b.   Analisis industri dan lingkungan;
                       c.   Analisis operasional dan prospek perusahaan;
                       d.   Alasan dilakukannya transaksi; dan
                       e.   Keuntungan dan kerugian yang bersifat kualitatif atas transaksi yang akan
                            dilakukan.
                       Analisis Kuantitatif
                       a. Penilaian atas potensi pendapatan, aset, liabilitas, dan kondisi keuangan
                            perusahaan, termasuk:
                            1)   Penilaian kinerja historis;
                            2)   Penilaian arus kas;
                            3)   Penilaian atas proyeksi keuangan;
                            4)   Analisis rasio keuangan; dan
                            5)   Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan
                                 keuangan setelah transaksi dilakukan.
                       b. Melakukan analisis inkremental (incremental analysis) untuk mengukur
                            nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan paling sedikit
                            meliputi hal sebagai berikut:
                            1)   Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
                                 transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap
                                 proyeksi keuangan perusahaan;
                            2)   Biaya atau pendapatan yang relevan;
                            3)   Informasi non keuangan yang relevan;
                            4)   Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                                 rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain; dan
                            5)   Hal material lainnya.
                       c. Melakukan analisis sensitivitas (sensitivity analysis) untuk mengukur
                            keuntungan dan kerugian dari transaksi yang akan dilakukan, jika
                            diperlukan.
                  3.   Analisis atas kewajaran nilai transaksi
                       a. Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas
                            transaksi yang akan dilakukan;
                       b. Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai
                            tambah dari transaksi yang akan dilakukan; dan
                       c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa
                            rencana nilai transaksi berada dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari
                            hasil Penilaian.
                  4.   Analisis atas faktor lain yang relevan.




                                                                                                    7
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          1.15    Asumsi dan Kondisi Pembatas


                  Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
                  Kewajaran ini adalah:


                    •   Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
                    •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                        dalam Pendapat Kewajaran.
                    •   Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
                        kelengkapan informasi yang disediakan oleh CSIS atau data yang diperoleh
                        dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                        penelitian yang kami anggap relevan.
                    •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
                        Transaksi untuk periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030
                        yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan
                        yang dibuat oleh CSIS dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
                    •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                        keuangan yang telah disesuaikan.
                    •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                        bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional CSIS.
                    •   Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
                        yang dihasilkan.
                    •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Pendapat
                        Kewajaran dari pemberi tugas.


          1.16    Penilai Bisnis serta Hasil Penilaian yang Menjadi Dasar dalam Pemberian Pendapat
                  Kewajaran


                  Berdasarkan Laporan Penilaian Saham BC per tanggal penilaian 30 Juni 2025,
                  No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November 2025, oleh
                  Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai
                  Publik Syarif, Endang dan Rekan, Nilai Pasar 100,00% Saham BC adalah sebesar
                  Rp828.813.277.000,- (delapan ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus tiga
                  belas juta dua ratus tujuh puluh tujuh ribu Rupiah). Berdasarkan hasil penilaian
                  tersebut, nilai pasar BC per lembar saham adalah sebesar Rp3.527,- (tiga ribu lima
                  ratus dua puluh tujuh Rupiah).

          1.17    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                  Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                  dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                  persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau



                                                                                                  8
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                  persetujuan kami secara tertulis.
                  Namun bila laporan ini ditujukan untuk kepentingan pasar modal, maka laporan
                  kami dapat     disirkulasikan   secara   utuh   untuk   mengakomodir   kepentingan
                  stakeholder agar dapat melindungi kepentingan masyarakat luas.

          1.18    Konfirmasi bahwa Penilaian telah Dilakukan berdasarkan SPI, POJK, dan SEOJK


                  Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                  Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                  Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                  serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.04/2020.


          1.19    Kejadian Setelah Tanggal Penilaian


                  Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting yang
                  diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                  tanggal laporan penilaian.




                                                                                                  9
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          2       ANALISIS TRANSAKSI


          2.1     Pihak-pihak yang Terkait dalam Rencana Transaksi


                  Pihak-pihak yang terkait dalam Rencana Transaksi antara lain:


                  • PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) sebagai pihak yang melakukan
                     penambahan modal; dan
                  • PT Bogorindo Cemerlang (BC) sebagai pihak penerima penambahan modal.

          2.2     Hubungan Pihak-pihak yang Akan Melakukan Transaksi


                  Struktur dan tabel di bawah ini menunjukkan hubungan antara pihak-pihak dalam
                  rencana transaksi.


                        Gambar 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepemilikan




                  Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                            10
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                         Tabel 1 Hubungan Pihak yang Bertransaksi Berdasarkan Kepengurusan

                                       Nama                       CSIS                  BC


                   Santo Fransiscus                          Komisaris Utama

                   Apran Kurniawan, S.E., M.Ak., Ak., CA.,      Komisaris
                     CMA (Aust)., CBV                          Independen
                                                                                Pemegang Saham
                   Tjoea Aubintoro                           Direktur Utama
                                                                               (0,34%) dan Direktur

                   Yohanes Sumarno                              Direktur


                   Octova Lily                                                       Komisaris



                  Rencana Transaksi akan dilakukan antara CSIS sebagai pihak yang melakukan
                  penambahan modal dengan BC sebagai pihak penerima penambahan modal.
                  Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi, mengingat bahwa:


                  • CSIS merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar
                     52,50% pada BC.
                  • Bapak Tjoea Aubintoro menjabat sebagai Direktur Utama CSIS sekaligus Direktur
                     di BC serta pemegang saham BC sebesar 0,34%.


                  Berdasarkan Peraturan No. 42/POJK.04/2020, Transaksi Afiliasi adalah setiap
                  aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
                  perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
                  anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
                  Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
                  perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari
                  perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
                  pemegang saham utama, atau Pengendali.


                  Dengan demikian, Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan Transaksi
                  Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. 42/POJK.04/2020, karena
                  dilakukan dengan pihak terafiliasi.


                  Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan
                  kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 karena tidak terdapat
                  perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dan kepentingan ekonomis
                  pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris Pemegang Saham Utama atau
                  pengendali yang dapat merugikan Perusahaan.




                                                                                                  11
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          2.3     Materialitas Nilai Transaksi


                  Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan transaksi material dengan
                  gambaran sebagai berikut.


                                         Tabel 2 Materialitas Nilai Rencana Transaksi
                                                          Ekuitas CSIS      Nilai Rencana
                                                                                            Persentase
                                Uraian                   30 Juni 2025        Transaksi
                                                                                               (%)
                                                           (Rp.000)           (Rp.000)

                   Rencana Transaksi Penambahan
                                                             354.054.446    195.829.500      55,31%
                   Modal oleh CSIS pada BC


                  Berdasarkan Laporan Keuangan Interim Audit CSIS per 30 Juni 2025, total ekuitas
                  CSIS adalah sebesar Rp354.054.446.441,- (tiga ratus lima puluh empat miliar lima
                  puluh empat juta empat ratus empat puluh enam ribu empat ratus empat puluh satu
                  Rupiah). Berdasarkan Keterangan Manajemen, diketahui bahwa nilai Rencana
                  Transaksi adalah sebesar Rp195.829.500.000,- (seratus sembilan puluh lima miliar
                  delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu Rupiah). Dengan demikian,
                  persentase nilai transaksi terhadap ekuitas CSIS per 30 Juni 2025 adalah sebesar
                  55,31%.


                  Berdasarkan    Peraturan     No. 17/POJK.04/2020, suatu      transaksi dikategorikan
                  sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
                  ekuitas Perusahaan Terbuka. Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi
                  Material wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS dalam hal nilai
                  transaksi lebih dari 50%.


                  Dengan demikian, Rencana Transaksi termasuk transaksi material sesuai dengan
                  Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                  Kegiatan Usaha Utama.


          2.4     Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi


                  Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC belum memiliki perjanjian
                  dan persyaratan yang disepakati secara formal. Namun demikian, berdasarkan
                  informasi yang diperoleh dari manajemen, diketahui bahwa CSIS berencana untuk
                  melakukan penambahan modal pada BC sebesar Rp195.829.500.000,- (seratus
                  sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus ribu
                  Rupiah). Adapun rencana transaksi tersebut dapat diuraikan sebagai berikut.


                  1.   Para pihak
                       Pihak Penanam Modal                : CSIS
                       Pihak Penerima Modal               : BC


                                                                                                      12
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  2.    Nilai Penambahan modal
                        Penambahan modal oleh CSIS pada BC sebesar Rp195.829.500.000,- (seratus
                        sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus
                        ribu Rupiah).


                  3.    Harga per Lembar Saham
                        Harga untuk setiap lembar saham dalam penambahan modal tersebut adalah
                        sebesar Rp3.485,- (tiga ribu empat ratus delapan puluh lima Rupiah).


                  4.    Tujuan Penggunaan Dana


                        Dana yang diperoleh dari penambahan modal tersebut direncanakan akan
                        digunakan untuk mendukung pengembangan usaha BC, dengan rincian sebagai
                        berikut:


                        •   Pembangunan infrastruktur di Kawasan Industri Cikembar sebesar
                            Rp93.000.000.000,- (sembilan puluh tiga miliar Rupiah).
                        •   Pembangunan       infrastruktur      di   Bukit   Panenjoan        sebesar
                            Rp10.000.000.000,- (sepuluh miliar Rupiah).
                        •   Pembangunan Gudang di Kawasan Industri Sentul yang dapat dijual atau
                            disewakan sebesar Rp7.000.000.000,- (tujuh miliar Rupiah).
                        •   Sisanya akan digunakan untuk pembebasan lahan menambah landbank di
                            sekitar Kawasan Industri Cikembar.


          2.5     Manfaat dan Risiko Atas Transaksi yang Akan Dilakukan


                  Manfaat dari Rencana Transaksi diantaranya adalah sebagai berikut.


                  • Penguatan permodalan entitas anak, yang mana BC memperoleh tambahan dana
                       untuk mendukung pengembangan kawasan industri;
                  • Dukungan terhadap pengembangan kawasan industri berpotensi memberi
                       tambahan sumber pendapatan bagi CSIS melalui kontribusi laba dari entitas
                       anak; dan
                  • Dengan penambahan modal, CSIS dapat menjaga pengaruh dan kendali dalam
                       arah strategis BC.


                  Risiko dari Rencana Transaksi diantaranya adalah sebagai berikut.


                  • Hasil investasi sangat tergantung pada kemampuan BC dalam mengelola dan
                       mengembangkan usaha; dan
                  • Alokasi modal dalam jumlah signifikan dapat membatasi fleksibilitas keuangan
                       CSIS untuk kebutuhan lain.




                                                                                                   13
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          3       ANALISIS KUALITATIF


          3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha


                  PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) didirikan berdasarkan Akta Notaris
                  Djurnawati Soetarmono, S.H., No. 52, tanggal 2 Juni 1995. Akta pendirian tersebut
                  disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
                  No. C2-4373.HT.01.01.Th.96, tanggal 6 Maret 1996, dan telah diumumkan dalam
                  Berita Negara Republik Indonesia No. 61 dan Tambahan Berita Negara Republik
                  Indonesia No. 021003, tanggal 1 Agustus 2025.


                  Anggaran Dasar CSIS telah beberapa kali diubah, yang perubahan terakhir anggaran
                  dasarnya sebagaimana dimuat dalam Akta No. 13, tanggal 6 Juni 2024, yang dibuat
                  di hadapan Notaris Nitra Reza, S.H., M.Kn., di Bogor dan telah mendapatkan
                  pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
                  No. AHU-0035742.AH.01.02.Tahun 2024, tanggal 18 Juni 2024.


                  CSIS berkedudukan di Bogor, dengan kantor pusat beralamat di Jl. Kaum Sari No. 1,
                  RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa
                  Barat.


                  CSIS merupakan bagian dari Olympic Group, salah satu market leader produsen
                  furniture knock down di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1983. CSIS
                  memulai operasi komersialnya pada tahun 1997. Dan pada tahun 2005, CSIS
                  memfokuskan usahanya dalam bidang proyek/kontraktor untuk pekerjaan furniture
                  custom made untuk interior. Pada tahun 2017, CSIS melakukan Penawaran Saham
                  Perdana di Bursa Efek Indonesia dan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas
                  Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No. S- 210/D.04/2017 tanggal 28 April 2017.
                  Saat ini, kegiatan usaha CSIS adalah pengembangan real estate melalui Entitas Anak.


                  Entitas induk CSIS adalah PT Andalan Utama Bintara (AUB) dan entitas induk terakhir
                  adalah PT Cahaya Infra Antariksa (CIA).


                  Susunan Pemegang Saham


                  Pemegang saham CSIS dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2025
                  adalah sebagai berikut.


                                       Tabel 3 Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                                           Persentase     Jumlah
                              Pemegang Saham                Jumlah Saham
                                                                           Kepemilikan    (Rp.000)
                   1.   PT Andalan Utama Bintara             748.000.000        57,23%    74.800.000
                   2.   PT Olympic Kapital Equity            297.600.000        22,77%    29.760.000



                                                                                                     14
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                                             Persentase       Jumlah
                               Pemegang Saham                Jumlah Saham
                                                                             Kepemilikan      (Rp.000)
                   3.   Masyarakat (Masing-masing di
                            bawah 5%)                         261.400.000         20,00%      26.140.000
                                        Total               1.307.000.000        100,00%     130.700.000
                  Sumber: Laporan Keuangan Audit 30 Juni 2025


                  Susunan Komisaris dan Direksi


                  Susunan pengurus CSIS per 30 Juni 2025 adalah sebagai berikut.


                  Dewan Komisaris
                  Komisaris Utama               : Santo Fransiscus
                  Komisaris Independen          : Apran Kurniawan, SE., M.Ak., Ak., CA., CMA (Aust)., CBV


                  Direksi
                  Direktur Utama                : Tjoea Aubintoro
                  Direktur                      : Yohanes Sumarno


          3.2     Analisis Industri dan Lingkungan

          3.2.1   Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia


                  Pertumbuhan Ekonomi

                  Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh investasi bangunan
                  terkait kegiatan di sektor transportasi. Kinerja ekspor juga baik didorong oleh
                  ekspor berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur. Sementara itu,
                  konsumsi rumah tangga perlu ditingkatkan, tercermin pada pengeluaran yang
                  masih terbatas.


                     Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                  Sumber: Bank Indonesia


                                                                                                         15
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Secara sektoral, lapangan usaha (LU) Pertanian tetap ditopang oleh kinerja sub
                  sektor LU Perkebunan dan dukungan program Pemerintah, sedangkan kinerja
                  beberapa LU utama lainnya seperti LU Industri Pengolahan serta LU Penyediaan
                  Akomodasi dan Makan Minum belum kuat.


                   Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                  Sumber: Bank Indonesia


                  Secara spasial, perekonomian di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua)
                  diproyeksikan tumbuh sekitar 5%, sementara wilayah lainnya belum menunjukkan
                  peningkatan.


                            Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025




                  Sumber: Bank Indonesia




                                                                                             16
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Inflasi

                  Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan
                  mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87%
                  (yoy) ditopang inflasi inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan
                  inflasi administered prices (AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi
                  2,37% (yoy), dipengaruhi konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam
                  mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya serta permintaan yang
                  lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih tercatat rendah 0,57% (yoy) didukung oleh
                  kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian
                  inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan
                  Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara itu, inflasi kelompok AP
                  tetap terkendali 1,34% (yoy), di tengah kenaikan tarif air minum PAM dan cukai hasil
                  tembakau.


                                       Gambar 3 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                               Sumber: Bank Indonesia


                                             Gambar 4 Inflasi IHK Provinsi




                    Sumber: Bank Indonesia


                                                                                                    17
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          3.2.2   Kondisi Industri


                  Selama satu dekade terakhir, aktivitas penjualan dan penyewaan lahan industri di
                  wilayah Jabodetabek telah mencapai rekor tertinggi. Pada tahun 2024, total transaksi
                  mencapai    427,06      hektar, hampir menyamai     puncaknya    pada tahun     2014.
                  Dibandingkan dengan total transaksi pada tahun 2023, terjadi peningkatan hampir
                  dua kali lipat.


                  Salah satu pendorong utama lonjakan ini adalah penjualan lahan industri seluas 150
                  hektar di Subang Smartpolitan kepada produsen kendaraan listrik Tiongkok, BYD.
                  Transaksi ini berkontribusi signifikan terhadap penyerapan lahan industri secara
                  keseluruhan. Namun, meskipun transaksi Subang Smartpolitan tidak termasuk, total
                  transaksi pada tahun 2024 masih melampaui total transaksi pada tahun 2023, yang
                  menggarisbawahi pesatnya ekspansi sektor kawasan industri.


                                       Gambar 8 Penyerapan Lahan Industri Tahunan (Ha)




                              Sumber: Colliers International


                  Pada kuartal keempat tahun 2024, transaksi terbesar terjadi di Karawang New
                  Industry City, dengan total 36 hektar, terdiri dari 22 hektar penjualan lahan industri
                  dan 14 hektar penyewaan gudang untuk pabrik baterai kendaraan listrik. Transaksi
                  terbesar kedua tercatat di Serang, khususnya di kawasan industri Modern Cikande,
                  dengan empat transaksi seluas 18,15 hektar. Transaksi-transaksi ini didominasi oleh
                  perusahaan aluminium Tiongkok yang mengakuisisi lahan seluas 15 hektar,
                  sementara 3 hektar sisanya diakuisisi oleh perusahaan Tiongkok di sektor tiang
                  pancang dan dua perusahaan lokal yang bergerak di industri kimia dan logam.




                                                                                                    18
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                       Gambar 8 Kinerja Penjualan Kawasan Industri Selama Triwulan-IV 2024 (Ha)




                                Sumber: Colliers International


                  Selain itu, aktivitas pusat data tetap kuat, terutama di KIIC, tempat transaksi besar
                  seluas 18 hektar terjadi. Di kawasan industri GIIC, total transaksi mencapai 14,6
                  hektar pada kuartal keempat 2024, sehingga total kumulatif tahun ini mencapai
                  59,31 hektar—menjadikannya kawasan dengan transaksi tertinggi kedua setelah
                  Subang Smartpolitan. Transaksi di GIIC mencakup lahan seluas 7 hektar yang dibeli
                  oleh perusahaan pusat data, lahan gudang seluas 3 hektar, dan dua lahan seluas total
                  4,6 hektar yang diakuisisi oleh perusahaan FMCG.


                  Penjualan lahan industri juga mulai kembali marak di Kota Bukit Indah (Indotaisei)
                  setelah bertahun-tahun stagnan. Pada kuartal keempat, sebuah perusahaan logistik
                  berekspansi dengan mengakuisisi lahan seluas 1,65 hektar, sementara produsen alat
                  musik membeli lahan seluas 5 hektar, sehingga total transaksi di area tersebut
                  menjadi 6,66 hektar. Di Karawang, Arta Industrial Hill mencatat penjualan seluas 5,3
                  hektar, terdiri dari 4,3 hektar yang dijual kepada perusahaan tekstil berteknologi
                  tinggi dan 1 hektar kepada produsen komponen baterai.


                  Untuk wilayah Bekasi, Jababeka melaporkan total transaksi seluas 5,1 hektar di Q4,
                  dengan transaksi terbesar adalah pembelian lahan seluas 4 hektar oleh perusahaan
                  pusat data lokal. Sisa transaksi terdiri dari lahan-lahan kecil yang diakuisisi oleh
                  perusahaan-perusahaan      Indonesia   dan     Tiongkok   di   sektor   kimia,   logistik,
                  permesinan, dan komponen industri. Sementara itu, Suryacipta di Karawang mencatat
                  satu transaksi seluas 2,5 hektar, yang dibeli oleh perusahaan bahan bangunan.


                  Sebuah perusahaan industri makanan yang berbasis di Singapura menyewa lahan
                  seluas 0,5 hektar di Kota Bukit Indah. Sedangkan pada Bekasi Fajar, hanya tercatat
                  transaksi kecil seluas 212 meter persegi pada kuartal keempat. Namun, secara
                  tahunan, total transaksi di Bekasi Fajar mencapai 12,92 hektar pada tahun 2024.




                                                                                                       19
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Secara keseluruhan, penjualan lahan industri pada kuartal keempat tahun 2024
                  menunjukkan kinerja yang solid, memberikan dorongan positif bagi pasar lahan
                  industri secara keseluruhan. Tren pertumbuhan ini diperkirakan akan berlanjut di
                  tahun-tahun mendatang.


                       Gambar 8 Penyerapan Kawasan Industri Berdasarkan Sektor Tahun 2024 (%)




                  Sumber: Colliers International


          3.3     Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan


                  CSIS merupakan sebuah Perseroan Terbatas berstatus perusahaan terbuka yang
                  didirikan di Indonesia. Secara operasional, CSIS menjalankan kegiatan usaha melalui
                  entitas anak dengan fokus utama pada pengembangan properti, real estat, dan
                  kawasan industri.


                  Dalam periode 2020 hingga Juni 2025, penjualan Perseroan mengalami fluktuasi
                  dengan sumber utama berasal dari unit bangunan dan kavling tanah. Setelah tren
                  penurunan pada 2021–2023, kinerja berhasil pulih pada 2024 melalui peningkatan
                  signifikan pada penjualan kavling tanah dan unit bangunan. Hingga pertengahan
                  2025, Perseroan telah membukukan penjualan Rp60,51 miliar atau 72,56% dari total
                  penjualan tahun sebelumnya.


                  Dari sisi prospek, sektor kawasan industri di Indonesia memiliki peluang
                  pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya kebutuhan lahan
                  industri akibat pertumbuhan investasi, khususnya di sektor manufaktur dan
                  logistik.   Dukungan   pemerintah   terhadap   pembangunan     infrastruktur   serta
                  kebijakan hilirisasi industri menjadi pendorong positif bagi permintaan kawasan


                                                                                                   20
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  industri. Dengan adanya dukungan permodalan kepada BC, CSIS berpotensi
                  memperoleh manfaat melalui penguatan daya saing BC dalam mengembangkan
                  kawasan industri secara berkelanjutan.


          3.4     Alasan Dilakukannya Transaksi


                  Alasan dilakukannya Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC
                  adalah untuk memperkuat struktur permodalan entitas anak sehingga BC memiliki
                  kapasitas yang lebih memadai dalam mengembangkan kawasan industri sesuai
                  dengan strategi bisnis yang telah ditetapkan. Melalui penambahan modal ini,
                  menciptakan peluang bagi peningkatan kinerja konsolidasi            CSIS di masa
                  mendatang. Selain itu, transaksi ini mencerminkan komitmen CSIS dalam
                  mendukung pertumbuhan usaha entitas anak, yang diharapkan dapat memberikan
                  nilai tambah baik bagi CSIS maupun pemegang saham.


          3.5     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif


                  Rencana Transaksi Penambahan Modal oleh CSIS pada BC secara kualitatif
                  memberikan sejumlah keuntungan, antara lain memperkuat posisi CSIS sebagai
                  induk usaha di sektor properti dan kawasan industri, meningkatkan kendali
                  manajerial dalam arah pengembangan BC, serta sebagai komitmen Perseroan dalam
                  mendukung pertumbuhan usaha entitas anak. Namun demikian, transaksi ini juga
                  memiliki kerugian kualitatif, seperti meningkatnya ketergantungan CSIS pada
                  kinerja BC, serta risiko operasional BC secara tidak langsung menjadi risiko CSIS.




                                                                                                   21
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




             4          ANALISIS KUANTITATIF


             4.1        Penilaian atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
                        Perusahaan


             4.1.1      Penilaian Kinerja Historis


                        Kinerja Posisi Keuangan


                        Kinerja Posisi Keuangan CSIS selama periode tahun 2020 sampai dengan 30 Juni
                        2025 adalah sebagai berikut:


                                                  Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan (Rp.000)
                                  30 Juni 2025        2024          2023          2022          2021          2020
            Keterangan
                                      Audit           Audit         Audit         Audit         Audit         Audit
    ASET
    Aset Lancar
    Kas dan setara kas               3.338.109        1.555.836     6.653.563    14.173.605     7.378.924     4.691.892
    Piutang usaha
       Pihak berelasi                         -               -      324.467       551.822       617.021       556.790
       Pihak ketiga                  1.753.135        1.746.789      532.896      1.821.926     3.308.930     1.065.698
    Piutang lain-lain
       Pihak berelasi                         -               -       32.172        61.828      1.090.423     1.687.437
       Pihak ketiga                   930.305          363.798       762.057       925.464       435.642      1.702.580
    Persediaan
       Kaveling tanah              22.633.759        36.404.790    42.159.224    43.999.414    61.258.353    75.626.739
       Unit bangunan               12.391.082        13.694.570     7.995.173     9.002.712    25.418.029    28.781.399
       Meubelair                              -               -             -      150.075       174.227       273.164
       Persediaan dalam
           penyelesaian:
       Kaveling tanah             315.064.506       310.984.298   308.690.982   306.011.419   301.122.927   289.870.655
       Unit bangunan                  995.171        19.902.720    31.166.210    20.116.218             -     3.820.129
       Proyek dalam                           -               -             -       17.947        17.947        34.747
           penyelesaian
    Uang muka                        2.761.810        4.393.690    19.347.766    21.718.439    23.157.977    31.016.739
    Biaya dibayar di muka            5.655.037        5.212.594     3.609.555     3.101.089     3.371.998     2.667.732
    Pajak dibayar di muka            2.449.702        2.595.977     3.073.041     2.628.019     2.841.984     3.145.689
    Total Aset Lancar             367.972.616       396.855.062   424.347.105   424.279.977   430.194.382   444.941.390


    Aset Tidak Lancar
    Investasi pada entitas         47.645.362        48.515.063    48.326.286    48.198.355    42.442.995    41.045.912
      asosiasi
    Aset tetap
    Biaya perolehan
       Tanah                       42.971.142        42.998.132    43.222.261    43.489.258    23.399.258    20.150.772
       Bangunan                      7.474.035        7.430.535     9.879.016     7.553.886     7.553.886     7.553.886
       Kendaraan                     2.260.827        1.692.725     1.577.725     1.738.195     3.348.491     2.285.681
       Inventaris kantor             4.292.289        4.160.111     3.963.914     4.245.949     3.877.047     3.665.572
       Mesin                         4.050.000        4.050.000             -             -             -             -
    Jumlah biaya perolehan         61.048.293        60.331.503    58.642.916    57.027.288    38.178.682    33.655.912




                                                                                                              22
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                30 Juni 2025     2024           2023           2022           2021           2020
           Keterangan
                                   Audit         Audit          Audit          Audit          Audit          Audit
    Akumulasi penyusutan
       Bangunan                  (3.893.808)    (3.712.241)    (3.888.728)    (3.506.675)    (3.132.996)    (2.758.748)
       Kendaraan                 (1.233.612)    (1.424.357)    (1.289.738)    (1.331.639)    (1.505.244)    (1.441.045)
       Inventaris kantor         (3.573.808)    (3.460.339)    (3.251.798)    (3.693.029)    (3.525.225)    (3.241.244)
       Mesin                      (421.875)      (168.750)              -              -              -              -
    Jumlah akumulasi             (9.123.103)    (8.765.687)    (8.430.264)    (8.531.343)    (8.163.464)    (7.441.037)
      penyusutan


    Nilai Buku                   51.925.191     51.565.816     50.212.652     48.495.945     30.015.218     26.214.875


    Properti Investasi           23.576.690      2.888.474      3.048.448      3.048.448      3.048.448      5.675.353
    Aset tak berwujud               295.863        362.875        490.975         27.163        103.481        699.164
    Aset hak guna                   882.267        979.129      1.436.309      1.467.232        917.484              -
    Tanah untuk                  20.531.419     20.531.419     20.531.419     20.714.649     16.172.133     16.172.133
      pengembangan
    Taksiran tagihan pajak                 -             -              -              -              -        576.004
    Aset pajak tangguhan            339.857        319.202        316.486        434.680      3.242.001      2.938.205
    Total Aset Tidak Lancar     145.196.648    125.161.978    124.362.574    122.386.471     95.941.759     93.321.646


    TOTAL ASET                  513.169.264    522.017.041    548.709.680    546.666.448    526.136.141    538.263.036


    LIABILITAS DAN EKUITAS
    Liabilitas Jangka Pendek
    Utang bank jangka               879.436      1.722.231      3.946.751              -        554.293      3.258.485
      pendek
    Utang usaha
       Pihak berelasi                      -             -              -              -              -              -
       Pihak ketiga               8.476.728      6.408.918     10.766.044     11.069.669      8.631.405      8.636.594
    Utang lain-lain
       Pihak berelasi            55.043.747     64.475.420     78.756.349     95.531.491     95.743.046    114.418.218
       Pihak ketiga               2.954.031      9.773.205     19.120.736     17.462.237     12.193.180     15.132.213
    Uang muka penjualan
       Pihak berelasi                      -             -              -      3.769.790      2.500.000      2.439.038
       Pihak ketiga              62.564.982     80.568.961     88.348.993     80.948.521     87.417.581     94.094.619
    Beban akrual                    484.830        207.669      5.389.581      5.106.185      6.842.111      3.302.400
    Utang pajak                   1.767.627      1.086.043        299.659      1.565.953      1.495.277        701.176
    Liabilitas jangka panjang
      YJTDS
       Utang bank                 3.788.309      3.278.366      2.635.609      3.204.974      2.416.042      6.578.362
       Liabilitas sewa               95.020        219.496        548.961        531.457        155.159              -
    Pendapatan diterima di                 -             -              -              -        471.749        463.255
      muka jangka pendek
    Total Liabilitas Jangka
                                136.054.710    167.740.309    209.812.684    219.190.277    218.419.842    249.024.360
      Pendek


    LIABILITAS JANGKA
      PANJANG
    Utang bank                   18.726.448     20.069.868     16.738.802      8.735.574     15.415.278     15.668.480
    Liabilitas sewa                  33.926         46.125        263.370        603.815        423.573              -
    Pendapatan diterima di        2.754.929      2.717.012      4.415.424      6.398.024      3.714.435      3.340.046
      muka
    Liabilitas imbalan kerja      1.544.804      1.450.917      1.438.571      1.291.389      1.185.687      2.194.637


                                                                                                             23
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                    30 Juni 2025       2024          2023          2022           2021           2020
            Keterangan
                                          Audit        Audit         Audit         Audit          Audit          Audit
    Total Liabilitas Jangka             23.060.108    24.283.922    22.856.166    17.028.803     20.738.972     21.203.163
      Panjang


    TOTAL LIABILITAS                159.114.818      192.024.231   232.668.850   236.219.080    239.158.814    270.227.522


    EKUITAS
    Modal disetor                   130.700.000      130.700.000   130.700.000   130.700.000    130.700.000    130.700.000
       PT Andalan Utama                 74.800.000    74.800.000    74.800.000    74.800.000     74.800.000     74.800.000
          Bintara
       PT Olympic Kapital               29.760.000    29.760.000    29.760.000    29.760.000     29.760.000     29.760.000
          Equity
       Masyarakat (masing-              26.140.000    26.140.000    26.140.000    26.140.000     26.140.000     26.140.000
          masing di bawah
          5%)
    Tambahan modal disetor              29.367.882    29.367.882    29.367.882    29.367.882     29.367.882     29.367.882
    Saldo laba (Defisit)                19.381.985     6.984.407      118.598     (1.364.205)   (13.320.468)   (23.314.830)
                                    179.449.867      167.052.289   160.186.480   158.703.677    146.747.413    136.753.052
    Kepentingan Non
                                    174.604.580      162.940.521   155.854.350   151.743.692    140.229.913    131.282.462
      Pengendali


    TOTAL EKUITAS                   354.054.446      329.992.810   316.040.830   310.447.368    286.977.326    268.035.514


    TOTAL LIABILITAS DAN
                                    513.169.264      522.017.041   548.709.680   546.666.448    526.136.141    538.263.036
      EKUITAS
   Sumber: Laporan Keuangan CSIS


                      Aset
                      •       Pada 31 Desember 2020, Perseroan membukukan total aset sebesar Rp538,26
                              miliar, yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp444,94 miliar dan aset tidak
                              lancar sebesar Rp93,32 miliar. Posisi aset tersebut terutama ditopang oleh
                              persediaan berupa kaveling tanah dalam penyelesaian yang mencapai Rp289,87
                              miliar.
                      •       Pada 31 Desember 2021, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp526,14 miliar,
                              turun 2,25% dibandingkan Rp538,26 miliar di tahun 2020. Aset lancar tercatat
                              sebesar Rp430,19 miliar dan aset tidak lancar Rp95,94 miliar. Penurunan aset
                              terutama disebabkan oleh berkurangnya persediaan kaveling tanah dari
                              Rp75,63 miliar menjadi Rp61,26 miliar.
                      •       Pada 31 Desember 2022, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp546,67
                              miliar, meningkat 3,90% dari Rp526,14 miliar pada 2021. Aset lancar
                              meningkat menjadi Rp424,28 miliar, sedangkan aset tidak lancar naik menjadi
                              Rp122,39 miliar. Kenaikan ini terutama ditopang oleh penambahan aset tetap
                              berupa tanah sebesar Rp20,09 miliar.
                      •       Pada 31 Desember 2023, total aset Perseroan naik menjadi Rp548,71 miliar,
                              atau tumbuh 0,37% dibandingkan tahun 2022. Aset lancar tercatat sebesar
                              Rp424,35 miliar, sementara aset tidak lancar Rp124,36 miliar. Kenaikan ini
                              terutama didorong oleh kenaikan nilai buku aset tetap sebesar Rp1,72 miliar,


                                                                                                                 24
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                       meskipun kas dan setara kas turun signifikan dari Rp14,17 miliar menjadi
                       Rp6,65 miliar.
                  •    Pada 31 Desember 2024, Perseroan membukukan total aset sebesar Rp522,02
                       miliar, menurun 4,86% dibandingkan Rp548,71 miliar pada 2023. Aset lancar
                       turun menjadi Rp396,86 miliar, sedangkan aset tidak lancar meningkat menjadi
                       Rp125,16 miliar. Penurunan terutama dipengaruhi oleh menurunnya uang
                       muka menjadi sebesar Rp4,39 miliar.
                  •    Per 30 Juni 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp513,17 miliar, turun
                       1,69% dibandingkan Rp522,02 miliar pada akhir 2024. Aset lancar turun ke
                       Rp367,97 miliar, sedangkan aset tidak lancar meningkat menjadi Rp145,20
                       miliar. Penurunan aset terutama berasal dari turunnya persediaan kaveling
                       tanah menjadi Rp22,63 miliar dari Rp36,40 miliar pada tahun 2024.


                  Liabilitas
                  •    Pada 31 Desember 2020, Perseroan mencatat total liabilitas sebesar Rp270,23
                       miliar, terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp249,02 miliar dan
                       liabilitas jangka panjang Rp21,20 miliar. Porsi terbesar liabilitas berasal dari
                       utang lain-lain pihak berelasi senilai Rp114,42 miliar.
                  •    Pada 31 Desember 2021, total liabilitas menurun menjadi Rp239,16 miliar,
                       turun 11,50% dari tahun 2020. Liabilitas jangka pendek tercatat Rp218,42
                       miliar dan liabilitas jangka panjang Rp20,74 miliar. Penurunan terutama
                       disebabkan oleh turunnya utang lain-lain pihak berelasi menjadi Rp95,74
                       miliar.
                  •    Pada 31 Desember 2022, liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp236,22 miliar,
                       turun 1,23% dari tahun 2021. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp219,19
                       miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang turun menjadi Rp17,03 miliar.
                       Penurunan terutama ditopang oleh penurunan utang bank jangka Panjang
                       menjadi sebesar Rp8,74 miliar.
                  •    Pada 31 Desember 2023, total liabilitas menurun menjadi Rp232,67 miliar.
                       Liabilitas jangka pendek tercatat Rp209,81 miliar dan liabilitas jangka panjang
                       Rp22,86 miliar. Kenaikan terutama berasal dari utang lain-lain pihak berelasi
                       yang turun menjadi Rp78,76 miliar.
                  •    Pada 31 Desember 2024, total liabilitas Perseroan menurun menjadi Rp192,02
                       miliar, turun 17,47% dibandingkan 2023. Liabilitas jangka pendek sebesar
                       Rp167,74 miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang naik menjadi Rp24,28
                       miliar. Penurunan terutama berasal dari berkurangnya utang lain-lain pihak
                       berelasi menjadi Rp64,48 miliar.
                  •    Per 30 Juni 2025, total liabilitas Perseroan tercatat Rp159,11 miliar, turun
                       17,14% dibandingkan akhir 2024. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp136,05
                       miliar, sedangkan liabilitas jangka panjang Rp23,06 miliar. Penurunan didorong
                       oleh berkurangnya uang muka pihak ketiga menjadi Rp62,56 miliar.




                                                                                                    25
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                    Ekuitas
                    •      Pada 31 Desember 2020, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp268,04
                           miliar. Ekuitas ini didominasi oleh modal disetor Rp130,70 miliar, tambahan
                           modal disetor Rp29,37 miliar, dan kepentingan non pengendali Rp131,28
                           miliar. Saldo laba masih negatif sebesar Rp23,31 miliar.
                    •      Pada 31 Desember 2021, ekuitas meningkat menjadi Rp286,98 miliar. Kenaikan
                           terutama berasal dari kepentingan non pengendali yang naik menjadi Rp140,23
                           miliar, meskipun saldo laba masih negatif sebesar Rp13,32 miliar.
                    •      Pada 31 Desember 2022, ekuitas Perseroan naik menjadi Rp310,45 miliar.
                           Peningkatan ditopang oleh kepentingan non pengendali sebesar Rp151,74
                           miliar serta saldo laba yang membaik menjadi negatif Rp1,36 miliar.
                    •      Pada 31 Desember 2023, ekuitas meningkat menjadi Rp316,04 miliar.
                           Perbaikan terutama karena saldo laba sudah positif Rp118,60 juta dan
                           kepentingan non pengendali sebesar Rp155,85 miliar.
                    •      Pada 31 Desember 2024, ekuitas Perseroan kembali meningkat menjadi
                           Rp329,99 miliar. Kenaikan didorong oleh saldo laba positif Rp6,98 miliar dan
                           kepentingan non pengendali sebesar Rp162,94 miliar.
                    •      Per 30 Juni 2025, total ekuitas mencapai Rp354,05 miliar, naik 7,27%
                           dibandingkan akhir 2024. Kenaikan signifikan ditopang oleh saldo laba yang
                           meningkat menjadi Rp19,38 miliar serta kepentingan non pengendali sebesar
                           Rp174,60 miliar.


                    Kinerja Laba Rugi


                    Kinerja Laba Rugi CSIS selama periode tahun 2020 sampai dengan 30 Juni 2025
                    adalah sebagai berikut:


                                                    Tabel 7 Kinerja Laba Rugi (Rp.000)
                                     30 Juni 2025      2024           2023           2022           2021           2020
              Keterangan
                                        Audit          Audit          Audit          Audit          Audit          Audit
     PENJUALAN                        60.513.207     83.395.781     55.985.138     80.804.763     83.521.162     85.537.603
        Perseroan
          Meubelair                             -              -     5.084.545               -     4.571.451        494.929
          Jasa Konstruksi                                                                          2.932.538        962.507
        Entitas Anak
          Unit bangunan               28.900.000     40.209.000     33.849.179     68.322.654     46.569.361     43.620.000
          Kaveling tanah              26.240.899     32.721.840      6.921.550      2.948.260      9.413.220     31.091.250
          Service charge               5.372.308     10.464.941     10.129.864      9.533.849     20.034.591      9.368.917


     BEBAN POKOK PENJUALAN           (24.832.530)   (38.897.313)   (34.040.066)   (47.430.288)   (51.199.075)   (52.261.143)
        Perseroan
          Meubelair                             -              -    (4.973.863)              -    (6.809.650)    (1.378.418)
        Entitas Anak
          Unit bangunan              (14.134.876)   (20.289.231)   (16.958.156)   (38.710.575)   (29.437.267)   (30.965.734)
          Kaveling tanah              (7.132.008)   (11.292.161)    (5.265.022)    (2.594.306)    (9.535.591)   (14.707.773)
          Service charge              (3.565.647)    (7.315.922)    (6.843.025)    (6.125.407)    (5.416.566)    (5.209.218)




                                                                                                                  26
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                    30 Juni 2025      2024             2023           2022           2021           2020
              Keterangan
                                       Audit          Audit            Audit          Audit          Audit          Audit
     LABA BRUTO                      35.680.677     44.498.468       21.945.072     33.374.475     32.322.087     33.276.461


     BEBAN USAHA                    (13.010.532)   (31.911.854)     (19.302.478)   (13.117.365)   (14.337.201)   (14.592.431)


        Beban penjualan              (2.453.685)    (1.308.842)      (1.724.424)    (2.894.114)    (2.007.974)    (2.618.874)
          Gaji, upah dan
              tunjangan              (1.016.000)      (919.823)        (931.500)    (1.734.155)    (1.528.971)    (1.402.176)
          Pemasaran                    (498.208)      (240.618)        (609.705)      (344.518)      (338.570)    (1.056.912)
          Transportasi dan
              perjalanan dinas         (404.815)                -              -              -              -              -
          Lain-lain                    (534.662)      (148.401)        (183.219)      (815.441)      (140.433)      (159.787)

        Beban umum dan              (10.556.846)   (30.603.012)     (17.578.055)   (10.223.251)   (12.329.228)   (11.973.557)
           administrasi
          Gaji, upah dan
              tunjangan              (3.509.939)    (9.423.784)      (8.393.492)    (5.342.506)    (5.838.496)    (5.665.376)
          Pajak dan perizinan          (789.041)    (3.471.885)      (3.655.222)    (1.217.786)    (2.073.118)    (1.419.927)
          Perbaikan dan
              pemeliharaan           (3.158.310)   (10.553.554)        (915.706)      (314.763)      (471.133)      (730.471)
          Penyusutan                   (812.627)      (987.734)        (689.076)      (701.881)      (890.521)    (1.001.741)
          Asuransi                      (87.296)      (530.947)        (463.298)              -              -              -
          Jasa Profesional             (265.556)      (595.459)        (458.384)      (537.924)      (368.249)      (410.534)
          Cadangan (pembalikan)
              imbalan kerja            (296.173)      (409.122)        (387.185)              -              -      (539.519)
          Sumbangan dan
              entertain                (495.248)    (2.700.962)        (379.091)      (664.030)    (1.299.527)      (593.994)
          Amortisasi                    (96.862)      (378.717)        (305.360)      (103.618)      (599.283)      (599.283)
          Penurunan nilai piutang              -                -              -      (410.659)      (136.886)      (246.886)
          Lain-lain                  (1.045.795)    (1.550.846)      (1.931.240)      (930.084)      (652.012)      (765.825)

     Pendapatan lain-lain             4.563.143      5.746.728        6.367.520      4.937.842      3.965.675      5.926.752
          Sewa                        1.659.142      3.215.812        2.851.467        612.419        608.926      1.083.313
          Bagi hasil                    767.220      1.407.378        2.068.761      1.483.399      1.039.891        913.179
          Jasa perantara                170.291        712.361                 -              -       497.750        215.600
          Bunga Deposito                  8.446        217.243          215.358        140.971         69.994         23.847
          Keuntungan pembelian
              aset tetap                131.010        160.000                 -              -              -              -
          Laba penjualan aset
              tetap                            -                -              -              -        71.118      2.057.148
          Laba penjualan aset hak
              guna                             -        33.438                 -              -              -              -
          Lain-lain                   1.827.033               496     1.231.935      2.701.054      1.677.997      1.633.666


     Beban lain-lain                    (47.386)      (334.027)        (279.466)      (107.521)    (1.073.849)    (2.094.022)


     LABA USAHA                      27.185.902     17.999.314        8.730.648     25.087.432     20.876.712     22.516.759


     PENGHASILAN (BEBAN)
         KEUANGAN LAINNYA            (3.324.707)    (3.671.782)      (2.997.735)     1.605.086     (1.192.266)    (9.759.067)
        Beban pajak penghasilan
           final                     (1.528.867)    (1.946.686)      (1.193.932)    (2.236.647)    (1.987.808)    (2.676.649)
        Beban keuangan               (1.190.138)    (2.235.999)      (2.297.734)    (1.913.627)    (3.079.619)    (3.340.747)



                                                                                                                   27
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                      30 Juni 2025     2024        2023         2022          2021         2020
                Keterangan
                                         Audit         Audit       Audit        Audit         Audit        Audit
        Bagian laba bersih entitas
           asosiasi                     (605.702)      510.903     493.931     5.755.360     3.875.161   (3.741.671)


     LABA SEBELUM PAJAK
                                       23.861.195    14.327.532   5.732.913   26.692.518    19.684.446   12.757.692
         PENGHASILAN


     BEBAN PAJAK PENGHASILAN               60.208     (577.370)   (326.655)   (3.072.621)     126.060     (311.289)


     LABA TAHUN BERJALAN               23.921.403    13.750.162   5.406.259   23.619.897    19.810.506   12.446.403


     PENGHASILAN KOMPREHENSIF
         LAIN                             140.233      201.819     187.203     (149.855)       81.306       493.758
        Pengukuran kembali atas
           liabilitas imbalan pasti       179.786      258.742     240.003     (192.122)      104.239       652.899
        Pajak penghasilan terkait         (39.553)     (56.923)    (52.801)       42.267      (22.933)    (159.141)


     LABA KOMPREHENSIF TAHUN
                                       24.061.637    13.951.981   5.593.461   23.470.042    19.891.813   12.940.161
         BERJALAN
    Sumber: Laporan Keuangan CSIS


                      Pendapatan


                      • Pada tahun 2020, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp85,54 miliar
                        yang terdiri dari kontribusi penjualan meubelair oleh perusahaan sebesar
                        Rp494,93 juta, dan jasa konstruksi sebesar Rp962,51 juta, serta kontribusi
                        utama dari entitas anak yang mencatat penjualan unit bangunan sebesar
                        Rp43,62 miliar, kaveling tanah sebesar Rp31,09 miliar, dan service charge
                        sebesar Rp9,37 miliar. Dengan demikian, porsi terbesar penjualan pada tahun
                        2020 berasal dari penjualan unit bangunan dan kaveling tanah yang secara
                        kumulatif menyumbang lebih dari 87% dari total pendapatan Perseroan.
                      • Pada tahun 2021, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp83,52 miliar atau
                        turun 2,36% dibanding tahun 2020. Kontribusi terbesar berasal dari penjualan
                        unit bangunan sebesar Rp46,57 miliar, disusul service charge Rp20,03 miliar dan
                        kaveling tanah Rp9,41 miliar. Sementara itu, penjualan meubelair dari
                        perusahaan induk meningkat menjadi Rp4,57 miliar dibanding Rp494,93 juta
                        pada tahun sebelumnya.
                      • Pada tahun 2022, Total penjualan turun kembali sebesar 3,25% menjadi Rp80,80
                        miliar. Seluruh kontribusi penjualan berasal dari entitas anak, dengan dominasi
                        unit bangunan sebesar Rp68,32 miliar atau 84,55% dari total penjualan.
                        Penjualan kaveling tanah melemah menjadi Rp2,95 miliar, sementara service
                        charge relatif stabil di Rp9,53 miliar. Tidak ada penjualan meubelair di tahun ini,
                        sehingga pendapatan sangat bergantung pada penjualan unit bangunan.
                      • Pada tahun 2023, Kinerja penjualan mengalami penurunan cukup tajam sebesar
                        30,72% menjadi Rp55,99 miliar. Hal ini terutama disebabkan melemahnya
                        penjualan unit bangunan menjadi Rp33,85 miliar. Namun, Perseroan masih


                                                                                                          28
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                     memperoleh tambahan dari meubelair sebesar Rp5,08 miliar, serta peningkatan
                     dari kaveling tanah Rp6,92 miliar dan service charge Rp10,13 miliar. Diversifikasi
                     sumber pendapatan di luar unit bangunan mulai terlihat pada tahun ini, meski
                     belum mampu menutupi penurunan besar di segmen utama.
                  • Pada tahun 2024, Perseroan berhasil mencatatkan pemulihan kinerja yang
                     signifikan dengan lonjakan penjualan sebesar 48,96% menjadi Rp83,40 miliar.
                     Kenaikan ini ditopang oleh penjualan kaveling tanah yang naik drastis menjadi
                     Rp32,72 miliar, serta unit bangunan yang meningkat ke Rp40,21 miliar. Service
                     charge juga turut memberikan kontribusi Rp10,46 miliar. Dengan kembalinya
                     aktivitas penjualan unit bangunan dan kaveling tanah, struktur pendapatan
                     Perseroan menjadi lebih seimbang dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun
                     sudah tidak ada kontribusi dari penjualan meubelair.
                  • Sampai dengan bulan Juni 2025, Perseroan sudah membukukan penjualan
                     sebesar Rp60,51 miliar atau setara 72,56% dari capaian tahun 2024. Penjualan
                     didominasi oleh unit bangunan Rp28,90 miliar dan kaveling tanah Rp26,24
                     miliar, sedangkan service charge tercatat Rp5,37 miliar. Tidak terdapat penjualan
                     meubelair dalam periode ini.


                  Beban Pokok Penjualan dan Laba Bruto


                  • Pada tahun 2020, beban pokok penjualan Perseroan sebesar Rp52,26 miliar.
                     Dengan pendapatan Rp85,54 miliar, Perseroan membukukan laba bruto sebesar
                     Rp33,28 miliar. Margin laba bruto tercatat di kisaran 38,90%, mencerminkan
                     kontribusi besar dari penjualan unit bangunan dan kaveling tanah yang memiliki
                     tingkat profitabilitas relatif tinggi.
                  • Pada tahun 2021, meskipun pendapatan turun 2,36%, beban pokok penjualan
                     Perseroan terkendali di Rp51,20 miliar, sehingga laba bruto tetap stabil di
                     Rp32,32 miliar dengan margin 38,70%.
                  • Pada tahun 2022, beban pokok penjualan menurun menjadi Rp47,43 miliar
                     dengan pendapatan sedikit lebih rendah. Namun, laba bruto justru meningkat
                     menjadi Rp33,37 miliar dengan margin 41,30%. Peningkatan ini didorong oleh
                     kontribusi lebih besar dari penjualan unit bangunan yang memiliki tingkat
                     keuntungan lebih tinggi.
                  • Pada tahun 2023, Perseroan mengalami penurunan pendapatan secara signifikan
                     dari tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan ikut turun menjadi Rp34,04
                     miliar, dan laba bruto terpangkas menjadi Rp21,95 miliar dengan margin 39,20%,
                     lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan adanya
                     tekanan pada efisiensi serta pelemahan permintaan unit bangunan
                  • Pada tahun 2024, beban pokok penjualan meningkat kembali menjadi Rp38,90
                     miliar seiring pemulihan pendapatan. Perseroan berhasil membukukan laba
                     bruto Rp44,50 miliar. Margin laba bruto meningkat tajam ke 53,3%, level
                     tertinggi dalam periode lima tahun terakhir. Pencapaian ini menunjukkan




                                                                                                    29
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                     pemulihan penjualan kaveling tanah dan unit bangunan yang memiliki tingkat
                     profitabilitas lebih baik dibanding segmen lainnya.
                  • Selama bulan Januari—Juni 2025, Perseroan membukukan pendapatan Rp60,51
                     miliar dengan beban pokok penjualan Rp24,83 miliar, menghasilkan laba bruto
                     Rp35,68 miliar. Margin laba bruto mencapai 58,96%. Jika tren ini berlanjut hingga
                     akhir tahun, potensi pencapaian laba bruto 2025 berpeluang melampaui kinerja
                     2024.


                  Beban Usaha dan Laba Usaha


                  • Tahun 2020, Perseroan mencatat beban usaha sebesar Rp14,59 miliar, yang
                     terdiri atas beban penjualan Rp2,62 miliar dan beban umum & administrasi
                     Rp11,97 miliar. Dengan beban usaha tersebut, Perseroan membukukan laba
                     usaha Rp22,52 miliar, yang juga didukung oleh pendapatan usaha.
                  • Tahun 2021, beban usaha relatif stabil di kisaran Rp14,34 miliar, dengan
                     komposisi beban penjualan Rp2,01 miliar dan beban umum & administrasi
                     Rp12,33 miliar. Namun, peningkatan beban administrasi mendorong penurunan
                     laba usaha menjadi Rp20,88 miliar, atau terkoreksi sekitar 7,28% dibandingkan
                     tahun 2020.
                  • Tahun 2022, beban usaha menurun menjadi Rp13,12 miliar, yang terdiri atas
                     beban penjualan Rp2,89 miliar dan beban umum & administrasi Rp10,22 miliar.
                     Efisiensi pada beban administrasi ini mendorong kenaikan signifikan laba usaha
                     menjadi Rp25,09 miliar, naik 20,17% dari tahun 2021.
                  • Tahun 2023, terjadi kenaikan beban usaha menjadi Rp19,30 miliar, terutama
                     berasal dari beban umum & administrasi menjadi Rp17,58 miliar, sementara
                     beban penjualan turun menjadi Rp1,72 miliar. Kenaikan beban administrasi yang
                     signifikan ini menekan laba usaha menjadi Rp8,73 miliar, turun 65,20%
                     dibandingkan 2022.
                  • Tahun 2024, beban usaha meningkat tajam menjadi Rp31,91 miliar, terdiri dari
                     beban penjualan Rp1,31 miliar dan beban umum & administrasi Rp30,60 miliar.
                     Meski beban melonjak hampir dua kali lipat, Perseroan berhasil mencatat
                     pemulihan laba usaha menjadi Rp17,99 miliar, lebih dari dua kali lipat
                     dibandingkan tahun 2023, terutama berkat kenaikan pendapatan tahun 2024.
                  • Selama bulan Januari—Juni 2025, total beban usaha tercatat Rp13,01 miliar, yang
                     terdiri dari beban penjualan Rp2,45 miliar dan beban umum & administrasi
                     Rp10,56 miliar. Dengan beban usaha tersebut, Perseroan sudah membukukan
                     laba usaha Rp27,19 miliar, melampaui capaian sepanjang 2024.


                  Laba Tahun Berjalan, dan Laba Komprehensif


                  • Pada tahun 2020, Perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp12,45
                     miliar, dan laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp12,94 miliar.




                                                                                                     30
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                   • Pada tahun 2021, kinerja meningkat dengan laba tahun berjalan mencapai
                       Rp19,81 miliar, naik 59,17% dari 2020. Laba komprehensif tahun berjalan juga
                       naik menjadi Rp19,89 miliar, atau meningkat 53,72% dibandingkan tahun 2020.
                   • Pada 2022, laba tahun meningkat menjadi Rp23,62 miliar, tumbuh 19,23% dari
                       capaian 2021. Laba komprehensif tahun berjalan juga naik menjadi Rp23,47
                       miliar.
                   • Pada 2023, Perseroan mengalami penurunan kinerja, laba tahun berjalan turun
                       menjadi Rp5,41 miliar, turun 77,11% dibanding tahun 2022. Laba komprehensif
                       tahun berjalan juga terkoreksi menjadi Rp5,59 miliar, turun 76,17%.
                   • Pada tahun 2024, kinerja Perseroan kembali membaik dengan laba tahun
                       berjalan naik menjadi Rp13,75 miliar, tumbuh 154,34% dari tahun 2023. Laba
                       komprehensif tahun berjalan juga naik menjadi Rp13,95 miliar, mencatat
                       kenaikan 149,43% dibanding tahun 2023.
                   • Selama bulan Januari—Juni 2025, laba tahun berjalan sudah tercatat Rp23,92
                       miliar, sudah mencapai 173,97% dari capaian tahun 2024. Laba komprehensif
                       tahun berjalan juga meningkat ke Rp24,06 miliar, mencerminkan keberlanjutan
                       tren pemulihan kinerja.


                   Rasio Keuangan

                   Berdasarkan atas kinerja keuangan CSIS per 31 Desember 2020 sampai dengan
                   tahun 30 Juni 2025, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut.

                                                  Tabel 8 Rasio Keuangan
                                                2025
                        Uraian                               2024        2023        2022      2021      2020       Rerata
                                                Juni
         A. LIQUIDITY (%)
             Current Ratio                     270,46%      236,59%     202,25%     193,57%   196,96%   178,67%     213,08%
             Quick Ratio                         3,74%        1,97%       3,58%       7,55%     5,18%     2,54%       4,09%
             Working Capital to Total Assets    45,19%       43,89%      39,10%      37,52%    40,25%    36,40%      40,39%
         B. ACTIVITY
             Total Assets Turnover (X)            0,12         0,16        0,10        0,15      0,16      0,16        0,14
             Inventory Turnover (X)               0,04         0,10        0,09        0,13      0,13      0,13        0,10
             Average Days Inventory (Day)       10.321        3.575       4.182       2.919     2.766     2.783     4424,21
             Account Receivable Turnover (X)     17,26        47,74       65,30       34,04     21,27     52,72       39,72
             Average Collection Period (Day)           21           8           6       11        17            7     11,53
             Working Capital Turnover (X)         0,13         0,36        0,26        0,39      0,39      0,44        0,33
         C. SOLVABILITY (%)
             Total Debt to Equity Ratio         44,94%       58,19%      73,62%      76,09%    83,34%   100,82%      72,83%
             Total Debt to Asset Ratio          31,01%       36,79%      42,40%      43,21%    45,46%    50,20%      41,51%
             Long Term Debt to Equity Ratio      6,51%        7,36%       7,23%       5,49%     7,23%     7,91%       6,95%
         D. RENTABILITY (%)
             Gross Profit Margin                58,96%       53,36%      39,20%      41,30%    38,70%    38,90%      45,07%
             Operating Profit Margin            44,93%       21,58%      15,59%      31,05%    25,00%    26,32%      27,41%
             Net Profit Margin                  39,53%       16,49%       9,66%      29,23%    23,72%    14,55%      22,20%
             Rate of Return on Investment        2,33%        2,63%       0,99%       4,32%     3,77%     2,31%       2,72%
             Rate of Return on Equity            3,38%        4,17%       1,71%       7,61%     6,90%     4,64%       4,74%



                                                                                                                      31
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Rasio Likuiditas


                  Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 213,08% dan quick
                  ratio sebesar 4,09%. Sementara itu, working capital to total assets ratio memiliki
                  rata-rata sebesar 40,39%. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan memiliki aset
                  lancar yang cukup likuid untuk membayar kewajiban jangka pendeknya, meskipun
                  likuiditas sangat dipengaruhi oleh komposisi persediaan.


                  Rasio Aktivitas


                  Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan aset
                  yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata total assets
                  turnover adalah sebesar 0,14 kali, dengan inventory turnover sebesar 0,10 kali,
                  sedangkan account receivable turnover sebesar 39,72 kali. Hal ini tercermin dari
                  average collection period sekitar 12 hari, sementara working capital turnover berada
                  pada level 0,33 kali. Kondisi ini menunjukkan bahwa Perseroan cukup efisien dalam
                  mengelola piutang, namun efektivitas pemanfaatan aset secara keseluruhan dan
                  perputaran persediaan masih rendah. Hal tersebut mengingat karakteristik industri
                  properti yang bersifat padat modal dengan siklus proyek yang cukup panjang.


                  Rasio Solvabilitas


                  Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                  pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                  jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah debt to equity ratio (DER)
                  menunjukkan        besarnya   porsi   utang   terhadap   ekuitas   dalam   pembiayaan
                  perusahaan, sedangkan debt to asset ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
                  terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. rata-rata debt to equity ratio (DER)
                  tercatat sebesar 72,83%, yang berarti Perseroan relatif lebih banyak menggunakan
                  ekuitas daripada utang dalam struktur permodalannya. Sementara itu, debt to asset
                  ratio (DAR) berada pada rata-rata 41,51%, menunjukkan tingkat risiko keuangan
                  yang moderat karena hampir separuh aset dibiayai melalui utang. Sementara itu,
                  rata-rata long term debt to equity ratio sebesar 6,95%, mencerminkan minimnya
                  ketergantungan Perseroan pada utang jangka Panjang.


                  Rasio Rentabilitas


                  Rasio rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                  menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 45,07%, yang
                  menunjukkan bahwa hampir separuh pendapatan masih tersisa setelah dikurangi
                  beban pokok penjualan. Selanjutnya, operating profit margin berada pada rata-rata
                  27,41%, menandakan bahwa Perseroan mampu menjaga profitabilitas operasional
                  yang cukup kuat meskipun terdapat beban usaha. Adapun net profit margin rata-


                                                                                                    32
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                      rata sebesar 22,20%, menunjukkan bahwa setelah memperhitungkan seluruh beban
                      usaha, bunga, dan pajak, Perseroan mampu membukukan laba dari penjualan.


                      Rata-rata tingkat balikan terhadap total investasi (ROI) adalah sebesar 2,72%,
                      menunjukkan bahwa Perseroan memberikan sedikit keuntungan dan dapat
                      menghasilkan laba bersih dari total investasi yang dilakukan. Selain itu, rata-rata
                      tingkat balikan terhadap ekuitas (ROE) tercatat sebesar 4,74%, yang juga
                      menunjukkan bahwa Perseroan mampu menghasilkan laba bersih dari jumlah
                      ekuitas yang diinvestasikan.


          4.1.2       Penilaian Arus Kas


                      Arus Kas CSIS selama per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025 adalah
                      sebagai berikut:


                                                   Tabel 9 Arus Kas (Rp.000)
                                       30 Juni 2025       2024           2023           2022           2021           2020
                  Keterangan
                                           Audit          Audit          Audit          Audit          Audit          Audit
     ARUS KAS DARI AKTIVITAS
       OPERASI
     Penerimaan kas dari pelanggan       43.764.803     79.016.789     65.494.828     89.939.882     74.464.736     79.146.839
     Penerimaan bunga                         8.446        188.282        215.358        140.971         69.994               -
     Penerimaan dari estimasi
       taksiran tagihan pajak                      -              -              -              -       576.004        951.244
     Pembayaran pajak penghasilan
       badan                              (159.147)       (652.732)      (241.353)      (223.033)      (202.399)      (335.069)
     Pembayaran kas atas denda
       pajak                                       -              -              -              -              -    (1.848.913)
     Pembayaran kas kepada pihak
       ketiga lainnya                  (11.863.258)    (32.932.187)    (8.589.427)      (541.727)    (7.790.369)   (32.173.894)
     Pembayaran uang muka
       konstruksi                                  -              -      (935.097)    (1.565.010)    (1.861.493)    (2.840.889)
     Pembayaran bunga                    (1.190.138)    (2.211.382)    (2.246.978)    (1.913.627)    (3.079.619)    (3.340.747)
     Pembayaran kas kepada
       karyawan                          (4.525.939)   (10.343.607)    (9.324.992)    (7.163.080)    (7.840.188)    (6.992.552)
     Pembayaran kas kepada
       pemasok                         (12.392.594)    (24.520.975)   (41.072.768)   (62.651.133)   (26.217.661)   (35.901.804)
     Arus kas bersih diperoleh dari
                                         13.642.173      8.544.187      3.299.572     16.023.243     28.119.004     (3.335.785)
       aktivitas operasi


     ARUS KAS DARI AKTIVITAS
       INVESTASI
     Penerimaan dividen dari entitas
       asosiasi                             264.000        322.125        366.000               -     2.478.079               -
     Penerimaan dari penjualan aset
       tetap                                162.000      1.720.000               -              -        71.770      2.374.069
     Pembayaran pemberian piutang
       kepada pihak berelasi
     Perolehan aset tetap                (1.041.280)    (4.581.085)    (2.679.141)    (1.003.459)    (1.443.031)       (25.263)
     Perolehan aset takberwujud                    -              -      (481.800)       (27.300)        (3.600)              -


                                                                                                                    33
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                    30 Juni 2025        2024           2023           2022           2021          2020
                Keterangan
                                         Audit          Audit          Audit          Audit          Audit         Audit
     Perolehan aset hak guna                     -              -       (60.369)    (1.119.221)              -             -
     Pelepasan entitas anak                      -              -              -              -              -   (4.419.698)
     Akuisisi entitas anak                       -              -              -              -              -    1.249.472
     Pembayaran uang muka
       pembelian tanah                           -              -              -              -              -   (1.858.736)
     Arus kas bersih digunakan
                                        (615.280)     (2.538.961)    (2.855.309)    (2.149.980)     1.103.218    (2.680.155)
       untuk aktivitas investasi


     ARUS KAS DARI AKTIVITAS
       PENDANAAN
     Penerimaan utang bank jangka
       pendek                           8.387.678     36.985.206     12.595.262               -              -    2.393.316
     Penerimaan utang bank jangka
       panjang                            679.000      8.978.500      7.433.863      9.200.000     17.000.000              -
     Pembayaran dividen kepada
       kepentingan non-pengendali                -              -              -              -      (950.000)             -
     Pembayaran kepada pihak
       berelasi – bersih               (9.431.673)   (12.280.930)   (18.775.141)      (211.555)   (18.078.159)    1.467.913
     Pembayaran liabilitas sewa         (136.675)       (571.327)      (569.778)      (421.962)      (387.318)    (215.753)
     Pembayaran utang bank jangka
       pendek                          (9.230.473)   (39.209.726)    (8.648.511)      (554.293)    (2.704.192)             -
     Pembayaran utang bank jangka
       panjang                         (1.512.477)    (5.004.677)              -   (15.090.772)   (21.415.522)   (2.800.491)
     Arus kas bersih digunakan
                                    (11.244.620)     (11.102.954)    (7.964.305)    (7.078.582)   (26.535.191)      844.986
       untuk aktivitas pendanaan


     KENAIKAN BERSIH KAS DAN
                                        1.782.273     (5.097.727)    (7.520.042)     6.794.682      2.687.032    (5.170.955)
       SETARA KAS


     KAS DAN SETARA KAS AWAL
       PERIODE                          1.555.836      6.653.563     14.173.605      7.378.924      4.691.892     9.862.847


     KAS DAN SETARA KAS AKHIR
                                        3.338.109      1.555.836      6.653.563     14.173.605      7.378.924     4.691.892
       PERIODE
    Sumber: Laporan Keuangan CSIS


                    Pada 30 Juni 2025, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp13,64
                    miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp615,28
                    juta, serta kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp11,24
                    miliar, sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp1,78 miliar.


                    Pada 2024, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp8,54 miliar,
                    dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp2,54 miliar, serta
                    kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp11,10 miliar,
                    sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp5,10 miliar.


                    Pada 2023, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp3,30 miliar,
                    dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp2,86 miliar, serta


                                                                                                                 34
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                   kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp7,96 miliar,
                   sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp7,52 miliar.


                   Pada 2022, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp16,02 miliar,
                   dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp2,15 miliar, serta
                   kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp7,08 miliar,
                   sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp6,79 miliar.


                   Pada 2021, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp28,12 miliar,
                   dan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi sebesar Rp1,10 miliar, serta
                   kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp26,54 miliar,
                   sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp2,69 miliar.


                   Pada 2020, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp3,34
                   miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp2,68
                   miliar, serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp0,84
                   miliar, sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp5,17 miliar.


          4.1.3    Penilaian atas Proyeksi Keuangan

                   Asumsi-Asumsi dalam Proyeksi Keuangan

                   Kami telah menerima proyeksi keuangan dengan dan tanpa Rencana Transaksi dari
                   manajemen CSIS. Penilai tidak melakukan penyesuaian pada proyeksi yang disusun
                   oleh manajemen. Menurut kami, proyeksi yang disusun oleh manajemen telah
                   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan. Hal ini terlihat dari rasio profitabilitas
                   proyeksi dengan transaksi yang sejalan dengan rasio profitabilitas pembanding
                   yang kami gunakan.


                   Asumsi-asumsi dasar utama dalam penyusunan proyeksi adalah sebagai berikut:
                   • Proyeksi keuangan disajikan mulai paruh tahun 2025 sampai dengan akhir tahun
                      2030.
                   • Struktur pendapatan diproyeksikan sebagai berikut.


                                 Tabel 10 Asumsi Proyeksi Struktur Pendapatan (Rp.000)
               Keterangan           2025          2026          2027          2028          2029          2030
          Struktur Pendapatan
            Penjualan Sentul      55.000.000    16.600.000             -             -             -              -
            Penjualan Cikembar    40.000.000   110.000.000   169.000.000   225.000.000   297.000.000   396.000.000
            Pendapatan Jasa       17.758.013    19.381.592    25.136.307    27.366.307    29.320.158    31.030.158
          Pertumbuhan
            Penjualan Cikembar                    175,00%        53,64%        33,14%        32,00%        33,33%
            Pendapatan Jasa                         9,14%        29,69%         8,87%         7,14%         5,83%
         Sumber: Proyeksi Keuangan



                                                                                                             35
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                   • Beban pokok pendapatan terdiri dari harga pokok pendapatan (HPP) Sentul, HPP
                         Cikembar, dan HPP Jasa. Sementara itu, beban usaha terdiri dari biaya CEO dan
                         marketing, biaya administrasi dan umum, biaya administrasi dan umum (CSIS),
                         dan biaya penyusutan (CSIS). Struktur biaya diproyeksikan sebagai berikut.


                                                 Tabel 11 Asumsi Proyeksi Struktur Biaya
                         Keterangan                  Satuan     2025          2026      2027          2028      2029      2030
          Beban Pokok Pendapatan
            HPP SENTUL                              To Sales 47,43%          30,67%
            HPP CIKEMBAR                            To Sales 23,40%          33,01%    28,64%      26,77%      26,54%    27,09%
            HPP JASA                                To Sales 41,37%          37,90%    29,22%      26,84%      25,05%    23,67%
          Beban Usaha
            Biaya CEO & Marketing                   To Sales       4,58%      6,33%      6,02%        6,08%      7,60%    9,73%
            Biaya Administrasi & Umum               Growth                   29,96%    22,16%      22,81%      29,20%    33,16%
            Biaya Administrasi & Umum (CSIS)        Growth                   10,02%    10,00%      10,00%      10,00%    10,00%
            Biaya Penyusutan (CSIS)                 Growth                    0,00%      0,00%        0,00%      0,00%    0,00%
         Sumber: Proyeksi Keuangan


                   • Pendapatan (Beban) Lain-lain diproyeksikan sebagai berikut.


                               Tabel 12 Asumsi Proyeksi Pendapatan (Beban) Lain-Lain (To Sales)
                  Keterangan                 2025           2026           2027           2028           2029            2030
          Pendapatan lain-lain                   3,98%        4,28%           7,27%           6,58%           5,51%       4,21%
          Biaya lain-lain                    -0,07%         -0,06%           -0,05%       -0,04%          -0,03%         -0,02%
         Sumber: Proyeksi Keuangan


                   • Tingkat bunga terdiri dari Kredit Investasi (KI) sebesar 8,92% dan Kredit Modal
                         Kerja (KMK) sebesar 8,82%.
                   • Tarif pajak terdiri dari PPh Final Tanah/Bangunan diasumsikan sebesar 2,50% dari
                         nilai penjualan tanah/bangunan dan PPh Badan diasumsikan sebesar 22,00% dari
                         laba sebelum pajak.

                   Proyeksi Posisi Keuangan

                   Proyeksi posisi keuangan CSIS selama tahun 2025 sampai dengan 2030 adalah
                   sebagai berikut.

                         Tabel 13 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
            Keterangan                2025           2026             2027             2028             2029              2030

     ASSET
     CURRENT ASSET                                                            -
     Cash and cash
       equivalents               201.298.880       83.340.957      49.753.274        15.304.428        12.769.693        26.539.102
     Trade receivables
     - Related parties                       -              -                 -                -                  -               -



                                                                                                                           36
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




             Keterangan              2025          2026          2027          2028           2029            2030
      - Third parties               1.799.806     1.799.806     1.799.806     1.799.806      1.799.806       1.799.806
      Other receivables
      - Related parties                     -             -             -             -              -               -
      - Third parties                599.238       599.238       599.238       599.238         599.238         599.238
      Inventories                 391.639.961   544.655.244   635.472.496   734.766.398    825.320.072     909.746.420
      Advances                     13.023.164    13.023.164    13.023.164    13.023.164     13.023.164      13.023.164
      Prepaid expenses              6.885.671     6.885.671     6.885.671     6.885.671      6.885.671       6.885.671
      Prepaid taxes                 2.765.237     2.765.237     2.765.237     2.765.237      2.765.237       2.765.237
      Total Current Assets        618.011.958   653.069.317   710.298.887   775.143.942    863.162.881     961.358.638

      NON-CURRENT ASSET
      Property and equipments      52.186.816    52.186.816    52.186.816    52.186.816     52.186.816      52.186.816
      Intangible assets              264.606       264.606       264.606       264.606         264.606         264.606
      Right-of-use assets            833.837       833.837       833.837       833.837         833.837         833.837

      Investments in associates    47.590.068    47.590.068    47.590.068    47.590.068     47.590.068      47.590.068
      Investment properties        23.388.982    23.388.982    23.388.982    23.388.982     23.388.982      23.388.982
      Land for development         20.531.419    20.531.419    20.531.419    20.531.419     20.531.419      20.531.419
      Deferred tax assets            339.857       339.857       339.857       339.857         339.857         339.857
      Total Non-Current
        Assets                    145.135.586   145.135.586   145.135.586   145.135.586    145.135.586     145.135.586


      TOTAL ASSET                 763.147.544   798.204.903   855.434.473   920.279.528   1.008.298.467   1.106.494.224


      LIABILITIES
      CURRENT LIABILITIES
      Short-term bank loan                  -             -             -             -              -               -
      Trade payables
      - Related parties                     -             -             -             -              -               -
      - Third parties               7.189.701    14.535.347    21.880.994    29.226.641     36.572.287      43.917.934
      Other payables
      - Related parties            39.609.755    39.038.633    38.955.054    38.955.054     38.955.054      38.955.054
      - Third parties               7.011.916     6.011.916     3.711.916     1.711.916      1.711.916       1.711.916
      - sales adv Related
        parties                             -             -             -             -              -               -
      - Sales adv Third parties    72.011.349    72.011.349    72.011.349    72.011.349     72.011.349      72.011.349
      Taxes payable                 1.149.871     1.149.871     1.149.871     1.149.871      1.149.871       1.149.871
      Accrued expenses               342.697       342.697       342.697       342.697         342.697         342.697
      Bank loans - current
        portion                     2.728.303     2.728.303     2.728.303     2.728.303      2.728.303       2.728.303
      Leases liabilities -
        current portion               36.617        24.418        24.418        24.418          24.418          24.418



      Total Current Liabilities   130.080.209   135.842.536   140.804.603   146.150.250    153.495.897     160.841.543


      NON-CURRENT
       LIABILITIES
      Deposit from costumer                 -             -             -             -              -               -
      Employees benefit
       liabilities                  1.544.804     1.544.804     1.544.804     1.544.804      1.544.804       1.544.804
      Leases liabilities              33.926        33.926        33.926        33.926          33.926          33.926
      Bank loans                   50.726.448    44.491.924    38.781.149    33.403.014     27.536.315      21.477.934


                                                                                                              37
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




             Keterangan               2025          2026          2027          2028           2029            2030
      Unearned revenues              2.770.245     2.770.245     2.770.245     2.770.245      2.770.245       2.770.245


      Total Non-Current
       Liabilities                  55.075.423    48.840.899    43.130.124    37.751.989     31.885.289      25.826.909


      TOTAL LIABILITIES            185.155.631   184.683.435   183.934.727   183.902.239    185.381.186     186.668.452


      EQUITY
      Share capital                326.529.500   326.529.500   326.529.500   326.529.500    326.529.500     326.529.500
      Additional paid-in capital    29.367.882    29.367.882    29.367.882    29.367.882     29.367.882      29.367.882
      Deficits:
      - Unappropriated              46.184.143    81.713.699   139.691.977   204.569.520    291.109.512     388.018.002
      - Other comprehensive
        loss                          800.474       800.474       800.474       800.474         800.474         800.474

      Issued capital and
        reserves attributable to
        owners of the parent       402.881.998   438.411.555   496.389.832   561.267.375    647.807.367     744.715.857

      Non Controlling Interest     175.109.914   175.109.914   175.109.914   175.109.914    175.109.914     175.109.914


      TOTAL EQUITY                 577.991.912   613.521.468   671.499.746   736.377.289    822.917.281     919.825.771


      TOTAL LIABILITIES DAN
       EQUITY                      763.147.544   798.204.903   855.434.473   920.279.528   1.008.298.467   1.106.494.224
    Sumber: Proyeksi Keuangan

                     Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, jumlah aset
                     diperkirakan mengalami kenaikan yaitu dari sebesar Rp763,15 miliar pada tahun
                     2025 menjadi sebesar Rp1,12 triliun pada tahun 2030. Kenaikan tersebut terutama
                     dipengaruhi oleh kenaikan inventories pada sisi aset lancar.

                     Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                     jumlah liabilitas diperkirakan cukup stagnan yaitu dari sebesar Rp185,16 miliar
                     pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp186,67 miliar pada tahun 2030. Liabilitas
                     Perseroan tersebut didominasi oleh uang muka penjualan dari pihak ketiga dan
                     utang bank.

                     Pada sisi ekuitas, selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030,
                     jumlah ekuitas diperkirakan akan mengalami kenaikan. Pada akhir tahun 2025, total
                     ekuitas diperkirakan sebesar Rp577,99 miliar. Ekuitas diproyeksikan mengalami
                     kenaikan pada tahun-tahun berikutnya, hingga diperkirakan menjadi sebesar
                     Rp919,83 miliar pada akhir tahun 2030.




                                                                                                               38
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                       Proyeksi Laba Rugi

                       Proyeksi laba rugi CSIS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                       sebagai berikut.

                               Tabel 14 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)

               Keterangan                 2025           2026           2027           2028           2029           2030

     REVENUE                         112.758.013      145.981.592    194.136.307    252.366.307    326.320.158    427.030.158


     COST OF REVENUE                 (42.795.426)     (48.752.335)   (55.742.633)   (67.583.078)   (86.174.948) (114.615.240)


     GROSS PROFIT                     69.962.588       97.229.256    138.393.674    184.783.229    240.145.210    312.414.918


     EXPENSES
     Biaya CEO & Marketing            (5.163.180)      (9.236.329)   (11.684.558)   (15.351.723)   (24.784.510)   (41.539.233)
     Biaya Administrasi & Umum       (33.304.656)     (43.281.157)   (52.872.626)   (64.930.239)   (83.892.909) (111.708.387)
     Biaya Administrasi & Umum        (2.608.601)      (2.870.000)    (3.157.000)    (3.472.700)    (3.819.970)    (4.201.967)
         (CSIS)
     Biaya Penyusutan (CSIS)               (10.800)       (10.800)       (10.800)       (10.800)       (10.800)       (10.800)
     TOTAL                           (41.087.237)     (55.398.286)   (67.724.984)   (83.765.462) (112.508.189) (157.460.386)


     OPERATING PROFIT - EBITDA        28.875.350       41.830.970     70.668.690    101.017.767    127.637.021    154.954.532


     OTHER INCOME (EXPENSES)
     Pendapatan lain-lain                 4.483.787     6.254.737     14.115.610     16.611.275     17.970.533     17.976.549
     Biaya lain-lain                       (79.940)       (83.937)       (88.134)       (92.541)       (97.168)      (102.026)
     Biaya Keuangan                   (2.294.431)      (3.307.214)    (2.492.889)    (2.033.959)    (1.545.394)    (1.020.565)
     TOTAL                                2.109.416     2.863.586     11.534.588     14.484.775     16.327.971     16.853.958


     PROFIT BEFORE INCOME TAX         30.984.767       44.694.556     82.203.278    115.502.543    143.964.992    171.808.490


     PPh Final Tanah/ Bangunan        (2.375.000)      (3.165.000)    (4.225.000)    (5.625.000)    (7.425.000)    (9.900.000)


     NET INCOME FOR THE PERIOD        28.609.767       41.529.556     77.978.278    109.877.543    136.539.992    161.908.490
    Sumber: Proyeksi Keuangan

                       Pada tahun 2025 diperkirakan CSIS akan memperoleh pendapatan sebesar
                       Rp112,76 miliar, dan diperkirakan terus meningkat hingga sebesar Rp427,03 miliar
                       di tahun 2030. Dengan perkiraan pendapatan tersebut, CSIS memproyeksikan
                       perkembangan laba tahun berjalan sebesar Rp28,61 miliar pada tahun 2025
                       menjadi sebesar Rp161,91 miliar pada tahun 2030.

                       Proyeksi Arus Kas

                       Proyeksi arus kas CSIS selama tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 adalah
                       sebagai berikut.




                                                                                                                   39
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                  Tabel 15 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.000)
              Keterangan              2025           2026           2027           2028           2029            2030
     Aktivitas Operasional
     Penerimaan dari Aktivitas
       Operasional
     KIS
           Penjualan                55.000.000     16.600.000              -              -              -               -
           Pasif Income             16.710.304     17.053.192     18.165.907     18.165.907     18.369.758     18.999.758
           Sub Total Penerimaan     71.710.304     33.653.192     18.165.907     18.165.907     18.369.758     18.999.758
     KIC
           Penjualan                40.000.000    110.000.000    169.000.000    225.000.000    297.000.000    396.000.000
           Pasif income              1.047.710      2.328.400      6.970.400      9.200.400     10.950.400     12.030.400
           Sub Total Penerimaan     41.047.710    112.328.400    175.970.400    234.200.400    307.950.400    408.030.400
     Total Penerimaan dari
                                   112.758.013    145.981.592    194.136.307    252.366.307    326.320.158    427.030.158
       Aktivitas Operasional

     Pengeluaran untuk
       Aktivitas Operasional :
       Biaya Pemeliharaan
       Kawasan                      (4.719.176)    (6.275.644)    (7.104.823)    (8.136.419)    (9.075.500)   (10.091.097)
       Biaya marketing & CEO        (5.163.180)    (9.236.329)   (11.684.558)   (15.351.723)   (24.784.510)   (41.539.233)
       Biaya adm & umum            (19.833.021)   (23.539.304)   (27.960.165)   (33.236.498)   (39.536.527)   (47.061.836)
       Biaya bunga pinjaman
            (Bank, leasing &
            PHK berelasi)           (2.294.431)    (3.307.214)    (2.492.889)    (2.033.959)    (1.545.394)    (1.020.565)
       Biaya perizinan &
            legalitas BC            (2.000.000)    (2.200.000)    (2.420.000)    (2.662.000)    (2.928.200)    (3.221.020)
       PBB                            (820.000)      (902.000)      (992.200)    (1.091.420)    (1.200.562)    (1.320.618)
       BPHTB                                 -     (6.750.000)    (5.250.000)    (6.000.000)    (5.062.500)    (5.625.000)
       Biaya pajak PPH final        (2.375.000)    (3.165.000)    (4.225.000)    (5.625.000)    (7.425.000)    (9.900.000)
       Pembayaran utang
            pihak ke-3                (800.000)    (1.000.000)    (2.300.000)    (2.000.000)             -               -
     Total Pengeluaran dari
                                   (38.004.808)   (56.375.491)   (64.429.635)   (76.137.018)   (91.558.193)   (119.779.369)
       Aktivitas Operasional

     Cashflow Dari Aktivitas
                                    74.753.205     89.606.100    129.706.672    176.229.288    234.761.965    307.250.789
       Operasional

     Aktivitas Investasi
     Penerimaan dari Aktivitas
       Investasi
       Penerimaan dividen PSP          264.000        500.000        500.000      1.000.000      1.000.000       1.500.000
     Total Penerimaan dari
                                       264.000        500.000        500.000      1.000.000      1.000.000       1.500.000
       Aktivitas Investasi

     Pengeluaran untuk
       Aktivitas Investasi
       Pembebasan lahan KIS         (3.900.000)    (7.000.000)             -              -              -               -
       Pembebasan lahan KIC                  -    (85.829.500)   (70.000.000)   (80.000.000)   (67.500.000)   (75.000.000)
       Pembangunan
            infrastruktur KIC      (79.761.501)   (63.000.000)   (25.000.000)   (35.000.000)   (45.000.000)   (55.000.000)
       Pembangunan gudang
            untuk disewakan                  -    (30.000.000)   (33.000.000)   (36.300.000)   (39.930.000)   (43.923.000)




                                                                                                                40
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




             Keterangan              2025            2026            2027            2028            2029           2030
       Pembebasan lahan &
           infrastruktur Tenjo              -     (10.000.000)    (10.000.000)    (10.000.000)    (30.000.000)   (50.000.000)
     Total Pengeluaran untuk
                                  (83.661.501)   (195.829.500)   (138.000.000)   (161.300.000)   (182.430.000) (223.923.000)
       Aktivitas Investasi

     Aktivitas Pendanaan
     Penerimaan dari Aktivitas
       Pendanaan
       Penerimaan pinjaman
           bank                    20.000.000               -               -               -               -              -
       Penarikan PRK                        -               -               -               -               -              -
       Penerimaan right issue     198.664.000               -               -               -               -              -
     Total Penerimaan dari
                                  218.664.000               -               -               -               -              -
       Aktivitas Pendanaan

     Pengeluaran untuk
       Aktivitas Pendanaan
       Pembayaran utang
           bank (pokok)            (3.296.601)     (5.651.204)     (5.710.775)     (5.378.134)     (5.866.700)    (6.058.380)
       Pembayaran utang
           bank PRK                         -               -               -               -               -              -
       Pembayaran utang
           bank                             -               -               -               -               -              -
       Pembayaran utang
           leasing                   (399.025)       (425.179)        (83.579)              -               -              -
       Pembayaran utang
           pihak berelasi          (2.158.141)       (158.141)              -               -               -              -
       Biaya right issue           (2.834.500)              -               -               -               -              -
       Pembayaran dividen ke
           publik (20,00%)                  -        (630.000)     (2.963.627)     (6.668.161)     (7.409.068)    (9.631.788)
       Pemegang saham
           pengendali CSIS
           (80,00%)                         -      (2.520.000)    (11.854.509)    (26.672.644)    (29.636.271)   (38.527.153)
       Pembayaran minoritas
           interest BC (47,50%)    (1.187.500)     (2.850.000)     (5.181.864)    (11.659.195)    (12.954.661)   (16.841.059)

     Total Pengeluaran untuk
       Aktivitas Pendanaan         (9.875.767)    (12.234.524)    (25.794.354)    (50.378.134)    (55.866.700)   (71.058.380)

     Surplus (Defisit)            200.143.937    (117.957.924)    (33.587.682)    (34.448.846)     (2.534.735)    13.769.409

     Saldo Awal                     1.154.943     201.298.880      83.340.957      49.753.274      15.304.428     12.769.693

     Saldo Akhir                  201.298.880      83.340.957      49.753.274      15.304.428      12.769.693     26.539.102
    Sumber: Proyeksi Keuangan

                      Selama periode proyeksi tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, kas dan setara kas
                      Perseroan diperkirakan mengalami tren menurun. Saldo kas dan setara kas pada
                      tahun 2025 sebesar Rp201,30 miliar diproyeksikan menurun menjadi Rp26,54
                      miliar pada akhir periode proyeksi tahun 2030.




                                                                                                                  41
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




              4.1.4   Analisis Rasio Keuangan

                      Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak manajemen CSIS,
                      diperoleh hasil analisis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut.

                                                      Tabel 16 Rasio Keuangan
                                                                                                                                   Rata-
                           Keterangan                      2025        2026        2027        2028        2029        2030
                                                                                                                                    rata
         I.     RASIO LIKUIDITAS
                Dengan
                Current Ratio                             475,10%     480,75%     504,46%     530,37%     562,34%     597,71%     525,12%
                Quick (Acid Test) Ratio                   156,13%      62,68%      36,61%      11,70%       9,49%      17,62%      49,04%
                Working Capital To Total Assets            63,94%      64,80%      66,57%      68,35%      70,38%      72,35%      67,73%
                Tanpa
                Current Ratio                             324,56%     354,26%     382,61%     406,89%     438,28%     471,41%     396,33%
                Quick (Acid Test) Ratio                     4,05%       7,64%      11,83%      12,61%       6,32%      11,11%       8,93%
                Working Capital To Total Assets            51,49%      55,14%      58,19%      60,63%      63,49%      66,13%      59,18%
                Dengan-Tanpa
                Current Ratio                             150,55%     126,50%     121,84%     123,49%     124,06%     126,29%     128,79%
                Quick (Acid Test) Ratio                   152,08%      55,03%      24,78%      -0,90%       3,18%       6,51%      40,11%
                Working Capital To Total Assets            12,45%       9,66%       8,39%       7,72%       6,90%       6,22%       8,55%


         II.    RASIO LEVERAGE
                Dengan
                Total Debt To Equity Ratio         DER     32,03%      30,10%      27,39%      24,97%      22,53%      20,29%      26,22%
                Total Debt To Total Assets Ratio   DAR     24,26%      23,14%      21,50%      19,98%      18,39%      16,87%      20,69%
                Time Interest Earned Ratio         Kali     12,59       12,65       28,35       49,67       82,60      151,84       56,28
                Tanpa
                Total Debt To Equity Ratio         DER     48,45%      50,47%      41,43%      35,02%      29,33%      24,79%      38,25%
                Total Debt To Total Assets Ratio   DAR     32,64%      33,54%      29,30%      25,94%      22,68%      19,87%      27,33%
                Time Interest Earned Ratio         Kali     12,59        7,31       15,99       29,34       52,26      112,95       38,41
                Dengan-Tanpa
                Total Debt To Equity Ratio         DER    -16,42%     -20,37%     -14,04%     -10,04%      -6,80%      -4,50%     -12,03%
                Total Debt To Total Assets Ratio   DAR     -8,37%     -10,41%      -7,79%      -5,95%      -4,29%      -3,00%      -6,64%
                Time Interest Earned Ratio         Kali      0,00        5,35       12,37       20,33       30,34       38,90       17,88


         III.   RASIO AKTIVITAS
                Dengan
                Total Assets Turnover              Kali      0,15        0,18        0,23        0,27        0,32        0,39          0,26
                Receivables Turnover               Kali     62,65       81,11      107,87      140,22      181,31      237,26      135,07
                Collection Period                  Hari           6           5           3           3           2           2            3
                Inventory Turnover                 Kali      0,11        0,09        0,09        0,09        0,10        0,13          0,10
                Average Days Inventory             Hari     3.340       4.078       4.161       3.968       3.496       2.897       3.657
                Working Capital Turnover           Kali      0,23        0,28        0,34        0,40        0,46        0,53          0,37
                Tanpa
                Total Assets Turnover              Kali      0,20        0,23        0,28        0,34        0,40        0,47          0,32
                Receivables Turnover               Kali     62,65       81,11      107,87      140,22      181,31      237,26      135,07
                Collection Period                  Hari           6           5           3           3           2           2            3
                Inventory Turnover                 Kali      0,11        0,11        0,11        0,12        0,14        0,17          0,13
                Average Days Inventory             Hari     3.357       3.368       3.269       2.956       2.622       2.155       2.955
                Working Capital Turnover           Kali      0,39        0,42        0,49        0,56        0,63        0,71          0,53
                Dengan-Tanpa
                Total Assets Turnover              Kali     (0,05)      (0,05)      (0,06)      (0,07)      (0,08)      (0,09)      (0,06)


                                                                                                                                  42
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                                                                                     Rata-
                        Keterangan                2025       2026       2027       2028       2029       2030
                                                                                                                      rata
              Receivables Turnover         Kali          -          -          -          -          -          -            -
              Collection Period           Hari           -          -          -          -          -          -            -
              Inventory Turnover           Kali     0,00      (0,02)     (0,02)     (0,03)     (0,03)     (0,04)      (0,03)
              Average Days Inventory      Hari      (17)        709        892      1.012        873        742          702
              Working Capital Turnover     Kali    (0,15)     (0,14)     (0,15)     (0,16)     (0,17)     (0,18)      (0,16)


        IV.   RASIO KEUANGAN
              Dengan
              Gross Profit Margin                 62,05%     66,60%     71,29%     73,22%     73,59%     73,16%     69,98%
              Operating Profit Margin             25,61%     28,65%     36,40%     40,03%     39,11%     36,29%     34,35%
              Net Profit Margin                   25,37%     28,45%     40,17%     43,54%     41,84%     37,92%     36,21%
              Return On Investment, ROI            3,75%      5,20%      9,12%     11,94%     13,54%     14,63%       9,70%
              Return On Equity, ROE                4,95%      6,77%     11,61%     14,92%     16,59%     17,60%     12,07%
              Tanpa
              Gross Profit Margin                 62,05%     66,78%     71,31%     72,95%     72,71%     71,56%     69,56%
              Operating Profit Margin             25,61%     29,44%     37,07%     40,41%     38,75%     35,09%     34,39%
              Net Profit Margin                   25,37%     27,47%     39,80%     43,35%     41,21%     36,65%     35,64%
              Return On Investment, ROI            5,04%      6,40%     11,30%     14,79%     16,44%     17,32%     11,88%
              Return On Equity, ROE                7,49%      9,63%     15,98%     19,97%     21,26%     21,62%     15,99%
              Dengan-Tanpa
              Gross Profit Margin                  0,00%     -0,17%     -0,02%      0,27%      0,88%      1,60%       0,43%
              Operating Profit Margin              0,00%     -0,79%     -0,67%     -0,38%      0,37%      1,19%      -0,05%
              Net Profit Margin                    0,00%      0,98%      0,37%      0,19%      0,64%      1,27%       0,57%
              Return On Investment, ROI           -1,29%     -1,20%     -2,18%     -2,85%     -2,90%     -2,69%      -2,19%
              Return On Equity, ROE               -2,54%     -2,86%     -4,37%     -5,05%     -4,67%     -4,02%      -3,92%


                   Rasio Likuiditas


                   Rasio ini untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan dapat melunasi liabilitas
                   jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar pembayaran
                   liabilitas jangka pendeknya.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                   proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 525,12% dan quick ratio
                   menunjukkan rata-rata sebesar 49,04%. Sementara itu, berdasarkan proyeksi
                   keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode proyeksi, current ratio
                   menunjukkan rata-rata sebesar 396,33% dan quick ratio menunjukkan rata-rata
                   sebesar 8,93%.


                   Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, rata-rata working
                   capital to total assets ratio adalah sebesar 67,73%. Sementara itu, berdasarkan
                   proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, rata-rata working capital to total
                   assets ratio adalah sebesar 59,18%.

                   Working capital to total assets ratio adalah rasio yang mengukur proporsi dari modal
                   kerja (working capital) terhadap total aset perusahaan. Rasio ini memberikan



                                                                                                                    43
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  gambaran mengenai likuiditas jangka pendek perusahaan dan sejauh mana aset
                  perusahaan dapat dibiayai oleh modal kerja.


                  Rasio Leverage


                  Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
                  modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan tren menurun dengan rasio
                  pada akhir periode proyeksi tahun 2030 sebesar 20,29%. Debt to asset ratio (DAR)
                  juga menunjukkan tren menurun dengan rasio pada akhir periode proyeksi tahun
                  2030 sebesar 16,87%.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi total DER menunjukkan tren menurun dengan rasio pada akhir periode
                  proyeksi tahun 2030 sebesar 24,79%. DAR juga menunjukkan tren menurun dengan
                  rasio pada akhir periode proyeksi tahun 2030 sebesar 19,87%.


                  Tren yang menurun ini mengindikasikan risiko yang dihadapi Perseroan berkurang
                  karena penggunaan utang yang berkurang.


                  Rasio Aktivitas


                  Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
                  dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien. Perputaran aset
                  mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan
                  melalui asetnya. Semakin besar rasio perputaran aset, berarti aset semakin baik,
                  karena itu berarti aset semakin produktif menghasilkan pendapatan.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,26 kali per tahunnya.
                  Sementara itu, berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi,
                  selama periode proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 0,32 kali per
                  tahunnya.


                  Rasio Keuangan


                  Rasio ini bertujuan untuk melihat kemampuan yang dimiliki perusahaan dalam
                  menghasilkan sebuah laba.


                  Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, rata-rata rata-rata net profit margin adalah sebesar 36,21%. Sementara


                                                                                               44
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  itu, berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
                  proyeksi, rata-rata net profit margin adalah sebesar 35,64%.


                  Net profit margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang
                  dihasilkan perusahaan dari pendapatan bersih.

          4.1.5   Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan
                  Setelah Transaksi Dilakukan

                  Laporan Posisi Keuangan Proforma

                  Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi keuangan
                  setelah transaksi dilakukan.

                           Tabel 17 Laporan Posisi Keuangan Proforma 30 Juni 2025 (Rp.000)

                                      Keterangan             30 Juni 2025   Penyesuaian    Proforma

                   ASET
                   Aset Lancar
                   Kas dan setara kas                          3.338.109              -     3.338.109
                   Piutang usaha – pihak ketiga                1.753.135              -     1.753.135
                   Piutang lain-lain – pihak ketiga               930.305             -      930.305
                   Persediaan                                351.084.518    178.829.500   529.914.018
                   Uang muka                                   2.761.810              -     2.761.810
                   Biaya dibayar di muka                       5.655.037              -     5.655.037
                   Pajak dibayar di muka                       2.449.702              -     2.449.702
                   Total Aset Lancar                         367.972.616    178.829.500   546.802.116


                   Aset Tidak Lancar
                   Investasi pada entitas asosiasi            47.645.362              -    47.645.362
                   Aset tetap                                 51.925.191     10.000.000    61.925.191
                   Properti investasi                         23.576.690      7.000.000    30.576.690
                   Aset takberwujud                               295.863             -      295.863
                   Aset hak-guna                                  882.267             -      882.267
                   Tanah untuk pengembangan                   20.531.419              -    20.531.419
                   Aset pajak tangguhan                           339.857             -      339.857
                   Total Aset Tidak Lancar                   145.196.648     17.000.000   162.196.649


                   TOTAL ASET                                513.169.264    195.829.500   708.998.765


                   LIABILITAS DAN EKUITAS
                   Liabilitas Jangka Pendek
                   Utang bank jangka pendek                       879.436             -      879.436
                   Utang usaha – pihak ketiga                  8.476.728              -     8.476.728
                   Utang lain-lain
                       Pihak ketiga                            2.954.031              -     2.954.031
                       Pihak berelasi                         55.043.747              -    55.043.747


                                                                                                  45
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                     Keterangan              30 Juni 2025   Penyesuaian     Proforma

                   Uang muka penjualan – pihak ketiga         62.564.982              -     62.564.982
                   Beban akrual                                  484.830              -       484.830
                   Utang pajak                                 1.767.627              -      1.767.627
                   Bagian liabilitas jangka panjang
                   yang jatuh tempo dalam satu tahun:
                       Utang bank                              3.788.309              -      3.788.309
                       Liabilitas sewa                            95.020              -        95.020
                   Total Liabilitas Jangka Pendek            136.054.710              -    136.054.710


                   Liabilitas Jangka Panjang
                   Utang bank                                 18.726.448              -     18.726.448
                   Liabilitas sewa                                33.926              -        33.926
                   Pendapatan diterima di muka                 2.754.929              -      2.754.929
                   Liabilitas imbalan kerja                    1.544.804              -      1.544.804
                   Total Liabilitas Jangka Panjang            23.060.108              -     23.060.107


                   TOTAL LIABILITAS                          159.114.818              -    159.114.817


                   EKUITAS
                   Modal saham                               130.700.000     52.280.000    182.980.000
                   Tambahan modal disetor                     29.367.882    172.176.276    201.544.158
                   Saldo laba                                 19.381.985              -     19.381.985
                   Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan
                                                             179.449.867    224.456.276    403.906.143
                       kepada pemilik entitas induk


                   Kepentingan non-pengendali                174.604.580    (28.626.776)   145.977.804


                   TOTAL EKUITAS                             354.054.446    195.829.500    549.883.947


                   TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS              513.169.264    195.829.500    708.998.764


                  Asumsi-Asumsi yang Digunakan dalam Penyusunan Laporan Keuangan Proforma

                  a.   Asumsi seluruh pemegang saham akan melaksanakan PMHMETD yang menjadi
                       haknya dengan harga Rp380,- per lembar saham sehingga peningkatan modal
                       ditempatkan dan disetor sebanyak 522.800.000 lembar saham atau sebesar
                       Rp198.664.000.000,-. Adapun biaya emisi saham dengan asumsi dilakukan
                       pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar sekitar Rp2.834.500.000,-.

                       Perhitungan selisih antara nilai nominal dan harga pelaksanaan adalah sebagai
                       berikut:




                                                                                                   46
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                        Penambahan melalui HMETD dengan
                             harga pelaksanaan                                           198.664.000.000
                       Penambahan melalui HMETD dengan
                            nilai nominal                                                  52.280.000.000
                       Selisih                                                           146.384.000.000
                       Dikurangi: biaya emisi                                              (2.834.500.000)


                       Agio saham (diakui sebagai tambahan
                            modal disetor)                                               143.549.500.000

                  b.    Dana yang diterima, seluruhnya akan digunakan untuk penambahan modal
                        entitas anak yang akan digunakan sebagai berikut:

                        •     Sekitar Rp93.000.000.000,- untuk pembangunan infrastruktur di Kawan
                              Industri Cikembar.
                        •     Sekitar Rp10.000.000.000,- untuk pembangunan infrastruktur di Bukit
                              Panenjoan.
                        •     Sekitar Rp7.000.000.000,- untuk pembangunan Gudang di kawasan
                              Industri Sentul yang dapat dijual atau disewakan.
                        •     Sisanya akan digunakan untuk pembebasan lahan menambah landbank di
                              sekitar Kawasan Industri Cikembar.


                  Dari hasil analisis atas proforma keuangan sebelum dan sesudah rencana transaksi
                  dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi mempengaruhi secara signifikan pada
                  current ratio dan quick ratio di sisi rasio likuiditas. Hal ini dikarenakan dengan
                  adanya transaksi terdapat penambahan investasi untuk pembangunan infrastruktur.
                  Pada      rasio   solvabilitas   terdapat   perubahan   yang     signifikan   atas    adanya
                  ketergantungan terhadap pembiayaan dari utang.


                                            Tabel 18 Analisis Rasio Keuangan Proforma
                                                                Sebelum Rencana          Proforma setelah
                                     Uraian
                                                                   Transaksi            Rencana Transaksi
                   LIQUIDITY (%)
                   Current Ratio                                          270,46%                      333,54%
                   Quick Ratio                                                 3,74%                     3,74%
                   Working Capital to Total Assets Ratio                  -106,72%                 -187,57%
                   SOLVABILITY (%)
                   Total Debt to Equity Ratio                               44,94%                      28,94%
                   Total Debt to Asset Ratio                                31,01%                      22,44%
                   Long Term Debt To Equity Ratio                              6,51%                     4,19%




                                                                                                            47
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          4.2       Analisis Inkremental


          4.2.1     Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan


                    Analisis        inkremental    dilakukan      dengan     membandingkan           proyeksi   tanpa
                    dilakukannya transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.


                    Inkremental Posisi Keuangan


                    Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut.


                                               Tabel 19 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.000)

                Keterangan                  2025           2026            2027          2028           2029             2030

     ASSETS
     Current Assets
        Cash and Cash Equivalent         197.829.500     74.759.433     34.894.534     (1.320.487)     4.874.837     10.462.991
        Trade Receivable-net                       -               -              -             -               -               -
        Other Receivable                           -               -              -             -               -               -
        Inventories                       (2.000.000)    97.076.712    136.666.128    181.797.050    185.548.065    192.670.451
        Advances                                   -               -              -             -               -               -
        Prepaid Expenses                           -               -              -             -               -               -
        Prepaid Taxed                              -               -              -             -               -               -
        Total Current Assets             195.829.500    171.836.145    171.560.662    180.476.563    190.422.902    203.133.441


     Non Current Assets
        Property and equipments                    -               -              -             -               -               -
        Intangible assets                          -               -              -             -               -               -
        Right-of-use assets                        -               -              -             -               -               -
       Investments in associates                   -               -              -             -               -               -
       Investment properties                       -               -              -             -               -               -
       Land for development                        -               -              -             -               -               -
       Deferred tax assets                         -               -              -             -               -               -
        Total Non Current Assets                   -               -              -             -               -               -


     TOTAL ASSETS                        195.829.500    171.836.145    171.560.662    180.476.563    190.422.902    203.133.441


     LIABILITIES AND EQUITY
     Current Liabilities
         Trade Payables                            -               -              -             -               -               -
         Other Payables                            -               -              -             -               -               -
         - Related parties                         -               -              -             -               -               -
         - Third parties                           -               -              -             -               -               -
         - Sales adv Third parties                 -               -              -             -               -               -
         Tax Payables                              -               -              -             -               -               -
         Accrued expenses                          -               -              -             -               -               -
        Bank loans                                 -               -              -             -               -               -
        Leases liabilities                         -               -              -             -               -               -
        Total Current Liabilities                  -               -              -             -               -               -




                                                                                                                    48
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




               Keterangan                  2025              2026            2027            2028                2029                2030

     Non Current Liabilities
       Employees benefit liabilities              -                   -             -                   -                 -                 -
       Leases liabilities                         -                   -             -                   -                 -                 -
       Bank loans                                 -       (25.422.574)    (16.412.926)    (7.971.056)             (96.963)           7.209.352
       Unearned revenues                          -                   -             -                   -                 -                 -
        Total Non Current Liabilities             -       (25.422.574)    (16.412.926)    (7.971.056)             (96.963)           7.209.352


     Equity
        Shared Capital                  195.829.500       195.829.500     195.829.500    195.829.500         195.829.500        195.829.500
         Additional Paid In Capital               -                   -             -                   -                 -                 -
        Deficits:
           Unappropriated                         -         1.429.219      (7.855.913)    (7.381.881)          (5.309.635)             94.590
           Other comprehensive loss               -                   -             -                   -                 -                 -


        Issued capital and reserves
           attributable to owners of
           the parent                   195.829.500       197.258.719     187.973.587    188.447.619         190.519.865        195.924.090


        Non Controlling Interest                  -                   -             -                   -                 -                 -


        Total Equity                    195.829.500       197.258.719     187.973.587    188.447.619         190.519.865        195.924.090


     TOTAL LIABILITIES AND EQUITY       195.829.500       171.836.145     171.560.662    180.476.563         190.422.902        203.133.441


                    Dari tabel di atas, diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp195,83 miliar pada
                    tahun 2025 dan terus meningkat hingga mencapai Rp203,13 miliar pada tahun
                    2030. Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai tambah atas ekuitas sebesar Rp195,83
                    miliar pada tahun 2025 yang mengalami fluktuasi, dengan nilai pada tahun 2030
                    sebesar Rp195,92 miliar.

                    Inkremental Laba Rugi


                    Inkremental laba rugi CSIS adalah sebagai berikut.


                                          Tabel 20 Inkremental Laba Rugi (Rp.000)

                  Keterangan                  2025             2026          2027           2028               2029            2030

       REVENUE                                        -               -             -               -                 -                -


       COST OF REVENUE                                -      (250.714)       (45.232)       689.052          2.876.923        6.816.070


       GROSS PROFIT                                   -      (250.714)       (45.232)       689.052          2.876.923        6.816.070


       EXPENSES
       Biaya CEO & Marketing                          -               -             -               -                 -                -
       Biaya Administrasi & Umum                      -      (897.493)    (1.249.548)    (1.656.891)        (1.678.769)   (1.718.161)
       Biaya Administrasi & Umum (CSIS)               -               -             -               -                 -                -
       Biaya Penyusutan (CSIS)                        -               -             -               -                 -                -



                                                                                                                                49
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                   Keterangan               2025          2026          2027          2028          2029          2030

       TOTAL                                       -    (897.493)    (1.249.548)   (1.656.891)   (1.678.769)   (1.718.161)


       OPERATING PROFIT - EBITDA                   -   (1.148.207)   (1.294.780)    (967.839)     1.198.154     5.097.910


       OTHER INCOME (EXPENSES)
       Pendapatan lain-lain                        -             -             -             -             -             -
       Biaya bunga (tambahan)                      -    2.577.426     2.009.648     1.441.870       874.093       306.315
       Biaya lain-lain                             -             -             -             -             -             -
       Biaya keuangan                              -             -             -             -             -             -
       TOTAL                                       -    2.577.426     2.009.648     1.441.870       874.093       306.315


       PROFIT BEFORE INCOME TAX                    -    1.429.219       714.868       474.031     2.072.246     5.404.224


       PPh Final Tanah/ Bangunan                   -             -             -             -             -             -


       NET INCOME FOR THE PERIOD                   -    1.429.219       714.868       474.031     2.072.246     5.404.224


                     Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar Rp1,43
                     miliar pada tahun 2025, dan Rp5,40 miliar pada tahun 2030.


                     Inkremental Arus Kas


                     Inkremental Arus Kas CSIS adalah sebagai berikut.


                                            Tabel 21 Inkremental Arus Kas (Rp.000)
                  Keterangan                2025         2026           2027          2028          2029          2030
       Aktivitas Operasional
       Penerimaan dari aktivitas
         operasional:
       KIS
         Penjualan                                 -             -             -             -             -             -
         Pasif Income                              -             -             -             -             -             -
       Sub total Penerimaan KIS                    -             -             -             -             -             -
       KIC
         Penjualan                                 -             -             -             -             -             -
         Pasif Income                              -             -             -             -             -             -
       Sub total Penerimaan KIC                    -             -             -             -             -             -
       Total penerimaan dari aktivitas
                                                   -             -             -             -             -             -
         operasional


       Pengeluaran untuk aktivitas
         operasional:
       Biaya pemeliharaan kawasan                  -    (897.493)    (1.249.548)   (1.656.891)   (1.678.769)   (1.718.161)
       Biaya Marketing & CEO                       -             -             -             -             -             -
       Biaya Adm & Umum                            -             -             -             -             -             -
       Biaya Bunga Pinjaman (Bank,                 -             -             -             -             -             -
         Leasing & Pihak Berelasi)
       Biaya Perizinan & Legalitas BC              -             -             -             -             -             -
       PBB                                         -             -             -             -             -             -


                                                                                                                  50
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                     Keterangan               2025           2026         2027           2028          2029          2030
       BPHTB                                         -    (6.750.000)   (2.625.000)   (3.000.000)             -             -
       Biaya Pajak PPh Final                         -              -            -              -             -             -
       Pembayaran Utang Pihak Ke-3                   -              -            -              -             -             -
       Total pengeluaran untuk aktivitas
                                                     -    (7.647.493)   (3.874.548)   (4.656.891)    (1.678.769)   (1.718.161)
         operasional


       Aktivitas Investasi
       Penerimaan dari aktivitas
         investasi:
       Penerimaan dividen PSP                        -              -            -              -             -             -
       Total penerimaan dari aktivitas
                                                     -              -            -              -             -             -
         investasi


       Pengeluaran untuk aktivitas
         investasi:
       Pembebasan lahan KIS                          -              -            -              -             -             -
       Pembebasan lahan KIC                          - (85.829.500) (35.000.000) (40.000.000)                 -             -
       Pembangunan infrastruktur KIC                 -    21.600.000             -              -             -             -
       Pembangunan gudang untuk                      -                           -              -             -             -
         disewakan                                       (21.600.000)
       Pembebasan lahan &                            -                           -              -             -             -
         infrastruktur tenjo                              (4.170.500)
       Total pengeluaran untuk aktivitas
                                                     -   (90.000.000) (35.000.000)    (40.000.000)            -             -
         investasi


       Aktivitas Pendanaan
       Penerimaan dari aktivitas                     -              -            -              -             -             -
         pendanaan:
       Penerimaan Pinjaman Bank                      -              -            -              -             -             -
       Penarikan PRK                                 -              -            -              -             -             -
       Penerimaan Pinjaman Bank                      - (35.000.000)              -              -             -             -
       Penerimaan Right Issue              198.664.000              -            -              -             -             -
       Total penerimaan dari aktivitas
                                           198.664.000 (35.000.000)              -              -             -             -
         pendanaan


       Pembayaran utang bank (pokok)                 -              -            -              -             -             -
       Pembayaran utang bank PRK                     -              -            -              -             -             -
       Pembayaran utang bank                         -     9.577.426     9.009.648      8.441.870     7.874.093     7.306.315
       Pembayaran utang leasing                      -              -            -              -             -             -
       Pembayaran utang pihak berelasi               -              -            -              -             -             -
       Biaya right issue                     (834.500)              -            -              -             -             -
       Pembayaran dividen ke publik                  -              -   (1.913.627)   (1.943.161)    (2.159.068)   (2.806.788)
       Pemegang saham pengendali CSIS                -              -   (7.654.509)   (7.772.644)    (8.636.271) (11.227.153)
       Pembayaran minoritas interest BC              -              -    (431.864)      9.715.805    10.795.339    14.033.941
       Total pengeluaran untuk aktivitas
                                             (834.500)     9.577.426     (990.352)     8.441.870      7.874.093     7.306.315
         pendanaan


       SURPLUS (DEFISIT)                   197.829.500 (123.070.067) (39.864.900) (36.215.020)        6.195.323     5.588.154


       SALDO AWAL                                    - 197.829.500      74.759.433    34.894.534     (1.320.487)    4.874.837


       SALDO AKHIR                         197.829.500    74.759.433    34.894.534    (1.320.487)     4.874.837    10.462.991



                                                                                                                     51
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Dari tabel di atas terlihat bahwa akumulasi arus kas sebesar Rp10,46 miliar pada
                  akhir proyeksi tahun 2030 dengan adanya Rencana Transaksi.


          4.2.2   Biaya atau Pendapatan yang Relevan


                  Rencana Transaksi yang akan dilakukan menimbulkan biaya-biaya sehubungan
                  dengan pelaksanaan Rencana Transaksi yang termasuk tetapi tidak terbatas pada
                  biaya lembaga penunjang.


          4.2.3   Informasi Non Keuangan yang Relevan


                  Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen CSIS, tidak terdapat
                  Informasi non keuangan yang relevan pada Rencana Transaksi selain yang telah
                  diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.


          4.2.4   Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perusahaan dalam Menentukan Rencana dan
                  Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain


                  Prosedur pengambilan keputusan dalam menentukan Rencana Transaksi dan nilai
                  transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris. Tidak
                  terdapat alternatif lain dari Rencana Transaksi yang dilakukan dengan pihak lain.


          4.2.5   Hal Material Lainnya


                  Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen CSIS, tidak terdapat hal
                  material lain yang terkait dengan Rencana Transaksi selain yang telah diungkapkan
                  dalam Laporan Pendapat Kewajaran.




                                                                                                  52
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          5       ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

          5.1     Perbandingan Antara Rencana Nilai Transaksi dengan Hasil Penilaian atas Transaksi
                  yang Akan Dilakukan

                  Hasil Penilaian


                  Berdasarkan Laporan Penilaian Saham BC per tanggal penilaian 30 Juni 2025,
                  No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025, tanggal 12 November 2025, oleh
                  Penilai Publik Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) dari Kantor Jasa Penilai
                  Publik Syarif, Endang dan Rekan, Nilai Pasar 100,00% Saham BC adalah sebesar
                  Rp828.813.277.000,- (delapan ratus dua puluh delapan miliar delapan ratus tiga
                  belas juta dua ratus tujuh puluh tujuh ribu Rupiah).


                  Berdasarkan hasil penilaian tersebut, nilai pasar BC per lembar saham adalah
                  sebesar Rp3.527,- (tiga ribu lima ratus dua puluh tujuh Rupiah).

                  Nilai Transaksi


                  CSIS akan melakukan Penambahan Modal pada BC sebesar Rp195.829.500.000,-
                  (seratus sembilan puluh lima miliar delapan ratus dua puluh sembilan juta lima ratus
                  ribu Rupiah). Berdasarkan informasi dari pihak manajemen, nilai Rencana Transaksi
                  per lembar saham adalah sebesar Rp3.485,- (tiga ribu empat ratus delapan puluh
                  lima Rupiah).

          5.2     Analisis untuk Memastikan bahwa Rencana Nilai Transaksi Memberikan Nilai
                  Tambah dari Transaksi yang Akan Dilakukan


                  Hasil analisis inkremental menunjukkan bahwa terdapat nilai tambah atas
                  dilakukannya      rencana   transaksi.   Berdasarkan   hasil   analisis   inkremental,
                  diperkirakan nilai tambah atas laba tahun berjalan sebesar Rp1,43 miliar pada tahun
                  2025, dan Rp5,40 miliar pada tahun 2030. Dari sisi aset diperkirakan nilai tambah
                  atas aset sebesar Rp195,83 miliar pada tahun 2025 dan terus meningkat hingga
                  mencapai Rp203,13 miliar pada tahun 2030. Dari sisi ekuitas, diperkirakan nilai
                  tambah atas ekuitas sebesar Rp195,83 miliar pada tahun 2025 yang mengalami
                  fluktuasi, dengan nilai pada tahun 2030 mencapai Rp195,92 miliar.

          5.3     Analisis atas Kewajaran Nilai Transaksi Dilakukan untuk Meyakini bahwa Rencana
                  Nilai Transaksi Berada dalam Kisaran Nilai yang Didapatkan dari Hasil Penilaian

                  Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang
                  Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal,
                  menyatakan bahwa batas atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi
                  7,50% dari nilai hasil penilaian.



                                                                                                     53
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                  Berdasarkan hal tersebut, berikut tabel uji batas atas dan batas bawah atas Rencana
                  Transaksi:

                                           Tabel 22 Uji Batas Atas dan Batas Bawah
                                                                                                Nilai
                                Uraian                        Keterangan
                                                                                                (Rp)
                       Batas Atas Nilai Rencana
                                                     7,5% di atas Nilai Pasar Saham                       3.791
                               Transaksi
                      Nilai Pasar BC per Lembar
                                                            Penilaian Saham                               3.527
                                Saham
                     Nilai Rencana Transaksi per
                                                         Informasi Manajemen                              3.485
                           Lembar Saham
                      Batas Bawah Nilai Rencana        7,5% di bawah Nilai Pasar
                                                                                                          3.262
                               Transaksi                         Saham


                  Berdasarkan tabel di atas, maka Rencana Transaksi tersebut adalah wajar karena
                  berada pada uji batas atas dan batas bawah sebesar 7,5%. Sedangkan selisih harga
                  dalam Rencana Transaksi sebesar 1,19% dibandingkan dengan Nilai Pasar seperti
                  yang ditunjukkan dengan tabel sebagai berikut:

                                               Tabel 23 Selisih Nilai Transaksi
                                                      Nilai Pasar BC per      Nilai Rencana
                                                                                                   Selisih
                                Uraian                 Lembar Saham           Transaksi per
                                                                                                        (%)
                                                            (Rp)              Lembar Saham
                   Rencana Transaksi Penambahan
                                                                   3.527                3.485             -1,19
                   Modal oleh CSIS pada BC




                                                                                                              54
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          6       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN

                  Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan
                  diungkapkan pada bab-bab sebelumnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif,
                  termasuk pertimbangan manfaat, keuntungan, risiko, dan kerugian. Dengan
                  demikian, kami tidak melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.




                                                                                              55
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          7       PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI

                  Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
                  kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
                  analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
                  Penambahan Modal yang dilakukan oleh CSIS pada BC adalah Wajar.

                  Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
                  dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
                  namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara
                  eksternal   yaitu    kondisi   pasar   dan   perekonomian,   kondisi   umum   bisnis,
                  perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan
                  peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini
                  dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan
                  terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan mengenai
                  kewajaran Rencana Transaksi ini mungkin berbeda.




                                                                                                    56
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          8       KUALIFIKASI PENILAI USAHA

                  Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                  berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                  28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan
                  Rekan dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                  Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                  Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                  MAPPI                    : No. 09-S-02341
                  Izin Penilai Publik      : No. B-1.12.00340
                  Klasifikasi izin         : Penilaian Bisnis
                  Register                 : No. RMK-2017.00303
                  STTD OJK                 : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                  STTD IKNB                : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                 57
Page 74
Pendapat Kewajaran
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




          9       KESIMPULAN

                  Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
                  meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
                  Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
                  maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Penambahan Modal yang dilakukan
                  oleh CSIS pada BC adalah Wajar.




                                                                                                        58
Page 75
       LAMPIRAN
 RESUME PENILAIAN SAHAM
PT BOGORINDO CEMERLANG
Page 76
No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025                            Bekasi, 12 November 2025


Kepada:
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005
Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara
Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat


Perihal: Penilaian 100,00% Saham PT Bogorindo Cemerlang


Dengan hormat,


Sesuai    dengan   Surat   Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0055/SPK/MSE-
03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025, kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat Izin Penilai Publik
No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, serta Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal STTD PPPM-OJK No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), telah ditunjuk oleh
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (atau selanjutnya disebut “CSIS”) untuk melakukan
penilaian terhadap Nilai Pasar 100,00% saham PT Bogorindo Cemerlang (atau selanjutnya
disebut “Perseroan”) per tanggal 30 Juni 2025.


IDENTITAS PEMBERI TUGAS


Pemberi tugas dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


Nama Perseroan        :    PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
Bidang Usaha          :    Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
Alamat                :    Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                           Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
Telepon               :    0251 8666 873
Fax                   :    0251 8666 875
Website               :    www.csis.co.id
Email                 :    info@csis.co.id


PENDAHULUAN

CSIS berencana melakukan tambahan modal disetor Perseroan. Sehubungan dengan
rencana transaksi tersebut, CSIS menunjuk KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai Penilai
Independen untuk melaksanakan penilaian 100,00% saham Perseroan per tanggal 30 Juni
2025.
Page 77
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          TUJUAN PENILAIAN


          KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh CSIS sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
          Jasa Penilaian Saham No. 0055/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025,
          dengan tujuan melakukan analisis untuk memberikan opini Nilai Pasar 100,00% saham
          Perseroan.


          Laporan ini disusun sebagai informasi bagi pihak Pengguna Laporan atas Nilai Pasar Saham,
          terkait dengan rencana tambahan modal disetor.


          PEDOMAN PENILAIAN


          Dalam melakukan penilaian ini, kami berpedoman pada Kode Etik Penilai Indonesia dan
          Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
          Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
          Modal (POJK 35) serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
          17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
          Pasar Modal (SEOJK 17).


          DASAR NILAI


          Berdasarkan    Surat     Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0055/SPK/MSE-
          03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025, maka standar nilai yang akan digunakan
          adalah “Nilai Pasar”.


          Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
          aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan
          penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
          dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar
          pemahaman yang          dimilikinya, kehati-hatian, dan     tanpa paksaan   (Peraturan OJK
          No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020).


          TANGGAL PENILAIAN


          Tanggal penilaian adalah per 30 Juni 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
          pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.


          PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN


          Pendekatan yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
          adalah Pendekatan Pendapatan (Income Approach) dengan metode Discounted Cash Flow
          (DCF), dan Pendekatan Aset dengan metode Adjusted Book Value (ABV).

                                                                                                   ii
Page 78
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS


          Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi dan kondisi pembatas yang kami gunakan
          sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:


          •   Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;
          •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
              Penilaian;
          •   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun internal yang
              kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
          •   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
              kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
              pencapaiannya (fiduciary duty);
          •   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
              yang telah disesuaikan;
          •   Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
              informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan;
          •   Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
          •   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari pemberi
              tugas; dan
          •   Kami memiliki keyakinan yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam
              penyusunan rencana bisnis adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.


          KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENT)


          Dalam penyusunan Laporan Penilaian Saham, terdapat kejadian penting yang diketahui
          maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
          penilaian. Kejadian tersebut terkait perubahan kegiatan usaha Perseroan sesuai Akta No. 5,
          tanggal 20 Agustus 2025 oleh Notaris Novita, S.H., M.Kn.




                                                                                                  iii
Page 79
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          KESIMPULAN NILAI


          Penilaian ini kami laksanakan, dengan mengacu kepada Kode Etik Penilai Indonesia, Standar
          Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
          Penilai Indonesia (MAPPI), dan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020. Kami menggunakan
          pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan kajian serta analisis berbagai data
          dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa secara fundamental
          asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.


          Melalui berbagai pertimbangan objektivitas dan kewajaran suatu nilai, maka kami
          berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% saham PT Bogorindo Cemerlang pada tanggal 30
          Juni 2025 adalah sebesar:


                                                 Rp828.813.277.000,-
           (Delapan Ratus Dua Puluh Delapan Miliar Delapan Ratus Tiga Belas Juta Dua Ratus Tujuh
                                                Puluh Tujuh Ribu Rupiah)


                                           Atau nilai pasar per lembar adalah:


                                Rp3.527,- (Tiga Ribu Lima Ratus Dua Puluh Tujuh Rupiah).


          Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian
          dan kode etik yang berlaku.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)
          Rekan
          MAPPI                       : No. 09-S-02341
          Izin Penilai Publik         : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin            : Penilaian Bisnis
          Register                    : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK                    : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB                   : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                 iv
Page 80
    LAMPIRAN
PROYEKSI KEUANGAN
Page 81
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
ASUMSI - ASUMSI                                                                                                                     Lampiran 1


                  Keterangan                             2025           2026           2027           2028           2029           2030
                                                         0,50           1,50           2,50           3,50           4,50           5,50

     Jumlah Hari Dalam Setahun                  Hari              184            365            365            365            365            365
     Jumlah Hari Operasional Dalam Setahun      Hari              180            360            360            360            360            360
     Jumlah Bulan Operasional Dalam Setahun    Bulan                6             12             12             12             12             12

STRUKTUR PENDAPATAN
    PENJUALAN SENTUL                          Rp.000     55.000.000      16.600.000              0              0              0              0
    PENJUALAN CIKEMBAR                        Rp.000     40.000.000     110.000.000    169.000.000    225.000.000    297.000.000    396.000.000
    PENDAPATAN JASA                           Rp.000     17.758.013      19.381.592     25.136.307     27.366.307     29.320.158     31.030.158

     Pertumbuhan
     PENJUALAN CIKEMBAR                       Growth                       175,00%         53,64%         33,14%         32,00%         33,33%
     PENDAPATAN JASA                          Growth                         9,14%         29,69%          8,87%          7,14%          5,83%

STRUKTUR BIAYA
A. BEBAN POKOK PENDAPATAN
    HPP SENTUL                                To Sales      47,43%          30,67%
    HPP CIKEMBAR                              To Sales      23,40%          33,01%         28,64%         26,77%         26,54%         27,09%
    HPP JASA                                  To Sales      41,37%          37,90%         29,22%         26,84%         25,05%         23,67%

B.   BEBAN USAHA
      BIAYA CEO & MARKETING                   To Sales          4,58%        6,33%          6,02%          6,08%          7,60%          9,73%
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM                Growth                       29,96%         22,16%         22,81%         29,20%         33,16%
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM (CSIS)         Growth                       10,02%         10,00%         10,00%         10,00%         10,00%
      BIAYA PENYUSUTAN (CSIS)                  Growth                        0,00%          0,00%          0,00%          0,00%          0,00%

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
    PENDAPATAN LAIN-LAIN                      To Sales       3,98%           4,28%          7,27%          6,58%          5,51%          4,21%
    BIAYA LAIN - LAIN                         To Sales      -0,07%          -0,06%         -0,05%         -0,04%         -0,03%         -0,02%

TINGKAT BUNGA
    KI                                          p.a.            8,92%          8,92%          8,92%          8,92%          8,92%          8,92%
    KMK                                         p.a.            8,82%          8,82%          8,82%          8,82%          8,82%          8,82%

TARIF PAJAK
      PPh FINAL TANAH/ BANGUNAN               To EBT         2,50%           2,50%          2,50%          2,50%          2,50%          2,50%
      PPH BADAN                               To EBT        22,00%          22,00%         22,00%         22,00%         22,00%         22,00%
Page 82
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN                                                                                            Lampiran 2
Rp.000

                 Keterangan                2025          2026          2027          2028            2029            2030


ASSET

CURRENT ASSET                                                                   -
Cash and cash equivalents                 201.298.880    83.340.957    49.753.274    15.304.428     12.769.693      26.539.102
Trade receivables
- Related parties                                 -             -             -             -              -               -
- Third parties                             1.799.806     1.799.806     1.799.806     1.799.806      1.799.806       1.799.806
Other receivables
- Related parties                                 -             -             -             -              -               -
- Third parties                               599.238       599.238       599.238       599.238        599.238         599.238
Inventories                               391.639.961   544.655.244   635.472.496   734.766.398    825.320.072     909.746.420
Advances                                   13.023.164    13.023.164    13.023.164    13.023.164     13.023.164      13.023.164
Prepaid expenses                            6.885.671     6.885.671     6.885.671     6.885.671      6.885.671       6.885.671
Prepaid taxes                               2.765.237     2.765.237     2.765.237     2.765.237      2.765.237       2.765.237

Total Current Assets                      618.011.958   653.069.317   710.298.887   775.143.942    863.162.881     961.358.638


NON-CURRENT ASSET
Property and equipments                    52.186.816    52.186.816    52.186.816    52.186.816     52.186.816      52.186.816
Intangible assets                             264.606       264.606       264.606       264.606        264.606         264.606
Right-of-use assets                           833.837       833.837       833.837       833.837        833.837         833.837

Investments in associates                  47.590.068    47.590.068    47.590.068    47.590.068     47.590.068      47.590.068
Investment properties                      23.388.982    23.388.982    23.388.982    23.388.982     23.388.982      23.388.982
Land for development                       20.531.419    20.531.419    20.531.419    20.531.419     20.531.419      20.531.419
Deferred tax assets                           339.857       339.857       339.857       339.857        339.857         339.857

Total Non-Current Assets                  145.135.586   145.135.586   145.135.586   145.135.586    145.135.586     145.135.586

TOTAL ASSET                               763.147.544   798.204.903   855.434.473   920.279.528   1.008.298.467   1.106.494.224



LIABILITIES

CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loan                              -             -             -             -               -               -
Trade payables
- Related parties                                 -             -             -             -              -               -
- Third parties                             7.189.701    14.535.347    21.880.994    29.226.641     36.572.287      43.917.934
Other payables
- Related parties                          39.609.755    39.038.633    38.955.054    38.955.054     38.955.054      38.955.054
- Third parties                             7.011.916     6.011.916     3.711.916     1.711.916      1.711.916       1.711.916
- sales adv Related parties                       -             -             -             -              -               -
- Sales adv Third parties                  72.011.349    72.011.349    72.011.349    72.011.349     72.011.349      72.011.349
Taxes payable                               1.149.871     1.149.871     1.149.871     1.149.871      1.149.871       1.149.871
Accrued expenses                              342.697       342.697       342.697       342.697        342.697         342.697
Bank loans - current portion                2.728.303     2.728.303     2.728.303     2.728.303      2.728.303       2.728.303
Leases liabilities - current portion           36.617        24.418        24.418        24.418         24.418          24.418


Total Current Liabilities                 130.080.209   135.842.536   140.804.603   146.150.250    153.495.897     160.841.543

NON-CURRENT LIABILITIES
Deposit from costumer                             -             -             -             -              -               -
Employees benefit liabilities               1.544.804     1.544.804     1.544.804     1.544.804      1.544.804       1.544.804
Leases liabilities                             33.926        33.926        33.926        33.926         33.926          33.926
Bank loans                                 50.726.448    44.491.924    38.781.149    33.403.014     27.536.315      21.477.934
Unearned revenues                           2.770.245     2.770.245     2.770.245     2.770.245      2.770.245       2.770.245

Total Non-Current Liabilities              55.075.423    48.840.899    43.130.124    37.751.989     31.885.289      25.826.909

TOTAL LIABILITIES                         185.155.631   184.683.435   183.934.727   183.902.239    185.381.186     186.668.452

EQUITY
Share capital                             326.529.500   326.529.500   326.529.500   326.529.500    326.529.500     326.529.500
Additional paid-in capital                 29.367.882    29.367.882    29.367.882    29.367.882     29.367.882      29.367.882
Deficits:
- Unappropriated                           46.184.143    81.713.699   139.691.977   204.569.520    291.109.512     388.018.002
- Other comprehensice loss                    800.474       800.474       800.474       800.474        800.474         800.474

 Issued capital and reserves
attributable to owners of the
parent                                    402.881.998   438.411.555   496.389.832   561.267.375    647.807.367     744.715.857

Non Controling Interest                   175.109.914   175.109.914   175.109.914   175.109.914    175.109.914     175.109.914

TOTAL EQUITY                              577.991.912   613.521.468   671.499.746   736.377.289    822.917.281     919.825.771

TOTAL LIABILITIES DAN EQUITY              763.147.544   798.204.903   855.434.473   920.279.528   1.008.298.467   1.106.494.224
Page 83
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI                                                                                                    Lampiran 3
Rp.000

              Keterangan                  2025           2026           2027           2028            2029           2030


REVENUES
    REVENUES                             112.758.013    145.981.592    194.136.307    252.366.307    326.320.158      427.030.158
TOTAL                                    112.758.013    145.981.592    194.136.307    252.366.307    326.320.158      427.030.158
    Growth Per Year                                          29,46%         32,99%         29,99%         29,30%           30,86%
COST OF REVENUES                         (42.795.426)   (48.752.335)   (55.742.633)   (67.583.078)   (86.174.948)    (114.615.240)
    To Sales                                  37,95%         33,40%         28,71%         26,78%         26,41%           26,84%
GROSS PROFIT                              69.962.588     97.229.256    138.393.674    184.783.229    240.145.210      312.414.918
    Gross Profit Margin                       62,05%         66,60%         71,29%         73,22%         73,59%           73,16%
OPERATING EXPENSES
      BIAYA CEO & MARKETING               (5.163.180)    (9.236.329)   (11.684.558)   (15.351.723)    (24.784.510)    (41.539.233)
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM          (33.304.656)   (43.281.157)   (52.872.626)   (64.930.239)    (83.892.909)   (111.708.387)
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM (CSIS)    (2.608.601)    (2.870.000)    (3.157.000)    (3.472.700)     (3.819.970)     (4.201.967)
      BIAYA PENYUSUTAN (CSIS)                (10.800)       (10.800)       (10.800)       (10.800)        (10.800)        (10.800)
TOTAL                                    (41.087.237)   (55.398.286)   (67.724.984)   (83.765.462)   (112.508.189)   (157.460.386)

OPERATING PROFIT                          28.875.350     41.830.970     70.668.690    101.017.767    127.637.021     154.954.532
    Operating Profit Margin                   25,61%         28,65%         36,40%         40,03%         39,11%          36,29%
OTHER INCOME (EXPENSES)
      PENDAPATAN LAIN-LAIN                 4.483.787      6.254.737     14.115.610     16.611.275     17.970.533      17.976.549
      BIAYA LAIN - LAIN                      (79.940)       (83.937)       (88.134)       (92.541)       (97.168)       (102.026)
      BIAYA KEUANGAN                      (2.294.431)    (3.307.214)    (2.492.889)    (2.033.959)    (1.545.394)     (1.020.565)
TOTAL                                      2.109.416      2.863.586     11.534.588     14.484.775     16.327.971      16.853.958

PROFIT BEFORE INCOME TAX                  30.984.767     44.694.556     82.203.278    115.502.543    143.964.992     171.808.490

 PPh FINAL TANAH/ BANGUNAN                (2.375.000)    (3.165.000)    (4.225.000)    (5.625.000)     (7.425.000)     (9.900.000)

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR          28.609.767     41.529.556     77.978.278    109.877.543    136.539.992     161.908.490
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)                -       28.609.767     70.139.323    148.117.601    257.995.143     394.535.136

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)            28.609.767     70.139.323    148.117.601    257.995.143    394.535.136     556.443.626
Page 84
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS                                                                                                                            Lampiran 4
Rp.000

                        Keterangan                             2025           2026            2027            2028            2029            2030


AKTIVITAS OPERASIONAL
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS OPERASIONAL :
                    KIS
  PENJUALAN                                                   55.000.000     16.600.000             -               -               -               -
  PASIF INCOME                                                16.710.304     17.053.192      18.165.907      18.165.907      18.369.758      18.999.758
  SUB TOTAL PENERIMAAN                                        71.710.304     33.653.192      18.165.907      18.165.907      18.369.758      18.999.758
                    KIC
  PENJUALAN                                                   40.000.000    110.000.000     169.000.000     225.000.000     297.000.000     396.000.000
  PASIF INCOME                                                 1.047.710      2.328.400       6.970.400       9.200.400      10.950.400      12.030.400
  SUB TOTAL PENERIMAAN                                        41.047.710    112.328.400     175.970.400     234.200.400     307.950.400     408.030.400
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS OPERASIONAL                  112.758.013    145.981.592     194.136.307     252.366.307     326.320.158     427.030.158

PENGELUARAN UTK AKTIVITAS OPERASIONAL :
 BIAYA PEMELIHARAAN KAWASAN                                   (4.719.176)     (6.275.644)     (7.104.823)     (8.136.419)     (9.075.500)    (10.091.097)
  BIAYA MARKETING & CEO                                       (5.163.180)     (9.236.329)    (11.684.558)    (15.351.723)    (24.784.510)    (41.539.233)
  BIAYA ADM & UMUM                                           (19.833.021)    (23.539.304)    (27.960.165)    (33.236.498)    (39.536.527)    (47.061.836)
  BIAYA BUNGA PINJAMAN (Bank, leasing & phk berelasi)         (2.294.431)     (3.307.214)     (2.492.889)     (2.033.959)     (1.545.394)     (1.020.565)
  BIAYA PERIZINAN & LEGALITAS BC                              (2.000.000)     (2.200.000)     (2.420.000)     (2.662.000)     (2.928.200)     (3.221.020)
  PBB                                                           (820.000)       (902.000)       (992.200)     (1.091.420)     (1.200.562)     (1.320.618)
  BPHTB                                                              -        (6.750.000)     (5.250.000)     (6.000.000)     (5.062.500)     (5.625.000)
  BIAYA PAJAK PPH FINAL                                       (2.375.000)     (3.165.000)     (4.225.000)     (5.625.000)     (7.425.000)     (9.900.000)
  PEMBAYARAN UTANG PIHAK KE-3                                   (800.000)     (1.000.000)     (2.300.000)     (2.000.000)            -               -

TOTAL PENGELUARAN DARI AKTIVATS OPERASIONAL                  (38.004.808)    (56.375.491)    (64.429.635)    (76.137.018)    (91.558.193)   (119.779.369)

CASHFLOW DARI AKTIVITAS OPERASIONAL                           74.753.205     89.606.100     129.706.672     176.229.288     234.761.965     307.250.789


AKTIVITAS INVESTASI
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS INVESTASI :
  PENERIMAAN DEVIDEN PSP                                        264.000         500.000         500.000        1.000.000       1.000.000       1.500.000
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS INVESTASI                       264.000         500.000         500.000        1.000.000       1.000.000       1.500.000


PENGELUARAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI :
  PEMBEBASAN LAHAN KIS                                        (3.900.000)     (7.000.000)            -               -               -               -
  PEMBEBASAN LAHAN KIC                                               -       (85.829.500)    (70.000.000)    (80.000.000)    (67.500.000)    (75.000.000)
  PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KIC                              (79.761.501)    (63.000.000)    (25.000.000)    (35.000.000)    (45.000.000)    (55.000.000)
  PEMBANGUNAN GUDANG UTK DISEWAKAN                                   -       (30.000.000)    (33.000.000)    (36.300.000)    (39.930.000)    (43.923.000)
  PEMBEBASAN LAHAN & INFRASTRUKTUR TENJO                             -       (10.000.000)    (10.000.000)    (10.000.000)    (30.000.000)    (50.000.000)
TOTAL PENGELUARAN UTK AKTIVITAS INVESTASI                    (83.661.501)   (195.829.500)   (138.000.000)   (161.300.000)   (182.430.000)   (223.923.000)


AKTIVITAS PENDANAAN
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
  PENERIMAAN PINJAMAN BANK                                    20.000.000             -               -               -               -               -
  PENARIKAN PRK                                                      -               -               -               -               -               -
  PENERIMAAN RIGHT ISSUE                                     198.664.000             -               -               -               -               -
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS PENDANAAN :                  218.664.000             -               -               -               -               -

PENGELUARAN UTK AKTIVITAS PENDANAAN :
  PEMBAYARAN UTANG BANK (POKOK)                               (3.296.601)     (5.651.204)     (5.710.775)     (5.378.134)     (5.866.700)     (6.058.380)
  PEMBAYARAN UTANG BANK PRK                                          -               -               -               -               -               -
  PEMBAYARAN UTANG BANK                                              -               -               -               -               -               -
  PEMBAYARAN UTANG LEASING                                      (399.025)       (425.179)        (83.579)            -               -               -
  PEMBAYARAN UTANG PIHAK BERELASI                             (2.158.141)       (158.141)            -               -               -               -
  BIAYA RIGHT ISSUE                                           (2.834.500)            -               -               -               -               -
  PEMBAYARAN DEVIDEN KE PUBLIK                     #######           -          (630.000)     (2.963.627)     (6.668.161)     (7.409.068)     (9.631.788)
  PEMEGANG SAHAM PENGENDALI CSIS                   #######           -        (2.520.000)    (11.854.509)    (26.672.644)    (29.636.271)    (38.527.153)
  PEMBAYARAN MINORITAS INTEREST BC                 #######    (1.187.500)     (2.850.000)     (5.181.864)    (11.659.195)    (12.954.661)    (16.841.059)

TOTAL PENGELUARAN UTK AKTIVITAS PENDANAAN :                   (9.875.767)    (12.234.524)    (25.794.354)    (50.378.134)    (55.866.700)    (71.058.380)



SURPLUS (DEFISIT)                                            200.143.937    (117.957.924)    (33.587.682)    (34.448.846)     (2.534.735)    13.769.409

SALDO AWAL                                                     1.154.943    201.298.880      83.340.957      49.753.274      15.304.428      12.769.693

SALDO AKHIR                                                  201.298.880     83.340.957      49.753.274      15.304.428      12.769.693      26.539.102
Page 85
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI POSISI KEUANGAN - INCREMENTAL                                                                                    Lampiran 5
Rp.000

                    Keterangan                 2025            2026           2027           2028           2029           2030


ASSET

CURRENT ASSET
Cash and cash equivalents                      197.829.500     74.759.433     34.894.534     (1.320.487)     4.874.837     10.462.991
Trade receivables
- Related parties                                       -             -              -              -              -              -
- Third parties                                         -             -              -              -              -              -
Other receivables
- Related parties                                      -              -              -              -              -              -
- Third parties                                        -              -              -              -              -              -
Inventories                                     (2.000.000)    97.076.712    136.666.128    181.797.050    185.548.065    192.670.451
Advances                                               -              -              -              -              -              -
Prepaid expenses                                       -              -              -              -              -              -
Prepaid taxes                                          -              -              -              -              -              -

Total Current Assets                           195.829.500    171.836.145    171.560.662    180.476.563    190.422.902    203.133.441


NON-CURRENT ASSET
Property and equipments                                 -             -              -              -              -              -
Intangible assets                                       -             -              -              -              -              -
Right-of-use assets                                     -             -              -              -              -              -

Investments in associates                               -             -              -              -              -              -
Investment properties                                   -             -              -              -              -              -
Land for development                                    -             -              -              -              -              -
Deferred tax assets                                     -             -              -              -              -              -

Total Non-Current Assets                                -             -              -              -              -              -

TOTAL ASSET                                    195.829.500    171.836.145    171.560.662    180.476.563    190.422.902    203.133.441


LIABILITIES

CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loan                                    -             -              -              -              -              -
Trade payables
- Related parties                                       -             -              -              -              -              -
- Third parties                                         -             -              -              -              -              -
Other payables
- Related parties                                       -             -              -              -              -              -
- Third parties                                         -             -              -              -              -              -
- sales adv Related parties                             -             -              -              -              -              -
- Sales adv Third parties                               -             -              -              -              -              -
Taxes payable                                           -             -              -              -              -              -
Accrued expenses                                        -             -              -              -              -              -
Bank loans - current portion                            -             -              -              -              -              -
Leases liabilities - current portion                    -             -              -              -              -              -


Total Current Liabilities                               -             -              -              -              -              -

NON-CURRENT LIABILITIES
Deposit from costumer                                   -             -              -              -              -              -
Employees benefit liabilities                           -             -              -              -              -              -
Leases liabilities                                      -             -              -              -              -              -
Bank loans                                              -     (25.422.574)   (16.412.926)    (7.971.056)       (96.963)     7.209.352
Unearned revenues                                       -             -              -              -              -              -

Total Non-Current Liabilities                           -     (25.422.574)   (16.412.926)    (7.971.056)       (96.963)     7.209.352

TOTAL LIABILITIES                                       -     (25.422.574)   (16.412.926)    (7.971.056)       (96.963)     7.209.352

EQUITY
Share capital                                  195.829.500    195.829.500    195.829.500    195.829.500    195.829.500    195.829.500
Additional paid-in capital                             -              -              -              -              -              -
Deficits:
- Unappropriated                                        -       1.429.219     (7.855.913)    (7.381.881)    (5.309.635)       94.590
- Other comprehensice loss                              -             -              -              -              -             -

 Issued capital and reserves
attributable to owners of the
parent                                         195.829.500    197.258.719    187.973.587    188.447.619    190.519.865    195.924.090

Non Controling Interest                                 -             -              -              -              -              -

TOTAL EQUITY                                   195.829.500    197.258.719    187.973.587    188.447.619    190.519.865    195.924.090

TOTAL LIABILITIES DAN EQUITY                   195.829.500    171.836.145    171.560.662    180.476.563    190.422.902    203.133.441
Page 86
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI LABA RUGI - INCREMENTAL                                                                       Lampiran 6
Rp.000

           Keterangan                    2025         2026        2027         2028         2029       2030


REVENUES
    REVENUES                                    -         -            -           -             -             -
TOTAL                                           -         -            -           -             -             -
    Growth Per Year                                                           #DIV/0!       #DIV/0!    #DIV/0!
COST OF REVENUES                                -    (250.714)    (45.232)     689.052     2.876.923    6.816.070
    To Sales                                                     #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!    #DIV/0!
GROSS PROFIT                                    -    (250.714)    (45.232)     689.052     2.876.923    6.816.070
    Gross Profit Margin                                          #DIV/0!      #DIV/0!       #DIV/0!    #DIV/0!
OPERATING EXPENSES
      BIAYA CEO & MARKETING                     -         -           -           -           -                -
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM                 -    (897.493) (1.249.548) (1.656.891) (1.678.769)      (1.718.161)
      BIAYA ADMINISTRASI & UMUM (CSIS)          -         -           -           -           -                -
      BIAYA PENYUSUTAN (CSIS)                   -         -           -           -           -                -
TOTAL                                           -    (897.493) (1.249.548) (1.656.891) (1.678.769)      (1.718.161)

OPERATING PROFIT                                -   (1.148.207) (1.294.780)    (967.839)   1.198.154    5.097.910


OTHER INCOME (EXPENSES)
      PENDAPATAN LAIN-LAIN                      -         -            -            -           -             -
      BIAYA BUNGA (TAMBAHAN)                    -   2.577.426    2.009.648    1.441.870     874.093       306.315
      BIAYA LAIN - LAIN                         -         -            -            -           -             -
      BIAYA KEUANGAN                            -         -            -            -           -             -
TOTAL                                           -   2.577.426    2.009.648    1.441.870     874.093       306.315

PROFIT BEFORE INCOME TAX                        -   1.429.219     714.868      474.031     2.072.246    5.404.224

 PPh FINAL TANAH/ BANGUNAN                      -         -            -            -            -             -

NET INCOME FOR THE PERIOD / YEAR                -   1.429.219     714.868      474.031     2.072.246    5.404.224
     Net Profit Margin
BEGINNING BALANCE - PROFIT (LOSS)               -         -      1.429.219    2.144.087    2.618.119    4.690.365

ENDING BALANCE - PROFIT (LOSS)                  -   1.429.219    2.144.087    2.618.119    4.690.365   10.094.590
Page 87
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI ARUS KAS - INCREMENTAL                                                                                        Lampiran 7
Rp.000

              Keterangan                         2025           2026           2027          2028          2029         2030


AKTIVITAS OPERASIONAL
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS OPERASIONAL :
               KIS
  PENJUALAN                                             -              -              -             -             -            -
  PASIF INCOME                                          -              -              -             -             -            -
  SUB TOTAL PENERIMAAN                                  -              -              -             -             -            -
               KIC
  PENJUALAN                                             -              -              -             -             -            -
  PASIF INCOME                                          -              -              -             -             -            -
  SUB TOTAL PENERIMAAN                                  -              -              -             -             -            -
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS OPERASIONAL             -              -              -             -             -            -

PENGELUARAN UTK AKTIVITAS OPERASIONAL :
 BIAYA PEMELIHARAAN KAWASAN                           -          (897.493)   (1.249.548)   (1.656.891)   (1.678.769)    (1.718.161)
  BIAYA MARKETING & CEO                               -               -             -             -             -              -
  BIAYA ADM & UMUM                                    -               -             -             -             -              -
  BIAYA BUNGA PINJAMAN (Bank, leasing & phk berelasi) -               -             -             -             -              -
  BIAYA PERIZINAN & LEGALITAS BC                      -               -             -             -             -              -
  PBB                                                 -               -             -             -             -              -
  BPHTB                                               -        (6.750.000)   (2.625.000)   (3.000.000)          -              -
  BIAYA PAJAK PPH FINAL                               -               -             -             -             -              -
  PEMBAYARAN UTANG PIHAK KE-3                         -               -             -             -             -              -

TOTAL PENGELUARAN DARI AKTIVATS OPERASIONAL -                  (7.647.493)   (3.874.548)   (4.656.891)   (1.678.769)    (1.718.161)

CASHFLOW DARI AKTIVITAS OPERASIONAL                     -      (7.647.493)   (3.874.548)   (4.656.891)   (1.678.769)    (1.718.161)


AKTIVITAS INVESTASI
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS INVESTASI :
  PENERIMAAN DEVIDEN PSP                                -              -              -             -             -            -
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS INVESTASI               -              -              -             -             -            -


PENGELUARAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI :
  PEMBEBASAN LAHAN KIS                                  -             -            -            -                 -            -
  PEMBEBASAN LAHAN KIC                                  -     (85.829.500) (35.000.000) (40.000.000)              -            -
  PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KIC                         -      21.600.000          -            -                 -            -
  PEMBANGUNAN GUDANG UTK DISEWAKAN                      -     (21.600.000)         -            -                 -            -
  PEMBEBASAN LAHAN & INFRASTRUKTUR TENJO                -      (4.170.500)         -            -                 -            -
TOTAL PENGELUARAN UTK AKTIVITAS INVESTASI               -     (90.000.000) (35.000.000) (40.000.000)              -            -


AKTIVITAS PENDANAAN
PENERIMAAN DARI AKTIVITAS PENDANAAN :
  PENERIMAAN PINJAMAN BANK                    -                       -               -             -             -            -
  PENARIKAN PRK                               -                       -               -             -             -            -
  PENERIMAAN PINJAMAN BANK            198.664.000             (35.000.000)            -             -             -            -
TOTAL PENERIMAAN DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                                      198.664.000
                                          :                   (35.000.000)            -             -             -            -

PENGELUARAN UTK AKTIVITAS PENDANAAN :
  PEMBAYARAN UTANG BANK (POKOK)                       -              -              -             -           -                -
  PEMBAYARAN UTANG BANK PRK                           -              -              -             -           -                -
  PEMBAYARAN UTANG BANK                               -        9.577.426      9.009.648     8.441.870   7.874.093        7.306.315
  PEMBAYARAN UTANG LEASING                            -              -              -             -           -                -
  PEMBAYARAN UTANG PIHAK BERELASI                     -              -              -             -           -                -
  BIAYA RIGHT ISSUE                              (834.500)           -              -             -           -                -
  PEMBAYARAN DEVIDEN KE PUBLIK ##                     -              -       (1.913.627)   (1.943.161) (2.159.068)      (2.806.788)
  PEMEGANG SAHAM PENGENDALI CSIS##                    -              -       (7.654.509)   (7.772.644) (8.636.271)     (11.227.153)
  PEMBAYARAN MINORITAS INTEREST BC
                                ##                    -              -         (431.864)    9.715.805 10.795.339        14.033.941

TOTAL PENGELUARAN UTK AKTIVITAS PENDANAAN
                                        (834.500)
                                          :                    9.577.426       (990.352)    8.441.870    7.874.093      7.306.315




SURPLUS (DEFISIT)                             197.829.500    (123.070.067) (39.864.900) (36.215.020)     6.195.323      5.588.154

SALDO AWAL                                              -    197.829.500     74.759.433    34.894.534    (1.320.487)    4.874.837

SALDO AKHIR                                   197.829.500     74.759.433     34.894.534    (1.320.487)   4.874.837     10.462.991
Page 88
PT CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK DAN ENTITAS ANAK
ANALISIS KELAYAKAN DAN INCREMENTAL - DENGAN TRANSAKSI
PROYEKSI RATIO KEUANGAN                                                                                                     Lampiran 8

                                                                                                                            Average
               Keterangan                          2025        2026        2027        2028        2029        2030        Th'2025 s/d
                                                                                                                            Th'2030

I. RATIO LIKUIDITAS
   Dengan
   Current Ratio                                    475,10%     480,75%     504,46%     530,37%     562,34%     597,71%        525,12%
   Quick (Acid Test) Ratio                          156,13%      62,68%      36,61%      11,70%       9,49%      17,62%         49,04%
   Working Capital To Total Assets Ratio             63,94%      64,80%      66,57%      68,35%      70,38%      72,35%         67,73%
   Tanpa
   Current Ratio                                    324,56%     354,26%     382,61%     406,89%     438,28%     471,41%        396,33%
   Quick (Acid Test) Ratio                            4,05%       7,64%      11,83%      12,61%       6,32%      11,11%          8,93%
   Working Capital To Total Assets Ratio             51,49%      55,14%      58,19%      60,63%      63,49%      66,13%         59,18%
   Dengan-Tanpa
   Current Ratio                                    150,55%     126,50%     121,84%     123,49%     124,06%     126,29%        128,79%
   Quick (Acid Test) Ratio                          152,08%      55,03%      24,78%      -0,90%       3,18%       6,51%         40,11%
   Working Capital To Total Assets Ratio             12,45%       9,66%       8,39%       7,72%       6,90%       6,22%          8,55%

II. RATIO LEVERAGE
    Dengan
    Total Debt To Equity Ratio             DER       32,03%      30,10%      27,39%      24,97%      22,53%      20,29%         26,22%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       24,26%      23,14%      21,50%      19,98%      18,39%      16,87%         20,69%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      12,59       12,65       28,35       49,67       82,60      151,84          56,28
    Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER       48,45%      50,47%      41,43%      35,02%      29,33%      24,79%         38,25%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       32,64%      33,54%      29,30%      25,94%      22,68%      19,87%         27,33%
    Time Interest Earned Ratio              Kali      12,59        7,31       15,99       29,34       52,26      112,95          38,41
    Dengan-Tanpa
    Total Debt To Equity Ratio             DER      -16,42%     -20,37%     -14,04%     -10,04%      -6,80%      -4,50%         -12,03%
    Total Debt To Total Assets Ratio       DAR       -8,37%     -10,41%      -7,79%      -5,95%      -4,29%      -3,00%          -6,64%
    Time Interest Earned Ratio              Kali        0,00        5,35       12,37       20,33       30,34       38,90          17,88

III. RATIO AKTIVITAS
     Dengan
     Total Assets Turnover                 Kali        0,15        0,18        0,23        0,27        0,32        0,39           0,26
     Receivables Turnover                  Kali       62,65       81,11      107,87      140,22      181,31      237,26         135,07
     Collection Period                     Hari            6           5           3           3           2           2             3
     Inventory Turnover( Total )           Kali         0,11        0,09        0,09        0,09        0,10        0,13          0,10
     Average Day'a Inventory               Hari        3.340       4.078       4.161       3.968       3.496       2.897         3.657
     Working Capital Turnover              Kali         0,23        0,28        0,34        0,40        0,46        0,53          0,37
     Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali        0,20        0,23        0,28        0,34        0,40        0,47           0,32
     Receivables Turnover                  Kali       62,65       81,11      107,87      140,22      181,31      237,26         135,07
     Collection Period                     Hari           6           5           3           3           2           2              3
     Inventory Turnover( Total )           Kali        0,11        0,11        0,11        0,12        0,14        0,17           0,13
     Average Day'a Inventory               Hari       3.357       3.368       3.269       2.956       2.622       2.155          2.955
     Working Capital Turnover              Kali        0,39        0,42        0,49        0,56        0,63        0,71           0,53
     Dengan-Tanpa
     Total Assets Turnover                 Kali       (0,05)      (0,05)      (0,06)      (0,07)      (0,08)      (0,09)          (0,06)
     Receivables Turnover                  Kali         -           -           -           -           -           -               -
     Collection Period                     Hari         -           -           -           -           -           -               -
     Inventory Turnover( Total )           Kali        0,00       (0,02)      (0,02)      (0,03)      (0,03)      (0,04)          (0,03)
     Average Day'a Inventory               Hari         (17)       709         892        1.012        873         742             702
     Working Capital Turnover              Kali       (0,15)      (0,14)      (0,15)      (0,16)      (0,17)      (0,18)          (0,16)

I. RATIO KEUANGAN
   Dengan
   Gross Profit Margin                               62,05%      66,60%      71,29%      73,22%      73,59%      73,16%         69,98%
   Operating Profit Margin                           25,61%      28,65%      36,40%      40,03%      39,11%      36,29%         34,35%
   Net Profit Margin                                 25,37%      28,45%      40,17%      43,54%      41,84%      37,92%         36,21%
   Return On Investment, ROI                          3,75%       5,20%       9,12%      11,94%      13,54%      14,63%          9,70%
   Return On Equity, ROE                              4,95%       6,77%      11,61%      14,92%      16,59%      17,60%         12,07%
   Tanpa
   Gross Profit Margin                               62,05%      66,78%      71,31%      72,95%      72,71%      71,56%         69,56%
   Operating Profit Margin                           25,61%      29,44%      37,07%      40,41%      38,75%      35,09%         34,39%
   Net Profit Margin                                 25,37%      27,47%      39,80%      43,35%      41,21%      36,65%         35,64%
   Return On Investment, ROI                          5,04%       6,40%      11,30%      14,79%      16,44%      17,32%         11,88%
   Return On Equity, ROE                              7,49%       9,63%      15,98%      19,97%      21,26%      21,62%         15,99%
   Dengan-Tanpa
   Gross Profit Margin                                0,00%      -0,17%      -0,02%       0,27%       0,88%       1,60%           0,43%
   Operating Profit Margin                            0,00%      -0,79%      -0,67%      -0,38%       0,37%       1,19%          -0,05%
   Net Profit Margin                                  0,00%       0,98%       0,37%       0,19%       0,64%       1,27%           0,57%
   Return On Investment, ROI                         -1,29%      -1,20%      -2,18%      -2,85%      -2,90%      -2,69%          -2,19%
   Return On Equity, ROE                             -2,54%      -2,86%      -4,37%      -5,05%      -4,67%      -4,02%          -3,92%

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.53 MB
Published12 Nov 2025
Pages88
Characters275,771
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Tjoea Aubintoro · Direktur Utama p.5 ×10
linked org PT Andalan Utama Bintara p.7 ×5
linked person Santo Fransiscus · Komisaris Utama p.27 ×2
linked person Yohanes Sumarno · Direktur p.27 ×2
linked person Octova Lily · Komisaris p.27
linked org PT Olympic Kapital Equity p.30
possible org CAHAYASAKTI INVESTINDO SUKSES TBK p.1 ×278
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×5
possible org Negara Republik Indonesia p.6 ×4
possible person Apran Kurniawan p.27 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.30
unresolved org PT BOGORINDO CEMERLANG OLEH p.1 ×2
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang p.3 ×9
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×5
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×8
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.3 ×3
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×6
unresolved person Akta Notaris Djurnawati Soetarmono p.6 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.6 ×3
unresolved org PT Cahaya Infra Antariksa p.7 ×2
unresolved person Penilai Publik Endang Sunardi p.9 ×4
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.9 ×2
unresolved org Endang dan Rekan p.9 ×4
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.10 ×2
unresolved person Digitally signed by Endang Sunardi · Rekan | DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif p.10 ×2
unresolved org KJPP Syarif Endang dan Rekan p.10
unresolved org KJPP Syarif Endang p.10
unresolved org Rekan · Penilai p.10
unresolved person Meilindra Indriani p.12
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec. Dev. p.12 ×2
unresolved person Kamaludin, S.Pd p.12
unresolved person Akuntan Publik Erna p.20 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.20 ×7
unresolved person Akuntan Publik Sutomo p.20 ×2
unresolved person CPA p.20 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.20 ×6
unresolved person Akuntan Publik Martinus Arifin p.21
unresolved person Maria Ekanita · Sekretaris Perusahaan p.21
unresolved person Nitra Reza p.30
unresolved org Bank Indonesia p.31 ×5
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.33
unresolved org PT Andalan Utama p.40
unresolved org PT Olympic Kapital p.40
unresolved org KJPP p.73
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang TUJUAN PENILAIAN KJPP Syarif p.77
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS p.78
unresolved person Novita p.78
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang KESIMPULAN NILAI Penilaian p.79
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) · Rekan p.79

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 16381 ms 12 Sep 2026 22:34
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2025-06-30',
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result