Skip to content
Back to announcement

20251112_CSIS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31984936_lamp6.pdf

Asset transaction Needs review CSIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 75

Page 1
   LAPORAN PENILAIAN SAHAM



   PT BOGORINDO CEMERLANG


No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025
       Tanggal : 12 November 2025
Page 2
   LAPORAN PENILAIAN SAHAM


   PT BOGORINDO CEMERLANG



No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025
       Tanggal : 12 November 2025
Page 3
No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025                            Bekasi, 12 November 2025


Kepada:
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005
Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara
Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat


Perihal: Penilaian 100,00% Saham PT Bogorindo Cemerlang


Dengan hormat,


Sesuai    dengan   Surat   Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0055/SPK/MSE-
03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025, kami sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
berdasarkan Izin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan Surat Izin Penilai Publik
No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, serta Surat
Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal STTD PPPM-OJK No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), telah ditunjuk oleh
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (atau selanjutnya disebut “CSIS”) untuk melakukan
penilaian terhadap Nilai Pasar 100,00% saham PT Bogorindo Cemerlang (atau selanjutnya
disebut “Perseroan”) per tanggal 30 Juni 2025.


IDENTITAS PEMBERI TUGAS


Pemberi tugas dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


Nama Perseroan        :    PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
Bidang Usaha          :    Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
Alamat                :    Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                           Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
Telepon               :    0251 8666 873
Fax                   :    0251 8666 875
Website               :    www.csis.co.id
Email                 :    info@csis.co.id


PENDAHULUAN

CSIS berencana melakukan tambahan modal disetor Perseroan. Sehubungan dengan
rencana transaksi tersebut, CSIS menunjuk KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai Penilai
Independen untuk melaksanakan penilaian 100,00% saham Perseroan per tanggal 30 Juni
2025.
Page 4
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          TUJUAN PENILAIAN


          KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh CSIS sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja
          Jasa Penilaian Saham No. 0055/SPK/MSE-03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025,
          dengan tujuan melakukan analisis untuk memberikan opini Nilai Pasar 100,00% saham
          Perseroan.


          Laporan ini disusun sebagai informasi bagi pihak Pengguna Laporan atas Nilai Pasar Saham,
          terkait dengan rencana tambahan modal disetor.


          PEDOMAN PENILAIAN


          Dalam melakukan penilaian ini, kami berpedoman pada Kode Etik Penilai Indonesia dan
          Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
          Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
          Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
          Modal (POJK 35) serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor
          17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
          Pasar Modal (SEOJK 17).


          DASAR NILAI


          Berdasarkan    Surat     Perjanjian   Kerja   Jasa   Penilaian   Saham   No. 0055/SPK/MSE-
          03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025, maka standar nilai yang akan digunakan
          adalah “Nilai Pasar”.


          Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu
          aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan
          penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya
          dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar
          pemahaman yang          dimilikinya, kehati-hatian, dan     tanpa paksaan   (Peraturan OJK
          No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020).


          TANGGAL PENILAIAN


          Tanggal penilaian adalah per 30 Juni 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
          pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.


          PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN


          Pendekatan yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
          adalah Pendekatan Pendapatan (Income Approach) dengan metode Discounted Cash Flow
          (DCF), dan Pendekatan Aset dengan metode Adjusted Book Value (ABV).

                                                                                                   ii
Page 5
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS


          Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi dan kondisi pembatas yang kami gunakan
          sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:


          •   Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;
          •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses
              Penilaian;
          •   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun internal yang
              kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
          •   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
              kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
              pencapaiannya (fiduciary duty);
          •   Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
              yang telah disesuaikan;
          •   Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
              informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan;
          •   Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
          •   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari pemberi
              tugas; dan
          •   Kami memiliki keyakinan yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam
              penyusunan rencana bisnis adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.


          KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENT)


          Dalam penyusunan Laporan Penilaian Saham, terdapat kejadian penting yang diketahui
          maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan tanggal laporan
          penilaian. Kejadian tersebut terkait perubahan kegiatan usaha Perseroan sesuai Akta No. 5,
          tanggal 20 Agustus 2025 oleh Notaris Novita, S.H., M.Kn.




                                                                                                  iii
Page 6
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          KESIMPULAN NILAI


          Penilaian ini kami laksanakan, dengan mengacu kepada Kode Etik Penilai Indonesia, Standar
          Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
          Penilai Indonesia (MAPPI), dan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020. Kami menggunakan
          pendekatan dan metode yang lazim dalam melakukan kajian serta analisis berbagai data
          dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi bahwa secara fundamental
          asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut terpenuhi.


          Melalui berbagai pertimbangan objektivitas dan kewajaran suatu nilai, maka kami
          berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% saham PT Bogorindo Cemerlang pada tanggal 30
          Juni 2025 adalah sebesar:


                                                 Rp828.813.277.000,-
           (Delapan Ratus Dua Puluh Delapan Miliar Delapan Ratus Tiga Belas Juta Dua Ratus Tujuh
                                                Puluh Tujuh Ribu Rupiah)


                                           Atau nilai pasar per lembar adalah:


                                Rp3.527,- (Tiga Ribu Lima Ratus Dua Puluh Tujuh Rupiah).


          Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada standar penilaian
          dan kode etik yang berlaku.

          Hormat kami,
          KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




          Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)                        Digitally signed by Endang Sunardi
                                                                           DN: cn=Endang Sunardi, c=ID, o=KJPP Syarif
          Rekan                                                            Endang dan Rekan,
          MAPPI                       : No. 09-S-02341
                                                                           email=syarifendangdanrekan@gmail.com

          Izin Penilai Publik         : No. B-1.12.00340
          Klasifikasi Izin            : Penilaian Bisnis
          Register                    : No. RMK-2017.00303
          STTD OJK                    : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
          STTD IKNB                   : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                                                  iv
Page 7
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                           PERNYATAAN PENILAI


          Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
          di bawah ini menyatakan bahwa:
         1. Penilai menyatakan bahwa dalam melakukan penilaian ini, kami bertindak secara
            independen dan objektif, tanpa adanya pengaruh dari pihak lain yang dapat
            memengaruhi hasil penilaian.
         2. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian ini;
         3. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap objek Penilaian pada Tanggal Penilaian;
         4. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
            Penilaian ini;
         5. Penugasan Penilaian ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
            perundang-undangan;
         6. Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Penilaian telah disajikan sebagai
            kesimpulan Nilai;
         7. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
         8. Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan Asumsi dan kondisi pembatas;
         9. Data ekonomi dan industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
            diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan;
        10. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
            dengan pemahaman terbaik dari Penilai;
        11. Imbalan jasa penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan;
        12. Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
            Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai
            Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, serta Surat Edaran
            OJK No. 17/SEOJK.004/2020;
        13. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
            diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
        14. Penilai memiliki pemahaman mengenai lokasi dan/atau jenis objek penilaian yang
            dinilai;
        15. Penilai melakukan inspeksi terhadap objek penilaian yang dinilai; dan
        16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan
            bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.




                                                                                                   v
Page 8
Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




        KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
        penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
        penilaian yang baik.


          No.   Nama                                                    Tugas        Tanda Tangan




           1.   Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.)      Penanggung Jawab      (....................)
                MAPPI              : No. 09-S-02341
                Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi Izin   : Penilaian Bisnis
                Register           : No. RMK-2017.00303
                STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




           2.   Meilindra Indriani, S.Si.                              Reviewer      (....................)
                MAPPI              : No. 14-T-05006
                Register           : No. RMK-2017.01002




           3.   Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev.                         Staf Penilai   (....................)
                MAPPI              : No. 09-P-02398
                Register           : No. RMK-2021.03694




           4.   Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt.                     Tenaga Inspeksi    (....................)
                MAPPI              : No. 13-A-04453




                                                                                                          vi
Page 9
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                                                   DAFTAR ISI

          SURAT PENGANTAR ............................................................................................................. i
          PERNYATAAN PENILAI ......................................................................................................... v
          DAFTAR ISI ....................................................................................................................... vii
          DAFTAR TABEL ................................................................................................................... x
          DAFTAR GAMBAR .............................................................................................................. xi
          1         PENDAHULUAN .......................................................................................................1
          1.1       Latar Belakang ........................................................................................................1
          1.2       Identifikasi Status Penilai ........................................................................................1
          1.3       Identifikasi Pemberi Tugas......................................................................................1
          1.4       Identifikasi Pengguna Laporan ................................................................................1
          1.5       Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan ..........................................................2
          1.6       Jenis Mata Uang yang Digunakan ............................................................................2
          1.7       Maksud dan Tujuan Penilaian .................................................................................2
          1.8       Dasar Nilai ..............................................................................................................2
          1.9       Daftar Istilah ...........................................................................................................2
          1.10      Tanggal Penilaian ...................................................................................................8
          1.11      Tingkat Kedalaman Investigasi ...............................................................................8
          1.12      Tanggal Laporan Penilaian Bisnis ............................................................................8
          1.13      Premis Nilai yang Digunakan ..................................................................................8
          1.14      Asumsi, Asumsi Khusus, dan Kondisi Pembatas .....................................................9
          1.15      Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi .......................................................10
          1.16      Data dan Informasi ...............................................................................................10
          1.16.1 Hasil Pelaksanaan Inspeksi ...................................................................................10
          1.16.2 Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian ..11
          1.16.3 Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek
                    Penilaian ...............................................................................................................11
          1.16.4 Penjelasan Mengenai Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian .............................12
          1.16.5 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli Penilai Bisnis........12
          1.16.6 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Penilaian Properti ....................................12
          1.16.7 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian ..........................................................12
          1.16.8 Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait dengan Penilaian ..........12
          1.16.9 Identifikasi Aset Non Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau
                    Kekurangan Aset Operasional ...............................................................................13
          1.16.10..................Informasi Mengenai Identitas dan Jabatan Pihak yang Diwawancarai dan
                    Hubungannya dengan Objek Penilaian ..................................................................13
          1.17      Informasi Keuangan ..............................................................................................13
          1.18      Informasi Perpajakan ............................................................................................13
          1.19      Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, dan Informasi Empiris Lainnya yang
                    Mendukung Penilaian ...........................................................................................14
          1.20      Dokumen dan Sumber Informasi ..........................................................................14
          1.21      Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI ...............................15



                                                                                                                                            vii
Page 10
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          2       INFORMASI NON KEUANGAN OBJEK PENILAIAN ......................................................16
          2.1     Sifat, Latar dan Riwayat Perseroan ........................................................................16
          2.2     Fasilitas Produksi ..................................................................................................16
          2.3     Manajemen Perseroan ...........................................................................................17
          2.4     Struktur Organisasi ...............................................................................................17
          2.5     Jenis-Jenis Ekuitas yang Melekat ..........................................................................17
          2.6     Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan .................................................................17
          2.7     Latar Belakang Ekonomi........................................................................................18
          2.8     Pasar Geografis.....................................................................................................23
          2.9     Pasar Industri .......................................................................................................23
          2.10    Pemasok dan Pelanggan Kunci .............................................................................26
          2.11    Persaingan Usaha .................................................................................................26
          2.12    Risiko Usaha .........................................................................................................26
          2.13    Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan .....................................................28
          2.14    Tambahan Informasi Lain yang Diperlukan ...........................................................28
          3       PENYESUAIAN TERHADAP DATA LAPORAN KEUANGAN ..........................................29
          4       ANALISIS LAPORAN KEUANGAN .............................................................................30
          4.1     Laporan Keuangan dan Rasio Keuangan Historis ..................................................30
          4.2     Proyeksi Keuangan ...............................................................................................39
          4.2.1   Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ......................................................................39
          4.3     Perbandingan laporan keuangan yang sebanding (common size) untuk periode yang
                  sesuai ...................................................................................................................41
          4.4     Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding .................................41
          4.5     Informasi Perpajakan ............................................................................................42
          4.6     Informasi Kompensasi Pemegang Saham ..............................................................42
          4.7     Informasi Mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
                  Kunci ....................................................................................................................42
          4.8     Analisis dan Pembahasan Manajemen ...................................................................42
          4.8.1   Keuntungan dan Kerugian Kontrak Usaha .............................................................42
          4.8.2   Aset dan Liabilitas di Luar Laporan Posisi Keuangan .............................................43
          4.8.3   Hasil Penjualan Produk/Jasa pada Periode Sebelumnya .........................................43
          4.8.4   Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis ..........................................43
          4.8.5   Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sejenis .....................43
          5       PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN .................................................................44
          5.1     Pendekatan Penilaian yang Umum Digunakan.......................................................44
          5.2     Pertimbangan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian ...................................45
          5.3     Penggunaan Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya ............................46
          6       PERHITUNGAN INDIKASI NILAI ...............................................................................47
          6.1     Penilaian menggunakan Metode Discounted Cash Flow ........................................47
          6.1.1   Arus Kas untuk Metode Discounted Cash Flow .....................................................47
          6.1.2   Penetapan Tingkat Diskonto .................................................................................47
          6.1.3   Terminal Value ......................................................................................................50
          6.1.4   Kelebihan Kas .......................................................................................................51




                                                                                                                                         viii
Page 11
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          6.1.5   Aset Non Operasional ...........................................................................................51
          6.1.6   Hutang Berbunga (Interest Bearing Debt) ..............................................................51
          6.1.7   Indikasi Nilai Saham dengan Metode Discounted Cash Flow .................................51
          6.2     Penilaian menggunakan Metode Adjusted Book Value (ABV) .................................52
          6.2.1   Penilaian Aset Tetap Berwujud (Fixed Tangible Assets) .........................................53
          6.2.2   Identifikasi atas Aset Takberwujud Perseroan .......................................................54
          6.2.3   Indikasi Nilai Saham dengan Metode ABV .............................................................54
          7       DISKON DAN PREMI ...............................................................................................58
          7.1     Diskon dan Premi yang Digunakan .......................................................................58
          7.2     Pertimbangan Penetapan Diskon dan Premi ..........................................................58
          7.3     Nilai Setelah Diskon dan Premi .............................................................................58
          8       REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI ..................................................................60
          8.1     Rekonsiliasi Nilai ..................................................................................................60
          8.2     Kesimpulan Nilai ...................................................................................................60
          9       VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI .............................................61
          10      INFORMASI KUALIFIKASI DAN KEAHLIAN PENILAI ...................................................62




                                                                                                                                      ix
Page 12
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                                               DAFTAR TABEL


          Tabel 1 Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian Perseroan .......................... 12
          Tabel 2 Kepemilikan Saham Perseroan ............................................................................ 16
          Tabel 3 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 18
          Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 18
          Tabel 5 Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................ 19
          Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan Perseroan (Rp.000) ....................................................... 30
          Tabel 7 Kinerja Laba Rugi Perseroan (Rp.000) ................................................................. 33
          Tabel 8 Analisis Rasio Keuangan ..................................................................................... 37
          Tabel 9 Proyeksi Pendapatan Perseroan (Rp.000) ............................................................ 39
          Tabel 10 Proyeksi Struktur Biaya Perseroan ..................................................................... 40
          Tabel 11 Proyeksi Pendapatan (Beban) Lain-lain Perseroan ............................................. 40
          Tabel 12 Perbandingan Laporan Keuangan Selama Tahun 2020-2024............................ 41
          Tabel 13 Ikhtisar Common Size Posisi Keuangan Perusahaan Sejenis (30 Juni 2025) ...... 41
          Tabel 14 Ikhtisar Common Size Laba (Rugi) Perusahaan Sejenis (30 Juni 2025) .............. 41
          Tabel 15 Rata-rata Rasio Keuangan Beberapa Perusahaan Sejenis yang Terdaftar di Bursa
                       Saham .............................................................................................................. 43
          Tabel 16 Surat Utang Negara .......................................................................................... 49
          Tabel 17 Biaya Modal untuk Ekuitas ................................................................................ 49
          Tabel 18 Weighted Average Cost of Capital ..................................................................... 50
          Tabel 19 Perhitungan Saham Metode Discounted Cash Flow (Rp.000) ............................. 51
          Tabel 20 Ringkasan Hasil Penilaian Aset ......................................................................... 53
          Tabel 21 Perhitungan Replacement Cost Aset Takberwujud Perseroan (Rp.000) ............. 54
          Tabel 22 Penyesuaian Posisi Keuangan Perseroan Periode 30 Juni 2025 (Rp.000) ........... 55
          Tabel 23 Indikasi Nilai Saham Metode Discounted Cash Flow .......................................... 58
          Tabel 24 Indikasi Nilai Saham Metode ABV ...................................................................... 59
          Tabel 25 Rekonsiliasi Nilai Pasar Saham Perseroan (Rp.000) ........................................... 60




                                                                                                                                            x
Page 13
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                                          DAFTAR GAMBAR


          Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan ......................................................................... 17
          Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025 .................................... 19
          Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan ............................................................................. 19
          Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing ............................................................................... 20
          Gambar 5 Grafik Cadangan Devisa .................................................................................. 20
          Gambar 6 Indeks Rupiah terhadap USD, Negara Maju kecuali AS, & Negara Berkembang 21
          Gambar 7 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................... 22
          Gambar 8 Inflasi IHK Provinsi .......................................................................................... 22
          Gambar 9 Penyerapan Lahan Industri Tahunan (Ha) ........................................................ 24
          Gambar 10 Kinerja Penjualan Kawasan Industri Selama Triwulan-IV 2024 (Ha) ............... 24




                                                                                                                                  xi
Page 14
Laporan Penilaian Saham
PT Global Putra Kusuma




          1     PENDAHULUAN


          1.1   Latar Belakang


                PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (atau selanjutnya disebut “CSIS”) menunjuk
                KJPP Syarif, Endang & Rekan sebagai Penilai Independen untuk melaksanakan
                penilaian 100,00% saham PT Bogorindo Cemerlang (selanjutnya disebut “Perseroan”)
                per tanggal 30 Juni 2025.


          1.2   Identifikasi Status Penilai

                KJPP Syarif, Endang & Rekan ditetapkan sebagai Kantor Jasa Penilai Publik resmi
                berdasarkan      Keputusan    Menteri      Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                28 Desember 2012, dengan Surat Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik (SIUKJPP)
                No. 2.12.0113. Kami adalah Penilai Independen/Penilai Eksternal yang memberikan
                penilaian objektif dan tidak memihak. Penilai dalam posisi bebas ikatan, yang pada
                saat ini atau di kemudian hari tidak memiliki kepentingan finansial yang berhubungan
                dengan subjek dan atau objek Penilaian selain dari jasa penilaian serta Penilai
                memiliki kompetensi untuk melakukan penilaian.


          1.3   Identifikasi Pemberi Tugas


                Pemberi tugas dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


                Nama Perseroan        :   PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
                Bidang Usaha          :   Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
                Alamat                :   Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                                          Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
                Telepon               :   0251 8666 873
                Fax                   :   0251 8666 875
                Website               :   www.csis.co.id
                Email                 :   info@csis.co.id

          1.4   Identifikasi Pengguna Laporan


                Pengguna laporan dalam penyusunan laporan penilaian saham ini adalah:


                Nama Perseroan        :   PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk
                Bidang Usaha          :   Pengembangan Real Estate Melalui Entitas Anak
                Alamat                :   Jl. Kaum Sari No. 1, RT. 001, RW. 005, Kelurahan Cibuluh,
                                          Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat
                Telepon               :   0251 8666 873
                Fax                   :   0251 8666 875
                Website               :   www.csis.co.id

                                                                                                  1
Page 15
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Email                   :   info@csis.co.id


          1.5   Identifikasi Objek Penilaian dan Kepemilikan


                Objek penilaian dalam laporan penilaian saham ini adalah Penilaian 100,00% saham
                Perseroan. Pada 30 Juni 2025, saham Perseroan dimiliki oleh PT Cahayasakti
                Investindo Sukses Tbk sebesar 52,50%, PT Cahayasakti Lintang Surya sebesar 25,26%,
                PT Andalan Utama Bintara sebesar 21,90% dan Tjoea Aubintoro sebesar 0,34%.


          1.6   Jenis Mata Uang yang Digunakan


                Jenis mata uang yang digunakan dalam melakukan perhitungan Nilai Pasar adalah
                mata uang Negara Republik Indonesia yaitu Rupiah (Rp).

          1.7   Maksud dan Tujuan Penilaian


                KJPP Syarif, Endang & Rekan telah ditunjuk oleh CSIS sesuai dengan Surat Perjanjian
                Kerja     Jasa   Penilaian       Saham   No. 0055/SPK/MSE-03/ES/IX/2025,   tanggal
                17 September 2025, dengan tujuan melakukan analisis untuk memberikan opini Nilai
                Pasar 100,00% saham Perseroan.


                Laporan ini disusun sebagai informasi bagi pihak Pengguna Laporan atas Nilai Pasar
                saham, terkait dengan rencana tambahan modal disetor Perseroan.


          1.8   Dasar Nilai


                Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja Jasa Penilaian Saham No. 0055/SPK/MSE-
                03/ES/IX/2025, tanggal 17 September 2025, standar nilai yang akan digunakan
                adalah “Nilai Pasar”.


                Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran
                suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
                membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan,
                yang pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing
                bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.
                (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020)


          1.9   Daftar Istilah


                Perseroan                    =    PT Bogorindo Cemerlang


                CSIS                         =    PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk




                                                                                                 2
Page 16
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                OJK                     =   Otoritas Jasa Keuangan


                SPI                     =   Standar Penilaian Indonesia


                MAPPI                   =   Masyarakat Profesi Penilai Indonesia


                Cut Off Date            =   Sama dengan Tanggal Pisah Batas atau Tanggal
                                            Penilaian, yaitu tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian
                                            atau perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan.


                Nilai Pasar             =   Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat
                                            diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
                                            liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang
                                            berminat membeli dengan penjual yang berminat
                                            menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
                                            pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua
                                            Pihak      masing–masing         bertindak     atas     dasar
                                            pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan
                                            tanpa paksaan. (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Kelangsungan Usaha      =   Suatu     premis    dalam   penilaian,       dimana    Penilai
                (Going Concern)             menganggap perusahaan akan terus melanjutkan
                                            operasinya secara berkelanjutan. (SPI 2018-PPI 09-
                                            3.1& Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Pendekatan Pendapatan   =   Berdasarkan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020,
                (Income Based               Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach)
                Approach)                   adalah       Pendekatan     Penilaian        dengan      cara
                                            mengonversi manfaat ekonomis atau pendapatan
                                            yang      diperkirakan   akan     dihasilkan    oleh    Objek
                                            Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu.


                                            Pendekatan          Pendapatan         dilakukan       dengan
                                            memperhitungkan nilai kini dari pendapatan atau
                                            keuntungan yang diantisipasikan di masa depan,
                                            yang meliputi tingkat pertumbuhan dan waktu yang
                                            diharapkan, risiko yang terkait dan nilai uang
                                            terhadap waktu (time value of money). Pendapatan
                                            dikonversi menjadi indikasi nilai melalui metode
                                            kapitalisasi langsung dari tingkat pendapatan yang
                                            dianggap mewakili, atau analisis DCF, atau metode
                                            dividen, di mana penerimaan kas diestimasikan
                                            terjadi    secara    berurutan    di    masa    depan     dan




                                                                                                         3
Page 17
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                           dikonversikan menjadi nilai kini melalui penerapan
                                           tingkat diskonto. (SPI 2018-KPUP-4.8.b)


                Pendekatan Aset        =   Berdasarkan Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020,
                (Assets Based              Pendekatan Aset (Assets Based Approach) adalah
                Approach)                  Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan
                                           historis Objek Penilaian yang telah diaudit, dengan
                                           cara menyesuaikan seluruh aset dan liabilitas menjadi
                                           Nilai    Pasar   sesuai     dengan     Premis       Nilai   yang
                                           digunakan dalam Penilaian Bisnis.


                                           Pendekatan       Berbasis     Aset      dilakukan       dengan
                                           menyesuaikan laporan posisi keuangan perusahaan
                                           yang melaporkan seluruh aset baik berwujud maupun
                                           takberwujud        dan    seluruh    liabilitas     pada    Nilai
                                           Pasarnya, atau nilai yang dicatatkan (carrying amount)
                                           yang dianggap wajar. Jika pendekatan berbasis aset
                                           digunakan untuk menilai badan usaha operasional
                                           yang dinilai berdasarkan asumsi bisnis yang berjalan
                                           (going     concern),      maka      nilai    yang     diberikan
                                           seharusnya juga mempertimbangkan perkiraan nilai
                                           dari pendekatan lainnya. (SPI 2018-KPUP-4.8.c)


                Discounted Cash Flow   =   Suatu teknik pembuatan model keuangan yang
                                           didasarkan pada asumsi prospek arus kas suatu
                                           properti/aset. Sebagai metode yang dapat diterima
                                           dalam      pendekatan       pendapatan,        analisis     DCF
                                           melibatkan proyeksi arus kas untuk suatu periode
                                           baik untuk menilai properti operasional, properti
                                           dalam pengembangan atau bisnis. Proyeksi arus kas
                                           tersebut memerlukan parameter tingkat diskonto
                                           yang berlaku saat ini untuk mendapatkan indikasi
                                           nilai kini dari arus kas dalam kaitannya dengan
                                           properti atau bisnis. Dalam hal penilaian properti
                                           operasional, arus kas secara berkala pada umumnya
                                           diestimasikan sebagai pendapatan kotor dikurangi
                                           kekosongan dan piutang tak tertagih, serta biaya
                                           operasional. Pendapatan operasional bersih dalam
                                           suatu periode bersama dengan estimasi nilai akhir
                                           (terminal value/exit value)           pada    akhir     periode
                                           proyeksi, yang kemudian didiskontokan. Dalam hal
                                           penilaian properti dalam pengembangan, estimasi
                                           modal,     biaya    pengembangan            dan     pendapatan




                                                                                                           4
Page 18
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                               penjualan diestimasikan untuk mencapai sejumlah
                                               pendapatan bersih yang kemudian di diskonto selama
                                               periode pengembangan dan periode pemasaran.
                                               Dalam hal penilaian bisnis, estimasi arus kas dalam
                                               suatu periode dan nilai dari bisnis pada akhir periode
                                               proyeksi, didiskontokan. Aplikasi analisis DCF yang
                                               paling sering digunakan adalah nilai kini (present
                                               value), Nilai kini bersih (Net Present Value) dan tingkat
                                               pengembalian internal (Internal Rate of Return) dari
                                               arus kas. (SPI 2018-PPI 09-3.1)


                Arus Kas Bersih (AKB)      =   AKB adalah jumlah kas yang:
                                               a. Tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas
                                                 untuk kegiatan operasional;
                                               b. Merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia
                                                 modal (utang dan ekuitas); dan
                                               c. Telah      bebas          dari       kewajiban          untuk
                                                 mempertahankan             operasi    saat     ini   (current
                                                 operation) dan untuk mengantisipasi pertumbuhan
                                                 perusahaan. (SPI 2018-SPI.330-3.1& Peraturan
                                                 OJK No.35/POJK.04/2020)


                Arus Kas Bersih untuk      =   Laba    bersih     setelah     pajak,    ditambah      dengan
                Modal Investasi (Free          depresiasi    dan     komponen         bukan     kas   lainnya,
                Cash Flow to Net the           ditambah dengan pembayaran bunga bebas pajak,
                Firm or Invested Capital       dikurangi atau ditambah perubahan modal kerja,
                Net Cash Flow)                 dikurangi     pengeluaran        barang     modal      (capital
                                               expenditure). (SPI 2018-SPI 330-3.3)

                Weighted Average Cost      =   Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pelaku
                of Capital (WACC)              pasar       yang      ingin         berinvestasi       dengan
                                               menginvestasikannya          dalam      bentuk     utang    dan
                                               ekuitas. (SPI 2018-PPI 09-4.5.f.2)


                Biaya Ekuitas              =   Biaya       ekuitas      mempresentasikan              tingkat
                                               pengembalian ekuitas yang diharapkan oleh investor.
                                               Terdapat beberapa model untuk mengestimasi biaya
                                               ekuitas, dengan metode yang paling umum yaitu
                                               menggunakan satu atau lebih variasi dari Capital
                                               Asset Pricing Model (CAPM). (SPI 2018-PPI 09-4.5.f.3)




                                                                                                              5
Page 19
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Risk Free Rate (Rf)   =   Tingkat     balikan   bebas      risiko-tingkat   balikan
                                          pengembalian saat ini untuk aset bebas risiko. (SPI
                                          2018-PPI 09-3.1.f)


                                          Dalam hal transaksi dilakukan dengan mata uang
                                          selain Rupiah, maka penentuan tingkat suku bunga
                                          bebas risiko (Rf) wajib berdasarkan obligasi Negara
                                          Republik Indonesia dalam mata uang yang sesuai
                                          dengan mata uang yang disajikan dalam laporan
                                          keuangan Objek Penilaian (Republic of Indonesian
                                          Paper) yang masa jatuh temponya paling kurang 10
                                          (sepuluh)         tahun.           (Peraturan        OJK
                                          No.35/POJK.04/2020)


                Market Risk Premium   =   Tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar.
                (Rm)                      (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                Equity Market Risk    =   Premi risiko di atas tingkat balikan bebas risiko yang
                Premium (Rm-Rf)           diperoleh dari portofolio yang terdiri dari seluruh aset
                                          di ‘pasar’. (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                Beta (β)              =   Faktor beta, menjadi ukuran sistematik (atau tidak
                                          terdiversifikasi) dari aset tertentu relatif terhadap
                                          risiko portofolio yang terdiri dari seluruh aset yang
                                          berisiko. (SPI 2018-PPI 09-3.1.f)


                                          Koefisien beta yang dipergunakan dalam menghitung
                                          capital asset pricing model wajib berasal dari data
                                          rata-rata industri pada sektor yang sama dengan
                                          objek Penilaian atau rata-rata beberapa perusahaan
                                          pembanding. (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


                Tingkat Diskonto      =   Tingkat     pengembalian      yang    digunakan    untuk
                                          mendiskontokan        proyeksi       arus   kas     yang
                                          merefleksikan nilai waktu dari uang, risiko terkait
                                          dengan jenis arus kas dan operasional masa depan
                                          dari aset. (SPI 2018-SPI.102-3.13)


                                          Tingkat Imbal Balik untuk mengonversikan nilai di
                                          masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan
                                          nilai waktu dari uang dan ketidakpastian atas
                                          terealisasinya pendapatan ekonomi. (Peraturan OJK
                                          No.35/POJK.04/2020)




                                                                                                  6
Page 20
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Nilai Akhir (Terminal   =   Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah
                Value)                      periode tetap, dimana arus kas yang digunakan dapat
                                            berupa model kapital investasi (invested capital
                                            model) maupun model ekuitas. (SPI 2018-SPI.330-
                                            5.29.a)


                Nilai Sisa (Salvage     =   Nilai suatu properti, tanpa nilai tanah, seperti jika
                Value)                      dijual secara terpisah untuk setiap bagiannya dan
                                            tidak lagi dimanfaatkan untuk penggunaannya saat
                                            ini serta tanpa memperhatikan penyesuaian dan
                                            perbaikan khusus. (SPI 2018- SPI.102-3.15)


                Premi Pengendalian      =   Suatu     jumlah   atau   persentase     tertentu     yang
                (Premium for Control)       merupakan penambah dari nilai suatu ekuitas sebagai
                                            cerminan dari tingkat pengendalian atas Objek
                                            Penilaian. (SPI 2018-SPI.330-3.23 & Peraturan OJK
                                            No.35/POJK.04/2020)


                Discount for Lack of    =   Diskon Tanpa Pengendalian (Discount for Lack of
                Control (DLOC)              Control) adalah suatu jumlah atau persentase tertentu
                                            yang merupakan pengurang dari Nilai suatu ekuitas
                                            sebagai     cerminan      dari      kurangnya       tingkat
                                            pengendalian atas objek Penilaian. (SPI 2018-SPI 330
                                            -3.6 & Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020)


                                            Dalam     hal   Objek   Penilaian   adalah   perusahaan
                                            tertutup, maka DLOC yang dapat digunakan dalam
                                            penilaian adalah antara 30% (tiga puluh perseratus)
                                            sampai dengan 70% (tujuh puluh perseratus) dari
                                            indikasi Nilai. (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020)




                                                                                                      7
Page 21
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Discount for Lack of      =   Suatu   jumlah    atau     persentase        tertentu     yang
                Marketability                 merupakan      pengurang     dari    nilai   suatu      ekuitas
                (DLOM)                        sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas dari Objek
                                              Penilaian. (SPI 2018-SPI 330-3.7 & Peraturan OJK
                                              No.35/POJK.04/2020)


                                              Dalam    hal   Objek     Penilaian    bukan      merupakan
                                              perusahaan terbuka, maka:
                                              - DLOM bagi pemegang saham mayoritas adalah
                                                antara 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan
                                                40% (empat puluh perseratus) dari indikasi Nilai.
                                              - DLOM bagi pemegang saham minoritas adalah
                                                antara 30% (tiga puluh perseratus) sampai dengan
                                                50% (lima puluh perseratus) dari indikasi Nilai.
                                                (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020)


          1.10 Tanggal Penilaian


                Tanggal penilaian adalah per 30 Juni 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
                pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.


          1.11 Tingkat Kedalaman Investigasi


                Dalam melakukan pekerjaan penilaian saham, kami telah melakukan:
                1. Inspeksi untuk mengetahui kondisi kegiatan usaha;
                2. Pengumpulan data yang diperlukan dalam proses penilaian baik data internal
                   perusahaan maupun data eksternal perusahaan;
                3. Diskusi dengan pihak manajemen dalam rangka memperoleh informasi, gambaran
                   dan permasalahan usaha serta rencana usaha ke depan;
                4. Klarifikasi atas semua data yang telah diterima;
                5. Meminta tambahan data dan informasi; dan
                6. Mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen untuk menyamakan persepsi
                   terkait dengan asumsi-asumsi yang digunakan.


          1.12 Tanggal Laporan Penilaian Bisnis


                Laporan penilaian ini adalah No. 00031/2.0113-03/BS/03/0340/1/XI/2025, tanggal
                12 November 2025.


          1.13 Premis Nilai yang Digunakan


                Premis yang dapat digunakan dalam penilaian saham adalah sebagai berikut:




                                                                                                            8
Page 22
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                1. Value in use, as part of going concern


                    Nilai dalam penggunaan, sebagai bagian dari usaha yang berjalan. Pada premis ini
                    diasumsikan bahwa aset yang akan dinilai dan dijual adalah aset yang sudah
                    terakit dan terpasang sebagai bagian dari perusahaan yang beroperasi dalam
                    menghasilkan pendapatan (income producing business enterprise). Premis ini
                    mempertimbangkan atau merefleksikan adanya hubungan yang bersifat sinergik
                    dalam peningkatan nilai (value enhancement) aset secara keseluruhan antara aset
                    berwujud dan semua aset tak berwujud.


                2. Value in place, as part of mass assemblage of assets


                    Nilai terpasang, sebagai bagian dari kelompok aset yang telah terakit. Pada premis
                    ini aset diasumsikan dinilai dan dijual dalam keadaan terakit dan terpasang dan
                    diasumsikan bahwa aset mampu beroperasi dengan baik, tetapi pada saat
                    penilaian tidak beroperasi. Premis ini mempertimbangkan sumbangan dari aset
                    berwujud dan beberapa aset tak berwujud, misalnya sistem operasi dan
                    pemeliharaan, biaya instalasi dan supervisi, dan lain-lain dalam peningkatan nilai
                    tetapi tidak mempertimbangkan sumbangan aset tak berwujud lain dalam bentuk
                    pool of trained workers, goodwill dan going concern value, other marketing related
                    intangible assets.

                3. Value in exchange, as part of an orderly disposition


                    Dalam premis ini, diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
                    merupakan bagian dari aset yang terkait dan terpasang.


                4. Value in exchange, as part of forced liquidation


                    Pada premis ini diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
                    merupakan bagian dari aset yang terakit dan terpasang serta aset dijual bukan
                    dalam kondisi pasar yang normal.


                Berdasarkan beberapa premis di atas, penilaian saham ( business interest) dilakukan
                atas dasar premis “value in use, as part of a going concern”.


          1.14 Asumsi, Asumsi Khusus, dan Kondisi Pembatas


                Dalam penilaian ini terdapat beberapa asumsi yang harus kami kemukakan
                sehubungan dengan kesimpulan nilai, diantaranya:


                •    Laporan Penilaian yang kami hasilkan bersifat non-disclaimer opinion;
                •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses




                                                                                                    9
Page 23
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                       Penilaian;
                •      Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber eksternal maupun
                       internal yang kami yakini dapat dipercaya keakuratannya;
                •      Kami   menggunakan     proyeksi    keuangan   yang   telah   disesuaikan   yang
                       mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
                       dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
                •      Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
                       keuangan yang telah disesuaikan;
                •      Kami menghasilkan Laporan Penilaian yang terbuka untuk publik, kecuali
                       terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
                       perusahaan;
                •      Kami bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan Nilai; dan
                •      Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek Penilaian dari
                       pemberi tugas;
                •      Kami memiliki keyakinan yang memadai bahwa asumsi yang digunakan dalam
                       penyusunan rencana bisnis adalah relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.


                Selanjutnya kami jelaskan bahwa pada penilaian ini kami tidak menerapkan asumsi
                khusus.


          1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

                Laporan ini tidak bertujuan untuk disirkulasikan atau didistribusikan secara umum
                dan tidak untuk direproduksi serta digunakan untuk tujuan lain, kecuali atas
                persetujuan kami secara tertulis. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau
                kehilangan yang diderita akibat penggunaan laporan ini oleh pihak lain tanpa
                persetujuan kami secara tertulis. Namun, bila laporan ini ditujukan untuk
                kepentingan pasar modal, maka laporan kami dapat disirkulasikan secara utuh untuk
                mengakomodir kepentingan stakeholder agar dapat melindungi kepentingan
                masyarakat luas.

          1.16 Data dan Informasi

          1.16.1 Hasil Pelaksanaan Inspeksi


                    Sesuai dengan penugasan yang kami terima untuk melakukan penilaian saham
                    Perseroan, kami melaksanakan Inspeksi serta pengumpulan dan klarifikasi data
                    pada:


                    Hari / Tanggal   :   Senin, 6 Oktober 2025
                    Lokasi           :   Kawasan Industri Sentul, Jl. Olympic Raya Blok B, Babakan
                                         Madang, Bogor.




                                                                                                   10
Page 24
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                  Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak manajemen Perseroan,
                  diketahui bahwa Perseroan mulai didirikan pada tahun 1990. Perseroan bergerak
                  dalam bidang usaha real estate khususnya kawasan industri di Sentul dan Cikembar.


          1.16.2 Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Objek Penilaian


                  Kami menerima salinan dokumen-dokumen hukum milik Perseroan. Perseroan telah
                  memiliki legalitas formal dan operasional serta perizinan dalam menjalankan
                  usahanya.


                 Nama Perusahaan               :   PT Bogorindo Cemerlang


                 Bentuk Badan Hukum            :   Perseroan Terbatas


                 Perizinan Umum


                 Akta Pendirian                :   No. 194, tanggal 16 Oktober 1990 dari Supiah
                                                   Nurbiati, S.H., Notaris di Bogor.


                 Pengesahan Akta Pendirian     :   Kementerian Kehakiman Republik Indonesia
                                                   dalam      Surat       Keputusan       No.    C-
                                                   2.7511.HT.01.01.TH.1991,            tanggal   9
                                                   Desember 1991.


                 Akta Perubahan Anggaran       :   Akta No. 8 tanggal, 15 November 2022 oleh
                 Dasar Terakhir                    Noneng Hodijah, S.H., M.Kn Notaris yang
                                                   berkedudukan di Bogor.


                 Pengesahan Akta Perubahan     :   Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
                 Anggaran Dasar terakhir           Manusia     Republik     Indonesia      No. AHU-
                                                   0083063.AH.01.02.Tahun 2022, tanggal 16
                                                   November 2022.


                 NPWP                          :   No. 0014 6525 0740 3000

                 Nomor Induk Berusaha (NIB)    :   No. 8120101870299


          1.16.3 Penjelasan Mengenai Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian


                  Objek Penilaian adalah sejumlah 235.000.000 lembar saham Perseroan. Susunan
                  pemegang saham Perseroan sampai dengan tanggal penilaian adalah sebagai
                  berikut.




                                                                                                      11
Page 25
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                          Tabel 1 Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian Perseroan
                                                                    Total                       Total
                   No            Nama Pemegang Saham                           Kepemilikan
                                                                   Saham                      (Rp.000)
                   1.     PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk   123.375.000       52,50%    123.375.000
                   2.     PT Cahayasakti Lintang Surya            59.350.000       25,26%     59.350.000
                   3.     PT Andalan Utama Bintara                51.475.000       21,90%     51.475.000
                   4.     Tjoea Aubintoro                           800.000         0,34%       800.000
                                       Total                     235.000.000     100,00%     235.000.000
                  Sumber: Manajemen Perseroan


          1.16.4 Penjelasan Mengenai Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian


                  Perseroan merupakan perusahaan tertutup yang kegiatan usahanya dalam bidang
                  usaha kontraktor, developer, dan real estate. Mengingat kinerja dan prospek
                  perusahaan, maka tingkat likuiditas Perseroan dapat dikatakan berada pada kondisi
                  menengah.


          1.16.5 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli Penilai Bisnis


                  Pada penilaian ini kami tidak melibatkan Tenaga Ahli Penilai yang dapat mendukung
                  proses analisis Penilaian.


          1.16.6 Uraian Mengenai Tenaga Ahli dan Hasil Penilaian Properti


                  Pada penilaian ini kami menggunakan hasil penilaian properti, karena Perseroan
                  merupakan perusahaan yang dalam operasionalnya bergantung pada aset tetap.
                  Selain itu, Perseroan juga memiliki aset tetap yang signifikan.


          1.16.7 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian


                  Dalam penyusunan Laporan Penilaian Saham, terdapat kejadian penting yang
                  diketahui maupun yang patut diketahui setelah tanggal penilaian sampai dengan
                  tanggal laporan penilaian. Kejadian tersebut terkait perubahan kegiatan usaha
                  Perseroan sesuai Akta No. 5, tanggal 20 Agustus 2025 oleh Notaris Novita, S.H.,
                  M.Kn.

          1.16.8 Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Terkait dengan Penilaian


                  Dalam melakukan penilaian ini, kami berpedoman pada Kode Etik Penilai Indonesia
                  dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh
                  Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                  Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
                  Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik



                                                                                                         12
Page 26
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                  Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
                  Penilaian Bisnis di Pasar Modal.

          1.16.9 Identifikasi Aset Non Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau
                  Kekurangan Aset Operasional


                  Sampai dengan tanggal penilaian, tidak teridentifikasi atas adanya Aset Non
                  Operasional, Liabilitas Non Operasional, dan Kelebihan atau Kekurangan Aset
                  Operasional yang terkait dan pengaruhnya terhadap penilaian.


          1.16.10 Informasi Mengenai Identitas dan Jabatan Pihak yang Diwawancarai dan
                   Hubungannya dengan Objek Penilaian


                   Pihak yang diwawancarai, dimintakan data, serta yang mendampingi pada saat
                   proses penilaian ini adalah Tjoea Aubintoro sebagai Direktur Perseroan.


          1.17 Informasi Keuangan


                Informasi keuangan pada tanggal penilaian merujuk pada Laporan Keuangan Audit
                Perseroan oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan periode 30 Juni 2025
                yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Martinus Arifin, SE., Ak., CA., CPA, untuk
                tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024, 31 Desember 2023 yang
                ditandatangani oleh Akuntan Publik Erna, SE., Ak., CA., CPA, untuk tahun-tahun yang
                berakhir 31 Desember 2022, 31 Desember 2021 yang ditandatangani oleh Akuntan
                Publik Sutomo, SE, Ak., MM, CPA, CA, SAS, dan untuk tahun yang berakhir 31
                Desember 2020 yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Erna, SE., Ak., CA., CPA.


          1.18 Informasi Perpajakan


                Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah Republik Indonesia memberlakukan
                Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang
                secara garis besar memuat Perubahan UU Pajak Penghasilan (PPh) dengan perubahan
                yaitu penyesuaian kebijakan penurunan tarif PPh Badan yang ditetapkan pada tarif
                22% mulai tahun 2022.


                Dengan berlakunya UU ini maka Ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang
                Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan
                dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun
                pajak 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.




                                                                                                13
Page 27
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          1.19 Data Industri, Data Pasar, Data Ekonomi, dan Informasi Empiris Lainnya yang
                Mendukung Penilaian


                Sumber informasi eksternal yang digunakan pada laporan ini adalah:
                1.   Perkembangan ekonomi Indonesia triwulan II 2025, dari Bank Indonesia;
                2.   Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI), Juni 2025;
                3.   Ringkasan    Hasil   Penerbitan   Surat     Berharga   Negara,    Direktorat    Jenderal
                     Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, 1 Juli 2025;
                4.   Country Default Spreads and Risk Premiums, last updated: July 2025by Aswath
                     Damodaran; dan
                5.   Betas by sector, last updated January 2025 by Aswath Damodaran.

          1.20 Dokumen dan Sumber Informasi


                Sumber informasi internal perusahaan yang dapat digunakan dalam penyusunan
                laporan adalah:
                1.   Laporan      Keuangan    Audit     Perseroan     periode     31      Desember     2020
                     No. 00316/2.1068/AU.1/04/1044-3/1/IV/2021, tanggal 29 April 2021 oleh
                     Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Erna, SE., Ak., CA., CPA dengan opini wajar
                     tanpa pengecualian;
                2.   Laporan      Keuangan    Audit     Perseroan     periode     31      Desember     2021
                     No. 00217/2.1068/AU.1/03/0007-2/1/III/2022, tanggal 28 Maret 2022 oleh
                     Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Sutomo, SE, Ak., MM, CPA, CA, SAS dengan
                     opini wajar tanpa pengecualian;
                3.   Laporan      Keuangan    Audit     Perseroan     periode     31      Desember     2022
                     No. 00198/2.1068/AU.1/03/0007-3/1/III/2023, tanggal 28 Maret 2023 oleh
                     Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Sutomo, SE, Ak., MM, CPA, CA, SAS dengan
                     opini wajar tanpa pengecualian;
                4.   Laporan      Keuangan    Audit     Perseroan     periode     31      Desember     2023
                     No. 00235/2.1068/AU.1/03/1044-1/1/III/2024, tanggal 28 Maret 2024 oleh
                     Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Erna, SE., Ak., CA., CPA dengan opini wajar
                     tanpa pengecualian;
                5.   Laporan      Keuangan    Audit     Perseroan     periode     31      Desember     2024
                     No. 00158/2.1068/AU.1/03/1044-2/1/III/2025, tanggal 25 Maret 2025 oleh
                     Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Erna, SE., Ak., CA., CPA dengan opini wajar
                     tanpa pengecualian;
                6.   Laporan     Keuangan    Audit     Interim    Perseroan     periode    30   Juni   2025
                     No. 00741/2.1068/AU.1/03/1241-1/1/VIII/2025, tanggal 25 Agustus 2025




                                                                                                          14
Page 28
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                     oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan yang
                     ditandatangani oleh Akuntan Publik Martinus Arifin, SE., Ak., CA., CPA dengan
                     opini wajar tanpa pengecualian;
                7.   Laporan   Penilaian   Real   Properti   per   tanggal   penilaian   30   Juni   2025
                     No. 00045/2.0113-00/PI/03/0306/1/X/2025, tanggal 8 Oktober 2025, dari
                     KJPP Syarif, Endang & Rekan oleh Penilai Aset Muhammad Syarif, SE., M.Ec.Dev.,
                     MAPPI (Cert.);
                8.   Proyeksi keuangan tahun 2024 sampai dengan tahun 2030 dari Perseroan;
                9.   Legalitas umum Perseroan; dan
                10. Representative Letter No. 066/DIRUT-CSIS/EKS/XI/2025 tanggal 3 November
                     2025.


          1.21 Konfirmasi Bahwa Penilaian Telah Dilakukan Berdasarkan SPI


                Penilaian dilakukan dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
                Penilaian Indonesia (KEPI & SPI Edisi VII-2018) yang ditetapkan oleh Masyarakat
                Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), ketentuan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020,
                serta Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020.




                                                                                                       15
Page 29
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          2     INFORMASI NON KEUANGAN OBJEK PENILAIAN


          2.1   Sifat, Latar dan Riwayat Perseroan


                Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 194, tanggal 16 Oktober 1990, dari Supiah
                Nurbiati, S.H., Notaris di Bogor. Akta pendirian Perusahaan telah disahkan oleh
                Kementerian Kehakiman Republik Indonesia dalam                 Surat Keputusan No. C-
                2.7511.HT.01.01.TH.1991, tanggal 9 Desember 1991.


                Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
                dengan Akta Notaris No. 8, tanggal 15 November 2022, oleh Noneng Hodijah, S.H.,
                M.Kn. Notaris di Kota Bogor. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat dalam
                Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0083063.AH.01.02.Tahun
                2022, tanggal 16 November 2022.


                Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan bergerak
                dalam bidang usaha kontraktor, developer dan real estate. Saat ini, kegiatan utama
                Perusahaan adalah real estate pengelolaan kawasan industri, penjualan kavling
                industri dan pergudangan.


                Entitas induk Perusahaan adalah CSIS dan entitas induk terakhir adalah PT Cahaya
                Infra Antariksa.


                Adapun kepemilikan saham Perseroan seperti disajikan pada tabel berikut.


                                            Tabel 2 Kepemilikan Saham Perseroan
                                                                    Total                       Total
                 No              Nama Pemegang Saham                           Kepemilikan
                                                                   Saham                      (Rp.000)
                  1.      PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk   123.375.000       52,50%    123.375.000
                  2.      PT Cahayasakti Lintang Surya            59.350.000       25,26%     59.350.000
                  3.      PT Andalan Utama Bintara                51.475.000       21,90%     51.475.000
                  4.      Tjoea Aubintoro                           800.000         0,34%       800.000
                                       Total                     235.000.000      100,00%    235.000.000
                Sumber: Manajemen Perseroan


          2.2   Fasilitas Produksi


                Dalam menjalankan kegiatan operasional, Perseroan didukung oleh fasilitas utama
                berupa kantor pusat yang berlokasi di Kawasan Industri Sentul, Jl. Olympic Raya Blok
                B, Babakan Madang, Bogor.




                                                                                                         16
Page 30
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          2.3   Manajemen Perseroan


                Sampai dengan tanggal penilaian, susunan manajemen Perseroan adalah sebagai
                berikut.


                Dewan Komisaris:
                Komisaris                      : Octova Lily


                Dewan Direksi:
                Direktur                       : Tjoea Aubintoro


          2.4   Struktur Organisasi


                Perseroan menjalankan operasionalnya dengan menggunakan struktur organisasi
                sebagai berikut:

                                          Gambar 1 Struktur Organisasi Perseroan




                Sumber: Manajemen Perseroan

          2.5   Jenis-Jenis Ekuitas yang Melekat

                Jenis ekuitas yang melekat pada Perseroan sampai dengan tanggal penilaian adalah
                modal saham, tambahan modal disetor, dan saldo laba.

          2.6   Jenis Produk atau Jasa yang Dihasilkan

                Perseroan merupakan kontraktor, developer dan real estate dengan produk yang
                ditawarkan yaitu unit bangunan dan kavling tanah. Sedangkan jasa yang ditawarkan
                adalah service charges.




                                                                                             17
Page 31
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          2.7   Latar Belakang Ekonomi


                Pertumbuhan Ekonomi


                Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh investasi bangunan
                terkait kegiatan di sektor transportasi. Kinerja ekspor juga baik didorong oleh ekspor
                berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur. Sementara itu, konsumsi rumah
                tangga perlu ditingkatkan, tercermin pada pengeluaran yang masih terbatas. Secara
                sektoral, lapangan usaha (LU) Pertanian tetap ditopang oleh kinerja sub sektor LU
                Perkebunan dan dukungan program Pemerintah, sedangkan kinerja beberapa LU
                utama lainnya seperti LU Industri Pengolahan serta LU Penyediaan Akomodasi dan
                Makan Minum belum kuat. Secara spasial, perekonomian di wilayah Sulawesi, Maluku,
                dan Papua (Sulampua) diproyeksikan tumbuh sekitar 5%, sementara wilayah lainnya
                belum menunjukkan peningkatan.


                    Tabel 3 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




                  Sumber: Bank Indonesia


                  Tabel 4 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




                  Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                   18
Page 32
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                          Gambar 2 Peta Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan I 2025




                  Sumber: Bank Indonesia


                  Neraca Pembayaran Indonesia


                                      Tabel 5 Neraca Pembayaran Indonesia




                  Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara; **Angka sangat sementara


                                      Gambar 3 Grafik Neraca Perdagangan




                           Sumber: Bank Indonesia




                                                                                       19
Page 33
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal.
                Neraca perdagangan pada Mei 2025 mencatat surplus sebesar 4,3 miliar dolar AS,
                meningkat dari surplus April 2025 yang sebesar 0,2 miliar dolar AS. Kinerja positif
                ini didukung oleh ekspor komoditas seperti mesin listrik, besi, dan baja. Kinerja
                ekspor diperkirakan akan tetap positif berkat perundingan tarif dengan Pemerintah
                AS.


                                          Gambar 4 Grafik Aliran Modal Asing




                          Sumber: Bank Indonesia. *Angka sementara;**Angka sangat sementara


                                           Gambar 5 Grafik Cadangan Devisa




                          Sumber: Bank Indonesia


                Sementara itu, aliran modal asing ke instrumen portofolio domestik terus berlanjut,
                didorong oleh prospek ekonomi Indonesia yang baik, imbal hasil instrumen keuangan
                yang tinggi, dan pergeseran aliran modal ke negara berkembang seiring dengan
                meningkatnya risiko ekonomi di AS. Aliran modal asing ke Surat Berharga Negara




                                                                                                20
Page 34
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                (SBN) pada awal triwulan III 2025 (hingga 14 Juli 2025) tercatat sebesar 0,9 miliar
                dolar AS, melanjutkan net inflows pada triwulan II 2025 sebesar 1,6 miliar dolar AS.


                Posisi cadangan devisa per akhir Juni 2025 tetap tinggi, yaitu sebesar 152,6 miliar
                dolar AS. Jumlah ini setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor
                dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan berada di atas standar kecukupan
                internasional yang setara dengan 3 bulan impor.


                Nilai Tukar Rupiah


                Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
                berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025 (hingga 30
                Juni 2025) menguat sebesar 0,34% (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir bulan
                sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli 2025 (hingga 15 Juli
                2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian
                global.


                          Gambar 6 Indeks Rupiah terhadap USD, Negara Maju kecuali AS & Negara
                                                      Berkembang




                          Sumber: Bank Indonesia


                Secara umum, perkembangan Rupiah relatif stabil bila dibandingkan dengan
                kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia dan
                terhadap kelompok mata uang negara maju di luar dolar AS, sehingga tetap
                mendukung daya saing ekspor Indonesia. Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh
                konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal
                asing, terutama ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh eksportir pasca
                penerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya
                Alam (DHE SDA).




                                                                                                  21
Page 35
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Inflasi


                                    Gambar 7 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                          Sumber: Bank Indonesia


                                           Gambar 8 Inflasi IHK Provinsi




                Sumber: Bank Indonesia


                Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tetap terjaga rendah dan
                mendukung stabilitas perekonomian. Inflasi IHK Juni 2025 tercatat rendah 1,87%
                (yoy) ditopang inflasi inti yang menurun, inflasi volatile food (VF) yang rendah, dan
                inflasi administered prices (AP) yang terkendali. Inflasi inti tercatat turun menjadi
                2,37% (yoy), dipengaruhi konsistensi suku bunga kebijakan moneter dalam
                mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya serta permintaan yang
                lebih rendah. Inflasi kelompok VF masih tercatat rendah 0,57% (yoy) didukung oleh
                kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian
                inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan



                                                                                                  22
Page 36
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Sementara itu, inflasi kelompok AP
                tetap terkendali 1,34% (yoy), di tengah kenaikan tarif air minum PAM dan cukai hasil
                tembakau.


          2.8   Pasar Geografis


                Pasar geografis Perseroan mencakup beberapa calon pelanggan di Jabodetabek yang
                berminat pada kawasan Selatan seperti Bogor. Khususnya untuk wilayah Bogor,
                keterbatasan lahan semakin terasa, mendorong ekspansi industri bergeser ke
                Sukabumi. Sukabumi muncul sebagai lokasi yang menarik bagi pertumbuhan industri
                di selatan Jakarta, didukung oleh infrastruktur jalan tol yang sudah beroperasi.


          2.9   Pasar Industri


                Perekonomian Indonesia triwulan I 2025 tercatat tumbuh positif sebesar 4,87% (yoy).
                Industri sejenis yang memiliki korelasi terhadap kegiatan operasional Perseroan
                adalah industri jasa perusahaan yang mengalami pertumbuhan sebesar 9,27% (yoy).


                Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dalam periode
                2025—2029, dengan sektor industri sebagai pilar utama. Investasi di kawasan
                industri diproyeksikan tumbuh rata-rata 16,75% per tahun, sementara penyerapan
                tenaga kerja meningkat sekitar 3,47 juta orang per tahun. Kawasan industri
                diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan target PDB industri
                pengolahan non-migas mencapai 8,58% pada 2029.

                Pengembangan kawasan industri telah mengalami evolusi dari generasi pertama
                hingga generasi keempat. Awalnya dikelola oleh BUMN, kemudian berkembang ke
                sektor swasta, lalu menjadi kawasan industri modern, dan kini memasuki era berbasis
                industri   4.0.   Kebijakan   pengembangan    difokuskan   pada    efisiensi   logistik,
                pemanfaatan sumber daya alam, serta penerapan teknologi tinggi yang ramah
                lingkungan dan hemat air.

                Strategi industrialisasi dalam RPJMN 2025—2029 mencakup lima fokus utama, yaitu
                pengembangan industri prioritas, aglomerasi industri di KI/KEK, akselerasi ekspor,
                penguatan industri kecil dan menengah (IKM), serta penerapan industri hijau. Saat
                ini, Indonesia memiliki 166 perusahaan kawasan industri dengan luas total 94.171
                hektare dan tingkat okupansi 59,72%. Dalam lima tahun terakhir, jumlah kawasan
                industri bertambah 50 kawasan baru, meningkat 43,10%.

                Lonjakan Investasi Dorong Penyerapan Lahan Industri


                Selama satu dekade terakhir, aktivitas penjualan dan penyewaan lahan industri di
                wilayah Jabodetabek telah mencapai rekor tertinggi. Pada tahun 2024, total transaksi




                                                                                                     23
Page 37
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                mencapai      427,06   hektar,   hampir   menyamai   puncaknya   pada   tahun   2014.
                Dibandingkan dengan total transaksi pada tahun 2023, terjadi peningkatan hampir dua
                kali lipat.


                Salah satu pendorong utama lonjakan ini adalah penjualan lahan industri seluas 150
                hektar di Subang Smartpolitan kepada produsen kendaraan listrik Tiongkok, BYD.
                Transaksi ini berkontribusi signifikan terhadap penyerapan lahan industri secara
                keseluruhan. Namun, meskipun transaksi Subang Smartpolitan tidak termasuk, total
                transaksi pada tahun 2024 masih melampaui total transaksi pada tahun 2023, yang
                menggarisbawahi pesatnya ekspansi sektor kawasan industri.


                                   Gambar 9 Penyerapan Lahan Industri Tahunan (Ha)




                              Sumber: Colliers International


                     Gambar 10 Kinerja Penjualan Kawasan Industri Selama Triwulan-IV 2024 (Ha)




                               Sumber: Colliers International




                                                                                                 24
Page 38
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Pada kuartal keempat tahun 2024, transaksi terbesar terjadi di Karawang New Industry
                City, dengan total 36 hektar, terdiri dari 22 hektar penjualan lahan industri dan 14
                hektar penyewaan gudang untuk pabrik baterai kendaraan listrik. Transaksi terbesar
                kedua tercatat di Serang, khususnya di kawasan industri Modern Cikande, dengan
                empat transaksi seluas 18,15 hektar. Transaksi-transaksi ini didominasi oleh
                perusahaan aluminium Tiongkok yang mengakuisisi lahan seluas 15 hektar, sementara
                3 hektar sisanya diakuisisi oleh perusahaan Tiongkok di sektor tiang pancang dan dua
                perusahaan lokal yang bergerak di industri kimia dan logam.


                Selain itu, aktivitas pusat data tetap kuat, terutama di KIIC, tempat transaksi besar
                seluas 18 hektar terjadi. Di kawasan industri GIIC, total transaksi mencapai 14,6 hektar
                pada kuartal keempat 2024, sehingga total kumulatif tahun ini mencapai 59,31
                hektar—menjadikannya kawasan dengan transaksi tertinggi kedua setelah Subang
                Smartpolitan. Transaksi di GIIC mencakup lahan seluas 7 hektar yang dibeli oleh
                perusahaan pusat data, lahan gudang seluas 3 hektar, dan dua lahan seluas total 4,6
                hektar yang diakuisisi oleh perusahaan FMCG.


                Penjualan lahan industri juga mulai kembali marak di Kota Bukit Indah (Indotaisei)
                setelah bertahun-tahun stagnan. Pada kuartal keempat, sebuah perusahaan logistik
                berekspansi dengan mengakuisisi lahan seluas 1,65 hektar, sementara produsen alat
                musik membeli lahan seluas 5 hektar, sehingga total transaksi di area tersebut menjadi
                6,66 hektar. Di Karawang, Arta Industrial Hill mencatat penjualan seluas 5,3 hektar,
                terdiri dari 4,3 hektar yang dijual kepada perusahaan tekstil berteknologi tinggi dan 1
                hektar kepada produsen komponen baterai.


                Untuk wilayah Bekasi, Jababeka melaporkan total transaksi seluas 5,1 hektar di Q4,
                dengan transaksi terbesar adalah pembelian lahan seluas 4 hektar oleh perusahaan
                pusat data lokal. Sisa transaksi terdiri dari lahan-lahan kecil yang diakuisisi oleh
                perusahaan-perusahaan Indonesia dan Tiongkok di sektor kimia, logistik, permesinan,
                dan komponen industri. Sementara itu, Suryacipta di Karawang mencatat satu transaksi
                seluas 2,5 hektar, yang dibeli oleh perusahaan bahan bangunan.


                Sebuah perusahaan industri makanan yang berbasis di Singapura menyewa lahan
                seluas 0,5 hektar di Kota Bukit Indah. Sedangkan pada Bekasi Fajar, hanya tercatat
                transaksi kecil seluas 212 meter persegi pada kuartal keempat. Namun, secara
                tahunan, total transaksi di Bekasi Fajar mencapai 12,92 hektar pada tahun 2024.


                Tren Harga Lahan Industri


                Depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah memengaruhi harga lahan
                industri. Dalam denominasi rupiah, harga lahan tampak lebih rendah dibandingkan
                dengan lahan yang harganya dalam USD, meskipun secara riil tetap stabil. Dari kuartal
                ketiga hingga keempat tahun 2024, harga di sebagian besar kawasan industri tetap




                                                                                                   25
Page 39
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                stabil, kecuali satu kawasan di Karawang yang menaikkan harganya menjadi US$175
                per meter persegi—kenaikan sekitar 6% dari periode sebelumnya. Penyesuaian harga
                ini didorong oleh peningkatan aktivitas penjualan di kawasan tersebut, yang
                menumbuhkan kepercayaan diri para pengelola kawasan untuk menyesuaikan harga.


                Sementara itu, di kawasan industri lainnya, tidak terjadi kenaikan harga yang
                signifikan, karena sebagian besar penyesuaian telah diterapkan sepanjang tahun 2024.
                Namun, mengingat tren peningkatan penjualan yang berkelanjutan, masih terdapat
                potensi kenaikan harga di tahun-tahun mendatang, terutama di kawasan industri yang
                baru dikembangkan dan awalnya menawarkan harga yang lebih kompetitif. Seiring
                dengan terus meningkatnya permintaan dan masuknya penyewa yang lebih besar ke
                pasar, harga lahan di kawasan yang sedang berkembang ini kemungkinan akan
                mengalami penyesuaian.


                Mengenai biaya pemeliharaan (biaya layanan), belum ada perubahan signifikan yang
                tercatat sejauh ini. Namun, dengan potensi kenaikan upah minimum regional,
                beberapa kawasan industri yang masih mempertahankan tarif layanan di bawah
                standar mungkin akan segera merevisi biaya mereka untuk menyesuaikan dengan
                perubahan ini.


          2.10 Pemasok dan Pelanggan Kunci

                Berdasarkan informasi manajemen, Perseroan tidak memiliki pemasok dan pelanggan
                kunci.


          2.11 Persaingan Usaha


                Persaingan usaha antar perusahaan sejenis menjadi semakin ketat. Persaingan ini
                berasal dari pemilik kawasan industri yang berdekatan dengan Perseroan. Oleh
                karena itu, Perseroan harus menggunakan strategi pemasaran yang memahami
                karakter industri pengguna dengan melakukan promosi, diversifikasi produk, dan
                meningkatkan pelayanan sesuai dengan permintaan pasar sehingga Perseroan akan
                mampu menghadapi persaingan usaha.


          2.12 Risiko Usaha

                Dalam kegiatan usaha Perseroan terdapat risiko-risiko yang mungkin terjadi dan
                perlu diperhatikan serta diperlukan adanya mitigasi risiko. Beberapa risiko yang
                mungkin terjadi pada kegiatan usaha tersebut yang perlu diperhatikan dan disiapkan
                upaya-upaya      antisipasi   agar   tidak   mengganggu   kegiatan   usaha   Perseroan,
                diantaranya adalah sebagai berikut.




                                                                                                    26
Page 40
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                1.   Risiko Persaingan Usaha


                     Persaingan merupakan sesuatu yang tidak dapat terhindarkan dalam sebuah
                     usaha dan menjadi tantangan yang harus dihadapi. Saat ini, persaingan dalam
                     industri menjadi semakin ketat, baik dari berbagai merk ternama (internasional)
                     maupun dari semakin banyaknya kawasan industri baru yang muncul di pasar
                     Indonesia. Mitigasi yang dapat dilakukan adalah Perseroan berusaha melakukan
                     kegiatan usahanya secara profesional dan akan senantiasa memenuhi ketentuan
                     yang telah disepakati dengan para penghuni. Perseroan juga menjaga kualitas
                     produk serta memberikan harga jual yang bersaing termasuk layanan purna jual
                     yang berkualitas.


                2.   Risiko Sub kontraktor

                     Kegagalan kinerja (keterlambatan, kualitas buruk), risiko finansial (terlambat
                     dibayar, biaya tenaga kerja lebih tinggi), dan risiko operasional (kesalahan
                     proposal, masalah hukum, kecelakaan kerja). Ketidakbecusan subkontraktor
                     dapat berdampak pada penundaan, pembengkakan biaya, dan merusak reputasi
                     kontraktor utama. Mitigasi yang dapat dilakukan adalah Perseroan menerapkan
                     sistem pengendalian kualitas produk yang ketat atas produk yang diperoleh dari
                     sub-kontraktor.     Selain   itu,   Perseroan   juga   menjalin   hubungan   yang
                     berkesinambungan dengan sub-kontraktor agar setiap kendala yang dihadapi
                     oleh sub-kontraktor dapat dikomunikasikan sehingga sub-kontraktor dapat
                     menyelesaikan proyek dengan tepat waktu dan sesuai dengan permintaan
                     konsumen.


                3.   Risiko Ketersediaan dan Kenaikan Harga Bahan Baku


                     Risiko ketersediaan dan kenaikan harga bahan baku proyek adalah salah satu
                     tantangan terbesar yang bisa memengaruhi biaya, jadwal, dan profitabilitas
                     proyek. Mitigasi yang dapat dilakukan adalah memberikan uang muka kepada
                     para pemasok untuk mendapatkan kepastian harga dan pasokan atas material
                     pabrikan yang berskala besar seperti besi, beton, concrete, dan lain-lain serta
                     memperhitungkan estimasi inflasi pada harga penawaran terutama pada kontrak
                     yang tidak memiliki klausal kenaikan harga.


                4.   Risiko Penurunan Permintaan


                     Rendahnya     permintaan        atas    ketidaktersediaan    infrastruktur   dapat
                     mempengaruhi penurunan permintaan akan lahan. Mitigasi yang dapat dilakukan
                     adalah mulai masuk ke dalam pengerjaan proyek infrastruktur, dimana Perseroan
                     telah memiliki pengalaman dalam proyek ini namun belum menjadi prioritas




                                                                                                    27
Page 41
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                     utama. Ke depannya, Perseroan akan semakin meningkatkan prioritas terhadap
                     pengerjaan proyek infrastruktur ini.


                5.   Risiko Kondisi Makro Ekonomi


                     Sebagai suatu perusahaan yang bergerak dalam pengembangan kawasan
                     industri, kegiatan usaha Perseroan dipengaruhi oleh adanya perubahan kondisi
                     ekonomi, sosial, politik, dan keamanan di Indonesia, yang menyebabkan
                     turunnya daya beli masyarakat. Mitigasi yang dapat dilakukan adalah Perseroan
                     perlu selalu memonitor perkembangan situasi kondisi pasar, ekonomi, sosial,
                     politik dan juga keamanan Indonesia. Apabila Perseroan mengidentifikasi apabila
                     terdapat hal-hal yang akan memberikan dampak signifikan pada Perseroan,
                     maka Perseroan akan menyesuaikan kebijakan operasional Perseroan, termasuk
                     namun tidak terbatas pada kebijakan keuangan, operasional dan sumber daya
                     manusia Perseroan.


          2.13 Strategi dan Rencana Masa Depan Perusahaan


                Strategi masa depan yang akan dilakukan adalah memaksimalkan penjualan kavling-
                kavling yang tersedia dengan cara mengimplementasikan strategi pemasaran baru
                untuk meningkatkan pemilihan proyek-proyek yang ada, menjaga hubungan baik
                dengan para pelanggan, mempertahankan reputasi baik Perseroan, dan menetapkan
                kebijakan untuk mempertahankan kualitas pelayanan, menciptakan inovasi baru
                dibidang rancang bangun dan metode pengerjaan proyek.


          2.14 Tambahan Informasi Lain yang Diperlukan


                Tidak terdapat tambahan informasi lain         selain dari informasi   yang telah
                diungkapkan.




                                                                                                 28
Page 42
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          3     PENYESUAIAN TERHADAP DATA LAPORAN KEUANGAN

                -    Kami telah melakukan pengecekan ulang terhadap perhitungan dalam proyeksi
                     keuangan;
                -    Kami telah menganalisis dan menyajikan kembali data keuangan objek Penilaian
                     secara konsisten dan menggunakan mata uang yang sama dengan mata uang
                     yang digunakan dalam laporan keuangan;
                -    Kami tidak menyesuaikan asumsi-asumsi proyeksi keuangan pada struktur biaya
                     dan struktur pendapatan;
                -    Kami telah menyesuaikan akun pada pos-pos non-recurring dalam laporan laba
                     rugi;
                -    Kami telah menyesuaikan beban bunga untuk setiap tahun proyeksi merujuk
                     pada bunga pasar;
                -    Kami melakukan penyesuaian laba rugi untuk memperoleh EBITDA yaitu
                     memisahkan beban non kas berupa depresiasi dan amortisasi. Sehingga biaya
                     pokok dan beban usaha sudah terpisah dari beban non kas tersebut. Hal ini
                     memudahkan dalam menghitung arus kas bersih untuk perusahaan ( free cash
                     flow to firm); dan
                -    Pada arus kas, Penilai tidak melakukan penyesuaian, sehingga saldo kas akhir
                     pada arus kas per cut off penilaian langsung digunakan sebagai kas awal pada
                     proyeksi keuangan.




                                                                                              29
Page 43
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          4        ANALISIS LAPORAN KEUANGAN


          4.1      Laporan Keuangan dan Rasio Keuangan Historis


                   Posisi Keuangan


                   Kinerja Posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni
                   2025 adalah sebagai berikut:


                                          Tabel 6 Kinerja Posisi Keuangan Perseroan (Rp.000)
                        Keterangan             30 Juni 2025      2024           2023           2022           2021          2020
           ASET
           Aset Lancar
                  Kas dan setara kas             2.931.933      1.154.943      5.594.501     12.830.054      6.131.613      1.483.081
                  Piutang usaha
                      Pihak berelasi                      -             -          4.640              -              -          4.968
                      Pihak ketiga               1.753.135      1.746.789        324.467      1.821.926      2.898.271        518.153
                  Piutang lain-lain
                      Pihak berelasi            49.536.010     44.845.566     42.242.614     39.032.267     37.061.991     19.398.661
                      Pihak ketiga                 664.582         71.074        361.334        416.740        408.642      1.702.580
                  Persediaan
                      Kavling tanah             22.633.759     36.404.790     42.159.224     43.999.414     61.258.353     75.626.739
                      Unit Bangunan             12.391.082     13.694.570      7.995.173      9.002.712     25.418.029     31.297.472
                      Persediaan dalam
                      penyelesaian
                          Kavling tanah        315.064.506    310.984.298    308.690.982    306.011.419    301.122.927    289.870.655
                          Unit Bangunan            995.171     19.902.720     31.166.210     20.116.218              -      3.820.129
                  Uang muka                      2.757.810      5.686.721     19.889.779     18.036.106     19.654.427     23.116.225
                  Biaya dibayar di muka          5.650.750      5.202.622      4.347.713      1.860.730      2.052.037      2.667.732
                  Pajak dibayar di muka          1.716.616      1.879.333      2.281.295      3.082.514      3.347.708      2.222.077
                  Total Aset Lancar            416.095.355    441.573.427    465.057.932    456.210.099    459.353.999    451.728.471


           Aset Tidak Lancar
                  Aset Tetap
                  Harga Perolehan
                      Tanah                     42.971.142     42.998.132     43.222.261     43.489.258     23.399.258     20.150.772
                      Bangunan                   7.474.035      7.430.535      9.879.016      7.553.886      7.553.886      7.553.886
                      Kendaraan                  2.116.339      1.548.236      1.433.236      1.593.707      2.547.818      1.296.657
                      Inventaris kantor          2.939.704      2.807.526      2.611.329      2.897.153      2.582.167      2.378.515
                  Total biaya perolehan         59.551.220     58.834.430     57.145.843     55.534.004     36.083.129     31.379.830


                  Akumulasi penyusutan
                      Tanah                     (3.893.808)    (3.712.241)    (3.888.728)    (3.506.675)    (3.132.990)    (2.758.742)
                      Bangunan                  (1.029.018)    (1.220.691)    (1.087.929)    (1.131.686)    (1.008.498)     (882.454)
                      Kendaraan                 (2.226.988)    (2.116.551)    (1.918.719)    (2.374.601)    (2.239.246)    (2.144.743)
                      Inventaris kantor           (421.875)     (168.750)              -              -              -              -
                  Jumlah akumulasi
                  penyusutan                    (7.571.689)    (7.218.234)    (6.895.376)    (7.012.963)    (6.380.734)    (5.785.939)
                  Nilai Buku                    51.979.531     51.616.196     50.250.467     48.521.041     29.702.394     25.593.891


                  Properti Investasi
                  Biaya Perolehan
                     Tanah                       8.685.237      2.888.474      3.048.448      3.048.448      3.048.448      5.675.353
                     Bangunan                   15.016.591              -              -              -              -              -
                  Akumulasi penyusutan
                  Bangunan                        (125.138)             -              -              -              -              -




                                                                                                                          30
Page 44
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                       Keterangan             30 Juni 2025     2024           2023          2022          2021         2020
               Aset Takberwujud
               Biaya Perolehan
               Perangkat lunak                    480.000       492.600       492.600
               Akumulasi amortisasi
               Perangkat lunak                   (190.000)     (138.100)      (15.025)
               Aset Hak Guna                      882.267       979.129      1.400.071     1.373.314      551.297              -
               Tanah untuk pengembangan        20.531.419     20.531.419    20.531.419    20.714.649    16.172.133    16.172.133
               Aset pajak tangguhan               275.482       267.236       234.033       236.700       185.152       389.187
               Total Aset Tidak Lancar         97.535.389     76.636.954    75.942.013    73.902.890    49.663.024    47.830.564


           TOTAL ASET                         513.630.744    518.210.382   540.999.945   530.112.990   509.017.023   499.559.035


           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
               Utang bank                         879.436      1.722.231     3.946.751             -      554.293      3.258.485
               Utang usaha
                     Pihak ketiga               2.520.058       452.248      3.094.224     2.947.849             -             -
                     Pihak berelasi                      -             -             -             -             -             -
               Utang lain-lain
                     Pihak ketiga               2.845.280      9.620.075    18.957.786    25.799.288    11.881.392    14.287.065
                     Pihak berelasi            48.492.871     54.133.800    67.661.473    75.559.615    84.842.170   100.140.962
               Uang muka penjualan             62.564.982     80.568.961    88.348.993    79.633.766    85.283.035    89.460.073
               Beban akrual                       409.515       201.224      5.155.091     4.896.954     6.650.495     2.974.803
               Utang pajak                      1.760.384      1.058.038      255.495      1.529.062     1.463.771      662.792
               Pendapatan diterima di
               muka                                      -             -             -             -      471.749       463.255
               Bagian liabilitas jangka
               panjang jatuh tempo satu
               tahun:                          62.564.982     80.568.961    88.348.993    79.633.766    85.283.035    89.460.073
               Utang bank                       3.788.309      3.278.366     2.635.609     3.204.974     2.416.042     2.097.805
               Liabilitas sewa                     47.751       128.975       473.168       467.995       102.023              -


               Total Liabilitas Jangka
               Pendek                         123.308.586    151.163.917   190.528.592   194.039.503   193.664.970   213.345.240


           LIABILITAS JANGKA PANJANG
               Utang bank                      18.726.448     20.069.868    16.738.802     8.735.574    15.415.278     4.720.585
               Liabilitas sewa                           -       12.199       138.922       403.575       159.871              -
               Pendapatan diterima di
               muka                             2.754.929      2.717.012     4.415.424     6.398.024      841.599      3.340.046
               Liabilitas imbalan kerja         1.252.191      1.214.710     1.063.785     1.075.910     3.714.435     1.769.033
               Total Liabilitas Jangka
               Panjang                         22.733.568     24.013.788    22.356.932    16.613.083    20.131.183     9.829.664
               TOTAL LIABILITAS               146.042.155    175.177.706   212.885.524   210.652.586   213.796.153   223.174.905


           EKUITAS
               Modal saham                    235.000.000    235.000.000   235.000.000   235.000.000   235.000.000   235.000.000
                     CSIS                     123.375.000    123.375.000   123.375.000   123.375.000   123.375.000             -
                     PT Cahayasakti Lintang
                     Surya                     59.350.000     59.350.000    59.350.000    59.350.000    59.350.000    59.350.000
                     PT Andalan Utama
                     Bintara                   51.475.000     51.475.000    51.475.000    51.475.000    51.475.000   174.850.000
                     Tjoea Aubintoro              800.000       800.000       800.000       800.000       800.000       800.000
               Tambahan modal disetor             (95.775)      (95.775)      (95.775)      (95.775)      (95.775)      (95.775)
               Saldo laba                     132.684.364    108.128.451    93.210.197    84.556.179    60.316.645    41.479.905
               TOTAL EKUITAS                  367.588.589    343.032.676   328.114.422   319.460.404   295.220.870   276.384.130


           TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS       513.630.744    518.210.382   540.999.945   530.112.990   509.017.023   499.559.035

          Sumber: Laporan Keuangan Perseroan




                                                                                                                     31
Page 45
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, aset Perseroan tercatat
                mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Total aset per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp513,64 miliar, mengalami penurunan
                   sebesar Rp4,58 miliar atau 0,88% dari total aset per 31 Desember 2024 yang
                   sebesar Rp518,21 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya
                   persediaan pada aset lancar sebesar 29,90 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp518,21 miliar, mengalami
                   turun sebesar Rp22,79 miliar atau 4,21% dari total aset per 31 Desember 2023
                   yang sebesar Rp541,00 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
                   turunnya uang muka pada aset lancar sebesar Rp14,20 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp541,00 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar Rp10,12 miliar atau 2,05% dari total aset per 31 Desember 2022
                   yang sebesar Rp10,89 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya
                   persediaan pada aset lancar sebesar Rp10,88 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp530,11 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar Rp21,10 miliar atau 4,14% dari total aset per 31 Desember 2021
                   yang sebesar Rp590,02 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya biaya perolehan tanah pada aset tidak lancar sebesar Rp20,09 miliar.
                - Total aset per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp509,02 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar Rp9,46 miliar atau 1,89% dari total aset per 31 Desember 2020
                   yang sebesar Rp499,56 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya piutang lain-lain pada aset lancar sebesar Rp16,37 miliar.


                Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, liabilitas Perseroan tercatat
                mengalami perkembangan sebagai berikut:
                - Total liabilitas per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp146,04 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp29,14 miliar atau 16,63% dari total liabilitas per
                   31 Desember 2024 yang sebesar Rp175,18 miliar. Penurunan tersebut terutama
                   disebabkan atas penurunan uang muka penjualan sebesar Rp18,00 miliar di sisi
                   liabilitas jangka pendek.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp175,18 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp37,71 miliar atau 17,71% dari total liabilitas per
                   31 Desember 2023 yang sebesar Rp212,86 miliar. Penurunan tersebut terutama
                   disebabkan atas utang lain-lain sebesar Rp22,87 miliar di sisi liabilitas jangka
                   pendek.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp212,89 miliar, mengalami
                   kenaikan sebesar Rp2,23 miliar atau 1,06% dari total liabilitas per 31 Desember
                   2022 sebesar Rp210,65 miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh
                   naiknya utang bank pada liabilitas jangka panjang sebesar Rp8,00 miliar di sisi
                   liabilitas jangka panjang.
                - Total liabilitas per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp210,65 miliar, mengalami
                   penurunan sebesar Rp3,14 miliar atau 1,47% dari total liabilitas per 31 Desember
                   2021 yang sebesar Rp213,80 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan




                                                                                                  32
Page 46
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                         oleh turunnya utang lain-lain pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar
                         Rp9,28 miliar.
                   - Total liabilitas per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp213,80 miliar, mengalami
                         penurunan sebesar Rp9,38 miliar atau 4,20% dari total liabilitas per 31 Desember
                         200 yang sebesar Rp223,17 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
                         turunnya utang lain-lain pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar
                         Rp15,30 miliar.


                   Pada per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025, ekuitas Perseroan tercatat
                   mengalami perkembangan sebagai berikut:
                   - Ekuitas Perseroan per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp367,59 miliar, mengalami
                         kenaikan sebesar Rp24,56 miliar atau setara 7,16% dari jumlah ekuitas per
                         31 Desember 2024 yang sebesar Rp343,03 miliar. Kenaikan tersebut terutama
                         disebabkan oleh meningkatnya saldo laba sebesar Rp24,56 miliar.
                   - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp343,03 miliar,
                         mengalami kenaikan sebesar Rp14,92 miliar atau setara 4,55% dari jumlah ekuitas
                         per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp328,11 miliar. Kenaikan tersebut terutama
                         disebabkan oleh meningkatnya saldo laba sebesar Rp14,92 miliar.
                   - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp328,11 miliar,
                         mengalami kenaikan sebesar Rp8,65 miliar atau setara 2,71% dari jumlah ekuitas
                         per 31 Desember 2022 yang sebesar Rp319,46 miliar. Kenaikan tersebut terutama
                         disebabkan oleh meningkatnya saldo laba sebesar Rp8,65 miliar.
                   - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp319,46 miliar,
                         mengalami kenaikan sebesar Rp24,24 miliar atau setara 8,21% dari jumlah ekuitas
                         per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp295,22 miliar. Kenaikan tersebut terutama
                         disebabkan oleh meningkatnya saldo laba sebesar Rp24,24 miliar.
                   - Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp295,22 miliar,
                         mengalami kenaikan sebesar Rp18,84 miliar atau setara 6,82% dari jumlah ekuitas
                         per 31 Desember 2020 sebesar Rp276,38 miliar. Kenaikan tersebut terutama
                         disebabkan oleh meningkatnya modal saham sebesar Rp18,84 miliar.


                   Laba Rugi


                   Kinerja laba rugi Perseroan per 31 Desember 2020 sampai dengan 30 Juni 2025
                   adalah sebagai berikut:


                                            Tabel 7 Kinerja Laba Rugi Perseroan (Rp.000)
            Keterangan              30 Juni 2025          2024           2023            2022           2021          2020
    PENJUALAN                             60.513.207     83.395.781     50.900.592     80.804.763     76.017.172     78.698.917
      Unit bangunan                       28.900.000     40.209.000     33.849.179     68.322.654     46.569.361     43.620.000
      Kaveling Rumah                      26.240.899     32.721.840      6.921.550      2.948.260     20.034.591     25.710.000
      Service charge                       5.372.308     10.464.941     10.129.864      9.533.849      9.413.220      9.368.917


    BEBAN POKOK PENJUALAN             (24.832.530)      (38.897.313)   (29.066.202)   (47.623.201)   (44.389.425)   (50.789.802)
         Unit bangunan                (14.134.876)      (20.289.231)   (16.958.156)   (38.710.575)   (29.437.267)   (33.271.984)
         Kaveling Rumah                   (7.132.008)   (11.292.161)    (5.265.022)    (2.787.220)    (9.535.591)   (12.308.600)




                                                                                                                     33
Page 47
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




              Keterangan           30 Juni 2025         2024           2023          2022            2021        2020
           Service charge              (3.565.647)     (7.315.922)    (6.843.025)   (6.125.407)    (5.416.566)   (5.209.218)


    LABA (RUGI) KOTOR                  35.680.677      44.498.468     21.834.390    33.181.561     31.627.747    27.909.115


    BEBAN USAHA                      (11.851.230)     (29.139.888)   (15.904.602)   (9.313.520)   (10.129.797)   (8.501.877)
      Beban Penjualan
      Gaji, upah, dan tunjangan
      lainnya                          (1.016.000)      (943.823)      (955.400)    (1.734.155)    (1.528.971)   (1.402.176)
      Pemasaran                          (498.208)      (246.106)      (624.916)     (344.518)      (338.570)    (1.056.912)
      Perjalanan dinas dan
      transportasi                       (404.815)        (66.453)       (61.400)    (176.688)        (97.001)      (93.833)
      Lain-lain                          (534.662)        (52.459)       (82.708)    (638.753)        (38.741)      (55.558)
      Beban umum &
      Administrasi
      Perbaikan dan
      pemeliharaan                     (3.146.231)    (10.532.454)     (873.515)     (220.949)      (289.156)     (546.770)
      Gaji, upah, dan tunjangan
      lainnya                          (2.878.048)     (7.420.758)    (5.827.081)   (3.070.299)    (3.315.428)   (2.058.531)
      Penyusutan                         (806.154)     (1.098.245)     (685.530)     (848.066)      (650.548)     (606.882)
      Pajak                              (734.788)     (2.083.684)    (3.452.897)    (817.119)     (1.227.823)   (1.226.043)
      Sumbangan dan rekreasi             (489.917)     (2.693.250)    (1.239.868)    (655.203)     (1.292.060)    (527.411)
      Imbalan kerja karyawan             (263.255)      (203.327)      (159.682)             -              -     (341.448)
      Keamanan dan kebersihan            (215.108)      (378.480)      (113.855)       (73.835)     (150.612)       (87.810)
      Transportasi                       (153.299)      (151.298)        (70.958)            -              -              -
      Jasa profesional                   (148.320)      (323.306)      (284.118)     (330.954)      (151.720)     (255.715)
      Amortisasi                          (96.862)      (214.380)      (229.693)             -              -              -
      Asuransi                            (67.368)      (523.384)      (457.582)             -              -              -
      Perizinan                            (7.000)     (1.373.280)     (190.603)             -              -              -
      Lain-lain                          (391.195)      (835.202)      (594.794)     (402.982)     (1.049.165)    (242.788)


      PENDAPATAN (BEBAN)
      LAIN-LAIN
      Sewa                              1.659.142       3.215.812      2.923.467       612.419        608.926     1.083.313
      Bagi hasil                          767.220       1.407.378      1.267.979     1.483.399      1.039.891       913.179
      Jasa Perantara                      170.291         710.933      1.928.629       452.500        497.750              -
      Laba penjualan aset                 131.010          33.438              -             -          7.500     1.996.621
      Bunga                                 7.652         206.874        227.432       115.474              -              -
      Keterlambatan pembayaran                    -             -              -       204.623        206.075              -
      Lain-lain                           534.002               -              -     1.994.556      1.442.284     1.598.717
      Beban lain-lain                     (52.327)     (1.305.388)       (37.349)      (32.982)     (252.397)    (1.871.975)


    LABA (RUGI) OPERASIONAL            27.046.438      19.627.628     12.239.945    28.698.029     25.047.979    23.127.093


    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-
    LAIN                               (2.702.043)     (4.157.970)    (3.493.807)   (4.108.407)    (3.846.112)   (3.494.811)
      Penghasilan lain-lain            (1.528.867)     (1.946.686)    (1.193.932)   (2.236.469)    (1.949.739)   (2.253.494)
      Pendapatan Keuangan              (1.173.176)     (2.211.284)    (2.299.875)   (1.871.938)    (1.896.373)   (1.241.317)


    LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
                                       24.344.394      15.469.658      8.746.138    24.589.622     21.201.868    19.632.283
    PENGHASILAN


    MANFAAT (BEBAN) PAJAK                  52.966       (592.277)      (226.130)     (210.778)      (395.997)     (148.602)
    PENGHASILAN BADAN
      Pajak Penghasilan Badan                     -             -              -     (223.033)      (200.668)     (180.893)
      Beban pajak tangguhan                52.966       (592.277)      (226.130)        12.256      (195.329)         32.291
    LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN       24.397.360      14.877.381      8.520.008    24.378.845     20.805.871    19.483.680




                                                                                                                 34
Page 48
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




              Keterangan              30 Juni 2025      2024         2023         2022         2021        2020
    Pos yang tidak direklasifikasi
      ke laba rugi
       Pengukuran kembali atas               203.273       52.402     171.808     (178.603)      39.575      516.772
         imbalan kerja
       Pajak penghasilan terkait             (44.720)     (11.528)    (37.798)      39.293       (8.707)    (129.193)
          Total                              158.553       40.874     134.010     (139.311)      30.869      387.579


    JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
    TAHUN BERJALAN                        24.555.913    14.918.254   8.654.018   24.239.534   20.836.740   19.871.259

   Sumber: Laporan Keuangan Perseroan


                     Selama tahun 2020 sampai dengan periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni
                     2025, penjualan Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                     - Penjualan Perseroan selama periode 6 (enam) bulan tahun 2025 adalah sebesar
                           Rp60,51 miliar, atau sudah mencapai 72,56% dari pendapatan tahun 2024.
                     - Penjualan Perseroan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp83,40 miliar, tercatat
                           meningkat sebesar Rp32,50 miliar atau 63,84% dari tahun 2023 yang sebesar
                           Rp50,90 miliar.
                     - Penjualan Perseroan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp50,90 miliar, tercatat
                           menurun sebesar Rp29,90 miliar atau 37,01% dari tahun 2022 yang sebesar
                           Rp80,80 miliar.
                     - Penjualan Perseroan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp80,80 miliar, tercatat
                           meningkat sebesar Rp4,79 miliar atau 6,30% dari tahun 2021 yang sebesar
                           Rp76,02 miliar.
                     - Penjualan Perseroan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp76,02 miliar, tercatat
                           menurun sebesar Rp2,68 miliar atau 3,41% dari tahun 2020 yang sebesar Rp78,70
                           miliar.


                     Selama tahun 2020 sampai dengan periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni
                     2025, laba kotor Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:
                     - Beban pokok penjualan selama periode 6 (enam) bulan tahun 2025 adalah sebesar
                           Rp24,83 miliar, atau mencapai 63,84% dari tahun sebelumnya. Maka pada periode
                           6 (enam) bulan tahun 2025 laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp35,68 miliar.
                     - Beban pokok penjualan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp38,90 miliar
                           mengalami peningkatan sebesar Rp9,83 miliar atau 33,82% dari tahun 2023 yang
                           sebesar Rp29,07 miliar. Dikarenakan peningkatan pendapatan yang signifikan
                           sebesar 63,84%, maka pada tahun 2024 laba kotor Perseroan tercatat sebesar
                           Rp44,50 miliar atau mengalami peningkatan dari tahun 2023 yang tercatat sebesar
                           Rp21,83 miliar.
                     - Beban pokok penjualan pada tahun 2023 adalah sebesar Rp29,07 miliar
                           mengalami penurunan sebesar Rp18,56 miliar atau 38,97% dari tahun 2022 yang
                           sebesar Rp47,62 miliar. Dikarenakan penurunan pendapatan yang signifikan
                           sebesar 37,01%, maka pada tahun 2023 laba kotor Perseroan tercatat sebesar
                           Rp21,83 miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang tercatat sebesar
                           Rp33,18 miliar.



                                                                                                           35
Page 49
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                - Beban pokok penjualan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp47,62 miliar
                   mengalami kenaikan sebesar Rp3,23 miliar atau 7,29% dari tahun 2021 yang
                   sebesar Rp44,39 miliar. Maka pada tahun 2022 laba kotor Perseroan tercatat
                   sebesar Rp33,18 miliar atau mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang tercatat
                   sebesar Rp31,63 miliar.
                - Beban pokok penjualan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp44,39 miliar
                   mengalami penurunan sebesar Rp6,40 miliar atau 12,60% dari tahun 2020 yang
                   sebesar Rp50,79 miliar. Maka pada tahun 2021 laba kotor Perseroan tercatat
                   sebesar Rp31,63 miliar atau mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang tercatat
                   sebesar Rp27,91 miliar.


                Selama tahun 2020 sampai dengan periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni
                2025, laba (rugi) operasional Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai
                berikut:
                - Beban umum dan administrasi serta beban penjualan Perseroan selama periode 6
                   (enam) bulan tahun 2025 adalah sebesar Rp11,85 miliar sedangkan pendapatan
                   lain-lain sebesar Rp3,27 miliar. Sehingga pada periode 6 (enam) bulan tahun 2025
                   Perseroan mencatatkan laba operasional sebesar Rp27,05 miliar.
                - Beban umum dan administrasi serta beban penjualan Perseroan pada tahun 2024
                   adalah sebesar Rp29,14 miliar sedangkan pendapatan lain-lain sebesar Rp4,30
                   miliar. Sehingga pada tahun 2024 Perseroan mencatatkan laba operasional
                   sebesar Rp19,66 miliar atau meningkat sebesar 60,63% dari tahun sebelumnya
                   yang sebesar Rp12,24 miliar.
                - Beban umum dan administrasi serta beban penjualan Perseroan pada tahun 2023
                   adalah sebesar Rp15,90 miliar sedangkan pendapatan lain-lain sebesar Rp6,31
                   miliar. Sehingga pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan laba operasional
                   sebesar Rp12,24 miliar atau turun sebesar 57,35% dari tahun sebelumnya yang
                   sebesar Rp28,70 miliar.
                - Beban umum dan administrasi serta beban penjualan Perseroan pada tahun 2022
                   adalah sebesar Rp9,31 miliar sedangkan pendapatan lain-lain sebesar Rp4,83
                   miliar. Sehingga pada tahun 2022 Perseroan mencatatkan laba operasional
                   sebesar Rp28,70 miliar atau naik sebesar 14,57% dari tahun sebelumnya yang
                   sebesar 25,05 miliar.
                - Beban umum dan administrasi serta beban penjualan Perseroan pada tahun 2021
                   adalah sebesar Rp10,13 miliar sedangkan pendapatan lain-lain sebesar Rp3,55
                   miliar. Sehingga pada tahun 2021 Perseroan mencatatkan laba operasional
                   sebesar Rp25,05 miliar atau naik sebesar 8,31% dari tahun sebelumnya yang
                   sebesar Rp23,13 miliar.


                Setelah diakumulasi oleh beban keuangan dan beban pajak penghasilan final, selama
                tahun 2020 sampai dengan periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni 2025,
                laba sebelum pajak Perseroan tercatat mengalami perkembangan sebagai berikut:




                                                                                                36
Page 50
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                - Pada periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni 2025, Perseroan
                     mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp24,34 miliar atau mencapai 157,71%
                     dari laba sebelum pajak tahun 2024.
                - Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp15,47
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang mencatatkan laba sebelum
                     pajak sebesar Rp8,75 miliar.
                - Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp8,75
                     miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang mencatatkan laba
                     sebelum pajak sebesar Rp24,59 miliar.
                - Pada tahun 2022, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp24,59
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2021 yang mencatatkan laba sebelum
                     pajak sebesar Rp21,20 miliar.
                - Pada tahun 2021, Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp21,20
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang mencatatkan laba sebelum
                     pajak sebesar Rp19,63 miliar.


                Setelah adanya manfaat (beban) pajak penghasilan, selama tahun 2020 sampai
                dengan periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni 2025, laba tahun berjalan
                Perseroan tercatat mengalami perkembangan dengan rincian sebagai berikut:
                - Pada periode 6 (enam) bulan tahun 2025 yaitu 30 Juni 2025, Perseroan
                     mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp24,40 miliar atau mencapai 164,36%
                     dari laba tahun berjalan tahun 2024.
                - Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp14,88
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang mencatatkan laba tahun
                     berjalan sebesar Rp8,52 miliar.
                - Pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp8,52
                     miliar atau mengalami penurunan dari tahun 2022 yang mencatatkan laba tahun
                     berjalan sebesar Rp24,38 miliar.
                - Pada tahun 2022, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp24,38
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2021 yang mencatatkan laba tahun
                     berjalan sebesar Rp20,81 miliar.
                - Pada tahun 2021, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp20,81
                     miliar atau mengalami kenaikan dari tahun 2020 yang mencatatkan laba tahun
                     berjalan sebesar Rp19,48 miliar.


                                                   Tabel 8 Analisis Rasio Keuangan
                       Keterangan                 30/06/2025   2024      2023        2022      2021      2020      Rata-rata

           A.   LIQUIDITY (%)
                Current Ratio                        337,44%   292,12%   244,09%     235,11%   237,19%   211,74%    259,61%
                Quick Ratio                            3,80%     1,92%     3,11%       7,55%     4,66%     0,94%      3,66%
                Working Capital To Total Assets       57,00%    56,04%    50,74%      49,46%    52,20%    47,72%     52,19%


           B.   ACTIVITY (X)
                Total Assets Turnover (X)               0,06      0,16      0,09        0,15      0,15      0,16        0,13
                Inventory Turnover (X)                  0,04      0,10      0,07        0,13      0,11      0,13        0,10




                                                                                                             37
Page 51
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                       Keterangan                 30/06/2025   2024      2023        2022        2021      2020      Rata-rata

                Average Days Inventory (Day)        10320,80   3575,05   4897,59     2905,78     3188,75   2879,01   4.627,83
                Account Receivable Turnover (X)        17,26     47,74    154,66       44,35       26,23    150,44      73,45
                Average Collection Period (Day)        21,15      7,65      2,36        8,23       13,92      2,43        9,29
                Working Capital Turnover (X)            0,10      0,29      0,19        0,31        0,29      0,33        0,25


           C.   SOLVABILITY(%)
                Total Debt to Equity Ratio            39,73%    51,07%    64,88%      65,94%      72,42%    80,75%     62,46%
                Total Debt to Asset Ratio             28,43%    33,80%    39,35%      39,74%      42,00%    44,67%     38,00%
                Long Term Debt To Equity Ratio         6,18%     7,00%     6,81%       5,20%       6,82%     3,56%      5,93%


           D.   RENTABILITY (%)
                Gross Profit Margin                   58,96%    53,36%    42,90%      41,06%      41,61%    35,46%     45,56%
                Operating Profit Margin               44,70%    23,54%    24,05%      35,52%      32,95%    29,39%     31,69%
                Net Profit Margin                     40,32%    17,84%    16,74%      30,17%      27,37%    24,76%     26,20%
                Rate of Return on Investment           2,37%     2,87%     1,57%       4,60%       4,09%     3,90%      3,23%
                Rate of Return on Equity               3,32%     4,33%     2,60%       7,63%       7,05%     7,05%      5,33%

          Sumber: Laporan Keuangan (data diolah)


                Rasio Likuiditas


                Rasio      likuiditas      menggambarkan       kemampuan        perusahaan     untuk    memenuhi
                kewajiban jangka pendek yang harus dibayar dengan aset lancarnya. Semakin besar
                perbandingan aset lancar dengan kewajiban jangka pendek maka artinya semakin
                tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendek. Rasio
                likuiditas menunjukkan rata-rata current ratio sebesar 259,61%, artinya Perseroan
                memiliki Rp2,59 aset lancar yang dapat digunakan untuk memenuhi setiap Rp1,-
                liabilitas jangka pendek. Sedangkan untuk quick ratio hanya memiliki rata-rata
                sebesar 3,66%, artinya Perseroan memiliki Rp0,04 aset lancar (kas dan piutang usaha)
                yang dapat digunakan untuk memenuhi setiap Rp1,- liabilitas jangka pendek.


                Rasio Aktivitas


                Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan aset-
                aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata perputaran
                aset adalah sebanyak 0,13 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur aktivitas aset dan
                kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui asetnya. Dengan demikian,
                kemampuan Perseroan untuk menghasilkan pendapatan dari total aset yang dimiliki
                cukup rendah karena total aset yang dimiliki lebih besar dari jumlah pendapatan yang
                dihasilkan. Hal tersebut bisa dilihat dari rata-rata rasio perputaran aset yang
                dihasilkan yang tidak melebihi 1 kali perputaran dalam satu tahun.


                Rasio Solvabilitas


                Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
                pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
                jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Ratio (DER)




                                                                                                               38
Page 52
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan
                sedangkan Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas terhadap aset
                dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan rata-rata DER
                sebesar 62,46%, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat utang yang relatif
                rendah dibandingkan dengan ekuitasnya. Sementara itu rata-rata DAR adalah sebesar
                38,00%, menunjukkan bahwa total kewajiban perusahaan melebihi total asetnya, yang
                berarti perusahaan memiliki leverage yang sangat tinggi. Rasio ini mengindikasikan
                bahwa perusahaan dibiayai oleh utang lebih besar daripada nilai aset yang
                dimilikinya.


                Rasio Rentabilitas


                Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
                menghasilkan sebuah laba. Rata-rata gross profit margin sebesar 45,56%. Gross
                Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
                pendapatan. Sementara itu rata-rata net profit margin sebesar 26,20%. Net profit
                margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
                perusahaan dari pendapatan bersih.


          4.2   Proyeksi Keuangan


          4.2.1 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan

                Waktu Operasional


                Proyeksi keuangan disusun berdasarkan tanggal penilaian, maka waktu operasional
                akan dimulai pada bulan Juli tahun 2025 sampai dengan tahun 2030 dengan jumlah
                hari operasional sebanyak 150 hari di tahun 2025 dan 300 hari untuk tahun-tahun
                proyeksi selanjutnya.


                Struktur Pendapatan


                Berikut proyeksi pendapatan Perseroan selama masa proyeksi.


                                     Tabel 9 Proyeksi Pendapatan Perseroan (Rp.000)
                                  2025
                Keterangan                      2026          2027          2028          2029          2030
                                Juli—Des
           Penjualan Sentul     32.070.450    16.600.000             -             -             -             -
           Penjualan Cikembar   15.849.150   110.000.000   169.000.000   225.000.000   297.000.000   396.000.000
           Pendapatan Jasa       6.265.200    12.770.400    13.970.400    14.750.400    15.650.400    17.360.400




                                                                                                          39
Page 53
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Struktur Biaya


                Berikut proyeksi struktur biaya Perseroan yang terdiri dari beban pokok penjualan
                dan beban usaha selama masa proyeksi.


                                           Tabel 10 Proyeksi Struktur Biaya Perseroan
                               Keterangan                  2025          2026        2027       2028       2029       2030

                 Beban Pokok Penjualan
                    HPP SENTUL                 To Sales    33,16%        28,36%             -          -          -          -
                    HPP CIKEMBAR               To Sales    73,44%        34,65%      31,93%     31,41%     33,14%     33,11%
                    HPP JASA                   To Sales    58,62%        64,82%      65,18%     67,90%     70,40%     69,81%


                 Beban Usaha
                    Beban Penjualan
                      Beban Komisi             To Sales        4,76%      9,50%       8,85%     10,57%     11,13%     12,95%
                      Beban Pemasaran           Growth            -      25,72%      23,99%     22,72%     21,78%     21,06%


                Pendapatan (Beban) Lain-lain


                Berikut proyeksi struktur biaya Perseroan yang terdiri dari beban pokok penjualan
                dan beban usaha selama masa proyeksi.


                                Tabel 11 Proyeksi Pendapatan (Beban) Lain-lain Perseroan
                                 Keterangan                       2025      2026        2027      2028      2029       2030

                    Pendapatan Lain-lain            To Sales      5,01%      3,79%      5,87%     7,52%      8,34%     7,90%
                    Biaya Lain-lain                 To Sales     -0,07%     -0,06%     -0,05%    -0,04%     -0,03%    -0,02%


                Pajak Penghasilan


                Tarif PPH Badan diasumsikan sebesar 22,00% dari penghasilan sebelum pajak (EBT).
                Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi
                Peraturan Perpajakan.

                Tingkat Bunga

                Tingkat bunga atas Fasilitas Kredit Investasi (KI) adalah sebesar 8,92% dan bunga atas
                Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) adalah sebesar 8,82%. Khusus untuk asumsi tingkat
                suku bunga KI, digunakan dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya
                digunakan dalam menghitung WACC.


                Perputaran


                Selama masa proyeksi, perputaran piutang usaha terjadi setiap 7 hari dan utang
                usaha terjadi setiap 30 hari.




                                                                                                                        40
Page 54
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




               4.3      Perbandingan laporan keuangan yang sebanding (common size) untuk periode yang
                        sesuai


                        Berikut ini adalah laporan keuangan perusahaan-perusahaan sebanding dengan
                        Perseroan untuk periode yang sesuai.


                                     Tabel 12 Perbandingan Laporan Keuangan Selama Tahun 2020-2024
            Uraian             MKPI.JK      JRPT.JK       SMRA.JK     MTLA.JK      ASRI.JK      DILD.JK    GWSA.JK     AMAN.JK   GPRA.JK    KIJA.JK    Perseroan
  Aset lancar                  18,06%       28,83%         48,77%      55,14%       13,25%      33,89%      33,09%      51,96%    79,62%     70,42%      87,58%
  Aset tidak lancar            81,94%       71,17%         51,23%      44,86%       86,75%      66,11%      66,91%      48,04%    20,38%     29,58%      12,42%
  Aset                       100,00%       100,00%        100,00%     100,00%     100,00%      100,00%     100,00%     100,00%   100,00%    100,00%     100,00%
  Liabilitas jk. pendek        13,39%       27,66%         34,02%      20,56%       16,34%      31,94%        1,52%     19,91%    23,45%     12,69%      36,35%
  Liabilitas jk. panjang         8,79%          3,70%      25,66%       8,53%       36,14%      26,60%        7,24%     12,87%    11,71%     35,29%        3,56%
  Liabilitas                   22,18%       31,36%         59,68%      29,09%       52,48%      58,54%        8,76%     32,78%    35,16%     47,98%      36,67%
  Ekuitas                      77,82%       68,64%         40,32%      70,91%       47,52%      41,46%      91,24%      67,22%    64,84%     52,02%      61,28%


          Uraian           MKPI.JK        JRPT.JK       SMRA.JK      MTLA.JK      ASRI.JK      DILD.JK     GWSA.JK    AMAN.JK    GPRA.JK    KIJA.JK    Perseroan
  Pendapatan               100,00%        100,00%        100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%    100,00%    100,00%   100,00%     100,00%
  HPP                      -50,71%        -49,07%        -48,05%     -61,65%      -51,88%      -38,06%      -41,17%    -54,58%    -57,12%   -50,71%     -49,07%
  Laba (Rugi) Kotor          49,29%        50,93%         51,95%      38,35%       48,12%       61,94%       58,83%     45,42%     42,88%    49,29%      50,93%
  Beban Usaha              -19,88%        -20,62%        -11,94%     -11,68%     -168,29%      -26,54%      -30,86%    -18,46%    -13,78%   -19,88%     -20,62%
  Laba (Rugi) Usaha          29,41%        30,30%         40,02%      26,68%     -120,17%       35,40%       27,97%     26,96%     29,09%    29,41%      30,30%
  Pendapatan (Beban)       -16,45%        -17,34%        -43,73%     -18,65%      213,81%       58,24%      -10,18%     -9,17%     -5,28%   -16,45%     -17,34%
    Lain-lain
  Laba (Rugi)                12,96%        12,96%         -3,71%       8,03%       93,64%       93,64%       17,79%     17,79%     23,81%    12,96%      12,96%
    Sebelum Pajak
  Pajak                        -0,66%      15,77%         -1,47%      -0,61%      -71,24%      -66,70%       -0,31%     -9,85%     -0,43%     -0,66%     15,77%
  Laba (Rugi) Setelah        12,30%        28,73%         -5,18%       7,42%       22,40%       26,94%       17,48%      7,94%     23,38%    12,30%      28,73%
    Pajak



               4.4      Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding


                        Perseroan bukan merupakan perusahaan terbuka, namun untuk melihat kewajaran
                        posisi keuangan dan Laba Rugi, disajikan informasi keuangan industri yang merujuk
                        pada data laporan keuangan beberapa perusahaan sejenis yang terdaftar di Bursa
                        saham.

                          Tabel 13 Ikhtisar Common Size Posisi Keuangan Perusahaan Sejenis (30 Juni 2025)
               Uraian               MKPI.JK         JRPT.JK       SMRA.JK      MTLA.JK       ASRI.JK      DILD.JK     GWSA.JK    AMAN.JK     GPRA.JK     KIJA.JK
  Aset Lancar                        32,80%         31,23%         44,34%       56,03%        16,31%       28,67%      22,31%     50,15%     78,26%      76,53%
  Aset Tidak Lancar                  67,20%         68,77%         55,66%       43,97%        83,69%       71,33%      77,69%     49,85%     21,74%      23,47%
  Total Aset                       100,00%        100,00%         100,00%      100,00%       100,00%      100,00%     100,00%    100,00%    100,00%    100,00%
  Liabilitas Jangka Pendek           82,81%         94,46%         64,59%       59,54%        32,37%       47,93%      33,48%     48,98%     50,78%      25,95%
  Liabilitas Jangka Panjang             5,40%         2,31%        49,54%       13,11%        69,83%       51,89%       4,17%     40,20%     20,50%      61,82%
  Total Liabilitas                   23,89%         29,49%         58,32%       24,48%        50,80%       49,91%       5,89%     44,07%     29,41%      45,50%
  Ekuitas                            76,11%         70,51%         41,68%       75,52%        49,20%       50,09%      94,11%     55,93%     70,59%      54,50%
  Total Liabilitas & Ekuitas       100,00%        100,00%         100,00%      100,00%       100,00%      100,00%     100,00%    100,00%    100,00%    100,00%

 Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan sejenis


                             Tabel 14 Ikhtisar Common Size Laba (Rugi) Perusahaan Sejenis (30 Juni 2025)
               Uraian                MKPI.JK          JRPT.JK     SMRA.JK       MTLA.JK      ASRI.JK      DILD.JK     GWSA.JK    AMAN.JK    GPRA.JK    KIJA.JK
  Pendapatan                         100,00%        100,00%        100,00%      100,00%      100,00%      100,00%     100,00%    100,00%    100,00%    100,00%
  HPP                                -47,90%        -44,99%        -49,79%      -47,83%      -45,21%      -65,08%     -42,48%    -36,34%    -20,29%    -59,05%




                                                                                                                                                 41
Page 55
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




             Uraian            MKPI.JK   JRPT.JK   SMRA.JK   MTLA.JK   ASRI.JK   DILD.JK    GWSA.JK   AMAN.JK   GPRA.JK   KIJA.JK
  Laba (Rugi) Kotor             52,10%   55,01%     50,21%    52,17%   54,79%    34,92%      57,52%    63,66%   79,71%    40,95%
  Beban Usaha                   -9,44%   -13,33%   -20,26%   -21,82%   -21,45%   -12,81%   -163,94%   -22,07%   -51,19%   -10,38%
  Laba (Rugi) Usaha             42,66%   41,68%     29,94%    30,35%   33,33%    22,11%    -106,42%    41,59%   28,51%    30,57%
  Pendapatan (beban) lainnya    -0,01%    -0,49%   -14,59%    -1,53%   -28,84%   -17,46%   298,17%     -8,56%    -7,93%    -5,65%
  Laba (Rugi) Sebelum Pajak     42,66%   41,19%     15,35%    28,82%     4,50%     4,65%   191,75%     33,04%   20,58%    24,92%
  Pajak                         -3,84%    -1,11%    -0,11%     0,00%    -0,57%    -3,33%      0,00%    -0,06%     0,00%    -1,90%
  Laba (Rugi) Setelah Pajak     38,81%   40,08%     15,25%    28,82%     3,93%     1,32%   191,75%     32,97%   20,58%    23,02%

 Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan sejenis

             4.5      Informasi Perpajakan

                      Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah Republik Indonesia memberlakukan
                      Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang
                      secara garis besar memuat Perubahan UU Pajak Penghasilan (PPh) dengan perubahan
                      yaitu penyesuaian kebijakan penurunan tarif PPh Badan yang ditetapkan pada tarif
                      22% mulai tahun 2022.


                      Dengan berlakunya UU ini maka Ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang
                      Nomor 2 Tahun 2020 mengenai penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan
                      dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun
                      pajak 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


                      Berdasarkan laporan Keuangan Audit interim per 30 Juni 2025, Pajak Penghasilan
                      Badan Perseroan atas liabilitas imbalan kerja untuk periode 6 (enam) bulan yang
                      berakhir pada tanggal 30 Juni 2025 sebesar Rp52.965.993,-.

             4.6      Informasi Kompensasi Pemegang Saham


                      Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait informasi kompensasi
                      pemegang saham.


             4.7      Informasi Mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
                      Kunci


                      Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait asuransi yang
                      ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan Kunci.


             4.8      Analisis dan Pembahasan Manajemen

             4.8.1 Keuntungan dan Kerugian Kontrak Usaha

                      Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait keuntungan dan
                      kerugian kontrak usaha.




                                                                                                                     42
Page 56
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




             4.8.2 Aset dan Liabilitas di Luar Laporan Posisi Keuangan


                     Sampai dengan tanggal penilaian tidak ada informasi terkait aset dan liabilitas di luar
                     laporan posisi keuangan.


             4.8.3 Hasil Penjualan Produk/Jasa pada Periode Sebelumnya


                     Hasil penjualan produk sampai dengan tanggal penilaian berasal dari penjualan lahan
                     industri, service charge, dan sewa lahan.


             4.8.4 Perbandingan Kinerja Saat Ini dengan Kinerja Historis


                     Berdasarkan Laporan keuangan Perseroan, pada posisi keuangan per 30 Juni 2025
                     adalah sebesar Rp513,64 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp4,58 miliar atau
                     0,88% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp518,21 miliar.
                     Sementara itu dari sisi ekuitas tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp24,56 miliar
                     atau setara 7,16% dari jumlah ekuitas per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp343,03
                     miliar. Kemudian dari sisi Liabilitas, Perseroan mengalami penurunan sebesar
                     Rp29,14 miliar atau 16,63% dari total liabilitas per 31 Desember 2024 yang sebesar
                     Rp175,18 miliar.


                     Dari sisi laba rugi, sampai dengan per 30 Juni 2025, Perseroan baru mencatatkan
                     pendapatan sebesar Rp60,51 miliar, atau sudah mencapai 72,56% dari pendapatan
                     tahun 2024. Dengan Pendapatan tersebut, Perseroan mencatatkan laba tahun
                     berjalan sebesar Rp24,40 miliar atau mencapai 164,36% dari laba tahun berjalan
                     tahun 2024.


             4.8.5 Perbandingan Kinerja Objek Penilaian dengan Tren Industri Sejenis


                     Perseroan bukan merupakan perusahaan terbuka, namun untuk melihat kewajaran
                     kinerja keuangan disajikan informasi keuangan industri yang sebanding merujuk
                     pada data Laporan Keuangan beberapa perusahaan sejenis yang terdaftar di Bursa
                     saham. Berdasarkan rasio keuangan tersebut, diketahui rata-rata rasio keuangan
                     rentabilitas Perseroan masih berada di dalam kisaran beberapa perusahaan
                     pembanding tersebut.

                      Tabel 15 Rata-rata Rasio Keuangan Beberapa Perusahaan Sejenis yang Terdaftar di
                                                                Bursa Saham
           Uraian            MKPI.JK   JRPT.JK   SMRA.JK   MTLA.JK   ASRI.JK   DILD.JK   GWSA.JK   AMAN.JK   GPRA.JK   KIJA.JK    Perseroan
   Gross Profit Margin        44,72%    47,25%    49,29%    50,93%    51,95%    38,35%    48,12%    61,94%    58,83%    45,42%        42,88%
   Operating Profit Margin    32,36%    43,57%    29,41%    30,30%    40,02%    26,68% -120,17%     35,40%    27,97%    26,96%        29,09%
   Net Profit Margin          31,10%    40,30%    12,30%    28,73%    -5,18%     7,42%    22,40%    26,94%    17,48%     7,94%        23,38%
 Catatan: Rata-rata Rasio Keuangan tahun 2020 sampai dengan 2024




                                                                                                                                 43
Page 57
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          5     PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN


          5.1   Pendekatan Penilaian yang Umum Digunakan


                Untuk penilaian usaha, prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan
                pendekatan dan metode penilaian usaha yang berlaku umum dalam penilaian
                perusahaan atau sekuritas sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, Surat
                Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020 dan Standar Penilaian Indonesia (SPI). Berikut
                adalah pendekatan penilaian usaha yang umum digunakan:


                a. Pendekatan Pasar


                   Pendekatan Pasar (Market Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian dengan
                   cara membandingkan Objek Penilaian dengan Objek lain yang sebanding dan
                   sejenis serta telah memiliki harga jual (Peraturan OJK No.35/POJK.04/2020 dan
                   Surat Edaran OJK No.17/SEOJK.004/2020).


                   Pendekatan Pasar dilakukan dengan membandingkan badan usaha yang dinilai
                   dengan badan usaha lainnya, hak kepemilikan perusahaan atau saham yang
                   sejenis yang dijual di pasar terbuka. Perusahaan yang dibandingkan seharusnya
                   berasal dari industri yang sama atau sejenis dan bereaksi sama terhadap
                   perubahan berbagai variabel ekonomi. Sumber data yang umum didapatkan
                   termasuk pasar akuisisi di mana seluruh perusahaan diperjualbelikan, transaksi
                   terdahulu atas kepemilikan perusahaan dan pasar saham publik di mana hak
                   kepemilikan dari badan usaha sejenis diperdagangkan. (SPI 2018-KPUP-4.8.a)


                b. Pendekatan Pendapatan


                   Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian
                   dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan yang diperkirakan
                   akan dihasilkan oleh Objek Penilaian dengan tingkat diskonto tertentu (Peraturan
                   OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020).


                   Pendekatan Pendapatan dilakukan dengan memperhitungkan nilai kini dari
                   pendapatan atau keuntungan yang diantisipasikan di masa depan, yang meliputi
                   tingkat pertumbuhan dan waktu yang diharapkan, risiko yang terkait dan nilai
                   uang terhadap waktu (time value of money). Pendapatan dikonversi menjadi
                   indikasi nilai melalui metode kapitalisasi langsung dari tingkat pendapatan yang
                   dianggap mewakili, atau analisis DCF, atau metode dividen, di mana penerimaan
                   kas diestimasikan terjadi secara berurutan di masa depan dan dikonversikan
                   menjadi nilai kini melalui penerapan tingkat diskonto. (SPI 2018-KPUP-4.8.b)




                                                                                                  44
Page 58
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                c. Pendekatan Berbasis Aset


                   Pendekatan Aset (Asset Based Approach) adalah Pendekatan Penilaian berdasarkan
                   laporan keuangan historis Objek Penilaian yang telah diaudit, dengan cara
                   menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi Nilai Pasar sesuai dengan
                   Premis      Nilai   yang   digunakan   dalam   Penilaian     Usaha.   (Peraturan   OJK
                   No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK No. 17/SEOJK.004/2020)


                   Pendekatan Berbasis Aset dilakukan dengan menyesuaikan laporan posisi
                   keuangan perusahaan yang melaporkan seluruh aset baik berwujud maupun tidak
                   berwujud dan seluruh liabilitas pada Nilai Pasarnya, atau nilai yang dicatatkan
                   (carrying amount) yang dianggap wajar. Jika pendekatan berbasis aset digunakan
                   untuk menilai badan usaha operasional yang dinilai berdasarkan asumsi bisnis
                   yang berjalan (going concern), maka estimasi nilai yang diberikan seharusnya juga
                   mempertimbangkan perkiraan nilai dari pendekatan lainnya. (SPI 2018-KPUP-
                   4.8.c)


          5.2   Pertimbangan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian


                Kami telah mempertimbangkan Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian
                sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 yang terinci
                sebagai berikut:


                - Pada Pendekatan Pendapatan, Perseroan telah memiliki proyeksi keuangan selama
                   5 tahun yang akan datang.
                - Pada Pendekatan Aset, Perseroan memiliki aset tetap dalam jumlah yang signifikan
                   dan Perseroan yang bergantung pada nilai aset tetap dan persediaan.
                - Pada Pendekatan Pasar, terdapatnya perusahaan pembanding yang tercatat di
                   bursa efek.


                Dengan mempertimbangkan ketiga pendekatan tersebut, kami menggunakan dua
                pendekatan yang paling memungkinkan untuk menghasilkan hasil penilaian yang
                handal dan objektif, yaitu Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan Aset.


                Dasar pemilihan pendekatan dan metode penilaian telah merujuk kepada ketentuan
                yang      diatur   dalam   POJK   No.   35/POJK.04/2020,      serta   mempertimbangkan
                karakteristik dan kondisi objek penilaian seperti sebagai berikut:


                a) Dasar pemilihan pendekatan pendapatan adalah karena kami melihat bahwa
                   terdapat manfaat ekonomis/pendapatan yang diperkirakan akan dihasilkan oleh
                   objek penilaian. Pada pendekatan pendapatan, kami menggunakan metode DCF.
                   Dasar pemilihan metode DCF adalah kami telah memperoleh business plan dan
                   proyeksi keuangan dari pihak manajemen objek penilaian.




                                                                                                      45
Page 59
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                b) Dasar pemilihan pendekatan aset adalah karena Perseroan memiliki aset tetap
                   yang signifikan atau proporsinya mencapai nilai material dari total aset. Pada
                   pendekatan aset kami menggunakan metode ABV. Dasar pemilihan metode ABV
                   adalah karena Perseroan tidak beroperasional dan Perseroan tidak memiliki
                   riwayat pendapatan yang mempunyai prospek positif.


                Sebagai bentuk pemenuhan dari POJK 35 dan SEOJK 17 bahwa pendekatan yang
                digunakan adalah minimal 2 (dua) pendekatan, sehingga dalam penilaian ini sesuai
                dengan data yang tersedia pendekatan yang dipilih adalah pendekatan pendapatan
                dan pendekatan aset.

          5.3   Penggunaan Pendekatan Penilaian dan Alasan Penggunaannya


                Pendekatan pertama yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar adalah
                Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) dengan metode Discounted Cash
                Flow (DCF). Alasan digunakannya Pendekatan Pendapatan adalah karena Perseroan
                adalah perusahaan yang diidentifikasi memiliki arus keuntungan di masa yang akan
                datang dari kegiatan usahanya.


                Pendekatan kedua yang kami gunakan dalam penetapan Nilai Pasar adalah
                Pendekatan Berbasis Aset (Asset Based Approach) dengan metode Adjusted Book
                Value (ABV). Alasan digunakannya Pendekatan Aset adalah karena Perseroan tidak
                memiliki riwayat pendapatan yang mempunyai prospek positif dan diragukan
                kemampuannya untuk melanjutkan kelangsungan usaha serta Perseroan tidak
                memiliki aset tetap dalam jumlah yang signifikan.




                                                                                              46
Page 60
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          6     PERHITUNGAN INDIKASI NILAI


          6.1   Penilaian menggunakan Metode Discounted Cash Flow


          6.1.1 Arus Kas untuk Metode Discounted Cash Flow


                Untuk penilaian dengan menggunakan metode DCF, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas
                untuk didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas, dan arus kas bersih
                untuk perusahaan. Dalam penilaian ini, Arus Kas Bersih (“AKB”) yang akan digunakan
                sebagai economic income yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah
                AKB untuk perusahaan (Free Cash Flow to Firm).


                Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari kewajiban
                penyediaan      pengeluaran    barang   modal   (capital   expenditure),   baik   untuk
                mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan untuk
                penggantian (reserve for replacement), modal kerja, dan untuk pertumbuhan melalui
                penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung sebagai
                berikut:


                EAT
                + Depresiasi/Amortisasi
                + Interest, I(1-t)
                - Changes in Net Fixed Assets
                - Changes in Working Capital
                = Arus Kas Bersih untuk Perusahaan (Free Cash Flow to Firm)


          6.1.2 Penetapan Tingkat Diskonto


                Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Average Cost of Capital (WACC)
                yang dihitung dengan rumus sebagai berikut:


                WACC = (Kd*(1-t)* % Debt) + (Ke* % Equity)


                Keterangan:
                WACC        =    Weighted average cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas modal)
                Kd          =    Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
                Ke          =    The required rate of return (biaya ekuitas)
                T           =    Tax rate (tarif pajak)
                % Debt      =    Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
                                 struktur kapital)
                % Equity    =    Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas dalam
                                 struktur kapital)




                                                                                                    47
Page 61
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
                akan digunakan dalam Penilaian.


                Cost of Debt (tingkat biaya hutang)

                Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                faktor sebagai berikut:

                - Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi yang
                     akan digunakan yaitu sebesar 8,92%.

                - Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat pajak
                     korporasi di Indonesia (Undang-undang Nomor 1 Tahun 2020 - PPh Badan).

                Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka tingkat biaya hutang (Cost of
                Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:

                    Kd = i x ((1-T)

                    Kd = 8,92% x (1-22,00%) = 6,96%


                Cost of Equity (biaya modal untuk ekuitas)

                Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
                (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
                bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas
                saham, dengan formula sebagai berikut:


                                                Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
                                                 Ke = Rf + (Rp x β) + Rs
                Keterangan:
                Rf          =   tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
                Rm          =   tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
                Rp          =   market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
                β           =   ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif
                                dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
                                pengembalian portofolio pasar
                Rs          =   tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan


                Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                faktor sebagai berikut:


                Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang
                dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen
                bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Surat Utang Negara (most active
                government bond). Dalam penilaian Perseroan digunakan Surat Utang Negara dengan



                                                                                                   48
Page 62
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                rata-rata yield adalah sebesar 6,92%. Angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat
                kembalian bebas risiko (Rf).


                                                Tabel 16 Surat Utang Negara
                                 Bond                           Maturity                    Yield
                                FR0103                         15-Jul-35                            6,5946%
                                FR0106                         15-Aug-40                            6,9466%
                                FR0107                         15-Aug-45                            7,0098%
                                FR0102                         15-Jul-54                            7,0100%
                                FR0105                         15-Jul-64                            7,0589%
                                            Rata-rata                                               6,9240%
                Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan RI, 1
                          Juli 2025


                Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas
                risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.


                Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi
                pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging. Berdasarkan penelitian
                yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2025, diprediksi market risk premium
                adalah sebesar 7,03%.


                Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
                dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.
                Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam perhitungan
                Nilai Pasar, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian yang
                dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Real Estate (Development) per Januari
                2025 yaitu rata-rata sebesar 0,96.


                Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
                Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun belum
                mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh
                suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana usaha yang diproyeksikan
                oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak perlu ditambahkan adanya premi
                risiko.


                Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Perseroan adalah:


                                            Tabel 17 Biaya Modal untuk Ekuitas
                                            Keterangan                     Biaya Modal untuk Ekuitas
                           Biaya Modal untuk Ekuitas
                           a.    Risk Free Rate ( Rf )                                          6,92%
                           b.    Risk Premium Ekuitas ( Rm )                                    7,03%




                                                                                                         49
Page 63
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                              Keterangan                      Biaya Modal untuk Ekuitas
                            c.   β (Beta)                                                           0,96
                            c.   Specific Risk                                                     0,00%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM                                         13,66%
                           Credit Default Spread                                                   1,87%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas                                              11,79%
                          Sumber: Proyeksi Keuangan


                Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
                memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat diskonto
                yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit default spread
                sebesar 1,87%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan dalam penilaian
                Perseroan menjadi 11,79%.


                Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya WACC yang kami gunakan sebagai tingkat
                diskonto dalam penilaian Perseroan adalah sebesar 8,94% seperti pada tabel berikut:


                                            Tabel 18 Weighted Average Cost of Capital
                                  Jenis Modal                   Biaya Modal          Bobot        Tertimbang
                 Cost of Debt ( Kd = i x (1-T))                        6,96%          68,23%               4,75%
                 Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta         11,79%           31,77%               3,74%
                                  Weighted Average Cost of Capital (WACC)                                  8,49%
                Sumber: Proyeksi Keuangan


          6.1.3 Terminal Value


                Sesuai dengan Peraturan OJK mengenai proyeksi pendapatan ekonomis, bahwa
                periode proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling
                singkat 5 (lima) tahun ke depan, atau disesuaikan dengan sisa umur dari fasilitas
                produksi utama objek Penilaian.


                Untuk melakukan Penilaian suatu bisnis dengan premis Kelangsungan Usaha dimana
                terdapat proyeksi untuk periode waktu tetap dan periode waktu kekal, Penilai Bisnis
                perlu menghitung nilai terminal (terminal value). Kami menggunakan periode waktu
                tetap. Hal ini dikarenakan terdapat informasi atas sisa umur dari fasilitas produksi
                utama, sehingga kami menerapkan adanya salvage pada properti jual. Kami
                menggunakan periode waktu kekal yang dimulai dari satu tahun setelah periode
                waktu tetap sampai dengan seterusnya. Hal ini dikarenakan tidak terdapat informasi
                atas sisa umur dari fasilitas produksi utama, sehingga kami menerapkan adanya
                terminal value pada properti operasional.

                Terminal Value merupakan nilai dari free cash flow suatu perusahaan selama suatu
                akhir periode waktu tertentu sampai waktu tak terhingga, berdasarkan asumsi suatu




                                                                                                               50
Page 64
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                        perusahaan akan going concern. Nilai Terminal Value suatu perusahaan dipengaruhi
                        oleh asumsi tingkat pertumbuhan perusahaan terkait untuk waktu yang tak
                        terhingga. Dalam penilaian ini, tingkat pertumbuhan untuk terminal value yang
                        digunakan adalah sebesar 5,00%, berada di atas target inflasi dari Bank Indonesia
                        yang menargetkan sebesar 3+1%.

            6.1.4 Kelebihan Kas


                        Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                        30 Juni 2025, diperoleh informasi atas kelebihan kas dan setara kas yang dapat
                        menambah nilai Perseroan. Kelebihan kas dan setara kas yang tersedia mencapai
                        Rp2.931.933.387,-.


            6.1.5 Aset Non Operasional


                        Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                        30 Juni 2025, tidak diperoleh informasi adanya aset non operasional lain yang dapat
                        menambah nilai Perseroan.


            6.1.6 Hutang Berbunga (Interest Bearing Debt)


                        Pada saat penilaian dilaksanakan dan berdasarkan laporan keuangan Perseroan per
                        30 Juni 2025, diperoleh informasi bahwa Perseroan memiliki utang berbunga (Interest
                        Bearing Debt) yang dapat mengurangi nilai sebesar Rp23.441.944.672,-.

            6.1.7 Indikasi Nilai Saham dengan Metode Discounted Cash Flow


                        Berikut indikasi nilai saham Perseroan pada 30 Juni 2025 dengan metode DCF:


                                  Tabel 19 Perhitungan Saham Metode Discounted Cash Flow (Rp.000)
                                                 2025           2026           2027           2028           2029           2030
                         Uraian
                                                  0,50          1,50           2,50           3,50           4,50           5,50


     CASH IN FLOW
     EAT                                        14.303.093    46.305.939     73.866.513    102.665.364    135.190.398    177.499.595
     Depreciation                                1.301.395     2.544.522      4.023.229      5.701.178      7.540.128      9.610.578
     Interest, I(1-t)                            3.235.519     6.820.016      6.927.559      7.806.834      9.078.256     10.975.001
                                    Sub Total   18.840.007    55.670.477     84.817.300    116.173.376    151.808.782    198.085.174


     CASH OUT FLOW
     Change in Net Fixed Assets                  (724.678)   (31.449.355)   (34.449.355)   (37.749.355)   (41.379.355)    (3.099.355)
     +/- Working Capital                         8.264.908    (5.629.820)     (185.141)        847.494      1.156.114        846.073
                                    Sub Total    7.540.231   (37.079.175)   (34.634.497)   (36.901.861)   (40.223.241)    (2.253.282)



     FREE CASH FLOW                 Total       26.380.238    18.591.303     50.182.804     79.271.515    111.585.541    195.831.892


     Salvage Value                                       -             -              -              -              -    664.073.301
     Terminal Value Growth          (5,00%)              -             -              -              -              -    157.636.016




                                                                                                                          51
Page 65
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                                 2025         2026           2027         2028            2029           2030
                       Uraian
                                                 0,50          1,50           2,50         3,50            4,50           5,50
     Discount Factor               (8,49%)         0,9601       0,8849         0,8157       0,7518          0,6930            0,6387


     DISCOUNTED FREE CASH
                                   Total       25.326.867    16.451.977     40.932.541   59.598.655      77.327.280    649.953.573
     FLOW

     OPERATING VALUE               Rp. 000    869.590.894


     Non Operating Assets          Rp. 000              -
     Cash                          Rp. 000      2.931.933


     CORPORATE VALUE               Rp. 000    872.522.827


     Interest Bearing Debt         Rp. 000    (23.441.945)
     Hutang Lainnya                Rp. 000              -


     EQUITY VALUE                  Rp. 000    849.080.882
     Indication of 100,00%
                                   Rp. 000    849.080.882
     Shares
     DLOC                                               -
                                              849.080.882
     DLOM                                    (254.724.265)
     MARKET VALUE OF
                                   Rp. 000    594.356.618
     100,00% SHARES


                    Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada
                    tanggal 30 Juni 2025 dengan menggunakan metode DCF adalah sebesar
                    Rp594.356.618.000,-.

            6.2     Penilaian menggunakan Metode Adjusted Book Value (ABV)


                    Metode Adjusted Book Value (ABV) atau Penyesuaian Aset Bersih (PAB) merupakan
                    salah satu metode yang digunakan untuk menilai saham objek penilaian berdasarkan
                    nilai buku yang disesuaikan. Komponen penting dalam metode ABV dirinci sebagai
                    berikut:
                   1. Penyesuaian terhadap aset lancar wajib dilakukan sesuai dengan sifat aset lancar
                         tersebut;
                   2. Penilaian atas aset tetap berwujud (fixed tangible assets) wajib dilakukan sesuai
                         dengan metode yang berlaku dalam Penilaian sesuai dengan Premis Nilai yang
                         ditetapkan;
                   3. Identifikasi dan penilaian aset takberwujud dengan mempertimbangkan manfaat
                         ekonomi yang dihasilkan oleh aset takberwujud tersebut;
                   4. Utang atau liabilitas dinilai sesuai dengan nilai yang tercantum dalam laporan
                         posisi keuangan, kecuali terdapat faktor lain yang mempengaruhi; dan
                   5. Surat utang dinilai atas dasar Nilai Pasar.


                    Pada        Penilaian    saham      perusahaan        dengan     metode       PAB,     kami       telah
                    mempertimbangkan kesesuaian penggunaan metode ini sesuai dengan POJK No.
                    35/POJK.04/2020, Pasal 59, dalam hal ini Perseroan telah memiliki hasil Penilaian
                    atas aset tetap berwujud dari Penilai Properti. Selain itu, sebelum melakukan



                                                                                                                        52
Page 66
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                penyesuaian atas semua pos yang terdaftar dalam posisi keuangan, kami terlebih
                dahulu melakukan identifikasi terhadap adanya Aset Lancar, Aset Tetap Berwujud,
                dan Aset Takberwujud.

          6.2.1 Penilaian Aset Tetap Berwujud (Fixed Tangible Assets)

                Dalam penilaian ini, kami mengidentifikasi adanya aset tetap berwujud yang dimiliki
                maupun tercatat dalam Laporan Posisi Keuangan Perseroan, sehingga dilakukan
                penyesuaian nilai buku persediaan, aset tetap, properti investasi, aset hak guna, dan
                tanah untuk pengembangan menjadi nilai pasar. Berdasarkan Laporan Penilaian Real
                Properti      per      tanggal    penilaian   30   Juni   2025       No. 00045/2.0113-
                00/PI/03/0306/1/X/2025, tanggal 8 Oktober 2025, dari KJPP Syarif, Endang & Rekan,
                diperoleh Nilai Pasar Aset Perseroan adalah sebesar Rp1.599.433.000.000,-.


                                          Tabel 20 Ringkasan Hasil Penilaian Aset
                                                 Uraian                             Nilai Pasar (Rp)
                  Persediaan
                          Kavling tanah                                                30.691.461.000
                          Unit Bangunan                                                  7.673.760.000
                    Persediaan dalam penyelesaian
                             Kavling tanah                                          1.472.608.843.000
                             Unit Bangunan
                  Aset Tetap
                          Tanah                                                        30.379.190.000
                          Bangunan                                                       4.647.987.000
                          Kendaraan                                                      1.535.535.000
                          Inventaris kantor                                                802.024.000
                          Mesin                                                          3.881.555.000


                  Properti Investasi
                          Tanah
                          Bangunan                                                       5.397.834.000


                  Aset Hak Guna                                                            919.200.000
                  Tanah untuk pengembangan                                             40.895.556.000


                  Total                                                             1.599.432.945.000
                  Total (dibulatkan)                                                1.599.433.000.000
                Sumber: Laporan Penilaian Real Properti KJPP Syarif, Endang & Rekan

                Pendekatan dan metode penilaian yang digunakan oleh Penilai Properti adalah
                pendekatan pasar dengan metode perbandingan data pasar ( direct comparison
                method) dan pendekatan biaya. Terdapat perbedaan antara nilai buku dengan nilai
                pasar aset berdasarkan hasil penilaian properti. Hal ini dipengaruhi oleh depresiasi
                atau penurunan fungsionalitas dan/atau perubahan kondisi ekonomi dan pasar




                                                                                                         53
Page 67
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                    seperti penurunan permintaan untuk aset tertentu dalam sektor industri terkait
                    sehingga nilai pasar aset dapat turun, bahkan jika nilai buku tetap tinggi.



           6.2.2 Identifikasi atas Aset Takberwujud Perseroan


                    Dalam penilaian ini, kami mengidentifikasi adanya aset takberwujud yang melekat
                    pada kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan yaitu software, sehingga kami
                    melakukan penilaian atas aset takberwujud dalam penilaian ini.


                    Perhitungan Metode Replacement Cost


                    Untuk menentukan biaya pengganti baru (Replacement Cost), maka perlu dihitung
                    terlebih dahulu biaya perolehan awal dengan harga pada tanggal penilaian. Sisa masa
                    manfaat atas aset takberwujud adalah 4 tahun (48 bulan). Perlu diperhitungkan
                    adanya penyesuaian amortisasi untuk setiap tahun proyeksi pengurangan atas pajak.
                    Selanjutnya dihitung present value dari penghematan pajak penghasilan di masa
                    depan yang dihasilkan dari kemampuan perusahaan untuk mengurangi nilai aset
                    takberwujud sehingga dapat diketahui Nilai Pasar atas aset takberwujud tersebut.


                       Tabel 21 Perhitungan Replacement Cost Aset Takberwujud Perseroan (Rp.000)
                                                                                                              Economic   Effective               Indicated
                                                 USEFUL
                                                           Perolehan                                            Lives      Lives                   Value
   DATE         NAME          DESCRIPTION         LIFE                     2023        2024           2025                           Condition
                                                              Awal                                                                               30-Jun-
                                                (months)                                                       (month)   (month)
                                                                                                                                                    25
                              Inflasi                                       3,69%       2,30%         1,19%
           Program Aplikasi
                              Perangkat
  011223   vCloudProperty+                           48       480.000   481.474       492.564     495.487           48         18      62,50%    309.679
                              Lunak
           (Vpro)



                                          Total Replacement Costs                                       309.679
                                          Tax                                                   22%     (68.129)


                                          Cost Savings - After Tax                                      241.550


                                          Tax Amortization Benefit (TAB)
                                          CAC                              22,00%
                                          Tax                              22,00%
                                          Amortization Period (year)              4
                                          TAB Multiplier                     0,16
                                          Tax Amortization Benefit                                       38.394
                                          Market Value - MD                                             279.944
                                          Market Value - SW                                             279.944



           6.2.3 Indikasi Nilai Saham dengan Metode ABV


                    Penyesuaian posisi keuangan Perseroan per 30 Juni 2025 disajikan sebagai berikut.




                                                                                                                                         54
Page 68
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                  Tabel 22 Penyesuaian Posisi Keuangan Perseroan Periode 30 Juni 2025 (Rp.000)
                                      Uraian                 30/06/2025       Adjustment       Economic Value
                 ASET
                 Aset Lancar
                    Kas dan Setara Kas                          2.931.933                  -        2.931.933
                    Piutang Usaha                               1.753.135                  -        1.753.135
                    Piutang Lain-lain                          50.200.592                  -       50.200.592
                    Persediaan                                351.084.518     1.159.889.546     1.510.974.064
                    Uang muka                                   2.757.810                  -        2.757.810
                    Biaya dibayar di muka                       5.650.750                  -        5.650.750
                    Pajak dibayar di muka                       1.716.616                  -        1.716.616
                    Aset lancar lainnya                                   -                -                -
                    Total Aset Lancar                         416.095.355     1.159.889.546     1.575.984.900
                 Aset Tidak Lancar
                    Aset Tetap
                    Harga Perolehan                            59.551.220      (10.733.240)        41.246.291
                    Akumulasi Depresiasi                       (7.571.689)
                    Nilai Buku                                 59.551.220      (10.733.240)        41.246.291


                    Properti Investasi
                    Harga Perolehan                            23.701.828      (18.178.856)         5.397.834
                    Akumulasi Depresiasi                        (125.138)
                    Nilai Buku                                 23.576.690      (18.178.856)         5.397.834


                    Aset Tak Berwujud
                    Biaya Perolehan                               480.000         (290.000)                 -
                    Akumulasi penyusutan                        (190.000)
                    Nilai Buku                                    290.000         (290.000)                 -


                    Aset Hak Guna                                 882.267           36.933            919.200
                    Tanah untuk pengembangan                   20.531.419       20.364.137         40.895.556
                    Aset pajak tangguhan                          275.482                  -          275.482


                    Total Aset Tidak Lancar                    97.535.389       (8.801.026)        88.734.363


                    Aset Tak Berwujud
                    Software                                              -        279.944            279.944
                    Nilai Buku                                            -        279.944            279.944


                 TOTAL ASET                                   513.630.744     1.151.368.464     1.664.999.208


                 LIABILITAS DAN EKUITAS


                 Liabilitas Lancar
                    Utang bank                                    879.436                  -          879.436
                    Utang Usaha                                 2.520.058                  -        2.520.058
                    Utang lain-lain                            51.338.151                  -       51.338.151
                    Uang muka penjualan                        62.564.982                  -       62.564.982
                    Beban akrual                                  409.515                  -          409.515
                    Utang pajak                                 1.760.384                  -        1.760.384
                    Bagian liabilitas jangka panjang jatuh
                    tempo satu tahun:
                        Utang bank                              3.788.309                  -        3.788.309




                                                                                                           55
Page 69
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                       Uraian                  30/06/2025       Adjustment       Economic Value
                       Liabilitas sewa                               47.751                  -           47.751
                    Pinjaman Bank Jangka Pendek                             -                -                -
                    Total Liabilitas Jangka Pendek              123.308.586                  -     123.308.586


                 Liabilitas Tidak Lancar
                    Bagian liabilitas jangka panjang setelah
                    dikurangi yang jatuh tempo satu tahun:
                       Utang bank                                18.726.448                  -       18.726.448
                       Liabilitas sewa                                      -                -                -
                    Pendapatan diterima di muka                   2.754.929                  -        2.754.929
                    Liabilitas imbalan kerja                      1.252.191                  -        1.252.191
                    Total Liabilitas Jangka Panjang              22.733.568                  -       22.733.568


                    Total Liabilitas                            146.042.155                  -     146.042.155


                 Ekuitas
                    Modal Disetor                               235.000.000                  -     235.000.000
                    Tambahan modal disetor                          (95.775)                 -         (95.775)
                    Saldo Laba (Rugi)                           132.684.364                  -     132.684.364
                    Laba Tahun Berjalan                                     -                -                -
                    Adjustment                                              -   1.151.368.464     1.151.368.464
                    Total Ekuitas                               367.588.589     1.151.368.464     1.518.957.053


                 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                   513.630.744     1.151.368.464     1.664.999.208


                Penjelasan atas Penyesuaian Posisi Keuangan

                Aset Lancar
                Total persediaan Perseroan per 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp351.084.518.000,-.
                Setelah dilakukan penyesuaian oleh Penilaian Aset KJPP Syarif, Endang & Rekan,
                diperoleh penyesuaian nilai pasar persediaan sebesar Rp1.159.889.546.000,-
                menjadi sebesar Rp1.510.974.064.000,-.


                Total aset lancar pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp416.095.355.000,-. Terdapat
                penyesuaian persediaan sebesar Rp1.159.889.546.000,-, sehingga nilai pasar aset
                lancar menjadi sebesar Rp1.575.984.900.000,-.


                Aset Tidak Lancar
                Nilai buku aset tetap Perseroan per 30 Juni 2025 sebesar Rp51.979.531.000,-.
                Setelah dilakukan penyesuaian oleh Penilaian Aset KJPP Syarif, Endang & Rekan,
                diperoleh penyesuaian nilai pasar aset tetap sebesar Rp10.733.240.000,- menjadi
                sebesar Rp41.246.291.000,-.

                Nilai buku properti investasi Perseroan per 30 Juni 2025 adalah sebesar
                Rp23.576.690.000,-. Setelah dilakukan penyesuaian oleh Penilaian Aset KJPP Syarif,
                Endang & Rekan, diperoleh penyesuaian nilai pasar properti investasi sebesar
                Rp18.178.856.000,- menjadi sebesar Rp5.397.834.000,-.



                                                                                                             56
Page 70
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                Total aset hak guna Perseroan per 30 Juni 2025 sebesar Rp882.267.000,-. Setelah
                dilakukan penyesuaian oleh Penilaian Aset KJPP Syarif, Endang & Rekan, diperoleh
                penyesuaian nilai pasar aset hak guna sebesar Rp36.933.000,-               menjadi sebesar
                Rp5.397.834.000,-.


                Total     tanah   untuk    pengembangan     Perseroan    per   30   Juni    2025   sebesar
                Rp20.531.419.000,-. Setelah dilakukan penyesuaian oleh Penilaian Aset KJPP Syarif,
                Endang & Rekan, diperoleh penyesuaian nilai pasar tanah untuk pengembangan
                sebesar Rp20.364.137.000,- menjadi Rp 40.895.556.000,-.


                Kami telah melakukan identifikasi terkait terdapatnya aset takberwujud yang berasal
                dari software. Atas adanya Aset takberwujud diperoleh nilai pasar sebesar
                Rp279.944.000,-.

                Total aset tidak lancar pada 30 Juni 2025 adalah sebesar Rp97.535.389.000,-.
                Terdapat penyesuaian sebesar Rp8.521.082.000,- pada aset tetap, properti investasi,
                aset hak guna, tanah untuk pengembangan dan aset takberwujud, sehingga nilai
                pasar aset tidak lancar menjadi sebesar Rp89.014.307.000,-.


                Liabilitas Lancar
                Total     liabilitas   lancar   Perseroan   per   30    Juni   2025    tercatat    sebesar
                Rp123.308.586.000,- dan tidak terjadi penyesuaian nilai buku, sehingga nilai
                tersebut merupakan face value.


                Liabilitas Tidak Lancar
                Total liabilitas tidak lancar Perseroan per 30 Juni 2025 tercatat sebesar
                Rp22.733.568.000,- dan tidak terjadi penyesuaian nilai buku, sehingga nilai tersebut
                merupakan face value.


                Ekuitas
                Total ekuitas Perseroan per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp367.588.589.000,-.
                Terdapat penyesuaian nilai buku sebesar Rp1.151.368.464.000,-, sehingga nilai
                pasar ekuitas Perseroan menjadi sebesar Rp1.518.957.053.000,-. Penyesuaian nilai
                buku ekuitas berasal dari penyesuaian persediaan pada aset lancar, dan pada aset
                tetap, properti investasi, aset hak guna, tanah untuk pengembangan dan aset
                takberwujud.

                Berdasarkan hasil analisis dan penyesuaian yang dilakukan, indikasi Nilai Pasar
                100,00% Saham Perseroan sebesar Rp1.518.957.053.000,-.




                                                                                                       57
Page 71
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          7     DISKON DAN PREMI


          7.1   Diskon dan Premi yang Digunakan


                Merujuk pada Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020, Dalam hal Perseroan bukan
                merupakan perusahaan terbuka maka Discount for Lack of Marketability (DLOM) bagi
                pemegang saham mayoritas adalah antara 20% (dua puluh persen) sampai 40% (empat
                puluh persen). Sedangkan, Premi Pengendalian (Premium for Control - CP) atau
                Discount for Lack of Control (DLOC) bagi pemegang saham minoritas adalah antara
                30% (tiga puluh persen) sampai 70% (tujuh puluh persen).


                Dalam penilaian saham Perseroan, mengingat objek penilaian merupakan saham
                mayoritas sebesar 100,00% saham Perseroan, sehingga untuk menghasilkan nilai
                pasar kami tidak mengimplementasikan DLOC. Sedangkan untuk penyesuaian
                terhadap kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan secara cepat maka diterapkan
                DLOM sebesar 30,00%.


          7.2   Pertimbangan Penetapan Diskon dan Premi


                Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam menetapkan jumlah atau persentase
                diskon diantaranya:
                -    Berdasarkan informasi Manajemen, bahwa tujuan penilaian ini adalah untuk
                     tambahan modal disetor oleh CSIS; dan
                -    Berdasarkan informasi dari Manajemen objek penilaian adalah 100,00% saham
                     Perseroan sehingga tidak diterapkan DLOC.


          7.3   Nilai Setelah Diskon dan Premi


                Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, berikut adalah indikasi Nilai Pasar yang
                dihasilkan adalah sebagai berikut.


                                 Tabel 23 Indikasi Nilai Saham Metode Discounted Cash Flow
                                                                                  Nilai Pasar
                                          Keterangan
                                                                                   (Rp.000)
                 Nilai Ekuitas                                                            849.080.882
                 Indikasi Nilai 100,00% Ekuitas                                           849.080.882
                     Discount for Lack of Control (0,00%)                                           -
                 Indikasi Nilai Ekuitas                                                   849.080.882
                     Discount for Lack of Marketability (30,00%)                         (254.724.265)
                 Nilai Pasar 100,00% Saham                                                594.356.618




                                                                                                    58
Page 72
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




                                       Tabel 24 Indikasi Nilai Saham Metode ABV
                                                                                  Nilai Pasar
                                        Keterangan
                                                                                   (Rp.000)
                 Indikasi Nilai 100,00% Ekuitas                                         1.518.957.053
                     Discount for Lack of Marketability (30,00%)                       (455.687.115,9)
                 Nilai Pasar 100,00% Saham                                              1.063.269.937




                                                                                                    59
Page 73
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          8     REKONSILIASI DAN KESIMPULAN NILAI


          8.1   Rekonsiliasi Nilai


                Nilai yang dihasilkan dari pendekatan pendapatan dengan metode DCF dan
                pendekatan aset dengan metode ABV dibobotkan dengan komposisi 50% : 50%.
                Pertimbangan yang mendasari komposisi rekonsiliasi adalah:


                • Perseroan saat ini sedang beroperasi secara normal dan going concern, yang
                   ditunjukkan dengan adanya rencana penjualan atau business plan, dan tetap
                   berupaya di masa yang akan datang untuk menghasilkan laba operasi, serta tetap
                   konsisten dimana perusahaan akan berjalan terus sehingga digunakan pendekatan
                   pendapatan dengan metode DCF; dan
                • Kegiatan usaha Perseroan bergantung pada aset-aset yang dimilikinya, sehingga
                   digunakan pendekatan aset dengan metode ABV.

                Nilai Pasar saham Perseroan hasil pembobotan per 30 Juni 2025 atas 100,00% Saham
                adalah sebagai berikut:


                              Tabel 25 Rekonsiliasi Nilai Pasar Saham Perseroan (Rp.000)
                                     Indikasi Nilai            Hasil Penilaian                  Nilai
                   Rekonsiliasi                       DLOM                       Komposisi
                                       (Rp.000)                   (Rp.000)                    (Rp.000)
                   1   DCF             849.080.882    30,00%     594.356.618        50,00%   297.178.309
                   2   ABV           1.518.957.053    30,00%   1.063.269.937        50,00%   531.634.969
                                      MARKET VALUE OF 100,00% SHARES                         828.813.277
                                  MARKET VALUE OF 100,00% SHARES (ROUNDED)                   828.813.000


                Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada tanggal 30 Juni 2025 adalah sebesar
                Rp828.813.277.000,- (Delapan Ratus Dua Puluh Delapan Miliar Delapan Ratus Tiga
                Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

          8.2   Kesimpulan Nilai


                Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek
                yang terkait dalam rangka menentukan Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan, maka
                kami berpendapat bahwa Nilai Pasar 100,00% saham Perseroan pada tanggal 30 Juni
                2025 adalah sebesar Rp828.813.277.000,- (Delapan Ratus Dua Puluh Delapan Miliar
                Delapan Ratus Tiga Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu Rupiah)., atau nilai
                pasar per lembar adalah Rp3.527,- (Tiga Ribu Lima Ratus Dua Puluh Tujuh Rupiah).




                                                                                                   60
Page 74
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          9     VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI


                Kami tidak melihat adanya data dan informasi tentang variabel lain yang dapat
                mempengaruhi nilai saham yang dihitung sampai dengan tanggal laporan ini
                dikeluarkan.




                                                                                          61
Page 75
Laporan Penilaian Saham
PT Bogorindo Cemerlang




          10    INFORMASI KUALIFIKASI DAN KEAHLIAN PENILAI

                Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
                berdasarkan        Keputusan   Menteri    Keuangan   No. 1498/KM.1/2012,   tanggal
                28 Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
                dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.

                Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
                Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

                MAPPI                     : No. 09-S-02341
                Izin Penilai Publik       : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi izin          : Penilaian Bisnis
                Register                  : No. RMK-2017.00303
                STTD OJK                  : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
                STTD IKNB                 : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                               62

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.02 MB
Published12 Nov 2025
Pages75
Characters214,036
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 71 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Negara Maju p.13 ×2
linked org PT Global Putra Kusuma p.14
linked org PT Andalan Utama Bintara p.15 ×7
linked person Tjoea Aubintoro · Direktur p.15 ×6
linked person Octova Lily p.30
possible org Cahayasakti Investindo Sukses Tbk p.3 ×29
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.15 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.26 ×2
unresolved org PT BOGORINDO CEMERLANG · Nama Perusahaan p.1 ×54
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.3
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×13
unresolved org Endang & Rekan p.3 ×15
unresolved org Rekan · Penilai p.3 ×2
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang TUJUAN PENILAIAN KJPP Syarif p.4
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.4 ×3
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS p.5
unresolved person Novita p.5 ×2
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang KESIMPULAN NILAI Penilaian p.6
unresolved org REKAN Endang Sunardi p.6
unresolved org KJPP Syarif Rekan p.6
unresolved org Endang dan Rekan p.6 ×2
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang PERNYATAAN PENILAI p.7
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang KJPP Syarif p.8
unresolved person Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert.) p.8 ×2
unresolved person Meilindra Indriani p.8
unresolved person Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev. p.8 ×2
unresolved org Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt. p.8
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang DAFTAR ISI SURAT PENGANTAR p.9
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang DAFTAR TABEL Tabel p.12
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang DAFTAR GAMBAR Gambar p.13
unresolved org PT Cahayasakti Lintang Surya p.15 ×4
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang CSIS p.15
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Risk Free Rate p.19
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Nilai Akhir p.20
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Discount p.21
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Penilaian p.23
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Bentuk p.24
unresolved person Supiah Nurbiati p.24 ×2
unresolved org Kementerian Kehakiman Republik Indonesia p.24 ×2
unresolved person Noneng Hodijah · Notaris p.24 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Anggaran Dasar p.24
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Tabel p.25 ×3
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Indonesia p.26
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.26
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.26
unresolved person Akuntan Publik Martinus Arifin p.26 ×2
unresolved person Akuntan Publik Erna p.26 ×5
unresolved person Akuntan Publik Sutomo p.26 ×3
unresolved person CPA p.26 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.27 ×14
unresolved org Kementerian Keuangan p.27
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.27 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.27 ×6
unresolved person Penilai Aset Muhammad Syarif p.28
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.29
unresolved org PT Cahaya Infra Antariksa. Adapun p.29
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Gambar p.32
unresolved org Bank Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia Tabel p.32
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Neraca Pembayaran Indonesia p.33
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Inflasi Gambar p.35
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.35
unresolved org Bank Indonesia Inflasi Indeks Harga Konsumen p.35
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Nasional Pengendalian Inflasi Pangan p.36
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Struktur Biaya Berikut p.53
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Berikut p.61
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko p.62
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.62
unresolved org PT Bogorindo Cemerlang Total p.70
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.75
unresolved org KJPP p.75

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 14268 ms 12 Sep 2026 22:34
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result