Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 120
Page 1
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
Page 2
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Daftar Isi
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Konsolidasian pada Tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember
2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit).
Laporan Keuangan Konsolidasian – Pada tanggal 30 September 2025 dan 31
Desember 2024 serta untuk periode-periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2025 dan 2024.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 7 - 112
Informasi Tambahan I.1 - I.5
Page 3
Page 4
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2025 31 Desember 2024
ASET
Kas dan setara kas 457.942 509.207
Giro pada Bank Indonesia 4 4.984.394 5.706.437
Giro pada bank lain - pihak ketiga 5 3.598.837 2.021.554
Cadangan kerugian penurunan nilai (955) (565)
Jumlah - bersih 3.597.882 2.020.989
Penempatan pada Bank Indonesia 6
dan bank lain - pihak ketiga 7.282.482 8.726.115
Cadangan kerugian penurunan nilai (111) (139)
Jumlah - bersih 7.282.371 8.725.976
Efek-efek 7
Pihak berelasi 1.245.826 1.079.140
Pihak ketiga 24.236.708 21.044.135
Jumlah 25.482.534 22.123.275
Cadangan kerugian penurunan nilai (247) (245)
Jumlah - bersih 25.482.287 22.123.030
Efek-efek yang dibeli dengan janji jual 8
kembali - pihak ketiga 1.443.470 193.748
Bunga diterima dimuka yang belum diamortisasi (3.713) (1.533)
Jumlah bersih 1.439.757 192.215
Kredit yang diberikan dan piutang/ 9
pembiayaan syariah
Pihak berelasi 204.977 297.395
Pihak ketiga 9.891.337 14.058.408
Jumlah 10.096.314 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (926.237) (1.549.516)
Jumlah - bersih 9.170.077 12.806.287
Tagihan akseptasi 10
Pihak ketiga 104.690 38.144
Cadangan kerugian penurunan nilai (19) (15)
Jumlah - bersih 104.671 38.129
Pendapatan yang masih akan diterima 11 330.910 405.091
Biaya dibayar dimuka 12 381.763 611.977
Aset tetap - setelah dikurangi 13
akumulasi penyusutan sebesar
Rp2.108.993 dan Rp1.892.373
masing-masing pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 1.529.178 1.555.763
Aset ijarah - setelah dikurangi 15
akumulasi penyusutan sebesar Rp119.564
dan Rp68.202 masing-masing pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 404.068 292.544
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.158) -
Jumlah - bersih 400.910 292.544
Aset pajak tangguhan - bersih 263.504 261.361
Aset lain-lain - bersih 16 317.638 375.427
JUMLAH ASET 55.743.284 55.624.433
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-1-
Page 5
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2025 31 Desember 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas segera 17 151.445 178.778
Simpanan 18
Pihak berelasi 6.583.790 5.634.290
Pihak ketiga 31.521.241 32.263.125
Jumlah 38.105.031 37.897.415
Simpanan dari bank lain 19
Pihak ketiga 143.276 66.760
Efek-efek yang dijual dengan janji beli
kembali - pihak ketiga 20 - 879.455
Utang pajak 21 78.439 52.719
Liabilitas akseptasi 10 104.798 38.160
Beban yang masih harus dibayar 22 50.242 44.216
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 66.215 44.749
Pinjaman yang diterima 24 30.000 -
Obligasi subordinasi - bersih 25 498.246 497.505
Liabilitas lain-lain 23 247.756 399.533
Jumlah Liabilitas 39.475.448 40.099.290
Dana Syirkah Temporer 26
Simpanan
Pihak berelasi 328.241 195.989
Pihak ketiga 6.625.079 6.726.560
Jumlah 6.953.320 6.922.549
Simpanan dari bank lain
Pihak ketiga 3.462 2.972
Jumlah Dana Syirkah Temporer 6.956.782 6.925.521
Ekuitas
Modal saham - nilai nominal Rp 100
(dalam Rupiah penuh) per saham
Modal dasar - 60.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
19.716.162.403 saham dan 19.716.162.403
saham masing-masing pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 28 1.971.616 1.971.616
Tambahan modal disetor - bersih 28 3.552.194 3.552.194
Komponen ekuitas lainnya 7,13 907.716 502.000
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 41 10.800 10.000
Tidak ditentukan penggunaannya 2.244.398 1.996.630
2.255.198 2.006.630
Kepentingan non-pengendali 27 624.330 567.182
Jumlah Ekuitas 9.311.054 8.599.622
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
DAN EKUITAS 55.743.284 55.624.433
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-2-
Page 6
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak
Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2025 30 September 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 30 1.898.825 2.271.590
Pendapatan syariah 30 408.650 577.051
Beban bunga 31 (639.620) (622.068)
Beban syariah 31 (217.964) (262.022)
Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih 1.449.891 1.964.551
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi selain dari kredit 2 415.071 373.820
Keuntungan kurs mata uang asing - bersih 86.233 81.675
Keuntungan dari kenaikan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih 7 13.733 31.206
Keuntungan dari penjualan efek-efek yang
diukur melalui laba rugi - bersih 7 197.091 87.084
Pemulihan kerugian penurunan nilai
aset keuangan 79.852 -
Penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan 553.607 146.908
Lain-lain 34 46.230 12.771
Jumlah Pendapatan Operasional 2.841.708 2.698.015
Beban Operasional Lainnya
Kerugian penurunan nilai aset keuangan - 26.330
Umum dan administrasi 32 1.078.530 1.082.660
Tenaga kerja 33 1.115.805 961.823
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna 13 221.373 221.990
Biaya komisi 42.877 28.571
Lain-lain 35 7.058 10.659
Jumlah Beban Operasional 2.465.643 2.332.033
LABA SEBELUM PAJAK 376.065 365.982
BEBAN PAJAK
Kini 70.342 74.486
LABA BERSIH 305.723 291.496
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi - bersih
Penghasilan (rugi) yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar dari efek-efek yang
diukur melalui penghasilan komprehensif lain 7 408.987 62.388
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi -
bersih setelah dampak pajak tangguhan
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang (3.278) 3.935
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN 405.709 66.323
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF 711.432 357.819
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 36 250.201 228.442
Kepentingan non-pengendali 27 55.522 63.054
305.723 291.496
TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 654.284 294.765
Kepentingan non-pengendali 27 57.148 63.054
711.432 357.819
LABA BERSIH PER SAHAM
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 36 12,69 11,59
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-3-
Page 7
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komponen Ekuitas Lainnya
Laba (Rugi) yang
Belum Direalisasi Surplus Saldo Laba
Tambahan Modal atas Perubahan Revaluasi Ditentukan Tidak Ditentukan Kepentingan
Catatan Modal Saham Disetor - Bersih Nilai Wajar Efek Aset Tetap Penggunaannya Penggunaannya Non-Pengendali Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1.971.616 3.552.194 108.124 480.118 9.500 1.705.216 - 7.826.768
Pembentukan cadangan umum 41 - - - - 500 (500) - -
Laba tahun berjalan - - - - - 228.442 63.054 291.496
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 7,27 - - 62.388 - - - - 62.388
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - bersih 27 - - - - - 3.935 - 3.935
Efek pemisahan Unit Usaha Syariah 27 - - - - - - 487.839 487.839
Saldo pada tanggal 30 September 2024 1.971.616 3.552.194 170.512 480.118 10.000 1.937.093 550.893 8.672.426
Saldo pada tanggal 1 Januari 2025 1.971.616 3.552.194 21.882 480.118 10.000 1.996.630 567.182 8.599.622
Pembentukan cadangan umum 41 - - - - 800 (800) - -
Laba tahun berjalan - - - - - 250.201 55.522 305.723
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih 7,27 - - 405.716 - - - 3.271 408.987
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - bersih 27 - - - - - (1.633) (1.645) (3.278)
Saldo pada tanggal 30 September 2025 1.971.616 3.552.194 427.598 480.118 10.800 2.244.398 624.330 9.311.054
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-4-
Page 8
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak
Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2025 30 September 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan bunga 11,30 1.983.881 2.350.486
Pendapatan syariah 11,30 468.581 654.638
Pendapatan operasional lainnya 34 1.210.648 619.917
Beban bunga 22,31 (634.034) (625.084)
Beban syariah 22,31 (216.783) (261.634)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs
mata uang asing - bersih (78.120) 161.009
Pembayaran pajak penghasilan badan (77.455) (97.162)
Beban umum dan administrasi 32 (1.061.271) (1.079.524)
Beban tenaga kerja 33 (1.115.805) (961.823)
Beban operasional lainnya 35 (49.250) (39.182)
Arus kas operasional sebelum perubahan
aset dan liabilitas operasi 430.392 721.641
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Efek-efek 7 (2.950.699) (3.572.379)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 8 (1.247.542) (73.278)
Kredit yang diberikan 9 2.222.038 (1.771.914)
Pembiayaan syariah 9 1.510.699 1.830.368
Pembayaran tagihan akseptasi 10 (66.546) 40.427
Biaya dibayar dimuka 12 230.214 249.022
Aset ijarah 15 (182.330) (164.016)
Aset lain-lain 16 882 (85.104)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera 17 (27.333) 25.914
Simpanan 18 207.616 264.302
Simpanan dari bank lain 19 76.516 (246.674)
Utang pajak 21 32.833 4.928
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 20 (879.455) (1.051.717)
Liabilitas akseptasi 10 66.638 (40.401)
Liabilitas lain-lain 23 (55.958) 128.760
Kenaikan (penurunan) dana syirkah
temporer: 26
Simpanan 30.771 77.254
Simpanan dari bank lain 490 137.428
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi (600.774) (3.525.439)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap 13 82 722
Perolehan aset tetap 13 (138.628) (80.117)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (138.546) (79.395)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa 23 (94.693) (99.452)
Penerimaan pinjaman diterima 24 30.000 -
Penerimaan dari penyertaan kepemilikan
dari non pengendali 27 - 490.000
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (64.693) 390.548
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (804.013) (3.214.286)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 16.963.313 15.331.170
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 164.355 (79.983)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 16.323.655 12.036.901
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-5-
Page 9
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak
Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2025 30 September 2024
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas 457.942 519.488
Giro pada Bank Indonesia 4 4.984.394 5.377.574
Giro pada bank lain 5 3.598.837 1.276.370
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank lain - jangka waktu jatuh tempo tiga
bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 6 7.282.482 4.863.469
Jumlah Kas dan Setara Kas 16.323.655 12.036.901
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-6-
Page 10
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Bank Sinarmas Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tahun 1989 dengan nama PT Bank
Shinta Indonesia, berdasarkan Akta No. 52 tanggal 18 Agustus 1989 dari Buniarti Tjandra,
S.H., notaris di Jakarta, dan telah diubah dengan Akta No. 91 tanggal 15 September 1989
dari notaris yang sama. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-9142.HT.01.01-TH.89
tanggal 27 September 1989 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 49
tanggal 21 Juni 2005, Tambahan No. 6448.
Pada tanggal 26 Januari 2007, Perusahaan berganti nama menjadi PT Bank Sinarmas.
Perubahan nama tersebut telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan yang didokumentasikan dalam Akta No. 1 tanggal 21 November 2006 dari
Triphosa Lily Ekadewi, S.H., notaris di Jakarta. Perubahan Anggaran Dasar tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusannya No. W7-03960 HT.01.04-TH.2006 tanggal 20 Desember 2006.
Perubahan nama tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia berdasarkan
Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.9/4/KEP.GBI/2007 tanggal 22 Januari 2007 tentang
Perubahan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Shinta Indonesia menjadi Izin Usaha Atas Nama
PT Bank Sinarmas.
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 8 Oktober 2009 dari Endang Saritomo Utari, S.H., notaris di
Jakarta, terdapat perubahan Anggaran Dasar dalam rangka melaksanakan kegiatan usaha
berdasarkan prinsip perbankan syariah dan perpanjangan masa jabatan direksi dan
komisaris. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.10-22484. Tahun 2009 tanggal 11
Desember 2009.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 6 April 2010 yang
didokumentasikan dalam Akta No. 31 tanggal 6 April 2010 dari Sutjipto, S.H., Mkn, notaris di
Jakarta, pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham Perusahaan dari
Rp500.000 (dalam Rupiah penuh) per saham menjadi Rp100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dan perubahan status Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) dengan nama
PT Bank Sinarmas Tbk. Perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
22745.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal 4 Mei 2010 serta telah dilaporkan kepada Bank
Indonesia melalui surat No. SKL.121/2010/PRESDIR-CorpSec tanggal 7 Mei 2010.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
terakhir dilakukan dengan Akta No. 78 tanggal 19 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Notaris
Aulia Taufani, S.H. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0302885 tanggal 25
Juni 2025.
Kantor pusat Perusahaan beralamat di Sinarmas Land Plaza, Menara I, Jln. M.H. Thamrin
No. 51, Jakarta. Perusahaan memiliki 1 kantor cabang utama, 68 kantor cabang, 40 kantor
fungsional operasional, 3 kantor fungsional Usaha Mikro dan Kecil (UMK), 177 kantor cabang
pembantu, dan 3 mobil kas keliling yang semuanya berlokasi di Indonesia.
-7-
Page 11
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tbk, merupakan entitas induk Perusahaan yang didirikan di
Indonesia.
Pemegang saham akhir (ultimate shareholder) Perusahaan pada tanggal 30 September 2025
dan 31 Desember 2024 adalah PT Sinarmas Cakrawala.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan didirikannya Perusahaan adalah
untuk menjalankan usaha di bidang perbankan.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 16 Februari 1990, sesuai
dengan izin usaha yang diberikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. 156/KMK.013/1990 tanggal 16 Februari 1990. Sesuai dengan Surat
Keputusan Bank Indonesia No. 27/156/KEP/DIR tanggal 22 Maret 1995, Perusahaan
memperoleh peningkatan status menjadi Bank Devisa.
Perusahaan memperoleh izin usaha perbankan berdasarkan prinsip syariah berdasarkan
surat keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 11/13/KEP.DpG/2009 tanggal
27 Oktober 2009.
Pada tanggal 30 Januari 2012, Perusahaan memperoleh Surat Keputusan
No. KEP21/BL/2012 dari Ketua badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
mengenai persetujuan Perusahaan sebagai kustodian di pasar modal.
Perusahaan memperoleh izin sebagai wali amanat dari Otoritas Jasa Keuangan (dahulu
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar
Sebagai Wali Amanat No. 01/BL/STTD-WA/2009 tanggal 27 Agustus 2009.
Kedua izin kegiatan tersebut telah diperbarui sesuai surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
nomor S-682/PM.223/ 2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Pada tanggal 1 Januari 2024, Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Sinarmas Tbk telah
efektif dilakukan. Dengan dipisahkannya Unit Usaha Syariah, maka selanjutnya Perusahaan
tidak lagi melakukan kegiatan usaha syariah, dan telah dilakukan perubahan kegiatan usaha
pada Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Sinarmas Tbk. No. 3 tanggal 2
Januari 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta yang telah
memperoleh persetujuan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia No. AHU-0000118.AH.01.02 Tahun 2024 tanggal 2 Januari
2024.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 29 November 2010, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) atau sekarang
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat No. S-10683/BL/2010 untuk penawaran umum
perdana atas 1.600 lembar saham Perusahaan dengan nilai nominal Rp100 (dalam Rupiah
penuh) per saham pada harga penawaran Rp150 (dalam Rupiah penuh) per saham dimana
melekat 1.920.000.000 waran Seri I (Catatan 28). Setiap pemegang 5 (lima) saham baru
Perusahaan berhak memperoleh 6 (enam) waran dimana setiap 1 (satu) waran memberikan
hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perusahaan dengan harga
pelaksanaannya sebesar Rp150 (dalam Rupiah penuh) per saham, yang dapat dilakukan
mulai tanggal 13 Juni 2011 sampai dengan tanggal 13 Desember 2015.
-8-
Page 12
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penawaran umum perdana (IPO) saham Perusahaan telah mendapat persetujuan dari Bank
Indonesia melalui surat No. 12/52/DPB3/TPB 3 – 1 tanggal 5 Agustus 2010. Saham dan
waran Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 Desember 2010.
Pada tanggal 15 Juni 2012, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Bapepam
dan LK (sekarang OJK) melalui surat No. S-7561/BL/2012 untuk Penawaran Umum Terbatas
I (PUT I) kepada Pemegang Saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
atas 1.203.186.138 lembar Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (dalam
Rupiah penuh) per saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp250 (dalam
Rupiah penuh) per saham dimana melekat 2.996.614.532 waran Seri II (Catatan 28). Setiap
pemegang 400 saham lama berhak atas 53 HMETD untuk membeli 53 saham, dimana pada
setiap 53 saham baru melekat 132 Waran Seri II yang diberikan oleh Perusahaan secara
cuma-cuma. Waran Seri II diberikan sebagai insentif kepada pemegang saham untuk
melakukan pembelian saham baru yang bernilai nominal Rp100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 (dalam Rupiah penuh) per saham yang
dapat dilakukan selama masa laku pelaksanaan yaitu mulai tanggal 11 Januari 2013 sampai
dengan 29 Juni 2017 dimana setiap 1 (satu) Waran Seri II berhak membeli 1 (satu) saham
baru pada harga pelaksanaannya.
Berdasarkan Akta No. 45 tanggal 13 Juni 2014 dari Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di
Jakarta, tentang Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dimana
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk menerbitkan 1.312.411.310 lembar saham
pada harga yang akan ditentukan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris melalui
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Pada tanggal
31 Oktober 2014 dan 24 November 2014, Perusahaan melaksanakan PMTHMETD tahap 1
dan 2 masing-masing sebanyak 888.888.888 dan 7.646.526 lembar saham dengan harga
pelaksanaan masing-masing sebesar Rp270 (dalam Rupiah penuh). Jumlah dana yang
diperoleh dari pemegang saham dalam pelaksanaan PMTHMETD adalah sebesar
Rp242.064.
Pada tanggal 27 April 2016, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan melalui surat No. S-202/D.04/2016 untuk Penawaran Umum Terbatas II (PUT II)
kepada Pemegang Saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atas
1.099.490.445 lembar Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (dalam Rupiah
penuh) per saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp400 (dalam Rupiah penuh)
per saham dimana melekat 4.397.961.780 waran Seri III. Setiap pemegang 13 saham lama
berhak atas 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru, dimana pada setiap 1 saham baru
melekat 4 Waran Seri III yang diberikan oleh Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri III
diberikan sebagai insentif kepada pemegang saham untuk melakukan pembelian saham baru
yang bernilai nominal Rp100 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga pelaksanaan
sebesar Rp625 (dalam Rupiah penuh) per saham yang dapat dilakukan selama masa laku
pelaksanaan yaitu mulai tanggal 28 November 2016 sampai dengan 12 Mei 2021 dimana
setiap 1 (satu) Waran Seri III berhak membeli 1 (satu) saham baru pada harga
pelaksanaannya.
Saham Perusahaan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia yaitu sebanyak 19.517.921.842
saham yang mewakili 98,99% dari saham yang beredar pada tanggal 30 September 2025
dan 31 Desember 2024.
-9-
Page 13
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
Pada tanggal 29 Juni 2022, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No.S-
107/D.04/2022 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Sinarmas dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp3.000.000. Pada Tahap I, Perusahaan menerbitkan dengan jumlah pokok sebesar
Rp500.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,5% per tahun dengan jangka waktu 5
tahun.
d. Pemisahan Unit Usaha Syariah
Perusahaan menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-1/D.03/2023 tanggal 14
Februari 2023 tentang Persetujuan Prinsip Pendirian PT Bank Nano Syariah (Badan Usaha
Syariah hasil pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Sinarmas Tbk).
Perusahaan menerima surat dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-255/PB.02/2023 tanggal 10
November 2023 tentang Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Usaha PT Bank Nano Syariah.
Pemisahan Unit Usaha Syariah telah efektif tanggal 1 Januari 2024 dengan pendirian Bank
Umum Syariah baru dengan nama PT Bank Nano Syariah.
e. Entitas Anak
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Perusahaan pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Tahun Persentase
Beroperasi Tempat Kepemilikan Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Nama Perusahaan Komersial Bidang Usaha Kedudukan Efektif 30 September 2025 31 Desember 2024
PT Bank Nano Syariah 2024 Perbankan Syariah Jakarta 51% 8.814.944 9.692.526
PT Bank Nano Syariah
PT Bank Nano Syariah, sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di Jl.
Teuku Cik Ditiro Nomor 29, Kec. Menteng, Jakarta Pusat 10310, bergerak di bidang
perbankan dengan prinsip Syariah dan telah beroperasi sejak 1 Januari 2024.
Susunan pemegang saham PT Bank Nano Syariah adalah sebagai berikut:
1 Januari 2024
Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Modal Disetor
% Rp
PT Bank Sinarmas Tbk 5.100.000.000 51,00% 510.000
PT Sinarmas Multiartha Tbk 2.500.000.000 25,00% 250.000
PT Asuransi Sinar Mas 2.400.000.000 24,00% 240.000
Jumlah 10.000.000.000 100,00% 1.000.000
- 10 -
Page 14
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 2 Januari 2024 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani S.H.,
susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah PT Bank Nano
Syariah sebagai berikut:
1 Januari 2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama The Tjun Hau
Komisaris Independen Nana Supriana
Komisaris Independen Horas Parsaulian Pardede
Direksi
Direktur Utama Halim
Direktur Soejanto Soetjijo
Direktur Uzan Tedjamulia
Direktur Hanafi Himawan
Direktur Suyono Wijaya
Dewan Pengawas Syariah
Ketua Ahmadi Sukarno
Anggota Mochammad Bukhori Muslim
f. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, susunan pengurus Perusahaan
adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Komisaris Independen Sammy Kristamuljana Sammy Kristamuljana
Komisaris Independen Rusmin Rusmin
Direksi
Direktur Utama Frenky Tirtowijoyo Frenky Tirtowijoyo
Direktur Miko Andidjaja Miko Andidjaja
Direktur Ekajaya Ongny Putra Ekajaya Ongny Putra
Direktur Enny Kamal Enny Kamal
Direktur Sendy Sendy
Direktur* Amandalia Johanes Amandalia Johanes
*) Pengangkatan Nyonya Amandalia Johanes sebagai Direktur Perseroan terhitung efektif sejak 28 Oktober 2024.
Susunan keanggotaan komite-komite yang dimiliki Perusahaan pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Komite Audit
Ketua Sammy Kristamuljana Sammy Kristamuljana
Anggota Robert A Simanjuntak Robert A Simanjuntak
Reynold M Batubara Reynold M Batubara
Komite Remunerasi dan Nominasi
Ketua Rusmin Rusmin
Anggota Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Christina Suryadinata Christina Suryadinata
Komite Pemantau Risiko
Ketua Rusmin Rusmin
Anggota Tjendrawati Widjaja Tjendrawati Widjaja
Robert A Simanjuntak Robert A Simanjuntak
Reynold M Batubara Reynold M Batubara
- 11 -
Page 15
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Kepala Audit Internal Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
adalah Frieda Junia.
Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah
Retno Tri Wulandari.
Personel manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris, Direksi, Group Head, Kepala
Kantor Wilayah, Wakil Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, Pimpinan Cabang dan
Koordinator Pimpinan Cabang Pembantu.
Jumlah rata-rata karyawan Grup adalah 5.539 dan 5.543 (tidak diaudit), masing-masing untuk
periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025 dan tahun yang berakhir 31
Desember 2024.
g. Penyelesaian Laporan Keuangan
Laporan keuangan konsolidasian PT Bank Sinarmas Tbk dan Entitas Anak untuk periode
yang berakhir 30 September 2025 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
Perusahaan pada 31 Oktober 2025. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan
dan penyajian laporan keuangan tersebut.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Dewan
Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa
akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode
akrual, kecuali laporan arus kas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
pada tanggal 30 September 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2024.
Laporan arus kas disusun menggunakan metode langsung dan arus kas dikelompokkan atas
dasar kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas,
kas dan setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain,
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, dan efek-efek dengan jatuh tempo tiga
bulan atau kurang dan yang tidak dijaminkan serta yang tidak dibatasi pencairannya.
- 12 -
Page 16
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan keuangan Perusahaan untuk Entitas Anak disusun berdasarkan PSAK (Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan) No. 401 (Amandemen 2022) “Penyajian Laporan Keuangan
Syariah”, PSAK No. 402 (Amandemen 2019) “Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 405
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 406 “Akuntansi Musyarakah”, PSAK No. 407
(Amandemen 2021) “Akuntansi Ijarah”, PSAK No. 410 (Amandemen 2020) “Akuntansi
Sukuk”, Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (“PAPSI”) dan prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku umum yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia, mencakup pula
pedoman akuntansi dan pelaporan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK).
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Rupiah juga
merupakan mata uang fungsional entitas anak.
b. Prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak
yang dikendalikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila
Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:
Kekuasaan atas investee;
Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya untuk memengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Pengkonsolidasian Entitas Anak dimulai saat Perusahaan memperoleh pengendalian atas
Entitas Anak dan berakhir pada saat Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
Secara khusus, penghasilan dan beban Entitas Anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama
tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok
usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan dan kepentingan non-pengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih Entitas Anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau
kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
- 13 -
Page 17
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian diukur menggunakan mata
uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Grup beroperasi (mata uang fungsional).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional dan mata uang penyajian Perusahaan. Rupiah juga merupakan mata uang
fungsional entitas anak.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan
kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Aset non-moneter yang diukur pada
nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar ditentukan.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kurs konversi yakni kurs Reuters
pada pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat (WIB), yang digunakan oleh Grup adalah sebagai
berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
(dalam Rupiah penuh) (dalam Rupiah penuh)
Poundsterling Inggris 22.408,59 20.218,54
Euro 19.568,88 16.758,12
Dolar Amerika Serikat 16.665,00 16.095,00
Dolar Singapura 12.920,11 11.844,58
Dolar Australia 11.002,23 10.013,51
Dolar New Zealand 9.665,70 9.067,93
Riyal Arab Saudi 4.443,50 4.284,00
Yuan China 2.338,00 2.198,50
Dolar Hong Kong 2.141,93 2.073,11
Yen Jepang 112,56 103,03
d. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi
definisi pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 224 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan
laporan keuangnnya (entitas pelapor). Pihak berelasi adalah sebagai berikut:
i) Orang atau anggota jeluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
a) Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
c) Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas
pelapor.
ii) Entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika entitas tersebut:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan
entitas lain);
- 14 -
Page 18
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatunkelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga;
e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
sebagaimana dimaksud dalam angka h);
g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana dimaksud dalam angka h) a) memiliki
pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas); atau
h) Entitas atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan
dengan syarat normal sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga, maupun tidak, telah
diungkapkan pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
e. Kas dan Setara Kas
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek
dan sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam
waktu tiga (3) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi pencairannya.
f. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen
keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan
akuntansi lindung nilai.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan,
sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan
menggunakan dua dasar, yaitu:
(a) Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan; dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset keuangan Grup terdiri dari
aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
- 15 -
Page 19
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kategori ini meliputi kas, giro
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank
lain, efek-efek, kredit yang diberikan dan piutang, tagihan akseptasi, pendapatan yang
masih akan diterima dan aset lain-lain.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain.
Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan
dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain sesuai dengan persyaratan
dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
telah ditetapkan.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, efek-efek berupa obligasi
Pemerintah, reksadana, serta aset lain-lain berupa tagihan derivatif diklasifikasikan
dalam kategori ini.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
- 16 -
Page 20
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian
penurunan nilai dan selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan
atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat
aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kategori ini meliputi investasi
efek-efek dalam bentuk obligasi Pemerintah dan obligasi korporasi.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Tidak terdapat perubahan signifikan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat
pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
1. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
- 17 -
Page 21
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kategori ini meliputi liabilitas
segera, simpanan, simpanan dari bank lain, efek yang dijual dengan janji beli kembali,
liabilitas akseptasi, beban yang masih harus dibayar, obligasi subordinasi, serta liabilitas
lain-lain dalam bentuk setoran jaminan L/C dan bank garansi yang dimiliki oleh Grup.
2. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori ini apabila liabilitas tersebut
merupakan hasil dari aktivitas perdagangan atau transaksi derivatif yang tidak
dimaksudkan sebagai lindung nilai, atau jika Perusahaan memilih untuk menetapkan
liabilitas keuangan tersebut dalam kategori ini.
Perubahan dalam nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kategori ini termasuk liabilitas
derivatif.
Instrumen Keuangan Derivatif
Dalam usaha normalnya, Perusahaan melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif
berupa kontrak tunai dan berjangka mata uang asing. Instrumen keuangan derivatif diukur
dan disajikan di laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan menggunakan harga
pasar. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas
apabila memiliki nilai wajar negatif. Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan
nilai wajar diakui dalam laba/rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109, Instrumen Keuangan, Perusahaan mereklasifikasi
seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup
mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas
keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
mengacu pada perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam
melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada
saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko
kredit sejak pengakuan awal.
- 18 -
Page 22
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Grup menggunakan pendekatan 3 tahapan dalam mengukur penurunan nilai (Tahap 1,
Tahap 2 dan Tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang
signifikan atas aset keuangan sejak awal atau fasilitas tersebut gagal bayar pada tanggal
pelaporan.
1. Tahap 1 - Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) 12 bulan
Tahap 1 mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas
risiko kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal
pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 1 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan kurang atau sama dengan 30 hari.
2. Tahap 2 - Peningkatan risiko kredit yang signifikan
Tahap 2 mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
kredit, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, ECL
lifetime dihitung.
Aset keuangan yang dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang
signifikan dan dikategorikan sebagai Tahap 2 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan dari 31-90 hari. Aset keuangan yang telah mengajukan program
restrukturisasi, juga dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
sehingga akan dikategorikan sebagai Tahap 2.
3. Tahap 3 - Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar
Tahap 3 mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada
tanggal pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah impaired (gagal bayar).
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 3 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan lebih dari 90 hari.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 bulan (Tahap
1) atau ECL lifetime (Tahap 2) disebut dengan kriteria Peningkatan Signifikan dalam Risiko
Kredit (SICR). Penentuan kriteria peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR)
memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan pada
tanggal pelaporan.
PSAK No. 109 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
ini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit
yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan
dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini
membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
(LGD), dan Exposure at Default (EAD).
1. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Tahap 1) atau
sepanjang umur (Tahap 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi
masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada suatu titik waktu (point
in time) dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
- 19 -
Page 23
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan (jika
ada) dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh
tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Grup mengestimasikan LGD
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan
yang berasal dari seluruh aset yang dikelola oleh Grup dengan mempertimbangkan
asumsi ekonomi masa depan.
3. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur laporan posisi keuangan pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang hampir pasti terjadi
(committed), pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat,
bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari suatu aset keuangan, atau kelompok aset keuangan
serupa) dihentikan pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau
menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut secara
penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga berdasarkan
kesepatakan ’pass-through’, dan salah satu dari (a) Grup telah mengalihkan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan
maupun tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat atas aset,
tetapi telah mengalihkan kendali atas aset.
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir,
dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
g. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
- 20 -
Page 24
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Perusahaan memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak
dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
diungkapkan, dikategorikan dalam hierarki nilai wajar sebagai berikut:
Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik;
Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hierarki
dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Giro Wajib Minimum (GWM)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, GWM Grup telah sesuai dengan
ketentuan Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) mengenai Giro Wajib Minimum Bank Umum
pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan Mata Uang Asing, dengan perubahan terakhir sesuai
dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 12 Tahun 2023 tanggal 1 Oktober 2023
tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur No. 24/8/PADG/2022
tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta
Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah. Pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, rasio GWM (individu) Rupiah yang harus
dipenuhi masing-masing sebesar 11,30% dan 9% dengan pemenuhan secara harian sebesar
0%, PLM masing-masing sebesar sebesar 4% dan 5%, serta valuta asing masing-masing
sebesar 4% dan 4%.
i. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Penempatan pada bank lain merupakan penanaman dana dalam bentuk call money, deposit
facility, dan term deposit.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi
pengukuran instrumen keuangan.
j. Efek-efek
Efek-efek selain Sukuk
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia, obligasi, reksadana, tagihan
wesel ekspor, dan efek-efek pasar uang dan pasar modal lainnya.
Obligasi terdiri dari Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi yang dibeli dari pasar.
- 21 -
Page 25
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Efek-efek dan Obligasi Pemerintah diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba/rugi, pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas pengukuran
instrumen keuangan.
Investasi Sukuk
Investasi sukuk yang diukur pada biaya perolehan pada awalnya diakui sebesar biaya
perolehan, termasuk biaya transaksi. Selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal
diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada jumlah
tercatat.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan, tidak termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, selisih antara nilai
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal,
selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal diamortisasi secara garis lurus selama jangka
waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi sukuk dihentikan
pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada
jumlah tercatat, setelah memperhitungkan saldo dalam penghasilan komprehensif lain.
k. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan
kas, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang
mewajibkan debitur untuk melunasi utang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. (Catatan 2f).
Termasuk dalam kredit yang diberikan adalah pembiayaan syariah yang terdiri dari piutang
murabahah, piutang qardh, pembiayaan musyarakah, pembiayaan mudharabah dan piutang
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan (marjin) yang disepakati dan penjual harus mengungkapan biaya
perolehan barang tersebut kepada pembeli.
Qardh adalah akad pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan liabilitas pihak peminjam
mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.
Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu,
dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa
keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi
kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset nonkas yang diperkenankan oleh
syariah.
- 22 -
Page 26
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara bank sebagai pemilik dana (shahibul maal)
dan nasabah selaku pengelola dana (mudharib), menjalankan usaha dengan penentuan awal
keuntungan dan kerugian (nisbah). Ijarah adalah akad sewa-menyewa antara pemilik (obyek
sewa) dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya.
Pembiayaan syariah disajikan sebesar jumlah pembiayaan dikurangi dengan cadangan
kerugian penurunan nilai dengan jumlah minimum berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 2/POJK.03/2022 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Syariah
dan Unit Usaha Syariah dan POJK No. 11/POJK.03/2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Counter Cyclical Dampak Penyebaran
Corona Virus Diseases 2019.
Pembiayaan syariah dengan akad murabahah disajikan sebesar jumlah pembiayaan
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 402 (Amandemen
2019).
Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih, kredit tersebut dihapus buku dengan menjurnal
balik cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit yang diberikan tersebut dapat dihapus buku
setelah semua prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
Kriteria debitur yang dapat dihapus bukukan meliputi:
1. Fasilitas kredit telah mengalami penurunan nilai;
2. Fasilitas kredit telah dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari
pokok kredit;
3. Telah dilakukan berbagai upaya penagihan dan pemulihan, namun tidak berhasil;
4. Usaha debitur sudah tidak mempunyai prospek atau kinerja debitur buruk atau tidak ada
kemampuan membayar;
5. Hapus buku dilakukan terhadap semua kewajiban kredit, termasuk dari fasilitas pinjaman
non tunai sehingga penghapusan tidak dapat dilakukan pada beberapa kewajiban
kreditnya (penghapusan sebagian);
Apabila aset yang dijaminkan diambil alih, maka Grup akan menjurnal balik cadangan
kerugian penurunan nilai dan mengakui agunan yang diambil alih yang diukur pada nilai yang
lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit, konversi kredit menjadi saham
atau instrumen keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui sebagai
laba/rugi. Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan dalam
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit yang diberikan dan pendapatan
bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
l. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen keuangan.
- 23 -
Page 27
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen
keuangan.
m. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali dan Efek yang Dijual dengan Janji Beli
Kembali
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali (Reverse Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar
harga jual kembali yang disepakati dikurangi dengan selisih antara harga beli dan harga jual
kembali yang disepakati (pendapatan bunga yang ditangguhkan) dan cadangan kerugian
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama
jangka waktu sejak efek itu dibeli hingga saat dijual kembali.
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas instrumen
keuangan.
Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali (Repo)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (repo) diakui sebagai liabilitas sebesar harga
pembelian kembali yang disepakati dengan nasabah dikurangi beban bunga yang belum
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan sebagai bunga
dibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek
dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset dalam laporan posisi
keuangan karena kepemilikan efek tetap berada pada pihak Grup sebagai penjual.
Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2f untuk kebijakan akuntansi atas
instrumen keuangan.
n. Kontrak Jaminan Keuangan dan Tagihan Komitmen Lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk melakukan
pembayaran kepada pemegang kontrak atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu
gagal untuk melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari
instrumen utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan kepada bank, lembaga keuangan dan
badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit, fasilitas-fasilitas perbankan
lainnya dan penyediaan dana yang belum ditarik.
Pengakuan awal jaminan keuangan dalam laporan keuangan adalah sebesar nilai wajar pada
saat jaminan diberikan. Nilai wajar jaminan keuangan pada saat berlakunya transaksi pada
umumnya sama dengan premi yang diterima karena diberikan dengan syarat dan kondisi
normal dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi antara
biaya perolehan diamortisasi dengan nilai kini pembayaran yang diharapkan akan terjadi
(ketika pembayaran atas jaminan menjadi besar kemungkinan terjadinya), dan selisihnya
dibebankan sebagai beban operasional lainnya dalam laba rugi.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas komitmen berdasarkan dari model kerugian
ekspektasian (Catatan 2f).
- 24 -
Page 28
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
o. Aset Tetap
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak
termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada.
Tanah dinyatakan berdasarkan berdasarkan nilai revaluasian dikurangi akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada.
Bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasian dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Nilai revaluasian tanah dan bangunan ditentukan oleh penilai independen. Pada saat model
revaluasi diterapkan, akumulasi penyusutan bangunan pada tanggal revaluasi dieliminasi
terhadap biaya perolehan dan nilai tercatat neto setelah dieliminasi disajikan kembali sebesar
jumlah revaluasian. Kenaikan nilai akibat revaluasi dikreditkan ke akun “Surplus revaluasi
aset tetap” sebagai “Komponen ekuitas lainnya” di bagian ekuitas pada laporan posisi
keuangan dan laporan perubahan ekuitas. Penurunan nilai yang menghapuskan kenaikan
nilai sebelumnya atas aset yang sama diakui dalam penghasilan komprehensif lain,
sedangkan penurunan nilai lainnya langsung dibebankan ke laba rugi. Surplus revaluasi aset
tetap akan dipindahkan dari “Komponen ekuitas lainnya” ke “Saldo laba” pada saat aset
dihentikan penggunaannya.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan.
Revaluasi akan dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan bahwa
jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang ditentukan dengan
menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa
manfaat aset tetap sebagai berikut:
Tahun %
Bangunan 20 5
Inventaris kantor 10 10
Kendaraan bermotor 4 25
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam
laba rugi pada periode terjadinya penghentian pengakuan.
- 25 -
Page 29
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir periode dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
p. Aset Ijarah
Aset ijarah, yakni kendaraan bermotor, mesin, alat berat dan piranti lunak, disusutkan atau
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu sewa atau umur ekonomis aset, mana yang lebih
pendek, dimana pada akhir masa akad, aset tersebut akan dihibahkan ke penyewa.
Untuk akad ijarah muntahiyah bitamlik (sewa pembiayaan), apabila pada saat perpindahan
kepemilikan aset ijarah dari pemilik kepada penyewa dilakukan dengan cara hibah, maka
jumlah tercatat aset ijarah diakui sebagai beban.
Pendapatan sewa selama masa akad diakui pada saat manfaat atas aset telah diserahkan
kepada penyewa.
Pendapatan ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban yang terkait
yakni penyusutan dan pemeliharaan serta perbaikan. Pendapatan ijarah neto disajikan
sebagai bagian dari “pendapatan bunga dan bagi hasil” dalam laba rugi.
q. Agunan yang Diambil Alih
Agunan kredit yang diberikan, berupa tanah dan aset lainnya, yang telah diambil alih oleh
Grup disajikan dalam perkiraan “Aset lain-lain”.
Agunan yang diambil alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai
wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan yang diambil alih
dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laba rugi periode
berjalan.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil penjualannya diakui sebagai
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan dan perbaikan agunan yang diambil alih
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi periode berjalan.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan yang diambil alih. Bila
terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
r. Transaksi Sewa
Sebagai Pesewa
Sewa Operasi
Sewa dimana Grup tetap mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Biaya
langsung awal yang dapat diatribusikan secara langsung dengan negosiasi dan pengaturan
sewa operasi ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan diakui ke laba rugi tahun
berjalan selama masa sewa sesuai dengan dasar pengakuan pendapatan sewa.
- 26 -
Page 30
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sebagai Penyewa
Perusahaan menerapkan PSAK No. 116 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki
hak ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan
harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-
guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau
akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran
berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak
menghentikan lebih awal.
- 27 -
Page 31
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau
jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli,
maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat
aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa
sewa.
s. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
t. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji periode
penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dinyatakan mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan tahunan untuk mengetahui
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan hanya jika
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan
aset tersebut sejak rugi penurunan nilai diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikan ke
jumlah terpulihkannya. Pembalikan aset tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak
melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
u. Liabilitas Segera
Liabilitas segera adalah liabilitas Grup kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera
dibayarkan sesuai perjanjian yang ditetapkan sebelumnya.
Liabilitas segera disajikan sebesar biaya perolehan yang diamortisasi (Catatan 2f).
v. Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif (Catatan
2f).
- 28 -
Page 32
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Simpanan merupakan liabilitas kepada nasabah dalam bentuk giro, tabungan dan deposito
berjangka.
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang
penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek atau dengan cara pemindahbukuan
dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai
dengan syarat tertentu yang disepakati pada saat pembukaan rekening tabungan. Penarikan
atas tabungan tidak dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau instrumen sejenis, tetapi
menggunakan formulir penarikan tersendiri yang hanya berlaku di bank yang bersangkutan
dan/atau menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan
pada saat jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu yang disepakati dengan nasabah pada
saat penempatannya, dimana nasabah akan dikenakan penalti apabila melakukan penarikan
sebelum tanggal jatuh temponya.
Simpanan termasuk simpanan syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri dari giro dan
tabungan Wadiah yang merupakan titipan dana dalam bentuk giro dan tabungan dimana
pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus.
Simpanan dari bank lain merupakan liabilitas kepada bank lain dalam bentuk giro, call money
kurang dari atau 90 hari, dan deposito berjangka dengan periode jatuh tempo menurut
perjanjian masing-masing.
w. Obligasi Subordinasi
Obligasi subordinasi (‘obligasi’) diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lainnya yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi (Catatan 2f). Biaya transaksi yang timbul
sehubungan dengan penerbitan obligasi dikurangkan dari hasil penerbitan obligasi
bersangkutan. Selisih antara hasil emisi bersih dengan nilai nominal obligasi diakui sebagai
diskonto yang diamortisasi selama umur obligasi.
x. Dana Syirkah Temporer
Dana syirkah temporer terdiri dari giro dan tabungan Mudharabah, deposito berjangka
Mudharabah dan Sertifikat Investasi Mudharabah antar Bank.
Giro dan tabungan Mudharabah dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang tabungan di
Grup.
Deposito berjangka Mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian
antara pemegang deposito berjangka dengan Grup.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai liabilitas. Hal ini karena Grup tidak
berkewajiban untuk mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik dana, kecuali kerugian
yang timbul akibat kelalaian atau wanprestasi dari manajemen Grup. Di sisi lain, dana
syirkah temporer tidak dapat digolongkan sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh
tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak kepemilikan yang sama dengan pemegang
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi keuntungan yang berasal dari aset lancar
dan aset non-investasi (current and other non-investment accounts).
- 29 -
Page 33
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan dan
menerima kerugian berdasarkan jumlah dana dari masing-masing pihak. Pembagian hasil
dana syirkah temporer berdasarkan konsep bagi hasil.
y. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham dikurangkan dari bagian tambahan modal disetor yang timbul dari
penerbitan saham dan tidak diamortisasi.
z. Pengakuan Pendapatan Bunga, Beban Bunga, Pendapatan dan Beban Bagi Hasil
Syariah
Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan diakui di dalam laba rugi
secara akrual dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dan Beban Syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah muntahiyah
bittamlik (sewa), dan bagi hasil pembiayaan mudharabah dan musyarakah.
Keuntungan murabahah dan pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik diakui selama periode
akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah diakui
pada saat diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil
(nisbah) yang disepakati.
Beban berdasarkan prinsip syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah, beban bonus
wadiah dan beban bagi hasil Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank Syariah.
aa. Pengakuan Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi
Provisi dan Komisi Terkait Instrumen Keuangan
Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang terkait dengan perolehan instrumen
keuangan dalam kategori dimiliki hingga jatuh tempo, pinjaman diberikan dan piutang, serta
tersedia untuk dijual, atau terkait jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan,
dicatat sebagai bagian dari nilai wajar aset atau liabilitas keuangan dan diamortisasi sesuai
dengan jangka waktunya dengan menggunakan suku bunga efektif.
Provisi dan Komisi Lainnya
Provisi dan komisi lainnya yang tidak terkait dengan kegiatan perolehan instrumen keuangan
dan jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan, dan diamortisasi menggunakan metode
garis lurus sesuai dengan jangka waktu transaksi yang bersangkutan. Sedangkan,
pendapatan dan beban provisi dan komisi lainnya yang tidaik signifikan langsung diakui
sebagai pendapatan atau beban pada saat terjadinya transaksi.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya, meliputi pendapatan yang tidak terkait dengan kredit,
seperti jasa bancassurance, pendapatan terkait dengan ekspor impor dan bank garansi, dan
pendapatan yang diakui pada saat jasa diberikan.
- 30 -
Page 34
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
bb. Pendapatan dan Beban Operasional Lainnya
Pendapatan operasional lainnya diakui pada saat terjadinya.
Beban operasional lainnya diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan metode akrual.
cc. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang
timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direview pada
setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar
laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika,
terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak
yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
dd. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba bersih dibagi jumlah
rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
ee. Imbalan Kerja
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas
pada laporan posisi keuangan setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan
sebagai beban dalam laba rugi.
- 31 -
Page 35
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang
Manfaat yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan manfaat pasti yang dibentuk dengan
pendanaan khusus melalui program dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan
jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode
Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam
laporan posisi keuangan dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak
akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas
imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
Kontribusi yang ditentukan
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja iuran pasti melalui
dana pensiun dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan saat
pensiun. Jumlah iuran yang terutang diakui sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam
laba rugi.
Jika ada bagian iuran yang jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal
laporan posisi keuangan, maka iuran tersebut disajikan sebesar nilai kini liabilitas yang
didiskontokan.
Manfaat iuran pasti ditentukan berdasarkan akumulasi iuran dan hasil pengembangan
investasi.
ff. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Perusahaan.
gg. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
hh. Peristiwa Setelah Periode Laporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Grup pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa
penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang
terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
- 32 -
Page 36
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi
atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan
asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan:
a. Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Grup adalah mata uang lingkungan ekonomi utama dimana masing-
masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga jual
barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya
sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan merupakan mata uang
yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang
ditetapkan dalam PSAK No. 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai
dengan kebijakan akuntansi Perusahaan sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
c. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang
terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi
masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking),
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
Perusahaan mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi
jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada
setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian
ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan
atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
- 33 -
Page 37
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai tercatat aset keuangan Perusahaan (tidak termasuk akun Syariah) pada tanggal 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek - bersih
Obligasi korporasi 3.982.142 4.863.121
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas 438.973 469.088
Giro pada Bank Indonesia 4.488.550 4.694.101
Giro pada bank lain - bersih 3.394.852 1.899.534
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 6.983.371 8.281.976
Efek-efek - bersih 1.814.568 1.687.678
Efek yang dibeli dengan janji
jual kembali - bersih 1.439.757 192.215
Kredit yang diberikan - bersih 7.837.856 10.407.686
Tagihan akseptasi - bersih 104.671 38.129
Pendapatan yang masih akan diterima 187.918 272.974
Aset lain-lain - bersih 125.991 123.626
Jumlah 30.798.649 32.930.128
d. Transaksi sewa
Grup sebagai penyewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan, kendaraan, dan sewa mesin
ATM. Grup menentukan bahwa sewa ruangan dan kendaraan memenuhi kriteria pengakuan
dan pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai dengan PSAK No. 116, Sewa.
Grup sebagai pesewa
Perusahaan telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan
bahwa sewa tersebut adalah sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan
seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
e. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda.
Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan,
maka selisih tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan
dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
- 34 -
Page 38
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah
karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin
dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan
estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-
bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan
besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian
yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 40.
b. Revaluasi Aset Tetap
Grup mengukur tanah dan bangunan pada nilai revaluasi, dan perubahan nilai wajar aset
tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Grup memakai jasa penilai independen
untuk menentukan nilai wajar aset. Teknik penilaian yang digunakan untuk menentukan nilai
wajar tanah dan bangunan diungkapkan dalam Catatan 13.
c. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset
tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian
kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman
dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan
diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan
lainnya terhadap penggunaan aset.
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara
signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang
disebabkan oleh faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat
ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan
nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
diungkapkan pada Catatan 13.
- 35 -
Page 39
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi-asumsi tertentu
yang digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut
mencakup antara lain tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan
mengacu pada imbal atas bunga obligasi pemerintah dalam mata uang yang sama dengan
mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi jangka
waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil aktual yang berbeda dengan
asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan dengan demikian,
berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang
tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi
yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian perbedaan signifikan pada hasil
aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan
pada jumlah liabilitas imbalan kerja.
e. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi
mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset non-keuangan berupa aset tetap dan aset lain-lain (agunan yang diambil
alih) diungkapkan pada Catatan 13 dan 16.
f. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan
bahwa jumlah laba fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.
4. Giro pada Bank Indonesia
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah 4.261.481 5.032.452
Mata uang asing (Catatan 39) 722.913 673.985
Jumlah 4.984.394 5.706.437
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 termasuk dalam giro pada Bank
Indonesia adalah giro yang didasarkan pada prinsip perbankan syariah sebesar Rp495.844 dan
Rp1.012.337.
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan
Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Catatan 49a.
- 36 -
Page 40
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
5. Giro pada Bank Lain
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga
Rupiah
Standard Chartered Bank, Indonesia 6.516 11.044
PT Bank Central Asia Tbk, Indonesia 4.804 4.004
PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Indonesia 2.217 148
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Indonesia 929 930
PT Bank CIMB Niaga Tbk, Indonesia 398 887
PT Maybank Indonesia Tbk, Indonesia 20 2.685
Lain-lain (di bawah Rp1.000) 8 8
Jumlah Rupiah 14.892 19.706
Mata uang asing (Catatan 39)
Citibank 1.303.906 160.619
PT Bank Central Asia Tbk, Indonesia 568.912 102.979
Bank of America, Merrill Lynch,
Amerika Serikat 350.491 169.704
Standard Chartered Bank,
Amerika Serikat 343.508 473.438
PT Bank CIMB Niaga Tbk 254.163 668.666
Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Jepang 242.183 11.275
Deutsche Bank Trust Company
Americas, Amerika Serikat 121.804 151.576
United Overseas Bank, Singapura 121.471 75.885
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Indonesia 87.526 92.886
Deutsche Bank AG, Jerman 76.396 12.267
Oversea Chinese Banking
Corporation, Singapura 28.271 26.337
Standard Chartered Bank, Inggris 20.268 2.346
Bank of China, Indonesia 20.194 25.592
PT Bank ICBC Indonesia 8.807 3.911
DBS Bank Ltd 8.775 -
Aktif Bank, Turki 7.740 6.644
Bank of Communication, China 5.004 2.508
Bank of China, China 3.687 3.075
Banco De Sabadell SA, Spanyol 1.816 1.914
Kookmin Bank, Korea Selatan 1.796 3.056
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, Amerika Serikat 1.665 -
PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, Singapura 1.602 1.548
DBS Bank, Hong Kong 1.399 3.386
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.051 693
Lain-lain (di bawah Rp1.000) 1.510 1.543
Jumlah mata uang asing 3.583.945 2.001.848
Jumlah 3.598.837 2.021.554
Cadangan kerugian penurunan nilai (955) (565)
Jumlah bersih 3.597.882 2.020.989
Kolektibilitas dan suku bunga rata-rata giro pada bank lain sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan diungkapkan pada Catatan 49b.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai giro pada bank lain sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 565 - - 565
Pembentukan selama periode berjalan 390 - - 390
Saldo akhir periode 955 - - 955
- 37 -
Page 41
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 932 - - 932
Pemulihan tahun berjalan (367) - - (367)
Saldo akhir tahun 565 - - 565
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul.
6. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
30 September 2025
Suku Bunga
Jenis Penempatan Jangka Waktu Rata-rata (%) Pihak Ketiga
Rupiah
Penempatan pada Bank Indonesia
Deposit facility 1 harI 3,75 1.549.000
Term deposit 1 harI 4,00 800.000
Penempatan pada bank lain
Call money 1-92 hari 4,21 2.950.000
Jumlah Rupiah 5.299.000
Mata uang asing (Catatan 39)
Penempatan pada Bank Indonesia
Term deposit 1-14 hari 4,06 1.900.157
Penempatan pada bank lain
Call money 28-35 hari 4,43 83.325
Jumlah mata uang asing 1.983.482
Jumlah 7.282.482
Cadangan kerugian penurunan nilai (111)
Jumlah bersih 7.282.371
31 Desember 2024
Suku Bunga
Jenis Penempatan Jangka Waktu Rata-rata (%) Pihak Ketiga
Rupiah
Penempatan pada Bank Indonesia
Deposit facility 2 hari 5,25 2.294.000
Penempatan pada bank lain
Call money 2-28 hari 6,40 2.440.089
Jumlah Rupiah 4.734.089
Mata uang asing (Catatan 39)
Penempatan pada Bank Indonesia
Term deposit 2 hari 4,53 3.702.316
Penempatan pada bank lain
Call money 3-32 hari 4,86 289.710
Jumlah mata uang asing 3.992.026
Jumlah 8.726.115
Cadangan kerugian penurunan nilai (139)
Jumlah bersih 8.725.976
- 38 -
Page 42
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, penempatan pada Bank Indonesia
dalam bentuk deposit facility dan term deposit, dan penempatan pada bank lain dalam bentuk call
money dikategorikan sebagai aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.
Penempatan pada bank lain dalam mata uang Rupiah merupakan penempatan pada:
Nama Bank 30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Call money
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 700.000 100.000
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 550.000 150.000
PT Bank CTBC Indonesia 500.000 150.000
PT Bank OCBC NISP Tbk 450.000 -
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 300.000 100.000
PT Bank KB Bukopin Tbk 150.000 40.000
PT Bank Pan Indonesia Tbk 100.000 -
PT Bank Pembangunan Daerah
Istimewa Yogyakarta (Perseroda) 100.000 -
PT Bank UOB Indonesia 100.000 100.000
PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara - 200.000
PT Bank Maybank Indonesia Tbk - 200.000
PT Bank Permata Tbk - 200.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - 100.089
PT Bank Raya Indonesia Tbk - 100.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk - 150.000
PT Bank DKI Jakarta - 150.000
PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Selatan - 150.000
PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung - 150.000
PT Bank Mega Tbk - 100.000
PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Tengah - 100.000
PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat - 100.000
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah - 50.000
PT Bank Victoria International Tbk - 50.000
Jumlah 2.950.000 2.440.089
Penempatan pada bank lain dalam mata uang asing merupakan penempatan pada:
Nama Bank 30 September 2025 31 Desember 2024
US$ US$
Mata uang asing
Call money
State Bank of India 5.000.000 3.000.000
PT Bank Shinhan Indonesia - 9.000.000
PT Bank KB Bukopin Tbk - 6.000.000
Jumlah 5.000.000 18.000.000
Kolektibilitas penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sesuai Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan diungkapkan pada Catatan 49c.
- 39 -
Page 43
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 139 - - 139
Pemulihan selama periode berjalan (28) - - (28)
Saldo akhir periode 111 - - 111
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 12 - - 12
Pembentukan tahun berjalan 127 - - 127
Saldo akhir tahun 139 - - 139
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup tidak memiliki dana yang tidak
dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi.
7. Efek-Efek
a. Jenis dan tujuan investasi efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi korporasi 51.725 41.725
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Unit reksadana 1.180.569 1.021.720
Jumlah Rupiah-pihak berelasi 1.232.294 1.063.445
Mata uang asing (Catatan 39)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Tagihan atas wesel ekspor 13.532 15.695
Jumlah - pihak berelasi 1.245.826 1.079.140
Pihak ketiga
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Obligasi Pemerintah 2.393.500 1.549.188
Reksadana 1.269.722 955.329
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui laba rugi 3.663.222 2.504.517
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Obligasi Pemerintah 9.370.336 6.948.093
Obligasi korporasi 3.510.541 4.467.144
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 12.880.877 11.415.237
- 40 -
Page 44
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak ketiga
Rupiah
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi Pemerintah 6.250.136 5.697.011
Obligasi korporasi 174.121 26.150
Tagihan atas wesel ekspor 2.123 -
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 200.000 400.000
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 200.000 250.000
Jumlah diukur pada biaya perolehan diamortisasi 6.826.380 6.373.161
Jumlah Rupiah - pihak ketiga 23.370.479 20.292.915
Mata uang asing (Catatan 39)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi korporasi 95.951 101.110
Obligasi Pemerintah 16.729 16.189
Tagihan atas wesel ekspor - 17.125
Jumlah diukur pada biaya perolehan diamortisasi 112.680 134.424
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Obligasi korporasi 471.601 395.978
Obligasi Pemerintah 281.948 220.818
Jumlah diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 753.549 616.796
Jumlah mata uang asing - pihak ketiga 866.229 751.220
Jumlah - pihak ketiga 24.236.708 21.044.135
Jumlah 25.482.534 22.123.275
Cadangan kerugian penurunan nilai (247) (245)
Jumlah bersih 25.482.287 22.123.030
b. Efek-efek yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada 30 September 2025 dan
31 Desember 2024 berdasarkan jangka waktu dan jatuh tempo adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jangka waktu
Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.964.986 58.928 3.226.222 6.250.136
Obligasi korporasi - 215.743 10.103 225.846
Tagihan atas wesel ekspor 2.123 - - 2.123
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 200.000 - - 200.000
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 200.000 - - 200.000
Jumlah Rupiah 3.367.109 274.671 3.236.325 6.878.105
Mata uang asing (Catatan 39)
Obligasi korporasi - - 95.951 95.951
Obligasi Pemerintah - - 16.729 16.729
Tagihan atas wesel ekspor 13.532 - - 13.532
Jumlah mata uang asing 13.532 - 112.680 126.212
Jumlah 3.380.641 274.671 3.349.005 7.004.317
Berdasarkan jatuh tempo
Rupiah
Obligasi Pemerintah 3.124.915 77.169 3.048.052 6.250.136
Obligasi korporasi 4.000 221.846 - 225.846
Tagihan atas wesel ekspor 2.123 - - 2.123
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 200.000 - - 200.000
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 200.000 - - 200.000
Jumlah Rupiah 3.531.038 299.015 3.048.052 6.878.105
- 41 -
Page 45
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jatuh tempo
Mata uang asing (Catatan 39)
Obligasi korporasi - - 95.951 95.951
Obligasi Pemerintah - 16.729 - 16.729
Tagihan atas wesel ekspor 13.532 - - 13.532
Jumlah mata uang asing 13.532 16.729 95.951 126.212
Jumlah 3.544.570 315.744 3.144.003 7.004.317
31 Desember 2024
Sampai dengan Lebih dari Lebih dari
1 tahun 1-5 tahun 5 tahun Jumlah
Berdasarkan jangka waktu
Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.850.000 1.005 2.846.007 5.697.012
Obligasi korporasi - 57.725 10.149 67.874
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 250.000 - - 250.000
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 400.000 - - 400.000
Jumlah Rupiah 3.500.000 58.730 2.856.156 6.414.886
Mata uang asing (Catatan 39)
Obligasi korporasi - 8.006 93.105 101.111
Obligasi Pemerintah - - 16.189 16.189
Tagihan atas wesel ekspor 32.820 - - 32.820
Jumlah mata uang asing 32.820 8.006 109.294 150.120
Jumlah 3.532.820 66.736 2.965.450 6.565.006
Berdasarkan jatuh tempo
Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.851.005 169.752 2.676.255 5.697.012
Obligasi korporasi - 67.874 - 67.874
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 250.000 - - 250.000
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 400.000 - - 400.000
Jumlah Rupiah 3.501.005 237.626 2.676.255 6.414.886
Mata uang asing (Catatan 39)
Obligasi korporasi 8.006 - 93.105 101.111
Obligasi Pemerintah - 16.189 - 16.189
Tagihan atas wesel ekspor 32.820 - - 32.820
Jumlah mata uang asing 40.826 16.189 93.105 150.120
Jumlah 3.541.831 253.815 2.769.360 6.565.006
c. Suku bunga per tahun efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Rupiah
Obligasi Pemerintah 0,00 - 10,25 0,00 - 10,25
Obligasi korporasi 6,15 - 11,25 6,80 - 11,25
Tagihan atas wesel ekspor 6,20 - 6,87 -
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah 4,22 - 4,40 6,35 - 6,40
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah 4,75 6,35 - 6,45
Mata uang asing
Obligasi Pemerintah 3,85 - 7,75 1,75 - 7,75
Obligasi korporasi 2,30 - 8,75 2,30 - 8,75
Tagihan atas wesel ekspor 5,06 - 5,25 0,00 - 6,16
- 42 -
Page 46
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
d. Nilai wajar dari obligasi (termasuk obligasi Pemerintah) yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-
masing sebesar Rp7.004.317 dan Rp6.565.005.
e. Berikut ini adalah ikhtisar peringkat dan pemeringkat efek-efek untuk tujuan investasi yang
dimiliki Grup pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024:
30 September 2025 31 Desember 2024
Penerbit Peringkat Pemeringkat Peringkat Pemeringkat
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Astra Sedaya Finance idAAA Pefindo - -
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk idAA Pefindo idAA Pefindo
PT Bank Mandiri Tbk (Persero) Tbk idAAA Pefindo - -
PT Bank Pan Indonesia Tbk idAA Pefindo - -
PT Barito Pacific Tbk idA+ Pefindo idA+ Pefindo
PT Bussan Auto Finance AAA(idn) Fitch - -
PT BFI Finance Indonesia Tbk AA-(idn) Fitch AA-(idn) Fitch
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Federal International Finance AAA(idn) Fitch - -
PT Hutama Karya (Persero) idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Indika Energy Tbk B+(idn) Fitch BB-(idn) Fitch
PT Indomobil Finance Indonesia idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Indonesia Asahan Aluminium idAA- Pefindo BBB- Fitch
PT Indosat Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Japfa Comfeed Tbk B+(idn) Fitch B+(idn) Fitch
PT Mandiri Tunas Finance AA+(idn) Fitch - -
PT Mayora Indah Tbk idAA Pefindo - -
PT Medco Energi Internasional Tbk idAA- Pefindo idAA- Pefindo
PT Pertamina (Persero) BBB(idn) Fitch BBB(idn) Fitch
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Petrosea Tbk idA+ Pefindo - -
PT Surya Artha Nusantara Finance AA+(idn) Fitch AA+(idn) Fitch
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk idAAA Pefindo idAAA Pefindo
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk AA+(idn) Fitch - -
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk AA(idn) Fitch AA(idn) Fitch
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk idCCC Pefindo idBB- Pefindo
MTN PT Wahana Interfood Nusantara Tbk irBBB+ KRI irBBB+ KRI
Sukuk Ijarah PT Indosat Tbk idAAA(sy) Pefindo idAAA(sy) Pefindo
Sukuk Ijarah PT Petrosea Tbk idA+(sy) Pefindo - -
Sukuk Mudharabah PT Adira Multi Finance Tbk idAAA(sy) Pefindo - -
Sukuk Mudharabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk idAAA(sy) Pefindo idAAA(sy) Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Indah Kiat Pulp
and Paper Tbk idA+(sy) Pefindo idA+(sy) Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Lontar Papyrus Pulp
and Paper Industry idA(sy) Pefindo idA(sy) Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Merdeka Battery Materials Tbk idA(sy) Pefindo - -
Sukuk Mudharabah PT Wijaya Karya Tbk idCCC(sy) Pefindo idBB- Pefindo
Sukuk Mudharabah PT Hutama Karya (Persero) idAA- Pefindo idAA- Pefindo
Sukuk Wakalah BI Al-Istitsmar
CIMB Niaga Auto Finance AA+(idn) Fitch AA+(idn) Fitch
Sukuk Wakalah PT Medco Power Indonesia idA(sy) Pefindo - -
Solar United Network Pte.Ltd irBBB+ KRI irBBB+ KRI
Medco Oak Tree Pte Ltd BB-(idn) Fitch BB-(idn) Fitch
PT Adhi Karya (Persero) Tbk - - idA- Pefindo
PT Hino Finance Indonesia - - AA+(idn) Fitch
PT Merdeka Copper Gold Tbk - - idA+ Pefindo
PT Pembangunan Perumahan (Persero) - - idA Pefindo
PT Samator Indo Gas Tbk - - A(idn) Fitch
PT Wahana Inti Selaras - - idA Pefindo
MTN PT Pos Indonesia (Persero) - - A Fitch
Sukuk Ijarah PT Samator Indo Gas Tbk - - A(idn) Fitch
Goldman Sachs Group Inc - - A Fitch
f. Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan pada Catatan
49d.
- 43 -
Page 47
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 245 - - 245
Pemulihan selama periode berjalan 2 - - 2
Saldo akhir periode 247 - - 247
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 269 - - 269
Pemulihan selama tahun berjalan (24) - - (24)
Saldo akhir tahun 245 - - 245
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian untuk penurunan nilai yang dibentuk
pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian yang timbul.
h. Tidak terdapat penghapusan efek-efek selama periode yang berakhir 30 September 2025
dan 31 Desember 2024.
8. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali ─ Pihak Ketiga
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, efek-efek yang dibeli dengan janji jual
kembali adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Tanggal Biaya diterima dimuka
Pihak lawan Jenis Jangka waktu jatuh tempo Nilai nominal yang belum direalisasi Nilai bersih
Rupiah
BI VR0051 91 hari 24 Desember 2025 8.004 (87) 7.917
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.303 (236) 24.067
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.303 (236) 24.067
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.304 (237) 24.067
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.306 (238) 24.068
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.306 (238) 24.068
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 24.304 (237) 24.067
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 48.606 (471) 48.135
BI VR0047 91 hari 10 Desember 2025 48.612 (476) 48.136
BI VR0063 91 hari 03 Desember 2025 24.402 (211) 24.191
BI VR0043 91 hari 26 November 2025 24.316 (187) 24.129
BI VR0059 91 hari 12 November 2025 24.433 (150) 24.283
BI VR0059 91 hari 05 November 2025 24.407 (126) 24.281
BI VR0059 91 hari 05 November 2025 24.411 (128) 24.283
BI VR0059 91 hari 05 November 2025 24.412 (128) 24.284
BI VR0059 91 hari 05 November 2025 24.404 (125) 24.279
BI VR0062 7 hari 06 Oktober 2025 56.055 (37) 56.018
BI VR0062 7 hari 06 Oktober 2025 56.055 (37) 56.018
BI VR0039 7 hari 03 Oktober 2025 145.234 (38) 145.196
BI VR0039 7 hari 03 Oktober 2025 29.048 (8) 29.040
BI VR0039 7 hari 03 Oktober 2025 145.234 (38) 145.196
BI VR0039 7 hari 03 Oktober 2025 9.552 (2) 9.550
BI VR0047 7 hari 03 Oktober 2025 19.076 (5) 19.071
BI VR0047 7 hari 03 Oktober 2025 142.087 (37) 142.050
BI VR0066 91 hari 01 Oktober 2025 24.230 - 24.230
BI VR0041 7 hari 01 Oktober 2025 87.383 - 87.383
BI VR0045 7 hari 01 Oktober 2025 132.627 - 132.627
BI VR0045 7 hari 01 Oktober 2025 44.209 - 44.209
BI VR0068 7 hari 01 Oktober 2025 130.847 - 130.847
Jumlah 1.443.470 (3.713) 1.439.757
- 44 -
Page 48
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Tanggal Biaya diterima dimuka
Pihak lawan Jenis Jangka waktu jatuh tempo Nilai nominal yang belum direalisasi Nilai bersih
Rupiah
BI VR0059 90 hari 26 Februari 2025 24.143 (244) 23.899
BI VR0034 91 hari 25 Maret 2025 25.119 (393) 24.726
BI VR0034 91 hari 25 Maret 2025 25.122 (396) 24.726
BI VR0034 91 hari 25 Maret 2025 25.125 (398) 24.727
Bank CCIB IDSR141125364S 14 hari 7 Januari 2025 94.239 (102) 94.137
Jumlah 193.748 (1.533) 192.215
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas efek yang dibeli dengan janji
jual kembali pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024.
9. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
a. Jenis Kredit dan Piutang/Pembiayaan Syariah
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Pinjaman tetap 94.821 - - - 94.821
Pinjaman karyawan 69.364 - - - 69.364
Pembiayaan musyarakah - - - 17.000 17.000
Pinjaman konsumsi 11.248 - - - 11.248
Pinjaman cicilan 2.471 - - - 2.471
Piutang syariah - murabahah - - - 1.362 1.362
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 370 370
Piutang syariah - qardh - - - 8 8
Jumlah 177.904 - - 18.740 196.644
Mata uang asing (Catatan 39)
Pinjaman tetap 8.333 - - - 8.333
Jumlah - pihak berelasi 186.237 - - 18.740 204.977
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 3.027.268 222.231 123.365 - 3.372.864
Pinjaman tetap 2.209.450 8.000 - - 2.217.450
Pinjaman konsumsi 1.910.497 132.750 54.432 - 2.097.679
Pembiayaan musyarakah - - - 656.451 656.451
Piutang syariah - murabahah - - - 543.573 543.573
Pinjaman rekening koran 364.908 492 - - 365.400
Piutang syariah - mudharabah - - - 260.125 260.125
Pinjaman karyawan 59.933 2 - - 59.935
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 151.122 151.122
Piutang syariah - qardh - - - 13.005 13.005
Piutang syariah - ijarah - - - 985 985
Jumlah 7.572.056 363.475 177.797 1.625.261 9.738.589
Mata uang asing (Catatan 39)
Pinjaman cicilan 142.994 - - - 142.994
Pinjaman tetap 9.754 - - - 9.754
Jumlah 152.748 - - - 152.748
Jumlah pihak ketiga 7.724.804 363.475 177.797 1.625.261 9.891.337
Jumlah 7.911.041 363.475 177.797 1.644.001 10.096.314
Cadangan kerugian penurunan nilai (334.414) (142.132) (137.911) (311.780) (926.237)
Jumlah bersih 7.576.627 221.343 39.886 1.332.221 9.170.077
- 45 -
Page 49
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Pinjaman tetap 212.828 - - - 212.828
Pinjaman karyawan 69.241 - - - 69.241
Pinjaman konsumsi 7.068 - - - 7.068
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 187 187
Piutang syariah - qardh - - - 23 23
Jumlah 289.137 - - 210 289.347
Mata uang asing (Catatan 39)
Pinjaman tetap 8.048 - - - 8.048
Jumlah pihak berelasi 297.185 - - 210 297.395
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 2.523.250 501.592 153.692 - 3.178.534
Pembiayaan musyarakah - - - 2.375.665 2.375.665
Pinjaman tetap 4.506.988 8.965 - - 4.515.953
Pinjaman konsumsi 2.152.332 179.980 56.360 - 2.388.672
Piutang syariah - murabahah - - - 335.423 335.423
Piutang syariah - mudharabah - - - 312.192 312.192
Pinjaman rekening koran 343.515 283 - - 343.798
Piutang syariah - qardh - - - 13.676 13.676
Pinjaman karyawan 51.115 146 370 - 51.631
Piutang syariah - ijarah multijasa - - - 136.704 136.704
Piutang syariah - ijarah - - - 209 209
Jumlah 9.577.200 690.966 210.422 3.173.869 13.652.457
Mata uang asing (Catatan 39)
Pinjaman cicilan 378.849 - - - 378.849
Pinjaman tetap 27.102 - - - 27.102
Jumlah 405.951 - - - 405.951
Jumlah pihak ketiga 9.983.151 690.966 210.422 3.173.869 14.058.408
Jumlah 10.280.336 690.966 210.422 3.174.079 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (295.945) (310.066) (168.027) (775.478) (1.549.516)
Jumlah bersih 9.984.391 380.900 42.395 2.398.601 12.806.287
b. Sektor Ekonomi dan Kolektibilitas
Kredit dan piutang/pembiayaan syariah berdasarkan sektor ekonomi adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Rupiah
Rumah tangga 1.929.886 132.092 49.144 41.132 2.152.254
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 1.009.399 179.095 117.884 277.029 1.583.407
Informasi dan komunikasi 1.002.549 - - 1.178 1.003.727
Aktivitas keuangan dan asuransi 792.021 - - 203.070 995.091
Pertanian, kehutanan dan perikanan 572.810 17.112 2.386 156.636 748.944
Konstruksi 356.714 1.938 380 277.443 636.475
Pertambangan dan penggalian 617.339 - - 16.822 634.161
Industri pengolahan 322.158 14.880 3.953 193.758 534.749
Real estate 422.342 - 250 88.668 511.260
Bukan lapangan usaha lainnya 76.373 167 552 153.126 230.218
Pengangkutan dan pergudangan 216.822 833 298 8.150 226.103
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 174.941 1.612 - 36.653 213.206
Penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum 119.178 4.095 990 35.743 160.006
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 61.918 1.258 794 82.341 146.311
- 46 -
Page 50
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Rupiah
Aktivitas jasa lainnya 45.465 6.050 968 3.018 55.501
Jasa pendidikan 13.060 141 - 31.007 44.208
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 4.220 2.977 - 30.000 37.197
Kesenian, hiburan dan rekreasi 6.455 1.100 178 2.874 10.607
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 2.696 125 20 5.353 8.194
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 3.614 - - - 3.614
Jumlah 7.749.960 363.475 177.797 1.644.001 9.935.233
Mata uang asing (Catatan 39)
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 90.082 - - - 90.082
Industri pengolahan 62.666 - - - 62.666
Rumah tangga 8.333 - - - 8.333
Jumlah 161.081 - - - 161.081
Jumlah 7.911.041 363.475 177.797 1.644.001 10.096.314
Cadangan kerugian penurunan nilai (334.414) (142.132) (137.911) (311.780) (926.237)
Jumlah bersih 7.576.627 221.343 39.886 1.332.221 9.170.077
31 Desember 2024
Jenis Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 4.295.201 442.011 146.887 2.548.125 7.432.224
Rumah tangga 2.198.778 176.515 53.871 4.695 2.433.859
Aktivitas keuangan dan asuransi 980.310 - 60 - 980.370
Pertambangan dan penggalian 678.002 - - - 678.002
Konstruksi 283.269 2.530 - 205.241 491.040
Pertanian, kehutanan dan perikanan 359.743 18.255 3.200 30.337 411.535
Real estate 284.970 258 - 99.933 385.161
Industri pengolahan 259.144 10.705 3.786 55.997 329.632
Bukan lapangan usaha lainnya 44.460 18 89 148.938 193.505
Pengangkutan dan pergudangan 139.305 9.845 556 5.959 155.665
Penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum 88.989 17.831 520 29.744 137.084
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 75.488 1.764 - 15.365 92.617
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 57.822 1.571 1.066 16.895 77.354
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 57.504 - 32 556 58.092
Aktivitas jasa lainnya 33.431 6.327 245 3.076 43.079
Jasa pendidikan 12.693 - - 6.516 19.209
Kesenian, hiburan dan rekreasi 5.884 304 - 2.572 8.760
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 4.452 3.032 - - 7.484
Pengadaan listrik, gas, uap/air
panas dan udara dingin 4.434 - - - 4.434
Informasi dan komunikasi 2.458 - 110 130 2.698
Jumlah 9.866.337 690.966 210.422 3.174.079 13.941.804
Mata uang asing (Catatan 39)
Industri pengolahan 247.260 - - - 247.260
Pertambangan dan penggalian 158.691 - - - 158.691
Rumah tangga 8.048 8.048
Jumlah 413.999 - - - 413.999
Jumlah 10.280.336 690.966 210.422 3.174.079 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (295.945) (310.066) (168.027) (775.478) (1.549.516)
Jumlah bersih 9.984.391 380.900 42.395 2.398.601 12.806.287
- 47 -
Page 51
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Kredit dan piutang/pembiayaan syariah berdasarkan sektor ekonomi dan kolektibilitas adalah
sebagai berikut:
30 September 2025
Dalam
Perhatian Kurang
Jenis Lancar Khusus Lancar Diragukan Macet Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Aktivitas keuangan dan asuransi 94.821 - - - - 94.821
Rumah tangga 73.692 - - - - 73.692
Industri pengolahan 17.000 - - - - 17.000
Bukan lapangan usaha lainnya 8.593 - - - - 8.593
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 2.471 - - - - 2.471
Aktivitas jasa lainnya 67 - - - - 67
Jumlah 196.644 - - - - 196.644
Mata uang asing (Catatan 39)
Rumah tangga 8.333 - - - - 8.333
Jumlah pihak berelasi 204.977 - - - - 204.977
Pihak ketiga
Rupiah
Rumah tangga 1.689.003 340.415 11.946 17.756 19.442 2.078.562
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 1.270.437 183.854 109.551 6.822 12.743 1.583.407
Informasi dan komunikasi 1.003.715 12 - - - 1.003.727
Aktivitas keuangan dan asuransi 900.270 - - - - 900.270
Pertanian, kehutanan dan perikanan 740.430 5.683 776 1.030 1.025 748.944
Konstruksi 634.122 1.973 - - 380 636.475
Pertambangan dan penggalian 634.161 - - - - 634.161
Industri pengolahan 496.644 16.763 576 896 2.870 517.749
Real estate 511.010 - - 250 - 511.260
Pengangkutan dan pergudangan 224.138 1.663 - 151 151 226.103
Bukan lapangan usaha lainnya 182.097 35.195 1.941 465 1.927 221.625
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 212.287 910 - - 9 213.206
Penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum 155.813 2.905 438 287 563 160.006
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 142.289 3.228 794 - - 146.311
Aktivitas jasa lainnya 49.907 4.559 - 528 440 55.434
Jasa pendidikan 44.066 142 - - - 44.208
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 34.726 - - - - 34.726
Kesenian, hiburan, dan rekreasi 9.470 959 178 - - 10.607
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 8.049 125 - - 20 8.194
Pengadaan listrik, gas, uap/air,
panas dan udara dingin 3.614 - - - - 3.614
Jumlah 8.946.248 598.386 126.200 28.185 39.570 9.738.589
Mata uang asing (Catatan 39)
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 90.082 - - - - 90.082
Industri pengolahan 9.755 52.911 - - - 62.666
Jumlah 99.837 52.911 - - - 152.748
Jumlah pihak ketiga 9.046.085 651.297 126.200 28.185 39.570 9.891.337
Jumlah 9.251.062 651.297 126.200 28.185 39.570 10.096.314
Cadangan kerugian penurunan nilai (573.698) (199.452) (115.576) (15.068) (22.443) (926.237)
Jumlah bersih 8.677.364 451.845 10.624 13.117 17.127 9.170.077
- 48 -
Page 52
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Dalam
Perhatian Kurang
Jenis Lancar Khusus Lancar Diragukan Macet Jumlah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Rumah tangga 69.777 - - - - 69.777
Aktivitas keuangan dan asuransi 199.924 - - - - 199.924
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 12.904 - - - - 12.904
Bukan lapangan usaha lainnya 6.669 - - - - 6.669
Aktivitas jasa lainnya 73 - - - - 73
Jumlah 289.347 - - - - 289.347
Mata uang asing (Catatan 39)
Rumah tangga 8.048 - - - - 8.048
Jumlah pihak berelasi 297.395 - - - - 297.395
Pihak ketiga
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 6.544.099 726.408 4.115 3.568 141.130 7.419.320
Rumah tangga 1.865.236 444.975 20.156 16.357 17.358 2.364.082
Aktivitas keuangan dan asuransi 780.038 348 - - 60 780.446
Pertambangan dan penggalian 678.002 - - - - 678.002
Konstruksi 489.333 1.707 - - - 491.040
Pertanian, kehutanan dan perikanan 405.011 3.199 166 1.143 2.016 411.535
Real estate 384.903 258 - - - 385.161
Industri pengolahan 317.659 8.187 334 293 3.159 329.632
Bukan lapangan usaha lainnya 152.880 28.950 2.153 816 2.037 186.836
Pengangkutan dan pergudangan 154.763 342 - 179 381 155.665
Penyediaan akomodasi dan
penyediaan makan minum 134.214 2.072 250 3 545 137.084
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 91.596 1.012 - 6 3 92.617
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 74.625 1.663 334 216 516 77.354
Aktiva profesional, ilmiah, dan teknis 58.060 - - - 32 58.092
Aktivitas jasa lainnya 38.522 4.240 - - 244 43.006
Jasa pendidikan 16.203 3.006 - - - 19.209
Kesenian, hiburan, dan rekreasi 8.760 - - - - 8.760
Pengelolaan air, pengelolaan air limbah,
pengelolaan dan daur ulang sampah,
dan aktivitas remediasi 7.484 - - - - 7.484
Pengadaan listrik, gas, uap/air,
panas dan udara dingin 4.434 - - - - 4.434
Informasi dan komunikasi 2.588 - - - 110 2.698
Jumlah 12.208.410 1.226.367 27.508 22.581 167.591 13.652.457
Mata uang asing (Catatan 39)
Industri pengolahan 187.709 59.551 - - - 247.260
Pertambangan dan penggalian 158.691 - - - - 158.691
Jumlah 346.400 59.551 - - - 405.951
Jumlah pihak ketiga 12.554.810 1.285.918 27.508 22.581 167.591 14.058.408
Jumlah 12.852.205 1.285.918 27.508 22.581 167.591 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (689.307) (685.786) (13.857) (11.141) (149.425) (1.549.516)
Jumlah bersih 12.162.898 600.132 13.651 11.440 18.166 12.806.287
c. Jangka Waktu
Jangka waktu kredit dan piutang/ pembiayaan syariah diklasifikasikan berdasarkan periode
kredit sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian kredit dan waktu yang tersisa sampai
dengan saat jatuh temponya:
- 49 -
Page 53
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Periode Perjanjian Kredit:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 2.171.643 3.512.929
Lebih dari 1 - 2 tahun 1.335.530 3.377.030
Lebih dari 2 - 5 tahun 2.582.981 3.968.235
Lebih dari 5 tahun 3.845.079 3.083.610
Jumlah Rupiah 9.935.233 13.941.804
Mata uang asing (Catatan 39)
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 8.333 4.569
Lebih dari 1 - 2 tahun 9.754 30.581
Lebih dari 2 - 5 tahun 90.083 218.242
Lebih dari 5 tahun 52.911 160.607
Jumlah mata uang asing 161.081 413.999
Jumlah 10.096.314 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (926.237) (1.549.516)
Jumlah bersih 9.170.077 12.806.287
Berdasarkan Sisa Umur Jatuh Tempo:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 3.615.365 7.578.049
Lebih dari 1 - 2 tahun 893.664 1.516.774
Lebih dari 2 - 5 tahun 4.277.090 3.882.157
Lebih dari 5 tahun 1.149.114 964.824
Jumlah Rupiah 9.935.233 13.941.804
Mata uang asing (Catatan 39)
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 18.087 12.616
Lebih dari 1 - 2 tahun - 181.224
Lebih dari 2 - 5 tahun 142.994 59.552
Lebih dari 5 tahun - 160.607
Jumlah mata uang asing 161.081 413.999
Jumlah 10.096.314 14.355.803
Cadangan kerugian penurunan nilai (926.237) (1.549.516)
Jumlah bersih 9.170.077 12.806.287
d. Suku bunga/bagi hasil per tahun atas kredit diberikan dan piutang/pembiayaan syariah adalah
sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Rupiah 0,00 - 24,84 0,00 - 37,42
Dolar Amerika Serikat 0,70 - 9,00 0,95 - 10,00
e. Jumlah kredit yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2025 dan
31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp429.402 dan Rp470.681.
f. Saldo kredit channeling pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-
masing adalah sebesar Rp256.016 dan Rp166.800, dimana sebesar Rp234.887 dan
Rp156.719 saldo kredit channelling disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 37).
g. Saldo kredit joint financing pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-
masing adalah sebesar Rp1.689.190 dan Rp2.043.036, dimana sebesar Rp1.441.791 dan
Rp1.796.958 dari saldo kredit joint financing disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 37).
- 50 -
Page 54
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
h. Kredit yang diberikan kepada karyawan merupakan kredit untuk membeli kendaraan, rumah
dan keperluan lainnya yang dibebani bunga 0%-12% untuk kredit dibawah 1 tahun dan
0%-15% untuk kredit antara 1 sampai dengan 10 tahun.
i. Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan
pada Catatan 49e.
j. Saldo kredit dan piutang/pembiayaan syariah pada tanggal 30 September 2025 dan
31 Desember 2024 berdasarkan klasifikasi kolektibilitas adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Dalam
Perhatian Kurang
Jenis Lancar Khusus Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37) 196.644 - - - - 196.644
Pihak ketiga 8.946.248 598.386 126.200 28.185 39.570 9.738.589
Jumlah Rupiah 9.142.892 598.386 126.200 28.185 39.570 9.935.233
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak berelasi (Catatan 37) 8.333 - - - - 8.333
Pihak ketiga 99.837 52.911 - - - 152.748
Jumlah mata uang asing 108.170 52.911 - - - 161.081
Jumlah 9.251.062 651.297 126.200 28.185 39.570 10.096.314
31 Desember 2024
Dalam
Perhatian Kurang
Jenis Lancar Khusus Lancar Diragukan Macet Jumlah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37) 289.347 - - - - 289.347
Pihak ketiga 12.208.410 1.226.367 27.508 22.581 167.591 13.652.457
Jumlah Rupiah 12.497.757 1.226.367 27.508 22.581 167.591 13.941.804
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak berelasi (Catatan 37) 8.048 - - - - 8.048
Pihak ketiga 346.400 59.551 - - - 405.951
Jumlah mata uang asing 354.448 59.551 - - - 413.999
Jumlah 12.852.205 1.285.918 27.508 22.581 167.591 14.355.803
k. Kredit yang bermasalah berdasarkan sektor ekonomi. Rasio kredit bermasalah Bank sesuai
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan pada Catatan 49e.
l. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai kredit adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Saldo awal 295.945 310.066 168.027 775.478 1.549.516
Saldo awal kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 8.471 5 7 - 8.483
Aset keuangan yang baru diperoleh 36.866 - - - 36.866
Perubahan bersih pada eksposur
dan pengukuran kembali 13.277 43.110 (65.847) (157.389) (166.849)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Tahap 1) 2.839 (12.318) (1.716) - (11.195)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umumnya (Tahap 2) (15.600) 47.404 (14.931) - 16.873
Transfer ke penurunan kredit
(Tahap 3) (3) (246.119) 282.606 - 36.484
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - (230.211) (306.309) (536.520)
Selisih kurs 2 - - - 2
Saldo akhir kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik (7.383) (16) (24) - (7.423)
Saldo akhir 334.414 142.132 137.911 311.780 926.237
- 51 -
Page 55
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Saldo awal 347.689 347.364 53.952 937.241 1.686.246
Saldo awal kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 6.479 33 54 - 6.566
Aset keuangan yang baru diperoleh 108.194 - - - 108.194
Perubahan bersih pada eksposur
dan pengukuran kembali 7.897 (21.706) (110.842) (13.205) (137.856)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (Tahap 1) 11.506 (48.998) (3.535) - (41.027)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umumnya (Tahap 2) (39.880) 124.146 (32.450) - 51.816
Transfer ke penurunan kredit
(Tahap 3) (137.446) (90.768) 301.274 - 73.060
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - (40.419) (148.558) (188.977)
Selisih kurs (23) - - - (23)
Saldo akhir kerugian kredit ekspektasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik (8.471) (5) (7) - (8.483)
Saldo akhir 295.945 310.066 168.027 775.478 1.549.516
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit yang
diberikan adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak
tertagihnya kredit yang diberikan tersebut.
m. Mutasi kredit yang dihapus buku selama periode 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah Mata uang asing Jumlah Rupiah Mata uang asing Jumlah
Saldo awal tahun 5.108.859 755.098 5.863.957 4.955.184 779.135 5.734.319
Mutasi selama periode berjalan
Penghapusan 536.520 - 536.520 188.977 - 188.977
Penerimaan kembali (206.487) (321.109) (527.596) (58.599) - (58.599)
Hapus tagih (77.768) - (77.768) 23.297 - 23.297
Selisih kurs penjabaran - 18.477 18.477 - (24.037) (24.037)
Saldo akhir 5.361.124 452.466 5.813.590 5.108.859 755.098 5.863.957
n. Jaminan pemberian kredit umumnya berupa tanah, bangunan, mesin, persediaan dan
deposito berjangka.
o. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah masing-masing sebesar 7,37% dan
8,16%.
10. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Tagihan Akseptasi
a. Berdasarkan jangka waktu perjanjian:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
1 bulan atau kurang - 6.911
1-3 bulan 48.605 471
3-6 bulan 11.036 -
Jumlah 59.641 7.382
- 52 -
Page 56
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
Mata uang asing (Catatan 39)
1-3 bulan 22.207 30.762
6-12 bulan 22.842 -
Jumlah 45.049 30.762
Jumlah 104.690 38.144
Cadangan kerugian penurunan nilai (19) (15)
Jumlah bersih 104.671 38.129
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
1 bulan atau kurang 17.946 6.911
1-3 bulan 39.663 471
3-6 bulan 2.032 -
Jumlah 59.641 7.382
Mata uang asing (Catatan 39)
1 bulan atau kurang 11.396 22.227
1-3 bulan 10.811 8.535
3-6 bulan 22.842 -
Jumlah 45.049 30.762
Jumlah 104.690 38.144
Cadangan kerugian penurunan nilai (19) (15)
Jumlah bersih 104.671 38.129
c. Kolektibilitas tagihan dan liabilitas akseptasi sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
diungkapkan pada Catatan 49f.
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 15 - - 15
Pembentukan (pemulihan) periode berjalan 4 - - 4
Saldo akhir periode 19 - - 19
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 1.560 - - 1.560
Pembentukan (pemulihan) tahun berjalan (1.545) - - (1.545)
Saldo akhir tahun 15 - - 15
e. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk tagihan
akseptasi pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak tertagihnya tagihan akseptasi
tersebut.
- 53 -
Page 57
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Akseptasi
a. Berdasarkan jangka waktu perjanjian:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
1 bulan atau kurang - 6.911
1-3 bulan 48.647 471
3-6 bulan 11.036 -
Jumlah 59.683 7.382
Mata uang asing (Catatan 39)
1-3 bulan 22.207 30.778
6-12 bulan 22.908 -
Jumlah 45.115 30.778
Jumlah 104.798 38.160
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
1 bulan atau kurang 17.948 6.911
1-3 bulan 39.703 471
3-6 bulan 2.032 -
Jumlah 59.683 7.382
Mata uang asing (Catatan 39)
1 bulan atau kurang 11.396 22.237
1-3 bulan 10.811 8.541
3-6 bulan 22.908 -
Jumlah 45.115 30.778
Jumlah 104.798 38.160
11. Pendapatan yang Masih Akan Diterima
Pendapatan yang masih akan diterima merupakan piutang bunga dan piutang syariah.
30 September 2025 31 Desember 2024
Piutang bunga
Efek-efek 158.201 235.291
Kredit 27.486 35.060
Penempatan pada bank lain 2.231 2.623
Jumlah 187.918 272.974
Piutang syariah
Efek-efek 130.781 116.733
Piutang dan pembiayaan syariah 10.652 15.384
Penempatan pada bank lain 1.559 -
Jumlah 142.992 132.117
Jumlah 330.910 405.091
- 54 -
Page 58
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
12. Biaya Dibayar Dimuka
30 September 2025 31 Desember 2024
Asuransi 53.579 331.165
Pemeliharaan perangkat lunak dan keras 122.604 116.482
Promosi dan pengembangan usaha 70.360 67.490
Jasa produksi 19.138 17.034
Sewa 27.587 22.820
Program kepemilikan kendaraan karyawan 19.278 20.993
Renovasi cabang baru 16.626 14.859
Tunjangan hari raya 11.535 -
Premi penjaminan LPS 19.547 -
Premi penjaminan OJK 400 -
Lain-lain 21.109 21.134
Jumlah 381.763 611.977
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, asuransi dibayar dimuka termasuk
asuransi kredit kepada PT Asuransi Simas Insurtech, pihak berelasi (Catatan 37) masing-masing
sebesar Rpnihil dan Rp290.301, dengan masa manfaat sampai dengan 15 November 2025.
Asuransi dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis
lurus.
13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna
Aset tetap dan aset hak guna terdiri dari:
Perubahan selama tahun berjalan
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 30 September 2025
Kepemilikan langsung
Nilai revaluasian:
Tanah 387.034 - - 387.034
Bangunan 267.197 2.749 - 269.946
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 2.185.714 135.798 (5.476) 2.316.036
Kendaraan bermotor 17.281 81 (20) 17.342
Subtotal 2.857.226 138.628 (5.496) 2.990.358
Aset hak-guna
Bangunan 420.752 44.917 - 465.669
Kendaraan 170.158 11.986 - 182.144
Subtotal 590.910 56.903 - 647.813
Jumlah 3.448.136 195.531 (5.496) 3.638.171
Akumulasi penyusutan
Nilai revaluasian:
Bangunan 45.790 23.756 - 69.546
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 1.380.096 119.575 (4.710) 1.494.961
Kendaraan bermotor 19.537 131 (20) 19.648
Subtotal 1.445.423 143.462 (4.730) 1.584.155
- 55 -
Page 59
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan selama tahun berjalan
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan 30 September 2025
Akumulasi penyusutan
Aset hak-guna
Bangunan 343.106 56.158 - 399.264
Kendaraan 103.844 21.730 - 125.574
Subtotal 446.950 77.888 - 524.838
Jumlah 1.892.373 221.350 (4.730) 2.108.993
Nilai tercatat 1.555.763 1.529.178
Perubahan selama tahun berjalan
1 Januari 2024 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2024
Kepemilikan langsung
Nilai revaluasian:
Tanah 387.034 - - 387.034
Bangunan 265.685 1.512 - 267.197
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 2.071.605 151.352 (37.243) 2.185.714
Kendaraan bermotor 18.628 224 (1.571) 17.281
Subtotal 2.742.952 153.088 (38.814) 2.857.226
Aset hak-guna
Bangunan 342.832 77.920 - 420.752
Kendaraan 151.801 24.426 (6.069) 170.158
Subtotal 494.633 102.346 (6.069) 590.910
Jumlah 3.237.585 255.434 (44.883) 3.448.136
Akumulasi penyusutan
Nilai revaluasian:
Bangunan 15.485 30.305 - 45.790
Biaya perolehan:
Inventaris kantor 1.251.231 159.849 (30.984) 1.380.096
Kendaraan bermotor 20.680 285 (1.428) 19.537
Subtotal 1.287.396 190.439 (32.412) 1.445.423
Aset hak-guna
Bangunan 264.737 78.369 - 343.106
Kendaraan 79.377 26.356 (1.889) 103.844
Subtotal 344.114 104.725 (1.889) 446.950
Jumlah 1.631.510 295.164 (34.301) 1.892.373
Nilai tercatat 1.606.075 1.555.763
Jumlah beban penyusutan aset tetap dan aset hak guna yang dibebankan pada laba rugi pada
periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 masing-masing
sebesar Rp221.373 dan Rp221.290.
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama periode yang berakhir pada tanggal 30 September
2025 dan 31 Desember 2024 adalah Rp94.693 dan Rp117.903.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup menjual aset tetapnya dengan
nilai tercatat masing-masing sebesar Rp81 dan Rp77 pada harga jual masing-masing sebesar
Rp757 dan Rp767. Kerugian bersih atas penjualan aset tetap tersebut dibukukan pada akun
Beban Operasional Lainnya (Catatan 35).
- 56 -
Page 60
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Grup menghapus aset tetap dengan
nilai tercatat Rp9 dan Rp66. Kerugian atas penghapusan aset tetap tersebut dibukukan pada akun
Beban Operasional Lainnya (Catatan 35).
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset tetap Grup, kecuali tanah,
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, gempa bumi, huru-hara, pencurian dan risiko lainnya
pada PT Asuransi Sinar Mas, pihak berelasi, dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp968.628 dan Rp917.905 (Catatan 37). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat komitmen kontraktual
dalam perolehan aset tetap.
Manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai
residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat perubahan estimasi
masa manfaat dan/atau metode penyusutan aset tetap.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada aset tetap Grup yang
ditempatkan sebagai jaminan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap tersebut pada
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat aset tetap yang tidak
dipakai sementara.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat aset tetap yang berasal
dari hibah.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat aset tetap yang
dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset tetap Grup dengan nilai perolehan
Rp714.168 dan Rp591.509 telah disusutkan penuh, namun masih digunakan untuk menunjang
operasional Grup.
Tanah dan bangunan Perusahaan direvaluasi dengan menggunakan saldo tanggal 11 Juli 2023,
dengan laporan penilai dari KJPP Firmansyah & Rekan, penilai independen, dengan laporan
No. 00787/2.0115-00/PI/07/0249/1/VII/2023 tanggal 18 Agustus 2023 yang telah ditandatangani
oleh Firmansyah, S.T.MAPPI (Cert).
Penilaian ditentukan menggunakan metode sebagaimana dijelaskan pada Catatan 14. Surplus
revaluasi dikreditkan pada akun “Komponen ekuitas lainnya” dalam laporan perubahan ekuitas.
Jika tanah dan bangunan dinyatakan pada metode biaya, nilat tercatat akan menjadi:
30 September 2025 31 Desember 2024
Biaya perolehan 369.601 602.560
Akumulasi penyusutan (275) (169.942)
Nilai tercatat 369.326 432.618
- 57 -
Page 61
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. Nilai Wajar Aset Non Keuangan
30 September 2025 31 Desember 2024
Pengukuran nilai wajar berulang
Tanah dan bangunan (aset tetap) 652.720 652.720
Pengukuran nilai wajar berulang aset non keuangan termasuk dalam Level 2 hierarki nilai wajar
sebagaimana dijelaskan pada Catatan 2.
Informasi tentang pengukuran nilai wajar yang menggunakan input signifikan yang tidak dapat
diobservasi (Level 2) adalah sebagai berikut:
Keterangan Teknik penilaian
Metode perbandingan data pasar dengan
Aset tetap (tanah dan bangunan)
penyesuaian faktor yang dianggap relevan
Tanah dan bangunan telah dinilai oleh penilai independen.
Seluruh aset dimanfaatkan pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Surplus revaluasi tanah dan bangunan dalam Catatan 13 mencerminkan keuntungan belum
direalisasi yang diakui pada penghasilan komprehensif lain.
15. Aset Ijarah
Akun ini merupakan obyek sewa dari transaksi Ijarah Muntahiyah Bittamlik dengan opsi
perpindahan hak milik obyek sewa dengan hibah.
Perubahan selama tahun berjalan
Pengalihan pada
1 Januari 2025 Penambahan akhir masa akad 30 September 2025
Biaya perolehan 360.746 182.330 (19.444) 523.632
Akumulasi penyusutan 68.202 70.806 (19.444) 119.564
Cadangan kerugian penurunan nilai - (3.158)
Nilai tercatat 292.544 111.524 - 400.910
Perubahan selama tahun berjalan
Pengalihan pada
1 Januari 2024 Penambahan akhir masa akad 31 Desember 2024
Biaya perolehan 503.469 201.750 (344.473) 360.746
Akumulasi penyusutan 119.251 293.423 (344.473) 68.202
Nilai tercatat 384.218 (91.673) - 292.544
- 58 -
Page 62
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
16. Aset Lain-lain – Bersih
30 September 2025 31 Desember 2024
Agunan yang diambil alih 109.098 116.413
Uang muka pembelian aset 77.557 137.271
Tagihan sehubungan dengan jaringan ATM 34.151 48.792
Setoran jaminan 35.677 35.670
Tagihan subsidi Pemerintah 21.813 12.099
Barang cetakan dan materai 19.364 30.572
Tagihan komisi asuransi dan reksadana 32.217 23.260
Uang muka renovasi gedung kantor 17.370 22.743
Tagihan sehubungan dengan transaksi QR 2.644 3.331
Tagihan derivatif 1.346 1.855
Tagihan sehubungan dengan jaringan
Principal kartu kredit 447 474
Pajak dibayar dimuka 172 184
Lain-lain 34.845 23.147
Jumlah 386.701 455.811
Cadangan kerugian penurunan nilai (69.063) (80.384)
Jumlah bersih 317.638 375.427
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, nilai tercatat agunan yang diambil-alih
adalah sebesar Rp40.035 dan Rp36.029, setelah dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
nilai masing-masing sebesar Rp69.063 dan Rp80.384.
Kolektibilitas agunan yang diambil alih sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
diungkapkan pada Catatan 49g.
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 80.384 88.120
Pemulihan selama periode berjalan (11.321) (7.736)
Jumlah 69.063 80.384
Rincian transaksi derivatif atas swap mata uang asing pada tanggal 30 September 2025 dan
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Nilai kontrak Nilai wajar Tagihan derivatif Liabilitas derivatif
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi swap :
PT Bank CIMB Niaga Tbk 55.963 (155) - (155)
PT Bank Danamon Tbk 206.185 (344) 489 (833)
PT Bank J-Trust Indonesia Tbk 33.320 373 373 -
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 87.157 (1.523) - (1.523)
PT Bank Nationalnobu Tbk 162.971 (1.865) - (1.865)
PT Bank Permata Tbk 54.361 (989) - (989)
PT Bank Resona Perdania 83.355 3 3 -
Lain-lain 2.682 9 11 (2)
- 59 -
Page 63
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025
Nilai kontrak Nilai wajar Tagihan derivatif Liabilitas derivatif
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi spot :
PT Bank Artha Graha International Tbk 49.980 (7) - (7)
PT Bank CIMB Niaga Tbk 50.040 (35) 25 (60)
PT Bank Danamon Tbk 33.380 - 25 (25)
PT Bank Ganesha Tbk 50.040 (5) 25 (30)
PT Bank J-Trust Indonesia Tbk 66.734 10 38 (28)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 33.320 (29) 10 (39)
Bank of China 66.640 (108) - (108)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 33.320 (65) - (65)
Citibank 19.542 (27) - (27)
Deutsche Bank 166.829 (130) 95 (225)
PT Bank CTBC Indonesia 33.320 (50) - (50)
PT Bank KB Bukopin Tbk 50.154 72 72 -
PT Bank KEB Hana Indonesia 83.460 60 65 (5)
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk 16.656 (6) - (6)
PT Bank Permata Tbk 39.148 (31) - (31)
PT Bank Victoria International Tbk 66.910 115 115 -
Jumlah (4.727) 1.346 (6.073)
31 Desember 2024
Nilai kontrak Nilai wajar Tagihan derivatif Liabilitas derivatif
Pihak berelasi
Mata uang asing
Transaksi swap :
PT Smart Tbk 38.989 (902) 10 (912)
Transaksi domestic non-deliverable forward:
PT Smart Tbk 283 (20) - (20)
Pihak ketiga
Mata uang asing
Transaksi spot :
Bank of China 225.757 (497) 239 (736)
PT Bank KB Bukopin Tbk 97.402 408 408 -
PT Bank KEB Hana Indonesia 64.816 211 211 -
PT Bank BTPN Tbk 48.756 231 231 -
PT Bank J-Trust Indonesia Tbk 48.632 167 167 -
PT Bank Permata Tbk 48.626 166 166 -
Bank Shinhan Indonesia 32.454 129 129 -
PT Bank Central Asia Tbk 32.404 104 104 -
PT Bank Victoria International Tbk 16.262 82 82 -
PT Bank Ganesha Tbk 16.236 68 68 -
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 16.180 40 40 -
Deutsche Bank 16.090 (78) - (78)
Jumlah 109 1.855 (1.746)
Kontrak-kontrak untuk posisi 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing jatuh
tempo diantara tanggal 1 Oktober 2025 – 30 Oktober 2025 dan 2 Januari 2025 – 25 Maret 2025.
- 60 -
Page 64
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
17. Liabilitas Segera
30 September 2025 31 Desember 2024
Beban akrual 70.068 79.548
Liabilitas sehubungan dengan jaringan ATM 27.588 27.083
Kiriman uang 19.970 24.540
Liabilitas jasa produksi 7.034 23.770
Liabilitas pihak ketiga 5.554 5.842
Liabilitas pembayaran online 5.917 4.546
Titipan uang elektronik 4.406 3.708
Program loyalitas pelanggan 2.981 2.981
Liabilitas administrasi kredit 2.448 2.587
Lain-lain 5.479 4.173
Jumlah 151.445 178.778
18. Simpanan
Simpanan terdiri dari:
30 September 2025 31 Desember 2024
Giro 16.742.614 17.314.175
Tabungan 12.035.963 11.440.897
Deposito berjangka 9.326.454 9.142.343
Jumlah 38.105.031 37.897.415
a. Giro terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Konvensional
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah 3.560.050 1.360.185
Mata uang asing (Catatan 39) 2.124.635 3.237.550
Jumlah 5.684.685 4.597.735
Pihak ketiga
Rupiah 7.036.905 7.994.195
Mata uang asing (Catatan 39) 3.886.363 3.552.758
Jumlah 10.923.268 11.546.953
Jumlah Konvensional 16.607.953 16.144.688
Syariah
Giro Wadiah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah 291 16
Mata uang asing (Catatan 39) 881 10
Jumlah 1.172 26
Pihak ketiga
Rupiah 56.870 1.133.242
Mata uang asing (Catatan 39) 76.619 36.219
Jumlah 133.489 1.169.461
Jumlah Syariah 134.661 1.169.487
Jumlah 16.742.614 17.314.175
- 61 -
Page 65
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Suku bunga giro per tahun
Rupiah 0,00 - 5,50 0,00 - 5,00
Mata uang asing 0,00 - 2,00 0,00 - 2,50
Saldo giro yang diblokir dalam rangka jaminan kredit yang diberikan, bank garansi dan letters
of credit pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, masing-masing sebesar
Rpnihil dan Rpnihil.
b. Tabungan terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Konvensional
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Tabungan Sinarmas 19.034 10.370
Tabungan Sinarmas Gold 11.938 15.324
Tabungan Sinarmas Diamond 36.512 75.795
Tabunganku 610 438
Jumlah 68.094 101.927
Pihak ketiga
Tabungan Sinarmas 3.002.882 2.834.640
Tabungan Sinarmas Gold 5.669.176 6.568.869
Tabungan Sinarmas Diamond 2.384.972 1.093.729
Tabunganku 731.309 648.422
Jumlah 11.788.339 11.145.660
Jumlah Konvensional 11.856.433 11.247.587
Syariah
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37)
Tabungan Wadiah 215 228
Pihak ketiga
Tabungan Wadiah 173.283 189.415
Jumlah 173.498 189.643
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak berelasi (Catatan 37)
Tabungan Wadiah 1 1
Pihak ketiga
Tabungan Wadiah 6.031 3.666
Jumlah 6.032 3.667
Jumlah Syariah 179.530 193.310
Jumlah 12.035.963 11.440.897
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Suku bunga tabungan per tahun
Rupiah 0,00 - 5,00 0,00 - 5,00
Mata uang asing 0,00 - 0,50 0,00 - 0,50
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo tabungan yang diblokir
dalam rangka jaminan kredit yang diberikan dan bank garansi masing-masing sebesar
Rp3.726 dan Rpnihil.
- 62 -
Page 66
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Deposito berjangka terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah 812.815 915.293
Mata uang asing (Catatan 39) 16.808 19.080
Jumlah 829.623 934.373
Pihak ketiga
Rupiah 7.791.793 7.716.881
Mata uang asing (Catatan 39) 705.038 491.089
Jumlah 8.496.831 8.207.970
Jumlah 9.326.454 9.142.343
Klasifikasi deposito berjangka berdasarkan jangka waktu adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode deposito berjangka:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi Pihak Pihak berelasi Pihak
(Catatan 37) ketiga Jumlah (Catatan 37) ketiga Jumlah
Rupiah
Kurang dari 1 bulan 21.250 436.956 458.206 99.100 369.810 468.910
1 bulan 660.767 4.221.451 4.882.218 612.514 4.297.650 4.910.164
3 bulan 51.332 1.644.856 1.696.188 30.410 1.787.390 1.817.800
6 bulan 69.466 788.586 858.052 12.268 598.407 610.675
12 bulan 10.000 471.278 481.278 161.001 440.954 601.955
Lebih dari 12 bulan - 228.666 228.666 - 222.670 222.670
Jumlah 812.815 7.791.793 8.604.608 915.293 7.716.881 8.632.174
Mata uang asing (Catatan 39)
Kurang dari 1 bulan - 426.051 426.051 - 65.660 65.660
1 bulan 7.961 129.823 137.784 10.839 251.115 261.954
3 bulan 498 105.669 106.167 193 43.005 43.198
6 bulan 17 37.707 37.724 - 27.679 27.679
12 bulan 8.332 5.778 14.110 8.048 103.628 111.676
Lebih dari 12 bulan - 10 10 - 2 2
Jumlah 16.808 705.038 721.846 19.080 491.089 510.169
Jumlah 829.623 8.496.831 9.326.454 934.373 8.207.970 9.142.343
Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi Pihak Pihak berelasi Pihak
(Catatan 37) ketiga Jumlah (Catatan 37) ketiga Jumlah
Rupiah
1 bulan atau kurang 724.882 5.433.506 6.158.388 713.381 5.572.767 6.286.148
1-3 bulan 8.791 1.526.278 1.535.069 41.630 1.263.225 1.304.855
3-6 bulan 69.142 405.654 474.796 282 376.439 376.721
6-12 bulan 10.000 325.622 335.622 160.000 287.956 447.956
12 bulan atau lebih - 100.733 100.733 - 216.494 216.494
Jumlah 812.815 7.791.793 8.604.608 915.293 7.716.881 8.632.174
Mata uang asing (Catatan 39)
1 bulan atau kurang 8.071 647.397 655.468 10.839 329.748 340.587
1-3 bulan 388 39.427 39.815 193 39.439 39.632
3-6 bulan 17 15.136 15.153 - 23.698 23.698
6-12 bulan 8.332 3.071 11.403 8.048 98.202 106.250
12 bulan atau lebih - 7 7 - 2 2
Jumlah 16.808 705.038 721.846 19.080 491.089 510.169
Jumlah 829.623 8.496.831 9.326.454 934.373 8.207.970 9.142.343
- 63 -
Page 67
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Suku bunga deposito per tahun
Rupiah 0,10 - 6,75 0,00 - 6,75
Mata uang asing 0,00 - 4,50 0,00 - 4,50
Saldo deposito berjangka yang diblokir dalam rangka jaminan kredit yang diberikan, bank
garansi dan letter of credit pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, masing-
masing adalah sebesar Rp1.089.547 dan Rp1.064.556.
19. Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan
simpanan dalam bentuk giro, deposito berjangka, dan call money dari pihak ketiga dengan rincian
sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Konvensional
Rupiah
Pihak ketiga
Giro 30.909 43.574
Deposito berjangka 11.000 21.674
Call money 100.000 -
Jumlah Konvensional 141.909 65.248
Syariah
Rupiah
Pihak ketiga
Giro Wadiah 1.367 1.512
Jumlah 143.276 66.760
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Suku bunga per tahun
Rupiah 0,00 - 4,80 0,20 - 4,75
20. Efek-efek yang Dijual dengan Janji beli Kembali – Pihak Ketiga
Pada tanggal 31 Desember 2024, efek-efek yang dijual dengan janji beli kembali adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2024
Pihak Lawan Jenis Jangka Waktu Tanggal jatuh tempo Nilai bersih
Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk FR0087 28 hari 9 Januari 2025 462.622
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk FR0087 28 hari 7 Januari 2025 184.965
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk FR0087 28 hari 6 Januari 2025 231.868
Jumlah 879.455
- 64 -
Page 68
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
21. Utang Pajak
Utang pajak terdiri dari:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pajak kini - 5.401
Pajak penghasilan
Pasal 4 16.711 19.873
Pasal 23 dan 26 1.235 2.169
Pasal 25 2.221 3.933
Pasal 21 55.210 19.419
Jumlah pajak penghasilan 75.377 50.795
Pajak Pertambahan Nilai 3.062 1.924
Jumlah 78.439 52.719
22. Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang masih harus dibayar merupakan beban yang masih harus dibayar atas beban bunga
dan beban syariah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah
Deposito 1.178 1.147
Giro 725 346
Tabungan 13 42
Jumlah 1.916 1.535
Mata uang asing (Catatan 39)
Deposito 19 3
Giro 47 109
Jumlah 66 112
Jumlah pihak berelasi 1.982 1.647
Pihak ketiga
Rupiah
Deposito 37.245 31.455
Tabungan 993 1.236
Giro 1.265 1.807
Obligasi subordinasi 8.035 7.583
Jumlah 47.538 42.081
Mata uang asing (Catatan 39)
Deposito 665 385
Giro 57 103
Jumlah 722 488
Jumlah pihak ketiga 48.260 42.569
Jumlah 50.242 44.216
- 65 -
Page 69
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
23. Liabilitas Lain-lain
30 September 2025 31 Desember 2024
Setoran jaminan 48.340 176.743
Liabilitas sewa 103.071 129.916
Penilaian pajak penghasilan 35.002 19.746
Pendapatan yang ditangguhkan 14.632 24.124
Liabilitas sehubungan dengan pinjaman 3.979 2.381
Estimasi kerugian komitmen
dan kontinjensi 7.677 8.803
Titipan setoran pajak ke KPPN 2.582 114
Liabilitas terkait asuransi kredit 2.649 13.580
Liabilitas derivatif (Catatan 16) 6.073 1.746
Setoran penyelesaian hapus buku 912 1.021
Setoran penyelesaian AYDA 168 168
Lain-lain 22.671 21.191
Jumlah 247.756 399.533
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal periode 8.791 5 7 8.803
Pembentukan (pemulihan) periode berjalan (1.154) 11 17 (1.126)
Saldo akhir periode 7.637 16 24 7.677
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Jumlah
Saldo awal tahun 7.553 33 54 7.640
Pembentukan (pemulihan) tahun berjalan 1.238 (28) (47) 1.163
Saldo akhir tahun 8.791 5 7 8.803
24. Pinjaman yang Diterima
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Pihak ketiga 30.000 -
Jumlah 30.000 -
Pinjaman pihak ketiga dalam Rupiah merupakan pinjaman yang diterima oleh Entitas Anak dengan
akad Mudharabah Muqayyadah. Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada tahun 2026. Porsi
nisbah yang disepakati masing-masing sebesar 24,86% untuk Bank dan pihak ketiga sebesar
75,14%.
- 66 -
Page 70
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
25. Obligasi Subordinasi
Merupakan obligasi subordinasi yang diterbitkan oleh Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Obligasi subordinasi Bank Sinarmas
Tahap I Tahun 2022 500.000 500.000
Diskonto yang belum diamortisasi (1.754) (2.495)
Jumlah bersih 498.246 497.505
Pada tanggal 29 Juni 2022, Perusahaan menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank
Sinarmas Tahap I Tahun 2022 sebesar Rp500.000. Obligasi subordinasi ini berjangka waktu 5
tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2027. Tingkat suku bunga sebesar 6,50% per
tahun dan dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
Berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
terkait, seluruhnya akan dipergunakan oleh Perusahaan untuk memperkuat permodalan yang
diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam rangka mendukung rencana penyaluran
kredit dengan tenor yang lebih panjang.
Pada Desember 2022, Perusahaan telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Subordinasi I untuk penyaluran kredit dengan tenor panjang.
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagi Wali Amanat.
Perusahaan wajib mengupayakan tingkat kesehatan Perusahaan minimal berada dalam peringkat
komposit 3 (tiga) yang tergolong "Cukup Baik", sesuai penilaian internal berdasarkan ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan.
Melalui surat nomor RC-006/KRI-DIR/III/2025 tanggal 27 Maret 2025, PT Kredit Rating Indonesia
memutuskan peringkat atas Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Sinarmas sebanyak-
banyaknya sebesar Rp3.000.000.000.000 (tiga triliun Rupiah) di irA untuk periode 27 Maret 2025
sampai dengan 1 April 2026.
26. Dana Syirkah Temporer
Akun ini merupakan investasi tidak terikat dalam bentuk giro mudharabah, tabungan mudharabah,
deposito berjangka mudharabah dan sertifikat investasi mudharabah antarbank.
a. Simpanan
30 September 2025 31 Desember 2024
Giro mudharabah 986.366 849.868
Tabungan mudharabah 1.911.263 2.381.155
Deposito berjangka mudharabah 4.055.691 3.691.526
Jumlah 6.953.320 6.922.549
- 67 -
Page 71
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Giro mudharabah terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37) 121.451 91.048
Pihak ketiga 678.428 582.499
Jumlah 799.879 673.547
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak berelasi (Catatan 37) 136 58
Pihak ketiga 186.351 176.263
Jumlah 186.487 176.321
Jumlah 986.366 849.868
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Tingkat nisbah per tahun
Rupiah 0,00 - 6,00 0,10 - 6,25
Mata uang asing 0,50 - 2,00 0,50 - 2,00
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada saldo giro mudharabah
yang diblokir dalam rangka jaminan piutang dan pembiayaan syariah.
Tabungan mudharabah terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 37) 14.269 34.601
Pihak ketiga 1.895.275 2.344.110
Jumlah 1.909.544 2.378.711
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak ketiga 1.719 2.444
Jumlah 1.911.263 2.381.155
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Tingkat nisbah per tahun
Rupiah 0,00 - 6,00 0,00 - 7,00
Mata uang asing 0,00 - 0,50 0,00 - 0,50
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak ada saldo tabungan
mudharabah yang diblokir dalam rangka jaminan piutang dan pembiayaan syariah.
Deposito berjangka mudharabah terdiri atas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi (Catatan 37)
Rupiah 192.385 69.316
Mata uang asing (Catatan 39) - 966
Jumlah 192.385 70.282
Pihak ketiga
Rupiah 3.838.202 3.607.836
Mata uang asing (Catatan 39) 25.104 13.408
Jumlah 3.863.306 3.621.244
Jumlah 4.055.691 3.691.526
- 68 -
Page 72
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Klasifikasi deposito berjangka mudharabah berdasarkan jangka waktu dan sisa umur saldo
saat jatuh tempo adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode deposito berjangka:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi Pihak Pihak berelasi Pihak
(Catatan 37) ketiga Jumlah (Catatan 37) ketiga Jumlah
Rupiah
Kurang dari 1 bulan 50.000 26.568 76.568 - 65.160 65.160
1 bulan 129.462 1.377.326 1.506.788 57.766 438.100 495.866
3 bulan 12.923 1.756.705 1.769.628 11.550 852.454 864.004
6 bulan - 444.750 444.750 - 2.014.372 2.014.372
12 bulan - 232.853 232.853 - 237.750 237.750
Jumlah 192.385 3.838.202 4.030.587 69.316 3.607.836 3.677.152
Mata uang asing (Catatan 39)
1 bulan - 19.960 19.960 966 7.569 8.535
3 bulan - 2.365 2.365 - 1.070 1.070
6 bulan - 2.483 2.483 - 4.249 4.249
12 bulan - 296 296 - 520 520
Jumlah - 25.104 25.104 966 13.408 14.374
Jumlah 192.385 3.863.306 4.055.691 70.282 3.621.244 3.691.526
Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pihak berelasi Pihak Pihak berelasi Pihak
(Catatan 37) ketiga Jumlah (Catatan 37) ketiga Jumlah
Rupiah
1 bulan atau kurang 191.022 1.657.156 1.848.178 69.266 938.757 1.008.023
1-3 bulan 1.363 1.683.490 1.684.853 50 1.126.600 1.126.650
3-6 bulan - 410.474 410.474 - 1.390.512 1.390.512
6-12 bulan - 87.082 87.082 - 151.967 151.967
Jumlah 192.385 3.838.202 4.030.587 69.316 3.607.836 3.677.152
Mata uang asing (Catatan 39)
1 bulan atau kurang - 20.903 20.903 966 7.972 8.938
1-3 bulan - 3.026 3.026 - 4.282 4.282
3-6 bulan - 927 927 - 874 874
6-12 bulan - 248 248 - 280 280
Jumlah - 25.104 25.104 966 13.408 14.374
Jumlah 192.385 3.863.306 4.055.691 70.282 3.621.244 3.691.526
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Tingkat nisbah per tahun
Rupiah 0,00 - 6,50 0,00 - 7,00
Mata uang asing 0,50 - 4,50 0,00 - 4,75
Saldo deposito berjangka mudharabah yang diblokir dalam rangka jaminan piutang/
pembiayaan syariah dan bank garansi pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember
2024, masing-masing adalah sebesar Rp9.004 dan Rp8.095.
b. Simpanan dari Bank Lain
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Pihak ketiga
Giro mudharabah 1.962 1.472
Deposito berjangka mudharabah 1.500 1.500
Jumlah 3.462 2.972
- 69 -
Page 73
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
Tingkat bagi hasil rata-rata per tahun
Rupiah 0,00 - 4,25 0,00 - 4,25
27. Kepentingan Non Pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Entitas Anak sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Saldo awal 567.182 -
Dampak pemisahan Unit Usaha Syariah - 490.000
Bagian kepentingan non-pengendali
atas laba bersih 55.522 79.292
Bagian kepentingan non-pengendali
atas penghasilan komprehensif lainnya 1.626 (2.110)
Saldo akhir 624.330 567.182
28. Modal Saham dan Tambahan Modal Disetor
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
sebagai berikut:
30 September 2025
Jumlah Lembar Persentase Jumlah Modal
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Disetor
% Rp
PT Sinar Mas Multiartha Tbk 11.826.853.600 59,99% 1.182.685
Masyarakat 7.889.308.803 40,01% 788.931
Jumlah 19.716.162.403 100,00% 1.971.616
31 Desember 2024
Jumlah Lembar Persentase Jumlah Modal
Pemegang Saham Saham Kepemilikan Disetor
% Rp
PT Sinar Mas Multiartha Tbk 11.826.853.600 59,99% 1.182.685
PT Shinta Utama 337.924.345 1,71% 33.792
Enny Kamal, Direktur 1.683.501 0,01% 168
Masyarakat 7.549.700.957 38,29% 754.971
Jumlah 19.716.162.403 100,00% 1.971.616
PT Bank Sinarmas Tbk merupakan kelompok usaha Financial Services Sinar Mas yang mayoritas
sahamnya dimiliki oleh PT Sinarmas Multiartha Tbk yang berkedudukan di Indonesia.
Perubahan lembar saham untuk periode yang berakhir 30 September 2025 dan 31 Desember
2024, adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Jumlah saham pada tanggal 1 Januari 2024
dan 31 Desember 2024 19.716.162.403
Penambahan modal disetor selama periode berjalan -
Jumlah saham pada tanggal 30 September 2025 19.716.162.403
- 70 -
Page 74
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan tambahan modal disetor sampai dengan tanggal 30 September 2025 dan
31 Desember 2024:
30 September 2025 31 Desember 2024
Penawaran Umum Perdana tahun 2010 80.000 80.000
Biaya emisi saham tahun 2010 (4.678) (4.678)
Konversi Waran Seri I tahun 2011 89.918 89.918
Konversi Waran Seri I tahun 2012 90 90
Penawaran Umum Terbatas I tahun 2012 180.478 180.478
Biaya emisi saham tahun 2012 (3.776) (3.776)
Konversi Waran Seri I Tahun 2013 371 371
Konversi Waran Seri II Tahun 2013 423.821 423.821
Konversi Waran Seri I Tahun 2014 935 935
Konversi Waran Seri II Tahun 2014 1.151 1.151
Peningkatan modal tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) 152.411 152.411
Biaya emisi saham tahun 2014 (227) (227)
Konversi Waran Seri I 4.397 4.397
Konversi Waran Seri II 3.313 3.313
Konversi Waran Seri II 1.576 1.576
Penawaran Umum Terbatas II tahun 2016 326.782 326.782
Selisih antara aset dan liabilitas
pengampunan pajak 5.234 5.234
Biaya emisi saham tahun 2016 (5.285) (5.285)
Konversi Waran Seri II 19.264 19.264
Konversi Waran Seri III 880 880
Konversi Waran Seri III tahun 2019 840.000 840.000
Konversi Waran Seri III tahun 2020 252.000 252.000
Konversi Waran Seri III tahun 2022 1.183.539 1.183.539
Jumlah 3.552.194 3.552.194
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan
nilai pemegang saham. Perusahaan wajib untuk memenuhi rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum (KPMM) sebagaimana ditetapkan oleh OJK.
Manajemen menggunakan peraturan rasio permodalan untuk memantau rasio Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), sesuai dengan standar industri. Peraturan OJK untuk
pengukuran modal tersebut terutama didasarkan kepada pemantauan kebutuhan modal yang
diwajibkan (diukur sebagai 10% dari aset tertimbang menurut risiko) terhadap modal yang tersedia.
Perusahaan telah memenuhi ketentuan OJK yang berlaku tentang KPMM.
Perusahaan wajib memperhitungkan Risiko Pasar karena telah memenuhi kriteria sebagaimana
diatur oleh OJK yang berlaku, yaitu jumlah aset sebesar Rp10.000.000 atau lebih. Perhitungan
dilakukan menggunakan metode standar sesuai dengan Peraturan OJK.
- 71 -
Page 75
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perhitungan rasio KPMM Perusahaan pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
I. Komponen Modal
A. Modal Inti 7.542.473 6.930.875
B. Modal Pelengkap 622.394 641.610
II. Jumlah modal 8.164.867 7.572.485
III. Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Risiko kredit setelah memperhitungkan
risiko spesifik 12.921.266 14.517.860
Risiko pasar 5.874.415 2.981.680
Risiko operasional 6.314.860 6.723.016
Jumlah ATMR untuk risiko kredit, pasar
dan operasional 25.110.541 24.222.556
IV. Risiko Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum (KPMM) yang tersedia
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit 63,19% 52,16%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan pasar 43,44% 43,27%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan operasional 42,45% 35,65%
KPMM dengan memperhitungkan
risiko kredit dan operasional dan pasar 32,52% 31,26%
V. Risiko Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum yang diwajibkan berdasarkan
profil risiko 10% 10%
29. Waran
Pada tanggal 27 April 2016, Perusahaan menerbitkan Waran Seri III secara cuma-cuma sejumlah
4.357.096.148 waran yang melekat pada saham yang diterbitkan dalam rangka Penawaran Umum
Terbatas II. Setiap pemegang satu (1) saham baru Perusahaan berhak memperoleh empat (4)
waran dimana setiap satu (1) waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu
(1) saham baru Perusahaan dengan harga pelaksanaannya sebesar Rp625 (dalam Rupiah penuh)
dan dapat dikonversi menjadi saham mulai tanggal 28 November 2016 sampai dengan 12 Mei
2021.
Tanggal masa laku Waran Seri III berakhir pada 12 Mei 2021 dan sebanyak 21.031.543 Waran
Seri III tidak dikonversikan menjadi saham.
- 72 -
Page 76
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30. Pendapatan Bunga dan Syariah
30 September 2025 30 September 2024
Pendapatan bunga
Rupiah
Kredit yang diberikan 796.935 1.140.876
Efek-efek 701.700 730.000
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 170.540 118.041
Efek yang dibeli dengan
janji jual kembali 37.018 7.660
Giro pada bank lain 12.512 14.615
Jumlah 1.718.705 2.011.192
Mata uang asing
Kredit yang diberikan 18.277 37.508
Efek-efek 48.659 26.781
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 108.902 187.495
Giro pada bank lain 4.282 8.614
Jumlah 180.120 260.398
Jumlah pendapatan bunga 1.898.825 2.271.590
Pendapatan syariah
Rupiah
Piutang dan pembiayaan syariah 155.497 369.107
Efek-efek 234.368 33.207
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 10.189 173.388
Giro pada bank lain 1.731 -
Jumlah 401.785 575.702
Mata uang asing
Piutang dan pembiayaan syariah 4.549 849
Efek-efek 145 500
Giro pada bank lain 2.171 -
Jumlah 6.865 1.349
Jumlah pendapatan syariah 408.650 577.051
Jumlah 2.307.475 2.848.641
31. Beban Bunga dan Syariah
30 September 2025 30 September 2024
Beban bunga
Rupiah
Deposito berjangka 264.343 241.223
Tabungan 184.785 130.979
Giro 72.866 70.322
Premi penjaminan Pemerintah
(Catatan 45c) 69.535 85.783
Obligasi subordinasi 25.567 25.119
Simpanan dari bank lain 9.099 15.684
Efek yang dijual dengan janji
beli kembali 2.944 33.171
Jumlah 629.139 602.281
- 73 -
Page 77
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 30 September 2024
Beban bunga
Mata uang asing
Deposito berjangka 6.712 16.700
Giro 3.759 2.957
Simpanan dari bank lain 10 130
Jumlah 10.481 19.787
Jumlah beban bunga 639.620 622.068
Beban syariah
Rupiah
Deposito berjangka 109.644 156.128
Tabungan 67.424 68.569
Giro 15.980 19.652
Premi penjaminan Pemerintah
(Catatan 45c) 15.495 13.238
Efek-efek 6.051 2.818
Efek yang dijual dengan janji
beli kembali 515 -
Simpanan dari bank lain - 1.596
Jumlah 215.109 262.001
Mata uang asing
Deposito berjangka 312 -
Tabungan 7 -
Giro 2.536 -
Simpanan dari bank lain - 21
Jumlah 2.855 21
Jumlah beban syariah 217.964 262.022
Jumlah 857.584 884.090
32. Beban Umum dan Administrasi
30 September 2025 30 September 2024
Asuransi 310.826 315.453
Umum 226.105 225.453
Perbaikan dan pemeliharaan 296.005 316.465
Komunikasi 67.370 60.824
Sewa gedung 32.351 35.093
Transportasi 24.165 24.378
Promosi 26.427 23.743
Cetakan dan alat tulis 19.056 19.298
Listrik dan air 16.915 19.041
Imbalan kerja jangka panjang 17.253 15.062
Pendidikan dan pengembangan 23.666 17.191
Jasa profesional 11.812 4.140
Perjalanan dinas 6.579 6.519
Jumlah 1.078.530 1.082.660
33. Beban Tenaga Kerja
30 September 2025 30 September 2024
Gaji 570.546 505.498
Tunjangan hari raya 56.999 50.292
Tunjangan lainnya 488.260 406.033
Jumlah 1.115.805 961.823
- 74 -
Page 78
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
34. Pendapatan Operasional Lainnya – Lain-lain
30 September 2025 30 September 2024
Pendapatan dari klaim asuransi 34.853 -
Pendapatan Safe Deposit Box 5.727 5.684
Keuntungan penjualan AYDA - bersih 1.792 -
Pemulihan cadangan kerugian
penurunan nilai aset non-keuangan 1.351 -
Keuntungan penjualan aset tetap
(Catatan 13) - 666
Lain-lain 2.507 6.421
Jumlah 46.230 12.771
35. Beban Operasional Lainnya – Lain-lain
30 September 2025 30 September 2024
Beban tanggung jawab sosial 3.077 3.383
Biaya zakat, infaq, dan sedekah 2.147 3.376
Kerugian penjualan aset tetap
(Catatan 13) 676 -
Kerugian dari tindakan kecurangan 52 1.708
Hapus buku aset tetap
(Catatan 13) 9 48
Kerugian penjualan AYDA - bersih - 667
Lain-lain 1.097 1.477
Jumlah 7.058 10.659
36. Laba (Rugi) per Saham Dasar
30 September 2025 30 September 2024
Laba bersih 250.201 228.442
Rata-rata tertimbang jumlah saham
untuk perhitungan laba
per saham dasar 19.716.162.403 19.716.162.403
Laba bersih per saham
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 12,69 11,59
- 75 -
Page 79
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
37. Sifat dan Transaksi Pihak Berelasi
Sifat Pihak Berelasi
Selain karyawan kunci, pihak berelasi dengan Perusahaan adalah perusahaan-perusahaan yang
berada dalam Grup Sinar Mas:
a. Pemegang saham (termasuk pemegang saham akhir) Perusahaan. PT Sinarmas Multiartha
Tbk.
b. Perusahaan-perusahaan yang dimiliki secara langsung atau tidak langsung oleh pemegang
saham Perusahaan.
c. Perusahaan-perusahaan yang dikendalikan oleh anggota keluarga dekat pemegang saham
dan manajemen kunci Perusahaan.
Transaksi Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan juga melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan
pihak-pihak berelasi yang meliputi antara lain:
a. Transaksi aset dan liabilitas dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Persentase terhadap Persentase terhadap
jumlah aset/liabilitas/dan jumlah aset/liabilitas/dan
Jumlah dana syirkah temporer Jumlah dana syirkah temporer
% %
Aset
Efek-efek 1.245.826 2,23 1.079.140 1,94
Kredit 204.977 0,37 297.395 0,53
Pendapatan yang masih
akan diterima 581 0,00 143 0,00
Biaya dibayar dimuka 1.302 0,00 4.280 0,01
Aset lain-lain 33.254 0,06 35.584 0,06
Liabilitas
Liabilitas segera 386 0,00 314 0,00
Simpanan 6.583.790 16,68 5.634.290 14,05
Beban yang masih
harus dibayar 1.982 0,01 1.647 0,00
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 328.241 4,72 195.989 2,83
b. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo kredit channeling masing-
masing sebesar Rp234.887 dan Rp156.719 dan saldo kredit joint financing masing-masing
sebesar Rp1.441.791 dan Rp1.796.958 disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 9).
c. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo aset ijarah channeling
masing-masing sebesar Rpnihil dan Rpnihil disalurkan melalui pihak berelasi (Catatan 15).
d. Pendapatan bunga dan syariah yang diterima dari pihak berelasi untuk periode sembilan
bulan yang berakhir 30 September 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp10.090 dan
Rp3.700, atau masing-masing 0,46% dan 0,15% dari jumlah pendapatan bunga dan syariah
(Catatan 30).
- 76 -
Page 80
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Beban bunga dan syariah yang dibayar kepada pihak berelasi untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp58.957 dan
Rp69.310, atau masing-masing 6,87% dan 7,84% dari jumlah beban bunga dan syariah
(Catatan 31).
f. Beban umum dan administrasi yang dibayar kepada pihak berelasi untuk periode sembilan
bulan yang berakhir 30 September 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp22.661 dan
Rp21.846 atau masing-masing 2,10% dan 2,02% dari jumlah beban umum dan administrasi
(Catatan 32).
g. Grup memberikan kompensasi kepada karyawan kunci. Imbalan yang diberikan kepada
direksi dan anggota manajemen kunci lainnya adalah sebagai berikut:
30 September 2025
Personil manajemen
Dewan Direksi Dewan Komisaris kunci lainnya
% Rp % Rp % Rp
Gaji dan imbalan kerja jangka pendek 100,00% 58.997 100,00% 6.385 97,42% 276.295
Imbalan pesangon 0,00% - 0,00% - 2,58% 7.328
Jumlah 100,00% 58.997 100,00% 6.385 100,00% 283.623
30 September 2024
Personil manajemen
Dewan Direksi Dewan Komisaris kunci lainnya
% Rp % Rp % Rp
Gaji dan imbalan kerja jangka pendek 100,00% 36.800 100,00% 9.471 96,59% 171.286
Imbalan pesangon 0,00% - 0,00% - 3,41% 6.039
Jumlah 100,00% 36.800 100,00% 9.471 100,00% 177.325
h. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo transaksi komitmen dan
kontinjensi (berupa letter of credit dan bank garansi) dengan pihak berelasi masing-masing
sebesar Rp34.709 dan Rp114.779 (Catatan 38). Saldo jaminan tunai dari pihak berelasi
sehubungan dengan transaksi letter of credit dan bank garansi pada tanggal 30 September
2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp354.239 dan Rp366.395.
i. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, aset tetap Grup, kecuali tanah
diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar Mas dengan nilai pertanggungan seluruhnya masing-
masing sebesar Rp968.628 dan Rp917.905 (Catatan 13).
j. Perusahaan menandatangani asuransi kredit dengan PT Asuransi Simas Insurtech, dengan
manfaat sampai dengan 15 November 2025 (Catatan 12).
k. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat anggota atau
kelompok pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan dan manajemen kunci
lainnya.
l. Grup telah menunjuk PT Asuransi Simas Jiwa, pihak berelasi, untuk mengatur program
pensiun.
- 77 -
Page 81
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
38. Komitmen dan Kontinjensi
a. Komitmen pembelian dan penjualan tunai mata uang asing Perusahaan:
30 September 2025 31 Desember 2024
Pembelian tunai mata uang asing
(spot, forward, swap)
Dolar Amerika Serikat 552.833 177.045
Yen Jepang 3.549 -
Yuan China 5.845 -
Jumlah 562.227 177.045
Penjualan tunai mata uang asing
(spot, forward, swap)
Dolar Amerika Serikat 717.526 523.892
Yen Jepang 247.685 -
Euro 58.707 -
Poundsterling Inggris 22.409 -
Jumlah 1.046.327 523.892
Pada tanggal 30 September 2025, transaksi spot dan swap di atas akan selesai masing-
masing 1 hari sampai 9 hari dan 1 hari sampai 22 hari.
Pada tanggal 31 Desember 2024, transaksi spot, forward dan swap di atas akan selesai
masing-masing dalam 1 hari sampai 2 hari, 1 hari sampai 40 hari, dan 1 hari sampai 56 hari.
b. Grup memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi dalam rangka
ekspor-impor, pemberian garansi dan pemberian kredit kepada debitur dengan rincian
sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Komitmen
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 1.006.210 512.494
Irrevocable letters of credit 55.602 29.011
Jumlah 1.061.812 541.505
Kontinjensi
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam
penyelesaian 32.502 32.107
Liabilitas Kontinjensi
Bank garansi 265.442 789.456
Jumlah bersih (232.940) (757.349)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo transaksi komitmen dan
kontinjensi berupa letter of credit dan bank garansi dengan pihak berelasi masing-masing
sebesar Rp34.709 dan Rp114.779 (Catatan 37).
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, jangka waktu untuk letter of credit
masing-masing berkisar antara 1 – 4 bulan dan 1 – 3 bulan, sedangkan untuk bank garansi
masing-masing berkisar antara 2 – 63 bulan dan 2 – 60 bulan.
Saldo Letter of Credit yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2025
dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar Rp19.815 dan Rp69.
- 78 -
Page 82
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Saldo bank garansi yang dijamin dengan jaminan tunai pada tanggal 30 September 2025 dan
31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar Rp164.529 dan Rp523.454.
39. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a. Posisi aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah sebagai berikut:
Ekuivalen Rp
30 September 2025 31 Desember 2024
Aset
Kas USD 86.067 59.594
SGD 15.797 9.859
CNY 2.455 2.566
EUR 13.669 8.798
AUD 9.751 2.904
JPY 3.242 2.245
HKD 1.060 1.114
GBP 822 1.036
SAR 2.017 8.296
Giro pada Bank Indonesia USD 722.913 673.985
Giro pada Bank lain USD 2.978.936 1.274.611
AUD 53.497 546.101
SGD 152.193 101.321
CNY 40.455 34.985
EUR 87.061 21.055
JPY 242.183 11.275
HKD 1.526 3.594
NZD 3.681 3.548
SAR 4.145 3.011
GBP 20.268 2.347
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia USD 1.983.482 3.992.026
Efek-efek USD 879.761 742.817
EUR - 24.098
Kredit yang diberikan dan piutang/
pembiayaan syariah USD 161.081 413.999
Tagihan akseptasi USD 22.207 30.762
EUR 22.842 -
Pendapatan yang masih akan diterima USD 16.598 14.231
Aset ijarah USD 75.472 -
Aset lain-lain USD 883 2.161
Jumlah Aset 7.604.064 7.992.339
Liabilitas
Libilitas segera USD 605 1.957
SGD 386 354
EUR - 4
Simpanan USD 6.494.103 6.591.051
AUD 62.615 549.644
SGD 164.260 104.824
EUR 36.329 45.984
CNY 46.651 36.969
JPY 5.458 7.012
SAR 4.468 2.839
GBP 339 1.027
NZD 2.153 1.023
Liabilitas akseptasi USD 22.207 30.778
EUR 22.908 -
Estimasi kerugian komitmen
dan kontijensi USD 443 357
Beban yang masih harus dibayar USD 787 600
AUD 1 -
Liabilitas lain-lain USD 5.755 147.630
SGD 14 13
Jumlah Liabilitas 6.869.482 7.522.066
- 79 -
Page 83
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuivalen Rp
30 September 2025 31 Desember 2024
Dana Syirkah Temporer
Simpanan USD 213.310 193.139
Jumlah Liabilitas dan Dana
Syirkah Temporer 7.082.792 7.715.205
Aset (Liabilitas) Bersih 521.272 277.134
b. Posisi Devisa Neto (PDN)
Posisi Devisa Neto sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diungkapkan pada Catatan
49h.
40. Pengukuran Nilai Wajar
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset:
30 September 2025
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan yang
Harga kuotasian Input signifikan yang tidak dapat
dalam pasar aktif/ dapat diobservasi/ diobservasi/
Nilai tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar :
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek 4.843.791 4.843.791 - -
Tagihan derivatif 1.346 1.346 - -
Aset keuangan yang diukur pada
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek 13.634.426 13.634.426 - -
Aset tetap yang dicatat pada nilai
revaluasi
Tanah dan bangunan 587.434 - 652.720 -
Aset yang nilai wajarnya disajikan :
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 7.282.371 7.282.371 - -
Efek-efek - bersih 7.004.070 7.004.070 - -
Efek yang dibeli dengan janji
jual kembali - bersih 1.439.757 - 1.439.757 -
Kredit yang diberikan - bersih 9.170.077 - 9.170.077 -
Tagihan akseptasi - bersih 104.671 - 104.671 -
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar :
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas derivatif 6.073 6.073 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Obligasi subordinasi 500.000 495.312 - -
- 80 -
Page 84
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan yang
Harga kuotasian Input signifikan yang tidak dapat
dalam pasar aktif/ dapat diobservasi/ diobservasi/
Nilai tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar :
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek 3.526.237 3.526.237 - -
Tagihan derivatif 1.855 1.855 - -
Aset keuangan yang diukur pada
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek 12.032.034 12.032.034 - -
Aset tetap yang dicatat pada nilai
revaluasi
Tanah dan bangunan 608.441 - 652.750 -
Aset yang nilai wajarnya disajikan :
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 8.725.976 8.725.976 - -
Efek-efek 6.565.005 6.565.005 - -
Efek yang dibeli dengan janji
jual kembali - bersih 192.215 - 192.215 -
Kredit yang diberikan - bersih 12.806.287 - 12.806.287 -
Tagihan akseptasi - bersih 38.129 - 38.129 -
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar :
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas derivatif 1.746 1.746 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Obligasi subordinasi 500.000 451.887 - -
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek, perantara efek, kelompok
industri atau badan penyedia jasa penentuan harga, atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi
harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah harga
penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hierarki Level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hierarki Level 2.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut termasuk dalam hierarki Level 3.
Teknik penilaian spesifik yang digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan
termasuk:
Kuotasi harga pasar atau kuotasi harga penjual untuk instrumen sejenis;
Nilai wajar swap suku bunga dihitung dari nilai kini estimasi arus kas masa depan
berdasarkan kurva hasil yang dapat diobservasi;
- 81 -
Page 85
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai wajar kontrak mata uang asing berjangka ditentukan berdasarkan kurs tukar
berjangka pada tanggal pelaporan;
Teknik penilaian lainnya, seperti analisa arus kas diskonto, digunakan untuk menentukan
nilai wajar instrumen keuangan lainnya.
Nilai wajar tidak diungkapkan untuk instrumen keuangan Perusahaan yang nilai tercatatnya telah
mendekati estimasi nilai wajarnya serta instrumen keuangan yang nilai wajarnya tidak dapat diukur
dengan andal karena tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif atau tidak memiliki jatuh tempo
yang pasti.
41. Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang didokumentasikan dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Sinarmas Tbk No. 78 tanggal 19 Juni 2025
dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menyisihkan saldo
laba sebesar Rp500 untuk cadangan umum.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang didokumentasikan dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Nano Syariah No. 57 tanggal 16 Juni 2025
dari Aulia Taufani, SH. di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menyisihkan saldo laba
sebesar Rp 300 untuk cadangan umum.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham yang didokumentasikan dalam Akta Berita Acara
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Sinarmas Tbk No. 21 tanggal 16 Mei 2024
dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk menyisihkan saldo
laba sebesar Rp500 untuk cadangan umum.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, saldo laba konsolidasian yang
ditentukan penggunaannya untuk cadangan umum adalah masing-masing sebesar Rp10.800 dan
Rp10.000.
42. Kontinjensi
Grup menghadapi perkara hukum atau gugatan yang timbul dari kegiatan normal usahanya.
Manajemen Perusahaan bersama dengan penasehat hukum berpendapat bahwa liabilitas akhir
atas perkara hukum atau gugatan tersebut, jika ada, tidak memiliki pengaruh yang material
terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, tidak ada provisi yang dibentuk atas liabilitas
kontinjensi tersebut.
43. Informasi Segmen
a. Segmen Usaha
Informasi segmen Grup disajikan berdasarkan jenis kegiatan usahanya, yakni pemasaran dan
kredit, treasury, dan ekspor-impor. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
informasi segmen primer Grup, sebagai berikut:
- 82 -
Page 86
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
30 September 2025
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Pendapatan
Pendapatan bunga dan
pendapatan syariah 815.212 1.082.873 740 160.046 248.604 2.307.475
Pendapatan operasional lainnya 112.065 149.827 4.586 184.456 6.690 457.624
Jumlah Pendapatan 927.277 1.232.700 5.326 344.502 255.294 2.765.099
Beban
Beban bunga dan beban syariah 602.000 37.620 - 211.398 6.566 857.584
Beban operasional lainnya 21.915 7.415 1.970 11.510 - 42.810
Jumlah Beban 623.915 45.035 1.970 222.908 6.566 900.394
Pendapatan segmen - bersih 1.864.705
Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan 934.193
Beban yang tidak dapat dialokasikan 2.422.833
Laba sebelum pajak 376.065
Beban pajak (70.342)
Laba bersih 305.723
30 September 2024
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Pendapatan
Pendapatan bunga dan
pendapatan syariah 1.178.384 1.090.921 2.285 369.956 207.095 2.848.641
Pendapatan operasional lainnya 178.215 166.137 5.110 50.291 1.364 401.117
Jumlah Pendapatan 1.356.599 1.257.058 7.395 420.247 208.459 3.249.758
Beban
Beban bunga dan beban syariah 547.965 74.103 - 257.587 4.435 884.090
Beban operasional lainnya 97.984 (8.541) (470) (3.034) - 85.939
Jumlah Beban 645.949 65.562 (470) 254.553 4.435 970.029
Pendapatan segmen - bersih 2.279.729
Pendapatan yang tidak dapat
dialokasikan 332.348
Beban yang tidak dapat dialokasikan 2.246.095
Laba sebelum pajak 365.982
Beban pajak (74.486)
Laba bersih 291.496
Laporan posisi keuangan konsolidasian:
30 September 2025
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Aset
Aset segmen 7.966.516 36.441.222 104.671 1.764.490 6.641.756 52.918.655
Aset yang tidak dapat
dialokasikan 2.824.629
Jumlah Aset 55.743.284
Liabilitas
Liabilitas segmen 38.045.309 528.435 109.974 367.253 - 39.050.971
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan 424.477
Dana Syirkah Temporer 6.956.782 - 6.956.782
Jumlah Liabilitas dan Dana
Syirkah Temporer 46.432.230
- 83 -
Page 87
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Bank Umum Bank Umum Syariah
Pemasaran Pemasaran
dan Kredit Treasuri Ekspor-impor dan Kredit Treasuri Jumlah
Aset
Aset segmen 10.873.278 32.539.963 38.129 2.708.864 6.600.417 52.760.651
Aset yang tidak dapat
dialokasikan 2.863.782
Jumlah Aset 55.624.433
Liabilitas
Liabilitas segmen 36.720.261 1.392.278 185.275 1.364.310 - 39.662.124
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan 437.166
Dana Syirkah Temporer 6.925.521 - 6.925.521
Jumlah Liabilitas dan Dana
Syirkah Temporer 47.024.811
b. Segmen Geografis
Pendapatan bunga dan syariah berdasarkan wilayah geografis adalah sebagai berikut:
30 September 2025 30 September 2024
DKI Jakarta 1.955.849 2.528.115
Pulau Jawa (diluar Jakarta) 162.761 132.212
Pulau Sumatera 115.873 102.476
Pulau Sulawesi dan Maluku 26.863 34.163
Pulau Kalimantan 27.719 30.113
Pulau Bali dan Lombok 18.410 21.562
Jumlah 2.307.475 2.848.641
Nilai tercatat aset segmen dan tambahan atas aset tetap berdasarkan wilayah geografis atau
lokasi aset tersebut adalah sebagai berikut:
Nilai Tercatat Aset Segmen Penambahan Aset Tetap
30 September 2025 31 Desember 2024 30 September 2025 31 Desember 2024
DKI Jakarta 48.258.813 48.424.115 154.912 102.222
Pulau Jawa (diluar Jakarta) 2.171.795 1.973.918 (7.709) 26.810
Pulau Sumatera 1.580.998 1.349.371 (4.819) 11.438
Pulau Sulawesi dan Maluku 365.320 405.503 (1.306) 4.137
Pulau Kalimantan 337.145 321.597 (1.201) 4.548
Pulau Bali dan Lombok 204.545 286.111 (920) 4.448
Pulau Papua 39 36 (329) (595)
Jumlah 52.918.655 52.760.651 138.628 153.008
44. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Grup menyadari bahwa situasi lingkungan eksternal dan internal Grup telah mengalami
perkembangan yang diikuti dengan semakin kompleksnya risiko kegiatan usaha Perbankan dan
meningkatnya kebutuhan akan praktek tata kelola yang sehat (Good Corporate Governance).
Sebagai tanggapan terhadap kondisi tersebut, Grup telah mengimplementasikan kerangka
menajemen risiko yang memadai mengacu pada pilar-pilar dan ketentuan yang tercantum dalam
peraturan dan ketentuan otoritas yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran dan
kompleksitas usaha serta kemampuan Grup, yang meliputi:
- 84 -
Page 88
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
a. Pengawasan Aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi;
b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit;
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengawasan, dan pengendalian risiko, serta
sistem informasi manajemen risiko;
d. Sistem pengendalian internal.
Kerangka tersebut digunakan Grup sebagai bagian integral dari menetapkan strategi, struktur
organisasi, kebijakan dan pedoman serta memperkuat infrastruktur manajemen risiko guna
mempertahankan tingkat kesehatan bank dan memastikan bahwa semua risiko yang dihadapi
dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dimitigasi dan dilaporkan dengan baik serta aktivitas
usaha yang dilakukan Grup tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan Grup atau
dapat mengganggu kelangsungan usaha Grup.
Penerapan manajemen risiko dilakukan secara konsolidasi baik dari sisi Bank Sinarmas selaku
induk perusahaan maupun Bank Nano Syariah selaku anak usaha, antara lain terkait pengelolaan
risiko atas produk-produk dana pihak ketiga, portofolio kredit dan pembiayaan, pengelolaan
likuiditas, dan aktivitas operasional.
Grup telah menerapkan konsep Model 3 (tiga) Lini (three lines model), membagi fungsi-fungsi di
dalam organisasi yang terlibat di dalam manajemen risiko menjadi tiga kelompok, yaitu pemilik
risiko (risk owner), pengawas risiko (risk overseer), dan penyedia pemastian independen. Di
samping itu, organisasi dapat pula melibatkan pihak eksternal sebagai lini tambahan.
Lini pertama adalah pemilik risiko yang bertanggung jawab mengelola risiko, dan menerapkan
pengendalian internal dalam pekerjaan sehari-hari, serta melakukan tindakan korektif dalam
mengatasi kelemahan pada proses dan pengendalian. Lini kedua adalah fungsi atau unit organisasi
yang membantu membangun dan memantau pengendalian lini pertama serta memastikan lini
pertama melakukan tanggung jawabnya dengan memadai. Fungsi ini dilakukan oleh satuan kerja
manajemen risiko (risk management group), satuan kerja kepatuhan (compliance group), dan
penjaminan mutu (quality assurance). Lini ketiga adalah audit internal yang memastikan secara
independen pelaksanaan dari lini pertama dan lini kedua terhadap tata kelola, manajemen risiko,
dan pengendalian internal. Untuk lini tambahan dilakukan oleh auditor eksternal dan regulator yang
memberikan tambahan informasi penerapan manajemen risiko bank kepada para pemangku
kepentingan.
Wewenang dan tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko diungkapkan pada Catatan 49i.
Pada Triwulan III 2025, Perusahaan secara berkesinambungan akan dan/atau telah melakukan
beberapa upaya dalam penyempurnaan proses kredit dan monitoring kredit untuk meminimalkan
risiko kredit. Di antaranya upaya yang telah dilakukan Perusahaan antara lain:
Melakukan pengkinian Kebijakan, Pedoman, Standard Operating Procedure (SOP), Petunjuk
Pelaksanaan (Juklak), Surat Keputusan (SK) untuk menyempurnakan proses kredit secara
end to end disesuaikan dengan perubahan faktor atau stratejik bisnis, eksposur risiko, profil
risiko dan ketentuan regulator yang berlaku;
Mengoptimalkan peningkatan kredit sesuai Rencana Bisnis Perusahaan dengan penyaluran
kredit yang dilakukan secara prudent dan menerapkan prinsip kehati-hatian kepada debitur
dengan mempertimbangkan sektor yang masih potensial dan yang masih memiliki prospek
usaha, agunan aset tetap dan/atau skema penjaminan kredit melalui lembaga penjaminan
untuk meminimalkan risiko kredit;
Melakukan peningkatan frekuensi dan kualitas pemantauan kredit, monitoring pembayaran
angsuran/kewajiban debitur/nasabah serta melakukan follow up dan memenuhi komitmen
atas temuan/rekomendasi OJK, meningkatkan efektivitas dan efisiensi penagihan kredit
bermasalah, serta memantau kondisi usaha debitur melalui indikator Early Warning;
Melakukan trade checking untuk melihat hubungan kerjasama dan performance debitur,
memantau realisasi pemenuhan dokumen covenant kredit sesuai yang disyaratkan pada
Offering Letter dan menindaklanjuti apabila terjadi penyimpangan;
- 85 -
Page 89
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Melakukan upaya restrukturisasi kepada debitur-debitur yang mengalami penurunan usaha
dengan tetap memperhatikan ketentuan baik dari karakter debitur, usaha yang masih berjalan
sebagai sumber pembayaran, prospek usaha, masih memiliki kemampuan membayar;
Mengupayakan penyaluran kredit ke sektor usaha yang belum melampaui limit Risk Appetite
dan Risk Tolerance Bank serta sektor yang termasuk dalam kategori pembiayaan
berkelanjutan (sustainable financing) dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi
Perusahaan;
Memantau progress penyelesaian nasabah Non Performing Loan (NPL) dengan memantau
ketepatan pembayaran setelah restrukturisasi dilakukan, penagihan yang intensif (lisan atau
tertulis), dilakukan lelang/agunan yang diambil alih (AYDA), hapus buku, dan
mengoptimalisasi pemulihan kredit bermasalah;
Optimalisasi penanganan penyelesaian kredit bermasalah dan eksekusi Hak Tanggungan
melalui kerjasama dengan pengacara dan balai lelang swasta serta melakukan optimalisasi
terhadap proses penagihan, restrukturisasi, pengawasan progress penagihan baik pada akun
hapus buku, NPL, dan AYDA, serta melakukan kerjasama jasa penagihan melalui pihak
ketiga;
Secara bertahap dan berkesinambungan, Perusahaan berupaya mengurangi eksposur
debitur inti, melakukan diversifikasi portofolio secara menyeluruh dengan peningkatan
eksposur pada segmen kredit selain Corporate yaitu Commercial, Micro, SME,
Chanelling/Joint Financing, Consumer;
Secara bertahap Perusahaan berupaya meningkatkan pembentukan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (CKPN) atas kredit bermasalah (NPL) hingga mencapai 100% guna
memitigasi potensi risiko kerugian yang diakibatkan kredit bermasalah akibat penurunan
kemampuan bayar atau gagal bayar debitur;
Melakukan monitoring terhadap Penyediaan Dana kepada pihak terkait dan selain pihak
terkait sebagaimana yang diatur dalam ketentuan OJK tentang Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) Perusahaan Umum yang dilakukan secara periodik;
Melakukan perhitungan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial sesuai yang diatur pada
Peraturan Nomor 24/3/PBI/2022 Tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM)
Bagi Perusahaan Umum Konvensional, Perusahaan Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah;
Melakukan kaji ulang kembali untuk SK Risk Appetite & Risk Tolerance Tahun 2025 pada
bulan Agustus 2025;
Perusahaan telah melakukan uji coba Contingency Funding Plan dan Pinjaman Likuiditas
Jangka Pendek (PLJP) pada Bank Indonesia (BI) dengan tujuan untuk meningkatkan
awareness dan memastikan setiap pihak yang ikut dalam menjaga kondisi likuiditas
Perusahaan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam hal Perusahaan
menghadapi kondisi krisis likuiditas untuk dapat kembali menjadi normal;
Melakukan pemantauan Risk Appetite & Risk Tolerance untuk rasio NPL gross & net
Perusahaan, NPL per Segmentasi, Sektor Ekonomi Kredit & Surat Berharga, Debitur Inti,
CKPN untuk NPL Perusahaan, CKPN NPL Individual, CKPN NPL Kolektif, Rasio Pembiayaan
Inklusif Makroprudensial (RPIM) dan BMPK pihak terkait dan selain pihak terkait;
Melakukan uji ketahanan (stress test) yang bertujuan untuk mengukur ketahanan Perusahaan
dalam menghadapi kondisi ekstrem yang dapat berdampak pada peningkatan NPL, CKPN,
serta tekanan terhadap Modal dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Dari sisi operasional, Perusahaan melakukan beberapa upaya untuk meminimalkan risiko
operasional yang berasal dari sumber-sumber risiko antara lain:
Proses Internal: Melakukan kaji ulang berkala terhadap kebijakan, prosedur, melakukan
proses risk assurance terhadap aktivitas operasional Perusahaan, memberikan rekomendasi
perbaikan serta monitoring terhadap implementasinya, serta melakukan tindak lanjut atas
hasil audit internal/eksternal;
Sistem dan Teknologi: Penerapan proses manajemen risiko dalam penggunaan Teknologi
Informasi telah dilaksanakan secara memadai dalam hal pengelolaan pengamanan informasi,
pengamanan terhadap data Perusahaan, dan uji coba terhadap pengembangan sistem
aplikasi;
- 86 -
Page 90
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manusia: Perusahaan memastikan kecukupan kuantitas SDM yang diperlukan dan secara
berkala berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sosialisasi,
refreshment risk/fraud awareness serta Deklarasi Anti Fraud dan Pakta Integritas yang
dilakukan secara online;
Faktor eksternal: Perusahaan melakukan pengkinian pedoman bagi pengelolaan
kelangsungan usaha yang komprehensif dengan tujuan untuk mengantisipasi risiko
operasional yang mungkin terjadi dari situasi darurat/kritikal karena bencana alam seperti
banjir, gempa bumi dan faktor lainnya seperti kebakaran, gangguan sistem melalui Business
Continuity Management (BCM) dan Disaster Recovery Center (DRC).
Selama Triwulan III 2025, seluruh aktivitas operasional Perusahaan terkendali dan berjalan
dengan baik. Perusahaan semakin memperkuat permodalan tercermin dengan jumlah modal
KPMM secara individu sebesar Rp8,16 triliun dan KPMM sebesar 32,52% serta jumlah modal
KPMM secara konsolidasi dengan perusahaan anak sebesar Rp8,76 triliun dan KPMM sebesar
31,99%.
Perusahaan melakukan pengelolaan terhadap 8 (delapan) jenis risiko, yang antara lain sebagai
berikut:
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko yang terjadi akibat kegagalan pihak lawan (counterparty) memenuhi
liabilitasnya, yang timbul dari aktivitas fungsional Perusahaan seperti perkreditan (penyediaan
dana), treasury, investasi dan pembiayaan perdagangan (trade finance).
Dalam mengelola risiko kredit, Perusahaan menetapkan limit agar eksposur kredit sesuai dengan
appetite yang telah ditentukan. Ketentuan limit dibedakan antar setiap segmentasi yaitu Corporate,
Channeling/Joint Financing, Lembaga Keuangan, Mikro, Usaha Kecil dan Menengah (SME),
Komersial dan Konsumsi.
Risk Management Group (Satuan Kerja Manajemen Risiko) berupaya secara bertahap
menyempurnakan metodologi identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pelaporan informasi risiko
yang efektif, dan mengkaji secara berkala kerangka manajemen risiko yang ada untuk
meminimalisasi berbagai risiko usaha yang dihadapi.
Perbaikan dan penyempurnaan dalam proses kredit Perusahaan diungkapkan pada Catatan 49i.
Risiko kredit dikelola melalui penetapan kebijakan-kebijakan dan proses-proses yang meliputi
kriteria pemberian kredit dan persetujuan kredit, penetapan pricing, pemantauan, pengelolaan
kredit bermasalah dan manajemen portofolio.
Perusahaan telah memiliki kebijakan dan pedoman tertulis terkait dengan kegiatan perkreditan
yang antara lain, mengatur prosedur analisa kredit, persetujuan kredit, pencatatan dan
pengawasan kredit, dan restrukturisasi kredit. Kebijakan dan prosedur tersebut dievaluasi/dikaji
secara berkala untuk disesuaikan perubahan kondisi serta arah kebijakan Perusahaan agar
potensi risiko dapat dimitigasi.
Proses pemantauan kualitas kredit sampai dengan penanganan kredit bermasalah terus
ditingkatkan dengan berbagai strategi yang dimonitor secara periodik untuk memastikan agar
kualitas portofolio kredit tetap terjaga. Pengelolaan kredit yang efektif dengan melakukan analisa
kredit secara prudent, monitoring performa debitur, melakukan deteksi early warning secara dini
dapat meminimalkan kerugian akibat gagal bayar, sehingga Perusahaan dapat mengoptimalkan
alokasi modal untuk pengembangan produk dan ekspansi bisnis perusahaan serta menanggung
risiko kredit. Selain itu, Perusahaan mengelola sumber daya manusia secara kuantitas dan
kualitas, serta mempersiapkan kebijakan dan prosedur kerja.
- 87 -
Page 91
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Proses underwriting kredit telah dikaji ulang dengan melakukan revisi maupun menerbitkan
beberapa kebijakan perkreditan, petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) di
setiap segmen kredit termasuk kewenangan dalam memutus kredit, monitoring kredit, dan lainnya
menyesuaikan dengan kompleksitas bisnis Perusahaan.
Selain itu, untuk mendukung pertumbuhan kredit yang sehat, Perusahaan juga mengadakan
training dan workshop antara lain mengenai SOP Supervisi Kredit Segmen Small & Medium
Enterprise (SME) Loan, SOP Kredit Multiguna Usaha Petani Sawit, Data Return KPR, Sosialisasi
Pengembangan Kolektibilitas Restruktur pada Aplikasi PBK, Proses dan Mekanisme Persetujuan
KPR Internal, Sharing Session Mekanisme Input Pelunasan Sebagian Pokok pada Aplikasi PBK,
End To End Process LOS KTA Payroll dan Dokumen Pendukung, Sosialisasi Program KPR Smart
Approval Program (Income Declare), Refreshment Tentang Susunan dan Wewenang Memutus
Untuk Komite Kredit Micro Loan, Sosialisasi DHE SDA, Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko.
Dalam penerapan transformasi digital yang berdampak pada proses credit underwriting,
Perusahaan telah memiliki risk strategy untuk setiap produk digital loan yang dituangkan ke dalam
Credit Risk Engine dan telah dilakukan implementasi One Limit System untuk mengukur
repayment capacity setiap applicant serta dilakukan analisa performance monitoring. Perusahaan
juga telah melakukan tinjauan atas scoring model yang telah digunakan, melakukan
pengembangan scoring model baru dan dilakukan validasi model dengan mengacu kepada
Petunjuk Pelaksanaan Risk Model Validation, serta monitoring model secara berkala baik dari sisi
efektivitas maupun akurasi model.
Perusahaan telah menyusun strategi dan action plan untuk aktivitas perkreditan, yang akan lebih
fokus pada debitur saat ini (existing) terutama yang terdampak dan akselerasi proses
restrukturisasi bagi debitur yang terdampak, dan memberikan penyaluran kredit kepada debitur-
debitur yang memiliki jaminan/agunan yang memadai dan sektor-sektor yang masih memiliki
prospek usaha.
Dalam hal penanganan pembiayaan bermasalah, Perusahaan telah melakukan sejumlah action
diantaranya melakukan restrukturisasi kredit, eksekusi hak tanggungan, pengambilalihan agunan
dan pemasaran jaminan melalui media digital dan non digital.
Perusahaan telah mengimplementasikan perhitungan CKPN berdasarkan PSAK 109 Instrumen
Keuangan dalam hal pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai kredit sesuai dengan
penetapan Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI).
Perusahaan telah membangun infrastruktur dan sistem IT yang dapat melakukan proses klasifikasi
dan pengukuran, perhitungan penurunan nilai (kolektif dan individu), serta pengungkapan laporan.
Cakupan penurunan nilai telah memperhitungkan kerugian di masa mendatang (expected credit
loss model).
Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dengan menggunakan metode Expected Credit Loss
sesuai dengan ketentuan PSAK No. 109 menghitung penurunan nilai pada Portofolio (1) Kredit; (2)
Treasury; (3) Trade Finance baik untuk on balance sheet maupun off balance sheet setiap bulan.
Perusahaan melakukan pemodelan Probability of Default (PD), Loss Given Defaut (LGD), Credit
Convertion Factor (CCF), Exposure at Default (EAD) dan Forward Looking Macroeconomic
Variables untuk semua segmentasi portofolio instrumen keuangan sesuai dengan metodologi yang
telah ditentukan oleh Perusahaan.
- 88 -
Page 92
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran Cadangan Kerugian Kredit Ekpektasian
Perusahaan mengacu pada PSAK 109 Instrumen Keuangan yang memperkenalkan metode
kerugian kredit ekspektasian dalam mengukur kerugian instrumen keuangan akibat penurunan
nilai. PSAK 109 Instrumen Keuangan mensyaratkan pengakuan segera atas dampak perubahan
kerugian kredit ekspektasian setelah pengakuan awal aset keuangan. Perusahaan
mengembangkan permodelan parameter risiko seperti Probability of Default (PD), Loss Given
Defaut (LGD), Credit Convertion Factor (CCF), Exposure at Default (EAD) yang digunakan
sebagai komponen perhitungan kerugian kredit ekspektasian.
PSAK No. 109 Instrumen Keuangan mensyaratkan entitas untuk mengelompokkan aset keuangan
ke dalam tiga tahapan (tahap 1, tahap 2 dan tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi
peningkatan risiko kredit yang signifikan. Perusahaan mengukur cadangan kerugian sejumlah
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan untuk aset keuangan yang memiliki risiko kredit rendah
pada tanggal pelaporan (tahap 1) dan kerugian kredit sepanjang umur untuk aset keuangan yang
mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (tahap 2 dan tahap 3). Pada setiap tanggal
pelaporan, entitas menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan telah meningkat secara
signifikan sejak pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian tersebut, entitas membandingkan
risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal serta mempertimbangkan informasi yang wajar dan
terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, yang merupakan indikasi peningkatan
risiko kredit secara signifikan (SICR) sejak pengakuan awal.
Berikut adalah eksposur maksimum instrumen keuangan dalam laporan posisi keuangan dan
rekening administratif yang terkait risiko kredit pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember
2024:
30 September 2025
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Laporan Posisi Keuangan
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek
Reksadana 2.450.291 - - - 2.450.291
Aset lain-lain
Tagihan derivatif 1.346 - - - 1.346
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek
Obligasi korporasi 3.514.082 - 468.060 - 3.982.142
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Giro pada bank Indonesia 4.488.550 - - 495.844 4.984.394
Giro pada bank lain - bersih 3.394.852 - - 203.030 3.597.882
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 6.983.371 - - 299.000 7.282.371
Efek-efek - bersih
Obligasi korporasi 95.712 - - 225.846 321.558
Tagihan dan wesel ekspor 15.647 - - - 15.647
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah - - - 200.000 200.000
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah - - - 200.000 200.000
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) - bersih 7.576.627 221.343 39.886 1.332.221 9.170.077
Tagihan akseptasi - bersih 104.671 - - - 104.671
Pendapatan yang masih akan diterima 187.918 - - 142.992 330.910
Aset lain-lain 125.991 - - 957 126.948
Jumlah 28.939.058 221.343 507.946 3.099.890 32.768.237
Komitmen dan Kontinjensi
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 1.006.210 - - - 1.006.210
Bank garansi 261.142 - - 4.300 265.442
Irrevocable letters of credit 55.602 - - - 55.602
Jumlah 1.322.954 - - 4.300 1.327.254
- 89 -
Page 93
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2024
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Syariah Jumlah
Laporan Posisi Keuangan
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Efek-efek
Reksadana 1.977.049 - - - 1.977.049
Aset lain-lain
Tagihan derivatif 1.855 - - - 1.855
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Efek-efek
Obligasi korporasi 4.399.308 - 463.814 - 4.863.122
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Giro pada bank Indonesia 4.694.100 - - 1.012.337 5.706.437
Giro pada bank lain - bersih 1.883.517 - - 137.472 2.020.989
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 8.281.976 - - 444.000 8.725.976
Efek-efek - bersih
Obligasi korporasi 101.111 - - 67.875 168.986
Tagihan dan wesel ekspor 32.820 - - - 32.820
Sertifikat investasi mudharabah
antarbank syariah - - - 400.000 400.000
Sertifikat pengelolaan dana
berdasarkan prinsip syariah - - - 250.000 250.000
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) 10.280.336 690.966 210.422 3.174.079 14.355.803
Tagihan akseptasi - bersih 38.144 - - - 38.144
Pendapatan yang masih akan diterima 272.974 - - 132.117 405.091
Aset lain-lain 123.626 - - - 123.626
Jumlah 32.086.816 690.966 674.236 5.617.880 39.069.898
Komitmen dan Kontinjensi
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 512.494 - - - 512.494
Bank garansi 789.206 - - 250 789.456
Irrevocable letters of credit 29.011 - - - 29.011
Jumlah 1.330.711 - - 250 1.330.961
Eksposur maksimum risiko kredit tercermin dari persentase setiap kategori kredit yang diberikan
terhadap jumlah kredit. Portofolio kredit yang diberikan terdiversifikasi ke dalam 23 jenis sektor
ekonomi, dimana untuk posisi 30 September 2025, kelompok sektor ekonomi yang memperoleh
penyaluran kredit terbesar dari Perusahaan adalah sektor ekonomi Rumah Tangga, Perdagangan
Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, dan Informasi dan
Komunikasi.
Sebagai bagian dari manajemen portofolio, Perusahaan juga melakukan pemantauan
perkembangan risiko portofolio kredit melalui Laporan Profil Risiko yang menggambarkan potensi
risiko bawaan dan efektivitas kualitas penerapan manajemen risiko. Perusahaan juga melakukan
monitoring perkembangan dan kualitas portofolio berdasarkan konsentrasi per kategori portofolio,
konsentrasi kredit kepada debitur inti, sektor ekonomi, kredit berdasarkan wilayah/cabang,
segmentasi, jenis produk, tujuan penggunaan, dan jenis valuta.
Dengan demikian, Perusahaan dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan mitigasi risiko
dan juga melalui penyempurnaan proses penerapan manajemen risiko kredit, baik melalui
penyempurnaan kebijakan perkreditan maupun pengembangan sistem informasi kredit yang
memadai sehingga pengelolaan risiko menjadi efektif.
Dalam hal adanya revisi standar pemenuhan modal minimum untuk risiko kredit sebagaimana
diatur dalam standar Basel III: Finalizing Post Crisis Reforms (Basel III Reforms) yang diterbitkan
oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), Perusahaan telah mengimplementasikan
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar sejak 1 Januari 2023.
- 90 -
Page 94
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut adalah eksposur risiko kredit atas aset Perusahaan (termasuk kredit yang diberikan
berdasarkan prinsip syariah) pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024:
30 September 2025
Belum jatuh tempo
dan tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Giro pada Bank Indonesia 4.984.394 4.984.394
Giro pada bank lain - bersih 3.597.882 - 3.597.882
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 7.282.371 - 7.282.371
Efek-efek - bersih
Diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi 2.450.291 - 2.450.291
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi 737.205 - 737.205
Diukur pada nilai wajar
penghasilan komprehensif lainnya 3.514.082 468.060 3.982.142
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) - bersih 9.129.209 40.868 9.170.077
Tagihan akseptasi - bersih 104.671 - 104.671
Pendapatan yang masih akan diterima 330.910 - 330.910
Aset lain-lain 126.948 - 126.948
Jumlah 32.257.963 508.928 32.766.891
31 Desember 2024
Belum jatuh tempo
dan tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai penurunan nilai Jumlah
Giro pada Bank Indonesia 5.706.437 5.706.437
Giro pada bank lain - bersih 2.020.989 - 2.020.989
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain - bersih 8.725.976 - 8.725.976
Efek-efek
Diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi 1.977.049 - 1.977.049
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi 851.807 - 851.807
Diukur pada nilai wajar
penghasilan komprehensif lainnya 4.399.307 463.814 4.863.121
Kredit yang diberikan (termasuk
pembiayaan prinsip syariah) 14.138.123 217.680 14.355.803
Tagihan akseptasi 38.144 - 38.144
Pendapatan yang masih akan diterima 405.091 - 405.091
Aset lain-lain 123.626 - 123.626
Jumlah 38.386.549 681.494 39.068.043
Risiko Pasar
Dalam melaksanakan aktivitasnya, Perusahaan terekspos pada risiko pasar yang terdiri atas risiko
suku bunga, risiko nilai tukar dan risiko harga. Risiko pasar antara lain terdapat pada aktivitas
fungsional Perusahaan seperti kegiatan treasury dan investasi dalam surat berharga dan pasar
uang, kegiatan pendanaan dan penerbitan surat utang, serta kegiatan pembiayaan perdagangan.
Perusahaan senantiasa melakukan pengelolaan terhadap risiko pasar tersebut secara rutin
dan/atau berkala.
- 91 -
Page 95
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pemantauan dan pengukuran terhadap risiko pasar dilakukan secara harian, mingguan, bulanan
dan triwulan antara lain pemantauan posisi surat berharga yang dimiliki Perusahaan, Posisi
Devisa Neto (PDN), Value at Risk (VaR) nilai tukar, Present Value of One Basis Poin Changes
(PV01), Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB), Unrealized Profit/Loss, Holding Period surat
berharga, Off Market Rate (OMR) dan ATMR risiko pasar serta pemantauan terhadap limit-limit
yang telah ditetapkan Perusahaan dan regulator. Selain penyampaian pelaporan, juga dilakukan
kajian berupa risk assessment kepada unit kerja lain yang memerlukan kajian dari limit dan/atau
produk dan aktivitas baru yang berpotensi terpapar risiko pasar dalam rangka memitigasi risiko
yang ditimbulkan bagi Perusahaan.
a. Risiko Suku Bunga
Risiko Suku Bunga dalam Buku Bank atau Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB)
merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi
Banking Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas
(earnings) Perusahaan baik untuk saat ini maupun pada masa mendatang.
Penerapan manajemen risiko suku bunga pada Interest Rate Risk in The Banking Book
(IRRBB) diterapkan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan memantau serta mengendalikan
pergerakan suku bunga yang dapat menyebabkan perubahan pada nilai kini dan penetapan
waktu arus kas pada masa mendatang yang mempengaruhi nilai ekonomis dari aset, liabilitas,
dan transaksi rekening administratif serta menyebabkan perubahan pada pendapatan bunga
bersih. Risiko suku bunga dalam Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) diukur
berdasarkan dampak perubahan suku bunga terhadap perubahan nilai ekonomis dari ekuitas
(Economic Value of Equity/EVE) dan perubahan pada pendapatan bunga bersih (Net Interest
Income/NII).
Pengukuran dan Pemantauan risiko suku bunga atau Interest Rate Risk in The Banking Book
(IRRBB) dilakukan secara individu yaitu Bank Sinarmas selaku perusahaan induk, dan secara
konsolidasi yaitu antara perusahaan induk dan entitas anak, yaitu Bank Nano Syariah. Rasio
IRRBB berdasarkan pendekatan EVE dan NII posisi Triwulan III September 2025 masing-
masing sebesar 8,1% (Individu) dan 9,5% (Konsolidasi), dan NII sebesar 22,0% (individu) dan
19,7% (Konsolidasi).
Perusahaan dalam hal pengelolaan risiko suku bunga dilengkapi dengan analisa sensitifitas
secara periodik untuk mengukur dampak dari perubahan suku bunga yang signifikan. Selain
itu, Perusahaan telah menetapkan Risk Appetite dan Risk Tolerance untuk Risiko Suku
Bunga yaitu risiko suku bunga terhadap perubahan nilai ekonomis dari nilai ekuitas (EVE) dan
perubahan pada pendapatan bunga neto (NII). Dalam mengukur dan melakukan pemantauan,
Perusahaan telah memiliki sistem perhitungan IRRBB guna menyampaikan informasi risiko
yang akurat, efektif, sesuai ketentuan yang diatur oleh regulator, dan tepat waktu serta
meminimalkan potensi terjadinya risiko operasional. Selain itu Perusahaan telah menerapkan
perhitungan term deposit early redemption rate dan early prepayment loan serta metodologi
pengukuran core fund menggunakan sistem IRRBB tersebut.
Pengelolaan risiko suku bunga dilakukan terhadap posisi instrumen keuangan baik dalam
trading book maupun banking book. Risiko suku bunga dalam trading book dihitung dengan
pendekatan standar (standardized approach) sesuai dengan SEOJK Nomor
23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk risiko
pasar bagi Bank Umum yang mulai diberlakukan pada 1 Januari 2024, yaitu meliputi
perhitungan beban modal dengan metode sensitivities based, perhitungan beban modal untuk
risiko gagal bayar/default risk capital (DRC), dan tambahan risiko residual/Residual Risk Add-
On (RRAO).
- 92 -
Page 96
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Tabel berikut merupakan rata-rata suku bunga efektif per tahun untuk aset dan liabilitas yang
signifikan (tidak termasuk akun Syariah):
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah Mata Uang Asing Rupiah Mata Uang Asing
% % % %
Aset
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 3,06 3,17 2,80 3,77
Kredit yang diberikan 10,60 8,07 12,03 10,00
Liabilitas
Simpanan 2,33 0,24 2,08 0,34
Simpanan dari bank lain 4,09 0,09 3,98 0,59
Tabel berikut ini menyajikan portofolio Perusahaan (tidak termasuk portofolio yang
diperdagangkan) pada nilai tercatatnya, yang dikelompokkan menurut mana yang lebih awal
antara tanggal re-pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:
30 September 2025
Sampai dengan >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >1 tahun s.d.
1 bulan 3 bulan 1 tahun 2 tahun >2 tahun Jumlah
Aset
Bunga mengambang
Giro pada bank lain 3.395.807 - - - - 3.395.807
Kredit yang diberikan 117.100 287.912 2.346.619 58.621 2.425.675 5.235.927
Liabilitas
Bunga mengambang
Simpanan 28.464.386 28.464.386
Simpanan dari bank lain 30.909 - - - - 30.909
31 Desember 2024
Sampai dengan >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >1 tahun s.d.
1 bulan 3 bulan 1 tahun 2 tahun >2 tahun Jumlah
Aset
Bunga mengambang
Giro pada bank lain 1.900.099 - - - - 1.900.099
Kredit yang diberikan 80.032 731.476 4.011.353 687.368 1.886.898 7.397.127
Liabilitas
Bunga mengambang
Simpanan 27.392.275 - - - - 27.392.275
Simpanan dari bank lain 43.574 - - - - 43.574
b. Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar adalah risiko kerugian pada neraca dan rekening administratif yang
disebabkan oleh perubahan nilai tukar, termasuk perubahan nilai emas.
Kebijakan pengelolaan risiko nilai tukar berpedoman pada batas Posisi Devisa Neto (PDN)
sesuai ketentuan regulator yaitu Perusahaan wajib mengelola dan memelihara PDN paling
tinggi 20% dari Modal. Perusahaan juga menyusun Risk Appetite dan Risk Tolerance risiko
pasar yang selaras dengan tujuan strategis Perusahaan yang digunakan sebagai dasar
penentuan tingkat risiko yang akan diambil Perusahaan dalam pencapaian sasaran bisnis.
Selain itu, pengelolaan risiko nilai tukar secara harian juga dilakukan Perusahaan dengan
cara menghitung potensi kerugian yang mungkin timbul sebagai dampak dari adanya
perubahan nilai tukar terhadap posisi perusahaan. Perusahaan menggunakan metode
historical Value at Risk (VAR) dengan menggunakan 250 data historis pada tingkat
kepercayaan 99%. Selain itu Perusahaan secara berkala melakukan pemantauan terkait Off
Market Rate (OMR) untuk transaksi foreign exchange dengan tujuan untuk memastikan
rentang harga masih berada pada rentang kuotasi secara normal.
- 93 -
Page 97
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Risiko Harga
Risiko harga merupakan risiko yang timbul sebagai akibat ketidakpastian dalam perubahan
harga suatu aset, misalnya pendapatan yang kurang menguntungkan dan sekuritas yang
memiliki pendapatan tetap akibat perubahan tingkat suku bunga.
Dalam hal pengelolaan risiko harga, Perusahaan melakukan pemantauan atas eksposur risiko
pasar yang melekat pada portofolio yang dikelola oleh treasury, seperti surat berharga yang
dimiliki Perusahaan khususnya yang terekspos risiko pasar, yaitu Surat Berharga yang dimiliki
dalam kategori Fair Value to Other Comprehensive Income (FVOCI), Fair Value Through
Profit or Loss (FVTPL), Off Market Rate (OMR), PV01, Profit & Loss surat berharga dengan
mengacu pada limit-limit yang telah ditetapkan.
Dalam penerapan manajemen risiko pasar yang terpapar risiko counterparty, Perusahaan
telah menghitung, mengukur dan memantau secara berkala minimal 1 (satu) bulan sekali
sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Pasar bagi Bank Umum terkait BMPK Derivatif Non
Kredit yang diperhitungkan pada ATMR untuk Risiko Kredit dan Credit Value Adjustment
(CVA) yang merupakan bagian dari laporan ATMR untuk risiko pasar sesuai ketentuan.
Risiko Likuditas
Risiko likuiditas adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakmampuan Perusahaan untuk
memenuhi kewajiban yang jatuh tempo menggunakan sumber pendanaan arus kas dan/atau dari
aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi
keuangan Perusahaan. Risiko likuiditas merupakan risiko yang terpenting pada perusahaan umum
dan perlu dikelola secara berkesinambungan.
Dalam menjaga serta memantau kondisi likuiditas maka Perusahaan membentuk Asset and
Liability Management (ALMA) yang beranggotan setingkat pejabat eksekutif dan Asset and
Liability Committee (ALCO) yang beranggotakan manajemen senior tertinggi. ALMA memiliki
tugas dan tanggung jawab antara lain melakukan simulasi kecukupan likuiditas Perusahaan,
melakukan uji coba Contigency Funding Plan (CFP) dan Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek
(PLJP) pada Bank Indonesia dan memberikan rekomendasi kepada ALCO terkait langkah
antisipasi yang perlu dilakukan untuk memastikan kecukupan likuiditas termasuk rekomendasi
terkait suku bunga. Sedangkan ALCO memiliki tugas dan tanggung jawab yaitu mengarahkan dan
menentukan rencana, kebijakan, strategi, struktur neraca, likuiditas, profitabilitas, dan risiko yang
terkait dengan risiko valuta asing dan tingkat suku bunga melalui proses pengawasan, identifikasi
dan pengukuran paparan risiko dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Pemantauan dan pengukuran terhadap risiko likuiditas dilakukan secara harian, mingguan,
bulanan, dan triwulan, sebagai bagian dari sistem informasi manajemen dan hasil pemantauan
tersebut dilaporkan kepada Manajemen. Pemantauan dilakukan terhadap komposisi posisi
keuangan Perusahaan antara lain kecukupan Giro Wajib minimum (GWM) Rupiah dan Valas, Giro
RIM, Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), pergerakan Deposan Inti,
monitoring terhadap aktivitas Money Market terkait penempatan dan peminjaman dana interbank,
Laporan Maximum Cumulative Outflow (MCO) berdasarkan cashflow, Laporan Early Warning
Indicator (EWI), Laporan Risk Appetite dan Risk Tolerance (RART) dan Stress Testing likuiditas
guna memastikan kecukupan likuiditas Perusahaan untuk memenuhi penarikan dana nasabah
pada kondisi krisis. Selain penyampaian pelaporan, juga dilakukan kajian berupa risk assessment
kepada unit kerja lain yang memerlukan kajian dari limit dan/atau produk dan aktivitas baru yang
berpotensi terpapar risiko likuiditas dalam rangka memitigasi risiko yang ditimbulkan bagi
Perusahaan.
- 94 -
Page 98
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan telah menetapkan Risk Appetite dan Risk Tolerance untuk Risiko Likuiditas yaitu
Rasio Deposan Inti terhadap Total Dana Pihak Ketiga, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR). Hasil pemantauan
disampaikan secara berkala kepada Asset & Liabilities Committee (ALCO) Member, Asset &
Liabilities Management (ALMA) member yang meliputi unit bisnis dan unit pendukung, Komite
Manajeman Risiko (KMR), Komite Pemantau Risiko (KPR) serta kepada Direksi Perusahaan.
Dalam melakukan perhitungan LCR dan NSFR, Perusahaan telah menggunakan sistem sebagai
bagian penerapan dari sistem informasi manajemen dalam rangka menghasilkan perhitungan LCR
secara harian dan NSFR secara bulanan dengan tujuan agar semua perhitungan dilakukan secara
otomasi guna menyampaikan informasi risiko yang akurat, efektif, sesuai dengan ketentuan yang
diatur oleh regulator, dan tepat waktu serta meminimal potensi terjadinya risiko operasional.
Rasio Kecukupan Likuiditas diungkapkan pada Catatan 49i.
Selain itu Perusahaan telah memiliki sistem untuk mengukur kemampuan arus kas keluar
maksimum (MCO) Perusahaan secara otomasi dan dihasilkan secara harian sehingga
perusahaan dapat melakukan pemantauan kemampuan likuiditas Perusahaan serta melakukan
tindak lanjut lebih cepat jika perusahaan mengalami kebutuhan likuiditas dalam jumlah besar.
Dalam melakukan Pengelolaan terhadap likuiditas Perusahaan, dilakukan studi untuk mempelajari
pola pergerakan dana dan/atau perilaku nasabah dana pihak ketiga, khususnya dana nasabah inti
dan nasabah yang memiliki tingkat volatilitas cukup tinggi. Dengan mempelajari perilaku nasabah,
maka Perusahaan dapat menjaga kecukupan likuiditas yang diperlukan secara tepat dalam rangka
memenuhi kewajiban perusahaan atas Dana Pihak Ketiga. Perusahaan selalu menjaga
kecukupan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) pada level yang aman dengan besaran
kecukupan disesuaikan dengan kondisi likuiditas Perusahaan secara spesifik maupun kondisi
likuiditas di pasar.
Perusahaan senantiasa secara berkala melakukan pemantauan terhadap posisi core fund dan
berupaya untuk secara berkesinambungan meningkatkan persentase terhadap jumlah dana yang
dimiliki. Core fund menjadi bagian yang sangat penting bagi Perusahaan dalam menjalankan
fungsi intermediasi berupa penyediaan dana jangka panjang. Hal ini mengingat portofolio dana
pihak ketiga yang dimiliki Perusahaan sebagian besar berjangka waktu sampai dengan 1 (satu)
tahun. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan dana mengendap antara lain diciptakan
program-program yang mengharuskan dana nasabah ditahan dan tidak dapat ditarik sampai
jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan program, meningkatkan pertumbuhan nasabah
ritel melalui program promosi serta menerbitkan produk-produk yang ditujukan untuk segmen
menengah, melakukan program akusisi nasabah baru, manajemen pemberian tingkat suku bunga
dan cross-selling pada nasabah non-deposan inti yang terukur.
Dalam rangka mengikuti perkembangan bisnis Perusahaan yang semakin dinamis serta adanya
perubahan strategi yang dilakukan Perusahaan maka telah dilakukan back testing dan kaji ulang
terkait metodologi yang digunakan untuk perhitungan core fund yaitu menggunakan data historis
selama 5 tahun, melihat pergerakan outstanding selama 5 tahun dan menghitung dengan tingkat
kepercayaan tertentu. Perhitungan back testing dan kaji ulang metodologi telah disampaikan dan
disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris melalui rapat dan/atau melalui sirkulasi memorandum
internal dan/atau melalui e-mail.
Pada dasarnya, risiko likuiditas dikelola sesuai dengan kerangka kebijakan, pengawasan, dan
batasan yang memastikan bahwa konsentrasi pendanaan bersifat minimal, sumber dan jangka
waktu pendanaan telah terdiversifikasi.
- 95 -
Page 99
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan (termasuk simpanan dan simpanan dari
bank lain berdasarkan prinsip syariah) dan dana syirkah temporer berdasarkan pembayaran
kontraktual pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024:
30 September 2025
Sampai dengan >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >6 bulan s.d.
1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan >1 tahun Jumlah
Liabilitas
Liabilitas segera 151.445 - - - - 151.445
Simpanan 35.592.433 1.574.884 489.949 347.025 100.740 38.105.031
Simpanan dari bank lain 139.276 4.000 - - - 143.276
Liabilitas akseptasi 29.344 50.514 24.940 - - 104.798
Obligasi subordinasi - - - - 498.246 498.246
Beban yang masih harus
dibayar 50.242 - - - - 50.242
Liabilitas lain-lain 54.413 - - - - 54.413
Jumlah Liabilitas 36.017.153 1.629.398 514.889 347.025 598.986 39.107.451
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 4.766.710 1.687.879 411.401 87.330 - 6.953.320
Simpanan dari bank lain 3.462 - - - - 3.462
Jumlah Dana Syirkah
Temporer 4.770.172 1.687.879 411.401 87.330 - 6.956.782
31 Desember 2024
Sampai dengan >1 bulan s.d. >3 bulan s.d. >6 bulan s.d.
1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan >1 tahun Jumlah
Liabilitas
Liabilitas segera 178.778 - - - - 178.778
Simpanan 35.381.807 1.344.487 400.419 554.206 216.496 37.897.415
Simpanan dari bank lain 60.760 6.000 - - - 66.760
Efek yang dijual dengan janji
beli kembali 879.455 - - - - 879.455
Liabilitas akseptasi 29.148 9.012 - - - 38.160
Obligasi subordinasi - - - - 497.505 497.505
Beban yang masih harus
dibayar 44.216 - - - - 44.216
Liabilitas lain-lain 178.489 - - - - 178.489
Jumlah Liabilitas 36.752.653 1.359.499 400.419 554.206 714.001 39.780.778
Dana Syirkah Temporer
Simpanan 4.247.984 1.130.932 1.391.386 152.247 - 6.922.549
Simpanan dari bank lain 2.972 - - - - 2.972
Jumlah Dana Syirkah
Temporer 4.250.956 1.130.932 1.391.386 152.247 - 6.925.521
Sebagian besar liabilitas yang dimiliki oleh Perusahaan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari
1 bulan, namun berdasarkan data historis Perusahaan, sebagian besar dari liabilitas tersebut pada
saat jatuh tempo akan diperpanjang (roll over). Upaya yang dilakukan Perusahaan agar nasabah
tetap menempatkan dananya pada Perusahaan yaitu dengan meningkatkan kualitas pelayanan
serta memberikan penawaran suku bunga yang wajar dan kompetitif. Dengan upaya tersebut,
Perusahaan juga mengharapkan dapat menarik nasabah baru untuk menempatkan dananya pada
Perusahaan. Perusahaan juga melakukan upaya lain untuk memitigasi adanya penarikan dana
secara besar-besaran oleh nasabah dimana Perusahaan juga memantau 50 deposan inti, dengan
cara mengevaluasi profil dan perilaku dari deposan-deposan tersebut sehingga Perusahaan dapat
melakukan antisipasi terhadap penarikan dana besar yang akan dilakukan deposan.
- 96 -
Page 100
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Untuk mengetahui dampak perubahan faktor pasar maupun faktor internal pada kondisi ekstrim
terhadap likuiditas, Perusahaan melakukan pengukuran stress testing Risiko Likuiditas secara
berkala. Asumsi dan/atau skenario serta hasil stress testing disampaikan dan disetujui oleh Komite
Manajemen Risiko dan/atau Direksi melalui rapat komite manajemen risiko atau melalui sirkulasi
Memorandum Internal atau melalui e-mail. Dalam melakukan stress testing, Perusahaan telah
melakukan kajian besaran persentase dana keluar sesuai dengan kebiasaan atau behavior
nasabah dalam kondisi stress dengan menggunakan data historis dari 500 hari terakhir dengan
tingkat kepercayaan 99% untuk Skenario Bank Spesifik (Bank Specific Crisis - BSC) dan 4 kali
standard deviasi untuk skenario krisis pada pasar (General Market Crisis - GMC). Sampai dengan
saat ini, Perusahaan tidak pernah mengalami kesulitan likuiditas maupun kondisi yang berpotensi
menimbulkan risiko bagi Perusahaan.
Dalam rangka persiapan menghadapi potensi risiko, Perusahaan telah memiliki Rencana
Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan) dan Rencana Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek
(PLJP) Bank Indonesia (BI) untuk menghindari terjadinya kesulitan likuiditas. Perusahaan memiliki
sejumlah upaya antisipasi seperti ketersediaan Giro Wajib Minimum (GWM), Cadangan Sekunder,
penetrasi yang baik terhadap pasar antar perusahaan, serta dukungan dari pemegang saham
pengendali. Perusahaan dalam rangka menjalankan Rencana Pendanaan Darurat (Contingency
Funding Plan (CFP) dan Pinjaman Likuiditas jangka Pendek (PLJP) Bank Indonesia (BI) maka
membentuk tim khusus yaitu Contigency Crisis Team (CCT) yang beranggotakan manajemen
senior tertinggi Perusahaan baik dari divisi Risk, divisi Operation, divisi Finance dan bisnis unit
yang dipimpin oleh ketua ALMA yaitu Treasury & Financial Institution Group Head. CCT memiliki
tugas dan tanggung jawab utama yaitu melakukan proses pemantauan likuditas pada saat terjadi
krisis sampai dengan pemulihan kondisi likuiditas kembali ke kondisi normal.
Uji coba terkait CFP dan PLJP kepada BI dilakukan secara berkala yang mengikutksertakan
Direksi dan manajemen senior pada perusahaan serta hasil uji coba ini disampaikan kepada
ALCO, Komite Manajemen Risiko (KMR) dan Komite Pemantau Risiko (KPR) yang merupakan
salah satu tugas dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris dan Direksi. Parameter CFP yang
telah di uji coba dan disampaikan serta disetujui digunakan sebagai alat ukur untuk dilakukan
pemantauan secara mingguan melalui laporan Early Warning Indicators (EWI) yang dapat
dijadikan salah satu peringatan dini likuiditas Perusahaan. Uji coba terkait CFP dan PLJP untuk
tahun 2025 telah dilakukan pada tanggal 30 September 2025 dan 1 Oktober 2025 dimana uji coba
berjalan dengan lancar dan dengan hasil uji coba sangat memadai.
Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh ketidakcukupan dan/atau tidak
berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya kejadian
eksternal yang mempengaruhi operasional Perusahaan.
Risiko operasional dapat menimbulkan kerugian keuangan maupun non-keuangan secara
langsung maupun tidak langsung yang melekat pada setiap aktivitas fungsional Perusahaan,
seperti kegiatan perkreditan (penyediaan dana), treasury dan investasi, operasional dan jasa,
pembiayaan perdagangan, pendanaan dan instrumen utang, teknologi sistem informasi dan
sistem informasi manajemen, serta pengelolaan sumber daya manusia.
Kebijakan dan prosedur yang terkait dengan pengelolaan risiko operasional di Perusahaan
senantiasa disusun, dikaji ulang dan disempurnakan untuk memastikan kecukupan mekanisme
kontrol pada semua kebijakan dan prosedur telah memadai. Perusahaan juga secara aktif
melakukan sosialisasi untuk membangun budaya sadar risiko dan meningkatkan kualitas kontrol
dalam rangka mitigasi risiko operasional.
- 97 -
Page 101
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengembangan sistem dan penerapan perangkat risiko operasional untuk mengukur eksposur
risiko pada kondisi sekarang, lampau (historis) dan untuk mengukur besarnya potensi kejadian
risiko di masa depan. Dengan pendekatan ini, diharapkan Perusahaan dapat lebih komprehensif
dalam mengelola risiko operasional.
Perusahaan telah menjalankan Risk Campaign sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan
kesadaran atas budaya risiko sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko agar dapat
mengurangi potensi risiko yang mungkin dihadapi Perusahaan.
Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko operasional ditingkatkan
dengan melibatkan lini pertama/unit kerja yang dilakukan melalui training karyawan mulai dari level
staff sampai dengan pejabat, review terhadap kebijakan/prosedur operasional, risk assessment
atas penerbitan produk dan/atau aktivitas baru Perusahaan, serta opini dari Direktur Kepatuhan
dan Manajemen Risiko terkait dengan penerbitan produk dan/atau aktivitas baru tersebut.
Perangkat risiko operasional yang digunakan oleh Perusahaan antara lain:
Loss Event Database (LED)
Perusahaan membangun dan mengembangkan perangkat risiko operasional lainnya seperti
Loss Event Database (LED) yang tujuannya untuk menyusun database atas kejadian-kejadian
yang terjadi sebagai akibat risiko operasional serta mengukur besarnya kerugian yang
diakibatkan oleh kejadian operasional tersebut. Pengawasan dilakukan secara terus menerus
dan pelaporan LED dilakukan secara berkala.
Risk Control Self Assessment (RCSA)
Risk Control Self Assessment (RCSA) merupakan suatu alat dan mekanisme yang bertujuan
untuk melakukan identifikasi risiko dan pengukuran atas efektivitas pelaksanaan kontrol yang
akan menghasilkan penilaian atas tingkat risiko. RCSA dilakukan secara berkala dan
berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaannya.
Key Risk Indicator (KRI)
Key Risk Indicator (KRI) adalah salah satu perangkat untuk mengelola risiko operasional yang
digunakan untuk mengidentifikasi atau memberikan suatu indikator (early warning signal) dan
menganalisa risiko sejak dini atas naik turunnya indikator-indikator tingkat risiko dalam rangka
pengendalian setiap risiko operasional yang melekat pada setiap aktivitas bisnis dan
operasional Perusahaan.
Untuk meningkatkan keamanan, Divisi Cyber Resilience telah memiliki Team Security Operation
Center (SOC) yang bertujuan untuk meningkatkan proses pemantauan terhadap percobaan
serangan yang ditujukan kepada sistem Perusahaan selama 24 jam dalam seminggu.
Divisi Operations & Product Assurance telah mengimplementasikan Operation Control Room,
dimana ruangan ini digunakan sebagai pusat untuk pemantauan terhadap availability dan
performance jaringan kantor, serta pemantauan permasalahan pada sistem Perusahaan.
Perusahaan telah memiliki Kebijakan/Prosedur Disaster Recovery Plan (DRP) sistem kritikal, yang
mengatur rencana pemulihan untuk gangguan yang terjadi pada sistem.
Dalam rangka fraud awareness, Perusahaan melakukan sosialisasi fraud awareness secara
berkesinambungan, refreshment terhadap Deklarasi Anti Fraud dan Pakta Integritas untuk
meningkatkan kesadaran karyawan tentang pentingnya tindakan pencegahan dan pengendalian
terhadap fraud.
- 98 -
Page 102
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Risiko Hukum
Risiko hukum adalah risiko yang timbul dari kelemahan aspek hukum, antara lain akibat dari
tindakan hukum, tidak adanya peraturan yang mendukung atau kelemahan dari ketentuan-
ketentuan yang mengikat secara hukum, seperti kegagalan untuk mematuhi persyaratan hukum
suatu perjanjian dan celah-celah dalam pengikatan jaminan.
Pelaksanaan identifikasi, pengukuran, dan pemantauan terhadap potensi risiko hukum
dilaksanakan terhadap seluruh aktivitas Perusahaan, terutama kegiatan operasional Perusahaan
dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki potensi benturan kepentingan atau gugatan hukum.
Dalam rangka mitigasi potensi risiko hukum, Perusahaan melakukan hal-hal berikut: melakukan
kajian terhadap kesesuaian perjanjian kerjasama dengan pihak eksternal, menyempurnakan
kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari mitigasi risiko hukum.
Dalam rangka pemantauan atas penyelesaian terhadap gugatan hukum, unit kerja Legal bagian
Litigasi melakukan pendampingan dan hadir dalam setiap persidangan/panggilan kepolisian risiko
hukum.
Risiko Stratejik
Risiko stratejik adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya penetapan dan
pelaksanaan strategi Perusahaan yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat
atau kurang responsifnya Perusahaan terhadap perubahan eksternal.
Perusahaan telah menyusun strategi dan rencana bisnis yang sebelumnya telah didiskusikan
dengan Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh manajemen Perusahaan. Perusahaan juga
melakukan kajian dan evaluasi stratejik bisnis serta realisasi yang telah dicapai oleh Perusahaan
sesuai dengan yang terangkum dalam Rencana Bisnis Perusahaan.
Secara umum, untuk posisi Triwulan III 2025, Perusahaan memiliki pencapaian yang sangat baik
secara individu baik pada sisi neraca, profitabilitas, maupun rasio keuangan seperti Aset, Surat
Berharga, DPK, Laba Bersih, ROE, ROA, BOPO, dan CAR, serta secara konsolidasi dengan
perusahaan anak seperti Aset, Surat Berharga, DPK, Laba Bersih, NIM, ROE, ROA, NPL Net,
BOPO, dan CAR. Di samping itu, Perusahaan senantiasa melakukan perbaikan serta
penyempurnaan baik terhadap proses bisnis maupun kinerja keuangan.
Perusahaan secara bertahap juga melakukan penyempurnaan pada seluruh aktivitas bisnis
Perusahaan untuk lebih mengakselerasi pencapaian kinerja sesuai dengan target yang ditentukan.
Perusahaan juga semakin memfokuskan pada pengembangan Digital Banking yang bekerjasama
dengan pihak ketiga dalam rangka pemberian kredit melalui platform mobile banking (Digital Loan)
secara bertahap.
Selama Triwulan III Tahun 2025, Perusahaan berusaha mengembangkan bisnis dengan
melakukan diversifikasi produk dengan mengembangkan beberapa produk/aktivitas baru seperti:
Pembukaan Rekening Reksa Dana dan Transaksi Pembelian Pertama Reksa Dana (First
Subscription) melalui Mobile Banking Bank Sinarmas SimobiPlus.
Endowment (Simas Scholarship Protection), yaitu program asuransi jiwa dwiguna yang
memberikan jaminan/proteksi terhadap risiko ekonomi akibat kematian karena kecelakaan
dan juga memberikan manfaat tahapan hidup yang dapat digunakan untuk memenuhi
kebutuhan dana pendidikan.
- 99 -
Page 103
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Single Premi Unit Link (Star Investama Premium), yaitu produk asuransi Unit Link yang
menggabungkan antara asuransi jiwa yang memberikan proteksi meninggal dunia baik karena
kecelakaan maupun bukan karena kecelakaan dan investasi berupa nilai polis yang
ditempatkan pada underlying Pendapatan Tetap.
Produk Aktivitas yang Live dari sisi Anak Usaha yaitu Bank Nano Syariah yaitu:
1. Sharia Restricted Investment Account (SRIA), merupakan skema investasi/pembiayaan
berdasarkan aset Bank dengan akad Mudharabah Muqayyadah;
2. Produk Pembiayaan Kepemilikan EMAS, merupakan fasilitas pembiayaan untuk membeli
emas dengan akad Murabahah dan menggunakan metode angsuran sesuai tenor;
3. Layanan Remittance sebagai fasilitas pengiriman dan penerimaan dana dari dan ke luar
negeri, produk ini memperluas dukungan layanan transaksi internasional bagi nasabah.
Perusahaan senantiasa menjaga efektivitas serta efisiensi antara lain seperti pelaksanaan
operasional kantor dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian yaitu dapat
dilakukan pada kantor KPNO maupun kantor Co-Working Space yang telah disediakan
Perusahaan. Di samping itu, Perusahaan menggunakan teknologi sebagai pendukung utama saat
karyawan melakukan pekerjaan di Co-Working Space antara lain penggunaan aplikasi Google
Workspace serta jaringan pengaman agar karyawan dapat mengakses data kantor di Co-Working
Space seperti penggunaan VPN (Virtual Private Network). Penggunaan teknologi tersebut
dimaksudkan Perusahaan untuk mendukung produktivitas karyawan saat Working from Home
(WFO) di Co-Working Space dengan tetap memperhatikan faktor keamanan perlindungan data.
Di samping itu, Perusahaan juga semakin gencar melakukan sosialisasi penggunaan transaksi
digital melalui SimobiPlus. Perusahaan juga mengembangkan kerjasama dengan platform digital
dalam penyaluran kredit (digital loan) dan Digital Banking secara keseluruhan. Perusahaan
mengembangkan bisnis dengan menyalurkan kredit yang mengutamakan prinsip kehati-hatian
dengan pemberian kredit secara lebih selektif, adanya pelaksanaan restrukturisasi serta menjaga
likuiditas dan permodalan Perusahaan pada level yang memadai sehingga aktivitas operasional
dan bisnis Perusahaan dapat berjalan dengan lancar.
Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan Perusahaan tidak mematuhi atau tidak
melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku, seperti Posisi
Devisa Neto (PDN), Giro Wajib Minimum (GWM), Non-Performing Loan (NPL) Net, Ketentuan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko kepatuhan yang efektif, Perusahaan telah
melakukan identifikasi dan pengelolaan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan
meningkatnya eksposur risiko kepatuhan, yaitu:
Meningkatkan kesadaran atas budaya patuh melalui program kampanye kepatuhan
(Compliance Campaign) yang dilakukan ke seluruh jajaran organisasi Perusahaan termasuk
jaringan cabang melalui pelatihan kelas dan e-learning, media komunikasi internal, sosialisasi
peraturan baru dari regulator maupun peraturan perundang-undangan lainnya. Evaluasi
terhadap program pelatihan, sosialisasi dan kampanye kepatuhan dilakukan secara berkala
untuk memastikan efektivitas penyampaian, pemahaman serta pemenuhan kepatuhan pada
seluruh jajaran organisasi Perusahaan.
Menyusun dan menerbitkan Manual Level sebagai panduan hierarki ketentuan internal serta
panduan unit-unit kerja Perusahaan dalam menyusun, menerbitkan serta mengkaji ketentuan
internal.
Dilakukan proses review terhadap seluruh ketentuan internal Perusahaan untuk memastikan
kesesuaian dengan ketentuan regulator yang terkini, memastikan tidak adanya ketentuan
yang tumpang tindih atau saling bertentangan, meningkatkan kontrol risiko serta simplifikasi
proses dan jumlah aturan.
- 100 -
Page 104
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Melakukan pemantauan, memperdalam analisa dampak serta menyusun tindak lanjut yang
efektif atas peraturan baru yang diterbitkan OJK, Bank Indonesia dan regulator lainnya.
Sosialisasi dan komunikasi atas peraturan perundang-undangan baru, analisa dampak serta
tindak lanjut dilakukan baik melalui pertemuan langsung dengan unit-unit terkait maupun
melalui media komunikasi internal yang disampaikan ke jajaran direksi, komisaris, pejabat
eksekutif, maupun seluruh karyawan Perusahaan.
Risiko Reputasi
Risiko reputasi adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang
terkait dengan kegiatan usaha Perusahaan atau persepsi negatif terhadap Perusahaan.
Salah satu upaya yang dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan pengelolaan risiko reputasi
antara lain melalui Contact Center untuk memberikan layanan informasi perbankan serta
menerima keluhan/pengaduan nasabah, Corporate Secretary yang memberikan informasi yang
perlu disampaikan kepada publik/stakeholders terkait aktivitas Perusahaan, serta petugas di
kantor-kantor cabang yang setiap saat dapat memberikan informasi kepada nasabah.
Selain itu pengendalian risiko reputasi juga dilakukan antara lain dengan melalui pemantauan yang
dilakukan oleh Unit Kerja Corporate Secretary terhadap berita yang berkaitan dengan Perusahaan
di media massa.
Transparansi produk yang ditawarkan kepada nasabah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia
mengenai Transparansi produk melalui website Perusahaan, serta upaya peningkatkan standar
layanan nasabah dengan melakukan service excellence training kepada para petugas, adanya unit
kerja Service Quality (SQ) yang bertugas untuk memastikan kualitas pelayanan yang diberikan
oleh petugas bank kepada nasabah serta terdapatnya Quality Assurance pada unit kerja Contact
Center untuk memastikan kualitas pelayanan dari Agent Call Center maupun Agent Telemarketing.
Tidak terdapat pemberitaan negatif yang berdampak terhadap reputasi Perusahaan pada kuartal
III tahun 2025.
Mengingat bahwa Perusahaan juga memiliki Entitas Anak sebagai Bank Umum Syariah (BUS),
maka pengelolaan risiko tidak hanya dilakukan pada 8 (delapan) risiko, akan tetapi terdapat
tambahan 2 (dua) jenis risiko lainnya yang dikelola yaitu:
1. Risiko Investasi
Risiko Investasi adalah risiko akibat Perusahaan ikut menanggung kerugian usaha nasabah
yang dibiayai dalam pembiayaan berbasis bagi hasil baik yang menggunakan metode net
revenue sharing maupun yang menggunakan metode profit and loss sharing.
Sumber Risiko Investasi Perusahaan berasal dari anak perusahaan, dimana Unit Usaha
Syariah telah spin off menjadi PT Bank Nano Syariah efektif mulai 1 Januari 2024. Risiko
investasi merupakan turunan risiko kredit yang timbul karena aktivitas pembiayaan
PT Bank Nano Syariah yang menggunakan akad berbasis bagi hasil yaitu akad Mudharabah
dan akad Musyarakah.
- 101 -
Page 105
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
PT Bank Nano Syariah telah melakukan penyusunan kebijakan dan/atau ketentuan internal di
bidang pembiayaan dan/atau penyediaan dana lainnya untuk mendukung pengelolaan
penyediaan dana yang sehat dan sesuai prinsip kehati-hatian serta sesuai dengan prinsip
syariah. Selain itu, PT Bank Nano Syariah berupaya melakukan diversifikasi portofolio dengan
meningkatkan outstanding pembiayaan non-korporasi sesuai Rencana Bisnis Perusahaan
guna menurunkan risiko konsentrasi penyediaan dana melalui produk KUR dan Micro
Faedah, pembiayaan Haji, pembiayaan alat berat (heavy equipment), dan pembiayaan alat-
alat pertanian dimana produk-produk tersebut menggunakan akad Murabahah dan Ijarah.
2. Risiko Imbal Hasil
Risiko imbal hasil (Rate of Return Risk) adalah risiko akibat perubahan tingkat imbal hasil
yang dibayarkan Perusahaan kepada nasabah, karena terjadi perubahan tingkat imbal hasil
yang diterima Perusahaan dari penyaluran dana, yang dapat mempengaruhi perilaku nasabah
dana pihak ketiga Perusahaan.
Sumber risiko imbal hasil Perusahaan berasal dari Entitas Anak, dimana Unit Usaha Syariah
telah spin off menjadi PT Bank Nano Syariah efektif mulai 1 Januari 2024.
Pengelolaan terhadap tingkat imbal hasil kepada deposan masih terjaga dan terkelola dengan
memadai. PT Bank Nano Syariah terus berupaya untuk semakin meningkatkan kemampuan
dalam memberikan tingkat imbal hasil sesuai dengan ekspektasi nasabah. Selain itu, PT Bank
Nano Syariah telah melakukan berbagai upaya perbaikan pada kualitas pembiayaan guna
mitigasi potensi penurunan imbal hasil yang diterima Bank dari penyaluran dana, antara lain
dengan melakukan evaluasi dan monitoring secara ketat terhadap debitur-debitur yang
bermasalah, dan menyusun action plan untuk meningkatkan portofolio melalui
pengembangan produk-produk pembiayaan sehingga diharapkan dapat men-generate
peningkatan imbal hasil.
Selain itu, Perusahaan juga merupakan Entitas Utama (EU) dalam Konglomerasi Keuangan Sinar
Mas. Pengelolaan risiko oleh EU dalam konglomerasi keuangan dilakukan dengan melakukan
pemantauan pada risiko lain selain 8 (delapan) risiko utama dan 2 (dua) risiko sehubungan
Perusahaan memiliki anak usaha berupa Perusahaan Umum Syariah yaitu Bank Nano Syariah
dan penambahan 2 (dua) risiko dari Konglomerasi Keuangan yaitu berupa Risiko Transaksi Intra-
Perusahaan dan Risiko Asuransi sehubungan Perusahaan merupakan entitas utama dalam
Konglomerasi Keuangan.
1. Risiko Transaksi Intra-grup adalah risiko akibat ketergantungan suatu entitas baik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam satu Konglomerasi
Keuangan dalam rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak
tertulis baik yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana. Dalam
pengelolaan transaksi intra-Perusahaan tersebut, Perusahaan selalu mengedepankan
prinsip-prinsip antara lain seperti adanya persetujuan untuk setiap transaksi sesuai dengan
kewenangan di masing-masing entitas, transaksi dilaksanakan sesuai prinsip kehati-hatian
dan prinsip arm’s length serta sesuai dengan prosedur maupun ketentuan regulator.
2. Risiko Asuransi adalah risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi memenuhi kewajiban
kepada pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan proses seleksi risiko
(underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan
klaim. Risiko asuransi dikelola mengingat didalam konglomerasi keuangan terdapat
lembaga jasa keuangan berupa perusahaan asuransi dan reasuransi.
- 102 -
Page 106
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Parameter, rentang risiko dan bobot risiko untuk penilaian profil risiko terintegrasi dilakukan kaji
ulang secara berkala 1 (satu) tahun sekali yang disampaikan dan disetujui oleh Komite
Manajemen Risiko Terintegrasi.
Perusahaan selaku Entitas Utama Konglomerasi Keuangan Sinar Mas telah melakukan peniliaian
sendiri (self assesment) secara berkala minimum 6 (enam) bulan sekali sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan serta melakukan pemantauan risk appetite dan risk tolerance yang
disampaikan kepada Komite Manajemen Risiko Terintegrasi melalui rapat komite dan kepada
Dewan Komisaris Entitas Utama melalui surel sebagai salah satu bentuk tugas dan tanggung
jawab Dewan Komisaris Entitas Utama.
Selain itu, saat ini Konglomerasi Keuangan Sinar Mas sedang melakukan pengembangan sistem
pelaporan terintegrasi yaitu Financial Services Integrated System (FSIS) yang di bagi menjadi 4
(empat) fase yaitu fase 1 terkait Otomasi Laporan Profil Risiko Terintegrasi, fase 2 terkait Otomasi
Laporan KPMM Terintegrasi dan Transaksi Intra-Perusahaan, fase 3 terkait Otomasi Penyusunan
dan Monitoring Risk Appetite & Risk Tolerance Terintegrasi dan fase 4 terkait Otomasi
Penyusunan Stress Testing Terintegrasi. Proses otomasi ini dilakukan dengan tujuan pelaporan
eksposur risiko Konglomerasi Keuangan Sinar Mas lebih akurat, tepat dan memadai serta sebagai
mitigasi risiko operasional terutama dari human error.
Penilaian Profil Risiko
Secara berkala Perusahaan melakukan penilaian risiko terhadap kedelapan risiko diatas
sebagaimana telah diatur oleh OJK. Penilaian risiko dilakukan melalui proses penilaian sendiri
(self-assessment) untuk menghasilkan profil risiko yang terdiri dari risiko inheren yaitu risiko yang
melekat pada aktivitas Perusahaan dan kualitas penerapan manajemen risiko yaitu pengendalian
terhadap risiko inheren.
Pada Triwulan III 2025, Perusahaan telah melakukan penilaian Profil Risiko dengan menggunakan
parameter, rentang risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan oleh Komite Manajemen Risiko
dan/atau Direksi. Secara keseluruhan penilaian komposit hasil penilaian sendiri (self assessment)
profil risiko Triwulan III 2025 berada pada peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren stabil
dimana penilaian risiko melekat (inherent risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate dan
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory dan tidak
mengalami perubahan dari hasil penilaian sendiri (self assessment) Triwulan II 2025.
Selain itu, pada Triwulan III 2025, Perusahaan juga telah melakukan penilaian Profil Risiko secara
konsolidasi dengan PT Bank Nano Syariah selaku anak usaha, dengan menggunakan parameter,
rentang risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan oleh Komite Manajemen Risiko dan/atau
Direksi. Secara Keseluruhan penilaian komposit hasil penilaian sendiri (self assessment) profil
risiko konsolidasi Triwulan III 2025 berada pada peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren
stabil dimana penilaian risiko melekat (inherent risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate
dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory dan
tidak mengalami perubahan dari Triwulan II 2025.
Selain penilaian sendiri (self assesment) Profil Risiko yang dilakukan pada Perusahaan baik
secara individual maupun konsolidasi dengan perusahaan anak, perusahaan juga melakukan
penilaian sendiri (self assesment) atas penilaian Profil Risiko Terintegrasi dengan menggunakan
parameter, rentang risiko dan bobot risiko yang telah ditetapkan oleh Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi. Pada Triwulan III 2025 secara keseluruhan penilaian komposit hasil penilaian sendiri
(self assessment) profil risiko berada pada peringkat 2 (dua) - Low to Moderate dengan tren stabil
dimana penilaian risiko melekat (inherent risk) pada peringkat 2 (dua) atau Low to Moderate dan
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) pada peringkat 2 (dua) atau Satisfactory, dan
tidak mengalami perubahan dari hasil penilaian sendiri (self assessment) Triwulan II 2025.
- 103 -
Page 107
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
45. Informasi Lainnya
Perusahaan telah menghitung beberapa rasio (individu) pada tanggal 30 September 2025 dan 31
Desember 2024 (tidak diaudit) sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Aset produktif bermasalah terhadap
total aset produktif 1,57% 1,71%
Non Performing Loan (NPL)
NPL secara bruto 2,10% 1,88%
NPL secara neto 0,47% 0,38%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 22,36% 30,60%
Return On Assets (ROA) 0,71% 0,57%
Return On Equity (ROE) 3,59% 3,03%
Cadangan kerugian penurunan nilai
kredit terhadap kredit yang diberikan 7,27% 10,79%
a. Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat penyediaan dana
kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang melampaui Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) Perusahaan.
b. Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan
PPT)
Perusahaan senantiasa menerapkan prinsip APU dan PPT dalam pelaksanaan aktivitas
pengenalan nasabah dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur APU dan PPT yang
telah disempurnakan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 14/27/PBI/2012 tentang
Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme Bagi Bank
Umum.
Kewajiban untuk menerapkan prinsip APU dan PPT tidak hanya terdapat dalam peraturan
Bank Indonesia saja, tetapi juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010
tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Pasal 19) yang
pada intinya menjelaskan bahwa setiap orang melakukan usaha dengan penyedia jasa
keuangan harus menyerahkan identitas diri secara lengkap, disamping itu penyedia jasa
keuangan juga harus memastikan orang yang melakukan hubungan usaha bertindak untuk
diri sendiri atau orang lain. Jika bertindak untuk orang lain, maka penyedia jasa keuangan
harus meminta informasi mengenai identitas pihak lain tersebut.
Perusahaan akan terus memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tertulis mengenai
program APU dan PPT sejalan dengan perkembangan modus pencucian uang atau
pendanaan terorisme.
Pengkinian terhadap seluruh data nasabah dilakukan Perusahaan secara terus-menerus
dengan menggunakan pendekatan berdasarkan risiko yang melekat pada nasabah yang
bersangkutan dan perkembangan pengkinian data nasabah dikirimkan oleh Perusahaan
kepada Bank Indonesia melalui Laporan Direktur Kepatuhan.
Pelatihan secara berkala kepada seluruh karyawan Perusahaan mengenai APU dan PPT dan
peraturan prudential banking dilakukan oleh Unit Kepatuhan guna mewujudkan budaya
kepatuhan pada seluruh lini bisnis Perusahaan. Pelatihan dilakukan melalui e-learning yang
dapat diakses oleh karyawan Perusahaan serta melalui metode tatap muka secara periodik.
- 104 -
Page 108
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Jaminan Pemerintah Terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Program penjaminan Pemerintah dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
LPS akan membayarkan klaim penjaminan yang layak dibayar setelah melalui prosedur
rekonsiliasi dan/atau verifikasi sesuai dengan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan
(PLPS) yang berlaku.
d. Kegiatan Wali Amanat
Perusahaan memperoleh izin untuk menyelenggarakan kegiatan Wali Amanat dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) (d/h. BAPEPAM-LK) berdasarkan Surat Tanda Terdaftar Sebagai Wali
Amanat No. 01/BL/STTD-WA/2009 tanggal 27 Agustus 2009 dan telah diperbarui sesuai surat
OJK nomor S-682/PM.223/2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Jasa-jasa yang dilakukan oleh Perusahaan sebagai Wali Amanat adalah sebagai berikut:
1. Jasa wali amanat dan agen pemantau untuk penerbitan obligasi/sukuk dan MTN;
2. Jasa agen penjamin.
Sejak tahun 2010, Perusahaan telah mewaliamanati 4 obligasi dengan nilai emisi sebesar
Rp3,1 triliun dan 21 MTN dengan total emisi sebesar Rp4,11 triliun.
e. Kegiatan Jasa Kustodian
Perusahaan memberikan jasa kustodian dan memperoleh izin jasa kustodian berdasarkan
Surat Keputusan Bapepam-LK No. KEP-21/BL/2012 tanggal 30 Januari 2012 yang
diperbaharui dengan Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor
S-682/PM.223/2022 tanggal 22 Agustus 2022.
Sejak September 2022, Perusahaan telah menyediakan jasa-jasa kustodian yang secara
garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu Layanan Kustodian Umum dan Layanan
Pengadministrasian Fund.
Layanan Kustodian Umum terdiri dari penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek,
pengurusan hak-hak nasabah yang melekat pada efek, dan jasa perwakilan pada RUPS dan
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO).
Layanan Pengadministrasian Fund untuk reksadana, kontrak pengelolaan dana (KPD), unit
link dan produk-produk berbasis kontrak investasi kolektif lainnya yang terdiri-dari layanan
Fund Accounting dan jasa unit registrar untuk pengadministrasian unit penyertaan produk-
produk tersebut.
Aset nasabah yang diadministrasikan meliputi aset domestik yang disimpan dan
ditatausahakan di Sentral Kustodian Domestik (KSEI) dan offshore asset yang disimpan di
Clearstream Banking.
Per 30 September 2025, Bank Kustodian telah mengadministrasikan aset nasabah sebesar
Rp27,87 triliun baik individu maupun institusional dari berbagai industri seperti Bank, Manajer
Investasi, Sekuritas, Asuransi, Dana Pensiun, dan korporasi lainnya, baik domestik maupun
asing.
Perusahaan mengasuransikan portofolio nasabah yang disimpan di Bank Sinarmas Kustodian
terhadap kemungkinan kerugian yang timbul dari penyimpanan dan pemindahan efek sesuai
dengan ketentuan Otoritasi Jasa Keuangan.
- 105 -
Page 109
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
46. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas
Aktivitas investasi dan operasi yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:
30 September 2025 31 Desember 2024
Penghapusbukuan kredit 536.520 188.977
Penghapusbukuan aset tetap 9 66
47. Rekonsiliasi Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan
Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas
pendanaan, yang meliputi perubahan terkait kas dan non-kas:
Arus kas Perubahan nonkas/
1 Januari 2025 pendanaan Perubahan lainnya 30 September 2025
Liabilitas sewa 129.916 (94.693) 67.848 103.071
Obligasi subordinasi 497.505 - 741 498.246
Pinjaman yang diterima - 30.000 - 30.000
Jumlah 627.421 (64.693) 68.589 631.317
Arus kas Perubahan nonkas/
1 Januari 2024 pendanaan Perubahan lainnya 30 September 2024
Liabilitas sewa 133.368 (99.452) 106.366 140.282
Obligasi subordinasi 496.512 - 743 497.255
Jumlah 629.880 (99.452) 107.109 637.537
48. Standar Akuntansi Keuangan Baru
Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Berlaku efektif sejak 1 Januari 2025
- Amandemen PSAK No. 117 , “Kontrak Asuransi”
- Amandemen PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”
Berlaku efektif sejak 1 Januari 2026
- Amandemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan”
- Amandemen PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi dan
Pengukuran Instrumen Keuangan”
Berlaku efektif sejak 1 Januari 2027
- PSAK No. 118, “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”
- PSAK No. 413, “Penurunan Nilai”
- 106 -
Page 110
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, Perusahaan masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak tersebut pada
laporan keuangan belum dapat ditentukan.
49. Informasi Tambahan yang Tidak Dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia
a. Giro pada Bank Indonesia
Rasio GWM Perusahaan untuk mata uang Rupiah dan mata uang asing pada tanggal 30
September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah:
30 September 2025 31 Desember 2024
% %
GWM yang telah dibentuk
Rupiah
GWM Primer
Konvensional 11,90 12,63
Syariah 9,53 14,23
GWM Sekunder/PLM
Konvensional 46,73 30,24
Syariah 95,15 59,90
Mata uang asing
Konvensional 16,62 4,05
Syariah 1,29 1,41
Pengungkapan lebih lanjut Giro pada Bank Indonesia diungkapkan pada Catatan 4.
b. Giro pada Bank Lain
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kualitas Giro pada Bank Lain
dikelompokkan sebagai aset tetap lancar dan tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang
diblokir.
30 September 2025 31 Desember 2024
Suku bunga rata-rata
Rupiah 1,00% 1,00%
Mata uang asing 0,42% 0,61%
Pengungkapan lebih lanjut Giro pada Bank Lain diungkapkan pada Catatan 5.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain dikelompokkan sebagai Lancar dan tidak terdapat saldo yang dijaminkan
maupun yang diblokir.
Pengungkapan lebih lanjut penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain diungkapkan
pada Catatan 6.
d. Efek-efek
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, seluruh efek-efek dikelompokkan
sebagai Lancar, kecuali untuk efek-efek dalam kelompok Macet sebesar Rp468.060 dan
Rp463.814.
Pengungkapan lebih lanjut Efek-efek diungkapkan pada Catatan 7.
- 107 -
Page 111
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, rincian kredit bermasalah menurut
sektor ekonomi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran,
reparasi dan perawatan mobil,
dan sepeda motor 129.116 148.813
Rumah tangga 49.144 53.871
Industri pengolahan 4.342 3.786
Bukan lapangan usaha lainnya 4.333 5.006
Pertanian, kehutanan dan perikanan 2.831 3.325
Penyediaan akomodasi dan penyediaan
makan minum 1.288 798
Aktivitas jasa lainnya 968 244
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan dan penunjang usaha lainnya 794 1.066
Konstruksi 380 -
Pengangkutan dan pergudangan 302 560
Real estate 250 -
Kesenian, hiburan, dan rekreasi 178 -
Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 20 32
Aktivitas kesehatan manusia
dan aktivitas sosial 9 9
Informasi dan komunikasi - 110
Aktivitas keuangan dan asuransi - 60
Jumlah 193.955 217.680
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, kredit non-performing yang telah
dihentikan pembebanan bunganya/bagi hasilnya masing-masing adalah sebesar Rp193.955
dan Rp217.680.
Untuk periode yang berakhir 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, jumlah kredit yang
direstrukturisasi masing-masing sebesar Rp6.632 dan Rp93.074.
Pengungkapan lebih lanjut pada Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Syariah
diungkapkan pada Catatan 9.
f. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Kolektibilitas tagihan akseptasi pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
adalah sebagai berikut:
30 September 2025 31 Desember 2024
Rupiah
Pihak ketiga
Lancar 59.641 7.382
Mata uang asing (Catatan 39)
Pihak ketiga
Lancar 45.049 30.762
Jumlah 104.690 38.144
Pengungkapan lebih lanjut pada Tagihan dan Liabilitas Akseptasi diungkapkan pada Catatan
10.
- 108 -
Page 112
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
g. Aset lain-lain
Berikut adalah rincian agunan yang diambil alih dan properti terbengkalai berdasarkan
kolektibilitasnya sesuai ketentuan Bank Indonesia:
30 September 2025 31 Desember 2024
Lancar 7.778 1.112
Kurang lancar 2.200 2.934
Diragukan 1.297 25.479
Macet 97.823 86.888
Jumlah 109.098 116.413
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset lain-
lain adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat tidak
tertagihnya aset tersebut.
Pengungkapan lebih lanjut pada Aset Lain-lain diungkapkan pada Catatan 16.
h. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
Posisi Devisa Neto (PDN)
Berikut ini disajikan rincian posisi devisa neto sebagaimana disampaikan Perusahaan kepada
Bank Indonesia:
30 September 2025
Laporan Posisi Keuangan dan
Rekening Administratif Bersih
Mata Uang Aset Liabilitas Absolut
Dolar Amerika Serikat 7.134.016 7.151.297 17.281
Yen Jepang 248.870 253.143 4.273
Dolar Singapura 167.969 164.452 3.517
Dolar Australia 63.229 62.616 613
Euro 122.428 118.119 4.309
Yuan China 45.798 46.651 853
Poundsterling Inggris 21.084 22.748 1.664
Dolar Hong Kong 2.361 - 2.361
Riyal Saudi Arabian 889 - 889
Dolar New Zealand 3.681 2.154 1.527
Jumlah 7.810.325 7.821.180 37.287
31 Desember 2024
Laporan Posisi Keuangan dan
Rekening Administratif Bersih
Mata Uang Aset Liabilitas Absolut
Dolar Amerika Serikat 7.185.250 7.232.443 47.193
Yen Jepang 13.450 7.012 6.438
Dolar Singapura 110.921 105.179 5.742
Dolar Australia 548.992 549.647 655
Euro 54.011 44.506 9.505
Yuan China 37.542 36.969 573
Poundsterling Inggris 3.381 1.027 2.354
Dolar Hong Kong 4.707 - 4.707
Riyal Saudi Arabian 857 - 857
Dolar New Zealand 3.548 1.026 2.522
Jumlah 7.962.659 7.977.809 80.546
Posisi devisa neto pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 dihitung
berdasarkan Peraturan Bank Indonesia. Rasio PDN Perusahaan pada tanggal 30 September
2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar 0,46% dan 1,06%.
- 109 -
Page 113
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengungkapan lebih lanjut pada Aset dan Liabilitas Mata Uang Asing diungkapkan pada
Catatan 39.
i. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Dalam rangka pelaksanaan proses dan sistem manajemen risiko yang efektif, maka
Perusahaan sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan regulator mengenai
Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan Umum telah membentuk Komite Manajemen
Risiko dimana keanggotaan Komite Manajemen Risiko terdiri dari Mayoritas Direksi dan
Pejabat Eksekutif Perusahaan. Komite Manajemen Risiko dibentuk dengan tugas antara lain
penyusunan kebijakan, strategis, dan pedoman penerapan manajemen risiko, serta perbaikan
atau penyempurnaan pelaksanaan manajemen risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan
manajemen risiko.
Selanjutnya Perusahaan juga telah membentuk Risk Management Group (RMG) yang
independen terhadap Satuan Kerja Operasional (risk taking unit) dan terhadap satuan kerja
yang melaksanakan fungsi pengendalian intern. Dalam pelaksanaan tugasnya, RMG
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
Pembentukan RMG telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kompleksitas bisnis
perusahaan. Adapun wewenang dan tanggung jawab RMG (Satuan Kerja Manajemen Risiko)
antara lain mencakup:
Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan
kerangka manajemen risiko;
Menyusun dan mengembangkan prosedur dan alat untuk identifikasi, pengukuran,
pemantauan, dan pengendalian risiko;
Mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan dalam melakukan identifikasi,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, serta sistem informasi;
Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan kerangka manajemen risiko yang
direkomendasikan oleh Komite Manajemen Risiko dan yang telah disetujui oleh Direksi;
Memantau posisi/eksposur risiko secara keseluruhan, maupun per risiko termasuk
pemantauan kepatuhan terhadap toleransi risiko dan limit yang ditetapkan;
Melakukan stress testing guna mengetahui dampak dari implementasi kebijakan dan
strategi manajemen risiko terhadap portofolio atau kinerja Perusahaan secara
keseluruhan;
Mengkaji usulan aktivitas dan/atau produk baru yang dikembangkan oleh suatu unit
tertentu Perusahaan. Pengkajian difokuskan terutama pada aspek kemampuan
Perusahaan untuk mengelola aktivitas dan/atau produk baru termasuk kelengkapan
sistem dan prosedur yang digunakan serta dampaknya terhadap eksposur risiko
Perusahaan secara keseluruhan;
Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja bisnis dan/atau kepada Komite
Manajemen Risiko terkait penerapan manajemen risiko antara lain mengenai besaran
atau maksimum eksposur risiko yang dapat dipelihara Perusahaan;
Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan oleh Perusahaan untuk
mengukur risiko bagi Perusahaan yang menggunakan model untuk keperluan internal;
Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Direktur Utama, Direktur
Manajemen Risiko, dan Komite Manajemen Risiko secara berkala atau paling kurang
secara triwulanan. Frekuensi laporan harus ditingkatkan apabila kondisi pasar berubah
dengan cepat;
Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan frekuensi yang disesuaikan kebutuhan
Perusahaan, untuk memastikan:
1. Kecukupan kerangka manajemen risiko;
2. Keakuratan metodologi penilaian risiko; dan
3. Kecukupan sistem informasi manajemen risiko.
- 110 -
Page 114
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Menyusun dan menyampaikan rencana dan realisasi rencana kerja Komite Manajemen
Risiko Perusahaan sebagai panduan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab
komite untuk disetujui oleh Direksi dan/atau Komite Manajemen Risiko;
Menyusun dan menyampaikan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Manajemen
Risiko Perusahaan dalam rangka penguatan penerapan tata kelola dan manajemen
risiko dengan mengacu pada ketentuan Regulator dan ketentuan Internal mengenai
Penerapan Tata Kelola dan Penerapan Manajemen Risiko untuk disetujui oleh Direksi
dan/atau Komite Manajemen Risiko;
Risiko Kredit
Perusahaan secara berkesinambungan telah dan/atau akan melakukan perbaikan dan
penyempurnaan dalam proses kredit antara lain:
Melakukan pemisahan Risk Appetite & Risk Tolerance Kredit dan Surat Berharga serta
melakukan pemisahan parameter CKPN NPL terbagi kedalam CKPN NPL Perusahaan,
CKPN NPL Kolektif dan CKPN NPL Individual dimana pemisahan ini menyesuaikan
dengan penerapan CKPN mengacu pada PSAK No. 109 Instrumen Keuangan yang telah
diimplementasikan oleh Perusahaan;
Menetapkan dan melakukan pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance untuk rasio
NPL Net dan Gross Bank, NPL per Segmentasi, Sektor Ekonomi Kredit & Surat
Berharga, Debitur Inti, CKPN untuk NPL Perusahaan, CKPN NPL Kolektif, CKPN NPL
Individual, Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), BMPK pihak terkait dan
selain pihak terkait;
Melakukan kajian atas kebijakan, prosedur, maupun aktivitas bank terkait risiko kredit
yang dinilai perlu disempurnakan serta yang mengalami peningkatan eksposur risiko;
Melakukan analisis kredit, penilaian risiko dan opini yang memadai atas setiap pengajuan
kredit;
Optimalisasi fungsi Early Warning oleh Credit Management Group (Corporate &
Commercial) dan Credit Management Group (MSME & Consumer) untuk mendeteksi dini
kinerja, prospek dan kemampuan membayar debitur untuk meminimalkan risiko gagal
bayar dan/atau penurunan kolektibilitas yang berdampak pada penambahan
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN);
Peningkatan fungsi Credit Administration and Control (CAC) dalam memastikan dan
memperkuat fungsi Monitoring atas pemenuhan kepatuhan terhadap covenant dan
kelengkapan dokumen;
Melakukan pemantauan ketat terhadap portofolio dan kinerja debitur yang telah
direstrukturisasi akibat Covid-19, mengidentifikasi secara dini debitur restrukturisasi
Covid yang berpotensi mengalami penurunan kualitas (early warning), memastikan
kecukupan pencadangan;
Melakukan pengkinian kebijakan, Pedoman, Standard of Procedure (SOP), Petunjuk
Pelaksanaan (Juklak), Surat Keputusan (SK) untuk menyempurnakan proses kredit
secara end to end disesuaikan dengan perubahan faktor atau stratejik bisnis, eksposur
risiko, profil risiko dan ketentuan regulator yang berlaku;
Memantau pemenuhan dokumen covenant kredit sesuai yang disyaratkan pada Offering
Letter dan segera ditindaklanjuti apabila terdapat covenant yang tidak dapat dipenuhi dan
memastikan mitigasi atas penyimpangan covenant telah memadai dan prudent guna
meminimalisir risiko yang akan dihadapi oleh Perusahaan;
Melakukan pengendalian risiko kredit dari masing-masing unit bisnis dalam hal
penanganan kredit, memantau progress penyelesaian debitur bermasalah dan
melakukan penagihan yang intensif, lelang/agunan yang diambil alih (AYDA), dan
pemasaran jaminan melalui media digital dan non digital serta hapus buku;
- 111 -
Page 115
PT BANK SINARMAS TBK DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit) serta untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Melakukan monitoring ketepatan pembayaran dan flow rate untuk nasabah seluruh
segmen, keberlanjutan terhadap kinerja usaha dan kemampuan bayar debitur existing;
Melakukan restrukturisasi kepada debitur-debitur yang mengalami penurunan usaha
dengan tetap memperhatikan ketentuan baik dari karakter debitur, usaha yang masih
berjalan sebagai sumber pembayaran, prospek usaha, dan masih memiliki kemampuan
membayar;
Mengupayakan penyaluran kredit ke sektor usaha yang belum melampaui limit Risk
Appetite dan Risk Tolerance Perusahaan serta sektor yang termasuk dalam kategori
pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) dengan tetap memperhatikan kondisi
ekonomi Perusahaan;
Pelaksanaan corporate credit quality assurance dalam rangka menjaga ketertiban
dokumentasi kredit, kedisiplinan pemantauan kredit, pemenuhan covenant dan
persyaratan kredit serta pemantauan kualitas portofolio kredit yang bertujuan untuk
mendorong terciptanya proses pemberian kredit yang berkualitas dan terpantau dengan
baik;
Meningkatkan analisa dalam penilaian calon debitur dengan menggunakan data pihak
ketiga sebagai data pembanding dalam pengambilan keputusan kredit;
Melakukan monitoring portofolio kredit debitur seluruh segmen, melakukan Early Warning
untuk mendeteksi secara dini potensi masalah atau risiko yang akan muncul dan
menetapkan action plan atau langkah preventif;
Pembentukan CKPN mengacu kepada metodologi metode PSAK 109 Instrumen
Keuangan dan secara bertahap melakukan penambahan pembentukan CKPN secara
memadai sesuai dengan Risk Appetite dan Risk Tolerance Perusahaan terutama untuk
debitur NPL dan debitur yang berpotensi jatuh ke NPL;
Melakukan uji ketahanan (stress test) yang bertujuan untuk mengukur ketahanan Bank
dalam menghadapi kondisi ekstrem yang dapat berdampak pada peningkatan Non-
Performing Loan (NPL), Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), serta tekanan
terhadap Modal dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Melakukan penyusunan profil risiko Perusahaan yang dilaporkan secara triwulanan dan
semesteran. Laporan profil risiko ini menggambarkan risiko yang melekat dalam kegiatan
bisnis Perusahaan (inherent risk) termasuk kualitas penerapan manajemen risiko untuk
masing-masing jenis risiko; dan
Melakukan pelaporan dan pemantauan penyediaan dana dan BMPK baik kepada pihak
terkait maupun kepada selain pihak terkait setiap bulan. .
Risiko Likuiditas
Rasio likuiditas yaitu Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR)
pada bulan September 2025 masing-masing sebesar 471,0% dan 207,8% untuk individual
dan sebesar 457,4% dan 209,3% untuk konsolidasi dengan perusahaan anak, kedua rasio
likuiditas ini baik secara individu maupun secara konsolidasi dengan perusahaan anak telah
memenuhi ketentuan regulator yaitu minimal sebesar 100%. Dengan tingginya rasio LCR dan
NSFR Grup maka tingkat risiko likuiditas Perusahaan dinilai rendah dan tercermin bahwa
Grup memiliki aset berkualitas tinggi yang sangat mencukupi untuk memenuhi kewajiban
Grup.
********
- 112 -
Page 116
Lampiran I
PT BANK SINARMAS TBK
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
ASET
Kas dan setara kas 438.973 469.088
Giro pada Bank Indonesia 4.488.550 4.694.101
Giro pada bank lain 3.395.810 1.900.099
Cadangan kerugian penurunan nilai (955) (565)
Jumlah - bersih 3.394.855 1.899.534
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 6.983.482 8.282.115
Cadangan kerugian penurunan nilai (111) (139)
Jumlah - bersih 6.983.371 8.281.976
Efek-efek
Pihak berelasi 1.194.101 1.037.415
Pihak ketiga 18.776.892 16.208.778
Jumlah 19.970.993 17.246.193
Cadangan kerugian penurunan nilai (247) (245)
Jumlah - bersih 19.970.746 17.245.948
Efek-efek yang dibeli dengan janji jual
kembali - pihak ketiga 1.443.470 193.748
Bunga diterima dimuka yang belum diamortisasi (3.713) (1.533)
Jumlah bersih 1.439.757 192.215
Kredit yang diberikan dan piutang/
pembiayaan syariah
Pihak berelasi 196.237 297.185
Pihak ketiga 8.266.076 10.884.539
Jumlah 8.462.313 11.181.724
Cadangan kerugian penurunan nilai (614.457) (774.038)
Jumlah - bersih 7.847.856 10.407.686
Tagihan akseptasi
Pihak ketiga 104.690 38.144
Cadangan kerugian penurunan nilai (19) (15)
Jumlah - bersih 104.671 38.129
Penyertaan saham 659.290 659.290
Pendapatan yang masih akan diterima 187.918 272.974
Biaya dibayar dimuka 291.701 551.152
Aset tetap - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar
Rp2.002.176 dan Rp1.793.837
masing-masing pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 1.468.879 1.493.793
Aset pajak tangguhan - bersih 87.662 87.680
Aset lain-lain - bersih 245.995 314.688
JUMLAH ASET 47.610.224 46.608.254
- I.1 -
Page 117
Lampiran I
PT BANK SINARMAS TBK
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk
30 September 2025 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2024 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas segera 136.180 154.187
Simpanan
Pihak berelasi 6.582.402 5.634.035
Pihak ketiga 31.208.438 30.900.583
Jumlah 37.790.840 36.534.618
Simpanan dari bank lain
Pihak berelasi 11.091 15.748
Pihak ketiga 141.909 65.247
Jumlah 153.000 80.995
Efek-efek yang dijual dengan janji beli
kembali - pihak ketiga - 879.455
Utang pajak 68.549 38.704
Liabilitas akseptasi 104.798 38.160
Beban yang masih harus dibayar 38.551 33.706
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 52.255 37.340
Obligasi subordinasi - bersih 498.246 497.505
Liabilitas lain-lain 220.894 361.476
Jumlah Liabilitas 39.063.313 38.656.146
Ekuitas
Modal saham - nilai nominal Rp 100
(dalam Rupiah penuh) per saham
Modal dasar - 60.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
19.716.162.403 saham dan 19.716.162.403
saham masing-masing pada tanggal
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 1.971.616 1.971.616
Tambahan modal disetor - bersih 3.552.194 3.552.194
Komponen ekuitas lainnya 904.310 502.000
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 10.500 10.000
Tidak ditentukan penggunaannya 2.108.291 1.916.298
2.118.791 1.926.298
Jumlah Ekuitas 8.546.911 7.952.108
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 47.610.224 46.608.254
- I.2 -
Page 118
Lampiran II
PT BANK SINARMAS TBK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak
Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 30 September 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 1.898.825 2.271.652
Beban bunga (639.620) (622.068)
Pendapatan Bunga dan Syariah - Bersih 1.259.205 1.649.584
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi selain dari kredit 371.707 321.146
Keuntungan kurs mata uang asing - bersih 83.808 80.311
Keuntungan dari kenaikan nilai wajar efek-efek
yang diukur melalui laba rugi - bersih 13.734 31.206
Keuntungan dari penjualan efek-efek yang
diukur melalui laba rugi - bersih 192.826 87.084
Penerimaan kembali aset yang
telah dihapusbukukan 534.227 134.931
Lain-lain 54.484 20.786
Jumlah Pendapatan Operasional 2.509.991 2.325.048
Beban Operasional Lainnya
Kerugian penurunan nilai aset keuangan 74.853 40.034
Umum dan administrasi 973.215 1.003.115
Tenaga kerja 964.517 834.719
Penyusutan aset tetap dan aset hak guna 213.094 213.085
Biaya komisi 40.721 27.075
Lain-lain 6.043 6.015
Jumlah Beban Operasional 2.272.443 2.124.043
LABA SEBELUM PAJAK 237.548 201.005
BEBAN PAJAK
Kini 45.134 38.191
LABA BERSIH 192.414 162.814
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi - bersih
Penghasilan (rugi) yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar dari efek-efek yang
diukur melalui penghasilan komprehensif lain 402.310 62.388
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi -
bersih setelah dampak pajak tangguhan
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang 79 6.185
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN 402.389 68.573
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF 594.803 231.387
LABA BERSIH PER SAHAM
(dalam Rupiah penuh)
Dasar 9,76 8,26
- I.3 -
Page 119
Lampiran III
PT BANK SINARMAS TBK
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada 30 September 2025 dan 2024 (Tidak Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Komponen Ekuitas Lainnya
Laba (Rugi) yang
Belum Direalisasi Surplus Saldo Laba
Tambahan Modal atas Perubahan Revaluasi Ditentukan Tidak Ditentukan
Modal Saham Disetor - Bersih Nilai Wajar Efek Aset Tetap Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 1.971.616 3.552.194 108.124 480.118 9.500 1.705.216 7.826.768
Pembentukan cadangan umum - - - - 500 (500) -
Laba tahun berjalan - - - - - 162.814 162.814
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih - - 62.388 - - - 62.388
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - bersih - - - - - 6.185 6.185
Saldo pada tanggal 30 September 2024 1.971.616 3.552.194 170.512 480.118 10.000 1.873.715 8.058.155
Saldo pada tanggal 1 Januari 2025 1.971.616 3.552.194 21.882 480.118 10.000 1.916.298 7.952.108
Pembentukan cadangan umum - - - - 500 (500) -
Laba tahun berjalan - - - - - 192.414 192.414
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Rugi yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - bersih - - 402.310 - - - 402.310
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
kerja jangka panjang - bersih - - - - - 79 79
Saldo pada tanggal 30 September 2025 1.971.616 3.552.194 424.192 480.118 10.500 2.108.291 8.546.911
- I.4 -
Page 120
Lampiran IV
PT BANK SINARMAS TBK
Laporan Arus Kas Entitas Induk
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2025 dan 2024 (Tidak
Diaudit)
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2025 30 September 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pendapatan bunga 1.983.881 2.257.468
Pendapatan operasional lainnya 1.151.893 563.363
Beban bunga (634.034) (634.946)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs
mata uang asing - bersih (75.574) 157.073
Pembayaran pajak penghasilan badan (50.590) (60.867)
Beban umum dan administrasi (958.203) (1.002.204)
Beban tenaga kerja (964.517) (834.719)
Beban operasional lainnya (46.079) (33.090)
Arus kas operasional sebelum perubahan
aset dan liabilitas operasi 406.777 412.078
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Efek-efek (2.322.915) 597.410
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (1.247.542) (73.278)
Kredit yang diberikan 2.499.707 2.437.457
Pembayaran tagihan akseptasi (66.546) 40.427
Biaya dibayar dimuka 259.451 311.474
Aset lain-lain 11.784 487.607
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera (18.007) 6.182
Simpanan 1.256.222 (7.036.166)
Simpanan dari bank lain 72.005 (251.175)
Utang pajak 35.301 (2.260)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (879.455) (1.051.717)
Liabilitas akseptasi 66.638 (40.401)
Liabilitas lain-lain (44.763) 98.052
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi 28.657 (4.064.310)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penyertaan modal pada entitas anak - (510.000)
Hasil penjualan aset tetap 82 640
Perolehan aset tetap (132.018) (12.135)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (131.936) (521.495)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (94.693) (99.452)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (94.693) (99.452)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS (197.972) (4.685.257)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 15.345.403 15.331.170
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 159.384 (77.402)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 15.306.815 10.568.511
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas 438.973 487.737
Giro pada Bank Indonesia 4.488.550 4.572.422
Giro pada bank lain 3.395.810 1.042.121
Penempatan pada Bank Indonesia dan
bank lain - jangka waktu jatuh tempo tiga
bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 6.983.482 4.466.231
Jumlah Kas dan Setara Kas 15.306.815 10.568.511
- I.5 -
Names mentioned 165 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×52
unresolved
org
PT Bank Shinta Indonesia
p.10 ×2
unresolved
person
Buniarti Tjandra
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Triphosa Lily Ekadewi
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10 ×3
unresolved
person
Endang Saritomo Utari
p.10
unresolved
person
Sutjipto
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Aulia Taufani
· Notaris
p.10 ×5
unresolved
person
H. Thamrin
p.10
unresolved
org
PT Sinarmas Cakrawala. Sesuai
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.11
unresolved
org
Bank Devisa. Perusahaan
p.11
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×4
unresolved
person
Aryanti Artisari
p.12
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah
p.13 ×10
unresolved
org
Syariah
p.13
unresolved
org
PT Bank Nano Syariah. Pemisahan Unit Usaha Syariah
p.13
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.13 ×3
unresolved
org
Sinarmas Multiartha Tbk
p.13 ×6
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.13 ×3
unresolved
person
Tjun Hau
· Komisaris Utama
p.14
unresolved
person
Nana Supriana
· Komisaris Independen
p.14
unresolved
person
Horas Parsaulian Pardede
· Komisaris Independen
p.14
unresolved
person
Soejanto Soetjijo
· Direktur
p.14
unresolved
person
Uzan Tedjamulia
· Direktur
p.14
unresolved
person
Hanafi Himawan
· Direktur
p.14
unresolved
person
Suyono Wijaya
· Direktur
p.14
unresolved
person
Ahmadi Sukarno
· Ketua
p.14
unresolved
person
Mochammad Bukhori Muslim
· Anggota
p.14
unresolved
person
Tjendrawati Widjaja
· Komisaris Utama
p.14 ×3
unresolved
person
Rusmin
· Komisaris Independen
p.14 ×3
unresolved
person
Frenky Tirtowijoyo
· Direktur Utama
p.14
unresolved
person
Miko Andidjaja
· Direktur
p.14
unresolved
person
Ekajaya Ongny Putra
· Direktur
p.14
unresolved
person
Enny Kamal
· Direktur
p.14
unresolved
—
Pengangkatan Nyonya Amandalia Johanes
· Direktur
p.14 ×2
unresolved
org
Bank Lain Penempatan
p.24
unresolved
org
Bank Lain Simpanan
p.31 ×2
unresolved
org
Bank Syariah.
p.33
unresolved
org
Maybank Indonesia Tbk
p.40 ×2
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.40
unresolved
org
Bank Trust Company Americas
p.40
unresolved
org
PT Bank ICBC Indonesia
p.40
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit
p.41 ×2
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.42 ×2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur
p.42
unresolved
org
PT Bank DKI
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
p.42
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.46
unresolved
org
Banten Tbk
p.46 ×2
unresolved
org
Chandra Asri Petrochemical Tbk
p.46 ×2
unresolved
org
PT Indonesia Asahan Aluminium
p.46
unresolved
org
Japfa Comfeed Tbk
p.46 ×2
unresolved
org
Adira Multi Finance Tbk
p.46 ×2
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.46
unresolved
org
Paper Tbk
p.46
unresolved
org
PT Lontar Papyrus Pulp
p.46
unresolved
org
Solar United Network Pte.Ltd
p.46
unresolved
org
KRI Medco Oak Tree Pte Ltd
p.46
unresolved
org
Fitch Goldman Sachs Group Inc
p.46
unresolved
org
Bank CCIB
p.48
unresolved
org
PT Asuransi Simas Insurtech
p.58 ×2
unresolved
org
KJPP Firmansyah & Rekan
p.60
unresolved
person
Firmansyah
p.60
unresolved
org
Bank J-Trust Indonesia Tbk
p.62 ×8
unresolved
org
PT Bank Resona Perdania
p.62
unresolved
org
Bank Artha Graha International Tbk
p.63 ×2
unresolved
org
Smart Tbk
p.63 ×4
unresolved
org
PT BPD Jawa Barat
p.70
unresolved
org
PT Shinta
p.73
unresolved
org
PT Shinta Utama
p.73
unresolved
org
PT Asuransi Simas Jiwa
p.80
unresolved
org
Bank Umum Syariah Pemasaran
p.86 ×4
unresolved
org
Bank Spesifik
p.100
unresolved
org
Bank Specific Crisis
p.100
unresolved
org
Bank Sinarmas SimobiPlus.
p.102
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.