Back to announcement
20250327_BTPN_Pemanggilan RUPS_31872161_lamp9.pdf
RUPS notice Text extracted BTPNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 669
Page 1
Ikhtisar Utama
Laporan
Tahunan
2024
Charting a New Path
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 A
Page 2
Ikhtisar Utama B LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 3
Ikhtisar Utama
Charting a New Path
Transformasi besar Bank BTPN dengan
berganti nama menjadi Bank SMBC
Indonesia adalah penegasan strategi
jangka panjang untuk memperkuat sinergi
dengan SMBC sebagai induk perusahaan.
Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat
inovasi produk dan layanan mendukung
pertumbuhan keuangan yang lebih inklusif
dan berkelanjutan.
Dengan fokus pada masa depan, Bank
SMBC Indonesia siap melangkah maju
menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
Transformasi ini membuka peluang baru
untuk memperluas portofolio layanan,
mengembangkan kapabilitas digital, serta
mendorong pertumbuhan yang bermanfaat
bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 1
Page 4
Ikhtisar Utama
Daftar Isi
4
5
Meningkatkan Kapabilitas Platform
Jenius
Mempertahankan Operation Excellence
03
Profil Perusahaan
6 Transformasi Menjadi SMBC Indonesia
7 Pertumbuhan Solid di Tengah Tantangan
68 Informasi Umum Perusahaan
Pasar
69 Riwayat Singkat Perusahaan
8 Menjaga Likuiditas, Kualitas Portofolio
70 Jejak Langkah
Kredit, dan Permodalan
72 Bidang Usaha
9 Inovasi untuk Inklusi dan Pertumbuhan
73 Produk dan Layanan
75 Nilai-Nilai Utama
01
76 Struktur Organisasi
78 Profil Dewan Komisaris
85 Profil Direksi
93 Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
Ikhtisar Utama 94 Profil Pejabat Eksekutif
98 Statistik Karyawan
100 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
12 Kinerja 2024 SMBC Indonesia 101 Entitas Induk Terakhir
14 Laporan Keuangan 102 Pemegang Saham Utama
18 Ikhtisar Saham 105 Daftar Entitas Anak
19 Aksi Korporasi 106 Wilayah Operasional
20 Informasi Penghentian Sementara Perdagangan 109 Keanggotaan pada Asosiasi
Saham
109 Kronologi Pencatatan Saham
20 Penerbitan Obligasi dan Sukuk
110 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
21 Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
110 Kantor Akuntan Publik 2024
21 Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
111 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
21 Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024 Pasar Modal
24 Peristiwa Penting 2024 112 Informasi pada Website Perusahaan
29 Penghargaan & Sertifikasi
02 04
Analisis dan
Laporan Manajemen Pembahasan Manajemen
39 Laporan Dewan Komisaris
116 Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan
46 Dewan Komisaris
116 Tinjauan Ekonomi
49 Laporan Direksi
117 Tinjauan Industri Perbankan
58 Direksi
118 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
60 Board of Management
119 Retail Banking
62 Pejabat Eksekutif
120 Jenius
64 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 122 Retail Lending Business
2024 PT Bank SMBC Indonesia Tbk 125 Wealth Management Business
127 Business Banking
128 Corporate Banking
131 Treasury
133 Perbankan Syariah
135 Profitabilitas Per Segmen Usaha
136 Tinjauan Kinerja Keuangan
137 Neraca Keuangan
141 Kinerja Laba Rugi
2 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 5
Ikhtisar Utama
07
Tata Kelola Perusahaan
264 Prinsip Penerapan GCG
142 Arus Kas
266 Dasar Hukum Pelaksanaan
142 Kemampuan Membayar Utang
267 Rujukan ASEAN Corporate Governance Scorecard
143 Suku Bunga Dasar Kredit
268 Tujuan Penerapan GCG
143 Struktur Modal
269 Struktur GCG
144 Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
270 Penerapan dan Komitmen GCG
145 Realisasi Investasi Barang Modal
278 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
145 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
Tanggal Laporan 289 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
145 Target, Realisasi, dan Proyeksi 290 Dewan Komisaris
147 Prospek Usaha 297 Direksi
147 Dividen 304 Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan
Direksi
148 Kompensasi Jangka Panjang: Program
Kepemilikan Saham Karyawan dan Manajemen 317 Komite di Bawah Dewan Komisaris
148 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran 337 Komite di Bawah Direksi
Umum 356 Sekretaris Perusahaan
149 Informasi Material Terkait Investasi, Ekspansi, 361 Fungsi Kepatuhan
Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/
366 Internal Fraud
Modal
368 Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
149 Transaksi Material yang Mengandung Benturan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan
Afiliasi/Berelasi
PPPSPM)
150 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang 370 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan
Berpengaruh Signifikan
Politik
151 Perubahan Kebijakan Akuntansi
370 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
151 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak Keuangan Bank
152 Aspek Pemasaran 371 Pembelian Kembali Saham atau Obligasi
153 Strategi Pemasaran Subordinasi
155 Pangsa Pasar 371 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
Penyediaan Dana dalam Jumlah Besar
372 Audit Eksternal
05
373 Satuan Kerja Audit Internal
381 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
384 Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Entitas Anak, Anggota Dewan Komisaris, dan
Manajemen Risiko Anggota Direksi
385 Sanksi Administrasi
385 Akses Informasi dan Data Perusahaan
158 Kebijakan Manajemen Risiko
386 Kode Etik
159 Penerapan Manajemen Risiko
387 Price Sensitive Information Personal Account
159 Organisasi Manajemen Risiko Dealing
161 Uraian Penerapan Manajemen Risiko 388 Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa
164 Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem 388 Sistem Pelaporan Pelanggaran
Manajemen Risiko
389 Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan
165 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
atau Komite Audit atas Kecukupan Manajemen 391 Keterbukaan dalam Praktik Bad Governance
Risiko
07
165 Sistem Pengendalian Internal
166 Pengungkapan Permodalan
183 Pengungkapan Eksposur Risiko
Tanggung Jawab Sosial
06 Dan Lingkungan
Tinjauan Pendukung Bisnis 394 Ikhtisar Keberlanjutan
396 Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk
Risiko Operasional
248 Pengembangan Sumber Daya Manusia 405 Laporan Keuangan Konsolidasian
254 Operasional dan Teknologi Audit Tahun Buku 2024
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 3
Page 6
Ikhtisar Utama
Meningkatkan
Kapabilitas Platform
Jenius
Fitur-fitur Baru
• Think Unthinkable
• FCY Buy and Sell 24/7
• Unlimited BI-Fast Transaction
• Creditbility
• New Partners for Yay Point Redemption
• Play & Yay!
• Cash Cow
• SMBCI Transformation (New Booth Design, New
Card Design, Program Funds with Benefits dan
JCP / Jenius Charter Pesawat)
5,2 Pengguna Terdaftar 51%
Pada tahun 2024, jumlah nasabah Realisasi pendanaan dari Jenius
yang dilayani Jenius meningkat meningkat 51% di tahun 2024, yaitu
13,46%, dari 5,2 juta nasabah menjadi Rp3,3 triliun dari tahun
di tahun 2023 menjadi 5,9 juta sebelumnya yang sebesar Rp2,2
nasabah. triliun.
Rp29,5 triliun
Total Dana Pihak Ketiga (DPK)
yang dikelola Jenius pada tahun
2024 mencapai Rp29,5 triliun, naik
16% dibandingkan tahun 2023 yang
sebesar Rp25,5 triliun.
4 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 7
Ikhtisar Utama
Mempertahankan
Operation Excellence
Pengembangan Operational Excellence
melalui peningkatan dalam keunggulan
layanan, penguatan aspek pengendalian
dan kepatuhan serta keunggulan proses
operasional, dengan didukung oleh sinergi
dengan teknologi informasi melalui
digitalisasi dan pengamanan informasi
yang direalisasikan melalui digitalisasi
layanan, penerapan otomasi, peningkatan
derajat kelancaran proses atau straight thru
processing serta perbaikan terhadap akurasi
dan kualitas data dan keandalan proses
pelaporan regulator.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 5
Page 8
Ikhtisar Utama
Transformasi Menjadi
SMBC Indonesia
Memperkuat sinergi dengan Sumitomo Mitsui
Banking Corporation (SMBC), induk perusahaan,
dengan tujuan ekspansi layanan keuangan yang
lebih komprehensif dan memperkuat posisi di
pasar domestik.
Nasabah
Micro Business
13.190 nasabah
Nasabah Wealth
Managemen Business
142.257 nasabah
Program Layanan
Layanan unggulan Jenius
dan Pembiayaan UMKM terus
ditingkatkan.
Komitmen
Memberikan solusi keuangan
inklusif bagi seluruh lapisan
masyarakat.
6 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 9
Ikhtisar Utama
Pertumbuhan Solid di
Tengah Tantangan Pasar
Perseroan melakukan ekspansi usaha dengan
mengakuisisi OTO Group dan mencatat kinerja
finansial yang kuat dan membuktikan kekuatan
fundamental bisnis SMBC Indonesia untuk terus
mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi
masyarakat.
ASET
01 Tumbuh 20% YoY menjadi
Rp241,1 triliun
Pendapatan Bunga Bersih
02 Naik 26% hingga
Rp15,2 triliun
NPAT
03 Naik 19% mencapai
Rp2,8 triliun
Net Interest Margin (NIM)
04 Meningkat menjadi
7,10%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 7
Page 10
Ikhtisar Utama
Menjaga Likuiditas,
Kualitas Portofolio
Kredit, dan Permodalan
Perseroan berhasil meningkatkan efisiensi
operasional dan menjaga likuiditas yang kuat
sepanjang tahun 2024.
01
LCR
253,71%
Total Kredit
02 03
NSFR
Meningkat 15%
125,02% mencapai
Rp179,4 triliun
Bersama OTO Group,
Menunjukkan
SMBC Indonesia akan
kekuatan pendanaan
senantiasa menerapkan
jangka Panjang
manajemen risiko yang
sehat
NPL (bruto)
04 05
Kredit Retail
2,50%
tumbuh 31% (termasuk piutang
pembiayaan)
dikontribusikan oleh:
Segmen Joint Finance 389%
Jenius 51%
Mikro 40%
06
CAR
30,02%
Memperlihatkan
kekuatan permodalan
8 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 11
Ikhtisar Utama Inovasi untuk Inklusi dan Pertumbuhan Perseroan terus berinovasi dengan memperluas jangkauan produk, termasuk melalui akuisisi strategis OTO Group. Akuisisi Saldo Obligasi OTO Group Dana Pihak Ketiga Berkelanjutan Kontribusi pada Naik 12% menjadi Rp121,3 Rp1.743 miliar penyaluran kredit triliun, memperkuat basis untuk diversifikasi sektor otomotif. dana. pendanaan. Pengembangan Produk Fokus pada inklusi keuangan dan inovasi layanan. PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 9
Page 12
Page 13
01
Ikhtisar
Utama
12 Kinerja 2024 SMBC Indonesia
14 Laporan Keuangan
18 Ikhtisar Saham
19 Aksi Korporasi
20 Informasi Penghentian Sementara Perdagangan
Saham
20 Penerbitan Obligasi dan Sukuk
21 Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
21 Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
21 Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024
24 Peristiwa Penting 2024
29 Penghargaan & Sertifikasi
Di sepanjang 2024 Bank mencatatkan
kinerja yang positif dengan membukukan
peningkatan laba bersih, penyaluran
kredit, dana pihak ketiga, serta aset yang
membuktikan kekuatan fundamental bisnis
SMBC Indonesia untuk terus mendorong
pertumbuhan berkelanjutan bagi
masyarakat.
Page 14
Ikhtisar Utama
Kinerja 2024
SMBC Indonesia
Di tengah kondisi perekonomian yang masih
penuh tantangan, kinerja Bank pada tahun
buku 2024 tetap tumbuh positif.
Pendapatan Bunga Bersih
Rp15,2 triliun
Bank berhasil membukukan kenaikan
Pendapatan Bunga sebesar 26% terutama
didorong oleh pendapatan bunga dari
penyaluran kredit, penempatan aset likuid
seperti surat berharga, dan pendapatan
bunga bersih dari Grup OTO.
Laba Bersih yang dapat
diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk
Rp2,8 triliun
Pendapatan Operasional meningkat sebesar 19% dibandingkan
dengan tahun 2023.
Rp17,4 triliun
Pendapatan operasional naik 27%
dari Rp13,7 triliun di tahun 2023,
dikontribusikan oleh kenaikan bunga
bersih sebesar 26% dan kenaikan
pendapatan operasional lainnya sebesar
31%.
12 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 15
Ikhtisar Utama
SMBC Indonesia Keterangan Jumlah
berupaya memberikan Kantor Pusat Operasional 1
Kantor Wilayah Non Operasional 9
kemudahan layanan
Kantor Cabang 58
kepada para nasabah Kantor Cabang Pembantu 183
melalui ketersediaan Kantor Fungsional
jaringan kantor cabang • Kantor Fungsional Operasional 1
• Kantor Fungsional Non Operasional 0
maupun ATM
Total Jaringan Kantor 252
ATM 217
TCR 0
Payment Point 15
Total Jaringan Kantor & ATM 469
* data Jaringan Kantor SMBCI Individual
Kantor Cabang
58 Kantor
ATM Kantor Cabang Pembantu
217 Unit 183 Kantor
Pemberdayaan yang Berkelanjutan
DAYA
Dengan visi untuk memberikan perubahan berarti dalam kehidupan jutaan orang,
SMBC Indonesia memanifestasikannya dengan menjalankan program Daya yang
merupakan progam pemberdayaan bagi nasabah yang terukur dan berdampak.
Sepanjang 2024, lebih dari 10,3 juta peserta telah menerima manfaat dari program
Daya melalui 12.159 aktivitas pemberdayaan yang mencakup dari 4 pillar daya, yang
meliputi :
1. Pengembangan Kapasitas Diri
2. Literasi Keuangan
3. Peningkatan Kapasitas Usaha
4. Kehidupan Berkelanjutan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 13
Page 16
Ikhtisar Utama
Laporan Keuangan
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 2024 2023 2022 2021
Neraca Keuangan
Jumlah Aset 241.096.427 201.448.392 209.169.704 191.917.794
Aktiva Produktif 1)
236.185.309 197.325.929 204.169.669 187.244.554
Pinjaman yang Diberikan 2) 179.404.617 156.561.297 146.123.516 135.598.774
Simpanan Nasabah 3) 121.317.811 108.198.576 114.866.548 109.380.130
Pinjaman yang Diterima 52.632.885 34.283.897 48.025.106 37.615.236
Efek-efek yang Diterbitkan 2.939.924 200.569 200.134 996.089
Penyertaan Saham 75.285 102.586 103.473 22.522
Jumlah Liabilitas 3) 186.350.388 160.165.288 169.756.680 155.838.867
Jumlah Ekuitas 4) 54.746.039 41.283.104 39.413.024 36.078.927
Jumlah Lembar Saham yang Disetor dan Dibayar Penuh 10.645.945.748 8.149.106.869 8.149.106.869 8.149.106.869
(dalam satuan)
Informasi Hasil Usaha
Pendapatan Bunga 23.588.335 18.815.673 15.898.376 14.747.193
Beban Bunga (8.380.053) (6.771.610) (4.221.331) (3.605.564)
Pendapatan Bunga Bersih 15.208.282 12.044.063 11.677.045 11.141.629
Pendapatan Operasional Lainnya 2.221.078 1.689.372 1.664.162 1.530.642
Beban Operasional Lainnya (9.428.203) (7.222.481) (6.843.364) (6.552.317)
Biaya CKPN (3.897.140) (3.049.919) (1.840.167) (2.111.776)
Pendapatan Operasional - Bersih 4.104.017 3.461.035 4.657.676 4.008.178
Laba Tahun Berjalan Sebelum Pajak 4.120.473 3.457.682 4.657.319 4.007.172
Laba Bersih Tahun Berjalan 3.216.240 2.682.484 3.629.564 3.104.215
Laba Tahun Berjalan Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 2.812.986 2.358.334 3.095.701 2.664.714
• Kepentingan Non Pengendali 403.254 324.150 533.863 439.501
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak 74.756 18.348 (154.602) 78.604
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan, Setelah Pajak 3.290.996 2.700.832 3.474.962 3.182.819
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 2.868.590 2.376.847 2.939.728 2.742.035
• Kepentingan Non Pengendali 422.406 323.985 535.234 440.784
Laba Bersih per Saham (Nilai Penuh) 279 293 384 331
Catatan:
1. Termasuk pinjaman pembiayaan/piutang syariah yang diberikan, giro pada
BI dan bank-bank lain, penempatan pada BI dan bank-bank lain, efek-efek,
penyertaan saham, tagihan akseptasi, efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali (Reverse Repo), piutang pembiayaan dan tagihan derivatif.
2. Termasuk pembiayaan/piutang Syariah dan piutang pembiayaan
3. Termasuk dana syirkah temporer
4. Termasuk kepentingan non-pengendali
14 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 17
Ikhtisar Utama
(dalam %)
Keterangan 2024 2023 2022 2021
Rasio Keuangan
Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 5) 30,0 29,9 27,3 26,2
Aset Produktif
Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah terhadap 1,2 0,7 0,7 0,8
total aset produktif dan aset nonproduktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,2 0,7 0,7 1,3
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap 2,6 2,5 1,8 2,2
aset produktif
NPL-Bruto 2,5 1,4 1,4 1,7
NPL-Neto 1,1 0,4 0,4 0,4
Profitabilitas
Imbal Hasil Aset (ROA) 6) 1,8 1,7 2,4 2,2
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 6,8 6,5 9,1 8,6
Margin Pendapatan Bunga Bersih (NIM) 7,1 6,5 6,3 6,6
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 7) 83,2 83,7 75,1 76,0
Biaya Dana 4,4 4,4 2,7 2,5
Cost to Income Ratio (CIR) 7)
53,9 52,7 49,8 49,3
Laba (rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan 17,1 16,6 26,0 24,0
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 8) 147,0 142,7 126,7 123,1
Rasio Lancar 43,7 33,7 45,3 44,8
Solvabilitas
Liabilitas terhadap Aktiva 77,3 79,5 81,2 81,2
Liabilitas terhadap Ekuitas 340,4 414,2 460,0 458,8
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Giro Wajib Minimum Utama Rupiah (Bank only) 6,9 8,3 8,2 3,7
Giro Wajib Minimum Utama Valuta Asing (Bank only) 4,0 4,0 4,0 4,0
Posisi Devisa Neto (Bank only) 1,4 0,5 0,3 0,1
Lain-lain
Jumlah Kantor Cabang 9) 719 333 358 477
Jumlah ATM dan TCR 231 228 221 224
Jumlah Karyawan 10)
29.382 20.933 19.740 19.334
Catatan:
5. Termasuk risiko kredit, operasional dan pasar
6. RoA sebelum pajak
7. BOPO dan CIR tahun 2019-2021 telah disajikan kembali agar sesuai dengan
penyajian rasio di tahun 2022 (sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020
tanggal 30 Juni 2020 tentang “Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional”)
8. LDR (tidak termasuk Pinjaman kepada Bank)
9. Termasuk Payment Points & Kantor Fungsional
10.Termasuk BTPN Syariah
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 15
Page 18
Ikhtisar Utama
Laporan Keuangan
01 Simpanan Nasabah
(termasuk dana syirkah temporer)
Rp121,3 Triliun
Total Ekuitas 02
Rp54,7 Triliun
03 Rasio KPMM
30,0%
Return on Equity (RoE) 04
6,8%
05 Total Aset
Rp241,1 Triliun
16 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 19
Ikhtisar Utama
Laba Bersih yang Diatribusikan
Pendapatan Bunga Bersih kepada Pemilik Entitas Induk
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
11,7 12,0 15,2 3,1 2,4 2,8
2022 2023 2024 2022 2023 2024
Pendapatan Operasional Lainnya Beban Operasional Lainnya
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
1,7 1,7 2,2 2022 2023 2024
2022 2023 2024 (8,7) (10,3) (13,3)
Pinjaman yang Diberikan
termasuk Piutang Pembiayaan Dana Pihak Ketiga
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
146,1 156,6 179,4 114,9 108,2 121,3
2022 2023 2024 2022 2023 2024
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 17
Page 20
Ikhtisar Utama
Ikhtisar Saham
PENAWARAN UMUM PERDANA
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, “SMBCI”, “Bank”) melakukan penawaran umum perdana (IPO)
pada 8 Juni 2007. Pada aksi korporasi itu, jumlah saham yang ditawarkan kepada publik sebanyak 267.960.220
lembar saham dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham. Harga penawaran setiap saham sebesar Rp2.850
(nilai penuh). Saham-saham tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Maret 2008.
Volume Jumlah Saham
Tertinggi Terendah Penutupan Kapitalisasi Pasar
Periode Perdagangan Tercatat
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp)
(Saham) (Lembar)
2024
Kuartal I (Maret) 2.620 2.558 2.370 2.557.870 10.645.945.748 25.230.891.422.760
Kuartal II (Juni) 2.630 2.210 2.370 1.491.500 10.645.945.748 25.230.891.422.760
Kuartal III (September) 2.490 2.240 2.260 1.638.800 10.645.945.748 24.059.837.390.480
Kuartal IV (Desember) 2.400 2.220 2.610 1.638.800 10.645.945.748 27.785.918.402.280
2023
Kuartal I (Maret) 2.580 2.400 2.500 1.599.600 8.149.106.869 20.372.767.172.500
Kuartal II (Juni) 2.710 2.460 2.710 2.661.600 8.149.106.869 22.084.079.614.990
Kuartal III (September) 2.780 2.700 2.700 4.379.500 8.149.106.869 22.002.588.546.300
Kuartal IV (Desember) 2.700 2.520 2.620 2.008.000 8.149.106.869 21.350.659.996.780
PERKEMBANGAN SAHAM SMBC INDONESIA
Harga Saham Volume Perdagangan
3.000 300.000
2.400 240.000
1.800 180.000
1.200 120.000
600 60.000
0 0
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Harga Saham 2024 Volume Perdagangan 2024
18 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 21
Ikhtisar Utama
Aksi Korporasi
Sepanjang tahun 2024, SMBC Indonesia telah dan investasi usaha melalui pengambilalihan
merealisasikan beberapa aksi korporasi, dengan rincian perusahaan-perusahaan yang bergerak di kegiatan
sebagai berikut: usaha pembiayaan, yaitu PT Oto Multiartha dan
1. Pengalihan Saham Treasuri PT Summit Oto Finance, dari SMBC dan PT
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Summit Auto Group (yang saat ini merupakan anak
(”RUPSLB”) tanggal 7 Desember 2023 telah perusahaan dari Sumitomo Corporation).
menyetujui penarikan 92.292.198 saham treasuri.
Hal akan berdampak pada pengurangan modal Pada tanggal 26 Februari 2024 telah dicatatkan
diterbitkan serta modal disetor SMBC Indonesia pada Bursa Efek Indonesia sebanyak 2.589.131.077
dan menambah modal dalam portepel, apabila saham baru atas nama dengan nominal Rp20,00
kreditur tidak keberatan dengan rencana ini dalam (nilai penuh) per saham. Dengan demikian, jumlah
batas jangka waktu tertentu, sesuai dengan saham yang ditempatkan dan disetor penuh yang
Undang-undang Republik Indonesia tentang semula sebesar 8.056.814.671 saham menjadi
Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007. sejumlah 10.645.945.748 saham.
Berdasarkan pengumuman kepada kreditur pada 3. Free Float
tanggal 8 Desember 2023, penarikan treasury stock Pada tanggal 25 Januari 2024, Sumitomo Mitsui
dilakukan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 2/ Banking Corporation telah melepas 200.000.000
POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham sahamnya ke publik. Hal ini merupakan pemenuhan
yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan atas ketentuan I.22 dari Peraturan Bursa Efek
Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Indonesia No. I-A yang merupakan Lampiran I dari
secara Signifikan (yang telah dicabut dan Keputusan Direksi BEi Nomor: Kep-00101/BEl/12-
digantikan dengan Peraturan OJK No. 13 Tahun 2021 tanggal 21 Desember 2021 mengenai jumlah
2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja saham Free Float.
Dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar
yang Berfluktuasi Secara Signifikan), yang akan 4. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank
efektif dalam jangka waktu 60 hari jika tidak ada BTPN Tahap I Tahun 2024
keberatan dari kreditur. Perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan
V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024 dengan nominal
Hingga berakhirnya batas waktu penyampaian sebesar Rp355.060.000.000 (tiga ratus lima puluh
keberatan dari kreditur atas perubahan modal lima miliar enam puluh juta rupiah). Obligasi ini
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang dinyatakan efektif pada tanggal 27 Juni 2024
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal,
maka perubahan anggaran dasar sebagaimana Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK
dituangkan dalam Akta No. 07 tanggal 7 Desember berdasarkan Surat No. S-82/D.04/2024 tanggal 27
2023 yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, SH, Juni 2024.
MKn, telah mendapat persetujuan dari Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia 5. Perubahan Nama dan Logo
melalui surat No. AHU-0082757.AH.01.02 Tahun Perubahan Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi
2023 tanggal 7 Februari 2024. PT Bank SMBC Indonesia Tbk dan perubahan
Logo Bank efektif berlaku sejak tanggal 2 Oktober
2. Penambahan modal melalui Hak Memesan 2024. Persetujuan perubahan nama diperoleh dari
Efek Terlebih Dahulu II (“PHMETD II”) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa
Sehubungan dengan rencana PMHMETD II atau tanggal 29 Agustus 2024, yang dituangkan dalam
Rights Issue II yang diputuskan dengan RUPSLB Akta Nomor 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang
pada tanggal 7 Desember 2023, Bank telah dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan
memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Keuangan melalui surat Nomor S-29/D.04/2024 Manusia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-
tanggal 19 Februari 2024. Bank telah 0054625.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 29 Agustus
mengungkapkan rencana penggunaan dana dari 2024, serta dari OJK melalui surat Nomor S-195/
aksi korporasi tersebut untuk melakukan ekspansi PB.31/2024 tanggal 24 September 2024 mengenai
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 19
Page 22
Ikhtisar Utama
Aksi Korporasi
Rencana Perubahan Logo PT BANK BTPN Tbk, PERUBAHAN HARGA SAHAM DARI
dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK AKSI KORPORASI
Nomor KEP-73/D.03/2024 tanggal 25 September
2024 mengenai Penetapan Penggunaan Izin Usaha Seluruh aksi korporasi tersebut tidak mengakibatkan
Atas Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi atas nama perubahan pada harga saham Bank.
PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
6. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank
SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024
Pada Desember 2024, Perseroan menerbitkan
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia
Tahap II Tahun 2024 dengan nominal sebesar
Rp1.396.415.000.000,- (satu triliun tiga ratus
sembilan puluh enam miliar empat ratus lima belas
juta rupiah).
Informasi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham
Sepanjang tahun 2024, saham SMBC Indonesia tidak mengalami penghentian sementara perdagangan saham
di bursa saham.
Penerbitan Obligasi dan Sukuk
Selama tahun 2024, SMBC Indonesia telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024
dengan nominal sebesar Rp355.060.000.000 (tiga ratus lima puluh lima miliar enam puluh juta rupiah). Obligasi ini
dinyatakan efektif pada tanggal 27 Juni 2024 oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan
Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-82/D.04/2024 tanggal 27 Juni 2024.
Selanjutnya, pada Desember 2024, Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun
2024 dengan nominal sebesar Rp1.396.415.000.000 (satu triliun tiga ratus sembilan puluh enam miliar empat ratus
lima belas juta rupiah), dengan rincian sebagai berikut:
Keterangan Tanggal Pencatatan Jumlah Obligasi (Rp) Tingkat Bunga (%) Tanggal Jatuh Tempo
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
Seri A 8 Juli 2024 114.755.000.000 7,00 5 Juli 2027
Seri B 8 Juli 2024 240.305.000.000 7,10 5 Juli 2029
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
Seri A 18 Desember 2024 429.910.000.000 6,70 17 Desember 2027
Seri B 18 Desember 2024 966.505.000.000 6,95 17 Desember 2029
20 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 23
Ikhtisar Utama
Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
Keterangan Tanggal Pencatatan Jumlah Obligasi (Rp) Tingkat Bunga (%) Tanggal Jatuh Tempo Outstanding (Rp)
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
Seri B 27 November 2019 201.000.000.000 7,75 26 November 2024 Telah dilakukan pelunasan
pada tanggal 26 November
2024
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
Seri A 8 Juli 2024 114.755.000.000 7,00 5 Juli 2027 114.755.000.000
Seri B 8 Juli 2024 240.305.000.000 7,10 5 Juli 2029 240.305.000.000
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
Seri A 18 Desember 2024 429.910.000.000 6,70 17 Desember 2027 429.910.000.000
Seri B 18 Desember 2024 966.505.000.000 6,95 17 Desember 2029 966.505.000.000
Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
Obligasi Peringkat 2024 Peringkat 2023 Peringkat 2022
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN AAA (idn) AAA (idn) AAA (idn)
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN idAAA - -
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC idAAA - -
Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun
2024
Pembayaran Bunga dan
Pokok Tahun 2024
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019 seri B.
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-17 26 Februari 2024 3.894.375.000
Bunga ke-18 26 May 2024 3.894.375.000
Bunga ke-19 26 Agustus 2024 3.894.375.000
Bunga ke-20 26 November 2024 204.894.375.000
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 21
Page 24
Ikhtisar Utama
Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 seri A
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-1 5 Oktober 2024 2.008.212.500
Bunga ke-2 5 Januari 2025 2.008.212.500
Bunga ke-3 5 April 2025 2.008.212.500
Bunga ke-4 5 Juli 2025 2.008.212.500
Bunga ke-5 5 Oktober 2025 2.008.212.500
Bunga ke-6 5 Januari 2026 2.008.212.500
Bunga ke-7 5 April 2026 2.008.212.500
Bunga ke-8 5 Juli 2026 2.008.212.500
Bunga ke-9 5 Oktober 2026 2.008.212.500
Bunga ke-10 5 Januari 2027 2.008.212.500
Bunga ke-11 5 April 2027 2.008.212.500
Bunga ke-12 5 Juli 2027 116.763.212.500
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 seri B
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-1 5 Oktober 2024 4.265.413.750
Bunga ke-2 5 Januari 2025 4.265.413.750
Bunga ke-3 5 April 2025 4.265.413.750
Bunga ke-4 5 Juli 2025 4.265.413.750
Bunga ke-5 5 Oktober 2025 4.265.413.750
Bunga ke-6 5 Januari 2026 4.265.413.750
Bunga ke-7 5 April 2026 4.265.413.750
Bunga ke-8 5 Juli 2026 4.265.413.750
Bunga ke-9 5 Oktober 2026 4.265.413.750
Bunga ke-10 5 Januari 2027 4.265.413.750
Bunga ke-11 5 April 2027 4.265.413.750
Bunga ke-12 5 Juli 2027 4.265.413.750
Bunga ke-13 5 Oktober 2027 4.265.413.750
Bunga ke-14 5 Januari 2028 4.265.413.750
Bunga ke-15 5 April 2028 4.265.413.750
Bunga ke-16 5 Juli 2028 4.265.413.750
Bunga ke-17 5 Oktober 2028 4.265.413.750
Bunga ke-18 5 Januari 2029 4.265.413.750
Bunga ke-19 5 April 2029 4.265.413.750
Bunga ke-20 5 Juli 2029 244.570.413.750
22 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 25
Ikhtisar Utama
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 seri A
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-1 17 Maret 2025 7.200.992.500
Bunga ke-2 17 Juni 2025 7.200.992.500
Bunga ke-3 17 September 2025 7.200.992.500
Bunga ke-4 17 Desember 2025 7.200.992.500
Bunga ke-5 17 Maret 2026 7.200.992.500
Bunga ke-6 17 Juni 2026 7.200.992.500
Bunga ke-7 17 September 2026 7.200.992.500
Bunga ke-8 17 Desember 2026 7.200.992.500
Bunga ke-9 17 Maret 2027 7.200.992.500
Bunga ke-10 17 Juni 2027 7.200.992.500
Bunga ke-11 17 September 2027 7.200.992.500
Bunga ke-12 17 Desember 2027 121.955.992.500
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 seri B
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-1 17 Maret 2025 16.793.024.375
Bunga ke-2 17 Juni 2025 16.793.024.375
Bunga ke-3 17 September 2025 16.793.024.375
Bunga ke-4 17 Desember 2025 16.793.024.375
Bunga ke-5 17 Maret 2026 16.793.024.375
Bunga ke-6 17 Juni 2026 16.793.024.375
Bunga ke-7 17 September 2026 16.793.024.375
Bunga ke-8 17 Desember 2026 16.793.024.375
Bunga ke-9 17 Maret 2027 16.793.024.375
Bunga ke-10 17 Juni 2027 16.793.024.375
Bunga ke-11 17 September 2027 16.793.024.375
Bunga ke-12 17 Desember 2027 16.793.024.375
Bunga ke-13 17 Maret 2028 16.793.024.375
Bunga ke-14 17 Juni 2028 16.793.024.375
Bunga ke-15 17 September 2028 16.793.024.375
Bunga ke-16 17 Desember 2028 16.793.024.375
Bunga ke-17 17 Maret 2029 16.793.024.375
Bunga ke-18 17 Juni 2029 16.793.024.375
Bunga ke-19 17 September 2029 16.793.024.375
Bunga ke-20 17 Desember 2029 257.098.024.375
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 23
Page 26
Ikhtisar Utama
Peristiwa Penting 2024
31 Januari 19 Februari 23 Februari
Jenius dari SMBC Indonesia meluncurkan SMBC Indonesia menyediakan inovasi Jenius dari SMBC Indonesia menghadirkan
kampanye baru, Think Unthinkable, produk ESG Deposit bagi para nasabah reward terbaru untuk penukaran Yay Points
yang merupakan refleksi diri sekaligus korporasi, sebagai salah satu wujud (poin di Kartu Kredit Jenius) dalam kategori
menegaskan semangat Jenius dalam komitmen untuk terus berupaya membawa Travel, yaitu GarudaMiles. Penambahan
menghadirkan lebih dari 40 inovasi dan fitur perubahan yang berarti dalam mencapai ini menjadikan reward kategori Travel di
dengan cara yang belum pernah terpikirkan target emisi nol bersih melalui beragam penukaran Yay Points semakin lengkap
sebelumnya untuk membantu kehidupan solusi keuangan berkelanjutan. sejak peluncurannya pada Oktober 2022.
masyarakat digital savvy.
ESG Deposit tidak hanya menawarkan Penukaran Yay Points ke GarudaMiles
Beberapa teman Jenius, seperti traveler dan instrumen keuangan dengan imbal juga dapat dilakukan secara langsung dari
content creator Marvin Sulistio, ilustrator hasil yang optimal bagi para nasabah aplikasi Jenius.
dan pendiri klub Buibu Baca Buku Puty korporasi, namun juga membantu nasabah
Puar, dan pendiri komunitas Single Moms merealisasikan inisiatif berkelanjutan
Indonesia Maureen Hitipeuw, berbagi melalui produk deposito yang dialokasikan
cerita yang menginspirasi mereka untuk secara strategis pada inisiatif, proyek,
melakukan hal-hal unthinkable bersama dan kegiatan-kegiatan yang berkontribusi
Jenius dalam acara konferensi pers ini. dalam mendukung kegiatan pembangunan
berkelanjutan dalam koridor lingkungan,
sosial, dan tata kelola.
26 Februari 04 Maret 21 Maret
Pendapatan bunga bersih SMBC Indonesia SMBC Indonesia bersama Asuransi SMBC Indonesia melaksanakan Rapat
sepanjang tahun 2023 naik 3% year-on- Allianz Life Indonesia memperpanjang Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya, kerja sama produk bancassurance untuk yang memutuskan adanya pembagian
menjadi Rp12,04 triliun. Pencapaian ini terus memberikan perlindungan yang dividen tunai tahun buku 2023 sebesar
merupakan hasil dari komitmen Bank untuk dibutuhkan nasabah. Kerja sama tersebut Rp471,66 miliar. Jumlah itu setara dengan
terus mengembangkan layanan keuangan terjalin sejak tahun 2013 melalui beragam Rp44,30 per saham dan sebesar 20% dari
yang komprehensif dan inovatif, berfokus produk asuransi jiwa untuk nasabah Bank, laba bersih Bank tahun buku 2023 yang
pada keberlanjutan. seperti Guardia Optima, Guardia Prima, tercatat di level Rp2,35 triliun.
Guardia Maxima, dan Guardia Ultima, yang
Kenaikan bunga bersih tersebut membuat menggabungkan manfaat proteksi atas Selain pembagian dividen, pemegang
Net Interest Margin (NIM) terjaga di level risiko-risiko kehidupan dan investasi optimal saham menyetujui penyisihan dana sebesar
6,45%, lebih tinggi dibandingkan periode untuk membantu nasabah mencapai tujuan Rp10,35 miliar sebagai dana cadangan
yang sama tahun lalu yang sebesar 6,32%. keuangan yang direncanakan bersama wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal
keluarga. 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Dengan demikian, dana cadangan wajib
Bank juga menawarkan produk asuransi perseroan meningkat, menjadi Rp42,95
Allianz Guardia Legacy dan Guardia Pasti- miliar atau sama dengan 20% dari modal
-asuransi jiwa tradisional untuk nasabah ditempatkan dan modal disetor perseroan
yang memprioritaskan proteksi untuk diri untuk tahun 2024.
dan keluarga dengan manfaat warisan pasti
yang bisa digunakan untuk mewujudkan
mimpi dan rencana masa depan--serta
Guardia PINTAR, asuransi jiwa tradisional
dengan nilai pertanggungan yang dapat
dimanfaatkan untuk tujuan perencanaan
dana pendidikan anak di masa depan.
24 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 27
Ikhtisar Utama
26 Maret 27 Maret 23 April
Jenius dari SMBC Indonesia meluncurkan SMBC Indonesia resmi mengumumkan SMBC Indonesia menandatangani
sebuah survei bertajuk “Jenius Study: akuisisi perusahaan pembiayaan, yaitu perjanjian kredit berkelanjutan senilai
Perilaku Masyarakat Digital Savvy selama PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto US$15 juta bersama PT Indo-Rama
Ramadan & Jelang Idulfitri 2024.” Survei Finance (SOF) atau disebut dengan OTO Synthetics Tbk (Indorama). Melalui kerja
yang dilaksanakan 28 Februari–18 Maret Group. Akuisisi ini menjadi tonggak penting sama ini, Bank akan memperluas dukungan
2024 ini melibatkan 233 responden bagi Bank dalam menyediakan portofolio kepada Indorama dalam langkah-langkah
berusia 17–40 tahun dari berbagai wilayah bisnis yang semakin lengkap untuk melayani konkret untuk mengurangi emisi karbon
Jabodetabek dan non-Jabodetabek segmen nasabah lebih luas. dan mengadopsi praktik-praktik ramah
(Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, lingkungan.
Medan, Palembang, Makassar, Manado, Bergabungnya OTO Group ke ekosistem
hingga Aceh). SMBC Indonesia dapat mendorong inovasi Perjanjian ini mencerminkan sinergi dalam
produk dan layanan agar semakin relevan, mewujudkan visi kedua perusahaan
Hasilnya memperlihatkan gambaran tentang memberikan nilai tambah, dan mendorong untuk menciptakan dampak positif bagi
perilaku masyarakat digital savvy tahun terciptanya kehidupan yang lebih berarti lingkungan dan masyarakat secara luas.
tersebut yang fokus dalam menciptakan bagi semua pemangku kepentingan,
Ramadan yang lebih bermakna. Hal itu terutama para nasabah. Akuisisi tersebut
dilakukan dengan meningkatkan kualitas juga akan memperkuat sinergi antara Bank
ibadah, mengatur tunjangan hari raya dan OTO Group dalam menangkap peluang
dengan lebih baik serta mempererat pertumbuhan pasar pembiayaan kendaraan
silaturahmi dengan berkumpul bersama roda empat dan roda dua di Indonesia.
keluarga.
22 Mei 03 Juni 21 Juli
SMBC Indonesia menghadirkan layanan SMBC Indonesia dan SMBC memberikan Jenius dari SMBC Indonesia kembali
kustodian bagi pemodal institusi dan kredit sindikasi senilai US$450 juta kepada berkolaborasi dengan Pocari Sweat
individual, lokal dan asing, setelah resmi PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL), salah sebagai co-title sponsor POCARI SWEAT
mendapat persetujuan sebagai bank satu anak usaha di Indomobil Group. Kredit Run Indonesia 2024, mulai dari penawaran
kustodian dari Otoritas Jasa Keuangan tersebut memiliki beberapa tranche dalam spesial saat pembelian tiket menggunakan
(OJK). Sebagai bank kustodian, Bank akan penggunaan dananya, salah satunya yaitu Jenius, acara “road to” bersama POCARI
menjalankan transaksi yang berkaitan tranche pembiayaan hijau senilai US$225,8 SWEAT Run Indonesia yang melibatkan
dengan efek (seperti saham, obligasi, dan juta yang akan digunakan untuk mendukung lebih dari dari 2.612 pelari di 10 kota di
unit penyertaan kontrak investasi kolektif upaya transisi menuju ekonomi hijau melalui Indonesia, hingga keseruan di race expo
reksa dana) dan mewakili pemegang pengembangan ekosistem kendaraan listrik. dan hari lari.
rekening yang menjadi nasabahnya.
Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Kegiatan tersebut telah digelar secara
Kini, Bank melayani pembukaan rekening Bank dan SMBC dalam mendorong hibrid dan sukses menjadi yang terbesar
efek kustodian, penyimpanan efek, pertumbuhan yang lebih berarti dan di Indonesia adanya 42.008 pelari yang
penyelesaian transaksi, aksi korporasi, berkelanjutan. Dalam sindikasi yang terlibat. Terdapat 15.817 pelari yang berlari
administrasi keuangan, hingga pelaporan. melibatkan 32 kreditur ini, Bank dan SMBC dari Gedung Sate, Bandung, dan 26.191
berperan sebagai Coordinating Mandated orang yang berlari secara virtual dari Sabang
Lead Arranger and Bookrunner dan juga sampai Merauke.
Lead Green Loan Coordinator, Agen
Fasilitas, Agen Jaminan, serta Account
Bank.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 25
Page 28
Ikhtisar Utama
Peristiwa Penting 2024
30 Juli 12 Agustus
Penyaluran kredit SMBC Indonesia tumbuh 19% yoy, menjadi Rp176,2 triliun dan aset naik SMBC Indonesia berkolaborasi dengan
22% yoy, menjadi Rp235,8 triliun. Laporan keuangan konsolidasi Bank periode Januari-Juni Syailendra Capital sebagai manajer
2024 telah memperhitungkan kinerja keuangan PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance investasi, yang layanannya dapat diakses
yang diakuisisi pada akhir Maret 2024. Pendapatan bunga bersih pun meningkat, tercermin melalui aplikasi Jenius. Melalui kerja sama
dari net interest margin (NIM) yang naik menjadi 6,41% pada akhir Juni 2024 dari 6,33% ini, pengguna Jenius dapat mengakses 5
setahun sebelumnya. Pendapatan bunga bersih naik sebesar 17% yoy, menjadi hampir Rp7,0 (lima) produk investasi reksa dana unggulan
triliun pada 30 Juni di tengah kondisi suku bunga yang masih tinggi. milik Syailendra Capital yaitu Syailendra
Dana Kas, Syailendra Pendapatan Tetap
Kenaikan di pendapatan bunga bersih tersebut mendorong pendapatan operasional Premium, Syailendra Fixed Income Fund,
(konsolidasi) untuk tumbuh 18% yoy menjadi Rp8,2 triliun. Laba bersih setelah pajak Bank Syailendra MSCI Value Index Fund Kelas
(konsolidasi) yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp1,2 triliun pada akhir A, dan Syailendra Equity Opportunity Fund
Juni 2024, lebih rendah 15% yoy akibat adanya peningkatan biaya kredit sebesar 46% yoy, Kelas A.
atau sebesar Rp540 miliar, pascaakuisisi OTO Group. Penurunan laba bersih juga terjadi
akibat kenaikan 26% yoy di biaya operasional, sejalan dengan pertumbuhan volume usaha
dan inisiatif-inisiatif yang Bank BTPN sedang kerjakan.
21 Agustus 27 Agustus 29 Agustus
Dalam momen ulang tahun yang ke-8, SMBC Indonesia menghadirkan Daya SMBC Indonesia menggelar Rapat Umum
Jenius dari SMBC Indonesia menghadirkan Fest 2024 yang mengangkat tema Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
program Hoki Go Lucky sebagai bentuk “Pemberdayaan untuk Negeri” pada 27 yang resmi menyetujui perubahan nama
apresiasi kepada Teman Jenius. Rangkaian Agustus 2024 di Menara BTPN, Jakarta, Perseroan dari PT Bank BTPN Tbk menjadi
penawaran yang Unthinkable. Program Hoki sebagai salah satu rangkaian komitmen PT Bank SMBC Indonesia Tbk. RUPSLB
Go Lucky tersebut telah berlangsung pada Bank dalam memberikan dampak positif juga menyetujui penunjukan Marita
11–18 Agustus 2024 di gerai-gerai favorit, bagi pemberdayaan masyarakat Indonesia Alisjahbana sebagai Komisaris Independen
seperti Yoshinoya, Kopi Kenangan, m-Tix, melalui sektor usaha mikro, kecil, dan Bank BTPN untuk memperkuat pengawasan
XXI, Gojek, Grab, dan Urban Republic. menengah (UMKM). di bidang manajemen risiko dan praktik tata
kelola Perseroan.
Teman Jenius terpilih juga bisa Daya Fest 2024 hadir dengan rangkaian
mendapatkan penawaran ‘ekstra hoki’ kegiatan yang sejalan dengan 4 (empat)
berupa tambahan kembalian tunai di gerai- pilar utama dari Daya, yaitu pengembangan
gerai tersebut yang Jenius kirimkan melalui kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan
notifikasi dalam aplikasi dan surel. Selain kapasitas usaha, dan kehidupan yang
itu, terdapat juga program Hoki Go Lucky di berkelanjutan. Selain itu, terdapat Festival
fitur Jenius seperti Mata Uang Asing, Scan Pemberdayaan yang memungkinkan mitra
QRIS dari aplikasi Jenius, Flexi Rasa Maxi, UMKM untuk belajar dari para ahli di bidang
Flexi Cash, Kartu Kredit Jenius, Reksa Dana, kewirausahaan, yakni Ernest Prakasa
dan Tagihan, yang masih bisa dinikmati oleh (sutradara), Fellexandro Ruby (kreator
pengguna baru hingga 31 Agustus 2024. konten), Agnes Sukenty Niken (Pendiri
produsen minuman herbal Ing Pawon)
serta Melvi Tampubolon (Partner dan Chief
Operating Officer Tobatenun).
26 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 29
Ikhtisar Utama
04 September 26 September 02 Oktober
SMBC Indonesia memperingati Hari Jenius dari SMBC Indonesia berkolaborasi Bank secara resmi berganti nama dan
Pelanggan Nasional 2024 dengan dengan OneShildt mengadakan kelas merek menjadi SMBC Indonesia setelah
menegaskan kembali komitmen Bank untuk finansial berjudul “Dana Pendidikan Anak mendapatkan persetujuan dari OJK, sebuah
mendukung nasabah purnabakti meraih Ready, Ibu Pun Jadi Happy.” Sesi kelas perubahan yang memadukan keahlian
pertumbuhan yang lebih berarti dalam finansial ini diadakan pada 7 September global dan keunggulan lokal.
kehidupan. Sejalan dengan Hari Pelanggan 2024 sebagai bentuk dukungan Jenius
Nasional 2024, Bank mengadakan Pekan dalam momen Single Moms Indonesia Perubahan nama ini menandai tonggak
Purnabakti di Kantor Cabang Cililitan, 10th Anniversary di Gedung Kementerian penting SMBC Indonesia dalam melayani
Jakarta, pada 4 September. Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi, nasabah selama puluhan tahun. Melalui
Jakarta. semangat #BersamaLebihBermakna,
Dalam acara tersebut, Bank mengundang transformasi ini memperkuat komitmen
mitra kerja PT TASPEN (Persero) dan Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan SMBC Indonesia untuk selalu berinovasi
PT ASABRI (Persero) untuk bersama- literasi dan edukasi keuangan ibu tunggal, menghadirkan solusi finansial holistik yang
sama mempererat hubungan dengan para termasuk dalam mempersiapkan dana tepercaya.
nasabah pensiunan dan terus mendukung pendidikan anak.
kesejahteraan mereka. Pada kesempatan
itu, para nasabah juga bisa mendapatkan
layanan kesehatan gratis yang meliputi
pemeriksaan dasar dan konsultasi media
oleh dokter-dokter dari Ikatan Dokter
Indonesia (IDI).
09 Oktober 18 Oktober 30 Oktober
SMBC Indonesia bekerjakerja sama dengan SMBC Indonesia menjalin kerja sama SMBC Indonesia mencatat kenaikan
BNI Asset Management (BNI-AM), yang dengan PT Asuransi Allianz Life Syariah pendapatan operasional (konsolidasi)
ditandai dengan penjualan reksa dana Indonesia (Allianz Syariah) untuk memenuhi sebesar 24% year-on-year (yoy), menjadi
melalui jaringan SMBC Indonesia sebagai kebutuhan perlindungan masyarakat Rp12,97 triliun pada Januari-September
Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) terhadap proteksi berbasis syariah. 2024. Pertumbuhan tersebut didorong
guna memperluas jaringan distribusi produk Komitmen ini ditandai dengan peluncuran oleh pendapatan bunga bersih yang naik
Reksa Dana BNI-AM, khususnya reksa dana produk asuransi jiwa syariah tradisional, 22% yoy menjadi Rp10,98 triliun, kenaikan
indeks di Indonesia. yaitu Guardia RENCANA Syariah, produk pendapatan bunga dari kredit, pendapatan
asuransi syariah pertama yang dirancang dari penempatan aset likuid, seperti surat
Melalui kerja sama ini, BNI-AM menambah khusus oleh Allianz Syariah bagi nasabah berharga, serta pendapatan bunga bersih
9 (sembilan) reksa dana di lini produk SMBC Indonesia untuk menjamin dari OTO Group.
Jenius, yaitu 1 (satu) reksa dana pasar uang kesejahteraan para nasabah secara
(BNI-AM Dana Likuid), 2 (dua) reksa dana berkelanjutan ketika terjadi risiko kehidupan. Aset SMBC Indonesia pun tumbuh 17%
pendapatan tetap (BNI-AM Teakwood dan yoy menjadi Rp228,6 triliun pada akhir
BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah), September 2024. SMBC Indonesia juga
dan 6 (enam) reksa dana indeks (BNI-AM membukukan penyaluran kredit yang naik
Indeks IDX30 atau BNI30, BNI-AM IDX 16% yoy menjadi Rp175,1 triliun yang
Growth 30, BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1, mayoritas pertumbuhannya berasal dari
BNI-AM IDX-PEFINDO Prime Bank Kelas kredit OTO Group.
R1, BNI-AM PEFINDO i-Grade Kelas R1,
dan BNI-AM IDX High Dividend 20).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 27
Page 30
Ikhtisar Utama
Peristiwa Penting 2024
03 Desember 05 Desember
SMBC Indonesia secara resmi Dalam rangka merayakan momen
memperkenalkan nama baru kepada transformasi Bank BTPN menjadi SMBC
publik melalui konferensi pers yang Indonesia, Jenius dari SMBC Indonesia
diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta. menghadirkan rangkaian kegiatan menarik,
Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch mulai dari pengenalan tampilan baru di
Munandar, Presiden dan CEO SMBC Akihiro stan Jenius dan desain Kartu Debit Utama
Fukutome dan Senior Managing Executive Jenius (m-Card), hingga program Funds
Officer, Co-Head of Global Banking Unit with Benefits dan acara pameran wisata ke
SMBC Yoshihiro Hyakutome, hadir sebagai Jepang yang dikemas melalui Jenius Carter
narasumber. Pesawat - Japan Edition.
Dengan memadukan keahlian global dan
jaringan luas SMBC dengan keunggulan
lokal, SMBC Indonesia berkomitmen
membangun kolaborasi yang kuat,
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,
dan memberikan solusi finansial yang
komprehensif dan inovatif selaras dengan
berbagai kebutuhan nasabah dari semua
segmen.
10 Desember 19 Desember
SMBC Indonesia, melalui program Daya, menegaskan komitmen Bank terhadap pelestarian SMBC Indonesia menandatangani perjanjian
lingkungan dengan menggelar lari amal bertajuk Berlari untuk Bumi. Acara ini melibatkan pemberian fasilitas pinjaman senilai US$10
sekitar 1.500 karyawan SMBC Indonesia di 7 (tujuh) kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, juta kepada PT Surya Utama Nuansa, salah
Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Acara tersebut juga merupakan bagian dari satu perusahaan pengembang proyek
upaya SMBC Indonesia mendukung target emisi nol bersih di Indonesia. energi surya terbesar di Indonesia, untuk
mendukung pengembangan proyek energi
Peserta menempuh total jarak lari hingga 5.245 kilometer, setara dari Sabang ke Merauke. surya di Indonesia.
Setiap 3,5 kilometer yang dilalui oleh para pelari, SMBC Indonesia dan Bakti Lingkungan
Djarum Foundation (BLDF) menyediakan satu bibit pohon mangga untuk ditanam melalui
gerakan #OneActionOneTree. Dengan demikian, jarak tempuh lari tersebut setara dengan
1.500 bibit pohon mangga yang ditanam di kawasan perbukitan Patiayam, Kabupaten Kudus,
Jawa Tengah. Acara penanaman dilakukan secara simbolis pada 28 November 2024 dan
dihadiri oleh sejumlah anggota Direksi SMBC Indonesia.
28 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 31
Ikhtisar Utama Penghargaan & Sertifikasi PENGHARGAAN PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 29
Page 32
Ikhtisar Utama
Penghargaan & Sertifikasi
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
1. 7th Infobank 1. The Best Digital Bank in Infobank 1 Februari Piala Penghargaan ini merupakan
Satisfaction, Satisfaction Index 2024 apresiasi kepada bank-bank yang
Loyalty, and 2. The Most Satisfying Digital telah memberikan layanan terbaik
Engagement Bank in Mobile Banking dalam menjaga kepercayaan,
2024 3. The 2nd Strongest keterikatan emosional, dan loyalitas
Customer Engagement para nasabah. Penilaian ditetapkan
Digital Bank dari hasil survei dan kajian data
4. The 2nd Most Satisfying yang dilakukan oleh Marketing
Digital Bank in Services Research Indonesia (MRI).
5. Top 3rd Rank Digital Bank
in Satisfaction, Loyalty, &
Engagement 2024
6. The 3rd Best Digital Bank
in Brand Interactivity
7. The 3rd Best Digital Bank
in Customer Loyalty
8. The 3rd Best Digital Bank
in Marketing Engagement
2. The Asset Triple Sustainable Finance Awards The Asset 2 Februari NA Penghargaan diperoleh berkat
A Awards 2024: 2024 kerja sama SMBC Indonesia
1. Best Issuer for Sustainable dengan International Finance
Finance in Indonesia Corporation (IFC) dalam investasi
2. Best Sustainability Bond in sebesar US$500 juta yang terdiri
Indonesia dari penerbitan obligasi sosial dan
obligasi hijau pada tahun 2023.
3. 13th Infobank 1. The 3rd Best Bank Umum Infobank 1 April 2024 Plakat Penghargaan diberikan atas
Digital Brand Konvensional 2024 - KBMI hasil penilaian masyarakat dan
Awards 3 (Modal Inti di atas Rp14 masukan dari pengguna media
triliun s.d. Rp70 triliun) sosial terhadap produk dan layanan
- Aset Rp150 triliun s.d. perbankan berbasis digital milik
<Rp200 triliun bank.
2. The 2nd Best Debit Card
Bank Umum Konvensional
2024 - KBMI 3 (Modal Inti
di atas Rp14 triliun s.d.
Rp70 triliun) - Aset Rp150
triliun s.d. <Rp200 triliun
3. The Best Bank dengan
Layanan Digital - KBMI 3
(Modal Inti di atas Rp14
triliun s.d. Rp70 triliun)
- Aset Rp150 Triliun s.d.
<Rp200 Triliun
4. The 2nd Best Overall Bank
dengan Layanan Digital
2024
4. 500 Most • Direktur Kepatuhan Infobank 4 April 2024 NA Forum 500 Most Outstanding
Outstanding Dini Herdini (96) Women 2024 adalah kumpulan
Women 2024 • Direktur Keuangan pemimpin perempuan pilihan
Hanna Tantani (176) Infobank yang dinilai berpengaruh
• Direktur Operasional terhadap industri atau
Merisa Darwis (308) lingkungannya. Para pemimpin
perempuan yang ditampilkan adalah
pemimpin-pemimpin perusahaan
dari industri jasa keuangan,
yakni perbankan, asuransi jiwa,
asuransi umum, perusahaan
pembiayaan (multifinance),
sekuritas, perusahaan teknologi
keuangan, dan ditambah dengan
perusahaan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN), di level direksi
dan komisaris. Sejumlah kriteria
dalam menetapkan para pemimpin
tersebut adalah berdasarkan kinerja,
pertimbangan jabatan, pengalaman,
ketokohan, masa jabatan, kontribusi
terhadap perusahaan dan industri,
serta pertimbangan Dewan Redaksi
Infobank.
30 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 33
Ikhtisar Utama
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
5. Bank Service Jenius dari Bank BTPN Infobank 6 Mei 2024 NA Survei melibatkan 20 bank umum,
Excellence memperoleh: 11 bank pembangunan daerah,
Monitor 2024 • Peringkat 3 dalam kategori 12 bank syariah (6 bank umum
performa terbaik mobile syariah dan 6 unit usaha syariah),
banking dengan layanan serta 10 bank digital yang dinilai
digital tahun 2023-2024 memiliki kualitas layanan terbaik
• Peringkat 3 dalam kategori sehingga mampu memberikan
performa terbaik call pengalaman perbankan yang
center bank dengan memuaskan kepada nasabah.
layanan digital tahun 2023- Rangkaian studi ini dimulai dengan
2024 desk research dan dilanjutkan
• Peringkat 3 dalam kategori dengan berbagai riset kualitatif
performa terbaik chatbot dan kuantitatif, seperti in-depth
bank dengan layanan interview, focus group discussions,
digital tahun 2023-2024 dan survei secara daring. Selain itu,
• Peringkat 2 dalam kategori usability testing dengan melibatkan
performa terbaik layanan berbagai segmen konsumen
surel bank dengan layanan untuk memahami pengalaman
digital tahun 2023-2024 pengguna terhadap produk digital
• Peringkat 2 dalam kategori perbankan yang menjadi salah
performa terbaik live chat satu pertimbangan nasabah dalam
bank dengan layanan menentukan pilihan bank mereka.
digital tahun 2023-2024
• Peringkat 2 dalam kategori
performa terbaik website
bank dengan layanan
digital tahun 2023-2024
• Peringkat 2 dalam kategori
performa terbaik untuk
pembukaan rekening bank
melalui mobile application/
mobile browser dengan
layanan digital tahun 2023-
2024
• Peringkat 4 dalam kategori
performa terbaik media
sosial bank dengan
layanan digital tahun 2023-
2024
6. HR Asia Awards HR Asia Best Companies to HR Asia 31 Mei 2024 Piala dan Penghargaan ini merupakan bentuk
2024 Work for in Asia 2024 sertifikat apresiasi kepada perusahaan di
Asia yang memiliki kinerja terbaik
di bidang sumber daya manusia,
tercermin dalam tingkat keterlibatan
karyawan yang tinggi dan budaya
kerja yang unggul. Tahun ini, SMBC
Indonesia menerima penghargaan
“HR Asia Best Companies to Work
for in Asia” untuk keempat kalinya.
7. Bisnis Indonesia Kategori: Gold Champion Bisnis 27 Juni 2024 Plakat Penghargaan ini merupakan bentuk
Corporate Topik: "Pemberdayaan Indonesia apresiasi kepada perusahaan-
Social Masyarakat secara Digital perusahaan yang memiliki program
Responsibility dengan Daya.id" Corporate Social Responsibility
Award 2024 (CSR) terbaik dan memberikan
dampak yang luas bagi masyarakat.
8. Penghargaan Top Performer Partner PT ASABRI 27 Juni 2024 Plakat Penghargaan ini merupakan
Mitra (Persero) bentuk apresiasi kepada para
Pembayaran mitra pembayaran ASABRI atas
PT ASABRI kerja sama dan kinerja yang baik
(Persero) sepanjang tahun 2023. Bank BTPN
menerima penghargaan dalam
kategori Top Performer Partner,
yakni mitra dengan kinerja terbaik di
seluruh kategori, meliputi ketepatan
waktu pembayaran, inovasi digital,
data dan pelaporan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 31
Page 34
Ikhtisar Utama
Penghargaan & Sertifikasi
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
9. HR Excellence Predikat "Very Good" untuk SWA Media 24 Juli 2024 Plakat dan Ajang penghargaan ini bertujuan
Award 2024 kategori: Grup dan sertifikat menilai proses dan praktik
1. HR Digitization & People Lembaga manajemen sumber daya manusia
Analytics Management di berbagai organisasi. Prestasi
2. Employer Branding and Fakultas ini didapatkan berkat penerapan
Talent Acquisition Ekonomi employee value proposition dalam
3. Wellbeing Management & Bisnis aktivitas employer branding yang
Universitas meningkatkan kesadaran publik
Indonesia terhadap Bank BTPN sebagai
(LM-FEBUI) employer of choice. Selain itu, Bank
BTPN juga menerapkan strategi
employee wellbeing melalui BTPN
Club dan employee assistance
program dengan dukungan
teknologi sumber daya manusia
melalui employee life cycle melalui
berbagai kegiatan.
10. Corporate Posisi keempat dalam kategori Marketing 1 Agustus NA Penghargaan diberikan kepada
Image Award Bank Nasional (Aset Rp150- (Majalah 2024 perusahaan yang mempunyai
2024 Rp500 triliun) Marketing corporate image terbaik di
edisi Agustus industrinya berdasarkan survei
2024) & independen yang dilakukan oleh
Frontier Frontier. Pengukuran corporate
image dilakukan berdasarkan
indeks lima atribut pengukuran
yang mewakili empat dimensi,
yaitu Quality, Performance,
Responsibility, dan Attractiveness.
11. 29th Infobank Kategori: Infobank 29 Agustus Plakat dan Ajang penghargaan ini diadakan
Award 2024 Diamond Trofi 2024 sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada
The Excellent Performance 32 bank di Indonesia yang dinilai
Bank in 20 Consecutive Years berhasil meraih predikat kinerja
2004-2023 “Sangat Bagus” pada “Rating 105
Bank Versi Infobank 2024.”
12. Fortune Peringkat 56 dari 100 Fortune 6 September NA Urutan peringkat tersebut
Indonesia 100 Indonesia 2024 berdasarkan total pendapatan yang
diraih oleh perusahaan. Selain itu,
perusahaan yang ada dalam daftar
juga dianggap sebagai pemimpin di
industrinya dan berkontribusi dalam
perkembangan perekonomian
Indonesia.
13. Top Digital 1. Bank BTPN: Peringkat Majalah 2 Oktober NA Penilaian berdasarkan survei
Company kelima dalam kategori Marketing 2024 independen yang dilaksanakan
Award 2024 Lembaga Keuangan kepada 2.100 responden di
Perbankan KBMI 3 Indonesia. Parameter penilaian
2. Oto Multiartha: Peringkat didefinisikan sebagai Digital
keenam dalam kategori Company Index (DCI). Seluruh
perusahaan pembiayaan nominee dinilai dengan tiga
kendaraan roda empat indikator, yakni: product awareness,
3. Summit Oto Finance: customer touchpoints, dan process
Peringkat kelima kategori quality.
perusahaan pembiayaan
kendaraan roda dua
14. Indonesia Indonesia Most Powerful HerStory 2 Oktober NA Penghargaan sebagai bentuk
Most Powerful Women 2024 in Optimizing 2024 apresiasi kepada perusahaan yang
Women Awards Financing Segment October 2, telah menciptakan budaya
2024 Performance and Funding 2024 inklusif dan kesetaraan gender
Resources Diversification dengan mendukung perempuan
Kategori: untuk dapat berkembang dan
Conventional Bank berkreasi dalam lingkungan kerja.
Metode penelitian dalam
menentukan para pemenang adalah
berdasarkan inovasi, proaktif dan
kreatif, serta citra tokoh.
Penghargaan diberikan kepada
Direktur Keuangan Hanna Tantani.
32 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 35
Ikhtisar Utama
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
15. Annual Report Perusahaan Non-BUMN dan Komite 7 Oktober Piala dan Annual Report Award 2023
Award 2023 Non-BUMD Keuangan Nasional 2024 sertifikat bertujuan untuk mendorong
Kebijakan transparansi pengungkapan
Governansi praktik tata kelola korporat dan
keberlanjutan yang terintegrasi
dalam laporan tahunan perusahaan,
sehingga membantu pemegang
saham dan pemangku kepentingan
memahami tujuan strategis
perusahaan dan kemajuannya
dalam menciptakan nilai yang
berkelanjutan. SMBC Indonesia
menerima penghargaan atas
kualitas dan transparansi laporan
tahunan dan laporan keberlanjutan
tahun 2023.
16. Top 20 Financial Kategori Bank Beraset Rp100 The Finance 9 Oktober NA Penghargaan diberikan kepada
Institutions Triliun s.d. <Rp500 Triliun 2024 perusahaan di industri keuangan
2024 dengan predikat Sangat (perbankan, asuransi jiwa dan
Bagus umum, reasuransi, dan perusahaan
pembiayaan) yang berhasil menjaga
kinerja keuangan tetap stabil dan
tumbuh positif dalam 3 (tiga) tahun
atau tiga periode terakhir.
17. Mitra BUMN Kategori Kreditur/Investor Kementerian 10 Oktober Piala Penghargaan ini merupakan
Champion 2024 Kelas Usaha Swasta Besar BUMN 2024 bentuk apresiasi kepada para
mitra baik kreditur/investor, vendor
maupun customer yang telah
berkontribusi dalam mendukung
kinerja Kementerian BUMN.
Selain itu, penghargaan ini juga
diselenggarakan dengan tujuan
untuk meningkatkan daya saing
yang sehat dan inklusif.
18. Global Rating: Great Practice Taiwan 30 Oktober Piala Penghargaan ini merupakan bentuk
Corporate Kategori: Best Practice Award Institute for 2024 apresiasi kepada perusahaan,
Sustainability Sustainable organisasi, dan individu atas
Awards (GCSA) Energy upayanya menerapkan prinsip
2024 (TAISE) keberlanjutan dalam menjalankan
operasional bisnis. SMBC Indonesia
mendapat penghargaan ini berkat
program pemberdayaan masyarakat
melalui platform Daya.id yang
menunjukkan komitmen bank
terhadap keberlanjutan, inklusi
keuangan, dan pemberdayaan
komunitas.
19. Asia Platinum Rating National 21 Piala Penghargaan ini sebagai bentuk
Sustainability Center for November apresiasi terhadap transparansi dan
Reporting Corporate 2024 akuntabilitas perusahaan dalam
Rating Reporting upaya dan pelaporan keberlanjutan
(ASRRAT) 2024 (NCCR) melalui penerapan prinsip-prinsip
lingkungan, sosial, dan tata kelola
dalam menjalankan operasional
bisnisnya. Ini merupakan tahun
ke-4 SMBC Indonesia menerima
peringkat tertinggi secara
berturut-turut dalam lima tahun
kepesertaannya dalam ajang
tersebut.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 33
Page 36
Ikhtisar Utama
Penghargaan & Sertifikasi
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
20. Infobank Top Henoch Munandar sebagai Infobank 29 Plakat Penghargaan ini sebagai apresiasi
100 CEO & salah satu Bankers of the Year November terhadap dedikasi dan kontribusi
The 200 Future & Top 100 CEO 2024 para pemimpin dari industri
Leaders 2024 perbankan, asuransi jiwa, asuransi
umum, perusahaan pembiayaan
(multifinance), Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) dan pendukung
sektor keuangan yang dinilai telah
memberikan hasil membanggakan
bagi perusahaan yang dipimpinnya.
21. Investing on Best Literacy for Climate Editor’s 4 Piagam Penghargaan ini merupakan bentuk
Climate by Resilance Choice Desember apresiasi terhadap perusahaan yang
Editor’s Choice 2024 telah berkontribusi secara signifikan
Award 2024 dalam memajukan investasi
yang mendukung keberlanjutan
lingkungan. SMBC Indonesia
mendapat penghargaan ini berkat
dedikasi dalam meningkatkan
pemahaman masyarakat akan
langkah-langkah menghadapi
dampak perubahan iklim sehingga
mampu memberikan perubahan
positif demi keberlanjutan
lingkungan dan ekonomi.
34 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 37
Ikhtisar Utama
SERTIFIKASI
No. Nama Sertifikasi Waktu Pemberian Akhir Masa Berlaku Pihak Pemberi
1. Sertifikasi SNI ISO 9001:2015 Januari 2022 Januari 2025 TUV Rheinland
PT. Bank BTPN Tbk. Operation
Transaction Center
2. Sertifikasi ISO 9001:2015 PT.Bank Oktober 2022 Oktober 2025 SGS United Kingdom Ltd
BTPN,Tbk - Corporate Procurement
3. Sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 Juli 2023 Oktober 2025 BSI British Standards
PT. Bank BTPN Tbk. Retail Account Institution
Services (Jenius System)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 35
Page 38
Page 39
02
Laporan
Manajemen
39 Laporan Dewan Komisaris
46 Dewan Komisaris
49 Laporan Direksi
58 Direksi
60 Board of Management
62 Pejabat Eksekutif
64 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
2024 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Sepanjang tahun 2024, Direksi telah
merumuskan serta merealisasikan strategi
yang tepat, sehingga memberikan hasil
yang postif bagi kinerja Bank.
Page 40
Laporan Manajemen
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
38 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 41
Laporan Manajemen
Laporan
Dewan
Komisaris
Di tengah kondisi eksternal yang masih penuh
dengan tantangan, Dewan Komisaris memandang
bahwa Direksi telah berhasil membuat kinerja
Bank yang solid, mengelola Bank dengan sangat
baik, serta merealisasikan pertumbuhan anorganik
sebagai bagian dari strategi ekspansi usaha.
Pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,
Laporan ini merupakan bagian dari tanggung meningkatkan fragmentasi perdagangan dan investasi
jawab Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi dunia, menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, dan
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi kemudian makin meningkatkan ketidakpastian pasar
atas jalannya kegiatan usaha SMBC Indonesia. Dalam keuangan global.
pandangan Dewan Komisaris, Direksi telah melakukan
pengelolaan Bank dengan sangat baik pada tahun Perkembangan geopolitik dan perekonomian global
2024, walaupun kondisi eksternal masih penuh dengan berdampak signifikan terhadap dinamika kebijakan
tantangan. moneter bank-bank sentral dan pasar keuangan
internasional. Penurunan inflasi global mendorong
Pada tahun 2024, perubahan yang cepat mewarnai penurunan suku bunga kebijakan pada sejumlah bank
dinamika perekonomian global, disertai dengan tingkat sentral, termasuk Bank Sentral AS, The Fed, di mana
ketidakpastian yang tinggi memberikan tantangan sepanjang tahun 2024 menurunkan Federal Funds
pada perekonomian Indonesia. Ketegangan politik Rate (FFR) sebanyak tiga kali dari kisaran 5,25-5,50%
global yang masih tinggi pada awal tahun 2024 akibat menjadi 4,25-4,50%. Namun, hasil Pemilihan Umum
berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin meningkat di AS dan ketegangan geopolitik yang berlanjut di
setelah serangan Israel ke Palestina. Menjelang akhir Timur Tengah memunculkan efek negatif pada pasar
tahun 2024, terpilihnya kembali Presiden Trump di keuangan dan mengubah kebijakan moneter bank
Amerika Serikat (AS) dengan kebijakan America sentral. Penurunan FFR dan suku bunga bank sentral
First kembali meningkatkan ketidakpastian global lainnya diprakirakan akan lebih kecil dibandingkan
karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik prakiraan sebelumnya. Akibatnya, nilai tukar dolar AS
dan perekonomian dunia. Berbagai perkembangan kembali menguat tajam, sementara yield US Treasury
terkait hasil Pemilihan Umum di AS ini telah berisiko yang sebelumnya menurun, kembali meningkat.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 39
Page 42
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
Perkembangan tersebut memicu kembali naiknya PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI
premi risiko obligasi negara-negara berkembang dan DAN DASAR PENILAIAN
volatilitas pasar keuangan global yang selanjutnya
berdampak pada pembalikan aliran portofolio asing dan Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan penilaian
menyebabkan pelemahan nilai tukar mata uang negara atas kinerja Direksi dengan mengacu pada Rencana
berkembang. Bisnis Bank dan Revisinya yang telah disusun Direksi
dan disetujui oleh Dewan Komisaris serta disampaikan
Di tengah dinamika tingginya ketidakpastian global, kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
pemulihan perekonomian Indonesia tetap berlanjut
dan berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 5,03% Mempertimbangkan kondisi eksternal serta dasar
pada tahun 2024. Pertumbuhan terutama ditopang penilaian yang menjadi acuan, Dewan Komisaris
oleh permintaan domestik sejalan meningkatnya memandang bahwa secara keseluruhan, Direksi telah
konsumsi rumah tangga dan tetap baiknya investasi, berhasil membuat SMBC Indonesia mencapai kinerja
serta stabilitas harga yang tetap terjaga didukung oleh yang baik di tengah tantangan dinamika perekonomian
konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia dan di tahun 2024.
koordinasi erat dengan kebijakan Pemerintah.
Di bulan Maret 2024, SMBC Indonesia telah
Pada bulan September 2024, Bank Indonesia menyelesaikan akuisisi PT Oto Multiartha (OTO) dan
memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 PT Summit Oto Finance (SOF) atau OTO Group,
bps menjadi 6,00%, kemudian menjadi 5,75% pada sebagai bagian dari strategi perseroan untuk melakukan
Januari 2025 dengan suku bunga Deposit Facility ekspansi usaha.
menjadi 5,00%, dan suku bunga Lending Facility
menjadi 6,50%. Secara konsolidasi, total aset SMBC Indonesia naik
20% menjadi Rp241,1 triliun pada akhir tahun 2024.
Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga baik, ditopang
oleh permodalan yang kuat dan rendahnya risiko Bank mencatatkan kenaikan pendapatan operasional
kredit bermasalah. Permodalan perbankan tetap (konsolidasi) sebesar 27% yoy menjadi Rp17,4 triliun
kuat, tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital di tahun 2024, yang dikontribusikan oleh pendapatan
Adequacy Ratio/CAR) pada Desember 2024 sebesar bunga bersih yang tumbuh 26% menjadi Rp15,2 triliun
26,69%, yang mampu menyerap risiko sekaligus serta pendapatan lainnya yang naik 31% menjadi Rp2,2
mendukung pertumbuhan kredit. Risiko kredit juga triliun.
tetap terkendali, tercermin dari rasio kredit bermasalah
(Non Performing Loan/NPL) yang rendah sebesar Pendapatan bunga bersih secara konsolidasi meningkat
2,08% (bruto). Likuiditas perbankan juga longgar sejalan dengan margin bunga bersih (net interest
sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia di mana pada margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember
Desember 2024, rasio AL/DPK dan LDR perbankan 2024 dari 6,45% pada Desember 2023. Kontributor
masing-masing tercatat sebesar 25,59% dan 88,57%. utama dari peningkatan pendapatan bunga bersih
Kondisi likuiditas perbankan yang longgar mendorong meliputi kenaikan pendapatan bunga dari kredit,
tetap kuatnya pertumbuhan kredit sejalan dengan penempatan aset likuid seperti surat berharga, dan
tingginya minat perbankan untuk menyalurkan kredit pendapatan bunga bersih dari OTO Group.
serta insentif likuiditas melalui Kebijakan Insentif
Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari Bank Indonesia. Selain itu, dari sisi pendapatan lainnya/fee, peningkatan
Pertumbuhan kredit pada Desember 2024 tercatat volume transaksi kartu kredit, peningkatan penjualan
sebesar 10,4% (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga produk bancassurance, cash management, dan trade
(DPK), tercatat tumbuh sebesar 4,5% (yoy). memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan
fee Perseroan.
40 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 43
Laporan Manajemen
Dengan dikonsolidasinya biaya operasional OTO 4. Kewaspadaan terhadap Risiko Pasar
Group sejak akuisisi ke dalam angka konsolidasi, biaya Dewan Komisaris mempertimbangkan risiko pasar,
operasional menjadi Rp9,4 triliun. Biaya kredit menjadi seperti kondisi ekonomi makro dan persaingan di
Rp3,9 triliun pada 2024. Peningkatan biaya-biaya ini sektor pembiayaan kendaraan. Karena itu, Dewan
sejalan dengan pertumbuhan volume usaha dan inisiatif Komisaris akan mengawasi dampak akuisisi
lainnya dari SMBC Indonesia. terhadap kesehatan keuangan SMBC Indonesia,
termasuk likuiditas dan profitabilitas.
Pada tahun 2024, secara konsolidasi, SMBC Indonesia
berhasil meraih laba bersih yang diatribusikan kepada 5. Evaluasi terhadap Kinerja Pasca Akuisisi
pemilik entitas induk sebesar Rp2,81 triliun, naik 19% Setelah akuisisi, Dewan Komisaris meninjau
year-on-year (yoy) dibanding tahun sebelumnya. secara berkala kinerja bisnis hasil integrasi
untuk memastikan bahwa tujuan strategis yang
diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.
EKSPANSI SMBC INDONESIA
Dewan Komisaris berkomitmen tetap objektif dalam
Dewan Komisaris SMBC Indonesia sebagai pihak yang menjalankan tugas pengawasan dan memastikan
bertugas mengawasi jalannya operasional perusahaan bahwa akuisisi ini benar-benar memberikan nilai tambah
diperkirakan memiliki pandangan strategis terhadap bagi Bank serta seluruh pemangku kepentingan.
akuisisi OTO dan SOF. Beberapa pandangan yang
mungkin muncul adalah:
1. Dukungan terhadap Strategi Pertumbuhan PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris mendukung akuisisi ini sebagai ATAS PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI
langkah strategis untuk memperluas bisnis dan STRATEGI
meningkatkan daya saing SMBC Indonesia.
Dengan memperluas portofolio bisnis ke sektor Pengawasan Dewan Komisaris terhadap jalannya
pembiayaan kendaraan bermotor, Bank dapat lebih pengurusan SMBC Indonesia oleh Direksi, dilakukan
beragam dan stabil dalam jangka panjang. sejak dari proses perumusan hingga implementasi
strategi. Kegiatan tersebut dipantau melalui indikator
2. Perhatian pada Tata Kelola dan Risiko realisasi Rencana Bisnis Bank serta Laporan
Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas, Pengawasan Rencana Bisnis.
Dewan Komisaris akan memastikan bahwa
proses akuisisi ini dilakukan sesuai dengan prinsip Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Hal memberikan nasihat kepada Direksi tersebut, Dewan
ini mencakup analisis risiko menyeluruh terkait Komisaris dan Direksi menyelenggarakan rapat
integrasi bisnis, dampak finansial, dan potensi gabungan yang dilakukan secara berkala maupun
hambatan hukum. adhoc. Dalam rapat gabungan, Dewan Komisaris
memberikan rekomendasi kepada Direksi, yang pada
3. Ekspektasi terhadap Sinergi dan Efisiensi tahun 2024, seluruhnya telah ditindaklanjuti.
Operasional
Dewan Komisaris memiliki ekspektasi tinggi Dalam pandangan Dewan Komisaris, sepanjang tahun
terhadap tercapainya sinergi antara SMBC 2024, perumusan strategi serta penerapannya telah
Indonesia dan OTO Group. Dewan Komisaris akan tepat dan direalisasikan dengan baik oleh Direksi.
terus memantau apakah akuisisi ini menghasilkan Pencapaian kinerja Bank yang baik pada tahun buku
efisiensi operasional, peningkatan layanan, serta tersebut tidak dapat dilepaskan dari perumusan
memberikan manfaat bagi pemangku kepentingan, strategi serta realisasi penerapannya oleh Direksi.
termasuk nasabah dan karyawan. Karena itu, Dewan Komisaris memberikan apresiasi,
bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada upaya Direksi
sejak perumusan serta implementasi strategi yang
direalisasikan bersama organisasi di bawahnya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 41
Page 44
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN Menyadari bahwa di tahun 2025 masih terdapat
NASIHAT ketidakpastian global yang tetap tinggi, Dewan
Komisaris memberikan pertimbangan kepada
Selain melakukan pengawasan, Dewan Komisaris Direksi untuk selalu waspada dan gesit dalam
secara terus-menerus memantau serta memberikan mencermati perkembangan eksternal terkait kondisi
nasihat kepada Direksi. Hal itu dilakukan melalui perekonomian, industri keuangan dan perbankan,
pemberian rekomendasi, baik disampaikan secara termasuk juga kebijakan-kebijakan pemerintah agar
langsung dalam rapat Dewan Komisaris dengan Direksi dapat mengantisipasi tantangan maupun peluang yang
maupun melalui komite di bawah Dewan Komisaris. mungkin muncul di tahun 2025.
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah Karena itu, Dewan Komisaris melihat bahwa prospek
melaksanakan rapat gabungan dengan Direksi usaha yang disusun Direksi telah memadai. Dewan
sebanyak 7 (tujuh) kali. Rapat-rapat tersebut membahas Komisaris akan memberikan dukungan sepenuhnya
beragam agenda dan di dalamnya termasuk masukan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
dari Dewan Komisaris untuk dijalankan oleh Direksi.
Pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris kepada
Direksi juga dapat dilakukan di luar rapat. Dewan PENERAPAN TATA KELOLA
Komisaris mendapatkan masukan dari komite-komite PERUSAHAAN
yang merupakan organ pendukung pelaksanaan tugas
dan fungsi Dewan Komisaris dan hasilnya berupa Selama tahun 2024, SMBC Indonesia telah
rekomendasi yang disampaikan kepada Direksi. menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan
prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal
ini tercermin dari berbagai inisiatif yang menekankan
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam
YANG DISUSUN DIREKSI operasional perbankan.
Dewan Komisaris berpandangan bahwa dalam Dewan Komisaris memandang bahwa komitmen
menetapkan prospek usaha (di antaranya potensi tersebut sangat penting, mengingat GCG
pertumbuhan kredit, pendanaan dan peningkatan laba merupakan fundamental yang kokoh dalam menjaga
perusahaan), tidak terlepas dari rencana aksi korporasi, kesinambungan usaha SMBC Indonesia. Perbankan
dan target usaha. Terkait dengan hal tersebut, Dewan merupakan bisnis di sektor jasa keuangan yang
Komisaris menilai bahwa Direksi telah memperhitungkan menjadikan kepercayaan para pemangku kepentingan
dan memahami kondisi lingkungan internal dan sebagai landasan dalam bisnis.
eksternal, dan dampak perubahan lingkungan terhadap
bisnis, produk & teknologi. SMBC Indonesia secara konsisten menyajikan
laporan tahunan yang informatif dan komprehensif,
Bahkan dalam prospek usaha yang disusun, Direksi mencerminkan pemahaman mendalam serta komitmen
telah melakukan analisa strengths, weakness, terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
opportunities, dan threats (SWOT) terkait posisi daya baik. Pada tahun 2024, Bank menekankan dedikasi
saing. Begitu pun dengan posisi bisnis Bank di industri dalam mengelola aspek sosial dan lingkungan,
perbankan, kinerja keuangan, struktur organisasi, memastikan setiap inisiatif relevan dengan kebutuhan
infrastruktur, kemampuan manajerial serta ketersediaan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan
sumber daya manusia; serta menganalisis seluruh berkelanjutan bagi berbagai segmen nasabah, termasuk
alternatif strategi dengan mempertimbangkan tujuan ritel, korporasi, UMKM, hingga pensiunan.
strategis dan toleransi risiko Bank maupun tujuan
jangka panjang Bank. Bahkan, SMBC Indonesia telah menginternalisasi aspek
keberlanjutan dalam strategi bisnis dan operasional.
Inisiatif tersebut mencakup inovasi yang relevan
dan program-program yang bertujuan menciptakan
kehidupan yang lebih berarti bagi para pemangku
kepentingan.
42 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 45
Laporan Manajemen
Mengingat pentingnya penerapan prinsip-prinsip GCG, - Pengakuan atas Praktik GCG
selain melakukan pemantauan secara berkala atas Penghargaan ARA 2023 merupakan bukti
penerapannya, Dewan Komisaris juga menjadi bagian nyata atas dedikasi SMBC Indonesia dalam
dari proses dan pelaksanaan tata kelola tersebut. meningkatkan kualitas dan transparansi laporan
Di lingkungan SMBC Indonesia, evaluasi secara tahunan, sebagai wujud tanggung jawab kepada
menyeluruh terkait penerapan GCG dilakukan secara para pemangku kepentingan dan nasabah. Hal ini
berkala, yaitu semesteran dan tahunan. sejalan dengan upaya Bank untuk terus menjunjung
nilai-nilai berkelanjutan melalui inovasi dan inisiatif
Pada tahun buku 2024, Bank melakukan penilaian yang relevan.
secara mandiri (self assessment) terhadap penerapan
tata kelola di mana pada semester pertama (per 30 Juni - Penghargaan IICD
2024) peringkat Tata Kelola Bank adalah 2 (Baik) dan Bank berhasil memperoleh penghargaan dari
pada semester kedua (per 31 Desember 2024) peringkat Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD)
Tata Kelola Bank adalah peringkat 1 (sangat baik). sebagai 50 besar perusahaan dengan kapitalisasi
aset besar dan penghargaan dalam kategori sektor
Penilaian GCG SMBC Indonesia juga dilakukan keuangan terbaik.
oleh pihak independen yang mengacu pada standar
internasional, yakni ASEAN Corporate Governance Pencapaian penghargaan tersebut mencerminkan
Scorecard (ACGS). Pada tahun 2024, total nilai (overall keberhasilan SMBC Indonesia dalam menerapkan GCG
score) praktik GCG yang diperoleh SMBC Indonesia secara efektif sepanjang tahun 2024. Dengan fokus
untuk pelaksanaan tahun 2023 adalah sebesar 108,22 pada transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan,
poin. SMBC Indonesia berhasil membangun kepercayaan dan
reputasi yang solid di industri perbankan Indonesia.
Berdasarkan skor tersebut, maka kinerja tingkat
kepatuhan SMBC Indonesia termasuk dalam predikat
“Leadership in Corporate Governance” atau Level PENERAPAN WHISTLEBLOWING
5 (lebih dari 100). Skor ini bermakna praktik GCG di SYSTEM
SMBC Indonesia melebihi yang disyaratkan oleh Level
1 (Struktur ACGS). Pencapaian penilaian ini bermakna Sebagai bagian dari penerapan GCG, SMBC Indonesia
implementasi prinsip-prinsip GCG di SMBC Indonesia telah memiliki whistleblowing channel sebagai sarana
telah mematuhi seluruh persyaratan internasional sesuai pelaporan atas indikasi kejadian fraud maupun tindakan
dengan standar yang ditetapkan ACGS. fraud yang terjadi di lingkungan Bank. Atas setiap
laporan yang diterima, Satuan Kerja Operational &
Pencapaian lain dari penerapan GCG adalah apresiasi Fraud Risk Management (OFRM) akan senantiasa
dari pihak eksternal, yakni berupa penghargaan. Di menindaklanjuti laporan tersebut dengan menjaga
antaranya: kerahasiaan identitas pelapor.
- Annual Report Award (ARA) 2023
Pada 7 Oktober 2024, SMBC Indonesia Bank secara berkala mengingatkan kepada setiap
meraih penghargaan di urutan pertama untuk karyawan untuk melakukan pelaporan melalui
kategori “Perusahaan Non-BUMN dan Non- whistleblowing channel terhadap indikasi kejadian
BUMD Keuangan” pada ajang ARA 2023 yang fraud maupun tindakan fraud. Selain itu, Bank telah
diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan mencantumkan dalam website korporasi dan setiap
Governansi. Penghargaan ini menyoroti kualitas perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga (vendor
Laporan Tahunan 2023 SMBC Indonesia yang maupun mitra bisnis) atas whistleblowing channel yang
mengutamakan transparansi, praktik tata kelola dimiliki oleh Bank.
yang kuat, serta komitmen terhadap keberlanjutan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 43
Page 46
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
OFRM senantiasa memberikan laporan kepada Komite aktivitas kerja sesuai pedoman dan tata tertib kerja
Audit dan Komite Pemantau Risiko yang merupakan untuk masing-masing komite. Hal ini penting, karena
bagian dari Dewan Komisaris atas setiap kejadian fraud rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan
maupun tindakan fraud yang terjadi di SMBC Indonesia, tersebut selanjutnya digunakan sebagai masukan
termasuk yang dilaporkan melalui whistleblowing bagi Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi
channel yang dikelola oleh OFRM. Selama tahun 2024, pengawasan.
tidak terdapat pelaporan atas tindakan fraud maupun
kejadian fraud terkait laporan keuangan dan akuntansi Selain itu, penilaian terhadap komite juga dengan
bank. mempertimbangkan hasil rekomendasi. Hal ini
menunjukkan kompetensi komite. Dalam pelaksanaan
parameter penilaian tersebut di tahun 2024, komite juga
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN telah melakukan kunjungan ke kantor cabang untuk
KOMISARIS memastikan pelaksanaan kepatuhan akuntabilitas dan
tata kelola SMBC Indonesia.
Hingga akhir tahun buku 2024, secara individual
SMBC Indonesia, Dewan Komisaris memiliki 4 (empat) Mengacu pada sejumlah parameter tersebut, Dewan
komite di bawahnya yaitu: Komite Audit, Komite Komisaris memandang bahwa komite-komite yang
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko merupakan organ di bawah Dewan Komisaris telah
dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Adapun Komite menjalankan tugasnya dengan baik. Komite-komite
Tata Kelola Terintegrasi dibentuk sejak Agustus 2024, tersebut telah memberikan dukungan secara maksimal
di mana posisinya menggantikan Komite Tata Kelola dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris.
Perusahaan dan untuk memenuhi peraturan OJK No.
18/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 terkait
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN
Keuangan. KOMISARIS DAN ALASANNYA
Seluruh komite bertanggung jawab untuk melakukan Pada tahun 2024, terdapat 1 (satu) kali perubahan
kajian dan pengawasan berdasarkan tugas dan komposisi Dewan Komisaris melalui Rapat Umum
tanggung jawab yang telah ditetapkan dalam pedoman Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang
dan tata tertib kerja masing-masing komite. diselenggarakan pada 29 Agustus 2024 dengan
mengangkat Marita Alisjahbana sebagai Komisaris
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan penilaian Independen SMBC Indonesia. Adapun alasan atas
terhadap kinerja komite-komite tersebut. Parameter perubahan komposisi ini adalah untuk meningkatkan
atau kriteria dan prosedur yang digunakan dalam komposisi Komisaris Independen di SMBC Indonesia.
penilaian mandiri (self-assessment), antara lain
mencakup kehadiran dalam rapat dan pelaksanaan Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris hingga
akhir tahun buku 2024 adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen
Onny Widjanarko Komisaris Independen
Edmund Tondobala Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris
Marita Alisjahbana Komisaris Independen
44 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 47
Laporan Manajemen
APRESIASI Dewan Komisaris juga menyampaikan terima kasih
kepada regulator atas bimbingan dan pengawasannya,
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang tinggi sehingga usaha Bank berjalan dengan baik sesuai
kepada Direksi dan seluruh karyawan yang telah dengan regulasi yang telah ditetapkan dan praktik bisnis
mewujudkan kinerja usaha yang baik terhadap SMBC terbaik.
Indonesia, walaupun dihadapkan pada kondisi eksternal
yang masih penuh tantangan. Ucapan terima kasih Begitu pun dengan para pemangku kepentingan lain,
kami sampaikan kepada Pemegang Saham yang telah Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas
memberikan kesempatan kepada Dewan Komisaris kerja sama yang sudah berjalan. Dengan dukungan
menjadi bagian dari perjalanan kegiatan usaha Bank. para pemangku kepentingan, manajemen mampu
menyajikan kinerja usaha yang baik untuk tahun buku
2024.
Jakarta, 27 Maret 2025
Atas nama Dewan Komisaris,
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 45
Page 48
Laporan Manajemen
Dewan Komisaris
TAKESHI MARITA EDMUND ONGKI
KIMOTO ALISJAHBANA TONDOBALA WANADJATI DANA
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
46 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 49
Laporan Manajemen
CHOW YING NINIK HERLANI ONNY
HOONG MASLI RIDHWAN WIDJANARKO
Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris Independen
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 47
Page 50
Laporan Manajemen
Henoch Munandar
Direktur Utama
48 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 51
Laporan Manajemen
Laporan
Direksi
Bank mencatatkan kinerja positif di tahun 2024 dengan
membukukan peningkatan laba bersih, penyaluran
kredit, dana pihak ketiga, dan aset yang membuktikan
kekuatan fundamental bisnis SMBC Indonesia untuk terus
mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi masyarakat
Untuk memperkuat posisi Bank di pasar domestik, Bank
melakukan transformasi merek, sekaligus cermin dari
sinergi yang kuat dengan entitas induk Bank, Sumitomo
Mitsui Banking Corporation (SMBC), yang memungkinkan
Bank untuk mengembangkan produk dan layanan yang
lebih inovatif dan relevan bagi nasabah.
Para pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,
Laporan Tahunan 2024 SMBC Indonesia ini merupakan antarnegara juga berlanjut seiring dengan meningkatnya
wujud dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan fragmentasi ekonomi dan perdagangan global.
yang baik, yakni terkait aspek transparansi. Informasi Ekonomi AS diprakirakan tetap kuat pada 2024 dan
yang disampaikan berkenaan dengan pengelolaan dan 2025 disertai dengan risiko pemanasan ekonomi yang
kinerja Bank pada tahun buku, yang tentu saja tidak berasal dari pembengkakan defisit fiskal. Sementara
dapat dipisahkan dari dinamika eksternal. itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan Kawasan
Eropa diprakirakan akan melanjutkan perlambatan
Dinamika geopolitik dunia yang cepat berubah telah seiring dengan lemahnya permintaan domestik dan
memengaruhi perkembangan ekonomi global sepanjang dampak dari kebijakan tarif dagang yang diterapkan
tahun 2024, dan diprakirakan akan terus berlanjut. oleh Pemerintah AS. Di sisi lain, prospek pertumbuhan
Meskipun, kondisi perekonomian global memperlihatkan ekonomi India, Indonesia, serta sejumlah negara
tanda perbaikan, dengan inflasi yang terus menurun dan Emerging Market Economies diprakirakan masih
perdagangan global mulai pulih, namun pertumbuhan tetap positif, didorong oleh permintaan domestik,
ekonomi global pada 2024 diprakirakan melambat meskipun menghadapi potensi perlambatan ekspor
menjadi 3,2% dari 3,3% pada 2023 dan diproyeksikan akibat penurunan pertumbuhan ekonomi global dan
tetap 3,2% pada 2025. Divergensi pola pertumbuhan fragmentasi perdagangan dunia.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 49
Page 52
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Penurunan inflasi global mendorong penurunan suku insentif likuiditas melalui Kebijakan Insentif Likuiditas
bunga kebijakan pada sejumlah bank sentral, termasuk Makroprudensial (KLM) dari Bank Indonesia yang
Bank Sentral AS, The Fed, di mana sepanjang tahun disalurkan kepada sektor-sektor prioritas, yaitu sektor
2024, The Fed telah memangkas suku bunganya hilirisasi mineral dan batu bara (minerba) dan pangan,
atau FFR sebesar 100 bps terhitung sejak September otomotif, perdagangan dan listrik, gas dan air, pariwisata
2024. Sejalan dengan penurunan FFR, Bank Indonesia dan ekonomi kreatif, serta UMKM dan energi hijau.
memutuskan memutuskan untuk menurunkan suku
bunga BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 6,0% agar inflasi Dalam situasi yang mengemuka tersebut, SMBC
pada 2024 dan 2025 tetap terkendali dalam sasaran Indonesia mencatatkan pencapaian kinerja yang baik
2,5±1% dan untuk turut mendorong pertumbuhan pada tahun 2024.
ekonomi yang berkelanjutan.
Harga energi dan komoditas seperti gandum, jagung, PERUBAHAN PENTING
minyak nabati, dan pupuk tetap rentan terhadap
gangguan rantai pasokan dan fluktuasi pasar akibat isu Perubahan Nama
geopolitik, perubahan permintaan pasar, dan skenario Pada tahun 2024, nama PT BANK BTPN Tbk secara
iklim. Perang Ukraina-Rusia masih berlangsung resmi berubah menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk,
ditambah perang Israel-Hamas. Bahkan volatilitas global seiring dengan dinamika pasar dan perkembangan
diperkirakan meningkat dengan adanya Presidensi baru portofolio SMBC Indonesia. Perubahan tersebut
di Amerika Serikat. Ada kekhawatiran kebijakan negara menjadi strategi untuk memperkuat posisi Bank di
tersebut akan mengarah pada perlambatan penurunan pasar domestik, sekaligus cermin dari sinergi yang
suku bunga bank sentral Amerika Serikat, yakni The kuat dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Federal Reserve (The Fed). (SMBC), entitas induk Bank. Transformasi merek juga
menegaskan relevansi SMBC Indonesia terhadap
Di tengah dinamika ekonomi global, perekonomian segmentasi usaha yang lebih luas.
domestik tumbuh moderat, dengan konsumsi rumah
tangga menjadi mesin utama pertumbuhan dan Transformasi ini memungkinkan Bank mengembangkan
investasi tetap dinamis, antara lain didorong oleh proyek produk dan layanan yang lebih inovatif dan relevan
infrastruktur publik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bagi nasabah. Bahkan ke depan, SMBC Indonesia
pertumbuhan ekonomi tahun 2024 mencapai 5,03%. berkomitmen untuk terus beradaptasi dan berinovasi
menghadirkan solusi keuangan yang dapat membantu
Dari sisi ketahanan sistem keuangan juga masih terjaga nasabah mencapai tujuan finansial dan meningkatkan
dengan baik, termasuk pada industri perbankan. kualitas hidup mereka.
Likuiditas perbankan tetap memadai, seperti tercermin
dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/ Melalui perubahan nama, Bank berharap dapat terus
DPK) pada Desember 2024 yang 25,59%. Tingkat mempererat hubungan dengan nasabah, mitra dan
permodalan juga solid dengan rasio kecukupan modal pemegang saham, melalui sinergi yang lebih kuat
(Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan sebesar dengan SMBC serta mendukung strategi pertumbuhan
26,69%. jangka panjang SMBC Indonesia. Bank akan menjaga
komunikasi yang terbuka dengan semua pemangku
Sementara rasio kredit bermasalah (Non-Performing kepentingan dan memastikan bahwa perubahan ini
Loan/NPL) perbankan pada Desember 2024 terjaga memberikan nilai tambah bagi nasabah, mitra, serta
rendah, sebesar 2,08% (bruto) dan 0,74% (neto). pemegang saham.
Ketahanan permodalan dan likuiditas perbankan
juga didukung oleh pencapaian profitabilitas dan Akuisisi OTO Group
pengelolaan risiko bank yang baik, serta ditopang oleh Pada tahun 2024, SMBC Indonesia menuntaskan
kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang akuisisi 2 (dua) perusahaan pembiayaan, yaitu PT Oto
terjaga, sebagaimana hasil stress test perbankan terkini. Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF)
atau keduanya disebut sebagai OTO Group. Akuisisi
Pertumbuhan kredit/pembiayaan pada November ini akan memperkuat sinergi antara Bank dan OTO
2024 tetap kuat, mencapai 10,79% (yoy). Dari sisi Group dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar
penawaran, kuatnya pertumbuhan kredit sejalan dengan pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua di
tingginya minat perbankan untuk meyalurkan kredit serta Indonesia.
50 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 53
Laporan Manajemen
Aksi korporasi tersebut sekaligus menjadi tonggak Meskipun sektor keuangan Indonesia masih tetap
penting bagi Bank dalam menyediakan portofolio kuat, pengawasan intensif terhadap dinamika yang
bisnis yang semakin lengkap demi melayani segmen berkembang tetap penting untuk mengatasi kerentanan
nasabah lebih luas. Inisiatif ini menjadi langkah terkait kenaikan suku bunga. SMBC Indonesia
strategis untuk memperluas layanan, meningkatkan senantiasa memantau dengan cermat dinamika yang
inovasi, dan memperkuat posisi SMBC Indonesia di terjadi di industri perbankan dan perekonomian.
pasar pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia
dengan bergabungnya OTO Group ke ekosistem SMBC Apalagi pada tahun 2024 juga merupakan tahun politik
Indonesia. dengan diselenggarakannya pemilihan umum yang
membuat banyak dunia usaha melakukan aksi wait and
Dampak penting yang diharapkan dari akuisisi OTO see. Selain itu, Bank juga masih perlu terus mengelola
Group ini, antara lain: bisnis yang tergolong sebagai mature pada portofolio
1. Diversifikasi Portofolio Bisnis retail lending yang merupakan bagian dari transforming
Memungkinkan SMBC Indonesia memperluas business¸ di mana untuk menjaga pertumbuhan bisnis
layanan keuangan, khususnya dalam pembiayaan di segmen tersebut, Bank melanjutkan pengembangan
kendaraan roda empat dan roda dua, sehingga kredit kepada nasabah yang baru yang sesuai kriteria.
dapat melayani segmen nasabah yang lebih luas.
Seluruh kendala dan tantangan tersebut telah
2. Sinergi dan Inovasi Produk diantisipasi oleh SMBC Indonesia, sehingga Bank dapat
Mendorong inovasi produk dan layanan, melaluinya dengan baik. Bank juga memanfaatkan
meningkatkan relevansi, dan memberikan nilai momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap
tambah bagi nasabah. solid, karena didukung oleh permintaan domestik,
belanja konsumen dan investasi serta ekspor komoditas
3. Ekspansi Jaringan dan Basis Pelanggan yang kuat. Sebagai mitigasi risiko, Bank tetap
Dengan memanfaatkan masing-masing jaringan menerapkan prinsip kehati-hatian.
cabangnya yang luas, OTO Group dan SMBC
Indonesia dapat meningkatkan penetrasi pasar Target Pasar, Strategi dan Kebijakan
ke segmen yang sebelumnya belum terjangkau, Strategis, serta Implementasinya
termasuk masyarakat di daerah terpencil. SMBC Indonesia fokus melayani segmen ritel dan
mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku
4. Peningkatan Daya Saing di Pasar Pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas
Memperkuat posisi SMBC Indonesia dalam industri prasejahtera produktif; segmen consuming class; serta
pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia, segmen korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung unit
memungkinkan Bank bersaing lebih efektif dengan bisnis: Wealth Management Business, Retail Lending,
pemain lain di pasar. Jenius, Business Banking, serta Corporate Banking yang
melayani perusahaan besar nasional, multinasional,
5. Optimalisasi Sumber Daya dan Infrastruktur: komersial dan Jepang.
Memungkinkan pemanfaatan infrastruktur dan
jaringan distribusi kedua perusahaan secara Bank memiliki beberapa anak usaha yaitu BTPN
optimal, meningkatkan efisiensi operasional dan Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas
layanan kepada nasabah. prasejahtera produktif, serta perusahaan pembiayaan
kendaraan bermotor OTO Group. Melalui Program
Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang
PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2024 berkelanjutan dan terukur, SMBC Indonesia secara
reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk
Kendala dan Tantangan yang Dihadapi meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki
Pada tahun 2024, SMBC Indonesia dapat mengatasi kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk
tantangan dari dinamika perekonomian global yang hidup yang lebih bermakna.
disertai dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi yang
memberikan tantangan pada perekonomian Indonesia.
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
Konflik yang masih terjadi di banyak negara yang
masih terjadi berpotensi menambah tekanan pada Pada tahun 2024, strategi dan kebijakan strategi
pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan harga energi. Inflasi yang diterapkan SMBC Indonesia untuk mendukung
yang lebih tinggi dari perkiraan dan indikator ekonomi pencapaian target usaha, antara lain:
yang buruk dapat menyebabkan pengetatan kebijakan 1. Meningkatkan pinjaman dengan menetapkan
moneter yang berkepanjangan. risk appetite yang sejalan dengan tujuan yang
diperlukan dan melalui value chain.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 51
Page 54
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
2. Meningkatkan basis pelanggan ritel dan KPI yang sudah ditetapkan akan dipantau secara
pendapatan dengan meningkatkan kemampuan berkala. Perkembangan atas pencapaian KPI di bidang
Jenius sebagai platform dan wealth management, keuangan masuk dalam materi rapat manajemen yang
mengoptimalkan saluran distribusi, kolaborasi dilakukan 1 (satu) bulan sekali. Secara triwulanan,
lintas lini bisnis dan kemitraan strategis dengan pemantauan dan evaluasi dituangkan dalam laporan
ekosistem pasar. realisasi rencana bisnis yang mencakup tindak lanjut
3. Meningkatkan Current Account and Saving Account atau upaya yang akan dilakukan untuk memperbaiki
(CASA) dan pendapatan fee base dan foreign pencapaian realisasi rencana bisnis.
exchange dengan mengembangkan proposisi nilai
pelanggan, kapabilitas, produk dan layanan. Proses ini sekaligus sebagai upaya Direksi untuk
4. Berinvestasi pada talenta, menanamkan budaya memastikan bahwa seluruh strategi yang telah
berbasis kepercayaan yang berkinerja tinggi. ditetapkan dapat diimplementasikan dengan baik.
5. Menerapkan keunggulan operasional secara Dengan demikian, Direksi memiliki peran, bahkan
bank wide dengan menerapkan digitalisasi dan terlibat langsung sejak dari perumusan strategi hingga
keunggulan proses. pelaksanaannya.
6. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan
return on assets.
7. Mengembangkan proposisi nilai dan kolaborasi PERBANDINGAN ANTARA REALISASI
yang dioptimalkan ke tingkat yang diperbolehkan DAN TARGET
oleh regulator dengan BTPN Syariah, anak
perusahaan OTO Group dan grup SMBC di Penerapan strategi dan kebijakan strategis yang tepat
Indonesia dan jaringan global SMBC. telah menghasilkan kinerja usaha SMBC Indonesia
8. Membangun keunggulan operasional teknologi yang baik, di tengah kondisi eksternal yang dinamis.
informasi dan terus membangun kapabilitas Pada tahun 2024, Bank berhasil mencatatkan kenaikan
keamanan digital dan siber. pendapatan operasional (konsolidasi) sebesar 26,9%
secara tahunan (year on year/yoy), sehingga menjadi
Peran Direksi dalam Perumusan Strategi Rp17,4 triliun.
dan Kebijakan Strategis serta Upaya
Memastikan Implementasi Strategi Kinerja tersebut didukung oleh pendapatan bunga
Peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang bersih dengan kenaikan 26,3% (yoy) menjadi Rp15,2
Rencana Bisnis Bank (RBB) menegaskan bahwa triliun, yang dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan
penyusunan RBB berada di bawah tanggung jawab bunga dari kredit, penempatan aset likuid seperti surat
Direksi. Karena itu, Direksi terlibat langsung dalam berharga, serta pendapatan bunga bersih dari OTO
perumusan strategi dan kebijakan strategis SMBC Group. Selain itu, dari sisi pendapatan operasional
Indonesia, seperti termuat dalam RBB. lainnya/fee, peningkatan volume transaksi kartu kredit,
peningkatan penjualan produk bancassurance, cash
Dalam prosesnya, penyusunan RBB melibatkan rapat management, dan trade memberikan kontribusi pada
Direksi yang membahas kajian atas target bisnis dan peningkatan pendapatan fee Perseroan.
anggaran, serta risiko dan kesesuaian antara strategi
terhadap anggaran dan target bisnis serta kesesuaian Pendapatan bunga bersih secara konsolidasi meningkat
strategi dengan risk appetite SMBC Indonesia. Kajian sejalan dengan margin bunga bersih (Net Interest
dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi dan strategi Margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember
prioritas dengan mempertimbangkan prinsip kehati- 2024 dari 6,45% pada Desember 2023.
hatian dan penerapan manajemen risiko yang memiliki
cakupan komprehensif. Dengan dikonsolidasinya biaya operasional OTO
Group sejak akuisisi ke dalam angka konsolidasi, biaya
Setelah RBB mendapatkan persetujuan dari Dewan operasional menjadi Rp9,4 triliun. Biaya kredit menjadi
Komisaris, pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Rp3,9 triliun pada 2024. Peningkatan biaya-biaya ini
Direksi dengan menyusun Key Performance Indicators sejalan dengan pertumbuhan volume usaha dan inisiatif
(KPI). Tujuannya untuk membantu manajemen dalam lainnya dari SMBC Indonesia.
memantau kinerja Bank melalui indikator-indikator
(kualitatif dan kuantitatif) yang lebih praktis dan mudah Komitmen kuat SMBC Indonesia tercermin dari
untuk dipantau. penyaluran kredit secara konsolidasi yang meningkat
52 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 55
Laporan Manajemen
sebanyak 14,6% menjadi Rp179,4 triliun per akhir d. Memberikan pinjaman kepada target pasar
2024. Faktor pendorong terbesar berasal dari kredit baru, UKM massal secara digital, melalui
retail yang tumbuh signifikan sebesar 31% berkat platform SME Digital yang telah diluncurkan
penyaluran di segmen Joint Finance, Jenius, dan Mikro pada triwulan I-2022.
yang masing-masing naik 389%, 51%, dan 40%. Selain e. Melalui portofolio pensiun, memberikan
itu, kredit untuk usaha kecil dan menengah (UKM) naik pinjaman kepada nasabah berpenghasilan
8%, sedangkan di sisi kredit korporasi dinamika suku rendah, yang memenuhi kriteria dalam
bunga dan persaingan suku bunga kredit korporasi yang perhitungan RPIM.
ketat merupakan tantangan yang dihadapi di tahun
2024 (kredit korporasi mengalami penurunan sebesar 2. Pembiayaan melalui Lembaga Keuangan
6%). SMBC Indonesia akan merespons dinamika pasar a. Pembiayaan melalui Bank Perekonomian
tersebut dengan pengelolaan portofolio kredit korporasi Rakyat (BPR) dengan skema pelaksana
yang lebih optimal dan relevan dengan kebutuhan pinjaman untuk UMKM.
nasabah korporasi. Sementara, di tengah situasi b. Pembiayaan melalui perusahaan multi-
yang penuh tantangan di segmen ultra mikro saat ini, finance dan peer to peer melalui skema loan
anak usaha BTPN Syariah fokus menjaga kualitas channeling.
pembiayaan dan lebih selektif dalam menyalurkan
pembiayaan, meskipun demikian untuk biaya kredit 3. Pembiayaan melalui Surat Berharga Pembiayaan
tahun 2024 lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Inklusif (SBPI)
a. Melalui Departemen Treasury, SMBC Indonesia
NPL bruto tercatat sebesar 2,50% (termasuk piutang akan menjajaki penerbitan atau pembelian
pembiayaan) pada tahun sebelumnya. Bersama OTO SBPI/obligasi.
Group, SMBC Indonesia akan senantiasa menerapkan
manajemen risiko yang sehat. Dengan melakukan inisiatif-inisiatif di atas, per
Desember 2024, rasio RPIM tercatat sebesar 29,05%.
Hingga akhir tahun buku 2024. SMBC Indonesia
membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi
yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk PROSPEK USAHA
sebesar Rp2,81 triliun, naik 19,3% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp2,36 triliun. Sementara Pada tahun 2025, divergensi pola pertumbuhan
dibandingkan dengan target, pencapaiannya 105%. antarnegara diperkirakan akan berlanjut seiring dengan
meningkatnya fragmentasi ekonomi dan perdagangan
Dari sisi penghimpunan dana, total Dana Pihak Ketiga global. Perekonomian Amerika Serikat (AS) diprakirakan
meningkat sebesar 12,1% menjadi Rp121,3 triliun, tetap kuat ditopang oleh konsumsi rumah tangga seiring
dengan saldo rekening koran dan rekening tabungan upah dan produktivitas yang tinggi serta perbaikan
(current account & saving account/CASA) tumbuh 3,2% investasi disertai dengan risiko pemanasan ekonomi yang
menjadi Rp45,6 triliun dan total deposito naik 18,3% berasal dari pembengkakan defisit fiskal. Sementara
menjadi Rp75,7 triliun per akhir Desember 2024. itu, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih lemah
dipengaruhi permintaan domestik yang belum kuat
serta kinerja eksternal yang menurun sejalan dengan
KOMITMEN TERHADAP perekonomian global yang melambat dan dampak
PENGEMBANGAN UMKM dari implementasi kenaikan tarif impor oleh AS. Di sisi
lain, prospek pertumbuhan ekonomi India, Indonesia,
SMBC Indonesia telah menyusun rencana strategis serta sejumlah negara Emerging Market Economies
untuk memenuhi rasio pembiayaan inklusif diprakirakan masih tetap positif, didorong oleh
makroprudensial (RPIM) untuk pembiayaan UMKM. Hal permintaan domestik, meskipun menghadapi potensi
itu mengacu pada 3 (tiga) pilar, yang mencakup: perlambatan ekspor akibat penurunan pertumbuhan
1. Direct Financing & Supply Chain Financing ekonomi global dan fragmentasi perdagangan dunia.
a. Scale up bisnis UMKM dengan meningkatkan Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
layanan dan penawaran produk yang ada, dunia 2025 diprakirakan sebesar 3,2%.
serta mengoptimalkan jaringan cabang.
b. Memberikan pinjaman kepada nasabah UKM Selain oleh kebijakan tarif impor AS yang lebih cepat
komersial dan korporasi yang menyalurkan dan luas dari prakiraan, ketidakpastian pasar keuangan
pinjaman ke jaringan pemasok/pembeli UMKM. global tetap tinggi juga dipengaruhi oleh arah kebijakan
c. Pembiayaan melalui supply chain financing, bank sentral AS. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS
melalui kerja sama internal dengan wholesale yang tinggi berdampak pada ekspektasi penurunan
banking dan corporate Japanese. Federal Funds Rate (FFR) yang lebih terbatas.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 53
Page 56
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Bank juga beradaptasi dengan regulasi terbaru terkait
Indonesia di tahun 2025 dalam kisaran 4,7-5,5%. GCG, misalnya POJK 15 tahun 2024 tentang Integritas
Prospek ini dipengaruhi oleh prakiraan peningkatan Pelaporan Keuangan. Peraturan itu menegaskan, dalam
investasi, terutama investasi non-bangunan. Sementara rangka kebutuhan ketepatan dan keakuratan proses
itu, konsumsi rumah tangga perlu didorong sehingga penyusunan informasi keuangan dan laporan keuangan
dapat makin menopang permintaan domestik. Dari yang berintegritas, dibutuhkan dukungan penerapan
eksternal, berbagai upaya untuk memperkuat ekspor tata kelola dan pengendalian internal dalam proses
perlu terus ditingkatkan guna memitigasi dampak pelaporan keuangan bank. Dalam proses tersebut,
melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang mencakup peran Direksi, Dewan Komisaris, pemegang
utama. saham pengendali, pejabat eksekutif, dan pihak
terafiliasi Bank.
Pada bulan Januari 2025, BI menurunkan BI rate
menjadi sebesar 5,75% dan rapat Dewan Gubernur OJK juga menerbitkan POJK Nomor 30 tahun
BI pada bulan Februari 2025 memutuskan untuk 2024 tentang Konglomerasi dan Perusahaan Induk
mempertahankan BI rate tersebut. Keputusan ini Konglomerasi Keuangan yang mencabut dan
konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 menyatakan tidak berlaku POJK 45/POJK.03/2020.
tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1 %, stabilisasi Mengacu pada regulasi tersebut, Bank perlu
nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamental di membenahi struktur tata kelola konglomerasi keuangan
tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, dan yang baru seiring dengan akuisisi OTO Group.
turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan
Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) ditingkatkan Sebagai bagian dari evaluasi dan komitmen untuk
untuk lebih mendorong kredit/pembiayaan perbankan terus meningkatkan kualitas penerapan GCG, SMBC
kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan Indonesia melakukan penilaian secara berkala. Untuk
penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program tahun buku 2024, Bank melakukan penilaian secara
Asta Cita Pemerintah. Bank Indonesia memproyeksikan mandiri (self assessment) terhadap penerapan tata
pertumbuhan kredit di kisaran 11–13% pada 2025. kelola, yaitu di mana pada semester pertama (per 30 Juni
2024) peringkat tata kelola Bank adalah (Baik) dan pada
Dalam mengantisipasi berbagai kondisi di atas, SMBC semester kedua (per 31 Desember 2024) peringkat tata
Indonesia akan tetap menjaga resiliensi dan mampu kelola Bank adalah 1 (sangat baik).
merespons berbagai potensi risiko di tengah dinamika
lingkungan ekonomi yang belum stabil. Bank telah Sementara skor penilaian dari standar ASEAN
menyiapkan beragam strategi untuk mencapai tujuan Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang dinilai
jangka panjang dan menengah agar kinerja usaha oleh konsultan independen Indonesian Institute for
SMBC Indonesia tetap tumbuh secara berkelanjutan. Corporate Directorship (IICD) dengan skor 108.22 poin
dalam peringkat Leadership in Corporate Governance
atau berada pada Level 5 (>100), di mana skor tersebut
PENERAPAN TATA KELOLA naik sebesar 9.03 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
PERUSAHAAN
Penerapan prinsip-prinsip GCG yang telah dilakukan
SMBC Indonesia memiliki komitmen dalam penerapan secara konsisten dan berkelanjutan tersebut
Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate mendapatkan apresiasi dari pihak eksternal. Bank
Governance (GCG) pada setiap level organisasi serta berhasil memperoleh penghargaan dari IICD sebagai 50
kelompok usaha SMBC. Hal itu diwujudkan melalui besar perusahaan dengan kapitalisasi aset besar dan
penyesuaian Pedoman Tata Kelola Perusahaan, penghargaan dalam kategori sektor keuangan terbaik.
Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris, Pedoman dan Tata tertib Kerja komite di
bawah Direksi dan Dewan Komisaris, serta kebijakan PENERAPAN TANGGUNG JAWAB
dan prosedur, sebagai tindak lanjut dari Keputusan SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 21 PERUSAHAAN
Maret 2024 mengenai perubahan Anggaran Dasar, dan
dengan merujuk pada Peraturan OJK Nomor 17 tahun SMBC Indonesia terus memperkuat komitmen
2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. keberlanjutannya sebagai langkah strategis untuk
mencapai kesuksesan finansial jangka pendek serta
54 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 57
Laporan Manajemen
membangun dampak positif jangka panjang terhadap PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
masyarakat dan lingkungan. Komitmen tersebut MANUSIA
diimplementasikan melalui berbagai upaya dan inisiatif
untuk mendukung keuangan berkelanjutan di Indonesia Fokus strategis Direktorat Human Resource SMBC
dan pencapaian target net zero emission (NZE) dari Indonesia adalah pengembangan sumber daya manusia
kegiatan operasional Bank pada 2030 dan 2050 untuk (SDM) dan kapabilitas talenta secara berkesinambungan
target NZE pada pinjaman dan portofolio investasi. agar terus mampu mendukung pertumbuhan organisasi
Target ini juga sejalan dengan target SMBC Group. di masa depan. Untuk mewujudkannya, pada tahun
2024 Bank telah menjalankan beberapa inisiatif
Komitmen Bank terhadap penerapan keuangan penting yang selaras dengan fokus strategi dalam
berkelanjutan juga diwujudkan dengan menarik, mengembangkan dan mempertahankan
mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam talenta (to attract, develop and retain talents). Uraian
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang pelaksanaannya, yaitu:
merupakan mandat dari POJK 51/2017 tentang 1. Pengembangan Organisasi. Pada tahun 2024 fokus
penerapan keuangan keberlanjutan bagi lembaga jasa pada:
keuangan. Pada tahun 2024, SMBC Indonesia telah a. Pengembangan kapabilitas talenta pemangku
menyusun RAKB tahun 2025 yang difokuskan pada jabatan diposisi tingkat 1 dan 2 di bawah
kelanjutan dan penguatan insiatif RAKB yang sudah Board of Director dan Board of Management
dilaksanakan pada tahun 2024. (BOD/BOM), termasuk identifikasi dan rencana
suksesi internal Bank. Hal ini dilakukan untuk
RAKB tersebut tetap berfokus pada 3 (tiga) kegiatan memastikan kesinambungan organisasi dan
utama, yakni peningkatan portofolio keuangan kepemimpinan Bank. Selanjutnya, program
berkelanjutan, pengembangan kapasitas internal, serta pengembangan kapabilitas talenta juga akan
penyesuaian organisasi dan manajemen risiko. SMBC dilakukan hingga pemangku jabatan diposisi
Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan tingkat 3 di bawah BOD/BOM.
pembiayaan ramah lingkungan di seluruh segmen usaha b. Kolaborasi dengan SMBC Group dalam
dan mendorong keuangan inklusi. program pertukaran karyawan dan
pengembangan bersifat global yang dilakukan
SMBC Indonesia juga terus meningkatkan implementasi di Singapura dan Jepang merupakan fokus
operasional berkelanjutan yang bertujuan menekan program talenta yang terus dikembangkan.
emisi karbon dari operasional usaha dan mendorong Program tersebut menjadi salah satu aspek
inklusi dan keberagaman di lingkungan kerja. Upaya terpenting dalam Employee Value Proposition
dan insiatif yang dilakukan, antara lain meningkatkan (EVP) dan menjadi daya tarik dalam
target penurunan konsumsi energi dan listrik serta menjalankan employer branding. Selain itu,
peningkatan adopsi energi terbarukan (renewable dengan EVP, Bank berupaya meningkatkan
energy). daya saing untuk mendapatkan talenta-talenta
terbaik di pasar tenaga kerja.
Dalam hal tata kelola keberlanjutan, SMBC Indonesia c. Mengimplementasikan program
menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan pengembangan akselerasi SMBC Indonesia
dengan membentuk Komite Keberlanjutan bagi lulusan universitas yang baru (fresh
(Sustainability Committee) yang dibentuk sejak tahun graduates) bernama LEAD program, yang
2022 dan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability dirancang agar para lulusan program dapat
Policy) yang diterbitkan pada tahun 2023. Sustainability lebih siap dan menampilkan performa yang
Policy ini merupakan pedoman bagi seluruh karyawan optimal dalam mendukung upaya strategi
yang terlibat dalam mendukung SMBC Indonesia bisnis Bank serta menjadi calon pemimpin
menjalankan kegiatan usaha perbankan yang masa depan Indonesia. Pada tahun 2024,
bertanggung jawab dan mengedepankan aspek-aspek SMBC Indonesia menjalankan 2 (dua) batch
keberlanjutan. program LEAD.
d. Meningkatkan employer branding adalah kerja
Dalam rangka memastikan kebijakan keberlanjutan sama dengan organisasi yang memiliki reputasi
sesuai dan relevan dengan kebijakan dan peraturan baik, termasuk universitas terkemuka lokal
yang berlaku, SMBC Indonesia melakukan kajian dan dan internasional seperti di Jepang, organisasi
evaluasi terhadap Sustainability Policy setiap tahun. perhimpunan pelajar, serta berpartisipasi
Sejak tahun 2023, Bank juga telah meluncurkan dalam beberapa program penghargaan human
halaman keberlanjutan pada situs resmi SMBC resources yang diselenggarakan secara lokal
Indonesia (www.smbci.com) untuk mendukung dan di Indonesia maupun tingkat regional di Asia.
memperkuat transparansi informasi terkait kebijakan Pada tahun 2024 Bank juga menjalankan
dan kinerja keberlanjutan yang diselenggarakan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 55
Page 58
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
aktivitas rebranding atas employer branding beberapa fitur baru untuk mendukung proses
Bank yang sejalan dengan strategi transformasi manajemen HR secara keseluruhan. Termasuk
Bank BTPN menjadi Bank SMBC Indonesia. di dalamnya, modul manajemen kompensasi,
e. Menjalankan program-program kegiatan manajemen talenta, serta pengembangan
karyawan melalui SMBCI Club yang meliputi berkelanjutan atas sistem HRIS Bank. SMBC
kegiatan olahraga, hobi dan kerohanian. Selain Indonesia juga telah mengimplementasikan HR
itu, Bank melanjutkan program employee Dashboard, yang diharapkan dapat meningkatkan
assistance yang meliputi aspek kesehatan kemampuan Bank dalam mengelola, memproses
mental, finansial dan legal, di mana karyawan dan menyajikan informasi terkait sumber daya
dapat berkonsultasi dengan ahli-ahli di manusia Bank. Dengan demikian, dapat membantu
bidangnya. manajemen dalam proses pengambilan keputusan
secara lebih cepat dan terukur.
2. Program Keberagaman, Ekuitas Dan Inklusi
(Diversity, Equity & Inclusion/DEI). Pada tahun 5. Rewards & Performance Management, Bank
2024 Bank fokus kepada program pemberdayaan meninjau remunerasi dan manfaat bagi pegawai
perempuan dan disabilitas untuk menciptakan secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan
lingkungan kerja yang positif. Program tersebut, pasar tenaga kerja di industri saat ini. Dengan
antara lain meliputi kelas bahasa isyarat bagi inisiatif ini, Bank dapat merumuskan formula
karyawan, kerja sama dengan mitra disabilitas, remunerasi bagi pegawai secara kompetitif dan
program mentorship untuk karyawan perempuan sesuai dengan strategi Bank.
dengan pemimpin internal Bank, serta kolaborasi
dengan SMBC Group dan anak perusahaan untuk PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
program DEI. INFORMASI
3. Learning & Development. Pada tahun 2024, Sejalan dengan RBB 2024, teknologi informasi (TI)
SMBC Indonesia melanjutkan komitmen untuk menitikberatkan pengelolaan dan pengembangan TI
meningkatkan dan mengembangkan kualitas pada sejumlah hal, yakni:
serta kompetensi SDM di bidang teknis, nonteknis 1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
dan kepemimpinan. Program yang direalisasikan untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya,
berupa pembelajaran, pelatihan dan pendampingan baik organik maupun in-organik.
bagi karyawan Bank secara berkelanjutan. Dalam 2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
pelaksanaannya, Bank memperhatikan asas mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
prioritas dan pemerataan kompetensi kerja SDM. konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta
standarisasi teknologi untuk mengurangi
Pada tahun 2024, Bank melanjutkan penggunaan kompleksitas operasional.
e-learning yang dapat diakses melalui sistem 3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan
HRIS Bank, kolaborasi dengan SMBC Grup dan dan kepatuhan terhadap peraturan dalam
mengembangkan kurikulum program pelatihan memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara
digital dan analitik. Program pelatihan dan entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam
pengembangan penting lainnya adalah sertifikasi konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia.
wajib yang meliputi materi manajemen Risiko, 4. Implementasi keamanan siber selaras dengan
sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa Dana), Chief Information Security Officer (CISO).
WPPE-P (Wakil Perantara Perdagangan Efek
Pemasaran) dan treasury. Program sertifikasi ini Pada tahun buku, SMBC Indonesia juga menghasilkan
wajib bagi karyawan yang dipersyaratkan. Bank pencapaian penting, di antaranya:
juga melakukan sertifikasi kompetensi lainnya yang 1. Melakukan penyesuaian antarmuka aplikasi yang
juga dikelola pemenuhannya seperti sertifikasi digunakan secara langsung oleh nasabah dalam
manajemen SDM, kepatuhan, teknologi informasi, mendukung strategi korporasi untuk melakukan
internal audit, dan keuangan. transformasi brand menjadi SMBC Indonesia.
2. Memperluas implementasi SNAP (Standard
4. Implementasi Teknologi Human Resources (HR). Nasional API Pembayaran) dalam memperkuat
Pada tahun 2024, Bank melanjutkan proses ekosistem pembayaran digital yang selaras dengan
transformasi digital, antara lain mengimplementasi cetak biru sistem pembayaran Bank Indonesia.
56 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 59
Laporan Manajemen
3. Meningkatkan sistem pengelolaan fraud yang dibagikan kepada masing-masing anggota komite
memungkinkan pemantauan dan deteksi transaksi pada tahun 2024 untuk diisi dan dikumpulkan, untuk
secara real-time pada kanal pembayaran BI-FAST. selanjutnya diambil kesimpulan.
4. Membangun layanan internet banking baru berbasis
web untuk nasabah SME (Touchbiz Web) serta Pada tahun 2024, total komite di bawah Direksi ada 10
mengembangkan berbagai fitur tambahan pada (sepuluh). Sebanyak 5 (lima) di antaranya memenuhi
aplikasi Touchbiz saat ini. ekspektasi secara penuh. Sedangkan 5 (lima) komite
5. Mengembangkan berbagai fitur layanan digital memenuhi ekspektasi mayoritas. Direksi Bank akan
pada aplikasi Jenius, seperti marketing automation meninjau kembali kinerja komite yang belum mencapai
dan merchant installment automation pada layanan nilai penuh untuk mengetahui dan menindaklanjuti
kartu kredit. perbaikan yang diperlukan.
PENILAIAN KINERJA KOMITE DI PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI DAN
BAWAH DIREKSI ALASANNYA
Berkenaan dengan penilaian kinerja Komite Direksi Selama tahun 2024, tidak ada perubahan anggota
selama tahun 2024, Bank telah menentukan faktor Direksi. Dengan demikian, komposisi Direksi hingga
penilaiannya, yakni berdasarkan tugas dan tanggung Laporan Tahunan 2024 ini terbit adalah:
jawab komite sebagai fungsi pendukung tugas dan
tanggung jawab Direksi. Daftar Penilaian mandiri
Nama Jabatan
Henoch Munandar Direktur Utama
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino Direktur
Keishi Kobata Direktur
Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para
KEPENTINGAN karyawan yang telah mencurahkan seluruh sumber daya
untuk mendukung pencapaian Bank. Begitu pun kepada
Pencapaian kinerja SMBC Indonesia pada tahun 2024 para pemangku kepentingan lain, seperti nasabah, mitra
merupakan hasil dukungan dari banyak pihak, baik di usaha yang telah bekerja sama dengan baik selama
internal maupun eksternal Bank. Direksi menyampaikan ini, terima kasih atas dukungannya. Bank berharap
terima kasih kepada Dewan Komisaris dan Pemegang kerja sama dengan para pemangku kepentingan, baik
Saham atas arahan dan kepercayaan yang diberikan di lingkungan internal maupun eksternal, akan terus
untuk mengelola kegiatan usaha Bank. Begitu juga berkembang lebih baik.
dengan regulator atas segala bimbingannya.
Jakarta, 27 Maret 2025
Atas nama Direksi,
Henoch Munandar
Direktur Utama
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 57
Page 60
Laporan Manajemen
Direksi
KAORU FURUYA MERISA DARWIS DARMADI SUTANTO DINI HERDINI
Wakil Direktur Utama Direktur Wakil Direktur Utama Direktur Kepatuhan
58 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 61
Laporan Manajemen
HENOCH MUNANDAR KEISHI KOBATA HANNA TANTANI ATSUSHI HINO
Direktur Utama Direktur Direktur Direktur
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 59
Page 62
Laporan Manajemen
Board of Management
IRWAN SUTJIPTO ANKE JENY PURNOMO B. MIRA
TISNABUDI SUBANDY MUSTOPHA SOETADI FITRIA
Head of Digital Head of Internal Head of Information Head of Retail Head of Human
Banking Audit Technology Lending Business Resources
60 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 63
Laporan Manajemen
NATHAN HELENA JEFFREY C. SENDIATY WIWIG
CHRISTIANTO Head of Wealth Management TJOENG SONDY SE SANTOSO
Head of Wholesale, Business and Network & Head of Business Head of Risk Head of
Commercial & Distribution Banking Management Treasury
Transaction Banking
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 61
Page 64
Laporan Manajemen
Pejabat Eksekutif
62 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 65
Laporan Manajemen PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 63
Page 66
Laporan Manajemen
Surat Pernyataan Dewan Komisaris
dan Direksi tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 27 Maret 2025
DEWAN KOMISARIS
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Ninik Herlani Masli Ridhwan Onny Widjanarko
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Edmund Tondobala Ongki Wanadjati Dana Marita Alisjahbana
Komisaris Independen Komisaris Komisaris Independen
64 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 67
Laporan Manajemen
DIREKSI
Henoch Munandar
Direktur Utama
Kaoru Furuya Darmadi Sutanto
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Keishi Kobata Atsushi Hino
Direktur Kepatuhan Direktur Direktur
Merisa Darwis Hanna Tantani
Direktur Direktur
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 65
Page 68
Profil Perusahaan 66 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 69
Profil Perusahaan
03
Profil
Perusahaan
68 Informasi Umum Perusahaan
69 Riwayat Singkat Perusahaan
70 Jejak Langkah
72 Bidang Usaha
73 Produk dan Layanan
75 Nilai-Nilai Utama
76 Struktur Organisasi
78 Profil Dewan Komisaris
85 Profil Direksi
93 Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
94 Profil Pejabat Eksekutif
98 Statistik Karyawan
100 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
101 Entitas Induk Terakhir
102 Pemegang Saham Utama
105 Daftar Entitas Anak
106 Wilayah Operasional
109 Keanggotaan pada Asosiasi
109 Kronologi Pencatatan Saham
110 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
110 Kantor Akuntan Publik 2024
111 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
Pasar Modal
112 Informasi pada Website Perusahaan
SMBC Indonesia secara konsisten
menyajikan laporan tahunan yang informatif
dan komprehensif, mencerminkan
pemahaman mendalam serta komitmen
terhadap prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan yang baik.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 67
Page 70
Profil Perusahaan
Informasi Umum
Perusahaan
Nama Perusahaan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Modal Dasar
(SMBC Indonesia) Rp300.000.000.000
Modal Ditempatkan
dan Dibayar Penuh
Rp212.918.914.960
Nama Bursa Efek
Informasi Perubahan Nama dan Tanggal Pencatatan
1958 : Nama awal adalah Bank Pegawai Bursa Efek Indonesia
Pensiunan Militer (Bapemil) 12 Maret 2008
1985 : Bapemil berubah menjadi PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional Kode Saham
2019 : PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional BTPN
Tbk berubah menjadi
PT BANK BTPN Tbk ISIN Code
2024 : PT BANK BTPN Tbk berubah menjadi 101000118508
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Bidang Usaha
Layanan Perbankan
Tahun Pendirian Komposisi
1958 Pemegang Saham
• Sumitomo Mitsui Banking
Peringkat (Fitch) Corporation (91,05%)
• Peringkat oleh • PT Bank Central Asia Tbk (1,03%)
PT Fitch Ratings Indonesia AAA (idn), • PT Bank Negara Indonesia
outlook stabil dan F1+ (idn) (Persero) Tbk (0,11%)
• Peringkat oleh PEFINDO idAAA • Masyarakat (<5%) (7,81%)
(Triple A, Stable Outlook)
Dasar Hukum Alamat Kantor Pusat
Pendirian Menara SMBC
PT Bank SMBC Indonesia Tbk CBD Mega Kuningan
(SMBC Indonesia) didirikan berdasarkan Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung,
Akta Notaris No. 21 tanggal 6 Oktober 1959 Kav. 5.5-5.6 Jakarta Selatan 12950,
dari Notaris Noezar S.H. Akta ini mengalami Indonesia
perubahan yang termuat pada Akta tanggal Telepon : +62 21 300 26 200
31 Mei 1960 No. 203 dan akta tertanggal Fax : +62 21 300 26 309
7 November 1960 No. 53 Notaris Noezar
S.H.,telah diumumkan pada Berita Negara Website dan E-mail
Republik Indonesia tertanggal 14 Februari 1961 www.smbci.com
No. 13, tambahan No. 5. info@smbci.com
corporate.communication@smbci.com
68 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 71
Profil Perusahaan
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, INFORMASI PERUBAHAN NAMA
“Bank”)—sebelumnya PT BANK BTPN Tbk (Bank
BTPN)—lahir pada tahun 1958 di Bandung, Jawa Barat Nama yang digunakan pertama kali pada tahun 1958
dengan nama Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil). adalah Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).
Kemudian Bank bertransformasi menjadi Bapemil bertransformasi menjadi PT Bank Tabungan
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional pada tahun 1985. Pensiunan Nasional dengan izin usaha sebagai Bank
Tabungan dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-
Pada tahun 2008, Bank menjadi perusahaan publik undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok
setelah TPG Nusantara S.à.r.l. mengakuisisi saham Bank Perbankan yang berlaku pada waktu itu.
sebesar 71,6% melalui pembelian saham perdana (IPO)
di Bursa Efek Jakarta yang sekarang menjadi Bursa Efek Setelah resmi merger dengan BSMI, nama PT Bank
Indonesia (BEI). Bank pun memperluas bisnisnya dengan Tabungan Pensiunan Nasional Tbk berubah menjadi
melayani nasabah mikro dan kecil pada 2009. PT BANK BTPN Tbk. Pada tahun 2024, Bank berubah
nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Pada 2011, Bank kemudian melahirkan Daya, sebuah Perubahan nama ini efektif berlaku sejak tanggal 2
program pemberdayaan yang berkelanjutan serta Oktober 2024. Persetujuan perubahan nama diperoleh
menjadi bagian integral dari aktivitas bisnis perusahaan, dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa
dan meluncurkan bisnis pendanaan, yaitu Sinaya (sinar tanggal 29 Agustus 2024, yang dituangkan dalam Akta
yang memberdayakan). Nomor 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang dibuat oleh
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan telah disetujui
Bank terus bertumbuh pada 2013 dengan mengakuisisi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
PT Bank Sahabat Purba Danarta (Bank Sahabat), yang Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan
kemudian menjadi entitas anak usaha, PT Bank BTPN Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
Syariah, pada 2014. 0054625.AH.01.02.TAHUN 2024 tentang Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT
Bank merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Bank SMBC Indonesia Tbk tanggal 29 Agustus 2024,
Indonesia (BSMI) yang efektif sejak tanggal 1 Februari serta dari Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) melalui surat
2019 dan menambah portofolio bisnisnya di segmen Nomor S-195/PB.31/2024 tanggal 24 September 2024
korporasi untuk menjadi bank universal yang melayani mengenai Rencana Perubahan Logo PT BANK BTPN
bukan hanya nasabah ritel tetapi juga nasabah korporasi. Tbk, dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK
Nomor KEP-73/D.03/2024 tanggal 25 September 2024
Pada 2024, Bank kembali mencatatkan sejarah melalui mengenai Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas
dua peristiwa besar, yaitu akuisisi OTO Group, yang Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi atas nama PT Bank
menyediakan pembiayaan roda dua dan roda empat SMBC Indonesia Tbk.
di Indonesia, dan transformasi merek dari Bank BTPN
menjadi SMBC Indonesia.
PERUBAHAN LOGO
Selaras dengan perubahan nama dari PT BANK BTPN Tbk. menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk pada tahun 2024,
logo Bank juga mengalami perubahan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 69
Page 72
Profil Perusahaan
Jejak
Langkah
1958-1986 2017
• Bank didirikan di Bandung, Jawa Barat, dengan nama Bank telah memperluas fitur aplikasi mobile banking BTPN
Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil). Wow! dan Jenius untuk mengembangkan basis nasabah
• Pada 1960, Bank memperoleh izin sebagai bank dan meningkatkan transaksi perbankan. Fokus kepada
komersial. customer-centric dari dua layanan mobile banking ini telah
• Pada 1986, Bank berganti nama menjadi PT Bank membawa perubahan yang signifikan pada pengalaman
Tabungan Pensiunan Nasional. nasabah (customer experience) dan berdampak pada
operasional Unit Pendukung. Transformasi yang disebut
“Gemilang” meliputi struktur organisasi Bank, teknologi,
sumber daya manusia dan pengendalian risiko. Jaringan
2008 cabang Bank telah mengalami transformasi yang cukup
Pada 2008, TPG Nusantara S.à.r.l. mengakuisisi besar, di mana seluruh cabang dapat menyediakan
saham Bank sebesar 71,6% melalui pembelian layanan perbankan kepada semua segmen nasabah.
saham di Bursa Efek Indonesia. Bank menjadi bank
publik dengan nilai aset Rp13,7 triliun.
2016
• Februari 2016 Bank mulai beroperasi sebagai bank devisa
2009 setelah memperoleh izin pada bulan Desember 2015, yang
• Bank meluncurkan bisnis usaha mikro dan kecil memungkinkan Bank untuk melakukan transaksi dalam valuta
(UMK) dengan nama BTPN Mitra Usaha Rakyat asing dan lebih fleksibel untuk mulai menawarkan produk
dengan membuka 539 kantor cabang dan berhasil simpanan liabilitas dalam mata uang asing.
mencatatkan pertumbuhan kredit yang mencapai • Jenius, yang merupakan platform mobile phone kedua
Rp2,3 triliun. diluncurkan. Layanan telepon seluler Jenius menggunakan
• Bank menerbitkan obligasi rupiah jangka panjang smart phone untuk menghubungkan rekening nasabah
yang pertama, dengan peringkat A+ (National Scale dengan Bank dan melakukan transaksi perbankan. Hingga
Rating) dari Fitch Ratings dan memperoleh fasilitas Desember 2016, Jenius telah memiliki 70.000 pengikut di situs
pinjaman jangka panjang dalam mata uang rupiah dari media sosial dan ditonton lebih dari 3 juta kali di YouTube.
International Finance Corporation, anak perusahaan
Bank Dunia.
2015
Bank secara resmi meluncurkan BTPN Wow!,
2010 sebuah layanan perbankan bagi mass market yang
Nilai aset Bank tumbuh menjadi Rp34,5 triliun memanfaatkan telepon seluler dan didukung jasa agen
dibandingkan Rp13,7 triliun dua tahun sebelumnya. sebagai perpanjangan tangan Bank untuk meningkatkan
Menjadi bank ke-10 terbesar dalam kapitalisasi jangkauan layanan kepada masyarakat yang selama
pasar, serta menduduki peringkat ke-5 dalam ini belum tersentuh layanan perbankan. Transaksi yang
jumlah cabang dan peringkat ke-6 dalam jumlah dapat dilakukan yaitu simpanan, tarik tunai, transfer dana,
karyawan. pembayaran tagihan dan pengajuan permohonan kredit
mikro serta pembelian produk asuransi mikro.
2011 2014
• Bank meluncurkan Daya, program pemberdayaan
mass market yang berkelanjutan serta menjadi Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang telah
bagian integral dari aktivitas bisnis Bank. Bisnis meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bank dan menjadi
Pendanaan memperkenalkan brand Sinaya (Sinar yang pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 40,0%. SMBC
memberdayakan), yang terhubung dengan inisiatif merupakan bank terbesar kedua di Jepang berdasarkan nilai
Daya. pasar dengan aset sebesar US$1,3 triliun.
• Menyelesaikan uji coba bisnis Perbankan Komunitas
Syariah (BTPN Syariah – Tunas Usaha Rakyat).
• Bank memperluas jaringan layanan ATM dengan
jaringan ATM Prima selain jaringan ATM Bersama yang 2013
sudah ada. Total jaringan yang terhubung mencapai • Pembiayaan BTPN Syariah – Tunas Usaha Rakyat
lebih dari 57.331 ATM di seluruh Indonesia. tumbuh dua kali lipat mencapai sekitar Rp1,4 triliun
dan menyumbang 3% dari total kredit Bank. Jaringan
Unit Usaha Syariah mencapai 69.500 sentra di seluruh
2012 nusantara, yang memberdayakan lebih dari 931.500
• BTPN Syariah - Tunas Usaha Rakyat tumbuh pesat, nasabah di daerah pedesaan.
sampai akhir tahun telah melayani 28.927 sentra • Bank mengakuisisi PT Bank Sahabat Purba Danarta
komunitas di Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur (Bank Sahabat) yang dikonversikan menjadi bank syariah
serta memberdayakan 444.000 nasabah di sentra sebelum Bank memisahkan unit syariah ke dalam entitas
komunitas. baru di 2014.
• Bank menyelesaikan program uji coba mobile banking • Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dari
baru yang diberi nama BTPN Wow!. Program ini Jepang memiliki 24,3% saham Bank melalui transaksi
kemudian diluncurkan pada 2015. pembelian saham yang sebelumnya dimiliki oleh TPG
Nusantara S.à r.l. dan pemegang saham lainnya.
70 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 73
Profil Perusahaan
2024
• Bank mengakuisisi OTO Group, penyedia
pembiayaan roda dua dan roda empat
di Indonesia, sebagai upaya untuk melayani
2018 •
lebih banyak lagi masyarakat Indonesia.
Bank BTPN bertransformasi merek menjadi SMBC
Bank berhasil menyelesaikan dua aksi korporasi Indonesia untuk merespons dinamika pasar dan
penting. Pertama, pencatatan saham perdana (IPO) portofolio yang terus berkembang demi pertumbuhan
BTPN Syariah, anak usaha dengan kepemilikan yang lebih bermakna.
saham mayoritas. Kedua, proses merger Bank
BTPN dengan BSMI. Sebagai hasil proses merger
tersebut, Bank kini menawarkan ragam layanan
keuangan yang lebih luas ke seluruh spektrum
nasabah, mulai dari nasabah individu hingga 2023
nasabah perusahaan, yang meliputi nasabah • Bank dan International Finance Corporation (IFC)
korporasi besar sampai usaha-usaha mikro dan menjalin kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial
masyarakat di daerah. Hasil dari proyek Gemilang dan hijau untuk memperkuat aksi iklim dan mendorong
yang dilakukan tahun lalu serta platform perbankan pembangunan inklusif di Indonesia. Penerbitan obligasi
mobile BTPN Wow! dan Jenius mulai akan dapat sejumlah US$500 juta ini akan menjadi yang pertama bagi
dinikmati di tahun 2019. Bank dan memperkuat komitmennya dalam mendukung
sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di
Indonesia, khususnya bisnis-bisnis yang dipimpin oleh
perempuan serta aksi adaptasi terhadap perubahan iklim.
• Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
2019 (RUPSLB) Bank pada 7 Desember 2023, pemegang
saham resmi menyetujui rencana penarikan saham-saham
Bank resmi merger dengan BSMI menjadi Bank Perseroan hasil pembelian kembali (”Treasury Stock”) dan
BTPN pada 1 Februari. Penggabungan usaha ini akan rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak
memperkuat kemampuan Bank dalam menyediakan Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”) atau
layanan perbankan yang lebih lengkap untuk basis Right Issue II.
nasabah yang lebih luas. Kami sekarang adalah universal • Bank kembali meraih peringkat Platinum dalam
bank. ajang “Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT)
2023”. Ini merupakan tahun ketiga Bank menerima
peringkat tertinggi tersebut secara berturut-turut dalam
empat tahun kepesertaannya dalam ajang ini. Ajang
2020 penghargaan yang diikuti oleh 68 perusahaan dan
organisasi ini diselenggarakan oleh National Center for
Bank meluncurkan SINAYA PRIORITAS dan bekerja
Corporate Reporting (NCCR) sebagai bentuk apresiasi
sama dengan Jenius yang meluncurkan Sinaya
terhadap kontribusi perusahaan dalam mencapai
Prioritas Apps.
tujuan pembangunan berkelanjutan melalui penerapan
prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam
menjalankan operasional bisnisnya.
• Bank berhasil meraih dua penghargaan dalam kategori
2021 Sustainable Finance 2022, yaitu “Best Green Loan”
dan “Best Local Currency Green Loan”, dalam ajang
• Bank memberikan fasilitas pinjaman hijau senilai “Triple A Country Awards 2022” yang diselenggarakan
Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama sebagai oleh The Asset di Hong Kong. Bank SMBC Indonesia
bentuk perwujudan komitmen terhadap pembiayaan meraih penghargaan “Best Green Loan” melalui program
berkelanjutan. Fasilitas pinjaman hijau dalam mata pembiayaan hijau senilai total US$750 juta kepada PT
uang rupiah ini merupakan salah satu yang pertama di Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Desember 2022
pasar Indonesia. untuk mendukung aktivitas PLN dalam upaya transisi
• Sepanjang tahun 2021, Bank BTPN meraih 19 energi menuju energi terbarukan. Sementara, Bank
penghargaan dari pihak eksternal, sebagai bukti dan menerima penghargaan “Best Local Currency Green
pengakuan pemangku kepentingan terhadap kinerja Loan” melalui pemberian fasilitas pembiayaan hijau
Bank. senilai Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama sejak
Oktober 2021.
2022
• Bank mendapat predikat “The Best Contact Center Indonesia 2022” oleh Indonesia Contact Center Assosiation (ICCA),
sekaligus mendapatkan pengakuan oleh organisasi internasional Contact Center Association of Asia Pacific (CC-APAC).
Bank menempati posisi 10 besar terbaik dengan memenangkan 14 penghargaan, yang meliputi tiga penghargaan
Platinum, tiga penghargaan Gold, tiga penghargaan Silver, dan lima penghargaan Bronze.
• Bank meraih LPS Banking Awards 2022 dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Bank SMBC Indonesia memperoleh
penghargaan dalam kategori “Bank Terbaik dalam Menyampaikan Informasi Mengenai Program Penjaminan Simpanan”
dari kelompok bank swasta.
• Penghargaan “Transparansi Penurunan dan Perhitungan Emisi Korporasi Terbaik 2022” oleh majalah Investor. Bank
mendapatkan penghargaan untuk “Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Green” dan
“Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Platinum”.
• Bank meraih penghargaan “Indonesian Sustainable Development Awards 2022” dari Corporate Forum for CSR
Development (CFCD). Bank merupakan satu-satunya bank yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini dan
memperoleh Gold Award, karena dinilai berhasil dalam menjalankan program-program yang berkontribusi dalam
akselerasi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 71
Page 74
Profil Perusahaan
Bidang
Usaha
Bidang Usaha Sesuai Anggaran Dasar 6. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan
surat berharga;
A. Kegiatan Usaha Utama: 7. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam pihak lain berdasarkan surat kontrak dan/atau
bentuk simpanan berupa giro, deposito perjanjian;
berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/ 8. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
atau bentuk lainnya yang dipersamakan nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga, baik
dengan itu, baik dalam mata uang Rupiah yang tercatat maupun yang tidak tercatat di Bursa
maupun mata uang asing; Efek;
2. Menyalurkan dana yang dihimpun dari 9. Melakukan pembelian agunan melalui pelelangan
masyarakat dalam bentuk kredit, baik jangka atau dengan cara lain, baik seluruhnya maupun
panjang, jangka menengah maupun jangka sebagian, dalam hal debitur tidak memenuhi
pendek, atau pinjaman dalam bentuk lainnya kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan
yang lazim diberikan dalam dunia perbankan, agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan
baik dalam mata uang rupiah maupun mata secepatnya;
uang asing. 10. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu
kredit, dan kegiatan wali amanat;
B. Kegiatan Usaha Penunjang: 11. Melakukan penyertaan modal pada bank yang
1. Menerbitkan surat pengakuan hutang; melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip
2. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
sendiri maupun untuk kepentingan dan atas oleh instansi yang berwenang dalam bidang
perintah nasabah: perbankan;
a. Surat wesel, termasuk wesel yang 12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
diakseptasi oleh bank yang masa memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak
berlakunya tidak lebih lama dari pada yang berwenang;
kebiasaan dalam perdagangan surat 13. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
dimaksud; (termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di
b. Surat pengakuan hutang dan kertas bidang keuangan seperti sewa guna usaha, modal
dagang lainnya yang masa berlakunya ventura, Perusahaan Efek, asuransi, serta lembaga
tidak lebih lama dari kebiasaan dalam kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan
perdagangan surat dimaksud; memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak
c. Kertas perbendaharaan Negara dan surat yang berwenang;
jaminan Pemerintah; 14. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); untuk mengatasi akibat kegagalan kredit dan/atau
e. Obligasi; kegagalan pembiayaan lainnya, dengan syarat
f. Surat Dagang dan/atau surat promes harus menarik kembali penyertaannya sesuai
berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas
tahun; Jasa Keuangan;
g. Instrumen surat berharga lain yang 15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan
tahun; dalam peraturan perundang-undangan;
3. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan 16. Menerbitkan kredit berdokumen (letter of credit)
sendiri maupun untuk kepentingan nasabah; dalam berbagai bentuk dan bank garansi;
4. Menempatkan dana pada, meminjam dana 17. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan
dari, atau meminjamkan dana kepada bank oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana peraturan perundang-undangan.
telekomunikasi maupun wesel unjuk, cek, atau
sarana lainnya; Bidang Usaha Dijalankan pada Tahun
5. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat Buku
berharga dan melakukan perhitungan dengan Bidang usaha pada tahun buku sesuai dengan yang
atau antar pihak ketiga; tercantum pada Anggaran Dasar terakhir.
72 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 75
Profil Perusahaan
Produk dan
Layanan
• Platform TOUCHBIZ:
Corporate/Wholesale Wealth Management 1. Registrasi dan aktivasi Nasabah
Banking Business secara online
2. Aplikasi TOUCHBIZ dengan
Produk Lindung Nilai • Tabungan Sinaya (Rupiah, Valas, verifikasi Nasabah berbasis
IRS/CCS dan transaksi valas Bisnis) biometric
• Deposito Berjangka (Rupiah, Valas, 3. Produk Pendanaan: GIRO,
Produk Pinjaman Fleksi, On Call) Tabungan Bisnis, Deposito Bisnis
• Bilateral, Syndication Loans & Agency • Reksa Dana 4. Transfer (BIFAST, RTOL, SKN,
Services (IDR, USD, EUR dan, JPY) • Bancassurance RTGS)
• Kredit Modal Kerja • Obligasi Pemerintah 5. Pembayaran Tagihan (top up
• Kredit Investasi • Kartu ATM/Debit e-wallet, telepon, listrik)
• Project/Structured Finance • Safe Deposit Box 6. Pemesanan buku warkat (cek &
• ECA • Layanan Sinaya Prioritas bilyet GIRO)
• Green/Social Loan 7. Akses soft token untuk otorisasi
• Sustainability-Linked Loan transaksi
• Kredit Lainnya Retail Lending Business 8. Informasi rekening GIRO &
Pinjaman
Produk Pendanaan 9. Riwayat transaksi dan bukti
• ESG Deposit Micro Business transaksi elektronik
• Green Deposit • Kredit Usaha Rakyat 10. Laporan Konsolidasi Rekening
• Tabungan Mitra Usaha 11. Notifikasi & pengingat
• Tabungan Setara Deposito 12. Akses multi-role & matrix
Jenius • Pinjaman Maxi Micro (secured loan): persetujuan
1. Pinjaman Rekening Koran
2. Pinjaman Angsuran Berjangka
Transaction Banking
• Aplikasi Jenius dengan verifikasi 3. Pinjaman Berjangka
• Pinjaman Digital Micro Flexicash & Supply Chain
nasabah berbasis biometrik
• Tabungan (Flexi Saver, Dream Saver & (Unsecured loan):
Valuta Asing) 1. Pinjaman Angsuran berjangka Cash & Digital Solution
• Deposito (Maxi Saver) • Giro & Deposito Berjangka
• Pembayaran Tagihan Joint Finance • Pengiriman Uang (SKN/RTGS, Payroll,
• ATM Card/Debit Jenius • Joint Financing Overbooking, Telegraphic Transfer)
• Transfer (BIFAST, RTOL, SKN, RTGS 1. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) • Penerimaan Uang (SKN/RTGS, BI-
& Remittance) 2. Alat Kesehatan FAST, Telegraphic Transfer, Cheque/
• Top-up e-Wallet 3. Durable Goods Cash Deposit)
• Pinjaman (Flexicash, Buy Now Pay 4. Multiguna • e-Tax Payment
Later & Credit Card) • Chanelling • Virtual Account
• Jenius Pay 1. Short term loan (tenor max 1 • Internet Banking
• Jenius QRIS bulan) • Host to Host (SFTP)
• Jenius for Business 2. Medium term loan (tenor max 12 • Open API SNAP
• Bisniskit by Jenius bulan) • Manajemen Likuiditas (Domestic Cash
• Moneytory 3. Long term loan (tenor max 60 Pooling, Auto TD Placement, Cross
• Sinaya Prioritas di Aplikasi Jenius bulan) Border Pooling)
• Aplikasi Jenius untuk lini bisnis ritel • Auto Debit
SMBCI (Jenius as a Platform) Pension Business
• Reksa Dana • Kredit Pensiun Trade
• Asuransi Jiwa Sekoci with Allianz • Kredit Pra Pensiun • Import & Export Letter of Credit &
• Kredit Pegawai Aktif SKBDN
• Tabungan Citra Pensiun • Import & Export Bill Collection
Treasury • Import & Export Documentary
Collection
Business Banking • Bank Guarantee & SBLC & Counter
• Foreign Exchange Guarantee
• Derivatif • Trade Loan & TR
• Pasar Uang • Produk Dasar/Generik • Foreign Bills Bought & Forfaiting
• Fixed Income 1. PRK (Pinjaman Rekening Koran) • Account Receivable Purchase
2. PB (Pinjaman Berjangka) • Import Avalization & LC Confirmation
3. PAB (Pinjaman Angsuran • BL Endorsement & Shipping
Berjangka) Guarantee
• ABF (Asset Based Financing)
• BPR Financing Supply Chain
• Giro Bisnis • Supply Chain Financing (Distributor
• Giro Mitra Financing/ Supplier Financing)
• Giro Karya • Lending Program
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 73
Page 76
Profil Perusahaan
VISI
Menjadi bank pilihan utama
di Indonesia, yang dapat
memberikan perubahan berarti
dalam kehidupan jutaan orang,
terutama dengan dukungan
teknologi digital.
MISI
• Menawarkan solusi dan layanan keuangan yang
lengkap ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM, dan
korporat bisnis di Indonesia, serta Bangsa dan Negara
Indonesia secara keseluruhan;
• Memberikan kesempatan berharga bagi
pertumbuhan profesional karyawan SMBC Indonesia;
• Menciptakan nilai yang signifikan dan
berkesinambungan bagi stakeholder termasuk
masyarakat Indonesia;
• Memanfaatkan inovasi teknologi sebagai pembeda
utama untuk memberikan kualitas dan pengalaman
terbaik di kelasnya kepada nasabah dan mitra SMBC
Indonesia.
Penjelasan Visi dan Misi
Landasan dasar dari integrasi Visi dan Misi Bank adalah untuk melayani nasabah SMBC Indonesia dengan cara yang
terbaik guna mencapai tujuan dan aspirasi mereka untuk tumbuh bersama lebih bermakna dan memberikan dampak
positif kepada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Bank akan menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya,
mampu memahami dan memenuhi secara efektif kebutuhan finansial nasabah yang terus berkembang.
Visi dan Misi yang ditetapkan telah melalui proses kajian oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
74 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 77
Profil Perusahaan
Nilai-Nilai Utama
Nilai-nilai yang kami anut merupakan pedoman kami dalam menjalankan bisnis.
Ada 5 (lima) nilai, seperti dijelaskan berikut ini:
01 Integrity
Sebagai profesional selalu
berlaku secara tulus dengan
standar etika yang tinggi
Customer First
Selalu melihat dari perspektif
02
nasabah untuk memberikan
nilai lebih.
03 Proactive & Innovative
Berani bertindak dan
berinovasi tanpa henti.
Speed & Quality
Menjadikan kecepatan dan kualitas
dari pengambilan keputusan juga
04
pemberian layanan sebagai faktor
pembeda.
05 Synergy
Berkolaborasi sebagai satu tim
dalam konglomerasi keuangan
SMBC Indonesia.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 75
Page 78
Profil Perusahaan
Struktur
Organisasi
Direksi
Komite Aset dan Komite Pengarah Komite Komite Komite
Liabilitas atau ALCO Teknologi Informasi Kredit Human Resources Keberlanjutan
Komite Komite Pengarah Komite Komite Komite Manajemen
Kebijakan Kredit Tata Kelola Informasi Manajemen Risiko Fraud Risiko Terintegrasi
Wakil Direktur Utama 1
Kaoru Furuya
Direktur Direktur Direktur Direktur
Corporate Direktur Operasional Kepatuhan & Keuangan &
Banking Treasury & Teknologi Legal Perencanaan
Japanese Keishi Kobata Merisa Darwis Dini Herdini Hanna Tantani
Atsushi Hino
Head of
Head of Wholesale, Head of
Business Head of
Commercial Information
Banking Treasury
& Transaction Technology
Jeffrey Banking Wiwig Wahyu Jeny
Cheanandro Santoso
Ir. Nathan Mustopha
Tjoeng Christianto
Alignment Wholesale Operations IT Strategic Financial
Corporate Digital & Treasury ALM &
& Synergy Banking Distribution Planning & Data AML & CFT Planning &
Banking 2 Business Planning
Planning Moses Ronald & Account Management Hari S. Yuliastuti Performance
Naoki Watanabe Development So Hirahara
Kenji Okada Supardi Services Jufri Elsa A. Setyadi
Charles Anthony
Bunaidi Ridwan Nugraha
Sustainable Corporate Wholesale IT Corporate
Treasury Trading Financial
Business Banking 3 Banking Banking Compliance
Rhendy S. Controller
Strategy Karinda Listyani Business Business Operations Enablement Butet S. Sitepu
Zoro Arif Suseno
Yuta Ohara Rachmana Banking Credit Planning Transactions Hayato Inoue
Risk Ahmad Z. Center
Ririn Rianti Hendarman Arif M. Corporate
Corporate Treasury IT Retail Tax
Fatwaddin Secretary
Banking 4 Marketing 1 Banking & Management
Corporate Eneng Y.
Hiroaki Seguchi SME Structured Slamet Riyadi Kamaluddin
Functions Andriani
Margaretha P. Finance Reporting,
Santosa Adityo Haryono Settlement Enablement
Andi F. Cahyo Finance Risk
Corporate Treasury & Access General Counsel Control &
Banking 5 Marketing 2 Management Argo Wibowo Governance
Hideakki Asatsu - Tasuku Tanaka
Business Wholesale Lia Asoka
Banking Cross Banking Project IT Digital
Corporate Collaboration Management General Service Strategy
Enablement Communications
Banking 6 Takeshi Endang Services Implementation
Joko Kurniawan & Daya
Wibowo Nishimura Triningsih Bambang A. Hendra
Andrie Darusman
Kurniawan Rachmad Gunawan
KYC Operations
Governance, IT Governance AML Group
Onboarding Development
Process & Syndications & Management Governance
Virni Anggia Radhar H.
Support ESG Solutions Akira Kuwata Nezu Emiri
Septiranti Handajani
Novri Irza Denti I. Irman
Hidayatullah Operations
Corporate IT Transaction
Banking Control
Management
Business Assurance
Business Iman Triono
Planning Commercial Joko
Banking
Chandra M. Banking & WFB
Strategy
Mudjib Warni
Anita Natalia
Corporate Transaction
Partnership &
Banking Loan Banking &
Acquisition
Reviewer Supply Chain
-
Riyanthi Annisaa Jevan Purnawan
Corporate Business
Banking Credit Banking
Analyst Remedial
Fifi Dicky Deniawan
Corporate
Credit Middle
Office
Husan Mahjudin
76 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 79
Profil Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Dewan Komisaris
(RUPS) Komite Audit
Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi dan Nominasi
Direktur Utama
Komite Tata Kelola Terintegrasi
Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama 2
Darmadi Sutanto
Head of Wealth
Head of Retail
Head of Risk Management Head of Digital
Head of Human Head of Lending
Management Business Banking
Resources Internal Audit Business
Sendiaty Sondy & Network Irwan Sutjipto
Mira Fitria Anke Subandy Purnomo B. Distribution
SE. Tisnabudi
Soetadi Helena
Portfolio
Strategic HR Retail Banking Sales Branch Service Jenius Business
Credit Audit Management & Pension Business
Management Risk Management WMB Distribution Stream
Dessy Natalia Policy -
Denty Avianty Adil Pamungkas Rudyanto Kemal Enrico Novian Anita Ekasari
Wahyu Nugroho
Operational & Retail Banking
HRBP IT, Digital Banking Micro Business & Liabilities & Digital Customer Contact Digital Banking
Fraud Risk Strategy &
Corporate Banking & Analytics Audit Joint Finance Management WMB Center Solution
Management Planning
Yvonne F. Syofyan Willy J. Widjaja Ari Purnomo Elvie Iskandar Bambang J. Susilo Frenky Guslove
Heru Rustanto Erliana Tandoko
HRBP Operations Market & Customer Digital Banking
Wealth Product Customer
Retail Banking Audit Liquidity Risk Experience Product &
Management WMB Experience
Debbie G. Stefanus R. Management Management RLB Innovation
Aegeus H. Soewito -
Retnoningsih Kristianto Deni - Febri
HRBP Operations Sales Digital Banking
Wealth Risk Management Customer Operation
& Tech and Management & Business
Management Planning Experience WMB Excellence
Support Functions Capability RLB Performance &
& Corporate Keisuke Heima Sanny Kumalasari Fajar Septianto
Myrna M, Witarka Alfin Mufianto Customer Value
Functions Audit
Management
Ratih W. Indrawati Sales Distribution
HR Technology Digital & Business Network Salvy Gunawan
Cyber Security WMB & National
& Services Solution RLB Management
Buyung Bachtiar Distribution
Jemmy Maruto Tri Sujatioadi Rio Y. Lopa
Chairul Sani
Audit
Methodology, QA, Digital Banking
and Development Product & Partnership
Bernanta B. Credit Risk Portfolio Neni Veronica
Danardana Tasuku Tanaka Management RLB
Astri P. Rini
Retail Banking
Digital Strategy
Citra Paramita
Digital Banking
Alignment &
Synergy
Kosuke Shimada
Direktur
Board of Management
Komite Dewan Komisaris & Komite Direksi
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 77
Page 80
Profil Perusahaan
Profil
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
Warga Negara Rangkap Jabatan
Singapura • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi SMBC
Indonesia
Domisili • Senior Regional Advisor, Asia Pacific Division of
Singapura Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Usia Pengalaman Kerja
64 Tahun pada akhir Tahun Buku 2024 • General Manager of Planning Department Asia Pacific
Division of SMBC (2011-2013).
Riwayat Pendidikan • General Manager, Debt Capital Market Department and
Business Administration bidang Finance dari National Joint General Manager of SMBC, Singapore (2005-
University of Singapore (1984) 2010).
• Head of Syndication S.E. Asia of Sumitomo Bank
Sertifikasi Singapore Branch (2000-2005).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan • Branch Manager/Managing Director dari Societe
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 23 April 2027 Generale Bank, cabang Malaysia (1997-2000)
• Head of Syndication for Asia of ABN Amro Bank Asia
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
HQ (1996-1997).
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama
• Team Head of Offshore Corporates of ABN AMRO Bank
SMBC Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
N.V., Singapore Branch (1993-1996)
yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
• Senior Manager of The Sanwa Bank Ltd, Singapore
Tahunan tanggal 15 Februari 2019. Diangkat sebagai
Branch (1989-1993)
Komisaris Utama melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18
• Account Manager of ABN Bank N.V., Singapore Branch
November 2020, dan diangkat kembali melalui RUPS
(1987-1989)
Tahunan pada tanggal 21 April 2022.
• Bank Officer, United Overseas Bank (1984-1987).
Hubungan Afiliasi
Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang
Saham Pengendali.
78 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 81
Profil Perusahaan
Takeshi Kimoto
Komisaris
Warga Negara Rangkap Jabatan
Jepang • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia
• Managing Executive Officer, Head of Asia Business
Domisili Development Division of Sumitomo Mitsui Banking
Jepang Corporation and Sumitomo Mitsui Financial Group
• Members of the Board of Directors of Vietnam Prosperity
Usia Joint Stock Commercial Bank
54 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan • Senior Vice President for Emerging Markets Business
Bachelor of Arts in Business and Commerce dari KEIO Division (“EMBD”) Singapore, Joint General Manager for
University (1989-1993) EMBD Tokyo and Joint General Manager for Business
Development Department at the International Banking
Sertifikasi Unit of SMBC (2013-2018).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan • Vice President for Global Institutional Banking
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 27 Juni 2027 Department (“GIBD”) of SMBC, Vice President for GIBD
Singapore, Group Head & Senior Vice President for
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Global Trade Finance Department Singapore (2002-
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris SMBC Indonesia
2013).
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019
• Vice President, International Finance Department,
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15
Sumitomo Bank Ltd (2000-2001).
Februari 2019 dan 21 April 2022.
Hubungan Afiliasi
Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang
Saham Pengendali
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 79
Page 82
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Ninik Herlani
Masli Ridhwan
Komisaris Independen
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia • Ketua Komite Audit SMBC Indonesia
• Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi SMBC
Domisili Indonesia
Jakarta • Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi SMBC
Indonesia
Usia
67 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Bank Sumitomo Mitsui
Riwayat Pendidikan Indonesia (2013-2019)
• Magister bidang Keuangan dari Universitas Indonesia • Bergabung pada PT Bank Central Asia Tbk dengan
(2018) jabatan terakhir Kepala Pengembangan Audit dan
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti (1983) Pengendalian Mutu (1985-2012)
• Senior Auditor di Kantor Akuntan Utomo (SGV - Utomo)
Sertifikasi (1981-1985)
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 25 Juli 2025 Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
SMBC Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022
80 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 83
Profil Perusahaan
Onny Widjanarko
Komisaris Independen
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia • Ketua Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia
• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi SMBC Indonesia
Domisili
Jakarta Pengalaman Kerja
• Komisaris Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis
Usia (September 2020 – April 2023)
60 tahun pada akhir tahun buku 2023 • Bergabung dengan Bank Indonesia dengan jabatan
terakhir sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Riwayat Pendidikan Jakarta (Januari 1992 – September 2022)
• Master in Management dari Asian Institue of • Management Trainee dan Staf Keuangan Komatsu
Management (1999) Indonesia (PT United Tractors) (Oktober 1989-Desember
• Sarjana Manajemen Keuangan dari STIE 1990)
Malangkucecwara (1989)
Hubungan Afiliasi
Sertifikasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 11 September
2027
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
SMBC Indonesia secara efektif sejak 8 Mei 2023
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 13 April
2023
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 81
Page 84
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Edmund Tondobala
Komisaris Independen
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia • Anggota Komite Audit SMBC Indonesia
• Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia
Domisili
Jakarta Pengalaman Kerja
• Kepala Divisi Perbankan Internasional di PT Bank
Usia Central Asia Tbk, Indonesia (2011-April 2020)
59 tahun pada akhir tahun buku 2024 • Direktur BCA Finance Hongkong (2011-November 2011)
• Direktur di BCA Remittance Sdn Bhd Malaysia (2009-
Riwayat Pendidikan 2011)
• Magister Manajemen Internasional dari American
Graduate School of Internasional Management, Hubungan Afiliasi
Thunderbird. Glendale, Arizona (1990) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
• Sarjana Ekonomi dari Drake University, Moines, Iowa, Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
Amerika Serikat (1987)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
SMBC Indonesia sejak keputusan RUPS Luar Biasa tanggal
18 November 2020 dan diangkat kembali melalui RUPS
Tahunan tanggal 21 April 2022
82 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 85
Profil Perusahaan
Ongki Wanadjati
Dana
Komisaris
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia
• Komisaris PT Bank BTPN Syariah Tbk
Domisili • Komisaris Utama (Independen) PT Nusantara Sejahtera
Jakarta Raya Tbk
Usia Pengalaman Kerja
67 tahun pada akhir tahun buku 2024 • Direktur Utama PT BANK BTPN Tbk (2019-April 2022)
• Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensiunan
Riwayat Pendidikan Nasional Tbk (2008-Januari 2019).
Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) • Direktur Perbankan Wholesale Bank Permata (2002-
(1981) 2008).
• Wakil Direktur Utama di Bank Universal (2000-2002).
Sertifikasi • Direktur Utama Bank Subentra (1993-1998).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan • Senior Advisor, Bank Universal (1999-2000).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025 • Credit Cycle Manager – Consumer Banking, Citibank,
N.A (1987-1990).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris SMBC Indonesia Hubungan Afiliasi
sejak keputusan RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 83
Page 86
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Marita Alisjahbana
Komisaris Independen
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Chief Risk Office, Indonesia Investment Authority (2021-
2024).
Usia • Country Risk Manager, Citibank Indonesia (2007-2021).
68 tahun pada akhir tahun buku 2024 • Country Risk Manager, Citibank Philippines (2010-2012)
• Deputy Country Risk Manager, Citibank Thailand/
Riwayat Pendidikan Vietnam (2003-2004)
• Master of Architecture, University of California, Los • Group Head, Institutional Remedial Management Group,
Angeles, USA (1986) Citibank (1999-2003)
• Bachelor of Architecture, Bandung Institute of • Unit Head, Institutional Remedial Management Group,
Technology, Indonesia (1982) Citibank (1998-1999)
• Unit Head, Local Corporate Group, Citibank (1996-1998)
Sertifikasi • Originator, Local Corporate Group, Citibank (1993-1996)
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan • Risk Manager, Local Corporate Group, Citibank (1991-
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 14 Juni 2027 1993)
• Risk Manager, Financial Institution Group, Citibank
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
(1989-1991)
Pertama kali bergabung dengan SMBC Indonesia sebagai
• Executive Development Program, Citibank (1988-1989)
Komisaris Independen melalui RUPS Luar Biasa pada
• Architect, Fega Marikultura (1986-1988)
tanggal 29 Agustus 2024 dan efektif menjabat pada tanggal
• Project Coordinator for BITA Engineering on The Bukit
2 September 2024.
Asam Coal Mining Facilities, BITA Engineering (1982)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
84 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 87
Profil Perusahaan
Profil
Direksi
Henoch Munandar
Direktur Utama
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Direktur PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(2019- September 2022)
Usia • Direktur PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
58 tahun pada akhir tahun buku 2024 (2014-Januari 2019).
• Deputy Head of Credit/Credit Risk Management Head
Riwayat Pendidikan SMEC Bank DBS Indonesia (2010-2013).
Sarjana Ekonomi dari Universitas Atma Jaya, Jakarta (1989) • Deputy SMEC Risk + Remedial Head PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (2006-2010).
Sertifikasi • Co-Dept Head of Corporate Banking, Bank of Tokyo
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 5, diterbitkan Mitsubishi UFJ (2006-2006).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028. • Local Corporate Head-Senior Manager, Sanwa Bank
Indonesia/Bank United Financial of Japan (UFJ) (1995-
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
2006).
Pertama kali menjabat sebagai Direktur sejak tanggal efektif
• Account Manager PT Bogor Multifinance (1995-1995).
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
• Account Manager Panin Bank (1993-1995).
melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
• Sub-Branch Manager Bank Susila Bakti (1991-1993).
April 2022. Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS
Luar Biasa tanggal 29 September 2022. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 85
Page 88
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Rangkap Jabatan
Jepang Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Senior General Manager of Asia Growing Market Dept.
(2020)
Usia • General Manager of Corporate Banking Dept., Asia
59 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 Pacific Division. Member of Risk Management, ALM and
Compliance Committees for APAC, SMBC (2019-2020)
Riwayat Pendidikan • General Manager of Singapore Branch. Member of Risk
Sarjana Hukum dari Hosei University, Tokyo, Jepang (1989) Management, ALM and Compliance Committees for
APAC, SMBC (2018-2019).
Sertifikasi • General Manager of Loan Capital Markets Department.
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan Member of Risk Management, ALM and Compliance
oleh LSPP dengan masa berlaku sampai 25 Juli 2025. Commitees for EMEA of SMBC Europe Limited in
London (2013-2018).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
• Joint General Manager, Global Trade Finance Dept of
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama
SMBC Tokyo (2011-2013).
SMBC Indonesia efektif sejak 4 Januari 2021 berdasarkan
• Senior Vice President, Global Trade Finance Dept.
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2020
SMBC New York (2004-2011).
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21
• Assistant General Manager of Global Institutional
April 2022.
Banking Dept. of SMBC Tokyo (2002-2004).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
86 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 89
Profil Perusahaan
Darmadi Sutanto
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Komisaris PT Metro Retailmart (2015-2018).
• Komisaris PT Trans Ice (2015-2018).
Usia • Komisaris PT Bank Mega Tbk (2015-2018).
60 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 • Group Director of PT CT Corpora Bank Mega (2015-
2018).
Riwayat Pendidikan • Consumer Banking Director of PT Bank Negara
• Magister Administrasi Bisnis dari University of Western Indonesia (Persero) Tbk (2010-2015).
Illinois, Macomb (1991) • Consumer Banking Director of ABN Amro/RBS (2007-
• Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Trisakti, Jakarta 2010).
(1988) • SVP Distribution of Bank Permata (2007).
• EVP Sales & Distribution of Standard Chartered Bank
Sertifikasi (2000-2006).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan • National Sales Manager of Citibank (1991-2000).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.
Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama SMBC Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
Indonesia efektif sejak 14 Mei 2020 berdasarkan Keputusan
RUPS Tahunan tanggal 23 April 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 87
Page 90
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Dini Herdini
Direktur Kepatuhan
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan PT
Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-Januari 2019).
Usia • General Counsel & Corporate Secretary PT Bank
59 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 Danamon Indonesia Tbk (2004-2014).
• Partner/Konsultan Hukum di Firma Hukum Herdini &
Riwayat Pendidikan Partners (2000-2004).
Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta (1987) • Kepala Divisi Hukum Bank Danamon (1999-2000)
• Kepala Divisi Legal PT Bank PDFCI Tbk (1996-1999).
Sertifikasi • Legal Manager PT ING Bank (1993-1996).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan • Legal Officer PT Bank Sumitomo Niaga (1989-1993).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.
Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Direktur Kepatuhan SMBC Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1
Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan
tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
88 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 91
Profil Perusahaan
Keishi Kobata
Direktur
Warga Negara Rangkap Jabatan
Jepang Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Treasury ALM & Planning Head PT Bank SMBC
Indonesia Tbk (Maret 2022-Juni 2023)
Usia • Technical Advisor of Treasury Directorate PT Bank
51 tahun pada akhir tahun buku 2024 SMBC Indonesia Tbk (Oktober 2019-Februari 2022)
• Ditugaskan pada SMBC cabang Hongkong sebagai
Riwayat Pendidikan Head of Money Market & Fixed Income Group,
• Master of Information Engineering dari the University of International Treasury Department dan dengan
Tokyo (1998) jabatan terakhir sebagai Senior Vice President (Mei
• Bachelor of Architecture dari the University of Tokyo 2016-Oktober 2019)
(1996) • Bergabung pertama kali dengan SMBC Tokyo dengan
jabatan terakhir sebagai Head of Money Market &
Sertifikasi Fixed Income Group, International Department Treasury
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan (Hongkong) (April 1998-Mei 2016)
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 02 Oktober 2027.
Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
efektif sejak 25 Juli 2023 berdasarkan keputusan RUPS
Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 89
Page 92
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Atsushi Hino
Direktur
Warga Negara Rangkap Jabatan
Jepang Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Group Head/Joint General Manager of Asia Markets
Growing Department, SMBC Singapura (September
Usia 2018-April 2023)
48 tahun pada akhir tahun buku 2024 • Head of Corporate Banking Department, PT Bank
Sumitomo Mitsui Indonesia (Oktober 2014-September
Riwayat Pendidikan 2018)
Bachelor of Business and Commerce dari Keio University • Vice President/Senior Vice President, SMBC cabang
(1999) Hongkong (April 2009-Agustus 2014)
• Vice President Tokyo Corporate Banking Department 4,
Sertifikasi SMBC (April 2006-April 2009)
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan • Vice President Tohoku Corporate Business Office,
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 02 Oktober 2027. SMBC (Juli 2001-April 2006)
• Bergabung pertama kali dengan SMBC sebagai Junior
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Staf (April 1999-Juli 2001)
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia
efektif sejak 15 Mei 2023 berdasarkan keputusan RUPS Hubungan Afiliasi
Tahunan tanggal 13 April 2023 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
90 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 93
Profil Perusahaan
Merisa Darwis
Direktur
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Tidak memiliki rangkap jabatan
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Head of Operation, PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk (2017-Januari 2019).
Usia • Kepala Satuan Kerja Audit Internal, PT Bank Tabungan
57 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 Pensiunan Nasional Tbk (2011-2016).
• HR & Internal Control Director, Bank Barclays Indonesia
Riwayat Pendidikan (2010-2011).
Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung • Citibank, N.A., Indonesia (1996-2009):
(ITB) (1991) - Operation - Control & Reporting Head, Transaction
Services Head, Control & Support Head,
Sertifikasi - IT - Consumer IT Head & Country IT Financial Head,
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan - QA - IT QA Head, Privacy Officer and BISO (Business
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028. Information Security Officer)
• Programmer/Analyst, USI/IBM Jakarta (1992-1993).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia Hubungan Afiliasi
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
Februari 2019 dan 21 April 2022.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 91
Page 94
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Hanna Tantani
Direktur
Warga Negara Rangkap Jabatan
Indonesia Komisaris PT Summit Oto Finance
Domisili Pengalaman Kerja
Jakarta • Chief Financial Officer, PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk (2018-2019).
Usia • Direktur Keuangan, PT Bank HSBC Indonesia (2014-
57 tahun pada akhir Tahun Buku 2024 2018).
• SVP MI Planning & Analysis, KCBA HSBC Indonesia
Riwayat Pendidikan (2009-2014).
• Master of Business Administration dari Australian • Financial Controller, Standard Chartered Bank (2008-
Graduate School of Management, University of New 2009).
South Wales, Australia (1993) • Market Controller, American Express Bank (2004-2008).
• Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Airlangga • Staff, Credit Operations & Trade Services, Management
(1990) Accountant, Manager Treasury OperationS, AVP
Treasury Services, VP Global Payment & Cash
Sertifikasi Management, VP Credit Operation VP Area Finance,
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan HSBC (1990-2004).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.
Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali
berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 11
September 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
Tahunan tanggal 21 April 2022
92 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 95
Profil Perusahaan
Perubahan Komposisi
Dewan Komisaris
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Dasar Perubahan Alasan Perubahan
Chow Ying Hoong Chow Ying Hoong - Pada tahun 2024, terjadi
(Komisaris Utama) (Komisaris Utama) penambahan anggota Dewan
Komisaris, yaitu Marita
Takeshi Kimoto Takeshi Kimoto - Alisjahbana (Komisaris
(Komisaris) (Komisaris) Independen), yang diangkat
Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan - melalui Rapat Umum
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen) Pemegang Saham Luar Biasa
tanggal 29 Agustus 2024.
Onny Widjanarko Onny Widjanarko - Adapun alasan atas perubahan
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen) komposisi ini adalah untuk
meningkatkan komposisi
Edmund Tondobala Edmund Tondobala -
Komisaris Independen di
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
SMBC Indonesia.
Ongki Wanadjati Dana Ongki Wanadjati Dana -
(Komisaris) (Komisaris)
Marita Alisjahbana Akta Notaris Nomor 02
(Komisaris Independen) tanggal 3 September 2024
KOMPOSISI DIREKSI
Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Dasar Perubahan Alasan Perubahan
Henoch Munandar Henoch Munandar - Tidak ada perubahan.
(Direktur Utama) (Direktur Utama)
Kaoru Furuya Kaoru Furuya -
(Wakil Direktur Utama) (Wakil Direktur Utama)
Darmadi Sutanto Darmadi Sutanto -
(Wakil Direktur Utama) (Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Dini Herdini -
(Direktur Kepatuhan) (Direktur Kepatuhan)
Atsushi Hino Atsushi Hino -
(Direktur) (Direktur)
Keishi Kobata Keishi Kobata -
(Direktur) (Direktur)
Merisa Darwis Merisa Darwis -
(Direktur) (Direktur)
Hanna Tantani Hanna Tantani -
(Direktur) (Direktur)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 93
Page 96
Profil Perusahaan
Profil
Pejabat Eksekutif
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi di SMBC Jabatan
Indonesia
1 Naoki Watanabe S1 University of Tsukuba 2021 Corporate Banking 2 Head
2 Karinda Listyani Rachmana S1 Ritsumeikan Asia Pacific 2019 Corporate Banking 3 Head
University
3 Naoki Takeshita S1 Osaka University 2024 Corporate Banking 4 Head
4 Hideaki Asatsu S1 Osaka University 2022 Corporate Banking 5 Head
5 Wibowo Kurniawan S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Corporate Banking 6 Head
6 Virni Anggia Septiranti S1 Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik 2019 KYC Onboarding Head
Jakarta
7 Chandra Murprabowo S1 Institut Teknologi Sepuluh 2019 Corporate Banking Business
Mudjib Nopember Surabaya Planning Head
8 Riyanthi Annisaa S2 Macquarie University 2019 Corporate Banking Loan
Reviewer Head
9 Fifi S1 Tokyo International University 2019 Corporate Banking Credit
Analyst Head
10 Husan Mahjudin S1 Universitas Trisakti 2019 Corporate Credit Middle Office
Head
11 Theodora Ikke Gratcia S1 Universitas Indonesia 2021 Transaction Legal Team Head
12 Hendra Kuncoro Jati S2 University of Technology Sydney 2019 Corporate Credit Portfolio &
Support Team Head
13 Ir Nathan Christianto S2 University of Groningen, The 2019 Head of Wholesale, Commercial
Netherlands & Transaction Banking
14 Jevan Purnawan S2 University of Manchester 2019 Transaction Banking & Supply
Chain Head
15 Moses Ronald Supardi S3 Leiden University 2019 Wholesale Banking Head
16 Warni S1 Stiba Persada Bunda Pekanbaru 2019 Commercial Banking & WFB
Head
17 Ahmad Zacky Hendarman S1 Institut Teknologi Bandung 2019 Wholesale Banking Business
Planning Head
18 Adityo Haryono S1 Boston University 2020 Structured Finance Head
19 Denti Irfiano Irman S2 Monash University, Australia 2019 Syndications & ESG Solutions
Head
20 Endang Triningsih D3 ASMI 2023 Wholesale Banking Project
Management_2
21 Wiwig Wahyu Santoso S2 CSU Fullerton 2019 Head of Treasury
22 So Hirahara S1 Kyushu University 2023 Treasury ALM & Planning Head
23 Adi Erianto S2 Monash University, Australia 2019 Treasury Assets & Liabilities
Management Head
24 Rhendy Soemitro Zoro S2 Institut Teknologi Bandung 2023 Treasury Trading Head
25 Slamet Riyadi S. S1 Perbanas Institute 2019 Treasury Marketing Head 1
26 Dadang Suryana S2 Institut Teknologi Bandung 2024 Treasury Marketing Head 2
27 Sutan Alamsaputra Ad S1 Universitas Indonesia 2019 Treasury Planning Head
28 Iman Nurman S2 Institut Teknologi Bandung 2022 Treasury Products Management
Head
29 Jeffrey Cheanandro Tjoeng S1 Oklahoma State University 2020 Head of Business Banking
30 Ririn Rianti S1 IPB Bogor 2014 Business Banking Credit Risk
Head
31 Novri Irza Hidayattullah S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Business Banking Governance,
Process & Support Head
32 Margareth P. Santosa S2 Universitas Indonesia 2019 SME Head
94 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 97
Profil Perusahaan
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi di SMBC Jabatan
Indonesia
33 Anita Natalia S1 Universitas Trisakti 2013 Business Banking Strategy
Head
34 Charles Anthony Bunaidi S1 Pensicola Christian College 2022 Business Banking Digital &
Business Development Head
35 Dicky Deniawan S1 Universitas Indonesia 2019 Business Banking Remedial
Head
36 Takeshi Nishimura S1 Ritsumeikan University 2023 Business Banking Cross
Collaboration Head
37 Kamaluddin S1 Universitas Indonesia 2021 Tax Management Head
38 Arif Suseno S1 Universitas Indonesia 2019 Financial Controller
39 Hendra Gunawan S1 Universitas Tarumanagara 2021 Strategy Implementation Head
40 Lia Asoka S1 Unika Atmajaya 2021 Finance Risk, Control &
Governance Head
41 Elsa Ariany Setyadi S1 Universitas Tarumanagara 2023 Financial Planning &
Performance Head
42 Kenji Okada S1 Kyoto University 2021 Alignment & Synergy Planning
Head
43 Yuta Ohara S1 Okayama University 2022 Sustainable Business Strategy
Head
44 Yuki Katsuhara S1 Ritsumeikan University 2024 Sustainable Business Strategy 1
45 Sendiaty Sondy Se S1 Universitas Trisakti 2012 Head of Risk Management
46 Wahyu Nugroho Y.A.S S2 Perbanas 2021 Portfolio Management & Policy
Head
47 Heru Rustanto, SE S2 Universitas Tarumanagara 2014 Operational & Fraud Risk
Management Head
48 Deni S2 Universitas Indonesia 2019 Market & Liquidity Risk
Management Head
49 Keisuke Heima S2 Kyoto University 2022 Risk Management Planning
Head
50 Buyung Bachtiar S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Cyber Security Risk
Management Head
51 Tasuku Tanaka S1 The University of Tokyo 2023 Credit Risk Head
52 Jenny Susanto S1 Monash University, Australia 2019 Corporate Banking Credit Risk
Head
53 Eddy Satria Nugraha S2 Sekolah Tinggi Manajemen 2024 Commercial Banking Credit Risk
Sembiring Prasetiya Mulya (Jakarta) Head
54 Tubagus Dimas Andriadie S2 Magister Management 2019 Risk Management Consolidation
Agribisnis - Institut Pertanian Head
Bogor
55 Hari Suci Yuliastuti S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Anti Money Laundering & CFT
Head
56 Butet Sondang Sitepu S2 Universitas Gadjah Mada 2009 Compliance Head
57 Eneng Yulie Andriani S2 Universitas Indonesia 2019 Corporate Secretary Head
58 Argo Wibowo S2 Universitas Indonesia 2011 General Counsel
59 Andrie Darusman S1 Universitas Indonesia 2015 Communications & Daya Head
60 Nezu Emiri S1 Ritsumeikan University 2024 AML Group Governance Head
61 Arif Muhammad Fatwaddin S1 Universitas Mataram 2013 Operations Transaction Center
Head
62 Radhar Hasti Handayani S1 Universitas Katolik Parahyangan 2008 Operations Development Head
63 Ridwan Nugraha S2 Universitas Katolik Indonesia 2011 Operations Distribution &
Atma Jaya Jakarta Account Services Head
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 95
Page 98
Profil Perusahaan
Profil Pejabat Eksekutif
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi di SMBC Jabatan
Indonesia
64 Joko S2 Institut Teknologi Bandung 2015 Operations Control Assurance
Head
65 Puri Andiyapuri Agustinar S1 Universitas Padjajaran 2019 Reporting, Settlement & Access
Management Head
66 Bambang Anugerah S1 Universitas Trisakti - Jakarta 2024 General Services Head
Rachmad
67 Jeny Mustopha S2 Emeritus Institute of 2020 Head of Information Technology
Management
68 Jufri D3 Alexander Collage - Perth, 2013 IT Strategic Planning & Data
Western Australia Management Head
69 Andi Febri Cahyo S2 Universitas Indonesia 2008 IT Retail Banking & Corporate
Functions Enablement Head
70 Hayato Inoue S2 Graduate School of Tsukuba 2021 IT Corporate Banking
Enablement Head
71 Joko Kurniawan S1 Binus Business School 2010 IT Digital Service Enablement
Head
72 Akira Kuwata S2 Keio University 2023 IT Governance Management
Head
73 Iman Triono S2 Gunma University 2019 IT Transaction Management
Head
74 Mira Fitria S2 London School of Economic 2020 Head of Human Resources
and Political Science, Uk
75 Yvonne Febrina Syofyan S2 Golden Gate University 2019 HRBP Head Corporate Banking
76 Denty Avianty S2 Universitas Indonesia 2015 Strategic HR Management Head
77 Myrna May Witarka S2 Strathclyde University Glasgow 2022 HRBP Head Operations &
Uk Technology And Support
Functions
78 Jemmy Maruto S1 Universitas Bina Nusantara 2020 HR Technology & Services Head
79 Debbie Gracia Retnoningsih S2 Thunderbir, Graduate School of 2015 HRBP Head Retail Banking
International Management
80 Anke Subandy S2 Edith Cowan University 2024 Head of Internal Audit
81 Willy Johan Widjaja S. S2 Bina Nusantara 2016 IT, Digital Banking & Analytics
Audit Head
82 Bernanta Budi Danardana S1 Universitas Indonesia 2019 Audit Methodology, QA &
Development Head
83 Dessy Natalia S1 STIE Malangkucecwara 2012 Credit Audit Head
84 Stefanus Rudy Kristianto S1 Institut Pertanian Bogor 2013 Operations Audit Head
85 Ratih Wulan Indrawati, SP S1 Institut Pertanian Bogor 2022 Wealth Management &
Corporate Functions Audit Head
86 Purnomo B. Soetadi S3 Universitas Padjadjaran 2023 Head of Retail Lending Business
87 Tri Sujatioadi S1 Institut Teknologi Bandung 2010 Digital & Business Solution
Head RLB
88 Ari Purnomo S2 RMIT University 2024 Micro Business & Joint Finance
Head
89 Alfin Mufianto S1 Universitas Padjajaran 2012 Sales Management & Capability
Head RLB
90 Astri Piesca Rini S1 Institut Teknologi Bandung 2023 Product & Portfolio Management
Head RLB
96 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 99
Profil Perusahaan
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi di SMBC Jabatan
Indonesia
91 Helena S1 Intstitut Pertanian Bogor 2024 Head Of Wealth Management
Business And Network
&Distribution
92 Rudyanto Kemal S1 Universitas Gajah Mada 2009 Sales Management Head WMB
93 Aegeus Hutama Soewito S2 Universitas Indonesia 2020 Wealth Product Management
Head WMB
94 Chairul Sani S1 Universitas Islam Sumatera 2023 Sales Distribution WMB &
Utara National Distribution Head 1
95 Elvie Iskandar S1 Universitas Tarumanagara 2008 Liabilities & Digital Management
Head WMB
96 Sanny Kumalasari S2 Unika Atma Jaya 2019 Customer Experience Head
WMB
97 Rio Yussac Lopa S1 Purdue University 2021 Network Management Head
98 Bambang Joko Susilo S1 Universitas Trisakti 2014 Customer Contact Center Head
99 Enrico Novian S1 Universitas Indonesia 2023 Branch Service Distribution
Head
100 Fajar Septianto S1 Universitas Jenderal Sudirman 2009 Operation Excellence Head
101 Ayudia Ikawati Binarso S2 Stirling University, Scotland 2024 Customer Experience Head
Mochtar
102 Frenky Guslove S1 President University 2015 Digital Banking Solution Head
103 Irwan Sutjipto Tisnabudi S1 The University of New South 2016 Head of Digital Banking
Wales
104 Neni Veronica S1 Universitas Katolik Parahyangan 2024 Digital Banking Partnership
Head
105 Salvy Gunawan S1 Curtin Uni of Technology 2021 Digital Banking Business
Performance & Customer Value
Management Head
106 Anita Ekasari. C S2 Binus Business School 2024 Jenius Business Stream Head
107 Febri S2 Prasetiya Mulya 2015 Digital Banking Product &
Innovation Head
108 Citra Paramita S2 Prasetiya Mulya 2022 Retail Banking Digital Strategy
Head
109 Kosuke Shimada S2 Strathclyde Business School 2021 Digital Banking Alignment &
Sinergy Head
110 Adil Pamungkas S1 UPN Veteran Yogjakarta 2020 Retail Banking Risk Head
111 Erliana Tandoko S1 Institut Pertanian Bogor 2015 Retail Banking Strategy &
Planning Head
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 97
Page 100
Profil Perusahaan
Statistik
Karyawan
Sampai akhir tahun buku 2024, total karyawan SMBC Indonesia berjumlah 6491 orang, dengan rincian sebagai
berikut:
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian 2024 2023 2022
Tetap 6.196 6.346 6.584
Kontrak 295 290 388
Total 6.491 6.636 6.972
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
Gender 2024 2023 2022
Laki-laki 3.570 3.695 3.975
Perempuan 2.921 2.941 2.997
Total 6.491 6.636 6.972
Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
Pendidikan 2024 2023 2022
< D1-D3/Akademi 760 844 958
S1/Sarjana 5.379 5.467 5.692
S2-S3/Master 352 325 322
Total 6.491 6.636 6.972
Jumlah Karyawan berdasarkan Level Jabatan
Level Jabatan 2024 2023 2022
Grade 2-7 (Clerical) 961 1.224 1.556
Grade 8-9 (Officer/Supervisor) 1.600 1.590 1.596
Grade 10-13 (Management) 2.983 2.891 2.919
Grade 14-15 (Senior Management) 750 743 718
Grade 16-18 (Top Management) 187 178 173
Grade BOM (Board Management) 10 10 10
Total 6.491 6.636 6.972
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja 2024 2023 2022
0 - < 1 Tahun 918 1.222 1.377
> 1 - < 3 Tahun 1.033 758 1.081
> 3 - < 5 Tahun 830 933 504
> 5 - < 10 Tahun 1.407 1.758 2.177
> 10 - < 20 Tahun 2.134 1.763 1.590
> 20 Tahun 169 202 243
Total 6.491 6.636 6.972
98 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 101
Profil Perusahaan
Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat/Divisi
Direktorat/Divisi 2024 2023 2022
Alignment & Synergy Planning 8 - -
Business Banking 511 559 600
Corporate Banking - Japanese 162 115 101
Credit Risk - 74 71
Digital Banking 458 461 420
Executive Secretary to Retail Banking Director - 1 -
Human Resources 136 107 106
Internal Audit 63 59 50
Kepatuhan & Legal 117 119 116
Keuangan & Perencanaan 85 88 82
Manajemen Risiko 97 56 51
Micro Business - - 553
Operations - 2.367 2.491
Operasional & Teknologi 948 - -
Retail Banking Analytics, Planning & Process Excellence - 38 42
Retail Banking Risk 769 632 622
Retail Banking Strategy & Planning 43 - -
Retail Lending Business 895 935 640
Secretary to Deputy President Director - 1 1
Sustainable Business Strategy 2 - -
Teknologi Informasi - 475 492
Treasury 42 40 35
Wealth Management Business and Network & Distribution 1.970 331 346
Wholesale Banking 185 178 153
Total 6.491 6.636 6.972
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
Usia 2024 2023 2022
< 25 tahun 235 228 274
25-29 tahun 907 1.000 1.079
30-34 tahun 1.325 1.443 1.621
35-39 tahun 1.571 1.655 1.756
40-44 tahun 1.339 1.272 1.204
45-49 tahun 672 601 606
50-54 tahun 417 417 413
55-59 tahun 23 19 19
> 60 tahun 2 1 0
Total 6.491 6.636 6.972
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 99
Page 102
Profil Perusahaan
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
Masyarakat Sumitomo Mitsui Banking PT Bank Negara PT Bank Central
(< 5%) Corporation (SMBC) Indonesia (Persero) Tbk Asia Tbk
7,81% 91,05% 0,11% 1,03%
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
1,00%
70,00% 51,00% 51,00%
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT Oto Multiartha PT Summit Oto Finance
99,00%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2024
Note:
Pemegang Saham Akhir
Pemegang Saham Pengendali
100 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 103
Profil Perusahaan
Pemegang
Saham Akhir
SUMITOMO MITSUI FINANCIAL GROUP Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG bergerak
dalam bidang manajemen anak perusahaan perbankan
Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (“SMFG”) yang dan perusahaan lain yang dapat diperlakukan sebagai
didirikan pada 2 Desember 2002 dan merupakan induk anak perusahaan berdasarkan ketentuan Undang-
perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation Undang Perbankan Jepang. Selain itu, melakukan
(“SMBC”) adalah Pemegang Saham Pengendali SMBC fungsi-fungsi terkait (ancillary functions), serta fungsi-
Indonesia. Saham SMFG terdaftar di Tokyo Stock fungsi yang dapat dilakukan oleh perusahaan holding
Exchange (First Section) dan Nagoya Stock Exchange perbankan di bawah ketentuan Undang-Undang
(First Section). Perbankan Jepang.
Misi Usaha SMFG adalah untuk tumbuh dan sejahtera Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam
bersama nasabah dengan menyediakan layanan kelompok usaha SMFG terutama bergerak di bidang
yang memiliki nilai yang lebih besar bagi mereka; perbankan komersial melalui layanan keuangan berikut:
memaksimalkan nilai pemegang saham melalui leasing, sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan,
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan; serta pemrosesan data pengembangan sistem, dan
menciptakan lingkungan kerja yang mendorong dan manajemen aset.
menghargai karyawan yang tekun dan mempunyai
motivasi yang tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi
www.smfg.co.jp.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 101
Page 104
Profil Perusahaan
Pemegang Saham
Pengendali
SUMITOMO MITSUI BANKING Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, saat ini SMBC
CORPORATION merupakan salah satu bank terbesar di Jepang
dengan jaringan usaha yang telah menyebar ke
Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC”) beberapa wilayah di dunia, seperti Australia, Eropa,
didirikan pada bulan April 2001 melalui penggabungan Kanada, Brasil, dan Indonesia. SMBC dan kelompok
dua bank terkemuka: The Sakura Bank Limited dan The perusahaannya menawarkan berbagai jasa keuangan
Sumitomo Bank Limited. Sumitomo Mitsui Financial yang berpusat pada perbankan. SMBC memiliki bisnis
Group, Inc. didirikan pada bulan Desember 2002 perbankan di 16 negara selain negara asalnya Jepang.
sebagai perusahaan induk bank melalui transfer saham, Mereka juga bergerak dalam bidang usaha leasing,
dan SMBC menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya sekuritas, kartu kredit, investasi, sekuritisasi KPR, modal
dimiliki oleh SMFG. Pada Maret 2003, SMBC melakukan ventura, dan bisnis kredit terkait lainnya.
penggabungan usaha (merger) dengan The Wakashio
Bank, Ltd. Di Indonesia, selain SMBC Indonesia, SMBC juga
memiliki penyertaan pada beberapa perusahaan lainnya
yaitu PT SMFL Indonesia, PT Ina Sekuritas Indonesia
(sebelumnya bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia),
dan PT SBCS Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi
www.smbc.co.jp.
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2024
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 9.692.826.975 91,05
PT Bank Central Asia Tbk 109.742.058 1,03
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,11
Masyarakat (<5%) 831.369.578 7,81
Total 10.645.945.748 100,00
102 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 105
Profil Perusahaan
KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR
No. Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
1 Sumitomo Mitsui Banking Corporation - EQ 9.692.826.975 91,05
2 UBS AG London Branch Equities House -214 400.000.000 3,76
3 Barclays Capital Securities Limited SBL/ 200.033.900 1,88
4 Citigroup Global Market Ltd S/A CGML Pro 200.000.000 1,88
5 PT Bank Central Asia Tbk 109.742.058 1,03
6 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,11
7 Christian Santoso 1.706.600 0,02
8 Henry Gunawan Cahyono Putro 1.600.087 0,02
9 Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl 1.350.566 0,01
10 Jany Candra 1.202.400 0,01
11 Cayuga Pacific Group Limited 1.177.500 0,01
12 Engelbert Winoto 1.173.700 0,01
13 Kamajaya 934.600 0,01
14 Ongki Wanadjati Dana 860.804 0,01
15 Linda Sulistyaningsih, BCS 808.700 0,01
16 Djoko Susanto 542.500 0,01
17 PT. Timur Nusa Niagajaya 472.100 0,00
18 Andy Tanujaya 415.700 0,00
19 Stephanie Alicia Taraga 405.800 0,00
20 Hendry Sunito 364.100 0,00
JUMLAH PEMEGANG SAHAM DAN PERSENTASE 5% ATAU LEBIH BERDASARKAN
KLASIFIKASI
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Badan Usaha Asing 9.692.826.975 91,05
Total 9.692.826.975 91,05
JUMLAH PEMEGANG SAHAM DAN PERSENTASE < 5% BERDASARKAN KLASIFIKASI
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Badan Usaha Asing 803.045.074 7,54
Bank 122.311.695 1,15
Dana Pensiun 117.500 0,00
Perorangan Asing 191.700 0,00
Perorangan Indonesia 26.389.664 0,25
Perseroan Terbatas 1.063.140 0,01
Total 953.118.773 8,95
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 103
Page 106
Profil Perusahaan
Pemegang Saham Utama
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Secara Langsung
Kepemilikan saham secara langsung oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank berasal dari program Material
Risk Taker.
Nama Jumlah Saham Persentase (%) Status
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong 0 0,000 Komisaris Utama
Takeshi Kimoto 0 0,000 Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan 0 0,000 Komisaris Independen
Onny Widjanarko 0 0,000 Komisaris Independen
Edmund Tondobala 0 0,000 Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana* 860.804 0,008 Komisaris
Marita Alisjahbana 0 0,000 Komisaris Independen
Direksi
Henoch Munandar 175.256 0,002 Direktur Utama
Kaoru Furuya 4.500 0,000 Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto 90.620 0,001 Wakil Direktur Utama
Dini Herdini 120.072 0,001 Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino 1.500 0,000 Direktur
Keishi Kobata 1.500 0,000 Direktur
Merisa Darwis 223.858 0,002 Direktur
Hanna Tantani 149.654 0,001 Direktur
* Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat menjabat sebagai anggota Direksi Bank.
Secara Tidak Langsung
Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada yang memiliki saham SMBC Indonesia melalui cara tidak langsung.
Namun demikian, terdapat kepemilikan saham secara langsung seperti disampaikan di atas.
104 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 107
Profil Perusahaan
Daftar
Entitas Anak
Nama Perusahaan Nama Perusahaan
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT BTPN Syariah Ventura
Kepemilikan Kepemilikan
70% • Kepemilikan Langsung : 1% (berdasarkan
Akta Notaris No. 02, tertanggal 2 Juni 2022)
Bidang Usaha • Kepemilikan Tidak Langsung melalui
Perbankan Syariah PT Bank BTPN Syariah Tbk : 69,3%
Jenis Badan Hukum Bidang Usaha
Perseroan Terbatas (PT) Modal Ventura
Alamat Kantor Pusat Jenis Badan Hukum
Menara SMBC, Lantai 12 Perseroan Terbatas (PT)
CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. 5.5-5.6 Alamat Kantor Pusat
Jakarta Selatan 12950 Jl. Radio Dalam No. 100
Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Total Aset 2024
Rp21,75 Triliun Total Aset 2024
Rp308,421 miliar
Status Operasi
Masih Beroperasi Status Operasi
Masih Beroperasi
Nama Perusahaan Nama Perusahaan
OTO SOF
Kepemilikan Kepemilikan
51% 51%
Bidang Usaha Bidang Usaha
Pembiayaan Pembiayaan
Jenis Badan Hukum Jenis Badan Hukum
Perseroan Terbatas (PT) Perseroan Terbatas (PT)
Alamat Kantor Pusat Alamat Kantor Pusat
Gedung Summitmas II Lt. 8 Gedung Summitmas II Lt. 8
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Total Aset 2024 Total Aset 2024
Rp15.680.599 (juta) Rp15.065.078 (juta)
Status Operasi Status Operasi
Masih Beroperasi Masih Beroperasi
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 105
Page 108
Profil Perusahaan
Wilayah
Operasional
JARINGAN KANTOR
Keterangan Jumlah
Kantor Pusat Operasional 1 Kantor Cabang
Kantor Wilayah Non Operasional
Kantor Cabang 58
9
58 Kantor
Kantor Cabang Pembantu 183
Kantor Fungsional
• Kantor Fungsional Operasional 1
• Kantor Fungsional Non Operasional -
Kantor Cabang Pembantu
Total Jaringan Kantor 252
ATM
TCR
217
-
183 Kantor
Payment Point 15
Total Jaringan Kantor & ATM 469
ATM
217 Unit
ALAMAT KANTOR CABANG
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
1 A. Yani Jl. Jend.Achmad Yani 618 Bandung (022) 7211693, 7278887 (022) 7278900, 7278901
2 Bandung Jl. Lengkong Besar No. 38 Bandung (022) 4205397, 4207582 (022) 4207583
3 Garut Jl. Merdeka No. 84-A Garut (0262) 232749, 231349, (0262) 235447
232092
4 Tasikmalaya Jl. KH.Z.Mustofa 289 Tasikmalaya (0265) 336786 (0265) 332049
5 Sukabumi Jl. R.E. Martadinata 51 Sukabumi (0266) 221053 (0266) 221184
6 Cirebon Jl. Dr.Wahidin Sudirohusodo 72 Cirebon (0231) 208030, 208224, (0231) 209591
205022
7 Jakarta (Gn.Sahari) Jl.Gunung Sahari Raya 87 Jakarta (021) 4211311 (021) 4204150
8 Wisma Indomobil 2 Wisma Indomobil 2, Jl. MT Haryono Kav 9, Kel. (021)25567035 (021)8573535
Bidara Cina, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur
9 Bogor Jl. Raya Pajajaran No.63 Bogor (0251) 8373149, 8373150 (0251) 373151/2
10 Serang Jl. KH. Tb. A. khatib 43 Serang (0254) 203282 (hunting) (0254) 208794
11 Kebayoran Baru Jl. Petogogan II no. 6-8 Blok A Jakarta Selatan (021) 2702782, 72795313 (021) 2702782, 72795313
12 Cililitan Jl. Dewi Sartika No. 46, Kel. Cililitan Kec. (021) 80875102-5 (021) 80875106
Kramat Jati, Jakarta Timur
13 Pontianak Jl. Gajah Mada No. 153-157 Kode Pos 78121 (0561) 748236 (0561) 761529, 760058
Pontianak
106 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 109
Profil Perusahaan
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
14 Depok Jl. Margonda Raya No. 77 Depok (021) 7777357 (021) 7777358
15 Banjarmasin Jl.Jend A. Yani No. 240 Km 3,5 Banjarmasin (0511) 3256912-5 (0511) 3256916
16 Samarinda Jl. Pahlawan No. 88 - 89, RT 27, Kel. Dadi (0541) 201030 (0541) 200930
Mulya, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda
17 Palangkaraya Jl. Cilik Riwut KM. 1 No. 30 Palangkaraya (0536) 3242682 (0536) 3242492
18 Balikpapan Jl. Ahmad Yani No. 10, RT 045, Kel. Gunung (0542) 428100 (0542) 417676
Sari Ilir, Kec. Balikpapan Tengah, Balikpapan
19 Magelang Jl. Diponegoro 18 Magelang (0293) 362425 (0293) 363431
20 Semarang Jl. MT. Haryono No. 715 Semarang (024) 8454592-93-94 (024) 8454591, 8319135
21 Kudus Jl. P. Sudirman 117 Kudus (0291) 439286 (0291) 435002
22 Tegal Jl. Dr. Soetomo 24 Tegal (0283) 352520 (0283) 352522
23 Yogyakarta Jl.Bintaran Tengah No.15 Yogyakarta (0274) 377228 (0274) 370137
24 Surakarta Jl.Brigjen Slamet Riyadi No. 526 Surakarta (0271) 719203, (0271) 724580, 715668,
724581,724582 722630
25 Purwokerto Jl. Wiriaatmaja No. 16, Desa Kedungwuluh, (0281) 632038 (0281) 632037
Kec. Purwokerto Barat,Kabupaten Banyumas
26 Surabaya Jl. Indrapura No.1 EFG Surabaya (031) 3533054, 3533058 (031) 3532035
27 Kertajaya Jl. Kertajaya 30 Surabaya (031) 5017537 (031) 5019484
28 Denpasar Jl. Letda Tantular No. 1 Rukan Dewata Square (0361) 233344 (Hunting) (0361) 233336
No. A21-A23 Denpasar
29 Mataram Jl. Pejanggik No. 86 Mataram (0370) 629844, 629845, (0370) 629847
629848
30 Kupang Jl. Irian Jaya, RT. 11/RW 03, Kel. Fatubesi, (0380) 832999 (0380) 833368
Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang
31 Malang Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 63 Malang (0341) 362963 (0341) 340413
32 Madiun Jl. Salak Raya 65 Madiun (0351) 462974 (0351) 453311
33 Jember Jl. Kalimantan 18-A Jember (0331) 335237 (0331) 335701
34 Kediri Jl. Brigjen Katamso 32 Kediri (0354) 685990 (0354) 673553
35 Medan Jl Putri Hijau No. 20 Medan (061) 4151655 (061) 4151711, 4522566
36 Pematang Siantar Jl. Sutomo No. 5/II Pematang Siantar (0622) 21762 (0622) 431957
37 Sibolga Jl. Putri Runduk No. 10, Kel. Pasar Belakang, (0631) 21112
Kec. Sibolga, Kota Sibolga
38 Padang Jl. Khatib Sulaiman No. 45, Kel. Belanti Barat, (0751) 7050655 (0751) 446360
Kec. Padang Barat, Padang
39 Bukittinggi Jl. Profesor M. Yamin No. 9 A/B/C/D, (0752) 8100567 (0752) 8100568
Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo
Tigo Baleh, Kota Bukittinggi
40 Batam Kota Compound of Raflesia Business Centre Block 0778 – 424893 (0778) 4173224, 4173225,
G No. 1, Kel. Teluk Tering, 4173226
Kec. Nongsa, City of Batam
41 Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman No.484 C-D, Pekanbaru (0761) 839445 (0761) 839609
42 Jambi Jl. Prof. M. Yamin, SH No. 32-34, RT. 13/ (0741) 668849 (0741) 668596
RW.04, Kel. Payo Lebar, Kec. Jelutung, Jambi
43 Bandar Lampung Jl. Wolter Mongonsidi No.15 Bandar Lampung (0721) 267445 (0721) 267448
44 Palembang Jl. Jend. Sudirman No. 16 Palembang (0711) 360548, 360547 (0711) 360549
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 107
Page 110
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
45 Bengkulu Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 925, (0736) 28776 (0736) 28769
Kel. Jitra, Kec. Teluk Segara, Bengkulu
46 Makassar Jl. G. Bawakaraeng 170-176 Makassar (0411) 4585, 449073,
435911
47 Parepare Jl. Sultan Hasanuddin No. 12 dan 13, (0421) 24582 (0421) 22943
Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung, Parepare
48 Manado Jl. Dr.Sam Ratulangi 100-102 Manado (0431) 854102, 854104, (0431) 864401, 866615
856346, 856347, 852339
49 Ternate Jl. Hasan Esa No. 87, Kelurahan Tanah Tinggi, (0921) 3110787
Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate,
Maluku Utara
50 Kendari Jl. DR. Sam Ratulangi No. 10, RT 001/RW 001, (0401) 3129111 (0401) 3129111
Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga,
Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
51 Palu Jl Prof. M Yamin Nomor 114, Paluta Building (0451) 454565 (0451) 454054
Blok A1,A2,A3, Kel. Tatura Utara, Kedungdoro
Kec. Palu Selatan, Palu
52 Ambon Jl. Anthony Rhebok No. 41, Kel. Honipopu, (0911) 345806
Kec. Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku
53 Jayapura Jl. Raya Abepura – Kotaraja No. 51A – 51B (0967) 531324 (0967) 531323
(Samping Kantor Askes/BPJS), Kecamatan
Abepura, Kota Jayapura
54 Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 8 Bandung (022) 4268100 - 01 (022) 4206749
55 Panglima Polim Jl. Panglima Polim Raya No. 67 A-B, (021) 7234388 (021) 7234377
Kebayoran Baru, Jakarta
56 Zainul Arifin Medan Jl. K.H. Zainul Arifin No. 25, Medan (061) 4574034 (061) 4574022
57 Pandanaran Jl. Pandanaran No. 23, Kelurahan Randusari, (024) 86453203, 86453204 (024) 86453200
Kecamatan Semarang Selatan, Semarang
58 Diponegoro Jl. Ciliwung No. 9, Kel. Darmo, Kec. (031) 5621172, 5621173, (031) 5621080,5621030
Wonokromo, Surabaya 5621205, 5664555
JARINGAN MITRA USAHA
Mitra Usaha Jumlah
Individual
• Dalam Negeri 37
• Luar Negeri -
Institusional
• Dalam Negeri 558
• Luar Negeri 21
Sub Total 616
108 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 111
Profil Perusahaan
Keanggotaan
pada Asosiasi
Asosiasi Posisi
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota
Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FPDKP) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI) Anggota
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Anggota
Koalisi Bisnis Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan Anggota
Kronologi
Pencatatan Saham
Kronologi pencatatan saham SMBC Indonesia di Bursa Efek Indonesia diuraikan melalui tabel di bawah ini:
Tanggal Pencatatan Aksi Korporasi Nominal/Saham (Rp) Harga Pelaksanaan Tambahan Saham Jumlah Saham
12 Maret 2008 Penawaran Perdana 100 2.850 267.960.220 943.936.190
10 Desember 2010 Penawaran Umum 100 - 188.787.238 1.132.723.428
dengan Right Issue I
28 Maret 2011 Stock Split 20 - - 5.663.617.140
14 Maret 2012 Penambahan Saham 20 - 176.670.117 5.840.287.257
dari Konversi Utang IFC
23 Mei 2016 Pembelian Saham 20 - - 5.840.287.257
Kembali (Buy Back)
1 Februari 2019 Total Tambahan dari 20 - - 8.148.916.869
Pemegang Saham BSMI
26 Agustus 2019 Pemenuhan Ketentuan 20 3.600 400.000.000 8.148.928.869
Saham Free Float
31 Desember 2019 MESOP 2015: - -
Tahap I 20 - -
Tahap II 20 - -
Tahap III 20 - -
Tahap IV 20 - -
Tahap V 20 - -
Tahap VI 20 - -
31 Desember 2021 MESOP 2016:
Tahap I 20 2.617 10.670.600
Tahap II 20 2.617 1.112.900
Tahap III 20 2.617 12.000
Tahap IV 20 2.617 3.000 8.148.931.869
Tahap V 20 2.617 -
Tahap VI 20 2.617 175.000 8.149.106.869
22 Februari 2024 Penarikan Saham 20 - - 8.056.814.671
Treasuri
26 Februari 2024 Penawaran Umum 20 2.600 2.589.131.077 10.645.945.748
dengan Right Issue II
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 109
Page 112
Profil Perusahaan
Kronologi Pencatatan
Efek Lainnya
Tanggal Mata Peringkat Periode
Nama Obligasi Nilai Pokok Bunga Jatuh Tempo
Penerbitan Uang 2024 2023 Pemeringkatan
Penawaran Umum 27 201.000.000.000 7,75 IDR 26 November AAA (idn) AAA (idn) 13 April 2023 –
Obligasi Berkelanjutan November 2024 13 April 2024
IV Bank BTPN dengan 2019
Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2019 Seri B
Penawaran Umum 8 Juli 2024 114.755.000.000 7,00 IDR 5 Juli 2027 idAAA - 20 Maret 2024 –
Obligasi Berkelanjutan 1 Maret 2025
V Bank BTPN dengan
Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum 8 Juli 2024 240.305.000.000 7,10 IDR 5 Juli 2029 idAAA - 20 Maret 2024 –
Obligasi Berkelanjutan 1 Maret 2025
V Bank BTPN dengan
Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 Seri B
Penawaran Umum 18 429.910.000.000 6,70 IDR 17 Desember idAAA - 20 Maret 2024 –
Obligasi Berkelanjutan V Desember 2027 1 Maret 2025
Bank SMBC Indonesia 2024
dengan Tingkat Bunga
Tetap Tahap II Tahun 2024
Seri A
Penawaran Umum 18 966.505.000.000 6,95 IDR 17 Desember idAAA - 20 Maret 2024 –
Obligasi Berkelanjutan V Desember 2029 1 Maret 2025
Bank SMBC Indonesia 2024
dengan Tingkat Bunga
Tetap Tahap II Tahun 2024
Seri B
Kantor
Akuntan Publik 2024
Nama KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of KPMG International Limited)
Alamat Jakarta Mori Tower lantai 35
Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta 10210
Telepon +62 (0) 21 574 2333 / 2888
Periode Penugasan Tahun 2024
Jasa Audit yang Diberikan Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024
Biaya*) Rp9.580.000.000
Jasa Non Audit yang Diberikan Jasa Assurance atas Informasi Keuangan Proforma
Biaya *)
Rp498.000.000
Jasa Non Audit yang Diberikan Jasa Surat Komforta
Biaya *)
Rp1.250.000.000
Jasa Non Audit yang Diberikan Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Pendaftaran
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
Biaya*) Rp150.000.000
Jasa Non Audit yang Diberikan Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian
Biaya*) Rp35.000.000
Catatan:
*)
di luar PPN dan out-of-pocket
110 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 113
Profil Perusahaan
Nama dan Alamat Lembaga
dan/atau Penunjang Pasar Modal
AUDITOR INDEPENDEN WALI AMANAT
Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan PT Bank Mega Tbk
(anggota dari KPMG International) Menara Bank Mega
Jl. Kapten P Tendean No. 12-14A
Jakarta Mori Tower Lantai 35
Jakarta 12790 – Indonesia
Jl. Jend. Sudirman No. 40-41 Jakarta 10210
Tel : +62 21 791 75000
Tel : +62 (0) 21 574 2333 / 2888
Fax : +62 21 799 0720
Fax : +62 (0) 21 574 1777 / 2777
BIRO ADMINISTRASI EFEK NOTARIS & PPAT
PT Datindo Entrycom Ashoya Ratam, SH, MKn
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120 Kota Administrasi Jakarta Selatan
Tel : +62 21 350 8077 (Hunting) Jl. Suryo No. 54 Jakarta 12180 – Indonesia
Fax : +62 21 350 8078 Telp : +62 21 2923 6060
Fax : +62 21 2923 6070
PERUSAHAAN PEMERINGKAT
EFEK
PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lt 24, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Tel : +62 21 2988 6800
Fax : +62 21 2988 6822
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Equity Tower Lantai 30
Sudirman Central Business Disctrict Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190 - Indonesia
Tel : +62 21 509 684 69
Fax : +62 21 509 684 68
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 111
Page 114
Profil Perusahaan
Informasi pada
Website Perusahaan
Informasi yang termuat dalam website
SMBC Indonesia telah memenuhi ketentuan
yang diatur oleh Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015 tentang
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.
Seluruh informasi tersebut dapat diakses
oleh publik melalui situs web
www.smbci.com.
112 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 115
Profil Perusahaan
Informasi yang tersedia, antara lain:
Informasi Link
Tentang Kami https://www.smbci.com/id/tentang-kami
• Sekilas SMBC Indonesia
• Manajemen
• Visi, Misi, dan Nilai-nilai
• Hubungi Kami
• Daya
• Keberlanjutan
• Segmen Usaha
• Hubungi Kami
• BTPN Syariah
Produk dan Layanan https://www.smbci.com/id/tentang-kami#!
• Simpanan
• Pinjaman
• Transaksi Perbankan
• Produk Investasi dan Bancassurance
• Treasury Solution
• Tarif & Biaya Produk dan Transaksi
• Informasi Produk & Layanan Cabang
Berita dan Media https://www.smbci.com/id/berita-media
• Siaran Pers
• Peristiwa
• Ulasan Khusus
• Cerita Sukses Nasabah
• Blog
• Edukasi Keuangan
Karir https://www.smbci.com/id/karir
Hubungan Investor https://www.smbci.com/id/hubungan-investor
• Publikasi Eksposur Risiko & Permodalan per Kategori
• Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
• Laporan Keuangan
• Ikhtisar Keuangan
• Leverage Ratio & Pengungkapan Permodalan Sesuai Kerangka Basel
• Info Investor & Public Expose
• Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Organisasi Grup
• Rapat Umum Pemegang Saham
• Tata Kelola Perusahaan
• Keterbukaan Informasi
• Aksi Korporasi
• Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal
• Laporan NCR NSFR
Suku Bunga & Kurs https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/kurs
https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/suku-
• Kurs bunga-dasar-kredit
• Suku Bunga Dasar Kredit
Tata Kelola https://www.smbci.com/id/governance
• Manajemen
• Struktur GCG (Good Corporate Governance)
• Rapat Umum Pemegang Saham
• Keterbukaan
• Laporan
• ASEAN Scorecard
SMAR&TS https://finglobelogin.smbc.co.jp/AuthServer/AuthRequest
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 113
Page 116
Analisis dan Pembahasan Manajemen 114 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 117
Analisis dan Pembahasan Manajemen
04
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
116 Tinjauan Ekonomi dan Industri 145 Realisasi Investasi Barang Modal
Perbankan
145 Informasi dan Fakta Material yang
116 Tinjauan Ekonomi Terjadi Setelah Tanggal Laporan
117 Tinjauan Industri Perbankan 145 Target, Realisasi, dan Proyeksi
118 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha 147 Prospek Usaha
119 Retail Banking 147 Dividen
120 Jenius 148 Kompensasi Jangka Panjang:
Program Kepemilikan Saham
122 Retail Lending Business
Karyawan dan Manajemen
125 Wealth Management Business
148 Realisasi Penggunaan Dana Hasil
127 Business Banking Penawaran Umum
128 Corporate Banking 149 Informasi Material Transaksi Terkait
131 Treasury Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi,
dan Restrukturisasi Utang/Modal
133 Perbankan Syariah
149 Transaksi Material yang Mengandung
135 Profitabilitas Per Segmen Usaha Benturan Kepentingan dan/atau
136 Tinjauan Kinerja Keuangan Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
137 Neraca Keuangan Berelasi
141 Kinerja Laba Rugi 150 Perubahan Peraturan Perundang-
Undangan yang Berpengaruh
142 Arus Kas Signifikan
142 Kemampuan Membayar Utang 151 Perubahan Kebijakan Akuntansi
143 Suku Bunga Dasar Kredit 151 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak
143 Struktur Modal 152 Aspek Pemasaran
144 Ikatan Material Terkait Investasi 153 Strategi Pemasaran
Barang Modal
155 Pangsa Pasar
Di tengah kondisi global yang masih
menantang, kinerja perekonomian nasional
relatif stabil yang ditopang oleh permintaan
domestik dan stabilitas harga.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 115
Page 118
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Ekonomi dan
Industri Perbankan
Pertumbuhan kredit industri perbankan
pada tahun 2024 bergerak positif, disertai
dengan kualitasnya yang sangat baik.
Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan dana pihak ketiga
tahun 2024 YoY perbankan tahun 2024 YoY
5,03% 4,5%
Kinerja perekonomian nasional relatif stabil, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang diakumulasi oleh
walaupun tumbuh sedikit melambat dibandingkan perbankan, tercatat tumbuh sebesar 4,5% (yoy),
tahun sebelumnya. menjadi Rp8.837 triliun.
TINJAUAN EKONOMI Penurunan inflasi global pada triwulan III 2024
mendorong penurunan suku bunga kebijakan pada
Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut pada 2024 sejumlah bank sentral, termasuk Bank Sentral AS, The
di tengah dinamika tingginya ketidakpastian global. Fed, yang mulai menurunkan Federal Funds Rate (FFR)
Ketegangan politik global yang masih tinggi pada awal pada September 2024. Pelonggaran kebijakan moneter
tahun 2024 akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, ini memberikan dampak positif pada pasar keuangan
makin meningkat setelah serangan Israel ke Palestina. global, ditandai dengan penurunan Indeks Dolar AS
Menjelang akhir tahun 2024, terpilihnya kembali Presiden (DXY) dari sekitar 105 pada awal 2024 menjadi sekitar
Trump di Amerika Serikat (AS) dengan kebijakan 101 pada September 2024. Namun, hasil Pemilihan
America First kembali meningkatkan ketidakpastian Umum di AS dan ketegangan geopolitik yang berlanjut
global karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik di Timur Tengah memunculkan efek negatif pada pasar
dan perekonomian dunia. Berbagai perkembangan keuangan dan mengubah kebijakan moneter bank
terkait hasil Pemilihan Umum di AS ini telah berisiko sentral. Penurunan FFR dan suku bunga bank sentral
meningkatkan fragmentasi perdagangan dan investasi lainnya diprakirakan akan lebih kecil dibandingkan
dunia, menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, dan prakiraan sebelumnya. Akibatnya, nilai tukar dolar AS
kemudian makin meningkatkan ketidakpastian pasar kembali menguat tajam, dengan DXY mencapai sekitar
keuangan global. 107, sementara yield US Treasury yang sebelumnya
menurun, kembali meningkat untuk semua tenor.
116 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perkembangan tersebut memicu kembali naiknya kebijakan Pemerintah. Neraca Pembayaran Indonesia
premi risiko obligasi negara-negara berkembang dan juga tetap sehat sejalan dengan rendahnya defisit
volatilitas pasar keuangan global yang selanjutnya transaksi berjalan serta meningkatnya surplus neraca
berdampak pada pembalikan aliran portofolio asing dan transaksi modal dan finansial sehingga mendukung
menyebabkan pelemahan nilai tukar mata uang negara terjaganya stabilitas nilai tukar Rupiah. Hingga
berkembang. akhir tahun 2024, ekonomi nasional tumbuh 5,03%
(yoy). Penopang utamanya datang dari konsumsi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 tetap baik masyarakat yang berkontribusi 54,04% terhadap total
ditopang oleh permintaan domestik serta stabilitas perekonomian nasional. Komponen tersebut tumbuh
harga tetap terjaga didukung oleh konsistensi kebijakan 4,94% (yoy) dan investasi yang menjadi penopang
moneter Bank Indonesia dan koordinasi erat dengan terbesar kedua naik 4,61% (yoy).
Perkembangan Beberapa Indikator Ekonomi
Indikator Satuan 2024 2023 2022
Pertumbuhan PDB Nasional (%, (yoy)) 5,03 5,05 5,31
PDB Per Kapita (USD) – Nominal 4.960,3 4.919,7 4.798,1
Neraca Berjalan Eksternal % dari PDB (0,63) (0,15) 1,00
Utang Pemerintah Pusat % dari PDB 39,7 38,11 39,6
Cadangan Devisa-IRFCL (USD Miliar) 155,7 146,4 137,2
Kemampuan Cadangan Devisa (Jumlah bulan impor & utang eksternal) 6,5 6,5 5,9
Kebijakan suku bunga BI (% akhir tahun) 6,0 6,0 5,5
Indeks Harga Konsumen (% akhir tahun) 1,57 2,61 5,51
Neraca Fiskal (% dari PDB; Tahun Fiskal) (2,29) (1,65) (2,38)
Peringkat S&P – Valuta Asing - BBB BBB BBB
TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN Likuiditas perbankan tetap memadai, seperti tercermin
dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja DPK). Pada Desember 2024, posisinya terjaga pada
perbankan nasional pada tahun 2024 masih terjaga level 25,59%.
dengan baik. Penyaluran kredit per Desember
2024 tumbuh 10,4% (yoy), menjadi Rp7.827 triliun. Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio
Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) yang kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross
diakumulasi oleh perbankan, tercatat tumbuh sebesar sebesar 2,08%. Sedangkan NPL neto 0,74%.
4,5% (yoy), menjadi Rp8.837 triliun.
Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
bank umum di Indonesia tercatat pada level yang tinggi.
Per Desember 2024, posisinya 26,69%.
Kinerja Bank Umum Konvensional
Indikator Satuan 2024 2023 2022
Rasio Kecukupan Modal (CAR) % 26,7 27,7 25,7
Marjin Bunga Bersih (NIM) % 4,6 4,8 4,7
Rasio Kredit terhadap Simpanan (LDR) % 88,6 83,8 78,8
Kredit Bermasalah (NPL) % 2,1 2,2 2,4
Special Mention (SM) % 4,2 4,3 3,8
Pertumbuhan Kredit % 10,4 10,4 11,4
Pertumbuhan Simpanan % 4,5 3,7 9,0
Keuntungan Bersih Setelah pajak Rp Triliun 255,2 243,3 201,8
Sumber: OJK
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 117
Page 120
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja
Per Segmen Usaha
Pada tahun 2024, kinerja seluruh segmen
usaha Bank secara umum, tetap solid.
118 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Nasabah Corporate
Jenius Banking
13% Rp63 triliun
Hingga akhir tahun buku 2024, nasabah Jenius Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat
mencapai 5,9 juta, naik 13% dibandingkan tahun untuk segmen usaha Corporate Banking
2023. mencapai Rp63 trilliun, naik 9,06% dibandingkan
tahun sebelumnya.
Segmen usaha PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
Indonesia”, “Bank”) membagi segmen operasinya Pada tahun 2024, Retail Banking menjalankan inisiatif
menjadi: Retail Banking, Business Banking, Corporate dan strategi eksekusi (execution strategy), di antaranya
Banking, Treasury, dan Perbankan Syariah. Kegiatan adalah:
usaha perbankan syariah dijalankan oleh entitas anak, 1. Meningkatkan pertumbuhan pendapatan dari
yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk. berbagai bisnis, mempertahankan kualitas
portofolio kredit serta mengembangkan bisnis yang
memberikan profit.
RETAIL BANKING 2. Memperkenalkan lebih banyak produk pinjaman,
menjalankan Banking as a Service (BaaS), serta
Segmen usaha Retail Banking SMBC Indonesia memiliki terus mengembangkan service channel.
unit bisnis utama, yaitu digital banking melalui Jenius, 3. Meningkatkan kapabilitas Jenius sebagai
wealth management business, retail lending business platform digital bagi semua produk retail dan juga
yang mencakup pension business, micro business, dan mengembangkan digitalisasi end-to-end proses.
joint finance. Unit-unit bisnis tersebut menyediakan 4. Memperkuat partisipasi dalam ekosistem baik
beragam produk dan jasa, baik konvensional maupun secara online maupun offline dengan mendorong
digital. kerja sama dengan berbagai potensial partner serta
mendukung pertumbuhan non-organik.
Sebagai bisnis yang dinamis, Retail Banking selalu 5. Memperkuat kolaborasi antar lini bisnis itu di dalam
beradaptasi terhadap dinamika yang berkembang, retail maupun dengan non-retail.
terutama dalam rangka meningkatkan pertumbuhan
portofolio lending dan funding. Upaya tersebut Pencapaian Kinerja
dilakukan melalui pengembangan inovasi serta Jumlah nasabah yang dilayani segmen usaha Retail
peningkatan di bidang digitalisasi dan branding. Banking pada tahun 2024 mencapai 6,1 juta nasabah,
naik 14% dibandingkan tahun 2023. Untuk dana pihak
Bank juga berpartisipasi secara aktif dalam kerja sama ketiga (DPK) yang berhasil diakumulasi sekitar Rp46,8
di lingkungan ekosistem online/offline, menyediakan triliun, lebih tinggi 23% dibandingkan tahun 2023 yang
tambahan produk baru serta investasi untuk sebesar Rp37,9 triliun. Sedangkan untuk penyaluran
mendukung pertumbuhan jumlah nasabah. Selain itu, pinjaman mencapai Rp29,4 triliun, dengan kenaikan
guna meningkatkan transaksi dan pendapatan non 10% dibandingkan tahun sebelumnya.
bunga (fee-based income).
Kinerja Operasional Retail Banking Tahun 2024
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Nasabah Juta 6,1 5,4 4,6
Dana Pihak Ketiga (Rp Triliun) 46,8 37,9 37,2
Pinjaman yang Diberikan (Rp Triliun) 29,4 26,7 25,8
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 119
Page 122
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Rencana Strategis Tahun 2025 sekaligus menegaskan semangat Jenius dalam
Secara keseluruhan, di Tahun 2025, Retail Banking menghadirkan lebih dari 40 inovasi dan fitur dengan
akan meneruskan beberapa inisiatif guna membangun cara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya
stabilitas bisnis, di antaranya adalah: untuk membantu kehidupan masyarakat digital
1. Meningkatkan usage and loyalty layanan savvy.
perbankan, seperti misalnya melalui fitur
gamification, memberikan akses mudah travel Jenius menyadari bahwa dalam hidup, masyarakat
dan transaksi internasional, serta memperkuat sering kali terperangkap dalam pola pikir sistematis
kolaborasi dengan sesama SMBC Group. yang tanpa disadari membatasi potensi diri. Untuk
2. Mengembangkan aplikasi Jenius sebagai mengajak masyarakat digital savvy keluar dari pola
platform digital untuk berbagai bidang bisnis di pikir yang sama, Jenius menyerukan semangat
Retail Banking, seperti misalnya peningkatan “Think Unthinkable” yang telah dibawa sejak awal
digitalisasi penawaran produk investasi Selain dalam membangun konsep life finance. Pola pikir
itu juga meningkatkan kapabilitas layanan sistem untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan iterasi
pembayaran melalui Jenius. yang lebih baik, merupakan keberanian Jenius
3. Terus mengembangkan digitalisasi proses secara untuk menghadirkan inovasi.
end-to-end, terutama pada kebijakan kredit, proses
underwriting, serta fraud management. Semangat unthinkable dalam menciptakan
4. Mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga rangkaian inovasi telah dimulai dari awal perjalanan
melalui produk deposito berjangka dan tabungan, Jenius keluar dari pola pikir perbankan lama. Jenius
serta memperkuat penawaran produk investasi memungkinkan pengguna untuk membuka rekening
pada bisnis retail yang didukung secara digital. langsung dari aplikasi tanpa harus datang ke kantor
5. Turut meningkatkan diversifikasi pada produk retail cabang serta terus menghadirkan fitur dan inovasi
loan, penambahan produk CASA, serta akuisisi yang unthinkable melalui proses kokreasi.
berbasis komunitas dan kemitraan.
6. Menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan 2. Aktivasi, Jual, dan Beli Mata Uang Asing 24/7
berbasis bunga dan non bunga, serta pengelolaan Senin-Minggu
kualitas portofolio yang baik, guna mencapai Menjelajahi dunia tidak harus dibatasi oleh zona
profitabilitas yang diharapkan. waktu asal dan jam operasional bank. Dengan
Jenius, kini pengguna dapat menikmati kebebasan
untuk menukar 9 (sembilan) mata uang asing
JENIUS selama 24 jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu,
langsung dari aplikasi. Pengguna dapat menjelajahi
Jenius merupakan satu di antara unit bisnis dalam destinasi sesuai keinginan dengan tenang
segmen usaha Retail Banking yang memberikan menggunakan Jenius.
layanan perbankan digital (digital banking). Platform
digital banking Jenius dapat diakses melalui aplikasi 3. BI-FAST Unlimited
smartphone berbasis Android maupun iOS. Mulai 1 Juli 2024, pengguna bisa transfer dana dari
Jenius ke bank lain yang telah tergabung ke dalam
Jenius menawarkan pengalaman perbankan yang jaringan BI-FAST tanpa biaya, tanpa kuota, setiap
revolusioner bagi nasabah melalui fitur yang beragam hari. Kebijakan ini berlaku untuk semua pengguna
dan dapat diakses di mana saja serta kapan saja. Jenius dan semua level awards.
Dengan Jenius, nasabah dapat mengelola kehidupan
keuangannya secara digital. Jenius dilengkapi dengan 4. Creditbility
kartu debit dan kredit Visa untuk mengatur Life Finance Pada November 2024, Jenius memperkenalkan
dengan lebih simpel, cerdas, dan aman. “Creditbility”, yaitu nilai kelayakan kredit yang
bisa pengguna alokasikan ke produk kredit yang
Inisiatif dan Strategi Tahun 2024 dimiliki di Jenius sesuai kebutuhan. Saat ini,
Jenius memiliki 3 (tiga) produk kredit, yakni Jenius
1. Think Unthinkable Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius.
Pada Januari 2024, Jenius serukan semangat
“Think Unthinkable”, yakni inspirasi untuk menjalani
hidup yang diinginkan. “Think Unthinkable”
120 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pengguna bisa menggunakan “Creditbility” untuk 8. Jenius Hadirkan Pengalaman Unthinkable
kelola produk kredit di Jenius, seperti: dalam Momen Transformasi SMBC Indonesia
a. Mengalokasikan limit kredit ke tiga produk Jenius memaknai transformasi sebagai sebuah
kredit sesuai kebutuhan. proses yang membuka peluang baru, sejalan
b. Menjaga keamanan limit kredit yang tidak dengan perubahan nama PT BANK BTPN Tbk
digunakan. (Bank BTPN) menjadi PT Bank SMBC Indonesia
c. Mengetahui nilai kelayakan kredit agar bisa Tbk (SMBC Indonesia). Dalam rangka merayakan
ditingkatkan. momen tersebut, Jenius menghadirkan rangkaian
kegiatan menarik, mulai dari pengenalan tampilan
5. Mitra Baru pada Penukaran Yay Points baru pada booth Jenius dan desain Kartu Debit
Pengguna bisa menukarkan Yay Points yang dimiliki Utama Jenius (m-Card), hingga program Funds
langsung dari aplikasi Jenius secara real-time ke with Benefits dan acara travel fair ke Jepang yang
merchant baru yang hadir di sepanjang tahun 2024. dikemas melalui Jenius Carter Pesawat - Japan
Jenius memperkenalkan tiga mitra baru di kategori Edition.
travel, yaitu GarudaMiles, AirAsia Move & LinkMiles
by Citilink, dan satu mitra baru di kategori Eat & Pencapaian Kinerja 2024
Shop: MAPCLUB by MAP Group. Hingga akhir tahun buku 2024, nasabah Jenius
mencapai 5,9 juta, naik 13% dibandingkan tahun 2023.
6. Play & Yay! Sedangkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
Pengguna baru Jenius dapat mengikuti program sebesar Rp29,5 triliun, lebih tinggi 16% dibandingkan
Play & Yay! untuk memperoleh hadiah hingga tahun sebelumnya sebesar Rp25,5 triliun.
2.500 Yay Points yang dapat ditukarkan dengan
berbagai rewards/hadiah dari berbagai merchant, Untuk penyaluran pendanaan, nilainya pada tahun 2024
seperti OVO Cash, GoPay, Traveloka Points, mencapai Rp3,3 triliun, tumbuh 51,0% dibandingkan
MAPCLUB Points, dan merchant menarik lainnya. tahun 2023 yang sebesar Rp2,2 triliun. Volume transaksi
Pengguna akan mendapatkan Yay Points setelah QRIS 2024 juga naik 90% dibandingkan tahun 2023,
menyelesaikan misi dengan menggunakan sementara nilai transaksinya tumbuh 121%.
berbagai fitur Jenius.
Nilai Transaksi jual dan beli mata uang asing di aplikasi
7. Cash Cow Jenius (buy & sell) 2024 naik 42% dibandingkan 2023.
Kantong untuk menerima cashback yang dikirimkan Volume Transaksi (frequency) mata uang asing di
secara langsung setelah pengguna melakukan aplikasi Jenius (buy & sell) 2024 naik 60% dibandingkan
transaksi. Pengguna dapat mengumpulkan dan 2023. Volume pengeluaran pengguna kartu kredit 2024
mengembangkan cashback dengan lebih simpel naik 342% dibandingkan tahun 2023.
langsung dari aplikasi.
Kinerja Operasional Jenius Tahun 2024
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Nasabah Orang 5.925.640 5.238.842 4.395.173
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 29.487.721 25.491.621 23.698.326
Pendanaan (Rp Juta) 3.338.170 2.210.521 1.002.172
Rencana Strategis Tahun 2025 Transaksi internasional juga menjadi salah satu fokus
Menabung semakin menarik di Jenius dengan adanya Jenius untuk bisa menghadirkan kemudahan, sehingga
level awards yang baru, yaitu Seed, Plant, Grow, transaksi di luar negeri sama dengan transaksi di
Nurture, dan Bloom. Semakin banyak pengguna dalam negeri. Untuk mendukung fokus tersebut,
menabung, semakin banyak juga benefit yang Jenius memiliki beberapa inisiatif, yaitu berkolaborasi
dapat dinikmati pada program Funds With Benefits, dengan WISE untuk pengiriman mata uang asing yang
baik ketika menggunakan fitur-fitur Jenius maupun lebih cepat dan transparan, QRIS Cross Border yang
penawaran menarik di berbagai merchant favorit. Selain memudahkan pengguna bertransaksi di luar negeri
itu, Jenius juga akan menghadirkan tabungan Maxi dengan scan QRIS dari aplikasi Jenius, serta menambah
Saver USD, yaitu deposito pada aplikasi Jenius dengan pilihan mata uang asing yang terdapat pada aplikasi
mata uang dolar Amerika Serikat yang dapat dibuat dan Jenius.
dikelola oleh pengguna langsung dari aplikasi Jenius.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 121
Page 124
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Kartu kredit Jenius mendapatkan sambutan positif Joint Financing Business
sejak diluncurkan pada 2022. Jenius juga berkomitmen Unit bisnis RLB ini fokus pada jasa pelayanan dan
terus meningkatkan kapabilitas dan inovasi pada Kartu pemberian kredit kepada debitur perorangan maupun
Kredit Jenius. Dua inisiatif pengembangan kapabilitas badan usaha melalui kerja sama dengan perusahaan
kartu kredit Jenius pada 2025, yaitu menghadirkan multifinance dan fintech. SMBC Indonesia menyediakan
supplementary credit card (s-Card) dan scan QRIS pada 2 (dua) bentuk layanan kerja sama berupa joint financing
aplikasi Jenius dengan menggunakan sumber dana dari dan channeling.
Kartu Kredit Jenius.
Joint financing merupakan bentuk penyaluran kredit
Sebagai komitmen SMBC Indonesia untuk bank kepada nasabah yang bekerja sama dengan
memberdayakan nasabah pensiun dan mikro serta perusahaan multifinance dengan syarat dan ketentuan
membuat hidup mereka lebih mudah melalui digital, tertentu serta porsi pembiayaan yang telah disepakati
bank berencana meluncurkan Jenius Daya. Aplikasi ini bersama. Sedangkan channeling merupakan bentuk
dikembangkan melalui proses kokreasi serta didesain penyaluran kredit bank kepada nasabah yang bekerja
untuk dapat membantu nasabah pensiunan mengelola sama dengan perusahaan multifinance atau fintech.
keuangan dengan lebih simpel melalui smartphone. Syarat dan ketentuan tertentu serta seluruh dana
pembiayaan berasal dari SMBC Indonesia.
RETAIL LENDING BUSINESS Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
Retail Lending Business (RLB) SMBC Indonesia Pension Business
menyediakan layanan dan akses pendanaan untuk Pension Business sebagai mitra PT Taspen (Persero),
tujuan konsumtif maupun produktif bagi nasabah PT Asabri (Persero) dan Dana Pensiun BUMN terus
individu, yang terdiri dari 3 (tiga) unit bisnis, yaitu: berupaya meningkatkan dan menjaga kualitas
pelayanan dalam hal pembayaran Manfaat Pensiun
Pension Business dengan berpegang pada prinsip:
Unit ini memberikan layanan pembayaran manfaat 1. Tepat orang
pensiun melalui rekening tabungan Citra Pensiun 2. Tepat waktu dan tepat jumlah
dengan berbagai fitur dan kemudahan yang didesain 3. Tepat administrasi
khusus bagi para nasabah pensiunan. Layanan disajikan
melalui berbagai kanal SMBC Indonesia, seperti Dalam hal penyediaan fasilitas pembiayaan melalui
jaringan cabang; ATM SMBC Indonesia, ATM Bersama, produk-produk kredit konsumtif, selama 2024 Pension
dan ATM PRIMA; serta jaringan Kantor Pos Indonesia. Business telah melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Untuk memberikan nilai tambah dan kenyamanan
Sedangkan untuk produk pinjaman, yang disediakan nasabah, Pension Business telah melakukan
berupa produk pinjaman multiguna yang dapat digunakan penyederhanaan dan pengurangan dokumen yang
bagi segala macam kebutuhan konsumtif oleh pegawai menjadi syarat dalam pengajuan kredit. Strategi ini
aktif, pra pensiun dan pensiun. Produk ini disesuaikan diharapkan dapat meningkatkan kecepatan proses
dengan kemampuan dan kebutuhan setiap nasabah. aplikasi kredit dengan tetap mengedepankan
prinsip kehati-hatian.
Saat ini, Retail Lending Business juga sedang 2. Simplifikasi proses kredit dengan mengedepankan
melakukan pengembangan aplikasi Jenius Daya proses bisnis yang meminimalisir aktivitas face to face
yang pada tahap pertama akan digunakan oleh sudah diimplementasikan. Proses implementasinya
nasabah Pension Business untuk melakukan transaksi dilakukan secara bertahap yang dimulai pada awal
perbankan. tahun 2024 sampai akhirnya diimplementasikan
secara nasional pada kuartal III 2024.
Micro Business 3. Pada pertengahan tahun 2024, Pension Business
Unit usaha ini fokus pada jasa pelayanan dan telah meluncurkan produk kredit yang ditawarkan
pemberian kredit kepada para pelaku usaha ekonomi kepada pegawai aktif segmen Aparatur Sipil Negara
produktif sektor mikro dan kecil beserta komunitasnya (ASN). Produk ini diharapkan menjadi penyeimbang
di Indonesia. Unit bisnis tersebut menyediakan 2 (dua) porotfolio kredit pensiun yang semakin mature.
produk layanan: Maxi Micro (pinjaman dengan agunan – 4. Program-program anti-attrition juga dilakukan
secured loan) dan produk Digital Micro (pinjaman tanpa secara lebih proaktif yang ditujukan untuk
agunan berbasis digital – unsecured loan). menjamin portofolio Nasabah tetap terjaga.
122 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen
5. Telah dilakukan juga usaha-usaha untuk perbaikan diimplementasikan secara reguler dengan bertujuan
proses yang berkaitan dengan asuransi jiwa kredit dapat menawarkan program-program yang lebih
dengan model bisnis referensi. Selain sebagai bervariasi kepada nasabah mikro.
mitigasi risiko kredit, hal ini juga ditujukan untuk
menjamin tingkat biaya kredit tetap terjaga. Joint Finance Business
6. Kualitas tenaga sales ditingkatkan terus dengan Pada tahun 2024, Joint Finance Business terus fokus
pembuatan kurikulum training yang tujuannya untuk pada pertumbuhan bisnis pada perusahaan multifinance
meningkatkan hard skill dan soft skill. dan fintech yang telah ada dan menambah rekan kerja
sama pada kedua perusahaan baru tersebut secara
Micro Business selektif. Dalam mencapai target tersebut, beberapa
Pada tahun 2024, inisiatif dan strategi yang dilakukan strategi yang telah dijalankan sebagai berikut:
oleh Micro Business difokuskan untuk menghadapi a. Menjalin hubungan yang lebih erat dengan rekan
dinamika pasar yang semakin menantang dengan kerja sama yang telah ada dengan menambah
melakukan berbagai penyesuaian. Langkah-langkan ini produk pembiayaan yang sebelumnya tidak dapat
bertujuan untuk memastikan pertumbuhan bisnis dapat dilayani oleh unit bisnis.
terus berkelanjutan dan kualitas portofolio kredit tetap b. Memperluas pertumbuhan bisnis dengan
terjaga secara optimal. menambah rekan kerja sama baru secara lebih
selektif dengan kriteria yang ketat untuk dapat
Berbagai strategi yang telah dijalankan untuk menjawab menjaga kualitas kredit termasuk kolaborasi kerja
tantangan sepanjang tahun 2024, antara lain: sama pembiayaan dengan anak perusahaan.
1. Merealisasikan penambahan sumber daya manusia c. Melakukan pemantauan portofolio secara intensif
dengan model outsourcing yang telah disesuaikan atas variasi produk masing-masing rekan kerja
dengan potensi pasar mikro untuk mempercepat sama agar dapat mengelola risiko konsentrasi
pemenuhan kebutuhan tenaga kerja baru dalam portofolio pada produk tertentu,
rangka mendukung pertumbuhan bisnis. d. Mengikuti dan mengamati kondisi pasar
2. Mengoptimalkan pelatihan dan pengembangan pembiayaan yang dilakukan oleh rekan kerja sama
Nasabah melalui program-program yang untuk dapat memonitor perkembangan usaha rekan
didukung oleh SMBC Indonesia Daya.id seperti kerja sama.
pendampingan bisnis, pelatihan, dan webinar e. Membuat media monitoring secara periodik yang
dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha lebih komprehensif atas performance rekan kerja
Nasabah Micro Business secara berkelanjutan. sama.
3. Melanjutkan model pembiayaan pelaku f. Terus mengembangkan kemampuan sistem
usaha ekonomi produktif dan komunitas yang aplikasi bank untuk dapat memenuhi kebutuhan
menaunginya, disesuaikan dengan kebutuhan dan operasional rekan kerja sama.
modal bisnis Nasabah untuk memastikan kualitas
portofolio tetap terjaga. Pencapaian Kinerja
4. Melanjutkan pengembangan aplikasi pinjaman
mikro kredit berbasis digital yang memungkinkan Pension Business
proses lebih cepat dan efisien serta memperluas Pada tahun 2024, total nasabah Pension Business
layanan ke segmen yang lebih luas. mencapai 421.679 orang, lebih rendah 5,65% dibanding
5. Memperluas kemitraan strategis dengan UMKM tahun 2023 yang sebanyak 446.937 orang. Penurunan
dan komunitas lokal dalam rangka dukungan atas terutama disebabkan karena nasabah yang meninggal
pengembangan usaha lokal menggunakan platform dunia dan sebab lainnya adalah penyaluran Manfaat
perbankan digital. Pensiun dilakukan melalui bank lain.
6. Menjalin kerja sama dengan unit bisnis terkait yang
memiliki potensi pembiayaan untuk sektor mikro. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola
7. Mengembangkan program-program pembiayaan tercatat sebesar Rp2.281,5 miliar, naik 5,86%
kredit mikro yang diinisiasi dengan uji coba dibandingkan tahun 2023. Untuk portofolio pendanaan
program untuk kemudian di-review dan agar dapat tercatat sebesar Rp21.563,5 miliar lebih kecil 2,96%
dibanding tahun 2023.
Kinerja Operasional Pension Business Tahun 2024
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Nasabah Orang 421.679 446.937 474.373
Dana Pihak Ketiga (Rp Miliar) 2.281,5 2.155 2.175
Pendanaan (Rp Miliar) 21.563,5 22.222 24.058
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 123
Page 126
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Micro Business
Jumlah nasabah Micro Business pada tahun 2024 mengalami penurunan 5,3% dibandingkan tahun 2023, sehingga
menjadi 13.190 orang. Penurunan tersebut disebabkan karena rata-rata nominal pinjaman mikro yang diberikan lebih
tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja Operasional Micro Business Tahun 2024
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Nasabah Orang 13.190 13.935 11.947
Pendanaan (Rp Juta) 1.833.520 1.306.176 743.106
Joint Finance Business
Pada tahun 2024, outstanding pinjaman kerja sama dengan rekan kerja sama di unit bisnis Join Financing sebesar
Rp2,8 triliun dengan jumlah nasabah (NOC) sebanyak 255.430. Pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan tahun
2023, yakni outstanding pinjaman Rp1,1 triliun dan NOC 160.994 nasabah.
Selama tahun 2024, Joint Financing Business terus berfokus pada pertumbuhan bisnis baik pada perusahaan
multifinance maupun fintech yang telah ada termasuk penambahan mitra kerja sama fintech baru yang dipilih secara
selektif. Hal ini menyebabkan adanya kenaikan jumlah nasabah pada Joint Finance maupun total pinjaman yang
disalurkan.
Rencana Strategis Tahun 2025
Pension Business
Strategi Penjelasan
Peremajaan Portfolio dan 1. Pengembangan produk yang tujuannya untuk menyeimbangkan demografi portfolio agar tidak
Pengembangan Produk terkonsentrasi pada nasabah-nasabah yang usianya sudah lebih lanjut.
2. Peluncuran produk ritel lain dengan mulai diperkenalkannya Kredit Pemilikan Rumah yang akan
dilakukan secara terbatas.
Simplifikasi Proses 1. Perbaikan secara terus menerus pada proses dan persyaratan pengajuan kredit agar dapat
memberikan pelayanan lebih baik kepada para calon debitur.
2. Penyederhanaan persyaratan dan dokumen pengajuan kredit termasuk penggunaan aplikasi digital.
Portofolio Monitoring 1. Melakukan strategi akuisisi dan ant-attrition berdasarkan analisa portofolio agar setiap strategi yang
diterapkan lebih tetap sasaran dan efisien.
2. Monitoring portofolio untuk mencapai tingkat kualitas portofolio yang diharapkan dan dapat
menghemat biaya kredit.
Pengembangan Jalur Akuisisi Mengembangkan saluran-saluran akuisisi agar dapat meningkatkan kemampuan akusisi termasuk
memanfaatkan kerja sama dengan mitra-mitra strategis.
Micro Business
Strategi Penjelasan
Pengelolaan Kinerja Bisnis 1. Menyempurnakan sales and acquisition model dalam rangka menjaga portofolio dan mencapai
target pembiayaan & finansial mikro.
2. Memperkuat kemampuan tenaga penjual dengan melakukan pelatihan dan pendampingan di semua
tingkatan secara berkala sebagai bentuk pemantauan kinerja/kualitas tim sales dan/atau tenaga
penjual.
Pengembangan Produk atau 1. Mengimplementasikan pengembangan variasi produk mikro baik dengan jaminan atau tanpa
Layanan Baru maupun Existing jaminan untuk Nasabah baru dan existing UMKM.
2. Peningkatan layanan digitalisasi perbankan dalam aktivitas usaha pelaku UMKM guna meningkatkan
transaksi layanan keuangan.
Program untuk Nasabah Meningkatkan usaha pelaku UMKM dengan melakukan pendampingan melalui program-program yang
bekerja sama dengan SMBC Indonesia Daya.id kepada Nasabah yang telah mendapatkan pinjaman
kredit mikro dari SMBC Indonesia
124 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Strategi Penjelasan
Optimalisasi Proses dan 1. Mengoptimalkan aplikasi digital menggunakan metode hybrid (Kombinasi tenaga penjual dan proses
Jangkauan digital) guna memperluas jangkauan penyaluran kredit untuk nasabah baru (New to bank).
2. Melakukan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi dalam proses kredit.
3. Menyempurnakan proses penagihan agar lebih produktif dan efisien.
4. Mendukung program pemerintah terkait percepatan sektor prioritas kepada pelaku usaha UMKM
dengan menjalankan program KUR (Kredit Usaha Rakyat).
Memperkuat kemitraan Strategis 1. Pengembangan model kerja sama dengan menjalin kemitraan lokal dengan pelaku UMKM dan
dengan Mitra Bisnis komunitasnya menggunakan skema berbasis DCR (Digital, Community, dan Relationship).
2. Pengembangan ekosistem UMKM dengan merintis kerja sama atau kolaborasi dengan nasabah di
sektor bisnis SMBC Indonesia guna meningkatkan penyaluran kredit ke pelaku UMKM.
Joint Finance Business
Dengan tujuan terus meningkatkan pertumbuhan dan menjaga kualitas kredit unit bisnis Joint Finance di tahun 2025
memiliki rencana strategis antara lain disampaikan dalam tabel di bawah ini:
Strategi Penjelasan
Pengelolaan Kinerja Bisnis 1. Memperluas rekan kerja sama secara selektif baik untuk perusahaan multifinance dan fintech
dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian atas RAC nasabah yang dipilih dari rekan kerja
sama untuk dapat diberikan pinjaman.
2. Mengelola rekan kerja sama yang sudah ada dan khususnya yang memiliki kinerja yang baik di
SMBC Indonesia dapat ditingkatkan volume pembiayaannya dan menambah limit kerja sama yang
juga sesuai dengan kualitas pinjaman yang dikelola oleh rekan kerja sama.
3. Menggali bentuk kerja sama baru dengan rekan kerja sama lain dengan tetap memperhatikan
ketentuan/peraturan OJK yang ada.
4. Melakukan kerja sama pembiayaan secara proporsional termasuk pemilihan atas variasi produk
pada rekan kerja sama guna menghindari adanya risiko konsentrasi portofolio pada produk dan/
atau rekan kerja sama tertentu.
5. Melakukan pemantauan portofolio yang berkesinambungan untuk menjaga kualitas portofolio
pada Joint Finance dengan melakukan aktivitas namun tidak terbatas pada peninjauan atas kinerja
finansial & kualitas portofolio rekan kerja sama secara berkala, peninjauan atas fasilitas yang
diberikan minimum 1 tahun sekali, peninjauan atas penetapan cap & trigger atas kualitas portofolio
minimum 1 tahun sekali, melakukan kunjungan sampling ke nasabah rekan kerja sama yang
dilakukan secara periodik.
6. Melakukan pertemuan periodik dengan rekan kerja sama untuk membahas performa portofolio yang
dikelola oleh Bank maupun yang dikelola secara keseluruhan oleh rekan kerja sama untuk dapat
dilakukan tindak lanjut bersama selain menaikkan volume juga menjaga kualitas kredit
7. Meningkatkan komunikasi dengan asosiasi yang menaungi rekan kerja sama untuk dapat
mengetahui kondisi pasar pembiayaan secara keseluruhan
8. Penambahan sumber daya manusia sejalan dengan peningkatan target volume pembiayaan.
Program Pembiayaan Tetap menggali program pembiayaan yang telah dilakukan rekan kerja sama untuk dapat juga dibiayai
oleh SMBC Indonesia dengan memperhatikan volume pembiayaan dan kualitas pembiayaan yang telah
berjalan di rekan kerja sama.
Optimalisasi Sistem dan Proses 1. Melanjutkan pengembangan sistem untuk dapat memenuhi kebutuhan dan layanan operasional dari
rekan kerja sama.
2. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan tim operasional Bank atas adanya proses operasional baru
yang terjadi di rekan kerja sama.
WEALTH MANAGEMENT BUSINESS 1. Pengembangan fitur wealth/investment dalam
aplikasi Jenius berupa:
Unit bisnis di segmen usaha Retail Banking yang a. Implementasi fitur mutual fund switching
lain adalah Wealth Management Business (WMB). (pengalihan reksa dana).
Unit ini disediakan untuk melayani nasabah individu b. Penyediaan produk Asuransi Digital Sekoci –
segmen affluent, fokus pada pengembangan produk asuransi jiwa micro bekerja sama dengan mitra
simpanan dan investasi serta layanan nasabah prima asuransi Allianz, dengan skema kerja sama
melalui layanan Sinaya Prioritas yang tersedia di 56 distribusi.
kantor cabang SMBC Indonesia, tersebar di 35 kota.
Layanan juga dapat diakses juga melalui platform digital 2. Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima
(Jenius) yang memberikan keleluasaan nasabah dalam berbasis digital:
bertransaksi kapan saja dan di mana saja. a. Fitur bebas biaya tarik tunai 50x/bulan dengan
kartu debit Jenius dari saldo aktif Rupiah
Inisiatif dan Strategi Tahun 2024 maupun mata uang asing (di jaringan ATM
Sepanjang tahun 2024, sejalan dengan rencana bisnis PRIMA/ALTO/Visa dalam dan luar negeri).
Bank, unit WMB telah merealisasikan sejumlah inisiatif b. Priority for Family, yakni benefit baru yang
strategis, yaitu: diberikan bagi anggota keluarga dari nasabah
prioritas yang memiliki rata-rata Assets
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 125
Page 128
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Under Management (AUM) minimal Rp10 3. Pengembangan aplikasi Sinaya Robo, sebagai
miliar selama 3 (tiga) bulan berturut-turut. salah satu sales tools, dengan melengkapi informasi
Nasabah yang memenuhi kriteria program portofolio Nasabah dengan produk obligasi dan
dapat mendaftarkan maksimal 3 (tiga) anggota bancassurance non unit link (tradisional) sehingga
keluarga inti sebagai nasabah prioritas. Para Relationship Manager (RM) mendapatkan informasi
anggota keluarga tersebut akan di-upgrade portofolio nasabah secara menyeluruh
menjadi nasabah Sinaya Prioritas dan 4. Penambahan produk Investasi yang dapat
menerima keistimewaan sebagai nasabah memberikan lebih banyak alternatif sehingga dapat
prioritas (keistimewaan transaksional & non memenuhi kebutuhan investasi nasabah:
transaksional) serta mendapatkan apresiasi a. Penambahan produk 5 (lima) reksa dana dari
pada saat berulang tahun. mitra manajer investasi baru, yaitu Syailendra
c. Asuransi Perjalanan, yakni merupakan layanan Capital
yang diberikan kepada Nasabah Prioritas b. Penambahan produk 9 (sembilan) reksa dana
yang memiliki rata-rata AUM minimal Rp10 dari mitra manajer investasi baru, yaitu BNI
miliar selama 3 (tiga) bulan berturut turut. Aset Management
Nasabah dapat menikmati asuransi perjalanan c. Peluncuran produk Bancassurance Guardia
bersama pasangan dan 2 (dua) orang anak Rencana Syariah, yaitu asuransi jiwa tradisional
(usia maksimal 21 tahun). Nasabah juga dapat syariah dengan solusi target keuangan dan
memilih 1 (satu) asuransi perjalanan/rencana warisan.
perlindungan tahunan atau 2 (dua) kali rencana
perjalanan (1 bulan per perjalanan) Pencapaian Kinerja
d. Priority Pass, merupakan layanan yang Pada tahun 2024 tercatat pertumbuhan 4% nasabah,
diberikan kepada Nasabah Prioritas yang menjadi 142.257. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh
memiliki rata-rata AUM minimal Rp3 miliar sebesar 27% menjadi Rp43,2 triliun, dengan dana
selama 3 (tiga) bulan berturut-turut. Nasabah produk simpanan sebesar Rp35,6 triliun dan dana
dapat menikmati keanggotaan Priotity Pass produk investasi sebesar Rp7,6 triliun. Pertumbuhan
gratis selama 1 (satu) tahun, termasuk hingga DPK ini dicapai dengan kenaikan biaya bunga menjadi
8 (delapan) kali kunjungan ke lebih dari 1.500 4,84%.
Priority Pass Airport Lounge di seluruh dunia
Kinerja Produk Wealth Management*
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Jumlah Nasabah Orang 142.257 137.248 133.880
Total Dana Pihak Ketiga Rp Miliar 43.274 33.974 33.681
Dana Produk Simpanan Rp Miliar 35.653 27.320 27.224
Dana Produk Investasi Rp Miliar 7.621 6.653 6.437
Indikator Kinerja Wealth Management*
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Biaya Bunga % 4,84 4,39 3,49
Pendapatan Bunga Bersih Rp Miliar 410 441 299
Pendapatan Lainnya Rp Miliar 171 175 174
Biaya Operasi Rp Miliar (180) (169) (174)
* Kinerja WMB sebagai bisnis unit termasuk hasil pemasaran produk melalui platform digital (Jenius)
Rencana Strategis Tahun 2025
Di tahun 2025, WMB akan melakukan rencana pengembangan produk dan layanan sebagai berikut:
1. Pengembangan lanjutan layanan digital untuk Nasabah Sinaya Prioritas meliputi dan tidak terbatas pada:
a. Pengembangan fitur dalam aplikasi Jenius berupa fitur transaksi dan edukasi produk investasi.
b. Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima berbasis digital.
126 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen
c. Pengembangan alat bantu berbasis digital lain dan institusi/bisnis lainnya. Selain itu, akan
dan kemampuan advisory staff. bank untuk dilakukan kerja sama strategis guna membangun
meningkatkan proses penjualan dan kualitas ecosystem partnership untuk mendapatkan
layanan. nasabah potensial, baik di bidang simpanan
maupun pinjaman.
2. Pengembangan produk wealth management, 2. Sebagai bank devisa, Business Banking SMBC
termasuk namun tidak terbatas pada penambahan Indonesia menawarkan layanan dan produk dalam
rekanan manajer investasi, produk reksa dana, valuta asing, baik berupa produk simpanan maupun
penambahan produk bancassurances dan menjadi pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance)
mitra distribusi penawaran perdana surat berharga secara bertahap bagi nasabah yang memerlukan.
negara untuk investor ritel. 3. Mengutamakan kebutuhan nasabah dengan
menyediakan solusi produk yang holistik dengan
3. Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima mengembangkan pelatihan yang berfokus pada
meliputi dan tidak terbatas pada layanan solution style selling
transaksional dan non transaksional yang diberikan 4. Menyediakan website platform pada aplikasi
melalui pihak ketiga, dengan menghadirkan layanan TouchBiz guna melayani nasabah perusahaan
Sky RM. Business Banking. Hal ini guna melengkapi mobile
platform yang telah melayani nasabah individu.
5. Fokus membangun kerja sama dengan platform lain
BUSINESS BANKING pada ekosistem digital, yang dapat memberikan
manfaat bagi nasabah.
Segmen usaha Business Banking SMBC Indonesia
menawarkan produk dan layanan lengkap, dari Pencapaian Kinerja
kredit, pendanaan hingga layanan perbankan lain Hingga akhir tahun 2024, total rekening nasabah
dan pelatihan. Kebutuhan utama dari kegiatan usaha yang dilayani oleh Business Banking mencapai
Mitra Bisnis adalah ketepatan waktu dan ketersediaan 3.200 nasabah, naik 6,7% dibandingkan tahun 2023
modal kerja setiap saat dalam menjalankan perputaran yang sebanyak 3.000 nasabah. Untuk penyaluran
bisnisnya, kebutuhan akses ke pasar, hubungan pembiayaan, realisasi tahun 2024 sekitar Rp14 triliun.
berkelanjutan dan jangka panjang dengan pemasok, Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13 triliun,
serta kebutuhan peningkatan kompetensi dan informasi terjadi kenaikan 8,3%.
bisnis.
Rencana Strategis Tahun 2025
Business Banking menjawab kebutuhan-kebutuhan Sejumlah inisiatif strategis untuk menunjang
tersebut dengan menyediakan paket keuangan “3 in 1” pertumbuhan bisnis tahun 2025 di antaranya:
yang meliputi: 1. Meningkatkan pertumbuhan bisnis baik melalui
1. Pengembangan produk-produk dan transaksi optimalisasi tim layanan/jaringan kantor cabang
perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan Bank maupun electronic channel melalui aplikasi
nasabah. TouchBiz.
2. Pengembangan produk supply chain untuk 2. Melanjutkan pengembangan fitur di aplikasi
menjawab kebutuhan akses pasar yang didukung TouchBiz baik dari layanan pendanaan maupun
dengan sistem. akses pembiayaan agar dapat mendukung
3. Program-program peningkatan kapasitas bagi peningkatan transaksi dan operasional nasabah
nasabah. serta peningkatan jumlah nasabah baru.
3. Memperluas layanan dan produk dalam valuta
Selain itu, Business Banking telah mengembangkan asing, baik berupa produk simpanan maupun
electronic channel melalui Digital SME yang saat ini pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance).
telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities) 4. Melanjutkan kolaborasi internal guna menyediakan
pendanaan, pembayaran, transaksi, dan pengelolaan produk dan jasa manajemen kas secara
kas sederhana. komprehensif sebagai one-bank solutions.
5. Melanjutkan kerja sama strategis melalui skema
Inisiatif dan Strategi 2024 supply chain dan institusi/bisnis lainnya guna
Sejumlah inisiatif dan strategi yang dikembangkan membangun ecosystem partnership untuk
sepanjang tahun buku guna meningkatkan kinerja mendapatkan nasabah potensial baik untuk
Business Banking, antara lain: simpanan maupun pinjaman.
1. Dalam rangka memperluas layanan pada nasabah,
SMBC Indonesia mengembangkan skema supply-
chain financing, termasuk kerja sama dengan bank
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 127
Page 130
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
CORPORATE BANKING menurun. Peningkatan suku bunga acuan menjadi
tantangan tersendiri bagi perbankan dalam melakukan
Segmen usaha Corporate Banking (korporasi) terdiri dari penyaluran kredit ke masyarakat. Tantangan lain yang
lini bisnis korporasi Jepang dan korporasi non Jepang. dihadapi perbankan sepanjang tahun 2024 adalah
Lini bisnis korporasi non Jepang melayani nasabah ketatnya likuiditas hingga daya beli masyarakat yang
perusahaan besar Indonesia dan multinasional (Multi melemah.
National Company/MNC), institusi keuangan (Financial
Institution/FI) dan perbankan komersial (Commercial Dalam kondisi tersebut, upaya menjaga kualitas
Banking). Sedangkan lini bisnis korporasi Jepang portofolio terus dilakukan melalui percepatan
melayani Nasabah perusahaan besar Jepang dan Korea penyelesaian beberapa pengajuan restrukturisasi
dengan mayoritas pemegang kepemilikan perusahaan yang masih berjalan serta memastikan Bank telah
tersebut adalah entitas Jepang maupun Korea. mengalokasikan pencadangan dengan cukup. Hal ini
sejalan dengan kebijakan pemerintah dan OJK dalam
Layanan yang disediakan oleh segmen ini, antara lain kebijakan restrukturisasi. Bank juga mengidentifikasi
pembiayaan, penghimpunan dana, serta pengelolaan nasabah-nasabah yang memiliki potensi terdampak
kas. Di bidang pembiayaan, SMBC Indonesia tidak oleh krisis geopolitik.
terbatas pada pembiayaan modal kerja untuk jangka
pendek, tetapi juga pembiayaan investasi yang Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
berjangka menengah dan panjang dalam denominasi Di tengah kondisi yang masih dinamis pada tahun 2024,
rupiah maupun valuta asing. SMBC Indonesia telah merealisasikan sejumlah inisiatif
strategis untuk mendukung kinerja usaha. Di bidang
Segmen korporasi juga aktif berpartisipasi dalam penyaluran pinjaman misalnya, Bank berkonsentrasi
pembiayaan sindikasi, khususnya proyek infrastruktur; untuk menyalurkan pinjaman dengan prinsip kehati-
energi baru terbarukan; pembiayaan terkait hatian untuk menghindari kredit bermasalah.
Environment, Social, Governance (ESG) termasuk
green financing; dan industri pendukung termasuk Selaras dengan strategi untuk melakukan penyaluran
industri pendukung ekspor, yang sejalan dengan pinjaman dengan prinsip kehati-hatian pada tahun
program pembangunan pemerintah Indonesia. Layanan 2024, Bank dengan Moody’s sebagai konsultan
pendukung juga terus ditingkatkan seperti trade finance mengembangkan new credit grading untuk Commercial
dan foreign exchange. Banking. Hal ini akan meningkatkan proses kredit bagi
debitur Commercial Banking, karena new credit grading
Di bidang penghimpunan dana, Bank menyediakan for Commercial Banking dikembangkan berdasarkan
layanan corporate account dalam bentuk rekening data pinjaman SMBC Commercial Banking yang
giro, termasuk di dalamnya manajemen kas. Layanan dikombinasikan dengan data tambahan dari database
rekening giro ini dapat diakses melalui teknologi digital, Moody’s untuk segmen serupa.
sehingga tidak membatasi ruang dan waktu nasabah.
Corporate Banking senantiasa melakukan kolaborasi
Untuk tahun 2024, Bank menyadari bahwa kegiatan bisnis dengan tim Retail Banking dan Business Banking
usaha diliputi oleh tahun yang menantang bagi kondisi dalam bentuk aktivitas cross sell dengan menawarkan
perekonomian nasional. Berbagai aral mewarnai produk payroll dalam bentuk rekening Jenius bagi
perekonomian global dan kondisi pemilu dalam negeri karyawan perusahaan serta pemberian pinjaman modal
yang juga berdampak pada ekonomi Indonesia. Tensi kerja yang berhubungan dengan rantai pasok (supply
geopolitik masih mewarnai dinamika perekonomian chain). Inisiatif kolaborasi ini akan terus ditingkatkan dan
2024, menyebabkan harga komoditas bergejolak yang berlanjut pada tahun 2025.
selanjutnya memicu kenaikan inflasi.
Corporate Banking juga meningkatkan pelayanan
Inflasi tinggi direspons oleh bank sentral dengan kepada nasabah melalui (i) kolaborasi dengan BTPN
menaikkan suku bunga acuan pada Triwulan II dan Syariah untuk penyaluran kredit korporasi syariah, (ii)
III 2024. Kenaikan suku bunga tersebut di satu sisi menyiapkan infrastruktur fundamental untuk perluasan
menurunkan inflasi seiring menurunnya permintaan jangkauan produk keuangan terstruktur dalam
agregat, di samping harga komoditas energi yang juga bisnis pasar hutang Indonesia untuk memungkinkan
investasi obligasi korporasi (iii) memberikan layanan
128 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen
seminar/pelatihan dengan topik “Corporate Financing Sebagai bank kustodian, SMBC Indonesia akan
Masterclass” untuk salah satu perusahaan BUMN yang menjalankan transaksi efek yang mencakup saham,
diikuti oleh 60 peserta selama 2 hari berturut-turut pada obligasi, dan unit penyertaan kontrak investasi kolektif
quarter kedua tahun 2024. (reksa dana). Bank juga akan melayani pembukaan
rekening efek kustodian hingga penyimpanan efek.
SMBC Indonesia melakukan perluasan jangkauan
produk keuangan terstruktur dalam bisnis pasar SMBC Indonesia terus mendukung komitmen
utang Indonesia dengan melakukan investasi surat pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission
berharga pembiayaan inklusif. Dengan inisiatif ini SMBC pada tahun 2050, dengan cara memberikan layanan
Indonesia juga menunjukkan komitmetnya untuk terus dalam mendukung pencapaian strategi transisi dan
mendukung pembiayaan inklusif makroprudential berkelanjutan yang dimiliki nasabah. Hal ini dilakukan
sesuai dengan yang diamanatkan dalam dengan PADG dengan mengadakan pengembangan produk
24/06/2022. Ke depan, SMBC Indonesia akan terus keuangan berbasis ESG (seperti green loan, social
melakukan inisiatif-inisiatif lainnya untuk mendukung loan, sustainability linked loan dan ESG deposit) serta
pembiayaan inklusif makroprudential. pengembangan kapasitas teknis terkait Sustainable
Finance.
Pengembangan dalam bentuk digitalisasi transaksi
perbankan juga dilakukan oleh SMBC Indonesia Sampai dengan triwulan II 2024, Bank telah memberikan
dengan cara melengkapi kapabilitas integrasi sistem fasilitas kredit green loan dan Sustainable Link Loan
menggunakan API berbasis SNAP antara lain: (i) API (SLL) untuk beberapa nasabah yang bergerak di industri
Inkuiri Saldo, (ii) API Transfer (pemindahbukuan dan ke transportasi ramah lingkungan, pengolahan kelapa sawit
bank lain menggunakan BI-FAST) dan (iii) API Virtual dan tekstil, termasuk koordinasi pinjaman sindikasi
Account. internasional yang di dalamnya terdapat tranche khusus
pembiayaan hijau. Sementara di sisi pengembangan
Pada tahun 2024, SMBC Indonesia telah memperoleh kapasitas, Bank telah melaksanakan rangkaian
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai sosialisasi dan workshop terkait sustainable finance
bank kustodian yang melayani investor institusi dan baik untuk internal bank maupun pihak eksternal. Salah
individual, baik lokal maupun asing. Persetujuan dari satunya adalah workshop untuk salah satu nasabah
OJK tersebut tertuang dalam Surat Persetujuan OJK yang bergerak di industri oil and gas dengan tema
Pengawas Perbankan No. S-71/PB.311/2024 tanggal dukungan pendanaan untuk mendukung dekarbonisasi
21 Januari 2024 perihal Persetujuan Penyelenggaraan dan transisi menuju net zero emission untuk sektor yang
Kegiatan Kustodian serta Surat Keputusan Dewan ber-emisi tinggi seperti oil and gas.
Komisioner OJK Nomor KEP-31/PM.02/2024 tentang
Persetujuan Bank Umum Sebagai Kustodian Atas Nama Pencapaian Kinerja
PT Bank SMBC Indonesia (d/h PT BANK BTPN Tbk) Penjelasan mengenai pencapaian segmen usaha
yang ditetapkan pada 7 Mei 2024. Corporate Banking disampaikan berdasarkan layanan
berikut ini:
1. Penghimpunan Dana
Di tahun 2024, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat untuk segmen usaha Corporate Banking mencapai
Rp63 trilliun mengalami kenaikan sebesar 9,06% dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp57,4
triliun.
Kinerja DPK Korporasi Tahun 2024
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2024 2023 2022
Corporate Banking Japanese 40.404 34.630 37.639
Wholesale Banking 21.371 21.952 26.704
Commercial 844 835 703
Total 62.619 57.416 65.046
2. Pembiayaan
Total pembiayaan yang diberikan oleh segmen usaha Corporate Banking pada tahun 2024 mencapai Rp98,8
triliun, menurun 5,4% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp104,5 triliun.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 129
Page 132
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Kinerja Pembiayaan Korporasi Tahun 2024
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2024 2023 2022
Corporate Banking Japanese 30.363 38.873 43.381
Wholesale Banking 62.178 61.047 50.574
Commercial 6.355 4.624 3.496
Total 98.896 104.544 97.450
3. Trade Finance
Pada tahun 2024, total realisasi trade finance tercatat sebesar Rp6,8 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun
2023 yang mencapai Rp6,9 triliun, terjadi penurunan sebesar 2,02%.
Kinerja Trade Finance
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2024 2023 2022
Corporate Banking Japanese 164 289 522
Wholesale Banking 2.882 3.967 9.559
Commercial 3.780 2.711 1.997
Total 6.826 6.966 12.078
4. Cash Management
Sampai akhir Desember 2024, pengelolaan cash management korporasi tercatat sebesar Rp62,6 triliun,
mengalami kenaikan 9,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp57,4 triliun.
Dari pengelolaan dana tersebut, rasio CASA SMBC Indonesia tercatat mencapai 40,7%, mengalami penurunan
sebesar 4,9% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 45,6%.
Kinerja Cash Management Tahun 2024
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2024 2023 2022
Corporate Banking Japanese 40.404 34.629 37.639
Wholesale Banking 21.371 21.951 26.704
Commercial 844 835 703
Total 62.619 57.416 65.046
Rasio CASA 40,7% 45,6% 35,9%
5. Foreign Exchange
Hingga 31 Desember 2024, pengelolaan foreign exchange mencapai Rp449,3 triliun. Dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp557 triliun, terjadi penurunan 19,3%.
Kinerja Foreign Exchange Tahun 2024
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2024 2023 2022
Corporate Banking Japanese 399.508 520.608 555.060
Wholesale Banking 48.217 34.846 34.272
Commercial 1.661 1.384 1.126
Total 449.386 556.838 590.458
130 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 133
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rencana Strategis Tahun 2025 Berkenaan dengan teknologi perbankan, melalui
Secara umum, rencana strategi tahun 2025 merupakan pengembangan dilakukan oleh Transaction Banking
kelanjutan dari yang telah dilakukan pada tahun and Supply Chain dalam rangka meningkatkan
sebelumnya. Segmen korporasi memproyeksikan layanan, meningkatkan utilisasi transaksi perbankan,
perluasan target segmen, menambah produk baru, dan meningkatkan pengendapan dana pihak ketiga Nasabah
penguatan di sisi teknologi serta pengembangan sektor dan meningkatkan efisiensi layanan, meliputi:
baru. 1. Menyederhanakan sistem, produk dan prosedur
yang ada saat ini, guna menghindari adanya proses
Dari sisi target segmen, segmen korporasi yang berulang serta meningkatkan efisiensi dan
memperluas basis nasabah perusahaan-perusahaan meningkatkan pengalaman perbankan Nasabah
Indonesia di segmen Tier 1 dan Tier 2. Selain itu, secara keseluruhan.
basis nasabah Commercial Banking juga diperluas 2. Mengimplementasikan platform digital yang
dengan menargetkan pemasok atau distributor dari terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan Nasabah
nasabah-nasabah Tier 1 dan Tier 2. Bank juga terus secara komprehensif untuk produk dan layanan
meningkatkan transaksi fee based. Hal itu, antara lain cash management, pembiayaan perdagangan &
dilakukan melalui transaksi trade finance, structured pembiayaan rantai pasok (supply chain financing).
finance (project finance dan ECA), sindikasi, layanan 3. Meningkatkan kapabilitas dan fitur sistem Financial
agensi & layanan kustodian serta peningkatan dari sisi Supply Chain Management (FSCM) dan mampu
treasury (sistem, produk, dan trading capability). untuk integrasi dengan Front-end-system ataupun
API serta dapat beradaptasi untuk mengakomodasi
Menyeimbangkan pertumbuhan funding dan lending produk dan variasi layanan sesuai dengan
dengan menciptakan ekosistem dan konektivitas kebutuhan Nasabah.
untuk pembiayaan secara end to end yang mencakup 4. Bekerja sama dengan Perusahaan Jasa
pinjaman, cash management dan forex. Pengembangan Pembayaran ataupun Financial Technology
ekosistem tersebut dilakukan melalui beberapa strategi yang membantu Nasabah dalam hal layanan
sebagai berikut: (i) peningkatan kapabilitas sistem transaksional harian. Bentuk layanan ini adalah
termasuk interkoneksi antar sistem (ii) meningkatkan merupakan layanan yang belum atau tidak tersedia
transaksi digital trade (iii) eksplorasi peluang trade flow di SMBC Indonesia dan dalam hal ini SMBC
dan cash management yang memerlukan skema LCS Indonesia bertindak hanya sebagai pemberi
(iv) meningkatkan kolaborasi dengan unit Bisnis lainnya. referensi.
5. Pengembangan layanan Open API berbasis SNAP
Meningkatkan peran SMBC Indonesia selaku Bank (Standar Nasional Open API Pembayaran) dengan
Kustodian dalam upaya meningkatkan nilai aset dalam mengintegrasikan sistem keuangan Nasabah
penitipan. Untuk itu, Bank mengembangkan sistem dan juga membuka penggunaan Open API untuk
kustodian, seperti penambahan fungsi administrasi layanan Banking-as-a-Service (BaaS).
produk investasi yang dikelola Manajer Investasi dan
penambahan fungsi antarmuka antara sistem kustodian
dengan sistem KSEI. Inisiatif ini dilakukan agar mampu TREASURY
menyediakan layanan yang lebih efisien dan efektif bagi
pengguna jasa kustodian. SMBC Indonesia selalu berupaya untuk memberikan
solusi tresuri yang inovatif yang selaras dengan tujuan
Meneruskan pengembangan produk terkait ESG strategis nasabah dengan dukungan keahlian dan
termasuk, green, social, sustainability linked loan, dan posisi keuangan yang kuat di tingkat global untuk
blended finance. Tujuannya adalah ikut mempromosikan meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung
keuangan berkelanjutan di berbagai sektor sebagai pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan
bentuk dukungan pencapaian NDC (Nationally kegiatan usahanya, segmen Treasury bersinergi dengan
Determined Contributions) Indonesia, dan selaras seluruh lini bisnis Bank agar dapat memberikan layanan
dengan strategi SMBC Group utk mencapai net zero terbaik kepada nasabah.
emission.
Segmen usaha Treasury menawarkan berbagai macam
Melakukan pendekatan proaktif untuk menangkap produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi
peluang investasi langsung asing dari Jepang yang akan kebutuhan nasabah serta melakukan aktivitas trading
masuk ke Indonesia. Serta menyelenggarakan kegiatan yang antara lain mencakup: Foreign exchange (termasuk
acara business matching dan inisiatif lainnya untuk FX Today, FX Tomorrow, FX Spot, FX Forward, FX Swap,
menghubungkan Nasabah dengan para investor. dan Domestic Non-Deliverable Forward), interest rate
swap, cross currency swap, surat berharga (Obligasi
pemerintah, baik konvensional maupun syariah,
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 131
Page 134
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
dan sekuritas rupiah Bank Indonesia), pasar uang b. Melakukan diversifikasi sumber pendanaan
(instrumen antarbank & Bank Indonesia), dan repo/ melalui pengembangan pendanaan dari sektor
reverse repo. Hingga saat ini, SMBC Indonesia terus wholesale, retail funding dan public sector/
mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan financial institutions.
nasabah serta bermitra dengan nasabah dalam c. Terus memantau perkembangan pasar
menghadapi pasar yang dinamis dan terus berubah pendanaan jangka panjang (long-term funding),
dengan tetap mengedepankan tunduk pada regulasi seperti penerbitan obligasi rupiah, fasilitas
yang berlaku. pinjaman bilateral jangka panjang dalam rupiah
maupun valuta asing dari bank lokal dan
SMBC Indonesia terpilih menjadi salah satu Appointed bank asing/institusi keuangan internasional,
Cross Currency Dealer Bank (Bank ACCD) untuk termasuk pendanaan dari SMBC Group.
melakukan transaksi Local Currency Transaction (LCT)
bagi mata uang JPY-IDR and THB-IDR sejak tahun 2. Kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas
2021. Pada tahun 2024, Bank Indonesia menunjuk (ALMA) Bank relatif memadai dan selalu dilakukan
SMBC Indonesia sebagai bank Appointed Cross pemutakhiran melalui indikator pendukung sebagai
Currency Dealer (ACCD) untuk melakukan transaksi berikut:
Local Currency Transaction (LCT) bagi mata uang KRW- a. Meningkatkan ALMA dengan pemantauan
IDR. suku bunga yang lebih baik melalui Funding
Lending Meeting dan pertemuan ALCO.
Melalui penunjukan sebagai bank ACCD ini, diharapkan b. Memiliki kebijakan yang menyeluruh untuk
memberikan kontribusi positif kinerja Bank, khususnya menjaga ketersediaan likuiditas sesuai dengan
melalui platform digital Jenius. Dengan adanya layanan struktur profil aset dan liabilitas Bank. Bank
tersebut, nasabah Bank dapat menikmati kurs valas juga telah memiliki prosedur limit kewenangan
yang lebih kompetitif dan pengiriman dana ke institusi pengelolaan likuiditas. Akuntabilitas dan
atau individu di negara partner bank ACCD dengan jenjang delegasi wewenang telah diterapkan
lebih efisien dan cepat. sesuai dengan kebutuhan Bank.
c. Telah memiliki program contingency plan
Sejak Mei 2024, SMBC Indonesia telah mendapat dalam penyediaan back-up likuiditas.
persetujuan dari Bank Indonesia untuk menjadi salah
satu primary dealer dalam Operasi Pasar Terbuka 3. Pengembangan produk dan layanan untuk
(OPT). Implementasi Primary Dealer merupakan upaya mendukung sektor bisnis wholesale, retail dan
mendukung penguatan repo dalam rangka integrasi sektor publik/lembaga keuangan sebagai berikut:
pengelolaan moneter dan pengembangan pasar uang. a. Pengembangan layanan dan produk valuta
Hal ini diharapkan dapat lebih memperkuat pengelolaan asing yaitu dengan penambahan mata uang
likuiditas dan transmisi kebijakan moneter yang pada asing yang dapat ditransaksikan, diversifikasi
akhirnya akan berkontribusi positif bagi perekonomian produk terkait dengan transaksi FX dan
nasional. derivatif seperti transaksi menggunakan skema
Local Currency Transaction (LCT), Domestic
Inisiatif dan Strategi Tahun 2024 Non-Deliverable Forward (DNDF), Option dan
Menghadapi situasi yang berkembang pada tahun 2024, Call Spread Option (CSO) dan Range Forward.
SMBC Indonesia telah mengimplementasikan sejumlah b. Pengembangan produk Obligasi baik IDR
inisiatif strategis, yaitu: maupun USD. Pengembangan tersebut
1. Untuk menjaga tingkat likuiditas pada level yang termasuk di dalamnya transaksi perdagangan
aman, SMBC Indonesia telah melakukan beberapa repo dan reverse repo dengan Bank lain
langkah strategis, di antaranya: dan obligasi dengan nasabah, baik nasabah
a. Menjaga indikator-indikator likuiditas berada business banking maupun korporasi.
pada kondisi aman yaitu lebih tinggi dari c. Pengembangan layanan untuk mendukung
ketentuan yang disyaratkan. Hingga 31 aktivitas Primary Dealer melalui instrumen
Desember 2024, Liquidity Coverage Ratio Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
(LCR) sebesar 216.42% dan Net Stable
Funding Ratio (NSFR) sebesar 122.23%.
132 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 135
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pencapaian Kinerja 3. Selain melalui produk, Treasury SMBC
Pada tahun 2024, nilai transaksi mata uang asing Indonesia bersama lini bisnis lain akan terus
yang direalisasikan naik sebesar 14,1% dibandingkan menyelenggarakan seminar ekonomi secara rutin
transaksi tahun 2023. Kenaikan ini dikontribusi oleh baik dalam skala besar maupun kecil, secara
segmen usaha Financial Institution dan Wholesale online maupun offline dengan tujuan memberi
Business. Sedangkan peningkatan transaksi obligasi update perkembangan pasar, membahas regulasi
sebesar 14,0% dibandingkan transaksi tahun 2023, baru, memasarkan produk yang sesuai dalam
dikontribusi oleh segmen usaha Financial Institution. setiap situasi, menambah pemahaman kebutuhan
nasabah dan diseminasi pengetahuan produk.
Untuk transaksi derivatif, terjadi penurunan nilai 4. Dalam rangka meminimalisasi maturity mismatch,
transaksi sebesar 10,9% dibandingkan transaksi tahun SMBC Indonesia terus menjaga dan meningkatkan
2023, yang disebabkan oleh ketatnya persaingan bisnis sumber pendanaan jangka-panjang. Di tahun
dari Bank lain. 2025, Bank akan melanjutkan rencana untuk
melakukan penerbitan Obligasi dalam mata uang
Kinerja Operasional Treasury Tahun 2024 Rupiah dengan jumlah dan waktu penerbitan
Pertumbuhan mempertimbangkan pertumbuhan kredit, kondisi
Uraian
YoY (%) likuiditas dan kondisi pasar. Selain itu, SMBC
Total Volume Transaksi FX 14,1 Indonesia juga akan terus mengeksplorasi kerja
Total Volume Transaksi Derivatif (10,9) sama bilateral untuk mendapatkan fasilitas
Total Volume Transaksi Obligasi 14,0 pendanaan segar dari Lembaga Keuangan
domestik maupun luar negeri, termasuk dengan
SMBC Group.
Rencana Strategis Tahun 2025
Di tahun 2025, fokus pengembangan terkait dengan
segmen Treasury meliputi: PERBANKAN SYARIAH
1. Bank Indonesia policy mengenai Blueprint
Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2030 Segmen usaha Perbankan Syariah dijalankan oleh
a. Bank akan melakukan pengembangan sistem entitas anak, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk.
terkait dengan Central Clearing Counterparty Perusahaan ini telah menjadi perusahaan publik yang
(CCP) dan Non-Centrally Cleared Derivative sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun
(NCCD). CCP dan NCCD, merupakan 2018.
mandatory requirement yang harus dipenuhi
oleh Bank terkait dengan transaksi FX dan Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
Derivative. Inisiatif strategis yang dilakukan pada 2024 tercermin
b. Sejalan dengan inisiatif tersebut, maka Bank dalam 4 (empat) pilar Key Strategic Iniciatives (KSI)
akan melakukan update sistem dan melakukan Bank, yaitu:
pengembangan produk FX option dan call
spread option serta mempertimbangkan untuk Pilar 1: Memperkuat proses bisnis saat ini dengan perbaikan
melakukan pengembangan lanjutan atas kualitas portofolio serta peningkatan layanan
nasabah.
produk Overnight Index Swap (OIS).
Pilar 2: Mengeksplorasi Peluang Bisnis Baru dan Produk
c. Bank berencana untuk mengembangkan
Lanjutan.
structured product FX Swap sebagai alternatif
Pilar 3: Membangun Proses Operasional Excellence.
pilihan investasi bagi nasabah dan untuk
Pilar 4: Memperkuat Kapabilitas Organisasi.
melayani kebutuhan derivatif.
d. Bank berencana untuk mengembangkan
instrumen Sertifikat Valas Bank Indonesia Sejak pertengahan 2024, BTPN Syariah fokus untuk
(SVBI) untuk mendukung aktivitas primary menjaga stabilisasi bisnis. Dalam memperkuat
dealer. langkah perbaikan kualitas yang sudah dijalankan,
Bank telah melakukan evaluasi pelaksanaan strategi
2. Sebagai salah satu bank yang terpilih oleh Bank dan menetapkan pembaruan strategi bisnis, seperti
Indonesia sebagai primary dealer, SMBC Indonesia diversifikasi strategi dan aktivitas di tingkat regional
turut berpartisipasi aktif dalam lelang instrumen dengan melihat permasalahan kualitas portofolio di
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pembelian masing-masing regional.
dan penjualan SRBI di pasar sekunder maupun
dalam transaksi repo dan reverse repo.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 133
Page 136
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Sedangkan untuk meningkatkan monitoring dan Kondisi tersebut didorong oleh baik faktor eksternal,
peningkatan kualitas, Bank telah membentuk di antaranya pemulihan yang bergerak dengan pola
komite kerja IKRAR pada bulan Mei 2024. Komite ini K-shape, sehingga pemulihan ekonomi Indonesia
secara intensif memantau indikator-indikator awal pasca pandemi belum sepenuhnya merata. Kelompok
(leading indicators) agar dapat mengidentifikasi dan masyarakat menengah bawah masih menghadapi
memperbaiki masalah lebih cepat, menjaga kapasitas tantangan untuk kembali pulih. Dari sisi internal, antara
jumlah tim di lapangan, review implementasi Uang lain belum kembalinya disiplin nasabah untuk hadir ke
Pertanggungjawaban Sentra (UPS) di seluruh area pertemuan rutin sentra serta kekompakan sentra yang
Business Manager (BM) yang dilakukan secara periodik. menurun.
Tim Quality Assurance bertindak sebagai partner
edukasi dan monitoring tim Mobile Marketing Sharia Saat ini, BTPN Syariah terus berusaha menciptakan dan
(MMS) dengan menjadi pendamping dalam proses memastikan stabilisasi bisnis dengan berbagai program
refreshement dan edukasi, serta penyesuaian proses dimulai dari meningkatkan kedisiplinan nasabah,
bisnis untuk penanganan daerah bermasalah telah kekompakan sentra, serta program pemberdayaan
dilaksanakan uji coba pelaksanaan collection melalui untuk mendorong peningkatan usaha nasabah. Di
Community Officer (CO) khusus. antaranya Bank melakukan upaya memperbaiki
pelaksanaan konsep solidaritas yang merupakan salah
Pencapaian Kinerja satu aspek penting dalam pembiayaan kelompok,
Kinerja keuangan BTPN Syariah pada tahun 2024 sehingga memotivasi nasabah melakukan pembayaran
mengalami tantangan, terutama dalam mengelola dengan adanya collective responsibility/peer pressure di
risiko kredit pembiayaan terhadap segmen pra-inklusi antara nasabah.
keuangan produktif atau masyarakat berpenghasilan
rendah yang dilayani. Perkembangan pemulihan
perekonomian di segmen ini berjalan sangat lambat.
Kinerja Operasional Perbankan Syariah Tahun 2024
(bank only)
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total Aset (Rp Juta) 21.736.656 21.412.505 21.146.962
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 11.724.929 12.142.929 12.049.256
Pembiayaan (Rp Juta) 10.171.759 11.387.861 11.527.463
(konsolidasi)
Uraian Satuan 2024 2023 2022
Total Aset (Rp Juta) 21.747.580 21.435.366 21.161.976
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 11.724.433 12.142.817 12.048.529
Pembiayaan (Rp Juta) 10.171.759 11.387.861 11.527.463
Rencana Strategis 2025 2025 sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, yaitu
Pada tahun 2025, BTPN Syariah masih menghadapi memastikan konsistensi perbaikan kualitas
tantangan ketidakpastian ekonomi global, maupun pembiayaan dan menahan slope penurunan
perekonomian nasional yang dalam proses stabilisasi, growth agar semakin mengecil, sehingga tercapai
serta kondisi segmen masyarakat pra inklusi keuangan keseimbangan yang optimal antara kualitas dan
yang dilayani. Dalam kondisi tersebut, Bank memilih pertumbuhan pembiayaan, demi mempertahankan
untuk menstabilkan pembiayaan pra inklusi sambil dan menguatkan bisnis di segmen pra inklusi
mendorong pertumbuhan masa depan melalui keuangan dengan tetap menjalankan prinsip kehati-
sinergi strategis dan inovasi produk lanjutan, dengan hatian yang baik.
menekankan: 2. Sinergi untuk Pertumbuhan Masa Depan:
1. Stabilisasi Pembiayaan Pra Inklusi: Menunjukkan Menekankan pentingnya kolaborasi strategis
komitmen Bank untuk memastikan capaian dengan SMBC Indonesia (Bank Induk) dan
134 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 137
Analisis dan Pembahasan Manajemen
UMKM
perusahaan afiliasi lainnya untuk memperkuat (Rp Juta)
posisi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan
Indikator 2024 2023 2022
melalui pemanfaatan keahlian dan jaringan yang
Penghasilan/ 648.122 538.814 647.051
luas dan diversifikasi segmen bisnis. (Beban) Bunga
3. Eksplorasi Produk Lanjutan dan Baru: Fokus pada Bersih
inovasi produk untuk memperkenalkan solusi yang Pendapatan/ (840.222) (504.029) (931.940)
lebih maju untuk segmen inklusi dan menciptakan (Beban)
Operasional Bersih
produk baru yang dapat mengakses segmen pasar
Laba/(Rugi) (190.412) 36.527 (284.191)
yang lebih tinggi, serta memanfaatkan peluang-
Sebelum Pajak
peluang baru di segmen syariah guna memperluas Penghasilan
jangkauan dan dampak Bank. Laba/(Rugi) Bersih (154.945) 29.780 (229.099)
Sedangkan langkah-langkah strategis yang akan
ditempuh untuk mewujudkannya mengacu pada 4 Penghimpunan Dana dan Treasury
(Rp Juta)
(empat pilar) KSI:
Indikator 2024 2023 2022
Pilar 1: Memperkuat proses bisnis saat ini dengan perbaikan Penghasilan/ 1.483.530 1.505.131 1.254.540
kualitas portofolio serta peningkatan layanan (Beban) Bunga
nasabah. Bersih
Pilar 2: Mengembangkan Bisnis Baru melalui Sinergi dengan Pendapatan/ (839.486) (855.280) (873.535)
Induk dan Produk Lanjutan. (Beban)
Operasional Bersih
Pilar 3: Membangun Proses Operasional Excellence.
Laba/(Rugi) 648.374 643.106 376.503
Pilar 4: Memperkuat Kapabilitas Organisasi. Sebelum Pajak
Penghasilan
Laba/(Rugi) Bersih 527.605 524.326 303.516
PROFITABILITAS PER SEGMEN USAHA
Syariah (Individu)
(Rp Juta)
Kinerja profitabilitas per segmen usaha yang tercatat
oleh Bank disajikan dalam tabel berikut ini: Indikator 2024 2023 2022
Penghasilan/ 4.881.923 5.248.947 5.025.886
Retail Banking (Beban) Bunga
(Rp Juta)
Bersih
Pendapatan/ (3.513.725) (3.878.191) (2.751.452)
Indikator 2024 2023 2022
(Beban)
Penghasilan/ 2.308.078 1.965.935 2.075.596 Operasional Bersih
(Beban) Bunga
Laba/(Rugi) 1.370.762 1.371.161 2.269.376
Bersih
Sebelum Pajak
Pendapatan/ (2.142.038) (1.752.782) (1.661.435) Penghasilan
(Beban)
Laba/(Rugi) Bersih 1.072.722 1.071.723 1.768.665
Operasional Bersih
Laba/(Rugi) 167.269 213.998 415.677
Sebelum Pajak Syariah (Konsolidasi)
Penghasilan (Rp Juta)
Laba/(Rugi) Bersih 136.113 174.473 335.096
Indikator 2024 2023 2022
Penghasilan/ 4.894.273 5.259.750 5.029.350
Korporasi (Beban) Bunga
(Rp Juta)
Bersih
Pendapatan/ (3.543.618) (3.880.680) (2.748.898)
Indikator 2024 2023 2022
(Beban)
Penghasilan/ 2.765.734 2.774.433 2.671.778 Operasional Bersih
(Beban) Bunga
Laba/(Rugi) 1.353.196 1.379.895 2.282.394
Bersih
Sebelum Pajak
Pendapatan/ (650.184) (1.091.442) (471.839) Penghasilan
(Beban)
Laba/(Rugi) Bersih 1.061.160 1.080.589 1.779.580
Operasional Bersih
Laba/(Rugi) 2.115.550 1.682.971 2.199.928
Sebelum Pajak
Penghasilan
Laba/(Rugi) Bersih 1.721.497 1.372.131 1.773.463
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 135
Page 138
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan
Kinerja Keuangan
Pada tahun 2024, Bank berhasil
membukukan laba bersih secara konsolidasi
yang diatribusikan kepada pemilik entitas
induk mencapai Rp2,8 triliun, lebih tinggi
19,3% dibandingkan tahun 2023.
136 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 139
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Uraian kinerja keuangan PT Bank SMBC Indonesia Tbk NERACA KEUANGAN
(“SMBC Indonesia”, “Bank”) disusun sesuai dengan
laporan keuangan konsolidasian yang telah mengikuti Aset
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk tahun yang Hingga akhir tahun buku 2024, total aset yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Laporan dibukukan oleh SMBC Indonesia mencapai Rp241,1
tersebut juga menjadi bagian dari Laporan Tahunan ini. triliun. Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp201,4
triliun, terjadi kenaikan 19,7%.
Laporan keuangan konsolidasi Bank posisi Desember
2024 telah memperhitungkan kinerja keuangan PT Oto Kenaikan tersebut diakibatkan adanya peningkatan
Multiartha dan PT Summit Oto Finance yang telah Bank dalam akun penempatan pada Bank Indonesia dan
akuisisi pada akhir Maret 2024. Kedua perusahaan bank-bank lain, efek-efek, serta piutang pembiayaan
pembiayaan tersebut merupakan bagian dari OTO yang disebabkan oleh adanya akuisisi atas entitas anak
Group yang mayoritas sahamnya kini dimiliki oleh Bank. yang memiliki piutang pembiayaan. Pinjaman yang
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah mencapai
Rp149,97 triliun, lebih rendah 4,2% dari tahun 2023
yang sebesar Rp156,6 triliun, terkait dengan lebih
rendahnya pembiayaan syariah di tengah situasi yang
penuh tantangan di segmen ultra mikro saat ini, di mana
anak usaha syariah fokus menjaga kualitas pembiayaan
dan lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan.
Perkembangan Aset
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Kas 1.379.647 1.428.683 1.747.461
Giro pada Bank Indonesia 9.443.461 9.276.598 10.215.350
Giro pada Bank-bank Lain 1.035.001 962.387 2.189.561
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank-bank Lain 12.694.705 8.961.654 21.885.214
Efek-efek 27.981.308 17.038.501 18.835.877
Reverse Repo 468.188 - -
Pinjaman yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang Syariah 149.971.995 156.561.297 146.123.516
Piutang pembiayaan 29.432.622 - -
Aset Tetap – Net 2.284.422 2.047.812 2.118.505
Aset tak Berwujud – Net 2.809.116 1.089.384 1.076.738
Aset lain-lain 3.595.962 4.082.076 4.977.482
Total Aset 241.096.427 201.448.392 209.169.704
Aset Keuangan Komponen terbesar dalam aset keuangan adalah
Aset keuangan SMBC Indonesia terdiri atas kas, giro pinjaman yang disalurkan dan piutang pembiayaan.
pada Bank Indonesia, giro pada Bank lain, penempatan Pada tahun 2024, total nilainya mencapai Rp179,4 triliun
pada Bank Indonesia dan bank lain, efek-efek, Reverse atau 77,2% dari total aset keuangan.
Repo, tagihan derivatif, tagihan akseptasi dan pinjaman
yang disalurkan, serta piutang pembiayaan. Pada tahun Penyaluran Kredit
buku 2024, total aset keuangan Bank tercatat Rp232,4 SMBC Indonesia mengelompokkan nasabah kredit
triliun, lebih tinggi 19,7%. Hal ini disebabkan oleh menjadi 2 (dua) segmen: pertama growing business
peningkatan efek-efek sebesar 64,2%, peningkatan yang mencakup korporasi dan komersial, pembiayaan
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank syariah, UKM, Jenius Joint finance dan OTO SOF; dan
lain sebesar 41,7% serta piutang pembiayaan oleh kedua transforming business yang mencakup retail
adanya akuisisi atas entitas anak yang memiliki piutang lending dan mikro.
pembiayaan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 137
Page 140
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Hingga tahun 2024, total kredit dan piutang Dari sisi segmentasi, sebagian besar realisasi
pembiayaan yang disalurkan Bank mencapai Rp179,4 pendanaan diserap oleh segmen growing business yang
triliun. Dibandingkan realisasi tahun 2023 yang mencapai Rp155,5 triliun atau 86,7% dari total kredit.
sebesar Rp156,6 triliun, mengalami kenaikan 14,6%. Kredit kepada korporasi dan komersial merupakan
Peningkatan kredit terutama didorong oleh peningkatan komponen utama dalam segmen tersebut, yang pada
pada segmen Joint Finance, Jenius, dan Mikro yang tahun 2024 nilainya Rp98,9 triliun atau 63,6% dari total
masing-masing naik 389%, 56%, dan 40%, dan juga kredit di segmen growing business.
segmen Usaha Kecil dan Menengah naik 8%, serta
adanya OTO SOF yang menambah tingkat penyaluran
kredit di tahun 2024.
Penyaluran Kredit Berdasarkan Segmen
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Growing Business
Korporasi dan Komersial 98.896.945 104.904.359 97.450.293
Usaha Kecil dan Menengah 14.361.516 13.255.054 11.257.389
Joint Finance 5.565.442 1.138.955 145.699
Pembiayaan/Piutang Syariah 10.171.759 11.387.861 11.527.463
Jenius 3.197.554 2.049.171 886.694
Piutang Pembiayaan OTO SOF 23.294.807
Transforming Business
Retail Lending 21.867.221 22.403.012 23.989.672
Mikro 1.939.994 1.306.173 743.076
Lain-Lain 110.378 116.712 123.300
Jumlah 179.404.616 156.561.297 146.123.516
Bank senantiasa menjaga kualitas kredit yang disalurkan sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko. Pada
tahun 2024, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kotor ada di posisi 2,50%, lebih tinggi
dibandingkan tahun 2023 yang berada di level 1,36%. Sementara untuk NPL bersih, ada di level 1,07%.
138 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 141
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Penyaluran Kredit Berdasarkan Kolektibilitas
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022
Lancar 140.484.471 147.614.238 138.614.738
Dalam Perhatian Khusus 7.100.200 6.850.490 5.433.369
Total Kredit Tidak Bermasalah 147.584.671 154.464.728 144.048.107
Kurang Lancar 500.108 477.678 567.953
Diragukan 319.920 118.169 116.370
Macet 1.567.296 1.500.722 1.391.086
NPL 2.387.324 2.096.569 2.075.409
Total Kredit 149.971.995 156.561.297 146.123.516
NPL-Kotor 1,60% 1,4% 1,4%
NPL-Bersih 0,44% 0,4% 0,4%
LLP/NPL -164,3% 220,3% 172,5%
Liabilitas
Total liabilitas SMBC Indonesia pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp186,4 triliun, lebih tinggi 16,4% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp160,2 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman yang
diterima sebesar 58% yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan kredit dan juga meningkatkan rasio likuiditas
Bank serta kenaikan pinjaman yang diterima dampak dari akuisisi OTO SOF.
Selain itu, simpanan nasabah meningkat sebesar 13,7%. Sementara, efek-efek yang diterbitkan meningkat sebesar
1366%, yang sebagian besarnya disebabkan oleh penambahan utang obligasi sebagai dampak dari akuisisi entitas
anak dan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap I Tahun 2024 sebesar Rp355 miliar di
bulan Juli 2024 dan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024 sebesar Rp1,40
triliun.
Perkembangan Liabilitas
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Simpanan nasabah 111.718.459 98.277.756 105.023.287
Dana syirkah temporer 9.599.352 9.920.820 9.843.261
Simpanan dari bank-bank lain 757.714 10.814.638 166.131
Efek-efek yang diterbitkan 2.939.924 200.569 200.134
Pinjaman diterima 49.413.885 31.204.497 44.911.606
Liabilitas lain-lain 11.921.054 9.747.008 9.612.261
Total Liabilitas 186.350.388 160.165.288 169.756.680
Simpanan Nasabah
Total simpanan nasabah (termasuk dana syirkah temporer) pada tahun 2024 mencapai Rp121,3 triliun, mengalami
kenaikan 12,1% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp108,2 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh
peningkatan tabungan dan deposito.
Sementara saldo CASA (Current Account and Saving Account) lebih rendah 3,3% dibandingkan tahun sebelumnya,
terutama dari nasabah korporasi. Dengan demikian, pada tahun 2024 ada di posisi 37,6% menurun dari 40,8% pada
akhir Desember 2023.
Sebagian besar dana nasabah Bank dalam bentuk deposito, yang pada tahun 2024 nilainya mencapai Rp75,7 triliun
atau 62,4% terhadap total simpanan. Sedangkan simpanan dalam bentuk giro 21,1% dan tabungan 16,5%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 139
Page 142
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Rincian Simpanan Nasabah (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Giro 25.585.492 26.628.683 23.765.802
Tabungan 20.004.408 17.558.817 16.396.199
Deposito 75.727.911 64.011.076 74.704.547
Jumlah 121.317.811 108.198.576 114.866.548
Rincian Simpanan Nasabah Berdasarkan Mata Uang (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Rupiah 99.471.769 85.397.073 92.351.151
Valuta Asing 21.846.042 22.801.503 22.515.397
Jumlah 121.317.811 108.198.576 114.866.548
Pinjaman Diterima
Hingga akhir Desember 2024, pinjaman yang diterima Bank mencapai Rp49,4 triliun, lebih tinggi 58,4% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp31,2 triliun. Kenaikan pinjaman yang diterima dilakukan untuk mendukung pertumbuhan
kredit dan juga meningkatkan rasio likuiditas Bank serta kenaikan pinjaman yang diterima dampak dari akuisisi OTO
SOF.
Ekuitas
Komponen ekuitas terdiri atas modal saham, tambahan modal disetor, cadangan revaluasi aset tetap, dan lain-lain.
Hingga berakhirnya tahun buku 2024, total ekuitas Bank mencapai Rp54,7 triliun, lebih tinggi 32,6% dibandingkan
posisi tahun 2023 yang sebesar Rp41,3 triliun. Peningkatan tersebut sebagai hasil dari right issue yang dilakukan
pada Triwulan I 2024 terkait akuisisi OTO SOF, selain juga dikontribusikan oleh peningkatan saldo laba
Perkembangan Ekuitas
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Modal Saham 212.919 162.982 162.982
Tambahan Modal Disetor 17.561.631 11.162.238 11.160.647
Cadangan Revaluasi Aset Tetap 940.515 954.224 874.452
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham - - -
Lindung Nilai Arus Kas 9.266 - -
Cadangan Nilai Wajar – Bersih 12.646 2.906 (7.704)
Transaksi dengan Kepentingan Non-Pengendali (24.267) (24.267) (24.267)
Saldo Laba (Dicadangkan & Tidak Dicadangkan) 28.793.863 26.402.237 24.734.912
Saham Treasuri - (254.695) (255.147)
Kepentingan Non-Pengendali 6.978.665 2.616.678 2.506.348
Komponen Ekuitas Lainnya 260.801 260.801 260.801
Total Ekuitas 54.746.039 41.283.104 39.413.024
140 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 143
Analisis dan Pembahasan Manajemen
KINERJA LABA RUGI
Untuk tahun buku 2024, SMBC Indonesia berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasi yang diatribusikan
kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,8 triliun. Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp2,4 triliun, terjadi
peningkatan 19,3%. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan usaha akibatkan oleh
meningkatnya pendapatan usaha sebesar 27,1%.
Perkembangan Laba-Rugi
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Pendapatan bunga 23.588.335 18.815.673 15.898.376
Beban Bunga (8.380.053) (6.771.610) (4.221.331)
Pendapatan Bunga Bersih 15.208.282 12.044.063 11.677.045
Pendapatan Operasional Lainnya 2.221.078 1.689.372 1.664.162
Beban Operasional (13.325.343) (10.272.400) (8.683.531)
Laba Tahun Berjalan – Sebelum Pajak 4.120.473 3.457.682 4.657.319
Laba bersih tahun berjalan 3.216.240 2.682.484 3.629.564
Laba Bersih (net profit after tax/NPAT) yang Diatribusikan kepada 2.812.986 2.358.334 3.095.701
Pemilik Entitas Induk
Pendapatan Usaha
Total pendapatan usaha (pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya) Bank pada tahun 2024
mencapai Rp17,4 triliun, naik 26,9% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13,7 triliun. Pendapatan bunga yang
merupakan komponen dari pendapatan usaha mengalami kenaikan dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga
dari kredit, penempatan aset likuid, seperti surat berharga dan pendapatan bunga bersih dari OTO SOF.
Selain itu, dari sisi pendapatan operasional lainnya/fee, peningkatan volume transaksi kartu kredit, peningkatan
penjualan produk bancassurance, cash management, dan trade memberikan kontribusi pada peningkatan
pendapatan fee Perseroan.
Di sisi lain, beban bunga pada tahun 2024 mengalami peningkatan. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan
meningkatnya biaya dana sejalan dengan tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya simpanan nasabah terutama
deposito. Secara keseluruhan, pendapatan bunga bersih mencapai Rp15,2 triliun, mengalami kenaikan sebesar
26,3% yoy dibandingkan posisi tahun sebelumnya, yang juga sejalan dengan margin bunga bersih (Net Interest
Margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember 2024 dari 6,45% pada Desember 2023.
Beban Usaha
Total beban usaha yang direalisasikan oleh Bank pada tahun 2024 mencapai Rp13,3 triliun. Dibandingkan tahun
2023 yang sebesar mencapai Rp10,3 triliun, terjadi kenaikan 29,7%. Terdapat kenaikan biaya kredit seiring dengan
masuknya biaya kredit OTO SOF paska akuisisi. Sementara, biaya operasional meningkat untuk mendukung
pertumbuhan volume bisnis dan inisiatif yang tengah digarap SMBC Indonesia.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 141
Page 144
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
ARUS KAS
Kas dan setara kas Bank pada akhir tahun 2024 tercatat mencapai Rp26,2 triliun, lebih besar 11,5% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp23,5 triliun.
Kinerja Arus Kas
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 10.829.769 (2.397.197) (4.416.068)
Arus Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Investasi (16.764.391) 394.010 3.151.992
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 8.624.877 (13.887.114) 9.056.776
Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas dan Setara Kas 4.759 (14.462) 3.376
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 2.690.255 (15.890.301) 7.792.700
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun 23.472.990 39.377.753 31.581.677
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 26.168.004 23.472.990 39.377.753
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi Rasio Likuiditas
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada Kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek,
tahun 2024 tercatat Rp10,8 triliun, mengalami kenaikan antara lain ditunjukkan melalui rasio likuiditas yang
552% dibandingkan tahun 2023 yang minus Rp2,4 tercermin pada Loan to Deposit Rasio (LDR), Loan to
triliun. Funding Ratio (LFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR)
dan Net Stable Funding Ratio (NSFR). Pada tahun
Arus Kas dari Aktivitas Investasi 2024, tingkat LDR Bank mencapai 147,0%, lebih tinggi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 142,7%.
pada tahun 2024 mencapai minus Rp16,8 triliun.
Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp0,4 triliun, Sumber pendanaan Bank bukan hanya dari dana pihak
terjadi penurunan 4355%. ketiga, tetapi juga pinjaman yang sebagian besar dari
perusahaan induk serta pinjaman dari bank lain dan
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan surat berharga yang diterbitkan. Rasio LCR dan NSFR
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan per 31 Desember 2024 adalah 253,71% dan 125,02%,
pada tahun 2024 tercatat Rp8,6 triliun. Sementara pada berada di atas batas ketentuan yang ditetapkan oleh
tahun 2023 minus Rp13,9 triliun. OJK, yaitu sebesar 100%. Dengan demikian, secara
keseluruhan tingkat likuiditas Bank sangat sehat.
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG Rasio Solvabilitas
Parameter lain terkait dengan kemampuan membayar
SMBC Indonesia memiliki tingkat likuiditas dan utang adalah rasio permodalan yang diukur melalui
solvabilitas yang sangat baik. Hal ini tercermin pada rasio solvabilitas. Bank senantiasa menjaga permodalan
kemampuan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh yang sehat, antara lain dengan memenuhi rasio Capital
tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran Adequacy Ratio (CAR) atau Kecukupan Penyediaan
pokok utang ataupun beban bunga. Modal Minimum (KPMM) sesuai dengan yang
ditentukan oleh regulator. Rasio tersebut berguna untuk
Indikator kemampuan Bank yang sangat baik dalam menutupi risiko-risiko kredit, pasar dan operasional.
memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka
panjang juga selaras dengan penilaian lembaga Pada tahun 2024, rasio KPMM Bank mencapai 30,0%,
pemeringkat eksternal. PT Fitch Rating Indonesia lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2023 yang
memberikan peringkat AAA (idn), outlook stabil dan F1+ sebesar 29,9%. Pencapaian tersebut jauh di atas
(idn). Sementara dari PT Pemeringkat Efek Indonesia ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan
(PEFINDO) idAAA (Triple A, outlook stabil). mencerminkan tersedianya ruang untuk pertumbuhan
ke depan.
142 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 145
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kolektibilitas Kredit
Bank senantiasa menjaga kualitas aset produktif demi mempertahankan kinerja usaha yang berkualitas secara
berkesinambungan. Hal itu, antara lain ditunjukkan melalui tingkat kolektibilitas kredit, yang rinciannya diuraikan
melalui tabel di bawah ini.
Rincian Kolektibilitas Kredit
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022
Belum jatuh tempo 140.454.478 147.614.238 138.614.738
Tunggakan 1-90 hari 7.130.193 6.850.490 5.433.369
Tunggakan >90 hari 2.387.324 2.096.569 2.075.409
Jumlah kredit yang menunggak 9.517.517 8.947.059 7.508.778
Jumlah kredit yang diberikan – kotor 149.971.995 156.561.297 146.123.516
% Jumlah tunggakan terhadap jumlah kredit yang diberikan – kotor 6,35% 5,71% 5,14%
SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi
Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum, seluruh bank umum memiliki kewajiban untuk melaporkan dan
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK). Publikasi ini, antara lain untuk memberikan kejelasan dan
memudahkan nasabah dalam menimbang manfaat, biaya, dan risiko kredit yang ditawarkan.
Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik serta mendorong persaingan
yang sehat dalam industri perbankan. Bank mengelompokkan SBDK berdasarkan segmentasi kredit menjadi 4
(empat) kelompok, yaitu korporasi, ritel, mikro, dan konsumsi.
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen Kredit
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Periode Data:
Kredit Non-UMKM Kredit UMKM KPR/ Non-KPR/
31 Desember 2024
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro KPA Non-KPA
Suku Bunga Dasar 8,04% 9,99% 10,02% 15,43% 12,73% N/A 12,74%
Kredit (SBDK)
STRUKTUR MODAL Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam
mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR
Kebijakan Struktur Modal secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
Kebijakan untuk menjaga kecukupan modal merupakan risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat
upaya agar Bank dapat mendukung pertumbuhan yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah
usaha sekaligus melindungi Bank dari gejolak pasar. ditetapkan oleh pihak regulator.
Kebijakan ini diterapkan melalui keseimbangan antara
efisiensi modal serta tingkat pengembalian investasi Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko
pemegang saham, dengan menjaga tersedianya modal operasional dengan menggunakan metode Pendekatan
tambahan yang mencukupi guna menutupi potensi Standar (SA). Berdasarkan metode tersebut, Bank
risiko yang dihadapi. mengalokasikan modal minimum untuk risiko
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen
Sehubungan dengan proses yang dilakukan Bank untuk Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian
menetapkan kecukupan modal (ICAAP), Bank telah Internal (FPKI).
menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank
juga terus memastikan tersedianya modal yang cukup
sejalan dengan profil risikonya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 143
Page 146
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank Selain kebutuhan untuk memenuhi modal minimum
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan berdasarkan profil risiko, Bank juga berkewajiban untuk
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar. menyediakan tambahan modal penyangga (buffer)
dengan rincian: (1) Capital Conservation Buffer, (2)
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. Countercyclical Buffer, dan (3) Capital Surcharge untuk
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Domestic Systemically Important Bank (D-SIB).
Minimum Bank Umum berikut Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan Rincian Struktur Modal
pertama dari POJK No. 11/ POJK.03/2016 dan Hingga akhir tahun buku 2024, total modal Bank
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/2022 tentang mencapai Rp49,2 triliun, lebih tinggi 19,5%
perubahan kedua dari POJK No. 11/ POJK.03/2016, dibandingkan posisi tahun 2023 yang sebesar Rp41,2
Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai triliun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya saldo laba
dengan profil risiko. Penyediaan modal minimum ditahan sehingga saldo modal inti meningkat
Bank berdasarkan profil risiko yang berlaku saat ini
adalah 9% sampai dengan kurang dari 10% dari Aset Rincian struktur modal Bank diuraikan melalui tabel di
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). bawah ini
Perkembangan Struktur Modal
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2024 2023 2022
Modal Tier 1 44.187.414 36.613.893 34.966.039
Modal Tier 2 4.995.432 4.543.487 4.626.967
Total Modal 49.182.846 41.157.380 39.593.006
Aset Tertimbang Menurut Risiko:
• Risiko Kredit 151.246.559 125.294.554 121.057.375
• Risiko Kredit dan Operasional 161.976.039 135.795.396 144.374.143
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 163.826.500 137.651.897 145.091.415
Rasio Kecukupan Modal:
• Risiko Kredit 32,5% 32,8% 32,7%
• Risiko Kredit dan Operasional 30,3% 30,3% 27,4%
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 30,0% 29,9% 27,3%
IKATAN MATERIAL TERKAIT INVESTASI BARANG MODAL
SMBC Indonesia tidak memiliki ikatan/komitmen yang material terkait investasi barang modal.
144 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 147
Analisis dan Pembahasan Manajemen
REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
Realisasi Investasi Barang Modal Tahun 2024
(Rp Juta)
Nama Barang Modal Tujuan Investasi Nilai Investasi
Aset Tetap Keperluan kantor 246.246
Aset Tak Berwujud Pengembangan piranti lunak 334.594
Jumlah 580.840
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL Di tahun 2024, tren penurunan suku bunga global dan
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL domestik sudah dimulai sejalan dengan penurunan
LAPORAN inflasi. Demikian pula dengan Bank Indonesia terus
mengarahkan suku bunga BI-Rate secara konsisten
Pada tanggal 28 Januari 2025, Bank telah melakukan untuk mencapai sasaran inflasi tahun 2024.
pembayaran pinjaman Internasional Finance
Corporation (IFC) tahun 2019 sebesar Rp1.364.600 juta, Pada bulan September 2024, Bank Indonesia
ekuivalen USD100.000.000 (nilai penuh). memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI-Rate
sebesar 25 bps menjadi 6,0%. Penurunan BI-Rate ini
Pada tanggal 31 Januari 2025, Bank telah melakukan konsisten dengan langkah pre-emptive dan forward
pembayaran pinjaman kepada SMBC Singapura looking agar inflasi pada 2024 dan 2025 tetap
sebesar USD225.000.000 (nilai penuh), ekuivalen terkendali dalam sasaran 2,5±1%. Bank Indonesia juga
Rp3.667.500 juta. memandang masih terdapat ruang bagi penurunan
BI-Rate lebih lanjut dengan rendahnya inflasi dan juga
perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi
TARGET, REALISASI, DAN PROYEKSI yang berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2024, perubahan yang cepat Namun, hasil Pemilihan Umum di AS dan ketegangan
mewarnai dinamika perekonomian global, disertai geopolitik yang berlanjut di Timur Tengah memunculkan
dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi memberikan efek negatif pada pasar keuangan dan mengubah
tantangan pada perekonomian Indonesia. Ketegangan kebijakan moneter bank sentral. Penurunan FFR dan
politik global yang masih tinggi pada awal tahun 2024 suku bunga bank sentral lainnya diprakirakan akan lebih
akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin kecil dibandingkan prakiraan sebelumnya. Kebijakan
meningkat setelah serangan Israel ke Palestina. fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US
Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka pendek
Menjelang akhir tahun 2024, terpilihnya kembali maupun jangka panjang. Penguatan mata uang dolar
Presiden Trump di Amerika Serikat (AS) dengan AS secara luas terus berlanjut disertai berbaliknya
kebijakan America First kembali meningkatkan preferensi investor global dengan memindahkan alokasi
ketidakpastian global. Kebijakan ini berpotensi portofolionya kembali ke AS. Hal ini meningkatkan
mengubah lanskap geopolitik dan perekonomian dunia. tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia
Berbagai perkembangan terkait hasil Pemilihan Umum dan menahan aliran masuk modal asing ke negara
di AS ini telah berisiko meningkatkan fragmentasi berkembang.
perdagangan dan investasi dunia, menurunkan
pertumbuhan ekonomi dunia, dan kemudian makin Di tengah kondisi eksternal yang dinamis, penerapan
meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global. strategi dan kebijakan strategis yang tepat telah
menghasilkan kinerja usaha SMBC Indonesia yang baik,
Kinerja ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan Pada tahun 2024, Bank berhasil mencatatkan kenaikan
ketahanan yang kuat dalam mengatasi dampak pendapatan operasional (konsolidasi) sebesar 27,1%
rambatan global, dengan pertumbuhan ekonomi (yoy), menjadi Rp17,5 triliun. Kinerja tersebut didukung
Indonesia untuk tahun 2024 tercatat sebesar 5,03% oleh pendapatan bunga bersih dengan kenaikan 26,3%
(yoy), terutama disumbang oleh permintaan domestik (yoy) menjadi Rp15,2 triliun, yang berasal dari kenaikan
sejalan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan pendapatan bunga dari kredit, pendapatan dari
tetap baiknya investasi. penempatan aset likuid seperti surat berharga, serta
pendapatan bunga bersih dari OTO SOF. Pertumbuhan
pendapatan juga dikontribusikan oleh peningkatan
pendapatan fee dari kartu kredit, asuransi dan cash
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 145
Page 148
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
management sebagai hasil peningkatan volume kredit dan biaya operasional yang lebih rendah dari
transaksi kartu debit dan kredit, serta peningkatan target. Rasio kecukupan modal tercatat sebesar 30,0%
pendapatan dari komisi asuransi yang mayoritas lebih tinggi dari target yang ditetapkan. NPL (gross)
dihasilkan atas peningkatan kredit di pension business Bank tercatat sebesar 2,5% meningkat dibandingkan
dan juga peningkatan fee based income dari produk tahun 2023 yang sebesar 1,4%, dan lebih tinggi dari
asuransi di wealth management business. target yang ditetapkan.
Kinerja keuangan Bank secara konsolidasi dipengaruhi Perbandingan antara Target dan Realisasi
oleh biaya kredit yang naik 28,8% (yoy) menjadi sebesar Uraian Target 2024 Realisasi 2024
Rp3,9 triliun dan peningkatan beban operasional Struktur Modal >22% 30,0%
sebesar 24,8% menjadi Rp9,0 triliun. Biaya-biaya (Rasio Kecukupan Modal)
tersebut berasal dari pertumbuhan volume usaha dan Laba Bersih yang Diatribusikan >10% yoy 19% yoy
inisiatif yang sedang dikerjakan SMBC Indonesia serta kepada Pemilik Entitas Induk
perhitungan biaya kredit dan operasional dari OTO SOF Pertumbuhan Kredit >20% 14,6%
seiring dengan pertumbuhan bisnis. Pertumbuhan Simpanan >10% 12,1%
ROA >1,5% 1,8%
Dinamika perekonomian global dan domestik di atas
ROE >6% 6,8%
sedikit banyak berdampak pada kondisi usaha. Di
NPL (gross) <2% 2,5%
tengah situasi yang penuh tantangan di segmen ultra
mikro saat ini, anak usaha syariah fokus menjaga
kualitas pembiayaan dan lebih selektif dalam Proyeksi Tahun 2025
menyalurkan pembiayaan. Di sektor pembiayaan Untuk tahun 2025, Bank telah menyiapkan proyeksi
otomotif, terdapat tantangan bisnis akibat kondisi atau target usaha dengan memperhatikan kondisi
pasar otomotif yang kurang kondusif dipengaruhi oleh lingkungan usaha (baik eksternal maupun internal),
menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelas prinsip kehati-hatian, penerapan manajemen risiko yang
menengah yang menjadi target segmen penjualan mobil kualitasnya terus ditingkatkan dan azas perbankan
baru. yang sehat. Bank juga telah mempertimbangkan
ketidakpastian global yang tetap tinggi dan dinamika
Sementara, dinamika suku bunga dan persaingan suku bunga di tahun 2025. Ketahanan pertumbuhan
ketat dalam mendapatkan aset berkualitas di mana ekonomi Indonesia di tengah risiko ketidakpastian
kondisi market sangat kompetitif memberikan pengaruh global akan menjadi dasar yang kuat untuk mencapai
pada lebih rendahnya pencapaian kredit korporasi target pertumbuhan ekonomi domestik dan penyaluran
dan komersial. Sehingga di tahun 2024, Bank SMBC pinjaman diharapkan dapat terus tumbuh.
Indonesia membukukan pertumbuhan kredit sebesar
14,6% yoy, tumbuh dibawah target yang ditetapkan, Bank menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran
yaitu mencapai di atas 20%. 8-10% dengan terus menjaga kualitas kredit, dan
didukung dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga
Simpanan nasabah tumbuh sebesar 12,1% yoy, dengan yang sehat, untuk menghasilkan profitabilitas yang
pencapaian 97% dari target. Saldo deposito tumbuh berkesinambungan, dengan menjaga NIM yang sehat
sebesar 18,3% yoy sementara saldo CASA tumbuh dan dengan terus menjaga tingkat permodalan CAR
sebesar 3,2% yoy. yang kuat di atas 24%.
Hingga akhir tahun buku 2024. SMBC Indonesia Indikator Target
membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi NIM 5-6%
yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas
Struktur Modal (Rasio Kecukupan Modal) >24%
Induk sebesar Rp2,8 triliun, naik 19,3% dibandingkan
ROA >1,5%
tahun 2023 yang sebesar Rp2,4 triliun. Sementara
dibandingkan dengan target, pencapaiannya 105%. ROE >6%
NPL (gross) 2-2.5%
Tingkat pengembalian aset (ROA) serta tingkat Kebijakan Dividen (keputusan akhir akan ≥ 20%
pengembalian ekuitas (ROE) lebih tinggi dari target diputuskan dalam RUPST berdasarkan kinerja
Bank)
yang ditetapkan sehubungan dengan lebih tingginya
pencapaian Laba dikarenakan biaya pencadangan
146 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 149
Analisis dan Pembahasan Manajemen
PROSPEK USAHA Kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran
terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan
Pada tahun 2025, divergensi ekonomi dunia ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan Insentif
diprakirakan akan berlanjut dengan ketidakpastian Likuiditas Makroprudensial (KLM) ditingkatkan untuk
global yang tetap tinggi. Perekonomian Amerika lebih mendorong kredit/pembiayaan perbankan
Serikat (AS) diprakirakan tetap kuat ditopang oleh kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan
konsumsi rumah tangga seiring upah dan produktivitas penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program
yang tinggi serta perbaikan investasi. Sementara itu, Asta Cita Pemerintah. Kebijakan sistem pembayaran
ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih lemah juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan,
dipengaruhi permintaan domestik yang belum kuat khususnya sektor perdagangan dan UMKM, dengan
serta kinerja eksternal yang menurun sejalan dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur
perekonomian global yang melambat dan dampak dari industri pembayaran, serta memperluas akseptasi
implementasi kenaikan tarif impor oleh AS. Dengan digitalisasi sistem pembayaran. Bank Indonesia
perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi dunia memproyeksikan pertumbuhan kredit di kisaran
2025 diprakirakan sebesar 3,2%. 11–13% pada 2025.
Di sisi lain, ketidakpastian pasar keuangan global tetap Di tengah ketidakpastian global yang tetap tinggi,
tinggi dipengaruhi kebijakan tarif impor AS yang lebih dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi
cepat dan luas dari prakiraan serta arah kebijakan bank dan kredit industri perbankan, SMBC Indonesia akan
sentral AS. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS yang fokus untuk menumbuhkan penyaluran kredit dengan
tinggi berdampak pada ekspektasi Federal Funds Rate menetapkan risk appetite yang sejalan dengan tujuan
(FFR) yang lebih terbatas. Kebijakan fiskal AS yang yang diperlukan dan melalui value chain, menumbuhkan
lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap basis pelanggan ritel dengan mengoptimalkan saluran
tinggi, meskipun sedikit menurun akibat meningkatnya distribusi, serta kolaborasi lintas lini bisnis dan
permintaan investor global terhadap US Treasury. kemitraan strategis dengan ekosistem pasar serta
optimalisasi sinergi dengan anak perusahaan SMBC
Perkembangan tersebut menyebabkan besarnya Indonesia dan grup SMBC. Bank juga akan melanjutkan
preferensi investor global untuk menempatkan strategi pertumbuhan CASA serta peningkatan fee-
portofolionya ke AS. Indeks mata uang dolar AS based income antara lain melalui foreign exchange,
masih tinggi dan menekan berbagai mata uang solusi digital dan wealth management melalui Jenius
dunia. Ketidakpastian global yang tetap tinggi terus untuk nasabah retail, trade dan cash management untuk
memerlukan respons kebijakan yang kuat sehingga nasabah korporasi serta transaksi fee-based lainnya.
dapat memitigasi dampak rambatannya untuk menjaga
stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi
domestik. DIVIDEN
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Kebijakan Dividen
Indonesia di tahun 2025 dalam kisaran 4,7-5,5%. Penetapan pembagian dividen Bank ditentukan oleh
Prospek ini dipengaruhi oleh prakiraan peningkatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan
investasi, terutama investasi non-bangunan. Sementara tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan
itu, konsumsi rumah tangga perlu didorong sehingga kecukupan saldo laba ditahan, peraturan perundang-
dapat makin menopang permintaan domestik. Dari undangan yang berlaku seperti persyaratan modal
eksternal, berbagai upaya untuk memperkuat ekspor jangka panjang dan jangka pendek, serta ekspektasi
perlu terus ditingkatkan guna memitigasi dampak pertumbuhan Bank dan kondisi pasar.
melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang
utama. Secara prosedur, usulan pembagian dividen diajukan
oleh Direksi kepada Direktur Utama dan disetujui oleh
Pada bulan Januari 2025, BI menurunkan BI rate Dewan Komisaris. Selanjutnya, usulan tersebut dibawa
menjadi sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility ke dalam RUPS Tahunan untuk disetujui oleh Pemegang
dan Lending Facility menjadi 5,00% dan 6,50%, dan Saham.
rapat Dewan Gubernur BI pada bulan Februari 2025
memutuskan untuk mempertahankan BI rate tersebut. Realisasi Dividen
Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga Selaras dengan fundamental Perseroan yang solid
prakiraan inflasi 2025 tetap terkendali dalam sasaran sepanjang tahun 2022 paska merger, RUPST Bank
2,51%, stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan SMBC Indonesia menyetujui untuk melakukan
fundamental di tengah ketidakpastian global yang masih pembagian dividen untuk pertama kalinya sejak
tinggi, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi. RUPST tahun 2018 seiring komitmen Perseroan untuk
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 147
Page 150
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
senantiasa memberikan nilai tambah berkesinambungan kepada segenap pemegang saham sekaligus apresiasi
kepada pemegang saham yang selama ini mendukung serta menjaga hubungan baik dengan Bank SMBC Indonesia.
Pembayaran dividen secara lengkap dipenuhi pada bulan April 2024.
Tanggal Dividen yang Dividen per Lembar Rasio Dividen terhadap
Tahun Buku Tahun Dividen
Pembayaran Dibagikan (Rp juta) Saham (Rp) Laba Bersih (%)
2023 2024 19 April 2024 471.667 44,30 20
2022 2023 11 Mei 2023 619.140 76,85 20
KOMPENSASI JANGKA PANJANG: PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN
DAN MANAJEMEN
Bank menjalankan program kepemilikan saham bagi karyawan pada tahun 2016. Program ini merupakan salah satu
bentuk kompensasi jangka panjang. Seluruh rangkaian program telah direalisasikan secara bertahap dan berakhir
pada tahun 2021.
Bank juga memberikan remunerasi yang bersifat variabel kepada Direksi dan Board of Management dalam bentuk
saham sebagaimana diatur dalam POJK No. 45/POJK.03/2015.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Rencana dan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Bank tidak ada yang mengalami perubahan
dibandingkan saat penerbitan. Rincian penerbitan hasil penawaran umum Bank serta realisasi pemanfaatan dananya
diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Penerbitan Obligasi Tahun Buku
Nama Obligasi Nominal (Rp) Tanggal Penerbitan Tanggal Jatuh Tempo
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan 114.755.000.000 8 Juli 2024 5 Juli 2027
Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan 240.305.000.000 8 Juli 2024 5 Juli 2029
Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri B
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 429.910.000.000 18 Desember 2024 17 Desember 2027
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 966.505.000.000 18 Desember 2024 17 Desember 2029
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri B
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
(Rp Juta)
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum Realisasi Penggunaan Dana Sisa Dana
Tanggal Jumlah Hasil Biaya Rencana Realisasi Hasil
No. Jenis Penawaran Umum
Efektif Penawaran Penawaran Hasil Bersih Penggunaan Penggunaan Penawaran
Umum Umum Dana Dana Umum
1 Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni 355.060 3.993 351.067 351.067 351.067 0
Bank BTPN Tahap I Tahun 2024
2024 (seri A dan seri B)
2 Penambahan Modal 19 Februari 6.731.741 29.466 6.702.275 6.702.275 6.702.275 0
Dengan Memberikan Hak 2024
Memesan Efek Terlebih
Dahulu II
3 Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni 1.396.415 4.271 1.392.144 1.392.144 260 1.391.884
Bank SMBC Indonesia 2024
Tahap II Tahun 2024
(seri A dan seri B)
148 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 151
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Rincian Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
(Rp Juta)
Jenis Penawaran Realisasi Pemberian Kredit Kegiatan Usaha Nilai Nominal
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I A Multifinance Rp351.067
Tahun 2024 (seri A dan seri B)
Penambahan Modal Dengan Memberikan Akuisisi OTO & SOF Pembiayaan Kendaraan Bermotor Rp6.550.743
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
B Pertambangan Gas Alam Rp151.531
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap II C Perdagangan Besar & Eceran Rp260
Tahun 2024 seri B
INFORMASI MATERIAL TERKAIT TRANSAKSI MATERIAL YANG
INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, MENGANDUNG BENTURAN
AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI
UTANG/MODAL DENGAN PIHAK AFILIASI/BERELASI
Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi 51% Transaksi Material yang Mengandung
saham biasa (saham seri B) PT Oto Multiartha dengan Benturan Kepentingan
nominal pembelian sebesar Rp3.926.955 juta dan 51% Selama tahun 2024, tidak terdapat Transaksi Material
saham biasa (saham seri B) PT Summit Oto Finance antara SMBC Indonesia dengan anggota Dewan
dengan imbalan pembelian dengan nominal sebesar Komisaris, anggota Direksi yang mengandung benturan
Rp2.623.788 juta. kepentingan.
Informasi terkait dengan transaksi akuisisi ini diuraikan Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau
lebih rinci pada laporan keuangan yang telah diaudit, Berelasi
pada Catatan 1f atas laporan keuangan konsolidasian Pencatatan transaksi pihak berelasi SMBC Indonesia
yang juga terdapat dalam Laporan Tahunan ini. telah sesuai dengan PSAK No. 224 mengenai
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.” Penjelasan
tentang rincian transaksi tersebut hingga periode yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 diuraikan
dalam tabel di bawah ini.
Realisasi Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Tokyo Pemegang saham pengendali Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif; liabilitas akseptasi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
liabilitas akseptasi; pinjaman yang diterima;
pinjaman subordinasi; transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
Hong Kong transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Bank Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
International plc, London
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Dusseldorf
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Malaysia Perusahaan afiliasi Simpanan dari bank lain
Berhad
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Bangkok Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Seoul Perusahaan afiliasi Efek-efek
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New York Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New Delhi Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Osaka Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
transaksi derivative; penyertaan saham
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
(dahulu Bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia)
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
Personil manajemen kunci Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
eksekutif pembayaran kompensasi dan remunerasi,
imbalan pascakerja
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 149
Page 152
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Alasan Dilakukannya Transaksi Pernyataan Direksi bahwa Transaksi
Aktivitas transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah Memenuhi Prosedur Memadai
terutama dilakukan untuk kepentingan dan dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku
keberlanjutan bisnis SMBC Indonesia yang berkaitan Umum
dengan pinjam-meminjam dana dalam kegiatan usaha, Pernyataan Direksi terkait dengan transaksi afiliasi,
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara antara lain mengacu pada Peraturan OJK Nomor
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Transaksi Benturan Kepentingan. Selaras dengan
Nilai Transaksi Pihak Berelasi ketentuan tersebut, Direksi menyatakan bahwa seluruh
Rincian saldo transaksi dengan pihak berelasi telah transaksi afiliasi yang dilaksanakan oleh Bank sebagai
diungkapkan pada Catatan 40 Laporan Keuangan bagian dari kegiatan usaha, telah memenuhi prosedur
Konsolidasian 31 Desember 2024 yang merupakan yang berlaku dan memadai.
bagian dari Laporan Tahunan ini.
Peran Dewan Komisaris dan Komite
Kebijakan Penelaahan dan Persetujuan Audit untuk Memastikan Transaksi
Transaksi Dilakukan sesuai Praktik Bisnis yang
SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan di bidang Berlaku umum, yang antara lain
penelaahan dan persetujuan transaksi dengan Dilakukan dengan Memenuhi Prinsip
pihak berelasi/afiliasi, yang antara lain merujuk pada Transaksi yang wajar (Arms-Length
Peraturan OJK Nomor 32/POJK.03/2018 tentang Batas Principle)
Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Komite Audit
Besar Bagi Bank Umum serta perubahannya, yakni selalu melakukan review terhadap kegiatan usaha
POJK Nomor 38/OJK.03/2019. Bank, terutama di bidang keuangan termasuk transaksi
dengan pihak afiliasi/berelasi. Dewan Komisaris
Dalam regulasi tersebut ditegaskan: (1) Bank dilarang mendapatkan laporan sebagai bagian dari fungsi
memberikan Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait pengawasan sekaligus untuk memastikan bahwa
yang bertentangan dengan prosedur umum Penyediaan transaksi afiliasi dilakukan dengan memenuhi prinsip
Dana. (2) Bank dilarang memberikan Penyediaan transaksi yang wajar.
Dana kepada Pihak Terkait tanpa persetujuan Dewan
Komisaris Bank. (3) Bank dilarang membeli aset Dewan Komisaris menilai bahwa transaksi yang
berkualitas rendah dari pihak terkait. dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2024 telah
memenuhi unsur kepatuhan terhadap regulasi, antara
Uraian di bawah ini juga menjadi bagian dalam proses lain Surat Edaran OJK Nomor 42/POJK.04/2020.
penelaahan dan pemberian persetujuan terhadap
transaksi berelasi/afiliasi. Rujukan dalam Laporan Keuangan
Informasi terkait dengan transaksi dengan pihak afiliasi/
Kewajaran, Mekanisme Review dan berelasi ini diuraikan lebih rinci pada laporan keuangan
Pemenuhan Peraturan Transaksi dengan yang telah diaudit, pada Catatan 40 atas laporan
Pihak Afiliasi keuangan konsolidasian yang juga terdapat dalam
Bank telah memiliki kebijakan untuk memberikan Laporan Tahunan ini.
persetujuan sebagai mekanisme review terhadap
transaksi dengan pihak yang berelasi. Transaksi
tersebut dilakukan secara adil dan wajar sesuai dengan PERUBAHAN PERATURAN
ketentuan dan peraturan yang berlaku. Transaksi PERUNDANG-UNDANGAN YANG
dengan pihak berelasi juga memiliki persyaratan dan BERPENGARUH SIGNIFIKAN
kondisi yang sama dengan yang berlaku bagi pihak
ketiga. Pada tahun 2024, terdapat beberapa peraturan baru
yang telah terbit dan dapat memberikan pengaruh
Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi karena terhadap kegiatan usaha SMBC Indonesia dan entitas
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua anak, di antaranya:
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan
dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati
bersama.
150 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 153
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dampak terhadap
No. Peraturan Pokok Peraturan Laporan Keuangan
(jika ada)
1. PBI No 2 Tahun 2024 tentang Keamanan Ruang lingkup pengaturan dan Pengawasan Tidak memiliki dampak yang
Sistem Informasi dan Ketahanan Siber Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber signifikan terhadap laporan
Bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, antara lain: keuangan untuk periode berjalan
Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta • Tata Kelola atau periode tahun sebelumnya
Asing serta Pihak Lain yang Diatur dan • Pencegahan
Diawasi oleh Bank Indonesia • Penanganan
• Pengawasan
• Kolaborasi
2. PBI No 6 Tahun 2024 tentang Pasar Uang Prinsip dasar pengaturan, pengembangan dan Tidak memiliki dampak yang
dan Pasar Valuta Asing pengawasan sasaran Pasar Uang dan Pasar Valuta signifikan terhadap laporan
Asing meliputi : keuangan untuk periode berjalan
• Mempertimbangkan praktik secara atau periode tahun sebelumnya
internasional
• Digitalisasi data dan informasi
• Mengintegrasikan perspektif inklusi dan
Keuangan berkelanjutan
• Bersifat efektif, efisien dan bertata kelola yang
baik; dan
• Mendorong sinergi dan peningkatan inovasi.
3. PADG No 2 Tahun 2024 tentang Dealer Bank yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dapat Tidak memiliki dampak yang
Utama menjadi dealer utama (primary dealer) dengan signifikan terhadap laporan
memenuhi kriteria dealer utama (primary dealer) keuangan untuk periode berjalan
yang ditetapkan dan memperoleh persetujuan dari atau periode tahun sebelumnya
Bank Indonesia.
4. POJK No 15 Tahun 2024 tentang • Kewajiban proses Pelaporan Keuangan yang Tidak memiliki dampak yang
Integritas Pelaporan Keuangan Bank Berintegritas. signifikan terhadap laporan
• Larangan melakukan rekayasa keuangan bagi keuangan untuk periode berjalan
Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas atau periode tahun sebelumnya
Syariah dan Pejabat Eksekutif.
• Penetapan dan penerapan kebijakan dan
prosedur pengendalian internal dalam proses
pelaporan Keuangan.
• Pembentukan unit kerja khusus
5. POJK No 30 Tahun 2024 tentang Pengaturan dan pengawasan terhadap Lembaga Tidak memiliki dampak yang
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan jasa Keuangan yang memiliki hubungan signifikan terhadap laporan
Induk Konglomerasi Keuangan kepemilikan dan/atau pengendalian di berbagai keuangan untuk periode berjalan
sektor jasa Keuangan. atau periode tahun sebelumnya
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi yang material untuk tahun buku 31 Desember 2024.
KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
Kebijakan Pengelolaan dan Pembayaran Pajak
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pengelolaan dan kepatuhan perpajakan, termasuk pembayaran pajak, telah
tertuang dalam prosedur standar operasi perpajakan Bank. Pelaksanaan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan
sebagai wajib pajak merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Bank selalu
memenuhi kewajiban-kewajiban tersebut.
Realisasi Pembayaran Pajak
(Rp Juta)
Uraian 2024 2023 2022
Pajak Penghasilan Badan 514.201 515.697 503.801
Pajak Penghasilan Karyawan 377.713 345.134 309.729
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 151
Page 154
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Aspek
Pemasaran
Pangsa pasar Bank, baik dari sisi aset,
Penyaluran kredit, maupun dana pihak
ketiga di tahun 2024 semakin membaik.
152 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 155
Analisis dan Pembahasan Manajemen
SMBC Indonesia menyadari bahwa aktivitas pemasaran bisnis baru, dan memulai perhitungan emisi Green
merupakan bagian yang sangat penting dalam House Gases (Efek Gas Rumah Kaca) di seluruh rantai
kegiatan operasional Bank, yang bertujuan untuk pasok nasabah korporasi kami, yang sejalan dengan
mencapai target usaha. Ekspektasi nasabah yang protokol Green House Gases.
terus berkembang menjadi salah satu pendorong
meningkatnya persaingan di industri keuangan, Guna melayani nasabah SME, SMBC Indonesia
khususnya perbankan. Business Banking akan fokus pada pengembangan
layanan yang ada melalui optimalisasi jaringan kantor
Kondisi tersebut merupakan tantangan yang harus beserta infrastrukturnya. Selain itu, SMBC Indonesia
dijawab oleh SMBC Indonesia agar senantiasa dapat Business Banking telah mengembangkan electronic
beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi. channel melalui mobile platform dan website TouchBiz
Karena itu, Bank secara terus-menerus meningkatkan yang saat ini telah memiliki kemampuan digital (digital
mutu pelayanan dan strategi pemasaran yang efektif capabilities) pembayaran, transaksi dan pengelolaan
menghadapi pertumbuhan kebutuhan nasabah yang kas sederhana.
semakin bervariasi.
SMBC Indonesia Business Banking juga melakukan
Bagi SMBC Indonesia, mempertahankan sekaligus kerjasama dengan beberapa mitra strategis untuk
meningkatkan pangsa pasar menjadi sangat meningkatkan akuisisi nasabah. Kerjasama yang
penting demi menjaga pertumbuhan usaha yang dilakukan juga mencakup edukasi pelatihan
berkesinambungan. pengembangan bisnis pada nasabah dan atau calon
nasabah bank.
STRATEGI PEMASARAN Bank juga terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi
antar lini bisnis, seperti segmen Korporasi, Retail
Pada tahun 2024, Bank SMBC Indonesia telah Banking dan Business Banking untuk meningkatkan
menetapkan dan melaksanakan strategi pemasaran aktifitas cross sell bagi SMBC Indonesia.
untuk meningkatkan kinerja produk dan layanan. Hal ini
dilakukan bukan sekadar untuk meningkatkan kinerja Di segmen Retail Lending, untuk melayani para
usaha Perseroan, tetapi juga memberikan kepuasan pensiunan yang berada di lokasi terpencil, Bank SMBC
maksimum terhadap nasabah. Indonesia terus mengembangkan jaringan payment
point bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, dan juga
Terkait layanan Korporasi, Bank SMBC Indonesia dengan para pihak ketiga, seperti penyedia perangkat
senantiasa melakukan kolaborasi bisnis dengan segmen pembayaran melalui media elektronik dan pihak lain
Business Banking dan Retail Banking untuk aktifitas yang telah memiliki jaringan layanan/outlet yang luas.
cross sell bagi Nasabah dengan menawarkan layanan
penggajian (payroll) dengan tujuan rekening Jenius bagi Selain itu, pengembangan disektor mikro tetap berfokus
karyawan perusahaan serta pemberian pinjaman modal pada pembiayaan berupa pinjaman akses modal
kerja yang berhubungan dengan rantai pasok (supply dan layanan perbankan kepada para pelaku usaha
chain) dan akan terus berlanjut di tahun 2025. Dalam ekonomi produktif (UMKM) beserta komunitasnya.
hal digitalisasi transaksi perbankan, SMBC Indonesia Pembiayaan yang diberikan kepada nasabah berupa
sudah melengkapi dengan kapabilitas integrasi sistem pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha
menggunakan API berbasis SNAP antara lain: API Inkuiri nasabah untuk meningkatkan kapasitas usaha nasabah
Saldo, API Transfer (pemindahbukuan dan ke Bank lain tersebut. Nasabah mikro diberikan pilihan produk yang
menggunakan BI-FAST) dan API Virtual Account disesuaikan juga dengan siklus usaha, tujuan pinjaman
dan saat ini, pengembangan potensi produk mikro
Dari segi sistem, Bank memiliki beberapa electronic tidak hanya dilakukan melalui penawaran langsung
Banking (e-Banking) platform antara lain SMAR&TS, kepada pelaku usaha UMKM, tetapi juga dengan
Jenius dan AksesBisnis. Bank SMBC Indonesia mengembangkan model bisnis kerja sama dengan
bertujuan untuk terus menciptakan platform inovatif para mitra SMBC Indonesia (community partnership).
untuk meningkatkan layanan kami, menjajaki peluang Nasabah mikro diberikan program peningkatan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 153
Page 156
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Aspek Pemasaran
kapasitas mengelola usaha melalui program SMBC Dalam momen perubahan nama menjadi SMBC
Indonesia Daya.id secara online sehingga nasabah Indonesia, Jenius turut memperkenalkan desain Kartu
tersebut akan tumbuh skala usahanya Debit Jenius Visa dan booth Jenius yang baru. Desain
baru Kartu Debit Jenius Visa hadir dengan warna
Bank SMBC Indonesia juga terus meningkatkan putih sebagai simbol lembar baru sebuah perjalanan
kerjasama baru dengan pihak ketiga dalam memberikan yang semakin bermakna, baik nasional maupun
pembiayaan kepada debitur perorangan maupun internasional. Desain baru ini merepresentasikan
badan usaha baik dalam skema joint financing maupun semangat Think Unthinkable Jenius yang selalu berpikir
chanelling. dan menciptakan sesuatu dengan keluar dari pola pikir
yang sama. Sementara itu, dengan tampilan booth yang
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi baru, Jenius mengajak nasabah untuk berinteraksi dan
pada industri keuangan termasuk perbankan, Bank menjadi bagian dari transformasi Bank BTPN menjadi
juga telah menerapkan strategi pemasaran berbasis SMBC Indonesia. Kedua inovasi ini memberikan
online kepada nasabah, seperti dalam bentuk web pengalaman baru yang seru di dalam perbankan digital.
meeting untuk menangkap setiap kebutuhan finansial
yang nasabah perlukan secara cepat dan tepat. Selain Jenius terus menggandeng mitra untuk menghadirkan
itu, Bank juga memberikan layanan edukasi kepada layanan yang semakin lengkap seperti untuk kategori
nasabah secara berkala mengenai beberapa hal di luar penukaran Yay Points Kartu Kredit Jenius kategori
produk perbankan, seperti: seminar, pelatihan, program e-wallet, travel, dan lifestyle yang dapat ditukarkan
Tanggung Jawab Sosial Korporasi (CSR). secara real-time langsung dari aplikasi. Selain itu,
untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, Jenius
Terkait Jenius, untuk meningkatkan dan menghadirkan juga masih berkolaborasi dengan ajang lari ternama di
layanan yang semakin relevan kepada nasabah, Bank Indonesia sebagai co-title sponsor dan official banking
terus mengembangkan fitur-fitur revolusioner pada partner serta mengadakan beragam aktivitas dengan
aplikasi Jenius. Proses pengembangan fitur dan komunitas di kota-kota di Indonesia.
layanan ini, baik meningkatkan yang telah ada dan
menghadirkan inovasi, Jenius lakukan melalui proses Selain itu, dalam rangka pemenuhan kewajiban Bank
kokreasi yaitu dengan mendengarkan ide dan masukan atas peraturan OJK no 51/POJK.03/2017 tentang
pengguna dan calon pengguna. penerapan keuangan berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik, SMBC
Pengalaman nasabah menggunakan Jenius semakin Indonesia berkerjasama dengan SMBC dan agensi
maksimal untuk transaksi di dalam dan luar negeri. lainnya dalam menyelenggarakan workshop/sosialisasi
Nasabah dapat menjual dan membeli mata uang asing terkait Environment, Social, Governance (ESG) kepada
di Jenius tanpa batasan waktu, 24 jam dalam 7 hari nasabah korporasi, sehingga dapat membantu
dalam seminggu. Di dalam negeri, nasabah dapat nasabah untuk menambah pengetahuan/kesadaran
mengirim dana dari Jenius ke bank lain yang tergabung terkait ESG, yang kemudian akan membantu nasabah
dalam jaringan BI-FAST tanpa biaya, tanpa kuota, dalam bertransisi menuju net zero emission. SMBC
dan dilakukan setiap hari. Selain itu, setiap cashback Indonesia juga terpilih menjadi salah satu bank dalam
yang didapatkan dari promo akan ditampung dalam pelaksanaan pilot project pelaporan Taksonomi Hijau
Cash Cow, sebuah fitur tabungan khusus yang dapat Indonesia (THI). Hal ini membuka peluang pembiayaan
digunakan pada saat nasabah melakukan transaksi. dan peluang lainnya terkait ESG/sustainability (termasuk
pengembangan fasilitas pembiayaan terkait ESG -
Di sisi kredit, Jenius juga menghadirkan Creditbility green, social and sustainaibility linked loan) kepada
sebagai fitur yang memudahkan nasabah mengakses nasabah korporasi. Sebagai bagian dari Grup SMBC,
produk-produk kredit di Jenius sekaligus dalam SMBC Indonesia akan mengenali dan mengendalikan
satu kali pengajuan. Nasabah juga dapat mengelola emisi yang dibiayai di seluruh portofolio pinjamannya,
produk kredit dengan lebih praktis dan aman dalam terutama untuk sektor-sektor yang telah ditetapkan
satu aplikasi, dengan fleksibilitas alokasi limit target pengurangannya oleh SMBC.
kredit yang terdapat di tiga produk kredit Jenius
yaitu Jenius Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit
Jenius.
154 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 157
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Selain itu, seiring dengan meningkatnya kesadaran Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan peluang
nasabah korporasi terhadap isu-isu lingkungan dan diferensiasi di tengah persaingan dengan menawarkan
sosial, terjadi kecendrungan yang semakin kuat di produk pendanaan yang tidak hanya memberikan
kalangan nasabah korporasi untuk mencari produk keuntungan finansial, tetapi juga memberikan dampak
keuangan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. positif secara nyata, Dengan memfokuskan pada
Ini mencakup tidak hanya pembiayaan, tetapi juga prinsip-prinsip ESG, Bank SMBC Indonesia dapat
pendanaan melalui produk deposito. Melalui ESG meningkatkan reputasi sebagai agen perubahan positif
Deposit, Bank SMBC Indonesia mengajak nasabah dalam masyarakat, meningkatkan loyalitas nasabah,
korporasi untuk berpartisipasi dalam menciptakan dan menarik perhatian calon nasabah yang berbagi
keberlanjutan di sektor keuangan. ESG Deposit nilai-nilai tersebut.
ini mencerminkan komitmen terhadap tata Kelola
perusahaan yang baik, dengan menekankan integritas Untuk mendukung layanan yang maksimal kepada
dan etika dalam pengelolaan dana. Pendekatan ini nasabah, Bank senantiasa mengukur Service Level
didukung dengan transparasi, dimana sektor-sektor Agreement (SLA). Bank menangani keluhan nasabah
yang dapat didukung oleh kerangka kerja ESG Deposit dengan baik, terutama agar dapat direspons dengan
dapat diungguh melalui website resmi Bank SMBC cepat dan tepat.
Indonesia.
PANGSA PASAR
Informasi mengenai pangsa pasar SMBC Indonesia pada tahun 2024 disajikan dalam tabel berikut.
Pangsa Pasar Bank SMBC Indonesia
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Kriteria Keterangan 2024 2023
Aset Bank Umum 12.460.955 11.765.838
SMBC Indonesia 241.096 201.448
Pangsa Pasar 1.9% 1,7%
Jumlah Dana Pihak Ketiga Bank Umum 8.837.242 8.457.929
SMBC Indonesia 121.318 108.199
Pangsa Pasar 1.4% 1,3%
Jumlah Kredit yang Diberikan Bank Umum 7.827.148 7.090.243
SMBC Indonesia 179.405 156.561
Pangsa Pasar 2.33% 2,2%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 155
Page 158
Manajemen Risiko 156 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 159
Manajemen Risiko
05
Manajemen
Risiko
158 Kebijakan Manajemen Risiko
159 Penerapan Manajemen Risiko
159 Organisasi Manajemen Risiko
161 Uraian Penerapan Manajemen Risiko
164 Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem
Manajemen Risiko
165 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
atau Komite Audit atas Kecukupan Manajemen
Risiko
165 Sistem Pengendalian Internal
166 Pengungkapan Permodalan
183 Pengungkapan Eksposur Risiko
Bank SMBC Indonesia bersama entitas anak
berkolaborasi secara berkesinambungan
melakukan pengembangan kebijakan dan
penerapan manajemen risiko sejalan dengan
strategi bisnis, manajemen sistem informasi
serta perubahan regulasi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 157
Page 160
Manajemen Risiko
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, 4. Metodologi dan sistem informasi manajemen yang
“Bank”) merancang proses manajemen risiko agar digunakan dapat mengukur risiko dan mendukung
mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau, bisnis.
dan mengendalikan risiko-risiko yang dihadapi 5. Penerapan kewenangan dan besaran limit
SMBC Indonesia dan Entitas Anak. Manajemen menggambarkan maksimum risiko kerugian yang
risiko dimaksudkan agar kegiatan usaha Bank tidak dapat diterima selaras dengan Risk Appetite dan
menimbulkan kerugian yang melebihi risk appetite risk tolerance Bank.
yang sudah ditentukan atau bahkan mengganggu 6. Pengelolaan rencana kelangsungan usaha
kelangsungan usaha Bank. (Business Continuity Management)
7. Pengelolaan risiko keamanan Siber dan Informasi.
Dalam menerapkan manajemen risiko, SMBC Indonesia 8. Kebijakan yang mengatur produk dan aktivitas
berpedoman pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan baru.
(OJK) yang mengatur penerapan manajemen risiko 9. Kebijakan kredit yang merupakan pedoman kredit
bagi bank umum serta regulasi Basel yang diterbitkan yang mengatur pemberian kredit yang sehat,
oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). analisa, persetujuan dan batas wewenang memutus
Penerapan manajemen risiko dilakukan, baik secara kredit, pencatatan, penetapan limit, dan laporan.
individual maupun konsolidasi. 10. Pengukuran dan penetapan peringkat risiko Bank
disajikan dalam bentuk profil risiko.
Kerangka manajemen risiko diimplementasikan melalui 11. Kebijakan treasury yang mencakup pengelolaan
kecukupan kebijakan, prosedur, perangkat manajemen risiko likuiditas dan kebijakan ALMA.
risiko, penetapan limit, dan kewenangan. Bank dan
Entitas Anak melakukan pengembangan manajemen Acuan peraturan perundang-undangan yang menjadi
risiko secara berkesinambungan sejalan dengan dasar pelaksanaan manajemen risiko Bank, antara lain:
meningkatnya kompleksitas bisnis dan perkembangan 1. Peraturan OJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang
organisasi, strategi, dan manajemen sistem informasi. Integritas Pelaporan Keuangan Bank
2. Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang
Penerapan manajemen risiko di lingkungan SMBC Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa
Indonesia mencakup: Keuangan.
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; 3. Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
limit; Konglomerasi Keuangan.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 4. Peraturan OJK Nomor 17/ Tahun 2023 tentang
pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
informasi manajemen risiko; dan 5. Peraturan OJK Nomor 21 Tahun 2023 tentang
4. Pengendalian intern yang menyeluruh. Layanan Digital oleh Bank Umum.
6. Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang
Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO Umum.
7. Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022
Bank mengimplementasikan kebijakan manajemen tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank
risiko secara konsisten, sejalan dengan visi, misi, dan Umum.
rencana strategis Bank. Kebijakan tersebut dibuat 8. Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang
untuk memastikan bahwa eksposur risiko Bank sejalan Bank Umum.
dengan kebijakan dan prosedur internal serta peraturan 9. Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/2021 tentang
perundang-undangan yang berlaku. Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam 10. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2021 tentang
penerapan kebijakan manajemen risiko adalah sebagai Perubahan Kedua atas Peraturan OJK Nomor 11/
berikut: POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian
1. Jenis usaha dan produk yang dijalankan sesuai Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical
dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank. Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.
2. Identifikasi dan mitigasi risiko secara jelas dan 11. Peraturan OJK Nomor 1/POJK.03/2019 tanggal
terkontrol, khususnya terkait dengan produk dan 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit
transaksi Bank. Intern pada Bank Umum.
3. Garis tanggung jawab dan pertanggungjawaban
yang jelas dalam mengelola masing-masing jenis
risiko.
158 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 161
Manajemen Risiko
12. Surat Edaran OJK Nomor 21/SEOJK.03/2017 PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Dalam menerapkan manajemen risiko, SMBC
13. Peraturan OJK Nomor 38/POJK.03/2017 tentang Indonesia mengacu pada sejumlah regulasi, antara
Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi lain Peraturan OJK No. 18/2016 dan Surat Edaran No.
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
Perusahaan Anak. Risiko bagi Bank Umum serta Peraturan OJK No.
14. Surat Edaran OJK Nomor 35/SEOJK.03/2017 38/POJK.03/2017 tentang Penerapan Manajemen
tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar Risiko secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan
Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum. Pengendalian terhadap Perusahaan Anak. Bank
15. Peraturan OJK Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12 menyampaikan laporan profil risiko setiap triwulan, baik
Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan secara individu maupun secara terkonsolidasi.
Bank Umum.
16. Peraturan OJK Nomor 18/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan manajemen risiko di SMBC Indonesia
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. dikelola oleh Direktorat Manajemen Risiko yang
17. Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016 independen dari unit bisnis dan operasional. Bank
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank mengadakan rapat secara berkala Komite Manajemen
Umum Risiko yang dihadiri oleh Direksi dan Komite Pemantau
18. Peraturan OJK Nomor 34/POJK.03/2016 tentang Risiko yang dihadiri oleh Dewan Komisaris untuk
Perubahan atas Peraturan OJK Nomor 11/ mendiskusikan risiko dan permasalahan yang dihadapi
POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Bank serta memberikan rekomendasi terhadap tindak
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum. lanjut perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan
19. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2015 manajemen risiko di Bank. Direktorat Manajemen Risiko
tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi secara berkala mengkaji ulang kebijakan, prosedur
bagi Konglomerasi Keuangan. dan perangkat kerja manajemen risiko, termasuk
20. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2014 tentang memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi seluruh unit kerja untuk pengelolaan risiko-risiko yang
Konglomerasi Keuangan. ada.
21. Basel Committee on Banking Supervision (BCBS).
Bank juga telah memiliki sejumlah ketentuan internal ORGANISASI MANAJEMEN RISIKO
terkait dengan penerapan manajemen risiko, yang di
antaranya adalah: Organisasi manajemen risiko Bank dan Entitas Anak
1. Pedoman Tata Kelola Perusahaan. melibatkan pengawasan dari Dewan Komisaris dan
2. Kebijakan Manajemen Risiko. Direksi. Bank dan Entitas Anak juga telah membentuk
3. Kebijakan Kepatuhan. Komite Pemantau Risiko sebagai pengawas tertinggi
4. Kebijakan Internal Audit dan Internal Audit Charter. di tingkat Komisaris dan Komite Manajemen Risiko di
5. Kebijakan Perkreditan. tingkat Direksi yang merupakan bagian yang sangat
6. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional. penting dalam pengendalian risiko. Selain itu, Bank dan
7. Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber. Entitas Anak juga telah membentuk Komite Manajemen
8. Kebijakan Manajemen Kelangsungan Usaha. Risiko Terintegrasi yang memiliki tanggung jawab untuk
9. Kebijakan Manajemen Asuransi. memberikan rekomendasi kepada Direksi Bank (Entitas
10. Kebijakan Strategi Anti-Fraud. Utama) mengenai hal-hal yang berkaitan dengan
11. Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga. penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi termasuk
12. Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi. penetapan dan penyempurnaan Kebijakan, Strategi
13. Kebijakan Pengendalian Internal atas Informasi dan Kerangka Manajemen Risiko yang relevan. Komite
Keuangan Dan/Atau Laporan Keuangan. menjadi unit kontrol yang memantau seluruh risiko yang
14. Kebijakan Manajemen Risiko dan Kecukupan terdapat pada kegiatan operasional Bank dan Entitas
Permodalan Terintegrasi untuk Konglomerasi Anak.
Keuangan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 159
Page 162
Manajemen Risiko
Direktur Utama
Head of Risk Management
Market & Liquidity Operational & Fraud Portfolio
Cyber Security Risk Risk Management
Secretary Risk Management Risk Management Management Credit Risk Head
Management Head Planning Head
Head Head & Policy Head
Dalam menjalankan tugasnya berkenaan dengan 9. Menetapkan pelaksanaan penerapan perangkat
penerapan manajemen risiko, Dewan Komisaris dan manajemen risiko serta mengevaluasi akurasi
Direksi dibantu oleh komite dan satuan kerja, yaitu: model dan validitas data yang digunakan untuk
1. Komite Pemantau Risiko mengukur risiko bagi Bank.
2. Komite Manajemen Risiko 10. Mengoordinir fungsi pengendalian internal kontrol
3. Komite Fraud dan risiko Bank untuk memastikan ketersediaan
4. Komite Kebijakan Perkreditan serta kecukupan pengendalian atas seluruh risiko
5. Asset and Liabilities Committee (ALCO) dari setiap proses yang dijalankan oleh seluruh
6. Komite Pengarah Teknologi Informasi unit kerja di seluruh unit kerja lini bisnis dan fungsi
7. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT) pendukung.
8. Satuan Kerja Manajemen Risiko 11. Melakukan penilaian maturitas keamanan siber
9. Internal Audit dan pengujian keamanan siber secara berkala
10. Risk Taking Unit sekurang-kurangnya 1 tahun sekali termasuk
pelaporan ke regulator.
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) merupakan 12. Memastikan konsistensi implementasi manajemen
unit independen terhadap Risk Taking Unit yang risiko atas 8 (delapan) jenis risiko
melaksanakan fungsi manajemen risiko dipimpin oleh
Head of Risk Management dan bertanggungjawab Dalam hal penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,
langsung kepada Direktur Utama terdapat fungsi Satuan Manajemen Risiko Terintegrasi
(SKMRT) yang berada dibawah SKMR.
SKMR berfungsi membantu Direksi dalam:
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam SKMRT berfungsi membantu Direksi dalam:
penyusunan kebijakan, strategi dan kerangka 1. Memberikan masukan dalam penyusunan dan
manajemen risiko. penyempurnaan kebijakan Manajemen Risiko
2. Melakukan proses identifikasi, pengukuran, Terintegrasi baik kepada Direksi maupun KMRT.
pemantauan serta pengendalian risiko terkait 2. Memantau pelaksanaan kebijakan Manajemen
dengan aktivitas bisnis Bank. Risiko Terintegrasi termasuk mengembangkan
3. Memantau pelaksanaan kebijakan, strategi, dan prosedur dalam melakukan proses Manajemen
kerangka manajemen risiko. Risiko Terintegrasi.
4. Memantau posisi/eksposur risiko secara 3. Melakukan penilaian atau perhitungan kecukupan
keseluruhan, per jenis risiko, serta melakukan stress modal terintegrasi.
testing. 4. Melakukan pemantauan risiko pada Konglomerasi
5. Melakukan kaji ulang terhadap proses manajemen dengan melakukan pemantauan terhadap hasil
risiko. penilaian profil risiko setiap Lembaga Jasa
6. Melakukan kajian risiko terhadap usulan inisiatif, Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi, tingkat
produk dan layanan baru, termasuk pengembangan risiko setiap jenis risiko secara terintegrasi dan
atau perubahannya. profil risiko secara terintegrasi dari Konglomerasi.
7. Memberikan rekomendasi kepada Risk Taking 5. Melakukan stress test terhadap kemampuan
Unit dan Komite Manajemen Risiko sesuai dengan Konglomerasi dalam menghadapi situasi stress
kewenangannya yang spesifik pada Konglomerasi atau pada
8. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko pasar secara umum; Atas hal tersebut, stress
bank kepada Direksi dan Komite Manajemen Risiko test dilakukan melalui stress test profil risiko
minimal triwulanan serta melaporkan ke OJK secara konsolidasi.
berkala sesuai ketentuan.
160 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 163
Manajemen Risiko
6. Melaksanakan kaji ulang secara berkala terhadap 8. Memberikan informasi kepada KMRT terhadap
keakuratan metodologi penilaian risiko; kecukupan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti terkait hasil
implementasi sistem informasi manajemen risiko; evaluasi terhadap penerapan Manajemen Risiko
ketepatan kebijakan, prosedur dan penetapan limit Terintegrasi.
risiko secara terintegrasi. 9. Menyusun dan menyampaikan Laporan Profil Risiko
7. Mengkaji ulang dampak masuknya lini bisnis baru dan Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi
dalam Konglomerasi yang dapat berpengaruh secara berkala kepada Direktur/Kepala Entitas
signifikan terhadap eksposur risiko Konglomerasi. Utama, KMRT dan Regulator.
URAIAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
SMBC Indonesia telah memiliki proses penerapan manajemen risiko yang telah ditetapkan dalam Kebijakan
Manajemen Risiko Bank dan Kebijakan Manajemen Risiko dan Kecukupan Permodalan Terintegrasi untuk
Konglomerasi Keuangan. Rangkaian proses tersebut disampaikan melalui tabel di bawah ini.
No. Proses Uraian
1 Identifikasi Risiko Seluruh jenis risiko yang melekat (inheren) pada setiap aktivitas produk, layanan dan kegiatan
usaha harus diidentifikasi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui potensi risiko dan dampak yang
diakibatkan agar Bank dapat menyiapkan mekanisme kontrol. Identifikasi risiko wajib dilakukan
oleh setiap Risk Taking Unit sebagai lini pertahanan pertama dan diperkuat dengan pengawasan
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan serta
Human Resource sebagai lini pertahanan kedua, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Melakukan identifikasi risiko secara berkala.
b. Memiliki kebijakan dan perangkat untuk melakukan identifikasi risiko pada seluruh produk
dan aktivitas bisnis Bank.
c. Proses identifikasi dilakukan dengan menganalisis seluruh sumber risiko dari produk, layanan
dan kegiatan Bank serta memastikan pengelolaan risiko telah melalui proses manajemen
risiko yang memadai sebelum dijalankan.
2 Pengukuran Risiko Seluruh risiko yang telah diidentifikasi harus diukur sebagai salah satu bahan evaluasi hasil
pelaksanaan penerapan manajemen risiko dan dasar penentuan langkah perbaikan. Salah satu
cara untuk mengukur eksposur risiko adalah dengan menentukan parameter risiko. Parameter ini
harus disesuaikan jika terjadi perubahan yang material dari produk, proses, atau faktor risiko.
3 Pemantauan dan Limit Risiko Risk Taking Unit dan Satuan Kerja Manajemen Risiko wajib melakukan pemantauan terhadap
eksposur risiko dan limit risiko, serta melaporkannya kepada Direksi dan Dewan Komisaris
secara berkala.
4 Pengendalian Risiko Pengendalian risiko wajib dilakukan terhadap produk, layanan dan kegiatan Bank. Pengendalian
risiko mengacu pada model three lines of defense, yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk/
ICR sebagai lini pengendalian pertama. Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal,
Keuangan dan Perencanaan serta Human Resource sebagai lini pengendalian kedua, dan
Internal Audit (SKAI) sebagai lini pengendalian ketiga.
5 Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen Risiko dapat mengakomodasi strategi mitigasi risiko, akurat,
Risiko informatif mengenai kondisi keuangan, kinerja fungsional dan eksposur risiko, terkini, aman,
konsisten, dan tersedia tepat waktu serta memiliki jejak audit.
6 Penerapan Manajemen Risiko Pemantauan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan terbatas pada anak perusahaan
Konsolidasi yang bergerak di bidang keuangan. Hal itu sesuai dengan ketentuan OJK yang mencakup:
a. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit.
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta
informasi manajemen risiko.
d. Sistem Pengendalian Internal yang menyeluruh.
7 Penerapan Manajemen Risiko Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko
Terintergrasi Terintegrasi yang disusun oleh Bank sebagai Entitas Utama. Kebijakan ini merupakan pedoman
bagi Entitas Utama dan anggota Konglomerasi dalam melakukan aktivitas manajemen risiko dan
permodalan khususnya yang terkait dengan Konglomerasi Keuangan.
Untuk mendukung efektifitas penerapan Manajemen Risiko dan Permodalan Terintegrasi, Bank
membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (“KMRT”) serta fungsi SKMRT.
Manajemen Risiko Iklim
Sesuai POJK nomor 17 tahun 2023 serta arahan dari OJK, SMBC Indonesia mulai melakukan identifikasi risiko terkait
iklim baik terhadap risiko transisi maupun risiko fisik, pada sektor-sektor prioritas untuk kredit produktif bersamaan
dengan pelaksanaan uji coba Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) untuk tahap 1 (50%
portofolio).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 161
Page 164
Manajemen Risiko
Skenario yang digunakan dalam menjalankan Climate Fokus Tahun 2024
Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) 1. Mempersiapkan kerangka kerja serta skema stress
merujuk pada skenario sesuai dengan arahan OJK testing sehubungan dengan Climate Risk pada area
yang dituangkan ke dalam panduan Climate Risk Risiko Kredit, Risiko Operasional, Risiko Pasar,
Management and Scenario Analysis (CRMS). dan Risiko Likuiditas serta mempersiapkan laporan
piloting Bottom up CRST sesuai dengan arahan
Secara bertahap, SMBC Indonesia mulai regulator.
mempersiapkan kerangka manajemen risiko terkait 2. Bank melanjutkan pengembangan konsep dan
iklim dan meningkatkan kompetensi dan awareness kerangka kerja serta otomasi untuk laporan yang
karyawan atas risiko/dampak perubahan iklim melalui bersifat predefined melalui Enterprise Risk Datamart
berbagai pelatihan atau sosialisasi serta melanjutkan yang mencakup kredit, market & liquidity dan
proses persiapan untuk pelaksanaan Climate Risk monitoring fraud.
Management and Scenario Analysis (CRMS) tahap 2 di 3. Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk
tahun selanjutnya. appetite Bank.
4. Stabilisasi kerangka kerja Financial Analytics
Budaya Manajemen Risiko Framework serta melakukan pengembangan
SMBC Indonesia menilai penting bagi seluruh aplikasi untuk kebutuhan otomasi untuk
karyawan untuk mengetahui dan mengerti beragam mengakomodasi pelaksanaan simulasi dampak
risiko yang dihadapi dalam aktivitas Bank. Karena itu, finansial yang bersifat regulatory, forecasting pada
budaya manajemen risiko diimplementasikan dengan tingkatan bankwide dan unit bisnis, serta untuk
membangun suatu kepercayaan, pelaksanaan dan keperluan stress testing yang memadai sebagai
pengawasan manajemen yang akan memastikan bahwa media untuk mengevaluasi kualitas portfolio
aktivitas Bank telah berjalan dengan menganut prinsip dalam kondisi skenario tertentu atau external
kehati-hatian. events lainnya berdasarkan dokumentasi model.
5. Bank melakukan peningkatan secara berkelanjutan
Budaya risiko ditetapkan melalui: terhadap proses pengelolaan risiko di internal
1. Pengarahan dan pengawasan dari Dewan SMBC Indonesia guna meminimalisir kerugian
Komisaris dan Direksi. yang disebabkan dari kejadian berisiko termasuk
2. Pengenalan manajemen risiko sebagai bagian yang kejadian fraud.
utuh dari pelaksanaan bisnis. 6. Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
3. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, siber (termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan
hukum dan peraturan yang berlaku. informasi) melalui tambahan penerapan aktivitas
berikut, yaitu:
Kesadaran dan budaya risiko dibangun pada semua a. Melanjutkan implementasi program keamanan
tingkatan organisasi, melalui: siber seperti penerapan surveillance system,
1. Pengelolaan risiko oleh Dewan Komisaris dan email auto encryption untuk memberikan
Direksi dilakukan melalui proses pengarahan dan perlindungan terhadap informasi sensitif Bank
pengawasan pada rapat Komite Pemantau Risiko yang dikirimkan melalui email, pengembangan
dan Komite Manajemen Risiko. mekanisme penanganan dan pengelolaan
2. Komunikasi tingkat profil risiko yang diharapkan, insiden keamanan siber untuk meningkatkan
dilakukan melalui penetapan berbagai batasan kemampuan respon terhadap insiden yang
risiko dan pengelolaan portofolio. terjadi, peninjauan standar keamanan berbasis
3. Pemberian kewenangan kepada karyawan cloud di Bank, adopsi standar nasional API
untuk menangani risiko secara hati-hati dalam untuk mendukung implementasi PADG No.
pelaksanaan kegiatan bisnis bank. Pengawasan 23/15/PADG/2021 tentang Standar Nasional
atas penerapan manajemen risiko dilakukan antara Open Application Programming Interface
lain dengan metode self-assessment dan sistem Pembayaran (SNAP).
pengawasan internal. b. Menerapkan manajemen risiko terkait
4. Pelaksanaan pelatihan dan/atau kampanye keamanan siber di Bank dengan berlandaskan
kesadaran risiko yang dilakukan secara berkala dan kepada kerangka kerja manajemen
berkelanjutan. keamanan siber yang berlaku, dengan
5. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, proses implementasinya dilakukan secara
hukum dan peraturan yang berlaku. bertahap dan berkelanjutan untuk mendukung
6. Pemantauan terhadap efektivitas manajemen risiko implementasi standar keamanan siber
di seluruh area. sesuai dengan PBI No. 23/7/PBI/2021
tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem
Pembayaran, POJK No. 11/POJK.03/2022
162 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 165
Manajemen Risiko
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi 7. Mempersiapkan implementasi perhitungan Analisa
oleh Bank Umum serta SEOJK No. 29/ Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko Pasar
SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan berbasis sistem sesuai dengan ketentuan regulator
Keamanan Siber Bagi Bank Umum. terkait
c. Melanjutkan penerapan standar keamanan 8. Melakukan pengembangan atas sistem pelaporan
siber berbasis standar internasional Basel III Liquidity untuk dapat memenuhi kebutuhan
Information Security Management Standard stress test dan adanya rencana regulasi baru atas
(ISMS / ISO 27001) yang diutamakan pada pelaporan LCR dan NSFR dari OJK.
system pembayaran Bank sesuai dengan 9. Melakukan pengembangan kebijakan dan aturan
ketentuan PBI yang berlaku, yang sertifikasinya Bank sesuai dengan penerapan Fundamental
telah efektif diperoleh Bank sejak 1 Juli 2023. Review of the Trading Book (FRTB) yang diatur
Bank secara terus menerus juga melakukan melalui regulasi terkait Aktiva Tertimbang Menurut
peningkatan dan pembaruan terhadap Risiko untuk Risiko Pasar.
penerapan standar keamanan siber berbasis 10. Meningkatkan proses pemantauan terhadap
Information Security Management Standard anak Perusahaan oleh SMBC Indonesia sebagai
(ISMS / ISO 27001) dengan mengacu kepada perusahan induk dalam pengelolaan manajemen
standar terbaru yang dikeluarkan oleh risiko.
Lembaga berwenang.
d. Secara berkelanjutan menerapkan, Rencana Tahun 2025
mengembangkan dan melakukan peningkatan 1. Melanjutkan persiapan kerangka kerja Climate
yang diperlukan terhadap mekanisme Risk serta menyempurnakan pelaksanaan Climate
pelaksanaan uji tuntas dan monitoring pihak Risk Stress Test untuk 100% portofolio serta
ketiga untuk menganalisa dan meninjau melaksanakan inisiatif – inisiatif terkait Climate Risk
kemampuan pihak ketiga yang bekerjasama lainnya sesuai dengan arahan regulator.
dengan Bank dalam penerapan standar 2. Bank dalam proses stabilisasi dalam
keamanan siber serta memastikan keamanan mengintegrasikan data-data yang tersedia di
informasi dan aset Bank yang dikelola oleh Enterprise Risk Datamart dan secara paralel
pihak ketiga. melanjutkan proses pengembangan melalui
e. Menyusun dan mengembangkan kerangka otomasi laporan yang bersifat predefined yang
kerja manajemen dan mekanisme pengelolaan mencakup kredit, market & liquidity dan monitoring
data pribadi untuk memastikan pengelolaan fraud.
data pribadi di Bank baik yang berupa 3. Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk
data pribadi nasabah, maupun data pribadi appetite Bank
karyawan dan berbagai bentuk data pribadi 4. Mempersiapkan kerangka kerja serta kebijakan
lainnya dapat dilakukan secara tepat. Di penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam
samping untuk dapat meminimalkan risiko rangka konglomerasi keuangan.
terkait kebocoran informasi sensitif Bank dalam 5. Stabilisasi kerangka kerja Financial Analytics
bentuk data pribadi ataupun penyalahgunaan Framework serta melakukan pengembangan
data pribadi sesuai Undang-Undang No 27 aplikasi untuk kebutuhan otomasi.
tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, 6. Bank akan memperkuat fungsi pengawasan pada
PBI No 3 tahun 2023 tentang Perlindungan unit kerja terkait dalam memerangi kejahatan
Konsumen Bank Indonesia, POJK No 6/ finansial (financial crime) guna dapat meminimalisir
POJK.07/2022 tentang Perlindungan kerugian yang terjadi.
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa 7. Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
Keuangan. siber (termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan
f. Mengembangkan kemampuan dalam informasi) melalui penerapan aktivitas dan hal-hal
pengujian dan simulasi Keamanan Siber mulai berikut, yaitu:
dari pembentukan fungsi red teaming untuk a. Melanjutkan implementasi program keamanan
secara proaktif mendeteksi kelemahan di siber seperti penerapan email auto encryption
lingkungan Bank dan mengatasi kesenjangan untuk memberikan perlindungan terhadap
untuk meminimalkan risiko yang mungkin informasi sensitif Bank yang dikirimkan
terjadi. melalui email, penerapan tools EDR/XDR
g. Meningkatkan mekanisme dan metodologi untuk memperkuat standar keamanan Bank
Pertahanan Siber untuk memerangi ancaman terhadap ancaman serangan ransomware,
siber yang terus berkembang. penerapan SFTP untuk mendukung penerapan
proses pertukaran data dengan pihak
eksternal secara aman, pengembangan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 163
Page 166
Manajemen Risiko
mekanisme penanganan dan pengelolaan karyawan dan berbagai bentuk data pribadi
insiden keamanan siber untuk meningkatkan lainnya dapat dilakukan secara tepat. Di
kemampuan respon terhadap insiden yang samping untuk dapat meminimalkan risiko
terjadi, peninjauan standar keamanan berbasis terkait kebocoran informasi sensitif Bank dalam
cloud di Bank, adopsi standar nasional API bentuk data pribadi ataupun penyalahgunaan
untuk mendukung implementasi PADG No. data pribadi sesuai Undang-Undang No 27
23/15/PADG/2021 tentang Standar Nasional tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi,
Open Application Programming Interface PBI No 3 tahun 2023 tentang Perlindungan
Pembayaran (SNAP). Konsumen Bank Indonesia, POJK No 6/
b. Menerapkan manajemen risiko terkait POJK.07/2022 tentang Perlindungan
keamanan siber di Bank dengan berlandaskan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
kepada kerangka kerja manajemen Keuangan.
keamanan siber yang berlaku, dengan f. Mengembangkan kemampuan dalam
proses implementasinya dilakukan secara pengujian dan simulasi Keamanan Siber mulai
bertahap dan berkelanjutan untuk mendukung dari pembentukan fungsi red teaming untuk
implementasi standar keamanan siber secara proaktif mendeteksi kelemahan di
sesuai dengan PBI No. 23/7/PBI/2021 lingkungan Bank dan mengatasi kesenjangan
tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem untuk meminimalkan risiko yang mungkin
Pembayaran, POJK No. 11/POJK.03/2022 terjadi.
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi g. Meningkatkan mekanisme dan metodologi
oleh Bank Umum serta SEOJK No. 29/ Pertahanan Siber untuk memerangi ancaman
SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan siber yang terus berkembang.
Keamanan Siber Bagi Bank Umum maupun 8. Secara berkelanjutan melakukan proses
PBI No. 2 Tahun 2024 tentang Keamanan pemantauan terhadap anak Perusahaan oleh
Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi SMBC Indonesia sebagai perusahaan induk dalam
penyelenggara sistem pembayaran, pelaku pengelolaan manajemen risiko.
pasar uang dan valuta asing, serta pihak lain
yang diatur dan diawasi Bank Indonesia.
c. Melanjutkan penerapan standar keamanan TINJAUAN/REVIEW ATAS EFEKTIVITAS
siber berbasis standar internasional SISTEM MANAJEMEN RISIKO
Information Security Management Standard
(ISMS/ISO 27001) yang diutamakan pada SMBC Indonesia melakukan peninjauan atau review
system pembayaran Bank sesuai dengan terhadap efektivitas penerapan sistem manajemen risiko
ketentuan PBI yang berlaku, yang sertifikasinya yang digunakan setidaknya 1 (satu) tahun sekali. Untuk
telah efektif diperoleh Bank sejak 1 Juli 2023. tahun buku 2024, hasil review tersebut adalah:
Bank secara terus menerus juga melakukan 1. Bank telah melaporkan pelaksanaan Climate Risk
peningkatan dan pembaruan terhadap Stress Test tahap 1 untuk 50% portofolio yang
penerapan standar keamanan siber berbasis mencakup risiko kredit, risiko pasar dan likuiditas
Information Security Management Standard serta risiko operasional pada akhir Juli 2024
(ISMS/ISO 27001) dengan mengacu kepada dan saat ini Bank dalam tahap mempersiapkan
standar terbaru yang dikeluarkan oleh penyusunan kerangka kerja untuk Climate Risk.
Lembaga berwenang. 2. Bank menyampaikan laporan profil risiko sesuai
d. Secara berkelanjutan menerapkan, ketentuan OJK.
mengembangkan dan melakukan peningkatan 3. Bank dalam proses stabilisasi dalam
yang diperlukan terhadap mekanisme mengintegrasikan data-data yang tersedia di
pelaksanaan uji tuntas dan monitoring pihak Enterprise Risk Datamart dan secara paralel
ketiga untuk menganalisa dan meninjau melanjutkan proses pengembangan melalui
kemampuan pihak ketiga yang bekerjasama otomasi laporan yang bersifat predefined.
dengan Bank dalam penerapan standar 4. Bank akan melanjutkan pengembangan atas
keamanan siber serta memastikan keamanan konsep Financial Risk Analytics Framework melalui
informasi dan aset Bank yang dikelola oleh proses otomasi yang saat ini masih berlangsung.
pihak ketiga. 5. Bank telah melakukan pelaporan ATMR Risiko
e. Menyusun dan mengembangkan kerangka Operasional dan Risiko Kredit dengan pendekatan
kerja manajemen dan mekanisme pengelolaan Standardized Approach (SA) sesuai dengan
data pribadi serta mengimplementasikannya ketentuan yang berlaku. Bank juga telah melakukan
di dalam Bank untuk memastikan pengelolaan perhitungan pelaporan ATMR Risiko Pasar dengan
data pribadi di Bank baik yang berupa pendekatan Standardized Approach (SA) sesuai
data pribadi nasabah, maupun data pribadi dengan ketentuan yang berlaku.
164 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 167
Manajemen Risiko
6. Bank telah melakukan pengembangan terhadap Untuk pelaksanaan manajemen risiko pada tahun 2024,
fungsi oversight dari setiap 2nd LoD termasuk Dewan Komisaris dan Direksi memandang bahwa
sistem dan perangkat yang digunakan seperti risk kecukupan manajemen risiko Bank telah memadai.
grading matrix (RGM), process risk control (PRC) Penerapannya juga telah diselaraskan dengan
dan key risk indicator (KRI). perkembangan kondisi perekonomian dan bisnis Bank.
7. Bank telah melakukan penyelarasan terhadap Key
Performance Indicator (KPI) Risk & Compliance Kebijakan internal Bank terkait dengan manajemen risiko
dengan Internal Control & Risk (ICR) Maturity Self telah mengacu pada perundang-undangan yang berlaku,
Assessment (MSA). termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan,
8. Bank sedang melakukan penyesuaian atas proses Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan. Bank
dan prosedur pemantauan terhadap perusahaan juga memiliki mekanisme review yang dilakukan secara
anak dalam penerapan Manajemen Risiko. berkala terhadap efektivitas penerapan manajemen risiko.
9. Bank secara berkala dan berkesinambungan
melakukan stress testing risiko pasar maupun
risiko likuiditas untuk mengukur dan memantau SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
dampaknya terhadap kondisi keuangan
maupun ketahanan likuiditas Bank, serta untuk Pendekatan Sistem Pengendalian Internal yang
mengantisipasi adanya perubahan kondisi ekonomi digunakan SMBC Indonesia adalah dengan
dan eksternal. Bank juga mengukur risiko suku menggunakan model 3 (tiga) lini pertahanan (Three
bunga di Banking Book untuk memantau potensi Lines of Defense). Masing-masing lini tersebut bekerja
penurunan nilai permodalan (Economic Value of secara independen dengan peran dan tanggung jawab
Equity/EVE) dan rentabilitas (Net Interest Income/ yang terintegrasi secara rinciannya diuraikan sebagai
NII). berikut:
10. Bank senantiasa menerapkan inisiatif untuk
meningkatkan keamanan informasi melalui Lini Pertahanan Pertama (First Line of Defense)
pelaksanaan kampanye user awareness, dan Merupakan Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu oleh
pelatihan keamanan siber termasuk program Business Risk/ICR terkait untuk menegakkan praktik
simulasi phishing secara berkala dan ad hoc manajemen risiko sehari-hari secara disiplin.
dengan menggunakan materi terkini dan
menerapkan uji tuntas serta peninjauan berkala Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense)
penerapan standar keamanan siber oleh pihak Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama dengan
ketiga. Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan
11. Secara berkala dan berkesinambungan, Bank dan Human Resource, untuk mendefinisikan,
juga terus melakukan tinjauan terhadap kebijakan menyempurnakan dan memastikan terlaksananya
kerangka kerja dan strategi keamanan siber pengelolaan risiko melalui proses identifikasi,
tersebut untuk memastikan kesesuaiannya pengukuran, pemantauan dan pengendalian yang
dengan kondisi terkini Bank. Adapun implementasi memadai disertai kebijakan, prosedur dan perangkat
kebijakan, kerangka kerja dan strategi keamanan yang memadai serta mengoordinasikan/memfasilitasi
siber akan selalu dilakukan secara berkelanjutan kegiatan pengelolaan risiko secara keseluruhan.
dan berkesinambungan dengan tetap
memperhatikan kecukupan dan ketersediaan Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense)
sumber daya Bank. Internal Audit secara independen melakukan
12. Bank sedang melakukan pengembangan laporan pemeriksaan dan evaluasi terhadap tata kelola dan
terkait risiko likuiditas termasuk pelaporan Basel III. efektivitas penerapan manajemen risiko.
Dalam pelaksanaannya, Satuan Kerja Manajemen Risiko
PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU yang merupakan lini pertahanan kedua, berkoordinasi
DEWAN KOMISARIS ATAU KOMITE dengan Business Risk/ICR di lini pertahanan pertama
AUDIT ATAS KECUKUPAN MANAJEMEN untuk memastikan penerapan manajemen risiko yang
RISIKO efektif. Sebagai lini pertahanan ketiga dalam Sistem
Pengendalian Internal, Internal Audit memiliki fungsi
Dalam organisasi manajemen risiko, pengawasan aktif untuk mengevaluasi penerapan manajemen risiko dan
Dewan Komisaris dilakukan melalui Komite Pemantau melakukan penilaian atas efektivitas pengendalian
Risiko dan Direksi melalui Komite Manajemen Risiko. intern terhadap seluruh aspek kegiatan Bank dengan
Direksi langsung memimpin penerapan manajemen
risiko di lingkungan Bank.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 165
Page 168
Manajemen Risiko
menggunakan pendekatan berbasis risiko di antaranya terhadap aspek kecukupan sumber daya manusia, pelayanan
nasabah, infrastruktur bank maupun kualitas pelaksanaan proses-proses utama yang memiliki risiko bagi Bank.
Internal Audit melakukan pemantauan status perbaikan pada setiap temuan secara berkala dan melaporkannya
kepada Direktur Utama, Direksi maupun Komite Audit. Pelaksanaan fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Internal
Audit dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan International Practices of Professional Framework (IPPF) yang ditetapkan
oleh Intitute of Internal Auditors (IIA). Setiap 3 (tiga) tahun Bank melakukan audit terhadap fungsi pengawasan yang
dilakukan Internal Audit oleh pihak yang independen untuk meninjau kesesuaian pelaksanaan dengan standar yang
berlaku.
Skema Model Tiga Lini Pertahanan dan Alur Pengendalian Intern
Risk Monitoring Functions & Audit Committees
Board of Directors (BoD)/Board of Management BoM)
Coordination & Collaboration
External Auditors
Regulators
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
Risk Taking Unit Risk Management Internal Audit
Business Risk/ICR Compliance & Legal
Finance & Planning
Human Resources
PENGUNGKAPAN PERMODALAN
Struktur Permodalan
Kompleksitas produk dan kegiatan usaha Bank terus berkembang. Begitu pun metode dan teknik pengukuran risiko
pada industri perbankan. Sebagai respons, Bank harus selalu menjaga kecukupan modal agar dapat mengantisipasi
risiko-risiko yang dihadapi Bank.
Bank juga harus melakukan pengelolaan modal untuk memastikan bahwa modal yang dimiliki saat ini berada di
atas tingkat minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Permodalan juga harus memadai guna
mengantisipasi risiko-risiko yang dihadapi serta mendukung rencana bisnis serta rencana strategis Bank di masa
yang akan datang.
Posisi permodalan Bank per tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, adalah sebagai
berikut:
166 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 169
Manajemen Risiko
Laporan Key Metrics Secara Konsolidasi per 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi T T–1 T–2 T–3 T–4
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 44.187.414 42.752.113 41.979.587 41.451.022 36.613.893
2 Modal Inti (Tier 1) 44.187.414 42.752.113 41.979.587 41.451.022 36.613.893
3 Total Modal 49.182.846 47.508.107 46.573.740 46.202.843 41.157.380
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 163.826.500 159.568.951 161.497.382 165.931.552 137.651.897
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 26,97% 26,79% 25,99% 24,98% 26,60%
6 Rasio Tier 1 (%) 26,97% 26,79% 25,99% 24,98% 26,60%
7 Rasio Total Modal (%) 30,02% 29,77% 28,84% 27,84% 29,90%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
12 Komponen CET1 untuk buffer 20,84% 20,59% 19,66% 18,65% 20,60%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 266.634.567 253.913.106 259.131.202 261.676.484 223.139.453
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 16,57% 16,84% 16,20% 15,84% 16,41%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 16,57% 16,84% 16,20% 15,84% 16,41%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 41.697.340 39.095.905 47.049.947 39.143.242 32.183.361
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 17.060.915 16.568.924 19.827.918 16.625.971 17.466.631
17 LCR (%) 244,40% 235,96% 237,29% 235,43% 184,26%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 180.332.951 170.940.721 169.825.688 170.415.257 131.606.862
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 144.245.411 143.190.330 146.893.811 147.259.786 115.658.692
20 NSFR (%) 125,02% 119,38% 115,61% 115,72% 113,79%
ANALISIS KUALITATIF
• Modal inti Bank per posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp44,2 triliun, meningkat dibandingkan dengan Modal inti pada periode
sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan cadangan tambahan modal lainnya dari laba tahun berjalan.
• Total Modal Bank per posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp49,2 triliun, meningkat dibandingkan dengan Total Modal pada periode
sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada modal inti.
• Total ATMR mengalami peningkatan di bulan Desember 2024 menjadi Rp163,8 triliun disebabkan oleh peningkatan ATMR risiko kredit.
• Peningkatan Modal inti menyebabkan Rasio CET1, Rasio Tier 1 & Rasio Total Modal meningkat. Pada Desember 2024 Rasio Total Modal
berada di posisi 30,02%.
Catatan:
T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 167
Page 170
Manajemen Risiko
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan
dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
kehati-hatian credit risk
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
ASET
Kas 1.379.647 1.379.647 - - - 28.633 1.379.647
Penempatan pada Bank 19.631.166 19.631.166 - - - 6.361.307 19.631.166
Indonesia
Penempatan pada bank lain 3.542.001 3.542.001 - - - 709.117 3.542.001
Tagihan spot dan derivatif/ 1.748.125 1.748.125 - 1.748.125 - 795.024 1.748.125
forward
Surat berharga yang dimiliki 27.981.308 27.981.308 - - - 2.238.439 27.981.308
Surat berharga yang dijual - - - - - - -
dengan janji dibeli kembali
(repo)
Tagihan atas surat berharga 468.188 468.188 - 468.188 - - 468.188
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3.334.619 3.334.619 - - - 1.362.820 3.334.619
Kredit yang diberikan 169.232.858 169.232.858 169.232.858 - - 42.145.059 169.232.858
Pembiayaan syariah 10.171.759 10.171.759 10.171.759 - - - 10.171.759
Penyertaan modal 75.285 75.285 - - - 52.763 22.522
Aset keuangan lainnya 1.218.012 1.218.012 - - - 472.469 1.218.012
Cadangan kerugian penurunan (5.911.900) (5.911.900) - - - (41.807) (5.911.900)
nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (593) (593) - - - (442) (593)
b. Kredit yang diberikan dan (5.893.610) (5.893.610) (5.893.610) - - (25.894) (5.893.610)
pembiayaan syariah
c. Lainnya (17.697) (17.697) - - - (15.470) (17.697)
Aset tidak berwujud 6.195.729 6.195.729 - - - - -
Akumulasi amortisasi aset tidak (3.386.613) (3.386.613) - - - - -
berwujud -/-
Aset tetap dan inventaris 6.058.147 6.058.147 - - - - 6.058.147
Akumulasi penyusutan aset (3.773.725) (3.773.725) - - - - (3.773.725)
tetap dan inventaris -/-
Aset non produktif 161.400 161.400 - - - - 161.400
a. Properti terbengkalai - - - - - - -
b. Agunan yang diambil alih 161.400 161.400 161.400 - - - 161.400
c. Rekening tunda - - - - - - -
d. Aset antarkantor - - - - - - -
Aset lainnya 2.970.421 2.970.421 - - - 1.487 2.600.018
TOTAL ASET 241.096.427 241.096.427 173.672.407 2.216.313 - 54.083.505 237.864.145
LIABILITAS
Giro 25.585.492 25.585.492 - - - 9.089.341 25.585.492
Tabungan 20.004.408 20.004.408 - - - 1.484.044 20.004.408
Deposito 75.727.911 75.727.911 - - - 11.272.656 75.727.911
Uang Elektronik - - - - - - -
Liabilitas kepada Bank - - - - - - -
Indonesia
168 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 171
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
kehati-hatian credit risk
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
Liabilitas kepada bank lain 757.714 757.714 - - - - 757.714
Liabilitas spot dan derivatif/ 1.558.841 1.558.841 - 1.558.841 - 347.449 1.558.841
forward
Liabilitas atas surat berharga - - - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 3.162.381 3.162.381 - - - 1.245.065 3.162.381
Surat berharga yang diterbitkan 2.939.924 2.939.924 - - - - 2.939.924
Pinjaman/Pembiayaan yang 52.632.885 52.632.885 - - - 44.311.657 49.413.885
diterima
Setoran jaminan - - - - - - -
Liabilitas antarkantor - - - - - - -
Liabilitas lainnya 3.980.832 3.980.832 - - - 539.691 3.980.832
Kepentingan minoritas (minority 6.978.665 6.978.665 - - - - 6.978.665
interest)
TOTAL LIABILITAS 193.329.053 193.329.053 - 1.558.841 - 68.289.905 190.110.053
EKUITAS
Modal disetor 212.919 212.919 - - - - -
a. Modal dasar 300.000 300.000 - - - -
b. Modal yang belum disetor (87.081) (87.081) - - - -
-/-
c. Saham yang dibeli kembali - - - - - -
(treasury stock) -/-
Tambahan modal disetor 17.798.165 17.798.165 - - - - 236.534
a. Agio 17.561.631 17.561.631 - - - - -
b. Disagio -/- - - - - - - -
c. Dana setoran modal - - - - - - -
d. Lainnya 236.534 236.534 - - - - 236.534
Penghasilan komprehensif lain 1.059.210 1.059.210 - - - - 106.049
a. Keuntungan 1.139.273 1.139.273 - - - - 186.112
b. Kerugian -/- (80.063) (80.063) - - - - (80.063)
Cadangan 42.953 42.953 - - - - -
a. Cadangan umum 42.953 42.953 - - - - -
b. Cadangan tujuan - - - - - - -
Laba/rugi 28.654.127 28.654.127 - - - - -
a. Tahun-tahun lalu 26.312.808 26.312.808 - - - - -
b. Tahun berjalan 2.812.986 2.812.986 - - - - -
c. Dividen yang dibayarkan -/- (471.667) (471.667) - - - - -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT 47.767.374 47.767.374 - - - - 342.583
DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK
TOTAL EKUITAS 47.767.374 47.767.374 - - - - 342.583
TOTAL LIABILITAS DAN 241.096.427 241.096.427 - 1.558.841 - 68.289.905 190.452.636
EKUITAS
ANALISA KUALITATIF
Pada jenis aset keuangan, pemberian kredit dan pembiayaan syariah merupakan aset dengan ekposur terbesar yang memiliki risiko kredit
dan risiko pasar. Terkait dengan risiko kredit, atas ekposur tersebut telah diperhitungkan pencadangannya sebagaimana ketentuan yang
berlaku. Sementara terkait dengan risiko pasar, Bank telah menetapkan metode pengukuran risiko dan melakukan pemantauan risiko suku
bunga di Banking Book yang dilaporkan secara berkala di rapat komite ALCO.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 169
Page 172
Manajemen Risiko
Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Nilai Eksposur sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
(dalam jutaan rupiah)
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai asset carrying value sesuai dengan cakupan konsolidasi 241.096.427 173.672.407 - 2.216.313 54.083.505
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
Nilai liabilities carrying value sesuai lingkup sesuai dengan 241.096.427 - - 1.558.841 68.289.905
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan - 173.672.407 - 657.472 (14.206.399)
kehati-hatian
Nilai rekening administratif 147.228.140 147.228.140 - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada - - - - -
baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan - - - - -
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Format Standar Pengungkapan Perhitungan Basel III (CC1) 31 Desember 2024
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 17.778.846 17.774.550
2 Laba ditahan 23.268.559 28.654.127
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 986.741 996.114
4 Modal yang yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 42.034.146 47.424.791
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading - -
book
8 Goodwill - (1.098.208)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (758.910) (1.710.908)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas liabilitas keuangan (DVA) - -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca) N/A N/A
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain - -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights - -
170 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 173
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan N/A N/A
10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 Mortgage servicing right N/A N/A
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional (8.633.239) (428.261)
26.a Selisih PPKA dan CKPN (662.403) -
26.b PPA atas aset non produktif (5.095) (5.095)
26.c Aset Pajak Tangguhan (129.036) (370.403)
26.d Penyertaan (7.836.705) (52.763)
26.e Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
26.f Eksposur sekuritisasi - -
26.g Lainnya - -
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor - -
pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (9.392.149) (3.237.377)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 32.641.997 44.187.414
Modal Inti Tambahan (AT 1) : Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - -
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT1 N/A N/A
34 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam perhitungan KPMM - -
secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain - -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
41.a Penempatan dana pada instrumen AT1 pada bank lain - -
42 Penyesuaian pada AT1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) = (CET1 + AT 1) 32.641.997 44.187.414
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 3.219.000 3.219.000
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan - -
KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling 1.515.951 1.776.432
tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 4.734.951 4.995.432
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 171
Page 174
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain - -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk Bank
Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC bank, entitas keuangan N/A N/A
dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
56.a Sinking fund - -
56.b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain - -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap - -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 4.734.951 4.995.432
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 37.376.948 49.182.846
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 133.551.883 163.826.500
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio CET1 – persentase terhadap ATMR 24,44% 26,97%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) – persentase terhadap ATMR 24,44% 26,97%
63 Rasio Total Modal – persentase terhadap ATMR 27,99% 30,02%
64 Tambahan modal (buffer) – persentase terhadap AMTR 8,00% 8,00%
65 Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00% 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 1,00%
68 CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer – persentase terhadap ATMR 18,44% 20,84%
National minimal (jika berbeda dengan Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain N/A N/A
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
172 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 175
Manajemen Risiko
Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
konsolidasi
Neraca Publikasi
No POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
ASET
1. Kas 777.352 1.379.647
2. Penempatan pada Bank Indonesia 17.961.837 19.631.166
3. Penempatan pada bank lain 2.973.145 3.542.001
4. Tagihan spot dan derivatif 1.417.452 1.748.125
5. Surat berharga 19.332.166 27.981.308
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) 468.188 468.188
8. Tagihan akseptasi 3.334.619 3.334.619
9. Kredit 145.938.051 169.232.858
10. Pembiayaan syariah - 10.171.759
11. Penyertaan 7.859.227 75.285
12. Aset keuangan lainnya 1.046.024 1.218.012
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (3.016.696) (5.911.900)
a. Surat berharga (593) (593)
b. Kredit (2.998.406) (5.893.610)
c. Lainnya (17.697) (17.697)
14. Aset tidak berwujud 3.204.551 6.195.729
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (2.445.641) (3.386.613)
15. Aset tetap dan inventaris 3.893.607 6.058.147
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.300.746) (3.773.725)
16. Aset non produktif 54.523 161.400
a. Properti terbengkalai - -
b. Aset yang diambil alih 54.523 161.400
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
17. Aset lainnya 2.045.782 2.970.421
TOTAL ASET 202.543.441 241.096.427
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 173
Page 176
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
konsolidasi
Neraca Publikasi
No POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 25.586.525 25.585.492
2. Tabungan 16.909.498 20.004.408
3. Simpanan berjangka 67.926.531 75.727.911
4. Dana investasi revenue sharing - -
5. Pinjaman dari Bank Indonesia - -
6. Pinjaman dari bank lain 760.624 757.714
7. Liabilitas spot dan derivatif 1.320.897 1.558.841
8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
9. Utang akseptasi 3.162.381 3.162.381
10. Surat berharga yang diterbitkan 1.742.884 2.939.924
11. Pinjaman yang diterima 40.516.139 52.632.885
12. Setoran jaminan - -
13. Liabilitas antar kantor - -
14. Liabilitas pajak tangguhan 2.403.078 3.980.832
15. Liabilitas lainnya - 6.978.665
TOTAL LIABILITAS 160.328.557 193.329.053
174 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 177
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
konsolidasi
Neraca Publikasi
No POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2024 31 Desember 2024
EKUITAS
16. Modal disetor 212.919 212.919
a. Modal dasar 300.000 300.000
b. Modal yang belum disetor -/- (87.081) (87.081)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - -
17. Tambahan modal disetor 17.826.728 17.798.165
a. Agio 17.565.927 17.561.631
b. Disagio -/- - -
c. Dana setoran modal - -
d. Lainnya 260.801 236.534
18. Penghasilan komprehensif lain 863.725 1.059.210
a. Keuntungan 943.788 1.139.273
b. Kerugian -/- (80.063) (80.063)
19. Cadangan 42.953 42.953
a. Cadangan umum 42.953 42.953
b. Cadangan tujuan - -
20. Laba/rugi 23.268.559 28.654.127
a. Tahun-tahun lalu 21.509.956 26.312.808
b. Tahun berjalan 2.230.270 2.812.986
c. Dividen yang dibayarkan -/- (471.667) (471.667)
Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik 42.214.884 47.767.374
TOTAL EKUITAS 42.214.884 47.767.374
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 202.543.441 241.096.427
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 175
Page 178
Manajemen Risiko
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan (CCA)
31 Desember 2024
Bank
No Pertanyaan
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
1 Penerbit PT Bank SMBC SMBC
Indonesia, Tbk.
2 Nomor identifikasi ISIN : 101000118508 N/A
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan
pada Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk
instrumen TLAC sah lainnya diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A
5 Setelah masa transisi CET1 T2
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Individu Individu
Konsolidasi dan Individu
7 Jenis instrumen Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 41.196.682 -
9 Nilai Par dari instrumen (87.081) -
10 Klasifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
11 Tanggal penerbitan - 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
& 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024
(USD 100 juta)
12 Tidak ada jatuh tempo (perpertual) atau dengan jatuh tempo Perpetual Dengan Jatuh Tempo
13 Tanggal Jatuh tempo - 31-Jul-31
14 Eksekusi Call Option atas persetujuan Otoritas Jasa Tidak Tidak
Keuangan
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call - N/A
option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option Kupon/deviden - N/A
17 Dividen / Kupon dengan bunga tetap atau floating - N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan - N/A
19 Ada atau tidaknya dividend stopper - N/A
20 Fully discretionary; partial or mandatory - N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain - N/A
22 Non kumulatif atau kumulatif - N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dikonversi, sebutkan trigger point-nya. - N/A
25 Jika dikonversi, apakah seluruh atau sebagaian - N/A
26 Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya - N/A
27 Jika dikonversi; apakah mandatory atau optional - N/A
28 Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya - N/A
29 Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts - N/A
into
30 Fitur Write-down Tidak N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya - N/A
32 Jika terjadi write down, apakah penuh atau sebagian - N/A
33 Jika terjadi write down; permanent atau temporer - N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mechanisme - N/A
write-up
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi - Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant - N/A
176 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 179
Manajemen Risiko
Konsolidasi
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
PT Bank SMBC SMBC
Indonesia, Tbk.
ISIN : 101000118508 N/A
Hukum Indonesia Hukum Indonesia
N/A N/A
CET1 T2
Individu Individu
Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
47.249.730 -
(87.081) -
Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
- 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
& 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024
(USD 100 juta)
Perpetual Dengan Jatuh Tempo
- 31-Jul-31
Tidak Tidak
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak dapat dikonversi N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
Tidak N/A
- N/A
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 177
Page 180
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Triwulanan Bank Umum Konvensional
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Komponen Modal Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 32.641.997 44.187.414 31.015.970 36.613.893
1 CET 1 32.641.997 44.187.414 31.015.970 36.613.893
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 212.919 212.919 161.136 161.136
1.2 Cadangan Tambahan Modal 41.153.729 47.206.777 33.399.879 38.337.357
1.2.1 Faktor Penambah 41.821.227 47.211.872 33.401.956 38.339.434
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 943.788 953.161 953.361 957.130
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran - - - -
laporan keuangan
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari 12.410 12.646 2.804 2.906
peningkatan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset 931.378 940.515 950.557 954.224
tetap
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other 40.877.439 46.258.711 32.448.595 37.382.304
disclosed reserves)
1.2.1.2.1 Agio 17.565.927 17.561.631 10.914.866 10.909.389
1.2.1.2.2 Cadangan umum 42.953 42.953 32.596 32.596
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 21.038.289 25.841.141 19.400.422 24.081.985
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 2.230.270 2.812.986 2.100.711 2.358.334
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya - - - -
1.2.2 Faktor Pengurang (667.498) (5.095) (2.077) (2.077)
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya - - - -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran - - - -
laporan keuangan
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari - - - -
penurunan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other (667.498) (5.095) (2.077) (2.077)
disclosed reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara (662.403) - - -
Penyisihan Penilaian Kualitas
Aset (PPKA) dan Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah - - - -
penyesuaian nilai wajar dari
instrumen keuangan dalam
Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non-produktif (5.095) (5.095) (2.077) (2.077)
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non-Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (8.724.651) (3.232.282) (2.545.045) (1.884.600)
1.4.1 Pajak tangguhan (129.036) (370.403) (441.560) (715.152)
178 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 181
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Komponen Modal Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.2 Goodwill - (1.098.208) - (61.116)
1.4.3 Aset tidak berwujud (758.910) (1.710.908) (817.524) (1.028.268)
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor (7.836.705) (52.763) (1.285.961) (80.064)
pengurang
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 - - - -
dan/atau Tier 2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang - - - -
diperoleh berdasarkan peralihan karena
hukum, hibah, atau hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit - - - -
akibat kegagalan settlement (settlement
risk) - Non Delivery Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang - - - -
melakukan kegiatan usaha berdasarkan
prinsip syariah (apabila ada)
2 Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau - - - -
Tier 2 pada bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 4.734.951 4.995.432 4.436.444 4.543.487
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang 3.219.000 3.219.000 2.976.753 2.976.753
memenuhi persyaratan Tier 2
1.1 Saham preferen (perpetual kumulatif, non perpetual), - - - -
setelah dikurangi pembelian kembali
1.2 Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif, non - - - -
perpetual), setelah dikurangi pembelian kembali
1.3 Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif, non perpetual), 3.219.000 3.219.000 3.079.400 3.079.400
setelah dikurangi pembelian kembali
1.4 Mandatory convertible bond - - - -
1.5 Penerbitan tier 2 oleh perusahaan anak berupa bank dan - - - -
non bank yang dibeli oleh pihak lain (konsolidasi)
1.6 Amortisasi berdasarkan jangka waktu tersisa (-) - - 102.647 102.647
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 1.515.951 1.776.432 1.459.691 1.566.734
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah
wasiat
TOTAL MODAL 37.376.948 49.182.846 35.452.414 41.157.380
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 179
Page 182
Manajemen Risiko
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 121.209.907 151.246.559 116.728.894 125.294.554
ATMR Risiko Pasar 1.850.461 1.850.461 1.856.501 1.856.501
ATMR Risiko Operasional 10.491.515 10.729.480 10.225.433 10.500.842
Total ATMR 133.551.883 163.826.500 128.810.828 137.651.897
Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko (%) 9,20% 9,18% 9,21% 9,21%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 6,00% 6,13% 6,00% 6,00%
Dari AT 1 (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 (%) 3,20% 3,05% 3,21% 3,21%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 (%) 24,44% 26,97% 24,08% 26,60%
Rasio Tier 1 (%) 24,44% 26,97% 24,08% 26,60%
Rasio Tier 2 (%) 3,55% 3,05% 3,44% 3,30%
Rasio KPMM (%) 27,99% 30,02% 27,52% 29,90%
CET 1 Untuk Buffer (%) 18,44% 20,84% 18,08% 20,60%
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%)
Capital Conservation Buffer (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Countercyclical Buffer (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Jumlah
No. Keterangan
Individu Konsolidasi
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 205.560.137 247.008.327
Penyesuaian:
2 Penyesuaian untuk nilai investasi pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi dan/ - -
atau entitas lain berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di
luar cakupan konsolidasi secara ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari - -
(underlying) yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual
putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip
kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah
dikurangkan dari total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio
Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler dengan - -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana - -
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 2.565.914 2.235.241
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh - -
transaksi Reverse Repo.
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah 26.170.297 26.187.300
dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian (11.634.833) (8.796.301)
Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian lainnya - -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage (Penjumlahan baris 1 + baris 2 s.d baris 12) 222.661.515 266.634.567
180 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 183
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, 204.142.685 192.249.787 245.260.202 233.298.862
namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan - - - -
kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur
aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi
keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi - - - -
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam - - - -
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (3.016.696) (3.293.458) (5.911.900) (6.123.632)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (8.618.137) (8.657.984) (2.884.401) (3.119.108)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 192.507.852 180.298.345 236.463.901 224.056.122
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat 1.978.143 2.318.437 1.978.143 2.318.437
variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian
saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi 2.005.223 1.948.046 2.005.223 1.948.046
derivatif
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan - - - -
melalui central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional yang efektif dari derivatif kredit - - - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus - - - -
dan pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 3.983.366 4.266.483 3.983.366 4.266.483
Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross - - - -
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - - - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang - - - -
mengacu pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur
dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - - - -
18 Total Eksposur SFT - - - -
Penjumlahan dari baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 147.058.111 142.296.237 147.228.140 142.417.012
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen
atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN) (120.844.548) (116.660.330) (120.997.574) (116.769.027)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (43.266) (57.484) (43.266) (57.484)
22 Total Eksposur TRA 26.170.297 25.578.423 26.187.300 25.590.501
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 32.641.997 32.395.092 44.187.414 42.752.113
24 Total Eksposur (7+13+18+22) 222.661.515 210.143.251 266.634.567 253.913.106
Rasio Pengungkit
25 Nilai Rasio pengungkit termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 14,66% 15,42% 16,57% 16,84%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit tidak termasuk dampak dari penyesuaian 14,66% 15,42% 16,57% 16,84%
terhadap pengecualisan sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi kentetnuan giro wajib minumum
(jika ada)
26 Nilai Mininum Rasio Pengungkit 3% 3% 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit N/A N/A N/A N/A
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 181
Page 184
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
Pengungkapan Nilai Rata - Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas
dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross,
setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale
accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika
ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Secara umum, komponen permodalan didominasi oleh dengan rencana pertumbuhan kredit di masa depan.
modal yang bersifat permanen. Modal inti merupakan Modal Bank diproyeksikan meningkat sejalan dengan
unsur terbesar dari modal Bank. Pada Desember akumulasi laba.
2024, posisi rasio modal inti terhadap ATMR adalah
sebesar 30,02% (konsolidasi). Rasio tersebut jauh di Total modal Bank per 31 Desember 2024 sebesar
atas ketentuan KPMM minimum dari Otoritas Jasa Rp49,2 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2023
Keuangan. Bank juga akan berupaya terus untuk yang sebesar Rp41,2 triliun sebagai hasil dari Right
mempertahankan KPMM pada tingkat yang sehat. Issue yang dilakukan pada Triwulan I 2024 terkait
akuisisi dua perusahaan pembiayaan yaitu PT Oto
Struktur permodalan Bank secara konsolidasi Multiartha dan PT Summit Oto Finance, selain juga
didominasi oleh modal inti (89,0% dari total modal dikontribusikan oleh peningkatan saldo laba.
SMBC Indonesia secara konsolidasi). Permodalan
tersebut terdiri dari modal disetor dan cadangan modal Kecukupan Modal
tambahan di antaranya agio dan laba ditahan. SMBC Indonesia menggunakan standar rasio
permodalan untuk memantau kecukupan modal
Sumber-sumber permodalan yang diharapkan dapat sesuai dengan standar industri. Pendekatan OJK
ditempuh oleh Bank untuk merealisasikan rencana untuk mengukur modal tersebut terutama didasarkan
permodalan ataupun memenuhi kebutuhan permodalan pada pemantauan kebutuhan modal yang diwajibkan
Bank adalah berasal dari Laba Ditahan dan tambahan terhadap modal yang tersedia dan Bank secara
modal dari pemegang saham, baik melalui Rights berkesinambungan menerapkan Proses Penilaian
Issue ataupun penawaran umum. Akumulasi Laba Kecukupan Modal Internal (ICAAP) sesuai peraturan
Ditahan dipengaruhi oleh besarnya dividen yang yang berlaku.
dibayarkan Bank kepada para pemegang saham
yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Hal itu berkenaan dengan penetapan kecukupan modal
Saham. Dalam menentukan pembayaran dividen, Bank sesuai dengan ketentuan profil risiko Bank. Proses ini
selalu mempertimbangkan kecukupan modal “baik dilakukan untuk meningkatkan efektivitas Bank dalam
dari segi pemenuhan KPMM maupun pemenuhan penerapan manajemen risiko.
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) sesuai
182 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 185
Manajemen Risiko
Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam terhadap strategi dan target Bank sebagaimana yang
mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR telah dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat Rasio permodalan Bank termasuk sangat baik, yaitu
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah di atas persyaratan yang ditentukan oleh Otoritas Jasa
ditetapkan oleh pihak regulator. Keuangan. Tren pertumbuhan modal berdasarkan
Rencana Bisnis Bank (RBB) juga menunjukkan
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko kemampuan untuk mendukung ekspansi usaha Bank ke
operasional dengan menggunakan metode depan.
Pendekatan Standar. Berdasarkan metode tersebut,
Bank mengalokasikan modal minimum untuk risiko Demikian pula jika dikaitkan dengan insentif untuk
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen kebutuhan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk Rasio
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian Intermediasi Makroprudensial (RIM). Nilai KPMM
Internal (FPKI). Bank telah memenuhi ketentuan minimum yang
dipersyaratkan OJK, yakni 8,0%-14,0%. Sesuai dengan
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank hasil penilaian mandiri atas profil risiko Bank, posisi
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan KPMM berdasarkan profil risiko per Desember 2024
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar. adalah 9,18%.
Manajemen Bank memiliki pemahaman yang baik dalam
mengelola permodalan. Bank memandang perencanaan
permodalan sebagai elemen penting untuk mewujudkan PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO
tujuan strategis.
A. Risiko Kredit
Bank dengan melakukan analisis atas kecukupan modal Pengelolaan risiko kredit pada SMBC Indonesia
Bank untuk saat ini dan masa yang akan datang melalui merupakan pelaksanaan prinsip kehati-hatian untuk
proses perencanaan strategis. Hal ini ditunjukkan mencegah risiko yang timbul akibat kegagalan pihak
dengan mempertahankan kinerja Bank dan perusahaan lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank, dalam
induknya melalui pengawasan yang berkesinambungan hal ini risiko kredit akibat terkonsentrasinya penyediaan
terhadap kualitas manajemen risiko, audit berkala oleh dana (Risiko Konsentrasi Kredit), risiko kredit akibat
Satuan Kerja Internal Audit, kebijakan yang memadai kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), risiko
tentang pembagian dividen, serta komitmen manajemen kredit akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan
risiko kredit akibat country risk (termasuk transfer risk).
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kredit
Head of Risk Management
Portfolio Management
& Policy
Portfolio Management Credit Risk Alignment
Risk Management Policy Industry Research
Monitoring and Strategy
Strategi Manajemen Risiko Kredit
Bank menerapkan strategi manajemen risiko sejalan dengan strategi bisnis secara keseluruhan, dengan
memerhatikan Credit Risk Appetite Framework serta melakukan monitoring secara berkala sesuai dengan Rencana
Bisnis Bank. Strategi manajemen risiko disusun untuk memastikan bahwa eksposur kredit Bank dikelola secara
terkendali sesuai dengan kebijakan kredit, prosedur internal, peraturan dan perundang-undangan, serta ketentuan lain
yang berlaku.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 183
Page 186
Manajemen Risiko
Strategi manajemen risiko kredit yang terstruktur POJK.03/2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan
disusun berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut: Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
1. Berorientasi jangka panjang untuk memastikan bagi Bank Umum.
kelangsungan usaha Bank dengan
mempertimbangkan kondisi/siklus ekonomi. Bank senantiasa melakukan kaji ulang atas kebijakan
2. Komprehensif untuk dapat mengendalikan dan dan prosedur di bidang kredit secara berkala, terutama
mengelola risiko beserta mitigasinya. jika terdapat perubahan kondisi perekonomian,
perubahan peraturan dan/atau pendekatan bisnis.
Strategi manajemen risiko disusun dengan
mempertimbangkan faktor-faktor berikut: Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan manajemen
1. Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak risiko kredit yang sesuai dengan standar global sebagai
yang mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi Bank yang aktif secara internasional dan menjalankan
oleh Bank. kredit secara wajar dan terorganisir demi budaya kredit
2. Struktur organisasi Bank termasuk kecukupan Bank yang lebih baik.
sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung
dalam menjalankan bisnis bank dan kemampuan Bank secara aktif terus mengelola dan mengawasi
Bank untuk mengelola risiko. penerapan manajemen risiko dan secara efektif
3. Komposisi serta diversifikasi portofolio Bank. melakukan penyempurnaan kebijakan, prosedur, dan
pengembangan sistem manajemen risiko.
Bank dikategorikan sebagai salah satu bank sistemik
di Indonesia. Oleh karena itu, SMBC Indonesia telah Selain menetapkan kebijakan dan prosedur, Bank
menyusun Laporan Rencana Pemulihan (Recovery Plan juga menetapkan batasan (limit) untuk menjaga agar
Document), termasuk aspek kualitas aset. Rencana eksposur risiko kredit sesuai dengan Risk Appetite
pemulihan tersebut mengidentifikasi pilihan-pilihan Bank. Limit tersebut, antara lain meliputi limit untuk
untuk memulihkan kekuatan dan kelayakan finansial jika kewenangan pengambilan keputusan kredit yang
Bank menghadapi tekanan yang berat, terutama dalam disesuaikan dengan kompetensi pengambil keputusan
hal kualitas aset serta telah membuat dokumen rencana dan tingkat risikonya serta memastikan bahwa tidak
resolusi. ada benturan kepentingan dalam proses kredit yang
diberikan kepada nasabah.
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
Bank mengelola dan mengendalikan konsentrasi Sementara penetapan BMPK dilaksanakan
risiko kredit di mana pun risiko tersebut teridentifikasi. sesuai dengan ketentuan OJK yaitu POJK No. 32/
Khususnya, terhadap debitur individu dan kelompok, POJK.03/2018 berikut perubahannya pada POJK No.
dan industri serta sektor geografis. 38/POJK/.03/2019 dengan memperhatikan peraturan
terkini.
Dalam mengelola risiko konsentrasi kredit, yang
dipantau secara ketat oleh Bank, antara lain eksposur Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
sektor industri, jenis kredit tertentu serta eksposur Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
perorangan dan grup usaha. Hasil pemantauan selalu Sistem Informasi Manajemen Risiko
dievaluasi sebagai bagian dari deteksi dini. Kerangka kerja pengelolaan risiko kredit SMBC
Indonesia diimplementasikan melalui proses terintegrasi
Kerangka Manajemen Risiko Kredit yang terdiri dari proses identifikasi, pengukuran,
Pengukuran risiko kredit dilakukan berdasarkan pemantauan, dan pengendalian/mitigasi risiko. Proses
portofolio dan transaksional. Pengukuran tersebut dapat identifikasi, antara lain mulai dari penentuan sektor
menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif sesuai industri atau segmen nasabah yang akan dibiayai,
ketentuan standar dari OJK dan/atau best practice yang analisis atas pengajuan kredit nasabah serta analisis
diadopsi atau model internal yang dikembangkan oleh atas produk dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan
Bank. Pengukuran risiko kredit, antara lain dilakukan risiko kredit dengan melakukan kajian risiko terhadap
melalui dua hal yaitu peringkat risiko dan stress test. Produk Program Kredit serta potensi kenaikan eksposur
risiko kreditnya.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Limit Berdasarkan proses identifikasi tersebut, Bank
Kebijakan perkreditan merupakan pedoman dalam mengukur risiko kredit dengan indikator utama yang
pelaksanaan proses kredit yang dilakukan oleh Bank. menunjukkan kualitas kredit debitur, seperti rasio kredit
Kebijakan perkreditan SMBC Indonesia mengacu bermasalah atau NPL. Bank secara berkala mengukur
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/ kualitas aset berkualitas rendah serta melakukan
184 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 187
Manajemen Risiko
pengawasan terhadap debitur yang termasuk dalam Definisi Aset Non-Performing
watchlist account. Sebagai bagian dari pengukuran Penggolongan aset harus dilaksanakan untuk aktiva
risiko kredit, stress testing diterapkan untuk menilai produktif dan aktiva nonproduktif. Pada prinsipnya
ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi ekstrem. ketentuan mengenai kualitas aktiva mengikuti ketentuan
yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Sistem pengukuran risiko kredit harus No 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset
mempertimbangkan karakteristik produk, jangka Bank Umum.
waktu, aspek jaminan, potensi gagal bayar (default)
dan kemampuan Bank untuk menyerap potensi Penetapan kualitas kredit untuk kredit segmen ritel
kegagalan. Bank juga melakukan proses kuantifikasi, dan SME di bawah Rp5 Miliar*) berdasarkan ketepatan
antara lain atas komposisi portofolio aset meliputi pembayaran. Sedangkan untuk segmen SME di atas
jenis, fitur eksposur, pertumbuhan kredit, kecukupan Rp5 Miliar*), komersial, dan korporasi berdasarkan faktor
pencadangan, tingkat konsentrasi dan kualitas penilaian 3 pilar.
penyediaan dana, termasuk tingkat aset bermasalah *)
dapat berubah sesuai dengan ketentuan OJK yang
dan aset yang telah diambil alih. berlaku
Bank memantau eksposur risiko kredit aktual Definisi Tagihan yang Melewati Jatuh Tempo
dibandingkan limit risiko kredit. Selain itu, memantau Tagihan yang telah melewati jatuh tempo adalah seluruh
juga pengelolaan kredit yang bermasalah serta tagihan yang telah tertunggak lebih dari 90 (sembilan
memantau kesesuaian antara kebijakan dengan puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau
penerapan manajemen risiko kredit. pembayaran bunga.
Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan Definisi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
secara berkesinambungan untuk dapat menyajikan Bank melakukan evaluasi aset keuangan/kelompok aset
informasi risiko kredit secara berkala. Sistem Informasi keuangan yang mengalami penurunan nilai pada setiap
Manajemen yang tersedia mencakup tingkat yang tanggal neraca. Tagihan yang mengalami penurunan
cukup rinci untuk mendeteksi setiap perkembangan nilai/impairment ditentukan berdasarkan aset keuangan/
yang kurang baik sedini mungkin, sehingga kelompok aset keuangan yang terdapat bukti objektif
memungkinkan dilakukannya tindakan secara tepat mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau
waktu untuk memperbaiki kualitas kredit yang menurun lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal
atau untuk meminimalisasi kerugian kredit. aset tersebut (peristiwa yang merugikan). Peristiwa
yang merugikan itu berdampak pada estimasi arus kas
SMBC Indonesia secara seksama memantau masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset
perkembangan portofolio kredit yang memungkinkan keuangan yang dapat diestimasi secara akurat.
Bank untuk melakukan tindakan pencegahan secara
tepat waktu apabila terjadi penurunan kualitas Pendekatan untuk Pembentukan Cadangan
kredit. Hal itu dilakukan melalui deteksi dini terhadap Kerugian Penurunan Nilai
permasalahan dan melakukan pemantauan yang ketat. Bank telah menerapkan PSAK 109 untuk mengestimasi
cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kredit Ketentuan itu mengharuskan cadangan kerugian diakui
Sistem Pengendalian Internal dilakukan untuk sebesar kerugian kredit ekspektasian (ECL 12 bulan)
mengelola risiko yang membahayakan kelangsungan atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset
usaha Bank. Contohnya adalah penerapan prosedur keuangan (ECL lifetime).
penanganan kredit bermasalah yang efektif, yaitu
dengan memisahkan fungsi penyelesaian kredit ECL lifetime adalah ekspektasi kerugian yang
bermasalah dari fungsi pemutus kredit. berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur ekspektasi suatu instrument
Hasil dari penanganan kredit yang bermasalah keuangan. Sedangkan ECL 12 bulan merupakan
harus didokumentasikan agar dapat dijadikan porsi dari ekspektasi kerugian kredit yang berasal dari
bahan pertimbangan dalam menyalurkan atau kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
merestrukturisasi kredit. Risiko kredit juga dapat setelah tanggal pelaporan.
dikendalikan melalui mitigasi risiko, pengelolaan posisi
dan risiko portofolio secara aktif melalui monitoring
komposisi portfolio.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 185
Page 188
Manajemen Risiko
Kerugian kredit ekspektasian ialah estimasi probabilitas Pendekatan Standar yang Digunakan untuk
tertimbang dari kerugian kredit (yaitu nilai kini dari Risiko Kredit
seluruh kekurangan kas) selama perkiraan umur Dalam menghitung Aset Tertimbang Menurut Risiko
instrumen keuangan. Kekurangan kas merupakan (ATMR) untuk risiko kredit, Bank menggunakan
selisih antara arus kas yang diperkirakan akan diterima pendekatan standar sesuai dengan ketentuan
entitas. Mengingat kerugian kredit ekspektasian yang berlaku, yaitu Surat Edaran OJK No. 24/
mempertimbangkan jumlah dan waktu pembayaran, SEOJK.03/2021 tentang Pedoman Perhitungan Aset
kerugian kredit tetap timbul meskipun entitas Tertimbang Menurut Risiko Kredit dengan Menggunakan
mengharapkan untuk dibayar penuh namun setelah Pendekatan Standar bagi Bank Umum. Melalui
jatuh tempo. pendekatan tersebut, Aset Tertimbang Menurut Risiko
kredit dihitung berdasarkan jenis kategori portofolio
Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit dan bobot risiko. Bobot risiko ditetapkan antara lain
Loss (ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang berdasarkan hasil peringkat debitur atau pihak lawan
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang
yang diklasifikasikan sebagai hold to collect atau hold diakui Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Surat
to collect and sell serta memiliki arus kas SPPI. ECL Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai lembaga
tidak diakui untuk instrumen keuangan yang ditetapkan pemeringkat dan peringkat yang diakui Otoritas Jasa
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang ditetapkan Keuangan, serta berdasarkan persentase tertentu untuk
sebagai FVOCI. kategori portofolio tertentu.
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan manajemen risiko Portofolio kelompok tagihan dibagi dalam kategori
bersifat kompleks dan membutuhkan penggunaan tagihan antara lain kepada pemerintah, tagihan
model, karena eksposur yang bervariasi terkait dengan kepada bank pembangunan multilateral dan lembaga
perubahan kondisi pasar, arus kas yang diharapkan dan internasional, tagihan berupa covered bond, kredit
berjalannya waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio beragun rumah tinggal, kredit beragun properti
aset memerlukan estimasi lebih lanjut mengenai komersial, tagihan kepada entitas sektor publik, tagihan
kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian kepada bank, tagihan kepada pegawai dan pensiun,
yang terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. Bank tagihan kepada usaha mikro, kecil dan portofolio ritel,
mengukur risiko kredit menggunakan Probability of tagihan kepada korporasi dan tagihan yang telah jatuh
Default (PD), Exposure at Default (EAD), Loss Given tempo, tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
Default (LGD) dan variabel makroekonomi untuk jasa keuangan lain; tagihan berupa surat berharga/
estimasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward- piutang subordinasi, ekuitas, dan instrumen modal
looking). lainnya.
Sesuai PSAK 109, Bank menerapkan model “Tiga- Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit
Tahap” untuk penurunan nilai berdasarkan perubahan Bank mengadopsi serangkaian kebijakan dan praktik
kualitas kredit sejak pengakuan awal seperti dirangkum untuk memitigasi risiko kredit. Dalam menghitung ATMR
di bawah ini: Risiko Kredit Pendekatan Standar, keberadaan agunan,
1. Instrumen keuangan yang tidak mengalami garansi, penjaminan, atau asuransi kredit dapat diakui
penurunan nilai kredit sejak pengakuan awal sebagai teknik mitigasi risiko kredit sesuai dengan
diklasifikasikan dalam “Tahap 1”. ketentuan regulator.
2. Jika peningkatan signifikan dalam risiko kredit
(“SICR”) sejak pengakuan awal diidentifikasi, Kriteria Agunan yang Diterima
instrumen keuangan dipindahkan ke “Tahap 2” Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain adalah
tetapi belum dianggap mengalami penurunan nilai sebagai berikut:
kredit. 1. Tanah dan/atau bangunan
3. Jika instrumen keuangan mengalami penurunan 2. Kendaraan
nilai kredit, instrumen keuangan kemudian 3. Peralatan (termasuk mesin dan alat berat)
dipindahkan ke “Tahap 3” PSAK 109 tidak berlaku 4. Cash collateral
terhadap Entitas Anak yang merupakan suatu 5. SBLC
entitas berbasis syariah. 6. Piutang
7. Persediaan
186 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 189
Manajemen Risiko
Pengelolaan Agunan oleh SMBC Indonesia debitur dengan mempergunakan data historis atau
Bagi Bank agunan merupakan second way out untuk referensi data yang diperoleh dari sumber data yang
mengurangi risiko kerugian. Bank hanya menerima lain. Credit scoring dan grading merujuk kepada
agunan yang dapat dinilai dan dijual, dengan biaya perangkat yang sama. Terminologi scoring secara
yang wajar dan bebas dari segala bentuk perikatan internal digunakan untuk kredit mikro ke bawah dan
lainnya dan bebas dari sengketa. Penilaian agunan grading digunakan untuk kredit SME, komersial dan
wajib dilakukan sebelum persetujuan dan perpanjangan korporasi.
fasilitas atau dalam rangka upaya penyelamatan kredit.
Pembuatan dan penggunaan scoring model/grading
Selama jangka waktu kredit berlangsung harus sudah dituangkan dalam SOP masing-masing bisnis.
dilakukan penilaian dan peninjauan kembali agunan Manajemen Risiko sebagai unit yang independen
yang frekuensi dan kriterianya ditetapkan dalam aturan melakukan monitoring dan review atas pengembangan
perkreditan. Pengikatan perjanjian agunan adalah suatu & pelaksanaan credit scoring/grading yang dilakukan
prasyarat bagi peralihan hukum dari sebuah agunan dan oleh unit bisnis.
wajib dilakukan sebelum pencairan kredit.
Kebijakan Penggunaan Lembaga Pemeringkat
Kebijakan dalam Penggunaan Peringkat Terhadap beberapa transaksi yang dilakukan Bank,
Credit Scoring & Grading merupakan model yang terutama terkait surat berharga dan penempatan, Bank
digunakan untuk memprediksi kemampuan calon wajib telah menetapkan limit yang mempertimbangkan
debitur dalam memenuhi kewajibannya dan analisa peringkat atau rating oleh lembaga pemeringkat yang
diakui oleh Bank Indonesia/OJK.
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 (a+b-c)
Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 2.005.885 143.932.165 2.998.406 2.331.425 666.981 142.939.644
2 Surat Berharga - 19.332.166 593 - 593 19.331.573
3 Transaksi Rekening - 147.058.112 43.266 14.585 28.681 147.014.846
Administratif
Total 2.005.885 310.322.443 3.042.265 2.346.010 696.255 309.286.063
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 (a+b-c)
Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 4.452.013 181.353.600 5.893.610 3.989.585 1.904.025 179.912.003
2 Surat Berharga - 28.381.457 593 - 593 28.380.864
3 Transaksi Rekening - 147.058.112 43.266 14.585 28.681 147.014.846
Administratif
Total 4.452.013 356.793.169 5.937.469 4.004.170 1.933.299 355.307.713
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 187
Page 190
Manajemen Risiko
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 1.908.790
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 649.051
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 86.721
4 Nilai hapus buku 3.588.937
5 Perubahan lain 3.123.702
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 2.005.885
(1+2-3-4+5)
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 3.867.640
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 1.216.175
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 1.094.172
4 Nilai hapus buku 5.335.701
5 Perubahan lain 5.798.071
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 4.452.013
(1+2-3-4+5)
188 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 191
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 130.416.019 12.666.780 12.657.899 8.881
2 Surat Berharga 19.331.573 - -
3 Total 149.747.592 12.666.780 12.657.899 8.881
4 Kredit dan Surat 756.845,00 - -
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 166.136.157 12.675.285 12.666.283 9.002
2 Surat Berharga 28.380.864 - - -
3 Total 194.517.021 12.675.285 12.666.283 9.002
4 Kredit dan Surat 2.000.240 321 - 321
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 189
Page 192
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
Kategori Portofolio Rata-rata
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 35.947.137 2.000.000 35.947.137 200.000 - 0.00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 14.354.559 6.492.419 14.354.559 800.133 9.113.313 60.13%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0.00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.191.330 76.563 5.191.330 7.656 2.146.216 41.42%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 22.508.385 27.508.333 22.508.385 3.445.912 9.286.158 35.77%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0.00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 63.382.352 101.521.557 63.382.352 16.267.008 67.790.163 85.11%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek - - - - - 0.00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 3)
Eksposure Pembiayaan Khusus 4) 777.271 1.118.743 777.271 447.497 749.505 61.19%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250.00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 12.991.907 3.632.996 12.991.907 416.381 9.553.421 75.94%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 19.883.628 - 19.883.628 - 9.941.814 50.00%
10 Kredit Beragun Properti 12.545.527 4.692.917 12.545.527 721.841 6.714.237 50.60%
Kredit Beragun Properti Rumah 4.392.378 1.007.853 4.392.378 100.785 1.647.274 36.66%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - 0.00%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 8.153.149 3.685.064 8.153.149 621.056 5.066.963 57.74%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 0.00%
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0.00%
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 656.951 - 656.951 - 676.421 102.96%
12 Aset Lainnya 4.341.481 - 4.341.481 - 3.591.391 81.89%
13 Total 192.603.050 147.043.528 192.603.050 22.306.428 119.618.944 55.92%
190 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 193
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
Kategori Portofolio Rata-rata
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 45.500.532 2.000.000 45.500.532 200.000 - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 14.354.559 6.492.419 14.354.559 800.133 9.113.313 60,14%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0,00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.410.321 76.563 7.410.321 7.656 2.590.015 34,92%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 22.508.385 27.508.333 22.508.385 3.445.912 9.286.158 35,78%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 64.286.962 101.521.557 64.286.962 16.267.008 68.421.131 84,94%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek - 170.028 - - - 0,00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 3)
Eksposure Pembiayaan Khusus 4) 777.271 1.118.743 777.271 447.497 749.505 61,20%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250,00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 47.339.854 3.632.996 47.339.854 416.381 35.314.314 73,95%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 19.883.628 - 19.883.628 - 9.941.814 50,00%
10 Kredit Beragun Properti 12.545.527 4.692.917 12.545.527 721.841 6.714.237 50,61%
Kredit Beragun Properti Rumah 4.392.378 1.007.853 4.392.378 100.785 1.647.274 36,66%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - 0,00%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 8.153.149 3.685.064 8.153.149 621.056 5.066.963 57,75%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 0,00%
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0,00%
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.724.948 - 2.724.948 - 1.711.815 62,82%
12 Aset Lainnya 6.865.469 - 6.865.469 - 5.568.527 81,11%
13 Total 244.219.978 147.213.556 244.219.978 22.306.428 149.467.134 56,08%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 191
Page 194
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank Secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 36.147.137 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 100.540 13.262.141
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 2.771.773 - - 1.276.619
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 16.111.989 899.050 - 1.867.060
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum2) 2.913.016 1.618.375 - 7.357.628 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 181.028
Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 407.443 11.582.380
dan Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 1.438.227 - 890.099 - 482.384 - 3.102.640 4.491.736
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 1.438.227 - 890.099 482.384 420.950
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 1.438.227
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 890.099 482.384 420.950
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 2.681.690 4.491.736
Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 4.491.736
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 2.681.690
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 74.787 468.437
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 777.352 - 3.509.606
192 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 195
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 36.147.137
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
210.352 1.581.659 - 15.154.692
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.150.594 - - - 5.198.986
7.076.199 - - - 25.954.297
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.042.478 65.400.495 - 1.317.368 - 79.649.360
- - - - -
1.043.740 - - - 1.224.768
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
62.369 1.353.905 2.190 13.408.287
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.450.931 41.872 - - - - - 1.369.479 13.267.369
- - 48.170 1.000 - - 1.212.332 4.493.163
- - 48.170 1.000 - - - 49.170
1.212.332 2.650.560
- - - - - - 1.793.433
- - - - -
- 1.402.760 40.872 - - 157.147 8.774.205
157.147 157.147
- 4.491.736
- 1.402.760 40.872 - - - 4.125.323
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
113.727 - 656.951
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
54.523 - - 4.341.481
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 193
Page 196
Manajemen Risiko
Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan
No Bobot Risiko (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan
Posisi Keuangan
FKK) Teknik MRK)
1 < 40% 59.063.548 27.455.058 72,21% 62.477.250
2 40% - 70% 45.433.928 12.993.707 80,87% 47.251.078
3 75% 26.585.179 16.042.524 67.50% 28.774.878
4 80% 181.028 - 100.00% 181.028
5 85% 1.104.016 420.122 75,24% 1.146.719
6 90% - 100% 57.175.274 89.737.167 49,00% 71.986.534
7 105% - 130% 302 1.308 26.89% 433
8 150% 3.037.253 393.642 89.45% 3.069.035
9 250% 22.522 - 100.00% 22.522
10 400% - - 0.00% -
11 1250% - - 0.00% -
Total Tagihan Bersih 192.603.050 147.043.528 63,27% 214.909.478
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 45.700.532 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 100.540 13.262.141
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 4.988.758 - - 1.276.619
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 16.111.989 899.050 - 1.867.060
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum2) 2.913.016 2.148.890 - 7.357.628 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 181.030
Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522,00
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 407.443 45.930.327
dan Portofolio Ritel
194 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 197
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 45.700.532
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
210.352 1.581.659 - 15.154.692
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.150.594 - - - 7.415.971
7.076.199 - - - 25.954.297
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.042.478 65.774.590 - 1.317.368 - 80.553.970
- - - - -
1.043.740 - - - 1.224.770
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
62.369 1.353.905 2.190 47.756.234
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 195
Page 198
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 1.438.227 - 890.099 - 482.384 - 3.102.640 4.491.736
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 1.438.227 - 890.099 482.384 420.950
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 1.438.227
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 890.099 482.384 420.950
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 2.681.690 4.491.736
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 4.491.736
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 2.681.690
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.139.478 471.743
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 1.379.647,00 - 5.326.426,00
Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan
No Bobot Risiko (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan
Posisi Keuangan
FKK) Teknik MRK)
1 < 40% 71.436.223 27.455.058 75,69% 74.849.925
2 40% - 70% 48.029.134 13.163.735 80,59% 49.315.769
3 75% 60.933.126 16.042.524 82,00% 63.122.825
4 80% 181.030 - 100,00% 181.030
5 85% 1.104.016 420.122 75,24% 1.146.719
6 90% - 100% 59.369.495 89.737.167 50,11% 74.711.270
7 105% - 130% 302 1.308 26,89% 433
8 150% 3.144.130 393.642 89,77% 3.175.912
9 250% 22.522 - 100,00% 22.522
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Total Tagihan Bersih 244.219.978,00 147.213.556,00 68,09% 266.526.406,00
196 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 199
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.450.931 41.872 - - - - - 1.369.479 13.267.369
- - 48.170 1.000 - - 1.212.332 4.493.163
- - 48.170 1.000 - - - 49.170
1.212.332 2.650.560
- - - - - - 1.793.433
- - - - -
- 1.402.760 40.872 - - 157.147 8.774.205
157.147 157.147
- - 4.491.736
- 1.402.760 40.872 - - - 4.125.323
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
113.727 - 2.724.948
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
161.400,00 - - 6.867.473,00
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 197
Page 200
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 36.224.225 - - - - 36.224.225
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 14.806.907 - 347.785 - - 15.154.692
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.479.454 820 71.724 - 1.373.257 8.925.255
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 26.273.760 - 105.024 - - 26.378.784
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 22.522 - - - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.262.706 93.613 761.458 374.637 749 4.493.163
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.378.971 178.840 1.346.564 869.830 - 8.774.205
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 9.354.654 1.427.324 4.200.876 4.900.774 - 19.883.628
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 8.335.208 542.069 2.567.651 1.845.421 117.939 13.408.288
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 68.919.377 149.983 6.987.328 4.212.205 829.540 81.098.433
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 437.402 8.383 144.662 65.239 1.265 656.951
15 Aset Lainnya 4.341.481 - - - - 4.341.481
Total 185.836.667 2.401.032 16.533.072 12.268.106 2.322.750 219.361.627
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 45.777.620 - - - - 45.777.620
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 14.806.907 - 347.785 - - 15.154.692
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 10.309.779 820 71.724 - 1.373.257 11.755.580
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 26.273.760 - 105.024 - - 26.378.784
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 22.522 - - - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.262.706 93.613 761.458 374.637 749 4.493.163
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.378.971 178.840 1.346.564 869.830 - 8.774.205
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 9.354.654 1.427.324 4.200.876 4.900.774 - 19.883.628
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 27.819.365 1.852.528 10.437.605 7.528.797 117.939 47.756.234
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 69.823.987 149.983 6.987.328 4.212.205 829.540 82.003.043
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.763.517 53.305 521.458 385.403 1.265 2.724.948
15 Aset Lainnya 6.456.385 43.105 256.447 109.532 - 6.865.469
Total 222.050.173 3.799.518 25.036.269 18.381.178 2.322.750 271.589.888
198 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 201
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
24.863.282 - - - - 24.863.282
12.796.683 - 1.132.630 - - 13.929.313
- - - - - -
5.023.097 2.596 24.359 1.630 1.612.714 6.664.396
- - - - - -
26.992.439 - 223.161 - - 27.215.600
22.522 - - - - 22.522
2.841.679 61.068 656.306 285.323 - 3.844.376
4.742.278 119.536 1.157.521 750.499 - 6.769.834
- - - - - -
10.116.020 1.503.681 4.349.395 5.050.461 - 21.019.557
3.766.800 254.730 1.259.539 915.232 157.299 6.353.600
72.561.719 80.619 6.603.517 4.678.425 573.674 84.497.954
416.791 10.152 100.801 55.566 691 584.001
4.626.837 - - - - 4.626.837
168.770.147 2.032.382 15.507.229 11.737.136 2.344.378 200.391.272
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
33.159.244 - - - - 33.159.244
13.252.686 - 1.132.630 - - 14.385.316
- - - - - -
7.096.192 2.596 24.359 1.630 1.612.714 8.737.491
- - - - - -
26.992.439 - 223.161 - - 27.215.600
22.522 - - - - 22.522
2.841.679 61.068 656.306 285.323 - 3.844.376
4.742.278 119.536 1.157.521 750.499 - 6.769.834
- - - - - -
10.116.020 1.503.681 4.349.395 5.050.461 - 21.019.557
23.987.803 1.458.878 9.174.690 6.089.133 157.299 40.867.803
72.681.064 80.619 6.603.517 4.678.425 573.674 84.617.299
964.439 24.713 256.237 184.225 691 1.430.305
6.937.081 36.730 234.191 87.487 - 7.295.489
202.793.447 3.287.821 23.812.007 17.127.183 2.344.378 249.364.836
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 199
Page 202
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank Secara Individu
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 26.021.798 1.080.240 216.163 131.892 8.774.132 36.224.225
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.757.741 5.619.943 5.065.039 2.711.969 - 15.154.692
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 6.094.443 1.008.869 757.925 350.871 713.147 8.925.255
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 4.083.496 7.654.574 13.026.386 1.614.328 - 26.378.784
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 22.522 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.384.401 315.195 664.647 128.703 217 4.493.163
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.064.886 1.009.127 1.183.963 516.229 - 8.774.205
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 254.396 2.129.685 3.144.983 14.354.564 - 19.883.628
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 2.861.084 4.787.194 2.199.328 3.560.682 - 13.408.288
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 35.445.103 25.887.985 11.225.881 8.539.464 - 81.098.433
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 401.548 89.407 46.200 119.796 - 656.951
15 Aset Lainnya - - - - 4.341.481 4.341.481
Total 86.368.896 49.582.219 37.530.515 32.028.498 13.851.499 219.361.627
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 31.848.233 2.825.633 1.486.734 173.559 9.443.461 45.777.620
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.757.741 5.619.943 5.065.039 2.711.969 - 15.154.692
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 8.374.729 1.553.951 757.925 350.871 718.104 11.755.580
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 4.083.496 7.654.574 13.026.386 1.614.328 - 26.378.784
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 22.522 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.384.401 315.195 664.647 128.703 217 4.493.163
9 Kredit Beragun Properti Komersial 6.064.886 1.009.127 1.183.963 516.229 - 8.774.205
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 254.396 2.129.685 3.144.983 14.354.564 - 19.883.628
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 20.287.744 19.287.077 4.620.731 3.560.682 - 47.756.234
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 36.349.713 25.887.985 11.225.881 8.539.464 - 82.003.043
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.379.248 930.484 195.905 219.311 - 2.724.948
15 Aset Lainnya 608.452 337.954 151.186 269.127 5.498.750 6.865.469
Total 114.393.039 67.551.608 41.523.380 32.438.807 15.683.054 271.589.888
200 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 203
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
13.584.183 2.588.274 3.590 74.080 8.613.155 24.863.282
2.472.603 4.105.828 7.199.923 150.959 - 13.929.313
- - - - - -
2.852.012 1.907.451 430.682 515.519 958.732 6.664.396
- - - - - -
5.115.960 5.323.646 14.605.120 2.170.874 - 27.215.600
- - - - 22.522 22.522
3.022.677 211.642 482.624 127.433 - 3.844.376
5.475.166 500.420 359.115 435.133 - 6.769.834
- - - - - -
284.154 1.957.541 3.650.717 15.127.145 - 21.019.557
1.868.407 1.853.780 441.659 2.189.754 - 6.353.600
33.397.330 31.309.677 11.920.250 7.870.697 - 84.497.954
395.877 92.328 27.725 68.071 - 584.001
- - - - 4.626.837 4.626.837
68.468.369 49.850.587 39.121.405 28.729.665 14.221.246 200.391.272
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
18.429.498 4.476.208 555.442 421.498 9.276.598 33.159.244
2.777.786 4.206.558 7.250.013 150.959 - 14.385.316
- - - - - -
4.713.322 1.983.398 433.081 515.519 965.851 8.611.171
- - - - - -
5.115.960 5.323.646 14.605.120 2.170.874 - 27.215.600
- - - - 22.522 22.522
3.022.677 211.642 482.624 127.433 - 3.844.376
5.475.166 500.420 359.115 435.133 - 6.769.834
- - - - - -
284.154 1.957.541 3.650.717 15.127.145 - 21.019.557
18.813.048 16.577.247 3.658.909 2.277.743 - 41.326.947
33.432.155 31.314.133 11.920.250 7.870.697 80.064 84.617.299
690.681 462.744 182.509 94.371 - 1.430.305
953.454 332.871 70.636 186.552 5.751.976 7.295.489
93.707.901 67.346.408 43.168.416 29.377.924 16.097.011 249.697.660
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 201
Page 204
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada Tagihan
Tagihan kepada Pembangunan Tagihan kepada
No Sektor Ekonomi Entitas Sektor berupa
Pemerintah Multilateral Bank
Publik Covered Bond
dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.858.419 - - -
3 Industri pengolahan - 331.537 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.906.542 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.689.724 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - 23.022 -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.152.983 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 36.224.225 1.215.487 - 8.902.233 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial - - - - -
Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya - - - - -
Total 36.224.225 15.154.692 - 8.925.255 -
Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 3.354.139 - - -
3 Industri pengolahan - 455.123 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.480.612 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.787.189 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 2.717.118 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 15.753 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 24.863.282 119.379 - 6.664.396 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial - - - - -
Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya - - - - -
Total 24.863.282 13.929.313 - 6.664.396 -
202 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 205
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa Surat
Kredit untuk
kepada Berharga/ Tagihan
Kredit Kredit Pengadaan
Perusahaan Piutang Kredit kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Beragun Beragun Tanah,
Efek dan Subordinasi, Pegawai/ Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Lembaga Jasa Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Keuangan Instrumen Portofolio Ritel
Konstruksi
Lainnya Modal
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 58.618 83.706 - - 38.169 4.144.066 4.685 -
- - 15.300 32.558 - - 10.435 1.989.742 4.790 -
- - 1.043.891 3.150.965 - - 1.161.939 29.732.424 187.574 -
- - 22.122 234.557 - - 2.441 600.768 101 -
- - 29.284 55.270 - - 1.617 611.566 2.578 -
- - 401.603 466.811 - - 119.809 1.850.093 38.565 -
61.290 - 2.457.218 4.159.617 - - 777.520 13.352.349 217.715 -
- - 203.958 216.206 - - 36.494 2.747.874 10.527 -
- - 63.319 37.096 - - 16.710 55.261 9.326 -
- - 16.078 54.801 - - 2.396 8.867.464 - -
26.302.515 22.514 - - - - 2.900 169.420 - -
- - - 3.500 - - 1.728 1.517.076 - -
- - 12.219 40.734 - - 1.020 3.873.080 - -
- - 49.194 176.643 - - 67.658 6.174.919 8.544 -
- - - - - - - - - -
- - - 5.625 - - - - - -
- - 13.611 7.252 - - 12.242 - - -
- - 535 3.473 - - 89 191.367 - -
- - 87.679 25.439 - - 1.895.210 36.857 7.364 -
- - 1.597 52 - - 5.694 - - -
- - - - - - - - - -
- - 16.937 19.900 - 19.883.628 9.226.317 9.138 165.182 -
- - - - - - - - - -
14.979 8 - - - - 27.900 5.174.969 - 4.341.481
26.378.784 22.522 4.493.163 8.774.205 - 19.883.628 13.408.288 81.098.433 656.951 4.341.481
- - 46.445 130.429 - - 43.494 3.988.906 2.450 -
- - 12.928 19.460 - - 6.197 4.038.231 2.725 -
- - 965.447 2.276.185 - - 157.178 34.223.398 190.171 -
- - 12.833 5.111 - - 1.701 913.252 269 -
- - 22.953 41.855 - - 8.627 342.520 - -
- - 357.548 329.286 - - 85.534 2.069.002 31.620 -
78.432 - 2.059.249 3.472.720 - - 769.373 15.592.102 219.584 -
- - 126.068 184.524 - - 16.165 2.213.674 5.646 -
- - 64.843 30.087 - - 12.808 52.759 13.943 -
- - 14.944 70.188 - - 193 8.195.651 - -
27.122.168 22.514 - - - - - 58.526 - -
- - - 8.140 - - 1.688 1.191.266 - -
- - 8.522 11.105 - - - 2.468.554 - -
- - 64.688 137.892 - - 10.555 3.898.370 6.954 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 4 - - -
- - 11.778 10.582 - - 3.544 - - -
- - 749 3.791 - - - 225.434 - -
- - 63.395 14.322 - - 117.292 41.107 1.914 -
- - 336 - - - 6.404 - 281 -
- - - - - - - - - -
- - 11.650 24.157 - 21.019.557 5.090.893 6.555 108.444 -
- - - - - - - - - -
15.000 8 - - - - 21.950 4.978.647 - 4.626.837
27.215.600 22.522 3.844.376 6.769.834 - 21.019.557 6.353.600 84.497.954 584.001 4.626.837
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 203
Page 206
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada Tagihan
Tagihan kepada Pembangunan Tagihan kepada
No Sektor Ekonomi Entitas Sektor berupa
Pemerintah Multilateral Bank
Publik Covered Bond
dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.858.419 - - -
3 Industri pengolahan - 331.537 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.906.542 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.689.724 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - 23.022 -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.152.983 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 36.224.225 1.215.487 - 10.663.569 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial - - - - -
Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya 9.553.395 - - 1.068.989 -
Total 45.777.620 15.154.692 - 11.755.580 -
Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 3.354.139 - - -
3 Industri pengolahan - 455.123 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.480.612 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.787.189 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 2.717.118 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 15.753 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 24.863.282 119.379 - 7.914.203 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial - - - - -
Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya 8.295.962 456.003 - 823.288 -
Total 33.159.244 14.385.316 - 8.737.491 -
204 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 207
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan berupa Surat
Kredit untuk
kepada Berharga/ Tagihan
Kredit Kredit Pengadaan
Perusahaan Piutang Kredit kepada Usaha Tagihan Tagihan yang
Beragun Beragun Tanah,
Efek dan Subordinasi, Pegawai/ Mikro, Usaha kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Lembaga Jasa Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Keuangan Instrumen Portofolio Ritel
Konstruksi
Lainnya Modal
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 58.618 83.706 - - 3.613.052 4.155.096 119.502 -
- - 15.300 32.558 - - 368.463 1.989.742 28.528 -
- - 1.043.891 3.150.965 - - 5.017.184 29.732.424 420.447 -
- - 22.122 234.557 - - 208.737 600.768 16.908 -
- - 29.284 55.270 - - 1.617 611.566 2.578 -
- - 401.603 466.811 - - 549.059 1.850.093 83.544 -
61.290 - 2.457.218 4.159.617 - - 12.812.357 13.367.221 784.285 -
- - 203.958 216.206 - - 571.461 2.747.874 47.297 -
- - 63.319 37.096 - - 16.733 55.261 9.327 -
- - 16.078 54.801 - - 2.396 8.867.464 - -
26.302.515 22.514 - - - - 2.901 699.935 5 -
- - - 3.500 - - 1.728 1.517.076 - -
- - 12.219 40.734 - - 1.020 3.873.080 - -
- - 49.194 176.643 - - 67.659 6.174.919 8.544 -
- - - - - - - - - -
- - - 5.625 - - - - - -
- - 13.611 7.252 - - 12.248 - - -
- - 535 3.473 - - 1.726.113 191.367 96.433 -
- - 87.679 25.439 - - 10.996.356 36.857 756.961 -
- - 1.597 52 - - 487.602 - 131 -
- - - - - - - - - -
- - 16.937 19.900 - 19.883.628 9.226.317 9.138 165.182 -
- - - - - - 56 - - -
14.979 8 - - - - 2.073.175 5.523.162 185.276 6.865.469
26.378.784 22.522 4.493.163 8.774.205 - 19.883.628 47.756.234 82.003.043 2.724.948 6.865.469
- - 46.445 130.429 - - 3.511.937 3.988.906 54.830 -
- - 12.928 19.460 - - 365.586 4.038.231 12.672 -
- - 965.447 2.276.185 - - 3.886.469 34.223.398 290.377 -
- - 12.833 5.111 - - 212.995 913.252 5.933 -
- - 22.953 41.855 - - 8.627 342.520 - -
- - 357.548 329.286 - - 520.774 2.069.002 49.210 -
78.432 - 2.059.249 3.472.720 - - 13.705.251 15.611.911 468.266 -
- - 126.068 184.524 - - 509.648 2.213.674 19.330 -
- - 64.843 30.087 - - 13.353 52.759 13.956 -
- - 14.944 70.188 - - 193 8.195.651 - -
27.122.168 22.514 - - - - 63 77.998 126 -
- - - 8.140 - - 1.688 1.191.266 - -
- - 8.522 11.105 - - 2 2.468.554 - -
- - 64.688 137.892 - - 10.576 3.898.370 6.954 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 4 - - -
- - 11.778 10.582 - - 3.559 - - -
- - 749 3.791 - - 1.708.856 225.434 40.144 -
- - 63.395 14.322 - - 8.485.072 41.107 279.527 -
- - 336 - - - 553.564 - 1.833 -
- - - - - - - - - -
- - 11.650 24.157 - 21.019.557 5.090.963 6.555 108.445 -
- - - - - - 164 - - -
15.000 8 - - - - 2.278.459 5.058.711 78.702 7.295.489
27.215.600 22.522 3.844.376 6.769.834 - 21.019.557 40.867.803 84.617.299 1.430.305 7.295.489
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 205
Page 208
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank Secara Individual
31 Desember 2024
No Keterangan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 298.594.161 3.264.743 19.970.260 18.528.724 1.649.475 342.007.363
2 Tagihan yang mengalami peningkatan -
dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
dan 3)
a. Belum jatuh tempo 9.408.983 27.527 1.279.247 165.034 521.611 11.402.402
b. Telah jatuh tempo 1.431.597 18.388 323.731 140.196 3.450 1.917.362
3 Cadangan kerugian penurunan nilai 454.159 18.768 123.758 101.115 1.378 699.178
(CKPN) - Stage 1
4 Cadangan kerugian penurunan nilai 210.432 4.354 42.214 38.127 15.449 310.576
(CKPN) - Stage 2
5 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.701.318 10.034 257.037 79.633 2.186 2.050.208
(CKPN) - Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 2.256.056 107.877 744.698 480.306 - 3.588.937
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No Keterangan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 333.166.992 4.728.342 28.946.799 24.960.168 1.649.475 393.451.776
2 Tagihan yang mengalami peningkatan - - - - - -
dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
dan 3)
a. Belum jatuh tempo 9.723.471 40.554 1.367.971 259.157 521.611 11.912.764
b. Telah jatuh tempo 4.966.572 140.602 1.297.616 982.933 3.450 7.391.173
3 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.270.665 65.409 389.418 209.353 1.378 1.936.223
(CKPN) - Stage 1
4 Cadangan kerugian penurunan nilai 258.293 6.279 60.082 57.867 15.449 397.970
(CKPN) - Stage 2
5 Cadangan kerugian penurunan nilai 2.724.178 44.834 533.092 316.683 2.186 3.620.973
(CKPN) - Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 8.013.326 372.513 1.636.692 846.584 - 10.869.115
206 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 209
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
264.465.892 2.508.522 17.971.670 16.415.429 1.571.620 302.933.133
-
14.339.290 39.641 594.423 88.902 188.790 15.251.046
1.313.395 21.413 205.492 135.950 1.119 1.677.369
456.040 15.643 107.251 84.864 64 663.862
139.219 5.315 30.036 24.583 - 199.153
2.405.498 7.061 108.234 82.909 - 2.603.702
2.261.653 104.238 831.429 451.448 - 3.648.768
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
299.038.723 3.972.121 26.948.209 22.846.873 1.571.620 354.377.546
- - - - - -
14.653.778 52.668 683.147 183.025 188.790 15.761.408
4.848.370 143.627 1.179.377 978.687 1.119 7.151.180
1.272.546 62.284 372.911 193.102 64 1.900.907
187.080 7.240 47.904 44.323 - 286.547
3.428.358 41.861 384.289 319.959 - 4.174.467
8.018.923 368.874 1.723.423 817.726 - 10.928.946
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 207
Page 210
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank Secara Individual
Desember 2024
Tagihan yang Mengalami Tagihan
No Sektor Ekonomi Penurunan Nilai CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Tempo Tempo Buku
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 7.387.137 808.203 9.639 8.876 376 4.954 -
2 Pertambangan dan Penggalian 10.927.406 - 9.284 3.089 - 4.493 -
3 Industri pengolahan 82.733.696 1.623.314 177.877 123.298 91.428 150.349 26
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan 7.449.671 - 230 2.288 - 130 -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 1.520.850 - 5.227 1.916 - 2.649 -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 8.259.155 3.262.276 78.794 24.432 7.646 539.065 -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi 48.683.183 1.472.440 835.724 194.724 59.995 627.196 133
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 7.907.109 139.929 20.856 22.823 13.115 11.048 -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 200.630 1.573 18.684 3.998 434 9.396 -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 10.938.241 6.841 - 6.626 - 3.308 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 94.881.176 766.093 244.089 9.526 937 244.088 -
12 Real Estat 1.717.567 574.247 - 340 - 117.490 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 5.704.912 16.253 - 3.119 1.339 - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha 7.950.237 1.429.572 16.558 19.391 3.412 8.014 -
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan - - - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 5.625 - - 156 - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas 33.412 124 - 694 - 53 -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 195.464 - - 250 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 2.085.101 22.707 13.679 18.382 3.440 6.376 55
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi 8.733 - - 103 - - -
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 32.700.469 336.935 486.721 250.757 102.605 321.599 9.006
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 10.717.589 941.895 - 4.390 25.849 - 3.579.717
Total 342.007.363 11.402.402 1.917.362 699.178 310.576 2.050.208 3.588.937
208 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 211
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Tagihan yang Mengalami Tagihan
Penurunan Nilai CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Tempo Tempo Buku
(j) (k) (l) (m) (n) (o) (p)
6.218.774 1.868 8.882 4.445 525 6.440 -
14.092.333 - 4.659 3.458 - 1.934 -
79.007.056 1.843.021 225.816 114.926 26.228 255.452 -
6.905.274 112 492 834 33 224 -
1.111.759 - - 1.377 - - -
9.041.263 4.097.462 68.542 17.746 3.831 42.476 -
45.548.701 901.233 836.490 184.862 47.884 401.693 2
6.782.070 366.780 9.756 15.831 2.615 4.767 -
204.064 1.203 26.158 4.158 284 12.271 -
9.735.188 7.128 - 3.551 2.816 39 -
65.556.903 5.211.337 245.655 6.329 1.563 - -
1.553.271 565.227 - 166 - - -
2.920.037 13.013 - 544 899 - -
5.027.317 1.378.650 11.890 11.292 8.159 5.438 -
- - - - - - -
4 - - - - - -
27.053 575 - 825 91 111 -
229.974 - - 121 - - -
260.061 8.081 3.331 5.433 1.004 2.028 4
8.122 - 515 84 - 234 -
- - - - - - -
30.451.724 231.148 235.183 186.510 62.031 123.963 12.305
- - - - - - -
18.252.185 624.208 - 101.370 41.190 1.746.632 3.636.457
302.933.133 15.251.046 1.677.369 663.862 199.153 2.603.702 3.648.768
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 209
Page 212
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Desember 2024
Tagihan yang Mengalami Tagihan
No Sektor Ekonomi Penurunan Nilai CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Tempo Tempo Buku
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 11.305.619 833.367 337.683 195.962 4.573 89.485 422.904
2 Pertambangan dan Penggalian 11.332.359 6.069 72.740 6.919 1.489 22.362 7.183
3 Industri pengolahan 87.097.790 1.679.685 779.289 251.139 100.552 325.618 426.726
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan 7.689.413 3.688 46.223 4.706 736 13.617 7.060
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 1.520.850 - 5.227 1.916 - 2.649 1
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 8.774.113 3.271.744 188.100 29.690 9.535 572.648 29.761
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi 62.189.482 1.617.915 2.551.085 893.645 84.683 1.062.876 5.102.962
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 8.516.152 155.399 114.995 29.041 14.867 40.384 19.749
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 200.666 1.573 18.720 4.047 434 9.396 63.993
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 10.938.241 6.841 - 6.626 - 3.308 758
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 95.411.744 766.093 244.095 9.529 937 244.140 525
12 Real Estat 1.717.567 574.247 - 340 - 117.490 144
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 5.704.912 16.253 - 3.119 1.339 - 561
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha 7.950.238 1.429.572 16.558 19.391 3.412 8.014 2.115
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan - - - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 5.625 - - 156 - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas 33.422 124 - 698 - 53 753
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 2.116.929 25.179 258.449 20.285 5.163 73.809 62.922
19 Aktivitas Jasa Lainnya 12.646.575 204.599 1.806.074 132.519 34.779 571.634 522.832
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi 519.825 - 17.795 46.951 - - 303.793
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan - - - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 32.700.469 336.935 486.722 250.758 102.605 321.599 10.570
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 56 - - - - - 55
24 Lainnya 25.079.729 983.481 447.418 28.786 32.866 141.891 3.883.748
Total 393.451.776 11.912.764 7.391.173 1.936.223 397.970 3.620.973 10.869.115
210 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 213
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Tagihan yang Mengalami Tagihan
Penurunan Nilai CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Tempo Tempo Buku
(j) (k) (l) (m) (n) (o) (p)
9.888.718 57.299 176.070 136.196 6.842 54.536 235.588
14.476.834 10.535 34.355 7.747 1.623 11.189 8.519
83.058.182 1.987.240 528.676 229.135 37.008 378.143 292.120
7.133.110 9.553 20.267 3.666 1.021 7.283 7.376
1.111.759 - - 1.377 - - 1
9.525.607 4.125.861 121.238 23.870 6.030 65.667 24.258
59.862.264 1.267.501 1.744.573 1.235.018 74.453 689.500 3.816.433
7.314.113 390.164 48.051 22.458 4.534 21.127 17.899
207.258 1.203 26.313 6.950 284 12.271 61.468
9.735.197 7.128 - 3.560 2.816 39 746
65.576.637 5.211.337 245.957 6.703 1.563 - 245
1.553.295 565.227 - 190 - - 123
2.920.074 13.013 - 579 899 - 526
5.027.494 1.378.650 11.895 11.453 8.159 5.438 1.968
- - - - - - -
4 - - - - - -
27.105 575 2 865 91 111 731
2.059.865 65.905 134.864 22.293 5.999 52.720 57.923
9.452.483 495.048 897.572 123.970 37.531 394.081 361.685
598.203 - 16.006 56.943 - 234 227.938
- - - - - - -
30.451.858 231.148 235.189 186.579 62.031 123.963 13.799
164 - - - - - 54
69.696.598 854.975 331.454 129.587 49.703 1.913.749 3.792.407
389.676.822 16.672.362 4.572.482 2.209.139 300.587 3.730.051 8.921.807
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 211
Page 214
Manajemen Risiko
Upaya mengatasi Tunggakan dan Penurunan Nilai
Untuk menjaga kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, maka pemantauan terhadap debitur yang mengalami
tunggakan dan penurunan nilai dilakukan secara rutin. Pemantauan direalisasikan pada setiap kategori kredit
(Korporasi, Komersial, Small and Medium Enterprise atau SME, Micro Business dan Retail Lending, termasuk Digital
Lending) serta sektor industri maupun portofolio kredit secara keseluruhan.
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. s.d. > 180 hari Total s.d. s.d. > 180 hari Total
120 hari 180 hari 120 hari 180 hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 229.516 211.055 1.565.315 2.005.886 205.042 100.610 1.456.401 1.762.053
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
Total 229.516 211.055 1.565.315 2.005.886 205.042 100.610 1.456.401 1.762.053
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. s.d. > 180 hari Total s.d. s.d. > 180 hari Total
120 hari 180 hari 120 hari 180 hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 1.059.491 1.293.661 2.098.862 4.452.014 614.530 692.713 1.602.866 2.910.109
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
Total 1.059.491 1.293.661 2.098.862 4.452.014 614.530 692.713 1.602.866 2.910.109
212 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 215
Manajemen Risiko
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Penurunan Nilai
Mengalami Penurunan
No Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
Nilai
> 90 Hari ≤ 90 hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
31 Desember 2024
1 Surat Berharga 19.332.166 593 - - - - - -
2 Kredit 143.932.165 1.649.451 1.917.363 1.348.933 88.523 22 - -
a. Korporasi 95.023.416 744.118 487.941 480.057 88.523 22 - -
b. Ritel 48.908.748 905.334 1.429.422 868.876 - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 147.058.112 43.266 - - - - - -
31 Desember 2023
1 Surat Berharga 8.547.320 799 - - - - - -
2 Kredit 143.411.383 2.226.053 1.677.370 1.178.052 84.684 26 - -
a. Korporasi 100.160.698 1.423.786 530.748 487.176 84.684 26 - -
b. Ritel 43.250.685 802.267 1.146.622 690.876 - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 121.956.266 52.990 - - - - - -
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Penurunan Nilai
Mengalami Penurunan
No Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
Nilai
> 90 Hari ≤ 90 hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
31 Desember 2024
1 Surat Berharga 28.381.457 593 - - - - - -
2 Kredit 171.461.132 2.796.100 1.917.363 1.348.933 2.153.215 824.303 27.528.967 1.146.649
a. Korporasi 95.580.035 744.320 487.941 480.057 88.523 22 - -
b. Ritel 58.244.597 1.451.274 1.429.422 868.876 375.039 374.129 6.398 4.003
3 Transaksi Rekening Administratif 147.058.112 43.266 - - - - - -
31 Desember 2023
1 Surat Berharga 17.194.076 799 - - - - - -
2 Kredit 154.629.618 3.138.216 1.677.370 1.178.052 407.122 293.577 12.078 8.202
a. Korporasi 100.200.376 1.424.183 530.748 487.176 84.684 26 - -
b. Ritel 54.429.242 1.714.033 1.146.622 690.876 322.438 293.551 12.078 8.202
3 Transaksi Rekening Administratif 121.956.266 52.990 - - - - - -
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 213
Page 216
Manajemen Risiko
Definisi Aset yang Direstrukturisasi
Dalam rangka meminimalkan kerugian kredit, Bank mempertimbangkan restrukturisasi atas kredit untuk peminjam
yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya namun masih dapat bekerja sama, sepanjang hal ini
memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.
Restrukturisasi Kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang
mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.
Bank hanya diperbolehkan melakukan restrukturisasi kredit untuk peminjam yang memiliki kriteria sebagai berikut:
i. Debitur mengalami penurunan kemampuan pembayaran pokok dan atau bunga kredit; dan
ii. Debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan mampu memenuhi kewajiban setelah restrukturisasi
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Performing (Kualitas Non Perfoming
Stage 1 Stage 2 Stage 3
L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
No Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
31 Desember 2024
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 4.196.189 739.695 975.222 771.565 438.466 54.641 256.651 101.269 4.476.293 1.355.350
a. Korporasi 3.435.351 551.230 487.941 480.057 - - 444 2 3.922.848 1.031.285
b. Ritel 760.838 188.465 487.281 291.508 438.466 54.641 256.207 101.267 553.445 324.065
3 Transaksi 42.353 265 - - 4.802 43 2.020 221 - -
Rekening
Administratif
31 Desember 2023
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 3.713.223 1.035.516 1.150.326 897.173 645.410 86.396 381.862 64.421 3.836.277 1.781.872
a. Korporasi 2.693.931 817.854 507.652 486.877 - - 167.867 196 3.033.716 1.304.535
b. Ritel 1.019.292 217.661 642.673 410.296 645.410 86.396 213.995 64.225 802.561 477.338
3 Transaksi 150.009 94 - - 11.871 94 - - - -
Rekening
Administratif
214 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 217
Manajemen Risiko
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Performing (Kualitas Non Perfoming
Stage 1 Stage 2 Stage 3
L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
No Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
31 Desember 2024
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 6.904.718 1.477.218 2.029.237 1.142.312 493.773 55.258 294.370 101.911 8.145.811 2.462.361
a. Korporasi 3.435.351 551.230 487.941 480.057 - - 444 2 3.922.848 1.031.285
b. Ritel 829.556 216.580 496.090 299.380 438.466 54.641 256.207 101.267 553.445 324.065
3 Transaksi 42.353 265 - - 4.802 43 2.020 221 - -
Rekening
Administratif
31 Desember 2023
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 3.916.565 1.151.048 1.181.024 927.280 645.410 86.396 381.862 64.421 3.836.277 1.781.872
a. Korporasi 2.693.931 817.854 507.652 486.877 - - 167.867 196 3.033.716 1.304.535
b. Ritel 1.222.634 333.193 673.371 440.403 645.410 86.396 213.995 64.225 802.561 477.338
3 Transaksi 150.009 94 - - 11.871 94 - - - -
Rekening
Administratif
Pengungkapan Risiko Kredit Counterparty
Risiko kredit counterparty bagi Bank adalah risiko yang timbul dari kegagalan pembayaran counterparty atas suatu
kontrak dengan pihak Bank yang menyebabkan potensi kerugian bagi Bank untuk menggantikan kontrak tersebut.
Counterparty credit risk pada umumnya timbul dari FX swap dan transaksi repo/reverse repo. Mitigasi counterparty
credit risk dilakukan sesuai SE OJK 24/SEOJK.03/2021, yaitu dengan pengakuan keberadaan agunan, garansi,
penjaminan, atau asuransi kredit dan dilengkapi dengan kebijakan Bank untuk mengelola risiko kredit dari
counterparty.
Tabel CCR1: Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
Alpha
Digunakan
Replacement Cost Potential Future untuk
No EEPE Tagihan Bersih ATMR
(RC) Exposure (PFE) Perhitungan
Regulatory
EAD
a b c d e f
1 SA-CCR 1.412.959.178.832 1.432.302.010.495 1,4 3.983.365.665.058 1.657.160.100.000
(untuk derivatif)
2 Metode Internal N/A N/A
Model (untuk derivatif
dan SFT)
3 Pendekatan N/A N/A
sederhana untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan
komprehensif untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
Total
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 215
Page 218
Manajemen Risiko
Definisi
Replacement Cost adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
dengan menggunakan pendekatan standar.
Potential Future Exposure adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
pedoman perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko
kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
Tagihan besih adalah Perhitungan Tagihan Bersih untuk transaksi derivatif dengan menggunakan pendekatan standar
merupakan penjumlahan dari Replacement Cost (RC) dan Potential Futures Exposures (PFE) yang kemudian dikalikan
dengan 1,4 (satu koma empat) sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
dengan menggunakan pendekatan standar.
Tabel CCR3: Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Kategori Total Tagihan
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Portofolio Bersih
Tagihan 77.087.876.367 77.087.876.367
kepada
Pemerintah
dan Bank
Sentral
Tagihan
kepada Entitas
Sektor Publik
Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Tagihan 827.603.448.722 2.429.882.612.436 - 3.257.486.061.158
kepada Bank
Lain
Tagihan
kepada
perusahaan
sekuritas
Tagihan 372.246.267.535 19.040.572.853 257.504.887.145 648.791.727.533
kepada
Korporasi
Tagihan
kepada Usaha
Mikro, Usaha
Kecil, dan
Portofolio Ritel
Aset lainnya
Total 77.087.876.367 1.199.849.716.258 2.448.923.185.288 257.504.887.145 3.983.365.665.058
Definisi
Pembagian berdasarkan bobot risiko dan regulatory portfolio termasuk dalam tabel untuk keperluan gambaran. Bank
dapat melengkapi tabel dengan pembagian kelas aset berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
Total eksposur kredit adalah nilai yang relevan untuk menghitung modal dengan memperhitungkan teknik mitigasi
risiko kredit.
216 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 219
Manajemen Risiko
Tabel CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
Proteksi yang Dibeli Proteksi yang DIjual
Nilai Notional NULL NULL
Single-name credit default swaps
Index credit default swaps
Total return swaps
Credit options
Derivatif kredit lainnya
Total Nilai Notional NULL NULL
Nilai wajar NULL NULL
Nilai wajar positif (aset)
Nilai wajar negatif (kewajiban)
B. Risiko Pasar Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Risiko pasar merupakan risiko pada posisi neraca dan Limit
rekening administratif, termasuk transaksi derivatif Bank secara berkala melakukan peninjauan terhadap
akibat perubahan dari kondisi pasar. Perubahan kondisi kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit
pasar dimaksud mencakup pergerakan nilai tukar, suku dalam mengelola risiko pasar, sehingga selaras dengan
bunga, harga opsi, termasuk di dalamnya perubahan peraturan eksternal seperti Peraturan Otoritas Jasa
dari credit spread dan potensi gagal bayar. Risiko pasar Keuangan (OJK) No. 18/POJK.03.2016 dan Surat
terdapat pada posisi trading book dan banking book Edaran OJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang penerapan
yang berasal dari eksposur valuta asing, surat berharga, manajemen risiko. Selain itu, kebijakan ini juga disusun
derivatif, dan instrumen keuangan/pasar uang. sejalan dengan kebijakan global risiko pasar dan risiko
likuiditas dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Risiko suku bunga pada banking book dapat timbul (SMBC) karena SMBC Indonesia merupakan grup SMBC.
dari perbedaan eksposur aktiva dan pasiva Bank dan
pergerakan suku bunga yang akan mempengaruhi Kebijakan dan prosedur risiko pasar Bank menetapkan
pendapatan dan nilai ekonomis modal Bank. aturan dan standar yang jelas atas semua aktivitas
bisnis, pengendalian, strategi operasional dan
Kerangka Manajemen Risiko Pasar organisasi di Bank terkait risiko pasar. Bank memiliki
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian metodologi berikut langkah-langkah yang terukur dan
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai jelas untuk mengidentifikasi, mengukur dan memantau
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen risiko pasar.
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut
adalah: Untuk memastikan pengendalian risiko berjalan dengan
1. Kebijakan dan Prosedur baik, Bank juga check dan balances serta melakukan
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas pemisahan front office, middle office, dan back office,
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi serta penerapan kerangka kerja Three Lines of Defense,
operasional dan organisasi di Bank terkait yaitu:
manajemen risiko pasar. 1. Pimpinan Unit Kerja (PUK) (first line of defense)
2. Market and Liquidity Risk Management
2. Limit Eksposur Departement dan Unit Kepatuhan (second line of
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan defense)
risiko pasar. Limit/Toleransi risiko pasar disesuaikan 3. Satuan Kerja Internal Audit/SKAI (third line of
dengan regulasi terkait, kebijakan global dan defense)
kebijakan lokal di Bank.
Penetapan limit risiko pasar ditinjau secara berkala
3. Pendelegasian Wewenang Risiko untuk menjamin kesesuaian dengan perkembangan
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas bisnis serta kondisi ekonomi dan pasar terbaru
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu berdasarkan faktor- faktor risiko nilai tukar dan suku
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat bunga.
persetujuan dari komite manajemen di Bank.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 217
Page 220
Manajemen Risiko
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, cadangan likuiditas dan untuk mendapatkan imbal hasil
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta yang optimal sesuai dengan rencana bisnis dan tingkat
Sistem Informasi Manajemen Risiko risiko tertentu yang diterima oleh Manajemen.
Identifikasi risiko pasar senantiasa dilakukan melalui
analisis setiap produk, transaksi atau layanan yang Eksposur valuta asing Bank sebagian besar berasal dari
ditawarkan oleh Bank melalui program hingga produk, transaksi FX yang dilakukan untuk kepentingan nasabah
transaksi atau layanan tersebut menjadi eksposur dan swap atas sumber dana yang diperoleh dalam
risiko pasar yang diukur, dipantau, dan dikontrol secara mata uang asing. Pengukuran eksposur risiko nilai tukar
harian. dilakukan atas posisi devisa neto Bank. Posisi devisa
neto Bank per Desember 2024 adalah sebesar 1,29%
Untuk setiap pengembangan fitur dan pertumbuhan dari modal, atau jauh di bawah ketentuan ambang batas
yang signifikan, risiko pasar senantiasa diidentifikasi maksimum Bank Indonesia, yaitu 20,0% dari modal.
kembali secara terus menerus dan didiskusikan
bersama antara Satuan Kerja Manajemen Risiko Bank melakukan proses revaluasi (mark to market)
(SKMR), dalam hal ini adalah unit kerja Manajemen berdasarkan harga pasar setiap akhir hari. Bank juga
Risiko Pasar dan Likuiditas, dengan unit-unit bisnis mengamati eksposur risiko pasar secara harian sebagai
terkait. bagian dari mitigasi risiko serta memastikan eksposur
tersebut tidak melebihi limit yang telah ditetapkan oleh
Saat ini portofolio Surat berharga yang dimiliki Bank asset liabilities committee (ALCO).
dikategorikan sebagai trading book dan banking book.
Surat berharga trading book terutama digunakan untuk Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
memenuhi permintaan dari nasabah. Sedangkan surat untuk risiko pasar dan kebutuhan modal atas eksposur
berharga banking book dikelola untuk tujuan sebagai risiko pasar dilakukan berdasarkan pendekatan standar
sesuai dengan regulasi yang berlaku.
218 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 221
Manajemen Risiko
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2024
Risiko GIRR 11.290,23
Risiko CSR Non Sekuritisasi 6.020,28
Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP -
Risiko CSR Sekuritisasi CTP -
Risiko Ekuitas -
Risiko Komoditas -
Risiko Nilai Tukar 23.314,75
DRC – Non Sekuritisasi -
DRC Sekutitisasi Non CTP -
DRC Sekuritisasi CTP -
RRAO -
Total 40.625,26
*) Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku sejak 1 Januari 2024
Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
Bank menggunakan pendekatan metode standar dalam perhitungan ATMR Risiko Pasar terhitung sejak periode
pelaporan Januari 2024. Komponen beban modal risiko pasar mencakup :
• Kelas Risiko General Interest Rate Risk (GIRR)
• Kelas Risiko Credit Spread Risk (CSR) non-sekuritisasi
• Kelas Risiko Nilai Tukar
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2024
Risiko GIRR 11.290,23
Risiko CSR Non Sekuritisasi 6.020,28
Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP -
Risiko CSR Sekuritisasi CTP -
Risiko Ekuitas -
Risiko Komoditas -
Risiko Nilai Tukar 23.314,75
DRC – Non Sekuritisasi -
DRC Sekutitisasi Non CTP -
DRC Sekuritisasi CTP -
RRAO -
Total 40.625,26
*) Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku sejak 1 Januari 2024
Pengungkapan tambahan (Kualitatif)
Pada periode laporan Desember 2024, tidak terdapat perpindahan antar regulatory book. Entitas Anak dari Bank tidak
memiliki portfolio Trading Book
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 219
Page 222
Manajemen Risiko
BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 227,431.32
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 138,447.91
Total 1,342,645.38
BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
(dalam jutaan Rupiah)
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 227,431.32
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 138,447.91
Total 1,342,645.38
Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
Bank menggunakan pendekatan CVA dasar yang disederhanakan (Basic Approach CVA – reduced version) dalam
perhitungan ATMR CVA, pendekatan dimaksud tidak mengakui adanya lindung nilai.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan melaporkan hasil pengukuran dan pemantauan limit risiko pasar yang
telah ditetapkan ALCO secara harian. Bank juga secara rutin melakukan perhitungan PV01 dan simulasi proyeksi
perubahan Net Interest Income (NII) dan Economic Value of Equity (EVE) yang dilaporkan dalam rapat yang
diselenggarakan oleh komite ALCO dan Komite Manajemen Risiko (KMR).
Setiap tahun, atau bila ada penambahan fitur atau produk, Bank melakukan validasi atas hasil pengukuran dari sistem
yang digunakan. Sistem informasi yang ada saat ini telah dapat memfasilitasi proses revaluasi (mark to market),
memberikan informasi terkini atas eksposur risiko pasar Bank, serta memonitor pergerakan faktor risiko pasar Bank.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Pasar
Pemantauan terhadap Risiko Pasar dilakukan melalui Asset Liabilities Committee (ALCO) dan Komite Manajemen
Risiko. Sistem Pengendalian Internal telah efektif dalam mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Pasar. Internal
Audit melakukan audit secara berkala terhadap kecukupan kebijakan, prosedur, limit, serta toleransi dan kepatuhan
dari setiap pihak yang terkait dengan penerapan manajemen risiko pasar sesuai dengan rencana audit Bank yang
telah ditetapkan.
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Pasar
Komite Pemantau Risiko
Komite Manajemen Risiko (KMR)
dan/atau Asset Liabilities Committee (ALCO)
2nd line of defense
1st line of defense Satuan Kerja Manajemen Risiko 3rd line of defense
Pimpinan Unit Kerja (Market & Liquidity Risk Management/ Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
MLRM)
220 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 223
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Suku Bunga dalam memutuskan strategi bisnis maupun strategi lindung
Banking Book nilai yang harus dilakukan untuk mengembalikan angka
Eksposur banking book atas aset dan liabilitas Bank IRRBB ke tingkatan yang diinginkan.
diukur menggunakan analisis sensitivitas berdasarkan
profil kesenjangan repricing suku bunga untuk Market and Liquidity Risk Management bertanggung
menghitung dampak perubahan suku bunga terhadap jawab melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB
laba bersih Bank dengan menggunakan pendekatan secara berkala untuk dilaporkan kepada Direksi dan
Net Interest Income (NII), dan dampak perubahan ALCO/KMR. Sedangkan unit bisnis dan treasury yang
suku bunga terhadap modal Bank, atau dengan bertanggung jawab untuk melakukan strategi bisnis dan
menggunakan pendekatan Economic Value of Equity lindung nilai yang telah dirumuskan tersebut.
(EVE).
Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk
Risiko suku bunga dalam Banking Book posisi Desember 2024 dapat dilihat bahwa perubahan
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individu) EVE tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock
Posisi Laporan : Desember 2024 Up, yaitu sebesar Rp2,33 triliun atau 7,18% dari CET1.
Sementara dari perspektif perubahan NII, pada skenario
Analisis Kualitatif secara individu Parallel Shock Up, NII Bank diproyeksikan mengalami
Pengukuran IRRBB dilakukan menggunakan metode penurunan sebesar Rp0,19 triliun atau 8,32% dari
standar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proyeksi NII Bank pada kondisi baseline.
melakukan pengelolaan IRRBB, Bank telah menetapkan
Risk Appetite yang diwujudkan dalam bentuk internal Laporan Perhitungan IRRBB
buffer atas maksimum perubahan EVE yang harus Nama Bank : Bank SMBC Indonesia Tbk (individu)
dijaga. Apabila tingkat IRRBB telah mendekati Posisi Laporan : Desember 2024
atau melampaui angka buffer tersebut, ALCO akan Mata Uang : Total dalam Rupiah
Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Desember 2024 Desember 2023 Desember 2024 Desember 2023
Parallel up (2.329.208,31) (1.892.060,17) (187.966,88) 77.558,71
Parallel down 2.484.311,65 1.840.476,02 140.798,88 (132.556,17)
Steepener 228.641,25 558.565,46
Flattener (736.828,07) (984.681,32)
Short rate up (1.372.907,81) (1.269.211,06)
Short rate down 1.373.477,98 1.273.759,07
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 2.329.208,31 1.892.060,17 187.966,88 132.556,17
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income 32.425.450,04 30.989.831,98 2.258.829,42 2.981.729,07
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 7,18% 6.11% 8,32% 4.45%
Projected Income (untuk ∆ NII)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 221
Page 224
Manajemen Risiko
Risiko suku bunga dalam Banking Book
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024
Analisis Kualitatif secara konsolidasi
Terhitung efektif pada 27 Maret 2024 Bank SMBC Indonesia melakukan akuisisi terhadap PT. OTO Multiartha (OTO)
dan PT Summit Oto Finance (SOF), dengan demikian Perusahaan Anak SMBC Indonesia saat ini terdiri dari BTPNS
sebagai perusahaan perbankan serta OTO dan SOF sebagai perusahaan pembiayaan. Sesuai dengan ketentuan,
Bank melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB secara konsolidasi dengan menggunakan metode EVE
(Economic Value of Equity) dan NII (Net Interest Income).
Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk posisi Desember 2024 dapat dilihat bahwa perubahan EVE
tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock Up, yaitu sebesar Rp3,02 triliun atau 6,87% dari CET1. Sementara
dari perspektif perubahan NII, pada skenario Parallel Shock Down, NII Bank diproyeksikan mengalami penurunan
sebesar Rp0,22 triliun atau 2,87% dari proyeksi NII Bank pada kondisi baseline.
Laporan Perhitungan IRRBB
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2024
Mata Uang : Total dalam Rupiah
Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Desember 2024 Desember 2023 Desember 2024 Desember 2023
Parallel up (3.016.705 ) 189.554,84
Parallel down 3.229.904 (218.318,48)
Steepener 369.067
Flattener (1.028.532 )
Short rate up (1.910.310 )
Short rate down 1.933.839
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 3.016.705 218.318,48
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income 43.905.358 7.617.423,19
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 6,87% 2,87%
Projected Income (untuk ∆ NII)
222 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 225
Manajemen Risiko
C. Risiko Likuiditas Untuk menerapkan kebijakan, prosedur dan
Risiko likuiditas adalah risiko yang mungkin timbul menetapkan batasan-batasan pada risiko likuiditas
akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi secara efektif, Bank juga telah secara jelas menetapkan
kewajiban yang jatuh tempo dengan menggunakan arus pemisahan tugas, tanggung jawab dan wewenang
kasnya dan/atau aset likuidnya yang berkualitas tinggi yang jelas antara unit yang bertanggung jawab dalam
yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan pengelolaan risiko likuiditas yaitu unit kerja yang kerja
kondisi keuangan Bank. yang memiliki aktivitas yang terekspos terhadap risiko
likuiditas. Direktorat Manajemen Risiko memberikan
Risiko likuiditas juga berkaitan dengan optimalisasi masukan dan analisis yang independen dan objektif
struktur neraca dan risiko struktural terhadap dalam proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu. dan pengelolaan risiko likuiditas.
Pengelolaan risiko likuiditas Bank berupaya agar dapat
mengelola risiko likuiditas dalam perspektif jangka Kebijakan dan prosedur yang saat ini diterapkan juga
pendek maupun struktural. telah mengatur pengelolaan risiko likuiditas dimasa
krisis dimulai dengan aktivasi rencana pendanaan
Dalam perspektif jangka pendek, Bank memastikan darurat (contingency funding plan/CFP), dan
kecukupan likuiditas yang dimonitor berdasarkan implementasinya hingga kembali ke kondisi normal
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan early warning (business as usual/BAU).
indicators lainnya. Dalam perspektif jangka panjang,
risiko likuiditas dikelola dan dimonitor melalui Net Stable Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Funding Ratio (NSFR). Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
Sistem Informasi Manajemen Risiko
Kerangka Manajemen Risiko Likuiditas Identifikasi risiko likuiditas dilakukan terhadap seluruh
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian sumber, baik dari sisi produk dan aktivitas perbankan
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai yang baru, maupun sisi pertumbuhan yang signifikan
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen dari sumber dan hasil pendanaan tertentu, baik berupa
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut posisi aset, kewajiban maupun rekening administratif.
adalah: Identifikasi juga dilakukan setiap munculnya potensi
1. Kebijakan dan Prosedur peningkatan risiko, baik risiko suku bunga, risiko kredit,
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas risiko operasional, risiko hukum dan risiko karena
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi adanya peraturan baru dari Bank Indonesia.
operasional dan organisasi di Bank terkait
manajemen risiko likuiditas. Bank mengukur dan memantau indikator risiko
likuiditas untuk mengidentifikasi potensi permasalahan
2. Limit Eksposur likuiditas melalui Indikator Peringatan Dini (Early
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan Warning Indicators/EWI) yang memonitor tingkat
risiko likuiditas. Limit/Toleransi risiko likuiditas roll-over, konsentrasi pendanaan, peringkat publik
disesuaikan dengan regulasi terkait, kebijakan Bank, tingkat likuiditas pasar uang, dan pemenuhan
global dan kebijakan lokal di Bank. kewajiban ratio regulatory. Bank juga secara struktural
mengukur risiko likuiditas dengan menggunakan rasio
3. Pendelegasian Wewenang Risiko seperti rasio kecukupan alat likuid, Rasio Intermediasi
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas Makroprudensial (RIM) serta perhitungan dana keluar
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu dan melakukan stress testing.
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat
persetujuan dari komite manajemen di Bank. Kebijakan internal menetapkan agar Bank selalu patuh
terhadap peraturan atau regulasi yang telah ditetapkan,
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan seperti Giro Wajib Minimum dan Liquidity Coverage
Limit Ratio (LCR). Bank juga telah menerapkan regulasi Net
Bank secara berkala menelaah kecukupan Stable Funding Ratio (NSFR).
kebijakan, prosedur dan batasan risiko likuiditas dan
kesesuaiannya dengan risk appetite. Selain itu, sejalan
juga dengan strategi bisnis dan pertumbuhan bisnis,
kompleksitas transaksi, serta kondisi ekonomi serta
kondisi pasar.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 223
Page 226
Manajemen Risiko
Laporan LCR per akhir triwulan IV/2024:
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2024) (Desember 2023)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
No Komponen kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
1 Jumlah data Poin yang digunakan dalam 63 Hari 63 Hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 31.204.662 25.472.562
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan 29.096.321 2.180.567 28.324.260 2.418.719
yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 14.581.293 729.065 8.274.145 413.707
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 14.515.027 1.451.503 20.050.115 2.005.011
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah 57.019.360 26.403.043 62.042.640 28.499.722
korporasi, terdiri dari:
a. Simpanan operasional - - - -
b. Simpanan non-operasional dan/atau 57.019.360 26.403.043 62.042.640 28.499.722
kewajiban lainnya yang bersifat non-
operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang - - - -
diterbitkan oleh bank
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) - -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), 154.587.913 4.907.485 132.744.281 5.464.957
terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 1.232.331 1.232.331 1.632.859 1.632.859
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - - - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen 17.705.474 2.441.948 16.965.852 2.939.105
fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual - - - -
lainnya terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi 134.862.772 445.870 113.553.396 300.819
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 787.336 787.336 592.173 592.173
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 33.491.095 36.383.398
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan Secured lending - - - -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) 29.575.188 17.745.860 34.230.590 19.951.378
10 Arus kas masuk lainnya 2.076.346 1.656.809 2.536.599 2.087.164
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 31.651.534 19.402.670 36.767.189 22.038.542
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
12 TOTAL HQLA 31.204.662 25.472.562
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH 14.088.426 14.344.856
(NET CASH OUTFLOWS)
14 LCR (%) 221,49% 177,57%
Keterangan :
Adjusted value¹ dihitung setelah pengenaan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen hQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
224 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 227
Manajemen Risiko
Konsolidasian
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2024) (Desember 2023)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
63 Hari 63 Hari
40.228.849 34.015.087
35.195.724 2.616.211 34.596.917 2.862.204
18.067.233 903.362 11.949.750 597.487
17.128.491 1.712.849 22.647.167 2.264.717
61.362.475 29.635.342 66.000.909 31.071.902
- - - -
61.356.372 29.629.239 66.000.909 31.071.902
6.103 6.103 - -
- -
155.036.522 5.356.095 132.744.281 5.464.957
1.680.940 1.680.940 1.632.859 1.632.859
- - - -
- - - -
17.705.474 2.441.948 16.965.852 2.939.105
- - - -
134.862.772 445.870 113.553.396 300.819
787.336 787.336 592.173 592.173
37.607.647 39.399.063
- - - -
32.774.275 19.716.210 34.586.956 20.277.037
2.454.465 2.034.929 2.536.599 2.087.164
35.228.741 21.751.139 37.123.555 22.364.200
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
40.228.849 34.015.087
15.856.508 17.034.863
253,71% 199,68%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 225
Page 228
Manajemen Risiko
Analisis Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Seluruh HQLA Bank merupakan HQLA Level 1 berupa
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage kas dan setara kas, penempatan pada Bank Indonesia,
Ratio) dan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia atau Bank Indonesia.
Analisis secara Individu
Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank secara individu per Analisis secara Konsolidasi
akhir triwulan IV/2024 sebesar 221,49%, (naik) sebesar LCR Bank secara konsolidasi dengan perusahaan
43,92 % dibanding per akhir triwulan IV/2023 sebesar anak per akhir triwulan IV/2024 sebesar 253,71 %, naik
177,57%. Kenaikan LCR disebabkan oleh kenaikan sebesar 54,03 % dibanding per akhir triwulan IV/2023
nilai rata-rata high quality liquid assets (HQLA) sebesar sebesar 199,68 %. Kenaikan LCR disebabkan oleh
Rp5,73 triliundan penurunan nilai rata-rata net cash kenaikan nilai rata-rata HQLA sebesar Rp6,21 triliun,
outflows sebesar Rp0,26 triliun. dan penurunan nilai rata-rata net cash outflows sebesar
Rp1,18 triliun.
Nilai rata-rata cash outflows turun sebesar Rp2,89
triliun, sementara nilai rata-rata cash inflows juga Nilai rata-rata cash outflows secara konsolidasi turun
turun sebesar Rp2,63 triliun. Penurunan proyeksi cash sebesar Rp1,79 triliun, sementara nilai rata-rata
outflows terutama berasal dari nasabah korporasi dan cash inflows secara konsolidasi juga turun sebesar
arus kas keluar lainnya, sedangkan penurunan proyeksi Rp0,61 triliun. Penurunan proyeksi cash outflows
cash inflows terutama berasal dari tagihan kepada pihak terutama berasal dari nasabah korporasi, sedangkan
lawan (counterparty), dan transaksi derivative. Penurunanproyeksi cash inflows terutama berasal
tagihan dari pihak lawan (counterparty).
Baik Bank maupun perusahaan anak senantiasa
memenuhi ketentuan LCR untuk memastikan ketahanan
likuiditas.
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individual)
Posisi Laporan : 31 Desember 2024
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Individual
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen ASF
1 Modal: 43.562.483 - - 3.219.000 46.781.483
2 Modal sesuai POJK KPMM 43.562.483 - - 3.219.000 46.781.483
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 17.556.185 21.649.124 1.133.969 21.466 37.192.528
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 13.559.954 3.639.764 114.506 5.021 16.453.533
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 3.996.232 18.009.360 1.019.463 16.445 20.738.995
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 24.939.838 47.007.642 1.667.559 36.247.419 57.383.710
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 24.939.838 47.007.642 1.667.559 36.247.419 57.383.710
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 4.192.840 3.938.368 320.239 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 4.192.840 3.938.368 320.239 - -
kategori di atas
14 Total ASF 141.357.721
226 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 229
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
35.038.871 - - 2.976.753 38.015.624
35.038.871 - - 2.976.753 38.015.624
- - - - -
14.863.949 18.788.246 1.197.150 22.292 32.173.250
11.546.222 4.072.652 112.043 10.134 14.954.505
3.317.728 14.715.594 1.085.108 12.158 17.218.745
26.211.600 45.977.465 5.167.282 26.051.285 44.493.415
- - - - -
26.211.600 45.977.465 5.167.282 26.051.285 44.493.415
- - - - -
3.950.401 3.385.827 5.019 - -
- - -
3.950.401 3.385.827 5.019 - -
114.682.289
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 227
Page 230
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 155.912
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 677.345 - - - 338.672
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian - 69.084.581 15.328.642 75.265.524 95.796.505
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 12.109.774 1.658.075 11.315.918 13.961.421
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan - 55.253.716 13.570.654 61.930.728 79.799.586
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 160.000 - 2.018.878 1.392.271
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 1.092.903 99.913 - 596.408
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 4.754.588 2.945.013 58.410 12.932.663 18.334.851
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 96.555 - - 96.555
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 264.179 - - 264.179
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 4.754.588 2.584.278 58.410 12.932.663 17.974.116
diatas
32 Rekening Administratif 9.066.105 23.088.183 114.903.824 1.021.375
33 Total RSF 115.647.316
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 122,23%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
228 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 231
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
373.074
986.169 - - - 493.085
- 59.077.657 12.801.728 69.205.665 92.946.676
- - - - -
- 8.605.850 2.614.163 10.478.776 13.076.735
- 46.800.963 10.187.565 56.838.889 76.807.320
- 2.585.000 - 1.888.000 2.519.700
- - - - -
- - - - -
- 1.085.844 - - 542.922
- - - - -
6.464.444 2.488.787 51.572 5.826.453 12.768.896
- -
- - - -
61.045 - - 61.045
214.421 - - 214.421
6.464.444 2.213.321 51.572 5.826.453 12.493.430
14.976.909 47.728.850 59.250.506 837.928
107.419.659
106,76%
Analisis NSFR Individu berasal dari pendanaan tanpa jangka waktu sebesar
42,47 %, tenor < 6 bulan sebesar 28,27 % dan tenor ≥
Analisis secara Individu (Audited) 1 tahun sebesar 27,93 % dari total ASF.
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Bank secara individu
per akhir triwulan IV/2024 sebesar 122,23%, (naik) Porsi terbesar RSF adalah berupa pinjaman dengan
sebesar 15,47 % dibanding per akhir triwulan IV/2023 kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing)
sebesar 106,76%. Kenaikan NSFR disebabkan oleh sebesar 82,84 %dan aset lainnya sebesar 15,85 % dari
kenaikan Available Stable Funds (ASF) sebesar Rp26,67 total RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa
triliun, dan kenaikan Required Stable Funds (RSF) jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1
sebesar Rp8,23 triliun. tahun sebesar 68,28 % dan aset dengan tenor < 6 bulan
sebesar 21,72 % dari total RSF.
Porsi terbesar ASF berupa pendanaan yang berasal dari
nasabah korporasi sebesar 40.59 %, modal sebesar Bank senantiasa memantau dan menjaga pemenuhan
33,09 % dan simpanan yang berasal dari nasabah NSFR dan memasukkan aspek sumber dan tenor
perorangan sebesar 26,31 % dari total ASF. Sedangkan pendanaan dalam penetapan strategi pendanaan Bank.
komposisi ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 229
Page 232
Manajemen Risiko
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : 31 Desember 2024
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen ASF
1 Modal : 60.568.668 - - 3.219.000 63.787.668
2 Modal sesuai POJK KPMM 60.568.668 - - 3.219.000 63.787.668
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 20.215.828 25.773.786 1.159.240 21.490 43.557.202
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 16.078.086 5.830.519 126.276 5.044 20.938.181
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 4.137.742 19.943.268 1.032.963 16.445 22.619.021
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 25.381.868 55.246.026 4.570.484 49.255.743 72.988.080
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 25.381.868 55.246.026 4.570.484 49.255.743 72.988.080
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 4.822.099 3.938.368 320.239 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 4.822.099 - - - -
kategori di atas
14 Total ASF 180.332.951
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 402.577
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 1.013.936 - - - 506.968
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian - 80.609.839 26.927.617 92.637.067 120.423.818
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 13.638.639 1.728.075 11.315.918 14.225.751
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan - 64.289.679 24.829.629 79.005.256 103.286.644
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 160.000 - 2.018.878 1.392.271
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 2.053.334 369.913 297.015 1.472.333
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 4.754.588 3.459.512 397.703 15.634.693 21.890.674
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 189.541 - - 299.088
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 332.916 - - 289.547
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 4.754.588 2.937.055 397.703 15.634.693 21.368.218
diatas
32 Rekening Administratif 9.066.105 23.088.183 114.903.824 1.021.375
33 Total RSF 144.245.411
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 125,02%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
230 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 233
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
43.866.014 - - 2.976.753 46.842.767
43.866.014 - - 2.976.753 46.842.767
- - - - -
17.592.085 23.491.113 1.202.637 22.292 39.114.023
14.110.421 6.461.630 117.529 10.134 19.665.235
3.481.663 17.029.484 1.085.108 12.158 19.448.788
26.594.842 50.299.978 5.167.282 26.051.285 45.650.072
- - - - -
26.594.842 50.299.978 5.167.282 26.051.285 45.650.072
- - - - -
4.302.310 3.385.827 5.019 - -
- - -
4.302.310 - - - -
131.606.862
546.690
993.288 - - - 496.644
- 65.146.726 19.255.635 72.637.899 100.302.427
- - - - -
- 8.854.220 2.618.823 10.483.218 13.120.762
- 51.766.480 16.618.812 60.026.447 83.466.243
- 2.585.000 - 1.888.000 2.519.700
- - - - -
- - - - -
- 1.941.027 18.000 240.234 1.195.722
- - - - -
6.464.444 2.488.787 51.572 6.532.559 13.475.003
- -
- - - -
61.045 - - 299.088
214.421 - - 289.547
6.464.444 2.213.321 51.572 6.532.559 13.199.537
14.976.909 47.728.850 59.250.506 837.928
115.658.692
113,79%
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 231
Page 234
Manajemen Risiko
Analisis NSFR Konsolidasi Direktorat Manajemen Risiko melalui Unit Manajemen
Risiko Pasar dan Likuiditas, melakukan pemantauan
Analisis secara Konsolidasi (Audited) terhadap indikator risiko likuiditas, sumber dan hasil
NSFR Bank secara konsolidasi per akhir triwulan pendanaan dan posisi likuiditas. Hal itu meliputi strategi
IV/2024 sebesar 125,02 %, (naik) sebesar 11,23 % penetapan suku bunga, perubahan perilaku nasabah,
dibanding per akhir triwulan IV/2023 sebesar 113,79%. termasuk perubahan struktur dan volatilitas sumber
Kenaikan NSFR disebabkan oleh kenaikan ASF sebesar pendanaan.
Rp48,73 triliun, sementara RFS naik Rp28,59 triliun.
Untuk setiap pelampauan atau kejadian risiko (risk
Porsi terbesar ASF berasal dari nasabah korporasi event) tertentu, SKMR melakukan komunikasi dan
sebesar 40,47 %, pendanaan yang berasal dari modal meminta tindak lanjut dari unit bisnis terkait, termasuk
sebesar 35,37 %, dan simpanan yang berasal dari meneruskan masalah tersebut ke manajemen yang
nasabah perorangan dan nasabah usaha mikro dan lebih tinggi. Sistem informasi yang digunakan saat ini
kecil sebesar 24,15 %. Sedangkan komposisi ASF dapat menyajikan informasi tentang kondisi likuiditas
berdasarkan sisa jangka waktu terbesar berasal dari secara harian untuk kebutuhan proses pengukuran,
pendanaan tanpa jangka waktu sebesar 44,12%, tenor pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas.
≥ 1 tahun sebesar 29,11 % dan tenor < 6 bulan sebesar
24,92 % dari total ASF. Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
Likuiditas
Porsi terbesar RSF berupa pinjaman dengan kategori Pemantauan terhadap risiko likuiditas dilakukan oleh
lancar dan dalam perhatian khusus (performing) sebesar ALCO dan Komite Manajemen Risiko. Pengelolaan
83,49 % dan aset lainnya sebesar 15,18 % dari total risiko likuiditas juga dilakukan dengan menyiapkan
RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa contingency funding plan sebagai antisipasi jika terjadi
jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1 kondisi likuiditas yang buruk.
tahun sebesar 66,95 % dan tenor < 6 bulan sebesar
20,82 % dari total RSF. Sistem Pengendalian Internal telah secara efektif
mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas.
Baik Bank maupun anak perushaan senantiasa Internal Audit juga telah melakukan audit secara berkala
memantau dan menjaga pemenuhan NSFR dan atas kecukupan kebijakan, prosedur, limit transaksi,
memasukkan aspek sumber dan tenor pendanaan dan toleransi yang berlaku serta kepatuhan dari setiap
dalam penetapan strategi pendanaan Bank. pihak terkait sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam
rencana audit Bank.
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan
melaporkan hasil pemantauan atas Early Warning
Indicators dan Batasan Risiko Likuiditas secara harian.
Bank juga secara berkala melaporkan kondisi dan
perkembangan liquidity key risk indicators dalam rapat
Komite ALCO serta Komite Manajemen Risiko (KMR).
Komite Pemantau Risiko
Komite Manajemen Risiko (KMR)
dan/atau Asset Liabilities Committee (ALCO)
2nd line of defense
1st line of defense Satuan Kerja Manajemen Risiko 3rd line of defense
Pimpinan Unit Kerja (Market & Liquidity Risk Management/ Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
MLRM)
232 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 235
Manajemen Risiko
Kebijakan di Bidang Strategi Pendanaan Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Dalam mengantisipasi adanya potensi tekanan likuiditas Limit
yang mungkin terjadi, Bank dan Entitas Anak telah Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam
mempersiapkan strategi pendanaan dan cadangan pembuatan dan pengembangan kebijakan dan
likuiditas yang memadai. Kebijakan itu disesuaikan prosedur manajemen risiko operasional, BCM (Business
dengan kebutuhan operasional dan profil likuiditas agar Continuity Management), Fungsi ICR (Internal Control
selalu memenuhi regulasi terkait. & Risk), dan Strategi Anti Fraud, Kebijakan Manajemen
Asuransi, Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga
Profil Maturitas Kontraktual Rupiah dan Valas dan Kebijakan Manajemen Risiko Perilaku yang
SMBC Indonesia kemudian akan dikaji ulang secara berkala, dengan
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu mempertimbangkan setiap perubahan signifikan, baik
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset secara internal maupun eksternal. Setiap unit kerja
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian besar wajib berpedoman kepada kebijakan dan prosedur yang
dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh tempo dibuat oleh Satuan Kerja OFRM dalam menjalankan
yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan tingkat aktivitas bisnis dan operasionalnya sehari-hari.
kepercayaan terhadap Bank dan Entitas Anak. Untuk
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, maka Bank juga telah memiliki sistem dan metode
Bank dan Entitas Anak menetapkan strategi yang sesuai pengendalian untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis
dan jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, dan operasional, seperti dual control, pemisahan tugas,
yang dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada penetapan limit dan wewenang, pelaksanaan cuti wajib
kebutuhan likuiditas yang mendesak. tahunan, proses rekonsiliasi dan lainnya.
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas Kecukupan Proses Manajemen Risiko
dan Stress Testing Operasional
Bank mengukur dan memantau indikator risiko likuiditas Proses manajemen risiko operasional yang
untuk mengidentifikasi potensi permasalahan likuiditas mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
melalui Indikator Peringatan Dini (Early Warning pengendalian risiko berjalan secara terstruktur dan
Indicators/EWI) yang memonitor tingkat roll-over, konsisten. Proses Manajemen Risiko Operasional di
konsentrasi pendanaan, peringkat publik Bank, tingkat Bank diterapkan berdasarkan praktik terbaik yang
likuiditas pasar uang, dan pemenuhan kewajiban ratio efektif.
regulatory. Bank juga secara struktural mengukur risiko
likuiditas dengan menggunakan rasio kecukupan AL, Tahapan proses manajemen risiko operasional yang
RIM serta perhitungan dana keluar dan melakukan mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
stress testing. pengendalian atas risiko operasional adalah sebagai
berikut:
D. Risiko Operasional 1. Tahapan identifikasi risiko operasional meliputi
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko akibat penyusunan Process Risk Control (PRC), Risk
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses internal, Grading Matrix (RGM), kajian Risiko operasional
kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya dan fraud yang dilakukan atas seluruh proses,
kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi produk, layanan, sistem, inisiatif dan struktur
aktivitas operasional Bank. organisasi baru ataupun perubahannya, Penetapan
parameter Key Risk Indicator (KRI) dan pelaporan
Tata Kelola Manajemen Risiko Operasional Risk Acceptance (RA).
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan 2. Tahapan Proses pengukuran risiko operasional
secara aktif terhadap manajemen risiko operasional meliputi analisa kejadian dan kerugian risiko
melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite operasional, kegiatan penilaian mandiri (self-
Manajemen Risiko. Pemantauan dilakukan secara assessment) secara berkala melalui Key Control
berkala sesuai terms of reference masing-masing untuk Self Assessment (KCSA), pelaksanaan aktivitas
membahas risiko operasional Control & Risk (ICR), penetapan ambang batas KRI
dan penetapan Non Financial Risk (NFR) Appetite
Satuan Kerja Operational & Fraud Risk Management yang dilaporkan secara berkala dalam rapat Komite
(OFRM) setingkat Divisi yang ada di dalam Direktorat Manajemen Risiko (KMR).
Manajemen Risiko, bertanggung jawab di dalam
penerapan Manajemen Risiko Operasional dan Fraud
di Bank dengan Kepala Divisi memiliki pelaporan secara
langsung kepada Kepala Manajemen Risiko.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 233
Page 236
Manajemen Risiko
3. Tahapan Pemantauan risiko operasional dilakukan Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
melalui pelaporan internal kepada manajemen Operasional
senior dan kepada pihak eksternal regulator dan Pengendalian internal atas risiko operasional dilakukan
pihak terkait lainnya, baik secara rutin ataupun melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan (three
ad hoc. Pada tahapan ini juga mengatur proses lines of defense). Pada lini pertahanan pertama, Risk
pelaporan kejadian dengan kategori signifikan Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business Risk/ICR
melalui SINP (Significant Incident Notification dalam melaksanakan pengelolaan risiko operasional
Protocol). sehari-hari. Pada lini pertahanan kedua, satuan kerja
4. Tahapan Pengendalian risiko operasional OFRM bertugas untuk mengawasi pelaksanaan proses
meliputi ketersediaan kebijakan dan prosedur manajemen risiko operasional dan Fraud sesuai dengan
dalam menjalankan seluruh proses dan aktivitas, kebijakan yang ditetapkan.
penyelesaian tindak lanjut yang efektif atas
setiap kejadian risiko atau permasalahan risiko Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara
operasional, ketersediaan program asuransi yang independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi
mencukupi untuk meminimalkan dampak kerugian terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen
Bank, ketersediaan kerangka kerja dan perangkat risiko operasional dan fraud. Pelaksanaan tugas dan
untuk penerapan Manajemen Kelangsungan Bisnis tanggung jawab dari pihak-pihak yang terkait atas
(BCM) yang komprehensif serta ketersediaan forum sistem pengendalian internal Bank, dilakukan secara
pertemuan dan pelatihan yang diperlukan untuk berkelanjutan dan hasilnya akan dinilai melalui
penerapan manajemen risiko operasional Bank. perangkat kerja ICR MSA (Maturity Self-Assessment).
Ketersediaan forum pertemuan diselenggarakan oleh
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System satuan kerja OFRM untuk senantiasa memberikan
(ICRS) adalah sebagai database di dalam penerapan pemahaman dan pelatihan untuk penerapan sistem
manajemen risiko operasional dan fraud dan sekaligus pengendalian internal di seluruh unit kerja.
diharapkan agar dapat menyajikan kebutuhan
informasi secara akurat, tepat waktu dan terkini untuk Manajemen Risiko Fraud
memudahkan analisis dan pengambilan keputusan. Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap
kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti setiap
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum kejadian fraud termasuk memberikan sanksi kepada
(KPMM) untuk risiko operasional yang dilakukan oleh karyawan yang melakukan maupun yang terlibat dalam
Bank menggunakan pendekatan standar (standardized kejadian fraud sesuai dengan ketentuan yang berlaku
approach) yang proses dan pelaporannya mengacu termasuk melakukan pelaporan kepada pihak yang
kepada ketentuan regulator. berwajib (bila diperlukan).
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
pengelolaan kelangsungan usaha yang komprehensif strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
dan mengacu kepada standar industri ISO 22301, disempurnakan secara berkesinambungan. Manajemen
dengan tujuan untuk mengantisipasi potensi risiko risiko fraud dilakukan secara sistematis melalui sejumlah
operasional yang dapat terjadi dari situasi ekstrem/ proses dan strategi.
kritikal baik yang disebabkan oleh faktor bencana
alam seperti banjir, gempa bumi, dan gunung meletus Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, Bank
maupun faktor lainnya seperti demonstrasi, kebakaran, telah menjalankan program anti-fraud awareness
gangguan sistem pasokan listrik, pandemi serta situasi untuk seluruh karyawan dan penandatanganan
bisnis yang kurang menguntungkan. Hal ini untuk pakta integritas dan kode etik yang dilakukan oleh
memastikan keberlangsungan layanan kepada nasabah. Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan
Bank. Penyesuaian terhadap kebijakan dan prosedur
pengelolaan strategi anti-fraud dilakukan secara berkala
sehingga tetap sesuai dengan kondisi terkini. Selain
itu dilakukan kajian risiko fraud atas setiap produk,
layanan, proses, sistem, dan inisiatif baik baru maupun
pengembangannya.
234 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 237
Manajemen Risiko
Sosialisasi anti-fraud awareness kepada pihak internal dilakukan melalui beberapa media, yaitu melalui e-newsletter
broadcast, email broadcast, wallpaper desktop PC/laptop, SMBC Indonesia Info, penayangan video animasi anti-
fraud, mandatory e-learning anti-fraud, in-class maupun virtual training kepada karyawan.
Bank juga memberikan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud kepada pihak ketiga baik nasabah
maupun vendor yang bekerja sama dengan Bank, termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal anti-fraud
maupun Entertainment & Gift kepada vendor secara berkala untuk turut serta membantu Bank dalam menjaga tata
kelola perusahaan yang baik.
Sejalan dengan strategi anti-fraud yang berlaku, Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi
pelaporan fraud melalui whistleblowing channel sebagai salah satu media pendeteksian kejadian fraud, yang
secara berkala dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media internal Bank. Karyawan dapat
mengungkap dan melaporkan setiap tindakan pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail (Ayo Lapor),
Whatsapp, telepon, surat, maupun pertemuan tatap muka.
Bank telah memiliki prosedur yang memadai terkait proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. Untuk setiap
kasus fraud yang terbukti, proses pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud dan melibatkan unit kerja terkait,
Business Risk/ICR (Internal Control Risk) terkait, unit kerja Sumber Daya Manusia dan OFRM (Operational and Fraud
Risk Management). Implementasi keputusan Komite Fraud dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk menentukan
upaya perbaikan di masa yang akan datang.
Laporan Publikasi Eksposur Risiko - Operasional
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendekatan Komponen Komponen
No Indikator Bisnis Beban Indikator Bisnis Beban
yang Digunakan ATMR ATMR
(Rata-rata 3 Modal (Rata-rata 3 Modal
Tahun Terakhir) Tahun Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 839.321 839.321 10.491.516 818.034 818.034 10.225.432
Total 839.321 839.321 10.491.516 818.034 818.034 10.225.432
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendekatan Komponen Komponen
No Indikator Bisnis Beban Indikator Bisnis Beban
yang Digunakan ATMR ATMR
(Rata-rata 3 Modal (Rata-rata 3 Modal
Tahun Terakhir) Tahun Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 858.358 858.358 10.729.480 840.067 840.067 10.500.841
Total 858.358 858.358 10.729.480 840.067 840.067 10.500.841
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 235
Page 238
Manajemen Risiko
Laporan Data Kerugian Historis
Bank Secara Individual
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 8.492,47 0,00 8.203,62 5.590,70 18.623,13 17.250,26 3.000,33 14.075,17 6.229,68 22.621,06 10.408,64
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 9,00 0,00 9,00 7,00 13,00 4,00 7,00 9,00 5,00 17,00 8,00
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 8.492,47 0,00 8.203,62 5.590,70 18.623,13 17.250,26 3.000,33 14.075,17 6.229,68 22.621,06 10.408,64
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI?
(Ya/Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum untuk
data kerugian?
(Ya/Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
236 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 239
Manajemen Risiko
Laporan Data Kerugian Historis
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 8.492,47 0,00 8.203,62 6.407,70 22.066,13 17.879,26 3.000,33 14.075,17 6.450,68 22.621,06 10.919,64
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 9,00 0,00 9,00 9,00 17,00 5,00 7,00 9,00 6,00 17,00 8,80
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 8.492,47 0,00 8.203,62 6.407,70 22.066,13 17.879,26 3.000,33 14.075,17 6.450,68 22.621,06 10.919,64
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI?
(Ya/Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum untuk
data kerugian?
(Ya/Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 237
Page 240
Manajemen Risiko
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Individual
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.505.489,73
2 Pendapatan Bunga 17.122.073,13 15.927.827,24 16.267.158,41
3 Beban Bunga 11.207.456,01 10.116.921,64 10.232.246,30
4 Aset Produktif 185.134.522,26 192.461.754,90 178.257.181,26
5 Pendapatan Dividen 498.815,29 332.993,33 177.957,76
6 Komponen Jasa (KJ) 1.571.746,51
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 822.113,37 801.571,39 797.385,36
8 Beban Jasa dan Komisi 104.654,94 59.689,33 44.592,60
9 Pendapatan operasional lainnya 196.649,52 897.094,93 1.200.424,96
10 Beban operasional lainnya 349.171,18 306.305,13 378.744,76
11 Komponen Keuangan (KK) 917.106,80
12 Laba Rugi Bersih Trading Book -228.961,29 218.426,41 66.288,85
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 938.739,70 598.865,23 700.038,92
14 IB 6.994.343,04
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 839.321,16
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 6.994.343,04
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas 0,00
aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.614.000,57
2 Pendapatan Bunga 22.870.417,41 21.305.383,60 16.640.341,11
3 Beban Bunga 11.883.885,98 10.643.253,80 6.489.976,78
4 Aset Produktif 206.492.383,25 212.910.543,69 195.796.975,12
5 Pendapatan Dividen 0,72 0,90 2,29
6 Komponen Jasa (KJ) 1.620.603,55
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 823.452,99 802.922,56 797.996,35
8 Beban Jasa dan Komisi 104.697,63 59.692,83 44.592,60
9 Pendapatan operasional lainnya 256.995,50 957.952,08 1.222.491,17
10 Beban operasional lainnya 390.740,04 372.568,33 409.102,51
11 Komponen Keuangan (KK) 918.382,80
12 Laba Rugi Bersih Trading Book -228.961,29 218.426,41 66.288,85
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 938.739,70 602.693,23 700.038,92
14 IB 7.152.986,92
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 858.358,43
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 7.152.986,92
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas 0,00
aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Individual
No Rincian T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 839.321,16
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1,00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 839.321,16
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.491.514,50
238 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 241
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Rincian T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 858.358,43
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1,00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 858.358,43
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.729.480,38
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko tersebut. Di samping itu satuan kerja CSRM juga
Operasional dapat dilihat pada halaman 396 sesuai melakukan tinjauan terhadap kecukupan kebijakan
dengan SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020 tentang dan prosedur terkait TI untuk memastikan kesesuaian
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk ketentuan yang tertuang kebijakan dan prosedur
Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan tersebut dengan proses penerapan manajemen risiko
Standar bagi Bank Umum. yang berlaku di Bank.
1. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional
(Individu) Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan
2. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional dan prosedur terkait keamanan siber serta kebijakan
(Konsolidasi) dan prosedur terkait TI dalam menjalankan aktivitas
operasionalnya sehari-hari.
Risiko Teknologi Informasi dan Keamanan Siber
Risiko penggunaan Teknologi Informasi (TI) dan risiko Proses manajemen risiko TI dan Keamanan Siber
terkait Keamanan Siber mungkin terjadi sebagai akibat mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
dari kegagalan TI maupun serangan siber. Proses pengendalian risiko yang berjalan secara terstruktur
manajemen risiko penggunaan TI dan risiko Keamanan dan konsisten. Tahapan proses manajemen risiko TI
Siber (termasuk manajemen risiko Keamanan Informasi) mencakup pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran,
Bank dikoordinasikan dan dikelola oleh satuan Cyber pemantauan dan pengendalian atas risiko TI, antara
Security Risk Management (CSRM) yang memiliki garis lain:
pelaporan secara langsung kepada Kepala Manajemen 1. Identifikasi Risiko Operasional TI yang dilakukan
Risiko. terhadap proses/produk/layanan TI melalui
penerapan proses penentuan Tingkat risiko
Di samping itu, terdapat pelaksanaan pengawasan operasional TI, registrasi risiko, pelaksanaan Kajian
aktif terhadap risiko penggunaan TI dan keamanan Risiko dan lain sebagainya. Proses identifikasi risiko
siber yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan ini juga dilengkapi dengan penerapan perangkat
Direksi pada setiap tahapan penggunaan, pengelolaan manajemen risiko seperti aset register, Risk Grading
sumber daya TI dan Informasi Sensitif Bank. Prosesnya Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC), Key Risk
dilakukan melalui update dan pelaporan berkala yang indicator (KRI), Kajian Risiko Operasional (KRO) dan
disampaikan tim CSRM terkait dengan kondisi terkini Risk Acceptance.
risiko penggunaan TI dan keamanan siber Bank. 2. Pengukuran Risiko Operasional TI meliputi
pelaksanaan pengukuran risiko Operasional
Pada saat ini, Bank juga telah memiliki Kebijakan TI dengan memperhatikan peringkat risiko,
Penggunaan TI dan telah memiliki Kebijakan Manajemen pengukuran kinerja dan perencanaan kapasitas
Risiko Keamanan Siber pada tahun 2023 yang isinya system dan infrastruktur, pengukuran risiko
memuat kerangka kerja dan standar penerapan pengamanan informasi dengan menggunakan
keamanan siber Bank. Di samping itu, Bank juga telah kriteria dan peringkat yang telah ditetapkan
merumuskan dan menetapkan profil dan tingkat risiko maupun pelaksanaan pengukuran terhadap setiap
terkait pengelolaan TI, sedangkan profil dan tingkat kerugian yang terjadi (loss event). Pelaksanaan
risiko terkait keamanan siber Bank telah dirumuskan dan proses pengukuran Risiko Operasional TI ini
ditetapkan pada tahun 2024. Adapun pemantauan profil dilakukan dengan memanfaatkan perangkat
dan tingkat risiko tersebut dilakukan melalui perangkat manajemen risiko seperti Key Control Self-
manajemen risiko seperti Risk Appetite dan KRI. Assessment (KCSA), pemeriksaan oleh Internal
Control & Risk (ICR), pengukuran KRI dan
Satuan kerja CSRM bertanggung jawab dalam Operational Risk Appetite (ORA) yang dilaporkan ke
pembuatan, pengembangan dan pelaksanaan tinjauan Rapat Komite Manajemen Risiko (KMR).
dan pembaruan kebijakan dan prosedur manajemen 3. Pemantauan Risiko Operasional TI dilakukan
risiko keamanan siber yang pelaksanaannya dilakukan melalui pelaksanaan pemantauan rencana tindak
melalui kajian ulang berkala, sehingga setiap perubahan lanjut perbaikan, kejelasan akuntabilitas dan
yang diperlukan dapat dicantumkan di dalam kebijakan tanggung jawab, serta pelaporan berkala yang
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 239
Page 242
Manajemen Risiko
dilakukan dengan memanfaatkan perangkat kerja kedua, satuan kerja CSRM bertugas untuk mengawasi
seperti sistem manajemen risiko (Internal Control pelaksanaan proses manajemen risiko sesuai dengan
& Risk System (ICRS)) maupun melalui pelaporan kebijakan yang ditetapkan. Pada lini pertahanan ketiga,
kejadian dengan kategori signifikan melalui SINP Internal Audit secara independen bertanggung jawab
(Significant Incident Notification Protocol). memastikan bahwa risiko yang tersisa (residual risks)
4. Pengendalian Risiko TI, meliputi pelaksanaan masih berada dalam batasan yang dapat ditoleransi
evaluasi dan pengujian atas DRP (Disaster oleh Bank.
Recovery Plan), penerapan fungsi Internal Audit
TI oleh Internal Audit dan auditor eksternal sesuai Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung
kebutuhan, pelaksanaan proses quality assurance jawab atas praktik pengendalian intern Bank dilakukan
dan self- assessment secara berkesinambungan secara berkelanjutan melalui ICR maturity self-
serta penyampaian kewajiban pelaporan tepat assessment yang terstandardisasi dan forum-forum
waktu dan akurat kepada OJK dengan berpedoman yang diselenggarakan oleh satuan kerja CSRM untuk
kepada ketentuan terkini. memfasilitasi fungsi Internal Control & Risk serta melalui
pelaksanaan penilaian risiko inherent Bank dan juga
Sedangkan tahapan proses manajemen risiko tingkat kematangan risiko keamanan siber terkait
Keamanan Siber meliputi pelaksanaan proses manajemen risiko keamanan siber Bank.
Identifikasi, Proteksi, Deteksi, Respon dan Pelaporan
serta Pemulihan yang implementasinya dapat dilakukan E. Risiko Hukum
melalui penetapan dan implementasi serta peninjauan Risiko hukum merupakan risiko yang terjadi akibat
ulang secara berkala terhadap kerangka kerja, kebijakan tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.
dan strategi manajemen risiko keamanan siber Bank Pengelolaannya bertujuan untuk memastikan bahwa
yang disesuaikan dengan regulasi yang berlaku dan proses manajemen risiko hukum dapat meminimalkan
kebutuhan bisnis Bank, pelaksanaan proses pengukuran kemungkinan dampak negatif dari kelemahan aspek
dan penilaian terhadap tingkat risiko inherent terkait yuridis, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan
keamanan siber. Di samping itu Bank juga menerapkan perundang-undangan, serta proses litigasi.
penilaian kematangan keamanan siber dan juga tingkat
risiko bank terkait keamanan siber secara berkala Kerangka Manajemen Risiko Hukum
maupun pelaporan hasil penerapan manajemen risiko Divisi Legal dan Litigasi berada langsung di bawah
keamanan siber dan insiden keamanan siber yang Direktur Kepatuhan, sebagai Direktur yang independen,
terjadi kepada pihak berkepentingan seperti regulator, sehingga tidak membawahi unit bisnis & operasional,
grup, dan lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk treasury, keuangan, Internal Audit serta lainnya. Karena
memperkuat kemampuan respon terhadap potensi itu, Divisi Legal dan Litigasi memberikan pendapat
insiden keamanan siber yang mungkin terjadi, Bank hukum secara independen dengan memperhatikan
juga melakukan pengujian keamanan siber berbasis ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang
skenario yang pelaksanaannya dilakukan secara berlaku di Indonesia tanpa dipengaruhi satuan kerja
berkala sekurang-kurangnya 1 tahun sekali dengan lainnya.
menggunakan skenario yang relevan dengan ancaman
keamanan siber yang terjadi. Divisi Legal dan Litigasi juga memberikan jasa hukum,
baik secara tertulis dan/atau lisan berupa pendapat
Bank juga telah menerapkan dan memperoleh standar hukum, pemeriksaan dokumen hukum, pembuatan
sertifikasi keamanan informasi ISO 27001 dengan draft dokumen hukum, penelitian informasi hukum,
cakupan sistem pembayaran utama Bank untuk pendampingan hukum. Selain itu, memberikan bantuan
meningkatkan standar keamanan Bank serta di dalam hukum secara litigasi dan/atau penyelesaian sengketa
rangka untuk meminimalkan risiko terkait keamanan hukum dengan mekanisme Alternative Dispute
informasi yang mungkin terjadi di Bank. Resolution (ADR).
Pengendalian intern atas risik TI dan keamanan
Siber dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini
pertahanan (three lines of defense). Pada lini pertahanan
pertama, Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business
Risk (Fungsi ICR) dalam melaksanakan pengelolaan
risiko operasional sehari-hari. Pada lini pertahanan
240 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 243
Manajemen Risiko
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Hukum
Compliance Director
General Counsel
Legal Legal
Transaction Function Function
Litigation Head Legal Head
Legal in Business in Retail
Banking Banking
Sr. Legal Legal Policy &
Litigation Sr. Litigation Legal Counsel
Counsel Support
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan 2. Laporan Sosialisasi Peraturan Bulanan kepada
Limit Direktur Kepatuhan;
Divisi Legal dan Litigasi telah memiliki kebijakan, 3. Laporan Perkara Bulanan kepada General Counsel,
prosedur dan batasan kewenangan atas fungsi kerjanya, Direktur Kepatuhan dan Komisaris;
sehingga dalam melaksanakan tugas telah terarah dan 4. Laporan Perkara Triwulanan kepada Komisaris;
sesuai peraturan yang berlaku. Terhadap pemberian 5. Laporan Ad-Hoc kepada Komisaris (jika ada).
kajian risiko hukum, dilakukan oleh Divisi Legal &
Litigasi bagi transaksi yang sifatnya materiil, sehingga Walaupun terdapat laporan reguler, namun General
risiko hukum yang mungkin terjadi telah dapat dimitigasi Counsel setiap saat dapat memberikan laporan atau
di awal transaksi. Misalnya, terkait penggunaan draf pendapat secara lisan untuk pengambilan keputusan
perjanjian standar. yang sifatnya darurat. Pendapat atau laporan tersebut
harus dikoordinasikan terlebih dulu Direktur Kepatuhan.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta F. Risiko Strategis
Sistem Informasi Manajemen Risiko Risiko strategis merupakan risiko akibat tidak tepatnya
Bank memastikan kecukupan proses identifikasi, pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi
serta sistem informasi manajemen risiko guna perubahan lingkungan bisnis, ketidakmampuan untuk
menghindari kemungkinan litigasi atau gugatan hukum. melaksanakan suatu keputusan stratejik, atau gabungan
Proses tersebut dilakukan oleh organisasi hukum, dari hal-hal tersebut. Risiko ini juga mencakup
yaitu berupa tindakan untuk mencegah dan/atau Kemampuan Bank dalam menciptakan keunggulan
meminimalkan kemungkinan timbulnya risiko hukum kompetitif di tengah kompetisi perbankan yang semakin
dikemudian hari. ketat. Ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan
Proses manajemen risiko hukum dilakukan melalui bisnis tersebut, yang terus mengalami perubahan dari
proses sebagai berikut: waktu ke waktu, akan mengakibatkan kegagalan dalam
1. Penyusunan kebijakan dan/atau sebelum mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
pelaksanaan suatu transaksi/perikatan sampai
dengan penyelesaian masalah hukum yang terjadi. Kerangka Manajemen Risiko Strategis
2. Melakukan review dari aspek hukum atas suatu Unit Kerja Risiko Strategis berperan dalam pengelolaan
produk dan/atau atas pelaksanaan suatu transaksi risiko strategis dan berada di bawah pengawasan aktif
maupun layanan bank. Dewan Komisaris dan Direksi. Kelompok kerja risiko
3. Proses penanganan hukum secara profesional strategis mencakup keseluruhan lini bisnis dan unit-unit
dengan mempertimbangkan potensi kerugian. pendukung yang bekerja sama dengan Divisi Investor
Relations dari Direktorat Keuangan dalam menganalisis
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Hukum dan memonitor risiko strategis.
Sistem pengendalian internal yang menyeluruh pada
proses manajemen risiko dilakukan melalui pengawasan Pertumbuhan bisnis Bank di masa depan erat kaitannya
aktif dari Direksi dan Komisaris terhadap perkara- dengan pengambilan keputusan stratejik yang dilakukan
perkara di Bank melalui mekanisme sebagai berikut: Bank. Oleh karena itu, Bank senantiasa berusaha untuk
1. Laporan Perkara Mingguan kepada Direktur meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
Kepatuhan;
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 241
Page 244
Manajemen Risiko
sehingga risiko yang muncul dari ketidaktepatan Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
dalam pengambilan dan pelaksanaan suatu keputusan Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
strategis, serta kegagalan dalam mengantisipasi Sistem Informasi Manajemen Risiko
perubahan lingkungan bisnis dapat diminimalkan atau Identifikasi terhadap risiko strategis merupakan hasil
dihindari. kajian terhadap karakteristik risiko tersebut. Dalam
proses identifikasi, Bank senantiasa mencatat dan
Bank senantiasa melakukan review atas isu strategi menata usaha setiap data risiko strategis dan potensi
yang timbul yang berdampak negatif pada kondisi dari kerugian akibat tidak terealisasi atau tidak
usaha atau keuangan Bank dengan mempertimbangkan efektifnya pelaksanaan strategi usaha atau rencana
keunggulan kompetitif, faktor daya saing, kondisi pasar, bisnis yang telah ditetapkan, terutama yang berdampak
regulasi dan lingkungan bisnis. Seluruh implementasi signifikan terhadap permodalan Bank. Sistem informasi
strategi dikembangkan secara berkala setelah manajemen risiko strategis Bank mencakup kegiatan:
melakukan evaluasi dan penyesuaian. 1. Menyajikan kebutuhan informasi secara akurat,
tepat waktu dan terkini.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan 2. Mendukung fungsi manajemen untuk memudahkan
Limit proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur yang 3. Memenuhi ketersediaan data sesuai rencana bisnis
mengatur proses perumusan dan penyusunan Bank.
Rencana Bisnis Bank yang termasuk kajian mengenai 4. Mendukung pelaksanaan jejak audit atas data-data
arahan strategi dan aktivitas kunci untuk mendukung kejadian risiko strategis dalam hal pengelolaan dan
pelaksanaan strategi yang telah dicanangkan. Kebijakan pelaporannya, serta mendokumentasikan setiap
Manajemen Risiko Strategis mencakup: kejadian risiko strategis untuk proyeksi potensi
1. Kebijakan terkait risiko strategis sebagai pedoman kerugian periode tertentu.
bagi fungsi pengendalian strategis.
2. Pengelolaan risiko strategis mencakup mitigasi Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
kemungkinan dampak negatif dari ketidaktepatan Strategis
pengambilan keputusan strategis dan kegagalan Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. untuk manajemen risiko strategis dengan melakukan
3. Kebijakan umum audit sebagai pedoman Audit pemantauan secara berkala dengan membandingkan
Internal Bank. kinerja Bank dan hasil yang diharapkan atas strategi
yang telah ditetapkan baik dari sisi kuantitatif maupun
Sedangkan prosedur risiko strategis terkait dengan kualitatif. SMBC Indonesia senantiasa berusaha untuk
penetapan prosedur dan limit dengan berpedoman meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
pada kebijakan yang diterapkan. Limit risiko strategis sehingga risiko yang muncul dapat diminimalkan atau
yang ditetapkan dapat meliputi risiko akibat variance dihindari.
dari rencana strategis karena adanya deviasi anggaran
dan target waktu penyelesaian.
G. Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul jika Bank tidak patuh dan/atau tidak melaksanakan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usaha.
Kerangka Manajemen Risiko Kepatuhan
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan di Bank adalah sebagai berikut:
Compliance Director
Compliance Head
Compliance Reporting &
Compliance Advisory Compliance Policy & Training
Regulatory Relation
242 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 245
Manajemen Risiko
Bank memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan yang Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan Limit
tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kaji ulang dan Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan
penyempurnaan terhadap kebijakan kepatuhan Bank yang merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan
dilakukan secara berkelanjutan antara lain sejalan tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kebijakan itu menjadi
dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa pedoman dalam penerapan Fungsi Kepatuhan
Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), - Lembaga Bank. Secara berkelanjutan dilakukan kaji ulang dan
Penjamin Simpanan (LPS), dan Asosiasi Sistem penyempurnaan terhadap Kebijakan dan Prosedur
Pembayaran Indonesia (ASPI), maupun ketentuan Kepatuhan dimaksud guna memastikan kepatuhan
perundangan lainnya serta ketentuan dari Sumitomo terhadap ketentuan yang berlaku, antara lain sejalan
Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa
saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga
Pengendali Bank. Direksi dan Dewan Komisaris Penjamin Simpanan (LPS) dan Asosiasi Sistem
senantiasa melakukan pengawasan aktif terhadap Pembayaran Indonesia (ASPI) maupun ketentuan
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang antara lain perundangan lainnya serta ketentuan dari Sumitomo
dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai berikut: Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham
Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan Pengendali Bank.
(bulanan)
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan) Sistem Informasi Manajemen Risiko
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui proses
Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan risiko sesuai dengan penerapan manajemen risiko,
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris guna memastikan kepatuhan Bank terhadap peraturan
(semesteran) perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku yaitu
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap sebagai berikut:
risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen 1. Proses identifikasi risiko kepatuhan, antara lain
risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang dilakukan melalui uji kepatuhan terhadap kebijakan,
disampaikan kepada Unit Manajemen Risiko produk program, aksi perusahaan yang akan
(triwulanan); dilaksanakan, termasuk terhadap transaksi yang
5. Laporan hasil pemantauan terhadap Risiko wajib memperoleh persetujuan Komite Kredit.
Kepatuhan kepada Direksi pada Rapat Direksi dan 2. Proses pengukuran risiko kepatuhan dilakukan
kepada Dewan Komisaris pada forum pertemuan melalui penilaian mandiri atas risiko kepatuhan
Direksi dengan Dewan Komisaris (triwulanan) serta sebagai bagian dari penyusunan profil risiko
pada rapat Komite Audit (semesteran). Bank. Kegiatan itu dilakukan secara berkala
menggunakan pendekatan risiko (Risk Based Bank
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui Rating). Disamping itu dilakukan Compliance Self
Kebijakan Kepatuhan yang merupakan infrastruktur Assessment (CSA) yang dilakukan setiap semester
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan. bertujuan untuk memastikan agar kebijakan,
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam sistem, prosedur, dan kegiatan usaha yang
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank. dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
OJK, BI, LPS, dan ASPI serta ketentuan peraturan
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/ perundang-undangan yang berlaku. Sebagai
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan salah satu subsidiary dari SMBC Group, proses
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan pengukuran risiko dilakukan melalui pelaksanaan
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan Compliance Risk Assesment (CRA) berdasarkan
evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank ketentuan-ketentuan SMBC serta ketentuan
yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu tahun, perundang- undangan terkait lainnya.
dan memberikan saran/rekomendasi untuk meningkatkan 3. Proses pemantauan risiko kepatuhan dilakukan,
kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank. antara lain melalui review terhadap kesesuaian
kebijakan Bank dengan ketentuan yang berlaku,
Pemantauan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pemenuhan parameter kehati-hatian, penyampaian
dan tata kelola pada perusahaan anak, yaitu BTPN laporan kepada OJK, BI, LPS, dan otoritas lainnya
Syariah, PT Oto Multiartha, dan PT Summit Oto Finance yang berwenang, serta tindak lanjut temuan
sesuai ketentuan OJK yang berlaku. regulator (antara lain OJK dan BI).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 243
Page 246
Manajemen Risiko
4. Proses pengendalian risiko kepatuhan dilakukan Pengungkapan Eksposur Risiko dan Penerapan
melalui antara lain kaji ulang berkala terhadap Manajemen Risiko Tahun 2024
kebijakan dan prosedur kepatuhan, juga melakukan Sejalan dengan komitmen Bank untuk senantiasa
tindak lanjut hasil audit eksternal maupun internal. meningkatkan budaya kepatuhan pada semua lini
5. Secara berkala dan berkelanjutan, pelaksanaan organisasi dan kegiatan usaha Bank, hal ini tercermin
Fungsi Kepatuhan Bank dilaporkan kepada Direktur pada pemenuhan Fungsi kepatuhan yang telah dicapai
Kepatuhan dan Direktur Utama dengan tembusan Bank antara lain adalah sebagai berikut:
kepada Dewan Komisaris. Selain itu, disampaikan 1. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko (Risk
juga dalam forum rapat Direksi, rapat Direksi Based Bank Rating/RBBR) per Desember 2024
dengan Dewan Komisaris serta pada rapat Komite berada pada peringkat 2 (Sehat).
Audit. 2. Pemenuhan terhadap Regulatory Parameter antara
lain:
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko • Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Kepatuhan (KPMM), termasuk Rasio Penyediaan Modal
Bank memiliki Sistem Pengendalian Internal yang Inti sesuai ketentuan yang berlaku.
memadai guna memastikan kepatuhan terhadap • Tidak terdapat pelanggaran atau pelampauan
ketentuan OJK, BI, LPS, dan ASPI maupun peraturan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
perundang-undangan lainnya. Sistem Pengendalian • Net NPL yang berada di bawah level 1%.
Internal Bank menggunakan model pertahanan 3 (tiga) • Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) baik
lapis (three lines of defense), yaitu terdiri dari unit kerja Rupiah maupun Valas sesuai ketentuan yang
Bisnis dan fungsi pendukung sebagai Risk Taking Unit berlaku.
dan dibantu oleh Business Risk/Internal Control & Risk • Pemenuhan Posisi Devisa Netto (PDN) sesuai
(ICR) sebagai koordinator dalam pengelolaan risiko ketentuan yang berlaku.
kepatuhan di lapis pertahanan pertama. • Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
(Liquidity Coverage Ratio) dan Rasio
Sebagai lapis pertahanan kedua adalah Direktorat Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
Manajemen Risiko, Direktorat Kepatuhan dan Legal, Ratio) sesuai ketentuan yang berlaku.
Divisi Finance dan Divisi Human Resources. Divisi • Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage
Kepatuhan sebagai bagian dari lapis pertahanan Ratio) dan Rasio Pembiayaan Inklusif
kedua berperan dalam pengembangan kerangka kerja Makroprudensial (RPIM) sesuai ketentuan yang
dan kebijakan terkait kepatuhan, dan Satuan Kerja berlaku.
Audit Internal (SKAI) sebagai lapis pertahanan ketiga 3. Sehubungan dengan penetapan Bank SMBC
bekerja secara independen dalam menilai efektivitas Indonesia sebagai Bank Sistemik, pemenuhan
pengelolaan risiko kepatuhan. pembentukan capital surcharge dan implementasi
program Recovery Plan yang telah Bank miliki, telah
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) melakukan sesuai dengan ketentuan OJK.
pemeriksaan secara berkala atas kecukupan proses 4. Pemenuhan terhadap komitmen temuan
pengelolaan risiko kepatuhan serta kepatuhan dari pemeriksaan OJK dan Bank Indonesia telah sesuai
setiap pihak yang terkait sesuai dengan Rencana Audit dengan target waktu yang ditetapkan.
yang telah ditetapkan.
H. Risiko Reputasi
Dalam rangka pengembangan pengendalian internal Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya
atas Risiko Kepatuhan juga dilakukan penyempurnaan tingkat kepercayaan stakeholders yang bersumber dari
compliance proses antara lain melalui penguatan persepsi negatif terhadap Bank.
infrastruktur pendukung pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
pada Divisi Kepatuhan berupa sistem monitoring Kerangka Manajemen Risiko Reputasi
khusus melalui Operational System for Compliance Reputasi SMBC Indonesia merupakan aset yang sangat
Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan tindak penting bagi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu setiap
lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI, pemenuhan kegiatan penyampaian pesan kepada pihak eksternal,
temuan pemeriksaan Regulator dan lain-lain. Sistem baik yang melibatkan media massa maupun tidak, yang
tersebut juga secara terus menerus disesuaikan dan dinilai dapat memengaruhi reputasi perusahaan perlu
dikembangkan agar senantiasa relevan dan sejalan dikoordinasikan kepada Corporate Communications
dengan kebutuhan organisasi. yang berada di dalam Divisi Communications & Daya.
244 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 247
Manajemen Risiko
Corporate Communications merupakan unit di bawah pengendalian risiko reputasi dilakukan antara lain
Direktorat Compliance, Legal & Corporate Secretary melalui laporan hasil pemeriksaan Internal Audit sebagai
yang memiliki fungsi utama mengelola reputasi Bank. bahan masukan untuk perbaikan proses operasional
Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan secara berkelanjutan.
aktivitas komunikasi (penyampaian informasi) kepada
pihak internal dan eksternal yang efektif dan efisien Pemantauan atas Risiko Reputasi dilakukan antara
sesuai dengan strategi, visi, misi, dan nilai-nilai Bank. lain melalui Komite Manajemen Risiko. Internal Audit
melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap
Terkait dengan fungsi pokok untuk mengelola reputasi pengelolaan risiko reputasi dari setiap pihak yang terkait
Bank, Corporate Communications bertanggung sesuai dengan Rencana Audit yang telah ditetapkan.
jawab dan berperan sebagai pintu utama dalam
penyampaian informasi internal dan eksternal. Pemeriksaan audit yang dilakukan atas pemberitaan
Corporate Communications juga melaksanakan fungsi negatif dan pengelolaan penanganan keluhan nasabah
pengawasan (kontrol & monitoring) pada seluruh meliputi pencatatan, tindak lanjut, dan pelaporan
aktivitas komunikasi Bank secara umum dan secara untuk memitigasi risiko reputasi telah dikaji pada saat
khusus yang dilaksanakan oleh setiap unit bisnis dan pelaksanaan audit.
unit pendukung.
Sistem Pengendalian Risiko Reputasi
Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal untuk
Dalam mengendalikan risiko reputasi, Bank memiliki manajemen risiko reputasi, mencakup pengawasan
kebijakan, prosedur, dan mekanisme dalam rangka secara berkala atas keluhan nasabah atau pemberitaan
meningkatkan kualitas pelayanan termasuk penanganan negatif yang material berdampak pada reputasi
keluhan dari pemangku kepentingan (nasabah, dan Bank dan budaya pengendalian risiko reputasi yang
stakeholder lainnya) yang dilakukan secara melekat. melibatkan seluruh lini bisnis.
Bank menyiapkan ketentuan langkah-langkah yang Pengendalian Risiko Reputasi dan Manajemen
tertuang di prosedur sebagai persiapan dan antisipasi Risiko Reputasi di Kala Krisis
untuk merespons apabila ada pertanyaan dari media Mengacu pada Crisis Communication Manual, Divisi
massa atau nasabah terkait peristiwa yang mengganggu Communications & Daya merupakan penanggung
reputasi Bank. jawab komunikasi krisis reputasi di pusat dan menunjuk
penanggung jawab komunikasi krisis reputasi di daerah
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, (regional). Divisi ini memberikan dukungan untuk semua
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta aspek komunikasi eksternal dan internal, mulai dari
Sistem Informasi Manajemen Risiko perencanaan, pelaksanaan hingga monitor dan evaluasi
Proses identifikasi risiko reputasi dilakukan melalui proses komunikasi di saat krisis reputasi.
pembuatan Kajian Risiko Reputasi terhadap produk
atau aktivitas baru maupun pengembangannya, serta Tugas utama dalam situasi krisis reputasi, antara lain:
aksi korporasi yang akan dilaksanakan, termasuk 1. Menyusun strategi komunikasi dan taktik
terhadap transaksi material Bank. Proses pengukuran mengomunikasikannya;
risiko reputasi dilakukan melalui penilaian mandiri atas 2. Merancang dan menyusun pesan-pesan pokok;
risiko reputasi sebagai bagian dari penyusunan profil 3. Mempertimbangkan saluran (channel) komunikasi
risiko Bank yang dilakukan secara berkala. yang digunakan;
4. Menentukan juru bicara dan penanggung jawab
Proses pemantauan risiko reputasi dilakukan melalui komunikasi;
pemantauan media terkait dengan pemberitaan negatif 5. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab
dan pengaduan nasabah di media massa. komunikasi dan juru bicara yang ditunjuk;
6. Melaksanakan fungsi komunikasi secara intensif
Terdapat 2 (dua) parameter utama dalam pengukuran kepada pihak eksternal dan internal;
risiko reputasi, yaitu (1) pemberitaan negatif dan 7. Mengatur permintaan informasi atau wawancara
(2) frekuensi serta waktu penyelesaian pengaduan dengan media; dan
nasabah. Pemantauan terhadap 2 (dua) parameter 8. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar efektivitas komunikasi.
respons atas pemberitaan negatif maupun keluhan
nasabah dapat dilakukan secara cepat dan tepat,
sehingga tidak berdampak pada reputasi Bank. Proses
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 245
Page 248
Tinjauan Unit Pendukung 246 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 249
Tinjauan Unit Pendukung
06
Tinjauan
Pendukung Bisnis
248 Pengembangan Sumber Daya Manusia
254 Operasional dan Teknologi
Ketersediaan SDM andal, kehadiran
teknologi informasi yang mumpuni, serta
operasional yang kompeten menjadi pilar
penting untuk mendukung kegiatan usaha
Bank.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 247
Page 250
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Direktorat Human Resources berfokus kepada
pengembangan sumber daya talenta dan
secara terus menerus dapat mendukung
pertumbuhan organisasi di masa depan. Fokus
strategis Direktorat Human Resources adalah
dalam menarik, mengembangkan
dan mempertahankan talenta
(to attract, develop and retain talents).
248 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 251
Tinjauan Unit Pendukung
SMBC Indonesia selalu menyiapkan rencana strategis c. Pengembangan kurikulum program pelatihan
dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) digital & analytics.
agar selaras dengan strategi Bank. Ikhtiar ini didasari d. E-Learning Bank.
pandangan Bank bahwa SDM merupakan faktor penting e. Program sertifikasi wajib.
dalam mendukung pencapaian kinerja usaha Bank
secara berkesinambungan. 4. Pengembangan sistem sumber daya manusia
(HRIS).
Kebijakan pengelolaan SDM tersebut juga selaras a. Implementasi fitur baru untuk HRIS Bank
dengan amanat yang tertuang dalam Peraturan Otoritas diantaranya, modul manajemen kompensasi
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang (compensation management), manajemen
Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank talenta (talent management) serta
Umum. Dalam regulasi tersebut ditegaskan, Bank wajib pengembangan berkelanjutan atas sistem
melakukan pengelolaan SDM dan pengembangan HRIS Bank SMBC Indonesia.
kualitas SDM yang dimiliki secara berkelanjutan. b. Implementasi Dashboard HR.
5. Pengkajian remunerasi dan manfaat karyawan.
FOKUS DAN KEBIJAKAN Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan
PENGEMBANGAN dan mempertahankan talenta, Bank secara
konsisten melakukan pengkajian dalam hal
Sepanjang tahun 2024, Fungsi Human Resources remunerasi dan manfaat agar dapat terus kompetitif
Bank SMBC Indonesia telah merealisasikan beragam di pasar talenta dan sejalan dengan perubahan
inisiatif utama. Insiatif tersebut sejalan dengan pasar.
fokus dalam rangka menarik, mengembangkan dan
mempertahankan talenta (to attract, develop and retain
talents), yang fokus pada 5 (lima) pilar berikut: INISIATIF DAN PENCAPAIAN KINERJA
1. Pengembangan organisasi. 2024
a. Inisiatif pengembangan talenta (talent) Bank
untuk populasi 1 tingkat dan 2 tingkat dibawah Fokus direktorat Human Resources Bank adalah
BOD/BOM. pengembangan sumber daya manusia dan kapabilitas
b. Program perencanaan suksesi talenta. talenta secara berkesinambungan agar terus mampu
c. Program pertukaran karyawan dan mendukung pertumbuhan organisasi di masa depan.
pengembangan bersifat global yang dilakukan Pada tahun 2024, Direktorat Human Resources telah
baik di Singapura dan Jepang. menjalankan beberapa inisiatif penting, sejalan dengan
d. Program engagement karyawan. fokus strategi direktorat Human Resources dalam
e. Meningkatkan employer branding Bank. menarik, mengembangkan dan mempertahankan
f. Program akselerasi Bank. talenta (to attract, develop and retain talents), dimana
berfokus pada:
2. Program keragaman dan inklusi (diversity and
inclusion) 1. Pengembangan Organisasi. Pada tahun 2024
a. Program pemberdayaan perempuan dan Bank berfokus pada:
disabilitas. • Pengembangan talenta Bank yang difokuskan
b. kolaborasi dengan SMBC grup dan anak pada posisi 1 dan 2 tingkat ingkat di bawah
perusahaan. Board of Director/Board of Management (BOD/
BOM), termasuk dalam kegiatan tersebut,
3. Program pelatihan & pengembangan pegawai identifikasi dan rencana suksesi internal
Bank. Bank. Hal ini dilakukan untuk memastikan
a. Pengembangan dan pelatihan di bidang teknis, kesinambungan organisasi dan kepemimpinan
nonteknis dan kepemimpinan. Bank.
b. Kolaborasi dengan SMBC grup.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 249
Page 252
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan Sumber Daya Manusia
• Kolaborasi dengan SMBC Group dalam 2. Program keberagaman, ekuitas dan inklusi
program pertukaran karyawan dan (Diversity, Equity & Inclusion/DE&I).
pengembangan bersifat global, yang Pada tahun 2024, SMBC Indonesia berfokus pada
dilakukan baik di Singapura dan Jepang program pemberdayaan perempuan dan disabilitas
merupakan fokus program talenta yang terus untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.
dikembangkan. Program ini merupakan salah Inisiatif tersebut, antara lain diwujudkan melalui
satu aspek terpenting baik dalam Employee program kelas bahasa isyarat bagi karyawan, kerja
Value Proposition (EVP) dan merupakan daya sama dengan mitra disabilitas, program mentoring
tarik dalam menjalankan Employer Branding. untuk karyawan perempuan dengan pemimpin
Selain itu, dengan Employee Value Proposition, internal Bank, serta kolaborasi dengan SMBC
Bank berupaya meningkatkan daya saing Group dan anak perusahaan untuk program -
untuk mendapatkan talenta-talenta terbaik di program DE&I.
pasar tenaga kerja.
3. Learning & Development.
• Mengimplementasikan program Pada tahun 2024, SMBC Indonesia melanjutkan
pengembangan akselerasi SMBC Indonesia komitmen untuk meningkatkan dan
untuk lulusan universitas baru (fresh graduates) mengembangkan kualitas serta kompetensi
yang diberi nama LEAD Program, yang kerja SDM di bidang teknis, nonteknis dan
dirancang dengan tujuan agar para lulusan kepemimpinan. Hal ini dilakukan melalui program
program lebih siap dan memiliki performa pembelajaran, pelatihan dan pendampingan bagi
yang optimal dalam mendukung upaya strategi karyawan Bank secara berkelanjutan. Dalam Upaya
bisnis Bank, serta menjadi calon pemimpin pembelajaran dan pengembangan kompetensi
masa depan Indonesia. Pada tahun 2024, SDM, Bank memperhatikan asas prioritas dan
SMBC Indonesia menjalankan 2 (dua) batch pemerataan kompetensi kerja.
program LEAD.
Peningkatan kompetensi itu, antara lain dengan
• Meningkatkan Employer Branding adalah melanjutkan penggunaan e-learning yang dapat
kerjasama dengan organisasi yang memiliki diakses melalui sistem HRIS Bank, kolaborasi
reputasi yang baik termasuk didalamnya dengan SMBC Group dan mengembangkan
partnership dengan universitas terkemuka kurikulum program pelatihan digital & analytics
baik nasional dan internasional, termasuk bagi karyawan Bank. Program pelatihan dan
universitas-universitas di Jepang, organisasi pengembangan penting lainnya adalah program
perhimpunan pelajar, serta berpartisipasi sertifikasi wajib yang meliputi materi Manajemen
dalam beberapa program penghargaan Human Risiko, Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang
Resources yang diselenggarakan secara lokal Rupiah, WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa
di Indonesia maupun tingkat regional di Asia. Dana), WPPE-P (Wakil perantara Perdagangan
Pada tahun 2024 Bank juga menjalankan efek pemasaran) dan Treasury. Program pelatihan
aktifitas Rebranding atas Employer Branding tersebut diwajibkan bagi karyawan yang memang
Bank yang sejalan dengan strategi transformasi dipersyaratkan. Selain itu, Bank juga melakukan
Bank BTPN menjadi SMBC Indonesia. sertifikasi kompetensi lain, seperti sertifikasi
manajemen SDM, Kepatuhan, Teknologi Informasi,
• Menjalankan program-program kegiatan Internal Audit dan Keuangan.
karyawan melalui SMBCI Club yang meliputi
kegiatan olahraga, hobi dan kerohanian. Selain 4. Implementasi Teknologi HR.
itu, Bank melanjutkan program Employee Pada tahun 2024, Bank melanjutkan
Assistance yang meliputi aspek kesehatan proses transformasi digital HR, seperti
mental, finansial dan legal, di mana karyawan mengimplementasikan beberapa fitur baru
dapat berkonsultasi dengan ahli-ahli di untuk mendukung proses manajemen HR
bidangnya. secara keseluruhan. Di antaranya, berupa
modul manajemen kompensasi (compensation
management), manajemen talenta (talent
management), serta pengembangan berkelanjutan
atas sistem HRIS Bank.
250 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 253
Tinjauan Unit Pendukung
Direktorat Human Resources juga telah PENGEMBANGAN KOMPETENSI
mengembangkan dan mengimplementasikan HR
Dashboard, yang diharapkan dapat meningkatkan SMBC Indonesia Bank melanjutkan program
kemampuan Bank dalam mengelola, memproses pengembangan kualitas SDM melalui peningkatan
dan menyajikan informasi terkait SDM Bank, kompetensi di bidang teknis, nonteknis, dan
sehingga membantu manajemen dalam proses kepemimpinan. Realisasinya, antara lain:
pengambilan keputusan yang lebih cepat dan 1. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi kerja di
terukur. sektor perbankan, di antaranya melalui Sertifikasi
Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran dan
5. Rewards & Performance Management, Pengelolaan Uang Rupiah, WAPERD (Wakil Agen
Secara berkelanjutan, Bank melakukan peninjauan Penjual Reksa Dana), WPPE-P (Wakil Perantara
atas remunerasi dan manfaat bagi pegawai dengan Perdagangan efek pemasaran) dan Treasury bagi
pasar tenaga kerja di industri saat ini. Dengan pegawai yang dipersyaratkan untuk memilikinya.
demikian, Bank dapat merumuskan formula 2. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi selain
remunerasi bagi pegawai secara kompetitif dan sertifikasi kompetensi kerja di sektor perbankan, di
sesuai dengan strategi Bank. antaranya sertifikasi Manajemen SDM, Kepatuhan,
Informasi Teknologi, Internal Audit dan Keuangan.
3. Program akselerasi Bank yang diperuntukkan bagi
KEBIJAKAN REKRUTMEN talenta fresh graduates.
4. Melanjutkan proses peningkatan kompetensi lainnya
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pelaksanaan melalui pelatihan yang disediakan bank, di antaranya
rekrutmen senantiasa mengedepankan prinsip melalui sistem e-learning Bank, akses MOOC
inklusivitas, yakni terbuka bagi siapa pun yang (Massive Open Online Course) yang diberikan
memenuhi persyaratan dan ketentuan Bank. Karena kepada pegawai, serta melalui berbagai pelatihan
itu, guna memberikan kesempatan seluas-luasnya, yang dilakukan secara online maupun offline.
Bank memanfaatkan beragam saluran komunikasi 5. Mengadakan 2 (dua) hari “BTPN Hybrid Learning
dan informasi untuk mengumumkan lowongan kerja, Festival” yang berfokus pada topik transformasi,
sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat pertumbuhan dan kualitas. Dalam Learning
mengakses informasinya. Festival tahun ini, serangkaian program yang
dijalankan antara lain seminar dari para ahli, sharing
Saluran untuk menyampaikan informasi lowongan kerja session dari pimpinan SMBC Indonesia, program
yang dimanfaatkan, antara lain website karir SMBC penghargaan pegawai, area pembelajaran / studio,
Indonesia dan situs pencarian kerja. Selain itu, Bank serta sesi pelatihan praktis.
juga bekerja sama dengan beberapa universitas untuk 6. Melanjutkan kerja sama dengan grup SMBC dalam
mendapatkan talenta terbaik. proses pengembangan pegawai yang dilakukan
melalui beberapa program.
Namun demikian, pengisian jabatan tertentu ditujukan 7. Bank menyediakan learning management system
untuk pegawai internal, dengan maksud memberikan yang saat ini diakses dari platform HRIS Darwinbox.
kesempatan pengembangan pegawai SMBC Indonesia. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan
Sepanjang tahun 2024, Bank telah merekrut 514 pengalaman pegawai SMBC Indonesia dalam
pegawai baru. mengakses e-learning Bank, yang sudah dapat
diakses melalui mobile phone.
Ringkasan Pelaksanaan Pelatihan
Uraian 2024 2023
Jumlah Program Pelatihan 986 753
Jumlah Peserta 6.970 6.544
Total Man-Days 28.970 40.356
Jumlah Investasi Pelatihan (Rp Juta) 58.863 51,729
Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp Juta) 8,4 7,9
Total Jam Pelatihan 231.760 322.849
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 251
Page 254
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan
Level Jabatan Jumlah Peserta Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Penyelenggara
Top Management 201 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Senior Management 804 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Management 3.190 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Office/Supervisor 1.707 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Clerical 1.068 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
REMUNERASI PENGHARGAAN MASA KERJA
SMBC Indonesia menerapkan kebijakan remunerasi SMBC Indonesia memberikan penghargaan masa kerja
dengan mengacu pada peraturan perundang- kepada karyawan yang telah mendedikasikan waktu
undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang produktifnya kepada Bank. Penghargaan tersebut
Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta diberikan kepada pegawai dengan masa kerja 30
perubahannya. Begitu juga dengan ketentuan tentang tahun, 20 tahun dan 10 tahun di Bank. Hal ini dilakukan
upah minimum provinsi (UMP) yang kebijakan induknya sebagai apresiasi atas loyalitas yang diberikan kepada
ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, Bank menganut prinsip Pada tahun 2024, Bank memberikan penghargaan masa
meritokrasi saat penerapan remunerasi. Prinsip ini kerja kepada 491 pegawai, dengan kategori sebagai
mengutamakan penilaian objektif dari kinerja dan berikut: penghargaan masa kerja 30 tahun sebanyak 13
dampak yang dihasilkan bagi Bank dalam mengatur pegawai, 20 tahun sebanyak 3 pegawai, dan 10 tahun
dan menentukan remunerasi. Dengan demikian, sebanyak 475 pegawai.
faktor-faktor dasar yang digunakan untuk melakukan
penyesuaian remunerasi karyawan mengacu pada
kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja individu, TINGKAT TURN OVER KARYAWAN
serta mempertimbangkan kondisi ekonomi serta
kemampuan Bank. Penyesuaian remunerasi karyawan Tingkat turn over total karyawan Bank pada tahun 2024
dan pemberian bonus kinerja (performance bonus) adalah sebesar 8,5%. Terjadi penurunan dibandingkan
dilakukan pada awal tahun berdasarkan kinerja tahun dengan tahun 2023 yaitu sebesar 12,4%. Untuk Tingkat
sebelumnya. turn over voluntary pada tahun 2024 adalah sebesar
5,8%, juga terjadi penurunan dibandingkan dengan
Secara berkala, yakni setiap tahun, Bank menelaah tahun 2023 yaitu sebesar 6,92%.
penerapan benefit bagi karyawan, seperti perlindungan
kesehatan yang saat ini diberikan dalam bentuk asuransi
kesehatan untuk karyawan dan keluarga. Dalam kajian RENCANA STRATEGIS TAHUN 2025
itu, Bank mempertimbangkan rasio penggunaan fasilitas
kesehatan dan rasio kecukupannya. Selain itu, Bank Direktorat Human Resources berfokus kepada
juga mempertimbangkan fasilitas yang diberikan oleh pengembangan sumber daya talenta dan secara terus
Bank lain yang setara, yang datanya diperoleh melalui menerus dapat mendukung pertumbuhan organisasi
survei remunerasi yang dilakukan oleh konsultan. di masa depan. Fokus strategis Direktorat Human
Resources adalah dalam menarik, mengembangkan dan
Kajian remunerasi untuk karyawan tersebut, antara lain mempertahankan talenta (to attract, develop and retain
dilaksanakan oleh Komite Human Resources yang terdiri talents).
dari 5 (lima) orang anggota Direksi dan 1 (satu) orang
pejabat Human Resources. Komite ini melakukan rapat Dalam penjabaran teknis, fokus strategis tahun 2025 ini
minimal 4 (empat) bulan sekali atau apabila dibutuhkan, dibagi menjadi 6 (enam) pilar utama (core pillars) yang
rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah terdiri dari:
satu anggota Komite mengikuti ruang lingkup pedoman 1. Pengembangan Organisasi
kerja Komite Human Resources. Pengembangan organisasi SMBC Indonesia
bertujuan untuk memastikan Bank memiliki
252 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 255
Tinjauan Unit Pendukung
sumber daya manusia yang memadai dan mampu 3. Implementasi Teknologi HR
menjalankan strategi Bank. Pada tahun 2025, fokus Pada tahun 2025 Bank akan melanjutkan proses
strategi Bank untuk pengembangan organisasi transformasi digital HR, antara lain dengan
ini meliputi program pengembangan talenta melakukan pengembangan berkelanjutan atas
dan rencana suksesi internal Bank yang akan sistem HRIS Bank dengan menjalankan beberapa
dilakukan melalui implementasi framework talent inisiatif otomasi yang tujuan meningkatkan proses
management SMBC Indonesia. Bank melanjutkan bisnis HR secara berkelanjutan.
rencana suksesi untuk memastikan promosi dari
dalam dan meningkatkan kekuatan organisasi, Bank akan mengembangkan HR Dashboard
kolaborasi dengan grup SMBC dalam inisiatif global untuk meningkatkan kemampuan Bank dalam
talent development, serta memastikan keselarasan mengelola, memproses dan menyajikan informasi
organisasi dengan strategi Bank yang meliputi: terkait sumber daya manusia Bank, sehingga
analisis organisasi, perencanaan suksesi, dan dapat membantu manajemen dalam pengambilan
strategi pengembangan karyawan. keputusan secara lebih cepat dan terukur, sehingga
mendukung model konglomerasi SMBC Indonesia.
2. Learning & Development
Untuk mengembangkan talenta pegawai, 4. Meningkatkan Keterikatan Pegawai
SMBC Indonesia berkomitmen mengelola (Employee Engagement)
dan mengembangkan kualitas SDM secara Inisiatif ini, antara lain dilakukan melalui program
berkelanjutan. Hal itu dilakukan melalui peningkatan employee wellbeing dan employer branding SMBC
kompetensi kerja, baik di bidang teknis, Indonesia yang akan berkolaborasi dengan SMBC
nonteknis dan kepemimpinan, maupun dengan Group serta anak perusahaan SMBC Indonesia.
memperhatikan asas prioritas dan pemerataan Selain itu, program tersebut direalisasikan melalui
kompetensi kerja SDM Untuk mengembangkan kemitraan dengan universitas dan inisiatif Employer
kompetensi pegawai. Branding lainnya, merancang dan meningkatkan
branding baru SMBC Indonesia melalui channel
Pada tahun 2025, Bank akan berfokus pada inisiatif online dan offline, partisipasi dalam program
utama di antaranya melalui peningkatan kolaborasi penghargaan HR yang memiliki reputasi baik untuk
dengan SMBC Group dalam program learning & meningkatkan awareness terhadap Employer
development, peningkatan program pembelajaran Branding SMBC Indonesia.
agar selaras dengan strategi bisnis Bank,
pembuatan rencana pembelajaran secara ekstensif 5. Program Keberagaman dan Inklusi (Diversity,
untuk pimpinan Bank dan pegawai lintas geografis Equity & Inclusion/DE&I)
untuk memastikan pemerataan standar skill dan Program ini bertujuan untuk menciptakan
pengetahuan dari pegawai SMBC Indonesia. Selain lingkungan kerja yang positif. Pada tahun 2025,
itu, untuk mendukung model konglomerasi SMBC Bank akan berfokus pada kolaborasi dengan SMBC
Indonesia, pada periode ini Bank juga akan berfokus Group dan anak perusahaan SMBC Indonesia,
pada kolaborasi program pembelajaran lintas entitas, desain dan implementasi program DE&I yang
di mana mencakup BTPN Syariah dan OTO Group berfokus pada dampak sosial, disabilitas dan
(PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance) lingkungan kerja yang ramah keluarga (family
friendly).
Bank juga akan melanjutkan proses sertifikasi
pegawai sesuai dengan peraturan yang berlaku. 6. Rewards & Performance Management
Di antaranya mencakup sertifikasi Manajemen Bank secara berkelanjutan akan melakukan
Risiko, Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang peninjauan atas remunerasi dan manfaat pegawai
Rupiah, WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa dengan market saat ini. Dengan begitu, SMBC
Dana), WPPE-P (Wakil Perantara Perdagangan Indonesia dapat merumuskan formula remunerasi
Efek Pemasaran) dan Treasury bagi pegawai yang dan pegawai yang kompetitif dan sesuai dengan
dipersyaratkan. Selain itu, sertifikasi kompetensi strategi Bank.
yang tidak termasuk sertifikasi kompetensi kerja di
sektor perbankan, misalnya sertifikasi Manajemen
SDM, Kepatuhan, Informasi Teknologi, Internal
Audit dan Keuangan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 253
Page 256
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan
Teknologi
Menjadi mitra yang strategis dan kompeten
dalam penyelenggaraan layanan prima guna
mendukung kinerja dan pertumbuhan bank.
254 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 257
Tinjauan Unit Pendukung
Visi dan Misi Direktorat Operasional & Teknologi
Organisasi Operasional dan Teknologi Informasi telah bergabung menjadi satu organisasi yang kokoh dalam
mendukung lini usaha bank, melalui visi misi yang baru:
VISI
Menjadi mitra yang
strategis dan kompeten
dalam penyelenggaraan
layanan prima guna
mendukung kinerja dan
pertumbuhan bank.
MISI
Bersinergi dengan seluruh
pemangku kepentingan dalam
mewujudkan inovasi yang
berfokus pada pelanggan
melalui:
• Pembinaan lingkungan
dan budaya yang
menumbuhkan kompetensi
dan kepemimpinan.
• Pemanfaatan teknologi
digital yang aman.
TEKNOLOGI INFORMASI Kebijakan penerapan TI di lingkungan Bank
menitikberatkan pada optimasi dan efektivitas
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan sumber daya TI, memperkuat tata kelola TI, dan juga
SMBC Indonesia terutama mengacu pada Peraturan memperkuat keamanan siber. Karena itu, SMBC
OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Indonesia selalu mengelola investasi TI secara tepat
Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Selain itu, dalam sasaran.
rangka mendukung layanan kepada nasabah serta
kegiatan operasional Bank. Fokus Pengembangan Tahun 2024
Sejalan dengan rencana bisnis bank tahun 2024,
Sebagai layanan kepada nasabah, fokus utama Teknologi Informasi menitikberatkan pengelolaan dan
SMBC Indonesia dilakukan pada sektor bisnis retail pengembangan TI pada:
dan korporasi. Pemanfaatan TI juga memiliki peran 1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
penting dalam mendukung kegiatan operasional dan untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya
pertumbuhan bisnis Bank. Karena itu, SMBC Indonesia baik yang bersifat organik maupun in-organik,
terus mengembangkan perbankan digital yang 2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
menjadi keunggulan utama SMBC Indonesia secara mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
berkesinambungan. konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 255
Page 258
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
standarisasi teknologi untuk mengurangi kompleksitas operasional,
3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan dalam memitigasi risiko,
serta meningkatkan sinergi antara entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam konglomerasi keuangan grup
SMBC di Indonesia, serta
4. Implementasi keamanan siber selaras dengan kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh Chief Information
Security Officer (CISO).
Organisasi Pengelolaan TI
Kegiatan Teknologi Informasi di SMBC Indonesia dipimpin oleh Direktur Operasional & Teknologi yang melapor
kepada Direktur Utama. Struktur organisasi yang berlaku sejak 1 Oktober 2024 disajikan sebagai berikut:
Direktur Utama
Executive Secretary
Direktur Operasional
to Director of Operations
dan Teknologi
& Technology
Executive Secretary
Head of Information Technology
to Head of Information Technology
IT Retail Banking &
IT Digital Service IT Transaction IT Corporate Banking IT Strategy Planning & IT Governance
Corporate Function
Enablement Head Management Head Enablement Head Data Management Head Management Head
Enablement Head
Sumber Daya Manusia
SMBC Indonesia menyadari pentingnya keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal untuk mendukung
pengembangan TI di lingkungan Bank. Apalagi SMBC Indonesia merupakan Bank pertama yang memiliki kemampuan
digital (digital capabilities) serta memberikan solusi digital banking, Karena itulah, Bank terus mengembangkan SDM
secara berkelanjutan agar mampu memberikan dukungan bagi pengembangan TI yang direncanakan.
Hingga akhir Desember 2024, jumlah SDM Teknologi Informasi pada Direktorat Operasional & Teknologi adalah
sebanyak 462 orang, yang terbagi dalam 8 (delapan) organisasi.
Sumber Daya Manusia TI
Jumlah
No. Organisasi Tanggung Jawab
(Orang)
1 Board of Management Mengelola Organisasi TI agar selaras dengan tujuan bisnis dan mendorong efisiensi, 1
pertumbuhan, dan daya saing bisnis bagi perusahaan, serta memimpin Organisasi TI untuk
bertransformasi guna meningkatkan kemampuannya dalam mendukung bisnis bank dan
memastikan lingkungan bank aman dan stabil.
2 Secretary Melakukan tugas administrasi, membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan pihak 1
internal dan eksternal, serta melakukan dukungan umum untuk Head of IT (BoM).
3 IT Strategic Planning Memastikan fungsi manajemen dan organisasi TI untuk berjalan dengan efisien dan efektif, 86
and Data Management yang termasuk didalamnya adalah fungsi perencanaan strategis TI, pengelolaan anggaran
TI, pengelolaan pengadaan TI dan Vendor Management TI, Manajemen Proyek TI, dan
pelaksanaan pusat inovasi yang sejalan dengan rencana dan arah strategis Bank. Serta
menjaga dan meningkatkan kemampuan Digital Capabilities, kesiapan keamanan siber, kualitas
data Bank secara keseluruhan, tata kelola data, dan pengambilan keputusan berbasis data.
4 IT Retail Banking & Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Retail Banking & Corporate Functions 49
Corporate Function untuk mendukung solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.
Enablement
5 IT Corporate Banking Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Corporate Banking untuk mendukung 27
Enablement solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.
256 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 259
Tinjauan Unit Pendukung
Sumber Daya Manusia TI
Jumlah
No. Organisasi Tanggung Jawab
(Orang)
6 IT Digital Service Melakukan pengembangan dan maintenance secara terus menerus untuk core system, 146
Enablement payment system yang ada untuk dapat selalu memenuhi kebutuhan bisnis bank serta
mendukung kebutuhan proyek Bank dalam hal integrasi sistem.
7 IT Transaction Memastikan tersedianya layanan infrastruktur untuk mendukung operasional Bank, 135
Management perkembangan bisnis dan Key Strategic Initiatives. Termasuk Memastikan ketersedian dan
kesiapan Disaster Recovery Procedure yang memenuhi SLA.
8 IT Governance Memimpin, merencanakan, menetapkan, dan melakukan pengawasan pelaksanaan tata kelola 17
Management TI, memastikan tata kelola dilaksanakan sesuai oleh organisasi TI, dan untuk memastikan dan
melakukan pengawasan untuk pengelolaan risiko TI di Bank.
Untuk mendukung kemampuan SDM di bidang TI, Bank telah merealisasikan sejumlah pelatihan di beberapa area,
antara lain:
Kompetensi Tema Pelatihan Jumlah Peserta
Leadership 3
LDP P1 1
Leaders ss Coach 1
Leadership Series 1
Soft Skill 22
Analytical Thinking 1
Beyond I to We 1
Cineclass: Problem Solving 1
Cineclass: Think on Your Feet 1
Daya - Memberdayakan untuk Tumbuh 1
Design Thinking 1
Effective Brainstorming 1
Effective Team Communication: Collaboration and Cooperation (Training with Becky Tumewu) 1
Emotional Intelligence @ Workplace 1
Empowering Team 1
LDA-Advanced Decision Making Skills 1
LDA-AGMD Asia Talent Program - Cultural Intelligence Workshop 1
LDA-AI Webinar - How do we balance Innovation & Responsibility 1
LDA-Cultural Intelligence Workshop 1
LDA-Manager as Mentor 1
LDA-Mission Impossible 1
LDA-Power BI Webinar 1
Managing Your Service, Managing Your Outcome 1
Quality in Minds, Business at Hearts 1
THINK ON YOUR FEET 1
Training Mobile EFS 1
Training RPG -RPG IV 1
Technical 114
Annual Workshop Directorate Risk Management 2024-Oktober 2024 1
Anti Fraud Awareness 2024 1
APU PPT 1
BTPN Code of Conduct 1
BTPN Overview 1
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 257
Page 260
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
Kompetensi Tema Pelatihan Jumlah Peserta
Cineclass: Japanese Conversation 1
CISA certification and ISACA membership extension 1
Closing Ceremony & Awarding Night: LF Performance by Diskoria - LF24-[OFFLINE] Closing 1
Ceremony & Awarding Night: LF Performance by Diskoria
Compliance 1
Compliance 2024: Compliance Awareness and E&G 1
Cyber & Information Security Awareness 2024 1
Data Storytelling 1
Sertifikasi yang Dimiliki Mekanisme Identifikasi terhadap
Sepanjang 2024, sertifikasi yang dilaksanakan adalah Disrupsi
sebagai berikut: SMBC Indonesia senantiasa memperhatikan disrupsi
• Sertifikasi Manajemen Risiko bisnis dan teknologi. Untuk memahami disrupsi
• Mastering ITIL v4 Fundamental, yang teknologi, SMBC Indonesia melakukan evaluasi
mengedepankan Agile dan DevOps. terhadap teknologi baru yang bisa diterapkan untuk
• CISA dan ISACA. mendukung bisnis Bank, melalui:
1. Memiliki organisasi yang berfungsi untuk
Tata Kelola Teknologi Informasi melakukan riset dan pengembangan untuk
Kebijakan SMBC Indonesia terkait dengan penerapan teknologi baru
tata kelola TI lingkungan SMBC Indonesia harus sejalan 2. Kolaborasi dengan SMBC untuk melakukan review
dengan rencana SMBC Indonesia dan induk usaha terhadap teknologi baru
(SMBC Group). Selain itu, tentu saja memperhatikan 3. Melakukan evaluasi berdasarkan informasi/
kesesuaian dengan aturan yang ada, baik dari regulator study case terhadap penggunaan teknologi, yang
di bidang keuangan maupun pemerintah. dilakukan dari pihak ketiga
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan standar Strategi Keamanan Sistem Siber (Cyber
operasi, petunjuk pelaksanaan di beberapa aspek Security)
seperti perencanaan TI, anggaran TI, implementasi TI, Sebagai bank yang memanfaatkan penggunaan
dan operasional TI. Bank terus melakukan peningkatan teknologi informasi dalam memberikan layanan digital
dengan cara mengadopsi common practice framework bagi nasabah, SMBC Indonesia senantiasa berusaha
terkait tata kelola yaitu COBIT 5.0. untuk meningkatkan penerapan standar manajemen
risiko keamanan siber. Apalagi, SMBC Indonesia juga
Evaluasi terhadap analisa kesenjangan dilakukan pada memperhatikan ancaman keamanan siber semakin
proses yang menjadi prioritas di tahun 2024. Kegiatan meningkat.
tersebut akan terus berjalan sebagai bagian dari
pengembangan berkelanjutan untuk tata kelola TI di Penerapan manajemen risiko keamanan siber SMBC
SMBC Indonesia . Indonesia diselaraskan dengan peraturan perundang-
undangan dan regulasi yang berlaku, standar penerapan
Implementasi kebijakan tata kelola dituangkan dalam IT manajemen risiko keamanan siber induk usaha (Grup
Strategic Planning (ITSP - IT Roadmap) yang disusun SMBC) serta best practice yang tersedia. Oleh karena
setelah mempertimbangkan: itu, pada tahun 2024, SMBC Indonesia merilis dan
1. Visi dan Misi SMBC Indonesia. menerapkan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan
2. Tujuan Strategis SMBC Indonesia . Siber yang memuat kerangka kerja, strategi dan
3. Aspirasi dan strategi saat merger. standar pengelolaan, dan penerapan manajemen risiko
4. Tren Industri dan Informasi Teknologi, misalnya keamanan siber Bank.
Open Source, Cloud, Open API, dan lainnya.
5. Key pain point serta tantangan utama. Adapun Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber
6. Turut juga mempertimbangkan IT Strategic Initiative ini secara umum memuat hal-hal berikut:
yang dilakukan pada periode sebelumnya. 1. Standar penerapan Tata Kelola risiko keamanan
siber yang dirumuskan untuk memastikan
kecukupan tata kelola risiko keamanan siber Bank.
258 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 261
Tinjauan Unit Pendukung
Proses Tata Kelola ini meliputi pengawasan aktif Sistem Evaluasi
oleh Dewan Komisaris dan Direksi, perumusan risk Pengukuran Kinerja TI pada tahun 2024, mencakup
appetite dan toleransi risiko serta penyelenggaraan beberapa aspek, yaitu delivery project, tata kelola,
kampanye kesadaran risiko keamanan siber secara kepuasan kantor cabang, kepuasan pelanggan, dan
berkala berkelanjutan. operational excellence. Secara keseluruhan, Divisi TI
2. Kerangka kerja manajemen risiko keamanan siber berhasil mencapai hasil yang sangat baik sepanjang
yang mencakup kecukupan ketersediaan strategi tahun 2024, dengan pencapaian di atas ukuran atau
keamanan siber, kecukupan sumber daya dan target yang telah ditentukan.
perangkat Bank serta ketersediaan dan kecukupan
ketentuan internal yang mengatur standar Roadmap Pengembangan TI
penerapan manajemen risiko keamanan siber Roadmap Pengembangan TI pada tahun 2024 sejalan
SMBC Indonesia . dengan pelaksanaan Rencana Strategis TI 2022-2026,
3. Pengelolaan sumber daya yang diperlukan di dalam yaitu dengan mengutamakan optimalisasi penggunaan
penerapan manajemen risiko keamanan siber teknologi digital, cyber security, dan efektivitas sumber
baik yang berupa Sumber Daya Manusia (SDM), daya TI, serta Tata Kelola TI. Selain itu, SMBC Indonesia
kecukupan sistem manajemen informasi keamanan juga melakukan optimalisasi penggunaan sumber daya
siber maupun berbagai bentuk sumber daya dan tata kelola melalui sinergi dengan SMBC.
lainnya yang dibutuhkan SMBC Indonesia di dalam
mengelola risiko keamanan siber. Pengembangan Tahun 2024
4. Pengendalian risiko keamanan siber melalui Pengembangan TI pada tahun 2024 dilakukan di
penerapan mekanisme kontrol maupun penerapan beberapa area, yang antara lain mencakup:
Teknologi Informasi yang diperlukan di dalam 1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
rangka untuk mengendalikan risiko keamanan siber untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya
yang mungkin terjadi di SMBC Indonesia. baik yang bersifat organik maupun in-organik.
2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
Strategi/Proses Pemulihan Bencana mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
(Disaster Recovery) konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta
SMBC Indonesia telah mengantisipasi seandainya standarisasi teknologi untuk mengurangi
mengalami bencana yang mengganggu kegiatan kompleksitas operasional .
operasional Bank. Upaya mitigasi sebagai strategi 3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan
pemulihan bencana yang dilakukan oleh Bank, dan kepatuhan terhadap peraturan dalam
mencakup: memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara
1. Memiliki prosedur untuk Rencana Kelanjutan Bisnis entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam
TI. konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia.
2. Memiliki pusat data untuk pemulihan data. 4. Implementasi keamanan siber selaras dengan
3. Melakukan secara rutin (tahunan) yaitu kegiatan kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
untuk simulasi perpindahan pusat data. Chief Information Security Officer (CISO)
Sistem/Mekanisme Pelaporan kepada Keunggulan TI SMBC Indonesia
Direksi Sebagai upaya menjaga kesinambungan dan
Selaras dengan Peraturan OJK Nomor 11/OJK.03/2022 peningkatan kapabilitas di bidang TI, SMBC Indonesia
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh telah memiliki sejumlah keunggulan, yang antara lain
Bank Umum, SMBC Indonesia melakukan pelaporan terkait dengan:
setiap semester kepada Direksi dan Dewan Komisaris 1. Tujuan dan Fokus yang jelas. Organisasi Teknologi
terkait dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi. Informasi, Proyek Spesial Teknologi Informasi,
Pelaporan mencakup rencana strategis TI, anggaran Perencanaan Strategis Teknologi Informasi 2020-
rencana strategis TI, dan pelaksanaan/implementasi 2023 dan 2022 – 2026 akan memastikan stabilisasi,
daripada inisiatif rencana strategis TI. dan kesinambungan terhadap aspirasi digital.
2. Kemampuan digital dengan mengoptimalkan dan
Selain itu, SMBC Indonesia juga melaporkan: mendapatkan nilai bisnis dari infrastruktur digital,
implementasi inisiatif rencana strategis TI, anggaran budaya dan pola pikir (model operasi), arsitektur,
TI, dan kinerja TI untuk periode triwulan dalam forum dan pengembangan aplikasi secara modern,
Komite Pengarah TI. manajemen data, dan program keamanan siber.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 259
Page 262
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
Investasi Teknologi atas serangan siber. dengan tetap mengacu pada
Pada tahun 2024, total belanja modal (capital kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
expenditure/capex) TI sesuai dengan Rencana Bisnis Chief Information Security Officer (CISO)
SMBC Indonesia adalah sebesar Rp300 Milyar.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk, namun tidak
terbatas pada implementasi sebagai berikut: OPERASIONAL
• Penyesuaian antarmuka aplikasi yang digunakan
nasabah, selaras dengan strategi korporasi Lini Operasional SMBC Indonesia memiliki visi:
transformasi brand menjadi Bank SMBC Indonesia, Menjadi mitra yang strategis dan kompeten dalam
• Memperluas implementasi SNAP (Standar Nasional penyelenggaraan layanan yang terbaik guna
API Pembayaran) untuk memperkuat pembayaran mendukung kinerja dan pertumbuhan bank.
digital, sesuai arahan cetak biru Sistem
Pembayaran Bank Indonesia, Kehadiran Lini Operasional bertujuan untuk
• Peningkatan sistem pengelolaan fraud (pemantauan mendukung pencapaian bisnis yang telah ditetapkan
dan deteksi real-time) transaksi pada kanal BI- oleh Bank. Pada tahun 2024, secara konsisten dan
FAST, berkesinambungan, Bank telah mengimplementasikan
• Membangun serta mengembangkan layanan 3 (tiga) pilar strategi yang mengedepankan kualitas
internet banking (Touchbiz Web) untuk nasabah layanan, peningkatan pengendalian internal dan
SME, serta kepatuhan serta pencapaian keunggulan lini
• Mengembangkan fitur layanan digital pada aplikasi operasional.
JENIUS (marketing automation dan merchant
installment automation kartu kredit). Inisiatif dan Strategi Operasional
Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun
Rencana Strategis 2025 periode 2022-2026, lini operasional Bank melanjutkan
Rencana Strategis TI untuk tahun 2025, masih pengembangan dengan tetap berfokus pada 3 (tiga)
mengedepankan optimalisasi penggunaan teknologi pilar strategi yang mengedepankan kualitas layanan,
digital, cyber security, efektivitas sumber daya TI, peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
serta Tata Kelola TI. Selain itu, SMBC Indonesia juga serta pencapaian keunggulan lini operasional. Inisiatif
melakukan optimalisasi penggunaan sumber daya dan tersebut dilakukan melalui langkah-langkah sebagai
tata kelola melalui sinergi dengan SMBC dilakukan di berikut:
beberapa area, yang antara lain mencakup: 1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
1. Melanjutkan implementasi kapabilitas TI yang kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
bersifat strategis untuk mendukung bisnis digital digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
dan ekosistemnya baik yang bersifat organik peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
maupun in-organik. kelancaran dan pengalaman nasabah yang
2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
melanjutkan optimalisasi terhadap penggunaan yang tinggi.
sumber daya TI, konsolidasi dan dekomisi aplikasi, 2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
serta standarisasi teknologi untuk mendukung pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
aktifitas operasional yang efektif. akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan regulator, transformasi yang berfokus pada
dan kepatuhan terhadap peraturan dalam pengawasan yang berkesinambungan dan
memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara pencapaian mekanisme pencegahan serta
entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia transaksi.
dalam IT Operating Model akan dilanjutkan dalam 3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
bentuk pelaksanaan Program Manajemen. digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
4. Implementasi berkelanjutan terhadap keamanan dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
siber dalam proses Identification, Protection, seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
Detection, Response & Report, and Recovery integrasi dan penerapan otomasi yang akan
termasuk didalamnya strategi/proses Pemulihan meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
Bencana (Disaster Recovery) sebagai antisipasi through processing), serta perbaikan terhadap
akurasi dan kualitas data.
260 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 263
Tinjauan Unit Pendukung
Selain ketiga pilar tersebut, Bank akan melanjutkan b. Otomasi secara straight through processing
pengembangan transaksi dengan menggunakan sistem dalam proses perubahan suku bunga deposito.
layanan BI-FAST sesuai dengan strategi bisnis dan
sejalan dengan rencana pengembangan dari Bank Rencana Strategis 2025
Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun periode
layanan bagi nasabah, 2022 - 2026, lini operasional bank akan melanjutkan
implementasi tersebut dengan tetap berfokus pada
Pencapaian Tahun 2024 3 (tiga) pilar strategi dalam mengedepankan kualitas
Pada tahun 2024, Operasional melanjutkan layanan, peningkatan pengendalian internal dan
implementasi berbagai inisiatif yang tetap berfokus kepatuhan serta pencapaian keunggulan lini operasional
pada 3 (tiga) pilar strategi, yaitu kualitas layanan, melalui langkah-langkah sebagai berikut:
peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan serta 1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
pencapaian keunggulan lini operasional. Berikut inisiatif kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
yang sudah dilakukan: digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
1. Peningkatan kualitas layanan kepada nasabah kelancaran dan pengalaman nasabah yang
dengan menambah layanan yang berfokus pada konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
digitalisasi dalam hal: yang tinggi.
a. Penyediaan e-advice untuk produk transaksi
forex, perubahan suku bunga kredit dan audit 2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
confirmation bagi nasabah. pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
b. Layanan antrian yang terintegrasi dengan Front akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
End System (FES), sehingga memungkinkan regulator, transformasi yang berfokus pada
nasabah melakukan pre-order transaksi pengawasan yang berkesinambungan dan
penarikan tunai. pencapaian mekanisme pencegahan serta
otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan transaksi.
pada lini operasional terus dilakukan dengan
mengimplementasikan: 3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
a. Verifikasi pengguna sistem menggunakan digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
biometrik face recognition yang diterapkan dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
pada aktivitas login system FES bagi seluruh seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
petugas cabang. integrasi dan penerapan otomasi yang akan
b. Aplikasi rekonsiliasi untuk melakukan meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
pencocokan antar GL dan monitoring terhadap through processing), serta perbaikan terhadap
seluruh GL Operations yang telah mencakup akurasi dan kualitas data.
3.000 GL pada akhir kuartal ketiga 2024.
c. Upaya perbaikan pelaporan SLIK melalui Guna mendukung pencapaian ketiga pilar tersebut,
program asesmen yang menyeluruh. Saat melalui peningkatan sinergi dengan Direktorat
ini sedang berjalan pelaksanaan rencana Teknologi Informasi, pada tahun 2025 Operasional
perbaikan dari sejak data terbentuk hingga akan berfokus pula pada 2 (dua) pilar tambahan yang
tersedia sebagai data pelaporan. mengedepankan pengamanan informasi dan digitalisasi.
Operasional juga akan meningkatkan pembangunan
3. Pencapaian keunggulan lini operasional dilakukan sumber daya manusia dengan menumbuhkan budaya
dengan mengimplementasi beberapa inisiatif yang mendorong perilaku layanan yang terbaik dan
berikut: kolaborasi serta kepatuhan dan integritas.
a. Bank secara berkelanjutan melakukan
perbaikan terhadap akurasi dan kualitas data
nasabah dengan melakukan pembersihan dan
pemutakhiran data serta penerapan validasi
pada beberapa kolom data di sistem untuk
mencegah kesalahan pengisian data.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 261
Page 264
Tata Kelola Perusahaan 262 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 265
Tata Kelola Perusahaan
07
Tata Kelola
Perusahaan
264 Prinsip Penerapan GCG 370 Transparansi Kondisi Keuangan dan
Non Keuangan Bank
266 Dasar Hukum Pelaksanaan
267 Rujukan ASEAN Corporate 371 Pembelian Kembali Saham atau
Obligasi Subordinasi
Governance Scorecard
268 Tujuan Penerapan GCG 371 Penyediaan Dana Kepada Pihak
Terkait dan Penyediaan Dana dalam
269 Struktur GCG Jumlah Besar
270 Penerapan dan Komitmen GCG 372 Audit Eksternal
278 Rapat Umum Pemegang Saham 373 Satuan Kerja Audit Internal
(RUPS)
381 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
289 Pemegang Saham Utama dan
Pengendali 384 Perkara Penting yang Dihadapi
Perusahaan Entitas Anak, Anggota
290 Dewan Komisaris Dewan Komisaris, dan Anggota
297 Direksi Direksi
304 Transparansi Informasi Dewan 385 Sanksi Administrasi
Komisaris dan Direksi 385 Akses Informasi dan Data
317 Komite di Bawah Dewan Komisaris Perusahaan
337 Komite di Bawah Direksi 386 Kode Etik
356 Sekretaris Perusahaan 387 Price Sensitive Information Personal
Account Dealing
361 Fungsi Kepatuhan
388 Tata Kelola Pengadaan Barang dan
366 Internal Fraud Jasa
368 Anti Pencucian Uang, Pencegahan 388 Sistem Pelaporan Pelanggaran
Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi 389 Kebijakan Antikorupsi dan
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT Penyuapan
dan PPPSPM) 391 Keterbukaan dalam Praktik Bad
370 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Governance
Sosial dan Politik
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik
di lingkungan SMBC Indonesia tidak hanya
berpedoman pada regulasi, tetapi juga
praktik terbaik industri di tingkat global,
regional, maupun nasional.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 263
Page 266
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip
Penerapan GCG
Hasil penilaian Tata Kelola Perusahaan dengan metode
ASEAN Corporate Governance (ACGS) Score Card 2024,
Bank memperoleh skor 108,22 atau peringkat “Leadership in
Corporate Governance” atau berada pada level 5 (>100). Skor
ini bermakna praktik GCG di SMBC Indonesia melebihi yang
disyaratkan oleh Level 1 (Struktur ACGS). Pencapaian penilaian
ini bermakna implementasi prinsip-prinsip GCG di SMBC
Indonesia telah mematuhi seluruh persyaratan internasional
sesuai dengan standar yang ditetapkan ACGS.
264 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 267
Tata Kelola Perusahaan
SMBC Indonesia menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG)
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan praktik terbaik di industri. Secara umum, prinsip
penerapan GCG adalah keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran.
Sementara sesuai dengan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 2021 yang dikeluarkan oleh Komite
Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), terdapat 4 (empat) pilar GCG yang mencakup perilaku beretika, akuntabilitas,
transparansi, dan keberlanjutan (ETAK), yang selanjutnya dibagi dalam 8 (delapan) penjabaran yang diuraikan dalam
tabel berikut ini:
Uraian Prinsip dan Rekomendasi Penerapan di SMBC Indonesia
Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung Diterapkan (Apply)
jawabnya secara independen untuk menciptakan nilai yang Bank telah menetapkan rincian tugas dan tanggung jawab masing-
berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka panjang masing organ perusahaan dan semua karyawan, termasuk Dewan
korporasi dan pemegang saham, dengan mempertimbangkan Komisaris dan Direksi secara jelas dan selaras dengan visi, misi, nilai-
kepentingan para pemangku kepentingan. nilai perusahaan (corporate values), serta strategi perusahaan.
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan Diterapkan (Apply)
ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi Direksi sebagai Dalam penetapan Dewan Komisaris dan Direksi, Bank telah
organ pengelolaan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
organ pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri antara lain:
dari para Direktur dan Komisaris yang memiliki komitmen, • Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang Kelola Bagi Bank Umum.
dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan • Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman
Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris. Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
• Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan Diterapkan (Apply)
kepentingan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Dalam penerapan di Bank, selain mempertimbangkan kondisi dan
dengan kepentingan jangka panjang korporasi dan penciptaan kinerja, Bank juga mempertimbangkan Peraturan OJK Nomor 45/
nilai yang berkelanjutan. POJK.03/2015 tentang Pemberian Remunerasi Bank Umum.
Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang Diterapkan (Apply)
erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling percaya untuk Seluruh organ dalam Bank menghindari terjadinya dominasi oleh pihak
kepentingan terbaik korporasi. mana pun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari
benturan kepentingan (conflict of interest) dan dari segala pengaruh
atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara
obyektif.
Prinsip 4: Perilaku Etis
Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara etis Diterapkan (Apply)
dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai dan budaya Bank telah memiliki Kode Etik yang belaku bagi Dewan Komisaris,
organisasi. Direksi, seluruh karyawan, serta Pihak independen. Kode Etik ini
juga mengatur penciptaan lingkungan kerja yang kondusif sebagai
implementasi penegakan nilai-nilai dan budaya Bank.
Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Intern dan Kepatuhan
Korporasi menjalankan praktik governansi korporat yang Diterapkan (Apply)
terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal Setiap tahun, Bank melakukan kajian berkala terkait dengan kecukupan
dan manajemen risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang kebijakan manajemen risiko serta sistem pengendalian internal agar
efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, selalu relevan dengan perkembangan industri. Bank tidak hanya
tujuan, maupun target kinerja korporat dalam menjalankan bisnis memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga
secara berintegritas. menerapkan praktik bisnis terbaik di lingkungan industri.
Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi
Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu Diterapkan (Apply)
mengenai semua hal yang material tentang korporasi. Bank melakukan keterbukaan informasi baik secara berkala maupun
insidentil yang mengungkapkan secara akurat informasi mengenai
Bank termasuk penjelasan kinerja Bank melalui situs web: https://www.
smbci.com ataupun situs web milik IDX dalam waktu sebagaimana
diatur dalam ketentuan & perundang-undangan yang berlaku.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 265
Page 268
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip Penerapan GCG
Uraian Prinsip dan Rekomendasi Penerapan di SMBC Indonesia
Prinsip 7: Hak-hak Pemegang Saham
Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak Diterapkan (Apply)
pemegang saham dan memastikan perlakukan yang adil Bank telah memiliki acuan dan secara jelas menuangkan hak-hak
terhadap pemegang saham, termasuk pemegang saham pemegang saham dalam pedoman Tata Kelola Perusahaan (GCG
minoritas. Semua pemegang saham memiliki kesempatan untuk Manual) yang dikaji secara berkala dan diunggah ke situs web Bank.
mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
mereka.
Prinsip 8: Hak-hak Pemangku Kepentingan
Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang Diterapkan (Apply)
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku Pengakuan hak-hak para pemangku kepentingan dibuktikan dengan
atau suatu perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan menuangkan hal tersebut dalam GCG Manual dan Kode Etik Bank.
mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan GCG Manual menempati posisi tertinggi dalam hierarki kebijakan
dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan sehingga sudah selayaknya menjadi dasar setiap kebijakan dan
usaha yang sehat secara finansial. prosedur Bank. Sedangkan kode etik menjadi panduan bagi setiap
anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen dan Karyawan
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari.
Dasar Hukum
Pelaksanaan
SMBC Indonesia selalu berpedoman pada peraturan 6. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
perundang-undangan yang berlaku dalam menerapkan (PUG-KI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite
prinsip-prinsip. Di antaranya adalah: Nasional Kebijakan Governansi.
1. Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang 7. Anggaran Dasar Bank.
Cipta Kerja yang mengubah, menghapus, atau 8. Kebijakan dan Prosedur Bank.
menetapkan pengaturan baru beberapa ketentuan
yang diatur dalam: Selanjutnya, kebijakan dan prosedur Bank
a. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 dikelompokkan dalam suatu hierarki kebijakan yang
tentang Perseroan Terbatas; terdiri dari:
b. Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 • Kebijakan Utama Bank
tentang perubahan atas Undang-Undang Kebijakan Utama Bank adalah kebijakan utama
Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan. atau induk atas seluruh kebijakan Bank, merupakan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor kebijakan yang menyangkut tata kelola, maupun
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi hal strategis lainnya yang mempengaruhi
Bank Umum yang menggantikan POJK Nomor 55/ jalannya pengelolaan Bank secara baik, dan yang
POJK.03/2016 merupakan prinsip dasar serta pedoman pokok
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ bagi semua ketentuan yang ada dan berlaku di
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola SMBC Indonesia.
bagi Bank Umum.
4. POJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Kebijakan Utama Bank adalah Pedoman Tata Kelola
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Perusahaan dan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
5. POJK lainnya termasuk yang mengatur mengenai
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, • Kebijakan Operasional Bank
Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat Kebijakan Operasional Bank adalah kebijakan
Umum Pemegang Saham, Internal Audit, Akuntan yang mengatur setiap aktivitas di Bank yang
Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur mencerminkan strategi manajemen risiko Bank
Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan. termasuk di antaranya menjelaskan secara umum
risk appetite Bank atas aktivitas tersebut.
266 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 269
Tata Kelola Perusahaan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, Pedoman 1. Tahapan/cara penggunaan suatu sistem/
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, dan aplikasi yang menjelaskan secara rinci cara
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite serta input/pengisian data pada setiap screen dan
Ketentuan yang berlaku secara bankwide atau field, atau
suatu ketentuan yang disyaratkan oleh suatu 2. Pedoman yang lebih rinci dari SOP bagi user,
ketentuan perundang-undangan untuk diperlakukan baik operator maupun supervisor, atau
sebagai kebijakan operasional. 3. Pengaturan mengenai suatu standar parameter
yang ada di sistem, atau
• Standard Operational Procedures 4. Suatu panduan ringkas yang dipergunakan
Standard Operational Procedures (SOP) adalah sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada
panduan yang mengatur secara detail atas suatu nasabah mengenai produk dan layanan, dan
proses dan menjelaskan tahapan dari suatu 5. Dibuat dengan mengacu pada SOP terkait.
kegiatan yang terstruktur dan sistematis yang
wajib dilakukan, mencakup: siapa, bagaimana, di Persetujuan atas penerbitan kebijakan dan
mana, kapan dilakukan dan mekanisme kontrolnya. prosedur dan/atau perubahannya dilakukan dengan
Pengaturan ini wajib menerapkan fungsi four eyes memperhatikan hierarki masing-masing. Kaji ulang
principle secara tegas, fungsi internal kontrol yang terhadap semua ketentuan internal dalam hierarki
memadai serta mengacu pada kebijakan. kebijakan Bank dilakukan secara berkala. Kajian
terhadap kebijakan utama dilakukan sekali setiap 2
• User Manual/Petunjuk Teknis/Petunjuk (dua) tahun, sedangkan kebijakan operasional serta
Pelaksana/dokumen lain yang dipersamakan prosedur lainnya dilakukan sekali setiap 1 (satu) tahun
User Manual atau Petunjuk Teknis, disebut juga atau lebih cepat apabila diperlukan.
Petunjuk Pelaksana adalah:
Rujukan ASEAN Corporate
Governance Scorecard
Sebagai komitmen yang kuat terhadap penerapan GCG, perusahaan memiliki praktik tata kelola yang kuat,
SMBC Indonesia juga mengacu pada GCG yang berlaku yang dapat meningkatkan kepercayaan investor dan
di regional ASEAN dengan menggunakan ASEAN berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan pasar
Corporate Governance Scorecard (ACGS), alat yang modal di wilayah tersebut.
dikembangkan oleh ASEAN Capital Markets Forum
(ACMF) untuk menilai praktik tata kelola perusahaan Untuk menilai ACGS, SMBC Indonesia telah menunjuk
dari perusahaan terbuka di negara-negara anggota konsultan independen yang akan membagi hasil
ASEAN. ACGS mengevaluasi perusahaan berdasarkan penilaiannya kepada anggota Dewan Komisaris serta
serangkaian indikator yang sejalan dengan praktik beberapa anggota Direksi terkait dalam forum khusus
terbaik internasional dalam tata kelola perusahaan. untuk tujuan perbaikan berkelanjutan.
Skor tinggi pada ACGS menunjukkan bahwa sebuah
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 267
Page 270
Tata Kelola Perusahaan
Tujuan
Penerapan GCG
Bagi SMBC Indonesia, pentingnya penerapan GCG 5. Peningkatan Reputasi Perusahaan: Perusahaan
sangat signifikan. Tidak hanya untuk keperluan Bank dengan praktik GCG yang kuat cenderung memiliki
dalam memenuhi ketentuan, namun juga dipercaya reputasi positif di pasar. Reputasi ini dapat menarik
memiliki kontribusi terhadap beberapa aspek kunci: investor, pelanggan, dan mitra bisnis, menciptakan
1. Peningkatan Transparansi: GCG mempromosikan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.
transparansi dengan menuntut perusahaan untuk
mengungkapkan informasi yang relevan mengenai Di Indonesia, pentingnya penerapan prinsip-prinsip
kinerja keuangan, kebijakan perusahaan, dan GCG ditekankan oleh berbagai undang-undang
proses pengambilan keputusan. Transparansi dan regulasi yang bertujuan untuk mempromosikan
ini membangun kepercayaan di antara investor, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam tata
kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. kelola perusahaan. Otoritas Jasa Keuangan Indonesia
2. Peningkatan Akuntabilitas: GCG membentuk (OJK) telah mengeluarkan regulasi yang mewajibkan
mekanisme pertanggungjawaban para pimpinan perusahaan terdaftar untuk mematuhi prinsip-prinsip
perusahaan atas tindakan dan keputusannya. GCG dan mengungkapkan informasi yang relevan
Akuntabilitas ini memastikan bahwa manajemen kepada pemangku kepentingan. Selain itu, Bursa Efek
bertindak demi kepentingan terbaik pemegang Indonesia (BEI) telah menetapkan pedoman GCG bagi
saham dan pemangku kepentingan, bukan untuk perusahaan terdaftar untuk diikuti.
mencari keuntungan pribadi atau agenda tertentu.
3. Perlindungan Hak Pemegang Saham: Kerangka Secara keseluruhan, GCG memainkan peran penting
kerja GCG sering kali mencakup ketentuan dalam menjamin keberlanjutan jangka panjang
untuk melindungi hak-hak pemegang saham, dan kesuksesan perusahaan dengan membentuk
seperti perlakuan yang adil dan akses terhadap budaya integritas, tanggung jawab, dan kepercayaan.
informasi. Perlindungan ini membantu mencegah Keterkaitannya dengan ASEAN CG Scorecard dan
penyalahgunaan kekuasaan dan konflik hukum Indonesia memperkuat signifikansinya dalam
kepentingan di dalam perusahaan. lingkungan bisnis regional dan domestik.
4. Manajemen Risiko: Praktik GCG mendorong
implementasi proses manajemen risiko yang efektif,
memastikan bahwa perusahaan mengidentifikasi,
menilai, dan mengurangi risiko secara tepat.
Ini membantu menjaga stabilitas keuangan
perusahaan dan kelangsungan hidup jangka
panjangnya.
268 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 271
Tata Kelola Perusahaan
Struktur GCG
Hingga berakhirnya tahun buku 2024, struktur GCG yang berlaku di SMBC INDONESIA adalah sebagai berikut:
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Direktur Utama Direksi
Satuan Kerja
Komite Audit Komite Manajemen Risiko
Audit Internal (SKAI)
Komite Pemantau Risiko Komite Aset dan Liabilitas
Komite Remunerasi
Komite Kredit
& Nominasi
Komite Tata Kelola
Komite Kebijakan Kredit
Terintegrasi
Komite Pengarah Teknologi
Informasi
Komite Human Resources
Komite Pengarah
Tata Kelola Informasi
Komite Fraud
Komite Keberlanjutan
Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi
Sekretaris Perusahaan Kepatuhan Manajemen Risiko
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 269
Page 272
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan dan
Komitmen GCG
Evaluasi penerapan GCG di SMBC Indonesia, terutama Pelaksanaan 3 (tiga) indikator tersebut dinilai pada
dilakukan melalui penilaian secara mandiri (self- aspek: Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
assessment) maupun dengan menunjuk konsultan Direksi; Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
independen. Dari hasil penilaian sendiri yang merujuk Dewan Komisaris; Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas
pada ketentuan OJK, pada 30 Juni 2024, peringkat Komite; Penanganan Benturan Kepentingan; Penerapan
penerapan tata kelola Bank adalah 2 (skala 1 sampai 3) Fungsi Kepatuhan Bank; Penerapan Fungsi Audit Intern;
dan pada 31 Desember 2024, peringkat penerapan tata Penerapan Fungsi Audit Ekstern; Penerapan Fungsi
kelola Bank adalah 1 (skala 1 sampai 3). Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian
Intern; Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
Bank juga telah menunjuk konsultan terkait untuk Penyediaan Dana Besar; Transparansi Kondisi
melakukan penilaian atau kajian atas penerapan GCG Keuangan dan Non Keuangan; Laporan Pelaksanaan
dengan pedoman pembanding yang berlaku di kawasan Tata Kelola dan Pelaporan Internal; Rencana Strategis
Asia Tenggara. Berdasarkan hasil penilaian tata Bank; Penanganan Benturan kepentingan; Pemberian
kelola perusahaan dengan metode ASEAN Corporate Remunerasi, Pemegang Saham; Penerapan Strategi
Governance Score Card 2024, Bank memperoleh Anti Fraud; serta Penerapan Keuangan Berkelanjutan.
skor 108,22 atau peringkat “Leadership in Corporate
Governance” atau berada pada level 5 (>100). Hasil Penilaian
Hasil Penilaian sendiri untuk posisi 31 Desember 2024
adalah “1” dengan kategori “Sangat Baik”, yang berlaku
PENILAIAN PENERAPAN GCG TAHUN bagi individual Bank maupun konsolidasi.
2024
Hasil Penilaian Sendiri (Self-assessment) Penerapan
Pelaksanaan penilaian merujuk pada Peraturan Otoritas Tata Kelola untuk posisi 31 Desember 2024.
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 sebagai Peringkat Definisi Peringkat
pengganti POJK Nomor 55/POJK.03/2016 dan Surat Individual 1 Sangat Baik
Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang Konsolidasi 1 Sangat Baik
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Hasil dari
penilaian mandiri (self-assessment) atas penerapan
GCG Bank tahun 2024 yang dijabarkan lebih lanjut, Analisis
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan Peringkat komposit 1 (satu) mencerminkan bahwa
pelaksanaan tata kelola ini. Manajemen Bank telah melakukan penerapan tata
kelola yang secara umum sangat baik. Hal ini tercermin
Pelaksanaan Penilaian dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip-
Penilaian sendiri atas pelaksanaan GCG dilaksanakan prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan
oleh Divisi Corporate Secretary. Dalam pelaksanaannya, dalam penerapan prinsip tata kelola, secara umum
unit kerja ini berkoordinasi dengan Divisi Kepatuhan, kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat segera
Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Audit dilakukan perbaikan oleh Manajemen Bank. Kesimpulan
Intern, serta Divisi Perencanaan dan Keuangan, Divisi atas penilaian pelaksanaan tata kelola PT Bank SMBC
Corporate Communication & DAYA, serta Divisi Human Indonesia Tbk (“Bank”) dengan mempertimbangkan
Resources. faktor-faktor penilaian tata kelola secara komprehensif
dan terstruktur adalah sebagai berikut:
Kriteria Penilaian
Mengacu pada Surat Edaran OJK Nomor 13/ A. Governance Structure
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Faktor - faktor positif aspek governance
Bank Umum, kriteria yang digunakan dalam penilaian structure Bank adalah:
adalah: • Struktur keanggotaan Direksi dan Dewan
1. Governance Structure Komisaris telah disusun sesuai dengan
2. Governance Process ketentuan perundang-undangan.
3. Governance Outcome • Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris yang
menjabat telah mendapat persetujuan dari
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
270 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 273
Tata Kelola Perusahaan
dan lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit dipublikasikan pada tanggal 28 Februari 2024.
& proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola untuk tahun
(“OJK”). buku 2024 sedang dalam proses penyusunan
• Seluruh anggota Direksi maupun Dewan dan akan dipublikasikan tepat waktu.
Komisaris memiliki komitmen untuk selalu • Pelaporan internal telah dilakukan secara
menjaga integritas, reputasi keuangan dan lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan
kompetensinya. dukungan sumber daya dan prosedur yang
• Susunan keanggotaan dari setiap Komite memadai.
Dewan Komisaris telah disusun sesuai dengan • Bank didukung dengan sistem informasi
ketentuan perundang-undangan. Tugas dan yang andal, yang didukung oleh sumber
tanggung jawab setiap Komite Dewan Komisaris daya manusia yang kompeten dan teknologi
telah dimuat secara jelas dalam Pedoman dan informasi (security system) yang memadai.
Tata Tertib Kerja yang dikaji secara berkala, • Rencana strategis Bank telah disusun dalam
termasuk disesuaikan dengan Peraturan OJK bentuk Rencana Korporasi (corporate plan) dan
terbaru No. 17 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rencana Bisnis (business plan) sesuai dengan
Tata Kelola Bagi Bank Umum. visi dan misi Bank, dan didukung oleh Pemilik
• Bank telah memiliki ketentuan berupa Bank.
kebijakan dan prosedur mengenai benturan • Bank telah memiliki kebijakan remunerasi yang
kepentingan, yang dikaji secara berkala dituangkan secara tertulis dalam kebijakan
• Satuan Kerja Kepatuhan didukung dengan Human Resources.
sumber daya manusia yang berkualitas • Bank telah menyusun dan menerapkan strategi
dan independen terhadap operasional unit anti fraud, yang diwujudkan dalam 4 (empat)
kerja lainnya, selain itu penunjukan Direktur pilar, yaitu (i) pencegahan, (ii) deteksi, (iii)
Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan investigasi, pelaporan dan sanksi, serta (iv)
perundang-undangan. pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut
• Fungsi Audit intern didukung dengan • Bank saat ini memiliki produk keuangan
sumber daya manusia yang berkualitas dan berkelanjutan berupa ESG Mutual Fund, ESG
independen terhadap operasional unit kerja Deposit, Sustainability-linked Loan, Green
lainnya. Struktur Satuan Kerja Audit Intern Loan, dan Social Loan.
(SKAI) dan Panduan Kerja SKAI telah sesuai • Merujuk surat dari Otoritas Jasa Keuangan
dengan ketentuan perundang-undangan. (“OJK”) No. S-46/PB.11/2024 tanggal 29
• Struktur organisasi untuk mendukung Juli 2024, penunjukkan Entitas Utama dan
penerapan manajemen risiko dan pengendalian pembentukan Konglomerasi Keuangan SMBC
intern telah memadai didukung dengan telah dicatat dalam administrasi pengawasan
kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko OJK dengan struktur yaitu PT Bank SMBC
yang memadai. Indonesia Tbk sebagai Entitas Utama dan PT
• Penugasan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha
Akuntan Publik ( KAP) sebagai pelaksana dan PT Summit Oto Finance sebagai Entitas
fungsi audit ekstern telah dilakukan dengan Anggota.
memperhatikan kapasitas KAP yang ditunjuk, • Dengan rampungnya proses akuisisi PT Oto
legalitas perjanjian kerja, ruang lingkup Multiartha dan PT Summit Oto Finance serta
audit, standar profesional akuntan publik penunjukan Bank sebagai Entitas Utama
dan komunikasi OJK dengan KAP dimaksud oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation
dengan baik. Penugasan ini sesuai dengan dengan surat tertanggal 15 Maret 2024, serta
rekomendasi Komite Audit yang disetujui oleh dengan merujuk pada surat dari Otoritas Jasa
RUPS Tahunan tanggal 21 Maret 2024. Keuangan No.S-46/PB.11/2024 tanggal 29 Juli
• Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen 2024 mengenai Penunjukkan Entitas Utama
Risiko, Kebijakan Perkreditan, Prosedur Batas dan Pembentukan Konglomerasi Keuangan
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Prosedur Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Operasional Bisnis termasuk pemantauan serta (KK SMBC), Bank telah menyusun Piagam
prosedur penanganan kredit bermasalah untuk Korporasi, Pedoman Tata Kelola Terintegrasi,
semua penyediaan dana termasuk pihak terkait. Pedoman & Tata Tertib Kerja Komite Tata
• Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur Kelola Terintegrasi dan Pedoman & Tata Tertib
mengenai tata cara pelaksanaan transparansi Kerja Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
kondisi keuangan dan non keuangan. sekaligus membentuk Komite Tata Kelola
• Bank telah menyusun Laporan Pelaksanaan Terintegrasi dan Komite Manajemen Risiko
Tata Kelola pada setiap akhir tahun buku, Terintegrasi.
terakhir untuk tahun buku 2023 dan telah
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 271
Page 274
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan dan Komitmen GCG
Faktor-faktor negatif aspek governance diakses dengan mudah oleh pihak yang
structure Bank adalah: berkepentingan.
Tidak terdapat faktor Negatif. • Fungsi Direktur Kepatuhan dan satuan kerja
Kepatuhan telah dijalankan sesuai dengan
B. Governance Process ketentuan perundang-undangan.
Faktor - faktor positif aspek governance • Tugas dan tanggung jawab Direksi dalam
process Bank adalah: kaitan dengan pengendalian intern telah
• Pengelolaan Bank oleh Direksi serta sesuai dengan ketentuan perundang-
Pengawasan terhadap tindakan Direksi undangan. Temuan audit telah ditindaklanjuti
Bank oleh Dewan Komisaris telah dilakukan dengan arahan Dewan Komisaris, dan untuk
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab meningkatkan efektivitas pelaksanaan kerja
sebagaimana diatur dalam pedoman Tata Internal Audit. Kaji ulang atas efektivitas
Tertib masing-masing, Kebijakan dan Prosedur pelaksanaan kerja Audit Intern telah dilakukan
Bank, serta Anggaran Dasar Bank, yang secara pada tahun 2022. Kaji ulang dilakukan oleh
berkala dikaji oleh Bank. PT RSM Indonesia yang merupakan
• Penerapan tata kelola perusahaan secara independent assessor. Hasil dari kaji ulang
menyeluruh telah dilakukan oleh Direksi dan tersebut adalah “Generally Conform” tanpa
dipastikan oleh Dewan Komisaris. temuan maupun rekomendasi, dan telah
• Pemegang Saham Bank tidak melakukan disampaikan kepada OJK pada bulan Agustus
intervensi terhadap pengelolaan Bank yang 2022. Kaji ulang berikutnya akan dilakukan
dilakukan Direksi dalam rangka pelaksanaan pada tahun 2025.
prinsip-prinsip GCG. Terkait dengan hal ini, • AP dan KAP yang ditunjuk, mampu bekerja
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur secara independen, memenuhi standar
khusus serta melakukan kajian secara profesional akuntan publik dan perjanjian kerja
berkala terkait Alur Komunikasi antara Bank serta ruang lingkup audit yang ditetapkan.
dengan pemegang saham mayoritas Bank, • Tugas Direksi dan Dewan Komisaris terkait
yaitu Sumitomo Mitsui Banking Corporation dengan penerapan manajemen risiko
(“SMBC”). Sebaliknya, Bank juga mengatur dinyatakan dengan jelas dalam prosedur
alur komunikasi dengan anak perusahaan yang internal sesuai ketentuan perundang-undangan
secara berkala dikaji oleh divisi terkait. yang berlaku dan telah dijalankan secara
• Komite-komite Dewan Komisaris telah masing- prudent.
masing menjalankan tugas dan tanggung • Bank telah secara berkala mengevaluasi dan
jawabnya sesuai Pedoman dan Tata Tertib mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur
Kerja Komite. Didalam upaya meningkatkan agar sesuai dengan ketentuan dan perundang-
kinerjanya, masing-masing Komite telah undangan yang berlaku. Bank juga telah
melakukan penilaian sendiri terhadap kinerja memastikan proses yang memadai untuk
komite yang disampaikan ke Rapat Dewan penyediaan dana kepada pihak terkait (related
Komisaris, yang kemudian dibahas dalam party) dan penyediaan dana dalam jumlah
rangka perbaikan kinerja komite. Penilaian juga besar (large exposure) agar sesuai dengan
dilakukan terhadap pihak independen komite prinsip kehati-hatian, serta pengambilan
secara individual, untuk menilai kapasitas dan keputusan terkait hal tersebut dilakukan secara
independensi dari setiap pihak independen. independen tanpa intervensi dari pihak terkait
• Direksi dan Dewan Komisaris tidak ikut dan/atau pihak lainnya.
mengambil keputusan dalam hal suatu • Bank telah melakukan transparansi kondisi
hal yang akan diputuskan mengandung keuangan dan non-keuangan kepada para
Benturan Kepentingan. Di dalam melakukan Pemangku Kepentingan, menyampaikan
pengelolaan transaksi yang mengandung laporan dengan isi yang sesuai dengan
Benturan Kepentingan, maka setiap pihak ketentuan dan perundang-undangan yang
wajib melakukan pemeriksaan atas transaksi berlaku secara tepat waktu.
yang akan dimasuki oleh Bank dengan pihak • Bank telah melakukan aksi korporasi strategis
yang berpotensi memiliki benturan kepentingan baik yang terkait langsung maupun tidak
dengan Direksi dan Dewan Komisaris. langsung dengan proyek Utopia, dengan
Karenanya, Daftar Pihak Terkait Bank dapat memperhatikan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku.
272 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 275
Tata Kelola Perusahaan
• Aksi Korporasi ini meliputi transaksi afiliasi • Sejalan dengan komitmen dalam Kebijakan
yang mengandung nilai material serta Tata Kelola terkait kepatuhan terhadap
peningkatan modal dengan cara menerbitkan Hukum dan Peraturan Perundangan, setiap
hak dengan memesan efek terlebih dahulu pengambilan keputusan dan kegiatan
(rights issue). operasional Bank senantiasa merujuk kepada
• Terkait dengan perubahan permodalan, ketentuan yang berlaku
Bank telah melakukan pengalihan Treasury • Internal Audit selalu menjaga obyektivitas atau
Stock dengan cara menarik ke dalam Modal independensi dalam menjalankan fungsinya.
Ditempatkan dan mendapatkan persetujuan Seluruh cakupan dan temuan audit dikaji
dari para pemegang obligasi terlebih dahulu dalam rapat Komite Audit secara berkala.
sebelum aksi Korporasi dimaksud berlaku • Bank telah menerapkan manajemen risiko
efektif. secara efektif. Tingkat kesehatan Bank baik
• Rencana Bisnis Bank tahun 2024-2026 serta secara individu maupun konsolidasi berada
perubahannya dan Rencana Bisnis Bank tahun pada level 2 selama beberapa periode yang
2025-2027 telah disusun dengan asumsi yang terdiri atas penilaian terhadap risiko inheren
realistis, komprehensif, terukur (achievable) dan kualitas penerapan manajemen risiko
dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, (dengan profil risiko level 2).
serta memiliki fleksibilitas yang cukup sehingga • Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
responsif terhadap perubahan internal dan dana dalam jumlah besar dilakukan sesuai
eksternal. dengan ketentuan perundang-undangan, dan
telah dilaporkan secara tepat waktu kepada
Faktor-faktor negatif aspek governance OJK.
process Bank adalah: • Kewajiban penyusunan laporan dan
Tidak terdapat faktor-faktor negatif dari aspek ini. penyampaian laporan kepada OJK telah
dilakukan dengan isi yang sesuai dengan
C. Governance Outcome ketentuan perundang-undangan.
Faktor - faktor positif aspek governance • Revisi RBB untuk tahun 2024-2026 dan
outcome Bank adalah: Rencana Bisnis tahun 2025-2027 telah
• Untuk tahun buku 2023, Direksi dan Dewan disusun oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
Komisaris telah mempertanggungjawabkan Komisaris, serta disampaikan kepada OJK
pelaksanaan tugasnya kepada pemegang pada tanggal 29 November 2024.
saham, yang telah diterima dan memperoleh • Sebagai bentuk komitmen atas Transparansi
acquit et de charge melalui RUPS Tahunan dan Tata Kelola, pada 7 Oktober 2024 Bank
pada tanggal 21 Maret 2024. Untuk tahun meraih penghargaan dalam ajang Annual
buku 2024, pertanggungjawaban Direksi dan Report Award 2023 yang diselenggarakan oleh
Dewan Komisaris akan dilakukan melalui RUPS Komite Nasional Kebijakan Governansi.
Tahunan yanga kan diselenggarakan pada • Pada 21 November 2024, Bank kembali
bulan April 2025. meraih peringkat platinum dalam ajang Asia
• Berita acara Rapat Direksi atau Rapat Dewan Sustainability Reporting Rating 2024 yang
Komisaris telah didokumentasikan dengan diselenggarakan oleh National Center for
baik, selain itu keputusan atau rekomendasi Corporate Reporting sebagai bentuk apresiasi
yang dihasilkan dari Rapat tersebut telah dan terhadap transparansi dan akuntabilitas
dalam proses tindak lanjut. peerusahaandalam upaya dan pelaporan
• Kinerja Komite Dewan Komisaris mengalami keberlanjutan.
peningkatan dari sisi pembahasan yang
variatif, frekuensi Rapat yang meningkat Faktor - faktor negatif aspek governance
dengan materi Rapat yang relevan, sehingga outcome Bank adalah:
Dewan Komisaris dapat memberikan masukan Masih terdapat sanksi denda yang dikenakan
yang tepat guna. regulator terhadap keterlambatan dan/atau
• Kegiatan operasional Bank bebas dari kesalahan penyampaian laporan. Bank dalam hal ini
intervensi pemegang saham /pihak terkait/ terus menerus melakukan sosialisasi atas komitmen
pihak lainnya yang dapat menimbulkan Bank akan “Zero Penalties” dan penerapan budaya
benturan kepentingan yang dapat merugikan kepatuhan yang lebih aktif. Bank juga menerapkan
Bank atau mengurangi keuntungan Bank. penyusunan Root Cause Analysis atas setiap
• Budaya kepatuhan terus menerus digaungkan denda yang dikenakan dan melakukan tindak
dan pendekatan dilakukan secara aktif. lanjut serta langkah perbaikan dan pencegahan
agar kesalahan serupa tidak terulang atau dapat
dihindari semaksimal mungkin.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 273
Page 276
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan dan Komitmen GCG
TINJAUAN PELAKSANAAN GCG TAHUN melakukan pembaruan atas kebijakan dan prosedur
2024 yang berlaku agar tetap relevan dengan operasional
Bank, menyelenggarakan sosialisasi baik melalui
Sebagai wujud dari komitmen terhadap penerapan rapat maupun email broadcast atas peraturan baru
atau pelaksanaan tata Kelola yang baik, Bank selalu dan kebijakan serta prosedur yang berubah, lalu
berupaya meningkatkan pelaksanaan prinsip-prinsip menggunggah kebijakan dan prosedur tersebut dalam
GCG dari tahun ke tahun. selama tahun 2024 Bank media portalkita atau Aplikasi yang dapat diakses
melakukan beberapa langkah yang signifikan dengan secara internal, dan melengkapi dengan penilaian
tujuan untuk menyelaraskan operasional bank dengan sendiri atau pemeriksaan atas realisasi dari kebijakan
standar global sebagai bagian dari kelompok keuangan atau prosedur tersebut. Upaya ini mencerminkan
SMBC, yaitu yang terkait dengan peningkatan kualitas dedikasi Bank dalam menjaga kepatuhan terhadap
transparansi, dan kepastian akan pertumbuhan yang ketentuan yang berlaku.
berkelanjutan.
Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
Langkah-langkah tersebut antara lain: RUPS pada tanggal 7 Desember 2023 menyetujui
pengalihan Treasury Stock dengan cara menarik ke
Penyesuaian dan Perubahan Anggaran Dasar dalam modal simpanan, dan karenanya mengurangi
Dalam rangka penguatan tata Kelola serta kepatuhan modal disetor. Di dalam rangka menjaga kepercayaan
Bank terhadap Peraturan OJK Nomor 17 tahun 2023, investor sekaligus memperkuat reputasi Bank di
Bank melakukan penyesuaian Anggaran Dasar melalui pasar modal, serta untuk menghormati hak-hak
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan para pemegang obligasi sesuai dengan perjanjian
tanggal 21 Maret 2024, yang antara lain mengatur perwaliamanatan, maka RUPO diselenggarakan pada
ketentuan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris tanggal 17 Januari 2024. Mekanisme RUPO telah
yang diatur lebih lanjut dalam Pedoman Tata Kelola dijalankan dengan baik dan Bank memastikan bahwa
Perusahaan, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi keputusan strategis terkait obligasi tersebut diterima
dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. oleh para pemegang obligasi tanpa mengorbankan
Keputusan RUPS Tahunan ini merupakan upaya prinsip tata Kelola.
berkelanjutan dari RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni
2023 yang menyetujui perubahan kuorum untuk Pemenuhan saham Free Float
keputusan-keputusan Rapat Dewan Komisaris menjadi Dalam rangka meningkatkan likuiditas saham di bursa,
2/3. pencegahan atas konsentrasi kepemilikan saham
yang berlebihan, serta guna memperkuat mekanisme
Anggaran Dasar Bank kembali diubah dalam rangka pengawasan pasar, Bursa Efek memberlakukan
transformasi branding, dimana Bank melakukan ketentuan atas persentase saham yang dimiliki oleh
perubahan nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia publik dan dapat diperdagangkan di Bursa. Dengan
Tbk. Perubahan ini diputuskan dengan RUPS Luar adanya Treasury Stock yang belum dialihkan, aksi
Biasa tanggal 29 Agustus 2024, dan berlaku efektif Korporasi berupa penerbitan hak memesan efek terlebih
pada tanggal 2 Oktober 2024 sejak OJK memberikan dahulu (HMETD), serta perubahan ketentuan Bursa
persetujuan atas perubahan nama ini melalui surat mengenai Free Float, Bank kembali menata persentase
nomor S-236/PB.02/2024 tanggal 25 September 2024. kepemilikan saham free float, dengan cara, mengalihkan
saham melalui bursa, menggunakan sebagian saham
Peningkatan Standar Etika Bank untuk program Material Risk Taker, dan kemudian
Pada awal tahun 2024, Bank melakukan kajian menarik Treasury Stock ke dalam modal simpanan,
dan pembaruan atas Kode Etik untuk memastikan serta berkat dukungan penuh dari pemegang saham
keselarasan dengan standar regulasi dan praktik mayoritasnya, Bank berhasil memenuhi ketentuan ini
etika terkini. Hal ini menandakan pendekatan proaktif pada kwartal pertama tahun 2024.
terhadap perkembangan pertimbangan etika, untuk
memastikan semua karyawan mematuhi standar Pelaksanaan HMETD
profesional tertinggi. Untuk mendukung strategi pertumbuhan anorganik
perusahaan melalui akuisisi dua perusahaan
Pembaruan Kebijakan dan Prosedur pembiayaan, yaitu PT Oto Multiartha (OTO) dan
Di dalam rangka menjaga kepatuhan terhadap PT Summit Oto Finance (SOF). Melalui akuisisi ini,
peraturan OJK dan ketentuan regulator lainnya, Bank Bank berencana untuk meningkatkan portofolio
274 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 277
Tata Kelola Perusahaan
bisnisnya ke sektor pembiayaan perusahaan, sehingga (dalam level Direksi) yang bertugas mengevaluasi
dapat meningkatkan diversifikasi pendapatan dan pelaksanaan manajemen risiko yang efektif di dalam
memperkuat posisi Bank dalam industri keuangan konglomerasi keuangan. Laporan pelaksanaan Tata
di Indonesia. Penerbitan HMETD ini dilakukan oleh Kelola terintegrasi lebih lanjut dituangkan secara
Bank dengan memperhatikan prinsip tata Kelola dan terpisah.
memperlihatkan komitmen Bank di dalam meningkatkan
nilai perusahaan bagi para pemegang sahamnya. Peningkatan Fungsi Pengawasan dan
Independensi Dewan Komisaris
Transparansi dan Akuntabilitas dalam akuisisi Dengan bertambahnya “keluarga baru”, penting bagi
saham Bank untuk memperkuat fungsi pengawasan khususnya
Pada waktu melakukan akuisisi atas saham-saham di bidang manajemen risiko. Melalui RUPS Luar Biasa
SMBC pada OTO dan SOF yang rampung di tanggal tanggal 29 Agustus 2024, Bank mengangkat 1 (satu)
27 Maret 2024, dengan memperhatikan akuntabilitas orang komisaris independen yang berpengalaman di
dan pertanggungjawaban Bank, Bank telah melakukan bidang manajemen risiko dan tidak memiliki hubungan
due diligence dan kajian yang komprehensif termasuk keterkaitan dengan pemegang saham pengendali baik
dampak yang mungkin timbul serta melakukan dalam hal kepengurusan, kepemilikan saham ataupun
keterbukaan informasi atas transaksi yang dinilai hubungan keuangan lainnya. Hal mana merupakan
wajar oleh Penilai Independen terlebih dahulu. Secara salah satu upaya Bank di dalam meningkatkan
keseluruhan transaksi ini dilakukan dengan sepenuhnya kualitas pengawasan di bidang manajemen risiko,
memenuhi ketentuan perundang-undangan. dengan nasihat dan rekomendasi yang diberikan lebih
bermuatan independen, karenanya akan meningkatkan
Perubahan Status Kelompok Usaha Bank menjadi akuntabilitas Bank yang lebih baik. Secara tidak
Konglomerasi Keuangan sengaja, perubahan susunan anggota Dewan Komisaris
Dengan bergabungnya OTO dan SOF, maka ini memperlihatkan pengakuan Bank atas kesetaraan
Konglomerasi Keuangan SMBC dibentuk, diikuti gender dalam jajaran Dewan Komisaris.
dengan penerapan tata kelola, audit, manajemen
risiko dan kepatuhan yang terintegrasi. Bank ditunjuk
oleh SMBC sebagai Entitas Utama, dengan entitas PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
anggota yang terdiri dari BTPN Syariah, OTO dan PERUSAHAAN TERBUKA
SOF. Piagam Korporasi disusun dan disepakati oleh
seluruh entitas, disusul dengan pembentukan Pedoman Sesuai dengan Peraturan Jasa Keuangan (POJK)
Tata Kelola Terintegrasi, perubahan dan reformasi Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran Otoritas
Komite Tata Kelola Perusahaan menjadi Komite Tata Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 32/SEOJK.04/2015
Kelola Terintegrasi (dalam level Dewan Komisaris) yang tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka,
mengevaluasi pelaksanaan kepatuhan terintegrasi berikut adalah penerapan aspek dan prinsip tata kelola
yang efektif dalam konglomerasi keuangan, dan perusahaan berdasarkan pendekatan “comply or
pembentukan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi explain” oleh Bank:
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
Prinsip 1 1.1 Perusahaan Terbuka memiliki cara Comply Prosedur teknis pemungutan suara diatur dalam
Meningkatkan Nilai atau prosedur teknis pengumpulan Anggaran Dasar Bank serta pedoman setiap
Penyelenggaraan RUPS suara (voting) baik secara kali Bank berencana mengadakan Rapat Umum
terbuka maupun tertutup yang Pemegang Saham. Kedua dokumen tersebut
mengedepankan independensi, dan dipublikasikan di situs web Bank dan di KSEI
kepentingan pemegang saham. platform e-proxy.
1.2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Comply Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
Dewan Komisaris Perusahaan diselenggarakan 21 Maret 2024 dihadiri oleh
Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan yang menjabat, baik secara fisik maupun
virtual
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia Comply Ringkasan risalah RUPS telah tersedia di situs web
dalam Situs Web Perusahaan SMBC Indonesia.
Terbuka paling sedikit selama 1
tahun.
Prinsip 2 2.1 Perusahaan Terbuka memiliki suatu Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan
Meningkatkan Kualitas kebijakan komunikasi dengan komunikasi dengan pemegang saham atau investor
Komunikasi Perusahaan pemegang saham atau investor. yang di dalamnya mencakup:
Terbuka dengan 1. Strategi
Pemegang Saham atau 2. Program
Investor 3. Waktu pelaksanaan komunikasi
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 275
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan dan Komitmen GCG
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
2.2 Perusahaan Terbuka Comply Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Saham
mengungkapkan kebijakan telah diungkapkan dalam situs web Bank.
komunikasi Perusahaan Terbuka Kebijakan komunikasi tersebut diatur dalam
dengan pemegang saham atau Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.
investor dalam situs web.
Prinsip 3 3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Comply Penetapan jumlah anggota Dewan Komisaris
Memperkuat Komisaris mempertimbangkan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan
Keanggotaan dan kondisi Perusahaan Terbuka dan kompleksitas Bank.
Komposisi Dewan
Komisaris 3.2 Penentuan komposisi anggota Comply Komposisi Dewan Komisaris didasarkan pada
Dewan Komisaris memperhatikan keahlian, pengalaman profesional, latar belakang
keberagaman keahlian, untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
pengetahuan, dan pengalaman yang Dewan Komisaris.
dibutuhkan
Prinsip 4 4.1 Dewan Komisaris mempunyai Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
Meningkatkan Kualitas kebijakan penilaian sendiri (self- assessment untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
Pelaksanaan Tugas assessment) untuk menilai kinerja dengan cakupan antara lain:
dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
Dewan Komisaris 2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolok ukur atau kriteria penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
4.2 Kebijakan Penilaian Sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment diatur dalam Pedoman
assessment) untuk menilai kinerja dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
Dewan Komisaris, diungkapkan Nominasi dan diungkapkan dalam Laporan
melalui Laporan Tahunan Tahunan 2023 ini pada bagian Penilaian Kinerja
Perusahaan Terbuka Dewan Komisaris.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Dewan
kebijakan terkait pengunduran diri Komisaris apabila terlibat kejahatan keuangan
anggota Dewan Komisaris apabila diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
terlibat dalam kejahatan keuangan. Komisaris.
4.4 Dewan Komisaris atau Komite yang Comply Kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota
menjalankan fungsi Nominasi dan Direksi diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Remunerasi menyusun kebijakan Komite Remunerasi dan Nominasi.
suksesi dalam proses nominasi
anggota Direksi.
Prinsip 5 5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Comply Penetapan jumlah anggota Direksi dilakukan
mempertimbangkan kondisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
Perusahaan Terbuka serta efektivitas kompleksitas Bank.
dalam pengambilan keputusan.
5.2 Penentuan komposisi anggota Comply Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
Direksi memperhatikan, perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
keberagaman keahlian, belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan
pengetahuan, dan pengalaman yang tugas Direksi.
dibutuhkan.
5.3 Anggota Direksi yang membawahi Comply Direktur Keuangan SMBC Indonesia memiliki
bidang akuntansi atau keuangan kompetensi di bidang akuntansi dan keuangan.
memiliki keahlian dan/atau Rinciannya diungkapkan dalam Laporan Tahunan
pengetahuan di bidang akuntansi. 2024 ini pada bagian “Profil Direksi”.
Prinsip 6 6.1 Direksi mempunyai kebijakan Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
penilaian sendiri (self-assessment) assessment untuk menilai kinerja Direksi, dengan
untuk menilai kinerja Direksi. cakupan antara lain:
1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolak ukur atau kriteria Penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
276 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 279
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment telah diungkapkan
assessment) untuk menilai kinerja dalam Laporan Tahunan 2024 ini pada bagian
Direksi diungkapkan melalui laporan Penilaian Kinerja Direksi.
tahunan Perusahaan Terbuka.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi
pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan diatur
apabila terlibat dalam kejahatan dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi.
keuangan.
Prinsip 7 7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Ketentuan mengenai pencegahan insider trading
Meningkatkan Aspek kebijakan untuk mencegah terjadinya diatur dalam Prosedur Kepemilikan atas Informasi
Tata Kelola Perusahaan insider trading. yang Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi,
melalui Partisipasi dan Kepemilikan Pribadi.
Pemangku Kepentingan
7.2 Ketentuan mengenai pencegahan Comply SMBC Indonesia memiliki prosedur mengenai
insider trading diatur dalam Prosedur Informasi Orang Dalam dan Transaksi & Investasi
Kepemilikan atas Informasi yang Pribadi yang juga mengatur pencegahan insider
Sensitif terhadap Harga, Transaksi trading, Kepemilikan atas Informasi yang
Investasi dan Kepemilikan Pribadi. Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi dan
Kepemilikan Pribadi.
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan tersebut meliputi antara lain:
kebijakan tentang seleksi dan 1. Kriteria dalam pemilihan vendor
peningkatan kemampuan pemasok 2. Upaya peningkatan kemampuan vendor
atau vendor. 3. Pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan
vendor
Ketentuan terkait seleksi dan peningkatan
kemampuan pemasok atau vendor telah
diungkapkan di dalam situs web Bank.
7.4 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan mencakup pertimbangan dalam
kebijakan untuk pemenuhan hak-hak melakukan perjanjian serta tindak lanjut dalam
kreditur. pemenuhan kewajiban terhadap kreditur. Kebijakan
tersebut telah diungkapkan di dalam situs web
Bank.
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan sistem whistleblowing mencakup:
kebijakan sistem whistleblowing 1. Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan
melalui sistem whistleblowing.
2. Cara pengaduan.
3. Perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor.
4. Penanganan pengaduan
5. Pihak yang mengelola aduan.
6. Hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan.
Ketentuan tersebut telah diungkapkan dalam situs
web Bank.
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan insentif jangka panjang kepada Direksi
kebijakan pemberian insentif dan Karyawan diatur dalam SOP MESOP.
jangka panjang kepada Direksi dan
Karyawan.
Prinsip 8 8.1 Perusahaan Terbuka memanfaatkan Comply SMBC Indonesia memiliki akun resmi sosial media:
Meningkatkan penggunaan teknologi informasi Facebook : SMBCI
Pelaksanaan secara lebih luas selain situs Twitter : @smbc_indonesia
Keterbukaan Informasi web sebagai media keterbukaan Youtube : @smbc.indonesia
informasi. LinkedIn : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Instagram : @smbc.indonesia
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan Comply Laporan Tahunan Bank telah mengungkapkan
Terbuka mengungkapkan pemilik pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
manfaat akhir dalam kepemilikan Perusahaan Terbuka paling sedikit 5%. Informasi
saham Perusahaan Terbuka paling tersebut juga diungkapkan di dalam situs web
sedikit 5%, selain pengungkapan Bank.
pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka melalui pemegang saham
utama dan pengendali.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 277
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS)
DASAR HUKUM 4. Setiap pemegang saham tunduk dan patuh
terhadap Anggaran Dasar Bank serta peraturan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan perundang-undangan yang berlaku.
organ Perseroan yang memiliki semua kewenangan 5. Pemegang saham pengendali wajib
yang tidak didelegasikan kepada Dewan Komisaris dan mempertimbangkan kepentingan pemegang saham
Direksi. Melalui RUPS, Pemegang Saham menggunakan minoritas dan pemegang saham lainnya sesuai
haknya dalam pengambilan keputusan. dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, RUPS Bank terbagi 6. Pemegang saham minoritas bertanggung jawab
menjadi 2 (dua), yaitu RUPS Tahunan dan RUPS lainnya untuk menggunakan haknya sesuai dengan
atau disebut juga RUPS Luar Biasa. Adapun dasar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
hukum penyelenggaraan RUPS mengacu pada: Anggaran Dasar Bank.
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang 7. Mengungkapkan daftar pihak terkait, apabila
Perseroan Terbatas. pemegang saham bertindak sebagai pemegang
2. Peraturan Otoritas Jasa Nomor 15/POJK.04/2020 saham pengendali pada Bank.
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/ PELAKSANAAN RUPS TAHUN BUKU
POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum 2024
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
Elektronik. Sepanjang tahun 2024, SMBC Indonesia telah
4. Anggaran Dasar PT Bank SMBC Indonesia Tbk. menyelenggarakan 2 (dua) kali RUPS, yaitu 1 (satu) kali
RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 21
Maret 2024 dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa yang
HAK DAN TANGGUNG JAWAB diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus 2024 yang
PEMEGANG SAHAM dihadiri baik secara fisik maupun virtual oleh para
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.
SMBC Indonesia memberikan perlakuan yang adil
terhadap seluruh pemegang saham, sesuai yang Mekanisme Pemungutan dan
diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan, Perhitungan Suara RUPS
seperti POJK Nomor 17/2023 tentang Penerapan Tata Mekanisme pengambilan keputusan dan tata cara
Kelola Bank Umum. Kebijakan tersebut tercermin pemungutan serta perhitungan suara diatur dalam tata
melalui uraian hak dan tanggung jawab Pemegang tertib RUPS yang diungkapkan dalam situs web Bank,
Saham, yang antara lain mencakup: situs web PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs web
1. Pemegang saham berhak untuk hadir dalam RUPS PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seluruh
baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat informasi tersebut telah disampaikan kepada Pemegang
kuasa, memberikan tanggapan terhadap agenda Saham.
RUPS serta turut berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan sesuai dengan jumlah saham yang Setiap Pemegang Saham atau kuasa Pemegang
dimiliki. Saham memiliki hak bertanya dan/atau mengajukan
2. Pemegang saham berhak untuk memperoleh pendapat kepada Pemimpin rapat sebelum diadakan
informasi yang akurat, memadai dan tepat pemungutan suara untuk setiap agenda rapat. Dalam
waktu berkaitan dengan Perseroan sepanjang perhitungan suara, 1 (satu) saham memberi hak kepada
berhubungan dengan agenda RUPS dan tidak pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara,
bertentangan dengan kepentingan Perseroan, apabila seorang pemegang saham mempunyai lebih
sehingga pemegang saham dapat mengambil dari 1 (satu) saham, yang bersangkutan hanya diberikan
keputusan yang tepat di dalam RUPS. suara 1 (satu) kali saja dan suaranya itu mewakili seluruh
3. Pemegang saham berhak untuk memperoleh jumlah saham yang dimilikinya.
pembagian laba bersih dalam bentuk dividen dan
pembagian laba dalam bentuk lain sesuai dengan Mekanisme pengambilan keputusan melalui
jumlah saham yang dimiliki. pengumpulan suara (voting) secara terbuka, dilakukan
278 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 281
Tata Kelola Perusahaan
dengan cara Ketua Rapat meminta kepada Pemegang Pemegang Saham dapat memberikan suara atas usulan
Saham atau Kuasa Pemegang Saham yang menyatakan mata acara yang diusulkan oleh Bank tanpa kedatangan
tidak setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan secara fisik ke tempat pelaksanaan RUPS. Kesempatan
agar mengangkat tangan masing-masing. Untuk memberikan suara diberikan kepada pemegang
memudahkan penghitungan, pemegang saham atau saham dari sejak tanggal panggilan sampai dengan
kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak pelaksanaan RUPS dan dijumlahkan dengan suara dari
setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan pemegang saham yang hadir secara fisik atau datang
dimohon mencantumkan nama dan jumlah suara yang ke tempat pelaksanaan RUPS.
dikeluarkan dalam kartu suara yang disediakan oleh
Biro Administrasi Efek. Keterlibatan Pihak Independen dalam
Penghitungan Suara
Petugas dari Notaris akan mengumpulkan kartu suara Pada Pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar
yang telah diisi, untuk kemudian dihitung. Notaris akan Biasa, Perseroan telah menunjuk pihak independen
melaporkan hasil perhitungan kepada Ketua Rapat. untuk melakukan penghitungan kuorum dan
Pada saat pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar pengambilan suara, yaitu Ashoya Ratam, SH, Mkn
Biasa ini, Bank juga telah menerapkan pelaksanaan selaku Notaris Publik serta PT Datindo Entrycom selaku
pemberian kuasa secara elektronik atau E-Proxy. Biro Administrasi Efek.
RUPS Tahunan: 21 Maret 2024
Tahapan Penyelenggaraan
No. Tahapan Penyelenggaraan Tanggal
1 Penyampaian Rencana Penyelenggaraan 31 Januari 2024
2 Pengumuman 13 Februari 2024
3 Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham 27 Februari 2024
4 Pemanggilan 28 Februari 2024
5 Pelaksanaan 21 Maret 2024
6 Penyampaian hasil 22 Maret 2024
Peserta RUPS Tahunan
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen
Onny Widjanarko Komisaris Independen
Edmund Tondobala Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris
Direksi
Henoch Munandar Direktur Utama
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino Direktur
Keishi Kobata Direktur
Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 279
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Tahunan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan a. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023;
Laporan Keuangan dan b. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2023;
Laporan Tahunan tahun buku c. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2023;
2023, termasuk namun tidak d. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit
terbatas pada: oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini wajar, dalam laporannya No.
a. Laporan Pelaksanaan Tata 00037/2.1005/AU.1/07/1212-2/I/II/2024 tertanggal 22 Februari 2024; dan
Kelola Perusahaan (GCG); e. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
b. Laporan Tugas seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
Pengawasan Dewan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2023 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
Komisaris; tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2023
c. Pelunasan dan tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pembebasan Tanggung
Jawab (Volledig Acquit et
de charge) untuk anggota
Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang
menjabat untuk tahun buku
2023.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 yang berjumlah
Bersih Perseroan untuk tahun Rp2.358.334.505.526,- (dua triliun tiga ratus lima puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh empat juta lima
buku yang berakhir pada ratus lima ribu lima ratus dua puluh enam rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2023. 1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari
Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp471.666.901.105,- (empat ratus tujuh puluh satu miliar enam
ratus enam puluh enam juta sembilan ratus satu ribu seratus lima rupiah) atau kurang lebih sebesar
Rp44,304837942 (empat puluh empat koma tiga nol empat delapan tiga tujuh sembilan empat dua
Rupiah) per lembar saham (gross);
2. Menyisihkan atau membukukan dana sebesar Rp10.356.524.308,- (sepuluh miliar tiga ratus lima puluh
enam juta lima ratus dua puluh empat ribu tiga ratus delapan rupiah) sebagai Dana Cadangan Wajib
untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Dengan demikian, Dana
Cadangan Wajib Perseroan yang semula sebesar Rp32.596.427.476,- (tiga puluh dua miliar lima ratus
sembilan puluh enam juta empat ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus tujuh puluh enam rupiah),
akan meningkat menjadi sebesar Rp42.952.951.784,- (empat puluh dua miliar sembilan ratus lima
puluh dua juta sembilan ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah), atau sama
dengan 20% (dua puluh persen) dari modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan untuk tahun
2024;
3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 setelah dikurangi penyisihan Dana
Dividen dan Dana Cadangan Wajib, akan dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
280 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 283
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 3
Penetapan besarnya gaji, 1. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris
tunjangan, tantiem dan/atau Perseroan tahun 2024 seluruhnya tidak melebihi Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar rupiah)
bonus kepada anggota Direksi bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan;
dan penetapan besarnya 2. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun buku 2024 serta bonus
honorarium dan tunjangan bagi Direksi untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal
kepada anggota Dewan 31 Desember 2023, yang akan dibayarkan dalam tahun 2024, seluruhnya tidak melebihi
Komisaris Perseroan. Rp143.000.000.000,-(seratus empat puluh tiga miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak
Penghasilan;
3. Menyetujui memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan
bagian honorarium dan tunjangan tahun buku 2024 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris
Perseroan. Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi;
4. Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan
tunjangan, bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024 serta tantiem dan/
atau bonus bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan
dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang dibayarkan pada tahun 2024.
Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.415.142 saham atau 99,9996873%
Suara Tidak setuju : 19.800 saham atau 0,0002740%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Novie
dan/atau Kantor Akuntan sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. KAP Siddharta Widjaja &
Publik untuk tahun buku 2024 Rekan yang akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024.
dan penetapan honorarium 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan
serta persyaratan lain serta biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas dengan
berkenaan dengan penunjukan memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
tersebut. 3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham karena alasan apa pun tidak dapat menyelesaikan/
melaksanakan audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024 termasuk menetapkan besarnya
honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 5
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan
Perseroan dalam rangka Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
penyesuaian dengan Peraturan dengan mengubah beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana yang ditayangkan
Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat;
Nomor 17 Tahun 2023 tentang 2. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
Penerapan Tata Kelola Bagi menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Rapat termasuk menyusun kembali seluruh
Bank Umum. ketentuan Anggaran Dasar Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen
yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 281
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 6
Laporan-laporan Perseroan Tidak diambil keputusan karena mata acara ini adalah penyajian laporan, yaitu :
Perseroan akan menyampaikan a. Rencana Bisnis Bank;
kepada Pemegang Saham, b. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Laporan-laporan Perseroan c. Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan; dan
mengenai: d. Rencana Investasi Perseroan dan/atau Penerapan CXO Sistem.
a. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan;
c. Rencana Aksi (Recovery
Plan) Perseroan; dan
d. Rencana Investasi
Perseroan dan/atau
Penerapan CXO Sistem.
Pengambilan suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara
RUPS Luar Biasa: 29 Agustus 2024
Tahapan Penyelenggaraan
No. Tahapan Penyelenggaraan Tanggal
1 Penyampaian Rencana Penyelenggaraan 15 Juli 2024
2 Pengumuman 23 Juli 2024
3 Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham 6 Agustus 2024
4 Pemanggilan 7 Agustus 2024
5 Pelaksanaan 29 Agustus 2024
6 Penyampaian hasil 30 Agustus 2024
Peserta RUPS Luar Biasa
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Takeshi Kimoto* Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen
Onny Widjanarko Komisaris Independen
Edmund Tondobala Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris
Direksi
Henoch Munandar Direktur Utama
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino Direktur
Keishi Kobata Direktur
Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
*) Hadir melalui fasilitas video conference
282 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 285
Tata Kelola Perusahaan
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Luar Biasa
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT BANK BTPN Tbk” menjadi “PT Bank SMBC
Perseroan. Indonesia Tbk”, dan karenanya mengubah Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan;
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan hal-hal yang dipandang baik
dan perlu terkait dengan pelaksanaan transformasi branding Perseroan, termasuk namun tidak
terbatas pada:
a. Menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Pertama RUPS Luar Biasa serta menyusun
kembali AD Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen yang terkait
kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia;
b. Menentukan tanggal pelaksanaan penggunaan nama Perseroan setelah diperolehnya persetujuan
dari OJK dan/atau otoritas lainnya.
Dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar
Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK, serta, sepanjang dijalankan dengan sepenuhnya
memperhatikan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Pengambilan suara Suara Setuju : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 300.000 saham atau 0,0030566%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Perubahan susunan anggota 1. Mengangkat Marita Alisjahbana sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah memperoleh
Dewan Komisaris Perseroan persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan
diselenggarakan pada tahun 2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundangundangan
yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya RUPS Luar Biasa
akan menjadi sebagai berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Onny Widjanarko
Komisaris Independen Edmund Tondobala
Komisari Ongki Wanadjati Dana
Komisaris Independen Marita Alisjahbana*
*) Marita Alisjahbana akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh
persetujuan OJK.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Marita Alisjahbana sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua RUPS Luar Biasa ke dalam akta (akta)
Notaris serta mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk
namun tidak terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud
tersebut melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan
Bank Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara Suara Setuju : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 300.000 saham atau 0,0030566%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 283
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
RUPS Tahun Sebelumnya
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 13 April 2023
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2022;
Laporan Keuangan dan 2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2022;
Laporan Tahunan tahun buku 3. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2022;
2022, termasuk namun tidak 4. Menyetujui Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2022 yang
terbatas pada: telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini wajar, dalam
1. Laporan Pelaksanaan Tata laporannya No. 00025/2.1005/AU.1/07/1212-1/1/II/2023 tertanggal 24 Februari 2023; dan
Kelola Perusahaan (GCG); 5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
2. Laporan tugas pengawasan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
Dewan Komisaris untuk yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2022 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
tahun buku 2022; tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022
3. Pelunasan dan tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pembebasan Tanggung
Jawab (volledig acquit et
de charge) untuk Direksi
dan Dewan Komisaris
Perseroan yang menjabat
untuk tahun buku 2022.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 yang berjumlah
dan/atau Rugi Perseroan untuk Rp3.095.699.654.784,00 (tiga triliun sembilan puluh lima miliar enam ratus sembilan puluh sembilan juta
tahun buku yang berakhir pada enam ratus lima puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2022. 1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari
Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp619.139.930.957,00 (enam ratus sembilan belas miliar
seratus tiga puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh ribu sembilan ratus lima puluh tujuh rupiah)
atau kurang lebih sebesar Rp76,8 (tujuh puluh enam koma delapan rupiah) per lembar saham (gross).
Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2022 sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Tidak menyisihkan cadangan, mengingat persyaratan minimum cadangan wajib sebagaimana diatur
dalam UUPT, yaitu minimum 20% (dua puluh persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Perseroan telah terpenuhi.
3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 setelah dikurangi penyisihan Dividen
dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 3
Perubahan susunan anggota Bagian Pertama:
Direksi Perseroan. Menerima pengunduran diri Kan Funakoshi dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa-
jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
Bagian Kedua:
1. Mengangkat Atsushi Hino sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-1/D.03/2023
tanggal 8 Maret 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap dan
akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun
2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk
memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
284 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 287
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Atsushi Hino*
Direktur Hiromichi Kubo
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
*) Atsushi Hino akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
terbatas secara lengkap.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Bapak Atsushi Hino sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Ketiga Rapat ke dalam akta Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara • Bagian Pertama:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
• Bagian Kedua:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Perubahan susunan anggota Bagian Pertama:
Dewan Komisaris Perseroan. Menerima pengunduran diri Irwan Mahjudin Habsjah dari jabatannya sebagai Komisaris Independen
Perseroan efektif sejak ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya atas jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
Bagian Kedua:
1. Mengangkat Onny Widjanarko sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah memperoleh
persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPST tahun 2025, tanpa mengurangi hak
RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-
waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai
berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Onny Widjanarko*
Komisaris Independen Edmund Tondobala
Komisaris Ongki Wanadjati Dana
*) Onny Widjanarko akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh persetujuan
OJK. Dalam hal OJK tidak menyetujui pengangkatan tersebut, atau persyaratan yang ditetapkan oleh OJK
tidak terpenuhi, maka keputusan mengenai pengangkatan tersebut menjadi batal dan tidak berlaku tanpa perlu
diputuskan melalui RUPS lainnya.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Onny Widjanarko sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 285
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Keempat Rapat ke dalam akta Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara • Bagian Pertama:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
• Bagian Kedua:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 5
Penetapan besarnya gaji, 1. Menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris Perseroan tahun 2023
tunjangan, tantiem dan/atau seluruhnya tidak melebihi Rp41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah) bruto sebelum
bonus kepada anggota Direksi dipotong Pajak Penghasilan.
dan penetapan besarnya 2. Menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun 2023 serta bonus bagi Direksi untuk jasa-jasa
honorarium, tunjangan, tantiem yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang akan
dan/atau bonus kepada dibayarkan dalam tahun 2023, seluruhnya tidak melebihi Rp138.000.000.000,00 (seratus tiga puluh
anggota Dewan Komisaris delapan miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan.
Perseroan. 3. Memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan bagian honorarium
dan tunjangan tahun buku 2023 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Kewenangan tersebut dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi.
4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan,
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun 2023 serta tantiem dan/atau bonus bagi
masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang dibayarkan pada tahun 2023. Kewenangan tersebut
dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 6
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan
dan/atau Kantor Akuntan SUSANTO akan menggantikan NOVIE sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
Publik untuk tahun buku 2023 Keuangan. KAP Siddharta Widjaja & Rekan akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan
dan penetapan honorarium untuk tahun buku 2023.
serta persyaratan lain 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan serta
berkenaan dengan penunjukan biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
tersebut. memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal:
• Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
karena alasan apapun tidak dapat menyelesaikan/melaksanakan audit Laporan Keuangan 31
Desember 2023 termasuk menetapkan besarnya honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan
dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti tersebut.
• Terdapat perubahan ketentuan mengenai masa penugasan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
286 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 289
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 7
Persetujuan Rencana Resolusi 1. Menyetujui Rencana Resolusi Perseroan; dan
Perseroan. 2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap
baik dan perlu sebagaimana tersebut pada angka 1.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 8
Laporan-Laporan Perseroan: Tidak diambil keputusan karena sifatnya merupakan laporan, yaitu :
a. Rencana Bisnis Bank; 1. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan 2. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Berkelanjutan; 3. Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan
c. Rencana Aksi (Recovery
Plan) Perseroan.
Pengambilan suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 22 Juni 2023
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengunduran Diri Anggota 1. Menerima pengunduran diri Hiromichi Kubo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
Direksi Perseroan. ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas
jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) atas semua tindakan pengurusan yang telah dijalankannya sampai dengan efektifnya
pengunduran diri yang bersangkutan, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan
Laporan Keuangan yang bersangkutan dan sejauh Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan yang
bersangkutan tersebut disetujui dan disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan
Perseroan untuk tahun buku 2023, yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusa : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Pengangkatan Anggota Direksi 1. Mengangkat Keishi Kobata sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
Perseroan. berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-12/D.03/2023
tanggal 5 April 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap dan
akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun
2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk
memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut.
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Atsushi Hino
Direktur Keishi Kobata **
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
**) Keishi Kobata akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
terbatas secara lengkap.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Bapak Keishi Kobata sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 287
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak Setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 3
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana pokok-pokok perubahannya telah
Perseroan ditayangkan dalam Rapat.
2. Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali
perubahan sebagaimana tersebut pada angka 1, serta menyusun secara keseluruhan Anggaran Dasar
Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak Setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 7 Desember 2023
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Persetujuan atas pelaksanaan 1. Menyetujui penarikan 92.292.198 (sembilan puluh dua juta dua ratus sembilan puluh dua ribu seratus
penarikan saham hasil sembilan puluh delapan) lembar saham hasil pembelian kembali saham oleh Perseroan
pembelian kembali. 2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sebagai hasil pelaksanaan
penarikan saham butir 1 diatas, sesuai dengan table sebagaimana ditayangkan dalam Rapat.
3. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan segala Tindakan
berkaitan dengan penarikan saham hasil pembelian kembali saham dimaksud, selanjutnya membuat
serta menandatangani akta dan dokumen yang diperlukan serta mengajukan persetujuan perubahan
Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Repunlik Indonesia
termasuk kepada OJK (jika diperlukan) dan untuk membuat pengubahan dan/atau tambahan dalam
bentuk bagaimanapun juga guna memperoleh persetujuan tersebut.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.419.742 saham atau 99,9996132%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 29.500 saham atau 0,0003868%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Persetujuan atas rencana 1. Menyetujui rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Penambahan Modal dengan II (“PMHMETD II”) dengan total saham yang akan diterbitkan dalam rangka PMHMETD II sebanyak-
Memberikan Hak Memesan banyaknya sebesar 3.095.000.000 (tiga miliar sembilan puluh lima juta) lembar saham dengan
Efek Terlebih Dahulu II nilai nominal sebesar Rp20,00 (dua puluh rupiah) per saham, dengan memperhatikan peraturan
(“PMHMETD II”) atau Right perundangundangan yang berlaku.
Issue II. 2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan penambahan
modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang merupakan hasil dari pelaksanaan PMHMETD II.
3. a. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan atas pelaksanaan
PMHMETD II;
b. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan yang
diperlukan berkaitan dengan pelaksanaan PMHMETD II.
Untuk keperluan tersebut Direksi Perseroan berhak menghadap kepada Notaris atau pejabat yang
berwenang, memberikan atau meminta keterangan yang diperlukan, menandatangani, menerbitkan
dan/atau mengajukan dokumen serta melakukan segala hal yang disyaratkan guna tercapainya
pelaksanaan PMHMETD II.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9998269%
Suara Tidak Setuju : 13.200 saham atau 0,0001731%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
288 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 291
Tata Kelola Perusahaan
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
Masyarakat Sumitomo Mitsui Banking PT Bank Negara PT Bank Central
(< 5%) Corporation (SMBC) Indonesia (Persero) Tbk Asia Tbk
7,81% 91,05% 0,11% 1,03%
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
1,00%
70,00% 51,00% 51,00%
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT Oto Multiartha PT Summit Oto Finance
99,00%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2024
Note:
Pemegang Saham Pengendali
Pemegang Saham utama
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 289
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
Dewan
Komisaris
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang KRITERIA DEWAN KOMISARIS
memiliki tanggung jawab di bidang pengawasan atas
kebijakan Perseroan serta memberi nasihat kepada Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota
Direksi. Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan Dewan Komisaris wajib menjalani Uji Kemampuan dan
lain yang dimiliki oleh Dewan Komisaris telah diatur Kepatutan (Fit and Proper Test) sebelum menjalankan
oleh perundang-undangan yang berlaku, di antaranya tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ integritas, kompetensi dan reputasi keuangan sesuai
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris dengan peraturan OJK Nomor 27/POJK.03/2016
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Per 31
Desember 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh telah memenuhi persyaratan lulus uji kemampuan dan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan kepatutan.
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pemberlakuannya sejak tanggal yang ditetapkan dalam
RUPS yang mengangkat anggota Dewan Komisaris INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
tersebut serta berakhir pada saat ditutupnya RUPS
tahunan yang ke-3 (tiga) setelah tanggal pengangkatan. Terkait dengan independensi Dewan Komisaris, SMBC
Indonesia telah memenuhi peraturan perundang-
Penetapan komposisi Dewan Komisaris dilakukan undangan yang berlaku, yang antar lain mencakup:
melalui mempertimbangkan kebutuhan dan 1. Anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia
kompleksitas Bank. Komposisi Dewan Komisaris telah memenuhi jumlah, komposisi, kriteria dan
didasarkan pada keahlian, pengalaman profesional serta independensi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
latar belakang. Keuangan (OJK).
2. Jumlah anggota Dewan Komisaris adalah 7 (tujuh)
orang, yang mana 4 (empat) orang atau lebih dari
DASAR HUKUM 50% di antaranya adalah Komisaris Independen.
Jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan
Ketentuan mengenai Dewan Komisaris antara lain regulasi, yang antara lain diatur dalam Peraturan
diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa Kelola Bagi Bank Umum yang menyatakan bahwa
Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi jumlah minimal Komisaris Independen sebanyak
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, 50% dari total anggota Dewan Komisaris.
termasuk Anggaran Dasar Perseroan. 3. Penggantian dan pengangkatan anggota Dewan
Komisaris telah memperhatikan rekomendasi dari
Seluruh ketentuan tersebut mengharuskan perusahaan Komite Remunerasi dan Nominasi.
yang bernaung di bawah hukum Indonesia untuk 4. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
memiliki Dewan Komisaris. Adapun tugasnya adalah hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
mengawasi kebijakan manajemen, proses manajemen dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau
di dalam perusahaan sekaligus mengawasi dan anggota Direksi.
memberikan saran/nasihat kepada Direksi. 5. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Dewan
Komisaris melebihi yang diperkenankan dalam
Selain itu, SMBC Indonesia juga telah menyusun Peraturan OJK.
kode etik serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris (BOC Manual) sebagai acuan bagi anggota Anggota Dewan Komisaris Bank menandatangani
Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan pernyataan terkait pelaksanaan tata kelola perusahaan
tanggung jawabnya, selain peraturan perundang- pada saat proses uji kemampuan dan kepatutan.
undangan sebagaimana tersebut di atas. Pernyataan ini selalu diperbarui setiap tahun, dan
terakhir dilakukan untuk posisi akhir Desember 2024.
290 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 293
Tata Kelola Perusahaan
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA 5. Pengaturan Kewenangan dan Prosedur Keputusan
DEWAN KOMISARIS (BOC MANUAL) Dewan Komisaris
6. Pembentukan Komite-komite
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, 7. Nilai-nilai Etika Anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berpedoman pada Pedoman dan Tata 8. Rapat
Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Manual). Pedoman 9. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris
tersebut secara berkala dilakukan pemutakhiran 10. Pelatihan
dan penyempurnaan mengacu pada peraturan dan 11. Larangan terhadap Dewan Komisaris
ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib Kerja 12. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Dewan Komisaris telah dilakukan kajian terakhir pada
28 Juni 2024.
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan
Tata Tertib Dewan Komisaris adalah: Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank adalah 7 (tujuh)
1. Organisasi orang dan tidak melebihi jumlah anggota Direksi yang
2. Komisaris Independen sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 4 (empat) dari
3. Fungsi Komisaris Utama 7 (tujuh) orang atau lebih dari 50% anggota Dewan
4. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Komisaris merupakan Komisaris Independen. Mayoritas
anggota dari Dewan Komisaris adalah warga negara
Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 1
2022-2025 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
Tahunan tanggal 15 Februari 2019.
• Diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPS Luar
Biasa tanggal 18 November 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Takeshi Kimoto Komisaris 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Onny Widjanarko Komisaris Independen 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan
efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023.
Edmund Tondobala Komisaris Independen 2020-2022 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November
2022-2025 2020 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
21 April 2022.
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 2022-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Marita Alisjahbana Komisaris Independen 2024-2025 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2024
dan efektif menjabat sejak tanggal 2 September 2024.
ORIENTASI BAGI DEWAN KOMISARIS Melalui program orientasi tersebut, anggota Dewan
Komisaris baru diharapkan dapat bekerja selaras
SMBC Indonesia memastikan setiap anggota Dewan dengan organ Tata Kelola Bank yang lain. Selanjutnya,
Komisaris yang baru menjabat mendapatkan informasi sebagai bagian dari program orientasi, unit kerja
yang diperlukan terkait Bank agar dapat menjalankan Sekretaris Perusahaan menyediakan dokumen-
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris dokumen yang dibutuhkan, misalnya:
Perusahaan bertugas menyediakan informasi yang 1. Visi dan Misi Bank
diperlukan oleh anggota Dewan Komisaris tersebut. 2. Kode Etik Bank
3. Struktur Organisasi Bank
Untuk kepentingan tersebut, Bank memiliki program 4. Anggaran Dasar Bank
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru. Program 5. Kebijakan dan Prosedur Bank
ini bertujuan memberikan gambaran atas aktivitas 6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
bisnis, rencana Bank ke depan, pedoman kerja serta (BOC Manual) dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja
hal lainnya yang menjadi bagian dari tanggung jawab Komite Dewan Komisaris
Dewan Komisaris. 7. Laporan Tahunan Bank
8. Rencana Bisnis Bank
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 291
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Pada tahun 2024, terdapat 1 (satu) orang anggota b. Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
Dewan Komisaris baru yaitu Ibu Marita Alisjahbana dalam pengambilan Keputusan
yang diangkat sebagai Komisaris Independen SMBC c. Tidak menyebabkan Bank melanggar
Indonesia melalui RUPSLB tanggal 29 Agustus 2024 ketentuan yang berlaku
dan efektif menjabat pada tanggal 2 September 2024. d. Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
Rapat Dewan Komisaris
e. Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB internal secara efisien dan efektif
DEWAN KOMISARIS
7. Duty of loyalty
Secara umum, Dewan Komisaris memiliki tugas dan Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan
tanggung jawab antara lain: wajib dilakukan hanya untuk kepentingan Bank,
1. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan dalam hal ini wajib mengesampingkan kepentingan
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan pribadi atau golongan di atas kepentingan
jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris tidak
nasihat kepada Direksi dan bertanggung jawab diperkenankan untuk:
atas pengawasan tersebut sesuai dengan maksud a. Memiliki transaksi dengan Bank secara
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan langsung maupun tidak langsung, tanpa
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
dan Keputusan RUPS. keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan
2. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi Dewan Komisaris dan atau RUPS
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan b. Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas
strategis Bank. Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/
3. Menyediakan waktu yang cukup untuk atau pihak lain yang dapat merugikan atau
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mengurangi keuntungan Bank
secara optimal. c. Menyampaikan informasi yang bukan
4. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut merupakan informasi publik kepada pihak
Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan ketiga
rekomendasi dari satuan kerja audit internal Bank, d. Mengambil dan/atau menerima keuntungan
auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa pribadi dari Bank selain remunerasi dan
Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
Lembaga lainnya. e. Menggunakan informasi internal untuk
5. Dalam melakukan pengawasan sebagaimana keuntungan pribadi
dimaksud pada poin b, Dewan Komisaris dilarang
terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan 8. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
operasional Bank, kecuali: rencana strategis Teknologi Informasi (TI).
a. Penyediaan dana kepada pihak terkait 9. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas penerapan tata Kelola TI
Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum 10. Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi
Pemberian Kredit Bank Umum; dan terhadap kinerja komite Dewan Komisaris
b. Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku.
Dasar Bank atau peraturan perundangan yang 11. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan
berlaku. kewenangan pengawasan lain.
6. Duty of care Secara khusus, masing-masing anggota Dewan
Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam Komisaris telah memiliki tugas. Rinciannya dijelaskan
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam tabel di bawah ini:
dengan itikad baik dan berdasarkan prinsip kehati-
hatian serta secara profesional. Dalam hal ini
Dewan Komisaris wajib antara lain:
a. Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
itikad baik
292 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 295
Tata Kelola Perusahaan
Pembagian Tugas Dewan Komisaris
Nama Jabatan Tugas
Chow Ying Hoong Komisaris Utama Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi
Takeshi Kimoto Komisaris Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
Pemantau Risiko
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Audit
b. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
c. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Onny Widjanarko Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Pemantau Risiko
b. Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Edmund Tondobala Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Komite Audit
b. Komite Pemantau Risiko
Ongki Wanadjati Dana Komisaris Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
Anggota Komite Pemantau Risiko
Marita Alisjahbana Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
Anggota Komite Pemantau Risiko
KEPUTUSAN YANG MEMERLUKAN penyelamatan kredit), atau mengurangi penyertaan
PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS modal dalam perseroan lain, dengan tidak
mengurangi persetujuan instansi yang berwenang.
1. Menyetujui Rencana Bisnis Termasuk: 5. Meminjam uang dari pihak lain (yang tidak
• Menyetujui pembukaan atau penutupan suatu termasuk dalam huruf B2) atau menerima
kantor cabang atau kantor perwakilan SMBC fasilitas kredit atau fasilitas perbankan lain yang
Indonesia. mengakibatkan peminjaman uang kepada pihak
• Untuk menyetujui pendirian atau pembubaran lain dalam jumlah melebihi jumlah yang dari waktu
departemen dari struktur organisasi SMBC ke waktu ditetapkan oleh Dewan Komisaris
Indonesia. 6. Menghapus bukukan atau mengeluarkan piutang
2. Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas SMBC Indonesia dari pembukuan melebihi jumlah
kredit atau fasilitas perbankan lain yang menyerupai yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan
atau mengakibatkan timbulnya pinjaman uang: Komisaris
• Kepada pihak terkait/terafiliasi dengan SMBC 7. Mengalihkan atau melepaskan hak SMBC
Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan Indonesia untuk menagih piutang SMBC Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Batas yang telah dihapus bukukan melebihi jumlah
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan
Umum; atau Komisaris
• Dalam jumlah melebihi jumlah yang dari 8. Membeli, menjual atau mengalihkan atau
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan melepaskan hak, atau mengagunkan atau
Komisaris menjaminkan, kekayaan SMBC Indonesia baik
3. Mengikat SMBC Indonesia sebagai penjamin dalam satu transaksi maupun dalam beberapa
atau penanggung hutang (borgtocht) atau dengan transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang
cara lain bertanggung jawab atas kewajiban berkaitan satu sama lain, dalam jumlah melebihi
pembayaran pihak lain: jumlah yang dari waktu ke waktu ditetapkan oleh
• yang merupakan pihak terkait sebagaimana Dewan Komisaris (dengan tidak mengurangi
diatur dalam POJK tentang Batas Maksimum ketentuan dalam Pasal 15 ayat 4 Anggaran Dasar
Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum; atau SMBC Indonesia)
• dalam jumlah melebihi jumlah yang dari 9. Menyetujui kebijakan utama SMBC Indonesia dan
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan kebijakan lain sesuai dengan peraturan perundang-
Komisaris. undangan
4. Mendirikan perseroan baru, membuat atau 10. Melaksanakan tindakan atau transaksi yang
memperbesar penyertaan modal (kecuali bersifat strategis yang secara signifikan akan
penambahan penyertaan modal sehubungan mempengaruhi kelangsungan SMBC Indonesia,
dengan penerbitan dividen saham atau saham sebagaimana yang ditetapkan dari waktu ke waktu
bonus atau sehubungan dengan upaya oleh Dewan Komisaris.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 293
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
11. Menyetujui laporan berkala yang disyaratkan oleh Selain itu, penilaian terhadap komite juga mencakup
otoritas setempat (Laporan Pengawasan Dewan parameter independensi dari anggota komite terkait
Komisaris, Laporan Dewan Komisaris mengenai agar dapat memberikan masukan yang profesional dan
Evaluasi Kinerja Komite, Laporan Dewan Komisaris independen bagi Bank.
mengenai Evaluasi fungsi kepatuhan, laporan
tahunan pelaksanaan GCG, dll) Terkait dengan hal ini, Bank menetapkan batas waktu
12. Menyampaikan laporan dan menyetujui hal lain penugasan anggota komite (selain Komite Audit).
terkait Konglomerasi Keuangan/KUB Tujuannya adalah dalam rangka menjaga independensi
13. Pembayaran atau Investasi yang Sangat Besar dan anggota komite yang bersangkutan.
Luar biasa. Kategori Pembayaran atau Investasi
yang sangat besar dan luar biasa ditentukan oleh
Dewan Komisaris dari Waktu ke waktu KOMISARIS INDEPENDEN
14. Rencana pemulihan dan rencana resolusi
Mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN jumlah Komisaris Independen sedikitnya berjumlah
KOMISARIS 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Pada tahun
2024, jumlah Komisaris Independen SMBC Indonesia
Hingga berakhirnya tahun buku 2024, Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) orang dari 7 (tujuh) anggota Dewan
memiliki 4 (empat) komite: Komite Audit, Komite Komisaris. Dengan demikian, jumlah tersebut telah
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko, serta memenuhi ketentuan OJK.
Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Kriteria Komisaris Independen
Dewan Komisaris menilai, secara umum seluruh Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
komite telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan Komisaris, peran Komisaris Independen sangat
baik. Seluruh komite, terutama menjalankan tugas penting. Terutama berkenaan dengan upaya mencegah
pengawasan untuk kemudian memberikan masukan terjadinya benturan kepentingan serta meningkatkan
dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. independensi dan objektivitas.
Prosedur Penilaian Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan
Pelaksanaan penilaian terhadap komite di bawah antara lain sebagai berikut:
Dewan Komisaris dilaksanakan melalui 2 (dua) metode: 1. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
penilaian kinerja komite secara keseluruhan dan kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
penilaian anggota komite secara individual. dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/
atau pemegang saham pengendali atau hubungan
Penilaian komite secara kolegial dilakukan melalui dengan Bank, yang dapat mempengaruhi
prosedur penilaian secara mandiri atau self-assessment. kemampuannya untuk bertindak independen.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masing-masing 2. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
komite dengan memperhatikan pemenuhan item atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
parameter penilaian yang telah disusun. merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 1 (satu)
Adapun penilaian secara individual dilakukan oleh ketua tahun terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
komite yang bersangkutan atas seperangkat parameter sebagai Komisaris Independen pada periode
penilaian yang telah ditetapkan terkait kinerja anggota berikutnya;
komite yang bersangkutan. Hasil penilaian diserahkan 3. Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak
kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk langsung pada Bank;
menjadi bahan pertimbangan penyusunan rekomendasi 4. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank,
nominasi bagi Dewan Komisaris. anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
pemegang saham utama Bank; dan
Kriteria Penilaian 5. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung
Parameter atau kriteria yang digunakan dalam penilaian, maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
antara lain mencakup pelaksanaan tugas komite sesuai kegiatan usaha Bank.
Panduan Tugas dan Tanggung Jawab komite terkait.
294 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 297
Tata Kelola Perusahaan
Independensi Komisaris Independen
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten atau
Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen.
Bank melakukan pencatatan dan kontrol atas masa jabatan komisaris independen agar tidak melebihi 9 (sembilan)
tahun. Uraian tentang independensi Komisaris Independen disampaikan melalui tabel di bawah.
Ninik Herlani Onny Edmund Marita
Aspek Independensi
Masli Ridhwan Widjanarko Tondobala Alisjahbana
Tidak memiliki saham, baik langsung maupun tidak langsung √ √ √ √
pada Bank.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak √ √ √ √
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
Tidak memilik rangkap jabatan sebagai: Direksi atau Pejabat √ √ √ √
Eksekutif yang melaksanakan pengawasan.
Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua √ √ √ √
dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM 5. Persetujuan atas revisi Rencana Bisnis Bank (RBB)
KERJA 2024 untuk tahun 2023-2025.
6. Mengkaji dan menyetujui Rencana Bisnis Bank
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris telah secara aktif untuk tahun 2024-2026 dan Perubahan Rencana
mengawasi pengelolaan dan operasional Bank serta Korporasi untuk tahun 2022-2026.
memberikan nasihat dan masukan kepada Direksi. 7. Persetujuan Dewan Komisaris sehubungan dengan
Pelaksanaan pengawasan tersebut untuk memastikan Rencana Kerja Tahunan Komite Audit dan Komite
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada seluruh Pemantau Risiko.
aktivitas Bank. Pengawasan difokuskan kepada 8. Dewan Komisaris senantiasa melakukan
pencapaian target bisnis dengan memperhatikan pemantauan penerapan tata kelola dan kepatuhan
pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap peraturan terhadap regulasi yang berlaku antara lain rasio
yang berlaku. Pengawasan dilakukan secara langsung keuangan, Tingkat Kesehatan Bank - RBBR,
melalui pemantauan terhadap tindak lanjut atas penerapan APU PPT dan penerapan manajemen
rekomendasi Dewan Komisaris kepada Direksi, maupun risiko
melalui komite-komite yang dibentuk. 9. Melakukan fungsi pengawasan atas penerapan Tata
Kelola Perusahaan dan Konglomerasi Keuangan
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah melakukan melalui Komite Tata Kelola Terintegrasi.
pengawasan terhadap aspek-aspek strategis Bank,
antara lain: PENGEMBANGAN KOMPETENSI
1. Kajian atas kinerja keuangan Bank dan Perusahaan
Anak. Kebijakan
2. Melalui Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman Kerja dan
juga melakukan kajian terhadap manajemen risiko, Tata Tertib Dewan Komisaris, pelaksanaan program
kecukupan sistem pengendalian internal dan pengembangan kompetensi Dewan Komisaris,
penerapan budaya kepatuhan antara lain untuk mendukung pelaksanaan tugas
3. Memastikan Direksi telah menindaklanjuti temuan serta mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan
Internal Audit, SMBC Audit dan Audit Eksternal dan pengelolaan Bank yang efektif. SMBC Indonesia
dan rekomendasi dari Internal Audit melalui Komite memfasilitasi dilakukannya pengembangan kompetensi
Audit. anggota melalui program pelatihan bagi anggota Dewan
4. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas Komisaris, sejalan dengan industri dan Tata Kelola yang
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi terus berkembang.
dalam penetapan remunerasi anggota Dewan
Komisaris dan Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 295
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Pengembangan kompetensi Dewan Komisaris juga dilakukan melalui program pelatihan bagi anggota Dewan
Komisaris, sebagai wujud komitmen SMBC Indonesia untuk menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan
Komisaris. Komitmen tersebut juga tercermin dari pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota Dewan
Komisaris dapat dilihat pada tabel realisasi di bawah ini.
Realisasi
No. Nama dan Jabatan Pelatihan Waktu
1 Chow Ying Hoong 1. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 1. 12-13 Maret 2024
Komisaris Utama 2. BTPN Leadership Series #2 2. 10 Juli 2024
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 3. 16-18 Oktober 2024
4. Economic Outlook by Raden Pardede 4. 21 November 2024
5. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 5. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
2 Takeshi Kimoto 1. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 1. 28-29 Mei 2024
Komisaris 2. BTPN Leadership Series #2 2. 10 Juli 2024
3. Economic Outlook by Raden Pardede 3. 21 November 2024
4. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 4. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
3 Ninik Herlani Masli Ridhwan 1. BTPN Leadership Series #2 1. 10 Juli 2024
Komisaris Independen 2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 2. 21-23 Agustus 2024
3. Economic Outlook by Raden Pardede 3. 21 November 2024
4. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 4. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
4 Onny Widjanarko 1. BTPN Leadership Series: Winning the Future – Serving Today 1. 7 Maret 2024
Komisaris Independen 2. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 2. 29 April 2024
3. BTPN Leaderhsip Series #2 3. 10 Juli 2024
4. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 4. 9-11 September 2024
5. Economic Outlook by Raden Pardede 5. 21 November 2024
6. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 6. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
5 Edmund Tondobala 1. BTPN Leadership Series #2 1. 10 Juli 2024
Komisaris Independen 2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 2. 9-11 September 2024
3. Economic Outlook by Raden Pardede 3. 21 November 2024
4. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 4. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
6 Ongki Wanadjati Dana 1. BTPN Leadership Series #2 1. 10 Juli 2024
Komisaris 2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 2. 17-18 Juli 2024
3. Economic Outlook by Raden Pardede 3. 21 November 2024
4. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 4. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
7 Marita Alisjahbana 1. Economic Outlook by Raden Pardede 1. 21 November 2024
Komisaris Independen 2. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI 2. 11 Desember 2024
for Strategic Growth
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 3. 17-19 Desember 2024
296 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 299
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Direksi merupakan organ penting dalam tata kelola KRITERIA DIREKSI
perusahaan, yang memiliki tanggung jawab penuh atas
pengelolaan Bank, sesuai dengan maksud dan tujuan Merujuk pada Peraturan OJK No.27/POJK.03/2016
Bank. Wewenang tersebut digunakan demi kepentingan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
dan pencapaian tujuan Bank. Hal ini sejalan dengan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan,
yang ditetapkan oleh regulasi bahwa Direksi dapat setiap anggota Direksi wajib memenuhi kriteria
mewakili Bank, baik di dalam maupun di luar pengadilan dan lulus uji kemampuan dan kepatutan sebelum
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. menjalankan tugasnya. Penetapan kriteria Direksi,
antara lain bersandar pada Peraturan OJK Nomor 33/
Di antara regulasi yang mengatur tentang Direksi POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
adalah: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ Emiten atau Perusahaan Publik. Saat diangkat, Direksi
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris minimal harus memenuhi sejumlah persyaratan, yaitu:
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang 1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik.
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
Masing-masing anggota Direksi melaksanakan selama menjabat:
tanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas a. Tidak pernah dinyatakan pailit
dan wewenangnya. Tujuannya adalah demi mencapai b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
efektivitas pengelolaan dan pencapaian hasil yang anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
maksimal. Direksi SMBC Indonesia senantiasa bersalah menyebabkan suatu perusahaan
menjunjung tinggi sikap profesional, obyektif, berpikiran dinyatakan pailit
strategis dan mengedepankan kepentingan Bank. c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
tindak pidana yang merugikan keuangan
negara dan/atau yang berkaitan dengan sektor
DASAR HUKUM keuangan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
Ketentuan mengenai Direksi, antara lain diatur dalam atau anggota Dewan Komisaris yang selama
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang menjabat:
Perseroan Terbatas dan Peraturan OJK Nomor 33/ • Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk Anggaran • Pertanggungjawabannya sebagai
Dasar Bank. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris pernah tidak diterima oleh
Selain itu, Bank juga mengacu pada Peraturan OJK RUPS atau pernah tidak memberikan
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata pertanggungjawaban sebagai anggota
Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan bahwa Direksi dan/atau anggota Dewan
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan Komisaris kepada RUPS
kepengurusan Bank. Oleh karenanya, Direksi wajib • Pernah menyebabkan perusahaan
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam yang memperoleh izin, persetujuan,
setiap pelaksanaan kegiatan usaha Bank pada seluruh atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
tingkatan atau jenjang organisasi. Keuangan tidak memenuhi kewajiban
menyampaikan laporan tahunan dan/atau
Bank juga menyusun kode etik serta Pedoman dan laporan keuangan kepada Otoritas Jasa
Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) sebagai acuan Keuangan.
anggota Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
jawabnya, selain peraturan perundang-undangan perundang-undangan.
sebagaimana tersebut di atas. 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 297
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Pemenuhan persyaratan tersebut wajib dimuat PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA
dalam surat pernyataan dan disampaikan kepada DIREKSI (BOD MANUAL)
Bank. Selanjutnya, Bank wajib meneliti dan
mendokumentasikannya. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
Direksi berpedoman pada Pedoman dan Tata Tertib
Kerja Direksi (BOD Manual). Pedoman tersebut secara
INDEPENDENSI DIREKSI berkala dilakukan kaji ulang mengacu pada peraturan
dan ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib
Seluruh anggota Direksi Bank tidak memiliki hubungan Kerja Direksi telah dilakukan kaji ulang terakhir pada 28
kepemilikan, keuangan dan kepengurusan dengan Juni 2024.
pemegang saham pengendali Bank, sesama anggota
Direksi maupun anggota Dewan Komisaris. SMBC Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan
Indonesia juga telah memenuhi peraturan perundang- Tata Tertib Direksi adalah:
undangan yang berlaku yang berkaitan dengan 1. Organisasi
independensi Direksi, seperti mencakup: 2. Independensi
1. Anggota Direksi SMBC Indonesia telah memenuhi 3. Tugas dan Tanggung Jawab
kriteria dan independensi sesuai ketentuan 4. Direktur Utama
regulator. 5. Direktur Kepatuhan
2. Penggantian dan pengangkatan anggota Direksi 6. Nilai-nilai Etika Anggota Direksi
telah memperhatikan rekomendasi dari Komite 7. Rapat
Remunerasi dan Nominasi. 8. Hubungan dengan Stakeholders
3. Setiap anggota Direksi tidak memiliki hubungan 9. Pelatihan
keluarga sampai dengan derajat kedua dengan 10. Larangan terhadap Direksi
anggota Direksi lainnya dan/atau anggota Dewan 11. Evaluasi Kinerja Direksi
Komisaris. 12. Pola Hubungan Kerja Direksi dan Dewan Komisaris
4. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Direksi
kecuali terhadap hal yang telah ditetapkan dalam
Peraturan OJK mengenai Penerapan Tata Kelola KOMPOSISI DIREKSI
Bank Umum.
Penetapan komposisi Direksi dilakukan melalui
Anggota Direksi Bank menandatangani pernyataan mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas
terkait pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada saat Bank. Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
proses uji kemampuan dan kepatutan. Pernyataan ini perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
selalu diperbarui setiap tahun, dan terakhir dilakukan belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
untuk posisi akhir Desember 2024. Direksi tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras,
dan agama. Anggota Direksi Bank berjumlah 8 (delapan)
orang, yang 3 (tiga) di antaranya adalah perempuan.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Henoch Munandar Direktur Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Direktur sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
• Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS Luar Biasa Tanggal 29
September 2022.
Kaoru Furuya Wakil Direktur 2021-2022 • Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2020 dan
Utama 2022-2025 efektif menjabat sejak 4 Januari 2021.
• Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Darmadi Sutanto Wakil Direktur 2020-2022 • Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 23 April 2020, dan efektif
Utama 2022-2025 menjabat sejak 14 Mei 2020.
• Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali melalui
2022-2025 RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
Atsushi Hino Direktur 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan efektif
menjabat sejak tanggal 15 Mei 2023.
Keishi Kobata Direktur 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023 dan efektif
menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023.
298 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 301
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Merisa Darwis Direktur 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali melalui
2022-2025 RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
Hanna Tantani Direktur 2019-2022 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 11 September 2019 dan
2022-2025 diangkat kembali melalui RUPS Luar Biasa tanggal 21 April 2022.
ORIENTASI DIREKSI BARU 3. Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan
dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal,
Direktur Utama memastikan anggota Direksi yang baru auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa
menjabat mendapatkan informasi yang diperlukan Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan
terkait Bank agar dapat menjalankan tugas dan lembaga lain;
tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris Perusahaan 4. Dalam menerapkan tata Kelola yang baik pada
dalam hal ini mengundang fungsi kepatuhan, Perseroan, Direksi wajib membentuk Satuan Kerja
manajemen risiko dan keuangan untuk menyediakan Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
informasi yang diperlukan oleh anggota Direksi tersebut. Satuan Kerja Kepatuhan serta satuan kerja lain
yang diwajibkan sesuai dengan Peraturan OJK;
SMBC Indonesia memiliki dan menjalankan program 5. Mengungkapkan kepada pegawai mengenai
orientasi bagi anggota Direksi baru yang bertujuan kebijakan internal Perseroan yang bersifat strategis
memberikan gambaran atas aktivitas bisnis, rencana di bidang kepegawaian;
Bank ke depan, pedoman kerja serta hal lainnya yang 6. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas
menjadi tanggung jawab Direksi. kepada pemegang saham melalui RUPS;
7. Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank,
Melalui program orientasi ini, diharapkan anggota Direksi wajib:
Direksi baru dapat bekerja selaras dengan organ Tata • Memiliki dan menyediakan data dan informasi
Kelola Bank yang lain. Materi program orientasi tersebut yang akurat, relevan, dan tepat waktu,
berupa dokumen-dokumen yang disiapkan unit kerja termasuk kepada Dewan Komisaris; dan
Sekretaris Perusahaan, antara lain meliputi: • Melaksanakan pengelolaan data dan informasi
1. Visi dan Misi Bank sesuai dengan Tata Kelola yang Baik pada
2. Kode Etik Bank Bank dan ketentuan peraturan perundang-
3. Struktur Organisasi Bank undangan.
4. Anggaran Dasar Bank 8. Memastikan transparansi atas informasi material
5. Kebijakan dan Prosedur Perusahaan terkait dengan keadaan usaha Perseroan;
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) 9. Duty of care
dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Direksi Direksi bertanggung jawab dalam melaksanakan
7. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal yang tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik
berlaku dan berdasarkan prinsip kehati-hatian serta secara
8. Laporan Tahunan Bank profesional. Dalam hal ini Direksi wajib antara lain:
9. Rencana Bisnis Bank • Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
itikad baik
• Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB dalam pengambilan keputusan
DIREKSI • Tidak menyebabkan Bank melanggar
ketentuan yang berlaku
Secara umum, Direksi memiliki tugas dan tanggung • Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
jawab, antara lain: Rapat Direksi
1. Menjalankan dan bertanggung jawab atas • Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
pengurusan Bank untuk kepentingan Bank serta internal secara efisien dan efektif
berwenang mewakili Bank sesuai dengan maksud
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan 10. Duty of loyalty
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar Direksi dalam pengambilan keputusan wajib
dan Keputusan RUPS; dilakukan hanya untuk kepentingan Bank, dalam
2. Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada hal ini wajib mengesampingkan kepentingan pribadi
Bank, manajemen risiko dan Kepatuhan atau golongan di atas kepentingan perusahaan.
secara terintegrasi yang disesuaikan dengan Dalam hal ini, Direksi tidak diperkenankan untuk:
perkembangan ekosistem perbankan terkini serta • Memiliki transaksi dengan Bank secara
didukung dengan digitalisasi dan inovasi teknologi langsung maupun tidak langsung, tanpa
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi; terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 299
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan 11. Menetapkan rencana strategis TI;
Dewan Komisaris dan atau RUPS 12. Menetapkan kebijakan, standar, dan prosedur
• Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak terkait penyelenggaraan dan pengunaan TI yang
terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas memadai dan mengkomunikasikan secara efektif,
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/ baik kepada satuan kerja penyelenggara maupun
atau pihak lain yang dapat merugikan atau pengguna TI;
mengurangi keuntungan Bank 13. Mengevaluasi tujuan strategis, mengarahkan
• Menyampaikan informasi yang bukan pejabat eksekutif Bank dan memantau seluruh
merupakan informasi publik kepada pihak kegiatan penyelenggaraan TI;
ketiga 14. Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja
• Mengambil dan/atau menerima keuntungan Komite Direksi sekurang-kurangnya pada setiap
pribadi dari Bank selain remunerasi dan akhir tahun buku.
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
• Menggunakan informasi internal untuk
keuntungan pribadi
Pembidangan Tugas Masing-masing Direksi
Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
Direktur Utama Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab seluruh anggota Direksi,
yang membawahi termasuk namun tidak terbatas pada:
a. Corporate Banking (Japanese)
b. Wholesale Banking
c. Retail Banking
d. Treasury
e. Operasional & Teknologi/Operations & Technology
f. Kepatuhan & Legal/Legal & Compliance
g. Keuangan/Finance
h. Human Resources atau/or Chief Human Resources Officer (CHR)
i. Audit Intern/Internal Audit atau Chief Audit Executive (CAE)
j. Manajemen Risiko/Risk Management) atau Chief Risk Officer (CRO)
Dalam sistem CXO, Direktur Utama bertindak sebagai Chief Executive Officer (CEO).
Direktur Utama bertindak sebagai kordinator dalam pengelolaan Konglomerasi Keuangan.
Wakil Direktur Utama Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab:
Secara khusus membawahi
a. Business Banking*)
• Digital & Business Development
• Business Banking Credit Risk
• SME
• Business Banking Cross Collaboration
• Governance, Process & Support
• Business Banking Strategy
• Partnership & Acquisition
• Business Banking Remedial
b. Wholesale, Commercial & Transaction Banking*)
• Wholesale Banking
• Wholesale Banking Business Planning
• Structured Finance
• Wholesale Banking Project Management
• Syndications & ESG Solutions
• Commercial Banking & WFB
• Transaction Banking and Supply Chain
c. Alignment & Synergy Planning
d. Sustainable Business Strategy
Dalam sistem CXO, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Chief Strategic Officer (CSO) dan dalam
sistem Unit Bisnis bertindak sebagai Head of Corporate Business Unit.
300 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 303
Tata Kelola Perusahaan
Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
Wakil Direktur Utama Secara khusus membawahi:
a. Retail Lending Business1
• Pension Business
• Micro & Joint Finance
• Customer Experience Management RLB
• Sales Management & Capability RLB
• Digital & Business Solution RLB
• Product & Portfolio Management RLB
b. Wealth Management Business and Network & Distribution Head1
• Sales Management WMB
• Liabilities & Digital Management WMB
• Wealth Product Management WMB
• Customer Experience WMB
• Sales Distribution WMB & National Distribution 1
• Network Management
• Branch Service Distribution
• Customer Experience Center
• Service Excellence
c. Digital Banking1 atau Chief Digital Innovation Officer (CDIO) 2.
• JENIUS Business Stream
• Digital Banking Solution
• Digital Banking Product & Innovation
• Digital Banking Business Performance & Customer Value Management
• Digital Banking Partnership
• Retail Banking Digital Strategy
• Digital Banking Alignment & Synergy
d. Retail Banking Risk
e. Retail Banking Strategy & Planning
Dalam sistem Unit Bisnis, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Head of Retail Business Unit.
Direktur Kepatuhan Secara khusus membawahi:
a. AML&CFT
b. Compliance
c. Corporate Secretary
d. General Counsel
e. Communications & DAYA
f. AML Group Governance
Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Compliance Officer (CCO).
Direktur Corporate Banking Secara khusus membawahi
(Japanese) a. Corporate Banking 2
b. Corporate Banking 3
c. Corporate Banking 4
d. Corporate Banking 5
e. Corporate Banking 6
f. KYC Onboarding
g. Corporate Banking Business Planning
h. Corporate Banking Loan Reviewer
i. Corporate Banking Credit Analyst
j. Corporate Credit Middle Office
Direktur Operasional & Secara khusus membawahi:
Teknologi a. Operations Distribution & Account Services
b. Operations Transaction Center
c. Reporting, Settlement & Access Management
d. General Services
e. Operations Development
f. Operations Control Assurance
g. Information Technology1 atau/or Chief Information Officer (CIO).
Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Business Operation Officer (CBOO).
Direktur Tresuri Secara khusus membawahi:
Treasury*):
a. Treasury ALM & Planning
b. Treasury Trading
c. Treasury Marketing 1
d. Treasury Marketing 2
Dalam sistem Unit Bisnis, bertindak sebagai Head of Global Markets Business Unit.
Direktur Keuangan & Secara khusus membawahi:
Perencanaan a. Financial Planning & Performance
b. Financial Controller
c. Tax Management
d. Finance Risk, Control & Governance
e. Strategy Implementation
Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Financial Officer (CFO) .
*) Tugas dan tanggung jawab terkait dibawahi oleh seorang anggota Board of Management (BOM).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 301
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
SUKSESI DIREKSI Pada tahun 2024, beberapa insiatif program
pengembangan telah dilaksanakan oleh Bank untuk
Kebijakan suksesi Direksi difasilitasi oleh organisasi populasi pejabat 1 tingkat di bawah BOD/BOM dalam
Human Resources di lingkungan Bank, yang dilakukan bentuk kelas Executive Development Program, Business
melalui proses talent management & succession Mentoring dan Executive Coaching, Benchmarking,
planning. Terkait dengan hal itu, Human Resource serta CEO Talk. Selain itu, Bank juga bekerja sama
melakukan penilaian terhadap ketersediaan calon dengan SMBC group untuk mengirimkan talent Bank
anggota Direksi dan potensi pengembangannya di masa untuk berpartisipasi dalam program pengembangan
depan. talent global yang diselenggarakan oleh SMBC Group.
Pelaksanaan suksesi dilakukan melalui identifikasi
pejabat-pejabat eksekutif yang memiliki potensi PENGEMBANGAN KOMPETENSI
tersebut. Masing-masing anggota Direksi DIREKSI
menyampaikan calon penggantinya yang akan
dievaluasi oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Kebijakan
Selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman dan
untuk disetujui melalui RUPS. Tata Tertib Kerja Direksi, program pengembangan
kompetensi Direksi dilakukan di antaranya untuk
mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan
KERJA 2024 Bank yang efektif. SMBC Indonesia memfasilitasi
dilakukannya pengembangan kompetensi anggota
Sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan suksesi melalui program pelatihan bagi Direksi, sejalan dengan
Direksi, Bank telah menjalankan berbagai program industri dan Tata Kelola yang terus berkembang.
pengembangan talenta yang difokuskan pada populasi
pejabat 1 tingkat di bawah jajaran BOD/BOM. Hal ini Pengembangan kompetensi Direksi juga dilakukan
dilakukan untuk memastikan kesinambungan organisasi melalui program pelatihan bagi anggota Direksi.
serta mempersiapkan calon pemimpin Bank di masa Program ini merupakan komitmen SMBC Indonesia
depan. untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka
menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Direksi sehari-hari. Pelatihan yang diikuti oleh masing-
masing anggota Direksi dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
Realisasi
No. Nama Pelatihan Waktu
1 Henoch Munandar The Asian Banker Summit : Bridging Today’s Banking with Tomorrow’s 21 Mei 2024
Direktur Utama Technologies
BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 20 Juni 2024
(Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
2 Kaoru Furuya Building a Trustworthy Organizational Culture By SMBC Learning 5 Mei 2024
Wakil Direktur Utama Development Asia
Leadership Series : Winning the Future Serving Today 7 Mei 2024
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
BOD Risk Management Certification Alignment session by IRPA 24 Juli 2024
(Indonesia Risk Professional Association)
Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from 24 Oktober 2024
Olympic Gold Medallist"
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
302 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 305
Tata Kelola Perusahaan
No. Nama Pelatihan Waktu
3 Darmadi Sutanto Leadership Series : Winning the Future Serving Today 7 Maret24
Wakil Direktur Utama
BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 9 Mei 2024
(Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
4 Dini Herdini Leadership Series : Winning the Future Serving Today 7 Maret 2024
Direktur Kepatuhan
Building a Trustworthy Organizational Culture By SMBC Learning 5 Mei 2024
Development Asia
BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 20 Juni 2024
(Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from 24 Oktober 2024
Olympic Gold Medallist"
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 24
Growth"
5 Atsushi Hino BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 20 Juni 2024
Direktur (Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
Risk Management Certification Grade 7 Re-Certification 2 Oktober 2024
6 Keishi Kobata Leadership Series : Winning the Future Serving Today 7 Maret 2024
Direktur
BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 9 Mei 2024
(Bankers Association for Risk Management)
Risk Management Certification Grade 7 Re-Certification 2 Oktober 2024
Leader's Digest Series by SMBC Learning Development Asia 18 Oktober 2024
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
7 Merisa Darwis Leadership Series : Winning the Future Serving Today 7 Maret 2024
Direktur
BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 9 Mei 2024
(Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from 24 Oktober 2024
Olympic Gold Medallist"
Leading Your Organization's Digital Transformation By Harvard Business 7 November 2024
School
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
8 Hanna Tantani BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa 9 Mei 2024
Direktur (Bankers Association for Risk Management)
Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger & 10 Juli 2024
Acquisition in Digital Startup."
Leading Change and Organizational Renewal By Stanford Business 20 September 2024
School in collaboration with Harvard Business School
Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024
Growth"
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Kriteria dan Prosedur Penilaian
Dalam memberikan penilaian terhadap komite di bawah Direksi, yang dijadikan pertimbangan, antara lain kehadiran
dalam rapat serta pelaksanaan tugas. Terutama, memastikan bahwa seluruh strategi dan inisiatif utama telah
ditindaklanjuti.
Hasil Penilaian
Atas dasar pertimbangan dalam memberikan penilaian tersebut, Direksi memandang bahwa pada tahun 2024, seluruh
komite telah menjalankan tugas dengan baik. Dengan demikian, komite-komite dalam pengawasan Direksi telah
terlibat secara aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 303
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi
Dewan Komisaris dan Direksi
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN khususnya terkait pengambilan keputusan dalam rangka
KOMISARIS DAN DIREKSI pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan dengan
mempertimbangkan berbagai aspek yang lebih luas.
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
dan Direksi Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman
Jasa Keuangan Nomor 32/ SEOJK.04/2015 tentang komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Selaras karakteristik yang diinginkan, baik dari segi organ
dengan regulasi tersebut, pengangkatan Dewan Direksi maupun anggota Direksi secara individu, sesuai
Komisaris dan Direksi telah mempertimbangkan dan dengan kebutuhan Bank. Kombinasi tersebut ditentukan
memenuhi faktor keberagaman. dengan cara memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
pengalaman yang sesuai pada pembagian tugas dan
Keberagaman pada Dewan Komisaris tercermin dalam fungsi jabatan Direksi dalam mencapai tujuan Bank.
penentuan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Dengan adanya pertimbangan kombinasi karakteristik
dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris Bank. pada Dewan Komisaris, akan berdampak dalam
Komposisi yang telah memperhatikan kebutuhan ketepatan proses pencalonan dan penunjukan individual
Perusahaan Terbuka merupakan suatu hal yang positif, anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial. Begitu
pun halnya dengan Dewan Komisaris.
Aspek Keberagaman Dewan Komisaris Direksi
Kewarganegaraan • Warga Negara Indonesia • Warga Negara Indonesia
• Warga Negara Singapura • Warga Negara Jepang
• Warga Negara Jepang
Pendidikan • Bidang Ilmu Ekonomi • Bidang Ilmu Ekonomi
• Bidang Manajemen Keuangan • Bidang Manajemen Keuangan
• Bidang Moneter • Bidang Hukum
Pengalaman Kerja • Praktisi Perbankan • Perbankan Internasional
• Auditor • Manajemen Risiko
• Eksekutif Keuangan
Jenis Kelamin • 2 Perempuan • 3 Perempuan
• 5 Laki-laki • 5 Laki-laki
PELAKSANAAN RAPAT DEWAN 5. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
KOMISARIS DAN DIREKSI Utama atau dalam hal berhalangan, oleh Komisaris
lain yang ditunjuk di dalam rapat tersebut.
Rapat Dewan Komisaris 6. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
mengambil keputusan yang mengikat apabila
Kebijakan Rapat lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah anggota
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Dewan Komisaris hadir atau diwakili dalam rapat.
Komisaris telah tercantum dalam Pedoman dan 7. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, yang antara lain dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
mencakup: 8. Jika keputusan musyawarah untuk mufakat tidak
1. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 dengan pemungutan suara berdasarkan suara
(dua) bulan. setuju paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari jumlah
2. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh suara yang dikeluarkan dalam rapat.
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling 9. Segala keputusan yang diputuskan secara sah di
kurang 2 (dua) kali dalam setahun. dalam Rapat Dewan Komisaris bersifat mengikat
3. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bagi seluruh anggota Dewan Komisaris.
bersama Direksi secara berkala paling kurang 1 10. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan. terjadi dalam Rapat Dewan Komisaris wajib
4. Dewan Komisaris harus menjadwalkan rapat untuk dicantumkan secara jelas dalam risalah beserta
tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. alasan perbedaan pendapat tersebut.
304 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 307
Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Dewan Komisaris Kehadiran di RUPS
Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Takeshi Kimoto Komisaris 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Ninik Herlani Masli Komisaris 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Ridhwan Independen
Onny Widjanarko Komisaris 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Independen
Edmund Tondobala Komisaris 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 6 6 100% 6 6 100% 2 2 100%
Marita Alisjahbana* Komisaris 2 2 100% 2 2 100% - - -
Independen
* Efektif menjabat sejak 2 September 2024.
Agenda Rapat Dewan Komisaris
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOC/I/2024 31 Januari 2024 1. Laporan Komite Audit Kuartal 4/2023
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 4/2023
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 4/2023
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 4/2023
2 MOM.0002/BOC/IV/2024 25 April 2024 1. Laporan Komite Audit Kuartal 1/2024
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 1/2024
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 1/2024
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 1/2024
3 MOM.0003/BOC/VI/2024 27 Juni 2024 1. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Audit
2. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Pemantau Risiko
3. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
4. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Tata Kelola Perusahaan
5. Laporan Kunjungan Kerja Komite
4 MOM.0004/BOC/VII/2024 25 Juli 2024 1. Laporan Komite Audit Kuartal 2/2024
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 2/2024
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 2/2024
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 2/2024
6 MOM.0005/BOC/X/2024 30 Oktober 2024 1. Laporan Komite Audit Kuartal 3/2024
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 3/2024
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 3/2024
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 3/2024
6 MOM.0006/BOC/XI/2024 26 November 2024 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Audit untuk tahun
2025
2. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Pemantau Risiko
untuk tahun 2025
3. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Tata Kelola
Terintegrasi untuk tahun 2025
4. Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Rapat Direksi 3. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama
Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1
Kebijakan Rapat (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Direksi telah 4. Direksi harus menjadwalkan rapat untuk tahun
tercantum dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
yaitu antara lain mencakup: 5. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat
1. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara disampaikan kepada peserta paling lambat (lima)
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap hari sebelum rapat diselenggarakan.
bulan. 6. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
2. Rapat Direksi dapat dilangsungkan apabila dihadiri keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1⁄2
atau diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi. (satu per dua) dari jumlah anggota Direksi hadir
atau diwakili dalam rapat.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 305
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
7. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan di luar jadwal yang telah disusun sebagaimana dimaksud, bahan
rapat disampaikan kepada peserta rapat paling lambat sebelum rapat diselenggarakan.
8. Setiap kebijakan dan keputusan strategis wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan memperhatikan
ketentuan yang berlaku.
9. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, atau dalam hal berhalangan oleh Direktur lain yang ditunjuk dalam
rapat tersebut yang tidak perlu dibuktikan pada pihak ke-3.
10. Pengambilan keputusan rapat Direksi dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
11. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil degan pemungutan
suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan dalam
rapat.
12. Segala keputusan yang diputuskan secara sah dalam Rapat Direksi bersifat mengikat bagi seluruh anggota
Direksi.
13. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat Direksi, wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Frekuensi dan Tingkat kehadiran Direksi
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Direksi Kehadiran di RUPS
Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Henoch Munandar Direktur Utama 37 31 84% 6 5 83% 2 2 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur 37 33 89% 6 5 83% 2 2 100%
Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur 37 36 97% 6 6 100% 2 2 100%
Utama
Dini Herdini Direktur 37 30 81% 6 6 100% 2 2 100%
Kepatuhan
Keishi Kobata Direktur 37 35 95% 6 6 100% 2 2 100%
Atsushi Hino Direktur 37 35 95% 6 6 100% 2 2 100%
Merisa Darwis Direktur 37 35 95% 6 5 83% 2 2 100%
Hanna Tantani Direktur 37 35 95% 6 6 100% 2 2 100%
Agenda Rapat Direksi
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOD/I/2024 9 Januari 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Desember 2023
2. Pengkinian Tata Kelola
2 MOM.0002/BOD/I/2024 23 Januari 2024 1. Pengkinian Business Banking Q4-2023
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q4-2023
3. Pengkinian Tresuri
3 MOM.0003/BOD/I/2024 30 Januari 2024 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q4-2023
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q4-2023
3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q4-2023
4. Pengkinian Bisnis Network & Distribution dan Bisnis Wealth Management
Q4-2023
5. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q4-2023
6. Pengkinian Operasional Tahun 2023
4 MOM.0004/BOD/II/2024 6 Februari 2024 Pengkinian dari HR - Kajian Pembayaran
5 MOM.0005/BOD/II/2024 6 Februari 2024 1. Simulasi Pembayaran Dividen 2024
2. Harga Saham Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
6 MOM.0006/BOD/II/2024 13 Februari 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Januari 2024
2. Persiapan untuk Rapat OJK terkait RBB
3. Pengkinian Audit Internal
306 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 309
Tata Kelola Perusahaan
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
7 MOM.0007/BOD/II/2024 20 Februari 2024 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Proyeksi 5 Tahun untuk Opini Kewajaran - Project Utopia
4. Laporan Keberlanjutan 2023
8 MOM.0008/BOD/II/2024 27 Februari 2024 Pengkinian Alih Daya Bank Tahun 2023
9 MOM.0009/BOD/III/2024 5 Maret 2024 Pengkinian Human Resource
10 MOM.0010/BOD/III/2024 19 Maret 2024 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Februari 2024
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian SOX - CLC, PLC & ITGC Roll Forward Result
ii. Tata Kelola GL - Hasil Pengesahan
5. Manajemen Arsip Dokumen
11 MOM.0011/BOD/III/2024 26 Maret 2024 1. Pengkinian Pajak
2. Pengkinian Status terkait Penilaian Maturitas Digital OJK
3. Pengkinian Tresuri
4. Pengkinian Human Resource
12 MOM.0012/BOD/IV/2024 23 April 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Maret 2024
2. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q1-2024
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q1-2024
4. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q1-2024
5. Pengkinian Audit Internal
6. Pengkinian SOX
13 MOM.0013/BOD/IV/2024 30 April 2024 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q1-2024
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian Operasional Q1-2024
5. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
14 MOM.0014/BOD/IV/2024 7 Mei 2024 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q1-2024 & Proyek Sinergi BTPN
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q1-2024
3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q1-2024
4. Pengkinian Business Banking Q1-2024
5. Pengkinian Tata Kelola
15 MOM.0015/BOD/V/2024 14 Mei 2024 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD April 2024
ii. Komparasi Kompetitor Bank untuk posisi Maret 2024
iii. Rancangan Neraca Keuangan dan KPI Individu
2. Pengkinian Tata Kelola – OTOSOF 1st Forum
16 MOM.0016/BOD/V/2024 28 Mei 2024 1. Pengkinian Tata Kelola
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian terkait Penilaian Maturitas Digital OJK
4. Peningkatan Sistem Operasi untuk Core Banking
17 MOM.0017/BOD/V/2024 11 Juni 2024 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Mei 2024
ii. Pengkinian terkait Revisi Rencana Bisnis Bank
2. Pengkinian Audit Internal
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Proyek Optimus - Fisik dan Implementasi Digital
5. Pengkinian Rencana Migrasi Microsot Office 365
18 MOM.0018/BOD/VI/2024 25 Juni 2024 1. Revisi Rencana Bisnis Bank untuk Persetujuan Direksi
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Proyek Optimus - Persetujuan Fisik dan Implementasi Digital
5. Tata Kelola GL dan Pengkinian FINLEAP
19 MOM.0019/BOD/VII/2024 9 Juli 2024 Persiapan untuk Rencana Bisnis Bank 2025-2027
20 MOM.0020/BOD/VII/2024 16 Juli 2024 1. Pengkinian CxO
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juni 2024
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q2-2024
4. Pengkinian Human Resource
5. Kick-off Proyek Strategis Core Banking
6. Penilaian SLIK Rekomendasi oleh PwC
21 MOM.0021/BOD/VII/2024 23 Juli 2024 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q2-2024
3. Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Q2-2024
4. Pengkinian Business Banking Q2-2024
5. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q2-2024
6. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q2-2024
7. Pengkinian Operasional Q2-2024
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 307
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
22 MOM.0022/BOD/VII/2024 30 Juli 2024 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q2-2024
2. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q2-2024
3. Proyek Optimus MOA Budget
4. Pengkinian Implementasi Strategi MTP
23 MOM.0023/BOD/VIII/2024 6 Agustus 2024 1. Proyek Peningkatan SLIK (Kick Off)
2. Pengkinian Rencana Bisnis Bank
24 MOM.0024/BOD/VIII/2024 13 Agustus 2024 1. Hasil Kinerja BTPN Syariah Q2-2023
2. Pengkinian dari IAD:
i. Hasil Audit dari Aktivitas Retail Lending - Bisnis Pensiun
ii. Kajian Pra-Implementasi Layanan Jenius as a Platform (JaaP) untuk RLB
3. Pengkinian TI - Rencana Pemulihan untuk Serangan Ransomware
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian Proyek Optimus
25 MOM.0025/BOD/VIII/2024 20 Agustus 2024 1. Pengkinian Pajak
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian terkait SOX - CLC Mid-Year dan Hasil PLC DE
ii. Pengkinian Tata Kelola GL
iii. Pengkinian terkait Biaya Perjalanan
26 MOM.0026/BOD/IX/2024 3 September 2024 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian terkait Pajak
ii. KPI Semester 1 BTPN dan Anak Usaha
iii. Implementasi Sistem FTP Baru
2. Pengkinian Proyek Peningkatan SLIK
3. Pengkinian Tata Kelola
27 MOM.0027/BOD/IX/2024 17 September 2024 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Agustus 2024
ii. Pengkinian terkait Proyeksi 2024
iii. Perbandingan Komparasi Bank untuk Juli 2024
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian Proyek Optimus
4. Layanan Konsultasi Audit Internal
28 MOM.0028/BOD/IX/2024 24 September 2024 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian SOX - Hasil IT CLC & ITGC
4. Proyek Optimus - Papan Tanda SMBC & Jenius di lantai dasar
29 MOM.0029/BOD/X/2024 8 Oktober 2024 1. Pengkinian Pemeriksaan KYE SLIK
2. Pengkinian dari Audit Internal:
i. Implementasi Management Self-Identified Issue (MSII)
ii. Pengkinian Internal Audit
3. Pengkinian Perkembangan Proyek Peningkatan SLIK
4. Aktivitas pasca hari-1 OTO & SOF
5. Pengkinian terkait Acara Resepsi Branding
30 MOM.0030/BOD/X/2024 15 Oktober 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD September 2024
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
31 MOM.0031/BOD/IX/2024 22 Oktober 2024 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Business Banking Q3-2024
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q3-2024
4. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q3-2024
5. Suku Bunga Dasar Kredit
6. Pengkinian Operasional Q3-2024
7. Pengkinian Kepatuhan & APU-PPT Q3-2024
32 MOM.0032/BOD/X/2024 29 Oktober 2024 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q3-2024
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q3-2024
3. Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Q3-2024
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Proyek Optimus - Acara Karyawan & Transformasi Cabang
33 MOM.0033/BOD/XI/2024 5 November 2024 1. Proyek Optimus - Pengkinian Transformasi Sistem
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian Kinerja OTO & SOF Q3-2024
4. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q3-2024
5. Pengkinian terkait Peraturan
308 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 311
Tata Kelola Perusahaan
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
34 MOM.0034/BOD/XI/2024 12 November 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Oktober 2024
2. Pengkinian Proyek Peningkatan SLIK
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian SOX dan Tata Kelola GL
5. Pengkinian Proyek CxO
35 MOM.0035/BOD/XI/2024 19 November 2024 1. Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2025-2027 untuk Persetujuan Direksi
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian Generasi Baru Sistem Inti Bank
36 MOM.0036/BOD/XII/2024 10 Desember 2024 1. Pengkinian Sumber Daya Manusia
2. Pengkinian terkait Anti Kejahatan Keuangan
3. Penilaian PwC E2E - Antasena
4. Pengkinian Generasi Baru Sistem Inti Bank
5. Laporan terkait Risiko Keamanan Siber untuk tahun 2024
37 MOM.0037/BOD/XII/2024 17 Desember 2024 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD November 2024
2. Pengkinian Tresuri
Pelaksanaan Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan secara reguler bersamaan dengan jadwal Rapat
Dewan Komisaris serta Rapat Direksi selama setahun penuh. Bahan rapat serta risalah rapat telah didistribusikan
kepada para peserta rapat dan telah didokumentasikan dengan baik.
Dewan Komisaris mengadakan pertemuan secara berkala dengan Direksi sebagai bagian dari fungsi pengawasan
yang efektif terhadap aspek-aspek strategis, keuangan, operasi, sistem pengendalian internal, kepatuhan, manajemen
risiko, dan tata kelola.
Rapat dihadiri baik secara fisik maupun melalui teknologi telekonferensi oleh para anggota Dewan Komisaris. Selama
tahun 2024, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah dilakukan sebanyak 7 (tujuh) kali. Seluruh frekuensi
dan tingkat kehadiran telah disampaikan pada bagian “Rapat Dewan Komisaris” dan “Rapat Direksi”.
Pengambilan keputusan rapat dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. Selama tahun 2024, tidak terdapat
dissenting opinion dalam keputusan rapat yang diselenggarakan.
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOC-BOD/I/2024 31 Januari 2024 1. Laporan Peniliain Sendiri Tata Kelola Perusahaan Tahun 2023
2 Laporan Kinerja Keuangan untuk tahun 2023 (belum diaudit)
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 4
Tahun 2023
4. Pemantauan Rekomendasi dari Komite Dewan Komisaris
2 MOM.0001/BOCdisc/I/2024 25 Januari 2024 1. Pengkinian terkait Jasa Sistem Pembayaran untuk Laporan Tahunan
Sistem Pembayaran (LTSP)
2. Pengkinian terkait Operational Risk Management untuk Sistem
Pembayaran
3 MOM.0002/BOC-BOD/IV/2024 25 April 2024 1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi kuartal 1 tahun 2024
2. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 1
Tahun 2024
4 MOM.0003/BOC-BOD/VI/2024 17 Juni 2024 1. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Revisi Rencana Bisnis Bank untuk
tahun 2024-2026.
2. Pengkinian terkait PERLINKOS Committee
5 MOM.0004/BOC-BOD/VII/2024 25 Juli 2024 1. Pemantauan atas Rekomendasi Dewan Komisaris Semester 1 Tahun
2024
2 Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 2 Tahun 2024
3 Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 2
Tahun 2024
4. Laporan Penilaian Mandiri atas Tata Kelola untuk posisi Juni 2024
6 MOM.0005/BOC-BOD/X/2024 30 Oktober 2024 1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 3 Tahun 2024
2. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 3
Tahun 2024
7 MOM.0006/BOC-BOD/XI/2024 26 November 2024 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun
2025-2027
2. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 309
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, PEMEGANG SAHAM
PENGENDALI
Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Chow Ying Hoong - √ - √ √ - - √ - √ - √
Takeshi Kimoto - √ - √ √ - - √ - √ - √
Ninik Herlani Masli Ridhwan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Onny Widjanarko - √ - √ - √ - √ - √ - √
Edmund Tondobala - √ - √ - √ - √ - √ - √
Ongki Wanadjati Dana - √ - √ - √ - √ - √ - √
Marita Alisjahbana - √ - √ - √ - √ - √ - √
Direksi
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Henoch Munandar - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kaoru Furuya - √ - √ - √ - √ - √ - √
Darmadi Sutanto - √ - √ - √ - √ - √ - √
Dini Herdini - √ - √ - √ - √ - √ - √
Atsushi Hino - √ - √ - √ - √ - √ - √
Keishi Kobata - √ - √ - √ - √ - √ - √
Merisa Darwis - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hanna Tantani - √ - √ - √ - √ - √ - √
KEBIJAKAN PERUBAHAN KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rujukan Ketentuan
Bank telah memiliki kebijakan mengenai kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi untuk melakukan pengungkapan
kepada Bank terkait kepemilikan saham dan setiap perubahan kepemilikan saham wajib diungkapkan dalam waktu 3
hari kerja setelah transaksi.
Prosedur tersebut mengacu pada Peraturan OJK Nomor 4 tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Dewan Komisaris
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris, selama tahun 2024 terdapat kepemilikan saham
SMBC Indonesia oleh Dewan Komisaris dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
310 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 313
Tata Kelola Perusahaan
Berikut ini tabel kepemilikan saham Dewan Komisaris dan perubahannya per Desember 2024:
Tahun 2023 Tahun 2024
Nama Jabatan Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 0 0,000% 0 0,000%
Takeshi Kimoto Komisaris 0 0,000% 0 0,000%
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Onny Widjanarko Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Edmund Tondobala Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 860.804 0,011% 860.804 0,008%
Marita Alisjahbana Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Dalam rangka menjaga independensi untuk memberikan pertimbangan yang obyektif bagi kepentingan perusahaan
serta terlepas dari potensi benturan kepentingan, tidak ada Komisaris Independen yang memiliki saham Bank
maupun anak perusahaan Bank, ataupun memperoleh insentif atau bonus berupa saham dari Bank.
Satu Komisaris non-independen Bank memiliki saham Bank yang berasal dari program MRT yang diperoleh saat
menjabat sebagai anggota Direksi.
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Direksi
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Direksi, selama tahun 2024 terdapat kepemilikan saham SMBC Indonesia
oleh Direksi dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Berikut ini tabel kepemilikan saham Direksi dan perubahannya per Desember 2024:
Tahun 2023 Tahun 2024
Nama Jabatan Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Henoch Munandar Direktur Utama 173.756 0,002% 175.256 0,002%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 3.000 0,000% 4.500 0,000%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 89.120 0,001% 90.620 0,001%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 118.572 0,001% 120.072 0,001%
Atsushi Hino Direktur 0 0,000% 1.500 0,000%
Keishi Kobata Direktur 0 0,000% 1.500 0,000%
Merisa Darwis Direktur 222.358 0,003% 223.858 0,002%
Hanna Tantani Direktur 148.154 0,002% 149.654 0,001%
NOMINASI DEWAN KOMISARIS DAN Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan
DIREKSI kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk
mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang
Dewan Komisaris Saham. Namun sebelumnya, Dewan Komisaris telah
lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
Kebijakan dan Prosedur proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus
Kebijakan nominasi anggota Dewan Komisaris dilakukan Bank wajib memenuhi persyaratan integritas,
dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember
Dewan Komisaris yang selanjutnya akan disampaikan 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris telah
di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan
seleksi kandidat dilakukan oleh Komite Remunerasi dan kepatutan (fit and proper test).
Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan
kompetensi, pengalaman profesional, serta
keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras,
etnis, jenis kelamin, dan agama.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 311
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Alur Proses Nominasi Dewan Komisaris
Usulan Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Usulan calon anggota Dewan 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas pengajuan
Komisaris dari Pemegang Saham/ Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Dewan Komisaris.
Direksi/Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 6. Penyampaian rekomedasi Komite
2. Penyampaian usulan calon belakang kandidat. Remunerasi & Nominasi ke Dewan
anggota Komisaris ke Komite b. Interview (apabila diperlukan). Komisaris.
Remunerasi & Nominasi. 4. Pengajuan proses Fit & Proper 7. Dewan Komisaris mengusulan
Test ke OJK. kepada RUPS calon anggota
Komisaris dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite
Remunerai & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Dewan
Komisaris.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Dewan
Komisaris ke OJK.
Direksi
Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan nominasi anggota Direksi dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi
yang selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi kandidat dilakukan
oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan kompetensi, dan pengalaman
profesional, serta keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin dan agama.
Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
persetujuan dan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Direksi telah lulus
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank wajib
memenuhi persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2024, seluruh anggota Direksi
telah memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.
Alur Proses Nominasi Direksi
Usulan Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Usulan calon anggota Direksi 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas pengajuan
dari Pemegang Saham/Direksi/ Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Direksi.
Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 6. Penyampaian rekomendasi
2. Penyampaian usulan calon belakang kandidat. Komite Remunerasi & Nominasi
anggota Direksi ke Komite b. Interview (apabila diperlukan). kepada Dewan Komisaris.
Remunerasi & Nominasi. 4. Pengajuan proses Fit & Proper 7. Dewan Komisaris mengusulkan
Test ke OJK. kepada RUPS calon anggota
Direksi dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite
Remunerai & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Direksi.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Direksi ke OJK.
312 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 315
Tata Kelola Perusahaan
PENILAIAN KINERJA DEWAN Penilaian kinerja terhadap Direksi juga dilakukan secara
KOMISARIS DAN DIREKSI kolegial. Direksi secara bersama-sama melakukan
penilaian mandiri (self-assessment) dan kemudian
Prosedur Penilaian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Penilaian kinerja atas Dewan Komisaris dan Direksi Komisaris.
melalui metode penilaian mandiri (self-assessment).
Penilaian kinerja dilaksanakan setiap tahun secara Hasil Penilaian
kolegial. Pada tahun 2024, rata-rata hasil penilaian kinerja
Dewan Komisaris secara kolegial adalah “Sangat Baik”.
Kriteria Penilaian Sementara rata-rata hasil penilaian kinerja Direksi
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian secara kolegial adalah “Baik”.
terhadap Dewan Komisaris mencakup:
1. Tanggung jawab Dewan Komisaris
2. Tata Kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
pengendalian internal DIREKSI
3. Struktur, ukuran dan komposisi Dewan Komisaris
4. Rapat Dewan Komisaris Kebijakan
5. Komite di bawah Dewan Komisaris Penetapan remunerasi dan fasilitas lain kepada anggota
Dewan Komisaris dan Direksi mengacu kepada
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian keputusan Pemegang Saham yang ditetapkan melalui
terhadap Direksi mencakup: RUPS. Penetapan tersebut memperhatikan saran yang
1. Tugas dan tanggung jawab Direksi diberikan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.
2. Tata Kelola perusahaan, manajemen risiko, dan
pengendalian internal Dalam menetapkan remunerasi masing-masing Dewan
3. Struktur, jumlah, dan komposisi Direksi Komisaris dan Direksi, Bank mempertimbangkan kinerja
4. Efektivitas rapat Direksi secara umum, evaluasi kinerja individu, kewajaran
5. Unit kerja dan komite penunjang Direksi dengan peer group dalam bank dan di industri
perbankan, serta kemampuan Bank. Kinerja Bank
Pelaksana Penilaian yang merupakan salah satu faktor dalam penentuan
Penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
kolegial. Dewan Komisaris secara bersama-sama antara lain digambarkan pada harga saham perusahaan
melakukan penilaian mandiri (self-assessment). Hasil di bursa.
penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Komisaris.
Prosedur Penetapan Remunerasi
Proses penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan Bank, dijelaskan dalam alur di bawah ini:
Kajian Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Survei untuk memperoleh data 4. Berdasarkan data patokan 5. Keputusan Dewan Komisaris
yang digunakan sebagai patokan (eksternal) dan data kinerja tentang remunerasi bagi anggota
untuk Dewan Komisaris dan perusahaan (internal), Komite Dewan Komisaris dan Direksi.
Direksi pada beberapa bank di dapat memberikan saran/ 6. Persetujuan RUPS atas total
Indonesia. Jika dibutuhkan Komite rekomendasi remunerasi masing- remunerasi Dewan Komisaris dan
dapat menunjuk/bekerja dengan masing anggota Dewan Komisaris Direksi.
konsultan atau pihak-pihak yang dan Direksi.
independen di dalam memperoleh
data yang valid.
2. Komite melakukan kajian atas
hasil dari data hasil survei/
patokan yang telah diperoleh.
3. Komite mengkaji kinerja
Perusahaan yang juga dapat
mencerminkan kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 313
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Dewan Komisaris
Jumlah Penerima
Rp Juta
Per 31 Desember 2024
Honorarium dan/atau Tunjangan. 7 15.669
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan,
dan sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 7 824
• Tidak dapat dimiliki 7 21
Total 7 16.545
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun Jumlah Dewan Komisaris
Di atas Rp2 Miliar 3
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 2
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 0
Di bawah Rp500 juta 0
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai Penerima Remunerasi Bersifat Tetap dan Variabel selama 1 (satu)
tahun dan Total Nominalnya.
Kategori Tetap
(Rp Juta)
Detail 2024 2023
Direksi 59.043 57.429
Dewan Komisaris 15.724 15.725
Karyawan 1.506.787 1.428.752
Kategori Variabel
(Rp Juta)
2024 2023
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah
Direksi 10 31.878 9 28.136
Dewan Komisaris - - - -
Bonus Karyawan - 231.831 - 219.805
Insentif Karyawan - 23.338 - 20.480
Shares Option Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
SMBC Indonesia saat ini tidak memiliki program shares option.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Detail 2024
Karyawan Tertinggi - Karyawan Terendah 109,87
Direktur Tertinggi - Direktur Terendah 4,05
Komisaris Tertinggi - Komisaris Terendah 2,72
Direktur Tertinggi - Karyawan Tertinggi 1,92
314 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 317
Tata Kelola Perusahaan
Total Remunerasi Bersifat Variabel Ditangguhkan
(Rp Juta)
2024 2023
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah
Direksi 18 12.013 17 10.674
Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan Bank juga mengatur panduan pemberian remunerasi
Remunerasi variabel yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko
Keterkaitan antara kinerja dengan remunerasi dijelaskan (Material Risk Taker) dengan ketentuan sebagai berikut:
sebagai berikut: a. 80% dari Variable Income diberikan dalam bentuk
1. Bank menganut prinsip meritokrasi dalam cash.
memberikan remunerasi kepada Direksi dan b. 20% dari Variable Income ditangguhkan (Deferred
pegawai, baik untuk remunerasi yang bersifat tetap Variable Income) dengan distribusi sebagai berikut:
maupun variabel. Kaji ulang remunerasi individu 1. Direksi
dilakukan setiap tahun dan penyesuaian remunerasi • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
mempertimbangkan kinerja Bank, kinerja unit kerja 500 lembar saham.
dan kinerja individu serta kemampuan Bank. • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
2. Dalam manajemen kinerja Bank, setiap anggota 500 lembar saham.
Direksi dan pegawai memiliki target individu • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
sebagai dasar untuk menilai kinerja individu. Target 500 lembar saham.
individu Direksi yang juga merupakan target unit
kerja/direktoratnya, diturunkan dari target Bank, 2. Board of Management
dan kemudian secara berjenjang diturunkan • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
menjadi target unit kerja terkecil dan target individu 400 lembar saham.
pegawai pada lapisan paling bawah. • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
3. Dalam penilaian kinerja unit maupun individu, 400 lembar saham.
berdasarkan realisasi dari target unit kerja maupun • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
individu. Kinerja unit dalam kategori: Melampaui 400 lembar saham.
Target, Mencapai target atau Tidak Mencapai
Target. Kinerja unit juga mempengaruhi kinerja Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi
pimpinan unit kerja tersebut. Material Risk Takers
Jabatan yang termasuk dalam kategori material risk
Kinerja individu dinilai berdasarkan realisasi dari takers adalah Direksi sejumlah 8 (delapan) orang dan
target individu, dan dinilai dalam kategori: Istimewa Board of Managements sejumlah 10 (sepuluh) orang.
(Outstanding); Sangat baik (Very Good); Baik (Good); Jumlah tersebut merupakan Material Risk Takers (MRT)
Perlu perbaikan (Need Improvement); Kurang (Poor). selama tahun 2024.
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Direksi
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain
Jumlah Penerima Per 31
Rp Juta
Desember 2024
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem dan fasilitas lainnya 8 87.259
dalam bentuk non natura1)
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan,
dan sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 8 5.911
• Tidak dapat dimiliki 8 70
Total 8 93.240
1) Termasuk remunerasi anggota Direksi yang bekerja sampai dengan 25 Maret 2022, 13 April 2023 dan 22 Juni 2023
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 315
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun Jumlah Direksi
Di atas Rp2 Miliar 8
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 0
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 0
Di bawah Rp500 juta 2
Remunerasi Bersifat Variabel
Remunerasi yang bersifat variabel di lingkungan Bank terdiri dari: Insentif dan Bonus Kinerja. Insentif tersebut
diberikan berdasarkan kinerja individu pegawai dengan jabatan penjual (sales), service dan Collection. Insentif
diberikan bulanan dan triwulanan.
Bonus kinerja diberikan berdasarkan kinerja perusahaan, kinerja unit kerja terkait dan kinerja individu. Pembayarannya
direalisasikan pada tahun berikutnya. Bonus kinerja merupakan diskresi manajemen dan diberikan sesuai dengan
kinerja dan kondisi keuangan Bank. Bonus kinerja diberikan tahunan kepada pegawai yang tidak menerima insentif
dan Direksi.
Program Pinjaman
Bank tidak memiliki program khusus pemberian pinjaman bagi anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dapat mengajukan pinjaman dari produk komersial Bank yang
ada dengan suku bunga yang wajar, serta syarat dan kondisi yang berlaku umum.
Selanjutnya, transaksi ini akan dilaporkan oleh Bank sebagai bagian dari Transaksi Pihak Terkait.
316 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 319
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Hingga berakhir tahun buku 2024, Dewan Komisaris dan tanggung jawab, wewenang, etika kerja, rapat,
memiliki 4 (empat) komite, yaitu Komite Audit, Komite tanggung jawab pelaporan, masa tugas, serta penilaian
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko kinerja.
dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Setiap komite
bertanggung jawab untuk melakukan kajian dan Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
pengawasan berdasarkan tugas dan tanggung jawab memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan yang
yang telah ditetapkan di dalam Pedoman dan Tata Tertib berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir
Kerja masing-masing komite. telah disetujui oleh anggota Komite Audit pada tanggal
30 Desember 2024.
KOMITE AUDIT Tanggung Jawab Komite Audit dalam
Pemberian Rekomendasi Penunjukan
Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan dan Pemberhentian Auditor Eksternal
Komisaris. Komite ini dibentuk untuk mendukung Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yang terkait Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik (AP)
dengan informasi keuangan, sistem pengendalian dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Dewan
internal, efektivitas pemeriksaan internal dan eksternal Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum
serta pelaksanaan kepatuhan Bank terhadap hukum Pemegang Saham (”RUPS”). Penyusunan rekomendasi
dan peraturan yang berlaku. ini didasarkan kepada independensi, ruang lingkup
penugasan dan imbalan jasa.
Dasar Hukum
Pembentukan Komite Audit di Bank didasarkan pada Dalam hal AP dan/atau KAP yang telah diputuskan oleh
sejumlah peraturan perundang-undangan, yaitu: RUPS tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 atas informasi keuangan historis tahunan pada Periode
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penugasan Profesional, Komite wajib memberikan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Surat rekomendasi terhadap penunjukan AP dan/atau KAP
Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7 pengganti yang disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Pemberian rekomendasi oleh Komite diberikan dengan
Bank Umum. mempertimbangkan paling sedikit:
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun a. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;
2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan b. Ruang lingkup audit;
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik c. Imbalan jasa audit;
dalam Kegiatan Jasa Keuangan. d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ dari KAP;
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum. digunakan KAP;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja KAP;
Komite Audit. g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh KAP
5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate yang sama secara berturut-turut untuk kurun waktu
Governance Manual) SMBC Indonesia. yang cukup panjang; dan/atau;
h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
Tata Tertib Kerja (Board Charter) oleh AP dan KAP pada periode sebelumnya,
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, apabila ada.
Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib
Kerja yang isinya mengatur sejumlah hal, termasuk:
organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 317
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Independensi 3) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Komite Audit SMBC Indonesia bekerja dan mengambil Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota
keputusan secara independen, yang ditunjukkan antara Direksi, atau pemegang saham utama Bank;
lain melalui keanggotaan dalam komite, yakni: dan
a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan 4) tidak mempunyai hubungan usaha baik
Komisaris yang: langsung maupun tidak langsung yang
1) bukan merupakan orang yang bekerja berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
atau mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin, b. Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Komisaris Independen Bank pada periode pemegang saham pengendali atau hubungan lain
berikutnya; yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
2) tidak mempunyai saham baik langsung bertindak independen.
maupun tidak langsung pada Bank;
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
2 Edmund Tondobala Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 18 November 2020-
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 21 April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
3 Aria Kanaka Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 21 April 2022-RUPST
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022
4 Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022- RUPST
2025
Profil Anggota Komite Audit
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Edmund Tondobala
Anggota Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
318 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 321
Tata Kelola Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 50 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2010)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas
Indonesia (1997)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit (Pihak
Dasar Hukum & Independen) sejak 21 April 2022 berdasarkan Keputusan
Masa Jabatan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan
Surat Keputusan Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/IV/2022.
Rangkap Jabatan • Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
Mazars SCRL).
Aria Kanaka • Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Anggota Komite Audit Indonesia
(Pihak Independen) • Anggota Dewan Pengurus Institut Akuntan Publik
Indonesia
• Anggota Komite Audit dan Komisaris Independen di
beberapa perusahaan publik non-bank
Pengalaman Kerja • Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
Mazars SCRL) 2013-sekarang
• Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia 2000-sekarang
• Partner pada beberapa KAP 2003-2013
• Auditor pada KAP Prasetio, Sarwoko & Sandjaja (member
firm Ernst & Young) – 2002
• Auditor pada KAP Prasetio Utomo & Co (member firm
Andersen Worldwide) 1997-2002
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 63 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • Master Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi PPM (2004)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas
Tarumanegara (1988)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit (Pihak
Dasar Hukum & Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan Keputusan
Masa Jabatan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/II/2019
dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.002/DIR/CCS/
II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
Ivan Purnama III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.003/DIR/
CCS/IV/2022.
Sanoesi
Anggota Komite Audit Rangkap Jabatan • Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk.
(Pihak Independen) • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Ina Perdana
Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Hibank
Indonesia
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT BCA Digital
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank SMBC
Indonesia Tbk
Pengalaman Kerja • Anggota Komite Audit PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
(Juli 2018-Februari 2019).
• Advisor PT Central Santosa Finance (September
2016-Agustus 2018).
• Wakil Kepala Divisi Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk
(1999-Mei 2016).
• Kepala Biro Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1992-1999).
• Kepala Bagian/Urusan Audit PT Bank Central Asia, Tbk
(1989-1992).
• Staf Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1986–1989).
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 319
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sertifikasi Profesi 9. Pertemuan antara Komite dan Auditor Eksternal
tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun setelah
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VI 1 penutupan laporan keuangan.
2 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VII 1
10. Pertemuan antara Komite dan unit kerja Kepatuhan
tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
3 Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE) paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
4 Register Negara untuk Akuntan dari 1
Departemen Keuangan Republik Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
Indonesia No. D-20.826
Audit
5 Sertifikasi Akuntan Publik (USAP) dari 1
Ikatan Akuntan Indonesia Selama tahun 2024, Komite Audit mengadakan 26 (dua
puluh enam) kali rapat dan rincian tingkat kehadirannya
disampaikan sebagai berikut:
Rapat Komite Audit
Jumlah
Nama Kehadiran Persentase
Kebijakan Rapat Rapat
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat yang telah Ninik Herlani Masli Ridhwan 26 26 100%
diatur dalam pedoman dan tata tertib Komite Audit adalah: Edmund Tondobala 26 26 100%
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling Aria Kanaka 26 26 100%
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Ivan Purnama Sanoesi 26 26 100%
2. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas
dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang- Sistem Pengendalian Internal
kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari Komite Audit telah melakukan evaluasi dan memastikan
seluruh anggota Komite. sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Bank
3. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan dinilai sudah berjalan efektif dan memadai mencakup
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai pengendalian keuangan, operasional, dan kepatuhan
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan terhadap peraturan perundang-undangan.
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. Pelaksanaan Kegiatan tahun 2024
5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu Sepanjang tahun 2024, kegiatan yang telah
anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk direalisasikan oleh Komite Audit adalah sebagai berikut:
untuk memimpin rapat. 1. Mengkaji laporan keuangan 2024, proyeksi dan
6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang laporan lain terkait dengan informasi keuangan
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan Bank
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari 2. Mengkaji pemeriksaan audit intern Bank tahun 2023
perbedaan pendapat tersebut. dan 2024 dan efektivitas pelaksanaan pemeriksaan
7. Komite dapat juga mengambil keputusan yang audit intern Bank serta pemantauan atas tindak
sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan
ketentuan semua anggota komite telah diberitahu pengendalian internal, termasuk kecukupan dalam
secara tertulis dan semua anggota Komite proses pelaporan keuangan
memberikan persetujuan mengenai usul yang 3. Meninjau laporan audit termasuk audit terhadap
diajukan secara tertulis dengan menandatangani penyelengaraan Teknologi Informasi
persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang 4. Mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Intern
diambil dengan cara demikian mempunyai (SKAI)
kekuatan yang sama dengan keputusan yang 5. Mengkaji dan memberikan persetujuan atas
diambil dengan sah dalam Rapat Komite. rencana audit, ruang lingkup dan anggaran SKAI
8. Pertemuan antara Komite dan Internal Audit tanpa 6. Mengkaji rencana penerapan Global Internal Audit
kehadiran anggota Direksi dilaksanakan paling Standard (GIAS)
kurang 1 (satu) kali dalam setahun. 7. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
untuk pengangkatan Kepala SKAI menggantikan
Kepala SKAI yang telah memasuki usia pensiun
320 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 323
Tata Kelola Perusahaan
8. Meninjau rencana audit ekstern dan hasil audit 13. Melakukan penelaahan atas tuntunan yang timbul
ekstern terkait Bank dan perkembangan penanganan isu-
9. Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi isu hukum.
atas hasil temuan auditor ekstern dan hasil 14. Memantau dan mengkaji penerapan dan efektifitas
pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan Strategi Anti-Fraud Management
otoritas dan lembaga lain 15. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Audit
10. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun 2024
pemberian jasa audit atas informasi keuangan 16. Mengkaji Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
historis tahunan oleh AP dan/atau KAP. Audit.
11. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai penunjukan AP dan/atau KAP Pengembangan Kompetensi Komite
kepada Dewan Komisaris. Audit
12. Melakukan penelaahan atas penerapan Kepatuhan Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk
Bank terhadap peraturan perundang-undangan anggota independen, karena untuk anggota Komite
yang berlaku dan efektifitas inisiatif-inisiatif yang Audit yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan
dilakukan untuk memperkuat budaya kepatuhan di pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat dalam
Bank. Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Aria Kanaka 1. PPL Sektor Pasar Modal OJK – IAPI Manajemen Risiko dan 5 Juli 2024 IAPI (Institut Akuntan
Pertimbangan Khusus dalam Audit Laporan Keuangan di Sektor Publik Indonesia)
Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah
2. PPL Khusus OJK - IAPI Tahun 2024 bagi Akuntan Publik Terdaftar 9 Agustus 2024 IAPI
di OJK Sektor Perbankan
3. PPL Sektor IKNB OJK – IAPI Aspek Akuntansi dan Audit dalam 19 Agustus 2024 IAPI
Lembaga Keuangan Mikro (Konvensional/Syariah), Lembaga Jasa
Keuangan Khusus serta Regulasinya
4. In House Training; Risk Based Budgeting; Sustainability Reporting; 28 – 29 Agustus 2024 IAPI
Aspek Akuntansi, Perpajakan, Legal untuk Merger, Akuisisi dan
Spin-Off; Pajak Tangguhan
5. PPL IKPI: Perlakuan PPh dan PPN bagi Wajib Pajak Bank 7 Desember 2024 IKPI (Ikatan
Umum,Syariah, Koperasi Simpan Pinjam dan BPR berdasarkan Konsultan Pajak
PMK 74/2024 (PMK Cadangan) dan SE-121/PJ/2010 (PPN Bank) Indonesia)
6. PPL IKPI: Tindak Lanjut Proses Bisnis Pengawasan dan Kebijakan 9 Desember 2024 IKPI
Pemeriksaan Pasca PPS
7. PPL IKPI: Kupas Tuntas Manajemen PPh Pasal 21, Natura/ 10 Desember 2024 IKPI
Kenikmatan dan Pelaporan Akhir Tahun Masa Des
8. PPL IKPI: Mereview Kembali Saat Terutangnya Withholding 28 Desember 2024 IKPI
Tax PPh/PPN (Batas Waktu dan Konsekuensi Keterlambatan -
Pembuatan Bukti Potong Dan Faktur Pajak)
Ivan Purnama 1. Connecting The Dots 11 Januari 2024 OJK Institute
Sanoesi
2. Strategi Mencegah Serangan Siber 29 Februari 2024 OJK Institute
3. Artificial Intelligence Changes The Face of Financial Sector 7 Maret 2024 OJK Institute
4. How to Prevent Accounting Fraud in Financial Sector 2 Mei 2024 OJK Institute
5. Peluang dan Tantangan Pelindungan Data Pribadi dalam Transaksi 30 Mei 2024 OJK Institute
di Era Digital
6. Peran Innovative Credit Scoring dalam Meningkatkan Akses 27 Juni 2024 OJK Institute
Pendanaan
7. Foresight: Metodologi dan Penggunaannya 11 Juli 2024 The Institute of
Internal Auditors
Indonesia
8. Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence 25 Juli 2024 OJK Institute
9. How to Mitigate Transition and Physical Risk in the Financial 4 Juli 2024 OJK Institute
Sector
10. Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan 8 Agustus 2024 OJK Institute
dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 321
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
11. The Future of Data Analytics in The Financial Industry: Trends and 12 September 2024 OJK Institute
Innovations
12. EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New 31 Oktober 2024 OJK Institute
Energy Products and Services
13. Climate Reporting in the Financial Statements 18 November 2024 KPMG Indonesia
14. Strengthening Financial Integrity: Advanced Strategies and 21 November 2024 OJK Institute
Innovations in Anti-Fraud
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan yang
Komite Remunerasi dan Nominasi adalah komite berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir
yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada telah disetujui oleh anggota Komite Remunerasi dan
Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan Nominasi pada tanggal 2 Desember 2024.
fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait remunerasi
dan nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota Tugas dan Tanggung Jawab
Dewan Komisaris. Remunerasi adalah imbalan yang Rincian tugas dan tanggung jawab Komite adalah:
ditetapkan dan diberikan kepada anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris karena kedudukan dan peran Terkait Kebijakan Remunerasi
yang diberikan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, 1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi;
dan wewenang anggota Direksi dan anggota Dewan dan
Komisaris. Nominasi adalah pengusulan seseorang 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
untuk diangkat dalam jabatan sebagai anggota Direksi Komisaris mengenai:
atau anggota Dewan Komisaris. a. Kebijakan remunerasi, struktur remunerasi dan
besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris
Dasar Hukum dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat
Dasar hukum yang digunakan dalam pembentukan Umum Pemegang Saham.
Komite Remunerasi dan Nominasi, yaitu: b. Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun dan pegawai secara keseluruhan untuk
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran disampaikan kepada Direksi.
OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Maret
2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank 3. Komite wajib memastikan bahwa kebijakan
Umum; dan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
2. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate a. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
Governance Manual) SMBC Indonesia. sebagaimana diatur dalam perundang-
undangan yang berlaku.
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan b. Prestasi kerja individual.
Tata Tertib Kerja (Board Charter) c. Kewajaran dengan peer group di dalam dan di
[Disesuaikan dengan materi dari website] luar Bank.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, d. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki Pedoman panjang Bank.
dan Tata Tertib Kerja yang isinya mengatur sejumlah
hal, termasuk: organisasi, syarat keanggotaan, Terkait Kebijakan Nominasi
independensi, tugas dan tanggung jawab, kebijakan 1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, kebijakan Komisaris mengenai komposisi anggota Direksi
penilaian diri sendiri (self assessment) untuk Direksi dan dan/atau Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris, penilaian komite, wewenang Komite
Remunerasi dan Nominasi, etika kerja, rapat, tanggung
jawab pelaporan, serta masa tugas.
322 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 325
Tata Kelola Perusahaan
2. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata
kriteria serta prosedur pemilihan dan/atau Kelola Terintegrasi kepada Dewan Komisaris.
penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi 7. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kinerja pihak independen dengan cara:
kepada Rapat Umum Pemegang Saham. • Komite menentukan faktor-faktor penilaian
3. Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota kinerja perorangan.
Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan • Komite menerima hasil penilaian terhadap
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat anggota komite-komite yang berada di bawah
Umum Pemegang Saham. Khususnya untuk calon Dewan Komisaris, yang diperoleh dari Ketua
anggota Direksi, Human Resources membantu Komite terkait.
memfasilitasi melalui proses talent management & • Komite Menyusun rekomendasi atas dasar
succession planning, dengan dilakukan penilaian penilaian tersebut, untuk diserahkan kepada
terhadap ketersediaan calon anggota, dan potensi Dewan Komisaris, sebagai dasar untuk
pengembangannya di masa depan. Pelaksanaan keperluan pengangkatan kembali atau
suksesi dilakukan melalui identifikasi pejabat- pemberhentian anggota Komite.
pejabat eksekutif yang memiliki potensi tersebut.
Masing-masing anggota Direksi menyampaikan Independensi
calon penggantinya yang akan dievaluasi oleh Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
Komite. Komite Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian ketentuan OJK. Komite Remunerasi dan Nominasi
kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris. diketuai oleh Komisaris Independen dengan anggota
5. Menyusun program pengembangan kemampuan satu orang Komisaris Independen, dua orang Komisaris
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan dan satu orang Pejabat Eksekutif yang memiliki
Komisaris. pengetahuan sistem remunerasi dan nominasi serta
6. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak sucession plan. Komposisi anggota komite yang telah
Independen yang akan menjadi anggota Komite berjalan di Bank dalam rangka mendukung prinsip
independensi dalam melaksanakan tugas.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Maret 2020- 21 April
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
2 Chow Ying Hoong Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Utama) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
3 Mira Fitria Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Juli 2020-21 April
(Pejabat Eksekutif HR) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
Profil Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Chow Ying Hoong
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Utama)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 323
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 47 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • Post Graduate Research dari The London School of
Economics and Political Science (LSE) (2006)
• Master of Arts (MA) dari Lancaster University (2001)
• Bachelor of Arts (BA) dari Universitas Indonesia (2000)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Remunerasi
Dasar Hukum & dan Nominasi sejak 1 Juli 2020 berdasarkan Keputusan
Masa Jabatan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/031/VII/2020
dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.002/DIR/CCS/
Mira Fitria VII/2020, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
Soetjipto
III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 006/DIR/CCS/
Anggota Komite
IV/2022
Remunerasi dan
Nominasi (Pejabat Rangkap Jabatan Head of Human Resources SMBC Indonesia
Eksekutif HR)
Pengalaman Kerja • VP of Human Resources Danone Waters Indonesia
(2019-2020).
• CHRO - Corporate Affairs & Sustainability, Human
Resources, Technology, and Strategy Management The
Body Shop Indonesia (2017-2019).
• Human Resources Director Microsoft Indonesia
(2014-2016).
• Senior HR Business Partner Microsoft Indonesia
(2013-2014).
• HR Generalist for Retail Bank, Consumer Finance, Risk
Management and Financial Control CITI Indonesia
(2008-2013).
• Leadership, Talent and Performance Management Head
CITI Indonesia (2006-2008).
• Regional Management Associate: Consumer Bank Training
& Development Manager Citibank Asia Pacific Consumer
Bank, Singapore (2003-2004).
• Investment, Treasury and Insurance Compliance Manager
Citibank Indonesia (2002-2003).
• Management Associate Citibank Indonesia (2001-2002).
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Sertifikasi Profesi 3. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
1 Sertifikasi Manajemen Resiko Level 7 2 perbedaan pendapat tersebut.
2 Sertifikasi Manajemen Resiko Level 6 1
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
3 Sertifikasi General Manager MSDM 1
Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi mengadakan 8 (delapan) kali rapat dan rincian tingkat
kehadirannya disampaikan sebagai berikut:
Kebijakan Rapat
Ketentuan terkait dengan rapat Komite Remunerasi dan Jumlah
Nama Kehadiran Persentase
Nominasi yang telah ditetapkan di lingkungan Bank Rapat
adalah sebagai berikut: Ninik Herlani Masli Ridhwan 8 8 100%
1. Komite Remunerasi Nominasi mengadakan rapat Chow Ying Hoong 8 8 100%
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 Mira Fitria 8 8 100%
(empat) bulan.
2. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
324 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 327
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024
Tanggal Agenda
2 Februari 2024 1. Wawancara Kandidat Anggota Komite Pemantau Risiko
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Komite Pemantau Risiko. Berdasarkan POJK nomor 17 tahun
2023 tanggal 14 September 2023 Pasal 65 bahwa Anggota Komite Pemantau Risiko memerlukan kompetensi
yang lebih komprehensif, maka Komite memutuskan untuk menunda rekomendasi.
21 Februari 2024 1. Evaluasi Kinerja Anggota Direksi
2. Penilaian Kolegial Direksi, Dewan Komisaris & Anggota Komite
23 Februari 2024 Usulan Remunerasi untuk Direksi, Dewan Komisaris & Anggota Komite tahun 2024
15 Mei 2024 1. Strategi BTPN
2. Update dari HR
20 Mei 2024 1. Wawancara Kandidat Anggota Dewan Komisaris
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Dewan Komisaris
21 Mei 2024 1. Wawancara Kandidat Anggota Komite Pemantau Risiko
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Komite Pemantau Risiko
27 Agustus 2024 1. Wawancara Kandidat Anggota Dewan Komisaris
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Dewan Komisaris
22 November 2024 1. Wawancara Kandidat Anggota Direksi
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Direksi
Pengembangan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang
terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Leadership Series: Winning The Future, Serving Today 07 Maret 2024 Online learning
Mandatory SMBC Group 2024 (BOD, BOM, & Division Head) 26 Maret 2024 E-learning
HR Brownbag 10 Mei 2024
Leadership Series: Strategy And Insight For Navigating Merger & 10 Juli 2024 SMBCI
Acquisition In Digital Startup
HR Leaders Workshop 2024 29 Juli 2024
Training SMR Jenjang 5 08 Agustus 2024 SMBCI
Exam SMR Jenjang 5 16 Agustus 2024 SMBCI
Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik 20 Agustus 2024 E-learning
PT Bank BTPN Tbk 2024
Anti Fraud Awareness 2024 27 September 2024 E-learning
Manajemen Risiko Operasional 2024 27 September 2024 E-learning
Mira Fitria
Refreshment APU PPT & PPPSPM 2024 27 September 2024 E-learning
Training SMR Jenjang 6 16 Oktober 2024 SMBCI
Learning Festival: Champion's Journey - Perseverance and Triumph 24 Oktober 2024 SMBCI
from Olympic Gold Medallist
Exam SMR Jenjang 6 25 Oktober 2024 SMBCI
Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2024 30 Oktober 2024 E-learning
Compliance 2024: Compliance Awareness and E&G 30 Oktober 2024 E-learning
HR Year End Workshop 2024 09 November 2024
Cyber & Information Security Awareness 2024 25 November 2024 E-learning
Training SMR Jenjang 7 09 Desember 2024 SMBCI
Leadership Series: Future of Banking - Leveraging Gen AI for Strategic 11 Desember 2024 Online learning
Growth
Exam SMR Jenjang 7 18 Desember 2024 SMBCI
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 325
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
KOMITE PEMANTAU RISIKO disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris perhatian Dewan Komisaris.
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya 3. Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara
di dalam melakukan pengawasan yang aktif atas kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan
manajemen risiko Bank. pelaksanaannya guna memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris.
Dasar Hukum 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan tugas Komite Manajemen Risiko dan unit kerja
pembentukan Komite Pemantau Risiko adalah: Manajemen Risiko guna memberikan rekomendasi
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun kepada Dewan Komisaris.
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran 5. Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Komite
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 dapat melakukan investigasi terhadap hal-hal yang
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum terkait dengan tugas dan tanggung jawab Komite,
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ serta dengan konsultan, akuntan publik atau pihak
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen eksternal lainya yang ditunjuk oleh Perseroan
Risiko bagi Bank Umum dalam rangka memperoleh informasi sebagai dasar
3. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate rekomendasi bagi Dewan Komisaris.
Governance Manual). 6. Apabila diminta oleh Dewan Komisaris, Komite
dapat menjalankan tugas-tugas selain yang
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan disebutkan dalam charter Komite, yang sesuai
Tata Tertib Kerja (Board Charter) dengan fungsi dan peran serta tugas Komite sesuai
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, kebutuhan Dewan Komisaris dari waktu ke waktu.
Komite Pemantau Risiko telah memiliki Pedoman dan 7. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen data dan
Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain: Tugas informasi Perseroan.
dan tanggung jawab, wewenang, organisasi, syarat
keanggotaan, independensi, rapat, masa tugas, Independensi
penilaian komite, etika kerja, serta tanggung jawab Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
pelaporan. Komite Pemantau Risiko telah sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Komite Pemantau Risiko diketuai oleh
Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk Komisaris Independen dengan anggota 2 (dua) orang
memastikan cakupan kerja Komite Pemantau Komisaris Independen, 2 (dua) orang Komisaris, dan
Risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan 2 (orang) Komisaris Pihak Independen yang memiliki
perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir disetujui keahlian di bidang manajemen risiko dan bidang
oleh anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 20 keuangan.
Desember 2024. Penjelasan tentang Komisaris Independen dan Pihak
Independen dimaksud adalah:
Tugas dan Tanggung Jawab 1. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Komite bertugas kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
untuk memberikan rekomendasi atau pendapat hubungan keluarga dengan anggota Dewan
profesional yang independen kepada Dewan Komisaris Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang
terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh saham pengendali atau hubungan lain yang dapat
Direksi kepada Dewan Komisaris serta mengidentifikasi mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, independen.
yang antara lain meliputi: 2. Pihak Independen adalah pihak di luar Perseroan
1. Membuat rencana kegiatan tahunan Komite dan yang tidak memiliki hubungan keuangan,
diajukan kepada untuk mendapat persetujuan dari kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
Dewan Komisaris. hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
2. Memberikan pendapat profesional yang Direksi dan/atau pemegang saham pengendali
independen kepada Dewan Komisaris terhadap atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi
laporan atau hal-hal terkait pengelolaan risiko yang kemampuannya untuk bertindak independen.
326 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 329
Tata Kelola Perusahaan
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 8 Mei 2023-RUPST 2025
(Komisaris Independen) PS/BOC/026/V/2023 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/ V/2023
2 Takeshi Kimoto Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019-21
(Komisaris) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
3 Edmund Tondobala Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-RUPST
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
4 Ongki Wanadjati Dana Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-RUPST
(Komisaris) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
5 Sofyan Rambey Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Februari 2019 – 21
(Pihak Independen) Nomor PS/BOC/006/II/2019 dan Surat April 2022
Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/ • 21 April 2022 - RUPST
II/2019, diangkat kembali berdasarkan 2025
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor
PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022
6 Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 20 September 2023
(Pihak Independen) PS/BOC/048/IX/2023 dan Surat Keputusan Masa jabatan semetara
Direksi Nomor SK.009/DIR/CCS/X/2023
7 Marita Alisjahbana Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 September
(Komisaris Independen) PS/BOC/041/IX/2024 dan Surat Keputusan 2024-RUPST 2025
Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/IX/2024
8 Nurhajati Soerjo Hadi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 September
(Pihak Independen) PS/BOC/026/VI/2024 dan Surat Keputusan 2024-RUPST 2025
Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/IX/2024
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Onny Widjanarko
Ketua Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Takeshi Kimoto
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Edmund Tondobala
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Ongki Wanadjati Dana
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Marita Alisjahbana
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 327
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 66 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • MBA di bidang Finance dari John. M. Olin School of
Business, Washington University, St. Louis, USA (1993)
• Gelar profesi Financial Risk Manager (FRM®) dari Global
Association of Risk Professional (“GARP”)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau
Dasar Hukum & Risiko (Pihak Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/
Masa Jabatan
II/2019 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/
II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
Sofyan Rambey III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.004/DIR/
Anggota Komite CCS/IV/2022
Pemantau Risiko
(Pihak Independen) Rangkap Jabatan • Director GReenZONES Society
• CEO & Presiden Director The Risk Forum
Pengalaman Kerja • Direktur Regional GARP (2005)
• EVP PT Mandiri Sekuritas (2003-2005)
• Group Head PT Bank Mandiri (2001-2003)
• Komisaris PT Exim Securities (1998-2001)
• Kepala Biro PT Bank Exim (1998-2000)
• Kepala Bagian PT Bank Exim (1994-1998)
• Kepala Seksi PT Bank Exim (1988-1991)
• Account Officer PT Bank Exim (1984-1987)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 56 tahun pada akhir tahun buku 2024
Riwayat Pendidikan Bachelor of Arts in Business Finance and Banking from
Oregon State University, – Oregon, USA (1991)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau
Dasar Hukum & Risiko (Pihak Independen) sejak 2 September 2024
berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor
Masa Jabatan
PS/BOC/026/VI/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor
SK.007/DIR/CCS/IX/2024
Rangkap Jabatan Advisor untuk HR PT. Panin Dubai Syariah Bank, Tbk.
Nurhajati Soerjo Pengalaman Kerja • Head of Internal Audit PT. Bank BTPN, Tbk (2017-2024)
Hadi • Fraud Management Unit Head at PT Bank BTPN, Tbk
Anggota Komite (2015 - 2016)
Pemantau Risiko • Quality Assurance and Corporate Client Execution Head at
(Pihak Independen) PT ANZ Bank Indonesia (2015)
• Business Development Director (Business Manager) of
International Banking at The Royal Bank of Scotland N.V.,
Jakarta Branch (2008 – 2013)
• Director at PT. RBS Finance Indonesia (2008 – 2012) •
Credit Portfolio Management Head at ABN AMRO Bank
N.V., Jakarta Branch (2005 - 2008)
• Deputy Head of Financial Restructuring & Recovery (FRR)
at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (2003 - 2005)
• Financial Restructuring & Recovery Officer at ABN AMRO
Bank N.V., Jakarta Branch (1999 - 2005)
• Development Director (Business Manager) to Executive
Country at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1996 –
2008)
• Relationship Manager of Special Credits Group at ABN
AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1999)
• Team Leader/Relationship Manager of Indonesian
Corporate Banking for Medium Companies at ABN AMRO
Bank N.V., Jakarta Branch (1997-1999)
• Relationship Manager of Indonesian Corporate Banking at
ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1996-1997)
• Corporate Credit Account Officer at PT IBJ Indonesia
Bank, Jakarta (1991 – 1995)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
328 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 331
Tata Kelola Perusahaan
Ivan Purnama Sanoesi Rapat Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Pemantau Risiko (Pihak Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite Audit” Kebijakan Rapat
yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Ketentuan terkait dengan rapat Komite Pemantau
Risiko yang telah ditetapkan di lingkungan Bank adalah
Sertifikasi Profesi sebagai berikut:
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling
Jumlah sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
No. Sertifikasi Profesi
Pemilik 2. Rapat-rapat Komite dapat dihadiri secara fisik
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat I s/d III 2 ataupun melalui fasilitas video conference. Rapat
2 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat IV 2 komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
3 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat V 2 dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% (lima puluh
4 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VI 2 satu persen) dari seluruh jumlah anggota termasuk
5 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VII 3 satu orang Komisaris Independen dan satu Pihak
6 Sertifikasi Financial Risk Manager (FRM) 1 Independen.
7 Trainer untuk pelatihan Sertifikasi Manajemen 1 3. Keputusan Rapat Komite dilakukan berdasarkan
Risiko Tingkat I-V musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi
8 Sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst) musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
L1
dilakukan berdasarkan hasil suara terbanyak.
9 Sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) 1
4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
10 Sertifikasi Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) 1
5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
11 Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek 2
(WPPE) anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
12 Sertifikasi Wakil Pialang Berjangka (WPB) 1
untuk memimpin rapat.
13 Fellowship in Nutritional and Environmental 1
6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Medicine; India, 2018 terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
14 Master in Advanced Nutritional Medicine; secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
Malaysia 2019 perbedaan pendapat tersebutt.
15 Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 1 7. Komite Pemantau Risiko dapat juga mengambil
5
keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
16 Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 1
6 Komite, dengan ketentuan semua anggota
17 Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 1 komite telah diberitahu secara tertulis dan
7 semua anggota komite memberikan persetujuan
18 Training of Trainer (ToT) jenjang 4 BSMR 1 mengenai usul yang diajukan secara tertulis dengan
19 Training of Trainer (ToT) jenjang 5 BSMR 1 menandantangani persetujuan sirkular tersebut.
20 Training of Trainer (ToT) jenjang 6 BSMR 1 Keputusan yang diambil dengan cara demikian
21 Training of Trainer (ToT) jenjang 7 BSMR 1 mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
22 Training of Trainer (ToT) jenjang 4 LSPP 1 yang diambil dengan sah dalam Rapat Komite.
23 Sertifikasi GRCP (Governance, Risk, 1
Compliance Professional Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
24 Sertifikasi GRCA (Governance, Risk, 1 Pemantau Risiko
Compliance Auditor)
Selama tahun 2024, Komite Pemantau Risiko
25 Sertifikasi IAAP (Integrated Audit & Assurance 1
Professional
mengadakan 20 (dua puluh) kali rapat dan rincian
26 Sertifikasi ICEP (Integrated Compliance & 1
tingkat kehadirannya disampaikan sebagai berikut:
Ethics Professional)
27 Sertifikasi IPMP (Integrated Policy 1 Jumlah
Management Professional) Nama Kehadiran Persentase
Rapat
28 Sertifikasi IRMP (Integrated Risk Management 1 Onny Widjanarko 20 20 100%
Professional)
Takeshi Kimoto 20 19 95%
29 Sertifikasi IDPP (Integrated Data Privacy 1
Professional) Edmund Tondobala 20 20 100%
30 Training GRI (Global Reporting Initiative) 1 Ongki Wanadjati Dana 20 17 85%
31 Training ESG (Environmental, Social, 1 Sofyan Rambey 20 18 90%
Governance)
Ivan Purnama Sanoesi 13 13 100%
32 Training SROI (Social Return On Investment 1
Marita Alisjahbana1) 7 7 100%
33 32nd A4M Annual Longevity Fest 2024, 1
“Advancing Longevity Medicine Nurhajati Soerjo Hadi2) 7 7 100%
34 Qualified Internal Auditor (QIA) Certification 1 1) Efektif menjadi anggota Komite sejak 2 September 2024
35 Indonesian Internal Audit Practitioner (IIAP) 1 2) Efektif menjadi anggota Komite sejak 2 September 2024
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 329
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024 • Pelaksanaan inisiatif-inisiatif Business
Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan kegiatan Continuity Management
sesuai rencana kerja dan agenda tahun 2024. • Rancangan kebijakan dan prosedur
pengendalian internal atas pelaporan
Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Pemantau Risiko keuangan/informasi keuangan dan
telah melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan pembentukan Komite Non-Financial Risk
manajeman risiko, kesesuaian antara kebijakan Management dalam rangka mengawasi
manajemen risiko Bank dengan pelaksanaannya, dan memastikan efektivitas penerapan
dan pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko Manajemen Risiko Non Keuangan di Bank.
dan unit kerja Manajemen Risiko guna memberikan • Implementasi Manajemen Risiko Sistem
rekomendasi kepada Dewan Komisaris, melalui Informasi untuk Sistem Pembayaran
pembahasan terkait agenda dan topik-topik tambahan
terkait dengan risiko yang berhubungan dengan Bank d. Risiko lain
antara lain: • Indikator utama risiko kepatuhan, profil
1. Penerapan manajemen risiko risiko kepatuhan dan kegiatan untuk
a. Risiko kredit meningkatkan budaya kepatuhan
• Kondisi portofolio semua segmen dan • Pelaksanaan Program Anti Pencucian
program produk yang dimiliki Bank serta Uang (APU)
pemantauan terhadap langkah-langkah • Pemaparan mengenai Risiko Hukum,
perbaikan dan inisiatif-inisatif baru agar perkembangan penanganan kasus dan
kualitas aset terjaga sesuai dengan risk isu-isu hukum
appetite yang ditetapkan. • Profil risiko stratejik dan parameter
• Dampak Penilaian Model Tahunan -2024 penilaian risiko stratejik
• Backtesting CKPN • Penjabaran mengenai risiko reputasi
• Portofolio berdasarkan sektor ekonomi • Manajemen Risiko Keamanan Siber (Cyber
• Pemantauan Top 10 outstanding dan Security Risk Management) termasuk
CKPN debitur Corporate inisiatif-inisiatif untuk memperkuat
postur keamanan di Bank, penetapan
b. Risiko pasar dan risiko likuiditas indikator utama, persiapan implementasi
• Pemantauan eksposur pasar dan likuiditas Pengelolaan Data Pribadi (Data Privacy
• Dampak kenaikan suku bunga BI Management) sehubungan dengan
• Aset tertimbang menurut risiko Undang-Undang Data Pribadi (UUDP),
(ATMR) pasar dalam perhitungan rasio kajian hasil Penilaian Cyber Security
permodalan yang baru untuk kewajiban Maturity Assessment periode tahun
pelaporan 2023, perkembangan terkini terkait risiko
• Kaji ulang parameter NSFR ancaman siber dan mitigasi.
• Climate Risk
c. Manajemen Risiko Operasional
• Hasil pemantauan terkait risiko operasional e. Rencana Aksi dan kondisi permodalan,
dalam Non-Financial Risk (NFR) Appetite likuiditas, rentabilitas dan kualitas asset
framework dan langkah-langkah perbaikan
• Kejadian dan tren terkait risiko operasional 2. Laporan wajib ke Regulator antara lain Laporan
dan fraud serta pengaduan nasabah Profil Risiko, dan Laporan Tingkat Kesehatan,
• Pemantauan indikator risiko utama dan analisa hasil stress test.
risk acceptance dalam ICSR (Internal 3. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite
Control and Risk System) Manajemen Risiko
• Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan, 4. Pengkinian Kebijakan Manajemen Risiko tahun
pencegahan kejadian terkait risiko 2024
operasional termasuk perkembangan 5. Penerapan Strategi Anti Fraud
proyek-proyek yang dijalankan untuk a. Pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan,
perbaikan dan efektifitas langkah dan sanksi serta pemantauan tindak lanjut dan
perbaikan dan pencegahan yang evaluasi efektifitas tindakan pencegahan.
dilakukan.
330 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 333
Tata Kelola Perusahaan
b. Topik-topik lain terkait Anti-Fraud:
• Deteksi fraud dari saluran Whistleblowing
• Staff misconduct
• Pemaparan mengenai pelatihan karyawan oleh Divisi Human Resources dan perbaikan proses
rekrutmen karyawan guna mencegah fraud.
• KYE
• Fraud AI liveness
Komite Pemantau Risiko juga telah menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Pemantau Risiko tahun 2025 dan
malakukan kaji ulang atas Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko.
Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite
Pemantau Risiko yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat
dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Nurhajati Soerjo Hadi 1. YPIA Annual Conference Juni 2024 YPIA
2. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4 Oktober 2024 BSMR
3. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 11 Oktober 2024 BSMR
Sofyan Rambey 1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 6 – 7 Agustus 2024 BSMR
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 29 Agustus 2024 BSMR
3. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4 Oktober 2024 BSMR
4. Global Reporting Initiative 24 – 26 September 2024 Kharisman Konsulting
5. Environment, Social, Governance 4 Oktober 2024 Kharisman Konsulting
6. Social Return on Investment 18 -19 November 2024 Kharisman Konsulting
7. 32 Longevity Fest 2024
nd
13 – 15 Desember 2024 American Academy for
anti-aging medicine
KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/
POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang
Komite dibentuk untuk mendukung efektivitas Konglomerasi Keuangan.
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan 4. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (Integrated
Komisaris di dalam membantu Dewan Komisaris Entitas Governance Manual) SMBC Indonesia.
Utama antara lain untuk memantau dan mengevaluasi 5. Piagam Korporasi
fungsi audit, manajemen risiko, keuangan, kepatuhan
dan tata Kelola dalam satu Konglomerasi Keuangan Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan
SMBC. Tata Tertib Kerja (Committee Charter)
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
Dasar Hukum Komite Tata Kelola Terintegrasi telah memiliki Pedoman
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan dan Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain:
pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah: Organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ dan tanggung jawab, etika kerja, rapat, tanggung jawab
POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 pelaporan, masa tugas, serta penilaian komite.
tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/
POJK.03/2019 tanggal 14 November 2019 tentang
Sinergi Perbankan Dalam Satu Kepemilikan Untuk
Pengembangan Perbankan Syariah.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 331
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Pedoman dan Tata Tertib Kerja dikaji secara berkala Independensi
untuk memastikan cakupan kerja Komite Tata Kelola Mengacu kepada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Terintegrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tata Kelola Terintegrasi, Komite dibentuk oleh Dewan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata Kelola Komisaris SMBC Indonesia sebagai Entitas Utama.
Terintegrasi diterbitkan pada tanggal 12 Agustus 2024. Komite terdiri dari Komite Independen yang mewakili
dan ditunjuk oleh Entitas Utama dan Entitas Anggota,
Tugas dan Tanggung Jawab seorang Pihak Independen, dan anggota Dewan
Komite memiliki tugas dan tanggung jawab paling Pengawas Syariah yang mewakili dan ditunjuk oleh
sedikit: Entitas Anggota.
a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
paling sedikit melalui penilaian kecukupan Komisaris yang:
pengendalian intern dan pelaksanaan fungsi 1) bukan merupakan orang yang bekerja
kepatuhan secara terintegrasi; atau mempunyai wewenang dan tanggung
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan jawab untuk merencanakan, memimpin,
Komisaris Entitas Utama untuk penyempurnaan mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi; dan Entitas Utama atau Entitas Anggota dalam
c. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
Sinergi Perbankan. pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Independen pada periode berikutnya;
Terkait dengan hal-hal tersebut di atas, maka: 2) tidak mempunyai saham baik langsung
a. Di dalam rangka mendukung efektivitas maupun tidak langsung pada Entitas Utama
perlaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan atau Entitas Anggota;
Komisaris Entitas Utama, Komite membuat rencana 3) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
kegiatan tahunan yang disetujui oleh Dewan Entitas Utama atau Entitas Anggota, anggota
Komisaris. Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
b. Komite menerima laporan secara berkala atas pemegang saham utama Entitas Utama atau
pelaksanaan fungsi audit, risiko, keuangan, Entitas Anggota; dan
kepatuhan dan tata Kelola pada entitas yang 4) tidak mempunyai hubungan usaha baik
berada dalam Konglomerasi Keuangan. langsung maupun tidak langsung yang
c. Komite memberikan rekomendasi kepada Dewan berkaitan dengan kegiatan usaha Entitas
Komisaris (jika diperlukan) atas laporan yang Utama atau Entitas Anggota.
diterima sesuai huruf b tersebut di atas.
d. Komite memberikan laporan kepada Dewan b. Dewan Pengawas Syariah
Komisaris mengenai aktivitas yang dilakukan Dewan Pengawas Syariah adalah pihak di luar
secara berkala. Entitas Utama atau Entitas Anggota yang tidak
e. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data memiliki hubungan keuangan dan kekeluargaan
dan informasi yang diperoleh dan dimilikinya dari dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi
seluruh entitas yang berada dalam Konglomerasi dan/atau pemegang saham pengendali Entitas
Keuangan. Utama maupun Entitas Anggota
c. Pihak Independen adalah pihak di luar Entitas
Utama atau Entitas Anggota yang tidak memiliki
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan
Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang
saham pengendali atau hubungan lain yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
independen.
332 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 335
Tata Kelola Perusahaan
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Komisaris Independen PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
2 Ninik Herlani Masli Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
Ridhwan (Komisaris Independen PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
3 Dewie Pelitawati Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Komisaris Independen PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Bank BTPN Syariah Tbk) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
4 Muhamad Faiz Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Dewan Pengawas Syariah PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Bank BTPN Syariah Tbk) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
5 Murniaty Santoso Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Komisaris Independen PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Oto Multiartha) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
6 Doddy Susanto Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Komisaris Independen PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
PT Summit Oto Finance) Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
7 Sofyan Rambey Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 2 Agustus 2024-RUPST
(Pihak Independen) PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Onny Widjanarko
Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Usia 65 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran (1984)
• Magister Hukum dari Universitas Padjadjaran (2005)
Riwayat Jabatan, Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
Dasar Hukum & VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
Masa Jabatan
Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025
Rangkap Jabatan • Lembaga Keuangan: Komisaris Independen PT Bank
BTPN Syariah Tbk (2014-saat ini)
Dewie Pelitawati • Lembaga Non Keuangan: Anggota Komite Audit
Anggota Komite Tata Universitas Padjadjaran
Kelola Terintegrasi
(Komisaris Independen
Pengalaman Kerja • Senior GM Corporate Legal, Governance and Compliance
dan Advisor to CEO XL-Axiata Tbk (2013-2018)
PT Bank BTPN Syariah • Partners pada Bahar and Partners Attorney at Law (2010-
Tbk) 2013)
• Komisaris PT Indosat Mega Media Mobile (2002-2003)
• Komisaris PT Satelindo (2002-2003)
• SPV Legal/General Counsel PT Indosat (2002-2008)
• Secretary to Junior Minister pada Minister for National
Economic Restructuring-RI (2001)
• Head of Chairman Office dari Indonesia Bank
Restructuring Agency (1999-2000)
• Legal Manager PT Indosat (1985-1999)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 333
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta, Indonesia
Usia 50 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan • Sarjana Syariah dari Universitas Islam Madinah (1997)
• Master Daarul Ulum dari Universitas Kairo (2013)
Riwayat Jabatan, Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
Dasar Hukum & VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
Masa Jabatan
Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025
Rangkap Jabatan • Lembaga Keuangan
1. Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BTPN
Muhamad Faiz Syariah Tbk (2017-saat ini)
Anggota Komite Tata 2. Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
Kelola Terintegrasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2023-saat
(Anggota Dewan ini)
Pengawas Syariah 3. Ketua Dewan Pengawas Syariah PT IMFI Syariah
PT Bank BTPN Syariah (2012-saat ini)
Tbk)
• Lembaga Non Keuangan
1. Ketua Umum MUI DKI Jakarta (2023-2028)
2. Katib Syariah PBNU (2022-2027)
3. Anggota Pleno DSN MUI (2020-2025)
4. Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail di PBNU
(2015-sekarang)
5. Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010-saat ini)
6. Wakil Pengasuh PP Darul Rohman (2008-saat ini)
Pengalaman Kerja Sesuai informasi yang tertuang pada kolom pengungkapan
rangkap jabatan (masih aktif)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 71 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan Master of Science dari MIT-Sloan School, Boston, Amerika
Serikat (1989)
Riwayat Jabatan, Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
Dasar Hukum & VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
Masa Jabatan CCS/VIII/2024
Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025
Rangkap Jabatan • Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
(2005-saat ini)
Murniaty Santoso • Komisaris Independen PT Oto Multiartha (2003-saat ini)
Anggota Komite Tata Pengalaman Kerja Komisaris Utama PT Verena Multifinance Tbk (2003 – 2021)
Kelola Terintegrasi
(Komisaris Independen Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
PT Oto Multiartha) Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
334 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 337
Tata Kelola Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 64 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
Riwayat Pendidikan Sosial Politik Administrasi Niaga dari Universitas Katholik
Parahyangan (1984)
Riwayat Jabatan, Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
Dasar Hukum & VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
Masa Jabatan CCS/VIII/2024
Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025
Rangkap Jabatan • Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
(2022-saat ini)
Doddy Susanto • Komisaris PT Karya Dosan Mandiri
Anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi Pengalaman Kerja • Komisaris PT Karya Dosan Mandiri (2015 – saat ini)
(Komisaris independen • Direktur di PT Sinartama Gunita (2017 – 2021)
PT Summit Oto • Komisaris di PT Sinar Mas Multifinance (2017 – 2021)
Finance) • Komisaris di PT Pasar Dana Pinjaman (2016 – 2021)
• Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multiartha, Tbk
(2009 – 2021)
• Komisaris di PT AB Sinar Mas Multifinance (2002 - 2021)
• Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multifinance
(2000 – 2017)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Sofyan Rambey 4. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Pihak melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
Independen) Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang-
Pemantau Risiko” yang terdapat dalam Laporan kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah
Tahunan ini. seluruh anggota Komite termasuk Ketua Komite
atau Komisaris Independen dari Entitas Utama.
Sertifikasi Profesi 5. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 4 dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
6. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
7. Dalam hal jabatan Ketua Komite lowong, maka
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Komisaris Independen dari Entitas Utama dapat
untuk sementara menggantikan kedudukan ketua
Kebijakan Rapat komite sebagai pimpinan Rapat.
Ketentuan terkait pelaksanaan rapat Komite Tata Kelola 8. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Terintegrasi telah diatur dalam pedoman dan tata tertib terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
Komite Tata Kelola Terintegrasi: secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling perbedaan pendapat tersebut.
sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan. 9. Komite dapat juga mengambil keputusan yang
2. Komite dapat mengundang pihak lain selain sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan
anggota Komite yang berasal dari Konglomerasi ketentuan semua anggota komite telah diberitahu
Keuangan SMBC untuk hadir dan memberikan secara tertulis dan semua anggota Komite
keterangan dalam Rapat, apabila berhubungan memberikan persetujuan mengenai usul yang
dengan agenda Rapat. diajukan secara tertulis dengan menandatangani
3. Atas undangan Ketua Komite, anggota Dewan persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
Komisaris yang bukan anggota Komite dapat diambil dengan cara demikian mempunyai
menghadiri Rapat Komite sebagai peninjau yang kekuatan yang sama dengan keputusan yang
tidak memiliki hak suara dalam pengambilan diambil dengan sah dalam Rapat Komite.
keputusan Rapat.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 335
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024
Komite Tata Kelola Terintegrasi Komite Tata Kelola Terintegrasi dibentuk pada 2 Agustus
Selama tahun 2024, Komite Tata Kelola Terintegrasi 2024.
mengadakan 2 (dua) kali rapat dan rincian tingkat
kehadirannya disampaikan sebagai berikut: Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan selama
semester 2 tahun 2024 oleh Komite Tata Kelola
Jumlah Terintegrasi adalah:
Nama Kehadiran Persentase
Rapat
Onny Widjanarko 2 2 100% Tanggal Kegiatan Kegiatan
Ninik Herlani Masli Ridhwan 2 2 100% 6 Agustus 2024 Town Hall Meeting SMBC Group
Dewie Pelitawati 2 2 100% 14 Agustus 2024 Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Muhamad Faiz 2 2 100% 21 November 2024 Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Murniaty Santoso 2 2 100%
Doddy Susanto 2 2 100%
Pengembangan Kompetensi Komite Tata
Sofyan Rambey 2 1 50%
Kelola Perusahaan
Pengembangan kompetensi untuk anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi yang berasal dari Dewan Komisaris
SMBC Indonesia telah disajikan pada bab “Dewan
Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Dewie Pelitawati 1. Townhall dalam Lingkup Konglomerasi Keuangan SMBC 18 Januari 2024 BTPN
(via Zoom Meeting)
2. Townhall dalam Lingkup Konglomerasi Keuangan SMBC 6 Juli 2024 BTPN
(via Zoom Meeting)
3. Understanding Interrelation: Banking, Venture Capital 10 Juli 2024 BTPN
(via Zoom Meeting)
4. Pelatihan Perlindungan Data Pribadi (PDP) 22 Agustus 2024 Via Pricewaterhousecoopers
Microsoft Teams Consulting Indonesia
(PwC)
5. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Penyelarasan 18 – 20 September 2024 BARA
Jenjang 6 (Bali)
6. Risk Awareness 30 September 2024 Jonny Effendi (Pasar
(Jakarta) Trainer)
7. Sertifikasi Manajemen Risiko Resertifikasi Jenjang 6 28 November 2024 LSPKS
(Jakarta)
Muhammad Faiz 1. Workshop Pra-Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) Dewan 11 September 2024 DSN – MUI
Pengawas Syariah bidang Perbankan Syariah (Jakarta)
2. Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) Dewan Pengawas Syariah 11 – 12 Oktober 2024 DSN – MUI
(Jakarta)
Murniaty Santoso Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan 2024” 22 Februari 2024 OJK Institute
(via Zoom Meeting)
Doddy Susanto 1. Webinar “Connecting the Dots” 11 Januari 2024 OJK Institute
(via Zoom Meeting)
2. Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan” 22 Februari 2024 OJK Institute
(via Zoom Meeting)
3. Webinar “Navigating the Half-year: Roadmap to Success” 20 Juni 2024 OJK Institute
(via Zoom Meeting)
Sofyan Rambey 1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 6 – 7 Agustus 2024 BSMR
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 29 Agustus 2024 BSMR
3. Global Reporting Initiative 24 – 26 September 2024 Kharisman Konsulting
4. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4 Oktober 2024 BSMR
5. Environment, Social, Governance 4 Oktober 2024 Kharisman Konsulting
6. Social Return on Investment 18 -19 November 2024 Kharisman Konsulting
7. 32nd Longevity Fest 2024 13 – 15 Desember 2024 American Academy for
Anti-aging Medicine
336 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 339
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah
Direksi
SMBC Indonesia membentuk komite-komite yang Pedoman Kerja
bertanggung jawab kepada Direksi guna mendukung Pedoman Kerja Komite ALCO disusun sebagai panduan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. Sesuai atau rujukan bagi anggota ALCO antara lain untuk:
dengan ketentuan, Bank diwajibkan memiliki minimal 3 1. Memantau dan mengelola aset dan liabilitas.
(tiga) komite yang membantu tugas Direksi yaitu Komite 2. Memantau perkembangan pasar dan faktor-faktor
Manajemen Risiko, Komite Aset dan Liabilitas serta yang mungkin akan mempengaruhi keadaan
Komite Pengarah Teknologi Informasi. pendanaan dan likuiditas Bank.
3. Memantau eksposur risiko Bank seperti risiko suku
Namun, melihat kompleksitas usaha yang dijalankan bunga dan nilai tukar.
SMBC Indonesia, membutuhkan pengelolaan serta 4. Memutuskan dan memberikan arahan dalam
peningkatan kualitas penerapan tata kelola perusahaan pengelolaan suku bunga baik suku bunga funding
yang baik. Untuk itu, Bank membentuk 10 (sepuluh) maupun lending.
komite sebagai berikut: 5. Dan hal-hal terkait lainnya.
1. Komite Aset dan Liabilitas
2. Komite Manajemen Risiko Tugas dan Tanggung Jawab
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi Komite Aset dan Liabilitas memiliki tugas dan tanggung
4. Komite Kebijakan Kredit jawab, antara lain mencakup:
5. Komite Kredit 1. Mengkaji ulang, mengawasi dan menyetujui strategi
6. Komite Pengarah Tata Kelola Informasi neraca secara keseluruhan, atas likuiditas, harga,
7. Komite Human Resource dan manajemen permodalan.
8. Komite Fraud 2. Memberikan gambaran keadaan perekonomian
9. Komite Keberlanjutan domestik dan dunia, serta analisis implikasi dari
10. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi kebijakan moneter dan fiskal yang telah dan atau
akan diambil oleh pemerintah.
KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO) Pernyataan Independensi Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
Struktur dan Keanggotaan serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Susunan anggota Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”) Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Ketua: Direktur Treasury
Anggota:
1. Direktur Utama
2. Wakil Direktur Utama 1
3. Wakil Direktur Utama 2
4. Head of Risk Management
5. Direktur Keuangan dan Perencanaan
Sekretaris: Head of Treasury
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 337
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pelaksanaan Tugas 2024
Pelaksanaan kegiatan dan atau keputusan yang telah diambil dan direalisasikan sepanjang tahun 2024 adalah:
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Menyetujui kenaikan Limit Treasury untuk aktivitas perdagangan obligasi; membahas situasi likuiditas Dec-23 Januari 2024
sebagai pelajaran di masa depan (penggunaan indikator NSFR dan LCR sebagai acuan); menargetkan LFR di
bawah 100%.
2 Menaikkan Supplementary Liquidity Limit dari Rp10.050 miliar menjadi Rp10.400 miliar. Februari 2024
3 Menyetujui peningkatan internal limit LCR dan NSFR dan menyetujui restrukturisasi pinjaman Wijaya Karya. Maret 2024
4 Pembahasan penyesuaian kurva FTP IDR jangka pendek. April 2024
5 Menyetujui penyesuaian kurva FTP IDR dan pembaharuan informasi mengenai fasilitas IFC. Mei 24
6 Menyetujui untuk penambahan sumber FTP IDR jangka pendek yang bertujuan untuk meminimalakan Juni 2024
volatilitas dan meningkatkan tingkat daya saing bank; serta pembaharuan informasi mengenai progres proses
penerbitan obligasi.
7 Menyetujui perubahan asumsi makroekonomi pada RBB 2025-2027; serta menyetujui penyesuaian FTP IDR Juli 2024
jangka pendek (dalam hal penggunaan data mingguan dari sebelunya harian; penerbitan FTP menjadi setiap
dua minggu sekali dari sebelumnya setiap minggul dan untuk kondisi khusus, pergerakan kurva FTP dapat
diminimalkan dengan penilaian ahli Direktor Treasury/alternatif-nya).
8 Menyetujui FTP IDR khusus untuk JF OTO SOF. Agustus 2024
9 Pembahasan mengenai penerbitan Obligasi PUB V Tahap II Tahun 2024. September 2024
10 Menyetujui perubahan Treasury Limit untuk Supplementary Liquidity, Banking BPV Limit untuk mata uang baru Oktober 2024
AUD, SGD, dan CNH, BPV Banking Book untuk mata uang JPY dan EUR, dan Money Gap untuk mata uang
AUD, SGD, dan CNH.
11 Menyetujui proposal FTP IDR dan FTP USD untuk RBB 2025-2027 dan Interest Rate Risk Banking Book Oktober 2024
(IRRBB) untuk tahun 2025.
12 Menyetujui pinjaman bilateral dengan bank lain Oktober 2024
13 Menyetujui Kebijakan FTP dan Income on Capital (IOC) yang sudah berjalan untuk RBB 2025-2027 Oktober 2024
14 Menyetujui persentase CASA Core Balance untuk RBB 2025-2027. Oktober 2024
15 Menyetujui Insentif untuk CASA dan Non-Sensitive CASA. Oktober 2024
16 Menyetujui Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Oktober 2024 berdasarkan POJK SBDK. Oktober 2024
17 Mendokumentasikan Metodologi FTP yang ada untuk FCY (USD, JPY, EUR, AUD, CNH, SGD). November 2024
18 Menyetujui Special Pricing untuk pembelian Obligasi Korporasi dalam rangka pemenuhan target RPIM. November 2024
19 Menyetujui Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit November 2024 berdasarkan POJK SBDK. November 2024
20 Menyetujui proposal dari divisi Business Banking untuk Back to Back dan Collateralized Cash Loan. Desember 2024
21 Menyetujui Special Pricing untuk Notional Pooling. Desember 2024
22 Pembahasan mengenai skema insentif untuk CASA dan Non-Sensitive CASA. Desember 2024
23 Pembahasan mengenai komponen Suku Bunga Dasar Kredit periode Desember 2024. Desember 2024
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2024, Komite ALCO mengadakan 12 (dua belas) kali pertemuan, yang rincian kehadiran anggotanya
adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Keishi Kobata Ketua / Direktur Treasury 12 12 100%
Henoch Munandar Anggota / Direktur Utama 12 10 83%
Kaoru Furuya Anggota / Wakil Direktur Utama 12 10 83%
Darmadi Sutanto Anggota / Wakil Direktur Utama 12 11 92%
Sendiaty Sondy Anggota / Head of Risk Management 12 12 100%
Hanna Tantani Anggota / Direktur Keuangan dan Perencanaan 12 11 92%
Wiwig Santoso Sekretaris / Head of Treasury 12 12 100%
338 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 341
Tata Kelola Perusahaan
Pengembangan Kompetensi untuk hadir dalam rapat, termasuk namun tidak
Pengembangan kompetensi anggota komite level terbatas pada Perusahaan Anak.
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan 4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
kompetensi Direksi. (Permanent Voting Members);
5. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent
Non-Voting Members) tidak diperhitungkan dalam
KOMITE MANAJEMEN RISIKO kuorum kehadiran.
6. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
Struktur dan Keanggotaan atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko 31 anggota Komite yang memiliki hak suara.
Desember 2024 adalah sebagai berikut: 7. Keputusan rapat Komite harus diambil berdasarkan
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
jabatan) yang terdiri dari: berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
Ketua: Head of Risk Management pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
dari 50% bagian dari seluruh jumlah anggota
Anggota: Komite yang memiliki hak suara yang hadir dalam
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: rapat.
1. Direktur Utama 8. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
2. Wakil Direktur Utama 1 pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
3. Wakil Direktur Utama 2 ketentuan tentang benturan kepentingan yang
4. Direktur Kepatuhan & Legal diatur dalam Kebijakan perusahaan (Corporate
5. Direktur Corporate Banking Japanese Policy).
6. Direktur Treasury 9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
7. Direktur Operasional & Teknologi terdapat dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
8. Direktur Keuangan & Perencanaan secara jelas dalam Risalah Rapat beserta
9. Head of Business Banking alasan perbedaan pendapat tersebut. Head of
10. Head of Information Technology Risk Management memiliki wewenang untuk
11. Head of Retail Lending Business menyampaikan eskalasi terkait dengan perbedaan
12. Head of Wealth Management Business and pendapat di dalam Komite kepada Komite
Network & Distribution Head Pemantau Risiko untuk mendapatkan rekomendasi.
13. Head of Digital Banking 10. Laporan/materi Komite Manajemen Risiko
14. Head of Human Resources disiapkan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.
15. Head of Wholesale, Commercial & Transaction Unit terkait diwajibkan menyampaikan materi/
Banking data setiap bulan kepada pihak yang ditunjuk
16. Head of Treasury (PIC) Satuan Kerja Manajemen Risiko selambat-
lambatnya 8 hari kerja setelah akhir bulan.
• Anggota Tetap Tanpa Hak Suara: 11. Satuan Kerja Manajemen Risiko dapat meminta
1. Head of Internal Audit informasi/data tambahan dari unit lain di Bank
2. Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko untuk dicantumkan kedalam laporan/materi Komite
(Sekretaris) Manajemen Risiko.
12. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah
Prosedur Rapat Rapat dan didokumentasikan dengan baik.
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko 13. Keputusan rapat berupa risalah rapat di-review
adalah sebagai berikut: oleh Operational & Fraud Risk Management Head,
1. Rapat Komite dilaksanakan sekurang-kurangnya 8 Market & Liquidity Risk Management Head, Risk
(delapan) kali dalam setahun sesuai dengan agenda Management Planning Head, Cyber Security Risk
rapat yang telah ditentukan. Bilamana dibutuhkan, Head dan ditandatangani oleh Ketua Rapat dan
rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan Sekretaris Rapat.
salah satu Anggota Tetap (Permanent Voting 14. Komite dapat mengambil keputusan yang sah
Members). tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
2. Rapat dipimpin oleh Ketua. Dalam hal Ketua sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh salah Tetap (Permanent Voting Members). Proses
satu anggota Komite yang menjabat sebagai ini dapat dilakukan sepanjang proposal yang
Direktur dan ditunjuk dalam rapat. diajukan telah disampaikan dalam sirkuler tersebut
3. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat kepada semua Anggota Tetap (Permanent Voting
mengundang pihak lain selain Anggota Komite Members).
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 339
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Tugas dan Wewenang 10. Dalam rangka pemantauan risiko dengan anak
Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan perusahaan setiap kuartal disampaikan konsolidasi
wewenang, antara lain: Bank dengan anak perusahaan serta pelaporan
1. Menyusun kebijakan dan kerangka manajemen konsolidasi Profil Risiko, RBBR dan ICAAP sesuai
risiko serta limit risiko, berikut pengkinian, ketentuan BI/OJK.
perbaikan, dan atau penyempurnaan. 11. Memberikan laporan mengenai pelaksanaan
2. Melakukan evaluasi kesesuaian kebijakan Simulasi Phishing dan peninjauan kebocoran
manajemen risiko dengan pelaksanaannya. informasi SLIK dan informasi rahasia lainnya secara
3. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi triwulanan.
atas transaksi atau aktivitas yang menyimpang dari 12. Menyampaikan informasi terkait hasil monitoring
prosedur normal. terhadap Indikator Risiko Keamanan Siber atau
(Cyber Security Key Risk Indicator)
Pernyataan Independensi Komite 13. Dalam hal pengambilan keputusan, Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas Manajemen Risiko memberikan beberapa
serta fungsinya secara independen demi kepentingan persetujuan diantaranya, Indikator Risiko
Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun. Keamanan beserta pengkiniannya, penonaktifan
perangkat tanpa Anti Virus terkini dan Roadmap
Pelaksanaan Tugas 2024 Keamanan Siber beserta Heatmap-nya
Selama tahun 2024 Komite Manajemen Risiko telah 14. Manyampaikan informasi insiden Siber secara
melaksanakan 12 kali pertemuan dengan agenda internal dan eksternal termasuk pembelajaran dan
pembahasan sebagai berikut: tindakan pencegahan yang diambil
1. Pengawasan dan pengelolaan risiko kredit 15. Memberikan informasi terkait monitoring oleh
mencakup Baki Debet, Kualitas Kredit, Top 10 SOC (Security Operation Center), Peta Percobaan
Loan Outstanding and Impairment, Biaya Kredit Serangan (Threat Map Dashboard), hasil scanning
(CoC) termasuk Hapus buku and Recoveries serta tingkat kerentanan aplikasi dan laporan hasil uji
pemantauan implementasi Credit Risk Appetite kemanan siber (Cyber Security Drill)
and Risk Tolerance serta penyampaian informasi 16. Menyampaikan perkembangan dan status terhadap
terkini sehubungan dengan debitur dalam status seluruh program dan proyek keamanan siber
pemantauan. termasuk hasil pelaksanaan audit surveillance
2. Penyampaian informasi terkait stress test dalam terkait ISO27001, perkembangan terkini terkait
memenuhi kebutuhan regulasi dan internal bank proyek penerapan Undang-Undang Perlindungan
serta persetujuan hasil kaji ulang atas scenario Pribadi yang sedang berlangsung
stress test risiko nilai tukar. 17. Mangajukan strategi penerapan security patching
3. Penyampaian informasi terkait review model guna menutup kerentanan dan terhindar dari
tahunan PSAK 109 serta Back-Testing atas serangan siber
kecukupan CKPN. 18. Implementasi atas pelaksanaan operational risk
4. Penyampaian informasi terkait konsentrasi kredit tools seperti Non-Financial Risk (NFR) appetite
diantaranya berdasarkan sektor ekonomi/industry. termasuk ikhtisar utama atas kejadian risiko
5. Pengawasan dan pengelolaan risiko kredit terhadap operasional, nominal kerugian, pemulihan atas
anak perusahaan. kejadian risiko operasional, indikator utama atas
6. Hasil pemantauan atas Risk Appetite Measure risiko operasional, pengaduan nasabah, hasil
untuk risiko pasar dan likuiditas dan pemantauan kajian atas Top & Emerging Risk terkait NFR, hasil
ratio asset likuid. validasi silang atas pelaksanaan key-control self
7. Pemantauan dan pelaporan secara bulanan sssessment (KCSA), implementasi atas manajemen
terhadap indikator Rencana Aksi Pemulihan. kontinuitas bisnis (BCM), laporan atas pelaksanaan
8. Penyampaian informasi terkait Dokumen Rencana Internal Control & Risk (ICR) meeting serta hasil
Resolusi, Dokumen Rencana Aksi Pemulihan dan Internal Control & Risk maturity self assessment
Kajian atas Pedoman Rencana Resolusi maupun (MSA).
Rencana Aksi Pemulihan. 19. Beberapa inisiatif baru seperti pembentukan NFR
9. Penyampaian informasi terkait pengelolaan risiko Committee yang akan mulai dilakukan di 2025,
lainnya yaitu Risiko Kepatuhan, Risiko Strategis, pembuatan kebijakan/prosedur payung mengenai
Risiko Reputasi, dan Risiko Hukum. pengendalian internal atas laporan/informasi
keuangan.
340 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 343
Tata Kelola Perusahaan
20. Implementasi atas 4 pillar strategi anti fraud mencakup pelaksanaan kampanye, pelatihan & sosialisasi
kesadaran Anti-Fraud, kejadian fraud dan staff misconduct, kerugian yang disebabkan dari kejadian fraud,
external fraud terkait dengan dispute transaction/pembukaan rekening.
21. Penyampaian informasi terhadap pengkinian kebijakan dan prosedur untuk pengelolaan risiko operasional dan
Strategi Anti Fraud
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko mengadakan 12 (dua belas) kali pertemuan, yang rincian kehadiran
anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 12 12 100%
Anggota Tetap dengan Hak Suara
Henoch Munandar Direktur Utama 12 10 83%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 1 12 10 83%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 2 12 11 92%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 12 7 58%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 12 11 92%
Keishi Kobata Direktur Treasury 12 12 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 12 11 92%
Hanna Tantani Direktur Keuangan & Perencanaan 12 11 92%
Jeffrey Cheanandro Tjoeng Head of Business Banking 12 11 92%
Jeny Mustopha Head of Information Technology 12 11 92%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 12 8 67%
Helena Head of Wealth Management Business and Network & 12 10 83%
Distribution Head
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 12 10 83%
Mira Fitria Head of Human Resources 12 10 83%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking 12 8 67%
Wiwig Wahyu Santoso Head of Treasury 12 12 100%
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara
Nurhajati Soerjo Hadi 1) Head of Internal Audit 5 5 100%
Anke Subandy 2)
7 7 100%
Wahyu Nugroho Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko (Sekretaris) 12 12 100%
Tanggal efektif:
1) Efektif menjabat hingga 31 Mei 2024
2) Efektif menjabat sejak 1 Juni 2024
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 341
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI 5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
INFORMASI musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
Struktur dan Keanggotaan tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
Ketua: Direktur Operasional &Teknologi pemungutan suara berdasarkan suara setuju
lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang
Anggota: dikeluarkan dalam rapat bersangkutan termasuk
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: Ketua Komite dan/atau Direktur Utama.
1. Direktur Utama 6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
2. Wakil Direktur Utama 1 pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
3. Wakil Direktur Utama 2 ketentuan tentang benturan kepentingan yang
4. Direktur Corporate Banking (Japanese) diatur dalam Kebijakan Perusahaan (Corporate
5. Direktur Treasury Policy);
6. Direktur Keuangan dan Perencanaan 7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
7. Head of Business Banking terdapat dalam rapat Komite wajib dicantumkan
8. Head of Retail Lending Business secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
9. Head of Wealth Management Business and perbedaan pendapat tersebut;
Network & Distribution Head 8. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat
10. Head of Digital Banking dan didokumentasikan dengan baik;
11. Head of Wholesale, Commercial & Transaction 9. Lebih dari 50% rapat Komite dihadiri oleh lebih
Banking dari 70% anggota komite secara fisik atau secara
12. Head of Risk Management virtual dengan menggunakan sarana teknologi
13. Head of Information Technology telekonferensi, yang memungkinkan para peserta
Rapat saling mendengar secara langsung serta
• Anggota Tetap tanpa Hak Suara: berpartisipasi dan berkomunikasi satu sama lain.
1. Head of Internal Audit Kehadiran peserta Rapat secara virtual dianggap
2. Head of IT Governance Management dan dihitung sebagai kehadiran langsung dalam
3. Information Technology Executive Officer Rapat;
(Sekretaris) 10. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat
mengundang pihak lain selain anggota termasuk
Pedoman Kerja Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat;
Pedoman Kerja yang telah disusun oleh Bank adalah: 11. Keputusan rapat berupa Risalah Rapat
1. Rapat Komite Pengarah TI dilaksanakan sekurang- ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris
kurangnya 3 (tiga) bulan sekali sesuai dengan Rapat. Risalah Rapat kemudian disirkulasikan
agenda rapat yang telah ditentukan. Bilamana kepada anggota Komite.
dibutuhkan, rapat Komite Pengarah TI dapat 12. Komite dapat mengambil keputusan yang sah
dilakukan setiap saat atas permintaan salah satu tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
Anggota Tetap (Permanent Voting Members); sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua
Direktur dan ditunjuk dalam rapat; Anggota Tetap.
3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
dengan Hak Suara (Permanent Voting Members) Tugas dan Tanggung Jawab
atau wakilnya yang hadir dalam rapat; Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/ 1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
anggota Komite yang memiliki hak suara dengan agenda utama yang didasarkan pada laporan
ketentuan salah satunya adalah Ketua Komite dan/ bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite
atau Direktur Utama;
342 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 345
Tata Kelola Perusahaan
sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus Pernyataan Independensi Komite
yang berdasarkan permasalahan yang penting dan Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
sangat mendesak, atas permintaan seorang atau serta fungsinya secara independen demi kepentingan
lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members) Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
komite;
2. Menentukan undangan rapat Komite; Pelaksanaan Tugas 2024
3. Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi Selama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi
yang diperlukan untuk pengambilan keputusan; mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, dengan rincian
tanggal penyelenggaraan sebagai berikut:
Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut: • Rapat 1 dilakukan di tanggal 26 Maret 2024;
1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan • Rapat 2 dilakukan di tanggal 25 Juni 2024;
undangan; • Rapat 3 dilakukan di tanggal 24 September 2024;
2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan • Rapat 4 dilakukan di tanggal 10 Desember 2024;
rapat;
3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat; Frekuensi dan Kehadiran Rapat
4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh Sepanjang tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi
anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary. Informasi mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, yang
rincian kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 4 4 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 4 4 100%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 4 4 100%
Atsushi Hino Direktur 4 4 100%
Merisa Darwis Direktur 4 3 75%
Hanna Tantani Direktur 4 3 75%
Keishi Kobata Direktur 4 4 100%
Irwan S. Tisnabudi Head of Digital Banking 4 3 75%
Helena Head of Wealth Management Business and Network & 4 3 75%
Distribution
Ir. Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking 4 1 25%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 4 3 75%
Nurhajati Soerjo Hadi/Anke Head of Internal Audit 4 3 75%
Subandy
Jeny Mustopha Head of Information Technology 4 4 100%
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 343
Page 346
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
KOMITE KEBIJAKAN KREDIT 3. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan pada Komite Kebijakan
Struktur dan Keanggotaan Perkreditan dilakukan berdasarkan musyawarah
Susunan anggota Komite Kebijakan Kredit per 31 dan mufakat. Dalam hal musyawarah dan mufakat
Desember 2024 adalah sebagai berikut: tidak dapat dicapai, pengambilan keputusan harus
dilakukan berdasarkan suara terbanyak, yaitu suara
Ketua: Direktur Utama setuju lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan
Hak Suara yang hadir dalam Rapat, termasuk suara
Anggota: setuju Ketua Komite.
• Anggota Tetap dengan Hak Suara:
1. Para Wakil Direktur Utama 4. Pengambilan Keputusan Tanpa Mengadakan
2. Direktur Corporate Banking (Japanese) Rapat Formal
3. Direktur Treasury Komite Kebijakan Perkreditan dapat mengambil
4. Head of Wholesale,Commercial and keputusan yang sah tanpa mengadakan rapat
Transaction Banking komite secara formal (Keputusan Sirkuler Komite),
5. Head of Retail Lending Business dengan ketentuan semua Anggota Tetap dengan
6. Head of Digital Banking Hak Suara menyetujui keputusan tersebut secara
7. Head of Business Banking tertulis.
8. Head of Treasury
9. Head of Risk Management Tugas dan Tanggung Jawab
10. Direktur Kepatuhan Tugas dan tanggung jawab yang dijalankan oleh Komite
Kebijakan Kredit adalah sebagai berikut:
• Anggota tetap tanpa Hak Suara: 1. Mengadakan rapat untuk menentukan arah kredit
1. Kepala Divisi Portfolio Management & Policy bank dan memantau implementasi dari kebijakan
2. Credit Risk Head kredit
3. Retail Banking Risk Head 2. Memberikan masukan kepada Direksi Bank
4. Business Banking Credit Risk dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank
5. Kepala Divisi Audit Internal*) serta melakukan kajian secara berkala terhadap
6. Kepala Divisi Kepatuhan Kebijakan Perkreditan Bank
7. Kepala Divisi Hukum dan Litigasi (General 3. Mengawasi penerapan dan pelaksanaan Kebijakan
Counsel) Perkreditan Bank
4. Melakukan evaluasi dan analisis kualitas portofolio
*) pengamat kredit terkait kebijakan perkreditan yang dilakukan
melalui Rapat Komite Manajemen Risiko yang
Pedoman Kerja dilaksanakan secara berkala, di mana Anggota
Komite Kebijakan Kredit telah memiliki pedoman kerja Komite Kebijakan Perkreditan juga merupakan
(charter) yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain: Anggota Komite Manajemen Risiko.
1. Rapat 5. Memberikan laporan berkala kepada Direksi
• Rapat Komite Kebijakan Perkreditan diadakan dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, yang
paling sedikit 2 (dua) kali dalam setahun. sekurang-kurangnya mencakup:
• Rapat dipimpin oleh ketua komite. Dalam hal a. Rangkuman dari hasil pengawasan atas
ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin penerapan dan pelaksanaan Kebijakan
oleh salah satu Anggota Tetap dengan Hak Perkreditan Bank.
Suara dan ditunjuk dalam rapat b. Hasil pemantauan/tinjauan dan evaluasi
mengenai kualitas dan kondisi portofolio kredit.
2. Kuorum c. Saran-saran untuk perbaikan kebijakan (jika
• Rapat Komite Kebijakan Perkreditan hanya diperlukan).
dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh 6. Melakukan review/penelaahan terhadap kebijakan
lebih dari 50% anggota tetap dengan hak kredit agar tetap sejalan dengan kebijakan internal
suara termasuk ketua komite dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
• Apabila anggota komite berhalangan hadir,
maka kehadiran yang bersangkutan dapat
digantikan oleh perwakilannya.
344 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 347
Tata Kelola Perusahaan
Pernyataan Independensi Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas serta fungsinya secara independen demi kepentingan Bank,
tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Pelaksanaan Tugas 2024
Komite Kebijakan Kredit telah melakukan rapat pada semester I (satu) pada tanggal 11 Juni 2024 dan melalui sirkuler
pada semester II (dua) pada tanggal 17 Desember 2024. Rincian pelaksanaan tugas yang dijalankan antara lain
adalah:
1. Memberikan masukan kepada Direksi Bank dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank serta melakukan
kajian secara berkala terhadap Kebijakan Perkreditan Bank melalui penyampaian materi terkait Hierarki Dokumen
Kredit dan pengkinian Kebijakan Perkreditan.
2. Melakukan pengawasan penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank melalui penyampaian materi
terkait implementasi BWMK dan pengelolaan BMPK.
3. Melakukan evaluasi dan analisa kualitas portofolio perkreditan melalui materi Portfolio Kredit.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dilaksanakan 2 (dua) kali dalam tahun 2024 yaitu pada tanggal 11 Juni 2024 dan
17 Desember 2024 melalui mekanisme sirkuler dengan frekuensi kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 2 2 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 2 1 50%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 2 2 100%
Keishi Kobata Direktur Treasury 2 2 100%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking 2 2 100%
Irwan Sutjipto Trisnabudi Head of Digital Banking 2 2 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 2 2 100%
Wiwig Santoso Head of Treasury 2 2 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 2 2 100%
Anke Subandy Head of Internal Audit 2 2 100%
Tasuku Tanaka Credit Risk Head 2 2 100%
Ririn Rianti Business Banking Credit Risk Head 2 1 50%
Adil Pamungkas Retail Banking Risk Head 2 2 100%
Argo Wibowo General Counsel 2 1 50%
Butet Sondang Sitepu Compliance Head 2 1 50%
Wahyu Nugroho Portfolio Management & Policy Head 2 2 100%
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 345
Page 348
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
KOMITE PENGARAH TATA KELOLA 5. Kesesuaian tata kelola informasi dengan Rencana
INFORMASI Strategis Teknologi Informasi (TI) guna mendukung
pengelolaan kegiatan usaha Bank.
Struktur dan Keanggotaan 6. Pemantauan atas kondisi tata kelola data dan
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan informasi Bank serta upaya peningkatannya,
jabatan) yang terdiri dari: misalnya dengan mendeteksi permasalahan
kualitas data dan mengukur efektivitas dan efisiensi
Ketua: Head of Risk Management penggunaan aset data dan informasi.
7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
Anggota: data dan informasi, yang tidak dapat diselesaikan
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: dan dieskalasikan oleh forum tata kelola data dan
1. Direktur Kepatuhan informasi.
2. Direktur Operasional & Teknologi 8. Membangun kultur organisasi yang bekerja
3. Direktur Keuangan & Perencanaan berbasis data dan informasi (data driven
4. Head of Information Technology organization).
• Anggota Tetap tanpa Hak Suara: Pernyataan Independensi Komite
1. Head of Internal Audit Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
2. Pejabat Eksekutif Bidang Teknologi Informasi serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Manajemen Data (Sekretaris) Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Undangan Tetap (Standing Invitee) Prosedur Rapat
1. Direktur Corporate Banking (Japanese) Terkait dengan rapat, prosedut yang telah ditetapkan
2. Direktur Treasury sebagai berikut:
3. Head of Treasury 1. Rapat Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
4. Head of Business Banking dilaksanakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali
5. Head of Wholesale, Commercial and Transaction dalam setahun dengan agenda rapat yang telah
Banking ditentukan. Bilamana dibutuhkan, rapat Komite
6. Head of Retail Lending Business dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah
7. Head of Wealth Management Business and satu Anggota Tetap (Permanent Voting Members);
Network & Distribution 2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal
8. Head of Digital Banking Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
9. Pejabat Eksekutif Bidang Retail Banking Analytics, salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai
Business Planning & Credit Policy Direktur dan ditunjuk dalam rapat;
3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
Tugas dan Wewenang (Permanent Voting Members) atau wakilnya yang
Memberikan rekomendasi kepada Direksi paling kurang hadir dalam rapat.
mencakup, sebagai berikut: 4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
1. Perumusan kebijakan dan prosedur tata kelola data atau diwakili lebih dari 1⁄2 (satu per dua) bagian
dan informasi yang utama seperti kebijakan kualitas dari seluruh jumlah anggota Komite yang memiliki
data dan dan manajemen risiko terkait data dan hak suara dengan ketentuan salah satunya adalah
informasi Bank, mencakup standar yang hendak Ketua Komite dan/atau Direktur Kepatuhan.
dicapai (target-state). 5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
2. Perencanaan dan menetapkan skala prioritas musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
proyek-proyek yang dibutuhkan untuk menerapkan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, serta tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
mencapai standar yang telah ditetapkan. pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
3. Kesesuaian proyek-proyek yang disetujui dengan dari 1⁄2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara
rencana tata kelola informasi, kebijakan dan yang sah yang dikeluarkan dalam rapat yang
prosedur tata kelola data dan informasi, serta bersangkutan, termasuk Ketua Komite dan/atau
standar yang hendak dicapai. Direktur Kepatuhan;
4. Kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek tata kelola 6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
data dan informasi serta data analytics dengan pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
rencana proyek (project charter) yang disepakati.
346 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 349
Tata Kelola Perusahaan
ketentuan tentang tentang benturan kepentingan sangat mendesak, atas permintaan seorang atau
yang diatur dalam Kebijakan Perusahaan lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members)
(Corporate Policy). komite;
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang 2. Menentukan undangan rapat komite;
terdapat dalam rapat komite wajib dicantumkan 3. Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
perbedaan pendapat tersebut.
8. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut:
rapat dan didokumentasikan dengan baik. 1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan
9. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat undangan;
mengundang pihak lain selain anggota termasuk 2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan
Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat. rapat;
10. Keputusan rapat berupa risalah rapat 3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat;
ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris 4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh
Rapat. Risalah rapat kemudian disirkulasikan anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary.
kepada anggota Komite.
11. Komite dapat mengambil keputusan yang yang sah Pelaksanaan Tugas 2024
tanpa mengadakan rapat dengan melalui media Pada tahun 2024, Komite Pengarah Tata Kelola
sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota Informasi mengadakan 3 (tiga) kali rapat, dengan
Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini rincian penyelenggaraan sebagai berikut:
dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua No. Tanggal Waktu Penyelenggaraan
Anggota Tetap (Permanent Voting Members). 1 7 Mei 2024 13:30 – 14:15
2 24 September 2024 14:30 - 15:15
Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
3 10 Desember 2024 13:45 – 14:30
1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
agenda utama yang didasarkan pada laporan Frekuensi dan Kehadiran Rapat
bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite Pada tahun 2024, Komite Pengarah Tata Kelola
sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus Informasi mengadakan 3 (tiga) kali rapat, dengan rincian
yang berdasarkan permasalahan yang penting dan kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 3 3 100%
Jeny Mustopha Head of Information Technology 3 3 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 3 2 67%
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 3 2 67%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 3 3 100%
Anke Subandy Head of Internal Audit 3 2 67%
Jufri Fan Sekretaris 3 3 100%
Erliana Undangan Tetap (Standing Invitee) 3 0 0%
Helena Head of Wealth Management Business and Network & 3 1 33%
Distribution
Keishi Kobata Direktur Tresuri 3 3 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 3 3 100%
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 3 3 100%
Jeffrey Tjoeng Head of Business Banking 3 2 67%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial and Transaction 3 2 67%
Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 3 1 33%
Wiwig Santoso Head of Treasury 3 2 67%
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 347
Page 350
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
KOMITE KREDIT 3. Pengambilan Keputusan
• Pengambilan Keputusan pada Rapat Komite
Struktur dan Keanggotaan Kredit dilakukan berdasarkan suara terbanyak,
Susunan anggota Komite Kredit Per 31 Desember 2024 yaitu suara setuju minimal 51% (lima puluh
adalah sebagai berikut: satu persen) dari jumlah total anggota yang
hadir dalam rapat sudah termasuk suara
Ketua: Direktur Utama Direktur Utama.
• Suara Kepala Manajemen Risiko sebagai
Anggota: pengamat tidak akan dihitung dalam
1. Wakil Direktur Utama pengambilan keputusan Rapat Komite, namun
2. Direktur Bisnis/Kepala Bisnis setiap keputusan Rapat Komite harus diketahui
3. Kepala Risiko Kredit oleh Kepala Manajemen Risiko.
4. Kepala Risiko Kredit Korporasi/Komersial • Dalam hal pengambilan keputusan dalam
5. Kepada Divisi atau Departemen Bisnis Rapat Komite menghasilkan perhitungan
6. Head of Risk Management (Pengamat) jumlah suara setuju yang sama dengan jumlah
suara tidak setuju, maka Ketua Komite dapat
Pedoman Kerja menentukan keputusan akhir yang akan
Komite Kredit telah memiliki pedoman kerja (charter) diambil oleh Komite.
yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain:
1. Rapat Tugas dan Tanggung Jawab
• Komite Kredit menyelenggarakan Rapat pada Dalam rangka membantu tugas dan tanggung jawab
saat kapan pun sesuai dengan kebutuhan Direksi untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan
Komite. kredit, Komite Kredit memiliki tanggung jawab sebagai
• Rapat Komite Kredit diselenggarakan untuk berikut:
menghasilkan suatu rekomendasi atau opini 1. Menganalisis secara independen dan menyetujui
kepada Direktur Utama atau Wakil Direktur pemberian kredit sesuai dengan batas wewenang
Utama yang akan memberikan keputusan akhir yang ditetapkan (keputusan yang diambil harus
untuk menyetujui kredit, termasuk kondisi dan bersifat objektif, dilakukan dengan analisa yang
instruksi yang berkaitan dengan Persetujuan hati-hati dan terhindar dari kepentingan pribadi).
Kredit. 2. Memastikan bahwa bisnis yang dilakukan sesuai
• Pada rekomendasi atau opini Komite Kredit, dengan kebijakan, standar dan praktik manajemen
Direktur bisnis/Kepala Bisnis terkait akan risiko bank.
turut menandatangani lembar rekomendasi/
opini bersama-sama dengan anggota komite Pernyataan Independensi Komite
lainnya. Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
serta fungsinya secara independen demi kepentingan
2. Kuorum Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
• Rapat Komite Kredit dapat diselenggarakan
apabila dihadiri oleh paling sedikit 51%
dari peserta rapat yang wajib hadir dengan
minimum 1 (satu) perwakilan dari Credit Risk
Corporate, khusus untuk segmen Corporate.
Kehadiran pengamat tidak akan dihitung dalam
kuorum rapat.
• Anggota komite yang bukan merupakan
peserta rapat yang wajib hadir, dapat hadir
akan tetapi kehadirannya tidak dihitung
sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak
dihitung dalam pengambilan keputusan.
348 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 351
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tugas 2024
Sepanjang tahun 2024, keputusan kredit Business Banking dilakukan secara sirkuler, sedangkan Komite Kredit
Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese dan Commercial Banking telah mengadakan rapat sebanyak 20
kali, yang rincian kehadirannya adalah sebagai berikut:
Agenda Peserta yang Wajib Hadir
1. Kredit terkait segmen Wholesale 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
Banking, Corporate Banking Japanese 2. Direktur Corporate Banking Japanese atau Kepala Wholesale Banking, Commercial Banking
dan Commercial Banking dan Transaction Banking
3. Kepala Risiko Kredit
4. Kepala Corporate Banking Credit Risk atau Kepala Commercial Banking Credit Risk
5. Kepala Divisi atau Departemen Wholesale, Corporate dan Commercial Banking terkait
6. Kepala Manajemen Risiko (Pengamat)
Catatan:
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir maka
Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.
2. Kredit terkait segmen Business 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
Banking 1) 2. Kepala Business Banking
3. Kepala Risiko Kredit Business Banking
4. Kepala Risiko Kredit
5. Kepala Manajemen Resiko (Pengamat)
Catatan:
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir maka
Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.
1) Berlaku sampai dengan 30 Juli 2024, setelah periode tersebut keputusan kredit di Segmen Business Banking diberikan kepada pejabat pemutus kredit sesuai
kewenangannya
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2024, Komite Kredit mengadakan 20 kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:
1. Kredit terkait segmen Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese, dan Commercial Banking
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 20 1 5%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 20 100%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial and Transaction 20 12 60%
Banking
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 5 25%
Tasuku Tanaka Kepala Risiko Kredit 20 18 90%
Husan Mahjudin Kepala Loan Department 20 12 60%
Jenny Susanto 1)
Kepala Corporate Banking Credit Risk 7 35%
Eddy Satria Nugraha Kepala Commercial Banking Credit Risk 0 0%
Sembiring 1)
Moses Supardi Kepala Wholesale Banking 20 14 70%
Warni Chai Kepala Commercial Banking 0 0%
Naoki Watanabe Kepala Corporate Banking Japanese 2 3 15%
Karinda Rachmana Kepala Corporate Banking Japanese 3 0 0%
Hiroaki Seguchi Kepala Corporate Banking Japanese 4 1 5%
Naoki Takeshita 2) Kepala Corporate Banking Japanese 4 0 0%
Hideaki Asatsu Kepala Corporate Banking Japanese 5 2 10%
Wibowo Kurniawan Kepala Corporate Banking Japanese 6 0 0%
Sendiaty Sondy 3)
Kepala Manajemen Risiko 20 8 40%
1) Menggantikan Kepala Loan Department efektif tanggal 30 Juli 2024
2) Menggantikan Kepala Corporate Banking Japanese 4 efektif tanggal 11 Oktober 2024
3) Pengamat (Tidak memiliki Hak Suara)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 349
Page 352
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
2. Kredit terkait segmen Business Banking
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar/ Kaoru Furuya Direktur Utama/Wakil Direktur Utama
Jeffrey C. Tjoeng Kepala Business Banking
Selama tahun 2024 Keputusan kredit
Tasuku Tanaka Kepala Risiko Kredit
dilakukan secara Sirkuler
Sidik Waskito 1) Kepala Risiko Kredit Business Banking
Sendiaty Sondy Kepala Manajemen Risiko
1) Efektif sampai dengan 23 Februari 2024 (sejak 23 Februari 2024 sampai dengan 30 Juli 2024 Poedjo Boedihartono, Okky Sudiyatmoko dan Ririn Rianti
sebagai alternate dari Sidik Waskito).
Pengembangan Kompetensi Tugas dan Wewenang
Pengembangan kompetensi anggota komite level Rincian tugas dan wewenang Komite adalah sebagai
direksi disampaikan pada bagian pengembangan berikut:
kompetensi Direksi 1. Mengevaluasi kebijakan, strategi dan sasaran
dalam bidang Human Resource dan selanjutnya
merekomendasikan kepada Direksi untuk
KOMITE HUMAN RESOURCE ditetapkan. Kebijakan yang dimaksud khususnya
adalah kebijakan yang sifatnya strategis.
Struktur dan Keanggotaan 2. Mengevaluasi pelaksanaan program
remunerasi Human Resources dan selanjutnya
Ketua: Direktur Utama merekomendasikan kepada Direksi untuk disetujui.
3. Menyetujui penyimpangan dari Prosedur atau
Anggota: peraturan Perseroan yang berlaku di bidang Human
1. Wakil Direktur Utama Resources yang melebihi kewenangan Kepala
2. Direktur Keuangan & Perencanaan Divisi dan/atau Direktur yang membawahi dan/atau
3. Direktur Operasional & Teknologi dengan bidang tugas Human Resources, dengan
memperhatikan hierarki kebijakan Perseroan.
Sekretaris: Head of Human Resources 4. Menyampaikan rekomendasi kepada Direksi
mengenai penunjukan dan penempatan (nominasi)
Pedoman Kerja anggota Direksi atau Dewan Komisaris atau
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite berpedoman karyawan Perseroan pada Perusahaan Anak
pada ketentuan: (termasuk anggota Dewan Pengawas Syariah pada
1. Keputusan Rapat Komite harus diambil Perusahaan Anak yang menjalankan bisnis Syariah).
berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika
keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat Pernyataan Independensi Komite
tidak tercapai, maka keputusan harus diambil Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
dengan pemungutan suara berdasarkan suara serta fungsinya secara independen demi kepentingan
setuju paling sedikit 51% dari jumlah suara yang Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
sah yang hadir dalam Rapat, termasuk Direktur
Utama.
2. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
ketentuan tentang benturan kepentingan yang
diatur lebih lanjut dalam kebijakan atau prosedur
Perseroan.
3. Dalam perbedaan pendapat (dissenting opinions)
yang terdapat dalam Rapat Komite, wajib
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
350 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 353
Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Tugas
Tanggal Agenda
23 Januari 2024 1. Skema COP BOM
2. Usulan Cuti Bersama 2024
25 Januari 2024 1. Skema Penyesuaian Gaji 2024
2. Bonus 2023
29 Januari 2024 1. Nominasi Promosi Eksekutif 2024
2. Review Kompensasi 2023/2024
5 Februari 2024 Kajian Kompensasi 2024
13 Juni 24 Pembaruan Asuransi Kesehatan 2025
9 Juli 2024 Nominasi Promosi Eksekutif Mid-Year 2024
5 Agustus 2024 1. Mid-Year 2024
2. Hasil Promosi Eksekutif Mid-Year 2024
19 Agustus 2024 Hasil Tender Broker Asuransi
21 Oktober 2024 Proses Pengadaan Asuransi Kesehatan Tahun 2025 - Putaran 1
11 November 2024 1. Proses Pengadaan Asuransi Kesehatan Tahun 2025 - Putaran Kedua
2. Rekomendasi HR terkait Proposal Serikat Pekerja untuk PKB 2024 - 2026
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2024, Komite Human Resources mengadakan 10 (sepuluh) kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai
berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 10 10 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 10 7 70%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 10 10 100%
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 10 10 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 10 10 100%
Mira Fitria Head of Human Resources 10 10 100%
Pengembangan Kompetensi Apabila pelaku Fraud dan/atau pihak terkaitnya adalah
Pengembangan kompetensi anggota komite Direktur, atau Komisaris dan/atau Pejabat Eksekutif,
disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi maka pelaksanaan Komite Fraud wajib dipimpin oleh
Direksi. 2 (dua) anggota Direksi/Board of Management (Wakil
Direktur Utama atau Kepala Manajemen Risiko atau
Direktur Kepatuhan), atau pihak lain yang tidak memiliki
KOMITE FRAUD benturan kepentingan, seperti anggota Komite Audit.
Struktur dan Keanggotaan Pedoman Kerja
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Fraud adalah
Ketua: Direksi atau Board of Management yang terkait sebagai berikut:
atau delegasinya. 1. Tata cara pelaksanaan dapat dilakukan melalui
tatap muka atau sirkulasi memo.
Anggota: 2. Wajib dihadiri oleh Ketua Komite dan seluruh
1. Operational & Fraud Risk Management Head Anggota Komite Fraud. Dalam hal Ketua Komite,
2. Human Resources Employee & Industrial Relations dan/atau Anggota Komite Fraud berhalangan hadir
Head/Strategic Human Resources Management (yang ketidakhadirannya tidak diperlukan adanya
Head pembuktian apa pun), maka untuk Ketua Komite
Fraud yang berhak & berwenang mewakilinya
Sekretaris: Operational & Fraud Risk Management adalah pihak yang ditunjuk oleh Ketua Komite
(OFRM) atau unit kerja lain yang diberikan sebagai delegasinya, dan minimal adalah kepala
kewenangan melakukan Investigasi oleh divisi terkait, dan untuk Anggota Komite Fraud,
OFRM. sebagai delegasinya minimal adalah karyawan satu
tingkat di bawahnya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 351
Page 354
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
3. Dalam hal tertentu, rapat Komite Fraud dapat Tugas dan Tanggung Jawab
dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu
oleh Ketua Komite Fraud atau lebih dari satu Tugas Komite Fraud
Anggota Komite Fraud atau atas permintaan dari Menindaklanjuti laporan hasil investigasi yang terkait
seorang Direksi/Board of Management. dengan adanya suatu kejadian fraud di masing-masing
4. Komite Fraud dapat mengundang Pimpinan Unit unit bersangkutan, menetapkan sanksi kepada (para)
Kerja (PUK) yang bersangkutan dan/atau pihak karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
lainnya yang bukan anggota komite untuk hadir langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
dalam rapat, namun PUK dan/atau pihak lainnya kejadian fraud, dan memutuskan kejadian fraud untuk
tersebut dalam rapat komite tidak memiliki voting menentukan langkah hukum yang akan dilakukan
rights (hak suara) karena hanya berfungsi untuk kemudian.
memberikan saran, pertimbangan dan masukan.
5. Rapat Komite Fraud sah dan berhak mengambil Wewenang Komite Fraud
keputusan apabila dalam rapat hadir dan/atau 1. Memanggil, meminta klarifikasi, meminta laporan-
diwakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari laporan kepada berbagai pihak (karyawan dan/atau
seluruh jumlah Anggota Komite (termasuk Ketua unit-unit kerja lainnya) yang menurut pertimbangan
Komite) yang memiliki hak suara. Rapat Komite Komite Fraud dianggap secara langsung maupun
Fraud dapat dilakukan melalui media telekonferensi, tidak langsung memiliki hubungan dengan fraud.
video konferensi, atau sarana media elektronik 2. Menetapkan pengenaan jenis sanksi kepada (para)
lainnya yang memungkinkan semua peserta karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
saling melihat dan/mendengar serta berpartisipasi langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
langsung dalam rapat sesuai kesepakatan anggota kejadian fraud.
Komite Fraud. 3. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan unit-
6. Keputusan rapat komite harus diambil berdasarkan unit kerja lainnya, serta dalam rangka perbaikan
musyawarah untuk mufakat. Jika tidak ada dan upaya preventif maka komite fraud berhak
kesepakatan mengenai sanksi, maka akan memberikan rekomendasi konstruktif bagi unit-unit
dieskalasikan kepada Head of Risk Management kerja tersebut.
dan Compliance Director. Apabila setelah dilakukan
eskalasi tetap tidak ada kesepakatan mengenai Pernyataan Independensi Komite
sanksi/belum memperoleh keputusan, maka Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
akan dieskalasikan kepada Direksi melalui Risk serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Management Committee (RMC). Pada tingkat Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
terakhir, apabila tetap tidak ada kesepakatan
mengenai sanksi/belum memperoleh keputusan, Pelaksanaan Tugas
maka akan dieskalasikan kepada Dewan Komisaris Selama tahun 2024, Bank telah melakukan 31 sesi
melalui Risk Monitoring Committee (RMONC). Komite Fraud (baik yang dilakukan secara rapat virtual
7. Segala keputusan yang diputuskan secara sah ataupun sirkular e-mail) sesuai dengan tugas dan
didalam rapat bersifat kolektif kolegial. Apabila tanggungjawabnya.
terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinion)
wajib dicantumkan/dicatat dalam risalah rapat Frekuensi dan Kehadiran Rapat
komite berikut alasannya. Berikut adalah rincian kehadiran peserta Komite Fraud
8. Rapat Komite Fraud atas kasus fraud yang pelaku yang telah dilakukan sebanyak 31 sesi (20 sesi melalui
nya telah berpindah/mutasi ke Line of Business rapat virtual dan selebihnya melalui sirkulasi e-mail)
(LoB)/Support Function (SF) lain maka Komite selama tahun 2024:
Fraud diselenggarakan bersama antara Line of
Business (LoB)/Support Function (SF) dimana
pelaku fraud menjabat saat ini dan Line of Business
(LoB)/Support Function (SF) saat terjadinya fraud.
Dalam hal ini Ketua Komite Fraud adalah BoD/BoM
yang bertanggung jawab atas Direktorat dari pelaku
karyawan bekerja.
352 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 355
Tata Kelola Perusahaan
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 4 4 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 1 1 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 1 1 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 1 1 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 11 11 100%
Enrico Novian Pension Business Head RLB 5 5 100%
Adil Pamungkas Retail Banking Risk Head 13 13 100%
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 1 1 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 3 3 100%
Helena Head of Wealth Management Business and Network & 4 4 100%
Distribution
Chairul Sani Sales Distribution WMB & National Distribution Head 2 2 100%
Irradiatie Pierenika Sales Distribution Pension Business & National 3 3 100%
Distribution Head
Heru Rustanto Operational & Fraud Risk Management Head 24 24 100%
Denty Avianty Strategic HR Management 5 5 100%
Landy Kurniawan Employee & Industrial Relations Head 12 12 100%
Jimmy SA Hutapea Employee & Industrial Relations Head 4 4 100%
Patritius Joko Operations Control Assurance Head 3 3 100%
Novri Irza Hidayatullah Business Banking Governance, Process & Support Head 3 3 100%
Christian Adrian Fraud Risk Management Head 2 2 100%
Sonny Sibuea HR Employee Industrial Relations 2 2 100%
Novia Amelia HR Employee Industrial Relations 6 6 100%
Paskalius Rewards & Performance Management Head 5 5 100%
Pengembangan Kompetensi Pedoman Kerja
Pengembangan kompetensi anggota komite level Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Komite
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan Keberlanjutan wajib senantiasa menjalankan sesuai
kompetensi Direksi. dengan ketentuan, peraturan perundangan-undangan
yang berlaku dan/atau peraturan/ketentuan internal
SMBC Indonesia. Sedangkan Mekanisme dan Tata Cara
KOMITE KEBERLANJUTAN Kerja Komite Keberlanjutan sebagaimana dijabarkan
pada Pedoman Kerja Komite Keberlanjutan.
Struktur dan Keanggotaan
Tugas dan Tanggung Jawab
Ketua: Direktur Kepatuhan & Legal Rincian tugas dan tanggung jawab Komite
Keberlanjutan adalah sebagai berikut:
Anggota: 1. Menyusun strategi, kebijakan, target terkait dengan
1. Direktur Keuangan & Perencanaan keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia
2. Direktur Operasional & Teknologi 2. Melakukan pemantauan, evaluasi dan rekomendasi
3. Direktur Corporate Banking (Japanese) terkait dengan implementasi keuangan
4. Direktur Treasury berkelanjutan di SMBC Indonesia
5. Head of Risk Management
6. Head of Business Banking Pernyataan Independensi Komite
7. Head of Wholesale, Commercial & Transaction Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
Banking serta fungsinya secara independen demi kepentingan
8. Head of Retail Lending Business Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
9. Head of Wealth Management Business and
Network & Distribution Pelaksanaan Tugas Selama 2024
10. Head of Digital Banking Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di
11. Head of Treasury tahun 2024, Komite Keberlanjutan telah memberikan
12. Head of Human Resources rekomendasi dan arahan terkait target dan inisiatif
keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia.
Sekretaris: Communications & Daya Head
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 353
Page 356
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2024, Komite Keberlanjutan mengadakan 2 (dua) kali rapat, dengan rincian kehadiran anggotanya adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Dini Herdini Direktur Kepatuhan dan Legal 2 2 100 %
Hanna Tantani Direktur Keuangan 2 2 100 %
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 2 2 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 2 1 50%
Keishi Kobata Direktur Treasury 2 2 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 2 2 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking 2 2 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 2 1 50%
Helena Head of Wealth Management Business and Network & 2 0 0%
Distribution
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 2 2 100%
Wiwig Santoso Head of Treasury 2 2 100%
Mira Fitria Head of Human Resources 2 2 100%
Andrie Darusman Communications & Daya Head 2 1 50%
Pengembangan Kompetensi • Anggota Tidak Tetap:
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direktur dan/atau Pejabat Eksekutif di Entitas
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan Utama dan Entitas Anggota yang diundang sesuai
kompetensi Direksi. dengan kebutuhan Konglomerasi.
Tugas dan Tanggung Jawab
KOMITE MANAJEMEN RISIKO Komite bertanggung jawab dalam memberikan
TERINTEGRASI rekomendasi kepada Direksi Entitas Utama mengenai
hal-hal yang terkait dengan Manajemen Risiko
Struktur dan Keanggotaan khususnya dalam:
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko Terintegrasi 1. Penyusunan dan kaji ulang atas Kebijakan
per 30 Juli 2024 sebagai berikut Susunan anggota Manajemen Risiko Terintegrasi
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi per 30 Juli 2024 2. Perbaikan atau penyempurnaan Kebijakan
adalah sebagai berikut: Manajemen Risiko Terintegrasi antara lain berupa
penyempurnaan strategi dan kerangka risiko
Ketua: Head of Risk Management berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan.
Anggota: Pernyataan Independensi Komite
• Anggota tetap: Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
1. Operational & Fraud Risk Management Head serta fungsinya secara independen demi kepentingan
2. Market & Liquidity Risk Management Head Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
3. Cyber Security Risk Management Head
4. Portfolio Management & Policy Head Pedoman Kerja
5. Credit Risk Head Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah memiliki
6. Risk Management Planning Head pedoman kerja (charter), berisi antara lain:
7. Direktur Manajemen Risiko - PT Bank BTPN 1. Rapat
Syariah Tbk • Komite akan menyelenggarakan rapat
8. Direktur Manajemen Risiko - PT Summit Oto setidaknya satu kali setiap semester atau lebih
Finance sering apabila diperlukan.
9. Direktur Manajemen Risiko - PT Oto Multiartha • Komite dapat mengundang Anggota Tidak
Tetap untuk menghadiri rapat jika diperlukan.
354 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 357
Tata Kelola Perusahaan
• Rapat Komite dapat diselenggarakan melalui mufakat. Dalam hal musyawarah mufakat tidak
media telekonferensi atau media elektronik dapat dicapai, pengambilan keputusan pada
lain yang memungkinkan semua peserta rapat rapat Komite dilakukan berdasarkan suara
saling melihat dan mendengar secara langsung terbanyak yaitu suara setuju minimal 51% (lima
serta berpartisipasi dalam rapat. Anggota puluh satu persen) dari jumlah total Anggota
Komite yang berpartisipasi dalam rapat melalui Tetap yang hadir dalam rapat.
media dan dengan cara tersebut di atas • Dalam hal pengambilan keputusan dalam rapat
dianggap turut hadir dalam rapat dan dihitung Komite menghasilkan perhitungan jumlah suara
dalam perhitungan kuorum kehadiran maupun setuju sebanding dengan jumlah suara tidak
keputusan rapat. setuju maka Ketua Komite dapat menentukan
• Rapat Komite akan membahas Laporan keputusan akhir yang diambil oleh Komite.
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dan • Komite dapat mengambil keputusan yang sah
Kecukupan Modal Terintegrasi dari tanpa mengadakan rapat Komite secara formal
Konglomerasi. dalam bentuk Keputusan Sirkuler Komite,
• Hasil rapat Komite harus dituangkan dalam dengan ketentuan semua Anggota Tetap
risalah rapat termasuk perbedaan pendapat Komite memberikan suara secara tertulis dan
yang terjadi, yang ditandatangani oleh seluruh menandatangani Keputusan Sirkuler Komite
Anggota Tetap untuk diketahui. Risalah rapat tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara
akan diedarkan kepada seluruh Anggota Tetap demikian mempunyai kekuatan yang sama
untuk diketahui. dengan keputusan yang diambil dengan sah
dalam rapat Komite.
2. Kuorum
• Rapat Komite dapat diselenggarakan apabila Pelaksanaan Tugas Selama Tahun 2024
dihadiri oleh setidaknya 51% dari jumlah Sepanjang pelaksanaan tugas di tahun 2024, Komite
Anggota Tetap dan 1 (satu) perwakilan dari Manajemen Risiko Terintegrasi telah mengadakan 1
setiap anggota Konglomerasi. kali pertemuan pada tanggal 8 November 2024 dengan
• Anggota Tidak Tetap dapat hadir dalam rapat. agenda utama penjelasan ketentuan regulator terkait
Akan tetapi, kehadirannya tidak dihitung laporan Manajemen Risiko Terintegrasi, Persiapan dan
sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak Jadwal Komite Manajemen Risiko Terintegrasi FY2025.
dihitung dalam pengambilan keputusan.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
3. Pengambilan Keputusan Berikut adalah rincian kehadiran dari pertemuan Komite
• Pengambilan keputusan di dalam rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang diadakan pada
dilakukan berdasarkan musyawarah untuk tahun 2024:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 1 1 100%
Anggota Tetap
Heru Rustanto Operational & Fraud Risk Management Head 1 1 100%
Deni Djalil Market & Liquidity Risk Management Head 1 1 100%
Keisuke Heima Risk Management Planning Head 1 1 100%
Wahyu Nugroho Portfolio Management & Policy Head 1 1 100%
Buyung Bachtiar Cyber Security Risk Management Head 1 1 100%
Tasuku Tanaka Credit Risk Head 1 1 100%
Arief Ismail Direktur Manajemen Risiko - PT Bank BTPN Syariah Tbk 1 1 100%
Victoria Rusna Direktur Manajemen Risiko - PT Summit Oto Finance 1 1 100%
Nobuhiro Moroo Direktur Manajemen Risiko - PT Oto Multiartha 1 1 100%
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi1) disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
1) Direksi PT SMBC Indonesia sebagai Entitas Utama.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 355
Page 358
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris
Perusahaan
PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
Eneng Yulie Andriani
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 50 tahun pada tahun buku 2024
Riwayat Pendidikan • Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (2012)
• Sarjana Hukum dengan Program Kekhususan Hukum mengenai Kegiatan Ekonomi dari
Universitas Indonesia (1997)
Dasar Penunjukan Keputusan sirkuler Direksi Nomor PS/BOD/001/I/2020 tertanggal 10 Januari 2020
Rangkap Jabatan Corporate Secretary Head
Pengalaman Kerja • Head of Corporate Legal Department PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-2019)
• Corporate Action & Stakeholder Management Head of Corporate Secretariat Division PT Bank
Danamon Indonesia Tbk (1997-2014)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham
Pengendali
MASA JABATAN 2. Bertanggung jawab untuk memberikan informasi
penting yang perlu diketahui publik mengenai
Periode jabatan Sekretaris Perusahaan terhitung sejak kondisi Bank kepada seluruh pemangku
10 Januari 2020. kepentingan.
3. Mengikuti perkembangan pasar modal termasuk
peraturan-peraturan yang berlaku di pasar modal.
DASAR HUKUM 4. Melakukan pemenuhan kewajiban Perseroan
sebagai perusahaan terbuka berdasarkan prinsip-
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan mengacu prinsip Tata Kelola Perusahaan.
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/ 5. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
POJK.04/2014 tentang Pembentukan Sekretaris Komisaris untuk mematuhi ketentuan Undang-
Perusahaan juncto Peraturan Pencatatan Efek PT Bursa undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
Efek Indonesia Nomor 1-A lampiran II Keputusan Direksi dan peraturan pelaksanaannya.
PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00001/BEI/01- 6. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS.
2014 tanggal 30 Januari 2014. Bank telah memiliki 7. Mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Direksi dan
Sekretaris Perusahaan, yaitu Eneng Yulie Andriani Dewan Komisaris.
terhitung sejak tanggal 10 Januari 2020, yang telah 8. Membuat risalah rapat Direksi serta menyimpan
ditunjuk berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Nomor risalah rapat tersebut.
PS/BOD/001/I/2020 tanggal 10 Januari 2020. 9. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
RANGKAP JABATAN DAN STRUKTUR
Rincian tugas dan tanggung jawab Sekretaris ORGANISASI
Perusahaan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
1. Menjaga hubungan baik dengan Otoritas Jasa Fungsi Sekretaris Perusahaan dijabat oleh pejabat
Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan pemangku eksekutif yang mengepalai Divisi Corporate Secretary.
kepentingan lainnya. Jabatan ini berada di bawah pengawasan/koordinasi
Direktur Kepatuhan, dan tidak dirangkap dengan
jabatan lain.
356 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 359
Tata Kelola Perusahaan
Direktur Utama
Direktur Kepatuhan
Corporate Secretary Head
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, 5. Melakukan pengurusan dan emenuhan persyaratan
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary Head untuk uji kemampuan dan kepatutan bagi calon
membawahi dan menangani fungsi Corporate anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Governance, Corporate Action & Stakeholder 6. Menyiapkan dan menyerahkan laporan-laporan
Management, serta pengelolaan kantor Dewan yang disyaratkan oleh ketentuan pasar modal dan
Komisaris dan Direksi. perbankan.
7. Menyiapkan dan menyampaikan keterbukaan
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung informasi.
Jawab 8. Menyusun kebijakan dan prosedur baru serta
Selama tahun 2024, aktivitas Sekretaris Perusahaan melakukan kajian berkala atas kebijakan dan
dilakukan dengan tetap menyesuaikan protokol prosedur yang terkait dengan tata kelola
kesehatan. Dengan segala keterbatasan tersebut, perusahaan termasuk Panduan Tata Kelola baik
Sekretaris Perusahaan telah berhasil menyelesaikan dan untuk individual maupun terintegrasi, Panduan
melaksanakan tugas atau aktivitas sebagai berikut: dan Tata Tertib Kerja (charter), serta perubahan
1. Menyelenggarakan dan menghadiri rapatrapat Anggaran Dasar Bank.
serta membuat notula dari rapat Direksi, 9. Melakukan kajian dari sisi undang-undang tentang
Dewan Komisaris, rapat gabungan Direksi dan perseroan terbatas, ketentuan pasar modal
Dewan Komisaris serta semua komite di bawah dananggaran dasar terhadap suatu rencana Bank
Dewan Komisaris kecuali Komite Nominasi dan sekaligus menyiapkan persetujuan dari Pemegang
Remunerasi. Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi, jika
2. Menyelenggarakan rapat bulanan bagi pejabat diperlukan.
eksekutif (monthly managers meeting). 10. Memperkuat wawasan dan pemberian pembekalan
3. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham dengan menghadiri training dan workshop, baik
Tahunan serta Rapat Umum Pemegang Saham yang diselenggarakan oleh regulator maupun
Luar Biasa Bank. asosiasi profesi.
4. Memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan atau
seminar untuk anggota Direksi dan Dewan Keterbukaan Informasi
Komisaris. Sebagai bagian dari tanggung jawab dan kepatuhan
Bank sebagai perusahaan terbuka, berikut ini adalah
daftar keterbukaan informasi yang disampaikan
sepanjang tahun 2024.
Nomor Dokumen Tanggal Perihal
S.114/DIR/CCS/II/2024 1 Februari 2024 Keterbukaan Informasi - Jenius Serukan Think Unthinkable, Inspirasi untuk Jalani Hidup
yang Kita Mau
S.018/CCS/II/2024 7 Februari 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
(“Perseroan”)
S.024/DIR/CCS/II/2024 19 Februari 2024 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
S.026/CCS/II/2024 21 Februari 2024 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik - Informasi Tambahan Prospektus
Ringkas PMHMETD II Perseroan
S.027/CCS/II/2024 26 Februari 2024 Penyampaian Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose Tahunan PT BANK BTPN
Tbk ("Perseroan")
S.028/CCS/II/2024 26 Februari 2024 Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Desember 2023 (diaudit)
PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 357
Page 360
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Nomor Dokumen Tanggal Perihal
S.029/CCS/II/2024 29 Februari 2024 Keterbukaan Informasi - Jenius Hadirkan GarudaMiles untuk Penukaran Yay
Points Kategori Travel, Dapat Ditukar Real Time Langsung dari Aplikasi
S.031/CCS/II/2024 27 Februari 2024 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.032/CCS/II/2024 27 Februari 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Catat Kenaikan Pendapatan Bunga Bersih Tahun
2023, Terus Berkomitmen Mewujudkan Kehidupan yang #LebihBerarti
S.036/CCS/II/2024 28 Februari 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Persetujuan Penghapusan Pencatatan Sebagian
Saham PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
S.042/CCS/III/2024 5 Maret 2024 Keterbukaan Informasi - Allianz Indonesia dan Bank BTPN Lanjutkan Sinergi
Bancassurance untuk Berikan Proteksi ke Lebih Banyak Masyarakat Indonesia
S.043/CCS/III/2024 7 Maret 2024 Keterbukaan Informasi - Gandeng Bank BTPN, Indodana Multi Finance Siap Perluas
Jangkauan Layanan
S.044/CCS/III/2024 8 Maret 2024 Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
S.048/CCS/III/2024 22 Maret 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Peningkatan Modal PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
S.051/CCS/III/2024 27 Maret 2024 Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
S.055/CCS/III/2024 27 Maret 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
(“Perseroan”)
S.056/CCS/III/2024 28 Maret 2024 Keterbukaan Informasi - Hasil Jenius Study Ungkap Perilaku Masyarakat Digital Savvy
selama Ramadan dan Jelang Idulfitri 2024
S.057/CCS/III/2024 28 Maret 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi
PT BANK BTPN Tbk (“Perseroan”)
S.069/CCS/IV/2024 30 April 2024 Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Maret 2024 (tidak diaudit)
PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
S.070/CCS/V/2024 2 Mei 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Raih Kinerja Positif di Triwulan I Tahun 2024 dengan
Penyaluran Kredit Bertumbuh 24% YoY
S.075/CCS/V2024 27 Mei 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Resmi Menjadi Bank Kustodian, Siap Dukung
Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal Indonesia
S.076/CCS/V/2024 27 Mei 2024 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.079/CCS/VI/2024 4 Juni 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN dan SMBC Optimis Sokong Pertumbuhan yang
Lebih Berarti lewat Kredit Sindikasi US$450 Juta ke IMGSL
S.082/CCS/VI/2024 12 Juni 2024 Keterbukaan Informasi Keseruan #LariBarengJenius di Pekanbaru Menuju Pocari Sweat
Run Indonesia 2024
S.083/CCS/VI/2025 14 Juni 2024 Keterbukaan Informasi - Pionir Pemberdayaan Nasabah Pensiunan, Bank BTPN
Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Pelatihan Usaha
S.084/CCS/VI/2024 24 Juni 2024 Keterbukaan Informasi - Keseruan #LariBarengJenius di Bali Menuju Pocari Sweat Run
Indonesia 2024
412/DIR/CCS/VII/2024 2 Juli 2024 Keterbukaan Informasi - Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam
Kemudahan dari Jenius
S.088/CCS/VI/2024 5 Juli 2024 Keterbukaan Informasi - #LariBarengJenius Sukses Digelar di Makassar, Diikuti Lebih
dari 250 Peserta
S.089/CCS/VII/2024 15 Juli 2024 Keterbukaan Informasi - #LariBarengJenius Ajak Masyarakat Digital Savvy Eksplor Sisi
Lain Olahraga Lari
S.090/CCS/VII/2024 15 Juli 2024 Keterbukaan Informasi - LariBarengJenius Diadakan di Semarang dengan Membawa
Semangat Think Unthinkable
S.095/CCS/VII/2024 30 Juli 2024 Keterbukaan Informasi - BTPN Raih Pertumbuhan Kredit, Aset Semester I-2024 Hasil
Solusi Keuangan yang Relevan bagi Nasabah
S.101/CCS/VIII/2024 12 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi - Siap-Siap Berburu Promo Hoki Go Lucky di Ulang Tahun ke-8
Jenius!
S.102/CCS/VIII/2024 13 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Gandeng Syailendra Capital sebagai Manajer
Investasi Terbaru melalui Aplikasi Jenius
S.104/CCS/VIII/2024 22 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi - 8 Tahun Tumbuh Bersama Masyarakat Digital Savvy, Jenius
Hadirkan Fitur Inovatif yang Semakin Lengkap
S.105/CCS/VIII/2024 26 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.106/CCS/VIII/2024 29 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi - Komitmen Berkelanjutan Bank BTPN Dalam Pemberdayaan
Masyarakat, UMKM Lokal
S.107/CCS/VIII/2024 29 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi - Ganti Nama Perseroan, Tunjuk Komisaris Independen untuk
Pertumbuhan yang Lebih Berarti
S.110/CCS/VIII/2024 30 Agustus 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
(“Perseroan”)
S.112/CCS/IX/2024 5 September 2024 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris
PT BANK BTPN Tbk (“Perseroan”)
S.113/CCS/IX/2024 5 September 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Nasabah
Purnabakti pada Hari Pelanggan Nasional
S.118/CCS/IX/2024 26 September 2024 Keterbukaan Informasi - Jenius dan Single Moms Indonesia Bagikan Edukasi dan Tip
Siapkan Dana Pendidikan Anak
358 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 361
Tata Kelola Perusahaan
Nomor Dokumen Tanggal Perihal
S.127/CCS/X/2024 2 Oktober 2024 Keterbukaan Informasi - Penyampaian Bukti Iklan Perubahan Nama dan Logo Perseroan
S.131/CCS/X/2024 7 Oktober 2024 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.133/CCS/X/2024 10 Oktober 2024 Keterbukaan Informasi - BNI Asset Management Gandeng Bank BTPN untuk Perluas
Jaringan Pemasaran Reksa Dana Indeks
S.147/CCS/X/2024 17 Oktober 2024 Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Raih Annual Report Award 2023, Bukti Komitmen
atas Transparansi dan Tata Kelola
S.150/CCS/X/2024 31 Oktober 2024 Keterbukaan Informasi - Bersama Lebih Bermakna: SMBC Indonesia Catat Kinerja
Positif pada Januari-September 2024
S.952/DIR/CCS/XI/2024 29 November 2024 Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024
S.166/CCS/XII/2024 5 Desember 2024 Keterbukaan Informasi - Transformasi Merek Bank BTPN menjadi SMBC Indonesia, Era
Baru Pertumbuhan dan Keberlanjutan
S.168/CCS/XII/2024 9 Desember 2024 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
S.169/CCS/XII/2024 9 Desember 2024 Keterbukaan Informasi - Jenius Hadirkan Pengalaman Unthinkable dalam Momen
Transformasi SMBC Indonesia
S.170/CCS/XII/2024 12 Desember 2024 Keterbukaan Informasi - Berlari untuk Bumi, Wujud Komitmen SMBC Indonesia Bawa
Dampak Bermakna dalam Mendukung Hidup yang Berkelanjutan
S.172/CCS/XII/2024 24 Desember 2024 Keterbukaan Informasi - SMBC Indonesia Gandeng SUN Energy Berikan Fasilitas
Pembiayaan Strategis sebesar USD10 Juta Dukung Percepatan
Transisi Energi Indonesia
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Rincian pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2024 adalah sebagai
berikut:
No Tanggal Penyelenggara Materi Tempat
1. 15 Januari 2024 SMBCI Human Resources Leadership Season: Yogyakarta
& Corporate Secretary • Dharma Simorangkir (President Director of Microsoft
untuk ABG (Annual Board Indonesia)
Gathering) • Hardianto Atmadja (CEO Garudafood)
2. 25 Januari 2024 SMBCI Corporate Secretary, Pembahasan POJK No 30 Tahun 2023 perihal Webinar/online
Compliance & Financial Pengomunikasian Hal Audit Utama dalam Laporan Akuntan
Controller Publik atas Laporan Keuangan Yang Diaudit di Pasar Modal
3. 16 Februari 2024 SMBCI Risk Management Sosialisasi Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga Webinar/online
4. 21 Februari 2024 SMBCI Corporate Secretary Research Report of ACGS on Bank BTPN Webinar/online
& IICD
5. 28 Februari 2024 Asosiasi Emiten Indonesia Pemahaman PMK 172/2023 Webinar/online
6. 7 Maret 2024 SMBCI Learning BTPN Leadership Series: Winning the future Serving Today Webinar/online
(Professor Robert C. Wolcott, chair & Co-founder TWIN
Global)
7. 30 April 2024 SMBCI Risk Management Business Risk Forum #2 Webinar/online
8. 6 Mei 2024 · Sosialisasi Pilar Governasi Etak (Perilaku Beretika, Webinar/online
Asosiasi Emiten Indonesia Transparansi, Akuntabilitas, Keberlanjutan) dan Annual
· IICD Report Award 2023
9. 16 Mei 2024 Bursa Efek Indonesia Sosialisasi Peraturan Nomor I-N tentang Pembatalan Webinar/online
Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting)
10. 30 Mei 2024 Otoritas Jasa Keuangan Peluang dan Tantangan Pelindungan Data Pribadi dalam Webinar/online
Transaksi di Era Digital
11. 5 Juni 2024 Otoritas Jasa Keuangan Sosialisasi Annual Report Award 2023 Webinar/online
12. 11 Juni 2024 Indonesia Corporate Refreshment Sosialisasi Standardisasi Profesi dan Kode Etik Webinar/online
Secretary Association Sekretaris Perusahaan
13. 13 Juni 2024 Otoritas Jasa Keuangan Sosialisasi Webinar/online
a. POJK No. 26/2023 tentang Pengguna Standar Akuntansi
Keuangan Internasional di Pasar Modal;
b. POJK No. 29/2023 tentang Pembelian Kembali Saham
yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka; dan
c. POJK No. 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
Perusahaan Terbuka
14. 19 Juni 2024 Indonesia Corporate Annual Report Awards: Setting the Standard for Corporate Webinar/online
Secretary Association Disclosure
15. 11-12 Juni 2024 RDS Consultant Pembekalan Jenjang Kualifikasi 5 Manajemen Risiko Webinar/online
PT Rahardja Duta Solusindo Perbankan
16. 16 Juli 2024 Indonesia Corporate Integrated Corporate Communication Strategy Webinar/online
Secretary Association
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 359
Page 362
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
No Tanggal Penyelenggara Materi Tempat
17. 18 Juli 2-24 Bursa Efek Indonesia Sosialisasi Perubahan Peraturan Nomor I-X tentang Webinar/online
Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan
Pemantauan Khusus
18. 19 Juli 2024 Indonesia Corporate Annual Report Award: Setting the Standard for Corporate Webinar/online
Secretary Association Disclosure
19. 26 Juli 2024 SMBCI Human Resources & Managing Upward oleh Ikke Harjono Bandung
Corporate Secretary dengan
PT. Pasar Jasa Profesional
(Pasar Trainer)
20. 15 Agustus 2024 Indonesia Corporate Pendalaman POJK No. 2/POJK.04/2020 tentang Transaksi Webinar/online
Secretary Association Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan & POJK No. 17/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha Utama
21. 26 Agustus 2024 Indonesia Corporate Peran dan Layanan Jasa KSEI pada Industri Pasar Modal Webinar/online
Secretary Association Indonesia
22. 17 September 2024 Indonesia Corporate What Investor Want from Sustainability Reports? Webinar/online
Secretary Association
23. 24 September 2024 Indonesia Corporate Strategic Finance for Sustainability, the role of Corporate Webinar/online
Secretary Association Secretary as BOD Business Partner to Boost Sustainability
Awareness
24. 30 September 2024 SMBCI Learning Mandatory Refreshment APU PPT & PPPSPM 2024 e-learning
25. 30 September 2024 SMBCI Learning Mandatory Compliance 2024: Compliance Awareness and e-learning
E&G on
26. 30 September 2024 SMBCI Learning Mandatory Cyber & Information Security Awareness 2024 e-learning
27. 15 Oktober 2024 • Asosiasi Emiten Penyegaran POJK Bagi Emiten Perusahaan Publik Webinar/online
Indonesia (Keterbukaan Informasi dan Laporan Insidentil)
• Otoritas Jasa Keuangan
28. 15 Oktober 2024 Indonesia Corporate Corporate Secretary dalam Era Digital: Tantangan Webinar/online
Secretary Association Perlindungan Data Investor
29. 18 Oktober 2025 SMBC MY SMBC Leader's Digest [October Edition] - A Banker's Webinar/online
Tale of Work, Life & Balance (Shinsuke Kurata, MD & GM,
operations and Admnistration Department EMEA)
30. 24 Oktober 2024 SMBCI Learning Leadership Festival 2024 with Ade Rai Webinar/online
31. 31 Oktober 2024 SMBCI Learning Mandatory Sustainability 2024 e-learning
32. 18 November 2024 SMBCI Corporate Senior Leader Briefing Q4 2024 Webinar/online
Communication
33. 21 November 2024 SMBCI Corporate Secretary Economic Outlook (Raden pardeded) Webinar/online
34. 26 November 2024 Indonesia Corporate Mengenal Sistem CORES.KSEI dan e-BAE Next Generation: Webinar/online
Secretary Association Inovasi Terbaru untuk Transformasi Digital di Perusahaan
35. 28 November 2024 Indonesia Corporate Climate Change: Drivers, Pathways, Risks, and Webinar/online
Secretary Association Opportunities Confirmation
36. 29 November 2024 Indonesia Corporate Pendalaman POJK No. 15/POJK.04/2022 tentang Webinar/online
Secretary Association Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh
Perusahaan Terbuka
37. 29 November 2024 SMBCI Learning Mandatory Penanganan Pengaduan & Pelindungan e-learning
Konsumen 2024
38. 2 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan Sosialisasi OJK - Pengelolaan Grup Konglomerasi Jakarta
39. 10 Desember 2024 • Asosiasi Emiten Navigating PMK 172: Strengthening Compliance and Fair Webinar/online
Indonesia Business Practices in Transfer Pricing for Listed Companies
• BATS Consulting
40. 17 Desember 2024 Indonesia Corporate Economic Outlook 2025: Strategi Menghadapi Peluang dan Webinar/online
Secretary Association Tantangan Global di Era Transformasi Ekonomi
41. 18 Desember 2024 FKDKP Discussion (FGD) terkait Penerapan Pengendalian Internal Webinar/online
dalam Proses Pelaporan Keuangan Bank
42. 18 Desember 2024 SMBCI Learning Lokasi Kerja Fleksibel Untuk Manajer e-learning
43. 18 Desember 2024 SMBCI Learning Mandatory Anti Fraud Awareness 2024 e-learning
44. 18 Desember 2024 SMBCI Learning Mandatory Manajemen Risiko Operasional 2024 e-learning
360 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 363
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi
Kepatuhan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan di SMBC Indonesia, Selain itu, penerapan yang ketat atas Fungsi Kepatuhan
terutama merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa juga sejalan dengan perkembangan teknologi informasi
Keuangan (OJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang dan digitalisasi saat ini yang begitu pesat yang tentunya
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Regulasi dapat meningkatkan potensi risiko kepatuhan bagi
tersebut menjelaskan bahwa Fungsi Kepatuhan Bank. Sehingga terciptanya budaya kepatuhan dapat
merupakan serangkaian tindakan atau langkah-langkah terwujud melalui peningkatan peran dan tanggung
yang bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan jawab kepatuhan pada setiap jenjang organisasi serta
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, efektivitas peran fungsi Satuan Kerja Kepatuhan yang
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah ada pada Bank. Dengan demikian, segala potensi risiko
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kegiatan usaha Bank dapat dimitigasi dan diantisipasi.
dan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta
memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang Selain hal tersebut di atas, pelaksanaan Fungsi
dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepatuhan Bank juga dilakukan secara komprehensif
dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. dan terstruktur, yang bertujuan sebagai upaya
pencegahan untuk memastikan bahwa pelaksanaan
Penerapan kepatuhan terhadap ketentuan Otoritas proses bisnis telah sejalan dengan ketentuan yang
Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga berlaku.
Penjamin Simpanan (LPS), Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI) maupun peraturan perundangan yang
berlaku telah menjadi komitmen SMBC Indonesia, STRUKTUR ORGANISASI
sebagaimana yang tertuang dalam Pedoman Tata Kelola
Perusahaan (Corporate Governance Manual) Bank dan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dalam organisasi SMBC
Kebijakan Kepatuhan. Indonesia dilakukan oleh Satuan Kerja Kepatuhan
yaitu Divisi Kepatuhan (Divisi Compliance) yang
Pentingnya penerapan Fungsi Kepatuhan juga independen sebagaimana peraturan OJK tentang
merupakan bentuk kesadaran bahwa perbankan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Sesuai ketentuan
merupakan industri yang diwajibkan menerapkan Fungsi regulator, Bank juga telah memiliki Direktur Kepatuhan
Kepatuhan lebih ketat (highly regulated) dibandingkan yang membawahkan Fungsi Kepatuhan (Compliance
industri lainnya. Tingkat kepatuhan yang ketat itu, Director).
terutama berkenaan dengan misi publik dan tanggung
jawab Bank dalam hal pengelolaan dana masyarakat. Berikut disampaikan struktur organisasi Divisi
Kepatuhan:
Compliance Director
Compliance Head
Compliance Reporting & Compliance Policy &
Compliance Advisory
Regulatory Relation Training
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 361
Page 364
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan
DASAR HUKUM Mengacu pada POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tentang
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Tugas dan
Pedoman utama Bank dalam menjalankan fungsi Tanggung Jawab Direktur yang Membawahkan Fungsi
kepatuhan adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Kepatuhan paling sedikit sebagai berikut:
(POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan 1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Selain itu, Bank juga Budaya Kepatuhan Bank;
memperhatikan: 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
1. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh
integrasi pasar keuangan yang dapat menyebabkan Direksi;
peningkatan kompleksitas kegiatan usaha Bank 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
yang akan memberikan dampak yang sangat besar yang digunakan untuk menyusun ketentuan dan
terhadap eksposur risiko yang dihadapi oleh Bank; pedoman internal Bank;
2. Upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
Bank, baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
kuratif (ex-post); dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
3. Upaya yang bersifat preventif (ex-ante) Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
dapat ditempuh dengan mematuhi peraturan perundang-undangan;
perundangan yang berlaku untuk memitigasi atau 5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank;
memperkecil risiko kegiatan usaha Bank; 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank
atau pimpinan kantor cabang dari bank yang
FUNGSI, TUGAS, DAN TANGGUNG berkedudukan di luar negeri tidak menyimpang dari
JAWAB ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
Fungsi, tugas dan tanggung jawab atas Kepatuhan 7. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
di SMBC Indonesia adalah mendukung penerapan Kepatuhan.
Fungsi Kepatuhan sesuai Peraturan OJK Nomor 46/
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Tugas dan Tanggung Jawab Satuan
Bank Umum yang meliputi tindakan untuk: Kepatuhan
1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan 1. Membuat langkah untuk mendukung terciptanya
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha
usaha Bank; Bank pada setiap jenjang organisasi;
2. Mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi oleh 2. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan,
Bank; dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan
3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa
prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Keuangan yang mengatur mengenai penerapan
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa manajemen risiko bagi bank umum;
Keuangan dan ketentuan peraturan perundang- 3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan,
undangan; dan dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem
4. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa ketentuan peraturan perundang-undangan;
Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang 4. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan
berwenang. pemutakhiran dan penyempurnaan kebijakan,
ketentuan, sistem maupun prosedur yang
Agar penerapan Fungsi Kepatuhan dapat dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan
berjalan efektif, Bank telah memiliki Direktur yang Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
membawahkan Fungsi Kepatuhan. Dalam pelaksanaan perundang-undangan;
tugasnya, dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan yang 5. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa
independen sebagaimana ketentuan OJK tentang kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
6. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
Kepatuhan.
362 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 365
Tata Kelola Perusahaan
Pengawasan Direksi dan Dewan evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
Komisaris yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu
Merujuk pada kewajiban pemenuhan POJK Nomor tahun, termasuk memberikan saran/rekomendasi untuk
46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi meningkatkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
Kepatuhan Bank Umum, Direksi wajib menumbuhkan
dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha FOKUS FUNGSI KEPATUHAN TAHUN
Bank serta wajib memastikan terlaksananya Fungsi 2024
Kepatuhan Bank.
Berikut disampaikan fokus penerapan Fungsi
Sehubungan hal tersebut, guna memastikan Kepatuhan tahun 2024 melalui strategi kepatuhan yang
terlaksananya Fungsi Kepatuhan, Direksi dan Dewan dilaksanakan sejalan dengan komitmen pemenuhan
Komisaris senantiasa melakukan pengawasan aktif kepatuhan terhadap peraturan OJK, BI, LPS dan ASPI
terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank yang serta peraturan perundangan yang berlaku antara lain
antara lain dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai sebagai berikut:
berikut: 1. Meningkatkan pendampingan dan monitoring
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan kepatuhan pada semua
Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan lini bisnis/support. Dalam hal ini terutama pada
(bulanan); area unit bisnis yang akan menyelenggarakan
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab produk/inisiatif baru, unit yang terkait dengan
Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan regulatory reporting, serta unit yang terkait dengan
tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan); pemenuhan prudential ratio seperti rasio KPMM,
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab GWM, PDN, NPL, BMPK, NSFR, LCR dan Leverage
Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada Ratio.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan 2. Dalam rangka meningkatkan kesadaran seluruh
kepada Dewan Komisaris dan Direktur Utama karyawan terhadap bidang Perilaku dan Budaya,
(semesteran); Bank terus melakukan kampanye Perilaku dan
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap Budaya Bank secara menyeluruh yang menyasar
risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen kepada seluruh karyawan. Bersama dengan Divisi-
risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang Divisi terkait dalam hal ini Communications & Daya,
disampaikan kepada Unit Management Risiko Human Resources, dan Operational & Fraud Risk
(triwulanan); Management melalui berbagai kegiatan, dengan
5. Laporan hasil pemantauan terhadap risiko tujuan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan
Kepatuhan dan pengkinian atas isu-isu kepatuhan memiliki pemahaman dan pengetahuan yang
yang disampaikan kepada Direksi pada Rapat sama khususnya dalam hal Perilaku dan Budaya
Direksi dan kepada Dewan Komisaris pada forum Perusahaan. Kegiatan dimaksud juga melibatkan
pertemuan Direksi dengan Dewan Komisaris Direksi dan Dewan Komisaris.
(triwulanan) serta pada rapat Komite Audit 3. Meningkatkan Budaya Kepatuhan pada semua
(semesteran); tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
6. Pelaksanaan Rapat Komite Kepatuhan Internal melalui antara lain :
(In Office Compliance Committee Meeting) yang a. Sosialisasi ketentuan OJK, BI dan LPS, baik
dihadiri diantaranya oleh: Direktur Utama, Direktur ketentuan baru maupun ketentuan lama yang
Kepatuhan, BOD dan BOM terkait, juga perwakilan berdampak kepada produk dan aktivitas Bank,
dari SMBC sebagai Pemegang Saham pengendali termasuk kepada karyawan di cabang melalui
(dua bulanan). AML Compliance Champion (ACC).
b. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui awareness akan compliance culture, baik
kebijakan kepatuhan yang merupakan infrastruktur di kantor pusat ataupun di cabang melalui
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan. AML Compliance Champion (ACC) yang
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam berkedudukan di regional yang merupakan
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank. bagian dari aktivitas Divisi Kepatuhan dalam
melakukan proses meningkatkan awareness
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/ dan pemantauan penerapan kepatuhan
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan cabang. Termasuk menyelenggarakan
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan mandatory e-learning untuk meningkatkan
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan Budaya Kepatuhan yang wajib diikuti oleh
seluruh karyawan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 363
Page 366
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan
c. Memastikan dokumen hukum yang digunakan hanya dalam Group Keuangan namun juga secara
di seluruh kantor Bank telah di kaji ulang dan terintegrasi dalam konglomerasi keuangan.
diverifikasi oleh Kantor Pusat Bank. 11. Meningkatkan pelaksanaan GCG dalam setiap level
organisasi dan dalam lingkup Group Keuangan,
4. Meningkatkan pengawasan dan awareness atas termasuk anti suap dan korupsi serta benturan
Risiko Kepatuhan dengan menyelenggarakan kepentingan di semua proses Bank, antara lain
Compliance Self-Assessment, Compliance Self dalam proses penunjukan vendor pengadaan
Review, Thematic Review, Compliance on-site barang dan jasa, serta pemberian hiburan dan
Review (Branch Review) dan juga diskusi internal hadiah kepada pihak ketiga, guna memastikan
dalam rangka memberikan advis kepada unit pemenuhan terhadap ketentuan OJK, khususnya
terkait. terkait Alih Daya maupun Kebijakan Global SMBC.
5. Meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber 12. Meneruskan penilaian GCG dengan standar
daya manusia di Divisi Kepatuhan, termasuk para ASEAN Scorecard serta melakukan perbaikan
advisor dalam rangka mengantisipasi tren peraturan yang mungkin dilakukan dari sisi ketentuan dan
OJK yang mengarah kepada principal based perundangan yang berlaku di Indonesia termasuk
termasuk perkembangan produk dan aktivitas baru melakukan penyesuaian Anggaran Dasar jika
di industri perbankan. diperlukan.
6. Membantu unit bisnis dalam melakukan kolaborasi 13. Melakukan kajian mengenai memadainya
bisnis dengan perusahaan yang termasuk dalam struktur GCG dan melakukan follow up dengan
kongkolomerasi keuangan SMBC. memperbaiki atau membangun infrastruktur untuk
7. Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, mendukung optimalisasi pelaksanaan GCG,
dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan misalnya dengan membangun komite di bawah
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Dewan Komisaris atau Direksi dan/atau menambah/
Keuangan dan ketentuan peraturan perundang- menyesuaikan bidang tugas komite yang telah ada.
undangan melalui evaluasi terhadap kebijakan 14. Meneruskan upaya pengelolaan database daftar
internal, tindakan korporasi maupun keputusan Pihak Terkait (Related Party) dan daftar Pihak
transaksional (kredit) yang wajib memperoleh Terafiliasi (Affiliated Party) agar lebih mudah
persetujuan Komite Kredit dan fungsi advisory. digunakan sebagai rujukan di dalam mengelola
8. Meminimalkan potensi sanksi denda dari Regulator baik transaksi dengan Pihak terkait maupun Pihak
(OJK dan/atau BI) dengan melakukan evaluasi Terafiliasi, yang pada akhirnya dapat menunjang
dan kajian atas penyebab timbulnya sanksi denda upaya Bank di dalam melakukan transaksi
dari unit terkait, termasuk pemantauan atas dengan pihak terafiliasi secara wajar, atau dalam
langkah perbaikan yang dilakukan dan menerapkan nilai yang wajar (arm’s length basis) dan dengan
tindakan pencegahan. memperhatikan benturan kepentingan yang
9. Optimalisasi penerapan Fungsi Kepatuhan pada lini mungkin terjadi.
bisnis/support melalui penguatan fungsi Internal 15. Meningkatkan pengawasan dan tata laksana
Control Risk (ICR) untuk melakukan pengendalian terhadap karyawan yang memiliki Informasi Orang
internal dan risiko di masing-masing lini bisnis/ Dalam atau Price Sensitive Information (PSI) atas
support, melalui antara lain monitoring kewajiban nasabah Perseroan termasuk akan tetapi tidak
pelaporan kepada Regulator, pemenuhan tindak terbatas pada pengawasan dan tata laksana
lanjut terhadap temuan pemeriksaan OJK dan/atau Transaksi Orang Dalam atau Personal Account
BI sesuai target waktu yang disepakati. Dealing (PAD).
10. Dengan dikeluarkannya 4 pilar governansi 16. Meningkatkan penerapan prinsip independensi
korporat berupa Perilaku Beretika, Akuntabilitas, dengan Pemegang Saham Pengendali (PSP)
Transparansi dan Keberlanjutan, maka Bank melalui mekanisme komunikasi yang sesuai dengan
memandang perlu untuk melakukan perubahan tatanan hukum yang berlaku, termasuk melakukan
terhadap 5 prinsip GCG sebagai bagian dari kaji kajian serta sosialisasi secara berkala terhadap
ulang berkala atas Kebijakan Utama Bank berupa kebijakan dan prosedur yang terkait dengan hal
Corporate Governance Manual agar sesuai dengan ini. Sebagai perusahaan terbuka, Bank akan tetap
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia menjaga kepentingan seluruh pemegang saham.
(PUG-KI). Pengkinian Pedoman Tata Kelola Bank 17. Mengelola keterbukaan informasi sebagaimana
juga membuka opsi penerapan tata kelola tidak diatur dalam ketentuan OJK Pasar Modal.
364 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 367
Tata Kelola Perusahaan
18. Memastikan penerapan tata kelola perusahaan SOSIALISASI BIDANG KEPATUHAN
yang baik (GCG) dalam Group Keuangan termasuk
dengan melakukan harmonisasi kebijakan dan Sepanjang tahun 2024 telah dilaksanakan sosialisasi
prosedur antara Bank dengan anak perusahaan, ketentuan baru OJK, BI, LPS dan ASPI melalui media
melalui koordinasi dan komunikasi anak email maupun virtual kepada Direksi, Dewan Komisaris
perusahaan khususnya pada area tata kelola, dan unit terkait, termasuk diseminasi peraturan baru
keuangan, internal audit, manajemen risiko, dan kepada unit terkait guna menetapkan tindak lanjut
kepatuhan dalam Group Keuangan. terhadap peraturan baru tersebut. Selain itu juga
19 Mengkaji dan memperkuat kebijakan dan dilakukan sosialisasi ketentuan lama yang berdampak
prosedur mengenai alur komunikasi dengan induk kepada produk dan aktivitas Bank kepada unit terkait.
Perusahaan dan anak Perusahaan dalam standar Guna meningkatkan pemahaman karyawan cabang
yang dapat diterima oleh semua pihak. dilaksanakan pula sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS
dan ASPI serta peraturan SMBC yang dilaksanakan
Melakukan review terhadap UI/UX dari website www. secara daring maupun luring oleh AML Compliance
smbci.com dan kemudian revamping untuk memastikan Champion (ACC) yang merupakan bagian dari aktivitas
bahwa website merepresentasikan bank secara baik. Divisi Kepatuhan dalam meningkatkan awareness dan
pemantauan penerapan kepatuhan di Kantor Cabang.
Memastikan pengelolaan risiko reputasi bank, termasuk
dalam menjalin hubungan strategis yang baik dengan
media dalam mengelola pemberitaan negative. INISIATIF KEPATUHAN TAHUN 2024
Sepanjang tahun 2024, Bank telah merealisasikan
STRATEGI PENERAPAN KEPATUHAN sejumlah inisiatif terkait dengan kepatuhan, di
antaranya:
Bank telah memiliki strategi untuk menciptakan 1 Pelaksanaan evaluasi terhadap kajian yang
kepatuhan secara berkesinambungan di lingkungan dilakukan oleh unit terkait atas penyebab
organisasi Bank. Rincian strategi tersebut dijelaskan timbulnya serta tindak lanjut atas sanksi denda
sebagai berikut: dari Regulator (OJK dan/atau BI) guna memitigasi
1. Pendampingan dan monitoring pelaksanaan timbulnya sanksi denda berulang dan dalam
kepatuhan pada semua lini bisnis/support. rangka peningkatan internal kontrol Bank, termasuk
d. Peningkatan budaya kepatuhan pada semua pemantauan atas penyelesaian tindak lanjut atau
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank langkah perbaikan yang dilakukan sesuai hasil
melalui sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS dan kajian.
ASPI. 2 Penyempurnaan compliance process antara
e. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan lain melalui penguatan infrastruktur pendukung
peningkatan awareness akan compliance pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Divisi
culture, baik di kantor pusat ataupun di Kepatuhan berupa sistem monitoring khusus
cabang. melalui Operational System for Compliance
2. Peningkatan pengawasan dan awareness atas Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan
risiko kepatuhan dengan menyelenggarakan tindak lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI,
Compliance Self-Assessment, Compliance Self pemenuhan temuan pemeriksaan Regulator dan
Review, Compliance On-Site Review (Branch lain-lain. Sistem tersebut juga secara terus menerus
Review) dan juga diskusi internal dalam rangka disesuaikan dan dikembangkan agar senantiasa
memberikan masukan kepada unit terkait. relevan dan sejalan dengan kebutuhan organisasi.
3. Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem,
dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Pelaksanaan Project Regulatory Reporting Governance
Bank telah sesuai dengan ketentuan (OJK, BI, LPS, & Process Review Phase 2(Project RRG&PR 2) yang
dan ASPI) dan ketentuan peraturan perundang- bertujuan untuk meningkatkan time efficiency dari
undangan. Hal itu dilakukan dengan mengevaluasi sumber daya yang ada, meningkatkan critical process
pedoman internal, tindakan korporasi maupun maturity dalam pengelolaan kepatuhan pelaporan, dan
keputusan transaksional (kredit) yang wajib mengurangi eksposur risiko kepatuhan dalam hal ini
memperoleh persetujuan Komite Kredit dan fungsi potensi denda yang mungkin timbul.
advisory.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 365
Page 368
Tata Kelola Perusahaan
Internal
Fraud
DASAR PENCEGAHAN TINDAKAN Komisaris serta pelatihan kepada vendor/
KECURANGAN (FRAUD) mitra yang bekerjasama dengan Bank secara
berkala;
SMBC Indonesia menerapkan zero tolerance terhadap • Melakukan pengkinian kebijakan dan prosedur
setiap kejadian fraud. Karena itu, Bank senantiasa pengelolaan strategi anti-fraud secara berkala;
menindaklanjuti setiap dugaan atau tindakan fraud, • Melakukan kajian risiko fraud atas setiap
termasuk memberikan sanksi kepada karyawan yang produk, proses, sistem dan inisiatif baik baru
terbukti melakukan serta yang terlibat dalam kejadian maupun pengembangannya;
fraud, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk • Melakukan pelatihan kesadaran anti-fraud;
melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib • Menambahkan klausul di setiap perjanjian kerja
(bilamana diperlukan). sama serta mengirimkan surat pemberitahuan
kepada vendor dan mitra yang bekerja
Selain itu, Bank berkomitmen untuk melakukan sama dengan Bank secara berkala, agar
pencegahan terhadap segala bentuk kejadian fraud dan melaporkan melalui saluran whistleblowing
segera menindaklanjutinya untuk mengurangi dampak apabila menemukan indikasi/kejadian fraud.
kerugian bagi nasabah, dan/atau Bank, termasuk Hal ini dilakukan agar vendor dan mitra yang
mengelola reputasi Bank atas adanya publikasi negatif bekerja sama dengan Bank dapat turut serta
yang dapat berdampak kepada hilangnya kepercayaan membantu Bank dalam menjaga tata kelola
masyarakat kepada Bank. perusahaan terutama dalam aspek penerapan
manajemen risiko fraud dengan baik.
Bank mewajibkan seluruh karyawan untuk bertindak • Bekerjasama dengan lini bisnis untuk
secara jujur, memiliki integritas serta profesionalisme melakukan edukasi kepada nasabah terkait
yang tinggi untuk ikut berperan secara aktif melindungi, kehati-hatian terhadap ancaman bahaya fraud
menjaga aset, dana nasabah dan kepentingan melalui media sosial, e-poster dan lain-lain;
stakeholders dengan mematuhi seluruh ketentuan • Dalam rangka menindaklanjuti dan
internal Bank dan peraturan perundang-undangan yang menuntaskan setiap kejadian Fraud yang
berlaku. dilaporkan melalui proses investigasi secara
komprehensif, Bank menjalin kontrak
kerjasama dengan pihak ketiga yang ditunjuk
PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD sebagai Subject Matter Expert (SME) /
konsultan Investigator; dan
Dalam mengelola risiko fraud, Bank melakukan • Membuat kebijakan risiko perilaku dalam
penerapan strategi anti-fraud yang dikoordinir oleh rangka mewujudkan perlindungan konsumen,
Divisi OFRM. Divisi OFRM bertanggung jawab secara kesehatan pasar, persaingan yang sehat,
langsung kepada Kepala Manajemen Risiko yang kepentingan publik, dan pemangku
bertanggung jawab kepada Direktur Utama. kepentingan serta untuk memastikan Bank
tidak terpengaruh oleh perilaku buruk atau
Pengendalian risiko fraud di SMBC Indonesia dilakukan kurangnya integritas karyawan.
secara sistematis melalui penerapan strategi anti-fraud
yang diwujudkan dalam 4 (empat) pilar sebagai berikut: 2. Deteksi
1. Pencegahan Program dan perangkat dalam rangka mendeteksi
Program pencegahan anti-fraud dalam rangka kejadian fraud yang paling kurang meliputi
mengurangi potensi adanya kejadian fraud, yang mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan
sekurang-kurangnya meliputi: surveillance system.
• Penandatanganan Pakta Integritas Anti-fraud
dan Kode Etik; 3. Investigasi
• Pelatihan Kesadaran Anti Fraud (Hybrid Proses investigasi, pelaporan dan sanksi atas
maupun dalam bentuk e-learning) kepada kejadian fraud yang paling kurang meliputi standar
seluruh karyawan, Direksi dan Dewan investigasi, mekanisme pelaporan dan mekanisme
pengenaan sanksi.
366 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 369
Tata Kelola Perusahaan
4. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Memantau, mengevaluasi dan memonitor penyelesaian tindak lanjut atas kejadian fraud oleh Divisi OFRM bekerja
sama dengan seluruh satuan kerja terkait lainnya.
Divisi OFRM melakukan pelaporan atas penerapan strategi anti-fraud di Bank kepada Direksi melalui rapat Komite
Manajemen Risiko dan kepada Dewan Komisaris melalui rapat Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko setiap
bulannya. Selain itu, Divisi OFRM juga melakukan pelaporan atas penerapan strategi anti-fraud kepada Regulator (BI/
OJK/LPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PELAKSANAAN DI BANK
Berikut ini jumlah dari kejadian Internal Fraud yang memiliki dampak signifikan dan telah dilaporkan kepada OJK
berdasarkan kriteria yang diatur dalam ketentuan SMBC Indonesia.
Jumlah kasus yang dilakukan oleh
Internal Fraud dalam 1 tahun Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
2024 2023 2024 2023 2024 2023
Telah diselesaikan - - 1 4 - -
Dalam proses penyelesaian di internal bank - - - - - -
Belum diupayakan penyelesaikannya - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - 1 4 - -
Total Fraud - - 1 4 - -
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 367
Page 370
Tata Kelola Perusahaan
Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal
(APU PPT DAN PPPSPM)
SMBC Indonesia menyusun program APU PPT UNIT KERJA KHUSUS APU, PPT, DAN
PPPSPM sebagai upaya pencegahan risiko menjadi PPPSPM
sarana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),
Pendanaan Teroris (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Divisi Anti Money Laundering/Combating Financing of
Senjata Pemusnah Massal (PPSPM). Penerapan Terrorism (AML CFT) ditunjuk sebagai Unit Kerja Khusus
program APU PPT PPPSPM tersebut mengacu pada yang bertanggung jawab terhadap penerapan program
sejumlah regulasi, antara lain: APU, PPT, dan PPPSPM di SMBC Indonesia. Divisi AML
1. Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 mengenai bersifat independen dan secara struktural bertanggung
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana jawab secara langsung kepada direktur yang
Pencucian Uang; membawahkan fungsi kepatuhan (Direktur Kepatuhan).
2. Undang-Undang Nomor 9 tahun 2013 mengenai
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Divisi AML melakukan pemantauan secara
Pendanaan Terorisme; berkesinambungan dan melakukan pengujian
3. Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2023 tentang terhadap pemenuhan seluruh program APU, PPT, dan
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, PPPSPM oleh Bank, serta melakukan pelaporan untuk
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan menginformasikan manajemen atas kualitas penerapan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata program APU, PPT, dan PPPSPM. Divisi AML CFT juga
Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan; mendapatkan dukungan dari perwakilan staf AML (AML
4. Surat Edaran OJK terkait Penerapan Program APU Compliance Champion/ACC) yang ditempatkan di 6
PPT di Sektor Perbankan dan Sektor Pasar Modal; region untuk memudahkan supervisi atas pelaksanaan
dan program APU, PPT, dan PPPSPM yang dilakukan di
5. Best practice yang berlaku pada SMBC Group kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia.
global.
Struktur Organisasi Divisi AML CFT
Compliance Director
AML & CFT Division Head
AML CFT Transaction AML CFT
AML CFT Due Diligence AML CFT Technology
Monitoring & Reporting Risk Monitoring
SOSIALISASI PROGRAM APU, PPT, DAN PPPSPM
Pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM memerlukan komitmen bersama dengan seluruh stakeholder, dari
jenjang karyawan hingga jajaran manajerial. Karena itu, SMBC Indonesia terus melakukan sosialisasi program APU,
PPT, dan PPPSPM secara berkala kepada semua karyawan, serta secara dinamis kepada unit kerja tertentu dalam
bentuk materi spesifik yang relevan.
368 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 371
Tata Kelola Perusahaan
Upaya tersebut terus dilakukan secara dalam rangka keselarasan penyusunan tata kelola
berkesinambungan di lingkungan Bank dalam rangka program APU PPT PPPSPM dan pengawasan
meningkatkan budaya kepatuhan di seluruh level penerapannya.
organisasi Bank. Selain itu, meningkatkan kesadaran
akan dampak risiko terjadinya Tindak Pidana 3. Pengendalian Internal
Pencucian Uang (TPPU), Pendanaan Teroris (TPPT), Untuk memastikan adanya sistem pengendalian
dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal intern yang efektif, Bank menetapkan batasan
(PPSPM) terhadap kegiatan usaha Bank. wewenang dan tanggung jawab unit kerja terkait
pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM
serta melakukan pemeriksaan secara independen
PELAKSANAAN PROGRAM APU, PPT, untuk memastikan efektivitas penerapan program
DAN PPPSPM DI TAHUN 2024 tersebut. Unit Bisnis dan kantor cabang bertindak
sebagai garis terdepan/lini pertahanan pertama
Produk dan layanan jasa keuangan yang dimiliki Bank pelaksana aktivitas bisnis Bank dengan tetap
semakin berkembang, antara lain ditandai dengan mematuhi kebijakan dan prosedur APU, PPT, dan
pengembangan dan penggunaan teknologi informasi PPPSPM Bank.
pada produk dan jasa keuangan serta persetujuan
regulator atas perluasan aktivitas usaha Bank antara Pemeriksaan secara independen dilakukan Tim
lain perijinan OJK untuk penyelenggaraan aktivitas Quality Assurance (Direktorat Operations) dan Divisi
sebagai bank kustodian. Seiring dengan hal itu, Bank AML sebagai lini pertahanan kedua. Tim Quality
berhadapan dengan potensi tingginya risiko produk Assurance memastikan mutu proses pada semua
serta jasa keuangan Bank digunakan sebagai sarana cabang termasuk proses APU, PPT, dan PPPSPM.
TPPU, TPPT, dan PPSPM. Divisi AML melakukan evaluasi berkelanjutan
terhadap penerapan kebijakan APU, PPT, dan
Bank mengimbangi peningkatan risiko tersebut melalui PPPSPM serta perkembangan risiko TPPU, TPPT,
peningkatan kualitas penerapan program APU, PPT, dan PPSPM. Divisi AML juga memberikan kajian
dan PPPSPM secara berkesinambungan. Upaya risiko serta rekomendasi mitigasi risiko atas
tersebut didasarkan pada pendekatan berbasis risiko pengembangan produk dan jasa, mekanisme
dalam mengidentifikasi, menilai, dan memahami risiko distribusi, teknologi, kebijakan dan prosedur,
TPPU, TPPT, dan PPSPM pada semua produk dan jasa serta inisiatif yang akan dikembangkan. Internal
keuangan yang dimiliki Bank. Audit, sebagai lini pertahanan ketiga, melakukan
pemeriksaan kualitas penerapan program APU,
Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko PPT, dan PPPSPM Bank yang dilakukan oleh lini
secara komprehensif dan mendukung integritas pertama dan lini kedua.
penerapan prinsip tata kelola perusahaan, sepanjang
tahun 2024, Bank menerapkan program APU, PPT, dan 4. Sistem Informasi Manajemen
PPPSPM antara lain: Bank memiliki sistem informasi manajemen yang
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan memadai untuk mendukung program APU, PPT,
Komisaris dan PPPSPM, meliputi sistem yang digunakan
Pelaksanaan penerapan program APU, PPT, dan untuk proses identifikasi dan penyaringan nasabah,
PPPSPM diinformasikan secara berkala kepada penilaian profil risiko nasabah, pemantauan dari
Direksi dan Dewan Komisaris dalam rapat berkala pemutakhiran data nasabah, pemantauan transaksi
Direksi dan Dewan Komisaris, maupun melalui nasabah, serta sistem pelaporan kepada semua
laporan berkala/ad hoc. Dalam kesempatan pemangku kepentingan.
tersebut, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
memberikan pandangan dan rekomendasi terkait Bank telah melakukan sejumlah pengembangan
langkah-langkah yang dapat diambil oleh Divisi sistem pendukung program APU PPT PPPSPM
AML CFT untuk meningkatkan tata kelola serta tersebut, agar dapat berjalan secara lebih optimal
pemenuhan program APU, PPT, dan PPPSPM dan efektif. Reviu skenario alert pemantauan
Bank. transaksi telah diselesaikan di tahun 2024, untuk
memastikan efektifitas sistem terhadap modus
2. Kebijakan dan Prosedur operandi TPPU, TPPT, dan PPSPM yang terus
Bank telah melakukan kajian berkala untuk berkembang. Pengujian berkala juga dijadwalkan
menyempurnakan kebijakan dan prosedur APU untuk mengkaji keandalan dan efektivitas sistem
PPT PPPSPM Bank, baik di level bank wide pendukung penerapan program APU, PPT, dan
maupun untuk Unit Kerja di Divisi AML. Bank PPPSPM Bank.
juga melakukan sinergi dengan anak perusahaan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 369
Page 372
Tata Kelola Perusahaan
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT DAN PPPSPM)
5. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan pembokiran ataupun penutupan rekening yang
Divisi AML secara berkala memantau, menganalisis teridentifikasi terkait dengan TPPU, TPPT, dan
dan merekomendasikan kebutuhan pelatihan PPPSPM.
serta pengembangan materi pelatihan Program b) Menindaklanjuti rangkaian inisiatif dari
APU, PPT, dan PPPSPM bagi karyawan Bank. regulator terkait dengan pemberantasan
Pelatihan program APU, PPT, dan PPPSPM wajib rekening yang terkait dengan fenomena judi
diselesaikan oleh karyawan existing setiap tahun, online, menyampaikan konten edukasi anti
serta pada tahap orientasi bagi karyawan baru. judi online lewat media komunikasi internal
dan eksternal, berkoordinasi dengan Kominfo
Bekerjasama dengan Divisi Human Resources, terhadap terhadap website teridentifikasi
Divisi AML memantau pemenuhan pelatihan perjudian online, serta mendeklarasikan pakta
berkesinambungan terkait yang wajib diikuti integritas edukasi anti judi online.
karyawan baru dan karyawan existing. Bank c) mengirimkan himbauan kepada Nasabah
juga melakukan prosedur penyaringan karyawan Perusahaan/Agen Properti dan Pedagang
baru (pre-eployment screening) dan pemantauan Kendaraan Bermotor untuk melakukan
terhadap profil karyawan (know your employee), kewajiban registrasi goAML sesuai dengan
untuk memitigasi risiko TPPU TPPT dan PPSPM permintaan PPATK berdasarkan amanat
yang melibatkan pihak internal Bank. Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
Bank juga telah berperan aktif mendukung insiatif Pidana Pencucian Uang.
regulator serta otoritas terkait dalam memitigasi d) ikut serta dalam penilaian integritas lembaga
risiko TPPU, TPPT, dan PPPSPM di Indonesia, keuangan (Financial Integrity Rating on Money
antara lain Laundering/Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
a) Menindaklanjuti permintaan tertulis yang dilaksanakan oleh PPATK di tahun 2024.
dari otoritas untuk melakukan tindakan
Pemberian Dana Untuk Kegiatan
Sosial dan Politik
SMBC Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan politik Terkait dengan hal itu, Bank menempatkan program
dan tidak memberikan donasi untuk kepentingan politik. tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dan
Sebaliknya dengan melaksanakan panggilan sosialnya, integral dari kegiatan bisnis Bank. Penjelasan lebih rinci
Bank dapat terus mempertahankan kinerja usahanya. terkait hal tersebut terdapat di dalam buku Laporan
Keberlanjutan.
Transparansi Kondisi Keuangan dan
Non Keuangan Bank
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Bank Umum, SMBC Indonesia telah memenuhi kewajiban berkenaan dengan transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan. Mekanisme penyampaiannya dilakukan melalui beragam saluran komunikasi dari mengunggah melalui
situs SMBC Indonesia, hingga disampaikan langsung kepada regulator dan pihak berkepentingan.
370 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 373
Tata Kelola Perusahaan
Selain itu, transparansi juga dilakukan melalui publikasi pada media nasional. Berikut ini, di antara rincian transparansi
di bidang keuangan dan non keuangan:
Subjek Transparansi Publikasi
Laporan Keuangan Bulanan kepada regulator Situs web
Laporan Keuangan Triwulan kepada regulator Media cetak, situs web dan saluran informasi lain
Laporan Tahunan kepada regulator, lembaga pemeringkat, pemegang saham, serta Situs web dan saluran informasi lain
pihak berkepentingan lain
Informasi Tata Kelola Situs web
Informasi Produk dan Layanan Bank termasuk jaringan kantor Situs web
Pengumuman penyelenggaraan RUPS Situs web dan saluran informasi lain
Informasi lainnya yang berkenaan dengan keterbukaan informasi Situs web dan saluran informasi lain
Pembelian Kembali Saham atau
Obligasi Subordinasi
Pembelian kembali saham dan obligasi merupakan Selama tahun 2024, SMBC Indonesia tidak melakukan
upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi pembelian kembali saham dan obligasi (share buy back
yang telah diterbitkan. Tata cara pembayarannya dan buy back obligasi).
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyediaan Dana Kepada Pihak
Terkait dan Penyediaan Dana dalam
Jumlah Besar
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta wajib mendapatkan
persetujuan Dewan Komisaris. Berikut adalah tabel penyediaan dana kepada pihak terkait dan eksposur besar per 31
Desember 2024.
Realisasi Penyedia Dana kepada Pihak Ketiga dan Eksposur Besar
Jumlah
Penyedia Dana
Debitur Nominal (Rp Juta)
1. Kepada Pihak Terkait 14 8.619.932
2. Kepada Debitur Inti 25 71.575.828
Individu 2 2.075.625
Grup 23 69.500.203
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 371
Page 374
Tata Kelola Perusahaan
Audit
Eksternal
KEBIJAKAN
SMBC Indonesia menunjuk Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar pada Bank Indonesia
dan Otoritas Jasa Keuangan untuk penyusunan laporan keuangan yang diaudit setiap tahun. Untuk tahun buku 2024,
yang ditunjuk adalah KAP Siddharta Widjaja & Rekan. Penunjukan tersebut telah memperoleh persetujuan RUPS
Tahunan pada 21 Maret 2024 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan Komisaris.
Total biaya yang dikeluarkan untuk audit Laporan Keuangan Konsolidasi selama tahun 2024 adalah Rp9.580 juta
sebelum OPE (out of pocket expense) dan PPN 11%.
Akuntan Publik dan KAP tersebut telah menyelesaikan tugas secara independen sesuai dengan pedoman standar
profesi akuntan publik serta sesuai dengan persyaratan kerja dan ruang lingkup audit yang telah ditentukan.
KAP Pelaksana Audit Laporan Keuangan SMBC Indonesia
Tahun Akuntan Penanggung Biaya
Kantor Akuntan Publik Jasa yang Diberikan
Pemeriksaan Jawab (Rp Juta)
2024 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan Tahunan 9.580
2023 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan Tahunan dan Interim 15.900
2022 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.553
2021 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.351
2020 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.500
JASA LAIN NON AUDIT KEUANGAN
SMBC Indonesia menunjuk KAP Siddharta Widjaja & Rekan yang terdaftar pada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
Keuangan untuk beberapa Jasa Lain Non Audit Keuangan.
Jasa Lain Non Audit Keuangan yang diberikan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
• Jasa Assurance atas Informasi Keuangan Proforma
• Jasa Surat Komforta
• Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Pendaftaran Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
• Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian
Total biaya untuk penugasan Jasa Lain Non Audit Keuangan adalah sebesar Rp1.933 juta sebelum OPE (out of pocket
expense) dan PPN 11%.
372 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 375
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja
Audit Internal
Internal Audit memiliki visi untuk menjadi mitra strategis manajemen dalam mendukung pertumbuhan Bank guna
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan tugasnya, Internal Audit memiliki 2 (dua)
fungsi.
Pertama adalah fungsi penjaminan (assurance). Terkait dengan fungsi ini, Internal Audit mengevaluasi proses tata
kelola, pengelolaan risiko dan efektivitas pengendalian internal pada semua aspek kegiatan Bank melalui pendekatan
berbasis risiko.
Kedua, fungsi konsultatif. Melalui fungsi ini, Internal Audit memberikan masukan atas pengendalian internal kepada
direktorat lainnya, seperti pemberian rekomendasi atau saran perbaikan dalam berbagai pemeriksaan yang dilakukan,
masukan atas draft kebijakan atau prosedur, masukan atas inisiatif utama Bank, dan lainnya.
PROFIL
Anke Subandy
Kepala Internal Audit
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 53 Tahun pada akhir tahun buku 2024
Tempat, Tanggal Lahir Bogor, 2 Januari 1971
Dasar Penunjukan Diangkat oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris sejak 1 Juni 2024, melalui Surat
Keputusan Nomor PS/BOC/025/V/2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang Persetujuan Dewan Komisaris
terkait dengan Penggantian Internal Audit Head PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Riwayat Pendidikan • 1994 -1995 Edith Cowan University, Western Australia - Master of Business Administration.
• 1989 -1993 Universitas Tarumanegara, Jakarta - Bachelor of Economic majoring in accountancy.
• 1987-1989 SMA Regina Pacis, Bogor
• 1985-1987 SMP Regina Pacis, Bogor
• 1979-1985 SD Regina Pacis, Bogor
Riwayat Pekerjaan PT Bank Permata Tbk
August 2017 – May 2024
• January 2023 – May 2024
Chief of Internal Audit
• August 2017 – December 2022
Executive Vice President – Division Head of Internal Audit
Citibank Indonesia
• September 2015 – August 2017
Senior Vice President – Country Head of Operational Risk Management
PT Bank CIMB Niaga Indonesia
March 2012 - August 2015
• January 2014 – August 2015
Senior Vice President Internal Audit - Deputy Chief Audit Executive To assist CAE in overall
responsibility as Head of Internal Audit CIMB Niaga. Oversight Audit Groups:
• March 2012 – December 2013
Senior Vice President Internal Audit – Credit Audit Group Head Responsible for all audits on
products, operations and supports related to the following:
The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation - Jakarta
July 2005 - March 2012
• December 2009 – March 2012
Senior Vice President Internal Audit
• November 2007 – November 2009
Vice President Operational Risk and Controls
• June 2007 – October 2007
Assistant Vice President Management Internal Control
• July 2005 – June 2007
Management Internal Control Manager
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 373
Page 376
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
ABN AMRO BANK NV. Indonesia
• April 2004 – July 2005
Internal Audit Manager
The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation - Jakarta
• March 2001 – March 2002
Credit Audit Manager
Bank Credit Lyonnais Indonesia – Jakarta
June 1996 - April 2001
• August 1998 – April 2001
Internal Auditor
• June 1997 – July 1998
Assistant Manager Corporate Banking
• June 1996 – May 1997
Management Trainee
Sertifikasi • Certified Internal Auditor (CIA)
• Certified Data Protection Officer (CDPO)
• Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
• SNI ISO 37001:2016
• Certified Teal Agilist (CTA)
• Certified Associate Scrum Master (CASM)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
Kepala Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Internal Audit dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
ORGANISASI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDIT DALAM STRUKTUR
PERUSAHAAN
Internal Audit merupakan direktorat independen yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama
dan secara fungsional kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Hingga tahun buku 2024, struktur organisasi
Internal Audit seperti tergambar di bawah:
Direktur Utama
Head of Internal Audit
Wealth Audit
IT, Digital Secretary to
Management &
Operations Audit Credit Audit Banking & Methodology, QA
Corporate Head of Internal
Head Head Analytics Audit
Functions Audit & Development
Head Audit
Head Head
374 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 377
Tata Kelola Perusahaan
No. Divisi Tanggung Jawab
1 Divisi Credit Audit Melakukan pemeriksaan atas segala aktivitas kredit pada segmen bisnis Wholesale,
Commercial dan Business Banking, termasuk layanan Cash Management dan Trade
Finance, serta segmen bisnis Retail Lending, Bisnis Mikro, dan Pensiun
2 Divisi IT, Digital Banking dan Analytics Melakukan pemeriksaan terhadap area Teknologi Informasi – infrastructure, security
Audit dan aplikasi, termasuk bisnis Digital Banking (Jenius). Divisi ini juga sebagai divisi
pendukung unit audit lainnya melalui penyediaan data untuk pemeriksaan. Unit ini juga
melaksanakan continuous audit untuk memeriksa anomali melalui data.
3 Divisi Operations Audit Melakukan pemeriksaan terhadap seluruh aktivitas di kantor cabang dan kegiatan di
Direktorat Operasional di Kantor Pusat.
4 Divisi Wealth Management dan Corporate Melakukan pemeriksaan terhadap segmen bisnis Wealth Management, Treasury,
Functions Audit serta fungsi-fungsi pendukung di Kantor Pusat seperti bagian Keuangan, Kepatuhan,
Hukum, Manajemen Risiko dan Sumber Daya Manusia.
5 Divisi Audit Methodology, Quality Melakukan persiapan Rencana Audit Tahunan, pengembangan metodologi audit, kaji
Assurance dan Development ulang atas kesesuaian aktivitas Internal Audit dengan standar yang berlaku, serta
meningkatkan kompetensi staf Internal Audit melalui pemetaan pelatihan yang efektif.
Divisi ini juga menjadi kordinator dalam fungsi Internal Audit untuk Kelompok Keuangan
dengan anak perusahaan.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 5. Melakukan audit konsultatif/kajian terhadap inisiatif/
produk baru Bank apabila diperlukan baik oleh
Internal Audit melaporkan seluruh hasil pelaksanaan manajemen maupun Regulator.
audit, termasuk rekomendasi untuk perbaikan kepada 6. Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan untuk
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris perbaikan dan meningkatkan efisiensi penggunaan
dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan. Secara sumber daya.
berkala, Internal Audit mempresentasikan hasil audit 7. Menyampaikan laporan audit secara berkala
kepada Direksi dan Komite Audit, serta memberikan kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite
rangkuman atas hasil audit kepada Direktur Utama, Audit dan Direksi, jika relevan, yang berisi ikhtisar
Direksi, dan Komite Audit. hasil kegiatan audit, dengan tembusan kepada
Direktur Kepatuhan.
Setiap tahun Internal Audit juga menyusun Rencana 8. Memantau dan melaporkan perkembangan
Audit Tahunan berbasis risiko terkait aktivitas utama pelaksanaan hasil tindak lanjut hasil audit kepada
Bank. Rencana Audit didiskusikan juga bersama Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit
Direktur terkait dan Departemen Internal Audit Asia dan Direksi.
Pasifik Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC 9. Memastikan fungsi Internal Audit pada Bank
IADAP) dalam kaitannya dengan rencana kolaborasi berjalan dengan efektif, serta melakukan
audit agar selaras dengan arah pengembangan bisnis pengawasan terhadap fungsi Internal Audit pada
secara keseluruhan dan mendapatkan persetujuan dari anak perusahaan.
Direktur Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris. 10. Bekerja sama dengan fungsi pengendalian intern
lainnya, termasuk audit ekstern, untuk tercapainya
Rincian tugas dan tanggung jawab Internal Audit secara hasil audit yang komprehensif.
umum adalah sebagai berikut: 11. Menyusun dan mengkaji piagam, kebijakan serta
1. Membuat rencana audit tahunan berbasis risiko dan prosedur Internal Audit secara periodik.
mendapatkan kajian serta persetujuan dari Direktur
Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris.
2. Mengkomunikasikan kepada Direktur Utama dan PIAGAM INTERNAL AUDIT
Komite Audit jika terdapat keterbatasan sumber
daya yang berdampak pada rencana audit tahunan. Fungsi Internal Audit mendapatkan mandat dari Dewan
3. Mengkaji ulang dan menyesuaikan rencana audit Komisaris (Board) yang menetapkan wewenang,
tahunan jika terdapat perubahan bisnis, risiko, peran, dan tanggung jawab fungsi Internal Audit
operasional, program, sistem, dan kontrol yang dan didokumentasikan dalam Piagam Internal Audit
signifikan. Perubahan tersebut harus mendapatkan (Charter). Mandat ini memberdayakan fungsi Internal
persetujuan kembali dari Direktur Utama, Komite Audit untuk memberikan assurance, saran, wawasan,
Audit, dan Dewan Komisaris. dan pandangan ke depan yang objektif Dewan
4. Melaksanakan rencana audit tahunan yang telah Komisaris (melalui Komite Audit) dan Manajemen.
disetujui dengan melakukan analisa dan evaluasi Fungsi Internal Audit menjalankan mandatnya dengan
efektivitas Governance, Risk Management, and menerapkan pendekatan sistematis dan disiplin untuk
Internal Control (GRC) guna mendukung tujuan dan mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses tata
sasaran Bank secara maksimal.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 375
Page 378
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
kelola, manajemen risiko, dan pengendalian di seluruh SUMBER DAYA MANUSIA
organisasi. Piagam Internal Audit ini disetujui oleh
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris. Hingga berakhirnya tahun buku 2024, jumlah sumber
daya manusia Internal Audit sebanyak 63 orang.
Penyusunan Piagam Internal Audit mengacu pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/ POJK.03/2019 Rincian Sebaran Sumber Daya Manusia
tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Jumlah Sumber
Direktorat/Divisi
Umum dan Standard professional Internal Audit yang Daya Manusia
dikeluarkan oleh The Institute Internal Audit (the IIA) Head of Internal Audit 1
Secara berkala, Internal Audit telah melakukan kaji Secretary to Head of Internal Audit 1
ulang dan penyelarasan Piagam, serta dokumen- Credit Audit 12
dokumen turunannya seperti kebijakan dan prosedur IT, Digital Banking and Data Analytics Audit 16
Internal Audit sesuai dengan ketentuan dan standar
Operations Audit 15
yang berlaku.
Wealth Management and Corporate 13
Functions Audit
Audit Methodology, QA and Development 5
LANDASAN PELAKSANAAN AUDIT
Total 63
INTERNAL
SMBC Indonesia telah memiliki standar dan metodologi
dalam melakukan audit internal, yang dituangkan dalam KUALIFIKASI DAN SERTIFIKASI
Kebijakan Internal Audit 2024. Secara umum, kebijakan
Internal Audit ini mencakup kebijakan umum, kebijakan Standar Kualifikasi SDM Internal Audit
pemeriksaan, kebijakan dokumentasi dan administrasi, Posisi Kualifikasi Minimum
serta kebijakan sumber daya. Kebijakan tersebut Head of Internal Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang Audit 7, Professional Certification related to Internal
Audit
berlaku serta praktik terbaik di lingkungan industri, di
antaranya adalah: Audit Division Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
Head 5, Professional Certification related to Internal
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ Audit
POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Audit Lead Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 5
Intern untuk Bank Umum.
Senior Auditor/ Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 4
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun Auditor
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ Kepemilikan Sertifikasi Profesi
POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Jumlah Karyawan
Sertifikasi Profesi
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Pemilik Sertifikat
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/ CIA (Certified Internal Auditor) 2
POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan. CISA (Certified Information Systems 2
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ Auditor)
POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi CISM (Certified Information Security 1
Manager)
Informasi (TI) oleh Bank Umum dan Surat Edaran
CSX (Cyber Security Nexus) 1
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.03/2017
tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam CAMS (Certified Anti-Money Laundering 1
Specialist)
Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
CGRCP (Certified GRC Professional & 1
6. International Standards for the Professional Practice Audit)
of Internal Auditing (IPPF).
ISC (International Cyber Security) 2
ISO 27001: 2013 1
QIA (Qualified Internal Auditor) 5
CBIA (Certified Bank Internal Audit) 16
SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko) 61
376 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 379
Tata Kelola Perusahaan
Partisipasi dalam Perhimpunan Profesi Tenggara, dan SME Makassar Hub. Internal Audit juga
Sertifikasi Profesi Jumlah Karyawan telah menyelesaikan pemeriksaan kolaborasi/joint audit
IIA (Institute of Internal Auditors) 6 dengan SMBC Internal Audit Department Asia Pacific
ISACA (Information Systems Audit and 5
(IADAP) terkait cyber security, serta BTPN Syariah terkait
Control Association) IT Development (subsidiary oversight).
IAIB (Ikatan Auditor Intern Bank) 63
Atas kelemahan/temuan yang ada, unit kerja terkait
telah melakukan/memiliki rencana tindak lanjut untuk
perbaikan yang dipantau secara berkesinambungan
PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2024 oleh Internal Audit.
Rencana Audit tahun 2024 telah disusun dan disetujui Selain itu, Internal Audit juga telah melakukan kaji ulang
oleh Presiden Direktur, selanjutnya di setujui oleh (12 penugasan) yang antara lain berkaitan dengan
Komite Audit dan Dewan Komisaris per November pengembangan layanan digital Jenius (sebagai platform
2023, dengan jumlah penugasan asurans sebanyak 31 services, proses KYC/Know Your Customer tanpa
(tiga puluh satu) dan penugasan advisory sebanyak 1 tatap muka dan proses verifikasi otomatis, mutual fund
(satu) penugasan. switching, digital bancassurance, QRIS cross border,
layanan QRIS dengan kartu kredit sebagai sumber
Pada bulan Oktober 2024, Internal Audit telah pendanaan, dan fitur obligasi secondary market), kerja
melakukan revisi Rencana Audit Tahunan tahun 2024 sama dengan pihak ketiga terkait pengembangan
yang mencakup perubahan terhadap jenis audit, ruang lanjutan fitur remittance 24/7, Touchbiz (fitur biometrik
lingkup audit, dan pemisahan penugasan audit. Revisi untuk transfer, fitur pembukaan rekening giro baru),
atas Rencana Audit tahun 2024 telah disampaikan akuisisi Flexi Cash, dan layanan QRIS pada aplikasi
dan disetujui oleh Direktur Utama, Komite Audit, BisnisKit.
serta Dewan Komisaris per 30 Oktober 2024. Sampai
dengan akhir bulan Desember 2024, Internal Audit telah Sebagai tambahan, Internal Audit juga melakukan
menyelesaikan 100% (32 dari 32) penugasan audit continuous audit (15 penugasan) antara lain analisa
yang bersifat assurance, yaitu 4 mandatory, 4 general, berkaitan dengan profil risiko nasabah, NIK/Nomor
16 thematic, dan 8 branch audit pada unit kerja bisnis Induk Kependudukan, kecukupan teller dan transaksi
maupun unit kerja pendukung. Selain itu, terdapat 2 penarikan tunai tanpa kartu identitas nasabah di
penugasan audit yang bersifat advisory, yaitu Network cabang, fasilitas kartu kredit jenius tanpa tabungan/
& Distribution dan SLIK Project yang telah dimulai dan giro, transaksi dari vendor /outsource kepada karyawan,
masih berjalan hingga akhir tahun 2024. tabungan dan giro dengan saldo negatif, transaksi
antara karyawan, relationship manager dengan nasabah/
Adapun pemeriksaan yang telah selesai meliputi vendor, informasi email dan nomor telepon nasabah
pemeriksaan wajib sesuai regulasi seperti Surveillance tidak sesuai, general ledger kliring debet dan tata usaha
ISO 27001, Local Fund Transfer (terkait penyampaian tolakan kliring, perubahan tanggal lahir pada fasilitas
LHPK/Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan), Single pinjaman pensiun, kualitas data nasabah critical, SLIK,
Customer View (SCV) dan ICAAP (Internal Capital penarikan tunai ATM melebihi limit transaksi harian, data
Adequacy Assessment Process); pemeriksaan master nasabah aktif, serta perhitungan bunga deposito
atas segmen bisnis yang meliputi Micro Business yang ditarik sebelum tanggal jatuh tempo.
Management, Pension Business Management, Corporate
& Wholesale Credit Activities, Digital Banking (Jenius), Di sisi lain, sehubungan dengan penetapan Rencana
dan Treasury Business Activities, pemeriksaan atas Audit Tahunan 2025, Internal Audit telah melakukan
fungsi-fungsi pendukung yang mencakup Core Banking, pembaharuan metodologi audit, yang dimulai dengan
Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, General Services, identifikasi Audit Universe dengan sudut pandang
Daya, AML, CFT & CPF (Anti Money Laundering, lebih luas mencakup proses, sistem, fungsi dan
Counter Financing of Terrorism and Counter Proliferation unit kerja serta di cross reference terhadap struktur
Financing of Mass Destruction Weapons), Remittance & organisasi, produk, aplikasi/sistem dan divisi audit untuk
Payment Operations, Compliance, Corporate Secretary, memastikan cakupannya. Proses dilanjutkan dengan
efektivitas fungsi Retail Banking Quality Assurance, melakukan Macro Priority Assessment (MPA) untuk
IT (Information Technology) Governance Framework, mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi pada
User Access Management, Sales Distribution – Wealth entitas, evaluasi risiko dan memberikan prioritas hasil.
Management Business dan SME Business Activities – IT MPA dilakukan terhadap area kredit (SME dan Micro), IT
Related, serta pemeriksaan atas cabang untuk Regional dan Network & Distributions. Internal Audit senantiasa
Jawa Barat, Sumatera, Jakarta 2, Jawa Tengah, Jakarta melakukan kajian dan pengkinian atas parameter Audit
1, Indonesia Bagian Timur, Jawa Timur, Bali, Nusa Universe dan MPA yang digunakan sehingga dapat
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 377
Page 380
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
memberikan pendekatan audit berbasis risiko yang Audit. Hasil kaji ulang RSM Indonesia berpendapat
terkini sesuai dengan perkembangan bisnis. Rencana bahwa kegiatan Internal Audit secara umum telah sesuai
Audit Tahunan 2025 telah diselesaikan dan disetujui oleh (Generally Conform) dengan standar yang berlaku
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris (POJK terkait dan International Professional Practices
pada tanggal 25 November 2024. Framework/IPPF). Hasil kaji ulang telah disampaikan
kepada OJK pada tanggal 30 Agustus 2022.Penilaian
Internal Audit memberikan pengkinian secara berkala independen untuk periode berikutnya akan dilakukan
atas pelaksanaan rencana audit, hasil audit dan tindak pada tahun 2025 dengan periode kaji ulang berakhir di
lanjut unit kerja atas temuan Internal Audit kepada posisi Juni 2025.
Direksi dan Komite Audit (setiap triwulan). Disamping
itu, untuk memberikan gambaran terkini mengenai hasil Internal Audit juga melakukan Quality Assurance Review
audit selama suatu periode tertentu, secara berkala atau (QAR) 2024 hasil QAR rata-rata adalah 98.5. Selain itu
minimal setiap bulan Internal Audit memberikan laporan berdasarkan pemeriksaan Key Control Self-assesment
kepada Direktur Utama atas potensi peluang untuk (KCSA) Semester 1 2024 dan Key Risk Indicator (KRI)
perbaikan yang ada untuk dapat lebih memperkuat per posisi November 2024 atas proses-proses yang ada
pengendalian intern atas suatu bisnis maupun fungsi di Internal Audit hasilnya tidak ada pengecualian (No
pendukung lainnya. Exception Noted).
Dalam hal penerapan tata kelola terintegrasi mengenai
Konglomerasi Keuangan, Internal Audit secara berkala RAPAT INTERNAL AUDIT
melakukan komunikasi antara Head of Internal Audit
SMBC Indonesia dengan Head of Internal Audit BTPN Rapat dengan:
Syariah dan OTO/SOF serta melaksanakan pengawasan Dewan
Direksi Komite Audit
pada BTPN Syariah dan OTO/SOF, serta mengadakan Komisaris
pertemuan tahunan antara Head of Internal Audit Jumlah Rapat 4 7 5
SMBC Indonesia, Head of Internal Audit BTPN Syariah
dan Dewan Komisaris BTPN Syariah sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Dalam upaya menjaga dan menjamin kualitas KOMPETENSI
penerapan fungsi Internal Audit, serta mengacu pada
Peraturan OJK (POJK) No. 1/POJK.03/2019 mengenai Seluruh staff Internal Audit selama tahun 2024
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, maka seluruhnya telah menyelesaikan Pelatihan Wajib
sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) tahun Internal (Mandatory Training) yang ditentukan oleh Bank.
Audit berdasarkan rekomendasi Komite Audit menunjuk Pelatihan Wajib ini dilaksanakan melalui pelatihan
pengendali mutu independen untuk melakukan kaji eLearning maupun kelas. Selain itu, untuk
ulang terhadap kinerja Internal Audit. Sesuai dengan meningkatkan kompetensi seluruh staff Internal Audit,
siklus yang ditetapkan, di tahun 2022 Internal Audit pelatihan dan sharing knowledge internal juga secara
telah menunjuk RSM Indonesia sebagai pihak rutin dilakukan. Rincian pengembangan kompetensi
independen untuk melakukan kaji ulang kinerja Internal yang diikuti oleh Internal Audit sepanjang tahun 2024
adalah sebagai berikut:
Jumlah
Periode Pelatihan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Peserta
14 23 Januari 2024 Auditing Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing Wealth Management &
(AML-CFT), Treasury Business, and Audit Management and Corporate Functions Audit
Documentation Process Division
2 26 Maret 2024 Auditor Negotiation Skills Ikatan Auditor Intern Bank
(IAIB)
61 1 April 2024 Internal Sharing End User Training New Audit Management System Centria
(AMS)
3 24 April 2024 Basel III Ikatan Auditor Intern Bank
(IAIB)
378 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 381
Tata Kelola Perusahaan
Jumlah
Periode Pelatihan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Peserta
1 10 Juli 2024 Konferensi Auditor Internal Yayasan Pendidikan Internal
Audit (YPIA)
14 12 Juni 2024 Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Ikatan Auditor Intern Bank
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU (IAIB)
PPT PPPSPM)
61 31 Juli 2024 Fundamental IT Audit for Non-IT IT, Digital Banking & Analytics
Audit
3 28 Agustus 2024 The Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA) The Institute of Internal
Regional Conference Auditors (IIA)
62 21 Agustus 2024 Internal Sharing The New Reporting Process by using Teammate Wealth Management &
Application Corporate Functions Audit
61 14 November 2024 IA Plan, New Methodology, and Strategic Plan IA Head of Internal Audit,
Methodoly, QA & Development
Audit
1 19 November 2024 Pelatihan Pejabat Pelindungan Data Pribadi Bersertifikat Asosiasi Profesional Privasi
Data Indonesia (APPDI)
2 20 November 2024 IT Governance Risk Management, Assurance & Cybersecurity Information Systems Audit and
(GRACS) Control Association (ISACA)
64 30 Oktober 2024 Internal Sharing Advisory Audit Service on Sistem Laporan Informasi Wealth Management &
Keuangan (SLIK) Enhancement Project and Network and Distribution Corporate Functions Audit
2 17 Oktober 2024 Executive Leadership Program Global Institute for Tomorrow
(GIFT)
RENCANA STRATEGIS 2025 Internal Audit juga akan mulai membuat Kompetensi
Model Internal Audit untuk menjadi referensi dalam
Internal Audit SMBC Indonesia akan mendefinisikan pengembangan pengetahuan dan keahlian, juga
ulang perannya sebagai lini ketiga pertahanan kendali peningkatan jenjang karir sebagai internal auditor.
internal melalui transformasi peran tradisional Internal
Audit, sebagai fungsi yang berfokus pada kepatuhan Kolaborasi untuk sharing knowledge dengan SMBC
menjadi mitra strategis yang memberikan nilai tambah Internal Audit Department Asia Pacific (IAD AP) akan
yang signifikan bagi organisasi. Transformasi ini terus dilakukan melalui joint audit atau short term
membutuhkan perubahan pola pikir, metodologi, dan attachment.
kemampuan personel auditor, memungkinkan Internal
Audit berfungsi untuk berkontribusi secara proaktif pada Proses
tujuan dan sasaran strategis Bank. Untuk persiapan Rencana Audit 2025, Internal Audit
juga sudah melakukan revisi metodologi dengan
Personel menitik-beratkan pada proses untuk memastikan
Personel Internal Audit akan terus meningkatkan cakupan Audit Universe pada area-area penting pada
kompetensi dan pengembangan diri secara Bank dan penilaian risiko yang mengikuti pergerakan
berkelanjutan melalui internal sharing session yang risiko dari Audit Universe tersebut untuk menentukan
berkelanjutan, pelatihan-pelatihan di bidang soft- prioritas audit yang dilakukan. Proses ini menjadi kunci
skill, kepemimpinan dan topik-topik yang sedang untuk menentukan jumlah personel Internal Audit.
berkembang saat ini, seperti Perlindungan Data Pribadi.
Selain itu, personel Internal Audit juga sangat didorong Tahun 2025 adalah tahun pertama untuk fungsi Internal
untuk memiliki sertifikasi profesi Internal Audit, yang Audit mengimplementasikan Global Internal Audit
diakui oleh nasional dan internasional. Standards (GIAS) dari The Institute of Internal Auditors
(IIA). Analisa perbedaan atas standar yang baru telah
Di tahun 2025, untuk memenuhi jumlah kebutuhan dilakukan dan ditindaklanjuti di tahun 2024. Hal ini
personel, Tim Internal Audit juga akan melibatkan juga untuk mempersiapkan Quality Assurance Review
Management Trainee yang kemudian akan menjadi staf (QAR) yang dilakukan oleh independent external
Internal Audit di tahun 2026. Hal ini juga dilakukan untuk reviewer tahun 2025. Selain itu, Internal Audit juga akan
mempersiapkan kepemimpinan muda di dalam Internal melakukan pengembangan atas Metodologi Quality
Audit. Assurance melalui pendekatan On Desk dan Quality
Review.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 379
Page 382
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
Internal Audit juga memulai secara formal menawarkan Budaya Risiko dalam Organisasi
layanan advisory sesuai dengan definisi fungsi Internal Internal Audit juga akan mendukung tumbuhnya budaya
Audit menurut OJK dan Standard Internal Audit risiko yang kuat di Bank. Di tahun 2025, Internal Audit
Internasional. Melalui layanan ini, Internal Audit akan akan mengimplementasikan metodologi penilaian
memberikan advis dengan memberikan rekomendasi atas Management Self-Identified Issue (MSII) dalam
untuk perbaikan proses, kendali risiko dan governance, hasil audit. Melalui methodologi ini Manajemen akan
tanpa mengambil alih tanggung jawab Manajemen. mendapatkan recognition untuk dapat secara proaktif
Melalui layanan ini juga Internal Audit akan memperkuat mengidentifikasi kelemahan kontrol di areanya dan
perannya sebagai mitra bisnis yang terlibat pada melakukan tindakan perbaikan secara tepat.
perbaikan kontrol proses sejak dini.
Implementasi MSII ditahun 2025 ini adalah sebuah
Secara keseluruhan, Internal Audit juga akan mengkaji perjalanan untuk implementasi Management Control
audit proses end-to-end untuk menemukan potensi- Awareness (MCA), sejalan dengan metodologi yang
potensi simplifikasi dan proses atau cakupan yang diimplementasikan oleh Internal Audit Division Asia
tumpang tindih untuk perbaikan. Pacific (IAD AP).
Teknologi Konglomerasi
Internal Audit akan terus memaksimalkan penggunaan Sebagai entitas utama dalam konglomerasi, Internal
aplikasi TeamMate+ sebagai Sistem Manajemen Audit akan melakukan perannya melalui sharing best
Audit dengan tidak hanya untuk memastikan bahwa practice methodology atas Internal Audit, koordinasi
pendokumentasian hasil audit telah dilakukan dengan pengawasan dan pelaporan hasil audit untuk pihak
baik, tetapi juga sebagai pembuktian proses audit pemegang saham dan regulator. Selain itu, Internal
telah dilakukan sesuai dengan Global Internal Audit Audit juga akan mempersiapkan personilnya untuk
Standards (GIAS). mengantisipasi bertambahnya cakupan tanggung
jawab, kewajiban penugasan audit atau aktivitas baru
Selain itu, penggunaan data analytics juga akan terus sesuai dengan Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024
ditingkatkan melalui “Internal Audit Dashboard” yang tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
lebih lengkap dan tajam. Internal Audit juga akan Konglomerasi Keuangan.
mengubah pendekatan Continuous Auditing yang saat
ini dilakukan secara tematik, menjadi proses yang
berkesinambungan dan bekerja sama dengan lini
pertama dalam kendali internal.
380 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 383
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pengendalian
Intern (SPI)
SMBC Indonesia menerapkan sistem pengendalian Bidang Operasional
intern sebagai bentuk pengawasan secara Direksi dan Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
berkesinambungan oleh manajemen Bank. Sistem meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
tersebut ditujukan untuk menjamin semua kegiatan dan disiplin pada organisasi Bank dan memastikan hal
usaha Bank dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tersebut melekat di setiap jenjang organisasi. Dengan
peraturan perundang-undangan, baik yang dikeluarkan demikian, dapat mendorong terciptanya pelaksanaan
oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, maupun kegiatan operasional yang sehat dan aman.
kebijakan dan prosedur internal Bank.
Sistem pengendalian intern juga turut berperan dalam
rangka tersedianya informasi keuangan dan manajemen KEPATUHAN TERHADAP PERUNDANG-
yang lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu. Hal UNDANGAN
ini dilakukan dalam rangka:
1. Mendukung pengambilan keputusan yang tepat Sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh Bank
dan dapat dipertanggungjawabkan; mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi atas (SEOJK) Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman
penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
rangka melindungi Bank dari risiko kerugian; Selain menjadi pedoman dalam pengendalian di
3. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture) bidang keuangan dan operasional, pelaksanaan sistem
dan kedisiplinan pada organisasi Bank secara pengendalian intern Bank juga bertujuan untuk menjaga
menyeluruh untuk mengidentifikasi kelemahan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
menilai penyimpangan secara dini; dan
4. Menilai kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
yang ada di Bank secara berkesinambungan. KESESUAIAN DENGAN COSO
Terselenggaranya sistem pengendalian intern yang Sistem pengendalian intern Bank terdiri dari 5 (lima)
andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh komponen utama yang satu sama lain saling berkaitan,
pihak yang terlibat dalam organisasi Bank, antara lain: yaitu:
1. Dewan Komisaris 1. Pengawasan oleh Manajemen dan
2. Komite Audit Budaya Pengendalian (Management
3. Direksi Oversight and Control Culture)
4. Satuan Kerja Kepatuhan Pengawasan oleh manajemen merupakan landasan
5. Satuan Kerja Manajemen Risiko utama dari sistem pengendalian intern. Direksi dan
6. Satuan Kerja Keuangan Dewan Komisaris secara aktif memiliki tanggung
7. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) jawab untuk memastikan bahwa strategi, kebijakan
8. Pejabat dan Pegawai Bank dan prosedur, serta struktur organisasi yang
9. Pihak Eksternal ditetapkan telah memadai untuk mengidentifikasi,
mengukur, memantau dan mengendalikan risiko
yang dihadapi oleh Bank. Selain itu, secara berkala
PELAKSANAAN PENGENDALIAN Direksi dan Dewan Komisaris juga melakukan
INTERNAL pemantauan dan kaji ulang terhadap kecukupan
dan efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian
Bidang Keuangan intern.
Penyediaan laporan keuangan Bank yang dapat
dipercaya berpedoman pada sistem pengendalian Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab
intern yang efektif. Kecukupan kebijakan, prosedur dan dalam meningkatkan etika kerja dan integritas yang
standar akuntansi yang dapat mencerminkan kondisi tinggi serta menciptakan suatu budaya organisasi
aktual saat ini, termasuk pemisahan tugas, pencatatan yang menekankan kepada seluruh karyawan Bank
dan pengadministrasian transaksi menjadi faktor-faktor mengenai pentingnya pengendalian intern yang
pengendalian yang dapat mendukung terwujudnya berlaku di Bank.
laporan keuangan yang andal dan terpercaya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 381
Page 384
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pengendalian Intern (SPI)
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk 4. Sistem Akuntansi, Informasi,
Recognition and Assessment) dan Komunikasi (Accountancy,
Identifikasi dan penilaian risiko merupakan Information, and Communication)
serangkaian tindakan yang dilaksanakan oleh Sistem akuntansi, informasi, dan komunikasi yang
Direksi dalam rangka identifikasi, analisis, memadai dimaksudkan agar dapat mengidentifikasi
dan menilai risiko yang dihadapi Bank dalam masalah yang mungkin timbul dan digunakan
mencapai sasaran yang ditetapkan. Risiko sebagai sarana tukar menukar informasi dalam
yang mempengaruhi pencapaian sasaran harus rangka pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung
diidentifikasi, dinilai, dipantau dan dikelola jawab masing-masing.
secara terus-menerus dan berkesinambungan.
Pengendalian intern perlu segera dikaji ulang 5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
apabila terdapat risiko yang belum dikendalikan. Koreksi Penyimpangan atau
Kelemahan (Monitoring Activities and
Kaji ulang dilaksanakan antara lain melalui evaluasi Correcting Defficiencies)
secara berkesinambungan mengenai pengaruh Bank harus melakukan pemantauan secara
dari setiap perubahan lingkungan dan kondisi serta terus-menerus terhadap efektivitas keseluruhan
dampak dari pencapaian sasaran atau efektivitas pelaksanaan pengendalian intern. Pemantauan
pengendalian intern dalam kegiatan dan organisasi terhadap risiko utama harus diprioritaskan dan
Bank. menjadi bagian dari kegiatan Bank, termasuk
evaluasi secara berkala. Bank harus memantau
3. Kegiatan Pengendalian dan dan mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian
Pemisahan Fungsi (Control Activities intern secara terus-menerus berkaitan dengan
and Segregation of Duties) perubahan kondisi intern dan ekstern, serta
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh meningkatkan kapasitas sistem pengendalian intern
karyawan Bank, termasuk Direksi dan Dewan tersebut agar senantiasa terlaksana secara efektif.
Komisaris. Kegiatan pengendalian akan berjalan
efektif apabila direncanakan dan diterapkan Kelemahan dalam pengendalian intern harus segera
secara tepat guna mengendalikan risiko yang telah dilaporkan dan menjadi perhatian pejabat dan/atau
diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup Direksi yang berwenang. Kelemahan pengendalian
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian intern yang material harus dilaporkan kepada Dewan
serta proses verifikasi lebih dini untuk memastikan Komisaris.
bahwa kebijakan dan prosedur secara konsisten
telah dipatuhi, serta merupakan kegiatan yang Kelima komponen utama tersebut sejalan dengan
tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan komponen pengendalian yang ditetapkan dalam Internal
Bank. Kegiatan pengendalian diterapkan pada Control Integrated Framework yang dikembangkan
seluruh tingkatan fungsional sesuai dengan struktur oleh The Committee of Sponsoring Organization of
organisasi Bank. The Treadway Commission (COSO), yaitu Control
Environment (CE); Risk Assessment (RA); Control
Pemisahan fungsi dimaksudkan agar setiap Activities (CA); Information and Communication (IC);
orang pada seluruh jenjang organisasi tidak serta Monitoring Activities (MA).
memiliki peluang untuk melakukan dan/atau
menyembunyikan kesalahan atau penyimpangan
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Bank harus mematuhi prinsip pemisahan fungsi
yang dikenal sebagai “Four-Eyes Principle”. Sistem
pengendalian intern yang efektif mensyaratkan
pemisahan fungsi dan menghindari pemberian
wewenang serta tanggung jawab yang dapat
menimbulkan berbagai benturan kepentingan
(conflict of interest). Seluruh aspek yang berpotensi
menimbulkan benturan kepentingan harus
diidentifikasi, dikelola dan dipantau oleh pihak
independen, seperti akuntan publik.
382 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 385
Tata Kelola Perusahaan
TINJAUAN EFEKTIVITAS SISTEM PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
PENGENDALIAN INTERNAL DEWAN KOMISARIS ATAS KECUKUPAN
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Bank telah memiliki mekanisme review atas penerapan
sistem pengendalian internal secara berkala. Kegiatan Sistem pengendalian intern adalah suatu proses
tersebut dilaksanakan oleh Internal Audit yang membuat yang dilakukan oleh Direksi, pejabat dan komite
analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, eksekutif, audit intern, serta seluruh karyawan. Dewan
operasional dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan Komisaris dan Direksi berkomitmen untuk memastikan
secara langsung dan tidak langsung. Internal Audit terlaksananya Tata Kelola Perusahaan yang baik
secara proaktif bersama-sama dengan Komite Audit sebagai dasar untuk mencapai tujuan dalam melindungi
berkomunikasi dan bekerja sama dengan Auditor dan meningkatkan nilai Bank.
Eksternal untuk menghasilkan analisis dan evaluasi
yang komprehensif di bidang keuangan dan akuntansi. Direksi bertanggung jawab untuk menerapkan
Secara umum, penerapan sistem pengendalian intern pengendalian intern yang efektif agar Bank dapat
Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa mencapai tujuannya. Dewan Komisaris, dibantu oleh
Keuangan Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Komite Audit, bertanggung jawab untuk mengawasi
Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum. dan memastikan bahwa pengendalian intern dilakukan
secara luas, termasuk kebijakan terkait pengendalian
Berpegang pada pedoman tersebut, Bank intern yang ditetapkan oleh Dewan Direksi.
menyempurnakan penilaian hasil audit yang mencakup
evaluasi atas kecukupan dan efektivitas desain Sistem pengendalian intern dirancang untuk mengelola
serta implementasi pengendalian intern berdasarkan dan mengendalikan risiko secara efektif, bukan untuk
pendekatan kerangka pengendalian intern. menghilangkan risiko. Berikut unsur-unsur utama yang
dapat mendukung pernyataan atas kecukupan sistem
pengendalian intern:
1. Laporan keuangan yang andal dan akurat;
2. Kegiatan operasional yang dilakukan secara efektif
dan efisien;
3. Kepatuhan terhadap perundangan dan ketentuan
yang berlaku.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 383
Page 386
Tata Kelola Perusahaan
Perkara Penting yang Dihadapi
Perusahaan Entitas Anak, Anggota
Dewan Komisaris, dan Anggota
Direksi
PERUSAHAAN PERMASALAHAN HUKUM YANG
SEDANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA
Selama tahun 2024, terhadap perkara yang dihadapi DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
oleh SMBC Indonesia tidak terdapat perkara penting BANK YANG SEDANG MENJABAT PADA
yang dapat mempengaruhi laporan keuangan dan TAHUN 2024,
likuiditas SMBC Indonesia
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
yang sedang menjabat tidak pernah tersangkut atau
PERMASALAHAN HUKUM YANG terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan
SEDANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA perdata dan/atau pidana.
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
BANK YANG SEDANG MENJABAT PADA
TAHUN 2024 DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM
BAGI BANK DAN ENTITAS ANAK
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
yang sedang menjabat tidak pernah tersangkut atau Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi pada
terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan tahun 2024 secara material tidak berpengaruh terhadap
perdata dan/atau pidana. status, kedudukan dan kelangsungan kegiatan usaha
SMBC Indonesia dan Entitas Anak
ENTITAS ANAK
Selama tahun 2024, terhadap perkara yang dihadapi
oleh SMBC Indonesia tidak terdapat perkara penting
yang dapat mempengaruhi laporan keuangan dan
likuiditas SMBC Indonesia
384 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 387
Tata Kelola Perusahaan
Sanksi
Administrasi
Rincian sanksi diuraikan dalam tabel di bawah ini:
No. Penerima Sanksi Otoritas Sanksi/Denda
1 Perusahaan 1. OJK Rp149.950.000
2. BI Rp6.000.000
3. Kementerian Keuangan Rp5.000.000
2 Direksi - -
3 Dewan Komisaris - -
Akses Informasi dan
Data Perusahaan
SMBC Indonesia telah menyediakan akses dan kemudahan akses informasi terkait dengan Bank bagi para pemangku
kepentingan melalui beragam media komunikasi. Di antaranya melalui:
Saluran Informasi Alamat
Situs web (Bahasa Indonesia dan Inggris) www.smbci.com
Call Center 1500365 (SMBC Indonesia Care)
+622180605299 / +622124505599 (International Call)
E-mail Sekretaris Perusahaan corporate.secretary@smbci.com
E-mail Komunikasi Korporasi corporate.communications@smbci.com
E-mail Pengaduan Nasabah smbcicare@smbci.com
Keterbukaan Informasi melalui website www.smbci.com dan www.idx.co.id
Bank dan Bursa Efek Indonesia
Siaran Pers www.smbci.com dan distribusi melalui media
Media Sosial Facebook : SMBCI
Twitter : @smbc_indonesia
Youtube : @smbc.indonesia
LinkedIn : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Instagram : @smbc.indonesia
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 385
Page 388
Tata Kelola Perusahaan
Kode
Etik
Kode etik berfungsi sebagai pedoman dasar bagi 4. Pengelolaan & Pengamanan Informasi
anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen 5. Hubungan dengan Para Pemangku Kepentingan
dan seluruh karyawan dalam bersikap dan berperilaku. 5.1 Hubungan dengan Nasabah, Calon Nasabah
Bank selalu melakukan kajian secara terhadap kode dan Masyarakat Pengguna Jasa Keuangan
etik agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan 5.2 Hubungan dengan Rekanan atau Mitra Usaha
peraturan perundang-undangan, praktik terbaik di 5.3 Hubungan dengan Regulator
industri, serta kondisi eksternal yang relevan. 5.4 Hubungan dengan Pemegang Saham dan
Anak Perusahaan
Prinsip-prinsip moral yang digariskan dalam kode 5.5 Hubungan dengan Komunitas Sosial dan
etik merupakan elemen utama dari budaya di SMBC Lingkungan Hidup
Indonesia, yang antara lain memuat: 5.6 Anti Pencucian Uang
5.7 Penyuapan dan Korupsi
5.8 Pemberian dan Penerimaan Hiburan dan
SPEAK YOUR MIND Hadiah
5.9 Informasi Orang Dalam dan Transaksi
Saluran pelaporan yang aman dan terjamin Investasi dan Kepemilikan Pribadi
kerahasiaannya, sehingga karyawan dapat 5.10 Perlindungan Konsumen
mengungkapkan permasalahan berkaitan dengan
perilaku yang tidak baik (misconduct) dan/atau kejadian
fraud. UPAYA PENEGAKAN KODE ETIK
Sejalan dengan upaya untuk menerapkan tata kelola
KOMUNIKASI LINK & HELP perusahaan yang baik sekaligus membangun perilaku
yang sesuai standar etika Bank, SMBC Indonesia telah
Dalam berkomunikasi, seluruh jajaran SMBC Indonesia melaksanakan Induction Program untuk eksekutif dan
diharapkan menggunakan prinsip LInK dan HELP. LInK karyawan baru terkait kode etik. Selain itu, secara
yang merupakan singkatan dari Laporkan, Informasikan, berkala, dilakukan sosialisi kode etik untuk memberikan
dan Konsultasikan, serta HELP yang merupakan pemahaman bagi karyawan serta memberikan sanksi
singkatan dari Hargai, Evaluasi, Lakukan dan Petunjuk, yang tegas bagi setiap pelanggaran Kode Etik.
memiliki tujuan dan manfaat di dalam mempromosikan
transparansi, pengkinian yang tepat waktu, tidak Pernyataan Kode Etik Berlaku pada
adanya kejadian yang mengejutkan yang tidak bisa Seluruh Level Organisasi
ditangani bersama, menegakkan rasa saling percaya Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pihak
dan meningkatkan keandalan, memperoleh manfaat dari Independen yang berada di bawah Dewan Komisaris,
kebijaksanaan dan pengalaman di masa lalu. semua karyawan tanpa terkecuali wajib untuk
membaca, mempelajari, dan memahami isi kode etik.
Seluruh organisasi di internal Bank harus bersedia
POKOK-POKOK KODE ETIK menaati dan melaksanakan kode etik dengan sebaik-
baiknya.
1. Kepatuhan & Manajemen Risiko
2. Benturan Kepentingan Apabila terbukti melakukan pelanggaran atas kode
3. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif etik, maka bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan
3.1 Perlakuan Adil kepada Seluruh Karyawan peraturan yang berlaku pada Bank.
3.2 Anti Diskriminasi dan Pelecehan
3.3 Keamanan di tempat kerja Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode
3.4 Penggunaan Fasilitas Perusahaan Etik
3.5 Aktivitas di luar Perusahaan Sosialisasi kode etik dilakukan melalui e-mail blast
3.6 Penggunaan Sosial Media dan penyegaran melalui sistem e-learning. Kegiatan ini
3.7 Komunikasi dengan LInK dan HELP berlaku bagi seluruh jenjang di Bank, baik yang baru
3.8 Penerapan KYE bergabung maupun yang lama.
386 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 389
Tata Kelola Perusahaan
JENIS SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
Beberapa jenis pelanggaran yang diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama adalah Kelalaian Pelanggaran Indispliner,
Pelanggaran Gagal Kompetensi, Pelanggaran Berulang Gagal Kompetensi, Pelanggaran Ringan, Pelanggaran
Berulang, Pelanggaran Berat Umum, Pelanggaran Berat Kategori Fraud.
Jumlah Pelanggaran Kode Etik
Jenis Pelanggaran Jumlah Pelanggaran Kategori Sanksi
Pelanggaran Berat Umum/Fraud 5 Surat Peringatan 1
1 Surat Peringatan 2
24 Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT)
Kelalaian 37 Surat Peringatan 1
6 Surat Peringatan 2
19 Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT)
12 Surat Teguran
Pelanggaran Indisipliner 44 Surat Peringatan 1
1 Surat Peringatan 2
1 Surat Teguran
Pelanggaran Ringan 5 Surat Peringatan 1
145 Surat Teguran
Pelanggaran Berulang 27 Surat Peringatan 1
21 Surat Peringatan 2
10 Surat Peringatan 3
Price Sensitive Information
Personal Account Dealing
SMBC Indonesia memiliki kebijakan dan prosedur terkait dengan pengelolaan informasi yang mempunyai dampak
material pada harga atau nilai dari suatu surat berharga yang tidak tersedia secara umum (rahasia/non publik), yang
berlaku terhadap Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan.
Perlakuan ini tidak hanya mencakup pada surat berharga milik Bank, namun juga surat berharga induk perusahaan
atau pemegang saham pengendali, juga perusahaan lain baik yang merupakan nasabah, mitra bisnis atau perusahaan
lain dalam suatu aksi korporasi.
Tindakan yang harus diambil oleh Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan dengan pendekatan berdasarkan obyek
surat berharganya yaitu sebagai berikut:
Jenis Surat Berharga Pendekatan yang diambil
Obyek Surat Berharga yang mengandung Tindakan yang diambil sehubungan dengan Investasi/Kepemilikan Pribadi (PAD)
informasi non publik (PSI)
• SMFG Dilarang melakukan jual beli surat berharga SMFG dan SMBC, kecuali karena suatu perintah
• SMBC perusahaan
• SMBC Indonesia Memperhatikan kategori Pihak Tertentu yang memiliki akses pada informasi non publik
• BTPN Syariah (Covered Person) dan dalam periode tertentu (Black Out Period)
Perusahaan Lain Menjalankan prosedur PSI antara lain melaporkan nama perusahaan serta karyawan yang
memiliki akses, karenanya terikat PSI dalam masa tertentu sampai dengan PSI dicabut. Untuk
perusahaan yang terkait dengan suatu proyek, meminta pihak yang terlibat menandatangani
NDA.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 387
Page 390
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Pengadaan
Barang dan Jasa
Pengadaan barang dan/atau jasa pada Bank merupakan MEKANISME PENGADAAN
kegiatan untuk memperoleh barang dan/atau jasa yang
prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai Pengadaan barang dan/atau jasa korporasi
diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh disentralisasi di Kantor Pusat. Sedangkan untuk
barang dan/atau jasa. pengadaan barang dan/atau jasa dengan limit tertentu
dapat dilakukan oleh Kantor Cabang atau Kantor
Wilayah.
PRINSIP PENGADAAN
Prinsip yang diterapkan dalam pengadaan barang dan
jasa adalah bersifat efektif, efisien, terbuka, transparan,
bersaing, adil, dan akuntabel.
Sistem Pelaporan
Pelanggaran
SMBC Indonesia berkomitmen untuk selalu menjaga Mekanisme pelaporan WBS secara umum mencakup:
integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh 1. Pelaporan oleh Whistleblower (penyampaian
nasabah. Untuk tujuan tersebut, Bank telah memiliki laporan/informasi dalam 1x24 jam sejak
sarana dan sistem penyampaian laporan apabila terjadi diketahuinya dugaan/tindakan fraud);
pelanggaran, yaitu whistleblowing System (WBS). 2. Tindak lanjut Laporan (identifikasi, analisa,
Whistleblowing system SMBC Indonesia merupakan investigasi);
media pelaporan untuk menyampaikan adanya dugaan 3. Dokumentasi (Laporan indikasi fraud, Laporan Hasil
atau kejadian yang berhubungan dengan tindakan Investigasi); dan
kecurangan (fraud), pelanggaran hukum, peraturan 4. Menjaga kerahasiaan (semua pihak bertanggung
perusahaan, kode etik dan benturan kepentingan yang jawab menjaga kerahasiaan identitas pelapor).
dilakukan oleh pihak internal Bank. Laporan yang
dilakukan berdasarkan itikad baik dan tidak bersifat
keluhan pribadi (personal grievance) maupun fitnah PERLINDUNGAN BAGI PELAPOR
sehingga dapat menciptakan sebuah lingkungan bisnis
yang bersih dan transparan. Dalam kondisi tertentu, Bank dapat memberikan
perlindungan hukum kepada pelapor sebagai bentuk
keamanan dan keselamatan terhadap segala bentuk
MEKANISME PELAPORAN tekanan, ancaman atau intimidasi (misalnya pemecatan,
perlakuan yang tidak adil, dan lainnya) sehubungan
Bank memiliki saluran WBS yang dapat diakses pihak dengan pelaporan yang disampaikannya melalui saluran
internal dan eksternal untuk menyampaikan laporan WBS. Perlindungan hukum dapat diberikan kepada
sebagai berikut : keluarga inti dari pelapor (suami/istri dan anak) dengan
• Pihak internal: Tatap muka, telepon, surat, e-mail pertimbangan tertentu oleh Bank.
dan aplikasi pesan WhatsApp.
• Pihak eksternal: Surat, e-mail dan aplikasi pesan
WhatsApp.
388 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 391
Tata Kelola Perusahaan
PENGELOLA PENGADUAN
Divisi Operational & Fraud Risk Management (OFRM) merupakan penanggung jawab di Bank yang mengelola
pengaduan dari pelapor. Divisi tersebut juga menindaklanjuti bersama dengan unit kerja terkait serta melakukan
pengawasan atas tindak lanjutnya.
JENIS SANKSI BAGI PELANGGAR
Pelanggaran terhadap kerahasiaan dan perlindungan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Penanganan Pengaduan dan Tindaklanjut Tahun 2024
Status
Jumlah Pengaduan
Sudah ditindaklanjuti Sedang Ditindaklanjuti Belum Ditindaklanjuti Tidak Layak Ditindaklanjuti
24 21 3 0 0
Kebijakan Antikorupsi dan
Penyuapan
SMBC Indonesia tidak mentolerir (zero tolerance) 6. Pencegahan fraud pada proses identifikasi
atas tindakan korupsi dan segala bentuk penyuapan kerawanan/Fraud Risk Assessment oleh Divisi
(termasuk kepada atau dari nasabah, mitra usaha, Operational & Fraud Risk Management dengan
pejabat pemerintah, karyawan). Tindak pelanggaran menjalankan koordinasi dengan unit kerja lainnya
atas hal tersebut dapat diproses secara perdata atau
pidana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai langkah selanjutnya atas penerbitan Kebijakan
Anti Penyuapan dan Korupsi, selain setiap insan
perusahaan wajib mematuhi dan melaksanakan
PROGRAM DAN PROSEDUR Kebijakan tersebut; setiap unit kerja terkait yang
MENGATASI PRAKTIK KORUPSI DAN memiliki Kebijakan atau Prosedur yang mengatur
PENYUAPAN aktivitas dalam hubungan kerja atau aktivitas
usaha dengan pihak ketiga telah dimintakan untuk
Bank telah memiliki Kebijakan Anti Penyuapan dan melakukan alignment dengan Kebijakan Anti
Korupsi yang telah memuat komitmen Bank terhadap Penyuapan dan Korupsi yang dimaksud. Dalam rangka
tindakan anti Korupsi dan anti Penyuapan. Selanjutnya, pemenuhan alignment tersebut, unit kerja terkait telah
setiap unit kerja dapat menetapkan ketentuan khusus menyampaikan rencana aksi termasuk target waktu
pada prosedurnya dalam upaya pencegahan tindakan alignment Kebijakan atau Prosedur masing-masing unit
Korupsi dan Penyuapan sesuai dengan masing-masing kerja dan pemenuhannya akan dimonitor oleh Divisi
bidang kerjanya, antara lain: Compliance.
1. Pengelolaan pemberian dan penerimaan Hiburan
dan atau Hadiah Bank telah meminta pernyataan serta komitmen dari
2. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/ semua karyawan untuk tidak melakukan korupsi
pemberi jasa dan penyuapan serta tidak melakukan pelanggaran
3. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor terhadap peraturan internal perusahaan dan peraturan
4. Proses rekruitmen karyawan/Know Your Employee perundangan-undangan yang berlaku terkait anti
5. Pelaksanaan uji tuntas terhadap Mitra Usaha korupsi dan anti penyuapan yang tercantum dalam
Deklarasi Anti Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik
serta Deklarasi Kepatuhan setiap tahunnya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 389
Page 392
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan
Terkait pencegahan anti penyuapan/gratifikasi, Bank PELATIHAN/SOSIALISASI ANTIKORUPSI
telah memiliki sistem aplikasi Entertainment & Gift (E&G) DAN ANTI PENYUAPAN KEPADA
yang dapat dipergunakan sebagai alat pemantauan KARYAWAN
dan pengawasan terkait aktivitas pemberian dan
penerimaan hiburan atau hadiah. Unit kerja terkait Bank telah melaksanakan e-learning, baik secara
dengan koordinasi Divisi Compliance mengadakan langsung atau tidak langsung berisi materi dalam
pemeriksaan atas aktivitas di dalam sistem aplikasi E&G rangka sosialisasi untuk menerapkan budaya anti
secara berkala Korupsi dan anti Penyuapan kepada seluruh karyawan,
antara lain:
Bank juga telah menyediakan saluran Whistleblowing 1. e-Learning Compliance Awareness dan
yang dikelola oleh Divisi Operational Fraud & Risk Entertainment & Gift (E&G)
Management untuk menerima pelaporan indikasi Fraud 2. e-Learning Fraud Awareness
termasuk Korupsi dan Penyuapan dan mengkajinya 3. e-Learning Operational Risk Management
sebagai langkah tindak lanjut untuk penyelesaiannya
apabila indikasi Fraud tersebut termasuk kasus Fraud. Bank juga telah melaksanakan publikasi/kampanye
anti Korupsi dan anti Penyuapan terkait fraud maupun
pemberian dan/atau penerimaan hiburan/hadiah. Hal
itu dilakukan melalui media elektronik (e-mail) kepada
seluruh karyawan yang dituangkan di dalam Patuh Yuk,
SMBC Indonesia Info
Bank juga telah menjalankan komunikasi untuk
meningkatkan pemahaman terhadap anti Penyuapan
dan Korupsi kepada pihak eksternal Bank yaitu dengan
menyampaikan surat pengingat Anti Penyuapan dan
Korupsi yang ditandatangani oleh anggota Direksi
kepada Pemasok dan Mitra Usaha yang telah terdaftar
pada Divisi terkait di Bank yang juga berisikan informasi
perihal saluran Whistleblowing Bank.
390 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 393
Tata Kelola Perusahaan
Keterbukaan dalam
Praktik Bad Governance
Pengungkapan Penjelasan
Ketepatan waktu publikasi laporan keuangan & Laporan tahunan
Tanggal penerbitan Laporan Keuangan Tahunan 27 Februari 2025
Perusahaan menerbitkan Laporan Keuangan Tahunan tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Tanggal penerbitan Laporan Tahunan 28 Februari 2024
Perusahaan menerbitkan Laporan Tahunan selalu tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Opini auditor independen atas laporan keuangan perusahaan Opini Tanpa Modifikasian
Apakah terjadi perdagangan orang dalam yang melibatkan direksi/ Tidak
komisaris, manajemen dan karyawan dalam tiga tahun terakhir?
Perusahaan, termasuk Dewan Komisaris/Direksi, Manajemen
maupun karyawan tidak pernah terlibat kasus perdagangan orang
dalam (insider trading) dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan Tidak
peraturan yang berkaitan dengan transaksi pihak berelasi yang
signifikan atau material dalam tiga tahun terakhir? Perusahaan selalu mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan dalam transaksi dengan pihak berelasi.
Apakah telah terjadi pelanggaran hukum apa pun yang berkaitan Tidak
dengan masalah perburuhan/ ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/ komersial/ persaingan atau lingkungan Perusahaan belum pernah melakukan pelanggaran hukum yang
berkaitan dengan perburuhan/ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/komersial/persaingan atau lingkungan
Apakah perusahaan menghadapi sanksi dari regulator karena tidak Tidak
membuat pengumuman dalam jangka waktu yang ditentukan untuk
peristiwa penting (material event)? Perusahaan selalu menyampaikan informasi material kepada
regulator.
Apakah perusahaan memperoleh putusan bersalah dari pengadilan Tidak
pajak tertinggi terkait masalah perpajakan apa pun selama tiga tahun
terakhir Perusahaan tidak pernah mengalami sengketa atau permasalahan
pajak apa pun dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada bukti bahwa perusahaan tidak mematuhi aturan dan
peraturan pencatatan apa pun selama setahun terakhir selain dari Perusahaan telah mematuhi seluruh peraturan termasuk di luar
aturan pengungkapan? aturan pengungkapan Laporan Tahunan.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 391
Page 394
Tata Kelola Perusahaan 392 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 395
Tata Kelola Perusahaan
08
Tanggung
Jawab Sosial
dan Lingkungan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk menyajikan informasi
tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam
bentuk Laporan Keberlanjutan pada buku terpisah.
Laporan tersebut, sesuai dengan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
atau Perusahaan Publik, yaitu mengacu Peraturan
OJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
Silakan merujuk pada Laporan Keberlanjutan SMBC
Indonesia 2024 untuk informasi lebih lengkap.
Adapun yang disajikan pada halaman ini hanya
“Ikhtisar Keberlanjutan”.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 393
Page 396
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Ikhtisar
Keberlanjutan
EKONOMI
Pendapatan Operasional Bersih* Laba Bersih* Aset*
(dalam Triliun rupiah) (dalam Triliun rupiah) (dalam Triliun rupiah)
4,66 3,46 4,10 3,63 2,68 3,22 209,17 201,45 241,10
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Nasabah* Jaringan Kantor Akses
(dalam Juta) (Kantor) (Provinsi)
8,8 9,5 9,9 278 266 252 32 32 32
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
KINERJA ASPEK EKONOMI TERKAIT KEBERLANJUTAN
Nominal Portofolio Penghimpunan Penyaluran
Pembiayaan KKUB** Dana*** Dana****
(dalam Miliar rupiah) (%) (%)
12.968 13.775 18.126 2,05 6,49 6,67 9,6 9,5 12,42
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Catatan:
* Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN
Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF).
** KKUB/ Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan.
*** Persentase total penghimpunan untuk kegiatan usaha yang berkelanjutan terhadap total pendanaan bank secara keseluruhan.
Dilakukan perhitungan ulang untuk tahun 2022 & 2023.
**** Persentase total pembiayaan untuk kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio pembiayaan bank secara
394 keseluruhan.
LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 397
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
SOSIAL
Jumlah Persentasi Perekrutan Tingkat
Karyawan Karyawan Perempuan Karyawan Turnover
(Karyawan) (%) (Karyawan) (%)
6.972 6.636 6.491 43 44 45 948 609 514 14 12,4 8,5
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
LINGKUNGAN
Penggunaan Intensitas Konsumsi Emisi Intensitas Emisi
Energi Energi/Karyawan (Cakupan 1 & 2) GRK/Karyawan
(GJ) (GJ/Orang) (Ton CO2eq) (Ton CO2eq/Orang)
103.623,52 94.863,48 19.248,79 16.595,58
68.144,81 14,86 10,27 14,61 18.944,79 2,76 2,85 2,32
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Pengurangan Penggunaan Pengurangan
Emisi Kertas Penggunaan Kertas
(Ton CO2eq) (Rim) (Rim)
888,18 304,00 3.894,33 50.848 49.204 59.361 948 609 514
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Catatan:
* Penggunaan kertas pada 2024 meningkat 10.157 Rim atau 20% dikarenakan terdapat arahan untuk dapat melakukan
peningkatan pengawasan terhadap dokumen-dokumen penting secara fisik. Sehingga, walaupun SMBC Indonesia telah
melakukan upaya-upaya pengurangan penggunaan kertas, namun tetap mengalami peningkatan konsumsi kertas sebanyak
20% dari tahun sebelumnya.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 395
Page 398
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan
Manajemen Risiko untuk
Risiko Operasional
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Individu)
Laporan Tahun : 2024 /(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau • Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD
pedoman terkait manajemen risiko untuk • Prosedur Strategi Anti Fraud
Risiko Operasional. • Prosedur Investigasi
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) • Prosedur Whistleblowing
selanjutnya disebut sebagai “Bank” telah memiliki • Prosedur Fraud Reporting and Monitoring
kebijakan dan prosedur untuk manajemen risiko
operasional. Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji 2 Penjelasan struktur dan organisasi atas
ulang secara berkala dengan mempertimbangkan manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
setiap perubahan di internal Bank maupun faktor Operasional.
eksternal terutama terkait peraturan regulator. Bank menggunakan model 3 lini pertahanan
Seluruh unit kerja di Bank wajib berpedoman (three line of defense) untuk membagi peran
kepada kebijakan dan prosedur tersebut dalam dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang
menjalankan aktivitas operasionalnya sehari hari. ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan
Manajemen Risiko Operasional.
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
Operasional antara lain mencakup: Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha pemilik risiko yang bertanggung jawab secara
• Kebijakan Manajemen Asuransi langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko
• Kebijakan Manajemen Risiko Siber operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini
• Kebijakan Strategi Anti Fraud bisnis/pendukung telah memiliki fungsi ICR (Internal
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) Control & Risk) yang berperan untuk membantu unit
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI) kerja terkait dalam pengelolaan risiko operasional
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan sehari-hari.
Risiko Operasional (RLED)
• Prosedur Significant Incident Notification Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan
Protocol (SINP) fungsi pendukung antara lain mencakup:
• Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud • Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko
(KROF) operasional yang melekat pada setiap produk,
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal layanan, proses dan inisiatif.
dan Risiko (ICR) • Melakukan pencatatan kejadian dan
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan pembukuan kerugian risiko operasional atau
Process Risk Control (PRC) fraud serta pemulihannya (recovery).
• Prosedur Non Financial Risk Appetite • Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian
• Prosedur Risk Acceptance (RA) risiko operasional atau fraud serta memonitor
• Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan penyelesaiannya.
Informasi • Menjalankan seluruh program manajemen
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) risiko operasional dan Strategi Anti Fraud yang
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan dibuat oleh Divisi OFRM.
Business Continuity Plan (BCP)
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP)
• Prosedur Manajemen Inisiatif
396 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 399
Tata Kelola Perusahaan
Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
Control & Risk) antara lain mencakup: pengawasan terhadap penerapan Manajemen
• Berperan sebagai koordinator di dalam Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko
pelaksanaan dan penyelesaian program dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan
pelaksanaan manajemen risiko operasional di secara berkala.
areanya masing-masing.
• Membantu unit kerja di dalam memberikan Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris
kajian risiko operasional dan fraud. antara lain mencakup:
• Membantu unit kerja di dalam penyelesaian • Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan
permasalahan atau tindak lanjut atas kejadian serta rencana strategis terhadap penerapan
risiko operasional dan fraud. manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
• Melakukan pemeriksaan dan melaporkan Fraud.
setiap temuan kepada pihak-pihak yang • Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan
terkait. risiko operasional.
• Memantau rencana tindak lanjut dan • Memberikan arahan terhadap penerapan
penyelesaian atas setiap temuan yang manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
teridentifikasi fraud.
Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain
Operational & Fraud Risk Management (OFRM) mencakup:
yang memiliki garis pelaporan secara langsung • Memastikan kecukupan struktur organisasi
kepada Kepala Manajemen Risiko, bertanggung dan SDM untuk pelaksanaan penerapan
jawab atas manajemen risiko operasional dan manajemen risiko operasional di area masing-
fraud. masing.
• Memastikan telah dilakukan pelaksanaan
Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara seluruh program manajemen risiko operasional
lain mencakup: dan Strategi Anti fraud yang telah ditetapkan.
• Membuat dan mengembangkan kebijakan, • Memonitor dan memastikan tindak lanjut
prosedur dan perangkat kerja manajemen penyelesaian terhadap setiap permasalahan
risiko operasional dan Strategi Anti fraud. atau kejadian risiko operasional dan Fraud.
• Membuat program pelaksanaan manajemen • Mengembangkan budaya kesadaran terhadap
risiko operasional dan Strategi Anti fraud. risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
• Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
manajemen risiko operasional dan Strategi Anti 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
fraud kepada unit kerja. Operasional (mencakup sistem dan data
• Membantu unit kerja di dalam memberikan yang digunakan untuk menghitung Risiko
kajian terhadap risiko operasional dan fraud. Operasional agar dapat memperkirakan
• Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko beban modal untuk Risiko Operasional).
operasional dan fraud kepada manajemen dan Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
regulator. risiko operasional menggunakan pendekatan
• Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan standar (standardized Approach) dimulai sejak
manajemen risiko operasional dan Strategi Anti tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
fraud di Bank. Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
• Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal untuk membantu di dalam perhitungan beban
Risk & Control system) sebagai aplikasi modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
yang digunakan untuk pengelolaan risiko sumber data yang ada, RWA system akan
operasional di Bank. menghitung secara otomatis beban modal untuk
risiko opersional berdasarkan formula yang
Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen data historis kerugian risiko operasional. Hasil
risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
dilakukan terhadap lapis pertahanan pertama dan penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
juga lapis pertahanan kedua.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 397
Page 400
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan 5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
utama dari kerangka laporan untuk Risiko yang digunakan dalam manajemen untuk
Operasional untuk pejabat eksekutif dan Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
direksi Bank. mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti
Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
kepada BoM (Board of Management) dan Direksi dapat diterima, dan alih daya), dengan
Bank dalam memonitor risiko operasional Baik divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan
secara tingkatan Bank maupun di Direktorat dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa
Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
laporan-laporan tersebut sebagian besar telah dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh,
didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal dampak dari kerugian operasional dapat
Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank yang dimitigasi dengan asuransi.
berfungsi sebagai pusat database dan sekaligus Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di terhadap manajemen untuk Risiko Operasional,
seluruh unit kerja. Bank telah memiliki beberapa metode pengendalian
risiko yang dilakukan secara berkesinambungan
Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko untuk memastikan setiap potensi risiko operational
operasional akan disampaikan kepada Direksi yang timbul dari aktivitas bisnis dan operasional
dan BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan telah dikelola secara tepat dan tidak melebihi
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau batasan yang ditetapkan.
Risiko. Pada tingkatan direktorat, pembahasan
terkait risiko operasional akan disampaikan kepada Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
Direksi, BoM serta Kepala Divisi melalui rapat yang digunakan antara lain:
RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan secara • Melakukan identifikasi dan pengukuran
kuartal. terhadap proses dan risiko operasional yang
melekat pada setiap unit kerja.
Adapun pembahasan mengenai risiko operasional • Melakukan kajian risiko operasional terhadap
yang disampaikan melalui Komite Manajemen produk, layanan, sistem dan aktivitas yang
Risiko dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai baru maupun pengembangan sebelum
berikut (namun tidak terbatas): dipasarkan atau diimplementasikan untuk
• Non Financial Risk Appetite memastikan adanya kecukupan kontrol.
• Kejadian dan kerugian risiko operasional dan • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
Fraud untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
• Key Risk Indicators (KRI) yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
• Hasil pelaksanaan Key Control Self- fungsi pendukung.
Assessment (KCSA) • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
menilai efektifitas kecukupan pengendalian
serta mencatat dan memperbaiki setiap
penyimpangan yang terjadi.
• Melakukan analisa dalam hal transfer risiko
untuk memindahkan potensi risiko operasional
yang mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
melalui perlindungan asuransi.
• Memastikan kesiapan Manajemen
Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
kerja kritikal.
398 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 401
Tata Kelola Perusahaan
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Konsolidasi)
Laporan Tahun : 2024 /(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau • Prosedur Investigasi
pedoman terkait manajemen risiko untuk • Prosedur Whistleblowing
Risiko Operasional. • Prosedur Fraud Reporting and Monitoring
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia)
selanjutnya disebut sebagai “Bank” dan PT Bank Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
BTPN Syariah Tbk selanjutnya disebut sebagai Operasional di BTPN Syariah (termasuk BTPNS
“BTPN Syariah”, PT Oto Multiartha selanjutnya Ventura) antara lain mencakup:
disebut sebagai “OTO” dan PT Summit Oto • Kebijakan Pengelolaan Risiko Operasional
Finance selanjutnya disebut sebagai “SOF” sebagai • Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha /
anak perusahaan telah memiliki kebijakan dan Business Continuity Management
prosedur untuk manajemen risiko operasional. • Kebijakan Strategi Anti Fraud
Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji ulang • Prosedur Business Impact Analysis
secara berkala dengan mempertimbangkan setiap • Prosedur Business Continuity Plan
perubahan di internal Bank dan BTPN Syariah • Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)
maupun faktor eksternal terutama terkait peraturan • Prosedur Key Risk Indicator (KRI)
regulator. Seluruh unit kerja di Bank dan anak • Prosedur Pengelolaan Kejadian Risiko
perusahaan wajib berpedoman kepada kebijakan Operasional
dan prosedur tersebut dalam menjalankan aktivitas • Prosedur Kerangka Kerja Quality Assurance
operasionalnya sehari hari. (QA)
• Prosedur Strategi Anti Fraud
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko • Prosedur Investigasi
Operasional di Bank antara lain mencakup: • Prosedur Whistleblowing
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
• Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga Operasional di OTO dan SOF antara lain mencakup:
• Kebijakan Manajemen Asuransi • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
• Kebijakan Manajemen Risiko Siber Strategi Anti-Fraud
• Kebijakan Strategi Anti Fraud • Kebijakan tentang Penerapan Anti Penyuapan/
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) Gratifikasi dan Korupsi
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI) • Kebijakan Deklarasi Anti Penyuapan/Gratifikasi
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan dan Korupsi
Risiko Operasional (RLED) • Kebijakan tentang Komite Investasi
• Prosedur Significant Incident Notification • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
Protocol (SINP) Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
• Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
(KROF) Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal Massal
dan Risiko (ICR) • Kebijakan tentang Business Quality Control
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan Department
Process Risk Control (PRC) • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
• Prosedur Non Financial Risk Appetite Manajemen Risiko
• Prosedur Risk Acceptance (RA) • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
• Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan
Informasi Teknologi Informasi
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan Whistleblowing System
Business Continuity Plan (BCP) • Kebijakan tentang Business Continuity Plan
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP) (BCP)
• Prosedur Manajemen Inisiatif • Kebijakan tentang IT Disaster Recovery Plan
• Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD (DRP)
• Prosedur Strategi Anti Fraud • Kebijakan tentang Security Operation Center
(SOC)
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 399
Page 402
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional
• Kebijakan tentang Penetapan Limit Risiko • Membantu unit kerja di dalam penyelesaian
dalam Rangka Penerapan Manajemen Risiko permasalahan atau tindak lanjut atas kejadian
• Kebijakan tentang Surveillance risiko operasional dan fraud.
• Kebijakan tentang Perubahan Jumlah dan Limit • Melakukan pemeriksaan dan melaporkan
Risk Appetite dan Risk Tolerance pada Key setiap temuan kepada pihak-pihak yang
Risk Indicator (KRI) terkait.
• Kebijakan tentang Pedoman Pencatatan • Memantau rencana tindak lanjut dan
Kejadian dan Pembukuan Risiko Operasional penyelesaian atas setiap temuan yang
teridentifikasi
2 Penjelasan struktur dan organisasi atas
manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi
Operasional. Operational & Fraud Risk Management (OFRM)
Bank menggunakan model 3 lini pertahanan yang memiliki garis pelaporan secara langsung
(three line of defense) untuk membagi peran kepada Kepala Manajemen Risiko, bertanggung
dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang jawab atas manajemen risiko operasional dan
ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan fraud.
Manajemen Risiko Operasional.
Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara
Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh lain mencakup:
unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai • Membuat dan mengembangkan kebijakan,
pemilik risiko yang bertanggung jawab secara prosedur dan perangkat kerja manajemen
langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini • Membuat program pelaksanaan manajemen
bisnis/pendukung telah memiliki fungsi ICR (Internal risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
Control & Risk) yang berperan untuk membantu unit • Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
kerja terkait dalam pengelolaan risiko operasional manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
sehari-hari. fraud kepada unit kerja.
• Membantu unit kerja di dalam memberikan
Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan kajian terhadap risiko operasional dan fraud.
fungsi pendukung antara lain mencakup: • Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko
• Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko operasional dan fraud kepada manajemen dan
operasional yang melekat pada setiap produk, regulator.
layanan, proses dan inisiatif. • Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
• Melakukan pencatatan kejadian dan manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
pembukuan kerugian risiko operasional atau fraud di Bank.
fraud serta pemulihannya (recovery). • Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal
• Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian Risk & Control system) sebagai aplikasi
risiko operasional atau fraud serta memonitor yang digunakan untuk pengelolaan risiko
penyelesaiannya. operasional di Bank.
• Menjalankan seluruh program manajemen
risiko operasional dan Strategi Anti Fraud yang Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal
dibuat oleh Divisi OFRM. Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi
terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen
Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan
Control & Risk) antara lain mencakup: dilakukan terhadap lapis pertahanan pertama dan
• Berperan sebagai koordinator di dalam juga lapis pertahanan kedua.
pelaksanaan dan penyelesaian program
pelaksanaan manajemen risiko operasional di Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
areanya masing-masing. pengawasan terhadap penerapan Manajemen
• Membantu unit kerja di dalam memberikan Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko
kajian risiko operasional dan fraud. dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan
secara berkala.
400 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 403
Tata Kelola Perusahaan
Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris dalam penerapan Manajemen Risiko, yang memiliki
antara lain mencakup: wewenang dan tanggung jawab antara lain:
• Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan • Menyampaikan eksposur Risiko yang melekat
serta rencana strategis terhadap penerapan (risiko inheren) yang terdapat dalam masing-
manajemen risiko operasional dan Strategi Anti masing unit bisnis dan operasional kepada
Fraud. fungsi Manajemen Risiko secara berkala.
• Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan • Memastikan adanya lingkungan pengendalian
risiko operasional. Risiko yang kondusif di masing-masing unit
• Memberikan arahan terhadap penerapan bisnis dan operasional.
manajemen risiko operasional dan Strategi Anti • Menerapkan kebijakan Manajemen Risiko yang
fraud. telah ditetapkan dalam menjalankan kegiatan
bisnis dan operasional.
Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain • Menjalankan rekomendasi dari fungsi
mencakup: Manajemen Risiko dalam rangka pengendalian
• Memastikan kecukupan struktur organisasi Risiko di masing-masing unit bisnis dan
dan SDM untuk pelaksanaan penerapan operasional.
manajemen risiko operasional di area masing-
masing. Lini pertahanan kedua, yaitu fungsi Manajemen
• Memastikan telah dilakukan pelaksanaan Risiko. Dilaksanakan oleh fungsi/bagian
seluruh program manajemen risiko operasional Manajemen Risiko dalam melakukan pemantauan
dan Strategi Anti fraud yang telah ditetapkan. atas pelaksanaan strategi Manajemen Risiko, yang
• Memonitor dan memastikan tindak lanjut memiliki wewenang dan tanggung jawab antara
penyelesaian terhadap setiap permasalahan lain:
atau kejadian risiko operasional dan Fraud. • Mengidentifikasi Risiko termasuk Risiko yang
• Mengembangkan budaya kesadaran terhadap melekat (risiko inheren) pada kegiatan usaha.
risiko operasional dan Strategi Anti fraud. • Menyusun metode pengukuran Risiko yang
sesuai dengan ukuran dan kompleksitas
Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen usaha, termasuk mendesain dan menerapkan
dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan
BTPN Syariah dilakukan dengan memisahkan Manajemen Risiko.
peran dan tanggung jawab unit-unit kerja dengan • Melakukan pemantauan atas pelaksanaan
penerapan model 3 lini pertahanan (3rd line of strategi Manajemen Risiko yang telah
defense), yaitu : (Lini pertahanan pertama) unit kerja disetujui oleh Direksi, termasuk diantaranya
bisnis dan fungsi pendukung bersama dengan pemantauan strategi Manajemen Risiko pada
fungsi Quality Assurance (QA) memastikan aktivitas fungsi bisnis dan operasional.
yang dilakukan sesuai dengan kebijakan dan • Melakukan pemantauan atas posisi Risiko
prosedur Bank. (Lini pertahanan kedua), Satuan secara keseluruhan (komposit), per jenis
Kerja Manajemen Risiko (SKMR) melaksanakan Risiko, dan per jenis aktivitas fungsional
pemeliharaan metodologi pengelolaan risiko terhadap toleransi Risiko dan limit yang telah
operasional dan memastikan aktivitas BTPNS ditetapkan.
sesuai dengan ketentuan regulator termasuk • Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap
kepatuhan terhadap prinsip syariah. (Lini proses Manajemen Risiko.
pertahanan ketiga), Internal Audit memastikan • Menyusun dan menyampaikan laporan profil
seluruh risiko yang tersisa (residual risk) dikelola Risiko kepada Direksi yang membawahkan
dengan baik sesuai risk appetite & risk tolerance. fungsi Manajemen Risiko dan komite
Manajemen Risiko secara berkala, dimana
Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen frekuensi laporan dapat ditingkatkan dalam hal
dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di kondisi pasar berubah dengan cepat.
OTO & SOF menggunakan pendekatan Tiga Lini
Pertahanan (Three Lines of Defense) yang masing-
masingnya bekerja secara independen, yaitu:
Lini pertahanan pertama, yaitu fungsi bisnis dan
operasional (risk-taking function). Dilaksanakan
oleh unit/fungsi yang merupakan garis terdepan
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 401
Page 404
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional
Lini pertahanan ketiga, yaitu fungsi pengendalian • Direksi harus memastikan bahwa pelaksanaan
internal atau fungsi audit internal. Dilaksanakan wewenang dan tanggung jawab yang dialihkan
oleh Satuan Kerja Internal Audit Internal (SKAI), kepada penyedia jasa telah dilakukan dengan
yang memiliki wewenang dan tanggung jawab baik dan bertanggung jawab.
antara lain: • Dewan Komisaris memastikan bahwa
• Memastikan kepatuhan seluruh jenjang kebijakan remunerasi sesuai dengan strategi
organisasi Perseroan terhadap kebijakan Manajemen Risiko.
dan prosedur Manajemen Risiko yang telah
ditetapkan. 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
• Memastikan efektivitas penerapan Manajemen Operasional (mencakup sistem dan data
Risiko telah sesuai dengan strategi dan yang digunakan untuk menghitung Risiko
kebijakan Manajemen Risiko. Operasional agar dapat memperkirakan
• Memastikan efektivitas budaya Risiko pada beban modal untuk Risiko Operasional).
Perseroan secara menyeluruh. Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
risiko operasional menggunakan pendekatan
Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung standar (standardized Approach) dimulai sejak
jawab atas efektivitas penerapan Manajemen tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
Risiko dengan melakukan pengawasan terhadap Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
penerapan Manajemen Risiko melalui Komite untuk membantu di dalam perhitungan beban
Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risiko modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
yang dilakukan secara berkala. sumber data yang ada, RWA system akan
menghitung secara otomatis beban modal untuk
Kewenangan dan Tanggung Jawab Direksi & risiko opersional berdasarkan formula yang
Dewan Komisaris, meliputi: telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
• Direksi dan Dewan Komisaris harus hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
memastikan bahwa penerapan Manajemen data historis kerugian risiko operasional. Hasil
Risiko untuk Risiko Operasional dilakukan perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
secara efektif dan terintegrasi dengan penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
penerapan Manajemen Risiko untuk lainnya
yang dapat berdampak pada profil Risiko BTPN Syariah sebagai Bank Syariah, sesuai
secara keseluruhan. dengan ketentuan OJK sampai dengan saat ini
• Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung masih melakukan perhitungan beban modal
jawab mengembangkan budaya organisasi untuk risiko operasional dengan menggunakan
yang sadar terhadap Risiko Operasional dan Pendekatan indikator dasar (Basic Indicator
menumbuhkan komitmen dalam mengelola Approach). Dalam hal keperluan perhitungan beban
Risiko Operasional sesuai dengan strategi modal secara konsolidasi, Bank akan memintakan
bisnis. data indikator bisnis dan data historis kerugian
• Direksi menciptakan kultur pengungkapan risiko operasional ke BTPN Syariah.
secara objektif atas Risiko Operasional pada
seluruh elemen organisasi sehingga Risiko OTO & SOF sebagai perusahaan pembiayaan
Operasional dapat diidentifikasi dengan cepat belum dipersyaratkan oleh regulator untuk
dan di mitigasi dengan tepat. menghitung beban modal untuk risiko operasional.
• Direksi memastikan bahwa menetapkan
kebijakan reward termasuk remunerasi dan
punishment yang efektif yang terintegrasi
dalam sistem penilaian kinerja dalam rangka
mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko
yang optimal.
402 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 405
Tata Kelola Perusahaan
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan 5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
utama dari kerangka laporan untuk Risiko yang digunakan dalam manajemen untuk
Operasional untuk pejabat eksekutif dan Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
direksi Bank. mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti
Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
kepada BoM (Board of Management) dan Direksi dapat diterima, dan alih daya), dengan
Bank dalam memonitor risiko operasional Baik divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan
secara tingkatan Bank maupun di Direktorat dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa
Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
laporan-laporan tersebut sebagian besar telah dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh,
didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal dampak dari kerugian operasional dapat
Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank yang dimitigasi dengan asuransi.
berfungsi sebagai pusat database dan sekaligus Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di terhadap manajemen untuk Risiko Operasional,
seluruh unit kerja. Bank dan anak perusahaan telah memiliki beberapa
metode pengendalian risiko yang dilakukan secara
Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko berkesinambungan untuk memastikan setiap
operasional akan disampaikan kepada Direksi potensi risiko operational yang timbul dari aktivitas
dan BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan bisnis dan operasional telah dikelola secara tepat
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau dan tidak melebihi batasan yang ditetapkan.
Risiko. Pada tingkatan direktorat, pembahasan
terkait risiko operasional akan disampaikan kepada Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
Direksi, BoM serta Kepala Divisi melalui rapat yang dilakukan antara lain:
RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan secara • Melakukan identifikasi dan pengukuran
kuartal. terhadap proses dan risiko operasional yang
melekat pada setiap unit kerja.
Adapun pembahasan mengenai risiko operasional • Melakukan kajian risiko operasional terhadap
yang disampaikan melalui Komite Manajemen produk, layanan, sistem dan aktivitas yang
Risiko dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai baru maupun pengembangan sebelum
berikut (namun tidak terbatas): dipasarkan atau diimplementasikan untuk
• Non Financial Risk Appetite memastikan adanya kecukupan kontrol.
• Kejadian dan kerugian risiko operasional dan • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
Fraud untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
• Key Risk Indicators (KRI) yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
• Hasil pelaksanaan Key Control Self- fungsi pendukung.
Assessment (KCSA) • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
menilai efektifitas kecukupan pengendalian
BTPN Syariah juga telah memiliki laporan-laporan serta mencatat dan memperbaiki setiap
yang ditujukan kepada Direksi, BoM serta Kepala penyimpangan yang terjadi.
Divisi dalam memonitor risiko operasional. Sumber • Melakukan analisis dalam hal transfer risiko
data yang digunakan untuk pembuatan laporan untuk memindahkan potensi risiko operasional
telah didukung dengan adanya aplikasi ORBAS yang mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
(Operational Risk Based System). melalui perlindungan asuransi.
• Memastikan kesiapan Manajemen
OTO & SOF juga telah memiliki laporan-laporan Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
yang ditujukan kepada Direksi di dalam memonitor kerja kritikal.
risiko operasional.
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 403
Page 406
Tata Kelola Perusahaan 404 LAPORAN TAHUNAN 2024 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 407
Tata Kelola Perusahaan
08
Laporan
Keuangan 2024
PT BANK SMBC INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2024 405
Page 408
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk) DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2024/ 31 DECEMBER 2024 DAN/AND TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024/ YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
Page 409
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
HAL/
ISI PAGE CONTENTS
PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024:
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ------------------------------------------ 1-4 ---------------------------- FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 5-6 ------------------- COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 7-8 ---------------------------- CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 9 - 10 --------------------------------------- CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN ---------------------------------------- 11 - 236 ---------------------- FINANCIAL STATEMENTS
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN ----------------- 237 - 245 ---SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 410
Page 411
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas 2h, 4 1,379,647) 1,428,683) Cash
Giro pada Bank Indonesia 2h, 2j, 5 9,443,461) 9,276,598) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 509,209) 500,326) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 525,792) 462,061) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (37) (158) losses
2h, 2j, 6 1,034,964) 962,229)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 12,694,705) 8,961,654) and other banks
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 1,033) 2,624) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (582) -) losses
2h, 2k, 7 12,695,156) 8,964,278)
Efek-efek 27,981,308) 17,038,501) Securities
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 193,642) 225,855) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (593) (799) losses
2h, 2l, 8 28,174,357) 17,263,557)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) 468,188) -) agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 2i 594) -) Accrued interest income
2h, 2m, 9 468,782) -)
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 1,372,880) 636,924) Third parties -
- Pihak berelasi 2g,40 375,245) 496,225) Related parties -
2h, 2n, 10 1,748,125) 1,133,149)
Tagihan akseptasi 3,334,619) 3,289,757) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (17,078) (8,637) losses
2h, 2o, 11 3,317,541) 3,281,120)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 139,362,461) 141,400,072) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 437,775) 3,773,364) Related parties -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
- Pihak ketiga 10,171,759) 11,387,861) Third parties -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 762,335) 1,097,796) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (3,922,680) (4,618,047) losses
2h, 2p, 12 146,811,650) 153,041,046)
Piutang pembiayaan: Financing receivables:
- Pihak ketiga 29,432,622) -) Third parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (1,970,930) -) losses
2q,13 27,461,692) -)
Dipindahkan 232,535,375) 195,350,660)) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
1
Page 412
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pindahan 232,535,375) 195,350,660) Carried forward
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 52,785) 80,086) Third parties -
- Pihak berelasi 2g,40 22,500) 22,500) Related parties -
2h, 2r 75,285) 102,586)
Beban dibayar dimuka 2s, 2aj, 14 1,075,266) 1,184,067) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 2ad, 15a 525,930) 67,337) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 2ad, 15f 370,403) 715,152) Deferred tax assets
Aset tetap 6,058,147) 5,040,250) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (3,773,725) (2,992,438) Less: Accumulated depreciation
2t, 2ai, 16 2,284,422) 2,047,812)
Aset takberwujud dan goodwill Intangible assets and goodwill
- Aset tak berwujud 5,097,520) 3,480,039) Intangible assets -
- Goodwill 1,098,209) 61,116) Goodwill -
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (3,386,613) (2,451,771) Less: Accumulated amortization
2u, 17 2,809,116) 1,089,384)
Aset lain-lain 1,609,959) 996,966) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (189,329) (105,572) losses
2h, 2v, 18 1,420,630) 891,394)
JUMLAH ASET 241,096,427) 201,448,392) TOTAL ASSETS
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2h, 19 48,898) 71,606) Obligations due immediately
Bagi hasil yang belum dibagikan 2ad 18,825) 21,951) Undistributed revenue sharing
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 111,396,668) 97,793,480) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 321,791) 484,276) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 267,398) 179,647) Accrued interest expenses
2h, 2w, 20 111,985,857) 98,457,403)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 58,472) 1,253,579) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 699,242) 9,561,059) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar -) 7,483) Accrued interest expenses
2h, 2w, 21 757,714) 10,822,121)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 1,537,568) 1,014,819) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 21,273) 57,285) Related parties -
2h, 2n, 10 1,558,841) 1,072,104)
Dipindahkan 114,370,135) 110,445,185) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
2
Page 413
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Pindahan 114,370,135) 110,445,185) Carried forward
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,998,823) 2,160,250) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 163,558) 163,383) Related parties -
2h, 2o, 11 3,162,381) 2,323,633)
Utang pajak: Taxes payables:
- Pajak penghasilan badan 78,170) 107,880) Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 147,690) 130,038) Other taxes -
2ad, 15b 225,860) 237,918)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 22 2,939,924) 200,569) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 21,117) 1,514) Accrued interest expenses
1d, 2h, 2x 2,961,041) 202,083)
Pinjaman yang diterima: Borrowings:
- Pihak ketiga 27,074,681) 12,682,950) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 22,452,525) 18,569,798) Related parties -
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (113,321) (48,251) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 244,342) 151,020) Accrued interest expenses
2h, 2y, 23 49,658,227) 31,355,517)
Akrual 2h, 24 561,383) 478,981) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,219,000) 3,079,400) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,069) 10,960) Accrued interest expenses
2g, 2h,
2aa, 25, 40 3,229,069) 3,090,360)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 613,452) 511,188) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan Post-employment benefits and -
imbalan kerja jangka panjang lainnya 452,955) 170,105) other long-term employee benefits))
2z, 26 1,066,407) 681,293)
Liabilitas sewa 2ai 335,275) 353,990) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 2h, 2i, 27 1,181,258) 1,075,508) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 176,751,036) 150,244,468) TOTAL LIABILITIES
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Bukan bank Non-bank
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
- Pihak ketiga 972,327 887,890) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 4,295 2,064) Related parties -
976,622 889,954)
Deposito mudharabah Mudharabah time deposits
- Pihak ketiga 8,593,793 8,997,932) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 28,937 32,934) Related parties -
8,622,730 9,030,866)
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 2ab, 28 9,599,352 9,920,820) TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
3
Page 414
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Equity attributable to owners
entitas induk of the parent
Modal saham: Share capital:
Modal dasar Rp 300.000 Authorized capital of Rp 300,000
terdiri dari: 15.000.000.000 saham consists of: 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid-up capital
sebesar 10.645.945.748 saham of 10,645,945,748 shares
(31 Desember 2023: 8.149.106.869 (31 December 2023: 8,149,106,869
saham) 2ac, 29 212,919) 162,982) shares)
Tambahan modal disetor 1b 17,561,631) 11,162,238) Additional paid-in capital
Reserve on revaluation of fixed
Cadangan revaluasi aset tetap 2s 940,515) 954,224) assets
Lindung nilai arus kas 9,266) - Cash flow hedge
Cadangan nilai wajar - bersih 2l 12,646) 2,906) Fair value reserve - net
Transaksi dengan kepentingan-non- Transaction with non-controlling
pengendali 1f (24,267) (24,267) interest
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 42,953) 32,596) Appropriated -
- Belum dicadangkan 28,750,910) 26,369,641) Unappropriated -
28,793,863) 26,402,237)
Komponen ekuitas lainnya 2ac 260,801) 260,801) Other equity components
Saham tresuri 1c, 2ac -) (254,695) Treasury shares
47,767,374) 38,666,426)
Kepentingan non-pengendali 2f 6,978,665) 2,616,678) Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 54,746,039) 41,283,104) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS 241,096,427) 201,448,392) SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
4
Page 415
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2024 2023*)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME
OPERASIONAL AND EXPENSES
Pendapatan bunga 18,189,958) 13,069,491) Interest income
Pendapatan syariah 5,398,377) 5,746,182) Sharia income
2g, 2ae,
31, 40 23,588,335) 18,815,673)
Beban bunga (7,875,949) (6,285,177) Interest expenses
Beban syariah (504,104) (486,433) Sharia expenses
2g, 2ae,
32, 40 (8,380,053) (6,771,610)
PENDAPATAN BUNGA DAN NET INTEREST
SYARIAH BERSIH 15,208,282) 12,044,063) AND SHARIA INCOME
Provisi dan komisi: Fee and commission:
Pendapatan provisi dan komisi 2af,33 1,897,296) 942,583) Fee and commission income
Beban provisi dan komisi 2af,34 (667,642) (381,700) Fee and commission expense
1,229,654) 560,883)
Pendapatan operasional: Operating income:
Pendapatan operasional lainnya 2af, 35 448,733) 478,995) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi Net gains on foreign exchange and
derivatif bersih 2e, 2m 542,691) 649,494) derivative transactions
991,424) 1,128,489)
Beban operasional: Operating expenses:
2g, 2y, 36,
Beban kepegawaian 40 (4,850,251) (3,756,478) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi 37 (3,951,282) (3,304,961) General and administrative expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 2i, 38 (3,897,140) (3,049,919) Provision for impairment losses
Beban operasional lainnya 39 (626,670) (161,042) Other operating expenses
(13,325,343) (10,272,400)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 4,104,017) 3,461,035) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING INCOME
NON-OPERASIONAL (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 20,510) 10,053) Non-operating income
Beban non-operasional (4,054) (13,406) Non-operating expenses
16,456) (3,353)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 4,120,473) 3,457,682) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2ad, 15c (904,233) (775,198) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 3,216,240) 2,682,484) NET INCOME
*) *)
Setelah reklasifikasi (Catatan 51) After reclassification (Note 51)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
5
Page 416
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/ OPERATING INCOME
C Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2024 2023*)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Gain on revaluation of
Keuntungan revaluasi aset tetap 7,814) 79,772) fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurements of employee
karyawan 53,366) (92,262) benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will not be
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi 15f (11,740) 20,204) reclassified to profit or loss
49,440) 7,714)
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Lindung arus kas: Cash flow hedge:
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar 54,698) -) Effective portion of changes in fair value
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi (30,094) -) Amount transferred to profit or loss
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealized gains on fair value
perubahan nilai wajar efek-efek yang changes of securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through
penghasilan komprehensif lain 2l 12,563) 13,633) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will be
akan direklasifikasi ke laba rugi 2ad,15f (11,851) (2,999) reclassified to profit or loss
25,316) 10,634)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK INCOME FOR THE
PENGHASILAN 74,756) 18,348) YEAR, NET OF INCOME TAX
TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN INCOME FOR THE
BERJALAN, SETELAH PAJAK 3,290,996) 2,700,832) YEAR, NET OF INCOME TAX
LABA BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN
KEPADA: NET PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 2,812,986) 2,358,334) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali 403,254) 324,150) Non-controlling interest
3,216,240) 2,682,484)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG TOTAL COMPREHENSIVE
DIATRIBUSIKAN KEPADA: INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 2,868,590) 2,376,847) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali 422,406) 323,985) Non-controlling interest
3,290,996) 2,700,832)
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
(NILAI PENUH) 2ag, 43 (FULL AMOUNT)
Dasar 279) 293) Basic
Dilusian 279) 293) Diluted
*) *)
Setelah reklasifikasi (Catatan 51) After reclassification (Note 51)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
6
Page 417
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal Transaksi
ditempatkan Cadangan dengan
dan disetor revaluasi kepentingan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ Lindung non-pengendali/ sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai nilai arus Transaction penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas Saham pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ kas/ with non- Appropriated Unappropriated lainnya/ tresuri/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value Cash flow controlling retained retained Other equity Treasury Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net hedge interest earnings earnings components shares Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2024 162,982) 11,162,238) 954,224) 2,906) -) (24,267) 32,596) 26,369,641) 260,801) (254,695) 38,666,426) 2,616,678) 41,283,104) Balance as of 1 January 2024
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) -) -) 2,812,986) -) -) 2,812,986) 403,254) 3,216,240) Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lainnya, Other comprehensive income,
bersih setelah pajak: net of tax:
Lindung nilai arus kas -) -) -) -) 9,266 -) -) -) -) -) 9,266) 6,252) 15,518) Cash flow hedge
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada assets measured at fair value
nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 2l -) -) -) 9,740 -) -) -) -) -) -) 9,740) 58 9,798 income
Revaluasi dan penjualan Revaluation and sales of
aset tetap -) -) (13,709) -) -) -) -) 19,179) -) -) 5,470) 2,344 7,814 fixed assets
Pengukuran kembali liablitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan -) -) -) -) -) -) -) 31,128) -) 31,128) 10,498 41,626 benefits liabilities
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan -) -) (13,709) 9,740 9,266 -) -) 2,863,293) -) -) 2,868,590) 422,406 3,290,996 income during the year
Addition of appropriated retained
Penambahan cadangan wajib 30 -) -) -) -) -) -) 10,357) (10,357) -) -) -) - - earnings
Pembayaran dividen 30 -) -) -) -) -) -) -) (471,667) -) -) (471,667) (212,316) (683,983) Dividend payment
Akuisisi Entitas Anak -) -) -) -) -) -) -) -) -) -) -) 4,151,860 4,151,860 Acquisition of Subsidiaries
Right issues 1c 51,783) 6,651,061) -) -) -) -) -) -) -) -) 6,702,844) - 6,702,844 Right issues
Penarikan saham tresuri 1c (1,846) (252,849) -) -) -) -) -) -) -) 254,695 -) - - Withdrawal of treasury shares
Pembayaran kompensasi dari Payments of compensation from
saham tresuri 1c,2ac treasury shares
Entitas Anak -) 1,181) -) -) -) -) -) -) -) -) 1,181) 37 1,218 Subsidiary
Saldo tanggal 31 Desember 2024 212,919) 17,561,631) 940,515) 12,646 9,266 (24,267) 42,953) 28,750,910) 260,801 -) 47,767,374) 6,978,665 54,746,039 Balance as of 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
7
Page 418
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal
ditempatkan Cadangan Transaksi
dan disetor revaluasi dengan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ kepentingan sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai non-pengendali/ penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas Saham pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ Transaction with Appropriated Unappropriated lainnya/ tresuri/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value non-controlling retained retained Other equity Treasury Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net interest earnings earnings components shares Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2023 162,982 11,160,647 874,452 (7,704) (24,267) 32,596) 24,702,316) 260,801 (255,147) 36,906,676) 2,506,348) 39,413,024) Balance as of 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - -) - - 2,358,334) -) -) 2,358,334) 324,150) 2,682,484) Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lainnya, Other comprehensive income,
bersih setelah pajak: net of tax:
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial assets
keuangan yang diukur pada nilai measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain 2l -) -) -) 10,610) -) -) -) -) -) 10,610) 24) 10,634) income
Keuntungan revaluasi aset tetap 2r,16 -) -) 79,772) -) -) -) -) -) -) 79,772) -) 79,772) Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liablitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan -) -) -) -) -) -) (71,869) -) -) (71,869) (189) (72,058) benefits liabilities
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan -) -) 79,772) 10,610) -) -) 2,286,465) -) -) 2,376,847) 323,985) 2,700,832) income during the year
Pembayaran dividen 30 -) -) -) -) -) -) (619,140) -) -) (619,140) (213,720) (832,860) Dividend payment
Penjualan saham tresuri ke publik -) 21) -) -) -) -) -) -) 452) 473) -) 473) Sales of treasury shares to public
Pembayaran kompensasi dari saham Payments of compensation from treasury
tresuri 1c,2ac shares
Entitas Anak -) 1,570) -) -) -) -) -) -) -) 1,570) 65) 1,635) Subsidiary
Saldo tanggal 31 Desember 2023 162,982) 11,162,238) 954,224) 2,906) (24,267) 32,596) 26,369,641) 260,801) (254,695) 38,666,426 2,616,678) 41,283,104) Balance as of 31 December 2023
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
8
Page 419
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2024 2023
CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan bunga 18,490,546) 12,876,098) Receipt from interest
Penerimaan dari pendapatan syariah 5,466,791) 5,709,497) Receipt from sharia income
Pembayaran beban bunga (8,199,894) (7,016,441) Payments of interest expense
Pembayaran hak pihak ketiga atas bagi hasil Payments of third parties’ shares on return of
dana syirkah temporer (507,230) (483,478) temporary syirkah funds
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 2,815,370) 1,713,128) Receipt from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
dihapusbukukan 293,357) 429,855) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (4,857,185) (3,675,151) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (6,598,078) (2,541,605) Payments of other operating expenses
(Pembayaran) Penerimaan lain-lain 36,433) 6,649) Other (payments) receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan (890,297) (889,965) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset Cash flows before changes in operating
operasi, liabilitas operasi dan dana syirkah assets, operating liabilities and
temporer 6,049,813) 6,128,587) temporary syirkah funds
Perubahan dalam aset operasi, liabilitas operasi, Changes in operating assets, operating
dan dana syirkah temporer: liabilities, and temporary syirkah funds:
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Tagihan derivatif (259,166) 613,675) Derivative receivables
Tagihan akseptasi (44,862) (219,903) Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 3,859,784) (11,142,017) Loans
Pembiayaan/piutang syariah (458,285) (1,361,808) Sharia financing/receivables
Piutang pembiayaan (2,436,082) -) Financing receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera (22,708) 12,561) Obligations due immediately
Simpanan nasabah 13,440,703) (6,745,531) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain (10,056,924) 10,648,507) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 240,216) (375,632) Derivative payables
Liabilitas akseptasi 838,748) (33,195) Acceptance payables
(Decrease) increase in temporary
(Penurunan) kenaikan dana syirkah temporer (321,468) 77,559) syirkah funds
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan Net cash flows provided from (used in)
untuk) aktivitas operasi 10,829,769) (2,397,197) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (28,008,140) (10,501,020) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 17,302,756) 11,544,675) Proceeds from sale of securities
Akuisisi entitas anak – setelah dikurangi kas Acquisition of subsidiaries - net of cash
yang diperoleh (5,519,887) -) obtained
Pembelian aset tetap (228,206) (215,390) Purchases of fixed assets
Perolehan aset hak guna (18,040) (3,542) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud 17 (334,594) (436,590) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 16 41,720) 5,877) Proceeds from sale of fixed assets
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh Net cash flows (used in) provided from
dari aktivitas investasi (16,764,391) 394,010) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
9
Page 420
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2024 2023
)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan atas efek yang diterbitkan 2,451,475) -) Proceeds of securities issued
Pelunasan atas efek yang diterbitkan (681,000) -) Settlement of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga Payments of emission cost of securities
yang diterbitkan (10,797) -) issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 14,020,604) 27,232,047) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan Installment payments and settlement
pinjaman yang diterima (13,100,624) (40,171,851) of borrowings
Hasil right issues 1c 6,731,742) -) Proceeds from right issues
Biaya emisi right issues 1c (28,898) -) Right issues emission fee
Penjualan saham tresuri ke publik 1,218) 2,108) Sales of treasury shares to public
Pembayaran dividen (683,958) (832,860) Payments of dividend
Pembayaran pokok liabilitas sewa (74,885) (116,558) Payments of lease liabilities principals
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan Net cash flows provided from (used in)
untuk) aktivitas pendanaan 8,624,877) (13,887,114) financing activities
PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA NET DECREASE IN CASH AND
KAS 2,690,255) (15,890,301) CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS 4,759) (14,462) ON CASH AND CASH EQUIVALENTS
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 23,472,990) 39,377,753) BEGINNING OF THE YEAR
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 26,168,004) 23,472,990) END OF THE YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 4 1,379,647) 1,428,683) Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 9,443,461) 9,276,598) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 6 1,035,001) 962,387) )Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 7a 12,694,705) 8,961,654) other banks
Efek-efek 8i 1,615,190) 2,843,668) Securities
26,168,004) 23,472,990)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS INFORMATION
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI
ARUS KAS ACTIVITIES NOT AFFECTING CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang Purchases of fixed assets which are still
masih terutang (371) (1,248) payable
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
10
Page 421
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (secara individu PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individually referred
disebut ”SMBCI” atau “Bank”) yang berdomisili di to as ”SMBCI” or the “Bank”) domiciled in South
Jakarta Selatan sebelumnya bernama PT BANK Jakarta formerly under the name of PT Bank
BTPN Tbk. Perubahan nama ini dituangkan dalam Tabungan Pensiunan Nasional formerly under the
akta notaris No. 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang name of PT BANK BTPN Tbk. This name change
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan is stated in notarial deed No. 43 dated 29 August
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi 2024 made by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
Manusia melalui Surat Keputusan Nomor AHU- and has been approved by the Minister of Law and
0054625.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal Human Rights through Decree Number AHU-
29 Agustus 2024, di mana Bank resmi mengubah 0054625.AH.01.02.Year 2024 dated 29 August
namanya menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk 2024, where the Bank formally changed its name to
efektif pada tanggal 2 Oktober 2024. PT Bank SMBC Indonesia Tbk, effective on
2 October 2024.
PT BANK BTPN Tbk sebelumnya bernama PT BANK BTPN Tbk, formerly under the name of
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional based on
berdasarkan akta notaris No. 31 tanggal notarial deed No. 31 dated 16 February 1985 of
16 Februari 1985 dari Notaris Komar Andasasmita, Notary Komar Andasasmita, S.H. The deed was
S.H. Akta ini telah diubah dengan akta notaris No. amended by notarial deed No. 12 dated 13 July
12 tanggal 13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh Ramdah 1985 of Notary Dedeh Ramdah Sukarna, S.H. The
Sukarna, S.H. Anggaran Dasar telah disahkan oleh Articles of Association was approved by the
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its
surat No. C2-4583HT01.01TH.85 tanggal 25 Juli decision letter No. C2-4583HT01.01TH.85 dated
1985, dan diumumkan dalam Tambahan No. 1148 25 July 1985 and published in Supplement No.
Berita Negara Republik Indonesia No. 76 tanggal 1148 to State Gazette No. 76 dated 20 September
20 September 1985. 1985.
Bank diberikan izin untuk melanjutkan usaha bank The Bank was given permission to carry on the
sebagai kelanjutan usaha dari Perkumpulan Bank bank business as a continuity from Association of
Pegawai Pensiunan Militer (”BAPEMIL”) yang telah Bank Pegawai Pensiunan Militer ("BAPEMIL")
beroperasi secara komersial pada tanggal which commenced its commercial operations on
16 Februari 1959. Bank memperoleh izin usaha 16 February 1959. The Bank obtained its license to
sebagai bank umum berdasarkan Keputusan operate as a commercial bank based on the
Menteri Keuangan Republik Indonesia No. Kep- Decree of Ministry of Finance of the Republic
955/KM.17/1993 tanggal 22 Maret 1993 dan surat Indonesia No. Kep-955/KM.17/1993 dated
Bank Indonesia No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd tanggal 22 March 1993 and the letter of Bank Indonesia
22 April 1993. Bank juga memperoleh izin untuk No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd dated 22 April 1993. The
menjalankan Unit Usaha Syariah melalui surat Bank also obtained a license to operate its Sharia
Bank Indonesia No. 10/2/DPIP/Prz/Bd tanggal Business Unit by the letter of Bank Indonesia No.
17 Januari 2008 yang telah dipindahkan ke 10/2/DPIP/Prz/Bd dated 17 January 2008 which
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah has been transferred to PT Bank Tabungan
Tbk (anak perusahaan Bank) setelah pemisahan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (the Bank’s
pada tanggal 14 Juli 2014. subsidiary) after a spin-off on 14 July 2014.
Bank memperoleh izin melakukan kegiatan usaha The Bank obtained its license to conduct foreign
dalam valuta asing berdasarkan surat Keputusan exchange activities based on the Decree of Otoritas
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Jasa Keuangan (“OJK”) No. 382/PB.12/2015 dated
No. 382/PB.12/2015 tanggal 22 Desember 2015 22 December 2015 regarding approval in
tentang pemberian izin melakukan kegiatan usaha conducting foreign exchange activities. The Bank
dalam valuta asing. Bank mulai melakukan started to operate as a foreign exchange bank on
kegiatan usaha sebagai bank devisa pada tanggal 16 February 2016.
16 Februari 2016.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa The Bank’s Articles of Association have been
kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar amended several times. The last amendment as
terakhir dituangkan dalam Akta Nomor 43 tanggal specified into the Deed Number 43 dated 29
29 Agustus 2024 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, August 2024 made by Ashoya Ratam, SH, MKn,
SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Notary in Administrative City of South Jakarta and
Selatan dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan has been approved by the Minister of Law and
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Human Rights of the Republic of Indonesia through
Surat Keputusan Nomor AHU-0054625.AH.01.02. Decree Letter Number AHU-0054625.AH.01.02.
Tahun 2024 tanggal 29 Agustus 2024. Tahun 2024 dated 29 August 2024.
11
Page 422
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perubahan Anggaran Dasar Bank dalam The amendment of Articles of Association of the
rangka Peningkatan Modal Disetor dan Bank in order to Increase of the Issued and Paid
Ditempatkan Bank sehubungan dengan Up Capital in relation with the implementation
Pelaksanaan Penambahan Modal dengan of the Capital Increase Plan by Granting Pre-
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih emptive Rights II according to the Resolution of
Dahulu II sesuai dengan Keputusan RUPS Luar the Extraordinary GMS dated 7 December 2023
Biasa Bank tanggal 7 Desember 2023 as specified in the Deed of the Board of
sebagaimana dituangkan dalam Akta Commissioners Resolution Number 55 dated
Pernyataan Keputusan Rapat Dewan 21 March 2024 made by Ashoya Ratam, SH,
Komisaris Nomor 55 tanggal 21 Maret 2024 MKn, Notary in Administrative City of South
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Jakarta and has been received and recorded in
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan Legal Entity Administration System through
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Decree Letter of Minister of Law and Human
Administrasi Badan Hukum melalui Surat right of the Republic of Indonesia No. AHU-
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi AH.01.03-0069408 dated 21 March 2024
Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- regarding Acceptance of Notification of
AH.01.03-0069408 tanggal 21 Maret 2024 Amendment of Articles of Association of
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan PT BANK BTPN Tbk.
Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk.
Susunan Dewan Komisaris terakhir Bank The latest composition of the Board of
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Commissioners of the Bank as specified into
Nomor 02 tanggal 3 September 2024 yang the Deed Number 02 dated 3 September 2024
dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah Administrative City of South Jakarta and has
diterima dan dicatat di dalam Sistem been received and recorded in Legal Entity
Administrasi Badan Hukum melalui Surat Administration System through Decree Letter of
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Laws and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia Nomor Republic of Indonesia Number AHU-AH.01.09-
AHU-AH.01.09-0248269 tanggal 4 September 0248269 dated 4 September 2024 regarding
2024 perihal Penerimaan Pemberitahuan Acceptance of Notification of the Company’s
Perubahan Data Perseroan PT Bank SMBC Data Changes of PT Bank SMBC Indonesia
Indonesia Tbk. Tbk.
Susunan Direksi terakhir Bank sebagaimana The latest composition of the Board of Directors
dituangkan ke dalam Akta Nomor 58 tanggal of the Bank as specified into the Deed Number
27 Juli 2023 yang dibuat oleh Yumna Shabrina, 58 dated 27 July 2023 made by Yumna
SH, MKn, selaku Notaris Pengganti dari Ashoya Shabrina, SH, MKn, as Subsitute Notary of
Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Jakarta Selatan dan telah diterima dan dicatat Administrative City of South Jakarta and has
di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum been received and recorded in Legal Entity
melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Administration System through Decree Letter of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor Minister of Laws and Human Rights of the
AHU-AH.01.09-0145163 tanggal 27 Juli 2023 Republic of Indonesia Number AHU-AH.01.09-
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan 0145163 dated 27 July 2023 regarding
Data Perseroan PT BANK BTPN Tbk. Acceptance of Notification of the Company’s
Data Changes of PT BANK BTPN Tbk.
12
Page 423
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with Article 3 of the Bank’s
maksud dan tujuan serta kegiatan Bank adalah Articles of Association, the Bank’s scope of
melakukan kegiatan dalam jasa bank umum activities is to engage in general banking
termasuk melakukan penyertaan modal pada services including capital investment in bank
bank yang melaksanakan kegiatan usaha conducting business based on sharia
berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan principles, in accordance with the prevailing
undang-undang dan peraturan yang berlaku di laws and regulations in Indonesia.
Indonesia.
Pemegang Saham Utama Bank adalah Majority Shareholder’s of the Bank is Sumitomo
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Mitsui Banking Corporation (“SMBC”). SMBC
(“SMBC”). SMBC didirikan pada bulan April was established in April 2001. Sumitomo Mitsui
2001. Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. Financial Group, Inc. (“SMFG”) was established
(“SMFG”) didirikan pada bulan Desember 2002 in December 2002 and SMBC became a
dan SMBC menjadi anak perusahaan yang subsidiary fully owned by SMFG. SMFG is the
sepenuhnya dimiliki oleh SMFG. SMFG controlling shareholder and ultimate
merupakan pemegang saham pengendali dan shareholder of SMBCI.
pemegang saham terakhir (ultimate
shareholder) dari SMBCI.
SMBC berkantor pusat di Tokyo, Jepang dan SMBC’s Head Office is in Tokyo, Japan and
saat ini merupakan salah satu bank terbesar di currently one of the biggest banks in Japan with
Jepang dengan jaringan usaha yang telah a business network vastly spread throughout
menyebar ke beberapa wilayah di dunia. the world.
Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG With the Head Office in Tokyo, SMFG operates
bergerak dalam bidang manajemen anak in the management of banking subsidiaries and
perusahaan perbankan dan perusahaan lain other companies that can be treated as
yang dapat diperlakukan sebagai anak subsidiaries based on the provisions of
perusahaan berdasarkan ketentuan Undang- Japanese Banking Laws. In addition, SMFG
Undang Perbankan Jepang. Selain itu, SMFG carries out ancillary functions, as well as
melakukan fungsi-fungsi terkait (ancillary functions that can be executed by banking
functions), serta fungsi-fungsi yang dapat holding companies under the regulations of the
dilakukan oleh perusahaan holding perbankan Japanese Banking Laws.
di bawah ketentuan Undang-Undang
Perbankan Jepang.
Perusahaan-perusahaan yang tergabung Companies within the SMFG business group
dalam kelompok usaha SMFG terutama are mainly operating in commercial banking
bergerak di bidang perbankan komersial through such financial services as follows:
melalui layanan keuangan berikut: leasing, leasing, securities, consumer financing,
sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan, finance, system development data processing
pemrosesan data pengembangan sistem, dan and asset management.
manajemen aset.
Kantor pusat Bank berlokasi di Menara SMBC, The Bank’s head office is located at Menara
CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung SMBC, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak
Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta
12950. Selatan 12950.
13
Page 424
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Jumlah karyawan PT Bank SMBC Indonesia Tbk As of 31 December 2024 and 2023
dan entitas anaknya (secara bersama-sama PT Bank SMBC Indonesia Tbk and its
disebut “Grup”) pada tanggal 31 Desember 2024 subsidiaries (together referred to as “the Group”)
dan 2023, masing-masing adalah 29.382 dan had 29,382 and 20,933 employees, respectively.
20.933 karyawan.
Jaringan distribusi Bank dan entitas anak pada The Bank and subsidiaries’ distribution network
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of 31 December 2024 and 2023 was
diungkapkan pada Catatan 52. disclosed in Note 52.
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia Indonesia
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the resolution of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal General Meeting of Shareholders dated
5 Oktober 2018 sebagaimana dinyatakan 5 October 2018 as stipulated in the Deed of
dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Minutes of Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa No. 09 tertanggal 5 Oktober Shareholders No. 09 dated 5 October 2018
2018 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Administrative City of South Jakarta, it has
Selatan, telah disetujui Rencana approved the Proposed Merger of PT Bank
Penggabungan Usaha PT Bank Sumitomo Sumitomo Mitsui Indonesia (“BSMI”) and the
Mitsui Indonesia (“BSMI”) dengan Bank, Bank whereby BSMI acted as the Merging Bank
dimana BSMI bertindak sebagai bank yang and the Bank acted as the Merger-Recipient
menggabungkan diri dan Bank bertindak Bank or surviving bank, effective as of all the
sebagai bank penerima penggabungan, yang required approval being obtained (“Effective
berlaku sejak seluruh persetujuan yang Merger Date”).
disyaratkan diperoleh (“Tanggal Efektif
Penggabungan”).
Penggabungan menjadi efektif pada tanggal The Merger became effective on 1 February
1 Februari 2019, setelah diperolehnya 2019, after obtaining the approval from (i) OJK
persetujuan dari (i) OJK melalui surat through Decree of Board of Commissioners of
Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor OJK Number 35/KDK.03/2018 dated
35/KDK.03/2018 tanggal 20 Desember 2018 20 December 2018 regarding the Merger
tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha Approval of BSMI into the Bank; (ii) Japan
(Merger) BSMI ke dalam Bank; (ii) Japan Financial Services Agency (JFSA) through the
Financial Services Agency (JFSA) melalui surat Banking Supervisory letter No. 1788 and
Pengawas Perbankan No. 1788 dan No. 1789 No. 1789 dated 18 January 2019 regarding the
tertanggal 18 Januari 2019 perihal Persetujuan approval of Subsidiarization; and (iii) Minister
Subsidiarization; dan (iii) Menteri Hukum dan of Law and Human Rights of the Republic of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia Directorate of Administration of
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum General Law by letter dated 22 January 2019
melalui surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor Number AHU-0006169.AH.01.10.Year 2019
AHU-0006169.AH.01.10. Tahun 2019 regarding the Approval of Amendment of
mengenai Persetujuan Perubahan Anggaran Articles of Association of Limited Liability
Dasar Perseroan Terbatas PT BANK BTPN Tbk Company PT BANK BTPN Tbk and letter dated
dan surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number AHU-AH.01.03-
AHU-AH.01.03-0044411 mengenai 0044411 regarding the Acceptance of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Notification of Company Data Submission of
Perseroan PT BANK BTPN Tbk serta surat PT BANK BTPN Tbk as well as letter dated
tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number
AHU-AH.01.10-0006176 mengenai AHU-AH.01.10-0006176 regarding
Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Acceptance on Notification of Merger of
Perseroan PT BANK BTPN Tbk. PT BANK BTPN Tbk.
14
Page 425
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia (lanjutan) Indonesia (continued)
Sehubungan dengan penggabungan usaha In relation with merger between PT Bank
antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ("BTPN")
Tbk (“BTPN”) dan PT Bank Sumitomo Mitsui and PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Indonesia (“BSMI”), penggabungan usaha ("BSMI"), the merger was conducted through
dilakukan melalui penerbitan instrumen ekuitas the issuance of equity instrument of BTPN to
BTPN kepada Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking Corporation (the
Corporation (pemegang saham BTPN dan shareholder of both BTPN and BSMI) of
BSMI) sebesar 2.296.846.112 lembar saham 2,296,846,112 fully paid ordinary shares of
biasa disetor penuh dengan nilai nominal BTPN with nominal value amounting to Rp 20
sebesar Rp 20 (nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
Nilai wajar saham BTPN pada tanggal The fair value of BTPN’s shares as of
1 Februari 2019 adalah Rp 4.282 (nilai penuh) 1 February 2019 was Rp 4,282 (full amount)
per lembar saham. Rasio konversi atas per share. Conversion ratio of the conversion
konversi saham BSMI menjadi saham BTPN of BSMI’s share into BTPN’s share was
adalah sebesar 799,1971. 799.1971.
Penggabungan usaha antara BTPN dan BSMI The merger between BTPN and BSMI is a
merupakan transaksi penggabungan usaha business combination under common control
entitas sepengendali. Pada tanggal efektif transaction. As at the effective date of merger,
merger, baik BTPN dan BSMI merupakan both BTPN and BSMI are entites under
entitas sepengendalian dan hubungan common control and the common control
sepengendalian tersebut tidak bersifat relationship is not transitory. Business
sementara. Transaksi kombinasi bisnis antara combination transaction between entites under
entitas sepengendali dilakukan dalam rangka common control is done in the event of
reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam reorganisation of entities under the same
suatu kelompok yang sama dan bukan group which does not constitute change in
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti ownership by economic substance. Therefore,
substansi ekonomi. Oleh karena itu, transaksi the transaction is recognized at carrying
ini diakui pada jumlah tercatat berdasarkan amount under pooling of interest method.
metode penyatuan kepemilikan (pooling of
interest).
Selisih nilai transfer entitas sepengendali Net transfer under common control entities
di atas dicatat sebagai tambahan modal disetor. above was recorded as additional paid-in
Atas transaksi ini, Bank mencatat tambahan capital. As a result of this transaction, the Bank
modal disetor dan agio saham masing-masing recorded additional share capital and paid-in
sebesar Rp 45.937 dan Rp 9.708.197. capital amounting to Rp 45,937 and
Rp 9,708,197, respectively.
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
Actions
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 8 Juni 2007, para Shareholders (EGMS) dated 8 June 2007, the
pemegang saham menyetujui rencana shareholders approved the Initial Public
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa Offering of Ordinary Shares plan to public
kepada masyarakat melalui pasar modal serta through capital market and listing of the Bank’s
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa shares at Indonesia Stock Exchange.
Efek Indonesia.
15
Page 426
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Penawaran Umum Perdana Saham (lanjutan) Initial Public Offering (continued)
Bank melakukan penawaran umum perdana The Bank undertook an initial public offering of
atas 267.960.220 saham dengan nilai nominal 267,960,220 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham price of Rp 2,850 (full amount) per share to the
sebesar Rp 2.850 (nilai penuh) kepada public in Indonesia. The shares were listed at
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut Indonesia Stock Exchange on 12 March 2008.
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
12 Maret 2008.
Persetujuan atas Penawaran Umum Perdana Approval of the Initial Public Offering based on
Saham berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-1253/BL/2008
No. S-1253/BL/2008 tanggal 29 Februari 2008 dated 29 February 2008 regarding Notification
perihal Pemberitahuan Efektifnya Penyataan of the Effectiveness of the Registration
Pendaftaran. Statement.
Penambahan modal melalui Hak Memesan Increase of capital through Pre-Emptive
Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) Right (“HMETD”)
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 November Based on the EGMS dated 25 November 2010,
2010, para pemegang saham menyetujui the shareholders approved the Bank’s plan to
rencana Bank untuk menambah modal increase the Bank’s share capital through the
sahamnya melalui penerbitan Hak Memesan issuance of Pre-Emptive Right I (“HMETD I”),
Efek Terlebih Dahulu I (“HMETD I”), dengan by issuing shares from the Bank’s portfolio
cara mengeluarkan saham dari portepel Bank. shares.
Pada tanggal 10 Desember 2010 telah On 10 December 2010, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange
sebanyak 188.787.238 saham baru dengan with 188,787,238 new registered shares with
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham value of Rp 100 (full amount) per share;
sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan accordingly, the number of shares issued and
disetor penuh yang semula sebesar fully paid changed from 943,936,190 shares to
943.936.190 saham menjadi sejumlah 1,132,723,428 shares.
1.132.723.428 saham.
Persetujuan atas Penerbitan HMETD I Approval of the Issuance of HMETD I based on
berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-10615/BL/2010
No.S-10615/BL/2010 tanggal 24 November dated 24 November 2010 regarding Notification
2010 perihal Pemberitahuan Efektifnya of the Effectiveness of the Registration
Penyataan Pendaftaran. Statement.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 18,878 additional share
sebesar Rp 18.878 dan agio saham sebesar capital and Rp 1,293,458 additional paid-in
Rp 1.293.458. capital.
16
Page 427
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Penambahan modal melalui Hak Memesan Increase of capital through Pre-Emptive
Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) (lanjutan) Right (“HMETD”) (continued)
Berdasarkan RUPSLB tanggal 7 Desember Based on the EGMS dated 7 December 2023,
2023, para pemegang saham menyetujui the shareholders approved the Bank’s plan to
rencana Bank untuk melakukan Penambahan increase the Bank’s share capital by granting
Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek pre-emptive rights II ("PMHMETD II"). The
Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”). Bank telah Bank has obtained an effective statement
memperoleh pernyataan efektif atas regarding PMHMETD II from the Financial
PMHMETD II tersebut dari Otoritas Jasa Services Authority with letter Number S-
Keuangan melalui surat Nomor S-29/D.04/2024 29/D.04/2024 dated 19 February 2024. Based
tanggal 19 Februari 2024. Berdasarkan on the disclosure of information to shareholders
keterbukaan informasi kepada pemegang regarding PMHMETD II on 11 December 2023,
saham dalam rangka PMHMETD II pada the Bank has disclosed its plan to use the
tanggal 11 Desember 2023, Bank telah proceed from the PMHMETD II fund to expand
mengungkapkan rencana penggunaan dana and invest through the acquisition of financing
PMHMETD II tersebut adalah untuk melakukan business companies namely PT Oto Multiartha
ekspansi dan investasi usaha melalui and PT Summit Oto Finance, from SMBC and
pengambilalihan perusahaan-perusahaan yang PT Summit Auto Group (which was a joint
bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu venture of PT Summit Auto Group, SMBC and
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance, PT Sinar Mas Multiartha Tbk).
dari SMBC dan PT Summit Auto Group (yang
saat itu merupakan joint venture dari PT Summit
Auto Group, SMBC dan PT Sinar Mas
Multiartha Tbk).
Pada tanggal 26 Februari 2024 telah dicatatkan On 26 February 2024, the Bank’s shares were
pada Bursa Efek Indonesia sebanyak listed at the Indonesia Stock Exchange with
2.589.131.077 saham baru dengan nominal 2,589,131,077 new registered shares with
Rp20,00 (nilai penuh) per saham sehingga value of Rp20.00 (full amount) per share;
jumlah saham yang ditempatkan dan disetor accordingly, the number of shares issued and
penuh yang semula sebesar 8.056.814.671 fully paid changed from 8,056,814,671 shares
saham menjadi sejumlah 10.645.945.748 to 10,645,945,748 shares. The Bank obtained
saham. Bank mendapatkan tambahan modal Rp 51,783 additional share and Rp 6,651,061
disetor sebesar Rp 51.783 dan agio saham additional paid-in capital.
sebesar Rp 6.651.061.
Pemecahan saham Stock split
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 Februari j Based on EGSM dated 25 February 2011, the
2011, para pemegang saham menyetujui n shareholders approved the Bank’s plan to split
rencana Bank untuk melakukan pemecahan n share from nominal value of Rp 100 (full
nilai nominal saham dari Rp 100 (nilai penuh) n amount) per share to Rp 20 (full amount) per
per saham menjadi Rp 20 (nilai penuh) per j share; accordingly, it changed the number of
saham, sehingga jumlah saham yang n shares issued and fully paid from
ditempatkan dan disetor penuh yang semula j 1,132,723,428 shares with nominal value of
sebesar 1.132.723.428 saham dengan nilai n Rp 100 (full amount) per share to
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham akan s 5,663,617,140 shares with nominal value of
menjadi sejumlah 5.663.617.140 saham j Rp 20 (full amount) per share.
dengan nilai nominal Rp 20 (nilai penuh) per n
saham.
Pada tanggal 28 Maret 2011, saham Bank On 28 March 2011, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange for
sebanyak 5.606.980.970 saham dengan nilai 5,606,980,970 shares with nominal value of
nominal Rp 20 (nilai penuh) per saham. Rp 20 (full amount) per share.
17
Page 428
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Pemecahan saham (lanjutan) Stock split(continued)
Peningkatan modal melalui Convertible Capital increase through Convertible Loan
Loan
Pada tanggal 14 Maret 2012, Bank telah On 14 March 2012, the Bank obtained
mendapatkan persetujuan untuk meningkatkan an approval to increase issued and paid-up
modal ditempatkan dan modal disetor dengan capital by issuing 176,670,117 shares from the
mengeluarkan 176.670.117 saham baru dari Bank’s unissued shares to International
portepel kepada International Finance Finance Corporation (“IFC”) in accordance with
Corporation (“IFC”) sesuai dengan syarat dan terms and condition in the Convertible Loan
ketentuan Convertible Loan Agreement. Agreement. Afterwards, those Bank’s shares
Setelah itu, saham tersebut telah tercatat pada were listed at Indonesia Stock Exchange. Total
Bursa Efek Indonesia. Total modal disetor dan issued and paid-up capital of the Bank after the
ditempatkan Bank setelah Penambahan Modal Capital Increases without Pre-Emptive Rights
Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu was 5,840,287,257 shares.
menjadi 5.840.287.257 saham.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 3,533 additional share
sebesar Rp 3.533 dan agio saham sebesar capital and Rp 135,927 additional paid-in
Rp 135.927. capital.
Pembelian kembali saham Shares buyback
Melalui surat OJK No. S-20/PB.31/2016 The Bank was approved by OJK to conduct
tanggal 18 Februari 2016, Bank telah shares buyback by letter No. S-20/PB.31/2016
memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan dated 18 February 2016. In the implementation
pembelian kembali (buyback) saham. Dalam of shares buyback by the Bank, the allocated
pelaksanaan pembelian kembali saham yang fund up to Rp 535,500 to buy up to 150,000,000
dikeluarkan oleh Bank, jumlah alokasi dana shares or 2.57% of the Bank’s issued and fully
tidak melebihi Rp 535.500 untuk membeli paid-up capital shall be done between
sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham atau 23 February 2016 and 23 May 2016. Up to
2,57% dari modal ditempatkan dan disetor 23 May 2016, the Bank had repurchased
penuh Bank, yang akan dilakukan dalam 95,198,900 shares using total purchasing fund
periode dari tanggal 23 Februari 2016 sampai amounting to Rp 262,874.
dengan 23 Mei 2016. Sampai dengan tanggal
23 Mei 2016, Bank telah membeli kembali
saham Bank sebanyak 95.198.900 lembar
saham dengan total dana pembelian sebesar
Rp 262.874.
Tujuan dari pembelian kembali saham adalah The objective of conducting shares buyback is
untuk memberikan fleksibilitas untuk mencapai to provide flexibility to achieve an efficient
struktur permodalan yang efisien dan capital structure and enable the Bank to lower
memungkinkan untuk menurunkan keseluruhan the overall cost of capital, increasing the
biaya modal, meningkatkan laba per saham Earnings per Share (EPS) and Return on Equity
(EPS), serta Return on Equity (ROE) secara (ROE) on an on-going basis.
berkelanjutan.
18
Page 429
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Pengalihan Saham Tresuri Transfer of Treasury Shares
Di dalam rangka memenuhi Peraturan OJK In compliance with OJK Regulation
No.02/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013 No.02/POJK.04/2013 dated 26 August 2013
mengenai Pembelian Kembali Saham yang regarding the Buyback of Issued Shares by
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Issuers or Public Companies in Significantly
Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Fluctuating Market Conditions and the
secara signifikan dan keputusan Rapat Umum resolution of the Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 22 April Shareholders dated 22 April 2021 on the sixth
2021 atas agenda keenam mengenai agenda regarding the transfer of shares
pengalihan saham hasil pembelian kembali resulted from the buy back which are retained
yang disimpan sebagai saham tresuri untuk as treasury shares to be utilized for variable
pemberian remunerasi yang bersifat variable, remuneration, hence on 31 August 2021, the
maka pada tanggal 31 Agustus 2021, Bank Bank has transferred 2,633,202 shares
telah mengalihkan sebanyak 2.633.202 saham registered under treasury shares to Material
yang dicatat sebagai saham tresuri kepada Risk Takers. While the remaining 92,565,698
para Material Risk Takers. Sementara itu, shares registered under treasury shares will be
sebanyak 92.565.698 sisa saham yang dicatat sold back to the market through Stock
sebagai saham tresuri akan dijual kembali ke Exchange starting 14 October 2021.
pasar melalui Bursa Efek mulai tanggal
14 Oktober 2021.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
tanggal 7 Desember 2023 telah menyetujui dated 7 December 2023 approved the
penarikan 92.292.198 saham tresuri atau withdrawal of 92,292,198 treasury shares or
sebesar Rp 1.846 (untuk nominal Rp 20 (nilai amounted Rp 1,846 (for nominal Rp 20 (full
penuh) per saham) dan karenanya akan amount) per share) and therefore will reduce
mengurangi modal Diterbitkan serta Modal the Issued as well as Paid-up Capital and
Disetor Bank dan menambah Modal Dalam increase the Portfolio Capital, subject to the
Portepel, apabila Kreditur tidak keberatan Creditor’s objection within particular time limit
dengan rencana ini dalam batas jangka waktu according to the Law of Republic of Indonesia
tertentu sesuai dengan Undang-undang on Limited Liability Company No.40 year 2007.
Republik Indonesia tentang Perseroan
Terbatas No.40 tahun 2007.
Dengan lewatnya jangka waktu penyampaian By the lapsing of the time period on Creditor’s
keberatan dari Kreditur atas perubahan modal objection filing in regards to the capital changes
sebagaimana dimaksud dalam Undang- as meant by the Law No. 40 of 2007 on Limited
undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Liability Company, the changes in the articles
Terbatas, maka perubahan anggaran dasar of association has been stipulated in the Deed
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 07 No. 7 dated 7 December 2023 which was made
tanggal 7 Desember 2023 yang dibuat oleh by Notary Ashoya Ratam SH, MKn,
Ashoya Ratam, SH, MKn, telah mendapat and has been approved by the Minister of Law
persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak and Human Rights No.AHU-
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat 0082757.AH.01.02.Tahun 2023 dated
nomor AHU 0082757.AH.01.02 tahun 2023 7 February 2024.
tanggal 7 Februari 2024.
d. Efek-efek yang diterbitkan d. Securities issued
Utang obligasi Bonds payable
Bank Bank
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan IV 27 Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 26 7.55%
Seri/Series
Bank BTPN Tahap I Tahun November/ melalui suratnya A: 3 November/
A: 799,000
2019 Dengan Tingkat November No. S-168/D.04/2019 tanggal tahun/years November
Bunga Tetap (“Obligasi 2019 15 November 2019/ 2022
Berkelanjutan IV Tahap I”)/ Became effective by OJK
Bank BTPN Shelf through its letter No.S-
Seri/Series 26 7.75%
Registered Bonds IV 168/D.04/2019 dated Seri/Series
B: 5 November/
Phase I Year 2019 with a 15 November 2019 B: 201,000
tahun/years November
fixed interest rate (“Shelf
2024
Registered Bonds IV
Phase I”)
19
Page 430
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan) d. Securities issued (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni/ Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Seri/Series
Bank BTPN Tahap I Tahun June 2024 melalui suratnya A: 3 tahun/ 5 Juli/ July 7.00%
A: 114,755
2024 Dengan Tingkat No. S-82/D.04/2024 tanggal years 2027
Bunga Tetap (“Obligasi 27 Juni 2024/
Berkelanjutan V Tahap I”)/ Became effective by OJK
Bank BTPN Shelf through its letter No.
Registered Bonds V S-82/D.04/2024 dated Seri/Series
Seri/Series
Phase I Year 2024 with a 27 June 2024 B: 5 tahun/ 5 Juli/ July 7.10%
B: 240,305
fixed interest rate (“Shelf years 2029
Registered Bonds V
Phase I”)
Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni/ Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 17
Seri/Series
Bank SMBC Indonesia June 2024 melalui suratnya A: 3 tahun/ Desember/ 6,70%
A: 429,910
Tahap II Tahun 2024 No. S-82/D.04/2024 tanggal years December
Dengan Tingkat Bunga 27 Juni 2024/ 2027
Tetap (“Obligasi Became effective by OJK
Berkelanjutan V Tahap II”)/ through its letter No.
Bank SMBC Indonesia S-82/D.04/2024 dated Seri/Series 17
Seri/Series
Shelf Registered Bonds V 27 June 2024 B: 5 tahun/ Desember/ 6.95%
B: 966,505
Phase II Year 2024 with a years December
fixed interest rate (“Shelf 2029
Registered Bonds V
Phase II”)
Seluruh utang obligasi yang diterbitkan Bank All bonds issued by the Bank were listed at the
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Indonesia Stock Exchange and the funds are
dananya dipergunakan untuk pertumbuhan used for business growth in form of credit
usaha dalam bentuk ekspansi kredit. expansion.
PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali PT Bank Mega Tbk acts as the Trustee for Shelf
Amanat atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Registered Bonds IV Phase I Year 2019 and
Tahun 2019 dan Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V Phase I and II Year
Tahap I dan II Tahun 2024. 2024.
PT Oto Multiartha PT Oto Multiartha
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan I 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Seri/Series
Oto Multiartha Tahap I 2023 melalui suratnya A: 3 tahun/ 7 Juli/July
A: 315,000 6.35%
Tahun 2023/ Oto No.S-142/D.04/2023 tanggal years 2026
Multiartha Shelf 26 Juni 2023 / Became
Registered Bonds I Phase effective by OJK through its Seri/Series
Seri/Series
I Year 2023 letter No.S-142/D.04/2023 B: 5 tahun/ 7 Juli/July
B: 114,705 6.50%
dated 26 June 2023 years 2028
20
Page 431
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan) d. Securities issued (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan I Oto 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 14
Multiartha Tahap II Tahun 2023 Seri/Series
melalui suratnya A: 1 tahun/ September/
2024/ Oto Multiartha Shelf A: 255,270 6.35%
No.S-142/D.04/2023 tanggal years September
Registered Bonds I Phase II 26 Juni 2023 / Became 2025
Year 2024 effective by OJK through its Seri/Series 4
Seri/Series
letter No.S-142/D.04/2023 B: 3 tahun/ September/
B: 114,705 6.90%
dated 26 June 2023 years September
2027
Seri/Series 4
Seri/Series
C: 5 tahun/ September/
C: 330,025 7.10%
years September
2029
Semua obligasi yang beredar telah terdaftar di All of the bonds issued were listed at the
Bursa Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk acts as the
sebagai Wali Amanat atas Obligasi Trustee for Oto Multiartha Shelf Registered
Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I Tahun Bonds I Phase I Year 2023 and Oto Multiartha
2023 dan Obligasi Berkelanjutan I Oto Shelf Registered Bonds I Phase II Year 2024.
Multiartha Tahap II Tahun 2024.
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal Secretary and Internal Audit Unit
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank composition of Board of Commissioners and
adalah sebagai berikut: Board of Directors was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Chow Ying Hoong Chow Ying Hoong President Commissioner
Komisaris Takeshi Kimoto Takeshi Kimoto Commissioner
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan Independent Commissioner
Komisaris Independen Onny Widjanarko Onny Widjanarko Independent Commissioner
Komisaris Independen Edmund Tondobala Edmund Tondobala Independent Commissioner
Komisaris Ongki Wanadjati Dana Ongki Wanadjati Dana Commissioner
Komisaris Independen Marita Alisjahbana*) - Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Henoch Munandar Henoch Munandar President Director
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya Kaoru Furuya Deputy President Director
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto Darmadi Sutanto Deputy President Director
Direktur Kepatuhan Dini Herdini Dini Herdini Compliance Director
Direktur Atsushi Hino Atsushi Hino Director
Direktur Keishi Kobata Keishi Kobata Director
Direktur Merisa Darwis Merisa Darwis Director
Direktur Hanna Tantani Hanna Tantani Director
*) Marita Alisjahbana diangkat sebagai Komisaris *) Marita Alisjahbana was appointed as Independent Commissioner at
Independen pada RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus Extraodinary GMS on 29 August 2024 and has been effectively assume
2024 dan efektif menjabat sejak tanggal 2 September the office on 2 September 2024
2024.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari: 31 December 2024 and 2023 was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Ketua Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan Chairman
Anggota Edmund Tondobala Edmund Tondobala Member
Anggota Aria Kanaka Aria Kanaka Member
Anggota Ivan Purnama Sanoesi Ivan Purnama Sanoesi Member
21
Page 432
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal (lanjutan) Secretary and Internal Audit Unit (continued)
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan pada tanggal The Corporate Secretary as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Eneng 31 December 2024 and 2023 was Eneng Yulie
Yulie Andriani. Andriani.
Satuan Kerja Audit Internal Internal Audit Unit
Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada Head of Internal Audit as of
tanggal 31 Desember 2024 adalah Anke 31 December 2024 was Anke Subandy and as
Subandy dan pada tanggal 31 Desember 2023 of 31 December 2023 was Nurhajati Soerjo
adalah Nurhajati Soerjo Hadi. Hadi.
f. Entitas Anak f. Subsidiaries
Bank mempunyai kepemilikan pada entitas The Bank has ownership in the following
anak sebagai berikut: subsidiaries:
Tahun
Persentase kepemilikan/ mulai operasi Jumlah aset/
Percentage of ownership komersial/ Total assets
year of
Bidang usaha/ starting
Entitas Anak/ Domisili/ Business 31 Desember/ 31 Desember/ commercial 31 Desember/ 31 Desember/
Subsidiaries Domicile activities December 2024 December 2023 operations December 2024 December 2023
Perbankan/
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Jakarta Banking 70.0% 70.0% 2014 21,736,656 21,412,505)
PT BTPN SYARIAH Modal Ventura/
VENTURA* Jakarta Venture Capital 70.3% 70.3% 2022 308,421 320,596)
Pembiayaan/
PT Oto Multiartha Jakarta Financing 51.0% - 1994 15,680,599 -)
Pembiayaan/
PT Summit Oto Finance Jakarta Financing 51.0% - 1990 15,065,078 -)
Kepemilikan tidak langsung melalui PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Indirect ownership through PT BANK BTPN SYARIAH Tbk of 69.3% and
sebesar 69,3% dan kepemilikan langsung sebesar 1,0%. direct ownership of 1.0%.
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (”BTPNS”) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (“BTPNS”)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk berkantor pusat PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s head office is
di Menara SMBC, lantai 12, CBD Mega located at Menara SMBC 12th floor, CBD Mega
Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950. Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950.
Pada tanggal 19 Juli 2013, Bank Indonesia On 19 July 2013, Bank Indonesia approved the
menyetujui rencana Bank untuk melakukan Bank’s plan to acquire 70% shares of PT Bank
akuisisi sebesar 70% saham PT Bank Sahabat Sahabat Purba Danarta (“BSPD”) through its
Purba Danarta (”BSPD”) melalui suratnya letter No. 15/10/DPBI/PBI-5/rahasia which is
No. 15/10/DPBI/PBI-5/Rahasia dengan syarat subject to the change of BSPD’s business
dilakukan perubahan atas kegiatan usaha dari activites from a conventional bank into a
BSPD yang semula merupakan bank commercial bank under sharia principles.
konvensional menjadi bank umum berdasarkan
prinsip syariah.
Berdasarkan Akta Notaris No. 26 dan No. 27 Based on Notarial Deed No. 26 and No. 27
tanggal 30 Januari 2014 yang dibuat di dated 30 January 2014 before Hadijah S.H.,
hadapan Hadijah S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, M.Kn., notary in Jakarta, the Bank has acquired
Bank telah melakukan akuisisi atas BTPNS dan BTPNS and has become the majority
menjadi pemegang saham mayoritas. Hal ini shareholder. It was acknowledged by the
telah diketahui oleh Kementerian Hukum dan Ministry of Law and Human Rights of Republic
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Indonesia through its letter No. AHU-AH.01.10-
surat No. AHU-AH.01.10-04338 tertanggal 04338 dated 12 February 2014.
12 Februari 2014.
22
Page 433
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Pemisahan Unit Usaha Syariah Spin off of Sharia Business Unit
Pada tanggal 20 Januari 2014, Rapat Umum On 20 January 2014, the Bank’s Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa Bank yang General Meeting of Shareholders which was
diaktakan dengan Akta Notaris No. 8 tanggal notarised by Notarial Deed No. 8 dated 4 July
4 Juli 2014 di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., 2014 before Hadijah, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta dan telah menyetujui Jakarta approved the spin-off of the sharia
pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank business unit of PT Bank Tabungan Pensiunan
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“UUS Nasional Tbk (“UUS BTPN”) from PT Bank
BTPN”) dari PT Bank Tabungan Pensiunan Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“BTPN”).
Nasional Tbk (“BTPN”). Pemisahan dilakukan The spin-off was made with reference to Bank
dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia Regulation No.11/10/PBI/2009 which
Indonesia No. 11/10/PBI/2009 yang telah has been amended by PBI No. 15/14/PBI/2013
diubah dengan PBI No. 15/14/PBI/2013 tentang regarding Sharia Business Unit. The
Unit Usaha Syariah. Pendirian tersebut telah establishment has been approved by Bank
disetujui oleh Bank Indonesia melalui dua Indonesia in two stages, i.e. the approval of the
tahap, yaitu persetujuan izin konversi dan izin conversion permit and spin-off permit.
pemisahan.
Proses Konversi Izin Usaha Conversion of business license
Pada tanggal 22 Mei 2014, Bank mendapatkan On 22 May 2014, the Subsidiary received its
izin dari Bank Indonesia untuk melaksanakan permit from Bank Indonesia regarding
konversi BSPD berdasarkan Surat Keputusan conversion of BSPD based on the Decision
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Letter of Board of Commissioner of Otoritas
(“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014. Izin tersebut Jasa Keuangan (“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014.
mengubah kegiatan usaha BTPNS dari bank The permit changed BTPNS’s business
umum konvensional menjadi bank umum yang activities from conventional commercial bank to
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan commercial bank which conducts business
prinsip syariah. activities based on sharia principles.
Pada tanggal 23 Juni 2014, BTPNS On 23 June 2014, BTPNS received its spin-off
memperoleh izin pemisahan dari OJK permit from OJK based on the Letter
berdasarkan Surat No: S-17/PB.1/2014. No: S - 17/PB.1/2014. The spin-off of UUS
Pemisahan UUS BTPN dilakukan dengan Akta BTPN was made under Spin-off Deed No. 8
Pemisahan No. 8 tanggal 4 Juli 2014 yang dated 4 July 2014 and was notarised by
dibuat di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., notaris Hadijah, S.H., M.Kn., notary in Jakarta.
di Jakarta. Selanjutnya, pemisahan terjadi Furthermore, the spin-off became effective on
secara efektif pada tanggal 14 Juli 2014 dan 14 July 2014 and BTPNS started its operational
BTPNS memulai kegiatan usaha berdasarkan activity based on sharia principles, as reported
prinsip syariah, sebagaimana yang dilaporkan to Bank Indonesia through
kepada Bank Indonesia dengan surat its letter No. S.031/DIR/LG/VII/2014 dated
No. S.031/DIR/LG/VII/2014 tanggal 17 Juli 17 July 2014 regarding the Report on the
2014 perihal Laporan Pelaksanaan Pembukaan Implementation of the Opening of Sharia
Bank Umum Syariah Hasil Pemisahan. Commercial Bank Resulting from the Spin-Off.
23
Page 434
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Perubahan Nama PT BANK BTPN SYARIAH PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s Change of
Tbk Name
Berdasarkan Akta Notaris No. 25 tanggal Pursuant to the Notarial Deed No. 25 dated
27 Agustus 2013 juncto Akta Notaris No. 30 27 August 2013 juncto Notarial Deed No. 30
tanggal 25 September 2013 keduanya dibuat di dated 25 September 2013 before Hadijah, S.H.,
hadapan Notaris Hadijah, S.H., M.Kn., BSPD M.Kn., BSPD changed its name to PT Bank
mengubah namanya menjadi PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. The
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. above change was approved by the Minister of
Perubahan di atas telah mendapat persetujuan Law and Human Rghts of the Republic of
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia through its letter No.
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan AHU-50529.AH.01.02 Year 2013 dated
No. AHU-50529.AH.01.02 Tahun 2013 tanggal 1 October 2013 and has been published in State
1 Oktober 2013 dan telah diumumkan dalam Gazette No.94 year 2013, in supplement of the
Berita Negara Republik Indonesia Nomor 94 State Gazette No. 124084 dated
tahun 2013, tambahan Berita Negara Republik 22 November 2013.
Indonesia No. 124084 tanggal
22 November 2013.
BTPNS mengubah kembali namanya menjadi BTPNS further changed its name to
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk sebagaimana PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pursuant to the
didasarkan pada Akta No. 26 tanggal 16 April Notarial Deed No. 26 dated 16 April 2020,
2020, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, before Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang Administrative City of South Jakarta, which was
telah mendapat persetujuan dari Kementerian approved by the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia through its
Indonesia berdasarkan Surat letter No. AHU- 0034666.AH.01.02.TAHUN
No. AHU-0034666.AH. 01.02.TAHUN 2020 2020 dated 8 May 2020 and the Letter of
tanggal 8 Mei 2020, dan Surat Penerimaan Acceptance of the amendment to the Articles of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Association No. No. AHU-AH.01.03-0214020
No. AHU-AH.01.03-0214020 tanggal 8 Mei dated 8 May 2020, The change of name of the
2020, dan telah mendapatkan persetujuan BTPNS has been approved based on the letter
Perubahan Nama ini berdasarkan Surat dari from the Financial Services Authority (“OJK”)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor number S-66/PB.101/2020 dated 4 June 2020
S-66/PB.101/2020 tanggal 4 Juni 2020 perihal concerning the determination of the use of
Permohonan Penetapan Penggunaan Izin Business License on behalf PT Bank Tabungan
Usaha karena Perubahan Nama PT Bank Pensiunan Nasional Syariah Tbk into PT BANK
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk BTPN SYARIAH Tbk and the Copy of Approval
menjadi PT BANK BTPN SYARIAH Tbk dan of Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I
Salinan Keputusan Deputi Komisioner OJK Number KEP-99/PB.1/2020 dated 4 June
Pengawas Perbankan I OJK Nomor KEP- 2020.
99/PB.1/2020 tanggal 4 Juni 2020.
Anggaran Dasar Articles of Association
Setelah menjadi Bank Umum Syariah, BTPNS Upon becoming Sharia Commercial Bank, of
telah melakukan beberapa kali perubahan BTPNS had amended its Articles of Association
Anggaran Dasar. Perubahan terakhir Anggaran several times. The latest amendment to the
Dasar BTPNS sebagaimana tercantum dalam Articles of Association of BTPNS is stated in deed
Akta No. 46 tanggal 20 Maret 2024, yang dibuat No. 46 dated 20 Maret 2024, which was notarised
di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris by Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta
di Jakarta, penyesuaian dengan POJK No. 17 adjustment to OJK Regulation No. 17 year 2023
tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Regarding the implementation of governance for
Bank Umum. Akta tersebut telah memperoleh commercial banks. The deed was approved by
persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Law and Human Rights of the Republic
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat of Indonesia through its Letter of Acceptance of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan the amendment to the Articles of Association No.
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0089433 AHU-AH.01.03-0089433 dated 19 April 2024.
tanggal 19 April 2024.
24
Page 435
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Susunan Direksi, Dewan Komisaris dan Board of Directors, Board of Commissioners
Dewan Pengawas Syariah and Sharia Supervisory Board
Susunan terkini Direksi, Dewan Komisaris dan The latest composition of the Board of Directors,
Dewan Pengawas Syariah BTPNS the Board of Commissioners and the Sharia
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Supervisory Board of BTPNS as specified in the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT BANK BTPN General Meeting of Shareholders of PT BANK
SYARIAH Tbk Nomor 46 tanggal 27 April 2023 BTPN SYARIAH Tbk Number 46 dated 27 April
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, 2023 made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan in Administrative City of South Jakarta and has
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem been received and recorded in Legal Entity
Administrasi Badan Hukum melalui Surat Administration System through Decree Letter of
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Minister of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia Nomor No. Republic of Indonesia No.
AHU-AH.01.09-0112846 tanggal 27 April 2023 AHU-AH.01.09-0112846 dated 27 April 2023
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan regarding Receipt of Notification on the Change
Data Perseroan PT BANK BTPN SYARIAH of Data of Company of PT BANK BTPN
Tbk. SYARIAH Tbk.
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha The Objectives and Scope of Activities
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with article 3 of the Articles of
BTPNS, maksud dan tujuan serta kegiatan Association of BTPNS, the objective and scope
BTPNS adalah melakukan kegiatan usaha di of activities of BTPNS is to engage in banking
bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah. industry based on sharia principles.
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Pursuant to the Circular Resolution of the
Luar Biasa (RUPSLB) BTPNS yang dilakukan Shareholders in lieu of the Extraordinary
melalui surat edaran resolusi pemegang saham General Meeting of Shareholders (EGMS) of
pada tanggal 16 November 2017, para BTPNS dated 16 November 2017, the
pemegang saham menyetujui rencana shareholders approved the plan to conduct
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa Initial Public Offering of Ordinary Shares to
kepada masyarakat melalui pasar modal serta public through capital market and listing of the
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa Subsidiary’s shares at the Indonesia Stock
Efek Indonesia. Pada tanggal 25 April 2018, Exchange. On 25 April 2018, BTPNS obtained
BTPNS memperoleh pernyataan efektif dari the effective notification from OJK through letter
OJK dengan surat No. S-36/D-04/2018 untuk No. S-36/D-04/2018 for this initial public
penawaran umum saham perdana tersebut. offering.
BTPNS melakukan penawaran umum perdana BTPNS undertook an initial public offering of
atas 770.370.000 saham dengan nilai nominal 770,370,000 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham price of Rp 975 (full amount) per share to the
sebesar Rp 975 (nilai penuh) kepada public in Indonesia. The shares were listed at
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut the Indonesia Stock Exchange on
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 May 2018. The funds received by BTPNS
8 Mei 2018. Dana yang diterima oleh BTPNS from the initial public offering amounting to
atas penawaran umum perdana adalah sebesar Rp 735,020 (net of issuance costs and tax).
Rp 735.020 (setelah biaya emisi dan pajak).
Atas tambahan saham yang diterbitkan In relation to the additional shares issued in
sehubungan dengan penawaran umum connection with the initial public offering of the
perdana BTPNS kepada publik, jumlah BTPNS to the public, the Bank's ownership in
kepemilikan Bank atas BTPNS menurun dari BTPNS decreased from 70% to 63%.
70% menjadi 63%.
25
Page 436
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Akuisisi dari kepentingan non-pengendali Acquisition of non-controlling interest of PT
pada PT BANK BTPN SYARIAH Tbk BANK BTPN SYARIAH Tbk
Pada tanggal 11 Mei 2018, Bank mengakuisisi On 11 May 2018, the Bank acquired 7% shares
7% saham atas BTPNS dengan imbalan of BTPNS for a purchase consideration of
pembelian sebesar Rp 550.045. Kepentingan Rp 550,045. The non-controlling interest in
non-pengendali BTPNS pada tanggal akuisisi BTPNS on the date of acquisition was
adalah Rp 525.778. Dengan demikian, Rp 525,778. Therefore, the Bank’s ownership in
kepemilikan Bank atas BTPNS kembali menjadi BTPNS became 70%. The effect of changes in
70%. Dampak perubahan atas kepemilikan the ownership interest of BTPNS was as follows:
saham BTPNS adalah sebagai berikut:
2018
Kepentingan non-pengendali yang diakuisisi 525,778) Non-controlling interest acquired
Imbalan yang dibayarkan kepada kepentingan
non-pengendali (550,045) Consideration paid to non-controlling interest
Selisih lebih imbalan uang dibayarkan yang Excess of consideration
(24,267)
diakui pada ekuitas Bank paid as recorded in the Bank’s equity
Dampak transaksi dengan kepentingan non- Effects of transactions with non-controlling
pengendali pada ekuitas adalah sebagai interests on the equity was as follows:
berikut:
2018
Perubahan pada ekuitas: ) Changes in equity:
- Dampak atas penawaran umum
Perdana 209,242) Effect on initial public offering -
- Akuisisi saham tambahan pada Acquisition of additional interest in -
BTPNS (24,267) BTPNS
Dampak bersih pada ekuitas 184,975) Net effect in equity
Pembagian dividen tunai oleh PT BANK Cash dividend distribution by PT BANK
BTPN SYARIAH Tbk BTPN SYARIAH Tbk
BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku BTPNS distributed dividend for financial year
2023 kepada para pemegang saham sebesar 2023 to shareholders amounting Rp 540,397 or
Rp 540.397 atau Rp 70,15 (nilai penuh) per Rp 70.15 (full amount) per share. Cash dividend
lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan was paid at the amount of Rp 525,231 with tax
senilai Rp 525.231 dengan pajak dividen on dividend amounting to Rp 15,166. On 19 April
sebesar Rp 15.166. Pada tanggal 19 April 2024, 2024, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah distributed cash dividends to Shareholders
melakukan distribusi dividen tunai kepada based on the recording date of 2 April 2024.
Pemegang Saham berdasarkan tanggal
pencatatan tanggal 2 April 2024.
BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku BTPNS distributed dividend for financial year
2022 kepada para pemegang saham sebesar 2022 to shareholders amounting Rp 712,535 or
Rp 712.535 atau Rp 92,50 (nilai penuh) per Rp 92.50 (full amount) per share. Cash dividend
lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan was paid at the amount of Rp 681,151 with tax
senilai Rp 681.151 dengan pajak dividen on dividend amounting to Rp31,384. On 12 May
sebesar Rp 31.384. Pada tanggal 12 Mei 2023, 2023, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah distributed cash dividends to Shareholders
melakukan distribusi deviden tunai kepada based on the recording date of 2 May 2023.
Pemegang Saham berdasarkan tanggal
pencatatan tanggal 2 Mei 2023.
26
Page 437
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BTPN SYARIAH VENTURA PT BTPN SYARIAH VENTURA
PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS
Ventura) berkantor di Jl. Radio Dalam No.100, Ventura)’s office is located at Jl. Radio Dalam
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140. No.100, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140.
Berdasarkan Akta Pendirian Nomor 36 tanggal Based on the Deed of Establishment Number
21 Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Notaris 36 dated 21 October 2021, drawn up before
Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notaris di Jakarta Notary Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notary in
dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Jakarta and has received approval from the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. Republic of Indonesia in Decree No.
AHU-0066702.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal AHU-0066702.AH.01.01.Year 2021 dated
22 Oktober 2021, telah dibentuk entitas anak 22 October 2021, a subsidiary of PT BANK
dari PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. BTPN SYARIAH Tbk.
Susunan Pemegang Saham terakhir BTPNS The latest composition of the Shareholders of
Ventura adalah sebagaimana dituangkan ke BTPNS Ventura is as specified in the Deed No.
dalam Akta No. 10 tanggal 10 Maret 2022 yang 10 dated 10 March 2022 made by Ashoya
dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta and has
di Jakarta dan telah diterima dan dicatat di dalam been received and recorded in Legal Entity
Sistem Administrasi Badan Hukum melalui Surat Administration System through Decree Letter of
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Ministry of Law and Human Rights of the
Manusia Republik Indonesia No. Republic of Indonesia Number No.
AHU-AH.01.03-0158924 tanggal 10 Maret 2022. AHU-AH.01.03-0158924 dated 10 March 2022.
Sedangkan Susunan Dewan Komisaris, Direksi Whereas the latest composition of the Board of
dan Dewan Pengawas Syariah BTPNS Ventura Commissioners, the Board of Directors and the
terakhir adalah sebagaimana dituangkan Sharia Supervisory Board of BTPNS Ventura is as
kedalam akta Pernyataan Keputusan diluar Rapat specified in the in the Deed of Circular Resolution of
Umum Pemegang Saham nomor 49 tanggal the General Meeting of Shareholders number 49
20 Maret 2024 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, dated 20 March 2024, made by Ashoya Ratam, S.H.,
S.H., M.Kn., notaris di Jakarta dan telah diterima M.Kn., notary in Jakarta and has been received and
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan recorded in Legal Entity Administration System
Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Hukum through Decree Letter of Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Rights of the Republic of Indonesia Number No.
AHU-AH.01.09-0135500 tanggal 3 April 2024. AHU-AH.01.09-0135500 dated 3 April 2024.
BTPNS Ventura telah mendapatkan perijinan BTPNS Ventura has obtained operational
operasional dari Otoritas Jasa Keuangan melalui permits from the Financial Services Authority by
Surat Keputusan Anggota Dewan Komisaris means of letter Number KEP-23/D.05/2022
Nomor KEP-23/D.05/2022 tanggal 20 Mei 2022 dated 20 May 2022, regarding the Granting of
tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal Business Permit of Sharia Venture Capital
Ventura Syariah kepada PT BTPN SYARIAH Company to PT BTPN SYARIAH VENTURA
VENTURA dan efektif menjalankan kegiatan and effectively carried out its operational
operasionalnya pada tanggal 30 Mei 2022. activities on 30 May 2022.
Tujuan pendirian BTPNS Ventura adalah untuk The purpose of establishing BTPNS Ventura is
menunjang kegiatan usaha dan aspirasi Entitas to support the business activities and aspiration
Anak dalam mewujudkan digital ekosistem bagi of the Subsidiary in realizing a digital ecosystem
segmen yang dilayaninya. for the segment it served.
BTPNS Ventura merupakan perusahaan yang BTPNS Ventura is a company that carries out
melakukan kegiatan usaha modal ventura the sharia venture capital business activities,
syariah, pengelolaan dana ventura, dan venture fund management, and other business
kegiatan usaha lain dengan persetujuan activities upon approval from relevant
Otoritas terkait yang seluruhnya dilaksanakan authorities, all of which are carried out based on
berdasarkan prinsip syariah. sharia principles.
27
Page 438
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha PT Oto Multiartha
PT Oto Multiartha (”OTO") berkantor di Gedung PT Oto Multiartha (“OTO”) is located at
Summitmas II, Lantai 18, Jl. Jendral Sudirman Summitmas Tower II, Floor 18, Jl. Jendral
Kav.61-62, Jakarta, Indonesia Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia
OTO didirikan dengan nama PT Manunggal OTO, formerly PT Manunggal Multi Finance,
Multi Finance berdasarkan akta No. 245 was established by virtue of notarial deed
tanggal 28 Maret 1994 yang dibuat di hadapan No. 245 dated 28 March 1994 of Wiwiek
Widjajanti, S.H., candidate notary, a substitute
Wiwiek Widjajanti, S.H., selaku notaris notary of Ny. Erly Soehandjojo, S.H., notary
kandidat, pengganti dari Ny. Erly Soehandjojo, public in Jakarta. This notarial deed was
S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah approved by Minister of Justice of the Republic
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik of Indonesia (currently Minister of Law and
Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak Human Rights) in its Decision Letter
Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 dated 16 April
1994, and was published in Supplement
No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 tanggal 16 April No. 4902 to State Gazette of the Republic of
1994, dan telah diumumkan dalam Tambahan Indonesia No. 60 dated 29 July 1994.
No. 4902 pada Berita Negara Republik
Indonesia No. 60 tanggal 29 Juli 1994.
OTO memperoleh izin usaha sebagai lembaga OTO obtained its business license as a
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik financing company from the Minister of Finance
Indonesia melalui Surat Keputusan of the Republic Indonesia in its Decision Letter
No. 556/KMK.017/1994 dated 10 November
No. 556/KMK.017/1994 tanggal 10 November 1994, which has been changed based on letter
1994, yang telah diubah berdasarkan surat No. No. S-6316/LK/1995 dated 5 December 1995.
S-6316/LK/1995 tanggal 5 Desember 1995. OTO OTO commenced its commercial operations in
memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1994, 1994, and is currently engaged in consumer
dan saat ini bergerak dalam bidang pembiayaan financing.
konsumen.
Berdasarkan perubahan anggaran dasar yang Based on the latest amendment Articles of
terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta Association as stated in the notarial deed No.
No. 23 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di 23 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
Jakarta, mengenai perubahan pemegang the change shareholder of OTO, therefore the
saham OTO sehingga komposisi pemegang shareholder composition is consist of PT BANK
saham OTO menjadi PT BANK BTPN Tbk BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
(sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Tbk) with ownership of shares series B
dengan kepemilikan saham seri B sebanyak amounted 473,640,735 shares or 51%,
473.640.735 lembar atau 51%, PT Summit PT Summit Auto Group with ownership of
Auto Group dengan kepemilikan saham seri B shares series B amounted 315,760,490 shares
sebanyak 315.760.490 lembar atau 34% dan or 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan ownership of shares series A amounted
kepemilikan saham seri A sebanyak 139,306,099 shares or 15%. This Articles of
139.306.099 atau 15%. Pada anggaran dasar Association also change the term of office of
ini juga terdapat perubahan masa jabatan Board of Directors to 3 years and changes in
direksi menjadi 3 tahun dan perubahan interim dividend. This amendment has been
ketentuan dividen interim. Akta perubahan ini informed and received by the Minister of Law
telah diberitahukan dan diterima oleh Menteri and Human Rights of the Republic of Indonesia
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik based on Receipt Letter No. AHU-AH.01.03-
Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan 0075020 and AHU-AH.01.09-124682, both
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0075020 dated 27 March 2024.
dan AHU-AH.01.09-124682, keduanya masing-
masing tertanggal 27 Maret 2024.
28
Page 439
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Akuisisi PT Oto Multiartha Acquisition of PT Oto Multiartha
Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi On 27 March 2024, the Bank acquired 51% of
51% saham biasa (saham seri B) OTO dengan OTO’s ordinary shares (series B shares) for a
nominal pembelian sebesar Rp 3.926.955. purchase amounted to Rp 3,926,955.
Saham preferen tidak diperhitungkan dalam The preference shares are not taken into account in
pembagian laba bersih antara entitas induk dengan the distribution of net profit between the parent entity
kepentingan non-pengendali sehingga pembagian and non-controlling interests so that the distribution
laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham of net profit is only for 85% ordinary shares (series
seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba B shares). Therefore, the Bank is entitled for OTO’s
bersih OTO sebesar 60% (yang merupakan hasil net profit of 60% (which represents the divided
pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85% amount of 51% ownership of total 85% ordinary
saham biasa). Dampak perubahan atas shares). The effect of changes in the ownership
kepemilikan saham OTO adalah sebagai berikut: interest of OTO was as follows:
2024
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 5,598,214) Total identifiable net assets
Kepentingan non pengendali (2,325,485) Non-controlling interests
Total nilai aset neto yang diakuisisi 3,272,729) Total net asset acquired
Penyesuaian nilai wajar: Fair value adjustment:
Piutang pembiayaan 20,916) Financing receivables
Aset takberwujud: Intangible assets:
- Merek dagang 33,827) Trademarks -
- Hubungan pelanggan 55,418) Customer relationship -
- Piranti lunak 32,929) Software -
Aset pajak tangguhan (31,480) Deferred tax asset
Nilai wajar aset neto 3,384,339) Fair value of net assets
Imbalan yang dibayarkan (3,926,955) Consideration paid
Goodwill - posisi bersih (542,616) Goodwill - net basis
Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang The following table summarized the amounts of
diperoleh dan liablitas yang diambil alih pada the assets required and liabilities assumed on
tanggal akuisisi: the acquisition date:
2024
ASET ) ASSETS
Kas 5,554 Cash
Giro pada bank-bank lain 267,593 Curent accounts with other banks
Penempatan pada bank-bank lain 281,414 Placement with other banks
Tagihan derivatif 144,200 Derivative receivables
Piutang pembiayaan 13,841,631 Financing receivables - net
Beban dibayar dimuka 44,531 Prepaid expense
Pajak dibayar dimuka 140,863 Prepaid taxes
Aset pajak tangguhan 9,344 Deferred tax assets
Aset tetap 369,192 Fixed assets
Aset takberwujud 176,009 Intangible assets
Aset lain-lain 279,617 Other assets
Jumlah aset 15,559,948 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liablitas derivatif 110,017 Derivative payables
Utang pajak 32,127 Taxes payables
Efek-efek yang diterbitkan 994,355 Securities issued
Pinjaman yang diterima 8,432,707 Borrowings
Akrual 22,028 Accruals
Liabilitas imbalan kerja karyawan 156,592 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 34,131 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 179,777 Other liabilities
Jumlah liabilitas 9,961,734 Total liabilities
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 5,598,214 Total identifiable net assets
29
Page 440
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Pembagian dividen tunai oleh PT Oto Multiartha Cash dividend distribution by PT Oto Multiartha
OTO memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A OTO has 2 types of shares, which are series A
dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis share and series B share. Series A shares are
saham preferen sedangkan saham seri B preference shares while series B shares are
adalah jenis saham biasa. Pemegang saham common shares. The shareholders of series A
seri A berhak untuk menerima dividen non- shares are entiled to receive a non-cumulative
kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham dividend earlier than other shareholders in the
klasifikasi lain dalam jumlah yang akan amount that will be determined by the general
ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang meeting of shareholders.
Saham.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Oto Multiartha tanggal 20 Juni PT Oto Multiartha on 20 June 2024, the
2024, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 27.890. Rp 27,890.
PT Summit Oto Finance PT Summit Oto Finance
PT Summit Oto Finance (“SOF”) berkantor di PT Summit Oto Finance (“SOF”)’s office is located
Gedung Summitmas II, Lantai 8, Jl. Jendral at Summitmas Tower II, Floor 8, Jl. Jendral
Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia. Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia.
SOF didirikan dengan nama PT Summit Sinar SOF was established formerly under name of
Mas Finance, berdasarkan akta No. 214 PT Summit Sinar Mas Finance based on notarial
tanggal 20 September 1990, yang diubah deed No. 214 dated 20 September 1990 as
dengan akta No. 194 tanggal 22 Oktober 1990
yang keduanya dibuat di hadapan Mudofir Hadi, amended by notarial deed No. 194 dated
S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah 22 October 1990 of Mudofir Hadi, S.H., notary
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik public in Jakarta. This notarial deed of
Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak establishment was approved by the Ministry of
Asasi Manusia) dengan Surat Keputusan Justice of the Republic of Indonesia (currently
No..C2-6214.HT.01.01.TH.90 tanggal Ministry of Law and Human Rights) in its Decision
30 Oktober 1990, didaftarkan di Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah Letter No. C2-6214.HT.01.01.TH.90 dated
No..865/Not/1990/PN.JKT.SEL tanggal 30 October 1990, registered at the South Jakarta
7 November 1990 serta telah dimuat dalam District Court under No. 865/Not/1990/
Tambahan No. 5041 pada Berita Negara PN.JKT.SEL dated 7 November 1990 and was
Republik Indonesia No. 99 tanggal published in Supplement No. 5041 to State
11 Desember 1990. Gazette of the Republic of Indonesia No. 99 dated
11 December 1990.
SOF memperoleh izin usaha sebagai lembaga SOF obtained its business license as a
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik financing company from the Ministry of Finance
Indonesia melalui Surat Keputusan of the Republic of Indonesia in its Decision
No. 1601/KMK.013/1990 tanggal 28 Desember
1990 yang telah diubah dengan Surat Letter No. 1601/KMK.013/1990 dated
Keputusan No. KEP-243/KM.6/2003 tanggal 28 December 1990 which was changed with
30 Juni 2003. SOF saat ini bergerak dalam Decision Letter No. KEP-243/KM.6/2003 dated
bidang pembiayaan konsumen, dan memulai 30 June 2003. SOF is currently engaged in
kegiatan pembiayaan sepeda motor pada tahun consumer financing, and commenced
2003. motorcycles financing operation in 2003.
30
Page 441
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Summit Oto Finance (lanjutan) PT Summit Oto Finance (continued)
Berdasarkan perubahan anggaran dasar Based on the latest amendment of Articles of
terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta Association which was effected by notarial deed
No. 22 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di No. 22 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
Jakarta, mengenai perubahan pemegang the change shareholder of SOF, therefore the
saham SOF sehingga komposisi pemegang shareholder composition is consist of PT BANK
saham SOF menjadi PT BANK BTPN Tbk BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
(sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Tbk) with ownership of shares series B
dengan kepemilikan saham seri B sebanyak amounted 2,490,901 shares or 51%,
2.490.901 lembar atau 51%, PT Summit Auto PT Summit Auto Group with ownership of
Group dengan kepemilikan saham seri B shares series B amounted 1,660,601 shares or
sebanyak 1.660.601 lembar atau 34% dan 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan ownership of shares series A amounted
kepemilikan saham seri A sebanyak 732.618 732,618 shares or 15%. This Articles of
atau 15%. Pada anggaran dasar ini juga Association also change the term of office of
terdapat perubahan masa jabatan direksi Board of Directors to 3 years and changes in
menjadi 3 tahun dan perubahan ketentuan interim dividend provisions. This amendment
dividen interim. Akta perubahan ini telah has been informed and received by the Minister
diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum of Law and Human Rights of the Republic of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia based on Receipt Letter No.
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan AHU-AH.01.03-0075025 dan AHU-AH.01.09-
No. AHU-AH.01.03-0075025 dan 124689, both dated 27 March 2024.
AHU-AH.01.09-124689, keduanya masing-
masing tertanggal 27 Maret 2024.
Akuisisi PT Summit Oto Finance Acquisition of PT Summit Oto Finance
Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi On 27 March 2024, the Bank acquired 51% SOF’s
51% saham biasa (saham seri B) SOF dengan ordinary shares (series B shares) for a purchase
imbalan pembelian dengan nominal sebesar amounted to Rp 2,623,788.
Rp 2.623.788.
The preference shares are not taken into account in
Saham preferen tidak diperhitungkan dalam the distribution of net profit between the parent entity
pembagian laba bersih antara entitas induk dengan and non-controlling interests so that the distribution
kepentingan non-pengendali sehingga pembagian of net profit is only for 85% ordinary shares (series B
laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham shares). Therefore, the Bank is entitled for SOF’s net
seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba profit of 60% (which represents the divided amount
bersih SOF sebesar 60% (yang merupakan hasil
pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85% of 51% ownership of total 85% ordinary shares). The
saham biasa). Dampak perubahan atas effect of changes in the ownership interest of SOF
kepemilikan saham SOF adalah sebagai berikut: was as follows:
2024
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 4,009,775) Total identifiable net assets
Kepentingan non pengendali (1,827,005) Non-controlling interests
Total nilai aset neto yang diakuisisi 2,182,770) Total net asset acquired
Penyesuaian nilai wajar: Fair value adjustment:
Piutang pembiayaan (351,719) Financing receivables
Aset takberwujud: Intangible assets:
- Merek dagang 27,233) Trademarks -
- Hubungan pelanggan 269,643) Customer relationship -
- Piranti lunak (13,691) Software -
Aset pajak tangguhan 15,078) Deferred tax asset
Nilai wajar aset neto 2,129,314) Fair value of net assets
Imbalan yang dibayarkan (2,623,788) Consideration paid
(494,474)
Goodwill - posisi bersih Goodwill - net basis
31
Page 442
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Summit Oto Finance (lanjutan) PT Summit Oto Finance (continued)
Akuisisi PT Summit Oto Finance (lanjutan) Acquisition of PT Summit Oto Finance
(continued)
Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang The following table summarized the amounts of
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada the assets acquired and liabilities assumed on
tanggal akuisisi: the acquisition date:
2024
ASET ASSETS
Kas 6,354 Cash
Giro pada bank-bank lain 188,115 Curent accounts with other banks
Penempatan pada bank-bank lain 282,157 Placement with other banks
Tagihan derivatif 187,006 Derivative receivables
Piutang pembiayaan - bersih 12,770,844 Financing receivables - net
Beban dibayar dimuka 87,678 Prepayments
Aset pajak tangguhan 93,919 Deferred tax assets
Aset tetap 90,757 Fixed assets
Aset takberwujud 205,313 Intangible assets
Aset lain-lain 260,671 Other assets
Jumlah aset 14,172,814 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas derivatif 136,504 Derivative payables
Utang pajak 21,286 Taxes payable
Pinjaman yang diterima 9,358,270 Borrowings
Akrual 23,571 Accruals
Liabilitas imbalan kerja karyawan 288,823 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 37,122 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 297,463 Other liabilities
Jumlah liabilitas 10,163,039 Total liabilities
Jumlah aset bersih teridentifikasi 4,009,775 Total identifiable net assets
Pembagian dividen tunai oleh PT Summit Oto Cash dividend distribution by PT Summit Oto
Finance Finance
SOF memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A SOF has 2 types of shares, which are series A
dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis share and series B share. Series A shares are
saham preferen sedangkan saham seri B preference shares while series B shares are
adalah jenis saham biasa. Pemegang saham common shares. The shareholders of series A
seri A berhak untuk menerima dividen non- shares are entiled to receive a non-cumulative
kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham dividend earlier than other shareholders in the
klasifikasi lain dalam jumlah yang akan amount that will be determined by the general
ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang meeting of shareholders.
Saham.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Summit Oto Finance tanggal 20 PT Summit Oto Finance on 20 June 2024, the
Juni 2024, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 66.730. Rp 66,730.
Biaya terkait Akuisisi PT Oto Multiartha dan Cost related to acquisition of PT Oto Multiartha
PT Summit Oto Finance and PT Summit Oto Finance
Biaya yang terkait dengan akuisisi telah Acquisition-related cost are charged to general
dibebankan pada beban umum dan and administrative expenses in the consolidated
administrasi pada laporan laba rugi statements of profit or loss amounted of
konsolidasian masing-masing sebesar Rp 7,543 and Rp 63,952 for the years ended
Rp 7.543 dan Rp 63.952 untuk tahun-tahun 31 December 2024 and 2023, respectively.
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
32
Page 443
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
Penggunaan informasi keuangan PT Oto Use of financial information PT Oto
Multiartha and PT Summit Oto Finance Multiartha and PT Summit Oto Finance for
untuk laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements
Bank menggunakan laporan keuangan OTO dan The Bank use the OTO and SOF financial
SOF pada tanggal 31 Maret 2024 sebagai saldo statements as of 31 March 2024 as the beginning
awal untuk keperluan penyusunan laporan balance for the purposes of preparing the
keuangan konsolidasian. Manajemen berpendapat consolidated financial statements. Management
bahwa dampak atas penggunaan periode believes that the impact of using this reporting period
pelaporan ini tidak material jika dibandingkan is immaterial when compared to using the
dengan penggunaan tanggal akuisisi sebagai saldo acquisition date as the beginning balance.
awal.
Penghasilan yang termasuk dalam laporan laba Revenue includes in the consolidated statement of
rugi komprehensif konsolidasian yang profit or loss and other comprehensive income
dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha dan which contributed by PT Oto Multiartha dan
PT Summit Oto Finance masing-masing sebesar PT Summit Oto Finance amounted Rp 1,838,560
Rp 1.838.560 dan Rp 3.037.849. PT Oto Multiartha and Rp 3,037,849, respectively. PT Oto Multiartha
dan PT Summit Oto Finance juga dan PT Summit Oto Finance also contributed net
mengkontribusikan laba bersih sebesar Rp 30.940 income in the same period amounted Rp 30,940
dan Rp 181.238 selama periode yang sama. and Rp 181,238, respectively.
Jika PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance If PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
telah dikonsolidasikan sejak 1 Januari 2024, maka have been consolidated since 1 January 2024, then
penghasilan yang termasuk dalam laporan laba the revenue includes in the consolidated statement
rugi komprehensif konsolidasian yang of profit or loss and other comprehensive income
dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha dan which contributed by PT Oto Multiartha and
PT Summit Oto Finance masing-masing sebesar PT Summit Oto Finance will be Rp 2,456,502 and
Rp 2.456.502 dan Rp 3.982.714 dan laba bersih Rp 3,982,714, respectively and the net income will
masing-masing sebesar sebesar Rp 53.509 dan be Rp 53,509 and Rp 252,062, respectively.
Rp 252.062.
Akuisisi PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto The acquisition of PT Oto Multiartha and
Finance telah dilaksanakan sesuai Peraturan PT Summit Oto Finance has been conducted in
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal accordance with Bapepam-LK Regulation No.
25 Juni 2012 yaitu Peraturan VIII.G.7 tentang KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012,
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Regulation No. VIII.G.7 regarding “Presentation
Emiten atau Perusahaan Publik”. and Disclosure of Public Company’s Financial
Statements”.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi yang material, yang The material accounting policies, applied in the
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan preparation of the consolidated financial
konsolidasian Bank dan Entitas Anaknya (secara statements of the Bank and its subsidiaries
bersama-sama disebut “Grup”) adalah sebagai (together referred to as the “Group”) are as follows:
berikut:
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun The consolidated financial statements of the
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Group has been prepared and presented in
Keuangan (“SAK”) Indonesia. accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards (“SAK”).
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun These consolidated financial statements have also
dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan been prepared and presented in accordance with
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Capital Market and Financial Institutions
Keuangan (“BAPEPAM-LK” yang fungsinya Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”, whose
dialihkan kepada OJK sejak tanggal function has been transferred to OJK starting 1
1 Januari 2013) No. VIII.G.7 yang merupakan January 2013) rule No. VIII.G.7, Appendix of the
lampiran keputusan ketua BAPEPAM-LK No. Decree of the Chairman of the BAPEPAM-LK No.
KEP 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012 regarding
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan “Financial Statements Presentation and
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Disclosure of the Issuer or Public Company”.
33
Page 444
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) a. Statement of Compliance (continued)
Laporan keuangan konsolidasian ini yang These consolidated financial statements which
merupakan konsolidasian dari laporan represent the consolidation of the financial
keuangan Grup telah disetujui untuk diterbitkan statements of the Group, were authorized for
oleh direksi pada tanggal 28 Februari 2025. issuance by the Board of Directors on 28 February
2025.
Laporan keuangan konsolidasi ini disajikan These consolidated financial statements are
dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam hal presented in Indonesian and English languages.
terdapat perbedaan penafsiran akibat Should there be any difference in interpretation
penerjemahan bahasa, maka yang digunakan due to translation, the Indonesian version shall
sebagai acuan adalah dalam Bahasa Indonesia. prevail.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis for Preparation of Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan Figures in these consolidated financial
dalam Rupiah, yang merupakan mata uang statements are presented in Rupiah, which is
fungsional Grup. Kecuali dinyatakan secara the Group’s functional currency. Unless
khusus, informasi keuangan yang disajikan otherwise stated, financial information
telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah presented in Rupiah has been rounded to the
terdekat. nearest million.
Laporan keuangan konsolidasian disusun atas The consolidated financial statements have been
basis akrual dengan menggunakan konsep nilai prepared on the accrual basis using the historical
historis, kecuali jika standar akuntansi cost concept, except where the accounting
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. standards require fair value measurement.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan The consolidated statements of cash flows
perubahan dalam kas dan setara kas dari present the changes in cash and cash equivalents
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. from operating, investing and financing activities.
Laporan arus kas disusun dengan metode The statements of cash flows are prepared using
langsung. Untuk tujuan laporan arus kas, kas the direct method. For the purpose of the
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank statements of cash flows, cash and cash
Indonesia, giro pada bank-bank lain, equivalents consist of cash, current accounts with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- Bank Indonesia, current accounts with other
bank lain, dan efek-efek yang jatuh tempo banks, placements with Bank Indonesia and
dalam waktu tiga bulan sejak tanggal other banks, and securities that mature within
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai three months from the date of acquisition, as long
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak as they are not being pledged as collateral for
dibatasi penggunaannya. borrowings nor restricted.
c. Penggunaan pertimbangan dan estimasi c. Use of judgments and estimates
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan statements in conformity with SAK requires
manajemen untuk membuat pertimbangan dan management to make judgments and estimates
estimasi yang mempengaruhi penerapan that affect the application of accounting policies
kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, and the reported amounts of assets, liabilities,
pendapatan dan beban yang dilaporkan. income and expenses. Although these
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan estimates are based on management’s best
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian knowledge of current events and activities,
dan kegiatan saat ini, hasil aktual dapat berbeda actual results may differ from those estimates.
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah Estimates and underlying assumptions are
secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi reviewed on an ongoing basis. Revisions to
akuntansi diakui pada periode dimana estimasi accounting estimates are recognized in the
tersebut direvisi dan periode-periode yang akan periods in which the estimate is revised and in
datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi any future periods affected.
tersebut.
34
Page 445
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Penggunaan pertimbangan dan estimasi c. Use of judgments and estimates (continued)
(lanjutan)
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait Information about significant areas of
dengan ketidakpastian estimasi dan pertimbangan- estimation uncertainty and critical judgments in
pertimbangan penting dalam penerapan kebijakan applying accounting policies that have
akuntansi yang memiliki dampak yang signifikan significant effect on the amount recognized in
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan the consolidated financial statements are
keuangan konsolidasian dijelaskan di Catatan 3. described in Note 3.
d. Perubahan kebijakan akuntansi d. Changes in accounting policies
Berikut ini adalah standar dan interpretasi The following standards and interpretation of
standar yang berlaku efektif tanggal standards became effective on
1 Januari 2024, memiliki pengaruh atas laporan 1 January 2024, have an effect on the Group’s
keuangan konsolidasian Grup, dan mungkin consolidated financial statements, and may
akan membutuhkan penerapan secara require retrospective application under
retrospektif sebagaimana diatur dalam PSAK 208, “Accounting Policies, Changes in
PSAK 208, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Accounting Estimates, and Errors”:
Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”:
- Amandemen PSAK 116 “Sewa” - Amendments to PSAK 116 “Leases”
- Amandemen PSAK 201 “Penyajian Laporan - Amendments to PSAK 201 “Presentation of
Keuangan” Financial Statements”
- Amandemen PSAK 207 ” Laporan Arus Kas” - Amendments to PSAK 207 “Cash Flow
Statements”
- Amandemen PSAK 107 ”Instrumen - Amendments to PSAK 107 “Financial
Keuangan: Pengungkapan” Statements: Disclosure”
Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di The implementation of the above-mentioned
atas tidak memiliki dampak yang signifikan accounting standards did not have significant
terhadap laporan keuangan konsolidasian. impacts to the consolidated financial statements.
Efektif per 1 Januari 2024 terdapat perubahan Effective 1 January 2024, there are changes in
penomoran Pernyataan Standar Akuntansi the numbering of the Statement of Financial
Keuangan (PSAK). Perubahan tersebut untuk Accounting Standards (PSAK). This change is
membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang to differentiate the numbering of PSAK and
merujuk pada IFRS Accounting Standards ISAK which refer to IFRS Accounting Standards
(diawali dengan angka 1 dan 2) dan tidak (starting with numbers 1 and 2) and which do
merujuk pada IFRS Accounting Standards not Refer to IFRS Accounting Standards
(diawali dengan angka 3 dan 4). Perubahan ini (starting with numbers 3 and 4). This change
tidak mengubah isi persyaratan dalam does not change the content of the
PSAK/ISAK. requirements in PSAK/ISAK.
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam e. Foreign Currency Transactions and
Valuta Asing Balances Translation
Transaksi-transaksi dalam valuta asing Transactions in foreign currencies are
dijabarkan ke dalam Rupiah, yang merupakan translated into Rupiah, the Group’s functional
mata uang fungsional Grup, dengan currency, at the exchange rates prevailing at
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. the transaction date.
Saldo akhir tahun aset moneter dan liabilitas Year-end balances monetary assets and
moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currencies are
Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal translated into Rupiah using exchange rate as
laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank of the reporting date (closing) as determined by
Indonesia, yaitu kurs tengah yang merupakan Bank Indonesia, i.e. middle rates which are the
rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan average of buying rates and selling rates per
Reuters pada pukul 16.00 WIB. Reuters at 16.00 WIB.
35
Page 446
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam Valuta e. Foreign Currency Transactions and
Asing (lanjutan) Balances Translation (continued)
Kurs valuta asing utama yang digunakan pada The major exchange rates used as of the
tanggal pelaporan adalah sebagai berikut (nilai reporting date were as follows (full amount):
penuh):
31 Desember/December
2024 2023
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 16,095.00 15,397.00 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Australia (AUD) 10,013.51 10,520.77 1 Australian Dollar (AUD)
1 Dolar Singapura (SGD) 11,844.58 11,676.34 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Dolar Hong Kong (HKD) 2,073.11 1,970.73 1 Hong Kong Dollar (HKD)
1 Poundsterling Inggris (GBP) 20,218.54 19,626.56 1 British Poundsterling (GBP)
1 Yen Jepang (JPY) 103.03 108.88 1 Japanese Yen (JPY)
1 Euro (EUR) 16,758.12 17,038.32 1 Euro (EUR)
1 Franc Swiss (CHF) 17,815.04 18,299.27 1 Swiss Franc (CHF)
1 Yuan China (CNY) 2,198.50 2,169.50 1 China Yuan (CNY)
1 Baht Thailand (THB) 469.79 449.75 1 Thailand Baht (THB)
1 Ringgit Malaysia (MYR) 3,597.86 3,355.20 1 Malaysian Ringgit (MYR)
1 Rupee India (INR) 187.98 185.18 1 Indian Rupee (INR)
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang The exchange gains and losses arising from
timbul dari transaksi dalam valuta asing dan dari transactions in foreign currencies and from the
penjabaran aset moneter dan liabilitas moneter translation of monetary assets and monetary
dalam valuta asing diakui pada laba rugi. liabilities denominated in foreign currencies are
recognized in profit or loss.
Laba atau rugi kurs valuta asing atas aset dan The foreign currency gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya monetary assets and liabilities are the
perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal difference between amortized cost in Rupiah at
tahun, disesuaikan dengan tingkat suku bunga the beginning of the year, adjusted for effective
efektif dan pembayaran selama tahun berjalan, interest rate and payments during the year, and
dan biaya perolehan diamortisasi dalam valuta the amortized cost in foreign currency
asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan translated into Rupiah using the exchange rate
menggunakan kurs pada akhir tahun. at the end of the year.
f. Prinsip Konsolidasi f. Basis of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian mencakup The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank dan entitas anak. the accounts of the Bank and its subsidiaries.
Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap Control over a subsidiary is presumed to exist if
ada bilamana Bank terekspos atau memiliki hak the Bank is exposed to, or has rights to, variable
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya returns from its involvement with the subsidiaries
dengan entitas anak dan memiliki kemampuan and has the ability to affect those returns through
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui its power over the subsidiaries. The Bank
kekuasaannya atas entitas anak. Bank akan reassesses whether it has control if there are
menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada changes to one or more of the elements of the
perubahan atas satu atau lebih unsur control. This includes circumstances in which
pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak protective rights held (e.g. those resulting from a
protektif yang dimiliki (seperti yang dihasilkan lending relationship) become substantive and
dari hubungan pinjaman) menjadi substantif dan lead to the Bank having power over a subsidiary.
mengakibatkan Bank memiliki kekuasaan atas
entitas anak.
Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan The financial statements of the subsidiaries are
ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak included in the consolidated financial statements
tanggal pengendalian dimulai sampai dengan from the date on which control commences until
tanggal pengendalian berakhir. the date when control ceases.
36
Page 447
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Prinsip Konsolidasi (lanjutan) f. Basis of Consolidation (continued)
Ketika Bank kehilangan kendali atas entitas anak, When the Bank loses control over a subsidiary,
Bank menghentikan pengakuan aset dan it derecognises the assets and liabilities of the
liabilitas entitas anak, dan kepentingan non- subsidiary, and any related non-controlling
pengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya. interests and other components of equity. Any
Laba atau rugi yang timbul diakui dalam laba rugi. resulting gain or loss is recognized in profit or
Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak loss. Any interest retained in the former
sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika subsidiary is measured at fair value when the
pengendalian hilang. control is lost.
Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan All inter-company transactions and balances are
dieliminasi dalam laporan keuangan eliminated in the consolidated financial
konsolidasian, sehingga laporan keuangan statements; accordingly, the consolidated
konsolidasian hanya mencakup transaksi dan financial statements include only transactions and
saldo dengan pihak lain. balances with other parties.
Akuisisi entitas anak oleh Bank dicatat dengan The acquisition method is used to account for the
menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan acquisition of subsidiary by the Bank. The cost of
akuisisi diukur pada nilai wajar aset yang acquisition is measured at the fair value of the
diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan, assets given, equity instruments issued, liabilities
liabilitas yang terjadi atau diambil dan incurred or assumed and contingent
penyesuaian harga beli kontinjensi, jika ada, consideration, if any, at the transaction date.
pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul dari Goodwill arising from the acquisition of subsidiary
akuisisi entitas anak diuji penurunan nilainya is tested at least annually for impairment. Any
minimal secara tahunan. Keuntungan yang gain on bargain purchase is recognized in profit
dihasilkan atas pembelian dengan diskon diakui or loss immediately. Transaction costs incurred in
langsung pada laba rugi. Biaya-biaya transaksi the acquisition of Subsidiary are directly
yang timbul dari akuisisi entitas anak dibebankan expensed in the current year profit or loss.
langsung pada laba rugi tahun berjalan.
Kepentingan non-pengendali diakui pada Non-controlling interest is recognized at the date
tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya of initial business combination and subsequently
disesuaikan dengan proporsi atas perubahan adjusted by proportion of change in identifiable
aset bersih teridentifikasi entitas anak. net assets of subsidiaries.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank Changes in ownership interest in subsidiary that
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan do not result in a loss of control are treated as
hilangnya pengendalian diperlakukan sebagai transaction between equity holders and are
transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat accounted for as equity transactions.
sebagai transaksi ekuitas.
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas Non-controlling interest is presented as part of
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian equity in the consolidated statements of financial
dan dinyatakan sebesar proporsi pemegang position and represents the non-controlling
saham non-pengendali atas laba tahun berjalan shareholders’ proportionate share in the net
dan ekuitas entitas anak tersebut berdasarkan income for the year and equity of the subsidiary
persentase kepemilikan pemegang saham non- based on the percentage of ownership of the non-
pengendali pada entitas anak tersebut. controlling shareholders in the subsidiary.
g. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi g. Transactions with Related Parties
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, In these consolidated financial statements, the
istilah pihak-pihak berelasi digunakan sesuai term related parties is used as defined in PSAK
dengan PSAK No. 224 mengenai No. 224 regarding “Related Party Disclosures”.
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
37
Page 448
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada The Group’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- accounts with other banks, placements with Bank
bank lain, efek-efek, efek-efek yang dibeli Indonesia and other banks, securities, securities
dengan janji dijual kembali (reverse repo), purchased under resale agreements (reverse
tagihan derivatif, tagihan akseptasi, pinjaman repo), derivative receivables, acceptance
yang diberikan, pembiayaan/piutang syariah, receivables, loans, sharia financing/receivables,
piutang pembiayaan, penyertaan saham dan financing receivables, investment in shares and
tagihan lainnya (yang disajikan sebagai bagian other receivables (presented as part of other
dari aset lain-lain). assets).
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas The Group’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari obligations due immediately, deposits from
bank-bank lain, liabilitas derivatif, liabilitas customers, deposits from other banks, derivative
akseptasi, efek-efek yang diterbitkan, pinjaman payables, acceptance payables, securities issued,
yang diterima, akrual, liabilitas sewa, pinjaman borrowings, accruals, lease liabilities,
subordinasi, dan liabilitas lain-lain. subordinated loans, and other liabilities.
h.1. Klasifikasi h.1. Classification
Aset keuangan Financial assets
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classified its financial assets into
keuangannya ke dalam kategori sebagai the following categories on initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
i. Biaya perolehan diamortisasi; i. At amortized cost;
ii. Nilai wajar melalui penghasilan ii. Fair value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”); income (“FVOCI”);
iii. Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) iv. iii. Fair value through profit or loss
(“FVTPL”)
v.
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial asset is classified into one of
salah satu dari kategori ini pada saat these categories on initial recognition based
pengakuan awal berdasarkan model bisnis on the business model within which it is
dimana aset keuangan tersebut dimiliki held, and its contractual cash flow
serta karakteristik arus kas kontraktualnya. characteristics. The business model reflects
Model bisnis merefleksikan bagaimana how groups of financial assets are managed
kelompok aset keuangan dikelola untuk to achieve a particular business objective.
mencapai tujuan bisnis tertentu.
vi.
Aset keuangan diukur dengan biaya A financial asset is measured at amortized
perolehan diamortisasi hanya jika cost only if it meets both of the following
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak conditions and is not designated as at
ditetapkan sebagai FVTPL: FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset business model whose objective is to
keuangan untuk tujuan mendapatkan hold the asset to collect contractual cash
arus kas kontraktual (hold to collect); dan flows (hold to collect); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of the financial
keuangan yang pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas yang merupakan cash flows that are solely payments of
pembayaran pokok dan bunga semata principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
38
Page 449
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diukur pada FVOCI hanya A financial asset is measured at FVOCI only
jika memenuhi kedua kondisi berikut dan if it meets both of the following conditions
tidak ditetapkan sebagai FVTPL: and is not designated as at FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk business model whose objective is
mendapatkan arus kas kontraktual dan achieved by both collecting contractual
menjual aset keuangan (hold to collect cash flows and selling the financial asset
and sell); dan (hold to collect and sell); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of financial asset
keuangan yang pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows
menghasilkan arus kas yang merupakan that are solely payments of principal and
pembayaran pokok dan bunga semata interest on the principal amount
dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan biaya measured at amortized cost or FVOCI as
perolehan diamortisasi atau FVOCI described above are measured at FVTPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur
dengan FVTPL.
Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah Financial assets are not reclassified
pengakuan awal, kecuali dalam periode subsequent to their initial recognition, except
setelah Bank mengubah model bisnis yang in the period after the Bank changes its
mengelola aset keuangan. business model for managing financial
assets.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis Bank ditentukan pada level The Bank's business model is defined at a
yang mencerminkan bagaimana kelompok level that reflects how group of financial
aset keuangan dikelola bersama-sama assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Model certain business objectives. The Bank’s
bisnis Bank tidak bergantung pada intensi model does not depend on management's
manajemen untuk instrumen individu. intention for individual instruments.
Sejalan dengan hal tersebut, kondisi ini Accordingly, this condition is not an
bukan merupakan pendekatan instrumen- instrument-by-instrument approach to
per-instrumen untuk klasifikasi dan classification and is determined at a higher
ditentukan pada level agregasi yang lebih level of aggregation, which is at portfolio
tinggi yaitu pada level portfolio. level.
Model bisnis Bank mengacu pada The Bank’s business model refers to
pengelolaan aset keuangan untuk managing financial assets to generate cash
menghasilkan arus kas. Arus kas akan flows. Cash flows will result from obtaining
dihasilkan dari memperoleh arus kas contractual cash flows, selling financial
kontraktual, menjual aset keuangan atau assets or both. This assessment is not made
keduanya. Penilaian ini tidak dilakukan atas based on a scenario where the Bank does
dasar skenario bahwa Bank tidak not expect a “worst condition” scenario or a
mengharapkan terjadinya skenario “kondisi “stress condition” scenario to occur. In a
terburuk” atau skenario “kondisi stres”. situation where the Bank sells certain
Dalam kondisi Bank menjual portofolio aset portfolios of financial assets in a worst-case
keuangan tertentu dalam skenario kondisi scenario, that scenario will not affect the
terburuk, skenario itu tidak akan assessment of the business model for that
mempengaruhi penilaian terhadap model asset if the Bank reasonably expects that
bisnis untuk aset tersebut jika Bank secara such a scenario will not occur.
wajar mengharapkan bahwa skenario
seperti itu tidak akan terjadi.
39
Page 450
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
Akan tetapi, ketika Bank menilai model bisnis However, when the Bank assesses the
untuk aset keuangan yang baru diterbitkan business model for newly issued or recently
atau baru dibeli, Bank harus purchased financial assets, it must consider
mempertimbangkan informasi tentang information about how cash flows were
bagaimana arus kas direalisasikan di masa realized in the past, along with all other
lalu, bersama dengan semua informasi yang relevant information.
relevan lainnya.
Model bisnis untuk mengelola aset The business model for managing financial
keuangan adalah kenyataan dan bukan assets is a reality and not just an assertion.
hanya sebuah asersi. Hal ini biasanya This is usually observed through the
diobservasi melalui aktivitas yang dilakukan activities the entity carries out to achieve the
Bank untuk mencapai tujuan dari model objectives of the business model. The Bank
bisnis. Bank mempertimbangkan semua considers all relevant evidence available at
bukti yang relevan yang tersedia pada the valuation date. The relevant evidence
tanggal penilaian. Bukti yang relevan includes, but is not limited to:
tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas
pada:
- kebijakan dan tujuan yang dinyatakan - the stated policies and objectives for the
untuk portofolio dan pengoperasian portfolio and the operation of those
kebijakan tersebut dalam praktiknya. policies in practice. In particular, whether
Secara khusus, apakah strategi management’s strategy focusses on
manajemen berfokus pada menghasilkan earning contractual interest income,
pendapatan bunga kontraktual, maintaining a particular interest rate
mempertahankan profil suku bunga profile, matching the duration of the
tertentu, mencocokkan durasi aset financial assets to the duration of the
keuangan dengan durasi liabilitas yang liabilities that are funding those assets or
mendanai aset tersebut atau mewujudkan realising cash flows through sale of the
arus kas melalui penjualan aset; assets;
- bagaimana kinerja portofolio dievaluasi - how the performance of the portfolio is
dan dilaporkan kepada personil evaluated and reported to key
manajemen kunci Bank; management personnel of the Bank;
- risiko yang memengaruhi kinerja dari - the risks that affect the performance of
model bisnis (dan aset keuangan yang the business model (and the financial
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan assets held within that business model)
strategi mengenai bagaimana risiko and its strategy for how those risks are
tersebut dikelola; dan managed; and
- bagaimana manajer bisnis dikompensasi - how the business manager is
(sebagai contoh, apakah kompensasi compensated (for example, whether the
berdasarkan nilai wajar dari aset yang compensation is based on the fair value
dikelola atau arus kas kontraktual yang of assets under management or the
diperoleh). contractual cash flows obtained).
40
Page 451
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual Assessment of whether contractual cash
hanya merupakan pembayaran pokok dan flows are solely payments of principal and
bunga semata (SPPI) interest (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, ‘pokok’ For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of the
keuangan pada pengakuan awal. ‘Bunga’ financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for the
waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang time value of money and for the credit risk
terkait dengan jumlah pokok yang terutang associated with the principal amount
selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya time and for other basic lending risks and
(misalnya risiko likuiditas dan biaya costs (e.g. liquidity risk and administrative
administrasi), serta marjin keuntungan. costs), as well as profit margin.
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual In assessing whether the contractual cash
adalah SPPI, Bank mempertimbangkan flows are SPPI, the Bank considers the
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual terms of the instrument. This
Hal ini termasuk menilai apakah aset includes assessing whether the financial
keuangan mengandung ketentuan asset contains a contractual term that could
kontraktual yang dapat mengubah waktu change the timing or amount of contractual
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga cash flows such that it would not meet this
tidak memenuhi kondisi ini. Dalam condition. In making the assessment, the
melakukan penilaian, Bank Bank considers:
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingent events that would change
mengubah jumlah dan waktu arus kas; the amount and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Ketentuan percepatan pelunasan dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank - Terms that limit the Bank’s claim to
atas arus kas dari aset tertentu (seperti cash flows from specified assets (e.g.
pinjaman non-recourse); dan non-recourse loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of
waktu atas uang (seperti penetapan the time value of money (e.g. periodical
ulang suku bunga berkala). reset of interest rates).
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori pengukuran sebagai berikut following measurement categories at initial
pada saat pengakuan awal berdasarkan recognition based on their nature and
sifat dan tujuannya: purpose:
i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, i. Fair value through profit or loss, which has
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, 2 (two) sub-classifications, i.e. financial
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan liabilities designated as such upon initial
demikian pada saat pengakuan awal dan recognition and financial liabilities
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan classified as held for trading;
dalam kelompok diperdagangkan;
ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada ii. Financial liabilities measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi. cost.
41
Page 452
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for
diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki trading if it is acquired or incurred principally
terutama untuk tujuan dijual atau dibeli for the purpose of selling or repurchasing it
kembali dalam waktu dekat atau jika in the near term or if it is part of a portfolio of
merupakan bagian dari portofolio instrumen identified financial instruments that are
keuangan tertentu yang dikelola bersama managed together and for which there is
dan terdapat bukti mengenai pola ambil evidence of a recent actual pattern of short-
untung dalam jangka pendek (short-term term profit-taking. Derivatives are also
profit-taking) yang terkini. Derivatif categorised as held for trading instrument
diklasifikasikan sebagai instrumen unless they are designated and effective as
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan hedging instruments.
efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes in fair
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan value of financial liabilities are recognized in
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas cost consist of non-derivative financial
keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki liabilities that are not held for trading purpose
Bank untuk diperdagangkan dan tidak and not designated at fair value through
ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
h.2. Pengakuan h.2. Recognition
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan A financial asset or financial liability is initially
atau liabilitas keuangan diukur pada nilai measured at fair value plus/less (for financial
wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen instruments not subsequently measured at
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar fair value through profit or loss) transaction
melalui laba rugi setelah pengakuan awal) costs that are directly attributable to the
biaya transaksi yang dapat diatribusikan acquisition of a financial asset or issuance of
secara langsung atas perolehan aset a financial liability. The subsequent
keuangan atau penerbitan liabilitas measurement of financial assets and
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan financial liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal classification.
tergantung pada klasifikasi aset keuangan
dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not have been incurred if the instrument had
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut not been acquired or issued. In the case of
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset financial assets, transaction costs are added
keuangan, biaya transaksi ditambahkan to the amount recognized initially, while for
pada jumlah yang diakui pada awal financial liabilities, transaction costs are
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas deducted from the amount of debt
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari recognized initially. Such transaction costs
jumlah utang yang diakui pada awal are amortized over the terms of the
pengakuan liabilitas. Biaya transaksi tersebut instruments based on the effective interest
diamortisasi selama umur instrumen method and are recorded as part of interest
berdasarkan metode suku bunga efektif dan income for transaction costs related to
dicatat sebagai bagian dari pendapatan financial assets or interest expense for
bunga untuk biaya transaksi sehubungan transaction costs related to financial
dengan aset keuangan atau sebagai bagian liabilities.
dari beban bunga untuk biaya transaksi
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
42
Page 453
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.2. Pengakuan (lanjutan) h.2. Recognition (continued)
Grup pada awalnya mengakui The Group initially recognizes
pinjaman/pembiayaan yang diberikan dan loans/financing and deposits on the date of
simpanan pada tanggal perolehan. origination.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular way purchases and sales of
yang lazim (reguler) diakui pada tanggal financial assets are recognized on the trade
perdagangan dimana Grup memiliki date at which the Group commits to
komitmen untuk membeli atau menjual aset purchase or sell those assets.
tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya All other financial assets and liabilities are
pada awalnya diakui pada tanggal initially recognized on the trade date at
perdagangan dimana Grup menjadi suatu which the Group becomes a party to the
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen contractual provisions of the instrument.
tersebut.
h.3. Biaya perolehan diamortisasi dan nilai h.3. Amortized cost and gross carrying
tercatat bruto amount
‘Biaya perolehan diamortisasi’ aset keuangan The ‘amortized cost’ of a financial asset or
atau liabilitas keuangan merupakan suatu financial liability is the amount at which the
nilai dimana aset keuangan atau liabilitas financial asset or financial liability is measured
keuangan diukur pada saat pengakuan awal on initial recognition minus the principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi amortisasi kumulatif menggunakan amortization using the effective interest methof
metode suku bunga efektif atas selisih antara of any difference between that initial amount
nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk and the maturity amount and, for financial
aset keuangan, disesuaikan dengan assets, adjusted for any allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai impairment losses. The ‘gross carrying
tercatat bruto aset keuangan’ merupakan amount of financial asset’ is the amortized cost
biaya perolehan diamortisasi aset keuangan of a financial asset before adjusting for any
sebelum dikurangi cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
h.4. Penghentian pengakuan h.4. Derecognition
Grup menghentikan pengakuan aset The Group derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kadaluwarsa, atau Grup mentransfer Group transfers the rights to receive the
seluruh hak untuk menerima arus kas contractual cash flows on the financial asset in
kontraktual dari aset keuangan dalam a transaction in which substantially all the risks
transaksi dimana Grup secara substansial and rewards of ownership of the financial
telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat asset are transferred. Any interest in
atas kepemilikan aset keuangan yang transferred financial assets that is created or
ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas aset retained by the Group is recognized as a
keuangan yang ditransfer yang timbul atau separate asset or liability.
yang masih dimiliki oleh Grup diakui sebagai
aset atau liabilitas secara terpisah.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas The Group derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan when its contractual obligations are
dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan discharged or cancelled or expired.
atau kadaluwarsa.
43
Page 454
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.4. Penghentian pengakuan (lanjutan) h.4. Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Grup secara In transactions in which the Group neither
substansial tidak memiliki atau tidak retains nor transfers substantially all the risks
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas and rewards of ownership of a financial asset,
kepemilikan aset keuangan, Grup the Group derecognizes the asset if it does not
menghentikan pengakuan aset tersebut jika retain control over the asset. The rights and
Grup tidak lagi memiliki pengendalian atas aset obligations retained in the transfer are
tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki recognized separately as assets and liabilities
dalam transfer tersebut diakui secara terpisah as appropriate. In transfers in which control over
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer the asset is retained, the Group continues to
dimana pengendalian atas aset masih dimiliki, recognise the asset to the extent of its
Grup tetap mengakui aset yang ditransfer continuing involvement, determined by the
tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, extent to which it is exposed to changes in the
dimana tingkat keberlanjutan Grup dalam aset value of the transferred asset.
yang ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
aset yang ditransfer.
Grup menghapusbukukan aset keuangan dan The Group writes off a financial asset and any
cadangan kerugian penurunan nilai terkait, related allowance for impairment losses, when
pada saat Grup menentukan bahwa aset the Group determines that the financial asset is
keuangan tersebut tidak dapat ditagih. uncollectible. This determination is reached
Keputusan ini diambil setelah after considering information such as the
mempertimbangkan informasi seperti telah occurrence of significant changes in the
terjadinya perubahan signifikan pada posisi financial position of borrower/financial asset’s
keuangan debitur/penerbit aset keuangan issuer such that the borrower/financial asset’s
sehingga debitur/penerbit aset keuangan tidak issuer can no longer pay the obligation, or that
lagi dapat melunasi kewajibannya, atau hasil proceeds from collateral will not be sufficient to
penjualan agunan tidak akan cukup untuk pay back the credit exposure.
melunasi seluruh eksposur kredit yang
diberikan.
h.5. Saling hapus h.5. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and
disalinghapuskan dan jumlah netonya the net amount reported in the statements of
dilaporkan pada laporan posisi keuangan financial position when there is a legally
konsolidasian ketika terdapat hak yang enforceable right to offset the recognized
berkekuatan hukum untuk melakukan saling amounts and there is an intention to settle on
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut a net basis, or realise the asset and settle the
dan adanya niat untuk menyelesaikan liability simultaneously. The legally
liabilitas secara bersamaan. Hak saling enforceable right must not be contingent on
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa future events and must be enforceable in the
depan dan dapat dipaksakan secara hukum normal course of business and in the event of
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam default insolvency or bankruptcy of the Group
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa or the counterparty.
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak
lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a net
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh basis only when permitted by accounting
standar akuntansi. standards.
44
Page 455
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi
Dalam mengestimasi cadangan kerugian To estimate impairment loss allowance on
penurunan nilai atas aset keuangan, Bank financial assets, the Bank has implemented
telah menerapkan PSAK 109 sejak tanggal PSAK 109 since 1 January 2020. PSAK 109
1 Januari 2020. PSAK 109 mengharuskan requires a loss allowance to be recognized at
cadangan kerugian diakui sebesar kerugian an amount equal to either 12-month Expected
kredit ekspektasian (“KKE”) 12 bulan atau Credit Losses (“ECL”) or lifetime ECL.
kerugian kredit ekspektasian sepanjang Lifetime ECL is the ECL that results from all
umur aset keuangan (KKE lifetime). KKE possible default events over the expected life
lifetime adalah kerugian ekspektasian yang of a financial instrument, whereas 12-month
berasal dari semua kemungkinan kejadian ECL is the portion of ECL that results from
gagal bayar sepanjang umur ekspektasian default events that are possible within the 12-
suatu instrumen keuangan, sedangkan month after reporting date.
KKE 12 bulan adalah porsi dari kerugian
kredit ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are a probability-
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted estimate of credit losses (i.e the
kerugian kredit (yaitu nilai kini dari seluruh present value of all cash shortfalls) over the
kekurangan kas) selama perkiraan umur expected life of the financial instrument. A
instrumen keuangan. Kekurangan kas cash shortfall is the difference between the
adalah selisih antara arus kas yang cash flows that are due to an entity in
diperkirakan akan diterima entitas. Karena accordance with the contract and the cash
kerugian kredit ekspektasian flows that the entity expects to receive.
mempertimbangkan jumlah dan waktu Because expected credit losses consider the
pembayaran, kerugian kredit tetap timbul amount and timing of payments, a credit loss
meskipun entitas mengharapkan untuk arises even if the entity expects to be paid in
dibayar penuh namun setelah jatuh tempo full but later than when contractually due.
kontraktual.
KKE diakui untuk seluruh instrumen utang ECL are recognized for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold guarantees that are classified as hold to
to collect atau hold to collect and sell dan collect or hold to collect and sell and have
memiliki arus kas SPPI. KKE tidak diakui SPPI cash flows. ECL is not recognized for
untuk instrumen keuangan yang detetapkan financial instruments designated as FVTPL
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang and equity instruments designated as FVOCI.
ditetapkan sebagai FVOCI.
Sesuai dengan ISAK 102, khusus untuk In accordance to ISAK 102, particularly for
transaksi berbasis syariah, pengukuran sharia-based transactions, the allowance for
penurunan nilai dari aset keuangan tidak impairment losses of financial assets does
mengadopsi PSAK 109. not adopt PSAK 109.
45
Page 456
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank akan At each reporting date, the Bank shall
mengukur cadangan kerugian instrumen measure the loss allowance for a financial
keuangan sebesar kerugian kredit instrument at an amount equal to the lifetime
sepanjang umur (lifetime) instrumen credit losses, except in the following
keuangan, kecuali dalam kondisi berikut, condition, for which the amount recognized
dimana cadangan kerugian yang akan diakui will be 12-month ECL:
sebesar KKE 12 bulan:
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments with low credit risk;
rendah; dan and
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal. recognition.
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan The estimation of credit exposure for risk
manajemen risiko adalah kompleks dan management purpose is complex and
membutuhkan penggunaan model, requires the use of models, as the exposure
dikarenakan eksposur yang bervariasi varies with changes in market conditions,
terkait dengan perubahan kondisi pasar,
arus kas yang diharapkan dan berjalannya expected cash flows and the passage of time.
waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio The assessment of credit risk of a portfolio of
aset memerlukan estimasi lebih lanjut assets entails further estimations as to the
mengenai kemungkinan terjadinya gagal likelihood of defaults occurring, of the
bayar, dari rasio kerugian yang terkait dan associated loss ratios and of default
korelasi gagal bayar antar pihak. Bank correlations between counterparties. The
mengukur risiko kredit menggunakan Bank measures credit risk using Probability of
Probability of Default (PD), Exposure at Default (PD), Exposure at Default (EAD),
Default (EAD), Loss Given Default (LGD) Loss Given Default (LGD) and
dan variabel makroekonomi untuk estimasi
yang bersifat perkiraan masa depan macroeconomic variables for forward looking
(forward-looking). perspective.
Untuk menentukan kerugian kredit To determine the expected credit loss (ECL),
ekspektasian (KKE), komponen-komponen these components are multiplied together
tersebut akan diperhitungkan bersama- and discounted to the reporting date using
sama dan didiskontokan ke tanggal the effective interest rate. The basis of inputs,
pelaporan menggunakan suku bunga efektif.
Dasar input, asumsi dan teknik estimasi assumptions and the estimation technique
diungkapkan di Catatan 3. are disclosed in Note 3.
Untuk portofolio korporasi, risiko kredit For corporate portfolio, credit risk is
diukur berdasarkan pada pengelompokkan measured based on grouping grade of
tingkat peringkat internal. internal grading.
Untuk portofolio tresuri, risiko kredit diukur For the treasury portfolio, credit risk is
berdasarkan pada pengelompokkan tingkat measured based on grouping grade of
peringkat internal. Apabila tidak terdapat internal grading. If there is no information of
informasi peringkat internal untuk pihak internal grading for counterparty, the
lawan, pengelompokkan didasarkan pada
peringkat kredit dari pihak lawan. Untuk categorizing is based on credit rating from
perhitungan PD, Bank menggunakan counterparty issuer. For PD calculation, the
struktur jangka waktu (term structure) PD Bank uses PD term structure issued by
yang dikeluarkan oleh peringkat eksternal. external rating.
46
Page 457
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Untuk kategori portofolio ritel, risiko kredit For retail portfolio category, the credit risk is
diukur berdasarkan pada kelompok hari measured based on days past due buckets to
tunggakan untuk membentuk term structure create PD term structure used to compute
PD yang akan digunakan untuk menghitung ECL calculation by statistical model
perhitungan KKE dengan pendekatan model approach.
statistik.
Bank menganggap efek-efek investasi yang The Bank considers a Rupiah denominated
diterbitkan oleh pemerintah (seperti obligasi government investment securities (such as
pemerintah) dalam mata uang Rupiah dan government bonds) and funds placed with
dana yang ditempatkan pada Bank Bank Indonesia are having low credit risk,
Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, since the principal and interest of
karena pokok dan bunga efek-efek government investment securities are
pemerintah tersebut dijamin oleh pemerintah guaranteed by the government and there is
dan tidak ada kerugian yang pernah terjadi. no historical loss experience. The Bank does
Bank tidak menerapkan pengecualian risiko not apply the low credit risk exemption to any
kredit yang rendah atas instrumen keuangan other financial instruments.
lainnya.
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian
Sesuai PSAK 109, Bank menerapkan model In accordance with PSAK 109, the Bank
"Tiga-Tahap" untuk penurunan nilai applied “Three-Stage” model for impairment
berdasarkan perubahan kualitas kredit sejak based on changes in credit quality since initial
pengakuan awal seperti dirangkum di bawah recognition as summarised below:
ini:
- Instrumen keuangan yang tidak - A financial instrument that is not credit-
mengalami penurunan nilai kredit sejak impaired since initial recognition is
pengakuan awal diklasifikasikan dalam classified in “Stage 1”.
“Tahap 1”.
- Jika peningkatan signifikan dalam risiko - If a significant increase in credit risk
kredit ("SICR") sejak pengakuan awal (“SICR”) since initial recognition is
diidentifikasi, instrumen keuangan identified, the financial instrument is
dipindahkan ke "Tahap 2" tetapi belum moved to “Stage 2” but is not yet deemed
dianggap mengalami penurunan nilai to be credit-impaired.
kredit.
- Jika instrumen keuangan mengalami - If the financial instrument is credit-
penurunan nilai kredit/memburuk, impaired, the financial instrument is then
instrumen keuangan kemudian moved to “Stage 3”.
dipindahkan ke "Tahap 3"
47
Page 458
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan - Tahap 1 Financial instruments - Stage 1
Kerugian kredit ekspektasian instrumen Stage 1 expected credit losses are
keuangan Tahap 1 diakui sebesar recognized at the amount of cash shortfalls
kekurangan kas yang timbul dari arising from possible default events up to 12
kemungkinan gagal bayar di masa depan months into the future from the reporting
dalam kurun waktu 12 bulan sejak tanggal date. Expected credit losses continue to be
pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian determined on this basis until there is either
terus ditentukan oleh dasar ini sampai a significant increase in the credit risk of an
terjadi peningkatan risiko kredit yang instrument or the instrument becomes credit-
signifikan pada instrumen tersebut atau impaired where the expected credit losses
instrumen tersebut telah mengalami will be determined based on lifetime. If an
penurunan nilai kredit dimana kerugian instrument is no longer considered to exhibit
kredit ekspektasian akan dihitung a significant increase in credit risk, expected
berdasarkan basis lifetime. Jika suatu credit losses will revert to being determined
instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan on a 12-month basis.
peningkatan risiko kredit yang signifikan,
maka kerugian kredit ekspektasian dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk (SICR) -
(SICR) - Tahap 2 Stage 2
Bank menganggap instrumen keuangan The Bank considers a financial instrument to
telah mengalami peningkatan risiko kredit have experienced a significant increase in
yang signifikan ketika kriteria di bawah ini credit risk when the below criteria have been
telah dipenuhi: met:
- Untuk segmen korporasi menggunakan - For corporate segments use watchlist
parameter daftar pantauan (watchlist) parameters and 12-month PD change by
dan perubahan nilai PD 12 bulan 100% resulted from internal grading
sebesar 100% sebagai akibat movement from its initial recognition.
perpindahan peringkat internal sejak
pengakuan awal.
- Untuk instrumen keuangan di tresuri - For treasury financial instruments use 3
menggunakan pergerakan 3 titik (notch) notch movements from origination rating
dari peringkat pada saat pengakuan at its initial recognition.
awal.
- Untuk segmen ritel menggunakan - For retail segment use days past due
informasi jumlah hari tunggakan dalam information in month in arrears grouping.
sebulan dalam kelompok tunggakan. SICR incurred if the days past due
SICR terjadi ketika jumlah hari reached more than 30 days.
tunggakan mencapai lebih dari 30 hari.
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3
Aset keuangan yang mengalami penurunan Financial assets that are credit impaired (or in
nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang default) represent those that are at least 90
setidaknya telah memiliki tunggakan lebih days past due in respect of principal and/or
dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. Aset interest. Financial assets are also considered
keuangan juga dianggap mengalami to be credit impaired where the debtors are
penurunan nilai kredit dimana debitur unlikely to pay on the occurrence of one or
kemungkinan besar tidak akan membayar more observable events that have a
dengan terjadinya satu atau lebih kejadian detrimental impact on the estimated future
yang teramati yang memiliki dampak cash flows of the financial asset.
menurunkan jumlah estimasi arus kas masa
depan dari aset keuangan tersebut.
48
Page 459
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Expected credit loss measurement
(lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
Pinjaman korporasi Corporate loans
Pinjaman korporasi yang dikategorikan Corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans from debtors with internal
dari debitur dengan peringkat internal 7R atau grading at 7R or lower.
lebih rendah.
Pinjaman non-korporasi Non-corporate loans
Pinjaman non-korporasi yang dikategorikan Non-corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans that satisfy at least one of
yang memenuhi setidaknya satu dari kriteria the following criteria:
berikut:
a. Hari tunggakan lebih dari 90 hari a. Days past due over 90 days
b. Kolektibilitas OJK 3, 4 dan 5 b. OJK Grading 3, 4 and 5
Cadangan kerugian penurunan nilai Loss provisions against credit-impaired
terhadap aset keuangan yang mengalami financial assets are determined based on an
penurunan nilai ditentukan berdasarkan assessment of the recoverable cash flows
penilaian terhadap arus kas yang dapat under a range of scenarios with weighted
dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario probabilities, including the realisation of any
dengan probabilitas tertimbang, termasuk collateral held where appropriate. The loss
realisasi jaminan yang dimiliki jika provisions held represent the difference
memungkinkan. Cadangan kerugian between the present value of the cash flows
penurunan nilai merupakan selisih antara expected to be recovered, discounted at the
nilai sekarang dari arus kas yang instrument’s original effective interest rate, and
diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan the gross carrying value of the instrument prior
pada suku bunga efektif awal, dan nilai to any credit impairment.
tercatat bruto instrumen sebelum penurunan
nilai kredit.
Pengukuran KKE di seluruh tahapan aset The measurement of ECL across all stages is
diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang required to reflect an unbiased and probability-
tidak bias dan probabilitas tertimbang yang weighted amount that is determined by
ditentukan dengan mengevaluasi evaluating a range of reasonably possible
serangkaian kemungkinan yang dapat outcomes using reasonable and supportable
terjadi menggunakan informasi yang wajar information about past events, current
dan terdukung dengan peristiwa masa conditions and forecasts of future economic
lampau, kondisi saat ini, dan proyeksi terkait conditions.
dengan kondisi ekonomi di masa depan.
49
Page 460
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring ECL
mengukur KKE adalah periode yang lebih is the shorter of the expected life and the
pendek antara umur ekspektasian dan contractual term of the financial asset. The
periode kontrak aset keuangan, Umur expected life may be impacted by
ekspektasian dapat dipengaruhi oleh prepayments and the maximum contractual
pembayaran dimuka dan periode kontrak term by extension options. For certain
maksimum melalui opsi perpanjangan revolving portfolios, the expected life is
kontrak. Untuk portfolio revolving tertentu, assessed over the period that the Bank is
umur ekspektasian dinilai sepanjang periode exposed to credit risk, not the contractual term
dimana Bank terekspos dengan risiko kredit, of contract.
bukan sepanjang periode kontrak.
KKE atas komitmen pinjaman dan jaminan ECL on loan commitments and financial
keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika guarantees is recognized as other liabilities.
intrumen keuangan mencakup komponen Where a financial instrument includes both a
yang telah ditarik dan yang belum ditarik, drawn and an undrawn component, and the
dan Bank tidak dapat mengidentifikasi KKE Bank cannot identify the ECL on the loan
pada komponen pinjaman secara terpisah commitment component separately from
dari komponen yang telah ditarik, Bank those on the drawn component, the Bank
menyajikan cadangan kerugian gabungan presents a combined loss allowance for both
untuk kedua komponen. Jumlah gabungan components. The combined amount is
cadangan kerugian disajikan sebagai presented as a deduction from the gross
pengurang dari nilai tercatat bruto carrying amount of the drawn component. Any
komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari excess of the loss allowance over the gross
cadangan kerugian atas nilai tercatat carrying amount of the drawn component is
komponen yang telah ditarik disajikan presented as other liabilities.
sebagai liabilitas lain-lain.
Penyajian kerugian kredit ekspektasian Presentation of expected credit losses
Untuk aset keuangan yang diukur pada For financial assets measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi, saldo di cost, the balance at consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian financial position reflects the gross carrying
mencerminkan nilai tercatat bruto dikurangi amount less ECL. Changes in expected credit
KKE. Perubahan atas kerugian kredit losses are recognized in the current year profit
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun or loss.
berjalan.
50
Page 461
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.2. Aset keuangan yang diukur pada nilai i.2. Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain
Pengukuran KKE untuk aset keuangan The ECL measurement for debt instrument
instrumen utang yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income uses the same
(FVOCI) menggunakan pendekatan dan approach and calculation model in measuring
model perhitungan yang sama dengan ECL for financial assets carried at amortized
pengukuran KKE untuk aset keuangan yang cost. For debt instrument financial assets in
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. FVOCI category, the balance in consolidated
Untuk aset keuangan instrumen utang dalam statement of financial position reflects the
kategori FVOCI, saldo di laporan posisi instrument’s fair value, with the ECL held as a
keuangan konsolidasian mencerminkan nilai separate reserve within other comprehensive
wajar instrumen, dengan KKE dibukukan income. Changes in expected credit losses are
terpisah sebagai cadangan pada penghasilan recognized in the current year profit or loss.
komprehensif lain. Perubahan atas kerugian
kredit ekspektasian diakui pada laba rugi
tahun berjalan.
i.3. Piutang murabahah i.3. Murabahah receivables
Entitas Anak melakukan evaluasi penurunan The Subsidiary performs impairment
nilai secara kolektif karena seluruh piutang evaluation collectively as all murabahah
murabahah memiliki nilai tidak signifikan receivables have individually insignificant
secara individu. value.
Untuk penurunan nilai secara kolektif ini, For this collective impairment, the Subsidiary
Entitas Anak mengelompokkan portofolio classifies the receivables portfolio based on
piutang berdasarkan kesamaan karakteristik the similarity of credit risk characteristics, that
risiko kredit yaitu antara nasabah yang is between customers who were given
diberikan restrukturisasi dan nasabah yang restructuring and customers who were not
tidak direstrukturisasi, dimana metode yang restructured, where the method used follows
digunakan mengikuti incurred loss atau the incurred losses or reporting regulations.
regulatory reporting.
Entitas Anak menggunakan model analisa The Subsidiary uses statistical analysis
statistik dalam perhitungan cadangan models in determining the collective
kerugian penurunan nilai secara kolektif, yaitu impairment loss allowance, that is the
metode migration analysis. migration analysis method.
Pada metode migration analysis, Entitas Anak In the migration analysis method, the
menentukan tingkat kerugian dari portofolio Subsidiary determines the loss rate of the
selama periode antara terjadinya peristiwa portfolio from the period between the
gagal bayar dengan saat kerugian occurrence of an default event and the
teridentifikasi untuk setiap portofolio yang identification of a loss for each identified
teridentifikasi dalam jangka waktu portfolio witthin 12 months. Impairment losses
12 bulan. Kerugian penurunan nilai atas on murabahah receivables are measured at
piutang murabahah diukur sebesar selisih the difference between the carrying amount of
antara nilai tercatat piutang murabahah the murabahah receivables and present value
dengan nilai kini estimasi arus kas masa of estimated future cash flows.
datang.
51
Page 462
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.3. Piutang murabahah (lanjutan) i.3. Murabahah receivables (continued)
Ketika pembiayaan yang diberikan tidak When a financing is uncollectible, it is written-
tertagih, pembiayaan tersebut off against the related allowance for
dihapusbukukan dengan menjurnal balik impairment losses. Such financing is written-
cadangan kerugian penurunan nilai. off after all necessary procedures have been
Pembiayaan tersebut dapat dihapusbuku completed and the amount of the loss has
setelah semua prosedur yang diperlukan telah been determined.
terpenuhi dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang Subsequent recoveries of financing written off
telah dihapusbukukan pada tahun berjalan in the current year are credited to the
dikreditkan pada akun pembentukan provision for allowance for impairment losses
cadangan kerugian penurunan nilai. account. Subsequent recoveries of financing
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang written off in previous year are recognized as
telah dihapusbukukan pada tahun other operating income.
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan
operasional lainnya.
j. Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank j. Current accounts with Bank Indonesia and
lain other banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank Subsequent to initial recognition, current
Indonesia dan bank-bank lain diukur pada biaya accounts with Bank Indonesia and other banks
perolehan diamortisasi dengan menggunakan are measured at amortized cost using the
metode bunga efektif. effective interest method.
Giro pada Bank Indonesia termasuk giro wadiah Current accounts with Bank Indonesia include
Entitas Anak yang disajikan sebesar biaya the Subsidiary’s wadiah current accounts which
perolehan. Giro pada bank-bank lain termasuk are stated at acquisition cost. Current accounts
giro pada bank-bank lain Entitas Anak yang with other banks include the Subsidiary’s current
dinyatakan sebesar saldo giro dikurangi dengan accounts with other banks which are stated at
cadangan kerugian penurunan nilai. their outstanding balances, net of allowance for
impairment losses.
52
Page 463
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank- k. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Setelah pengakuan awal, penempatan pada Subsequent to initial recognition, placements
Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan with Bank Indonesia and other banks are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan at amortized cost using the effective interest
menggunakan metode bunga efektif. method.
Penempatan pada Bank Indonesia termasuk Placements with Bank Indonesia include
penanaman dana pada Bank Indonesia berupa placements of funds with Bank Indonesia in the
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”), form of Bank Indonesia Deposit Facilities
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (“FASBI”), Bank Indonesia Sharia Deposit
(“FASBIS”), Deposito Berjangka Bank Indonesia Facilities (“FASBIS”), Bank Indonesia Term
dan call money. FASBIS merupakan sertifikat Deposit and call money. FASBIS are certificates
yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai bukti issued by Bank Indonesia as a proof of short-
penitipan dana berjangka pendek dengan akad term fund deposits under wadiah agreements.
adalah wadiah. Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank-bank lain dari Entitas Anak banks of the Subsidiaries are stated at
disajikan sebesar biaya perolehan. acquisition cost.
l. Efek-efek l. Securities
Efek-efek terdiri dari Sertifikat Investasi Securities consist of Certificate of Interbank
Mudharabah Antar bank (“SIMA”), Sukuk Bank Mudharabah Investment (“SIMA”), Bank
Indonesia, sukuk korporasi, obligasi korporasi, Indonesia Sukuk, corporate sukuk, corporate
Surat Berharga Syariah Negara, reksa dana bonds, Sovereign Sharia Securities, sharia
syariah, obligasi pemerintah yang mutual funds, government bonds traded in the
diperdagangkan di pasar uang dan pasar modal, money market and capital market, and export
dan wesel ekspor. bills.
Efek-efek (selain sukuk, SIMA, reksa dana Securities (other than sukuk, SIMA, sharia
syariah, dan surat berharga lainnya berdasarkan mutual funds and other securities based on
prinsip syariah) pada awalnya dinilai sharia principles) are initially measured at fair
berdasarkan nilai wajar ditambah dengan (untuk value plus (for securities not subsequently
efek-efek yang tidak diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss)
melalui laba rugi) biaya transaksi yang dapat directly attributable transaction costs and
diatribusikan secara langsung dan pengukuran subsequent measurement will depend on their
selanjutnya tergantung pada klasifikasinya. Lihat classification. Refer to Note 2h.3 for the
Catatan 2h.3 untuk kebijakan akuntansi aset accounting policy of financial assets measured at
keuangan diukur pada biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCI, For securities measured at FVOCI, gains and
keuntungan dan kerugian diakui dalam losses are recognized in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk income, except for the following, which are
beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam recognized in profit or loss in the same manner
laba rugi sama seperti aset keuangan yang as for financial asset measured at amortized
diukur dengan biaya perolehan amortisasi: costs:
- pendapatan bunga menggunakan metode - interest amount using effective interest rate
suku bunga efektif; method;
- kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan; - expected credit losses and reversal; and
dan
- keuntungan dan kerugian selisih kurs. - foreign exchange gain and losses.
53
Page 464
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI When securities measured at FVOCI are
dihentikan pengakuannya, keuntungan dan derecognized, the cumulative gain or loss
kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya previously recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain di income is reclassified from equity to profit or
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi. loss.
Efek-efek yang diukur dengan FVTPL saat Securities measured at FVTPL are initially
pengakuan awal dan setelah pengakuan awal recognized and subsequently measured at fair
diakui dan diukur pada nilai wajar di laporan value in the statement of financial position, with
posisi keuangan, dengan biaya transaksi yang transaction costs recognized directly in profit or
terjadi diakui langsung pada laba rugi. loss.
Seluruh perubahan nilai wajar diakui sebagai All changes in fair value are recognized as part
bagian dari pendapatan operasional lainnya of other operational income in the statement of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian Gains or losses which are realized when the
yang direalisasi pada saat penjualan atau securities measured at FVTPL are sold or settled
penyelesaian efek-efek yang diukur dengan are recognized in profit or loss.
FVTPL diakui pada laba rugi.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi dan Premium and/or discount is amortized and
dilaporkan sebagai pendapatan bunga dengan reported as interest income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest method.
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia marketable are proof of investments
investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim based on sharia principles that are commonly
diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau traded in the sharia money market and/or sharia
pasar modal syariah antara lain obligasi syariah capital markets, including sharia bonds (sukuk),
(sukuk), Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Interbank Mudharabah Investment
Antarbank (SIMA), reksa dana syariah, investasi (SIMA), sharia mutual funds, investment in
pada efek ekuitas dan surat berharga lainnya equity securities and other securities based on
berdasarkan prinsip syariah. sharia principles.
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK characteristic with sukuk, in accordance with
No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
berikut: as follows:
1) Diukur pada biaya perolehan. Investasi 1) Measured at acquisition cost. The
tersebut dimiliki dalam suatu model usaha investment is held in a business model
yang bertujuan utama untuk memperoleh whereby the primary goal is to collect
arus kas kontraktual dan terdapat contractual cash flows and has contractual
persyaratan kontraktual dalam menentukan terms in determining the specific date of
tanggal tertentu atas pembayaran pokok principal payments and or the margin. At the
dan atau hasilnya. Pada saat pengakuan initial recognition, investments in sukuk are
awal, investasi pada sukuk diukur pada nilai measured at fair value plus directly
wajar termasuk biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs. Subsequent to
diatribusikan secara langsung untuk initial recognition, investments in sukuk are
memperoleh investasi tersebut. Setelah stated at acquisition cost, plus unamortized
pengakuan awal, investasi pada sukuk portion of transaction costs that are amortized
dinyatakan sebesar biaya perolehan, using straight-line method, minus allowance
ditambah biaya transaksi yang belum for impairment losses, if any.
diamortisasi dengan menggunakan metode
garis lurus, dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai, jika ada.
54
Page 465
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK characteristic with sukuk, in accordance with
No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2) Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 2) Measured at fair value through other
komprehensif lain. Investasi tersebut dimiliki comprehensive income. The investment is
dalam suatu model usaha yang bertujuan held in a business model whereby the primary
utama untuk memperoleh arus kas goal is to obtain contractual cash flows and to
kontraktual dan melakukan penjualan sell the sukuk, and has contractual terms in
sukuk, dan terdapat persyaratan determining the specific date of principal
kontraktual dalam menentukan tanggal payments and/or the results.
tertentu atas pembayaran pokok dan/atau
hasilnya.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar termasuk are measured at fair value plus directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable transaction costs. Subsequent to
secara langsung untuk memper investasi initial recognition, investments in sukuk are
tersebut. Setelah pengakuan awal, investasi stated at fair value. All changes in fair value
pada sukuk dicatat sebesar nilai wajar. are recognized in other comprehensive
Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada income. When sukuk is derecognized,
penghasilan komprehensif lain. Ketika accumulated gain or loss which has
investasi sukuk dihentikan pengakuannya, previously recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau kerugian yang income is reclassified to profit or loss.
sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dipindahkan ke laba rugi.
3) Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. 3) Measured at fair value through profit or loss.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar tidak termasuk are measured at fair value excluding
biaya transaksi. Biaya transaksi langsung transaction costs. Transaction costs are
diakui pada laba rugi. Setelah pengakuan directly recognized in profit or loss.
awal, investasi pada sukuk dicatat sebesar Subsequent to initial recognition, investments
nilai wajar. Seluruh perubahan nilai wajar in sukuk are stated at fair value. All changes
diakui pada laba rugi tahun berjalan. in fair value are recognized in the current year
profit or loss.
Investasi dalam unit reksa dana syariah Investment in sharia mutual funds are presented
dinyatakan sebesar nilai wajar yang ditentukan at fair value which is measured based on net
berdasarkan nilai aset bersih dari reksa dana asset value of mutual funds at reporting date. All
pada tanggal pelaporan. Seluruh perubahan changes in net asset value are recognized in
nilai aset bersih diakui pada penghasilan other comprehensive income. Investments in
komprehensif lain. Investasi dalam unit reksa protected sharia mutual funds are presented at
dana syariah terproteksi dinyatakan sebesar acquisition cost.
biaya perolehan.
55
Page 466
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual m. Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) agreement (reverse repo)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under resale agreements
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan are presented as an asset in the consolidated
posisi keuangan konsolidasian sebesar harga statement of financial position at the purchase
beli ditambah dengan pendapatan bunga yang price added with interest income recognised but
sudah diakui tapi belum diterima, dikurangi not yet received, less allowance for impairment
dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika losses, where appropriate.
diperlukan.
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli Securities purchased under resale agreement
dengan janji dijual kembali (reverse repo) (reverse repo) are initially measured at fair value
disajikan sebesar nilai wajar ditambah dengan plus directly attributable transaction costs.
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreement
(reverse repo) diklasifikasikan sebagai aset (reverse repo) are classified as financial asset at
keuangan yang diukur pada biaya perolehan amortised cost. Refer to Note 2h for the
diarmotisasi. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan accounting policy of financial assets and financial
akuntansi aset keuangan dan liabilitas liabilities.
keuangan.
n. Tagihan dan liabilitas derivatif n. Derivative receivables and payables
Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank In the normal course of business, the Bank enters
melakukan transaksi instrumen keuangan into transactions involving derivative financial
derivatif seperti swap mata uang asing, cross instruments such as foreign currency swap, cross
currency swap, dan swap suku bunga. currency swap, and interest rate swap.
Instrumen keuangan derivatif diakui pada nilai Derivative financial instruments are recognized
wajar, dengan biaya transaksi yang terjadi diakui at their fair value, with transaction costs
langsung pada laba rugi. Derivatif dicatat recognized directly in profit or loss. Derivative are
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif carried as assets when the fair value is positive
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar and as liabilities when the fair value is negative.
negatif.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses as a result of fair value changes
perubahan nilai wajar diakui sebagai laba rugi are recognized as current year profit or loss.
tahun berjalan.
Instrumen derivatif yang dimiliki Entitas Anak Derivative instruments held by the Subsidiaries
digunakan untuk tujuan manajemen risiko. are for risk management purposes. These
Instrumen derivatif ini digunakan untuk lindung derivative instruments are used to hedge the
nilai terhadap eksposur Entitas Anak terhadap Subsidiaries’ exposures to variability in cash
variabilitas arus kas yang diatribusikan dari flows that is attributable to interest rate risk and
risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang currency risk associated with recognized
yang timbul dari liabilitas yang dapat liabilities that could affect profit or loss. Derivative
mempengaruhi laba rugi. Instrumen derivatif instruments are recognized in the financial
diakui dalam laporan keuangan pada nilai wajar. statements at fair value. To qualify for hedge
Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung accounting, certain criteria are to be met,
nilai, beberapa kriteria tertentu harus dipenuhi, including formal documentation to be in place at
termasuk adanya dokumentasi formal pada awal the inception of the hedge.
lindung nilai.
56
Page 467
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan) n. Derivative receivables and payables
(continued)
Pada penetapan awal lindung nilai, Entitas Anak On initial designation of the hedge, the
mendokumentasikan secara formal hubungan Subsidiaries formally documents the relationship
antara instrumen lindung nilai dan item yang between the hedging instruments and hedged
dilindung nilai, termasuk tujuan manajemen items, including the risk management objective
risiko dan strategi dalam melaksanakan and strategy in undertaking the hedge
transaksi lindung nilai, bersamaan dengan transaction, as well as the method to be used to
metode yang akan digunakan untuk menilai assess the effectiveness of the hedging
efektivitas hubungan lindung nilai. Entitas Anak relationship. The Subsidiaries make an
menilai, pada awal hubungan lindung nilai dan assessment, both at the inception of the hedge
juga secara berkesinambungan, apakah relationship as well as on an ongoing basis, as to
instrumen lindung nilai diharapkan akan sangat whether the hedging instruments are expected to
efektif dalam rangka saling hapus atas be ‘highly effective’ in offsetting the changes in
perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas the fair value or cash flows of the respective
dari item yang dilindung nilai sepanjang periode hedged items during the period for which the
di mana lindung nilai tersebut ditetapkan, dan hedge is designated, and whether the
apakah efektivitas dari setiap lindung nilai effectiveness of each hedge is within a range of
berada dalam kisaran 80-125 persen. 80-125 percent.
Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang Changes in fair value of derivative instruments
tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat that do not qualify for hedge accounting are
dalam laba rugi tahun berjalan. Jika instrumen recognized in the current year profit or loss. If
derivatif dirancang dan memenuhi syarat derivative instruments are designated and qualify
akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar for hedge accounting, changes in fair value of
instrumen derivatif lindung nilai diakui sebagai derivative instruments designated for hedging
penyesuaian terhadap item yang dilindungi are recorded as adjustments to the items being
nilainya dalam laba rugi tahun berjalan atau hedged in the current year profit or loss or in the
disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis equity, depending on the type of hedge
transaksi dan efektivitas dari lindung nilai transactions represented and the effectiveness
tersebut. of the hedge.
Entitas Anak menetapkan derivatif sebagai The Subsidiaries designate derivatives as
instrumen lindung nilai atas arus kas. Bagian hedging instruments of cash flow hedges. The
efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang effective portion of changes in the fair value of the
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas derivatives designated as hedging instruments of
arus kas dalam hubungan lindung nilai yang cash flows hedges in qualifying hedging
memenuhi persyaratan, diakui pada relationships is recognized in other
penghasilan komprehensif lain sebagai comprehensive income as cumulative gains
keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen (losses) on derivative instruments for cash flows
derivatif untuk lindung nilai arus kas yang hedges which are part of equity. The amount
merupakan bagian dari ekuitas. Jumlah yang recognized in other comprehensive income is
diakui pada penghasilan komprehensif lain reclassified to profit or loss as a reclassification
direklasifikasi ke dalam laba rugi sebagai adjustment in the same period as the hedged
penyesuaian reklasifikasi dalam periode yang cash flows affect profit or loss, and in the same
sama dimana arus kas yang dilindung nilai line item in the statement of profit or loss and
mempengaruhi laba rugi, dan pada line item other comprehensive income. Any ineffective
yang sama dalam laporan laba rugi dan portion of changes in the fair value of the
penghasilan komprehensif lain. Bagian yang derivatives is recognized immediately in the profit
tidak efektif atas perubahan nilai wajar or loss
instrumen derivatif diakui segera pada laba rugi.
57
Page 468
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan) n. Derivative receivables and payables
(continued)
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau If the hedging derivative expires or is
dijual, dihentikan atau dilaksanakan, atau tidak sold,terminated or exercised, or the hedge no
lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai longer meets the criteria for cash flow hedge
atau lindung nilai dibatalkan, akuntansi lindung accounting, or the hedge designation is revoked,
nilai tidak dilanjutkan secara prospektif. then hedge accounting is discontinued
Keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen prospectively. The cumulative gains (losses) on
derivatif untuk lindung nilai arus kas tetap diakui derivative instruments for cash flows hedges
di ekuitas, dan direklasifikasi ke laba rugi remain in the equity, and is subsequently
sebagai penyesuaian reklasifikasi ketika item reclassified to profit or loss as a reclassification
yang dilindung nilai diakui dalam laba rugi. adjustment when the hedged item affects profit or
loss.
o. Tagihan dan liabilitas akseptasi o. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi disajikan sebesar biaya Acceptance receivables are stated at amortized
perolehan diamortisasi dengan menggunakan cost using the effective interest method less
metode bunga efektif dikurangi cadangan allowance for impairment losses, where
kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. appropriate.
Liabilitas akseptasi pada awalnya diakui sebesar Acceptance payables are recognized initially at
nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya fair value and subsequently measured at
perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest
metode bunga efektif. method.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2h amortized cost. Refer to Note 2h for the
untuk kebijakan akuntansi mengenai biaya accounting policy of amortized cost.
perolehan diamortisasi.
p. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ p. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent disbursement of cash or cash
uang atau tagihan yang dapat disetarakan equivalent based on agreements with borrowers,
dengan kas, berdasarkan persetujuan atau where borrowers are required to repay their debts
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur with interest after a specified period.
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang
berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang All joint financing contracts entered by the Bank
dilakukan oleh Bank merupakan pembiayaan are joint financing without recourse in which joint
bersama tanpa tanggung renteng (without financing is recorded according to the proportion
recourse) di mana pembiayaan bersama dicatat of risks borne by the Bank and stated at
sesuai dengan porsi kredit yang risikonya amortized cost.
ditanggung oleh Bank, dan dinyatakan sebesar
biaya perolehan diamortisasi.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost. Refer to
sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Note 2h for the accounting policy of amortized
Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi mengenai cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Termasuk dalam pinjaman yang diberikan Included in the loans are sharia financing/
adalah pembiayaan/piutang syariah yang terdiri receivables which consist of murabahah
dari piutang murabahah, pembiayaan receivables, musyarakah financing and funds of
musyarakah dan pinjaman qardh. qardh.
58
Page 469
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ p. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Entitas Anak, dimana Entitas between the customer and the Subsidiary,
Anak membiayai kebutuhan barang untuk whereby the Subsidiary finances the goods for
konsumsi, investasi dan modal kerja nasabah, consumption, investment and working capital
yang dijual dengan harga pokok ditambah needs of the customer, sold with a principle price
dengan marjin yang diketahui dan disepakati plus a certain margin that is mutually informed
bersama. Pembayaran atas pembiayaan ini and agreed. Repayment on this financing is
dilakukan dengan cara mengangsur dalam made in installments within a specified period.
jangka waktu yang ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai bersih yang dapat direalisasi ditambah net realisable value plus directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan transaction costs and additional costs to obtain
secara langsung dan biaya tambahan untuk the respective murabahah receivables.
memperoleh piutang murabahah tersebut. Subsequent to the initial recognition, they are
Setelah pengakuan awal, piutang murabahah measured at amortized cost using the effective
diukur pada biaya perolehan diamortisasi rate of return method less deferred margin
menggunakan metode imbal hasil efektif income and allowance for impairment losses.
dikurangi pendapatan margin yang
ditangguhkan dan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is an agreement between
kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk two or more parties for a particular business, in
suatu usaha tertentu, dimana masing-masing which each party contributes funds with the terms
pihak memberikan kontribusi dana dengan that profits are shared according to the
ketentuan bahwa keuntungan dibagi agreement, while losses are borne by each party
berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian proportionate to the amount of fund contributions.
berdasarkan porsi kontribusi dana. Dana The fund consists of cash or non-cash assets
tersebut meliputi kas atau aset non-kas yang allowed by sharia.
diperkenankan oleh syariah.
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar Musyarakah financing is stated at outstanding
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo balance, net of allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai. Entitas The Subsidiary provides allowance for
Anak menetapkan cadangan kerugian impairment losses based on the financing quality
penurunan nilai sesuai dengan kualitas as determined by a review of each account.
pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
masing-masing saldo pembiayaan.
Pinjaman qardh adalah penyaluran dana Funds of qardh represent a distribution of funds
dengan akad qardh. with qardh agreement.
Pinjaman qardh adalah penyediaan dana atau Funds of qardh represent funds provided or
tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu similar claims based on an agreement or contract
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan between the borrower and the Subsidiary,
antara peminjam dan Entitas Anak yang wherein the borrower should repay the loan after
mewajibkan peminjam melunasi utangnya a specified period of time.
setelah jangka waktu tertentu.
59
Page 470
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ p. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Pinjaman qardh diakui sebesar total dana yang Funds of qardh are recognized in the amount lent
dipinjamkan pada saat terjadinya. Entitas Anak to the borrower at the transaction date. The
dapat menerima imbalan namun tidak Subsidiary may receive a fee, however, this
diperkenankan untuk dipersyaratkan di dalam should not be stated in the agreement. The fee is
perjanjian. Imbalan tersebut diakui pada saat recognized upon receipt.
diterima.
Pinjaman qardh disajikan sebesar saldonya Funds of qardh are stated at its outstanding
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. balance less allowance for impairment losses.
Modifikasi pinjaman yang diberikan Modification of loans
Skema modifikasi pinjaman yang diberikan Modification schemes for loans can be in the
dapat berupa penyesuaian pada suku bunga, form of adjustment on interest rate, loan principal
pokok bunga dan tunggakan bunga, and past due interest, extension of repayment
perpanjangan jangka waktu jatuh tempo, period, rescheduling of installments and other
penjadwalan kembali pembayaran angsuran modification of the terms of the loans.
serta modifikasi persyaratan kredit lainnya.
Jika persyaratan perjanjian suatu pinjaman If the terms of a loan are modified, then the Bank
dimodifikasi, maka Bank mengevaluasi apakah evaluates whether the contractual cash flows of
arus kas kontraktual dari pinjaman yang the modified asset are substantially different.
termodifikasi berbeda secara signifikan.
Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka If the cash flows are substantially different, then
hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to cash flows from the
keuangan yang original sebenarnya telah original financial asset are deemed to have
kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang expired. In this case the original financial asset is
original dihentikan pengakuannya dan aset derecognized and a new financial asset is
keuangan yang baru diakui pada nilai wajar recognized at fair value plus any eligible
ditambah biaya transaksi yang memenuhi transaction costs. Any fees received as part of
syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian the modification are accounted for as follows:
dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:
- imbalan yang dipertimbangkan sewaktu - fees that are considered in determining that
menentukan nilai wajar dari aset baru dan fair value of the new asset and fees
imbalan yang merupakan pembayaran represent reimbursement of eligible
kembali (reimbursement) dari biaya transaction costs are included in the initial
transaksi yang memenuhi syarat akan measurement of the asset; and
dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
dan
- imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba - other fees are included in profit or loss as
rugi sebagai bagian dari keuntungan atau part of the gain or loss derecognition.
kerugian dari penghentian pengakuan.
60
Page 471
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ p. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Modifikasi pinjaman yang diberikan (lanjutan) Modification of loans (continued)
Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada If the modification of a financial asset measured
biaya perolehan diamortisasi tidak at amortized cost does not result in
mengakibatkan penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset, then the
keuangan, maka Bank terlebih dahulu Bank first recalculates the gross carrying
menghitung kembali nilai tercatat bruto aset amount of the financial asset using the original
keuangan menggunakan suku bunga efektif effective interest rate of the asset and
awal aset tersebut dan mengakui selisih recognizes the resulting adjustment as
penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian modification gain or loss in profit or loss. Any
modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau costs or fees incurred and modification fees
imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi received are adjusted to the gross carrying
yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto amount of the modified financial asset and are
dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of the
keuangan yang dimodifikasi. modified financial asset.
Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko If a modification is carried out because of credit-
kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan risk reason, then the gain or loss is presented
sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena together with impairment losses. In other cases,
alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan it is presented as interest income calculated
sebagai pendapatan bunga yang dihitung using the effective interest method.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Dalam keadaan yang tidak biasa, setelah In some unusual circumstances, after changes
perubahan atau modifikasi yang mengakibatkan or modifications that result in de-recognition of
penghentian pengakuan aset keuangan awal, the original financial asset, there may be
mungkin terdapat bukti bahwa aset modifikasian evidence that the modified asset is credit-
memburuk pada pengakuan awal. Dengan impaired at initial recognition. Accordingly, the
demikian, aset keuangan tersebut diakui financial asset should be recognized as an
sebagai aset keuangan yang memburuk pada originated credit-impaired financial asset.
pengakuan awal.
Perubahan atau modifikasi yang dilakukan Changes or modifications that were made on the
karena resiko kredit, dapat dipertimbangkan basis of credit risk reason can be considered as
sebagai indikasi aset keuangan yang berasal an indication of originated credit-impaired
dari aset keuangan yang memburuk pada financial assets. Meanwhile changes or
pengakuan awal. Sedangkan perubahan atau modifications that were made on the basis of
modifikasi yang dilakukan dengan dasar business’ considerations, may not be
pertimbangan bisnis, mungkin tidak diakui recognized as originated credit-impaired
sebagai aset keuangan yang memburuk pada financial assets. However, comprehensive
pengakuan awal. Namun, penilaian ini perlu valuation should be performed to determine
dilakukan secara menyeluruh untuk whether initial recognition of financial assets has
menentukan apakah pengakuan awal aset deteriorated at initial recognition.
keuangan telah memburuk pada saat
pengakuan awal.
61
Page 472
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Piutang pembiayaan q. Financing receivables
Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan Subsequest to initial recognition, financing
dicatat pada biaya perolehan diamortiasai receivables are stated to amortized cost using
dengan menggunakan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui Unearned financing revenue represents the
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan difference between total installment to be
pembayaran angsuran yang akan diterima dari received from borrower and the principal amount
debitur dan jumlah pokok pembiayaan, yang financed, which is recognized as revenue over
diakui sebagai pendapatan sepanjang jangka the term of the contract, based on the effective
waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga interest rate of the related financing contract.
efektif dari kontrak pembiayaan.
Penyelesaian sebelum masa pembiayaan Early termination is treated as cancellation of the
berakhir diperlakukan sebagai pembatalan existing financing contract and resulting gains or
kontrak pembiayaan dan keuntungan atau losses are recognized in the current year profit
kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi or loss.
tahun berjalan.
Modifikasi piutang pembiayaan Modification of financing receivables
Skema modifikasi putang pembiayaan dapat Modification schemes for financing receivables
berupa penyesuaian pada suku bunga, pokok can be in the form of adjustment on interest rate,
bunga dan tunggakan bunga, perpanjangan loan principal and past due interest, extension of
jangka waktu jatuh tempo, penjadwalan kembali repayment period, rescheduling of installments
pembayaran angsuran serta modifikasi and other modification of the terms of the
persyaratan piutang pembiayaan lainnya. financing receivables.
Jika persyaratan perjanjian suatu piutang If the terms of a loan are modified, then the
dimodifikasi, maka Grup mengevaluasi apakah Group evaluates whether the contractual cash
arus kas kontraktual dari pinjaman yang flows of the modified asset are substantially
termodifikasi berbeda secara signifikan. different.
Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka If the cash flows are substantially different, then
hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to cash flows from the
keuangan yang original sebenarnya telah original financial asset are deemed to have
kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang expired. In this case the original financial asset is
original dihentikan pengakuannya dan aset derecognized and a new financial asset is
keuangan yang baru diakui pada nilai wajar recognized at fair value plus any eligible
ditambah biaya transaksi yang memenuhi transaction costs. Any fees received as part of
syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian the modification are accounted for as follows:
dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:
- imbalan yang dipertimbangkan sewaktu - fees that are considered in determining that
menentukan nilai wajar dari aset baru dan fair value of the new asset and fees
imbalan yang merupakan pembayaran represent reimbursement of eligible
kembali (reimbursement) dari biaya transaction costs are included in the initial
transaksi yang memenuhi syarat akan measurement of the asset; and
dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
dan
- imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba - other fees are included in profit or loss as
rugi sebagai bagian dari keuntungan atau part of the gain or loss derecognition.
kerugian dari penghentian pengakuan.
62
Page 473
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Piutang pembiayaan (lanjutan) q. Financing receivables (continued)
Modifikasi piutang pembiayaan (lanjutan) Modification of financing receivables
(continued)
Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada If the modification of a financial asset measured
biaya perolehan diamortisasi tidak at amortized cost does not result in
mengakibatkan penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset, then the
keuangan, maka Entitas Anak terlebih dahulu Subsidiary first recalculates the gross carrying
menghitung kembali nilai tercatat bruto aset amount of the financial asset using the original
keuangan menggunakan suku bunga efektif effective interest rate of the asset and
awal aset tersebut dan mengakui selisih recognizes the resulting adjustment as
penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian modification gain or loss in profit or loss. Any
modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau costs or fees incurred and modification fees
imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi received are adjusted to the gross carrying
yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto amount of the modified financial asset and are
dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of the
keuangan yang dimodifikasi. modified financial asset.
Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko If a modification is carried out because of credit-
kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan risk reason, then the gain or loss is presented
sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena together with impairment losses. In other cases,
alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan it is presented as interest income calculated
sebagai pendapatan bunga yang dihitung using the effective interest method.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Pembiayaan bersama Joint financing
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang All joint financing contracts entered by the
dilakukan oleh Entitas Anak merupakan Subsidiary are joint financing without recourse in
pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng which only the Subsidiary’s financing portion of
(without recourse) di mana hanya porsi jumlah the total installments is recorded as consumer
angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak financing receivables in the statement of
yang dicatat sebagai piutang pembiayaan financial position. Consumer financing income is
konsumen di laporan posisi keuangan. presented in the income statement net of the
Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan portion attributable to other parties participating
pada laporan laba rugi setelah dikurangi dengan in the joint financing.
bagian yang merupakan hak pihak-pihak lain
yang berpartisipasi pada pembiayaan bersama
tersebut.
Dalam pembiayaan bersama, Entitas Anak For joint financing, the Subsidiary has the right
berhak menentukan tingkat bunga yang lebih to set higher interest rates to customers than
tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga those as stated in the joint financing agreements
yang ditetapkan dalam perjanjian dengan with joint financing providers. The difference is
pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya, recognized as part of unearned consumer
diakui sebagai pendapatan pembiayaan financing income and recognized as consumer
konsumen yang belum diakui dan diakui financing income over the term of the contract
sebagai pendapatan pembiayaan konsumen using the effective interest rate method.
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
r. Penyertaan saham r. Investment in shares
Penyertaan saham dengan persentase Investment in shares with an ownership interest
kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki below 20% and have no significant influence is
pengaruh signifikan pada awalnya diakui initially recognized at fair value and
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada subsequently measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Dividen kas yang diterima dari penyertaan Cash dividend received from investment in
saham diakui sebagai pendapatan. shares is recognized as income.
63
Page 474
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Beban dibayar dimuka s. Prepayments
Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah Prepayments are expenses which have been
dibayarkan tetapi belum diakui sebagai beban paid but not yet recognized as an expense in the
pada periode terjadinya. Beban dibayar dimuka related period. Prepayments are recognized as
akan diakui sebagai beban pada laba rugi pada expenses in the profit or loss when it is
saat diamortisasi sesuai dengan masa amortized in accordance with the expected
manfaatnya. period of benefit.
t. Aset tetap t. Fixed assets
Tanah disajikan sebesar nilai wajar, Land is presented at fair value based on
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh valuations performed by certified external
penilai independen eksternal yang telah independent valuers which are registered with
terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut OJK. Valuations are performed on a regular
dilakukan secara berkala dan apabila terdapat basis and if there is significant change in fair
perubahan nilai wajar yang signifikan untuk value to ensure that the fair value of a revalued
memastikan bahwa nilai wajar aset yang asset does not differ materially from its carrying
direvaluasi tidak berbeda secara material amount.
dengan jumlah tercatatnya.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi The increases in the carrying amount arising
tanah dikreditkan pada “cadangan revaluasi aset from revaluation of land is credited to the
tetap” sebagai bagian dari penghasilan “reserve on revaluation of fixed assets” as part
komprehensif lainnya. Penurunan yang of other comprehensive income. The decreases
menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya that offset the previous increases are debited
atas aset tetap yang sama dibebankan terhadap against “reserve on revaluation of fixed assets”
“cadangan revaluasi aset tetap” sebagai bagian as part of other comprehensive income; all other
dari penghasilan komprehensif lainnya; decreases are charged to the current year profit
penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi or loss.
tahun berjalan.
Tanah tidak disusutkan. Jika aset yang Land is not depreciated. When revalued assets
direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam are sold, the amounts included in equity are
ekuitas dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
Aset tetap selain tanah diakui sebesar harga Fixed assets other than land are recognized at
perolehan setelah dikurangi akumulasi cost less accumulated depreciation.
penyusutan.
Harga perolehan termasuk pengeluaran yang Acquisition cost includes expenditure that is
dapat diatribusikan secara langsung atas directly attributable to the acquisition of the
perolehan aset tersebut. assets.
Aset tetap, selain tanah, disusutkan selama Fixed assets, except land, are depreciated over
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap their expected useful lives using straight-line
dengan metode garis lurus dan diakui sebesar method and are stated at cost less accumulated
harga perolehan setelah dikurangi dengan depreciation.
akumulasi penyusutan.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap The expected useful lives of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun/Years
Gedung 20 Buildings
Kendaraan bermotor 3-5 Vehicles
Perlengkapan kantor 4 - 10 Office equipment
sesuai masa sewa/according to
Leasehold improvement lease period Leasehold improvement
64
Page 475
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Aset tetap (lanjutan) t. Fixed assets (continued)
Kendaraan bermotor adalah sepeda motor, Motor vehicles are motorcycles, operational
kendaraan operasional dan kendaraan dinas vehicles and office vehicles for directors or
untuk direktur atau komisaris. commissioners.
Perlengkapan kantor adalah mebel dan Office equipment are furniture and office
peralatan dari kayu dan rotan, mesin kantor equipment made from wood, office machine
seperti mesin tik, mesin fotokopi, komputer, such as typing machine, photocopy machine,
laptop, alat komunikasi, alat dapur dan computer, laptop, communication tools, kitchen
perlengkapan lain seperti CCTV, mebel dan set and other equipment such as CCTV,
peralatan dari logam seperti brankas, pendingin furniture and office equipment made from metal
ruangan, dan generator listrik. such as safes, air conditioning and electrical
generator.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup that future economic benefits associated with the
akan mendapatkan manfaat ekonomis masa item will flow to the Group and the cost of the
depan berkenaan dengan aset tersebut dan item can be measured reliably. The carrying
biaya perolehan aset dapat diukur dengan amount of the replaced part is derecognized.
handal. Nilai tercatat komponen yang diganti Repairs and maintenance costs are charged to
dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan the current year profit or loss.
dibebankan ke dalam laba rugi tahun berjalan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are no longer in use or
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi disposed of, their costs and the related
penyusutannya dihapuskan dari laporan accumulated depreciation are written off in the
keuangan konsolidasian. Keuntungan atau consolidated financial statements. Net gains or
kerugian bersih atas pelepasan aset tetap losses on disposals are determined by
ditentukan dengan membandingkan hasil yang comparing the proceeds with the carrying
diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada amount and are recognized in the current year
laba rugi tahun berjalan. profit or loss.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan serta The accumulated costs of the construction of
pemasangan peralatan kantor, dikapitalisasi buildings and the installation of office equipment
sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya are capitalized as construction in progress.
tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada These costs are reclassified to fixed assets
saat proses konstruksi atau pemasangan accounts when the construction or installation is
selesai. Penyusutan dimulai pada saat aset completed. Depreciation is charged from the
tersebut siap untuk digunakan dengan tujuan date the assets are ready for use in the manner
yang diinginkan manajemen. intended by management.
Nilai tercatat aset segera diturunkan menjadi S The asset’s carrying amount is written down
sebesar jumlah yang dapat dipulihkan ketika e immediately to its recoverable amount when the
nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi asset’s carrying amount is greater than its
jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
65
Page 476
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Aset takberwujud dan goodwill u. Intangible assets and goodwill
Goodwill Goodwill
Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan Goodwill is carried at cost less accumulated
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. impairment losses. Goodwill impairment reviews
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill are undertaken annually or more frequently if
dilakukan setahun sekali atau lebih sering events or changes in circumstances indicate a
apabila terdapat peristiwa atau perubahan potential impairment.
keadaan yang mengindikasikan adanya potensi
penurunan nilai.
Merek Dagang Trademarks
Merek dagang memiliki masa manfaat yang Trademarks have a finite useful life and
terbatas dan diakui sebesar nilai perolehan, recognized at acquisition cost, subsequently
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan carried at cost less accumulated amortization
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian and accumulated impairment losses.
penurunan nilai.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat merek dagang tersebut, sejak of the trademarks, from the date it is acquired.
tanggal merek dagang tersebut diperoleh. The estimated useful life of trademarks is up-to
Estimasi masa manfaat dari merek dagang 20 years.
adalah sampai dengan 20 tahun.
Peninjauan atas penurunan nilai pada merek Trademarks impairment reviews are undertaken
dagang dilakukan setahun sekali atau lebih annually or more frequently if events or changes
sering apabila terdapat peristiwa atau in circumstances indicate a potential impairment.
perubahan keadaan yang mengindikasikan
adanya potensi penurunan nilai.
Hubungan Pelanggan Customer Relationship
Hubungan pelanggan memiliki masa manfaat Customer relationship have a finite useful life
yang terbatas dan diakui sebesar nilai and recognized at acquisition cost, subsequently
perolehan, selanjutnya dicatat sebesar harga carried at cost less accumulated amortization
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan and accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat hubungan pelanggan tersebut, of the customer relationship, from the date it is
sejak tanggal hubungan pelanggan tersebut acquired. The estimated useful life of customer
diperoleh. Estimasi masa manfaat dari relationship is 5-9 years.
hubungan pelanggan adalah 5-9 tahun.
Peninjauan atas penurunan nilai pada hubungan Customer relationship impairment reviews are
pelanggan dilakukan setahun sekali atau lebih undertaken annually or more frequently if events
sering apabila terdapat peristiwa atau or changes in circumstances indicate a potential
perubahan keadaan yang mengindikasikan impairment.
adanya potensi penurunan nilai.
Piranti lunak Software
Piranti lunak memiliki masa manfaat yang Software have a finite useful life and recognized
terbatas dan diakui sebesar harga perolehan, at acquisition cost, subsequently carried at cost
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan less accumulated amortization and accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
66
Page 477
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Aset takberwujud dan goodwill (lanjutan) u. Intangible assets and goodwill (continued)
Piranti lunak (lanjutan) Software (continued)
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh The costs incurred to acquire software license
lisensi piranti lunak dan mempersiapkan piranti and bring that software to use are capitalized.
lunak tersebut siap untuk digunakan
dikapitalisasi.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining software
program piranti lunak diakui sebagai beban pada programs are recognized as expense when
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang incurred. Development costs that are directly
dapat secara langsung diatribusikan dalam attributable to the design and testing of
pembuatan dan pengujian produk piranti lunak identifiable and unique software products
yang dapat diidentifikasi dan unik yang controlled by the Group is recognized as
dikendalikan oleh Grup diakui sebagai aset intangible assets.
takberwujud.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalized as
dan dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti part of the software product include the software
lunak mencakup beban pekerja pengembang development employee costs and an
piranti lunak dan bagian overhead yang relevan. appropriate portion of relevant overheads.
Pengeluaran pengembangan lain yang tidak Other development expenditures that do not
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada meet these criteria are recognized as expense
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang when incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as expense are not recognized as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. asset in a subsequent period.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak of the software, from the date it is ready for use.
tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai. The estimated useful life of software is 4-10
Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah years.
4-10 tahun.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya Intangible assets shall be derecognized or
atau dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat disposed when no future economic benefits are
masa depan yang diharapkan dari penggunaan expected from its use or disposal.
atau pelepasannya.
v. Aset lain-lain v. Other assets
Aset lain-lain sebagian besar terdiri dari tagihan Other assets mainly consists of other credit
kredit lainnya, wesel ekspor lainnya, agunan receivables, other export bills, foreclosed
yang diambil alih, jaminan kontrak, uang muka, collaterals, security deposits, advance payment,
transaksi ATM dan transfer, persediaan ATM transaction and transfer, office supplies,
keperluan kantor, dan tagihan kepada asuransi. and receivables from insurance company.
67
Page 478
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Aset lain-lain (lanjutan) v. Other assets (continued)
Grup mengakui kerugian penurunan nilai untuk The Group recognizes impairment losses of
aset lain-lain apabila taksiran jumlah yang dapat other assets if the recoverable amount of the
diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah assets is lower than the carrying value. At each
dari nilai tercatatnya. Pada setiap tanggal reporting date, the Group evaluates the
pelaporan, Grup melakukan penelaahan untuk recoverable amount of the assets to determine
menentukan apakah terdapat indikasi whether there is an indication of impairment.
penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai Reversal of impairment losses is recognized as
diakui sebagai keuntungan dalam laba rugi pada gain in the profit or loss when incurred.
saat terjadinya.
w. Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- w. Deposits from customers and deposits from
bank lain other banks
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the funds placed by
dipercayakan oleh masyarakat kepada Grup customers to the Group based on fund deposits
berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. agreements. Included in these accounts are
Termasuk didalamnya adalah giro, tabungan, current accounts, saving deposits, time deposits,
deposito berjangka, deposito on call dan deposits on call and sharia deposits from
simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah. customers.
Simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah Sharia deposits consist of wadiah demand
terdiri dari giro dan tabungan wadiah. Giro deposits and saving deposits. Wadiah demand
wadiah merupakan giro wadiah yadh-dhamanah deposits are wadiah yadh-dhamanah demand
yakni titipan dana pihak lain dimana pemilik dana deposits in which the funds owner will get a
mendapatkan bonus berdasarkan kebijakan bonus based on the Subsidiary’s policy. Wadiah
Entitas Anak. Giro wadiah dicatat sebesar saldo demand deposits are stated at the amount
titipan pemegang giro wadiah. Tabungan wadiah entrusted by depositors. Wadiah saving deposits
merupakan simpanan pihak lain yang bisa represent third party funds which can be taken at
diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan any time (on call) or by an agreement which
kesepakatan dimana tidak ada imbalan yang required no reward except in the form of
disyaratkan kecuali dalam bentuk pemberian voluntary bonus (‘Athaya’) on the part of the
(‘Athaya’) sukarela dari Entitas Anak. Subsidiary.
Simpanan dari bank-bank lain terdiri dari Deposits from other banks represent liabilities to
liabilitas terhadap bank lain, dalam bentuk call other domestic banks, in the form of call money,
money, giro, dan deposito berjangka. current accounts, and time deposits.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- Deposits from customers and deposits from
bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas other banks are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost. Incremental costs
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat directly attributable to the acquisition of deposits
diatribusikan secara langsung dengan from customers and deposits from other banks
perolehan simpanan nasabah dan simpanan are deducted from the amount of deposits from
dari bank-bank lain dikurangkan dari jumlah customers and deposits from other banks.
simpanan nasabah dan simpanan dari bank-
bank lain.
Simpanan dari bank-bank lain disajikan sebesar Deposits from other banks are stated at the
jumlah liabilitas terhadap bank-bank lain. amounts due to other banks.
68
Page 479
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Efek-efek yang diterbitkan x. Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari utang Securities issued consist of bonds payable.
obligasi.
Utang obligasi dicatat sebesar nilai nominal Bonds payable are stated at nominal value net
dikurangi dengan biaya emisi yang belum of unamortized bond issuance cost. Costs
diamortisasi. Biaya emisi adalah biaya yang incurred in connection with the bonds payable,
terjadi sehubungan dengan utang obligasi, are recognized as a deferred expense and offset
diakui sebagai beban yang ditangguhkan dan directly from the proceeds derived from such
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan offerings and amortized over the period of the
diamortisasi selama jangka waktu utang obligasi bonds payable using the effective interest
tersebut dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
y. Pinjaman yang diterima y. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui Borrowings are initially recognized at fair value,
sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya- net of transaction costs incurred. Borrowings are
biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, subsequently carried at amortized cost; any
pinjaman yang diterima diukur sebesar biaya difference between the proceeds (net of
perolehan diamortisasi; selisih antara transaction costs) and the redemption value is
penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai recognized in the profit or loss over the period of
pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode the borrowings using the effective interest
pinjaman dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas Fees paid on the establishment of loan facilities
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi are recognized as transaction costs of the loan
pinjaman sepanjang besar kemungkinan to the extent that it is probable that some or all
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. of the facility will be drawdown. In this case, the
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman fee is deferred until the draw-down occurs. To
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman the extent that there is no evidence that it is
terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa probable that some or all of the facility will be
besar kemungkinan sebagian atau seluruh drawdown, the fee is capitalised as a pre-
fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh payment for liquidity services and amortized
pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran over the period of the facility to which it relates.
dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi
selama periode fasilitas yang terkait.
z. Imbalan kerja karyawan z. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan. when they are payable to the employees.
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pascakerja dihitung sebesar The post-employment benefits liabilities are
nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan calculated at present value of estimated future
pascakerja di masa depan yang timbul dari jasa benefits that the employees have earned in
yang telah diberikan oleh karyawan tersebut return for their services in the current and prior
pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan periods. The calculation is performed by an
dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan qualified actuary using the projected unit credit
metode projected unit credit. method.
69
Page 480
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Imbalan kerja karyawan (lanjutan) z. Employee benefits (continued)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari Gains or losses arising from actuarial
pengukuran kembali aktuarial atas liabilitas remeasurements of the net defined benefit
imbalan pasti neto diakui segera dalam liability are recognized immediately in other
penghasilan komprehensif lain. Ketika manfaat comprehensive income. When the benefits of a
suatu program diubah atau terjadi kurtailmen, plan are changed or when a plan is curtailed, the
perubahan manfaat yang terkait dengan jasa resulting change in benefit that relates to past
lalu atau keuntungan atau kerugian dari service or the gain or loss on curtailment is
kurtailmen diakui segera dalam laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, liabilitas As of 31 December 2024 and 2023, Specific
imbalan pascakerja untuk karyawan Time Employment Agreements (PKWT)
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Entitas employee post-employment benefit obligations
Anak dihitung secara internal dengan metode of the Subsidiary are calculated internally using
historical stay rate. the historical stay rate method.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya berupa cuti Other long-term benefits such as long service
berimbalan jangka panjang dihitung dengan leave are calculated using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit dan credit method and discounted to present value.
didiskontokan ke nilai kini. Keuntungan dan Actuarial gains and losses arising from
kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian experience adjustments and changes in
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial actuarial assumption are recognized to the
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
aa. Pinjaman subordinasi aa. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi pada awalnya diakui Subordinated loans are recognized initially at fair
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada value and subsequently measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest method.
menggunakan metode bunga efektif.
ab. Dana syirkah temporer ab. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer adalah dana yang Temporary syirkah funds represent investment
diterima oleh Entitas Anak. received by Subsidiary.
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana (mudharib/ owners of the funds (shahibul maal) grant
Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya freedom to the fund manager
sesuai prinsip syariah dengan keuntungan (mudharib/Subsidiary) in the management of
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah their investments according to sharia principle
temporer terdiri dari tabungan mudharabah dan with profit distributed based on the agreement.
deposito mudharabah. Temporary syirkah funds consist of mudharabah
saving deposits and mudharabah time deposits.
Tabungan mudharabah merupakan investasi Mudharabah saving deposits represent
yang bisa ditarik kapan saja (on call) atau sesuai investment which could be withdrawn anytime
dengan persyaratan tertentu yang disepakati. (on call) or can be withdrawn based on certain
Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar agreed terms. Mudharabah saving deposits are
saldo tabungan nasabah di Entitas Anak. stated based on the customer’s savings deposit
balance at the Subsidiary.
70
Page 481
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Dana syirkah temporer (lanjutan) ab. Temporary syirkah funds (continued)
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent investment
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu which can only be withdrawn at a certain time
sesuai dengan perjanjian antara pemegang based on the agreement between the customer
deposito mudharabah dengan Entitas Anak. and the Subsidiary. Mudharabah time deposits
Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai are stated at nominal amount as agreed
nominal sesuai dengan perjanjian antara between the deposit holder and the Subsidiary.
pemegang deposito dengan Entitas Anak.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah funds cannot be classified as
sebagai liabilitas karena Entitas Anak tidak liability because the Subsidiary does not have
berkewajiban untuk menjamin pengembalian any obligation to return the initial funds to the
jumlah dana awal dari pemilik dana bila Entitas owners if the Subsidiary experiences losses,
Anak merugi kecuali kerugian akibat kelalaian except for losses due to the Subsidiary’s
atau wanprestasi. Di sisi lain, dana syirkah management negligence or default. On the other
temporer tidak dapat digolongkan sebagai hand, temporary syirkah fund cannot be
ekuitas karena mempunyai waktu jatuh tempo classified as equity because of the maturity
dan pemilik dana tidak mempunyai hak period and the depositors do not have the same
kepemilikan yang sama dengan pemegang rights as the shareholders such as voting rights
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi and the rights of realised gain from current
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan assets and other non-investment accounts.
aset non-investasi.
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives a
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang return from the profit sharing based on a
ditetapkan. predetermined ratio.
ac. Modal saham ac. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
Tambahan biaya yang secara langsung terkait Incremental costs directly attributable to the
dengan penerbitan saham biasa atau opsi baru issuance of new ordinary shares or options are
disajikan pada bagian ekuitas sebagai shown in equity as a deduction, net of tax, from
pengurang, sebesar jumlah yang diterima bersih the proceeds.
setelah dikurangi pajak.
Saham tresuri Treasury shares
Ketika Bank membeli modal saham ekuitas When the Bank purchases the equity share capital
(saham tresuri), imbalan yang dibayar, termasuk (treasury shares), the consideration paid,
biaya tambahan yang secara langsung dapat including any directly attributable incremental
diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) costs (net of income taxes) is deducted from
dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan equity attributable to the Bank’s equity holders
kepada pemilik ekuitas Bank sampai saham until the shares are cancelled or reissued. Where
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. such ordinary shares are subsequently reissued,
Ketika saham biasa tersebut selanjutnya any consideration received, net of any directly
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, attributable incremental transaction costs and the
dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait related income tax effects, is included in equity
dan dampak pajak penghasilan yang terkait attributable to the Bank’s equity holders.
dimasukkan kepada ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik ekuitas Bank.
ad. Perpajakan ad. Taxation
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini Income tax expense consists of current and
dan pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan deferred tax. Income tax expenses are recognized
diakui pada laba rugi, kecuali untuk komponen in profit or loss except to the extent that they relate
yang diakui secara langsung di ekuitas atau di to items recognized directly in equity or in other
comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
71
Page 482
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ad. Perpajakan (lanjutan) ad. Taxation (continued)
Beban pajak kini merupakan jumlah pajak yang Current tax expense is the amount of tax paid, or
dibayar, atau terutang atas laba atau rugi kena payable on taxable income or loss for the year
pajak untuk tahun yang bersangkutan dengan using tax rates substantively enacted as of the
menggunakan tarif pajak yang secara substantif reporting date. Current tax also includes true-up
adjustments made to the previous years’ tax
telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak kini provisions either to reconcile them with the
juga termasuk penyesuaian yang dibuat untuk income tax reported in annual tax returns, or to
penyisihan pajak tahun sebelumnya, baik untuk account for differences arising from tax
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak assesments.
yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan,
atau untuk memperhitungkan perbedaan yang
muncul dari pemeriksaan pajak.
Beban pajak kini diukur menggunakan estimasi Current tax expense is measured using the best
terbaik atas jumlah yang diperkirakan akan estimate of the amount expected to be paid or
dibayar atau diterima, dengan received, taking into consideration the
mempertimbangkan ketidakpastian terkait uncertainty associated with the complexity of tax
dengan kompleksitas peraturan pajak. regulations.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan temporary differences between the carrying
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan amounts of assets and liabilities for financial
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur reporting purposes and the amounts used for
dengan menggunakan tarif pajak yang taxation purposes. Deferred tax is measured at
diharapkan untuk ditetapkan atas perbedaan the tax rates that are expected to be applied to
temporer pada saat pembalikan, berdasarkan temporary differences when they reverse, based
peraturan yang telah berlaku atau secara on the laws that have been enacted or
substantif berlaku pada tanggal pelaporan. substantively enacted as of the reporting date.
Kebijakan akuntansi ini juga mengharuskan This accounting policy also requires the
pengakuan manfaat pajak, seperti rugi fiskal yang recognition of tax benefits, such as tax loss
belum dikompensasi, yang timbul dari periode carryforwards, which are originated in the current
berjalan yang diharapkan akan direalisasi pada period that are expected to be realized in the
masa mendatang, apabila besar kemungkinan future periods, to the extent that realisation of
manfaat pajak tersebut dapat direalisasi. such benefits is probable.
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting date.
Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap Deferred tax assets are reviewed at each
tangal pelaporan dan dikurangkan dengan reporting date and are reduced to the extent that
manfaat pajak sejumlah nilai yang besar it is no longer probable that the related tax benefit
kemungkinan yang tidak dapat terealisasi; will be realised; such reductions are reversed
pengurangan tersebut akan dibalik ketika when the probability of their realisation through
kemungkinan realisasi melalui laba kena pajak di future taxable profits improves.
masa depan meningkat.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui reassessed at each reporting date and
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak recognized to the extent that it has become
masa depan akan tersedia untuk digunakan. probable that future taxable income will be
available against which they can be used.
72
Page 483
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ad. Perpajakan (lanjutan) ad. Taxation (continued)
Grup telah menentukan bahwa bunga dan penalti The Group has determined that interest and
sehubungan dengan pajak penghasilan, penalties related to income taxes, including those
termasuk yang mungkin diterima dalam kaitannya that may materialize in connection with uncertain
dengan posisi pajak yang mengandung tax positions, do not meet the definition of income
ketidakpastian, tidak memenuhi definisi pajak taxes, and therefore are accounted for in
penghasilan, dan dengan demikian diperlakukan accordance with PSAK 237, Provisions,
sesuai dengan PSAK 237, Provisi, Liabilitas Contingent Liabilities and Contingent Assets.
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi.
Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat Amendments to tax obligations are recognized
surat ketetapan pajak diterima, atau apabila when an assessment is received, or if objection
diajukan keberatan dan atau banding, maka and or appeal is applied, when the results of the
koreksi diakui pada saat keputusan atas objection or the appeal are received.
keberatan atau banding itu diterima.
ae.((Pendapatan dan beban bunga dan ae. Interest income and expense and sharia
((pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
((atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds
(i). Pendapatan dan beban bunga (i). Interest income and expense
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik Interest income on financial assets held at
yang diukur dengan nilai wajar melalui either fair value through other
penghasilan komprehensif lain atau biaya comprehensive income or amortized cost,
perolehan diamortisasi, dan beban bunga and interest expense on financial liabilities
atas liabilitas keuangan yang diukur dengan held at amortized cost are recognized in
biaya perolehan diamortisasi, diakui pada profit or loss using the effective interest
laba rugi menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method
yang digunakan untuk menghitung biaya of calculating the amortized cost of a
perolehan diamortisasi dari aset atau financial asset or liability and of allocating
liabilitas keuangan dan metode untuk the interest income or expense over the
mengalokasikan pendapatan atau beban relevant period. The effective interest rate
bunga selama periode yang relevan. Suku is the rate that exactly discounts estimated
bunga efektif adalah suku bunga yang future cash payments or receipts through
secara tepat mendiskontokan estimasi the expected life of the financial instrument,
pembayaran atau penerimaan kas masa to the gross carrying amount of the financial
depan sepanjang umur yang diperkirakan asset or to the amortized cost of the
atas instrumen keuangan, pada nilai tercatat financial liability. When calculating the
bruto dari aset keuangan atau pada biaya effective interest rate for financial
perolehan diamortisasi untuk liabilitas instruments other than purchased or
keuangan. Saat menghitung suku bunga originated credit-impaired assets, the Bank
efektif intrumen keuangan selain aset yang estimates future cash flows considering all
dibeli atau yang berasal dari aset keuangan contractual terms of the financial instrument
memburuk, Bank melakukan estimasi arus but not expected credit losses.
kas masa depan dengan
mempertimbangkan seluruh perjanjian
kontraktual atas instrumen keuangan tapi
tidak mempertimbangkan kerugian kredit
ekspektasian.
73
Page 484
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae.(Pendapatan dan beban bunga dan ae. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(i). Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) (i). Interest income and expense (continued)
Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang For purchased or originated credit-impaired
berasal dari aset keuangan memburuk, financial assets, a credit-adjusted effective
suku bunga efektif yang disesuaikan interest rate is calculated using estimated
dengan risiko kredit dihitung dengan future cash flows including expected credit
menggunakan estimasi arus kas masa losses. The calculation of the effective
depan termasuk kerugian kredit interest rate includes transaction costs and
ekspektasian. Perhitungan suku bunga fees that are an integral part of the effective
efektif termasuk biaya transaksi dan interest rate.
imbalan yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Suku bunga efektif aset atau liabilitas The effective interest rate of a financial
keuangan dihitung pada saat pengakuan asset or financial liability is calculated on
awal aset atau liabilitas keuangan tersebut. initial recognition of a financial asset or
Dalam menghitung pendapatan dan beban financial liability. In calculating interest
bunga, suku bunga efektif diterapkan atas income and expense, the effective interest
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika rate is applied to the gross carrying amount
aset tidak mengalami penurunan nilai) atau of the asset (when the asset is not credit-
atas biaya perolehan diamortisasi dari impaired) or to the amortized cost of the
liabilitas keuangan. Suku bunga efektif financial liability. The effective interest rate
direvisi sebagai hasil dari perhitungan ulang is revised as a result of periodic re-
estimasi arus kas dari instrumen dengan estimation of cash flows of floating-rate
suku bunga mengambang secara berkala instruments to reflect movements in market
untuk merefleksikan perubahan suku bunga rates of interest. For financial assets that
pasar. Untuk aset keuangan yang telah have become credit-impaired subsequent
mengalami penurunan nilai setelah to initial recognition, interest income is
pengakuan awal, pendapatan bunga calculated by applying the effective interest
dihitung dengan menerapkan suku bunga rate to the amortized cost of the financial
efektif atas biaya perolehan diamortisasi asset. If the asset is no longer credit-
aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut impaired, then the calculation of interest
tidak lagi mengalami penurunan nilai, maka income reverts to the gross carrying
perhitungan pendapatan bunga kembali amount.
menggunakan nilai tercatat bruto.
(ii). Pendapatan syariah (ii). Sharia income
Pendapatan pengelolaan dana oleh Entitas Income from fund management by the
Anak sebagai mudharib terdiri atas Subsidiary as mudharib consist of income
pendapatan dari jual beli-margin from sales and purchases-murabahah
murabahah, pendapatan bagi hasil- margin, income from profit sharing-
pembiayaan musyarakah, dan pendapatan musyarakah financing and other main
usaha utama lainnya. operating income.
Pengakuan pendapatan atas piutang The revenue recognition of murabahah
murabahah yang tidak memiliki risiko yang receivables, which do not have significant
signifikan terkait dengan kepemilikan risk in relation with the ownership of
persediaan diakui pada laba rugi dengan inventory, are recognized in profit or loss
menggunakan metode tingkat imbal hasil using the effective rate of return method.
efektif.
74
Page 485
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae.(Pendapatan dan beban bunga dan ae. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(ii). Pendapatan syariah (lanjutan) (ii). Sharia income (continued)
Tingkat imbal hasil efektif merupakan Effective rate of return is an allocation method
metode alokasi pengakuan pendapatan dan of revenue recognition and the rate which
merupakan tingkat imbal hasil yang secara exactly discounts the estimated future cash
tepat mendiskontokan estimasi penerimaan receipts through the expected life of the
kas di masa depan selama perkiraan umur murabahah receivables to obtain the carrying
dari piutang murabahah untuk memperoleh amount of murabahah receivables. When
nilai tercatat piutang murabahah. Pada saat calculating the effective rate of return, the
menghitung tingkat imbal hasil efektif, Subsidiary estimates future cash flows by
Entitas Anak mengestimasi arus kas di masa considering all contractual terms of the
datang dengan mempertimbangkan seluruh murabahah receivables, but does not
persyaratan kontraktual dalam piutang consider the loss of receivables in the future.
murabahah tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di provisions and other forms received by the
masa mendatang. Perhitungan ini mencakup parties in a contract which are an integral part
seluruh komisi, provisi dan bentuk lain yang of the effective rate of return, transaction
diterima oleh para pihak dalam akad yang costs and all other premiums or discounts.
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
tingkat imbal hasil efektif, biaya transaksi,
dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Untuk pengakuan pendapatan atas piutang For the recognition of income on restructured
murabahah yang telah direstrukturisasi murabahah receivables with payment
dengan payment holiday atau skema holidays or scheme to postpone installment
penundaan pembayaran cicilan, Entitas payments, the Subsidiary will only recognise
Anak hanya mengakui pendapatan marjin margin income if the Subsidiary has a
apabila Entitas Anak cukup yakin bahwa reasonable certainty that an installment
pembayaran angsuran akan diterima sesuai payment will be received in accordance with
dengan kesepakatan dengan nasabah. the agreement with the customers.
Pendapatan bagi hasil - pembiayaan Income from profit sharing - musyarakah
musyarakah diakui dalam periode terjadinya financing is recognized during the period of
hak bagi hasil sesuai nisbah yang profit sharing in accordance with the pre-
disepakati. determined ratio.
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of temporary
temporer syirkah funds
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Subsidiary’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Subsidiary
mereka oleh Entitas Anak. Pendapatan yang under mudharabah principles. Distributable
dibagikan adalah yang telah diterima (cash income will be distributed from the cash
basis). received (cash basis).
75
Page 486
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Pendapatan dan beban bunga dan ae. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds (continued)
(lanjutan)
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of
temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin atas pembiayaan yang Margin income on financing facilities and
diberikan dan atas aset produktif lainnya other earning assets (placements with
(penempatan pada Bank Indonesia, Bank Indonesia, placements with other
penempatan pada bank lain dan investasi banks and investments in securities) are
pada surat berharga) akan dibagikan distributed to fund owners and the
kepada nasabah pemilik dana dan Entitas Subsidiary based on proportion of funds
Anak sesuai dengan proporsi dana yang used in the financing and other earning
dipakai dalam pembiayaan yang diberikan assets. Likewise, the available margin
dan aset produktif lainnya. Selanjutnya, income is then distributed to fund owners
pendapatan marjin yang tersedia tersebut as shahibul maal and the Subsidiary as
kemudian didistribusikan ke nasabah mudharib based on a pre-determined ratio
pemilik dana sebagai shahibul maal dan (nisbah).
Entitas Anak sebagai mudharib sesuai
porsi nisbah bagi hasil yang telah
disepakati bersama sebelumnya.
Pendapatan marjin dari pembiayaan dan Margin income from financing facilities and
aset produktif lainnya yang memakai dana other earning assets using the Subsidiary's
Entitas Anak, seluruhnya menjadi milik funds, are entirely belong to the Subsidiary,
Entitas Anak, termasuk pendapatan dari including income from the Subsidiary’s fee-
transaksi Entitas Anak berbasis imbalan. based transactions.
af. Pendapatan dan beban provisi dan komisi af. Fee and commission income and expenses
Pendapatan provisi dan komisi yang dapat Fees and commissions income directly
diatribusikan secara langsung kepada aktivitas attributable to lending activity are recognized as
peminjaman diakui sebagai pengurang biaya a deduction of lending cost and will be
pinjaman dan nilai tercatat atas pinjaman recognized as interest income by amortizing the
tersebut akan diamortisasi sebagai pendapatan carrying value of loan using effective interest
bunga dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Pada umumnya pendapatan dan beban provisi Fees and commissions income and expenses
dan komisi diakui menggunakan basis akrual are generally recognized on an accrual basis
pada saat jasa telah diberikan. when the service has been provided.
Pendapatan provisi atas komitmen memberikan Loan commitment fees for loans that are likely to
pinjaman yang kemungkinan besar akan be drawn down are (together with related direct
dicairkan (bersama-sama dengan biaya costs) recognized as an adjustment to the
transaksi lain yang terkait langsung) diakui effective interest rate on the loan.
sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif
atas pinjaman yang diberikan.
Pendapatan dan beban atas transaksi jasa Income and expenses from banking service
perbankan diklasifikasikan secara gross di transactions are classified gross into fee and
dalam pendapatan provisi dan komisi dan beban commission income and fee and commission
provisi dan komisi expenses.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan langsung dengan kegiatan pemberian directly related to lending activities are
kredit diakui sebagai pendapatan pada saat recognized as revenue on the transaction date
terjadinya transaksi dan diklasifikasikan sebagai and classified under other operating income.
pendapatan operasional lainnya.
76
Page 487
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Laba per saham ag. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih dengan rata-rata dividing net profit with the weighted average
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar number of ordinary shares outstanding during
pada tahun berjalan. the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
membagi jumlah rata-rata tertimbang saham dividing the weighted average number of
biasa yang beredar dengan dampak dari semua ordinary shares outstanding plus the assumed
efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang conversion of all dilutive potential ordinary
dimiliki Bank, yaitu opsi saham. shares owned by Bank, which is stock option.
Ketika opsi dieksekusi, Bank menerbitkan When the options are exercised, the Bank issues
sejumlah saham baru atau menerbitkan new shares or reissues its treasury shares (if
kembali saham treasurinya (jika ada). Nilai kas any). The proceeds received, net of any directly
yang diterima, dikurangi dengan biaya transaksi attributable transaction costs, are credited to
yang dapat diatribusikan, dikreditkan ke modal share capital (nominal value) and share
saham (nilai nominal) dan agio saham. premium.
ah. Segmen operasi ah. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen dari Grup An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Group that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban yang including revenues and expenses that relate to
terkait dengan transaksi dengan komponen transactions with any of the Group’s other
lain Grup, dimana hasil operasinya dikaji ulang components, whose operating results are
secara berkala oleh pengambil keputusan reviewed regularly by the operating decision
operasional untuk membuat keputusan makers to make decisions about resources
mengenai sumber daya yang akan allocated to the segment and assess its
dialokasikan pada segmen tersebut dan performance, and for which discrete financial
menilai kinerjanya, serta tersedia informasi information is available. Segment results that are
keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil reported to the operating decision makers
segmen yang dilaporkan kepada pengambil include items directly attributable to a segment,
keputusan operasional meliputi komponen- as well as those that can be allocated on a
komponen yang dapat diatribusikan secara reasonable basis.
langsung kepada suatu segmen, dan
komponen-komponen yang dapat dialokasikan
dengan dasar yang wajar.
ai. Transaksi sewa ai. Lease transaction
Grup sebagai penyewa The Group as a lessee
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup At inception of a contract, the Group determines
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau if a contract is, or contains, a lease by considering
mengandung, sewa dengan whether the contract conveys the right to control
mempertimbangkan apakah kontrak tersebut the use of an identified asset for a period of time
memberikan hak untuk mengendalikan in exchange for a consideration.
penggunaan suatu aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
77
Page 488
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ai. Transaksi sewa (lanjutan) ai. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Suatu kontrak memberikan hak untuk A contract conveys the right to control the use of
mengendalikan penggunaan suatu aset an identified asset if all of the following conditions
identifikasian jika semua kondisi di bawah are met:
dipenuhi:
- kontrak tersebut melibatkan penggunaan - the contract involves the use of substantially
secara substansial seluruh kapasitas dari all of the capacity of an identified asset that is
aset identifikasian yang secara fisik physically distinct (as specified explicitly or
berbeda (sebagaimana ditentukan secara implicitly in the contract). If the supplier has a
eksplisit atau implisit dalam kontrak). Jika substantive substitution right, then the asset
pemasok memiliki hak substitusi yang cannot be considered as identifiable;
substantif, maka aset tersebut tidak dapat
dianggap dapat diidentifikasi;
- Grup memiliki hak untuk memperoleh - the Group have the right to obtain
secara substansial semua manfaat substantially all of the economic benefits from
ekonomi dari penggunaan aset selama the use of the asset throughout the period of
periode penggunaan; dan use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - the Group have the right to direct the use of
penggunaan aset: yaitu memiliki hak the asset: i.e. they have decision-making
pengambilan keputusan yang paling rights that are most relevant to changing how
relevan untuk mengubah bagaimana dan and for what purpose the asset is used.
untuk tujuan apa aset tersebut digunakan.
Pada saat insepsi atau penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
sebuah kontrak yang berisi komponen sewa, contains a lease component, the Group allocates
Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak the consideration in the contract to each lease
tersebut kepada setiap komponen sewa atas component on the basis of their relative stand-
dasar harga relatif yang berdiri sendiri. alone prices.
Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas The Group recognizes a right-of-use asset and a
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak lease liability at the lease commencement date.
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, The right-of-use asset is initially measured at
yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari cost, which comprises the initial amount of the
liabilitas sewa disesuaikan dengan lease liability adjusted for any lease payments
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau made at or before the commencement date, plus
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan any initial direct costs incurred and an estimate
biaya langsung awal yang dikeluarkan dan of costs to dismantle and remove the underlying
estimasi biaya untuk membongkar dan asset or to restore the underlying asset or the site
memindahkan aset pendasar atau untuk on which it is located, less any lease incentives
merestorasi aset pendasar atau tempat di received.
mana aset berada, dikurangi insentif sewa
yang diterima.
78
Page 489
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ai. Transaksi sewa (lanjutan) ai. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak guna After commencement date, right-of-use asset is
diukur dengan model biaya. Aset hak guna measured using cost model. The right-of-use
selanjutnya disusutkan dengan menggunakan asset is subsequently depreciated using the
metode garis-lurus dari tanggal permulaan straight-line method from the commencement
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir date to the earlier of the end of the useful life of
masa manfaat aset hak guna atau akhir masa the right-of-use asset or the end of the lease
sewa. Taksiran masa manfaat aset hak guna term. The estimated useful lives of right-of-use
ditentukan dengan basis yang sama dengan asset are determined on the same basis as
aset tetap. Selain itu, aset hak guna secara those of fixed asset. In addition, the right-of-use
berkala dikurangi dengan kerugian penurunan asset is periodically reduced by impairment
nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan losses, if any, and adjusted for certain
pengukuran kembali liabilitas sewa. remeasurements of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan dengan yet paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat that rate cannot be readily determined, using the
ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman Group’s incremental borrowing rate. Generally,
inkremental Grup. Umumnya, Grup the Group uses their incremental borrowing rate
menggunakan suku bunga pinjaman as the discount rate.
inkremental sebagai suku bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: the lease liability consist of:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran - fixed payments, including in-substance fixed
tetap secara-substansi, dikurangi insentif payments, less lease incentives receivable;
sewa yang belum diterima;
- pembayaran sewa secara variabel yang - variable lease payments that depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga, index or a rate, initially measured using the
yang pada awalnya diukur menggunakan index or rate as at the commencement date;
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan nilai residual; dan residual value guarantee; and
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup - the exercise price under a purchase option
pasti untuk mengeksekusi opsi, that the Group is reasonably certain to
pembayaran sewa dalam opsi periode exercise, lease payments in an option
perpanjangan jika Grup cukup pasti untuk renewal period if the Group is reasonably
melaksanakan opsi perpanjangan, dan certain to exercise an extension option, and
denda untuk penghentian sewa lebih awal penalties for early termination of a lease
kecuali Grup yakin tidak menghentikan unless the Group is reasonably certain not to
lebih awal. terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan The lease liability is measured at amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest method. It is
suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur remeasured when there is a change in future
kembali ketika ada perubahan pembayaran lease payments arising from a change in an
sewa masa depan yang timbul dari perubahan index or rate, if there is a change in the Group’s
indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimate of the amount expected to be payable
estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan under a residual value guarantee, or if the Group
akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau changes its assessment of whether it will
jika Grup mengubah penilaiannya apakah exercise a purchase, extension, or termination
akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan option.
atau penghentian.
79
Page 490
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ai. Transaksi sewa (lanjutan) ai. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan When the lease liability is remeasured in this
cara ini, penyesuaian terkait dilakukan way, a corresponding adjustment is made to the
terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau carrying amount of the right-of-use asset or is
dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset recorded in profit or loss if the carrying amount of
hak guna telah berkurang menjadi nol. the right-of-use asset has been reduced to zero.
Grup menyajikan aset hak guna dalam aset The Group presents right-of-use assets in fixed
tetap. assets.
Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak The Group has elected not to recognize right-of-
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka use assets and lease liabilities for short-term
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan leases that have a lease term of 12 months or
atau kurang dan sewa atas aset bernilai less and leases of low-value assets. The Group
rendah. Grup mengakui pembayaran sewa recognize the leases payments associated with
atas sewa tersebut sebagai beban dengan these leases as an expense on a straight-line
dasar garis lurus selama masa sewa. basis over the lease term.
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group accounts for a lease modification as
terpisah jika: a separate lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup - the modification increases the scope of the
sewa dengan menambahkan hak untuk lease by adding the right to use one or more
menggunakan satu aset pendasar atau underlying assets; and
lebih; dan
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - the consideration for the lease increases by
yang setara dengan harga tersendiri untuk an amount commensurate with the stand-
peningkatan dalam ruang lingkup dan alone price for the increase in scope and
penyesuaian yang tepat pada harga any appropriate adjustments to that stand-
tersendiri tersebut untuk merefleksikan alone price to reflect the circumstances of
kondisi kontrak tertentu. the particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat For a lease modification that is not accounted for
sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif as a separate lease, at the effective date of the
modifikasi sewa, Grup: lease modification, the Group:
- mengukur kembali dan mengalokasikan - remeasures and allocates the consideration
imbalan kontrak modifikasian; in the modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa - determines the lease term of the modified
modifikasian; lease;
80
Page 491
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ai. Transaksi sewa (lanjutan) ai. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Modifikasi sewa (lanjutan) Lease modification (continued)
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasures the lease liability by
mendiskontokan pembayaran sewa discounting the revised lease payments
revisian pada tingkat diskonto revisian using a revised discount rate on the basis of
berdasarkan sisa umur sewa dan sisa the remaining lease term and the remaining
pembayaran sewa dengan melakukan lease payment with a corresponding
penyesuaian terhadap aset hak guna. adjustment to the right-of-use assets. The
Tingkat diskonto revisian ditentukan revised discount rate is determined as the
sebagai suku bunga pinjaman inkremental Group’s incremental borrowing rate at the
Grup pada tanggal efektif modifikasi; effective date of the modification;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak guna - decreases the carrying amount of the
untuk merefleksikan penghentian right-of-use asset to reflect the partial or full
sebagian atau seluruh sewa untuk termination of the lease for lease
modifikasi sewa yang menurunkan ruang modifications that decrease the scope of
lingkup sewa. Grup mengakui setiap laba the lease. The Group recognizes any gain
rugi yang terkait dengan penghentian or loss relating to the partial or full
sebagian atau seluruh sewa tersebut termination of the lease in profit or loss; and
dalam laba rugi; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset - makes a corresponding adjustment to the
hak guna untuk seluruh modifikasi sewa right-of-use asset for all other lease
lainnya. modifications.
aj. Pengukuran nilai wajar aj. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar at the measurement date in the principal market
pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, or, in its absence, the most advantageous
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang market to which the Group has access at that
paling menguntungkan dimana Grup memiliki date. The fair value of a liability reflects its non-
akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar performance risk.
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar di When available, the Group measures the fair
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu value in an active market for that instrument. A
pasar dianggap aktif jika transaksi atas aset market is regarded as active if transactions for
dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan the asset or liability take place with sufficient
volume yang memadai untuk menyediakan frequency and volume to provide pricing
informasi penentuan harga secara information on an ongoing basis.
berkelanjutan.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active market,
aktif, Grup menggunakan teknik penilaian then the Group uses valuation techniques that
dengan memaksimalkan penggunaan input maximize the use of relevant observable inputs
yang dapat diobservasi yang relevan dan and minimize the use of unobservable inputs.
meminimalkan penggunaan input yang tidak The chosen valuation technique incorporates all
dapat diobservasi. Teknik penilaian yang dipilih of the factors that market participants would take
menggabungkan semua faktor yang into account in pricing a transaction.
diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam
penentuan harga transaksi.
81
Page 492
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) aj. Fair value measurement (continued)
Bukti terbaik atas nilai wajar pada saat The best evidence of the fair value at initial
pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu recognition is normally the transaction price, i.e.,
nilai wajar dari pembayaran yang diberikan the fair value of the consideration given or
atau diterima. Jika Grup menetapkan bahwa received. If the Group determines that the fair
nilai wajar pada pengakuan awal berbeda value at initial recognition differs from the
dengan harga transaksi dan nilai wajar tidak transaction price and the fair value is evidenced
dapat dibuktikan dengan harga kuotasian di neither by a quoted price in an active market for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik an identical asset or liability nor based on a
atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya valuation technique that uses only data from
menggunakan data dari pasar yang dapat observable markets, then the financial
diobservasi, maka nilai wajar instrumen instrument is initially measured at fair value,
keuangan pada saat pengakuan awal adjusted to defer the difference between the fair
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan value at initial recognition and the transaction
antara nilai wajar pada saat pengakuan awal price. Subsequently, that difference is
dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, recognized in profit or loss on an appropriate
perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi basis over the life of the instrument but no later
berdasarkan umur dari instrumen tersebut than when the valuation is wholly supported by
namun tidak lebih lambat dari saat penilaian observable market data or the transaction is
tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar closed out.
yang dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai If an asset or a liability measured at fair value has
wajar memiliki harga penawaran dan harga a bid price and an ask price, then the Group
permintaan, maka Grup mengukur aset dan measures assets and liabilities at its mid price.
liabilitas berdasarkan harga tengahnya.
Kelompok aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang liabilities measured at fair value, that are
terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang exposed to market risk and credit risk that are
dikelola oleh Grup berdasarkan eksposur managed by the Group on the basis of the net
netonya, baik terhadap risiko pasar ataupun exposure to either market or credit risk, are
risiko kredit, diukur berdasarkan harga yang measured on the basis of a price that would be
akan diterima untuk menjual posisi net long received to sell a net long position (or paid to
(atau dibayar untuk mengalihkan posisi net transfer a net short position) for a particular risk
short) untuk eksposur risiko tertentu. exposure. Those portfolio-level adjustments
Penyesuaian pada level kelompok tersebut are allocated to the individual assets and
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual liabilities based on the relative risk adjustment
berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari of each of the individual instruments in the
masing-masing instrumen individual di dalam portfolio.
kelompok.
ak. Kombinasi bisnis ak. Business combinations
Grup mencatat kombinasi bisnis menggunakan The Group accounts for business combinations
metode akuisisi. Dalam menentukan apakah under the acquisition method. In determining
serangkaian aktivitas dan aset merupakan whether a particular set of activities and assets
suatu bisnis, Grup menilai apakah serangkaian in a business, the Group assess whether the set
aktivitas dan aset yang diperoleh mencakup, of assets and activities acquired includes, at a
minimum, input dan proses substantif dan minimum, an input and substantive process and
apakah serangkaian aktivitas dan aset yang whether the acquired set has the ability to
diperoleh memiliki kemampuan menghasilkan produce outputs.
output.
82
Page 493
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ak. Kombinasi bisnis (lanjutan) ak. Business combinations (continued)
Imbalan yang dialihkan dalam akuisisi The consideration transferred in the acquisition
umumnya diukur pada nilai wajar, begitu juga is generally measured at fair value, as are the
dengan aset neto teridentifikasi yang diperoleh. indentifiable net assets acquired. Any goodwill
Setiap goodwill yang timbul diuji penurunan that arises is tested annually for impairment.
nilainya setiap tahun. Keuntungan dari Any gain on a bargain purchase is recognized in
pembelian dengan diskon diakui langsung profit or loss immediately. Transaction costs are
dalam laba rugi. Biaya transaksi dibebankan expensed as incurred, except if related to the
saat terjadi, kecuali jika terkait dengan issue of debt or equity securities.
penerbitan efek utang atau ekuitas.
Imbalan yang dialihkan tidak termasuk jumlah The consideration transferred does not include
yang terkait dengan penyelesaian hubungan amounts related to the settlement of pre-existing
yang telah ada sebelumnya. Jumlah tersebut relationships. Such amounts are generally
umumnya diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
Grup mengukur goodwill pada tanggal akuisisi The Group measures goodwill at the acquisition
sebesar: date as:
- Nilai wajar dari imbalan yang dialihkan, - The fair value of the consideration
ditambah; transferred, plus;
- Jumlah setiap kepentingan - The recognized amount of any non-
nonpengendali pada pihak yang controlling interest in the acquiree, plus;
diakuisisi, ditambah;
- Untuk kombinasi bisnis yang dilakukan - If the business combination is achieved in
secara bertahap, nilai wajar pada tanggal stages, the fair value of the pre-existing
akuisisi dari kepentingan ekuitas yang equity interest in the acquiree, less;
sebelumnya dimiliki oleh pihak
pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi,
dikurangi;
- Jumlah neto yang diakui (umumnya apda - The net recognized amount (generally fair
nilai wajar) dari aset teridentifikasi yang value) of the identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. and liablity assumed.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGMENTS
Sumber utama ketidakpastian estimasi Key sources of estimation uncertainty
Informasi mengenai asumsi dan ketidakpastian Information about the assumptions and estimation
estimasi dijelaskan di bawah ini dan pada catatan- uncertainties is set out below and in the following
catatan di bawah ini: notes:
• Catatan 15 – pengakuan dan pengukuran klaim • Note 15 – recognition and measurement of
pengembalian pajak: asumsi-asumsi claims for tax refund: likelihood of recoverable
kemungkinan atas jumlah yang dapat amount assumptions.
dikembalikan.
• Catatan 26 – pengukuran liabilitas imbalan • Note 26 – measurement of post-employment
pascakerja dan imbalan jangka panjang benefits liabilities and other long-term benefits:
lainnya: asumsi-asumsi aktuarial. actuarial assumptions.
83
Page 494
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
Bank Bank
Grup melakukan peninjauan kembali atas aset The Group reviews their financial assets at
keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas cadangan kerugian impairment losses. Management’s judgement is
penurunan nilai yang telah dicatat. applied in determining the level of allowance
Pertimbangan manajemen diperlukan dalam required.
menentukan tingkat cadangan yang
dibutuhkan.
Sesuai dengan PSAK 109, Bank mengestimasi In accordance with PSAK 109, the Bank
kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) atas estimated the expected credit losses (“ECL”) on
pinjaman yang diberikan. Estimasi KKE loans. The ECL estimation involves use of
melibatkan penggunaan model dan asumsi models and assumptions which are the key
yang merupakan sumber utama ketidakpastian sources of estimation uncertainty.
dalam estimasi.
Penilaian risiko kredit dari portofolio aset The assessment of credit risk of an asset
memerlukan estimasi mengenai kemungkinan portfolio entails further estimations as to the
terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang likelihood of defaults occurring, of the
terkait dan korelasi gagal bayar antarpihak. associated loss ratios and of default correlations
Bank menggunakan model yang kompleks between counterparties. The Bank primarily
yaitu menggunakan matriks Probability of uses sophisticated models that utilize the
Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Probability of Default (PD), Loss Given Default
Exposure at Default (EAD), dan variabel (LGD) and Exposure at Default (EAD), and
makroekonomi untuk estimasi yang bersifat macroeconomic variables for forward looking
perkiraan masa depan, yang didiskontokan perspective, which are discounted using the
menggunakan suku bunga efektif, yang dapat effective interest rate, as described as follows:
dijelaskan sebagai berikut:
- PD merupakan kemungkinan pada suatu - PD represents the probability at a point in
waktu (point in time) dimana debitur time that debtor will default, calibrated over
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan up to 12 months from the reporting date
sampai dengan periode 12 bulan dari (Stage 1) or over the lifetime of the asset
tanggal pelaporan (Tahap 1) atau (Stage 2) and incorporating the impact of
sepanjang umur aset (Tahap 2) dan forward looking economic assumptions that
memperhitungkan dampak asumsi have an effect on credit risk. PD is estimated
ekonomi masa depan yang memiliki at point in time that means it will fluctuate in
dampak terhadap risiko kredit. PD line with the economic cycle.
diestimasikan pada suatu waktu yang
berarti PD akan berfluktuasi sejalan dengan
siklus ekonomi.
84
Page 495
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
- LGD merupakan kerugian yang - LGD represents the loss that is expected to
diperkirakan akan timbul dari debitur yang arise on default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan memperhitungkan forward looking economic assumptions
dampak dari asumsi ekonomi masa depan where relevant, which represents the
yang relevan, yaitu perbedaan antara arus difference between the contractual cash
kas kontraktual yang seharusnya diterima flows due and those that the Bank expects to
dengan arus kas yang diharapkan Bank receive. The Bank estimates LGD based on
untuk diterima. Bank mengestimasikan the history of recovery rates and considers
LGD berdasarkan data historis tingkat the recovery of any collateral that is integral
pemulihan dan memperhitungkan to the loans, taking into account forward
pemulihan yang berasal dari jaminan yang looking economic assumptions where
merupakan bagian yang tidak terpisah dari relevant.
pinjaman yang diberikan dengan
mempertimbangkan asumsi ekonomi di
masa depan yang relevan.
- EAD merupakan perkiraan nilai eksposur - EAD represents the expected exposure at
pada saat gagal bayar dengan the time of default, taking into account the
mempertimbangkan perubahan eksposur expected change in exposure over the
yang diharapkan selama masa eksposur. lifetime of the exposure. This incorporates
EAD memperhitungkan dampak penarikan the impact of drawdowns of committed
fasilitas kredit (committed) yang dilakukan, facilities, repayments of principals and
pembayaran pokok dan bunga, amortisasi interest, amortization and prepayments,
dan pembayaran dimuka, serta dampak together with the impact of forward looking
dari asumsi ekonomi di masa depan yang economic assumptions where relevant,
relevan, yang dipilih berdasarkan which are chosen based on the collation of
pengumpulan data makroekonomi yang macroeconomics data obtained from various
diperoleh dari berbagai sumber seperti, sources such as, but not limited to,
namun tidak terbatas pada, regulator, regulators, government as well as
pemerintah serta organisasi penelitian independent research organisation.
independen.
Variabel makroekonomi yang digunakan terdiri The macroeconomic variables used, among
dari tingkat pertumbuhan pendapatan domestik others, consisted of gross domestic product
bruto (PDB), tingkat inflasi, nilai valuta asing, (GDP) growth rate, inflation rate, foreign
tingkat bunga antarbank, dan tingkat exchange rates, interbank rate, and
pengangguran. Untuk perhitungan KKE pada unemployment rate. In the calculation of ECL as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank of 31 December 2024 and 2023, the Bank used
menggunakan variabel makroekonomi sebagai macroeconomic variables as follows:
berikut:
31 Desember/December 2024
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 5.3% 2.9% 4.8% 16,016 4.8%
Dasar/Base 5.0% 3.0% 5.0% 16,859 5.1%
Terburuk/Worst 4.8% 3.2% 5.3% 17,702 5.4%
85
Page 496
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
31 Desember/December 2023
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 5.5% 3.1% 4.5% 15,344 4.9%
Dasar/Base 5.2% 3.3% 4.8% 16,152 5.2%
Terburuk/Worst 4.9% 3.5% 5.0% 16,960 5.5%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang In determining the probability weighted of each
dari skenario yang akan terjadi di masa depan, scenario that will occur in the future, the Bank has
Bank telah melakukan analisis berdasarkan conducted an analysis based on historical GDP
informasi historis PDB yang meliputi insiden information which includes the major incident that
besar yang terjadi pada rentang waktu happened in the last 43 years.
43 tahun terakhir.
Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi The Bank applied the following three
berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
bias dan probabilitas tertimbang yang probability-weighted range of possible future
ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian outcomes in estimating ECL:
hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam
mengestimasi KKE:
- Skenario Dasar: Skenario ini - Base scenario: This scenario reflects that
mencerminkan bahwa kondisi current macroeconomic condition continues to
makroekonomi saat ini terus berlanjut; dan prevail; and
- Skenario Terbaik dan Terburuk: Skenario - Best and Worst scenarios: These scenarios
ini ditetapkan relatif terhadap skenario are set relative to the base scenario; reflecting
dasar; mencerminkan kondisi best and worst case macroeconomic
makroekonomi terbaik dan terburuk conditions based on combination of statistical
berdasarkan kombinasi pendekatan approach and subject matter expert’s
statistik dan penilaian dari subject matter assessment from current economic conditions.
expert berdasarkan kondisi ekonomi saat
ini.
Permodelan dilakukan dengan Modelling is done by segmenting the credit
mengelompokkan portofolio kredit ke dalam portfolio into 8 categories for non-corporate loans
8 kategori untuk pinjaman non-korporasi dan and 1 category for corporate loans.
1 kategori untuk pinjaman korporasi.
Asumsi yang mendasari permodelan akan The assumptions underlying modelling is
dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada monitored and reviewed on an annual basis.
perubahan signifikan dalam teknik estimasi There have been no significant changes on
yang dibuat selama periode pelaporan. estimation techniques made during the reporting
period.
86
Page 497
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Khusus untuk pinjaman korporasi dan mitra Specifically for corporate and certain material
bisnis tertentu yang material, ketika pinjaman business banking loans, when the loans have
yang diberikan mengalami penurunan nilai, been impaired, the allowance for credit losses is
cadangan kerugian kredit dihitung secara calculated individually. In individual assessment,
individu. Dalam penilaian individu, kondisi the specific debtors' conditions are evaluated
spesifik debitur dievaluasi secara individu individually based on management's best
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas estimate of the present value of the cash flows that
nilai kini arus kas yang diharapkan akan are expected to be received. Evaluation over the
diterima. Evaluasi penilaian individu atas arus individual assessment is determined based on
kas yang diharapkan akan diterima ditentukan probability weighted of multiple scenarios.
berdasarkan probabilitas tertimbang beberapa
skenario.
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Probability-weighted estimation is performed by
manajemen membuat pertimbangan mengenai taking into account weighting for each scenario
situasi keuangan debitur dan nilai realisasi and uses minimum of 2 (two) scenarios to reflect
bersih dari setiap agunan yang ada. Setiap at least normal scenario and worst scenario. In
aset yang mengalami penurunan nilai dinilai estimating these cash flows, management makes
sesuai dengan keadaan dan strategi judgments about the debtors' financial situation
penyelesaian masing-masing. Estimasi arus and the net realizable value of any underlying
kas ekspektasian dari skenario-skenario collateral. Each impaired asset is assessed on its
estimasi disetujui secara independen oleh merits and the workout strategy. The estimated
Business Risk masing-masing segmen bisnis. expected cash flows from estimation scenarios
are independently approved by the Business Risk
from each business segment.
Entitas Anak Subsidiary
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk PT BANK BTPN SYARIAH Tbk
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam cover credit losses inherent in portfolios of the
portofolio piutang murabahah BTPNS. Dalam murabahah receivables of BTPNS. In assessing
menilai kebutuhan untuk cadangan penurunan the need for collective impairment allowances,
nilai kolektif, manajemen mempertimbangkan management considers factors such as financing
faktor-faktor seperti kualitas pembiayaan, quality, characteristic of products and whether the
karakteristik produk dan apakah pembiayaan financing has been restructured.
tersebut telah direstrukturisasi.
Dalam mengestimasi cadangan yang In order to estimate the required allowance,
diperlukan, asumsi-asumsi dibuat untuk assumptions are made to define the way inherent
menentukan model kerugian bawaan dan losses are modeled and to determine the required
untuk menentukan parameter input yang input parameters, based on historical experience
diperlukan, berdasarkan pengalaman historis and current economic conditions. The accuracy of
dan kondisi ekonomi saat ini. Ketepatan dari the calculated allowances depends on how well
cadangan yang dihitung ini tergantung pada the estimates and assumptions on the model and
seberapa tepat estimasi dan asumsi pada parameters used in determining collective
model dan parameter yang digunakan dalam allowances.
menentukan cadangan kolektif.
Basis evaluasi atas cadangan kerugian Basis of evaluation of impairment for financial
penurunan nilai aset keuangan dan piutang assets and murabahah receivables is described in
murabahah dijelaskan pada Catatan 2i. Note 2i.
87
Page 498
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
Finance
Peningkatan risiko kredit yang signifikan Significant increase in credit risk
Dalam pengukuran KKE, pertimbangan In the measurement of ECL, judgment is involved
diperlukan dalam penerapan aturan untuk in setting the rules to determine whether there
menentukan apakah telah terdapat peningkatan has been a significant increase in credit risk
signifikan atas risiko kredit (SICR) sejak (SICR) since initial recognition of a loan, resulting
pengakuan awal atas pinjaman yang diberikan, the financial asset moving from "Stage 1” to
yang mengakibatkan aset keuangan berpindah “Stage 2”. In determining what constitutes SICR,
dari “Tahap 1” ke “Tahap 2”. Dalam menentukan OTO and SOF use 30 days or more past due
apa yang merupakan SICR, OTO dan SOF information and recognizes lifetime expected
menggunakan informasi tunggakan 30 hari atau credit losses. This is a key area of judgment as
lebih untuk mengakui kerugian kredit transition from Stage 1 and Stage 2 increases
ekspektasian sepanjang umurnya. Ini the ECL calculation from an allowance based on
merupakan hal yang utama dalam the probability of default in the next 12 months,
pertimbangan karena perpindahan dari Tahap 1 to an allowance for lifetime expected credit
dan Tahap 2 meningkatkan perhitungan KKE losses. Subsequent decreases in credit risk
atas penyisihan berdasarkan probability of combined with transition from Stage 2 to Stage 1
default dalam 12 bulan mendatang, menjadi may simillarly result in significant changes in the
cadangan kerugian kredit ekspektasian ECL allowance. OTO and SOF monitor the
sepanjang umur. Penurunan selanjutnya atas effectiveness of SICR criteria on an ongoing
risiko kredit yang digabungkan dengan basis.
perpindahan dari Tahap 2 ke Tahap 1 mungkin
akan memberikan hasil yang sama atas
perubahan signifikan dalam penyisihan KKE.
OTO dan SOF memantau efektivitas kriteria
SICR secara berkelanjutan.
Informasi forward looking Forward looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted range
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil of possible future outcomes.
akhir masa depan yang mungkin terjadi.
Dalam menetapkan informasi forward looking In applying forward looking information in OTO
dalam model PSAK 109 OTO dan SOF and SOF’s PSAK 109 credit models, OTO and
menggunakan variabel makroekonomi dalam SOF use macroeconomics variables. The
menentukan KKE. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used as of 31
digunakan pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 2024 and 2023 are Gross Domestic
2023 adalah pertumbuhan Pendapatan Bruto Products (GDP) growth and unemployment rate.
Nasional (PDB) dan tingkat pengangguran.
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari In determining the probability weighted of each
skenario yang akan terjadi di masa depan, OTO scenario that will occur in the future, OTO and
dan SOF telah melakukan analisis berdasarkan SOF have conducted an analysis based on
informasi historis PDB dan tingkat historical GDP and unemployment rate
pengangguran yang meliputi insiden besar yang information which includes the major incidents
terjadi pada rentang waktu 5 tahun terakhir. that happened in the last 5 years.
88
Page 499
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
Finance (lanjutan) (continued)
OTO dan SOF menerapkan tiga skenario OTO dan SOF applied the following three
makroekonomi berikut untuk mencerminkan macroeconomic scenarios to reflect an
jumlah yang tidak bias dan probabilitas unbiased probability-weighted range of possible
tertimbang yang ditentukan dengan future outcomes in estimating ECL:
mengevaluasi serangkaian hasil yang
kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
KKE:
- Skenario dasar: Skenario ini mencerminkan - Base scenario: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic condition continue
berlanjut; dan to prevail; and
- Skenario optimis dan pesimis: Skenario ini - Optimistic and pessimistic scenarios: These
ditetapkan relatif terhadap skenario dasar; scenarios are set relative to the base
mencerminkan kondisi makroekonomi scenario; reflecting best and worst case
terbaik dan terburuk berdasarkan kombinasi macroeconomic conditions based on
pendekatan statistik dan penilaian dari combination of statistical approach and
subject matter expert berdasarkan kondisi subject matter expert’s assessment from
ekonomi saat ini. current economic conditions.
Pada tanggal 31 Desember 2024, probabilitas As of 31 December 2024, probability-weighting
tertimbang skenario dasar adalah sebesar 40% for base scenario is 40% (2023: 40%), optimistic
(2023:40%), skenario optimis sebesar 10% scenario 10% (2023: 10%) and pessimistic
(2023: 10%) dan skenario pesimis sebesar scenario 50% (2023: 50%). The assumptions
50% (2023: 50%). Asumsi yang mendasari underlying the ECL calculation are monitored
perhitungan ECL akan dipantau dan ditinjau and reviewed on annual basis.
setiap tahun.
Asumsi yang mendasari pemodelan akan The assumptions underlying modelling is
dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada monitored and reviewed on an annual basis.
perubahan signifikan dalam teknik estimasi There have been no significant changes on
yang dibuat selama periode pelaporan. estimation techniques made during the reporting
period.
• Penentuan nilai wajar • • Determining fair values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset The determination of fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak and financial liabilities for which there is no
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, observable market price, the Group has to use
Grup harus menggunakan teknik penilaian valuation techniques as described in Note 2aj. For
seperti dijelaskan pada Catatan 2aj. Untuk financial instruments that trade infrequently and
instrumen keuangan yang jarang have little price transparency, fair value is less
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang objective, and therefore, it requires varying
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang degrees of judgment depending on liquidity,
obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat concentration, uncertainty of market factors,
pertimbangan yang beragam, tergantung pada pricing assumptions and other risks affecting the
likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor specific instrument.
pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko
lainnya yang mempengaruhi instrumen
tersebut.
89
Page 500
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup Group’s accounting policies
• Nilai wajar atas instrumen keuangan • • Fair value of financial instruments
Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran The Group’s accounting policy on fair value
nilai wajar dibahas di Catatan 2aj. measurements is discussed in Note 2aj.
Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari Information about the determination of fair value of
instrumen keuangan diungkapkan pada financial instruments is disclosed in Note 45.
Catatan 45.
• Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan serta • • Financial assets and liabilities as well as sharia
efek-efek syariah securities classification
Kebijakan akuntansi Grup memberikan pilihan The Group’s accounting policies provides choices
untuk mengklasifikasikan aset dan liabilitas to classify financial assets and liabilities into
keuangan ke dalam berbagai kategori pada different categories at initial recognition based on
saat pengakuan awal berdasarkan kondisi certain circumstances requiring management’s
tertentu yang membutuhkan pertimbangan judgement.
manajemen.
Dalam menentukan klasifikasi aset dan In determining the classification of financial assets
liabilitas keuangan, Bank telah menetapkan and liabilities, the Bank has determined that
bahwa aset dan liabilitas keuangan telah financial assets and liabilities have already met
memenuhi persyaratan klasifikasi the requirements of such classification as set out
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2h. in Note 2h.
Dalam mengklasifikasikan investasi pada efek- In classifying investment in sharia securities as
efek syariah sebagai ”diukur pada biaya “measured at acquisition cost” and “measured at
perolehan” dan ”diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income”,
penghasilan komprehensif lain”, Entitas Anak the Subsidiary has determined that the investment
telah menetapkan bahwa investasi tersebut in sharia securities have already met the
telah memenuhi persyaratan klasifikasi requirements of such classification as set out in
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2l. Note 2l.
• Sewa • Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian Determining whether an arrangement is or
mengandung unsur sewa membutuhkan contains a lease requires careful judgement to
pertimbangan yang cermat untuk menilai assess whether the arrangement conveys a right
apakah perjanjian tersebut memberikan hak to obtain substantially all the economic benefits
untuk mendapatkan secara substansial seluruh from use of the asset throughout the period of use
manfaat ekonomi dari penggunaan aset and right to direct the use of the asset, even if the
identifikasian dan hak untuk mengarahkan right is not explicitly specified in the arrangement.
penggunaan aset identifikasian, bahkan jika
hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di
perjanjian.
Karena Grup tidak dapat dengan mudah Since the Group could not readily determine the
menentukan suku bunga implisit, manajemen implicit rate, management uses the Group's
menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as a discount rate.
inkremental Grup sebagai tingkat diskonto.
90
Page 501
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Sewa (lanjutan) • Leases (continued)
Ada beberapa faktor yang perlu There are several factors to consider in
dipertimbangkan dalam menentukan suku determining an incremental borrowing rate, many
bunga pinjaman inkremental, yang banyak di of which need judgement in order to be able to
antaranya memerlukan pertimbangan untuk reliably quantify any necessary adjustments to
dapat secara andal mengukur penyesuaian arrive at the final discount rates.
yang diperlukan untuk sampai pada tingkat
diskonto akhir.
Dalam menentukan suku bunga pinjaman In determining incremental borrowing rate, the
inkremental, Grup mempertimbangkan faktor- Group considers the following main factors; the
faktor utama sebagai berikut; risiko kredit Grup, Group’s credit risk, the lease term, the lease
jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran payment term, the economic environment, the
sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana time at which the lease is entered, and the
sewa dimasukkan, dan mata uang di mana currency in which the lease payments are
pembayaran sewa ditentukan. denominated.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup In determining the lease term, the Group
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan considers all facts and circumstances that create
yang menimbulkan insentif ekonomi untuk an economic incentive to exercise an extension
menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak option or not exercise a termination option.
menggunakan opsi penghentian. Opsi Extension options (or periods after termination
perpanjangan (atau periode setelah opsi options) are only included in the lease term if the
penghentian kontrak kerja) hanya dimasukkan lease is reasonably certain to be extended (or not
dalam jangka waktu sewa jika sewa cukup pasti terminated).
akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).
• Penyesuaian nilai wajar akuisisi dan goodwill • Fair value adjustment of acquisition and goodwill
Dalam transaksi akuisisi yang dilakukan oleh In the acquisition transaction conducted by the
Bank atas Entitas Anak (PT Oto Multiartha dan Bank on Subsidiaries (PT Oto Multiartha and PT
PT Summit Oto Finance), terdapat Summit Oto Finance), there are adjustments to
penyesuaian nilai wajar dan juga goodwill. fair value and goodwill. The fair value adjustments
Penyesuaian nilai wajar yang dihasilkan adalah are on intangible assets and tangible assets.
pada aset takberwujud dan aset berwujud.
Dalam menentukan aset takberwujud yang In determining the intangible assets to be
akan diidentifikasi, dikenali, dan dinilai sebagai identified, recognized, and valued as a result of
hasil dari kombinasi bisnis, Bank telah the business combination, The Bank has
berdiskusi mengenai sifat bisnis dan discussed regarding the nature of the business
pendorong nilai utama terkait, dan juga telah and the related key drivers of value, and have also
memperoleh pandangannya tentang aset obtained its view of the potential intangible assets.
takberwujud potensial.
Bank juga melakukan penelitian dan analisis The Bank also conducted research and performed
terhadap industri, termasuk membandingkan analysis on the industry, including benchmarking
asumsi-asumsi utama tertentu dengan certain key assumptions to publicly available
informasi yang tersedia untuk umum. information.
Penyesuaian nilai wajar untuk aset takberwujud Fair value adjustments for intangible assets that
yang telah teridentifikasi, memenuhi kriteria have been identified, fulfilled the identifiability
identifikasi dan memiliki nilai yang diharapkan criteria, and possess values that are expected to
signifikan adalah merek dagang, perangkat be significant are trademarks, software, and
lunak, dan hubungan pelanggan, dan untuk customer relationships, and for tangible asset is
aset berwujud adalah piutang pembiayaan. financing receivables.
Nilai wajar piutang pembiayaan menggunakan The fair value of financing receivables is using the
nilai sekarang dari setiap kontrak pembiayaan. present value of each leasing contract.
91
Page 502
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Penyesuaian nilai wajar akuisisi dan goodwill • Fair value adjustment of acquisition and goodwill
(lanjutan) (continued)
Metode valuasi yang digunakan untuk merek The valuation method used for trademarks and
dagang dan perangkat lunak adalah ”Relief from software is “Relief from Royalty”. This method
Royalty”. Metode ini memperkirakan nilai estimates the value based on the cost savings
berdasarkan penghematan biaya yang diperoleh realized as the result of not having to pay royalty to
karena tidak perlu membayar royalti kepada pihak another party for using the asset.
lain atas penggunaan aset tersebut.
Metode valuasi yang digunakan untuk hubungan The valuation method used for customer relationship
pelanggan adalah ”Multi-period Excess Earnings is “Multi-period Excess Earnings Method”. The value
Method”. Nilai hubungan pelanggan diwakili oleh of customer relationships is represented by the
manfaat ekonomi yang diharapkan diperoleh dari expected economic benefits to be earned from
hubungan pelanggan yang berulang, yang repeat customer relationship, which is expected to
diperkirakan akan mengalami penurunan seiring suffer attrition over time. The operating profit
berjalannya waktu. Laba operasi yang dihasilkan generated by the repeat customers is attributed to a
oleh pelanggan berulang diatribusikan ke set of assets. Excess earnings aim to estimate the
serangkaian aset. Laba berlebih bertujuan untuk value strictly attributable to repeat customers over
memperkirakan nilai yang secara ketat their remaining useful life by subtracting from the
diatribusikan kepada pelanggan berulang selama operating profit a contributory asset charge, which is
sisa masa manfaatnya dengan mengurangi dari required to isolate earnings to estimate the residual
laba operasi beban aset kontributor, yang or “excess earnings” attributable to such intangible
diperlukan untuk mengisolasi laba guna asset.
memperkirakan sisa atau “laba berlebih” yang
diatribusikan ke aset takberwujud tersebut.
Aset (liabilitas) pajak tangguhan timbul dari Deferred tax assets (liabilities) arise from fair value
penyesuaian nilai wajar ke atas/ke bawah dan upward/downward adjustment and recognition of
pengakuan aset takberwujud pada tanggal intangible assets as of the valuation date. The Bank
penilaian. Bank menggunakan tarif pajak sebesar uses a tax rate of 22% in computing the recognized
22% dalam menghitung pajak tangguhan yang deferred tax caused by the fair value adjustments.
diakui yang disebabkan oleh penyesuaian nilai
wajar.
• Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak • Impairment testing for Subsidiaries containing
yang mengandung goodwill goodwill
Entitas Anak yang dilakukan pengujian dalam Subsidiaries tested for the impairment testing are
penurunan nilai adalah OTO dan OTO and SOF.
SOF.
Pendekatan yang digunakan dalam pengujian The approach used for impairment testing is income
penurunan nilai adalah pendekatan pendapatan – approach – discounted cash flow with projection
arus kas yang didiskonto dengan periode period used is 5 years, started from 2025 until 2029.
proyeksi yang digunakan adalah 5 tahun, dimulai
sejak 2025 sampai dengan 2029.
Asumsi ekonomi makro yang digunakan Macroeconomics assumptions used based on
berdasarkan Economist Intelligent Unit (”EIU”) Economist Intelligent Unit (”EIU”), along with other
dengan asumsi lainnya sebagai berikut general assumptions as follows:
2025F 2026F 2027F 2028F 2029F
Tingkat inflasi 2.3% 2.7% 3.0% 3.1% 3.1% Inflation rate
Pajak penghasilan badan 25% Corporate income tax
Periode kompensasi rugi fiskal 5 tahun/years Tax loss carry forward period
Pajak penghasilan badan yang digunakan Corporate income tax used amounted to 25% to
sebesar 25% agar menjaga pendekatan yang maintain a conservative approach.
konservatif.
92
Page 503
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak • Impairment testing for Subsidiaries containing
yang mengandung goodwill (lanjutan) goodwill (continued)
Asumsi lainnya yang digunakan dalam pengujian The other assumptions used in impairment testing
penurunan nilai adalah sebagai berikut: were as follows:
OTO SOF
Rasio permodalan 10.0% 10.0% Capital ratio
Aset tertimbang risiko 60.0% 60.0% Risk adjusted asset
Tingkat pertumbuhan terminal 2.0% - 3.0% 2.0% - 3.0% Terminal growth rate
Tingkat diskonto 11.5% - 12.5% 11.5% - 14.5% Discount rate
Rasio permodalan sebesar 10% sesuai dengan Capital ratio amounted to 10% is in accordance
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (”SEOJK”) with Cirlcular Letter (“SEOJK”) of No. 1 Tear 2016
No. 1 Tahun 2016 dan Peraturan Otoritas Jasa and Financial Service Authority (“FSA”) Regulation
Keuangan (”OJK”) No 35 Tahun 2018. No. 35 Year 2018.
Aset tertimbang risiko merupakan aset Entitas Risk adjusted asset is the Subsidiaries’ asset
Anak dikalikan dengan risiko tertimbang menurut multiplied by the risk weighting set by the
OJK dalam SEOJK No. 1/SEOJK.05/2016. Aset Indonesian FSA in SEOJK No. 1/SEOJK.05/2016.
tertimbang risiko sebesar 60% masuk ke dalam Risk adjusted asset amounted to 60% is within the
kisaran aset tertimbang risiko dalam waktu range of risk adjusted assets in the last five years.
5 tahun terakhir.
Tingkat pertumbuhan terminal diasumsikan untuk Terminal growth rate is assumed for the terminal
tahun terminal berdasarkan rata-rata perkiraan year based on the average long-term inflation
inflasi jangka panjang dari 2025 – 2029 untuk forecast from 2025-2029 for Indonesia based on
Indonesia berdasarkan IMF dan EIU. IMF and EIU.
Tingkat diskonto berdasarkan biaya ekuitas, The discount rate is based on the cost of equity,
menggunakan rata-rata 10-15 tahun atas tingkat using the average of 10-15 years interest rate of
suku bunga surat utang negara dalam Rupiah government bonds in Rupiah as the risk-free rate.
sebagai tingkat bebas risiko.
Estimasi nilai valuasi OTO dan SOF melebihi The estimated value of OTO and SOF is above the
jumlah tercatatnya, sehingga tidak terdapat carrying amount, so there is no impairment of the
penurunan nilai atas goodwill. goodwill.
Goodwill terutama berkaitan dengan sinergi yang Goodwill is attributable mainly to synergies
diharapkan dari integrasi bisnis yang diakuisisi ke expected from integrating the business acquired
dalam bisnis Grup yang ada. Goodwill yang diakui into the Group’s existing business. The goodwill
tidak diharapkan dapat dikurangkan untuk tujuan recognized is not expected to be deductible for tax
perpajakan. purposes.
4. KAS 4. CASH
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 1,351,013 1,369,417) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 25,378 54,843) United States Dollar
Yen Jepang 1,905 3,821) Japanese Yen
Dolar Singapura 1,351 602) Singapore Dollar
1,379,647 1,428,683)
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang pada The Rupiah balance includes cash in ATMs
mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) pada tanggal (Automatic Teller Machines) as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 amounting to
sebesar Rp 73.908 dan Rp 62.968. Rp 73,908 and Rp 62,968, respectively.
93
Page 504
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS (lanjutan) 4. CASH (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kas telah As of 31 December 2024 and 2023, cash has been
diasuransikan kepada perusahaan asuransi pihak insured by the third-party insurance companies
ketiga (disajikan sebesar nilai pertanggungan): (presented at sum insured):
31 Desember/December
2024 2023
PT Asuransi MSIG Indonesia 391,875 386,750 PT Asuransi MSIG Indonesia
PT Zurich General Takaful Indonesia 30,500 76,250 PT Zurich General Takaful Indonesia
PT Asuransi Sinarmas 499 - PT Asuransi Sinarmas
Jumlah 422,874 463,000 Total
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover possible losses arising from the
kerugian dari aset tersebut. assets.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 7,057,619 6,963,876) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 2,385,842 2,312,722) United States Dollar
9,443,461 9,276,598)
Termasuk dalam saldo giro pada Bank Indonesia Included in the balance of current accounts with
adalah giro berdasarkan prinsip syariah dengan akad Bank Indonesia are current accounts based on
wadiah masing-masing sebesar Rp 669.329 dan sharia principles under wadiah contract amounting to
Rp 663.443 pada tanggal 31 Desember 2024 dan Rp 669,329 and Rp 663,443 as of 31 December
2023. 2024 and 2023, respectively.
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation and
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Regulation of Members of the Board of Governors
Catatan 52. (PADG) was disclosed in Note 52.
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 325,884) 117,727) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 210,159) 446,607) United States Dollar
Yen Jepang 202,300) 153,105) Japanese Yen
Dolar Singapura 110,267) 52,601) Singapore Dollar
Yuan China 49,087) 10,012) China Yuan
Euro Eropa 42,530) 62,471) European Euro
Dolar Australia 32,654) 54,675) Australian Dollar
Poundsterling Inggris 31,681) 42,308) British Poundsterling
Baht Thailand 18,460) 18,448 Thailand Baht
Mata uang asing lainnya 11,979) 4,433) Other foreign currencies
709,117) 844,660)
Cadangan kerugian penurunan nilai (37) (158) Allowance for impairment losses
1,034,964) 962,229)
94
Page 505
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan b. By relationship with counterparties
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 325,884) 117,727) Rupiah
Mata uang asing 183,325) 382,599) Foreign currencies
509,209) 500,326)
Pihak berelasi Related party
Mata uang asing 525,792) 462,061) Foreign currencies
Cadangan kerugian penurunan nilai (37) (158) Allowance for impairment losses
1,034,964) 962,229)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Permata Tbk 155,577) -) PT Bank Permata Tbk
PT Bank DBS Indonesia 109,282) -) PT Bank DBS Indonesia
Wells Fargo Bank N.A., New York 67,493) 277,571) Wells Fargo Bank N.A., New York
PT Bank Central Asia Tbk 58,175) 119,367) PT Bank Central Asia Tbk
National Australia Bank Limited, National Australia Bank Limited,
Melbourne 32,654) 54,675) Melbourne
Citibank N.A., New York 29,534) 8,091) Citibank N.A., New York
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 17,807) 24,109) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 7,798) -) PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 7,602) 13,395) (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 5,562) -) PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 4,725) 8) PT Bank CIMB Niaga Tbk
Lain-lain 13,000) 3,110) Others
509,209) 500,326)
Pihak berelasi Related party
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 525,792) 462,061) Corporation
Cadangan kerugian penurunan nilai (37) (158) Allowance for impairment losses
1,034,964) 962,229)
Giro pada bank-bank lain berdasarkan kolektibilitas Current accounts with other banks based on OJK
OJK diungkapkan pada Catatan 52. collectibility was disclosed in Note 52.
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain yang There were no current accounts with other banks
diblokir atau digunakan sebagai agunan pada which were blocked or used as collateral as of those
tanggal-tanggal tersebut. dates.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas giro The average interest rates per annum of current
pada bank-bank lain untuk tahun-tahun yang accounts with other banks for years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 3.80% 0.63%) Rupiah
Mata uang asing 0.71% 0.53%) Foreign currencies
95
Page 506
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan The movement of the allowance for impairment
nilai adalah sebagai berikut: losses was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal (158) (415) Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan Reversal during the year
(Catatan 38) 124) 256) (Note 38)
Lainnya (3) 1) Others
Saldo akhir (37) (158) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup impairment losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai atas losses for current accounts with other banks as of
giro pada bank-bank lain pada tanggal 31 December 2024 and 2023.
31 Desember 2024 dan 2023.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN OTHER BANKS
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh As of 31 December 2024 and 2023, all placements
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank with Bank Indonesia and other banks were placed at
lain ditempatkan pada pihak ketiga. third parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 8,719,240) 3,064,603) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 3,975,465) 5,897,051) United States Dollar
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,033) 2,624) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai (582) -)
12,695,156) 8,964,278)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, total
jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan placements with Bank Indonesia and other
bank-bank lain yang digolongkan sebagai banks that were classified as cash equivalents
setara kas adalah masing-masing sebesar amounted to Rp 12,694,705 and Rp 8,961,654,
Rp 12.694.705 dan Rp 8.961.654. respectively.
96
Page 507
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/December
2024 2023
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
(“FASBI”) dan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia’s Deposit Facilities
Bank Indonesia Syariah (“FASBI”) and Bank Indonesia
(“FASBIS”), bersih setelah Sharia’s Deposit Facility (“FASBIS”),
dikurangi dengan diskonto yang net of unamortized discount
belum diamortisasi 6,212,240) 2,826,603)
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and mudharabah
mudharabah 4,222,465) 6,135,051) time deposits
Call money 2,260,000) -) Call money
12,694,705) 8,961,654)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,033) 2,624) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan nilai (582) -) Allowance for impairment losses
12,695,156) 8,964,278)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2024 2023
Deposito berjangka dan Time deposits and mudharabah
deposito mudharabah: time deposits:
Bank Indonesia 3,975,465) 5,897,051) Bank Indonesia
PT Bank Muamalat PT Bank Muamalat
Indonesia Tbk 100,500) 180,500) Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 80,000) -) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mega Syariah 47,000) 7,500) PT Bank Mega Syariah
PT Bank Aceh Syariah -) 50,000) PT Bank Aceh Syariah
Lainnya 19,500) -) Others
4,222,465) 6,135,051)
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia’s Deposit
Indonesia (“FASBI”) dan Facilities (“FASBI”) and Bank
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Sharia’s Deposit
Indonesia Syariah Facility (“FASBIS”):
(“FASBIS”):
Bank Indonesia - bersih setelah
dikurangi dengan diskonto Bank Indonesia - net of unamortized
yang belum diamortisasi 6,212,240) 2,826,603) discount
Call money: Call money:
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 400,000) -) (Persero) Tbk
PT Bank UOB Indonesia 400,000) -) PT Bank UOB Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia 250,000) -) PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk 250,000) -) PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Danamon Tbk 200,000) -) PT Bank Danamon Tbk
PT Bank KEB Hana Indonesia 200,000) -) PT Bank KEB Hana Indonesia
Lainnya 560,000) -) Others
2,260,000) -)
12,694,705) 8,961,654)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,033) 2,624) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (582) -) Allowance for impairment losses
12,695,156) 8,964,278)
97
Page 508
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2024 2023
Hingga 1 bulan 12,447,705) 8,723,654) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 247,000) 238,000) More than 1 - 3 months
12,694,705) 8,961,654)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,033) 2,624) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (582) -) Allowance for impairment losses
12,695,156) 8,964,278)
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan e. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
f. Tingkat suku bunga f. Interest rate
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas The average interest rates per annum of
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- placements with Bank Indonesia and other
bank lain untuk tahun-tahun yang berakhir pada banks for the years ended 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah and 2023 were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 5.61% 5.35%) Rupiah
Mata uang asing 5.16% 4.87%) Foreign currencies
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai adalah sebagai berikut: losses was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal -) (171) Beginning balance
(Penyisihan) pemulihan selama (Provision) reversal during
tahun berjalan the year
(Catatan 38) (582) 167) (Note 38)
Lainnya -) 4) Others
Saldo akhir (582) -) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that allowance for
kerugian penurunan nilai cukup untuk menutup impairment losses was adequate to cover
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai impairment losses for placement with Bank
atas penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks as of 31 December
bank-bank lain pada tanggal 31 Desember 2024 and no allowance for impairment losses
2024 dan tidak diperlukan cadangan kerugian was needed as of 31 December 2023.
penurunan nilai pada tanggal
31 Desember 2023.
98
Page 509
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer
31 Desember/December 2024
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 1,096,231 (35,665) -) 1,060,566)
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 225,000 (1,835) -) 223,165)
1,321,231 (37,500) -) 1,283,731)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 16,971,900 15,972) (355,928) 16,631,944)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 295,000 430) -) 295,430)
Obligasi korporasi/Corporate bonds 100,000 (87) -) 99,913)
17,366,900 16,315) (355,928) 17,027,287)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 164,192 -) (2,322) 161,870)
164,192 -) (2,322) 161,870)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 4,991,472 -) (28,314) 4,963,158)
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 2,413,521 -) -) 2,413,521)
Sertifikat Mudharabah Antar Bank
(SIMA)/Certificate of Interbank
Mudharabah Investment (SIMA) 560,000 -) -) 560,000)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 360,000 -) -) 360,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 257,000 -) 32) 257,032)
8,581,993 -) (28,282) 8,553,711)
27,434,316 (21,185) (386,532) 27,026,599)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 24,577 (902) -) 23,675)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 940,416 -) (9,382) 931,034)
964,993 (902) (9,382) 954,709)
)
Jumlah/Total 27,981,308)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued interest/margin
income 193,642)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (593)
Jumlah/Total 28,174,357)
99
Page 510
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2023
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 121,755) 1,181) -) 122,936)
121,755) 1,181) -) 122,936)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 7,292,834) 3,595) 33,663) 7,330,092)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 205,000) 183) -) 205,183)
7,497,834) 3,778) 33,663) 7,535,275)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 137,352) -) (1,991) 135,361)
137,352) -) (1,991) 135,361)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 3,905,633) -) 1,551) 3,907,184)
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 3,550,643) -) -) 3,550,643)
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
(SIMA)/Certificate of Interbank
Mudharabah Investment (SIMA) 550,000) -) -) 550,000)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 250,000) -) -) 250,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 28,000) -) 170) 28,170)
8,284,276) -) 1,721) 8,285,997)
16,041,217) 4,959) 33,393) 16,079,569)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 8,345) 104) -) 8,449)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 957,722) -) (7,239) 950,483)
966,067) 104) (7,239) 958,932)
Jumlah/Total 17,038,501)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued interest/margin
income 225,855)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (799)
Jumlah/Total 17,263,557)
100
Page 511
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
Perubahan atas keuntungan yang belum The movement of unrealized gains from changes
direalisasi dari perubahan nilai wajar atas efek- in fair value of securities measured at fair value
efek yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive income during the
penghasilan komprehensif lain selama tahun- years ended 31 December 2024 and 2023 were
tahun yang berakhir pada tanggal as follows:
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal, sebelum pajak Beginning balance,
penghasilan 3,778) (9,855) before income tax
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gains during
selama tahun berjalan - bersih 12,563) 13,633) the year - net
Jumlah sebelum pajak penghasilan 16,341) 3,778) Total before income tax
Efek pajak penghasilan (Catatan 15f) (3,595) (830) Income tax effect (Note 15f)
12,746) 2,948)
Kepentingan non-pengendali (100) (42) Non-controlling interest
Saldo akhir, bersih 12,646) 2,906) Ending balance, net
b. Berdasarkan akad syariah b. By sharia contract
Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek Included in securities are securities under sharia
dengan akad syariah: contracts:
31 Desember/December
2024 2023
Ijarah 4,963,158 3,907,184) Ijarah
Musyarakah muntahiyah bittamlik 2,413,521 3,550,643) Musyarakah muntahiyah bittamlik
Mudharabah 817,032 578,169) Mudharabah
Wakalah 655,430 455,184) Wakalah
8,849,141 8,491,180)
Pendapatan yang masih akan diterima 147,387 75,512) Accrued income
8,996,528 8,566,692)
c. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan c. By relationship with counterparties
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga 27,981,308) 17,038,501) Third parties
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 193,642) 225,855) income
Cadangan kerugian penurunan nilai (593) (799) Allowance for impairment losses
28,174,357) 17,263,557)
101
Page 512
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2024 2023
Sampai dengan 1 bulan 874,123) 2,550,000 Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 741,067) 293,770 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 719,950) 1,400,295 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 1,105,852) 532,591 More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 783,774) 474,881 More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 23,756,542) 11,786,964 More than 12 months
27,981,308) 17,038,501
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 193,642) 225,855 income
Cadangan kerugian penurunan nilai (593) (799) Allowance for impairment losses
28,174,357) 17,263,557
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan e. By remaining period of maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date are disclosed in Note 45.
Catatan 45.
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest rate/margin per annum
tahun
31 Desember/December
2024 2023
Obligasi pemerintah 6.63% 5.34% Government bonds
Obligasi korporasi 6.45% - Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Negara 5.98% 5.53% Sovereign Sharia Securities
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Interbank Mudharabah
Antarbank (SIMA) 6.32% 6.07% Investment (SIMA)
Reksa dana syariah 5.87% 5.44% Sharia mutual funds
Sukuk korporasi 7.23% 7.22% Corporate sukuk
Sukuk Bank Indonesia 6.54% 6.05% Bank Indonesia sukuk
g. Berdasarkan peringkat g. By rating
Peringkat penerbit obligasi dan sukuk korporasi Rating of issuers of corporate bonds and sukuk
adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
Obligasi korporasi/Corporate bonds
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Pefindo idAAA 99,913
Sukuk korporasi/Corporate sukuk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo id AAA 247,032
PT BPD Kalimantan Selatan
Unit Usaha Syariah Fitch A idn 10,000
31 Desember/December 2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
Sukuk korporasi/Corporate sukuk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Unit Usaha Syariah Pefindo id AAA 18,169
PT BPD Kalimantan Selatan
Unit Usaha Syariah Fitch A idn 10,000
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, peringkat As of 31 December 2024 and 2023, the rating of
atas seluruh efek yang diterbitkan oleh all securities issued by Republic of Indonesia
pemerintah Republik Indonesia adalah BBB was BBB based on Fitch Ratings Indonesia
berdasarkan pemeringkat Fitch Ratings agency.
Indonesia.
102
Page 513
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
h. Cadangan kerugian penurunan nilai h. Allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment losses
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai for securities as of 31 December 2024 and 2023.
atas efek-efek pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai efek-efek adalah sebagai losses for securities was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal (799) (999) Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan Reversal during
(Catatan 38) 186) 365) the year (Note 38)
Lainnya 20) (165) Others
Saldo akhir (593) (799) Ending balance
i. Informasi penting lainnya sehubungan i. Other significant information relating to
dengan efek-efek securities
Selama tahun-tahun berakhir pada tanggal During the years ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak 2023, the Bank did not sell securities measured at
melakukan penjualan atas efek-efek yang diukur fair value through other comprehensive income,
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif so there were no gains or losses transferred from
lain, sehingga tidak ada pemindahan keuntungan equity to profit or loss.
atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah As of 31 December 2024 and 2023, total securities
efek-efek yang digolongkan sebagai setara kas that were classified as cash equivalents amounted
adalah masing-masing sebesar Rp 1.615.190 dan to Rp 1,615,190 and Rp 2,843,668, respectively.
Rp 2.843.668.
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) AGREEMENTS (REVERSE REPO)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) adalah dalam mata uang Rupiah dan (reverse repo) were denominated in Rupiah and were
ditempatkan pada Bank Indonesia. placed at Bank Indonesia.
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December 2024
Pendapatan yang
akan diterima Harga
Tanggal jatuh Nilai pokok/ reverse repo/ Nilai tercatat/ penjualan
Tanggal mulai/ tempo/ Principal Accrued income Carrying kembali/
Starting date1) Maturity date2) amount from reverse repo amount3) Reselling price
Rupiah
23 Desember/ 6 Januari/
Obligasi/Bonds FR056 December 2024 January 2025 19,916 32 19,948 19,966
19 Desember/ 2 Januari/
Obligasi/Bonds FR078 December 2024 January 2025 10,061 23 10,084 10,087
20 Desember/ 3 Januari/
Obligasi/Bonds FR078 December 2024 January 2025 5,028 11 5,039 5,041
24 Desember/ 7 Januari/
Obligasi/Bonds FR078 December 2024 January 2025 10,058 14 10,072 10,083
30 Desember/ 13 Januari/
Obligasi/Bonds FR078 December 2024 January 2025 5,035 2 5,037 5,048
27 Desember/ 10 Januari/
Obligasi/Bonds FR081 December 2024 January 2025 19,612 18 19,630 19,661
Dipindahkan/Carry
forward 69,710 100 69,810 69,886
103
Page 514
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) (lanjutan) AGREEMENTS (REVERSE REPO) (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
31 Desember/December 2024
Pendapatan yang
akan diterima Harga
Tanggal jatuh Nilai pokok/ reverse repo/ Nilai tercatat/ penjualan
Tanggal mulai/ tempo/ Principal Accrued income Carrying kembali/
Starting date1) Maturity date2) amount from reverse repo amount3) Reselling price
Rupiah
Pindahan/
Carry forward 69,710 100 69,810 69,886
18 Desember/ 2 Januari/
Obligasi/Bonds FR084 December 2024 January 2025 9,795 25 9,820 9,822
23 Desember/ 6 Januari/
Obligasi/Bonds FR086 December 2024 January 2025 94,206 152 94,358 94,442
24 Desember/ 7 Januari/
Obligasi/Bonds FR090 December 2024 January 2025 184,227 265 184,492 184,688
27 Desember/ 10 Januari/
Obligasi/Bonds FR090 December 2024 January 2025 46,073 41 46,114 46,188
31 Desember/ 14 Januari/
Obligasi/Bonds FR090 December 2024 January 2025 46,124 8 46,132 46,240
31 Desember/ 14 Januari/
Obligasi/Bonds FR091 December 2024 January 2025 18,053 3 18,056 18,098
Jumlah/Total 468,188 594 468,782 469,364
1) 1)
Tanggal dimulai merupakan tanggal yang sama dengan tanggal Start date is the same as the securities purchase date.
pembelian efek.
2) 2)
Tanggal jatuh tempo merupakan tanggal yang sama dengan Maturity date is the same as the securites resale date.
tanggal penjualan kembali efek.
3) 3)
Nilai tercatat merupakan harga pembelian efek ditambah dengan Carrying amount is securities purchase price added with interest
pendapatan bunga yang sudah diakui. income recognised.
Pada tanggal 31 Desember 2023, tidak ada efek- As of 31 December 2023, there was no securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali. purchased under resale agreements.
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari will be settled no more than 12 months after the
12 bulan setelah tanggal laporan posisi date of the consolidated financial positions.
keuangan konsolidasian.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas efek- The average interest rate per annum of securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali purchased under resale agreements (reverse
(reverse repo) untuk tahun yang berakhir pada repo) for the years ended 31 December 2024 is
31 Desember 2024 berkisar di antara 6,45% – between 6.45%-6.50%.
6,50%.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Kolektabilitas efek-efek yang dibeli dengan janji The collectability of all securities purchased
dijual kembali (reverse repo) berdasarkan under resale agreements (reverse repo) based
ketentuan BI yang berlaku diungkapkan pada on the prevailing BI regulation was disclosed in
Catatan 52. Note 52.
Pada tanggal 31 Desember 2024 tidak terdapat As at 31 December 2024 there were no
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali impairment of securities purchased under resale
yang mengalami penurunan nilai. agreements.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
adanya cadangan penurunan nilai pada efek- impairment losses is necessary on securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali. purchased under resale agreements.
104
Page 515
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
a. Berdasarkan jenis dan hubungan dengan a. By type and relationship with counterparties
pihak lawan
31 Desember/December 2024
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 2,272,478 1,974 2,519 - 5,379
Kontrak berjangka mata
uang asing/Foreign
currency forward 5,870,994 4,025 35,510 1,948 42,922
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 33,979,771 - 221,191 9,195 191,422
Cross currency swap 42,908,763 - 1,113,660 10,112 950,405
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 8,248,512 369,246 - 18 347,440
93,280,518 375,245 1,372,880 21,273 1,537,568
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 2,249,277) 94) 1,574) 78) 3,157)
Kontrak berjangka
mata uang
asing/Foreign
currency forward 2,941,835) 17,783) 24,926) 169) 5,892)
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 23,756,959) 6,691) 100,966) 28,361) 137,311)
Cross currency swap 29,796,948) 54,603) 509,458) 28,677) 464,447)
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 9,741,599) 417,054) -) -) 404,012)
68,486,618) 496,225) 636,924) 57,285) 1,014,819)
Bank menyediakan produk derivatif untuk The Bank provides derivative products to its
nasabahnya seperti kontrak pembelian atau customers such as forward exchange contracts,
penjualan berjangka mata uang asing, perjanjian cross-currency swap agreements and interest rate
swap mata uang asing dan perjanjian swap/cap swap/cap agreements to enable its customers to
tingkat suku bunga yang memungkinkan transfer, modify or reduce their foreign exchange
nasabahnya untuk memindahkan, memodifikasi and/or interest rate risks. As part of its risk
atau mengurangi risiko atas kurs nilai tukar management policy, the Bank covers most of these
dan/atau risiko tingkat suku bunga. Sebagai bagian derivative contracts with customers with back-to-
dari kebijakan manajemen risiko, Bank melindungi back derivative contracts with the same notional
sebagian besar transaksi derivatif dengan amount and maturity with its foreign affiliates and
nasabahnya dengan membuat transaksi derivatif other banks. Also, the Bank uses derivative
timbal balik dengan jumlah dan waktu jatuh tempo instruments as an end-user in connection with its
yang sama dengan perusahaan afiliasi di luar risk management activities. Derivatives are used by
negeri dan bank lain. Bank juga menggunakan the Bank mainly to manage foreign exchange risk
instrumen derivatif sebagai sarana sehubungan on its foreign currency denominated assets and
dengan kegiatan manajemen risiko. Derivatif liabilities and to manage interest rate risk relating to
digunakan oleh Bank terutama untuk mengatasi specific groups of assets and liabilities in the
risiko kurs nilai tukar atas aset dan liabilitas dalam consolidated statement of financial position.
mata uang asing, dan untuk mengatasi risiko
tingkat suku bunga yang berhubungan dengan
aset dan liabilitas tertentu di dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
105
Page 516
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Informasi mengenai kolektabilitas tagihan Information regarding collectability of derivative
derivatif sesuai peraturan OJK diungkapkan receivables in accordance with OJK regulations
pada Catatan 52. was disclosed in Note 52.
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Semua tagihan akseptasi adalah transaksi dengan All acceptance receivables transactions were with
pihak ketiga. third parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 1,971,799) 1,783,724) Rupiah
Mata uang asing 1,362,820) 1,506,033) Foreign currencies
3,334,619) 3,289,757)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (17,078) (8,637) losses
3,317,541) 3,281,120)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan -) 1,707) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 46,279) 27,150) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 442,170) 1,754,867) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 1,483,350) -) More than 6 months
1,971,799) 1,783,724)
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan 426) -) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 292,289) 82,388) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 819,902) 685,208) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 250,203) 738,437) More than 6 months
1,362,820) 1,506,033)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (17,078) (8,637) losses
3,317,541) 3,281,120)
106
Page 517
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
(lanjutan) (continued)
c. Berdasarkan kolektabilitas c. By collectability
Informasi mengenai kolektabilitas tagihan Information regarding collectability of acceptance
akseptasi sesuai peraturan OJK diungkapkan receivables in accordance with OJK regulations
pada Catatan 52. was disclosed in Note 52.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai tagihan akseptasi adalah losses for acceptance receivables was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal (8,637) (4,495) Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan Provision during
(Catatan 38) (7,252) (4,217) the year (Note 38)
Lainnya (1,189) 75) Others
Saldo akhir (17,078) (8,637) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on acceptance receivables as of
tagihan akseptasi pada tanggal 31 December 2024 and 2023.
31 Desember 2024 dan 2023.
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
a. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan a. By relationship with counterparties and
dan mata uang currency
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 1,917,316 1,783,724) Third parties -
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak ketiga 1,081,507 376,526) Third parties -
- Pihak berelasi 163,558 163,383) Related parties -
1,245,065 539,909)
3,162,381 2,323,633)
107
Page 518
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
(lanjutan) (continued)
Liabilitas akseptasi (lanjutan) Acceptance payables (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan - 1,707) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 5,793 27,150) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 428,171 1,754,867) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 1,483,352 -) More than 6 months
1,917,316 1,783,724)
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan 426 -) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 292,289 82,388) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 702,147 271,587) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 250,203 185,934) More than 6 months
1,245,065 539,909)
3,162,381 2,323,633)
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/ PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
31 Desember/December
2024 2023
Pinjaman yang diberikan: Loans:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 97,506,134) 98,345,547 Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 41,247,844) 42,369,192 United States Dollar -
- Yen Jepang 454,642) 606,229 Japanese Yen -
- Dolar Australia 134,080) - Australian Dollar -
- Euro Eropa 19,761) 79,104 European Euro -
Pihak berelasi Related parties
- Dolar Amerika Serikat 288,732) 3,694,321 United States Dollar -
- Rupiah 149,043) 79,043 Rupiah -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 10,171,759) 11,387,861 Rupiah -
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima Accrued interest/margin income
- Rupiah 576,130) 775,589 Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 184,517) 320,372 United States Dollar -
- Dolar Australia 1,455) - Australian Dollar -
- Yen Jepang 230) 680 Japanese Yen -
- Euro Eropa 3) 1,155 European Euro -
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (3,922,680) (4,618,047) losses
146,811,650) 153,041,046
108
Page 519
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. Based on type and currency
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
Korporasi 49,143,810) 56,105,566) Corporates
Pensiunan 21,552,769) 22,217,122) Pensioners
Usaha Kecil Menengah 15,574,369) 14,712,035) Small Medium Enterprises
Pembiayaan/piutang syariah 10,171,759) 11,387,861) Sharia financing/Receivables
Kredit kendaraan bermotor 4,366,360) 371,025) Motor vehicle loans
Umum 3,752,947) 2,824,502) General purpose
Usaha Mikro Kecil 1,686,432) 1,144,823) Micro business
Keperluan rumah tangga 1,087,323) 746,914) Household goods
Pegawai instansi lain 380,789) 185,890) Other institutions’ Employees
Karyawan 110,378) 116,713) Employee loans
107,826,936) 109,812,451)
Mata uang asing Foreign Currencies
Korporasi 42,145,059) 46,748,846) Corporates
149,971,995) 156,561,297)
Pendapatan bunga/ marjin yang
masih akan diterima 762,335) 1,097,796) Accrued interest/ margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3,922,680) (4,618,047) impairment losses
146,811,650) 153,041,046)
Pembiayaan/piutang syariah terdiri atas Sharia financing/receivables consists of
piutang murabahah, pembiayaan musyarakah, murabahah receivables, musyarakah financing,
dan pinjaman qardh masing-masing sebesar and funds of qardh amounted to
Rp 9.641.128, Rp 530.567, dan Rp 64 pada Rp 9,641,128, Rp 530,567, and Rp 64,
tanggal 31 Desember 2024 dan masing-masing respectively, as of 31 December 2024 and
sebesar Rp 11.367.662, Rp 19.669, dan Rp 11,367,662, Rp 19,669, and Rp 530,
Rp 530 pada tanggal 31 Desember 2023. respectively, as of 31 December 2023.
Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans extended to Micro, Small and
Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as
jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal of 31 December 2024 and 2023 was disclosed
31 Desember 2024 dan 2023 diungkapkan in Note 52.
pada Catatan 52.
Informasi mengenai kolektabilias pinjaman Information regarding collectability of loans and
yang diberikan dan pembiayaan/ piutang sharia financing/receivables in accordance with
syariah sesuai dengan peraturan OJK OJK regulation was disclosed in Note 52.
diungkapkan pada Catatan 52.
109
Page 520
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
Rumah tangga 29,136,625) 25,789,504) Household
Perdagangan 21,277,866) 24,087,831) Trading
Perindustrian 20,659,092) 23,286,387) Manufacturing
Jasa lainnya 17,882,767) 17,006,636) Other services
Transportasi & komunikasi 8,635,866) 7,465,186) Transportation & communication
Konstruksi 5,136,862) 5,524,093) Construction
Pertanian 3,811,880) 4,670,463) Agriculture
Jasa akomodasi 189,672) 184,386) Accomodation services
Pertambangan 137,846) 930,988) Mining
Lainnya 958,460) 866,977) Others
107,826,936) 109,812,451)
United States
Dolar Amerika Serikat Dollar
Jasa lainnya 13,323,689) 16,495,515) Other services
Perindustrian 9,543,955) 10,162,115) Manufacturing
Transportasi & komunikasi 6,951,779) 5,460,203) Transportation & communication
Pertambangan 2,266,507) 5,097,663) Mining
Pertanian 2,182,511) 1,404,117) Agriculture
Perdagangan 1,847,419) 2,456,267) Trading
Konstruksi 254,427) 320,628) Construction
Lainnya 5,166,289) 4,667,005) Others
41,536,576) 46,063,513)
Yen Jepang Japanese Yen
Perindustrian 333,205) 5,444) Manufacturing
Perdagangan 38,018) 363,365) Trading
Jasa lainnya -) 2,589) Other services
Lainnya 83,419) 234,831) Others
454,642) 606,229)
Dolar Australia Australian Dollar
Perdagangan 134,080) -) Trading
Euro Eropa European Euro
Perdagangan 19,761) 79,104) Trading
149,971,995) 156,561,297)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 762,335) 1,097,796) Accrued interest/ margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3,922,680) (4,618,047) impairment losses
146,811,650) 153,041,046)
110
Page 521
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By time period
31 Desember/December
2024 2023
Hingga 1 tahun 63,458,562) 67,842,273) Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 8,952,282) 15,290,577) More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 3 tahun 9,610,984) 12,145,179) More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 - 4 tahun 9,816,427) 8,986,657) More than 3 - 4 years
Lebih dari 4 - 5 tahun 21,610,598) 17,732,394) More than 4 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 36,523,142) 34,564,217) More than 5 years
149,971,995) 156,561,297)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 762,335) 1,097,796) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (3,922,680) (4,618,047) losses
146,811,650) 153,041,046)
d. Berdasarkan sisa periode sampai dengan d. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
e. Berdasarkan hubungan dengan pihak e. By relationship with counterparties/debtors
lawan/debitur
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga 149,534,220) 152,787,933) Third parties
Pihak berelasi 437,775) 3,773,364) Related parties
149,971,995) 156,561,297)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 762,335) 1,097,796) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (3,922,680) (4,618,047) Allowance for impairment losses
146,811,650) 153,041,046)
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest/margin rate per annum
tahun
31 Desember/December
2024 2023
Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun: Average interest rate per annum:
Rupiah 9.82% 9.43% Rupiah
Mata uang asing 6.26% 6.13% Foreign currencies
31 Desember/December
2024 2023
Tingkat marjin rata-rata per
tahun: Average margin rate per annum:
Piutang murabahah 25%-30% 25%-30% Murabahah receivables
Tingkat imbal hasil per tahun: Rate of return per annum:
Pembiayaan musyarakah 6.20%-11.00% 8.75%-11.00% Musyarakah financing
111
Page 522
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the allowance for impairment
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ losses for loans and sharia financing/receivables
piutang syariah adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal (4,618,047) (3,579,119) Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan Provision during the year
(Catatan 38) (2,450,103) (3,029,571) (Note 38)
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan (58,150) (88,291) Recoveries from loans written-off
Penghapusbukuan 2,413,271) 2,066,044) Write-off
Kerugian modifikasi 774,532) -) Modification loss
Lain-lain 15,817) 12,890) Others
Saldo akhir (3,922,680) (4,618,047) Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Bank’s allowance for
pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan impairment losses for loans based on Stages
Tahap (Stage) adalah sebagai berikut: was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (631,482) (168,947) (2,603,702) (3,404,131) Beginning balance
Transfer (ke)/dari Tahap 1 (151,223) 122,358) 28,865) -) Transfer (to)/from Stage 1
Transfer (ke)/dari Tahap 2 449,084) (531,386) 82,302) -) Transfer (to)/from Stage 2
Transfer (ke)/dari Tahap 3 9,090) 631,056) (640,146) -) Transfer (to)/from Stage 3
Perubahan bersih pada Net change in
eksposur exposures
dan pengukuran kembali 85,271) (381,659) (536,039) (832,427) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (684,251) (50,275) (448,895) (1,183,421) New originated loans
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (33,171) (33,171) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
tahun berjalan -) -) 738,884) 738,884) the year
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 240,735) 99,521) 622,425) 962,681) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model 15,795) (1,885) (51,080) (37,170) parameter
Kredit modifikasian 774,532) 774,532) Modification loan
Lain-lain -) -) 15,817) 15,817) Others
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit losses
Bank (666,981) (281,217) (2,050,208) (2,998,406) Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (924,274) financing/receivables
Saldo akhir (3,922,680) Ending balance
112
Page 523
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Bank’s allowance for
pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan impairment losses for loans based on Stages
Tahap (Stage) adalah sebagai berikut: was as follows: (continued)
(lanjutan)
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (698,596) (272,613) (1,838,985) (2,810,194) Beginning balance
Transfer (ke)/dari Tahap 1 (113,376) 91,804) 21,572) -) Transfer (to)/from Stage 1
Transfer (ke)/dari Tahap 2 227,654) (281,368) 53,714) -) Transfer (to)/from Stage 2
Transfer (ke)/dari Tahap 3 1,336) 559,675) (561,011) -) Transfer (to)/from Stage 3
Perubahan bersih pada Net change in
eksposur exposures
dan pengukuran kembali 379,086) (334,157) (800,109) (755,180) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (889,467) (201,976) (329,629) (1,421,072) New originated loans
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (40,007) (40,007) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
tahun berjalan -) -) 564,634) 564,634) the year
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 251,294) 256,083) 291,299) 798,676) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model 210,587) 13,605) 21,930) 246,122) parameter
Lain-lain -) -) 12,890) 12,890) Others
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit losses
Bank (631,482) (168,947) (2,603,702) (3,404,131) Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (1,213,916) financing/receivables
Saldo akhir (4,618,047) Ending balance
Pergerakan cadangan kerugian penurunan nilai Movement in the Bank’s allowance for
(CKPN) Bank dari Rp 3.404.131 posisi impairment losses (CKPN) from Rp 3,404,131
31 Desember 2023 menjadi Rp 2.998.406 posisi as of 31 December 2023 to Rp 2,998,406 as of
31 Desember 2024 adalah sebagai dampak dari 31 December 2024 was due to the impact of
beberapa kejadian berikut ini: following events:
- Penambahan CKPN yang dibentuk pada - Additional of CKPN booked for corporate
segmen korporasi sebesar Rp 83.515. segment amounted to Rp 83,515.
- Penambahan CKPN yang dibentuk pada - Additional of CKPN booked for non-corporate
segmen non-korporasi sebesar Rp 248.122. segment amounted to Rp 248,122.
- Terdapat Modifikasi pinjaman (sesuai ikhtisar - There are loan modifications (according to
kebijakan akuntansi pada catatan 2.p) the summary of accounting policies in the
sebesar Rp 774.532 yang menyebabkan Notes 2.p) amounted Rp 774,532 which
penurunan nilai CKPN dibandingkan tahun caused decrement in value of CKPN
sebelumnya. compared to the previous year.
- Review tahunan model CKPN telah dilakukan - Annual model assessment was conducted
yang menyebabkan penambahan CKPN which resulted in an additional CKPN of Rp
sebesar Rp 37.170. 37,170.
113
Page 524
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance
yang dibentuk cukup untuk menutup for losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on loans and sharia financing/
pinjaman yang diberikan dan receivables as of 31 December 2024 and 2023.
pembiayaan/piutang syariah pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
h. Pembiayaan bersama h. Joint financing
Bank mengadakan perjanjian pembiayaan The bank has entered into joint financing
bersama, antara lain dengan agreements, among others with
PT KB Finansia Multi Finance (FMF), PT PT KB Finansia Multi Finance (FMF),PT Home
Home Credit Indonesia (HCI) dan Credit Indonesia (HCI), and
PT Mandiri Utama Finance (MUF) PT Mandiri Utama Finance (MUF) (Note 44).
(Catatan 44).
i. Batas Maksimum Pemberian Kredit i. Legal Lending Limit (“LLL”)
(“BMPK”)
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Legal Lending Limit (LLL) in compliance with
sesuai dengan peraturan yang telah OJK’s regulation was disclosed in Note 52.
ditetapkan OJK diungkapkan pada Catatan
52.
j. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ j. Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah financing/receivables
Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah sesuai dengan financing/receivables in compliance with OJK’s
peraturan yang telah ditetapkan OJK regulation was disclosed in Note 52.
diungkapkan pada Catatan 52.
Pinjaman yang diberikan pada umumnya Loans are generally collateralised by registered
dijamin dengan agunan yang diikat dengan mortgages, mortgages or powers of attorney to
hipotik, hak tanggungan atau surat kuasa untuk sell and other guarantees.
menjual dan jaminan lainnya.
Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman As of 31 December 2024, loans secured
yang diberikan yang dijamin dengan jaminan by cash collateral were Rp 28,236,255
uang tunai adalah Rp 28.236.255 (31 December 2023: Rp 28,587,601).
(31 Desember 2023: Rp 28.587.601).
114
Page 525
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
k. Kredit penerusan k. Channeling loans
Bank juga menyalurkan fasilitas kredit yang The Bank also provides loan facilities funded by
dananya bersumber dari Pemerintah Indonesia the Government of Indonesia or Bank Indonesia
atau Bank Indonesia melalui kredit penerusan through channeling loans in the form of Kredit
(channeling loan) dalam bentuk Kredit Usaha Usaha Tani (KUT) and Kredit Pengusaha Kecil
Tani (KUT) dan Kredit Pengusaha Kecil
Menengah (KPKM). Menengah (KPKM).
Saldo dari kredit penerusan tidak diakui pada These chanelling loans are not recognized in the
laporan keuangan konsolidasian. Rincian saldo consolidated financial statements.
kredit penerusan adalah sebagai berikut: The balances were as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Kredit Penerusan KUT 24,687) 24,687) KUT Channeling Loans
Kredit Penerusan KPKM 16,061) 16,061) KPKM Channeling Loans
40,748) 40,748)
l. Kredit sindikasi l. Syndicated loans
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada nasabah berdasarkan customers under syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama (sindikasi) other banks and are generally used to support
dengan bank-bank lain dan umumnya the working capital needs and investment. In
digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal
kerja dan investasi. Dalam kredit sindikasi, syndicated loans, the Bank may act as a
Bank dapat bertindak sebagai anggota member and/or arranger and/or Facility Agent
dan/atau arranger dan/atau Agen Fasilitas and/or Security Agent. Syndication is done with
dan/atau Agen Jaminan. Sindikasi dilakukan several banks in Indonesia and/or offshore.
dengan bank-bank di Indonesia dan/atau luar
negeri.
Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau Total participation of the Bank in syndicated
arranger dalam kredit sindikasi diungkapkan loans, in which the Bank acted as a member
pada Catatan 52. and/or arranger was disclosed in Note 52.
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
PT Asuransi Allianz Life Indonesia PT Asuransi Allianz Life Indonesia
Pada tanggal 26 November 2008, Bank On 26 November 2008, the Bank entered into an
melakukan perjanjian (“PKS”) dengan agreement (“PKS”) with PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”), Indonesia (“Allianz”), a third party, to cover the
pihak ketiga, untuk melindungi Bank dari risiko Bank from the risk of uncollectible pension and
kerugian tidak tertagihnya kredit pensiunan dan
mikro dengan asuransi jiwa. Perjanjian micro loans with life insurance. The insurance
Kerjasama ini mencakup 3 bagian (asuransi agreement consists of 3 sections (insurance for
untuk debitur Kredit Pensiun sebelum tanggal pension loan debtors before
1 Desember 2008, asuransi untuk debitur 1 December 2008, insurance for pension loan
Kredit Pensiun sejak tanggal 1 Desember 2008, debtors since 1 December 2008 onwards, and
dan asuransi untuk debitur kredit mikro) dan insurance for micro loan debtors) and is effective
berlaku hingga 5 (lima) tahun sejak tanggal for 5 (five) years since the date of the agreement,
perjanjian, dan kemudian dengan sendirinya and shall then be automatically renewed for
diperbaharui untuk jangka waktu berikutnya further successive periods of each of 5 (five)
masing-masing 5 (lima) tahun atau
sebagaimana disepakati bersama oleh para years or as mutually agreed by both parties.
pihak.
115
Page 526
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (lanjutan) PT Asuransi Allianz Life Indonesia (continued)
Pada tanggal 1 April 2013 dilakukan perubahan On 1 April 2013, the PKS has been amended in
atas PKS yang dibuat dalam bentuk PKS Induk the form of Master Agreement (Bancassurance
(Perjanjian Bancassurance untuk Kegiatan Agreement for Referral Activities) and Sub PKS
Referensi) dan PKS turunan yang dibuat untuk which were provided for each product of Pension
masing-masing produk Kredit Pensiun dan Loan and Employee Loan.
Kredit Pegawai.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.020/RLBPM/V/2022 dated
No.020/RLBPM/V/2022 pada tanggal 20 June 2022 Bank and Allianz started new
20 Juni 2022 Bank dan Allianz mulai scheme insurance product for Pension Loan.
memberlakukan skema produk asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Juli 2022, namun starting from 1 July 2022. Existing Pension Loan
masih digunakan untuk perlindungan debitur insurance still cover the debtors existed before
yang sudah ada sebelum 1 Juli 2022. 1 July 2022.
PT Avrist Assurance PT Avrist Assurance
Pada tanggal 23 Juni 2011 Bank melakukan On 23 June 2011, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Avrist Assurance agreement with PT Avrist Assurance (“Avrist”), a
(“Avrist”), pihak ketiga, untuk melindungi Bank third party, to cover the Bank from the risk of
dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit uncollectible pensioners loan. The agreement is
pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini berlaku effective for one year and shall then be
selama satu tahun dan kemudian dengan automatically renewed for further successive
sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu periods of each of one year or as mutually
berikutnya masing-masing satu tahun atau agreed by both parties.
sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
belah pihak.
Pada tanggal 17 September 2015, Bank dan On 17 September 2015, Bank and Avrist agreed
Avrist sepakat untuk memperluas kerja sama to expand the agreement for Active Employee
untuk Kredit Pegawai Aktif dan kerja sama Loan and this agreement was last emphasized
tersebut ditegaskan terakhir pada on 17 September 2019.
17 September 2019.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.017/RLBPM/III/2023 and
No.017/RLBPM/III/2023 dan No.018/RLBPM/III/2023 dated 1 February 2023
No.018/RLBPM/III/2023 pada tanggal Bank and Avrist started new scheme insurance
1 Februari 2023 Bank dan Avrist mulai product for Pension Loan..
memberlakukan skema produk Asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Februari 2023, starting from 1 February 2023. Existing Pension
namun masih digunakan untuk perlindungan
debitur yang sudah ada sebelum Loan insurance still cover the debtors existed
1 Februari 2023. before 1 February 2023.
116
Page 527
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Heksa Solution Insurance PT Heksa Solution Insurance
Pada tanggal 22 Juni 2023, Bank melakukan On 22 June 2023, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Heksa Solution Insurance agreement with PT Heksa Solution Insurance
(“Heksa”) sesuai Perjanjian Kerja Sama (“Heksa”) as per agreement
No.037/RLBSA/VI/2023, pihak ketiga, untuk No.037/RLBSA/VI/2023, a non-related party, to
melindungi Bank dari risiko kerugian tidak cover the Bank from the risk
tertagihnya kredit pensiunan dan kredit of uncollectible pension loan and employee loan.
pegawai. Perjanjian Kerjasama ini berlaku The agreement is effective untill either party
sampai salah satu pihak menghendaki wishes otherwise or required by the regulation.
sebaliknya atau dikehendaki sesuai ketentuan
yang belaku.
PT Asuransi Jiwa Generali PT Asuransi Jiwa Generali
Pada tanggal 22 Juni 2011, Bank melakukan On 22 June 2011, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Generali agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
(“Generali”), pihak ketiga, untuk melindungi (“Generali”), a third party, to cover the Bank
Bank dari risiko kerugian tidak tertagihnya from the risk of uncollectible pension loans.
kredit pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini The agreement is effective for one year and
berlaku selama satu tahun dan kemudian shall then be automatically renewed for
dengan sendirinya diperbaharui untuk jangka further successive periods of each of one
waktu berikutnya masing-masing satu tahun year or as mutually agreed by both parties.
atau sebagaimana disepakati bersama oleh
kedua belah pihak.
Pada tanggal 9 Oktober 2015, Bank juga On 9 October 2015, the Bank also entered
melakukan perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa into an agreement with PT Asuransi Jiwa
Generali (“Generali”), pihak ketiga, untuk Generali (“Generali”), a third party, to cover
melindungi Bank dari risiko kredit dari pinjaman the Bank from the credit risk of active
pegawai aktif. employee loans.
Perjanjian kerjasama ini berlaku selama lima The agreement is effective for five years and
tahun dan kemudian secara otomatis akan will be automatically extended for the next
diperpanjang untuk 5 tahun berikutnya atau five years or may be terminated earlier as
dapat dihentikan lebih awal sebagaimana agreed by both parties. The agreement was
disepakati bersama oleh kedua belah pihak. automatically extended on 9 October 2021
Perjanjian kerjasama ini diperpanjang secara for the next 5 years until 9 October 2025.
otomatis pada tanggal 9 Oktober 2021 untuk
5 tahun berikutnya sampai dengan tanggal
9 Oktober 2025.
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
Pada tanggal 12 Januari 2022, Bank melakukan On 12 January 2022, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Sinarmas agreement with PT Asuransi Jiwa Sinarmas
MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), pihak ketiga, untuk MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), a non-related
melindungi Bank dari risiko kredit party, to cover the Bank from the risk
dari Kredit Pemilikan Rumah. Perjanjian kerjasama of uncollectible mortgage loan. The agreement
ini berlaku selama tiga tahun dan sewaktu-waktu is effective for three years and can be
dapat ditinjau kembali oleh masing-masing pihak. reviewed whenever necessary by both
Perjanjian kerja sama ini mulai diimplementasikan parties. The agreement was launched at
pada tanggal 24 Maret 2022. 24 March 2022.
n. Pinjaman yang diberikan dan n. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables
direstrukturisasi
Jumlah pinjaman yang diberikan dan Total restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK disclosed in Note 52.
diungkapkan pada Catatan 52.
117
Page 528
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN 13. FINANCING RECEIVABLES
Piutang pembiayaan dari PT Oto Multiartha dan Financing receivables from PT Oto Multiartha and
PT Summit Oto Finance pada tanggal 31 Desember PT Summit Oto Finance as of 31 December 2024
2024 dan 2023 setelah penyesuaian nilai wajar and 2023 after fair value adjustment due to the
dampak dari akuisisi (sesuai catatan 1f) adalah impact of the acquisition (as per Notes 1f) are as
sebagai berikut: follow:
31 Desember/December
2024 2023
Piutang pembiayaan – bruto 38,657,867) - Gross financing receivables
Pendapatan pembiayaan konsumen
yang belum diakui (9,225,245) - Unearned consumer financing income
Piuatang pembiayan – sebelum Financing receivables – before allowance
cadangan kerugian penurunan nilai 29,432,622) - for impairment losses
Dikurangi: Cadangan kerugian -
penurunan nilai (1,970,930) Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 27,461,692) - Total
Tingkat suku bunga kontraktual setahun: Contractual interest rate per annum:
31 Desember/December
2024 2023
Mobil 16.98% - 22.73% - Cars
Motor 18.97% - 44.71% - Motorcycles
Berdasarkan jenis objek pembiayaan: By type of financing object:
31 Desember/December
2024 2023
Mobil 15,013,816 - Cars
Motor 14,418,806 - Motorcycles
Jumlah 29,432,622 - Total
Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan The Subsidiaries extend financing contracts with
dengan jangka waktu 1 tahun sampai dengan 5 terms ranging from 1 year to 5 years.
tahun.
Untuk memastikan kelancaran penyelesaian To ensure settlement of consumer financing
piutang pembiayaan konsumen yang diberikan, receivable, the customers of Subsidiaries give the
konsumen Entitas Anak memberikan Bukti Certificates of Ownerhip (BPKB) of the motor
Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) atas vehicles financed.
kendaraan bermotor yang dibiayai.
Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Desember Financing receivables as of 31 December 2024
2024 sebesar Rp 4.862.626, dijadikan sebagai amounting to Rp 4,862,626, were pledged as
jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 23). collateral for borrowings (Notes 23).
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 45. maturity date was disclosed in Notes 45.
118
Page 529
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCING RECEIVABLES (continued)
Berdasarkan Tahap By stage
Berikut adalah ringkasan perubahan nilai tercatat The following summarizes the movement of the
piutang pembiayaan yang diberikan (sebelum carrying amount of financing receivables (before
penyisihan kerugian kredit ekspektasian) dengan allowance for expected credit losses) based on
klasifikasi biaya perolehan diamortisasi berdasarkan stages during the years ended 31 December 2024
tahap (stage) selama tahun-tahun yang berakhir and 2023:
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -)) -)) -)) -)) Beginning balances
Penambahan atas akuisisi 23,702,467 1,152,477 3,451,194 28,306,138 Addition due to acquisition
Transfer ke Tahap 1 (9,700) 11,184) (1,484) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 59,527) (60,163) 636) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2,494,914) (70,615) 2,565,529) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali 2,402,565) 271,070) 37,311) 2,710,946) measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh 10,500,706) -) -) 10,500,706) originated
Piutang pembiayaan yang Financing receivables that
telah dilunasi (10,169,750) (413,862) (191,957) (10,775,569) have been repaid
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) (1,148,583) (1,148,583) Write-off during the year
Lain-lain (40,719) (35,978) (84,319) (161,016) Others
Saldo akhir 23,950,182) 854,113) 4,628,327) 29,432,622) Ending balances
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal - - - - Beginning balances
Transfer ke Tahap 1 - - - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 - - - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 - - - - Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali - - - - measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh - - - - originated
Piutang pembiayaan yang Financing receivables that
telah dilunasi - - - - have been repaid
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - - - Write-off during the year
Saldo akhir - - - - Ending balances
Lain-lain termasuk penyesuaian nilai wajar dampak Others include fair value adjustments due to the
dari akuisisi dan amortisasi dari nilai wajar tersebut. impact of the acquisitions and amortization of the
Estimasi masa manfaat adalah 18 - 31 bulan. fair value. Estimated useful life is 18 - 31 months.
119
Page 530
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCING RECEIVABLES (continued)
Berdasarkan Tahap (lanjutan) By stage (continued)
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment losses
atas piutang pembiayaan selama tahun-tahun yang of financing receivables during the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 was as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -) -) -) -) Beginning balances
Penambahan atas akuisisi 352,305) 121,316) 1,220,042) 1,693,663) Addition due to acquisition
Transfer ke Tahap 1 (898) 1,495) (597) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2* (28,259) 27,875) 384) -) Transfer to Stage 2*
Transfer ke Tahap 3 (310,908) (42,279) 353,187) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali (63,361) (21,014) 1,146,283) 1,061,908) measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh 363,942) -) -) 363,942) originated
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) (1,148,583) (1,148,583) Write-off during the year
Saldo akhir 312,821) 87,393) 1,570,716) 1,970,930) Ending balances
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal - - - - Beginning balances
Transfer ke Tahap 1 - - - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2* - - - - Transfer to Stage 2*
Transfer ke Tahap 3 - - - - Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali - - - - measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh - - - - originated
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan - - - - Write-off during the year
Saldo akhir - - - - Ending balances
*Termasuk kontrak yang direstrukturisasi Including restructured contracts*
Manajemen yakin bahwa jumlah penyisihan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah cukup. impairment losses is adequate.
120
Page 531
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 14. PREPAYMENTS
31 Desember/December
2024 2023
Asuransi kredit 679,889 959,005) Loans insurance
Pemeliharaan dan pembaharuan TI 139,272 107,022) IT maintenance and renewal
Promosi 105,609 43,279) Promotion
Sewa bangunan 83,730 11,531) Building rental
Beban lisensi dibayar dimuka 25,485 30,923) Prepaid license fee
Lainnya 41,281 32,307) Others
1,075,266 1,184,067)
Beban dibayar dimuka lainnya termasuk beban dibayar Other prepayments primarily includes prepayments
dimuka untuk asuransi jiwa, tunjangan perumahan, for life insurance, housing allowance, cash
asuransi uang tunai dan asuransi gedung. insurance and building insurance.
15. PERPAJAKAN 15. TAXATION
a. Klaim pengembalian pajak a. Claims for tax refund
31 Desember/December
2024 2023
Bank Bank
Klaim pengembalian pajak - 2002 - 16,972 Claim for tax refund - 2002
Klaim pengembalian pajak - 2016 10,358 10,358 Claim for tax refund - 2016
Klaim pengembalian pajak - 2017 8,008 8,008 Claim for tax refund - 2017
Klaim pengembalian pajak - 2021 3,544 - Claim for tax refund - 2021
Klaim pengembalian pajak - 2022 6,905 31,804 Claim for tax refund - 2022
Pajak penghasilan badan - 2024 309,934 - Corporate income tax - 2024
Pajak lainnya 95 195 Other taxes
338,844 67,337
Entitas anak Subsidiary
Klaim pengembalian pajak - 2016 119,461 - Claim for tax refund - 2016
Klaim pengembalian pajak - 2017 21,402 - Claim for tax refund - 2017
Klaim pengembalian pajak - 2019 17,835 - Claim for tax refund - 2019
Klaim pengembalian pajak - 2020 7,066 - Claim for tax refund - 2020
Klaim pengembalian pajak - 2022 21,322 - Claim for tax refund - 2022
187,086 -
525,930 67,337
b. Utang pajak b. Taxes payable
31 Desember/December
2024 2023
Pajak penghasilan badan: Corporate income taxes:
Bank Bank
- Pasal 25 45,090 13,861 Article 25 -
- Pasal 29 - 59,168 Article 29 -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 25 9,710 29,385 Article 25 -
- Pasal 29 23,370 5,466 Article 29 -
78,170 107,880
Dipindahkan 78,170 107,880 Carry forward
121
Page 532
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
b. Utang pajak (lanjutan) b. Taxes payable (continued)
31 Desember/December
2024 2023
Pindahan 78,170 107,880 Carried forward
Pajak lainnya: Other taxes:
Bank Bank
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 97,785 83,080 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 8,353 27,421 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 10,637 3,487 Value added tax -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 14,096 9,183 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 10,521 6,832 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 6,298 35 Value added tax -
147,690 130,038
225,860 237,918
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
31 Desember/December
2024 2023
Pajak penghasilan: Income taxes:
- Kini Current -
Bank 204,267 515,697) Bank
Entitas anak 291,843 411,468) Subsidiary
- Penyesuaian terhadap beban Adjustment to prior -
pajak tahun-tahun sebelumnya tax expense
Bank 100 18,304 Bank
)
- Tangguhan – Pembentukan Deferred – Origination of temporary -
perbedaan temporer differences
Bank 306,144 (58,109) Bank
Entitas anak 101,879 (112,162) Subsidiary
Jumlah beban pajak penghasilan 904,233 775,198) Total income tax expenses
Rekonsiliasi antara laba akuntansi The reconciliation between consolidated
konsolidasian sebelum pajak penghasilan dikali accounting profit before income tax multiplied by
tarif pajak yang berlaku dengan beban pajak the prevailing tax rate and consolidated income
penghasilan konsolidasian adalah sebagai tax expense was:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 4,120,473) 3,457,682) income tax
Ditambah: Add:
Pendapatan dividen dari Entitas Anak 422,706) 498,815) Dividend income from Subsidiary
4,543,179) 3,956,497)
Tarif pajak 22%) 22%) Tax rate
Pajak dihitung dengan tarif pajak 999,500) 870,430) Tax calculated at tax rate
Perbedaan permanen dengan tarif pajak Permanent differences at tax rate:
- Bank (92,561) (109,265) Bank -
- Entitas anak (2,806) (4,271) Subsidiary -
Penyesuaian terhadap beban pajak tahun- Adjustments to prior year’s
tahun sebelumnya 100) 18,304) tax expense
Beban pajak penghasilan konsolidasian 904,233) 775,198) Consolidated income tax expense
122
Page 533
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian The reconciliation between consolidated
sebelum pajak penghasilan dan penghasilan accounting profit before income tax and taxable
kena pajak Bank adalah sebagai berikut: income of the Bank was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 4,120,473) 3,457,682) income tax
Ditambah (dikurangi): Add (less):
Pendapatan dividen dari Entitas Anak 422,706) 498,815) Dividend income from Subsidiary
Laba Entitas Anak sebelum pajak
penghasilan (1,802,398) (1,379,894) Subsidiary’s profit before income tax
Laba akuntansi sebelum pajak Accounting profit before income
penghasilan (Bank saja) 2,740,781) 2,576,603) tax (Bank only)
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyisihan kerugian aset produktif - Allowance for impairment losses on
pinjaman yang diberikan (1,021,375) 382,098) earning assets - loans
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans contractual
pinjaman yang diberikan (294,907) (14,003) cash flows
Beban penyusutan (2,920) (110,481) Depreciation expenses
Bonus direksi 8,277) 6,426) Bonus for directors
Beban atas imbalan pascakerja (98,128) (10,404) Post-employment benefit expenses
Akrual, bonus, tantiem dan imbalan Accruals, bonus, tantiem and other
jangka panjang lainnya 17,486) 10,496) long-term - employee benefits
Jumlah perbedaan temporer (1,391,567) 264,132) Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Beban/(penghasilan) yang tidak
dapat dikurangkan/dikenakan - Non-deductible/(non-taxable)
pajak - bersih (420,726) (496,659) expenses/incomes - net
Penghasilan kena pajak Bank 928,488) 2,344,076) Taxable income of the Bank
d. Perhitungan beban pajak kini dan d. The computation of current tax expense and
kekurangan pembayaran pajak penghasilan corporate income tax underpayment was as
badan adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Penghasilan kena pajak: Taxable income:
Bank 928,488 2,344,076) Bank
Entitas Anak 1,326,558 1,870,310) Subsidiary
2,255,046 4,214,386)
Beban pajak kini: Current tax expense:
Bank 204,267 515,697) Bank
Entitas Anak 291,843 411,468) Subsidiary
496,110 927,165)
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka pasal 25: Prepaid taxes article 25:
Bank 514,201 (456,529) Bank
Entitas Anak 258,966 (406,002) Subsidiary
773,167 (862,531)
(Kelebihan) kekurangan pembayaran Corporate income tax
pajak penghasilan badan (over) under payment
pasal (28) 29: article (28) 29:
Bank (309,934) 59,168) Bank
Entitas anak 32,877) 5,466) Subsidiary
(277,057) 64,634)
123
Page 534
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
e. Sesuai dengan peraturan perpajakan di e. Under the taxation laws of Indonesia, the Group
Indonesia, Grup menghitung dan calculates and submits individual company tax
melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap returns (submission of consolidated income tax
perusahaan sebagai suatu badan hukum yang computation is not allowed) on a
terpisah (pelaporan pajak penghasilan self-assessment basis. The tax authorities may
konsolidasian tidak diperbolehkan) assess/amend taxes within the statute of
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus limitations under prevailing regulations.
dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak
tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
peraturan yang berlaku.
Manajemen mempertahankan posisi Management vigorously defends the Group’s tax
perpajakan Grup yang diyakini berdasarkan positions which are believed to be grounded on
pada teknik dasar yang kuat, sesuai dengan sound technical basis, in compliance with the tax
peraturan perpajakan dan upaya manajemen regulations and management’s efforts to
dalam mengantisipasi kemungkinan risiko anticipate possible future tax exposure.
timbulnya pajak di masa depan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of income tax for the year
tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2024 was a preliminary
31 Desember 2024 di atas adalah suatu estimate made for accounting purposes.
perhitungan sementara yang dibuat untuk
tujuan akuntansi.
Laba kena pajak yang diperoleh dari laba Taxable income which was obtained from
sebelum pajak secara komersial setelah commercial profit before tax after fiscal
dilakukan koreksi fiskal sesuai dengan correction in accordance with applicable tax
ketentuan perpajakan yang berlaku akan regulation will be the basis for calculating and
menjadi dasar dalam perhitungan dan preparing the Bank’s and Subsidiaries’ Annual
pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Corporate Income Tax Returns (SPT).
PPh Badan Bank dan Entitas Anak.
Peraturan Menteri Keuangan No.136 Tahun Minister of Finance Regulation No. 136 Year
2024 (“PMK-136/2024”) telah ditetapkan 2024 (“MOF-136/2024”) was enacted
31 Desember 2024 dan berlaku efektif 31 December 2024 and effective starting
1 Januari 2025. 1 January 2025.
Grup menerapkan pengecualian sementara The Group has applied a mandatory temporary
yang diwajibkan PSAK 212 sehubungan relief as per PSAK 212 from the deferred tax
dengan akuntansi pajak tangguhan yang terkait accounting for the impacts of the Pillar Two top-
dengan pajak tambahan Pilar Dua. up tax.
Grup berada dalam proses menilai eksposur The Group is in the process of assessing the
terhadap PMK- 136/2024. Karena kompleksitas exposure to the MOF-136/2024. Following the
dalam menerapkan PMK- 136/2024, dampak complexities in applying the MOF-136/2024, the
kuantitatif dari PMK-136/2024 yang telah quantitative impact of the enacted
ditetapkan belum dapat diestimasi secara PMK-136/2024 is not yet reasonably estimable.
wajar.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang Tax calculation for the year ended
berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan 31 December 2023 is in accordance with Bank’s
SPT tahunan Bank. annual tax return (SPT).
124
Page 535
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan f. Deferred tax assets (liabilities)
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan Details of deferred tax assets (liabilities) of the
Grup adalah sebagai berikut: Group was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Dikreditkan Dikreditkan
Penambahan (Dibebankan) (Dibebankan) ke
Saldo atas akuisisi/ ke laba rugi/ ekuitas/
awal/ Addition Credited Credited Saldo akhir/
Beginning due to (Charged) to (Charged) to Ending
balance acquisition profit or loss equity balance
Bank Bank
Cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset Allowance for impairment
keuangan 267,898) -) (224,702) -) 43,196) losses on financial assets
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans
pinjaman yang diberikan 64,880) -) (64,880) -) -) contractual cash flows
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 71,047) -) 1,400) -) 72,447) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment
imbalan kerja jangka benefits and other long-term
panjang 28,178) -) (21,094) (3,670) 3,414) employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang
belum direalisasi dari efek- Unrealized (gains) losses
efek yang diukur pada nilai on securities measured at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain (790) -) -) (2,710) (3,500) comprehensive income
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed assets (including
guna) (59,948) -) 6,442) -) (53,506) right-of-use assets)
Liabilitas sewa 66,043) -) (7,084) -) 58,959) Lease liabilities
Lain-lain 4,252) -) 3,774) -) 8,026) Others
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 441,560) -) (306,144) (6,380) 129,036) (liabilities)- net
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bank BTPN Syariah Tbk 273,592) -) (44,156) (2,727) 226,709) PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Oto Multiartha -) 9,344) 1,368) (6,916) 3,796) PT Oto Multiartha
PT Summit Oto Finance -) 93,919) (32,948) (7,565) 53,406) PT Summit Oto Finance
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 273,592) 103,263) (75,736) (17,208) 283,911) (liabilities)- net
Eliminasi dampak Elimination the impact of
penyesuaian nilai wajar -) (42,544) fair value adjustment
Total aset (liablitas) pajak Total deferred tax assets
715,152) 370,403)
tangguhan - bersih (liabilities)- net
125
Page 536
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan Details of deferred tax assets (liabilities) of the
Grup adalah sebagai berikut: (lanjutan) Group was as follows: (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Dikreditkan
(Dibebankan) ke Dikreditkan
laba rugi/ (Dibebankan) ke
Saldo awal/ Credited ekuitas/
Beginning (Charged) to Credited (Charged) Saldo akhir/
balance profit or loss to equity Ending balance
Bank Bank
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment
atas aset keuangan 183,836) 84,062) -) 267,898) losses on financial assets
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans
pinjaman yang diberikan 67,960) (3,080) -) 64,880) contractual cash flows
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 62,480) 8,567) -) 71,047) benefits
Post-employment
Imbalan pascakerja dan imbalan benefits and other long-term
kerja jangka panjang 9,522) (1,490) 20,146) 28,178) employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang belum Unrealized (gains) losses
direalisasi dari efek-efek yang on securities measured at
diukur pada nilai wajar melalui fair value through other
penghasilan komprehensif lain 2,187) -) (2,977) (790) comprehensive income
Aset tetap (termasuk aset hak guna) Fixed assets (including
(a)
(30,265) (29,683) -) (59,948) right-of-use assets) (a)
Liabilitas sewa (a) 78,791) (12,748) -) 66,043) Lease liabilities (a)
Lain-lain 9,896) (5,644) -) 4,252) Others
Aset (liabilitas) pajak tangguhan – Deferred tax assets
bersih 384,407) 39,984) 17,169) 441,560) (liabilities)- net
Entitas Anak Subsidary
PT Bank BTPN Syariah Tbk 160,622) 112,934) 36) 273,592) PT Bank BTPN Syariah Tbk
Aset (liabilitas) pajak tangguhan – Deferred tax assets
bersih 160,622) 112,934) 36) 273,592) (liabilities)- net
Total aset (liablitas) pajak Total deferred tax assets
545,029 152,918 17,205 715,152
tangguhan - bersih (liabilities)- net
(a): Bank menetapkan pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas (a): The Bank applied deferred tax related to assets and liabilities arising
yang timbul dari satu transaksi (Amandemen PSAK 212) mulai from a single transaction (Amendments to PSAK 212) starting from
dari tanggal 1 Januari 2023 dan menyajikan kembali komparasi 1 January 2023 and restate the comparative as of
31 Desember 2022. Setelah amandemen tersebut, Bank 31 December 2022. Following the amendment, the Bank has
mengakui aset pajak tangguhan tersendiri sehubungan dengan recognized a separate deferred tax asset in relation to its lease
liabilitas sewa dan kewajiban pajak tangguhan sehubungan liabilities and a deferred tax liability in relation to its right-of-use
dengan aset hak guna nya. assets.
126
Page 537
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak g. Tax assessment letters
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2002 Fiscal year 2002
Pada bulan Februari 2011, BSMI mengajukan In February 2011, BSMI filed an appeal to the Tax
gugatan baru ke Pengadilan Pajak untuk Court to get interest compensation related with
memperoleh kompensasi bunga terkait 2002 tax assessment which was won by BSMI.
pemeriksaan pajak tahun 2002 yang On 22 September 2011, BSMI won its appeal to
dimenangkan oleh BSMI. Pada tanggal the Tax Court.
22 September 2011, BSMI memenangkan
gugatan ke Pengadilan Pajak tersebut.
Pada bulan Januari 2012, DJP mengajukan In January 2012, DGT filed a judicial review to the
permohonan kasasi kepada Mahkamah Agung Supreme Court to revoke the decision of the Tax
untuk membatalkan keputusan dari Pengadilan Court for interest compensation.
Pajak atas imbalan bunga tersebut.
Sehubungan dengan proses tersebut, pada In relation to this process, on 31 May 2023, the
tanggal 31 Mei 2023 Majelis Mahkamah Assembly of the Supreme Court has announced
Agung mengumumkan keputusan menolak the decision to reject the DGT Judicial Review.
Peninjauan Kembali dari DJP. Pada tanggal On 12 July 2023, the Bank has received the
12 Juli 2023, Bank telah menerima putusan written formal Supreme Court decision letter.
formal Mahkamah Agung tersebut. Atas Upon the issuance of the decision, on
putusan ini, pada tanggal 13 November 2023, 13 November 2023, the Bank submitted request
Bank mengajukan surat permohonan letter for interest compensation to tax office.
pengembalian imbalan bunga ke kantor pajak.
Pada tanggal 11 Desember 2023, Bank On 11 December 2023, the Bank received letter
menerima surat dari kantor pajak tentang from tax office concerning the interest
pemberian imbalan bunga sebesar Rp 16.972 compensation provision amounting to
yang telah diakui dalam klaim pengembalian Rp 16,972 which has been recognised in claims
pajak. for tax refund.
Pada tanggal 16 Januari 2024, Bank telah On 16 January 2024, the Bank received the
menerima imbalan bunga sebesar Rp 16.972. interest compensation amounting to Rp 16,972.
dengan penerimaan imbalan bunga tersebut Therefore, the tax litigation for Fiscal Year 2002
maka kasus pajak untuk Tahun Pajak 2002 are considered completed.
telah selesai.
127
Page 538
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Tahun pajak 2017 Fiscal year 2017
Pada tanggal 4 Februari 2021, Bank menerima On 4 February 2021, the Bank received tax audit
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk notice for fiscal year 2017. On 9 August 2022, the
tahun pajak 2017. Pada tanggal 9 Agustus Directorate General of Taxes issued
2022, Direktorat Jenderal Pajak mengeluarkan Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB)
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) amounting to Rp 8,074 along with Tax
untuk seluruh jenis pajak dengan jumlah Collection Letter (STP) amounting to
sebesar Rp 8.074, dan Surat Tagihan Pajak Rp 1.5. The Bank has paid the amount on
(STP) sebesar Rp 1,5. Atas SKPKB tersebut 7 September 2022. The Bank has submitted tax
Bank telah melakukan pembayaran seluruhnya objection letter on 7 November 2022 amounting
pada tanggal 7 September 2022. Bank telah to Rp 8,008.
mengajukan permohonan surat keberatan
pajak pada tanggal 7 November 2022 dengan
jumlah Rp 8.008.
Pada tanggal 31 Agustus 2023, DJP telah On 31 August 2023, DJP has issued objection
mengeluarkan surat keputusan penolakan decision letter which rejected Bank’s objection.
keberatan. Pada tanggal 29 November 2023 On 29 November 2023, the Bank has submitted
Bank mengajukan surat banding atas appeal letter against such decsion letter to the tax
keputusan keberatan tersebut ke pengadilan court. Until now the appeal process is still on
pajak. Sampai saat ini proses banding tersebut going.
masih berlangsung.
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), SMBCI (formerly
1.b), SMBCI (dahulu BTPN) memiliki surat BTPN) had the following tax assessments:
ketetapan pajak sebagai berikut:
Tahun pajak 2016 Fiscal year 2016
Pada tanggal 28 Januari 2021, DJP On 28 January 2021, DGT issued an
menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang underpayment tax assessment (SKPKB)
Bayar (SKPKB) sebesar Rp 13.155. Pada amounting to Rp 13,155. On 26 April 2021, the
tanggal 26 April 2021, Bank mengajukan Bank submited an objection letter on the SKPKB
keberatan atas SKPKB tersebut kepada DJP. to the DGT.
Pada tanggal 10 Maret 2022, Direktorat On 10 March 2022, the Directorate General of
Jenderal Pajak telah menerbitkan 2 (dua) Taxes has issued 2 (two) decision regarding tax
putusan sehubungan dengan keberatan atas objection of tax assessment letter (SKPKB) which
SKPKB yang diajukan sebelumnya, adapun the Bank has applied, the result of the decision
hasil keputusan mengabulkan sebagian grants part of the objection therefore the amount
keberatan sehingga pajak yang terhutang yang of tax payable is reduced from
sebelumnya Rp 13.155 menjadi Rp 10.358, Rp 13,155 to Rp 10,358, with regards to the
atas keputusan ini, Bank mengajukan proses objection decision, the Bank has applied for
banding pada pengadilan pajak yang appeal process in tax court on 8 June 2022. Until
telah disampaikan pada tanggal now, the Bank has not yet received the decision
8 Juni 2022. Sampai saat ini, Bank belum from tax court.
menerima putusan dari pengadilan pajak.
128
Page 539
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessments letters (continued)
Setelah penggabungan usaha (Catatan 1.b), After the merger (Note 1.b), SMBCI (formerly
SMBCI (dahulu BTPN) memiliki surat BTPN) had the following tax assessments:
ketetapan pajak sebagai berikut:
Tahun Pajak 2022 Fiscal Year 2022
Pada tanggal 19 Maret 2024, Kantor Pajak On 19 March 2024, Tax office issued a Corporate
menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Income Tax Determination Letter (SKPLB) to
Bayar (SKPLB) PPh Badan sebesar Rp 26.542 amounting to Rp 26,542 and Value added Tax
dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar PPN Determination letter amounting of Rp 1,328 and
sebesar Rp 1.328 dan Pajak Penghasilan other income tax amounting to Rp 290 and VAT
lainnya sebesar Rp 290 serta Surat Tagihan Tax Bill (STP) amounting of Rp 25.
Pajak (STP) PPN sebesar Rp 25.
Pada tanggal 4 Juni 2024, Bank telah On 4 June 2024, the Bank has paid such tax
melakukan pembayaran pajak atas surat assessment letter (SKPKB).
ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB)
tersebut.
Pada tanggal 7 Juni 2024, Bank mengajukan On 7 June 2024, the Bank submited objection
keberatan atas surat ketetapan pajak di atas. letters on the tax assesssments.Until now, the
Sampai saat ini proses keberatan masih objection proses is still ongoing.
berlangsung.
Tahun Pajak 2021 Fiscal Year 2021
Pada tanggal 9 Desember 2024, Bank telah On 9 December 2024, Bank has received Tax
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Assessment Letter on Corporate Income Tax,
atas PPh Badan, Pemotongan PPh Pasal 4 ayat Withhodling Tax article 4 (2) and Value Added
(2) dan Pajak Pertambahan Nilai. Pada tanggal Tax. On 19 December 2024, Bank has paid the
19 Desember 2024, Bank telah membayar
kurang bayar pajak sebesar Rp 3.684. Bank tax underpayment for amounting to Rp 3,684.
akan mengajukan Surat Keberatan ke kantor The Bank will submit the tax objection letter to
pajak sebesar Rp 3.544. tax authority amounting to Rp 3,544.
129
Page 540
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP 16. FIXED ASSETS
Aset tetap terdiri dari: Fixed assets consist of the following:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penambahan
dari akuisisi/
Saldo awal/ Additions Saldo akhir/
Beginning from Penambahan/ Pengurangan Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
balance acquisition Additions / Deductions Reclassification Revaluation balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 1,041,197) - - - - 7,814 1,049,011 Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah - 28,765 - (742) - - 28,023 Land
Gedung 418,901) 40,885 623 (2,413) 10,981 - 468,977 Buildings
Kendaraan
bermotor 254,306) 328,068 33,841 (117,344) 12,469 - 511,340 Motor vehicles
Perlengkapan
kantor 1,476,348) 430,217 78,871 (87,780) 62,996 - 1,960,652 Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement 589,914) 71,999 22,079 (40,715) 3,839 - 647,116 improvement
Aset dalam Construction in
pembangunan 43,875) - 91,915 (29,829) (69,666) - 36,295 progress
2,783,344) 899,934 227,329 (278,823) 20,619 - 3,652,403
Aset hak guna 1,215,709) 218,561 149,359 (226,896) - - 1,356,733 Right-of-use assets
5,040,250) 1,118,495 376,688 (505,719) 20,619 7,814 6,058,147
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung (287,315) (30,998) (18,223) 2,353 - - (334,183) Buildings
Kendaraan
bermotor (167,309) (69,523) (63,360) 43,068 - - (257,124) Motor vehicles
Perlengkapan
kantor (1,216,486) (350,491) (165,315) 86,996 - - (1,645,296) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement (543,069) (63,393) (42,708) 40,581 - - (608,589) improvement
(2,214,179) (514,405) (289,606) 172,998 - - (2,845,192)
Aset hak guna (778,259) (144,141) (197,217) 191,084 - - (928,533) Right-of-use assets
(2,992,438) (658,546) (486,823) 364,082 - - (3,773,725)
2,047,812) 2,284,422
Nilai buku bersih Net book value
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Additions Deductions Reclassification Revaluation Ending balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 981,703) -) (20,278) -) 79,772) 1,041,197) Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Gedung 425,296) 526) (10,599) 3,678) -) 418,901) Buildings
Kendaraan bermotor 216,400) 58,421) (20,515) -) -) 254,306) Motor vehicles
Perlengkapan kantor 1,489,714) 45,350) (143,278) 84,562) -) 1,476,348) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement 646,603) 20,582) (86,560) 9,289) -) 589,914) improvement
Aset dalam Construction in
pembangunan 56,150) 90,969) (8,536) (94,708) -) 43,875) progress
2,834,163) 215,848) (269,488) 2,821) -) 2,783,344)
Aset hak guna 1,293,316) 157,827) (235,434) -) -) 1,215,709) Right-of-use assets
5,109,182) 373,675) (525,200) 2,821) 79,772) 5,040,250)
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Gedung (276,916) (19,095) 8,696) -) -) (287,315) Buildings
Kendaraan bermotor (148,497) (38,180) 19,368) -) -) (167,309) Motor vehicles
Perlengkapan kantor (1,220,918) (140,535) 142,376) 2,591) -) (1,216,486) Office equipments
Leasehold
Leasehold improvement (579,699) (40,441) 77,071) -) -) (543,069) improvement
(2,226,030) (238,251) 247,511) 2,591) -) (2,214,179)
Aset hak guna (764,647) (211,586) 197,974) -) -) (778,259) Right-of-use assets
(2,990,677) (449,837) 445,485) 2,591) -) (2,992,438)
2,118,505) 2,047,812)
Nilai buku bersih Net book value
130
Page 541
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Rincian keuntungan penjualan aset tetap adalah Detail of the gain on sale of fixed assets was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Hasil atas penjualan aset tetap 41,720) 5,877) Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih (23,170) (1,233) Net book value
Keuntungan penjualan aset tetap 18,550) 4,644) Gains on sale of fixed assets
Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets include the Bank’s lease
dilakukan Bank dimana Bank menyewa bangunan transactions whereby the Bank leases buildings for
untuk ruang kantor. Sewa ruang kantor secara its office. The leases of office space typically run for
umum berlaku untuk periode 3 - 10 tahun. a period of 3 - 10 years. Some leases include an
Beberapa sewa termasuk opsi untuk option to renew the lease for an additional period of
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the same duration after the end of the contract term.
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Bank The Bank also leases vehicles and equipment with
juga menyewa kendaraan dan peralatan dengan contract terms of 2 - 5 years, apartments, and
periode kontrak 2 - 5 tahun, apartemen dan rumah employee residences with contract terms of 2 years
dinas dengan periode kontrak 2 tahun, dan and IT equipment and machinery with contract terms
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak of 3 - 5 years.
3 - 5 tahun.
Aset hak-guna juga meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets also include the Subsidiary’s
dilakukan Entitas Anak dimana Entitas Anak lease transactions whereby the Subsidiary
menyewa bangunan untuk ruang kantor. Sewa leases buildings for its office. The leases of
ruang kantor secara umum berlaku untuk periode office space typically run for a period of
3 - 10 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi untuk 3 - 10 years. Some leases include an option to renew
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the lease for an additional period of the same
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Entitas duration after the end of the contract term. The
Anak juga menyewa kendaraan dan peralatan Subsidiary also leases vehicles and equipment with
dengan periode kontrak 3 - 5 tahun dan peralatan contract terms of 3 - 5 years and IT equipment and
IT dan mesin dengan periode kontrak 3 - 5 tahun. machinery with contract terms of 3 - 5 years.
Aset dalam pembangunan pada tanggal Assets under construction as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing and 2023 amounted to Rp 36,295 and
sebesar Rp 36.295 dan Rp 43.875 merupakan Rp 43,875, respectively, related to buildings that
gedung yang disewa dari pihak ketiga dan masih were rented from third parties but was still in the
dalam tahap renovasi dan perlengkapan kantor renovation progress and office equipments that were
yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi still under construction. Those constructions are
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun estimated to be completed in 2024 with current
2024 dengan persentase penyelesaian adalah percentages of completion between 15% - 93% as of
antara 15% - 93% pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 (31 December 2023: 45% - 55%).
(31 Desember 2023: 45% - 55%).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As of 31 December 2024 and 2023, fixed assets,
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada except for land, have been insured by the third party
perusahaan asuransi pihak ketiga (disajikan insurance companies (presented at sum insured):
sebesar nilai pertanggungan):
31 Desember/December
2024 2023
PT Asuransi MSIG Indonesia 820,156 1,091,423) PT Asuransi MSIG Indonesia
PT Asuransi Sinar Mas 213,247 -) PT Asuransi Sinar Mas
PT Zurich General Takaful Indonesia 180,846 178,786) PT Zurich General Takaful Indonesia
PT Asuransi Tokio Marine 2,602 -) PT Asuransi Tokio Marine
Jumlah 1,216,851 1,270,209) Total
Nilai buku untuk aset yang diasuransikan pada The book value of the assets insured as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 is Rp 540,474 and
sebesar Rp 540.474 dan Rp 767.559. Rp 767,559.
131
Page 542
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan kerugian adequate to cover possible losses arising from the
dari aset tetap tersebut. fixed assets.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup As of 31 December 2024 and 2023, the Group
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation method
metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan and residual value of fixed assets and concluded that
menyimpulkan bahwa tidak diperlukan perubahan atas no change in these method and assumptions was
metode dan asumsi tersebut. necessary.
Penyusutan aset tetap untuk tahun-tahun yang The depreciation of fixed assets for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 amounting to
masing-masing sebesar Rp 289.606 dan Rp 238.251 Rp 289,606 and Rp 238,251, was charged to general
dibebankan pada beban umum dan administrasi and administrative expenses (Note 37).
(Catatan 37).
Penyusutan aset hak guna untuk tahun-tahun yang The depreciation of right-of-use asset for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 ended 31 December 2024 and 2023 amounting to
masing-masing sebesar Rp 197,217 dan Rp 211.586 Rp 197,217 and Rp 211,586, respectively, was
dibebankan pada beban umum dan administrasi charged to general and administrative expenses
(Catatan 37). (Note 37).
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset tetap yang As of 31 December 2024, fixed assets that have been
sudah disusutkan penuh namun masih digunakan fully depreciated but were still in use to support the
untuk menunjang aktivitas operasi Grup adalah Group’s operational activities amounted to
sebesar Rp 2.140.637 (31 Desember 2023: Rp 2,140,637 (31 December 2023: Rp 1,414,538).
Rp 1.414.538).
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai atas aset tetap pada indication of impairment in the value of fixed assets as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. of 31 December 2024 and 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As of 31 December 2024 and 2023, there was no fixed
terdapat aset tetap yang digunakan sebagai jaminan asset pledged as collateral and no limitation on the
dan semua aset tetap tidak dibatasi kepemilikannya. ownership of fixed assets.
Revaluasi tanah Revaluation of land
Penilaian terakhir atas tanah terakhir dilakukan oleh The latest valuations of land were last perfomed by
Bank untuk periode berakhir 30 September 2023 oleh Bank for period ended 30 September 2023 by KJPP
KJPP Susan Widjojo dan Rekan, penilai properti Susan Widjojo dan Rekan, an external independent
independen eksternal yang telah terdaftar di OJK, property appraiser which are registered with OJK, who
yang memenuhi kualifikasi profesional dan fulfills the professional qualifications and experience in
berpengalaman di lokasi dan kategori aset yang the location and category of the assets being valued,
dinilai, dengan nomor laporan 00341/2.0068- with report number 00341/2.0068-
00/PI/07/0525/1/XII/2023 tanggal 7 Desember 2023. 00/PI/07/0525/1/XII/2023 dated 7 December 2023.
Penilaian atas tanah dilakukan oleh Entitas Anak The valuations of land were perfomed by Subsidiary
pada tahun 2024 oleh KJPP Susan Widjojo dan for period 2024 by KJPP Susan Widjojo dan Rekan, an
Rekan, penilai properti independen eksternal yang external independent property appraiser which are
telah terdaftar di OJK, yang memenuhi kualifikasi registered with OJK, who fulfills the professional
profesional dan berpengalaman di lokasi dan kategori qualifications and experience in the location and
aset yang dinilai. Dilakukan pembukuan atas surplus category of the assets being valued. The surplus on
revaluasi aset tanah pada tahun 2024. revaluation of land will be recorded in 2024.
Penilaian dilakukan berdasarkan POJKRI No. Valuations were performed based on POJKRI No.
28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian 28/POJK.04/2021 about Valuation and Presentation of
Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, serta Property Valuation Reports in the Capital Market, as
Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian well as the Indonesian Appraisal Code of Ethics and
Indonesia Edisi VII tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII- Indonesian Valuation Standards VII Edition 2018
2018). Metode penilaian yang dipakai adalah metode (KEPI & SPI VII Edition-2018). The valuation method
data pasar. Elemen-elemen yang digunakan dalam used was market value approach. Elements used in
perbandingan data untuk menentukan nilai wajar aset data comparison to determine fair value of assets,
antara lain: among others were as follows:
a) Jenis dan hak yang melekat pada properti a) Types and rights attached to the property
b) Karakteristik tanah b) Land characteristics
c) Kondisi pasar c) Market condition
d) Kondisi ekonomi d) Economy condition
e) Letak dan waktu e) Location and time
132
Page 543
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Revaluasi tanah (lanjutan) Revaluation of land (continued)
Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan Fair values are determined using the following
hierarki dan input-input yang digunakan dalam hierarchy of input used in the valuation techniques for
teknis penilaian untuk aset non-keuangan: non-financial assets:
- Level 1: Input yang berasal dari harga kuotasian - Level 1: Inputs that are derived from quoted prices
(tanpa penyesuaian) dalam pasar aktif untuk aset (unadjusted) in active markets for identical assets.
yang identik.
- Level 2: Input selain harga kuotasian pasar dalam - Level 2: Inputs other than quoted market price
level 1 yang dapat diobservasi baik secara langsung included in level 1 that are observable either directly
maupun tidak langsung. or indirectly.
- Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. - Level 3: Inputs that are unobservable
Pengukuran nilai wajar diatas dikategorikan sebagai The above fair value measurement has been
nilai wajar Level 2 berdasarkan input-input dalam categorized as Level 2 fair value based on the inputs
teknik penilaian yang digunakan. to the valuation technique used.
Selisih penilaian kembali tanah pada tanggal The differences arising on land of revaluation as of
31 Desember 2024 dan 2023 dicatat sebagai 31 December 2024 and 2023 were recorded as gain
keuntungan revaluasi aset tetap dan disajikan pada on revaluation of fixed assets and presented in other
penghasilan komprehensif lain masing-masing comprehensive income amounting to Rp 7,814 and
sebesar Rp 7.814 dan Rp 79.772. Sampai dengan Rp 79,772, respectively. Until 31 December 2024,
31 Desember 2024, terdapat reklasifikasi revaluasi there is reclassification from revaluation of fixed
aset tetap ke saldo laba sebesar assets to retained earnings of Rp 19,179 caused by
Rp 19.179 yang disebabkan oleh penjualan aset sale of abandoned assets.
terbengkalai.
Jumlah harga perolehan tanah Grup pada tanggal The acquisition cost of the Group’s land as of
31 Desember 2024 dan 2023 sebesar Rp 80.254. 31 December 2024 and 2023 amounting to
Rp 80,254.
17. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 17. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penambahan Saldo
Saldo awal/ dari akuisisi/ akhir/
Beginning Additions from Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance acquisition Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 3,232,014) 986,055) 97,400) (81,138) 325,376) 4,559,707) Software
Pengembangan piranti
lunak 248,025) -) 237,193) -) (333,526) 151,692) Software development
Merek dagang -) 61,060) -) -) -) 61,060) Trademarks
Hubungan pelanggan -) 325,061) -) -) -) 325,061) Customer relationship
Total aset tak berwujud 3,480,039) 1,372,176) 334,593) (81,138) (8,150) 5,097,520) Total intangible assets
Goodwill 61,116 1,037,093) -) -) -) 1,098,209) Goodwill
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Piranti lunak (2,451,771) (585,495) (376,585) 74,593) -) (3,339,258) Software
Merek dagang -) -) (2,290) -) -) (2,290) Trademarks
Hubungan pelanggan -) -) (45,065) -) -) (45,065) Customer relationship
(2,451,771) (585,495) (423,940) 74,593) -) (3,386,613)
1,089,384) 2,809,116)
Nilai buku bersih Net book value
133
Page 544
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 17. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
(lanjutan) (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 2,799,890) 63,154) (31,036) 400,006) 3,232,014) Software
Pengembangan piranti lunak 376,931) 273,921) -) (402,827) 248,025) Software development
Total aset tak berwujud 3,176,821) 337,075) (31,036) (2,821) 3,480,039) Total intangible assets
Goodwill 61,116) -) -) - 61,116) Goodwill
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Piranti lunak (2,161,199) (316,310) 28,329) (2,591) (2,451,771) Software
Nilai buku bersih 1,076,738) 1,089,384) Net book value
Sisa periode amortisasi untuk piranti lunak adalah The remaining amortization period of software is
1 sampai dengan 8 tahun. 1 to 8 years.
Goodwill merupakan selisih antara nilai perolehan Goodwill represents the difference between the cost of
dengan nilai wajar dari aset Entitas Anak yang acquisition and the fair value of Subsidiary’s assets
diakuisisi. acquired.
Pada 27 Maret 2024, terdapat penambahan merek In 27 March 2024, there is additional trademarks,
dagang, hubungan pelanggan, piranti lunak dan customer relationship, software and goodwill.
goodwill. Merek dagang, hubungan pelanggan dan Trademarks, customer relationship and software
piranti lunak berasal dari nilai valuasi atas akuisisi PT derived from valuation amount of acquisition of PT Oto
Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Goodwill Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Goodwill
merupakan selisih antara nilai perolehan dengan nilai represents the difference between the cost of
wajar dari aset PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto acquisition and the fair value of PT Oto Multiartha and
Finance yang masing-masing diakuisisi oleh Bank PT Summit Oto Finances assets acquired by the Bank
sebesar 51%. amounted 51%, respectively.
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai aset takberwujud dan impairment in the value of intangible assets and
goodwill pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. goodwill as of 31 December 2024 and 2023.
Amortisasi aset takberwujud untuk tahun-tahun yang The amortization of intangible assets for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 ended 31 December 2024 and 2023 amounted to
masing-masing sebesar Rp 423.940 dan Rp 316.310 Rp 423,940 and Rp 316,310, respectively, and was
dan dibebankan sebagai beban umum dan charged to general and administrative expenses (Note
administrasi (Catatan 37). 37).
18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH 18. OTHER ASSETS – NET
31 Desember/December
2024 2023
Tagihan kredit lainnya 306,728) 97,385) Other credit receivables
Wesel ekspor lainnya 260,408) 35,578) Other export bills
Agunan yang diambil alih 245,620) 91,459) Foreclosed collaterals
Uang muka 165,962) 14,834) Advance payment
Jaminan kontrak 159,467) 244,939) Security deposits
Tagihan penyelesaian surat berharga 85,780) 33,286) Receivables from sales of securities
Transaksi ATM dan transfer 72,881) 105,978) ATM transaction and transfer
Tagihan atas kerjasama dengan pihak Receivables from cooperation
ketiga 65,282) 221) with third parties
Aset imbalan kerja 17,147) -) Employee benefit assets
Aset dimiliki untuk dijual 11,352) -) Asset held for sale
Properti terbengkalai -) 21,099) Abandoned property
Term Deposit DHE -) 250,201) DHE Term Deposit
Lain-lain 219,332) 101,986) Others
1,609,959) 996,966)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan
nilai (189,329) (105,572) Less: Allowance for impairment losses
1,420,630) 891,394)
134
Page 545
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan) 18. OTHER ASSETS – NET (continued)
Tagihan kredit lainnya terdiri dari tagihan bunga Other credit receivables consist of overdue interest
yang masih tertunggak dari debitur sebelum receivables from debtors prior to restructuring and
restrukturisasi dan penalti keterlambatan bayar penalty for late payments of loans.
untuk pinjaman yang diberikan.
Wesel ekspor lainnya adalah tagihan yang timbul Other export bills are receivables from negotiation of
dari negosiasi dokumen wesel ekspor dalam export bills in usance L/C transactions which have
transaksi usance L/C yang belum diakseptasi. not been accepted.
Uang muka merupakan uang muka pembelian Advance payment consists of advances for purchace
inventaris, beban perjalanan dinas dan uang muka on office supplies, business trip allowances and other
operasional lainnya. operational advances.
Jaminan kontrak merupakan pembayaran atas uang Security deposits represent security deposits
jaminan sewa gedung, sewa IT dan setoran jaminan payment on building rent, IT rent and switching agent
lembaga switching untuk transaksi real time transfer. pre-fund deposits for real time transfer transactions.
Tagihan penyelesaian surat berharga merupakan Receivables from sales of securities represent
tagihan yang akan diterima dari pihak ketiga atas receivables from third parties for sales of securities
penjualan surat berharga yang belum diselesaikan which have not been settled at the end of the day.
pada akhir hari.
Transaksi ATM dan transfer terdiri dari piutang atas ATM transaction and transfer consists of receivables
transaksi ATM dan transfer antar bank yang akan from ATM transaction and transfer from other banks
diselesaikan pada hari kerja berikutnya. that will be settled on the following working day.
Aset imbalan kerja merupakan kelebihan Employee benefit assets derived from overfunding in
pendanaan pada aset program di mana terdapat plan asset program which provide future economic
manfaat ekonomik masa depan untuk entitas. benefit to the entity.
Term Deposit DHE adalah instrumen untuk DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
memfasilitasi penempatan Dana Hasil Ekspor (DHE) placement of Dana Hasil Ekspor (DHE) by exporters
oleh eksportir di Bank Indonesia, dengan mekanisme at Bank Indonesia, with a pass-on mechanism for
pass on transaksi bank dengan nasabah (eksportir) bank transactions with customers (exporters) to Bank
kepada Bank Indonesia. Bank mencatat Term Deposit Indonesia. The Bank records DHE Term Deposit in
DHE tersebut pada akun aset lain-lain dan kewajiban the other assets account and liabilities to customers
kepada nasabah (eksportir) pada akun liabilitas (exporters) in the other liabilities account with same
lain-lain dengan nilai yang sama. amount.
Lain-lain terdiri dari berbagai macam tagihan dari Others mainly consist of various receivables from
transaksi kepada pihak ketiga. transactions with third parties.
135
Page 546
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan) 18. OTHER ASSETS – NET (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain Allowance for impairment losses for other assets as
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibentuk of 31 December 2024 and 2023 was made mainly
sebagian besar untuk tagihan kredit lainnya. made for other credit receivables. The movement of
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan the allowance for impairment losses for other assets
nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal (105,572) (52,507) Beginning balance
Penambahan dari akuisisi (59,862) -) Addition due to acquisition
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 38) (23,895) (53,065) the year (Note 38)
Saldo akhir (189,329) (105,572) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan yang Management believes that the allowance for losses
dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan was adequate to cover impairment losses on other
kerugian akibat penurunan nilai aset lain-lain pada assets as of 31 December 2024 and 2023.
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
19. LIABILITAS SEGERA 19. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
Seluruh liabilitas segera dengan pihak ketiga. All obligations due immediately were to third parties.
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah: Rupiah:
Titipan transaksi surat berharga 20,771 19,844) Unsettled securities transaction
Hutang kepada pihak ketiga 15,935 16,336) Payables to third parties
Titipan uang notaris 3,032 1,296) Unsettled notary transactions
Titipan bagi hasil deposito 2,142 3,943) Unsettled profit-sharing of time deposits
Kewajiban penutupan tabungan - 14,253) Saving deposit closing obligation
Lain-lain 5,976 11,363) Others
47,856 67,035)
Mata uang asing: Other currencies:
Titipan transaksi surat berharga 946 4,565) Unsettled securities transaction
Kewajiban penutupan tabungan - 6) Saving deposit closing obligation
Lain-lain 96 -) Others
48,898 71,606)
Titipan transaksi surat berharga merupakan Unsettled securities transaction represent the
tampungan atas uang penjualan surat berharga payment of securities that have not been settled.
yang belum diselesaikan.
Titipan uang pensiun merupakan tampungan uang Unsettled pension funds represent the customer’s
pembayaran pensiun nasabah yang akan retirement payments that will be paid to the
dibayarkan ke rekening nasabah. customer’s bank account.
136
Page 547
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
- Giro 25,495,855 26,578,680) Current accounts -
- Tabungan 18,955,433 16,580,693) Savings deposits -
- Deposito berjangka 49,265,819 40,975,031) Time deposit -
- Deposito on call 17,679,561 13,659,076) Deposits on call -
111,396,668 97,793,480)
Pihak berelasi: Related parties:
- Giro 89,637 50,003) Current accounts -
- Tabungan 72,353 88,170) Savings deposits -
- Deposito berjangka 134,801 106,953) Time deposits -
- Deposito on call 25,000 239,150) Deposits on call -
321,791 484,276)
111,718,459 98,277,756)
Beban bunga yang masih harus dibayar 267,398 179,647) Accrued interest expenses
111,985,857 98,457,403)
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
Rupiah 89,872,417 75,476,253) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 19,420,933 19,815,371) United States Dollar
Yen Jepang 1,903,548 2,564,810) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 521,561 421,322) Other foreign currencies
111,718,459 98,277,756)
Beban bunga yang masih harus dibayar 267,398 179,647) Accrued interest expenses
111,985,857 98,457,403)
a. Giro a. Current accounts
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 16,496,150 15,846,676) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 7,386,936 8,735,833) United States Dollar
Yen Jepang 1,565,974 1,928,682) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 136,432 117,492) Other foreign currencies
25,585,492 26,628,683)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,986 5,960) Accrued interest expenses
25,587,478 26,634,643)
Giro Wadiah yang dikelola oleh Entitas Anak Wadiah current account managed by Subsidiary
masing-masing sebesar Rp 6.793 dan amounted to Rp 6,793 and Rp 24,009 as of
Rp 24.009 pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023, respectively.
dan 2023.
137
Page 548
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro (lanjutan) a. Current accounts (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata giro per tahun: The average interest rate per annum for current
accounts:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 2.04% 1.64%) Rupiah
Mata uang asing 1.66% 1.85%) Foreign currencies
Saldo giro yang diblokir masing-masing Total current accounts which were blocked
sebesar Rp 455.495 dan Rp 329.041 pada amounted to Rp 455,495 and Rp 329,041 as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023, respectively. The
Pemblokiran giro sebagian besar dikarenakan blocking of current accounts is mainly because
giro tersebut diperuntukkan sebagai akun the current accounts are designated as escrow
tampungan untuk cicilan pinjaman yang accounts for loan installments and as collaterals
diberikan dan sebagai agunan pinjaman yang for loans.
diberikan.
b. Tabungan b. Saving deposits
Berdasarkan jenis: By type:
31 Desember/December
2024 2023
Tabungan “Jenius” 13,832,695 11,395,916) “Jenius” Savings
Tabungan “Citra Pensiun” 2,281,503 2,155,288) “Citra Pensiun” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan “Tepat Tabungan Kelompok Syariah”
Kelompok Syariah” 2,062,460 2,140,799) Savings
Tabungan “Se To” 647,240 738,244) “Se To” Savings
Tabungan “Pasti” 131,140 154,263) “Pasti” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan” 55,559 57,010) “Tepat Tabungan” Savings
Lain-lain 17,189 27,343) Others
19,027,786 16,668,863)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,737 1,499) Accrued interest expenses
19,029,523 16,670,362)
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Simpanan nasabah Deposits from customers
Rupiah 17,543,742 15,660,285) Rupiah
Dolar Amerikat Serikat 806,392 543,438) United States Dollar
Yen Jepang 315,975 215,605) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 361,677 249,535) Other foreign currencies
19,027,786 16,668,863)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,737 1,499) Accrued interest expenses
19,029,523 16,670,362)
138
Page 549
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Saving deposits (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata tabungan per Average interest rate per annum for saving
tahun: deposits:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 2.56% 1.86%) Rupiah
Mata uang asing 1.50% 1.34%) Foreign currencies
Saldo tabungan yang diblokir pada tanggal Total saving deposits which were blocked as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 amounted to
sebesar Rp 5.772.910 dan Rp 4.384.408. Rp 5,772,910 and Rp 4,384,408, respectively.
Pemblokiran tabungan sebagian besar The blocking of saving accounts is mainly
dikarenakan tabungan tersebut diperuntukkan because the saving accounts are designated as
sebagai dana nasabah yang tidak dapat ditarik customer funds that cannot be withdrawn until the
hingga tanggal jatuh tempo yang telah specified maturity date.
ditentukan.
c. Deposito berjangka c. Time deposits
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Deposito berjangka Time Deposits
Rupiah 42,661,896 35,300,062) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 6,705,975 5,673,926) United States Dollar
Dolar Singapura 23,452 54,295) Singapore dollar
Yen Jepang 9,297 53,701) Japanese Yen
49,400,620 41,081,984)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 194,118 143,663) Accrued interest expenses
49,594,738 41,225,647)
Berdasarkan jangka waktu: By time period:
31 Desember/December
2024 2023
Hingga 1 bulan 23,320,389 24,720,307) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 16,197,359 11,175,601) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 5,872,338 2,601,838) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 3,995,992 2,570,983) More than 6 - 12 months
Lebih dari 1 tahun 14,542 13,255) More than 1 year
49,400,620 41,081,984)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 194,118 143,663) Accrued interest expenses
49,594,738 41,225,647)
139
Page 550
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka (lanjutan) c. Time deposits (continued)
Berdasarkan tingkat suku bunga: By interest rate:
31 Desember/December
2024 2023
Hingga 3% 1,466,679 679,070) Up to 3%
Lebih dari 3 - 5% 19,361,515 25,049,460) More than 3 - 5%
Lebih dari 5 - 7% 28,572,426 15,353,454) More than 5 - 7%
49,400,620 41,081,984)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 194,118 143,663) Accrued interest expenses
49,594,738 41,225,647)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for time
deposito: deposits:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 5.30% 4.78%) Rupiah
Mata uang asing 4.65% 4.03%) Foreign currencies
Saldo deposito berjangka yang diblokir atau Total time deposits blocked or pledged for
dijadikan jaminan kredit pada tanggal collaterals of loans as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing 2023 amounted to Rp 503,134 and Rp 265,002,
sebesar Rp 503.134 dan Rp 265.002. respectively. The blocking of time deposits is
Pemblokiran deposito berjangka sebagian mainly because the time deposits are
besar dikarenakan deposito berjangka tersebut designated as collateral for loans and escrow
diperuntukkan sebagai agunan pinjaman yang accounts for loan installments.
diberikan dan sebagai akun tampungan untuk
cicilan pinjaman yang diberikan.
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
d. Deposito on call d. Deposits on call
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Deposito on call Deposits on call
Rupiah 13,170,629 8,669,230) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 4,521,630 4,862,174) United States Dollar
Yen Jepang 12,302 366,822) Japanese Yen
17,704,561 13,898,226)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 69,557 28,525) Accrued interest expenses
17,774,118 13,926,751)
140
Page 551
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
d. Deposito on call (lanjutan) d. Deposits on call (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for deposits on call:
deposito on call:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 5.19% 4.59% Rupiah
Mata uang asing 4.38% 4.33% Foreign currencies
21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga 58,472 1,253,579 Third parties
Pihak berelasi 699,242 9,561,059 Related parties
757,714 10,814,638
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 7,483 Accrued interest expenses
757,714 10,822,121
a. Berdasarkan jenis: a. By type:
31 Desember/December
2024 2023
Giro 752,714 349,438 Current accounts
Deposito berjangka 5,000 2,000 Time deposits
Call money - 10,463,200 Call money
757,714 10,814,638
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 7,483 Accrued interest expenses
757,714 10,822,121
Tidak ada saldo simpanan dari bank-bank lain There were no deposits from other banks which
yang diblokir atau dijadikan jaminan pada were blocked or pledged as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
b. Berdasarkan mata uang: b. By currency:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 757,714 1,576,438) Rupiah
Dolar Amerika Serikat - 9,238,200) United States Dollar
757,714 10,814,638)
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 7,483) Accrued interest expenses
757,714 10,822,121)
141
Page 552
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN (lanjutan) 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: c. Average interest rate per annum:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah Rupiah
Call money 6.69% 6.17%) Call money
Deposito berjangka 4.06% 2.44%) Time deposits
Giro 0.00% 0.00%) Current accounts
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Call money 6.06% 6.03%) Call money
d. Jangka waktu: d. Time period:
31 Desember/December
2024 2023
Sesuai permintaan 752,714 349,438) On demand
Hingga 1 bulan - 8,592,545) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 5,000 1,872,655) More than 1 - 3 months
757,714 10,814,638)
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 7,483) Accrued interest expenses
757,714 10,822,121)
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN 22. SECURITIES ISSUED
Utang obligasi Bonds payable
Peringkat/ 31 Desember/December
Rating 2024 2023
Nilai nominal: Nominal value:
Bank Bank
- Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Registered Bonds IV -
Tahap I AAA(idn)* - 201,000) Phase I
- Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V -
Tahap I AAA(idn)* 355,060 -) Phase I
- Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V -
Tahap II AAA(idn)* 1,396,415 - Phase II
1,751,475 201,000)
Entitas Anak Subsidiary
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Shelf Registered Bonds I -
Multiartha Tahap I Tahun Phase I Year 2023
2023 AA+(idn)** 500,000 -)
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Shelf Registered Bonds IV -
Multiartha I Tahap II Tahun Phase II Year 2024
2024 AAA(idn)** 700,000 -)
Dikurangi: Less:
Biaya emisi yang belum Unamortized bonds
diamortisasi (11,551) (431) issuance costs
2,939,924 200,569)
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 21,117 1,514) Accrued interest expenses
2,961,041 202,083)
*) Berdasarkan peringkat dari PT Fitch Ratings Indonesia *) Based on rating by PT Fitch Ratings Indonesia
**) Berdasarkan peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia **) Based on rating by PT Pemeringkat Efek Indonesia
142
Page 553
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
31 Desember/December
2024 2023
Utang obligasi sesuai dengan Bonds payable based on
jangka waktunya: time period:
Kurang dari 1 tahun 255,270 -) Less than 1 year
1 – 3 tahun 429,705 -) 1 – 3 years
Lebih dari 3 tahun 2,266,500 201,000) More than 3 years
2,951,475 201,000)
Informasi lain mengenai utang obligasi pada tanggal Other information relating to bonds payable as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2024 and 2023 was as follows:
Tingkat bunga
Nilai tetap/ Tanggal
nominal/ Fixed penerbitan/
Seri/ Nominal interest Date of Jatuh tempo/ Cicilan pokok obligasi/
Series value rate issuance Due date Bonds principal installment
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/Shelf Registered Bonds IV Phase I:
Seri/ 201,000 7.75% 27 November/ 26 November/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B November 2019 November 2024 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/Shelf Registered Bonds V Phase I:
Seri/ 114,755 7.00% 5 Juli/July 2024 5 Juli/July 2027 Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 240,305 7.10% 5 Juli/July 2024 5 Juli/July 2029 Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/Shelf Registered Bonds V Phase II:
Seri/ 429,910 6.70% 17 Desember/ 17 Desember/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A December 2024 December 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 966,505 6.95% 17 Desember/ 17 Desember/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B December 2024 December 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase I:
Seri/ 315,000 6.35% 7 Juli/July 2023 7 Juli/July 2026 Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 185,000 6.50% 7 Juli/July 2023 7 Juli/July 2028 Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap II/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase II:
Seri/ 255,270 6.55% 4 September/ 14 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A September September tempo/Bullet payment on due date
2024 2025
Seri/ 114,705 6.90% 4 September/ 4 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B September September tempo/Bullet payment on due date
2024 2027
Seri/ 330,025 7.10% 4 September/ 4 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series C September September tempo/Bullet payment on due date
2024 2029
Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap Bonds interests are paid every 3 months and bonds
3 bulan dan pembayaran pokok dilakukan pada saat principals are paid on the maturity date. The Group
jatuh tempo. Grup telah melakukan pembayaran has paid the bonds principal and interest based on
pokok dan bunga obligasi sesuai dengan jadwal. the schedule.
Bank Bank
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreements provide several negative
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, yaitu covenants that should be complied by the Bank, that
antara lain bahwa sebelum dilunasinya obligasi, among others, prior to the repayment of the bonds,
Bank tanpa ijin tertulis dari wali amanat, tidak the Bank, without the written permission from the
diperkenakan melakukan hal-hal sebagai berikut: trustee, is not allowed to do the followings:
1. Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 1. Decrease the authorized capital, issued capital
dan modal disetor, kecuali untuk kondisi and paid-up capital, except for the certain
tertentu sebagaimana yang disebutkan dalam conditions as sated in the Trustee Agreement;
Perjanjian Perwaliamanatan;
143
Page 554
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreements provide several negative
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, yaitu covenants that should be complied by the Bank, that
antara lain bahwa sebelum dilunasinya obligasi, among others, prior to the repayment of the bonds,
Bank tanpa ijin tertulis dari wali amanat, tidak the Bank, without the written permission from the
diperkenakan melakukan hal-hal sebagai berikut: trustee, is not allowed to do the followings:
(lanjutan) (continued)
2. Melakukan penggabungan dan/atau 2. Conducting merger and/or separation and/or
pemisahan dan/atau peleburan dengan acquisition with other companies that cause the
perusahaan lain yang menyebabkan bubarnya dissolution of the Bank, which will materially
Bank, yang secara material akan berdampak negatively affect the continuity of the Bank's
negatif terhadap kelangsungan usaha Bank business or the Bank's ability to fulfill the Bank's
atau kemampuan Bank dalam pemenuhan obligations to the Bonds, except for the certain
kewajiban Bank terhadap obligasi, kecuali conditions as stated in the Trustee Agreement;
untuk kondisi tertentu sebagaimana yang
disebutkan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan;
3. Melakukan transaksi dengan pihak Afiliasi 3. Conduct transactions with affiliated parties
kecuali bila transaksi tersebut tidak melanggar except if the transaction does not comply with
ketentuan BI dan/atau ketentuan OJK; BI regulations and/or OJK regulations;
4. Menerbitkan obligasi atau instrumen surat 4. Issuing bonds or other debt instruments that is
utang lain yang sejenis dengan obligasi yang similar with bonds that have a higher position,
mempunyai kedudukan lebih tinggi, dan and the payment is prior to the bonds;
pembayarannya didahulukan dari obligasi;
5. Melakukan kegiatan usaha selain yang 5. Conducting business activities other than those
disebutkan dalan anggaran dasar Bank pada stated in the articles of association of the Bank
saat ditandatanganinya Perjanjian at the time of signing the Trustee Agreement;
Perwaliamanatan;
6. Melakukan penjualan atau pengalihan aktiva 6. To sell or transfer assets belonging to the Bank
milik Bank kepada pihak manapun, baik to any party, either in whole or in part, which
seluruhnya atau sebagian besar, yang exceeds 50% of all assets belonging to the
melebihi 50% dari seluruh aktiva milik Bank Bank based on the latest audited financial
bedasarkan laporan keuangan terakhir yang statements by a public accounting firm.
telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
Entitas Anak Subsidiary
Obligasi Oto Multiartha tercatat di Bursa Efek Oto Multiartha Bonds were listed at the Indonesian
Indonesia dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Stock Exchange with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
sebagai wali amanat. as the trustee.
Entitas Anak tidak menyelenggarakan penyisihan The Subsidiary does not put up a sinking fund for the
dana untuk pelunasan obligasi ini. Obligasi ini repayment of bonds. Instead, these bonds are
dijamin dengan piutang pembiayaan dengan nilai secured by designated financing receivables that in
jaminan secara agregat tidak boleh kurang dari 60% aggregate should not amount to less than 60% of the
nilai pokok obligasi yang terutang sebagaimana outstanding bonds’ principal as documented in the
termuat dalam Akta Pembebanan Jaminan secara Deed of Fiduciary Collateral between PT Oto
Fidusia antara PT Oto Multiartha dan PT Bank Multiartha and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., as
Mandiri (Persero) Tbk. Sebagai wali amanat yang the trustee which was prepared by Dedy Syamri,
dibuat oleh Dedy Syamri, S.H., notaris di Jakarta. S.H., notary in Jakarta.
Entitas Anak dapat memberli kembali (buy back) The Subsidiary can buy back or sell part or all the
atau menjual obligasi baik seluruhnya maupun bonds issued in the market. Buy back can be made
sebagian di pasar terbuka. Pembelian kembali at any tie 1 (one) year after the allotment date as
dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun mentioned in the prospectus.
setelah tanggal penjatahan sebagaimana
disebutkan dalam prospektus.
144
Page 555
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreement provides several restrictive
pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio covenants as well as financial covenant (debt to
utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh PT equity ratio) that should be complied by PT Oto
Oto Multiartha yaitu antara lain bahwa sebelum Multiartha, that among others, prior to the repayment
dilunasinya obligasi, PT Oto Multiartha tanpa ijin of the bonds payable, without the written consent
tertulis dari wali amanat, tidak diperkenankan from the trustee, PT Oto Multiartha is not allowed to:
melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan penggabungan atau peleburan atau 1. Conduct merger or acquisition or take over
pengambilalihan kecuali penggabungan, except for merger or acquisition or take overheld
peleburan atau pengambilalihan yang by PT Summit Oto Finance or with other
dilakukan dengan atau pada PT Summit Oto company under similar business activities with
Finance atau pada perusahaan lain dengan no negative impact to the PT Oto Multiartha’s
bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai going concern or its ability to pay its bonds
dampak negatif terhadap jalannya usaha obilgations;
PT Oto Multiartha atau kemampuan
PT Oto Multiartha dalam melakukan
pembayaran kewajiban obligasinya;
2. Memperoleh pinjaman baru yang memiliki 2. Obtain a new loan which has higher ranking
kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang than the bonds payable, except for the
yang timbul dalam obligasi, kecuali pinjaman borrowing for financing PT Oto Multiartha’s
untuk pembiayaan kegiatan usaha PT Oto business activities, refinancing of existing
Multiartha, refinancing utang yang telah ada dan borrowing and existing borrowings from the
pinjaman yang telah ada sebelumnya oleh other company that conducted merger or
perusahaan yang diambil alih, digabung atau acquisition or take over with;
dilebur;
3. Menjaminkan dan/atau membebani dengan 3. Pledge and/or encumber in any manner the
cara apapun aset termasuk hak atas assets of PT Oto Multiartha, both for the existing
pendapatan PT Oto Multiartha, baik yang ada and future assets, except for security pursuant
sekarang maupun yang akan diperoleh di masa to the trustee agreement (if any) and security
yang akan datang, kecuali jaminan yang akan related to the allowed borrowings;
diberikan kepada Wali Amanat (jika ada) dan
jaminan sehubungan dengan pinjaman yang
diperbolehkan;
4. Memberikan pinjaman kepada pihak manapun 4. Provide loan to any party except for the
kecuali pinjaman yang telah ada sebelumnya, previously existing loans receivable, loans
pinjaman yang diberikan dalam rangka receivable arising from PT Oto Multiartha’s
menjalankan kegiatan usaha PT Oto Multiartha, business activities, and loans to the employees
dan pinjaman kepada karyawan of PT Oto Multiartha for the welfare program;
PT Oto Multiartha untuk program kesejahteraan
pegawai PT Oto Multiartha;
5. Mengubah bidang usaha PT Oto Multiartha 5. Change PT Oto Multiartha’s business activities
sesuai dengan Anggaran Dasar terkecuali from the Articles of Association, except in
dalam kaitannya dengan perubahan undang- relation to amendment to prevailing acts or law
undang atau peraturan perundang-undangan; and regulations;
6. Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 6. Decrease PT Oto Multiartha’s authorized,
dan modal disetor; issued and paid-up capital;
7. Mengadakan segala bentuk kerjasama, bagi 7. Enter into any forms of cooperation, profit
hasil atau perjanjian serupa lainnya diluar sharing or other similar agreement outside daily
kegiatan usaha PT Oto Multiartha sehari-hari, business activities of PT Oto Multiartha, or
atau mengadakan perjanjian manajemen atau conducting management agreement or other
perjanjian serupa lainnya yang mengakibatkan similar agreements which cause the business
kegiatan/operasi PT Oto Multiartha diatur oleh operation of PT Oto Multiartha to be controlled
pihak lain. by other party.
Grup telah memenuhi pembatasan-pembatasan The Group was in compliance with covenants in
penting sehubungan dengan perjanjian utang relation to the bonds payable agreements and
obligasi dan memenuhi seluruh persyaratan yang complied with all the requirements stated in the
disebutkan dalam perjanjian perwaliamanatan. trustee agreement.
Beban bunga atas utang obligasi untuk tahun-tahun The interest expenses of bonds payable for for the
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan years ended 31 December 2024 and 2023
2023 masing-masing sebesar Rp 74.585 dan amounted to Rp 74,585 and Rp 16,013, respectively
Rp 16.013 (Catatan 32). (Note 32).
Informasi mengenai jatuh tempo utang obligasi Information in respect of maturities of bonds payable
diungkapkan di Catatan 45. was disclosed in Note 45.
145
Page 556
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA 23. BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri dari pinjaman bank Borrowings consists of bank borrowings and non-
dan pinjaman bukan bank yang dilakukan dengan bank borrowings with related parties and third parties.
pihak berelasi dan pihak ketiga.
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga: Third parties:
Rupiah Rupiah
Pinjaman bank: Bank borrowings:
PT Bank Central Asia Tbk 5,822,569) 6,000,000) PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 500,000) -) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 277,777) -) PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 180,000) -) PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank DBS Indonesia 180,000) -) PT Bank DBS Indonesia
6,960,346) 6,000,000)
Pinjaman bukan bank: Non-bank borrowings:
International Finance Corporation 1,364,600) 2,063,850) International Finance Corporation
8,324,946) 8,063,850)
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bank: Bank borrowings:
Sumitomo Mitsui Trust Bank Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited –
Limited – Cabang Singapore 2,165,708) -) Singapore Branch
MUFG Bank, Ltd. – Cabang MUFG Bank, Ltd. – Jakarta Branch
Jakarta 2,141,465) -)
Mizuho Bank, Ltd. 1,862,952) -) Mizuho Bank, Ltd.
Bank of America, N.A – Cabang Bank of America, N.A –
Jakarta 1,600,039) -) Jakarta Branch
Deutsche Bank AG - Deutsche Bank AG –
Cabang Tokyo 1,151,550) -) Tokyo Branch
The Norinchukin Bank - Cabang The Norinchukin Bank -
Singapura 1,295,661) -) Singapore Branch
The Chiba Bank, Ltd. - Cabang The Chiba Bank, Ltd. –
Hong Kong 484,860) -) Hong Kong Branch
10,702,235) -)
Pinjaman bukan bank: Non-bank borrowings:
International Finance Corporation 8,047,500) 4,619,100) International Finance Corporation
18,749,735) 4,619,100)
Jumlah pihak ketiga 27,074,681) 12,682,950) Total third parties
Pihak berelasi: Related party:
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bank: Bank borrowings:
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 22,452,525) 18,569,798) Corporation
49,527,206) 31,252,748)
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (113,321) (48,251) Unamortized transaction costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 244,342) 151,020) Accrued interest expenses
49,658,227) 31,355,517)
146
Page 557
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank a) Bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/December
2024 2023
Hingga 1 tahun 4,605,134) -) Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 11,642,256) 16,392,975) More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 – 3 tahun 15,462,900) 170,383) More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 tahun 8,404,816) 8,006,440) More than 3 years
40,115,106) 24,569,798)
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (45,835) - Upfront fee
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 170,960) 52,745) Accrued interest expenses
40,240,231) 24,622,543)
Bank Bank
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
Asia Tbk
Bank memiliki 5 fasilitas Pinjaman Bilateral dari The Bank had 5 Bilateral Borrowing facilities
PT Bank Central Asia Tbk yang ditandatangani from PT Bank Central Asia Tbk which were
pada rentang waktu tahun 2009 hingga 2024, signed during 2009 to 2022, with total facilities
dengan total fasilitas sebesar Rp 5.000.000, amounted to Rp 5,000,000, with details as
dengan detil sebagai berikut: follows:
a) Perjanjian pinjaman revolving Term Loan I a) The facility agreement of revolving Term
sebesar Rp 500.000 yang ditandatangani Loan I amounting to Rp 500,000 was signed
pada tanggal 15 Mei 2009 dan telah on 15 May 2009 and had been extended
diperpanjang beberapa kali dengan several times with the latest extension was
perpanjangan terakhir kali ditandatangani signed on 12 May 2022.
pada tanggal 12 Mei 2022.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 18 (delapan belas) bulan 18 (eighteen) months from the date of
dari tanggal perjanjian kredit. agreement.
Fasilitas harus ditarik dalam 18 (delapan The facility should be fully drawndown within
belas) bulan sejak tanggal perjanjian 18 (eighteen) months from the date of
kredit. Periode bunga adalah setiap agreement. The interest period is
3 (tiga) bulan berdasarkan suku bunga 3 (three) months based on JIBOR interest
JIBOR, dengan pembayaran bunga rate and the interest will be paid every due
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku date. The interest rate for this facility is
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR JIBOR + 0.40% shall be calculated from
+ 0,40% berlaku terhitung sejak tanggal 13 May 2022 until the final maturity date.
13 Mei 2022 hingga tanggal jatuh tempo
terakhir.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank On 28 December 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 500.000, withdrawal of Rp 500,000, with a maturity
dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2025. date on 13 May 2025.
b) Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan b) The facility agreement of Revolving Term
III sebesar Rp 1.000.000 yang Loan III amounting to Rp 1,000,000 was
ditandatangani pada tanggal 1 April 2015 signed on 1 April 2015 and had been
dan telah diperpanjang beberapa extended several times with the latest
kali dengan perpanjangan terakhir extension was signed on
kali ditandatangani pada tanggal 27 September 2023.
27 September 2023.
147
Page 558
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
b) Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas b) Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) month of the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal within 18 (eighteen) months from the date
Perjanjian Kredit. Periode bunga adalah of agreement. The interest period is
setiap 3 (tiga) bulan berdasarkan suku 3 (three) months based on JIBOR interest
bunga JIBOR, dengan pembayaran bunga rate and the interest will be paid of every
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku due date. The interest rate for this facility is
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR JIBOR + 0.40% and calculated from
+ 0,40% terhitung sejak tanggal 1 Oktober 1 October 2023 until the Final Maturity Date.
2023 hingga tanggal jatuh tempo terakhir.
Pada tanggal 25 April 2022, Bank On 25 April 2022, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of Rp 1,000,000. The loan has
Rp 1.000.000. Pinjaman ini telah dilunasi been repaid on 29 September 2023.
pada tanggal 29 September 2023.
Pada tanggal 22 Desember 2023, Bank On 22 December 2023, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on 1 April
tempo pada 1 April 2025. 2025.
c) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term c) The facility agreement of Non-revolving
Loan IV sebesar Rp 1.000.000 Term Loan IV amounting Rp 1,000,000 was
ditandatangani pada tanggal signed on 10 June 2015 and had been
10 Juni 2015 dan telah diperpanjang extended several times with the latest
beberapa kali dengan perpanjangan extension was signed on 24 November
terakhir kali ditandatangani pada tanggal 2024.
24 November 2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas terakhir, Based on the latest facility agreement, the
batas waktu penggunaan fasilitas kredit availability period will be ended within
adalah sampai dengan 1 (satu) bulan dari 1 (one) month from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit. Suku bunga The interest rate for this facility is JIBOR +
terhadap pinjaman ini adalah JIBOR + 0.4%.
0,4%.
Pada tanggal 24 November 2024, Bank On 24 November 2024, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal on this facility amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on
tempo pada 24 Mei 2026. 24 May 2026.
d) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term d) The facility agreement of Non-revolving
Loan II sebesar Rp 2.500.000 Term Loan II amounting Rp 2,500,000 was
ditandatangani pada tanggal 29 April 2020 signed on 29 April 2020 and had been
dan telah diperpanjang dengan amended with the latest amendment signed
perpanjangan terakhir kali ditandatangani on 4 November 2024.
pada tanggal 4 November 2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
148
Page 559
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
d) Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan, d) The interest period is 3 (three) months and
dengan pembayaran bunga dilakukan the interest will be paid every due date. The
setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
terhadap pinjaman ini adalah
JIBOR + 0,4%.
Pada tanggal 4 November 2024, Bank On 4 November 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of Rp 2,500,000, with a maturity
Rp 2.500.000, dengan jatuh tempo pada date on 4 May 2026.
4 Mei 2026.
e) Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan e) The facility agreement of Revolving Term
VI sebesar Rp 1.000.000 ditandatangani Loan VI amounting Rp 1,000,000 was
pada tanggal 29 November 2022. signed on 29 November 2022.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown within
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal 18 (eighteen) months from the date of
Perjanjian Kredit. agreement.
Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan, The interest period is 3 (three) months and
dengan pembayaran bunga dilakukan the interest will be paid every due date. The
setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
terhadap pinjaman ini adalah
JIBOR + 0,4%.
Pada tanggal 29 Mei 2023, Bank melakukan On 29 May 2023, the Bank made a
penarikan sebesar Rp 1.000.000, dengan withdrawal of Rp 1,000,000 with a maturity
jatuh tempo pada 29 Mei 2024. Pinjaman ini date on 29 May 2024. This loan was paid
telah dilunas pada 29 Mei 2024 dan off on 29 May 2024 and the loan was not
pinjaman tidak diperpanjang. extended.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank telah menggunakan seluruh fasilitas yang has utilized all borrowing facility.
ada.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, based on the
tidak terdapat pembatasan-pembatasan agreement there was no certain covenant which
tertentu yang dipersyaratkan. was required to be maintained.
Pinjaman Bilateral PT Bank Rakyat Bilateral Borrowing with PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Bank mendapatkan fasilitas Pinjaman Bilateral The Bank obtained a Bilateral Loan facility with
dengan PT Bank Rakyat Indonesia, dengan PT Bank Rakyat Indonesia, with a total facility of
total fasilitas sebesar IDR 500.000. fasilitas ini IDR 500,000. This facility was signed on
ditandatangani pada tanggal 20 Desember 20 December 2024.
2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas waktu Based on the facility agreement, the credit facility
penggunaan fasilitas kredit adalah sampai usage deadline is up to 1 (one) month from the
dengan 1 (satu) bulan dari tanggal perjanjian date of the credit agreement.
kredit.
149
Page 560
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Rakyat Bilateral Borrowing with PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk (lanjutan) Indonesia Tbk (continued)
Jangka waktu pinjaman adalah 18 (delapan The loan term is 18 (eighteen) months from the
belas) bulan sejak tanggal Perjanjian Kredit. date of the Credit Agreement.
Pada tanggal 27 Desember 2024, Bank On 27 December 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 500.000, withdrawal of IDR 500,000, with an interest rate
dengan suku bunga 7,5% per tahun dan jatuh of 7.5% per annum and due on 26 June 2026.
tempo pada tanggal 26 Juni 2026. Pembayaran Interest payments are made every 3 (three)
bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 27 March 2025 and ending
dimulai pada tanggal 27 March 2025 dan akan on 26 June 2026.
berakhir pada tanggal 26 Juni 2026.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank telah On 31 December 2024, the Bank has used all
menggunakan seluruh fasilitas yang ada. existing facilities.
Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat On 31 December 2024, there are no specific
pembatasan-pembatasan tertentu yang restrictions required.
dipersyaratkan.
Pinjaman Bilateral Sumitomo Mitsui Bilateral Borrowing with Sumitomo Mitsui
Banking Corporation - Cabang Singapura Banking Corporation - Singapore Branch
Bank mendapatkan revolving long-term The Bank entered into revolving long-term
borrowings dengan Sumitomo Mitsui Banking borrowings with Sumitomo Mitsui Banking
Corporation - Cabang Singapura, dengan total Corporation - Singapore Branch, with total facility
fasilitas setara dengan USD 3.625.000.000 amounting to equivalent of USD 3,625,000,000
(nilai penuh). Fasilitas ini dapat ditarik dalam (full amount). The facility can be drawn in US
mata uang Dolar AS atau jumlah yang setara Dollars or the amount equivalent thereof in any
dari jumlah tersebut dalam mata uang selain other currencies other than US Dollars and
dari Dolar AS dan Dolar Singapura. Singapore Dollars.
Total pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini pada Total outstanding amount drawn from this facility
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar as of 31 December 2024 amounted to
USD 1.395.000.000 (nilai penuh) (31 Desember USD 1.395.000.000 (full amount) (31 December
2023: USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan 2023: USD 1,195,000,000 (full amount) and
EUR 10.000.000 (nilai penuh)). EUR 10,000,000 (full amount)).
Pinjaman ini akan jatuh tempo berkisar antara This borrowing will mature ranging from
tanggal 8 Januari 2026 sampai 26 Juni 2026. 8 January 2026 until 26 June 2026.
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas Contractual interest rate per annum on long-term
pinjaman jangka panjang ini adalah cost of fund borrowings is cost of fund plus certain margin.
ditambah margin tertentu. Untuk posisi pada For position as of 31 December 2024, the
tanggal 31 Desember 2024, marjin yang applied margin was 0.50% (for total outstanding
diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman amount of USD 1.395.000.000 (full amount)).
USD 1.395.000.000 (nilai penuh)). Untuk posisi For position as of 31 December 2023, the
pada tanggal 31 Desember 2023, marjin yang applied margin was 0.50% (for total outstanding
diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman amount of USD 1,195,000,000 (full amount) and
USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan EUR 10,000,000 (full amount)).
EUR 10.000.000 (nilai penuh)).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, there was
tidak terdapat pembatasan-pembatasan no certain covenant which was required to be
tertentu yang disyaratkan dalam pinjaman maintainted in this long-term borrowing.
jangka panjang ini.
150
Page 561
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak Subsidiaries
Tipe Fasilitas/ Type
Pembayaran untuk
of facility Jumlah Fasilitas/ Facility Amount
fasilitas-fasilitas jangka
Pemberi pinjaman/ Jangka waktu penarikan/ Panjang/ Repayment for
No. Lender 2024 2023 Jaminan/ Collateral Availability Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Oto Multiartha
1 PT Bank Permata Tbk Modal kerja tidak Rp 850,000 - Piutang pembiayaan 6 Mei/May 2020 – 27 April/April 2025 – 2024: Rp 87,500
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Agustus/ 24 Mei/May 2026 2023: -
Non-revolving Financing receivables August 2025
working capital (see Notes 13)
2 PT Bank Central Asia Tbk Modal kerja berulang/ Rp 450,000 - Piutang pembiayaan 10 April/April 2023 – 11 Desember/ 2024: Rp 93,750
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 29 Juni/ December 2027 – 2023: -
capital Financing receivables June 2025 20 Maret/March 2028
(see Notes 13)
Cerukan/Overdraft Rp 25,000 - Piutang pembiayaan
(lihat Catatan 13)/
Financing receivables
(see Notes 13)
Modal kerja tidak Rp 1,000,000 - Piutang pembiayaan
berulang/Non- (lihat Catatan 13)/
Revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
3 MUFG Bank, Ltd – Cabang Modal kerja tidak USD 100,000,000 - Piutang pembiayaan 5 Maret/March 2021 – 3 Oktober/October 2024: USD 32,500,000
Jakarta/Jakarta Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 15 September/ 2025 – 18 Juni/June 2023: -
Non-revolving Financing receivables September 2023 2026
working capital (see Notes 13)
4 Bank of America, N.A. – Modal kerja tidak USD 50,000,000 - Piutang pembiayaan 19 Mei/May 2023 – 8 Juni/June 2026 – 16 2024: -
Cabang Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 19 November/November November/November 2023: -
Non-revolving Financing receivables 2023 2026
working capital (see Notes 13)
151
Page 562
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
No Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of Jumlah Fasilitas/ Facility Amount penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
. Lender facility 2024 2023 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Oto Multiartha (lanjutan/continued)
5 Sumitomo Mitsui Trust Bank Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 - Tidak dijamin oleh 4 Juni/June 2020 – 19 September/ 2024: USD 1,000,000
Limited – Cabang Revolving working apapun/Unsecured 28 Februari/February September 2025 – 2023: -
Singapura/Singapore Branch capital 2025 22 April/April 2027
Modal kerja berulang/ JPY 500,000,000 - Tidak dijamin oleh
Revolving working apapun/Unsecured
capital
Modal kerja tidak USD 140,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
6 Mizuho Bank Ltd. Modal kerja tidak JPY 14,000,000,000 - Piutang pembiayaan 30 Juli/July 2020 – 28 Juli/July 2025 – 2024: JPY 1,800,000,000
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 15 Januari/January 15 Januari/January 2023: -
Non-revolving working Financing receivables 2024 2027
capital (see Notes 13)
7 The Norinchukin Bank – Modal kerja berulang/ JPY 3,000,000,000 - Tidak dijamin oleh 31 Mei/May 2023 – 15 Juni/June 2026 – 2024: -
Cabang Singapura/ Revolving working apapun/Unsecured 30 April/April 2025 27 November/ 2023: -
Singapore Branch capital November 2026
Modal kerja tidak JPY 7,500,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
8 Deutsche Bank, AG – Cabang Modal kerja tidak JPY 5,000,000,000 - Piutang pembiayaan 29 Maret/March 2023 – 27 Maret/March 2026 2024: JPY 1,250,000,000
Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Maret/March 2024 2023: -
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
9 PT Bank DBS Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 300,000 - Piutang pembiayaan 26 Februari/February 24 Maret/March 2025 2024: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 2024 – 28 Februari/ 2023: -
capital Financing receivables February 2025
(see Notes 13)
10 Bank of America, N.A. – Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 - Tidak dijamin oleh 5 April/April 2024 – 21 Januari/January 2024: -
Cabang Jakarta/Jakarta Branch Revolving working apapun/Unsecured 5 April/April 2025 2025 2023: -
capital
11 The Chiba Bank,Ltd. - cabang Modal kerja tidak USD 15,000,000 - Tidak dijamin oleh 30 September 6 Desember/December 2024: -
Hongkong/Hongkong Branch berulang/ apapun/Unsecured /September 2024 – 2027 2023: -
Non-revolving working 31 Maret/March 2025
capital
152
Page 563
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of Jumlah Fasilitas/ Facility Amount penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
No. Lender facility 2024 2023 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Summit Oto Finance
1 PT Bank Central Asia Tbk Modal kerja berulang/ Rp 325,000 - Piutang pembiayaan 27 Juli/July 2023 – 18 Agustus/August 2026 2024: Rp. 124,999
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 29 November/ – 12 Desember/ 2023: -
capital Financing receivables November 2025 December 2027
(see Notes 13)
Cerukan/Overdraft Rp 25,000 - Piutang pembiayaan
(lihat Catatan 13)/
Financing receivables
(see Notes 13)
Modal kerja tidak Rp 1,000,000 - Piutang pembiayaan
berulang/Non- (lihat Catatan 13)/
Revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
2 PT Bank Permata Tbk Modal kerja tidak Rp 800,000 - Piutang pembiayaan 30 Maret/March 2023 – 12 April/April 2026 – 2024: Rp. 75,000
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Agustus/August 26 April/April 2026 2023: -
Non-revolving working Financing receivables 2025
capital (see Notes 13)
3 PT Bank Mizuho Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 280,000 - Tidak dijamin oleh 31 Juli/July 2024 – 23 Januari/January 2024: -
Revolving working apapun/Unsecured 31 Juli/July 2025 2025 2023: -
capital
4 MUFG Bank, Ltd – Cabang Modal kerja tidak USD 100,000,000 - Piutang pembiayaan 5 Maret/March 2021 – 12 September/ 2024: USD 30,000,000
Jakarta/Jakarta Branch berulang/Non-revolving (lihat Catatan 13)/ 15 September/ September 2025 – 2023: -
working capital Financing receivables September 2023 30 April/April 2026
(see Notes 13)
5 Sumitomo Mitsui Trust Bank Modal kerja berulang/ JPY 500,000,000 - Tidak dijamin oleh 23 Desember/ 19 September/ 2024: USD 1.000.000
Limited – Cabang Revolving working apapun/Unsecured December 2020 – September 2025 – 28 2023: -
Singapura/Singapore Branch capital 28 Februari/February Agustus/August 2026
2025
Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 - Tidak dijamin oleh
Revolving working apapun/Unsecured
capital
Modal kerja tidak USD 100,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/Non- apapun/Unsecured
revolving working
capital
6 Bank of America, N.A. – Modal kerja tidak USD 40,000,000 - Piutang pembiayaan 19 Mei/May2023 – 8 Juni/June 2026 – 2024: -
Cabang Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 19 November/ 24 September/ 2023: -
Non-revolving working Financing receivables November 2023 September 2026
capital (see Notes 13)
153
Page 564
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
No. Lender facility 2024 2023 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Summit Oto Finance (lanjutan/continued)
7 Bank of America, N.A. – Modal kerja berulang/ USD 10,000,000 - Tidak dijamin oleh 1 Agustus/August 2024 8 Januari/January 2025 2024: -
Cabang Jakarta/Jakarta Branch Revolving working apapun/Unsecured – 1 Agustus/August 2023: -
capital 2025
8 Mizuho Bank, Ltd. Modal kerja tidak JPY 11,000,000,000 - Piutang pembiayaan 30 Juli/July 2020 – 26 Maret/March 2026 – 2024: JPY 1,200,000,000
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 15 Januari/January 15 Januari/January 2023: -
Non-revolving working Financing receivables 2024 2027
capital (see Notes 13)
9 Deutsche Bank AG – Cabang Modal kerja tidak JPY 10,000,000,000 - Piutang pembiayaan 29 Maret/March 2023 – 27 Maret/March 2026 2024: JPY 2,500,000,000
Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Maret/March 2024 2023: -
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
10 The Norinchukin Bank – Modal kerja berulang/ JPY 2,000,000,000 - Tidak dijamin oleh 31 Mei/May 2023 – 19 Juni/June 2026 – 2024: -
Cabang Singapura/ Revolving working apapun/Unsecured 30 April/April 2025 25 Oktober/ 2023: -
Singapore Branch capital October 2027
Modal kerja tidak JPY 6,500,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
11 The Chiba Bank Ltd, - Cabang Modal kerja tidak USD 15,000,000 - Tidak dijamin oleh 30 September/ 25 Oktober/ 2024: -
Hong Kong/Hong Kong Branch berulang/ apapun/Unsecured September 2024 – October 2027 2023: -
Non-revolving working 31 Maret/March 2025
capital
12 PT Bank DBS Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 150,000 - Piutang pembiayaan 26 Februari/ 14 Maret/ 2024: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ February 2024 – March 2025 2023: -
capital Financing receivables 28 Februari/
(see Notes 13) February 2025
13 Standard Chartered Bank Modal kerja berulang/ USD 15,000,000 - Jaminan perusahaan 31 Maret/March 2024 - 7 Februari/February 2024: -
Indonesia Revolving working dari/ Corporate 31 Maret/March 2025 2024 2023: -
capital guarantee from
Sumitomo Corporation
(SC) Jepang/Japan
Modal kerja berulang/ Rp 100,000 - Piutang pembiayaan
Revolving working (lihat Catatan 13)/
capital Financing receivables
(see Notes 13)
154
Page 565
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended 31 December 2024, the
31 Desember 2024, tingkat suku bunga contractual interest rates per annum for PT Oto
kontraktual setahun atas pinjaman bank yang Multiartha and PT Summit Oto Finance bank
diterima oleh PT Oto Multiartha dan borrowings ranging from 1.04% - 8.50%.
PT Summit Oto Finance antara 1,04% - 8,50%.
Seluruh perjanjian pinjaman di atas mencakup y All loan agreements include certain restrictive
adanya pembatasan-pembatasan tertentu a covenants which are normally required for such
yang umumnya diharuskan untuk fasilitas- n credit facilities, such as limitations to initiate
fasilitas kredit tersebut, antara lain, g merger or consolidation with other parties,
pembatasan untuk melakukan penggabungan borrowing from other parties except in the normal
usaha atau konsolidasi dengan pihak lain, course of business, or change its capital structure
mengadakan perjanjian pinjaman dengan and/or Articles of Association without prior written
pihak lain kecuali yang timbul dalam kegiatan approval from the creditors, and compliance with
usaha yang normal atau melakukan perubahan agreed financial ratios, principally debt to equity
atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar ratio. As of 31 December 2024 and 2023, the
tanpa adanya persetujuan tertulis dari kreditur Subsidiaries complied with the covenants.
dan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan
tertentu, terutama rasio utang terhadap modal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
Entitas Anak telah mematuhi pembatasan-
pembatasan yang ada.
Tidak ada beban jasa penjaminan atas There were no guarantee fees on borrowings
pinjaman yang diterima oleh Entitas Anak yang which were guaranteed by corporate guarantee
dijamin oleh jaminan Perusahaan (corporate during the years ended 31 December 2024 and
guarantee) untuk tahun-tahun yang berakhir 2023.
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Saldo pinjaman yang diterima oleh PT Oto The outstanding balance of borrowings received by
Multiartha dan PT Summit Oto Finance dalam PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance
mata uang Dolar Amerika Serikat dan Yen denominated in US Dollar and Japanese Yen
Jepang masing-masing sebesar amounting to USD 783,000,000 (full amount) and
USD 783.000.000 (nilai penuh) dan JPY 40,450,000,000 (full amount) as of
JPY 40.450.000.000 (nilai penuh) pada 31 December 2024, were hedged by cross
tanggal 31 Desember 2024 telah dilindung nilai currency swap contracts (see Notes 10).
oleh kontrak cross currency swap (lihat
Catatan 10).
b. Pinjaman bukan bank b. Non-bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/December
2024 2023
Lebih dari 3 tahun 9,412,100) 6,682,950) More than 3 years
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (67,486) (48,251) Upfront fee
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih
harus dibayar 73,382) 98,275) Accrued interest expenses
9,417,996) 6,732,974)
155
Page 566
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
Pembayaran bunga pinjaman telah dibayarkan Payments of interest on borrowings had been
oleh Bank sesuai dengan jadwal. paid by the Bank in accordance with the
schedule.
Pinjaman bukan bank adalah fasilitas pinjaman Non-bank borrowings are borrowing facilities
dengan International Finance Corporation from International Finance Corporation (IFC),
(IFC), bukan pihak berelasi yang terdiri dari non-related party, consist of some agreements
beberapa perjanjian sebagai berikut: as follows:
(i) Perjanjian Pinjaman 2019 (i) Borrowing Agreement 2019
Tujuan pinjaman tersebut adalah untuk The purpose of borrowing was to finance
mendanai pembiayaan kredit mikro, usaha the Women-Owned Micro, Small Medium
kecil menengah yang dimiliki perempuan, Enterprise (MSME) loans, Green loans and
green loans, pinjaman Supply Chain Supply Chain Finance (SCF) loans. The
Finance (SCF). Bank akan melakukan Bank will use its best efforts to ensure that
upaya terbaiknya untuk memastikan the aggregated amount of the
bahwa jumlah agregat dari pencairan yang disbursements made to each loans was at
diberikan untuk setiap pinjaman setidaknya least equal to 25% of the maximum loan
sama dengan 25% dari jumlah maksimum amount.
pinjaman.
Pada tanggal 30 Desember 2019, Bank On 30 December 2019, the Bank
melakukan penarikan sebesar Rp 699.250, drawndown this loan at amount of
ekuivalen USD 50.000.000 (nilai penuh) Rp 699,250, equivalent to USD 50,000,000
dengan suku bunga 7,75% per tahun dan (full amount) with interest rate 7.75% per
jatuh tempo pada tanggal 3 Desember annum and maturity date on
2024. Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 December 2024. Interest payment will be
6 (enam) bulan, yang dimulai pada tanggal paid every 6 (six) months, which is started
30 Juni 2021 dan akan berakhir pada on 30 June 2021 and will be ended on
tanggal 30 Desember 2024. Pinjaman ini 30 December 2024. This loan was paid off
telah dilunasi pada 30 Desember 2024. on 30 December 2024.
Pada tanggal 28 Januari 2020, Bank On 28 January 2020, the Bank drawndown
melakukan penarikan sebesar this at amount of Rp 1,364,600, equivalent
Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000 to USD 100,000,000 (full amount) with
(nilai penuh) dengan suku bunga 7,30% interest rate 7.30% per annum and maturity
per tahun dan jatuh tempo pada tanggal date on 28 January 2025. Interest payment
28 Januari 2025. Pembayaran bunga will be paid every 6 (six) months, which is
dilakukan setiap 6 (enam) bulan, yang started on 28 July 2021 and will be ended
dimulai pada tanggal 28 Juli 2021 dan akan on 28 January 2025.
berakhir pada tanggal 28 Januari 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, Bank telah menggunakan seluruh Bank has utilized all borrowing facility.
fasilitas pinjaman yang ada.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- tidak diperkenankan melakukan - no substantial change is made to the
perubahan bisnis secara substansial general nature of its business without
tanpa persetujuan tertulis dari pemberi prior written consent of the lender;
pinjaman;
- tidak melakukan penggabungan - not undertake or permit any merger,
usaha, demerger, restrukturisasi demerger, corporate restructuring,
korporasi, yang dapat memberikan which has or could reasonably be
dampak merugikan yang material; expected to have material adverse
effect;
156
Page 567
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(i) Perjanjian Pinjaman 2019 (lanjutan) (i) Borrowing Agreement 2019 (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain: (lanjutan) (continued)
- tidak menerbitkan saham tambahan - not issue any additional shares and shall
dan tidak akan melakukan transfer not have its existing shares transferred,
saham, penjualan, perjanjian yang sold, pledged or otherwise encumbered
akan mengubah SMBC menjadi such that action would make the SMBC
pemegang saham non-pengendali to become a non-controlling shareholder
sesuai dengan ketentuan Peraturan under the Indonesia’s Banking or
Perbankan atau Keuangan di Financial Regulations;
Indonesia;
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, Bank telah memenuhi seluruh Bank had fulfilled all the required covenants.
pembatasan yang dipersyaratkan.
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (ii) Borrowing Agreement 2023
Pada tanggal 20 Juni 2023, Bank telah On 20 June 2023, the Bank has signed a
menandatangani perjanjian Fasilitas loan facility agreement of USD 500,000,000
pinjaman sebesar USD 500.000.000 (nilai (full amount). The form of this loan is a
penuh). Bentuk pinjaman ini adalah Privately Placed Senior Sustainability Bond.
Privately Placed Senior Sustainability The purpose of these loans is to finance
Bond. Tujuan pinjaman tersebut adalah small and medium enterprises owned by
untuk pembiayaan usaha kecil menengah women, construction of environmentally
yang dimiliki perempuan, pembangunan friendly buildings, and Social Bonds.
bangunan ramah lingkungan, dan Social
Bond.
Pada tanggal 25 Agustus 2023, Bank On 25 August 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of USD 300,000,000 (full
USD 300.000.000 (nilai penuh) dengan amount) with interest rates based on the
suku bunga berdasarkan suku bunga 3-month benchmark interest rate + 0.846%.
acuan 3 bulan + 0,846%. Pembayaran Interest payments are made every 3 (three)
bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 27 November 2023 and
dimulai pada tanggal 27 November 2023 ending on 25 August 2028.
dan akan berakhir pada tanggal
25 Agustus 2028.
Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank On 23 December 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar USD withdrawal of USD 200,000,000 (full
200.000.000 (nilai penuh) dengan suku amount) with an interest rate based on the
bunga berdasarkan suku bunga acuan 3 3-month benchmark interest rate + 0.846%.
bulan + 0,846%. Pembayaran bunga Interest payments are made every 3 (three)
dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 23 March 2025 and
dimulai pada tanggal 23 March 2025 dan ending on 23 December 2029.
akan berakhir pada tanggal 23 Desember
2029.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank As of 31 December 2024, the Bank has
telah menggunakan seluruh fasilitas yang used all existing facilities.
ada.
Pada tanggal 31 Desember 2023, fasilitas As of 31 December 2023, total unused
yang belum digunakan adalah sebesar facility amounted to USD 200,000,000 (full
USD 200.000.000 (nilai penuh). amount).
157
Page 568
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (lanjutan) (ii) Borrowing Agreement 2023 (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- Menyatakan atau membayarkan - Declare or pay any dividend or make
dividen apa pun atau melakukan any distributions on its share capital
pembagian apa pun atas modal (other than dividends or distributions
sahamnya (selain dividen atau payable in shares of the Issuer), unless
pembagian yang harus dibayar dalam the proposed payment or distribution is
saham Emiten), kecuali pembayaran out of net income of the relevant
atau pembagian yang diusulkan Financial Year.
diambil dari penghasilan bersih dari
Tahun Buku yang relevan.
- Membuat atau memungkinkan utang - Create or allow any indebtedness that is
apa pun yang dijamin atau berperingkat secured or ranks prior or senior to the
di atas atau senior terhadap Obligasi, Bonds, except for the leasing
kecuali untuk transaksi sewa guna transactions or other asset-backed
usaha (leasing) atau transaksi lain transactions in the ordinary course of
yang didukung aset dalam operasional banking business.
bisnis perbankan pada umumnya.
- Membentuk atau memiliki Anak - Form or have any Material Subsidiary
Perusahaan Utama apa pun (selain (other than PT BANK BTPN SYARIAH
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk, Tbk, PT BTPN SYARIAH VENTURA,
PT BTPN SYARIAH VENTURA, PT Oto Multiartha and PT Summit Oto
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance).
Finance).
- Tidak melakukan perubahan mendasar - No substantial change of its Charter in
atas Anggaran Dasar dengan cara apa any manner which would be inconsistent
pun yang dapat tidak sesuai dengan with the provisions of this Agreement.
ketentuan pada perjanjian.
- Tidak melakukan atau mengizinkan - Not undertake Merger, Consolidation or
penggabungan, pemekaran, peleburan Reorganization. Undertake or permit
atau reorganisasi apa pun; atau any merger, spin-off, consolidation or
menjual, memindahkan, menyewakan reorganization; or sell, transfer, lease or
atau dengan cara lain melepaskan otherwise dispose of all or a substantial
seluruh atau suatu bagian substansial part of its assets, other than assets
dari aset-asetnya selain aset-aset yang acquired in the enforcement of security
diambil alih dalam mengeksekusi created in Favor of the Issuer in the
jaminan yang dibuat untuk kepentingan ordinary course of its banking business,
Emiten dalam usaha perbankannya. whether in a single transaction or in a
series of transactions, related or
otherwise.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, Bank telah memenuhi persyaratan Bank managed to fulfill the requirement
terkait penarikan pertama fasilitas IFC. related with first disbursement of IFC facility.
24. AKRUAL 24. ACCRUALS
31 Desember/December
2024 2023
Akrual beban operasional 386,205 328,468) Accrued operational expenses
Akrual beban promosi 106,444 101,610) Accrued promotion expenses
Akrual jasa profesional 68,734 48,903) Accrued professional fees
561,383 478,981)
Akrual jasa profesional merupakan akrual untuk Accrued professional fees are accrual for the costs of
biaya konsultan yang bekerjasama dengan Bank consultants who collaborate with the Bank to
untuk menyelesaikan proyek tertentu, termasuk complete certain projects, including accrual for the
akrual untuk biaya konsultan hukum, konsultan costs of legal consultant, business consultant, public
bisnis, akuntan publik dan lainnya. accountant and others.
158
Page 569
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. PINJAMAN SUBORDINASI 25. SUBORDINATED LOANS
Pinjaman subordinasi merupakan pinjaman The outstanding subordinated loans represent loans
dari SMBC Cabang Singapura sejumlah obtained from SMBC Singapore Branch amounted to
USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen dengan USD 200.000.000 (full amount), equivalent to
Rp 3.219.000 pada tanggal 31 Desember 2024 dan Rp 3.219.000 as of 31 December 2024 and
sejumlah USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen amounted to USD 200,000,000 (full amount),
dengan Rp 3.079.400 pada tanggal 31 Desember equivalent to Rp 3,079,400 as of 31 December 2023.
2023.
Pinjaman subordinasi sebesar USD 100.000.000 Subordinated loans of USD 100,000,000 (full
(nilai penuh) dan USD 100.000.000 (nilai penuh) amount) and USD 100,000,000 (full amount) were
masing-masing diperoleh pada tanggal obtained on 26 September 2018 and 23 November
26 September 2018 dan 23 November 2018 dan 2018 respectively and will mature on 31 July 2031.
akan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2031.
Untuk fasilitas USD 100.000.000 (nilai penuh) dan For the USD 100,000,000 (full amount) facility and
USD 100.000.000 (nilai penuh) yang masing-masing the USD 100,000,000 (full amount) facility obtained
diperoleh pada tanggal 26 September 2018 dan on 26 September 2018 and 23 November 2018
23 November 2018, telah terdapat Perjanjian respectively, Supplemental Agreements have been
Tambahan yang ditandatangani pada tanggal 31 Juli signed on 31 July 2024, so that the maturity date has
2024, sehingga tanggal jatuh tempo berubah dari changed from previously 26 September 2028 and 21
masing-masing tanggal 26 September 2028 dan November 2028 to 31 July 2031 for the two facilities.
21 November 2028 menjadi tanggal 31 Juli 2031
untuk kedua fasilitas tersebut.
Pinjaman subordinasi memiliki opsi pembayaran These subordinated loans have early repayment
lebih awal dengan pemberitahuan 20 hari option by 20 days notification in advance with
sebelumnya dan dengan persetujuan dari kreditur. lender’s approval.
Kisaran tingkat suku bunga pinjaman subordinasi Range of interest rate for subordinated loans per year
adalah 5,84% - 5,94% per tahun. was 5.84% - 5.94%.
Pinjaman subordinasi digunakan untuk memperkuat Subordinated loans are used to strengthen the
struktur modal Bank sebagai Modal Pelengkap Bank's capital structure as Supplementary Capital
(Tier 2). (Tier 2).
Sesuai Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2016 In accordance with the Regulation of OJK Number
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 11/POJK.03/2016 and Circular Letter of OJK Number
Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 20/SEOJK.03/2016 regarding Feature of Conversion
20/SEOJK.03/2016 tentang Fitur Konversi Menjadi to Common Stock or Write Down The Instruments of
Saham Biasa atau Write Down terhadap instrumen Additional Tier 1 and Tier 2, Lender and Borrower
Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap, acknowledge the trigger events that will cause the
Kreditur dan Debitur memahami bahwa terdapat loan provided under this Agreement to be converted
kondisi yang menyebabkan (trigger events) to common stock or written down, particulary in the
pinjaman yang diberikan sesuai dengan Perjanjian event when the business continuity of the debtor is
ini harus dikonversi menjadi saham biasa atau potentially disrupted (point of non viability) and
dilakukan write down, yaitu dalam hal kelangsungan therefore affecting the liabilities of borrower to the
usaha debitur berpotensi terganggu (point of non lender, in the term of:
viability) sehingga mempengaruhi kewajiban debitur
kepada kreditur, yaitu dapat berupa:
(i) rasio Modal Inti Utama (Common Equity Tier (i) Common Equity Tier 1 (CET 1) is lower than or
1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan equal to 5.125% of Risk-Weighted Assets
5,125% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (RWA), both individually and consolidated with
(ATMR) baik secara individu maupun its Subsidiaries; and/or
konsolidasi dengan Entitas Anak; dan/atau
(ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang (ii) there is a plan of the competent authority to
untuk melakukan penyertaan modal kepada make capital injection to the Borrower which
Debitur yang dinilai berpotensi terganggu continuity of its business is evaluated to have
kelangsungan usahanya; dan the potential to be disrupted; and
(iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan (iii) There is an order from OJK to convert into
konversi menjadi saham biasa dan/atau write- common stock and/or write-down.
down.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan complied with all the requirements mentioned in the
dalam perjanjian pinjaman subordinasi. subordinated loan agreements.
159
Page 570
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/ December
2024 2023
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Akrual bonus karyawan, THR, tantiem, dan Accrual of employee bonus,
liabilitas jangka pendek lainnya THR, tantiem, and other short-term liabilities
- Bank 339,069 323,918) Bank -
- Entitas Anak 274,383 187,270) Subsidiaries -
613,452 511,188)
Imbalan pascakerja dan imbalan kerja Post-employment benefits and other
jangka panjang lainnya long-term employee benefits
- Bank 32,669 128,085) Bank -
- Entitas Anak 420,286 42,020) Subsidiaries -
452,955 170,105)
1,066,407 681,293)
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank mengalami As of 31 December 2024, the Bank experienced
kelebihan pendanaan pada aset program untuk funding surplus on post-employment benefit plan
imbalan pascakerja, sehingga Bank mencatat aset assets, so the Bank recorded employee benefit
imbalan kerja sebesar Rp 17.147 pada Catatan 18. assets amounted Rp 17,147 in Notes 18.
Grup menerapkan kebijakan program manfaat The Group implements post-employment benefits
imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-Undang policy based on Job Creation Law (“UUCK”) No. 11
Cipta Kerja (“UUCK”) No. 11 Tahun 2020, Peraturan Year 2020, Government Regulation No. 35 Year
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 dan Perjanjian 2021 and Collective Labor Agreement applied by the
Kerjasama yang berlaku di Grup. Dasar perhitungan Group. The calculation basis of benefits is based on
manfaat ini menggunakan gaji pokok terkini. current basic salary. The Bank’s defined benefits
Program pensiun manfaat pasti ini dikelola oleh pension plan is managed by PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Indonesia.
Program tersebut memberikan manfaat pensiun The program calls for benefits to be paid to eligible
yang akan dibayarkan kepada karyawan yang employees at retirement or when the employees
berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat resign according to the prevailing regulations. The
karyawan tersebut berhenti sesuai dengan funding of the pension plan is conducted by the
peraturan yang berlaku. Pendanaan program Group through payments of annual contributions
pensiun ini dilakukan oleh Grup dengan membayar which are sufficient to meet the minimum
iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah requirements set forth in applicable laws.
minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan imbalan kerja jangka panjang Bank dan The calculation of the long-term employee benefits of
Entitas Anak menggunakan hasil perhitungan the Bank and Subsidiary use the results of the
Aktuari periode 31 Desember 2024 dengan calculation of the Actuarial period
informasi komparatif 31 Desember 2023. 31 December 2024 with comparative information
31 December 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah karyawan As of 31 December 2024, the total number of the
Bank yang memiliki hak atas manfaat ini adalah Bank’s employees eligible for this benefit was 6,105
6.105 karyawan (31 Desember 2023: 6.237 employees (31 December 2022: 6,237 employees).
karyawan).
Pada tanggal 31 December 2024, jumlah karyawan As of 31 December 2023, the total number of the
Entitas Anak yang memiliki hak atas imbalan ini Subisidiaries’ employees eligible for this benefit was
adalah sebanyak 11.129 karyawan (31 Desember 11,129 employees (31 December 2023: 3,628
2023: 3.628 karyawan). employees).
Selain memberikan manfaat yang disebutkan In addition to the benefits mentioned above, the Bank
di atas, Bank juga memberikan manfaat cuti panjang also provides its employees with long leave benefits.
kepada karyawannya.
160
Page 571
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja The actuarial calculation for the Bank’s employee
karyawan Bank pada tanggal 31 Desember 2024 benefits liabilities as of 31 December 2024 was
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka performed by Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka
Sarmaja, FSAI dan Rekan dan 31 Desember 2023 Saand 2023 was performed by Kantor Konsultan
oleh Kantor Konsultan Aktuaria Yusi dan Rekan, Aktuaria Yusi dan Rekan, an independent actuary,
aktuaris independen, dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method based on its
“Projected Unit Credit” berdasarkan laporannya reports dated 30 January 2025 (31 December 2023:
tertanggal 30 Januari 2025 (31 Desember 2023: dated 31 January 2024).
tanggal 31 Januari 2024).
Perhitungan aktuaria Bank tersebut menggunakan The Bank’s actuarial valuations were carried out
asumsi-asumsi sebagai berikut: using the following assumptions:
31 Desember/December
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto per tahun 7% 6.37% - 7.10% Interest discount rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 7% 7% Salary increment rate per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55 55 Normal pension age
Tabel mortalitas/ Tabel mortalitas/
Mortality table Mortality table
Indonesia 2019 Indonesia 2019
Tingkat kematian (TMI 2019) (TMI 2019) Mortality rate
Tingkat cacat 10% TMI 2019) 10% TMI 2019) Disability rate
Status pendanaan atas program pensiun pada The funding status of the pension plan as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan 31 December 2024 and 2023 based on the actuarial
laporan aktuaria adalah sebagai berikut: reports was as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Bank Bank
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined benefits
manfaat pasti 718,722) 732,177) liabilities
Nilai wajar aset program (735,869) (634,515) Fair value of plan assets
(Surplus) defisit pendanaan (17,147) 97,662) Funding (surplus) deficit
Entitas Anak Subsidiaries
Defisit pendanaan 383,949) 24,811) Funding deficit
383,949) 24,811)
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement in the defined benefits liabilities
tahun berjalan adalah sebagai berikut: during the year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti - Bank: benefits liabilities - Bank:
Nilai kini kewajiban imbalan manfaat Present value of defined benefits
pasti, awal tahun 732,177 674,325) liabilities, beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 89,220 86,161) Current service cost
Beban bunga 42,266 45,241) Interest expense
Kerugian atas penyelesaian 1,371 -) Loss on settlements
Dipindahkan 865,034 805,727 Carry forward
161
Page 572
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement in the defined benefits liabilities
tahun berjalan adalah sebagai berikut: (lanjutan) during the year was as follows: (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Dipindahkan 865,034) 805,727 Carry forward
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Kerugian/keuntungan aktuaria yang
timbul dari: Actuarial losses/gains arising from:
- Asumsi keuangan (12,683) 21,597) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman (25,361) 37,862) Experiences adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan oleh aset Benefits paid by the plan assets
program selama tahun berjalan (106,897) (133,009) during the year
Pembayaran penyelesaian dari aset
program (1,371) -) Settlement payments from plan assets
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun - Bank 718,722) 732,177) benefits liabilities, end of year - Bank
Present value of defined
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat benefits liabilities, end of year -
pasti, akhir tahun – Entitas Anak 586,496) 229,374) Subsidiaries
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined
pasti, akhir tahun 1,305,218) 961,551) benefits liabilities, end of year
Perubahan nilai wajar aset program selama tahun The movement of fair value of plan assets during the
berjalan adalah sebagai berikut: year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Perubahan nilai wajar aset program - Movement in the fair value of
Bank: plan assets - Bank:
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
awal tahun 634,515) 657,834) beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset
program 41,776) 46,304) Interest income on plan assets
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Imbal hasil atas aset program di Return on plan assets
luar pendapatan bunga (21,363) (32,115) excluding interest income
Lain-lain Others
Kontribusi yang dibayarkan
kepada program 189,209) 95,501) Contributions paid into the plan
Imbalan yang dibayarkan oleh
program (106,897) (133,009) Benefits paid by the plan
Pembayaran penyelesaian dari
aset program (1,371) -) Settlement payments from plan assets
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun - Bank 735,869) 634,515) end of year - Bank
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun – Entitas Anak 202,547) 204,563) end of year – Subsidiaries
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun 938,416) 839,078) end of year
162
Page 573
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Jumlah yang diakui di laba rugi: The amounts recognised in profit/loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Bank Bank
Biaya jasa kini 89,220) 86,161) Current service cost
Biaya bunga 42,266) 45,241) Net interest
Pembayaran penyelesaian dari aset
program 1,371) -) Settlement payments from plan assets
Pendapatan bunga atas aset program (41,776) (46,304) Interest income on plan assets
91,081) 85,098)
Entitas Anak 90,070) 34,122) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian Total, included in personnel
dari beban tenaga kerja 181,151) 119,220) expenses
Jumlah yang diakui di penghasilan komprehensif The amounts recognised in other comprehensive
lain: income are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Bank Bank
Kerugian/keuntungan aktuaria yang
timbul dari: Actuarial losses/gains arising from:
- Asumsi keuangan (12,683) 21,597) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman (25,361) 37,862) Experience adjustment -
Imbal hasil atas aset program di luar Return on plan assets
pendapatan bunga 21,363) 32,115) excluding interest income
(16,681) 91,574)
Entitas Anak (36,685) 688) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian Total, included in personnel
dari beban tenaga kerja (53,366) 92,262) expenses
Seluruh aset program pensiun ditempatkan pada All of the pension plan assets are placed on cash with
kas di Bank Kustodian dan deposito berjangka di the Custodian Bank and time deposits with the Bank.
Bank.
Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui The Bank is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant
adalah sebagai berikut: risks are as follows:
Volatilitas aset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a discount
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil rate set with reference to government bond yields. If
obligasi pemerintah. Jika imbal hasil aset program plan assets underperform this yield, then this will
lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit create a deficit.
program.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Kenaikan pada liabilitas program disebabkan oleh An increase in plan liabilities is caused by the
penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, decrease in government bond yields, although this
walaupun hal ini akan saling hapus dengan pilihan will be partially offset by the Bank’s investment
jenis investasi Bank. choices.
163
Page 574
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui The Bank is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant
adalah sebagai berikut: (lanjutan) risks are as follows: (continued)
Perubahan imbal hasil obligasi (lanjutan) Changes in bond yields (continued)
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined by
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang considering the expected returns available on the
diharapkan atas aset dengan mengacu pada assets underlying the current investment policy.
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap Expected yields on fixed interest investments are
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada based on gross redemption yields as of the reporting
tanggal pelaporan. date.
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja, nilai wajar The Bank’s present value of post-employment
aset program, defisit/surplus pada program dan benefits liabilities, fair value of plan assets,
penyesuaian pada liabilitas program dan aset deficit/surplus of program and adjustment on plan
program Bank untuk 5 tahun terakhir adalah sebagai liabilities and plan assets for the last 5 years were as
berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023 2022 2021 2020
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined
manfaat pasti 718,722) 732,177) 674,325)) 671,934) 640,803) benefits liabilities
Nilai wajar aset program (735,869) (634,515) (657,834) (657,951) (545,350) Fair value of plan assets
The effect of the
Dampak batas atas aset -) -) -)) -) -) asset ceiling
(17,147) 97,662) 16,491)) 13,983) 95,453)
Defisit (surplus) Deficit (surplus)
Penyesuaian pada (38,043) 59,459) 8,856)) (2,829)) 56,208) Adjustments on
liabilitas program plan liabilities
Penyesuaian pada aset
21,363) 32,115) 34,244)) 22,272)) 19,473)
program Adjustments on plan assets
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas Management believes that the estimated post-
atas imbalan pascakerja pada tanggal employment benefit liabilities as of
31 Desember 2024 dan 2023 telah memenuhi 31 December 2024 and 2023 have fulfilled the
persyaratan minimum UUCK. minimum requirements of UUCK.
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The Bank’s weighted average duration of the defined
pensiun imbalan pasti Bank pada tanggal 31 benefit pension obligation as of 31 December 2024
Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah and 2023 was 6.32 years and 11.61 years,
6,32 tahun dan 11,61 tahun. respectively.
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat The Bank’s expected maturity analysis of
pensiun yang tidak didiskontokan Bank adalah undiscounted pension benefits are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ December
2024 2023
Hingga 1 tahun 82,501 84,573 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 101,567 71,839 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 273,204 284,254 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 2,690,632 3,528,404 More than 5 years
164
Page 575
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Sensitivitas liabilitas imbalan pascakerja untuk The Bank’s sensitivity of the post-employment
perubahan asumsi aktuarial utama Bank adalah benefits liabilities to changes in the key actuarial
sebagai berikut: assumptions was as follows:
2024
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (42,690) (6,022)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 47,660) 7,160) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 42,733) 8,548)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (57,651) (7,355) Salary increase rate
2023
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (48,514) (6,750)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 54,581) 7,712) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 52,384) 7,489)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (47,377) (6,669) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang constant. In practice, this is unlikely to occur and
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin changes in some of the assumptions may be
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas correlated. When calculating the sensitivity of the
kewajiban imbalan pascakerja atas asumsi aktuarial post-employment benefits liabilities to significant
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini actuarial assumptions, the same method (present
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan value of the defined benefits liabilities calculated with
metode projected unit credit di akhir periode the projected unit credit method at the end of the
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam reporting period) has been applied as when
penghitungan liabilitas imbalan pascakerja. calculating the post-employment benefits liabilities.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, imbalan As of 31 December 2024 and 2023, post-employment
pascakerja untuk karyawan dengan Perjanjian Kerja benefits for the Subsidiary (BTPNS)'s employees
Waktu Tertentu (PKWT) Entitas Anak (BTPNS) with Fixed Time Employment Agreements (PKWT)
dihitung secara internal dengan metode historical are calculated internally using the historical stay rate
stay rate masing-masing sebesar Rp 22.685 dan method amounted to Rp 22,685 and Rp 11,556,
Rp 11.556. respectively.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long term employee benefits
Grup juga memberikan manfaat cuti panjang kepada The Group also provides its employees with long
karyawannya. leave benefit.
165
Page 576
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Perubahan liabilitas yang timbul dari imbalan kerja The movement in the Bank’s liabilities arising from
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: other long-term employee benefits was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti - Bank: benefits liabilities - Bank:
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined liabilities,
pasti, awal tahun 30,423) 26,790) beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 5,515) 5,307) Current service cost
Beban bunga 1,767) 1,746) Interest expense
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Penyesuaian asumsi keuangan (1,032) 396) Changes in financial assumptions -
- Penyesuaian pengalaman 464 ) (386) Experience adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan dari
pemberi kerja selama tahun Benefits paid by the employer
berjalan (4,468) (3,430) during year
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun - Bank 32,669 30,423) benefits liabilities, end of year - Bank
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun – Entitas Anak benefits liabilities, end of year -
13,652) 13,716) Subsidiaries
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun 46,321) 44,139) benefits liabilities, end of year
Jumlah yang diakui di laba rugi: The amounts recognised in profit/loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2024 2023
Bank Bank
Biaya jasa kini 5,515) 5,307) Current service cost
Biaya bunga 1,767) 1,746) Net interest
Pengukuran kembali manfaat jangka Remeasurement of long term
panjang (568) 10) employee benefit
6,714) 7,063)
Entitas Anak 2,131) 2,100) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian Total, included in personnel
dari beban tenaga kerja 8,845) 9,163) expenses
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan The Bank’s expected maturity analysis of
jangka panjang lainnya tidak didiskontokan Bank undiscounted other long-term employee benefits was
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ December
2024 2023
Hingga 1 tahun 8,583 3,877 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 4,592 7,951 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 15,584 20,644 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 25,311 63,783 More than 5 years
166
Page 577
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka panjang The Bank’s sensitivity of the other long term
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria utama employee benefit obligation to changes in the
Bank adalah sebagai berikut: principal actuarial assumptions was as follows:
2024
Kenaikan
(penurunan) nilai
kini kewajiban Kenaikan
imbalan kerja/ (penurunan) beban
increase jasa kini/ Increase
(decrease) in (decrease) in
Perubahan asumsi/ present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (1,223) (191)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,335) 229) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,770) 291)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (999) (251) Salary increase rate
2023
Kenaikan
(penurunan) nilai
kini kewajiban Kenaikan
imbalan kerja/ (penurunan) beban
increase jasa kini/ Increase
(decrease) in (decrease) in
Perubahan asumsi/ present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (1,335) (240)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,462) 264) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,284) 233)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (1,196) (217) Salary increase rate
27. LIABILITAS LAIN-LAIN 27. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December
2024 2023
Utang kepada pihak ketiga 298,397 37,685) Payable to third parties
Beban Standby Letter of Credit Accrued Standby Letter of
yang masih harus dibayarkan 169,166 81,244) Credit fee
Transaksi ATM, transfer dan ATM transaction, transfer and
tagihan merchant 93,803 253,284) merchant bills
Pendapatan ditangguhkan 71,491 102,106) Unearned income
Loan insurance premium
Utang premi asuransi kredit 57,765 53,828) payable
Transaksi kartu kredit 45,995 32,408) Credit card transaction
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses -
- komitmen 43,266 52,990) commitment
Utang premi asuransi lainnya 41,104 11,184) Other insurance premium payable
Setoran konsumen 39,641 -) Customer deposit
Komisi asuransi diterima dimuka 26,276 11,667) Up-front insurance commission
Term Deposit DHE - 250,201) DHE Term Deposit
Lainnya 294,354 188,911) Others
1,181,258 1,075,508)
167
Page 578
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 27. OTHER LIABILITIES (continued)
Utang kepada pihak ketiga sebagian besar Payables to third parties mainly represent operational
merupakan utang operasional kepada mitra bisnis payable to the business partner of the Bank and
Bank dan Entitas Anak dalam menjalankan kegiatan Subsidiaries in carrying out operational activities.
operasional.
Beban standby letter of credit yang masih harus Accrued standby letter of credit fees are expense for
dibayarkan merupakan beban yang masih harus standby letter of credit related to loans that has not
dibayar atas standby letter of credit terkait dengan been paid.
pinjaman yang diberikan.
Transaksi ATM, transfer dan tagihan merchant ATM transaction, transfer and merchant bills consist
merupakan hutang atas transaksi ATM dan transfer of payables from Bank ATM transaction and transfer
antar bank yang akan diselesaikan pada hari kerja to other banks that will be settled on the next working
berikutnya, serta transaksi dengan merchant melalui day and transactions with merchants via payment
gerbang pembayaran. gateway.
Pendapatan ditangguhkan terdiri atas pendapatan Unearned income consists of deferred income from
dari pembelian wesel ekspor yang ditangguhkan. export bills purchase.
Utang premi asuransi kredit terdiri dari pembayaran Loan insurance premium payable consists of
premi asuransi yang telah diterima dari debitur namun insurance premium payment from debtors but not yet
belum dibayarkan kepada perusahaan asuransi. paid to the insurance companies.
Utang premi asuransi lainnya merupakan premi Other insurance premium payables are employees
terutang atas asuransi karyawan Grup. insurance premium payables of the Group.
Komisi asuransi diterima dimuka merupakan komisi Up-front insurance commission represents
yang diterima dari Allianz atas penjualan produk- commission received from Allianz for the sales of
produk asuransi kepada nasabah Bank melalui insurance products to the Bank’s customers through
seluruh saluran distribusi Bank. all Bank’s distribution channels.
Term Deposit DHE adalah instrumen untuk DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
memfasilitasi penempatan DHE oleh eksportir di placement of DHE by exporters at Bank Indonesia,
Bank Indonesia, dengan mekanisme pass on with a pass-on mechanism for bank transactions with
transaksi bank dengan nasabah (eksportir) kepada customers (exporters) to Bank Indonesia. The Bank
Bank Indonesia. Bank mencatat Term Deposit DHE records DHE Term Deposit in the other assets
tersebut pada akun aset lain-lain dan kewajiban account and liabilities to customers (exporters) in the
kepada nasabah (eksportir) pada akun liabilitas lain- other liabilities account with same amount.
lain dengan nilai yang sama.
Lainnya terutama terdiri dari akun tampungan Others mainly consist of temporary account for
sementara atas penerimaan pembayaran dimuka upfront funds received from debtors, which will be
dari debitur, yang akan didebitkan pada waktu debited upon future contract settlement period.
penyelesaian kewajiban kontrak dengan debitur di
masa mendatang.
168
Page 579
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. DANA SYIRKAH TEMPORER 28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Grup menyajikan dana syirkah temporer The Group presented temporary syirkah funds in
sehubungan dengan kepemilikan Bank atas Entitas relation to the Bank’s ownership in the Subsidiary
Anak yang bergerak di bidang perbankan syariah. which engages in sharia banking industry.
31 Desember/December
2024 2023
Simpanan nasabah: Deposits from customer:
Tabungan mudharabah 976,622 889,954 Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 8,622,730 9,030,866 Mudharabah time deposits
9,599,352 9,920,820
a. Tabungan mudharabah a. Mudharabah savings deposits
Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan: By relationship with counterparties:
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga 972,327 887,890 Third parties
Pihak berelasi 4,295 2,064 Related parties
976,622 889,954
Berdasarkan jenis produk: By product type:
31 Desember/December
2024 2023
Tepat Tabungan Platinum Bisnis 553,060 482,900 Tepat Tabungan Platinum Bisnis
Tepat Tabungan Platinum 410,084 404,721 Tepat Tabungan Platinum
Tepat Tabungan Payroll 8,528 1,798 Tepat Tabungan Payroll
Tepat Tabungan Rencana 4,950 535 Tepat Tabungan Rencana
976,622 889,954
Kisaran tingkat bagi hasil untuk tabungan The range of profit sharing rate for mudharabah
mudharabah untuk tahun- tahun yang berakhir savings deposits for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Tingkat bagi hasil (%) 1.00% - 4.00% Profit sharing rate (%)
31 Desember/December 2023
Tingkat bagi hasil (%) 1.00% - 4.00% Profit sharing rate (%)
Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat As of 31 December 2024, there were
tabungan mudharabah yang diblokir dan mudharabah saving deposits which were
dijadikan sebagai jaminan atas pembiayaan blocked and used as collateral for financing
sebesar Rp 2.750. Pada tanggal 31 Desember amounted to Rp 2,750. As of 31 December 2023,
2023, tidak ada saldo tabungan mudharabah there were no mudharabah saving deposits
yang diblokir atau dijadikan sebagai jaminan which were blocked and used as collateral for
atas pembiayaan. financing.
169
Page 580
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)
b. Deposito mudharabah b. Mudharabah time deposits
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga 8,593,793 8,997,932 Third parties
Pihak berelasi 28,937 32,934 Related parties
8,622,730 9,030,866
Berdasarkan jangka waktu By time period
31 Desember/December
2024 2023
Bukan Bank Non-Bank
Lebih dari 1 - 3 bulan 8,362,894 8,721,511 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 216,247 299,222 More than 3 - 6 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 43,566 10,111 More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 23 22 More than 12 months
8,622,730 9,030,866
Berdasarkan sisa umur sampai jatuh tempo By remaining period to maturity date
31 Desember/December
2024 2023
Bukan Bank Non-Bank
Hingga 1 bulan 7,325,763 7,329,602 Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1,127,204 1,467,881 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 144,231 227,896 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 18,498 1,193 More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 7,011 4,294 More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 23 - More than 12 months
8,622,730 9,030,866
Kisaran tingkat bagi hasil untuk deposito The range of profit sharing rate for mudharabah time
mudharabah selama tahun- tahun berakhir 31 deposits during the years ended 31 December 2024
Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: and 2023 were as follows:
31 Desember/December 2024
Tingkat bagi hasil (%) 2.76% - 6.51% Profit sharing rate (%)
31 Desember/December 2023
Tingkat bagi hasil (%) 2.76% - 6.27% Profit sharing rate (%)
Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat deposito As of 31 December 2024, there were mudharabah
mudharabah yang diblokir dan dijadikan sebagai time deposits which were blocked and used as
jaminan atas pembiayaan sebesar collateral for financing amounted to Rp 16,250
Rp 16.250 (31 Desember 2023: Rp 8.000). (31 December 2023: Rp 8,000).
170
Page 581
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. MODAL SAHAM 29. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal Based on the share registrant record from Biro
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan catatan Administrasi Efek, the composition of the Bank’s
yang dibuat oleh Biro Administrasi Efek adalah shareholders composition as of 31 December 2024
sebagai berikut: and 2023 was as follows:
31 Desember/December 2024
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 9,692,826,975 91.047% 193,857 Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 109,742,058 1.031% 2,195 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137 0.113% 240 (Persero) Tbk
Direksi The Board of Directors
Merisa Darwis 223,858 0.002% 4 Merisa Darwis
Henoch Munandar 175,256 0.002% 3 Henoch Munandar
Hanna Tantani 149,654 0.001% 3 Hanna Tantani
Dini Herdini 120,072 0.001% 2 Dini Herdini
Darmadi Sutanto 90,620 0.001% 2 Darmadi Sutanto
Kaoru Furuya 4,500 0.000% 0 Kaoru Furuya
Atsushi Hino 1,500 0.000% 0 Atsushi Hino
Keishi Kobata 1,500 0.000% 0 Keishi Kobata
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Ongki Wanadjati Dana* 860,804 0.008% 17 )Ongki Wanadjati Dana*
Publik 829,741,814 7.794% 16,596 Public
10,645,945,748 100.000% 212,919
31 Desember/December 2023
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 7,332,311,297 89.977% 146,646 Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 83,052,408 1.019% 1,661 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137 0.147% 240 (Persero) Tbk
Direksi The Board of Directors
Merisa Darwis 222,358 0.003% 4 Merisa Darwis
Henoch Munandar 173.756 0.002% 3 Henoch Munandar
Hanna Tantani 148,154 0.002% 3 Hanna Tantani
Dini Herdini 118,572 0.001% 2 Dini Herdini
Darmadi Sutanto 89,120 0.001% 2 Darmadi Sutanto
Kaoru Furuya 3,000 0.000% 0 Kaoru Furuya
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Ongki Wanadjati Dana* 860,804 0.011% 17 )Ongki Wanadjati Dana*
Publik 627,828,065 7.704% 12,558 Public
8,056,814,671 98.867% 161,136
Saham tresuri 92,292,198 1.133% 1,846 Treasury shares
8,149,106,869 100.000% 162,982
*Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat yang *Share ownership comes from the Material Risk Taker program when he
bersangkutan menjabat sebagai anggota Direksi Bank served as a member of the Board of Directors of the Company.
Pemegang saham publik terdiri dari pemegang Public shareholders consist of shareholders whose
saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham ownership are less than 5% of outstanding shares.
beredar. Seluruh saham yang beredar adalah All the outstanding shares are ordinary shares.
saham biasa.
171
Page 582
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. MODAL SAHAM (lanjutan) 29. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan komposisi kepemilikan saham Changes in share ownership composition
Pada tanggal 20 Maret 2024, Bank telah On 20 March 2024, Bank completed the Capital
menyelesaikan proses Penambahan Modal dengan Increase process by Granting Pre-emptive Rights II
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (Right Issue II) which resulted in a change in the
(Right Issue II) yang menyebabkan perubahan Bank's paid-up capital to Rp 212,919 or
Modal disetor Bank menjadi Rp 212.919 atau 10,645,945,748 shares (full amount). The Bank has
10.645.945.748 saham (nilai penuh). Bank telah disclosed its plan to use the proceed from the Rights
mengungkapkan rencana penggunaan dana Rights Issue fund to expand and invest through the
Issue II tersebut adalah untuk melakukan ekspansi acquisition of financing business companies namely
dan investasi usaha melalui pengambilalihan PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance, from
perusahaan-perusahaan yang bergerak di kegiatan SMBC and PT Summit Auto Group (a subsidiary of
usaha pembiayaan yaitu PT Oto Multiartha dan PT Sumitomo Corporation).
Summit Oto Finance, dari SMBC dan PT Summit
Auto Group (anak perusahaan dari Sumitomo
Corporation).
Dalam rangka pemenuhan Peraturan Bursa Efek In order to comply with the Indonesia Stock
Indonesia mengenai kepemilikan saham oleh Exchange Regulation on the shares ownership by
pemegang saham bukan pengendali dan bukan non controlling shareholders and non majority
pemegang saham utama sebesar minimum 7,5% shareholders totalling at the minimum of 7.5% of
dari jumlah saham yang diterbitkan oleh Bank total issued shares of the Bank (Free Float Shares),
(Saham Free Float), Bank telah melakukan Bank has sold back the Treasury Stock to public and
pengalihan Treasury Stock kepada publik dan then withdraw the Treasury Stock to become the
kemudian menarik saham tersebut ke dalam Modal Bank’s Issued Capital, and in addition there were
Ditempatkan Bank, dan dengan selain itu pengalihan twice shares transfer by SMBC in December 2023 to
saham yang dilakukan SMBC sebanyak 2 kali pada become 7,332,311,297 shares or around 89.977%
bulan Desember 2023 menjadi 7.332.311.297 and in January 2024 to become 7,132,311,297
saham atau sekitar 89,977% dan bulan Januari 2024 shares or around 87.522%, also by the completion
menjadi 7.132.311.297 saham atau sekitar 87,522%, of the Rights Issue II process, the total of Bank's Free
serta dengan rampungnya proses Right Issue II Float Shares as of the end of December 2024 are
Jumlah Saham Free Float Bank per akhir Desember 7.875%, therefore this Free Float Shares
2024 adalah sebesar 7,875% sehingga ketentuan requirement has been met.
Saham Free Float ini telah terpenuhi.
30. PENGGUNAAN LABA BERSIH 30. APPROPRIATION OF NET INCOME
Para pemegang saham menyetujui penggunaan The shareholders approved the appropriation of net
laba bersih untuk tahun buku 2023 berdasarkan akta income for the financial year of 2023 based on
notaris No. 56 tanggal 21 Maret 2024 dari Notaris notarial deed No. 56 dated 21 March 2024 of Notary
Ashoya Ratam, S.H., Mkn sebagai berikut: (1) Bank Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank
akan membagikan dividen kepada para pemegang shall distribute dividend to the shareholders for 20%
saham sejumlah 20% dari Laba Bersih atau kurang of Net Profit or more or less Rp 471,667 or estimated
lebih sebesar Rp 471.667 atau kurang lebih sebesar at Rp 44.3 per share (full amount); (2) the Bank
Rp 44,3 per lembar saham (nilai penuh); (2) Bank booked appropriated retained earnings amounting to
membukukan saldo laba yang sudah ditentukan Rp 10,357; and (3) the remaining balance of the net
penggunaannya sebesar Rp10.357; dan (3) sisa income earned by the Bank in financial year of 2023
dari total laba bersih yang diperoleh Bank untuk after being deducted with the allocation for Dividend
tahun buku 2023 setelah dikurangi penyisihan Dana and appropriated retained earnings shall be declared
Dividen dan saldo laba yang sudah ditentukan as unappropriated retained earnings.
penggunaannya, akan dibukukan sebagai saldo
laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Pada tanggal 19 April 2024, distribusi dividen tunai On 19 April 2024, the Bank’s cash dividends have
Bank dibayarkan kepada pemegang saham sesuai been paid to Shareholders based on Shareholders
Daftar Pemegang Saham pada tanggal 3 April 2024 Registry as of 3 April 2024 (recording date).
(tanggal pencatatan).
172
Page 583
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan) 30. APPROPRIATION OF NET INCOME (continued)
Para pemegang saham menyetujui penggunaan laba The shareholders approved the appropriation of net
bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 income for the year ended 31 December 2022 based on
Desember 2022 berdasarkan akta notaris No. 31 notarial deed No. 31 dated 13 April 2023 of Notary
tanggal 13 April 2023 dari Notaris Ashoya Ratam, S.H., Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank shall
Mkn sebagai berikut: (1) Bank akan membagikan distribute dividend to the shareholders for 20% (twenty
dividen kepada para pemegang saham sejumlah 20% percent) of Net Profit or more or less
dari Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp619.140 IDR 619,140 or estimated at Rp 76,8 per share (full
atau kurang lebih sebesar Rp 76,8 per lembar saham amount); (2) the Bank not allocate any appropriated
(nilai penuh); (2) Bank tidak menyisikan saldo laba yang retained earnings, in regards to the minimum
sudah ditentukan penggunaannya, mengingat appropriated retained earnings as stipulated in the Article
persyaratan minimum saldo laba yang sudah ditentukan 70 of the Limited Liability Company Law, i.e. minimum
penggunaannya sebagaimana diatur dalam UUPT, 20% of the Issued and Fully Paid-Up Capital of the
yaitu minimum 20% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Company has been complied; and (3) the remaining
Penuh Perseroan telah terpenuhi; dan (3) Sisa dari total balance of the net income earned by the Bank in financial
laba bersih yang diperoleh Bank untuk tahun buku yang year ended on 31 December 2022 after being deducted
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 setelah with the allocation for Dividend shall be declared as
dikurangi penyisihan Dividen dinyatakan sebagai saldo unappropriated retained earnings.
laba yang belum ditentukan penggunaannya.
Pada tanggal 12 Mei 2023, distribusi dividen tunai Bank On 12 May 2023, the Bank’s cash dividends have been
dibayarkan kepada pemegang saham sesuai Daftar paid to Shareholders based on Shareholders Registry as
Pemegang Saham pada tanggal 3 Mei 2023 (tanggal of 3 May 2023 (recording date).
pencatatan).
31. PENDAPATAN BUNGA DAN PENDAPATAN 31. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
SYARIAH
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Pendapatan bunga Interest income
Pihak ketiga: Third parties:
Pinjaman yang diberikan 12,290,673 11,575,894) Loans
Piutang pembiayaan 4,029,323 -) Financing receivables
Efek-efek 1,067,243 587,357) Securities
Giro dan penempatan pada Bank Current accounts and placements with
Indonesia 464,840 668,093) Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada bank-bank Current accounts and placements with
lain 73,935 27,519) other banks
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali 2,532 436) Reverse repo
17,928,546 12,859,299)
Pihak berelasi: Related parties:
Pinjaman yang diberikan 261,412 210,192) Loans
18,189,958 13,069,491)
Pendapatan syariah Sharia income
Pihak ketiga: Third parties:
Pendapatan dari jual beli - marjin Income from sales and purchases -
murabahah 4,816,480 5,299,422) murabahah margin
Pendapatan dari bagi hasil - pembiayaan Revenue from profit sharing -
musyarakah 13,330 4,727) musyarakah financing
Pendapatan dari piutang lainnya - Qardh - 182) Income from other receivables - Qardh
Pendapatan usaha utama lainnya 568,567 441,851) Other main operating income
5,398,377 5,746,182)
23,588,335 18,815,673)
173
Page 584
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN BUNGA DAN PENDAPATAN 31. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
SYARIAH (lanjutan) (continued)
Pendapatan usaha utama lainnya dari pendapatan Other main operating income from sharia income are
syariah merupakan pendapatan dari investasi pada income from investment in marketable securities,
surat berharga, SBIS, FASBIS, SIMA dan SBIS, FASBIS, SIMA and placement in deposits .
penempatan pada deposito.
32. BEBAN BUNGA DAN HAK PIHAK KETIGA ATAS 32. INTEREST EXPENSE AND THIRD PARTIES’
BAGI HASIL DANA SYIRKAH TEMPORER SHARES ON RETURN OF TEMPORARY SYIRKAH
FUNDS
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban bunga Interest expenses
Pihak ketiga: Third parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito berjangka 2,454,894 2,287,754) Time deposits
Deposito on call 844,164 656,555) Deposits on call
Giro 485,846 447,275) Current accounts
Tabungan 349,714 200,387) Saving deposits
4,134,618 3,591,971)
Pinjaman yang diterima 1,730,926 814,930) Borrowings
Simpanan dari bank-bank lain 35,825 72,452) Deposits from other banks
Utang obligasi 74,585 16,013) Bonds payables
Liabilitas sewa 18,234 18,162) Lease liabilities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali 9 -) Reverse repo
5,994,197 4,513,528)
Beban bunga Interest expenses
Pihak berelasi: Related parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito berjangka 7,533 13,535) Time deposits
Deposito on call 3,260 6,205) Deposits on call
Tabungan 377 365) Saving deposits
Giro 32 11) Current accounts
11,202 20,116)
Pinjaman yang diterima 1,572,941 1,526,140) Borrowings
Pinjaman subordinasi 214,131 203,739) Subordinated loans
Simpanan dari bank-bank lain 83,478 21,654) Deposits from other banks
1,881,752 1,771,649)
7,875,949 6,285,177)
Beban syariah Sharia expenses
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana Third parties’ shares on return of
syirkah temporer temporary syirkah funds
Pihak ketiga 502,226 483,643) Third parties
Pihak berelasi 1,878 1,970) Related parties
Pinjaman yang diterima - 820) Borrowings
504,104 486,433)
8,380,053 6,771,610)
174
Page 585
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI 33. FEE AND COMMISSION INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Pendapatan komisi atas pinjaman
yang diberikan 445,779 280,029) Loan commission income
Pendapatan dari komisi bancassurance Bancassurance and investment product
dan produk investasi 366,442 150,190) commission income
Pendapatan administrasi piutang Financing receivables administration
pembiayaan 338,598 -) income
Denda pelunasan dipercepat dan Early termination penalty and late
keterlambatan 194,989 92,658) penalty income
Pendapatan jasa transfer 171,065 154,697) Transfer fees income
Pendapatan komisi atas dana pihak Third party fund
ketiga 169,369 178,291) commission income
Insentif dari kerja sama dengan pihak
ketiga 118,032 13,649) Incentive from cooperation with third parties
Komisi akseptasi 54,688 49,632) Acceptance commissions
Pendapatan komisi lainnya 38,334 23,437) Other commission income
1,897,296 942,583)
Pendapatan komisi atas pinjaman yang diberikan Loan and third party fund commission income are
dan dana pihak ketiga adalah pendapatan administration income received from bank’s loans
administrasi yang diperoleh dari pinjaman yang and third party fund.
diberikan oleh bank dan dana pihak ketiga.
Pendapatan dari komisi bancassurance dan produk Bancassurance and investment product commission
investasi adalah pendapatan atas komisi yang income are income from commission received by the
diterima oleh Bank berdasarkan perjanjian yang Bank based on agreements with insurance
telah disepakati dengan perusahaan asuransi: companies: Allianz, Avrist (Note 12m) and insurance
Allianz, Avrist (Catatan 12m) dan asuransi jaminan. of collateral.
Pendapatan komisi lainnya adalah imbalan atas jasa Other commission income are fee income from
penanganan dokumen, seperti konfirmasi audit dan documents handling, such as audit confirmation and
jasa pengiriman kurir. courier services.
34. BEBAN PROVISI DAN KOMISI 34. FEE AND COMMISSION EXPENSE
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban jasa transfer 340,200 244,630) Transfer fees expense
Beban reward transaksi 213,872 35,093) Transaction reward expense
Beban akuisisi kredit 68,036 54,408) Credit acquisition expense
Beban komisi transaksi tresuri 43,433 38,806) Treasury transaction commission expense
Other administration and
Beban administrasi dan komisi lainnya 2,101 8,763) commission expense
667,642 381,700)
Beban jasa transfer adalah beban atas jasa transfer Transfer fee expense is interbank transfer service
antar bank yang dilakukan oleh nasabah dan carried out by customers and borne by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Beban reward transaksi adalah beban atas Transaction reward expense is an expense for the
pencadangan reward point yang nasabah dapatkan provision of reward points that customers receive in
sehubungan dengan transaksi kartu kredit, promosi, connection with credit card transactions, promotions,
dan aktivitas transaksi perbankan lainnya. and other banking transaction activities.
175
Page 586
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 35. OTHER OPERATING INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Pendapatan dari penerimaan kembali Income from recovery of written-off
kredit yang dihapusbukukan 235,207) 341,564) loans
Pendapatan sewa operasional 75,335) -) Operational lease income
Pendapatan transaksi perdagangan efek-
efek - bersih 68,828) 65,212) Securities trading income - net
Penerimaan kembali dari kerugian
operasional 8,740) 10,560) Operational loss recovery
Kerugian yang belum direalisasi atas nilai Unrealized losses from valuation of
wajar penyertaan saham (30,931) -) fair value on investment in shares
Lain-lain 91,554) 61,659) Others
448,733) 478,995)
Lain-lain termasuk jasa cash handling dan jasa Others consist of cash handling services and
payment point. payment point service.
36. BEBAN KEPEGAWAIAN 36. PERSONNEL EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Gaji, upah, bonus dan tantiem 2,904,146 2,173,303) Salaries, wages, bonus and tantiem
Tunjangan hari raya 478,859 445,952) Holiday allowances
Tunjangan pajak 310,731 227,232) Tax allowances
Tunjangan kesehatan 260,718 198,821) Medical benefits
Imbalan pascakerja 181,151 128,404) Post-employment benefits
Tunjangan representasi 178,068 156,136) Representation allowance
Pendidikan dan latihan 129,850 93,275) Training and education
Jamsostek 128,267 100,042) Jamsostek
Tunjangan program kepemilikan Car ownership program
kendaraan 96,807 60,398) allowance
Tunjangan telepon 41,001 41,140) Telephone allowance
Tunjangan perumahan 21,477 21,543) Housing allowance
Imbalan kerja jangka panjang lainnya 8,845 9,163) Other long term employee benefits
Lain-lain 110,331 101,069) Others
4,850,251 3,756,478)
Termasuk dalam beban kepegawaian adalah gaji dan Included under personnel expenses are salaries and
kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Direksi, other compensations paid to the Board of Directors,
Dewan Komisaris dan Komite Audit. Board of Commissioners and Audit Committee.
Lain-lain terdiri dari tunjangan marketing, akomodasi Others consist of marketing allowances, employees
karyawan dan lainnya. accomodation and others.
176
Page 587
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Jasa dari pihak ketiga dan perlengkapan Services from third parties and office
kantor 1,072,384 857,587) supplies
Sewa 642,977 603,837) Rent
Beban asuransi 471,390 481,690) Insurance expense
Amortisasi piranti lunak (Catatan 17) 423,940 316,310) Amortization of software (Note 17)
Penyusutan aset tetap (Catatan 16) 289,606 238,251) Depreciation of fixed assets (Note 16)
Promosi dan iklan 287,932 278,020) Promotion and advertising
Jasa profesional 269,222 177,600) Professional fees
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(Catatan 16) 197,217 211,586) (Note 16)
Pemeliharaan dan perbaikan 161,268 103,330) Repairs and maintenance
Lain-lain 135,346 36,750) Others
3,951,282 3,304,961)
38. CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI 38. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah (Catatan 12g) 2,450,103) 3,029,571) receivables (Note 12g)
Piutang pembiayaan (Catatan 13) 1,425,850) -) Financing receivables (Note 13)
Tagihan akseptasi (Catatan 11d) 7,252) 4,217) Acceptance receivables (Note 11d)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain (Catatan 7g) 582) (167) other banks (Note 7g)
Giro pada bank-bank lain (Catatan 6) (124) (256) Current accounts with other banks (Note 6)
Efek-efek (Catatan 8h) (186) (365) Securities (Note 8h)
Komitmen pinjaman yang diberikan (10,232) (36,146) Loan commitments issued
Aset lain-lain (Catatan 18) 23,895) 53,065) Other assets (Note 18)
3,897,140) 3,049,919)
39. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA 39. OTHER OPERATING EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Kerugian penyelesaian agunan 413,098) -) Loss on collateral settlements
Iuran tahunan OJK 106,366) 96,333) OJK annual fee
Beban pengembangan komunitas 46,907) 7,263) Community development expenses
Kerugian terkait risiko operasional 19,185) 19,193) Loss from operational risk
Rekrutmen 4,605) 4,176) Recruitment
Lain-lain 36,509) 34,077) Others
626,670) 161,042)
Lain-lain termasuk beban jamuan, beban Others consist of entertainment expenses,
keanggotaan dan beban penyelesaian kredit. membership fees and credit settlement charges.
177
Page 588
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan In the normal course of business, the Group engages
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, terutama in transactions with related parties, primarily
meliputi transaksi-transaksi keuangan. consisting of financial transactions.
Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following is a summary of related parties who
yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat have transactions with the Group, including the
hubungan dan sifat transaksinya: nature of the relationships and transactions:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
Sumitomo Mitsui Banking Pemegang saham pengendali/ Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Tokyo Controlling shareholders bank lain; transaksi derivatif; liabilitas akseptasi/
Current accounts with other banks; deposits from
other banks; derivative transactions; acceptance
payables
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, company bank lain; liabilitas akseptasi; pinjaman yang
Singapura/Singapore diterima; pinjaman subordinasi; transaksi
derivatif/ Current accounts with other banks;
deposits from other banks; acceptance payables;
borrowings; subordinated loans;
derivative transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Cabang Hong company bank lain; transaksi derivatif/
Kong/Hong Kong Branch Current accounts with other banks; deposits from
other banks; derivative transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain/
Corporation Bank company Current accounts with other banks
International plc, London
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain/
Corporation, Cabang company Current accounts with other banks
Dusseldorf/Dusseldorf
Branch
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Simpanan dari bank lain/
Corporation, Malaysia company Deposits from other banks
Berhad
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Bangkok company bank lain; transaksi derivatif/ Current accounts
with other banks; deposits from
other banks; derivative transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Efek-efek/
Corporation, Seoul company Securities
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain/
Corporation, New York company Current accounts with other banks
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain/
Corporation, New Delhi company Current accounts with other banks
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated Giro pada bank lain/
Corporation, Osaka company Current accounts with other banks
178
Page 589
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following is a summary of related parties who
yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat have transactions with the Group, including the
hubungan dan sifat transaksinya: (lanjutan) nature of the relationships and transactions:
(continued)
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah; pinjaman yang
diberikan; transaksi derivative; penyertaan saham/
Deposits from customers; loans;
derivative transactions; investment in shares
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah/
(dahulu bernama PT Nikko Deposits from customers
Sekuritas Indonesia)
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Personil manajemen kunci/ Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
Key Management Personnel eksekutif/Directors, Commissioners pembayaran kompensasi dan remunerasi,
and executive employees imbalan pascakerja/
Loans, deposits from customers, payments of
compensation and remuneration, post-employment
benefits
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Saldo dan rincian transaksi dengan pihak berelasi The outstanding balances and detail transactions
adalah sebagai berikut: with related parties were as follows:
(a) Giro pada bank-bank lain (a) Current accounts with other banks
31 Desember/December
2024 2023
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Pihak berelasi 525,792 462,061) Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.22% 0.23%) Percentage to total assets
(b) Tagihan derivatif (b) Derivative receivables
31 Desember/December
2024 2023
Tagihan derivatif Derivative receivables
Pihak berelasi 375,245 496,225) Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.16% 0.25%) Percentage to total assets
179
Page 590
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(c) Pinjaman yang diberikan (c) Loans
31 Desember/December
2024 2023
Pinjaman yang diberikan Loans
Personil manajemen kunci 19,517 17,944) Key management personnel
Pihak berelasi 418,258 3,755,420) Related parties
437,775 3,773,364)
Pendapatan bunga
yang masih akan diterima 889 45,016) Accrued interest income
438,664 3,818,380)
Persentase terhadap jumlah aset 0.18% 1.89%) Percentage to total assets
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Pendapatan bunga: Interest income:
Personil manajemen kunci 554 584) Key management personnel
Pihak berelasi 260,858 209,608) Related parties
261,412 210,192)
Persentase terhadap jumlah
pendapatan bunga 1.44% 1.61%) Percentage to total interest income
Suku bunga atas pinjaman yang diberikan Interest rate charged on loan to key
kepada personil manajemen kunci adalah management personnel amounting 5% - 8% per
sebesar 5% - 8% per tahun dengan jangka annum with term between 1 - 20 years. Such
waktu pinjaman antara 1 - 20 tahun. Pinjaman loan is given without any specific collateral.
tersebut diberikan tanpa adanya jaminan
tertentu.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 There was no impairment on the loan to key
tidak terdapat penurunan nilai atas pinjaman management personnel as of 31 December
yang diberikan kepada personil manajemen 2024 and 2023.
kunci.
(d) Simpanan nasabah (d) Deposits from customers
31 Desember/December
2024 2023
Dana pihak ketiga Third party funds
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Giro 1 -) Current accounts
Tabungan 71,738 88,170) Savings deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and deposits
on call 134,776 106,928) on call
206,515 195,098)
Pihak berelasi: Related parties:
Giro 89,636 50,003) Current accounts
Tabungan 615 -) Savings deposits
Deposito on call 25,000 239,150) Deposits on call
Deposito berjangka 25 25) Time deposits
115,276 289,178)
321,791 484,276)
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 892 728) Accrued interest expense
322,683 485,004)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.18% 0.32%) Percentage to total liabilities
180
Page 591
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(d) Simpanan nasabah (lanjutan) (d) Deposits from customers (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban bunga 11,202 20,116) Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 0.14% 0.32%) Percentage to total interest expenses
Dana pihak ketiga ditempatkan dalam giro, Third party funds are placed on current account,
tabungan maupun deposito berjangka. Tingkat saving accounts and time deposits. Interest rate
suku bunga yang diberikan oleh Bank adalah given by the Bank for the placement amounting
sebesar 0,01% - 6,00%. Untuk deposito to 0.01% - 6.00%. For time deposit depends on
berjangka tergantung tenor dan jumlah pokok tenor and principal amount.
deposito.
(e) Simpanan dari bank-bank lain (e) Deposits from other banks
31 Desember/December
2024 2023
Simpanan dari bank-bank lain 699,242 9,561,059) Deposits from other banks
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan - 6,697) Accrued interest expenses
699,242 9,567,756)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.40% 6.37%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban bunga 83,478 21,654) Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 1.06% 0.34%) Percentage to total interest expenses
(f) Liabilitas derivatif (f) Derivative liabilities
31 Desember/December
2024 2023
Liabilitas derivatif Derivative liabilities
Pihak berelasi 21,273 57,285) Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.01% 0.04%) Percentage to total liabilities
(g) Liabilitas akseptasi (g) Acceptance payables
31 Desember/December
2024 2023
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Pihak berelasi 163,558 163,383) Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.09% 0.11%) Percentage to total liabilities
(h) Pinjaman yang diterima (h) Borrowings
31 Desember/December
2024 2023
Pinjaman yang diterima 22,452,525 18,569,798) Borrowings
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 17,139 13,110) Accrued interest expenses
22,469,664 18,582,908)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 12.71% 12.37%) Percentage to total liabilities
181
Page 592
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(h) Pinjaman yang diterima (lanjutan) (h) Borrowings (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban bunga Interest expense
Pihak berelasi 1,572,941 1,526,140) Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 19.97% 24.28%) Percentage to total interest expenses
(i) Pinjaman subordinasi (i) Subordinated loans
31 Desember/December
2024 2023
Pinjaman subordinasi 3,219,000 3,079,400) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 10,069 10,960) Accrued interest expenses
3,229,069 3,090,360)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 1.83% 2.06%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Beban bunga Interest expense
Pihak berelasi 214,131 203,739) Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 2.72% 3.24%) Percentage to total interest expenses
(j) Dana syirkah temporer (j) Temporary syirkah funds
31 Desember/December
2024 2023
Simpanan nasabah Deposits from customers
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Tabungan mudharabah 4,295 2,064) Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 28,937 32,934) Mudharabah time deposits
33,232 34,998)
Persentase terhadap jumlah dana Percentage to total temporary
syirkah temporer 0.35% 0.35%) syirkah funds
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
Hak atas bagi hasil dana syirkah Shares on return of temporary
temporer 1,878 1,970) syirkah funds
Persentase terhadap jumlah beban
syariah 0.37% 0.40%) Percentage to total sharia expense
(k) Kompensasi dan remunerasi personil (k) Compensation and remuneration of key
manajemen kunci management personnel
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian management for employee services is shown
adalah sebagai berikut: below:
182
Page 593
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(k) Kompensasi dan remunerasi personil (k) Compensation and remuneration of key
Manajemen kunci (lanjutan) management personnel (continued)
31 Desember/December 2024
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 4.51% 218,730 0.72% 34,756 8.31% 402,923 employee benefits
Imbalan pascakerja - - - - 0.53% 25,614 Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya - - - - 0.03% 1,594 Other long-term benefits
Jumlah 4.51% 218,730 0.72% 34,756 8.87% 430,131 Total
31 Desember/December 2023
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 4.67%) 175,252) 1.43%) 53,564) 9.81%) 368,423) employee benefits
Imbalan pascakerja -) -) -) -) 0.42%) 15,815) Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya -) -) -) -) ) 0.02%) 619) Other long-term benefits
Jumlah 4.67%) 175,252) 1.43%) 53,564) 10.25%) 384,857) Total
*) terhadap jumlah beban kepegawaian *) % to total personnel expenses
(l) Komitmen dan kontinjensi (l) Commitments and contingencies
31 Desember/December
2024 2023
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum
ditarik 35,891,850 37,247,514) Unused borrowing facilities
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused credit facilities to
yang belum digunakan 4,828,736 4,301,821) customers
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan 32,547 30,000) Guarantees provided
41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 41. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December
2024 2023
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum ditarik Unused borrowing facilities
- Pihak ketiga 21,167,658 3,079,400) Third parties -
- Pihak berelasi 35,891,850 37,247,514) Related parties -
57,059,508 40,326,914)
Contingent assets -
Aset kontinjensi - Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diterima 31,051,406 30,270,312) Guarantees received
31,051,406 30,270,312)
183
Page 594
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 41. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
31 Desember/December
2024 2023
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - committed customers - committed
- Pihak ketiga 11,762,750 10,870,217) Third parties -
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted customers – uncommitted
- Pihak ketiga 121,262,479 100,533,280) Third parties -
- Pihak berelasi 4,828,736 4,301,821) Related parties -
Fasilitas kredit kepada bank yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted - banks - uncommitted -
Pihak ketiga 76,563 74,196) Third parties
Letters of credit yang tidak dapat Irrevocable letters of credit -
dibatalkan - Pihak ketiga 1,582,162 721,016) Third parties
139,512,690 116,500,530)
Contingent liabilities -
Liabilitas kontinjensi - Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diberikan Guarantees provided
- Pihak ketiga 7,682,903 5,425,734) Third parties -
- Pihak berelasi 32,547 30,000) Related parties -
7,715,450 5,455,734)
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectability
Informasi mengenai kolektabilitas komitmen Information regarding collectability of
dan kontinjensi sesuai peraturan OJK commitment and contingencies in accordance
diungkapkan pada Catatan 52. with OJK regulations was disclosed in Note 52.
c. Kasus hukum c. Litigation cases
Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, The Bank is a party to various unresolved legal
pengurusan administrasi dan klaim yang belum actions, administrative proceedings, and claims
terselesaikan, yang berhubungan dengan in the ordinary course of its business. It is not
kegiatan usaha Bank. Adalah tidak mungkin possible to predict with certainty whether or not
untuk memastikan apakah Bank akan the Bank will ultimately be successful or not
memenangkan atau tidak menang atas successful in any of these legal matters.
masalah atau tuntutan hukum tersebut. Namun However, the Bank’s management does not
demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil expect that the results in any of these
keputusan masalah atau tuntutan hukum proceedings will have a material adverse effect
tersebut tidak akan membawa dampak yang on the Bank’s results of operations, financial
signifikan pada hasil usaha, posisi keuangan position or liquidity.
atau likuiditas Bank.
184
Page 595
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI 42. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance with
internal yang disiapkan untuk Direksi, yang the internal reporting provided to the Directors, as the
bertindak sebagai pengambil keputusan operasi, chief operating decision maker, who are responsible
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan for allocating resources to the reportable segments
sumber daya ke segmen dan melakukan penilaian and assesses its performance. All operating
atas performanya. Seluruh segmen operasi yang segments used by the Group meet the definition of a
digunakan oleh Grup telah memenuhi kriteria reportable segment under PSAK 108, “Operating
pelaporan berdasarkan PSAK 108, “Segmen Segment”.
Operasi”.
Grup memiliki 6 (enam) pelaporan segmen, The Group has 6 (six) reportable segments, in
berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan accordance with the business product, as set out in
dalam tabel di bawah ini. the table below.
Ritel Retail
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to pensioners and other individual
nasabah pensiunan dan nasabah individual lainnya. customers.
Kredit Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) Micro, Small & Medium Enterprises (MSME)
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to micro, small & medium
nasabah usaha mikro, kecil dan menengah yang enterprise customers for commercial purpose.
digunakan untuk kegiatan usaha.
Penghimpunan dana dan tresuri Funding and treasury
Terdiri dari aktivitas penghimpunan dana dari pihak Consists of funding business activity in raising funds
ketiga dan bank lain, serta aktivitas tresuri termasuk from third party and other banks, and centralised
pinjaman yang diterima dan surat berharga yang treasury operations including borrowings and
diterbitkan. securities issued.
Korporasi Corporate
Terdiri dari pinjaman dan layanan yang diberikan Consists of loans and services from corporate
dari nasabah korporasi yang digunakan untuk customers which related to commercial purpose.
kegiatan usaha.
Syariah Sharia
Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak Represents a line of operating segments of
yang beroperasi sebagai bank umum syariah Subsidiaries which operate as a sharia commercial
bank.
Terdiri dari pembiayaan syariah, dana pihak ketiga Consists of sharia financing, third party funds from
dari nasabah syariah yang digunakan untuk sharia customers which related to commercial
kegiatan usaha. purpose.
Pembiayaan Financing
Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak Represents a line of operating segments of
yang beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan. Subsidiaries which operate as a financing
companies.
Terdiri dari piutang pembiayaan yang digunakan Consists of financing receivables which related to
untuk kegiatan usaha. commercial purpose.
Dalam mengalokasikan beban operasional, In allocating operating expenses, management
manajemen mengatribusikan beberapa pos beban attributed some of its expenses based on Group’s
operasional sesuai dengan kebijakan pelaporan internal reporting policy.
internal Grup.
185
Page 596
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penyesuaian
Penghimpunan dan
dana dan eliminasi/
tresuri/ Adjustment
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing elimination Consolidated
Pendapatan dan Operating income
beban operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 4,054,849) 1,460,055) 1,494,220) 7,238,985) 5,398,377) 4,060,783) (118,934) 23,588,335) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (1,841,983) (848,562) 8,255,157) (5,564,612) -) -) -) -)) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 105,775) 57,665) (3,723,130) 3,559,690) -) -) -) -) expense
Interest expense and
Beban bunga dan bagi sharia profit
hasil syariah (10,563) (21,036) (4,542,717) (2,468,329) (504,104) (1,184,730) 351,426) (8,380,053) sharing
Pendapatan bunga Net reportable
dan syariah segment interest
segmen and sharia
dilaporkan-bersih 2,308,078) 648,122) 1,483,530) 2,765,734) 4,894,273) 2,876,053) 232,492) 15,208,282) income
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya: income:
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 172,830) 192,953) 1,299,062) 267,350) 40,075) 802,902) (422,703) 2,352,469) income
Keuntungan dari Net gain on
selisih kurs dan foreign exchange
transaksi derivatif – and derivative
bersih -) 496) 100,394) 449,386) 3,651) 5,457) (16,693) 542,691) transactions
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 172,830) 193,449) 1,399,456) 716,736) 43,726) 808,359) (439,396) 2,895,160) income
Beban operasional Other operating
lainnya expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,584,201) (748,991) (2,240,290) (1,260,249) (2,227,577) (1,987,252) (54,324) (10,102,884) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (730,667) (284,680) 1,348) (106,671) (1,359,766) (1,416,704) -) (3,897,140) impairment losses
Beban operasional Other operating
lainnya (2,314,868) (1,033,671) (2,238,942) (1,366,920) (3,587,343) (3,403,956) (54,324) (14,000,024) expenses
Net reportable
Beban operasional operational
lainnya - bersih (2,142,038) (840,222) (839,486) (650,184) (3,543,617) (2,595,597) (493,720) (11,104,864) segment expense
Pendapatan (beban) Non-operating
non-operasional 1,229) 1,688) 4,330) -) 2,541) 7,267) -) 17,055) income (expenses)
Laba (rugi) segmen Segment income
sebelum pajak (loss) before
penghasilan 167,269) (190,412) 648,374) 2,115,550) 1,353,197) 287,723) (261,228) 4,120,473) income tax
Beban pajak
penghasilan (31,156) 35,467) (120,769) (394,053) (292,036) (75,544) (26,142) (904,233) Income tax expense
Laba (rugi) bersih 136,113) (154,945) 527,605) 1,721,497) 1,061,161) 212,179) (287,370) 3,216,240) ) Net income (loss)
186
Page 597
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2024
Penghimpunan Penyesuaian
dana dan dan eliminasi/
tresuri/ Adjustment
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/
pembiayaan yang
diberikan-bersih 31,898,025 13,553,914 - 97,487,706 9,247,485 - (6,137,815) 146,049,315 Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan
diterima dari
pinjaman/ Accrued interest/
pembiayaan yang margin income from
diberikan 311,836 34,844 - 391,054 102,146 - (77,545) 762,335 loans/ financing
Piutang Financing
pembiayaan - - - - - 27,622,708 (161,016) 27,461,692 receivables
Aset lain-lain - - 41,511,476 - 11,416,101 1,156,733 (1,083,212) 53,001,098 Other assets
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan Accrued interest/
diterima - - 47,882 - 147,387 647 (647) 195,269 margin income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 32,209,861 13,588,758 41,559,358 97,878,760 20,913,119 28,780,088 (7,460,235) 227,469,709 assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 13,626,718 Unallocated assets*
Jumlah aset 241,096,427 Total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 2,281,503 1,683,783 43,838,425 62,618,843 2,125,081 - (829,176) 111,718,459 Customer deposits
Beban bunga/bagi
hasil yang Accrued interest
masih harus expense/revenue
dibayar - - 268,045 - 18,825 - (647) 286,223 sharing
Liabilitas lain-lain - - 43,019,647 - 200,000 19,476,860 (6,365,984) 56,330,523 Other liabilities
Beban bunga yang
masih harus Accrued
dibayar - - 150,480 - - 202,915 (77,867) 275,528 interest expenses
Jumlah liabilitas
yang Total allocated
dialokasikan 2,281,503 1,683,783 87,276,597 62,618,843 2,343,906 19,679,775 (7,273,674) 168,610,733 liabilities
Liabilitas yang tidak
dialokasikan* 8,140,303 Unallocated liabilities*
Jumlah liabilitas 176,751,036 Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer - - - - 9,599,352 - - 9,599,352 fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
187
Page 598
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Penyesuaian
Penghimpunan dan eliminasi/
dana dan Adjustment
Ritel/ UMKM/ tresuri/ Funding Korporasi/ Syariah/ and Konsolidasian/
Retail MSME and Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Pendapatan dan
beban Operating income
operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 3,842,949) 1,208,448) 1,153,880) 6,864,214) 5,746,182) -) 18,815,673) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (1,966,935) (694,991) 7,979,661) (5,317,735) -) -) -) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 99,394) 36,584) (3,550,414) 3,414,436) -) -) -) expense
Beban bunga dan Interest expense and
bagi hasil syariah (9,473) (11,227) (4,077,996) (2,186,482) (486,432) -) (6,771,610) sharia profit sharing
Pendapatan bunga
dan syariah
segmen Net reportable
dilaporkan- segment interest and
bersih 1,965,935) 538,814) 1,505,131) 2,774,433) 5,259,750) -) 12,044,063) sharia income
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya: income:
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 194,157) 334,504) 1,075,173) 257,981) 60,949) (498,815) 1,423,949) income
Keuntungan dari
selisih kurs dan Net gain on
transaksi derivatif foreign exchange and
- bersih -) 287) 93,261) 556,838) (892) -) 649,494) derivative transactions
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 194,157) 334,791) 1,168,434) 814,819) 60,057) (498,815) 2,073,443) income
Beban operasional Other operating
lainnya expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,650,923) (717,917) (2,023,436) (1,171,656) (2,042,620) -) (7,606,552) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (296,016) (120,903) (278) (734,605) (1,898,117) -) (3,049,919) impairment losses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,946,939) (838,820) (2,023,714) (1,906,261) (3,940,737) -) (10,656,471) expenses
Pendapatan Net reportable
operasional operational segment
lainnya - bersih (1,752,782) (504,029) (855,280) (1,091,442) (3,880,680) (498,815) (8,583,028) income
Pendapatan
(beban) non- Non-operating
operasional 845) 1,742) (6,745) (20) 825) - (3,353) income (expenses)
Laba (rugi) segmen
sebelum pajak Segment income (loss)
penghasilan 213,998) 36,527) 643,106) 1,682,971) 1,379,895) (498,815) 3,457,682) before income tax
Beban pajak
penghasilan (39,525) (6,747) (118,780) (310,840) (299,306) -) (775,198) Income tax expense
174,473) 29,780) 524,326) 1,372,131) 1,080,589) (498,815) 2,682,484)
Laba (rugi) bersih Net income (loss)
188
Page 599
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember 2023/31 December 2023
Penghimpunan Penyesuaian dan
dana dan tresuri/ eliminasi/
Ritel/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Adjustment and Konsolidasian/
Retail UMKM/ MSME Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/pembiayaan
yang diberikan-
bersih 25,318,456) 13,669,400) -) 102,781,449) 10,173,945) -) 151,943,250) Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin yang
masih akan diterima
dari pinjaman/ Accrued interest/
pembiayaan yang margin income from
diberikan 223,575) 43,394) -) 665,937) 164,890) -) 1,097,796) loans/ financing
Aset lain-lain -) -) 27,673,435) -) 10,076,959) (83,528) 37,666,866) Other assets
Pendapatan bunga
yang masih akan Accrued interest
diterima -) -) 152,967) -) 75,512) -) 228,479) income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 25,542,031) 13,712,794) 27,826,402) 103,447,386) 20,491,306) (83,528) 190,936,391) assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 10,512,001) Unallocated assets*
Jumlah aset 201,448,392) Total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 2,155,288 ) 844,577) 35,639,500) 57,416,394) 2,221,997) -) 98,277,756) Customer deposits
Beban bunga/bagi
hasil yang masih Undistributed revenue
harus dibayar -) -) 179,647) -) 21,951) -) 201,598) sharing
Liabilitas lain-lain -) -) 45,302,910) -) -) (3,806) 45,299,104) Other liabilities
Beban bunga yang Accrued interest
masih harus dibayar -) -) 170,977) -) -) -) 170,977) expenses
Jumlah liabilitas yang Total allocated
dialokasikan 2,155,288) 844,577) 81,293,034) 57,416,394) 2,243,948) (3,806) 143,949,435) liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dialokasikan* 6,295,033) liabilities*
Jumlah liabilitas 150,244,468) Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer -) -) -) -)) 9,920,820) -) 9,920,820) fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
Berdasarkan informasi geografis Geographical information
Pada tanggal 31 Desember 2024, segmen berdasarkan As of 31 December 2024, geographical segment consists
geografis terdiri dari 489 cabang yang terbagi menjadi of 489 branches that are located into 4 areas, which are
4 area yaitu Jawa, Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara, Java, Sumatera, Bali and Nusa Tenggara, also
serta, Kalimantan dan Sulawesi (31 Desember 2023: Kalimantan and Sulawesi (31 December 2023:
73 cabang). 73 branches).
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Information concerning geographical segments is as
sebagai berikut: follows:
Penyesuaian dan
Kalimantan eliminasi/
Jawa/ Bali dan/and dan/and Adjustment and Konsolidasian/
Java Sumatera Nusa Tenggara Sulawesi elimination Consolidated
31 Desember 2024 31 December 2024
Pendapatan bunga 17,925,773 3,199,890 596,999 1,984,607 (118,934) 23,588,335 Interest income
Jumlah aset 218,019,971 18,996,010 3,609,868 14,410,847 (13,940,269) 241,096,427 Total assets
31 Desember 2023 31 December 2023
Pendapatan bunga 14,762,054) 2,321,058) 487,220) 1,245,341) -)) 18,815,673) Interest income
Jumlah aset 181,546,539) 10,678,290) 2,410,816) 8,041,057) (1,228,310)) 201,448,392) Total assets
189
Page 600
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. LABA BERSIH PER SAHAM 43. EARNINGS PER SHARE
a. Laba per saham dasar a. Basic earnings per share
31 Desember/December
2024 2023
Jumlah laba per saham dasar yang Total basic earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 279 293 holders of the Bank
b. Laba per saham dilusian b. Diluted earnings per share
31 Desember/December
2024 2023
Jumlah laba per saham dilusian yang Total diluted earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 279 293 holders of the Bank
c. Laba yang digunakan dalam perhitungan c. Earnings used in calculating earnings per
laba per saham share
31 Desember/December
2024 2023
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dasar 2,812,986 2,358,334 calculating basic earnings per share
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dilusian 2,812,986 2,358,334 calculating diluted earnings per share
d. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang d. Weighted average number of shares used as
digunakan sebagai penyebut the denominator
31 Desember/December
2024 2023
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham yang digunakan sebagai ordinary shares used as the
penyebut dalam perhitungan laba denominator in calculating basic
per saham dasar 10,087,089,587 8,056,720,684 earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of
yang digunakan sebagai penyebut shares used as the denominator in
dalam perhitungan laba per saham calculation diluted earnings per
dilusian 10,087,089,587 8,056,720,684 share
190
Page 601
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN COMMITMENTS
a. PT Taspen (Persero) a. PT Taspen (Persero)
Sejak tahun 2007, Bank telah bekerja sama Since 2007, the Bank has been cooperating with
dengan PT Taspen (Persero) dimana Bank PT Taspen (Persero) in which the Bank become
menjadi salah satu mitra untuk penanganan one of the partners for handling the payments of
pembayaran uang pensiun kepada para pension to retired government employees.
pensiunan pegawai Pemerintah.
b. PT Pos Indonesia (Persero) b. PT Pos Indonesia (Persero)
Sejak bulan Maret 2012 Bank telah bekerja Since March 2012 the Bank has been cooperating
sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) with PT Pos Indonesia (Persero) in which PT Pos
dimana PT Pos Indonesia (Persero) membantu Indonesia (Persero) assists the Bank in deducting
Bank dalam melakukan pemotongan uang the pension benefits of retired government
pensiun para pegawai Pemerintah untuk employees for pension loan installments and
angsuran kredit pensiun dan memasarkan marketing the Bank’s pension loan products.
produk kredit pensiunan Bank.
Perjanjian kerjasama Bank dengan The Bank’s cooperation agreement with
PT Pos Indonesia (Persero) diperbaharui PT Pos Indonesia (Persero) is renewed regularly
secara berkala dan berdasarkan perjanjian and based on the latest agreement, the
terakhir kerjasama ini akan terus berlangsung cooperation will be continuing until 25 July 2026.
sampai dengan tanggal 25 Juli 2026.
c. Perjanjian pembiayaan bersama c. Joint financing agreement
PT KB Finansia Multi Finance PT KB Finansia Multi Finance
Pada bulan Oktober 2022, Bank melakukan In October 2022, the Bank entered into a joint
kerjasama pembiayaan bersama (tanpa financing arrangement (without recourse) with
tanggung renteng) dengan PT KB Finansia Multi PT KB Finansia Multi Finance (“FMF”). Based on
Finance (“FMF”). Dalam kerjasama ini, porsi the agreement, the amount of funds to be
fasilitas pembiayaan yang akan diberikan adalah financed by each party will be a maximum of
maksimum 90% dari Bank dan minimum 10% dari 90% from the Bank and minimum of 10% from
pihak FMF. Fasilitas maksimum pembiayaan FMF. The maximum joint financing facility is
bersama adalah sebesar Rp 300.000. Jangka amounted to Rp 300,000. The term of the
waktu perjanjian adalah untuk 3 (tiga) tahun, agreement is for 3 (three) years, from
terhitung mulai tanggal 28 Oktober 2022 hingga 28 October 2022 to 28 October 2025. Based on
28 Oktober 2025. Berdasarkan perubahan pada addendum on August 2023, maximum joint
Agustus 2023, fasilitas maksimum diubah menjadi financing facility has been changed to
Rp 600.000. Rp 600,000.
PT Home Credit Indonesia PT Home Credit Indonesia
Pada tanggal 23 Juni 2014 melalui Perjanjian On 23 June 2014, through Cooperation
Kerjasama No PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, Bank Agreement No. PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, the
melakukan Perjanjian Kerjasama pembiayaan Bank entered a joint financing without recourse
bersama without recourse dengan PT Home arrangement with PT Home Credit Indonesia
Credit Indonesia (“HCI”). Dalam Perjanjian (“HCI”). Based on the agreement, the amount of
Kerjasama ini, porsi fasilitas pembiayaan yang funds to be financed by each party will be a
akan diberikan untuk debitur adalah maksimum maximum of 90% from the Bank and a minimum
90% dari Bank dan minimum 10% dari pihak HCI. of 10% from HCI.
191
Page 602
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS (continued)
c. Perjanjian pembiayaan bersama (lanjutan) c. Joint financing agreement (continued)
PT Home Credit Indonesia (lanjutan) PT Home Credit Indonesia (continued)
Pada tanggal 8 Maret 2023 melalui Perjanjian On 8 March 2023, through Cooperation
Kerjasama No PKS.015/RLBJF/III/2023 fasilitas Agreement No. PKS.015/RLBJF/III/2023 joint
pembiayaan bersama ditingkatkan menjadi financing facilities has been increased to
Rp 4.200.000 dan jangka waktu perjanjian telah Rp 4,200,000 and the agreement has been
diperpanjang hingga 8 Maret 2026. extended to 8 March 2026.
PT Mandiri Utama Finance PT Mandiri Utama Finance
Pada bulan Agustus 2023, Bank melakukan In August 2023, the Bank entered into a joint
kerjasama pembiayaan bersama (tanpa financing arrangement (without recourse) with
tanggung renteng) dengan PT Mandiri Utama PT Mandiri Utama Finance (“MUF”). Based on
Finance (“MUF”). Dalam kerjasama ini, porsi the agreement, the amount of funds to be
fasilitas pembiayaan yang akan diberikan financed by each party will be a maximum of
adalah maksimum 99% dari Bank dan minimum 99% from the Bank and minimum of 1% from
1% dari pihak MUF. Fasilitas maksimum MUF. The maximum joint financing facility is
pembiayaan bersama adalah sebesar amounted to Rp 500,000. The term of the
Rp 500.000. Jangka waktu perjanjian adalah agreement is for 3 (three) years, from
3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal 21 August 2023 to 21 August 2026.
21 Agustus 2023 hingga 21 Agustus 2026.
Pada April 2024, Bank menambahkan limit In April 2024, the bank increasing limit of joint
kerjasama pembiayaan bersama (tanpa financing arrangement (without recourse) with
tanggung renteng) dengan MUF. Fasilitas MUF. The maximum joint financing facility
maksimum pembiayaan bersama menjadi become Rp 1,500,000. The term of the
sebesar Rp 1.500.000. Jangka waktu perjanjian agreement is for 3 (three) years, from
adalah 3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal 21 August 2023 to 21 August 2026.
21 Agustus 2023 hingga 21 Agustus 2026.
d. Perjanjian Kerjasama Jasa Pemasaran dan d. Marketing and Administration Services for
Administrasi Produk SMBCI SMBCI Product agreement
PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku) PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)
Pada bulan Juni 2023, Bank melakukan In June 2023, the Bank entered into channeling
kerjasama penyaluran pendanaan dengan cooperation with PT Mitrausaha Indonesia Grup
PT Mitrausaha Indonesia Grup (“MIG”). (“MIG”). The maximum channeling facility is
Fasilitas maksimum penyaluran pendanaan amounted to Rp 100,000. The term of the
adalah sebesar Rp 100.000. Jangka waktu agreement is for 1 (one) year, from 14 June 2023
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung to 14 June 2024 and extended automatically
mulai tanggal 14 Juni 2023 hingga every year for a period of 2 (two) years.
14 Juni 2024 dan setelahnya dapat
diperpanjang secara otomatis setiap tahunnya
untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.
e. Perjanjian Kerjasama Bancassurance e. Bancassurance Agreement
Pada bulan Agustus 2014, Bank melakukan In August 2014, the Bank entered into
kerjasama bancassurance dengan a bancassurance agreement with PT Asuransi
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”). Allianz Life Indonesia (“Allianz”). The Bank will
Bank akan mendistribusikan produk-produk distribute life insurance products of Allianz to its
asuransi jiwa dari Allianz kepada nasabah Bank customers through the Bank’s distribution
melalui seluruh jalur distribusi Bank. Perjanjian channels. The agreement is effective for
ini berlaku selama 10 tahun. 10 years.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank telah On 10 January 2024, Bank has extended
memperpanjang perjanjian kerjasama dengan bancassurance agreement with Allianz, which is
Allianz yang berlaku selama 5 tahun dari effective for 5 years starting from 9 August 2024
tanggal 9 Agustus 2024 sampai dengan until 8 August 2029.
8 Agustus 2029.
192
Page 603
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS (continued)
f. Entitas Anak f. Subsidiaries
Pada tanggal 24 Juli 2014, PT Oto Multiartha On 24 July 2014, PT Oto Multiartha (“OTO”) and
("OTO”) dan PT Summit Oto Finance (“SOF”) PT Summit Oto Finance (“SOF”) entered into
mengadakan perjanjian dengan Netsol agreement with Netsol Technologies Ltd
Technologies Ltd (NetSol) terkait konversi (NetSol) regarding the conversion of the OTO
sistem operasi bisnis OTO dan SOF. and SOF’s business operational system. Based
Berdasarkan perjanjian ini NetSol berkewajiban on the agreement, NetSol is required to deliver
untuk memberikan jasa konsultasi, consultation services, development, licensing
pengembangan, perizinan dan and implementation of the system to OTO dan
pengimplementasian sistem kepada OTO dan SOF. Accordingly, NetSol is entitled for the
SOF. Oleh karena itu, NetSol berhak atas service fee and the OTO and SOF are obliged to
imbalan jasa dan OTO dan SOF berkewajiban pay the service fee. For this agreement, there
untuk membayar imbalan jasa tersebut. Atas was no requirement to obtain the authorized
perjanjian ini, tidak ada persyaratan perizinan regulator approval and there was no limitations
yang perlu diminta dari otoritas yang under this agreement.
berwenang dan tidak terdapat pembatasan-
pembatasan terkait perjanjian ini.
g. Komitmen signifikan lainnya g. Other significant commitment
Bank menyewa kantor dengan perjanjian sewa The Bank leases offices under non-cancellable
yang tidak dapat dibatalkan. Masa sewa antara lease agreements. The lease terms are between
5 – 11 tahun dengan mayoritas perjanjian jasa 5 – 11 years, and the majority of lease
dapat diperbarui pada akhir periode dengan harga agreements are renewable at the end of the lease
pasar. Bank diharuskan memberitahukan enam period at the market rate. The Bank is required to
bulan lebih awal apabila berniat mengakhiri give a six-month notice for the termination of these
perjanjian sewa. Beban terkait transaksi sewa yang agreements. The expenses related with lease
dibebankan pada laba rugi selama tahun berjalan transactions charged to the profit or loss during
diungkapkan dalam Catatan 32 dan 37. the year was disclosed in Note 32 and 37.
Berikut ini adalah pihak-pihak yang The following are counterparties of the Bank’s
mengadakan perjanjian sewa dengan Bank: lease commitments:
Pihak dalam perjanjian/ Item yang disewa/ Periode perjanjian/
Counterparties Leased items Period of agreement
PT Bahana Semesta Citra Ruang Kantor/Office Space 5 Oktober/October 2015 –
Nusantara 14 Maret/March 2027
Jumlah pembayaran sewa minimum di masa The future aggregate minimum lease payments
depan dalam perjanjian sewa yang tidak dapat under non-cancellable leases were as follows:
dibatalkan adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Lebih dari 1 - 5 tahun 293,201 97,355 More than 1 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 8,196 - More than 5 years
301,397 97,355
193
Page 604
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO 45. RISK MANAGEMENT
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Grup mengutamakan penerapan manajemen risiko The Group focuses on the risk management
baik pada Bank dan Entitas Anak. Bank memiliki implementation for the Bank and Subsidiaries. The
segmen yang lengkap mulai dari segmen pinjaman Bank has complete segments starting from loans with
dengan plafon kecil di BTPN Syariah, Digital, small limit at BTPN Syariah, Digital, Pension, MUR
Pensiun, MUR (mikro), SME, Komersial sampai (micro), SME, Commercial up to Corporate segment,
dengan Korporasi serta piutang pembiayaan dari as well as financing receivables from multifinance
entitas anak lembaga pembiayaan. Dalam hal subsidiaries. In term of portfolio concentration,
konsentrasi portofolio, segmen Korporasi menjadi Corporate segment is the largest portfolio at around
portofolio terbesar yaitu di kisaran 61% pada posisi 61% as of 31 December 2024 and 66% as of
31 Desember 2024 dan 66% pada posisi 31 December 2023 followed by Pensioners segment
31 Desember 2023 diikuti oleh segmen Pensiunan at around 14% as of 31 December 2024
di kisaran 14% pada posisi 31 Desember 2024 (31 December 2023: 14%).
(31 Desember 2023: 14%).
Pengembangan manajemen risiko keuangan di Financial risk management development in the Group
Grup berpedoman pada peraturan OJK yang is guided by OJK regulations which govern risk
mengatur penerapan manajemen risiko bagi bank management implementation by commercial banks
umum. operating in Indonesia.
Kerangka manajemen risiko Grup The Group’s risk management framework is
diimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan, implemented through policies, procedures,
prosedur, limit-limit transaksi dan kewenangan, transactions and authorisation limits, risk tolerance as
toleransi risiko serta perangkat manajemen risiko. well as risk management tools. The Group carries out
Grup melakukan pengembangan manajemen risiko continuous risk management development in line with
secara berkesinambungan sesuai dengan the increasing business complexity and the
meningkatnya kompleksitas bisnis dan development organisation, strategies and
perkembangan organisasi, strategi dan manajemen management information systems.
sistem informasi.
Penerapan manajemen risiko mencakup: The implementation of risk management covers:
- Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi - Active supervision from Board of
- Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan Commissioners and Board of Directors
limit - Sufficient policies, procedures and limit sets
- Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, - Sufficient process of identification,
pemantauan dan pengendalian risiko serta measurement, risk oversight and control and risk
sistem informasi manajemen risiko management information
- Pengendalian internal yang menyeluruh - Overall internal control system
Organisasi manajemen risiko Grup melibatkan The risk management organization of the Group
pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. involves the oversight from the Board of
Grup telah membentuk Komite Pemantau Risiko Commissioners and Board of Directors. The Group
sebagai pengawas tertinggi di tingkat komisaris dan has established Risk Monitoring Committee as the
Komite Manajemen Risiko di tingkat direksi yang highest risk authority in the commissioner level and
merupakan bagian yang sangat penting dalam Risk Management Committee at the director level,
pengendalian risiko, sebagai unit kontrol yang which constitutes a crucial element in risk control, as
memantau seluruh risiko yang terdapat pada a control unit to monitor all of the risks in the Group’s
kegiatan operasional Grup. operating activities.
Komite Audit Bank memiliki tanggung jawab untuk The Bank’s Audit Committee is responsible for
memantau kepatuhan terhadap kebijakan dan monitoring compliance with risk management policies
prosedur manajemen risiko dan untuk menelaah and procedures and for reviewing the adequacy of the
kecukupan kerangka manajemen risiko yang terkait risk management framework in relation to the risks
dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank. faced by the Bank. In performing the role, the Audit
Dalam menjalankan fungsinya ini, Komite Audit Committee is assisted by internal audit working unit.
dibantu oleh satuan kerja internal audit.
194
Page 605
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
(Kerangka manajemen risiko (lanjutan) (Risk management framework (continued)
Risiko yang timbul dari instrumen keuangan Grup The risks arising from the Group’s financial
adalah risiko keuangan, termasuk diantaranya instruments are financial risks, which include credit
adalah risiko kredit dan pembiayaan, risiko and financing risk, liquidity risk, market risk and
likuiditas, risiko pasar dan risiko operasional. operational risk.
Entitas Anak telah menerapkan manajemen risiko, Subsidiary has implemented risk management,
antara lain dengan membentuk unit risiko pada among others by establishing a risk unit in Subsidiary.
Entitas Anak. Manajemen risiko pada Entitas Anak Risk management in Subsidiary is operating
secara operasional dilakukan terpisah dari unit separately from the business unit and conducting its
bisnis dan menjalankan fungsinya secara function independently. To support the
independen. Untuk mendukung penerapan implementation of risk management, the Subsidiary
manajemen risiko, pada struktur organisasi Entitas has established Audit Committee in its organizational
Anak juga dibentuk Komite Audit yang memiliki structure, which has responsibility to monitor the
tanggung jawab untuk memantau kepatuhan compliance of risk management policies and
terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko procedures on a regular basis, and to analyse the
secara berkala, dan untuk menelaah kecukupan adequacy of risk management framework which
kerangka manajemen risiko yang terkait dengan related to the risks faced by the Subsidiary.
risiko-risiko yang dihadapi oleh Entitas Anak.
Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi pada In addition, the Subsidiary’s Board of Commissioners
Entitas Anak secara aktif juga melakukan and Board of Directors actively monitor and evaluate
pemantauan, dan evaluasi terhadap pengendalian the internal controls, through the reports, as a basis
internal melalui laporan-laporan untuk digunakan in formulating and developing appropriate policies for
sebagai dasar untuk merumuskan dan the Subsidiary.
mengembangkan kebijakan yang tepat pada Entitas
Anak.
Bank selaku Entitas Utama telah menerapkan As the Lead Entity, the Bank has implemented
manajemen risiko konsolidasian sesuai ketentuan consolidated risk management in accordance with
OJK. Penerapan manajemen risiko konsolidasian OJK regulation. The Implementation of consolidated
antara lain mencakup laporan perhitungan risk management among others include report of
Kecukupan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) consolidated minimum Capital Adequacy Ratio
konsolidasian, Batas Maksimum Pemberian Kredit (CAR), Legal Lending Limit (LLL), risk profile, Risk-
(BMPK) konsolidasian, laporan Profil Risiko Based Bank Rating and Internal Capital Adequacy
konsolidasian, Tingkat Kesehatan Bank (Risk- Assessment Process (ICAAP).
Based Bank Rating) konsolidasian dan Internal
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
konsolidasian.
Sehubungan dengan aksi korporasi yang telah In relation with the corporate action that have been
dilakukan Bank pada tahun 2024 dengan carried out by the Bank in 2024 by acquiring 2 Multi
mengakuisisi 2 Perusahaan Multi Finance yaitu PT Finance Companies, namely PT Oto Multiartha
Oto Multiartha (“OTO”) dan PT Summit Oto Finance ("OTO") and PT Summit Oto Finance ("SOF") as
(“SOF”) sebagai entitas anak, Bank telah subsidiaries, the Bank have obtained approval from
memperoleh persetujuan dari regulator untuk regulatory to implement Financial Conglomeration
pelaksanaan Konglomerasi Keuangan dimana Bank with Bank SMBCI appointed as the Lead Entity.
SMBCI ditunjuk sebagai Entitas Utama.
195
Page 606
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
(Kerangka manajemen risiko (lanjutan) (Risk management framework (continued)
Sebagai Entitas Utama, Bank SMBCI menerapkan As Main Entity, Bank SMBCI is implementing
Manajemen Risiko dan Permodalan Terintegrasi Integrated Risk and Capital Management in
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank accordance with applicable regulation. Bank SMBCI
SMBCI bersama-sama dengan Entitas Anak juga together with Subsidiaries have also established
telah membentuk Komite Manajemen Risiko Integrated Risk Management Committee which have
Terintegrasi yang mempunyai tanggung jawab the responsibilities to provide recommendation to
untuk memberikan rekomendasi kepada Direksi di Board of Directors in Lead Entity on matters related
Entitas Utama mengenai hal-hal yang berkaitan to the implementation of Integrated Risk
dengan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, Management, including establishment and
termasuk penetapan dan penyempurnaan enhancement of relevant Risk Management Policy,
Kebijakan, Strategi dan Kerangka Kerja Manajemen Strategy and Framework.
Risiko yang relevan.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang Credit risk is the risk of financial loss, from the failure
timbul akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi of other parties to fulfill their obligations to the Group,
kewajiban kepada Grup, termasuk Risiko Kredit including Credit Risk due to the concentration of
akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko funding provision (Credit Concentration Risk), Credit
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan Risk due to counterparty failure (counterparty credit
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit risk), Credit Risk due to settlement failure (settlement
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan risk), and Credit Risk due to country risk (including
Risiko Kredit akibat country risk (termasuk transfer transfer risk). Credit risk arises mainly from loans and
risk). Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman sharia financing/receivables.
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah.
Grup juga terekspos risiko kredit yang muncul dari The Group is also exposed to credit risks arising from
investasi pada efek-efek utang. investment in debt securities.
Grup melakukan kaji ulang atas kebijakan kredit The Group reviews the credit policies periodically,
secara periodik terutama jika terdapat perubahan especially if there are any changes in market
kondisi perekonomian, perubahan peraturan conditions, changes in regulations and/or business
dan/atau pendekatan bisnis. approach.
Batas pemberian kredit ditetapkan dan ditelaah Lending limits are set and reviewed in the light of
mengikuti perubahan pada kondisi pasar dan changing market and economic conditions. Periodic
ekonomi. Penelaahan kredit secara periodik dan credit reviews and assessments of probability of
penilaian atas kemungkinan wanprestasi juga default are also conducted. Credit approval is
dilakukan. Proses persetujuan kredit dilakukan processed by credit committee and credit authority
melalui komite kredit dan kewenangan kredit as determined.
sebagaimana ditetapkan.
(i) Manajemen risiko kredit (i) Credit risk management
Grup mengelola dan mengawasi secara aktif The Group actively manages and monitors the
kualitas portofolio pinjaman yang diberikan loan portfolio quality by improving credit and
dengan cara meningkatkan kebijakan financing risk management policies effectively,
manajemen risiko kredit dan pembiayaan improving procedures and systems
secara efektif, penyempurnaan prosedur dan
pengembangan sistem. development.
Sistem Informasi Manajemen telah tersedia dan Management Information Systems (MIS) are in
akan terus dikembangkan serta telah mencakup place and continously developed and have
tingkat yang cukup rinci untuk mendeteksi setiap covered sufficient level of detail to detect any
perkembangan yang kurang baik sedini adverse development at an early stage, allowing
mungkin sehingga memungkinkan dilakukannya
tindakan yang tepat waktu untuk mengatasi timely measurement to be taken to counteract
kemungkinan penurunan kualitas kredit atau any possible deterioration in credit quality or to
untuk meminimalisasi kerugian kredit. minimise credit losses.
196
Page 607
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(i) Manajemen risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk management (continued)
Agunan Collaterals
Bank menerapkan berbagai kebijakan dan The Bank employs a range of policies and
praktik untuk memitigasi risiko kredit, Bank practices to mitigate credit risk. The Bank
menerapkan berbagai panduan atas jenis-jenis implements guidelines on the acceptability of
agunan yang dapat diterima dalam rangka specific classes of collateral to mitigate credit
memitigasi risiko kredit. Jenis-jenis agunan atas risk. The collateral types for loans are as follows:
pinjaman yang diberikan antara lain adalah:
• Kas/deposito • Cash/Time deposits
• Tanah dan/atau Bangunan • Lands and/or Buildings
• SBLC • SBLC
• Kendaraan • Vehicles
• Peralatan (termasuk mesin dan alat berat) • Equipment (including machines and heavy
equipment)
• Persediaan • Inventories
• Piutang • Accounts receivable
Untuk kredit korporasi, Bank mendapatkan For corporate loans, the Bank received collateral
jaminan dalam bentuk standby letters of credit in the form of standby letters of credit from
dari bank afiliasi untuk membatasi risiko kredit controlling banks to restrict the Bank’s credit risk.
bank. Bank juga menyediakan bank garansi The Bank also provides bank guarantee to its
kepada nasabahnya yang mengharuskan Bank customers which require the Bank to make
melakukan pembayaran untuk kepentingan payments for their interests. This causes the
mereka. Hal ini menyebabkan Bank Bank to face the same risks as the loans granted
menghadapi risiko yang sama dengan kredit and these risks are also mitigated by the same
yang diberikan dan risiko tersebut juga procedures and policies.
dimitigasi dengan prosedur dan kebijakan yang
sama.
Selain agunan yang disebutkan di atas, agunan In addition to the collateral mentioned above,
yang diterima untuk kredit korporasi terutama collaterals for corporate loans mainly consists of
terdiri dari jaminan yang diterima dari guarantees received from the parent company of
perusahaan induk debitur, penjaminan kredit the debtor, corporate credit guarantees and other
korporasi dan entitas publik lainnya, lembaga public entities, financial institutions and other
keuangan dan perusahaan lain serta jaminan companies as well as collateral in the form of
berupa efek-efek. securities.
Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan The portion of loans that benefits from such
manfaat dari agunan diungkapkan pada partial or full collateralization was disclosed in
Catatan 52. Note 52.
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan kredit taking into account collateral held or other
lainnya) credit enhancements)
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan konsolidasian, eksposur consolidated statement of financial position, the
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan maximum exposure to credit risk is equal to its
nilai tercatatnya. Untuk bank garansi dan carrying value. For bank guarantees and
irrevocable L/C yang diterbitkan, eksposur irrevocable L/C issued, maximum exposure to
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai credit risk is the value that must be paid by the
yang harus dibayarkan oleh Bank jika kewajiban Bank if the liabilities on the bank guarantee and
atas bank garansi dan irrevocable L/C yang irrevocable L/C issued has been occurred. For
diterbitkan terjadi. Untuk komitmen kredit, credit commitments, the maximum exposure to
eksposur maksimum atas risiko kredit adalah credit risk is equal to the amount of committed
sebesar jumlah komitmen fasilitas kredit credit facilities that have not been used by
(committed) yang belum digunakan oleh customers.
nasabah.
197
Page 608
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan kredit taking into account collateral held or other
lainnya) (lanjutan) credit enhancements) (continued)
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum The following table presents the Group’s maximum
Grup terhadap risiko kredit untuk instrumen exposure to credit risk of financial instruments in the
keuangan pada laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position and off-
konsolidasian dan rekening administratif, tanpa balance sheet accounts, without taking into account
memperhitungkan agunan yang dimiliki atau any collateral held or other credit enhancements:
perlindungan kredit lainnya:
31 Desember/December
2024 2023
Giro pada Bank Indonesia 9,443,461 9,276,598) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 1,034,964 962,229) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 12,695,156 8,964,278) other banks
Efek-efek 28,174,357 17,263,557) Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) 468,782 -) agreements (reverse repo)
Tagihan derivatif 1,748,125 1,133,149) Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,317,541 3,281,120) Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah - bersih receivables - net
- Korporasi 91,349,890 102,781,448) Corporates -
- Pensiunan 21,782,822 22,190,683) Pensioners -
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah Micro Small and Medium -
(“UMKM”) 15,265,130 13,669,400) Enterprises ("MSME")
- Pembiayaan/piutang syariah 9,247,485 10,173,945) Sharia financing/receivables -
- Lainnya 8,403,988 3,127,774) Others -
- Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima 762,335 1,097,796) Accrued interest/margin income -
Piutang pembiayaan 27,461,692 -) Financing receivables
Penyertaan saham 75,285 102,586) Investment in shares
Aset lain-lain 626,819 423,113) Other assets
231,857,832 194,447,676)
Komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies with
risiko kredit: credit risk:
Garansi yang diberikan 7,715,450 5,455,734) Guarantees provided
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum Unused credit facilities to customers -
digunakan - committed 11,762,750 10,870,217) committed
Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan 1,582,162 721,016) Irrevocable letters of credit
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum neto atas risiko kredit untuk exposure to credit risk on securities purchased
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual under resale agreements (reverse repo) on
kembali (reverse repo) pada tanggal 31 December 2024 and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
31 Desember/December 2024
Eksposur
maksimum / Agunan/ Eksposur neto/
Keterangan Maximum exposure Collateral Net exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 468,187 (487,678) - (reverse repo)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur (iii) Concentration of risks of financial assets with credit
risiko kredit risk exposure
Grup mengelola dan mengendalikan konsentrasi The Group manages and controls concentrations of
risiko kredit dimanapun risiko tersebut teridentifikasi credit risk wherever they are identified - in particular,
- secara khusus, terhadap debitur individu dan to individual and group counterparties, and to
kelompok, dan industri serta sektor geografis. industries and geographical sectors.
198
Page 609
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Grup menentukan tingkat risiko kredit dan The Group structures the levels of credit and
pembiayaan yang dimiliki dengan menetapkan financing risk it undertakes by placing limits on the
batas jumlah risiko yang bisa diterima yang terkait amount of risk accepted in relation to one or group
dengan satu debitur atau kelompok debitur. borrowers.
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by geographical sectors
geografis adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2024
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 9,443,461 - - - 9,443,461 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 1,034,135 676 60 93 1,034,964 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 12,695,156 - - - 12,695,156 Indonesia and other banks
Efek-efek 28,174,357 - - - 28,174,357 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 468,782 - - - 468,782 (reverse repo)
Tagihan derivatif 1,748,125 - - - 1,748,125 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,317,541 - - - 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 125,164,955 11,509,767 2,346,032 7,790,896 146,811,650 receivables - net
Piutang pembiayaan - bersih 13,077,145 6,944,576 1,177,917 6,262,054 27,461,692 Financing receivables - net
Penyertaan saham 75,263 8 - 14 75,285 Investment in shares
Aset lain-lain - bersih 595,430 12,473 1,699 17,217 626,819 Other assets- net
195,794,350 18,467,500 3,525,708 14,070,274 231,857,832
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 7,715,450 - - - 7,715,450 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
committed 11,253,895 406,860 - 101,995 11,762,750 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 1,582,162 - - - 1,582,162 Irrevocable letters of credit
31 Desember/December 2023
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 9,276,598 - - - 9,276,598 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 961,885 121 95 128 962,229 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 8,964,278 - - - 8,964,278 Indonesia and other banks
Efek-efek 17,263,557 - - - 17,263,557 Securities
Tagihan derivatif 1,133,149 - - - 1,133,149 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,281,120 - - - 3,281,120 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 132,873,008 10,130,220 2,321,948 7,715,870 153,041,046 receivables - net
Penyertaan saham 102,564 8 - 14 102,586 Investment in shares
Aset lain-lain 421,775 591 194 553 423,113 Other assets
174,277,934 10,130,940 2,322,237 7,716,565 194,447,676
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 5,455,734 - - - 5,455,734 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
committed 10,490,341 - - 379,876 10,870,217 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 721,016 - - - 721,016 Irrevocable letters of credit
*) Termasuk Kantor Pusat *) Including Head Office
199
Page 610
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by industry sectors was
industri adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember / December 2024
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,443,461 - - - - - 9,443,461 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 1,034,964 - - - - 1,034,964 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 9,188,205 3,506,951 - - - - 12,695,156 banks
Efek-efek 25,969,583 1,900,866 - 784 303,124 - 28,174,357 Securities
Securities purchased
Efek-efek yang dibeli under resale
dengan janji dijual agreements
kembali (reverse repo) - 468,782 - - - - 468,782 (reverse repo)
Tagihan derivatif - 1,714,451 987 379 32,308 - 1,748,125 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,317,541 - - - 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables -
bersih - 19,029,077 21,930,556 32,442,142 30,176,855 43,233,020 146,811,650 net
Piutang pembiayaan - Financing receivables –
bersih - - - - - 27,461,692 27,461,692 net
Penyertaan saham - 75,285 - - - - 75,285 Investment in shares
Aset lain-lain 686 11,668 - - - 614,465 626,819 Other assets
44,601,935 27,742,044 25,249,084 32,443,305 30,512,287 71,309,177 231,857,832
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 7,715,450 - - - 7,715,450 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers –
digunakan - committed - 967,450 726,074 3,339,868 1,754,451 4,974,907 11,762,750 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 1,582,162 - - - 1,582,162 credit
31 Desember / December 2023
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,276,598 - - - - - 9,276,598 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 962,229 - - - - 962,229 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 8,728,278 236,000 - - - - 8,964,278 banks
Efek-efek 15,144,339 1,859,875 - - 259,343 - 17,263,557 Securities
Tagihan derivatif - 1,098,893 8,526 102 25,628 - 1,133,149 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,281,120 - - - 3,281,120 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables -
bersih - 26,101,603 24,945,918 25,207,114 33,388,526 43,397,885 153,041,046 net
Penyertaan saham - 102,586 - - - - 102,586 Investment in shares
Aset lain-lain 593 269,950 - - - 152,570 423,113 Other assets
33,149,808 30,631,136 28,235,564 25,207,216 33,673,497 43,550,455 194,447,676
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 5,455,734 - - - 5,455,734 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers –
digunakan - committed - 1,022,645 798,933 2,769,881 2,458,078 3,820,680 10,870,217 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 721,016 - - - 721,016 credit
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis The credit risk concentration by type of credit or
kredit atau pembiayaan, mata uang, sektor financing, currency, economic sector and
ekonomi dan hubungan dengan debitur relationship with debtors is disclosed in Note 12
diungkapkan pada Catatan 12 dan Catatan 13. and Note 13.
200
Page 611
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (iv) Credit quality of financial assets
Proses penentuan kualitas kredit Bank Process of determining the Bank’s credit quality
mengacu pada kolektibilitas sesuai peraturan refers to collectibility in accordance with the OJK
OJK. regulations.
Segmen korporasi Corporate segment
Untuk segmen korporasi, kualitas kredit dikelola For corporate segment, the quality of credit is
oleh Bank dengan menggunakan peringkat managed by the Bank using internal credit
kredit internal. Bank menentukan peringkat ratings. The Bank determines the rating of a
suatu debitur dengan terlebih dahulu debtor by first determining the financial grade
menetapkan peringkat keuangan (financial using a rating model from financial aspects and
grade) dengan menggunakan model peringkat data obtained from the debtor's financial
dari aspek keuangan dan data yang diperoleh statements, including net worth and cash flows.
dari laporan keuangan debitur, termasuk This financial grade is then adjusted by
kekayaan bersih dan arus kas. Peringkat considering the conditions of the debtor's
keuangan ini kemudian disesuaikan dengan financial position and qualitative factors to
mempertimbangkan kondisi dari posisi determine the grade of the debtor.
keuangan debitur dan faktor kualitatif untuk
menentukan peringkat debitur.
Faktor kualitatif terutama mencakup arus kas Qualitative factors mainly cover expected future
masa depan yang diharapkan dengan cash flows with considering some factors such
mempertimbangkan faktor-faktor seperti as historical loss information, conformity of the
informasi kerugian historis, kesesuaian debtor's business plan or operational
rencana bisnis debitur atau rencana perbaikan improvement plan, status of developments in the
operasional, status perkembangan rencana business plan and overall support from financial
bisnis dan dukungan menyeluruh dari lembaga institutions.
keuangan.
Selain prosedur peringkat di atas, dalam hal In addition of grading procedure above, in the
debitur dianggap sebagai anak perusahaan event that the debtor is considered as a
yang dikonsolidasi oleh induk perusahaan di subsidiary that is consolidated by a parent
luar negeri, peringkat debitur bisa ditentukan company abroad, the debtor's grading can be
dengan mengadopsi peringkat obligor determined by adopting an obligor grading based
berdasarkan peringkat kredit yang diberikan on credit grading provided by the Bank's parent
induk perusahaan Bank terhadap induk company. Debtor grading and facility grading are
perusahaan tersebut. Peringkat debitur dan reviewed at least once a year, or if needed, when
peringkat fasilitas ditelaah paling sedikit there are changes in credit.
setahun sekali, atau bila diperlukan, ketika ada
perubahan kredit.
Peringkat internal untuk segmen korporasi Internal grading for corporate segment is
digolongkan sebagai berikut: categorized as follows:
• Debitur Grading 1-3 memiliki kemampuan • Grading 1-3 debtors have very strong ability
membayar kewajiban yang tinggi. to pay their obligations.
• Debitur Grading 4-6 tidak mengalami • Grading 4-6 debtors do not experience
kesulitan pembayaran kewajiban, namun difficulties to pay their obligations; however,
terdapat faktor bisnis atau ekonomi yang there are business or economy factors that
dapat menyebabkan masalah dalam may cause difficulties to pay the obligations.
pembayaran kewajiban.
• Debitur Grading 7A dan 7B memerlukan • Grading 7A and 7B debtors need special
pemantauan khusus karena bisnis yang observation as they experience
lesu/tidak stabil, atau masalah keuangan. sluggish/unstable business, or financial
issues.
• Debitur Grading 7R atau lebih rendah • Grading 7R or lower debtors represent
merupakan debitur yang telah mengalami debtors which are credit-impaired (default).
penurunan nilai (default).
201
Page 612
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember / December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Grade 1-3 8,774,132 - - - 8,774,132 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 669,329 669,329 Non-graded
8,774,132 - - 669,329 9,443,461
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 187,354 - - - 187,354 Grade 1-3
Tanpa peringkat 843,972 - - 3,675 847,647 Non-graded
1,031,326 - - 3,675 1,035,001
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 11,448,738 - - - 11,448,738 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 1,247,000 1,247,000 Non-graded
11,448,738 - - 1,247,000 12,695,738
Efek-efek Securities
Grade 1-3 19,378,421 - - - 19,378,421 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 8,796,529 8,796,529 Non-graded
19,378,421 - - 8,796,529 28,174,950
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual resale agreements
kembali (reverse repo) (reverse repo)
Grade 1-3 468,782 - - - 468,782 Grade 1-3
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,748,125 - - - 1,748,125 Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 75,253,160 997,138 - - 76,250,298 Grade 1-3
Grade 4-6 8,748,996 2,309,162 - - 11,058,158 Grade 4-6
Grade 7A-7B - 806,253 - - 806,253 Grade 7A-7B
Default - - 4,643,421 - 4,643,421 Default
84,002,156 4,112,553 4,643,421 - 92,758,130
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 44,202,211 121,246 64,960 - 44,388,417 Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90 hari 733,170 660,519 9,504 - 1,403,193 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari - - 142,570 - 142,570 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari - - 216,865 - 216,865 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari - - 891,061 - 891,061 than 180 days
44,935,381 781,765 1,324,960 - 47,042,106
Dipindahkan 128,937,537 4,894,318 5,968,381 - 139,800,236 Carry forward
202
Page 613
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember / December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
(lanjutan): (continued):
Pindahan 128,937,537) 4,894,318) 5,968,381) -) 139,800,236) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 9,558,038) 9,558,038) Not yet overdue
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 1-30 hari -) -) -) 75,555) 75,555) 1-30 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 31-60 hari -) -) -) 77,494) 77,494) 31-60 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 61-90 hari -) -) -) 79,234) 79,234) 61-90 days
Mengalami penurunan nilai -) -) -) 381,438) 381,438) Impaired
-) -) -) 10,171,759) 10,171,759)
Pendapatan bunga/marjin Accrued interest/
yang masih akan diterima 582,947) 36,223) 41,018) 102,147) 762,335) margin income
129,520,484) 4,930,541) 6,009,399) 10,273,906) 150,734,330)
Piutang pembiayaan Financing receivables
Belum jatuh tempo 18,933,589) 29,475) 480,888) -) 19,443,952) Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due for
1-30 hari 5,016,591) 27,704) 685,982) -) 5,730,277) 1-30 days
Telah jatuh tempo Past due for
31-90 hari -) 796,936) 1,481,085) -) 2,278,021) 31-90days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari -) -) 726,730) -) 726,730) 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 120 hari -) -) 1,253,642) -) 1,253,642) than 120 days
23,950,180) 854,115) 4,628,327) -) 29,432,622)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 2,617,607) -) -) -) 2,617,607) Grade 1-3
Grade 4-6 71,410) 645,290) -) -) 716,700) Grade 4-6
Tanpa peringkat 312) -) -) -) 312) Non-graded
2,689,329) 645,290) -) -) 3,334,619)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 75,285) -) -) -) 75,285) Non-graded
Aset lain-lain Other assets
Tanpa peringkat 455,927) -) 157,658) 13,234) 626,819) Non-graded
199,540,729) 6,429,946) 10,795,384) 21,003,673) 237,769,732)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (983,317) (383,386) (3,620,923) (924,274) (5,911,900) impairment losses
198,557,412) 6,046,560) 7,174,461) 20,079,399) 231,857,832)
203
Page 614
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember / December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Grade 1-3 8,613,155) -) -) 663,443) 9,276,598) Grade 1-3
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 496,671) -) -) -) 496,671) Grade 1-3
Tanpa peringkat 462,061) -) -) 3,655) 465,716) Non-graded
958,732) -) -) 3,655) 962,387)
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 8,626,278) -) -) -) 8,626,278) Grade 1-3
Tanpa peringkat -) -) -) 338,000) 338,000) Non-graded
8,626,278) -) -) 338,000) 8,964,278)
Efek-efek Securities
Grade 1-3 8,694,708) -) -) -) 8,694,708) Grade 1-3
Grade 4-6 -) 2,956) -) -) 2,956) Grade 4-6
Tanpa peringkat -) -) -) 8,566,692) 8,566,692) Non-graded
8,694,708) 2,956) -) 8,566,692) 17,264,356)
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,133,149) -) -) -) 1,133,149) Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan
dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 85,561,286) 240,109) -) -) 85,801,395) Grade 1-3
Grade 4-6 5,567,387) 6,197,539) -) -) 11,764,926) Grade 4-6
Grade 7A-7B -) 224,543) -) -) 224,543) Grade 7A-7B
Default -) -) 5,063,549) -) 5,063,549) Default
91,128,673) 6,662,191) 5,063,549) -) 102,854,413)
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 39,955,284) 331,736) 116,635) -) 40,403,655) Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90
hari 394,080) 331,415) 48,876) -) 774,371) 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari -) -) 91,773) -) 91,773) 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari -) -) 100,524) -) 100,524) 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari -) -) 948,700) -) 948,700) than 180 days
40,349,364) 663,151) 1,306,508) -) 42,319,023)
Dipindahkan 131,478,037) 7,325,342) 6,370,057) -) 145,173,436) Carry forward
204
Page 615
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/receivables
syariah (lanjutan): (continued):
Pindahan 131,478,037) 7,325,342) 6,370,057) -) 145,173,436) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 10,593,668) 10,593,668) Not yet overdue
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 1-30 impaired for
hari -) -) -) 143,281) 143,281) 1-30 days
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 31-60 impaired for
hari -) -) -) 143,129) 143,129) 31-60 days
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 61-90 impaired for
hari -) -) -) 173,266) 173,266) 61-90 days
Mengalami penurunan
nilai -) -) -) 334,517) 334,517) Impaired
-) -) -) 11,387,861) 11,387,861)
Pendapatan bunga/marjin
yang masih akan Accrued interest/
diterima 640,617) 80,697) 211,592) 164,890) 1,097,796) margin income
132,118,654) 7,406,039) 6,581,649) 11,552,751) 157,659,093)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 3,073,305) -) -) -) 3,073,305) Grade 1-3
Grade 4-6 30,792) 184,499) -) -) 215,291) Grade 4-6
Tanpa peringkat 1,161) -) -) -) 1,161) Non-graded
3,105,258) 184,499) -) -) 3,289,757)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 22,522) -) -) 80,064) 102,586) Non-graded
Aset lain-lain Other assets
Tanpa peringkat 405,850) -) -) 17,263) 423,113) Non-graded
163,678,306) 7,593,494) 6,581,649) 21,221,868) 199,075,317)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (634,415) (175,608) (2,603,702) (1,213,916) (4,627,641) impairment losses
163,043,891) 7,417,886) 3,977,947) 20,007,952) 194,447,676)
*) Termasuk aset keuangan syariah dengan kualitas kredit lancar Include sharia financial assets with current credit quality *)
Penjelasan mengenai Tahap 1, Tahap 2 dan The explanation of Stage 1, Stage 2 and
Tahap 3 dapat dilihat pada Catatan 2i. Stage 3 can be referred to Note 2i.
205
Page 616
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Perubahan pada penyisihan kerugian Movement of the allowance for impairment
penurunan nilai berdasarkan jenis portofolio losses by credit/financing and financing
kredit/pembiayaan dan piutang pembiayaan receivables portfolio types was as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 212,329) 891,829) 2,122,909) 1,213,916) 177,064) 4,618,047) Beginning balance
Penambahan dari Addition due to
akuisisi -) -) -) -) 1,693,663) 1,693,663) acquisition
Penambahan 76,945) 245,277) 75,679) 1,359,766) 2,118,286) 3,875,953) Addition
Penerimaan kembali 5,390) 12,895) -) 24,979) 14,886) 58,150) Recovery
Penghapusbukuan (97,319) (226,565) -) (1,674,387) (1,563,583) (3,561,854) Write-off
Kerugian modifikasi -) -) (774,532) -) -) (774,532) Modification loss
Lainnya -) -) (15,817) -) -) (15,817) Others
Saldo akhir 197,345) 923,436) 1,408,239) 924,274) 2,440,316) 5,893,610) Ending balance
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 255,742) 974,353) 1,356,573) 768,925) 223,526) 3,579,119) Beginning balance
Penambahan 87,986) 179,215) 779,226) 1,898,117) 85,027) 3,029,571) Addition
Penerimaan kembali 16,022) 15,216) -) 48,284) 8,769) 88,291) Recovery
Penghapusbukuan (147,421) (276,955) -) (1,501,410) (140,258) (2,066,044) Write-off
Lainnya -) -) (12,890) -) -) (12,890) Others
Saldo akhir 212,329) 891,829) 2,122,909) 1,213,916) 177,064) 4,618,047) Ending balance
*) Termasuk Kredit Pegawai Aktif Include Active Employee Loan*)
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi jika Grup Liquidity risk is the risk that the Group is unable to
tidak dapat memenuhi pembayaran kewajiban pada meet their payment obligations as they fall due,
saat jatuh tempo, termasuk pencairan simpanan including withdrawal of customer deposits. One of the
nasabah. Salah satu parameter yang digunakan parameters used is by analysing the maturity profile
adalah dengan menganalisa profil jatuh tempo dari from the funding sources, which are usually short
sumber pendanaan yang pada umumnya berjangka term, while most of the assets which were distributed
pendek dan sebagian besar aset yang disalurkan in the form of loans, are usually long-term. A relatively
dalam bentuk kredit dengan jangka waktu yang wide gap can increase liquidity risk.
pada umumnya berjangka panjang. Terjadinya
kesenjangan yang cukup besar akan dapat
meningkatkan risiko likuiditas.
Dalam mengantisipasi potensi tekanan likuiditas In anticipating potential liquidity pressures that may
yang mungkin terjadi, Grup telah mempersiapkan occur, the Group has prepared the funding strategy
strategi pendanaan dan cadangan likuiditas yang and adequate liquidity reserves which are adjusted to
memadai yang disesuaikan dengan kebutuhan the operational needs and the liquidity profile in order
operasional dan profil likuiditas agar selalu to always comply with the relevant regulations.
memenuhi regulasi terkait.
206
Page 617
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu This maturity profile is projected based on the
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset remaining period to the contractual maturity date of
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian assets and liabilities. Historically, a significant portion
besar dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh of deposits are rolled-over on the maturity date which
tempo yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan is affected by customer behaviour and confidence
tingkat kepercayaan terhadap Grup. Untuk level to the Group. To manage the liquidity risk of this
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, condition, the Group establishes appropriate
maka Grup menetapkan strategi yang sesuai dan strategies and sufficient amount of cash and liquid
jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, yang assets that can be liquidated or used as collateral
dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada should there be an urgent need for liquidity.
kebutuhan likuiditas yang mendesak.
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan period to maturity date of financial assets (before
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan allowance for impairment losses) and financial
liabilitas keuangan. liabilities.
31 Desember/December 2024
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,379,647) 1,379,647) -) -) -) -) -) Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia 9,443,461) 9,443,461) -) -) -) -) -) Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 1,035,001) 1,035,001) -) -) -) -) -) with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 12,695,738) -) 12,634,738) 61,000) -) -) -) and other banks
Efek-efek 28,174,950) -) 1,870,528) 9,021,201) 7,720,427) 5,051,381) 4,511,413) Securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali agreements
(reverse repo) 468,782) -) 468,782) -) -) -) -) (reverse repo)
Derivative
Tagihan derivatif 1,748,125) -) 246,870) 166,861) 51,131) 192,520) 1,090,743) receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,334,619) -) 207,422) 737,415) 1,849,495) 529,294) 10,993) receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah 150,734,330) -) 23,955,642) 24,472,684) 7,054,648) 17,837,042) 77,414,314) receivables
Financing
Piutang pembiayaan 29,432,622) -) 1,030,518) 2,163,173) 3,187,115) 5,969,631) 17,082,185) Receivables
Penyertaan saham 75,285) 75,285) -) -) -) -) -) Investment in shares
Aset lain-lain 626,819) 3,367) 508,101) 6,486) 7,457) 15,223) 86,185) Other assets
Jumlah aset 239,149,379) 11,936,761) 40,922,601) 36,628,820) 19,870,273) 29,595,091) 100,195,833) Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (48,898) -) (30,285) (18,613) - - - Immediately
Bagi hasil yang Undistributed
belum dibagikan (18,825) -) (18,825) -) -) -) -) revenue sharing
Giro (25,587,478) (25,585,492) (1,986) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (19,029,523) (19,027,786) (1,737) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (67,368,856) -) (48,514,180) (12,821,570) (3,355,463) (2,653,627) (24,016) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (757,714) (752,714) - (5,000) Banks
Liabilitas derivatif (1,558,841) -) (265,138) (127,552) (17,714) (195,719) (952,718) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (3,162,381) -) (182,428) (711,582) (1,728,084) (529,294) (10,993) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (2,961,041) -) (17,378) (3,739) -) (254,689) (2,685,235) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (49,658,227) -) (2,225,641) (1,320,747) (2,047,789) (2,082,566) (41,981,484) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,229,069) -) (10,069) -) -) -) (3,219,000) Subordinated loans
Liabilitas sewa (335,275) -) (11,527) (10,372) (10,592) (32,299) (270,485) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (647,755) (51,641) (500,981) (28,388) (28,483) (13,302) (24,960) Other liabilities
Jumlah liabilitas (174,363,883) (45,417,633) (51,780,175) (15,047,563) (7,188,125) (5,761,496) (49,168,891) Total liabilities
64,785,496) (33,480,872) (10,857,574) 21,581,257) 12,682,148) 23,833,595) 51,026,942)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
207
Page 618
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining period
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan to maturity date of financial assets (before allowance
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan for impairment losses) and financial liabilities
liabilitas keuangan (lanjutan). (continued).
31 Desember/December 2023
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,428,683) 1,428,683) -) -) -) -) -) Cash
Current accounts
Giro pada Bank -) -) -) -) -) with Bank
Indonesia 9,276,598) 9,276,598) Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 962,387) 962,387) -) -) -) -) -) with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 8,964,278) -) 8,855,778) 108,500) -) -) -) and other banks
Efek-efek 17,264,356) -) 3,838,099) 5,192,894) 1,098,198) 1,477,625) 5,657,540) Securities
-) Derivative
Tagihan derivatif 1,133,149) 68,940) 91,953) 76,993) 142,831) 752,432) receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,289,757) -) 193,484) 1,624,722) 1,471,551) -) -) receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah 157,659,093) -) 28,897,593) 19,849,556) 10,182,760 19,332,839) 79,396,345) receivables
Penyertaan saham 102,586) 102,586) -) -) -) -) -) Investment in shares
Aset lain-lain 423,113) 7,458) 407,093) -) 25) 187) 8,350) Other assets
Jumlah aset 200,504,000) 11,777,712( 42,260,987( 26,867,625( 12,829,527( 20,953,482( 85,814,667( Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (71,606) -) (49,140) (22,466) -) -) -) immediately
Bagi hasil yang Undistributed
belum dibagikan (21,951) -) (21,951) -) -) -) -) revenue sharing
Giro (26,634,643) (26,628,683) (5,960) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (16,670,362) (16,668,863) (1,499) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (55,152,398) -) (41,962,192) (9,139,063) (2,185,498) (1,760,395) (105,250) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (10,822,121) (351,438) (8,600,028) (1,870,655) - -) -) banks
Liabilitas derivatif (1,072,104) -) (84,869) (102,060) (76,309) (131,318) (677,548) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (2,323,633) -) (72,891) (1,248,426) (1,002,316) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (202,083) -) (1,514) -) -) (200,569) -) Securities issued
Pinjaman yang )
diterima (31,355,517) -) (151,020) -) (1,000,000) (4,197,515) (26,006,982) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,090,360) -) (10,960) -) -) -) (3,079,400) Subordinated loans
Liabilitas sewa (353,990) -) (1,866) (82) (831) (5,279) (345,932) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (505,982) (29,781) (471,241) (4,288) (629) (43) -) Other liabilities
Jumlah liabilitas (148,276,750) (43,678,765) (51,435,131) (12,387,040) (4,265,583) (6,295,119) (30,215,112) Total liabilities
52,227,250) (31,901,053) (9,174,144) 14,480,585 8,563,944) 14,658,363) 55,599,555)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
208
Page 619
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) 0 Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menunjukkan arus kas kontraktual The following table shows the contractual
yang tidak didiskonto dari liabilitas keuangan dan undiscounted cash flows of the Group’s financial
rekening administratif Grup berdasarkan periode liabilities and administrative accounts based on the
tersisa sampai dengan jatuh tempo kontraktual: remaining period to contractual maturity:
31 Desember/December 2024
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (48,898) (48,898) (48,898) -) -) -) -) Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (18,825) (18,825) (18,825) -) -) -) -) sharing
Giro (25,587,478) (25,622,125) (25,622,125) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (19,029,523) (19,038,398) (19,032,657) (1,264) (3,164) (1,313) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (67,368,856) (68,467,914) (49,946,270) (12,788,759) (5,718,301) (14,584) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (757,714) (760,687) (760,687) -) -) -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (3,162,381) (3,162,381) (182,428) (711,582) (2,257,378) (10,993) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (2,961,041) (3,186,323) (8,007) (21,744) (311,161) (378,374) (2,467,037) Securities issued
Pinjaman yang diterima (49,658,227) (55,128,176) (2,262,705) (1,989,198) (6,803,237) (34,312,615) (9,760,421) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,229,069) (4,505,964) -) (47,665) (142,996) (190,661) (4,124,642) Subordinated loans
Liabilitas sewa (335,275) (439,897) (13,953) (16,673) (94,120) (61,231) (253,920) Lease liability
Liabilitas lain-lain (647,755) (647,755) (590,939) (17,224) (25,768) (13,824) -) Other liabilities
(172,805,042) (181,027,343) (98,487,494) (15,594,109) (15,356,125) (34,983,595) (16,606,020)
Liabilitas derivatif (1,558,841) Derivative payables
Arus kas masuk -) 31,905,732) 1,373,209) 749,259) 5,652,652) 4,912,984) 19,217,628) Cash inflow
Arus kas keluar -) (33,913,100) (1,518,816) (888,831) (6,091,589) (5,370,236) (20,043,628) Cash outflow
(1,558,841) (2,007,368) (145,607) (139,572) (438,937) (457,252) (826,000)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (1,582,162) (691,176) (561,080) (329,906) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (11,762,750) -) -) (2,365,763) (1,200,312) (8,196,675) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (7,715,450) (1,326,685) (697,002) (1,569,609) (4,122,154) -) Guarantees issued
-) (21,060,362) (2,017,861) (1,258,082) (4,265,278) (5,322,466) (8,196,675)
(174,363,883) (204,095,073) (100,650,962) (16,991,763) (20,060,340) (40,763,313) (25,628,695)
Jumlah Total
31 Desember/December 2023
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (71,606) (71,606) (71,606) -) -) -) -) Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (21,951) (21,951) (21,951) -) -) -) -) sharing
Giro (26,634,643) (26,683,135) (26,683,135) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (16,670,362) (16,678,067) (16,666,200) (3,718) (6,685) (1,464) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (55,152,398) (55,260,504) (42,005,549) (9,236,499) (4,014,576) (3,880) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (10,822,121) (10,825,968) (8,954,247) (1,871,721) - -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (2,323,633) (2,323,633) (72,891) (1,248,426) (1,002,316) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (202,083) (266,275) (50,000) (3,926) (212,349) -) -) Securities issued
Pinjaman yang diterima (31,355,517) (35,035,603) (151,260) (403,641) (6,693,882) (22,411,003) (5,375,817) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,090,360) (4,129,079) - (53,827) (161,480) (215,307) (3,698,465) Subordinated loans
Liabilitas sewa (353,990) (365,048) (28,813) (4,930) (101,466) (123,378) (106,461) Lease liability
Liabilitas lain-lain (505,982) (505,982) (505,982) -) -) -) -) Other liabilities
(147,204,646) (152,166,851) (95,211,634) (12,826,688) (12,192,754) (22,755,032) (9,180,743)
Liabilitas derivatif (1,072,104) Derivative payables
Arus kas masuk -) 30,558,152) 10,534,268) 4,792,544) 6,654,894) 4,302,673) 4,273,773) Cash inflow
Arus kas keluar -) (31,791,298) (10,638,886) (4,949,849) (7,047,313) (4,584,282) (4,570,968) Cash outflow
(1,072,104) (1,233,146) (104,618) (157,305) (392,419) (281,609) (297,195)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (721,017) (273,495) (247,757) (199,765) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (10,870,217) -) -) (2,574,317) (865,241) (7,430,659) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (5,455,734) (430,838) (753,099) (2,348,957) (812,067) (1,110,773) Guarantees issued
-) (17,046,968) (704,333) (1,000,856) (5,123,039) (1,677,308) (8,541,432)
(148,276,750) (170,446,965) (96,020,585) (13,984,849) (17,708,212) (24,713,949) (18,019,370)
Jumlah Total
209
Page 620
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel sebelumnya menyajikan arus kas yang tidak The previous table shows the undiscounted cash
didiskontokan dari liabilitas keuangan Grup flows on the Group’s financial liabilities on the basis of
berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang their earliest possible contractual maturity. The Group
paling dekat. Arus kas yang diharapkan atas expected cash flows on these instruments may vary
instrumen keuangan Grup mungkin berbeda from this analysis. For example, deposits are
dengan analisis ini. Sebagai contoh, simpanan expected to maintain a stable or increasing balance
diharapkan memiliki saldo yang stabil atau or unused credit facilities to customer-committed are
meningkat atau fasilitas kredit kepada nasabah not all expected to be drawn down immediately.
yang belum digunakan (committed) tidak
seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
Nilai nominal arus kas masuk/(keluar) yang The nominal inflow/(outflow) disclosed in the above
diungkapkan pada tabel di atas menyajikan arus kas tables represents the contractual undiscounted cash
kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan flows relating to the principal and interest on the
nilai pokok dan bunga dari liabilitas keuangan. financial liabilities. The disclosure for derivatives
Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan shows the net amount of derivatives that are net
nilai bersih derivatif yang dapat diselesaikan secara settled, and a gross inflow and outflow amount for
neto, juga nilai bruto arus kas masuk dan keluar derivatives that have simultaneous gross settlement.
untuk derivatif yang diselesaikan secara bruto. Arus The cash flows of derivatives liabilities in the table
kas liabilitas derivatif seperti yang ditunjukkan di represent the cash flows based on contractual
tabel di atas merupakan arus kas berdasarkan jatuh maturities which the Group believes is essential for an
tempo kontraktual yang menurut Grup adalah understanding of the timing of the cash flows.
penting untuk memahami jadwal dari arus kas.
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its liquidity
mengendalikan risiko likuiditas adalah: risk include:
- Menetapkan kebijakan pengendalian risiko - Application of a liquidity risk control policy that is
likuiditas yang telah disesuaikan dengan misi, suited to the mission, business strategy, capital
strategi bisnis, kecukupan permodalan, sumber adequacy, human resources and appetite for risk
daya manusia dan risk appetite Grup. of the Group.
- Menetapkan kebijakan dan prosedur penetapan - Application of a liquidity risk limit policies and
limit risiko likuiditas secara tertulis, lengkap, procedures that are written, complete, adequate
memadai dan cukup mudah ditelusuri. and easy to follow.
- Menjaga cadangan likuiditas agar sesuai - Maintain liquidity reserves to match the ALCO’s
dengan rekomendasi ALCO. recommendation.
- Mengelola portofolio pendanaan untuk - Managing it’s funding portfolio to avoid
menghindari risiko konsentrasi dan concentration risk and dependence on single
ketergantungan pada sumber pendanaan source of funding. It is monitored by ALCO and
tertentu. Hal ini dimonitor secara bulanan oleh Risk Management Committee (RMC).
ALCO dan Risk Management Committee (RMC).
- Fungsi pengawasan yang independen dari - The independent monitoring function of the risk
satuan kerja manajemen risiko. management working unit.
Untuk menjaga ketahanan likuiditas, Bank To maintain its liquidity resilience, the Bank monitor
melakukan pemantauan terhadap rasio kecukupan the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and a Net Stable
likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan rasio Funding Ratio (NSFR). Apart of being the
pendanaan stabil bersih (Net Stable Funding requirements that must be complied with, internally
Ratio/NSFR). Selain sebagai bagian dari ketentuan Bank also set those ratios as part of the early
yang wajib dipatuhi, secara internal Bank juga warning indicator and the recovery plan indicators
menetapkan rasio-rasio tersebut ditetapkan sebagai which are monitored on a daily basis.
bagian dari indikator peringatan dini (early warning
indicators) dan indikator rencana pemulihan
(recovery plan) yang dimonitor secara harian.
210
Page 621
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
LCR dikelola dengan memelihara asset likuid yang LCR is managed by maintaining high quality liquid
berkualitas tinggi (High Quality Liquid Assets/HQLA) assets (HQLA) which enables Bank to cover the
untuk dapat memenuhi potensi dana keluar bersih potential net outflows within the next 30 days in
dalam 30 hari kedepan sesuai dengan skenario accordance with the scenario determined based on
yang ditetapkan berdasarkan regulasi dari Otoritas regulations from Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan NSFR bertujuan Meanwhile, the NSFR aims to maintain a stable
untuk memelihara profil pendanaan stabil yang funding profile that is adjusted to the composition of
disesuaikan dengan komposisi aset dan transaksi assets and administrative account transactions of the
rekening administratif Bank sesuai dengan Bank in accordance with regulations from OJK.
peraturan dari OJK.
Laporan LCR dan NSFR disampaikan secara LCR and NSFR reports are submitted periodically to
berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and published in
dipublikasikan sesuai dengan ketentuan yang accordance with applicable regulations.
berlaku.
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah potensi timbulnya kerugian Market risk is the potential loss in book value or future
dalam nilai buku atau fluktuasi arus kas di masa cash flows fluctuation due to changes in interest rates
mendatang yang diakibatkan oleh perubahan suku or exchange rates.
bunga atau nilai tukar.
Bank secara internal berupaya memastikan Bank internally seeks to ensure exposures, as well as
eksposur, transaksi dan ekspansi dalam valuta asing foreign exchange and interest rates based
dan berdasarkan suku bunga yang dilakukan bisnis transactions and expansion undertaken by the
telah sesuai dengan limit dan risk appetite Bank. business is in accordance with the Bank's limits and
risk appetite.
Secara keseluruhan, risiko pasar dibagi menjadi In overall, market risk is divided into two following
dua risiko sebagai berikut: risks:
(i) Risiko mata uang asing (i) Foreign currency risk
Risiko mata uang asing timbul dari adanya Foreign exchange risk arises from on and off-
posisi neraca dan komitmen dan kontinjensi balance sheet positions both on the asset and
(off-balance sheet) baik di sisi aset maupun liability sides through transactions in foreign
liabilitas yang timbul melalui transaksi mata currencies.
uang asing.
Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat The Bank measures the foreign exchange risk to
dampak perubahan nilai tukar pada pendapatan understand the impact of the exchange rate
dan modal Bank. Untuk mengelola dan movement on the Bank’s revenue and capital. In
memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi order to manage and mitigate the foreign
secara internal ditetapkan jauh di bawah limit exchange risk, predefined internal limits are set
posisi devisa neto yang ditetapkan regulator. below net open position limit that is defined by
Bank juga memonitor stop loss limit untuk regulator. The Bank also monitors stop loss limit
menjaga tingkat kerugian yang disebabkan oleh to maintain the loss rate caused by movement in
pergerakan pada nilai pasar tidak melebihi market value do not not exceed the specified
kisaran yang telah ditetapkan. range.
Entitas Anak memiliki giro pada bank lain dan The Subsidiaries has current accounts in other
pinjaman yang diterima dalam mata uang asing. banks and borrowings which are denominated in
Entitas Anak telah memiliki transaksi derivatif foreign currencies. Subsidiaries has derivative
untuk memitigasi risiko nilai tukar terhadap aset transactions to mitigate foreign currency risks on
dan liabilitas tersebut. such assets and liabilities.
211
Page 622
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(i) Risiko mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign currency risk (continued)
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Posisi Devisa Neto diungkapkan pada Catatan Net Open Position was disclosed in Note 52.
52.
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing The Bank’s sensitivity to foreign currency is
diperhitungkan dengan menggunakan calculated using net difference between assets
informasi selisih bersih aset dan liabilitas dalam and liabilities in the statement of financial position
laporan posisi keuangan untuk setiap mata for each foreign currency and the net difference of
uang asing dan selisih bersih tagihan dan receivables and commitments and contingent
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam liabilities in the off-balance sheet accounts for
rekening administratif untuk setiap mata uang each foreign currency information.
asing.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Bank (linier) pada tanggal Bank’s net income (linear) to movement of foreign
31 Desember 2024 dan 2023 atas perubahan exchange rates as of 31 December 2024 and
nilai tukar mata uang asing yaitu: 2023:
Menambah (mengurangi)
laba bersih/
Increase (decrease) net income
2024 2023
lIDR melemah 1% (3,029) (972) IDR weakening by 1%
lIDR menguat 1% 3,029) 972) IDR strengthening by 1%
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The above projection assumes that foreign
perubahan nilai tukar mata uang asing exchange rates move by the same amount and,
bergerak pada jumlah yang sama sehingga therefore, do not reflect the potential impact on
tidak mencerminkan perubahan potensial profit of some rates changing while others remain
kepada laba atas perubahan beberapa nilai unchanged. The projections also assume that all
tukar mata uang asing sementara lainnya tidak other variables are held constant and are based
berubah. Proyeksi juga mengasumsikan on a constant reporting date position and that all
bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan positions run to maturity.
dan berdasarkan tanggal pelaporan yang
konstan serta seluruh posisi berjalan hingga
jatuh tempo.
(ii) Risiko suku bunga (ii) Interest rate risk
Pendapatan Bank yang berasal dari kegiatan The Bank’s income from conventional activities
konvensional merupakan selisih antara bunga are derived from the difference between the
yang dihasilkan dari sisi aset dengan bunga interest generated on the asset side and the
yang dibayarkan kepada dana pihak ketiga. interest paid to third party funds. If not
Perubahan tingkat bunga jika tidak diantisipasi anticipated, changes in interest rates can result in
dapat menyebabkan penurunan pendapatan a decrease in the Bank’s income.
Bank.
Risiko suku bunga berdampak pada fluktuasi Interest rate risk has an effect to future cash flows
arus kas di masa mendatang baik pada aset fluctuation of both assets and liabilities. It can
maupun liabilitas. Hal ini dapat mempengaruhi affect the Bank’s interest income and fair value of
pendapatan bunga Bank maupun nilai wajar the financial instruments.
dari instrumen keuangan yang dimiliki Bank.
Bisnis utama Entitas Anak adalah memberikan The Subsidiary’s main business is to provide
pembiayaan dengan akad murabahah. financing with murabahah contracts. The
Pendapatan marjin murabahah dipengaruhi murabahah margin income is affected by the
oleh harga pembiayaan atau suku bunga di financing price or interest rate in the conventional
pasar konvensional. market.
212
Page 623
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko suku bunga Interest rate risk management
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its
pengendalian terhadap risiko suku bunga interest rate risk include:
mencakup:
- Memantau limit risiko suku bunga. - Monitoring of interest rate risk limit.
- Mengelola risiko suku bunga sesuai - Managing interest rate risk in accordance
regulasi terkait dan kebijakan internal with relevant regulations and Bank's internal
Bank. policies.
- Melakukan simulasi perhitungan - Conduct simulation of net margin income
pendapatan marjin bersih terhadap semua calculation toward all possible market interest
kemungkinan perubahan tingkat suku rate changes.
bunga di pasar.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko financial instruments of the Group to interest rate
tingkat suku bunga. risks.
31 Desember/December 2024
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 > 6 -12 > 12 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months months months month Months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - - - 1,379,647 1,379,647 Cash
Current
accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia - - - - - 9,443,461 - - - - - 9,443,461 Indonesia
Current
accounts
Giro pada bank- with other
bank lain - - - - - 1,035,001 - - - - - 1,035,001 banks
Penempatan
pada Bank Placements with
Indonesia Bank
dan bank- Indonesia and
bank lain - - - - - 12,633,257 61,000 1,481 12,695,738 other banks
Efek-efek - - - - - 1,711,958 9,021,201 7,720,428 5,304,144 4,258,650 158,569 28,174,950 Securities
Efek-efek yang Securities
dibeli dengan purchased
janji dijual under resale
kembali agreements
(reverse repo) - - - - - 468,188 - - - - 594 468,782 (reverse repo)
Tagihan Derivative
derivatif - - - - - - - - - - 1,748,125 1,748,125 receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi - - - - - - - - - - 3,334,619 3,334,619 receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and
pembiayaan/ sharia
piutang financing/
syariah 39,147,541 21,601,344 7,592,649 - - 24,740,723 10,112,546 6,928,763 13,916,817 24,652,311 2,041,636 150,734,330 receivables
Piutang Financing
pembiayaan - - - - - 1,030,518 2,163,173 3,187,115 5,969,631 17,082,185 - 29,432,622 receivables
Penyertaan Investment in
saham - - - - - - - - - - 75,285 75,285 shares
Aset lain-lain - - - - - - - - - - 626,819 626,819 Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum Total financial
cadangan assets before
kerugian allowance for
penurunan impairment
nilai 39,147,541 21,601,344 7,592,649 - - 51,063,106 21,357,920 17,836,306 25,190,592 45,993,146 9,366,775 239,149,379 losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - - - (48,898) (48,898) immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah - - - - - (92,863,783) (12,821,569) (3,355,464) (2,653,627) (24,016) (267,398) (111,985,857) customers
Simpanan dari
bank-bank Deposits from
lain - - - - - (754,714) (3,000) - - - - (757,714) other banks
Liabilitas Derivative
derivatif - - - - - - - - - - (1,558,841) (1,558,841) payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi - - - - - - - - - - (3,162,381) (3,162,381) payables
Surat berharga
yang Securities
diterbitkan - - - - - - - - (254,689) (2,685,235) (21,117) (2,961,041) issued
Pinjaman yang
diterima (22,648,059) (20,731,362) - (2,713,237) - (1,589,492) (269,235) - (394,152) (1,068,348) (244,342) (49,658,227) Borrowings
Pinjaman Subordinated
subordinasi - (3,219,000) - - - - - - - - (10,069) (3,229,069) loans
Liabilitas sewa - - - - - - - - - - (335,275) (335,275) Lease liabilities
Liabilitas lain-
lain - - - - - - - - - - (647,755) (647,755) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (22,648,059) (23,950,362) - (2,713,237) - (95,207,989) (13,093,804) (3,355,464) (3,302,468) (3,777,599) (6,296,076) (174,345,058) liabilities
Jumlah gap
repricing 16,499,482 (2,349,018) 7,592,649 (2,713,237) (44,144,883) 8,264,116 14,480,842 21,888,124 42,215,547 3,070,699 64,804,321 Total interest
-
suku bunga repricing gap
213
Page 624
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko financial instruments of the Group to interest rate
tingkat suku bunga (lanjutan). risks (continued).
31 Desember/December 2023
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months month months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - 1,428,683 1,428,683 Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia - - - 9,276,598 - - - - - 9,276,598 Indonesia
Giro pada bank- Current accounts
bank lain - - - 962,387 - - - - - 962,387 with other banks
Penempatan
pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain - - - 8,853,154 108,500 - - - 2,624 8,964,278 and other banks
Efek-efek - - - 3,687,758 5,192,893 1,098,198 1,557,689 5,577,475 150,343 17,264,356 Securities
Derivative
Tagihan derivatif - - - - - - - - 1,133,149 1,133,149 receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi - - - - - - - - 3,289,757 3,289,757 receivables
Pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/ Loans and sharia
piutang financing/
syariah 48,638,687 27,012,683 5,437,501 18,518,832 4,973,021 6,602,727 13,944,202 28,833,876 3,697,564 157,659,093 receivables
Penyertaan Investment in
saham - - - - - - - - 102,586 102,586 shares
Aset lain-lain - - - - - - - - 423,113 423,113 Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum Total financial
cadangan assets before
kerugian allowance for
penurunan nilai 48,638,687 27,012,683 5,437,501 41,298,729 10,274,414 7,700,925 15,501,891 34,411,351 10,227,819 200,504,000 impairment losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - (71,606) (71,606) immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah - - - (85,087,550) (9,139,063) (2,185,498) (1,760,395) (105,250) (179,647) (98,457,403) customers
Simpanan dari Deposits from
bank-bank lain - - - (8,943,983) (1,870,655) - - - (7,483) (10,822,121) other banks
Liabilitas derivatif - - - - - - - - (1,072,104) (1,072,104) Derivative payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi - - - - - - - - (2,323,633) (2,323,633) payables
Surat berharga
yang
diterbitkan - - - - - - (200,569) - (1,514) (202,083) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (13,642,758) (15,503,211) - - - - (697,515) (1,361,013) (151,020) (31,355,517) Borrowings
Pinjaman
subordinasi - (3,079,400) - - - - - - (10,960) (3,090,360) Subordinated loans
Liabilitas sewa - - - - - - - - (353,990) (353,990) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain - - - - - - - - (505,982) (505,982) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (13,642,758) (18,582,611) - (94,031,533) (11,009,718) (2,185,498) (2,658,479) (1,466,263) (4,677,939) (148,254,799) liabilities
Jumlah gap
repricing suku Total interest
34,995,929 8,430,072 5,437,501 (52,732,804) (735,304) 5,515,427 12,843,412 32,945,088 5,549,880 52,249,201
bunga repricing gap
214
Page 625
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Grup selama tahun-tahun yang Group’s net profit during the years ended 31
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan December 2024 and 2023 due to an increase or
2023 atas kenaikan atau penurunan tingkat decrease in market interest rates, assuming no
suku bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak assymetrical movement in yield curves:
ada pergerakan asimetris di kurva imbal hasil:
(Penurunan) peningkatan
laba bersih/
(Decrease) increase net profit
2024 2023
Peningkatan 100 bps 147,093) 22,945) Increased by 100 bps
Penurunan 100 bps (156,877) (32,651) Decreased by 100 bps
Manajemen Risiko Permodalan Capital Risk Management
Modal regulasi Regulatory capital
Tujuan manajemen permodalan Grup adalah untuk The Group capital management objectives is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support business
mendukung pertumbuhan bisnis dan growth and to sustain investors, depositors,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan customers and market confidence. In managing its
kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan capital, the Group considers factors such as:
permodalan, Grup mempertimbangkan faktor-faktor providing optimal capital rate of return to
seperti: pengembalian modal yang optimal pada shareholders and maintaining a balance between
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara high return gearing ratio and safety provided by a
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio sound capital position.
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under the
OJK yang berlaku diungkapkan pada Catatan 52. prevailing OJK regulation was disclosed in Note 52.
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
Untuk aset dan liabilitas keuangan yang diukur For financial assets and liabilities measured at fair
menggunakan nilai wajar, berikut ini adalah hirarki value, the following is the hierarchy of the fair values:
nilai wajar:
a. Level 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active markets for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identical assets or liabilities;
identik;
b. Level 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk Inputs other than quoted prices included within
dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset level 1 that are observable for the assets or
atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya liabilities, either directly (that is as prices) or
harga) maupun tidak langsung (misalnya indirectly (that is derived from prices); and
turunan harga); dan
c. Level 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data (unobservable
(input yang tidak dapat diobservasi). inputs).
215
Page 626
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the Group’s financial assets
keuangan Grup yang diukur sebesar nilai wajar and liabilities that were measured at fair value as of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 31 December 2024 and 2023:
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 18,380,770 395,343 17,985,427 - 18,380,770 Securities
Tagihan derivatif 1,748,125 - 1,748,125 - 1,748,125 Derivative receivables
Penyertaan saham 75,285 - 52,763 22,522 75,285 Investment in shares
20,204,180 395,343 19,786,315 22,522 20,204,180
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,558,841 - 1,558,841 - 1,558,841 Derivative payables
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
Value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 7,817,003) 205,183) 7,611,820) -) 7,817,003) Securities
Tagihan derivatif 1,133,149) -) 1,133,149) -) 1,133,149) Derivative receivables
Penyertaan saham 102,586) -) 80,064) 22,522) 102,586) Investment in shares
9,052,738) 205,183) 8,825,033) 22,522) 9,052,738)
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,072,104) -) 1,072,104) -) 1,072,104) Derivative payables
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying amounts
dan nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: stated at their fair values:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
value Fair value value Fair value
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9,443,461 9,443,461 9,276,598) 9,276,598) Bank Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 1,034,964 1,034,964 962,229) 962,229) banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank-bank lain 12,695,156 12,695,156 8,964,278) 8,964,278) and other banks
Efek-efek 9,793,587 9,768,942 9,446,554) 9,461,043) Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali under resale agreements
(reverse repo) 468,782 468,782 - - (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3,317,541 3,317,541 3,281,120) 3,281,120) Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 146,811,650 149,852,324 153,041,046) 157,244,639) receivables
Piutang pembiayaan 27,461,692 26,665,381 - - Financing receivables
Aset lain-lain 576,104 557,870 423,113) 423,113) Other assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 48,898 48,898 71,606) 71,606) Obligation due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan 18,825 18,825 21,951) 21,951) sharing
Simpanan nasabah 111,985,857 111,985,857 98,457,403) 98,457,403) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 757,714 757,714 10,822,121) 10,822,121) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 3,162,381 3,162,381 2,323,633) 2,323,633) Acceptance payables
Efek-efek yang diterbitkan 2,961,041 2,951,567 202,083) 204,635) Securities issued
Pinjaman yang diterima 49,658,227 49,575,074 31,355,517) 31,388,521) Borrowings
Liabilitas lain-lain 647,755 647,755 505,982) 505,982) Other liabilities
216
Page 627
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Nilai wajar dari efek-efek yang memiliki jatuh tempo The fair value for securities, which maturity date is
lebih dari 1 tahun diestimasi menggunakan nilai more than 1 year, are estimated using the last quoted
kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai wajar). market price (level 2 - fair value hierarchy).
Estimasi nilai wajar dari pinjaman yang diberikan The estimated fair value of loans represents the
mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini discounted amount of estimated future cash flows
dari arus kas masa depan yang diharapkan akan expected to be received. Estimated cash flows are
diterima. Arus kas masa depan yang diharapkan discounted at current market rates to determine fair
didiskontokan pada tingkat suku bunga pasar terkini value (level 3 - fair value hierarchy).
untuk menentukan nilai wajar (level 3 - hirarki nilai
wajar).
Nilai tercatat dari pembiayaan syariah merupakan Carrying value of sharia financing approximates the
perkiraan yang layak atas nilai wajar dikarenakan estimates fair value since sharia financing have short-
pinjaman tersebut memiliki tenor jangka pendek. term tenure.
Nilai wajar surat utang jangka menengah dihitung The fair value of medium term notes was calculated
menggunakan teknik penilaian berdasarkan model using valuation technique based on the Bank’s
internal Bank yaitu model penilaian diskonto arus internal model which is discounted cash flow
kas. Input dalam teknik penilaian termasuk arus kas valuation model. Inputs into the valuation technique
yang akan diterima di masa datang dan suku bunga include expected future cash flows and interest rates
pasar (level 2 - hirarki nilai wajar). (level 2 - fair value hierarchy).
Nilai wajar utang obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds payable is estimated by using
nilai kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai the last quoted market price (level 2 - fair value
wajar). hierarchy).
Nilai wajar dari pinjaman yang diterima dinilai The fair value of borrowings is estimated by using
dengan menggunakan diskonto arus kas discounted cash flows applying the effective interest
berdasarkan tingkat suku bunga efektif yang rate charged by the lender for the last utilization of
dikenakan pada pinjaman terakhir yang digunakan borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
(level 2 - hirarki nilai wajar).
Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan The carrying amount of remaining financial assets
lainnya mendekati nilai wajarnya karena instrumen and financial liabilities are reasonable approximation
keuangan bersifat jangka pendek atau yang ditinjau of fair value because they are short term in nature or
ulang menggunakan harga pasar secara berkala. re-price to current market rates frequently.
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk The fair values calculated are for disclosure purposes
kepentingan pengungkapan dan tidak berdampak only and do not have any impact on the Group’s
pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. reported financial performance or position. The fair
Nilai wajar yang dihitung oleh Grup mungkin values calculated by the Group may be different from
berbeda dengan jumlah aktual yang akan the actual amount that will be received/paid on the
diterima/dibayar pada saat penyelesaian atau jatuh settlement or maturity of the financial instruments. As
tempo instrumen keuangan. Mengingat kategori certain categories of financial instruments are not
tertentu instrumen keuangan yang tidak traded, there is management’s judgment involved in
diperdagangkan, maka terdapat pertimbangan calculating the fair values.
manajemen dalam perhitungan nilai wajar.
217
Page 628
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko Operational risk is defined as the risks of loss
akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya resulting from inadequate or failed internal
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan processes, people, systems failure or external events
sistem, atau adanya kejadian-kejadian eksternal that impacted to the Bank’s operational activities.
yang mempengaruhi aktivitas operasional Bank.
Tata Kelola Pengelolaan Risiko Operasional Operational Risk Management Governance
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan The Board of Commissioners and the Board of
pengawasan secara aktif terhadap Manajemen Directors actively supervise operational risk
Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko management through the Risk Monitoring Committee
dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan and the Risk Management Committee that conducted
secara berkala sesuai terms of reference masing- periodically in accordance with terms of reference to
masing untuk membahas risiko operasional. discuss operational risks.
Satuan Kerja Operational & Fraud Risk The Operational & Fraud Risk Management (OFRM)
Management (OFRM) memiliki tanggung jawab Unit has direct responsibility to the Head of Risk
secara langsung kepada Kepala Manajemen Risiko, Management, for operational and fraud risk
atas manajemen risiko operasional dan fraud. Bank management. Bank had formulated and determined
telah merumuskan dan menetapkan profil dan the profile and level of operational risk sufficiently to
tingkat risiko operasional secara memadai agar be in line with overall business goals and strategies
sejalan dengan sasaran dan strategi bisnis Bank of the Bank. Monitoring the operational risk level and
secara keseluruhan. Pemantauan tingkat dan profil profile is carried out by determining Non Financial
risiko operasional dilakukan melalui penetapan Non Risk (NFR) Appetite and creating Key Risk Indicators
Financial Risk (NFR) Appetite dan pembuatan as part of the operational risk management
perangkat Key Risk Indicator yang menjadi bagian framework.
dalam kerangka kerja manajemen risiko
operasional.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Adequacy of Policies, Procedures, and
Limit Determination of Limits
Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam The OFRM is responsible for the formulation and
pembuatan serta pengembangan kebijakan dan development of ORM (Operational Risk
prosedur ORM (Operational Risk Management), Management) policies and procedures, BCM
BCM (Business Continuity Management), Fungsi (Business Continuity Management), ICR (Internal
ICR (Internal Control & Risk) dan FRM (Fraud Risk Control & Risk) Function and FRM (Fraud Risk
Management) yang kemudian akan dikaji ulang Management) which will then be reviewed
secara berkala, dengan mempertimbangkan setiap periodically, with to consider significant changes,
perubahan signifikan, baik secara internal maupun both internally and externally.
eksternal.
Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada Each work unit must be guided by the policies and
kebijakan dan prosedur yang dibuat oleh Satuan procedures made by the OFRM Work Unit in carrying
Kerja OFRM dalam menjalankan aktivitas bisnis dan out its daily business and operational activities. In
operasionalnya sehari-hari. Selain itu, Bank juga addition, the Bank also has a control system and
telah memiliki sistem dan metode pengendalian method to carry out every business and operational
untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis dan activity, such as dual control, separation of duties,
operasional, seperti dual control, pemisahan tugas, determination of limits and authorities,
penetapan limit dan wewenang, pelaksanaan cuti implementation of mandatory annual leave,
wajib tahunan, proses rekonsiliasi dan lainnya. reconciliation process and others.
218
Page 629
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of Operational Risk Management
Operasional Process
Proses manajemen risiko operasional yang The process of operational risk management
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan including identification, measurement, monitoring
dan pengendalian risiko berjalan secara terstruktur and risk control runs in a structured and consistent
dan konsisten. Proses Manajemen Risiko manner. The Operational Risk Management process
Operasional di Bank diterapkan berdasarkan praktik in Bank implemented based on effective best
terbaik yang efektif. practices.
Tahapan proses manajemen risiko operasional yang The operational risk management process which
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan include identification, measurement, monitoring and
dan pengendalian atas risiko operasional adalah control of operational risk are describe as follows:
sebagai berikut:
1. Tahapan identifikasi risiko operasional meliputi 1. The operational risk identification stage include
penyusunan Process Risk Control (PRC), Risk the preparation of Process Risk Control (PRC),
Grading Matrix (RGM), kajian Risiko Risk Grading Matrix (RGM), operational risk
operasional dan fraud yang dilakukan atas and fraud studies conducted on all processes,
seluruh proses, produk, layanan, sistem, products, services, systems, initiatives and new
inisiatif dan struktur organisasi baru ataupun organizational structures or changes),
perubahannya), Penetapan parameter Key Risk determination of Key Risk Indicator (KRI)
Indicator (KRI) dan pelaporan Risk Acceptance parameters and reporting of Risk Acceptance
(RA). (RA).
2. Tahapan Proses pengukuran risiko operasional 2. The operational risk measurement process
meliputi analisa kejadian dan kerugian risiko stage includes analysis of operational risk
operasional, kegiatan penilaian mandiri (self- events and losses, periodic self-assessment
assessment) secara berkala melalui Key activities through Key Control Self Assessment
Control Self Assessment (KCSA), pelaksanaan (KCSA), implementation of Control & Risk (ICR)
aktivitas Control & Risk (ICR), penetapan activities, determination of KRI thresholds and
ambang batas KRI dan penetapan Non determination of Non Financial Risk (NFR)
Financial Risk (NFR) Appetite yang dilaporkan Appetite which is reported regularly in the Risk
secara berkala dalam rapat Komite Manajemen Management Committee (KMR) meeting.
Risiko (KMR).
3. Tahapan Pemantauan risiko operasional 3. The operational risk monitoring stage is carried
dilakukan melalui pelaporan internal kepada out through internal reporting to senior
manajemen senior dan kepada pihak eksternal management and to external regulators and
regulator dan pihal terkait lainnya, baik secara other relevant parties, either regularly or ad-
rutin ataupun ad-hoc. Pada tahapan ini juga hoc. This stage also regulates the process of
mengatur proses pelaporan kejadian dengan reporting events with significant categories
kategori signifikan melalui SINP (Significant through SINP (Significant Incident Notification
Incident Notification Protocol). Protocol).
219
Page 630
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of Operational Risk Management
Operasional (lanjutan) Process (continued)
Tahapan proses manajemen risiko operasional yang The operational risk management process which
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan include identification, measurement, monitoring and
dan pengendalian atas risiko operasional adalah control of operational risk are describe as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
4. Tahapan Pengendalian risiko operasional 4. Operational risk control stage include the
meliputi ketersediaan kebijakan dan prosedur availability of policies and procedures in
dalam menjalankan seluruh proses dan carrying out all processes and activities,
aktivitas, penyelesaian tindak lanjut yang effective follow-up resolution of every risk event
efektif atas setiap kejadian risiko atau or operational risk issues, the availability of
permasalahan risiko operasional, ketersediaan adequate insurance program to minimize the
program asuransi yang mencukupi untuk impact of Bank losses, the availability of
meminimalkan dampak kerugian bagi Bank, Framework and tools for the implementation of
ketersediaan kerangka kerja dan perangkat comprehensive Business Continuity
untuk penerapan Manajemen Kelangsungan Management (BCM) and the availability of
Bisnis (BCM) yang komprehensif serta meeting forums and training required for the
ketersediaan forum pertermuan dan pelatihan implementation of the Bank's operational risk
yang diperlukan untuk penerapan manajemen management.
risiko operasional Bank.
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System The existence of the Internal Control & Risk System
(ICRS) adalah sebagai database di dalam (ICRS) application serves as database in the
penerapan manajemen risiko operasional dan fraud implementation of operational and fraud risk
dan sekaligus diharapkan agar dapat menyajikan management and at the same time is expected to be
kebutuhan informasi secara akurat, tepat waktu dan able to present information needs in an accurate,
terkini untuk memudahkan analisis dan pengambilan timely and up-to-date manner to facilitate analysis
keputusan. and decision making.
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal The calculation of the Capital Adequacy Assessment
Minimum (KPMM) untuk risiko operasional Process (ICAAP) for operational risk carried out by
senantiasa dilakukan oleh Bank menggunakan the Bank has used standardized approach and
pendekatan standar (standardized approach) yang comply with regulatory requirements.
proses dan pelaporannya mengacu kepada
ketentuan OJK.
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman The Bank and its Subsidiaries already have
pengelolaan kelangsungan usaha yang comprehensive business continuity management
komprehensif dan mengacu kepada standar industri guidelines which refer to the ISO 22301 industry
ISO 22301, dengan tujuan untuk mengantisipasi standard, with the aim of anticipating operational
potensi risiko operasional yang dapat terjadi dari risks that may occur from extreme/critical situations
situasi ekstrem/kritikal baik yang disebabkan oleh either caused by natural disasters such as floods,
faktor bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan earthquakes and volcaic eruptions or other factors
gunung meletus maupun faktor lainnya seperti such as demonstration, fires, disruptions to the
demonstrasi, kebakaran, gangguan sistem pasokan power supply system, pandemic and unfavorable
listrik, pandemi serta situasi bisnis yang kurang business situations. This is to ensure continuity of
menguntungkan. Hal ini untuk memastikan service to customers.
keberlangsungan layanan kepada nasabah.
220
Page 631
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Internal Control System for Operational Risk
Operasional
Sistem pengendalian internal atas risiko operasional Internal control system for operational risk is carried
dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini out through the implementation of three lines of
pertahanan (three lines of defense). Pada lini defense models. In the first line of defense, the Risk
pertahanan pertama, Risk Taking Unit (RTU) Taking Unit (RTU) assisted by Business Risk/ICR in
dibantu oleh Business Risk/ICR dalam pengelolaan carried out day-to-day operational risk management.
risiko operasional sehari hari. Pada lini pertahanan In the second line of defense, the OFRM work unit is
kedua, satuan kerja OFRM bertugas untuk overseeing the implementation of risk management
mengawasi pelaksanaan proses manajemen risiko process in accordance with stipulated policy.
sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.
Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara In the third line of defence, Internal Audit
independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi independently examines and evaluates the
terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen governance and effectiveness of operational risk
risiko operasional. management.
Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung Alignment process between the parties responsible
jawab atas praktik pengendalian internal Bank for Bank’s internal control practices is carried out on
dilakukan secara berkelanjutan melalui ICR MSA an ongoing basis through a standardized ICR MSA
(Maturity Self-Assessment) yang terstandardisasi (Maturity Self-Assessment) matrix and forums
dan forum-forum yang diselenggarakan oleh satuan organized by the OFRM work unit to facilitate the
kerja OFRM untuk memfasilitasi Fungsi Internal Internal Control & Risk Function.
Control & Risk.
Manajemen Risiko Fraud Fraud Risk Management
Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap The Bank has no tolerance to any fraud incident.
kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti Bank always follows up on every fraud incident
setiap kejadian fraud termasuk memberikan sanksi including providing sanctions to employees who
kepada karyawan yang melakukan maupun yang commit or are involved in fraud incidents as per
terlibat dalam kejadian fraud sesuai dengan prevailing regulations including reporting to the
ketentuan yang berlaku termasuk melakukan authorities (if necessary).
pelaporan kepada pihak yang berwajib (bila
diperlukan).
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur strategi Bank has adequate policies and procedures of anti
anti fraud yang memadai dan senantiasa fraud strategies which are continuously improvised.
disempurnakan secara berkesinambungan. Fraud risk management is systematically handled
Pengelolaan risiko fraud dilakukan secara sistematis through a series of process and strategy.
melalui sejumlah proses dan strategi.
Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, In relation to fraud risk prevention process, the Bank
Bank telah menjalankan program anti fraud has implemented anti fraud awareness program for
awareness untuk seluruh karyawan dan all employees and the signing of Anti Fraud & Code
penandatanganan pakta integritas anti fraud dan of Ethics integrity pact by the Board of Directors,
kode etik yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Board of Commissioners, and every Bank employee.
Komisaris, dan setiap pegawai bank. Penyesuaian Adjustments to policies and procedures for managing
terhadap kebijakan dan prosedur pengelolaan anti fraud strategies are carried out regularly to be in
strategi anti fraud dilakukan secara berkala line with current conditions. In addition, a fraud risk
sehingga tetap sesuai dengan kondisi terkini. Selain assessment is conducted on every process, product,
itu dilakukan kajian risiko fraud atas setiap proses, service, system and initiative both new and
produk, layanan, sistem dan inisiatif baik baru development.
maupun pengembangannya.
221
Page 632
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Manajemen Risiko Fraud (lanjutan) Fraud Risk Management (continued)
Sosialisasi anti fraud awareness dilakukan melalui Anti fraud socialization and awareness was carried
beberapa media, yaitu melalui e-newsletter out through several media, namely e-newsletters,
broadcast, email broadcast, wallpaper desktop email broadcasts, desktop PC/laptop wallpapers,
PC/laptop, SMBCI Info, penayangan video animasi SMBCI Info, anti fraud animation videos, anti fraud
anti fraud, mandatory anti-fraud e-learning, mandatory e-learning, in-class or virtual anti fraud
pelaksanaan anti-fraud awareness yang awareness training to employees. In addition, there
disampaikan secara in-class training maupun is whistleblowing channel provided by Bank for
pelatihan secara virtual kepada karyawan. Selain reporting indication of fraud.
itu, ada layanan whistleblowing di Bank yang dapat
digunakan untuk melaporkan kejadian berindikasi
fraud.
Bank juga memberikan berbagai berbagai Bank also provides various socialization programs to
sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud raise awareness of fraud to third parties, both
kepada pihak ketiga baik nasabah maupun vendor customers and vendors, including conducting virtual
termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal training on anti fraud awareness, cyber security
anti fraud awareness, cyber security risk awareness awareness and Entertainment & Gifts for vendors on
maupun Entertainment & Gift kepada vendor secara regular basis in supporting the Bank to maintaining
berkala untuk turut serta membantu Bank dalam good corporate governance.
menjaga tata kelola perusahaan yang baik.
Sejalan dengan strategi anti fraud yang berlaku, In line with the applicable anti fraud strategy, Bank
Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan also continuously socialized the fraud reporting
sosialisasi pelaporan fraud melalui whistleblowing through whistleblowing channel for detecting fraud
channel sebagai salah satu media pendeteksian incident, which is regularly communicated to all
kejadian fraud, yang secara berkala employees through various internal Bank media.
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui Employees can disclose and report any violations
berbagai media internal Bank. Karyawan dapat (misconduct) through e-mail channels (Ayo Lapor),
mengungkap dan melaporkan setiap Tindakan Whatsapps, telephone, letters or face-to-face
pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail meetings.
(Ayo Lapor), Whatsapps, telepon, surat maupun
pertemuan tatap muka.
Bank telah memiliki kebijakan yang memadai terkait The Bank has adequate policies regarding
proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. investigation process and reporting of fraud. For
Untuk setiap kasus fraud yang terbukti, proses each proven fraud case, the process of imposing
pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud sanctions is decided by Fraud Committee involving
dan melibatkan unit kerja terkait, Business Risk/ICR the relevant work units, related Business Risk/ICR,
terkait, satuan kerja Sumber Daya Manusia dan Human Resources and OFRM unit. The
OFRM. Implementasi keputusan Komite Fraud implementation of Fraud Committee’s decisions is
dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk monitored and evaluated periodically to determine
menentukan upaya perbaikan di masa yang akan future improvement efforts.
datang.
222
Page 633
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 46. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING CURRENCIES
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: foreign currencies are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
ASET ASSETS
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 25,378 54,843) United States Dollar
Yen Jepang 1,905 3,821) Japanese Yen
Dolar Singapura 1,351 602) Singapore Dollar
28,634 59,266)
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 2,385,842 2,312,722) United States Dollar
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 210,159 446,607) United States Dollar
Yen Jepang 202,300 153,105) Japanese Yen
Dolar Singapura 110,267 52,601) Singapore Dollar
Yuan China 49,087 10,012 China Yuan
Euro Eropa 42,530 62,471) European Euro
Dolar Australia 32,654 54,675) Australian Dollar
Poundsterling Inggris 31,681 42,308) British Poundsterling
Baht Thailand 18,460 18,448) Thailand Baht
Lain-lain 11,979 4,433) Others
709,117 844,660)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain other banks
Dolar Amerika Serikat 3,975,465 5,897,051) United States Dollar
Efek-efek Securities
Dolar Amerika Serikat 954,708 958,932) United States Dollar
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Dolar Amerika Serikat 1,245,175 1,504,872) United States Dollar
Yuan China 71,087 1,161) China Yuan
Yen Jepang 46,558 - Japanese Yen
1,362,820 1,506,033)
Pinjaman yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 41,536,576 46,063,513) United States Dollar
Yen Jepang 454,642 606,229) Japanese Yen
Dolar Australia 134,080 - Australian Dollar
Euro Eropa 19,761 79,104) European Euro
42,145,059 46,748,846)
Penyertaan saham Investment in shares
Dolar Amerika Serikat 52,763 80,064) United States Dollar
Aset lain-lain Other assets
Dolar Amerika Serikat 209,233 298,151) United States Dollar
Yen Jepang 152 161) Japanese Yen
Euro Eropa - 230) European Euro
209,385 298,542)
Jumlah aset 51,823,793 58,706,116) Total assets
223
Page 634
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 46. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING (lanjutan) CURRENCIES (continued)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: (lanjutan) foreign currencies are as follows: (continued)
31 Desember/December
2024 2023
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Dolar Amerika Serikat 1,042) 4,571) United States Dollar
Giro Current accounts
Dolar Amerika Serikat 7,386,936) 8,735,833) United States Dollar
Yen Jepang 1,565,974) 1,928,682) Japanese Yen
Euro Eropa 91,857) 98,942) European Euro
Dolar Singapura 20,672) 7,124) Singapore Dollar
Yuan China 11,885) -) China Yuan
Baht Thailand 8,167) 10,797) Thailand Baht
Lain-lain 3,851) 629) Others
9,089,342) 10,782,007)
Tabungan Savings deposits
Dolar Amerika Serikat 806,392) 543,438) United States Dollar
Yen Jepang 315,975) 215,605) Japanese Yen
Euro Eropa 104,366) 74,536) European Euro
Dolar Singapura 112,948) 72,622) Singapore Dollar
Lain-lain 144,363) 102,377) Others
1,484,044) 1,008,578)
Deposito berjangka dan deposito on call Time deposits and deposits on call
Dolar Amerika Serikat 11,227,605) 10,536,100) United States Dollar
Dolar Singapura 23,452) 54,295) Singapore Dollar
Yen Jepang 21,599) 420,523) Japanese Yen
11,272,656) 11,010,918)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat -) 9,238,200) United States Dollar
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Dolar Amerika Serikat 1,127,421) 538,748) United States Dollar
Yuan China 71,087) 1,161) China Yuan
Yen Jepang 46,558) -) Japanese Yen
1,245,066) 539,909)
Pinjaman yang diterima Borrowings
Dolar Amerika Serikat 36,987,035) 23,018,515) United States Dollar
Yen Jepang 4,126,803) -) Japanese Yen
Euro Eropa -) 170,383) European Euro
41,113,838) 23,188,898)
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Dolar Amerika Serikat 3,219,000) 3,079,400) United States Dollar
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dolar Amerika Serikat 242,336) 422,215) United States Dollar
Yen Jepang 1,019) 723) Japanese yen
Yuan China 282) 823) China Yuan
Lain-lain 185) 430) Others
243,822) 424,191)
Jumlah liabilitas 67,668,810) 59,276,672) Total liabilities
(Liabilitas) aset bersih (15,845,017) (570,556) Net (liabilities) assets
47. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS 47. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS
Jaminan pemerintah terhadap liabilitas pembayaran Government guarantee on obligations of commercial
bank umum diungkapkan pada Catatan 52. banks was disclosed in Note 52.
224
Page 635
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN 48. SUBSEQUENT EVENTS AFTER REPORTING
DATE
Pada tanggal 28 Januari 2025, Bank telah On 28 January 2025, the Bank has repaid the
melakukan pembayaran pinjaman International borrowing to International Finance Corporation (IFC)
Finance Corporation (IFC) tahun 2019 sebesar year 2019 at amount of Rp 1,364,600, equivalent to
Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000 (nilai USD 100,000,000 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 31 Januari 2025, Bank telah On 31 January 2025, the Bank has repaid the
melakukan pembayaran pinjaman kepada SMBC borrowing to SMBC Singapore at amount of
Singapura sebesar USD 225.000.000 (nilai penuh), USD 225,000,000 (full amount), equivalent to
ekuivalen Rp 3.667.500. Rp 3,667,500.
49. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN 49. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The relevant Statements of Financial Accounting
relevan yang telah disahkan oleh Dewan Standar Standards (PSAK) issued by the Board of Financial
Akuntansi Keuangan (DSAK) namun belum berlaku Accounting Standards (DSAK) but not yet effective for
efektif untuk laporan keuangan konsolidasian untuk the consolidated financial statements for the year
tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2024 are as follows:
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2025:
1 Januari 2025:
- Amandemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan - Amendments to PSAK 221 “The Effects of
Kurs Valuta Asing: Kekurangan Ketertukaran” Changes in Foreign Exchange Rates: Lack of
Exchangeability”
- PSAK 117 “Kontrak Asuransi” - PSAK 117 “Insurance Contract”
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2026:
1 Januari 2026:
- Amandemen PSAK 109 dan PSAK 107 - Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amandemen atas Klasifikasi dan Pengukuran “Amendments to the Classification and
Instrumen Keuangan” Measurement of Financial Instruments”
- Amandemen Tahunan 2024 “Amandemen - Annual Improvements 2024 “Amendments to
PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and PSAK 207”
207”
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2026:
1 Januari 2027:
- PSAK 413 “Penurunan Nilai” - PSAK 413 “Impairment Losses”
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorization date of these consolidated
konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak financial statements, the Group is still evaluating the
yang mungkin timbul dari penerapan standar baru potential impact of the new standard to the
tersebut serta pengaruhnya terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
50. REKONSILIASI UTANG BERSIH 50. NET DEBT RECONCILIATION
Pinjaman
Pinjaman yang Utang obligasi/ subordinasi/ Liabilitas
diterima/ Bonds Subordinated sewa/Lease Jumlah/
Borrowings payable loans liabilities Total
Utang bersih tanggal Net debt as of
1 Januari 2023 45,067,408) 201,648) 3,125,578) 425,887) 48,820,521) 1 January 2023
Arus kas (15,277,847) (15,578) (205,135) (116,558) (15,615,118) Cash flows
Perubahan lain*) 1,565,956) 16,013) 169,917) 44,661) 1,796,547) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31 Desember 2023 31,355,517) 202,083) 3,090,360) 353,990) 35,001,950) 31 December 2023
Arus kas 3,887,259) 1,705,615) (270,587) (74,885) 5,247,402) Cash flows
Perubahan lain*) 14,415,451) 1,053,343) 409,296) 56,170) 15,934,260) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31 Desember 2024 49,658,227) 2,961,041) 3,229,069) 335,275) 56,183,612) 31 December 2024
*) Perubahan lain termasuk pergerakan non-kas yang merupakan *) Other changes include non-cash movements which are effect of
dampak perubahan selisih kurs, amortisasi biaya transaksi, akrual exchange rate, amortization of transaction cost, accrued interest
beban bunga, dan penambahan dari akuisisi Entitas Anak. expenses and addition from acquisition of Subsidiaries.
225
Page 636
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. REKLASIFIKASI AKUN 51. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Beberapa akun dalam informasi komparatif telah Certain accounts in the comparative information have
direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan been reclassified to conform with the presentation of
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain the consolidated statements of profit or loss and other
konsolidasian untuk tahun berakhir pada tanggal comprehensive income for the year ended
31 Desember 2024. 31 December 2024.
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Years ended 31 December 2023
Sebelum Setelah
reklasifikasi/ reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
reclassification Reclassifications reclassification
Laporan laba rugi dan penghasilan Consolidated statements of
komprehensif lain profit or loss and other
konsolidasian comprehensive income
Provisi dan komisi: Fee and commission:
Pendapatan provisi dan komisi -) 942,583) 942,583) Fee and commission income
Beban provisi dan komisi -) (381,700) (381,700) Fee and commission expense
Pendapatan operasional: Operating income:
Pendapatan operasional lainnya 1,423,949) (944,954) 478,995) Other operating income
Beban operasional: Operating expenses:
Beban umum dan administrasi (3,273,766) (31,195) (3,304,961) General and administrative expenses
Beban operasional lainnya (576,308) 415,266) (161,042) Other operating expenses
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah The
r following additional information presented below
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh ise information required by applicable regulations as
regulasi yang berlaku sesuai catatan 2b dan per Notes 2b and is not information required by
bukan/tidak merupakan informasi yang Indonesian Accounting Standards:
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia:
a. Jaringan distribusi a. Distribution network
Jaringan distribusi Bank dan Entitas Anak pada The Bank and Subsidiaries distribution network
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah as of 31 December 2024 and 2023 was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Kantor Cabang 489 73 Branches
Kantor Cabang Pembantu 198 215 Sub-Branches
ATM dan TCR 231 228 ATM and TCR
Kantor Fungsional 32 45 Functional Branches
950 561
226
Page 637
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas b. Financial assets based on OJK collectablity
OJK
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below summarizes the carrying
tercatat (sebelum cadangan kerugian amounts (before allowance for impairment
penurunan nilai) dari aset keuangan losses) of financial assets based on OJK
berdasarkan kolektabilitas OJK: collectability:
31 Desember/December 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia Indonesia
(Catatan 5) 9,443,461 - - - - 9,443,461 (Note 5)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 6) 1,035,001 - - - - 1,035,001 (Note 6)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain and other banks
(Catatan 7) 12,694,705 - - - - 12,694,705 (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 27,981,308 - - - - 27,981,308 Securities (Note 8)
Securities
purchased under
resale
Efek-efek yang dibeli agreements
dengan janji dijual (reverse repo)
kembali (Catatan 9) 468,188 - - - - 468,188 (Note 9)
Derivative
Tagihan derivatif receivables
(Catatan 10) 1,747,123 1,002 - - - 1,748,125 (Note 10)
Acceptance
Tagihan akseptasi receivables
(Catatan 11) 3,334,619 - - - - 3,334,619 (Note 11)
Pinjaman yang Loans and sharia
diberikan dan financing/
pembiayaan/piutang receivables
syariah (Catatan 12) 140,454,478 7,130,193 500,108 319,920 1,567,296 149,971,995 (Note 12)
Investment in
Penyertaan saham 22,522 52,763 - - - 75,285 shares
197,181,405 7,183,958 500,108 319,920 1,567,296 206,752,687
Komitmen dan Commitments and
145,180,808 2,047,332 - - - 147,228,140
kontinjensi contingencies
227
Page 638
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas b. Financial assets based on OJK collectablity
OJK (lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below summarizes the carrying
tercatat (sebelum cadangan kerugian amounts (before allowance for impairment
penurunan nilai) dari aset keuangan losses) of financial assets based on OJK
berdasarkan kolektabilitas OJK: (lanjutan) collectability: (continued)
31 Desember/December 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia Indonesia
(Catatan 5) 9,276,598 - - - - 9,276,598 (Note 5)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 6) 962,387 - - - - 962,387 (Note 6)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain and other banks
(Catatan 7) 8,964,278 - - - - 8,964,278 (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 17,264,356 - - - - 17,264,356 Securities (Note 8)
Derivative
Tagihan derivatif receivables
(Catatan 10) 1,130,701 2,448 - - - 1,133,149 (Note 10)
Acceptance
Tagihan akseptasi receivables
(Catatan 11) 3,289,757 - - - - 3,289,757 (Note 11)
Pinjaman yang Loans and sharia
diberikan dan financing/
pembiayaan/piutang receivables
syariah (Catatan 12) 148,452,798 7,109,726 477,678) 118,169) 1,500,722) 157,659,093 (Note 12)
Investment in
Penyertaan saham 22,522 80,064 - - - 102,586 shares
189,363,397 7,192,238 477,678) 118,169) 1,500,722) 198,652,204)
Komitmen dan Commitments and
120,577,548 1,378,716 - - - 121,956,264)
kontinjensi contingencies
c. Giro Wajib Minimum (GWM) c. Statutory Reserves
Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal As of 31 December 2024 and 2023, the statutory
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai reserves were as follows:
berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Bank Bank
Rupiah Rupiah
- GWM (Bank Konvensional) 6.91% 8.30%) Statutory Reserves (Conventional Bank) -
- GWM Penyangga Likuiditas Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“PLM”) 19.44% 9.49%) Liquidity Buffer (“PLM”)
- GWM Rasio Intermediasi Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“RIM”)* - -) Intermediation Ratio (“RIM”)*
Mata uang asing Foreign currencies
- GWM mata uang asing 4.02% 4.02%) Foreign currencies reserve -
*) Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio RIM Bank berada *) As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s RIM ratio is above the
di atas batas yang ditentukan. Walaupun demikian, Bank tidak specified limit. Nevertheless the Bank is not subject to the Statutory
dikenakan GWM RIM dikarenakan rasio KPMM Bank berada di atas Reserves RIM as the Bank’s CAR is above 14%.
14%.
228
Page 639
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
c. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) c. Statutory Reserves (continued)
Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal As of 31 December 2024 and 2023, the statutory
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai reserves were as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December
2024 2023
Entitas Anak Subsidiary
Rupiah Rupiah
- GWM Total (Bank Syariah) 5.86% 5.54%) Total Statutory Reserves (Sharia Bank) -
Grup memenuhi ketentuan BI yang berlaku The Group fulfilled BI’s regulations regarding
tentang Giro Wajib Minimum pada tanggal Statutory Reserve Requirements as of
31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
d. Batas Maksimum Pemberian Kredit d. Legal Lending Limit (“LLL”)
(“BMPK”)
Berdasarkan laporan Batas Maksimum Based on the Group’s Legal Lending Limit (LLL)
Pemberian Kredit (BMPK) Grup yang report to OJK, as of 31 December 2024 and
disampaikan kepada OJK, pada tanggal 2023 there was no violation or excess of LLL to
31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat both third parties and related parties in
pelanggaran ataupun pelampauan BMPK compliance with OJK’s regulation.
kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai
dengan peraturan yang telah ditetapkan OJK.
e. Rasio pinjaman yang diberikan kepada e. Ratios of loans extended to Micro, Small and
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) Medium Enterprises (“UMKM”)
Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans extended to Micro, Small and
Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as of
jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal 31 31 December 2024 and 2023 were 13.49% and
Desember 2024 dan 2023 masing-masing 11.21%, respectively. These ratios were calculated
sebesar 13,49% dan 11,21%. Rasio tersebut based on the prevailing Bank Indonesia
dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia regulations.
yang berlaku.
f. Kredit sindikasi f. Syndicated loans
Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau Total participation of the Bank in syndicated
arranger dalam kredit sindikasi berkisar antara loans, in which the Bank acted as a member
0,80% sampai dengan 82,98% dari fasilitas and/or arranger, ranged from 0.80% up to
kredit sindikasi pada tanggal 31 Desember 82.98% of syndicated loan facility as of
2024 dan 1,77% sampai dengan 80% dari
fasilitas kredit sindikasi pada tanggal 31 December 2024 and 1.77% up to 80% of
31 Desember 2023. syndicated loan facility as of 31 December 2023.
229
Page 640
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
g. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ g. Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah financing/receivables
Berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, rasio Based on prevailing OJK regulations, the
bruto pinjaman yang diberikan dan maximum gross non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah bermasalah sharia financing/receivables ratio for a bank is
setinggi-tingginya adalah 5% dari jumlah 5% from total loans and sharia
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ financing/receivables given. The gross and net
piutang syariah. Rasio kredit bermasalah bruto non-performing loan ratios of the Group was as
dan bersih Grup adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2024 2023
Kurang lancar 500,108) 477,678) Substandard
Diragukan 319,920) 118,169) Doubtful
Macet 1,567,296) 1,500,722) Loss
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan Total non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah sharia
bermasalah - kotor 2,387,324) 2,096,569) financing/receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan
nilai (1,727,088) (1,479,832) Allowance for impairment losses
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan Total non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah sharia
bermasalah - bersih 660,236) 616,737) financing/receivables - net
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Total loans and sharia financing/
yang diberikan 149,971,995) 156,561,297) receivables
Jumlah pinjaman kepada Bank
lain (1,017,761) (2,183,624) Total loans to other banks
148,954,234) 154,377,673)
Rasio pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Non-performing loans and sharia
syariah bermasalah - kotor 1.60% 1.36%) financing/receivables ratio - gross
Rasio pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Non-performing loans and sharia
syariah bermasalah - bersih 0.44% 0.40%) financing/receivables ratio - net
Rasio pemenuhan cadangan kerugian The Group’s ratio of allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan Grup losses on financial assets (percentage of
(persentase cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on financial
nilai aset keuangan yang telah dibentuk assets recorded to the minimum allowance for
terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
penurunan nilai aset keuangan sesuai impairment losses on financial assets as
ketentuan Bank Indonesia) pada tanggal required by Bank Indonesia) as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 were 110.70%
adalah sebesar 110,70% dan 134,49%. and 134.49%, respectively.
230
Page 641
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
h. Pinjaman yang diberikan dan h. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables
direstrukturisasi
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, total
jumlah pinjaman yang diberikan dan restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was as
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard /Doubtful Loss Total
Korporasi 444 3,434,907 - - 487,942 3,923,293 Corporates
Pensiunan 197 - - - - 197 Pensioners
Umum 351 562 20 86 46,631 47,650 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 578,412 142,272 6,055 7,578 424,488 1,158,805 enterprises
Usaha mikro kecil 23,017 16,027 656 1,081 685 41,466 Micro business
Pembiayaan/ Sharia financing/
piutang syariah 62,145 5,999 7,301 1,035 473 76,953 receivables
664,566 3,599,767 14,032 9,780 960,219 5,248,364
31 Desember/December 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard /Doubtful Loss Total
Korporasi 167,867 2,526,064 - - 507,652 3,201,583 Corporates
Pensiunan 236 - - - - 236 Pensioners
Kredit keperluan
rumah tangga - 2 2 3 7 14 Household goods
Kredit
kepemilikan
kendaraan 14 126 - - - 140 Motor vehicle loans
Umum 265 54 41 - 1 361 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 924,482 62,403 16,081 12,210 611,426 1,626,602 enterprises
Usaha mikro kecil 28,747 2,962 737 1,311 855 34,612 Micro business
Pembiayaan/ Sharia financing/
piutang syariah 610,501 39,794 15,809 5,674 18,005 689,783 receivables
1,732,112 2,631,405 32,670 19,198 1,137,946 5,553,331
231
Page 642
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
i. Risiko Kredit i. Credit Risk
Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan The portion of loans that benefits from such
manfaat dari agunan, baik sebagian maupun partial or full collateralization as credit risk
penuh, sebagai mitigasi dari risiko kredit pada mitigation as of 31 December 2024 and 2023
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- were 43.00% and 33.79% of total outstanding
masing sebesar 43,00% dan 33,79% dari loans, respectively.
jumlah kredit yang diberikan.
j. Posisi Devisa Neto j. Net Open Position
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Based on the prevailing Bank Indonesia
mengenai Posisi Devisa Neto yang berlaku, Regulation relating with Net Open Position, the
maksimum Posisi Devisa Neto adalah 20% dari maximum Net Open Position is at 20% of capital.
modal.
Posisi Devisa Neto adalah jumlah dari nilai Net Open Position is the sum of the absolute
absolut selisih bersih aset dan liabilitas dalam values of the net difference between assets and
laporan posisi keuangan untuk setiap mata liabilities in the statement of financial position for
uang asing dan selisih bersih tagihan dan each foreign currency and the net difference of
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam receivables and commitments and contingent
rekening administratif untuk setiap mata uang liabilities in the administrative accounts for each
asing, yang semuanya dinyatakan dalam foreign currency, which are all stated in Rupiah.
Rupiah.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada Below is the Net Open Position of Bank as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dalam 31 December 2024 and 2023 in currency
mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah (Rupiah equivalent). These amounts are
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada reported to Bank Indonesia on the statement of
tanggal laporan posisi keuangan sebagai financial position’s date as part of daily reporting.
bagian dari laporan harian.
31 Desember/December 2024
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 100,282,026 99,911,496 370,530 United States Dollar
Yen Jepang 2,694,733 2,789,078 94,345 Japanese Yen
Dolar Singapura 155,124 158,546 3,422 Singapore Dollar
Euro Eropa 213,614 196,501 17,113 European Euro
Baht Thailand 18,790 21,095 2,305 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 32,053 36,515 4,462 British Poundsterling
Dolar Australia 198,003 195,577 2,426 Australian Dollar
Yuan China 600,544 606,063 5,519 China Yuan
Dolar Hong Kong 10,530 12,571 2,041 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 1,413 - 1,413 Swiss Franc
Rupee India 83 10 73 Indian Rupee
Ringgit Malaysia 1 - 1 Malaysia Ringgit
jJumlah 503,650 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 37,376,948 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 1.35% NOP Ratio
232
Page 643
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
j. Posisi Devisa Neto (lanjutan) j. Net Open Position (continued)
31 Desember/December 2023
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 95,526,416 95,662,487 136,071 United States Dollar
Yen Jepang 3,329,464 3,325,257 4,207 Japanese Yen
Dolar Singapura 207,782 196,172 11,610 Singapore Dollar
Euro Eropa 377,550 363,445 14,105 European Euro
Baht Thailand 18,493 18,487 6 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 42,748 35,283 7,465 British Poundsterling
Dolar Australia 54,763 48,348 6,415 Australian Dollar
Yuan China 11,227 12,538 1,311 China Yuan
Dolar Hong Kong 3,912 8,080 4,168 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 491 - 491 Swiss Franc
Rupee India 74 - 74 Indian Rupee
Ringgit Malaysia 1 - 1 Malaysia Ringgit
jJumlah 185,924 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 35,452,414 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 0.52% NOP Ratio
k. Manajemen Risiko Permodalan k. Capital Risk Management
Sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) According to OJK Regulation No.
No. 11/POJK.03/2016 tentang kewajiban 11/POJK.03/2016 dated 12 December 2013
penyediaan modal minimum bank umum dan regarding Capital Adequacy Ratio (CAR) for
SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 tentang KPMM Commercial Bank and SEOJK No.
sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan Capital 26/SEOJK.03/2016 regarding Capital Adequacy
Equivalency Maintained Assets (CEMA), Bank Ratio based on Risk Profile and Fullfillment of
wajib melakukan perhitungan KPMM minimum Capital Equivalency Maintained Assets
berdasarkan profil risiko dan melakukan (CEMA), the Bank is required to calculate
Internal Capital Adequacy Assessment Process minimum CAR in accordance to its risk profile
(ICAAP). Peraturan ini juga mengatur tentang and to perform Internal Capital Adequacy
pemenuhan rasio modal inti (Tier 1) paling Assessment Process (ICAAP). This regulation
rendah sebesar 6% dan rasio modal inti utama also stipulates minimum Tier 1 ratio at the
(Common Equity Tier 1) paling rendah sebesar minimum of 6% and common equity Tier 1 ratio
4,5%, efektif sejak tanggal at the minimum of 4.5%, effective on 1 January
1 Januari 2014. 2014.
Grup telah memenuhi semua persyaratan The Group has complied with all externally
modal yang diwajibkan sepanjang tahun. imposed capital requirements throughout the
year.
233
Page 644
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
k. Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) k. Capital Risk Management (continued)
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under
OJK yang berlaku pada 31 Desember 2024 dan the prevailing OJK regulation as of 31
2023 adalah sebagai berikut: December 2024 and 2023 were as follows:
31 Desember/December
2024 2023
KONSOLIDASI CONSOLIDATED
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 151,246,559 125,294,554- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 161,976,039 135,795,396- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 163,826,500 137,651,897- risk charge
Modal Capital
- Modal inti 44,187,414 36,613,893- Core capital -
- Modal pelengkap 4,995,432 4,543,487- Supplementary capital -
49,182,846 41,157,380-
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 32.52% 32.85%- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 30.36% 30.31%- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 30.02% 29.90%- risk charge
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
minimum yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 30.02% 29.90%- Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 26.97% 26.60%- CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 26.97% 26.60%- Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.05% 3.30%- Tier 2 ratio -
BANK BANK
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 121,209,907 116,728,894- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 131,701,422 126,954,327- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 133,551,883 128,810,828- risk charge
Modal Capital
- Modal inti 32,641,997 31,015,970- Core capital -
- Modal pelengkap 4,734,951 4,436,444- Supplementary capital -
37,376,948 35,452,414-
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 30.84% 30.37%- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 28.38% 27.93%- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 27.99% 27.52%- risk charge
234
Page 645
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
k. Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) k. Capital Risk Management (continued)
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under
OJK yang berlaku pada 31 Desember 2024 dan the prevailing OJK regulation as of 31
2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan) December 2024 and 2023 were as follows:
(continued)
31 Desember/December
2024 2023
BANK (lanjutan) BANK (continued)
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
minimum yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 27.99% 27.52%- Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 24.44% 24.08%- CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 24.44% 24.08%- Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.55% 3.44%- Tier 2 ratio -
l. Jaminan pemerintah terhadap liabilitas l. Government guarantee on obligations of
pembayaran bank umum commercial banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004,
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak effective on 22 September 2005, which was
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah amended by the Government Regulation as
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Substitution of Law No. 7 Year 2009 dated
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 13 January 2009 regarding with the Determination
2009 tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan of Government Regulation as Substitution of Law
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- No. 3 Year 2008, Deposit Insurance Agency
Undang No. 3 Tahun 2008, dibentuk untuk (“LPS”) was formed to guarantee certain liabilities
menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum of commercial banks under the applicable
berdasarkan program penjaminan yang berlaku, guarantee program, which the amount of
yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika guarantee can be amended if the situation
memenuhi kriteria tertentu yang berlaku. complies with the valid particular criterias.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 2008 dated 13 October 2008 regarding The
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjaminan Deposit Insurance Agency (LPS), the amount of
Simpanan (LPS), maka pada tanggal deposits covered by LPS is customer deposits up
31 Desember 2024 dan 2023 jumlah simpanan to Rp 2,000 per depositor per bank as of
yang dijamin LPS adalah simpanan sampai 31 December 2024 and 2023.
dengan Rp 2.000 untuk per nasabah per bank.
Berdasarkan Siaran Pers yang terakhir dilakukan Based on the latest Press Release made dated
pada tanggal 30 September 2024, tingkat bunga 30 January 2024, the guaranteed interest rate by
penjaminan LPS menjadi sebesar 4,25% untuk LPS is 4.25% for deposits denominated in Rupiah
simpanan dalam Rupiah dan 2,25% untuk and 2.25% for deposits denominated in foreign
simpanan dalam mata uang asing. currency.
Grup adalah peserta dari program penjaminan The Group both are participants of the guarantee
tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama program. Premium paid for the years ended
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 2024 and 2023 were Rp 233,771
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing and Rp 233,280, respectively.
adalah Rp 233.771 dan Rp 233.280.
235
Page 646
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
m. Jasa kustodian m. Custodial services
PT Bank SMBC Indonesia menyelenggarakan PT Bank SMBC Indonesia provides Custodian
Jasa Kustodian (Bank Kustodian) sejak Juni 2024 Services (Custodian Bank) since June 2024 based
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner on Decree of the Board of Commissioners of The
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP- Financial Services Authority (OJK) No. KEP-
31/PM.02/2024 tanggal 7 Mei 2024. 31/PM.02/2024 dated 17 May 2024.
Secara umum, layanan utama dari Bank In general, the main services of Custodian Bank
Kustodian terdiri dari: consist of:
• Administrasi rekening efek • Security account administration
• Penyimpanan efek • Securities safekeeping
• Penyelesaian transaksi efek • Settlement securities transaction
• Pemrosesan tindakan korporasi dan • Processing corporate action and income
pengumpulan pendapatan collections
• Konfirmasi dan pelaporan • Confirmation and report
• Fund administration yang terdiri dari Fund • Fund administration that consists of Fund
accounting dan Transfer agent untuk produk account and Transfer agent for mutual funds,
reksa dana, kontrak pengelolaan dana, dan discretionary funds, and unit link
unit link.
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset milik As of 31 December 2024, customer owned assets
nasabah yang diadministrasikan oleh Bank administered by Custodian Bank consist of shares,
Kustodian terdiri dari saham, deposito, surat deposits, government bonds (SBN), and corporate
berharga negara (SBN), dan obligasi korporasi. bonds.
Aset yang diadministrasikan oleh Bank Kustodian Assets administered by Custodian Bank are not
tidak termasuk dalam laporan keuangan included in the consolidated statement of financial
konsolidasian ini. position.
53. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 53. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian The Bank issued the consolidated financial
yang merupakan laporan keuangan utama. Informasi statements as its primary financial statements. The
keuangan tambahan PT Bank SMBC Indonesia Tbk supplementary financial information of
(dahulu PT BANK BTPN Tbk) (Entitas Induk) ini, PT Bank SMBC Indonesia Tbk (formerly PT BANK
dimana investasi pada Entitas Anak dicatat dengan BTPN Tbk) (Parent Entity) which account for
metode harga perolehan, disajikan untuk dapat investments in Subsidiaries using the cost method,
menganalisis hasil usaha entitas induk saja. Informasi have been prepared in order that the parent entity’s
keuangan tambahan PT Bank SMBC Indonesia Tbk results of operations can be analysed. The following
(dahulu PT BANK BTPN Tbk) (Entitas Induk) supplementary financial information of
(halaman 237-245) berikut ini harus dibaca PT Bank SMBC Indonesia Tbk (formerly PT BANK
bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian BTPN Tbk) (Parent Entity) (pages 237-245) should be
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu PT BANK read in conjunction with the consolidated financial
BTPN Tbk) dan Entitas Anak. statements of PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(formerly PT BANK BTPN Tbk) and Subsidiaries.
236
Page 647
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.1 APPENDIX 1.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2024 2023
ASET ASSETS
Kas 777,352) 931,530) Cash
Giro pada Bank Indonesia 8,774,132) 8,613,155) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 187,353) 496,671) Third parties -
- Pihak berelasi 525,792) 462,061) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (37) (158) Less: Allowance for impairment losses
713,108) 958,574)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 11,447,705) 8,623,654) and other banks
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 1,033) 2,624) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (582) -) Less: Allowance for impairment losses
11,448,156) 8,626,278)
Efek-efek Securities
- Pihak ketiga 19,332,166) 8,547,321) Third parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 46,255) 150,343) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (593) (799) Less: Allowance for impairment losses
19,377,828) 8,696,865)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
(reverse repo) 468,188) - agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 594) - Accrued interest income
468,782) -
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 1,020,268) 636,924) Third parties -
- Pihak berelasi 397,184) 496,225) Related parties -
1,417,452) 1,133,149)
Tagihan akseptasi 3,334,619) 3,289,757) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (17,078) (8,637) Less: Allowance for impairment losses
3,317,541) 3,281,120)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 139,362,461) 141,400,072) Third parties -
- Pihak berelasi 6,575,590) 3,773,364) Related parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 737,734) 932,906) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2,998,406) (3,404,131) Less: Allowance for impairment losses
143,677,379) 142,702,211)
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 22) 22) Third parties -
- Pihak berelasi 7,859,205) 1,308,462) Related parties -
7,859,227) 1,308,484)
Beban dibayar dimuka 941,323) 1,136,055) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 338,844) 67,337) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 129,036) 441,560) Deferred tax assets
Aset tetap 3,893,607) 3,958,107) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,300,746) (2,286,537) Less: Accumulated depreciation
1,592,861) 1,671,570)
Aset takberwujud 3,204,551) 3,096,432) Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (2,445,641) (2,278,908) Less: Accumulated amortization
758,910) 817,524)
Aset lain-lain 1,089,955) 961,327) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (138,445) (105,403) Less: Allowance for impairment losses
951,510) 855,924)
JUMLAH ASET 202,543,441) 181,241,336) TOTAL ASSETS
237
Page 648
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.2 APPENDIX 1.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas segera 25,935) 42,261) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 109,272,202) 95,571,983) Third parties -
- Pihak berelasi 1,150,352) 483,776) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 268,045) 179,647) Accrued interest expenses
110,690,599) 96,235,406)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 61,382) 1,257,385) Third parties -
- Pihak berelasi 699,242) 9,561,059) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar -) 7,483) Accrued interest expenses
760,624) 10,825,927)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 1,215,917) 1,014,819) Third parties -
- Pihak berelasi 104,980) 57,285) Related parties -
1,320,897) 1,072,104)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,998,823) 2,160,250) Third parties -
- Pihak berelasi 163,558) 163,383) Related parties -
3,162,381) 2,323,633)
Utang pajak: Taxes payable:
- Pajak penghasilan 45,090) 73,029) Income taxes -
- Pajak lain-lain 116,776) 113,988) Other taxes -
161,866) 187,017)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 1,742,884) 200,569) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 9,727) 1,514) Accrued interest expenses
1,752,611) 202,083)
Pinjaman yang diterima Borrowings
- Pihak ketiga 14,912,100) 12,682,950) Third parties -
- Pihak berelasi 22,452,525) 18,569,798) Related parties -
Beban transaksi yang belum diamortisasi (67,486) (48,251) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 130,684) 151,020) Accrued interest expenses
37,427,823) 31,355,517)
Akrual 431,289) 411,413) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,219,000) 3,079,400) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,069) 10,960) Accrued interest expenses
3,229,069) 3,090,360)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 339,069) 323,918) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan imbalan jangka panjang Post-employment and other long-term -
lainnya 32,669) 128,085) employees benefits
371,738) 452,003)
Liabilitas sewa 267,999) 300,198) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 725,726) 1,012,594) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 160,328,557) 147,510,516) TOTAL LIABILITIES
238
Page 649
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.3 APPENDIX 1.3
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2024 2023
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar Rp 300.000 Authorised capital of Rp 300,000
terdiri dari: consists of:
15.000.000.000 saham 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Issued and fully paid-up capital is
10.645.945.748 saham 10,645,945,748 shares
(31 Desember 2023: 8.149.106.869 saham) 212,919 162,982) (31 December 2023: 8,149,106,869 shares)
Tambahan modal disetor 17,565,927 11,167,715) Additional paid-in capital
Cadangan revaluasi aset tetap 931,378 950,557) Reserve on revaluation of fixed assets
Cadangan nilai wajar - bersih 12,410 2,804) Fair value reserve – net
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 42,953 32,596) Appropriated -
- Belum dicadangkan 23,188,496 21,408,060) Unappropriated -
23,231,449 21,440,656)
Komponen ekuitas lainnya 260,801 260,801) Other equity components
Saham tresuri - (254,695) Treasury shares
JUMLAH EKUITAS 42,214,884 33,730,820) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 202,543,441 181,241,336) TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
239
Page 650
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.1 APPENDIX 2.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
PENDAPATAN (BEBAN) BUNGA INTEREST INCOME (EXPENSES)
Pendapatan bunga 14,248,109) 13,069,491) Interest income
Beban bunga (7,042,645) (6,285,177) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 7,205,464) 6,784,314) NET INTEREST INCOME
Provisi dan komisi: Fee and commission:
Pendapatan provisi dan komisi 1,280,342) 941,224) Fee and commission income
Beban provisi dan komisi (667,292) (375,441) Fee and commission expense
613,050) 565,783)
Pendapatan operasional: Operating income:
Pendapatan operasional lainnya 645,413) 918,219) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi derivatif Net gains on foreign exchange and
bersih 550,276) 650,386) derivative transactions
1,195,689) 1,568,605)
Beban operasional: Operating expenses:
Beban kepegawaian (2,497,575) (2,394,073) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi (2,537,316) (2,661,988) General and administrative expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,120,670) (1,151,802) Provision for impairment losses
Beban operasional lain-lain (124,510) (130,058) Other operating expenses
(6,280,071) (6,337,921)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 2,734,132) 2,580,781) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING
NON-OPERASIONAL INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 8,235) 7,154) Non-operating income
Beban non-operasional (1,586) (11,332) Non-operating expenses
6,649) (4,178)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 2,740,781) 2,576,603) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (510,511) (475,892) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 2,230,270) 2,100,711) NET INCOME
240
Page 651
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.2 APPENDIX 2.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Gain on revaluation of
Keuntungan revaluasi aset tetap -)) 79,772) fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan 16,681)) (91,574) benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan Income tax relating to items
direklasifikasikan ke laba rugi (3,670)) 20,146) that will not be reclassified to profit or loss
13,011)) 8,344)
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan Unrealized gains on fair value changes of
nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar securities measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain 12,316) 13,531) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan Income tax relating to items that will be
direklasifikasikan ke laba rugi (2,710) (2,977) reclassified to profit or loss
9,606) 10,554)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN 22,617) 18,898) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN 2,252,887) 2,119,609) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
LABA BERSIH PER SAHAM (NILAI PENUH) EARNINGS PER SHARE (FULL AMOUNT)
Dasar 221) 261) Basic
Dilusian 221) 261) Diluted
241
Page 652
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.1 APPENDIX 3.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba yang
ditempatkan
dan disetor Tambahan Cadangan sudah belum
penuh/ modal revaluasi Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ asset tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve – net earnings earnings components shares Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2024 162,982) 11,167,715) 950,557) 2,804) 32,596 21,408,060) 260,801 (254,695) 33,730,820) Balance as of 1 January 2024
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) 2,230,270) -) -) 2,230,270) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Penjualan aset tetap -) -) (19,179) -) -) 19,179) -) -) -) Sales of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan -) -) -) -) -) 16,681 -) -) 16,681) benefit liabilities
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain -) -) -) 12,316) -) -) -) -) 12,316) income
Efek pajak terkait -) -) -) (2,710) -) (3,670) -) -) (6,380) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan -) -) (19,179) 9,606) -) 2,262,460) -) -) 2,252,887 the year
Addition of appropriated
Penambahan cadangan wajib -) -) -) -) 10,357 (10,357) -) -) -) retained earnings
Pembayaran dividen -) -) -) -) -) (471,667) -) -) (471,667) Dividend payment
Right issue 51,783) 6,651,061) -) -) -) -) -) -) 6,702,844) Right issue
Penarikan saham tresuri (1,846) (252,849) -) -) -) -) -) 254,695) -) Withdrawal of treasury shares
Saldo tanggal 31 Desember 2024 212,919) 17,565,927) 931,378) 12,410) 42,953 23,188,496) 260,801 - 42,214,884) Balance as of 31 December 2024
242
Page 653
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.2 APPENDIX 3.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba yang
ditempatkan
dan disetor Tambahan Cadangan sudah belum
penuh/ modal revaluasi aset Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve - net earnings earnings components shares Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2023 162,982) 11,167,694) 870,785) (7,750) 32,596) 19,997,917) 260,801 (255,147) 32,229,878) Balance as of 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - -) - 2,100,711) - -) 2,100,711) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - - - 13,531) -) -) - -) 13,531) income
Cadangan revaluasi aset tetap - - 79,772) -) - -) - -) 79,772) Reserve on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee benefit
kerja karyawan - - - -) - (91,574) - -) (91,574) liabilities
Efek pajak terkait - - - (2,977) - 20,146) - -) 17,169) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan - - 79,772) 10,554) - 2,029,283) -) -) 2,119,609) the year
Pembayaran deviden - - - -) - (619,140) - -) (619,140) Dividend payment
Penjualan saham tresuri ke publik - 21 - -) - -) -) 452) 473) Sales of treasury shares to public
Saldo tanggal 31 Desember 2023 162,982 11,167,715 950,557 2,804) 32,596 21,408,060) 260,801 (254,695) 33,730,820) Balance as of 31 December 2023
243
Page 654
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.1 APPENDIX 4.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 14,548,366) 12,876,098) Receipts from interest
Pembayaran beban bunga (7,420,099) (7,016,441) Payments of interest expense
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 2,185,454) 1,708,143) Receipts from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
dihapusbukukan 35,464) 325,612) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (3,228,451) (2,355,655) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (4,336,016) (2,022,598) Payments of other operating expenses
(Pembayaran) / penerimaan lain-lain 37,366) 7,417) Other (payments) / receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan (542,340) (474,472) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan Cash flows before changes in operating
liabilitas operasi 1,279,744) 3,048,104) assets and liabilities
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Pinjaman yang diberikan (2,278,031) (11,142,017) Loans
Tagihan akseptasi (44,862) (219,903) Acceptance receivables
Tagihan derivatif (284,303) 613,675) Derivative receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera (16,326) 21,644) Obligation due immediately
Simpanan nasabah 14,366,795) (6,762,260) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain (10,057,820) 10,642,217) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 248,793) (375,632) Derivative payables
Liabilitas akseptasi 838,748) (33,195) Acceptance payables
Arus kas diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash flows provided from (used in)
aktivitas operasi 4,052,738) (4,207,367) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (20,365,414) (3,407,262) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 11,672,559) 5,120,218) Proceeds from sale of securities
Perolehan aset tetap (107,397) (105,322) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna (18,040) (3,542) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud (196,129) (336,537) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 29,160) 3,483) Proceeds from sale of fixed assets
Penerimaan dividen 422,706) 498,815) Dividend received
Akuisisi Entitas Anak (6,550,743) -) Acquisition of Subsidiaries
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari Net cash flows (used in) provided from
aktivitas investasi (15,113,298) 1,769,853 investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pelunasan atas efek yang diterbitkan (201,000) -) Settlement of securities issued
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 1,751,475) -) Proceeds from issuance of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga yang Payments of emission cost of securities
diterbitkan (9,080) -) issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 11,793,287) 27,232,047) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan pinjaman yang Installment payments and settlement
diterima (5,254,370) (40,071,851) of borrowings
Pembayaran dividen (471,642) (619,140) Dividend paid
Pembayaran pokok liabilitas sewa (74,885) (116,558) Payments of lease liabilities principals
Penjualan saham tresuri ke publik -) 473) Sales of treasury shares to public
Biaya emisi right issue (28,898) -) Rights issue emission fee
Hasil right issue 6,731,742) -) Proceeds from right issue
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash flows provided from (used in)
aktivitas pendanaan 14,236,629) (13,575,029) financing activities
244
Page 655
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.2 APPENDIX 4.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2024 2023
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN SETARA KAS 3,176,069) (16,012,543) CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES ON
KAS DAN SETARA KAS 5,178) (14,462) CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 19,215,658) 35,242,663) BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 22,396,905) 19,215,658) END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari: at end of the year consists of:
Kas 777,352) 931,530) Cash
Giro pada Bank Indonesia 8,774,132) 8,613,155) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 713,145) 958,732) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 11,447,705) 8,623,654) other banks
Efek-efek 684,571) 88,587) Securities
22,396,905) 19,215,658)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS: INFORMATION:
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ACTIVITIES NOT AFFECTING
ARUS KAS CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang masih terhutang (371) (1,248) Acquisition of fixed assets still unpaid
245
Page 656
Page 657
Page 658
Page 659
Page 660
Page 661
Page 662
Page 663
Page 664
Page 665
Page 666
Page 667
Page 668
Page 669
Laporan Tahunan 2024 Charting a New Path PT Bank SMBC Indonesia Tbk CBD Mega Kuningan Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6 Jakarta 12950 Tel. : +62 21 300 26 200 Faks. : +62 21 300 26 309 smbci.com
Names mentioned 300 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.8 ×15
unresolved
org
Sumitomo Corporation
p.21
unresolved
org
Banking Corporation
p.21
unresolved
person
Ashoya Ratam
p.21 ×4
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.21
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Keuangan
p.21
unresolved
org
Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun
p.22 ×3
unresolved
org
PT Summit Oto
p.27
unresolved
org
PT Indo-Rama Ramadan
p.27
unresolved
org
Synthetics Tbk
p.27
unresolved
org
PT IMG Sejahtera Langgeng
p.27
unresolved
—
Alisjahbana
· Komisaris Independen
p.28
unresolved
person
Pun Jadi Happy.
p.29
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Life Syariah
p.29
unresolved
org
Reksa Dana BNI-AM
p.29
unresolved
org
PT Surya Utama Nuansa
p.30
unresolved
person
Infobank
· Direktur Kepatuhan
p.32
unresolved
org
Milik Negara
p.32 ×2
unresolved
—
Diamond Trofi
p.34
unresolved
org
Bank Versi Infobank
p.34
unresolved
org
Bank Beraset Rp
p.35
unresolved
org
Kementerian BUMN. Selain
p.35
unresolved
—
Kategori: Best Practice Award
p.35
unresolved
—
Resilance
p.36
unresolved
org
SGS United Kingdom Ltd
p.37
unresolved
org
Bank Sentral AS
p.41 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.42 ×22
unresolved
org
Pusat Statistik
p.52
unresolved
org
PT Oto
p.52
unresolved
org
Departemen Treasury
p.55
unresolved
—
APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU
· Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para
p.59
unresolved
org
Pencapaian kinerja SMBC Indonesia pada tahun 2024
· para pemangku kepentingan lain, seperti nasabah, mitra
p.59
unresolved
org
maupun eksternal Bank. Direksi menyampaikan
· ini, terima kasih atas dukungannya. Bank berharap
p.59
unresolved
—
atas arahan dan kepercayaan yang diberikan
· di lingkungan internal maupun eksternal, akan terus
p.59
unresolved
org
mengelola kegiatan usaha Bank. Begitu juga
· berkembang lebih baik.
p.59
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
p.70 ×7
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia AAA
p.70
unresolved
—
SMBC
p.70
unresolved
—
CBD Mega Kuningan
p.70
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.70 ×2
unresolved
—
www.smbci.com
p.70
unresolved
—
info@smbci.com
p.70
unresolved
org
Bank Pegawai Pensiunan Militer
p.71 ×3
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.71 ×3
unresolved
org
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
p.71
unresolved
org
PT Bank Sahabat Purba Danarta
p.71 ×2
unresolved
org
Bank Sahabat
p.71 ×2
unresolved
org
Menteri
p.71
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui
p.71
unresolved
org
Indonesia Tbk.
p.71 ×4
unresolved
org
YouTube. International Finance Corporation
p.72
unresolved
org
PT Kepland Investama
p.73 ×2
unresolved
person
Ir. Nathan
p.78
unresolved
org
Bank Sertifikasi
p.80 ×2
unresolved
org
Bank Asia Riwayat
p.80
unresolved
org
Sanwa Bank Ltd
p.80
unresolved
org
ABN Bank N.V.
p.80
unresolved
org
Sumitomo Bank Ltd
p.81 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Riwayat Pendidikan
p.82
unresolved
org
PT Artajasa Pembayaran Elektronis Usia
p.83
unresolved
org
Bank Indonesia Riwayat Pendidikan
p.83
unresolved
org
Central Asia Tbk
p.84
unresolved
org
BCA Remittance Sdn Bhd
p.84
unresolved
org
PT Nusantara Sejahtera
p.85
unresolved
org
Raya Tbk
p.85
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pensiunan Riwayat Pendidikan
p.85
unresolved
org
Nasional Tbk
p.85
unresolved
org
Bank Universal
p.85 ×2
unresolved
org
Bank Subentra
p.85
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.87 ×3
unresolved
org
Bank United Financial
p.87
unresolved
org
PT Bogor Multifinance
p.87
unresolved
org
Bank Susila Bakti
p.87
unresolved
org
SMBC Europe Limited
p.88
unresolved
org
PT Metro Retailmart
p.89
unresolved
org
PT Trans Ice
p.89
unresolved
org
PT CT Corpora Bank Mega
p.89
unresolved
org
Danamon Indonesia Tbk
p.90
unresolved
org
Bank PDFCI Tbk
p.90 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Niaga
p.90
unresolved
org
Pensiunan Nasional Tbk
p.93
unresolved
org
Bank Barclays Indonesia Riwayat Pendidikan
p.93
unresolved
org
PT Summit Oto Finance Domisili
p.94
unresolved
—
Naoki Watanabe
· Corporate Banking 2 Head
p.96
unresolved
—
Karinda Listyani Rachmana
· Corporate Banking 3 Head
p.96
unresolved
—
Naoki Takeshita
· Corporate Banking 4 Head
p.96
unresolved
—
Hideaki Asatsu
· Corporate Banking 5 Head
p.96
unresolved
—
Wibowo Kurniawan
· Corporate Banking 6 Head
p.96
unresolved
—
Virni Anggia Septiranti
· KYC Onboarding Head
p.96
unresolved
—
Chandra Murprabowo
· Corporate Banking Business
p.96
unresolved
—
Riyanthi Annisaa
· Corporate Banking Loan
p.96
unresolved
—
Fifi
· Corporate Banking Credit
p.96
unresolved
—
Husan Mahjudin
· Corporate Credit Middle Office
p.96
unresolved
—
Theodora Ikke Gratcia
· Transaction Legal Team Head
p.96
unresolved
—
Hendra Kuncoro Jati
· Corporate Credit Portfolio &
p.96
unresolved
person
Ir Nathan Christianto
· Head of Wholesale, Commercial
p.96
unresolved
—
Jevan Purnawan
· Transaction Banking & Supply
p.96
unresolved
—
Warni
· Commercial Banking & WFB
p.96
unresolved
person
Ahmad Zacky Hendarman
· Wholesale Banking Business
p.96
unresolved
—
Adityo Haryono
· Structured Finance Head
p.96
unresolved
—
Denti Irfiano Irman
· Syndications & ESG Solutions
p.96
unresolved
—
Endang Triningsih
· Wholesale Banking Project
p.96
unresolved
—
Wiwig Wahyu Santoso
· Head of Treasury
p.96
unresolved
—
So Hirahara
· Treasury ALM & Planning Head
p.96
unresolved
—
Adi Erianto
· Treasury Assets & Liabilities
p.96
unresolved
—
Rhendy Soemitro Zoro
· Treasury Trading Head
p.96
unresolved
—
Dadang Suryana
· Treasury Marketing Head 2
p.96
unresolved
—
Sutan Alamsaputra Ad
· Treasury Planning Head
p.96
unresolved
—
Iman Nurman
· Treasury Products Management
p.96
unresolved
—
Jeffrey Cheanandro Tjoeng
· Head of Business Banking
p.96
unresolved
—
Ririn Rianti
· Business Banking Credit Risk
p.96
unresolved
—
Novri Irza Hidayattullah
· Business Banking Governance,
p.96
unresolved
—
Margareth P. Santosa
· SME Head
p.96
unresolved
—
Anita Natalia
· Business Banking Strategy
p.97
unresolved
—
Charles Anthony Bunaidi
· Business Banking Digital &
p.97
unresolved
—
Dicky Deniawan
· Business Banking Remedial
p.97
unresolved
—
Takeshi Nishimura
· Business Banking Cross
p.97
unresolved
—
Kamaluddin
· Tax Management Head
p.97
unresolved
—
Arif Suseno
· Financial Controller
p.97
unresolved
—
Lia Asoka
· Finance Risk, Control &
p.97
unresolved
—
Elsa Ariany Setyadi
· Financial Planning &
p.97
unresolved
—
Kenji Okada
· Alignment & Synergy Planning
p.97
unresolved
—
Yuta Ohara
· Sustainable Business Strategy
p.97
unresolved
—
Yuki Katsuhara
· Sustainable Business Strategy 1
p.97
unresolved
—
Wahyu Nugroho Y.A.S
· Portfolio Management & Policy
p.97
unresolved
person
Heru Rustanto
· Operational & Fraud Risk
p.97
unresolved
—
Keisuke Heima
· Risk Management Planning
p.97
unresolved
—
Buyung Bachtiar
· Cyber Security Risk
p.97
unresolved
—
Tasuku Tanaka
· Credit Risk Head
p.97
unresolved
—
Jenny Susanto
· Corporate Banking Credit Risk
p.97
unresolved
—
Eddy Satria Nugraha
· Commercial Banking Credit Risk
p.97
unresolved
—
Tubagus Dimas Andriadie
· Risk Management Consolidation
p.97
unresolved
—
Hari Suci Yuliastuti
· Anti Money Laundering & CFT
p.97
unresolved
—
Butet Sondang Sitepu
· Compliance Head
p.97
unresolved
—
Argo Wibowo
· General Counsel
p.97
unresolved
—
Andrie Darusman
· Communications & Daya Head
p.97
unresolved
—
Nezu Emiri
· AML Group Governance Head
p.97
unresolved
person
Arif Muhammad Fatwaddin
· Operations Transaction Center
p.97
unresolved
—
Radhar Hasti Handayani
· Operations Development Head
p.97
unresolved
—
Ridwan Nugraha
· Operations Distribution &
p.97
unresolved
—
Joko
· Operations Control Assurance
p.98
unresolved
—
Puri Andiyapuri Agustinar
· Reporting, Settlement & Access
p.98
unresolved
—
Bambang Anugerah
· General Services Head
p.98
unresolved
—
Jeny Mustopha
· Head of Information Technology
p.98
unresolved
—
Jufri
· IT Strategic Planning & Data
p.98
unresolved
—
Andi Febri Cahyo
· IT Retail Banking & Corporate
p.98
unresolved
—
Hayato Inoue
· IT Corporate Banking
p.98
unresolved
—
Joko Kurniawan
· IT Digital Service Enablement
p.98
unresolved
—
Akira Kuwata
· IT Governance Management
p.98
unresolved
—
Iman Triono
· IT Transaction Management
p.98
unresolved
—
Mira Fitria
· Head of Human Resources
p.98
unresolved
—
Yvonne Febrina Syofyan
· HRBP Head Corporate Banking
p.98
unresolved
—
Denty Avianty
· Strategic HR Management Head
p.98
unresolved
—
Myrna May Witarka
· HRBP Head Operations &
p.98
unresolved
—
Jemmy Maruto
· HR Technology & Services Head
p.98
unresolved
—
Debbie Gracia Retnoningsih
· HRBP Head Retail Banking
p.98
unresolved
—
Anke Subandy
· Head of Internal Audit
p.98
unresolved
—
Willy Johan Widjaja S.
· IT, Digital Banking & Analytics
p.98
unresolved
—
Bernanta Budi Danardana
· Audit Methodology, QA &
p.98
unresolved
—
Dessy Natalia
· Credit Audit Head
p.98
unresolved
—
Stefanus Rudy Kristianto
· Operations Audit Head
p.98
unresolved
person
Ratih Wulan Indrawati, SP
· Wealth Management &
p.98
unresolved
—
Purnomo B. Soetadi
· Head of Retail Lending Business
p.98
unresolved
—
Tri Sujatioadi
· Digital & Business Solution
p.98
unresolved
—
Ari Purnomo
· Micro Business & Joint Finance
p.98
unresolved
—
Alfin Mufianto
· Sales Management & Capability
p.98
unresolved
—
Astri Piesca Rini
· Product & Portfolio Management
p.98
unresolved
—
Helena
· Head Of Wealth Management
p.99
unresolved
—
Rudyanto Kemal
· Sales Management Head WMB
p.99
unresolved
—
Aegeus Hutama Soewito
· Wealth Product Management
p.99
unresolved
—
Chairul Sani
· Sales Distribution WMB &
p.99
unresolved
—
Elvie Iskandar
· Liabilities & Digital Management
p.99
unresolved
—
Sanny Kumalasari
· Customer Experience Head
p.99
unresolved
—
Rio Yussac Lopa
· Network Management Head
p.99
unresolved
—
Bambang Joko Susilo
· Customer Contact Center Head
p.99
unresolved
—
Enrico Novian
· Branch Service Distribution
p.99
unresolved
—
Fajar Septianto
· Operation Excellence Head
p.99
unresolved
—
Ayudia Ikawati Binarso
· Customer Experience Head
p.99
unresolved
—
Frenky Guslove
· Digital Banking Solution Head
p.99
unresolved
—
Irwan Sutjipto Tisnabudi
· Head of Digital Banking
p.99
unresolved
—
Neni Veronica
· Digital Banking Partnership
p.99
unresolved
—
Salvy Gunawan
· Digital Banking Business
p.99
unresolved
—
Anita Ekasari. C
· Jenius Business Stream Head
p.99
unresolved
—
Febri
· Digital Banking Product &
p.99
unresolved
—
Citra Paramita
· Retail Banking Digital Strategy
p.99
unresolved
—
Kosuke Shimada
· Digital Banking Alignment &
p.99
unresolved
—
Adil Pamungkas
· Retail Banking Risk Head
p.99
unresolved
—
Erliana Tandoko
· Retail Banking Strategy &
p.99
unresolved
org
PT Bank Central
p.102
unresolved
org
Asia Tbk
p.102
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Posisi
p.102
unresolved
org
Undang-perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.103
unresolved
org
Sakura Bank Limited
p.104
unresolved
org
PT SMFL Indonesia
p.104
unresolved
org
PT Ina Sekuritas Indonesia
p.104 ×2
unresolved
org
PT Nikko Sekuritas Indonesia
p.104 ×2
unresolved
org
UBS AG London Branch Equities House -214
p.105
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited SBL/
p.105
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited
p.105
unresolved
org
Citigroup Global Market Ltd S/A CGML Pro
p.105
unresolved
org
Citigroup Global Market Ltd
p.105
unresolved
—
Christian Santoso
p.105
unresolved
—
Henry Gunawan Cahyono Putro
p.105
unresolved
org
Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl
p.105
unresolved
org
Cayuga Pacific Group Limited
p.105
unresolved
—
Engelbert Winoto
p.105
unresolved
—
Kamajaya
p.105
unresolved
—
Linda Sulistyaningsih, BCS
p.105
unresolved
—
Djoko Susanto
p.105
unresolved
org
PT. Timur Nusa Niagajaya
p.105
unresolved
—
Andy Tanujaya
p.105
unresolved
—
Stephanie Alicia Taraga
p.105
unresolved
—
Hendry Sunito
p.105
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Kepemilikan
p.107
unresolved
org
Menara SMBC
p.107
unresolved
org
Terbatas
p.107
unresolved
person
KH.Z.
p.108
unresolved
person
KH. Tb. A.
p.108
unresolved
person
Prof. M. Yamin
p.109 ×3
unresolved
person
DR. Sam Ratulangi
p.110
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.110
unresolved
person
K.H. Zainul Arifin
p.110
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.111
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.112
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.112
unresolved
org
KPMG International Limited
p.112
unresolved
org
WALI AMANAT Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan
p.113
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja
p.113
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.113
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia DBS Bank Tower
p.113
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.113
unresolved
org
Bank SMBC Indonesia. Pembayaran
p.150
unresolved
org
Bank BTPN Tahap II
p.151
unresolved
org
Transaksi Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.151
unresolved
org
London Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.151
unresolved
org
Dusseldorf Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.151
unresolved
org
Berhad Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.151
unresolved
org
Efek-efek Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.151
unresolved
org
PT SMFL Leasing Indonesia
p.151
unresolved
person
Limit
· Direktur
p.243
unresolved
org
Mitsui Banking Corporation
p.245 ×2
unresolved
person
Penjamin Simpanan
· Komisaris
p.245
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.